Skip to main content

Edisi 8 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 341 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Perak, Medali Pertama Indonesia Atlet angkat besi putri Sri Wahyuni berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, setelah meraih perak pada kelas 48 kg, Minggu (7/8) kemarin. Sri Wahyuni mencatat total angkatan 192 kg, sementara medali emas diraih lifter

Thailand Tanasan Sopita yang membukukan angkatan 200 kg. Medali perunggu didapat Miyake Hiromi dari Jepang dengan angkatan total 188 kg. Dalam pertandingan yang berlangsung di arena Riocentro tersebut persaingan ketat terjadi di antara tiga lifter Asia itu.

Wahyuni yang bobot badannya lebih ringan dari Tanasan, mencoba angkatan clean and jerk terakhir 115 kg untuk bisa meraih emas, namun gagal sehingga harus puas dengan medali perak. ‘’Sri Wahyuni memang banyak kemajuan khususnya setelah kita berlatih di Afrika Selatan bulan lalu,’’ kata manajer tim angkat besi Indonesia Alamsyah Wijaya. Hal. 19 Mendali Pertama

Bali Post/ant

PERAK - Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani meraih medali perak pada cabang angkat besi Olimpiade 2016 di Brazil. Negara menyiapkan bonus Rp 2 miliar untuk Sri Wahyuni atas medali perak ini.

Mega Sayangkan Wajah Bali Berubah

PERJALANAN waktu membuat wajah Bali berubah bila dibandingkan dulu. Apalagi ditambah dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan masifnya perkembangan pariwisata. Lingkungan Bali yang dulu hijau dan asri, sedikit demi sedikit mulai terkikis menjadi bangunan yang kokoh. Begitu juga pepohonan atau tanaman khas Bali, kini banyak berganti menjadi tanaman lain yang bernilai ekonomis lebih tinggi.

Bali Post/kmb32

BERKUNJUNG - Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri saat mengunjungi Istana Kepresidenan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (7/8) kemarin.

Jajak Pendapat

Parpol Bela Kepentingan Penyandang Dana BANTUAN keuangan untuk partai politik (parpol) belakangan kembali menguat. Selama ini bantuan keuangan partai politik dominan datang dari kader dan partisipan atau donator yang memiliki kepentingan strategis dengan partai politik. Bantuan ini juga kerap dijadikan jembatan untuk melakukan komunikasi politis ekonomis ketika partai yang diberi sumbangan berkuasa. Dengan cara ini juga parpol diyakini lebih membela kepentingan penyandang dananya, bukan mengedepankan idealismenya. Untuk menguatkan dan menjadikan parpol benarbenar mandiri negara pun berencana meningkatkan kontribusi kepada partai politik. Kemandirian parpol ini pun diharapkan menekan korupsi dan memangkas uang mahar partai saat pilkada. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban yang masuk, responden yang mendukung dan menolak nyaris seimbang. Tercacat 49,27 persen menyatakan dukungannya, sedangkan yang tak setuju mencapai 47,32 persen. Responden menilai, negara memang harus berkontribusi pada penguatan pilar pembangunan demokrasi. Bantuan keuangan ini harus menjadi alat kontrol pengelolaan partai politik dan membuat partai politik tertib menggunakan anggaran. Selama ini pelaporan keuangan partai politik sering tak transparan. Oknum politisi sering menggali dana partai lewat jalan yang salah. Ke depan, bantuan keuangan untuk parpol ini juga harus diimbangi dengan langkah strategis untuk membatasi jumlah parpol. Jumlah partai politik yang amat banyak membuat kekuatan politik tak terkonsentrasi sehinga konflik lebih dominan. Hal. 19 Kepentingan Partai

‘’Beda sekali... umpamanya jalan dari Denpasar menuju ke arah Tampaksiring ini. Perubahan yang sangat kelihatan, sudah sangat sulit untuk mendapatkan bukit yang ada alang-alangnya. Saya tanya, ternyata itu karena dilakukan penghijauan tetapi tidak melihat apa sebaiknya yang harus ditanam untuk penghijauan itu,’’ tutur Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri saat mengunjungi Istana Kepresidenan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (7/8) kemarin. Dari pengamatannya, Megawati melihat bukit alangalang itu kini banyak ditanami pohon sengon. Sementara pohon sengon sangat rakus dengan air yang berakibat me-

Bentrok Polisi-Satpol PP

Lanjutkan Perjuangan Menjaga Bali Tabanan (Bali Post) Veteran pejuang 45 meminta komponen masyarakat Bali menjaga kesucian dan kelestarian alam Bali. Hal ini penting menjadi pemahaman bersama dan harus dijabarkan dengan aksi nyata. Krama Bali jangan sampai berhenti mengawal Bali dari berbagai ancaman, termasuk perusakan lingkungan. Veteran juga menilai penolakan reklamasi Teluk Benoa merupakan wujud bakti kepada alam Bali dan sarat nilai perjuangan. Penegasan itu disampaikan veteran pejuang 45 asal Banjar Pekandelan, Kerambitan, I Wayan Rugeg, saat menerima bikers yang tergabung dalam SAMAS Bali, Minggu (7/8) kemarin. Bikers dan ForBALI menilai Rugeg tetap konsisten menjaga Bali walaupun usianya memasuki angka 96 tahun. Veteran pejuang kemerdekaan ini juga getol menyuarakan kepeduliannya terhadap kelestarian dan kesucian alam Bali, khususnya penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa. Kepada generasi Bali, Rugeg memaparkan, Teluk Benoa sebagai kawasan suci dan memiliki sejarah perjuangan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Hal. 19 Merah Putih

matikan alang-alang. Namun harus diakui, kayu sengon sangat laku untuk dijadikan bahan-bahan kerajinan ataupun mebel. ‘’Padahal bentuk rumah tradisional Bali kalau kita lihat dari foto-foto lama itu kan temboknya dulu dari tanah yang diatasnya diberi alangalang. Nah itu (mematikan alang-alang - red) yang saya lihat sayang sekali ya, tidak dilestarikan,’’ imbuh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan yang selama di Tampaksiring didampingi pula oleh Menkop dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga dan Ny. Bintang Puspayoga, serta Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata ini. Hal. 19 Pelestarian Lingkungan

Satu Tewas, 18 Luka-luka

Bali Post/kmb28

JAGA BALI – Bikers yang tergabung dalam SAMAS Bali, Minggu (7/8) kemarin foto bersama dengan veteran pejuang 45 asal Banjar Pekandelan, Kerambitan, I Wayan Rugeg.

Bali ’’Parkir’’ Dana Rp 1,2 Triliun di Bank

Makassar (Bali Post) Bentrok polisi melawan Satpol PP di Makassar memakan korban. Sebanyak 18 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar mengalami luka-luka serta satu anggota Sabhara Polda Sulsel Bripda Michael Abraham tewas dalam bentrokan, Minggu (7/8) kemarin. ‘’Semua anggota yang luka-luka itu ada sekitar 18 orang dan satu orang itu kritis dan masih dirawat di Rumah Sakit Stella Maris,’’ ujar Kepala Satpol PP Makassar Iman Hud, di Makassar. Dari jumlah itu, satu orang anggota Satpol PP Makassar Hamzah (34) mengalami luka kritis karena mendapat penganiayaan dan tusukan hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. ‘’Satu orang anggota yang mengalami luka kritis itu sudah menjalani operasi dan laporan terakhir sekarang sudah mulai stabil kondisinya. Kita berharap semuanya selesai dan berjalan lancar,’’ katanya. Bentrokan yang terjadi pada dini hari ini merupakan buntut insiden di anjungan Pantai Losari Makassar pada pukul 19.40 Wita. Pada waktu itu terjadi cekcok adu mulut dan kemudian berakhir pada pelaporan penganiayaan oleh Satpol PP. Sementara itu, Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait menyebutkan insiden ini sudah selesai dan berakhir pada pelaporan oleh anggota ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polrestabes Makassar. Hal. 19 Bukti Visum

Indikasi Komersialisasi Anggaran, Hambat Pembangunan Daerah

sumber:PusDat BP

grafis:asd/BP

MEMASUKI bulan Agustus, serapan APBD Bali masih berada di bawah 50 persen, tepatnya baru 37 persen. Ini berimbas pada besarnya dana yang terparkir di Bank BPD Bali. Kendati dana itu sewaktuwaktu dapat digunakan untuk membiayai belanja-belanja yang telah dianggarkan dalam APBD, namun langkah mendepositokan APBD dalam jangka panjang layak dikritisi. Langkah ini pun dinilai sebagai bentuk komersialisasi anggaran dan berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah. Rendahnya serapan ini juga mengindikasikan tidak tanggapnya birokrat dalam membaca pergerakan ekonomi di masyarakat. Pemerintah juga bisa dinilai gagal melakukan perencanaan pemba-

ngunan yang efektif. Lambatnya proyek membuat aliran dana di masyarakat tersendat dan membuat pelaku usaha mati suri. Demikian pandangan pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka dan anggota DPR-RI Nyoman Dhamantra, Minggu (7/8) kemarin. Indikasai lain yang bisa dicermati dari lambatnya penyerapan anggaran ini, menurut Dhamantra, adalah indikasi adanya komersialisasi anggaran. Ini dikhawatirkan menjadi upaya untuk mencari manfaat komersial yang dapat mengkapitalisasi pagu anggaran yang ada. Sasaran akhirnya justru akan berdampak negatif terhadap efektivitasnya. Hal. 19 Sertifikat Berjangka

’’Deposito dengan jangka waktu tertentu, apalagi relatif panjang dengan semangat mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi, akan melegitimasi kesan adanya upaya sistematis dengan perencanaan yang matang untuk sengaja mengendapkan dana tersebut guna adanya pendapatan tambahan dari pagu anggaran yang dimiliki.’’ Nyoman Dhamantra anggota DPR-RI

Bansos


DENPASAR

2

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

FIGUR Bali Merah Putih MENYIAPKAN pemimpin bangsa tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perjuangan dan kerja keras untuk mencetak generasi muda yang bisa memimpin bangsa lebih baik ke depan. Apalagi di era sekarang ini, berbagai ancaman bisa merusak generasi penerus bangsa ini. ‘’Harus disiapkan sejak SD, SMP dan SMA. Di Bali Post/rah masa itulah yang harus menjadi atensi supaya diisi dengan pembentukan karakter yang baik,’’ tegas Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kol. Inf. I Nyoman Cantiasa, Minggu (7/8) kemarin. Pemimpin itu, lanjut Danrem, harus disiapkan, dilatih dan perlu waktu serta proses panjang hingga matang dan siap melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia. Karena itu, momen HUT ke-71 Kemerdekaan RI dimanfaatkan Korem berserta jajaran untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan bela negara yang terangkum dalam program Bali Merah Putih. ‘’Kita juga berpesan kepada mereka (siswa - red) bahwa orang-orang yang ada di Indonesia ini adalah bersaudara. Beraneka ragam kebudayaan, suku, agama, golongan merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Sehingga tidak pantas apabila sesama saudara itu saling menjatuhkan, apalagi sampai melakukan tindakan yang anarkis dan arogan,’’ ungkapnya. Ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memberikan perhatian yang lebih kepada dunia pendidikan karena mendidik generasi muda merupakan tanggung jawab kita semua. Jika para orangtua sibuk bekerja dan cenderung sedikit menanamkan nilai-nilai perjuangan tersebut kepada anaknya, maka TNI bersama para guru dan stakeholder harus berperan. ‘’Saya perintahkan Dandim dan Danramil tiap hari masuk ke sekolah-sekolah untuk menggelorakan bela negara dan wawasan kebangsaan. Jangan dibiarkan anak-anak kita tidak terarah dan rasa nasionalismenya berkurang,’’ ujar Cantiasa yang dikenal low profile ini. (rah)

DENPASAR

& SEKITARNYA

Turis Meninggal di Kamar Mandi TURIS asal Australia Norris Arthur Berger (74) ditemukan meninggal di kamar mandi tempatnya menginap di Jalan Hang Tuah Gang Mawar X, Sanur Kaja, Denpasar, Minggu (7/8) kemarin. Menurut teman korban, Ni Wayan Armini (35), pukul 09.00 Wita ia datang ke rumah korban karena janjian hendak jalan-jalan ke Bedugul. Saat pintu rumah diketuk beberapa kali, korban tidak menyahut. ‘’Saya lalu minta kunci serep ke pemilik rumah yaitu Bapak Ketut Senu,’’ tegasnya. Akhirnya, mereka membuka pintu menggunakan kunci duplikat. Mereka kaget saat melihat korban tergeletak tak bernyawa di kamar mandi. ‘’Korban tidak pernah mengeluh sakit,’’ ujarnya. Mayat turis itu ditemukan dalam kondisi telungkup dan telanjang. Polisi juga menemukan beberapa obat di kamar korban. Kapolsek Denpasar Selatan AKP Aris Purwanto mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Aris mengatakan, korban sejak November 2015 tinggal di rumah itu. Dia menyewa rumah tersebut selama setahun. Korban diketahui menikmati liburan setelah pensiun. ‘’Kami masih berkoordinasi dengan pihak Konjen. Korban dirujuk ke forensik RSUP Sanglah supaya dilakukan pemeriksaan mendalam,’’ ujarnya. (may)

Suara Denpasar & Badung Promosikan Usaha Kecil Secara Berkala Terima kasih saya ucapkan kepada Pemerintah Kota Denpasar, sekarang sudah mulai ramai dilakukan kegiatan-kegiatan positif di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Waktu ini juga diadakan kegiatan oleh Kelompok Media Bali Post, sangat ramai pengunjungnya dari kalangan pelajar dan masyarakat umum. Bahkan kuliner Bali juga banyak dijajakan. Masukan saya, agar kegiatan-kegiatan seperti ini dilakukan secara berkala dan bisa mempromosikan usaha kecil di Bali. Gung Derah, Denpasar

Segera Wujudkan ’’Underpass’’ Berbagai langkah dilakukan untuk mengurai kemacetan yang ada di Bali. Salah satunya dengan membuat underpass. Saya harap ini bukan hanya wacana saja, agar segera diwujudkan pembangunannya.

Bali Post/eka

MERTASARI - Beberapa warga Kota Denpasar mengajak hewan peliharaannya di Pantai Mertasari, Denpasar, Minggu (7/8) kemarin. Kondisi pantai yang sedang surut membuat banyak wisatawan yang berkunjung bermain lebih ke dalam sambil mencari-cari kerang.

Dua Konselor Narkoba Malah Jadi Pengedar SS Mengaku Dapat dari Napi Lapas Kerobokan

Denpasar (Bali Post) -

Konselor adiksi salah satu yayasan rehabilitasi narkoba di Denpasar berinisial NK (30) ditangkap bersama laki-laki yang juga seorang konselor, NA (32), di kamar kos di Jalan Pendidikan, Sidakarya, Denpasar Selatan, Rabu (3/8) lalu. Dari tersangka NK diamankan tiga paket sabu-sabu (SS) seberat 2,24 gram. Sedangkan dari tersangka NA disita dua paket SS seberat 5,22 gram, lima butir ekstasi dan lim butir tablet warna krem. Mereka mengaku mendapatkan narkoba itu dari napi Lapas Kerobokan berinisial Fa. ‘’NK mengakui mengonsumsi sabu-sabu sejak tahun 1998. Dia sudah menjalani rehab atas kemauan sendiri dan kemudian bekerja sebagai konselor adiksi di yayasan tersebut sejak Oktober 2015,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Minggu (7/8) kemarin. Terkait pengungkapan kasus itu, Kompol Ganefo menambahkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada seorang perempuan yaitu NK dan teman laki-lakinya, NA. sama-sama tinggal di TKP. Selain itu, polisi mendapat informasi bila mereka bekerja di salah satu panti rehab ketergantungan narkoba dan HIV/AIDS. Selanjutnya, polisi melakukan pengintaian di koskosan tersebut. Pada Rabu pukul 19.00 Wita, kedua tersangka tiba di TKP dan langsung ditangkap. Saat NK digeledah, polisi menemukan tiga paket SS di saku celana panjang-

nya. Sedangkan dari NA diamankaan dua paket masing-masing berisi 5 butir ekstasi di saku depan kiri celananya. Sementara di kamar kosnya, ditemukan dua paket SS. Pengakuan mereka, barang bukti tersebut baru diambil di Jalan Alas Arum, Sesetan. Mereka mengaku disuruh oleh F lewat HP untuk mengambil barang itu. Rencananya, disuruh menempel dengan upah Rp 50 ribu. Tersangka NA bekerja sebagai konselor adiksi sejak Mei 2015. Dia pernah direhabilitasi atas kemauan sendiri. Penyakitnya itu kumat sejak tiga bulan lalu. NA mengaku sering transaksi narkoba dengan DHP. Polisi pun memancing tersangka DHP untuk transaksi dengan memperalat NA. Transaksi disepakati, Rabu pukul 20.30 Wita. Ternyata DHP (31) datang bersama pacarnya, ASW (22). Mereka pun langsung ditangkap. Hasil penggeledahan tersangka ASW asal Jember, Jawa Timur ini, diamankan satu paket SS

seberat 0,18 gram dan 2 butir ekstasi. Barang bukti tersebut disembunyikan di dalam BH-nya. Hasil penggeledahan DHP yang beralamat di Jalan Resimuka Barat, Monang Maning, Denpasar, nihil barang bukti. Penggeledahan dilanjutkan ke kos tersangka di Jalan Pulau Ayu Selatan, Denpasar Selatan. Barang bukti dua linting ganja ditemukan di atas meja kamar, satu plastik berisi ganja seberat 1,32 gram, satu butir ekstasi, dua buah bong dan satu bendel plastik klip. DHP pernah dihukum dalam kasus narkoba dan divonis dua tahun. Tersanga mengaku menggunakan narkoba sejak 2003. ‘’Kami juga menangkap pengedar narkoba berinisial WS usia 41 tahun di Jalan Gunung Sanghyang, Kerobokan dengan barang bukti dua paket sabu-sabu. Kami kembangkan kasus itu dan giliran KYP usia 21 tahun dibekuk dengan tiga paket sabu-sabu,’’ kata mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. (kmb36)

DITAHAN - Dua konselor narkoba ditangkap dan ditahan di Mapolresta Denpasar karena jadi pengedar SS dan ineks.

Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar pada APBD Perubahan 2016 ini telah merancang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 740.366.097.386,75. Jum l ah i ni m eni ngk at R p 24.913.249.775,72 atau 3,48 persen dari APBD Induk. Meski demikian, diduga masih ada sumber-sumber pendapatan yang belum maksimal yang dipengaruhi oleh sistem birokrasi atau regulasi yang ada. Pada sidang paripurna DPRD beberapa waktu lalu, Fraksi

PDI-P dalam pandangan umumnya yang dibacakan Sekretaris Fraksinya, I Wayan Suadi Putra, menyebutkan potensi pajak reklame yang baru belum maksimal dikelola oleh Pemkot. Selain itu, ia menilai belum optimalnya persyaratan izin reklame yang menjadi potensi pajak. ‘’Ini harus mendapat evaluasi secara menyeluruh, setelah adanya moratorium pemasangan reklame di Denpasar,’’ ujar politisi asal Sidakarya ini. Kondisi ini mendapat perha-

tian serius Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Karena itu pula, pihaknya akan melakukan kajian secara menyeluruh menyangkut sistem, birokrasi, serta regulasi yang dinilai dapat menimbulkan kebocoran penerimaan PAD. ‘’Apakah kita perlu mengubah regulasi, sistem, dan tata cara proses pelaksanaan, ini yang akan kita lakukan. Untuk itu, kami juga sangat perlu masukan dari masyarakat terkait dengan sistem yang ada. Kita akan kaji

mana yang kurang maksimal, apakah sistemnya, birokrasinya yang berbelit-belit sehingga mengakibatkan kebocoran, kita akan kaji nanti,’’ ujar Rai Mantra saat ditemui di gedung Sewaka Dharma Lumintang, belum lama ini. PAD Kota Denpasar terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan yang sah. Khusus untuk pajak daerah, pada APBD Peruba-

Kuatkan Jaringan Generasi Muda Dalam Pelestarian Warisan Pusaka

Saya mengeluhkan pelayanan di gate Tol Bali Mandara. Ada beberapa loket di sana, namun sayang yang melayani pembayaran cash hanya beberapa saja. Yang banyak dilayani yang pakai elektrik saja. Hal ini menyebabkan pelayanan tersendat karena tak semua alatnya bisa digunakan. Jadi, kendaraan antre sampai beberapa kilometer. Sebaiknya difungsikan semua dan lebih banyak loket yang menerima pembayaran cash. Kak Kenceng, Jimbaran

(0361) 819446, 081337032965

web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

han 2016 ini dirancang menurun 0,99 persen dari APBD Induk 2016. Pada APBD Induk, pajak daerah dirancang Rp 533.177.647.760,28 dan pada APBD Perubahan dirancang Rp 528 miliar. Sumber-sumber pajak daerah ini meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak air tanah, PBB Perdesaan dan Perkotaan, serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. (kmb12)

Konferensi OWHC Resmi Dibuka

Antre di Loket Tol

Topik : megawati sayangkan wajah bali berubah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5

Bali Post/ist

Potensi Pajak Reklame Belum Dikelola Maksimal

Febri, Denpasar

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

OWHC - Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Y.B. Satya Sana Nugraha bersama Direktur General of Intangible Culture Heritage of Asia Pasific Region Kwon Huh, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra membuka secara resmi Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pasifik di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Minggu (7/8) kemarin.

KONFERENSI Strategic Meeting Organitation World Heritage City (OWHC) Asia Pasifik di Kota Denpasar resmi dibuka di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Minggu (7/8) kemarin. Pembukaan dilakukan Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Indonesia Y.B. Satya Sana Nugraha bersama Direktur General of Intangible Culture Heritage of Asia Pasific Region Kwon Huh, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional ketimbung. Agenda pembukaan juga dimeriahkan dengan pameran foto, lukisan dan karikatur dengan tema heritage serta dan pentas budaya. Beberapa kepala daerah di Bali dan Indonesia yang masuk dalam Jaringan Kota Pusaka seAsia Pasifik tampak hadir pada konferensi yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 7 sampai 10 Agustus nanti. Sebelum pembukaan, Wali Kota Rai Mantra bersama Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara beserta

jajaran aparatur Pemkot Denpasar menyambut satu per satu para tamu undangan yang hadir, sekaligus bersama-sama menyaksikan pameran foto, lukisan dan karikatur. Kegiatan pembukaan juga dilanjutkan dengan pagelaran budaya di halaman terbuka hotel setempat. Sekretaris Menko PMK Satya Sana Nugraha mengatakan, kehadiran pemuda dalam pelestarian kota pusaka dapat memacu optimalisasi pengelolaan kota pusaka. Sehingga dapat dikembangkan dalam pengelolaan dan ditumbuh-kembangkan dalan pelestarian kota pusaka Asia Pasific. Melalui kegiatan OWHC yang digelar di Kota Denpasar ini, diharapkan ada hubungan koordinasi yang berkelanjutan dan komitmen bersama dalam pembentukan jaringan pemuda kota pusaka Asia Pasific. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, manfaat kegiatan ini berkaitan dengan keberlangsungan kebudayaan dalam globalisasi. Ini menjadi tantangan di Kota Denpasar dengan mencari solusi dalam jaringan Kota Pusaka Dunia dengan kesepakatan membangun jaringan keberlan-

jutan heritage dengan keikutsertaan generasi muda. ‘’Tentu di Denpasar hal ini telah dilakukan lewat penguatan peran sekaa teruna teruni, kegiatan jelajah pusaka dan pendidikan usia dini dalam kegiatan budaya,’’ ujarnya. Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Nanang Asfarinal mengatakan, Denpasar sebagai tuan rumah OWHC tahun ini menjadi momentum yang sangat baik dalam memperkuat anggota JKPI dari 58 kota kecil, sedang dan kota besar di Indonesia. Denpasar menjadi kota kedua setelah Solo menjadi anggota OWHC yang tak terlepas dari komitmen Wali Kota Denpasar dalam melakukan langkah-langkah penguatan pelestarian pusaka dan budaya di Kota Denpasar. Nanang mengharapkan tradisi budaya yang ada di Bali dan Denpasar khususnya dapat tetap dilestarikan. Dengan Konferensi OWHC saat ini, menjadi momentum tepat memperlihatkan kepada dunia tentang kebudayaan Denpasar yang memberikan imbas pada perhatian dunia kepada kebudayaan nasional. (ad321)


Badung

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Paradigma Baru Badan Diklat Bali Lahirkan Pemimpin Perubahan

Inovasi Gotik Badung Terbaik Diklatpim Tingkat II Bali

BADAN Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Bali mencatat sejarah baru dalam pelaksanaan Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II Angkatan I Tematik Pariwisata tahun 2016. Badan Diklat Bali menjadi badan Diklat yang pertama kali mandiri dan sukses melaksanakan diklat tematik pariwisata angkatan 1 yang diikuti 55 peserta dari 8 provinsi serta 17 kabupaten se-Indonesia. Diklatpim II ini dilaksanakan mulai 6 Mei 2016 dan ditutup pada 6 Agustus 2016. Keberhasilan Badan Diklat Bali melaksanakan Diklatpim dengan tematik pariwisata, tidak terlepas dari kerja keras seluruh komponen Badan Diklat Bali di bawah kepemimpinan Kepala Badan Diklat Bali Dr. Ida Bagus Sedhawa, S.E., M.Si. untuk meyakinkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Jakarta, bahwa Badan Diklat Bali siap melaksanakan tematik pariwisata secara mandiri. Penegasan itu disampaikan Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M.Si. dalam pengarahan penutupan pelaksanaan Diklatpim Tk. II tematik pariwisata di ruang Melati 1 Badan Diklat Bali, Sabtu (6/8) lalu. Pada kesempatan itu, Kepala LAN RI juga mengumumkan langsung kelulusan peserta dengan predikat

sangat memuaskan, memuaskan, baik dan cukup. Dari 55 peserta, seluruhnya dinyatakan lulus. Sebagai peserta predikat lulus terbaik Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si., Kepala DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Badung, dengan inovasi Gotik (Gojek Sampah Plastik) Bangun Citra Pariwisata Kabupaten Badung Bebas Sampah Plastik. Gubernur Bali yang diwakili Kepala Badan Diklat Bali Dr. Ida Bagus Sedhawa secara resmi menutup Diklatpim Tk. II tematik pariwisata tahun 2016. Gubernur Bali

dalam sambutannya menekankan kepada seluruh alumni Diklatpim Tk. II yang sudah dinyatakan lulus, setelah kembali ke daerah masingmasing untuk segera mewujudkan inovasi yang dibuat agar bermanfaat bagi daerah. Sebagai pemimpin perubahan, alumni Diklatpim Tk. II wajib mempertanggungjawabkan inovasi tersebut secara tuntas dengan penuh tanggung jawab. Hadir pada acara penutupan tesebut perwakilan bupati se-Bali, Widyaiswara dan pembimbing peserta serta pejabat di lingkungan Badan Diklat Bali. (ad319)

Kasus Korupsi Dana Punia IHDN Denpasar

Jaksa Banding atas Vonis Prof. Titib KASUS dugaan korupsi dana punia mahasiswa baru di IHDN Denpasar bakalan berlanjut ke jenjang lebih tinggi yakni Pengadilan Tinggi Denpasar. Pasalnya, tuntutan jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, baik untuk Praptini maupun Prof. Titib tidak dikabulkan majelis hakim. Bahkan tuntutan membayar uang pengganti Rp 752.834.939 untuk terdakwa Praptini juga diabaikan majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita. Tuntutan atau pun dakwaan jaksa dimentahkan, karena kedua terdakwa tidak ada mengembalikan keuangan negara. ‘’Jelas kami nyatakan banding, dan banding itu sudah kami sampaikan ke pengadilan,’’ jelas jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejati Bali Gede Artana, Minggu (7/8) kemarin. Ditanya mengapa untuk vonis Prof. Titib juga banding, Artana mengatakan, sesuai mekanisme vonis di bawah sepertiga, pihak kejaksaan akan berupaya melakukan upaya hukum lebih tinggi. ‘’Dalam tuntutan sudah kami uraikan. Kami di tim menuntut supaya terdakwa Prof. Titib dihukum selama dua tahun. Faktanya, beliau hanya divonis separuhnya, yakni setahun penjara. Ini artinya, melebihi dari dua pertiga tuntutan kami. Kami nyatakan banding,’’ beber Artana.

Pun soal vonis Dr. Praptini, selain dihukum setengah dari tuntutan jaksa, majelis hakim malah menghapus pengembalian kerugian keuangan negara Rp 752.834.939. Dalam kasus IHDN ini, majelis hakim tidak membebankan uang pengganti pada kedua terdakwa mantan petinggi IHDN Denpasar itu. ‘’Menurut kami, pungutan tersebut mestinya jelas masuk PNBP (pendapatan Negara bukan pajak) sehingga di sana muncul atau timbul kerugian keuangan negara. Memang dalam fakta persidangan Prof. Titib tidak ada menggunakan uang korupsi, sehingga dalam tuntutan kami bebankan ke Praptini. Jelas di sana ada penggunaan dana untuk aksesoris kendaraan bahkan juga untuk membayar TV berjaringan. Jika tidak ada kerugian negara, tidak dibebankan, kami kan merasa konyol membawa kasus ini ke ranah hukum,’’ ucap Gede Artana membeber alasan bandingnya. Mantan Rektor IHDN Prof. Made Titib dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, yakni penyalahgunaan wewenang yang dapat menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi penyalahgunaan wewenang karena jabatannya. Oleh majelis hakim tipikor pimpinan Dewa Suardhita, Prof. Titib, Rabu (27/7) lalu divonis hukuman penjara selama satu

Salah Kaprah Soal Donor Darah Pengganti

TAMPAKNYA mindset masyarakat tentang donor darah pengganti kerap salah kaprah. Pola pikir tersebut tidak hanya dari masyarakat, namun juga petugas kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) seluruh Bali. Ketersediaan stok darah masih menjadi momok bagi masyarakat. Adanya informasi ketidaktersediaan golongan darah tertentu oleh petugas kesehatan, membuat masyarakat khawatir jika keluarganya tidak mendapatkan transfusi darah. Direktur UTD PMI Provinsi Bali dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes. mengakui, hal ini memang masih menjadi PR besar bagi jajarannya. ‘’Di satu sisi kita UTD akan mengimbau sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Tetapi, tidak pernah kita sampai tidak memberikan darah kalau keluarga (pasien) tidak mendonorkan darahnya,’’ jelasnya. Kalaupun stok di UTD un-

Tahun Ini Puluhan Kepala SD Pensiun Mangupura (Bali Post) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahra (Disdikpora) Kabupaten Badung, Agustus ini melakukan seleksi kepala Sekolah Dasar (SD). Menyusul, adanya puluhan kepala Sekolah Dasar yang pensiun pada tahun ini. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika menyatakan, berdasarkan data Disdikpora Badung, kepala sekolah yang masuk masa pensiun pada 2016 mencapai sekitar 30 orang.

TERBAIK - Kadis DKP Badung Eka Merthawan menerima penghargaan sebagai peserta Diklatpim Tk. II lulus terbaik dari Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M.Si. didampingi Kaban Diklat Bali Di. I.B. Sedhawa, S.E., M.Si., Sabtu lalu.

tuk golongan darah tertentu sedang kritis, katanya, biasanya pihaknya langsung memanggil (mengundang) pendonor ke UTD. Hal ini juga untuk meminimalisir pendonor yang kurang sehat. ‘’Maksudnya adalah bila donor pengganti kita harus menskrining dari awal dan ada kekhawatiran terhadap calon pendonor tersebut antara sehat dan tidak,’’ terangnya. Jika pendonor yang sudah rutin melakukan donor, diakui pihaknya memiliki catatan medisnya untuk lebih meyakinkan, meskipun pendonor darah sukarela tersebut juga tetap harus dites. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., sebenarnya hal itu bukanlah salah pengertian. Hal itu dilakukan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat, juga karena stok darah terbatas sehingga perlu penggantian untuk upaya emergensi berikutnya. (may)

tahun dan tidak dibebankan membayar uang pengganti. Di samping itu, Prof. Titib juga dihukum membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis setahun tersebut lebih rendah separuhnya dari tuntutan jaksa. JPU Gede Artana sebelumnya meminta supaya terdakwa yang saat ini dalam keadaan sakit dihukum selama dua tahun penjara. Sementara untuk mantan Kabiro Umum IHDN Pratini, jaksa juga mengajukan banding atas putusan majelis hakim pimpinan Dewa Gede Suarditha yang menjatuhkan vonis pidana penjara selama dua tahun dan pidana denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Dalam surat tuntutan, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun) dan pidana denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Namun dalam putusan majelis hakim, terdakwa Praptini divonis dua tahun penjara denda Rp 50 juta dan tidak dibebankan uang pengganti. (asa)

3

‘’Kami telah melakukan seleksi terhadap para guru yang telah memenuhi ketentuan. Seleksi akademik sudah dilakukan pada 1 hingga 3 Agustus 2016. Namun hasilnya belum, saya belum terima laporan,’’ ujar Widia Astika, Minggu (7/8) kemarin. Menurutnya, seleksi akademiki calon kepala sekolah tingkat SD berjumlah 58 orang. Seleksi akademik meliputi penilaian rekomendasi kepala sekolah dan pengawas, penilaian kinerja guru,

makalah kepemimpinan, penilaian potensi kepemimpinan. Selanjutnya dilaksanakan pendidikan dan latihan (diklat) calon kepala sekolah yang merupakan kegiatan pemberian pengalaman pembelajaran teoretik maupun praktik. ‘’Selain seleksi akademik, telah dilakukan pula seleksi administrasi. Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada dimensi-dimensi

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka lomba mancing air deras di Sungai Yeh Poh Banjar Jambe Kelurahan Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara, Minggu (7/8) kemarin, ditandai dengan pelepasan ikan lele secara simbolis. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung I Putu Parwata beserta anggota AAN Ketut Agus Nadi Putra dan I.B. Sunarta, Camat Kuta Utara A.A. Putu Yuyun Hanura Eny, Lurah Kerobokan Kaja I Made Adnyana, Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja serta tokoh masyarakat Banjar Jambe Desa Adat Kerobokan. Ketua Panitia Pelaksana Lomba Mancing A.A. Indrasena mengatakan, lomba mancing ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke72. Prajuru Banjar Jambe Kerobokan Kaja besinergi bersama pemerintah, para pengusaha dan masyarakat menjaga lingkungan sungai dengan Prokasih (program kali bersih) untuk bersamasama mencintai lingkungan. ‘’Kegiatan Prokasih akan disinergikan dengan lomba mancing air deras Banjar Jambe 2016, sekaligus perayaan HUT ke-72 RI yang merupakan momentum untuk membangkitkan kepedulian terhadap lingkungan sungai, menggali potensi sungai

dengan menyalurkan hobi memancing sebagai sarana rekreasi dengan mempererat rasa kekeluargaan. Kami harapankan kegiatan ini juga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat dengan turut serta menjaga lingkungan sungai dan sekitarnya,’’ imbuhnya. Dikatakannya, tujuan lomba mancing ini untuk meningkatkan kualitas air sungai sehingga sesuai dengan peruntukannya, untuk menjaga kebersihan lingkungan sungai dari kesan kumuh, kotor dan jorok. Juga untuk mengembangkan potensi sungai sebagai objek wisata rekreasi memancing, untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar sungai serta untuk kegiatan penggalian dana. Adapun hadiah dalam lomba mancing ini, juara I berhak mendapatkan uang Rp 5 juta, juara II Rp 3 juta dan juara III Rp 2 juta, serta puluhan hadiah hiburan. Bupati Giri Prasta menyambut baik adanya kegiatan ini, karena para pemancing mania dapat menyalurkan hobinya. Dengan menyalurkan hobinya, para pemancing dapat melihat langsung bagaimana keberadaan saluran irigasi dan diharapkan pemancing mania dan masyarakat sekitar ikut menjaga kebersihan dan estetika dari saluran irigasi ini. Peng-

kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, suvervisi dan sosial,’’ jelasnya. Kabid Tenaga Pendidikan I Nyoman Suardana memaparkan, rangkaian seleksi yang pemerintah lakukan merujuk pada Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Permendiknas mengamanatkan bahwa perlunya penataan kembali sistem rekrutmen dan pembinaan karier kepala sekolah agar diperoleh kepala sekolah yang memiliki kredibilitas dan berkompetensi. ‘’Jumlah peserta seleksi akademik disesuaikan dengan proyeksi guru yang akan pensiun dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Untuk tahun 2016 saja ada 30-an orang kepala sekolah tingkat SD yang pen-

siun,’’ sebutnya. Dikatakannya, ketentuan peserta yang boleh ikut seleksi, persyaratannya adalah guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki Golongan IIIc dan bersertifikat pendidik. Rata-rata usia mereka maksimal 52 tahun. Setelah mengiktui seleksi akademik, peserta yang lulus masih harus menjalani serangkaian diklat yang penyelenggaranya langsung oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Indonesia. Diklat tersebut penting untuk memperoleh Sertifikat dan NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah). ‘’Karena sesuai aturan, yang boleh diangkat menjadi kepala sekolah maksimal 56 tahun. Kalau umurnya sudah lebih dari 56, ya… tidak mungkin ikut seleksi lagi,’’ pungkasnya. (kmb27)

Bupati Giri Prasta Buka Lomba Mancing di Kerobokan Kaja

LOMBA MANCING - Bupati Giri Prasta secara resmi membuka lomba mancing air deras di Sungai Yeh Poh Banjar Jambe Kelurahan Kerobokan Kaja Kecamatan Kuta Utara, Minggu (7/8) kemarin, yang ditandai dengan pelepasan ikan lele secara simbolis. galian dana melalui lomba mancing ini, juga diharapkan dana yang terkumpul dapat digunakan untuk kegiatan adat, agama, seni dan budaya. Selain itu, khusus untuk rencana pembangunan wantilan Pura Bale Banjar termasuk fasilitas umum banjar lainnya, akan menjadi tanggung jawab Pemkab Badung hingga pembangunan tersebut selesai. Giri Prasta menambahkan, untuk saluran irigasi di Kerobokan Kaja, pihaknya akan melakukan kajian dari hulu ke hilir yaitu dari Dalung hingga Seminyak akan dilakukan

kajian DED termasuk master plan. ‘’Kita akan betul-betul menata pinggiran irigasi ini. Kita akan baguskan dan dilengkapi tempat jogging track sehingga ketika ada lomba mancing air deras, ada tempat duduk untuk peserta. Yang paling penting adalah normalisasi yaitu agar betulbetul melakukan pengerukan agar air mengalir dengan baik menuju muaranya di Teluk Benoa,’’ jelasnya. Sebagai bukti dukungan, pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta secara pribadi memberikan sumbangan Rp 15 juta. (ad318)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Penmaru Unwar Tembus Angka 5.000 Peserta

PENMARU - Rektor Unwar Dewa Putu Widjana bersama Wakil Rektor dan panitia saat meninjau Penmaru Unwar gelombang II. TAHUN 2016 adalah tahun Putu Widjana ketika ditemui di prestasi bagi Universitas War- sela-sela Penmaru Gelombang madewa (Unwar). Hal ini dibuk- II membenarkan Unwar tahun tikan banyak agenda nasional dan ini benar-benar kewalahan meninternasional digelar di kampus erima animo masyarakat untuk swasta terbesar di Bali ini. kuliah di Unwar. Semua fakultas Jumlah mahasiswanya terus dan program studi padat dengan meningkat tajam. Tahun ini, calon mahasiswa baru. Makanya, peserta seleksi Penerimaan Ma- dari angka 5.000 peserta Penhasiswa Baru (Penmaru) Unwar maru, Unwar hanya menyiapkan menembus angka 5.000 orang. kursi untuk 2.500 mahasiswa. Dia Pada seleksi Penmaru Gelom- memastikan ada peserta yang tak bang I diikuti 2.999 peserta, pada bisa diterima. Untuk itu, Rektor seleksi Penmaru Gelombang II Prof. Dewa Putu Widjana meyang digelar Sabtu (6/8) lalu, minta maaf kepada mahasiswa diikuti 1.075 peserta. Sedangkan dan masyarakat tak mampu meseleksi khusus untuk FKIK Un- menuhi semua permintaan karwar diikuti sekitar 1.000 orang ena terbatasnya kuota dan demi dari seluruh Indonesia. menjaga kualitas pendidikan. Ketua Umum Penmaru UnDewa Putu Widjana didampwar Dr. Ir. I Ketut Irianto, M.P. ingi WR I Ir. Nyoman Kaca, M.Si., mengatakan, peserta Penmaru WR II Ni Putu Pertamawati, S.E., Gelombang II terbanyak di FE M.M. dan WR III Dr. I Wayan Paryakni 527 orang disusul FH (191), wata, M.T. menambahkan, minat Teknik (170), sisanya di fakultas masyarakat untuk melanjutkan lain. Pengumuman hasil tes di- studi S-1 di Unwar sangat luar lakukan 13 Agustus 2016, semen- biasa. Termasuk dua fakultas tara pendaftaran kembali 18-27 yakni Fakultas Pertanian dan Agustus 2016. Dengan demikian, Fakultas Teknik kini menembus kegiatan mahasiswa baru dimulai angka 300 orang. Ini menunjuk29 Agustus 2016. kan bahwa semua fakultas di Rektor Unwar Prof. Dewa Unwar dilirik masyarakat karena

kualitasnya. ‘’Jadi, Unwar dikejar masyarakat karena kualitasnya,’’ ujarnya. Untuk memberi pelayanan terbaik dan berkualitas, katanya, Unwar akan terus menambah SDM dosen, sarana dan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, PDPT semua prodi tak sampai merah. ‘’Kami harus berbuat maksimal, malu kalau dinilai tak bermutu oleh masyarakat,’’ tegasnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan Unwar, kata Widjana, dengan membangun kampus baru. Perencanaan dan pengadaan lahan sudah dilakukan di mana kampus baru Unwar baru akan berada di kawasan elite yakni sekitar Renon. Diinformasikan juga kepada seluruh calon mahasiswa Unwar tidak menanggapi adanya informasi penyetoran uang sumbangan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat atau lembaga Unwar. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, silakan datang langsung ke Kampus Unwar, Jalan Terompong No. 24 Tanjung Bungkak, Denpasar. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unwar Ir. Dewa Sadguna, M.Agb. merasa bangga kini masyarakat Bali melirik Fakultas Pertanian Unwar setelah Unud. Ini artinya, masyarakat merasakan kualitas pelayanan di Fakultas Pertanian Unwar. Apalagi, saat ini masyarakat makin memahami sektor pertanian makin menjanjikan. Ditambah lagi dengan masyarakat memerlukan produk pertanian organik, ketahanan pangan dan banyaknya pengusaha sukses di sektor ini. (ad560)

Perkuat Daya Saing Lulusan Internasional

Stikom Bali Bentuk Pusat Studi Jepang

SETELAH sebelumnya Stikom Bali mengangkat mantan Konsul Jenderal Jepang sebagai visiting professor di Stikom Bali, kali ini Stikom Bali kembali mendapat dukungan penuh dari Konjen Jepang dalam rangka pembentukan pusat studi Jepang Stikom Bali. Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat Stikom Bali akan melaksanakan kegiatan Kick Off Seminar dengan mendatangkan langsung pembicara dari Jepang. Konsul Jenderal Jepang di Bali Hiroshi Chiba menyatakan kesiapannya membuka Kick Off Seminar Green Technology for the Better Living yang digelar oleh Stikom Bali sekaligus meresmikan hadirnya Pusat Studi Jepang di Stikom Bali. Hal itu terungkap dalam audiensi Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan dengan Hiroshi Chiba di kantornya, Konsulat Jenderal Jepang Jalan Raya Puputan No, 170 Renon, Denpasar, Selasa (2/8). ‘’Pada prinsipnya, saya menyambut baik seminar dan kehadiran Pusat Studi Jepang di Stikom Bali agar meningkatkan pemahaman mahasiswa atau siapa saja tentang Jepang,’’ kata Hiroshi Chiba, yang saat itu didampingi wakilnya, Koichi Ohashi. Pengganti Nobura Nomura ini mengatakan, meski baru beberapa bulan bertugas di Bali namun bersama wakilnya, Koichi

STIKOM - Konjen Jepang Hiroshi Chiba (tiga dari kiri) dan wakilnya Koichi Ohashi (paling kanan) bersama manajemen Stikom Bali. Ohashi, keduanya adalah wajah ers’ Reaction to Green Marketing: lama di Kedutaan Besar Jepang an Eye Tracking Analysis of an di Jakarta. ‘’Karena itu, saya ingin Environmentally Conscious Commeningkatkan hubungan dengan mercial’’ atau Reaksi Konsumen perguruan tinggi di Bali,’’ kata terhadap Green Marketing: AnaliChiba yang juga fasih berbahasa sis ‘’Eye Tracking’’ terhadap KoIndonesia ini. mersialisasi Kesadaran LingkunDadang Hermawan menjelas- gan. Sedangkan pihak Fujitsu kan, dinamakan Kick off Seminar memaparkan meteri tentang apkarena merupakan langkah awal likasi sistem informasi lalu lintas sebagai tindak lanjut MoU antra di Jepang guna dikolaborasikan Stikom Bali dengan Bunkyo Uni- dengan aplikasi Area Traffic Conversity Tokyo serta Fujitsu Co.Ltd trol System (ATCS) yang dikemTokyo. ‘’Seminar sehari ini akan bangkan Stikom Bali terhadap diadakan Rabu (31/8) mendatang,’’ lalu lintas di Kota Denpasar. kata Dadang Hermawan. Mengenai Pusat Studi Jepang, Salah satu materi yang dibahas Dadang Hermawan menjelaskan dalam seminar ini akan dibawa- bahwa ke depan Stikom Bali bisa kan oleh Prof. Okano dari Bunkyo menjadi rujukun bagi siapa saja University Tokyo yakni ‘’A Tenta- yang ingin mengetahui seluktive Title of My Paper is ‘Consum- beluk tentang Jepang. (ad563)

KDKW 2016 Edukasi Kesehatan Sejak Dini SD 6 Saraswati Denpasar Raih Juara I

BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran dan llmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) secara rutin menggelar Kompetisi Dokter Kecil Warmadewa (KDKW). KDKW 2016, Sabtu (6/8) lalu dibuka Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Lomba kali ini diikuti 36 tim anak-anak SD seluruh Bali. Ketua YKKPB Wisnumurti memberi apresiasi atas terselenggaranya lomba ini untuk memberi edukasi kesehatan sejak dini lewat dokter cilik. Mereka ini diharapkan menjadi SDM panutan dalam hidup sehat dan bersih di lingkungan anak-anak, keluarga dan warga sekolah. Wisnumurti mengharapkan adanya sinergitas seluruh stakeholder agar lomba dokter cilik gaungnya lebih besar lagi. Sebab, lewat lomba ini peserta dan orangtuanya mengetahui keunggulan FKIK Unwar. Lomba juga dihadiri Rektor Unwar diwakili WD III FKIK Unwar dr. I Made Sarmadi, MARS., Ketua POM FKIK Unwar, perrwakilan Kadis Kesehatan Provinsi Bali, Dekan FKIK Unwar diwakili Wakil Dekan II dr. Agus Santosa,

Sp.THT-KL. Acara juga dihadiri Kaprodi Pendidikan Dokter FKIK Unwar dr. Asih Primatanti, Sp.KJ., dosen pembimbing dr. Sri Ratna Dewi, M.Sc., Sp.PK., Ketua BEM FKIK Unwar diwakili Ketua BEM terpilih 2016-2017 I Gusti Agung Gede Narayana Tantra, DPM FKIK Unwar diwakili A.A. Gede Kesuma Yudha, Ketua KIAS FKIK Unwar diwakili I Gusti Ngurah Bagus Bayu Pramana dan Ketua TBM Baswara Prada FKIK Unwar A.A. Widia Trilaksana Kusuma. Ketua Panitia I Gede Indra Adhisthana Mudhita mengungkapkan, KDKW 2016 ini merupakan salah satu program kerja Dept. Pedpro BEM FKIK Unwar yang bertujuan untuk mengembangkan peran dokter kecil dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat sekolah dasar melalui sebuah ajang kompetisi. Tahun ini diikuti 36 tim, meningkat dari tahun sebelumnya yang diikuti oleh 22 tim. Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya serta meningkatkan partisipasi dokter kecil di setiap sekolah dasar se-Bali. Rektor Unwar diwakili WD III FKIK Unwar dr. I Made Sarmadi, MARS. juga mengapresiasi kegia-

tan yang dilakukan BEM FKIK. Lomba makin semarak karena peserta sangat antusias mengikuti kompetisi, namun demikian dia setuju agenda ini harus dievaluasi dan di-follow up hasilnya pada SD yang ikut lomba. Ketua BEM FKIK Unwar terpilih I Gusti Agung Gede Narayana Tantra mengungkapkan, KDKW adalah ajang kreativitas dan program kerja BEM LMFKIK Unwar, khususnya dari Dep. Pendpro. Makanya, KDKW ini juga penting untuk menanamkan pola hidup bersih dan sehat sedini mungkin pada generasi muda, sehingga nantinya mampu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dari pola hidup yang bersih dan sehat. Dia berharap para peserta ini mampu menjadi dokter kecil di UKS masing-masing untuk memberikan contoh dan edukasi kepada teman-temannya mengenai pola hidup yang bersih dan sehat guna meningkatkan derajat kesehatan. Setelah menjalani penilaian seharian penuh, keluar sebagai juara I adalah SD 6 Saraswati Tim B. Tim ini beranggotakan IA Rangita Pravina Dewi, Putra Adina dan Ni Made Kenanga Prayascita. Juara II diraih SD 5 Saraswati Tim A dan juara III SDK Santo Joseph Denpasar Tim A. (ad562)

JUARA - Para juara KDKW 2016 berfoto bersama dengan panitia.

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Kado HUT Ke-56 SMAN 1 Denpasar

Raih Prestasi ’’International Mathematics Contest 2016’’

BETAPA bahagianya dapat memberi atau menerima kado saat event penting seperti Hari Ulang Tahun (HUT). Begitu pun SMAN 1 (Smansa) Denpasar dalam menyongsong HUT ke-56 yang jatuh Senin (8/8) ini, mendapat kado-kado istimewa dari para siswanya berupa prestasi. Kado istimewa itu dipersembahkan Agung Krishna Nugraha. Siswa kelas XI-MIA.5 ini berhasil meraih medali perak pada ajang International Mathematics Contest yang diselenggarakan di Singapura dari tanggal 29 Juli 2016 hingga 1 Agustus 2016 lalu. Putra dari pasangan Surya Nugraha dan Yenie yang lahir tanggal 9 September tahun 2000 ini memang mumpuni pada bidang matematika. Bahkan, Agung Krishna Nugraha telah beberapa kali memenangkan kompetisi internasional bidang matematika. Ketika ditanya kiat suksesnya, Agung menjawab kuncinya ia belajar secara kontinu dan punya kelompok kecil dalam belajar terdiri dari para penggemar matematika. Beberapa hari sebelum lomba, ia masuk karantina untuk bisa fokus persiapan intensif menjelang lomba. Sementara prestasi lain dalam minggu-minggu terakhir ini yang diraih oleh anak-anak SMAN 1 Denpasar di bidang akademik adalah juara II tingkat Nasional Lomba Esai Widya Kelana ITB Back to School 2016, juara II Forum Anak Nasional, juara III Regional LKTI di Universitas Udayana. Juga juara I Provinsi Peneliti Belia, Guru Teladan I Kota Denpasar dan Siswa Teladan I dan II serta Siswi Teladan II Kota Denpasar. Sementara di bidang nonakademik, anak-anak Smansa meraih juara I Nasional Lomba Marching Band dalam Langgam Indonesia XXIX tahun 2016 serta juara I Panahan Tingkat Provinsi Bali. Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd. menyampaikan rasa syukurnya atas semua capaian prestasi tersebut. Tanpa doa, kerja sama, usaha, disiplin, solidaritas dan pengorbanan mustahil hal tersebut bisa dicapai. Karena itu, pihaknya mengajak semua komponen stakeholder bekerja sama untuk membangun prestasi bangsa dimulai dari Smansa. Sementara itu, serangkaian HUT ke-56 Smansa

sejumlah agenda dilakukan warga sekolah. Mulai dari naik sepeda bersama, lomba LKTI, lomba komputer serta LKBB. Berbagai jenis lomba juga digelar setiap ekstrakurikuler di Smansa yang dikoordinir oleh OSIS Smansa. Lomba melibatkan siswa SMP se-Bali. (ad561)

PRESTASI - Kepala SMAN 1 Denpasar Nyoman Purnajaya bersama siswanya, Agung Krishna Nugrah,a yang meraih prestasi di ajang International Mathematics Contest 2016.

Pengumuman Pemenang Undian Kejutan Semarak PLN Area Bali Selatan

PROGRAM Kejutan Semarak PLN Area Bali Selatan untuk Tahap I dan II diundi Jumat (5/8) di Loket PLN Rayon Denpasar Jalan PB Sudirman. Pengundian ini disaksikan aparat Dinas Sosial Provinsi Bali Ni Nyoman Suweni dan Nyoman Redita. Sebagai saksi turut hadir pula I Gusti Agung Rosiati dari Badan Perizinan dan Penanaman Modal, Notaris Anak Agung Ngurah Gede Widarma, S.H., perwakilan dari Polsek Denpasar Barat, perwakilan pelanggan serta Manajemen PT PLN (Persero) Distribusi Bali dan PT PLN (Persero) Area Bali Selatan. Manajer PLN Area Bali Selatan I Nyoman Sueca menyampaikan, Kejutan Semarak PLN bertujuan memberikan apresiasi bagi pelanggan yang sadar untuk tidak menggunakan listrik bersubsidi dan mengoptimalkan pemanfaatan listrik bagi kegiatan yang mendorong produktivitas. ‘’Kejutan Semarak PLN ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong listrik menjadi penggerak peningkatan perekonomian, sehingga pemanfaatan listrik yang tadinya untuk kegiatan konsumsi diharapkan akan bergerak ke arah peningkatan produktivitas. Kejutan Semarak PLN merupakan apresiasi kami bagi pelanggan yang tidak disubsidi dan tentu saja ikut menyukseskan program pemerintah,’’ jelasnya. Kejutan Semarak PLN Area Bali Selatan berlangsung hingga Desember 2016 dengan empat kali tahap pengundian. Pengundian selanjutnya tahap III dan IV akan dilaksanakan pada Oktober dan Desember 2016. ‘’Bagi pelanggan yang ingin tambah daya listrik, silakan dimanfaatkan promo ini hingga Desember 2016 dan dapatkan hadiah-hadiah yang

menarik,’’ pungkas Sueca. Senada dengan itu, Deputi Manager Strategi Pemasaran PLN Distribusi Bali I Ketut Adi Artika menyambut baik program promo Kejutan Semarak PLN sebagai bentuk upaya PLN dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dan mendukung program pemerintah Indonesia untuk memberikan subsidi tepat sasaran. Kejutan Semarak PLN Area Bali Selatan diperuntukkan bagi pelanggan PLN di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan. Jumlah pelanggan yang diundi dalam program pengundian Kejutan Semarak PLN Tahap I dan II ini sebanyak 4.988 pelanggan dengan total nomor undian sebanyak 19.672

(nomor undian dimulai dari 00001 sampai 19672). Pelanggan yang diikutkan dalam pengundian tahap ini yakni pelanggan yang melakukan penambahan daya dari 1.300 VA ke atas, periode 1 Januari 2016 – 31 Januari 2016. Dengan adanya program ini, jumlah pelanggan yang melakukan tambah daya selama semester I tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 35 persen atau 2.558 pelanggan terhadap semester I tahun 2016. Adapun hadiah yang diundi pada tahap I dan II ini adalah 12 unit pendingin ruangan, 8 unit mesin cuci, 12 unit kompor listrik, 24 unit penanak nasi dan 36 unit setrika. (bns1)

PENGUNDIAN - Deputi Manager Strategi Pemasaran PLN Distribusi Bali Ketut Adi Artika (kiri) bersama Manajer PLN Area Bali Selatan I Nyoman Sueca (kanan) saat pengundian Kejutan Semarak PLN.

PKM FE Unwar di Pura Dalem Nyanggelan Desa Yangbatu

FAKULTAS Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Pura Dalem Nyanggelan, Desa Yangbatu, Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (7/8) kemarin. PKM tersebut bertemakan ‘’Mewujudkan Kepedulian terhadap Masyarakat sebagai Stakeholder Berdasarkan Tri Hita Karana’’. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. mengatakan, PKM merupakan dharma ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia sendiri sangat mendukung kegiatan tersebut karena sebagai masyarakat kampus harus peduli terhadap lingkungan. ‘’Apalagi jika dilakukan di lingkungan dekat dengan kampus Unwar,’’ tukasnya. Menurut Sara, kegiatan PKM bisa dimulai dari tempat yang dekat seperti kampus, mengingat pola ilmiah pokok Unwar adalah kebersihan lingkungan pariwisata. Lingkungan pariwisata membawa dampak positif dan negatif yang kadarnya hampir sama. Bahkan mungkin dampak negatif jauh lebih besar. ‘’Jika kita tidak sadari itu, maka akan terancam banjir, kerusakan lingkungan itu karena masyarakat terlambat memikirkan penataan lingkungan,’’ ujarnya. PKM dilakukan hampir setiap semester untuk program mahasiswa. Kegiatan PKM dari tahun ke tahun, sebagi suatu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan juga implementasi dari pola ilmiah pokok yang dimiliki di Unwar yaitu lingkungan pariwisata. Sehingga kegiatan yang dilakukan lebih ke pembinaan-pembinaan kepada masyarakat selain juga kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon. ‘’Kita mencoba menumbuhkembangkan, menyadarkan masyarakat

bahwa tidak akan ada orang lain yang peduli kecuali kita mulai dari diri kita sendiri, dari lingkungan terdekat, baru lingkungan yang lebih luas,’’ ujarnya. Sebagai masyarakat Bali, tidak ada yang tidak mengenal Tri Hita Karana (THK). THK tidak hanya menyebut dan menghafal, namun juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Pada saat ini kita mulai dari filosofi yang pertama yaitu parahyangan dan jika dikaitkan dengan filosofi yang lain mengenal adanya tri angga dan kita sudah berada di utama angga,’’ terangnya. Harapan ke depan, dengan pola ilmiah pokok tersebut pihaknya ingin memantapkan lagi untuk mengadakan MoU dengan pemda karena pihaknya ingin tampil paling depan jika berbicara soal lingkungan. Target untuk mahasiswa ke depan dengan penerapan pola ilmiah pokok yang diterapkan di kampus diharap-

kan setiap langkah dan kegiatan harus berpikir untuk mengedepankan kelestarian lingkungan. Jero Bendesa Yangbatu I Gusti Made Sutarji mengapresiasi kegiatan PKM FE Unwar tersebut. Hal ini merupakan salah satu wujud nyata dari bentuk pengabdian mahasiswa yang diterima masyarakat dengan segala bentuk bantuan. Diakui, pihaknya membutuhkan banyak hal terutama untuk pemeliharaan Pura Dalem Nyanggelan. ‘’Karena Pura Dalem tidak hanya berdiri sendiri, namun juga berkaitan dengan Pura Kahyangan, Pura Mrajapati dan kuburan. Di sini sangat kami butuhkan terutama tenaga untuk membantu kami. Dalam hal ini sangat membantu kami dalam hal membersihkan lingkungan pura dan kuburan dan kami juga dibantu penghijauan, sehingga lingkungan kuburan kami ini bisa menjadi paruparu di desa pakraman itu sendiri,’’ paparnya. (ad559)

PKM - Civitas Akademika FE Unwar bersama perwakilan warga Yangbatu saat pembukaan kegiatan PKM FE Unwar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Pameran Felice Jewellery

5

’’Royal Dinner World Technological Conference’’ di Istana Mancawarna

Cincin ’’Black Diamond’’ Dihadiri 12 Negara, Gusti Wedakarna dan Cincin Solitaire Rp 1,999 Juta Ingatkan Dunia Perlu Lebih Banyak Insinyur FELICE Jewellery masih menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai hari ini, Senin (8/8) hingga Kamis (11/8) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Hadiah istimewa berupa handphone android masih diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 karat dan cincin solitaire. ‘’Untuk cincin black diamond 1 karat dan cincin solitaire, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (4/8). Menurut Ahmad, cincin black diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin black diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta,’’ imbuhnya. Ahmad menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti an-

ting dan liontin, kemudian gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil

ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (ad322)

CINCIN - Beberapa contoh cincin black diamond dan cincin solitaire.

Kegiatan Reses Made Urip Bergerak Maraton

Mulai Ngaben Massal hingga Lomba Mancing AGENDA reses anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. berlanjut secara maraton. Sebelumnya wakil rakyat empat periode itu juga sempat menyerahkan bantuan program pertanian yang dialokasikan Made Urip di Tabanan dan Badung. Kali ini juga diundang menghadiri ngaben massal di Desa Pakraman Bedha, Tabanan, Sabtu (6/8). Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga didampingi anggota DPD-RI Perwakilan Bali Cok Oka Ratmadi bersama anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan I Made Dirga. Selain itu, Made Urip juga mengunjungi kegiatan lain masyarakat, di antaranya perayaan 100 tahun SDN 1 Wongaya Gede, Penebel, Tabanan yang berlangsung sangat meriah. Selanjutnya sempat menghadiri pengukuhan bendesa adat yang baru di Desa Pakraman Cau, Marga, Tabanan. Tidak hanya berhenti di situ saja, kegiatan reses anggota Dewan dengan julukan wakil rakyat seribu traktor itu setiap harinya terus bergerak secara maraton dengan membuka kegiatan lomba mancing mania di Desa Lumbung, Selemadeg Barat, Tabanan. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong bersama warga Banjar Wanayu, Selemadeg Barat, Tabanan serta lomba mancing di Desa Penarukan, Kerambitan, Tabanan, Minggu (7/8) kemarin. Terhadap respons seluruh masyarakat yang begitu antusias, Made Urip hanya menanggapi dengan ringan. Sebab, selama ini selalu dekat dan berbuat untuk masyarakat. Apa pun itu, setiap diundang masyarakat selalu dihadiri dengan tulus ikhlas. ‘’Seperti saat perayaan 100 tahun SD 1 sangat meriah yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat, termasuk mantan-mantan kepala sekolah dan para alumni yang tersebar di semua daerah juga hadir,’’ kenangnya usai

menghadiri acara itu. Di samping itu, Made Urip juga menstimulus setiap kegiatan ngaben massal atau ngaben ngerit yang dilakukan krama adat secara bergotong royong untuk meringankan beban masyarakat Bali. ‘’Saya sangat mendukung setiap ada ngaben massal di desa pakraman, seperti di Bedha. Karena ngaben spiritnya untuk melestarikan nilai-nilai agama, budaya, adat dan taksu Bali. Melalui ngaben massal juga dapat memupuk semangat kekeluargaan, kebersamaan, pesatuan krama adat dan secara ekonomi lebih efisien dan afektif,’’ katanya. Usai pertemuan, Bendesa Pakraman Bedha Surata sangat antusias menerima kedatangan Made Urip yang didampingi sejumlah pentolan PDI Perjuangan. ‘’Kami sangat bersyukur didatangi wakil rakyat di pusat dan di daerah untuk memenuhi keinginan masyarakat, sehingga bisa menumbuhkan ekonomi dan pembangunan di desa. Inilah yang diharapkan oleh masyaraat, karena Pak Urip sangat konsekuen setelah terpilih menjalankan ama-

nah pilihan masyarakat dengan baik,’’ tandasnya. Pada kesempatan itu, seluruh masyarakat yang hadir juga mengakui sepak terjang Made Urip yang selalu intens memperhatikan masyarakat di bawah. Buktinya kegiatan adat pun Made Urip selalu datang dengan senang hati, bahkan juga senantiasa memberikan bantuan. Karena itu, wajar saja anggota Dewan yang selalu mengurus perut rakyat itu mendapat sambutan luar biasa masyarakat. Selama ini Made Urip sangat aktif membantu masyarakat yang dikunjungi, terutama para petani dan krama subak. ‘’Pak Urip selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Sering memberi arahan petani kalau ada program dari pemerintah,’’ ujarnya. Inilah pentingnya memiliki wakil rakyat yang mau merespons kegiatan masyarakat. ‘’Sebagai wakil rakyat, Pak Urip sering menyerap aspirasi warga untuk bisa membantu berbagai persoalan yang dihadapi. Kemudian dicarikan solusi bersama,’’ sebutnya. (ad317)

NGABEN MASSAL - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (paling kanan) didampingi Cok Oka Ratmadi bersama Made Dirga saat ngaben massal di Desa Pakraman Bedha.

Tes Urine, Kapolres ’’Blusukan’’ ke Rumah Anggota

Banyuwangi (Bali Post) Maraknya kasus peredaran narkoba membuat Polres Banyuwangi merapatkan barisan. Tak ingin anggotanya tersangkut narkoba, Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto ikut turun tangan. Tak tanggung-tanggung, dia blusukan ke rumah anggota untuk tes urine. Targetnya, jika ada oknum polisi tersandung narkoba lebih cepat diketahui. Kapolres mengatakan peredaran narkoba sudah merambah berbagai komponen masyarakat, termasuk oknum polisi. ‘’Kami ingin memastikan dulu, anggota Polres tak ada yang tersandung narkoba. Caranya, kita rutin cek urine ke rumah anggota,’’ kata Kapolres, Minggu (7/8) kemarin. Karena itu, kata Kapolres, pihaknya selalu membawa alat tes urine ke mana pun. Jadi, ketika mendapati sasaran, pihaknya langsung mendatangi rumah anggota dan langsung tes urine. ‘’Tetapi, kami selalu izin dulu dengan istri anggota. Tak bisa langsung main tes urine, tetap ada aturannya,’’ tegasnya. Untungnya, para istri anggota Polres mendukung kebijakan tersebut. Langkah ini, kata Kapolres, diharapkan menekan penggunaan narkoba pada oknum polisi. Hingga saat ini, ka-

tanya, belum ada oknum anggota yang positif menggunakan narkoba saat dites urine di rumah. Meski begitu, pihaknya akan terus menggelar tes urine tanpa batas waktu. Rumah anggota yang didatangi juga dirahasiakan. ‘’Intinya, mendadak kita datang. Lalu, kita tes urine,’’ tegasnya. Menurut Kapolres, narkoba tak hanya merusak oknum polisi pribadi. Namun, anak dan keluarganya juga akan menjadi korban. Sebab, oknum polisi yang tersandung narkoba otomatis berdampak pada kariernya. Bahkan, bisa berujung kematian.

Apalagi, internal kepolisian sangat tegas memberikan sanksi bagi oknum anggota yang terlibat narkoba. Mulai sanksi penundaan karier hingga pemecatan. Ditambahkan, secara fisik, pengguna narkoba bisa diterka dengan mudah. Meski begitu, kepastian medis harus dibuktikan dengan alat tes urine. ‘’Jika ditemukan positif narkoba, akan langsung kita proses secara internal,’’ imbuhnya. Kepastian bebas narkoba anggota Polres ini juga memberikan kepastian ke masyarakat bahwa polisi serius memberangus peredaran narkoba. (udi)

TIDAK semua konferensi internasional di Bali dijamu di Istana Mancawarna Tampaksiring. Itu pun sangat selektif sebagaimana terekam saat pihak istana menjamu 150 delegasi World Technological Conference 2016 yang berasal dari 12 negara. Di antaranya Cina, Jepang, Afrika Selatan, Jerman, USA, Kanada, Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Inggris dan Italia. Apresiasi terhadap hal ini disampaikan Prof. Dr. Atwi Suparman, M.Sc. (Ketua Panitia) yang mantan Rektor Universitas Terbuka Jakarta. ‘’Saya berterima kasih atas kehormatan yang diberikan Yang Mulia Shri Gusti Wedakarna. Puluhan tahun saya mengunjungi Bali, baru pertama kali bisa hadir di tempat hebat ini. Terima kasih atas dukungannya,’’ kata Prof. Dr. Atwi Suparman, M.Sc. Terhadap jamuan makan malam ini, Kepala Rumah Tangga Istana Mancawarna Dewa Gede Anom Kurniawan mengatakan bahwa acara royal dinner bisa diadakan jika secara fisik Shri Gusti Wedakarna hadir. ‘’Banyak menteri, duta besar dan orang penting di Istana Mancawarna untuk berkunjung. Tapi jika Ratu Ngurah Wedakarna tidak hadir, ya… kami tidak bisa mengadakan jamuan resmi walau sekalipun diwakili keluarga puri. Sampun ada protokol di sini. Tetapi

JAMU DELEGASI – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat menjamu delegasi Word Technological Conference di Istana Mancawarna Tampaksiring. tetap saja yang hadir membe- dan ahli teknik dalam memludak setiap hari. Jika sampai bangun. ‘’Ke depan kita akan diberi jamuan seperti ini, ya... lahirkan banyak anak-anak sangat beruntung. Taksu-nya muda yang jadi ahli teknik beda dengan jamuan di kantor dan insinyur. Karena ledakan pemerintah atau di tempat infrastruktur sangat luar biawisata. Mungkin karena dua sa. Indonesia dari pengamatan Presiden RI sudah napak di saja mulai 2017 akan fokus di sini dan perdana menteri infrastruktur. Maka berunasing hadir juga menjadikan tunglah anak-anak muda di Istana Mancawarna begitu di- dunia yang sekarang sedang hormati. Tentu semua usaha ada di fakultas teknik, semua dari Ratu Gusti,’’ ucap Dewa akan terpakai. Dan saya Gede. minta 12 negara bersatu dan Terkait dengan acara membantu Indonesia. Kerja World Technological Confer- sama internasional adalah ence, Shri Gusti Wedakarna sebuah hal mutlak,’’ terang menyampaikan bahwa ke Gusti Wedakarna dalam pidepan dunia akan lebih ban- dato berbahasa Inggris yang yak membutuhkan insinyur fasih. (ad320)

Lomba Layang-layang di Banyuwangi

Promosikan Keindahan Pesisir Selat Bali

Banyuwangi (Bali Post) Keindahan pesisir barat Selat Bali banyak dikagumi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Untuk mendongkrak kunjungan, Pemkab Banyuwangi menggelar festival layang-layang, Jumat (5/8) hingga Minggu (7/8) kemarin. Ratusan layang-layang kreasi saling unjuk gigi. Tak hanya kerapian, festival juga memperlombakan adu kekuatan benang layang-layang. Tahun ini, lomba layanglayang yang digelar di Pantai Boom ini mengambil tema laut. Kebanyakan layanglayang yang ikut lomba berbentuk hewan laut. ‘’Kami ingin melestarikan tradisi bermain layang-layang, sekaligus promosi keindahan Pantai Boom di barat Selat Bali,’’ kata Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Wawan Yadmadi, kemarin. Selain itu, pihaknya ingin memberikan ruang bagi para pengghobi layang-layang. Tak hanya warga lokal, peserta juga ada yang datang dari luar kota. Layang-layang yang dilombakan, katanya, terbuat dari berbagai bahan dan ukuran. Mulai kain, plastik dan kertas. Panjangnya, minimal 50-70 cm untuk layangan bandetan, dan 1,5 meter untuk layangan hias dan suwangan. ‘’Khusus layangan hias, peserta wajib menampilkan layangan dengan corak yang sesuai dengan tema kelautan. Seperti ikan, perahu jukung, atau penyu. Peserta bebas berimprovisasi dengan aneka kreasinya,’’ ujarnya. Lomba dibagi dalam empat kategori, masing-masing layangan hias, bandetan, buntutan dan suwangan. Bandetan adalah lomba saling menggesek antarbenang layang-layang di udara. Sementara suwangan melombakan dengung suara layanglayang. Lomba digelar malam hari. Sebab, selain suara, lampu layang-layang yang berwarna-warni menjadi daya

Bali Post/udi

LOMBA LAYANG-LAYANG - Lomba layang-layang di pesisir barat Selat Bali, Minggu (7/8) kemarin. tarik. Kemudian, buntutan peserta mencapai 400 lebih. melombakan panjang ekor Yang unik, seluruh peserta layang-layang, minimal lima wajib menggunakan kostum meter. Penilaian didasarkan hitam dan udeng hitam khas pada bentuk layang-layang, Banyuwangi. Festival layangkemampuan menukik ke layang ini menarik wisatawan udara (aerodinamika), keting- lokal yang berkunjung ke gian dan daya tegak lurus, Pantai Boom di timur kota serta keindahan. Banyuwangi. Mereka antu‘’Semakin indah kreasi sias menyaksikan berbagai layang-layang, menambah jenis layang-layang yang nilai. Namun, apabila saat terbang di pesisir Selat Bali. tampil terjadi bandetan dan Ditambah lagi, suasana sore putus, layang-layang dinyata- dengan ombak yang tenang. kan gugur,’’ terangnya. Total (kmb30)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Tumbuhkan Sikap Nasionalisme

BERAGAM cobaan mendera negeri ini. Dulu tahun 1965, bangsa ini dicoba dengan peristiwa G-30-S/PKI. Kini cobaan itu datang silih berganti. Terorisme telah menjadi ancaman serius bangsa ini. Bom Bali I dan Bom Bali II adalah tonggaknya. Setelah itu bom mengguncang di banyak kota di Indonesia. Belum reda soal terorisme, kerusuhan berlatar belakang SARA juga muncul. Kasus Tanjungbalai, perisitiwa memilukan yang baru saja terjadi. Puluhan tempat ibadah dibakar. Demikian pula mobil ikut dimusnahkan. Tak ketinggalan juga muncul perusakan yang disertai penjarahan. Sungguh tindakan yang menyesakkan dada, di tengah gaung menjaga kebinekaan dan menghormati keberagaman. Pertanyaannya, sampai kapan tragedi-tragedi seperti itu berlangsung? Memang tak ada yang bisa menjawab dengan tepat. Bahkan banyak yang fesimis, kekerasan akan hilang dari tanah air Indonesia. Mengapa? Sebab, masih banyak individu yang merasa lebih tinggi dari yang lainnya. Ada juga yang merasa bahwa agamanya lebih baik dari agama lainnya. Sikap dan cara pikir seperti inilah yang akan menghancurkan persatuan dan kesatuan negeri ini. Sikap yang merasa diri ‘’lebih’’ dari warga lain juga akan memporakporandakan komitmen awal pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Menumbuhkan kembali sikap nasionalis merupakan satu-satunya jalan untuk menggapai harapan menjadikan bangsa ini aman dan sentosa. Sebab, sikap nasionalis akan meletakkan kesetiaan tertinggi terhadap bangsa dan tanah ainnya. Selain itu nasionalisme mengandung prinsip-prinsip: kebersamaan; persatuan dan kesatuan; dan demokrasi. Selain rasa nasionalisme, yang yang penting juga untuk melawan terorisme atau perilaku SARA adalah patriotisme. Jiwa kepahlawanan ini, tidak hanya diperlukan saat berperang atau musuh dari luar. Ketika ada gangguan yang muncul dari dalam, sikap ini juga sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah rela berkorban untuk bangsa dan negara. Apabila keduanya; nasionalisme dan patriotisme digabungkan maka disebut semangat kebangsaan. Semangat kebangsaan ini di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar dengan cara melalui keteladanan dan pewarisan nilai-nilai budaya Indonesia. Dengan demikian akan tumbuh perasaan satu keturunan, senasib, sejiwa dengan bangsa dan tanah airnya. Bukan sebaliknya, nasionalisme yang menjadi landasan kekerasan. Sebab, hal tersebut akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi perpecahan di antara anak bangsa. Tentu hal itu tidak diinginkan. Oleh karenanya dibutuhkan gerakan bersama untuk menata kembali kebersamaan dan menumbuhkan etos keindonesiaan untuk menentukan positioning, bargaining, arah dasar penataan, pengembangan, pembangunan serta kepribadian bangsa. Selain itu empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara; Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 harus diwujudnyatakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat menjadi panduan yang efektif dan nyata, apabila segenap elemen bangsa dan para penyelenggara negara baik di pusat maupun di daerah konsisten mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Adapun urgensi pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara itu akan mampu menekan konflik yang selama ini terjadi di masyarakat. Sebab, berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan banyak pihak abai dan lalai dalam pengimplementasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di kehidupan sehari-hari. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini harus terus disosialisasikan dengan harapan tidak ada lagi yang meributkan dan mempersoalkan keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Akan tetapi menganggapnya sebagai karunia yang harus disyukuri dan dijaga kesatuan dan persatuannya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Waspada Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan Nasionalisme bisa dijabarkan dalam banyak hal tak hanya heroik membela negara. Nasionalisme mungkin juga bisa dalam bentuk kepedulian terhadap pembangunan bangsa dan melakukan perbuatan yang mengarah pada terjaganya NKRI. Namun, belakangan ini nasionlisme juga bisa diartikan mendukung gerakan pemerintah dalam memberantas narkoba termasuk terorisme. Hal ini saya anggap justru penting mendapat penjabaran mengingat ancanam terorisme kini makin kuat. Saya juga sependapat dan mendukung imbauan Kapolri agar bangsa ini waspada menjelang HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Bisa jadi, momentum ini dijadikan ruang oleh berbagai pihak yang ingin menghancurkan citra Indonesia. Lewat surat pembaca ini saya sangat mendukung jika kewaspadaan nasional digaungkan sebagai bentuk kepedulian dan menguatnya nasionalisme. Gede Juliantika Buleleng, Bali

APBN untuk Parpol Pemerintah akan mengalokasikan dana politik untuk partai politik (parpol). Sasarannya untuk menekan korupsi dan biaya politik yang mahal. Wacana ini menguat dan direaksi beragam oleh rakyat di negeri ini. Saya sebagai warga negara juga tentu berhak urun pendapat. Langkah ini tampaknya perlu dipertimbangkan kembali mengingat negara kini sedang krisis anggaran. Ketika banyak anggaran pemerintah dipangkas, mungkinkah parpol yang jumlahnya terus bertambah mendapat dana politik? Mestinya politisi yang tak siap menjadi bagian pengelolaan demokrasi jangan membentuk partai politik jika hanya memberatkan anggaran negara. Gusti Wayan Sukamara Penebal, Tabanan

Toleransi di Ambang Kehancuran Indonesia yang dikenal dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya sedang mengalami kepiluan yang tak tertahankan. Gema yang memilukan datangnya dari corong berita-berita di negeri ini dengan pertunjukan yang sifatnya serius menggambarkan kritisnya semboyan bangga Tanah Air yang berarti ‘’berbeda-beda tetapi satu jua’’. Popularitasnya hampirhampir punah dihimpit oleh keadaan tak bersahabat yang ditimbulkan oleh oknum-oknum tertentu yang dibungkus dengan semangat kepentingan terselubung berwajah menjanjikan harapan kosong sebuah kedamaian semu. Setiap mata melihat keadaan yang melukai sendi-sendi kebinekaan di negeri ini.

Oleh Suardin Gaurifa

P

enyakit radikalisme memberi andil yang cukup besar mengobrak-abrik kesatuan bangsa. Isu etnis yang cepat membara menjadi seruan-seruan yang menambah pilunya keadaan negeri ini. Aspek agama yang seharusnya menjadi lumbung rohani turut menjadi korban saat dikendarai oleh orang-orang tertentu. Menyulut perbedaan sebagai topik yang harus membuat satu sama lain tidak dapat berdampingan hidup. Seruan ‘’satu nusa, satu bangsa’’ terhimpit oleh gerakan-gerakan yang mengedepankan perbedaan hakiki masing-masing pencari Tuhan dan kebenaran. Sekalipun lahir dan dibesarkan dari negara yang sama, menggunakan bahasa yang sama, tercatat sebagai warga negara yang sama, namun terkesan membuat sebuah perbedaan dari sisi hak untuk menjalankan kehidupan di tanah air yang sama, termasuk hasrat hati untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta pun menjadi pemikiran serius yang harus diurusi oleh aturan bersifat diskriminatif. Kemerdekaan yang dulunya dicapai bersama oleh semua unsur di negeri ini, mulai tergeser menjadi hak-hak kelompok tertentu yang seolah-olah menganggap sebagian dari rakyat Indonesia tidak pantas untuk menikmati jerih lelah para pendahulu bangsa ini. Kemerdekaan seolah hanya menjadi milik orang-orang tertentu. Tak terkecuali koruptor-koruptor mengkhianati kepentingan rakyat banyak demi kepentingan pribadinya. Hak yang semestinya harus dinikmati oleh rakyat justru dirampas oleh kepentingan-kepentingan yang hanya tertuju pada diri sendiri. Bukankah ini memperlihatkan sebuah keadaan yang kompleks bagi bangsa ini? Sampai kapan

ini harus dipertontonkan di negeri yang dibangun di atas dasar kebinekaan ini? Kesalingcurigaan dan kesan punya hak lebih daripada yang lain sepertinya sudah menjadi sesuatu yang sangat legal. Di beberapa tempat pendirian rumah ibadah menjadi kerja keras yang sangat sulit direalisasikan. Munculnya penolakanpenolakan tertentu dengan berbagai alasan. Perusakan tempat-tempat ibadah seolah tindakan biasa yang hampir setiap saat dipertontonkan tanpa perasaan bersalah. Hukum seolah tak berdaya membendung tindakan-tindakan anarkis yang mencederai hak hidup sebagian orang di negeri ini. Intimidasi terhadap hak hidup sebagian orang sudah terang-terangan disuarakan di depan umum. Semangat untuk menghambat orang tertentu dalam mendapatkan hak asasinya seolah menjadi makanan sehari-hari setiap kita di berbagai media yang tersedia. Bukankah ini menunjukkan tanda-tanda yang kuat bahwa bangsa kita sedang mengalami kemunduran yang sangat besar dari sisi toleransinya? Hak hidup banyak orang di negeri ini sedang dikhianati oleh sikap intoleran yang datangnya dari berbagai aspek kehidupan. Seluruh lini sedang terinfeksi virus intoleran. Mulai dari hak pendidikan, hak memperoleh kesehatan, hak untuk membangun kehidupan iman, hak untuk menjadi pemimpin di negeri sendiri, dan sebagainya justru masing-masing memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Bangsa Indonesia sudah terbiasa menghadapi medan-medan tersulit dalam sejarah kehidupannya. Masa kelam yang pernah menghantui negeri ini melalui para penjajah yang silih berganti menjadi pengalaman terbaik yang mendidik bangsa kita untuk ber-

tahan dan keluar dari masa-masa kritisnya. Kalau dengan penjajah bangsa ini mampu melepaskan diri dan tampil sebagai pemenang menghancurkan kerasnya kekuatan penjajahan, maka dengan penjajah-penjajah berwajah intoleran juga akan masuk dalam bilangan-bilangan tantangan besar yang sebelumnya mampu diatasi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap penyakit selalu ada obatnya menjadi secercah harapan yang baik bagi negeri kita untuk meninggalkan masa-masa kritis intoleran kepada masa yang baru seperti sediakala yang dikenal dengan kebinekaannya, keramahannya, kesatuannya, tepa seliro-nya dan semboyan sambung-menyambung menjadi satu itulah Indonesia. Saling menghargai perbedaan, menghormati hak-hak orang lain, bangga menjadi bangsa yang besar dengan suku bangsa, agama dan ras yang berbedabeda namun disatukan dalam kerangka mulia Pancasila. Muatan materi pendidikan yang diselenggarakan secara formal maupun nonformal harus diagendakan secara serius untuk diawasi. Hal ini akan menjadi filter yang baik bagi upaya pencegahan indoktrinasi radikalisme terhadap penerus bangsa ini. Demikian halnya pemerintah harus berani menerbitkan undangundang untuk menindak pelaku-pelaku provokasi di dunia media sosial. Lebih memantapkan diri dalam mengawasi sirkulasi komunikasi publik lewat media sosial. Harus disadari bahwa hampir tak terbendung korban-korban provokasi yang dihasilkan oleh media sosial. Siapa pun bisa terjerat lewat pengaruh-pengaruh provokasi radikalisme lewat media sosial, termasuk propaganda-propaganda paham yang bertentangan dengan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adalah Pancasila. Harapan ini akan menjadi kenyataan apabila semua pihak bergandengan tangan memainkan peran masing-masing dalam melawan dan membumihanguskan kekuatan-kekuatan pemecah belah kesatuan bangsa. Salah satu titik kekuatan yang berpengaruh bagi pembangunan kerangka pikir kehidupan adalah dunia pendidikan. Dalam hal ini pemerintah dan semua elemen masyarakat harus lebih peka dan lebih tegas dalam mengawasi ruang-ruang pendidikan yang ada di negeri ini. Gerakan pembersihan radikalisme dan provokasi pengacau bangsa ini harus digulir dari tingkat pusat sampai kepada tingkat

Suara Publik Vaksin Palsu, Dunia Kesehatan Jadi Industri BEREDARNYA vaksin palsu akhirakhir ini mengejutkan semua pihak. Yang membuat kita prihatin dan kecewa adalah kejahatan ini dilakukan oleh orang-orang terpelajar di bidang kesehatan yang tahu seluk-beluk penggunaan vaksin. Terungkapnya para pelaku pemalsuan vaksin palsu ini sungguh membelalakkan mata kita, betapa dunia pelayanan kesehatan sekarang ini sudah sangat melebur menjadi sebuah industri. Mulai dari produsen, penyuplai botol bekas vaksin, pelabelan, distribusi sampai ke tempat paling hilir yaitu fasilitas kesehatan (rumah sakit, klinik atau bidan praktik) dilakukan sedemikian rapi seolah tidak akan tersentuh oleh hukum. Dilakukan dalam kurun waktu yang begitu lama yaitu mulai tahun 2003, membuktikan bahwa selama sekian tahun mereka nyaman-nyaman saja menjalankan aksi tidak terpujinya. Dunia kesehatan yang sesungguhnya adalah pekerjaan mulia, berempati terhadap orang yang dalam kesusahan karena kondisi kesehatannya, rasa keterpanggilan ketika menghadapi orang sakit karena ilmu yang mereka miliki (memiliki kompetensi) yang lebih menekankan pada aspek sosial, bukan menonjolkan aspek komersial dalam membantu orang yang memiliki masalah kesehatan. Tetapi perubahan orientasi dalam dunia kesehatan telah berubah yang memberikan pengaruh terhadap sistem pelayanan. Dengan terjadinya kasus ini akibatnya banyak rumah sakit menjadi sasaran pelampiasan para orangtua yang anaknya terdata di rumah sakit tersebut yang ikut mendapatkan vaksinasi palsu ini. Tidak dapat dibayangkan bagaimana oknum pembuat vaksin palsu ini bisa membujuk, merayu dan berhasil memengaruhi secara meyakinkan rumah

Oleh Dewa Putu Alit Parwita sakit, bidan termasuk dokter untuk menggunakan produk hasil rekayasa kreatif tetapi negatif itu. Dampaknya luar biasa telah membuat negeri ini gaduh gara-gara ulah pembuat vaksin palsu ini. Pemerintah mengambil tindakan cepat dengan mengungkapkan pembuat vaksin palsu dan mengumumkan fasilitas kesehatan yang diduga telah menggunakannya. Pemberian vaksin palsu di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, tempat praktik dokter atau bidan tidak akan bisa terjadi kalau semua menerapkan standar dan peraturan perundang-undangan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen sebagai tenaga kesehatan yang lebih menonjolkan aspek sosial daripada aspek komersialnya. Inilah manfaat betapa pentingnya rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya menerapkan standar mutu secara berkesinambungan. Banyak sistem manajemen mutu yang ada dan sudah diaplikasikan di beberapa fasilitas kesehatan seperti akreditasi rumah sakit atau puskesmas yang lebih berorientasi pada pemenuhan hak-hak pasien, keselamatan pasien serta perlindungan hukum bagi profesi pemberi pelayanan. Misalnya dalam akreditasi rumah sakit yang diterapkan saat ini memiliki standar yang cukup tinggi dalam pengelolaan rumah sakit, baik standar klinis maupun standar manajemen, termasuk di dalamnya standar manajemen pengelolaan sediaan farmasi yaitu obat-obatan, vaksin, alat kesehatan dan bahan-bahan medis habis pakai. Pengelolaan sediaan

farmasi tersebut harus melalui satu pintu yaitu instalasi farmasi yang ada di rumah sakit. Tidak boleh di rumah sakit ada dokter atau perawat menjual obat atau vaksin selain yang disediakan oleh rumah sakit. Karena akan sulit dikontrol legalitas produknya. Siapa pemasoknya, sudah terdaftar apa tidak pemasok itu pada daftar pemasok di rumah sakit, dan yang penting lagi bahwa pemasok itu harus legal yang dibuktikan dengan izin-izin yang dimiliki sesuai ketentuan dan perundangan yang berlaku. Ini jelas standarnya. Demikian juga dengan standar manajemen pembuangan limbah medis di fasilitas kesehatan. Limbah medis seperti bekas botol vaksin, botol infus, selang infus, jarum suntik dan lain-lain semuanya memiliki nilai ekonomis yang kalau tidak dikelola sesuai standar dan peraturan perundangan ada celah atau peluang untuk dimanfaatkan secara ilegal oleh pihak-pihak atau oknum tertentu semata-mata demi kepentingan bisnis. Pengelolaan botol bekas vaksin harus jelas alur pemusnahannya. Prinsip bahwa limbah medis tersebut tidak boleh keluar dari rumah sakit dalam keadaan utuh. Dari hulunya yaitu di poliklinik, ruang perawatan dan ruang tindakan medis limbah tersebut harus sudah ‘’diamankan’’ dengan jalan menempatkan pada tempat khusus (biasanya dalam safety box) sampai ke hilirnya yaitu di incenerator tempat pengelolaan limbah medis padat dengan cara dibakar yang standarnya juga cukup ketat. Dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang konsisten maka peredaran dan pemberian vaksin palsu tidak akan terjadi.

terendah wilayah bangsa ini. Demikian juga pemerintah dan aparat harus mampu membangun sistem rekrutmen aparatur negara yang kapabel untuk membentengi bangsa dari kelompok-kelompok radikalisme yang bisa saja menyusup pada tempattempat yang strategis di negeri ini. Terlebih aparat keamanan seperti TNI dan Polri harus memikirkan cara untuk menyeleksi calon-calon pasukan baru dari kelompok masing-masing sebagai upaya antisipatif bagi strategi kaum radikalisme yang bisa saja mencoba untuk masuk pada titik-titik kekuatan bangsa ini. Ketegasan hukum bagi siapa pun pelaku kekerasan, provokasi dan penyebar radikalisme menjadi salah satu upaya strategis untuk memerangi kekacauan di negeri ini. Penyelenggaraan hukum yang konsisten sangat menambah kekuatan dalam membasmi musuh yang tidak pernah bisa dimaafkan tersebut. Ketika hukum dilaksanakan dengan semestinya maka dengan sendirinya memberikan pendidikan yang baik bagi segenap warga negara. Kompromi dan pembiaran terhadap tindakan-tindakan anarkis, provokasi, kekerasan dan radikalisme, akan menambah tumbuh suburnya nilai-nilai yang mengkhianati kebinekaan bangsa. Apabila sikap-sikap seperti ini terus dibiarkan dalam bangsa ini maka bisa dikatakan sebagai sebuah paham terorisme yang baru. Selain itu perlu dipertimbangkan ulang untuk menggalakkan kembali pembekalan pilar-pilar kebangsaan di seluruh sendi pelaksana pendidikan di negeri ini, guna pembangunan konsep kebangsaan yang ‘’Bhinneka Tunggal Ika’’ bagi seluruh rakyat Indonesia. Demikianlah bahwa konsep antropologi seseorang akan menentukan bagaimana dia akan memperlakukan sesama manusia. Sejak awal Tuhan menciptakan manusia dengan rancangan yang sangat mulia. Tidaklah pernah Tuhan menciptakan manusia dengan niat yang jahat, terlebih memusuhi ciptaan-Nya sendiri. Marilah setiap kita melihat sesama manusia dengan cara Allah melihat manusia. Bukan dengan cara pandang kita sebagai manusia yang penuh dengan keterbatasan. Pandanglah sebuah perbedaan sebagai keindahan karya Allah yang mendidik kita untuk terbuka dengan yang namanya perbedaan. Penulis, dosen dan konsultan

POJOK Jajak pendapat: parpol bela penyandang dana. - Bela rakyat jika ada kepentingan. *** Mega sayangkan wajah Bali berubah. - Apalagi rencana reklamasi Teluk Benoa ‘’direkomendasi’’. *** Veteran minta lanjutkan perjuangan mengawal alam Bali. - Yang ‘’memperdagangkan’’ Bali mestinya malu.

Penulis, PNS tinggal di Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

http://facebook.com/balipost

Balipostcom

BERMAIN LAYANGAN - Sejumlah anak asyik bermain layang-layang di kawasan Pantai Siut, Sabtu (6/8) lalu.

Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (144rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

Senin kliwon, 8 Agustus 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Perlu Antisipasi Narkoba Masuk Lingkungan Kerja

Denpasar (Bali Post)Memerangi narkoba mesti dilakukan sejak dini. Agar narkoba tidak masuk ke lingkungan kerja dan sekolah, saat merekrut pegawai atau penerimaan siswa baru dilakukan tes urine. Tes urine harus dilakukan secara berkala, supaya tidak ada niat mengonsumsi barang terlarang tersebut. “Sekarang era keterbukaan, kalau disembunyikan justru itu berbahaya. Sama dengan melindungi pengguna atau pengedar narkoba. Kalau sudah jadi pengguna lama-lama akan jadi pengedar. Sasaran utamanya teman terdekat,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Minggu (7/8) kemarin. Brigjen Suastawa mengatakan, tidak boleh kalah dengan para bandar dan pengedar barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, seluruh komponen bangsa harus bekerja dari hulu ke hilir. “Kurikulum terintegrasi merupakan upaya pencegahan di bagian hulu, dapat diawasi oleh siapa saja khususnya para orangtua. Siswa SMP dan SMA harus dapat pelajaran tentang bahaya narkoba pada mata pelajaran agama, IPS/PPKN, sejarah, bahasa Indonesia dan Penjaskes. Silakan awasi pelaksanaannya, upaya kontrol bisa ditanyakan kepada siswa, apakah sudah dapat pelajaran narkoba apa belum?” tegasnya. Ke depan BNNP bekerja sama dengan KNPI akan mendorong setiap lembaga, instansi pemerintah/swasta dan lembaga pendidikan untuk tes urine saat rekrutmen dan selektif melakukan tes urin kembali. Tentu saja harus ada sanksi bagi yang positif narkoba, dan anggarannya bisa dimasukkan dalam Dipa masing-masing. Maksudnya sebagai bentuk control, karena tidak cukup melalui penyuluhan dan pengarahan saja, tapi perlu tindakan nyata berupa tes urine dan ada sanksi sesuai ketentuan yang ada di setiap lembaga bersangkutan. Selama ini kegiatan yang dilakukan BNNP sudah berjalan, namun perlu adanya komitmen tertulis berupa MoU untuk mengoptimalkan hasil yang ingin dicapai. Agar pihak yang menjalin kerja sama dengan BNNP lebih paham apa itu narkoba. Selain tanda tangan MoU juga wajib mendengarkan testimoni para konselor atau mantan pecandu supaya lebih dekat dalam poblem solving masalah narkoba. “Dengan menambah pengetahuan dari para mantan pecandu ini, akan lebih mengena karena diceritakan pengalaman pahit dan tidak pantas ditiru. Anggota KNPI harus tahu dan paham P4GN. Karena KNPI adalah organisasi besar yang ada di setiap kabupaten, tentunya kegiatan ini akan dapat berlanjut dan mendapat dukungan dari SKPD dan para Bupati/Walikota,” ucap mantan Karo Rena Polda Bali ini. (kmb36)

PANEN PADI Sejumlah petani memanen padi di kawasan Batuyang, Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar. Aktivitas pertanian di kawasan ini masih berdenyut di tengah terhimpitnya lahan pertanian. Foto diambil Jumat (5/8).

Bali Post/wan

Soal ”Shortcut”

Lewati Hutan, Pemerintah Harus Duduk Bersama

Tabanan (Bali Post) – Shortcut Candi Kuning 2 direncanakan dibangun pada 2017. Namun jalur shortcut secara umum merupakan kawasan hutan. Kendati sebagian merupakan lahan milik Pemprov Bali, sebagian lagi ditengarai merupakan kawasan hutan lindung. Oleh karena itu, pemerintah mesti duduk bersama untuk meminimalisir dampak buruk beralihnya kawasan hutan menjadi jalan. “Memang itu kendala juga, kita sering berhadapan dengan hutan lindung. Kita sepakat hutan itu bagus, lestari, tetapi kita juga nggak mau masyarakat kita di balik hutan itu miskin. Jadi hutannya lestari, miskinnya juga lestari, saya nggak mau,” ujar Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama ditemui di Bedugul, Tabanan, Sabtu (6/8) lalu. Wiryatama menambahkan, setiap pembangunan pasti memerlukan pengorbanan. Namun pengorbanan itu sebisa mungkin harus diminimalisir. Salah satunya melalui teknologi dalam pembangunan shortcut, apakah dalam bentuk panel atau jem-

Cerdaskan Umat

STAHN Mpu Kuturan Buka Gelombang Ketiga

SEKOLAH Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan kini menjadi harapan untuk mencerdaskan umat. Terbukti mengawali langkahnya, sekolah yang beralamat di Jalan Kresna Singaraja ini sudah mampu menggaet ratusan mahasiswa baru. Seperti perguruan tinggi lainnya, STAHN Mpu Kuturan kini juga membuka gelombang ketiga penerimaan mahasiswa baru yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2016 ini. Ketua STAHN Mpu Kuturan Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si. mengatakan pendaftaran gelombang pertama dan kedua, sekolah yang diresmikan Menteri Agama beberapa bulan lalu ini sudah mampu menggaet seratus lebih mahasiswa baru. “Sebenarnya sudah ada seratus lebih calon mahasiswa yang diterima dan sudha mendaftar ulang, hanya kita mengikuti perguruan tinggi lainya, yakni membuka gelombang ketiga penerimaan mahasiswa baru,’’ terangnya. Sekolah tinggi berbasis Hindu ini membuka empat jurusan strata 1 yaitu Jurusan Dharma Acarya dengan Prodi Pendidikan Agama Hindu, Pendidikan Bahasa Bali, PGSD dan PGPAUD.

7

Jurusan Dharma Duta dengan Prodi Penyuluh Agama Hindu, Ilmu Komunikasi dan Pemandu Wisata. Jurusan Brahma Widya dengan prodi Filsafat Hindu, Teologi Hindu dan Manggala Upacara. Jurusan Dharma Sastra dengan Prodi Hukum Hindu. Prof. Suweta menambahkan sekolah tinggi ini didirikan dengan visi mencerdaskan umat dengan biaya ringan. Oleh sebab itu, akan banyak beasiswa yang dialirkan bagi setiap mahasiswa. Seperti beasiswa Bidik Misi, beasiswa DIPA, beasiswa PPA dan beasiswa BBM. “Beasiswa ini langsung dari pemerintah untuk mencerdaskan umat yang kurang mampu namun memiliki komitmen untuk belajar,’’ jelasnya. Setelah proses gelombang terakhir penerimaan peserta didik baru, Prof Suweta mengatakan bahwa STAH Mpu Kuturan akan memulai langkah pengabdian kepada seluruh umat di Bali dan di luar Bali. “September ini, STAH Mpu Kuturan akan mulai memberikan pelayanan kepada umat, dengan memberikan dharma wacana dan lainnya. Semua untuk mencerdaskan umat,’’ tandasnya. (kmb35/100K)

Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si.

Bali Post/kmb35

batan. Namun yang terpenting, pemerintah dari pusat dan daerah mesti duduk bersama membahas masalah ini. “Tanah sebagian milik pemprov tidak masalah. Kita mohon kalau bisa nanti ada duduk bersama, kayak kancing baju. Di atas (pemerintah pusat - red) selesai dulu, di bawah gampang. Biasanya kan di atas yang nggak selesai, di bawah menjadi timpang,” jelasnya. Wiryatama teringat ketika membangun jalan di daerah Titi Galar, Bedugul dari patung jagung sampai ke Penebel juga sempat menuai polemik pada 2004. Kala itu ia yang masih menjabat Bupati Tabanan sam-

pai dilaporkan ke Menteri dan Kapolri karena dituding membabat hutan. Padahal hutan yang kemudian diubah menjadi jalan merupakan hutan tandus atau tidak produktif. Terkait lahan shortcut, Kepala Dinas Kehutanan Bali IGN Wiranatha mengatakan baru akan membahas status lahan tersebut pada Selasa (9/8) mendatang. “Mengenai shortcut di Candi Kuning masih dalam proses dan hari Selasa baru dibahas, nanti diinfokan setelah ada kepastian,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (7/8) kemarin. Sebelumnya, Kepala Dinas PU Bali I Nyoman Astawa

Riadi mengatakan, jalur shortcut Candi Kuning 2 secara umum adalah hutan. Namun belum diketahui, apakah hutan tersebut merupakan hutan konservasi atau hutan lindung. “Di sana dari penjelasan Karo Aset itu ada lahan Pemprov juga, ada lahan masyarakat, karena melewati hutan, kita akan koordinasikan dengan Dinas Kehutanan,” ujarnya. Astawa menambahkan, lahan yang perlu dibebaskan mencapai seluas 5.775 meter persegi. Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng Ida Gede Komang Kresna Budi menyatakan dukungannya terkait rencana pembangunan satu dari empat shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja tersebut. Apalagi kemudian pembangunan shortcut juga dibarengi dengan pelebaran jalan. Sebab, ukuran shortcut yang lebih lebar dari jalan utama berisiko menim-

bulkan adanya penumpukan kendaraan. Utamanya bus-bus berukuran besar. “Ini lebar shortcut-nya, mobil kan banyak lalu numpuk ke jalur yang kecil, kan jelas memperlambat juga,” ujarnya. Pelebaran jalan ini, lanjut Kresna Budi bisa dilakukan oleh Pemprov Bali. (kmb32)

“Memang itu kendala juga, kita sering berhadapan dengan hutan lindung. Kita sepakat hutan itu bagus, lestari, tetapi kita juga enggak mau masyarakat kita di balik hutan itu miskin. Jadi hutannya lestari, miskinnya juga lestari, saya enggak mau.” Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama

LPD Pecatu Serahkan Beasiswa kepada ”Krama” Pecatu

LPD Desa Adat Pecatu tidak semata-mata sebagai lembaga keuangan, namun juga sebagai lembaga sosial kultural milik desa adat yang mesti ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dengan memberikan beasiswa pendidikan kepada krama Pecatu yang berprestasi serta siswa dari keluarga kurang mampu. “LPD Pecatu berkomitmen untuk mencerdaskan krama Desa Adat Pecatu. Itu sebabnya sejak tahun 1997, LPD Pecatu secara rutin memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dan kurang mampu,” kata Kepala LPD Desa Adat Pecatu Ketut Giriarta, belum lama ini di sela-sela pemberian beasiswa kepada siswa SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi di Kantor LPD Desa Adat Pecatu. Giriarta mengatakan, beasiswa yang diberikan itu merupakan bentuk kepedulian LPD Pecatu sebagai lembaga adat yang tidak hanya menyokong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pecatu, namun juga sebagai lembaga sosial yang berperan aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Bagaimana caranya agar tidak terjadi putus sekolah, minimal wajib tamat SMP.

Melalui beasiswa ini juga memacu mereka untuk terus berprestasi. Ini juga akan berpengaruh terhadap regenerasi ke depan. Hal ini tentu sudah menjadi tanggung jawab LPD bersama seluruh komponen di desa adat,” ucapnya. Lebih jauh dikatakannya, beasiswa ini bersumber dari dana sosial LPD Pecatu. Beasiswa untuk siswa SD, SMP dan SMA diberikan setiap tahun. Tahun ajaran 2015/2016 di tingkat SMP penerima beasiswa kurang mampu 6 orang, untuk siswa berprestasi tingkat SD sebanyak 108 orang dan SMP sebanyak 9 orang. Sedangkan beasiswa untuk tingkat PT diberikan sebesar Rp 2,5 juta per semester, sedangkan SMA diberikan Rp 1,5 juta per semester. Dari tiga tahun terakhir yakni 2014-2016, yang telah menerima dan lulus verifikasi beasiswa di tingkat SMA mencapai 7 orang dan PT mencapai 27 orang. Bahkan penerima beasiswa yang telah lulus atau wisuda di tiga tahun terakhir tersebut sudah mencapai 10 orang. Total nilai beasiswa yang telah diberikan di tahun ajaran 2015/2016 mencapai Rp 154 juta lebih. Klian Desa Adat Pecatu I Made Sumerta menambahkan, beasiswa

BEASISWA - Kepala LPD Desa Adat Pecatu Ketut Giriarta memberikan beasiswa kepada siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa di Kantor LPD Desa Adat Pecatu, belum lama ini. yang diberikan LPD itu sangat bermanfaat untuk memotivasi siswa untuk berprestasi. Selain di bidang akademis, Sumerta juga mengharapkan LPD memberikan beasiswa bagi yang berprestasi di bidang nonakademis. “Kami sangat mendukung program beasiswa LPD Pecatu dan harus terus dilaksanakan dan kami harapkan nantinya beasiswa juga diberikan kepada mereka yang berprestasi dibidang

non akademis,” ucapnya. Salah satu penerima beasiswa berprestasi tingkat PT, Ni Kadek Risa Astria dan Ni kadek Surya Pratiwi sama-sama mengungkapkan apresiasinya terhadap peran LPD dalam memajukan pendidikan. Beasiswa ini dikatakan Risa Astria sebagai pemacu semangat, serta dorongan untuk terus menunjukkan prestasi dibidang akademis. (kmb27/k200)

Laporan Fiktif Wisatawan Coreng Pariwisata Bali TAK semua turis asing yang datang ke Bali berkantong tebal dan menghambur-hamburkan dolarnya di Pulau Seribu Pura ini. Ada juga bermodal pas-pasan. Bahkan adakalanya memanfaatkan untuk keuntungan pribadi. Misalnya melapor menjadi korban kriminal agar bisa klaim asuransi di negaranya. Mungkin banyak turis yang melakukan itu, tapi tak terekspos ke publik. Kasus teranyar turis Australia berinisial BJS (28) melapor dikeroyok di Jalan Popies 2 Kuta, Sabtu (30/7) lalu. Setelah dilakukan olah TKP, ternyata kejadian itu tidak ada. Hal itu juga dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi di TKP. Saat diperiksa, BJS mengaku melapor untuk klaim asuransi di negaranya. Unit Jatanras Polda Bali Juli 2015 lalu, berhasil mengungkap laporan palsu yang dilakukan turis asal Australia berinisial SRP (56). Awalnya SRP melaporkan kehilangan Harly Davidson, dan setelah diselidiki ternyata moge tersebut dimutilasi. Akibat perbuatannya itu, SRP ditangkap di tempat ting-

A.A. Ngurah Alit Wiraputra

Kompol Wayan Sumara

galnya di Jalan Raya Pamogan, Gang Permata Jaya, Denpasar Selatan. Di Polsek Kuta saja menerima ratusan laporan kehilangan tiap bulan untuk dipakai klaim asuransi. Untuk memilah laporan itu benar atau palsu tidaklah mudah. Apalagi turis asing dianggap sebagai raja dengan embel-embel privasi. “Jika kami tidak layani bisa kemana-mana dilaporkan, terutama di-share di

media sosial,” kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Minggu (7/8) kemarin. Anehnya lagi, lanjut Kompol Sumara, walau TKP-nya di luar wilayah Kuta, tamu asing memaksa melapor ke Polsek Kuta. Alasannya untuk klaim asuransi dan buru-buru karena check out. “Dilemanya di sana. Kalau kami tegakkan aturan, mereka bisa komplin ke mana-mana. Ujung-ujungnya kami

juga yang repot,” tegas Sumara. Bahkan diperiksa untuk berita acara pemeriksaan (BAP) saja mereka tidak mau. Berbagai alasan dilontarkan turis tersebut dari lelah, ngantuk hingga cepat-cepat pulang ke negaranya. Sedangkan menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, hal itu harus disikapi dengan baik. Selain mencoreng citra pariwisata Bali, perbuatan seperti itu bisa berdampak pada black campaign bagi pariwisata Bali. “Ini perlu diluruskan dan dicarikan jalan keluarnya. Apabila ini sering terjadi, maka harus dicek ke lapangan dan fisik setiap laporan tersebut. Jangan sampai digunakan untuk kepentingan orang tertentu dan dijadikan black campaign atau kampanye buruk tentang pariwisata Bali,” tegasnya. Apakah turis seperti itu menguntungkan? “Hal ini bisa merugikan bagi Bali. Wisatawan seperti ini perlu diwaspadai, karena sangat merugikan,” ujar Alit Wiraputra. (rah)


BANGLI

8

Mes Guru Banyak Rusak

SOSOK Perlu Sumber Baru KRISIS air bersih belakangan terus menghantui Bangli. Debit air dari sejumlah sumber turun hingga 30 persen. Kondisi ini mengakibatkan aliran ke sejumlah pelanggan kerap tersendat. Keluhan pun marak. Menyikapi hal itu, sejumlah langkah telah dilakukan PDAM Bangli, mulai dari perbaikan kebocoran hingga menerapkan sistem bergilir. Namun, hal itu tak bisa menuntaskan persoalan yang ada. Salah satu langkah untuk mengembalikan debit air yakni penambahan sumber air baru. ‘’Debit air turun. Untuk menormalkan itu, kami perlu sumber air baru,’’ ujar Direktur PDAM Bangli, I Wayan Gede Yuliawan Askara, belum lama ini. Sumber air yang bisa dimanfaatkan ada di dua lokasi yakni di Wilayah Desa Kayubihi, Bangli dan sekitar Tukad Melangit. Jika dua sumber tersebut berhasil dimanfaatkan, maka pemenuhan kebutuhan air, minimal di lingkungan kota tak lagi menjadi persoalan. Mewujudkan hal itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Lagi-lagi, anggaran sekitar Rp 8 miliar yang menjadi pendukung utama belum tersedia. Penambahan sumber air hanya dimaksudkan untuk mengatasi persoalan yang ada saat ini namun juga untuk mengantisipasi kebutuhan air ke depan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan permukiman. ‘’Pembangunan ke depan khususnya di lingkungan kota pasti semakin banyak. Itu pasti butuh air,’’ kata pria asal Kelurahan Kawan, Bangli ini. Saat ini, dalam memenuhi kebutuhan 14.800 lebih pelanggan, PDAM mendapatkan air dari 15 sumber yang tersebar di sejumlah lokasi. (sos)

Pemkab Diminta Segera Lakukan Perbaikan Bangli (Bali Post) Masih adanya guru yang menghuni mes rusak menjadi sorotan kalangan DPRD Bangli. Kondisi ini dinilai akan memengaruhi psikologis dan kinerja guru bersangkutan. Pemkab pun diminta segera menggelontorkan program perbaikan. Anggota Komisi II DPRD Bangli I Nyoman Gelgel Wisnawa mengatakan, belakangan ini yang masih menjadi fokus pemerintah daerah lebih banyak pada peningkatan kesejahteraan guru dalam hal pendapatan atau gaji. Padahal di sisi lain masih marak ditemukan guru menghuni mes dalam kondisi rusak. Permasalahan seperti ini terkesan belum mendapatkan perhatian serius. ‘’Beberapa guru masih tinggal di mes yang kondisinya rusak dan nyaris tak layak huni. Ini juga harus diperhatikan Pemkab,’’ tegasnya, Minggu (7/8) kemarin. Jika kondisi seperti itu tak terus disikapi akan berpotensi mengakibatkan guru bersangkutan tidak tahan bertugas di Bangli terutama yang berada di wilayah terpencil. Pemkab juga perlu memikirkan bahwasanya kenyamanan sangat diperlukan bagi guru dalam melaksanakan kewajibannya. ‘’Yang rusak perlu segera direhab. Buat guru itu nyaman biar betah tugas di Bangli,’’ ucap Gelgel.

Pejabat Penuhi Syarat, Wajib Ikut Lelang Jabatan Bangli (Bali Post) Sejumlah jabatan tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemkab Bangli masih lowong. Pengisian akan segera dilakukan dengan sistem lelang jabatan. Lelang jabatan ini pun wajib diikuti seluruh pejabat yang memenuhi persyaratan. Jika ada yang mangkir, sanksi berupa non-job menanti. Sekda Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra, Minggu (7/8) kemarin menjelaskan, jabatan yang masih lowong di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan, Asisten III, Asisten II dan satu staf ahli. Kekosongan itu salah satunya karena ditinggal pensiun pejabat sebelumnya. Menghindari kevakuman yang terlalu lama, jabatanjabatan itu untuk sementara masih diisi dengan Pelaksana Tugas (Plt.). Dikatakannya, pengisian jabatan secara definitif pasti akan dilakukan. Menurut instruksi bupati, harus menggunakan sistem lelang jabatan. Ditegaskan, jika ada pejabat yang sudah memenuhi ketentuan bisa ikut tapi tidak mengikuti lelang, maka akan diberikan sanksi, salah satunya berupa non-job. ‘’Itu instruksi bupati. Selain Sekwan dan Sekda, seluruh pejabat wajib ikut lelang,’’ tegas Giri Putra. Dalam mewujudkan lelang jabatan, kata Giri Putra, terlebih dahulu harus dibentuk Pansel Lelang Jabatan Tinggi Pratama Eselon II. Secara umum, komposisi anggotanya 60 persen dari kalangan luar berupa akademisi dan sisanya dari internal pemkab. Disinggung kembali kapan target pansel itu terbentuk, Mantan Sekwan Bangli ini mengatakan diupayakan bulan ini bertepatan dengan enam bulan masa

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

kepemimpinan Bupati. Supaya tak menyalahi aturan, hal ini juga dikoordinasikan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). ‘’Untuk tim itu sudah proses pembahasan,’’ katanya. Sanksi non-job mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma. Menurutnya itu merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan lembaga pemerintahan yang lebih baik. Khusus untuk lelang jabatan, ia meminta supaya dilakukan secara profesional. ‘’Pengisian jabatan itu memang menjadi kewenangan bupati. Namun perlu juga dipertimbangkan dengan Baperjakat. Itu harus dilakukan secara profesional,’’ tegasnya. Disampaikan pula, jabatan yang kosong itu nantinya harus diisi oleh orang yang memang berkompeten dalam bidangnya. Mandat yang diterima harus bisa dijalankan sesuai dengan yang diharapkan. ‘’Yang mengisi itu harus paham dengan bidangnya. Ini penting juga dalam rangka meningkatkan opini dari BPK ke depan,’’ tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

I.B. Gede Giri Putra

Politisi PKPI ini juga menyebutkan, berdasarkan hasil rapat dengan eksekutif, Bangli masih kekurangan sekitar 300 orang guru yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Jangan sampai kondisi tempat tinggal yang kurang memadai itu mengakibatkan angka kekurangan guru makin meningkat dan guru dari daerah lain enggan memilih Bangli sebagai tempat bertugas. ‘’Sekarang kita masih kekurangan guru. Nanti kalau ada pindah gara-gara tempat tinggalnya tak nyaman, jadinya akan semakin kurang,’’ katanya. Seperti berita sebelumnya, kerusakan mes di antaranya terjadi di SDN 2 Desa Terunyan, Kintamani. Atap dan beberapa kayu penyangganya sudah lapuk. Mes yang dibangun pada 1983 ini masih ditempati para guru. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada mes milik SDN 2 dan 3 Satera, Kintamani. Atapnya keropos dan di beberapa bagian ada juga yang lepas. (kmb45)

Bali Post/sos

MES - Mes guru SDN 2 Terunyan yang rusak parah. Pemerintah diminta segera menggelontorkan program perbaikan.

Benda Purbakala di Batukaang Minim Perhatian Pemkab Bangli (Bali Post) Desa Batukaang, Kintamani menyimpan banyak benda purbakala. Salah satunya berupa sarkofagus atau peti mati yang terbuat dari batu. Hanya saja keberadaan sarkofagus di Desa Batukaang selama ini nyaris tak pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Karena tak ada tempat penyimpanan khusus, oleh warga setempat, benda-benda kuno yang sudah cukup lama ditemukan tersebut dibiarkan tercecer di kebun. Perbekel Desa Batukaang, I Nyoman Yudana, Minggu (7/8) kemarin mengungkapkan, setidaknya ada tiga buah sarkofagus yang pernah ditemukan warga di wilayah Desa Batukaang. Benda-benda tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat warga sedang menggarap tanah di kebun. ‘’Terakhir ditemukan sekitar tahun 2004 lalu. Kebanyakan ditemukan di wilayah desa bagian utara,’’ terangnya. Sejak ditemukan, benda purbakala tersebut tidak pernah dipindahkan alias tetap dibiarkan berada di lokasi awal ditemukan. Hal ini dilakukan warga lantaran di Desa Batukaang hingga saat ini belum memiliki tempat khusus untuk menyimpan sarkofagus. ‘’Kalau arca-arca purbakala yang selama ini ditemukan sudah disimpan di pura. Karena sarkofagus zaman dahulu menjadi tempat penyimpanan jenazah, sehingga tidak layak jika dipindahkan ke pura,’’ terangnya. Terkait keberadaan arca-arca purbakala yang selama ini disimpan di pura, Yudana mengatakan jumlahnya mencapai ratusan. Arcaarca itu berbentuk dewa-dewi dan

Ganesha. Sejumlah peralatan manusia sejak zaman Megalitikum juga ada di desa ini. Arca-arca tersebut disimpan di enam pura, yakni Pura Puseh Batan Tiing Jero Kelodan dan Jero Kaleran, Pura Pancering Jagat, Pura Pucaksari, Pura Siwa Bujangga dan Pura Sengambu. Yudana mengatakan, meski peninggalan purbakala yang ditemukan di Desa Batukaang cukup banyak, namun diakuinya perhatian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli sejauh ini nyaris tidak ada. Untuk itu Yudana ber-

harap peninggalan tersebut bisa dipelihara bersama. Agar sejarah mengenai keberadaan sarkofagus dan arca-arca purbakala bisa diketahui, dalam waktu dekat pihaknya berencana bekerja sama dengan instansi yang menangani benda purbakala di tingkat provinsi termasuk dengan Unud khususnya Jurusan Arkeologi. ‘’Dari kerja sama yang dilakukan, harapan kami tahun arca ini jelas diketahui. Setelah itu tergali sehingga kami juga bisa membuat sejarah Desa Batukaang,’’ ujarnya. (kmb40)

Bali Post/ina

PURBAKALA - Perbekel I Nyoman Yudana saat menunjukkan salah satu pura di Desa Batukaang yang menjadi tempat penyimpanan arca-arca purbakala.

Kian Marak, Kasus Curanmor di Kintamani Bangli (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kian marak terjadi di wilayah Kintamani. Pada Sabtu (6/8) malam, seorang warga di Banjar/ Desa Dausa, Ni Made Darmiwati (23), melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Vario miliknya ke polisi. Motor tersebut hilang saat diparkir di depan warungnya. Informasi yang dihimpun Minggu (7/8) kemarin menyebutkan, kronologis hilangnya sepeda motor bernopol DK 8420 UW bermula saat korban memarkir motor di depan warung miliknya di pinggir jalan raya Kintamani-Singaraja sekitar pukul 19.00 wita. Setelah parkir, korban kemudian masuk ke dalam warung. Selang sejam kemudian, korban yang bermaksud memasukkan sepeda motor ke dalam warung justru kaget karena mendapati sepeda motornya sudah hilang. Tak hanya sepeda motornya yang hilang, korban juga kehilangan STNK lantaran sebelumnya disimpan di bawah sadel motor tersebut. Kendati sempat dilakukan pencarian di sekitar warung, tetapi usahanya ternyata tidak membuahkan hasil. Sehingga sekitar pukul 21.00 wita korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kintamani. Kapolsek Kintamani Kompol Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi kemarin membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Dikatakan Arbawa Manik, setelah menerima laporan korban pihaknya langsung melakukan olah TKP termasuk memeriksa sejumlah saksi. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta. Kasus curanmor juga sempat dilaporkan terjadi pada Sabtu (30/7) lalu di Banjar Bayun, Desa Satra dan di Desa Batur Selatan Kintamani. Sepeda motor yang hilang di Banjar Bayun, Desa Satra yakni Jupiter Z dengan nopol DK 2670 UB milik seorang pelajar asal Banjar Sangker Desa Mengening, Kubutambahan, Singaraja. Sementara yang di Desa Batur selatan bernopol DK 4364 D milik korban I Nengah Merada (41) asal Bajar Masem Dwi Tirta desa setempat. Hingga saat ini kedua kasus tersebut curanmor tersebut belum berhasil diungkap polisi. (kmb40)


GIANYAR

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

9

Gepeng Makin Marak Satpol PP Gencarkan Patroli

Gianyar (Bali Post) -

Gelandangan dan pengemis (Gepeng) merupakan persoalan yang tidak kunjung selesai. Di seputaran Ubud misalnya, belasan gepeng berkeliaran setiap harinya dengan menyasar wisatawan. Satpol PP Gianyar pun menggencarkan patroli dan razia terhadap gepeng yang masih berkeliaran.

Bali Post/nik

PEMBUKAAN PORSENI - Suasana pembukaan Porseni ke-38 Desa Batubulan di Lapangan Umum Candra Muka, Batubulan, Minggu (7/8) kemarin.

Usung Tema Sinergi Tradisi dan Spirit

Desa Batubulan Gelar Porseni Ke-38 Gianyar (Bali Post) Selain sebagai kawasan seni, Desa Batubulan juga terkenal sebagai penelur olahragawan berbakat karena banyak atlet nasional yang berasal dari daerah ini. Serangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI, Desa Batubulan pun menggelar Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) ke-38. Kegiatan rutin tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra di lapangan Umum Candra Muka Batubulan, Minggu (7/8) kemarin. Perbekel Desa Batubulan Dewa Gede Sumertha mengatakan, Porseni di Desa Batubulan merupakan agenda rutin yang sudah diselenggarakan sejak 1978. Porseni kali ini mengusung tema ‘’Sinergi Tradisi dan Spirit Membangun Desa.’’ Tema ini dipilih untuk menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan patriotisme segenap warga desa dengan mengedepankan spirit membangun desa. ‘’Apalagi porseni merupakan simbol perekat dalam memperkokoh ketahanan desa,’’ tegasnya. Dikatakan, setelah pembukaan kemarin, berbagai kegiatan akan diselenggarakan hingga Porseni ditutup 17 Agustus nanti. Porseni akan diawali dengan kegiatan olah raga, seperti pertandingan sepak bola dan tarik tambang. Dirangkai pula dengan cabang seni seperti parade baleganjur oleh sekaa teruna se-Desa Batubulan, senam PKK, tari Gabor, karaoke lagu Bali, mewarnai untuk anak-anak TK dan lomba kebersihan lingkungan. ‘’Semua kegiatan ini akan melibatkan seluruh warga dari 16 banjar,’’ tambahnya. Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra pada kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap Porseni ke-38 yang diselengarakan Desa Batubulan. Dikatakannya, Desa Batubulan patut menjadi contoh penyelenggaraan Porseni yang rutin setiap tahun, terlebih bila dibandingkan dengan sejumlah desa lain yang sama sekali belum pernah menyelenggarakan Porseni. ‘’Ini usia yang sangat tua, dan merupakan komitmen seluruh warga yang patut diapresiasi karena konsistensinya menjaga Pekan Olah Raga dan Seni hingga sampai sekarang banyak melahirkan maestro seni dan atlet berprestasi di kancah nasional,’’ katanya. Kader PDI-P ini juga mengapresiasi tema yang diusung Desa Batubulan dalam porseni kali ini. ‘’Melalui tema ini menunjukkan bagaimana Desa Batubulan menjiwai seni dan olah raga. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama membangun Desa Batubulan,’’ katanya. (kmb35/k200)

29 HPR Positif Rabies

Gianyar (Bali Post) Hingga akhir Juli, realisasi vaksinasi massal rabies tahap VII tahun 2016, di Kabupaten Gianyar telah dilakukan pada 42.246 hewan penular rabies (HPR). Selama program tersebut berlangsung telah ditemukan 29 kasus positif rabies pada HPR. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Gianyar Ida Bagus Sudewa didampingi Koordinator Tim Rabies drh. I G.N. Dibia, akhir pekan lalu. I.B. Sudewa menjelaskan, kasus positif rabies pada HPR ditemukan setelah dilakukannya pengecekan pada kasus gigitan HPR pada manusia. Pihak terkait pun telah melakukan proteksi baik pada manusia maupun wilayah ditemukannya kasus rabies. ‘’Sudah dilakukan penanganan. Setelah digigit, orangnya langsung divaksin sesuai prosedur. Sedangkan anjingnya langsung dieliminasi,’’ katanya. Dijelaskannya, estimasi populasi HPR khususnya anjing di Gianyar sebanyak 60.257 ekor. Pada vaksinasi massal rabies tahap VII ini, realisasi HPR tervaksin per akhir Juli mencapai 42.246 ekor. Rinciannya, 40.876 ekor anjing, 1.325 ekor kucing dan 45 ekor monyet. Berdasarkan kewilayahan, target tervaksin sebanyak 70 desa. Realisasi saat ini mencapai 65 desa. ‘’Lima desa kami targetkan selesai tervaksin tanggal 12 Agustus nanti,’’ ujar Sudewa. Dikatakannya lebih lanjut, setelah vaksinasi massal berakhir, kegiatan berlanjut dengan program reguler dari Disnakanlut Gianyar. Daerah-daerah yang masuk zona merah menjadi prioritas pengawasan. Hal ini guna mengantisipasi merebaknya kasus rabies. (kmb25)

Suara Gianyar

Ombudsman Harus Bertindak

OMBUSDMAN temukan banyak kasus terkait dengan penerimaan peserta didik baru. Saya harap Ombudsman tidak jadi ‘’penemu’’ saja. Kalau hanya bisa menemukan kasus saja tanpa berwenang menindak, sebaiknya lembaga ini dibubarkan saja karena terkesan mubazir. Werdha, Gianyar

Di Ubud gepeng selalu menengadahkan tangannya kepada tamu asing, bahkan bila belum diberikan uang mereka akan terus mengikuti wisatawan. Ironisnya, kondisi ini hampir ditemui di setiap titik jalan di kampung turis itu. Kepala Satpol PP Gianyar Dewa Gede Suartika, Minggu (7/8) kemarin, mengaku menerima banyak keluhan warga terkait keberadaan gepeng. ‘’Ya memang benar itu, keluhan masyarakat sudah sampai ke saya,’’ terang Suartika. Berbekal laporan yang diterimanya, Suartika sendiri langsung memerintahkan Regu I untuk melakukan patroli dan menertibkan gepeng yang berada di Ubud dan seputaran Pasar Senggol Gianyar. ‘’Sorenya langsung kami perintahkan Regu I (Piket Sore) patroli ke tempat yang disebutkan terdapat gepeng,’’ bebernya. Hanya saja Suartika sendiri tidak menyebutkan berapa gepeng yang berhasil diciduk oleh Regu I yang berpatroli pada Sabtu (6/8) sore lalu. ‘’Senin (hari inired) kami akan dapatkan laporannya, berapa berha-

Bali Post/nik

YOGA - Suasana kegiatan yoga sehat yang diselenggarakan di wantilan Puri Ubud, Minggu (7/8) kemarin. Dewa Gede Suartika sil diciduk saat patroli,’’ terangnya. Dia berjanji akan labih rutin melakukan patroli dan menciduk gepeng. Apalagi mengingat gepeng semakin marak beraksi di Ubud dan kawasan Kota Gianyar. Keberadaan gepeng telah melanggar Perda Nomor 12

Bali Post/nik

Tahun 1992 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. ‘’Ya, kami akan rutin lakukan patrol. Selain sudah meresahkan, ini juga sudah mengganggu kenyamanan baik wisatawan dan pembeli di Pasar Senggol Gianyar,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

DUKA - Made Klemun didampingi dua putri almarhum Wayan Sukajaya saat ditemui di rumah duka di Banjar Penulisan.

Perintis Jhon Fawcett Foundation Bali Berpulang Gianyar (Bali Post) Senior Manager Jhon Fawcett Foundation Bali Wayan Sukajaya tutup usia, Kamis (4/8) lalu di RS Dharma Yadnya. Jenazah pria yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial tersebut akan dikremasi 12 Agustus nanti di Krematorium Cokroaminoto. Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Wayan Sukajaya di Banjar Penulisan, Desa Medahan, Blahbatuh, Minggu (7/8) kemarin. Wayan Sukajaya berpulang di usia 47 tahun ini diketahui memang memiliki catatan sesak napas. Bahkan beberapa kali sakitnya tersebut kumat. Dia pun kerap menjalani perawatan medis. Selasa (2/8) lalu penyakit tersebut kembali kumat. Ia pun dilarikan ke RS Dharma Yadnya. Keesokan harinya keadaan suami dari Sang Ayu Made Widra Yani ini mulai kritis dan langsung masuk ICU. Hingga Kamis sekitar pukul 08.00 Wita, ia dinyatakan sudah tiada. Semasa hidupnya Wayan

Sukajaya aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia merupakan salah satu perintis Jhon Fawcett Foundation Bali yang didirkan sekitar 1990-an. Dalam perjalanan hidupnya, almarhum sudah membawa yayasan yang bergerak di bidang sosial ini melangkah hampir di seluruh wilayah Indonesia. Yayasan ini memberikan bantuan kepada ribuan warga miskin. Wayan Sukajaya merupakan putra satu-satunya dari pasangan Made Klemun dan Made Rawi. Bagi keluarga, almarhum merupakan sosok yang sangat ramah dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Made Klemun, ibu dari Wayan Sukajaya, mengatakan anaknya dikenal sangat baik dengan siapa saja. Karena itu krama ban-

jar pun berharap agar dia diupacarai di rumah. Namun mengingat semasih hidup alamarhum sempat berpesan agar dikremasi di krematorium, pihak keluarga pun memutuskan agar almarhum dikremasi. “Jasad Wayan kini masih di rumah sakit,’’ katanya. Selain meninggalkan orangtua, almarhum juga meninggalkan tiga orang anak, yakni Luh Shashi Premasvari Gayatri Sukajaya, Luh Made Savita Ambha Shankari Sukajaya dan Nyoman Krisna Blambangan Sukajaya. ‘’Kepada saya, bapak hanya berpesan untuk menjaga ibu dan adik-adik dengan baik, serta meminta agar selalu didoakan,’’ ucap Luh Shashi Premasvari Gayatri Sukajaya. (kmb35)

Wujud Kepedulian dan Terima Kasih pada Masyarakat

Guardian Gelar Bakti Sosial di Ubud

Gianyar (Bali Post) Guardian Indonesia menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Wantilan Puri Ubud, Minggu (7/8) kemarin. Kegiatan yang diikuti ratusan warga Ubud dan wisatawan ini dilaksanakan sebagai ungkapan terima kasih kepada masyarakat, karena telah mendukung eksistensi Guardian khususnya di wilayah Ubud. Regional Operation Manager Guardian Thatit Ragil Kusumo mengatakan, kegiatan Guardian Peduli ini diselenggarakan dengan tujuan mendekatkan Guardian Indonesia kepada masyarakat. Di Guardian Peduli digelar berbagai kegiatan yang bermanfaat dan dapat diakses masyarakat secara gratis. Kegiatan dimaksud seperti konsultasi kesehatan, pengobatan, yoga sehat hingga donor darah. Pihaknya juga sudah menyebarkan 400 lebih kupon kepada warga di sekitar Ubud untuk diberikan pengobatan gratis. Donor darah ada 30 orang yang sudah terdaftar, serta bakti sosial diikuti seluruh warga Ubud. ‘’Jadi, dari ini kami memberikan sumbangsih bahwa keberadaan Guardian banyak memberikan dampak positif ke masyarakat,’’ katanya. Melalui banyak kegiatan kesehatan yang sangat bermanfaat ini diharapkan menjadi bukti kepedulian serta bentuk terima kasih Guardian Indonesia kepada masyarakat Bali. ‘’Semoga ini bisa menjadi wujud terima kasih kami kepada masyarakat yang selama ini sudah mempercayai Guardian,’’ katanya. Tidak hanya layanan terbaik, Guardian Indonesia juga selalu berupaya memberikan produk terbaik melalui produk farmasi yang diakui kualitasnya dan 100 persen asli. Dikatakan, Guardian Indonesia sebagai toko retail yang sudah berdiri sejak 2004 di Bali, menjangkau semua wilayah Bali. Guardian memenuhi kebutuhan produk healthy dan beauty berkualitas dengan harga terjangkau. ‘’Kalau seluruh Bali kami ada 38 cabang. Untuk di Ubud saja kami ada 6 cabang,’’ tambahnya. (kmb35/k150)


KLUNGKUNG

10

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Bali Post/dwa

KEJUARAAN - Percasi Klungkung menggelar kejuaraan catur pelajar Bali Timur di Aula SMA Negeri 1 Semarapura.

Percasi Jaring Atlet Pelajar Semarapura (Bali Post) – Memperingati HUT ke-71, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Klungkung menggelar kejuaraan pelajar Bali Timur di Aula SMA Negeri 1 Semarapura, Minggu (7/8) kemarin. Ajang yang diikuti peserta SD, SMP, dan SMA ini diselenggarakan untuk meningkatkan minat pelajar terhadap catur dan menjaring atlet potensial. Kejuaraan diikuti pecatur asal Kabupaten Klungkung, Gianyar, Bangli, dan Karangasem. Peserta mencapai 130 orang. Tingginya animo pelajar yang ambil bagian membuat pihaknya harus melaksanakan pertandingan selama dua hari. Babak final dilaksanakan Senin ini. Ketua Percasi Klungkung I Komang Suantara menjelaskan pihaknya terus melakukan jemput pola dalam mewadahi pelajar yang hobi bermain catur. Selain melaksanakan kejuaraan, pengurus Percasi melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menggaet siswa yang berminat menjadi atlet catur. “Target kami di setiap kecamatan terdapat klub catur. Kami agendakan kejuaraan digelar tiga kali dalam setahun,” tuturnya. Menurut politikus dari Partai Gerindra itu, catur adalah olahraga permainan yang sangat familiar, namun banyak anak berbakat yang tidak dapat menyalurkan minatnya. Untuk itu, Sekretariat Percasi di Jalan Dharmawangsa Nomor 53 Semarapura Klod Kangin membuka pendaftaran bagi pelajar yang ingin menggeluti permainan catur secara serius. “Kami tidak membatasi umur. Peserta akan dididik gratis,” bebernya. Suantara berharap atlet catur Klungkung nantinya bisa bersaing dengan atlet kabupaten lain dan kota dalam eventevent bergengsi seperti kejurda dan Porprov Bali. (dwa)

Bali Post/dwa

DESA WISATA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kanan) mengecek kesiapan Desa Kamasan sebagai desa wisata, Minggu (7/8) kemarin.

Cek Kesiapan Desa Wisata Kamasan

Bupati Masih Temukan Tumpukan Sampah Semarapura (Bali Post) –

Upaya Pemkab Klungkung untuk merealisasikan Desa Wisata Kamasan bukan isapan jempol belaka. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun langsung mengecek kesiapan Desa Kamasan dalam menerima kunjungan wisatawan sekaligus mengajak semua lapisan masyarakat menjaga kebersihan, Minggu (7/8) kemarin.

Bali Post/kmb

DORONG - Warga beramai-ramai mendorong kapal penumpang pariwisata ke tengah laut saat terdampar di Pantai Lepang, Desa Takmung.

Kapal Penumpang Terdampar di Pantai Lepang Semarapura (Bali Post) – Pantai Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung, ramai pengunjung, Minggu (7/8) pagi kemarin. Warga berdatangan menyusul terdamparnya kapal motor (KM) berlambung Zana di Pantai Lepang akibat diempaskan gelombang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kapal penumpang pariwisata jenis Katamaran dengan nomor lambung K3-1987-BDG itu mengalami kerusakan mesin saat bertolak dari Serangan, Denpasar Selatan, menuju Pulau Moyo, Sumbawa. Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, kapal motor yang dinakhodai Ratna Yuanita ini terdampar sekitar pukul 04.00 Wita. Kapal bertolak dari Serangan sekitar pukul 24.00 dengan mengangkut tiga orang, yakni nakhoda kapal Ratna Yuanita asal Makassar, kepala kamar mesin Irmar Yusuf asal Ambon, dan seorang wisatawan asal Inggris bernama Tobias Coke. Saat memasuki wilayah perairan Lepang, tiba-tiba satu mesin kapal mengalami kerusakan. Kapal akhirnya terombang-ambing dan terbawa arus hingga ke Pantai Lepang. “Kami tidak tahu apa yang menyebabkan mesin di sebelah kiri mati mendadak,’’ kata Ratna Yuanita ditemui di Pantai Lepang. Mereka berupaya menarik kapal agar bisa kembali ke tengah laut, namun ombak cukup besar terus menghantam kapal ke daratan. “Kalau berhasil ke tengah laut, rencananya kami kembali ke Serangan untuk memperbaiki mesin kapal yang mengalami kerusakan,” tambahnya dengan raut wajah panik. Saat nakhoda dilanda kebimbangan, Tobias Coke dan sejumlah warga sekitar berinisatif mendorong kapal tersebut agar dapat kembali ke berlayar. Proses memakan cukup waktu lama. Setelah satu jam didorong beramairamai, kapal akhirnya berhasil kembali ke tengah laut sekitar pukul 10.00. Nakhoda memaksakan kapal tersebut beroperasi meskipun salah satu mesinnya mengalami kerusakan. Sementara terdamparnya kapal pariwisata itu mendapat perhatian Kasatpol Air Polres Klungkung AKP I Putu Ardana dan Wakil Bupati I Made Kasta. Keduanya turun memantau kapal terdampar tersebut. Ardana mengimbau nakhoda agar tidak melanjutkan perjalanan ke Pulau Moyo. “Kami minta agar mesin kapal diperbaiki terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumbawa,” ujar Ardana seraya menambahkan seluruh dokumen berlayar kapal lengkap. (kmb)

Orang nomor satu di Klungkung itu masih menemukan tumpukan sampah yang merusak pemandangan di Desa Kamasan. Selain itu, ada sejumlah material teronggok tidak dibersihkan oleh pihak rekanan yang menggarap penataan di desa wisata ini. ‘’Kesadaran masyarakat terkait kebersihan masih harus diting-

katkan karena di sana-sini masih ditemukan tumpukan sampah,’’ katanya. Terkait pembangunan gapura dan pengaspalan jalan, Bupati Klungkung minta kepada rekanan agar mengerjakan dengan cepat sehingga dapat digunakan segera mungkin. Selain itu, Suwirta memandang perlunya pembentukan sistem

pengoperasian desa wisata. Sistem ini meliputi rute yang harus dilalui dan pelayanan terhadap wisatawan. Ia akan mengkonsepkan sendiri sistem yang nantinya diterapkan di Desa Wisata Kamasan. “SKPD terkait harus berperan aktif dalam mendukung desa wisata ini. Pemkab Klungkung akan terus melakukan pembinaan

kepada masyarakat sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan,” tuturnya. Bupati selanjutnya melihat pembangunan infrastruktur yang ada di Klungkung daratan. Didampingi Kepala Dinas PU I Gusti Nyoman Supartana dan Kepala Bagian Pembangunan I Ketut Sena, ia mengunjungi pembangunan jembatan di Dusun Kanginan, Desa Besan. Jembatan ini dikerjakan selama 150 hari kerja atau diperkirakan selesai Oktober mendatang dengan menghabiskan dana

Rp 922.134.000. “Sampai sekarang pengerjaannya sudah 60 persen,” terang Supartana. Suwirta memerintahkan Kepala Dinas PU mencari solusi terkait got yang ada di Banjar Siku karena setiap musim hujan sering banjir yang diakibatkan pertemuan air dari arah yang berlawan. Di bagian lain, Bupati Klungkung memberikan masukan kepada masyarakat Desa Sangging agar balai banjarnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas desa wisata nantinya. (dwa)

Cegah Penyimpangan Dana Desa

Paksebali Gelar Pelatihan Kelola Keuangan Semarapura (Bali Post) – Besarnya dana yang digelontorkan oleh pemerintah pusat membuat aparat desa ketar-ketir dalam mengguna-

kannya. Sistem administrasi yang ketat dan kerap turun perubahan kebijakan dalam penyerapan anggaran membuat riskan terjadi kesalahan

Bali Post/dwa

PELATIHAN - Paksebali menyelenggarakan pelatihan peningkatan sumber daya aparatur desa.

atau penyimpangan penggunaan dana desa. Untuk mengatasi penyimpangan itu, Desa Paksebali yang tahun ini mendapatkan Rp 2,3 miliar dari dana desa (DD), ADD, bagi hasil pajak, dan APBD Desa (pendapatan asli desa), menyelenggarakan pelatihan peningkatan sumber daya aparatur di SD Negeri 3 Paksebali, Sabtu (6/8). Perbekel Paksebali, I Putu Ariadi, mengatakan pelatihan diisi pemberian materi perencanaan pembangunan, pelaksanan, dan pertanggungjawabannya. ‘’Bercermin dari pengalaman sebelumnya, kendala kerap dihadapi karena terjadi perubahan aturan. Dengan tetap berkoordinasi dengan pihak berwenang di Pemkab Klungkung, persoalan itu bisa teratasi,” tuturnya, Minggu (7/8) kemarin. Camat Dawan Anak Agung Putra Wedana usai membuka pelatihan menjelaskan di Kecamatan Dawan hingga saat ini tidak ada kasus penyimpangan dalam pengelolaan

dana desa. Namun, kekeliruan atau kesalahan dalam mengelola anggaran masih tetap ada. Hal ini tidak terlepas dari kemampuan SDM aparatur desa itu sendiri. Lewat pelatihan SDM serta tetap berkoordinasi pihak terkait di pemerintahan, aparatur desa akan mampu meminimalisir kesalahan. “Kalau sengaja melakukan penyimpangan dengan modus korupsi, memang tidak ada. Biasanya kekeliruan bersifat teknis saja dan masih bisa

diperbaiki,” ujarnya. Wedana mengapreasiasi langkah Desa Paksebali karena program pelatihan tersebut merupakan kali pertama digelar di Kecamatan Dawan. Dia berharap desa yang lain mengikuti. Pelatihan diadakan selama dua hari, 6-7 Agustus, melibatkan 15 peserta dari unsur perangkat desa setempat, pendamping desa, dan LPM. Pemberi materi dari Dinas Keuangan, Inspektorat, dan pihak terkait lainnya. (dwa)


BULELENG

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

11

Dari Koran Bekas

Karya Seni Barong dan Rangda Singaraja (Bali Post) Realitasnya pengelolaan sampah di Buleleng tidak semudah membalik telapak tangan. Kendala luasnya wilayah dengan sembilan kecamatan memaksa pemerintah bekerja ekstra keras. Namun di sisi lain hal yang menguntungkan, sampah-sampah utamanya dari koran bekas justru bisa dijadikan produk seni kreatif oleh para kawula muda di daerah Den Bukit ini. Para pemuda kreatif di Tukadmungga dapat mengolah koran-koran bekas itu menjadi hasil karya kerajinan barong dan rangda itu bernilai seni tinggi. Produk kreatif dari koran bekas itu memiliki

sisi keunikan yang tidak bisa disamai produk lainnya. Para pemuda dari Desa Tukadmungga, Buleleng itu memproduksi sampah dari koran bekas itu berbentuk barong dan juga rangda. Memang ada sejumlah kesulitan dan juga kerumitan pada proses kreatif, khususnya dari material koran bekas tersebut. Namun berkat keuletan dan kerja sama yang baik, mereka dapat menghasilkan bentuk nan indah, sebagaimana imajinasi mereka. “Sebelumnya sampah koran itu dibuang-buang, karena hal itu dianggap tak ada manfaatnya. Kemudian muncul ide kami para pemuda mem-

buat limbah korban bekas ini menjadi benda seni kreatif. Produk awal kami adalah barong dan rangda. Kami selesaikan melalui kerja sama tim yang baik,” ujar Gede Feggy Supradnyan bangga, Minggu (7/8) kemarin. Dikatakan, metode pembuatan barong dan rangda berbahan dasar kertas koran bekas, kardus dan kain itu menyerupai teknik pembuatan ogohogoh. Menariknya, ketrampilan menciptakan karya seni kreatif itu didapatkan secara otodidak. “Pertama kali kami buat di wantilan Balai Banjar Desa Tukadmungga. Memang awalawalnya kita sempat kesuli-

tan. Tetapi pelan-pelan kami berusaha evaluasi dan pelajari teknik rakitan pembuatannya. Akhirnya, kesulitan diawal itu bisa kami atasi bersama. Hampir ratusan lembar kertas koran kami habiskan. Bahan lainnya adalah lem dengan kombinasi kerangka kardus dan kain. Dari material itulah kami hasilkan karya seni unik ini,” ujar Gede Feggy. Pemuda lainnya, Gede Ritter, menambahkan sampah koran bekas itu ke depannya bisa disiasati masyarakat dengan melahirkan produk seni kerajinan kreatif atau karya seni yang bernilai ekonomis tinggi, karena memang memi-

Bulfest IV Ditutup Singaraja (Bali Post) Buleleng Festival (Bulfest) IV berakhir dan ditutup Bupati Putu Agus Suradnyana, Sabtu (6/8) lalu. Bulfest dipercaya sebagai event tersebar di Bali Utara, karena itu pemerintah berupaya kembali menggelar lebih semarak tahun mendatang. Kadisbudpar Nyoman Sutrisna, M.M. menyatakan Bulfest yang digelar mulai 2 Agustus 2016, menarik minat ratusan masyarakat. Pada event itu dipentaskan beragam hiburan, seni budaya dan disajikan berbagai kuliner. Bulfest ini sudah menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng. “Berbagai hal yang kurang baik akan kami evaluasi dan kaji secara mendalam. Hal itu akan kami jadikan referensi menyajikan pelaksanakan lebih sempurna pada waktu mendatang,” ujar mantan Kadiskanla Buleleng ini. Hari terakhir di zona A, ditampilkan tari pembuka legong pengeleb oleh 20 penari Sanggar Seni Manik Utara Singaraja. SMA Bali Man-

dara menyuguhkan janger kreasi, tari kreasi SMAN 4 Singaraja dan SMAN 1 Singaraja. Hiburan band Jem Tatto, Keroncong Pesona Dewata, Navicula band. Komunitas Mahima tampil di zona B. Sedangkan di zona C tampil sekaa genjek Desa Pangkung Paruk, angklung kebyar dan tari sekaa angklung Desa Ambengan. Juga diumumkan pemenang lomba-lomba oleh Bupati PAS. Bupati PAS mengharapkan pada penyelenggaraan Bulfest tahun depan harus dibarengi peningkatan dan penyempurnaan-penyempurnaan. Sedangkan pada event ini sudah bagus. Bagaimanapun harus ada sesuatu lebih sempurna pada hajatan tahun mendatang. “Kami yakin Bulfest dapat menjadi suatu hal bermanfaat buat warga, utamanya terkait peningkatan perekonomian. Untuk mengawal itu, peran pengusaha, akademisi, media massa dan masyarakat kami harap dapat memberi kontribusi konstruktif event ini,” pintanya.(kmb34)

Bali Post/kmb34

TUTUP - Bupati PAS menutup Bulfest IV tahun 2016 di depan Tugu Singa Ambara Raja, Kota Singaraja, Sabtu (6/8) malam lalu.

Peringati Hari Kemerdekaan

Ratusan Regu Berlatih Gerak Jalan

Singaraja (Bali Post) Sepanjang jalan di Kota Singaraja diramaikan para pelajar dan masyarakat umum melakukan pelatihan gerak jalan. Hajatan itu dipercaya sebagai bagian proses pembelajaran dari nostalgia penuh heroik perjuangan para pahlawan. Maklum saja, pada masa kemerdekaan RI rakyat Buleleng berjuang total hidup atau mati melakukan perlawanan dan juga gempuran kepada kolonial Belanda. Implikasinya, nilai-nilai positif perjuangan itu agar dapat dihayati sekaligus diimplementasikan generasi muda. Tiga kategori diperlombakan, yakni jarak 8 kilometer (km) tingkat SD dan SMP dimulai 9 dan 10 Agustus. Kategori Dewasa putri dengan jarak tempuh 17 km, mulainya 11 Agustus. Adapun gerak jalan 45 dewasa putra menempuh jarak 47 km, terbagi tiga etape. Etape pertama 12,9 km dan finishnya di Timur Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang. Etape kedua dengan jarak 20,9 km finisnya di Barat Rumah Makan Mina Segar. Sedangkan etape ketiga jaraknya 13,2 km. Gerak jalan 45 dewasa putra ini dilangsungkan 13 Agustus dengan start di lapangan Musi

di Kecamatan Gerokgak. ‘’Peserta wajib melewati ketiga etape itu, kemudian finish di jalan Udayana depan kantor KONI Buleleng,” ujar Ketua Panitia Gerak Jalan I Gusti Lanang Agung Parwata yang juga dosen di FOK Undiksha, Minggu (7/8) kemarin. Panitia mencatat regu gerak jalan tingkat SD jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun. Dua tahun lalu 2014 sebanyak 106 regu, 2015 108 regu dan 2016 125 regu. Tingkat SMP tahun ini diikuti 38 regu, dewasa putri 49 regu dan dewasa putra 24 regu. Sedangkan hadiah ditawarkan juara I tingkat SD Rp 11 Juta, juara I tingkat SMP Rp 11 juta, juara I dewasa putri Rp 20 juta, dan juara I gerak jalan 45 dewasa putra Rp 50 juta. Wabup Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan mengantisipasi masalah kesehatan peserta yang bisa jadi muncul pada evenT itu, pemerintah menyiapkan Buleleng Emergency Service (BES) yang didukung tim kesehatan dari pihak panitia. “Ambulan BES diharapkan dapat memberi penanganan kesehatan peserta. Kami berdayakan BES untuk disiapkan selama 24 jam,” tandasnya. (kmb34)

liki ciri khas. “Produk barong dan rangda dari koran bekas ini bisa dipentaskan menyerupai lakon calonarang. Lakonya lebih baik bergendre komedi. Kami percaya para pemuda kreatif akan mampu mengembangkan dalam desain berbeda-beda,” tambahnya. Perbekel Tukadmungga Made Arka memuji Teruna Teruni Dharma Laksana di wilayahnya yang dinilai kreatif. Menurutnya, proses penyelesaian barong dan rangda itu diakuinya tidak sampai seminggu. “Produk kreatif dari koran bekas itu dituntaskan kurang dari seminggu.

BALIHO Baliho penolakan proyek pembangunan kandang ternak babi di Dusun Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan.

Polemik Proyek Kandang Babi di Bila

17 Warga Terdampak Pasang Baliho Penolakan

Singaraja (Bali Post) – Warga terdampak proyek pembangunan peternakan babi di Dusun Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan kembali melakukan aksi penolakan atas proyek tersebut. Kali ini warga yang menolak proyek itu memasang baliho berukuran raksasa di pusat desa, depan pintu masuk ke lokasi proyek. Baliho dari 17 kepala keluarga (KK) menyatakan menolak proyek tersebut. Alasannya, proyek itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 20132033 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pasal 91 Huruf D. Pantauan di lapangan, Minggu (7/8) kemarin bahwa baliho tersebut dipasang sekitar pukul 12.00 Wita. Selain Baliho itu berisi informasi proyek pembangunan kandang babi milik PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) yang melanggar Perda No. 9 Tahun 2013-2033, juga berisi foto udara terkait posisi kandang babi yang berada pada kawasan pemukiman warga. Sejak proyek ini dibangun, warga sesungguhnya sudah menolak dan pihak kontraktor pun sudah menghentikan pekerjaan di lokasi itu. Warga terpaksa bereaksi lantaran beredarnya surat dari Desa Bila kepada Pemkab Buleleng. Surat No. 600/76/ VII/2016 tertanggal 23 Juli 2016. Surat itu ditandatangani Perbekel Ketut Citarja Yudiarta, Kelian Banjar Dinas Kawanan I Nyoman Arya Dana, Kelian Desa Pakraman Bila Tua I Ketut Darmawan, dan Camat Kubutambahan Komang Sumertajaya. Pada intinya surat itu menyebut pemerintah desa dan desa pakraman memohon kepada pemkab segera memberikan keputusan pasti untuk kelangsungan proyek pembangunan usaha peternakan babi. Surat ini dijadikan dasar hukum berdirinya usaha tersebut. Kordinator warga terdampak Putu Padma mengatakan, pemasangan baliho ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas, bahwa pembanguan kandang peternakan babi milik PT ABS melanggar aturan, yakni Perda No. 9 Tahun 2013 tentang RTRW. Selain itu, Padma dan warga

lainnya kecewa beredarnya surat dari pemerintah desa kepada pemkab yang terkesan agar pemkab segera mengeluarkan rekomendasi atas proyek tersebut. “Dari dulu kami menolak proyek ini karena lokasinya berada di pemukiman warga. Larangan ini jelas diatur dalam perda. Kami juga menyayangkan kenapa ada surat dari pemerintah desa yang seolah memaksa proyek ini tetap jalan, kendati melangar aturan,” katanya. Semua warga penyanding sekaligus warga yang bermukim di sekitar proyek, kata Padma menolak dan tidak memberikan persetujuan atas dibangunnya kandang di dua lokasi tersebut. Kekhawatiran warga terdampak ini menyangkut limbah usaha peternakan yang dipercaya menganggu kenyamanan dan kesehatan warga. Yang memberatkan, PT ABS bukan saja sekadar memelihara ternak babi, indukan dan penggemukan saja, juga memproduksi pakan ternak termasuk mengolah daging babi yang dipelihara tersebut. Itu artinya, perusahaan itu bukan berskala kecil-kecilan seperti proposal yang pernah dipresentasikan, namun sudah berskala industri. Dengan fakta ini, jelas kalau peternakan ini tidak layak dibangun di tengah pemukiman warga. “Kalau presentasi proposalnya dulu hanya memelihara 50 ekor babi. Tetapi informasinya di kandang atas akan dipelihara 500 ekor indukan. Bila beranak masing-masing 10 ekor saja sudah ada 5.000

ekor babi dipelihara di kandang dekat rumah kami. Setelah panen akan dilakukan usaha pengolahan daging dan pembuatan pakan. Nah… bisa dibayangkan limbah yang akan ditimbulkannya,” keluhnya. Karena itu, Padma mendesak agar pemkab serius menyelesaikan persoalan ini. Sanksi pemberhentian pembangunan sementara oleh Satpol PP dianggap belum cukup. Pihaknya ingin di lokasi proyek itu dipasang tanda khusus yang menyebutkan, proyek ini dihentikan. (kmb38)

Bali Post/kmb34

BARONG DARI KORAN - Pemuda di Desa Tukadmungga, Buleleng membuat terobosan kerajinan barong berbahan koran bekas, Minggu (7/8) kemarin. Ini karena mereka mempunyai bakat seni dan motivasi tinggi. Pembuatan dari bahan koran bekas ini memang baru pertama kali di Desa Tukadmungga. Karya mereka itu sudah pernah dipentaskan pada festival di daerah dan di desa,’’ kenang Arka dengan senyum sumringah.

Ia berharap di masa datang, produk kreatif anak muda itu dibuat produk lebih kreatif dan inovatif lagi. “Sudah tentu kami tetap berusaha mendukung mereka, agar anak-anak muda ini senantiasa membuat karya seni lebih berkembang, tentunya penuh inovasi,” harapnya. (kmb34)

”Shortcut” Singaraja-Bedugul

Buleleng Minta Dua Lokasi Setiap Tahun Singaraja (Bali Post) – Rencana pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul terus dibahas intens. Upaya ini dilakukan karena publik sudah menanti-nanti proyek pusat yang diyakini mampu mengatasi kesenjangan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Pembahasan terbaru dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera) RI Mochamad Basoeki Hadimoeljono di Hotel Bali Beach, Sanur, Sabtu (6/8). Untuk menghadiri pembahasan itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra bersama Kepala Dinas PU Buleleng, Nyoman Suparta Wijaya ditugaskan menghadiri pertemuan itu. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan siang harinya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) bertemu langsung Menteri PU-Pera di Bedugul, Tabanan. Menteri PU-Pera Moch Basoeki Hadimoeljono berkunjung ke Kebun Raya Bedugul mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri bertemu dengan 30 duta besar negara-negara sahabat membahas Botanical Garden. Kesempatan emas ini tidak

dibiarkan lewat begitu saja. Bupati PAS bersama Ketua Dewan Gede Supriatna menemui Menteri Moch Basoeki Hadimoeljono. Intinya pada pertemuan itu, Bupati menyampaikan sejumlah program pembangunan infrastruktur di daerahnya. Salah satu yang menjadi impian warga adalah pembangunan shortcut SingarajaBedugul. Bupati mendesak agar pemerintah pusat dapat mewujudkan pembangunan shortcut ini mulai 2017 mendatang. Bupati PAS usai menutup Buleleng Festival (Bulfest) kemarin menjelaskan, sejauh ini sudah ada empat dokumen Detail Enjenering Desain (DED) untuk empat lokasi dari 10 lokasi rencana pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul-Candikuning. Dari rencana itu, pemerintah pusat hanya bisa melakukan lokasi di Candikuning, Tabanan tahun 2017. Atas perencanaan pusat itu, Bupati meminta pembangunan shortcut agar diupayakan dua titik setiap tahunnya. “Kita ikuti kebijakan provinsi. Tapi kami akan tempuh upaya politik, agar lokasi shortcut di Buleleng ini juga dibangun,” tegasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

SOSOK Selipkan Petuah Bijak

BAGI para penggiat sastra Bali di Jembrana, nama Wayan Karda sudah tak asing lagi. Seniman yang dikenal dengan nama Richi Ricardo (Pak Richi) ini hingga memasuki usia senja masih tetap berkarya. Sejumlah karya yang ia ciptakan (geguritan, kekidung, kekawin) masih sering dilantunkan. Bahkan di antaranya telah masuk dapur rekaman. Di usia yang sekarang ini, mantan Bendesa Lelateng ini masih tetap dipercaya membina dan melatih seniman-seniman muda di desa/kelurahan. â&#x20AC;&#x153;Dari tahun 1982, saya aktif (berkesenian). Sampai sekarang pun kalau ada yang membutuhkan, saya sanggupi,â&#x20AC;? ujar lelaki lulusan Sekolah Rakyat (SR) ini. Dalam melantunkan atau membina kelompok seni di desa-desa, Karda tak lupa menyelipkan petuah-petuah bijak dan dasar agama Hindu. Kemampuannya membaca dan menerjemahkan lontar, membuat dirinya menerima sejumlah penghargaan, baik kabupaten maupun provinsi. Bahkan dalam waktu dekat, Karda diundang ke Jakarta untuk dedikasinya pada kesenian ini. Dedikasi Karda dalam melatih dan membina sekaasekaa seni di Jembrana patut diacungi jempol. Hampir setiap tahun, pria kelahiran 1939 ini tidak pelit membagi ilmu dan melatih seniman-seniman muda. Bukan hanya seni melantun, seni tarian joged bumbung khas Jembrana juga ia tekuni dan ditularkan ke sejumlah sekaa terkenal di Gumi Makepung. Di balik bakat seni yang luar biasa ini, Karda merupakan seorang petani yang rendah hati dan hidup sederhana. Di waktu senggangnya di luar menggarap sawah, Karda meluangkan waktu menulis. Ketika pentas atau melatih, bakat seninya seolah tak dapat dibendung. Mengalir dan mudah dipahami bagi para muridnya. (olo)

Kantor Koperasi Wanita Tirta Mumbul Terbakar Negara (Bali Post) Peristiwa kebakaran terjadi di Banjar Yeh Satang, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Ruangan kantor Koperasi Wanita Tirta Mumbul Desa Yeh Sumbul, ludes terbakar, Minggu (7/8) kemarin. Kejadian tersebut pertama kali diketahui Made Warma (46) dan Wayan Mandiyasa (43). Warma yang merupakan petugas kebersihan di Kantor Desa Yeh Sumbul ini seperti biasa melaksanakan tugas bersih-bersih di areal kantor. Ketika dia hendak membuka pintu gudang yang berada di sebelah barat bangunan, saksi melihat asap mengepul dari dalam. Mengetahui hal itu, saksi langsung menghubungi Mandiyasa, sebagai Klian Dinas Banjar Samblong Desa Yeh Sumbul. Kemudian Mandiyasa datang ke TKP bersama warga lainnya. Mer-

eka masuk ke dalam ruangan koperasi dan berupaya memadamkan api. Akhirnya, api berhasil dipadamkan selang beberapa menit. Barang-barang yang terbakar yakni arsip perjanjian hutang, akta perjanjian hukum pendirian koperasi, struktur koperasi, 3 unit kipas angin, lemari kaca yang berisi barang-barang dagangan, kompor gas berikut tabung gas isian 3 Kg, gelas kaca, pintu dan jendela kaca. Dari kejadian itu, Ketua Koperasi Ni Ketut Ayu Ariani mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta. Sementara, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana membenarkan kejadian tersebut. Untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (kmb)

MENUNGGU - Suasana di dalam RSUD Negara. Sejumlah keluarga pasien terlihat sedang menunggu di lorong jalan.

Bali Post/olo

Dikeluhkan, Pelayanan dan Sistem Antrean Kamar VIP RSUD Negara Satu Pasien Terkesan Dipaksa Pulang

Negara (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Pelayanan dan sistem antrean penggunaan kamar VIP di RSUD Negara dikeluhkan sejumlah warga. Selain ada dugaan praktik penyerobotan, salah satu pasien yang dirawat di kamar VIP, terkesan dipaksa untuk pulang. Itu pun tanpa alasan yang jelas. Hal ini dialami salah satu pasien yakni keluarga Mangku Lalud asal Yehembang. Lalud yang menunggui ayahnya dirawat di ruang VIP merasa kecewa dan ada kejanggalan pada pelayanan rumah sakit tersebut. Ayahnya mengeluh sakit dan akhirnya dirawat di RSUD Negara beberapa hari, kemudian diperbolehkan pulang. Saat itu, ayahnya menempati kamar VIP. Namun, selang beberapa hari kemudian,

penyakit ayahnya kambuh lagi dan masuk ke UGD. Sampai ketiga kalinya kambuh, pasein kembali menempati kamar VIP. Nah, setelah beberapa hari dirawat, pasien terkesan dipaksa untuk pulang tanpa alasan jelas. Dari sanalah, dirinya menduga ada yang tidak beres. Sebab, penyakit ayahnya selalu kambuh ketika menjalani perawatan di rumahnya. Keluarga pasien ini pun menduga seolah-olah kamar

tersebut akan segera digunakan pasien lain. Hal inilah yang membuat keluarga pasien kecewa karena alasan disuruh pulang juga tidak jelas. Kemudian, warga lainnya, KT, warga Desa Kaliakah juga mengeluhkan pelayanan rumah sakit tersebut. Ia pernah mengantre guna memperoleh kamar VIP untuk kerabatnya. Anehnya, begitu mendapat nomor antrean, selalu berubah ke nomor lebih

besar. Sepertinya ada yang menyerobot antrean kamar tersebut. Ia menjelaskan, awalnya mendapat antrean No. 5, namun berubah menjadi No. 7. Kemudian, terakhir kembali berubah menjadi No. 12. Perubahan nomor antrean itu pun hanya berlangsung beberapa jam. Logikanya, nomor antrean semakin kecil, maka akan lebih cepat menggunakan kamar. Namun, ini justru lebih lama dan diduga hal itu terjadi karena ada penyerobotan. Sementara itu, Direktur RSUD Negara Made Dwipayana menjelaskan tidak ada upaya untuk meminta pasien

Negara (Bali Post) Seorang pencuri, Sutoyo (37), asal Desa Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo Jembrana, babak belur dihajar warga. Pelaku tertangkap basah mencuri cengkeh milik Ni Luh Suardani, Sabtu (6/8) lalu. Beruntung petugas buser Polsek Mendoyo cepat datang ke TKP dan langsung

mengamankan pelaku untuk diproses lebih lanjut. Informasi di kepolisian, Minggu (7/8) kemarin menyebutkan pelaku mencuri 11 kilogram cengkeh milik korban di Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Saat itu, cengkeh dijemur di depan rumah

korban. Saat pelaku melakukan aksinya, korban memergokinya, sehingga diteriaki maling. Pelaku kabur menggunakan sepeda motornya ke arah timur. Suami korban pun melakukan pengejaran dan berhasil ditangkapnya di wilayah Tembles, Desa Penyaringan. Warga di sana pun

sempat menghajar pelaku hingga babak belur. Barang bukti berupa cengkeh setengah kering dengan berat 11 kilogram dan satu unit sepeda motor Honda Vario DK 5782 ZP milik pelaku, diamankan di Polsek Mendoyo. Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu Moh Yaqin

segera pulang. Pihaknya membenarkan adanya protes keluarga pasien terkait pelayanan di kamar VIP itu. Akan tetapi, hal itu diakui karena kesalahpahaman saja. Terkait sistem antrean kamar VIP, saat ini seluruh kamar bisa digunakan untuk semua warga. Dulu, dari 14 kamar, memang ada 1 kamar yang diprioritaskan bagi pejabat. Namun hal itu sudah dihapuskan sejak dua tahun ini, sehingga semua kamar VIP bisa digunakan untuk semua warga. Ke depan, jumlah kamar VIP akan ditambah menjadi 50 unit dengan tiga lantai. (kmb26)

mendampingi saat Kapolsek Mendoyo, membenarkan penangkapan pelaku tersebut. Dari hasil pemeriksaan pelaku, terungkap bahwa pelaku juga sempat melakukan pencurian cengkeh pada 3 Agustus. Sebanyak 10 kilogram cengkeh milik Made Purna diembat pelaku. (kmb)

Pencuri Cengkeh Babak Belur Dihajar Warga

Bali Post/kmb

TERBAKAR - Kondisi ruangan kantor koperasi Wanita Tirta Mumbul Desa Yeh Sumbul, setelah terbakar.


KARANGASEM

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

13

Lusa, Pagelaran Genjek Kolosal

Upaya Mengangkat Martabat Seni Genjek PAGELARAN seni genjek kolosal digelar di Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Karangasem, Rabu (10/8) sore lusa. Festival ini sudah direncanakan cukup lama, dalam rangka mengangkat martabat seni magenjekan. Hal itu disampaikan penanggung jawab pagelaran IGM Tusan dan Ketua Panitia Ir. Ida Made Alit, Minggu (7/8) kemarin. Kesenian khas masyarakat pedesaan di Karangasem itu perlu diangkat martabatnya, karena selama ini seni magenjekan masih dicap miring atau negatif. Masalahnya, selama ini seni magenjekan kerap hanya sebagai nyanyian dan tarian para pemabuk di arena minum miras. Ketika anggota atau mereka yang berpesta minum

tuak sudah setengah mabuk sampai mabuk berat, guna meluapkan energi yang berlebihan, barulah magenjekan. Karena itu, pihak Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) melalui tokoh-tokohnya berupaya mengangkat martabat seni magenjekan. Seni genjek diangkat dalam panggung besar yang resmi dengan disaksikan undangan pejabat tak hanya dari Karangasem tetapi juga Pemprov Bali dan pemerintah pusat. Menurut IGM Tusan, sudah dipastikan Sutiyoso yang kini Kepala BIN hadir serta sejumlah tokoh lainnya termasuk Menteri Enggartyasto Lukito. “Pak SBY (mantan Presiden-red) kalau tak sibuk sekali, berencana akan hadir,” ujar IGM Tusan.

MAKET - Gambar maket pagelaran genjek kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, Rabu (10/8) mendatang.

Selain mengangkat seni genjek ke atas panggung besar festival di TSO yang sudah dikenal dunia, pihak Museum Rekor Indonesia (MURI) juga diundang. Harapannya, pagelaran genjek kolosal pertamakali dan direncanakan diikuti lebih dari 15 ribu penari itu dicatatkan sebagai rekor MURI sebagai pagelaran seni kolosal dengan jumlah penari terbanyak di lokasi dan waktu bersamaan. “Segalanya sudah dipersiapkan. Dukungan masyarakat Karangasem sangat besar. Pesertanya mungkin nanti jauh melebihi dari 15 ribu. Meski sudah dibatasi tiap desa, mereka mendesak tetap bisa mengikutkan lebih banyak peserta. Dari Seraya terus minta menambah peserta. Kalau kita ngotot membatasi dengan alasan destar, selempot dan tempat parkir terbatas, juga tak enak. Yang penting yang dari dekat, dari Kota Amlapura dan desa terdekat, cukup naik sepeda motor berboncengan. Yang penting jangan ada yang mabuk karena tak diperbolehkan membawa miras ke lokasi genjek,” papar IGM Tusan. Ida Made Alit menambahkan, seni genjek khas Karangasem berupa nyanyian terkadang dengan menari dari pria yang duduk berjejer atau melingkar. Magenjekan itu dilakukan dalam rangka meluapkan kegembiraan, bertemu keluarga dan sahabat sambil minum bersama dalam kegiatan adat. Tradisi seni magenjekan itu sangat memasyarakat, terutama di kalangan masyarakat kecil. Karena itu, pihaknya sepakat mengangkat martabat kesenian rakyat itu sesuai misi pemerintahan Karangasem, yakni Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana. “Dari segi seni budaya, melalui genjek kolosal ini kami mewujudkan Karangasem bangkit dan bermartabat, juga mempromosikan seni budaya Karangasem ke pentas nasional dan dunia,” tandas Ida Made Alit. (ad564)

Dari ”Anak Bangsa” Radio SWiB

Memprihatinkan, Fasilitas Pendidikan Siswa di Daerah Terpencil Amlapura (Bali Post) – Sembilan perwakilan Forum Anak Daerah (FAD) Karangasem mengaku sangat prihatin dengan masih kurangnya fasilitas pendidikan, terutama bagi anak SD atau sekolah satu atap (Satap) SMP di daerah terpencil di Karangasem. Siswa yang kurang beruntung itu, bahkan ke sekolah memakai sandal jepit butut. Kondisi itu disampaikan FAD saat tampil sebagai narasumber pada acara “Anak Bangsa” di Radio SWiB FM, Minggu (7/8) kemarin. Risna pengurus FAD dari SMAN 2 Amlapura mencontohkan sebagian siswa di SDN 6 Bunutan di Gulinten. Saat sibuk menyerahkan bingkisan dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN), ada seorang siswi menangis. Ternyata, kata Risma, siswi itu menangis karena sandal jepit bututnya patah menjadi dua. Krisna mengatakan, mereka menggelar baksos di dua SD selama dua hari yakni tanggal 15 dan 16 Juli lalu. Selain baksos di SDN 6 Bunutan, mereka menggelar kegiatan serupa di SDN 8 filial (cabang) di Tianyar tengah. Kondisi siswa di wilayah terpencil itu tak jauh berbeda. Menurut Kumari, selain wilayahnya sudah terpencil dan krisis air bersih, fasilitas pendidikan juga sangat kurang. Bahkan di

SDN filial siswa mesti belajar di bangunan serupa balai banjar. Kursi dan bangku sudah butut dan jumlahnya kurang. Jangan Tanya kebersihan badan di wilayah tandus itu. Saat ke sekolah siswa itu tak memiliki cukup air untuk mandi, cukup cuci muka saja. Wikania menambahkan, karena tak memiliki baju seragam siswa berbaju sepunyanya. Bagi siswa di desa terpencil, pakaian seragam sekolah tak begitu penting. Mereka memang tak punya. Namun yang penting bisa ke sekolah saja sudah bersyukur. Di tengah keterbatasan itu, Candra Dewi, Satwika dan Purma Yanthi mengaku kagum dengan semangat anak desa itu menuntut ilmu. Mereka mesti ke sekolah dari rumahnya yang terpencar di perbukitan setelah menempuh jalan kaki ke sekolah sampai

Bali Post/013

ANAK - Perwakilan Forum Anak Daerah Karangasem saat tampil di Radio SWIB, Minggu (7/8) kemarin.

Pura Lingga Yoni akan Dipugar

Panitia Kesulitan Dana Amlapura (Bali Post)Desa Adat Ujung Hyang, Karangasem berencana melakukan pemugaran terhadap Pura Lingga Yoni di tepi Pantai Ujung. Pemugaran ini untuk membuat kondisi fisik pura lebih layak untuk para pamedek. Namun, pihak desa adat masih kesulitan memperoleh dana untuk memperbaiki kondisi pura, menyusul makin membludaknya pamedek yang datang ke pura ini. Bendesa Adat Ujung Hyang Gusti Bagus Suteja mengatakan, pihaknya masih kesulitan untuk memperoleh dana yang cukup. Pura ini masih berdiri sekadarnya dengan panyengker kain putih kuning. Dari lokasi saat ini, pihak desa adat setempat berencana ngingsirang atau memindahkan lokasi pura ke tempat yang lebih layak. Lokasinya persis beberapa meter di sebelah utara posisi pura saat

satu jam, melintasi jalanan setepak di perbukitan, jurang dan sungai. Semua anggota FAD yang tampil di Radio SWiB kemarin merupakan anakanak dari kota dan orangtuanya dari kalangan berada. Mereka juga kagum dengan kepolosoan anak-anak di desa dan mereka ramah. Anak FAD itu mengaku bersyukur ikut di FAD sehingga bisa terjun langsung melihat situasi sesungguhnya anak bangsa ini yang tidak seberuntung anak-anak di kota yang kondisi perekonomiannya jauh lebih baik. “Hati kami sangat terketuk, bagaimana bisa berbuat lebih baik, menolong sesama. Kami mengajak anak-anak FAD lebih aktif dan kami mengundang lebih banyak teman-teman lagi ikut bergabung,” ajak Risna. (013)

ini. “Kami sudah siapkan lahan enam are milik desa adat. Tapi, rencana magingsir belum bisa direalisasikan,” kata Suteja, Minggu (7/8) kemarin. Rencana memindahkan lokasi pura ini, kata dia karena lokasi saat ini tidak representatif. Terlebih dengan membludaknya pamedek setiap Purnama dan Tilem, hingga saat puncak piodalan pada Purnama Kapitu. Alasan lainnya, kawasan pesisir Pantai Ujung selama ini juga dimanfaatkan warga dari desa lain untuk melasti atau nganyud saat ngaben. Agar tidak menganggu proses itu dengan umat Hindu lain yang pedek tangkil, posisi pura harus dipindahkan ke tempat yang lebih layak. Terlebih saat air pasang gelombang di sekitar perairan setempat beberapa kali menghantam palinggih besar setinggi sekitar dua meter simbol

Lingga Yoni tersebut. Melihat mendesaknya rencana pemugaran pura ini, pihaknya sudah membentuk panitia di Desa Adat Ujung Hyang. Meski tidak bisa dibantu dari pemerintah daerah, dia berharap bisa bantuan dari masyarakat Bali, menyusul harapan agar pemugarannya dibantu pemerintah daerah tak terealisasi. Sebab, bantuan sosial semacam itu tak bisa dilakukan lagi setelah terbitnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Sehingga, bagi yang ingin membantu panitia pembangunan desa, bisa memberikan bantuan melalui dana punia. Pihak desa adat setempat sudah menyiapkan nomer rekening khusus untuk menampungnya dana punia umat dengan Nomor Rekening BRI 0241-01-006676-53-0 atas nama Panitia Pembangunan Pura Lingga Yoni Segara Ujung. Dia berharap, pemugaran ini segera dapat dilakukan melalui dana punia

Bali Post/gik

DANGSIL - Dangsil Dalem Tumpang Solas menjadi Dangsil tertinggi dan terbesar. Dangsil ini akan karembat oleh krama Desa Adat Timbrah.

Setelah 14 Tahun

Desa Adat Bungaya Gelar Usaba Dangsil Amlapura (Bali Post) Desa Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem siap menggelar kembali Usaba Aya atau biasa disebut Usaba Dangsil. Usaba Dangsil akhirnya digelar kembali setelah terakhir dilaksanakan 14 tahun lalu. Keputusan ini akhirnya diambil setelah mendapat petunjuk dari De Penanga, selaku pemangku Ida Betara Bagus Selonding. Usaba Dangsil menjadi ritual usaba terbesar di Desa Adat Bungaya dibandingkan ritual usaba lainnya, seperti Usaba Sumbu, Usaba Pengaci-aci Pura Uman Desa, Usaba Emping, Usaba Pura Pengaci-aci Kelebutan Puseh, Usaba Munmun, Usaba Dalem dan lainnya. Usaba Dangsil seharusnya digelar 10 tahun sekali. Tapi desa adat setempat tak bisa melakukannya karena berbagai pertimbangan. Manggala Prawartaka Usaba Dangsil Ida Bagus Wayan Jungutan mengatakan, biaya penyelenggaraan Usaba Dangsil ini cukup besar. Selain itu, yang menentukan Usaba Dangsil ini dilaksanakan atau tidak adalah De Penanga. Bila belum ada petunjuk dari pemangku Ida Batara Bagus Selonding,

maka Usaba Dangsil tak bisa digelar meski sudah lewat 10 tahun. Dalam tiga pelaksanaan Usaba Dangsil terakhir, rentang waktunya bervariasi. Seperti sejak tahun 1938, Usaba Dangsil baru bisa dilaksanakan 16 tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1954. Setelah itu dilaksanakan kembali 15 tahun berikutnya pada tahun 1968, 10 tahun kemudian lagi pada tahun 1978 dan terakhir dilaksanakan tahun 2002, setelah tak dilaksanakan lagi selama rentang waktu 24 tahun. “Tahun ini kami laksanakan lagi, setelah dilaksanakan terakhir 14 tahun lalu,” kata Ida Bagus Wayan Jungutan didampingi Penyarikan Utama Usaba Dangsil I Gede Krisna Adi Widana, De Kebayan Wayan, De Kebayan Nyoman, De Salah Sukarti (penyarikan) dan De Salah Sukata (Klian Desa Adat) di Pura Bale Agung Desa Adat Bungaya, Minggu (7/8) kemarin. Panglingsir desa setempat sangat berharap Usaba Dangsil segera digelar kembali, sebab Daha Truna di Desa Adat Bungaya sudah makin sedikit karena sudah banyak menikah.

Karena Usaba Dangsil inilah yang digunakan sebagai kesempatan bagi Truna Daha yang baru untuk melanjutkan peayah-ayah Truna Daha di desa adat yang sudah ada sejak zaman Raja Bali, Swi Wira Dalem Kesari pada abad ke-10. Saat ini sudah ada lebih dari 600 Truna Daha yang akan mengikuti prosesi pawintenan untuk menjadi Truna Daha yang baru. Sedangkan Truna Daha lama yang masih tersisa hanya tinggal sekitar 200 orang. Sebagai desa tua, keberadaan Truna Daha ini cukup vital untuk menjalankan segala aci di desa adat. Di sisi lain, berbagai rutinitas persiapan Usaba Dangsil ini sudah tampak, Minggu kemarin. Di sebelah timur Pura Bale Agung setempat warga sudah menyusun tiga anyunan. Sedangkan di areal Pura Bale Agung sudah tersusun Dangsil Desa (tumpang sembilan) dan Dangsil Nungnungan (tumpang lima). Sementara, lima Dangsil lainnya juga sedang dikerjakan di areal Pasar Tradisional Desa Adat Bungaya, antara lain Dangsil Dalem Tumpang Solas, Dangsil Puseh Tumpang Pitu, Dangsil

Sesana Kauh Tumpang Pitu, Dangsil Pengguhung Tumpang Pitu dan Dangsil Susuan Tumpang Pitu. Rencananya ritual melasti ke Pantai Pasir Putih Desa Adat Bugbug akan dilaksanakan pada 17 Agustus nanti. Uniknya, sepanjang perjalanan melasti ini, iring-iringan melasti ini tidak boleh nyulubin abangan dan nyulubin kabel milik PLN. Selain itu, Ida Batara saat tedun melasti tidak boleh ada yang berdiri lebih tinggi. ”Nanti kalau ada kabel melintang di atas jalan raya, pasti akan dibongkar dulu. Saya juga sudah bersurat ke desa-desa yang dilalui agar tidak campah saat Ida Batara memargi melasti. Ritual ini sangat sakral. Kalau ada yang tidak sesuai, akibatnya sangat fatal,” tegasnya. Puncak Usaba Dangsil akan dilaksanakan 29 Agustus mendatang. Saat puncak Usaba Dangsil ini, warga Desa Adat Bungaya maupun warga luar yang datang (tamiu) tidak boleh mengenakan baju dan destar. Mereka harus mengikuti adat dresta Desa Adat Bungaya, dengan hanya boleh mengenakan kain dan saput dari pinggang ke bawah. (kmb31)

Pengusaha Pertanyakan Keadilan Pemberian Izin Galian C Amlapura (Bali Post) –

Sejumlah pengusaha galian C tak berizin yang sejak dua pekan lalu usahanya ditutup, mempertanyakan keadilan pemberian izin. Soalnya, ada usaha galian C seperti di Liligundi dan di Desa Jungutan mendapatkan izin. Padahal perkiraan usaha yang keluar izinnya itu lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Salah satu pengusaha yang mempertanyakan keadilan mendapatkan izin usaha galian C itu adalah IGL Putu dari Badeg Kelod, Selat. Dia menduga karena orang kaya dan berkuasa, mereka dengan mudah mendapatkan izin, meski dari segi ketinggian lokasi diperkirakan sama tinggi dengan usaha galian C yang satupun tak dapat izin di Kecamatan Selat. “Saya pertanyakan, satu usaha galian C di Desa Jungutan itu dapat izin,” kata IGL Putu, belum lama ini. Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Izin Terpadu Pemkab Karangasem Ketut Sumarta mengatakan, di Kecamatan Bebandem tak hanya satu usaha galian C yang memiliki izin. Namun ada dua usaha, yakni satu di Liligundi dan satu lagi di Butus. Kedua galian C itu memang sudah ada izinnya, sehingga tidak

ini. Sehingga genah pura ini menjadi lebih layak untuk umat sedharma melakukan persembahyangan. Kemunculan Lingga Yoni ini bermula dari proyek penyenderan pantai setempat tahun 2012. Pada bulan Desember 2013, pekerja proyek penyenderan pantai tersebut menarik sebuah batu besar yang berada sekitar 10 meter dari tepi pantai. Pekerja itu lantas menyeretnya ke tepi pantai. Batu besar itu mirip Lingga Yoni (simbol Dewa Siwa). Saat itu, batu tersebut rencananya diambil oleh pekerja proyek dibawa keluar Karangasem. Namun, mendapat penolakan dari masyarakat. Batu ini lantas dipindahkan ke tempat aman dan dibuatkan panyengker. Banyak warga kemudian melakukan persembahyangan, mulai dari memohon kesembuhan dari penyakit hingga memohon keturunan. Lingga Yoni ini lantas menjadi buah bibir, setelah banyak warga yang membuktikan permohonannya dikabulkan. (kmb31)

ditutup. Kedua galian C itu memiliki izin karena dari segi ketinggian masih di bawah 500 meter di atas permukaan laut. ”Petugas kami dulu sudah mengecek dan memang masih di bawah 500 MDPL. Kalau tak percaya, mari sama-sama cek lagi,” katanya. Terkait keadilan yang dipertanyakan pengusaha galian C yang tak dapat izin, diakui Ketua Aliansi Peduli Sejahtera Masyarakat (Apisemar) Nyo-

man Pasek. Pihaknya juga sering mendapatkan pertanyaan seperti itu dari pengusaha galian C yang tak dapat izin yang merasa dianaktirikan. Selain diraskan ada ketidakadilan dalam pengeluaran izin, juga selama ini tak ada penjeraan bagi pelaku usaha galian C bodong. Di mana pengusaha galian tanpa izin itu ada yang diproses hokum, tapi ada juga yang tidak atau tak jelas proses hukumnya, meski sudah diger-

ebek dan alat kerjanya sudah disita. Pasek menegaskan, ancaman hukuman pelaku penggalian tambang mineral dan batuan itu sesuai UU tentang Pertambangan cukup berat. Ancaman hukumannya berupa pidana sampai 10 tahun penjara dan denda maksimal sampai Rp 10 miliar. Seperti diberitakan, semua galian C tak berizin di wilayah Kecamatan Rendang, Selat, Bebandem dan Kubu yang tak memiliki izin ditutup sesuai surat edaran atas nama Bupati Karangasem, ditandatangani Sekda Karangasem. (013)


TABANAN

14 Empat Puskesmas Diakreditasi

Tabanan (Bali Post) Layanan kesehatan harus terakreditasi sebagai syarat bekerja sama dengan BPJS. Pemerintah memberikan waktu hingga 2019 mendatang. Untuk memenuhi persyaratan ini, Kabupaten Tabanan melakukan akreditasi puskesmas secara bertahap. Tahun ini dari 20 puskesmas yang ada, empat menjalani penilaian akreditasi. Keempat puskesmas tersebut adalah Puskesmas Baturiti 1, Puskesmas Kerambitan 1, Puskesmas Kediri 1, dan Puskesmas Penebel 1. ‘’Dua puskesmas adalah puskesmas rawat inap,’’ ujar Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Tabanan drg. Ni Wayan Wirati, Jumat (5/8) lalu. Dalam penilaian akreditasi yang dinilai adalah administrasi manajemen puskesmas, Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM), dan Usaha Kesehatan Personal (UKP). ‘’Penilaian utama adalah apa yang dikerjakan oleh puskesmas harus tertulis dan apa yang tertulis dikerjakan oleh puskesmas,’’ katanya. Dinas Kesehatan Tabanan terus-menerus memberikan pembinaan mengenai pengelolaan dokumen, manajemen, dan standar pelayanan sesuai kriteria penilaian. Dari segi kualitas layanan dan manajemen, puskesmas di Tabanan diyakini mendapatkan akreditasi tingkat madya. ‘’Seperti rumah sakit, akreditasi puskesmas juga ada empat tingkat, yaitu pratama, madya, utama, dan paripurna,’’ jelasnya. Seluruh puskesmas di Tabanan akan diakreditasi pada 2018 kecuali Puskesmas Penebel 2 yang kondisi gedungnya terlalu kecil dan tidak representatif. Kini sedang diusahakan dan paling lambat tiga tahun lagi Puskesmas Penebel 2 menjalani akreditasi. Permasalahan lain di puskesmas adalah SDM. Beberapa bidang diambil oleh SDM yang bukan kualifikasinya. Contohnya puskesmas masih sangat membutuhkan tenaga perawat, tetapi karena kekurangan akhirnya tenaga ini diambil alih oleh bidan. Puskesmas Tabanan saja masih kekurangan tenaga kesling dan analis. ‘’Kami harap pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten mau mengisi kekurangan tenaga ini sehingga ke depan layanan puskesmas berjalan maksimal dan diisi oleh tenaga sesuai klasifikasinya,’’ papar Wirati. (kmb24)

Lintas Tabanan Truk Terperosok KECELAKAAN lalu lintas kembali terjadi di jalur umum Denpasar-Gilimanuk tepatnya di tanjakan Banjar Samsam II, Desa Samsam, Kerambitan. Jumat (5/8) lalu, sebuah truk bermuatan pakan ternak terperosok ke pinggir jalan akibat tidak kuat menanjak. Beruntung sopir truk, Muksin (36), asal Lombok Barat, hanya mengalami cedera di bagian kaki. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas tersebut terjadi pukul 09.00 Wita. Truk DR 8622 AE yang datang dari Surabaya melaju dari arah Gilimanuk menuju Mataram. Saat tiba di lokasi kejadian yang tengah padat kendaraan, truk tidak kuat naik. Sopir berusaha mengerem kendaraannya dan mencoba mengganjal roda truk dengan batu. Truk tersebut sebelumnya sempat bertabrakan dengan bus di sekitar wilayah Pura Rambut Siwi, Jembrana. Menurut Kanit Lantas Polsek Kerambitan Iptu Putu Harianto, sebelum kejadian pihaknya tengah memberlakukan pengaturan lalu lintas dengan mengurai kendaraan di sekitar wilayah Lumajang, Desa Samsam, yang saat itu padat. Kegiatan penguraian ini rutin dilakukan saat jam-jam padat dengan meminta kendaraan besar menepi dan melaju bergantian. Namun, Muksin membandel dengan tetap menjalankan truknya. (kmb28)

Telepon Penting tabanan

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Ratusan Krama Ikuti Yadnya Massal di Desa Pakraman Bedha Pendanaan Disubsidi LPD

YADNYA MASSAL - Bendesa adat dan prajuru adat saat kegiatan upacara yadnya massal di Wantilan Desa Adat Bedha.

Hujan Saat Musim Kemarau

Ekspor Kopi Sulit Capai Target

Tabanan (Bali Post) –

Adanya hujan saat musim kemarau memberikan keuntungan bagi petani yang bekerja di sawah. Namun, sebaliknya bagi rekan-rekannya yang berkutat di perkebunan. Produksi tanaman perkebunan pada musim kemarau basah dipastikan turun karena bunga yang harusnya mekar kebanyakan rontok akibat hujan. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Tabanan Roemy Liestyowati menyatakan turunnya produksi perkebunan seperti cokelat dan kopi kerap terjadi setiap tahun kabisat. “Dari pengalaman sebelumnya, setiap empat tahun sekali terjadi penurunan produksi perkebunan. Ini dikarekanan setiap tahun kabisat selalu turun hujan di musim kemarau. Akibat hujan, proses penyerbukan yang harusnya terjadi menjadi gagal karena bunga mengalami kerontokan,’’ jelasnya dihubungi, Minggu (7/8) kemarin. Turunnya produksi menyebabkan petani mengalami kesulitan memenuhi permintaan ekspor dalam hal ini ekspor kopi robusta. Padahal tahun 2016 ini ada permintaan delapan kontainer kopi robusta dari Korea. Jika per kontainer berisi 18 ton, petani harus memenuhi permintaan ekspor 144 ton. Belum ada kepastian berapa kontainer yang bisa dikirim karena kopi baru saja mulai panen. “Jika terus

turun hujan, proses pengeringan kopi juga akan mengalami hambatan. Namun meski sulit, kami tetap optimis petani mampu memenuhi target ekspor ke Korea tersebut,’’ katanya. Sementara tanaman cokelat banyak yang terserang busuk buah dan hama hewan pengerat seperti tupai. Akan tetapi, di beberapa daerah seperti di Banjar Lumbang Sari, Desa Lumbung, Selemadeg Barat, perkebunan cokelat tumbuh dan berbuah sangat baik karena kekompakan petani dalam perawat secara rutin tanamannya, sehingga terhindar dari serangan hama dan bisa berbuah dengan baik. Musim kemarau basah yang mengabikatkan produksi perkebunan turun dapat dilihat dari harga produksi perkebunan yang merangkak naik. Saat ini cokelat fermentasi menyentuh harga Rp 50 ribu per kilogram, sedangkan kopi robusta sekitar satu minggu lalu menyentuh harga Rp 25.000 per kilogram. (kmb24)

DESA Pakraman Bedha menggelar yadnya massal untuk kedua kalinya di wantilan desa setempat, Sabtu (6/8) lalu. Upacara ini diikuti krama dari 38 banjar adat, enam desa dinas, dan tiga kecamatan yang ada di wilayah Desa Pakraman Bedha dan menghabiskan dana lebih dari Rp 450 juta yang disubsidi oleh LPD Bedha. Kegiatan yadnya massal ini terdiri atas empat upacara, yakni ngaben massal diikuti 64 orang, ngelungah 50, matatah 30, dan nyambutin delapan orang. “Ini mandat dari saba desa yang diadakan tiap tiga tahun sekali. Total biaya lebih dari Rp 450 juta dari iuran krama dan sebagian besar subsidi LPD Bedha,” ungkap Jero Bendesa Adat Desa Pakraman Bedha, Ir. I Nyoman Surata, M.T. Kegiatan ini sebagai bentuk penyeimbangan antara parahyangan (Tuhan), pawongan (manusia), dan palemahan (lingkungan) serta meringankan beban krama. “Meski disubsidi oleh keuntungan LPD selama tiga tahun, karena ini sifatnya bentuk membayar utang kepada leluhur, krama tetap kami kenakan iuran. Hanya nominalnya lebih ringan, yaitu Rp 2 juta untuk ngaben, serta masing-masing Rp 400 ribu untuk matatah, ngelungah, dan nyambutin,” jelasnya. Program Desa Pakraman Bedha lainnya adalah yayasan yang berg-

erak dalam bidang pendidikan, spritual dan kewirausahaan. Untuk bidang pendidikan sudah mempunyai PAUD dan TK Hindu. Di bidang spiritual melaksanakan berbagai penataran untuk anak muda dan masyarakat berupa pasraman. Untuk bidang wirausaha memiliki kolam mancing ikan. Sementara itu, Kepala Lembaga Pemberdayaan LPD Provinsi Bali yang juga pengawas internal LPD Bedha, I Nyoman Arnaya, menyarankan seluruh LPD di Bali bisa melaksanakan acara seperti ini untuk membantu pembiayaan upakara piodalan di Pura Kahyangan Tiga di masing-masing desa, sehingga Bali tetap ajeg. “LPD mesti mampu meringankan krama dalam aktivitas adat dan budaya. Orientasi agama, adat, dan budaya harus diselamatkan,” tegasnya. LPD Bedha beroperasi mulai 1993 dengan modal awal dari pemerintah Rp 7,5 juta dan dari krama adat/modal donasi lebih dari Rp 25 juta. Selama lima tahun terakhir (2011-2015) keuntungan/SHU LPD terus mengalami peningkatan dari Rp 1,7 miliar menjadi Rp 3,8 miliar pada 2015. Sebanyak 20 persen SHU tersebut diberikan kepada adat, dengan rincian 60 persen didistribusikan untuk 38 banjar adat dan 40 persen dikelola oleh desa adat. (ad565)

HUT RI Diisi Sejumlah Lomba

Tabanan (Bali Post) Gema kemerdekaan mulai berkumandang di Kabupaten Tabanan. Berbagai lomba diadakan untuk memeriahkan HUT ke-71 RI tahun ini. Di lingkungan Pemkab Tabanan, lomba diawali senam bersama dan jalan santai yang dibuka Asisten I Sekda Wayan Yatnanadi di Lapangan Alit Saputra, Jumat (5/8) lalu. Seluruh jajaran SKPD dan staf di lingkungan Pemkab Tabanan tumpah ruah mengikuti kegiatan tersebut. Yatnanadi mengharapkan berbagai lomba yang diada-

kan mampu meningkatkan rasa kebersamaan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan. “Lomba yang diadakan bukan untuk mengejar juara semata. Kami ingin seluruh pegawai bisa meningkatkan rasa kebersamaan,” ujarnya. Menurutnya, dalam mengisi kemerdekaan seluruh warga negara bisa memberikan kontribusi positif dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan di masingmasing daerah. “Memaknai dan mengisi hari kemerdekaan bisa dilakukan dengan

berbagai hal. Salah satunya ikut membantu pemerintah menjalankan berbagai program,” imbuhnya. Ia berharap seluruh pegawai di Pemkab Tabanan bisa memaknai hari Kemerdekaan dengan baik dan mengingat kembali perjuangan pahlawan agar termotivasi dalam bekerja membangun Tabanan menjadi lebih baik. Lomba lainnya meliputi lari karung, terompah panjang, dan tarik tambang. Acara juga diisi pengundian kupon door prize bagi peserta jalan santai. (kmb28)

Bali Post/kmb28

KARUNG - Lomba lari karung mewarnai perayaan HUT RI di Lapangan Alit Saputra.

Warung Global

APBD di Bank Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

SERAPAN APBD Bali saat ini baru mencapai 37%, padahal idealnya hingga Agustus 80%. Hal ini dikatakan Werda di Tegallalang saat mengomentari topik ‘’Rp 1,2 Triliun APBD Bali Diparkir di Bank’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Sabtu (6/8).

Serapan masih minim, menurut Werda, kemungkinan karena ada sesuatu yang kurang bagus. Misalnya kinerja kurang maksimal, sehingga manajemen harus dibenahi. Kenapa APBD diparkir di bank, padahal banyak kekurangan pembangunan infrastruktur dan keluhan kerusakan di sana-sini? Agung Jaya Negara di Denpasar menyebut sudah menjadi kebiasaan pemerintah daerah menyimpan anggaran dengan

alasan menjaga kebijakan baru yang datang mendadak. Hal ini mengakibatkan tertundanya proyek-proyek pembangunan di daerah. Menurut Sugi dan Winaja di Denpasar, pemda-pemda rapat panjang untuk membuat anggaran. Anggaran diminta, lalu dikabulkan. Tetapi setelah itu kenapa anggarannya diendapkan di bank? Kalau seperti ini, pada tahun berikutnya potong saja anggaran

daerah yang tidak melakukan penyerapan anggaran. Untuk apa dana sebesar itu sia-sia, sementara ada daerah lain yang lebih membutuhkannya. APBD tersebut, lanjut Febri di Denpasar, mestinya tidak ditaruh di bank tetapi dimanfaatkan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa bersekolah. Infrastruktur di Bali sudah cukup baik. Uang negara disimpan, kata Kusuma di Denpasar, pasti karena ada kesepakatan khusus antara bank dan pemerintah daerah. Jika deposito berjangka tiga bulan saja, berapa miliar rupiah didapat dari bunga uang tersebut dan untuk siapa? Itu makanya dana yang ada tidak pernah ke sektor-sektor yang tepat. Herman di Denpasar menyata-

kan penempatan dana APBD dalam deposito bank dapat menjadi pintu masuk korupsi. Setiap orang yang mendepositokan uang pasti mengharapkan bunga. Ini menjadi persoalan ketika dana akan

digunakan tetapi tidak tersedia karena sedang disimpan dalam bentuk deposito. Yang sering terjadi, pemda mengaku tidak mempunyai uang, tetapi di akhir tahun tiba-tiba ada dana lebih. (dika)


15

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016 Klasemen Grup B 1. Perseden 2. Perst 3. Putra Tresna 4. Undiksha 5. Putra Pemenang

1 1 0 0 0

1 0 0 0 0

0 0 0 0 0

0 1 0 0 0

5-0 0-5 0-0 0-0 0-0

3 0 0 0 0

The Reds Hancurkan Barca London Stadion Wembley London dipadati lebih dari 89 ribu penonton saat menyaksikan Liverpool menghancurkan Barcelona 4-0, Minggu (7/8) kemarin, pada pertandingan International Champions Cup. Pemain baru Sadio Mane menciptakan satu gol dan satu assist untuk the Reds.

Jadwal Senin (8/8) Putra Pegok vs Tunas Muda Ubud

Cukur Perst, Perseden Pimpin Klasemen

Gianyar (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar mencukur lawannya, Perst Tabanan, dengan skor 5-0 (2-0) di ajang Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali, Grup B, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Minggu (7/8) kemarin. Kemenangan besar ini, mengantarkan tim Laskar Catur Muka memimpin klasemen. Gol pembuka kemenangan Perseden diciptakan Ketut Katos Sudi Artawan di menit ke-22, menuntaskan umpan silang dari Agus Kayun Dwipayana. Selang tiga menit, AAN Surya Negara menggandakan kemenangan lewat titik putih yang mengoyak gawang Suka Wirata Delem. Penalti diberikan wasit Widiasmadi (Askab PSSI Jembrana), karena pemain Perseden Tirtanadi dijatuhkan kapten Perst Agus Maryanta di petak keramat. Hingga turun minum, Perseden unggul 2-0. Memasuki babak kedua, penampilan Perseden makin menjadi-jadi dengan mengurung pertahanan Perst. Bahkan, permainan kontestan Linus dari Tabanan ini nyaris tak bisa berkembang. Sebaliknya, Made Antha Wijaya Mucin menciptakan gol di menit ke-77. Berawal dari sepakan Surya Negara melambung ke mulut gawang, bola coba diselamatkan kiper Suka Wirata. Sayangnya, tangkapannya kurang lengket hingga bola lepas dan disambar Mucin. Selanjutnya, Agus Kayun Dwipayana memperbesar kemenangan timnya dengan menambah gol di menit ke-84. Agus Kayun yang menerima umpan terobosan, lepas dari kawalan pemain belakang Perst, kemudian mencocorkan bola ke gawang. Semenit menjelang bubaran, lagi-lagi Agus Kayun mengoyak gawang Suka Wirata. Sampai akhir pertandingan, Perseden tetap unggul 5-0. Usai pertandingan, pelatih Perseden Nyoman Ambara mengakui asuhannya bertanding dengan skema permainan yang disiapkan. ‘’Harapan kami supaya laga berikutnya, penampilan anak-anak makin meningkat,’’ ucapnya. Di sisi lain, arsitek Perst Wayan Antika mengakui timnya kalah di lini tengah, sehingga suplai bola Perseden ke lini depan lancar. (022)

Bali Post/wan

LAWAN - Pemain Perseden (kiri) melewati penjagaan lawannya dari Perst Tabanan dalam pertandingan Liga Nusantara yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta, Buruan, Blahbatuh, Gianyar Minggu (7/8) kemarin.

Firangga dan Wahyu Gabung Tim PON Bali

Denpasar (Bali Post) Dua atlet pelatnas yakni Argia Firangga dan Muhammad Abdurahman Wahyu sudah bergabung dengan tim Taekwondo PON Bali untuk menjalani latihan bersama. Bergabungnya dua atlet tersebut memberi motivasi tambahan bagi atlet lain sebelum turun ke PON XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016. ‘’Dua atlet pelatnas sudah bergabung dengan tim sejak dua hari lalu. Kekompakan tim lebih meningkatkan lagi. Apalagi nanti di kelas poomsae ada tim putra dan putri,’’ ungkap pelatih poomsae Tim Taekwondo PON Bali Ade Muhammad Sujud di Hotel Batukaru, Ubung, Denpasar, Minggu (7/8) kemarin. Sujud mengatakan, peningkatan itu dilakukan mengingat tekanan saat PON nanti sangat besar. Apalagi, para atletnya jauh dari keluarga. Sehingga harus dilakukan terobosan besar untuk mengatasi hal tersebut. ‘’Sehebat apa pun seorang atlet, pasti mereka memiliki tekanan. Misalnya saja mereka jauh dari keluarga. Ini bisa diatasi dengan kebersamaan di tim. Sehingga tekanan atau beban tersebut bisa berkurang,’’ katanya. Dikatakannya, pihaknya berharap dengan bergabungnya dua atlet pelatnas tersebut, bisa membantu mengurangi beban yang dihadapi para atlet lainnya. Terutama bagi atlet yang baru pertama kali mengikuti PON, jelas mereka mempunyai beban dan tekanan yang lebih berat. ‘’Untuk aspek psikologis cukup berpengaruh pada mereka. Untuk itu kami berharap kedua atlet ini bisa berbagi pengalaman dan teknik-teknik yang didapat selama mengikuti pelatnas,’’ terangnya sembari menyebutkan Wahyu yang sudah lima tahun di pelatnas sering berbagi pengalaman dengan atlet lainnya. (kmb41)

Pemain yang dibeli seharga 44,5 juta dolar AS dari Southampton itu, menjebol gawang Barca melalui sundulan kepala menit ke-15. Ia kemudian melepask a n umpan silang yang mengenai eks pemain Liverpool Javier Mascherano dan bola meluncur ke gawang Barca dua menit setelah babak kedua dimulai. Divock Origi menambah gol ketiga semenit kemudian, disusul sundulan Marko Grujic menjelang akhir pertandingan. Kemenangan ini menjadikan tim asuhan Jur-

HADANG - Penyerang Barcelona Lionel Messi (kanan) dihadang gelandang Liverpool Emre Can pada pertandingan turnamen International Champions Cup di Stadion Wembley, London, Minggu (7/8) kemarin.

Lomba Aerobik HUT ’’Bali Post’’

Maria Jeni Dinobatkan Peserta Merah-Putih

Denpasar (Bali Post) Maria Jeni asal Buduk, Badung, dinobatkan sebagai peserta Merah-Putih dalam Lomba Senam Aerobik serangkaian perayaan HUT ke-68 Bali Post, di halaman Bali TV, Jalan kebo Iwa 63 A, Denpasar, Minggu (7/8) kemarin. Ketua Panpel Adolfna Grace Tangkudung menyatakan, dalam senam bersama, Maria dinilai mengenakan busana Merah-Putih berikut hiasan di rambutnya. Grace mengakui senam bersama sengaja Lala Studio melakukan inovasi baru yang dimodifikasi mulai aerobik, hip-hop, poco-poco, dangdut, sampai gemu fa mire. ‘’Gerakan senam berikut musik yang mengiringinya ini merupakan kreativitas Lala Studio,’’ ujar Grace. Diakuinya, gerakan senam ini cocok segala usia, termasuk mereka yang tak pernah melakukan senam. Oleh sebab itu, gerakannya diyakini makin membuat bugar bagi siapa pun yang melakukannya. Grace mengakui, dirinya tidak menyangka peserta sampai membeludak mencapai 400 pesenam lebih. Bahkan pada kategori beregu, yang tiap regunya berkekuatan 6 personel, pesertanya hingga 30 tim. Yang menarik, peserta termuda usia 3 tahun yakni Alaksmi yang merebut juara III (poin 305), untuk kategori fun aerobik anak-anak (di bawah 10 tahun), sedangkan peserta tertua 57 tahun. Selain itu, peserta juga merasakan puas mengikuti lomba aerobik, sebab penilaiannya dinilai objektf, fair-play, dan menjunjung tinggi sportivitas. Pasalnya, menurutnya, dewan juri yang memimpin lomba dari Persatuan Juri Senam se-Bali (Perjusba) sudah mengantongi sertifikat, sehingga kinerja mereka profesional dalam memberikan penilaian. ‘’Jadi, tugas seorang juri tidak bisa diambil-alih instruktur senam, dan sangat berbeda apalagi jika instrukturnya tak memiliki sertifikat juri,’’ terang Grace. Pesenam Sarah Elsa juara pada low impact 30 tahun ke bawah (pemula) dan body language (BL) 30 tahun ke bawah (pemula), serta juara II aerobik 30 tahun ke bawah (pemula). (022)

gen Klopp memenangkan enam dari delapan pertandingan pramusim yang dijalani. Liverpool selanjutnya dijadwalkan bertemu Mainz di Jerman. Pasukan Klopp kemudian membuka kompetisi Liga Utama Inggris melawan Arsenal akhir pekan ini. Kekalahan Barca di Stadion Wembley itu menjadikan Paris Saint Germain sebagai pemenang turnamen ini. Barca pada pertandingan kemarin tidak menurunkan penyerang Neymar yang membela Brazil di event Olimpiade. Meski menurunkan duet Luis Suarez dan Lionel Messi, tim asuhan Luis Enrique tak mampu mencetak gol balasan. Kendati demikian Suarez dan Messi sempat membuat pendukung the Reds waswas setelah tembakannya membentur tiang di babak pertama. Barca selanjutnya akan menghadapi Sampdoria di akhir pertandingan pramusim, Kamis

Tanah Datar (Bali Post) Dylan Newberry mempertahankan Jaket kuning (yellow jersey, pemimpin klasemen sementara) Tour de Singkarak 2016, meski di etape dua yang finis di Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Minggu (7/8) kemarin, pembalap tim Data #3 Cisco Australia itu hanya finis di urutan ke-30. Hingga etape kedua, pembalap yang baru pertama kali turun di kejuaraan yang didukung Kementerian Pariwisata itu mengumpulkan catatan waktu 05:21:10 atau unggul tujuh detik dengan pembalap di posisi dua yaitu Ricardo Garcia dari Kinan Cycling Team. Munculnya nama Dylan dalam kancah balapan yang masuk dalam kalender UCI dengan kategori ini terbilang di luar dugaan. Apalagi, kejuaraan yang memasuki tahun ke delapan itu juga diikuti tim juara bertahan yaitu Pishgaman Cycling Team asal Iran. Tekanan tim asal Iran ini sudah terlihat di etape kedua setelah salah satu pebalapnya yaitu Rahim Emami melesat dan finis terdepan. Namun, catatan waktu keseluruhan pebalap dengan nomor start dua ini masih tertinggal empat menit 14 detik di belakangnya. Kurang maksimalnya Dylan di etape dua ini bukan tanpa alasan karena di perjalanan pembalap berusia 22 tahun ini sempat mengalami kecelakaan. Beruntung pembalap dengan nomor start 125 ini mampu melanjutkan perlombaan hingga finis dan hanya terpaut 20 detik di belakang sang juara etape, Rahim Emami.

yang gagal diantisipasi penjaga gawang Ngurah Komang Arya. Pada menit-menit awal babak pertama, Arema maupun Bali United saling menyerang dan sejumlah peluang pun tercipta, namun tak satu pun yang mampu merobek jala gawang lawan dan membuahkan gol. Serangan demi serangan yang dibangun kedua tim selalu kandas di lini belakang masing-masing tim. Sejumlah serangan yang

Trofi Pertama Paris Saint Germain menghancurkan Olympique Lyon 4-0 pada pertandingan Champions Trophy di Stadion Worthersee, Klagenfurt, Austria, Minggu kemarin. Pemain baru Hatem Ben Arfa menyumbang gol pada penampilan perdananya bersama PSG. Tiga gol lainnya dihasilkan Javier Pastore, Lucas Moura dan Layvin Kurzawa untuk PSG. Sementara gol balasan Lyon dicetak Corentin Tolisso. PSG untuk empat kalinya secara beruntun memenangkan trofi ini. Kali ini sukses tersebut kian manis karena menjadi debut pelatih Unay Emery yang menggantikan Laurent Blanc. Emery sebelumnya meraih sukses bersama tim Sevilla. Klub Liga Spanyol itu dibawa menjadi juara Liga Eropa tiga kali berturut-turut. PSG memulai kompetisi Liga Prancis dengan menghadapi Bastia pekan depan. (kmb39/afp)

Newberry Pertahankan Jaket Kuning ‘’Saya tadi alami kecelakaan. Namun saya terus berusaha mengejar ketinggalan dan akhirnya bisa finis,’’ kaya Dylan usai menerima medali. Mendapatkan pengalaman berharga di etape dua akan dijadikan modal oleh Dylan untuk menjalani etape tiga dari Pasaman menuju Pasaman Barat dengan jarak tempuh 123,1 km, Senin (8/8) ini. Apalagi lintasan yang akan dilalui hampir sama dengan etape dua. Di etape tiga, semua pembalap akan melalui tiga titik King of Mountain (KoM) pada km 5 tepatnya di Bonjol. Selanjutnya di Duo Koto atau km 55,5 dan di Pasaman Barat atau km 81,3. Selain itu ada tiga titik sprint tepatnya di Lubuk Sikaping, Rambo Panti dan Talu. Melihat kondisi lintasan dipas-

Bali United Kalah Tipis Malang (Bali Post) Arema Cronus Indonesia Malang hanya menang tipis 1-0 saat melawan Bali United (BU) dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (7/8) kemarin. Gol tunggal Arema yang merobek jala gawang Bali United itu dilesakkan Arif Suyono pada menit ke-36 melalui tendangan jarak jauh

mendatang di Camp Nou. Sevilla kemudian dihadapi pada 15 Agustus pada pertandingan Piala Super Spanyol.

dibangun Arema melalui sektor kiri lapangan yang dimotori Arif Suyono dan Alfarizi juga tak mampu menerobos kokohnya benteng pertahanan Bali United. Beberapa kali Gonzales juga melancarkan penetrasi ke depan gawang Bali United. Sayangnya banyak blunder dilakukan para pemain Arema sehingga peluang-peluang itu sia-sia. Sementara itu, Bali United mengandalkan serangan balik lewat aksi individu dan permainan

tikan perlombaan akan ketat sejak awal karena jika tertinggal dari rombongan besar bisa dipastikan akan kesulitan untuk menjadi yang terbaik. Dylan mengaku akan berjuang untuk terus mempertahankan yellow jersey yang selama ini dipegang. ‘’Kerja sama tim sangat dibutuhkan. Makanya saya dan tim akan berusaha yang terbaik,’’ kata pembalap yang cukup digandrungi penonton di Sumatera Barat itu. Sementara untuk level nasional, Dadi Suryadi tetap kokoh di posisi puncak klasemen. Pembalap asal Sumedang, Jawa Barat ini mengumpulkan total catatan waktu 05:21:21 atau unggul sembilan detik atas pembalap Timnas Indonesia Robin Manulang. (ant)

Bali Post/ant

ADU KECEPATAN - Sejumlah pembalap sepeda beradu kecepatan pada etape kedua Tour de Singkarak 2016 di Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (7/8) kemarin. umpan-umpan pendek para pemainnya. Akan tetapi, benteng pertahanan Arema masih terlalu kokoh untuk ditembus para pemain Bali United. Pada menit ke-13, Arema mendapat peluang emas ketika Gonzales berhasil lolos dari jebakan offside, namun lagi-lagi peluang itu berhasil dipatahkan setelah sepakan Gonzales sukses ditepis kiper Bali United Ngurah Komang Arya. Kebuntuan Arema baru terpecah menit ke-36 atas peran Arif Suyono. Dari luar kotak penalti, pemilik nomor punggung 14 itu melepaskan

tendangan keras. Bola hasil sepakan yang gagal ditepis kiper Bali United sempat membentur mistar gawang sebelum akhirnya berbuah gol. Dan, skor berubah menjadi 1-0 hingga babak pertama berakhir. Memasuki 45 menit babak kedua, Arema kembali menggencarkan serangannya untuk menambah pundipundi golnya. Namun, beberapa pemain Arema, terutama Cristian Gonzales yang terkunci dengan kawalan ketat pemain Bali United gagal mengembangkan permainannya. (ant)


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Bali Post/rtr

Lifter Indonesia Sri Wahyuni Agustiani.

ANAK PANAH - Atlet Indonesia Muhammad Wijaya melepaskan anak panah pada babak perempatfinal Olimpiade 2016 di Sambadrome, Rio de Janeiro, Brazil, Minggu (7/8) kemarin. Indonesia harus mengakui keunggulan AS pada babak ini.

Kado Ulang Tahun

AGUSTUS 2016 ini menjadi bulan berkah dan berkesan bagi Sri Wahyuni Agustiani, atlet angkat besi putri Indonesia yang berhasil meraih medali perak Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil. Bukan hanya karena ia berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di ajang pesta olahraga sejagat itu, tetapi karena sebentar lagi ia berulang tahun yang ke-22 sehingga prestasi itu juga sebagai hadiah yang sangat berharga. ‘’Saya senang bisa meraih perak jelang ulang tahun saya,’’ kata atlet kelahiran Bandung, 13 Agustus 1994 itu. Selain itu, kata Wahyuni, ada orang-orang yang dihormatinya yang juga berulang tahun pada bulan Agustus ini. Ia pun menyebut nama Mayjen TNI Marinir (Purn) Joko Pramono, yang ikut membinanya sejak kecil dan dianggapnya sebagai ayah sendiri, serta pelatihnya di pelatnas Olimpiade Dirja Wiharja. ‘’Pak Dirja bulan ini ulang tahun, kalau Pak Joko baru saja berulang tahun. Medali yang saya dapat ini juga kado ulang tahun buat mereka,’’ kata Sri Wahyuni yang meraih medali perak di kelas 48 kg putri itu. Rio de Janeiro 2016 merupakan Olimpiade pertama yang diikutinya. Namun sebelum tampil di ajang paling bergengsi tersebut, ia sudah mencatat sejumlah prestasi, di antaranya medali perak Asian Games 2014, emas SEA Games 2013 serta juara di sejumlah turnamen tingkat internasional. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Bekasi itu juga menyatakan siap untuk terus berkiprah dalam olahraga angkat besi agar dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi setelah mendapat medali perak Olimpiade ini. Tampil di Olimpiade memang hal yang diimpikan oleh Sri Wahyuni, sehingga sejak lolos kualifikasi ia terus berusaha keras dalam pelatnas untuk meningkatkan kemampuan angkatannya. Hal itu juga diakui oleh manajer tim angkat besi Olimpiade Indonesia di Olimpiade, Alamsyah Wijaya. ‘’Saya sudah memperkirakan dia bakal dapat meraih medali, dilihat perjuangan dan peningkatan prestasinya selama di pelatnas,’’ kata Alamsyah. Kemajuan pesatnya terutama saat menjalani pelatnas di Afrika Selatan, sebulan menjelang Olimpiade 2016. Hasil kerja kerasnya dalam latihan terlihat saat tampil arena Olimpiade di Riocentro, Rio de Janeiro itu di depan ratusan penonton. Ia cukup tenang dalam persaingan ketat di kelas 48 kg itu. Sayangnya pada angkatan terakhir ia gagal mengangkat barbel 115 kg, sehingga medali emas pun harus diserahkan kepada lifter Thailand Tanasan Sopita. (ant)

Nibali Cedera Parah, Van Avermaet Juara

Rio De Janeiro Pembalap sepeda asal Italia Vincenzo Nibali mengalami patah kedua tulang selangka setelah mengalami kecelakaan, Minggu (7/8) kemarin. Insiden itu terjadi saat dia melaju di dengan kecepatan tinggi dekat garis akhir. Nibali menyalip pada akhir lomba, mendapatkan posisi terdepan dari tiga orang yang mulai mendaki. Dia mencoba menjauhi pesepeda asal Kolombia Sergio Henao dan Rafal Majka (Polandia). Namun dia dan Henao kehilangan kendali di turunan dengan melaju cepat. Nibali ditangani oleh petugas medis setelah gagal menyelesaikan perlombaan itu. Nasib yang sama menimpa lebih dari setengah dari 144 orang peserta lomba yang banyak mengalami kesalahan teknis pada bagian jalan berbatu, fase awal lomba dengan rute sejauh 237,5 kilometer itu. Nibali yang berusia 31 tahun itu memenangi tiga kejuaraan balap sepeda profesional di Prancis, Spanyol dan di tempat asalnya, Italia. Namun, ia gagal mendapatkan medali dalam tiga pertandingan Olimpiade. ‘‘Dia mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat dan telah keluar,’’ ujar Fabrizio Marchetti, seorang juru bicara dari tim Olimpiade Italia, melalui sebuah surat elektronik. Akibat kecelakaan itu dia batal mengikuti nomor selanjutnya dan berencana untuk kembali ke Italia. Nomor road race ini dimenangi Greg Van Avermaet dari Belgia. “Semuanya mengambil risiko dan beberapa melebihi batas mereka. Banyak orang ingin melakukannya,” kata Van Avermaet mengomentari kecelakaan itu. Pembalap Irlandia Dan Martin mengataka bahwa jalur balap kali ini merupakan salah satu yang paling sulit yang pernah dia jalani. “Itu merupakan hari yang paling sulit bagi balap sepeda sepanjang karier saya. Itu merupakan hari yang sungguh-sungguh brutal,” ujarnya setelah menyelesaikan balapan itu di posisi ke-13. Nasib serupa juga menimpa Richie Porte. Pembalap Australia itu juga mengalami patah tulang bahu dan langsung pulang ke Australia. Ia absen pada nomor time trial akibat insden itu. Van Avermaet menuntaskan rute sejauh 237,5 km itu dengan catatan waktu 6 jam 10 menit 05 detik. Jakob Diemer Fuglsang (Denmark) meraih perak dengan waktu yang sama setelah kedua pembalap melakukan sprint jelang finis. Medali perunggu milik Rafal Majka (Polandia) dengan selisih 0,050 detik di belakang Van Avermaet dan Fuglsang. (kmb39/afp) Daftar Perolehan Medali Sementara Olimpiade 2016

Emas Perak Perunggu Jumlah

1. Australia 2. Hungaria 3. AS 4. Korsel 5. Jepang 6. Argentina 7. Belgia 8. Rusian 9. Thailand 10.Vietnam 14.Indonesia

2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0

0 0 4 1 0 0 0 0 0 0 1

1 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0

3 2 5 2 5 1 1 1 1 1 1

Korsel Kembalikan Dominasi Beregu Panahan

Bali Post/ap

Rio de Janeiro -

menangi medali perunggu.

Trio Kim Woo-jin, Ku Bonchan, dan Lee Seung-yun mencatatkan skor 6-0 pada lomba yang digelar di Sambodromo. Kemenangan itu mengunci gelar kelima Korsel dan yang keempat dalam lima

Perempatfinal Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Amerika Serikat pada babak perempatfinal. Dalam pertandingan di Sambodrome itu, Riau Ega Agata Salsabila, Muhammad Hanif, dan Hendra Purnama kalah dengan skor 2-6 dari tim Amerika Serikat.

Tim panah Korea Selatan (Korsel) mengungguli AS untuk memenangi medali emas nomor beregu putra Olimpiade Rio de Janeiro, Minggu (7/8) kemarin. Sementara tim Indonesia terhenti di babak perempatfinal. Olimpiade terakhir. AS, yang mengakhiri laju Korsel terhadap raihan tiga gelar di semifinal London, mendapatkan medali perak untuk kedua kalinya secara beruntun setelah lawan mer-

eka menutup pertandingan dengan skor sempurna. Australia merayakan medali cabang panahan mereka dalam rentang waktu 12 tahun, dengan mengalahkan Tiongkok untuk me-

Tim Putri Australia Pecahkan Rekor Dunia Rio de Janeiro Tim renang putri Australia memecahkan rekor dunia nomor 4x100m gaya bebas setelah memenangkan babak final, Minggu (7/8) kemarin. Ini menjadi emas kedua bagi Australia di hari pembuka cabang renang. Kuartet Emma McKeon, Brittany Elmslie, Bronte Campbell dan Cate Campbell membukukan waktu 3 menit 30,65 detik. Mereka berhasil menyisihkan tim tangguh AS yang berada di posisi kedua dengan waktu 3:31,89, sedangkan medali perunggu disabet Kanada dengan catatan waktu 3:32,89. Australia memperbaiki rekor dunia 3:30,98 yang juga dicetak negeri tersebut pada Pesta Olahraga Persemakmuran di Glasgow, Juli 2014. ‘’Setiap anak memimpikan hal ini. Ini pula yang kami semua harapkan,’’ ujar Bronte Campbell. ‘’Ini nomor yang saya favoritkan, di final Olimpiade bersama saudara perempuanku dan dua atlet yang telah saya kenal sejak usia 12 dan 13 tahun. Sebuah medali emas dan rekor dunia. Tak ada yang lebih daripada itu,’’ tambahnya. Kakaknya, Cate, yang Juli lalu mencetak rekor dunia 100 m gaya bebas, menjelaskan status Australia yang difavoritkan juara tidak membuat mereka percaya diri secara berlebihan. (kmb39/rtr)

Bali Post/ap

JUARA - Kuartet perang putri Australia Emma McKeon, Brittany Elmslie, Bronte Campbell dan Cate Campbell saat merayakan kemenangan usai menjuarai nomor 4x100m gaya bebas, Minggu (7/8) kemarin. Hasil Renang Final Putra 400m gaya bebas 1. Mack Horton (Australia) 3:41,55. 2. Sun Yang (Tiongkok) 3:41,68. 3. Gabriele Detti (Italia) 3:43,49. 400m gaya ganti perseorangan 1. Kosuke Hagino (Jepang) 4:06,05. 2. Chase Kalisz (AS) 4:06,75. 3. Daiya Seto (Jepang) 4:09,71. Putri 400m gaya berganti perseorangan 1. Katinka Hosszu (Hungaria) 4:26,36 (Rekor Dunia) 2. Madeline Dirado (AS) 4:31,15 3. Mireia Belmonte (Spanyol) 4:32,39 4x100m estafet gaya bebas 1. Australia 3:30,65 (Rekor Dunia) (Mckeon, Elmslie, Campbell, Campbell) 2. AS 3:31,89 (Manuel, Weitzeil, Vollmer, Ledecky) 3. Canada 3:32,89 (Mainville, Van Landeghem, Ruck, Oleksiak)

Ivanovic Tersingkir di Putaran Pertama Rio de Janeiro Mantan petenis peringkat satu dunia Ana Ivanovic tersingkir pada putaran pertama Olimpiade Rio, Minggu (7/8) kemarin. Kendati demikian, petenis Serbia itu menolak menyalahkan angin atau suhu yang tinggi yang disebut-sebut oleh sejumlah petenis menyulitkan untuk bermain di Rio. Ivanovic sempat unggul satu set atas petenis peringkat 12 dunia Carlas Suarez Navaro, sebelum kalah 6-2, 1-6, 2-6 dari petenis Spanyol tersebut. ‘’Ini merupakan undian berat untuk putaran pertama,’’ kata Ivanovic, kata mantan juara Prancis Terbuka itu yang kini menghuni peringkat 26 dunia. ‘’Saya memiliki peluang untuk bangkit pada set ketiga namun setiap kali saya mendekat untuk mengejar dia, saya menyia-nyiakan peluang,’’ tambahnya.

Pertandingan ini nyaris tanpa penonton meski dimainkan di lapangan tengah. Namun jumlah penonton tidak mengganggu petenis Jepang Kei Nishikori, yang membuka turnamen tenis tunggal putra di lapangan tengah dengan menyingkirkan Albert Ramos Vinolas asal Spanyol melalui skor 6-2, 6-4. Nishikori mengatakan ia tidak peduli jika stadion penuh atau kosong sepanjang ia tetap mendulang kemenangan. ‘’Itulah hal terpenting,’’ tambahnya. Meski demikian, satu isu yang berdampak pada permainan Nishikori dan sebagian pertandingan lain pada hari yang panas dan lembab yakni angin, di mana angin berembus dari lautan untuk membuat situasi semakin sulit. ‘’Sangat sulit untuk bermain di sini karena ini begitu terbuka, terdapat jenis angin yang konstan,’’ kata Marin Cilic asal

Kroasia, yang mengalahkan petenis Bulgaria Grigor Dimitrov. Satu petenis yang tampil gemilang di bawah panas matahari Rio adalah John Millman asal Australia. Dia menjadi atlet tenis Olimpiade pertama yang memenangi pertandingan kategori tunggal putra tanpa kehilangan satu game pun. Kemenangan double bagel Millman, 6-0, 6-0, atas Ricardas Berankis asal Lithuania terjadi setelah beberapa operasi bahu yang mengancam kariernya. Petenis Australia itu juga ambil bagian pada upacara pembukaan tengah malam, yang dilewatkan oleh para atlet yang bertanding pada Minggu pagi. ‘’Saya tidak dapat melewatkan (parade). Itu benar-benar momen yang mengaduk saya. Sulit dijelaskan emosi-emosi yang saya miliki saat berjalan menuju stadion itu, dan tentu hal itu terbawa pada hari ini,’’ kata Millman (27). (afp/ant)

Tim AS yang juga merupakan favorit pada Olimpiade ini, terdiri atas Ellison Brady, Zach, Jake Kaminski. Dalam cabang panahan ini Indonesia masih memiliki harapan meraih medali emas melalui nomor perorangan yang diwakili Riau Ega dan Ika Yuliana. Pertandingan perorangan akan dimulai Senin 8 Agustus. (afp/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Sopir Gaji 2Jutaan& Helper T.724995 CV Tirta Amerta

!Dcr Sgr SPG utk EYE’AM Shop Jl.DrupadiKuta No.2 bsB.Inggris

Cr Sales Mrktng Pria/Wnt u/ Pnwran ke Hotel&Super Market Max.30Th Gj Tinggi,0818562140

3*Htl Ubud,Look for Scrty,Bar, Waiter/s,Snr Acct,Eng,Driver. Send CV to:hprsubud@gmail.com

Dcr Cook Tataboga,Bartender Tata Hidangan SMK/D1 Hub.081337993399

Admin,Drafter Min.SMU/D3 Kirim Via:hrdkalpataru@gmail.com

A.BP.001.08.16.0000549

B.BP.141.08.16.0000307

B.BP.166.08.16.0000316

A.BP.001.08.16.0000503

A.BP.001.08.16.0000532

A.BP.001.08.16.0000438

!!!Butuh Cepat! 10 Therapist Reflexi Pria/Wanita di Renon, Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Telp:9002588/9002599

A.BP.001.08.16.0000422

Cr Security(Bersertfikat)SMA Indi Hotel Jl.DanauBuyan33Snur

Biku Rest@ urgently need Rest. Host,Cleaning Service,Barback & Engineering Send CV + Photograph to:info@bikubali.com

B.BP.004.08.16.0000278

Bth Pemetik Buah Australia, Gaji 32Jt,Biaya 8Jt,082247699000

A.BP.001.08.16.0000458

A.BP.001.08.16.0000550

Dcr Peg.FO Bs Inggris,Min SMU Indi Hotel Jl.DanauBuyan33Snur

A.BP.001.08.16.0000551

Bth SPG Penempatan Discovery Shopping Mall,18-35Th Jujur, Rajin,Penampilan Menarik. Gaji 1,8Jt Hub Sandy 085264666166

Dcr karywn/ti u/Klinik KecanA.BP.001.08.16.0000529 tikan min D3/S1 Akunt Menguasi Bth Sopir SIM B1 Pglmn Hub. MYOB.Jln.Bedahulu 35A,8449813 Jl.Gn.Catur No.37 Dps(Utr Mitra10) A.BP.001.08.16.0000413

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

A.BP.001.08.16.0000292

Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3Jt 082147591197(Tdk SMS)

A.BP.001.08.16.0000197

B.BP.004.08.16.0000223

!!Full-Time Student Counselor Gaji 3Jt+Freelance Gaji 300 Krm CV ke:bali@super-star.com atau Telp.0361-232523

Cook ke Sidoi Resto Jalan Benesari Kuta T.0361-756522 A.BP.001.08.16.0000284

Cr Therapist Wnt Pglm/Tdk,Max 30Th,Disiplin,Pnghslan 2-3,5Jt MySpa. Gatsu Brt10,0811396612

Dcr Mekanik Honda Taman Agung Mtr Kerobokan Hub.081236700700

B.BP.001.08.16.0000190

Cr Therapist Wnt Pglmn/Tdk,Max 30Th,Disiplin,Pnghslan 2-3,5Jt MYSPA Gatsu Brt 10 H0811396612

A.BP.001.08.16.0000371

A.BP.001.08.16.0000252

Dibutuhkan Segera Guru Bimba AIUEO,Hub:081236110357 B.BP.820.08.16.0000267

Dcri Acct&Opr Segera Jl.Padang Galak Sanur Tlp.081999733042 A.BP.001.08.16.0000179

Dibutuhkan:Marketing,Supir, Kasir, staff HRD,Assist. Engineering,Hub.0811399736 Email:hrd.lintasdaya@gmail.com

A.BP.001.08.16.0000453

Dcr:Kasir,SPG Office Hub.08311 5020818 Jl.Raya Batubulan Gyr

Dicari Sgr Waitress Berpeng.Bw CV ke Arena Pub&Rest Jl.By Pas Ngr Rai 115 Sanur 0361-287255

PT.Global Balifres Bth Kry:Pss SPG/B,Adm,Csir,Acct,MD,Gdg,OB, Spv Gj.2,8Jt SMS:081916249566

Dicari Sopir Mobil Pariwisata Hub.082147665555 Jl.Pandu 46

Segera Bth Staf Pest control, sales,GM,Spv.Hub:085104667666 termite.solution@yahoo.com.sg

A.BP.001.08.16.0000278

B.BP.141.08.16.0000308

Dcr PRT Tdr Dlm Area Kuta Gj 1,5-1,75 Hub:087862389529

A.BP.803.08.16.0000476

Dcr PRT Wnt Brpglman u 30-40Th Tgl Dlm Gaji 2jt,082146808888

A.BP.001.08.16.0000318

Dcr Penjahit,Pengepul Bikini G.Salak Sltn 229X 082145355199

A.BP.001.08.16.0000543

Dcr:Sales Oli SHELL,1 org,peng diPelumas,Lk,Max 30Th Srt Bw: PT.Banoli,Jl.Buluh Indah 75Dps

Foreign Company looking for Accounting Staff,Submit CV to robert@starborncreations.com or 0361298024/081239645115

A.BP.001.08.16.0000534

Dcr Resepsionis/Kasir,Wnt Max. 30Th,Min.D3 Pglmn Min.2Th,Bs Komp(Word&Excel) 081238187699

A.BP.001.08.16.0000504

Dcr:TngAdmTmtSMK/SMA(Pnglmn Tdk Diutamakan)H:0812383314319 085100434106

Htl&Rest need Steward,Direct Intvw to The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893

Dicari Stylist Cewek/Cowok Gaji 5Jt Hub:081338300164

A.BP.001.08.16.0000415

A.BP.001.08.16.0000496

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss u/R.M.diLegian Hb:081236109808

A.BP.001.08.16.0000420

A.BP.001.08.16.0000556

Dbthkn Sgr Adm & Marketing Brpnglmn Hub : 081237779300 Dcr 2 Org Waiter/Waitress Enerjik&Ramah utk Rmh Makan di Sanur Hub:081 999 74 47 47 Dcr Admin Min.SMA Jujur,Lues Bisa Komp Lmrn ke Jln.Kenyeri Dps Hub:081337046955

A.BP.001.08.16.0000333

A.BP.001.08.16.0000500

Dcr Sales,Sopir Dpt Gj Pokok, u.makan,insentif,bonus,mess. lam bw lgs ke Raditya Jl.Gng Sanghyang 17 Tl.0361430461 Dps

A.BP.001.08.16.0000502

Dcr HRD Supervisor,Acct-Pajak Min 25Th,S1.hrd@baligolive.com 4741799

A.BP.001.08.16.0000299

B.BP.001.08.16.0000093

Dcr Kary.Laki Min.SMP syghewan H.BSD Batubulan 087861802397

Dcr Tenaga Kerja Untuk Usaha Cuci Mobil Lok.Jl.Dewi Sri Kuta Hub: 081338740088

A.BP.001.08.16.0000367

Dcr Tkg Jahit,Engeneering Listrik Hub.085100482576

A.BP.001.08.16.0000484

Dcr Krywti Toko An Living Single Jl.Nangka T.245469

B.BP.004.08.16.0000281

B.BP.817.08.16.0000198

Dcr Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

Dcr Llsn SMU Max23Th u/Kru Bandara, Ada Diklat 081933063868

B.BP.804.08.16.0000255

A.BP.001.08.16.0000147

B.BP.141.08.16.0000289

Dcr PRT L/P Gaji 1,5Jt bs Lbh Mkn+Tdr Dlm/Luar,085101854722

A.BP.001.08.16.0000528

Looking for Production Manager Female,min 30yo,speak English, Comp & Admin Skill,Garment experience,good personality Send CV to:sari.oktora25@gmail.com

Dicari Tk Pola,Tk Jahit,Pangepul, Jl.WR.Supratman No.294 Tohpati Dps HP:081805557504 A.BP.001.08.16.0000470

Dibthkan Pelaksana Proyek Lam CV.Jatama,8444241/081547123386

A.BP.001.08.16.0000317

Dicari Karyawan Utk Marketing Lam bw Lsg ke Jl.Tk.Gerinding No.1 Panjer Dps,Tlp:226010

A.BP.001.08.16.0000498

A.BP.001.08.16.0000535

Dicari Tenaga Serabutan u/di Kuta 0811395490

B.BP.154.08.16.0000312

B.BP.004.08.16.0000274

A.BP.001.08.16.0000238

A.BP.001.08.16.0000537

A.BP.001.08.16.0000469

The Griya Villas & Spa-Bunutan Butuh Chef,Spa Coordinator, Asst.Manager Bhs Inggris, Kirim CV:info@thegriya.com

A.BP.012.08.16.0000403

Tng Distribusi,Tahu Wlyh Bali Punya SIM C+Motor.Minat Krm CV info@funbalimagz.com 0361-3705204 B.BP.004.08.16.0000270

UC Silver Bth Security Pria Dibth Sgr Sopir SIM A/B1,Sales Kumon Kuta Cr Admin/Guru MateMemiliki Sertifikat Security ke Hotel2,Staf Gudang,Teknisi matika,B.Inggris Min SMA-S1 tdk Mesin Ldry Laki2 umur max 30th Prlu pngalaman Hb.081999456618 Krm Lam hrd@ucsilverbali.com A.BP.001.08.16.0000536 Jl.Tohpati Sblh Brimob 461511 Pend.min SMU pengl.min 1th,Lam Le Pirate Hotels and Beach A.BP.001.08.16.0000356 Jl.Nangka Utara Gang Belibis Clubs,now Hiring for Position Villa Seminyak-Reservation/ No. 38 Tlp.0361-422235/418837 Hotel Manager and Head Chef & A.BP.001.08.16.0000385 Butler Breakfast/Senior Chef de Parti,Must be Dynamic Dicari PRT Tinggal Dalam Gaji Housekeeping SMS 087866192779 and Experienced.Ready to work Memuaskan Hub.08123660036 Email:villa@kumpul-kumpul.com A.BP.001.08.16.0000545 in NTT.Send CV and Expected Dcri Waiter/Waitress,Bartender B.BP.004.08.16.0000271 Dicari Pengajar Matematika utk Salary to:contact@lepirate.com Steward Hub.(0361) 756079 / Waiter/Bartender Experienced, Bimbel di Dps Hub:081337505501 Email CV:ywiryantini@gmail.com /FB:Le Pirate English Speaking, for Our B.BP.004.08.16.0000277 A.BP.001.08.16.0000480 B.BP.004.08.16.0000272 Resort in Ubud House Keeping ke Sidoi Hotel Dicari Security Wanita untuk SPG for jewelry shop,Kuta: 0811 Jl.Legian 363 T.0361-754201 Hotel Hub:0361-736301/736304 3866371;Sanur/Ubud 08113866372 info@tanahmerahartresort.com A.BP.001.08.16.0000237

A.BP.001.08.16.0000363

B.BP.804.08.16.0000005

B.BP.004.08.16.0000276

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post APV X’05Hitam Orisnl 78JtNego P.Saelus2Kamboja7/085101850689

DAIHATSU

Xenia Xi’2011 Silver Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd

A.BP.001.08.16.0000553

B.BP.141.08.16.0000305

HONDA

Jual CRV th 2010 warna putih Hub.0811398350-085339818142

A.BP.001.08.16.0000499

ISUZU

Dijual Panther Hi-Grade’95 Biru Muda Metalik,081338176905

A.BP.001.08.16.0000501

Wagon R’14 Slvr KM15rb 88JtNg P.Saelus2Kamboja7/085101850689 A.BP.001.08.16.0000554

APV GX’12 asDK Silver Met Tg I 113Jt Ng Prbd 085101424280 BUC A.BP.001.08.16.0000544

Arena’09,GX’12,13 Ijin Par Pth Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd B.BP.141.08.16.0000306

KIA

BU Carnival Disel Th’2000 H.Jl P.Misol G14 N22 081337777424

B.BP.001.08.16.0000310

TOYOTA

Agya’14A/T Htm,Rover’95Biru Mercy95,Charade92,081807779807 A.BP.001.08.16.0000558

SUZUKI

Jimny’89+Terano’97+Charade Classy’90 BsTT/Krd,08123926445

Avanza G’11Slvr AsDK Ex Dokter 127Jt bs Krdt H: 085104708484 B.BP.101.08.16.0000309

A.BP.001.08.16.0000552

SERVICE

AvnzaG’15Slv asDK LoKM 169,5Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

!!Djl Tnh Kav Beraban Tanah Lot H:082341005577/087760121300

Jl Tnh 10,35,2,5 Are SHM Utara SMA.N.Kutuh Hp:08113864428

!Petitenget 7A Hook dkt Pantai Lok Wisata Kuta 081338977777

Jl Tnh 2,51are Jl.By Pass No.2 Jimbaran+Bgn LtII/081236655788

10Are Jalan Utama Tegal Cupek Umalas Hub.081236830088

T Kvl di Babakan Canggu Murah Cck Villa H.081337327078

B.BP.166.08.16.0000315

A.BP.001.08.16.0000555

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk

A.BP.001.08.16.0000399

A.BP.001.08.16.0000557

A.BP.001.08.16.0000540

DIJUAL MOTOR

Dijl Tnh Puri Gading L.39.48m2 Tlp:(0361)466842,081934310335, 081337283254

HONDA

Dijual Honda Steed 400 V-twin Hub.085737300777

A.BP.001.07.16.0001896

A.BP.001.08.16.0000236

DIJUAL TANAH Tanah Kavling Murah Pering Gianyar Hub:081246613444 / 08170675746

A.BP.001.08.16.0000505

B.BP.141.08.16.0000313

Dijual Tnh Kav,Elit,SHM 2,1&4A 550 Jt/A Nego 08113801502

B.BP.820.08.16.0000200

KOMPUTER

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

A.BP.001.08.16.0000326

A.BP.001.08.16.0000547

Djl Rmh,2Km Tidur,Ruang Tamu, Dapur,Km.mandi.Tanah 1,2are Jln.Indrajaya, Greenkori Hub:0818555925

A.BP.001.08.16.0000539

Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.082144857060

B.BP.101.08.16.0000311

Tnh 130m2 Hook Selatan SMP 7 Dps Hub.081236830088

Tnh 13A Jl.D.Tamblingan Sanur Hrg.810Jt/Are Hub:081236362822

Dijual Tanah Jln Tegal Cupek A.BP.001.08.16.0000260 Gang Berata Kerobokan L.7Are Hub.081337283254,081338791301, Tnh 230m2 Lok Wijaya Kusuma, 625Jt/A H.085100829330 Nego BU 081237449024

A.BP.001.08.16.0000546

DIJUAL RUMAH BUC Rmh Lt2 112/110 Lok SdkrySesetan CP:081999957058 (TP)

A.BP.001.08.16.0000538

Tnh diSibang Kaja, Abian semal ( Bs 1Are ) T:085 100 804676 A.BP.001.08.16.0000527

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0000386

A.BP.001.08.16.0000362

Rmh Br 140/146 LtII 4KT 3KM Jl Tk Bdng XXX Renon 087862045059

A.BP.001.08.16.0000019

DISEWAKAN RUMAH Dikontrakan Rmh Br .Merta Sari Gg.XII Penatih Jl.Siulan Dps HP:081338561288

B.BP.155.08.16.0000188

Saya Siap Bantu Bayarkan&Lapor Hlg BPKB No.O,An.Gst.Nyoman DISEWAKAN RUKO Pajak Bl/Th Murah 081338344155 Wirnajaya DK 8275 FW Sewa Ruko Gatsu Timur Uk.16x6m A.BP.001.07.16.0000933 A.BP.001.08.16.0000495 Per Thn 85Jt Tlp:(0361)466840, KEHILANGAN KURSUS 081934310335,081337283254 Hilang BPKB A/N Ngk Pt.Ngurah *Fun Private English*Percakapn A.BP.001.07.16.0001894 Sudirmana SP No:D8670077-O Conversation Hub:081999231246 DIJUAL GUDANG A.BP.001.08.16.0000542 A.BP.001.08.16.0000368 Jual Rumah+Gudang LT.3,2A di Hilang BPKB No.D 6446997-O A/N ACCOUNTING Jl.Raya Tojan Blahbatuh I Gusti Md Wardana DK 3390 LF Jual Accounting Program,Train, Hg.1,7M Nego Hub.0811392308 A.BP.014.08.16.0000489 Maint Mulai 1Jt 081337465456 A.BP.001.08.16.0000271 Hlg BPKB HINO/WU342rhkmtjd3/1 A.BP.001.08.16.0000541 30hd DK9590KM AN I Wy Suyadnya PELUANG BISNIS A.BP.014.08.16.0000490 RUPA-RUPA Invstasi di BisnisProperty Min Hlg BPKB No.02529132-O An.Gst 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5% Putu Gede Ari Putra DK 6606 FX 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502 A.BP.001.07.16.0001990

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.08.16.0000530

A.BP.001.08.16.0000493

Hlg BPKB No.I 08057884-O An.I Wayan Sunarta, DK 8962 OL A.BP.001.08.16.0000494

B.BP.820.08.16.0000201

Program Pelunasan Hutang dgn 125rb saja SMS 08179783392 A.BP.001.08.16.0000548

DIJUAL MOBIL

AC

BENGKEL LAS

TOUR

DIJUAL MOBIL

AC

RUPA-RUPA

DIJUAL MOTOR

RUPA-RUPA

DIJUAL MOTOR

DIJUAL MOBIL

AC

DIJUAL MOBIL

PINJAMAN PINJAMAN

SERVICE

BIRO JASA

KONTRAKTOR

BIRO JASA ALUMINIUM

KONTRAKTOR ALUMINIUM

FOTOCOPY


EKONOMI

18 Atasi Defisit

Anggaran Harus Dipangkas

Jawa Tengah (Bali Post) Anggota DPR-RI Juliari P. Batubara menyepakati kebijakan pemerintah memangkas anggaran pusat dan transfer daerah pada APBN-P 2016 guna mengatasi defisit. ‘’Ya, pengurangan APBN (APBN-P 2016 - red.) kan memang karena target penerimaan kurang realistis. Artinya, kalau tidak dikurangi anggarannya maka defisitnya makin lebar,’’ katanya di Semarang, belum lama ini. Apabila defisit anggaran makin lebar, kata Ari, sapaan akrab Juliari, bukan hanya melanggar perundang-undangan, tetapi juga menyusahkan masyarakat sehingga wajar kalau dilakukan

pemangkasan APBN-P 2016. ‘’Pemangkasan anggaran wajarwajar saja, kalau ternyata penerimaannya memang meleset jauh,’’ kata anggota Komisi VI DPR-RI yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi tersebut. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan memangkas Rp 133,8 triliun anggaran pemerintah pusat dan transfer daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) Perubahan 2016. Pemangkasan itu dilakukan dengan mengurangi belanja kementerian/ lembaga sebesar Rp 65 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 68,8 triliun.

Soal gebrakan yang dilakukan Menkeu Sri Mulyani, salah satunya dengan pemangkasan anggaran itu, politikus PDI Perjuangan ini optimistis kondisi ekonomi Indonesia terus membaik. ‘’Banyak kalangan menilai kembalinya Sri Mulyani bisa memulihkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia, ya... mungkin tujuannya seperti itu. Makanya, lihat saja apa benar seperti itu,’’ katanya. Ari tetap menaruh harapan tinggi terhadap langkah-langkah yang dilakukan Sri Mulyani, karena perekonomian Indonesia masih belum pulih sehingga minimal pasar bisa lebih berekspektasi positif. (ant)

Wisata Dieng Ditata Jawa Tengah (Bali Post) Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah segera ditata ulang. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatahal hal itu, Minggu (7/8) kemarin. ‘’Banjarnegara dan Wonosobo tidak boleh rebutan. Nanti ada pintu masuk dari Batang, sehingga pengelolaan Dieng harus

dilakukan bersama-sama sebagai satu kawasan,’’ kata Gubernur mengingatkan usai menghadiri prosesi ruwatan anak berambut gimbal yang merupakan acara puncak Dieng Culture Festival (DCF) VII di kompleks Candi Arjuna, KWDT Dieng, Banjarnegara, Minggu kemarin. Diharapkan, ke depannya tiket masuk ke KWDT Dieng hanya dipungut satu kali berupa tiket

terusan. Dia mengaku sering menerima keluhan terkait tingginya biaya yang harus dikeluarkan berwisata di KWDT Dieng. Alasannya, banyak terdapat pungutan tiket. Disinggung rencana pengembangan KWDT Dieng sebagai salah destinasi wisata unggulan, Ganjar mengatakan, roda penggerak destinasi wisata sudah digelindingkan. (ant)

SERVICE

ACCESSORIES

INTERIOR

SAILING BOAT

HEALTHY

tour

Senin Kliwon, 8 agustus 2016

Pasca-’’Tax Amnesty’’

Industri Pasar Modal Menggeliat Denpasar (Bali Post) -

Pasca-Tax Amnesty (TA), industri pasar modal menggeliat, sebab sarana investasi melalui tiga tempat yaitu perbankan, manajer investasi dan perantara perdagangan efek, fluktuasinya dipercaya relatif stabil. Kenyataan itu membuat para Wajib Pajak (WP) yang mendapatkan TA, bisa menyalurkan dananya ke perbankan dan juga pasar modal. Kepala Kantor Perwakilan BEI Denpasar I Gusti Agung Alit Nityaryana mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurutnya, per tanggal 5 Agustus, tercatat investor di Indonesia yang memiliki rekening saham sebanyak 496.925. ‘’Data yang kami dapatkan setidaknya ada pertumbuhan luar biasa pada industri pasar modal. Kurang lebih sebulan terakhir ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan luar biasa, sejak adanya TA. Itu artinya masyarakat Indonesia maupun internasional melihat negara kita kian luar biasa sejak adanya TA ini,’’ ungkapnya. Dari awal tahun hingga (7/8) lalu, level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat 16,52 persen atau 758,87 poin. Berdasarkan data Jakarta Compsite Indeks (JCI), ratarata harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini naik 17 persen. ‘’Jika harga rata-rata saham di BEI naik 17 persen, itu berarti hampir seluruh saham naik 17 persen. Tentunya ada yang lebih tinggi dan lebih rendah,’’ ujarnya. Jika dilihat dari indeks rata-rata

pergerakan harga saham di Indonesia, setidaknya ada kenaikan 17 persen. Dalam jangka waktu 7 bulan, harga saham naik 17 persen. Namun ratarata harga saham 10 tahun terakhir naik 36 persen. ‘’Industri pasar modal sangat terdampak dengan TA pajak ini,’’ imbuhnya. Berdasarkan kajian Bank Indonesia (BI), dana milik warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri mencapai Rp 3.147 triliun. Momentum program amnesti pajak, diharapkan dapat membuat dana milik WNI yang terdapat di luar negeri bisa kembali ke Indonesia. BI mencatat, potensi masuknya dana repatriasi atau pemulangan dana dari luar negeri hasil kebijakan amnesti pajak bisa mencapai Rp 560 triliun. Perusahaan di Indonesia pun mulai banyak memanfaatkan hal ini. Mereka mulai menerbitkan kembali saham untuk menampung dana asing yang masuk, khususnya BUMN. Ini penting supaya dana asing dari warga itu

COURSES

dapat ditampung kemudian dikembangkan untuk ekspansi. Dikatakan, ada 77 bank persepsi, 19 pialang efek dan 18 manajer investasi yang dapat menampung dana TA tersebut. Komang Tri Wahyuni, Equity Representative Officer PT. Mega Capital Indonesia menambahkan, dengan adanya TA itu, uang yang mengalir ke pasar modal dan bank akan menjadi seimbang. Padahal sekitar tahun 1990-an, dana pasar modal datangnya dari perbankan. ‘’Jadi ke depannya, pasar modal adalah alternatif investasi. Pasar modal prospeknya lebih baik,’’ ujarnya. Selain banyak dana masuk ke pasar modal, nantinya juga akan muncul emiten-emiten baru. Perusahaan kecil pun dapat go public (IPO). Itu artinya sahamnya dapat dibeli masyarakat umum, karena adanya transparansi. ‘’Deklarasi dari pajak ini membuat perusahaan-perusahaan kecil lebih nyaman melakukan go public/IPO,’’ ujarnya. Selain itu, produk pasar modal akan lebih bervariasi. Tidak hanya reksadana, SUN, obligasi, tetapi nantinya kemungkinan ada ORI untuk infrastruktur atau obligasi infrastruktur dan sebagainya. ‘’Nanti pemerintah akan membuat produk baru, sehingga ke depannya dana sekecil apa pun bisa diinvestasikan di pasar modal tersebut,’’ tegas Tri Wahyuni. (kmb42)

STEEL CONSTRUCTION

CULINARY


19

Senin Kliwon, 8 Agustus 2016

Dana Punia

Pura Kerta Jaya Tangerang Tak Punya Jalan Masuk

Bali Post/dok

TANPA JALAN – Pura Kerta Jaya Tangerang tanpa akses masuk menuju pura. Untuk mewujudkan pembangunan jalan dan pintu gerbang utama, pangempon mohon dana punia umat.

PAINTING book

PURA Kerta Jaya, Tangerang di Jaln KS Tubun 108 Tangerang terus ditata. Pura yang dibangun tahun 1982 ini hingga saat ini belum memiliki akses masuk yang memadai dan pintu gerbang utama. Selama ini, umat yang hendak tangkil menggunakan lahan sempit yang merupakan gang. Klian Banjar Tangerang Gusti Made Artha mengatakan, untuk pembuatan jalan dan pintu gerbang utama ini, pangemong berencana akan membebaskan lahan seluas 2.200 m2 dengan harga sekitar Rp 10 miliar. ‘’Kami sudah mengumpulkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk membebaskan tanah guna jalan masuk ke pura. Untuk menutupi kekurangan dana ini, kami mohon dana punia umat. ‘’Tanah yang akan dibeli saat ini seluas 1.000 m2 dengan harga Rp 10 miliar,’’ ujarnya. Pura yang berlokasi di Kota Madya Tangerang ini prosesi ngenteg linggih-nya dilakukan tahun 1989. Luas areal pura saat ini mencapai 2.200 m2. Pangemong mencapai 550 KK atau 2000 jiwa dibagi dalam enam tempek. Klian Banjar Tangerang Gusti Made Artha mengatakan, punia bisa disalurkan ke Redaksi Bali Post Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau rekening Dharma Dana BNI 0297130144 a.n. Dharma Dana Pura Kerta Jaya Tangerang atau Rekening Panitia Vidya Kerta Jaya BRI 201101000074307. Untuk mendukung kelancaran pembebasan lahan untuk pembangunan pintu gerbang ini, kami berharap dukungan para umat dan bhakta. Untuk mengetahui lebih detail pura ini umat bisa mengakses lewat https://drive.google.com/file/d/0Bwd5Y7VlsRvcmt3@UCOU5WVmM/view?pref=2pli=1. (r)

Pilkada DKI

Hanya Satu Pasangan Calon Independen Jakarta (Bali Post) Hingga batas pendaftaran calon perseorangan (independen) pilkada serentak DKI Jakarta tahun 2017 ditutup pukul 16.00 WIB, Minggu (7/8) kemarin, KPU DKI Jakarta hanya menerima berkas satu pasangan calon perseorangan. Dari sekian pasangan yang datang, KPU Jakarta hanya menerima berkas pasangan calon perseorangan Ichsanuddin NoorsyAhmad Daryoko.

Noorsy-Daryoko mendatangi KPU DKI sekitar pukul 14.00 WIB membawa sembilan dus berisi lebih dari 600 ribu fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dan formulir dukungan sebagai prasyarat untuk maju menjadi kepala daerah melalui jalur perorangan. Jumlah tersebut diklaim memenuhi syarat jumlah KTP dukungan yang disyaratkan yaitu paling sedikit 532.213 lembar KTP dukungan. ‘’Hitungan sementara 600 ribuan, tidak tertutup kemungkinan jumlahnya meningkat. Kekurangan berkas B 1 KWK kerja technical sampai pukul 16.00. Kelurahan kecamatann tingkat II, provinsi, kerja teknis, teliti, menurunkan tim semoga Jakarta berkah,’’ kata Ichsanuddin Noorsy di Gedung KPUD Jakarta. Noorsy yang dikenal sebagai pengamat ekonomi politik mengatakan kikutsertaannya agenda politik Pilkada serentak DKI Jakarta melalui

jalur independen, karena ingin membuktikan bahwa melalui jalur independen dia bisa memperbaiki Jakarta menjadi lebih baik. ‘’Kalau ingin memperbaiki tingkat kepercayaan masyarakat, maka jalurnya adalah sesungguhnya baik jalur partai atau perseorangan harus membangun kerja sama dalam rangka memperbaiki moda sosial tadi,’’ kata Noorsy, mantan wartawan yang juga pernah menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Dia meyakini masyarakat Jakarta merupakan masyarakat yang memiliki pendidikan politik cukup, serta mampu menilai sosok pemimpin ideal yang diinginkan. ‘’Saya panelis di debat-debat pilkada. Dari pengalaman saya, ketika saya terjemahkan itu di Jakarta, Jakarta menarik. Jika golput 60 persen di suatu tempat, maka yang terjadi adalah betapa pentingnya tingkat kepercayaan antara masyarakat. Maka un-

tuk perbaiki itu, saya anggap penting orang yang bisa bangun individu dengan parpol kembalikan suasana Jakarta lebih baik,’’ kata Noorsy. Mengenai kemunculannya yang dianggap membuat kejutan karena sebelumnya tidak ada gembar-gembor bahwa dirinya akan maju sebagai kontestan pilkada serentak di DKI yang akan digelar pada 15 Februari 2017 mendatang, Noorsy mengatakan, dirinya dan Daryoko sebenarnya sudah mulai mengumpulkan KTP secara diam-diam sejak November 2015 lalu. Dia cukup bangga karena dari hasil kerja keras tim suksesnya mampu mengumpulkan 600 ribu KTP. Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno memastikan hanya pasangan Ichsanuddin Noorsy-Ahmad Daryoko yang memenuhi syarat pendaftaran. ‘’Hanya Ichsanuddin, yang lain datang cuma nanya, tidak bawa berkas. Ada yang datang, tapi hanya bawa sampel KTP dan lain-lain,’’ katanya. Dia mengungkapkan sebenarnya pada Sabtu (6/8) ada tiga pasangan calon yang mendaftar ke KPUD DKI Jakrta, namun dari ketiga pasangan tersebut tidak ada yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar. (kmb4)

Sertifikat Berjangka Dari Hal. 1

Kesan itu bisa dihindari apabila pengendapan dana anggaran tidak ditempatkan dalam sertifikat berjangka seperti deposito. Deposito dengan jangka waktu tertentu, apalagi relatif panjang dengan semangat mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi, kata Dhamantra, akan melegitimasi kesan adanya upaya sistematis dengan perencanaan yang matang untuk sengaja mengendapkan dana tersebut guna adanya pendapatan tambahan dari pagu anggaran yang dimiliki. ‘’Percepatan terhadap proses pelaksanaan anggaran ataupun penyerapan anggaran yang sesuai dengan jadwal akan memiliki manfaat yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan bunga uang yang diterima oleh Pemprov Bali akibat penundaan anggaran itu sendiri,’’ ujarnya. Ia mengingatkan efektivitas anggaran yang berbasis kinerja idealnya berorientasi kepada perencanaan dan pelaksanaan yang tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu. Hal ini akan lebih memberi jaminan terhadap produktivitasnya. Untuk itu pemerintah provinsi apa pun alasannya agar konsisten menerapkan good governance

ataupun pengaturan anggaran yang lebih baik dengan menepis peluang untuk melakukan ‘’komersialisasi’’ anggaran yang hanya akan menjadi distorsi dari proses pelaksanaan anggaran yang ada. Kalau daerah lain bisa lebih maksimal menghindari pengendapan anggaran, kenapa Bali tidak bisa? Viraguna Bagoes Oka mengatakan, APBD sumbernya ada yang berasal dari pendapatan asli daerah dan ada yang berasal dari droping APBN. Dana ini merupakan dana perimbangan. Ia mengatakan apabila dana yang berasal dari APBD yang didepositokan untuk sementara waktu dapat dipahami. Sasarannya, agar idle dana sebelum dimanfaatkan untuk pembangunan atau operasional bisa dioptimalkan. Tetapi apabila dana dropping dari APBN ke APBD tidak dioptimalkan penggunaannya sesuai tujuan pembangunan/ produktivitas namun sematamata didepositokan di bank, hal ini yang tidak tepat dan sangat tidak patut. ‘’Langkah mendepositokan APBD dalam jangka panjang menutup peluang atau menghambat pergerakan dan tumbuhnya ekonomi masyarakat di daerah,’’ ujarnya. Langkah-langkah seperti ini tidak sejalan dengan ke-

inginan Presiden Jokowi. Bali yang masuk kategori provinsi dengan dana belum terserap dan parkir di bank relatif tinggi mestinya melakukan terobosan dan evaluasi. ‘’Saat ini pelaku usaha sedang mati suri. Dana-dana yang ada mestinya digulirkan untuk memacu tumbuhnya ekonomi kerakyatan dan dunia usaha bergerak. Dengan cara ini banyak sektor ekonomi yang bisa bergulir,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan saldo kas dalam bentuk deposito dan giro itu bisa dikatakan sebagai dana idle atau belum dimanfaatkan. Namun dana dalam bentuk deposito khususnya, bukanlah dana berjangka seperti pada umumnya. Dalam satu bulan saja, bunga yang didapat dari deposito itu sudah dapat digunakan. Data per hari Jumat lalu, total dana idle mencapai Rp 1.218.205.669.102,54 yang tersimpan di BPD Bali sebagai bank persepsi. Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali I Nengah Laba mengatakan, serapan APBD Bali saat ini baru mencapai 37 persen lebih. Pihaknya mengklaim, serapan ini jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (dir)

Senin, 8 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Cannel 07.35 Lila Cita Sanggar Rumantika & Asri Kencana (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif Prita 10.00 Lejel Home Shopping

10.30 Etalase/Folk Song 11.05 Bali Channel Tourst TV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live 15.30 Bali Channel Tourst TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV, Inovator 17.30 Taman Sari 18.00 Puja Trisandya

18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Lipsus Kemendiknas RI 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata Pura Luhur Sri Jong 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita 23.00 Lila Cita 24.00 Closing

Bali Post/ant

TERBAKAR - Api tampak masih menyala di gedung yang terbakar di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (7/8) kemarin. Sebanyak empat lantai di gedung tersebut terbakar, sementara belum diketahui sebab kebakaran.

Mendali Pertama Dari Hal. 1

Keberhasilan Sri Wahyuni meraih perak, sekaligus medali pertama bagi kontingen Indonesia di Olimpiade 2016 ini juga disaksikan langsung oleh Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI Erick Thohir dan Ketua Umum PABBSI Rosan Ruslani. Rio de Janeiro 2016 merupakan Olimpiade pertama yang diikutinya, namun sebelum tampil di ajang paling bergengsi tersebut, ia sudah mencatat sejumlah prestasi, di antaranya medali perak Asian Games 2014, emas SEA Games 2013 serta juara di sejumlah turnamen tingkat internasional. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Bekasi ini juga menyatakan siap untuk terus berkiprah dalam olahraga angkat besi agar dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi setelah mendapat medali perak Olimpiade ini. Tampil di Olimpiade memang hal yang diimpikan oleh Sri Wahyuni, sehingga sejak lolos kualifikasi ia terus berusaha keras dalam pelatnas untuk meningkatkan kemampuan angkatannya. Hal itu juga diakui oleh manajer tim angkat besi Olimpiade Indoensia di Olimpiade, Alamsyah Wijaya. ‘’Saya sudah memperkirakan dia bakal dapat meraih medali, dilihat perjuangan dan peningkatan prestasinya selama di pelatnas,’’ kata Alamsyah. Kemajuan pesatnya terutama saat menjalani pelatnas di Afrika Selatan, sebulan

menjelang Olimpiade 2016. Hasil kerja kerasnya dalam latihan terlihat saat tampil di arena Olimpiade di Riocentro, Rio de Janeiro itu, di depan ratusan penonton. Dia cukup tenang dalam persaingan ketat di kelas 48 kg itu. Sayangnya pada angkatan terakhir dia gagal mengangkat barbel 115 kg, sehingga medali emas pun harus diserahkan kepada lifter Thailand Tanasan Sopita. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi perolehan medali pertama Indonesia dalam ajang Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil yang dipersembahkan oleh lifter putri Sri Wahyuni. Di Tanah Air, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi melalui akun twitter resminya @jokowi. ‘’Lifter putri Sri Wahyuni memperoleh medali perak pada Olimpiade Rio 2016. Rakyat Indonesia bangga - Jkw,’’ tulis Presiden dalam cuitannya yang diunggah sekitar pukul 09.58 WIB, Minggu kemarin. Keberhasilan Sri Wahyuni menjadi kabar gembira tersendiri dari kontingen Olimpiade Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pun angkat bicara mengenai keberhasilan tersebut. Imam berharap, dengan raihan medali pertama bagi Indonesia itu, kontingen Indonesia akan semakin terpacu untuk berprestasi dalam olimpiade kali ini. ‘’INA raih medali pertama lewat Sri Wahyuni (angkat besi). Awal yang baik sekali. Membuat optimisme kontingen kita terpacu,’’ cuitnya. (ant)

Kepentingan Partai Dari Hal. 1

Di lain pihak, 47,32 persen responden mengaku tak setuju jika partai politik dibiayai negara. Dalam memperjuangkan ideologi dan kepentingan partainya membangun negara, partai politik harus mandiri. Campur tangan negara dalam pemberian anggaran atau bantuan keuangan akan menyuburkan fungsi partai sebagai lapangan pekerjaan. Dengan menjadi bagian partai politik, seseorang tentu punya peluang mengelola anggaran negara. Partai harus diberikan rambu-rambu yang jelas dalam mencari dana partai dan melaporkannya secara terbuka. Sanksi terhadap pelanggaran juga harus jelas. Responden

meyakini bantuan keuangan bagi parpol tak akan menjamin berkurangnya korupsi. Masalahnya, politisi di negeri ini tak semuanya menjadikan partai sebagai media perjuangan ideologis, tetapi menjadikan parpol sebagai media mengaktualisasikan keinginan untuk berkuasa. Sementara 3,41 persen responden tak bersedia memberikan pernyataan setuju atau tidak. Responden kelompok ini dominan mengaku sudah tak percaya pada partai dan apriori dengan pesta demokrasi. Responden justru menyarankan agar pemerintah meninjau kembali UU Partai Politik agar tak setiap pemilu jumlah partai bertambah namun orangorangnya tetap sama. (dir)

Merah Putih Dari Hal. 1

‘’Dulu pertama kali kapal NICA berlabuh di Teluk Benoa tidak berani turun ke darat, sebab dihadang pasukan Pemuda Bali dan tentara Jepang bernama I Gambar yang siap tempur dipimpin Pak Wija Kesuma alias Pak Joko di Tabanan Selatan. Kapal NICA kemudian ke utara berlabuh di Pabean dan menaikkan bendera Belanda yang akhirnya dirobek dan diganti dengan bendera Merah Putih oleh pemuda Buleleng dan Tabanan,’’ kenangnya. Sesepuh anak pejuang I Gusti Ngurah Munang Wirawan dan sejumlah krama Bali yang tergabung dalam ForBALI menyatakan kesiapannya untuk terus menyuarakan penolakan terh-

adap reklamasi Teluk Benoa. ‘’Para pejuang ini tidak menginginkan atribut sosial seperti penghargaan, sanjungan atau jabatan, tetapi murni ingin memberikan yang terbaik untuk generasi penerus. Ini yang harusnya menjadi panutan,’’ ucapnya Koordinator ForBALI I Wayan ‘’Gendo’’ Suardana mengatakan amanah yang dititipkan oleh para pejuang 45 lebih meyakinkan langkahnya untuk terus berjuang bersama 39 desa adat dan komunitas lainnya. ‘’Para tetua yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa merasakan hal yang sama. Ini menambah keyakinan bahwa perjuangan kami sudah di jalur yang benar. Para pejuang paham perilaku penjajah seperti apa,’’ ujarnya. (kmb28)

Pelestarian Lingkungan Dari Hal. 1

Megawati menegaskan pentingnya upaya pelestarian lingkungan bagi Bali. Itu sebabnya, PDI Perjuangan merumuskan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang menempatkan lingkungan pada posisi vital. Dari 9 kabupaten/kota di Bali, 7 kepala daerah merupakan kader PDI Perjuangan diminta untuk menjadikan suatu desa sebagai sebuah contoh kultural. Desa yang menjadi contoh agar kembali pada kearifan lokal terdahulu, entah dari segi lingkungan maupun budaya. ‘’Itu (budaya - red) justru yang mesti kita jaga maka kearifan lokal yang ada ya… harus selalu dilestarikan seperti subak itu kan sudah menjadi bagian dari heritage dunia ya. Jadi memang saya selalu mengatakan apa yang merupakan hal yang sifatnya tradisional dan masuk

di dalam kearifan lokal Bali itu sendiri yang justru harus diperkuat dan dilestarikan,’’ tandasnya. Wakil Ketua YKRI Michael Sumarijanto mengatakan, kunjungan di Tampaksiring ini mengundang 27 duta besar negara sahabat. Seperti halnya kunjungan yang dilakukan ke Kebun Raya Eka Karya Bali di Bedugul, Tabanan, Sabtu (6/8) lalu. Di samping mengenalkan kekayaan plasma nutfah serta tanaman endemik, para duta besar juga dikenalkan dengan budaya Bali. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari promosi pariwisata Bali yang merupakan kebanggaan Indonesia. ‘’Mereka terkesan sekali, dari 27 negara ada beberapa duta besar yang sudah beberapa kali ke Bali, tetapi ada yang baru pertama ke Bali. Saya dengar, ada yang mestinya hari ini (kemarin - red) kembali ke Jakarta, tetapi memperpanjang masa tinggalnya,’’ ujarnya. (kmb32)

Bukti Visum Dari Hal. 1

‘’Menurut saya, kedua anggota yang mendapatkan tindakan tidak menyenangkan itu sudah memberikan contoh karena langsung menuju SPKT melapor dengan disertai bukti visum dari rumah sakit,’’ katanya. Ia mengaku jika langkah hukum sudah diambil oleh korban dalam hal ini Bripda Hendrik dan Bripda Asmat dengan melaporkan Handryanto, anggota Satpol PP, yang

melakukan penganiayaan. Pelaporan dilakukan sekitar pukul 20.10 Wita dan dianggap permasalahan selesai hingga akhirnya kedua belah pihak mengambil langkah agar tidak terjadi gerakan yang dapat merusak kondisi keamanan kota. Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan rasa prihatin dan bela sungkawanya atas adanya korban akibat insiden perkelahian ini. (ant)


16 Pages

149 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Monday,

2016

August 8,

fighting Intense rebels as Syrian break through siege Aleppo Page 6

ms lweger sla Renee Zel culation media spe surgery stic about pla Monday, August

up Solo comes big for 200th beats cap, US France 1-0

8, 2016

es Balinese cuisin mic becomes econo strength of community

cui- Balinese DENPASAR an economic become Amid sines can people of Bali. Bathe strength for and western food, of modern the new breath the onslaught begin to rise with have attained cuisines linese cuisines pig of Bu Some Balinese Siring, and style. such as roasted suckling pig of Nyoman their fame suckling Candra, Liku steamed Made, Oka, roasted pig of Warung roasted suckling Mak Beng, Mangku, Men Warung rice of Bu chicken, cetera. chicken Sawah, et Kedewatan Bebek Tepi Tempeh, Cuisine... on page 2 Continued

has out in September, to movie comingthat she had surgery faced rumors her eyes.

media of criticized have realter the shape first addressed Renee Zellweger she did not to People The actress - Actress , and said on Friday. appearance published saying, “I’m LOS ANGELES her appearance ports of her in an essay discussing business, magazine last year, different! outlets for to alter her face, to it’s anyone’s think I look “Not that make a decision on glad folks different, happy, more any surgery that a not

surgery appearance I did I’m living I’m thrilled 47, whose speculation but my face and have life, and said. Zellweger, to fulfillingit shows.” tabpast alter widespread the actress perhaps has led to media outlets in thesome my eyes,” is of no true import post slamming a month Zellweger’s “This fact but that the possibility in various wanted to “make culture comes all, she Aniston wrote loid news anyone at discussed among respectyear, said truths a public after actress Jenniferblog saying she alone was claim on thein a and became Post ilby phoed journalists is a disconcerting a Huffington harassed of my life,”eninment was sick of being conversation blog post tabloid reporters.fed of news/enterta lustration and society’s fixation tographers andpregnant. ... I’m and titled “We o scrutiny “I am not confusion Can D sport-like who daily on physicality.” Zellweger, sup- up with the Better” on that occurs ’ ‘journalism, won a best a c - body shaming Huffingguise of ‘celebporting under theAmendment’ and ton Post. former ‘First tress Oscar S h e l d the the 47-year-old for “Co rity news,’”actress said. was also said l Mountain” critica be “Friends”Aniston, Zellweger of and will g Like “that taband criticism n i s left a i r rep the speculationappearance loid speculathe titular her physical for younger tions become of myriad r o l e i n “problematic” message the subjecte a m “triggers r the third generations, and including image, mainst “Bridget subsequent issues” (rtr) news reporthealth. ones’ and J equality ing.” Diary” waves

Women Renee Zellweger Actress annual ELLE in Los at the 21st Awards U.S. on in Hollywood California, Angeles, 20, 2014. October

ional Bali

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

find Internat

for first Thais vote 2014 time since charter coup in um referend Page 13

USE r FOR EDITORIAL NO ARCHIVE. REUTERS/Stringe RESALES. ONLY. NO

South African’s ANC suffers worst election since taking power

(2nd Jacob Zuma hold President as protesters South Africa’s the official a speech elecR) makes in front of him during munincipal Pretoria, placards ent of the centre in announcem at the result tion results August 6, 2016. South Africa,

C suffers r ican’s AN powe South Afron since taking cti worst ele

since 2006. its first black

it elected tries to on controlled Last year Maimane, as it mainly lost its grip Mmusi a party Congress capital Pretoria, leader, off an image of “It signals to National - The Africanof the South AfricanAlliance a second shake white interests.in our country SBURG home serving that the tide JOHANNE t in Tshwane, opposition Democratic apartheid. told reporters everyone Maimane the end of gave the local governmen is turning,” election since on Saturday him. ANC won on Saturday. as results the ANC’s worst challenge some pride, the ecos voting Africa’s big win in in “Bali Saving

local elections taking power. election since South Africa’s its worst The ANC

party suffered

PERCENT

OF SUPPORT

FOR MAIN

PARTIES

45 g, South of Wednesday’ hub, taking 38 Johannesbur The results the political landscape financial has in DA’s the ANC it nomic and the vote to the a coalihave reshaped of since to form Africa, where in South unopposed 1994, led percent but will have percent, ruled virtually ity rule in and in Nelson tion to govern. ended white-minor Tshwane includes the Mandela. stagnation Wins in by Nelson Bay, which Elizabeth, are a nt, economic Jacob Mandela held Unemployme hub Port Democratic around President the ANC, manufacturing which alsoit has Freedom and scandals to punish for the DA, electhat Economic led voters watershed for national municipality Fighters (EFF) Party (IFP) Zuma embolden- Cape Town, a the outlook Inkatha Freedom changing and potentially ANC to 2016 tions in 2019 rivals within the ing Zuma’s African National (ANC) Congress

70 % 60

Alliance (DA)

50 40 30 20 10 0

2000

2006

Commission Source: Electoral 07/08/2016 J. Wang,

of South

2011

also be heard News can Global Radio FM at 10.00 am. Image” 9.30 until FM at 96.5 from Global Radio Listen to ali.listen2myra-

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

streaming http://globalfmb live video and http:// dio.com or alfmbali.com ali. at http://radioglob nel/global-fm-b ustream.tv/chan

Africa

SENIN KLIWON, 8 AGUSTUS 2016

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Semarak Rare Bali Festival Ke-2

Wali Kota akan Terbitkan KTP Anak

DALAM rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2016 lalu, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BKBPP) Kota Denpasar memperingatinya dengan berbagai kegiatan edukasi kepada anak-anak. Kali ini peringatan HAN di Denpasar dirangkaikan dengan kegiatan Rare Bali Festival (RBF) ke-2, yang dikemas dalam konsep ‘’Taman’’, Sabtu (6/8) di Taman Kota Lumintang. RBF yang berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu itu sukses membuka ruang kreatif bagi dunia anak, bahkan Wali Kota mengapresiasi kegiatan ini sekaligus mengajak orangtua untuk selalu melihat perkembangan zaman kekinian. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang membuka langsung RBF ditandai dengan pelepasan pindekan (balingbaling yang terbuat dari bambu) ke udara direspons ratusan rare membawakan berbagai aktraksi seni yang ditata dengan koreografer apik. Sajian pentas parade rare sukses membius pengunjung yang memadati depan panggung terbuka, dengan latar belakang air mancur menari. Di antaranya unjuk kobelehan Barong Ngelawang yang berisikan cerita investor haus caplok lahan hijau.

Kemudian dilanjutkan Dance OK, sebuah gerakan tubuh yang dibawakan ana –anak SD 17 Dauh Puri, dengan tema antikorupsi dan narkoba. Lantas dilanjutkan dengan persembahan anak–anak Siwer Nadi Swara, yang membawakan garapan tabuh dari bahan–bahan sampah. Dan yang menarik, parade kali ini menyuguhkan kendang kolosal dengan komposisi musik yang menarik. Sebelum acara dimulai, Wali Kota Rai Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Kepala Badan KBPP Kota Denpasar IGA Laksmi Dharmayanti, Ketua Pelaksana Kadek Wahyudita, juga sempat meninjau kegiatan kreativitas anak-anak seperti melihat rumah daur ulang dari sampah plastik, pembuatan layang-layang, dan menggambar dari bahan kertas daur ulang. Selain itu, Rai Mantra juga sempat berinteraksi langsung dengan ratusan anak-anak dengan suasana keakraban yang hangat sambil melakukan tanya jawab. Peringatan HAN tahun ini dengan tema ‘’Akhiri Kekerasan terhadap Anak’’, bisa menjadi inspirasi dan motivasi para orangtua untuk lebih meningkatkan kepeduliannya pada pemenuhan kebutuhan dan perlindungan terhadap anak-anak sejak dini,’’ kata Wali Kota Rai Mantra.

Bali Post/kmb12

RARE - Suasana pembukaan Rare Bali Festivsal di Taman Kota Denpasar, Lumintang.

Dengan terpenuhinya segala kebutuhan mereka, akan menjadi penunjang tumbuh kembang anakanak yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera. Di mana dalam era teknologi infomasi yang terbuka sekarang ini kita sebagai orangtua harus bisa selalu mengarahkan anak-anak ke hal-hal yang positif, agar anak tidak terjerumus ke dalam pengaruh buruk seperti narkoba. Untuk itu sejak dini pengertian tentang bahaya narkoba harus diberitahukan kepada anak-anak, agar mereka tahu akibat buruk dari narkoba, dan ini akan menjadi tantangan terbesar orangtua dan masyarakat. ‘’Kami Pemerintah Kota Denpasar akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada anak-anak, baik itu dari masalah pendidikan anak, masalah fasilitas umum untuk anak, dan fasilitasfasilitas anak yang lainnya. Dan ke depannya kami akan upayakan untuk menerbitkan sejenis Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk Anak, sehingga kalau anak-anak ini sudah memiliki KTP Anak, akan bisa memberikan kemudahan-kemudahan di dalam pelayanan yang akan kami rencanakan ke depannya untuk meningkatkan mutu dan kualitas anak-anak di masa depan,’’ ungkap Rai Mantra. Sementara itu, Kepala Badan KBPP Kota Denpasar IGA Laksmi Dharmayanti dalam laporannya mengatakan, peringatan HAN merupakan sebagai upaya menjamin pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, kembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan. Yang mana peringatan HAN dirangkaikan dengan program kegiatan Rare Bali Festival ke-2 yang dirancang dengan berbagai tematik taman seperti taman bermain, taman pentas, taman kompetensi, taman workshop dan taman baca. Beragam kegiatan meliputi seperti lomba mewarnai, mesatua banyol, menyanyi, melukis, parade budaya, deklarasi kekerasan terhadap anak dan kreatiVitas daur ulang. (kmb12/k100)

Bali Post/asa

YOGA - Diva Beauty Yoga 2016 yang digelar di Monumen Gong Perdamaian Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur, Minggu (7/8) kemarin, menggandeng artis Anjasmara dan dihadiri sekitar 653 peserta yang didominasi kaum perempuan.

Yoga Sehat Bersama Anjasmara

Diva Beauty Yoga Diikuti 653 Orang SETELAH sukses di Jakarta dan Bandung, Diva Beauty Drink yang berencana menjajal lima kota, Minggu (7/8) sore kemarin menggema di Monumen Gong Perdamaian Desa Budaya Kertalangu, Denpasar Timur. Diva Beauty Yoga 2016 yang menggandeng artis senior Anjasmara tersebut, dihadiri sekitar 653 peserta yang didominasi kaum perempuan. Mereka ada yang mengikuti yoga pemula, setahun, tiga tahun, bahkan sudah sejak lama. Ratusan peserta yang hadir kemarin, bukan hanya dari Kota Denpasar, melainkan ada dari Singaraja, bahkan luar kota seperti Jakarta, Kalimantan dan Sulawesi. Brand Manager Diva PT Kalbe Farma, Mita Ardiani, di Monumen Gong Perdamaian Desa Wisata Kertalangu, Denpasar mengatakan, dipilihnya Bali sebagai lokasi yoga karena sudah terkenal hingga ke mancanegara. Selain itu, Bali juga menjadi tujuan wisata yang sekaligus tempat beryoga sehat. Kemarin, memang tampak sejumlah orang asing yang ikut bagian dalam yoga yang dipandu Anjasmara tersebut. Menurut Mita, antusias masyarakat Pulau Dewata dan luar Bali mengikuti yoga begitu terasa. Mereka

rela panas-panasan menunggu acara dimulai, yang kemarin dijadwalkan pukul 15.00 Wita. ‘’Bali merupakan kota keempat yang menjadi kunjungan kami untuk menggelar kegiatan ini. Setelah Bali, kota terakhir yang kita kunjungi untuk kegiatan yoga ini adalah Surabaya,’’ ujarnya. Pihaknya akan memilih seorang peserta yoga yang datang ke acara ini sebagai pemenang yang akan mendapat tiket khusus untuk hadir dalam yoga sehat yang digelar di Gili Terawangan, Lombok bersama si pemeran Cecep, Anjasmara. ‘’Masing-masing kota besar nanti kita pilih satu pemenang yang ikut dalam kompetisi yoga ke Gili Terawangan,’’ ujarnya. Menurutnya, pabila gerakan yoga dilakukan secara terus-menerus akan dapat melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, khususnya di area wajah sehingga terlihat lebih cantik pada wanita. Yang terpenting, pengguna Diva Beauty Drink akan sehat. Diva Beauty Drink boleh dikonsumi oleh semua kalangan, termasuk nenek sekalipun. ‘’Dalam kegiatan ini kebanyakan diikuti para wanita karena gerakan yoga yang ditunjukkan nanti sangat khusus untuk kecantikan dan instruktur yang mendampingi kegiatan ini langsung

dilakukan artis papan atas Indonesia Anjasmara yang juga sebagai instruktur yoga,’’ ujarnya. Ditambahkannya, Diva Beauty Drink merupakan minuman kesehatan pabrikan PT Kalbe Farma yang sangat erat kaitannya dengan kecantikan wanita. ‘’Minuman Diva ini memiliki kandungan 1.000 miligram kolagen dan vitamen E yang merupakan nutrisi kecantikan dari dalam,’’ katanya. Upaya mempercantik diri dari luar dengan cara yoga, pihaknya menganjurkan para wanita meminum Diva sebagai nutrisi vitamin tubuh dari dalam sehingga cantiknya luar dalam. ‘’Saya mengharapkan ke depannya para wanita tetap tampil sehat dan cantik dengan beryoga dan meminum Diva dua kali sehari,’’ ujarnya. Sementara Anjasamara mengatakan, yoga itu sangat penting. Penekun yoga akan semakin mengenal tubuhnya. ‘’Selain membawa pada kecantikan tubuh, yoga juga membuat sehat dan bugar. Diva dapat meningkatkan metabolisme semakin baik, akan meningkatkan idealnya tubuh. Diva dapat meningkatkan sel-sel tubuh dengan baik, membuat cantik dan juga tentunya sehat,’’ tambah Anjasmara. (asa/bns)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook