16 HALAMAN
NOMOR 335 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Bali Termasuk Berisiko Sedang
GEMPA BALI Gejer Bali 1917 Gempa Seririt 1976 (6,2) Gempa Karangasem 1979 (6,0) Gempa Oktober 2011 (6,8) Nusa Dua Bali
SECARA umum Indonesia merupakan daerah rawan gempa bumi. Hal ini disebabkan karena Indonesia dilalui oleh jalur pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Lempeng Indo-Australia bergerak relatif ke arah utara dan menyusup ke dalam Lempeng Eurasia. Sementara Lempeng Pasifik bergerak relatif ke arah barat. Jalur pertemuan ketiga lempeng ini berada di laut, sehingga apabila terjadi gempa bumi besar dengan kedalaman dangkal, maka akan berpotensi menimbulkan tsunami.
1.500 Korban Jiwa
Korban - 559 Tewas - 850 Luka Berat - 3.000 Luka Ringan
Korban - 25 Orang Tewas - 47 Luka Berat
Terjadi Pukul 10.52 Wita Posisi 143 Km Barat Daya Nusa Dua
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Rp Rp Rp Rp
tivitas tepi Benua Australia serta kelanjutan garis Busur Sunda ke arah timur yang bertemu dengan Busur Banda. ‘’Namun secara nasional Bali termasuk risiko sedang dibandingkan daerah lainnnya,’’ ujar Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl., SEIS., Rabu (8/8) kemarin. Dijelaskan, ada empat faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan yang diakibatkan gempa bumi. Yaitu, kekuatan gempa, jarak gempa, kondisi geologis, dan kondisi bangunan. Hal. 15 Rawan Ambruk
320.000 300.000 300.000 200.000
Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 5 dus air minum watera 3 dus mie instan 3 tas pakaian layak pakai
Cawapres Jokowi ’’Rahasia Langit’’
Tuntas Lebar Bentang Setelah 28 tahun Sayap 64 Meter Anggaran Rp 1,5 triliun
Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl., SEIS.
PILPRES
Tentang Patung GWK
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK
Sucik Sriyanti I Made Budayana W Cika Komang Juliana Put Drs. I Wayan Suparka, Jl. Suli Gg. II/22 Denpasar I Gst Bagus Herry Made Wisma Hartana Bina Karya Rental
Sementara itu, kondisi tektonik Pulau Bali dan sekitarnya merupakan bagian dari seismotektonik Indonesia. Daerah ini dilalui jalur pegunungan Mediteranian dan adanya zona subduksi akibat pertemuan antara Lempeng Eurasia dan Lempeng IndoAustralia. Batas pertemuan ini berupa palung lautan (Oceanic Trench) di sebelah selatan gugusan Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Maka dengan kondisi yang demikian akan mengakibatkan Pulau Bali sebagai salah satu daerah yang mempunyai tingkat kegempaan yang cukup tinggi berkaitan dengan subduksi lempeng di bawah Paparan Sunda dan ak-
Kondisi tektonik Pulau Bali dan sekitarnya merupakan bagian dari seismotektonik Indonesia. Daerah ini dilalui jalur pegunungan Mediteranian dan adanya zona subduksi akibat pertemuan antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. Maka dengan kondisi yang demikian akan mengakibatkan Pulau Bali sebagai salah satu daerah yang mempunyai tingkat kegempaan yang cukup tinggi. Namun secara nasional Bali termasuk risiko.
Akan Diresmikan 22 September 2018
Bogor (Bali Post) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy belum mau membocorkan nama yang akan mendampingi Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. ‘’Rahasia langit. Belum tahu,’’ kata Romy usai mendampingi Presiden menghadiri peresmian pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Rabu (8/8) kemarin. Dia hanya menegaskan bahwa pengumuman akan dilakukan apakah mendahului sebelum pendaftaran
Lokasi Pemrakarsa Ungasan, Badung I Nyoman Nuarta Lahan 60 hektar Kawasan GWK Daya Tampung Diakuisisi 40 ribu orang Alam Sutra tahun 2012 Tinggi 121 meter
Jumlah penerimaan hari ini Rp 1.520.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 50.000 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 1.570.000
atau bersamaan dengan pendaftaran. ‘’Tetapi saat pengumuman, para ketua umum partai pendukung akan mendampingi, karena ini bagian dari kebersamaan dan kekompakan,’’ kata Romy. Dia hanya memberikan isyarat bahwa calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 berinisial ‘’M’’ dan tidak lepas dari 10 nama yang disampaikan sebelumnya. ‘’Percayalah tidak akan keluar dari 10 nama yang saya sampaikan sebelumnya. Hal. 15 Partai Gerindra
GEMPA LOMBOK
Data Korban Meninggal Belum Valid
Bali Post
SEJAK 1948
Pengusaha Milenial SEBUAH perusahaan ecommerce besar di Indonesia menggelar kompetisi untuk membantu pengembangan usaha pemula (start-up). Dalam sebuah kunjungan ke Bali Post, manajemen dari perusahaan e-commerce itu mengeluhkan masih minimnya pengusaha Bali yang ikut serta. Tercetus pula adanya kondisi pengusaha yang sudah dibantu pengembangan usahanya, justru tidak bisa memenuhi order dari konsumen. Diskusi soal ini menimbulkan sejumlah pertanyaan. Benarkah jumlah pengusaha di Bali ini minim? Kalau tidak, apa persoalan mereka sehingga terkesan enggan ikut dalam sebuah kompetisi yang akan membuat usahanya maju dan berkembang? Apakah benar para pengusaha kita hanya hangat-hangat tahi ayam, begitu bosan mereka akan beralih ke usaha lain sehingga tidak ada kontinuitas dan konsistensi yang pada akhirnya membuat konsumen kapok? Lalu bagaimana solusinya? Jika dilihat beberapa tahun belakangan ini, jumlah wirausaha atau entrepreneur baru cukup banyak. Kondisi ini ditunjang era digital yang serba instan, viral, dan cepat. Pun, generasi milenial yang terjun menjadi wirausaha juga makin meningkat. Pasalnya, mereka tidak perlu modal banyak untuk berusaha. Di era disrupsi ini, semuanya bisa menjadi uang. Hal. 15 Generasi Milenial
Menguatkan Taksu Patung GWK RITUAL Melaspas digelar PT Alam Sutera Realty Tbk. (Alam Sutera) sebagai penutup dalam penyelesaian pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di GWK Cultural Park, Ungasan, Badung, Rabu (8/8) kemarin. Ritual ini bertujuan untuk membersihkan bangunan secara niskala sesuai kepercayaan agama Hindu, sehingga akan memunculkan dan menguatkan taksu yang dapat membawa kebaikan. Sebelumnya juga telah dilaksanakan upacara Rsi Gana dan Pasupati di Pelataran Gedung Pedestal Patung GWK terkait pemasangan mahkota Patung GWK pada Mei 2018.
Hadir dalam acara ini Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan, Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia Sang Nyoman Suwisma, dan Presiden Komisaris Alam Sutera Group Haryanto Tirtohadiguno. Upacara melaspas di-puput Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Geria Tegeh Abiansemal, Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keniten dari Geria Kediri Sangeh dan Ida Pedanda Gede Jelantik Giri dari Geria Peliatan Ubud. Hal. 15 Peresmian GWK
Mataram (Bali Post) Hingga Rabu (8/8) kemarin, jumlah korban meninggal akibat gempa 7,0 skala Richter (SR) di NTB dan Bali sebanyak 131 orang. Namun, data ini diduga belum valid mengingat diduga masih ada korban yang belum terdata. Data yang beredar, jumlah angka korban meninggal berbeda-beda. Sementara sebanyak 1.477 orang korban luka berat dan dirawat inap di rumah sakit. Penelusuran Suara NTB
menemukan situasi itu. Misdi, warga Dusun Penjor, Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU), mengaku ayahnya, Amaq Sadat (90), meninggal saat kejadian akibat tertimpa reruntuhan. Meninggalnya sang ayah tidak sempat terdata. ‘’Langsung dikuburkan pagi harinya. Saya cuma lapor ke kadus saja,” katanya ditemui di posko setempat. Hal. 15 Mendapat Santunan
Bali Post/kmb
JUMPA PERS - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto jumpa pers di posko utama alun-alun Kantor Bupati KLU, Kecamatan Tanjung, Rabu (8/8) kemarin. Hadir Menteri Kesehatan RI Nila F Moloek, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi, Kapolda NTB Mayjen Pol. Achmat Juri, Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Danrem 162/WB Kol. CZI. Ahmad Rizal Ramdhani.
Sukses Bina Desa Sadar Hukum
Bupati Eka Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa
PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Menkum HAM RI Yasonna H. Laoly, Rabu (8/8) kemarin.
BUPATI Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas jasanya membina dan mengembangkan desa di wilayah Kabupaten Tabanan sebagai Desa Sadar Hukum. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly di acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum Tahun 2018 Kantor Wilayah Hukum dan HAM Bali, Rabu (8/8) kemarin di Ruang Kerta Gosana Puspem
Badung. Adapun empat desa di Kabupaten Tabanan yang diresmikan sebagai Desa Sadar Hukum yaitu Desa Kesiut Kecamatan Kerambitan, Desa Belimbing Kecamatan Pupuan, Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, dan Desa Tangguntiti Kecamatan Selemadeg Timur. Atas penetapan dan peresmian desa tersebut, camat dan perbekel di empat wilayah itu juga menerima medali yang langsung dikalungkan oleh Menteri Yasonna H. Laoly. Pada kesempatan itu, Bupati Eka didampingi Ketua
DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bupati Eka saat ditemui usai acara mengungkapkan syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan itu merupakan bukti dari kerja keras semua pihak. ‘’Terima kasih atas penghargaan ini, ini hasil dari kerja kita bersama,’’ ucapnya. Ke depan, Bupati Eka berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan menyosialisasikan kepada masyarakat. Karena dari 133 desa yang ada di Kabu-
paten Tabanan, di tahun 2018 hanya empat desa yang telah memenuhi kriteria. ‘’Ke depan terus dibina, kita juga menyosialisasikan terus kepada masyarakat,’’ ucapnya. Bupati Eka melanjutkan, penetapan dan peresmian desa sadar hukum itu tentunya akan berpengaruh terhadap pembangunan, peningkatan taraf hidup, dan peningkatan wawasan masyarakat tentang hukum. ‘’Ini juga untuk meningkatkan pembangunan. Investor juga senang datang ke Tabanan. Hal. 15 Memenuhi Kriteria
DENPASAR
2
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
FIGUR Pendekatan Humaniora SETELAH memimpin SMA unggulan di Bali yakni SMAN 3 Denpasar, sejak enam bulan lalu Drs. Ketut Suyastra, M.Pd. dipercaya memimpin SMAN 8 Denpasar. Namun, bukan pekerjaan mudah mengelola SMA paling muda di Denpasar ini. Pelan namun pasti, Ketut Suyastra akhirnya membawa gerbong sekolah ini sejajar dengan saudara tuanya seperti SMAN 1, SMAN 4 dan SMAN 3 Denpasar. “Kata kuncinya adalah bersama kita bisa!” ujarnya, Rabu (8/8) kemarin. Konsep itu dikampanyekannya dengan pendekatan humaniora Bali Post/sue yakni kemanusiaan. Siswa dan guru digugah lebih banyak lagi berpartisipasi untuk mencapai tujuan bersama. Tak ada kata-kata marah, benci ataupun sedih. Prinsipnya, pada HUT ke-12 SMAN 8 Denpasar yang dirayakan Rabu kemarin adalah menjadikan siswa dan guru yang berkarakter. Banyak hal yang bisa dilakukan warga sekolah untuk mencapai kemajuan di akademik, dan penanaman pendidikan karakter. Termasuk di dalamnya menumbuhkan kerja keras, kerja ikhlas serta semangat gotong royong. Ditegaskan, ia tidak merasa malu disebut memindahkan manajemen di SMAN 3 Denpasar untuk kemajuan SMAN 8 Denpasar. Model pengelolaan school base management tetap diutamakan. “Prinsipnya, tidak ada salahnya kita meniru yang baik,” tegasnya. (sue)
PD Pasar Optimis Realisasi Pendapatan Capai Target
Denpasar (Bali Post) – Desakan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar agar perusahaan daerah (PD) yang ada di lingkungan Pemkot Denpasar meningkatkan pendapatan, mulai disikapi sejumlah PD. Seperti yang dilakukan PD Pasar. Selain akan melakukan berbagai terobosan baru, PD Pasar optimis bisa meningkatkan perolehan pendapatannya pada tahun ini dengan melihat realisasi yang sudah dicapai hingga Juli tahun ini. Dikonfirmasi Rabu (8/8) kemarin, Direktur Utama PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata mengatakan, pihaknya optimis bisa mencapai target pada tahun ini. Buktinya, realisasi pendapatan hingga Juli 2018 mencapai Rp 19,07 miliar. Angka tersebut melampaui dari yang ditargetkan Rp 19,04 miliar. Kompyang Wiranata menambahkan, target pencapaian hingga akhir tahun ini sebesar Rp 32,6 miliar. Target ini naik 10 persen dari pencapain akhir tahun 2017. “Akhir tahun lalu pencapaian kami yaitu Rp 29,6 miliar,” ujarnya. Dilihat dari pendapatan masing-masing pasar, kata dia Pasar Kumbasari mendominasi dengan realisasi pada Juli lalu mencapai Rp 619 juta untuk pasar pagi dan malam. Posisi kedua diperoleh dari pendapatan di Pasar Badung yang mencapai Rp 493 juta untuk pasar pagi dan malam serta posisi ketiga yaitu Pasar Kreneng dengan pendapatan mencapai Rp 436 juta. Agar mampu meningkatkan pendapatan di tahun ini, Wiranata menjelaskan beberapa hal yang dilakukan, yaitu memaksimalkan kinerja tukang pungut iuran serta penataan sistem pemungutan iuran. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan menguji coba penggunaan sistem pemungutan online yang akan bekerja sama dengan PT Bank BPD Bali. Selain itu, kebijakan program dari tahun sebelumnya untuk mampu menaikkan pendapatan yaitu dengan mengadakan kenaikan biaya operasional pasar (BOP) dan biaya sewa yang dilakukan bergilir. Jika tahun sebelumnya kebijakan pada kenaikan BOP untuk tahun ini adalah kenaikan biaya sewa. Sementara tahun mendatang akan dilakukan kenaikan BOP kembali. (kmb12)
Bali Post/eka
SERANGAN - Seorang warga mencari kerang di Pantai Serangan, Denpasar.
Bahas Ranperda RDTR
PT BTID Diminta Siapkan RTH Denpasar (Bali Post) –
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) oleh Pansus XV DPRD Denpasar semakin diintensifkan. Bahkan kali ini juga mengundang pihak-pihak di luar pemerintahan, seperti PT BTID, Serangan, dan Pelabuhan Benoa. Pansus berharap PT BTID memberikan kontribusi terhadap pembangunan Denpasar. Salah satunya, yakni mampu menyediakan lahan terbuka hijau (RTH) yang memadai. Hal ini mengemuka dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira didampingi Ketua Pansus XV Wayan Suadi Putra, Rabu (8/8) kemarin. Wandira mengatakan, pansus perlu mendapatkan penjelasan dari beberapa pihak, terutama yang ada di wilayah selatan terkait dengan pemanfaatan ruang. Seperti di kawasan BTID maupun perkembangan RIP di Pelabuhan Benoa. “Selama ini kami belum
mengetahui apa yang akan dibangun di kawasan BTID, sehingga perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait, karena ini sangat erat kaitannya dengan Perda RDTR mendatang,” katanya. Pada kesempatan tersebut, sejumlah anggota Pansus XV,
seperti I.B. Ketut Kiana, A.A. Susruta Ngurah Putra, Ketut Suteja Kumara maupun Eko Supriadi berharap ada kontribusi yang jelas dari BTID terhadap pembangunan Denpasar. Misalnya, perlu adanya kontribusi dalam hal ruang terbuka untuk ke-
pentingan Denpasar secara umum, mengingat luasan lahan yang dimiliki BTID cukup banyak. Bukan hanya itu, anggota Pansus juga mengingatkan kembali agar BTID tetap memberikan akses kepada masyarakat Serangan untuk melakukan aktivitas budaya dan agama di kawasan BTID. Demikian pula akses ke pantai agar tetap diberikan agar tidak mengganggu proses pembangunan yang akan dirancang. General Manager PT BTID Made Sumantra yang hadir bersama Deputinya, Agung Buana dan Perencana Saputra mengungkapkan,
pihaknya akan memberikan ruang terbuka sesuai dengan slot-slot yang ada. Pihaknya memastikan setidaknya akan ada 15 sampai 20 persen ruang terbuka di kawasan pariwisata tersebut. Melihat master plan yang ada, di kawasan BTID ini akan dibangun sarana pariwisata dengan berbagai fasilitasnya. Saat ini pihaknya tengah menggarap infrastrukturnya terlebih dahulu. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Pengembang Diduga Diperas Rp 30 Miliar
A.A. Kompyang Raka, S.H. (alm)
Bali Post/ist
Anggota DPRD Bali A.A. Kompyang Raka Tutup Usia Bendesa Pakraman Sekaligus Pejuang Tolak Reklamasi RASA duka yang mendalam menyelimuti jajaran DPRD Bali dan kader PDI-P Denpasar. Salah satu kader terbaiknya yakni A.A. Kompyang Raka, S.H. meninggal dunia, Selasa (7/8) malam. Kepergian almarhum mengagetkan rekan-rekannya di jajaran partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran ini. Mengingat dedikasi almarhum dikenal cukup baik di kalangan rekan-rekan seperjuangan. Selama hidupnya, Kompyang Raka juga dikenal getol menolak reklamasi Teluk Benoa. Dalam berbagai kesempatan almarhum selalu menegaskan tidak akan pernah berhenti melawan investor rakus yang ingin mereklamasi Teluk Benoa. Rekan almarhum, Eko Supriadi mengaku sangat terkejut dengan berita kepergian rekannya yang dulu sempat diajak bersamasama di DPRD Denpasar. Almarhum sempat tiga periode duduk di dewan kota. Selain itu, almarhum saat ini juga sedang menjabat sebagai Bendesa Desa Pakraman Intaran. Selaku bendesa, almarhum juga sudah menjabat selama tiga periode. Teman, rekan kerja sekaligus sesama kader PDI-P dari Kota Denpasar, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, juga mengaku merasa sangat kehilangan setelah mengetahui kabar Kompyang Raka tutup usia. “Beliau adalah tempat terakhir saya untuk berdiskusi dalam pekerjaan dan beliau selalu berusaha membantu dengan segenap hati,” ujarnya. Sejumlah kerabatnya Rabu (8/8) kemarin mengungkapkan, almarhum masuk rumah sakit Rabu (1/8) lalu. Setelah mendapat perawatan di RS, bapak dua anak ini tak sadarkan diri. Akhirnya Selasa malam sekitar pukul 21.30 Wita, anggota Komisi I DPRD Bali ini dinyatakan meninggal dunia. Keponakan almarhum, Gung Ngurah, yang ditemui dikediamannya mengatakan, jenazah almarhum kini masih dititipkan di RSAD. Mengingat saat ini sedang ada piodalan di banjarnya. “Besok (hari ini - red), layon Ajik baru akan diajak ke jero,” ujarnya. (ara/rin)
Denpasar (Bali Post) Dalam situasi bisnis properti lesu, ada saja orang yang mencari untung bahkan menjurus pemerasan. Seperti diungkap anggota Satreskrim Polresta Denpasar, dua pelaku diduga terlibat pemerasan berinisial Ha (45) dan AD (67). Mereka ditangkap di areal rumah makan di Jalan Tukad Gangga, Denpasar, Minggu (5/8) lalu. Awalnya mereka memeras Rp 30 miliar dan setelah di-
nego disepakti Rp 10 miliar. “Pas saat gempa itu mereka ditangkap. Awalnya seorang pengembang melapor jika diperas pelaku,” kata sumber, Rabu (8/8) kemarin. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengungkapkan, pengembang tersebut ada proyek di kawasan By-pass Ngurah Rai, Suwung Batankendal, Denpasar Selatan (Densel). Saat menggarap proyek pertama, pengembang tersebut diperas
Rp 280 juta agar bisa memanfaatkan jalan di sana. “Padahal saat itu ada perjanjian setelah bayar Rp 280 juta, pengembang tersebut bisa pakai jalan selamanya,” tegasnya. Ketika menggarap proyek tahap kedua, ternyata pengembang tersebut diperas lagi dengan jumlah fantastis, yaitu Rp 30 miliar. Pengembang jelas keberatan sehingga dilakukan negosiasi dan disepakati Rp 10 miliar.
“Rencananya dibayar dua tahap masing-masing Rp 5 miliar. Korban tetap keberatan dan melaporkan kasus ini ke Polresta Denpasar,” ujarnya. Tim dipimpin Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan melakukan penyelidikan. Rencananya penyerahan tahap awal dilakukan di TKP. Polisi langsung melakukan pengintaian di rumah makan tersebut. Minggu (5/8) seki-
tar pukul 21.00 Wita, kedua pelaku langsung ditangkap. Hasil penggeledahan diamankan dua tas berisi uang tunai Rp 100 juta, BG dan kwitansi. “Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya. Saat dikonfirmasi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Besok (hari ini-red) rilisnya ya,” katanya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar mencetak rekor baru dalam menghukum terdakwa korupsi. Dalam perkara dugaan suap terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), majelis hakim pimpinan Made Sukereni menghukum terdakwa Adi Wicaksono dengan pidana penjara selama tujuh bulan, denda Rp 35 juta subsider dua bulan kurungan.
Putusan majelis hakim ini adalah putusan paling rendah sepanjang sidang pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Denpasar. Sedangkan rekannya, Direktur PT Bali Merine Service, Rustyasi Pilemon (32) dihukum pidana penjara selama satu tahun dan denda Rp 50 juta. “Jika tidak dibayar setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka diganti dengan pidana pen-
jara selama tiga bulan,” vonis hakim. Atas vonis tersebut, Adi Wicaksono langsung bersujud. Begitu juga dengan Pilemon yang langsung memeluk keluarganya begitu hakim usai mengetokkan palu. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Wayan Suardi sebelumnya di Pengadilan Tipikor Denpasar menuntut Direktur PT Bali
Merine Service, Rustyasi Pilemon (32) dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan dan Adi Wicaksono dengan pidana penjara selama sepuluh bulan. Dalam perkara ini, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dalam Pasal 13 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor.31 Tahun 1999 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Seperti diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa tersebut diadili atas dugaan suap dan gratifikasi terkait pemalsuan dokumen kapal dari Dream Tahiti berbendera Perancis menjadi Dream Bali. Sebagai penerima suap adalah oknum ASN di Pelabuhan Benoa dan Tanjungwangi. Sebelumnya dalam dakwaan disebutkan bahwa perbuatan kedua terdakwa dianggap telah merugikan keuangan negara dengan hilangnya hak negara dari pendapatan pajak impor kapal Dream Tahiti/Dream Bali sebesar Rp 1.096.449.000. Kasus ini berawal dari pembelian kapal berbendera Perancis oleh saksi Ni Made Sumbersari dan Michel Malo Menager melalui Loic Bonnet pemilik perusahaan Archipel Croisieres di Perancis seharga USD 80.000. Kemudian dua saksi tersebut mendatangi terdakwa Rustyasi Palemon selaku Direktur agent Isle
Marine untuk mengurus perubahan bendera kapal dari Perancis menjadi Indonesia. Terdakwa Palemon menghubungi terdakwa Wicaksono selaku kapten kapal Freelance untuk menyelesaikan proses perubahan bendera tersebut. Wicaksono menjalin komunikasi dengan Joni Edy Susanto (terpidana dalam kasus yang sama) selaku PNS kantor KSOP Benoa, yang kemudian disanggupinya dengan bantuan almarhum Heru Supryadi selaku PNS di Kantor Otiritas Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Berbekal dokumen palsu itulah Dream Tahiti yang kemudian berubah nama menjadi Dream Bali beroperasi selama dua tahun dengan rute pelayaran di perairan Bali-Lombok, Serangan-Nusa Penida, dan Nusa Lembongan. Setelah proses pembuatan dokumen palsu itu selesai, pemilik kapal yang juga saksi dalam perkara ini Ni Made Sari dan Eric Michel Malo Menager menyerahkan uang sebesar Rp 300 juta kepada terdakwa Pilemon. Oleh terdakwa Pilemon, uang tersebut kemudian ditransfer ke terdakwa Adi Wicaksono sebesar Rp 160 juta. Dari Adi Wicaksono, uang sebesar Rp 160 juta itu ditransfer legi ke Jony Edy Susanto sebesar Rp 47 juta dan secara tunai diserahkan sebanyak dua kali. Terdakwa Adi Wicaksono juga mentransfer uang sebesar Rp 50 juta kepada almarhum Heru Supriyadi. (kmb37)
Penyuap ASN Divonis Ringan
Topik : Masyarakat Diajak Cerdas Tangkal “Hoax” Bali Post/kmb37
VONIS - Kedua terdakwa tampak tersenyum seusai mendapatkan vonis ringan di Pengadilan Tipikor Denpasar.
BADUNG
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
3
IMF-WB Annual Meeting
GWK Jadi Lokasi ’’Host Country Reception’’ Badung (Bali Post) -
Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada 22 September mendatang. Selanjutnya, GWK Cultural Park khususnya di Lotus Pond akan dijadikan lokasi Host Country Reception terkait IMF-World Bank (WB) Annual Meeting. Acara tersebut akan dihadiri Presiden, para delegasi IMF-WB dan juga para pejabat dari Indonesia.
Bali Post/ist
GWK - Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia, Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma, mendampingi Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan, saat upacara pamelaspasan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), Rabu (8/8) kemarin.
Ketua Unit Khusus Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 Peter Jacobs di sela-sela ritual melaspas Patung GWK, Rabu (8/8) kemarin mengatakan, Lotus Pond dipilih untuk mendapatkan latar belakang patung. Di bagian depan khusus untuk VIP termasuk presiden. Sementara di bagian belakang akan ada standing party. Host country reception yang akan digelar 12 Oktober 2018 malam, diharapkan dapat menghadirkan 4.000-an orang delegasi. “Ini akan jadi showcase yang luar biasa buat Indonesia, buat Bali. Kita akan dapat banyak turis yang datang dan harapannya nanti host country reception itu akan menjadi memorable moment buat para delegasi dan semua orang yang hadir di IMF-World Bank Annual Meeting,” ujarnya. Menurut Peter, acara itu akan mempertunjukkan dan memperkenalkan lebih banyak hal tentang Indonesia. Tidak hanya keanekaragaman buday-
anya, tetapi juga kuliner khas Tanah Air. Saat ini persiapan sudah mencapai 85 persen. Sisanya hanya tinggal implementasi berupa pemasangan furniture, IT, dan sebagainya. Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akan bersurat ke IMF-World Bank mengenai dampak gempa di Lombok terhadap persiapan annual meeting di Bali. Kendati setelah dilakukan pengecekan pada sejumlah hotel, tidak ditemukan adanya masalah. Di sisi lain, para delegasi juga tidak merasa khawatir dengan adanya gempa tersebut. “Kemarin malah dinyatakan Annual Meeting IMF-World Bank di Bali, sejak tahun 1946 mungkin yang terbesar. Lebih dari 15 ribu orang akan hadir,” ujarnya. Luhut mengingatkan semua pihak, termasuk pengamanan supaya memenuhi standar yang sudah diberikan oleh pemerintah. (kmb32)
Menkum HAM Resmikan 14 Desa/Kelurahan Sadar Hukum
MENTERI Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI Yasonna H. Laoly meresmikan 14 desa/kelurahan sadar hukum di Puspem Badung, Rabu (8/8) kemarin. Sebanyak 10 di antaranya berasal dari Kabupaten Badung dan empat dari Kabupaten Tabanan. Di Kabupaten Badung meliputi Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Kutuh, Desa Ungasan, Kelurahan Tanjung Benoa, Kelurahan Kuta, Kelurahan Kedonganan, Kelurahan Seminyak, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kelurahan Tuban dan Kelurahan Kerobokan Kelod. Sementara untuk Kabupaten Tabanan adalah Desa Kesiut, Desa Tangguntiti, Desa Belimbing, serta Desa Jati Luwih. Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I.B. Subiksu, unsur Forkompimda Provinsi Bali, Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Kementerian Hukum dan HAM-RI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Maryoto Sumadi, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta beserta Wakil Bupati Badung I Suiasa, Kepala Kantor Kejaksaan Negeri Badung H. Sunarko, Bupati Tabanan Eka Wiryastuti beserta Camat/Lurah dan Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Badung maupun Tabanan. Menteri Hukum dan HAM-RI Yasonna H. Laoly mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Bali beserta jajarannya, yang selama ini telah memberikan dukungan serta fasilitas kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, sehingga memu-
dahkan pelaksanaan tugas dan fungsinya. “Saya juga ingin mengungkapkan rasa bangga dapat bertemu langsung dengan Bupati Badung dan Bupati Tabanan, camat serta kepala desa/ lurah yang telah berhasil mencapai prestasi dalam memasyarakatkan hukum di daerahnya, sehingga mendapatkan predikat sebagai desa/kelurahan sadar hukum,” ujarnya sembari turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung karena telah memfasilitasi terselenggaranya acara peresmian ini. Menkum HAM menyadari tidak mudah mencapai predikat desa/kelurahan sadar hukum, karena harus memenuhi beberapa kriteria dan persyaratan yang sangat ketat. “Untuk penilaian tahun 2018 ini digunakan persyaratan baru dengan indikator yang lebih komprehensif sesuai dengan tuntutan perkem-
bangan zaman,” jelasnya. Pihaknya berharap desa/kelurahan yang telah ditetapkan menjadi desa/ kelurahan sadar hukum diharapkan tetap dapat mempertahankan prestasinya. “Setiap tahun akan dievaluasi untuk diketahui sejauh mana kriteria penetapan sebagai desa/kelurahan sadar hukum untuk tetap terpenuhi,” tegasnya. Sementara bagi desa/ kelurahan yang belum diresmikan sebagai desa/ kelurahan sadar hukum bukan berarti warganya tidak sadar hukum. “Sangat mungkin hal ini terjadi karena belum semua kriteria baru yang sudah kami tetapkan, terpenuhi. Ke depan melalui kerja paralel dan sinergi kami berharap dapat membantu percepatan pemenuhan kriteria tersebut,” tukas Yasonna H. Laoly. Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada Menteri Hukum dan HAMRI Yasonna H. Laoly dan jajarannya. “Kami di Kabupaten Badung ada 62 desa/ kelurahan, yang mendapat predikat ini hanya 10, artinya yang 10 inilah yang memenuhi kriteria. Semoga apa yang sudah ditetapkan ini bisa dipertahankan, dan yang belum supaya bisa bekerja keras untuk mencapainya,” kata Bupati. “Kriterianya memang berat, seperti tingkat narkoba tidak ada/menurun, kesadaran untuk taat pajak, kepatuhan dalam tatanan urusan peraturan daerah, administrasi. Tapi kami yakin desa/kelurahan khususnya di Badung yang belum diresmikan menjadi desa/ kelurahan sadar hukum, agar bekerja lebih keras lagi,” pesan Bupati. “Kami juga ingin meniru negara-negara maju sekarang yang tingkat kriminalitasnya betul-betul ren-
SADAR HUKUM - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI Yasonna H. Laoly meresmikan 14 desa/kelurahan sadar hukum di Puspem Badung, Rabu (8/8) kemarin.
Lagi, Ditemukan Mayat Orok Mangupura (Bali Post) Belum terungkapnya kasus mayat orok di parit Subak Uma Dalem, Banjar Belang, Desa Sembung, Mengwi, Badung, Selasa (7/8) lalu, kini jasad orok kembali ditemukan di wilayah Polres Badung. Kali ini mayat orok kondisi kepala hancur ditemukan di Subak Pangkung, di Jalan Padang Luwih, Desa Dalung, Kuta Utara, Rabu (8/8) kemarin. “Mayat orok tersebut ditemukan sekitar pukul 14.08 Wita. Yang pertama kali menemukan adalah pemancing,” kata petugas Polres Badung. Petugas tersebut mengatakan, Nyoman Arya (48), seorang sekuriti, sedang mancing sekitar pukul 08.00 Wita di aliran Subak Pangkung, tepatnya di bawah jembatan. Saat itu satpam yang kos di wilayah Banjar Adat Celuk, Desa Padang Luwih, Dalung ini melihat orok hanyut ke arah selatan. Mayat orok tersebut lalu nyangkut di aliran subak. Melihat mayat orok tersebut, Arya takut dan langsung pulang ke kosnya.
Arya lalu memberi tahu rekannya, Kadek Eri (24). Eri bergegas ke TKP untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Setibanya di sana, Eri menarik orok itu menggunakan sebatang bambu. Penemuan orok itu lalu dilaporkan kepada Bhabinkamtimas Dalung dan informasi itu diteruskan ke Polsek Kuta Utara. “Pukul 14.25 Wita Unit Identifikasi Polres Badung tiba di sana dan melakukan olah TKP. Orok tersebut berjenis kelamin laki-laki, posisi tengkurap dan kepalanya dalam keadaan hancur. Mayat orok itu lalu dibawa ke RSUD Mangusada, Kapal,” tegasnya. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan orok tersebut. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang mungkin tahu atau mengenal pembuang orok ini silakan informasikan ke kantor polisi terdekat. Kasus ini masih kami selidiki,” tegasnya. (kmb36)
Bali Post/ist
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi mayat orok yang ditemukan di parit.
dah, seperti Belanda yang berencana akan menghapus rumah tahanan besar di tahun 2021, berarti tingkat kesadaran masyarakatnya terhadap hukum sangat tinggi, ini yang harus kita contoh,” tegas Bupati Giri Prasta. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Maryoto Sumadi menyampaikan, dasar implementasi pembentukan desa/ kelurahan sadar hukum yaitu pertama Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No.01PR.08.10 Tahun 2006 tentang Pola Penyuluhan Hukum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. M.01-PR.08.10 Tahun 2007. Kedua, Peraturan Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Republik Indonesia No: PHN.HN.03.05-73 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. “Desa/kelurahaan ditetapkan menjadi desa/ kelurahan sadar hukum dengan berpedoman pada indeks desa/kelurahan sadar hukum berdasarkan data kuisioner yang diisi dan dilengkapi dengan bukti terlampir oleh aparat desa/kelurahan atau pejabat yang berwenang. Setiap kriteria harus didukung bukti dari masing-masing instansi yang terkait,” terangnya. Penetapan desa/kelurahan sadar hukum diberikan sesuai dengan tingkat kesadaran hukum yang didasarkan pada jumlah skor yang diperoleh dalam indeks desa/kelurahan sadar hukum. (ad428)
Bali Post/ist
DITEMBAK - Komplotan jambret di 30 TKP ditembak karena melawan saat ditangkap.
Melawan Pakai Batu, Penjambret Ditembak
Mangupura (Bali Post) Tim Jatanras Polres Badung kembali meringkus komplotan penjambret yang selama ini meresahkan wisatawan asing, khususnya di wilayah Kuta Utara. Penjambret tersebut yakni I Ketut Agus Arnawa alias Gampil (19) dan I Wayan Putu alias Charles (21), Senin (6/8) lalu. Kakinya terpaksa ditembak karena melawan dan melempari petugas dengan batu. Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku beraksi di 30 TKP. Berkat kerja keras tim dipimpin Kasat Reskrim AKP Made Pramasetia didampingi Kanit I Ipda Perlanda Oktora, kedua pelaku berhasil ditangkap. “Kami terpaksa melumpuhkan kedua pelaku karena saat ditangkap mereka melempari dengan batu dan berusaha melarikan diri,” ungkap AKP Pramasetia. Awalnya Polres Badung, Senin (16/7) lalu menerima laporan dari masyarakat bahwa
adanya jambret di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengendus pelaku jambret tersebut. Polisi langsung memburu pelaku dan dibekuk di tempat kosnya di Jalan Griya Anyar Gang Dewi Tunggal, Kuta. Mereka tidak langsung menyerah dan melakukan perlawan. Akhirnya petugas terpaksa menghadiahi timah panas di kaki kiri kedua pelaku. “Saat diperiksa pelaku mengaku menyasar wisatawan asing yang berboncengan dan yang memegang handphone. Incaran utamanya adalah handphone. Mereka mengaku menjual hasil jambretan dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya. Kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” ungkap AKP Pramasetia. (kmb36)
Kunjungan ke Kabupaten Boyolali
Badung Belajar Benih Padi Unggul Bersertifikat HARI kedua kunjungan di Jawa Tengah, rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung yang dipimpin Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dilanjutkan ke kantor Bupati Boyolali, Selasa (7/8). Bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, para Wakil Ketua DPRD Badung, Komisi III DPRD Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, sejumlah Pekaseh, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta awak media, rombongan PIP diterima langsung Bupati Boyolali Drs. Seno Samudro di Kantor Bupati Boyolali. Usai diterima Bupati Seno Samudro, rombongan PIP berkesempatan mengunjungi Produsen dan Penangkar (PP) Benih Padi Bersertifikat yang ada di Kabupaten Boyolali. Yang mana PP Kerja Boyolali ini merupakan salah satu produsen dan penjual bibit padi varietas unggul bersertifikat di Indonesia. Menurut Pimpinan PP Kerja Boyolali Sucipto, S.E., M.M. didampingi Kadis Pertanian Boyolali Bambang Jiyanto, SP, M.S., PP Kerja berdiri tahun 1976 silam dengan produksi awal hanya satu kwintal. Saat ini PP Kerja ini sudah mampu memproduksi sebanyak 4.000 ton per musim tanam. Jumlah produksi ini dapat ditanam di lahan seluas 100 ribu ha. “Dari 100 ribu ha tersebut, bila per hektar mampu memproduksi
tujuh ton, sehingga secara total dapat menghasilkan 700 ribu ton dengan harga benih 10.200 per/ kg,” ujarnya. Dalam memproduksi benih padi, PP Kerja bekerja sama dengan para petani penangkar dengan lahan 400 ha di lima daerah. Produksi benih didukung oleh sebanyak 200 tenaga kerja yang bekerja di PP Kerja dan sekitar 1.200 tenaga di areal penangkaran. Dijelaskannya, produksi benih ini diawali dengan pemilihan lahan, pengajuan proses pensertifikatan hingga fase vegetatif, fase berbunga dan fase masak. Selanjutnya masuk proses pengemasan dan pemasaran. “Untuk mendapatkan benih ini, kami bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN),” jelasnya. Benih yang diproduksi PP Kerja Boyolali di antaranya Ciherang, Ir 64, Way Apoburu, Sidenuk dan Mambramo, Pepe, Situbagendit, Inpari 4, 32, 33, 42 dan 43, Waiapu, serta Bestari. Menurutnya, manajemen yang diterapkan yakni produksi sesuai dengan permintaan pasar/petani. “Kami harus mampu memenuhi permintaan petani tepat waktu, sesuai waktu tanamnya, berapa banyak yang dibutuhkan dan apa varietas yang diperlukan, kami harus bisa penuhi,” tambahnya. Diungkapkannya, benih padi PP Kerja sudah didistribusikan ke
PIP - Rombongan PIP Kabupaten Badung saat mengunjungi produsen benih padi unggul bersertifikat di Karangduren Sawit Kabupaten Boyolali, Selasa (7/8). seluruh kabupaten/kota di Pulau Jawa serta daerah luar Jawa, termasuk sudah bekerja sama dengan tiga kabupaten di Bali yaitu Buleleng, Gianyar dan Tabanan. Kehadiran PP Kerja ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan benih berserifikat yang berkualitas tinggi, sehingga meningkatkan hasil produksi pertanian menuju swasembada pangan. Sementara Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten B a d ung Put u Oka Swa d ia na pada kesempatan itu sangat mengapresiasi dan tertarik
mengembangkan produksi bibit unggul bersertifikat di Kabupaten Badung. Dari kunjungan ini, serta kerja sama yang sudah terbangun antara Pemkab Badung dan Boyolali, pihaknya berharap sistem yang diterapkan pada PP Kerja seperti di Boyolali ini dapat dibangun di Badung. “Hal ini tentunya sangat membantu petani dalam pemenuhan akan benih padi. Sehingga ke depannya diharapkan dapat terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Badung,” harapnya. (ad424)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
P3SI Provinsi Bali Gelar Bupati Badung Cup Dimeriahkan Kungmania Luar Negeri
PENGURUS Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Provinsi Bali mengadakan lomba seni suara alam burung perkutut tingkat nasional yaitu Liga Perkutut Indonesia (LPI) Seri VI mengusung tema ‘’Bupati Badung Cup’’. Kegiatan yang didukung Pemkab Badung ini diselenggarakan pada Sabtu (11/8) dan Minggu (12/8) di Lapangan Abianbase di Jalan Pura Dalem Gede Abianbase, Mengwi, Badung, Bali. Kegiatan tersebut bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bali karena dihadiri Kungmania Malaysia, Thailand dan Singapura. Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Provinsi Bali Ir. Budi Dharma, Rabu (8/8) kemarin mengatakan, pihaknya bertekad turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dengan cara melestarikan satwa perkutut, serta menanamkan rasa cinta terhadap seni suara burung perkutut sebagai salah satu budaya bangsa. ‘’Saat kami audiensi, Bapak Bupati Badung (Giri Prasta) sangat mendukung kegiatan ini. Selain itu beliau bersedia hadir dan membuka liga ini. Burung perkutut ini dikenal sebagai burung raja,’’ ujar Budi Dharma. Adapun kelas yang dilombakan pada Sabtu (11/8) mulai pukul 14.30 Wita yaitu Kelas Piyik Senior 2 blok, Piyik Yunior 3 blok dan Hanging 2 blok. Sedangkan pada Minggu (12/8) mulai 08.00 Wita, yaitu Kelas Dewasa Yunior 3 blok dan Dewasa
BUPATI BADUNG CUP - Pengurus P3SI Provinsi Bali bersama Panitia LPI Seri VI Bupati Badung Cup saat sesi foto bersama. Senior 2 blok. Per 1 blok isinya 42 gantangan/kerekan dan target pesertanya 500 gantangan. Hadiahnya selain trofi dan piagam, juga doorprize dua sepeda motor, dua HP, dua sepeda gunung, dua TV LED dan 20 sangkar burung. ‘’Maksud dan tujuan digelarnya liga ini yaitu menghimpun para pelestari perkutut di seluruh Indonesia dalam suatu wadah organisasi yang teratur, demi menumbuhkembangkan serta memantapkan persatuan dan kesatuan di antara para pelestari perkutut di Indonesia,’’ ujar Budi Dharma didampingi Ketua Panitia Haryanto. Selain itu menyebarluaskan kecintaan pada seni suara alam burung perkutut sebagai warisan seni budaya leluhur. Meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan seni
suara alam burung perkutut termasuk pelestarian dan penangkaran. Memelihara dan menanamkan rasa kekeluargaan, setia kawan yang tidak membedakan kelas, tingkat golongan ataupun kesukuan, memupuk semangat gotong royong, hormat-menghormati, saling memberi petunjuk, menjauhkan diri dari sifat cela-mencela, sehingga terjalin persatuan dan kesatuan sesama pelestari perkutut. Lomba ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program kerja organisasi. LPI diselenggarakan secara bergilir sebulan sekali di berbagai kota besar di Indonesia. ‘’Tahun depan kami berharap bisa menggelar ASEAN Cup di Bali. Dipilihnya Bali karena menjadi tujuan wisatawan dunia dan turut mendukung pariwisata Bali,’’ harapnya. (ad427)
HUT Ke-58 SMAN 1 Denpasar
Tetap Semangat Jadi Sekolah Unggulan Kebanggaan Bali
KELUARGA besar SMAN 1 Denpasar (Smansa) merayakan HUT ke-58 penuh sukacita dan kekeluargaan, Rabu (8/8) kemarin. Puncak HUT dirayakan sangat sederhana dalam bentuk upacara bendera sekaligus diisi potong tumpeng oleh Kepala SMAN 1 Denpasar M. Rida, S.Pd., M.Pd. dan Sekretaris Komite A.A. Anom Masta. Puncak HUT juga diisi penyerahan hadiah bagi pemenang sejumlah lomba melibatkan siswa SMP se-Bali. Sejumlah lomba yang digelar di antaranya lomba Pramuka, makendang tunggal, lomba robot, baca puisi, mading, debat ilmiah, olimpiade mata pelajaran, dll. Juara umum dan piala bergilir Buana Paksi diraih oleh SMPN 3 Denpasar. Selain itu ditampilkan semua kreasi seni dan potensi ekstrakurikuler secara bergiliran. Kasek M. Rida yang baru bertugas kurang dari enam bulan di Smansa mengungkapkan, warga Smansa tetap berkomitmen memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Bali dengan menyiapkan SDM Bali yang unggul. Rida mengakui warga sekolahnya tetap semangat untuk terus menjadi sekolah unggulan, berprestasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Diakuinya bahwa sistem penerimaan siswa baru lewat jalur zonasi akan berdampak pada kualitas input di Smansa, namun hal ini sudah diantisipasi dengan memberikan pelayanan pendidikan berkualitas. Dengan demikian kualitas input yang biasa-biasa akan diproses men-
Kadisdik Bali ”Launching’’ Technopark SMKN 1 Kuta Selatan KEPALA Dinas Pendidikan Provinsi Bali melalui Kabid Pembinaan SMK Made Sutarjana, S.Sos., M.M. didampingi Kepala SMKN 1 Kuta Selatan (Kutsel) Drs. Nyoman Supartha, M.Pd. me-launching Technopark SMK 1 Kuta Selatan, Rabu (8/8) kemarin. Dihadiri Lurah Benoa, perwakilan Disdik Badung dan sejumlah undangan lainnya, Kasek SMKN 1 Kutsel Nyoman Supartha mengatakan, technopark itu adalah kumpulan dari kelompok wirausaha. Di sana ada unit produksi sekolah, entreprenuer dan start up yang terdiri dari anak SMKN 1 Kutsel dan juga alumni. ‘’Satu kelompok start up maksimal lima orang,’’ katanya. Nantinya kumpulan beberapa kelompok usaha ini bisa menghasilkan entrepreneurs dan pengusaha muda. Karena sudah dibekali keahlian, mereka diharapkan kolaborasi dengan start up atau kelompok wirausaha muda dengan alumni dan kolaborasi dengan unit jasa yang dimiliki SMKN 1 Kutsel. Nyoman Supartha yang memimpin sekolah di atas lahan seluas 4,02 hektar itu, anak didik atau lulusannya diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja dan siap kerja. Walau kekurangan guru dan saat ini hanya ada 103 orang guru, termasuk honorer, pihaknya tetap semangat mencetak anak didiknya yang sekarang berjumlah 1.826 siswa menjadi wirausaha muda dan tamatan siap kerja. Apalagi SMKN 1 Kutsel memiliki lima program keahlian, yakni bidang pariwisata, otomotif, elektronika, listrik dan informatika. Sementara itu, Kadisdik Bali
LAUNCHING TECHNOPARK - Kabid Pembinaan SMK Made Sutarjana, S.Sos., M.M. mewakili Kadisdik Provinsi Bali didampingi Kepala SMKN 1 Kutsel Drs. Nyoman Supartha, M.Pd. me-‘’launching’’ Technopark SMKN 1 Kuta Selatan, Rabu (8/8) kemarin. yang diwakili Kabid Pembinaan SMK Made Sutarjana menyampaikan bahwa anak SMK dicetak untuk siap membangun dunia usaha maupun bekerja di departemen lain, sehingga Pemprov Bali juga ada kerja sama, termasuk dengan Disnaker. Apalagi Pemprov Bali sudah memprogramkan beasiswa 500 orang yang mau terjun ke kapal pesiar. Masing-masing akan diberi Rp 23 juta untuk pengurusan biaya administrasi. Khusus soal SMK, dia juga berharap sama dengan Kasek SMKN 1 Kutsel, yakni berharap lulusan SMK siap kerja. Dan juga harus SMK yakni santun mandiri dan kreatif, sehingga tenaga pendidik di SMK juga menjadi SMK yakni
‘’Sekolah Menghapus Kemiskinan’’. Dengan adanya technopark yang baru dibuka, diharapkan mampu mengembangkan dan berkompetensi baik di wirausaha maupun kelompok industri. Jadi, menciptakan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri sehingga berdampak pada daya saing di Indonesia. Modalnya adalah keahlian, sikap dan skill serta mampu berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah. Dia tidak mau tamatan SMK menjadi penyebab pengangguran di Indonesia. Sebaliknya SMK berkualitas diharapkan dapat membantu bangsa dan negara dalam pembangunan infrastruktur. (ad388)
Senator RI Temui Danrem 163/Wirasatya Bahas UU Anti Terorisme
Arya Wedakarna Siapkan Beasiswa S-2 Hukum untuk Prajurit TNI di Provinsi Bali
HADIAH - Kasek M. Rida mendampingi Komite Putu Rumawan Salain dan Anom Masta saat menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba di HUT ke-58 Smansa. jadi lulusan yang luar biasa. ‘’Kami Yogyakarta. Di O2SN anak-anak tetap bertekad menjadi sekolah Smansa turun di tiga cabang yakni unggulan,’’ tegasnya. silat, bulu tangkis dan renang. Rida didampingi Wakasek Cok. Sekretaris Komite Smansa Anom Gede Anom Wiratmaja, IGK Adi- Masta mengaku kagum dengan awana, Gede Sugita, dan Dewa semangat siswa dan guru Smansa Merta memaparkan segudang yang terus memberi pelayanan prestasi yang diraih siswanya. Di terbaik kepada peserta didik. Sekaantaranya kembali meraih juara lipun anggaran komite Smansa umum Porjar 2018 dan berhak tak sebesar dulu, gurunya terus memboyong piala bergilir. Di aka- berinovasi dan berkarya. Guru yang demik, anak-anak Smansa meraih bekerja keras dan tulus ikhlas ini ranking I nilai rata-rata UNBK akan menghasilkan lulusan Smansa MIA yakni 84,10. Siswanya Ananda yang berkualitas pula. Caranya Sri Parthiswari peraih UNBK ter- dengan tetap menjaga mutu. tinggi II di Bali. Disiplin guru dan siswa adalah Pada Agustus ini sejumlah kata kunci mempertahankan predisiswanya juga menjadi duta Bali kat sekolah unggulan, berprestasi ke tingat nasional. Di antaranya dan menjadi kebanggaan mamenjadi duta Bali dalam lomba syarakat Bali. Anom Masta juga debat nasional, lomba LP2SN ca- mendorong alumni Smansa ikut bang seni di Aceh dan mengirim berperan memajukan pendidikan atlet terbanyak Bali di O2SN di di Smansa. (ad423)
Stikes Bali Wisuda 214 Sarjana Keperawatan
Selagi Muda, Raih Peluang Kerja di Jepang
SETELAH mewisuda 198 tenaga ahli madya kesehatan (keperawatan dan kebidanan), Rabu (8/8) kemarin Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. mewisuda 214 sarjana lulusan S-1 Keperawatan. Tanggal 8 bulan 8 saat Buda Kliwon Matal sengaja diambil guna memberi momentum terbaik bagi lulusan Stikes Bali agar memenangkan persaingan di dunia kerja. Putu Darma Suyasa mengungkapkan kebahagiaannya karena dari lulusannya, 9,95% lulus dengan predikat pujian, 89,2% lulus dengan predikat sangat memuaskan, dan hanya 0,83% lulus dengan predikat memuaskan. Saat itu dia juga nenyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik masing-masing terbaik I I Gusti Ayu Utari Harmoni (3,89), terbaik II oleh Tahani Surya Katerane (3,84) dan terbaik III Ida Ayu Anggun Jelita Frenada (3,83). Prestasi ini, kata Putu Darma Suyasa, diraih berkat perjuangan keras. Mereka pun setelah diwisuda wajib mengikuti pendidikan pada jenjang profesi ners. Dia menegaskan, sarjana keperawatan yang dilepas sudah memiliki kompetensi yang dipersyaratkan menjadi perawat di rumah sakit, termasuk penguatan pendidikan karakter dan bahasa asing, sehingga mereka yang dilepas memiliki daya saing tinggi. Mereka digembleng secara berkualitas di Stikes Bali guna menjadi SDM yang profesional dan mampu memberi pelayanan prima. Dalam bidang pengajaran, Stikes Bali yang semua prodinya terakreditasi B menjalankan pendidikan taat asas dan menyesuaikan perkembangan iptek di bidang pendidikan dan kesehatan. Stikes Bali dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
BANGSA Indonesia khususnya warga Bali patut bersyukur, bahwa di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Indonesia akhirnya memiliki tiga produk hukum yang akan menguatkan ideologi Pancasila, yakni Keputusan Presiden Tahun 2016 tentang Penetapan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, UU terkait Ormas (salah satu tujuannya pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia/HTI) dan UU Anti Terorisme yang secara hukum memberikan kewenangan TNI dan Polri untuk menangani kejahatan luar biasa terorisme. Dan Bali yang memiliki trauma sejarah terkait Bom Bali tahun 2002 dan 2005 sangat berkepentingan dengan Keppres dan UU, khususnya peran menguatkan TNI dalam penanganan terorisme dan memberantas radikalisme. Demikian diungkapkan oleh Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat bertemu dengan Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel RH H Suharyadi di Makorem. Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan sejumlah hal terkait dengan pengamanan Bali semesta. ‘’Sebagai pejabat negara dan wakil rakyat Bali di Senayan, saya berkewajiban untuk ber-silakrama dengan pejabat keamanan di wilayah. Ini penting untuk menyelaraskan agenda perjuangan Bali ke depan. Kita bersyukur bahwa HTI sudah dibubarkan oleh pemerintah. Saya sangat sepaham dengan pernyataan dari Panglima tempo hari,
ANJANGSANA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Danrem 163/Wira Satya di Makorem. bahwa di Bali dan kawasan Nusa gangnya hubungan masilakrama Tenggara ada banyak sel-sel ISIS antara warga asli Bali (nuwed) yang bertebaran. Ini yang perlu dengan beberapa kelompok. Maka diwaspadai. Untuk itu peran TNI dari itu, sinergi antara komponen yang kini diperkuat dengan UU masyarakat Bali dengan semua Anti Terorisme menjadi sangat pihak sangat diperlukan. Khususstrategis,’’ ungkap Arya Weda- nya TNI. Semua demi keutuhan karna. NKRI,’’ ungkap Arya Wedakarna. Khusus untuk Bali, Arya WeDi akhir acara pertemuan, Arya dakarna memberikan gambaran Wedakarna menyampaikan iktibahwa sel–sel radikalisme sudah kadnya untuk memberikan banterasa di ruang–ruang publik. ‘’Di tuan beasiswa penuh bebas biaya Bali ini saya kira kaum intoleran progam magister (S-2) khususnya dan simpatisan radikalisme sudah Ilmu Hukum Pemerintahan kebersatu. Saya memberi masukan pada Prajurit TNI yang berminat, pada Danrem bahwa simpatisan atas kerja sama The Sukarno radikal ini bisa dilihat dari ma- Center dan Universitas Mahensifnya gerakan ekonomi, pengua- dradatta (d/h Marhaen). Selain itu, saan terhadap properti, semakin Senator AWK juga menyerahkan meningkatnya paham-paham ra- PIN Bung Karno dari The Sukarno dikal di kalangan anak muda dari Center Tampaksiring kepada Dankelompok tertentu, hingga reng- rem 163/Wira Satya. (ad415)
Patung GWK Di-”pelaspas’’
Gubernur Harap Bermanfaat bagi Kemajuan Pariwisata Bali WISUDA - Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa saat mewisuda 214 sarjana keperawatan, Rabu (8/8) kemarin. National University Debating Championship tingkat L2Dikti Wilayah VIII, dan tim debat bahasa Inggris dari Stikes Bali maju ke tingkat nasional mewakili L2Dikti Wilayah VIII. Tim debat bahasa Indonesia dari Stikes Bali akan mewakili L2Dikti Wilayah VIII untuk debat bahasa Indonesia tingkat nasional. Di bidang penelitian dalam dua tahun terakhir, Stikes Bali mengelola 84 judul penelitian dan 20 kegiatan pengabdian dengan dana dari Dikti, yayasan, partner univesity dan dana dari desa binaan. Kegiatan Student and Faculty Exchange (pertukaran mahasiswa dan dosen) terus dilakukan secara berkelanjutan. Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka kembali mengingatkan lulusan Stikes Bali tak boleh berdiam diri menunggu datangnya pekerjaan. Lanjutkan program ners ke Stikes Bali karena ternyata biaya studi Stikes Bali jauh lebih murah dari yang lain. Bahkan, dia berani
memecat Ketua Stikes Bali jika menaikkan biaya SPP. Jepang, katanya, memberikan kuota bagi Stikes Bali untuk mengisi peluang kerja bagi 100 lulusan Stikes, namun belum bisa dipenuhi karena masih minimnya peminat. Hal ini tak lepas dari budaya orang Bali yang tak rela anaknya jauhjauh bekerja dari orangtuanya. Ida Bagus Arka meminta dukungan orangtua mahasiswa karena lulusan Stikes Bali setelah datang dari Jepang laku laris dan mejadi rebutan RS di Bali. ‘’Semasih muda ambil kesempatan ini sebaik-baiknya,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala L2Dikti Wilayah VIII dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabag Keungan I Wayan Sudarma, S.Sos., M.AP. menekankan lulusan perguruan tinggi jangan berpangku diri. Tidak harus menjadi PNS dan bekerja pada orang lain, namun juga harus berinovasi membuka lapangan pekerjaan sendiri. (ad422)
PATUNG Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, akhirnya setelah melewati 28 tahun, kini telah selesai dibangun. Sebelum diresmikan dan digunakan secara langsung menurut kepercayaan agama Hindu, patung tersebut harus dibersihkan, disucikan dalam prosesi upacara pamelaspasan dan nyimpen padagingan. Untuk itu, upacara Pamelaspasan lan Pamahayu Wewidangan GWK didasari Pacaruan Rsi Gana, Panca Rupa, Panyakap Karang dan Ngedeng Tanah Ngurug Palemahan tersebut digelar pada Rabu (8/8) kemarin, yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, serta beberapa undangan lainnya. Saat diwawancarai awak media, Gubernur Pastika mengungkapkan bahwa dengan rampungnya patung GWK, diharapkan bisa menjadi ikon baru bagi pariwisata di Bali. Selain itu, adanya patung ini juga dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Bali serta masyarakat Indonesia dalam memajukan iklim pariwisata Bali khususnya. Untuk itu, Pastika berharap agar patung ini dapat dijaga dengan baik oleh semua pihak, sehingga
tetap berdiri kokoh dan dapat dinikmati oleh setiap orang yang ada di Bali. Di samping itu, ia juga menjawab terkait kekhawatiran masyarakat di tengah gempa yang melanda NTB dan Bali saat ini, di mana menurutnya bahwa safety yang telah dirancang dan dibangun pada patung GWK tersebut sudah memenuhi standar keamanan internasional dan juga sudah memenuhi standar bangunan tahan gempa. ‘’Masyarakat tidak perlu khawatir karena keamanan patung ini sudah memenuhi standar tahan gempa, jadi akan tetap berdiri
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
kokoh. Untuk itu saya minta masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan karya seni masyarakat kita ini,’’ pungkasnya. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma, dilaksanakan prosesi upacara pamelaspas yang di-puput oleh Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Geria Tegeh Abiansemal, Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keninten dari Geria Kediri Sangeh dan Ida Pedanda Gede Jelantik Giri dari Geria Peliatan Ubud. (ad416)
daerah
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Antisipasi Kasus Rabies Susulan
Warga Wajib Perhatikan Kesehatan Anjing Peliharaan Semarapura (Bali Post) Pascakasus gigitan anjing rabies terhadap sebelas warga, Dinas Pertanian Klungkung melaksanakan vaksinasi dan eliminasi anjing di wilayah Desa Sampalan Tengah, Sampalan Klod dan Sulang, Kecamatan Dawan, Rabu (8/8) kemarin. Dari kasus itu terungkap masyarakat cenderung mengabaikan pemeliharaan anjing milik mereka. ‘’Masih cenderung kurang bertanggung jawab pemeliharaannya. Masih banyak diliarkan,’’ ungkap Kepala Bidang Kesehatan Hewan Anak Agung Raka Arnawa.
Gerakan memutus rantai kasus rabies itu menerjunkan sejumlah petugas. Ada yang khusus vaksinasi maupun eliminasi. Dalam hal ini, kondisi geografis menjadi salah satu kendala. ‘’Kemarin di sini ada ditemukan anjing positif rabies. Untuk eliminasi, sasarannya anjing liar, termasuk yang diduga sempat kontak dengan anjing itu. Sebelumnya sudah ada vaksinasi massal,’’ jelasnya. Mengantisipasi munculnya kasus serupa, pemerintah desa maupun adat perlu membuat pararem terkait pemeliharaan
VAKSINASI - Petugas Dinas Pertanian Klungkung memvaksinasi anjing warga Banjar Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Rabu (8/8) kemarin. anjing. Beberapa sudah ada yang menerapkan dan memberikan imbas cukup positif. ‘’Kami berharap masyarakat bisa memberikan dukungan. Untuk pararem ini kami berharap semakin banyak diterapkan,’’ katanya. Klian Banjar Dinas Pakel, Desa Sampalan Tengah, I Wayan Suta, mengaku sangat mendukung langkah yang dilakukan Dinas Pertanian ini. Sebab, di wilayahnya cukup banyak ada anjing liar yang bisa meresahkan warga. ‘’Kemarin sudah ada lima yang tergigit. Jadi sangat
perlu ada vaksinasi dan eliminasi,’’ ujarnya. Pihaknya juga berencana membuat pararem untuk ketentuan pemeliharan anjing. Seperti berita sebelumnya, pada 1 Agustus lalu terdapat sebelas warga dari tiga desa itu digigit anjing. Tak hanya dewasa, tetapi juga balita. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Klungkung I Wayan Karyana membenarkan hal tersebut. ‘’Infonya anjing ini mulai menggigit dari wilayah Desa Gunaksa. Ada satu warga Padangbai yang jadi korban.
Semuanya sudah mendapat penanganan. Untuk yang risiko tinggi diberikan SAR. Beberapa juga ada diberikan VAR,’’ jelasnya. Pascakejadian itu, Bidang Keswan Dinas Pertanian langsung turun melakukan penelusuran anjing tersebut untuk ditangani. Ternyata sudah dieliminasi warga dan dibuang ke jurang sekitar Desa Sulang. Setelah otaknya diambil untuk sampel uji lab, dinyatakan positif rabies. Masih dari Desa Sulang, warga juga mengeliminasi seekor anjing yang juga positif rabies. (kmb45)
Pemangku Pura Bukit Amerta ”Madiksa’’ Pandita Banyuwangi (Bali Post) Jumlah pandita di Banyuwangi bertambah. Terbaru, pemangku Pura Dang Kahyangan Bukit Amerta, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Pinandita Katimin Doto (76) madiksa sebagai pandita, Rabu (8/8) kemarin. Upacara digelar di pura setempat, dihadiri sejumlah pinandita dari Banyuwangi dan Bali, disaksikan ratusan umat. Setelah madiksa, Pinandita Katimin Doto mendapatkan nama Ida Rsi Purbo Adinatha Dharma. Sedangkan sang istri yang sebelumnya bernama Sumijah, mendapatkan nama Rsi Istri Serayu Dharmani. Keduanya akan tinggal di Geria Purwo, Dusun Kaligesing, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari. Upacara di Banyuwangi ini merupakan rangkaian madiksa (mapudgala) dari Pandita Nabe Ida Pandita Gde Putra Telabah di Geria Pesraman Telabah, Jalan Gunung Salak 9, Denpasar. ‘’Jadi, madiksa sudah digelar 3 Agustus di Denpasar. Di Banyuwangi tinggal melanjutkan upacara sebelumnya,’’ kata Romo Poniman, salah satu panitia yang juga tokoh pemangku asal Banyuwangi. Ditambahkan, di Pura Bukit Amerta, upacara dilanjutkan oleh guru putra
Bali Post/udi
MADIKSA - Ida Rsi Purbo Adinatha Dharma menggelar upacara usai ‘’madiksa’’ di Pura Bukit Amerta, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (8/8) kemarin. Ida Rsi Agung Dawan Pamecutan dari Geria Pesraman Dawan, Jimbaran. Upacara dimulai dengan Bumi Sudha di rumah Kaligesing, Selasa (7/8) malam. Tujuannya, mengubah status rumah Romo Pinandita Katimin Doto menjadi geria. Kemudian, pukul 00.00 WIB, dilanjutkan dengan seda raga di Pura Bukit Amerta, hingga matetangi pukul 05.00 WIB. Selanjutnya, upacara mapayas dan
naik di mandala utama pura, dihadapkan kepada guru nabe putra disertai upacara lengkap. Setelah itu, dilanjutkan mapepetik sampai napak simbolis guru nabe. Selama prosesi disaksikan para sulinggih nanak nabe dan umat Hindu Banyuwangi. Upacara diakhiri dengan ngalinggihan weda. ‘’Dengan upacara ini, Ida Pandita sudah bisa ngayah melayani umat dan memimpin upaca-
ra,’’ jelas dosen Teologi IHDN Denpasar ini. Madiksa kali ini, kata Romo Poniman, merupakan nanak kedelapan di Jawa dari Pandita Nabe Ida Pandita Gde Putra Telabah. Menurutnya, di Banyuwangi baru ada empat umat yang madiksa pandita. Namun, satu pandita sudah lebar, sehingga tersisa tiga. Padahal, jumlah pura di Banyuwangi mencapai 200 lebih, sehingga kebutuhan akan pandita cukup banyak. Apalagi, kesadaran umat Hindu mengundang pandita dalam upacara mulai tumbuh. Ketua PHDI Kecamatan Teglasari Sukaji mengatakan, Ida Rsi Purbo Adinatha Dharma sejak walaka selalu aktif dalam kegiatan keagamaan. Dia sudah menjadi pemangku sejak tahun 1967 di Pura Kaligesing. Lalu, ikut memprakarsai pembangunan Pura Bukit Amerta, sekaligus menjadi pemangku dan pinandita hingga madiksa pandita. ‘’Upacara madiksa ini merupakan dorongan dan dukungan umat yang membutuhkan sosok sulinggih,’’ katanya. Akhirnya, PHDI bersama umat melakukan paruman. Dan, mengusulkan Pinandita Katimin Doto madiksa pandita. Selanjutnya, umat akan ngayah dan mendukung kegiatan di geria. (udi)
Terlibat Narkoba, Topan Dituntut Enam Tahun Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika golongan I bukan tanaman, I Wayan Topan (36) asal Dauh Purih Kauh, Denpasar Barat, Rabu (8/8) kemarin dituntut hukuman pidana selama enam tahun. JPU I Nyoman Suwandi menyatakan dalam perkara terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam Pasal 112 ayat 1
UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Topan juga dituntut pidana denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan. Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya mengajukan pledoi secara lisan. Pada pokoknya, memohon pada majelis hakim supaya terdakwa dihukum ringan. Terdakwa sendiri dibekuk 14 April 2018 di Jalan Iman Bonjol, Denpasar.
Saat itu terdakwa menghubungi Komang Tedy (DPO) via handphone untuk memesan sabu-sabu. Setelah melakukan transaksi, terdakwa langsung menuju alamat sesuai perintah Komang Tedy untuk mengambil sabu-sabu tersebut. Tak lama berselang terdakwa dibekuk dengan barang bukti dua paket plastik klip yang beratnya masing-masing 0,12 gram netto dan 0,16 gram netto. (kmb37)
5
Rumah Makan Seafood APONG Hadir di Kuta
Menu Andalan Kepiting dan Ikan Kudu-kudu Khas Makassar BALI sebagai daerah tujuan wisata dunia tentu mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tidak hanya cukup mengandalkan destinasi wisata yang berbasis budaya, namun juga harus didukung kuliner yang mampu memanjakan lidah wisatawan. Untuk itulah, Rumah Makan Seafood APONG hadir di kawasan wisata Kuta dengan menu andalan khas Makassar untuk melengkapi cita rasa kuliner di Bali. Mengandalkan menu kepiting, Rumah Makan APONG dibuka secara resmi, Rabu (8/8) kemarin. Beralamat di Jalan Raya Kuta, rumah makan yang satu ini memiliki sejumlah menu andalan khas Makassar, bahkan mendatangkan ikan segar langsung dari Makassar. Nama Rumah Makan APONG diambil dari nama pemiliknya, yakni Haleng Wuisan atau yang akrab dipanggil Apong. Rumah Makan APONG sendiri telah didirikan sejak tahun 2004 di Makassar. Pendirian Rumah Makan APONG di Bali terjadi karena kerja sama dengan Kutabex. Pendiri Rumah Makan APONG Haleng Wuisan didampingi Felix Wuisan selaku Direktur APONG Seafood mengatakan, selain di Bali, Rumah Makan APONG telah memiliki dua outlet di Makassar dan satu di Balikpapan. Bali merupakan lokasi ke-4 yang dipilih sebagai tempat yang dirasa pas sebagai kota para pencinta seafood. ‘’Target kami adalah wisatawan domestik dan
DIBUKA - Pendiri Rumah Makan APONG Haleng Wuisan ‘’Apong’’ (3 dari kiri) memotong tumpeng sebagai tanda dibukanya Rumah Makan APONG di Kuta, Rabu (8/8) kemarin. mancanegara. Makanya kami memilih Kuta sebagai lokasi restoran. Karena Kuta sangat strategis dan menjadi pusat pariwisata Bali,’’ tandas Felix Wuisan, Rabu kemarin. Wakil Direktur APONG Seafood Ayu Krisfira Tansil mengatakan, kepiting menjadi salah satu menu andalan Rumah Makan APONG yang sudah cukup dikenal. Kepiting khas Makassar ini dipadukan dengan sambal khas dari Makassar yaitu Cobe-Cobe. Dengan ciri khas dari rasa dan kesegaran yang layak tersebut, dikatakan sebagai juaranya kepiting dan siap bersaing dengan kepiting lainnya yang disuguhkan di rumah makan lainnya. Selain itu, Rumah Makan APONG juga menyediakan menu dari ikan kudu-kudu.
Bahkan, menu ini banyak digemari oleh para pencinta seafood. Dengan bentuknya yang unik dan rasanya yang nikmat dan empuk, menjadi alasan mengapa ikan ini menjadi salah satu menu andalan di Rumah Makan APONG. ‘’Banyak yang berujar belum mampir ke Restoran APONG kalau belum mencoba ikan kudu-kudu,’’ tukas Ayu Krisfira Tansil. GM Kutabex Rai Swadarma berharap kehadiran Rumah Makan APONG mampu memberikan nuansa kuliner berbeda bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Di samping juga menu Rumah Makan APONG bisa menjadi salah satu ciri khas kuliner yang ada di Indonesia atau Signature Seafood from Indonesia. (ad429)
Polwan Bersihkan Reruntuhan Candi Akibat Gempa
Denpasar (Bali Post) Gempa berkekuatan 7,0 SR, Minggu (5/8) lalu, mengakibatkan bagian atas candi bentar jadi pintu keluar Art Center di Jalan Nusa Indah, Denpasar Timur, rusak. Mengetahui hal tersebut, Polwan Polda Bali tergerak hatinya membersihkan reruntuhan candi tersebut, Rabu (8/8) kemarin. Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Bali AKBP Anak Agung Wirahatingsih, S.H., M.H. selaku Polwan senior mengatakan, pihaknya melaksanakan kerja bakti tersebut dipusatkan di areal Art Center. Hal itu dilakukan setelah mendapat laporan ada bangunan rusak akibat gempa. ‘’Kegiatan ini melibatkan 50 personel. Ini merupakan salah satu wujud kami peduli lingkungan,’’ ujarnya. Dengan peralatan yang dibawa masingmasing, Srikandi Polda Bali ini membersihkan sampah dan reruntuhan bangunan.
‘’Kegiatan ini kami lakukan juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-70. Kerja bakti ini merupakan upaya kami agar bisa dekat dengan masyarakat, sehingga Polri semakin dipercaya. Selain itu, kami ingin mengajak atau menggugah masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,’’ jelasnya. Kepala UPT Art Center I Gusti Agung Ngurah Diputra mengucapkan terima kasih kepada Polwan Polda Bali atas dilaksanakannya kerja bakti di Art Center. Ia berharap kegiatan ini akan terus dilakukan dan dicontoh oleh pihak lain, sehingga kawasan Art Center selalu bersih dan asri. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Polwan Polda Bali yang sudah peduli dengan lingkungan dan selamat Hari Jadi Polwan ke-70, semoga menjadi Polwan yang Promoter,’’ ujarnya. (kmb36)
OPINI
6
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Siaga Hadapi Bencana dan Masalah Bangsa KONDISI geografis Indonesia merupakan fakta ilmiah yang kemudian mengakrabkan dirinya dengan bencana alam. Terutama gempa bumi serta bahaya tsunami. Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Pulau Lombok serta berdampak ke daerah sekitarnya seperti Bali, kembali membuktikan bahwa kondisi geografis itu memang sesuatu hal yang sangat dominan. Di tengah penderitaan para korban bencana ini, tentu kita mesti terus berupaya dengan segala macam nalar, akal rekayasa budaya serta teknologi untuk melakukan upaya-upaya pendekatan agar korban bisa ditekan seminimal mungkin. Memang, belum ada teknologi secanggih apa pun untuk mendeteksi terjadinya gempa. Belum ada pakar serta ahli yang bisa meramalkan kapan terjadinya bencana alam ini. Hanya, setelah kejadian pasacabencana bisa diramalkan apa yang akan menyusul, terutama bencana gempa susulan maupun kemungkinan adanya bahaya tsunami. Pengetahuan manusia sejauh ini hanya sampai di situ. Meski demikian, tentu saja mesti ada upaya-upaya pengembangan untuk menghindarkan lebih banyak korban. Yang tentu dilakukan adalah edukasi serta sosialisasi bagaimana menghadapi atau melakukan langkah-langkah pengamanan diri menghadapi bencana. Hal itu mestinya dilakukan sejak dini. Mulai dari anak-anak sekolah sampai masyarakat secara umum. Di lain pihak, pemerintah pun lewat program yang dibiayai oleh anggaran mesti melakukan langkah-langkah preventif serta sosialisasi lewat beberapa badan yang telah dibentuk, khusus untuk menghadapi bahaya bencana alam. Mulai dari tindakan preventif maupun kuratifnya. Hal ini sudah kita lihat bagaimana kesigapan pemerintah bersama para pihak untuk segera bahu-membahu memberikan pertolongan. Hal ini mesti kita apresiasi meskipun secara keseluruhan masih saja ada hal-hal yang kurang. Mulai dari kesigapan serta koordinasi di lapangan sampai distribusi logistik. Beberapa kejadian serupa tidak cukup ampuh untuk membuat kita lebih sigap dan padu. tetapi tentu ini bukan sebuah alasan untuk menghakimi di tengah penderitaan para korban. Kita tetap angkat topi buat para relawan, komunitas dari kalangan profesi, pengusaha serta lainnya yang tetap mengorbankan sikap peduli sosial dan sikap tanggung jawab menghadapi persoalan bangsa. Bencana di Lombok dan sekitarnya juga mesti diterima secara ikhlas. Tuhan pasti memberikan pesan-pesan yang belum kita pahami secara benar. Selain meningkatkan ketakwaan terhadap keesaan serta kemahakuasaan Tuhan. Peristiwa ini juga terus mengajarkan arti pentingnya berbagi dalam sebuah kekeluargaan. Kekeluargaan yang besar yang disebut NKRI. Ini bukan sematamata penderitaan masyarakat Lombok, ini penderitaan kita. Rasa empati simpati dan sebagainya mesti menjadi bagian dari sebuah hubungan dalam satu keluarga. Tidak ada yang saling menyalahkan, saling menghujat dan sebagainya. Mari kita singsingkan lengan baju untuk menolong, memberikan bantuan, semampunya dan didorong oleh rasa persaudaraan. Ini juga sebuah momentum pertalian rasa kebangsaan menjelang kita merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Senang serta susah, kita bersaudara. Mari rasakan dan pikul bersama.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Garasi di Jalan Masyarakat Denpasar kini semakin manja dengan tidak tegasnya aparat menindak para pelanggar marka jalan. Saya termasuk merasa miris melihat hampir setengah badan jalan di sejumlah ruas jalan utama di Kota Denpasar dipakai garasi oleh warganya. Lihat saja Jl. Nangka Utara dan Nangka Selatan, Jl. Blimbing, Jl. Katrangan, Jl. Kenyeri, Jl. Kecubung, Jl. WR Supratman dan jalan-jalan lainnya. Bahkan banyak yang menjadikan jalan ini sebagai usaha bisnis ‘’jual mobil’’, dll. Pertanyaan saya, mengapa aparat Dishub bergeming menghadapi masalah ini. Aparat jangan hanya berani menggembok mobil yang salah parkir di Jl. Kamboja. Coba terapkan UU Lalu Lintas secara konsekuen, gembok juga mobil yang parkir selama 24 jam tanpa garasi. Terus terang saja mereka ini kan yang masuk keluarga kaya dan mampu. Masak beli mobil bisa, namun membuat garasi tak mau. Jika terus begini, saya usulkan aparat bertindak tegas. Jangan lagi sungkansungkan walaupun yang punya mobil adalah elite dan kalangan terpandang. Ini demi kenyamanan kita bersama. Komang Sukantara Denpasar
Belajar dari Kearifan Lokal untuk Bangunan Tahan Gempa Gempa Lombok yang terjadi hari Minggu lalu telah memakan korban jiwa sampai 105 orang. Banyak yang menduga bahwa korban tersebut akan dapat bertambah, karena masih banyak wilayah terdampak yang masih belum dapat dijangkau. Ini jelas menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia tentang demikian banyaknya korban yang ada. Belum terhitung lagi korban yang luka-luka, baik luka parah maupun ringan. Jumlah rumah yang roboh juga diperhitungkan mencapai ribuan.
Oleh I Nyoman Januarta
D
ari sisi pembangunan saja diperlukan waktu bertahun-tahun untuk kembali memperbaiki rumah penduduk. Dari sisi psikologis, diperlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkan kondisi mental masyarakat. Memerlukan strategi dan pendekatan tertentu untuk memulihkan mental ini. Akan tetapi, yang telah diungkapkan oleh para ahli, bahwa gempa merupakan peristiwa normal yang terjadi di bumi sebagai upaya alam untuk mencari keseimbangannya. Di dalam perut bumi ini ada pergolakan alam dan magma yang terus-menerus terjadi. Maka kemungkinan terjadinya gempa adalah pada wilayah-wilayah yang terlewati oleh jalur-jalur magma, rekahan, lempeng dan sejenisnya. Gempa juga sesungguhnya tidak menimbulkan korban bagi manusia. Bahwa terjadi banyak korban pada manusia dan kehancuran pada sarana, para ahli menyebutkan bahwa itu terjadi karena kelalaian manusia. Kelalaian ini bermakna luas, bukan saja kepada masyarakat atau individu tetapi juga kepada pemerintah, tokoh-tokoh masyarakat, para ahli, profesional, sampai perguruan tinggi. Kalaupun ini dikatakan sebagai
sebuah kesalahan, semua pihak seperti yang disebutkan itu ikut menanggung kesalahan yang mengakibatkan terjadinya begitu banyak korban dalam hal kegempaan. Tidak di Indonesia saja, tetapi kesalahan seperti itu juga terjadi di negara-negara lain di dunia. Iran, Meksiko, Italia, Jepang pernah mengalami hal ini dan menimbulkan korban yang cukup banyak juga. Hanya saja harus diakui, bahwa jumlah korban di negeri-negeri tersebut terutama di Jepang, berhasil di tekan sampai pada tingkat paling minimal. Itu terjadi karena mereka menggerakkan seluruh potensi sumber daya yang ada, mulai dari kewaspadaan masyarakat, ilmuwan, teknologi sampai dengan kesadaran yang ada pada setiap individu. Indonesia harus mengakui kekurangannya pada bidang ini. Kalau dilihat peta jalur utama gempa dan cincin api di Indonesia, maka boleh dikatakan bahwa sebagian wilayah Indonesia terkena jalur membahayakan ini. Dari Pulau Sumatera, Jawa sampai Nusa Tenggara, kemudian melingkar ke Maluku pinggiran Sulawesi, sampai dengan Papua. Seluruh wilayah ini menjadi daerah rawan gempa dan juga rawan tsunami. Gempa dan tsunami kini menjadi ancaman
bagi masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut. Dilihat dari sisi perpaduan antara geografis dengan demografis, maka jalur-jalur yang dilewati garis rawan gempa itu adalah wilayah-wilayah yang padat penduduknya. Dari sisi ini, dapat dikatakan bahwa setiap peristiwa gempa pasti akan terjadi potensi korban manusia (yang cukup banyak). Garis rawan gempa di Indonesia itu melewati pulau dan wilayah yang padat penduduk. Di Indonesia pulau yang padat penduduk adalah Jawa, Bali, Sumatera dan Nusa Tenggara. Logikanya, setiap terjadi gempa di wilayah ini, potensi korban jiwa pasti ada. Karena gempa sering menimbulkan korban sebagai akibat dari runtuhan tembok dan sejenisnya (seperti terjadi di Aceh, Bengkulu, Padang Yogya, Bali, dan Lombok kali ini), maka tidak bisa lain kualitas bangunan dan cara membuat bangunan, harus diperbaiki. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah Indonesia saat ini. Indonesia harus menjadi negara dan masyarakat yang paling jago, paling pintar dalam membuat rumah tahan gempa di masa depan. Dari sinilah tantangan harus ditujukan kepada para ahli teknik kita. Perguruan tinggi yang ada di Indonesia mestinya berjuang untuk
melakukan penelitian terapan terhadap bangunan-bangunan rumah yang tahan gempa, sekaligus bangunan yang murah dan terjangkau oleh masyarakat. Kearifan lokal soal bangunan di Indonesia telah memberikan pesan-pesan menakjubkan bagi para insinyur bangunan dan mahasiswa teknik di Indonesia. Sebagian besar bangunan adat di Indonesia memberikan gambaran tentang upaya penyelamatan diri manusia. Bangunan rumah panggung, secara mayor disebutkan sebagai upaya untuk melindungi diri dari binatang buas. Akan tetapi dapat juga dikatakan sebagai upaya perlindungan terhadap air. Penafsirannya, dapat saja rumah seperti ini memberi inspirasi untuk membuat rumah di dataran tinggi agar terhindar dari tsunami. Rumah kayu yang ada banyak di pegunungan. Di samping memang memanfaatkan lingkungan alam sebagai bahan pembuat rumah, dapat ditafsirkan sebagai upaya terhadap ketahanan terhadap guncangan. Gunung bisa jadi di masa lalu menjadi wilayah yang rawan gempa atau rawan longsor. Rumah adat di Minangkabau dan adat Toraja (Tongkonan), konon mempunyai kemiripan dan mempunyai makna yang sama, yaitu atapnya yang menyiratkan gelombang. Kedua rumah itu atapnya melengkung rendah di tengah dan kemudian tinggi di ujung. Ini merupakan gambaran seperti lembah ombak. Penafsirannya, jangan-jangan di masa lalu daerah Indonesia ini rawan dengan tsunami yang berombak besar (sekaligus juga menyiratkan adanya hubungan sosial antara masyarakat Minang dengan Toraja). Maka, apabila itu dapat diserap inspi-
rasinya, para insinyur Indonesia harus mempunyai ide untuk membangun bagunan di tempat yang terhindar dari tsunami, sekaligus membuat bangunan penahan tsunami. Di Bali masyarakat sering berteriak …hidup….hidup…. hidup… manakala ada gempa, seberapa besar pun gempa tersebut. Kearifan ini bisa jadi mengandung pesan dan makna yang dalam, yang sangat berguna bagi upaya penyelamatan diri manakala ada gempa. Teriakan itu bisa jadi berpesan bahwa Bali memang daerah rawan gempa besar di masa lalu. Dan maknanya bahwa manusia harus mampu mempertahankan kehidupan tersebut. Dengan bersuara … hidup…hidup…hidup… itu, secara psikologis manusia akan didorong, dipaksa untuk mencari alternatif untuk menyelamatkan diri, bagaimanapun caranya. Insinyur perumahan kita sekarang bisa menerjemahkan teriakan tradisional itu dengan membuat rumah yang tahan gempa agar terus hidup. Kenyataannya, pada abad ke-19 di Bali bagian utara ada tsunami yang menelan korban sampai ribuan orang dan tahun 1916 di Bali ada gejer besar yang memorakporandakan rumah rakyat. Sekarang diketahui bahwa dari Laut Bali sampai Flores ada wilayah bawah laut yang demikian rentan memicu gempa besar (sesar) yang bisa mengguncang sewaktu-waktu. Bangunan masyarakat juga banyak yang memberikan inspirasi, seperti mencampur tanah dengan sekam padi. Penelitian terbaru menghasilkan kesimpulan bahwa sekam padi mampu memperkuat daya tahan tembok. Mari belajar melalui kearifan lokal.
kasi bahwa bencana terjadi atas alasan tertentu. Ketimbang mempolitisasi bencana, akan lebih bermanfaat apabila masyarakat memberikan kontribusi positif yaitu dengan membantu baik secara materil ataupun moril. Dukungan tersebut sangat diperlukan oleh saudara kita yang sedang tertimpa musibah, sedangkan mempolitisasi hanya akan menambah luka mereka. Politisasi bencana hanya dilakukan oleh oknum politisi yang minim gagasan sehingga hanya mencari panggung di atas penderitaan orang lain. Politisi semacam itu tentu tidak layak dipilih sebagai pemimpin, melainkan hanya menjadi benalu demokrasi. Oknum yang tega mempolitisasi bencana tentu ke depannya akan tega merampas hak masyarakat untuk hidup sejahtera. Mengalahkan oknum politisi yang melakukan politisasi bencana di medan politik yang sebenarnya adalah salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menolak politisasi bencana.
Masyarakat diharapkan cerdas tangkal ‘’hoax’’.
Menolak Politisasi Bencana
GEMPA 7 skala Richter mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan wilayah di sekitarnya pada Minggu (5/8). Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), diketahui 99 orang meninggal dunia, beberapa ratus orang luka berat dan ribuan orang mengungsi. Selain itu, banyak bangunan yang notabena merupakan fasilitas publik mengalami kerusakan berat. Duka mendalam tentu tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Lombok saja, akan tetapi menjadi duka nasional. Berbagai bantuan dan donasi mulai digalakkan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Respons dari masyarakat pun sangat menyambut baik aksi sosial tersebut, terbukti dengan cepatnya donasi terkumpul. Hal tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dari kepribadian masyarakat Indonesia yang memiliki empati tinggi, yaitu terpresentasikan dalam isitilah senasib sepenanggungan. Memupuk sikap senasib sepenanggungan dalam hidup berbangsa tersebut, akan meningkatkan rasa toleransi dan solidaritas. Yang menjadi ironi adalah
Oleh Thoriq Tri Prabowo ketika tragedi tersebut dijadikan alat untuk menuruti keinginan oknum politisi untuk berkuasa. Politik praktis saat ini bisa dikatakan sudah melampaui batasannya. Bagaimana tidak, tragedi yang seharusnya menjadi keprihatinan bersama justru dimanfaatkan oleh segelintir oknum politisi atau buzzer politiknya untuk mencari perhatian. Memberikan bantuan terhadap korban bencana alam kemudian mengharapkan dampak elektoral tentu perbuatan yang sangat disayangkan, karena menjadikan tragedi sebagai bahan bakar politik. Senada dengan hal tersebut, para politisi yang menyerang lawan politiknya melalui isu bencana juga tidak bisa dimaafkan. Hal tersebut sangat tidak mendidik masyarakat. Selain itu, politisasi bencana semacam itu juga akan melanggengkan kebencian. Kebencian yang terpatri kepada tokoh tertentu membuat sekelompok masyarakat turut menyebarkan pesan kebencian, terutama di
media sosial (medsos) yang akan berefek domino sehingga berpotensi memecah persatuan masyarakat. Masyarakat Indonesia harus menolak segala bentuk politisasi bencana yang dilakukan oleh segelintir politisi yang berpikiran picik. Hampir semua bencana alam terjadi karena fenomena alam dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Pendapat segelintir orang yang memanfaatkan bencana serta mengaitkannya dengan manuver politisi tertentu tidaklah berdasar baik secara ilmiah maupun naluriah. Tokoh-tokoh pemuka agama juga sangat diharapkan untuk menjaga toleransi dan persatuan dengan menebarkan pesan damai, yaitu dengan tidak mengaitkan bencana dengan kepercayaan tertentu, misalnya sebagai teguran Tuhan atau sebagainya. Sebagai pribadi yang beragama, semuanya harus percaya bahwa bencana memang terjadi atas kehendak Tuhan dengan segala rahasia-Nya. Manusia sebagai makhluk Tuhan tentu tidak memiliki hak untuk menjustifi-
POJOK
- Cerdas dan berbudaya Indonesia. *** Patung Garuda Wisnu Kecana di‘’pelaspas’’. - Taksu Bali untuk wisatawan. *** Bali masuk berisiko sedang soal kegempaan. - Zona untuk eling dengan yang Maha Agung.
Penulis, Dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Alumni Interdisciplinary Islamic Studies Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Perbekel Diharapkan Mampu Wujudkan Tata Kelola Keuangan Desa secara Transparan Tabanan (Bali Post) -
Perbekel dan perangkat desa diharapkan mampu memahami substansi materi regulasi, mewujudkan tata kelola keuangan desa secara transparan, akuntabel dan partisipatif. Mewujudkan hal itu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan Workshop Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), Rabu (8/8) kemarin di Gedung Mandala Mathika Subak Sanggulan Tabanan.
Bali Post/kmb24
WORKSHOP - Workshop Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes, Rabu (8/8) kemarin, di Gedung Mandala Mathika Subak Sanggulan, Tabanan.
Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan sesuai dengan Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, penyelenggara pemerintahan desa memiliki kompetensi untuk mampu memahami substansi regulasi dan memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. ‘’Dengan adanya workshop ini, diharapkan perbekel dan perangkat desa mampu memahami substansi materi regulasi, mewujudkan tata kelola keuangan desa secara
transparan, akuntabel dan partisipatif serta tertib dan disiplin anggaran. Di samping dapat menciptakan pemerintahan desa yang profesional, efisien, efektif, terbuka dan bertanggung jawab,” ujarnya. Dikatakannya, sejak tahun anggaran 2016 pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sudah melaksanakan bimbingan teknis bagi sekretaris desa, bendahara desa serta operator Siskeudes. Tahun anggaran 2017 seluruh desa di 133 desa Kabu-
paten Tabanan sudah dapat mengimplementasikan pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes. Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan dan Pengendalian Keuangan Gatot Darmasto yang juga selaku narasumber mengungkapkan, aplikasi Siskeudes memiliki banyak manfaat di antaranya memudahkan penggunaan aplikasi, memudahkan tata kelola keuangan desa, berkesinambungan, built internal control, serta didukung dengan petunjuk pelaksanaan imple-
mentasi dan manual aplikasi. “Aplikasi ini juga sesuai dengan regulasi yang berlaku dan dapat menatausahakan seluruh sumber yang dikelola oleh desa. Output aplikasinya antara lain RPJM desa dan RKP desa, APB desa, buku atau dokumen penatausahaan keuangan desa, laporan realisasi ADB desa, laporan kekayaan milik desa dan lainlain,” jelasnya. Selanjutnya, dalam workshop dipresentasikan mengenai keuangan, pembangunan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan desa oleh anggota DPR-RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wirajaya. Juga presentasi tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa oleh narasumber dari Perwakilan BPK Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira. (kmb24)
Bakeuda ’’Sisir’’ Potensi Wajib Pajak Baru Tabanan (Bali Post) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) harus bekerja ekstra keras untuk menutupi defisit APBD 2018. Apalagi ada desakan dewan agar defisit tersebut bisa segera ditutupi dengan cara apapun. Terkait hal tersebut, Bakeuda kini ‘’menyisir’’ wajib pajak baru untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sekretaris Bakeuda Tabanan Ni Wayan Maryati menyampaikan, sejumlah upaya akan dilakukan untuk bisa meningkatkan raihan pendapatan, salah satunya menyisir potensi wajib baru. Ada pajak hotel 14 titik, restoran sembilan titik dan hiburan dua titik. “Setelah ditetapkan sebagai wajib pajak, baru akan dilakukan pemungutan. Target September, karena dari ketentuan perda, usaha yang mendapatkan penghasilan di atas Rp 5 juta per bulan, wajib ditarik retribusi pajak,” ucapnya, Rabu (8/8) kemarin. Tak hanya itu, Bakeuda juga akan melakukan perampungan pajak dengan menggandeng pihak ketiga (Udayana), sasarannya ada 15 wajib pajak hotel restoran. Jumlah tersebut berdasarkan realisasi yang ada dibandingkan dengan potensi yang mereka miliki. “Misalnya usaha tersebut secara kasat mata terlihat ramai, namun saat pembayaran pajak tidak signifikan, maka akan kita
audit kembali,” terangnya. Upaya lainnya juga segera melakukan pemasangan typing system untuk meningkatkan tingkat kepatuhan pembayaran pajak untuk mempercepat dan mempermudah proses layanan pajak, dan mempermudah pengawasan dan pengendalian. “Ada 20 typing system yang akan kita pasang untuk restoran dan hotel,” ucapnya. Typing system ini yakni sistem pajak online yang t e r i n t e grasi, mulai dari perekaman data transaksi penjualan, mengolah data menjadi pelaporan, selanjutnya terintegrasi dengan center control dan dengan pembayaran ke bank. Terakhir mengoptimalkan pemungutan kepada pengusaha yang melaksanakan usaha yang tidak memenuhi izin. “Usaha yang sudah berjalan dan menghasilkan omzet di atas Rp 5 juta sebulan, meski tidak mengantongi izin tetap akan kita pungut pajak sesuai Perbup yang mengatur tentang SOP pemungutan,” tegasnya. Di samping itu, mengoptimalkan pendataan dengan
melibatkan UPTD pendapatan di tiap kecamatan dengan mengandeng dinas terkait. “Kami sudah bersurat ke mereka untuk segera melakukan koordinasi,” ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, APBD Tabanan tahun 2018 telah berjalan sampai bulan Juli. Hingga pertengahan tahun anggaran, APBD Tabanan sudah mengalami defisit sebesar Rp 41 miliar akibat turunnya potensi pendapatan asli daerah (PAD). Dari jumlah tersebut, baru bisa ditutupi anggaran BKK provinsi sebesar Rp 10 miliar, sehingga masih ada defisit Rp 31 miliar. Ini tentu saja membuat kalangan Dewan Tabanan dan eksekutif yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berusaha menyisir potensi pendapatan untuk bisa segera menutupi defisit tersebut. (kmb28)
”Setelah ditetapkan sebagai wajib pajak, baru akan dilakukan pemungutan. Target September, karena dari ketentuan perda, usaha yang mendapatkan penghasilan di atas Rp 5 juta per bulan, wajib ditarik retribusi pajak.” Sekretaris Bakeuda Tabanan Ni Wayan Maryati
Sebulan, 25 Kasus Stroke di BRSU Tabanan (Bali Post) Selain jantung, penyakit stroke patut mendapat perhatian khusus, mengingat kasus ini terus mengalami peningkatan. Di BRSU Tabanan saja, kasus stroke baru mencapai 25 pasien per bulan. Atau rata-rata 320 pasien per tahun. Tingkat kematian akibat stroke ini mencapai 20 persen hingga 25 persen. Menurut dokter spesialis saraf BRSU Tabanan dr. Ni Ketut Ayu Sudiariani, Sp.S., tingkat kematian pasien stroke memang tinggi secara nasional. ‘’Angka kematian pasien stroke secara nasional itu rata-rata 30 persen,’’ ujarnya, Rabu (8/8) kemarin. Pasien stroke perlu mendapatkan perawatan di ruangan khusus, sehingga bisa lebih dimonitor kondisinya. Hal ini disebabkan karena penyakit ini memiliki tiga perjalanan, yaitu jika tidak memburuk maka membaik atau kompleks. ‘’Setiap perjalanan ini tergantung bagaimana merawatnya. Karenanya memerlukan ruangan perawatan khusus agar bisa menekan angka kematian dan kecacatan,’’ jelasnya. Sejak tahun 2005, BRSU Tabanan sudah memiliki ruangan HCU yang didominasi merawat pasien stroke sebanyak delapan tempat tidur. Namun tahun 2018 layanan ini mendapatkan perbaikan baik ruangan dan fasilitas, dan tempat tidurnya ditambah menjadi 10. Dengan adanya stoke corner tersebut, kata dr. Ayu Sudiariani, pasien bisa diawasi perawat dan dokter selama 24 jam. Adanya stroke corner maka pasien stroke bisa dirawat khusus dengan monitoring sehingga bisa menekan angka kematian dan kecacatan. Target tim medis adalah memu-
langkan pasien dalam kondisi bisa melakukan ADL atau activity daily living. ‘’ADL artinya pasien bisa melakukan kegiatan hariannya secara mandiri, seperti makan, minum, mandi, BAB sampai berpindah ke satu tempat sendiri tanpa bantuan,’’ ujarnya. Stroke sendiri adalah gejala neurologi atau kelumpuhan yang terjadi secara mendadak yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Penyebab stroke, lanjut Ayu, dari faktor risiko yang bisa dikendalikan dan ada dari faktor risiko tidak bisa dikendalikan. Faktor risiko yang tidak bisa dikendalikan antara lain keturunan, ras, usia dan jenis kelamin. Menurut Ayu, pria lebih besar potensinya terkena stroke dibandingkan perempuan. Namun saat perempuan memasuki masa menopause potensi ini menjadi sama besar dengan pria. Penderita stroke di Tabanan rata-rata di usia 45 tahun hingga 70 tahun. Namun ada yang termuda berusia 30 tahun. ‘’Untuk yang usia 30 tahun ini karena ada gangguan pada katup jantungnya,’’ ujar Ayu. Sementara untuk faktor risiko yang dikendalikan adalah mengendalikan penyakit pemicu stroke, yaitu hipertensi dan diabetes melitus. Tentu dalam mengendalikan ini adalah menerapkan hidup sehat, tidak merokok maupun minuman berakohol dan memakan junk food secara berlebihan. (kmb24) I Putu Santika
PADI HITAM - Pengembangan padi hitam di Desa Bengkel, Kediri.
Bali Post/kmb24
Permintaan Beras Hitam Masih Terbatas Baik untuk Kesehatan
Tabanan (Bali Post) Selain beras merah, Tabanan juga memiliki varietas beras hitam. Namun karena penyerapan beras hitam belum banyak di pasaran, penanaman padi hitam belum disarankan ke lahan yang luas. Meski demikian, Dinas Pertanian Tabanan juga tidak melarang petani untuk menanam padi jenis ini. Terlebih beras hitam memiliki kandungan gizi yang baik, terutama bagi penderita diabetes. Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan Wayan Suandra, Rabu (8/8) kemarin, mengatakan petani di Tabanan saat ini ada yang mengem-
bangkan padi hitam, namun luasannya tidak begitu besar. ‘’Penyerapan pasar masih belum banyak. Karenanya penanaman padi hitam belum disarankan di lahan yang luas,’’ ujarnya. Padi hitam bisa ditanam di berbagai dataran. Tidak hanya di dataran tinggi seperti Penebel, beberapa petani di dataran rendah seperti di Desa Bengkel Kediri juga menanam padi jenis ini. Menurut Suandra, meski pasaran masih terbatas, namun diyakini beras hitam memiliki potensi pasar. ‘’Sekarang masih terbatas karena orangorang masih jarang tahu manfaat beras hitam. Jika sudah tahu manfaatnya, terutama bagi penderita diabetes diya-
kini potensi pasar akan besar seperti beras merah saat ini,’’ jelas Suandra. Salah satu petani yang menanam padi hitam adalah I Made Merta Suteja dari Desa Bengkel, Kediri, Tabanan. Pengembangan padi hitam di Desa Bengkel mencapai lima hektar, dari total luasan lahan sawah yang mencapai 300 hektar. ‘’Petani mendapatkan bantuan dari Alokasi Dana Desa (ADD) berupa bantuan atau subsidi bibit dan pemupukan. Maksimal satu petani menerima bantuan untuk lahan seluas 10 are,’’ ujarnya. Tujuan pengembangan padi hitam di Desa Bengkel, selain beras ini baik dikonsumsi untuk kesehatan, juga
sebagai salah satu program desa untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Beras hitam harganya jauh lebih mahal dibandingkan beras konvesional, yaitu Rp 7.500 per kg di tingkat petani. Meski harga jual yang lebih mahal, tetapi diakui Made Merta pengembangan padi hitam di Desa Bengkel ini belum bisa dilakukan penambahan luas tanam. Hal ini dikarenakan pemasaran beras hitam yang belum terlalu banyak terserap pasar. ‘’Masih terkendala di pemasaran. Sudah coba dipasarkan melalui BUMDes bahkan BUMDa, namun serapan pasar untuk beras hitam ini tidak sebaik dari serapan beras pada umumnya,” ujarnya. (kmb24)
Perangkat Daerah Rancang Aplikasi Inovatif Tabanan (Bali Post) Berkembangnya teknologi informasi saat ini membuat pemerintah harus menerapkan teknologi dalam menjalankan program sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan seakan tidak mau ketinggalan. Perangkat daerah bahkan sudah mulai berlomba merancang aplikasi layanan berbasis sistem teknologi informasi.
Seperti yang akan segera diluncurkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan yang bernama Sisdaru. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan I Putu Santika, Rabu (8/8) kemarin menjelaskan, tahun ini Disnaker Tabanan meluncurkan aplikasi inovasi Sisdaru, yaitu sistem pendataan perusahaan berbasis online dengan alamat sisdaru.tabanankab. go.id. Aplikasi ini
bertujuan untuk memudahkan Kabupaten Tabanan memperoleh data valid tentang perusahaan yang ada di Kabupaten Tabanan setelah urusan pengawasan ketenagakerjaan diserahkan ke Provinsi. “Kalau dulu datanya masih manual, sekarang kita buat lebih simpel dan tentunya sesuai dengan perkembangan teknologi informasi saat ini,” ucapnya. Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menambahkan, keuntungan aplikasi ini bagi perusahaan adalah memudahkan melaporkan data tanpa harus datang ke Disnaker Tabanan, serta memudahkan perusahaan untuk mengunduh peraturan perundangundangan yang berkaitan dengan hubungan industrial. Perusahaan yang belum memiliki sistem computer dapat menyimpan datanya di aplikasi ini, semisal data karyawan, karena aplikasi ini
berada di bawah domain Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Tabanan yang telah menyiapkan ruang daring khusus untuk lalu lintas dan penyimpanan data di aplikasi Sisdaru ini. Sementara disinggung tentang penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tabanan, Santika mengatakan pihaknya kini mengarahkan para pencari kerja untuk bisa berwirausaha sendiri. Pasalnya, lapangan kerja semakin terbatas seiring kemajuan teknologi. Untuk itu para pencari kerja kini harus mulai kreatif tidak terus mengejar pekerjaan tetapi menciptakan lapangan kerja. Banyak sektor informasi yang digarap seperti tata rias, perbengkelan termasuk menjahit. Para pencari kerja yang memang tidak ingin melanjutkan sekolah seperti kuliah, lebih baik mengikuti berbagai kursus, baik yang dilakukan pemerintah ataupun swasta, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri atau wirausaha. (kmb28)
BULELENG
8
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Petugas Jaga Malam Dispar Meninggal Dunia di Kamar Mandi Singaraja (Bali Post) –
Peristiwa mengagetkan terjadi di Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng. Salah satu pegawai kontrak di instansi itu, Made Agus Gunawan (39), ditemukan telah meninggal dunia, Rabu (8/8) kemarin, di kamar mandi Dispar Buleleng yang berada di Jalan Kartini, Singaraja. Almarhum yang tinggal di Kelurahan Banjar Jawa itu dikenal sebagai pegawai kontrak. Sehari-hari dia bertugas jaga malam di instansi yang mengurus pariwisata di Bali Utara.
SK PRODI KEDOKTERAN - Menristekdikti RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. menyerahkan SK pembukaan Program Studi Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter kepada Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd., Rabu (8/8) kemarin.
Menristekdikti Serahkan SK Izin Program Studi Kedokteran Undiksha KERJA keras jajaran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja untuk membuka Program Studi Kedokteran akhirnya terwujud. Harapan itu terealisasi setelah Kementerian Risert Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia memberikan izin kepada Undiksha Singaraja, untuk membuka Program Studi Kedokteran dan juga Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Izin itu tertuang bentuk Surat Keputusan (SK) No. 574/ KPT/2018. SK itu diserahkan langsung oleh Menristekdikti RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. kepada Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. di auditorium Kampus setempat, Rabu (8/8) kemarin. Penyerahan SK ini juga dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., pimpinan Civitas Akademika Undiksha, dan sejumlah rektor dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Menristekdikti RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. mengatakan, keberadaan program studi kedokteran dan program studi pendidikan profesi dokter itu memiliki peran sentral dalam melakukan pemerataan pendidikan di perguruan tinggi di Bali. Sebab, selama ini program studi kedokteran hanya dibuka oleh perguruan tinggi di Bali Selatan selain di luar Bali. Padahal fakta menunjukkan, jumlah penduduk Buleleng terbesar di Bali, sehingga perlu diberi peluang dan kesempatan lebih besar kepada lulusan SMA dan SMK di Bali Utara mengakses pendidikan tinggi khususnya program studi baru tersebut. ‘’Mengapa ke Buleleng, karena selama ini pendidikan kedokteran terpusat di Bali Selatan saja, sehingga izin program studi kami berikan kepada Undiksha agar bisa menyerap lebih banyak calon mahasiswa di daerah ini. Dengan cara seperti ini terjadi pemerataan pendidikan di Bali,’’ katanya. Untuk mengoptimalkan pengelolaan program studi baru, Undiksha diingatkan untuk membangun kerja sama dengan universitas lain yang sudah lebih awal melaksanakan pendidikan kedokteran atau profesi dokter. Dengan demikian, pengelolaan program studi ini bisa berkembang dan lulusannya
nanti memiliki mutu, kualitas yang bisa bersaing dengan lulusan dari universitas lainnya di Tanah Air. Mensristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. juga mengingatkan pada tahun pertama penerimaan mahasiswa baru agar dibatasi maksimal hanya 50 calon mahasiswa saja. Ini karena tahun pertama harus menyesuaikan dengan tenaga dosen atau perangkat pembelajaran lainnya. ‘’Saya minta Undiksha berkerja sama, karena di Bali ada Universitas Udayana (Unud) yang sudah mengelola kedokteran atau univeritas lain. Dengan cara seperti itu nantinya akan melahirkan lulusan berkualitas,’’ pintanya. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, menyusul terbitnya izin pembukaan program studi kedokteran dan program studi pendidikan profesi dokter, di bulan ini pihaknya akan memulai mempersiapkan penerimaman calon mahasiswa baru. Rektor Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. menjamin penerimaan calon mahasiswa baru yang dibatasi 50 mahasiswa akan dilakukan secara transparan dan mengikuti mekanisme Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Lulusan SMA dan SMK yang mengikuti proses SBMPTN calon mahasiswa itu perlu dites kembali. Pasalnya, akan diambil nilainya berdasaran passing grade yang sudah ditentukan. Mekanisme perekrutan mahasiswa baru itu melalui tes online. Soal-soalnya akan diambil dari SBMPTN sehingga akan menghasilkan mahasiswa berkualitas. Terkait kesiapan dosen, Dr. Nyoman Jampel, M.Pd menyebut saat ini sudah disiapkan 13 orang dosen. Kualifikasinya master. Selain itu, sebanyak 26 orang dosen sudah mendapat izin dari lembaga profesi. Pihaknya juga dapat bantuan dosen dari program studi lain yang sudah mengajar di Undiksha. Seperti Program Studi Biologi dan Kesehatan. Sedangkan dukungan dari RSUD Buleleng, yang sudah menyandang predikat rumah sakit pendidikan paripurna, juga sudah siap mendukung perkuliahan. Undiksha juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Mangusada Kabupaten Badung. ‘’Mulai 10 Agustus 2018 ini
kami buka pendaftaran mahasiswa baru dan kami jamin perekrutannya dilakukan secara transparan. Instruksi itulah diharapkan Kemenristekdikti terkait proses perekrutan calon mahasiswa bermutu. Dengan input yang baik kami harapkan output lulusannya nanti menjadi berkualitas,’’ katanya. Dalam waktu dekat, Undiksha akan mengurus izin agar Program Studi Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter selanjutnya menjadi Fakultas Kedokteran (FK). Sembari menunggu proses itu, untuk sementara program studi yang baru ini digabung di Fakultas Olahraga Kesehatan (FOK) yang sekarang menempati kampus di Desa Jinang Dalem, Kecamatan Buleleng. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan, terbitnya izin program studi kedokteran program sarjana dan program studi pendidikan profesi dokter ini adalah proses yang relatif panjang yang dilakukan Pemkab Buleleng bersama Undiksha. Sekarang kerja keras itu sudah membuahkan hasil. Pihaknya optimis Undiksha bisa memberikan layanan pendidikan tinggi secara maksimal. Apalagi, masih banyak diperlukan dokter di Tanah Air. Situasi seperti itu memberikan peluang Undiksha mencetak tenaga dokter yang memiliki kualitas dan daya saing tinggi. Implikasi lainnya RSUD yang sudah dibangun dengan dana hingga Rp 100 miliar, akhirnya bisa mendukung program studi kedokteran dan program studi pendidikan profesi dokter. Ke depannya diyakini akan menjadi rujukan bagi daerah lainnya, sehingga rumah sakit pelat merah di daerahnya ini akan berkembang lebih pesat dibandingkan sekarang. ‘’Intensifnya hampir 4 tahun kita persiapkan infrastruktur di RSUD. Kemudian setelah jadi Undiksha juga menerima izin program studi kedokteran dan pendidikan dokter. Saya sampaikan kalau hanya diwacanakan tanpa keberanian membangun infrastrukturnya maka tidak akan jadi apa-apa. Saya gembira, sekarang akhirnya terbukti. Saya yakin Undiksa bisa men-drive dengan baik, sehingga Prodi Kedokteran ini bisa memberikan dampak positif untuk daerah kita,’’ ujarnya bangga. (ad417)
dan tangan hingga dirawat di RSUD Buleleng. Kapolsek Sukasada Kompol Gede Juli seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, penganiayaan itu berlangsung cepat. Waktunya sekitar pukul 03.00 Wita. Sebelum kejadian, korban akan pulang ke
rumahnya kemudian melintas di jalan Lingkungan Bantang Banua. Saat itu korban mengendarai sepeda motor DK 6455 UC datang dari utara ke selatan. Dari arah berlawanan melintas sepeda motor yang diduga dikendari pelaku dengan membonceng seorang penumpang. Bagaimana kronologinya hingga korban terluka, sejauh ini belum diketahui pasti. Pasalnya, identitas kendaraan dan pelaku sulit dikenali karena saat kejadian suasananya gelap. Saat itu juga tidak ada saksi yang melihat kejadian itu. “Lehar korban dan tanganya terluka akibat sabetan benda tajam itu,’’ ujar Kapolsek Sukasada. Apakah mereka sempat turun dari motor dan berkelahi, atau pelaku langsung menebas bagian leher korban dari atas motor ini, nah hal itu masih diselidiki polisi. Humas RSUD Buleleng Ketut Budiantara mengatakan, setelah menjalani perawatan, saat ini kondisi korban sudah stabil dan sadar. Korban akan menjalani operasi akibat luka terbuka yang dialami. “Kondisi korban stabil dan sudah menjalani operasi karena luka terbuka aibat benda tajam itu,” jelasnya. (kmb38)
Sila Ditebas Senjata Tajam, Pelaku Masih Diselidiki Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami Gede Sila Arta (38) di Lingkungan Bantang Banua, Kecamatan Sukasada. Korban terkena tebasan senjata tajam (sajam), Rabu (8/8) dini hari kemarin. Akibat tebasan sajam oleh orang tidak dikenal, korban mengalami luka pada leher
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973
Diduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya kambuh saat melaksanakan tugas dinasnya pada malam hari. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi Ketut Lilawati pagi hari sekitar pukul 06.20 Wita. Saat itu saksi Lilawati hendak berpamitan untuk pulang karena sudah menyelesaikan pekerjaannya. Ia pun berusaha mencari korban keliling kantor, namun almarhum tidak berhasil ditemukan. Saksi akhirnya mencari ke kamar mandi yang lokasinya tepat di bawah tangga kantor Dispar itu. Dari balik celah pintu, saksi kemudian menemukan korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya,
saksi melaporkan kejadian itu kepada pegawai Dispar. Setelah itu petugas polisi pun tiba di lokasi. “Waktu itu saya lihat hanya sepeda motor terparkir dan korban tidak ada. Saya panggil teman untuk mencari-cari. Kemudian kami temukan justru di kamar mandi malah tampak sudah meninggal dunia,” katanya. Proses evakuasi mayat korban sempat berlangsung relatif lama. Pasalnya, posisi mayat korban itu berada persis di pintu, sehingga terhalang oleh pintu ketika dibuka. Agar bisa mengeluarkan jasad korban, akhirnya polisi bersama tukang kebun di kantor itu membongkar
paksa pintu kamar mandi, barulah jasad korban bisa dievakuasi. K ap olsek K ota S ingaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Buleleng dan Dokter dari Puskesmas Buleleng I, tidak ditemukan terjadi dan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Informasi yang diperoleh, almarhum sempat mengeluh menderita sakit kepala sangat berat, Selasa malam. Temannya pun sudah menyarankan untuk tidak dinas malah saja. Korban diminta untuk pulang dan beristira-
hat di rumah saja. Namun karena merasa bertanggung jawab dengan pekerjaan, korban memutuskan tetap begadang melaksanakan jaga malam. Dari keterangan itu, polisi menduga korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya itu kambuh. “Keterangan keluarganya, korban menderita sakit asam urat dan juga rematik akut. Sakitnya itu mengharuskan korban rutin mengonsumsi obat. Dugaan sementara sakit yang dideritanya kambuh, sehingga hal itu yang memicu korban meninggal dunia,” katanya. Pascakejadian, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng berencana menggelar upacara ritual tradisional yakni ngulapin dan juga macaru. Pihak Dispar Buleleng juga memberikan santunan kepada keluarga korban melalui dana suka duka yang ada di instansi itu. (kmb38)
Genjot APK di Perguruan Tinggi
UT Giatkan Penerapan Model Pembelajaran Daring UNIVERSITAS Terbuka (UT) ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk menggenjot Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Tanah Air. Strategi yang dilakukan UT itu menerapkan model Pembelajaran Dalam Jaringan atau lebih dikenal dengan istilah Daring. Metode Daring itulah disosialisasikan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, belum lama ini. Materi sosialisasi daring itu dipresentasikan oleh Rektor UT Prof. Dr. Ojat Dorajat, M.Bus., Ph.D. Peserta sosialisasi ini berasal dari kalangan dosen dan pegawai yang menangani sistem informasi (SI) di lingkungan Undiksha, Singaraja. Sosialisasi ini dibuka sebelumnya oleh Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. Rektor UT UT Prof. Dr. Ojat Dorajat, M.Bus., Ph.D. mengatakan, kebijakan pemerintah pusat menargetkan sampai tahun 2022 mendatang APK Perguruan Tinggi sebesar 40 persen. Sementara saat ini, APK Perguruan Tinggi baru di angka 31,5 persen. Masih berada di bawah APK Perguruan Tinggi di beberapa negara di Asia Tenggara. Untuk mencapai tergat, UT sudah ditunjuk melaksanakan Strategic Flayer menyasar perguruan tinggi di Tanah Air. Salah satu kampus yang bekerja sama dengan UT adalah Undiksha. UT sendiri siap bekerja sama dengan Undiksha di setiap program studi (prodi) penyelenggaraan pendidikan dengan model Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring). ‘’Antara Undiksha dan
UT sudah menandatangani kerja sama. Kerja sama ini dilakukan guna meningkatkan APK di Undiksha agar bisa meningkat sesuai target dan kebijakan pemerintah pusat. UT akan siap mendidik mahasiswa di Undiksha dengan sistem pembelajaran daring yang sudah lebih dari 30 tahun kami jalankan di UT,’’ katanya. Model pembelajaran daring di UT, kata Prof. Dr. Ojat Dorajat, M.Bus., Ph.D., memberikan kemudahan-kemudahan. Di antaranya proses perkuliahan tanpa harus datang ke kampus, sebagaimana kuliah konvensional umumnya. Sebaliknya, mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dari tempat tinggal domisilinya. Bahkan, mahasiswa asing pun bisa mengikuti kuliah lewat sistem pembelajaran daring itu sendiri. Hal ini juga memberi peluang bagi para dosen di setiap universitas untuk mengajar mahasiswa lebih banyak dan tanpa ada batasan. Terkait biaya, kuliah di UT, Prof. Dr. Ojat Dorajat, M.Bus., Ph.D mengklaim sistem pembelajaran daring itu lebih murah dibandingkan perkuliahan dengan sistem konvensional. Dengan keunggulan sistem ini, maka calon mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah memiliki kesempatan sama mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi dan otomatis nantinya APK menjadi terdongkrak naik. ‘’Riset sudah membuktikan, pembelajaran dalam jaringan ini memberikan keuntungan dan juga kemudahan. Daring itu memberi kesempatan
PEMBELAJARAN DARING – Rektor UT Prof. Dr. Ojat Dorajat, M.Bus., Ph.D. menyosialisasikan program pembelajaran dalam jaringan (daring) di hadapan dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. seluas-luasnya bagi calon mahasiswa untuk melakukan studi di perguruan tinggi yang dipilih,’’ katanya. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, dari segi dukungan sarana-prasarana, kampus yang dipimpinnya itu sudah siap melaksanakan pembelajaran daring itu. Seperti yang sudah dilakukan di UT. Hanya, sekarang pihaknya mempersiapkan sumber daya menusia (SDM) dosen dan pegawai yang bisa mengikuti sistem yang pembelajarannya untuk meningkatkan APK itu sendiri dengan telah membangun bekerja sama dengan UT. Langkah awal yang dilakukan, yakni mengenalkan sistem pembelajaran Daring, kepada jajaran dosen dan pegawai yang membidangi sistem informasi kampus. ‘’UT ini sudah 34 tahun
melaksanakan pembelajaran daring itu. Perguruan lain belum, sehingga kita kerja sama dengan UT. Kalau sarana prasarana kita sudah mencukupi. Tinggal sekarang dosen dan pegawai agar siap, karena itu kita genjot melaksanakan pembelajaran Daring, baik dalam Hibride Learning maupun Distance Learing,’’ katanya. Di sisi lain Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, mahasiswa baru angkatan 2018-2019 ini 60 persen proses perkuliahannya dengan sistem Hibride Learning. Dalam sistem ini perkulihan tatap muka dilakukan delapan kali. Sedangkan delapan kali juga perkuliahan dengan cara online. Bahkan menginjak tahun ajaran 2019-2020 ini perkuliahan di setiap program studi ditargetan 25 persennya menerapkan pembelajaran daring. (ad418)
Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
Perguruan Tinggi Dituntut Melakukan ’’Distance Learning’’ RATUSAN mahasiswa dan dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mengikuti kuliah umum di auditorium kampus setempat, Rabu (8/8) kemarin. Kuliah umum ini menghadirkan Menteri Risert Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. Peserta kuliam umum ini sangat antusias mendengarkan presentasi tentang ‘’Peran Pendidikan Tinggi di Era Revolusi 4.0’’. Pada kuliah umum itu Menristedikti Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. mengatakan, memasuki era milenial ini perguruan tinggi mendapat tantangan berat dalam menjalankan perannya melaksanakan pendidikan tinggi bermutu dan juga berkualitas. Di era Revolusi 4.0 ini perguruan tinggi di Tanah Air dituntut melakukan perubahan dalam manajemen pendidikan. Mulai yang sifatnya konvensional menjadi pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi (TI). Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir mencontohkan, perubahan pendidikan itu bisa dilakukan oleh perguruan tinggi dengan sistem Distance Learning. Sistem pendidikan ini tidak saja unggul dari segi biaya pendidikan, namun terbuka kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK di Indonesia bisa masuk perguruan tinggi yang dikehendaki dan tanpa
NARASUMBER – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menjadi narasumber dalam kuliah umum di hadapan ratusan dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha), Rabu (8/8) kemarin. harus meninggalkan daerah asalnya. Apalagi di Buleleng yang memiliki penduduk terbesar di Bali ini memerlukan akses pendidikan di perguruan tinggi secara optimal. Di zaman now ini perguruan tinggi dapat meningkatkan mahasiswanya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Perguruan tinggi dituntut melakukan antisipasi dan perubahan pendidikan dengan sistem Distance Learning ini,’’ pintanya. Untuk melaksanakan sistem Distance Learning, kata Menristekdikti Mohamad Nasir, satu perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Hematnya, perlu dijalin kerja sama dengan
perguruan tinggi yang sudah menerapkan pola pendidikan dengan memanfaatkan kecanggihan TI itu. Sekarang ini perguruan tinggi yang sudah melaksanakan sistem Distance Learning adalah Universitas Terbuka (UT). Hebatnya, Universitas Terbuka itu sudah memiliki mahasiswa bukan saja di Indonesia, namun juga mahasiwa asing di beberapa negara juga mengikuti pendidikan di UT itu. Untuk itu, Undiksha sendiri dianjurkan untuk membangun kerja sama dengan UT, sehingga penerapan sistem Distance Learning bisa dilakukan di setiap program studi yang ada di Bali Utara ini. ‘’Saya minta perguruan
tinggi untuk terus bekerja sama dengan perguruan tinggi yang sudah menerapkan Distance Learning, sehingga mampu memenuhi target dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) di perguruan tinggi yang sekarang baru 31,5 persen. Pada masa datang 2022 bisa ditingkatkan mendekati target nasional sebesar 40 persen,’’ jelasnya. Sementara itu, Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, lembaga yang dipimpinnya itu sejak lama telah memproklamirkan diri sebagai universitas unggul sesuai falsafah Tri Hita Karana, yang pada intinya menjaga keharmonisan kehidupan antara alam lingkungan, manusia dan Tuhannya. Menghadapi era Revolusi Industri 4.0 ini segenap civitas akademika di kampusnya dituntut kreatif dan mampu berinvonasi dengan memanfaatkan TI itu sendiri. ‘’Menjadi orang hebat itu harus komunikatif. Mau tidak mau harus berkolaborasi dengan manusia lainnya. Ekspektasi itu sepertinya sejalan dengan visi Undiksha. Di tengah era revolusi industri 4.0 ini kita sebagai generasi milenial, harus melakukan literasi informasi dan literasi teknologi. Caranya data yang ada harus dianalisis lalu digunakan sebagai hal positif,’’ jelasnya. (ad421)
GIANYAR
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
9
Lomba Gerak Jalan
Panitia Ingatkan Peserta Tak Paksakan Diri
Gianyar (Bali Post) Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, panitia lomba gerak jalan Kabupaten Gianyar mengimbau kepada peserta untuk tidak memaksakan diri jika tidak kuat di tengah perjalanan lomba. “Lebih baik berhenti dan istirahat jika sudah tidak kuat. Jangan memaksakan diri, agar semua aman dan nyaman,” tegas Koordinator Lomba Gerak Jalan I Made Erawan di hadapan 25 peserta gerak jalan indah tingkat SMP putri yang mengawali lomba gerak jalan di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Rabu (8/8) kemarin. Erawan mengatakan, imbauan ini terkait dengan pengalaman di tahun 2016 lalu, di mana siswa SMK Negeri 1 Tegallalang meninggal dalam perlombaan karena faktor kelelahan. Tidak hanya itu, Senin (6/8) lalu, seorang siswi SMK
Kesehatan Maharsi juga meninggal dunia saat latihan gerak jalan. “Kami sangat berharap hal ini tidak terulang lagi,” katanya. Tidak hanya itu, pihak panitia juga mengambil langkah memperpendek jarak tempuh agar peserta tidak terlalu kelelahan. Yakni, mulai dari 4 kilometer untuk tingkat SD sampai 12 kilometer untuk tingkat SMA/SMK putra. S e m entara itu, lomba gerak jalan indah kategori SMP putri kemarin dilepas Kepala BPBD A.A. Oka Digjaya. Para peserta saat dilepas melakukan demonstrasi berupa gerakan dan tarian indah. Hal ini juga dibarengi dengan nyanyian di depan podium undangan. Masyarakat tampak antusias memenuhi areal open stage dan sepanjang perjalanan yang dilalui. Sementara itu, Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gianyar Gusti
Ayu Sri Widiawati melaporkan, gerak jalan SMP putri menempuh jarak 7 kilometer dengan mengambil rute Open Stage Balai Budaya – Abianbase – jalan Kebo Iwa – By-pass Dharma Giri Buruan, kemudian balik ke arah timur menuju Kantor Bupati Gianyar dan finish di depan Puri Gianyar. “Pelaksanaan gerak jalan serangkaian memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-73 dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 8 hingga 13 Agustus 2018,” ujarnya. Selanjutnya, Kamis (9/8) hari ini diselenggarakan gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMP Putra. Sementara Jumat (10/8) besok, digelar gerak jalan indah tingkat SMA/SMK putri, Sabtu (11/8) gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMA/SMK putra, Minggu (12/8) gerak jalan indah tingkat SD putri dan Senin (13/8) gerak jalan tingkat SD putra. (kmb35)
Bali Post/kmb35
LITERASI MEDIA - Suasana kegiatan literasi media di Gedung Layanan Satu Pintu Dinas Tenaga Kerja Gianyar, Rabu (8/8) kemarin.
Masyarakat Diajak Cerdas Tangkal ”Hoax”
Gianyar (Bali Post) -
Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik Diskominfos Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra mengatakan, literasi media yang ke-8 di Kabupaten Gianyar ini bertujuan mengedukasi masyarakat dalam mengenali hoax. Ditegaskan, hoax dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga literasi media
itu penting dan akan terus dilaksanakan. “Hoax dalam kasus tertentu sangat potensial membahayakan keutuhan hidup berbangsa. Itu sebabnya Diskominfo Provinsi Bali terus bergerak melakukan literasi dan sosialisasi penggunaan internet yang baik dan benar agar masyarakat tidak terjerumus menjadi korban hoax
yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa,” ujarnya. Ludra mengingatkan, penggunaan internet sudah sangat masif dan sudah memasuki kehidupan sehari-hari. Dampak negatif dari penggunaan internet dan medsos adalah tersebarnya hoax. Namun, ia mengakui pemerintah belum mampu melawan atau mengh-
entikan peredaran hoax tersebut. “Melalui literasi media ini, pemerintah ingin memberikan edukasi dan mencerdaskan masyarakat agar mampu memilah antara hoax dan fakta,” katanya. Melalui kegiatan literasi media ini, Ludra berharap masyarakat mampu membantu penyebarluasan informasi yang benar. Literasi media juga diharapkan dapat memberikan pemahaman cara bermedia sosial yang baik dan benar, sehingga generasi muda terhindar dari hukum yang disebabkan oleh ketidaktahuan tentang penyebarluasan informasi hoax. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Ratusan warga Tegal Jambangan kembali melakukan aksi demo ke Kantor Pengadilan Negeri Gianyar, Rabu (8/8) kemarin. Aksi ini dilakukan dalam rangka agenda persidangan sengketa lahan di Desa Sayan, Ubud. Namun, sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ida Ayu Sri Adriyanti ditunda hingga 29 Agustus mendatang. Aksi demo yang digelar warga Tegal Jambangan, Desa Sayan ini digelar dengan membawa spanduk “Kami menggu-
gat dan menuntut, sertifitkatsertifikat bodong, orang orang yang bertindak keji, biadab dan tidak berperikemanusiaan untuk bertanggung jawab”. Spanduk dengan dasar putih itu juga berisi sejumlah foto pembongkaran rumah di kawasan Tegal Jambangan. Spanduk itu lantas dibentangkan warga di tengah jalan, sembari berorasi menuntut keadilan. Aksi ini dilakukan warga dengan berjalan kaki, dari kawasan GOR Kebo Iwa menuju Kantor PN Gianyar, sekitar pukul 11.30 Wita.
Saat memasuki proses persidangan, para tergugat tidak hadir sehingga hakim memutuskan sidang ditunda hingga Rabu, 29 Agustus. Hakim akan melakukan pemanggilan ulang terhadap penggugat dan tergugat. “Karena pihak tergugat tidak ada yang hadir, sehingga mereka harus dipanggil lagi,” ujar hakim anggota PN Gianyar Wawan Edi P, S.H., M.H. Ops. Polres Gianyar Kompol Dewa Gd. Mahaputra menerjunkan personel kepolisian sesuai sprin Kapol-
res Gianyar Nomor : Sprin/ 1547/VIII/PAM.3.3 /2018, tentang tugas pengamanan tertutup maupun terbuka dalam sidang gugatan Tegal Jambangan. Ada 187 personel gabungan turun bersama Kapolsek dan Wakapolsek Kota Gianyar. “Pengamanan menggunakan pendekatan teknik preventif. Jika sudah berskala mengancam keselamatan, akan diambil tindakan tegas terukur sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur - red) pengamanan,” tegasnya. (kmb35)
Media sosial (medsos) kini menjadi aktivitas yang hampir dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun, belum semua masyarakat cerdas dalam memilah informasi di medsos, terutama dalam mengantisipasi berita hoax. Melihat kondisi ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali dan Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar menggelar literasi media terpadu di Gedung Layanan Satu Pintu Dinas Tenaga Kerja Gianyar, Rabu (8/8) kemarin.
Sidang Sengketa Lahan Diwarnai Aksi Demo
Bali Post/kmb35
GERAK JALAN - Suasana gerak jalan indah tingkat SMP putri yang mengawali lomba gerak jalan di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Rabu (8/8) kemarin.
JEMBRANA
10
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Lima Kali Gagal Tender
Penyaluran Beras Bantuan Lansia Tersendat
Negara (Bali Post) –
Program penyerahan beras bantuan untuk masyarakat lanjut usia (lansia) miskin tahun 2018 ini belum bisa berjalan. Penyebabnya, sejak awal tahun beberapa lelang selalu gagal. Bahkan sudah lima kali dilakukan lelang, namun tetap juga gagal. Untuk itu, penyaluran beras bantuan kepada ribuan lansia miskin ini belum bisa dilakukan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana Wayan Gorim, Rabu (8/8) kemarin, tak menampik kondisi tersebut. Ia mengatakan, pada tender pertama dan kedua, sama sekali tanpa ada penawar. Hal itu dipicu adanya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk di Bali beras medium
Bali Post/olo
TERBAKAR – Rumah milik Ni Ketut Robed di Kelurahan Lelateng yang ludes terbakar, Selasa (7/8) .
Rumah Warga Lelateng Terbakar
Negara (Bali Post) Rumah milik Ni Ketut Robed (90), di Jalan Danau Bunyan, Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Selasa (7/8) malam terbakar. Rumah berukuran 6x9 dengan empat kamar ini ludes dilalap si jago merah saat ditinggal pergi. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta. Dari informasi yang dihimpun, Rabu (8/8) kemarin, sebelum terjadinya kebakaran, korban bersama anaknya, Ngurah Kusuma (47), sedang pergi dari rumah. Begitu balik ke rumah sekitar pukul 23.30 Wita, mereka melihat sudah ada kobaran api. Melihat hal itu, korban pun berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. “Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, warga berupaya memadamkan apinya dengan alat seadanya,” kata salah satu petugas. Tak berselang lama, sejumlah mobil pemadam kebakaran tiba
di TKP dan langsung menyemprotkan airnya ke titik api. Dengan kerja keras, api berhasil dipadamkan satu setengah jam kemudian. Beruntung kobaran api tidak menjalar ke bangunan lainnya. “Diperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp 200 juta,” jelas Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret. Kapolsek Maret menerangkan, selain satu unit rumah, barangbarnag yang ada di dalam, seperti tiga tempat tidur, kulkas, tiga unit televisi 21 inci, dua unit sepeda gayung, perabotan dapur dan lemari ikut ludes. Sementara Kasi Pemadam Kebakaran (PMK) Jembrana Kade Bagus Darmawan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 00.00 Wita. Adanya laporan itu, pihaknya langsung meluncur ke lokasi dengan mengerahkan tiga armada. Sekitar pukul 01.00 Wita, api yang sudah menghanguskan rumah itu berhasil dipadamkan. Kini rumah tersebut hanya tersisa atap rangka kayu dan tembok. (kmb26)
senilai Rp 9.450 per kilogram. Sementara saat itu harga beras masih tinggi, yakni mencapai Rp 11 ribu lebih. “HET yang ditetapkan pusat terlalu rendah dibandingkan harga di pasaran,” katanya. Karena itulah ketika tender dibuka, sama sekali tidak ada yang mengajukan penawaran. Namun, upaya tender ulang terus dilakukan dan berharap harga beras akan turun. Apalagi di
Jembrana sudah panen raya, ada kemungkinan harga akan turun dan ada rekanan yang melakukan penawaran. Diakui Gorim, kondisi inilah yang menyebabkan penyaluran beras lansia miskin itu belum bisa dilakukan. Tahun ini, menurutnya kurang lebih ada 1.300 penerima beras bantuan tersebut. Masingmasing penerima mendapatkan tujuh kilogram beras. Sementara itu, di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jembrana, lelang untuk belanja barang yang akan diserahkan kepada masyarakat (berupa paket beras untuk lanjut usia miskin) senilai Rp 1.310.400.000, masih dilakukan.
Kepala Sub Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jembrana I Ketut Sumawijaya saat dikonfirmasi terpisah membenarkan dilakukannya tender ulang untuk pengadaan yang bersumber dari APBD Induk tersebut. Selain pengadaan beras di Dinas Sosial, ada satu tender lagi yang diulang, yakni untuk perbaikan jalan di Kelurahan Tegalcangkring. Setelah dilakukan tender ulang sudah ada pemenang. “Sisanya tidak ada lagi (tender), hanya beras itu saja karena terkendala HET,” tandas Sumawijaya. Pihaknya kini akan mempersiapkan tender yang kemungkinan akan dilakukan pada APBD Perubahan. (kmb26)
Pemkab Hibahkan Lahan 19,8 Hektar kepada Pemerintah Pusat
PEMKAB Jembrana melakukan serah terima hibah dan sertifikat tanah seluas 19,8 ha kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Lahan yang diserahkan merupakan tanah timbul yang menjadi lokasi pembangunan Gedung Politeknik Kelautan Perikanan Jembrana di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana. Serah terima dilakukan Bupati Jembrana I Putu Artha kepada Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto, bertempat di Gedung Mina Bahari, Jakarta, Rabu (8/8) kemarin. Turut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa. Selain sertifikat lahan juga diserahkan alat tangkap yang merupakan bantuan kepada kelompok nelayan Jembrana dari Direktur Kapal Api Dirjen Perikanan Tangkap KKP. Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jembrana atas hibah lahan tersebut. Dengan rampungnya sertifikat serta hibah lahan kepada pemerintah pusat juga akan mempercepat tahapan selanjutnya, yakni proses pembangunan gedung serta perkuliahan. “Saat ini sertifikat sudah sepenuhnya milik KKP dan kami
akan terus menjalin kerja sama di bidang Kelautan dan Perikanan, termasuk untuk pendidikan anak-anak yang ingin sekolah di Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Jembrana,” ujar Bambang Suprakto. Hal yang sama juga disampaikan Bupati Artha. Ia berharap dengan rampungnya hibah lahan, pembangunan kampus Poltek KP ini bisa segera selesai sehingga penerimaan siswa dan proses perkuliahan juga secepatnya diselenggarakan di Pengambengan. Artinya, tidak perlu menumpang belajar lagi di Poltek KP Sidoarjo. “Kami juga gembira dengan proses serah terima hibah lahan ini sudah berjalan sesuai dengan harapan. Sudah merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan aset-aset yang dimiliki untuk kepentingan umum,“ ucap Artha. Selanjutnya, Bupati Artha menyampaikan dengan berdirinya Politeknik Perikanan di Jembrana ini maka berbagai manfaat akan dirasakan masyarakat. Misalnya, putra-putri Jembrana bisa menuntut ilmu sebagai mahasiswa di Politeknik tersebut. Di sisi lain, perekonomian akan berputar dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan usaha-usaha baru bermunculan yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar. Tahun ini, Politeknik KP Jem-
Bali Post/ist
JABAT TANGAN – Bupati Jembrana I Putu Artha berjabat tangan dengan Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto saat serah terima hibah tanah dan sertifikat tanah seluas 19,8 ha kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu (8/8) kemarin. brana yang dirancang dengan metode boarding school (asrama) sudah memasuki angkatan kedua, dengan menerima 75 mahasiswa tiap tahunnya. Tahun ini 31 orang berasal dari Jembrana. Pembangunan gedung sudah
memasuki tahap akhir, tinggal menyisakan bangunan kelas, asrama taruna putra maupun putri, asrama guru dan ruang praktik mahasiswa sehingga diharapkan pada akhir tahun nanti bisa diresmikan. (ad426)
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
KARANGASEM
11
Peringatan HUT Ke-73 RI dengan Pameran Pembangunan
Bupati Serukan Kedaulatan Ekonomi hingga Politik PAMERAN Pembangunan kembali menjadi ajang strategis untuk memeriahkan HUT ke-73 Republik Indonesia tahun 2018. Hajatan Pameran Pembangunan itu tampak didesain tidaklah sekadar pameran biasa saja. Sebab, pada event itu ada banyak kegiatan hiburan selain juga dipamerkan capaian hasil pembangunan Karangasem. Pameran Pembangunan itu sejalan dengan tema HUT RI tahun 2018 ini yakni ‘’Kerja Kita Prestasi Bangsa’’. Momentum ini dimanfaatkan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri untuk terus membangkitkan masyarakat Karangasem, guna mencapai kedaulatan dari sisi ekonomi, pangan, kebudayaan serta politik. Ini sejalan dengan semangat pemerintah daerah mewujudkan Karangasem The Spirit of Bali. Mas Sumatri meminta masyarakat terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Mewujudkan demokrasi yang lebih baik dengan berpijak pada Sradha dan Susila, sehingga pembangunan Karangasem khususnya dapat berjalan dengan baik. Sesuai visi-misi Karangasem yakni cerdas, bersih dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. Pihaknya mendorong agar agenda ini mampu menciptakan kedaulatan itu. ‘’Tentunya, untuk mewujudkannya diperlukan kerja keras dari OPD,
yang didukung seluruh elemen masyarakat Karangasem,’’ kata Bupati Mas Sumatri. Sejalan dengan hal itu, kata Bupati Mas Sumatri, melalui momentum Pameran Pembangunan ini Pemkab Karangasem mengadakan pameran dagang dan industri. Event itu bertujuan untuk memperkenalkan potensi dan hasil kerajinan UKM dan komoditi pasar yang ada di Karangasem kepada seluruh masyarakat luas. Mempertemukan para pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, sehingga dapat dijadikan best practice dalam memajukan dan pengembangan usaha. Imbas positifnya, juga mempertemukan antara pelaku usaha dan konsumen sehingga akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Karangasem. Dengan ketiga tujuan itu, pihaknya berharap dapat mendorong perekonomian masyarakat Karangasem ke arah yang lebih baik. Karena pada hakikatnya pembangunan industri itu merupakan salah satu pilar pembangunan. Ini diarahkan dengan menerapkan prinsipprinsip pembangunan industri berkelanjutan, yang didasarkan pada aspek pembangunan ekonomi. Dengan industri dagang yang berkualitas menjadi fondasi yang kuat untuk perekonomian Karangasem. Bupati Mas Sumatri membuka Pameran Pembangunan, Senin (6/8) malam lalu di Lapangan Padangkerta,
Amlapura. Pembukaan ditandai pemotongan pita dan pemukulan gong. Acara ini dihadiri Ketua DPRD I Nengah Sumardi, Sekda Ir. I Gede Adnya Mulyadi, M.Si., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Selain itu, juga hadir tokoh masyarakat I Gusti Made Tusan dan para pejabat instansi vertikal, BUMN/ BUMD, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW Karangasem dan anggota, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman dan Ketua PHDI Karangasem, pihak perbankan, pengusaha dan sponsor kegiatan HUT RI serta jajaran Kepala SKPD di Karangasem. Ketua Umum Panitia Tetap Peringatan HUT Ke-73 RI, I Gede Adnya Mulyadi, menyampaikan Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018 ini merupakan agenda rutin tahunan. Ini sebagai media refleksi dan introspeksi terhadap berbagai hasil pembangunan. Menurutnya, peringatan ini dapat menyatukan identitas masyarakat Karangasem, membangkitkan kebanggaan pada Bumi Lahar. Di samping itu, untuk menggelorakan semangat membangun Karangasem, bermartabat melalui penampilan berbagai seni kreatif, budaya potensi dan keunggulan yang dimiliki Karangasem, sehingga menjadi daya tarik, memiliki nilai jual dan menciptakan brand/identitas Karangasem. (ad419)
TERBAKAR - Kantor Koperasi Arta Mandiri Jaya yang terbakar.
Kantor Koperasi di Subagan Terbakar
Kerugian Material Ratusan Juta Rupiah Amlapura (Bali Post) -
Peristiwa kebakaran terjadi di Karangasem, Rabu (8/8) kemarim. Sebuah bangunan kantor Koperasi Arta Mandiri Jaya yang berada di BTN Graha Gargita, Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, ludes dilalap si jago merah. Kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah.
BUPATI BUKA PAMERAN PEMBANGUNAN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka Pameran Pembangunan di Lapangan Padangkerta, Amlapura, Senin (6/8) malam.
Bali Post/ist
Salah seorang warga yang menjadi saksi kebakaran, I Nengah Kerta, mengungkapkan peristiwa kebakaran itu tejadi sekitar pukul 04.30 Wita. Dirinya mengetahui kebakaran karena jarak rumahnya hanya 30 meter dari TKP. Awalnya mendengar suara letupan-letupan. Suara itu menggugah Nengah Kerta melihat ke luar rumah. Betapa kagetnya ia melihat api sudah besar dan membubung tinggi di TKP. Si jago merah melalap bangunan semipermanen yang merupakan kantor koperasi. “Tak lama kemudian sudah banyak warga di TKP.
Warga tidak berani berbuat apa-apa karena api berkobar sangat besar. Bahkan api cepat merembet ke bangunan yang ada didekatnya. Dalam waktu singkat bagian atap yang terbakar berjatuhan ke dalam bangunan, dan seketika membakar bagian dalam bangunan permanen, sehingga seluruh bagian bangunan ludes terbakar,” ucap Kerta. Kerta menambahkan, petugas pemadam kebakaran baru sampai di TKP sekitar pukul 05.10 Wita. “Api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam setelah kedatangan petugas,” katanya. Salah seorang pegawai
koperasi, Melati, mengungkapkan semua arsip nasabah, dari komputer dan barang berharga lainnya yang ada di dalam kantor tidak ada tersisa. Semuanya ludes terbakar. “Termasuk tiga unit sepeda motor ikut ludes terbakar,” terangnya. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem I Nyoman Sutirtayasa mengungkapkan, untuk memadamkan kobaran api pihaknya menerjunkan tiga unit damkar. “Petugas cukup kewalahan agar bisa cepat memadamkan kobaran api. Apinya dengan cepat menghabiskan seluruh bangunan, karena terbuat dari bahan
kayu yang mudah terbakar. Api baru bisa kita padampak kurang lebih satu setengah jam,” ujarnya. Kapolsek Karangasem Kompol I Nengah Berata mengungkapkan, setelah api berhasil dipadamkan, personil Polsek Karangasem bersama personel Identifikasi Polres Karangasem melakukan olah TKP. Kata dia, berdasarkan informasi dari para saksi, saat gempa Lombok itu terjadi listrik kala itu sempat padam dan terjadi korsleting. Kemudian diperbaiki salah satu pegawai koperasi sehingga listrik menyala dan dapat berfungsi kembali. “Penyebab masih diselidiki. Kalau dilihat dari pengakuan para saksi, kemungkinan besar kebakaran dipicu korslesting listik,” katanya. (kmb41)
12 Tangani Kerusakan Akibat Gempa
Alokasi Anggaran Tunggu Hasil Pendataan
Semarapura (Bali Post) Kerugian kerusakan bangunan di Kabupaten Klungkung akibat gempa beberapa hari lalu masih didata Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemkab mengupayakan supaya ada bantuan. Hanya saja untuk jumlah anggarannya belum dipastikan. Kepala BPBD Klungkung I Putu Widiada, Rabu (8/8) kemarin menjelaskan, pemberian bantuan yang sifatnya meringankan beban masyarakat sudah sempat disampaikan secara lisan kepada Sekretaris Daerah (Sekda). “Sekarang kami masih mendata nilai kerugiannya. Untuk dana bantuannya belum dipastikan,” jelasnya. Sementara itu, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menjelaskan, pada APBD 2018 dialokasikan dana tak terduga sebesar Rp 1,5 miliar. Jika itu digunakan untuk membantu perbaikan kerusakan bangunan, maka harus dilakukan pergeseran ke bantuan sosial (bansos). Selain melalui APBD, pemberian bantuan juga dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi. “Komunikasi penting. Supaya tahu kalau dianggarkan di provinsi, di sini (pemkab-red) tidak. Supaya tidak double. Tetapi pada dasarnya pemkab berkomitmen membantu masyarakat supaya bebannya diringankan,” ucap birokrat asal Tabanan ini. (kmb45)
KLUNGKUNG Revitalisasi Dimulai
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Blok A Pasar Semarapura Tawarkan Konsep Modern
REVITALISASI Blok A Pasar Semarapura telah dimulai. Peletakan batu pertamanya oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berlangsung Rabu (8/8) kemarin. Pasar yang berlokasi di timur Kertha Gosa ini nantinya akan berkonsep modern. Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini mengungkapkan, pasar tersebut tetap dibangun lantai dua dan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti tempat pameran produk Usaha Mikro Kecil (UKM) maupun eskalator. Dikatakan, revitalisasi sebagai bentuk komitmen pemerintah kabupaten untuk mendukung perekonomian masyakat yang nantinya mengarah pada peningkatan, di samping
memberikan kesan nyaman. “Ini salah satu program untuk mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pasar ini dibangun berkonsep modern, tetapi transaksinya tetap tradisional,” sebutnya didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa. Disampaikan lebih lanjut, pasar ini nantinya juga sekaligus untuk mendukung program city tour yang telah di-launching pada akhir 2017. Diharapkan, pembangunannya berjalan mulus dan sesuai dengan ketentuan. “Ini harus dikerjakan sebaik-baiknya,” tegasnya. Pedagang pun diimbau saat menempati pasar tersebut bisa menjaga dan memelihara dengan baik semua
fasilitas. “Jaga semua fasilitas di pasar dengan sebaikbaiknya,” harapnya. Sementara itu, Kepala UPT Pasar Klungkung I Komang Widiasa Putra menyampaikan, pembangunannya dianggarkan sekitar Rp 10 miliar yang bersumber dari APBD 2018 dan berlangsung 120 hari kalender. Sebelum tuntas, pedagang yang lebih dari 200 orang berjualan di tempat sementara yang masih berada di areal pasar. Mereka sudah buatkan bangunan semi permanen. (ad425) BATU PERTAMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meletakkan batu pertama revitalisasi Blok A Pasar Semarapura, Rabu (8/8) kemarin.
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN ***Dicari Pengepul Sequin di Garmen Monton Sari Jalan Tangkuban Perahu 107, PadangsambianHub.081337542061
B.BP.001.08.18.0000409
Dcr Waiter/ss & Bar di Santa Fe Seminyak, 0361 731147
B.BP.154.08.18.0000402
Cr 2PRT+1B.Siter Gj.1,8Jt Tdr Dlm081999776071/082237995324
B.BP.001.08.18.0000407
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto PastiBrangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.08.18.0000243
Bedira Tour Bth Admin,Max.30Th B.Ingris,Bs Comp 081338332775
B.BP.004.08.18.0000393
Butuh:Admin,Kasir,Staf Gudang, Srbutan&Sopir Jl.G.Andakasa 35 Gatsu,08123817910/087761307788
B.BP.001.08.18.0000413
Cr Pembantu RT Tdr dlm,Pribadi bs Masak,Gj 2Jt H.081237839796
B.BP.001.08.18.0000403
Cr Staff Taxi Counter Syarat bs BhsInggris,Wnt,081338767133
B.BP.154.08.18.0000406
Dbthkn Admin&Sales utk Perush Distributor Lmrn Krm PT.Berkat Perkasa Jl.Ry Sempidi 18A 8450682 B.BP.001.08.18.0000401
Dbtuhkan Staff housekeeping berpengalaman & bisa berbahasa Inggris. Tlp. 0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com B.BP.001.08.18.0000105
Dbtuhkan Staff yang bisa berbahasa Jepang,Bhs Inggris& bisa mengoperasikan computer dengan baik.Gaji 10jt/bln.0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com B.BP.001.08.18.0000104
BIRO JASA
Dcr SPG u/Gallery di Ubud,Bisa Bhs. Inggris,Fslts Gaji Pokok + Komisi2%.PHone/WA:081211050760
B.BP.001.08.18.0000381
Dcr SPG utk Btq di Ubud bisa Bhs.Inggris Hub.081238133666
B.BP.001.08.18.0000283
Dicari Sgr Guru SD Fasih B.Inggris Hub.0811398772
Dicari Tenaga Laki2 u/Percetakan Min SMP.Hub:08123655125(WA)
Dicr Sopir,Tk.Jahit,Tk.Potong Tk.Patrun,Tk.Bersih(Cowok) utk Garmen di Canggu,082237777767
Sales/Marketing,Produk Makanan,Pengalaman,Hub.Dewi 081236222509
B.BP.001.08.18.0000389
B.BP.004.08.18.0000207
B.BP.001.08.18.0000377
B.BP.004.08.18.0000396
Dcr Sopir Hub:Jl.Sekar Tunjung XIIB No.123 AA Telp:467606
B.BP.001.08.18.0000376
Wanted / Job Offer Administrative Assistant / Assistant to Manager at an International Company.Basic Computer Skills Required (Excel,Word Email,Etc) Good Organizational Ability.Please Contact Tom at:tom@wla.us.com/ Whats app +49 176 8305 9432
B.BP.001.08.18.0000369
Dcr Tng utk Tkg Potong Ayam + Sopir serius Hub.081916196888
B.BP.001.08.18.0000385
Dcr Tukang Perak,usia max 35th. Hub.08113990076
B.BP.004.07.18.0001548
Dcr:Housekeeping Staff, Male, Min.SMA,Max.35thHp:0818790541
B.BP.004.08.18.0000180
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
B.BP.001.08.18.0000382
Dibthkan Pembantu/Serabutan Laki,Tidur dlm, Mahendradata 08123923020
B.BP.004.08.18.0000397
G.01
Dibthkan Sgr Karyawan SPBU Bw Lam Lngsg:CV.Bumi Santosa,Jl. T Umar Brt 148 Dps/082177439576
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
B.BP.001.08.18.0000322
Dibutuhkan Segera tukang Jahit Gaun Pesta Halus,Rapi, Rajin, Full Time.Pengalaman min.2 thn Serius Hub.087878605755
G.02
B.BP.004.08.18.0000286
B.BP.001.08.18.0000408
RUPA-RUPA
Teknisi Electric/Mekanik (Tabanan), Pengalaman. Hub.Dewi 081236222509 B.BP.004.08.18.0000394
Sopir,Desain Grafis, D3 T.Sipil Hub:Jl.Gadung No.81 KrenengDps
Dcr tenaga SPG & SPB, SMK/ SMU, blm kawin, umur maks.25thn. Lam ke Kop.Krama Bali, Jl.Kepundung No.61A Dps atau email: kkb_pusat@yahoo.com G.08
B.BP.001.08.18.0000328
SERVICE
DIJUAL RUMAH
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
FOTOCOPY
BENGKEL LAS
ALUMINIUM
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
G.04
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
G.05
B.BP.001.08.18.0000103
Dcr Steward u/Jemme Restaurant Hub.085237416330 (Ketut Sueca)
B.BP.001.08.18.0000335
Sopir/Driver (Tabanan) Pengalaman,Hub.Dewi 081236222509
Urgent.Dbtuhkan Satff Tukang/ Kepala Tukang(mandor) brpnglamn Gaji Tinggi Tep.0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com
Dcr Staff Adm,Min SMA,Max 25th PT.Indohome&Co,Jl.Cokroaminoto 165 C Ubung,Samp.Bank Mandiri Taspen Telp:(0361) 429047
Dicari Drafter & Pelaksana Cut fill & Infra Hub.081230838933
B.BP.001.08.18.0000379
B.BP.004.08.18.0000395
B.BP.001.08.18.0000384
Dicari Adm.Wanita Max Umur.35 Th (Gaji,UM,THR,BPJS).Bawa CV Anda ke Jln.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung Hub.085921213232
Dicari IT Support,Pendidikan D3 Tehnik Computer, peng min 1 th dibidangnya.Lam CV&Foto,Krm ke:hr@lotus-enterprises.com
Informasi pasang iklan Telepon
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com G.03
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
G.06
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
G.07
DIJUAL MOBIL BMW
Djl BMW X5 XDrive 301AT Abu2 Metalik KM41200 Th’2009 Istmwa Jarang Pakai Hub.08123812222 B.BP.153.08.18.0000412
HONDA
Dijual Cpt Honda CRV 2.4 Prestige 2013 275Jt, 081338408863
B.BP.154.08.18.0000405
MERCEDEZ
*Mercy E260 Th’2004 AsDK Tgn1* ***Hub.081 353 696 360***
B.BP.141.08.18.0000398
TOYOTA
*Alphard Sc Th’2015 Warna Hitam LowKM H.081238116467*
B.BP.141.08.18.0000400
*Fortuner VNT Turbo Th’2014 KM31Rb Tgn1 H.081238116467*
B.BP.141.08.18.0000399
DICARI MOTOR 081 338 294 465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.001.08.18.0000414
DIJUAL TANAH Djl Tnh Kav SHM No.7105 Ls162m2 Jl.Tunjung Tutur UbungKaja Dps Utr,087860986059/085935227211
B.BP.001.08.18.0000386
DIJUAL TANAH Dijl Tanah 404 are dan 100 are view Bandara Hub.08113864428 B.BP.001.08.18.0000240
Jual Tanah 4,5 Are di Tabanan Sbelum Alas Kedaton,Kediri,Per Are 220Jt Nego HP.087860138505 B.BP.001.08.18.0000375
Jual Tanah di Jalan Taman Baruna Luas 10 Are Sudah Ada Gudang 2 Are Hub.081239066544 B.BP.001.08.18.0000378
Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809 B.BP.001.07.18.0000043
Tanah SHM 9 Are Dalung Harga NJOP(Nego)HP:081998392361(TP) B.BP.001.08.18.0000270
DIJUAL RUMAH Djl Rmh 6are Lt.2 Jl.Gelogor Carik Pemogan Hub.081338882895 B.BP.004.08.18.0000285
DISEWAKAN TANAH Over Kont Tnh&Bgn Seluas ±3A di Jln Buluh Indah Gg.III/27B Dps,087860986059/085935227211 B.BP.001.08.18.0000387
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222 B.BP.153.08.18.0000411
KEHILANGAN Hlg Sertifikat Tnh AN.I Wayan Mundi Atmaja dgn No M:5299 NIB:01062 SU:00044/2000 081353368968/WA.081238083099 B.BP.154.08.18.0000404
BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155 B.BP.001.07.18.0000914
BANGLI
14
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Bupati Buka Festival dan Parade Baleganjur Kintamani II
Berlangsung Semarak, Libatkan Tiga Ribu Peserta
Bali Post/kmb40
INTERAKTIF - Kegiatan interaktif yang digelar DPRD Bangli bekerja sama dengan Polres Bangli, Rabu (8/8) kemarin.
Kasus Bunuh Diri Meningkat
FESTIVAL dan Parade Baleganjur Kintamani kembali digelar, Rabu (8/8) kemarin. Festival yang diselenggarakan di depan Pasar Seni Geopark diikuti tiga ribu lebih peserta dari puluhan sekaa baleganjur se-Kecamatan Kintamani. Acara dibuka Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta ditandai dengan pemukulan gong. Acara Festival dan Parade Baleganjur Kintamani yang berlangsung semarak, dihadiri seluruh pimpinan OPD di Kabupaten Bangli, perbekel, tokoh dan masyarakat se-Kecamatan Kintamani. Dalam sambutannya, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen masyarakat yang turut mendukung terlaksananya Festival Parade Baleganjur Kintamani II ini. Dengan penyelenggaraan festival dan parade Baleganjur ini, masyarakat Kintamani diharapkan mampu
melestarikan nilai seni dan budaya, yang secara langsung menjadi jembatan kreativitas anak muda ke arah positif. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi ajang untuk mempererat rasa manyama braya. “Karena seni juga merupakan media untuk memperkuat dan meningkatkan rasa persaudaraan di lingkungan masyarakat,” kata Gianyar. Dalam kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan mengingat sulitnya mencari guru seni, Pemerintah Kabupaten Bangli sejak dua tahun lalu telah menyiapkan beasiswa bagi dua orang di masing-masing desa pakraman yang mau menjadi sarjana seni kerawitan dan tari. Hal ini menurut Gianyar merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bangli terhadap pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Bangli. Sementara itu, Camat Kintamani I Wayan Dirgayusa
mengatakan pelaksanaan Festival dan Parade Baleganjur ini merupakan yang kedua kalinya digelar di Kintamani. Acara festival dan parade Baleganjur II dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (8/8) sampai Kamis (9/8). Masing-masing desa menampilkan 2 atraksi, yaitu pentas baleganjur dan tari rejang selama 15 menit, dengan kriteria penilaian meliputi kekompakan, busana dan koreografi/tari. Acara Festival dan Parade Baleganjur II ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda dalam mempertahankan dan melestarikan seni budaya Bali, di samping untuk mengembangkan kreativitas seni anak muda Kintamani di tengahtengah era globalisasi yang kian maju. “Kami berharap pelaksanaan Festival dan Parade Baleganjur ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung di Kintamani,” kata Dirgayusa. (ad420)
Perlu Seimbangkan Pembangunan Fisik dan Mental Bangli (Bali Post) – Angka kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Polres Bangli, dari Januari hingga Juli tahun ini, angka kematian akibat bunuh diri telah mencapai 23 kasus. Menyikapi tingginya kasus bunuh diri di Bangli, DPRD Bangli bekerja sama dengan Polres Bangli, Rabu (8/8) kemarin menggelar interaktif dengan melibatkan unsur FKPD, dokter jiwa RSJP Bali, serta tokoh masyarakat dan adat di Kabupaten Bangli. Dalam interaktif tersebut, salah satu masukan yang mengemuka, yakni meminta Pemkab untuk tidak saja fokus melakukan pembangunan fisik namun juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata yang membuka interaktif kemarin mengaku sangat prihatin dengan tingginya angka kasus bunuh diri di Bangli akhir-akhir ini. Untuk itu pihaknya berinisiatif mencari solusi pencegahan guna menekan angka kasus bunuh diri melalui kegiatan interaktif yang melibatkan semua instansi terkait dan tokoh masyarakat. Dikatakan Kutha Parwata, nantinya hasil dari interaktif ini akan dirumuskan dan dijadikan masukan kepada Bupati agar ditindaklanjuti melalui kegiatan atau langkah-langkah pencegahan. “Ini tentu akan jadi masukan dari kita di lembaga DPRD dan Polres Bangli agar fenomena kasus ini bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan. Ini sangat penting, agar ke depan kasus bunuh diri ini tidak terulang lagi,” terangnya.
Kasat Binmas Polres Bangli Kompol Gede Sudiana membeberkan, berdasarkan data yang dimiliki, angka kasus bunuh diri mengalami peningkatan sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2014 tercatat kasus bunuh diri sebanyak 14 kasus, pada 2015 sebanyak 8 kasus, tahun 2016 (11 kasus), tahun 2017 (18 kasus). Sementara pada tahun 2018, hingga bulan Juli jumlah kasus bunuh diri tercatat sudah mencapai 23 kasus. “Penyebab paling banyak karena sakit menahun yang tak kunjung sembuh, karena faktor ekonomi dan karena masalah putus cinta pada remaja,” jelasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, dari empat kecamatan, kasus bunuh diri paling b a n y a k t e r j a d i d i K e c amatan Kintamani, disusul Kecamatan Susut dan Tembuku. Menurut Sudiana, untuk menekan tingginya
kasus bunuh diri perlu dicarikan solusi bersama. Semua pihak diharapkan ikut berupaya menekan kasus bunuh diri, melalui kegiatan-kegiatan pembinann baik pembinaan rohani maupun pembinaan fisik seperti olahraga dan lainnya. “Mohon kepada aparat yang bersentuhan langsung di desa seperti klian banjar, PHDI, bendesa, agar lebih intens melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat,” harapnya. Dokter spesialis kejiwaan RSJP Bali dr. Bagus Kusumadewa mengatakan, banyak penyebab yang memicu seseorang nekat melakukan bunuh diri. Paling banyak karena depresi. Adanya tindakan bullying (perundungan) juga kerap menjadi pemicu seseorang berpikiran nekat melakukan tindakan bunuh diri. Dibandingkan laki-laki, perempuan lebih banyak memiliki niatan untuk
bunuh diri. Menurut dr. Bagus, fenomena kasus bunuh diri yang selama ini terjadi di Kabupaten Bangli bukan masalah kecil sehingga perlu dicarikan solusi bersama. Untuk mencegahnya dibutuhkan tanggung jawab dan peran serta semua pihak, bukan saja orang-orang di bidang kesehatan. Semua pihak diminta peka terhadap diri, anggota keluarga dan teman di lingkungan sekitar. Jika terjadi perubahan pada diri seseorang harus diwaspadai, jangan didiamkan. Ketua PHDI Kabupaten Bangli Nyoman Sukra juga mengaku sangat prihatin atas tingginya kasus bunuh diri di Bangli. Dalam ajaran agama Hindu, bunuh diri adalah tindakan yang dilarang. Seseorang yang melakukan bunuh diri arwahnya akan gentayangan dan lahir kembali menjadi binatang melata. Untuk itu dalam menjalani hidup, seseorang diharapkan memahami hakikat hidup, yakni meningkatkan kualitas hidup. Dalam kesempatan kemarin Sukra juga memberi masukan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus melakukan pembangunan fisik namun juga pembangunan mental. (kmb40)
Bantu Korban Gempa
Polres Gelar Aksi Spontanitas Kumpulkan Bantuan Bangli (Bali Post) – Bencana gempa bumi yang menelan banyak korban jiwa dan mengakibatkan kerusakan bangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu lalu, mengundang keprihatinan dari banyak pihak. Salah satunya Polres Bangli. Sebagai wujud solidaritas terhadap korban gempa di NTB, Polres Bangli, Rabu (8/8) kemarin melakukan aksi spontanitas dengan mengumpulkan bantuan. Diharapkan, bantuan yang terkumpul dapat membantu meringankan beban korban dan masyarakat yang terkena dampak gempa. Dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, aksi spontanitas pengumpulan bantuan diawali dengan menggelar doa bersama di halaman Mapolres Bangli. Doa bersama diikuti oleh pejabat utama dan seluruh anggota Polres Bangli. Dalam aksi spontanitas kemarin, bantuan yang dikumpulkan berupa pakaian layak pakai, selimut dan uang. AKBP Agus mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas anggotanya untuk masyarakat yang terkena dampak gempa NTB, tanpa paksaan ataupun batasan yang akan disumbangkan. “Semua ini murni dari keinginan anggota Polres Bangli,” ujarnya.
Selain anggota Polres Bangli, kegiatan pengumpulan dan penyerahan bantuan juga dilakukan anggota Bhayangkari Cabang Bangli. Bantuan diserahkan untuk warga terdampak gempa di wilayah Kecamatan Susut. Penyerahan bantuan berupa sembako dilakukan langsung Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Sulis Agus Tri Waluyo. Di hari yang sama, anggota Polres Bangli dan Polsek Susut juga melakukan kegiatan kerja bakti dan gotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan yang rusak akibat gempa di SMA Negeri 1 Susut. Dalam kegiatan gotong royong ini, Polres Bangli bersinergi dengan TNI dari Koramil 1626 - 2 Susut. AKBP Agus mengatakan, sehari pascagempa terjadi pihaknya sudah menerjunkan langsung personel dan polsek jajaran untuk melakukan evakuasi terhadap korban dan juga melakukan pendataan terhadap dampak bencana gempa yang terjadi di Bangli. Setelah kegiatan pembersihan puing-puing reruntuhan kemarin diharapkan bangunan yang rusak akibat gempa di SMAN 1 Susut bisa segera mendapat perbaikan dan dipergunakan kembali. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SPONTANITAS - Aksi spontanitas pengumpulan bantuan untuk korban gempa NTB di Polres Bangli, Rabu (8/8) kemarin.
FESTIVAL - Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wabup Sang Nyoman Sedana Arta saat membuka acara Festival dan Parade Baleganjur Kintamani II, Rabu (8/8) kemarin.
Tangani Kerusakan Bangunan Dampak Gempa
Pemkab Minta Bantuan ke Gubernur Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga saat ini masih terus menginventarisasi kerusakan bangunan maupun fasilitas umum akibat guncangan gempa yang terjadi, Minggu (5/8) lalu. Dari hasil peng hitungan sementara, total kerugian yang ditimbulkan akibat dampak gempa diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. Untuk membantu meringankan beban warga terutama KK miskin yang rumahnya rusak, Pemkab rencananya akan memberikan bantuan dalam bentuk logistik. “Untuk korban yang rumahnya rusak terutama KK miskin yang memerlukan bantuan pangan, kita akan bantu dalam bentuk bantuan logistik. Kita masih data dulu dan kita akan kondisikan dengan Dinas Sosial,” kata Kepala Pelak-
sana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan, Rabu (8/8) kemarin. Untuk membantu penanganan terhadap kerusakan rumah maupun tempat ibadah, Pemkab Bangli, kata Karmawan akan berupaya meminta bantuan ke Gubernur melalui pengajuan proposal. Dia mengatakan pihaknya tidak bisa menginventarisir kerusakan dampak bencana gempa secara cepat, mengingat kerusakan terjadi di banyak titik di seluruh kecamatan. “Untuk pengajuan proposal perlu data yang akurat, nanti desa yang mengkondisikan. Kita akan kirim sekalian dari Pemerintah Kabupaten Bangli,” terangnya. Disinggung mengenai ketersediaan dana tak terduga tahun ini Karmawan tidak bisa menyebutkan nominalnya secara pasti. Menurutnya kalaupun tersedia, dana tak terduga tidak bisa
dipakai menangani dampak bencana secara langsung jika tanpa ada penetapan status darurat bencana. “Kecuali ada perintah bupati lewat pergeseran, mungkin bisa digunakan. Kalau langsung tak bisa. Penggunaan dana tak terduga harus ada penetapan status keadaan betul-betul darurat. Sementara di sini kan tidak darurat,” imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang berpusat di Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8) malam berdampak hingga ke wilayah Kabupaten Bangli. Kerasnya guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 18.46 Wita mengakibatkan kerusakan bangunan rumah dan palinggih di sejumlah lokasi. Beberapa orang warga juga dilaporkan terluka akibat terkena reruntuhan bangunan dan genteng. (kmb40)
15
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Susah Berlabuh, Suplai Elpiji Terganggu Denpasar (Bali Post) Dalam tiga minggu terakhir sampai saat ini, Bali mengalami krisis suplai elpiji yang cukup berat. Faktor alam, cuaca, ombak yang ekstrem menjadi faktor utamanya. Sales Executive Elpiji Bali PT Pertamina (Persero) Rainier Axel Gultom menjelaskan, kapal elpiji beberapa kali gagal bersandar di Depot Elpiji Manggis walaupun sudah berusaha berlabuh. Pertimbangan keamanan dalam proses sandar/bongkar muatan, tidak memungkinkan kapal elpiji tersebut untuk mendekat dikarenakan ombak yang sangat keras. Untuk menjaga suplai elpiji tetap ada di Bali dan Lombok, Pertamina menjalankan pola supply emergency dengan mengalihkan pengisian skid tank elpiji ke Depot Elpiji Banyuwangi. Yang mana kondisi perairan masih lebih memungkinkan untuk skid tank elpiji berlayar. ‘’Namun pola suplai ini tentu tidak sama dengan pola suplai normal,’’ ujarnya.
Sehingga menyebabkan waktu dan jarak tempuh skid tank menjadi dua kali lebih lama dan jauh. Hal inilah yang menyebabkan penyaluran elpiji dari SPPBE ke agen mengalami pembatasan. Seiring dengan waktu dan cuaca yang sudah mulai membaik, saat ini Pertamina sudah memasuki tahap recovery. Kapal sudah mulai bisa bersandar secara normal dan pola suplai normal sudah bisa dijalankan kembali. Pertamina bersama mitra kerjanya (agen dan SPPBE) berupaya semaksimal mungkin agar kebutuhan elpiji di masyarakat Bali tetap terpenuhi. Dalam masa recovery ini guna memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat akan elpiji, maka Pertamina mengadakan
pasar murah elpiji 3 Kg secara serentak pada Kamis (9/8) ini di seluruh kecamatan di wilayah Bali. Di pasar murah, elpiji 3 kg dijual sesuai dengan HET di wilayah Bali yaitu Rp 14,500/
tabung. Ia berharap kondisi alam dapat semakin bersahabat dan pelayanan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat bisa pulih kembali. (kmb42)
Warung Global
Eksekusi Bandar Narkoba
PEREDARAN narkoba tetap marak meskipun Badan Narkotika Nasional (BNN) dan jajaran kepolisian gencar melakukan penangkapan terhadap bandar dan pengedar narkoba. Itu artinya, baru sebagian kecil dari peredaran narkoba di negeri ini yang terungkap ke permukaan. Mengingat tingginya daya rusak narkoba terhadap generasi bangsa, ada yang mengusulkan agar para bandar langsung dieksekusi tanpa proses persidangan. Demikian terungkap pada acara Warung Global dengan topik ‘’Bandar Ribuan Butir Ekstasi Ditangkap’’ yang disiarkan Radio Global 96,5FM, Rabu (8/8) kemarin. Berikut opini publik terkait hal ini selengkapnya. Sugi di Mambal mengatakan, Indonesia sudah darurat narkoba. Pelaku narkoba jangan diproses hukum lagi setelah divonis langsung dieksekusi saja. Karena dampak dari penyalahgunaan narkoba ini cukup kompleks, ia menyarankan agar antisipasi yang harus ditekankan, sehingga generasi muda tidak mudah terlibat narkoba. Ugi di Kediri menyampaikan pandangannya bahwa peredaran narkoba akan terus terjadi bila hukumannya tidak terlalu berat. Hukum harus ditegakkan agar tidak ada celah untuk melakukan kejahatan narkoba dan yang terpenting adalah mengawasi dan memeriksa dengan ketat di pintu-pintu masuk Bali. Bu Vera di Tabanan menyatakan dalam pemberantasan kejahatan narkoba hukum jangan diperjualbelikan. Narkoba merusak generasi penerus dan kehidupan bangsa. Pengedar
Mendapat Santunan
Pengakuan Kepala Desa Genggelang Khairul Anwar, sedikitnya ada 14 orang korban meninggal tersebar di beberapa dusun di wilayahnya. Rinciannya di Dusun Gangga 4 orang, Dusun Keruak 4 orang, Dusun Penjor 4 orang, Dusun Kerta 1 orang dan Dusun Munggal Bawah 1 orang. ‘’Tidak ada pendataan dari BPBD, mungin mereka tidak sempat karena jadi korban juga. Tapi kami pastikan belum terdata,’’ ungkapnya kepada Suara NTB. Kades yang juga menjadi korban
gempa ini berharap warganya yang meninggal dunia segera dilakukan pendataan oleh Pemda maupun Pemprov NTB serta BPBD, sehingga segera mendapat santunan. Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban per pukul 14.00 Wita kemarin mencapai 131 orang. Daerah di Kabupaten Lombok Utara paling parah terdampak bencana. Dari 131 orang meninggal akibat gempa terdapat di Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 24 orang, Lombok Timur 19 orang, Kota Mataram 6 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan
Kota Denpasar 2 orang. Selain itu, 156.003 orang mengungsi, 42.239 unit rumah rusak dan 458 unit sekolah rusak. ‘’Data ini diperkirakan akan terus bertambah mengingat pendataan belum semuanya dilakukan. Selain itu, korban belum semua ditemukan oleh Tim SAR gabungan,’’ kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rabu petang kemarin. Sementara itu data dari hasil pertemuan camat seKabupaten Lombok Utara menyebutkan jumlah korban 347 orang meninggal. Terkait angka ini, Posko BNPB
Partai Gerindra dan Pusdalops BPBD NTB masih melakukan verifikasi kebenaran data tersebut. Sebab, laporan data korban harus dilampirkan identitas korban yaitu nama, usia, jenis kelamin dan alamat asal untuk menyatakan bahwa data korban tersebut benar. ‘’Sebab, konsekuensi dari adanya korban meninggal dunia maka pemerintah akan memberikan santunan dukacita dan lainnya,’’ jelasnya. Perkembangan jumlah korban itu juga dibenarkan Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi. Per Rabu siang kemarin, Gubernur mendapat laporan jumlah korban 255
orang meninggal dunia. ‘’Itu yang terdata data terverifikasi. Kita berharap sampai nanti malam tuntas hitung korban yang wafat,’’ jelas Gubernur di Posko Utama Lapangan Tanjung, Rabu sore kemarin. Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Danrem 162/WB Kol. CZI Ahmad Rizal Ramdhani membenarkan soal terus bertambahnya jumlah korban jiwa. ‘’Sebab, kemungkinan yang masih tertimpa reruntuhan itu ada. Evakuasi terhadap korban, baik luka maupun meninggal dunia terus dilakukan,’’ katanya. (kmb)
Singapura yang sudah mencapai 7 persen, Malaysia 5 persen, dan Thailand 4,5 persen. Di Bali sendiri, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Bali, jumlah usaha mikro, kecil dan menengah di Bali per Maret 2018 mencapai 313.822 usaha. Rasio wirausahanya mencapai 7,39 persen. Lebih tinggi dari rata-rata nasional. Ini artinya, jumlah pengusaha di Bali relatif banyak. Dari sisi demografi penduduknya, penduduk Bali yang berusia di atas 15 tahun dan dikategorikan siap memasuki dunia kerja mencapai 3,18 juta jiwa. Sebanyak 77,24 persen atau 2,46 juta jiwa di antaranya adalah angkatan kerja, sementara sisanya 22,76 persen atau 725.979 jiwa masuk kategori bukan
angkatan kerja. Sebanyak 2,41 juta jiwa dari total angkatan kerja sudah bekerja, sedangkan sisanya sekitar 46 ribu orang atau 1,89 persen masih menganggur. Jumlah tersebut meski kecil secara nasional, namun cukup besar bagi Bali mengingat wilayahnya merupakan daerah tujuan wisata dunia yang seharusnya menyediakan cukup banyak lapangan kerja. Di era milenial ini, pengusaha harus lebih cermat dan cerdas melihat peluang. Terlebih, generasi milenial dibesarkan oleh teknologi dan kemudahan informasi. Mereka serba kritis, serba cepat, serba instan, dan serba eksis di medsos. * Diah Dewi
Generasi Milenial
Hanya dengan eksis di media sosial dan punya ribuan bahkan jutaan followers saja, generasi milenial sudah mampu menghasilkan uang. Dikontrak untuk endorse produk, dibayar untuk mengulas produk, bahkan menjual produk buatannya sendiri. Aplikasi digital juga kini banyak dibuat start-up lokal yang akhirnya mampu dimodali pemodal internasional dan memiliki brand dengan nilai jual tinggi. Bisnis kreatif yang diinisiasi anak muda memang mengalami pertumbuhan pesat dewasa ini. Data yang dikeluarkan oleh Badan Ekonomi Kreatif, ada sekitar 8,2 juta jumlah usaha
ekonomi kreatif. Sekitar 20 persen di antaranya merupakan usaha rintisan atau start-up yang berkembang pesat sejak era 2014 dan digerakkan oleh anak muda milenial. Lahan ekonomi kreatif ini yang ke depannya diperkirakan akan semakin berkembang dan berpotensi memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berharap banyak dari industri kreatif dan telah menargetkan produk domestik bruto (PDB) sektor ekonomi kreatif sebesar Rp 1.000 triliun untuk 2018 ini. Ada tiga subsektor utama yang menopang ekonomi kreatif ini, yaitu kuliner, fashion, dan kriya. Selain itu ada juga 16 subsektor lain yang sangat
Peresmian GWK
Memenuhi Kriteria
Masyarakat taraf ekonominya juga meningkat karena mereka sudah membuka wawasan, taat terhadap hukum, tidak melanggar dan akhirnya damai dan sejahtera desa itu sendiri,’’ jelasnya. Bupati Eka juga menambahkan, untuk taat hukum harus dilakukan dengan melakukan yang benar. ‘’Lakukan yang benar, kalau sudah benar ke mana saja benar, jangan baik dulu, benar dulu baru baik, jangan baik dulu baru benar salah itu. Kalau sudah benar pasti baik,’’ tegasnya. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H. Laoly mengungkapkan penetapan desa sadar hukum dilakukan setelah desa tersebut memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, seperti angka narkobanya rendah, angka perceraiannya rendah, kepatuhan kepada perda, kepatuhan membayar PBB dan kriteria lainnya. ‘’Ini mempunyai criteria, tidak asal diberikan. Kriterianya memang ketat, seperti angka narkobanya rendah, angka perceraiannya rendah, kepatuhan kepada perda, kepatuhan membayar PBB. Ini semua ada ukuranukurannya. Indakatornya jelas,’’ ungkapnya. Diketahui saat acara peresmian desa/kelurahan sadar hukum tahun 2018 Kantor Wilayah Hukum dan HAM Bali, hanya 14 desa sadar hukum yang diresmikan, yaitu 10 desa di Kabupaten Badung dan 4 desa di Kabupaten Tabanan. (bns1)
berpotensi untuk digarap di Indonesia, mencakup aplikasi dan pengembang permainan, arsitek, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, film dan animasi, fotografi, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio. Melihat data di atas, paradigma tamat kuliah kemudian bekerja, jika dilihat dari fenomena yang terjadi lima tahun belakangan ini, agaknya sudah bergeser. Jumlah wirausaha di Indonesia pun terus naik, melampaui rasio minimal ideal 2 persen dari populasi. Berdasarkan data yang dilansir Menteri Koperasi dan UMKM AAGN Puspayoga, rasio wirausaha di Indonesia mencapai 3,1 persen. Namun, angka ini jauh tertinggal dibandingkan
‘’Melaspas ini adalah puncak upacara untuk memohon anugerah, perlindungan dari Tuhan supaya tempat ini aman, semua usaha lancar, baik, dan memberikan manfaat yang sebesarbesarnya bagi masyarakat Bali, masyarakat di sekitar sini, masyarakat di Indonesia dan bahkan masyarakat dunia,’’ ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, proyek GWK Cultural Park seluas 60 hektar ini diselesaikan dengan dana hampir Rp 1,5 triliun. Selain sebagai
destinasi wisata dengan patungnya, GWK Cultural Park juga siap menjadi lokasi pelaksanaan event besar berskala nasional dan internasional. ‘’Proses pembangunan (GWK - red) hampir 28 tahun, sekarang sudah resmi tinggal disempurnakan sambil menunggu nanti peresmian oleh Presiden tanggal 22 September,’’ ujarnya. Peresmian GWK di bulan September, lanjut Luhut, hampir bersamaan pula dengan rampungnya sejumlah proyek infrastruktur di Bali. Di antaranya, pelebaran apron Bandara Ngurah Rai untuk 5 hektar pertama yang dapat menambah 1,2 juta penumpang akan selesai bulan September. Selain
narkoba harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya agar ada efek jera. Veteran di Kintamani menyampaikan dalam peredaran narkoba ada bisnis yang mendatangkan untung yang sangat menggiurkan, ini yang menyebabkan narkoba sulit diberantas. Hukum kita terlaku lemah dibandingkan dengan negara lain. Kejahatan narkoba harus dihukum berat karena merusak moral masyarakat. Werdha di Gianyar mengapresiasi keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Penegakan hukum yang belum maksimal menyebabkan peredaran narkoba ini semakin luar biasa. Ia juga sering menyampaikan negara perang terhadap narkoba, narkoba merupakan kejahatan luar biasa namun penanganannya belum luar biasa. (dika)
itu, landscape TPA Suwung akan rampung pula bulan depan. Saat ini sedang dilakukan proses tender atau penunjukan langsung kerja sama anak perusahaan Indonesia Power untuk listriknya. Presiden Komisaris Alam Sutera Group Haryanto Tirtohadiguno berharap Patung GWK nantinya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai salah satu ikon budaya dunia setelah Candi Borobudur dan Prambanan yang membanggakan. ‘’Kami berharap kepada semua pihak, kebersamaan yang telah terjalin selama ini terus berlanjut, untuk turut menjaga dan memelihara patung GWK yang kita banggakan sehingga dapat terus dinik-
mati oleh generasi di masa yang akan datang,’’ ujarnya. Presiden Komisaris Perusahaan Sang Nyoman Suwisma berharap seluruh rangkaian upacara adat dan agama dapat membawa kebaikan bagi semua pihak. Utamanya dalam melaksanakan swadharma pengabdian dalam berbagai usaha dapat berjalan dengan tertib, aman dan sukses karena telah mendapatkan restu secara sekala dan niskala. Dijelaskannya, pada 2012 Alam Sutera mengakuisisi kepemilikan kawasan GWK Cultural Park, lalu melakukan berbagai pembenahan kawasan dan membangun patung GWK secara komprehensif menuju kesempurnaan. (kmb32)
Dari 10 nama itu kan ada Maruf Amin, Mahfud MD, ada Moeldoko, Muhaimin Iskandar. Mulyani, ada M Romahurmuz, ada Mabk Susi, ada Mas Airlangga. Kita tunggu saja pengumuman dari beliau,’’ katanya. Sementara itu, koalisi Prabowo lewat Sekretaris
Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, partainya sedang melakukan finalisasi nama calon wakil presiden bersama empat partai koalisi pengusung Prabowo Subianto di Pemilu 2019. ‘’Batas akhir pendaftaran pasangan caprescawapres adalah 10 Agustus, sehingga proses finalisasi atau pengerucutan sedang dilakukan. (ant)
Rawan Ambruk
Secara umum, dikatakan bahwa bangunan di Bali, selain perkantoran dan gedung-gedung perbelanjaan dan sekolah masih belum memenuhi syarat, terutama jika diguncang gempa bumi. Seperti halnya bangunan rumah dan bangunan suci (pura) masih sangat rawan ambruk jika diguncang gempa bumi dengan magnitudo besar. Hal ini disebabkan karena sebagin besar beton maupun temboknya tidak terdapat tulang yang terbuat dari besi. ‘’Kalau bangunan seperti perkantoran dan mall, paling yang roboh cuma plafonnya saja, dan itu termasuk kerusakan sekunder saja,’’ tandasnya. Akademisi Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Ir. Wayan Parwata, M.T. mengatakan, idealnya bangunan
Bali sudah teruji terhadap gempa. Apalagi, bangunan Bali berstruktur elastis, sehingga saat diguncang gempa bumi akan bergerak mengikuti getaran gempa bumi. Kendati demikian, saat ini sistem konstruksi bangunan yang berkembang di masyarakat Bali masih banyak yang tidak memenuhi syarat, baik dari segi perhitungan maupun kualitas material. Keberadaan bangunan semacam itu pun dinilai tidak dapat dideteksi, cenderung liar, dan tidak dikontrol dengan baik. ‘’Di lapangan banyak yang tidak terdeteksi, padahal mestinya bangunan menengah ke bawah, yang memaksakan untuk dilantai-duakan harus terkontrol dengan baik. Bukan hanya bangunan pribadi yang menengah ke bawah saja, bangunan layanan publik juga ada yang demikian,’’ ujar Wakil Rektor III Unwar ini.(win)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Umanis, 9 Agustus 2018
Pebasket AG Proyeksi PON
Denpasar (Bali Post) Empat atlet bola basket putri Bali memperkuat tim nasional Indonesia pada Asian Games (AG) 2018. Mereka adalah Kadek Pratita Citta Dewi (five on five), Regita Prameswari, Putu Eka Liana Febi Ananda dan Dewa Ayu Made Sriartha Kesuma Dewi (three on three). Menurut Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali IGN Oka Darmawan, kuartet pebasket Bali itu diproyeksikan berlaga pada PON XX di Papua 2020 medatang. Apalagi cabang olahraga basket memperebutkan empat medali emas, yaitu three on three dan five on five putra-putri pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia tersebut. ‘’Kami harapkan mereka bisa membela Bali dan menyumbangkan medali,’’ katanya di Denpasar, Rabu (8/8) kemarin. Pihaknya akan makin getol melakukan pembinaan untuk melahirkan regenerasi atlet basket dengan ujung tombaknya klub dan pengkot/pengkab Perbasi se-Bali. Ini sejalan dengan bertumbuhnya klub-klub basket di Gianyar, Klungkung dan Buleleng. Hasil pembinaan klub dan pengkot/pengkab dipantau pada ajang Porjar dan Porprov Bali. Sekolah basket juga diharapkan mampu mencetak pemain berkualitas. Apalagi mantan pebasket nasional seperti Tri Adnyana dan Cokorda Raka Wiwin Wibawa sudah pulang kampung dan diharapkan mampu menularkan ilmunya kepada para juniornya. ‘’Kami ingin Bali memiliki pebasket andal lewat pembinaan yang menggeliat baik putra maupun putri,’’ ucap Oka Darmawan. (022)
Kejuaraan Slalom Asia Pasifik di GWK
Piala AFF U-16
Bali Post/ant
SEMIFINAL – Pemain timnas Indonesia merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Timor Leste di babak penyisihan Piala AFF U-16. Indonesia ditantang Malaysia pada semifinal di Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (9/8) malam ini.
Timnas Indonesia Siap Buat Sejarah Surabaya (Bali Post) – Pelatih tim nasional Indonesia U-16 Fachry Husaini mengatakan, anak asuhnya siap membuat sejarah di turnamen Piala AFF U-16 dengan mengalahkan Malaysia pada partai semifinal yang akan berlangsung di Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/8) malam ini (pukul 20.00 Wita). Pada semifinal pertama (16.30 Wita) tampil Thailand melawan Myanmar. ‘’Kami punya cerita yang berbeda, sehingga tidak bisa disamakan dengan timnas U-19 yang dikalahkan Malaysia di partai semifinal beberapa waktu lalu. Kami adalah tim yang berbeda serta ingin membuat sejarah sendiri,’’ kata Fachry ditemui pada acara santai bersama tim Malaysia di Surabaya, Rabu (8/8) kemarin. Pelatih kelahiran Lhokseumawe, Aceh ini menyebut pertemuan dengan Malaysia di semifinal Piala AFF U-16 adalah kesempatan untuk membuat sejarah dan lolos ke partai final. ‘’Pemain kami san-
Kepa Arrizabalaga
gat antusias dan sangat menunggu laga melawan Malaysia ini,’’ tegasnya. Terkait kekuatan Malaysia, Fachri menilai mereka adalah tim yang sudah terbina sejak lama, sehingga setiap pemainnya perlu diwaspadai karena kerja sama antartim sudah baik. Mantan pemain timnas ini juga mengaku sudah mengantongi beberapa kunci kelemahan tim Malaysia saat melawan Laos di Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Selasa (7/8). ‘’Kami sudah punya gambaran kekuatan Malaysia, bagaimana cara mereka
bertahan, menyerang serta melakukan kerja sama tim. Artinya, kami sudah mengetahui pola bermain Malaysia,’’ ungkapnya. Sementara itu, pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja Soib menyatakan pertemuan dengan Indonesia U-16 adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya dalam ajang uji coba di Malaysia, pasukannya menang dengan skor 4-3. ‘’Indonesia adalah tim yang komplet. Mereka mempunyai pemain yang sangat berbakat di setiap sisinya. Namun, kami datang ke sini adalah siap menghadapi siapa pun lawan,’’ jelasnya. Raja mengaku kehilangan beberapa pemain andalan, seperti bek Muhammad Fahmi Daniel Mohd Zaaim yang terkena kartu merah pada saat laga terakhir melawan Laos. Meski demikian, ia tetap optimistis karena semua pemain yang datang siap diturunkan kapan pun. (ant)
Denpasar (Bali Post) Kejuaraan slalom mobil Asia Pasifik bertajuk ‘’Asia Auto Gymkhana Competition’’ Seri I akan digelar di sirkuit areal parkir Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (11/8) lusa. Peserta berdatangan dari 13 negara plus tiga kuota tuan rumah Indonesia. Ketua Umum Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Badung Gede AgusBali Post/022 tina Sudarsana menjelaskan, Gede Agustina Sudarsana tiap negara mendatangkan dua peslalom yang turun di nomor perorangan, tim dan klub. Peserta yang turun di ajang ini syaratnya harus mempunyai pengalaman. ‘’Khusus untuk best of the best, kategori tim juaranya memperebutkan Piala Bupati Badung,’’ ujar pria asal Desa Plaga, Petang, Badung ini, di Denpasar, Rabu (8/8) kemarin. Negara yang memastikan ambil bagian adalah Taiwan, Malaysia, Nepal, Singapura, Jepang, India, Hongkong, Makao, Kamboja, Thailand, Selandia Baru, Filipina dan Indonesia. Pembalap slalom nasional yang turun yakni pasangan Adrian Septianto/Herdiko Putro (Indonesia 1), peslalom DKI (Indonesia 2) serta peslalom Bali Edy Gombloh bersama pasangannya (Indonesia 3). Atlet Bali ini mendapatkan jatah wildcard (kemudahan). Kejuaraan Sllom Asia Pasifik ini menggunakan mobil yang sudah disiapkan panitia dan standar. Agustina Sudarsana bertekad memajukan cabor otomotif. Untuk itu, ia mengharapkan tersedia sirkuit multifungsi yang bisa dipakai slalom, free-style dan road-race. ‘’Hobi dan bakat kawula muda harus ditampung, disediakan fasilitas, sehingga tersalurkan,’’ ungkap mantan pembalap road-race ini. (022)
Presiden Lepas Kontingen Asian Games
Bali Post/afp
Kepa Kiper Termahal London – Kiper Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga, telah membayar klausa buy out-nya sebesar 80 juta euro untuk memutus kontraknya bersama klub Spanyol itu menjelang kepindahannya ke Chelsea. Penjaga gawang 23 tahun ini diperkirakan direkrut The Blues, Rabu (8/8) kemarin, setelah Thibaut Courtois disebut-sebut akan pindah ke Real Madrid. “Liga Spanyol telah mengonfirmasi kepada kami bahwa Kepa Arrizabalaga sudah memenuhi persyaratan-persyaratan untuk pemutusan kontrak unilateralnya dengan Athletic Club. Ia telah mengakhiri kemitraan yang mengaitkan dirinya dengan kami sejak musim 2004/2005 dan jumlah kompensasi yang ada di kontrak telah disetorkan,’’ kata Bilbao dalam pernyataannya. Pada angka 80 juta euro, Kepa Arrizabalaga akan menjadi kiper termahal sepanjang sejarah sepak bola dunia, mengungguli harga penjaga gawang baru Liverpool Alisson Becker yang didatangkan dari AS Roma dengan nilai 75 juta euro pada awal bursa transfer ini. Setelah dikait-kaitkan dengan Real Madrid, Arrizabalaga meneken kontrak baru dengan Bilbao pada Januari yang membuat biaya rilisnya naik menjadi 80 juta euro. Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, memuji Kepa Arrizabalaga. ‘’Saya menyaksikannya langsung setahun lalu. Kesan pertama saya, dia kiper yang sangat baik, sangat muda,’’ ujar pelatih berdarah Italia itu selepas laga persahabatan kontra Olympique Lyon yang berakhir imbang tanpa gol di Stadion Stamford Bridge, London, Selasa (7/8). Sementara itu, Manchester City lebih berupaya meningkatkan penampilan ketimbang memecahkan rekor poin musim lalu yang memecahkan rekor Liga Inggris yakni 100 poin. Juara bertahan City menjadi tim pertama yang mencapai 100 poin dalam satu musim Liga Inggris dan menyelesaikan musim lalu dengan keunggulan 19 poin di atas rival terdekat Manchester United. Manajer City Pep Guardiola mengatakan orang-orang bertanya dapatkah dirinya melampaui 100 poin. Ia menyatakan tidak karena pihaknya tidak berada di sini untuk itu. ‘’Bagaimanapun, secara individual para pemain dapat berkembang. Jika merasa tim tidak dapat berkembang, saya akan menemui ketua dan berkata, saya pergi. Namun, kami tetap percaya dapat melakukannya dengan lebih baik dan lebih mendominasi. Akankah itu terjadi? Saya tidak tahu, namun kami percaya dapat melakukannya,’’ paparnya saat peluncuran Sky Sports Premier League. (ant/rtr)
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo melepas kontingen Indonesia ke Asian Games XVIII 2018 Jakarta dan Palembang, di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/8) sore kemarin. Sebanyak 904 atlet hadir mewakili seluruh atlet Indonesia yang akan terjun di pertandingan Asian Games 2018. Total anggota tim Indonesia yang akan berlaga di ajang tersebut sebanyak 1.388 orang yang terdiri atas 938 atlet, 396 panitia dan 80 headquarter. ‘’Saudara semuanya adalah putra-putri terbaik dari negara ini, dari negara Indonesia. Saudara-saudara mewakili 263 juta penduduk Indonesia,’’ kata Jokowi dalam sambutannya. Presiden mengatakan dengan pelatihan yang dijalani oleh para atlet, maka Indonesia yakin dapat meraih medali emas sebanyak-banyaknya. ‘’Targetnya jelas, masuk sepuluh besar. Emas yang kita dapatkan juga jelas minimal 16, artinya kalau tambah banyak boleh, kurang satu pun tak boleh,’’ ujarnya seraya berpesan kepada para atlet untuk menjaga nama baik bangsa dan bertanding secara fair. Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau kesiapan arena Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jabar, yang akan digunakan dalam pertandingan sepak bola Asian Games 2018 mulai Jumat (10/8) besok. Wapres datang sekitar pukul 17.15 WIB bersama rombongan, Penjabat Gubernur Jawa Barat M. Iriawan,
Bupati Bandung Dadang Naser dan pihak Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC). Wapres mengecek berbagai fasilitas yang ada seperti ruangan VVIP, tribun VIP, kondisi rumput, ruangan wasit, ruang ganti pemain, toilet, hingga tempat berlangsungnya konferensi pers. Tak banyak yang disampaikan Jusuf Kalla kepada para pewarta. Usai meninjau arena, Wapres langsung bergerak ke Kota Bandung untuk menghadiri agenda selanjutnya. Vice President INASGOC Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan, Jusuf Kalla mengaku puas atas kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk menggelar pertandingan sepak bola. Wapres minta Bupati Bandung Dadang Naser terus menjaga segala sarana dan prasarana yang memadai di Jalak Harupat setelah penyelenggaraan Asian Games. INASGOC menyiapkan sekitar 150 petugas antidoping selama perhelatan pesta olahraga se-Asia di Jakarta dan Palembang. INASGOC bekerja sama dengan PWC (Professional Worldwide Controls), sebuah perusahaan internasional yang ditunjuk oleh Komite Olimpiade Asia (OCA), sebagai koordinator tim antidoping Asian Games 2018. Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto mengemukakan, tim antidoping Asian Games 2018 menggunakan SSM (tenaga) dari Indonesia. (ant)
Bali Post/ant
PELEPASAN - Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto dengan atlet dan ofisial seusai memimpin upacara pelepasan kontingen Asian Games 2018 di halaman tengah Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (8/8) kemarin.
Carmelo Anthony
Bali Post/afp
Carmelo Anthony Gabung Rockets
Washington – Carmelo Anthony telah mencapai kesepakatan verbal untuk bergabung dengan Houston Rockets. Sejumlah sumber kepada Yahoo Sports dan USA Today, Selasa (7/8), mengatakan Anthony yang telah 10 kali menjadi pemain All-Star telah meninggalkan Atlanta Hawks pada 30 Juli dan diperkirakan bergabung dengan Rockets setelah menyelesaikan proses pelepasannya. Memasuki musim ke-16-nya di NBA, Anthony mencatatkan skor rata-rata 24,1 poin per pertandingan untuk Denver Nuggets, New York Knicks dan Oklahoma City Thunder. Musim lalu, bermain di posisi yang bukan posisi idealnya sebagai power forward dan bermain bersama Russell Westbrook dan Paul George, ia mencatatkan poin rata-rata terendah sepanjang kariernya yakni 16,2 poin dalam 32,1 menit pada satu-satunya musim membela Thunder. Musim panas ini ia sempat berlatih bersama dua bintang Rockets, James Harden dan Chris Paul. Hawks mendapatkan Anthony pada 25 Juli sebagai bagian dari transaksi tiga tim. Atlanta juga mendapat pilihan draft putaran pertama 2022 yang dijamin dari Thunder dan Justin Anderson dari Philadelphia 76ers. Untuk melengkapi proses trade itu, Hawks melepas Mike Muscala ke Philadelphia dan Dennis Schroder ke Oklahoma City serta Timothe LuwawuCabarrot pindah dari Philadelphia ke Oklahoma City. Di bagian lain, bintang Golden State Warriors, Stephen Curry, menyebut banyak pihak yang tak menyangka atas langkah timnya merekrut DeMarcus Cousins dalam bursa perpindahan pemain berstatus bebas kontrak. Cousins direkrut Warriors untuk kontrak berdurasi satu tahun pada Juli lalu. ‘’Sungguh menarik, karena tak ada pihak yang menyongsong masa perpindahan bebas kontrak dan menerka kami bakal merekrut DeMarcus, lantas tiba-tiba ia menemukan jalan menuju tim kami,’’ kata Curry dilaporkan Associated Press sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (8/8) kemarin. Hadirnya Cousins membuat Warriors berkesempatan menurunkan starting five berkomposisikan pemain-pemain yang setidaknya sudah tiga kali terpilih masuk tim All-Star NBA atau total 27 kali secara kolektif. Hal ini menjadi modal penting bagi Warriors untuk meraup juara NBA tiga musim beruntun atau trofi Larry O’Brien keempat dalam lima musim. (ant/rtr)