Skip to main content

Edisi 08 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 337 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa kliwon, 8 agustus 2017

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Diskusi Budaya

Bali Harus Jadi Inspirasi Gerakan Nasionalisme KEARIFAN lokal dan nasionalisme secara teori berada pada kontinuum berbeda. Kearifan lokal yang bernilai di daerah tertentu belum tentu dipahami, diperlakukan dan diberi makna sama oleh komunitas setempat lainnya. Walaupun mereka hidup dalam wilayah berdampingan. Sementara nasionalisme adalah paham yang menekankan kebersamaan dan mengakui potensi lainnya. Kearifan lokal tidak mudah dijadikan nasionalisme, kecuali diabstraksi dan dikonstruksi pada tataran nilai dan tipe ideal. Jika nasionalisme dianggap sebagai tujuan, maka setiap komunitas termasuk orang Bali harus mampu mengendalikan diri akan relativisme kebenaran menurut nilai yang berlaku di daerahnya. Hal itu diungkapkan Guru Besar Sosiologi Agama Unhi Denpasar Prof. Dr. IBG Yudha Triguna pada diskusi budaya HUT ke-69 Bali Post bertemakan ‘’Memaknai Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Membangkitkan

Nasionalisme’’, Jumat (4/8) lalu. Diskusi ini bekerja sama dengan ISI Denpasar. Yudha Triguna yang mantan Dirjen Binmas Hindu ini menjelaskan, dalam strategi kebudayaan di tiap komunitas berlaku prinsip nilai-nilai yang baik bagi semua orang hendaknya ditonjolkan dan yang tidak menciptakan perasaan bersama harus disembunyikan. Namun persoalannya, maukah setiap komunitas berbuat sama yakni menonjolkan kebersamaan dan terbuka? Apalagi belakangan ini orang lebih suka memberi respons

negatif terhadap orang atau kelompok lain. Dia mencontohkan perkembangan berpikir orang Bali saat ini. Akibat jumlah penduduk yang makin padat, ketimpangan pertumbuhan perdesaan dan perkotaan karena migrasi dan alih fungsi lahan makin marak, lingkungan Bali dengan taksu dan pesonanya tidak lagi memengaruhi dan membentuk pikiran manusianya. Akibatnya, karakter orang Bali berubah signifikan. Orang Bali tidak lagi diidentifikasikan lugu, sabar, ramah dan jujur melainkan temperamental, egoistik, sensitif dan cenderung menjadi human economicus. ‘’Fenomena ini tentu amat menyedihkan. Bagaimana kita bisa mempraksiskan nilai adiluhung jika sikap kita sudah subjektif dan apriori, malahan memperkuat polarisasi negatif dan menjatuhkan satu sama lain,’’ katanya. Hal. 19 Bernilai Baik

Wayan Ardika

Ketidaklayakan Novanto Pimpin Sidang Dibahas

Pilgub Bali

DPP PDI-P Lakukan Pemetaan Politik

Tabanan (Bali Post) Tanda-tanda rekomendasi DPP PDI-P untuk cagub dan cawagub Bali semakin dekat. Menyusul pernyataan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto bahwa DPP telah melakukan survei dan pit and propertest terhadap calon yang diajukan DPD PDI-P Bali. Bahkan, ia menyampaikan bahwa rekomendasi calon akan dimumkan pada Agustus ini. Dutemui Senin (7/8) kemarin, Hasto mengatakan saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P sedang melakukan pemetaan politik. Menurutnya, keputusan nanti ada di tangan Megawati Soekarnoputri sesuai dengan kewenangannya sebagai ketua umum partai. Hal. 19 Jajaran Partai

Jakarta (Bali Post) Pimpinan DPR akan membahas siapa yang akan menjadi pimpinan sidang dalam rapat paripurna DPR yang mengagendakan Pidato Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 Tahun oleh Presiden Joko Widodo dan Pidato Presiden tentang Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2018.

Bali Post/ant

LEPAS KONTINGEN - Presiden Joko Widodo mengembalikan bola saat bermain tenis meja melawan mantan pebulu tangkis nasional Susy Susanti dan atlet senior tenis meja Jopie Warsono usai melepas kontingen Indonesia ke SEA Games XXIX Malaysia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. (Beritanya di halaman 16)

Patrialis Akbar Akui Langgar Kode Etik

Rapim digelar menyusul keberatan sejumlah pihak atas ketidaklayakan Ketua DPR Setya Novanto memimpin rapat paripurna DPR yang digelar tiap tanggal 16 Agustus tersebut,

mengingat statusnya sebagai tersangka kasus dugaan proyek pengadaan e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal. 19 Jadi Masalah

Terbaik Pelayanan Publik Nasional

Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Inagara Award

Jakarta (Bali Post) – Mantan hakim Konstitusi Patrialis Akbar mengakui melanggar kode etik hakim MK. ‘’Terus terang saya terlalu dekat dengan Pak Kamal. Saya tidak menaruh curiga apa-apa, karena dari awal kami tidak pernah bicara hadiah atau janji. Kalau kode etik memang tidak pas, saya akui saya salah. Saya minta maaf kepada MK, bangsa Indonesia, pasti saya punya kelemahan, tapi saya mencoba menjaga,’’ kata Patrialis dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Hal. 19 Putusan Perkara

Patrialis Akbar

IBG Yudha Triguna

INAGARA AWARD - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan Inagara Award yang diserahkan Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, Senin (7/8) kemarin di Auditorium Gd. A Lt. 2 LAN, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

PELAYANAN publik yang berkualitas di setiap pemerintah daerah menjadi dambaan masyarakat dalam prosesi pelayanan yang baik. Pemkot Denpasar salah satu pemerintah daerah di Indonesia dengan penerapan pelayanan publik yang diarahkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dalam moto Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban. Mengakar pada moto ini mewajibkan seluruh perangkat daerah Pemkot Denpasar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang telah dibentuk dalam satu pelayanan publik di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Tercatat Pemkot Denpasar memiliki 44 jenis pelayanan publik yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar. Atas inovasi dan kinerja yang baik di bidang pelayanan publik, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menganugerahkan Penghargaan Inovasi Administrasi Negara (Inagara) Award kepada Pemkot Denpasar. Pemkot Denpasar masuk dalam kategori lima kota yang berkomitmen tinggi dalam pengelolaan pelayanan publik. Penghargaan Inagara diserahkan Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto yang diterima Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (7/8) kemarin di Auditorium Gd. A Lt 2 LAN, Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Denpasar

menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Bali yang menerima penghargaan Inagara dari LAN. Penganugerahan ini juga serangkaian puncak Peringatan HUT ke-60 LAN RI yang tampak dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Asman Abnur, Menteri ESDM Ignasius Jhonan, serta gubernur, bupati, wali kota se-Indonesia. Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto mendorong stakeholder yang ada untuk terus mengembangkan terobosan dan inovasi dalam bidang pelayanan publik. Ia berkeyakinan bahwa birokrasi jauh akan menjadi lebih baik. Karena sejauh ini telah mengembangkan gagasan baru yang telah diterapkan di pemerintahan. ‘’Sehingga tugas kita saat ini mendorong agar para stakeholder yang ada tidak berhenti berinovasi. Tugas generasi sekarang adalah terus melanjutkan inovasi agar kelak bisa menjawab tantangan zaman, sehingga bisa terus berkarya serta berbakti untuk negara,’’ ujarnya. Men-PAN RB Asman Abnur mengapresiasi semua daerah yang telah berhasil meraih penghargaan Inagara. Abnur mengatakan, perubahan saat ini tidak bisa kita elakkan dan tidak bisa kita hadapi dengan protes maupun demo. Hal. 19 Pola Pikir

Eka Wiryastuti dan PDI-P Tabanan

Bagikan Asuransi untuk 1.044 Pemangku B U P A T I Ta b a n a n y a n g juga kader PDI Perjuangan, Ni Putu Eka Wiryastuti, kembali melakukan aksi sosial di tengah masyarakat. Bersama jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Bupati Eka pada Senin (7/8) kemarin menggelar kegiatan Peduli Kasih kepada para pemangku desa pakraman seKabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut berupa pembagian asuransi jiwa dan kecelakaan kepada 1.040 pemangku desa pakraman se-Kabupaten Tabanan. Penyerahan secara simbolis kepada puluhan orang pemangku desa pakraman yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Tabanan digelar di Wantilan Pura Luhur Batukaru. Sejumlah elite PDI Perjuangan terlihat ikut menyaksikan hajatan sosial tersebut seperti Sekretaris DPP

PDI Perjuangan Hasto Kristianto dan senior PDI Perjuangan Bali yang juga Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, dan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Bali yang juga Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi. Sedangkan elite PDI Perjuangan dari kabupaten di antaranya hadir Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa. Acara juga dihadiri oleh Ketua Pasek Sanak Sapta Resi. Dalam kesempatan itu, Eka Wiryastuti mengungkapkan bahwa kegiatan peduli kasih ini didasari keinginan mengapresiasi para pemangku desa pakraman yang tidak henti-hentinya menjalankan

tugasnya. ‘’Mereka ngayah tanpa menginginkan apa-apa. Mereka berkontribusi, menyampaikan puja-puji kepada Tuhan, menjaga umatnya dan membuat alam ini tenang dan damai. Mereka membawa vibrasi positif. Sehingga sebagai pemimpin, kader PDI Perjuangan, sekaligus umat Hindu, saya merasa perlu untuk menoleh ke bawah. Memberikan perhatian kepada mereka,’’ ujar Eka. Dengan adanya kegiatan ini, dia berharap agar para pemangku bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Sekaligus, dirinya secara pribadi memohon agar doa mereka selaku pemangku senantiasa bisa memberikan tuntunan kepada pribadinya maupun PDI Perjuangan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Hal. 19 Menuai Apresiasi

ASURANSI PEMANGKU - Bupati Tabanan Eka Wiryastuti sebelum menyerahkan asuransi kepada 1.044 pemangku desa pakraman se-Kabupaten Tabanan, Senin (7/8) kemarin.


denpasar

2

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

figur

Bali Post/win

Kawal Dana Desa

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menghasilkan kajian berkenaan dengan dana desa. KPK telah memetakan beberapa kelemahan dalam pengelolaan dana desa, di antaranya regulasi, tata laksana, pengawasan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelola dana desa tersebut. Intinya, dana desa ini rawan menjadi ladang korupsi baru bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini selaras dengan pandangan dan hasil kajian yang dilakukan oleh KPK yang memprediksi, ke depannya dana desa sangat rawan dikorupsi. “Jika kita lihat nominal yang digelontorkan pemerintah di tahun 2017 mencapai Rp 67 triliun, setiap desa diperkirakan memperoleh Rp 1 miliar. Sungguh dana yang sangat besar dan perlu dilakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana tersebut, karena tujuannya untuk perkembangan desa,” ujar praktisi hukum Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Senin (7/8) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, pengawasan dan pengawalan terhadap pengelolaan dana desa ini wajib hukumnya dijalankan, baik yang dilaksanakan oleh LSM, penggiat antikorupsi serta masyarakat umum agar dana tersebut benar-benar diperuntukkan pembangunan desa. “Mengingat di tahun 2018 akan ada dana yang lebih besar lagi yang dikucurkan oleh pemerintah kepada desa, barang tentu hal ini harus memperoleh pengawasan yang lebih lagi,” ujar akademisi asal Singaraja ini. (win)

Pengusaha ”Game Online” Di-”deadline” Dua Bulan

GUNA mengevaluasi jam operasional dari usaha game online, pihak Kecamatan Kuta Selatan melakukan pemanggilan terhadap para pemilik usaha tersebut, Senin (7/8) kemarin. Hal ini dilakukan karena keberadaan usaha game online yang kerap buka hingga 24 jam. Bahkan banyak remaja menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat nongkrong. Camat Kuta Selatan I Made Widiana mengatakan, pemanggilan ini terkait dengan kegiatan mereka selama ini. Dari 14 pengusaha game online yang dipanggil, yang hadir hanya sebelas pengusaha. “Pada prinsipnya kami bina mereka, bahwa usaha mereka perlu sentuhan pembinaan. Mereka tidak menampik game online mereka itu beroperasi 24 jam,” ujarnya. Widiana menjelaskan, dengan nantinya diterapkan pembatasan jam buka/operasional, tentu akan mengurangi aktivitas kumpul-kumpul bagi remaja. Jika hal ini tidak segera diterapkan, tentunya akan berdampak tidak baik, bahkan potensial memicu tindakan kriminalitas. “Kami harap usaha ini hanya beroperasi pukul 23.00 Wita. Terkait dengan perizinan, mereka sudah menyanggupi untuk mengurus sehingga bisa menjadi kegiatan legal,” tegasnya. Pada prinsipnya, kata Widiana, para pengusaha ini sudah menerima semua keputusan tersebut dan juga sudah melakukan penandatanganan pernyataan. Dalam penerapannya nanti, pihaknya memberikan waktu selama dua bulan untuk melakukan pembenahan, baik itu masalah perizinan maupun jam buka. Apabila ada yang melanggar, pihaknya akan melakukan tindakan tegas. Widiana menambahkan, dari 14 usaha tersebut, hanya satu yang sudah memiliki izin. “Petugas di wilayah kecamatan, ada dari Pol PP yang diperbantukan di kecamatan, kepolisian dan Bhabinkamtibmas akan melakukan penertiban,” tegasnya. Saat pemanggilan tersebut, Widiana mengatakan para pengusaha game online ini sempat membela diri. Mereka menampik bahwa yang menjadi tempat nongkrong remaja bukan usaha game online saja. Namun juga banyak tempat usaha lainnya. Lebih lanjut Widiana meminta para pengusaha game online ikut memberikan kontribusi terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan Kuta Selatan. Pihaknya juga berharap kepada para remaja agar bisa memanfaatkan waktu seefisien mungkin. Dikatakan, di Bali sudah ada sekaa teruna di masing-masing banjar. Ke depan mereka diharapkan bisa menyalurkan bakat dan kreativitas dalam wadah sekaa teruna tersebut. (edi)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : FESTIVAL DIHARAPKAN DONGKRAK KUNJUNGAN WISATAWAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan menyusuri jalan sambil melihat suasana Pantai Sanur, Denpasar. Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Bali didominasi wisatawan Asia dan Australia.

Kasus Korupsi Tahura

Jaksa Masih Teliti Berkas, Penahanan Tersangka Diperpanjang Denpasar (Bali Post) -

Tim penyidik Kejati Bali yang menangani kasus dugaan korupsi penjualan tanah hutan raya (tahura) di Suwung Batankendal, Sesetan, saat ini belum merampungkan berkas. Tim penyidik masih meneliti berkas dan barang bukti yang sudah disita penyidik. Salah seorang penyidik Harry Soetopo didampingi Kasipenkum Humas Edwin Beslar mengatakan hal itu, Senin (7/8) kemarin. Harry Soetopo menambahkan, pihak penyidik juga melakukan perpanjangan penahanan untuk 40 hari ke depan terhadap tersangka Wayan Suwirta. ‘’Ya, perpanjangan penahanan 40 hari ke depan untuk tersangka yang ditahan,’’

jelasnya. Dalam perkara ini sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Informasi penyidik, kemungkinan tersangka bakal bertambah. Hanya, masih menunggu proses perampungan berkas serta hasil persidangan

nanti. Yang jelas, saat ini baru dua tersangka. Namun siapa yang terlibat dalam perkara ini, pihak kejaksaan tidak akan pernah takut mengungkapnya. Dalam kasus ini, tim sudah menyita objek yang menjadi sengketa. Tidak hanya sertifikat, tanah yang di atasnya sudah ada bangunan juga ikut disita. Yakni pemasangan papan penyitaan tanah dan bangunan Bank Sinarmas di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung Batankendal, Denpasar. Penyitaan tanah dan bangunan atau gedung berlantai lima terse-

but juga sudah mendapatkan penetapan Pengadilan Tipikor Denpasar. Tim penyidik Gede Budi Suardana bersama Harry Soetopo saat pemasangan papan penyitaan itu mengatakan, penyitaan sejatinya sudah direncanakan pascapenahanan dua tersangka beberapa waktu lalu. Tanah milik tahura yang sudah dibangun kokoh berlantai lima itu awalnya dimohonkan sertifikat oleh tersangka Wayan Suwirta. ‘’Oleh penyidik, terhadap yang bersangkutan telah dilakukan penahanan,’’ ujar jaksa yang akrab

dipanggil Pak Budi itu. Budi Suardana menambahkan, penyitaan itu dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan dan penyitaan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali tertanggal 10 Mei 2017 dan juga berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Denpasar tertanggal 27 Juli 2017. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Penatih Terapkan Administrasi Berbasis IT Festival Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Denpasar (Bali Post) – Sejumlah kegiatan festival yang digelar komponen masyarakat dan pemerintah semakin sering dilakukan. Di antaranya Denpasar Festival, Serangan Festival serta yang akan dibuka lagi yakni Sanur Village Festival (SVF). Dinas Pariwisata Denpasar menyambut baik kegiatan seperti itu, karena gelaran berbagai event festival diharapkan dapat berdampak positif bagi sektor pariwisata. Misalnya, mampu memperpanjang lama tinggal tamu di Denpasar. Hal ini ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Denpasar A.A. Bagus Sudharsana, Senin (7/8) kemarin. Sudharsana yang juga Kepala Balitbang Denpasar ini menambahkan, dampak yang dirasakan terhadap penyelenggaraan festival seperti ini akan dinikmati warga setempat yang secara ekonomi bisa meningkatkan pendapatannya. Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung kegiatan festival seperti yang akan dilangsungkan di Sanur dalam waktu dekat ini,

yakni SVF. “Karena dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut kita dapat melibatkan beberapa UMKM, baik binaan Dinas Koperasi, Dinas Perindag serta Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar,” katanya. Menurut Sudharsana, Sanur Village Festival juga bisa menjadikan sebuah destinasi baru bagi wisatawan yang datang ke Denpasar. Dalam kegiatan festival ini, para wisatawan bisa menikmati berbagai kuliner yang ditawarkan oleh masing-masing stan, karena banyak terdapat kuliner lokal yang bisa dicoba wisatawan. “Kami menilai kegiatan SVF ini bisa menjadi sebuah destinasi baru bagi wisatawan yang menginap di Denpasar. Bahkan bisa jadi mereka akan memperpanjang waktu mereka menginap,” katanya. Selama ini, kata Sudharsana, kunjungan wisatawan ke Denpasar berkisar pada angka 600.000 orang. Diharapkan dengan adanya kegiatan festival ini bisa menambah kunjungan wisa-

tawan ke Denpasar. Terlebih selama ini kegiatan SVF sudah berlangsung secara terus menerus sejak 12 tahun lalu. “Yang jelas, dampak bagi wisatawan cukup positif,” jelas pejabat asal Peguyangan Kaja ini. Sementara itu, Ketua Panitia SVF ke-12 Ida Bagus Sidharta Putra dalam jumpa pers kemarin mengungkapkan, kali ini pihaknya akan mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika”. Tema ini diambil mengingat momen ini dinilai tepat karena juga bersamaan dengan suasana bulan Kemerdekaan RI. Melalui kegiatan SVF 2017 ini, pihaknya mengajak seluruh warga untuk terlibat dalam suatu gerakan untuk menghargai dan memaknai perbedaan melalui berbagai kegiatan kreatif. Tema ini akan masuk ke dalam materi berbagai lomba, seperti foto dan juga tampilan booth. Paling tidak kemungkinan ada gambar-gambar Pancasila yang mereka tampilkan di booth masing-masing. (kmb12)

Denpasar (Bali Post) – Upaya untuk mewujudkan smart city di Denpasar mulai diterapkan di tingkat kelurahan. Misalnya dalam hal administrasi kependudukan serta suratmenyurat atarlingkungan, seperti yang diterapkan di Kelurahan Penatih, Denpasar Timur. Kelurahan ini telah menerapkan informasi teknologi (IT) dalam memperlancar pencatatan administrasi kependudukan. Hal ini mengemuka saat penilaian administrasi yang dilakukan Ketua Tim Penilai Administrasi Pusat Rosi Rosana Septimurni di Kantor Kelurahan Penatih, Senin (7/8) kemarin. Terkait dengan penilaian administrasi, Septimurni mengatakan hal ini sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan aktivitas dari masyarakat di desa/ kelurahan. Ini membawa dampak positif terhadap derajat kesehatan masyarakat. Hal ini dibuktikan dari respons pemerintah daerah yang sangat besar. Septimurni menambahkan, lomba ini memiliki peran strategis dalam arti luas terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, aspek keswadayaan sebagai faktor kunci pemberdayaan masyarakat yang didukung penuh pemerintah daerah. Ia menilai hal ini telah dilakukan TP PKK Kota Denpasar bersama kader-kadernya dalam melaksanakan programnya. Dia berharap kegiatan yang dilaksanakan bukan hanya untuk persiapan lomba semata melainkan dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan saat ini Denpasar menerima penghargaan Inagara dari Lembaga Administrasi Negara terkait tertib administrasi. Ini tidak terlepas dari peran ibu-ibu PKK yang telah melaksanakan tertib administrasi di samping dudukung oleh tertib administrasi instansi lainnya. ‘’Tertib administrasi membawa dampak terhadap penghargaan yang diraih sekarang ini,’’ ujarnya. Rai Iswara menambahkan, Kota Denpasar terus berbenah sebagai kota kreatif berwawasan budaya sehingga memberi kemanfaatan bagi masyarakatnya dengan menerapkan konsep kota cerdas. Dalam pelaksanaan setiap kegiatan, katanya, perlu dilaksanakan pencatatan-pencatatan secara teratur. Ini telah diterapkan dengan baik oleh PKK Kota Denpasar, sehingga mengantarkan PKK Kelurahan Penatih maju ke tingkat nasional. Sekretaris PKK Kelurahan Penatih IGA Pebrina Suryaningsih memaparkan penerapan IT dalam pencatatan dasa wisma di Kelurahan Penatih. Menurutnya, semua anggota keluarga dapat meng-input data keluarga sendiri melalui program SIPENA, sehingga data yang ada di Kelurahan Penatih ter-update secara online, termasuk semua Kelompok Dasa Wisma yang ada di Kelurahan Penatih juga dapat di-input beserta perkembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). (kmb12)

Kasus Tewasnya Anggota TNI

Peranan Berbeda, Empat Terdakwa Dituntut 1 hingga 5,5 Tahun

Denpasar (Bali Post) Kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Prada Yanuar Setiawan, Senin (7/8) kemarin memasuki agenda tuntutan. Dalam sidang tertutup di PN Denpasar karena terdakwanya anak di bawah umur, JPU dari Kejari Denpasar menuntut para terdakwa dengan hukuman berbedabeda. Pasalnya, peran mereka berbeda-beda dan ada dua TKP. Pada sidang dengan berkas terpisah itu, Im alias IC dituntut hukuman penjara dua tahun dan tiga tahun (berkas terpisah). Dia disidang dalam dua berkas dengan dua TKP pula. Atas tuntutan pada IC yang dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-2, tim kuasa hukum yang

tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa dia langsung melakukan pembelaan secara lisan. Ia meminta keringanan hukuman dengan alasan terdakwa tidak berbelit-belit dalam persidangan, menyampaikan permohonan maaf dan ada perjanjian perdamaian dengan pihak keluarga korban. Di samping itu, anak ini perlu bimbingan keluarga karena masih di bawah umur. Sementara dalam surat tuntutan jaksa dijelaskan bahwa terdakwa IC bersalah melakukan tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersamasama menggunakan kekerasan terhadap orang hingga mengakibatkan luka.

Sementara terdakwa lainnya yakni KCA dan KTS masingmasing dituntut hukuman satu tahun penjara. Yang paling tinggi dituntut oleh jaksa perempuan dari Kejari Denpasar adalah anak anggota DPRD Bali berinisial DKDA. Anak di bawah umur yang dalam pembacaan tuntutan ditemani ayahnya itu dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3. Jaksa menuntut supaya terdakwa dituntut hukuman lima tahun dan enam bulan penjara. Atas tuntutan itu, tim kuasa hukumnya yang coba dikonfirmasi usai sidang tidak mau banyak menjawab. Dia hanya mengatakan, terkait Bali Post/eka tuntutan itu pihaknya akan mengajukan pembelaan atau SIDANG - Petugas kejaksaan mengantar empat terdakwa ke ruang sidang anak di PN Denpasar, Senin (7/8) kemarin. pledoi. (kmb37)


Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

BADUNG

3

Eka Merthawan Raih Inagara Award Pemimpin Perubahan Terbaik 2017

Gotik Kalahkan Inovasi DKI Jakarta dan BBPOM

Bali Post/kmb23

PROMOSI PARIWISATA - Ketua BPPD Badung Ray Suryawijaya (kanan) bersama Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait promosi pariwisata, Senin (7/8) kemarin.

”Direct Flight” Minim

Badung Diharapkan Punya Maskapai Sendiri Mangupura (Bali Post) Berbagai cara dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung untuk mempromosikan potensi kepariwisataan Badung. Salah satunya melakukan promosi ke luar negeri. Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung bersama pelaku pariwisata sudah melakukan promosi ke India, dengan nama kegiatan India Sales Mission 2017 pada tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus lalu. Ketua BPPD Badung Ray Suryawijaya, S.E., MBA. menjelaskan, dipilihnya India karena memiliki banyak segmen yang ideal untuk BadungBali melebihi pasar Cina. Beberapa segmen tersebut yaitu wedding tourism, MICE, niche market. “Selain itu, India juga sangat potensial sebagai pasar UMKM seperti kerajinan tangan,” kata Ray Suryawijaya, Senin (7/8) kemarin. Ray Suryawijaya mengakui penerbangan yang langsung ke India masih sangat minim. Meski saat ini sudah dilakukan penambahan penerbangan ke India dengan menggunakan Batik Air dan Air Asia, namun hal itu masih dinilai kurang untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Sehingga, katanya, upaya promosi yang dilakukan BPPD Badung dan Disparda Badung tidak akan

membawa hasil maksimal. Ray Suryawijaya berharap Badung sebagai kabupaten kaya bisa memiliki maskapai penerbangan sendiri untuk menunjang penerbangan direct flight. “Penerbangan yang kerap menjadi kendala. Kami mengusulkan, kalau ada dana agar Badung membeli pesawat sendiri untuk menunjang direct flight,” harapnya. Menurut Ray Suryawijaya, India memiliki populasi penduduk terbesar kedua di dunia setelah Cina dengan jumlah 1,2 miliar jiwa lebih. Dari jumlah itu diperkirakan banyak penduduknya akan melakukan traveling. Sehingga pihaknya menilai ini merupakan market yang paling tepat untuk menambah target kunjungan wisman ke Badung. Melalui promosi ini, pihak Kementerian Pariwisata menargetkan untuk skala nasional bisa menggaet wisatawan India ke Indonesia sebanyak 2,5 juta. Dari jumlah itu, Bali diharapkan bisa memperoleh 60-70 persennya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra menjelaskan, tujuan promosi ini adalah agar bisa meningkatkan kunjungan Wisatawan sesuai target yang dicanangkan tahun ini sebanyak enam juta wisatawan mancanegara. (kmb23)

KEPALA Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung I Putu Eka Merthawan berhasil meraih Inovasi Administrasi Negara (Inagara) Award Pemimpin Perubahan Terbaik 2017, yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Jakarta, serangkaian HUT ke-60 LAN RI di Auditorium Kantor LAN RI Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Acara tersebut langsung dihadiri oleh Menteri PAN dan RB Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si., Menteri ESDM RI Ignasius Jonan, Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. Pada kesempatan itu, inovasi Gotik (Gojek Sampah Plastik) DLHK Badung berhasil mengalahkan inovasi DKI Jakarta dan BBPOM. Pencapaian ini tentu tidak mudah, persaingan ketat tiga finalis Inovasi Administrasi Negara (Inagara) Award 2017 yaitu inovasi DKI Jakarta dari

Badan Pengelola Keuangan Jakarta dan BBPOM Departemen Kesehatan RI, serta Inovasi DLHK Badung dengan Inovasi Gotik (Gojek Sampah Plastik). Evaluasi atas tiga finalis Inagara Award 2017 sangat ketat dan berjenjang, serta verifikasinya langsung ke lokus oleh Tim Inagara Award LAN RI dengan melihat manfaatnya dan dampaknya yang signifikan, kesinambungan program, terintegrasi secara, luas bukan saja di lokal locus tetapi reflikasinya sampai di tingkat nasional bahkan sampai dunia. Lewat pertimbangan teknis Tim Inagara Award LAN RI, akhirnya inovasi Gotik Badung ditetapkan sebagai inovasi terbaik ke-1 mengungguli inovasi DKI Jakarta yang meraih predikat terbaik ke-2 dan BBPOM Departemen Kesehatan RI maraih predikat terbaik ke-3, setelah melalui seleksi ketat dari berbagai

inovasi dari alumni Diklat PIM I, II, III dan IV yang mencapai 64.000 inovasi. Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M.Si. mengatakan inovasi Gotik Badung dengan inovatornya Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si. (Kepala DLHK Badung) yang merupakan alumni LAN RI dari Diklat Pim II angkatan satu tematik Pariwisata Bali Diklat (sekarang BKSDM Bali) tahun 2016. “Sangat wajar mendapatkan Inagara Award sebagai Pemimpin Perubahan Terbaik I tahun 2017. Karena keunggulan inovasinya serta manfaatnya nyata untuk menyelamatkan alam dari dampak sampah plastik, serta inovasi unik dengan jangkauan luas,” jelasnya. Sementara itu, Eka Merthawan menyatakan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena inovasi Gotik go national. Keberhasilan ini berkat dukungan penuh

INAGARA AWARD - Kepala DLHK Badung Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si. menerima Inagara Award dari Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M.Si. didampingi Menteri PAN dan RB Dr. H. Asman Abnur dan Menteri ESDM RI Ignasius Jonan di Auditorium Kantor LAN RI Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Ketut Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata dan semua anggota DPRD, Sekda beserta pimpinan organisasi perangkat daerah serta seluruh komponen

masyarakat Badung. “Inovasi Gotik akan terus berbenah di masa depan, agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat guna mewujudkan Badung yang pro-lingkungan,” pungkasnya. (ad505)

bahkan, setelah konsultasi publik akan dilanjutkan dengan tender apraisal, sehingga proyek yang nilainya miliaran rupiah ini dapat direalisasikan. Setelah pembayaran selesai, usai sudah tugas PUPR Badung. “Fisiknya dikerjakan oleh BPJN. Setelah ada pemenang tender apraisal langsung bisa kerja. Untuk laporan penilaian, paling lambat sebulan,” katanya. Seperti diberitakan sebe-

lumnya, pembebasan lahan underpass simpang Tugu Ngurah Rai dianggarkan hingga Rp 85 milliar. Anggaran sebesar itu dipasang pada APBD Perubahan Badung 2017. Bupati Giri Prasta mengatakan, megaproyek ini dipastikan berjalan untuk mendukung pertemuan IMF pada pertengahan 2018 mendatang. Proyek ini diharapkan mampu mengatasi masalah kemacetan. (kmb27)

Puluhan Ruko Terkena Proyek ”Underpass” Simpang Tugu Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) -

Puluhan bangunan ruko terkena dampak pembangunan jalan underpass di simpang Tugu Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung. Setidaknya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung telah mengantongi 32 sertifikat yang terkena pembebasan lahan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung Sang Nyoman Oka Permana mengakui dari hasil pendataan untuk pembebasan lahan ada puluhan sertifikat dikumpulkan. “Saat ini baru 32 sertifikat terkumpul dan kebanyakan

berupa bangunan ruko,” ujar Oka Permana, Senin (7/8) kemarin. Menurut Oka Permana, akan ada konsultasi publik setelah total jumlah sertifikat yang terdampak pembebasan lahan terkumpul. “Kami hanya bertugas

untuk pembebasan lahan dan untuk pembangunan fisik underpass sepenuhnya dikerjakan oleh BPJN. Sebelum tender apraisal, rencananya minggu ini kami lakukan konsultasi publiknnya,” jelasnya. Oka Permana menam-


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wakili Provinsi Bali

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

DOAJ Ambassador Training di Universitas Dwijendra

Mediterranean Language Centre Peringkat Kedua Nasional Perkumpulan ADRI Cetak Interviewer Penelitian Bereputasi Internasional

MEDITERRANEAN Language Centre (MLC) merupakan salah satu unit Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) yang didirikan sejak tahun 2012 di bawah naungan Kampus Perhotelan dan Kapal Pesiar Mediterranean Bali. MLC pada awalnya difungsikan untuk membantu memberikan kursus bahasa Inggris tambahan kepada mahasiswa-mahasiswi Mediterranean Bali selama perkuliahan sekaligus membantu alumni untuk memperdalam bahasa Inggris dan skill perhotelan guna mempersiapkan diri bekerja ke kapal pesiar internasional. Sejak 2014 hingga saat ini MLC juga membantu masyarakat umum dan tamatan LPK lainnya untuk mempersiapkan diri bekerja ke kapal pesiar dengan memberikan bimbingan bahasa Inggris sekaligus membantu penyalurannya melalui agen kapal pesiar CTI Group Bali. MLC ditunjuk mewakili Provinsi Bali dalam lomba kategori pengelola Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) tingkat nasional dalam Apresiasi Guru dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan yang dilaksanakan di Kota Bengkulu, 9-15 Juli 2017 lalu. MLC diwakili I Kadek Todi Astawan, S.Pd., M.Pd., MLC Course Manager yang juga menjadi Corporate Manager of Academic & Certification di Kampus Mediterranean Bali, berhasil meraih peringkat kedua nasional yang diikuti 31 provinsi peserta lomba dari seluruh Indonesia. Adapun tema yang diangkat adalah ‘’Strategi Membangun Kemitraan oleh LKP Mediterranean Language Centre (MLC) untuk Meningkatkan Keserapan Lulusannya di Industri Pariwisata Bali dan Kapal Pesiar Eropa-Amerika’’. Penganugerahan piagam penghargaan dilakukan 14 Juli 2017 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP. Acara penganugerahan sekaligus penutupan kegiatan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas 2017 dihadiri Ketua MPR DR. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. Direktur Mediterranean Bali Anak Agung Gede Abdiarta, S.E., CHT. menyatakan sangat berbangga atas raihan salah satu tim corporate manager di tingkat nasional. ‘’Kerja

JUARA DUA - I Kadek Todi Astawan menjadi juara kedua nasional di Bengkulu.

keras MLC yang mewakili Provinsi Bali menghasilkan capaian luar biasa. Prestasi ini akan semakin memacu tim Mediterranean Bali dan semua unitnya untuk terus berkarya memberikan sumbangsih nyata dalam mencetak SDM yang kompeten, meningkatan kualitas dan menyalurkanya ke dunia kerja, baik dalam dan luar negeri,’’ katanya. Menurutnya, luar biasa karena MLC menjadi sole agent pertama untuk program mobile learning Qooco di bidang education di Indonesia. ‘’Program Qooco for Hospitality telah diaplikasikan bagi seluruh mahasiswa Mediterranean Bali secara gratis guna meningkatkan dan mempercepat kemampuan dalam menguasai bahasa Inggris, baik dari segi vocabulary, pronunciation maupun conversation,’’ sambungnya. Todi Astawan menambahkan, MLC yang dipimpinya sejak tahun 2013 terdaftar di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar dengan nomor Izin 421.8/1255/Dikpora. Dengan NILEK Nasional: 22201.1.0116, hingga saat ini sudah membantu memberangkatkan ratusan alumni Mediterranen Bali dan banyak lulusan LPK lain. ‘’MLC membuka kursus bahasa Inggris untuk hospitality dan Program Executive Class for Cruise Line bagi mereka yang sudah berumur di atas 21 tahun namun tidak memiliki background di bidang pariwisata. Program ini terbukti sukses mengantarkan lulusan insinyur perikanan, sarjana hukum, sarjana ekonomi bahkan sarjana agama yang banting setir ke kapal pesiar. Sepanjang ada semangat dan kesungguhan, tidak sampai tiga bulan mereka sudah memiliki cukup bekal bahasa Inggris untuk melanjutkan ke proses berikutnya,’’ terangnya. (ad500)

PT BPR Padma Adakan Edukasi dan Literasi Perbankan di Desa Buahan MENINDAKLANJUTI program dari POJK, PT BPR Padma bekerja sama dengan KKN Unud mengadakan edukasi dan literasi perbankan yang sesuai dengan POJK No. 76/POJK.07/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan/Masyarakat. Lewat kegiatan ini, lembaga keuangan diharapkan mampu memberikan informasi secara menyeluruh dan pemahaman untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan lembaga keuangan perbankan. Edukasi dan literasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan KKN PPM XV/2017 Universitas Udayana ini digelar di Desa Buahan, Payangan, Gianyar, dengan mengambil tema ‘’Melalui Edukasi Meningkatkan Literasi Keuangan untuk Memilih dan Memanfaatkan Produk Jasa Keuangan kepada Masyarakat Desa Buahan’’. Lewat kegiatan edukasi dan literasi keuangan diharapkan masyarakat memahami apa itu bank, sehingga bisa mengatur keuangan keluarga secara bijak dan merasa tergerak memulai menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung sebagai simpanan masa depan atau biaya anak-anak sekolah dengan slogan ‘’pakailah uang sesuai kebutuhan, bukan keinginan’’. Dalam pelaksanaan edukasi dan literasi ini, PT BPR Padma ikut mendorong serta meningkatkan peran sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatkan pemahaman melalui edukasi dan literasi, peran BPR untuk memberikan jasa pelayanan yang berkualitas dan baik dapat terwujud dan terarah sesuai aturan yang berlaku.

EDUKASI – PT BPR Padma bekerja sama dengan KKN Unud mengadakan edukasi dan literasi perbankan di Desa Buahan, Payangan, Gianyar. PT BPR Padma selalu meningkatkan peran sertanya dalam bidang perekonomian, salah satunya dalam membantu meningkatkan roda perekonomian Bali khususnya pada sektor UMKM yang sedang ditumbuhkembangkan oleh pemerintah dengan bentuk kerja sama menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan memberikan peningkatan pemahaman tersebut masyarakat akan lebih memahami dan mengerti bagaimana memanfaatkan produk jasa keuangan yang ada, yang saat ini diselenggarakan di Desa Buahan. Edukasi dan literasi ini mampu menurunkan tingkat keresahan masyarakat dalam memilih produk investasi yang ditawarkan, karena sering terjadi tawaran investasi bodong. Pada kesempatan ini pula dipaparkan penjelasan tata cara investasi yang baik oleh pembicara Japarmen Manulu dan jajaran dari Kantor OJK Regional 8 Bali-Nusra. Dalam pelaksanaan program ini, PT BPR Padma menggandeng seluruh universitas dan sekolah-sekolah di

Bali dalam bentuk kerja sama MoU. Dalam kesempatan ini, pemegang saham sekaligus Komisaris PT BPR Padma Putu Gede Budiada, S.E., direksi dan karyawan BPR Padma menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Japarmen Manulu dan jajaran dari OJK Regional 8 Bali-Nusra, Kepala Desa Buahan I Wayan Mudiarta beserta perangkat desa dan jajarannya, Ketua KKN PPM XV Unud Dewa Ngakan Ketut Putra Negara, S.T., M.Sc. yang sudah memberikan kesempatan menyelenggarakan program edukasi dan literasi. ‘’Besar harapan kami nantinya program-program berikutnya bisa berjalan berkelanjutan dan kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik di masa yang akan datang. Sesuai tagline PT BPR Padma ‘’Tumbuh Berkembang Bersama’’, PT BPR Padma berkomitmen selalu memberikan kontribusi terbaik untuk pembangunan perekonomian masyarakat Bali khususnya,’’ ujar Gede Budiada. (ad499)

FH UNR Gelar Baksos dan Penelitian di Desa Penglipuran

FAKULTAS Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) menggelar bakti sosial di Desa Penglipuran, Bangli, Sabtu (5/8) lalu. Sebanyak 350 mahasiswa semester II, IV dan VI serta 50 dosen dilibatkan. Bakti sosial yang dilakukan berupa bersih-bersih di lingkungan Desa Penglipuran serta penanaman pohon langka seperti tanaman majagau, naga sari, katu lampa, badung dan mundeh. Demikian disampaikan Ketua Panitia Baksos A.A. Ngurah Alit Suteja, S.H., M.H. Baksos dilaksanakan selama sehari dari pagi hingga sore. Lokasi baksos dan penanaman pohon ditentukan oleh Jero Bendesa Adat Penglipuran sesuai dengan kebutuhan desa tersebut. Dekan FH UNR I Dewa Ayu Yus Andayani, S.H., M.H. mengatakan, setiap universitas baik negeri maupun swasta pasti mempunyai visi untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. ‘’Kami di sini melaksanakan dua dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat dan penelitian. Kegiatan ini merupakan acara rutin menjelang yudisium dan pelepasan,’’ ujarnya. Pengabdian masyarakat diwujudkan dalam bentuk bakti sosial yang dihadiri Lurah Kubu, Jro Bendesa Adat Penglipuran, perangkat desa lainnya serta sekaa terunateruni. Desa Penglipuran sudah

DEWAN Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (P-ADRI) terus memberi penguatan bagi dosen Indonesia agar mampu menghasilkan artikel di jurnal bereputasi internasional. Senin (7/8) kemarin, DPP ADRI mempercayakan Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar sebagai tuan rumah pelatihan Directory of Open Acess Journals (DOAJ) Ambassador Training. DOAJ Ambassador Training dibuka Ketua Umum DPP Perkumpulan ADRI Dr. Ahmad Fathoni Rodli didampingi WR II Undwi Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si. Hadir WR III Undwi Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. dan para dekan di lingkungan Undwi. Ketua Panitia Pelatihan yang juga Sekjen Perkumpulan ADRI Bali Dr. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. mengungkapkan, pelatihan melibatkan 20 dosen yang dipilih dari hasil seleksi seluruh Indonesia. Mereka akan dipersiapkan menjadi interviewer andal yang akan membimbing para dosen menghasilkan karya ilmiah dan dimuat di jurnal bereputasi internasional seperti DOAJ yang bermarkas di Eropa. Hal ini sudah dibuktikan sejumlah artikel dosen Undwi masuk ke DOAJ. Pelatihan selama empat hari ini menghadirkan tiga narasumber dari DOAJ, yakni Tom Olyjhoek, editor in chief DOAJ, Judith Barnsby dan Leena Shah () dari India. Pelatihan penelitian ini, kata Gede Sedana didampingi Sekretaris Panitia Drs. Kotaniartha, S.H., M.H., dan Wakil Ketua Drs. I Made Sila, M.Pd., juga serangkaian diadakannya pertemuan internasional ke-14 P-ADRI

DOAJ - Narasumber dari DOAJ didampingi Gede Sedana berbincang-bincang dengan peserta DOAJ Ambassador Training. seluruh dunia atau International Conference Perkumpulan ADRI di Bali. DPP P-ADRI mempercayakan DPD Perkumpulan ADRI Bali sebagai tuan rumah konferensi internasional ini yang bertemakan ‘’Pengembangan Iptek Melalui Penguatan Publikasi pada Jurnal Terakreditasi Internasional’’. Ketua DPP Perkumpulan ADRI Dr. Ahmad Fathoni Rodli saat membuka DOAJ Ambassador Training mengungkapkan, pelatihan ini untuk memotivasi dosen anggota ADRI di Indonesia mampu menghasilkan artikel berkualitas sehingga bisa dimuat di DOAJ. Ia berharap pelatihan yng diikuti dosen anggota Perkumpulan ADRI dari Sulteng, Sulsel, Jateng, Jatim, Jakarta, Kalimantan, Jepang dan Bali ini mampu menghasilkan interviewer baru di Asia yang akan menjadi pelatih bagi rekan dosen lainnya. Lewat pertemuan ini para dosen mampu melahirkan komunitas baru, teman kerja baru dan

jejaring baru dalam peningkatan kualitas penelitian yang serumpun. Apalagi masih banyak dosen di Indonesia yang belum bisa menghasilkan karya ilmiah yang menembus jurnal internasional. Anggota Perkumpulan ADRI memiliki 1.300 artikel. Muri Internasional mencatat prestasi ADRI sebagai penyelenggara kerja sama multikampus terbanyak di dunia, yakni 200 perguruan tinggi. Kedua terbanyak di dunia dalam penandatanganan kerja sama penulis. Acara ini direspons positif oleh Ketua Perkumpulan ADRI Bali yang juga Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.H. Menurutnya, keberadaan Perkumpulan ADRI perlu diperkuat dalam hal pengelolaan kekayaan intelektual dan memiliki artikel ilmiah yang mampu menembus jurnal internasional yang bereputasi. Dengan demikian para dosen anggota Perkumpulan ADRI termotivasi melahirkan artikel ilmiah dan jurnal. (ad497)

DPD-RI Beri Pembekalan Paskibraka Bali 2017

Rekomendasi Wedakarna Direspons Positif oleh Pemprov dan Pemkot

BEBERAPA waktu lalu saat diundang dalam acara Kompetisi Baris-berbaris yang diadakan Purnawirawan Paskibraka Indonesia Bali (PPI), Senator DPD RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dititipi aspirasi terkait minimnya perhatian pemerintah terhadap sejumlah program PPI, termasuk tidak adanya Paskibraka tingkat Kota Denpasar. Tidak lama setelah Senator Arya Wedakarna mengeluarkan rekomendasi resmi, sinyal positif pun disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Kota Denpasar, yakni diresponsnya permintaan DPD RI agar pemerintah di Bali memberikan perhatian terhadap kegiatan PPI termasuk diadakannya Paskibraka Kota Denpasar mulai 2017. Selama ini kegiatan pengibaran bendera pusaka di Denpasar selalu disatukan dengan perayaan di tingkat provinsi. Apresiasi atas respons pemerintah ini disampaikan Gusti Wedakarna di hadapan 75 calon Paskibraka 2017 di Denpasar. Hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bali dan Ketua PPI Bali. “Kegiatan PPI adalah wujud dari implementasi Pancasila. Saya mendukung karena anak–anak Paskibraka pasti pilihan terbaik dari SDM di sekolah masing– masing dari segi fisik, mental dan disiplin. Kalau mau jadi pemimpin ya harus siapkan fisik yang sehat dan disiplin tinggi. Jangan pernah sia– siakan status sebagai Paskibraka dan hanya bangga mencantumkan Paskibraka di biodata atau CV saudara. Harus menjadi pemimpin di segala bidang, salah satunya tanamkan cita–cita kuliah di luar Bali dan luar Indonesia, sehingga

bisa menjadi diaspora Indonesia yang mumpuni,’’ ungkapnya. Ia menyatakan level seorang Paskibraka dari segi karakter adalah level nasional dan jika ingin menjaga eksistensi Bali baik dari segi agama, adat dan budaya, anak muda harus menjadi teladan dan pahlawan. “Rakyat kita butuh pahlawan. Pahlawan itu memiliki beberapa syarat, di antaranya berani, berpikiran maju ke depan, berpenampilan apik seperti Bung Karno, jago debat, jago argumentasi dan itu bisa didapatkan di luar Bali. Jadi, kalau sudah jadi Paskibraka, levelnya adalah UI, ITB, Brawijaya, UGM, IPB, Undip dan sejumlah PT ternama. Itu kalau kalian mampu dan mau. Pemimpin akan menjadi pintar dan cerdas kalau sudah mengalami diskriminasi dan merasakan pahit getirnya pengalaman dan ilmu hidup di luar Bali. Lihat saja pemimpin bangsa dan pemimpin Bali, mereka rata-

rata orang rantauan. Jika sudah sukses bisa kembali ke Bali membangun Pulau Dewata,’’ ujarnya. Gusti Wedakarna minta Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali menganggarkan lebih untuk pembinaan Paskirabaka, termasuk memberikan prioritas kepada anak-anak Paskibraka dalam berkarier di bidang diplomasi dan pemerintahan. “Mereka memiliki kelebihan dan harus difasilitasi menjadi pemimpin. Jika bisa sekolahlah sampai doktor. Rata-rata semua di sini sudah punya penampilan baik, badan tegap, jegeg dan disiplin. Apalagi yang kurang? Cuma perlu diisi jnana agar sempurna. Saya sangat meyakini dari segi fisik anak-anak muda Bali memiliki postur terbaik dan punya militansi terbaik baik untuk agama, budaya dan adatnya. Saya dukung agar mereka bisa tampil tidak saja saat 17 Agustusan tapi juga di organisasi organisasi,’’ papar Gusti Wedakarna. (ad501)

DALAM rangka meningkatkan pemahaman tentang publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi dan implementasi Panduan Publikasi Ilmiah Tahun 2017, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual mengadakan Sosialisasi Publikasi Ilmiah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI), Denpasar, Senin (7/8) kemarin. Tujuan dari acara ini adalah untuk mempublikasikan ilmiah

di lingkungan dosen yang pernah menerima hibah penelitian dosen pemula, hibah penelitian kerja sama antarperguruan tinggi atau penelitian disertai doktor dari perguruan tinggi. Adapun susunan acaranya, yaitu Etika Publikasi, Publikasi Buku dan Konferensi, Publikasi Jurnal Ilmiah dan Akses E-Resources Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dan Perangkat dalam Pengelolaan Publikasi (Men-

deley, Grammarly dan lain-lain). Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. dihadiri Direktur Pengelolaan Intelektual Kemenristek Dikti yang dalam kesempatan ini diwakili Kasubdit Fasilitasi Publikasi Ilmiah Aldi Haryadi. Peserta Sosialisasi Publikasi Ilmiah Tahun 2017 berasal dari universitas dan sekolah tinggi yang ada di Bali, terutama STPBI. (ad498)

PASKIBRAKA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Paskibraka 2017 didampingi Kadis Pemuda Olahraga dan Ketua PPI Bali.

Sosialisasi Publikasi Ilmiah oleh Direktorat Pengelolaan Ristek Dikti

DI PENGLIPURAN - Dekan FH UNR bersama ketua panitia baksos, ketua sekaa teruna, lurah, bendesa dan perangkat desa lainnya di Desa Penglipuran. tidak asing lagi bagi masyarakat. Lingkungannya yang nyaman didukung kondisi udara, kebersihan dan rumah yang tertata rapi serta hutan bambu yang asri. ‘’Kami mengajak mahasiswa ke sana untuk melihat bagaimana menjaga lingkungan secara turun-temurun dan ikut berpartisipasi melakukan penghijauan dengan menyumbangkan pohonpohon yang digunakan sebagai sarana upacara,’’ bebernya. Selain itu dilakukan penelitian. Desa Penglipuran merupakan desa tradisional yang memiliki aturan atau ciri-ciri yang khusus sebagai desa tua. Salah satunya

cara masyarakatnya melindungi dan menghormati kaaum wanita dengan cara melarang para suami melakukan poligami lewat aturan bukan larangan. ‘’Apabila ada yang melakukan poligami akan diberikan sanksi. Sanksinya tegas, yaitu ditempatkan di suatu pekarangan di ujung desa yang disebut Karang Memadu. Dikucilkan sehingga orang yang melakukan hal tersebut merasa malu. Nah, itu yang diteliti dosen dan mahasiswa karena ada kaitannya dengan aspek hukum,’’ ungkap Andayani seraya berharap penelitian ini berguna untuk mahasiswa, dosen dan UNR. (ad496)

SOSIALISASI - Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual mengadakan Sosialisasi Publikasi Ilmiah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI), Senin (7/8) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Asah Kualitas Garda Terdepan

’’Grand Opening’’ Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera

Astra Motor Bali Gelar Kontes Layanan Honda 2017 SEBAGAI bentuk konsistensi dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen dan untuk mengasah kualitas garda terdepan Honda, Astra Motor Bali kembali menggelar kontes layanan Honda 2017 tingkat regional yang merupakan agenda tahunan. Tahun ini merupakan pelaksanaan ke-10. Proses penentuan peserta kontes melalui klasifikasi dealer. Kategori reguler dealer dengan jabatan partisipan, yaitu pimpinan jaringan, front line people (FLP) dan deliveryman. Kategori wing dealer/big wing dealer dengan jabatan partisipan, yakni pimpinan jaringan, FLP reguler, FLP wing/ big wing (wing sales people, big bike assisten, big bike consultan) serta deliveryman. Sebanyak 80 peserta mengikuti ajang kompetisi regional ini. Poin penilaian berbeda di setiap kategori dan proses penilaian sudah dimulai sejak Juni hingga Juli. Untuk kategori FLP dan deliveryman penilaiannya meliputi beberapa aspek, yaitu ujian tertulis, ujian melayani konsumen/roleplay, menangani keberatan konsumen, kemampuan komunikasi dalam focus group discussion (FGD), presentasi dan pengetahuan umum lainnya yang berhubungan dengan pelayanan, serta seleksi akhir berupa psikotest dan interview. Untuk kategori pimpinan jaringan, penilaian dilakukan dengan menilai project pengembangan layanan yang dilakukan oleh pimpinan dealer dengan memperhatikan faktor kepemimpinan, sikap, inovasi serta implementasi project pengembangan layanan outlet yang dilakukan di setiap dealer yang akan berdampak besar dalam meningkatkan pelay-

Usung Kebinekaan, Bangun Kesejahteraan Anggota

JUARA - Juara FLP wing dealer kontes layanan Honda 2017. anan kepada konsumen dan dealer dengan konsep biaya kecil dan berdampak besar. Berbekal semangat satu hati untuk menampilkan yang terbaik, pada 5 Agustus 2017 berlokasi di Madam Tan Restaurant dalam acara lunch penuh keakraban bersama Management Astra Motor, dilangsungkan pengumuman peserta terbaik dalam kontes layanan tingkat regional. ‘’Kontes layanan ini tidak hanya kompetisi pemenang tidak pernah menyerah, namun merupakan tugas berat. Apa pun yang dihadapi harus tetap berjuang terus sampai garis finis. Pemenang harus fokus dan tetap mengedepankan kepuasan konsumen dengan menjaga keintiman dengan pelanggan, tetap konsisten melayani pelanggan dan mampu bersaing secara baik,’’ ungkap Ronaldo Widjaja selaku Region Head Astra Motor Bali.

Relokasi Jaringan, PDAM Rogoh Cadangan Dana Investasi Mangupura (Bali Post) – Rencana merelokasi jaringan PDAM Tirta Mangutama, Badung akan merogoh cadangan dana investasi Rp 5 miliar. Dana yang tersedia masih jauh dari cukup, karena hasil hitung-hitungan anggaran pemindahan jaringan mencapai Rp 22,8 miliar. Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung I Ketut Golak mengaku akan meminta dana kepada pemerintah setempat guna menutupi kekurangan. Namun, pihaknya menolak menggunakan dana setoran ke kas daerah untuk pembiayaan pemintahan pemindahan utilitas terkait proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Tuban. ‘’Kami takut menggunakan dana tersebut karena akan melanggar Perda 6 Tahun 2005 tentang PDAM. Dari hasil hitung-hitungan, anggaran pemindahan utilitas bisa ditekan menjadi Rp 21 miliar dari perhitungan awal Rp 22,8 miliar,’’ ujar Golak saat dikonfirmasi, Senin (7/8) kemarin. Seperti diketahui, dalam APBD tahun 2017, PDAM memiliki kewajiban setoran ke kas daerah 30 persen dari keuntungan setelah dipotong pajak, yaitu Rp 14 miliar lebih. Kekurangan dana Rp 16 miliar akan dimohonkan ke Pemkab Badung. ‘’Untuk kekurangannya kami akan koordinasikan dengan pimpinan. Yang jelas kami akan melaksanakan seluruh keputusan pimpinan,’’ katanya. Sementara itu, sejumlah pihak mengusulkan agar menggunakan anggaran pembebasan lahan yang terkena proyek underpass yang telah dipasang dalam anggaran perubahan Rp 85 miliar. Sebagian anggaran ini akan digeser untuk pemindahan jaringan PDAM. Selanjutnya, sebagian anggaran ganti rugi untuk pemilik lahan yang digunakan akan dialokasikan pada induk 2018. (kmb27)

5

Tujuh peserta terpilih sekaligus menjadi wakil Bali untuk membawa tiket mengikuti Kontes Layanan Honda ke tingkat nasional. Juara Kategori Pimpinan Jaringan Regular Dealer Ni Putu Sumawati dari Dealer Mitra Krida MandiriI-Mambal. Juara Kategori Pimpinan Jaringan Wing/Big Wing Arki Prayogi (Astra Motor Cokroaminoto). Juara Kategori Front Line People Wing/ Big Wing I Gede Rudy Satriawan (Astra Motor Cokroaminoto). Juara Kategori Deliveryman Reguler Dealer Gede Sumarsa (Astra Motor Singaraja). Juara Kategori Deliveryman Wing/Big Wing Fajar Gunawan (Enam Tiga Singaraja). Kategori Front Line People Reguler Dealer, juara I I Ketut Nila Antari (Astra Motor Singaraja) dan juara II Kadek Sri Widani (Enam Tiga Singaraja). (bns1)

DUNIA perkoperasian di Bali semakin berwarna dengan hadirnya Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera. Koperasi simpan-pinjam yang beralamat di Jalan Raya Sesetan 335, Denpasar ini di-grand opening, Senin (7/8) kemarin. Menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera menarik lantaran menerima anggota tanpa memandang suku, ras dan agama. ‘’Kami bersuka cita sekali bahwa koperasi ini bisa terbentuk di Bali. Ini satu-satunya koperasi yang kami dirikan untuk benar-benar berkonsentrasi membangun kesejahteraan warga dan anggotanya,’’ ujar Bendahara Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera Alit Winarsa, S.E. Menurutnya, kebinekaan tampak dari anggota yang tidak hanya didominasi orang Bali tetapi juga etnis lain seperti Cina. Warna kebinekaan juga tampak saat grand opening yang diawali upacara melaspas sesuai agama Hindu, dilanjutkan hiburan berupa tari-tarian Bali seperti tari Pendet, Legong Keraton, Oleg Tamulilingan, serta Barong Sai khas negeri Tirai Bambu. ‘’Sekarang kan lagi santer-santernya isu mengenai kebinekaan. Ternyata di Bali kita masih bisa bersaudara dengan baik dan kebinekaan tetap bisa terjaga. Itu yang terpenting. Dengan semangat dan pemikiran yang sama, kita bisa membangun kesejahteraan anggota dan tujuan akhirnya berguna untuk bangsa dan negara,’’ paparnya. Winarsa menambahkan, saat ini sudah ada sekitar 150 orang anggota yang bergabung. Latar belakangnya beragam, mulai dari pedagang di pasar, pengusaha UKM, hingga pengusaha besar. Ada berbagai penawaran menarik yang diberikan untuk anggota supaya bisa menata

POTONG TUMPENG - Pembina Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera, Andre Yasa, memotong tumpeng sebagai tanda grand opening di Jalan Raya Sesetan 335, Denpasar. hidup dan mulai sejahtera. ‘’Dengan menabung Rp 25 juta, bisa langsung mendapat hadiah lemari es. Kalau menabung Rp 50 juta, mendapatkan sepeda gunung tanpa diundi. Jika menabung Rp 100 juta, mendapat sepeda motor Scoopy langsung dibawa pulang. Bunga yang diberikan sangat kompetitif dan melebihi bunga saat ini, yakni 1,5 persen per bulan dan bisa menjadi passive income,’’ jelasnya. Ketua 2 Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera I Wayan Widana, S.Sos. mengatakan, koperasi ini belum sebulan berdiri namun sudah dirancang sekitar satu tahun lalu. Berdirinya koperasi bukan semata-mata untuk meraup anggota sebanyak-banyaknya. Dalam konsep besarnya, koperasi dibentuk guna menyejahterakan anggota dan menjaga kebinekaan. ‘’Konsep besar koperasi pada pokoknya simpan-pinjam, tetapi kami berkembang

Pungli di Tanjung Benoa

Penyidik Dalami Tindak Pidana Lain Denpasar (Bali Post) Penyidik yang menangani kasus dugaan pungli di Tanjung Benoa dengan tersangka KR, terus mendalami dan mengembangkannya. Pasalnya, diduga ada tindak pidana lain terkait kasus tersebut. Sementara KR yang tidak ditahan, hanya wajib lapor hingga kasusnya dilimpahkan ke Kejati Bali. Saat dikonfirmasi terkait tindak pidana lain, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan belum bisa disampaikan. Ia beralasan masih dalam penyelidikan. ‘’Kasus punglinya tetap lanjut, tapi ada tindak pidana lain yang diselidiki,’’ tegasnya didampingi Kasubdit I Direktorat Reskrimum AKBP Tri Kuncoro, Senin (7/8) kemarin. Terkait kasus punglinya, lanjut Hengky, penyidik telah memeriksa enam saksi, dua di antaranya

pengusaha water sport yang ada di wilayah tersebut. Rencananya polisi memeriksa semua pemilik atau pengelola water sport yang jumlah keseluruhannya 22 perusahaan, termasuk prajuru Desa Adat Tanjung Benoa. ‘’Nantinya diperiksa semua. Kami melakukan penyelidikan kasus ini berawal dari adanya keluhan dan informasi dari perusahaan water sport yang ada di sana,’’ ungkapnya. Dalam penyidikan terungkap ada 17 orang ditugaskan mengambil uang

pungutan tersebut. Setiap orang digaji Rp 1.745.500 ditambah tunjangan. ‘’Dari keterangan saksi-saksi yang kami periksa, per bulan uang pungutan sekitar Rp 1 miliar. Sejak kasus ini terungkap, pungutan langsung dihentikan. Kami menetapkan KR sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti,’’ ujar Tri Kuncoro. Menyusul terungkapnya kasus ini, ia berharap tidak terjadi di wilayah lain. Apalagi Presiden Joko Widodo memerintahkan menindak tegas segala bentuk pungli. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose sangat komit memerangi pungli yang terjadi di daerah ini. Seperti diberitakan, tim Subdit I Direktorat Reskrimum Polda Bali dipimpin Kasubdit I AKBP Tri Kun-

coro mengamankan seorang wanita berinisial KR di salah satu perusahaan water sport di Desa Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (2/8) lalu. KR diduga mengambil uang hasil pungli terhadap wisatawan yang datang ke sana. Saat itu KR sedang mengambil uang hasil pungutan terhadap wisatawan yang menikmati wahana water sport. Uang Rp 10 ribu tersebut dipungut melalui perusahaan jasa water sport yang ada di Desa Tanjung Benoa. Terkait kasus itu diamankan barang bukti satu buah tas plastik warna oranye, uang tunai Rp 825 ribu, beberapa kuitansi dari tiga perusahaan water sport, form daily activiti fax dan satu bendel kuitansi. (kmb36)

Di Usia Ke-12

Yayasan Senyum Bali Bantu 2.900 Penderita Cacat Wajah

Pergoki Pencuri, Bocah Difabel Dibakar Banyuwangi (Bali Post) Kesehatan hanya untuk orang kaya sepertinya ada benarnya. Gara-gara tak memiliki kartu keluarga (KK), seorang bocah penderita luka bakar di Banyuwangi, Jawa Timur, tak bisa dirawat di rumah sakit (RS). Selain KK, keluarganya tak memiliki biaya dan mirisnya lagi korban adalah penyandang difabel. Bocah malang itu, Juana (13), warga Dusun Palurejo Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar. Ia mengalami luka bakar serius di bagian perut, kemaluan hingga tembus paha. Kejadian nahas itu dialami korban, Kamis (27/7) lalu. Korban memergoki pencuri BBM di sebuah perahu nelayan. Karena kenal pelaku pencurian, korban berusaha berteriak. Rupanya pelaku yang tunarungu naik pitam, lalu menyiram korban dengan premium curian dan menyulutnya dengan rokok. Kontan saja, api menyambar celana korban, sehingga tubuhnya terbakar. Oleh karena tak punya biaya, keluarga korban hanya bisa pasrah. ‘’Korban sempat dibawa ke Puskesmas Kedungrejo, tapi tak bisa dirawat inap lantaran tak ada KK, padahal luka bakarnya cukup mengkhawatirkan,’’ kata Suratin, salah satu warga yang mendampingi korban, Senin (7/8) kemarin. Ia bersama warga hanya bisa memberikan pengobatan semampunya. Keluarga korban seluruhnya mengalami keterbelakangan mental. Akibatnya, sang ibu Karni dan adiknya Pandu tak maksimal merawat korban. Sementara ayahnya sudah lama meninggal. Keluarga korban sudah lama menetap di pinggir sungai, persis di belakang pabrik pengalengan ikan. Sepintas, rumah yang ditinggali mirip sebuah gubuk. Bentuknya kecil, berdinding anyaman bambu. Sementara itu, Kepala Puskesmas Kedungrejo dr. Firdaus mengatakan pihaknya sempat menerima pasien luka bakar, namun sudah menerbitkan surat rujukan ke RSUD Genteng, Banyuwangi. ‘’Karena luka bakarnya serius dan mengkhawatirkan, korban kami rujuk ke RS. Waktu itu hanya terganjal surat pernyataan miskin dari desa,’’ jelasnya. Menurutnya, pihaknya tak pernah menolak perawatan pasien. Saat datang, tim medis langsung menangani korban di UGD, kemudian dibuatkan surat rujukan ke RS. ‘’Prosedur perawatan sudah dilalui. Kami rujuk ke RSUD karena khawatir luka bakarnya memicu infeksi,’’ ungkapnya. (kmb30)

juga ke serba usaha. Salah satunya pembukaan bengkel, jasa transportasi yang sifatnya premium car. Terus ada jasa-jasa lain yang dikembangkan lagi ke depan,’’ jelasnya. Salah satu usaha binaan koperasi adalah bengkel velg ‘’Four Wheels Brothers’’ yang berada satu gedung dengan koperasi. Bidang usaha ini menempati lantai satu, sedangkan koperasi berada di lantai dua. Selain usaha binaan, dalam waktu dekat akan dibuka cabang koperasi antara lain di Munggu, Gianyar dan seputaran Dalung. ‘’Kami akan genjot secepat mungkin biar koperasi ini bisa berkembang secara merata,’’ tandas Widana. Salah seorang anggota, Gede Susila, mengaku sangat terbantu dengan menjadi bagian dari Koperasi Sekawan Jaya Sejahtera. Pria yang berprofesi sebagai chef ini bisa menabung dan dapat meminjam uang untuk mengembangkan usahanya. (ad502)

PEMENANG – Para pemenang perlombaan membuat craft yang diselenggarakan Faber-Castell.

Bersama Faber-Castell

Delapan Siswa Berprestasi Berwisata ke Bali SETELAH melalui proses penjurian, Faber-Castell menobatkan delapan siswa dari tiga area wilayah memperoleh hadiah utama, dalam perlombaan membuat craft yang diselenggarakan di 30 kota di Indonesia. Kedelapan siswa tersebut bersama satu orangtua pendamping per siswa nantinya memperoleh hadiah utama berwisata ke Bali. ‘’Hal ini merupakan wujud penghargaan kepada para pemenang nasional yang telah mengikuti perlombaan Connectorpenchallenge,’’ ungkap Product Manager PT FaberCastell Richard Penelewen. Dijelaskannya, proses penjurian diawali karya para pemenang per kota yang selanjutnya dikompetisikan lagi di tingkat wilayah. Dalam hal ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Sumatera, Jawa dan Indonesia Timur. Di sini baru ditetapkan menjadi juara nasional. Perlombaan Connectorpenchallenge tahun ini diikuti 13.712 pasang peserta yang melibatkan peran serta dari orangtua. Program ini dimulai November tahun lalu dan berakhir pada April tahun ini. Mengusung konsep ‘’Family Art Experience’’, Connectorpenchallenge tahun ini

berhasil mendorong keterlibatan orangtua. ‘’Uniknya, setiap akan dimulai perlombaan, kami mengajak anak untuk memeluk orangtuanya. Hal ini mungkin sudah sangat sulit terjadi di tengah kesibukan orangtua dan anak saat ini,’’ jelas Richard. Ditambahkannya, dalam banyak penelitian menunjukkan quality family time sangat penting bagi anak dan tidak perlu mahal, tetapi dapat membuat orangtua dan anak senang. Terpenting tak terlupakan, di antaranya bisa melalui kegiatan-kegiatan sederhana salah satunya perlombaan ini, akan ada kerja sama antara orangtua dan anak dalam membuat craft. Wilayah/Zona Jawa pemenangnya Muhammad Rafli Fanani (SDN Petrokimia Gresik, Surabaya), Nabila Alquwina Tsaqif (SD Muhammadiyah 24 Rawamangun, Jakarta) dan Chole (SD Bunda Hati Kudus, Bogor). Wilayah Sumatera pemenangnya Karen Eveline (SD Bina Kasih, Jambi), Fairuz (SD As Syifa, Medan) dan Syarifah Bian Shabila (SDN 67 Aceh). Wilayah/Zona Indonesia Timur pemenangnya Florencia Milka (SD KAT 13, Manado) dan Nadia Citra (SDN 007, Samarinda). (bns2)

Denpasar (Bali Post) Sejak berdiri tahun 2005, Yayasan Senyum Bali telah membantu lebih dari 2.900 anak di Indonesia Timur yang mengalami bibir sumbing, celah langit-langit dan cacat wajah lainnya. Senin (7/8) kemarin, Yayasan Senyum Bali merayakan HUT-nya yang ke-12. Pada perayaan yang berlangsung sederhana, hadir para donator yang berasal dari berbagai negara, individu dan hotelhotel yang ada di Bali. Selama 12 tahun, Yayasan Senyum Bali mencari dan menerima masyarakat yang membutuhkan, terutama yang tidak mampu. Segala biaya pengobatan hingga transportasi untuk perjalanan menuju rumah sakit, makan dan minum dibiayai oleh Yayasan Senyum Bali. Yayasan Senyum Bali juga menyediakan rumah singgah bagi masyarakat yang rumahnya jauh dari tempat melakukan pengobatan. Sampai saat ini, Yayasan Senyum Bali telah bekerja sama dengan enam rumah sakit, yaitu RSUP Sanglah, BROS, RS BaliMed, RS Prima Medika, RS Surya Husadha dan RS Dharma Yadnya. Founder Yayasan Senyum Bali, Mary Northmore, mengaku mendengar kabar dari dokter di Australia bahwa Indonesia sangat membutuhkan bantuan dari organisasi untuk mengurus dan memfasilitasi anak-anak yang cacat khususnya di area wajah. “Bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, satu anak lahir dengan bibir sumbing dalam 600 kelahiran,” ujarnya. Bantuan yang diberikan dalam bentuk medis dan sosial. Bantuan sosial berupa penyebaran informasi bahwa Yayasan Senyum Bali bisa dan mau membantu. Pemerintah Australia juga memberikan bantuan berupa saran-saran untuk dokter di Indonesia. Ada pula dokter Indonesia yang diundang ke Adelaide untuk mengikuti training menangani kasus yang lebih sulit. “Sampai sekarang, kasus-kasus yang dulu harus dikirim ke Australia, sekarang bisa diurus di sini,” tandasnya. Apabila ada kasus yang tidak bisa diselesaikan di Indonesia, akan ditangani di Australia Selatan untuk menjalani pengobatan. (kmb42)

Bali Post/kmb42

HUT - Perayaan HUT ke-12 Yayasan Senyum Bali.


OPINI

6

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menghargai Kemerdekaan AGUSTUS ini banyak yang menyebut sebagai “Bulan Kemerdekaan’’. Ada pula yang menyebut “Bulan Kebangsaan”. Untuk yang pertama, lebih banyak dikaitkan dengan ulang tahun Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus. Untuk yang kedua, mungkin hampir sama, terkait ulang tahun Hari Kemerdekaan RI, hanya lebih ditekankan pada suasana kebangsaan di negeri ini saat ini. Rasa kebangsaan yang banyak mendapat sorotan karena dinilai telah mulai mengendur, kalau tidak disebut merosot. Terlepas dari sebutan “Bulan Kemerdekaan” ataupun “Bulan Kebangsaan”, yang jelas keduanya menunjukkan bahwa bangsa Indonesia saat ini telah merdeka. Telah terbebas dari belenggu penjajahan Portugis, Belanda, maupun Jepang. Masalahnya sekarang, setelah merdeka, apa saja yang telah dilakukan bangsa ini? Sudahkah kemerdekaan yang diperoleh dengan perjuangan penuh pengorbanan material, waktu dan jiwa raga bangsa ini diisi dengan pembangunan jiwa dan raga bangsa ini? Bahkan yang paling sederhana -- yang kini menjadi kegalauan banyak pihak -- sudahkan bangsa ini menghargai kemerdekaan yang diperoleh? Sebelum lanjut menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita merenung, kenapa para pendahulu kita lebih memilih kata merdeka untuk bangsa ini, bukan bebas? Dan untuk ini, ada baiknya kita mengutakatik sedikit arti dari kata merdeka itu sendiri. Karena dengan memahami arti kata merdeka itu sendiri, barangkali akan lebih menumbuhkan lagi penghargaan bangsa ini pada kemerdekaan yang telah diperoleh. Merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mempunyai arti bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya), berdiri sendiri, tidak terkena atau lepas dari tuntutan, tidak terikat, dan tidak bergantung pada orang. Sementara kata bebas, mempunyai arti lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu) sehinggga dapat bergerak, berbicara, berbuat dengan leluasa, lepas dari kewajiban, tuntutan, dan perasaan takut, tidak dikenakan pajak, hukum, tidak terikat atau terbatas oleh aturan, merdeka, tidak terdapat (didapat) lagi. Di pihak lain, beberapa ahli meyakini kata merdeka berasal atau merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta, “mahardika” yang berarti pandai, terhormat, bijaksana dan tidak tunduk kepada seseorang selain Tuhan dan raja (pemerintah). Ada juga yang menyebut kata merdeka berasal dari bahasa Melayu “merdika” yang berarti bebas, baik secara fisik, kejiwaan, maupun dalam politik. Sementara beberapa ahli sejarah menyebut kata merdeka merupakan kata yang diserap dari bahasa Portugis, “marjika” yang berarti bebas. Mengingat, kata ini pada awalnya dipakai untuk menyebut para budak kulit hitam dari wilayah kekuasaan Portugis. Jika dikaitkan dengan Indonesia, saat kata “merdeka” dipekikkan para pejuang termasuk Bung Karno, bangsa ini juga baru saja bebas dari penjajahan Portugis, Belanda, dan Jepang. Dengan melihat berbagai makna kata merdeka (kemudian disandingkan dengan arti kata bebas) ini, terlihat jelas kata bebas memiliki arti yang lebih luas. Sebab, kata merdeka sendiri menjadi salah satu dari beberapa arti yang terkandung dalam kata bebas. Hal itu mengisyaratkan bahwa, meskipun bangsa Indonesia ini telah bebas (dari penjajahan), tidaklah berarti bangsa ini bebas sebebasnya menjalankan hidup. Tetap ada aturan yang harus dipatuhi bersama, yakni sebagai bagian dari umat manusia di dunia. Aturan untuk membatasi kebebasan (berlebihan) ini telah pula dituangkan para pejuang dalam ideologi negara yakni Pancasila serta UUD 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karenanya, jika ada yang mencoba-coba hendak keluar dari NKRI, dari UUD 1945 dan mengkhianati ideologi Pancasila, itu artinya tidak pernah menghargai kemerdakaan yang dinikmati sebagai hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan pendiri negara ini. Mungkin karena itu pula, para pendiri negara ini lebih memilih kata “merdeka” daripada kata “bebas” agar bangsa ini menghargai kemerdekaan yang dinikmati saat ini. Bukan kebebasan kebablasan dengan mengganti ideologi Pancasila, keluar dari jalur UUD 1945 sehingga mengancam kedaulatan NKRI. Mari hargai kemerdekaan ini dengan tidak mengumbar kekebasan yang didapat.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Jadilah Politisi Bijak

Saya tak habis pikir membaca dan mendengar pemberitaan belakangan ini. Isu SARA seakanakan menjadi hal lumrah yang dipertontonkan para politisi dan oknum tokoh-tokoh umat. Kini, isu SARA itu terkait dengan konflik antara kader parpol akibat ucapan yang menyinggung martabat partai lainnya. Yang saya prihatinkan, sejauh ini ternyata para politisi kita tak paham betul dengan etika dalam mengomentari masalah, kondisi dan situasi kebangsaan. Kader parpol mestinya jangan terlalu banyak mengomentari rumah tangga kader parpol lainnya. Jadilah politisi yang bijak. Ucapan-ucapan politisi hendaknya mencermanikan sikap kritis atas tugas pokoknya dan menjaga etika dan keharmonisan. Komentar politisi hendaknya jangan bertendensi menyerang lawan dengan kata-kata yang berpotensi memicu konflik SARA. Jadilah politisi yang bijak dan memberikan solusi atas masalah yang terjadi. Untuk itu, saya berharap perekrutan kader parpol jangan hanya berbasis jumlah dukungan, melainkan juga memerhatikan kualitas individual politisi tersebut. Parpol jangan sampai menjadi ruang bagi politisi yang tak paham terhadap peran dan fungsinya. Parpol juga harus berani tegas terhadap kader partainya yang melakukan hal-hal di luar etika, kewajaran dalam mengelola hak-hak politik. I Wayan Eka Putra Gianyar, Bali

Bagaimanakah Generasi Muda Seharusnya Memaknai Kemerdekaan? Bangsa Indonesia sebentar lagi akan merayakan hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke-72. Peringatan hari ulang tahun untuk sebuah negara besar seperti Indonesia, seharusnya tidak dimaknai sebatas ritual, terutama oleh kalangan muda. Akan tetapi, harus dimaknai sebagai upaya pemahaman sejarah perjuangan bangsa, dan merupakan bagian dari usaha untuk menempatkan bangsa dalam konteks zaman yang terus berubah. Selain itu, peringatan hari ulang tahun kemerdekaan juga harus dapat dimaknai sebagai buah sejarah dan puncak perjalanan panjang perjuangan bangsa Indonesia yang penuh berliku.

Oleh I Ketut Suda al ini penting dipahami oleh generasi muda Indonesia. Sebab, Indonesia yang merupakan negara agraris dianggap selamanya bercorak masyarakat petani yang berbasis politik religius yang bersifat statis dan diam. Padahal di akhir tahun 1960-an dan di awal tahun 1970-an, intelektual ortodok dalam studi-studi pembangunan telah tersingkirkan, karena kegagalan analisisnya terhadap politik agraris di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Petani pedesaan dianggap sebagai masyarakat yang stagnan dan pasif. Padahal, revolusi dan kekuatan besar dalam menentukan arah perubahan dapat pula bersumber dari masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, teori modernisasi dapat dikatakan gagal dalam memahami revolusi dan realitas politik petani yang menganggap petani sebagai masyarakat yang terbelakang (Robert H. Bates, 1987).

H

Berangkat dari gambaran teoritik tersebut, generasi muda Indonesia harus memiliki kemampuan reflektif dan rasional dalam memahami dinamika perubahan masyarakat untuk mengisi kemerdekaan ini yang diraih dengan penuh perjuangan oleh para pendahulu kita. Generasi muda juga harus tetap memiliki komitmen dan apresiasi yang tinggi terhadap idiomatik ‘’rasa’’ yang pada era modernisasi ini sering terlibat dalam ketegangan kultural dengan komunitas yang mengukuhi idiomatik ‘’rasio’’. Hal ini terjadi karena kehidupan bangsa Indonesia sampai saat ini masih diwarnai oleh tradisi yang banyak diliputi oleh mitos dan sistem upacara. Artinya, dalam perjalanan hidupnya masyarakat Indonesia banyak bergantung pada rangkaian hubungan bermacam-macam sistem sosial dan nilai-nilai kehidupan menuju pada suatu derajat tinggi yang terpola (Soelaiman, 1998:4). Dengan mengacu pada uraian di atas, maka dapat dikata-

kan bahwa betapa pun kuatnya pengaruh modernisasi menerpa kehidupan masyarakat Indonesia, tetapi nilai-nilai tradisi masih sangat kuat, bahkan sangat sulit ditinggalkan. Bukan hanya itu, dalam konteks ini tradisi juga dianggap sesuatu yang pokok dan memiliki daya dorong yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Di sinilah letak ketidakberlakuan teori Comte tentang tiga tahap perkembangan alam pikiran manusia bagi masyarakat Indonesia. Menurut Comte, arah perkembangan pemikiran manusia itu linier, akan tetapi di Indonesia tumpang tindih di antara tiga tahap tersebut (teologis, metafisik, dan positif). Bagi generasi muda Indonesia, dalam memaknai hari kemerdekaan yang sangat bersejarah ini, perlu melacak lebih jauh tentang bagian-bagian budaya dan peran nilai-nilai tradisi tersebut, guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Selain itu, perlu juga dilakukan analisis berbagai konsep tentang manusia Indonesia, terutama

dalam perspektif budaya, sejarah, atau sudut arkeologi local genius, agama, dan lain-lain. Sebab dalam perkembangan pembangunan di Indonesia, semua hal yang berbau tradisi, adat, budaya, dan agama tidak dapat diabaikan, mengingat bangsa Indonesia berdasarkan fakta sejarah memang merupakan negara yang sangat multikultur. Hal ini penting dipahami oleh generasi muda Indonesia ke depan, sebab menurut Jaques Derrida dalam bukunya ‘’Politic of Frienship’’ (1977), bahwa masyarakat politik selalu bersifat paradoks dalam arti, setiap masyarakat politik melalui konstitusi dan undang-undang negara yang dibuat berupaya mempersatukan berbagai komunitas berbeda dalam satu kesatuan politik. Namun, di sisi lain ditariknya komunitas komunal ke dalam kesatuan masyarakat yang lebih luas, yakni negara berakibat ikatanikatan komunitas tradisional menjadi melonggar, bahkan cenderung terputus. Dengan demikian secara ringkas dapat dikatakan bahwa sebuah masyarakat politik pada esensinya dapat mempersatukan sekaligus menceraiberaikan (Ujan dalam Sarwiji (ed.), 2009:ix). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa paradoks seperti ini, dialami berbagai masyarakat politik termasuk Indonesia. Akibat tekanan konstitusi dan hukum sebagai standar umum budaya publik, maka ikatan-ikatan tradisional yang umumnya berbasis etnoreligius pada masyarakat tradisional cenderung merenggang. Akibat lainnya, kebutuhan akan identitas

Dicari, Hakim Bersih Sejak Perekrutan

Secara resmi, Mahkamah Agung (MA) telah mengumumkan dan menyosialisasikan perekrutan calon hakim. Perekrutan ini menyusul banyaknya posisi hakim yang kosong, baik di lingkungan Peradilan Negeri (PN), Peradilan Agama (PA) maupun di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tidak tanggung-tanggung, perekrutan hakim tahun ini berjumlah 1.684 calon hakim, dengan rincian 1.484 formasi umum, 168 formasi cumlaude, dan 32 formasi khusus Papua dan Papua Barat. Pengumuman resmi tersebut telah menyebar luas di masyarakat, melalui akun dan laman resmi MA dan diteruskan secara estafet melalui media sosial. Hakim bukanlah pekerjaan main-main. Tanggung jawab seorang hakim bukan hanya di dunia, melainkan sampai di akhirat. Maka tak ayal mereka kerap disebut sebagai perpanjangan “tangan Tuhan” yang ada di bumi untuk menegakkan keadilan. Di tangan hakimlah hidup dan mati seseorang yang tersandung kasus hukum dipertaruhkan. Bukan hanya itu, di dalam persidangan, hakim bahkan dipanggil dengan panggilan “Yang Mulia” untuk menandakan bahwa pekerjaannya memang sangat terhormat. Karena hakim adalah sosok yang mewakili kekuasaan Tuhan dalam memutuskan bersalah tidaknya seseorang di (dunia) pengadilan. Menurut Imam Anshari Saleh, di Indonesia keluhuran martabat hakim mengacu pada simbol-simbol: “kartika”, ”cakra”, ”candra”, ”sari”, dan ”tirta”. Sifat ”kartika” (bintang) melambangkan ketakwaan hakim kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang beradab. Sifat ”cakra” (senjata ampuh penegak keadilan) melambangkan sifat adil, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Dalam kedinasan, hakim bersikap adil, tidak berprasangka

Oleh

Muhammad Ali Murtadlo atau memihak, bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan, memutuskan berdasarkan keyakinan hati nurani, dan sanggup mempertanggungjawabkan kepada Tuhan. ”Candra” (bulan) melambangkan kebijaksanaan dan kewibawaan. Dalam kedinasan, hakim harus memiliki kepribadian, bijaksana, berilmu, sabar, tegas, disiplin, dan penuh pengabdian pada profesinya. ”Sari” (bunga yang harum) menggambarkan hakim yang berbudi luhur dan berperilaku tanpa cela. Dalam kedinasannya ia selalu tawakal, sopan, bermotivasi meningkatkan pengabdiannya, ingin maju, dan bertenggang rasa. Dan sifat ”Tirta” (air) melukiskan sifat hakim yang penuh kejujuran (bersih), berdiri di atas semua kepentingan, bebas dari pengaruh siapa pun, tanpa pamrih, dan tabah. Bersih Sejak Perekrutan Jamak kita ketahui, di setiap perekrutan tenaga kerja, baik itu di lingkungan pemerintahan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau di lingkungan swasta sebagai tenaga kerja kontrak, kerap kali diwarnai dengan proses curang. Mereka yang tak punya “orang dalam” dapat dipastikan tak akan mampu melewati kerasnya persaingan. Karena prinsip dari perekrutan adalah siapa yang punya uang dan “kolega yang berpengaruh” dialah yang dapat menduduki posisi tersebut. Tak ayal mereka harus membayar mahal “mahar” yang dipersyaratkan oleh “orang dalam”. Sehingga sebelum menjadi pegawai mereka sudah mengeluarkan uang terlebih dahulu. Inilah yang menjadi salah satu alasan

pegawai tidak cakap dalam bekerja dan hanya memikirkan bagaimana caranya memperoleh uang guna untuk mengembalikan “modal” menjadi pegawai. Begitu juga dengan hakim. Bukan tidak mungkin, apabila dalam proses perekrutan hakim sudah memberikan uang “mahar” sebagai pelicin, maka dapat dipastikan mereka juga akan menerima suap dalam perkara yang ditanganinya. Dua hakim tindak pidana korupsi yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Kepahiang, Bengkulu, pada Senin (23/5) merupakan salah satu bukti tersebut. Bahkan sebelumnya, ada dua kasus suap dengan tersangka Andri Tristianto Saputra, pegawai di Mahkamah Agung, dan Edy Nasution, panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Terlepas kasus itu melibatkan hakim atau tidak, aroma suap membuat peradilan kita semakin terpuruk. Kasus tertangkapnya dua hakim tindak pidana korupsi di Kepahiang semakin meyakinkan bahwa suap-menyuap di pengadilan sudah menjadi kenyataan yang memalukan sekaligus memilukan. Lagi-lagi kita menyebut dua kasus di Jakarta dan satu kasus di Kepahiang itu sebagai ”gunung es” yang apabila mau serius dikeruk lebih dalam, puluhan bahkan ratusan ”bongkahan es” kasus serupa akan mudah ditemukan. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman yang didukung oleh terbukanya akses informasi, praktek-praktek kecurangan dalam perekrutan seperti itu mulai berkurang. Bukan lagi siapa yang punya uang dapat memperoleh pekerjaan, tetapi siapa yang berkompeten dialah yang layak mendapatkan. Kita patut mengapresiasi hal tersebut. Penulis adalah Kandidat Magister Hukum di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Republik Indonesia (LPDP RI)

serta pengakuan publik terhadap identitas masyarakat tradisional, tampaknya ikut terancam ketika kekhususan warga negara tergerus oleh perlakuan yang sama dengan mengabaikan ruang perbedaan yang seharusnya mendapat perhatian. Hal inilah yang mesti dipahami oleh setiap generasi muda Indonesia dalam upaya memaknai peringat ulang tahun kemerdekaan yang dilakukan setiap tanggal 17 Agustus oleh pemerintah Republik Indonesia. Selain itu, generasi muda Indonesia juga harus bangga memiliki empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinnweka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab, keempat pilar kebangsaan ini, dapat mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk. Hal penting lainnya yang harus dipahami oleh generasi muda dalam memaknai hari kemerdekaan adalah bahwa kesadaran kebangsaan yang mengkristal telah lahir dari rasa senasib dan sepenanggungan akibat penjajahan, yang telah berhasil membentuk wawasan kebangsaan sebagaimana tertuang dalam isi sumpah pemuda tahun 1928, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu, yakni Indonesia. Semua ini harus diresapi, dipahami, kemudian harus diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh setiap manusia Indonesia. Penulis adalah Guru Besar bidang Sosiolgi Pendidikan, Program Pascasarjana Unhi Denpasar

POJOK DPP PDI-P lakukan pemetaan politik jelang Pilgub Bali. - Jangan pakai peta buta. *** Terima uang, Patrialis Akbar akui melanggar kode etik. - Sanksinya ya dihukum. *** BI targetkan pertumbuhan ekonomi 2017 mencapai 5,2 persen. - Lebih penting pemerataan.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PEMULUNG Seorang pemulung menarik gerobak yang berisi tumpukan barang bekas yang bisa didaur ulang. Barang bekas itu dikumpulkan kemudian dijual kepada pengepul di TPA Suwung, barubaru ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Mulai Sadar

SELAMA ini, ada keengganan pengguna narkoba dan keluarganya melapor ke BNN. Namun karena BNNK Gianyar gencar melakukan sosialisasi terhadap bahaya narkoba dan upaya rehabilitasi, kesadaran masyarakat untuk lapor diri mulai tumbuh. Buktinya hingga Bali Post/rah pertengahan tahun ini, BNNK Gianyar menerima 12 pengguna. “Sebagian besar pengguna narkoba ini datang atas kemauannya sendiri. Tapi ada juga diantar keluarganya,” kata Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika, Senin (7/8) kemarin. Made Pastika mengaku sangat siap menerima pengguna narkoba yang ingin direhabilitasi karena sejak tahun 2017 memiliki Klinik Pratama. Klinik ini melayani rehabilitasi rawat jalan. “Kami sangat mengapresiasi penyalah guna dan para orangtua pengguna yang mempercayakan Klinik Pratama BNNK Gianyar sebagai tempat memulihkan pengguna narkoba,” ujar mantan Kabag Ops. Polresta Denpasar ini. Ini sebagai bukti BNNK Gianyar komit ingin menyelamatkan masyarakat Gianyar dari narkoba dan sebagai garda terdepan dalam pencegahan. Meski demikian agar hasilnya optimal, ia tetap mengajak seluruh komponen masyarakat, instansi pemerintah dan swasta untuk peduli terhadap korban penyalah guna agar bersedia direhabilitasi. Diyakininya pelaksanaan rehabilitasi tuntas kurun waktu 3 bulan, mengingat mereka memang mempunyai kemauan sendiri serta keterlibatan orangtua dan dukungan keluarganya. “Tidak dipungut biaya alias gratis. Jadi, kami berharap para pengguna secepatnya lapor diri. Kepada para orangtua atau masyarakat yang tahu ada pengguna di wilayahnya silakan informasikan kepada kami dan secepatnya ditangani,” kata Pastika. (rah)

Gerakan Literasi Sekolah Jangan Euforia Sesaat

Denpasar (Bali Post) Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang diluncurkan seiring dengan diterbitkannya Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, harus dilakukan terusmenerus, tak hanya euforia sesaat. Jangan sampai ingar-bingar GLS hanya di awal, setelah Bali Post/kmb itu mulai kehabisan Rumawan Salain energi dan akhirnya melempem. Demikian disampaikan pengamat pendidikan Putu Rumawan Salain, Senin (7/8) kemarin. Menurut Rumawan, sosialisasi, bimbingan teknis (bimtek), dan berbagai kegiatan lainnya dilakukan untuk menumbuhkan minat baca tersebut. Selain itu, pemerintah membuat semacam sekolah percontohan (pilot project) sebagai sekolah penggerak literasi. ‘’Hal tersebut pada dasarnya hal yang baik. Semangat guru penggerak literasi dan semangat siswa yang dibinanya patut diberi apresiasi. Walau demikian, semangat mereka perlu dipelihara, jangan dibiarkan sendiri, tetapi perlu didukung dan dibina, utamanya oleh pemerintah dan kepala sekolah,’’ katanya. Rumawan menyebutkan, Pemerintah Provinsi Bali melalui Disdik Bali maupun pemkab/pemkot se-Bali melalui Disdikpora kabupaten/kota, wajib mengembangkan GLS disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Misalnya jumlah dan jenis buku yang wajib dibaca oleh siswa. Menurutnya, jangan terlalu banyak tugas yang justru memberatkan siswa. ‘’Bagaimana siswa mau menyenangi aktivitas membaca kalau banyak tugas yang harus dikerjakannya. Biarlah mereka mulai menyenangi dulu membaca, jangan diminta tagihan ini dan itu,’’ imbuhnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan secara persuasif dan motivatif agar para siswa mau membaca bukan atas perintah atau pengondisian, tetapi atas keinginannya sendiri. Walau demikian, hal tersebut bukan hal yang mudah, karena kegiatan membaca harus bersaing dengan godaan gadget yang sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup. Dukungan pemerintah pun harus total dalam menyukseskan GLS. Bukan sekadar melaksanakan kegiatan sosialisasi atau pelatihan, sementara pengadaan buku dan penyediaan sarana dan prasarana seperti perpustakaan kurang diperhatikan. Jika buku-buku bacaan tidak ada yang baru, dikhawatirkan siswa merasa bosan. Oleh karena itu, perlu langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi hal tersebut. Misalnya penyediaan buku baru, baik dropping dari pemerintah maupun pengadaan menggunakan anggaran sekolah. (kmb)

Bali Post/wan

NELAYAN – Dua orang nelayan dengan menggunakan perahu menjaring ikan di laut kawasan Kelan, Kuta Selatan, Sabtu (5/8) lalu. Ikan-ikan segar yang diperoleh lanjut dijual ke pembeli,

RAPBD Perubahan 2017

Pendapatan Daerah Turun, Defisit Rp 452 Miliar

Denpasar (Bali Post) -

Pendapatan daerah dalam Rancangan APBD Perubahan 2017 menurun bila dibandingkan APBD Induk. Dari semula Rp 6,222 triliun dalam APBD Induk berkurang sebesar Rp 199,6 miliar menjadi Rp 6,023 triliun. “Penurunan tersebut disebabkan adanya perubahan target penerimaan dana perimbangan yang semula direncanakan Rp 2,673 triliun menjadi Rp 2,596 triliun. Di sisi lain, terdapat peningkatan target pendapatan daerah dari lain-lain pendapatan daerah yang sah,” ujar Gubernur Bali Made

Mangku Pastika dalam sidang paripurna di DPRD Bali, Senin (7/8) kemarin. Pastika menambahkan, penyesuaian anggaran dilakukan pada program dan kegiatan serta pemanfaatan Silpa yang bersifat spesifik dalam tahun 2017. Antara lain dana alokasi khusus bidang

pendidikan. Untuk belanja daerah dirancang Rp 6,654 triliun atau berkurang Rp 178,5 miliar menjadi Rp 6,475 triliun. Dari pendapatan dan belanja daerah itu, terdapat defisit Rp 452 miliar lebih. Sejalan dengan itu, penerimaan pembiayaan daerah juga berkurang dari semula Rp 505 miliar lebih men-

jadi Rp 452 miliar lebih. “Pengurangan ini mengacu pada besaran Silpa yang tertuang dalam Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2016 yang telah dibahas sebelumnya,” jelas Pastika. Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry mengatakan, Bali tetap harus bersyukur di tengah pemulihan situasi ekonomi saat ini. Terlihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi yang mencapai di atas 6 persen atau di atas

rata-rata nasional. Begitu juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,65, berada di atas nasional. “Penduduk miskin di Provinsi Bali juga mencapai posisi terendah kedua secara nasional, dan juga pengangguran lebih rendah dari nasional,” ujarnya. Namun, lanjut Sugawa, Bali masih menghadapi tantangan dan ancaman kesenjangan antarwilayah maupun antarpenduduk yang harus dicarikan solusi bersama. (kmb32)

Ranperda Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Pemprov akan Siapkan Anggaran untuk BNNP Bali

Bali Post/rin

I Nyoman Wirya

Denpasar (Bali Post) Bali kini menyandang status darurat narkoba. Menyikapi masalah ini, Pemprov Bali merancang sebuah perda untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terus meningkat setiap tahunnya. Ranperda ini selanjutnya juga akan menjadi payung hukum untuk memberikan bantuan operasional bagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. “BNNP itu kan instansi vertikal, sehingga kita sulit untuk ikut memberikan bantuan operasional. Kalau selama ini palingpaling minta bantuan kendaraan. Makanya harus buat payung hukum supaya kita bisa membantu mereka lewat APBD,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai mengikuti sidang paripurna di DPRD Bali, Senin (7/8) kemarin. Menurut Pastika, besaran

anggaran yang akan dialokasikan untuk BNNP Bali memang belum ditentukan. Sebab, pihaknya harus mengecek terlebih dahulu apa saja yang menjadi kebutuhan BNNP. Di sisi lain, ranperda tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkoba juga memuat pengalokasian anggaran untuk pembangunan tempat rehabilitasi yang representatif. “Kita di Bali tidak punya, kecuali di Bangli (di sebelah RSJ Bangli - red), tidak representatif 100 persen sebagai tempat rehabilitasi. Terpaksa kirim ke Lido (Balai Besar Rehabilitasi BNN di Lido, Jawa Barat - red), Lido itu penuh,” imbuhnya. Ketua Pansus Ranperda tentang Narkoba di DPRD Bali I Nyoman Wirya mengatakan, pembahasan ranperda utamanya fokus pada pencegahan sebelum akhirnya bicara penindakan. Mengingat, peredaran narkoba sangat bergantung dari supply

dan demand. Masyarakat yang terjerat narkoba umumnya tidak banyak mengetahui tentang bahaya narkoba. “Selama ini, dia ingin cobacoba dulu, kalau sudah tahu bahayanya tidak mungkin dia akan coba. Membeli pun tidak akan mau, di sinilah kita bisa memutus rantai peredarannya. Oleh karena itu, sosialisasinya harus terus-menerus dan perlu support dana itu,” ujar politisi Golkar ini. Wirya melihat sosialisasi tentang bahaya narkoba masih sangat minim. Selain memperjuangkan anggarannya, instansi terkait seperti BNNP, kepolisian, dan pemda juga akan disinergikan dalam upaya pencegahan. Termasuk perbedaan antara narkotika dan psikotropika akan diatur lebih jelas lagi, terkait dengan penindakannya. “Sementara yang sudah kadung memakai kan ada rehabili-

tasi. Selama ini, rehabilitasi tidak efektif karena RS dan pendanaannya belum jelas. Walaupun rehabilitasi sudah digencarkan, pelaksanaannya masih sulit bagi yang sudah kena dan tertangkap, di mana dia direhabilitasi,” imbuhnya. Pada intinya, lanjut Wirya, generasi muda Bali ke depan harus aman dari narkoba. Mengingat sekarang penyalahgunaannya telah sampai ke desa-desa melalui keberadaan tempat hiburan seperti kafe. Data BNNP Bali, tercatat ada 62.457 orang penyalah guna narkoba atau 2,02 persen di tahun 2016. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan tahun 2015 yang hanya 61.353 orang atau 2,01 persen. “Itu pun angka yang tercatat, sedangkan narkoba ini kan seperti fenomena gunung es,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali ini. (kmb32)

Kabur, Maling Berkedok Buruh Ditembak

Mangupura (Bali Post) Berkedok jadi buruh, Yoki Aprilia Aan Saputra (23) membobol Restoran Bebek Gober di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Selasa (1/8) lalu. Saat hendak ditangkap di Jalan Pidada, Denpasar Barat, Yoki asal Malang, Jawa Timur ini malah kabur dan langsung dilumpuhkan petugas dengan cara menembak kaki kirinya. Kapolsek Kuta Kompol Gede Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Senin (7/8) kemarin, mengatakan korbannya bernama Edi (25) asal Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dan tinggal Desa Sayan, Ubud, Gianyar. Awalnya pada Selasa (1/8) pukul 08.00 Wita, korban ditelepon karyawannya, Teguh Waluyo, dan diberi tahu jika restorannya dibobol maling. “Teguh menginformasikan restoran korban dibobol bagian

plafon. Setelah itu, korban langsung ke TKP,” ujar Kapolsek. Setibanya di TKP, korban melihat plafon dan ventilasi dapur restoran tersebut rusak. Selain itu, mesin kasir terbuka dan uang receh berserakan di lantai. Sedangkan uang tunai Rp 5 juta yang tersimpan di mesin kasir hilang. Setelah korban mengecek laci meja di bawah mesin kasir, satu laptop merek Apple beserta tasnya juga raib. “Berdasarkan laporannya, korban mengaku rugi Rp 20 juta,” tegas mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini. Menindaklanjuti itu, tim opsnal dipimpin Iptu I Putu Budi Artama langsung melakukan olah TKP serta mencari informasi dari saksisaksi. Berdasarkan keterangan dari korban dan saksi-saksi, restoran tersebut masih direnovasi dan dikerjakan seorang mandor, Arifin. “Keterangan mandor bahwa

ada anak buahnya bernama Yoki mendadak minta pulang kampung. Mendapat informasi tersebut tim opsnal melakukan penyelidikan terkait keberadaan Yoki,” tegasnya. Hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak tersangka yang menginap di hotel di Jalan Pidada, Denpasar. Iptu Budi bersama anggotanya berupaya menangkap tersangka saat melintas di Jalan Pidada. Namun, Yoki berusaha melarikan diri sehingga polisi terpaksa menembak kaki kiri tersangka, Selasa pukul 20.00 Wita. “Setelah melakukan penggeledahan di kamar hotel tempat tersangka menginap, ditemukan barang bukti dari hasil kejahatannya. Kami mengamankan laptop, HP Oppo, power bank, 11 lembar nota belanja, dan uang Rp 1.040.300,” ungkapnya. (kmb36)

Bali Post/rah

PENCURI - Kapolsek Kuta Kompol Sumara merilis penangkapan pencuri berkedok buruh.


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Pemkab Terus Upayakan Pembentukan dan Pengembangan BUMDes Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangli terus berupaya membentuk dan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Langkah ini dinilai strategis dalam rangka mengangkat perekonomian masyarakat desa. Kepala DPMD Bangli I Dewa Agung Bagus Riana Putra, Senin (7/8) kemarin, mengungBali Post/nan kapkan pembentuI Dewa Agung Bagus Riana Putra kan BUMDes yang dilakukan masingmasing desa merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian di desa yang nantinya mengarah pada pendapatan asli desa. Terkait pembentukan BUMDes, pihaknya meminta masing-masing desa mengkaji potensi untuk dikembangkan. ‘’Kami sudah imbau kepada desa yang memiliki BUMDes, jangan copy paste dengan desa yang lain, artinya apa yang dikembangkan di desa lain ikut dikembangkan di desa tersebut padahal potensi untuk mengembangkan itu tidak ada. Jadi kami minta apa yang bisa digarap dan berpotensi di masing-masing desa supaya itu digerakkan. Sehingga apa yang dikembangkan berjalan sesuai harapan,’’ katanya. Riana Putra mengatakan, pihaknya bakal terus berupaya untuk membentuk BUMDes bagi desa yang belum memilikinya. Sementara bagi desa yang sudah membentuk BUMDes, pihaknya bakal ikut membantu pengembangannya. Menurutnya, anggaran yang dikelola pemerintah desa, yakni Alokasi Dana Desa dan Dana Desa bisa digunakan untuk membangun dua bidang yakni pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Dana ini bisa dipakai untuk penyertaan modal ke BUMDes. ‘’Kami harap jangan hanya membangun desa saja, namun harus pemberdayaan masyarakat. Jadi kami berharap bantuan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa bisa digunakan untuk menggali PAD-nya desa salah satunya melalui BUMDes ini,’’ jelasnya. Hanya saja menurut Riana Putra, dalam pembentukan pengurus BUMDes inilah yang sering menemui kendala. Kendala dimaksud yakni sulitnya mencari orang-orang yang tepat mengisi struktur kepengurusan. ‘’Karena untuk mencari orang-orang yang mau mengabdi inilah yang sulit. Meski begitu, kami tetap berusaha untuk membentuk BUMDes agar ke depannya semua desa memiliki BUMDes,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, saat ini di Kabupaten Bangli terdapat 22 BUMDes. Dari jumlah tersebut ada empat BUMDes bersama di masing-masing kecamatan. Tahun ini pihaknya merencanakan pembentukan BUMDes sekitar 10-12 unit. ‘’Kami masih akan terus berupaya mengedukasi dan mengadvokasi desa terkait manfaat keberadaan BUMDes. Karena kami berharap dengan adanya BUMDes ini, bisa lebih cepat untuk mengangkat perekonomian desa,’’ kata Riana Putra. (kmb41)

Kejar Target Konsumsi Garam Beryodium

Dinas Kesehatan Gencarkan Penyuluhan ke Desa Bangli (Bali Post) Target pencapaian konsumsi garam beryodium secara nasional di Kabupaten Bangli tahun 2017 sebesar 74 persen. Guna memenuhi target tersebut, Pemkab Bangli melalui Dinas Kesehatan rutin melakukan penyuluhan ke desadesa melalui posyandu untuk meyakinkan masyarakat agar mau mengkonsumsi garam beryodium. Kepala Dinas Kesehatan I Nengah Nadi didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat I Nyoman Arsa dan Kasi Kesehatan Keluarga Bali Post/nan dan Gizi Masyarakat I Nengah Nadi I Ketut Widianatha, Senin (7/8) kemarin, mengungkapkan untuk memantau penggunaan garam beryodium di masyarakat, pihaknya telah melakukan pemantauan setiap Februari dan Agustus. Pada Februari, pemantauan dilakukan dengan cara siswa SD kelas IV hingga VI sebanyak 26 anak membawa garam dari rumahnya untuk dijadikan sebagai sampel. ‘’Nanti petugas gizi dari puskesmas yang mewilayahi desa tersebut akan melakukan pemeriksaan terhadap garam yang dibawa siswa. Kalau garam yang dibawa mengandung yodium, akan berubah warna menjadi ungu atau biru tua yang kandungan zat yodiumnya maksimal 36 ppm. Sedangkan kalau kandungannya di bawah itu, maka warnanya pucat atau tidak berwarna. Jadi kalau sudah berwarna, pasti keluarga tersebut sudah mengkonsumsi garam beryodium,’’ ungkap Nadi. Dia menjelaskan, jika dari 26 sampel yang diambil di masing-masing SD dan 24 sampel anak menunjukkan perubahan warna pada air saat dilakukan pemeriksaan, maka desa tersebut merupakan desa baik atau warga desanya sudah mengkonsumsi garam beryodium. Sedangkan, kalau lebih kecil dari 24 sampel, maka desa tersebut dikategorikan desa tidak baik. Berdasarkan data per Februari 2017, dari 12 puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan atau dari 72 desa yang diperiksa, persentase warga yang mengkonsumsi garam beryodium baru mencapai 33,33 persen. ‘’Kalau dijumlahkan dari 72 desa yang diperiksa, baru 24 desa baik. Itu artinya baru 24 desa yang mengkonsumsi garam beryodium,’’ katanya. Guna mengejar target capaian 74 persen warga yang mengkonsumsi garam beryodiaum, Nadi menegaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan penyuluhan ke desa-desa ketika ada kegiatan adat dan penyuluhan di posyandu. Selain itu, pihaknya juga teleh melakukan penyuluhan ke pedagangpedagang di masing-masing desa supaya mereka mau menjual garam beryodium. Ditegaskannya, penggunaan garam beryodium sangat mendukung untuk perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik dan mencegah gondok. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya menilai niat masyarakat untuk menggunakan garam beryodium sejauh ini masih tergolong rendah. Maka dari itu, pihaknya bakal terus melakukan sosialisasi ke desadesa terkait penggunaan termasuk penyimpanan garam beryodium. (kmb41)

Bali Post/ina

KECELAKAAN - Warga dan petugas kepolisan saat berusaha mengeluarkan korban dari mobil pick-up yang bertabrakan dengan truk.

”Pick-up” Adu Jangkrik dengan Truk

Satu Keluarga Luka-luka Bangli (Bali Post) Sebuah mobil pick-up terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan pasir di jalan Kintamani–Payangan, tepatnya di Banjar Paket Desa Kintamani, Senin (7/8) pagi kemarin. Akibat kejadian itu, penumpang pick-up yang terdiri dari tiga orang mengalami luka parah hingga harus dirawat di rumah sakit. Mobil pick-up nopol DK 8692 PP dikemudikan I Kadek Suarsana (21), warga Banjar Tabu Desa Songan A, Kinta-

mani dan ditumpangi istrinya, Ni Komang Ayu Triutami (20), serta anak perempuannya, Velisia Olia (2). Sementara truk bermuatan pasir bernopol DK 8160 PP dikemudikan I Gede Cani (24), warga Banjar Bantas Desa Songan B, Kintamani. Peristiwa yang terjadi pukul 08.30 Wita itu bermula saat mobil Carry pick-up yang dikemudikan Kadek Suarsana datang dari arah selatan menuju Kintamani. Setibanya di lokasi kejadian, datang truk yang dikemudikan Cani dari

arah berlawanan. Diduga karena sopir truk mengambil haluan terlalu ke kanan, kecelakaan pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan itu berbenturan keras hingga mengakibatkan kepala pickup penyok dan menjepit tubuh Suarsana beserta istri dan anaknya. Kerasnya benturan menyebabkan Suarsana mengalami luka robek pada wajah, bengkak pada mata kanan dan dahi serta luka lecet pada punggung dan kaki kiri. Se-

mentara istrinya, Ni Komang Ayu Triutami, mengalami luka di dahi, robek pada punggung kaki dan jari tangan kanan serta bengkak paha kanan dan betis kaki kiri. Anaknya yang masih balita mengalami luka dan benjol pada kepala belakang. Kanit Laka Sat Lantas Polres Bangli Iptu Made Sumardika seizin Kasat Lantas AKP Gusti Agung Udayani Addi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dikatakan Sumardika, ketiga korban

saat ini sedang dirawat di RSU Bangli. Ditanya soal penyebab kecelakaan, dia tidak bisa memastikannya. Untuk itu pihaknya mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi. Meski demikian, pihaknya menduga kecelakaan terjadi karena kelalaian pengemudi mobil truk yang tidak memperhatikan kendaraaan dari arah berlawanan. (kmb40)

dalam bentuk hibah maka tentunya hal itu tidak sesuai dengan spirit Bupati yang pernah menyatakan tidak ada lagi hibah untuk masyarakat. Sementara Nyoman Gelgel Wisnawa dari Fraksi PKPI mengatakan, kalau bantuan untuk kelompok masyarakat ini diberikan langsung oleh Pemkab Badung tanpa melalui APBD tidak jadi persoalan. Pihaknya bahkan sangat berterima kasih kepada Pemkab Badung yang sudah memberikan dana yang dimiliki untuk masyarakat Bangli. ‘’Kalau langsung Pemkab Badung memberikan ke kelompok masyarakat di Bangli tidak masalah. Asalkan tanpa melalui APBD,’’ katanya. (kmb40)

diakan pemerintah untuk bidang kesehatan nilainya minimal 10 persen, sementara untuk pendidikan harus 20 persen dari APBD. ‘’Ketentuan undang-undang itu kan sudah dipenuhi. Apapun alasannya, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan tidak boleh dianulir programnya. Itu wajib dilaksanakan,’’ terangnya. Kalaupun memang ada kebijakan dari Bupati untuk menunda pengerjaan kegiatan yang nilainya di bawah Rp 200 juta, menurut Sudiasa, Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan harus berani mengingatkan pimpinannya. ‘’Kalau di OPD lain tidak jadi persoalan,’’ ujarnya. (kmb40)

Pengelolaan Dana PHR Diduga Bermasalah

Bangli (Bali Post) -

Ketua Fraksi Golkar Nengah Darsana, Senin (7/8) kemarin, mengungkapkan sebagaimana salinan SK tentang PHR Badung yang didapatnya, tercantum bahwa dana PHR yang diberikan Pemkab Badung untuk Bangli nilainya mencapai Rp 53 miliar. Dalam SK tersebut tercantum juga beberapa item kegiatan termasuk lokasinya. Sebagian besar dari dana tersebut dipakai untuk pembangunan sarana pendukung fasilitas

pariwisata. ‘’Tapi ada dua item yang kita lihat dialokasikan untuk pembangunan bale gong dan bale banjar yang nilainya Rp 3 miliar. Dan pembangunannya itu sudah selesai,’’ terangnya. Terkait adanya hal itu, pihaknya pun mempertanyakan mekanisme pencairan dana PHR Badung yang sebenarnya. Pihaknya mempertanyakan kenapa dana PHR Badung yang seharusnya diarahkan untuk pembangu-

nan sarana pendukung pariwisata justru dialokasikan untuk kelompok masyarakat. ‘’Ini pertanyaan besar. Sebenarnya bagaimana mekanisme pencairan PHR Badung ke Bangli, termasuk bagaimana mekanisme pencairannya ke kelompok masyarakat?’’ ujarnya. Menurut Darsana, sesuai mekanisme yang ada, sebelum dikelola Pemkab Bangli, dana PHR Badung yang diterima Bangli harusnya ter-

lebih dahulu masuk ke APBD. Dan untuk pengalokasiannya harus melalui pembahasan dengan DPRD. ‘’Tapi selama ini prosesnya kami tidak pernah diajak bicara, mulai perencanaan dan pembahasan anggaran. Ini sepertinya dana nyelonong saja. Kan aneh,’’ jelasnya. Pihaknya pun khawatir jika ada masalah hukum dan administrasi terkait pengelolaan dana tersebut, dewan akan ikut kena getahnya. ‘Sementara kita kan tidak tahu mekanismenya,’’ ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan Made Sudiasa dari Fraksi Demokrat dan Dewa Gde Oka dari Fraksi Gerindra. Menurut Sudiasa, kalau dana PHR untuk kelompok masyarakat itu diberikan

Bangli (Bali Post) Komisi III DPRD Bangli, Senin (7/8) kemarin, menggelar rapat kerja bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Komang Carles dan Ketua Komisi III Ketut Suastika tersebut terungkap, realisasi proyek di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) hingga bulan kedelapan tahun ini masih sangat rendah. Bahkan untuk paket proyek penunjukan langsung (PL) yang nilai anggarannya di bawah Rp 200 juta di sejumlah OPD sama sekali belum berjalan. Proyek PL yang belum

berjalan ada di beberapa OPD salah satunya Dinas PUTRPKP. Di Dinas tersebut, proyek PL dirancang terlaksana di beberapa Bidang, yakni Kebinamargaan, Sumber Daya Air dan Cipta Karya. Selain di Dinas PUTRPKP, sejumlah kegiatan dengan nilai di bawah Rp 200 juta yang ditangani Dinas Kesehatan juga belum ada satupun yang berjalan. ‘’Kegiatan yang anggarannya di bawah Rp 200 juta belum ada yang berjalan sama sekali,’’ kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani. Sebagaimana penjelasan pihak Dinas PUTRPKP maupun Dinas Kesehatan, terung-

kap bahwa penyebab belum berjalannya proyek PL tersebut karena adanya kebijakan Bupati Bangli yang memang meminta OPD menunda seluruh kegiatan proyek yang nilainya di bawah Rp 200 juta. Penundaan dilakukan hingga Dana Alokasi Khusus tahun 2016 senilai Rp 38 miliar dicairkan pemerintah pusat. Menanggapi penjelasan eksekutif, sejumlah anggota dewan pun mempertanyakan nasib kegiatan proyek tersebut. Anggota Komisi III Dewa Gde Oka salah satunya. Politisi Gerindra ini mempertanyakan kepastian dari pemerintah pusat untuk mencairkan dana tersebut. Kalau pun nantinya dicairkan, dia mempertanyakan

apakah proyek tersebut akan bisa dikerjakan di sisa waktu yang ada. ‘’Kalau cairnya bulan Oktober, apakah masih bisa dikerjakan dengan sisa waktu itu?’’ katanya. Hal senada disampaikan anggota Komisi III Made Sudiasa. Menurut Sudiasa, semestinya penundaan proyek seperti ini tidak terjadi. Terlebih di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Sebab dengan adanya penundaan proyek di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan maka tanggung jawab pemerintah daerah untuk memenuhi ketentuan undang-undang secara otomatis akan tidak terpenuhi. Sesuai undang-undang, anggaran yang harus dise-

Empat anggota dewan dari Fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat dan PKPI menyoroti mekanisme pencairan dan peruntukan dana Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Kabupaten Badung untuk Kabupaten Bangli. Sesuai kopian SK yang diterima dewan, ditemukan kejanggalan dalam mekanisme dan peruntukan dana tersebut. Dana yang seharusnya diperuntukkan bagi pembangunan sarana pendukung pariwisata, sebagian di antaranya justru dialokasikan untuk kelompok masyarakat.

Kebijakan Penundaan Proyek PL Dipertanyakan Dewan

Kabut Tebal Selimuti Kintamani

Kunjungan Wisatawan ke Penelokan Menurun Bangli (Bali Post) Kabut tebal menyelimuti wilayah Kintamani sejak beberapa hari belakangan. Fenomena alam ini menyebabkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan. Kabid Bina Objek Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Bona, Senin (7/8) kemarin, menjelaskan kabut yang menyelimuti wilayah Kintamani menutupi panorama alam sekitar. Hal ini mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan meskipun tidak terlalu signifikan. ‘’Pengunjung yang datang

berwisata ke Objek Wisata Penelokan tidak bisa melihat indahnya pemandangan gunung dan danau Batur. Karena memang itu yang kita tawarkan kepada pengunjung, kalau ada kabut kan mereka tidak bisa melihat apa-apa. Sehingga pengunjung yang sebelumnya ingin berfoto-foto di objek tersebut akhirnya batal karena kabut,’’ ungkapnya. Pihaknya pun meminta pengunjung memaklumi hal ini mengingat ini merupakan fenomena alam yang bisa terjadi kapanpun dan tidak bisa diprediksi. (kmb41)

Bali Post/nan

KABUT - Kabut tebal menyelimuti wilayah Kintamani sejak beberapa hari. Kondisi ini menyebabkan penurunan jumlah wisatawan khususnya di Penelokan.


GIANYAR

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

9

”Debt Colector” Akui Menjambret di Tiga Lokasi

Gianyar (Bali Post) Polisi terus mendalami kasus penjambretan dengan pelaku Sigit Hidayat Jati (36). Residivis yang beralamat di Jalan Puputan, Klungkung ini diketahui sudah beraksi di tiga lokasi. Dari penyelidikan sementara, pria yang berprofesi sebagai debt colector ini selalu menyasar perempuan yang berkendara seorang diri saat malam hari. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Senin (7/8) kemarin, menyatakan pengejaran terhadap Sigit berlangsung sejak lama. Pelaku berhasil diidentifikasi berkat rekaman CCTV dan laporan masyarakat. Marzel Doni didampingi Kanit I Sat Reskrim Polres Gianyar Iptu Rezha Pranata menjelaskan, dalam foto hasil rekaman CCTV terlihat pelaku mengendarai Vespa seharga Rp 40 juta dengan nopol DK 5398 MT. Saat beraksi pelaku selalu mengenakan jaket dan celana panjang hitam. Sigit juga mengenakan sepatu warna cokelat. ‘’Pelat motor di bagian belakangnya sempat dicat pilox sehingga tidak terlalu kelihatan,’’ jelasnya. Setelah menelusuri data pelaku, polisi mendapati pelaku tinggal di kontrakannya di Jalan Mekar II, Kepaon, Denpasar Selatan. Setelah bukti lengkap, polisi langsung menggerebek kontrakan Sigit pada Sabtu lalu pukul 04.30 Wita. Selanjutnya pelaku digiring ke Mapolres Gianyar. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengakui pernah beraksi di tiga tempat di Gianyar. Pertama kasus yang dilaporkan Jumat (21/7), pukul 17.30 Wita yang terjadi di Jalan Mulawarwan dengan korban Sudarmini. Kalung emas seharga Rp 3 juta milik korban dijambret saat korban mengendarai motor di dekat rumahnya. ‘’Sasarannya pasti perempuan. Setiap beraksi mangsanya dipepet kemudian merampas kalung menggunakan tangan kiri. Sebelum ngambil kalung, pasti manggil korbannya dulu, langsung ditarik kalungnya,’’ ungkapnya. Kasus kedua di Jalan Raya Sukawati di depan toko Delta dengan barang bukti kalung emas seharga Rp 2,5 juta. Lalu kasus ketiga terjadi di Jalan Raya Tulikup. ‘’Kasus kedua dan ketiga tidak dilaporkan, tetapi korbannya mau melapor nanti,’’ terangnya. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti Vespa yang dipakai beraksi. Polisi juga mengamankan tas pinggang yang di dalamnya terdapat dompet yang berisi uang Rp 100 ribu. Saat beraksi pelaku mengaku membawa jimat berbentuk tokoh wayang, Malen. Atas perbuatannya, residivis atas kasus yang sama pada 2010 lalu itu dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Sementara itu, pelaku mengaku menyesali perbuatannya. Sigit yang menjalani usaha rentenir ibunya mengaku melakukan perbuatan tersebut lantaran kekurangan uang. ‘’Istri saya lagi hamil anak ketiga. Saya lagi butuh uang,’’ ujarnya. (kmb35)

Bali Post/wan

LAYANG-LAYANG - Sejumlah perajin di Batuan tengah membuat layang-layang. Layang-layang beraneka jenis ini cukup diminati wisatawan maupun masyarakat lokal. Selain untuk memenuhi pesanan, karya perajin juga dipasarkan di sejumlah daerah di Bali. Salah satu kendala yang dihadapi perajin dalam hal produksi, yakni permodalan.

Tunjangan Transportasi dan Perumahan Anggota Dewan

Dianggarkan Rp 47 Juta Per Bulan

Gianyar (Bali Post) -

Mobil dinas (mobdin) yang digunakan oleh anggota DPRD Gianyar akan segera ditarik. Hal ini untuk menjalankan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD. Sebagai gantinya, setiap wakil rakyat akan diberikan tunjangan transportasi dan rumah dengan nilai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni saat menunjukkan pelaku beserta barang bukti, Senin (7/8) kemarin.

Rumah di Celuk Terbakar Kerugian Rp 150 Juta

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan kebakaran yang melanda rumah I Wayan Miarta (50) di Banjar Cemenggaon, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (7/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian material yang ditimbulkan hingga Rp 150 juta. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik. Informasi dihimpun, saat kejadian di rumah itu hanya ada Ni Wayan Mariati. Sekitar pukul 08.30 Wita, perempuan 47 tahun ini mendengar suara barang terbakar dari dalam rumah. Dia pun melakukan pengecekan. Alangkah terkejutnya dia, karena melihat asap mengepul dari atap di atas bangunan bale daja. Api dengan cepat membesar. Terlebih di dalam bangunan bale daja itu merupakan tempat menyimpan kerajinan berbahan kayu jati. Mariati kemudian memanggil kerabatnya untuk menghubungi pemadam kebakaran. Sekitar pukul 09.00 Wita, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung berupaya menaklukkan api. ‘’Menerima laporan ini, pertama langsung kami kerahkan armada di pos Sukawati. Selanjutnya di-back up pemadam lain yang terdekat,’’ ucap Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa. Tidak berselang lama api berhasil dipadamkan oleh petugas. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa ini. Kebakaran membuat seisi bangunan hangus. Bahkan koleksi kerajinan kayu yang ada di dekat rumah juga tak bisa diselamatkan. Pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta menyatakan, dari hasil olah TKP diketahui kebakaran berawal dari korsleting listrik. Sementara itu, Humas PLN Bali Gusti Ngurah Putra menyatakan kebakaran kemarin menjadi tanggung jawab pelanggan. ‘’Kami mengimbau supaya kabel yang digunakan adalah kabel yang berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia - red),’’ kata Putra. (kmb35)

Bali Post/nik

TERBAKAR - Rumah di Banjar Cemenggaon, Desa Celuk yang terbakar Senin (7/8) kemarin.

Sekretaris DPRD Gianyar Ketut Astawa Suyasa, Senin (7/8) kemarin mengatakan, seluruh anggota DPRD Gianyar sudah setuju menjalankan ketentuan yang tercantum dalam PP No.18/2017 terkait penarikan mobil dinas anggota dewan. Sejumlah anggota dewan pun sudah mulai menyerahkan mobdin. ‘’Saya kira ini tidak bisa sekaligus, tentunya bertahap,’’ ucapnya. Dijelaskannya, ketentuan ini berlaku untuk 37 anggota DPRD Gianyar dari jumlah keseluruhan 40 orang. Tiga lainnya yakni Ketua dan dua Wakil Ketua DPRD, sesuai ketentuan masih menggunakan fasilitas mobdin.

‘’Hanya Ketua DPRD dan wakil yang tidak, sementara Ketua Komisi, Banggar dan alat kelengkapan lainnya harus mengembalikan mobil dinas itu, sehingga jumlahnya ada 37 unit mobil,’’ jelasnya. Dijelaskan, pihaknya pun sudah memasang anggaran tunjangan transportasi untuk seluruh anggota dewan yang mengembalikan mobdin. ‘’Di perubahan APBD ini kita pasang Rp 12 juta per bulan untuk biaya transport setiap anggota dewan,’’ ungkapnya. Tidak hanya biaya transportasi mulai APBD Perubahan 2017, seluruh anggota DPRD Gianyar juga menerima tunjangan perumahan. Tun-

jangan untuk Ketua DPRD Gianyar Rp 39 juta, Wakil Ketua Rp 37 juta, sementara untuk setiap anggota dewan mendapat tunjangan Rp 35 juta. ‘’Ini baru yang kita pasang di APBD Perubahan, tetapi realisasinya akan diatur oleh perbup yang saat ini masih diiundangkan, sehingga belum beredar. Kami juga menunggu hasil appraisal berupa analisa kajian bekerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini Unud,’’ terangnya. Astawa menambahkan, meski anggaran belum berjalan, namun penyerahan seluruh mobdin anggota DPRD Gianyar di-deadline akhir Agustus ini. ‘’Selanjutnya seluruh mobil itu akan kami serahkan ke Bagian Aset. Nanti di sana yang mengatur ke SKPD mana mobil-mobil ini difungsikan,’’ ucapnya. Penyerahan aset berupa 37 unit mobil ini juga akan diikuti pelimpahan puluhan sopir mobil tersebut. Bahkan Astawa mengaku bulan

Bali Post/nik

Ketut Astawa Suyasa

ini sudah mengamprah gaji sopir tersebut. ‘’Nanti sopir ini seharusnya mengikuti di mana mobil ini ditempatkan. Tetapi ini kewenangannya sudah tidak di sini lagi,’’ tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar

FESTIVAL - Suasana pembukaan Festival Payangan.

Bali Post/nik

Sempat Mati Suri

Festival Payangan Kembali Digelar

Gianyar (Bali Post) Sempat mati suri sejak awal tahun 2000, kini festival seni dan budaya kembali digelar di Kecamatan Payangan. Kali ini festival mengambil tema ‘’Urip Bhuana’’. Parade yang diikuti sembilan desa ini diselenggarakan di areal Monumen Perjuangan dan Budaya, Desa Payangan, Senin (7/8) kemarin. Sejak siang, ratusan warga memadati areal Monumen Perjuangan dan Budaya. Mereka nampak antusias menyambut festival di bulan kemerdekaan RI ini. Sembilan desa di Kecamatan Payangan yang terlibat dalam festival yakni Desa Melinggih, Melinggih Kelod, Kelusa, Bresela, Bukian, Puhu, Kerta, Buahan Kaja dan Buahan Kelod. Ketua Panitia Festival Payangan Nyoman Dharma mengatakan, festival digelar untuk mengenang kembali sejarah Desa Payangan yang dulu saat masih zaman kerajaan sempat berjaya. ‘’Namun

karena suatu dan hal lain sempat mengalami penurunan semangat persatuan dan kesatuan, sehingga menyebabkan Payangan sempat tenggelam dalam berbagai aspek,’’ katanya. Dijelaskannya, ada dua aspek sasaran festival yaitu material dan spiritual. ‘’Kami ingin warga Payangan menggalang kembali semangat persatuan dan keseharian masyarakat sangat kental dengan vibrasi spiritual. Salah satunya dengan cara menghidupkan kembali seniseni tradisional beserta budaya lokal yang bergairah,’’ jelas pria yang juga Sekretaris Camat Payangan itu. Sejauh ini, kata Dharma, aktivitas kesenian di Kecamatan Payangan mulai menggeliat untuk bersaing dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Gianyar. Indikasinya terlihat dalam setiap event seni, Kecamatan Payangan selalu mampu meraih juara. ‘’Terakhir, saat parade baleganjur dalam HUT Gianyar,

wakil Payangan memperoleh juara II, di bawah Tegallalang,’’ ucapnya. Festival ini berlangsung sampai 12 Agustus. Selama festival, diselenggarakan berbagai kegiatan seperti drama tari, baleganjur, dalang cilik dan demo melukis dari para perupa asal Payangan. ‘’Paling spesial ada Cak kolosal yang diikuti sekitar 300 orang putra daerah Payangan dan banyak lagi kesenian lainnya,’’ jelas Dharma. Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Bharata yang hadir pada kesempatan tersebut meminta agar Festival Payangan yang kembali digelar sejak tahun 2000 ini dapat konsisten diadakan setiap tahunnya. Sebab, semaraknya sangat dirasakan masyarakat. Dia berharap segala kesenian yang ada dalam sejarah Kecamatan Payangan terus digali. Begitu juga potensi-potensi yang ada mesti diasah dan ditampilkan dalam ajang tahunan tersebut. (kmb35)

Kantor Bupati - 943056

PMI Gianyar - 8958414

DPRD - 943144

KONI Gianyar - 947261

BPBD - 7844717/7844718

BNN Kab. Gyr. - 946122

PMK - 943113

PLN - 947166

Kantor Satpol PP - 944436

Kodim 1616 Gyr - 943069

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Gianyar - 942289

PDAM - 944225/943233

Koramil Blahbatuh - 941167

KPA Gianyar - 942184

Koramil Tegallalang - 974792


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Kerusakan Terumbu Karang di Nusa Penida

Penanganan Tunggu Hasil Identifikasi

Semarapura (Bali Post) Kerusakan terumbu karang di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung yang telah menuai keluhan dari warga belum tertangani. Pasalnya, Pemprov Bali selaku pemilik kewenangan pengelolaan masih menunggu hasil pengecekan dari LSM Coral Triangle Center (CTC). Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bali I Made Gunaja, Senin (7/8) kemarin. Dijelaskan, pascaadanya laporan kerusakan, pemantauan lapangan telah dilaksanakan bersama sejumlah instansi terkait. Bali Post/sos Kini, hal tersebut masih I Made Gunaja berlangsung. Yang menjadi pemantauan tak hanya titik kerusakan, namun juga luasnya. “Sekarang luasan kerusakannya masih dicek CTC. Kerusakannya perlu diidentifikasi. Saya masih menunggu laporan,” jelasnya. Mantan Pj. Bupati Buleleng ini menyebutkan jika itu sudah membuahkan hasil, akan kembali dilaksanakan rapat untuk merancang penanganannya. “Pengecekan ditargetkan selesai dengan laporannya minggu ini. Setelah ada, baru kita minta perusaknya bertanggung jawab,” katanya seraya menambahkan kerusakan tersebut baru ada laporan ke pihaknya. Sebelumnya, Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan menjelaskan sesuai hasil pemantauan, kerusakan terumbu karang rata-rata terjadi di bawah ponton yang nerupakan fasilitas wisata bahari. “Sesuai pantauan, kerusakan rata-rata terjadi di bawah ponton,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, tingkat kerusakan itu belum tergolong parah. Meski demikian, tetap perlu ditindaklanjuti. Hanya, itu masih menunggu keputusan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi selaku pemilik kewenangan, sesuai UU 23 Tahun 2014. “Untuk kerusakan belum tergolong parah. Di sekitarnya banyak yang masih bagus. Hanya kemarin kebetulan yang rusak saja di-publish. Sedangkan untuk tindak lanjut penanganan, kami masih menunggu informasi dari provinsi. Di sana yang mengecek seluruh gambar yang diambil,” kata Karyawan. (kmb45)

Ditetapkan Jadi Desa Wisata

Perbekel Selat Minta Pemkab Jangan Buru-buru Semarapura (Bali Post) Dinas Pariwisata Klungkung akan menetapkan Desa Selat Kecamatan Klungkung sebagai desa wisata. Hal tersebut tak lepas dari potensi yang dimiliki. Namun, di tengah wacana itu, pemerintah desa setempat justru meminta pemkab untuk tidak buru-buru mengambil kebijakan. Sebab, infrastruktur yang menjadi bagian penting belum sepenuhnya mendukung. Perbekel Selat Wayan Sudiana mengatakan saat ini desanya telah memiliki potensi wisata berupa arung jeram yang dikelola swasta. Selain itu, potensi pertaniannya juga cukup Bali Post/sos besar dan memungkinkan Wayan Sudiana untuk digarap menjadi agrowisata. Meski demikian, wacana pemkab untuk menetapkan daerahnya sebagai desa wisata masih disambut lesu. Bahkan, wacana itu dinilai terlalu terburu-buru. ‘’Kami berharap pemkab jangan terburu-buru menjadikan ini desa wisata,’’ ujarnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Senin (7/8) kemarin. Apa yang dilontarkan itu bukan tanpa alasan. Desanya yang terdiri dari tujuh banjar ini belum sepenuhnya didukung infrastruktur yang memadai, terlebih akses menuju potensi wisata. ‘’Infrastruktur belum mendukung,’’ imbuhnya. Ketua Komisi II DPRD Klungkung Komang Suantara mengungkapkan dalam pembentukan desa wisata, pemkab harus mampu menggali potensi yang dimiliki desa. Hal tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan infrastruktur. Selain itu, langkah yang diambil juga perlu adanya sinkronisasi dengan masyarakat yang ada di dalamnya. ‘’Kalau sudah dihitung, dan ada potensi yang digali, ya… itu dimaksimalkan. Jika tanpa dihitung dulu berapa potensi yang bisa digali, jangan mengeluarkan anggaran berlebihan,’’ katanya. Lanjut politisi Gerindra ini, keberadaan desa wisata juga perlu didukung promosi berkelanjutan. Hal ini yang dinilai belum berjalan maksimal. ‘’Yang penting itu promosi,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta menjelaskan rencana penetapan Desa Selat sebagai desa wisata dikarenakan memiliki potensi yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya arung jeram. ‘’Desa ini memiliki potensi wisata alam,’’ tandasnya. (kmb45)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/sos

PANEN - Seorang petani di Desa Tihingan Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung tengah memanen sayur hijau. Di tengah cuaca yang tak menentu ini, kualitas sayur tergolong baik. Hanya harga jual di pasaran tergolong murah, yakni Rp 10 ribu per ikat.

Di Pasar Galiran

Langka, Pedagang Mesti Begadang Dapatkan Garam Semarapura (Bali Post) -

Kelangkaan garam di Kabupaten Klungkung semakin menjadi-jadi. Atas kondisi ini, sejumlah pedagang di Pasar Galiran rela menunggu sejak subuh untuk mendapatkan jatah dari distributor. Pengorbanan tersebut hanya terbayarkan dua kilogram per hari. Salah seorang pedagang, Ni Kadek Sangu, menuturkan kelangkaan garam mulai terjadi lebih dari dua bulan lalu. Secara perlahan, kondisinya semakin parah. Untuk mendapatkannya, pedagang harus bersusah payah. Sebagian besar ada yang harus begadang sejak pukul 02.00 Wita untuk mendapatkan jatah dari distributor yang datang setiap hari. “Sekarang garam benar-benar sulit. Harus begadang biar dapat jatah dari distributor,” tuturnya, Senin (7/8) kemarin. Pengorbanan yang dilakukan itu, sambung dia tak berbuah manis. Setiap pedagang tidak bisa mendapatkan pasokan sesuai dengan keinginan. Jatah yang diberikan untuk garam yodium sangat terbatas, yakni maksimal dua bal. Bahkan tak sedikit pedagang yang kembali dengan tangan kosong akibat datang kesiangan. “Dari menunggu itu, kami hanya dapat sedikt. Ada yang tidak dapat

karena habis,” terangnya. Kelangkaan yang kian parah menyebabkan harga bumbu dapur bercita rasa asin ini melonjak tajam. Untuk jenis yodium dari Rp 1.000 per sachet menjadi Rp 3 ribu atau Rp 60 ribu per bal. Sementara untuk garam meja dari Rp 7 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilo. Jenis ini pun cukup sulit didapatkan. Pasokan dari distributor sangat sedikit dan kedatangannya tak menentu. “Harga naik signifkan. Untuk lokal juga sulit didapatkan,” imbuhnya. Sementara itu, salah seorang konsumen Jero Arsa mengatakan kelangkaan garam cukup menyebabkannya kelimpungan. Diharapkan itu tak berlangsung lama. “Kalau misalnya harga mahal, tapi barang ada, kan tidak kenapa. Beda kalau harga mahal, barangnya tidak ada,” ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM

Bali Post/sos

PEDAGANG GARAM - Salah satu pedagang garam di Pasar Galiran, Kabupaten Klungkung. Garam yang sangat langka menyebabkannya harus begadang demi mendapatkan jatah dari distributor. dan Perdagangan I Wayan Ardiasa membenarkan kelangkaan garam masih terjadi di pasaran. Itu terungkap saat melaksanaan pemantauan rutin. “Sampai sekarang garam

masih krisis. Harganya juga naik dua kali lipat,” jelasnya. Kondisi demikian, ditegaskan, tak hanya melanda bumi serombotan. Namun juga daerah lain di Indone-

sia. Pihaknya pun tak bisa berbuat banyak menyikapi kondisi tersebut. “Untuk impor juga belum ada. Kami belum dapat info dari pusat,” tandasnya. (kmb45)

Blangko E-KTP Masih Kosong

Pelaksanaan UP2K Tingkat Nasional

Bupati Suwirta Sambut Tim Verifikasi Disdukcapil Keluarkan 10.536 Suket

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta didampingi Wakil Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Dayu Sudikerta beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Ida Ayu Made Gayatri menyambut kedatangan tim verifikasi pelaksanaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tingkat Nasional di Banjar Adat Pagutan, Desa Pakraman Banjarangkan, Senin (7/8) kemarin. Ketua TP PKK Desa Banjarangkan Lyly Eviantari menyampaikan sampai saat ini, di desanya sudah terbentuk kelompok UP2K PKK terdiri dari 1 kelompok khusus dan 12 kelompok pelaksana yang tersebar di lima dusun, yakni 4 kelompok pelaksana dengan 20 anggota yang bertempat di Dusun Nesa, 4 kelompok pelaksana berjumlah 20 anggota bertempat di Dusun Selat, Dusun Pagutan 1 kelompok pelaksana dengan 5 anggota, dan Dusun Koripan Tengah dengan 5 anggota, serta di Dusun Koripan Kangin dengan 2 kelompok pelaksana dengan 10 anggota. Produk yang dihasilkan cukup variatif, yakni usaha kerajinan batok kelapa yang menjadi unggulan, ayam panggang, jajan kering jajan basah, penek, canang, jamu dan ayam potong. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemkab sudah

Bali Post/ist

SAMBUT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyambut kedatangan tim verifikasi pelaksanaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K)-Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tingkat Nasional di Banjar Adat Pagutan, Desa Pakraman Banjarangkan, Senin (7/8) kemarin. melakukan berbagai macam kegiatan, di antaranya membina calon-calon pengusaha menjadi pengusaha baru, hingga memperkuat wirausaha yang sudah ada. Selain itu juga terus memaksimalkan Program PKK tentang Pengembangan Kehidupan Berkoperasi yang bersibergi dengan pemkab. “PKK di desa diharapkan dapat bersinergi dan melakukan komunikasi yang baik dengan instansi terkait” ujarnya. Ketua TP PKK Pusat Ny. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Pokja 2 TP PKK Pusat Sri Adriyani Pramono Anung mengharapkan lomba ini tidak hanya sebagai kegiatan sesaat, namun lebih kepada pembinaan yang berkelanjutan yang dilakukan secara berjen-

jang. Selain itu, masyarakat diminta tidak segan-segan belajar dari pengalaman para pelaku pembangunan maupun para penyelenggara pemerintah desa. Dari pengalaman itu, pemberdayaan masyarakat bisa terwujud. “Warga dan masyarakat harus dilibatkan sebagai pelaku, sebagai subjek pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjutnya. Dalam kegiatan tersebut diisi persembahan berupa yell TP PKK Kabupaten Klungkung yang dipersembahkan TP PKK Desa Banjarangkan, serta memperlihatkan produk kerajinan masyarakat Kecamatan Banjarangkan dari bahan dasar batok kelapa, penek, serta jamu. (ad504)

Semarapura (Bali Post) Kekosongan blangko e-KTP masih terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapl) Klungkung. Mengatasi ini, masyarakat yang melakukan perekaman maupun perubahan data masih diberikan surat keterangan (suket). Sejak awal tahun, yang dikeluarkan telah lebih dari sepuluh ribu lembar. Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klungkung Pande Anggarnata, Senin (7/8) kemarin menjelaskan, kekosongan blangko eKTP telah terjadi sejak awal 2017. Kondisi demikian menyebabkan data masyarakat yang melakukan perekaman tidak bisa tercetak. “Sampai sekarang blangko masih kosong,” ujarnya. Supaya tetap bisa mengurus administrasi, fisik e-KTP masyarakat bersangkutan sementara masih tetap diganti dengan surat keterangan. Jika diakumulasikan dengan kehi-

langan, dan perubahan data, surat yang dikeluarkan Disdukcapil sampai saat ini mencapai 10.536 lembar. “Jumlah ini termasuk yang kehilangan, perubahan data dan rekam baru,” jelasnya. Anggarnata menyampaikan, beberapa bulan lalu, sejatinya pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memberikan jatah blangko sebanyak 2.000 keping. Namun, itu khusus diperuntukkan pencetakan data Print Ready Record (PRR) 2016 yang jumlahnya mencapai ribuan. “Blangko yang datang kemarin hanya untuk PRR,” ungkapnya. Pada program ini, yang dikejar pemerintah pusat bukan pencetakan, tetapi perekaman. Meski demikian, masyarakat banyak yang mengeluhkan. Supaya tak berlangsung lama, pihaknya berharap pasokan blangko bisa segera datang. “Permohonan tambahan sudah kami sampaikan setiap bulan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/dok

TUNGGU - Sejumlah warga sedang menunggu untuk mendapatkan e-KTP di Kantor Disdukcapil.


Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

BULELENG

11

Mantan Kadus Gugat Perbekel Desa Sambangan Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan polemik pemberhentikan Klian Dusun (Kadus) Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada? Pemberhentian yang diduga cacat hukum itu berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. Mantan Kadus Sambangan Nyoman Sudarma menggugat Perbekel Desa Sambangan Nyoman Selamat Arya. Dia menggugat Keputusan Perbekel No. 18 Tahun 2016 tentang Pemberhentian Kadus Sambangan tanggal 28 Juli 2016 karena dianggap cacat hukum. Dalam materi gugatan yang sudah didaftarkan di PN Singaraja No. 380/Pdt.G/2017/PN Sgr tanggal 31 Juli 2017 itu, ada sejumlah pihak yang turut digugat. Pihak yang juga digugat Camat Sukasada, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) yang kini sudah berubah menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), DPRD, dan Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Buleleng. Penggugat merasa dirugikan secara material karena kehilangan pendapatannya Rp 2,3 juta selama lima tahun sebesar Rp 149 juta lebih. Di samping itu, kerugian immaterial mencapai Rp 1 miliar karena malu dengan keluarga dan masyarakat seolah-olah penggugat tidak benar sebagai Kadus Sambangan, padahal keliru proses pemberhentiannya dan keliru menafsirkan peraturan perundang-undangan. Kuasa hukum penggugat Ketut Wetan Sastrawan, Senin (7/8) kemarin, membenarkan dirinya telah mendaftarkan gugatan kliennya ke PN Singaraja dan sidang perdana akan digelar Rabu (9/8) besok. Dia mengatakan, gugatan ini diajukan karena mengacu regulasi seperti UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2014, Permendagri No. 8 Tahun 2015 dan Perda No. 8 Tahun 2016, pemberhentian perangkat desa itu dilakukan setelah umur 60 tahun. Regulasi itu juga mengatur perangkat desa diberhentikan karena beberapa hal seperti meninggal dunia, mengundurkan diri, dan alasan yang lain. Akan tetapi, pemberhentian kliennya melalui Keputusan Perbekel No. 18 Tahun 2016 tentang Pemberhentian Kadus Sambangan tanggal 28 Juli 2016 cacat hukum. Ini karena pejabat yang mengambil keputusan itu keliru menafsirkan isi regulasi yang ada. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa sebenarnya tidak bisa berlaku surut. Aturan ini berlaku di atas tahun 2014, sehingga pemberhentian perangkat desa itu setelah umur 60 tahun, kalau dipakai pedoman umur 42 tahun, maka dianggap keliru menafsirkan amanat regulasi itu. “Di sini, banyak keliru menafsirkan bahkan sering perangkat desa diberhentikan karena patokan umur. Padahal, aturannya jelas bahwa batas umur perangkat desa tetap sampai 60 tahun. Itu didukung beberapa surat seperti Bina Kemasyarakatan, imbauan Sekda Buleleng, sosialisasi kepada pengurus PPDI. Nanti kita uji di PN dan patokan sebelum umur 60 tahun perangkat desa tidak boleh diberhentikan,” tegasnya. Seperti diketahui, Nyoman Sudarma diberhentikan dari jabatannya sebagai Kadus Sambangan melalui Keputusan Perbekel No. 18 Tahun 2016. Dia kemudian digantikan oleh I Gede Budi. Sementara Kadus Anyar dan Babakan masih aktif karena usianya belum 60 tahun. Keberatan dengan pemberhetian itu, dia mengadukan masalah itu kepada Komisi I DPRD Buleleng. Hal ini karena Sudarma menilai pergantian dilakukan sepihak dan tanpa dasar jelas. Apalagi, dari hitungan usia dirinya memungkinkan melanjutkan masa jabatan hingga usia 60 tahun. Perbekel Desa Sambangan Nyoman Selamat Arya mengatakan, proses pergantian sudah melalui mekanisme dan regulasi yang ada. Masa jabatan Sudarma berakhir dan pernah diperpanjang enam bulan sesuai Surat Edaran (SE) Sekda Buleleng. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PROTES – Warga Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula keberatan dengan pembangunan vila yang diduga belum berizin dan terindikasi melanggar sempadan pantai.

Diduga Tanpa Izin, Warga Protes Pembangunan Vila

Singaraja (Bali Post) – Proyek pembangunan vila di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula mengundang reaksi warga dan kelompok nelayan di desa setempat. Selain karena diduga tidak mengantongi izin, lokasi vila yang dibangun pemodal dari luar daerah itu diduga melanggar Perda tentang Sempadan Pantai. Tak hanya itu, legalitas tanah yang akan dijadikan jalan masuk itu dipertanyakan karena masih berstastus tanah negara (TN).

nya sekitar pukul 23.30 Wita, dirinya tidak kuasa menahan tangis karena perasaan haru. Setelah sempat disambut suka cita, Husni dan Wahid kemudian memilih istirahat dan belum bersedia menceritakan seperti apa kejadian yang dialaminya selama empat hari di tengah lautan lepas, tanpa bekal makanan yang mencukupi. “Belum dapat cerita apa yang terjadi saat mancing di laut, dan kami senang dan syukur kepada Tuhan karena anak kami kembali selamat,” katanya. Kuniani menambahkan, kondisi kesehatan anaknya memang sudah pulih. Hanya anaknya masih trauma, sehingga tidak berkenan menceritakan kejadian yang dialaminya. Atas kondisi ini, Kuniani masih merawat anaknya dan berusaha tidak lagi menanyakan seputar kejadian itu. Sementara perahu dan perlengkapan mancing yang berhasil dievekuasi oleh ABK Barang di Madura sengaja tidak dibawa ke Kaliasem. Perahu dan mesin dorongnya rusak parah dan kalau diperbaiki menghabiskan biaya mahal. Setelah kejadian ini, Kuniani memastikan anaknya tidak kapok dan kembali akan menggeluti profesinya. Apalagi mancing di laut menjadi pekerjaan untuk membiayai kehidupan keluarga. “Mohon maaf Husni belum bisa ditemui dan masih istirahat. Maklum saja empat

ketika pemilik vila membeli tanah tersebut. Proyek harus dihentikan dan izin ditunda dan kami akan koordinasikan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk meminta penjelasan status tanah tersebut,” jelasnya. Hal senada diungkapkan anggota Komisi I, Dewa Putu Tjakra. Dia mengatakan, karena masih terjadi persoalan di lapangan maka perusahaan harus menghentikan pekerjaannya. Selain itu, instansi terkait diminta menindaklanjuti keberatan warga dan jika secara regulasi melanggar, maka proyek itu harus ditutup. Sebaliknya kalau memenuhi syarat mendapat izin, pihaknya mendorong instansi memfasilitasi perusahaan untuk melengkapi segala perizinan yang diperlukan. (kmb38)

Salah seorang warga yang keberatan, Gede Sumendra, warga Banjar Dinas Kawanan Desa Tejakula. Dia resmi mengadukan persoalan itu kepada DPRD Buleleng melalui surat No. 045.2/04/2017 tanggal 30 Maret 2017. Sesuai isi surat itu, dia keberatan atas pembangunan vila di Banjar Dinas Suka Darma, Desa Tejakula. Alasan keberatannya karena bangunan vila tersebut diduga belum dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan lokasi bangunannya melanggar Perda Sempadan Pantai. Menyusul pengaduan war-

ga tersebut, Komisi I DPRD Buleleng, Senin (7/8) kemarin, melakukan peninjauan ke lokasi proyek pembangunan vila di Buleleng Timur tersebut. Rombongan dipimpin Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa bersama anggotanya seperti Dewa Putu Tjakra, Dewa Sugiarto, Gusti Komang Suwastika. Di lokasi proyek, rombongan dewan diterima aparat kecamatan, aparat desa, dan kelompok nelayan. Melalui sebuah diskusi serius, dewan kemudian menyerap aspirasi di lapangan untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait di

hari di lautan lepas bertahan hidup tanpa makan dan minum. Setelah kejadian ini, kalau berhenti kayaknya tidak tapi setelah tidak lagi takut pasti akan kembali mancing. Mancing ini untuk penghasilan keluarga. Yakin saja kalau kejadian di laut tidak bisa diprediksi dan dengan doa kita memohon selamat menjalani pekerjaan,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Husni dan Abdul Wahid dilaporkan hilang saat mancing di laut lepas sejak Minggu (30/7) lalu. Pencarian oleh rekan sesama nelayan bersama personel SAR dan anggota Polisi Perairan (Pol Air) Polres Buleleng gagal menemukan keberadaan kedua nelayan tersebut. Pada Kamis (3/8) lalu ABK Barang AHT Ena Phoenix menemukan keduanya terombang-ambing di atas perahu kecil sekitar pukul 17.20 WIB. Posisi kedua korban berada pada Lt 07-19,523 Selatan Bjr.114-32,585 Timur. Selain menyelamatkan Husni dan Abdul Wahid, perahu bersama mesin dorong yang sebelumnya digunakan untuk mancing ikut dievakuasi ke atas dexs kapal. Selanjutnya korban diantar ke rumah kerabatnya di Pelabuhan Sapudi. Setelah kesehatannya pulih, keduanya kemudian dijemput keluarganya di Sitobondo dan diantarkan ke Kaliasem. (kmb38)

TERBAKAR – Rumah milik seorang warga lansia di Jalan Pulau Timor, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng terbakar Senin (7/8) kemarin.

Pascaditemukan Selamat, Dua Nelayan Masih Trauma

Singaraja (Bali Post) – Pascaditemukan selamat oleh ABK Barang AHT Ena Phoenix di Perairan Madura, Jatim, Husni (32) dan Abdul Wahid (25), nelayan asal Dusun Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar hingga sekarang masih trauma. Setelah ditemukan pada Kamis (3/8) lalu dan kembali ke rumahnya di Kaliasem Minggu (6/8) malam lalu, keduanya belum bisa ditemui karena masih trauma dengan pengalaman empat hari terombang-ambing di lautan lepas. Meski demikian, keluarga dan rekan sesama nelayan menyabut penuh suka cita setelah mereka kembali dengan selamat. Sebagai bentuk syukur, keluarga menggelar syukuran memanjatkan doa bersama keluarga dan tetangganya. Salah seorang kerabatnya menyumbang seekor kambing untuk dijadikan pesta. Orangtua Husni, Kuniani, Senin (7/8) kemarin menuturkan, setelah ditolong ABK Barang di perairan Madura anaknya tinggal sementara di rumah kerabatnya di Sapudi, Madura. Setelah cuaca membaik, pihak keluarga kemudian menjemput Husni dan Abdul Wahid melalui pelabuhan di Sitobondo. Dari lokasi ini, keluarganya mengajak Husni dan Wahid ke rumahnya di Kaliasem. Saat tiba di rumah-

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atas tanah yang sudah ditata tersebut. Selain itu, akibat penataan lahan untuk jalan masuk itu, nelayan dikhawatirkan kehilangan tempat untuk menambatkan perahu. Atas dugaan pelanggaran ini, politisi PDI Perjuangan asal Desa Banjar, Kecamatan Banjar mendesak agar proyek pembangunan dan penataan lahan yang diduga masih berstatus TN dihentikan untuk sementara. Selain itu, Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu agar tidak memproses penerbitan izin sebelum legalitas tanah tersebut dinyatakan jelas. “Proyek vila ini jelas melanggar Perda Sempadan Pantai karena lahannya dekat pantai dan tanah untuk jalan ini juga di daratan pantai. Anehnya sudah ada SPPT

Bali Post/kmb36

SYUKURAN – Keluarga dan kerabat dua nelayan asal Dusun Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar mempersiapkan syukuran kembalinya Husni dan Abdul Wahid setelah terombang-ambing empat hari di laut lepas.

Pemkab Buleleng. Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa mengatakan, setelah mendiskusikan persoalan yang terjadi, proyek pembangunan vila tersebut melanggar aturan sempadan pantai. Selain itu, lahan yang konon sudah dibeli oleh pemilik vila untuk jalan masuk legalitasnya patut dipertanyakan. Pasalnya, dari penjelasan warga di lapangan, lahan jalan itu merupakan TN. Sementara penelusuran di lapangan ternyata tanah itu dibeli oleh pemilik vila dari warga yang saat itu menunjukkan bukti

Bali Post/kmb38

Rumah Lansia Terbakar

Singaraja (Bali Post) – Rumah milik seorang warga lanjut usia (lansia) Wayan Ranti (67) di Jalan Pulau Timor, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng terbakar, Senin (7/8) kemarin, pukul 10.45 Wita. Sebelum kejadian, Ranti berbelanja ke warung yang tidak jauh dari rumahnya. Kembali dari warung, dia terkejut melihat api sudah membakar bagian depan rumahnya. Warga yang mengetahui kejadian itu berhamburan

keluar rumah dan berusaha memadamkan api. Pukul 11.15 wita, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski tak sampai ambruk, atap seng terbakar dan bagian temboknya menghitam. Sementara, perlengkapan rumah tangga masih utuh. Salah seorang saksi yang melihat kejadian itu, Ketut Erawati, menceritakan sebelum kejadian dirinya melintas di depan rumah korban.

Saat itu, dia melihat kepulan asap dan api membesar di bagian depan rumah korban. Titik api saat itu membakar sofa hingga bagian atap rumah. Khawastir api bertambah besar, saksi kemudian member tahu ada kebakaran dan meminta suaminya menghubungi petugas pemadam kebakaran. “Saat itu, api membakar sofa dan atap sudah terbakar dan takut apinya merembet, saya minta suami menghubungi pemadam dan

syukur apinya bisa dipadamkan,” jelasnya. Untuk sementara penyebab kebakaran belum diketahui. Ranti mengaku tidak tahu mengapa rumahnya bisa terbakar. Saat ditinggalkan kompor atau alat listrik lainnya telah dimatikan. Saat ini, dia tinggal di rumah menantunya karena kalau tinggal di rumah miliknya itu dikhawatirkan akan membahayakan karena instalasi listrik rusak akibat terbakar. (kmb38)


JEMBRANA

12

Belum Setahun Rampung

Plafon Gedung Dewan Jebol, Sekwan Nyaris Tertimpa

Negara (Bali Post) Proyek pengembangan gedung DPRD Jembrana di sisi timur yang baru penyerahan tahap pertama mengalami kerusakan di bagian atap. Plafon di kamar mandi, di ruangan Ketua DPRD, ruangan umum dan ruangan lainnya diketahui jebol. Mendapati hal itu, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa pun merasa kecewa dan marah-marah.

Bali Post/olo

PLAFON JEBOL – Ketua DPRD Jembrana mengecek plafon yang jebol di Kantor DPRD. Padahal proyek tersebut baru rampung belum lama ini.

Sugiasa yang memeriksa kondisi itu meminta Sekwan Jembrana Made Sudantra untuk memanggil petugas Dinas PU yang menangani. Dari pengamatan, plafon gedung jebol di bagian depan kamar mandi. “Sejak awal kami ingatkan agar dikerjakan dengan benar. Segera perbaiki jika ada yang rusak. Ini sudah diperbaiki malah tambah jebol. Jadi pusat masalahnya dulu dibenahi. Jangan sekadar diservis. Berapa kali diperbaiki ya tetap saja akan jebol,” kata kader PDI Perjuangan Jembrana ini, Senin (7/8) kemarin. Kepada Petugas Dinas PU Ketut Antara, Sugiasa meminta agar hal ini diperhatikan dengan serius dan segera minta pihak rekanan melakukan perbaikan. “Jika jaminan masih, jangan dikeluarkan dulu. Saya rekomendasi ini jika tidak mau diperbaiki, kami yang perbaiki. Sejak awal sudah kami minta diperhatikan hal ini,” tandas Sugiasa.

Ia juga mengaku kecewa karena rekanan seperti bekerja asal-asalan. Sementara pihaknya sebagai pengawas tidak bisa mengawasi diri sendiri dan justru kecolongan. Sekwan Jembrana Made Sudantra mengatakan kerusakan atap di gedung sisi timur itu sudah sejak tiga minggu lalu. Bahkan dirinya mengaku nyaris tertimpa atap bangunan itu. Pihaknya juga menyayangkan adanya tender pekerjaan dengan penawaran yang jauh lebih rendah dari pagu anggaran yang dihitung oleh pemerintah berdasarkan perhitungan harga satuan milik pemerintah. “Jadi ke depan ini perlu diawasi ketat agar pelaksana/pemenang tender tidak mencuri spek pekerjaan. Jangan sampai kualitasnya jelek. Pekerjaan tanpa memperhitungkan hasil,” ujarnya. Sugiasa berharap ke depan ada pembenahan dalam perencanaan, tender dan pengerjaan proyek agar sesuai kualitas. (kmb26)

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Raih Penghargaan Kalpataru dan Adiwiyata 2017

Bupati Artha Ingin Semangat Pelestarian Lingkungan Ditularkan KABUPATEN Jembrana sukses menyabet penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional. Penghargaan yang cukup bergengsi bagi lingkungan ini diserahkan langsung Presiden Joko Widodo dalam serangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup, Rabu (2/8), di Jakarta. Penghargaan diberikan untuk Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih Banjar Mekarsari, Perancak Jembrana yang meraih kalpataru kategori penyelamat lingkungan serta SMPN 2 Negara yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2017. Kalpataru adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada individu atas perhatian yang luar biasa terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. KKP Kurma Asih ini salah satu dari 10 orang kelompok penerima penghargaan dari semua kategori dari seluruh Indonesia. Sementara Adiwiyata Mandiri, sebuah penghar-

gaan yang diberikan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, karena menularkan budaya cinta dan peduli lingkungan terhadap sekolah lainnya. Koordinator KPP Kurma Asih I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan KKP Kurma Asih mulai eksis lestarikan penyu sejak 11 Juni 1997. Hal ini dirintis oleh ayahnya sendiri, I Wayan Tirta, dimulai dengan penangkaran serta memberikan edukasi terhadap masyarakat. Sampai saat ini, ia berhasil mengumpulkan 17.000 telur penyu lekang. Setelah ditetaskan, tukiktukik tersebut akan langsung dilepaskan ke pantai bersama-sama masyarakat, siswa maupun instansi sekaligus sebagai daya tarik wisata. “Penghargaan kalpataru ini semakin memotivasi kami bersama kelompok untuk terus membawa misi pelestarian penyu sekaligus mengedukasi masyarakat,” ujar Anom. Atas torehan prestasi tersebut Bupati Jembrana I Putu

Artha mengaku bersyukur sekaligus mengapresiasinya. Ia berharap prestasi yang diraih bisa dijadikan motivasi sekaligus ditularkan kepada masyarakat lainnya untuk ikut menjaga lingkungan. Ditegaskannya upaya menjaga lingkungan tidak akan bisa berhasil bila dilakukan satu pihak, namun perlu kesadaran bersamasama secara simultan. “Kita ingin upaya menjaga lingkungan timbul karena kesadaran bukan paksaan. Apabila semua ikut bergerak tentu akan lebih mudah dijaga,” tandasnya. Selain itu, saat audiensi tersebut, Artha juga meminta desa adat turut serta terlibat dalam pelestarian lingkungan dengan memberikan perlindungan dengan membuat pararem atau awig-awig. Hal ini disebutnya akan lebih memperkuat berbagai upaya menjaga lingkungan seiring dengan perda-perda yang dimiliki pemerintah daerah terkait pelestarian lingkungan hidup. (ad503)

Keunikan Lomba Balap Pasangan Merpati

Setahun Dilatih, Burung Jantan Kerap Salah Sasaran SEJUMLAH warga pencinta burung merpati di Jembrana sejak beberapa tahun terakhir ini menuangkan hobi mereka dengan sejumlah lomba yang unik. Selain terbang tinggi, belakangan para penggemar burung yang simbol kedamaian dan kesetiaan ini melakukan lomba balap pasangan merpati. Bermula dari hobi beberapa orang sejak tahun 1996, kini peserta sudah mencapai ratusan orang dari beberapa desa. Seperti yang terlihat akhir pekan lalu di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, ratusan penggemar burung merpati ini mengikuti lomba. Beberapa peserta bahkan mengaku memelihara dan merawat pasangan burung itu dengan serius. Selain melatih setiap hari, mereka juga memberikan suplemen yang diyakini mempengaruhi kecepatan terbang. Pasangan burung yang dilombakan juga sudah teruji hingga beberapa tahun untuk bisa mengikuti lomba.

“Prosesnya (melatih-red) lama. Paling cepat satu tahun agar pasangan burung ini bisa klop,” ujar Jauhari, salah satu peserta lomba. Event lomba ini tergolong unik. Selain melibatkan ratusan peserta, juga terdapat beberapa kategori. Yang paling pendek, 500 meter dan terpanjang 2 kilometer. Yang paling jauh ini, terkadang sering gugur dengan sendirinya karena tidak sampai finish atau justru mengarah ke burung lain (bukan pasangannya). Untuk itu, belum tentu semua pasang burung ini bisa sampai finish terutama untuk kategori 2 kilometer. Jaraknya yang lumayan jauh dan melintasi bukit, mengharuskan burung terlatih dan terbiasa dengan pasangannya. Di garis start, p e m i l i k burung merpati akan menerbangkan burung jantan. Sedangkan di garis finish sudah menunggu burung merpati betina. Pemilik burung yang menunggu di garis finish har-

Bali Post/ist

PENGHARGAAN – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran terkait berfoto bersama para penerima penghargaan Lingkungan Hidup 2017. KPP Kurma Asih Perancak penerima penghargaan Kalpataru kategori penyelamat lingkungan dan SMPN 2 Negara meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri.

Data Terlambat Masuk

Bali Post/olo

BALAP MERPATI - Suasana saat lomba balap pasangan merpati di Desa Kaliakah beberapa waktu lalu. us berada di tengah-tengah ban yang dicat merah putih. Ketika burung jantan mencapai finish menghampiri burung betina, sementara kaki pemilik burung keluar dari lingkaran ban, maka dinyatakan gugur. Namun, dari puluhan pasang burung merpati itu tak sedikit burung yang salah sasaran. “Ada saja yang salah sasaran, tapi pasti akan menghampiri burung betina.

Hanya saja waktunya lebih lama,” ujar Saipul Rahman, peserta lainnya. Uniknya lagi, juara lomba ini tidak mendapatkan hadiah uang atau yang berkaitan dengan burung. Melainkan mereka justru mendapatkan hadiah kambing dewasa. Sedikitnya ada lima kambing yang akan diberikan untuk hadiah. Pasangan burung yang menang ini biasanya juga bernilai jual tinggi. (olo)

Sidak ke Kantor Lurah Sangkaragung

Tak Ada Pegawai, Bupati Geram

Bali Post/kmb

SIDAK - Bupati Jembrana I Putu Artha ketika sidak di Kantor Lurah Sangkaragung, Jembrana.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan

Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097

Negara (Bali Post) Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku sangat kecewa ketika melakukan sidak ke Kantor Lurah Sangkaragung, Jembrana. Orang nomor satu di Jembrani ini geram lantaran tidak satu pun pegawai yang dilihat di kantor lurah belum lama ini merasa kecewa dan gerah karena saat datang tidak menemukan petugas kelurahan satupun. “Kok begini kantor kelurahan, masa sampai siang tidak ada pegawai datang. Kasihan kakek tua menunggu petugas hanya untuk mengambil raskin. Mana duduk di bawah dan bawa sepeda gayung. Berasnya mau dimasak sekarang lho,” kata Artha mengeluh. Adanya permasalahan tersebut Artha meminta agar Inspektorat bertindak tegas dan melakukan pengawasan. “Disiplin pegawai harus ditingkatkan. Bagaimana bisa

disebut pelayan jika seperti ini. Inspektorat agar memberi sanksi jika ada pegawai seperti ini,” tandasnya. Artha mengatakan bagaimana masyarakat bisa menghargai pemerintah jika tidak memberikan pelayanan yang baik. “Melayani orang miskin itu pahalanya luar biasa,” kata Artha. Pihaknya juga meminta bagi KK miskin yang seharusnya mendapat hak jangan dipersulit. “Lurah harusnya memotivasi bawahan dan pegawai kontrak agar memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai karena sikap mereka citra Pemkab tidak baik dari segi pelayanan,” katanya. Sementara itu, Lurah Sangkaragung Nyoman Gede Suardana mengatakan pihaknya sudah datang pagi-pagi ke kantor lurah. Namun, ketika ada sidak Bupati pihaknya memang sedang ada persiapan menyambut HUT RI. (kmb)

Nelayan Tewas Tenggelam Tak Dapat Asuransi Negara (Bali Post) Nelayan yang meninggal tenggelam saat melaut dari Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, pekan lalu dipastikan tidak mendapatkan asuransi nelayan. Abdul Latif, warga Dusun Ketapang tidak bisa menerima klaim asuransi lantaran datanya terlambat masuk. Untuk klaim asuransi nelayan ini, disamping Kartu Tanda Anggota Nelayan (KTAN) juga ada sejumlah persyaratan lainnya. Lantaran lambat memenuhi persyaratan itu, nelayan ini tidak mendapatkan klaim asuransi. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa, Senin (7/8) kemarin, mengatakan persyaratan administrasi nelayan di Pengambengan lebih lambat dibanding nelayan dari desa lainnya. Karena itu, baru tahun 2017 ini bisa menerima KTAN. Di sisi lain, penyetoran data ke Kementerian Kelautan dan Perikanan secara online untuk asuransi

sudah dilakukan Oktober lalu. Dengan demikian, nelayan yang terlambat menyetorkan data, tak masuk pendataan program ini di tahun 2016. Berbeda dengan nelayan di Desa Air Kuning yang juga meninggal dunia saat melaut, sudah menerima asuransi. Hal itu dikarenakan nelayan di sana sudah menyetorkan data dan tercatat ikut asuransi. Sejak program ini digulirkan, Dinas sudah melakukan jemput bola ke lapangan mendata agar nelayan mendapatkan KTAN dan dibarengi asuransi. Tetapi, banyak kendala yang dihadapi di antaranya terkait administrasi datadata yang dibutuhkan. Setiap data yang sudah lengkap, langsung didaftarkan ke pusat secara online. Walaupun hanya satu nelayan, tetapi didaftarkan. Dinas juga berharap seluruh nelayan nantinya bisa tercakup program ini. Tahun 2017 ini, untuk nelayan yang sudah mengantongi KTAN agar segera melengkapi syarat

lainnya sehingga menjadi peserta asuransi. Untuk tahun ini, juga akan disetorkan data pada bulan Oktober. Data itupun langsung disetorkan ke pihak asuransi tanpa melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga lebih cepat. Dari data yang dihimpun, pada tahun 2016 sudah ada 1.100 orang nelayan yang mencari KTA. Dan tahun 2017 ini naik menjadi 4.000 orang lebih. Untuk yang 4.000 mendapat KTA ini diharapkan segera melengkapi data sehingga juga bisa terdaftar asuransi. Sebelumnya, seorang nelayan dari Desa Pengambengan hilang dan ditemukan tewas saat melaut. Sejatinya nelayan ini sudah memiliki KTA Nelayan, namun belum mendapatkan asuransi. Hal berbeda dialami Hamsi, nelayan asal Dusun Munduk, Desa Air Kuning yang juga meninggal saat melaut mencari ikan. Hamsi mendapatkan asuransi Rp 200 juta karena sudah terdaftar dalam asuransi. (kmb26)


Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

KARANGASEM

13

Proposal Kompilasi Lamban

Bali Post/kmb

FESTIVAL - Festival Menanga dibuka Bupati Mas Sumatri menampilkan beragam potensi seni budaya termasuk kuliner tradisional dan produk-produk UMKM.

Dari Menanga Festival

Potensi Seni Budaya hingga Pameran UMKM Amlapura (Bali Post) Guna mendukung tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’, Desa Menanga Kecamatan Rendang menggelar Menanga Festival yang menampilan berbagai potensi seni dan budaya setempat. Acara yang digelar untuk pertama kalinya itu dilaksanakan selama tiga hari mulai Jumat (4/8) sampai Minggu (6/8) dan dibuka langsung Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Festival mengusung tema “Karya Masyarakat Kreatif, Inovatif Desa Menanga Berdasarkan Tri Hita Karana (Karma Krida)”. Sesuai tema itu, festival menampilkan berbagai potensi dari tujuh desa adat, delapan banjar dinas, dan sembilan banjar adat se-Desa Menanga. Festival diawali parade budaya kemudian dilanjutkan dengan lomba Utsawa Dharma Gita, nyastra, lomba penjor, lomba berbusana ke pura, hingga pameran kuliner tradisional khas Menanga. Sebagai penutup digelar malam hiburan yang melibatkan seniman tua dan muda. Festival dipusatkan di Balai Banjar Menanga Kangin. Selain diisi penampilan potensi seni budaya, festival juga menampilkan beragam hasil kegiatan inovatif masyarakat yang dikemas dalam pameran Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM). Festival Menanga yang pendanaannya bersumber dari APBDes Desa Menanga serta sumbangan donatur itu juga untuk menyambut peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Bupati Mas Sumatri mengaku sangat terkesan dengan ide kratif jajaran pemerintahan desa dan masyarakat Desa Menanga. Menurutnya, Festival Menanga bukan hanya sebagai sarana pencitraan dan pelestarian adat budaya, tapi juga bagian dari upaya menggali dan mempertahankan adat budaya, sekaligus sebagai media promosi dan informasi bagi masyarakat luas. Bupati bahkan berharap inovasi Desa Menanga bisa dicontoh desa-desa lain di Karangasem. Sebab melalui kegiatan semacam itu akan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni budayanya sendiri. Selanjutnya jika dikemas dengan cara yang tepat, potensi seni budaya termasuk potensi di bidang UMKM akan mampu memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi. ‘’Festival merupakan sarana komunikasi yang penting untuk membangun, menggali memberdayakan, dan melesarikan potensi adat budaya di masing-masing daerah. Festival juga bisa menjadi jalan menuju Karangasem yang cerdas, bersih dan bermartabat untuk mewujudkan Karangasem the Spirit of Bali,’’ tegasnya. (kmb)

50% Desa Belum Terima BKK Kabupaten Amlapura (Bali Post) -

Proses pencairan BKK Kabupaten dipertanyakan kalangan bendesa adat, klian banjar, hingga klian subak di Karangasem. Sebab, sebagian sudah cair, tetapi sebagian lagi belum menerima BKK. Dari 75 desa dinas di Karangasem, 33 desa dinas di antaranya belum menerima pencairan BKK kabupaten tahun ini. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem I Putu Arnawa, yang dihubungi Senin (7/8) kemarin, mengatakan cepat lambatnya BKK Kabupaten cair kepada setiap desa adat, banjar adat, dan subak tergantung kesiapan desa dinas menyiapkan proposal kompilasi. Proposal kompilasi ini lantas diverifikasi oleh Dinas Kebudayaan, sebelum proposal kompilasi itu disampaikan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem. Proposal yang sudah disampaikan ke BPKAD baru masuk ke tahap pencairan dana, sebelum dananya langsung ditransfer ke rekening desa dinas. “Kalau lambat setor proposal kompilasi, maka pencairan dananya juga akan jadi lamban,” kata

Arnawa. Dari rekening desa dinas ini, dananya baru dicairkan kepada desa adat, banjar adat dan subak, sesuai dengan besaran yang sudah ditentukan. Arnawa menambahkan, khusus untuk desa adat yang ada di dalam kelurahan, dananya langsung ditransfer dari BPKAD ke rekening desa adat, banjar adat, dan subak. Ini sedikit berbeda, sesuai dengan mekanisme yang diatur di dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan regulasi turunannya berupa Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, bahwa ujung tombak pemerintahan di daerah adalah desa dinas. Sehingga, ketika di kelurahan tidak ada desa

Bali Post/kmb

DITANGKAP - Kodok ditangkap atas sejumlah kasus pencurian ayam di wilayah Bungaya.

Kangin. Kecamatan Selat, tinggal satu desa lagi yakni Desa Duda. Terakhir, untuk Kecamatan Sidemen, dari 10 desa dinas di kecamatan ini, yakni Desa Sinduwati, Sidemen, Telaga Tawang, Tri Eka Bhuana, Talibeng, Loka Sari, Kerta Buana, Wisma Kerta, Tangkup, dan Sangkan Gunung, satu pun belum ada yang cair. Hanya Desa Tangkup yang sedang dilakukan verifikasi. Berbeda dengan di Kecamatan Rendang, dari enam desa dinas, seluruh desa sudah menerima pencairan BKK Kabupaten. Tidak hanya di desa dinas, situasi penerima BKK kabupaten di kelurahan juga sama. BKK yang sudah ditransfer baru pada 5 desa adat, 25 banjar adat, dan 25 subak. Saat ini yang sedang dalam tahap verifikasi ada 6 desa adat dan 49 banjar adat. Sisanya satu desa adat dan 21 banjar adat belum menerima pancairan BKK kabupaten. (kmb31)

Empat Tradisi Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Kodok Ditangkap karena Mencuri Ayam Amlapura (Bali Post) Belum lama keluar dari penjara karena kasus pencurian sepeda motor, Kadek Suantara (27) alias Kodok kembali berurusan dengan hukum. Pemuda pengangguran asal Banjar Perasi Kaler, Desa Pertima, Karangasem itu dibui lagi gara-gara kasus pencurian ayam. Pemuda yang biasa dipanggil Kodok itu ditangkap Unit Reskrim Polsek Bebandem, Karangasem, di seputaran Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar, dua hari lalu. Perburuan polisi terhadap pria yang tak punya pekerjaan tetap itu bermula dari kasus percobaan pencurian ayam aduan di perumahan BTN Kecicang Indah, Bebandem, beberapa hari lalu. Saat itu, Kodok mencoba mencuri seekor ayam aduan milik warga, namun akhirnya terpaksa meninggalkan sepeda motornya karena ketahuan. Beruntung dia masih sempat kabur sehingga lolos dari amukan massa. Dari sepeda motor Yamaha Mio Soul DK 6147 EQ yang tertinggal di lokasi kejadian, polisi mendapatkan informasi yang mengejutkan. Di bawah jok motor matik warna putih itu ditemukan selembar dokumen dari salah satu lembaga pemasyarakatan di Bali. Di sana tertera nama Suantara sebagai jebolan lapas tersebut lengkap dengan masa hukuman serta hari dan tanggal pembebasannya. Berbekal informasi itu, polisi mulanya bergerak ke rumah Suantara. Namun setelah diselidiki, pemuda nomaden itu akhirnya ditemukan di seputaran Renon. ‘’Dari pengembangan yang kita lakukan, pelaku beraksi setidaknya telah mencuri enam ekor ayam di lima lokasi. Semuanya di wilayah Desa Bungaya, Bebandem,’’ terang Kapolsek Bebandem AKP A.A. Ngurah Agung, Senin (7/8) kemarin. Kapolsek mengatakan Kodok baru keluar dari lapas beberapa minggu lalu. Sebelumnya, dia dipenjara 1,5 tahun atas kasus pencurian sepeda motor di wilayah Padanggalak, Sanur, Denpasar. Setelah bebas, dia bolak-balik Denpasar-Karangasem. ‘’Untuk kasusnya yang baru, kita pasang Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Soalnya, semua aksinya malam hari,’’ jelas Kapolsek. Pihak kepolisian meyakini Suantara alias Kodok selalu mengawali aksinya dengan survei. Itu karena ayam yang berhasil digondol semuanya berada di tempat sulit dijangkau. Namun Suantara membantah. ‘’Tidak ada survei-surveian, hanya kebetulan lewat saja,’’ tukasnya. Meski berhasil mengorek pengakuan dari pelaku namun polisi tak berhasil menyita barang bukti ayam hasil curian kecuali sepeda motor Mio Soul yang diduga juga hasil curian. Itu karena pelaku sudah menjual hasil curiannya. Dia mengaku terpaksa melakoni pekerjaan berisiko tinggi itu karena tak punya penghasilan tetap. Suantara malah cengengesan mengakui mencuri sebagai mata pencahariannya. ‘’Biasanya minta uang ke ibu, kadang dikasih sampai Rp 500 ribu. Kalau habis ya mencuri,’’ ujarnya enteng. (kmb)

dinas, maka bantuan tersebut langsung ditransfer ke desa adat, kalau berada di bawah kelurahan. Melihat mekanisme pencairan dananya seperti itu, Arnawa menegaskan bahwa dinas yang dipimpinnya, sama sekali tidak memegang uang BKK Kabupaten. Sebab, Dinas Kebudayaan hanya bertugas untuk memverifikasi proposal kompilasi. Sementara kewenangan mencairkan dan mentransfer dananya ada di BPKAD. “Kalau proposal kompilasi itu sudah ke sini, pasti segera kami verifikasi dan setor ke BPKAD. Saya pastikan tidak akan sampai menunggu lama. Jadi, tidak benar kalau desa yang belum menerima BKK Kabupaten itu gara-gara kami,” tegas

Arnawa didampingi Sekretaris Komang Subadra dan Suantara. Data yang diperoleh dari Dinas Kebudayaan per 13 Juli 2017, memperlihatkan desa-desa yang BKK kabupatennya belum cair, antara lain di Kecamatan Kubu adalah Desa Tulamben, Dukuh, Baturinggit, Ban, dan Desa Tianyar Barat. Kecamatan Abang antara lain Desa Ababi, Pidpid, Nawakerti, Tista, Culik, Labasari, Purwakerti dan Bunutan. Kecamatan Karangasem, antara lain Desa Bugbug, Desa Pertima, dan Seraya Barat. Selanjutnya, Kecamatan Manggis, antara lain Desa Gegelang, Desa Antiga Kelod, Desa Padangbai, dan Desa Tenganan. Selanjutnya untuk Kecamatan Bebandem, desa yang belum menerima BKK kabupaten, di antaranya Desa Sibetan, Desa Bhuana Giri, Desa Bungaya, dan Bungaya

Bali Post/kmb31

DANGSIL - Usaba Dangsil diusulkan menjadi warisan budaya nasional tak benda.

Amlapura (Bali Post) Kabupaten Karangasem kaya potensi tradisi seni dan budaya. Hingga kini, tradisi ini terus dilestarikan, karena erat kaitannya dengan ritual-ritual keagamaan desa adat. Tahun ini, Dinas Kebudayaan Karangasem kembali mengusulkan empat tradisi budaya ke pemerintah pusat, agar bisa ditetapkan menjadi warisan budaya nasional tak benda. Sekretaris Dinas Kebudayaan Karangasem Komang Subadra, Senin (7/8) kemarin, mengatakan empat tradisi tersebut, antara lain terkait Usaba Dangsil di Desa Bungaya, Usaba Dodol, Siat Sarang di Desa Selat, dan Siat Ketupat di Desa Tenganan Dauh Tukad dan Desa Apit Yeh. Seluruh pelaksanaan tradisi ini sudah didokumentasikan sebagai salah satu syarat pengajuan tradisi ini sebagai warisan budaya nasional tak benda. “Kalau semuanya disetujui, maka pemerintah juga berkewajiban untuk melestarikannya,” katanya. Empat tradisi ini diusulkan karena dinilai paling layak, sesuai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Meski demikian, pihaknya mengakui kalau tradisi di Karangasem ini cukup banyak dan harus dilestarikan. Oleh karena itu, usulan tradisi menjadi warisan budaya nasional tak benda, akan dilakukan secara bertahap setiap tahun karena keterbatasan anggaran. Bila sudah

ditetapkan menjadi warisan budaya nasional tak benda, bila tradisi ini nyaris punah, maka pemerintah wajib melakukan rekronstruksi untuk mengembalikan atau melestarikannya agar tidak punah. Langkah ini pernah dilakukan untuk membangkitkan kembali seni Wayan Wong dan Gambuh di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Sebelumnya, tahun lalu dua tradisi Karangasem sudah lebih dulu ditetapkan sebagai warisan budaya nasional tak benda. Dua tradisi itu antara lain, Gebug Ende di Desa Seraya dan Terteran di Desa Jasri. Setelah melalui sidang di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, keduanya sudah resmi menjadi warisan budaya nasional. Setelah penetapan sebagai warisan budaya nasional, keduanya rencananya diusulkan lagi ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Proses usulan itu nantinya dilakukan oleh pemerintah pusat. Satu lagi gelar warisan budaya nasional bagi Karangasem juga berhasil diraih dari kain gringsing khas Tenganan. Ini sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional beberapa tahun lalu setelah diusulkan oleh Pemprov Bali ke pemerintah pusat. Bahkan, setelah menyandang gelar warisan budaya nasional, kain gringsing khas Tenganan juga sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. (kmb31)

Paguyuban Urang Pasundan Ingin Berkontribusi untuk Karangasem Amlapura (Bali Post) Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Peribahasa itu tersirat saat Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menghadiri acara silaturahmi Paguyuban warga perantau dari Pasundan di Puri Gede Karangasem. Dalam acara tersebut, warga perantau Pasundan atau dikenal dengan Paguyuban Urang Pasundan menyampaikan komitmennya terhadap Bali dan juga untuk Karangasem. Keinginan dan janji untuk berkontribusi positif dalam pembangunan di Pulau Dewata itu terlontar dalam simakrama yang terlaksana Jumat (4/8) lalu. Acara tersebut dihadiri Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Selain itu, hadir sejumlah Panglingsir Puri Karangasem seperti A.A. Bagus Ngurah Agung, A.A. Gede Mudita, para tokoh lintas agama dan sejumlah tokoh masyarakat. Sedangkan rombongan Paguyuban Urang Pasundan dipimpin Dr. H. Jaya Kusuma, S.H., M.H. yang tak lain adalah Kepala Kejaksaan Tinggi Bali. Ikut mendampingi Ketua Paguyuban Urang Sunda Karangasem Iyadi Hidayat. Jaya Kusuma selaku Ketua Paguyuban Urang Pasundan Provinsi Bali mengatakan, silaturahmi bertemu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dilaksanakan di semua kabupaten/kota di Bali. Tujuannya untuk menjalin komunikasi sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara warga perantau dari Pasundan dengan seluruh elemen mulai dari masyarakat dan jajaran pemerintahan di Bali. Dengan jalinan komunikasi yang intensif diharapkan warga perantau dari Pasundan bisa memberi kontribusi positif untuk pem-

bangunan di Bali maupun Karangasem. ‘’Melalui acara ini, saya menitip anak-anak Pasundan kepada Bupati dan seluruh masyarakat Karangasem,’’ ungkapnya. Panglingsir Puri Gede Karangasem A.A. Bagus Ngurah Agung juga mengharapkan hal yang sama. Selaku Ketua Forum Pembina Pasundan Karangasem, pihaknya mengapresiasi terselenggaranya acara simakrama tersebut. ‘’Hubungan yang erat selama ini mari kita pupuk dan pertahankan. Saya berharap semua yang hadir di sini memiliki ikrar kemilitan yang kuat sehingga keberlangsungan hidup beragama, bermasyarakat, dan bernegara terjaga dengan harmonis,’’ ucapnya.

Bupati Mas Sumatri berharap acara silaturahmi bisa terlaksana secara berkesinambungan sebagai jembatan untuk mempererat tali persaudaraan. Bupati menyampaikan apresiasi karena selama ini Paguyuban Urang Pasundan Karangasem sudah mau dan mampu memberi kontribusi yang positif untuk kemajuan Karangasem. Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi atas peran serta A.A. Bagus Ngurah Agung dalam mempersatukan umat di Bumi Tanah Aron. ‘’Ikatan yang kuat, kedamaian yang abadi, serta persatuan yang tinggi, harus selalu kita implementasikan. Generasi penerus mesti bisa melestarikan hal ini,’’ tegasnya. (kmb)

Bali Post/gik

RUMDIN-Rumdin DPRD Karangasem tak terawat.

Rumdin DPRD Tak Terawat

RUMAH Dinas (Rumdin) DPRD Karangasem sudah lama sepi, sejak tak lagi digunakan Kejari Amlapura sebagai kantor sementara saat Kantor Kejari Amlapura sedang dibangun kembali. Dua unit perumahan dewan di Jalan Diponegoro, Amlapura ini tak lagi terawat.

Aset milik pemerintah ini pun kini terbengkalai, dipenuhi rumput dan sampah, seperti yang terlihat, Senin (7/8) kemarin. Warga sekitar berharap meski rumah dinas ini tidak ditempati, tetap dirawat dengan baik agar tidak menimbulkan kesan kumuh dan bentuk ungkapan negatif lainnya. (gik)


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Pembuang Bayi Masih Misterius

Tabanan (Bali Post) Upaya pihak kepolisian mencari siapa pelaku pembuang bayi dalam tas, Minggu (6/8) lalu di Jalan MT Hariono di sebelah utara Lapangan Dangin Carik, Tabanan, belum menemui titik terang. Petugas pun masih berupaya melakukan pengembangan dengan pengumpulan informasi dari sejumlah saksi. Bahkan, pihak kepolisian juga berencana mengecek kamera pengawas di sekitar Lapangan Dangin Carik yang dimiliki oleh warga setempat. ‘’Anggota masih lakukan pengembangan di lapangan,’’ beber Kepala Subbagian Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, Senin (7/8) kemarin. Ia pun menambahkan, pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan dengan mengecek kamera pengawas di sekitar Lapangan Dangin Carik yang dimiliki oleh warga yang katanya sempat merekam pelaku pembuangan yang diduga perempuan seorang diri dengan membawa sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat. ‘’Semoga benar terekam sehingga memudahkan proses penyelidikan,’’ ujarnya. Hal senada juga dilontarkan Kapolsek Kota Tabanan AKP Rahmawati Ismail. Saat dikonfirmasi pihaknya hanya mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. ‘’Kita masih lidik,’’ ujarnya tanpa mau berkomentar lebih banyak lagi. Di tempat terpisah, kondisi bayi dikatakan cukup membaik. Hal itu diakui Dirut BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila. Pejabat asal Bantas, Seltim ini menyebutkan, bayi yang ditemukan di utara Lapangan Dangin Carik, Tabanan sudah membaik. Apalagi bayi tersebut kuat mengonsumsi asupan makanan. ‘’Sekarang beratnya sudah 2,5 kilogram. Bahkan banyak yang datang memberikan bantuan mulai dari popok dan selimut bayi, banyak warga yang perhatian akan kondisi bayi malang ini,’’ katanya. Terkait dengan kondisi bayi, ditemukan infeksi, dikatakan hal yang lumrah terjadi pada bayi baru lahir. Namun, Susila belum bisa memastikan jenis infeksi yang diderita bayi tersebut. ‘’Tidak berbahaya, karena suhu tubuh bayi tidak panas, biasanya beberapa hari cepat hilang,’’ ujarnya. Dari hasil pengamatan luar, proses kelahiran bayi tersebut normal, hanya saat lahir kemungkinan masuk dalam kategori berat yang kurang karena hanya 2,3 kilogram. ‘’Saat ini masih kami rawat di Ruang Bakung,’’ ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembuangan bayi terjadi di sebelah utara Lapangan Dangin Carik, Tabanan, Minggu (6/8) siang sekitar pukul 11.45 Wita. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diletakkan begitu saja dalam sebuah tas ransel tepatnya di Jalan MT Hariono, Gang 6 Nomor 2. Bayi malang dengan berat 2,3 kilogram diletakkan di depan rumah seorang pensiunan PNS atas nama I Nengah Suwentra. Beruntung salah seorang bocah SD Ayu Arya Sari Devi (7) cepat mengetahui keberadaan bayi saat sedang asyik bermain sepeda. Ia pun member tahu keluarga dan akhirnya warga sekitar dan kepala lingkungan terkait melaporkan penemuan bayi kepada pihak kepolisian dan membawa bayi tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (kmb28)

Pasca-Aksi Penutupan

Gebog Pesatakan Beratan Gelar ’’Guru Piduka’’

Tabanan (Bali Post) Pasca-aksi yang dilakukan oleh sejumlah warga yang mengatasnamakan pangempon Pura Beratan pada 26 Juli lalu, Gebog Pasatakan Beratan menggelar upacara panyapsap berupa Rsigana, Guru Piduka di Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan, Senin (7/8) sore kemarin. Rangkaian upacara di-puput oleh Ida Pedanda dari Geria Cau Blayu, Marga. Manager Operasional DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika didampingi Sekretaris Operasional I Wayan Parwata menyampaikan rangkaian upacara ini merupakan hasil rapat Gebog Pasatakan Beratan pada 28 Juli lalu, di mana mereka sepakat untuk menggelar upacara pembersihan areal pura dan kawasannya untuk menghapus leteh. Upacara diawali dengan rsigana di jeroan pura, lanjut melakukan pacaruan manca sanak di masing-masing palinggih dan areal nista mandala (parkir - red). Tujuannya untuk menyucikan kembali kawasan pura yang terkenal dengan keindahan danaunya itu. Dijelaskannya, upacara guru piduka ini dilanjutkan mengingat saat aksi yang dilakukan tanggal 26 ada kegiatan yang dilakukan di luar konteks persembahyangan di areal pura, seperti dharma wacana yang justru sifatnya provokatif dan adanya aksi pemasangan spanduk di areal kawasan. “Ini salah satu poin hasil rapat pangempon pura pascaaksi. Di samping itu, sudah mendapat restu dari bhagawanta puri dan Puri Marga selaku panganceng, kami sepakat untuk menyucikan kembali pura dan arealnya,” ucapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu objek wisata di Kecamatan Baturiti, Tabanan ini sempat terjadi ketegangan akhir bulan Juli kemarin. Pasalnya, ada sejumlah warga berbaju adat mengatasnamakan Pasatakan Ulun Danu Beratan melakukan aksi pemasangan spanduk penutupan Pura Ulun Danu Beratan. Namun, setelah ditelisik permasalahan ini muncul karena adanya masalah intern antara Gebok Pasatakan yang terdiri dari 15 desa adat dan tiga klian dengan pasatakan lama. Aksi pemasangan spanduk sendiri hanya dihadiri pasatakan lama dan bukan dari Gebok Pesatakan. Manajer Operasional DTW Ulundanu Beratan Mustika menjelaskan adanya Gebok Pesatakan artinya tidak lagi memakai pengurus atau pesatak tetapi langsung ditangani oleh 15 desa adat yang mangempon Pura Ulun Danu Beratan dan tiga klian desa. Hal ini berdasarkan keputusan rapat yang digelar beberapa waktu lalu. “Karenanya pasatakan lama tak berlaku lagi. Inilah yang diduga memicu permasalahan,” pungkasnya. (kmb28)

BERSANDAR - Sejumlah perahu nelayan bersandar karena tidak ada aktivitas melaut.

Gelombang Tinggi, Nelayan Jadi Petani

Tabanan (Bali Post) -

Hampir seminggu ini para nelayan di Kabupaten Tabanan menghentikan sementara aktivitas melautnya akibat cuaca buruk. Mereka lebih memilih mengisi hari dengan memperbaiki alat tangkap ataupun ada pula yang bertani. “Rencananya kami dari DPC HNSI Tabanan akan melaksanakan service mesin tempel di Yeh Gangga, 10 Agustus ini,” beber Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan Ketut Arsana Yasa, di Tabanan, Senin (7/8) kemarin. Dikatakannya, gelombang tinggi diprediksi hanya terjadi seminggu ke depan, untuk kemudian memasuki musim panen lobster dan ikan lemuru. “Saya sudah

“Padahal saat ini merupakan musim panen untuk jenis tangkapan ikan lemuru, tongkol, layur dan lobster. Biasanya untuk jenis ikan lemuru, tongkol, layur dicari nelayan pada malam hari, sedangkan siangnya nelayan memburu lobster yang pada bulan-bulan ini jumlahnya mengalami lonjakan karena sudah selesai masa bertelur,” ujarnya. Sementara itu, perkembangan terbaru terkait usulan revisi nelayan Yeh Gangga untuk Permen KP No. 56/2016 menyangkut lobster yang boleh ditangkap berat minimal 200 gram kepada Menko Maritim untuk kemudian diteruskan ke Menteri Kelautan dan Peri-

kanan, kini aspirasi tersebut sedang diperjuangkan. Bahkan, Menko Maritim sudah berjanji kepada nelayan lobster Yeh Gangga akan mengawal aspirasi tersebut, karena beranggapan poros maritim yang terdiri dari nelayan pasisir harus hidup dan maju berkembang. “Mudahan-mudahan usulan revisi kebijakan tersebut membuahkan hasil baik. Sebab, cenderung merugikan nelayan dan Indonesia, karena hanya Indonesia yang memberlakukan ketentuan tersebut, sedangkan negara tetangga masih mematok 100 gram ke atas untuk tangkapan lobster,” tandasnya. (kmb28)

Kenaikan Upah Guru Harus Dibarengi Kinerja

UPAH guru honorer mulai mendapat perhatian pemerintah. Kenaikan upah guru honorer ini dinilai tepat karena tugasnya sangat berat yakni sama dengan guru PNS. Namun demikian kenaikan upah ini tetap harus dibarengi dengan kenaikan kinerja. Demikian opini yang disampaikan warga di acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik ‘’Kenaikan Upah Guru Honorer’’, Senin ( 7/8) kemarin. Acara ini juga dipancarluaskan Radio Genta FM, Swara Negara FM, Singaraja FM dan SWiB Amlapura. Sebagai masyarakat, Vera di Tabanan berharap agar kenaikan upah guru honor dirasakan oleh seluruh guru honorer, bukan hanya di Denpasar saja, namun di seluruh Bali. Juga bukan hanya di kota saja tapi sampai juga ke pelosokpelosok desa, karena menurutnya guru honor juga melakukan kewajiban sama seperti guru tetap. Kenaikan upah harusnya berbanding lurus dengan kinerja guru honor, demikian menurut Ngakan Suardika di Gianyar. Ia berpesan semua guru jangan hanya mengejar jam mengajar demi sertifikasi.

tabanan

BPM/kmb28

instruksikan pada kelompok nelayan, bahwa satu minggu ke depan cuaca untuk kegiatan melaut menangkap ikan tidak bagus, andaikata dipaksakan melaut hendaknya jangan melebihi dari satu mil laut karena sangat berisiko, karena gelombang tinggi dan angin kencang,” tuturnya. Ia menerangkan, saat ini gelombang tinggi di wilayah pantai selatan Tabanan bisa mencapai 2,8 - 3 meter disertai angin kencang

dengan rata-rata kecepatan mencapai 22 - 30 meter/jam. Imbuhnya, kondisi tersebut sangat berisiko karena berpotensi untuk menenggelamkan jukung (perahu kecil) nelayan. Jelas Arsana, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bulan ini harusnya kondisi cuaca dalam situasi normal dan sangat baik untuk melaut, karena dibarengi juga dengan musim panen. Namun kenyataannya cuaca tidak bisa ditebak. Harapannya, setelah satu minggu ke depan kondisi cuaca sudah normal, sehingga aktivitas nelayan baik di Yeh Gangga maupun di pantai lainnya bisa kembali melaut seperti biasa.

Warung Global

Telepon Penting

PERSIAPAN - Sejumlah krama saat tengah melakukan persiapan rangkaian upacara guru piduka di Pura Penataran Agung Ulundanu Beratan.

Bali Post/kmb28

Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan0361-8943991 Polsek Selemadeg0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

Sebelum memberikan kenaikan upah, sebaiknya diperhatikan, tunjukkan juga dedikasi oleh guru honor yang bersangkutan. Ia juga berharap agar kenaikan

upah guru honor yang akan dilakukan secara berkala ini tidak menimbulkan rasa kecemburuan di antara para guru. Ugi di Tabanan juga

sepakat dengan usulan warga sebelumnya. Bahwa upah yang didapat harus berbanding lurus dengan kinerja. Ia melihat karena ada sertifikasi guru, jam diborong semua oleh guru tetap. Ia menyarankan sebaiknya guru honor maupun guru tetap diberikan porsi jam mengajar yang sama. Dari dulu hanya wacana saja, upah guru honor akan dinaikkan. Demikian Suthama di Kerobokan.

Sementara Sugik di Badung juga setuju dengan kenaikan upah ini. Guru honor juga manusia, memerlukan makan untuk keluarganya. Ia juga menyarankan segera kenaikan ini direalisasikan. Sementara Febri di Denpasar mencurigai jika wacana ini bernuansa politis, kenapa jelang pemilu baru ada kenaikan upah guru honor? Ia berharap ini tidak ditunggangi kepentingan politis. (ver)


15

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Pemain Liga 1 Puji Wasit Asing

Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengapresiasi pujian pemain Go-Jek Traveloka Liga 1 terhadap kepemimpinan wasit asing. Adapun laga perdana yang dipimpin wasit asing adalah Persib Bandung melawan PS TNI di pekan ke-18 pada Sabtu (5/8). Pertandingan itu dipimpin trio Australia Shaun Robert Evans (wasit tengah) dan dua asisten wasit George Lakrindis serta Wilson Brown. ‘’Secara teknis keputusan-keputusan wasit asing sudah tepat dan tegas. Namun yang paling kami apresiasi adalah penghargaan pemain terhadap keputusan wasit. Masalah kepercayaan dan penghormatan pemain terhadap wasit adalah isu penting wasit di Indonesia selain terkait teknis kualitas wasit,’’ ujar Sekretaris Jenderal PSS Ratu Tisha Destria dikutip dari laman resmi PSSI, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Ratu melanjutkan, penampilan wasit asing sebenarnya tidak jauh berbeda dengan wasit-wasit nasional. Hanya, dia menambahkan, hal itu tertutup dengan kurangnya penghargaan dari pemain. ‘’Kita bisa melihat performa wasit asing terlihat lebih maksimal dari reaksi pemain dalam keputusan yang diberikan,’’ tutur Ratu. Sementara itu, menurut wasit Shaun Evans, sejatinya dia dan rekan tidak menampilkan hal istimewa dalam laga yang dipimpinnya, sebab mereka sekadar menjalankan tugas. Namun, dia mengakui bisa menjalankan kewajibannya dengan lancar karena adanya penghormatan dari pemain dan pihak-pihak yang terlibat di laga. ‘’Menjadi wasit akan selalu berat, tapi yang penting adalah tanggapan dan penghormatan dari semua yang ada di lapangan. Pemain boleh tidak puas dengan keputusan wasit, tetapi percaya saja wasit melakukan yang terbaik,’’ kata Shaun. Seperti dikabarkan sebelumnya, PSSI mendatangkan tiga wasit Australia dan tiga wasit Kyrgyzstan sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan kualitas GoJek Traveloka Liga 1. Keenam wasit itu akan bertugas pada periode pertama penugasan wasit asing, dari tiga periode yang direncanakan, dengan masa tugas hingga tanggal 15 Agustus 2017. PSSI merencanakan ada tiga periode penugasan wasit asing dan di setiap periode PSSI akan mempekerjakan wasit dari negara berbeda. Periode pertama, wasit-wasit itu bertugas sampai 15 Agustus 2017. Selanjutnya di periode kedua diperkirakan tanggal 16-28 Agustus 2017, berikutnya di periode ketiga tanggal 29-11 September 2017. Sementara tiga wasit Kyrgyzstan yaitu wasit tengah Shekerbekov Rysbek serta asisten wasit Skopintsev Artem dan Salybaev Eldiiar mendapatkan kesempatan memimpin laga perdananya di pertandingan PSM Makassar kontra Mitra Kutai Kartanegara, Senin kemarin. (ant)

piala super - Seorang anak berpose di depan trofi Piala Super UEFA di Skopje, Senin (7/8) kemarin. Juara Liga Eropa Manchester United akan menghadapi juara Liga Champions Real Madrid pada Rabu (9/8) dini hari di ajang Piala Super UEFA.

Bali Post/afp

Mourinho Buru Trofi Pertama Piala Super London -

Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho dapat mendulang satu trofi Eropa yang belum pernah diraihnya saat timnya berhadapan dengan Real Madrid pada Rabu (9/8) dini hari di Piala Super UEFA. Laga di Skopje, Macedonia merupakan pertemuan kompetitif pertama Mourinho melawan mantan timnya sejak mereka berpisah pada 2013. Mourinho, yang timnya menjuarai Liga Eropa musim lalu, memimpin Real meraih gelar Liga Spanyol dengan rekor 100 poin. Ia juga memenangi Piala Raja Spanyol pada masa kerjanya antara 2010 sampai 2013. Bagaimanapun, prestasi Mourinho di Santiago Bernabeu dinodai dengan perselisihannya dengan sejumlah sosok penting di ruang ganti seperti Sergio Ramos dan kiper Iker Casillas. Mourinho juga dikenal dengan konfrontasinya dengan sejumlah wasit dan klub lawan ditambah kegagalan untuk menjuarai Liga Champions,

ketika Real kalah pada semifinal di tahun-tahun masa kerjanya. Sejak kepergiannya dari Bernabeu ke Chelsea, tiga klub Spanyol menjuarai Liga Champions dalam empat tahun terakhir. Juara bertahan Liga Champions Real kemungkinan diperkuat bintang sekaligus mantan penyerang United Cristiano Ronaldo. Pemain internasional Portugal itu diizinkan terlambat mengikuti latihan pramusim setelah ia tampil di Piala Konfederasi. Selain itu namanya juga masuk dalam daftar skuad untuk pertandingan mela-

wan MU yang juga mantan klubnya. Pasukan Zinedine Zidane menang 3-2 atas Sevilla melalui perpanjangan waktu pada tahun lalu untuk memenangi laga ini. Pelatih asal Prancis menargetkan trofi Eropa keempat dalam kurang dari dua tahun masa kerjanya di Real, yang akan menyamai seluruh gelar Eropa Mourinho. Rekrutan Baru Sementara itu, MU tidak akan diperkuat dua bek tengah Eric Bailly dan Phil Jones yang menjalani skors, sehingga ada tempat lowong di tim inti untuk diisi oleh rekrutan baru Victor Lindelof. Pemain Swedia itu merupakan satu dari tiga rekrutan yang didatangkan MU sejauh ini bersama penyerang Belgia Romelu Lukaku dan gelandang Nemanja Matic. Seluruh pemain baru itu total bernilai 146 juta pound ketika Setan Merah bertekad memperbaiki

hasil mengecewakan berupa finis di peringkat keenam Liga Inggris musim lalu. Real menambahi skuadnya dengan pemain muda Theo Hernandez dan Dani Ceballos. Namun pasukan Zidane yang menjuarai Liga Spanyol dan Liga Champions musim lalu, tak lagi diperkuat Alvaro Morata dan James Rodriguez. MU menang adu penalti atas Real setelah bermain imbang 1-1 pada pertandingan persahabatan di Kalifornia bulan lalu. Pasukan Mourinho memenangi lima dari pertandingan pramusim di mana mereka hanya kalah dari Barcelona. Di sisi lain, Real gagal memenangi keempat pertandingan persahabatan mereka di AS kalah 2-3 dari Barca dan ditaklukkan 1-4 oleh Manchester City, satu-satunya kemenangan mereka adalah melalui adu penalti saat melawan tim All Star Liga AS. (afp/ant)

Sneijder Jalani Tes Medis di Nice

Bali Post/afp

Milyuner Rusia Roman Abramovich (kanan) dan istrinya Dasha Zhukova (kiri, belakang).

Pemilik Chelsea Diterpa Prahara Rumah Tangga Moskow Di saat pelatih Chelsea Antonio Conte sibuk menyiapkan tim untuk menghadapi musim kompetisi 2017/2018 Liga Utama Inggris, bosnya, Roman Abramovich, diterpa prahara rumah tangga. Miliuner Rusia itu, Senin (7/8) kemarin bercerai dengan istrinya, Dasha Zhukova. ‘’Setelah 10 tahun hidup bersama-sama, kami berdua membuat keputusan sulit untuk berpisah. Kami tetap menjadi teman dekat, orangtua dan rekan kerja dalam beberapa proyek yang kami kerjakan bersama-sama,’’ kata pasangan itu dalam pernyataan tertulis kepada AFP dan dikirim oleh juru bicara Abramovic, John Mann. Abramovich merupakan pengusaha peringkat ke-12 terkaya di Rusia. Majalah bisnis Forbes melaporkan kekayaan pria berusia 50 tahun itu mencapai 9,1 miliar dolar AS. Dia juga dikenal sebagai pemilik klub Chelsea sejak 2003. Pernyataan pisah mereka tidak diberi penjelasan apakah Abramovich telah menikahi Zhukova yang berusia 36 tahun itu. Sejauh ini pernah diberitakan keduanya menikah. Hubungan keduanya menghasilkan seorang anak laki-laki dan seorang perempuan. ‘’Kami komit untuk membesarkan anak-anak kami bersama-sama,’’ isi pernyataan itu. Sebelumnya, Abramovich menceraikan istri keduanya, Irina Malandina, pada 2007 setelah bahtera pernikahan mereka berjalan selama 16 tahun. Pernikahan itu menghasilkan lima anak. Sementara pernikahan pertama Abramovich bersama Olga Lysova hanya berjalan empat tahun yakni 19871991. Zhukova selama ini dikenal sebagai pendiri pusat kesenian kontemporer dan galeri di Moskow tepatnya di wilayah Gorky Park. Dia bekerja sama dengan Abramovich saat mendirikan Pusat Kesenian New Holland di Saint Petersburg. (kmb39/afp)

Australia Ditinggal Cuthbert

Sydney Sprinter putri Australia Betty Cuthbert, satu-satunya atlet yang mampu memenangi gelar 100, 200 dan 400 meter Olimpiade, meninggal dunia dalam usia 79 tahun, demikian dikatakan asosiasi atletik New South Wales pada Senin (7/8) kemarin. Cuthbert memenangi 100m dan 200m ketika masih remaja di Olimpiade Melbourne 1956. Empat tahun kemudian dia meraih emas 400 meter di Tokyo. Dia juga ikut andil bagi Australia memenangi medali emas 4x100m estafet di Melbourne Games. ‘’Ini hari menyedihkan bagi dunia atletik dengan meninggalnya atlet besar Austrlia Betty Cuthbert pada usia 79 tahun,’’ kata asosiasi atletik New South Wales dalam pesan yang diunggah ke Twitter. (afp/ant)

Gelandang Belanda Wesley Sneijder.

Bali Post/afp

Nice Gelandang Belanda Wesley Sneijder semakin dekat untuk bergabung dengan klub Nice. Klub Liga Prancis itu telah mencapai kata sepakat dengan mantan klub Sneijder, Galatasaray. Sneijder, Senin (7/8) kemarin menjalani tes medis setelah tiba di kota itu pada pagi. Dalam dua musim terakhir, Nice merekrut sejumlah mantan pemain top dunia. Klub yang berlaga di playoff Liga Champions itu sempat diperkuat gelandang timnas Prancis Hatem Ben Arfa yang belakang pindah ke Paris Saint Germain, penyerang Italia Mario Balotelli, bek tengah Brazili Dante dan pengatur serangan dari Maroko Younes Belhanda. Kini Sneijder pun di ambang bermain dengan klub ini. Ia dikontrak selama satu musim dengan opsi perpanjang satu tahun. Pemain berusia 33 tahun

itu sebelumnya mengantarkan Inter Milan merebut gelar Liga Champions pada 2010. Dia juga membawa Belanda mencapai final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sebelum dikalahkan Spanyol. Mantan pemain Real Madrid dan Ajax itu sebelumnya mengunggah pesan di Twitter tentang keberhasilan Galatasaray mencapai kesepakatan dengan Nice. Ia senang bisa bergabung dengan Nice dan bertemu lagi dengan Balotelli, Dante dan Belhanda yang membela Inter. Nice yang mengakhiri musim lalu di peringkat ketiga di bawah Monaco dan PSG akan menghadapi Napoli akhir bulan ini. Bila lolos playoff, Nice akan tampil di babak penyisihan Liga Champions. Nice menelan kekalahan saat memainkan laga pembuka Liga Prancis (l1) 0-1 melawan Saint-Etienne. (kmb30/afp)

Stefanidi, Ratu Baru Lompat Galah London Atlet Yunani Ekaterini Stefanidi menjadi ratu baru lompat galah ketika dia merebut medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik (IAAF), Senin (7/8) kemarin. Dalam ulangan final Olimpiade tahun lalu di Rio de Janeiro, kepastian pemenang medali emas diperlihatkan lewat pertarungan sengit antara Stefanidi dan atlet AS Sandi Morris. Di Rio, Stefanidi juga menang, namun di ajang ini dia tampil luar biasa dengan selisih keunggulan 16 sentimeter atas Morris. Stefanidi juga membuat rekor nasional 4,91 meter dibanding lawannya 4,75 meter. Hasil itu berarti Stefanidi menambahkan gelar dunia di samping gelar Olimpiade dan kejuaraan Eropa. Dia menjadi juara dunia sejak 12 tahun yang lalu dan menjadi atlet tak terkalahkan dalam delapan kompetisi musim panas ini. Stefanidi berusaha memecahkan rekor dunia atas nama Yelena Isinbayeva yakni 5,02m. Usahanya menemui kegagalan meski diulang tiga kali. Kendati demikian, ia tetap bersuka cita dan melalukan parade kemenangan dengan mengelilingi stadion sambil sambil membawa bendara Yunani.

Juara bertahan Yarisley Silva dari Kuba dan Robeilys Peinado (Venezuela) berhak menerima medali perunggu setelah keduanya menyelesaikan lomba melewati mistar setinggi 4,65m. Peinado juga menyamai rekor nasional atas namanya sendiri. Sementara itu, Tomas Walsh bertarung sengit di final tolak peluru putra sebelum menjadi atlet pertama Selandia Baru yang meraih medali emas. Atlet peraih medali perunggu Olimpiade itu melakukan tolakan sejauh 22,03 meter dalam final tersebut, dan sebetulnya dia sudah memastikan medali emas saat lemparan ketiga dengan jarak 21,75 meter. ‘’Di sana merupakan kompetisi neraka, ini luar biasa, ini sesuatu yang selalu saya impikan, menjadi juara dunia,’’ kata Wals. Dengan kemenangan itu berarti bendera Selandia Baru masih bisa berkibar kendati tanpa hadirnya juara dunia empat kali Valerie Adams. Atlet juara dua kali Olimpiade dan pemegang rekor dunia itu harus absen di London karena diperkirakan akan melahirkan anak pertama. Sementara atlet AS Ryan Crouser berharap bisa memenangi gelar pada penampilan terakhirnya dengan

lemparan sejauh 22,08 meter, namun hasil itu dianggap tidak sah. Sedangkan atlet AS lainnya yang merupakan juara bertahan Joe Kovacs, harus puas di posisi kedua dengan

perak setelah pada lemparan ketiga mendapat catatan sejauh 21,66 m. Medali perunggu direbut atlet Kroasia Stipe Zunic dengan lemparan 21,46. (kmb39/rtr/ant)

Atlet lompat galah Yunani Ekaterini Stefanidi.

Bali Post/rtr


OLAH RAGA

16

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Sepak Bola Targetkan Medali Emas Jakarta (Bali Post) Asisten pelatih Tim Nasional sepak bola Bima Sakti menargetkan tim asuhannya meraih medali emas dalam SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia. ‘’Ya pasti semua target di puncak yang pasti emas, kita juga sadar selama ini belum bisa memberikan medali buat sepak bola. Yang pasti semua pemain punya target yang sama setelah pertandingan kemarin di kualifikasi Piala Asia, (SEA Games) inilah target kita berikutnya,’’ kata Bima Sakti di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Menurut Bima Sakti, tim sepak bola akan berlatih intesif hingga pada 12 Agustus, sebelum keberangkatan ke Kuala Lumpur. ‘’Pemain semua sudah lengkap, ada 24 orang,’’ ungkap Bima Sakti. Sementara tim yang dinilai menjadi saingan kuat adalah tim Thailand dan Vietnam. ‘’Tapi kita tetap optimistis bisa lolos ke fase berikutnya. Sebagai pelatih sepak bola, menurut saya mereka adalah generasi emas karena dengan adanya regulasi di kompetisi kemarin yang harus memakai tiga pemain U-23 sangat membantu kita untuk bisa menemukan

pemain-pemain yang bertalenta bagus,’’ tambah Bima. Meski demikian, Bima Sakti mengakui ada pemain yang cedera. ‘’Cuma ada beberapa pemain yang mengalami cedera Bagas dan Ardianto. Sekarang dia tidak ikut (ke istana) karena tahap penyembuhan terapi, yang lain semuanya dalam kondisi fit. Memang kemarin pelatih memberikan kesempatan pemain untuk balik ke ke rumah dulu untuk bertemu keluarga kemudian mereka dikembalikan ke klub supaya mereka bisa berkompetisi menjaga kondisi mereka dengan latihan di klub,’’ ungkap Bima. Sementara itu, pelatih futsal perempuan Andre Picessa mengaku bahwa timnya juga menargetkan emas. ‘’Kalau tahun lalu kita juara futsal di AFF Cup, kita juara mengalahkan Thailand, targetnya memang mendali emas satlak maupun federasi sebagaimana kita bisa meraih mendali emas,’’ kata Andre. Tim yang menjadi pesaing paling berat, menurut Andre, adalah Thailand. ‘’Yang jelas pasti Thailand karena memang mereka siap seluruhnya dari basic-nya technical, tactical siap, venue juga mereka siap. Saat ini kita belum ada venue futsal internasional. (ant)

Bali Post/ant

SEA GAMES - Pemain Timnas U-22 mengikuti sesi latihan di Lapangan SPH Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (7/8) kemarin. Timnas U-22 kembali memusatkan latihan di Tangerang hingga 11 Agustus mendatang untuk persiapan berlaga pada SEA Games 2017 di Malaysia. Indonesia tergabung di dalam Group B bersama Thailand, Vietnam, Kamboja, Timor Leste dan Filipina.

Kontingen Indonesia Diharapkan Bisa Rebut Juara Umum

Jakarta (Bali Post) -

Bali Post/ist

TERBAIK - Pesilat terbaik Kertha Wisesa pada Kejuaraan Pencak Silat pelajar se-Bali di aula SMPN 4 Denpasar, 5-6 Aguts lalu.

Widiantara dan Oca, Pesilat Terbaik Kertha Wisesa

Denpasar (Bali Post) Made Widiantara (Ranting Pengipian Badung) dan Kadek Oca Andani (SMP PGRI 3 Denpasar) dinobatkan menjadi pesilat terbaik pada Kejuaraan Pelajar se-Bali PPS Kertha Wisesa Exhibition Cup I/2017, di Aula SMPN 4 Denpasar. Ketua Ranting Gajah Mada Agus Sudira, di Denpasar, Senin (7/8) kemarin, mengungkapkan bagi pesilat yang juara I di kelasnya berhak mendapatkan piala. ‘’Kejuaraan ini tidak ada kontingen juara umum, dan tahun depan rencananya kami ganti Gajah Mada Cup, mempertandingkan pesilat Kertha Wisesa seBali, mulai kelompok umur, sampai dengan senior,’’ terang Agus. Kejuaraan ditutup Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, dan dihadiri Pembina Ranting Gajah Mada Ketut Suteja Kumara. Kejuaraan diikuti 200 pesilat Kertha Wisesa, dari pelajar SD, SMP, SMA se-Bali. Mereka mengibarkan bendera ranting atau sekolahnya, dan berjumlah 25 kontingen, berdatangan dari Denpasar, Badung, Bangli, dan Karangasem. Para juara di kelasnya seperti kategori Made Adi (C/ Bengkel), Gede Kevin Guntara (D/SMP Ngurah Rai). Agus Arik Setiawan (E/SMP 4 Kutsel), Gede Angga Tody Saputra (F/SMP 2 Kuta), Komang Adi Adyana (SMP PGRI 3 Denpasar), Billy (H/Sesetan), Rusendra (bebas/Sidakarya). Di sektor putri SMP, Adenia Dwi novta (A/SMP PGRI 3 Denpasar), Sang Ayu (B/Pengipian), Trisna Dewi (Pengipian), Ni Luh Putu Sari (Bengkel), Devi Yanti (E/Pengipian), Ni Luh Githa Septiari (F/SMK N 5 Denpasar), Kadek Berliana (bebas/ SMP PGRI 3 Denpasar), Kadek Oca Andani (I/SMP PGRI 3 Denpasar), Nanda Yani (bebas pemula/SMP PGRI 3 Denpasar). (022)

Gelanggang di GBK Belum Layak untuk Atlet Difabel

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Paragames (INAPGOC) 2018 menilai gelanggang-gelanggang olahraga di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta belum layak untuk atletatlet difabel yang akan mengikuti Asian Paragames 2018. ‘’Persiapan lokasi pertandingan belum maksimal terutama pintu yang tidak memenuhi standar penyandang disabilitas. Begitu pula untuk toilet atlet,’’ kata Ketua INAPGOC 2018 Raja Sapta Oktohari selepas mengujungi sejumlah gelanggang olahraga di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Okto mengatakan gelanggang yang belum mempunyai pintu standar untuk atlet-atlet difabel antara lain Stadion Utama GBK, Stadion Gelora Istora, Stadion Akuatik, dan gelanggang bola basket. INAPGOC, lanjut Okto, telah mencatat kekurangan gelanggang-gelanggang di kompleks GBK Senayan untuk atlet-atlet difabel dan melaporkan temuan mereka kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga. ‘’Kami berharap catatan-catatan kami tentang gelanggang di GBK dapat diteruskan ke semua pemangku kepentingan, terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,’’ ujar Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) itu. Okto menjelaskan, ketiadaan toilet untuk atlet maupun ofisial Asian Paragames 2018 dapat disiasati dengan penggunaan ruang tambahan berupa tenda di luar gelanggang pertandingan. ‘’Kami sebagai panitia penyelenggara ingin memberikan layanan terbaik bagi kaum disabilitas karena Asian Paragames menjadi jendela bagi Indonesia terkait hak-hak difabel,’’ ujarnya. Sebelumnya, INAPGOC akan meminta komitmen secara tertulis kepada kementerian dan lembaga terkait penyediaan infrastruktur bagi atlet-atlet difabel yang akan berlaga dalam Asian Paragames 2018 di Jakarta. ‘’Sampai hari ini kami belum mendapatkan kepastian terkait infrastruktur Asian Paragames. Kami akan minta keterangan terulis dari para pemangku kepentingan pada rapat di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Jakarta pada 9 Agustus,’’ ujar Okto. Okto mengatakan komitmen terkait penyediaan infrastruktur untuk disabilitas baik pada gelanggang olahraga, wisma atlet, serta akses bagi para atlet difabel untuk menuju lokasi pertandingan olahraga akan menjadi bahan dalam pertemuan dengan Komite Paralimpiade Asia (APC) pada Oktober. (ant)

Presiden menargetkan Indonesia dapat menjadi juara umum di SEA Games XXIX Kuala Lumpur, Malaysia pada 19-30 Agustus. ‘’Kita sebagai negara besar harusnya targetnya seperti itu, kan tadi sudah saya sampaikan, sudah berapa kali kita juara umum? 10, kalau jadi 11 kan jauh lebih baik,’’ kata Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Presiden menyampaikan hal tersebut seusai melepas kontingen Indonesia yang akan bertanding di SEA Games Kuala Lumpur pada 19-30 Agustus 2017. ‘’SEA Games ya SEA Games, bukan percobaan, dan targetnya emas ya emas, targetnya juara ya juara dan ini jadi batu untuk melompat ke Asian Games, persiapan menuju ke Asian Games,’’

tambah Presiden. Presiden juga mengingatkan bahwa semua negara mempersiapkan dengan baik para atletnya untuk bertanding dalam SEA Games XXIX tersebut. ‘’Saya kira semua negara sama, mempersiapkan diri untuk bertarung, untuk bertanding memperebutkan juara, semua menginginkan emas pasti seperti itu, karena menyangkut kebanggaan

bangsa, menyangkut sebuah prestasi dan rasa bangga, semua arahnya pasti ke sana,’’ ungkap Presiden. Dengan demikian kunci untuk menang dalam pertandingan adalah adanya kompetisi rutin di dalam negeri ditambah pembinaan sejak dini. ‘’Pembinaan harus dilakukan terus-menerus dengan kompetisi-kompetisi usia dini, remaja. Saya kira di

semua cabang olahraga harus seperti itu dan dipersiapkan juga sistem kompetisi yang baik, dalam sistem pembinaan yang baik juga sistem anggaran yang terencana dan baik karena tanpa kompetisi ya apa pun sulit, semakin banyak kompetisi akan semakin memperbaiki prestasi atlet, kuncinya di situ,’’ tegas Presiden. Total ada 870 orang dalam kontingen SEA Games XXIX asal Indonesia yang terdiri atas 533 atlet, 170 orang pelatih, 55 orang perangkat pendukung, dan 122 orang peserta mandiri sehingga berada di luar beban target

kontingen. SEA Games XXIX mempertandingkan 38 cabang olahraga untuk memperebutkan 405 medali emas, 405 medali perak dan 529 medali perunggu. Kontingen Indonesia rencananya akan mengikuti 37 cabang olahraga dengan target memperoleh 55 medali emas dan 95 perak dari 30 cabang olahraga. Target itu meningkat dari perolehan medali Indonesia di SEA Games Singapura 2015 di Singapura saat Indonesia mendapatkan 47 emas dan berada di peringkat ke-5 peserta. (ant)

Petembak Bali Sabet Dua Emas di Kejurnas

KE FINAL — Ganda Catur Muka 3 Ida Bagus Wisnu (kiri) bersama Tio Yuliandi melaju ke final menantan tim Griya Santrian pada Kejuaraan Tenis Beregu Bali Open Tennis Tournament 2017, di Lapangan Tenis Werdhapura, Sanur, Selasa (8/8) ini.

Denpasar (Bali Post) Tim tebak Bali merebut dua keping emas pada Kejurnas Awang Faroek Cup (AFC) di Lapangan Tembak Manggar, Balikpapan, Kaltim, Senin (7/8) kemarin. Medali emas dipersembahkan Ketut Sudiana di nomor centre fire perorangan, dan centre fire beregu atas nama Ketut Sudiana/Kadek Diana Putra/Dw Wahyono.

Pelatih tim Bali Made Sugiantara yang dikontak, kemarin, menyatakan selain 2 emas, tim tembak Bali juga merebut 3 medali perak, melalui Kadek Rico Vergian Dinatha, di nomor free pistol 50 meter, free pistol beregu, serta di nomor beregu air pistol. ‘’Petembak Bali yang turun ada yang mengatasmakan Bali, dan ada pula petembak Porprov Kota Denpasar,’’ jelas Made Sugiantara. (022)

Bali Post/022

Tim Tenis Catur Muka 3 Tantang Griya Santrian di Final

Denpasar (Bali Post) Tim tenis catur Muka 3 berhasil melenggang ke babak final pada turnamen tenis beregu bertajuk Bali Open Tennis Tournament 2017 di Lapangan Tenis Werdhapura, Sanur, Selasa (8/8) ini. Pada babak semifinal, Senin (7/8) kemarin, Catur Muka mengalahkan Perbanas, sedangkan Griya Santrian menang atas Catur Muka 1. Turnamen tenis yang dihelat Bali Travel News (BTN), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, dan Bali Hotels Association (BHA), pada babak empat besar, kemarin, Catur Muka 3 menurunkan Ida Bagus Adi Pidada yang menekuk Suardana (Perbanas) dengan skor 6-2, 6-3, sedangkan ganda Ida Bagus Wisnu/Tio Yuliandi unggul atas Igung/Yudi 6-3, 6-1. Sedangkan Griya Santrian menurunkan Kadek Agus Satria Winaya Putra/Gede Falliyawan Eka Putra menekuk Ketut Dirga/ Pa-

tadi (Catur Muka 1) 6-1, 6-1, dan Agus Satria Winaya menang atas Aditya Sambu (Catur Muka 1). Salah seorang petenis Catur Muka 3 Tio Yuliandi menerangkan, dirinya memiliki peringkat ke-5 nasional atau Peringkat Nasional Pelti (PNP). Bahkan, Tio merupakan skuad tim tuan rumah PON Jabar. ‘’Saya baru pindah sebulan ke Bali, berdinas di Tol Jasa Marga,’’ sebut Tio yang menyumbang perak (beregu) dan perunggu (ganda) bersama Nuradim untuk Jabar. Futsal Sementara itu, tim futsal Sofitel keluar sebagai juara dalam turnamen BTN, PHRI dan BHA, di Matahari Terbit Sanur, yang berakhir Minggu (6/8) lalu. Di final, Sofitel menekuk Grand Barong, sedangkan The Jayakartra merebut juara III, pascamenang atas Kuta Paradiso. Turnamen ditutup Director of Sport and Culture BHA Gunawan Cahya. (022)

PENYUMBANG MEDALI - Petembak Bali yang menyumbang medali pada Kejurnas Awang Faroek Cup (AFC) di Balikpapan, Kaltim, Senin (7/8) kemarin.

Surabaya (Bali Post) Legenda bulu tangkis Indonesia Ivanna Lie menyarankan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai induk olahraga tersebut mencari atlet di sektor putri yang memiliki keunggulan dan keistimewaan. ‘’Sekarang ini menjadi tantangan PBSI mencari bibit atlet yang unggul dan super agar mampu bersaing dengan negara lain, terutama dari sektor putri,’’ ujarnya ketika ditemui di sela audisi umum Djarum Beasiswa Surabaya 2017 di Surabaya, Senin (7/8) kemarin. Ia menilai saat ini atlet-atlet di Pelatnas sudah bagus, namun masih sesuai standar dan merata, sehingga belum ditemukan seorang pebulu

tangkis yang memiliki keistimewaan khusus. Kendati demikian, pebulu tangkis yang prestasinya melejit tahun 1980-an tersebut optimistis Indonesia akan kembali memiliki pemain berkualitas dari sektor putri jika pemain mau bekerja keras. Selain itu, katanya, nutrisi pebulu tangkis untuk mendapatkan stamina hebat juga disebutnya sangat penting menunjang prestasinya, sehingga impian memiliki atlet putri bergelar juara dunia akan terwujud. ‘’Latihan keras, kemudian nutrisi yang benar akan sangat membantu. Kami akui pemain Indonesia kecilkecil, tapi selama mereka lincah dan stamina luar biasa, tak ada yang tidak mungkin,’’ ucapnya.

Ivanna Lie yang selama kariernya menyumbang gelar bergengsi untuk Indonesia, baik di tunggal maupun ganda putri tersebut menyebut nama pebulu tangkis putra Kevin Sanjaya Sukamuljo yang memiliki keistimewaan dan berbeda dengan atlet lainnya di Indonesia, khususnya di Pelatnas. ‘’Harapan saya dan warga Indonesia, muncul pemain ulet yang memiliki stamina luar biasa, lincah dan super. Saya yakin bibitnya banyak, tapi yang terpenting adalah mau berlatih keras ditunjang nutrisi benar. Inilah tantangannya,’’ katanya. Sementara itu, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 Maria Kristin juga menyoroti upaya untuk

Bali Post/ist

Indonesia Perlu Atlet Putri yang Unggul dan Istimewa menemukan pebulu tangkis muda berbakat dari sektor tunggal putri jika dibandingkan atlet putra. Pebulu tangkis yang kini menjadi anggota tim pemandu bakat dan pelatih PB Djarum tersebut menilai bukan hal mudah untuk membangun mental juara kepada atlet putri karena tidak hanya bakat yang menjadi patokan, namun semangat pantang menyerah. ‘’Bulu tangkis bukan olahraga yang enak, malah capek banget. Atlet putri tidak semuanya bermental baja. Mungkin umur segini dia bagus, tapi nanti naik level tentu tantangannya makin berat. Jadi dari situ akan banyak yang terkikis,’’ kata juara tunggal dan beregu putri SEA Games 2007 tersebut. (ant)


Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dcr Design Grafis,Srbtn(Mgrti Komputer) L/P. 087861340445

Dcr TkgMasak Khusus BabiGuling Lawar dll Gj Bsr H.08123801764

Dcr Reservation,SPV,FO,HK, Sopir Hub:085337259786

Dcr karyawati u/laundry di Dps 2 Orang Hub:087863459367

Dcr Sopir dan OB 4 Orang Hub:PT.BPR Pedungan Jalan P.Moyo No.1 Pesanggaran.

Dcri Sgr Acct Admin (Fluent English) Call.287555/Send CV to ptworldsurfaris@gmail.com

Bth SPG/SPB 35Th u M-150 u/NusaPenida ada Mtr+SIM C SMS/WA 081291435110

Dcr Cook untk Restoran diUbud Bawa Lamaran k Atman kafe Jln Hanoman 38 Ubud,085100620505

Dcr Supir yg pglmn utk Perusahaan.Lmrn krm ke Jl.Diponegoro 7/6 Dps Telp.08123677999

Bth Sgr SPG & SPB Lmrn Bw ke Tko Bali Cenik Jl.Letda Md Putra Dps Prtokoan Udayana Kav A33

Dcr D III Farmasi&SMA Sdrt utk DistbAlkesLamEmail:marta.ar una@gmail.com atau ke:Jl.Gemitir G.Suli A III/6 Biaung Dentim Telp.089501207084/462860

Dcr Teknisi Min.SMK/D3 Elektro Email:info@alamrayabali.com

B.BP.001.08.17.0000479

B.BP.821.08.17.0000088

B.BP.001.08.17.0000465

B.BP.031.08.17.0000473

B.BP.004.08.17.0000469

B.BP.001.08.17.0000456

B.BP.001.08.17.0000450

B.BP.001.08.17.0000431

B.BP.001.08.17.0000260

Dicari karyawan bisa Komputer utk Di Tampak Siring Gianyar Hub:WA,Line,HP 08123805533

B.BP.001.08.17.0000442

Dicari House Keeping Villa Daerah Umalas Hub Jam 9-5 Telp.082147164318

B.BP.004.08.17.0000474

Dicari S1 Adm bsKomputer,kerja team lamaran Lsg Yamaha Teuku Umar Barat 100X marlboro Dps

Lowongan 1.GM,2.Staff Konter, 3.Mekanik,4.Supir SIM B1,Hub: Yamaha Bisma T.Umar 142 Dps (0361-4722637

PT.Altara Expres Bth Kry:SPG/B Adm,Csir,MD,Gdg,OB,Spv Gj 2,5-3Jt CV bw ke Jl.Kartini 140 Wangaya (10 plmr lsg kerja)

B.BP.001.08.17.0000451

B.BP.001.08.17.0000490

Dibutuhkan 1Superv Toko.Syarat Lulus Min D3,Max.35 Thn,Penglm Min.3 Thn di Toko bs Bhs Inggris Min.Percakp Jual Beli Sederhana bs Comp.Hrp CV & Photo terakh Dikirim ke selvy@ccsbali.com DL 14 Agust 2017

B.BP.001.08.17.0000330

B.BP.001.08.17.0000102

VISA

Dicari Chef (Thai Cuisine/ Asian Cuisine) Hubungi: 081 333 2727 48/0821 51515 081

B.BP.135.08.17.0000492

Dicari: FO,Bellboy,HK,Driver, Engeneering,Laundry,Scurity u/Htl B.BP.001.07.17.0002024 E:newarenahotelkutabali@gm Dcr Teknisi&Asisten,SMK ElektB.BP.001.08.17.0000434 ail.com/H.PO Box 2005 KutaBali Bth: Helper Gudang,Pria,SMP,Max ro/Listrik max25Th 08123643659 B.BP.001.08.17.0000099 B.BP.164.08.17.0000377 30th,UMK+BPJS,PO Box 3304 Dpsr B.BP.001.08.17.0000433 Dicari Waitress Untuk Thai Job Vacancy. The Griya Villas B.BP.001.08.17.0000447 Join us! PT.Clipan Finance Bunutan,Abang,Kr.Asem. Dicari Spice Restaurant Jl.Bumbak 41 Cari Sopir dan Tenaga Laundry Dibuka: Staff Surveyor(CMO) CDP, Sous Chef, Chef. Kirim CV Kerobokan Hb:Hp.08174749418/082144061718 & Supervisor,Umur Max.30Thn, Email: info@thegriya.com Brpengalaman,Info:081212420396 Kirim CV: vie_yan11@yahoo.com Jl. Tk Badung XIII Denpasar B.BP.012.07.17.0002305

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Receptionist Dcr Cewek !!Needed English Teacher Hub. HK Dcr Cewek/Cowok u/Fitness u/Fitness Penampilan Menarik 082132252055,pitt.313@gmail.com Hub:0361-289700/081916435407 B.BP.001.08.17.0000486 B.BP.153.08.17.0000412 Hub.0361-289700/081916435407 B.BP.153.08.17.0000413 Bakery bth SPG min SMA,Max30th Dbthkn min STM/SMK Mesin 2 org Sopir SIM A Hub.085101979497 Ditempatkan di Area Gianyar Villa House Maid Wanted B.BP.001.08.17.0000487 Hub:08123601981 ImmediatelySeminyak.Must Bth 15 lls SMU-S1 utk guru PG/TK. B.BP.001.08.17.0000440 Speak English,as Villa Guests Ada training.Langsung krj Dcr 2 Sopir Pglmn,Max.33Th Hub are English.Motorbike Required Hub:085857153581/0811380028 CV.SIP Gatsu I No.5 Tlp.412288 5 hours work/day,6 days/week Requirements:Shopping, Breakfast Preparing Maid Duties. Good Salary.Call 0812-388-3960 or WhatsApp

: : : :

B.BP.004.08.17.0000468

B.BP.001.08.17.0000443

B.BP.001.08.17.0000176

Dicari Sopir Pariwisata max.30th Hub.081999040400

B.BP.154.08.17.0000493

Dicari Tukang Kebun Yang Bisa Urus Kolam Untuk Segera Mulai Kerja Full Time Dengan Gaji Bulanan Yang Bagus.Bukan Kerja Paruh Waktu.Sms +6287761299864 B.BP.001.08.17.0000485

Dcr5 Sopir & Sales Counter bs Bhs Inggris.MerrysTour.0361-238041

B.BP.004.08.17.0000471

B.BP.001.08.17.0000407

B.BP.001.08.17.0000459

B.BP.001.08.17.0000430

Management Service company in Sanur Bali is seeking Client Support Administrator,Fluent English,MS Excel,MS Word,Power Point and internet.Mentally strong,Team work and able work to deadlines from instruction. Email CV to(bhfs@cbn.net.id)

B.BP.004.08.17.0000274

Staff Wanted Web Design Word Press Program Hub:085857217219

B.BP.001.08.17.0000449

Warung makan Ubud Bth Karyawan Dpt makan,Kos Hub:081236329090 B.BP.001.08.17.0000461

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Camry 2.4V Hitam Th’2010 Hub.0811510588-(0361)499289

DIJUAL MOBIL HONDA

Fortuner GLux Matic’2009 Grey AsBali Spr Istmw,081999675175

Disc Up 20Jt Mobilio,BRV,Jazz HRV,Brio!!Ready!!081238508184

New Lexus NX200 2.0 Turbo Plh Wrn Dp.289Jt Angsuran Rp.21Jt Hub.081999315168/081353696360

B.BP.153.08.17.0000491

All New Jazz RS Matic Silver 2014 Akhir AsBali,081999675175

B.BP.141.08.17.0000482

Odyssey’13 Putih AsBali Sunroof Pjk Baru Like New,081999675175

B.BP.141.08.17.0000483

B.BP.001.08.17.0000351

B.BP.164.08.17.0000376

Jazz RS’2009 Silver Manual Yaris S’2011 AT H.085100856999

B.BP.141.08.17.0000478

Sanur Sedap Malam,L2 3KT,2KM, 1Ktn,081338121909/0811388348

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

B.BP.141.08.17.0000481

B.BP.001.08.17.0000175

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.141.08.17.0000480

B.BP.001.08.17.0000438

NISSAN

B.BP.001.08.17.0000107

TOYOTA

Avanza E 2013 slv metalik istw mulus, Bambang,081916127750

B.BP.001.08.17.0000325

KONTRAKTOR Sdh 20Th Kami Siap melayani Jasa Pemborong bangunan, Arsitek,Interior, Furniture Hub: 085237056128

Rumah 2,5Are Penamparan Pribadi Bs Tukar,085100856999

B.BP.141.08.17.0000477

Jual Rmh Mrh Singrja Subsidi & Non Subsidi Hrg 141Jt.Tnh Kav 80Jt/Are Lokasi diBungkulan B.BP.001.08.17.0000475 Singaraja dkt Kampus STIKES Hub. AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Ria 082332557418 08563925491 DP Tnh Kav Bisa dicicil 3kali Prbd,081933610070/082341251453

B.BP.001.08.17.0000444

B.BP.001.08.17.0000392

Avanza G’07/08 Slvr(104)Avanza G’10 Htm(112) T.085100433703

B.BP.141.08.17.0000488

FOTOCOPY

Hilang BPKB Mtr Honda Star DK 6269 WE A/N Nengah Winda

Tnh kav 3A Sngt Strtgs Tepi Jl Utama Mambal-Ubud,081236358272

RUPA-RUPA Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155 B.BP.001.07.17.0002124

B.BP.001.08.17.0000445

DIJUAL MOBIL

AC

BIRO JASA

GEBYAR DAIHATSU JULI

SERVICE

SERVICE

B.BP.001.08.17.0000386

Jual Tanah Pandawa 5327M Jalan Raya Utama T:081.9516.6868 BU

B.BP.001.08.17.0000253

DISEWAKAN TANAH Nissan March Des’11 DK Hrg.111 Jt Tnh Vila OverKontrak Jl6m Batu Ng KM29Rb Hp.0818561800 B.BP.001.08.17.0000454 Bulan View Sawah 081999988181 Over Krdt Nissan Serena HWS’10 B.BP.001.08.17.0000458 Dp35Jt Sisa 40bln.081999988181 DIJUAL RUMAH

ALUMINIUM

B.BP.031.08.17.0000472

KEHILANGAN Buku Kir DK: 9884 FV,an: Ketut Susila,Tegallalang

B.BP.001.08.17.0000484

RUPA-RUPA

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

3Are Jl.Ciung Wenara Ling Elit dkt Lpn.Renon Hub.082145270447

B.BP.001.07.17.0002008

DIJUAL RUKO Ruko Kertha Wijaya AI/Buluh Indah 26C Dps 085100867168

RUPA-RUPA Buat Kkrdt SiupBIChecking Dbntu adaPrudential Acc 087822321027

B.BP.001.08.17.0000446

B.BP.159.08.17.0000464

Hlg BPKB DK-1303-KU,Noka: MNBJXXARJJBK37714,Nosin: M6JABK37714,Atas Nama: I Made Sadhana Bagi yg Hub 082146489128/(0361)975720 B.BP.004.08.17.0000467

Hlng SHM No.3100 L.3000m2 A/N I Wayan Sueda Hub.083114132600 B.BP.159.08.17.0000463

KURSUS Kelas Baru Bln Agust-Sept17Fashion DesignCourse-085337020917 B.BP.001.08.17.0000436

BIRO JASA

TEGANGANLISTRIK ANDATIDAKSTABIL? Solusinya di 1 phase

3 phase

NAGATA

Garansi 2 Tahun Jual Step Down& UPS Jual Accu Kering Terima Service Stavol & UPS Segala Merk TOKO AGUNG

Stavol

Jl. Waturenggong No. 139 Denpasar-Bali

Hp. 08123614789, 087761612839 C.0000947-rpa

BIRO JASA TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan

AC

TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598

081999111542 082144420026

C.0002125-mbl

C.0000360-SRV

CENTRAL JAYA Service Bergaransi Kerja ditempat

M.CUCI KULKAS

BENGKEL LAS

FRESEER W.HEATER CHILLER

AC

082339189900 C.0002241-srv

HONDA

PROMO SPESIAL BULAN INI * Discount Besar Mobilio HR-V * DP Ringan * Bisa Nego sampai Deal

DP

20Jt

DP

47Jt

READY STOCK : BRIO / JAZZ / BRV / CRV DP. 18 Jt / 50 Jt / 28 Jt / 50 Jt

SPA

* Bonus Kaca Film Vkoll &Huper Optik * KTP Luar Bisa * Proses Kredit Mudah * Terima Tukar Tambah

081 337 565 872| 081 805 536 640 Anda sibuk untuk datang ke dealer, kami siap datang ke tempat anda, Telpon, Ketemu, Deal C.0000332-mbl

SPA

C.0001813-rpa-2


EKONOMI

18 Pertumbuhan Ekonomi 2017

BI Optimistis 5,2 Persen Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang 2017 akan mencapai 5,2 persen, kendati pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2017 hanya mencapai 5,01 persen. ‘’Kami masih optimis. Memang di kuartal pertama dan kedua ada di kisaran lima persen, tapi di kuartal ketiga dan keempat bisa di atas 5,2 persen,’’ kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat dijumpai usai rapat kerja dengan Menteri PUPR di Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2017 mencapai 5,01 persen, relatif stagnan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2017. Menurut Agus, pertumbuhan ekonomi di triwulan kedua dipengaruhi oleh konsumsi yang cenderung bergeser ke kuartal ketiga. Pengeluaran pemerintah untuk gaji ke-13 PNS yang baru dibayarkan pada Juli, serta pembayaran uang sekolah yang bersamaan dengan momen Ramadan dan Lebaran, membuat konsumsi masyarakat lebih terbatas. Selain itu, lanjut Agus, pada triwulan kedua harga komoditas andalan ekspor Indonesia juga mengalami koreksi dan juga pelaku-pelaku masih banyak yang masih menunggu terjadinya penguatan harga komoditas tersebut. ‘’Tapi secara umum, ekonomi Indonesia menunjukkan

tanda-tanda terus membaik dan kita optimis di kuartal ketiga dan keempat akan ada di 5,2 persen,’’ ujar Agus. BPS mencatat kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang membaik telah memberikan kontribusi terhadap ekonomi pada triwulan II 2017 untuk tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year). Pertumbuhan PMTB didorong oleh investasi berupa bangunan, kendaraan dan peralatan lainnya. Investasi berupa bangunan pada periode tersebut tumbuh seiring dengan meningkatnya aktivitas pada sektor konstruksi seperti pembangunan infrastruktur. Selain itu, investasi juga didukung oleh realisasi belanja modal pemerintah pusat pada APBN 2017 sebesar Rp 35,7 triliun atau meningkat 4,36 persen dibandingkan periode sama tahun 2016. (ant)

Agus Martowardojo

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Sulit Tercapai Jakarta (Bali Post) Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menilai target pertumbuhan ekonomi dalam APBN-P 2017 sebesar 5,2 persen akan sulit tercapai, mengingat pertumbuhan ekonomi pada dua kuartal tahun ini hanya mencapai 5 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2017 mencapai 5,01 persen, relatif stagnan karena sama dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2017. ‘’Dengan melihat kinerja ekonomi Q2, target pertumbuhan 5,2 persen sulit tercapai. Alasannya, pertumbuhan konsumsi rumah tangga semakin sulit untuk tumbuh melesat,’’ ujar Abra saat dhubungi Antara di Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Pada triwulan II 2017, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,95 persen (yoy) atau hanya lebih tinggi 0,01 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Padahal, lanjutnya, pada tahun-tahun sebelumnya pertumbuhan konsumsi pada triwulan II umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan I. ‘’Konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penggerak utama perekonomian semakin terseok-seok, mencerminkan daya beli masyarakat yang melemah,’’ kata Abra.

Abra menambahkan, indikator melemahnya daya beli masyarakat tersebut dapat dilihat dari melambatnya pertumbuhan sektor perdagangan dari 4,96 persen pada triwulan I 2017 menjadi hanya 3,78 persen pada triwulan II 2017. Begitu pula dengan pertumbuhan sektor industri pengolahan yang pertumbuhannya melambat dari 4,24 persen pada triwulan I 2017 menjadi 3,54 persen pada triwulan II 2017. ‘’Padahal momen bulan puasa dan Lebaran secara alamiah terjadi peningkatan penjualan,’’ ujar Abra. BPS mencatat kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang membaik telah memberikan kontribusi terhadap ekonomi pada triwulan II 2017 untuk tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year). Pertumbuhan PMTB didorong oleh investasi berupa bangunan, kendaraan dan peralatan lainnya. Investasi berupa bangunan pada periode tersebut tumbuh seiring dengan meningkatnya aktivitas pada sektor konstruksi seperti pembangunan infrastruktur. Selain itu, investasi juga didukung oleh realisasi belanja modal pemerintah pusat pada APBN 2017 sebesar Rp 35,7 triliun atau meningkat 4,36 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. (ant)

Koperasi Pameran di Moskow

Tawarkan Keripik Tempe dan Jahe Merah

Bali Post/ant

DISERBU - Koperasi MSP diserbu pembeli masyarakat Rusia pada Festival Indonesia di Moskow 4-6 Agustus 2017.

Cadangan Devisa Naik, Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Jumlah cadangan devisa bertambah 4,67 miliar dolar AS menjadi 127,76 miliar dolar AS pada akhir Juli 2017 menyusul dana serapan dari obligasi global pemerintah, penerimaan pajak dan devisa ekspor migas, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Jumlah cadangan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas yang akan jatuh tempo, kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (7/8) kemarin. ‘’Bank Sentral menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,’’ ujarnya. Jika dibandingkan, jumlah cadangan devisa per akhir Juli 2017 tersebut cu-

kup untuk membiayai sembilan bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa Indonesia juga berada di atas standar kecukupan internasional yang selevel tiga bulan impor. Sementara itu nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore, bergerak melemah sebesar tiga poin menjadi 13.319 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.316 per dolar Amerika Serikat (AS). ‘’Pergerakan mata uang rupiah kembali bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah di tengah cukup maraknya sentimen negatif,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin kemarin. Menurutnya, salah satu faktor yang menjadi penekan rupiah yakni harga minyak mentah dunia yang kembali mengalami penurunan. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude me-

lemah 1,21 persen menjadi 48,98 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 1,20 persen menjadi 51,79 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year), di luar harapan pasar yang sebesar 5,05-5,1 persen. ‘’Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di luar ekspektasi pasar membuat laju mata uang rupiah tertahan terhadap dolar AS,’’ katanya. Kendati demikian, lanjutnya, masih adanya harapan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan lebih baik seiring dengan pembangunan infrastruktur menjaga tekanan mata uang rupiah lebih dalam terhadap dolar AS. ‘’Pembangunan infrastruktur menjaga harapan ekonomi Indonesia ke depan akan lebih baik lagi,’’ katanya. (ant)

Moskow – Berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah serta perusahaan swasta dan usaha kecil menengah membuka anjungan pada Festival Indonesia di Moskow, Rusia, 4-6 Agustus 2017. Selain itu ada pula koperasi mengikuti kemeriahan festival tersebut. Bahkan yang ditawarkan terjual habis. Koperasi Mitra Sarana Perjuangan (MSP), misalnya, menghadirkan produk tradisional Indonesia seperti keripik tempe, minuman tradisional jahe merah, kopi dari berbagai provinsi, dan cokelat panas. ‘’Ternyata masyarakat Rusia sangat antusias membeli produk tersebut, sehingga ha-

bis terjual,’’ kata Pembina Koperasi Emir Moeis di Moskow, Senin (7/8) kemarin. Menurutnya, festival yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI Moskow itu merupakan keberpihakan pemerintah untuk memperkuat promosi koperasi dan usaha kecil menengah semakin nyata. Untuk itu, katanya, Koperasi MSP siap bekerja sama dengan pemerintah untuk menjadi agregator bagi pengusaha mikro kecil dan menengah untuk mempromosikan produk-produk mereka ke luar negeri. Selain di Rusia, Koperasi MSP juga akan mengikuti pameran dan promosi dagang di India, Jepang, dan Belgia. (ant)


19

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

Bernilai Baik Dari Hal. 1

Bali Post/ant

TERIMA UANG - Terdakwa kasus dugaan suap ‘’judicial review’’ di Mahkamah Konstitutsi (MK) Kamaludin menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (7/8) kemarin. Dalam pemeriksaan tersebut Kamaludin mengakui menerima uang 50 ribu dolar AS dari Basuki Hariman, kemudian memberikan 10 ribu dolar AS kepada Patrialis Akbar yang kala itu berposisi hakim MK. (Beriatnya di halaman 1)

Dicekal KPK, Sekda Dumai Batal Haji Pekanbaru (Bali Post) – Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Provinsi Riau, Muhammad Nasir, batal berangkat dari Embarkasi Haji Batam Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu (5/8) karena dicekal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Cekalnya dari KPK yang mengajukan ke direktorat di pusat. Kalau itu permintaan KPK berarti perkara tindak pidana korupsi. Berangkat lewat manapun akan diblok,’’ kata Kepala Imigrasi Pekanbaru Pria Wibawa di Pekanbaru, Senin (7/8) kemarin. Hal tersebut, lanjutnya, tentu terkoneksi ke bandara di Batam, Kepri sehingga ketika akan diperiksa itu akan kelihatan. Ada lampu merah yang akan muncul ketika seseorang masuk daftar cekal, jika bersih maka barulah akan diberi cap keberangkatan. ‘’Sebelum berangkat kita masukkan data ke sistem, kalau masuk daftar cekal ada tandanya merah kelihatan. Kalau bersih baru diberikan cap keberangkatan,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Dumai Syafwan menyatakan Muhammad Nasir sesuai jadwal sudah harus bertolak

ke Madinah bersama anggota jamaah haji lain pada Sabtu (5/8), namun di Embarkasi Haji Batam tertahan dan tidak boleh ke luar negeri. ‘’Kita tidak tahu apa persoalan hukumnya, tapi memang benar beliau tidak jadi berangkat haji saat berada di embarkasi Batam,’’ kata Syafwan. Ia mengatakan bahwa Panitia Haji Kemenag Dumai baru mengetahui hal ini di Asrama Haji Batam karena sebelumnya tidak menerima surat pemberitahuan dari instansi berwenang, termasuk saat persiapan dan jelang keberangkatan. Meski ada pembatalan keberangkatan peserta haji, lanjutnya, namun 206 calon haji asal Kota Dumai yang tergabung dalam Kelompok Terbang 7 Embarkasi Batam tetap bertolak ke Madinah. Berdasarkan penelusuran, Pj. Sekda Dumai ini merupakan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis. Dia pernah diperiksa oleh Tim Penyidik KPK di Kepolisian Resor Bengkalis, November 2016 lalu. Diduga saat itu melakukan penyelidikan awal terhadap pekerjaan proyek tahun jamak yang dilaksanakan pada masa Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. (ant)

Jajaran Partai

Dari Hal. 1

‘’Kami juga melakukan survei dan mendengarkan aspirasi. Tidak hanya dari internal partai, juga tokoh masyarakat. Dari sanalah partai akan mengambil keputusan politik siapa yang akan menjadi cagub dan cawagub terbaik yang akan diusung oleh partai,’’ ujarnya. Ia menegaskan, sembari menunggu keputusan dari ketua umum, diharapkan seluruh jajaran partai dapat meningkatkan soliditas dan terus-menerus melakukan konsolidasi partai, baik melalui mantap ideologi, mantap organisasi, mantap program dan juga mantap sumber daya partai. Mengenai adanya pasangan calon yang diunggulkan, kata Hasto, hingga saat ini seluruh calon yang telah disaring memiliki kans yang

Dari Hal. 1

Akan tetapi harus dijawab dengan memperbaiki kualitas, kemampuan serta kinerja. ‘’Saat ini kita hanya bisa memenangkan persaingan dengan mengubah pola pikir dari yang selama ini hanyut dengan rutinitas menjadi sebuah manajemen kinerja,’’ kata Abnur. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dhamawijaya Mantra mengaku merasa terpacu

sama untuk memperoleh rekomendasi. Terkait dengan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon, kata Hasto, DPP PDI-P bekerja sama dengan Himpunan Ahli Psikologi Indonesia sehingga partai mempunyai prospektif yang cukup lengkap. Tidak hanya dari track record dari menjalankan tugas-tugas perjuangan partai, juga aspek kepribadian kepemimpinan, kemampuan dalam menyelesaikan masalahan dan daya tahan dalam mengamankan perintah-perintah partai tersebut. DPP PDI-P, lanjut Hasto, juga telah melakukan kombinasi dan simulasi pasangan calon yang masuk dalam survei partai. Namun, dalam kombinasi itu apakah keduaduanya berasal dari internal atau kombinasi akan diputuskan oleh ketua umum ber-

Pola Pikir

serta mendukung program inovatif yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pihaknya akan berupaya untuk terus mengembangkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Terlebih dengan kemajuan teknologi saat ini masyarakat akan sangat terbantu di dalam bidang pelayanan. Di samping itu, masyarakat bisa mengakses semua informasi dengan cepat dan

dasarkan pertimbangan strategis partai dan juga aspirasi masyarakat di Bali. Mengingat ini adalah pilkadanya rakyat maka rakyatlah yang menjadi hakim tertinggi dalam mengambil keputusan. ‘’Untuk itu di dalam seluruh proses yang dilakukan partai tidak boleh ada gap antara apa yang diharapkan oleh partai dan yang disampaikan oleh rakyat terhadap pemimpin terbaik untuk membawa Bali yang lebih berkemajuan, berkeadaban dan menjadi contoh konkret di mana Pancasila dibumikan dengan baik,’’ ujarnya. Keputusan siapa cagub dan cawagub Bali yang diusung PDI-P akan diumumkan pada bulah Agustus secara serentak, mengingat pilkada tidak hanya digelar di Provinsi Bali. ‘’Lebih cepat lebih baik,’’ ujarnya. (kmb24)

mudah. ‘’Ke depan kami akan terus berbenah dan berkomitmen serta meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Selain itu, kami akan terus mendorong OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar untuk terus melakukan pengembangan inovasi yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,’’ ujar Rai Mantra. (ad507)

Terkait hal tersebut, Yudha Triguna menyebutkan, diperlukan strategi kebudayaan dengan menonjolkan nilainilai lokal bernilai baik yang bermanfaat bagi semua orang. Bali harus menjadi inspirator gerakan ini. Misalnya, orang Bali harus senantiasa menerapkan kearifan lokal grepyak atau aktif dan kreatif agar bisa bersaing dengan tuntutan global. Melalui kreativitas, orang Bali bisa mengumpulkan harta sedikit demi sedikit atau ipil-ipil. Sesudah mampu hidup grepyak dan memiliki semangat ipil-ipil, selanjutnya diperlukan pengembangan jiwa agar stabil atau nehter sehingga pantas disebut manusia utama (paradnya dan purusotama). ‘’Tentu tidak ada orang yang menolak nilai-nilai itu. Orang Jawa, Sunda, Ambon, Minang, semuanya sepakat dengan nilai-nilai yang maknanya relevan dengan tuntutan kehidupan masa kini. Memberi teladan adalah cara terbaik untuk membangun semangat nasionalisme dan keberagaman,’’ ujarnya. Hal senada diungkapkan Guru Besar Unud Prof. Dr. Wayan Ardika. Sangat banyak nilai nasionalisme di Hindu

yang perlu lebih digaungkan dalam skala nasional. Namun yang terpenting saat ini justru sejauh mana implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan orang Bali itu sendiri. ‘’Sebab, aksi kelompok radikal seperti dalam peristiwa Bom Bali di Kuta kemungkinan muncul karena orang Bali terlalu mengikuti permintaan wisatawan. Wisatawan yang datang ke Kuta terkesan tidak mencari budaya melainkan sekadar night life. Jadi, janganjangan teroris menganggap kita sudah maksiat, sehingga mereka melancarkan aksinya di sini,’’ katanya. Menurut Ardika, pendidikan adalah kata kunci meningkatkan rasa nasionalisme. Penyeragaman budaya adalah sesuatu hal mustahil. Yang perlu dilakukan yakni bagaimana agar semua orang menghormati dan menghargai perbedaan. Di sinilah pendidikan berperan penting. Jika bangsa Indonesia sepakat dengan bhinneka tunggal ika, maka pemahaman akan multikulturalisme harus ditanamkan sejak dini di sekolah. Untuk itu, pemerintah harus membangun konstruksi di sektor pendidikan yang mengedepankan pemahaman multikulturalisme. (ded)

Menuai Apresiasi Dari Hal. 1

Mengenai pembayaran premi asuransi, kata Eka, tidak mengambil dari anggaran Pemkab Tabanan. ‘’Ini semua dari sponsor dan akan terus berkelanjutan,’’ ujarnya. Kegiatan yang digelar Bupati Eka selaku kader PDI Perjuangan bersama pengurus DPC PDI Perjuangan ini menuai apresiasi positif dari Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto. Sebab, kegiatan semacam inilah yang menjadi salah satu contoh implementasi gagasan dan ajaran-ajaran Bung Karno. Menurut Hasto, adanya asuransi ini tentu akan memberikan rasa aman bagi para pemangku dalam menunaikan tugasnya. ‘’Perhatian ini sebagai wujud hadirnya negara. Sebab, peran pemuka agama sangat penting. Terutama dalam hal mengajarkan etika dan moral kepada masyarakat,’’ ujarnya. Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang kebersamaan untuk mengubah wajah politik yang membangun peradaban dan berpihak kepada orang-orang yang terpinggirkan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan sekaligus Ketua Panitia I Nyoman Arnawa mengatakan penyerahan asuransi secara simbolis ini akan dilanjutkan di masing-masing kecamatan dengan melibatkan para pengurus Majelis Alit Desa Pakraman. Selain asuransi, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian wastra atau pakaian bagi para pemangku. Ia melanjutkan. 1.044 pemangku yang mendapatkan bantuan asuransi ini adalah pemangku Tri Kahyangan Jagat. Premi ditanggung selama setahun penuh dan akan terus berkelanjutan. Untuk besaran klaim jika mengalami kecelakaan kerja sebesar Rp 3 juta dan klaim kematian sebesar Rp 30 juta. Ke depan cakupan penerima asuransi ini akan diperluas dan tidak sebatas pemangku Tri Kahyangan. Sebelumnya, kegiatan Peduli Kasih ini diawali dengan persembahyangan bersama di tiga lokasi yang masih berada di areal Pura Luhur Batukaru. Persembahyangan bersama dilaksanakan di Pura Beji. Disusul dengan persembahyangan di Pura Dalem dan terakhir persembahyangan di Pura Luhur Batukaru. (ad506)

Jadi Masalah

Dari Hal. 1

Selain itu, Novanto juga diminta tidak mewakili DPR dalam membacakan teks Proklamasi. Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah mengatakan soal siapa yang akan memimpin sidang tidak akan menjadi masalah karena pimpinan DPR menganut asas kolektif kolegial. ‘’Karena itulah nanti dalam rapim ini dibahas dan saya yakin betul Pak Nov bukan orang yang suka ngotot soal-soal begini,’’ kata Fahri Hamzah di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/8) kemarin. Menurut Fahri, Setya Novanto dapat memahami statusnya sebagai tersangka saat

menjalankan tugas simbolik kenegaraan yaitu pidato maupun pembacaan teks Proklamasi sebagai Ketua DPR dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ini. ‘’Setahu saya, Pak Novanto itu bukan orang yang suka ngotot. Dalam soalsoal begini, begitu dia ngerti rasa juga,’’ imbuhnya. Selain itu, rapat pimpinan DPR juga akan membahas soal posisi Setya Novanto dalam memimpin Upacara Kemerdekaan pada 17 Agustus, juga HUT DPR RI pada 29 Agustus mendatang. ‘’Harus diputuskan bersama-sama, bagaimana kalau proses hukum Pak Novanto itu belum selesai sampai pada tanggal-tanggal itu. Kami akan putuskan,’’ kata Fahri. (kmb4)

Putusan Perkara Dari Hal. 1

Dalam perkara ini, Patrialis didakwa menerima 70 ribu dolar AS (sekitar Rp 966 juta), Rp 4,043 juta dan dijanjikan akan menerima Rp 2 miliar dari beneficial owner (pemilik sebenarnya) dari PT Impexindo Pratama Basuki Hariman dan General Manager PT Impexindo Pratama Ng Fenny melalui Kamaludin untuk memengaruhi putusan perkara Nomor 129/ PUU-XIII/2015 terkait uji materi atas UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kamaludin adalah orang yang sudah dikenal Patrialis sejak 1996 dan juga teman main golf Patrialis. Sebelumnya Kamaludin mengakui memberikan 10 ribu dolar AS kepada Patrialis sebagai bagian dari uang yang diberikan Basuki. ‘’Keluarga saya itu hancur karena kasus ini, kasihan mereka mendapat fitnah luar biasa. Apalagi saya ditangkap KPK, tapi mereka tetap memberikan

support ke kami, bahkan anak saya berhenti bekerja, tidak mau bekerja lagi karena katanya mau bantu papa semua. Jadi tiap hari mereka memikirkan saya,’’ ungkap Patrialis. Patrialis mempertanyakan kenapa jaksa penuntut umum KPK tidak menghadirkan hakim MK sebagai saksi. ‘’Kenapa hakim MK tidak didatangkan sebagai saksi? BAP-nya 9 orang sudah lengkap. Bahkan setelah saya dalami keterangan hakim MK semua tegas menyatakan bahwa dalam judicial review telah menempuh prosedur dan mekanisme yang sudah ada di MK,’’ kata Patrialis. Menanggapi hal itu, ketua majelis hakim Nawawi Pamolango menyatakan bahwa menghadirkan saksi adalah kewenangan JPU. ‘’Itulah konsepsi jaksa, dalam pandangan mereka harus kita artikan mereka tidak memerlukan pembuktian. Kami kan sudah persilakan anda untuk menghadirkan saksi ad e charge, kalau perlu menghadirkan hakim MK sebagai saksi yang meringankan,’’ kata hakim Nawawi. (ant)


16 Pages

147 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c online: http://www.intern

Tuesday,

Tuesday, August

Kenyans stockpile food, police get first aid kits ahead of vote

2017 August 8,

8, 2017

Pratt, Actors Chrisannounce Anna Faris rating sepa they are

Faris are splitting Pratt and Anna on Sunday. - Actors Chris We tried they said separating. said in LOS ANGELES years of marriage, we are legally Pratt, 38, up after eight I are sad to announce disappointed,” page. social “Anna and time, and we’re really Facebook long lines on her hard for a posted on his official along the same of the a statement posted a statement “Guardians star of Faris, 40, Faris, roles in blockbusters World,” and have a fourmedia pages. for starring “Jurassic Pratt, knownLego Movie” and the TV sitcom “Mom,” and sake Galaxy,” “The and for his Movie” franchise the “Scary forward,” him very much who love as possible moving year-old child. two parents always cherother, will “Our son has this situation as private for one love for each keep deepest respect we want to said. “We still have to have the the couple together and continue in the film co-starring and Faris’ ish our time years after 2009, two Pratt’s first marriage another.” married in It was The couple Home Tonight.” “Take Me second. (rtr)

Evan Photo by

, File Agostini/Invision/AP

ift in Taylor Sw rt over federal couegation all groping Taylor Swift

as lawyers on Monday over court in Denverfor dueling lawsuits selection up in a federal shoot. might turnpersonality start juryduring a photo star ago radio - Taylor Swift of the pop Colorado groped her four years DENVER on one side other. star and a in he stoodgirlfriend on the for the pop former disc jockey of anything and his that Mr. Mueland been so sure contention whether the

skirt in describing “The never Ms. Swift’s Swift said to take ler lifted up bottom, while standing is expected the trial my life,” during a deposition. her claiming Swift, 27, of Ms. stand duringto testify the incident 55, sued first, falsely grabbed girlfriend, in front (her) Mueller, the witness his and Court iter had and with photographerpersonnel ... in U.S. District which resulted the singer-songwr of the groping to Swift’s incident, security about the accused him David Mueller’s management highly trained lawsuit said. tort music station pressured stationhis $150,000-per- is nonsense,” the in broadcaster under Colorado is suing with conhim from according firing from Mueller on oust job at the station, interference prospecKYGO-FM. litigation centers year and claims of The bitter that Mueller to the lawsuit. for assault tractual obligations Jurors will relations. part her dress Swift countersued Swift’s allegations tive business monetary damages, hand under as and that became is what slipped his her bare bottom and battery, trial. determine is entitled to if Swift a meetand grabbed of the same denies that anything if any, he together during her June 2, Mueller occurred during the found liable. (rtr) they posed session before in which and-greet in Denver. Photo it was inappropriate encounter McKay/File 2013, concert an accident, I have brief backstage REUTERS/Hannah and “It was not as they attend intentional, Anna Faris Vol. 2” in completely No. 106 Dps with his wife of the galaxy, Jl. Raya Puputan at: No 148 (R) poses Mandala Renon Renon Chris Pratt of the film “Guardians Bali Post 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 onal No. Sanur Manan Mandala a premiere 24, 2017. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 April can find Internati Jl. Mohamad Cafee London

You

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

boxes and front of ballot7, 2017. stand in Kenya August IEBC workers in Baragoy, material

election

lice food, po stockpile ead of vote Kenyans aid kits ah get first immes in hotspotspolls. after the

demonstration

by plain-clothes also and deported laptops were police. Their Kisumu residents to villages seized. Some

people were headed and hunker before or prepared said they where many to vote and police election diately In Kisumu, a central govern- outside the city Members Monday of an water on group on the eve lost elections feel neglected bypresident from the down in case of trouble. food and Kikuyu ethnic who 2002, led by a stockpiled their ethnic heartlands of Kenyatta’sother direction, away Odinga, 72, win if his ruling ment ethnic group since Kenyans to - Nervous as families headed only leader Raila headed the unrest. Kikuyu Commissioner Mohamed KISUMU protests from Odinga’s strongholds. Opposition Kenyatta, 55, can aid kits result and manager who violence. will County told local media first emergency descend into said President Uhuru chances of a disputed ck. Kenyans banned. said supOne supermarket Maalim day were could the fuel to be identified near election are likely to many fear 2013, has already and furniture asked not that increases put the pair neck-and-ne the past of televisions Such edicts of intimidaves. election in 2007 and rigs the vote, a stance accusations the security pliershalted deliveries over “They presidential local representati by by the International opposition had and of looting. Jubilee party before Tuesday’s Kenyatta and dirty tricks seen this level week due to fears this side of the parliament (ICC) for organising seller with never to prayer tion Opinion polls for members of Criminal Court said orange a Kikuyu, tweeted a polls. forces. “I have by the state against fear to come the manager, famSenator 2007 violence, also be voting led to violence,”

his the transparent and of intimidation 71-year-old country,” already sent city and call for street Christine Okoth. a central gov- for peaceful and both him the electorate,”Nyong’o, an Odinga said. He had ity with the In 2007, Odinga’s Wilson Njenga,overseeing the The ICC cases against eveproblems Peter Anyang’ for Kisumu county ily to a Kikuyu-major had official them in the collapsed. a widespread protests after in ernment region, said police in- Kenyatta ally running told Reuters. Rights would be joining triggered vote count of ethnic violence has been ning, he added.(rtr) governorship, ION killed western disaster equipment but campaign say hate-speech INTIMIDAT NS people were vio- received first aid and gloves large public also be heard normal News can to vote groups absent from - an which 1,200 displaced. The at Global cluding all part of don’t ACCUSATIO to rural roots tradi- notably in both campaigns in “Bali Image” from 9.30 East Africa’s insisted it was “We and 600,000 96.5 Going back Kenyan from 2007 planning. hammered he trade Radio FM am. Listen to catch speeches difference in the last lence also as regional the contingencycaught flatfooted,” is a long-standing until 10.00 FM at http:// a desire toas well important to be tourists, campaign tion, driven by two incidents of nearly biggest economy m family Global Radio although a halt and exchange, want reporters. On the Reuters ten2myradio.co friends and political week have put the nation ground to at http:// of foreign the told last week, Odinga told without up with a suitable local globalfmbali.lis fear streaming on edge. Much of http:// found biggest source trail or live video ali.com and holidays. could not winhas fired as choose . More recently, In 50 millionelection official was ago, li. Kisumu, cancelled that ago was in most of that Kenyatta representative become a factor. radioglobalfmb nel/global-fm-ba A key a week a message back yard. has killing a decade personnel tortured and murdered ustream.tv/chan of unrest on cheating, in his million people, foreign political security a city of a Odinga’s Luo tribe, up supporters win, we are going all, 150,000 rangers have been and on Friday two were arrested park “If he doesn’t them from of Lake Victoria. demonstrate,” order across advisers to Odinga markets to the streets and we’ll potato seller including up to maintain preventing the shores its open-air Kisumu including Wil- called On Sunday, packed with cus- said 28-year-old Deputy Presidentalong the country, were and shops charged up on last-minute Ruth Achieng. because liam Ruto, who was tomers stocking “We are fearful that essentials. was rigging and before there

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Kliwon, 8 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Ronny Wood ”Rolling Stones”

Lawan Kanker Bali Post/win

Ketua Umum BritAma SVF XII 2017 IB Gde Sidharta Putra.

BritAma SVF XII 2017

Usung Tema Bhinneka Tunggal Ika BritAma Sanur Village Festival (SVF) XII 2017 akan kembali digelar selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Agustus. Lokasinya di Maisonettee, kawasan Inna Grand Bali Beach, Sanur. Festival tahunan ini mengangkat tema “Bhinneka Tunggal Ika” dengan menghadirkan kemasan penyadaran dengan turut serta membumikan, menggelorakan dan menebarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Ketua Umum BritAma SVF XII 2017, IB Gde Sidharta Putra, mengatakan penyelenggaraan festival ke-12 ini memiliki arti penting untuk persatuan dan kesatuan NKRI. “Keterlibatan para pelaku seni budaya dan ekonomi yang menghadirkan aneka sajian dan produk sepanjang perjalanan festival diharapkan terus menggugah gagasan, inovasi dan kreativitas secara berkelanjutan,” ujar Gusde, panggilan akrab IB Gde Sidartha Putra, Senin (7/8) kemarin. Berbagai jenis hiburan dan musik jazz dari musisi kenamaan di Tanah Air turut dihadirkan untuk menghibur para pengunjung BritAma SVF XII 2017 selama lima hari. Rencananya kegiatan ini akan dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya. Nantinya akan tampil Balawan Gamelan Ethnic Fusion feat Trie Utami dan Tude and Friends. Terdapat pula penampilan Sanggar Music Indra Lesmana, Bina Vokalia, Aya Laras Duo, Barong garapan budaya Sanur Kaja, Gede Bagus, Scaller, dan John & Jail Story di hari kedua. Sedangkan hari ketiga akan tampil Music and Culture Show, Sangaji Music Indonesia, Sundown Music, Kobagi, Janger, Taman Nusa Performance, Sound of Mine, Fashion Show “Fashion Reunion”, Gugun Blues Shelter dan Universe. Pada hari keempat akan dihibur oleh The Crazy Horse, Krakatau Reunion dan Ika & The Soulbrother, dan hari terakhir akan ditutup dari penampilan Indra Lesmana Mostly Jazz Group feat Tompi dan Reggae Night. (win)

BALI 2018

Bali Post/ap

Idris Elba (kiri) dan Matthew McConaughey dalam sebuah adegan di “Dark Tower”.

”Dark Tower” Geser ”Dunkirk”

Setelah satu dekade pengembangan dan beberapa penundaan, adaptasi Stephen King yang telah lama ditunggutunggu, “The Dark Tower” memulai debutnya dengan perkiraan penjualan tiket Amerika Utara sebesar 19,5 juta dolar AS. Pemutaran perdana film ini berhasil mengungguli pemimpin penjualan tiket selama dua minggu, “Dunkirk’’. “The Dark Tower”, yang dibintangi Idris Elba dan Matthew McConaughey ini mampu menjawab harapan dari lesunya industri perfilman pada pekan lalu. J.J. Abrams dan Ron Howard termasuk di antara sutradara yang sebelumnya mencoba mengatasi magnum opus King, sebuah seri tujuh buku yang menyatukan sci-fi dengan horor dan genre lainnya. Tapi pertarungan panjang membuat “The Dark Tower” diakhiri dengan review buruk. Namun, film ini dibuat dengan nilai produksi yang cukup murah,

Bali Post/kmb

Ilustrator/Suka Adnyana

Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Calon Gubernur Bali Nama : Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

sekitar 60 juta dolar AS atau setengah dari biaya film musim panas lainnya. Sony Pictures juga membagi biaya dengan Media Rights Capital. “Itu selalu merupakan ambisi dan usaha berani tapi dibuat dengan harga yang tepat,” kata Adrian Smith, Presiden Distribusi Domestik untuk Sony Pictures. Karya epik Christopher Nolan tentang Perang Dunia II “Dunkirk” meluncur ke posisi kedua dengan 17,6 juta dolar AS di minggu ketiga. Sedangkan “The Emoji Movie” mampu meraup 12,4 juta dolar AS di minggu kedua. Sementara “Girls Trip” menghasilkan 11,4 juta dolar AS di minggu ketiga. Film lain yang telah lama tertunda juga memulai debutnya. Film thriller Halle Berry “Kidnap” dibuka capaian 10,2 juta dolar AS. Film lainnya yang debut perdana minggu ini adalah “Detroit”. Dokudrama yang dibuat Kathryn Bigelow ini memulai debutnya dengan 7,3 juta dolar AS setelah rilis terbatas minggu lalu. (iah/ap)

Bali Post/ap

Chris Pratt dan Anna Faris Umumkan Perceraian

RAKYAT BALI MEMILIH

BALI 2018

sangat mengagumkan. Setelah kami berhasil melaluinya, dia memberitahuku bahwa itu adalah tujuh hari terburuk dalam hidupnya,” kenang dia. “Aku siap menerima berita buruk, tapi aku memiliki iman dan ini akan baik-baik saja. Selain dokter, kami tidak memberitahu siapa pun karena kita tidak ingin menyusahkan orang lain,” tutur Ronnie. Dia mengatakan kondisinya saat ini baik-baik saja dan dokter telah memberitahunya kalau kanker “tidak menyebar” di tempat lain. Namun, dia masih harus menjalani pemeriksaan medis rutin dan pemeriksaan lainnya setelah operasi. Ia pun mendorong orang lain untuk segera memeriksakan kesehatan mereka. “Orang harus diperiksa. Serius harus diperiksa. Aku beruntung, karena selalu punya malaikat pelindung yang sangat kuat untukku,” tutur dia seperti dilansir Digital Spy. (ant)

Ronny Wood

POLLING

Proses politik pemilihan gubernur Bali dan wakil gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.

Personel band rock asal Inggris The Rolling Stones awal tahun ini didiagnosis menderita kanker paru-paru, setelah dirinya melakukan pemeriksaan medis. Karena hal ini, Ronnie (70) yang beberapa waktu lalu mendapat karunia anak kembar itu harus menjalani operasi selama lima jam yang mengakibatkan dirinya kehilangan bagian dari paru-parunya. “Aku bertarung dengan kanker paruparu,” katanya. Selama wawancara, dia juga mengungkapkan bagaimana dia menolak kemoterapi yang merupakan bagian dari rencana perawatannya, meskipun ia yakin bahwa segalanya akan baik-baik saja pada akhirnya. Meskipun demikian, Ronnie mengatakan bahwa ia dan sang istri, Sally Humphreys, memutuskan menjaga berita ini dari media karena tak ingin orang lain khawatir. “Satu minggu lamanya aku tak tahu apa yang terjadi. Sally

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

FILOSOFI KOPI - Dari kiri Chicco Jerico, Rio Dewanto, dan Erastus Radjimin saat mengumumkan kehadiran Filosofi Kopi di Artotel Sanur.

Chico Jeriko dan Rio Dewanto Hadirkan Filosofi Kopi di Sanur Pendiri Filosofi Kopi yang juga bintang film Indonesia, Chico Jeriko dan Rio Dewanto, melebarkan sayap usahanya dengan membuka gerainya di Sanur. Tepatnya di Artotel Sanur. Dengan menyediakan tiga jenis biji kopi andalan Filosofi Kopi yaitu Perfecto, Tiwus, dan Lestari, Artotel Sanur menjadi tempat pilihan baru bagi para pencinta kopi di Bali, khususnya bagi penikmat kopi lokal Indonesia. Kerja sama yang dijalin antara Filosofi Kopi dan Artotel ini telah berlangsung sejak awal tahun 2017. Tiap Artotel akan menggunakan biji kopi dari Filosofi Kopi sebagai sajian utama kopi yang tersedia di restoran Roca yang berada di Artotel. Kerja sama ini dimulai di Artotel Thamrin, Jakarta pada Februari 2017, selanjutnya diikuti oleh Artotel Surabaya pada Mei 2017 dan kini di Artotel Sanur.

Pengumuman hadirnya Filosofi Kopi di Artotel Sanur dihadiri langsung oleh CEO Artotel Indonesia, Erastus Radjimin. Ia mengatakan sangat antusias dengan kolaborasi ini. “Filosofi Kopi sekarang dapat dinikmati di Artotel Sanur dan kita bisa bersama-sama #NgopiDiARTOTEL. Dengan hadirnya Filosofi Kopi di Artotel Sanur khususnya di restoran Roca, kami berharap Roca menjadi salah satu restoran di Sanur yang menyajikan kopi lokal terbaik Indonesia, apalagi ditunjang kehadiran Roca yang tetap dibuka untuk pelayanan 24 jam,” ujarnya. Ia menambahkan kolaborasi Artotel dengan Filosofi Kopi karena sama-sama punya kecintaan terhadap seni dan cinta Indonesia. Karena adanya kesamaan visi inilah yang membuat kedua brand ini berkolaborasi. Rio Dewanto sepakat dengan visi kolaborasi ini

karena ada filosofi yang sama. Suami Atiqah Hasiolan ini menambahkan, Artotel Sanur merupakan salah satu tempat syuting film “Filosofi Kopi 2”. Dalam film ini, secara keseluruhan cerita beda dengan Filosofi Kopi. Ada mimpi baru, ada ambisi baru. Tiap film Filosofi Kopi bisa dinikmati terpisah. “Khusus untuk Bali saya acungi jempol. Perkebunan kopi masih terjaga bahkan dikombinasikan menjadi agrowisata. Sistem yang terjaga ini menjadikan perkebunan kopi Bali yang terbaik,” tegas Rio. Sementara itu, Chico mengatakan petani kopi harus memiliki regenerasi. Tapi ada yang tak mau mengurus kebun kopi karena mencari pekerjaan lain. “Ada barista yang setelah nonton film “Filosofi Kopi” akhirnya kembali ke perkebunan sendiri dan menikmati hasil kebun sendiri,” ungkapnya. (kmb)

Chris Pratt dan Anna Faris mengumumkan perceraian mereka setelah menikah selama delapan tahun. Keduanya mengumumkan tentang perceraian mereka di media sosial pada Minggu (6/8) malam waktu setempat. Dalam pengumumannya itu, mereka menyatakan telah mencoba membuat pernikahan mereka berhasil namun sayangnya gagal. Pratt membintangi film waralaba “Guardians of the Galaxy” dan Faris sedang membintangi serial komedi CBS “Mom” menikah pada 2009 lalu. Kini mereka memiliki seorang anak laki-laki berusia 4 tahun. Sebelumnya, ketika diwawancarai setelah sukses dengan perannya di “Guardians of the Galaxy Vol. 2”, Pratt mengatakan tidak punya waktu untuk bersantai. Dalam kurun waktu tiga tahun, Chris telah menjadi seorang aktor yang diperhitungkan di Hollywood. Ia mengantongi tiga peran utama dalam film bersekuel yang cukup digandrungi penonton, yakni “Guardians of the Galaxy”, “Jurassic World” dan “The Lego Movie”. Total penjualan tiket untuk ketiga film itu mencapai sekitar 2,9 miliar dolar AS.

Chris Pratt

Bali Post/ap

Menurut pria berusia 37 tahun ini, di tengah kesibukannya yang super padat, keluarga yang utama. Pratt berusaha untuk menomorsatukan anak mereka, Jack, yang kini berusia 4 tahun. Namun, Chris mengatakan bahwa ia dan istrinya menempatkan karier mereka sebagai prioritas juga. Mereka berusaha saling mendukung di antara kesibukan yang dijalani. “Kamu menjalani mimpimu, aku juga menjalani mimpiku. Itulah yang kami lakukan,” ujarnya. (iah/ap)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook