Skip to main content

Edisi 07 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 190 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu umanis, 7 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Giri Jaya Atitah

Deklarasi 50 Banjar Se-Desa Adat Kerobokan Menangkan Koster-Ace Karya seni tabuh Adi Merdangga dengan kolaborasi fragmentari dengan judul ‘’Giri Jaya Atitah’’ (Kemenangan Jalan Menuju Kesejahteraan) menjadi puncak deklarasi 50 banjar se-Desa Adat Kerobokan mendukung pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Lapangan Purnakrida, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (6/3) kemarin. Ribuan warga dari Desa Adat Kerobokan yang berada di dua wilayah yaitu Kabupaten Badung dan Kota Denpasar menyaksikan deklarasi dukungan yang

dibacakan 50 klian banjar se-Desa Adat Kerobokan. Koster-Ace hadir dikawal langsung Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Sekretaris IGN Kesuma Kelakan, serta hadir Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Badung serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung. Sedangkan dari Desa Adat Kerobokan hadir Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja, panglingsir Puri Kerobokan AAN Putra serta sejumlah tokoh masyarakat Ker-

obokan seperti Kompyang R Swandika, Ketut Suwandhi serta sejumlah tokoh lainnya. Deklarasi dukungan dan kebulatan tekad memenangkan Koster-Ace dibacakan oleh Klian Banjar Petingan I Wayan Sujana Arimbawa diikuti oleh klian banjar lainnya serta masyarakat Desa Adat Kerobokan yang hadir. ‘’Kami warga Desa Adat Kerobokan siap memenangkan pasangan KosterAce pada Pilgub 27 Juni 2018 mendatang,’’ ujar Sujana Arimbawa membacakan salah satu butir deklarasi. Hal. 19 Adi Merdangga

Bali Post/kmb

DEKLARASI - Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dan Giri Prasta saat deklarasi 50 Banjar se-Desa Adat Kerobokan. Acara itu juga dimeriahkan tabuh Adi Merdangga dengan kolaborasi fragmentari dengan judul Giri Jaya Atitah.

Bali Post/eka

BERSAMA - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman dengan 59 perguruan tinggi di sembilan provinsi dan Kelompok Media Bali Post. Acara ini digelar di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Selasa (6/3) kemarin.

Gerakan Mahasiswa Pengusaha ’’Gerakan mahasiswa pengusaha merupakan gerakan membuka mindset mahasiswa untuk berwirausaha. Setelah tamat harus mampu menjadi wirausaha. Tidak lagi mencari pekerjaan, tapi membuka lapangan kerja. Sekarang sudah terbukti, banyak mahasiswa belum tamat sudah kaya dengan adanya e-commerce.” A.A. Gede Ngurah Puspayoga Menteri Koperasi dan UKM

Membuka ’’Mindset’’ Mahasiswa Berwirausaha

Denpasar (Bali Post) Jumlah pengusaha di Indonesia tahun 2016 mencapai 3,01 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2014. Kala itu rasio kewirausahaan hanya 1,55 persen dari 160 juta penduduk Indonesia. Walaupun ada peningkatan, tetap lebih kecil dibandingkan dengan Malaysia, Singapura dan Thailand. Untuk mengejar ketertinggalan itu, Kementerian Koperasi dan UKM menggagas kerja sama dengan perguruan tinggi dengan tagline ‘’Gerakan Mahasiswa Pengusaha’’. Wujud dari komitmen tersebut, Selasa (6/3) kemarin ditandatangani nota kesepahaman dengan 59 perguruan tinggi (PT) di sembilan provinsi dan Kelompok Media Bali Post. Menteri Koperasi dan UKM

KPU Sahkan PBB Jakarta (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak gugatan adjudikasi yang diajukan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang tidak meloloskan partai tersebut sebagai peserta Pemilu 2019. Dalam pertimbangannya, majelis pemeriksa Bawaslu menilai masih banyak persyaratan yang belum dipenuhi PKPI. ‘’Memutuskan menolak eksepsi termohon untuk seluruhnya,’’ kata Ketua Majelis Pemeriksa Bawaslu Abhan di Kantor Bawaslu, Jalam Thamrin, Jakarta, Selasa (6/3) kemarin. PKPI terbukti tidak dapat memenuhi persyaratan keanggotaan partai di empat provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Papua Selatan. Dari empat provinsi itu, terdapat 73 kabupaten/kota yang tak dapat dipenuhi keanggotaannya oleh PKPI. Rinciannya, 15 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, 26 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, 15 kabupaten dan kota di Jawa Barat, serta 17 kabupaten/kota di Provinsi Papua Selatan. Anggota Bawaslu RI selaku anggota majelis pemeriksa Bawaslu Fritz Edward Siregar menjelaskan, sebelumnya PKPI sudah menjalani proses mediasi namun tidak membuahkan hasil. Sidang adjudikasi ditempuh namun tetap tidak bisa memperkuat argumen partai yang diketuai AM Hendropriyono itu. ‘’Permohonan pemohon ditolak, selebihnya keterangan saksi tak dipertimbangkan karena keterpenuhan persyaratan tak dipenuhi pemohon,’’ terangnya. Sidang adjudikasi di Bawaslu dilakukan setelah dua kali mediasi PKPI dengan KPU menemui jalan buntu. Sidang ajudikasi dilakukan setelah PKPI dinyatakan tidak lolos oleh KPU untuk menjadi peserta Pemilu 2019 karena tak memenuhi persyaratan verifikasi faktual. Selain itu, Bawaslu RI juga menyatakan KPU Provinsi Jawa Timur, KPU Provinsi Jawa Tengah, KPU Provinsi Jawa Barat, dan KPU Provinsi Papua dalam melakukan verifikasi telah sesuai prosedur hukum berupa Undangundang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2018. Hal. 19 Peserta Pemilu

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, gerakan mahasiswa pengusaha merupakan gerakan membuka mindset mahasiswa untuk berwirausaha. Setelah tamat harus mampu menjadi wirausaha. ‘’Tidak lagi mencari pekerjaan, tapi membuka lapangan kerja. Sekarang sudah terbukti, banyak mahasiswa belum tamat sudah kaya dengan adanya e-commerce,’’ ujarnya. Dalam acara bertajuk ‘’Pe-

masyarakatan Kewirausahaan’’ dengan tema ‘’Gerakan Mahasiswa Pengusaha’’ diharapkan mampu menumbuhkan wirausaha lebih banyak lagi. Ada 150 mahasiswa yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Nantinya akan diseleksi 80 peserta yang akan mengikuti pelatihan selama tiga hari. Dari 80 peserta, akan diseleksi kembali menjadi 20 penerima stimulan modal. Kata Puspayoga, gerakan

mahasiswa pengusaha juga sejalan dengan program Presiden. Yaitu pertumbuhan ekonomi diikuti dengan pemerataan kesejahteraan. Karena dengan peningkatan lapangan kerja, pengangguran akan berkurang, kemiskinan juga berkurang. ‘’Jika kemiskinan berkurang, otomatis gini rasio semakin sempit,’’ tandasnya. Hal. 19 Sumbangan Koperasi

Kapolri Jangan Ragu Tindak MCA

Tak Mungkin Ada ’’PKI Balita’’ Bogor (Bali Post) – Ujaran kebencian dan fitnah yang ditujukan kepada pemimpin nasional kini marak. Salah satunya kepada Presiden Joko Widodo. Ia pun mempertanyakan terkait begitu banyaknya fitnah yang dilayangkan kepadanya soal PKI. ‘’Coba saya saja di bawah banyak yang diisukan ‘Itu Pak Jokowi PKI’. Banyak yang seperti itu coba. Padahal PKI itu dibubarkan pada tahun 1965. Saya lahir 1961. Berarti saya baru umur 3-4 tahun. Masak ada PKI balita. Ya ndak? Lucu banget kan. Itu yang memfitnah ngawur,’’ kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di halaman Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Bogor, Selasa (6/3) kemarin. Dalam usianya masih balita maka tidak mungkin seseorang untuk terlibat PKI (Partai Komunis Indonesia). Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat agar dapat menggunakan logika berpikir yang baik ketika ada informasi atau kabar bohong. ‘’Saya kan masih balita kok difitnah seperti itu. Saya

kadang juga mau marah ya gimana. Enggak marah ya gimana. Serba salah. Tapi saya juga mau blak-blakan. Jadi kalau tidak diingatkan seperti itu, ada lho orang yang percaya. Coba logikanya enggak masuk kan? Masih ada yang percaya juga,’’ ujarnya. Mantan Gubernur DKI itu sebenarnya juga menyayangkan masih saja ada masyarakat yang begitu mudah percaya atau terhasut berita bohong. ‘’Tugas saya sekarang ini adalah bekerja. Bekerja entah menyiapkan pembagian sertifikat, entah membangun infrastruktur, entah memberikan program-program bantuan sosial yang banyak sekali kita lakukan. Tidak ada yang lain,’’ tuturnya. Untuk itu secara khusus kemudian Presiden berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga ukhuwah atau kerukunan bangsa. ‘’Jangan sampai kita diadu-adu karena pesta demokrasi atau karena pilihan bupati/wali kota ataupun gubernur ataupun pilihan presiden. Sekali lagi kita saudara sebangsa dan setanah air,’’ katanya. Hal. 19 Negara Besar

Joko Widodo

AHY Isyaratkan Koalisi KOMANDAN Satuan Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan partainya harus berkoalisi pada Pemilu 2019. ‘’Ya dalam politik segala sesuatunya mungkin dan walaupun hari ini Partai Demokrat belum memiliki satu sikap khusus terkait siapa yang akan diusung, tapi saya yakini pada akhirnya Demokrat akan menentukan sikapnya bersama-sama dengan parpol lainnya karena berdasarkan aturan presidential treshold (PT) 20 persen maka Demokrat tidak bisa sendirian,’’ kata Agus di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/3) kemarin. Agus, Selasa kemarin menemui Presiden

Joko Widodo untuk menyampaikan undangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Sentul, Bogor pada 10-11 Maret 2018. ‘’Demokrat hari ini memegang tiket 10 persen lebih sedikit berdasarkan hasil pemilu tahun 2014 lalu, karena itu koalisi merupakan sebuah keniscayaan. Tetapi kapan, dengan siapa tentu akan terus dipertimbangkan dan dihitung segala sesuatunya. Saya tidak dalam kapasitas untuk membicarakan itu pada hari ini kepada Pak Jokowi, yang jelas dalam politik itu semuanya cair, semuanya mungkin dan terus kita lakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak,’’ jelas Agus. Rapimnas pada 10-11 Maret 2018 ini, menu-

rut Agus, juga ditujukan untuk melakukan konsolidasi seluruh kader demokrat dengan tema besar ‘’Demokrat Siap’’. ‘’Ini menunjukkan kesiapan psikis maupun kesiapan fisik di lapangan bahwa kader-kader demokrat siap untuk berjuang dan juga menjadi peserta serta menyukseskan Pemilu 2019. Harapan kami Demokrat dapat sukses di tahun 2019, mendapatkan suara yang signifikan, meningkat dari 2014 lalu dan bisa mengantarkan calon-calon wakil rakyat kita berada di Senayan maupun DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten kota,’’ tambah Agus. Hal. 19 Rapimnas

Agus Harimurti Yudhoyono


denpasar

2

Rai Mantra akan Gandeng KPK dalam Tata Kelola APBD

figur Rp 5,8 Triliun untuk Nyepi BANK Indonesia menyiapkan uang kas Rp 5,8 triliun untuk Nyepi, yang jatuh pada tanggal 17 Maret mendatang. Kesiapan uang kas ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 2,27 triliun. Uang kas ini untuk mencukupi kebutuhan uang tunai baik yang dibutuhkan masyarakat maupun perbankan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, melihat dana yang keluar saat Nyepi tahun lalu ia optimis persediaan kas tahun 2018 ini masih aman dan mencukupi. Dana tersebut banyak terserap oleh perbankan. Tingginya daya serap perbankan diiringi oleh permintaan uang tunai di Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai, perbankan telah mempersiapkan sejak sepekan yang lalu. Maka dari itu, ia mengimbau bank memastikan dana di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) mencukupi menjelang dan setelah Nyepi. “Kami optimis bank-bank di Bali mampu mencukupi stok uang di ATM. Sehingga masyarakat yang membutuhkan uang tunai saat perbankan libur Nyepi bisa terlayani,” ujarnya. Selain itu, ia juga meminta pihak perbankan memastikan mesin ATM dapat beroperasi dengan baik. Ketersediaan uang dalam mesin ATM juga harus dijaga. (may)

Kasus Produksi Sabu-sabu

Ayung dan Cak Ni Divonis 15 Tahun

Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Ketut Suarta menghukum terdakwa kasus prekusor dengan hukuman yang tinggi. Dua terdakwa yakni Putu Ruly Wirawan alias Ayung (40) dan Mohammad Hifni alias Cak Ni (37) masing-masing dihukum selama 15 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan. Vonis yang dibacakan Senin (5/3) tersebut, lebih rendah tiga tahun dari tuntutan jaksa. Sebelumnya JPU Hary Soetopo dan kawankawan menuntut supaya terdakwa dihukum 18 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Dalam perkara ini majelis hakim sependapat dengan jaksa bahwa terdakwa bersalah dalam perkara prekusor. Prekusor narkotika adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang digunakan membuat narkotika. Sehingga mereka dijerat Pasal 113 ayat 1 dan kedua Pasal 129 huruf a juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam persidangan terungkap terdakwa bersama-sama telah membeli bahan seperti tiga bal korek api, 10 botol kecil aceton, air aki dan lainnya. Sedangkan unsur pemufakatan jahat adalah dua orang atau lebih yang bersekongkol atau bersepakat melakukan tindak pidana narkotika. Terdakwa bersama-sama saling telepon untuk membeli prekusor di Bali dan kemudian diekstrak menjadi sabu-sabu. Atas putusan itu, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan menerima putusan hakim. Sebelumnya Ayung pada 27 September 2017 di Jalan Seroja Gang Nanas, Tonja, Denpasar, tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I. Yakni dengan cara memproduksi sabu-sabu yang dilakukan bersama temannya. Terdakwa melakukan dengan Cak Ni. Disebutkan bahwa dalam percakapan Ayung menilai bahwa Cak Ni punya resep untuk membuat sabu-sabu dan mereka ingin mencoba membuatnya. Kata jaksa, awalnya Ayung tidak percaya bahwa Cak Ni bisa membuat sabu-sabu. Namun dia akhirnya mencoba mengundang Cak Ni asal Pasuruan itu ke Bali, serta membawa bahan pembuatan sabu-sabu. Bahan sabu itu dibeli dengan biaya bersama. Pada 7 September Ayung ditelepon Cak Ni, bahwa dia sedang perjalanan menuju Bali dan Ayung diminta menjemput di Terminal Ubung. Besoknya Cak Ni tiba dan langsung diajak ke rumah kontrakan di Perum Mutiara Jalan Raya Abianbase, Badung. Terdakwa meminta pada Made Irwan Widiana alias Dek Wan (berkas terpisah) sebagai penyewa rumah kontrakan agar Cak Ni diizinkan menempati rumah tersebut. Setelah diizinkan, besoknya Cak Ni membeli bahan seperti korek api, 10 botol kecil aceton, air aki (accu) dan bahan lainnya. Setelah bahan siap, mereka justru pindah rumah dan kos di Jalan Tukad Banyupoh Gang 8 Sesetan. Pada 15 September Ayung dari Singaraja berangkat menuju Denpasar untuk bertemu Cak Ni. 24 September kedua terdakwa menggunakan sabu-sabu hasil olahannya. Sabu-sabu buatan Cak Ni, proses pembuatannya dengan dicampur menggunakan prekusor (bahan membuat narkotika). Yakni mencampur ephedrine, acetone, toluene dan hydrochloric acid serta bahan pendukung seperti fosfor, iodine, NaOH. Bahan ini semuanya diolah di tabung kimia (elenmeyer) dan diekstrak menjadi sabu-sabu yang selanjutnya menyerahkan hasil pembuatan itu berupa kristal warna cokelat pada Dek Wan. Pada 27 September, berdasarkan informasi dari masyarakat petugas BNNP Bali menangkap Ayung yang saat itu berada di lokasi proyek di Jalan Seroja Gang Nanas, Tonja. Petugas menyita HP yang digunakan berkomunikasi dengan Cak Ni dan selanjutnya petugas BNNP menangkapnya. Bahkan, kata jaksa dalam dakwaannya Ayung sempat memvideokan pembuatan sabu-sabu tersebut. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Ribuan KK miskin Tak Dapat Rastra Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Bali Post/kmb

BERSAMA - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, bersama masyarakat dan relawan.

Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, menegaskan jika terpilih sebagai gubernur akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Baginya, menggandeng KPK perlu dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan bebas korupsi. “Rakyat pasti menginginkan satu pemerintahan yang akuntabel, transparan dan bebas korupsi. Untuk itu kami akan menggandeng KPK,” kata Rai Mantra di Denpasar, Selasa (6/3) kemarin. Menurutnya, hal ini adalah sesuatu yang tidak sulit dilakukan. Terbukti saat memimpin Kota Denpasar sebagai wali kota, Rai Mantra sudah intens bekerja sama dengan KPK. Di Denpasar, Rai Mantra dikenal dengan program Smart City melalui e-budgeting dan e-planning. Melalui program ini warga dan juga KPK tentunya bisa mengontrol pengelolaan keuangan oleh pemerintah. Selain itu, Kota Denpasar dalam beberapa kesempatan mendapat

penghargaan dari KPK atas prestasinya mengelola keuangan daerah. Rai Mantra mengakui transaksi tunai perlu ditinjau lagi. Apalagi seiring perkembangan teknologi dan ketentuan perundang-undangan segala transakai keuangan dilakukan dengan mekanisme transfer. Sehingga hal itu, katanya, bisa dipertanggungjawabkan dan dikontrol oleh publik maupun lembaga terkait seperti KPK. Dan apa yang sudah dikerjakan ini dapat diterapkan di tingkat provinsi nantinya. “Tidak sulit sebenarnya jika ada kemauan, lagi pula kenapa harus takut pada KPK kalau memang mau menata keuangan yang baik,” tegas Rai Mantra. Seperti diketahui, dalam Pilkada Bali tahun 2018, Rai Mantra berpasangan dengan Ketut Sudikerta atau dikenal dengan pasangan Mantra-Kerta. Keduanya, diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari Golkar, NasDem, Demokrat, Gerindra, serta didukung Perindo, PKS, Berkarya, PSI, PBB, dan Garuda. (kmb)

Residivis Digerebek Saat Pesta Narkoba Denpasar (Bali Post) Penggerebekan kos-kosan di Jalan Gunung Soputan I, Denpasar Barat dilakukan oleh anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar, Jumat (2/3) lalu. Pasalnya, di salah satu kamar dua residivis yakni Wahyudi Nasution (32) dan Miftahul Huda (40) sedang pesta sabu-sabu (SS). Setelah menangkap dua pelaku tersebut, petugas mengamankan 36 paket SS berat bersih 26,48 gram. Dikonfirmasi Selasa (6/3) kemarin, Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto mengatakan kamar kos tersebut khusus digunakan pesta dan menyembunyikan narkoba. Tempat tinggal asli Wahyudi di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara dan Huda di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan. “Setelah bebas dari lapas, kedua pelaku ini sepakat menjalankan bisnis narkobanya bersama-sama,” ujarnya. Terungkapnya kasus ini, lanjut Aris Purwanto, berawal dari laporan masyarakat bahwa Wahyudi biasa menggunakan dan mengedarkan narkoba jenis SS. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan terlacak tempat persembunyiannya. Pada Jumat (2/3) pukul 00.15 Wita, polisi menggerebek TKP dan menangkap dua

pelaku. Saat diinterogasi, Wahyudi mengaku mendapat SS itu dari temannya, BA, yang berada di Lapas Kerobokan. Selanjutnya dia disuruh mengedarkannya dengan imbalan Rp 50 ribu per alamat. Wahyudi mengatakan menggunakan SS sejak 2016 dan merupakan residivis tahun 2017 dengan vonis satu tahun penjara. Sedangkan Huda mengakui ikut mengonsumsi barang terlarang tersebut di TKP. Dia mengaku menggunakan SS sejak 2015 dan pernah dipenjara tahun 2015. Sementara itu jaringan napi lainnya juga ditangkap di Jalan Gunung Soputan yaitu Firmansyah (30). Dari tangan pelaku disita SS seberat 0,14 gram dan barang haram tersebut diperoleh dari napi Lapas Kerobokan, KM. Satu paket SS dibeli Rp 400 ribu.

Bali Post/ist

KASUS NARKOBA - Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar menunjukkan barang bukti kasus narkoba. Tersangka Usup (37) pekerjaan sopir dibekuk di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Polisi menyita satu paket SS seberat 0,26 gram. Kasus ini dikembangkan dan pelaku mengaku biasa membeli SS itu dari Agus Iriawan (34). Selanjutnya Agus dipancing untuk transaksi dan disepakati di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Pada Jumat pukul

22.00 Wita Agus dibekuk dengan barang bukti uang transaksi Rp 450 ribu. Di samping itu, Putra Mahendra Jaya (29) diciduk di Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar Timur, Sabtu (3/3) pukul 14.45 Wita. Hasil penggeledahan, petugas mengamankan satu paket SS seberat 0,07 gram. Selanjutnya pelaku

yang beralamat di Jalan Gunung Sanghyang, Kuta Utara, Badung ini digelandang ke Mapolresta Denpasar. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

MENDEM PADAGINGAN - Plt. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendem padagingan di Pura Desa dan Bale Agung Desa Pakraman Pedungan. Hal ini seiring dengan rampungnya pembangunan seperti perbaikan panyengker, candi bentar, bale agung dan Ratu Made Pengelurah. Upacara pamelaspasan lan mendem padagingan di-’’puput’’ oleh Ida Pedanda dari Geria Taman Sanur. Ketua Panitia Pembangunan Gede Redita mengaku pelaksanaan seluruh pembangunan dilakukan sejak pertengahan Oktober 2017, dan rampung awal Maret 2018. Untuk biaya pembangunan menghabiskan biaya kurang lebih Rp 1,2 miliar, sampai pada pelaksanaan upacara pamelaspasan ini. (ad0287)

Hari Suci Nyepi Bertepatan dengan Saraswati

Pemkot Denpasar Gelar Rapat Samakan Persepsi Pelaksanaan PELAKSANAAN Hari Suci Nyepi Çaka 1940 tahun 2018 ini akan dirasa sepesial oleh masyarakat Hindu Bali. Pasalnya, berdasarkan perhitungan kalender Bali telah ditetapkan bahwa pelaksanaan Hari Suci Nyepi tahun ini bertepatan dengan Hari Suci Saraswati. Dalam rangka memberikan informasi tentang tata pelaksanaan, Pemkot Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (6/3) kemarin. Rapat yang dipimpin Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara ini dihadiri seluruh komponen terkait seperti PHDI Kota Denpasar, Majelis Madya Desa Pakraman, Sabha Upadesa, Bendesa Pakraman seKota Denpasar, Parum Bendega, Parum Pekaseh, Pecalang dan instansi terkait lainnya. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram dalam arahannya mengatakan, Pemkot Denpasar telah siap melaksanakan Hari Suci Nyepi Çaka 1940 sesuai dengan arahan dan surat edaran PHDI Pusat. Kendati demikian, dalam edaran tersebut perlu dibahas terkait dengan teknis pelaksanaan agar masyarakat mendapatkan informasi yang

jelas. “Jadi, di surat edaran jelas terdapat bahwa baik Hari Suci Saraswati dan Hari Suci Nyepi keduanya tetap dilaksanakan. Hanya, pelaksanaan Hari Suci Saraswati dilaksanakan sebelum pukul 06.00 Wita pada Sabtu (17/3) mendatang atau sebelum pelaksanaan Catur Bratha Panyepian. Hal inilah yang perlu dilakukan penyesuaian terhadap pararem desa yang berlaku dan tata cara pelaksanaan agar masyarakat menerima informasi yang jelas,” paparnya. Dalam setiap pelaksanaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar, kata Jaya Negara, sebagai kota yang memiliki tingkat urbanisasi yang tinggi tentu ada dua lokasi yang menjadi titik pusat pelaksanaan, yakni Pura Agung Jagatnatha dan Pura Agung Lokanatha. Selain itu, sekolah yang menjadi salah satu pusat pengetahuan tentu menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Hari Saraswati bagi siswa. “Inilah yang nantinya kita perjelas agar tidak menjadi permasalahan baru dalam pelaksanaannya nanti,” kata Jaya Negara. Sementara itu, Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Meganadha mengatakan bahwa jika dilihat dari sastra dan

tattwa, pelaksanaan Saraswati sedianya dapat dilaksanakan di rumah masing-masing. Hal ini dikarenakan sanggah atau merajan yang ada di masing-masing pakarangan telah memiliki Batara Guru dan Batara Taksu yang merupakan simbol ilmu pengetahuan. Namun, sekolah sebagai sumber ilmu pengetahuan juga tepat sebagai lokasi pelaksanaan Hari Suci Saraswati. “Jadi, secara sederhana dan dikarenakan bertepatan dengan Hari Suci Nyepi, pelaksanaan Hari Suci Saraswati dapat dilaksanakan di merajan dengan tidak mengurangi maknanya,” jelas Meganadha. Meganadha menambahkan, dalam memaksimalkan pelaksanaan kedua hari suci tersebut, pihaknya mengusulkan agar pelaksanaan Ngarga Tirta Saraswati dilaksanakan sehari sebelumnya atau bertepatan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kasanga. Namun persembahan Hari Suci Saraswati tetap dilaksanakan hari Sabtu (17/2), sebelum pukul 06.00 Wita atau sebelum pelaksanaan Catur Bratha Panyepian sesuai arahan PHDI Pusat. Sedangkan untuk pelaksanaan Hari Suci Saraswati di sekolah oleh sulinggih atau

RAPAT KOORDINASI - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menghadiri rapat koordinasi yang dihadiri seluruh komponen terkait seperti PHDI Kota Denpasar, Majelis Madya Desa Pakraman, Sabha Upadesa, Bendesa Pakraman se-Kota Denpasar, Parum Bendega, Parum Pekaseh, Pecalang dan instansi terkait lainnya, Selasa (6/3) kemarin. pamangku tetap dilaksanakan, hanya khusus siswa lebih baik dilaksanakan di merajan atau sanggah masing-masing. Sementara untuk saudara yang berasal dari luar Kota Denpasar dapat melaksanakan persembahyangan Saraswati di Pura Agung Jagatnatha dan Pura Agung

Lokanatha bersamaan dengan Tawur Agung Kasanga pada Jumat (16/3) mendatang. “Jadi itu sudah disepakati di luar adanya pararem di masing-masing desa adat. Nanti ini akan dilaksanakan koordinasi dan mohon petunjuk lebih lanjut kepada sulinggih,” ujarnya. (ad0284)


BADUNG

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

3

Bupati Giri Prasta Buka Utsawa Dharma Gita Desa Adat Kapal BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi kegiatan Utsawa Dharma Gita (UDG) Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi Tahun 2018, ditandai dengan membunyikan sungu. Acara ini dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Ardana, Kabag Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, unsur Dinas Kebudayaan Badung, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Lurah Kapal I Nyoman Sudiarta, anggota LPD Desa Adat Kapal serta para tokoh masyarakat di Wantilan Desa Adat Kapal, Senin (5/3) lalu. Pada kesempatan itu Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Utsawa Dharma Gita Desa Adat Kapal ini. Kegiatan ini sangat sejalan dengan penjabaran program Pemkab Badung melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Beren-

Lestarikan Sastra Agama sebagai Tuntunan Adat dan Budaya

cana (PPNSB) pada poin keempat, yakni pengembangan dan pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Giri Prasta menegaskan, melestarikan seni, adat, agama dan budaya sudah menjadi komitmen dari Pemkab Badung dan salah satunya melalui pelaksanaan Utsawa Dharma Gita ini. Untuk melestarikan Bahasa Bali, Badung juga sedang gencarnya melaksanakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK bernuansa Hindu berbahasa ibu (Bahasa Bali). Bupati Giri Prasta juga sangat mendukung tradisi di Desa Adat Kapal yaitu Perang Tipat. Ke depan, Pemkab Badung akan mendukung dan berupaya mengemas tradisi yang unik dan disakralkan ini. Guna mendukung kegiatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana partisipasi sebesar Rp 50 juta yang diterima Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana. Ketua Panitia I Putu Darma Susila mengatakan, UDG Desa

Adat Kapal kali ini mengambil tema “Palwa Gita Prashista” yang berarti lantunan puja kemuliaan menuju Desa Adat Kapal yang Jaya Ing Rat. Tujuan diadakan Utsawa Dharma Gita untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala, sesuai dengan Tri Sakti Bung Karno. Khusus bagi Desa Adat Kapal, kegiatan ini sebagai salah satu upaya melestarikan sastra-sastra agama Hindu sebagai tuntunan dalam pelaksanaan adat dan budaya di Desa Adat Kapal. Dalam UDG ini dilombakan empat jenis lomba yakni Matrisandya, Geguritan/Macepat, Kekawin dan Kidung. Peserta diikuti sebanyak 18 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal mulai tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, berlangsung hingga 10 Maret mendatang. Sebagai penutup kegiatan UDG akan diadakan acara Dharma Shanti Penyepian Desa Adat

Dewan Rancang Perda Inisiatif Pengangkatan Guru BK Mangupura (Bali Post) – Wakil Rakyat di DPRD Badung mulai membahas keberadaan guru Bimbingan Konseling (BK) di Sekolah Dasar (SD). Pasalnya, belum ada aturan yang menaungi keberadaan mereka. Padahal peran guru BK di SD sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter siswa. Menyikapi hal itu, DPRD Badung membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Badung. Ranperda yang merupakan inisiatif Dewan ini dibuat untuk mengganti Perda Nomor 5 Tahun 2008 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Badung yang dinilai sudah usang. “Poin penting yang dibahas menambahkan, di Pasal 67 Ayat 3 bahwa dalam kesatuan pendidikan SD pemerintah daerah dapat menunjuk guru Bimbingan Konseling (BK) di SD. Poin ini yang kita tambahkan, karena selama ini kan belum ada,” ujar Ketua Pansus I Nyoman Gede Wiradana, Senin (5/3). Menurut Wiradana, peran guru BK di SD sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter yang baik

bagi siswa sejak dini. “Perda yang ada sekarang sudah usang. Banyak sekali perubahannya, lebih dari 60 persen. Jadi, kami bukan merevisi tetapi membuat perda baru,” ungkapnya. Dalam rapat yang juga dihadiri anggota Pansus I Nyoman Mesir, AAN Ketut Agus Nadi Putra dan Ida Bagus Alit Arga Patra tersebut, Wiradana mengatakan bahwa pengangkatan guru BK dapat dilakukan dengan sistem tenaga kontrak. “Jadi, seterusnya mereka akan menjadi guru kontrak. Jadi, ini untuk di Badung sangat penting,” katanya. Hal senada dikatakan anggota Pansus I Nyoman Mesir. Politisi asal Kutuh ini mengatakan, keberadaan guru BK di SD sangat penting. “Selama ini tenaga pendidik lebih sebagai guru pengajar, bukan pendidik. Kalau pendidik itu kan benar-benar siswa dibimbing. Tapi kalau pengajar hanya mentransfer ilmu saja,” tegasnya seraya menambahkan, dengan adanya bimbingan guru BK, pendidikan kedisiplinan kepada siswa dapat ditingkatkan. (kmb27)

Kapal Tahun 2018 pada Ngembak Geni, Minggu 18 Maret nanti. Kegiatan UDG sudah mendapat pembinaan dari Sekaa Shanti Wirama Shanti Sasmita Desa Adat Kapal dan Widya Sabha Kelurahan Kapal. Sementara tim penilai dari Widyasabha Kecamatan Mengwi beserta pinisepuh bahasa dan sastra Bali di Badung. Pada kesempatan tersebut, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana mengatakan Desa Adat Kapal telah membuat niyasa/simbul Utsawa Dharma Gita ini. Simbol ini berupa paiketan aksara yang memiliki arti yaitu sebagai simbul Sanghyang Brahma dan Saraswati serta Sang Hyang Ganapati sebagai sumber ilmu pengetahuan dan lambang kebijaksanaan. Untuk itu, Ketut Sudarsana mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda untuk terus belajar aksara Bali. “Mari kita semua khususnya generasi muda untuk terus belajar aksara Bali dan jangan mau ketinggalan, mari bersama berkreasi,” pintanya. (ad0280)

MEMBUNYIKAN SUNGU - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membunyikan sungu sebagai tanda dibukanya kegiatan Utsawa Dharma Gita Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi Tahun 2018 di Wantilan Desa Adat Kapal, Senin (5/3) lalu.

DLHK Monitoring Ratusan Pelanggar Lingkungan Mangupura (Bali Post) –

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung kini tengah melakukan monitoring terhadap ratusan pelanggar lingkungan. Pengawasan terhadap para pengusaha di sektor pariwisata ini merupakan tidak lanjut dari Surat Peringatan (SP) yang dikeluarkan DLHK terhadap 150 pengusaha pada Mei 2017 lalu. Kepala Dinas LHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, monitoring merupakan langkah kedua yang dilakukan sebelum dilakukan tindakan tegas terhadap para pelanggar. “Teguran yang diberikan kepada ratusan pelanggar tersebut merupakan teguran normatif, tapi sekarang kami monitoring terus,” ujar Eka Merthawan, Selasa (6/3) kemarin. Menurut Eka Merthawan, monitoring yang dilakukan baru menyasar 10 perusahaan dari ratusan pengusaha yang diberikan surat peringatan. Jika dalam monitoring masih ditemukan

pelanggaran, pihaknya akan mengambil tindakan penghentian sementara. “Tahap monitoring baru berjalan dua bulan dan baru 10 pengusaha yang kami tangani. Kami akan memberikan teguran bahkan menghentikan aktivitasnya kalau masih membandel. Tapi, dari 10 yang telah didatangi, mereka telah memenuhi apa yang ditekankan dalam SP,” tegasnya. Kendati demikian, birokrat asal Sempidi itu tidak memungkiri masih terjadi pelanggaran lingkungan, baik tidak melaporkan aktivitas lingkungan selama triwulan dan penanganan limbah

B3 yang tidak dikelola dengan benar. “Kuta Selatan dan Kuta akan menjadi tempat pemeriksaan terhadap izin lingkungan terhadap sistem pengolahan limbah dan pengolahan limbah B3. Sebab, kami mensinyalir masih ada pelanggaran dan ini sebagai persiapan menyambut World Bank Forum,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan pengusaha yang mayoritas bergerak di bidang jasa pariwisata tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam membuang limbah. Setidaknya terdapat 150 pengusaha di bidang jasa pariwisata

dan jasa industri perdagangan di Badung yang menjadi atensi DLHK. Bahkan ratusan perusahaan yang melanggar telah dipanggil dan diberikan surat peringatan (SP) pada Mei 2017 lalu. Peringatan yang diberikan kepada para pengusaha tersebut terkait dengan pengolahan limbah B3 yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perda 23 Tahun 2010 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perbup Badung Nomor 55 Tahun 2010, Perbup Badung Nomor 31 Tahun 2011 dan Perbup Badung Nomor 20 Tahun 2015. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

Tampil Lebih Gagah

New Honda CBR150R Hadir dengan Warna Baru dan Program Eksklusif

BARU - New Honda CBR150R hadir dengan striping baru dengan desain garis yang simpel. NEW Honda CBR150R tampil semakin menarik perhatian konsumen khususnya pecinta motor sport full fairing. Mengusung konsep ‘’Total Control’’, New Honda CBR150R hadir dengan striping baru dengan desain garis yang simpel, mempertegas kesan agresif dan dengan dua pilihan desain warna baru yaitu Matte Black dan Victory Black Red, yang mampu memikat hati pengendara pada pandangan pertama. ‘’Kami memberikan penyegaran terhadap New Honda CBR150R melalui pilihan warna dan stripe baru yang semakin memikat hati pecinta sepeda motor sport. Dilengkapi performa unggul yang membangkitkan jiwa balap pengendaranya tetap mempertahankan tampilan varian balap dari New Honda CBR150R, yaitu Honda Racing Red dan Repsol Edition yang digemari para pecinta dan pengendara motor sport,’’ ungkap Ronaldo Widjaja, Regional Head Astra Motor Bali.

New Honda CBR150R memiliki 4 pilihan yaitu Matte Black dan Victory Black Red yang dipasarkan dengan harga OTR (On the Road) Bali Rp 35.000.000, pilihan warna livery Honda Racing Red dipasarkan dengan harga OTR Bali Rp 35.700.000, sementara Repsol Edition dipasarkan dengan harga OTR Bali Rp 35.900.000. Selain itu sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen penghobi modifikasi, setiap transaksi pembelian New Honda CBR150R periode Maret-April 2018 akan mendapatkan program eksklusif berupa voucher modifikasi untuk tipe CBR150R, ini berlaku untuk pembelian tunai maupun kredit. Exclusive voucher modifikasi ini dapat digunakan untuk transaksi aksesoris modifikasi Honda CBR150R di bengkel modifikasi atau toko aksesoris motor dengan syarat dan ketentuan berlaku. New Honda CBR150R dilengkapi dengan evolusi performa dan desain agresif yang berori-

B R A N D I N G D I S I N I

Gedung Badung Command Centre Di-’’pelaspas’’ Dirancang Jadi Pusat Teknologi PEMBANGUNAN Gedung Badung Command Centre di kawasan Puspem Badung telah rampung. Selasa (6/3) kemarin dilakukan upacara pamelaspasan yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Mas Pratama dari Geria Tegeh Abiansemal, Badung dengan upakara caru ayam 5 dan bebangkit. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara pamelaspasan gedung yang dirancang menjadi pusat teknologi di Kabupaten Badung untuk menyukseskan program Badung Smart City. Selain itu, hadir pula Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Badung Wayan Suambara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Ketut Gede Suyasa, Kadiskominfo Wayan Weda Darmaja, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Kadis Kominfo Wayan Weda Darmaja dalam kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan gedung dengan lantai tiga akan menjadi pusat informasi data masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Badung. Lantai pertama, katanya, dipergunakan untuk ruang administrasi dan Command Centre. Kemudian, lantai dua dipergunakan untuk ruang kadis dan ruang pertemuan serta media centre. ‘’Lantai tiga dipergunakan sebagai ruang pusat data dan

GEDUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa seusai ‘’pamelaspasan’’ meninjau ruangan gedung Command Centre di Puspem Badung, Selasa (6/3) kemarin. server,’’ kata Weda Darmaja. Sementara itu, Wabup Ketut Suiasa mengatakan, Kabupaten Badung merupakan salah satu dari 100 kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapat penghargaan sebagai kabupaten smart city. Selanjutnya, dengan rampungnya gedung Badung Command Centre ini dapat memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada masyarakat. ‘’Keberadaan Command Centre ini juga dapat memberikan berbagai informasi data yang tepat dan akurat dengan teknologi informasi kekinian,’’ kata Suiasa. Membangun Badung yang kuat

KUNJUNGAN - Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta menerima kunjungan dari DPRD Kabupaten Temanggung, Selasa (6/3) kemarin di gedung dewan. DPRD Kabupaten Temanggung, Selasa (6/3) kemarin berkunjung ke Dewan Badung yang diterima Wakil Ketua II I Made Sunarta di gedung dewan. Made Sunarta mengatakan, pada prinsipnya DPRD Temanggung berkunjung ke Badung ingin mendapatkan masukan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati. ‘’Mereka ingin tahu kalau di Ba-

dung seperti apa. Selain itu, kunjungan mereka juga sekaligus untuk silaturahmi dengan DPRD Badung,’’ ungkapnya. Di hadapan DPRD Temanggung, Sunarta menjelaskan, berkas LKPJ Bupati Badung tahun 2017 sudah diterima oleh Dewan Badung dan akan ditindaklanjuti untuk diparipurnakan. ‘’LKPJ Badung sudah diserahkan oleh Bapak Sekda kepada kami. Besok

(hari ini) akan ada sidang paripurna,’’ katanya. LKPJ tersebut, kata Sunarta, akan dicermati oleh dewan untuk dibahas sekaligus memberikan masukan-masukan kepada bu pati. Kekurangan-kekurangan yang ada akan disempurnakan sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan di tahun selanjutnya. ‘’Jadi Pemerintah Kabupaten Badung sangat sigap dalam menangani hal tersebut, sehingga LKPJ lebih awal diserahkan kepada dewan,’’ katanya. Sunarta mengatakan, pihak wakil rakyat Temanggung sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Badung yang bisa menyerahkan LKPJ lebih awal ke dewan. ‘’Mereka mengapresiasi, karena kebetulan di sana kan belum,’’ ujarnya. Sunarta menambahkan, merupakan hal yang positif Kabupaten Badung sering menjadi kunjungan kerja daerah lain. Selain untuk mempererat hubungan dengan daerah lain, juga akan menambah pendapatan Badung. ‘’Secara otomatis mereka kan menginap di hotel yang ada di Badung dan berkunjung ke objek wisata di Badung, ini kan bisa menambah PHR. Maka tamu wajib kita terima dengan baik di sini,’’ imbuhnya. (ad0821)

Merayakan Keunikan Bali Melalui Hari Raya Nyepi

HARRIS - Suasana salah satu kamar di HARRIS Hotel. HARI raya Nyepi adalah saat di mana seluruh kegiatan di Pulau Bali akan dihentikan selama satu hari penuh. Momen perayaan Nyepi yang sangat sakral ini cocok bagi mereka yang ingin merasakan suasana yang penuh ketenangan dan kental dengan tradisi Bali. ‘’Nyepi merupakan tahun baru bagi umat Hindu yang dirayakan

setiap Tahun Baru Çaka menurut kalender Bali. Tahun ini Nyepi jatuh pada tanggal 17 Maret 2018 dan seluruh umat Hindu akan merayakan hari raya Nyepi dalam keheningan, puasa, dan meditasi. Bali akan menjadi sunyi selama 24 jam dan tidak ada penerbangan yang diperbolehkan masuk dan keluar dari pulau. Toko-toko akan tutup, jalan-jalan akan sepi,

serta lampu akan dipadamkan,’’ kata I Nyoman Wirayasa, General Manager HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali. Untuk memberikan kesempatan kepada para tamu dalam merayakan keunikan ini, HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali meluncurkan Paket Nyepi yang ditawarkan mulai dari IDR 1,775,000 net per paket. Program khusus ini sudah termasuk menginap selama 3 hari 2 malam di tanggal 16 - 18 Maret 2018, sarapan, makan siang & makan malam di hari Nyepi dan kegiatan menarik seperti fun games, kelas memasak, dan movie theater. Tersedia diskon 20% khusus untuk pemesanan langsung di www.harrishotels.com dan silakan pilih HARRIS Hotel & Residences Sunset Road Bali, serta tambahan diskon 10% untuk anggota MTP. Untuk daftar menjadi anggota MTP sendiri bisa melalui website www.mytauziaprivilege. com secara gratis. Informasi lebih lanjut hubungi 0361-8947001 / 0877 888 78988 (Ichal) atau email ke sales-harrissunsetroad@tauzia.com. Pantau terus sosial media kami @harrissunsetroad dan dapatkan beragam promo menarik lainnya! (ad0283)

dan hebat, tambah Suiasa, tentu tidak hanya dengan pembangunan gedung yang megah, namun SDMnya harus juga smart dan bisa menguasai serta mengerti teknologi itu sendiri. ‘’Kehadiran Command Centre diharapkan dapat mempermudah informasi data baik kepada pemerintahnya maupun bagi masyarakat,’’ harapnya. Usai persembahyangan, Wabup Ketut Suiasa didampingi pimpinan instansi terkait melakukan kunjungan dan mengamati kegunaan ruangan-ruangan gedung Command Centre tersebut. (ad0279)

Sumpah 24 Dokter Gigi Baru

FKG Unmas Denpasar Gelar Penyumpahan dan Penggelaran Ke-57

Sunarta Terima Kunjungan DPRD Temanggung

C E R I T A S U K S E S

entasi pada kecepatan, serta garis aerodinamis tegas dan tajam yang diperkaya fitur racing yang sesungguhnya. New Honda CBR150R dibekali inovasi chassis yang menghadirkan keseimbangan optimal, ketinggian tempat duduk yang diatur untuk kenyamanan serta pengendalian yang sempurna, serta penyematan fitur canggih dan posisi berkendara layaknya pembalap sejati. Sisi depan New Honda CBR150R tampil lebih rendah dan ramping sehingga memberikan pandangan lebih bebas bagi pengendara dan merasa lebih dekat dengan jalanan. Desain tampilan kokpit hadir dengan panelmeter yang lebih ramping dilengkapi dengan indikator digital yang mudah dilihat dan Aeroplane Fuel Cap, serta All LED Lighting System semakin meningkatkan kesan canggih serta mendukung karakter lebih agresif. Keseluruhan konsep ini tidak hanya untuk tampilan yang lebih baik, namun juga membuatnya lebih mudah dipakai bermanuver karena bobot yang lebih ringan dan massa diarahkan ke titik pusat. New Honda CBR150R mampu melesat optimal di jalan maupun sirkuit dengan mengusung mesin 150cc DOHC-6 kecepatan, 4-valve, berpendingin cairan (liquid-cooled). Performa tingginya menghasilkan tenaga 12,6 kW (17,1 PS) /9.000 rpm dan torsi 14,4 Nm (1,47 kgf.m)/7.000 rpm yang membuat pengendara nyaman bermanuver di jalanan. Model sport Honda ini tetap hemat bahan bakar dengan konsumsi mencapai 39,72 km/liter dengan metode pengetesan EURO 3 yang dilakukan perusahaan berdasarkan metode ECE R40. Hal ini diperoleh berkat aplikasi dari teknologi minim gesekan yang meminimalkan pemakaian bahan bakar namun tetap bertenaga. (bns1)

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

SUMPAH - Dekan FKG Unmas Denpasar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. saat membacakan sumpah yang diikuti oleh seluruh dokter gigi baru, Selasa (6/3) kemarin. FAKULTAS Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati (FKG Unmas) Denpasar menggelar penyumpahan dan penggelaran 24 dokter gigi baru di Hotel Aston, Denpasar, Selasa (6/3) kemarin. Penyumpahan dan penggelaran ke-57 ini dilakukan oleh Dekan FKG Unmas Denpasar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. didampingi Wakil Dekan dan dihadiri seluruh civitas akademika FKG Unmas Denpasar, serta disaksikan oleh pemangku agama masing-masing. Lulusan tiga terbaik diraih oleh drg. Ni Wayan Pratita Wiprayani, S.KG. dengan Indeks Predikat Kumulatif (IPK) 3.66, drg. I Putu Arna Suputra, S.KG. dengan IPK 3.66, dan drg. Made Widasari, S.KG. dengan IPK 3.60. Saat ini FKG Unmas Denpasar

telah meluluskan sarjana kedokteran gigi sebanyak 1.373 orang dan pada tingkat profesi, yaitu dokter gigi sebanyak 1.157 orang yang telah tersebar dan bekerja di luar negeri, yaitu di Malaysia, Belanda, dan Timor Leste, serta tersebar di seluruh Indonesia. Dekan FKG Unmas Denpasar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. mengatakan sebagai salah satu fakultas dalam kluster kesehatan, FKG Unmas Denpasar memiliki peran yang strategis dalam kontribusi terhadap bidang kesehatan di Indonesia melalui Tri Dharma. Di samping juga memiliki potensi untuk berada di garis depan dan menjadi contoh bagi FKG lainnya dalam usaha mewujudka Tri Dharma serta pelestarian dalam pengembangan ilmu yang unggul dan inovatif, men-

gabdi pada masyarakat dan negara. Oleh karena itu, di dalam meningkatkan kualitas lulusan dan memperpendek masa studi, FKG Unmas Denpasar telah menandatangani kerja sama dengan berbagai FKG di tingkat nasional dan internasional. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk mengembangkan jejaring. ‘’Tahun depan kita juga memberangkatkan mahasiswa ke Jepang dan India dalam pertukaran mahasiswa kedua institusi pendidikan,’’ tandas Dewa Made Wedagama, Selasa (6/3) kemarin. Selain itu, dikatakan, saat ini FKG Unmas Denpasar telah didukung oleh staf dosen yang berkualifikasi guru besar, S-3 dan S-2. Ke depan, pihaknya akan terus memenuhi tuntutan masyarakat dalam hal meningkatkan kualitas serta sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Untuk itu, FKG Unmas Denpasar akan terus mendorong memenuhi pelaksanaan Tri Dharma, yaitu meningkatkan sarana-prasarana dengan menambah dental unit yang lebih bagus, ruang kuliah yang nyaman, perpustakaan yang memadai, SDM dengan meningkatkan kualifikasi, meningkatkan dana penelitian sesuai dengan kebijakan Rektor di bidang penelitian dosen dan mahasiswa, serta terus mengabdi diri terhadap masyarakat. ‘’Saya berharap dokter gigi yang baru disumpah ini tetap memegang teguh karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Saraswati, seperti apa yang telah digariskan oleh Pendiri Yayasan yaitu jiwa ke-Saraswati-an di mana pun nanti berada dan menjadi dokter gigi yang profesional,’’ harapnya. (ad62)

Pergub Penyandang Disabilitas

Gubernur Pastika Pastikan Selesai Sebelum Akhir Masa Jabatan

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika memastikan akan menyelesaikan beberapa rancangan pergub tentang penyandang disabilitas sebelum masa jabatannya berakhir. Hal ini disampaikannya saat menerima perwakilan beberapa organisasi penyandang disabilitas di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (6/3) kemarin. Gubernur Pastika mengatakan pemenuhan kebutuhan penyandang disabilitas adalah kewajiban negara. ‘’Salah satu kewajiban pemerintah adalah harus hadir dan memberikan dukungan semaksimal mungkin kepada penyandang disabilitas,’’ kata mantan Kapolda Bali ini. Sebagai tindak lanjut pengesa-

han Perda Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, beberapa perwakilan organisasi penyandang disabilitas seperti Yayasan Puspadi, Yayasan Pertuni, Yayasan Bunga Bali, HWDI, Yayasan NPC, Yayasan Bhakti Senang Hati, Bali Deaf Community, PPDI yang didampingi perwakilan anggota DPR-RI Tutik Kusuma Wardani bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk menyampaikan beberapa harapan terkait implementasi perda tersebut. Direktur PUSPADI Bali I Nengah Latra mengatakan, sebagai daerah yang sudah memiliki perda yang kompatibel dengan penyandang dis-

DISABILITAS - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima perwakilan beberapa organisasi penyandang disabilitas di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (6/3) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

abilitas serta daerah yang dikunjungi wisatawan, Bali masih menghadapi masalah keterbatsan akses untuk penyandang disabilitas. Oleh karena itu, ia berharap Gubernur Pastika dapat mendorong pengesahan pergub sebagai tindak lanjut perda yang sudah ada. Menurutnya, ada sembilan rancangan pergub dan SK Gubernur tentang turunan perda penyandang disabilitas yang sudah disusun tim. Pihaknya bersama dengan organisasi terkait sudah melakukan pertemuan sebanyak 95 kali dan melakukan sosialisasi rancangan pergub tersebut. ‘’Yang paling mendesak saat ini adalah pergub tentang keberadaan komite. Ini yang menjadi sorotan nasional,’’ ujarnya. Gubernur Pastika memastikan akan mendorong pengesahan pergub sebelum masa jabatannya berakhir. Pastika juga berharap organisasi penyandang disabilitas terus bergerak mengadvokasi kepentingan para penyandang disabilitas yang menurutnya sebagai gerakan yang mulia. Provinsi Bali, menurutnya, sudah mendorong pendidikan inklusif, salah satunya dengan keberadaan siswi penyandang cacat di SMA Bali Mandara. Pastika juga masih berharap bisa memindahkan SLB yang ada di kawasan Lumintang Denpasar ke tempat yang lebih layak. Tampak hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Bali serta instansi terkait lainnya. (ad0285)


seremonial

Senin Wage, 5 Maret 2018

GTS Jadi Modal Perdiknas Implementasikan Gerakan Sekolah Menyenangkan

SEJAK setahun terakhir, Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar getol menyuarakan Good, Trust, Smart (GTS). Good adalah pengejawantahan perilaku taat aturan sehingga kegiatan di lingkungan Perdiknas selalu tepat dan berdaya guna. Trust berarti komitmen yang konsisten menimbulkan kepercayaan dan berdampak pada role model. Smart selalu memiliki semangat untuk melakukan tindakan yang kreatif, inovatif, dan adaptif. GTS ini selanjutnya menjadi modal bagi unit-unit di Perdiknas yakni SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional untuk mengimplementasikan gerakan sekolah menyenangkan. Untuk lebih memantapkan implementasi gerakan sekolah menyenangkan, 90 orang guru, karyawan dan kepala SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional mengikuti workshop di SMK Teknologi Nasional, Sabtu (3/3) lalu. Hadir sebagai narasumber Pegiat Gerakan Sekolah Menyenangkan Sri Wiji Handayani. Gerakan Sekolah Menyenangkan diinisiasi oleh Muhammad Nur Rizal. Menurut Sri, konsep-konsep dalam gerakan sekolah menyenangkan sejatinya sudah pernah diimplementasikan di Indonesia pada zaman Ki Hajar Dewantara. Kala itu pendidikan di Indonesia bisa dikatakan berhasil sampai melahirkan berbagai organisasi pemuda yang luar biasa hebatnya. Namun, konsep-konsep itu kini justru lebih banyak dipraktikkan di negara-negara yang lebih maju seperti Australia dan Finlandia. ‘’Pada dasarnya pendidikan atau lembaga yang dikembangkan oleh Ki Hajar Dewantara adalah sebuah taman dari TK, SD, SMP sampai perguruan tinggi,’’ kata pengajar di Lab School Unnes Semarang ini. Ditambahkannya, sekolah yang disebut taman dengan konsep bermain diyakini sebagai sesuatu yang menyenangkan. Dengan demikian, materi pendidikan bisa disampaikan secara optimal. Ada

WORKSHOP - Para siswa juga dimintai pendapatnya dalam Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan yang digelar Perdiknas Denpasar melibatkan unit-unitnya yakni SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional, Sabtu (3/3) lalu. empat prinsip dalam gerakan sekolah menyenangkan. Pertama, lingkungan sekolah harus dibuat senyaman mungkin, aman dan mampu menstimulus siswa untuk aktif. Kedua, membangun hubungan yang baik antara orangtua dan guru serta guru dan anak. Ketiga, fokus pada pembentukan pola pikir dan karakter anak. Keempat, membangun keterlibatan anak khususnya dalam membuat kesepakatan belajar atau aturan yang disepakati dan dilaksanakan bersama. ‘’Jika sekolah mampu menerapkan prinsip-prinsip itu, anak-anak akan lebih mempunyai kesempatan untuk menjadi apa yang diinginkan, untuk mengeksplor dirinya dan tidak hanya mengikuti materi yang disampaikan sekolah. Jadi, lebih memperhatikan nilai-nilai kodrati pada anak,’’ jelas Sri. Sementara itu, Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. mengatakan, para pendiri utama Perdiknas sudah merumuskan konsep sebagai lembaga para sahabat dan keluarga. Konsep ini sejalan dengan gerakan sekolah menyenangkan. Se-

bab, kesenangan juga menjadi kunci dari terciptanya hubungan persahabatan dan kekeluargaan di lingkungan Perdiknas. ‘’Gerakan Sekolah Menyenangkan yang di-launching beberapa bulan lalu memantik para pelaku di bidang pendidikan untuk menguatkan dan men-share kembali hal-hal positif untuk anak. Tujuannya adalah secara maksimal dapat dilakukan transformasi di zaman now ini,’’ ujarnya. Di lingkungan Perdiknas, lanjut Tini, GTS menjadi modal utama untuk mengimplementasikan gerakan sekolah menyenangkan. Sebab, GTS mengandung formula pembentukan karakter yang menjadi ciri khas unit-unit pendidikan di Perdiknas selama ini. Workshop yang digelar merupakan sarana untuk men-charger para pendidik atau guru dalam melakukan evaluasi terkait pembentukan karakter siswa lewat gerakan sekolah menyenangkan. ‘’Konsep gerakan sekolah menyenangkan ini akan dipakai bukan hanya untuk urusan guru dengan siswa tetapi lebih pada keseluruhan komponen yang ada di lingkungan pendidikan,’’ tandas Tini Rusmini. (ad169)

SMK TI Bali Global Jimbaran Kembali Raih Prestasi Membanggakan

EMPAT GELAR – Siswa SMK TI Bali Global Jimbaran, Badung, merebut empat gelar juara pada dua lomba dalam sepekan. PRESTASI membanggakan kembali diraih oleh siswa SMK TI Bali Global Jimbaran, Badung, dalam sepekan ini. Gelar dalam bidang IT mampu diraih pelajar SMK TI Bali Global secara berturutturut masing-masing pada lomba Parasxartspirasi yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika (STMIK) Stikom Indonesia (STIKI) dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) se-Kabupaten

Badung. Siswa SMK TI Bali Global Jimbaran berhasil menyabet juara Trailer Terfavorite pada lomba Parasxartspirasi. Prestasi ini disusul gelar yang tak kalah membanggakan dalam ajang bergengsi yaitu Lomba Kompetensi Siswa (LKS) se-Badung. Siswa SMK TI Bali Global Jimbaran sukses meraih tiga gelar juara pada lomba LKS se-Kabupaten Badung. Prestasi itu masing-masing

juara I dan II kategori lomba Software Aplikasi serta juara III kategori lomba Animasi. LKS se-Kabupaten Badung dilaksanakan 26 Februari lalu bertempat di SMK Wira Harapan, Dalung. Diikuti oleh seluruh SMK se-Kabupaten Badung, tujuan LKS ini adalah sebagai ajang seleksi peserta didik SMK untuk mewakili LKS Kabupaten Badung di lomba tingkat Provinsi Bali. (ad175)

5

PBM Sekolah Dwijendra Berjalan Kondusif, Siswanya Berprestasi SEKALIPUN sempat digoyang kasus dugaan penggelapan uang oleh dua oknum yayasan yang dilaporkan ke polisi, Proses Belajar Mengajar (PBM) di semua sekolah di Dwijendra Denpasar berjalan kondusif. Hal itu diungkapkan para kepala sekolah di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar, Sabtu (3/3) lalu. Kepala SMA Dwijendra diwakili Wakasek Kesiswaan Putu Arief Mahendra, S.SN. menegaskan, semua PBM di SMA Dwijendra berjalan lancar dan kondusif. Bahkan, dalam sepekan ini anak-anak SMA DJ mengukir banyak prestasi. Di antaranya dalam seni dan budaya meraih juara II LKTI Agama Hindu se-Bali, juara II lomba makekawin se-Bali, juara II melukis se-Bali. Siswanya juga menyabet juara I Australian Foofball se-Kota Denpasar dan juara II kabaddi se-Kota Denpasar. Sementara siswanya, Riski Apriadi, merebut juara I (putra) dan Hening Gayatri meraih juara II tarung derajat nasional (putri). Di akademis, tim SMA DJ meraih juara III lomba LKTI tingkat nasional di Fakultas Pertanian Unud oleh Yoga dan Monika. Sementara di LKTI se-Bali-Nusra mendulang enam besar terbaik oleh Monika dan Wahyu Susila. Mulai Senin ini, 642 siswa kelas XII SMA Dwijendra menjalani tryout mandiri. Suasana PBM kondusif juga ditemukan di SMP Dwijendra. Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. mengungkapkan tak ada masalah PBM di sekolahnya selama ini, bahkan banyak siswa berprestasi. Di Wali Kota Cup meraih juara II lomba yoga, juara umum I woodball (5 emas, 1 perak, 1 perunggu), juara

KONDUSIF - Para kepala sekolah di lingkungan Yayasan Dwijendra bersama siswa tampak gembira di tengah PBM yang kondusif. umum kabaddi putra dan putri (2 emas dan 1 perak). Sementara di atletik memperoleh satu emas. Di akademik, siswa Putra Wijaya kini sedang berjuang maju ke final Olimpiade Biologi di ITS Surabaya, meraih juara I lomba baca puisi, juara II nyurat aksara Bali dan juara harapan lomba ngelawar HUT Kota. Kegiatan ekstra juga berjalan normal termasuk sedang menyiapkan try-out mandiri bagi 472 siswa kelas IX. Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si. menyebut PBM berlangsung normal. Buktinya, SMK DJ sukses menggelar Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK). Sebanyak 200 siswa mengikuti UKK untuk program keahlian Akuntansi, Teknik Komputer Jaringan dan Akomodasi Perhotelan. Pendidikan TK dan SD PBM juga berjalan kondusif. Kepala TK Dwijendra Ni Luh Putu Dewi Sumaryati, S.Pd. mengungkapkan, 45 siswa TK dan Kelompok Bermain mengikuti pembelajaran

secara aman dan menyenangkan. Pembukaan PPDB yang dibuka belum lama ini direspons oleh masyarakat. Siswanya juga banyak mengukir prestasi, di antaranya juara I fashion show se-Kecamatan Denut dan juara I busana adat ke pura. Menurut Kepala SD Dwijendra Denpasar Ni Nyoman Sriyotini, S.Pd., M.Pd., siswa dan guru menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Siswanya meraih 1 emas dan 2 perunggu di cabang petanque Porjar. Perunggu juga diperoleh di silat. Sementara pada Wali Kota Cup sukses menyabet perunggu di woodball. Semua sekolah di Yayasan Dwijendra sudah membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). TK Dwijendra akan menerima tiga kelas, SD dua kelas, SMP Dwijendra 352 siswa baru, SMA Dwijendra 432 siswa (12 kelas), SMA Dwijendra Uttama 12 kelas dan SMK Dwijendra 10 kelas (TKJ, Ak., APh.). (ad174)

PNB Gelar Rapat Pembentukan Konsorsium Jurusan dan Prodi Pariwisata Politeknik Indonesia UNTUK membuat standar pembelajaran kepariwisataan, Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar rapat pembentukan Konsorsium Jurusan dan Prodi Pariwisata Politeknik Indonesia (KJP3I) di kampus setempat, Sabtu (3/3) lalu. Kegiatan yang diikuti belasan Politeknik yang memiliki Prodi Pariwisata di Indonesia ini, dibuka oleh Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. didampingi Pembantu Direktur 1 PNB I Putu Mertha Astawa, S.E., M.M. berharap melalui kegiatan ini ada standar sistem pembelajaran kepariwisataan. Sebab, sistem pendidikan di Politeknik berbeda, sehingga polanya harus dikelola dengan baik. ‘’Tantangan ke depan dilihat dari kebijakan pemerintah salah satunya adalah kepariwisataan. Ini harus kita sambut dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM),’’ ujarnya. Menurutnya, kebijakan pemerintah itu harus terimplementasi dan terwujud. Kalau bicara pariwisata, tidak cukup dengan objeknya saja seperti fasilitas akomodasi yang memadai. Yang paling penting adalah menyiapkan SDM-nya. ‘’Inilah tugas kita di Politeknik untuk mempersiapkan SDM yang terampil dan profesional dalam bidang kepariwisataan,’’ pungkasnya. Berkembangnya pariwisata di Indonesia juga dibarengi semakin banyaknya Politeknik membuka Prodi Kepariwisataan. Mereka dikhawatirkan tidak bisa mengelola roh kepariwisataan yang sesuai. Untuk itulah perlu penyamaan standar dalam pembelajaran kepariwisataan ini. ‘’Bali sebagai

RAPAT - Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar rapat pembentukan Konsorsium Jurusan dan Prodi Pariwisata Politeknik Indonesia (KJP3I), Sabtu (3/3) lalu. barometer pariwisata setidaknya bisa memberikan gambaran kepada Politeknik se-Indonesia bagaimana membangun pariwisata sesungguhnya dengan sistem pendidikan di Politeknik,’’ ucapnya. Tantangan ke depan adalah banyak sekali politeknik pariwisata yang akan dibangun. Di Bali sudah ada Politeknik yang sudah eksis di Indonesia. ‘’Untuk itu harus dibuatkan suatu wadah supaya ada komunikasi antara sesama penyelenggara pariwisata di politeknik. Melalui konsorsium ini kita akan membangun sistem pendidikan kepariwisataan dengan roh pendidikan politeknik,’’ tambah Made Madhina. Ketua Jurusan Pariwisata PNB Ketut Suarta, S.E., M.Si. menyampaikan terima kasih kepada para peserta konsorsium. Ke-12 politeknik yang memiliki Prodi Pari-

wisata, mempunyai visi yang sama untuk mengembangkan pendidikan pariwisata. Khususnya menciptakan SDM yang andal, kompeten dan profesional. ‘’Pendidikan di Politeknik merupakan pendidikan vokasi yang lebih banyak menggunakan aspek praktis dan profesional untuk keterampilan mahasiswa,’’ jelasnya. Dalam rangka menciptakan tenaga vokasi yang memiliki aspek praktis dan profesional, tidak bisa dikembangkan oleh satu Politeknik. Melainkan perlu dilakukan bersama-sama, baik berkaitan dengan idustri, asosiasi, pemerintah maupun pendidikan tinggi yang sejenis. ‘’Untuk itulah perlu dilakukan suatu sharing antarsatu politeknik dengan politeknik lain dengan maksud melakukan sesuatu yang lebih besar,’’ paparnya. (ad173)

The St.Regis Resort Bal Harbour Miami Beach FL Mesin ATM Diduga Rekrut Mahasiswa Perhotelan di SPB-STPBI Denpasar Ditarik Pakai Mobil Mangupura (Bali Post) Kasus perampokan mesin ATM CIMB Niaga di Pertokoan Nirmala, Balangan, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, masih diselidiki Polsek Kutsel. Hasil olah TKP dan pemeriksaan lima saksi, komplotan rampok tersebut mengikat mesin ATM menggunakan tali sling (tali kawat baja) lalu ditarik menggunakan mobil. Pelakunya diduga sama dengan yang beraksi di ATM Maybank di Toko Surfer Paradise di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, 17 November 2017. “Sepertinya pelakunya sama. Kami masih menyelidiki kasus ini,” kata Kanitreskrim Polsek Kutsel Iptu Muhamad Andi Yaqin, Minggu (4/3) kemarin. Pemeriksaan CCTV sudah dilakukan, namun belum diperoleh ciri-ciri pelakunya. “Mesin ATM yang digondol belum kami temukan. Anggota masih kerja di lapangan,” tegasnya. Ia menduga kawanan rampok itu sama dengan kejadian di Kuta karena ada kesamaan modus aksinya. Pelaku mengendarai dua mobil, menyekap dan menganiaya satpam, lalu membawa kabur ATM. Terkait kondisi Satpam Supermarket Nirmala, I Made Suwitra, Iptu Andi mengatakan belum bisa melakukan pemeriksaan. Pasalnya, satpam yang tinggal di Banjar Jauh Pecatu, Jimbaran itu masih menjalani perawatan di rumah sakit di RSUP Sanglah. Seperti diberitakan, komplotan perampok beraksi di areal Pertokoan Nirmala di Jalan Pantai Balangan, Jimbaran, Kutsel, Kamis (1/3) lalu. Setelah menganiaya dan menyekap Satpam Pertokoan Nirmala I Made Suwitra (50), perampok tersebut membawa kabur mesin dan brankas ATM CIMB Niaga berisi uang Rp 390 juta. (kmb36)

UNTUK kesekian kalinya The St.Regis Resoart yang berlokasi di Bal Harbour, Miami FL, melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di kampus SPB-STPBI guna melaksanakan internship di hotel mereka. Hotel yang sebelumnya berkunjung ke Kampus SPB-STPBI adalah Omni Interlocken di Broomfield Co., salah satu hotel terbesar di Colorado. Pada 26 Februari 2018 The St.Regis Resort melaksanakan kunjungan ke–9 di Kampus SPB-STPBI Denpasar. Mereka kali ini diwakili oleh Mr. Rodrigo Garcia Falcon selaku Pool and Beach Manager. Posisi yang ditawarkan oleh employer yaitu Food and Beverage Service dan Recreation. Mahasiswa yang diharapkan lulus interview 25 orang dan dibagi menjadi dua grup keberangkatan. Pertama 12 orang akan memulai program training pada April 2018 dan kedua 5 orang memulai program training pada Desember 2018. Seluruh mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus tersebut akan ditempatkan di Pool & Beach area. The St.Regis Resort merupakan hotel bintang lima dengan fasilitas lengkap seperti bar, restoran, spa, swimming pool dan private beach dengan pelayanan lengkap untuk tamu hotel. Berlokasi di kawasan Bal Harbour di pesisir Pantai Miami, kamar tamunya seluruhnya menghadap ke Samudera Atlantik. St.Regis juga

memiliki dua tower untuk resident. Jadi, setiap pemilik hunian di St.Regis Resident Tower memiliki akses untuk memperoleh pelayanan yang sama seperti tamu hotel lainnya serta menggunakan fasilitas hotel yang tersedia. Menurut Falcon, pelaksanaan perekrutan oleh The St.Regis Resort berjalan lancar dan sukses. Dalam kunjungan ketiganya ini, ia sangat puas melihat pelayanan atau hospitality yang sangat bagus, kagum menyaksikan fisik dan fasilitas kampus serta kemampuan yang dimiliki mahasiswa SPB-STPBI. Gusti Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. selaku Direktur SPB dan Ketua STPBI mengatakan banyak benefit yang akan didapatkan oleh mahasiswa di samping pengalaman internasional yaitu kemampuan bahasa Inggris, bisa belajar mandiri, percaya diri, mengerti budaya AS, mendapatkan sertifikat training dari hotel-hotel berkelas di AS dan memproleh penghasilan. Mahasiswa STPBI yang mengikuti proses perekrutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen kampus SPB-STPBI, khususnya PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik SPB-STPBI, yang telah membantu para mahasiswa perhotelan untuk melakukan on the job training di AS. Direktur Utama PT Bali Duta

DIREKRUT – Mahasiswa perhotelan yang direkrut The St.Regis Resort pada interview di Kampus SPB-STPBI, Denpasar, 26 Februari lalu. Mandiri Nyoman Gede Astina menyatakan, melaksanakan internship di hotel-hotel berbintang 5 di AS akan memberikan pengalaman internasional yang susah didapatkan jika melaksanakan internship program/training di Bali atau Indonesia. Pengalaman internasional sangat perlu sebagai bekal bagi mahasiswa menghadapi MEA yang sudah diberlakukan saat ini. Para mahasiswa akan sangat siap dan mampu bersaing dengan tenaga kerja di negara-negara ASEAN. Menurutnya, PT Bali Duta Mandiri sangat bersyukur telah menjalin kerja sama dengan partner International

Training Network (ITN) yang berpusat di Los Angeles, California, sejak 2010. Hampir setiap bulan ada satu sampai dua hotel besar dari AS datang merekrut mahasiswa perhotelan baik dari Bali maupun luar Bali. Untuk perekrutan berikutnya direncanakan datang The Setai Miami Beach pada 6 Maret 2018 dan Faena Hotel yang sama-sama berlokasi di Maimi Beach Florida pada 19 Maret 2018. Bagi yang berminat silakan mendaftar sebelum Selasa (6/3) ke PT Bali Duta Mandiri, Jalan Tari Kecak No.12 Gatot Subroto Timur, Denpasar. (ad178)


OPINI

6

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Jadi SDM Konsumtif

DULU, wanita Bali banyak terpinggirkan. Para orangtua masih berpikir kanggoang anak meraga luh. Artinya, maklumi diri sebagai wanita. Konsep ini membuat posisi kaum wanita Bali makin sedikit yang menikmati pendidikan dan berkiprah dalam segala aspek kehidupan. Padahal, kita tahu bahwa mereka yang jauh dengan pendidikan akan menjadi SDM yang bodoh. Dan kebodohan selalu dekat dengan kemiskinan. Sebaliknya, dengan pendidikan yang rendah dipastikan akan sulit mendapatkan kesempatan. Termasuk kesempatan mendapatkan pekerjaan dan menduduki posisi penting. Mereka yang mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya adalah SDM yang memiliki masa depan. Makanya di era tahun 1960-an masih bisa dihitung dengan jari wanita Bali yang menduduki jabatan. Jangankan bagi penduduk pribumi bahkan di kalangan puri dan jero yang notabene adalah warga yang mampu dewasa itu jarang yang memberi kesempatan warga puri yang wanita menempuh pendidikan setinggitingginya. Perubahan paradigma mulai kita nikmati. Warga Bali khususnya kini sudah mulai berubah. Mereka tak saja adil dengan memberi kesempatan mendaparkan akses pendidikan. Namun juga dalam bidang sosial lainnya. Wanita Bali generasi Z atau now sekarang tak kalah dalam segala hal termasuk kemampuan kecerdasan serta kemampuan lainnya. Kita tak pernah membayangkan wanita dulu yang wajib membawa penebukan atau alat menumbuk padi menjadi gabah dan beras kini hampir semuanya memegang smart phone. Bahkan, kalangan ibu rumah tangga terkesan wajib punya HP. Makannya wajar Indonesia adalah negera keempat terbesar yang aktif menggunakan medsos. Wanita Bali zaman now, kita harapkan bukan menjadi SDM konsumtif melainkan memanfaatkan kemajuan TI untuk memperluas akses pendidikan, pekerjaan, dan kerajaaan bisnis. Sebab, teknologi seharusnya dipakai untuk mempermudah hidup. Pakailah kemajuan TI untuk memperkenalkan potensi diri dan usaha bisnis. Jangankan usaha besar, bisnis tipat cantok pun bisa diakses secara online. Prinsipnya, jadikan TI untuk mengelola potensi diri. Bukan hanya membuat diri sebagai pasar produk dari orang lain. Wanita Bali zaman now juga harus terbukti cerdas dan kuat akar budayanya. Boleh saja wanita Bali sibuk dengan bisnisnya namun jangan sampai lupa dengan kewajiban ngodalin atau ngotonang anak. Artinya, ada upaya peningkatan kualitas diri. Bukan sebagai ajang untuk menjadikan wanita sebagai objek yang konsumtif. Di Bali, wanita zaman now semakin menunjukkan dampak positif. Anak wanita Bali tak hanya juga dibekali kekayaan abadi oleh orangtuanya juga dalam hal pembagian waris guna kaya. Para orangtua Bali dewasa ini membekali anak wanitanya dengan ilmu dan pekerjaan. Pada keluarga Bali yang mampu anak wanitanya diberikan hak waris asuun (satu junjung) dan ategen (satu jinjing). Dalam ilmu matematika setara dengan 1 banding 2. Namun, bukan itu yang utama. Dengan kemajuan zaman now, wanita Bali harus menjadi pengusaha mandiri namun kuat akar budayanya. Untuk itulah, peran serta wanita dalam pembangunan dan pemberdayaan SDM harus tetap dioptimalkan. Wanita haruslah menjadi bagian yang setara dengan para kaum pria dalam mengelola aset budaya termasuk dalam mengawal pewarisan budaya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kegagalan Melahirkan Pemimpin

Menjelang kontestasi politik, banyak aktor politik khususnya paslon yang diusung oleh beberapa partai mulai unjuk kepedulian. Blusukan dan tebar pesona menjadi pilihan. Begitulah kiranya kesan manis yang diciptakan saat kampanye saat pilkada berlangsung nyaris serupa dengan apa yang pernah dilakukan oleh calon-calon pejabat lainnya pada saat kampanye presiden. Masih melekat dalam ingatan kita beberapa tahun lalu menjelang pemilihan presiden ada salah satu capres yang pernah mengatakan tentang “stop impor beras, utang luar negeri, dll”. Namun, semua itu kandas tatkala masa pemerintahannya. Mari kita merujuk kembali tentang makna demokrasi. Asas demokrasi adalah kedaulatan di tangan rakyat. Inilah yang menjadi pertanyaan, rakyat manakah yang berdaulat? Bahkan, dari makna ini sarat didefinisikan sesuai dengan kepentingan suatu golongan, dengan mekanisme pemilu yang mahal tentu pemilik modal (kapitalis)-lah yang punya peluang besar dalam hal mengendalikan situasi politik. Dengan mengusung calon-calon yang bisa menarik hati masyarakat namun siap mereka kendalikan sebagai penguasa boneka mulailah permainan pencitraan itu berlangsung. Bagai gayung bersambut, gagal paham masyarakat terhadap esensi demokrasi yang hanya dimaknai dengan cara memilih pemimpin itu pun semakin melancarkan hasrat mereka yaitu para kapitalis untuk menguasai politik demi kepentingan mereka meski harus mengorbankan hajat hidup jutaan masyarakat negeri ini. Tri Ayuning, S.Si. Jalan Nangka, Loloan Barat, Negara, Bali

Wanita Zaman ’’Now’’ Bila melihat ke belakang, sebelum munculnya gerakan perubahan yang dibawa oleh Ibu Raden Ajeng Kartini, bisa dibayangkan bahwa wanita memiliki peran lebih sedikit dengan wanita zaman now. Pada zaman dulu, wanita lebih banyak hanya sebagai istri dan ibu, pengurus keluarga, sehingga ada pepatah mengatakan “wanita bagaikan di sangkar emas” yang artinya walaupun ditempatkan di tempat yang sangat keren, mewah, namun karena itu adalah sangkar, maka wanita tidak diberikan kebebasan atau terbelenggu.

Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. dan Nurul Jumiati, S.E., S.Pd. ereka tidak bisa bersekolah bebas seperti para lelaki. Mereka dikungkung oleh aturanaturan yang hanya membuatnya tinggal di rumah untuk mengurusi keluarga. Betapa hidup para wanita di zaman tersebut hanya bergelut dengan urusan rumah tangga, suami, dan anak. Mereka menjadi bodoh dan tidak tahu dunia luar. Mengapa demikian? Karena zaman dulu, terdapat persepsi umum bahwa perempuan memang tidak perlu sekolah tinggitinggi. Mereka tidak perlu berkarier, karena urusan karier dan mengejar jabatan adalah menjadi milik lakilaki. Dengan demikian, para lelakilah yang bertugas mencari nafkah di luar rumah untuk kehidupan keluarga, sementara tugas wanita memang ditakdirkan hanya untuk mengurus rumah tangga. Begitu pun para orangtua, mereka hanya mengizinkan anak lakilaki yang bersekolah tinggi-tinggi, sementara anak perempuan paling banter hanya perpendidikan Sekolah Dasar, karena ada anggapan bahwa wanita akan menjadi milik orang lain atau masuk keluarga lain, sehingga akan rugi kalau menyekolahkan tinggi-tinggi. Berbanding terbalik dengan zaman sebelumnya, saat ini banyak perubahan yang memberikan

M

kesempatan lebih luas kepada para wanita. Wanita zaman now harus berterima kasih pada leluhurnya, yaitu Ibu Raden Ajeng Kartini, yang membuat sekolah wanita yang berusaha membantu para wanita menjadi semakin pintar. Pada saat ini, wanita sudah bisa dibilang memiliki kesempatan yang sama dengan kaum lelaki urusan mendapatkan kesempatan baik dalam soal bersekolah dan mendapatkan pekerjaan. Dalam soal bersekolah, konsep keadilan menjadi salah satu tujuan sistem pendidikan Indonesia, yang artinya pendidikan untuk semua, baik itu wanita maupun pria dari latar belakang mana pun memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan. Kesuksesan perjuangan leluhur para wanita tersebut bisa kita rasakan saat ini, mulai dari jenjang pendidikan dasar (TK, SD, SMP) sampai dengan perguruan tinggi tidak ada anak perempuan yang tidak boleh mengikuti pendidikan jenjang mana pun. Mereka bebas menentukan sekolah mana saja yang mau mereka ikuti. Dalam soal pekerjaan, berbagai pekerjaan dari yang kelas bawah (kasar) sampai dengan kelas tinggi juga sudah bisa dikerjakan oleh wanita zaman now. Bahkan saat ini, wanita pun sudah bisa merambah ke sektor politik, sehingga banyak yang menjadi anggota legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Kebi-

jakan terkini bahkan memberikan tempat yang signifikan kepada wanita karena 30 persen kuota diperuntukkan bagi kaum wanita duduk di parlemen. Itu makanya banyak wanita yang menjadi anggota DPR/MPR, jadi menteri, jadi hakim, jaksa dan lain-lain. Para wanita Indonesia saat ini juga perlu berbangga dengan pencapaian para wanita yang menginternasional, sebagai contoh Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri terbaik dunia, Susi Pujiastuti yang mendapatkan penghargaan kepemimpinannya dalam konservasi laut, dan Tri Rismaharini, seorang Wali Kota Surabaya yang menjadi wali kota dunia terbaik ketiga. Bukti capaian ini menunjukkan bahwa wanita zaman sekarang mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengaktualisasikan diri baik secara lokal, regional, nasional, maupun internasional. Dengan peluang tersebut, wanita zaman now menjadi memiliki peran yang sangat kompleks alias multi- tasking, mulai dari urusan rumah tangga, berkarier, sampai dengan bermasyarakat. Tugas mereka satu per satu mulai dari yang paling dekat, yaitu di rumah, dari bangun tidur, seorang wanita yang cinta keluarga pasti akan mengurus anak dan suami mulai dari membuatkan sarapan pagi, menyiapkan makanan yang akan

dibawa anak dan suami ke kantor atau tempat kerja, memasak, mencuci, menggosok, dan membersihkan rumah. Meski mungkin mereka punya asisten rumah tangga, kegiatan rumah tangga pasti tidak akan menjadi tanggung jawab pembantu semata. Belum lagi yang punya bayi atau anak kecil, tentu kegiatan mengurus anak menjadi prioritas yang dikerjakan oleh para wanita, seperti menyusui dan memberikan makan. Dalam urusan karier, wanita juga wajib profesional dalam bekerja. Minimal delapan jam waktu diperuntukkan untuk urusan pekerjaan, sehingga para wanita ini harus terampil membagi waktu antara pekerjaan karier dengan pekerjaan rumah tangga. Belum lagi kalau harus lembur, maka bisa dibayangkan para wanita bisa mendahulukan urusan karier dibandingkan dengan urusan rumah tangga. Ketidakseimbangan pembagian waktu melakukan tugas tersebut dapat berpengaruh pada keharmonisan rumah tangga. Tugas lain yang juga harus dikerjakan oleh wanita adalah bermasyarakat. Ada kegiatan bermasyarakat yang melibatkan adat dan ada juga kegiatan bermasyarakat terkait dengan

lingkungan tempat tinggal, seperti kegiatan upacara keagamaan dan manyama braya. Kegiatan bermasyarakat tersebut juga cukup menyita waktu, karena sebagai bagian dari anggota masyarakat sudah menjadi kewajiban untuk melaksanakannya. Jika para wanita tidak melaksanakan kewajiban itu, maka mereka akan mendapatkan sanksi sosial, berupa dikucilkan dari pergaulan. Jadi, para wanita zaman now memang mendapatkan kesempatan yang setara dalam pendidikan dan pekerjaan. Namun, dengan kesetaraan yang diterima tersebut terdapat konsekuensi yaitu memiliki tugas yang lebih kompleks yang bukan hanya mengurus rumah, tetapi juga berkarier dan bermasyarakat. Oleh karena itulah, wanita harus menjadi pribadi yang tangguh yang mampu membagi waktu secara bijaksana dalam menunaikan tugas dalam tiga dimensi yang berbeda antara keluarga, karier, dan masyarakat. Selamat Hari Wanita Internasional untuk para wanita tangguh! Penulis, dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Undiksha dan Mahasiswa Pascasarjana S-2 Prodi Bahasa Inggris, Undiksha

’’Para wanita zaman now memang mendapatkan kesempatan yang setara dalam pendidikan dan pekerjaan. Namun, dengan kesetaraan yang diterima tersebut terdapat konsekuensi yaitu memiliki tugas yang lebih kompleks yang bukan hanya mengurus rumah, tetapi juga berkarier dan bermasyarakat.’’

Menjaga Kebersihan dan Kesucian Sungai

POJOK

Oleh I Gede Yudi Arsawan

Gerakan mahasiswa pengusaha, buka mindset berwirausaha.

Sungai merupakan salah satu sumber kehidupan. Air sungai yang mengalir memberi manfaat bagi seluruh makhluk hidup. Mulai dari digunakan sebagai sarana transportasi, sebagai pemeliharaan ikan, sebagai alat pembangkit tenaga listrik, hingga sebagai pengairan sawah-sawah, tak jarang sungai juga dijadikan tempat untuk mandi ataupun mencuci pakaian. Oleh karena sungai sudah memberikan manfaatnya secara cuma-cuma, maka dari itu kita berutang untuk harus tetap menjaga kebersihannya. Masalah Lingkungan saat ini memang merupakan salah satu masalah yang cukup serius khususnya di daerah Bali, terutama adalah masalah terkait sampah plastik yang belum bisa diolah secara maksimal dan pada akhirnya mencemari lautan Bali. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh making oceans plastic free mendapatkan bahwa setiap tahunnya ada hampir tiga miliar kantong plastik yang digunakan di Bali, namun sayangnya satu miliar di antaranya menjadi limbah yang berakhir di lautan. Ini baru merupakan kantong plastik saja belum lagi limbahlimbah plastik lainnya.

Inilah sebabnya mengapa setiap musim hujan, pantaipantai di Bali akan tertutupi banyak sampah dan kebanyakan sampah itu merupakan sampah plastik. Tidak jarang sampah-sampah yang berakhir di lautan itu merupakan sampah yang berasal dari aliran-aliran sungai di Bali. Ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat di Bali yang memiliki kesadaran rendah akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Masyarakat Bali yang mayoritas merupakan umat Hindu sudah seharusnya melaksanakan ajaran-ajaran Weda dengan baik. Weda mengajarkan kita untuk tidak membuang kotoran atau sampah ke sungai. Mengutip salah satu sloka Weda Smrti, Manawa Dharmasastra Buku IV.56 “Hendaknya ia jangan melemparkan air kencingnya atau kotorannya ke dalam air sungai, tidak pula ludah, juga tidak boleh melemparkan perkataan yang berisi hal-hal yang tidak suci, tidak

pula kotoran-kotoran yang lain, tidak pula darah atau hal-hal yang berbisa”. Pada sloka ini dapat dipahami bahwa sungai merupakan tempat yang disucikan. Oleh karena itu, harus dijaga kesuciannya dengan tidak membuang kotoran-kotoran baik itu sampah atau apa pun. Juga jika dilihat dari segi filosofisnya, sungai yang merupakan jalan atau tempat yang diyakini oleh umat Hindu sebagai perlintasan para roh menuju ke segara atau laut untuk pembersihan. Ini dibuktikan dengan kebiasaan masyarakat Bali yang setelah melakukan upacara ngaben dan apabila di daerahnya tidak dekat dengan

laut, maka mereka akan menghayutkan abu jenazah ke sungai dan berharap akan berakhir di lautan. Bayangkan apabila saat abu yang dihanyutkan ke sungai, tapi sungai itu kotor dan dipenuhi sampah, sepertinya tidak akan baik perjalanan roh tersebut bersama kotorankotoran. Untuk itu, mari kita bersama jaga lingkungan kita terutama sungai, jaga kebersihan dan kesuciannya dengan tidak membuang sampah sembarangan agar Bali ini tetap lestari. Saya yakin alam Bali pasti akan memberikan manfaat yang lebih banyak apabila kita merawat dan mencintainya juga. Penulis, Kabid Humas PC KMHDI Badung, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana

’’Masyarakat Bali yang mayoritas merupakan umat Hindu sudah seharusnya melaksanakan ajaran-ajaran Weda dengan baik. Weda mengajarkan kita untuk tidak membuang kotoran atau sampah ke sungai.’’

- Jangan kalah dengan dagang bakso. *** Kapolri agar tak raguragu menindak MCA kalau langgar hukum. - Jangan sampai muncul yang lain. *** Jokowi ancam copot menteri bila tak capai target 7 juta sertifikat. - Jangan sampai basabasi.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Tabanan Kekurangan 1.500 Kantong Darah Per Tahun Kesadaran Donor Darah Rendah

Putu Santika

Bali Post/kmb28

Disnakertrans Lakukan Pendataan Perusahaan Secara Digital Tabanan (Bali Post) Sesuai dengan Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan pengawasan perusahaan ditarik dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi. Kabupaten tugasnya hanya sebatas membina saja. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan melakukan program terobosan untuk mendata perusahaanperusahaan di daerah lumbung beras Bali ini secara digital dengan sistem teknologi informasi, yang diharapkan nantinya bisa diakses lewat android. “Namanya sistem pendataan perusahaan berbasis Informasi Teknologi, dan ini sedang digarap di triwulan dua,” beber Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi I Putu Santika, Selasa (6/3) kemarin. Lanjut dikatakannya, untuk program terobosan ini dianggarkan Rp 60 juta. Nantinya segala bentuk informasi terkait tentang data perusahaan termasuk jumlah tenaga kerja bisa diakses lewat website yang akan kita buat. Bahkan termasuk keluhan atau pengaduan warga, baik itu terkait layanan disnakertrans Bali ataupun yang berkaitan dengan dunia kerja, bisa segera dicarikan solusinya. “Kita juga siapkan operator untuk melayani pengaduan dari masyarakat,” terangnya. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan ini juga menambahkan, terobosan muncul karena sejumlah permasalahan yang masih menjadi kendala dalam peningkatan pelayanan hubungan industrial, seperti masih manualnya basis data perusahaan dan tenaga kerja, proses monitoring dan pengawasan masih manual sehingga membutuhkan tenaga, waktu dan anggaran yang lebih banyak, serta laporan yang tidak realtime. “Akibatnya kami mengalami kesulitan dalam mengambil kebijakan strategis,” ucapnya. Dengan aplikasi pendataan perusahaan berbasis informasi teknologi diharapkan pendataan perusahaan serta tenaga kerja dan kelengkapan lainnya secara realtime, sehingga dapat memberikan gambaran kondisi perusahaan dan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Tabanan. “Rencananya kami juga menggandeng pihak ketiga yang membidangi teknologi informasi,” pungkasnya. Menurutnya, sistem ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada publik. “Kalau ini sudah bisa berjalan baik, ditahun 2019 akan kita tingkatkan lagi untuk bidang lain, seperti pencari kerja lewat android, bahkan job fair pun bisa hanya dengan lewat handphone saja,” ucapnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Setiap tahunnya Tabanan membutuhkan 6.000 kantong darah. Dari jumlah ini, 3.500 kantong terpenuhi dari donor darah rutin dan 1.000 kantong lewat donor darah pengganti maupun bank darah berjalan. Dari pemenuhan tersebut, Tabanan masih kekurangan darah sebanyak 1.500 kantong per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan darah ini sekaligus mem-back up kebutuhan darah saat hari raya Nyepi, BRSU Tabanan pada Selasa (6/3) kemarin menggelar acara donor darah yang mengajak seluruh karyawannya untuk berpartisipasi. Kepala UTD PMI Tabanan dr. I.N. Gede Sumardika, Sp.PK. mengatakan kekurangan darah memang dialami Tabanan setiap tahun. Kekurangan tersebut bisa mencapai 1.500 kantong darah dan biasanya untuk bisa memenuhinya, pihak UTD PMI Tabanan meminta bantuan ke daerah lain. ‘’Ini karena pendonor rutin di Tabanan masih kurang dari jumlah penduduk,’’ ujarnya. Permasalahan kekurangan darah, lanjut Sumardika, juga sering dialami saat hari libur keagamaan maupun nasional. Hal ini dikarenakan pendonor darah rutin disibukkan dengan kegiatan keagamaan atau sedang berlibur. Karenanya, untuk mengantisipasi hal tersebut, sebelum hari libur pihaknya melakukan kegiatan-kegiatan donor darah dan menginformasikan kepada pendonor darah rutin untuk melakukan donor lebih awal. Saat ini golongan darah yang paling banyak dibutuhkan adalah golongan darah O, sementara penyakit yang

membutuhkan darah paling banyak adalah penyakit dalam menyusul bedah dan kebidanan. Meski kekurangan darah, pihak UTD PMI Tabanan juga melakukan pembuangan darah, terutama bagi darah yang tidak lolos uji screening. ’’Untuk tahun 2017, ada sekitar 182 kantong darah yang dibuang dan dimusnahkan karena darah tidak lolos screening,’’ ujarnya. Mengenai kegiatan donor darah yang digelar BRSU Tabanan, Direktur BRSU dr. Nyoman Susila mengatakan, kegiatan ini selain mengajak karyawan untuk merayakan hari raya Nyepi dengan kegiatan sosial sekaligus juga mengajak karyawan yang baru mendonorkan darahnya untuk nantinya bisa menjadi pendonor darah rutin. “Seperti diketahui, Tabanan masih kekurangan darah setiap tahunnya. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa memunculkan pendonor darah rutin,” ujarnya. BRSU Tabanan sendiri saat

Bali Post/kmb24

DONOR DARAH - Kegiatan donor darah di BRSU Tabanan, Selasa (6/3) kemarin dalam rangka menyambut hari raya Nyepi. ini memiliki 100 orang yang menjadi bank darah berjalan. Maksudnya, orang-orang yang masuk bank darah berjalan ini bisa dipanggil kapan saja saat ada kebutuhan darah

Alami Lakalantas, Imam Hambali Tewas di TKP

Tabanan (Bali Post) Kecelakaan naas terjadi di jalan raya jurusan Penebel menuju Senganan, tepatnya di Banjar Dinas Kupang, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Selasa (6/3) kemarin. Pengendara motor Imam Hambali (28) asal Desa Pondok Dalem, Kecamatan Sembako, Kabupaten Jember, tewas di TKP setelah tubuhnya terpental tujuh meter, usai menabrak mobil jenis minibus DK 1037 GW yang dikemudikan I Wayan Yasa (43) asal Banjar Dinas Gempinis, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur. Kapolsek Penebel AKP Ketut Mastra Budaya mengatakan, lakalantas itu melibatkan tiga kenda-

raan, terjadi sekitar pukul 10.15 Wita. Sebelum kejadian, Imam Hambali yang menunggangi sepeda motor DK 8919 VJ datang dari arah utara dengan kecepatan tinggi. Saat itu Imam Hambali hendak menyalip sepeda motor DK 2291 I di depannya. Namun karena kurang waspada, Imam Hambali tidak menyadari kalau pengendara sepeda motor yang hendak disalip telah memasang lampu sein kanan. Diduga Imam Hambali kaget dan sempat tersenggol lalu jatuh. Naas saat bersamaan, meluncur mobil minibus DK 1037 GW yang dikemudikan Wayan Yasa (43). Imam Hambali yang tertabrak minibus terpental kurang lebih tujuh meter. “Kemungkinan korban kaget

mendesak di BRSU. Untuk bisa memenuhi kebutuhan darah di Tabanan selama satu tahun, lanjut Susila, pihaknya juga mengajak setiap OPD di Tabanan untuk menjadi donor

saat menyalip motor Smash yang ada di depannya, hingga terjadi tabrakan,” duga AKP Mastra Budaya. Akibat benturan yang cukup keras, korban tidak sadarkan diri, keluar darah dari hidung dan telinga, serta ada patah leher. “Saat kami olah TKP pemotor tak sadarkan diri dan meninggal di lokasi kejadian,” ujarnya. Dikatakan, korban langsung dibawa ke Puskesmas Penebel untuk dilakukan pemeriksaan, dan rencananya jenazah korban akan dibawa pulang kampung ke Jember. “Sementara untuk kendaraan minibus dan sepeda motor yang terlibat kecelakan sudah diamankan ke Polres Tabanan, termasuk juga sopir minibus masih dimintai keterangan di Polres Tabanan. (kmb28)

Hari Raya Nyepi, Tak Ada Lonjakan Transaksi Tabanan (Bali Post) Tidak seperti hari raya keagamaan lainnya, pada hari Nyepi yang jatuh pada Sabtu (17/3) mendatang, kalangan perbankan tidak melakukan antisipasi khusus seperti penambahan dana likuiditas. Hal ini disebabkan tidak adanya lonjakan transaksi signifikan di masyarakat. Meski tidak ada penambahan dana, namun dipastikan kebutuhan dana masyarakat sebelum dan sesudah hari raya Nyepi akan terpenuhi dengan maksimal. Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan IB Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M. di Tabanan, Selasa (6/3) kemarin, mengatakan memang tidak ada langkah khusus dalam menghadapi momen hari raya Nyepi tidak seperti hari raya Galungan. Pada momen hari raya Nyepi pihaknya tidak melakukan penambahan dana likuiditas, begitu juga untuk di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Tidak adanya antisipasi karena berdasarkan pengalaman sebelumnya pada momen menyambut Nyepi tidak terjadi lonjakan transaksi yang signifikan. ‘’Transaksi tidak mengalami lonjakan signifikan,’’ ujarnya. Tidak adanya kenaikan transaksi yang signifikan, menurut Ary, diduga karena kebutuhan dana terkait kebutuhan upakara di kalangan masyarakat saat Nyepi tidak sebesar hari raya Galungan dan hari raya lainnya. Sementara itu, dalam menyambut Nyepi layanan perbankan akan libur mulai Jumat (16/3). Aktivitas perbankan akan kembali normal pada Senin (19/3). Untuk layanan ATM akan dilakukaan off operasional secara bertahap, dimulai Jumat (16/3) sore atau saat pengerupukan dan akan aktif kembali pada Minggu (18/3) usai hari raya Nyepi. Salah seorang pelaku usaha bahan pangan, Ketut Sumantara, di tempat terpisah mengungkapkan momen Nyepi yang dibarengi dengan liburnya layanan perbankan dipastikan tidak berpengaruh pada aktivitas usahanya. Sebab, kebutuhan dana untuk pembelian stok barang maupun pembayaran dari para pengecer atau agen bisa dilakukan sebelum atau sesudah momen Nyepi. ‘’Lagi pula Nyepi tahun ini jatuhnya pada hari Sabtu, di mana layanan perbankan memang libur. Jadi tidak ada masalah dan persiapan khusus,’’ ujarnya. (kmb24)

Bali Post/ Ist

TERGELETAK - Kondisi korban lakalantas Imam Hambali asal Jember tergeletak di jalan pascamenyalip dengan kecepatan tinggi.

darah rutin. ‘’Cukup ada 10 saja karyawan di setiap OPD mewakili donor darah per dua bulan, maka kekurangan darah sebanyak 1.000 kantong bisa terpenuhi,’’ ajaknya. (kmb24)

Ditinggal ke Pura, Rumah Surya Wirawan Terbakar Tabanan (Bali Post) Apes menimpa I Nengah Surya Wirawan (42), warga Banjar Dinas Mengesta, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel. Rumah miliknya terbakar akibat arus pendek listrik, saat dirinya tengah pergi ke pura. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 80 juta rupiah. Dari informasi yang dihimpun, kasus kebakaran terjadi Selasa (6/3) kemarin, sekitar pukul 11.30 Wita. Saat itu rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah tengah pergi ke pura untuk melakukan persembahyangan. Surya Wirawan baru mendapatkan informasi jika rumahnya kebakaran dari sejumlah warga. Sebelumnya, kepulan asap dilihat oleh salah seorang warga yang tengah melintas. Saksi melihat asap tebal disekitar rumah. Mengetahui ada kebakaran, saksi pun langsung memanggil bantuan dengan membunyikan suara kentongan (kulkul). Mendengar suara kulkul bulus tanda terjadi kebakaran, sejumlah warga setempat pun langsung berupaya memadamkan api dengan cara manual. Proses pemadaman juga sempat dibantu oleh petugas TRC BPBD Tabanan dan tiga unit mobil pemadam kebakara. Dan akhirnya dalam waktu 30 menit api dapat dipadamkan. Setelah dilakukan pengecekan oleh pemilik rumah, kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang, seperti kasur spring bed dua buah, almari tiga buah, BPKB sepeda motor dua buah, buku deposito bank, cincin dan gelang emas, dengan kerugian diperkirakan Rp 80 juta. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan, dari hasil olah TKP diduga kebakaran terjadi akibat konsleting listrik. Apalagi rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya tengah sembahyang ke pura. Pihaknya juga mengimbau warga, jika ingin bepergian selalu mengecek kembali kabel yang masih teraliri listrik, dan jangan lupa mencabut kabel. Karena dikhawatirkan saat terjadi arus pendek listrik akan memicu kejadian kebakaran. (kmb28)

Aneh, Sejumlah Arsip Keuangan Hilang di Rumah Dinas Wanasara Tabanan (Bali Post) Pencuri biasanya mencuri barang berharga yang memiliki nilai ekonomis, seperti uang, kendaraan ataupun perhiasan. Namun di Tabanan, ternyata pecuri mengambil arsip-arsip surat keuangan milik pemerintah. Kejadian ini menurut kabar telah terjadi bulan Januari lalu, setelah salah satu rumah dinas pejabat Pemkab Tabanan di Banjar Wanasara Kaja, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan yang difungsikan sebagai gudang arsip keuangan disatroni maling. Hingga kini kasusnya masih ditangani Polres Tabanan. Dari informasi yang dihimpun, sejumlah arsip tahun 2008 raib seperti arsip keuangan, perbendaharaan dan akuntansi. Dan sampai saat ini siapa pelakunnya belum diketahui. Kepala Badan Keuangan Daerah Tabanan, Dewa Ayu Sri Budiarti saat dikonfirmasi membenarkan jika gudang arsip di salah satu rumah dinas di Wanasara disatroni maling. Ia mengaku mendapatkan in-

formasi tersebut dari salah seorang stafnya yang mendapat kabar dari petugas jaga di lokasi tersebut. Mendapat kabar tersebut, ia pun memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan pengecekan apa saja yang hilang. “Memang benar, ada sejumlah arsip keuangan yang hilang. Itupun arsip-arsip tahun 2008,” ucapnya, Selasa (6/3) kemarin. Usai pengecekan, ia pun langsung berkoordinasi dengan pimpinan (Bupati Tabanan - red) yang menyarankan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Tabanan. “Kebetulan saat itu sekretaris Bakeuda yang saya tugaskan melaporkan ke Polres untuk ditindaklanjuti,” terangnya. Pejabat yang baru dua bulan memimpin Badan Keuangan Daerah di Pemkab Tabanan inipun menampik jika kasus pencurian ini ada kaitannya dengan arsip aset pemda. Ia hanya menegaskan yang hilang hanya arsip bagian keuangan, sementara arsip bagian aset maupun Dispenda tidak ada yang hilang.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa didampingi Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Yana Jaya Widya membenarkan adanya laporan kehilangan arsip/berkas dirumah dinas Pemkab Tabanan. Laporan diterima Selasa (30/1). Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Saat ke lokasi kejadian tidak ditemukan adanya pencokelan jendela atapun pengerusakan kunci gembok. “Jadi kami masih selidiki dan mencari orang yang membawa kunci rumah itu, karena ketika dikonfirmasi pihak Bakeuda belum jelas siapa yang membawa,” ucap AKP Suyasa. (kmb28) DISATRONI MALING - Rumah dinas pejabat Pemkab Tabanan yang difungsikan sebagai tempat menyimpan sejumlah arsip disatroni maling. Barang yang dicuri arsip keuangan pemerintah.


KARANGASEM

8

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Pascagempa 4,2 SR

Suara Gemuruh dari Gunung Agung Kembali Terdengar Amlapura (Bali Post) Pascagempa 4,2 SR yang terjadi Sabtu (3/3) lalu, aktivitas vulkanik Gunung Agung mengalami sedikit peningkatan. Jika sebelumnya gunung setinggi 3.142 mdpl itu relatif tenang, setelah gempa kembali terekam adanya gempa vulkanik dalam, tektonik lokal maupun tektonik jauh. Kedua jenis gempa itu rajin muncul ketika Gunung Agung berstatus Awas. Rilis Magma Var pada Senin (5/3) malam dan Selasa (6/3) pagi kemarin juga menunjukkan Gunung Agung kembali mengalami tremor harmonik. Dalam rentang waktu pukul 18.00 Wita sampai 06.00 Wita terekam dua kali tremor jenis itu. Tremor harmonik merupakan gempa akibat pelepasan fluida atau energi di dalam gunung api. Namun tremor menerus itu berdurasi singkat yaitu 104 detik dan 30 detik. Selama rentang waktu itu Gunung Agung juga mengalami 12 kali embusan. Beberapa warga mengaku mendengar suara gemuruh dari dalam Gunung Agung. I Nengah Nyane dari Banjar Puragae, Desa Pempatan, Rendang, mengatakan Senin malam juga terdengar enam kali suara gemuruh. Puragae sendiri berada di radius 4 km dari Gunung Agung. Pihaknya menduga gemuruh itu berasal dari dalam gunung karena saat itu sedang tidak turun hujan. Kabid Mitigasi Pusat Vulkanolgi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika mengakui Gunung Agung aktif lagi sejak didahului gempa tektonik terasa yang berpusat di Kecamatan Kubu. Menurutnya, pengamatan dari Pos Pantau Rendang, secara visual asap solfatara naik. Suara gemuruh sering terdengar dari radius 4 sampai 5 km. Meski ada peningkatan aktivitas, Suantika mengatakan dampak aktivitas Gunung Agung masih di dalam radius 4 km dari puncak. Dalam radius tersebut tidak boleh ada aktivitas manusia, dan Gunung Agung masih dalam status Siaga. Pihaknya juga minta warga yang bermukin di luar radius bahaya tetap menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan karena faktanya Gunung Agung masih aktif. Sementara itu pada rentang waktu pukul 06.00 sampai 18.00 kemarin, aktivitas gunung cenderung menurun. Dalam rentang waktu itu hanya terjadi dua kali embusan dan satu kali gampa vulkanik dangkal. Relawan Pasebaya Gunung Agung yang aktif melakukan pemantauan juga menyatakan sepanjang hari kemarin Gunung Agung pasif. ‘’Saya sekitar pukul 14.45 sedang berada di Kedampal dengan radius 6 km. Yang ada hanya hujan,’’ I Gede Arta, salah seorang Relawan Pasebaya Gunung Agung asal Banjar Kedampal Desa Datah Kecamatan Abang yang notabene berada di radius 6 km dari puncak Gunung Agung. (kmb)

Makin Dibutuhkan, Peran PMI dalam Bidang Kemanusiaan

Amlapura (Bali Post) Peran Palang Merah Indonesia (PMI) dalam bidang kemanusiaan sudah dirasakan oleh masyarakat. Relawan PMI yang selalu menjadi garda terdepan pada tugas-tugas kemanusiaan dan sosial menjadikan organisasi ini makin dibutuhkan. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi terus-menerus agar dapat melaksanakan fungsinya semakin baik. Demikian disampaikan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat membuka agenda Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Karangsem di Aula Kantor Diskominfo Karangasem, Senin (5/3) lalu. Wakil Bupati Artha Dipa menyampaikan mukerkab juga dipandang sebagai ajang evaluasi organisasi, apakah organisasi tersebut berjalan dengan baik atau tidak. PMI, menurutnya, organisasi yang telah melakukan kewajiban dalam membantu tugas-tugas pemerintah di bidang kemanusiaan. Kemudian setiap akhir tahun anggaran, PMI Karangasem telah menyampaikan laporannya termasuk laporan kegiatan dan keuangan. Menurutnya, tugas pokok PMI yang selama ini sudah dirasakan adalah membantu Dinas Sosial serta OPD terkait lainnya. Seperti pengadaan dan penyediaan darah oleh Unit Transfusi Darah yang merupakan UPT-nya PMI. Di dalam kegiatan ini sudah tentu juga bekerja sama dengan pihak RSUD dan pihak rumah sakit swasta yang ada di Karangasem. Pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat, seperti PP/P3K, pengobatan dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pengembangan organisasi berupa peningkatan SDM, peningkatan tim PMI antara lain, sukarelawan donor darah dan PMR. ‘’Hal ini patut diapresiasi, semoga ke depannya PMI terus bisa membuat kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat Karangasem,’’ kata Wabup Artha Dipa. Penyelenggaraan mukerkab merupakan forum organisasi yang tertinggi. Selain itu, juga untuk menampung aspirasi para anggota pengurus PMI Ranting Kecamatan, para relawan, dan peserta mukerkab untuk dijadikan masukanmasukan dalam penyusunan rencana strategis tahun 2019 sekaligus melakukan evaluasi kinerja tahun sebelumnya. Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Karangasem dr. Gede Parwata Yasa, Sp.OG. mengatakan ada tiga agenda pokok yang akan dibahas dalam Mukerkab PMI Karangasem tahun 2018. Antara lain, penyampaian pertanggungjawaban tahunan PMI Karangasem tahun 2017, di mana laporan tertulis tersebut sudah disampaikan pada akhir tahun 2017. Kemudian menyusun program kerja PMI kabupaten tahun anggaran 2018 sebagai pedoman kerja PMI Kabupaten Karangasem tahun 2018. Selain itu, dalam musyawarah ini juga akan dibahas mengenai orientasi kepalangmerahan. Selanjutnya, pemerintah daerah juga mengharapkan adanya penyampaian evaluasi kegiatan PMI Kabupaten Karangasem tahun 2017 dan Rencana Kerja tahun 2018. Usai itu, peserta akan diberikan kesempatan diskusi dan tanya jawab dan menyampakan hal mendesak serta info penting lainnya. (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura

0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363

21791

0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254

Bali Post/kmb

KASUS NARKOBA - Kabag Ops. Polres Karangasem Kompol Heri Supriawan didampingi Kasat Narkoba AKP Agus Trisnadi membeber tersangka narkoba yang ditangkap di Desa Nongan, Rendang.

Berkedok Usaha ’’Laundry’’ Ternyata Jual Sabu

Amlapura (Bali Post) Usaha jasa pencucian baju atau laundry milik I Gede Wibawa di Desa Nongan, Rendang, Karangasem sepertinya hanya kedok. Gede Wibawa yang sering dipanggil Bawa (38) ternyata nekat menjual sabu-sabu. Beruntung usaha barang ilegal yang dijalankan Bawa tak bisa berlama-lama karena akhir pekan lalu, dia ditangkap personel Buser Satuan Reskoba Polres Karangasem dengan sejumlah barang bukti sabu siap jual. ‘’Yang kita amankan 2,24 gram neto dalam lima klip kecil. Sebelum tertangkap, tersangka sudah berhasil menjual dua klip sabu kepada pelanggannya,’’ ujar Kabag Ops. Polres Karangasem Kompol Heri Supriawan didampingi Kasat

Reskoba AKP Agus Trisnada saat menggeber hasil tangkapannya, Selasa (6/3) kemarin. Tersangka disergap saat sedang berduaan dengan kekasihnya berinisial ER alis E di rumahnya di Nongan, Sabtu (3/3), pukul 06.30. Informasi yang dihimpun, mereka sudah cukup lama tinggal serumah dan sebentar lagi akan menikah. Penyergapan oleh polisi menyusul informasi masyarakat bahwa di tempat usaha yang sekaligus tempat tinggal tersangka ada aktivitas yang mencurigakan. Saat menggeledah badan tersangka dan juga ER, polisi tak menemukan apa-apa. Barang bukti sabu-sabu dan perlengkapan nyabu baru ditemukan setelah polisi menggeledah isi kamar pasangan sejoli itu.

Heri Supriawan mengatakan tersangka sudah menjadi target operasi sejak dua bulan terakhir. Namun, tersangka adalah pengedar baru diketahui setelah polisi membuka HP tersangka yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut. Dalam HP tersangka terdapat percakapan jual-beli sabu. Hasil tes urine yang dilakukan di lokasi penyergapan juga menunjukkan tersangka serta kekasihnya positif mengonsumsi sabu. Barang bukti sabu-sabu yang ditemukan terdiri dari dua paket ukuran kecil disimpan dalam botol permen karet cylitol, dua paket ukuran besar di bekas bungkus rokok, dan satu paket sisa pakai di meja rias. Selain itu, polisi mengamankan sebuah tim-

bangan digital, empat buah korek api, sebuah pemantik api kompor gas, empat buah rangkaian bong, dan satu bendel plastik klip kosong. ‘’Kita juga temukan sebuah tas pinggang hitam dan dompet berisi uang Rp 950 ribu,’’ jelas Heri Supriawan. Heri Supriawan menyatakan tersangka membeli narkoba itu dengan sistem tempel di daerah Gatsu Timur, Denpasar. Tersangka diduga sudah menjalankan bisnis ilegalnya sejak setahun terakhir, sedangkan barang bukti yang kini diamankan polisi baru dibeli tujuh hari lalu. ‘’Dia ngaku terakhir beli 3 gram bersih seharga Rp 4,2 juta. Per paket kecil kemudian dijual Rp 900 ribu,’’ terangnya.

Sejauh ini, baru I Gede Wibawa yang ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, berperan sebagai pengedar dengan ancaman pidana kurungan minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar paling banyak Rp 10 miliar. Sedangkan ER alias E masih berstatus saksi meskipun tes urinenya juga positif. Wanita asal Malang, Jawa Timur itu juga masih diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. ‘’ER mengaku mengonsumsi sabu-sabu karena dipaksa tersangka. Pengakuannya masih kita dalami. Kita juga masih mengembangkan penyelidikan,’’ ujar Heri Supriawan. (kmb)

KPU Khawatir Banyak Penduduk Tak Ber-KTP Elektronik Otomotis Hilang dari DPT

Amlapura (Bali Post) -

Proses pemutakhiran DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) di tingkat desa sudah dilakukan PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih). Hasilnya kemudian diplenokan di tingkat desa, mulai dari 5 Maret sampai 7 Maret ini. Hasil proses pemutakhiran ini akan memperlihatkan permasalahan DP4 di lapangan. Permasalahan yang paling dikhawatirkan KPU Karangasem, adalah banyaknya temuan pemilih yang tak ber-KTP elektronik (e-KTP). Ketua KPU Karangasem Made Arnawa, Selasa (6/3) kemarin, mengatakan setelah pleno di tingkat desa, baru dilanjutkan ke tingkat kecamatan pada 8 Maret besok. Sebelum DPHP (Data Pemilih Hasil Pemutakhiran) diplenokan di tingkat kabupaten pada 13 Maret nanti. Arnawa menegaskan, DPHP ini akan menjadi cikal bakal daftar pemilih sementara sebelum menjadi daftar pemilih tetap. Dari hasil pemutakhiran ini, akan diketahui berapa nama pemilih yang dicoret,

berapa yang diperbaiki identitasnya, dan berapa pemilih baru yang tercantum di DP4. Selain itu, juga berapa pemilih yang belum ber-KTP elektronik. Pemilih yang belum ber-KTP elektronik ini nantinya masuk ke dalam data AC. Data ini akan menjadi bahan KPU Karangasem untuk menyampaikannya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem, agar segera diproses. Data ini juga akan disampaikan kepada masingmasing tim sukses pasangan

calon. Agar, bersama-sama menindaklanjuti ke bawah, siapa saja pemilih yang belum ber-KTP elektronik. Sebab, selain Disdukcapil Karangasem, tim sukses pasangan calon juga berkepentingan terhadap data ini, untuk memperoleh suara maksimal. KPU nanti akan memberi waktu Disdukcapil untuk segera melakukan perekaman bagi warga yang belum ber-KTP elektronik. ‘’Jika menjelang penetapan DPT April nanti, Disdukcapil belum juga melakukan perekaman, maka otomatis

data pemilih tak ber-KTP elektronik ini akan terhapus dari sistem kami,’’ kata Made Arnawa. Saking penasaran dengan data pemilih yang belum ber-KTP elektronik ini, KPU Karangasem sempat melakukan sampling di Kelurahan Padangkerta. Dari hasil sampling di kelurahan tersebut, KPU cukup terkejut melihat hasilnya. Data awal Disdukcapil, di sana ada 760 pemilih yang tak ber-KTP elektronik. Setelah dicek PPDP, hasilnya ternyata hanya ada 47 orang pemilih yang belum melakukan perekaman alias tak berKTP elektronik. Melihat hasil ini, dia yakin di daerah lain juga memperlihatkan hasil serupa. Sehingga pihaknya berkesimpulan ada yang tidak beres dengan data awal Disdukcapil Karangasem.

Kepala Disdukcapil Karangasem Wayan Sumidia yang dihubungi Selasa (6/3) kemarin, belum bisa memberikan penjelasan perihal data penduduk tak berKTP elektronik ini. Beberapa kali dihubungi melalui handphone-nya, pejabat ini enggan memberikan penjelasan. Kabarnya, Disdukcapil Karangasem sudah kehabisan akal untuk menggenjot proses perekaman KTP elektronik ini. Sebab, hingga petugas Disdukcapil turun ke desa-desa pun, warga yang disasar tak begitu antusias. Jika ini terus terjadi, KPU Karangasem khawatir, masyarakat yang belum ber-KTP elektronik tak bisa menggunakan hak pilihnya, karena gagalnya Disdukcapil Karangasem melaksanakan tugasnya. (kmb31)

Museum Lontar Penaban, Museum yang Dikelola Desa Adat SEJAK di-launching pertama kali, Museum Pustaka Lontar Bali milik Desa Adat Dukuh Penaban, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem, sudah mendapatkan banyak perhatian dari berbagai pihak, di antaranya pengelola museum lontar dalam dan luar negeri, pemerhati lontar, media massa, dan birokrat. Salah satunya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka) Kabupaten Karangasem, yang secara khusus mendatangi langsung museum tersebut, Senin (5/3) lalu. Museum Lontar Penaban menjadi museum yang unik karena pengelolaannya dilakukan oleh desa adat. Kedatangan Kepala Dispustaka I Komang Daging disertai beberapa staf teknisnya seperti Kabid Pengembangan Perpustakaan I Komang Pasek Antara dan Kabid Pengolahan Perpustakaan I Made Sujendra dalam rangka ingin melihat dari dekat koleksi dan pengelolaan museum. Selain itu, juga ingin menjalin kerja sama dengan museum yang kini sedang dalam tahap pengembangan itu. Kerja sama ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dengan pihak desa adat, untuk memberikan kesan baru dalam proses pengembangan

perpustakaan. Kedatangan rombongan Perpustakaan Karangasem ini diterima langsung pimpinam pengelola museum Jro Nengah Suarya didampingi Penyarikan I Nengah Sudana dan panglingsir desa lainnya. Kepada pengelola, Daging mengatakan bentuk kerja sama ini di antaranya meliputi kegiatan penataan naskah kuno nusantara, pelestarian fisik dan kandungan bahan pustaka. Proses ini akan melibatkan tim dari berbagai pihak terkait termasuk pihak Museum Pustaka Lontar Bali di Penaban.

Kegiatan kerja sama ini baru kali pertama dilakukan. Hasil kegiatan ini materinya akan dijadikan koleksi Dispustaka Karangasem. Dengan demikian, kualitas dan kuantitas koleksi perpustakaan meningkat dari sebelumnya. Selain itu, juga pemustaka akan lebih beragam berkunjung ke Perpustakaan Karangasem. ‘’Nantinya, bagi pemustaka yang belum bisa membaca aksara Bali di lontar dapat membaca alih aksaranya dalam bentuk buku di Perpustakaan Karangasem,’’ kata Daging. Jro Nengah Suarya menyambut baik kerja sama ini. Karena museum yang relatif baru berdiri ini sudah mendapat perhatian dari berbagai pihak. Dikatakan Jro Suarya, pihaknya sebelumnya sudah melakukan kerja sama dengan beberapa pihak pemilik lontar baik di desanya maupun pemilik museum luar negeri seperti Museum Leiden, Belanda dan para Penyuluh Bahasa Bali di Karangasem. Jro Suarya mengklaim museumnya sampai kini telah mengoleksi lebih dari 400 cakep lontar. ‘’Pengelolaan museum ini nantinya tidak hanya pelestar-

Bali Post/kmb31

MUSEUM LONTAR - Pengelola Museum Lontar di Desa Penaban saat menerima kedatangan Kepala Dinas Perpustakaan Karangasem dan pejabat terkait. ian naskah lontar saja, juga sebagai tempat pergelaran dan pembelajaran seni budaya Bali. Ini sekaligus akan menjadi daya tarik wisata,’’ kata Suarya. Untuk diketahui, luas lahan museum ini mencapai 1,5 hektar. Lokasinya berada di tengah tegalan subur menghijau, dengan suasana alam

pedesaan. Bangunan fisik yang sudah ada di museum meliputi Bale Sangkul Putih, bale tempat pertemuan dan pembelajaran para pinandita, ruangan pajangan koleksi naskah lontar, perantenan hingga open stage tempat pergelaran seni. Rencananya, bangunan lainnya masih dalam tahap pengerjaan. (kmb31)


GIANYAR

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

9

DLH Gencarkan Program Desa Sadar Lingkungan Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar dalam menumbuhkan budaya kebersihan di masyarakat. Salah satunya dengan menggalakkan program Desa Sadar Lingkungan (DSL). Tujuannya tak lain mengajak krama desa pakraman di Kabupaten Gianyar untuk lebih peduli lingkungan. Menurut Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, pihaknya terus mensosialisasikan program DSL di masyarakat. Tak hanya itu, program ini juga dikembangkan melalui lomba yang kali ini pesertanya tujuh desa pakraman. ‘’Tujuan kita untuk menciptakan desa pakraman yang bersih, sehat, lestari dan indah sesuai dengan nilai-nilai Tri Hita Karana,’’ kata Kujus Pawitra, saat pertemuan dengan sejumlah instansi di kantor DLH Gianyar, Selasa (6/3) kemarin. Dia menjelaskan, DSL diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat desa pakraman dalam pelestarian lingkungan. DSL menyasar lingkungan desa pakraman seperti tempat suci, yakni pura tri kahyangan termasuk pura lainnya, permukiman, kawasan umum serta perairan di lingkungan desa. Dalam hal ini, pihaknya berusaha menggalang partisipasi semua komponen masyarakat dalam melakukan upaya nyata untuk mengatasi masalah sampah. ‘’Pendekatan ini akan dilakukan dengan berbagai stakeholder, dari pemerintah hingga yang terbawah yakni lingkup banjar, sekaa teruna, LSM dan tokoh masyarakat,’’ tegasnya. Ia mencontohkan Desa Pakraman Padangtegal sebagai DSL yang sudah aktif dengan sejumlah program lingkungan, seperti pembuatan rumah kompos, merintis kerja kelompok DSL dengan TPA Temesi hingga membuat sistem pengelolaan limbah cair. ‘’Ini salah satu desa pakraman yang bisa dijadikan contoh untuk Desa Sadar Lingkungan,’’ ungkapnya. Sementara untuk lomba DSL, diikuti tujuh desa pakraman yaitu Pejeng Kawan, Tegal Tugu, Bona, Guwang, Tebongkang, Timbul dan Keliki Kawan. “Setelah diberikan sosialisasi, nanti desa pakraman ini juga akan diberikan pembinaan hingga penilaian,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi Desa Sadar Lingkungan di kantor DLH Gianyar, Selasa (6/3) kemarin.

Satpol PP Tambah Areal Parkir

Gianyar (Bali Post) Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar melakukan penataan lahan milik pemerintah di Jalan Manik, Gianyar. Penataan itu dalam rangka menambah areal parkir yang selama ini belum memadai. Kabid Pol PP Gianyar A.A. Putra, Selasa (6/3) kemarin mengungkapkan, akibat keterbatasan areal parkir, selama ini kendaraan personel Satpol PP diparkir di badan Jalan Manik. ‘’Pegawai Satpol PP 240 orang. Sepeda motor mencapai 200 unit dengan tujuh unit mobil. Sementara Satpol PP Gianyar tidak memiliki tempat parkir,’’ jelasnya. Terkait hal itulah maka tanah dekat kantor Satpol PP mulai ditata untuk kemudian digunakan sebagai areal parkir. ‘’Di lahan itu kan ada beberapa pohon. Ya kita awali menggerakkan petugas melakukan penebangan pohon,’’ katanya. Ditegaskannya, lahan yang ditata tersebut merupakan milik Pemkab Gianyar. Lahan itu rencananya difungsikan sebagai tempat parkir petugas Satpol PP Gianyar, baik untuk parkir mobil maupun sepeda motor. Disinggung adanya warga yang kerap memanfaatkan lahan tersebut untuk usaha, Putra mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan warga bersangkutan. ‘’Memang sebelumnya ada warung, tapi sudah kita koordinasikan dan mereka sudah memahami,’’ katanya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar

Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184

PMI Gianyar KONI Gianya r BNN Kabupaten Gianyar PLN

- 8958414 - 947261 - 946122 - 947166

Bali Post/nik

KLARIFIKASI - Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng di kantor Panwaslu Gianyar, Selasa (6/3) kemarin. Rochineng memenuhi undangan Panwaslu guna memberikan klarifikasi terkait foto saat palebon di Puri Ubud.

Penuhi Panggilan Panwaslu

Rochineng Dicecar 45 Pertanyaan Gianyar (Bali Post) Undangan Panwaslu guna mengklarifikasi foto diduga simbol salah satu paslon Pilgub Bali, dipenuhi Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng, Selasa (6/3) kemarin. Didampingi Kepala Badan Kesbanglinmas Gianyar Dewa Alit Mudiarta, Rochineng dicecar 45 pertanyaan. Rochineng tiba sekitar pukul 09.45 Wita. Setiba di kantor yang berada di areal Stadion Dipta itu, Rochineng disambut Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan. Mereka kemudian langsung masuk ruangan Ketua Panwaslu. Proses klarifikasi berjalan tertutup selama dua jam lebih. Usai pertemuan Hartawan mengungkapkan, tim Panwaslu menyodorkan 45 pertanyaan kepada Rochineng. Semua pertanyaan terkait foto Rochineng mengangkat telunjuk secara bersama-sama dengan

tokoh politik saat palebon di Puri Ubud, belum lama ini. ‘’Prinsipnya, Beliau memang mengakui dan membenarkan kejadian itu,’’ ungkap Hartawan. Hartawan menjelaskan, dalam kasus ini Panwaslu Gianyar mengantongi dua alat bukti yang dinilai kuat. Pertama, bukti foto dan tulisan terkait foto mengacungkan telunjuk tersebut. Bukti kedua berupa surat keterangan sumpah dalam kaitannya dengan status Rochineng sebagai ASN. ‘’Satu sisi kami sudah dapat-

kan kebenaran dari foto itu. Terkait juga dengan keterangan lain. Fakta itu akan kami sesuaikan dengan norma yang berlaku,’’ jelasnya. Selanjutnya, hasil klarifikasi dari Rochineng akan dijadikan bahan untuk menentukan apakah tindakan yang dilakukan pejabat asal Buleleng itu bertentangan dengan norma atau tidak. Hasil kajian nantinya disetorkan ke Pemprov Bali untuk ditindaklanjuti. ‘’Sebentar lagi kami akan bahas, kaji secepatnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Penjabat Bu-

pati Gianyar Ketut Rochineng kembali menegaskan bahwa peristiwa angkat telunjuk yang terdokumentasi dalam foto itu hanya spontanitas. ‘’Tadi (kemarin - red) saya jelaskan, waktu itu kebetulan duduk bersama politisi di sana. Saya difoto. Saya tidak sengaja karena sebelah saya begitu jarinya, jadi saya spontan ikut. Tidak sengaja itu,’’ tegasnya. Rochineng pun mengatakan, peristiwa itu berlangsung singkat, hanya beberapa detik. Bahkan ia tidak melihat siapa yang mendokumentasikannya. ‘’Sebentar sekali itu. Spontanitas, tidak ada tujuan maksud apa-apa. Tidak ada unsur politik,’’ jelasnya. Namun akibat foto itu, Rochineng mengaku cukup diru-

gikan. Terlebih waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan harus terbagi untuk melakukan klarifikasi ke Panwaslu Gianyar. ‘’Ya jelas dirugikan. Kalau sampai begini saya kan jelas jadi repot begini,’’ katanya. Meski demikian, Rochineng menegaskan tidak ingin kasus ini diperpanjang. Ia lebih memilih fokus menuntaskan pekerjaan selama bertugas sebagai Penjabat Bupati Gianyar. Sebagai Kepala BKD Provinsi Bali, Rochineng menyampaikan pesan supaya peristiwa ini tak sampai terulang oleh ASN yang lain. ‘’PNS saya minta jaga netralitasnya. Jangan sampai ada terjadi yang seperti ini,’’ tegasnya. (kmb35)

Operasional RSUD Sanjiwani Belum Optimal

Gianyar (Bali Post) Gedung baru RSUD Sanjiwani Gianyar sudah difungsikan sejak soft launching pertengahan Februari lalu. Namun sejauh ini operasional belum berjalan maksimal akibat sejumlah kendala. Hal itu dari pemantauan yang dilakukan Penjabat Bupati Gianyar Ketut Rochineng, Selasa (6/3) kemarin. Rochineng usai peninjauan mengaku mengagumi fisik gedung RSUD Sanjiwani. Menurutnya gedung tersebut sudah memadai. ‘’Sudah kelihatan bagus. Nanti masyarakat yang membutuhkan perawatan tidak boleh terabaikan,’’ ucapnya didampingi Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya dan Direktur Utama RSUD Sanjiwani Gianyar Ida Komang Upeksa. Diungkapkannya, dari hasil pengecekan yang ia lakukan, operasional rumah sakit ini belum berjalan maksimal. Sebab sampai sekarang pihak rumah sakit masih melakukan penataan peralatan. Tak hanya itu, perekrutan tenaga juga masih berlangsung. ‘’Mudahmudahan nanti bisa segera,’’ tegasnya. Sementara itu, Direktur Utama RSUD Sanjiwani Gianyar Ida Komang Upeksa mengatakan, Gedung A lantai I diperuntukkan sebagai loket

Bali Post/nik

PEMANTAUAN - Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng melakukan pemantauan ke RSUD Sanjiwani Gianyar, Selasa (6/3) kemarin. pendaftaran, kasir, apotek dan konter bank. Pada bagian tersebut sudah beroperasi. Begitu pula lantai dua yang difungsikan sebagai poliklinik, sebagian sudah ramai pasien. Sementara lantai tiga untuk aula pertemuan, ruang diklat, satuan komite, perpustakaan dan poli fisioterapi sudah siap digunakan. Upeksa mengungkapkan,

gedung baru berlantai tiga ini perlu didukung pelayanan memadai. Maka dari itu pihaknya membutuhkan cukup banyak tenaga. Terkait hal ini, dalam waktu dekat pihaknya akan membahas perekrutan tenaga paramedis yang jumlahnya mencapai sekitar 150 orang. ‘’Nanti untuk kelengkapan operasional gedung kita harus tambah tenaga. Seizin Bupati,

kami akan lakukan rekrutmen. Targetnya sekitar 150 tenaga para medis,’’ jelasnya. Ditambahkan Upeksa, saat ini RSUD Sanjiwani memiliki total 260 bed. Rata-rata hunian bed operational rate-nya sekitar 45 persen. ‘’Saat ini kami didukung oleh 75 orang dokter, yang terdiri dari dokter umum dan spesialis,’’ jelasnya. Pihaknya juga masih berbe-

nah untuk kelengkapan alat kesehatan, terutama untuk gedung B lantai dua untuk ruang HCU dan ICCU. Demikian pula lantai tiga untuk OK CITO (ruang operasi). Untuk OK CITO, kata Upeksa, digunakan untuk manangani kasus kegawatdaruratan yang memerlukan penangan segera, seperti kecelakaan dan melahirkan. ‘’Namun untuk saat ini ruangan OK CITO ini belum difungsikan karena masih menunggu peralatan medis sebagai penunjang utama,’’ jelasnya. Disinggung terkait kapasitas parkir, dia menyebutkan, bagian basement untuk kantong parkir sementara waktu hanya bisa menampung 50 slot parkir mobil. Jumlah ini dirasa masih kurang, mengingat ratarata kunjungan per harinya mencapai 200-300 mobil, belum termasuk sepeda motor yang juga jumlahnya ratusan per hari. Basement gedung A kapasitasnya untuk 55 slot parkir diutamakan untuk pasien dan konsultan. Terkait penambahan kapasitas areal parkir, pihaknya sudah ancang-ancang membuat perencanaan. ‘’Memang parkir masih kurang. Maka itu, gedung Dinas Kesehatan yang di sebelah selatan itu akan dijadikan lahan parkir,’’ ungkapnya. (kmb35)

Kodim Gelar Peningkatan Komsos Gianyar (Bali Post) Guna meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat, jajaran Kodim 1616/Gianyar terus melakukan pembenahan internal. Salah satunya diupayakan dengan program peningkatan kemampuan komunikasi sosial (komsos) anggota Kodim. Kegiatan yang dipimpin langsung Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat ini diselenggarakan di Makodim Gianyar, Selasa (6/3) kemarin. Dandim menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan prajurit TNI dalam berkomunikasi dengan berbagai stakeholder. ‘’Tujuannya meningkatkan pengetahuan prajurit TNI-AD dalam berkomunikasi dengan segenap komponen bangsa, sehingga

memiliki kemampuan untuk dapat memberikan pemahaman kepada komponen bangsa dalam pelaksanaan tugas di wilayah,’’ katanya. Melalui kegiatan ini, prajurit TNI diharapkan lebih baik dalam berkomunikasi dengan masyarakat. ‘’Dari kegiatan ini, sasaran kita meningkatkan kemampuan komunikasi prajurit di wilayah,’’ ucapnya di hadapan para Danramil beserta jajaran TNI lainnya di lingkungan Kodim Gianyar. (kmb35)

PENGARAHAN - Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat saat memberikan pengarahan kepada jajarannya.


JEMBRANA

10 SOSOK

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Dilirik Investor KESERIUSAN Pemkab Jembrana dalam menata objek wisata yang ada di kawasan Gilimanuk, mulai dilirik investor untuk menanamkan modalnya. Sejalan dengan itu, masyarakat Gilimanuk diharapkan mulai berbenah dan menyiapkan diri. Antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Gilimanuk dan juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha saat memberikan pengarahan di Balai Banjar Lingkungan Bali Post/olo Arum Gilimanuk, Selasa I Putu Artha (6/3) kemarin. Bupati Artha mengatakan penataan Gilimanuk akan terus dilakukan. Selain kawasan di Teluk Gilimanuk, pemerintah juga akan menata terminal lama. Di areal yang berada di dekat Pasar Umum Gilimanuk itu akan dibangun pusat kuliner khas Gilimanuk dengan total anggaran senilai Rp 6 milliar. “Saya berharap, warga Gilimanuk ikut memanfaatkan dan merawat fasilitas yang akan dibangun. Yang terpenting saling menjaga agar kawasan Gilimanuk tetap asri” terang mantan anggota DPRD Jembrana dan DPRD Provinsi Bali ini. Investor yang akan datang ke Gilimanuk tersebut, menurut Bupati Artha akan membangun hotel dan wisata air di Teluk Gilimanuk. Bupati juga telah berpesan agar menggunakan SDM yang ada di Gilimanuk. Tetapi, masyarakat Gilimanuk juga harus dituntut untuk siap dengan SDM-nya. “Kami sudah menyiapkan akademi komunitas yang berbasis pariwisata. Saya berharap warga Gilimanuk juga kuliah di sana agar SDM-nya bisa bersaing,” tambah Bupati Artha. Disampaikan Artha, di tahun 2018 Pemkab Jembrana juga membangun Anjungan Cerdas Konservasi yang ada di Jalur Denpasar-Gilimanuk sekitar Cekik-Gilimanuk. Anjungan Cerdas Konservasi adalah proyek penataan lahan untuk lokasi rest area seluas 5 hektar yang berkonsep konservasi, proyek yang masih dikerjakan tersebut menelan dana Rp 796 juta dari APBD. (olo)

Bali Post/olo

PAKET GANJA – Belasan paket ganja diamankan jajaran Polres Jembrana. Kapolres bersama para perwira lainnya dan Ketua BNK Jembrana menunjukkan sejumlah barang bukti dan kedua tersangkanya, Selasa (6/3) kemarin.

Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Kilogram Ganja Pelaku Diduga Jaringan Lapas Kerobokan

Negara (Bali Post) –

Aksi penyelundupan barang terlarang di Pelabuhan Gilimanuk kembali digagalkan petugas Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Kali ini, ganja seberat 12 kilogram berhasil diamankan dari tangan EI (29) asal Desa Sempu Sari, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur. Tak hanya EL, penerima barang haram itu, DS (37), juga ditangkap di Canggu, Kuta Utara, Badung.

Ni Made Sri Sutharmi

Bali Post/olo

Prestasi Terpuruk, Pembinaan Cabor Dievaluasi

Negara (Bali Post) – Pola pembinaan cabang olahraga (cobar) Kabupaten Jembrana mulai dievaluasi. Apalagi selama beberapa tahun belakangan ini, prestasi Jembrana dalam berbagai even terus merosot. Berdasarkan hasil pertemuan dengan KONI Jembrana dan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dikpora) Jembrana, Selasa (6/3) kemarin, disimpulkan ada sejumlah langkah yang harus dilakukan, salah satunya pola penganggaran. Ketua Komisi A DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutarmi ditemui seusai pertemuan kemarin mengungkapkan ada beberapa hal mendasar yang menjadi pemicu menurunnya prestasi. Selain minimnya prasarana, juga faktor anggaran yang kurang proposional di masing-masing cabang olahraga. Selain itu, tidak ada payung hukum untuk mempertahankan atlet-atlet berprestasi sehingga tidak pindah ke daerah lain. “Ada beberapa upaya yang harus dilakukan, salah satunya dari segi penganggaran. Kita usulkan menerapkan sistem prosentase,” terang Dewan dari Yehembang, Mendoyo ini. Persentase anggaran masing-masing cabor yang dimaksud di antaranya mempertimbangkan prestasi, jumlah kegiatan atau even dan jumlah klub. Dari 100 persen anggaran, dipilah 40 persen dibagikan untuk cabor yang memiliki prestasi emas, 40 persen berdasarkan jumlah even atau kegiatan cabor dan 20 persen dari jumlah klub. Sehingga tidak pukul rata masing-masing cabor seperti saat ini. Selanjutnya terkait prasarana pendukung cabor yang jumlahnya masih minim dan ketinggalan, akan dialokasikan ke Dinas Dikpora. Sehingga KONI bisa lebih fokus dalam pembinaan cabor. Begitu juga dengan perlunya dibentuk regulasi pemeliharaan atlet. “Harapannya agar atlet-atlet yang berprestasi bisa dipertahankan. Salah satunya dengan menggandeng pihak-pihak ketiga (perusahaan). Tapi untuk regulasi ini kita masih bahas lebih lanjut,” tambahnya. Dalam pertemuan yang turut dihadiri KONI itu juga muncul harapan dalam masa reposisi (pergantian) pengurus dalam waktu mendatang, memunculkan kepengurusan yang benar-benar mengetahui olahraga dan manajemen pengelolaan. Selain itu diharapkan juga dalam melakukan pembinaan dan menghadapi masalah, baik Dinas Dikpora dan KONI juga intens berkomunikasi dengan DPRD. Seperti diketahui, prestasi kontingen dari Kabupaten Jembrana dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali (Porprov) XII 2017 lalu merosot jauh. Selama kurun waktu 10 tahun, posisi klasemen medali tim Gumi Makepung merupakan yang terburuk yakni sempat menempati juru kunci. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku ini diduga merupakan jaringan Lapas Kerobokan. Bahkan, otak pelaku ini diduga mendekam di lapas terbesar di Bali tersebut. Sementara belasan kilogram ganja yang dikirim melalui Pelabuhan Gilimanuk dan barang bukti lainnya kini diamankan di Polres Jembrana. Kasusnya pun masih dalam pengembangan penyidik. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Selasa (6/3) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman ganja melalui Pelabuhan Gilimanuk. Petu-

gas yang melakukan pemeriksaan rutin di Pos II memperketat pemeriksaan. Pada Rabu (28/2) sekitar pukul 15.00 Wita, melintas sepeda motor Mega Pro warna hitam dengan nopol P 2640 YI. Pengendara motor itu yakni EI yang dicurigai membawa barang terlarang. Ia membawa kardus yang dibungkus karung. Polisi lantas melakukan pemeriksaan dengan disaksikan Gampah Hadi Santoso. Begitu diperiksa, di dalam kardus itu ditemukan 15 paket bungkusan oval yang dibalut dengan lakban. Isi bungkusan itu adalah ganja. Mengetahui hal itu, EL dan barang buktinya pun diamankan ke Polres Jembrana.

Dari keterangan EI, paketan itu hendak dikirim ke seseorang di Canggu, Kuta Selatan. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil membekuk si penerima paketan yakni DS. Dari tas yang digendong DS, petugas juga mendapati tiga paket ganja. Kedua pelaku dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Satnarkoba Polres Jembrana untuk pengembangan lebih lanjut. Dari penangkapan itu, total ganja yang diamankan itu beratnya 12.639 gram bruto dan 12.070 gram neto dengan nilai jual lebih dari Rp 100 juta. Selain kedua pelaku dan ganja, polisi juga menga-

mankan kedua sepeda motor berikut gawai merek Vivo dan Samsung. “Pelaku ini mengantarkan dengan sistem putus dan diduga kuat jaringan dari dalam Lapas Kerobokan,” tandas Kapolres. Ia menambahkan, diduga otak pengiriman dan pengendali barang haram ini mendekam di Lapas. Tangkapan ini merupakan penangkapan dengan barang bukti ganja terbanyak selama penanganan narkoba di Polres Jembrana. Kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yakni menjadi perantara dalam jual beli, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman. Serta pasal 111 ayat (2) memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman. Dengan ancaman pidana

penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling banyak Rp 8 miliar. Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi kinerja jajaran Polres dalam pengungkapan narkoba di Gumi Makepung ini. Kembang juga mengacungi jempol masyarakat yang berani melaporkan terkait narkoba. “Saya harap ada banyak lagi, sehingga masyarakat bersama-sama memerangi narkoba. Stop gunakan narkoba,” ucapnya. Adanya penangkapan ini, juga membuktikan jalur darat melalui Pelabuhan Gilimanuk masih sangat potensial menjadi lalu lintas penyelundupan narkoba. Karena itu, pihaknya berharap seluruh komponen terkait agar ikut memberantas peredaran narkoba. (kmb26)

Optimalisasi JKN

Pemkab Butuh Anggaran Rp 64 Miliar Negara (Bali Post) – Menjelang penerapan program Jaminan Kesehatan Semesta pada tahun 2019 mendatang, Pemkab Jembrana membutuhkan anggaran Rp 64 miliar untuk meng-cover seluruh masyarakat. Namun, anggaran yang diperlukan itu akan menyusut bila ada sharing dengan pemerintah

provinsi (pemprov). Tahun ini, sejatinya Pemkab Jembrana sudah mengalokasikan anggaran untuk 77 ribu jiwa melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah. Namun hingga Maret ini, baru terlaksana 33.923 jiwa. Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi C DPRD Jembrana dengan Dinas Kes-

Bali Post/olo

RAKER – Rapat kerja (raker) Komisi C dengan Dinas Kesehatan membahas kesiapan anggaran untuk pelaksanaan optimalisasi JKN tahun 2019.

ehatan Jembrana, Selasa (6/3) kemarin. Rapat yang membahas kesiapan pelaksanaan optimalisasi JKN tahun depan itu juga mengevaluasi pelaksanaan jaminan kesehatan saat ini. Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama mengatakan secara umum, pemerintah daerah sudah siap melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2017 itu. Dewan meminta pemerintah daerah mempersiapkan optimalisasi pelaksanaan JKN itu bisa diterapkan. Salah satunya, juga terkait anggaran dan jumlah masyarakat keseluruhan yang nantinya ter-cover. “Secara umum sudah siap. Kita juga sudah mulai melaksanaan PBI tahun ini untuk 70 ribu jiwa. Tapi dari pengecekan tadi belum semuanya. Maret ini baru 33 ribu jiwa. Ini nanti kita akan panggil Dinas Sosial,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Dari sisi anggaran, agar JKN ini mencakup keseluruhan masyarakat Jembrana di luar KIS dan JKN Mandiri membutuhkan anggaran hingga Rp 64 miliar. Jumlah itu memang cukup besar, namun akan berkurang bila nanti sharing dengan Pemprov Bali. Jika ada sharing, diperkirakan anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 18 miliar. DPRD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menurutnya, juga akan melakukan konsultasi ke sejumlah daerah yang telah menerapkan dan BPJS Kesehatan Pusat. Hal itu untuk memastikan dalam penerapannya nanti tidak ada permasalahan dan sinkron dengan pelaksanaan JKN saat ini. Selain persiapan optimalisasi JKN, Dinas Kesehatan juga diminta untuk menggenjot anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini agar tidak mubazir. Dewan meng-

ingkatkan pada bulan Juni ini anggaran harus sudah terserap 20 persen. Tahun ini, di Dinas Kesehatan teralokasi DAK untuk Puskesmas Inap Pengambengan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Putu Suasta mengatakan secara umum Jembrana sudah siap menerapkan optimalisasi JKN tersebut. Hanya dari sisi anggaran, bila dilakukan sharing dengan Pemprov maka anggaran akan lebih kecil yakni sekitar Rp 18 miliar. Tahun ini, dari seluruh total masyarakat Jembrana, baru tercover sekitar 60 persen untuk JKN. Baik dari JKN KIS, Mandiri maupun PIB. Sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2017, bupati dan wali kota diminta untuk mengalokasikan anggaran dalam program JKN serta memastikan seluruh penduduk terdaftar dalam JKN. JKN nantinya akan mencakup seluruh penduduk. (kmb26)

Meski Makin Sedikit Menggeluti

Kesenian Leko di Pancardawa Tetap Mampu Bertahan KESENIAN Leko merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup tua di Jembrana. Kesenian yang tergolong langka ini masih bisa ditemui di Banjar Pancardawa, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Tarian tradisional diiringi dengan musik tradisional ini hampir menyerupai musik tradisional bumbung. Seperti kesenian lainnya di Jembrana, gamelan yang digunakan berbahan dasar dari bambu. Dari informasi masyarakat, berkembangnya Leko, kesenian tari dan gamelan ini diciptakan sekitar tahun 1915. Nada serta alunan iringan mengarah ke Legong Keraton. Seiring berjalannya waktu, kesenian ini kalah populer dengan kesenian lainnya dan semakin sedikit yang menggelutinya. Namun hingga kini kesenian Leko masih mampu bertahan. Bahkan beberapa kali, kesenian langka ini pentas di Pesta Kesenian Bali (PKB). Bangkitnya kesenian kuno ini, dimulai di era Bupati Jembrana Ida Bagus Indugosa. Pada saat itu, sejumlah kesenian kuno yang sudah jarang ditemui kembali dihidupkan dengan pembinaan dan ruang untuk pentas di ajang event-

event kesenian. Bahkan tampil saat even budaya PKB. Kini, beberapa penari sudah berusia sepuh. Di antara para penari itu kini sudah tak sekuat dulu lagi, sehingga untuk menari sudah tidak mampu. Salah satu penggiat seni Leko, I Nyoman Dika, mengungkapkan kesenian Leko ini kendati tidak ada catatan pasti, namun secara turun-menurun kesenian ini diketahui diciptakan sekitar tahun 1915. Dari penuturan para penglingsir kesenian Leko sudah ada jauh sebelum Indonesia Merdeka. Kesenian ini tercipta bermula dari masyarakat agraris di Pendem seusai menanam padi di lahan sawahnya. Setelah melakukan tahap perabasan padi, sembari melepas lelah

usai bercocok tanam, mereka membuat gamelan dari bambu. Bahan yang mudah ditemui saat itu. Selanjutya tetabuhan dari hasil alat musik bambu itu mereka sebut dengan Leko. Dari penuturan, pencipta musik gamelan tradisional Leko ini bernama Wayan Tragi. Kemudian dibantu temannya, Wayan Dresta, membantu mengembangkan kesenian itu. Awalnya menurutnya, hanya berupa gamelan. Namun seiring berjalannya waktu, kesenian gamelan itu berkembang dengan tarian. Dalam musik Leko, ada sejumlah istilah. Seperti Sebitan Penyalin, Ngendih-ngendih api dan Cunguh Landak. Istilah itu secara turun temurun masih digunakan hingga saat ini dan diterapkan dalam gamelan. Berlanjut pada tarian. Secara umum, tarian Leko tidak terlalu beda jauh dengan tarian Legong. Setelah kesenian ini berkembang, bertambah kesenian dari alat bambu lain yang tercipta seperti Bumbung Grantang dan Bumbung

Bali Post/dok

PENARI LEKO - Salah satu penari Leko yang sudah berusia lanjut di Pancardawa, Nengah Nawar. Kepyak. Diakui, di zaman modern ini, regenerasi seni Leko ini memang sangat susah. Para remaja terutama di bagian menabuh atau penabuh gamelan kurang meminati. Tetapi untuk tarian, para generasi muda

sudah mulai banyak yang berminat. Kesenian langka ini masih mendapat tempat bahkan menjadi perhatian tamutamu dari luar negeri. Sejumlah pemerhati kesenian ini di Pancardawa secara konsisten melestarikan Leko. (olo)


BALI DWIPA

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Figur

Bermanfaat bagi Masyarakat KOMUNIKASI sosial (komsos) sebagai salah satu metode pembinaan teritorial atau binter merupakan hal penting untuk memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi terhadap segenap komponen bangsa. Tujuannya untuk meningkatkan partisipasi dalam konteks pertahanan negara serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran tentara harus bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat. “Sesuai UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI bahwa Tugas Pokok TNI termasuk TNI-AD sebagai bagian integral dari TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegas Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana, Senin (5/3) lalu, saat memberikan arahan pada pembukaan Peningkatan Kemampuan Komsos Prajurit di Aula Makorem, Denpasar. Menurut Danrem, melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara yang dalam pelaksanaan tugas pokok tersebut dijabarkan dalam tugas operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP). Salah satu tugas OMSP adalah melaksanakan tugas memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta atau sishanta. “Implementasi tugas pemberdayaan wilayah pertahanan tersebut melalui pembinaan teritorial atau binter yang juga menjadi salah satu fungsi utama dari TNI-AD,” ungkapnya. Binter tidak hanya menjadi tugas satuan, tetapi merupakan jati diri yang melekat pada setiap prajurit TNI-AD yang dilaksanakan dalam tugas sehari-hari. Dalam berinteraksi dengan seluruh komponen bangsa, baik itu dengan aparat pemerintah, rakyat dan komponen lainnya, anggota TNI-AD harus memiliki lima kemampuan teritorial yang salah satunya adalah kemampuan komsos. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut memiliki kemampuan yang baik dan fleksibel untuk bergaul dengan masyarakat. Dengan demikian yang menjadi tugas pokok dan keinginan yang terbaik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara akan menjadi pemahaman yang sama bagi seluruh komponen bangsa. Pada akhir arahannya, Kolonel Widiyana kembali mengingatkan sebagai insan teritorial harus bisa menjaga komunikasi yang baik dengan rakyat, terlebih bisa membantu apa yang menjadi kesulitan rakyat. “Kehadiran prajurit TNI harus bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” harapnya. (rah)

11

Putus Internet Saat Nyepi Bisa Berdampak pada Keamanan Dikhususkan untuk ’’Smartphone’’ Denpasar (Bali Post) -

Seruan bersama untuk mematikan internet saat Nyepi sebetulnya bukanlah permintaan baru. Tahun lalu, hal ini juga sudah pernah disampaikan namun tak bisa direalisasikan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Pasalnya, putusnya internet akan berdampak besar. Salah satunya pada aspek keamanan Bali sendiri. “Dari tahun lalu sebenarnya sudah ada seperti ini. Tapi setelah kita bersama dewan (DPRD Bali) dan KPID berkoordinasi ke Kementerian, dampaknya cukup besar berkaitan dengan keamanan, berkaitan dengan keberadaan bandara kita, pariwisata kita,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Provinsi Bali Nyoman Sujaya yang dikonfirmasi, Selasa (6/3) kemarin. Sujaya menjelaskan, jika terjadi sesuatu pada keamanan Bali, pihak kepolisian juga membutuhkan jaringan internet untuk mengatasinya. Termasuk jika terjadi bencana. Khusus untuk salah

satu isi seruan bersama dari majelis-majelis agama dan keagamaan Provinsi Bali tahun ini, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak provider penyedia jasa seluler. Dalam koordinasi itu, internet yang dimaksud mengerucut pada internet untuk smartphone/ handphone (HP). “Maksudnya dikhususkan internet yang di HP. Sedangkan internet yang berkaitan dengan pelayanan lainnya tetap berjalan seperti biasa. Jadi, pelayanan berkaitan dengan keamanan, di rumah sakit, di hotel masih bisa jalan,” jelasnya. Menurut Sujaya, hal ini pun masih akan dikoordi-

nasikan lagi dengan Kementerian Kominfo. Terutama meminta pertimbangan menyangkut pelaksanaan secara teknis. “Nanti dari DPRD Bali, Komisi I akan berkoordinasi tanggal 9 Maret ke Kementerian Kominfo berkaitan siaran TV, radio dan internet. Setelah itu, hasil koordinasi rencananya disosialisasikan Senin mendatang,” jelasnya. Diwawancara terpisah, Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, seruan bersama yang terdiri atas 8 poin kesepakatan itu sejatinya merupakan imbauan. Termasuk pada poin keempat yang tertuang mengenai provider penyedia

jasa seluler diharapkan untuk mematikan data seluler (internet) dari hari Sabtu, 17 Maret 2018 pukul 06.00 Wita sampai dengan Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 Wita. Lantaran merupakan imbauan, masyarakat Bali diminta untuk tidak gelisah dan emosi. Sebab, imbauan tersebut sejatinya diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap umat Hindu yang merayakan Nyepi di Bali. “Karena di internet itu kan banyak hiburan. Dalam catur brata panyepian itu kan ada amati lelanguan, tidak boleh menghibur. Tapi banyak yang tersinggung berat dan sebagainya, bahkan ada yang mengancam Ketua Parisada, itu wajar saja,” ujarnya. Menurut Sudiana, imbauan itu sudah diusulkan kepada Kemenkominfo. Kalau memang diterima oleh provider penyedia jasa seluler,

maka akan bagus. Tapi kalau tidak, tidak ada sanksi yang diberikan kepada mereka. Kendati, pihaknya berharap provider penyedia jasa seluler bisa mengerti agar perayaan Nyepi sekali dalam setahun ini dapat dilaksanakan dengan tenang. “Seluruh umat Hindu jangan gelisah, banyak sekali kritik yang sudah masuk ke kita. Tapi kalau dapat merasakan nikmatnya tidak menggunakan media sosial satu hari itu, ketagihan nanti,” imbuhnya. Sudiana menambahkan, pada saat Nyepi, komunikasi dengan Tuhan tidak perlu menggunakan sarana apaapa lagi. Namun cukup dengan menyatukan pikiran, perkataan, dan perbuatan. “Pada saat itu, kalau kita bisa melaksanakan dengan baik, akan merasakan bagaimana beragama,” tandasnya. (kmb32)

Pilgub Bali

Paslon Dilarang Buat Ucapan Selamat Nyepi

Denpasar (Bali Post) Pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 dilarang membuat ucapan selamat hari raya Nyepi. Baik dalam bentuk pemasangan alat peraga seperti baliho, maupun ucapan di media cetak dan elektronik. Larangan ini juga berlaku bagi paslon yang ingin mengucapkan selamat Nyepi atas nama pribadi, atau dalam kapasitas jabatan lain seperti ketua partai. “Jika yang bersangkutan adalah ketua partai, tapi dia adalah juga pasangan calon, dia akan terikat pada ketentuan kampanye, sehubungan dengan yang bersangkutan adalah pasangan calon,” ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi usai menggelar rapat koordinasi menyongsong hari raya Nyepi pada masa kampanye Pilgub Bali 2018 di Kantor KPU Bali, Selasa (6/3) kemarin. Sesuai jadwal, lanjut Raka Sandi, memang tidak ada pelaksanaan kampanye pada saat hari raya agama Hindu dan agama lainnya. Khusus Nyepi, libur kampanye bahkan dimulai pada saat pangerupukan (16 Maret), Nyepi (17 Maret), hingga ngembak geni (18 Maret).

Jelang hari raya itu tiba, kampanye tetap boleh dilakukan dengan tidak melanggar ketentuan yang ada. Dalam hal ini, paslon tetap harus menghormati hari raya dengan tidak mengucapkan selamat Nyepi pada substansi atau unsur kampanye. “Jadi misalnya, apakah boleh ada salah satu paslon atau tim kampanye memasang baliho ucapan selamat di titik yang diatur KPU, tentu menurut kami itu tidak boleh. Saya kira pandangan Bawaslu juga sudah tegas itu tidak boleh,” jelasnya didampingi anggota KPU Bali Wayan Widhiasthini. Raka Sandi menambahkan, ucapan selamat Nyepi juga tidak boleh disampaikan di media cetak dan elektronik. Mengingat, KPU telah memiliki tahapan dan jadwal untuk memfasilitasi paslon di media cetak dan elektronik sesuai ketentuan yang ada. Kemudian menyangkut tradisi ogohogoh saat Nyepi, pihaknya mengimbau para pihak dan masyarakat untuk tidak memakai atribut atau membuat ogoh-ogoh yang mengandung unsur kampanye paslon. “Prinsip kami sama dari pemilu ke pemilu bahwa pelaksanaan kampanye sesuai dengan ketentuan. Perayaan

Bali Post/kmb32

KOORDINASI - Rapat koordinasi menyongsong hari raya Nyepi pada masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 dilangsungkan Selasa kemarin. Kegiatan itu dihadiri KPU Bali, Bawaslu Bali, Badan Kesbangpol Bali, tokoh-tokoh agama, serta Tim L.O. KBS-ACE dan Mantra-Kerta. keagamaan tidak kemudian dicampuradukkan dengan kampanye. Sanksi tegasnya tentu ada di Bawaslu. Tapi bagi kami secara administratif itu bisa dikategorikan kampanye di luar jadwal. Tentu KPU bisa menindaklanjuti secara

administrasi dan berkoordinasi dengan Bawaslu untuk mengambil langkah-langkah,” tandasnya. Senada dengan KPU, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia juga menyatakan paslon tidak boleh memasang baliho,

spanduk atau billboard ucapan selamat hari raya Nyepi. “Ucapan selamat sepanjang memuat nama dan foto paslon jangan dilakukan. Meskipun atas nama ketua partai, namun tetap melekat sebagai paslon,” ujarnya. (kmb32)

Hasil Pendidikan Tak Boleh Semu Memprihatinkan, Narkoba Jaga Netralitas Sekolah Harus Jujur Polisi Dilarang ”Selfie” Rambah Pelosok Desa Saat Laksanakan UN

dengan Paslon

Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose terus menggaungkan netralitas anggota Polri selama pilkada. Bahkan, sudah disosialisasikan dan dilaksanakan 13 aturan yang dibuat Kapolri agar anggotanya tidak ikut terlibat dalam politik praktis. Salah satunya yaitu anggota dilarang foto bersama dengan pasangan calon (paslon). Namun tidak semua foto yang ada polisinya dan paslon dilarang. Foto yang dilarang tersebut akan dinilai dari berbagai aspek. “Bapak Kapolda mengambil contoh ada polisi sedang melaksanakan tugas pengamanan kampanye. Saat paslon melintas di samping polisi tersebut terus ada orang yang memotretnya dan itu tidak melanggar. Yang dilarang adalah polisi yang sengaja berfoto bersama atau selfie dengan paslon bentuk dukungan atau ikut berkampanye,” tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Selasa (6/3) kemarin. Jika ada oknum polisi ikut berkampanye dan mendukung salah satu pasangan calon secara diam-diam, Kapolda memerintahkan Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol. Benny Arjanto untuk melakukan tindakan tegas. Sampai saat ini, belum ada pelanggaran yang dilakukan anggota Polda Bali. “Selalu diingatkan personel Polda Bali akan tetap menjaga netralitas selama pilkada berlangsung,” ujarnya. Berbagai langkah telah dilakukan Polda beserta jajaran untuk mewujudkan pilkada yang aman dan damai di Pulau Dewata ini. Hingga saat ini, belum menemukan adanya hal-hal yang mengganggu pelayanan publik dan antisipasi segala kemungkinan yang terjadi pada tahap kampanye sudah dilakukan. Sebagai upaya preventif dalam mewujudkan pilkada damai, pihaknya sudah melaksanakan delapan kegiatan, yaitu pergelaran personel Ditsabhara, latihan Sispamkota, magibung kamtibmas, tatap muka TNI-Polri dengan penyelenggara pilkada, olahraga bersama, deklarasi pilkada damai, melaksanakan seminar dengan civitas akademika serta melaksanakan seminar dengan media. “Polda Bali juga akan menggelar kejuaraan tenis meja dengan nama Kapolda Cup Tahun 2018 yang akan digelar mulai dari tanggal 9 sampai dengan 11 Maret 2018, dalam rangka menyongsong pilkada damai. Peserta dilibatkan di antaranya kedua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta penyelenggara pilkada,” ungkap Hengky. Hal sama juga disampaikan Kasat Sabhara Polres Badung AKP Putu Agus Adhy Wijaya. Di hadapan personel yang terlibat pengamanan deklarasi salah satu paslon, AKP Adhy menegaskan agar melaksanakan tugas sebaikbaiknya, hindari pelanggaran dan mengingatkan bahwa anggota Polri netral. Selain itu, dalam pengamanan kegiatan yang melibatkan ribuan orang tersebut, hendaknya dilaksanakan dengan humanis dan mengedepankan pelayanan tapi tetap waspada. (kmb36)

PEREDARAN narkoba kian masif. Bahkan telah menyusup hingga ke seluruh lapisan masyarakat dan merambah ke pelosok desa. Kondisi ini membuat BNNP Bali prihatin dan memberikan perhatian khusus untuk memeranginya. Agar upaya tersebut berhasil, kontribusi nyata dari masyarakat khususnya peran kepala desa, perangkat desa dan pecalang sangat diharapkan. “Perangkat desa khususnya pecalang yang selalu berhubungan dengan masyarakat, harus dapat aktif dan hadir saat dibutuhkan masyarakat. Itu merupakan peran preventif dan deteksi dini terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kabag Umum AKBP Sang Gede Sukawiyasa, saat membuka pelatihan penggiat antinarkoba di lingkungan masyarakat, Selasa (6/3) kemarin, di Denpasar Timur. Peredaran narkoba telah merambah hingga ke pelosok desa. Hal ini tentu saja harus menjadi perhatian khusus. Di sinilah diharapkan kontribusi nyata dari masyarakat khususnya kepala desa dan perangkat desa, khususnya pecalang yang menjalankan fungsi security di lingkungan terdekat. Menurut Brigjen Suastawa, Perda No. 3 Tahun 2001 tentang Desa Pakraman dalam pasal 17 menyebutkan keamanan dan ketertiban wilayah desa pakraman dilaksanakan oleh pecalang. Namun saat ini, peran pecalang semakin luas dengan ikut aktif dalam

upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Action plan pecalang sebagai relawan antinarkoba yaitu pecalang tentu harus diberikan pelatihan sebagai penggiat, sebagai informan BNN dalam mengawal kegiatan P4GN, ikut serta dalam sweeping di lingkungan, mengawasi pelaksanaan rehabilitasi di lingkungan, menghadirkan BNN sebagai narasumber apabila dibutuhkan penyuluhan narkoba dan perpanjangan tangan untuk konsultasi dan pemecahannya. Sedangkan peran kepala desa dalam P4GN yaitu sebagai pelopor dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program pemberantasan narkoba, deteksi dini dalam penyalahgunaan narkoba. Sebagai tokoh dan panutan masyarakat, wajib melaporkan bilamana terjadi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakatnya. Peran serta masyarakat dalam menyukseskan program P4GN telah diatur dalam Undang-undang No. 35 Tahun 2009. “Perangkat desa selaku tokoh masyarakat sangat berperan untuk membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mereka selalu bersinggungan langsung dengan masyarakat sehingga mempunyai kesempatan yang besar untuk membantu melakukan pencegahan peredaran narkoba, dengan aktif menggandeng Babinsa, Bhabinkantibmas, pecalang, serta unsur aparat terkait,” tegasnya. (rah)

Bali Post/ist

PENGGIAT ANTINARKOBA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa membuka pelatihan penggiat antinarkoba.

Denpasar (Bali Post) Bali tahun ini masih belum bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer atau UNBK 100 persen. Di tingkat SMA/SMK, UNBK 100 persen hanya dilaksanakan delapan kabupaten/kota minus Karangasem. Di tingkat SMP, UNBK bahkan baru terlaksana 100 persen di satu kabupaten saja yakni Bangli. “Persyaratan pusat itu sekolah boleh melakukan UNBK tapi harus di satu tempat. Tapi di Karangasem, ada sekolah yang siswanya banyak tapi komputernya tidak mencukupi. Bisa dilaksanakan di tempat lain (2 tempat - red), tapi aturan tidak memungkinkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani di ruang kerjanya, Selasa (6/3) kemarin. Menurut TIA, sekolah-sekolah seperti itu di Karangasem tidak diizinkan melaksanakan UNBK oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini, proses verifikasi langsung dilakukan oleh Kepala Balitbang Kemendikbud RI. Sesuai data proyeksi UN 2018 di Dinas Pendidikan Provinsi Bali, ada 6 SMA (788 siswa) dan 4 SMK (863 siswa) di Karangasem yang akhirnya melaksanakan ujian nasional kertas pensil (UNKP). Sedangkan sekolah yang melaksanakan UNBK di seluruh Bali, terdiri atas 178 SMA (29.376 siswa) dan 165 SMK (29.420 siswa). UN SMK digelar 2-5 April dan UN SMA pada 9-12 April. Untuk SMP, UNBK dan UNKP digelar 23-26 April. “Kalau UNBK, kita sudah tidak masalah. Menyontek tidak bisa, bocorin soal dan jawaban tidak bisa, kerja sama juga tidak mungkin. Untuk UNKP, sekarang akan dibuat 20 paket soal. Jadi soalnya tidak sama untuk semua siswa dalam satu kelas.

Semua soal sepenuhnya produk pusat,” imbuhnya. TIA menambahkan, UNBK maupun UNKP dengan 20 paket soal tetap mengutamakan integritas. Kendati, hasil UN kini tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Namun, UN digelar oleh pemerintah pusat untuk mengetahui kualitas pendidikan. Oleh karena itu, sekolah-sekolah di Bali diharapkan tetap objektif dan menjaga transparansi penyelenggaraan ujian. “Kalau kita tidak jujur, kan kita tidak tahu apa anak kita pintar, bodoh atau bagaimana. Hasil ujian itu dipakai Kemendikbud sebagai referensi untuk mengetahui uang pemerintah yang begitu besar untuk pendidikan benarkah sudah berkorelasi dengan kualitas pendidikan. Jadi, sekolah harus jujur,” jelasnya. Diwawancara terpisah, anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, guru-guru tidak boleh lagi mengerjakan soal UN siswa. Ataupun jangan lagi memberikan bocoran jawaban demi meraih rata-rata nilai tertinggi sebagai indikator keberhasilan sekolah. Sebab, hal itu hanyalah bentuk keberhasilan semu yang tidak baik bagi dunia pendidikan Bali. “Tahun 2016 kan sudah terbukti. Kategori pendidikan Bali masuk 3 besar nasional. Tapi dalam ujian penerimaan mahasiswa baru justru berada di luar 10 besar. Ini kan tidak linier,” ujar anggota Komisi II ini. Menurut Adhi Ardhana, kejujuran sekolah harus dimulai dari ujian di tingkat SD. Dengan demikian, penerimaan siswa di tingkat SMP bahkan SMA/SMK juga akan bagus. Hal ini tentu berdampak pada kualitas pendidikan di Bali yang lebih baik dan tidak lagi semu. (kmb32)


KLUNGKUNG

12 SOSOK Perhatikan Keselamatan

PENGENDARA roda dua maupun roda empat harus benarbenar memperhatikan aspek keselamatan. Menonton video maupun menggunakan handphone sangat pantang dilakukan saat berkendara. Hal tersebut penting untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. “Mengendarai kendaraan sambil menonton video maupun menggunakan handphone bisa berbahaya bagi keselamatan diri maupun orang lain, karena konsentrasi pasti akan terbagi,” kata Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Taufan Rizaldi, Selasa (6/3) kemarin. Jika itu dilanggar, sanksi tilang siap mengganjar. Sama halnya dengan melawan arus, tidak memakai helm, mabuk saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara kendaraan roda dua. “Pelanggaran ini harus dihindari. Pengendara harus perhatikan aspek keselamatan,” tegasnya. Mengantisipasi munculnya hal itu, Polres Klungkung, khususnya Satlantas melaksanakan Operasi Keselamatan Agung 2018. Ini lebih fokus menyasar tiga jalur yang dianggap rawan terjadi pelanggaran, yakni Jalan Puputan, Jalan Diponegoro dan By-pass Ida Bagus Mantra. “Jika ditemukan ada pelanggaran dari 7 jenis itu, sebagaimana UU No. 22 Tahun 2009, langsung akan dikenakan sanksi berupa tilang,” ucapnya. Angka kecelakaan lalu lintas pada 2017 turun hingga 30 persen dibandingkan 2016. Namun, angka penindakan justru meningkat. Menyikapi ini, sosialisasi ketertiban semakin digencarkan. Sasarannya tak hanya masyarakat umum, namun juga langsung masuk ke sekolah-sekolah. “Meski angka kecelakaan setiap bulan cenderung mengalami penurunan, ketertiban lalu lintas tetap rutin disosialisasikan. Sasarannya mulai dari jenjang TK sampai SMA. Hal ini pun diharapkan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan oleh tenaga pendidik,” tandasnya. (sos)

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Puluhan Jabatan Lowong, Isu Mutasi Mencuat

Semarapura (Bali Post) Puluhan jabatan struktural di lingkungan Pemkab Klungkung lowong. Hal tersebut dikarenakan pejabat sebelumnya pensiun. Sejalan dengan itu, isu mutasi pun mencuat. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati I Wayan Sugiada berencana melakukan mutasi tersebut. Namun sebelum hal itu dilakukan, harus ada izin tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kalau usulan pasti ada saja. Jabatan kosong itu dinamika organisasi,” katanya, baru-baru ini. Guna mendukung rencana itu, pejabat asal Tabanan ini mengaku sudah minta Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra untuk mengumpulkan data jabatan yang lowong. Jika ada mutasi, maka akan dilakukan pada eselon III dan IV. Sementara untuk eselon II belum memungkinkan lantaran prosesnya panjang dan melalui panitia seleksi. Terlebih, jabatan Pjs. Bupati hanya sampai 23 Juni 2018. “Kalau bisa kita usulkan ke Kemendagri (pengisian-red). Kalau ada izin tertulis, ya kami lakukan. Kalau tidak ada, ya tidak

berani,” jelasnya. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung Komang Susana, Selasa (6/3) kemarin menjelaskan, sesuai data terakhir, tercatat ada

29 jabatan yang lowong. Rinciannya, 1 eselon IIb, yakni kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), 3 eselon IIIa, 6 eselon IIIb, 16 eselon IVa dan 3 eselon IVb. “Yang lowong ada sejak

akhir 2017. Sekarang masih diisi dengan pelaksana tugas (Plt.),” ungkapnya. Terkait rencana mutasi, ia enggan berkomentar. Seluruhnya berada di tangan Pjs. Bupati. Namun demikian, kembali diulas, jika melakukan itu harus ada izin tertulis dari Kemendagri. “Kalau tidak Pilkada, bisa langsung mutasi. Tapi sekarang kan Pilkada, harus ada izin dari Kemendagri,” sebutnya. Pejabat asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan ini me-

nyampaikan dalam pengisian jabatan eselon II secara definitif harus juga melalui Panitia Seleksi (Pansel). Sementara untuk III dan IV, tanpa proses itu. “Kalau di pemkab, proses pengisiannya tidak membutuhkan waktu lama. Tetapi izin dari kemendagri ini yang lama menunggu. Sebab saya dengan banyak daerah yang juga melakukan ini. Tetapi kalau memang ada mutasi, kami siap dalam urusan data,” tandasnya. (kmb45)

Pencanangan Imunisasi JE

Sasar Ribuan Anak, Pemkab Ajak Masyarakat Ikut Menyukseskan

SUASANA SDN 1 dan SMP Satap Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah siswa terlihat cemas, khawatir dan berpegangan satu sama lain. Bahkan ada yang bersembunyi akibat kehadiran puluhan petugas kesehatan berseragam ungu yang akan melakukan suntik imunisasi Japanese Encephalitis (JE), Selasa (6/3) kemarin. Sekolah ini menjadi lokasi pencanangan kampanye imunisasi JE untuk Kecamatan Banjarangkan. Ditandai pemukulan gong oleh Pjs. Bupati Klungkung Wayan Sugiada, disaksikan anggota DPRD Wayan Widana, Sekda Gede Putu Winastra, Camat, Kepala OPD terkait, Kepala Puskesmas se-Kecamatan Banjarangkan serta Perbekel.

Kepala Dinas Kesehatan Ni Made Adi Swapatni dalam laporannya yang dibacakan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, drg. Wayan Jaya Putra menyatakan imunisasi ini untuk memutus rantai penularan penyakit JE. Kurun waktu tiga tahun, di Kabupaten Klungkung pernah ada 4 orang yang teridap. “Bali masuk sebagai daerah endemis. Ini berpotensi memicu merebaknya virus JE. Ini perlu diantisipasi,” ungkapnya. Imunisasi ini menyasar 38.936 anak pada usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, dengan target cakupan minimal 95 persen. Pelaksanaan berlangsung dua tahap. Maret menyasar anak-anak yang telah duduk di bangku sekolah dan April untuk anakanak balita melalui pos pe-

Bali Post/ist

PANTAU - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada memantau pelaksanaan pencanangan imunisasi JE di SDN 1 dan SMP Satap Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (6/3) kemarin.

layanan kesehatan. Pada Mei 2018, imunisasi ini akan menjadi salah satu imunisasi dasar dengan menyasar anak umur 10 bulan. “Kalau pembiayaannya berasal dari APBN, GAVI, PATH, BOK, APBD dan sumber lain yang sah,” jelasnya. Pada imunisasi dasar, partisipasi masyarakat untuk mengajak anaknya ke pos pelayanan tergolong tinggi. Hal serupa diharapkan juga terjadi pada imunisasi JE. “Kami mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan program ini. Kalau ada anak yang belum tersentuh, petugas akan melakukan penyisiran. Kami ingin seluruhnya bisa tersasar,” katanya. Sementara itu, Pjs. Bupati Klungkung Wayan Sugiada menjelaskan kemunculan penyakit JE sangat berhubungan dengan keadaan lingkungan seperti kedekatan kandang hewan dengan pemukiman, banyaknya tempat berkembang biak nyamuk dan tingginya tingkat kepadatan populasi nyamuk culec. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah optimal dalam rangka pengendalian, supaya lingkungan tetap bersih dan sehat. Contohnya melakukan gotong royong dan pemberantasan sarang nyamuk serta meningkatkan perilaku hidup sehat. “Dengan semangat gotong royong yang telah menjadi tatanan masyarakat Kabupaten Klungkung, tentunya akan dapat mendorong masyarakat menjadi sehat menuju Klungkung yang unggul dan sejahtera,” ujarnya. (ad0282)

Revitalisasi Pasar Semarapura

Pembongkaran Blok A Ditarget Mei

Semarapura (Bali Post) Revitalisasi blok A Pasar Semarapura, Klungkung telah dirancang pemkab terealisasi tahun ini. Bahkan, pembongkarannya ditargetkan paling lambat Mei mendatang. Hal tersebut mengharuskan ratusan pedagang dipindah ke lokasi lain. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa menjelaskan rencana pembangunam tersebut sudah memasuki pelelangan Detail Engineering Design (DED), termasuk langsung ke perencanaan. “Tanggal 7 (hari ini-red) ada rekanan yang ingin mengetahui soal DED-nya. Ini akan dibahas. Nanti pelelangan sekalian masuk untuk perencanaan,” jelasnya, Selasa (6/3) kemarin.

Pejabat asal Jembrana ini menyatakan sesuai rencana pembongkaran pasar berlantai dua itu paling lambat Mei mendatang. Pelaksanaannya melalui penunjukan langsung. Sebelum itu, 200 lebih pedagang dipindahkan ke lokasi sementara, yakni areal parkir dan beberapa di lantai dua blok C yang jaraknya sekitar 200 meter. “Di parkir, ada bangunan lama. Itu akan diskat. Di lantai dua blok C juga ada yang kosong. Ini bisa jadi tempat sementara,” katanya. Pemindahan ini tak dipungkiri harus didukung aspek keamanan. Mengantisipasi kehilangan barang milik pedagang, selama pembangunan nantinya barang-barang jualannya diminta untuk membawa pulang. “Nanti bisa pagi bawa ke pasar.

Kalau tutup bawa pulang lagi. Barang-barang jualannya banyak yang berharga,” sebutnya. Rencana ini sudah disosialisasikan sekitar sebulan lalu. Menghindari keluhan, akan kembali diberikan penegasan. “Ini akan kembali disampaikan secara persuasif,” imbuhnya. Seperti berita sebelumnya, revitalisasi ini tidak akan merubah ukuran bangunan. Anggaran yang disiapkan pemkab mencapai Rp 10,7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Pasar ini nantinya memiliki konsep modern, namun tetap menjual produkproduk lokal yang datang dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ini juga akan dilengkapi eskalator dan tempat pameran produk. (kmb45)

Bali Post/sos

REVITALISASI - Blok A Pasar Semarapura direvitalisasi tahun ini. Pembongkaran ditarget Mei mendatang.

Bali Post/sos

ASN - ASN di lingkungan Pemkab Klungkung. Saat ini puluhan jabatan masih lowong. Menyikapi itu, mencuat rencana mutasi.

Topik : pengentasan pengangguran

SOLUSI

Gali Potensi Lapangan Kerja Pemberdayaan Masyarakat ANGKATAN kerja di Kabupaten Klungkung berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 mencapai 105 ribu orang. Angka tersebut berusia 15 sampai 59 tahun. Usia yang masih masuk dalam kategori produktif. Namun, realita menunjukkan, masih ada 1.471 jiwa menyandang status pengangguran. Guna mengentaskan pengangguran itu langkah apa yang dilakukan pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam pilkada serentak 2018? Cabup Tjokorda Bagus Oka mengungkapkan pengentasan pengangguran menjadi salah satu fokus jika terpilih memimpin Klungkung bersama cawabup. Strategi yang ditawarkan dengan memperbanyak lapangan pekerjaan melalui penggalian potensi daerah, salah satunya bidang pariwisata. Ini dinilai akan memberikan dampak positif, tidak hanya generasi muda, namun juga tua

yang bergelut dalam usaha berbasis perekonomian. “Ini harus dikembangkan. Gali sumbersumber lapangan pekerjaan baru,” ungkapnya, belum lama ini. Tak hanya itu, cabup nomor urut 1 ini juga akan menggalakkan latihan keterampilan yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja. Di sana, masyarakat akan dididik menjadi tenaga kerja profesional, sehingga bisa bersaing dengan masyarakat lain. “Kita pemerintah membantu dari segi anggaran pelatihan. Ini harus dibangkitkan. Pola pikir juga harus diubah. Harus bisa berpikir maju,” tegasnya. Sementara itu, terkait pengangkatan sebagai tenaga kontrak di pemkab, menurutnya itu bukan solusi utama. Bahkan, dirinya terkesan enggan memberlakukan ini ke depannya. Sebab akan membenani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan membuat yang bersangkutan tidak berkembang. Terlebih jika upah yang didapatkan di bawah Upah Minimum Kabupaten (UKM). “Sekarang tenaga kontrak sudah ribuan. Ini bayarnya siapa? Pusat? Bukan. Itu dari PAD murni,” imbuhnya. (sos)

PENGENTASAN pengangguran juga menjadi fokus untuk dituntaskan paslon I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta. Sebab, hal itu sangat berpengaruh dalam peningkatan kesejahteraan. Dalam hal ini, nantinya tak hanya dilakukan dengan memaksimalkan penciptaan lapangan kerja, salah satunya pada Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) maupun potensi lainnya. Lebih penting dari itu, dengan memberdayakan masyarakat. Generasi muda khususnya diberikan pelatihan kewirausahaan. Ini tak hanya penting untuk memberikannya ruang menggali penghasilan. Namun, juga sekaligus mewujudkan Sumber Daya Manusia yang memiliki daya saing, berintegritas dan tidak pragmatis. “Mereka juga akan bisa mengajarkan kepada orang lain. Mereka akan bisa berpikir logis,” tegasnya. Tak hanya itu, pria asal Nusa Ceningan ini juga memandang pengentasan pengangguran bisa dikerjasamakan dengan Balai Lati-

han Kerja maupun lembaga pendidikan yang bergelut di bidang kepariwisataan maupun tenaga kerja ke luar negeri. Pemkab dalam hal ini akan mengambil anak muda yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan kemudian dididik serta difasilitasi pemberangkatannya. “Selama ini kita hanya rutin memberikan sembako. Ini tak akan menyelesaikan masalah. Bantu dengan pekerjaan,” ucapnya. Pengentasan pengangguran juga bisa dilakukan dengan memaksimalkan program padat karya yang dilaksanakan desa, terutama bidang pembangunan. Program ini dapat menyerap tenaga kerja cukup banyak dan memberikan pendapatan cukup menjanjikan. “Peran desa juga harus digenjot,” tandasnya. (sos)


EKONOMI

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

13

Bibit Sawi Asal Korea Selatan Berisi Bakteri

Jakarta (Bali Post) – Balai Besar Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menemukan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) pada komoditas pertanian yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta, Eliza Suryati Roesli, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/3) kemarin, mengatakan bakteri yang ditemukan bernama Pseudomonas Firidiflava yang terbawa dari bibit sawi putih asal Korea Selatan dan Tobacco Streak Virus (TSV) yang terbawa oleh media pembawa biji kedelai asal Kanada. ‘’Ada bakteri phytosanitary yang bisa dibayangkan bagaimana dampaknya, bakteri berbahaya yang belum ada di Indonesia dapat merugikan produksi pertanian petani kita,’’ kata Eliza. Eliza mengatakan bakteri tersebut termasuk dalam OPTK Golongan 1, yaitu bakteri tumbuhan berbahaya yang belum pernah ditemukan di Indonesia dan tidak dapat dibebaskan dengan cara perlakuan. Kedua bakteri tersebut belum pernah ditemukan di wilayah Indonesia dan jika tersebar pada tanaman inang dapat merusak produksi tanaman tersebut. Media Pembawa 300 kg bibit sawi putih tersebut di impor oleh PT East West Seed, salah satu importir yang telah memiliki Instalasi Karantina Tumbuhan. Sementara itu, 1 kg biji kedelai diimpor oleh PT Exindo Karsa Agung. Eliza menyebutkan kedua jenis media

pembawa ini telah disiapkan Sertifikat Phytosanitary dari negara asal oleh para importir namun sesuai SOP, karantina Soekarno-Hatta tetap wajib melakukan tindakan pemeriksaan karantina terhadap media pembawa tersebut. ‘’Meskipun media pembawa tersebut telah disertifikasi oleh negara asal, tapi kami tidak boleh lengah, atau percaya begitu saja, tanpa melakukan uji laboratorium,’’ katanya. Ia menambahkan bahwa 300 kg bibit sawi putih ini dapat ditanam untuk 600 hektar (ha) lahan dengan produktivitas 60 ton/ha. Dengan begitu, Karantina Soekarno-Hatta dapat menyelamatkan 36.000 ton sawi hasil

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta seminggu ini mengalami pelemahan. Selasa (6/3) sore, rupiah kembali melemah 13 poin menjadi 13.769 dibanding posisi sebelumnya 13.756 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan dolar AS melanjutkan penguatan terhadap mayoritas mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah seiring meningkatnya minat pelaku pasar pada aset berdenominasi dolar AS. ‘’Minat pada dolar AS ditopang kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat bertenor 10 tahun,’’ katanya. Ia menambahkan, indeks peluang kenaikan suku bunga The Fed yang diprediksi hingga tiga kali pada 2018 ini turut memicu permintaan dolar AS meningkat. Kendati demikian, lanjutnya, apresiasi dolar AS relatif terbatas menyusul kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengenakan tarif untuk impor baja dan aluminium, situasi itu dapat memicu peluang terjadinya perang dagang dengan mitra strategisnya, seperti Tiongkok dan negara-negara Eropa. Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan bahwa pergerakan nilai ukar rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen kenaikan suku bunga The Fed yang sedianya akan dilakukan pada Maret ini dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). ‘’Diharapkan sentimen mengenai fundamental ekonomi Indonesia yang kondusif menarik minat investor untuk tetap masuk ke dalam negeri sehingga menjaga fluktuasi rupiah tetap stabil,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa (6/3) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.750 dibandingkan posisi sebelumnya 13.740 per dolar AS. (ant)

petani Indonesia atau setara dengan Rp 252 miliar jika melihat patokan harga sawi dipasar Rp 7.000/kg (data perdagangan Komoditas Pertanian per 6 Maret 2018). Adapun pada kegiatan pemusnahan kali ini sebanyak 401,15 kg media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan 7,2 kg media pembawa OPTK yang masuk secara ilegal dan tidak dilengkapi dokumen karantina dengan periode penahanan Januari sampai Februari 2018. Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan incenerator dan disaksikan oleh para pemilik barang. (ant)

Bali Post/dok

SAYUR - Sawi putih menjadi salah satu sayur yang digemari masyarakat. Tanaman ini dikembangkan di Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Izin Naker Asing Jangan Berbelit-belit

Joko Widodo

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta agar pengurusan izin bagi tenaga kerja (naker) asing yang bekerja di Indonesia tidak berbelit-belit. ‘’Dalam penataan tenaga kerja asing di Indonesia, pertama saya minta agar proses perizinannya tidak berbelit-belit, ini penting sekali,’’ kata Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (6/3) kemarin. Presiden menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas mengenai Penataan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri dalam Kabinet Kerja. ‘’Karena keluhan-keluhan yang saya terima perizinannya berbelit-belit, agar prosedur dibuat lebih sederhana dalam pengajuan Rencana Pengajuan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Izin Penempatan Tenaga Asing atau IPTA maupun KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), visa tinggal terbatas dan izin tinggal terbatas yang saya minta untuk dijalankan lebih cepat dan berbasis online,’’ tambah

Presiden. Ia juga memerintahkan agar ada integrasi kerja antara Kementerian Tenaga Kerja dengan Kementerian Hukum dan HAM. ‘’Dan dilakukan secara terintegrasi terpadu antara Kementerian Tenaga Kerja, dan Imigrasi di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Sangat penting dilakukan pengendalian dan pengawasan yang dilakukan secara terpadu, jangan berjalan sendiri-sendiri tapi betul-betul terkoordinasi,’’ ungkap Presiden. Apalagi ada keluhan bahwa para pemberi kerja mengeluhkan adanya sweeping terhadap para pekerja asing tersebut. ‘’Karena saya juga mendapat beberapa laporan dari pengguna tenaga kerja terganggu dan merasa tidak nyaman, mereka merasa ada sweeping dan yang kita lihat Kemenaker jalan sendiri, Imigrasi sendiri, instantsi lain juga melakukan pengawasan sendiri-sendiri. Ini yang betul-betul kita harus konsolidasikan sehingga halhal itu tidak terjadi lagi,’’

ungkap Presiden. Pesoalan tenaga kerja asing tersebut, menurut Presiden, perlu dicarikan solusinya karena globalisasi ekonomi mendorong pasar tenaga kerja sudah melewati batas-batas negara. Indonesia bahkan mengirim tenaga kerja atau biasa disebut buruh migran ke Timur Tengah, Asia Tenggara maupun Asia Timur. ‘’Pada saat yang bersamaan, sejalan dengan masuknya investasi kita juga menerima masuknya tenaga kerja asing dengan kualifikasi tertentu yang dibutuhkan dalam proses investasi, agar bisa memastikan kepentingan nasional kita baik meningkatkan daya tarik investasi maupun kepentingan terserapnya tenaga kerja kita di dalam negeri maka diperlukan penataan masuknya tenaga kerja asing,’’ tegas Presiden. Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri sebelumnya pernah mengatakan, saat ini ada 74.000 tenaga kerja asing di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.000 di antaranya berasal dari Cina. (ant)

BEI Optimistis 2018, Wisatawan India Ditargetkan 400 Ribu Tahun Politik Berdampak Positif Solo (Bali Post) – Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tahun politik berdampak positif bagi pergerakan indeks harga saham gabungan dalam negeri. ‘’Melihat historis selama ini, setiap tahun politik justru selalu terjadi kenaikan yang signifikan IHSG,’’ kata Kepala BEI Surakarta M Wira Adibrata di Solo, Selasa (6/3) kemarin. Ia mencatat IHSG justru naik melebihi ekspektasi saat pemilihan umum (pemilu) mulai 1999-2014. Pada tahun 1999 IHSG naik 72 persen, tahun 2004 naik 42,2 persen, tahun 2009 naik 91 persen, dan tahun 2014 saat pilpres dimenangkan Presiden Joko Widodo IHSG naik 86,9 persen. ‘’Seperti pada tahun 2004, banyak orang yang menggadang-gadang Megawati terpilih sebagai presiden, tetapi ternyata SBY yang terpilih. Kondisi ini tidak berpengaruh pada penurunan IHSG. Justru naik signifikan,’’ katanya. Melihat kondisi tersebut, pihaknya menyimpulkan bahwa siapa pun presidennya tidak terlalu memengaruhi aksi para investor di pasar modal. Menurutnya, yang lebih memengaruhi yaitu kondisi perekonomian di dalam negeri. ‘’Jadi siapa pun yang menang pada pilpres mendatang, tidak perlu khawatir. Kami imbau para investor untuk tidak takut berinvestasi di tahun politik karena ternyata tahun politik menggerakkan sebagian besar sektor ekonomi,’’ katanya. Sementara itu, katanya, IHSG sempat tertekan dengan menunjukkan angka keterpurukan pada tahun 2008, 2013, dan 2015. Menurutnya, pada saat itu yang lebih memengaruhi penu-

runan adalah kondisi global. ‘’Karena saat itu di pasar saham kita didominasi investor asing, kalau sekarang kan investor lokal yang mulai mendominasi,’’ katanya. Pihaknya optimistis dana dari investor lokal akan mengimbangi dana asing dengan nilai kapitalisasi tahun ini diperkirakan bakal tembus Rp 10.000 triliun dari kapitalisasi tahun 2017 yang masih Rp 7.500 triliun. Bahkan awal tahun ini sudah dibuka oleh kenaikan IHSG yang saat ini berada di level 6.600 atau naik 300 poin dari akhir tahun lalu 6.300. Ia mengatakan beberapa faktor yang memengaruhi kenaikan tersebut di antaranya sejumlah agenda dunia yang diselenggarakan di Indonesia, seperti Asian Games dan Annual Meeting IMF dan World Bank. (ant)

Mangupura (Bali Post) Kunjungan wisatawan India ke Bali saat ini terus mengalami peningkatan. Bahkan selama tahun 2017 sebanyak 270.000 wisatawan India datang ke Bali. Namun jumlah itu masih dirasa kecil apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk India yang mencapai 1,3 miliar orang. Apalagi jumlah penduduk yang berada pada kategori ekonomi menengah ke atas dengan gaya hidup gemar traveling ke luar negeri berkisar antara 10-15 persen. Tentu ini menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Bali. Pada tahun 2018 ini, kunjungan wisatawan India diharapkan bisa mengalami peningkatan mencapai 400.000. Untuk itu, pelaku pariwisata pun mengundang 200 buyers atau calon pembeli produk pariwisata Bali dengan melakukan table top business to business (B2B) oleh Tri Uma di Kuta, Selasa (6/3) kemarin. Dengan nama Education Destination Workshop International (EDWIN), kegiatan ini akan berlangsung hingga 10 Maret. Melalui kegiatan tersebut, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung IGN Rai Suryawijaya mengatakan, promosi pariwisata melalui pertemuan secara langsung antara industri sebagai penjual dengan pembeli ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali. Dikatakannya, pasar India masih sangat potensial sekali. ‘’Lebih bagus mereka (pembeli) datang ke Bali karena bisa melihat secara langsung dan merasa aman dan nyaman, keindahan Pulau Bali,’’ katanya. Dijelaskannya, ada dua cara promosi pari-

wisata yang bisa dilakukan. Di antaranya promosi ke luar dan dalam negeri dengan mengundang pembeli potensial untuk melihat secara langsung produk-produk yang dijual kepada calon wisatawan. Sedangkan promosi ke luar, dengan datang langsung ke negara bersangkutan. Pihaknya berharap dengan gencarnya promosi pariwisata, diharapkan akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Bali, sehingga menempati posisi ketiga jumlah negara terbanyak berkunjung ke Bali. Dikatakan, lama tinggal wisatawan India selama ini minimum 5 hari. Bahkan, market ini lebih bagus dari Tiongkok yang hanya 4 hari 3 malam. ‘’Spending India rata-rata untuk hotel bintang 3, 4 dan 5 tidak ada di melati. Sedangkan minimal pengeluaran 100-200 dolar per hari,’’ ujarnya. Pengurus Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali Putu Winastra menambahkan, sebanyak 10 travel agent yang meng-handle market India melakukan B2B untuk mendatangkan wisatawan India. Dia berharap dengan B2B tersebut akan mendatangkan lebih banyak wisatawan India karena yang berlibur ke Bali masih cukup sedikit. ‘’Untuk market India kita punya divisi Namaste memang anggota Asita yang khusus menangani wisatawan India ada sebanyak 30 travel agent,’’ imbuhnya. Pihaknya berharap, dari 200 pembeli, akan semakin banyak membawa tamunya ke Bali. Dengan cara mendatangkan pembeli dari India melakukan B2B tersebut, tentu jauh lebih berpotensi karena produk yang ditawarkan seperti hotel, destinasi dan lainnya secara langsung dapat dirasakan. (kmb23)

BUYER INDIA - Suasana table top business to business (B2B) buyer India untuk mempromosikan pariwisata Bali, Selasa (6/3) kemarin di Kuta.


BULELENG

14

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Dewan Sarankan Tambah Guru Kontrak

Singaraja (Bali Post) – Krisis guru kembali mengundang keprihatinan anggota DPRD Buleleng. Pasalnya, jika kekurangan guru tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan mengganggu proses pendidikan. Karena itu, DPRD menyarankan pemerintah daerah agar mengangkat guru kontrak. Tambahan guru kontrak ini diyakini lebih cepat mengatasi krisis guru, dibandingkan menunggu tambahan guru baru lewat perekrutan CPNS. Apalagi formasi guru dipastikan akan kecil, sehingga tidak mengatasi persoalan yang terjadi di lapangan. Demikian terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD dengan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Selasa (6/3) kemarin, di gedung dewan. Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Gede Wianaya Wisna, dihadiri sejumlah anggota seperti Ketut Ngurah Arya, Nyoman Gede Wandira Adi, dan Made Ariawan. Sementara dari eksekutif hadir Kepala Disdikpora Gede Suyasa dan perwakilan BKPSDM Buleleng. Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, krisis guru semakin parah dan berlangsung akibat kebijakan moratorium perekrutan CPNS oleh pemerintah pusat. Selain itu, guru PNS belakangan ini terus berkurang karena banyak yang pensiun. Situasi ini kalau dibiarkan maka pembangunan pendidikan akan mengalami persoalan yang serius. Di tengah krisis guru, Disdikpora sudah mengambil kebijakan untuk mengangkat guru honor menjadi guru kontrak dengan jumlah lebih dari 1.000 orang. Peran guru kontrak, kata Wandira, sangat efektif mengatasi krisis guru yang terjadi belakangan ini. Namun, karena ketersediaan anggaran untuk menggaji guru kontrak terbatas, pengangkatannya tidak bisa

sekaligus. Untuk itu, ke depan Disdikpora disarankan mengangkat kembali guru honor menjadi guru kontrak. Dari sisi kebijakan anggaran untuk membayar nafkah mereka, dewan sepakat untuk memperjuangkan agar dalam APBD dialokasikan anggaran yang memadai. “Pandangan kami, daripada kekurangan guru bertambah parah maka kita sepakati untuk menambah guru kontrak. Soal anggarannya nanti kita dorong bersamasama agar dialokasikan dalam APBD,” katanya. Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Buleleng ini, dibandingkan menunggu tambahan guru PNS dari formasi dalam perekrutan CPNS, maka pengangkatan guru honor menjadi guru kontrak dinilai lebih efektif. Alasannya, kalau mengandalkan tambahan guru PNS dari formasi yang disetujui pemerintah pusat, dipastikan tidak memenuhi kebutuhan kekurangan guru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa sependapat menambah guru kontrak dengan mengangkat guru honor yang masih mengabdi. Disdikpora sebagai instansi pengguna, hanya bisa mengusulkan penambahan guru kontrak itu kepada pengambil kebijakan di daerah. Itu artinya, keputusan apakah usulan program disetujui atau tidak tergantung dari pengambil kebijakan dalam

Bali Post/kmb38

GURU – DPRD Buleleng mengusulkan agar Disdikpora mengangkat guru honor menjadi guru kontrak untuk mengatasi krisis guru. hal ini Bupati, Badan Perencana Pembangunan Daerah Pengembangan Penelitian (Bappeda Litbang) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Kalau pandangan kami masih perlu kita tambah guru kontrak. Kami hanya mengusulkan dan itu

tergantung kebijakan pimpinan karena menyangkut anggaran untuk membayar gaji guru kontrak seperti yang sudah dilakukan dengan besaran gaji Rp 1,2 juta per bulan,” jelasnya. Menurut Suyasa, dari pendataan yang sudah dilakukan

Seruan Matikan Internet Saat Nyepi

untuk jenjang SD memerlukan tambahan guru kontrak 204 orang. Sedangkan tingkat SMP terutama guru Bimbingan Konseling (BK) masih kurang 248. Sementara itu, guru PNS yang sudah memasuki masa pensiun tahun 2018 ini tercatat 178 orang.

Ratusan guru yang pensiun di tahun ini dipastikan tidak akan bisa ditutupi dengan penambahan PNS melalui perekrutan CPNS tahun ini. Pasalnya, dari usulan BKPSDM kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi

(Men-PAN RB), tambahan guru PNS 158 dengan rincian guru SD 122 orang dan guru SMP sebanyak 36 orang. Jumlah usulan itu belum tentu akan dipenuhi seratus persen, karena masih dikaji berdasarkan indikator tertentu. (kmb38)

Kisruh Material Galian C

PHDI Segera Sosialisasi, Sopir Luar Dipaksa Beli Pasir di Depo DPRD Minta Kaji Kembali Singaraja (Bali Post) – Hari raya Nyepi tahun baru Çaka 1940 bersamaan dengan hari raya Saraswati, 17 Maret mendatang. Majelis agama dan keagamaan Provinsi Bali menyerukan agar perusahaan seluler menutup layanan internet selama umat melaksanakan catur brata panyepian. Dalam waktu dekat ini seruan itu akan disosialisasikan ke kecamatan dan desa serta kelurahan di Buleleng. Ada delapan poin keputusan majelis-majelis agama dan keagamaan Provinsi Bali terebut. Satu di antaranya mengaharapkan kepada perusahaan seluler agar mematikan layanan akses internat mulai Sabtu (17/3) pukul 06.00 wita sampai Minggu (18/3) pukul 06.00 Wita. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng Dewa Nyoman Suardana, Selasa (6/3) kemarin, menyatakan penutupan akses internet selama Nyepi akan memberikan ruang seluas-luasnya bagi umat melaksanakan catur br a ta p e n y e p ia n d e n g a n baik, sehingga pelaksanaan Nyepi khusyuk tanpa diwarnai hal-hal yang negatif. Seruan itu dalam waktu dekat ini akan disosialisasikan

Bali Post/kmb38

Dewa Nyoman Suardana

kembali kepada para camat dan diteruskan ke desa atau kelurahan. “Kami mengikuti arahan dari PHDI Provinsi Bali. Mari sebagai umat beragama kita menghormati dan menghargai apa menjadi ketentuan dalam melaksanakan Nyepi sehingga suasananya hening,” katanya. Menurut Suardana, ketika pimpinan umat di Bali mengeluarkan kebijakan masyarakat hendaknya tidak langsung menunjukkan anggapan bahwa PHDI membuat persoalan baru. Melainkan, seruan

itu harus disikapi dengan bijaksana. Dia sendiri menilai kalau akses internet aktif saat Nyepi, bisa saja disalahgunakan untuk melakukan hal-hal yang negatif lewat jejaring media sosial (medsos). Suardana mencontohkan, foto selfie di jalan, lalu diunggah ke medsos dikhawatirkan menimbulkan kontroversi. “Ini hanya sehari saja, untuk tidak menghidupkan HP. Kalau tidak diatur siapa lagi yang akan mengatur,” katanya. Di tempat terpisah, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna berharap seruan itu agar dikaji kembali. Sebab, pelaksanaan catur brata panyepian tergantung kesadaran setiap umat itu sendiri. Sementara kebutuhan akses internet tidak sebatas untuk permainan di kalangan anak dan orang dewasa atau aktif dalam jejering medsos. Sebaliknya, akses internet sendiri dibutuhkan untuk mendapat informasi yang sifatnya urgen untuk mendukung kepentingan yang lebih luas. “Kami menghormati seruan PHDI, tapi akan lebih bijak lagi agar PHDI bisa mengkaji lebih dalam lagi seruan itu,” jelasnya. (kmb38)

Gepeng Terjaring Razia Singaraja (Bali Post) – Petugas Dinas Sosial (Dinsos) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng menggelar razia gelandangan dan pengemis (gepeng), Senin (5/3) malam lalu. Petugas h an y a b e rh a s i l m e n g a mankan dua orang gepeng yang sedang beristirahat. Berdasarkan informasi, banyak gepeng yang kerap berkeliaran di seputaran Kota Singaraja, tiba-tiba hilang begitu saja. Saat dirazia, petugas gagal menemukan para gepeng tersebut. Tim gabungan mulai melakukan razia sejak pukul 19.00 Wita dan hingga pukul 22.00 Wita. Selama razia itu, hanya ada dua orang yang diamankan. Keduanya masing-masing Luh Sari (61) dan Nen-

gah Kerti (63). Keduanya ditemukan ketika sedang beristirahat di kawasan Pasar Anyar Singaraja. Kasat Pol PP Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H. mengatakan, belakangan ini pihaknya sudah bertindak secara sporadis untuk menertibkan keberadaan gepeng. Hal ini karena beredar informasi bahwa gepeng itu terorganisir dan beroperasi secara terkoordinasi. Dari pengamatan gepeng terlihat banyak berkeliaran di kawasan Pasar Anyar Singaraja, sejumlah lokasi minimarket di Kota Singaraja, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), hingga di sejumlah traffic light. Namun, ketika razia menyasar tempat-tempat yang dicurigai itu, tidak banyak gepeng yang dia-

mankan. ‘’Belum bisa kami temukan dan baru dua kami amankan dan sudah diserahkan ke Dinsos,’’ katanya. Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Buleleng Putu Dewi Puspitawati mengatakan, setelah terjaring razia kedua gepeng itu sempat bermalam di kantor Dinsos Buleleng. Keduanya pun diberikan pembinaan terkait aksinya memintaminta itu mengganggu kenyamanan orang lain. Selanjutnya, kedua gepeng itu dipulangkan ke daerah asalnya. ‘’Kami ingatkan agar jangan kembali lagi ke Buleleng mengemis. Kalau ditemukan sampai tiga kali, kami tidak bina lagi tapi akan dikenakan sanksi tegas,’’ katanya. (kmb38)

Singaraja(Bali Post) – Kisruh bisnis penjualan material galian C sepertinya belum berakhir. Sejumlah sopir truk di luar Karangasem dilarang mengambil material ke lokasi galian C di Kecamatan Kubu, Karangasem. Situasi ini makin runyam dan memicu aksi saling menghentikan sesama sopir truk terjadi Selasa (6/3) sore kemarin. Sejumlah sopir truk dari Karangasem (sopir lokal) dihentikan ketika memasok meterial ke Buleleng. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sopir dari luar Karangasem sering dihentikan paksa sejak tiga hari yang lalu. Aksi ini berawal ketika sopir luar mengambil pasir ke lokasi galian C di Kubu, Karangasem. Sopir ini mengaku sering dihentikan di tengah jalan oleh oknum tertentu. Sopir dipaksa agar mengambil material di depo. Para sopir mengaku dihentikan dengan cara dipepet oleh sejumlah pengendara motor ketika melintasi wilayah lokasi galian C. Para sopir ini dipaksa masuk ke lokasi depo di Desa Tianyar Barat tepatnya perbatasan antara Buleleng dengan Karangasem. Para sopir ini terpaksa balik tanpa muatan material. Mereka melakukan aksi sama. Sopir lokal Karangasem yang sudah mengangkut material pasir dihentikan di Termi-

Bali Post/kmb38

TERTAHAN – Sejumlah sopir truk dari Karangasem tertahan di Terminal Penarukan, Kelurahan Penarukan, Singaraja, Selasa (6/3) kemarin. Ini menyusul aksi pelarangan sopir luar Karangasem mengambil material ke lokasi galian C di Kubu, Karangasem. nal Penarukan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng. Tercatat tujuh truk bermuatan pasir tertahan di dalam terminal sejak pukul 14.30 Wita. Menyusul kejadian itu, Polsek Kota Singaraja langsung turun ke lokasi untuk melakukan mediasi. Salah satu sopir asal Buleleng Komang Arta mengaku dirugikan kalau dipaksa mengambil pasir ke depo. Alasannya, karena sopir lokal diizinkan mengambil material langsung ke lokasi galian dan bebas menjual ke Buleleng atau daerah lain di Bali. Selain itu, harga material di lokasi galian jauh lebih murah dibandingkan harga beli material di depo.

Dia mencontohkan, harga di galian Rp 650.000 tiap truk. Sedangkan di depo hargaya mencapai Rp 1,2 juta tiap truk. Isian material di galian pun juga lebih dibandingkan di depo. ‘’Sudah tiga hari ini kami ini dipaksa arus mengambil ke depo. Sementara sopir lokal di sana diberikan ke galian dan mendapat harga murah, sehingga kami tidak bisa bersaing kalau menjual kepada pelanggan,’’ tegasnya. Terkait penghentian truk lokal bermuatan pasir di Buleleng tujuannya untuk bersamasama mencari jalan keluar dan segera mengakhiri kisruh yang terjadi. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah agar

mencarikan solusi terbaik. Sementara itu, salah satu pemilik truk yang tertahan di Terminal Panarukan, Nyoman Sudarma, berjanji siap membantu sebagai saksi kalau aksi penghentian paksa kembali menimpa para sopir luar Karangasem di wilayah Kubu, Karangasem. Dia sendiri mengaku mengambil material di lokasi galian, karena tidak ikut dalam kesepakatan mengambil meterial di lokasi depo. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. saat memediasi para sopir itu mengatakan, sopir lokal yang tertahan di dalam terminal sepakat tidak menjual material sampai sopir nonlokal diizinkan mengambil material ke lokasi galian. Rabu (7/3) hari ini rencananya sopir nonlokal ini kembali akan mengambil pasir langsung ke lokasi galian. Ini dilakukan setelah polisi memberi kepastian akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang menghentikan sopir nonlokal mengambil pasir ke lokasi galian. ‘’Selain berkoordinasi dengan Polsek Kubu, intel ikut dengan para sopir, agar mengidentifikasi oknum-oknum yang melarang truk masuk ke lokasi galian agar mengambil pasir ke depo, dan siapa pun oknum bisa kita tindak,’’ jelasnya. (kmb38)

Desa Wanagiri Andalkan Pariwisata dan Perkebunan Singaraja (Bali Post) – Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada berada dalam kawasan wisata alam Buyan-Tamblingan. Aktivitas wisata alam di desa ini mulai ramai. Salah satu yang sedang tren adalah spot untuk foto

selfie. Potensi wisata lain yang mulai berkembang adalah trekking melintasi kawasna hutan lindung. Di beberapa lokasi, juga terdapat lokasi air terjun yang masih dihiasai dengan pemandangan alam yang asri. Selain potensi wisata,

Bali Post/ist

DINILAI – Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten 2018 melakukan penilaian di Desa Wanagiri sebagai wakil Kecamatan Sukasada, Selasa (6/3) kemarin.

Wangiri juga kaya dengan produksi hasil perkebunan jeruk, kopi, dan tanaman semusim lain. Dua potensi di Desa Wanagiri itu dijadikan kelebihan dalam menghadapi penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten 2018. Penilaian itu digelar Selasa (6/3) kemarin dihadiri Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sandhiyasa, Camat Sukasada Made Dwi Adnyana, Perbekel Wanagiri Wayan Gumiasa, dan undangan penting lainnya. Wakil Bupati Sutjidra mengapresiasi kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Wanagiri yang telah melakukan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya bagaimana upaya perangkat desa bersama tokoh masyarakat untuk mengelola potensi wisata dan perkebunan di Desa Wanagiri. Keberhasilan

menggeliatkan wisata alam atau perkebunan ini telah memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, ke depan perangkat desa bersama semua komponen masyarakat diharapkan meningkatkan kembali pengelolaan, sehingga mendapatkan hasil yang optimal. ‘’Memang alam di Desa Wanagiri ini sangat indah dan potensi perkebunannya juga baragam. Ini satu keunggulan dan harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita sendiri,’’ jelasnya. Terkait pemberdayaan masyarakat, Sutjidra sangat mengapresiasi pemberdayaan lanjut usia (lansia). Selain itu, pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh juga telah dilakukan dalam berbagai kegiatan. ‘’Masyarakat di desa harus diberdayakan dalam seluruh kegiatan yang didanai dari APBDes,’’ tegasnya. (kmb38)


15

Rabu Umanis, 7 Maret 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Champions ----------------------------------Babak 16 Besar, Pertandingan II Kamis (8/3) dini hari Tottenham Hotspur vs Juventus Manchester City vs Basel --------------- Liga Europa ----------------------------------------Jumat (9/3) dini hari CSKA Moskva vs Olympique Lyon Borussia Dortmund vs Salzburg Milan vs Arsenal Atletico Madrid vs Lokomotiv Moskva Olympique Marseille vs Athletic Club Sporting CP vs Viktoria Plzen Lazio vs Dynamo Kyiv RB Leipzig vs Zenit Hasil --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Crystal Palace vs Manchester United 2-3 1. Man City 2. Man Utd 3. Liverpool 4. Tottenham 5. Chelsea 6. Arsenal 7. Burnley 8. Leicester 9. Watford 10. Brighton 11. Everton 12. Bournemouth 13. Swansea 14. West Ham 15. Huddersfield 16. Newcastle 17. Southampton 18. Crystal Palace 19. Stoke 20. West Bromwich

29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29 29

25 3 1 83-20 19 5 5 56-22 17 9 3 67-32 17 7 5 55-24 16 5 8 50-26 13 6 10 52-41 10 10 9 24-26 9 10 10 41-42 10 6 13 39-47 8 10 11 28-38 9 7 13 33-49 8 9 12 34-44 8 6 15 25-42 7 9 13 36-54 8 6 15 25-50 7 8 14 27-40 5 13 11 29-41 6 9 14 27-46 6 9 14 28-54 3 11 15 22-43

78 62 60 58 53 45 40 37 36 34 34 33 30 30 30 29 28 27 27 20

Pencetak gol : 24 - H. Kane (Tottenham), Mohamed Salah (Liverpool) --------------- Liga Spanyol ----------------------------------------Celta de Vigo vs Las Palmas 2-1

Tottenham Tak Khawatir

London Tuan rumah Tottenham Hotspur tidak memiliki kekhawatiran menjelang pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Juventus, Kamis (8/3) dini hari nanti. Tottenham memiliki banyak senjata untuk melaju ke babak selanjutnya. Tottenham bangkit dari ketinggalan dua gol lebih dulu untuk meraih hasil imbang 2-2 dengan juara Italia di Turin dalam pertandingan pertama babak pertama babak 16 besar Februari lalu. Selanjutnya, The Lilywhite bertindak sebagai tuan rumah di laga kedua dengan kondisi skuad bugar seluruhnya. ‘’Kami bermain di kandang tapi kami tidak takut,’’ kata gelandnag serang Son Heung-min. ‘’Kami perlu memainkan gaya permainan kami, percaya diri dan bermain menyerang seperti yang kami mainkan di stadion Wembley. Itulah hal yang peling penting.’’ Son mencetak dua gol saat Tottenham mengalahkan Huddersfield Town 2-0 dalam pertandingan Liga Inggris akhir pekan lalu. Kemenangan itu memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka dalam seluruh kompetisi menjadi 17 pertandingan. ‘’Anda dapat melihat bagaimana bagusnya Tottenham bermain. Kami layak bermain di Liga Champions untuk perempatfinal atau bahkan lebih. Kami cukup bagus,’’ tambah Son. Manajer Tottenham Mauricio Pochettino tak bisa memainkan Toby Alderweireld yang cedera. Sedangkan Juventus kehilangan Juan Cuadrado, Mattia De Sciglio, Federico Bernardeschi dan Carlo Pinsoglio yang cedera. Sementara penyerang Gonzalo Higuain diragukan kebugarannya meski turut menjalani latihan kemarin. Hanya manajer Juve Massimiliano Allegri diuntungkan dengan makin membaikan penampilan Paulo Dybala dalam beberapa pertandingan terakhir. Bahkan Dybala dan Higuain kini telah mengoleksi 14 dan 15 gol di kompetisi Liga Italia. ‘’Higuain salah satu penyerang terbaik di dunia, tentu saja Harry Kane juga. Terkadang sulit untuk menghentikan dia, juga pemain lainnya seperti Dybala,’’ puji Pochettino. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

Gelandang serang Tottenham Hotspur Son Heung-min.

BU dan Thanh Hoa Janjikan Permainan Ofensif dan Terbuka

Denpasar (Bali Post) -

Tim tuan rumah Bali United (BU) bakal menjamu tamunya FLC Thanh Hoa Vietnam dalam lanjutan turnamen Piala AFC, Grup G, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (7/3) sore ini. Tim Serdadu Tridatu maupun lawannya Thanh Hoa berjanji akan saling bermain ofensif dan terbuka demi memenangkan laga ini. Target sebenarnya Thanh Hoa bukanlah kesuksesan di ajang Piala AFC ini, tetapi menjuarai kompetisi liga di negaranya. Pelatih Thanh Hoa Marion Mihail menilai BU tampil penuh beban. Sepanjang berlaga di Piala AFC 2018, BU sama sekali belum pernah memetik kemenangan, yakni kalah 1-3 saat menjamu Yangon United, Thailand, serta bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke kandang Global Cebu, Filipina. Oleh sebab itu, Marion berpendapat, timnya akan memanfaatkan peluang memenangkan pertemuan nanti. Diakuinya, untuk memenangkan laga memang tidak mudah. Apalagi BU tampil di kandangnya, yang sudah tentu didukung pendukung setianya Semeton Dewata. Marion pun mengamati skuad BU yang perlu diwaspadai, misalnya bomber Ilija Spasojevic, Nick van der Velden. Kemudian lini be-

lakang cukup kokoh, karena dikawal bek Ahn Byungkeon dan Demerson, serta kiper Wawan Hendrawan sebagai palang pintu terakhir. ‘’Saya intsruksikan anak-anak untuk memborbardir benteng pertahanan BU,’’ kata Marion. Gelandang Thanh Hoa Pape Omar Faye menyatakan timnya siap memenangkan laga dan kedatangan mereka ke Pulau Seribu Pura ini bukan untuk berwisata, namun bertanding dan memenangkan pertandingan. Thanh Hoa memboyong 20 pemain ke Pulau Dewata, dan hanya seorang pemain yang cedera. Pemain BU Ricky Fajrin mengemukakan, kondisi timnya saat ini sangat kondusif, dan dalam keadaan siap tempur guna memenangkan laga. ‘’Kami akan tampil ofensif dan terus menekan Thanh Hoa,’’ katanya. Sementara itu, pelatih BU Cahyono Widodo Putro menjelaskan, pola permainan kedua tim telah diketahui

Manchester Manajer Manchester City Pep Guardiola menolak timnya diperbandingkan dengan mantan klubnya, Barcelona. Namun, City bila mampu mempertahankan dominasinya dalam kurun waktu lama, baik di Inggris maupun Eropa, bisa setara dengan klub Katalan itu. City telah mengoleksi trofi Piala Liga di musim kedua Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu juga potensial mendulang trofi kedua yakni juara Liga Utama bila mampu memenangkan empat dari sem-

bilan pertandingan tersisa musim ini. Sementara di Liga Champions, City juga terbuka lebar melaju ke perempatfinal setelah menggebuk Basel 4-0 di pertemuan pertama bulan lalu di Swiss. Jelang laga kedua di Stadion Etihad, Kamis (8/3) dini hari, Guardiola tidak menginginkan timnya disetarakan dengan Barca setelah tampil impresif di kompetisi domestik dan Eropa. ‘’Tidak baik memperbandingkan kami dengan mereka. Tim itu (Barcelona) mendominasi setidaknya 10 tahun terakhir. Kami

Bali Post/ant

LATIHAN - Pemain Bali United Nick Van den Valden (kiri), Ilija Spasojevic (kedua kiri), Irfan Bachdim (kedua kanan) dan Kevin Brands mengikuti sesi latihan menjelang laga Piala AFC 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (6/3) kemarin. Tuan rumah Bali United akan menghadapi tim asal Vietnam Thanh Hoa dalam pertandingan lanjutan Grup G Piala AFC 2018 di Stadion I Wayan Dipta pada Rabu (7/3) ini. kedua kubu. Akan tetapi, dirinya mengingatkan supaya asuhannya meningkatkan kualitas skill-ball dalam meredam serangan lawan. ‘’Saya kira kalau BU dan Thanh Hoa bermain ofensif dan terbuka, duel ini makin

City Tak Bisa Diperbandingkan dengan Barcelona

seru. Kami harap mudahmudahan banyak terjadi gol,’’ ucapnya. Yang jelas, di mata Widodo, sosok tim Thanh Hoa piawai memainkan transisi baik dari penyerangan ke pertahanan maupun se-

baru sekali meraih juara,’’ kata pria yang kembali mengenakan pita kuning yang controversial itu. Pelatih berusia 47 tahun itu tetap mengingatkan pemain-pemainnya untuk menjaga kebugaran dan waspada menghadapi Basel di pertemuan kedua. ‘’Ini pertandingan Liga Champions dan Liga Champions itu istimewa. Di sepak bola segala sesuatu itu mungkin saja terjadi. Jadi kami harus tetap tenang dan fokus pada rencana yang akan dilakukan,’’ katanya. (kmb39/rtr)

Kemenangan Penting MU

Bali Post/rtr

PENENTU - Gelandang Manchester United Nemanja Matic (tengah) merayakan gol yang menentukan kemenangan timnya atas Crystal Palace 3-2, Selasa (6/3) kemarin. London Gelandang Manchester United (MU) Nemanja Matic melepaskan tendangan voli yang menjadi penentu kemenangan timnya, 3-2 atas tuan rumah Crystal Palace pada pertandingan Liga Utama Inggris, Selasa (6/3) kemarin. Kemenangan di Slhurst Park itu mengembalikan MU ke peringkat kedua klasemen menggeser Liverpool ke posisi ketiga. ‘’Pertandigan ini luar biasa dan kemenangan itu penting bagi kami,’’ kata manajer MU Jose Mourinho. Ia menyebut gol kedua Crystal Palace yang dibukukan Patrick van Aanholt menyulitkan MU untuk bangkit. Beruntung Chriss Smalling mampu mencetak gol balasan dan memulai kebangkitan MU. Palace, yang tidak pernah mengalahkan MU, unggul terlebih dahulu pada menit ke-11. Andros Townsend berlari mengejar operan Christian Benteke dan melepaskan tembakan kaki kiri yang terdefleksi Victor Lindelof dan melewati kiper David de Gea. Tuan rumah memimpin 2-0 pada menit ketiga babak kedua, ketika Jeffrey Schlupp mengambil tendangan bebas cepat setelah pelanggaran

terhadap Benteke dan bek kiri Patrick van Aanholt berlari menuju gawang sebelum melepaskan tembakan yang tidak dapat dihentikan De Gea. MU memperkecil keter-

baliknya. Selain itu, postur tubuh yang rata-rata jangkung, membuat skuad Thanh Hoa unggul dalam duel bola-bola atas. Untuk itu, Widodo mengingatkan asuhannya agar tampil lepas tanpa beban. (022)

tinggalan tujuh menit kemudian ketika Chris Smalling yang tidak terkawal menanduk umpan silang Antonio Valencia. Pasukan Jose Mourinho menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-76 ketika upaya Alexis Sanchez mengenai mistar gawang dan Romelu Lukaku menaklukkan dua pemain bertahan untuk mencetak gol. Matic kemudian mengamankan raihan tiga poin ketika sepakan volinya dari jarak 25 meter melengkung tak mampu dijangkau kiper Wayne Hennessey untuk menuju sudut atas gawang. Gol ini terjadi di injury time babak kedua, sesaat sebelum wasit meniup peluit panjang. MU kembali menduduki peringkat kedua dengan koleksi 62 poin, tertinggal 16 poin dari Manchester City, dan meninggalkan Palace di zona degradasi. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ist

Kapten klub Fiorentina Davide Astori (alm).

No.13 Dipensiunkan

Roma Fiorentina dan Cagliari, Selasa (6/3) kemarin sepakat memensiunkan nomor punggung 13 yang dikenakan oleh bek dan kapten Davide Astori setelah pemain internasional Italia itu meninggal dunia karena sakit mendadak pada akhir pekan lalu pada usia 31 tahun. Astori, yang mencatatkan 289 penampilan di Liga Italia selama sepuluh musim dan bermain sebanyak 14 kali untuk tim nasional, bergabung ke Fiorentina sebagai pemain pinjaman pada 2015. Klub merekrut dia setahun kemudian dan ia lalu menjadi kapten mereka. Sebelumnya ia menghabiskan enam musim di Cagliari dan satu musim sebagai pemain pinjaman.

‘’Untuk menghormati kenangan Davide #Astori, @ CagliariCalcio dan #ACFFiorentina memutuskan untuk memensiunkan kaus nomor punggung 13. #DA13,’’ kata Fiorentina melalui pesan di Twitter. Cagliari menuliskan pesan serupa. Astori ditemukan meninggal dunia di kamar hotelnya pada Minggu di Udine di mana Fiorentina rencananya akan bermain melawan Udinese. Liga Italia menunda semua pertandingan Minggu sebagai ungkapan dukacita atas musibah itu. Kejaksaan Italia pada awal pekan ini mengumumkan bahwa mereka membuka penyelidikan untuk mengetahui apakah meninggalnya Astori dapat dinyatakan sebagai pembunuhan. (rtr/ant)


olah raga

16

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Daihatsu Astec Terbuka 2018

Daniel Tundukkan Unggulan Empat Denpasar (Bali Post) Kejutan mewarnai hari pertama Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka 2018, di GOR Lila Bhuana, Selasa (6/3) kemarin. Pebulu tangkis Daniel Atamndo Wiyono Putra (PB Anugerah Denpasar) sukses menaklukkan lawannya yang merupakan unggulan keempat, yakni Gusti Satrio Pratama Fajar (PB Jaya Raya Winner Surabaya) di nomor tunggal usia dini dengan skor 21-8, dan 21-11. Sekum Pengprov PBSI Bali Made Darmiyasa menyatakan hasil pada hari pertama ini menandakan pembinaan bulu tangkis di Bali tidak kalah dibandingkan daerah luar Bali, asalkan serius, berjenjang, dan berkelanjutan. ‘’Saya kira pebulu tangkis tuan rumah Bali mampu mengimbangi lawannya dari luar Bali,’’ terang Darmiyasa. Hasil lainnya, pada kategori tunggal usia dini, Ida Ayu Indri Pradnyandari (Poker Badung) mengalahkan Tirta Zahira (Jaya Raya Winner Surabaya) 21-14, 21-10. Gusti Kadek Ngurah Sastra (Anugerah Denpasar) menekuk Kadek Bhaskara (Porseken) 21-10, 17-21, dan 21-10. Komang Angga Winata (Bima Sakti Bali) mengalahkan Putu Ananda Ardiasa Putra (Pancawati) 21-19, 21-15. Rafif Alamsyah Dwi Putra (Porwaja Denpasar) menekuk Made Nevan Narayana Tyoga Sirdhi (Dewarra Tabanan), 21-6, 21-6. M. Azriel Fauzan Ramadhan (Anugerah Denpasar) mengalahkan Komang Ari Santika (Porseken) 21-19, 2117. Billy Purwangsa (PB Djarum Kudus) unggul atas Rafi Achmad Sukristianto (Rimba Raya) 21-8, 21-8. Devira Angelica Pascoal (PB Djarum Kudus) menang atas Aulerta Zerlina (Bimantara) 21-10, 23-21. Calvin Chandra Irawan (Trikus Badminton Academy Jakarta Barat) menekuk AA Gede Satria Wibawa Mahayana, 21-3, 21-5. Sedangkan Alkansya Analy Yullyana (PB Djarum Kudus) menundukkan Kadek Ayu Nilam Sarasmitha Laksmi (Poker Badung), 21-8, 21-5. (022)

Bali Post/ant

MOTOGP - Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Tinton Soeprapto (kiri) dan Ananda Mikola meninjau Sirkuit Internasional Sentul di Jawa Barat, Selasa (6/3) kemarin. Presiden mendukung perbaikan Sirkuit Sentul untuk MotoGP 2021 yang dananya bersumber dari pihak swasta.

Sirkuit Sentul Dipersiapkan untuk MotoGP 2021

Bogor (Bali Post) -

Presiden Jokowi didampingi mantan pembalap nasional Tinton Suprapto dan putranya yang juga pembalap Ananda Mikhola meninjau Sirkuit Sentul yang sedang dipersiapkan untuk ajang MotoGP 2021 itu. Presiden sempat menjajal Sirkuit Sentul dengan memutari lap satu putaran menggunakan mobil kepres-

idenan dengan pengawalan lengkap. Setelah selesai menjajal Sirkuit Sentul, ia menegaskan sikap pemerintah yang mendukung penuh Sirkuit Sentul digunakan sebagai ajang balapan tingkat dunia. Menurut mantan Gubernur DKI itu, optimalisasi fungsi Sirkuit Sentul akan mendatangkan dampak yang luas

dan positif. ‘’Karena ini bagus sekali, olahraga otomotif, karena kita tahu, pasar sepeda motor sangat besar sekali. Sekarang ada berapa? 19 juta. Kalau penggemar motor, bayangkan berapa kita di Indonesia,’’ ujarnya. Selain industri otomotif yang juga bakal berkembang, Presiden juga menekankan dampaknya terhadap sektor pariwisata yang juga akan sangat positif. ‘’Saya kira sebuah industri pariwisata juga, saya harap tadi Pak Tinton dan Ananda Mikhola ya… segera dimulai agar 2021 ada MotoGP,’’ katanya. Ananda Mikhola yang turut mendampingi Presiden bahkan menyela dengan target yang lebih cepat yakni pada 2020, sirkuit tersebut

Jakarta (Bali Post) Tiongkok dan Jepang dipastikan bakal menjadi lawan berat bagi tim renang indah Indonesia pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang meski ada juga negara tetangga yang diprediksi bakal menjadi pesaing yaitu Singapura. ‘’Saat ini Tiongkok berada di peringkat kedua dan Jepang peringkat ketiga. Tapi, kami harus optimistis dengan kemampuan atlet kita,’’ kata pelatih renang indah Indonesia Danisa Wahyundari di kolam renang kompleks Gelora Bung Karno, Senayan,

Jakarta, Selasa (6/3) kemarin. Demi menghadapi Asian Games 2018, renang indah mulai menjalani pemusatan latihan nasional di kolam renang Senayan, Jakarta sejak 9 Februari. Latihan diikuti delapan atlet hasil seleksi nasional melalui beberapa tahapan yang telah ditetapkan. Delapan atlet tersebut berusia antara 14-24 tahun. Adapun asal dari atlet yang saat ini menjalani pemusatan berasal dari Sulawesi Selatan tiga orang, Jawa Timur satu orang, Jawa Barat dua orang, dan DKI Jakarta dua orang. ‘’Saat ini mereka terus berlatih

bersama. Untuk nomor duet memang belum kami tentukan. Saat ini latihan terus berdelapan,’’ katanya. Terkait uji coba, Danisa mengatakan tim renang indah telah mengjadwalkan beberapa agenda yang di antaranya mengikuti kejuaraan di Jepang, 26 April sampai 1 Mei. Setelah itu dijadwalkan mengikuti kejuaraan di Spanyol. Meski persiapan berjalan dengan baik, atlet maupun pelatih ternyata dihadapkan dengan beberapa kendala yang di antaranya honor bulan Januari yang belum cair. Selain itu

Presiden Joko Widodo menjajal sekaligus meninjau Sirkuit Sentul di Babakan Madang, Bogor, yang segera direnovasi untuk persiapan ajang MotoGP 2021. ‘’Tadi saya dengan Pak Tinton dan Ananda Mikhola di Sirkuit Sentul dalam rangka persiapan MotoGP. Saya sampaikan, silakan pemerintah mendukung,’’ kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/3) kemarin.

Bali Post/022

SIRKUIT - Suasana Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis Daihatsu Astec Terbuka, di GOR Lila Bhuana pada hari pertama, Selasa (6/3) kemarin.

Praveen/Melati ke Babak Utama

Jakarta (Bali Post) Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti lolos ke babak utama kejuaraan bulu tangkis Jerman Terbuka 2018 usai melalui babak kualifikasi dengan mulus. Praveen/Melati memastikan diri ke babak utama turnamen level BWF World Tour Super 300 tersebut, usai menundukkan duet Denmark Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen dua game langsung 21-14, 21-11, Selasa (6/3) kemarin. Lolos ke babak utama, Praveen/Melati kembali bertemu dengan pasangan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). Pertemuan di putaran satu babak utama Jerman Terbuka 2018 merupakan ulangan bagi kedua pasangan di India Terbuka. Kala itu, Praveen/Melati berhasil mengatasi pasangan asal Negeri Jiran tersebut 12-21, 21-15, 21-15. ‘’Sama saja peluangnya, menurut saya, semua pasangan punya peluang yang sama. Jadi kurang lebih sama dengan turnamen-turnamen lainnya, yang penting saya sama Melati siap,’’ tutur Praveen dalam keterangan PP PBSI. Tiket ke babak utama juga dibukukan Lyanny Alessandra Mainaky usai menundukkan wakil Belanda Gayle Mahulette dua game langsung 21-11, 21-18. Dengan hasil yang diperoleh Lyanny ini, Indonesia memiliki dua wakil tunggal putri setelah satu nama lainnya, pemain pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI, Fitriani, langsung berlaga di babak utama. Sementara Lyanny akan menghadapi unggulan enam turnamen Nitchanon Jindapol dari Thailand, Fitriani akan menantang unggulan dua asal Korea Selatan, Sung Ji Hyun, di putaran pertama babak utama turnamen berhadiah total 150 ribu dolar AS ini. (ant)

Bali Post/ist

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

beberapa peralatan latihan seperti underwater speaker juga harus meminjam. Terkait hal tersebut, Kabid Binpres PB PRSI Wisnu Wardhana mengatakan jika saat ini pihaknya masih melakukan pengadaan peralatan termasuk underwater speaker. Hanya saat ini belum tiba. ‘’Tidak hanya untuk peralatan latihan, tapi semua peralatan pertandingan dalam proses. Tinggal tunggu waktu kedatangannya saja,’’ katanya di sela mendampingi kunjungan Menpora Imam Nahrawi. (ant)

Bersaing dengan Tiongkok dan Jepang, Timnas Renang Indah Tetap Optimis

Persija Curi Poin di Vietnam

Jakarta (Bali Post) Persija Jakarta berhasil mencuri satu poin dari pertandingan kontra tim asal Vietnam Song Lam Nghe An (SLNA) dalam lanjutan penyisihan Grup H Piala AFC 2018, Selasa (6/3) kemarin, yang berakhir dengan skor 0-0 dan berlangsung di Stadion Vinh, Vietnam. Website resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Selasa (6/3) kemarin melaporkan, SLNA bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari 30 menit setelah gelandangnya Ho Sy Sam dikartu merah oleh wasit di menit ke-61. Namun, kelebihan jumlah pemain tersebut tidak bisa dimanfaatkan Persija yang menurunkan para penyerang terbaiknya yakni Marko Simic, Riko Simanjuntak dan Addison Alves de Oliveira. Di lini belakang, Persija tampil tanpa bek tengah

andalannya yaitu Jaimerson da Silva yang disanksi larangan bertanding setelah mendapatkan kartu merah langsung di laga kedua mereka di Grup H melawan Tampines Rovers. Untuk menggantikan Jaimerson, Persija Stefano ‘’Teco’’ Cugurra menurunkan bek berusia 24 tahun Vava Mario Yagalo. Hasilnya, meski beberapa kali mendapatkan peluang melalui para pemainnya di lini serang yang dipimpin pesepak bola asal Nigeria Michael Olaha, SLNA gagal memaksimalkannya menjadi gol berkat kesigapan para bek Persija yang didukung sang gelandang bertahan Rohit Chand. Skor 0-0 bertahan sampai babak pertama usai. Di paruh kedua, Persija beranjak bangkit. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu semakin berani menginisiasi serangan balik den-

gan memanfaatkan kecepatan Riko Simanjuntak di sayap kanan. Pada menit ke-61, skema itu berbuah kartu merah untuk SLNA. Riko yang berlari dari tengah lapangan dengan sengaja diganggu oleh gelandang SLNA Ho Sy Sam. Wasit asal Turkmenistan Kurbanov Charymurat tanpa ragu memberikan kartu kuning kepada Ho Sy Sam, yang menjadi kartu kuning keduanya di laga itu. Melihat lawannya bermain dengan 10 orang, Persija terus berupaya memberikan tekanan untuk mendapatkan gol tandang. Marko Simic sempat memperoleh peluang di menit ke-74, tetapi tendangannya melebar. Setelah itu, tak ada kesempatan berbahaya lain dari kedua tim dan pertandingan berakhir dengan skor 0-0. (ant)

Masa Depan Luis Milla Tergantung Evaluasi Usai Asian Games Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum bisa memastikan masa depan pelatih tim nasional senior dan U-23 Indonesia Luis Milla, apakah akan memperpanjang atau tidak kontrak pelatih asal Spanyol tersebut. ‘’Kontrak Luis Milla sampai Asian Games 2018. Setelah itu baru akan dilakukan evaluasi,’’ ujar Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Selasa (6/3) kemarin. Perpanjangan kontrak menjadi pertanyaan karena setelah Asian Games 2018 yang selesai September 2018, timnas senior Indonesia akan berlaga di Piala AFF Suzuki 2018, di mana PSSI menargetkan menjadi juara. Kompetisi tersebut akan berlangsung pada 8 November hingga 15 Desember 2018. Sejak pertama kali digelar pada 1996, Indonesia belum pernah sekalipun mencicipi gelar juara Piala AFF meski lima kali berhasil melaju hingga ke final. Terakhir, pada tahun 2016, Indonesia menjadi runner-up usai kalah agregat 2-3

dapat digunakan untuk ajang MotoGP. ‘’Bahkan semoga 2020, Pak. Karena infrastruktur sudah siap, tinggal sedikit lagi,’’ imbuh Ananda. Presiden sebelumnya dimintai restunya secara khusus untuk renovasi Sirkuit Sentul oleh pihak swasta. ‘’Saya sampaikan, hanya meminta restu saja, saya setujui. Dari swasta, perbaikannya, semuanya dari swasta,’’ kata Presiden. Sementara itu, Ananda Mikhola mengatakan pentingnya bagi Indonesia untuk merasa yakin dan optimistis mampu mewujudkan mimpi tersebut. ‘’Yang penting kita harus punya mimpi bahwa Indonesia mampu,’’ kata Ananda. (ant)

dari Thailand di fase pamungkas. Adapun Luis Milla, pelatih yang semasa aktif bermain pernah berlaga untuk klub raksasa Eropa Barcelona dan Real Madrid, dikontrak oleh PSSI untuk menangani timnas senior dan timnas U-23 Indonesia mulai akhir Januari 2017 hingga Asian Games 2018 berakhir. Selama dipegang pria yang bernama lengkap Luis Milla Aspas itu, sampai awal Maret 2018, timnas senior Indonesia memiliki catatan lima kali menang, dua kali seri dan empat kali kalah. Sementara timnas U-22 menorehkan rekor enam kali menang, tiga kali imbang dan empat kali kalah. Di masa kepemimpinannya, Luis Milla berhasil memberikan medali perunggu SEA Games 2017, Malaysia, dan peringkat kedua Aceh World Solidarity Cup pada Desember 2017. Di Asian Games 2018, timnas Indonesia yang menurunkan para pemain timnas U-23 ditambah tiga pemain senior diberikan target mencapai semifinal oleh PSSI. (ant)

Bali Post/ant

- Pelatih Timnas U-23 Luis Milla (tengah) memberikan instruksi saat latihan di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Latihan tersebut merupakan persiapan sebelum mengikuti ajang Asian Games 2018.

Timnas Polo Air Minim Uji Coba

Jakarta (Bali Post) Tim polo air putra Indonesia yang disiapkan untuk Asian Games 2018 JakartaPalembang mengakui jika hingga saat ini minim uji coba, mengingat di Tanah Air tidak ada kompetisi yang bisa digunakan untuk mengukur kemampuan. Meski minim uji coba, tim polo air tetap dalam optimistis tinggi untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan itu. Bahkan, di bawah asuhan pelatih asal Serbia, Milos Sakovic, Reza Auditya Putra dan kawan-kawan tetap digembleng di kolam renang komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. ‘’Latihan memang sudah dilakukan dengan baik, tapi kami butuh lawan tanding. Tapi kami optimistis dengan kemampuan tim yang ada saat ini,’’ kata kapten tim polo air Rezza Auditya Putra di sela kunjungan Menpora Imam Nahrawi, Selasa (6/3) kemarin. Kedatangan orang nomor satu di Kemenpora itu, kata Rezza, memang menambah motivasi saat berlatih. Apalagi dirinya bersama dengan atlet yang diberikan kesempatan untuk mengutaran apa yang menjadi kendala selama menjalani pemusatan latihan nasional. Secara umum, kata Rezza, memang tidak dihadapkan kendala yang berarti. Namun, pihaknya berharap semua kebutuhan atlet mulai dari gizi hingga fisioterapis bisa terpenuhi demi berlatih secara maksimal. Meski saat ini minim uji coba, tim polo air putra Indonesia tetap diagendakan menjalani uji coba di Serbia. Sesuai dengan rencana, uji coba tersebut bakal dilakukan Mei pekan kedua. Inilah peluang untuk mengasah kemam-

puan sebelum turun di Asian Games 2018, Agustus nanti. ‘’Kami dua pekan disana (Serbia). Kami sudah mengagendakan beberapa pertandingan uji coba dengan klub-klub sana. Serbia selama ini dikenal memiliki banyak klub liga champion seperti Partizan maupun Red Star,’’ tutur manajer tim polo air putra Indonesia Dean Baldwin. Dean berharap meski hanya melakukan uji coba singkat, tim polo air Indonesia banyak mendapatkan ilmu. Apalagi persaingan di Asian Games nanti bakal berlangsung ketat. Untuk Asia Tenggara pesaing Indonesia adalah Singapura, sedangkan level Asia ada Jepang, Kazakstan maupun Tiongkok. Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi mengaku akan terus memberi semangat dan motivasi kepada seluruh atlet. Pihaknya juga akan terus menginventarisasi permasalahan yang terjadi selama pemusatan latihan nasional. ‘’Saya datang ke sini untuk menengok, menemani dan mendengar secara langsung keluhan dari atlet polo air dan renang indah. Selain ke atlet, saya juga bertanya langsung ke pelatih terkait kesiapan mereka,’’ ucapnya. Menurutnya, jika ada permasalahan segera disampaikan apalagi saat ini pemerintah sudah menyerahkan secara langsung pengelolaan anggara kepada masing-masing induk organisasi cabang olahraga. ‘’Semuanya harus beres biar tidak mengganggu persiapan. Yang jelas kita sangat diuntungkan karena bisa lebih awal menikmati venue. Ini kelebihan tim kita. Jadi semuanya harus optimistis bisa meraih hasil terbaik,’’ katanya menambahkan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Distributor Ban &Oli Membutuhkan sales&MD Umur Max.30Th Laki-Laki Pendidikan Minimal SMU.Bawa Lamaran ke Jl.Buluh Indah 75 Dps Toko Ban Goodyear Tlp:08113977520

Dcr PRT berpengalaman,Tdr Luar Hub.089618915995/081246640599

B.BP.001.03.18.0000267

Dcr Sopir SIM B1,Sopir Forklip Mekanik,Tng Angkut&Adm wnt bs .computer Hub:425082/3

B.BP.167.03.18.0000255

PT.Diba Sura Abadi mbthkan sgr Sales Eksekutif & Motoris H:081908884034GajiUMR+Bonus

B.BP.001.03.18.0000127

Dicr QC,Staff,Krywan Cewk/Cwok Hub:085337259786

B.BP.001.03.18.0000251

B.BP.001.03.18.0000266

!!DcrSgr PRT brsih2 TglDlm Gj1,5jt, 081237903622,087861412911

B.BP.166.03.18.0000277

Cri Salesman Jual Juice ke Cafe Restaurant.Gaji Bagus, TeamFun.Area:Canggu/Seminyak Hub.Marc:087862389148

Dicari Sopir Pribadi,Rajin, Jujur&Bertanggung jawab. Hub.08123810359/081999587639

B.BP.004.03.18.0000206

B.BP.001.03.18.0000262

B.BP.001.03.18.0000254

Dbthkn sgr Terapis Spa & Salon Pglm,Gapok+Komisi085739088323

B.BP.001.03.18.0000249

B.BP.001.03.18.0000256

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP,SimC utk Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK,Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke CV Gong Dewata Tlp.0361-722709/728443 B.BP.001.03.18.0000199

B.BP.001.03.18.0000272

Dibutuhkan Hairdresser,Therapist Berpglman Gaji Bagus,Di Kerobokan Hub:081 293 799 814

B.BP.001.02.18.0001458

Cri Sopir bs Matik+PRT bs naik Motor Hub:085238127777

B.BP.001.03.18.0000263

Dcr Supir,Site Manager P.Villa Hub.085225972222 Pglm 2th

Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA,lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik, rjn,jjr,Gj 4/jt brtggjwb, pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780

B.BP.001.03.18.0000275

Dicari PRT TnglDalam Gji 1,5Jt Lokasi Densel Hub:089632512899

B.BP.154.03.18.0000273

B.BP.031.03.18.0000128

!Dicari Ass Apoteker utk Apotik di Munggu Hub.081338610459

Dcr 1)Tng Kbrsihn,2)Prwat Hwan u/Klinik Hwan Hub:082145999697

Dcr Stylist & Capster Berpglmn Gj 2,5Jt-3,5Jt Hub.081288668441 Galuh Salon

Dcr Staf Surveyor Mak 30Th Hub Indohome Finance Elektronik & Furniture Jl.Cokroaminoto 165 Ubung(Sblh Bank Mantap)/429047

B.BP.001.03.18.0000252

Dcr 3Tkg Jahit,Berpeng PT.Bintang Bling-bling Jln Sudut Indah No.1 Ling Kancil Krbk,4481028

B.BP.154.03.18.0000276

Kerja diluar negeri, semua usia pasutri 081375409869

B.BP.004.03.18.0000090

Dcr Staff HK Villa,Perempuan, Berpengalaman,Jujur,Inisiatif, Cekatan,Prioritas Bhs.Inggris, Max 30Th,Gaji 1,5jT++.Bawa CV Tulis Tangan, Hub:081945710004 B.BP.001.03.18.0000242

Hevea Villas in Seminyak looking for Villa Manager to supervise 27 staff.Min 3 years experience,good computer skill fluent English spoken&written. Send CV & recent photo to: heveavillas@outlook.com B.BP.004.03.18.0000257

DIJUAL MOBIL

Kontraktor Cari:QS/Estimator, S1,Pengalaman,Jujur,Teliti KrmCV:sdmsastramas@gmail.com Telpon:0361-410720(Hrd) Urgent

Djl Nissan Juke Warna Silver Th 2011 Matic.Hub:08123666158

B.BP.001.03.18.0000079

B.BP.001.03.18.0000264

NISSAN

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL RUKO

2 UNIT RUKO DIJUAL TK. YEH AYA RENON

SPA

LB . 318 M2 2 LT . 300 M

SERTIFIKAT HAK MILIK

�0811613807

C.0000917-DJR

SERVICE

SERVICE

B.BP.001.03.18.0000245

Mega Carry’11 Biru Jl.SuryaBuana/14 Pdg.Sambian/081999682845

B.BP.001.03.18.0000250

DICARI MOTOR Beli Motor Bekas Segala Merk Dijemput Hub.085100847545

TOUR

ALUMINIUM

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dikontrakkan Ruko Blok B-15 Dalung Permai Hub.081293697270

B.BP.166.03.18.0000278

DIJUAL TANAH 1Are Jl.Waturengong 2.45A Pakerisan Induk Hub.087860156001

B.BP.001.03.18.0000268

Tnh 1Are di Jln Raya Tumbak bayuh aspek Perum H.081337141817 B.BP.001.03.18.0000271

B.BP.001.03.18.0000269

KAWASAKI

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000253

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak Tahunan HP:081338344155 B.BP.001.03.18.0000004

B.BP.001.03.18.0000246

KEHILANGAN

Djl Kost2an 10Kmr,LT2,Lst 2Are Lok.Sidakarya.Hub:081338999465 /087862067444

HlgBPKBNo.M11373759-ODK1908 CM a.n Nur Komalasari.Dnpsar B.BP.001.03.18.0000258

B.BP.001.03.18.0000241

DISEWAKAN RUMAH

DISEWAKAN RUKO

B.BP.001.03.18.0000203

B.BP.164.02.18.0001465

Bibit/Biji Kurma Tropis jadi PeluangEmasHP/WA.081338998800

B.BP.001.02.18.0001320

Dijl Cpt Rumah Ls Tnh 3are Jl. Singosari 18 Hub.081236510772

Dikontrakan Ruko 3Lt Jln.Imam Bonjol Dkt Kimia Farma.LB 5x20 Hub.081805313888

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-085101520139

Menerima Jasa Arsitek,Renovasi, Bangun Baru.TAM Design.Call/ WA:081239319349/081999761299

B.BP.001.03.18.0000261

B.BP.001.03.18.0000265

B.BP.001.03.18.0000181

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

Dijual Ninja 250F1 Th’14, Merah Hrg.45Jt Nego Hub.08123963118

Jual/Dkntrkn Rmh 2Lt,bgunn bsr Fas.komplit,4KMT+KMD dlm,grase 2 mobil,Lok.Gatsu Barat,Muding Indah H:Bpk Agung 08123920036

ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll.081337230907

B.BP.001.03.18.0000158

DIJUAL MOTOR

FOTO COPY

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SUZUKI

APV Arena GX Hitam Th’13 Mulus Low Kilometer.Hub:083119988565

Informasi pasang iklan Telepon

DIJUAL TANAH

HlgBPKBNo.N10770295-ODK1445 DU a.n Vian Hermawan. Denpasar B.BP.001.03.18.0000259

Tnh Kvl Jln Kebo Iwa Aspek Perum H.081337141817

Hlg Bk KIR DK9377BC An.PT Samudera Indonesia Logistik Kargo

DICARI TANAH

Hlg Buku KIR DK 9520 JE Nosin 4D34TF22513.NoBPKB:G-3671967O, An.PT Bahana Prestasi.

B.BP.001.03.18.0000270

Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk Di-develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama:085881515449

B.BP.820.03.18.0000274

B.BP.001.03.18.0000260

B.BP.001.03.18.0000244

SHM No.13351/2012,Ls Tnh 400M2 An.I Nengah Rena.087849276159 B.BP.001.03.18.0000243


BANGLI

18

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

SOSOK Atensi Judi KASUS perjudian tetap menjadi atensi Polres Bangli. Hal ini dibuktikan dari gencarnya penindakan dan pembinaan jajaran Sat Reskrim Polres Bangli. Sepanjang tahun 2017, Sat Reskrim Polres Bangli menindak 21 kasus perjudian. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Fajar Nuur Akbar, Selasa (6/3) kemarin, mengungkapkan kasus tahun lalu terdiri dari tajen, kocokan, ceki dan togel. Upaya penindakan, sambungnya, akan terus dilakukan guna meminimalisir penyakit masyarakat tersebut. Bali Post/ina ‘’Perjudian masih menjadi atensi pimpinan, dan hingga kini kami terus melakukan upaya penindakan,’’ katanya. Fajar menyampaikan, banyak faktor yang menyebabkan masyarakat main judi. Salah satunya masalah ekonomi. Masyarakat masih ingin mendapatkan uang dengan cara mudah dan mencarinya dengan jalan pintas yakni melalui permainan judi. Selain melakukan penindakan, pihaknya rutin melakukan pembinaan. Menurutnya, masalah perjudian menjadi atensi, sehingga setiap laporan yang masuk akan senantiasa disikapi. ‘’Kalau ada informasi, kami tetap melakukan upaya penindakan,’’ tegasnya. (ina)

Dewan Soroti Ngadatnya Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru

Bangli (Bali Post) – Belum cairnya tunjangan sertifikasi guru triwulan IV tahun 2017 menjadi salah satu persoalan yang dibahas dalam rapat kerja (raker) Komisi III DPRD Bangli dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, Selasa (6/3) kemarin. Pada raker yang dipimpin Ketua Komisi III Ketut Suastika tersebut, dewan meminta Kadisdikpora Nyoman Suteja menjelaskan penyebab ngadatnya pencairan tunjangan tersebut. Dewan juga mendesak Disdikpora melakukan pencairan mengingat dana tunjangan sertifikasi tersebut telah ditransfer Pemerintah Pusat. Anggota Komisi III Made Sudiasa mempertanyakan

Bali Post/nan

PEMBINAAN - Para Danramil dan Babinsa di lingkungan Kodim 1262/Bangli mengikuti pembinaan di Aula Makodim Bangli, Selasa (6/3) kemarin.

Danramil dan Babinsa Ikuti Pembinaan

Bangli (Bali Post) Para Danramil dan Babinsa di lingkungan Kodim 1262/Bangli mengikuti kegiatan Pembinaan Kemampuan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter) yang dilaksanakan di Aula Makodim Bangli, Selasa (6/3) kemarin. Dalam kegiatan itu, Kodim mengundang pembicara dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli. Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan. Dengan pembinaan tersebut, Danramil dan Babinsa diharapkan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Menurutnya, pihaknya juga memerlukan referensi dari instansi terkait. Maka dari itu, dalam pembinaan kali ini, Kodim mengundang narasumber dari DPMD dan Dirparbud. ‘’Dan selanjutnya kita akan undang Dinas Kominfo sebagai pembicaranya,’’ ucapnya. Ditegaskannya, Dinas DPMD kemarin menyampaikan materi mengenai perubahan paradigma desa yang semula bersifat pasif menjadi aktif. Dulu, desa hanya melaksanakan program dari pemerintah, namun sekarang dengan adanya UU No. 6 Tahun 2015, desa menjadi lebih aktif karena Kepala Desa dan perangkatnya menjadi subjek pembangunan di masing-masing wilayah. ‘’Apa yang diberikan ini sangat bermanfaat untuk anggota Babinsa dan Danramil yang bertugas di lapangan. Saya harap, dalam bertugas nanti mereka benar-benar bisa menjadi penghubung program dari pemerintah,’’ katanya. Sementara itu, pembicara dari Disparbud menyampaikan hal terkait seni dan tradisi yang berkembang di masyarakat. Materi tersebut penting mengingat tidak semua Danramil dan Babinsa asli Bangli. Mereka perlu informasi yang akurat mengenai perkembangan seni, budaya dan tradisi di masyarakat. ‘’Nanti kita juga akan mengundang Dinas Kominfo untuk memberikan pembinaan seperti ini terkait masalah IT. Karena kita harapkan, dalam menjalankan tugas di lapangan, mereka bisa memanfaatkan IT secara maksimal,’’ katanya. (kmb41)

Bali Post/ina

RAKER - Raker Komisi III DPRD Bangli, Selasa (6/3) kemarin.

kepastian pembayaran tunjangan sertifikasi guru. Tidak hanya bagi mereka yang masih bertugas, tetapi juga untuk guru yang telah pensiun di akhir tahun 2017. Di sisi lain, dia menyoroti rencana pemberlakukan TPP berbasis kinerja. Sudiasa mempertanyakan cara Disdikpora merealisasikannya khususnya terhadap guru yang telah tersertifikasi. Sebab sesuai ketentuan Permendikbud, guru PNS yang telah menerima tunjangan sertifikasi, tidak berhak lagi menerima TPP dari daerah. ‘’Kami melihat kondisi itu akan membuat pengurangan penghasilan bagi guru, sehingga kami desak eksekutif agar bisa mencari solusi terkait hal itu. Jangan sam-

pai karena tidak bisa terima TPP, nantinya berdampak pada penurunan semangat kerja guru,’’ katanya. Selain Sudiasa, sorotan terkait ngadatnya pencairan tunjangan sertifikasi juga disampaikan anggota dewan, Dewa Gde Oka. Politisi Gerindra ini mengungkapkan, ngadatnya pencairan tunjangan sertifikasi ini terus menjadi pergunjingan di kalangan guru. ‘’Jadi dalam kesempatan ini kami ingin meminta penjelasan sejelasjelasnya, kenapa sampai guru-guru yang sudah tersertifikasi belum bisa menerima haknya,’’ kata Dewa Oka. Dia juga mendorong Disdikpora untuk meningkatkan upah untuk guru tidak tetap (GTT). Hal ini mengingat tanggung jawab GTT hampir

sama dengan guru PNS. Dia berharap GTT di Bangli bisa diberikan honor dengan nilai minimal sesuai UMR. Menanggapi sorotan dewan, Kadisdikpora Nyoman Suteja mengakui terjadi keterlambatan pembayaran tunjangan sertifikasi guru triwulan IV tahun 2017. Keterlambatan disebabkan ketidakcermatan penghitungan sehingga terjadi kekurangan dalam penganggaran. Terkait persoalan itu, Suteja mengaku telah berkoordinasi dengan Sekda dan BKPAD. Pihaknya pun telah menyampaikan persoalan itu ke seluruh kepala sekolah di Bangli. ‘’Kami akui ini terjadi karena kesalahan dan kekurangcermatan kami. Kami mohon juga bapak di dewan untuk memaklumi,’’

ujarnya. Ditegaskannya, pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang ngadat tersebut akan diproses di APBD Perubahan. Suteja memastikan, dana dari pusat tersebut sampai saat ini masih ada di kas daerah. Soal guru yang telah pensiun di akhir 2017, dia juga memastikan mereka tetap menerima haknya karena pembayaran sertifikasi didasari SKTP. Mengenai Permendikbud terkait larangan pemberian TPP terhadap guru yang telah menerima tunjangan sertifikasi, Suteja mengatakan, aturan itu sudah diterapkan Maret 2017. Meski demikian, pada April hingga akhir tahun 2017, para guru yang mendapat tunjangan sertifikasi tetap diberikan TPP. (kmb40)

kin tersebut tak sedikit perbekel di Bangli yang menolak menyalurkan rastra ke masyarakat. Mereka khawatir, penyaluran rastra yang tidak sesuai jumlah KK miskin akan menimbulkan kisruh di masyarakat. ‘’Tapi tadi (kemarin-red) kami tetap minta untuk menyalurkannya ke masyarakat sesuai data by name by address. Mengenai KK miskin yang belum dapat rastra, kita minta agar disampaikan oleh perbekel ke Dinsos,’’ terangnya. Lebih lanjut dijelaskan Sukarta, dari laporan per-

bekel tersebut, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan mengajukan perbaikan data ke pusat. Dengan demikian, data bantuan rastra pusat nantinya bisa sinkron dengan data di daerah. Ditambahkannya, apabila terdapat kekurangan jatah, rastra yang sudah dikirim ke desa tidak boleh dibagikan perbekel secara merata ke seluruh KK miskin di desanya. Sebab hal itu akan mengurangi volume rastra yang seharusnya diterima KK miskin. Jatah rastra harus dibagikan sesuai nama dan alamat KK miskin. (kmb40)

Ribuan KK Miskin Tak Dapat Rastra

Bangli (Bali Post) –

Ribuan KK miskin di Kabupaten Bangli tidak mendapat jatah beras sejahtera (rastra). Kondisi itu terjadi lantaran terdapat kekurangan kuota rastra dari pemerintah pusat. Dari 8.995 KK miskin di Kabupaten Bangli, pemerintah pusat hanya mengirimkan jatah rastra untuk 6.963 KK. Ditemui usai memberikan sosialisasi bantuan rastra, Selasa (6/3) kemarin, Kepala Dinas Sosial Bangli Nengah Sukarta menjelaskan, kekurangan jatah rastra tersebut dikarenakan ketimpangan data kabupaten dengan pusat. Sesuai data pihaknya, jumlah KK miskin di Kabupaten Bangli sebanyak 8.995 KK. Namun, jatah rastra yang diberikan pusat

untuk KK miskin di Kabupaten Bangli tahun 2018 jumlahnya tidak sesuai dengan data tersebut. ‘’Pemerintah hanya mengirimkan beras untuk 6.963 KK sehingga ada selisih lagi 2.032 KK,’’ terangnya. Sukarta mengatakan, persoalan ini tidak hanya terjadi di Bangli namun secara nasional. Menurutnya, selisih data dikarenakan data pusat belum sinkron dengan data

terbaru dari daerah. Di satu sisi, ada KK miskin yang sudah mampu namun masih tercatat sebagai KK miskin. Sementara di sisi lain, ada KK miskin baru di daerah namun belum tercatat di pusat sehingga menyebabkan jatah rastra yang dikirim pusat mengalami kekurangan. Diakui Sukarta, akibat ketidaksesuaian jatah rastra dengan data KK mis-

Bangli (Bali Post) Izin terkait tukar guling lahan KPH Bali Timur di kawasan hutan Bukit Payang RTK.7 yang lokasinya di Dusun Serongga Desa Songan B, Kintamani, belum juga turun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Padahal lahan tersebut sangat diperlukan guna merelokasi 26 KK warga Dusun Bantas yang terdampak bencana. Guna mempercepat proses perizinan, Pemkab Bangli melalui BPBD secara intens berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat. Kalak BPBD Bangli I Wayan Karmawan, Selasa (6/3) kemarin, mengatakan terkait proses izin pembebasan lahan hutan dengan lahan milik warga terse-

but, pihaknya secara intens berkoordinasi dengan Tim Penelitian Lapangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berdasarkan informasi yang diperolehnya, hasil kajian di lapangan terkait permohonan tukar guling itu sudah masuk ke kementerian. ‘’Tim juga tidak bisa memastikan kapan izin itu akan turun. Yang jelas, laporan terkait tukar guling lahan sudah masuk ke kementerian. Jadi pada intinya kita menunggu saja. Semoga

secepatnya bisa diterbitkan. Dan kita juga akan terus berkoordinasi dengan pusat,’’ jelas Karmawan. Terkait pemindahan warga di Dusun Yeh Mampeh Desa Batur Selatan setelah rampungnya rumah untuk relokasi, Karmawan menegaskan, sebelum diserahterimakan, pihaknya bersama BPK dan BNPB sudah melakukan pengecekan bangunan. Dari hasil pengecekan, pihaknya telah meminta perbekel setempat melakukan pembersihan lingkungan tersebut. (kmb41)

Izin Tukar Guling Lahan Diharapkan Segera Turun

I Wayan Karmawan

Bali Post/nan


19

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

Soal PK Mantan Bupati Klungkung

Pihak Candra Ajukan Bukti SP3 Denpasar (Bali Post) Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan penyidik kejaksaan pada tiga orang (mantan tersangka - red) kasus pengadaan lahan Dermaga Gunaksa, rupanya dijadikan “senjata” untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) oleh I Wayan Candra. Sebelumnya pihak kejaksaan mengeluarkan SP3 untuk Ni Made Anggara Juni Sari, Dewa Ayu Budhi Arini dan I Nengah Meregeg. Hanya SP3 yang dikeluarkan pihak kejaksaan kala itu, peran mantan tersangka berbeda-beda. Ada yang sebelumnya dijadikan tersangka dalam dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), ada juga saksi pembeli sekaligus berperan sebagai notaris dan ada sebagai pemilik lahan yang kala itu disebut ada yang fiktif. Dalam sidang PK terhadap terpidana 18 tahun I Wayan Candra di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (6/3) kemarin, pihak pemohon mengajukan novum. Di hadapan majelis hakim pimpimam Esthar Oktavi, tim kuasa hukum mantan Bupati Klungkung itu, Nur Lian dan Ni Nyoman Armini, ditanya soal bukti atau novum yang akan dijadikan bukti baru. Dengan membawa bundelan kliping koran salah satu harian di Bali, pihak pemohon di muka persidangan mengatakan novum yang diajukan adalah SP3. “SP3 yang kami ajukan yang mulia,” tandas salah satu tim kuasa hukum Candra dan mereka diminta menunjukkan ke hadapan majelis hakim dan disaksikan

oleh pihak kejaksaan selaku termohon PK. Sebelumnya Wayan Candra memutuskan mengajukan PK. Menurut kuasa hukumnya yang berkantor di Jakarta Selatan, alasan PK pertama adanya novum baru dan yang kedua adanya kekhilafan hakim. Salah satu bukti surat yang disampaikan tim kuasa hukum terpidana adalah bukti putusan Pengadilan Tipikor Denpasar. Bukti dimaksud adalah bahwa putusan dalam perkara sama, yakni korupsi Dermaga Gunaksa yang dilakukan secara bersama-sama, namun putusan berbeda. Putusan berbeda inilah yang salah satunya dijadikan novum karena perkara dan objek yang sama, putusannya berbeda atas nama orang lain. Padahal di sana

jelas disebut turut bersama-sama dengan Wayan Candra. “Bahkan ada yang bebas. Ini tidak adil, sehingga dijadikan novum,” tandas Nur Lian. Soal putusan, kata Nur Lian, masih terkait dengan perkara di pengadilan tingkat pertama (Tipikor - red). “Putusan inilah yang menjadi novum di PK Pak Wayan Candra,” jelasnya. Kedua adalah surat perjanjian. Di mana ada penerimaan uang dari Budi Harjo. Pihak Candra mengaku sudah mendapatkan bukti asli bahwa tidak semua uang diambil oleh prinsipelnya (terpidana). Bahkan dalam perjanjian uang sudah dikembakikan ke Budi Harjo lengkap dengan bunganya. “Inilah yang menjadi bukti surat,” jelasnya. Dalam putusan kasasi, Nur Lian membenarkan bahwa Wayan Candra dibui selama 18 tahun. Mantan Bupati Klungkung itu selain diganjar pidana kurungan 18 tahun, juga denda Rp 10 miliar subsider satu tahun sembilan bulan penjara. Bahkan MA juga menghukum mantan bupati di Bumi Serombotan itu dengan membayar uang pengganti sebesar Rp 42 miliar dan seluruh asetnya sebanyak 60 bidang disita untuk negara, termasuk rumahnya. (kmb37)

Dana KIS Rp 4,4 Miliar Tak Dipasang di APBD 2018

Singaraja (Bali Post) – Kendati APBD Induk 2018 sudah lolos verifikasi dan dinyatakan sudah berlaku, namun di tengah perjalanan muncul persoalan serius. Dana untuk pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) justru tidak dialokasikan dalam APBD Induk 2018. Padahal, dalam pembahasan sebelumnya alokasi dana pelayanan KIS PBI ini disepakati Rp 4,4 miliar untuk melayani tambahan kuota KIS PBI 2018 sebanyak 35.231 jiwa. Persoalan ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Buleleng dengan Dinas Kesehatan (Diskes) dan Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) di gedung dewan, Rabu (6/3) kemarin. Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengatakan, tadinya sebanyak 256.334 jiwa warga kurang mampu di daerah ini mendapat pelayanan KIS dengan sumber dana dari APBN. Walaupun ribuan sudah di-cover oleh dana pusat, namun masih ada sebanyak 117.439 jiwa warga yang tercecer. Ribuan warga tercecer itu kemudian dilayani KIS PBI dengan sharing APBD Provinsi dan

APBD Kabupaten. Kendati yang tercecer itu sudah tertanggani, ternyata masih ada yang belum terlayani. Pemkab kemudian mengusulkan pada Pemprov Bali tambahan kuota layanan KIS PBI. Hasilnya, disepakati tambahan kuota itu sebanyak 30 persen atau setara dengan 35.321 jiwa, dengan kebutuhan dana mencapai Rp 9,5 miliar setahun. Rinciannya APBD Provinsi sebesar Rp 5 miliar dan sisanya Rp 4,5 miliar ditanggung oleh APBD Buleleng. Persoalan muncul, karena Dinas Kesehatan Buleleng justru tidak mengalokasikan tambahan dana sharing Rp 4,5 miliar itu pada APBD Induk 2018. Ini diketahui setelah dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) di Dinas Kesehatan, tidak tercantum tambahan dana tersebut. Sementara itu, Pemprov Bali sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 5 miliar, bahkan sudah siap ditransfer. Karena kegiatan itu tidak ada dalam DIPA, sehingga dana provinsi belum dimanfaatkan. Sementara waga miskin dalam tambahan kuota 35.321 jiwa sudah ada yang berobat ke rumah sakit. ‘’Kami sosialisasikan ke masyarakat dan tidak ada lagi persoalam KIS PBI, karena semua masyarakat yang tercecer sudah bisa terlayani KIS. Tetapi

sekarang ada persoalan masalah anggarannya tidak dialokasikan. Ini sangat kita sayangkan sekali,’’ katanya. Atas kondisi itu, Wisnaya Wisna minta pemkab bisa mencarikan solusi, sehingga masyarakat yang berhak dan telanjur berobat ke rumah sakit bisa tertangani. Beberapa solusi yang ditawarkan dewan antara lain pemkab diminta menggunakan dana cadangan sebesar Rp 2 miliar dengan melakukan pergeseran anggaran. Selain itu, pemkab berutang dulu pada rumah sakit, sambil menunggu alokasi anggaran. ‘’Sambil mencarikan sumber dananya sebesar Rp 2 miliar dulu. Dengan demikian masyarakat yang telanjur berobat tidak dikenakan biaya dengan kategori pasien umum,’’ tegansya. Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. IGN Mahapramana mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengalokasikan anggaran di APBD Induk. Hanya dana yang dipasang itu untuk melayani KIS PBI untuk 117.439 jiwa. Sementara dana KIS PBI tambahan baru dialokasikan di APBD Perubahan 2018. ‘’Yang tambahan itu kami anggarkan dalam APBD Prubahan 2018 nanti akan dibahas lagi dengan dewan,’’ katanya. (kmb38)

Warung Global

Hak Cipta Tak Pengaruhi Omzet

SAAT ini pemerintah sedang menggalakkan pendaftaran Hak Cipta bagi pelaku UKM. Tetapi sayang, para pelaku UKM yang mendaftarkan hak cipta bagi usaha mereka masih rendah. Para pengopini yang bergabung dalam Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (6/3) kemarin, menyampaikan beberapa alasan kenapa UKM enggan mengurus hak cipta. Di antaranya, hak cipta tidak terlalu berdampak pada usaha mereka, hak cipta tidak begitu mendesak, di samping itu minimnya sosialisasi ke para pelaku UKM soal pengurusan hak cipta ini. Lalu apa saja yang penting dan dibutuhkan oleh para UKM selain hak cipta? berikut rangkumannya. Dunia usaha memang sedang menggeliat, Febri di Denpasar meminta agar situasi ini tidak terganggu akibat berbagai aturan yang membuat ribet. Menurutnya, hak cipta bagi UKM ini tidak begitu mendesak. Mengenai rendahnya minat mengurus hak cipta, menurut Febri, karena minimnya sosialisasi dari pihak berwenang sehingga masyarakat pelaku UKM ini tidak banyak mengetahui lantaran kesibukannya. Solusi yang ia tawarkan adalah dengan cara jemput bola ke pelaku UKM ini. Terlalu banyak aturan sebabkan pengusaha enggan urus hak cipta. Itu menurut Arya di Denpasar. UKM sendiri tidak mau berpikir mengurus hak cipta karena skala usaha yang digeluti kecil, lagi pula siapa yang akan menjiplak. Yang menjadi hambatan para UKM ini biasanya di bidang permodalan, ini yang harusnya dibantu oleh pemerintah, bukan ngurusi hak cipta.

Punya hak cipta juga tidak jaminan, usahanya tak dijiplak orang lain. Demikian Lilis di Tabanan menambahkan. Ia setuju bahwa permodalan, biasanya jadi hambatan para UKM untuk mengembangkan usahanya. Pengurusan hak cipta bagi Ketut Dawi di Abiansemal tidak begitu mendesak. Pengusaha kacang saur di wilayah Badung ini menyampaikan bahwa soal jiplak-menjiplak ini sebenarnya ada pada permintaan pasar, para konsumen tentu ingin harga yang rendah/murah sehingga rela beli yang tidak asli. Ia juga berharap bagi penjiplak inilah yang harusnya dikenakan sanksi. Di satu sisi, Winaja di Ubung berharap agar semua pengusaha baik kecil, menengah atau besar memiliki hak cipta. Tujuannya untuk melindungi usaha mereka sendiri. Sementara kalau usahanya sangat kecil, ia berpikir tak terlalu dibutuhkan. Mungkin kalau usahanya

Sumbangan Koperasi

Dari Hal. 1

Kata dia, Presiden menargetkan dua hal yang harus dikerjakan serius yaitu koperasi dan kewirausahaan. Karena koperasi sampai 27 Oktober 2014 sumbangannya pada PDB hanya 1,17 persen. Tahun 2019 sumbangan PDB ditargetkan minimal 5 persen. Dalam dua tahun bisa meningkat menjadi 4 persen sumbangannya untuk PDB. Dengan demikian tahun 2019 ia optimis sumbangan koperasi pada PDB bisa meningkat 6 persen. Puspayoga menyatakan tidak perlu terlalu banyak koperasi, tetapi satu koperasi harus berkualitas, sehingga koperasi perlu direformasi total. Yaitu reorientasi, rehabilitas dan buat database

yang bagus. Saat ini ada 43.000 koperasi yang tidak masuk database. Dengan demikian koperasi tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat. Satu bulan yang lalu, Menteri Koperasi me-launching satu koperasi masuk bursa efek Indonesia. Nilai saham yang awalnya Rp 140 per lembar menjadi 1.030 per lembar dalam satu bulan. Sementara rasio kewirausahaan dulu hanya 1,55 persen dari 160 juta penduduk Indonesia. Seharusnya minimal 2 persen penduduk Indonesia berwirausaha. Sedangkan Singapura 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4 persen yang penduduknya

sudah maju pesat dan besar, hak cipta itu mutlak harus dimiliki. Kembang Merta melalui akun facebook menyarankan agar usaha krama Bali diberikan label sukla. Kenapa pelaku UKM malas mengurus hak cipta? Werdha di Gianyar menyebut beberapa alasan. Selain malas, mereka berpikir hak cipta ini tidak terlalu berdampak pada usaha mereka juga barangkali budaya orang Bali yang menganggap bahwa usaha itu ibarat meyadnya dalam bentuk berkarya jadi landasan. Jika suatu usaha sampai diklaim oleh pihak atau negara lain, memang hak cipta ini sangat dibutuhkan. Jika pengurusan hak cipta ini tanpa biaya, harus betul-betul demikian. Ia sendiri justru melihat halhal mendesak yang dibutuhkan UKM saat ini yaitu permodalan seperti apa yang diusulkan kawan global lainnya. Demikian juga Angga di Denpasar, selain modal, para UKM ini juga butuh pelatihan-pelatihan, dan yang tak kalah penting adalah pemerintah membantu dalam hal pemasaran. UKM ke depan harusnya menjadi usaha yang berkembang bukan menjadi usaha yang kekurangan modal, seperti singkatannya UKM, dan bagi penjiplak hendaknya dikenakan sanksi tegas, jika ini tidak berjalan, percuma saja mengantongi hak cipta. (sikha)

sedikit. Tahun 2016 rasio kewirausahaan naik menjadi 3,01 persen. Untuk itu diperlukan kerja sama semua pihak, baik dari pihak kampus, BUMN, swasta dan media. Setelah 59 PT, akan ada PT lain yang juga akan disasar. Dengan banyaknya kampus yang diajak berkomitmen, ia yakin tahun 2019 kewirausahaan di Indonesia minimal 5 persen. Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali Luh Putu Hariyani mengatakan, banyak mahasiswa begitu lulus ingin menjadi pegawai dan karyawan. Pola pikir untuk nenjadi wirausaha masih minim. Sehingga diperlukan pendidikan kewirausahaan bagi mahasiswa yang diharapkan mampu menumbuhkan jiwa-

jiwa kewirausahaan. Sebagai masyarakat modern dan berpendidikan diharapkan tidak hanya mencari pekerjaan tetapi juga menciptakan lapangan kerja. ‘’Sebuah bangsa maju jika wirausahanya maju,’’ ujarnya. Dengan ide kecil yang inovatif, maka wirausaha dapat terwujud. Apalagi di era digitalisasi, akan mempermudah membangun usaha dan mengembangkan usahanya. Rektor Universitas Mahasaraswati Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. mengaku sudah dari dulu menggelorakan gerakan wirausaha ini di kampus. Gerakan wirausaha ini dimasukkan ke dalam kurikulum. Setiap fakultas ada kurikulum kewirausahaan dalam satu semester. (kmb42)

Jokowi Ancam Copot Sofyan Djalil

Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengancam akan mencopot Sofyan Djalil dari jabatannya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN, jika tak mampu memenuhi target sertifikasi tanah untuk rakyat. Ancaman tersebut disampaikan Jokowi dalam acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di halaman Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Selasa (6/3) kemarin. ‘’Saya sudah perintahkan kepada Pak Menteri, tahun ini 7 juta (sertifikat) kalau enggak bisa ganti, saya copot,’’ kata Presiden Jokowi yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Ancaman pencopotan itu sebenarnya sudah dilakukan berkali-kali bahkan setiap kali ketika acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat dilakukan di berbagai daerah. Menteri Sofyan Djalil sendiri hanya tersenyum-senyum ketika mendengar pidato Presiden tersebut. ‘’Menterinya juga nyuruh ke Kanwil BPN-nya kalau enggak sampai target copot juga. Kerja kalau enggak seperti itu ya enggak rampung-rampung,’’ ujarnya. Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan betapa persoalan sengketa lahan

menjadi momok di negeri ini. Presiden saat kunjungan kerja ke berbagai daerah selama ini mengaku selalu mendapatkan keluhan terkait sengketa lahan. Menurutnya, sengketa lahan terjadi karena belum dimilikinya sertifikat oleh seseorang. ‘’Kabupaten Bogor juga sama banyak sengketa karena rakyat belum pegang tanda bukti hak atas tanah. Kalau sudah pegang mau apa. Sudah enggak bisa apa-apa,’’ tuturnya. Presiden pada kesempatan itu berpesan kepada masyarakat yang sudah menerima sertifikat untuk menjaga sertifikat dengan baik serta memperhitungkan dengan cermat jika akan mengagunkan sertifikat ke bank. Presiden sekaligus menyempatkan untuk berdialog singkat dengan tiga perwakilan masyarakat memberikan kuis sederhana kemudian menghadiahkan sepeda kepada mereka. Dalam kesempatan yang sama diserahkan 15.000 sertifikat kepada masyarakat di wilayah Bogor meliputi empat kecamatan. Tahun lalu 5 juta sertifikat diserahkan kepada masyarakat, tahun ini ditargetkan jumlah itu naik menjadi 7 juta sertifikat kemudian menjadi 9 juta sertifikat dapat diserahkan kepada masyarakat pada 2019. (ant)

Adi Merdangga Dari Hal. 1

Setelah pembacaan deklarasi inilah ditampilkan kolaborasi tabuh Adi Merdangga kolosal dengan fragmentari dengan judul ‘’Giri Jaya Atitah’’ garapan IGN Ketut Artawan dan Agus Tumpah. Sebanyak 400 kendang serta 100 penari dan pendukung lainnya, menampilkan kolaborasi yang sangat indah. Puncaknya saat Giri Prasta selaku ketua tim diberikan panggul (pemukul) kendang, sebagai simbol senjata dalam ‘’peperangan’’ memenangkan Koster-Ace. Sebuah kendang dalam ukuran besar kemudian ditabuh berkali-kali oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung ini, dan diikuti oleh penabuh kendang lainnya. Suara gemuruh gendang membuat suasana makin semarak. Koster dalam orasinya menyatakan sangat berterima kasih dengan sambutan masyarakat Desa Adat Kerobokan yang sangat luar biasa. Dirinya mengaku kagum atas penampilan para seniman asal Kerobokan, yang menunjukkan kecintaan terhadap adat, tradisi, serta seni budaya Bali.

Koster-Ace, lanjutnya, akan membangun Bali dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dirumuskan bersama dengan sulinggih. Konsep itu artinya memelihara, menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk menuju kehidupan krama Bali yang sejahtera. Konsep itu pada akhirnya akan mengimplementasikan ajaran Trisakti Bung Karno dengan prinsip terencana, terpola dan terintegrasi, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Ada lima bidang prioritas dalam konsep tersebut. Pertama; sandang, pangan dan papan. Kedua; kesehatan dan pendidikan. Ketiga; jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Keempat; adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Dan kelima pariwisata serta infrastruktur pendukung baik laut, darat maupun udara. ‘’Khusus yang keempat di Bali ini adalah prioritas yang merupakan fundamental dan menjadi pilar paling prinsip bagi Bali. Inilah sejatinya yang harus diurus dengan sungguh-sungguh sebagai prioritas,’’ tutur Koster. Kabupaten Badung,

Rapimnas

Dari Hal. 1

Sementara mengenai nama calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) bisa juga akan dideklarasikan pada rapimnas nanti. ‘’Saya tidak

mengatasnamakan ketua umum di sini, Pak SBY, yang jelas rapimnas kali ini benarbenar kita ingin sekali lagi memgonsolidasikan semangat perjuangan dari seluruh kader di Tanah Air. Sekali lagi terlalu dini untuk bisa

menurut Koster, Giri Prasta yang notabene sebagai Bupati Badung telah berhasil melaksanakan konsep ini. Maka dari itu bila dirinya dipercaya memimpin Bali, konsep ini juga akan diterapkan di seluruh Bali. ‘’Kami memang menjadikan Badung sebagai pilot project pelaksanaan konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana, dan terbukti telah berhasil. Ke depannya konsep ini akan saya laksanakan di seluruh Bali secara terintegrasi,’’ katanya. Sementara itu, Giri Prasta tak malu-malu menyebut Wayan Koster adalah gurunya yang membimbingnya selama ini. Konsep yang diterapkan dalam pembangunan Badung, sebagian besar atas arahan Koster yang tiga periode duduk sebagai anggota DPR-RI. ‘’Konsep Pola Pembangunan Semesta Berencana yang kita terapkan sekarang di Badung gurunya adalah Bapak Wayan Koster. Dengan lima bidang prioritas, kebutuhan masyarakat dari lahir, kemudian dalam menjalani kehidupannya serta saat meninggalkan dunia semua masuk dalam cakupan programnya,’’ pungkas Giri Prasta. (kmb)

ditentukan hari ini walau orang mengatakan tidak terlalu dini karena waktunya tinggal empat bulan lagi sebelum menyerahkan semua persyaratan capres dan cawapres 2019 mendatang itu,’’ tutur Agus. (ant)

Negara Besar

Dari Hal. 1

Menurutnya, Indonesia adalah negara besar, negara beragam, negara majemuk dengan agama berbeda dengan adat berbeda, sekaligus dengan tradisi berbeda. ‘’Saya selalu sampaikan, jaga persaudaraan kita, sebangsa dan setanah air, jaga persatuan dan kesatuan, jaga kerukunan. Ini penting untuk Indonesia ke depan,’’ katanya. Tindak MCA Selain meminta masyara-

kat jaga kerukunan di tengah maraknya fitnah dan ujran kebencian, Jokowi juga memerintahkan Kapolri agar tidak ragu-ragu menindak kelompok Muslim Cyber Army (MCA) jika terbukti melanggar hukum. ‘’Saya perintahkan ke Kapolri, kalau ada pelanggaran, tindak tegas, jangan ragu-ragu,’’ katanya. Ia menegaskan bahwa penindakan hukum terhadap kelompok yang menyebabkan disintegrasi bangsa dan terbukti melanggar hukum,

Peserta Pemilu Dari Hal. 1

Dengan demikian, Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 58/PL.01.1.Kpt/03/ KPU/II/2018 tentang Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019 yang menyatakan PKPI tidak memenuhi

syarat sebagai peserta Pemilu 2019 dinyatakan sah menurut hukum. KPU Sahkan PBB Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menindaklanjuti putusan Bawaslu

kelompok apa pun itu termasuk Saracen dan MCA agar jangan setengah-setengah. Menurutnya, kelompok MCA harus ditelusuri dengan pasti apakah telah melakukan pelanggaran hukum, sebab jika terbukti harus ditindak dengan tegas. ‘’Kita harus tahu, ini pelanggaran hukum atau tidak. Kalau pelanggaran hukum, saya perintahkan, entah itu Saracen, entah itu MCA, kejar, selesaikan, tuntas. Jangan setengah-setengah,’’ kata Presiden. (ant)

dengan meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019. Keputusan mengesahkan PBB sebagai partai peserta Pemilu 2019 diputuskan dalam rapat pleno KPU, Senin (5/3) malam. (kmb4)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12

T

M

o 1 A s G ju d

ta d A D

C s d (T


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Umanis, 7 Maret 2018

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Eksperimen Lewat Alunan Musik Gelar Seni Akhir Pekan Bali Mandara Nawanatya III mulai bergulir. Bila tahun lalu tematik Bondres yang mengawalinya, kini diawali dengan tematik musik. Seniman-seniman muda dari tiga komunitas pun menunjukkan kepiawaiannya menggali

dan bereksperimen melalui alunan musik. Ketiga komunitas seni anak muda itu ialah, Komunitas Cenik Pangus, Sanggar Dian Kencana dan Sanggar WYP Art. Mereka tampil di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Minggu

(4/3) malam. “Kalau penampil pertama (Komunitas Cenik Pangus– red), catatan positifnya mereka sudah mampu menggali sesuatu. Cuman masih perlu dikembangkan,” apresiasi kurator Bali Mandara Nawanatya III Kadek Wahyudita. Menurut Wahyudita, ada beberapa komposisi yang memang di pengulangan perlu diperpendek, sehingga komposisinya menjadi pas. Namun, secara umum penampilan ketiga komunitas ini luar biasa. Seperti halnya Komunitas Cenik Pangus yang telah mencoba menggali gamelan Bali melalui eksplorasi dan eksperimen. “Walaupun inspirasinya sudah ada musikmusik yang seperti itu,” tukas Wahyudita. Komunitas Cenik Pangus melalui sentuhan komposer I Made Widanta menampilkan tiga karya, yaitu “Lumpyung”, “Tajen” dan “Rhythm of Sound”. Ketiganya merupakan musik kotemporer yang dikembangkan dari media gamelan yang dipadukan dengan beberapa alat non gamelan. Menurut Widanta, karya “Lumpyung” adalah sebuah upaya pengembangan teknik dalam mencipta komposisi musik. “Dimana pada komposisi ini dipadukan teknik-teknik tradisi yang dikemas dengan konsepkonsep musik baru, sehingga menjadi sebuah rajutan yang dinamis, rumit, dan atraktif,” tutur Widanta. Sementara ‘Tajen’, menurut Widanta terinspirasi fenomena tajen sebagai salah

Mirah Cyntia Dewi Jadi Putri Bali 2018 Menjadi Putri Indonesia tidaklah mudah. Tidak hanya bermodalkan paras cantik, tinggi dan lihai berlenggaklenggok di catwalk, tapi juga pintar dan memiliki attitude yang baik. A.A. Ayu Mirah Cyntia Dewi telah dinobatkan sebagai Putri Bali 2018 pada Februari lalu. Alhasil untuk selanjutnya, dara kelahiran 13 April 1997 ini akan bertarung dengan putri-putri cantik se-Indonesia untuk menjadi Putri Indonesia 2018. Tak berhenti di situ, jika menang, Putri Indonesia terpilih akan berlaga lagi di ajang Miss Universe. Ditemui Senin (5/3), Penasihat Yayasan Putri Bali dr. Laksmi Duarsa menuturkan, Mirah merupakan peserta Putri Bali 2018 yang nilainya tertinggi di antara putri-putri Bali terbaik lainnya. Dari 3 garis besar penilaian, yaitu beauty (kecantikan), brain (kecerdasan), behavior (tingkah laku), nilai Mirah Cintya dikatakan lebih tinggi. “Yang lain bagus, tapi Mirah Cintya lebih bagus lagi,” ujarnya. Tidak main-main, tahapan seleksi hingga terpilihnya Putri Bali membutuhkan waktu sebulan. Remaja usia 18-25 tahun beramai-ramai mengikuti ajang tersebut. Ada dua kali seleksi yang dilakukan dari Januari dan seleksi kedua bulan Februari. Dari ratusan peserta, terpilih 10 nama untuk dikarantina. Selama karantina, para peserta mendapat banyak ilmu. Mulai dari latihan berjalan di atas catwalk, pengetahuan umum, tes bakat, attitude termasuk etika ketika di meja makan, latihan modeling dan banyak hal lainnya. Namun pada intinya, penilaian Putri Indonesia Bali terbagi menjadi 3 yaitu beauty, brain, behavior. “Pada saat karantina ini, ada malam bakat yang menampilkan bakat masing-masing peserta,” ujarnya. Kemudian pada grandfinal para peserta dinilai oleh 5 juri termasuk dari Mustika Ratu. Setelah itu terpilihlah Mirah Cintya sebagai Putri Indonesia Bali 2018. Mahasiswa Prodi Manajemen Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana ini hanya memiliki waktu dua minggu untuk mempersiapkan diri mengikuti pemilihan Putri Indonesia. “Ada latihan body building, perawatan badan, latihan memasak oleh chef, latihan berjalan di catwalk. Jadi pelatihan yang didapat sebelumnya, dimantapkan lagi dengan latihan-latihan,” tuturnya. Setelah mengikuti pelatihan-pelatihan, sejak Rabu lalu, Mirah telah mengikuti karantina di Jakarta untuk bersaing pada ajang Putri Indonesia 2018. (may)

Bali Post/ist

satu ritual tabuh rah dalam upacara di Bali. Pada penampilan Sanggar Dian Kencana yang menampilkan karya-karya Pande Nyoman Karyana, S.Sn. ada beberapa catatan dari Wahyudita. “Yang penampil kedua (Sanggar Dian Kencana - red) memang secara penggarapan belum matang. Artinya masih perlu ada pengemasan-pengemasan yang lebih tajam ke mana mau fokusnya. Walau begitu upaya penggarapannya patut diapresiasi,” kupas Wahyudita. Karyana menampilkan

tiga karya musik kontemporer yaitu Nuansa Alam, Kusut dan Parsa. Pada garapan ‘Nuansa Alam’, Karyana terinspirasi suasana alam sejak pagi hingga petang. Karyana mencoba menampilkan suasana pagi dengan menampilkan suara binatang dan gemercik air dalam garapannya. Itu terasa kuat dalam musiknya. Sedangkan siang menjadi suasana agak panas, sore hari menjelang petang menjadi sunyi dan sepi, sehingga suara burung pun berhenti berkicau.

Tampil sebagai penutup pementasan malam itu, adalah Sanggar WYP Art garapan komposer Wayan Gede Putra Wirawan. Wirawan menampilkan empat garapan musik tradisi yaitu Bebarongan Barong Barongan, Butir Pasir, Samapada Rasa dan Pada Liang. “Yang ketiga ini (Sanggar WYP Art - red) lebih ke tradisi secara musikal bagus,” ungkap Wahyudita. Hanya, menurut Wahyudita, kelemahan penampilan ini pada pengkemasan yang melibatkan bondres. Bondres terlalu mendominasi. Artinya

kalau bondres itu dihilangkan sebenarnya perjalanan dari yang tradisi kemudian berkembang-berkembang itu justru akan kelihatan. Terlepas dari catatancatatan tersebut, menurut Wahyudita, di bulan musik ini penampil sudah mencoba tampil dengan memperhatikan juga artistik panggung dengan gaya mereka masing-masing. “Itu yang saya salutlah. Itu yang membedakan mereka ketika tampil di Nawanatya ini dengan tampil di tempat lain,” puji Wahyudita. (win)

Gunung ”James Bond” di Jepang Erupsi

Bali Post/rtr

ASAP TEBAL - Gunung Shinmoedake mengeluarkan asap tebal dan abu karena peningkatan aktivitas pada Selasa (6/3) kemarin. Tokyo (Bali Post) -

Sebuah gunung api yang pernah ditampilkan dalam film James Bond pada 1960-an, Selasa (6/3) kemarin mengeluarkan asap dan abu ribuan meter hingga menyebabkan pembatalan penerbangan dari dan ke luar bandara terdekat. Diperkirakan erupsi akan terus terjadi untuk sementara ini. Gunung Shinmoedake yang berjarak sekitar 985 km dari Tokyo terletak di Pulau Kyushu. Gunung ini telah erupsi tapi dalam skala kecil sejak 1 Maret lalu. Karena meningkatnya ak-

Dejapu

A.A. Ayu Mirah Cyntia Dewi

Bali Post/ist

PERGELARAN - Salah satu penampilan tematik musik Sanggar Dian Kencana pada Pergelaran Bali Mandara Nawanatya III di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Minggu (4/3) malam.

tivitas gunung itu, kawasan ke gunung tersebut ditutup. Sebuah tayangan televisi memperlihatkan asap dan abu membungbung tinggi ke angkasa dengan lava yang ter-

lihat di dalam kawah. Gunung ini pernah ditampilkan dalam film James Bond “You Only Live Twice”. Menurut laporan NHK, abu dan asap telah mencapai

ketinggian 3.650 meter dan termasuk erupsi terbesar sejak 7 tahun belakangan ini. “Gunung telah erupsi sejak beberapa hari lalu, namun hari ini merupakan yang terkuat,” kata seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang. Masih menurut NHK, sekitar 65 penerbangan dibatalkan. Jepang saat ini memiliki 110 gunung api aktif dan 47

di antaranya dimonitor secara kontinu. Pada September 2014, 63 orang tewas saat Gunung Ontake erupsi. Korban jiwa saat itu merupakan yang terburuk sepanjang sejarah erupsi Jepang dalam 90 tahun terakhir. Pada Januari, seorang anggota militer Jepang terkena lontaran batu dan tewas saat sebuah gunung api erupsi di Jepang tengah. (iah/rtr)

Garap Ulang ”Tresna Kapegatin”

Setelah meluncurkan video klip single “Sebet Liang” dalam versi animasi, band alternatif berbahasa Bali asal Denpasar, Dejapu kembali mempersiapkan karya berikutnya. Kali ini band yang beranggotakan Putu Budi (vokal), Julian Richard (gitar), Lojer (bass), Santi (aditional gitar) dan Iwak (aditional drum) ini akan merilis kembali lagu lama dari album perdana mereka yang berjudul “Tresna Kapegatin” dengan format yang berbeda. Menurut Putu Budi (vokal) yang sekaligus menjadi penulis dari lagu ini, keputusan Dejapu menggarap ulang lagu ini agar feel yang diungkap

dalam liriknya lebih kena. Sebab, saat menjadi penghuni di album pertama, lagu “Tresna Kapegatin” ini lekat dengan nuansa distorsi. Keputusan pun diambil untuk mengubah aransemen ke dalam nuansa akustik yang lebih melow. “Kali ini lagu ini kami re-make dengan nuansa baru yakni akustik. Alasannya karena biar kena saja dengan maksud yang tertuang dalam liriknya,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu. Usai melewati proses rekaman versi akustik di Supercond Musik, Singaraja beberapa waktu lalu, band yang terbentuk 2014 lalu ini juga langsung bergerak

membuatkan video klip dari lagu tersebut. Pasalnya, pada album pertama dulu, lagu ini belum mempunyai video klip. “Kami sudah melakukan proses pengambilan gambar dan akan kelar dalam waktu dekat. Dan rilisnya kami targetkan dalam waktu secepat mungkin,” terang Putu Budi. Sementara itu, video klip dari lagu yang mengisahkan tentang putus cinta ini digarap oleh Maryasa Art dari Negara, dengan melibatkan model klip dua orang wanita cantik bernama Venha dan Selly. “Semoga klipnya cepat kelar. Kami minta dukungan dan doanya,” pungkasnya. (win)

Dejapu

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook