Skip to main content

Edisi 07 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 138 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu paing, 7 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Evaluasi Bebas Visa

Sejumlah Negara akan Dicoret

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ada tiga alasan yang mendorong perlunya evaluasi untuk mencoret beberapa negara yang mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan. Luhut yang ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Jumat (6/1) kemarin, mengatakan keputusan untuk mencabut fasilitas tersebut untuk sejumlah negara dilakukan tidak semata karena adanya pelanggaran keimigrasian. ‘’Kami melihat ada manfaatnya atau tidak kita buka bebas visa ke negara-negara tertentu. Kalau tidak ada, untuk apa kita kasih?’’ katanya.

a kasus unuhan, us Pane rekonkan dan di Jarin. Seagakan i terseBerita BAP). Bali Post/ant

PEMKAB KLATEN - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Sri Mulyani (tengah) berjabat tangan dengan pejabat Pemkab Klaten seusai pengarahan di Kantor Pemerintahan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (6/1) kemarin. Ia ditunjuk sebagai Plt. Pasca-operasi tangkap tangan kasus suap jual jabatan yang menjerat Bupati Klaten Sri Hartini.

Kasus Klaten

KPK Periksa Kepala SD Jakarta (Bali Post) – KPK sudah memeriksa 36 saksi pada Jumat (6/1) kemarin terkait kasus dugaan korupsi penerimaan suap untuk mutasi jabatan di Pemerintahan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. ‘’Terkait OTT (operasi tangkap tangan) KPK pada 30 Desember 2016 lalu, hari ini diagendakan pemeriksaan 36 saksi di Polres Klaten, unsurnya ada pejabat daerah dari berbagai level, ada pegawai negeri sipil dan swasta, hingga kepala Sekolah Dasar (SD) dan staf kecamatan, para saksi ini kami dalami lebih lanjut terkait perkara yang ditangani,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta. Para saksi itu diduga mengetahui dugaan pemberian dana kepada Bupati Klaten Sri Hartini yang sudah ditetapkan sebagai ter-

sangka dalam kasus ini. ‘’Tentu diklarifikasi peran masing-masing saksi apakah pernah dimintai uang oleh pihak-pihak tertentu di Klaten atau ada perantara atau pernah memberikan atau ada komunikasi lain, itu yang jadi bahan pemeriksaan,’’ tambah Febri. Bupati Klaten Sri Hartati yang diduga menerima uang senilai Rp 2,08 miliar dan 5.700 dolar AS serta 2.035 dolar Singapura untuk penempatan jabatan sejumlah pihak di lingkungan Pemkab Klaten. Selain itu, penyidik KPK juga menemukan uang Rp 3,2 miliar di rumah dinas Sri Hartini. Uang Rp 3 miliar ditemukan di kamar anak bupati, sedangkan sisanya berada di kamar Hartini. Hal. 19 Pengisian Jabatan

Surat Putri Diana Dilelang

PUTRI Diana meninggal pada Agustus 1997. Namun, ia tetap memiliki daya pikat. Salah satu buktinya, surat yang dikirim kepada pejabat Istana Buckingham laku terjual ribuan dolar pada lelang di Inggris, Jumat (6/1) kemarin. Surat itu mengungkapkan bahwa Pangeran Harry ‘’terus-menerus dalam kesulitan’’ di asrama sekolah. Enam catatan tulisan tangan tersebut dikirim ke Kepala Istana Buckingham Steward Cyril Dickman pada 1980-an dan 1990an dan memperlihatkan sekilas kehidupan sang Putri. Hal. 19 Dalam Kesulitan

Alasan kedua, lanjut mantan Menko Polhukam ini, yakni adanya pelanggaran yang dibuat dalam penggunaan fasilitas bebas visa kunjungan tersebut. ‘’Ketiga, nilai tambah apa yang kita dapat dari itu. Kalau tidak ada (nilai tambah), ya… ngapain,’’ katanya. Menurutnya, evaluasi tersebut dilakukan kepada sejumlah negara secara acak. Namun, ia mengaku proses evaluasi itu akan memakan waktu sekitar satu bulan untuk pemeriksaan rinci. ‘’Namanya evaluasi tidak akan (selesai) satu hari. Paling tidak satu bulan periksa ini itu segala macamnya,’’ katanya. Sebelumnya, pemerintah Indonesia dipastikan akan mencoret beberapa negara yang semula diberi fasilitas bebas bisa kunjungan singkat setelah melalui tahap evaluasi beberapa waktu lalu. ‘’Sudah ada tapi tentu terlalu early kalau saya buka. Biar nanti Dirjen Imigrasi dan (pihak) terkait melakukan evaluasi itu,’’ kata Binsar Panjaitan, Rabu (4/1). Ia menegaskan untuk kepentingan pariwisata, kebijakan bebas visa juga perlu dievaluasi jika nyatanya tidak memberikan kontribusi signifikan. Selain itu, Luhut menegaskan, pemberian fasilitas bebas visa juga perlu untuk dicabut jika warga negara dari negara bersangkutan berpotensi melakukan pelanggaran di Indonesia. Namun, ia menekankan, sampai sejauh ini dari hasil evaluasi sementara, sangat sedikit yang menggunakan fasilitas visa sementara untuk tinggal dalam waktu lama di Indonesia, apalagi untuk mencari kerja. ‘’Jadi kalau ada yang omong-omong bilang jumlahnya ribuan bahkan ratusan ribu, saya pingin orangnya datang ke saya, tunjuk angkanya, di mana, kita pergi sama-sama. Jangan kita buat dusta di antara kita,’’ katanya. Kebijakan bebas visa kunjungan telah diberlakukan sejak 2015 kepada 169 negara. (ant)

Luhut Binsar Pandjaitan

Mahrez Pemain Terbaik Afrika

Abuja Riyad Mahrez, yang menginspirasi Leicester City untuk secara mengejutkan menjadi juara Liga Inggris musim lalu, terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika pada Jumat (6/1) kemarin. Pemain asal Aljazair yang permainan kreatifnya menjadi salah satu kunci kesuksesan Leicester, mengungguli pemenang 2015 Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund dan pemain Liverpool Sadio Mane. Pemain Leicester itu mendapatkan 361 suara, mengungguli 313 suara yang dikumpulkan Aubameyang dan 186 suara milik Mane. Hasil itu diumumkan pada upacara pemberian penghargaan tahunan Konfederasi Sepak Bola Afrika

(CAF) di ibu kota Nigeria. ‘’’Penyihir’ asal Aljazair Mahrez menjalani tahun yang layak dikenang. Hal. 19 Aktor Kunci

Riyad Mahrez

Putri Diana (alm)

Ada Empat Aspek yang Dikaji

Siap Kaji Ulang Reklamasi

Unud Tidak Mungkin ’’Jual’’ Bali MENTERI Koordinator Kemaritiman menyatakan rencana reklamasi Teluk Benoa akan dikaji ulang. Unud dan World Bank ditugaskan untuk itu. Tujuannya agar kajian yang dihasilkan benar-benar independen. Atas rencana tersebut, Rektor Universitas Udayana (Unud) menyatakan kesiapannya untuk mengkaji ulang reklamasi Teluk Benoa. ‘’Prinsipnya kita tidak boleh menolak begitu saja, tugas meneliti memang tugas universitas. Cuma yang penting kita tidak berpihak kepada siapa pun. Independen, netralitas itu harus tetap dijaga, kita enggak mungkin jual Unudlah, kita enggak mungkin jual Bali,’’ tegas Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD., Kamis (5/1).

Suastika menjelaskan, Unud sebagai lembaga perguruan tinggi milik pemerintah pasti melaksanakan apa yang ditugaskan pemerintah. Saat ini tinggal menunggu instruksi lebih lanjut dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Namun, siapa pun yang menyuruh tetap harus netral dan independen. ‘’Siapa pun tidak boleh ikut campur urusan prinsip yang bersifat keilmuan,’’ tandasnya. Sebelumnya (BP, 4/1), Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan rencana reklamasi Teluk Benoa akan dikaji ulang. Pemerintah mempercayakan kepada World Bank bersama Unud untuk melakukan kajian ulang ini. Kajian ini diharapkan bisa menjadi landasan pemerintah untuk menyikapi pro-kontra rencana reklamasi Teluk

Benoa, Bali. ‘’Rencana reklamasi Teluk Benoa akan dilakukan kajian ulang. Pemerintah melibatkan World Bank dan Unud untuk hal ini. Kajian diharapkan dilakukan secara ilmiah dan independen, termasuk memperhatikan aspek lingkungan dan budaya Bali,’’ tegasnya. Hal. 19 Rencana Reklamasi

’’Siapa pun tidak boleh ikut campur urusan prinsip yang bersifat keilmuan.’’ Prof. Suastika Rektor Unud

Semuanya Tak Layak

UNUD telah mengeluarkan hasil final feasibility study (FS) pada 2 September 2013. Hasilnya, bahwa reklamasi Teluk Benoa tidak layak. Ada empat aspek kajian dalam studi kelayakan ini, yakni aspek teknis, lingkungan, sosial-budaya dan ekonomi-finansial. Adapun hasil kajian dari keempat aspek itu seluruhnya dinyatakan tidak layak. Kesimpulan bahwa reklamasi Teluk Benoa tidak layak diputuskan pada rapat gabungan di Gedung Rektorat Kampus Bukit Jimbaran pada hari itu juga. Pertemuan dihadiri para guru besar, dekan fakultas dan perwakilan dosen di lingkungan Unud. Rapat yang berlangsung empat jam itu akhirnya berkesimpulan, reklamasi Teluk Benoa tidak layak dilakukan. Ketika itu Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. didampingi Ketua LPPM Unud Prof. Ketut Satriawan mengatakan, ada empat aspek kajian dalam studi kelayakan ini, yakni aspek teknis, lingkungan, sosial-budaya dan ekonomi-finansial. Hal. 19 Tidak Layak


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Terkait Eksekusi di Serangan

Cek Persenjataan

Lima Tersangka Ditahan

Denpasar (Bali Post) Perkembangan penanganan bentrok saat eksekusi rumah di Kampung Bugis, Serangan, Denpasar Selatan (Densel), lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam saat eksekusi. Kelimanya telah ditahan pihak kepolisian. Mereka masing-masing Aditya Sulaiman dengan barang bukti ketapel dan anak panah. Sain Sadam dengan barang bukti ketapel dan anak panah. M. Amir dengan barang bukti badik. Aris Fadila dengan barang bukti ketapel dan anak panah. Sedangkan Zakaria ditetapkan sebagai tersangka karena melawan petugas. ‘’Ada satu orang berinisial Jo (Jonatan) ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara pencurian barang berharga milik warga berupa emas saat eksekusi berlangsung. Tapi kasusnya ditangani oleh Polsek Densel (Denpasar Selatan - red),’’ tegas Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard H. Nainggolan, Jumat (6/1) kemarin. Selain itu, ada enam orang yang diamankan berinisial AH, Mu, MK, Nu, MA dan Ra. Namun, menurut Kasat Reskrim, belum ditemukan keterlibatan tindak pidananya. Karena itu, mereka telah dikembalikan kepada keluarganya, tetapi tetap wajib lapor sambil menunggu perkembangan selanjutnya. ‘’Penyidik terus mengumpulkan alat bukti, di antaranya keterangan saksi dan petunjuk lainnya. Pengembangan juga terus dilakukan,’’ tegasnya. Menanggapi diamankannya orang menggunakan pakaian TNI, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa langsung mengecek ke Denpom Denpasar. Setelah diperiksa, ternyata orang itu bukan anggota TNI. ‘’Celana dibilang dapat hadiah dari keluarganya, kalau baju dikasi temannya. Dengan kejadian itu, dikira TNI membekengi mereka, padahal sama sekali tidak ada. Tentara di Bali netral. Hal ini jadi rawan bila ada pihak lain melihat dan bisa dimanfaatkan untuk provokasi. Syukurnya hal itu tidak sampai terjadi,’’ kata Cantiasa. Menurut Danrem, hal yang harus diwaspadai pasca-eksekusi, karena sebagian warga masih bertahan di sekitar lokasi. Walau Pemkot Denpasar sudah membantu tenda dan makanan, tetapi tidak bisa lama-lama seperti itu. Mereka harus secepatnya mencari tempat tinggal. ‘’Kasus ini kan prosesnya sudah lama dan sudah inkracht dua kali. Eksekusi harus dilaksanakan. Secara umum, masyarakat sudah menerima dan ini proses hukum, sudah sesuai prosedur,’’ tandasnya. (kmb36)

Sidang Kasus Perdin

Hakim Ancam Sekwan dengan Pasal Sumpah Palsu

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar dengan terdakwa I Gusti Made Patra, Jumat (6/1) kemarin memasuki pemeriksaan saksi kunci. Jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Arya Lanang dan Agung Jayalantara menghadirkan saksi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Denpasar I Gusti Rai Suta, S.H. Dia juga menjadi tersangka dalam kasus ini. Diduga karena keterangannya tidak jujur, baik jaksa maupun hakim sempat mengancam terdakwa dengan pasal sumpah palsu yang hukumannya bisa tujuh tahun. ‘’Saksi dari tadi menyudutkan PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan). Kita di sini mencari kebenaran materiil, bukan formil. Kalau bapak tidak jujur, bapak bisa disidik dan dikenakan (pasal) sumpah palsu. Ini saya ingatkan,’’ tandas hakim Sutrisno mengamcam saksi Rai Suta. Dalam sidang kemarin, saksi memang menyudutkan terdakwa sebagai PPTK. Semua dilimpahkan saksi pada terdakwa, sebagaimana tupoksinya. Di hadapan mejelis hakim, saksi mengatakan awal perdin semua diawali dengan rapat komisi dilanjukan rapat pimpinan komisi dan pimpinan dengan melibatkan unsur PNS. Sementara itu, pihak jaksa terus mengejar peranan travel dalam kasus ini. Dua travel yakni Daksina Wisata Tour & Travel dan Sunda Duta Tour and Travel terus digali peranannya. Jaksa menanyakan pedoman perdin, saksi yang menjabat PA (Pengguna Angaran) mengatakan pedomannya adalah Perwali (Peraturan Wali Kota). Jaksa mengejar terkait penetapan kerja sama perdin antara pihak travel dengan Sekertariat DPRD Kota Denpasar. Terkait hal ini, Rai Suta hanya bisa menjawab kalau dalam rapim itu hanya membahas hal yang terkait perdin, mulai dari agenda kegiatan, jadwal perdin hingga daerah tujuan. ‘’Dalam rapim tidak membahas hal teknis terkait penetapan travel, karena itu sudah ada sejak dulu,’’ ucap saksi. Dalam persidangan yang berlangsung sekitar empat jam itu, keterangan saksi dituding berbelit-belit dan banyak berkata tidak tahu. Bahkan, mejelis hakim terus mengingatkan kepada saksi bahwa dia terikat oleh sumpah. Namun, hal itu tidak membuat jaksa berhasil mengorek siapa yang berperan dalam penetapan travel dalam kasus ini, Bali Daksina Wisata Tour and Travel dan Sunda Duta Tour and Travel sebagai pihak ketiga. Sementara majelis hakim kembali bertanya, kenapa memakai jasa dua travel yaitu Bali Daksina Travel dan Sunda Duta Travel. Padahal, sudah jelas dalam perwali disebutkan anggaran perdin diberikan secara perorangan. ‘’Secara teknis saya tidak tahu. Memang dalam pelaksanaannya menggunakan pihak ketiga,’’ ujar Ari Suta. Di pengujung persidangan, majelis hakim memberikan secarik kertas kepada saksi untuk menulis Pepres Nomor 72 Tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa dan Peraturan Menteri Keuangan pasal 38 ayat 5. ‘’Itu acuannya, biar anda bisa baca dan bisa tidur nyeyak di rumah,’’ ungkap mejelis hakim menyindir. (kmb37)

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : UNUD TAK MUNGKIN JUAL BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kapolda Minta Tim Gegana Waspadai Bom Cair

Bali Post/eka

PRASARANA - Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose memeriksa sarana dan prasarana kepolisian di Mapolda Bali, Jumat (6/1) kemarin.

Sekda Tunjuk Kabag Umum Jadi Plt. Sekwan

Denpasar (Bali Post) -

Desakan anggota DPRD Denpasar agar posisi Sekretaris Dewan (Sekwan) segera diisi, mendapat respons cepat dari Sekda AAN Rai Iswara. Salah satu kepala bagian (kabag) di Sekretariat Dewan yakni Kabag Umum ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt.) Sekwan. ‘’Saya sudah teken suratnya tadi, kabagnya saja tunjuk jadi Plt.,’’ ujar Sekda Kota Denpasar Rai Iswara yang ditemui di sela-sela peringatan HUT ke-96 RSUD Wangaya, Jumat (6/1) kemarin. Kosongnya posisi Sekwan Denpasar, menyusul pensiunnya I Gusti Rai Suta per 30 Desember 2016 lalu. Belum terisinya posisi Sekwan, dikhawatirkan memengaruhi kelancaran kegiatan di lembaga legislatif tersebut. Namun kini semuanya sudah kelar. Sekda sudah menunjuk Kabag Umum di Sekretariat Dewan Putu Darma Wiyata untuk menjadi Plt. Sekwan. Ditanya kapan akan definitif, Rai Iswara menyatakan secepatnya karena saat ini masih dalam proses. Bahkan harus disampaikan ke pusat, kemudian akan disodorkan kembali kepada wali kota selaku pihak yang menggunakannya. ‘’Proses ini untuk semua posisi yang kini belum terisi, seperti beberapa kepala dinas,’’ katanya. Banyaknya posisi yang belum

terisi, katanya, juga dipengaruhi adanya perubahan organisasi perangkat daerah (OPD). Hanya, untuk OPD-nya sudah sah dan telah berlaku sejak awal Januari ini. ‘’Beberapa posisi puncak belum terisi, karena prosesnya cukup panjang. Berbeda dengan posisi yang di bawah seperti kasi, sudah bisa diisi,’’ jelasnya. Perubahan OPD ini sudak ditindaklanjuti dengan melakukan pengukuhan 687 pejabat struktural yang telah dilaksanakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (28/12) lalu. Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Dewan mendorong agar pengukuhan tersebut ditindaklanjuti dengan mutasi dan pengisian jabatan lowong. Seperti diberitakan sebelum-

nya, memasuki tahun 2017 ini sejumlah posisi strategis di sejumlah instansi Pemkot Denpasar banyak yang lowong karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Salah satunya yakni posisi Sekretaris DPRD (Sekwan) Denpasar I Gusti Rai Suta. Lowongnya posisi Sekwan dinilai akan memengaruhi kelangsungan kegiatan dewan secara umum. Karena itu, dewan mendesak agar posisi tersebut segera diisi, meskipun dengan Plt. Hal ini diungkapkan sejumlah anggota DPRD Denpasar, di antaranya Wayan Suadi Putra, I.B. Ketut Kiana, A.A. Susruta Ngurah Putra, dan A.A. Ngurah Gede Widiada di kantornya, Kamis (5/1) lalu. Menurut Suadi Putra, keberadaan Sekwan memiliki fungsi vital dalam proses kinerja dewan. Sebab, banyak hal yang harus menjadi kewenangan seorang Sekwan. ‘’Pasti ada pengaruhnya bagi kita di sini, karena itu posisi Sekwan harus segera diisi,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

POLDA Bali, Jumat (6/1) kemarin menggelar peralatan, kendaraan dan persenjataan yang dimiliki. Hal itu dilakukan dalam acara pelepasan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto. Kapolda Bali yang baru Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose mengecek satu per satu peralatan tersebut, terutama yang dimiliki Sat. Brimob. Satu per satu senjata milik pasukan elite Polri itu dicek dan ditanya jumlah serta fungsinya. ‘’Peralatan milik Polda Bali untuk standar kepolisian setingkat Polda cukup bagus dan lengkap,’’ ujar Irjen Golose. Pada kesempatan itu, Kapolda Golose sempat menanyakan kesiapan tim Gegana Brimob menghadapi bom cair. ‘’Bom cair itu harus diwaspadai, walau sifatnya low explosive. Jadi, penanganannya memerlukan skill khusus, kalau peralatannya cukup lengkap,’’ ungkap Golose. Saat melakukan pengecekan peralatan milik Dit. Sabhara, Irjen Golose menanyakan borgol plastik. ‘’Siap punya,’’ jawab petugas sambil menyerahkan satu bungkus borgol plastik. ‘’Masih baru ya? Jadi belum pernah dipakai,’’ balas Golose. Menurut mantan petinggi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini, borgol plastik sangat tepat dan bagus saat penangkapan. Jika borgol besi, menurutnya, bisa lepas. Jenderal bintang dua ini juga menanyakan borgol kaki, tetapi tidak ditunjukkan saat itu. ‘’Borgol kaki penting, apalagi jika tersangka atau tahanan orang asing,’’ tegasnya. Selama melakukan pengecekan peralatan dan persenjataan itu, Golose didampingi petinggi BNPT berpangkat brigadir jenderal. Ditanya masih banyaknya warga negara asing (WNA) terlibat tindak pidana di Bali, Golose menegaskan, perlakuan hukumnya sama. ‘’Sama, baik orang lokal maupun asing,’’ ujarnya. Apalagi Bali menjadi etalase Indonesia, jumlah polisi cukup ideal bila dibandingkan jumlah penduduk Bali. Masalahnya, ada tambahan 7 juta wisatawan lokal dan 4 juta wisatawan asing. Oleh karen itu, jumlah polisinya masih sedikit dibandingkan warga yang diberi pelayanan. Sementara saat upacara serah terima Pataka Polda Bali Sura Dwipa Sarva Bhavena, lulusan Akademi Polisi tahun 1988 ini dalam sambutannya mengatakan, banyak prestasi dilakukan Irjen Sugeng Priyanto selama menjabat Kapolda Bali. Di antaranya pengamanan event nasional dan internasional, mengungkap kasus menonjol dalam waktu singkat. ‘’Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggitingginya. Hal itu akan jadi acuan sehingga memudahkan bagi saya melaksanakan tugas sebagai Kapolda Bali,’’ tegasnya. (rah)

Buang Limbah Sablon, Didenda Rp 500 Ribu

Denpasar (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menggiring pelanggar ketertiban umum ke sidang tindak pidana ringan (tipiring). Pelanggar ini berupa pembuang limbah sablon sembarangan ke sungai. Pelanggar atas nama Jaudi Maulana itu tinggal di Jalan Pulau Bungin, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan. Saat Jaudi membuang limbah sablon ke sungai, tepergok petugas Satpol PP. Petugas pun akhirnya melakukan penindakan terhadap yang bersangkutan, karena melanggar Pasal 12 ayat 2 dan jo Pasal 58 ayat 2 Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Pada proses sidang tipiring, Jumat (6/1) kemarin, hakim menjatuhkan denda Rp 500 ribu kepada pelanggar. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, denda sebesar Rp 500 ribu dijatuhkan kepada pemilik usaha sablon Jaudi Maulana karena membuang air limbah sablon sembarangan di Kelurahan Pedungan. Menurutnya, Satpol PP Kota Denpasar bersama lurah dan aparat setempat menangkap basah Jaudi Maulana saat membuang limbah sablon. ‘’Agar perbuatan ini tidak diulangi kembali, kami melakukan tindakan tegas dan menggiring ke sidang tipiring,’’ ujarnya. Merasa bersalah, Jaudi Maulana dalam sidang tidak bisa mengelak dan langsung bersedia membayar denda yang dijatuhkan hakim. Dalam kesempatan itu, Alit Wiradana juga mengapresiasi Kelurahan Pedungan karena ikut secara aktif melakukan pemantauan dan membantu Satpol PP Kota Denpasar dalam menertibkan pengusaha sablon di wilayahnya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang limbah sembarangan. (kmb12)

Peduli Warga Kurang Mampu

Rai Mantra Serahkan Bantuan Rumah Sehat

KEPEDULIAN seorang Rai Mantra kepada warganya yang kurang mampu, sangat dirasakan oleh masyarakat Denpasar. Pendekatan pelayanan Pemkot Denpasar kepada masyarakat

tidak saja dalam pelayanan publik, namun semua pelayanan dapat menyentuh masyarakat. Baik pelayanan dasar dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga pelayanan di bidang sosial

BEDAH RUMAH - Wali Kota Rai Mantra didampingi Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Direktur Kredit Bank BPD Bali Nyoman Suryaningsih menyerahkan kunci bedah rumah sehat kepada anak dari Ni Made Sukri, Jumat (6/1) kemarin.

yang dapat menyentuh seluruh masyarakat. Salah satunya program bedah rumah sehat sebagai pelayanan dasar yang melibatkan peran Corporate Social Responsibility (CSR) hingga pelayanan kesehatan. Jumat (6/1) kemarin, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra menyerahkan bantuan CSR Bedah Rumah Sehat kerja sama dengan BPD Bali kepada salah satu lansia Ni Made Sukri di Kecamatan Denpasar Timur. Pada hari yang sama, sebanyak 10 program Bedah Rumah Sehat juga diserahkan di empat kecamatan se-Kota Denpasar. Di samping menyerahkan Bedah Rumah Sehat, Ny. Selly Mantra juga menyerahkan bantuan alatalat kesehatan kepada lansia. ‘’Pendekatan pelayanan dapat dilakukan secara menyeluruh, yang

juga dapat dilakukan pendekatan pelayanan kesehatan melalui Home Care atau pelayanan kesehatan di rumah,’’ ujar Wali Kota Rai Mantra. Program Home Care dilakukan dengan jemput bola memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Seperti kondisi kesehatan yang dialami Ni Made Sukri, dapat dilakuan program Home Care dengan melibatkan puskesmas di Kecamatan Denpasar Timur memberikan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan secara rutin. ‘’Dengan sarana ambulans puskesmas di setiap kecamatan, dapat dilakukan pendekatan program Home Care ini,’’ ujar Rai Mantra. Program ini tentunya telah berjalan beriringan, seperti keluarga Odah Runding di Kelurahahn Renon. Dengan kondisi keluarga kurang mampu dan mengalami permasalahan kesehatan, telah dapat dilakukan pendekan Home

Care. Anak dari Odah Runding yakni Made Urip yang mengalami depresi, telah dapat diberdayakan melalui Rumah Berdaya Denpasar. ‘’Program ini terus menyasar seluruh masyarakat yang membutuhkan,’’ ujar Rai Mantra. Ketua K3S Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, keterlibatan CSR sangat besar dalam penanganan permasalahan sosial di Kota Denpasar. ‘’Kami berharap peran ini dapat terus ditingkatkan sehingga nantinya dapat mempercepat penanganan permasalahan sosial,’’ kata Selly Mantra. I Ketut Ardika Yasa, salah satu penerima CSR Bedah Rumah Sehat, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan K3S Kota Denpasar serta Bank BPD Bali yang telah memberikan program Bedah Rumah Sehat. ‘’Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,’’ ujarnya. (ad632)

RAT Koperasi Se-Kabupaten Badung

Bupati Serahkan Piagam Sertifikat Kompetensi

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Piagam Sertifikat Kompetensi kepada pengelola koperasi, sekaligus membuka RAT (Rapat Anggota Tahunan) Koperasi Tahun Buku 2016 se-Kabupaten Badung, Jumat (6/1) kemarin. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, anggota DPRD Badung Ida Bagus Alit Argapatra, Dekopinwil Provinsi Bali Prof. dr. Made Badra, Kadis Koprasi Provinsi Bali Gede Indra, Kadiskoperindag Badung I Ketut Karpiana. Bupati Giri Prasta dalam kesempatan tersebut menyambut baik program pemerintah pusat berkaitan dengan program sertifikasi terhadap pengurus koperasi di Badung. Hal itu dilakukan independen oleh tim asesor yang mengikuti irama program Presiden berkaitan dengan Undang-

undang BPJS. ‘’Pemkab Badung menyambut baik dan siap untuk melanjutkan dan meneruskan berkenaan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan. Sertifikasi bisa dilaksanakan di Kabupaten Badung dengan catatan, tidak keluar dari aspek regulasi. Koperasi masuk dalam program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Pemkab Badung,’’ ujarnya sembari mengatakan, bantuan bergulir kepada koperasi akan dijadikan skala prioritas di Kabupaten Badung untuk mengembangkan sektor koperasi sesuai dengan konsepnya, dari oleh dan untuk anggota. Dekopinda Kabupaten Badung I Wayan Retha melaporkan, sertifikasi ini merupakan kebutuhan pada setiap personal semua jabatan. Termasuk jabatan-jabatan yang dipegang di lembaga keuangan, satu di antaranya kop-

erasi. ‘’Ini merupakan kebutuhan pasar kerja. Dengan memperoleh piagam sertifikasi ini, akan ada dampak positifnya yakni dihormati oleh pasar kerja. Sertifikasi yang dilaksankan di Kabupaten Badung sebanyak 850 orang. Melalui pemberian piagam sertifikasi ini merupakan suatu penghormatan yang layak karena telah bekerja dengan baik,’’ ujarnya. Retha juga menjelaskan, jumlah karyawan/karyawati koperasi se-Kabupaten Badung 7.785 orang dari 593 koperasi yang ada di Kabupaten Badung. Dari jumlah tersebut, 9% tergolong kurang sehat. ‘’Berkaitan dengan itu, Dekopinda sebagai fungsi yang aspiratif, edukasi dan fungsi kontrol, melakukan pembinaan dengan program-program yang adaptif sesuai dengan kebutuhannya,’’ paparnya. (ad631)

SERAHKAN SERTIFIKAT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Piagam Sertifikat Kompetensi kepada pengelola koperasi se-Kabupaten Badung, Jumat (6/1) kemarin, di Ruang Pertemuan Kertha Gosana Puspem Badung.


Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Badung

3

Perekaman KBS Semrawut, Dewan Panggil Tiga Instansi

Bali Post/edi

PACARUAN ALIT - Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta bersama manajemen dan angga puri saat menggelar Pacaruan Alit di kawasan luar Pura Uluwatu, Jumat (6/1) kemarin. Upacara digelar sebagai pembersihan secara niskala tempat tersebut pascameninggalnya seorang wisatawan karena terjatuh dari tebing Uluwatu.

Terkait Tewasnya Wisatawan di Uluwatu

Desa Adat Pecatu Gelar ’’Pacaruan Alit’’

PURI Jro Kuta sebagai pangempon Pura Uluwatu dan Desa Adat Pecatu sebagai pangemong, Jumat (6/1) kemarin meggelar upacara pamelehpeh dan pacaruan alit di lokasi terjatuhnya wisatawan, beberapa waktu lalu. Pembersihan secara niskala tersebut dilakukan karena di sana merupakan kawasan tempat suci. Upacara ini juga untuk mengembalikan kepada fungsi dari tempat suci tersebut. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta yang ditemui di lokasi upacara mengatakan, upacara ini merupakan tahap awal. Sedangkan upacara yang lebih besar akan dilakukan kemudian sambil mencari waktu yang tepat. ‘’Upacara pamelehpeh ini menggunakan sarana ayam brumbun untuk membersihkan dan menghilangkan trauma-trauma, karena di lokasi kejadian merupakan wewidangan Pura Luhur Uluwatu. Upacara ini untuk sementara, dan akan dilanjutkan upacara lebih besar sebelum katurang pujawali di Pura Uluwatu,’’ ungkapnya. Untuk menentukan waktu dan jenis upacara selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Puri Jro Kuta selaku pangempon dan juga kepada Pemerintah Kabupaten Badung, apakah nanti seperti apa. Sebab, ini merupakan wewidangan Pura Luhur Uluwatu, yaitu di areal alas kekeran. ‘’Terhadap kejadian seperti ini, agar tidak lewat dari tiga hari maka kami laksanakan Pacaruan Alit ini sambil menunggu upacara berikutnya yang lebih besar. Prosesi ini di-puput oleh jero mangku di sini,’’ ungkapnya. Sumerta kembali menegaskan, kalau kejadian tewasnya wisatawan asal Surakarta Kwan Anto Randy Saputro (57) yang terjatuh dari tebing setinggi 100 tersebut tidaklah kecelakaan akibat infrastruktur yang ada atau kerusakan infrastruktur. Menurutnya, kejadian tersebut

diduga merupakan murni musibah karena korban yang ingin melakukan bunuh diri. Karena, menurutnya, tinggi tembok atau pengaman saat ini dinilai sudah cukup serta sudah bagus sekali dari segi estetika dan keamanannya. ‘’Ke depan kami akan melakukan koordinasi untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Mau dibuat tembok setinggi pohon kelapa pun kalau memang ada niat untuk itu, pasti tidak akan menghalangi niat tersebut,’’ paparnya. Hal senada disampaikan Asisten Manajer Pengelola Objek Kawasan Luar Pura Uluwatu, Wayan Mosin Arjana. Menurunya, pihak pangempon dan pangemong sebelumnya sudah melakukan koordinasi untuk melaksanakan upacara pacaruan tersebut. Pihaknya berharap ke depan kejadian naas seperti ini tidak terjadi lagi. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, pengelola akan terus melakukan pengamanan di pinggir tebing sebagai antisipasi. Selain penambahan CCTV di seputaran tebingtebing, juga akan dilakukan penambahan pecalang untuk melakukan pemantauan keliling. Saat ini, pihaknya juga sudah melakukan pemagaran dengan tembok sampai ke ujung dan di sebelah kanan dan kiri. ‘’Sebelumnya kami juga sudah memasang papan pengumuman larangan melewati tembok serta larangan naik tembok karena kondisi tebing yang curam,’’ katanya. Di bagian lain, setelah hujan lebat beberapa waktu lalu, beberapa tebing banyak mengalami longsor. Hal ini, menurutnya, sudah ditindaklanjuti, di mana langkah awal pihak Pemkab Badung bekerja sama dengan pihak terkait akan melakukan penguatan terhadap tebing-tebing tersebut dengan cara disuntikkan. (edi)

Mangupura (Bali Post) – Banyaknya keluhan masyarakat terkait perekaman Kartu Badung Sehat (KBS), menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Rencananya, wakil rakyat di DPRD Badung akan memanggil tiga instansi terkait, yakni rekanan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. ‘’Kami akan memanggil ketiga instansi terkait itu untuk meminta keterangan, kenapa bisa terjadi kesalahan dalam perekaman itu,’’ ungkap Ketua Komisi IV DPRD badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra, Jumat (6/1) kemarin. Menurut pria yang akrab disapa Gung Nadhi ini, pemanggilan itu sesuai dengan tugas dan fungsi kontrol lembaga legislatif. Pihaknya juga banyak menerima masukan dan keluhan. ‘’Program yang baik untuk kesejahteraan masyarakat kalau tidak dikerjakan dengan baik, ini sama saja mencederai program pemerintah. Tentu ini tidak baik,’’ katanya. Dia meminta kesemrawu-

tan perekaman KBS harus diperbaiki segera sebelum berlarut-larut. Pasalnya, sejak awal perakaman yang dilakukan oleh pihak rekanan banyak menimbulkan masalah. Termasuk saat KBS dibagikan, di mana orang yang tidak melakukan perekaman dan nama orang yang telah meninggal pun masih tercantum dalam KBS. Berkenaan nyatolnya warga yang telah meninggal

dunia di KBS, tidak ditampik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Badung I Gede Putra Suteja, beberapa waktu lalu. Pihaknya berdalih, pencetakan KBS tidak hanya berdasarkan perekaman, melainkan atas dasar kartu keluarga (KK). ‘’Dalam KK ada yang sudah meninggal dan belum dilakukan perubahan KK,’’ kata Suteja, belum lama ini. RSUD Mangusada Badung ternyata telah menjalankan program Krama Badung Sehat (KBS) sejak tanggal 1 Januari 2017 pukul 00.00 Wita. Meski telah berjalan, pihak RS Mangusada menyatakan perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai mekanisme program ini. Dirut RSUD Mangusada Badung dr. Nyoman Gunarta yang dimintai konfirmasi mengungkapkan, terhitung 1 Januari 2017 masyarakat sudah

menggunakan KBS di RSUD Mangusada. ‘’Untuk jumlah pasien yang telah menggunakan KBS, saya harus cek datanya dulu. Tapi yang jelas, begitu pukul 00.00 Wita tanggal 1 Januari, sudah ada masyarakat yang menggunakan KBS di RSUD Mangusada,’’ ungkapnya. Meski demikian, pihaknya mengharapkan perlunya sosialisasi kepada masyarakat mengenai kebijakan ini karena belum semua masyarakat paham. Misalnya, untuk situasi yang tidak gawat darurat pasien semestinya melakukan pemeriksaan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti klinik, puskesmas atau dokter praktik yang ditunjuk. Bila oleh dokter setempat dinilai perlu penanganan lebih lanjut, barulah dirujuk ke rumah sakit. (kmb27)

Eksekutif Sepakat Bentuk Perbup Sekolah Negeri Gratis

Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sepakat program sekolah gratis untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibuatkan payung hukum. Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Daerah (Perda) program sekolah negeri gratis ini akan mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Kebijakan tersebut, kata Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, agar pemerintah legal melarang sekolah tidak lagi memungut biaya. ‘’Kami akan buatkan perbup. Tapi meski tak dibuatkan perub atau perda, pendidikan gratis ini sudah sesuai dengan PP Nomor 17 Tahun 2010,’’ ungkap Giri Prasta, belum lama ini. Menurutnya, dalam peraturan pemer-

intah tersebut telah tercantum tentang tidak adanya pungutan. Artinya, itu sudah diarahkan untuk menjadi pendidikan gratis. ‘’Dibuat atau tidaknya perbup itu saya rasa para guru di Kabupaten Badung sudah profesional. Kami juga sudah melihat rancangan anggaran pendapatan dan belanja sekolahnya,’’ terangnya. Pejabat asal Desa Pelaga, Petang ini menegaskan akan menambahkan anggaran di APBD Perubahan jika anggaran induk kurang untuk membiayai pendidikan gratis di Gumi Keris. ‘’Semasih kita bisa ajak bicara dan koordinasi selesai urusan dan tidak ada alasan lagi untuk sekolah memungut biaya ke orangtua siswa,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, agar program pemerintah ini berjalan dan benar-

benar dilaksankan oleh pihak sekolah di Kabupaten Badung, bupati harus membuat perbup atau paling tidak surat edaran untuk mempertegas statemen bupati tersebut. ‘’Agar tidak dikatakan sebagai wacana politis wajib ditindaklanjuti dengan surat edaran dan perbup sebagai pedoman dalam menjalankan program pemerintah itu,’’ ujar politisi asal Desa Dalung ini. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung Ketut Widia Astika yang dihubungi terpisah juga sepakat jika program tersebut dibuatkan regulasi. Sebab, idealnya memang harus ada perbup. Saat ini pihaknya telah melakukan pengarahan ke seluruh kepala sekolah negeri di Kabupaten Badung dan semua kepala sekolah sudah tahu kebijakan itu. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Survei Global ”English Proficiency Index 2016” dari EF

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Wayan Koster di Unwar

Indonesia Tertinggal Dibandingkan Negara-negara Tetangga Penerima Bidik Misi Dimotivasi hingga Tamat Doktor

EF mengumumkan hasil survei global English Proficiency Index (EF EPI)di Jakarta pada tanggal 8 Desember 2016, dengan skor Indonesia 52.91, berada di posisi ke-32 dari 72 negara yang disurvei secara global. EF EPI merupakan survei terbesar yang mengukur kemampuan bahasa Inggris negara-negara di dunia dan dianggap sebagai patokan internasional untuk kemampuan bahasa Inggris tingkat dewasa. Hasil survei tahun ini menunjukan Singapura sebagai negara Asia dengan peringkat paling atas dalam hal kemampuan bahasa Inggris, diikuti Malaysia dan Filipina yang termasuk 15 besar. Di sisi lain, Indonesia meraih nilai yang lebih rendah dibandingkan beberapa negara tetangga di kawasan, termasuk Vietnam yang berada di posisi ke-31 yang tergolong ‘level menengah’. EF English Proficiency Index menghitung nilai rata-rata tingkat kemampuan berbahasa Inggris orang dewasa menggunakan data dari dua tes bahasa Inggris EF yang berbeda. Tes pertama dapat diakses secara gratis di internet. Tes kedua adalah tes penempatan level yang digunakan oleh EF selama proses pendaftaran siswa baru untuk program bahasa Inggris. Kedua tes ini mencakup bagian tata bahasa, kosakata, membaca dan mendengarkan. Indeks ini hanya mempertimbangkan data dari negara yang setidaknya memiliki 400 peserta tes.

Hasil tes dari negara dengan jumlah peserta kurang dari 100 orang pada salah satu dari kedua tes juga tidak diikutsertakan, tanpa melihat jumlah peserta tes. “EF English Proficiency Index telah lama digunakan oleh banyak negara sebagai standar penting untuk melihat kemampuan bahasa Inggris. Di EF, kami melihat Indonesia sebagai pasar yang penting bagi kursus bahasa Inggris kami. Sebagai negara yang terus berkembang, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris baik lisan dan tulisan menjadi penting untuk menarik investasi asing, perusahaan multinasional dan menciptakan pekerjaan berbayar tinggi yang menjadi visi pemerintah Indonesia untuk dicapai di masa depan melalui investasi bisnis dengan tingkat servis yang lebih baik,” kata Steve Crooks, Direktur Penelitian Pendidikan dan Pengembangan di EF English First Global. Crooks menyampaikan, kemampuan Bahasa Inggris merupakan aset penting bagi negara untuk menarik investasi dan modal asing. bahasa Inggris merupakan bahasa bisnis global. Bisnis yang beroperasi di lebih dari satu negara perlu memiliki tenaga kerja yang dapat berkomunikasi dengan mudah dan profesional dalam bahasa Inggris. Ketika kemampuan bahasa Inggris tidak memadai, tawaran-tawaran pekerjaan jasa dengan upah tinggi yang ditawarkan oleh perusahaan multinasional seringkali pindah

ke negara-negara yang memiliki tenaga kerja multilingual. “Hal ini merupakan realita dari ekonomi global. Meski Indonesia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam hal peningkatan sumber daya manusia serta telah memasukan bahasa Inggris sebagai pelajaran wajib sejak sekolah dasar, namun kapasitas rata-rata masyarakat Indonesia masih cenderung menengah jika dibandingkan secara global. Kami yakin jika Indonesia fokus dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, Indonesia akan lebih baik dalam menarik investasi yang lebih besar dan membangun ekonomi serta tenaga kerja modern. Tidak ada alasan bagi Indonesia, sebagai negara dan kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara untuk tidak dapat membuat langkah besar di masa depan jika keterampilan sumber daya manusia dan segala instrumen bisnis lainnya terus dikembangkan,” ujarnya. Berly Martawardaya, ahli ekonomi senior di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengatakan, globalisasi, urbanisasi dan internet telah mengubah peran bahasa Inggris secara dramatis selama 20 tahun terakhir. Bahasa Inggris kini menjadi keterampilan dasar bagi tenaga kerja dan merupakan akses penting bagi seluruh industri untuk menggunakan teknologi dan berkomunikasi dengan kolega. “Kita perlu membuka mata Indonesia pada fakta tersebut dan terhadap kesempatan-kesempatan yang besar bagi negeri ini. Namun, Indonesia hanya dapat berhasil jika menganggap bahasa Inggris penting dan mau bersaing dengan negara-negara lain di kawasan yang juga mengejar investasi untuk pembangunan. Kita tidak bisa berpuas diri dan membiarkan negara tetangga mengungguli kita dalam era global ini,” ujarnya. EF English Proficiency Index disirkulasikan setiap tahun di seluruh 72 negara yang berpartisipasi secara global. Laporan ini mengidentifikasi area kunci di mana negara-negara dapat meningkatkan dan menyusun strategi dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris. (ad638)

Tim LAM-PTKes Visitasi ke RSUD Mangusada

TIM Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) melakukan visitasi ke RSUD Badung (Mangusada), Jumat (6/1) kemarin. Visitasi dilakukan dalam rangka melihat pelaksanaan proses pendidikan tenaga dokter bersama Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) di RSUD Badung yang mana RSUD Badung merupakan RS Pendidikan satelit FK Unud. Direktur RSUD Badung dr. I Nyoman Gunarta, MPH. mengatakan, RSUD Badung telah mendapat akreditasi pelayanan dengan predikat paripurna sebanyak dua kali yaitu tahun 2013 dan tahun 2016 reakreditasi kembali mendapat predikat paripurna. Sedangkan akreditasi RS Tipe B Pendidikan didapatkan pada bulan Juni 2016. Sejak saat itu, RSUD Badung mulai berani menerima dokter muda dan pendidikan dokter spesialis. Dengan menjadi RS Tipe B Pendidikan, dasar hukumnya menjadi jelas. “Takutnya nanti ada gugatan, RSUD Mangusada belum memiliki lisensi. Kenapa ada dokter mudanya, itu yang tidak kita harapkan sehingga menunggu itu. Padahal dari segi fasilitas, kita sudah siap dari awal,” ujarnya. Mengingat RSUD Badung merupakan RS Tipe B maka untuk meningkatkan diri, RSUD Badung bekerja keras untuk menjadi RS Tipe B Pendidikan. Dengan

menjadi RS Tipe B Pendidikan, sehingga di RSUD Badung tidak hanya sebagai pelayanan, namun ke depannya juga sebagai pengembangan keilmuan di bidang ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan lainnya. Ke depan, RSUD Badung diharapkan tidak hanya unggul di bidang pelayanan terhadap pasien, namun juga akan ada inovasi-inovasi yang lahir dari RSUD Badung. Untuk menjadi RS Tipe Pendidikan, RS harus memiliki partner FK. FK harus mempunyai RS Pendidikan Tingkat Utama. “Karena Unud telah bekerja sama dengan RSUP Sanglah, kita hanya sebagai RS Pendidikan satelit sama seperti RS Wangaya, RS Tabanan juga sama yaitu RS Pendidikan satelit,” jelasnya. Jika ingin menjadi RS Pendidikan Tingkat Utama, kata dia,

tidak bisa bekerja sama dengan Unud mengingat Unud telah bekerja sama dengan RSUP Sanglah sehingga untuk sementara RSUD Badung menjadi RS pendidikan satelit dulu untuk FK Unud. Asesor LAM-PTKes dr. Riyani Wikaningrum, DMM., M.Sc. mengatakan, sebagai asesor tugasnya adalah memotret aktivitas di RSUD Badung dalam bersama-sama dengan FK Unud menjalankan proses pendidikan tenaga dokter sesuai dengan standar yang telah ditentukan. “RS Pendidikan tidak bisa dianggap hal yang sepele. Fakultas Kedokteran mempunyai ilmu yang baik, tanpa RS pendidikan tidak bisa melaksanakan pendidikan dengan baik,” ujarnya. Sesuai peraturan juga, FK harus mempunyai RS Pendidikan Utama dan beberapa RS pendidikan satelit serta RS afiliasi. (ad641)

Klinik Jnana Marga

Syarat Penting Kejantanan Pria PARA pria, tahukah Anda apa parameter sebuah kejantanan? Para ahli sepakat bahwa ada dua syarat penting untuk mengukur keperkasaan pria di atas ranjang. Yaitu tingkat ereksi penis dan kemampuannya dalam bertahan. Untuk mencapai hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil, sekalipun pada pria lanjut usia. Yang dibutuhkan hanyalah kebugaran fisik dan kesehatan mental. Ereksi adalah sebuah kunci mempertahankan fungsi seksual pria. Walau ereksi ini bisa dilakukan dengan atau tanpa seks, tapi pria yang jarang melakukan hubungan seks atau frekuensi hubungan seks rendah membuat ereksi menjadi lemah. Hasil penelitian beberapa pakar kesehatan di dunia melaporkan ada hubungkan erat antara intensitas aktivitas seks dengan kesehatan. Semakin sering melakukan hubungan seks, semakin bagus untuk kesehatan. Sebaliknya, makin jarang bercinta, makin besar risikonya mengalami disfungsi ereksi maupun gangguan kesehatan lainnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa hubungan seks secara teratur memiliki efek seperti olahraga rutin, yakni mempertahankan kapasitas fungsional. Dalam studi itu pula disebutkan jika pria yang bercinta kurang dari seminggu sekali ternyata berisiko dua kali lebih besar menderita disfungsi ereksi alias impotensi. Demikian disampaikan Owner Klinik Jnana Marga I Nen-

I Nengah Edy Warsita gah Edy Warsita. Lebih lanjut, ahli seksual yang sekaligus terapist klinik yang beralamatkan di Jl. Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 km arah utara Apotek Anugrah) Denpasar, telp 085102111600) ini menjelaskan, pada umumnya kegiatan seksual antarpasangan suami istri dianggap hanya sebagai pemenuhan kebutuhan biologis. Padahal, terdapat berbagai manfaat positif yang sangat menguntungkan kesehatan. Selain untuk menguatkan ereksi pria, melakukan seks secara teratur dan aman juga adalah sebuah bentuk bahwa seseorang memiliki rasa kasih sayang yang ingin diperlihatkan kepada pasangannya. Meningkatkan kualitas keba-

hagiaan. Saat melakukan hubungan seksual, tubuh akan memperoduksi hormon endorfin yang biasa juga disebut hormon kebahagiaan. Mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian membuktikan bahwa pria yang melakukan ejakulasi secara teratur, kecil risiko mengalami kanker prostat. Menurunkan berat badan. Berhubungan seks dapat menurunkan kalori. Meningkatkan kualitas tidur. Hormon endorphin setelah berhubungan seks membuat tidur lebih nyenyak. Meningkatkan daya tahan tubuh. Memperlambat penuaan. Mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan peluang stroke. Menghilangkan stres dan lain-lain. Namun jika terlanjur bermasalah dengan kehidupan dan kesehatan seksual, segeralah berkonsultasi dengan dokter atau ahli seksual. Klinik Jnana Marga dengan metode terapi Janur Sakti dan Piramida membantu menyembuhkan berbagai macam masalah kesehatan seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual), infertilitas (susah memiliki anak), menambah ukuran Mr. P dan lain-lain. Sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar dengan izin nomor 448.3/3.PT.29.VI.12/DIKES dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisonal Indonesia (Ipatri). Buka setiap hari, dari Senin sampai Sabtu pukul 10.00 – 17. 00 Wita. (ad635)

Perayaan HUT Ke-96 RSUD Wangaya

Rai Mantra: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

FASILITAS - Ketua Komite Koordinasi Pendidikan (Kompordik) RSUD Badung dr. I Made Nurija, M.Kes. menjelaskan fasilitas RSUD Mangusada Badung kepada asesor dari LAM-PTKes.

Interaktif dan Bakti Sosial

”Penyembuhan dengan Energi Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan”

DALAM rangka membuka Tahun Baru 2017, Yayasan Mahattama Giri Kusuma kembali melaksanakan kegiatan Interaktif dan Bakti Sosial “Penyembuhan dengan Energi Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan”. Kegiatan ini bekerja sama dengan Radio Pro Budaya RRI Denpasar. Kegiatan interaktif disiarkan pada Jumat (6/1) malam pukul 19.00 - 20.00 Wita, sedangkan bakti sosial penyembuhan dilaksanakan

BIDIK MISI - Wayan Koster didampingi Rektor Dewa Widjana, A.A. Gede Oka Wisnumurti dan Dasi Astawa berfoto bersama mahasiswa bidik misi. ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. misi sangat strategis untuk memIr. I Wayan Koster, M.M. melakukan bantu mahasiswa yang dari ekonomi dialog dengan mahasiswa penerima kurang mampu namun motivasi bidik misi se-Bali di Kampus Unwar, belajarnya tinggi. Mereka ini adalah Jumat (6/12) kemarin. Kehadiran generasi emas yang memiliki kemamWayan Koster untuk membahas puan inisiatif, kreatif yang diperlukan “Menyonsong Generasi Emas Melalui dalam membangun negara. Mahasiswa Bidik Misi”. Acara juga diA.A. Gede Oka Wisnumurti mehadiri Koordinator Kopertis VIII Prof. nambahkan, beasiswa bidik misi Dr. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. ditujukan bagi calon mahasiswa misdan Ketua Yayasan Kesejahsteraan kin yang berotak cerdas. Umumnya, Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. KK miskin bodoh dan sakit, jika ini Gede Oka Wisnumurti, M.Si. yang dibiarkan orang miskin selamanya juga Ketua Asosasi Perguruan Tinggi tak punya akses untuk pendidikan. Swasta Seluruh Indonesia (APPTSI) Untuk menjawab kemiskinan, kita Wilayah Bali. harus mengejar pendidikan setinggiRektor Unwar Prof. Dewa Putu tingginya lewat bidik misi. Mereka Widjana mengatakan, kedatangan pada 5-10 tahun lagi sudah duduk Koster ini bukan bernuansa politik di eksekutif. Untuk itu, mahasiswa melainkan sesuai dengan tugas bidik misi tak boleh minder, namun dan fungsi sebagai anggota DPR harus cerdas, kritis dan ulet. Generasi yang membidangi pendidikan. Un- emas adalah generasi yang tangguh war, kata dia, bersifat terbuka dan dan berani. menerima siapa saja bakal calon Sementara itu, Nengah Dasi pemimpin bangsa. Astawa mengajak mahasiswa penDia mengatakan, program bidik erima bidik misi harus menjadi

orang hebat, menjadi generasi emas Indonesia. Hanya dengan pendidikan, kita merubah nasib. Kenyataannya, mahasiswa bidik misi kini IPK-nya bagus-bagus. Apalagi, baru 26 persen lulusan SMA yang melanjutkan studi. Pencetus program bidik misi Wayan Koster menekankan, penerima beasiswa ini harus bersyukur karena tak semua warga miskin dan pintar menerima bantuan ini. Namun, KK miskin di Bali cukup rendah yakni 200 ribu. Koster sendiri mengaku dari KK miskin. Dilahirkan di Sembiran, sebagai anak pertama hidup di bawah garis kemiskinan, namun pendidikannya dibantu orang lain. Sebagai penerima bidik misi dari APBN, tak boleh kalah semangat untuk berprestasi dan melanjutkan studi hingga meraih doktor. Kuncinya, tekun, disiplin dan hindari narkoba dan konsumtif guna menjadi generasi emas yang membanggakan. Saat ini, dia membuat program bahwa mahasiswa ke PTN tak boleh ada pungutan dan tak boleh drop out karena alasan tak bisa membayar uang kuliah. Mahasiswa bidik misi bisa mengikuti beasiswa PPA (Dikti) dan beasiswa unggulan Kemendikbud. Bahkan, di wilayah Kopertis VIII yang tahun lalu menerima 200 penerima bidik misi, tahun 2017 ditambah menjadi 300 orang. Kedua, dia berjuang mulai 2017 semua jalan desa yang bupatinya PDI-P di Bali akan di-hotmix semuanya. Denpasar dibantu Pasar Badung dengan angaran Rp 7,5 Miliar, satu-satunya di Indonesia. Khusus untuk Unwar, Wayan Koster berjasa memberikan izin untuk Fakultas Kedokteran, sekarang bernama FKIK Unwar. (ad636)

Sabtu (7/1) pada pukul 17.00 - 21.00 Wita, bertempat di Gedung Aula RRI Denpasar, Jl. Hayam Wuruk Denpasar. Masyarakat yang memiliki keluhan atau masalah medis maupun nonmedis, rezeki dan pekarangan, dapat mengikuti kegiatan penyembuhan ini dengan langsung ke RRI Denpasar. Dan bagi yang ingin meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan rasa kenyamanan, ketenangan baik diri sendiri dan

lingkungan dapat mengikuti kegiatan Lokakarya “Meditas Love and Light” pada hari Minggu mulai pkl. 10.00 - 16.00 Wita, bertempat di Ashram Yayasan Mahattama Giri Kusuma, Jl. By-pass Ngurah Rai No. 18 Tohpati, Denpasar atau dapat menghubungi nomor HP 081236810551 atau 081338327257 dan 081353128887. Informasi ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Mahattama Giri Kusuma Ketut Suprapta, S.Sos., M.M. (ad637)

SEBAGAI salah satu rumah sakit tertua di Bali serta satu-satunya rumah sakit milik Pemkot Denpasar, sudah selayaknya RSUD Wangaya memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Selain itu, RSUD Wangaya juga sudah melakukan peningkatan-peningkatan yang sangat baik dalam memberikan pelayanan dan sudah melakukan perubahan pelayanan melalui sistem digitalisasi. Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan hal itu saat menghadiri HUT ke-96 RSUD Wangaya di RS setempat, Jumat (6/1) kemarin. Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda AAN Rai Iswara, Wakil Ketua PKK Ny. Antari Jaya Negara serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Denpasar Ny. Kerti Iswara. Puncak perayaan HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dirut RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan. Selain itu juga dilakukan pemberian penghargaan kepada para karyawan berprestasi di lingkungan RSUD Wangaya. Lebih lanjut, Wali Kota Rai Mantra mengatakan, saat ini RSUD Wangaya selain memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat, juga sebagai rumah sakit pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan memberikan pendidikan ke wilayah Papua. “Ke depan, RSUD Wangaya diharapkan bisa mengikuti standar kompetensi yang ada dan semuanya harus diimbangi agar RSUD Wangaya menjadi rumah sakit yang memang dibutuhkan oleh masyarakat luas,” katanya. Rai Mantra mengakui, saat ini pelayanan RSUD Wangaya sudah

meningkat dengan baik. Namun, peningkatan pelayanan yang diberikan, belum bisa diikuti dengan perubahan fisik dari rumah sakit ini yang membutuhkan dana yang sangat besar. “RSUD Wangaya boleh tua, akan tetapi semangatnya harus muda terus dan kita harus bisa melayani masyarakat dengan baik. Untuk itu, kita tidak boleh tutup mata, akan tetapi terus melakukan analisa dalam memberikan sebuah pelayanan. Pelayanan itu akan menjadi nomor satu, apabila bisa menjalankan kompetensi dengan baik sehingga bisa membuat pembangunan secara berkelanjutan,” pungkasnya. Dirut RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan mengatakan, 96 tahun adalah perjalanan waktu yang tidak pendek. Pihaknya merasa bangga dan bahagia karena hampir seabad RSUD Wangaya telah mengabdi kepada masyarakat. Berkat dukungan Pemkot Denpasar dan DPRD Kota Denpasar, beberapa pengembangan telah dilakukan RSUD Wangaya dari tahun ke tahun,

di antaranya meningkatkan SDM dengan menyekolahkan para dokter untuk mendapatkan gelar spesialis serta melakukan in house training untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Selain itu, RSUD Wangaya sudah terakreditasi dengan standar yang terbaru yakni akreditasi versi 2012 dengan lulus kategori paripurna bintang lima. Untuk mendukung smart city, RSUD Wangaya juga sudah didukung dengan elektronic medical record, anjungan pendaftaran mandiri, hospital bed management dan pendaftaran melalui SMS gateway. “Untuk prestasi, RSUD Wangaya sudah meraih The Best Champion of Bali Wow Service Excellence Award dan Gold Champion of Indonesia Wow Service Excellence Award untuk kategori General Hospital (B Class) dari Mark Plus. RSUD Wangaya juga mendapat sertifikat RS tipe B Pendidikan dari Kementerian Kesehatan RI dan saat ini RSUD Wangaya satu-satunya RSUD di Bali yang memperoleh Sertifikat Tipe B Pendidikan,” paparnya. (ad634)

PERAYAAN - Dirut RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan memotong tumpeng saat perayaan HUT ke-96, Jumat (6/1) kemarin, disaksikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Tambah 15 Embung

Cuaca Buruk Kerap Hantui Selat Bali

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Buka-Tutup Banyuwangi (Bali Post) Pengguna jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diminta untuk memaklumi kondisi cuaca akhir-akhir ini. Sebab, cuaca buruk kerap menghantui Selat Bali. Imbasnya, jalur pelayaran JawaBali ini rawan buka-tutup. Artinya, ketika cuaca buruk jadwal pelayaran langsung dihentikan. Sebaliknya jika cuaca membaik penyeberangan dibuka lagi. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Ketapang Ispriyanto mengatakan hujan lebat disertai angin kencang kerap terjadi di wilayah Pelabuhan Ketapang dan Selat Bali. Namun sejauh ini kondisinya masih terpantau aman. Saat musim liburan Natal dan Tahun Baru lalu, pihaknya belum menjalankan sistem buka tutup pelabuhan. ”Hujan memang sering, tapi masih terpantau aman,” kata Ispriyanto, Jumat (6/1) kemarin. Meski begitu, pihaknya tetap menyiapkan skenario buka tutup jika cuaca tak bersahabat. Ditambahkan, kondisi gelombang di Selat Bali saat ini masih di level normal. Berkisar di bawah 1,5 meter. Artinya, masih aman bagi pelayaran kapal ferry. Namun, jika ke depan tinggi gelombang menyentuh level 2-3 meter, penutupan pelayaran akan dilakukan. Hal ini, kata Ispriyanto untuk keselamatan penumpang. “Jika tinggi gelombang meningkat dan membahayakan akan kami tutup. Angin kencang dan minimnya jarak pandang juga perlu diwaspadai,” imbuhnya. Tidak hanya cuaca buruk,

Sektor Pertanian Digelontor Rp 150 Miliar Banyuwangi (Bali Post) -

Dunia pertanian di Banyuwangi mendapatkan perhatian serius. Tahun ini khusus pertanian akan digelontor anggaran hingga Rp 150 miliar dari dana APBD 2017. Jumlah ini meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dari nominal anggaran itu, diprioritaskan bagi infrastruktur pengairan. Bali Post/udi

KAPAL - Deretan kapal feri melayani pelayaran di Selat Bali dari Pelabuhan Ketapang, Jumat (6/1) kemarin. pihak UPP Ketapang sebelumnya mewanti-wanti agar operator kapal memperhatikan alat keselamatan di dalam kapal. Musibah terbakarnya kapal penumpang Zahro Express di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu menjadi atensi khusus. Sehingga kejadian serupa tidak sampai terjadi di jalur pelayaran Selat Bali. Keselamatan kapal, kata Ispriyanto, selain tanggung jawab Syahbandar perlu diperhatikan oleh awak kapal itu sendiri. ”Semua alat keselamatan harus kembali dipastikan siap siaga. Jangan remehkan itu. Itu juga demi keselamatan kapalnya sendiri,” tegas Ispriyanto. Dia menambahkan, alat keselamatan kapal, seperti alat tabung pemadam kebakaran, water pam, selang pemadam, jaket pelampung dan lainnya harus dipastikan siap.

Dengan demikian, jika dibutuhkan sewaktu-waktu bisa dipakai maksimal. ”Semua harus berfungsi dengan baik. Setiap hari harus di cek. Kamar mesin harus dijaga ABK dan penumpang tidak boleh membuang putung rokok sembarangan saat ada di dalam kapal,” pungkasnya. Sementara itu, dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, meski hujan sering melanda perairan maupun daratan Banyuwangi, belum pengaruh besar terhadap tinggi gelombang di Selat Bali. Prakirawan BMKG Benny Gumintar, menyebutkan tinggi gelombang di Selat Bali relatif normal. Kisaran 0,3 – 0,8 meter. ”Gelombang masih normal. Namun harus tetap waspada. Karena cuaca sewaktu-waktu bisa berubah,” tegasnya. (kmb30)

Lagi, Ribuan Liter Arak Diamankan di Ketapang

Bali Post/udi

AMANKAN - Satu truk arak diamankan jajaran Polsek KPT Tanjungwangi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (6/1) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) (27), asal Kelurahan Kebalenan, Sistem pengamanan di Banyuwangi. Pria ini tertangkap Pelabuhan Gilimanuk benar- polisi ketika keluar dari Pelabubenar harus dievaluasi. Pasal- han Ketapang sekitar pukul nya, meski terlihat ketat, masih 11.45 WIB. Kapolsek menjelasada saja barang terlarang lolos kan penangkapan ini berawal ke Jawa, terutama penyelun- dari razia rutin yang digelar dupan arak. Ribuan liter arak di pelabuhan. Saat melakukan kembali diamankan jajaran razia, petugas melihat truk Polsek Kawasan Pelabuhan bernopol DK 9412 GV baru saja Tanjungwangi di Pelabuhan turun dari kapal. Ketapang, Banyuwangi, Jumat Petugas curiga saat menda(6/1) kemarin. Totalnya menca- pati sopir truk ini tetap sama pai 2.135 liter. ketika ditangkap November Parahnya lagi, sopir yang kemarin. Merasa curiga, polisi kedapatan membawa arak ini langsung menghentikan truk juga pernah ditangkap di Keta- fuso tersebut. Ternyata bepang, November 2016 lalu. Ka- nar, saat dibuka terpal truk di susnya juga membawa arak da- bawahnya ditemukan tumpulam jumlah besar. “Ini sopir dan kan jeriken. “Pelaku sepertitruk yang dipakai tetap sama nya tak kapok. Dulu sudah kita seperti kita tangkap Desem- tipiring, sekarang mengulangi ber kemarin,” kata Kapolsek lagi perbuatannya,” tegas KaKawasan Pelabuhan Tanjung- polsek. wangi (KPT) Banyuwangi, AKP Merasa terpojok, Ismail hanSudarmaji. ya bisa pasrah. Bersama barang Oknum sopir nakal itu Ismail bukti dia digiring ke Mapolsek

KPT Tanjungwangi. Penangkapan ini membuat Kapolsek ikut geram. Sebab, saat ditangkap dahulu Ismail sudah berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. Bahkan memastikan akan menjual truk yang dikemudikannya itu. “Nyatanya tetap mengulangi perbuatannya lagi,” tegas Kapolsek. Pelaku, kata dia dipastikan akan kembali menjalani tindak pidana ringan (tipiring). Menurut Kapolsek, pihaknya terganjal aturan untuk menjerat pelaku dengan pasal yang lebih berat. Sebab aturannya hanya tipiring. Kini pihaknya masih memburu pemilik arak tersebut. Dari pengakuan Ismail, arak itu diangkut dari Desa Merita, Kecamatan Abang, Karangasem. “Modusnya tetap sama, pelaku berdalih tak mengenal pemesan arak yang di Banyuwangi. Katanya mau dihubungi setelah lolos di Jawa,” terang Kapolsek. Saat ditangkap pada 21 November lalu, Ismail membawa 85 jeriken arak, total hampir 3.000 liter. Kala itu dia mengklaim mengangkut arak dari wilayah Tabanan. Penangkapan arak Bali ini menambah daftar panjang penyelundupan arak lewat Gilimanuk. Sehari sebelumnya sebanyak 40 jeriken arak dengan berat total 1.400 liter diamankan satuan Sabhara Polres Banyuwangi. Minuman keras (miras) tradisional itu juga didatangkan dari Karangasem. Terkait maraknya penyelundupan arak ke Jawa, Polres Banyuwangi sempat menyatakan status darurat arak di Banyuwangi. Sebab peredaran miras ini kian mengkhawatirkan di bumi Blambangan. (kmb30)

5

Sejumlah infrastruktur tersebut, diantaranya saluran embung hingga jalan usaha tani penghubung antardesa. Tujuannya memudahkan petani mengangkut hasil pertanian. ”Pembangunan infrastruktur pertanian ini meneruskan program dalam empat tahun terakhir. Pertanian adalah salah satu sektor terpenting dalam perekonomian masyarakat Banyuwangi. Jadi selain teknis pertaniannya kami perkuat, misalnya dengan inovasi budidaya maupun pascapanen, kami juga bangun infrastrukturnya, terutama sumberdaya air. Aliran air ke lahan harus dipastikan tidak macet dan jumlah yang cukup,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, usai memimpin rakor bidang infrastruktur di Pemkab Banyuwangi, Jumat (6/1) kemarin. Dijelaskan, jaringan irigasi primer di Banyuwangi mencapai 3.718 kilometer, irigasi sekunder 2.204 kilometer, dan irigasi tersier 797 kilometer. Jaringan tersebut

mengairi sekitar 66.000 hektar sawah. Selain itu, ada kawasan perkebunan sekitar 82.000 hektar, juga membutuhkan sumberdaya air. Tahun ini pihaknya juga menambah embung. Sebanyak 15 embung baru akan dibangun. Kapasitasnya 2.000 hingga 5.000 meter kubik. Lalu, kata Anas jaringan irigasi tersier juga bakal dibenahi dan ditambah. Tujuannya mempercepat daya hantar air dari hulu ke lahan-lahan pertanian. “Anggaran yang kita siapkan cukup besar, Rp 150 miliar untuk mendukung sumberdaya air pertanian,” tegasnya. Selain infrastruktur sumberdaya air, pembangunan difokuskan ke jalan usaha tani. Ini untuk menunjang aspek pascapanen. “Aksesibilitas jalan antar desa dan kecamatan dibangun dan diperbaiki. Ini agar proses pemasaran hasil-hasil pertanian dari desa ke kota berjalan dengan lancar. Dengan aksesibilitas yang meningkat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi petani,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo, mengatakan dengan pembangunan irigasi secara berkelanjutan pihaknya mentargetkan persentase ketersediaan air bagi petani bertambah hingga 230 persen. ”Artinya, sebagian petani atau sekitar 30 persen bisa menambah jumlah masa tanamnya, dari dua kali bisa menjadi tiga kali dalam setahun,” ujarnya. Salah satu embung yang

Bali Post/udi

BENDUNGAN - Salah satu kondisi bendungan tua peninggalan Belanda di Banyuwangi.

”Year End Sale” Felice Jewellery

Beli Black Diamond Solitaire 1 Karat Rp 1,999 Juta Dapat HP Android FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Sabtu (7/1) hingga Selasa (10/1) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo–promo sebelumnya, kali ini kembali ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin Black Diamond Solitaire 1 karat.

“Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Jumat (6/1) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal

menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian

CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.

”Booking Online” Aerox 155VVA, Yamaha Sediakan Unit Terbatas

KESEMPATAN besar terbuka untuk menjadi pemilik pertama motor Aerox 155VVA. Peluang itu bisa diperoleh lewat booking online sporty scooter teranyar Yamaha itu. Konsumen dapat mewujudkan mimpinya cukup dengan mengakses link www.yamahamotoronline.co.id. Di situ Yamaha telah mengumumkan akan melakukan penjualan Aerox 155VVA lewat booking online untuk tiga varian yaitu Aerox 155VVA, Aerox 155VVA–R Version dan Aerox 155VVA-S Version. Periode booking online dibuka pada 9–11 Januari 2017. Dalam waktu tiga hari itu akan ada motor Aerox 155VVA dengan jumlah terbatas yang disediakan untuk jadi milik konsumen. ”Kejutan besar di awal tahun 2017 ini diberikan Yamaha lewat pemesanan online Aerox 155VVA. Dengan jumlah terbatas, tentunya konsumen harus terus memantau link booking online yang sudah kami buatkan. Konsumen yang berhasil mendapatkannya juga punya pride sendiri karena akan jadi pemilik perdana Aerox 155VVA,” papar M. Abidin, GM After Sales Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). A e r o x 155VVA yang secara global perdana diluncurkan di Sepang Malaysia, akhir Oktober 2016 bersama Valentino Rossi memang sudah ditunggu-tunggu konsumen. Apalagi setelah diperkenalkan di Indonesia saat event Indonesia Motorcycle Show

dibangun dengan kapasitas sedang adalah embung Tasmuin di Kecamatan Songgon. Embung ini berkapasitas 500.000 meter kubik. Selain itu, empat embung besar berkapasitas hingga 2 juta meter kubik disiapkan di Banyuwangi selatan. “Jika ini terealisasi, ketersediaan air hampir menyamai Waduk Bajulmati di Wongsorejo atau kawasan Banyuwangi utara yang mencapai 10 juta meter kubik,” pungkasnya. (kmb30)

(IMOS) tahun lalu, daya tarik Aerox 155VVA selalu menjadikannya pusat perhatian. Melihat animo besar masyarakat itu, booking online pun dibuka supaya konsumen bisa memilikinya dengan cara berbeda dan istimewa. Bulan pertama di tahun 2017 ini pun digunakan Yamaha sebagai waktu yang tepat untuk menjaga momentum keinginan kuat konsumen mendapatkan Aerox 155VVA. Aerox 155VVA, One Stage Ahead. Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi baru yang dilengkapi dengan Variable Valve Actuation (VVA). VVA akan membuat performa tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah ditanamkan teknologi Blue Core sehingga performa mesin semakin maksimal namun tetap irit bahan bakar. Tipe Aerox 155VVA–S Version warnanya Matt Blue dan White. Tipe Aerox 155VVA-R Version satu warna yaitu Racing Blue. Tipe Aerox 155VVA warnanya Black, Yellow, Matte Red. Konsumsi bahan bakar Aerox 155VVA semakin irit karena dilengkapi fitur Stop & Start System (SSS) yang berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Semakin lengkap didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Dari sisi desain, kesan sporty Aerox 155VVA ditunjang lampu depan dan belakang LED yang lebih terang dan fokus. Speedometer full digital dengan layar LCD besar 5.8 inch dapat memberi-

kan informasi lebih jelas dengan Multi Information Display (MID). Fiturnya mampu menampilkan VVA indicator, Fuel meter, battery indicator, Odometer, trip meter, average Fuel consumption, real time consumption, digital clock, RPM meter. Penampilan semakin gagah dan sporty dengan ban super wide tubeless tire. Kehadiran Aerox 155VVA juga menjadi sejarah kemunculan teknologi Smart Key System di Indonesia. Yamaha lagi-lagi menjadi pelopor munculnya teknologi baru sepeda motor, setelah sebelumnya menjadi perintis kehadiran sepeda motor matik di Tanah Air melalui Yamaha Mio. Tipe Aerox 155VVA jadi motor yang berkesempatan menyajikan fitur kelas dunia Smart Key System. Smart Key System memperkenalkan konsumen kepada sistem kunci canggih tanpa anak kunci (Keyless). Fitur ini membuat berkendara semakin praktis dan aman karena disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor. Aerox 155VVA juga dilengkapi dengan sistem ABS (Anti-lock Brake System). ABS akan membantu pengendara memaksimalkan kontrol pengereman, sehingga berkendara akan semakin aman. Khusus Aerox 155VVA–R Version, DNA sport semakin terasa kuat berkat cakram depan model Wave-Type Disc Brake ukuran 230 mm ditambah suspensi belakang subtanks type rear suspension berwarna emas, memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil. Motor idaman ini juga dibekali dengan Electric Power Socket. Di era komunikasi seperti sekarang, fitur ini sangat fungsional dan memberi manfaat kepada konsumen. Konsumen bisa tetap terkoneksi dengan rekan kerja karena smartphone yang dimiliki bisa di-charge sambil berkendara tanpa takut kehabisan daya baterai. Kenyamanan berkendara bersama Aerox 155VVA semakin ditunjang dengan kapasitas bagasi mencapai 25 liter. Dengan desain bagasi yang luas, sepeda motor ini mampu menyimpan satu helm full-face berukuran XL, jas hujan dan keperluan aktivitas pengendara lainnya. (bns1)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Untuk Informasi bisa menghubungi Bazari, Hp. 087782289823. (br639)


OPINI

6

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Komitmen Menjaga Integritas Kebangsaan Di tengah maraknya paham radikal yang bisa menggoyang sendi-sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), banyak pihak kemudian mengingatkan kembali pentingnya diajarkan kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP), mulai dari pendidikan usia dini sampai perguruan tinggi. Juga program-program pelatihan, pemantapan pegawai negeri sipil maupun swasta. Di samping itu, perlu juga diajarkan kembali Kewiraan yang diharapkan mampu memupuk paham kebangsaan, cinta tanah air serta bangga menjadi bangsa Indoensia yang berlandaskan kebinekaan. Tidak salah memang. Tentu lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Sudah lama sekali PMP dan Kewiraan menghilang dari bangku sekolah maupun kuliah. Juga di tempat-tempat pendidikan lainnya. Sejatinya, di tengah apriori serta berbagai protes terhadap mata ajaran ini, khususnya PMP, maka kita harus menengok lagi ke belakang bahwa bangsa ini sejarahnya memang dibangun dari berbagai unsur. Tidak ada yang mendominasi. Dikotomi mayoritas-minoritas tidak ada. Kalaupun ada konflik, itu hanyalah kasuistis. perbedaan yang ada tidak serta merta menimbulkan konflik. Mesti ada bibit-bibit permusuhan yang tidak atau pun sengaja dipelihara. Kita tentu tidak ingin terus terbenam dan dilibas oleh paham-paham radikal yang semakin tumbuh subur. Salah satu jurus yang ampuh adalah itu tadi, pengajaran kembali PMP, serta Kewiraan sebagai salah satu contoh. Semangat wawasan Nusantara harus terus dibangun dan dikembangkan dengan melibatkan lintas sektoral. Jangan lupa pula penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Ini juga sudah bertahun-tahun menghilang. Sudah waktunya dilanjutkan walaupun akan banyak pula yang menentang. Kita ingin bangsa ini tercabik-cabik hancur atau tetap berdiri kokoh di tengah terjangan perubahan zaman. Tidak itu saja, semua pihak harus tetap ambil bagian sesuai dengan porsi serta kompetensinya masing-masing. Misalnya, polisi serta tentara, bisa melakukan pendidikan serta pelatihan singkat tentang bela negara kepada anak-anak baru sekolah. Ini tentu sangat menarik serta menumbuhkembangkan sikap cinta tanah air. Polantas bisa mengajak anak-anak sekolah untuk tertib berlalu lintas. Pemuka agama bisa melakukan ceramah keagamaan yang sejuk dan menjunjung tinggi perbedaan. Pemerintah pun mesti melakukan hal sama. Terutama mengayomi serta memberikan rasa aman serta nyaman. Banyak hal yang bisa dilakukan semua pihak dalam menahan laju disintegrasi ini. Konstruksi pola pemahaman berkebangsaan yang satu ini harus dipoles lagi hingga benar-benar kuat serta matang. Mentalitas anak-anak sekolah memang masih labil sehingga mudah dipengaruhi. Adalah tugas pemerintah bersama aparat keamanan yang duduk di depan. Di belakanmg berbagai komponen bangsa akan terus membantu. Jangan lupa pula, tokoh-tokoh agama, politik, ekonomi dan lainnya harus memberikan contoh teladan. Jangan hanya bisa bicara tetapi banyak oknumnya yang korupsi serta mesti meringkuk di dalam penjara. Kurangi terus mengusung perbedaan. Mari mencari persamaan di tengah perbedaan itu. Nah, itulah yang diajarkan dalam PMP, Kewiraan maupun dalam setiap penataran P4. Wajib bagi kita, bangsa Indonesia untuk tetap mencintai, memelihara serta menjaga agar benteng persatuan dan kesatuan ini tetap kokoh berdiri. Jangan tinggalkan sesuatu yang dirasa sudah usang. Mari kita perbaiki bersama-sama dan merawatnya. Kita mesti bersatu padu, seperti para pendahulu kita yang membangun negeri ini dengan pengorbanan raga serta nyawa. Paham radikalisme akan tumbuh kalau pemerintah tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Tidak memberikan rasa aman, keadilan, kesejahteraan, contoh dan sebagainya. Pemerintah yang berwibawa serta tegas dalam menegakkan hukum akan membuat warganya merasa tenteram dan hormat. Pemerintah yang lemah akan justru sebaliknya. Tegakkan kewibawaan hukum serta pemerintah.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Unud Harus Jujur dan Ilmiah Saya tertarik membaca pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Bali Post (4/1) lalu. Kajian ulang terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa memang salah satu cara mencari jalan tengah untuk polemik ini. Hal ini tentu merupakan kebijakan yang sudah sangat dipertimbangkan pemerintah dari berbagai aspek, termasuk mungkin dari sisi politisnya. Pelibatan World Bank dalam hal ini tentu sangat kami apresiasi sebagai warga Bali. Lembaga ini kami harapkan memiliki integritas yang jelas sebagai lembaga internasional. Namun, bagi saya kebanggaan terhadap Universitas Udayana (Unud) tentu juga harus saya sampaikan. Unud sebagai universitas kebanggaan masyarakat Bali tentu punya komitmen yang jelas dalam menjaga Bali. Tanpa ingin memengaruhi integritas dan keilmuan para pakar yang nanti akan dilibatkan, saya hanya berharap Unud menjadi lembaga yang independen, jujur dan menjaga kredibitlitas dalam melakukan kajian. Prinsip keilmuan harus diterapkan. Saat ini, tidak zamannya lagi melakukan rekayasa hanya untuk kepentingan-kepentingan terselubung. Unud sebaiknya mempergunakan kesempatan ini sebagai bentuk pengabdian terhadap tanah Bali. Jangan kesempatan ini didomplengi kepentingan untuk halhal yang berpotensi menyulut polemik baru. Untuk itu, kepada Rektor Unud saya harapkan melibatkan para pakar yang memang memiliki keahlian di bidangnya dan profesional. Dan pastikan mereka bekerja sesuai keilmuannya, bukan sesuai pesanan. Putu Bagus Arsana Gianyar, Bali

Memberantas Terorisme Melalui Ideologi Pancasila Tindakan dan aksi terorisme di Indonesia kian mengancam stabilitas ketahanan nasional bangsa Indonesia. Tindakan teror itu telah membuat hancurnya pilar-pilar peradaban bangsa Indonesia. Peledakan bom di beberapa daerah di Indonesia itu menjadi sebuah ancaman besar bagi bangsa Indonesia. Teror yang berarti sebuah ancaman harus dihancurkan, karena berbahaya bagi kehidupan umat manusia. Ideologi teroris itu terus yang justru membuat umat manusia Indonesia semakin goyah. Teroris merupakan musuh bersama kemanusiaan, karena tindakan mereka yang membuat orang lain tidak aman, tidak nyaman, selalu diselimuti rasa ketakutan dan mengacaukan sistem sosial, dan hukum yang sudah mapan dianut bangsa Indonesia.

Oleh Syahrul Kirom, M.Phil. erorisme adalah sebuah kegiatan yang dilakukan dengan sudah cara terencana dan sesuai dengan targettarget yang telah ditentukkan, yang sifatnya ancaman, kekerasan fisik seperti penyelundupan bom serta mengandung ketakutan yang luar biasa. Oleh karena itu, terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang sudah semestinya harus dibasmi dan ditindak secara tegas pelakunya, sebab telah membahayakan stabilitas negara Indonesia. Pemicu terorisme dapat disebabkan juga oleh faktor ekonomi, sosial, politik dan bahkan ideologi. Akan tetapi, dalam realitasnya di Indonesia, pemicu terorisme lebih bermuatan pada ideologi agama. Ideologi yang dianut pemerintah, dengan ideologi yang dianut para teroris inilah yang justru berpengaruh terhadap suburnya radikal dan kelompok teroris. Upaya menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap ideologi yang berlaku, mereka tidak dapat melakukannya dengan cara yang biasa, karena akan berakibat fatal, maka mereka mengirimkan pesan melalui aksi-aksi luar biasa dalam bentuk teror. Pancasila sebagai pilar bangsa Indonesia sejatinya harus mampu dipahami oleh seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia ini tentunya, diharapkan

T

mampu menyelesaikan persoalan terorisme di Indonesia. Pancasila adalah petunjuk, pandangan hidup masyarakat Indonesia dalam bertindak dan berbuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaku teroris di Indonesia sejatinya tidak mampu memahami nilai-nilai Pancasila secara komprehensif, mereka cenderung mengagungkan ideologinya dengan cara menebar teror. Cara teror atau kekerasan itulah yang menimbulkan disintegrasi bangsa Indonesia yang sudah semestinya harus dihancurkan dan dimusnahkan dalam masyarakat Indonesia. Persoalan munculnya terorisme di Indonesia dapat pula disebabkan karena bangsa Indonesia melupakan nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, yang sesungguhnya mempunyai nilai moral positif sebagai upaya pencegahan terhadap aksi terorisme. Pancasila tidak pernah diamalkan secara praksis sehingga menumbuh suburkan terorisme. Kalau bangsa Indonesia ini mampu memahami secara komprehensif nilai-nilai pancasila, maka tidak mungkin tercipta terorisme. Pancasila adalah penyelamat dan pemersatu bangsa Indonesia. Oleh karena itu, untuk mengatasi persoalan terorisme di Indonesia dapat dilakukan dengan jalan mencegah melalui empat pilar kebangsaan, yakni melalu nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta NKRI, UUD 1945. Merebaknya aksi ter-

orisme saat ini karena manusia Indonesia tidak mau secara bersungguh-sungguh mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Bung Karno secara tegas berkata: ” Apabila bangsa Indonesia ini melupakan Pancasila, tidak melaksanakan dan bahkan mengamalkannya maka bangsa ini akan hancur berkeping-keping”. Oleh karena itu, manusia Indonesia harus mengimplementasikan seluruh nilai-nilai pancasila tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila jangan hanya di sebuah wacana saja dan manis di bibir saja, akan tetapi, nilai-nilai pancasila perlu di ejawantahkan dalam setiap tindakan dan perbuatan manusia Indonesia. Penanaman dan pemberian pemahaman pancasila menjadi sangat signifikant saat untuk memerangi aksi terorisme, yang mana mereka telah mengabaikan nilai-nilai pancasila. Pelaku terorisme saat ini telah menyalahi nilai-nilai Pancasila, terutama dalam Dalam sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dalam sila pertama, setiap warga negara wajib berketuhanan Yang Maha Esa, sikap saling menghormati dan bekerjasama antar umat beragama perlu diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai upaya menjalankan sila pertama dengan tujuan untuk menghindari praktik aksi terorisme dan kekerasan atas nama

agama dengan tujuan menciptakan kerukunan antar umat manusia. Dengan demikian, eksistensi manusia harus berdialog dalam hidup bersama melalui nilai-nilai pancasila yang pada nantinya akan membawa kedamaiaan, ketenteraman, dan penuh kasih sayang antar sesama manusia, dengan tujuan agar Tuhan pun mencintai manusia. Jika sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa ini mampu dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegera. Tentunya, aksi terorisme dapat dihindari sejak dini. Pancasila memuat makna keberagamaan dan kebersamaan yang dapat mencegah aksi terorisme. Dalam sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sila kedua ini menekankan bahwa setiap warga negara harus selalu menghargai harkat dan martabat orang lain, tidak boleh berbuat tercela menghina atau bahkan melakukan ancaman atau teror. Harkat dan martabat manusia harus dijunjung dengan cara yang adil dan beradab. Pengakuan atas harkat dan martabat kemanusiaan yakni kedudukan dan derajat yang sama. Saling mencintai sesama manusia. Mengembangkan sikap tenggang rasa, tepa slira. Dalam sila ketiga, upaya merajut rasa kebangsaan dan cara mengatasi persoalan terorisme harus dipererat kembali dengan mengimplementasikan sila ketiga atas pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga aksi terorisme dapat diatasi dengan menggunakan pemahaman atas sila ketiga, yakni mengedepankan rasa kebangsaan bersama untuk persatuan dan kesatuan di antara warga negara Indonesia. Dengan demikian, pada saat ini bangsa Indonesia harus banyak melakukan banyak sosialisasi serta penghayatan dan pengamalan nilai-nilai pancasila, menumbuhkan nilai-nilai rasa kebangsaan dan rasa kewarganegaraan Indonesa harus dijadikan sebagai jalan memutus mata rantai aksi terorisme. Penulis adalah anggota Kaukus Aliansi Kebangsaan

Warga Bali dan Subjek Pengampunan Pajak ProgramAmnesti Pajak telah memasuki minggu terakhir periode II. Namun demikian pertanyaan mendasar masih sering muncul, perlukah saya untuk mengikuti program ini. Mengingat bahwa amnesti pajak adalah hak maka jawabannya akan dikembalikan ke pribadi masing-masing.Merekayangmeyakinitelahmemenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar dipersilakan untuk tidak mengikuti program ini (meskipun hak untuk mendapatkan pengampunan tetap melekat), dan mereka yang masih ragu apakah telah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar sangat disarankan untuk mengikuti program ini. Jawaban ini tentunya masih sangat umum karena setiap orang harus menilai dirinya sendiri apakah telah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar dan sayangnya tidak setiap orang bisa melakukan penilaian dimaksud. Dengan demikian jawaban pertanyaan di atas, dalam tataran tertentu, memang membutuhkan pendalaman tersendiri. Apabiladikaitkandengankondisimasyarakat Bali, penulis mencatat setidaknya ada 3 golongan masyarakat Bali yang memerlukan analisa tersendiri apakahmasuksebagai subjekpengampunan pajak. Pertama adalah orang Bali yang bekerja sebagai tanaga kerja di kapal pesiar di luar negeri, kedua adalah orang Bali yang namanya “dipinjam” oleh bukan orang Bali bahkan WNA sebagai pemilik tanah atau properti, dan ketiga adalah WNA yang tinggal di Bali dan memiliki pekerjaan atau bisnis di Bali. Artikel ini akan menguraikan secara singkat bagaimana aspek amnesti pajak bagi mereka ini. Untukmenentukanapakahseseorangadalah subjek pengampunan pajak, status kewarganegaraan bisa jadi tidak terlalu relevan. Terminologi wajib pajak dalam negeri tidak selalu identik dengan status sebagai warga negara Indonesia, keduanya dapat beririsan dan berdiri sendiri satu sama lain. Karena hak untuk mendapatkan pengampunan pajak hanya dimiliki oleh wajib pajak dalam negeri maka perlu dipahami siapa saja yang termasuk dalam golongan ini. Pekerja kapal pesiar umumnya bekerja sekitar 8 bulan di luar negeri dan hanya berada di Indonesia sekitar 4 bulan dalam satu tahun.

Oleh I Wayan Agus Eka Apabila melihat kriteria pada paragraf sebelumnya maka sepertinya pekerja kapal pesiar ini bukan merupakan subjek pajak dalam negeri (karena berada di Indonesia kurang dari 183 hari) yang secara otomatis bukan merupakan subjek pengampunan pajak. Hal ini sepertinya selaras dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-11/PJ/2016 yang menyatakan bahwa WNI yang tidak bertempat tinggal di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak mempunyai penghasilan di Indonesia merupakan Subjek Pajak Luar Negeri dan dapat tidak menggunakan haknya dalam program Pengampunan Pajak. Meski demikian, pekerja kapal pesiar dapat tetap menjadi Subjek Pajak dalam negeri karena yang bersangkutan memenuhi salah satu kriteria di atas yaitu “bertempat tinggal di Indonesia”. Bertempat tinggal, salah satunya, diartikan memiliki tempat tinggal di Indonesia yang digunakan untuk berdiam (permanent dwelling place). Jadi meskipun pekerja tersebut berada di Indonesia kurang dari 183 hari namun karena memiliki tempat tinggal di Indonesia yang bersangkutan tetap merupakan subjek pajak dalam negeri yang menjadi subjek pengampunan pajak. Warga Bali sebagai Nominee Jamak dijumpai warga Bali yang digunakan namanya oleh warga non-Bali bahkan WNA sebagai nominee atas tanah/bangunan yang berlokasi di Bali. Warga Bali tersebut tentunya diberikan sejumlah imbalan atas penggunaan namanya oleh pemilik properti sebenarnya. Dalam aspek amnesti pajak maka yang seharusnya melaporkan properti tersebut adalah pemilik sebenarnya. Dalam hal pemilik sebenarnya belum memiliki NPWP, misalnya WNA, maka yang bersangkutan harus mendaftarkan terlebih dahulu untuk mendapatkan NPWP. Pemilik sebenarnya cukup membuat dokumen surat pernyataan nominee yang ditandatangani oleh

warga Bali yang diatasnamakan sebagai salah satu tambahan syarat permohonan amnesti pajak. Warga Bali yang diatasnamakan perlu menyadari bahwa amnesti pajak memiliki konsekuensi apabila tanah/bangunan tersebut tidak dilaporkan karena secara hukum mereka adalah pemilik sah properti tersebut meskipun secara de facto dimiliki oleh orang lain. Apabila Ditjen Pajak mendapatkan informasi properti tersebut sampai dengan 30 Juni 2019 dan diketahui bahwa pemilik properti/nominee tidak mengikuti amnesti pajak dan tidak melaporkannya dalam SPTTahunanmakapropertitersebutakandianggap sebagai penghasilan dan dikenakan sanksi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku. Tentunya yang menerima konsekuensi hukum ini adalah warga Bali yang namanya digunakan sebagai pemilik properti. Dengan demikian peran aktif nomineedalam mendorong pemilik sebenarnya untuk mengikuti amnesti pajak sangat diperlukan karena secara hukum nominee-lah yang akan menanggung konsekuensi apabila aset tersebut tidak dilaporkan. Sebagaimana telah diuraikan pada paragraf sebelumnya, status kewarganegaraan tidak selalu identik dengan subjek pengampunan pajak. Seorang WNA dapat saja menjadi subjek pengampunan pajak apabila statusnya telah berubah menjadi wajib pajak dalam negeri. Dalam hal seorang WNA memenuhi salah satu dari tiga kriteria yang telah disebutkan sebelumnya maka dia akan berubah status menjadi subjek pajak dalam negeri dan apabila menerima penghasilan maka dia akan berubah menjadi wajib pajak dalam negeri yang otomatis menjadi subjek pengampunan pajak. Sebagai contoh, WNAyang datang ke Indonesia dan telah menunjukkan niat untuk tinggal lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan (dapat dilihat misalnya dari dokumen visa atau KITAS) maka yang bersangkutan telah memenuhi kriteria sebagai subjek pajak dalam negeri sekaligus menjadi subjek pengampunan pajak. Penulis, alumni Program Master of Public Finance, National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS), Japan

POJOK Kata Rektor Suastika, Unud tak mungkin ‘’jual’’ Bali. - Jangan pula ‘’jual’’ diri. *** Empat aspek reklamasi yang dikaji, semuanya tidak layak. - Rakyat juga menolak. *** Pemerintah akan evaluasi bebas visa sejumlah negara. - Evaluasi juga pejabatnya.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

DIPERCANTIK LAMPU Sejumlah pengendara melintas di dekat air mancur di patung Catur Muka yang saat ini telah menampilkan wajah baru. Pemkot Denpasar mempercantiknya dengan lampu penerangan di sejumlah titik kolam air mancur. Foto diambil, Kamis (5/1).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Figur

Melukai Hati Masyarakat

TENTARA Nasional Indonesia (TNI) telah menunda bentuk kerja sama militer dengan Australia Defence Force (ADF) untuk sementara waktu. Hal ini bermula ketika salah satu anggota Kopassus terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia dikirim untuk mengajar bahasa Bali Post/win Indonesia pada pasukan khusus Australia di Perth. Akan tetapi, dalam kurikulum pendidikan yang dimiliki oleh Australia terdapat materi pelajaran yang diduga menghina Indonesia, bahkan Ideologi bangsa Indonesia. Pancasila yang merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia serta lambang negara dipelesatkan menjadi “Pancagila”. Tentu tindakan ini tidak dapat diterima karena dinilai menghina bangsa Indonesia. “Langkah yang tepat telah dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk menunda kerja sama militer kedua negara. Apa yang telah dilakukan militer ADF sangat melukai hati masyarakat Indonesia yang baru mulai pulih dari akibat serentetan masalah yang tengah dihadapi Indonesia-Australia selama ini,” tandas pengamat hukum internasional Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Jumat (6/1) kemarin. Seperti diketahui, pada tahun 2013, Australia dituduh telah melakukan penyadapan kepada Presiden RI oleh pengakuan dari Edward Snowden, kemudian tahun 2015 Australia menarik duta besarnya dikarenakan Indonesia mengeksekusi mati dua WN Australia yang terlibat narkoba. “Kita harus mendengarkan dan meminta penjelasan secara rinci kepada pemerintah Australia berkenaan dengan penghinaan terhadap Pancasila tersebut. Jika hal ini disengaja dan terbukti melakukan penghinaan dan merendahkan Pancasila langkah yang dapat diambil ialah Indonesia dapat menarik kembali duta besarnya dan meminta kepada pemerintah Australia untuk segera meminta maaf atas kejadian ini kepada TNI serta masyarakat Indonesia,” tegasnya. (win)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Komisi I Telusuri Aset Pemprov di Buleleng

Di Titab Belum Jelas, di Sumberklampok Masih Bermasalah

Denpasar (Bali Post) -

Komisi I DPRD Bali menelusuri aset Pemprov Bali di Kabupaten Buleleng, Jumat (6/1) kemarin. Dewan antara lain mengecek aset di Titab, Sumberklampok, dan kawasan Bandara Letkol Wisnu di Sumberkima. Dikhawatirkan masih ada aset Pemprov yang belum bersertifikat atau sertifikatnya hilang pascakerusuhan tahun 1999.

“Kami menelusuri aset-aset Pemprov di Kabupaten Buleleng. Memang ada yang sudah bersertifikat jumlahnya hampir 700 hektar. Tapi tahun 1999 ke bawah, banyak dokumen dan datanya terbakar waktu kerusuhan. Itu yang akan di-cross check dengan Biro Aset,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, saat dikonfirmasi melalui telepon, kemarin. Tama mencontohkan, aset Pemprov seluas 9 hektar yang sudah ditemukan di kawasan Bandara Letkol Wisnu. Sebel-

umnya Pemprov memiliki aset seluas 14 hektar di sana, yang 5 hektarnya dihibahkan kepada Pemkab Buleleng. Namun, Pemkab Buleleng pada masa kepemimpinan bupati terdahulu disebut mengerjasamakan seluruh aset (termasuk sisa aset Pemprov) kepada pihak ketiga. “Sekarang menurut penjelasan BPN setelah diukur ulang dapat 9 hektaran (aset Pemprov). Ini yang sekarang harus jelas dengan segera disertifikatkan. Kalau tidak, nanti lama-lama hilang,” jelasnya.

Menurut Tama, aset Pemprov lainnya juga ada di Titab. Namun jumlahnya masih belum jelas. Hal ini akan dikoordinasikan kembali dengan Biro Aset yang kini sudah berubah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali. Sementara aset tanah di Sumberklampok ditemukan masih bermasalah, padahal areanya cukup luas mencapai kurang lebih 600 hektar. “Sampai saat ini memang tim di provinsi masih kerja, karena sampai sekarang masih belum ada solusi. Belum selesai urusannya

Tuntaskan Proyek RTH Sukasada Disiapkan Dana Rp 7,5 Miliar Singaraja (Bali Post) Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada dilanjutkan tahun 2017 ini. Menuntaskan pembangunan RTH tersebut pemerintah daerah mengalokasikan dana Rp 7,5 miliar. Proyek ini nantinya akan ditangani oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Ini karena perubahan susunan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terbaru. Mengacu susunan OPD tersebut, bidang pertamanan yang semula berada di bawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), sekarang berada di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati

Bali Post/rah

SERTIJAB - Sertijab Dandim 1610/Klungkung dilaksanakan di Makorem 163/Wira Satya, Jumat (6/1) kemarin.

Antisipasi Aksi Teror

Deteksi Dini Harus Terus Dilakukan

Denpasar (Bali Post) Orang-orang yang berafiliasi dengan kelompok teroris di Indonesia perlu mendapat perhatian khusus aparat keamanan. Oleh karena itu, deteksi dini harus terus dilakukan dengan cara sidak duktang, pengawasan persisir pantai dan pelabuhan tradisional. “Kalau deteksi dini sudah dilakukan dengan baik maka ancaman tidak akan ada. Walau ada isu mencekam yang ingin membuat masyarakat resah, karena kita mampu melakukan deteksi dini maka ketakutan warga tidak akan terjadi. Karena duluan menjaga keamanan,” tegas Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Jumat (6/1) kemarin, usai sertijab Dandim 1610/Klungkung dari Letkol Inf. Fransiscus Ari Susetio kepada Letkol Kav. Jacob Janes Patty di aula Makorem, Denpasar. Danrem mencontohkan ada isu teroris mau ke Bali menggunakan perahu dan berlabuh di pelabuhan tradisional. “Kami langsung

7

koordinasi dengan Polair, TNI AL, kementerian perhubungan untuk membantu mengawasi laut. Itu deteksi ini dan ternyata clear,” ujarnya. Di darat, pihaknya menggelar sweeping duktang dengan instansi terkait. Deteksi dini harus dilakukan maksimal dan kontinu. Terkait sertijab tersebut, kata Danrem, pihaknya meyakini bahwa melalui penugasan yang berjenjang dan bervariatif maka seorang komandan akan memiliki wawasan dan pola pikir lebih baik. Dengan demikian maka kualitas kepemimpinan keprajuritan mampu menggerakkan organisasi dengan baik pula. Memiliki wawasan dan pengalaman bervariatif dalam penugasan, sangatlah penting untuk menghadapi beban tugas dan tanggung jawab jabatan yang akan diemban. Jabatan itu merupakan amanah, ujian, dan tantangan. “Peran dan tugas Dandim memiliki nilai strategis karena merupakan sentral

motor penggerak organisasi satuan kewilayahan di daerah. Beban tugas ke depan tidaklah ringan, mengingat semakin banyak persoalan di wilayah dan dituntut mampu menciptakan sinergitas, kemanunggalan TNIrakyat guna terciptanya keterpaduan dan kebersamaan segenap kompenen bangsa,” tandasnya. Selain itu, lanjut perwira asal Buleleng ini, Dandim harus melakukan pendataan terhadap segala ancaman yang mungkin timbul sehingga tidak ada lagi persoalan di wilayah yang tidak terdeteksi dan muncul jadi ancaman stabilitas wilayah. “Saya juga perintahkan para Dandim untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan jajarannya. Tujuannya untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang akan terjadi, yakinkan kerawanan-kerawanan awal sudah terdeteksi sehingga cepat diantisipsi,” kata Cantiasa. (km36)

Buleleng Made Gunaja belum lama ini mengatakan, pembangunan lanjutan RTH rintisan Bupati nonaktif Putu Agus Suradnyana ini akan dilakukan melalui tender secara online. Anggaran yang disiapkan itu dialokasikan untuk finishing jogging track, pembangunan stage pertunjukan seni dan budaya, dan pembuatan kios kuliner khas Buleleng.

sama warga, itu kan ada ratusan warga, ada 2 kampung yang sudah berdiri di sana,” papar politisi PDI-P ini. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengaku masih mempelajari keberadaan aset Pemprov. Mantan Kepala Biro Keuangan ini berkoordinasi dengan Kepala Biro Aset terdahulu

yang kini menjabat Kepala Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Bali. Pihaknya belum mendapatkan gambaran yang jelas terkait aset, lantaran baru dilantik akhir tahun 2016 lalu. “Saya sudah minta kepada mantan Karo Aset tentang inventarisasi aset Pemprov, khususnya untuk masalah-masalah yang belum terselesaikan. Segera kita kerjakan,” ujarnya. (kmb32)

”Kami menelusuri aset-aset Pemprov di Kabupaten Buleleng. Memang ada yang sudah bersertifikat jumlahnya hampir 700 hektar. Tapi tahun 1999 ke bawah, banyak dokumen dan datanya terbakar waktu kerusuhan. Itu yang akan di-cross check dengan Biro Aset.” Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya

Menurut Gunaja, pembangunan ini rencananya rampung dalam tiga hingga empat tahapan pembangunan. Hal itu terjadi lantaran kemampuan keuangan daerah juga mempertimbangan pembangunan untuk skala prioritas. Dalam setiap tahapan juga akan dilakukan evaluasi, untuk penyesuaian anggaran. Sesuai dengan perencanaan, RTH Sukasada difungsikan untuk rest area wisawatan yang akan berkunjung atau meninggalkan Buleleng melalui jalur SingarajaBedugul. Untuk mendukung hal itu, Pemkab Buleleng juga akan melakukan penataan di Kelura-

han Sukasada dan Kelurahan Beratan Kecamatan Buleleng. Penataan ini dilakukan dengan menambah fasilitas pendukung. Untuk diketahui, RTH tahap pertama telah rampung dikerjakan. Dari pembangunan tahap awal yang menelan anggaran Rp 4,7 miliar lebih menyelesaikan pembangunan gedung kantor pengelola, areal parkir, dan betonisasi jogging track. Sesuai dengan Detail Engineering Design (DED), pembangunan RTH Sukasada dengan luas 2,2 hektar itu nantinya menghabiskan anggaran total Rp 24 miliar. (kmb38)


BANGLI

8

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Kinerja Buruk, Kepala SKPD Harus Dimutasi Bangli (Bali Post) Rencana Bupati Bangli Made Gianyar melakukan mutasi terhadap pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli mendapat respons positif dari Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Carles berharap sejumlah pimpinan SKPD yang kinerjanya buBali Post/ina ruk agar dimutasi. Salah satu yang bisa Komang Carles dipakai Bupati sebagai bahan pertimbangan perombakan pimpinan SKPD yakni dengan melihat seberapa banyak kegiatan yang gagal dilaksanakan. Ditemui Jumat (6/1) kemarin, Carles mengungkapkan, ada banyak kegiatan yang gagal terlaksana di tahun 2016. Padahal anggaran sudah disiapkan jauh-jauh hari. Carles mengaku tidak mengerti apa penyebab pasti gagalnya pelaksanaan kegiatan di sejumlah SKPD. ‘’Anggaran sudah kami siapkan untuk membiayai kegiatan tetapi tidak terlaksana. Untuk itu kinerja SKPD terkait kami minta agar dievaluasi Bupati,’’ jelasnya. Menurut politisi Demokrat itu, banyaknya kegiatan yang tidak bisa terlaksana di beberapa SKPD dikarenakan kinerja pimpinan SKPD-nya yang terkesan tidak serius dan tanpa perencanaan. Carles mengatakan dari pengamatannya selama ini, kebanyakan SKPD melaksanakan kegiatan numplek di akhir tahun. ‘’Ini karena dia santai tidak serius kerja,’’ ujarnya. Akibat banyaknya kegiatan yang gagal terlaksana, Carles mengatakan bahwa pihak yang sangat dirugikan dalam hal ini adalah masyarakat. Sebab anggaran diberikan ke SKPD pada dasarnya diarahkan untuk menyejahterakan masyarakat. ‘’SKPD yang serapan anggarannya kecil agar dievaluasi. Mereka harus dirombak. Kita harapkan Bupati bisa memilih pimpinan SKPD yang benar-benar paham dengan tugasnya, kalau mau Bangli ini maju,’’ tegas Carles. (kmb40)

Pemindahan Pedagang Acung Penelokan Ditargetkan Tuntas Dua Minggu Bangli (Bali Post) -

Pedagang acung di kawasan wisata Penelokan, Kintamani yang selama ini dianggap cukup mengganggu kenyamanan wisatawan bakal segera ditertibkan dalam waktu dekat. Rencananya, pedagang akan dipindahkan ke dua lokasi, yakni kios belakang Museum Gunung Api dan Pasar Seni Geopark. Pemkab Bangli menargetkan pemindahan pedagang acung yang berjumlah ratusan orang ini tuntas dalam dua minggu. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Jumat (6/1) kemarin, menjelaskan terkait rencana pemindahan pedagang acung tersebut pihaknya sudah sempat melakukan rapat bersama sejumlah instansi dan SKPD terkait, Perbekel Batur Tengah dan perwakilan pedagang acung yang juga Ketua BUMDes Batur Tengah Kamis lalu. Sesuai hasil rapat, ada dua alternatif pemindahan pedagang acung. Alternatif pertama, pedagang acung yang terdiri dari dua kelompok, yakni kelompok pedagang acung yang kerap mangkal

di Restoran Lake View dan kelompok pedagang acung Batur Garden bakal dipindah ke dua lokasi berbeda. Untuk kelompok pedagang acung Lake View yang jumlahnya 158 orang akan dipindahkan ke kios yang ada di areal parkir belakang Museum Geopark. Sementara kelompok pedagang acung Batur Garden yang jumlahnya 160 pedagang bakal dipindah ke Pasar Seni Geopark. ‘’Kenapa kita pindahkan ke dua lokasi yang berbeda, karena berdasarkan informasi yang kita dapatkan antara kedua kelom-

pok pedagang ini sudah punya batas kerja masing-masing. Kalau disatukan kita takutkan terjadi gesekan,’’ terangnya. Alternatif lainnya, pedagang akan dimasukkan ke Pasar Seni geopark dan dibuatkan sekat. Terkait alternatif pertama, bersamaan dengan pemindahan kelompok pedagang acung Lake View ke kios belakang Museum Geopark, pihaknya juga akan menjadikan areal parkir belakang Museum Geopark sebagai pusat parkir kendaraan roda empat bagi pengunjung Penelokan. Dengan begitu, nantinya

wisatawan yang hendak menikmati pemandangan ke Penelokan tinggal berjalan kaki beberapa meter dari lokasi parkir. ‘’Untuk pemanfaatan Pasar Seni Geopark, sesuai perintah Bupati, sementara nanti pedagang acung yang akan pindah ke sana diberi kebebasan tidak membayar sewa selama setahun. Nanti setelah setahun itu dia harus bayar dengan sewa. Ini sebagai upaya kita, agar pemindahan bisa berjalan lancar,’’ jelasnya. Sebagaimana terget yang diberikan Bupati Bangli I Made Gianyar, Sekda Giri Putra mengaku bakal menuntaskan pemindahan seluruh pedagang acung dari kawasan Penelokan dalam waktu dua minggu ke depan. Jika nantinya dalam proses pemindahan ada

pedagang acung yang bandel dan menolak dipindah maka pihaknya terpaksa menurunkan tim gabungan dari Dishub, Satpol PP, polisi dan TNI untuk melakukan penertiban. ‘’Dua minggu ini kita targetkan Penelokan sudah bersih. Kita sudah lakukan pendekatan persuasif dengan pedagang dan tokoh-tokoh masyarakat. Mudah-mudahanan kita bisa bersinergi sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar,’’ jelasnya. Ditegaskannya bahwa dalam rencana pemindahan pihaknya tidak bekerja secara parsial melainkan saling bahu membahu dengan SKPD terkait. Sehingga jika seandainya rencana ini gagal maka kegagalan bukan milik satu SKPD melainkan kegagalan bersama. (kmb40)

Desa Pakraman Penglipuran

Bali Post/ina

DIAMANKAN - Dewa GW saat diamankan aparat Polsek Bangli.

Rancang Pembangunan Kolam Renang Tradisional

Congkel Sadel di Enam TKP, Oknum PNS Diamankan Bangli (Bali Post) Oknum PNS Pemkab Bangli berinisial Dewa GW (43) dibekuk aparat Buser Polsek Bangli, Kamis (5/1) malam. PNS asal Banjar/ Kelurahan Cempaga diamankan lantaran melakukan aksi pencongkelan sadel sepeda motor di sejumlah lokasi. Penangkapan terhadap oknum PNS yang selama ini bertugas sebagai sopir salah satu Kabag di Pemkab Bangli itu dilakukan petugas di Jalan Erlangga tepatnya depan SLB pada sekitar pukul 18.30 wita. Dia dibekuk polisi ketika akan mengambil uang tebusan dari korbannya. Kapolsek Bangli Kompol Dewa Mahaputra, Jumat (6/1) kemarin, menjelaskan dibekuknya Dewa GW bermula dari adanya laporan korban, Nyoman Mudita alias Nyoman Tombong (56), warga Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga. Nyoman Tombong mengaku menjadi korban pencongkelan sadel pada 20 Desember 2016. Ketika itu korban datang ke Bale Banjar Geria Bukit untuk melaksanakan persembahyangan. Korban memarkir kendaraannya dan menaruh tas pinggang berisi dompet, SIM, KTP, cincin, HP dan kunci dalam sadel motornya. Sebelum masuk ke areal Pura, korban melihat pelaku dan seorang temannya yang duduk di warung. Mereka sempat bertegur sapa sebentar. Sekitar pukul 16.00 wita, korban yang hendak pulang ke rumah, menuju parkiran untuk mengambil sepeda motornya. Saat sadel motornya dibuka ternyata tas pinggang yang disimpannya di dalam sadel sudah raib. Setelah beberapa hari berlalu, pelaku datang ke rumah korban dan mengembalikan tas pinggang yang hilang tersebut beserta isinya kecuali Hp. ‘’Saat mengembalikan tas itu pelaku minta korban membayar Rp 300 ribu,’’ terang Mahaputra didampingi Kanit Reskrim Iptu Ketut Purnawan. Beberapa hari kemudian, pelaku kembali menelepon korban dan mengatakan bahwa Hp korban ada padanya. Lagi-lagi pelaku ketika itu meminta uang tebusan pada korban sebesar Rp 200 ribu. ‘’Ketika akan mengambil tebusan, korbannya menghubungi polisi sehingga dilakukan penangkapan,’’ jelasnya. Sebagaimana hasil interograsi yang dilakukan polisi, pelaku mengaku pernah melakukan aksi congkel sadel di enam TKP lainnya. Beberapa TKP yang disebutkan pelaku yakni di LC Uma Bukal, Bukit dan Pemkab Bangli. Ditambahkan Kapolsek, dalam menjalankan aksinya pelaku membuka sadel motor korban dengan kunci palsu, tanpa merusak sadel. Setelah berhasil mengambil barang-barang, pelaku kemudian mendatangi korban, berpurapura mengembalikan barang korban yang hilang. Kepada korbannya pelaku mengaku menemukan barang korban di jalan. Saat mengembalikan itu pelaku lantas meminta uang tebusan. ‘’Sejauh ini korban yang melapor baru tiga orang. Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban agar melapor untuk kita tindak lanjuti,’’ jelasnya. (kmb40)

Bali Post/ina

PEDAGANG ACUNG - Pedagang acung yang berjualan di kawasan wisata Penelokan Kintamani.

Bali Post/kmb41

TERSERANG HAMA - Tanaman padi milik petani yang terserang hama tungro.

Atasi Tungro

Petani Diingatkan Terapkan Penanganan Massal

Bangli (Bali Post) Tahun 2016, total sebanyak 13,9 hektar tanaman padi di Kabupaten Bangli tercatat terserang hama tungro. Guna mencegah merebaknya hama tersebut tahun ini, pemerintah kembali mengingatkan petani untuk menerapkan sistem pengendalian secara massal. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana mengatakan, lahan sawah yang ada di Kabupaten Bangli luasnya mencapai 139 hektar. Dari jumlah tersebut, 13,9 hektar di antaranya terserang hama tungro tahun lalu. Rinciannya, Kecamatan Susut seluas 2,9 hektar dan Kecamatan Bangli 11 hektar. ‘’Sementara

untuk di Kecamatan Tembuku memang ada sawah warga yang terkena tungro, akan tetapi kami belum menerima laporan masuk sampai saat ini,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, tungro disebarkan oleh beberapa spesies wereng hijau dan wereng daun lainnya yang membuat daun padi yang masih muda berubah warna menjadi kuning. ‘’Biasanya tanaman padi yang ada di pinggirpinggir jalan raya yang ada lampu mercury-nya biasa banyak terkena tungro. Karena, wereng senang dengan cahaya, termasuk saat kendaraan yang melintas di kawasan tersebut sehingga sinar itu akan diikuti oleh tungro. Dengan begitu penyebarannya akan semakin luas,’’ ungkapnya.

Untuk pengendalian pertama, di samping pertisida untuk pembunuh hama, pencabutan tanaman yang sudah terkena tungro juga perlu dilakukan. Selain itu perlu ada penanganan secara massal dari petani. ‘’Kalau sendiri tidak bisa. Maka dari itu, dibutuhkan pengendalian secara serempak. Sekarang tinggal partisipasi petani saja untuk mengatasi hal itu supaya tidak semakin meluas. Petani bisa melakukan interval penyemprotan sekali sampai dua kali. Itu tergantung interval penyebaran virus tersebut. Kalau penyebarannya tinggi, harus dilakukan penyemprotan sesuai dengan besaran virus tersebut,’’ katanya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Pengelola Desa Wisata Penglipuran berencana membangun kolam renang tradisional dan museum bambu. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menambah minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke desa penghasil loloh cemcem tersebut. Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng, Jumat (6/1) kemarin, menjelaskan rencana pembangunan kolam renang tradisional dan museum bambu itu untuk lebih memanjakan para pengunjung yang datang berwisata ke Penglipuran. ‘’Desa Pakraman Penglipuran memang sudah merencanakan pembangunan itu. Sekarang masih dalam proses. Karena semua kewenangan itu ada di desa adat. Kalau desa adat sudah siap, nantinya pasti akan segera direalisasikan. Karena ini juga untuk kemajuan Desa Penglipuran,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, kolam renang tradisional kemungkinan besar bakal memanfaatkan Sungai Sangsang. ‘’Jika membuat kolam renang di sana, tidak usah mencari air ke mana-mana lagi karena sudah ada di sana sehingga itu bisa dimaksimalkan,’’ ujarnya. Selain berencana menambah fasilitas, untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan, pihaknya juga meningkatkan kebersihan, keasrian dan keindahan Desa Penglipuran. Penataan pedagang juga akan dilakukan dengan penyediaan tempat khusus. ‘’Tentu untuk hal itu akan kami usulkan dulu ke

Bali Post/nan

I Nengah Moneng

desa adat, karena yang memiliki kewenangan itu ada pada krama desa. Kami di sini sifatnya membuat program dan mengusulkan ke desa,’’ jelasnya. Di sisi lain, pihaknya akan mengolah daun bambu kering yang banyak terdapat di Desa Penglipuran untuk dijadikan pupuk organik. Dengan demikian daun bambu yang selama ini tidak dipergunakan bisa bermanfaat bagi masyarakat. ‘’Kami memiliki dua karyawan yang nantinya akan mengolah daun bambu itu untuk dijadikan sebagai pupuk organik,’’ jelasnya. (kmb41)

Harga Mahal, Cabai Kurang Laku Bangli (Bali Post) Harga cabai belakangan ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan harganya sempat menembus angka Rp 100 ribu per kilogram. Kondisi ini tidak serta merta membuat pedagang sumringah. Pasalnya dengan harga selangit, cabai justru kurang laku. Seperti yang diungkapkan salah satu pedagang di Pasar Kidul, Ni Ketut Sukriani. Dia mengungkapkan, harga cabai sekarang Rp 90 ribu per kilogram. Tidak hanya di Pasar Kidul saja, di pasar lainnya harga cabai juga sama.

‘’Harga cabai melejit semenjang beberapa hari lalu. Bahkan sebelumnya sempat tembus sampai Rp 100 ribu per kilogramnya. Tapi sekarang sudah turun menjadi Rp 90 ribu per kilonya. Kalau cabai besar harganya masih tetap stabil,’’ ungkap Sukriani, Jumat (6/1) kemarin. Sukriani mengatakan, saat harga cenderung normal, dia bisa menjual 5 kilogram cabai dalam sehari. Akan tetapi, semenjak harga cabai meroket, pembeli semakin sedikit sehingga dagangannya masih banyak tersisa. ‘’Saat harganya normal Rp

65 per kilonya, menjual 5 kilo semuanya habis terjual. Tetapi sekarang, menjual 3 kilo saja tidak habis. Dan ini masih banyak belum laku,’’ jelasnya. Dikatakannya, yang membuat harga melambung tinggi lantaran petani cabai banyak yang gagal panen. Itu dikarenakan hujan yang mengguyur beberapa daerah di Bali belakangan ini. ‘’Kami harap harga cabai bisa kembali normal sehingga para pembeli tidak lagi mengeluh. Dengan kondisi sekarang ini, para pembeli menjerit karena harga cabai terlalu tinggi,’’ kata Sukriani (kmb41)

Bali Post/kmb41

CABAI - Salah seorang pedagang cabai di Pasar Kidul.


GIANYAR

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Pemerintah Diminta Benahi Infrastruktur Ubud

Mayat di Bawah Jembatan

Diduga Bukan Korban Bunuh Diri

Gianyar (Bali Post) Penemuan mayat laki-laki di bawah jembatan Tukad Cangkir, Gianyar, Rabu (4/1) lalu, diduga bukan kasus bunuh diri. Hasil pemeriksaan RSUP Sanglah menunjukkan ada bekas luka akibat kekerasan pada tubuh korban yang diketahui bernama I Ketut Buda Arimbawa (43) beralamat di Lingkungan Teges Kaja, Kelurahan Gianyar. Kini aparat Polsek Gianyar pun menetapkan kasus ini dalam proses penyelidikan. Kapolsek Gianyar Kompol Adnan Pandibu, Jumat (6/1) kemarin, mengatakan keluarga korban sudah datang ke Mapolsek Kota Gianyar, Kamis (5/1) lalu. Setelalh disesuaikan antara ciri-ciri yang ada akhirnya diketahui korban adalah Ketut Buda Arimbawa. ‘’Setelah disesuaikan ciri-cirinya dan dicek juga ke RSUP Sanglah, itu benar memang warga dari Lingkungan Teges,’’ katanya. Sementara itu, berdasarkan laporan lisan dari dokter RSUP Sanglah yang melakukan visum pada jasad korban, diketahui ada tanda kekerasan yang ditemukan pada sejumlah bagian tubuh korban. ‘’Secara tertulis belum kami terima. Hanya tadi (kemarin -red), dokter menelepon saya dan menyampaikan secara lisan bahwa ada luka di beberapa bagian tubuh korban yang disebabkan aksi kekerasan,’’ ujarnya. Menerima informasi tersebut, Kapolsek menegaskan sudah langsung memerintahkan jajarannya agar mulai bergerak melakukan penyelidikan lebih lanjut. ‘’Yang jelas karena ada informasi seperti ini, kita akan meningkatkan kasus ini menjadi lidik dan segera kita menggali lagi informasi di lapangan terkait kasus ini,’’ ucapnya. Kompol Adanan Pandibu menegaskan pihaknya tidak bisa memberikan dugaan bahwa korban bunuh diri mengingat hasil visum sudah menunjukkan ada tanda kekerasan pada tubuh korban. ‘’Kita percaya hasil visum dokter. Makanya sejak awal kami tidak berani menduga ini bunuh diri atau hanyut kecelakaan,’’ jelasnya. Sementara itu, kakak korban, I Wayan Jati Suarjana (49) yang ditemui di rumahnya menjelaskan bahwa selama ini adiknya bekerja di tempat cuci motor. Pihak keluarga baru mendengar informasi tewasnya korban pada Kamis pagi. ‘’Dari kabar itu, saya langsung mengecek keberadaan Buda di tempat kerja dan memang tidak ada. Setelah itu, saya datang ke Mapolsek dan diarahkan agar ke Sanglah. Setelah di sana, itu memang benar adik saya,’’ ucapnya. (kmb35)

- 943056

BPBD

- 943144 - 7844717/7844718

PMK

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar PMI Gianyar

Kadek Era Sukadana

Anggota dewan dari Dapil Ubud ini mengatakan, kondisi infrastruktur saat ini belum memadai jika dibandingkan potensi yang dimiliki Ubud. Ia pun banyak menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur seperti jalan rusak dan minimnya akses pejalan kaki. ‘’Potensi Ubud ini besar, tapi bila belum diimbangi infrastruktur tentu sangat kita sayangkan,’’ ucapnya. Hal yang paling ia soroti ialah jalan paving di catus pata Ubud yang saat

- 942184 - 8958414

KONI Gianyar

- 947261

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PLN

- 947166

Kodim 1616 Gyr

- 943069

anggaran untuk membenahi infrastruktur di kawasan pariwisata Ubud khususnya di catus pata tersebut. ‘’Saya harap Dinas PU Bali yang berwenang terhadap perbaikan infrastruktur Ubud mulai melakukan pembenahan. Sebab, sebagai kawasan pariwisata internasional, kami tidak mau nama baik Ubud dan Bali tercoreng di mata internasional, hanya karena masalah infrastruktur,’’ tandasnya. (kmb35)

Tahun 2016

67 Orang Tewas Lakalantas

Polsek Payangan ’’Ngayah’’ di Pura Alas Angker

Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan polisi dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Salah satunya, melalui program Polisi Sahabat Pakraman. Di program ini polisi mendekatkan diri ke masyarakat dengan turut serta ngayah saat ada upacara adat. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Payangan saat ngayah di Pura Alas Angker, Desa Kerta Kecamatan Payangan. Kapolsek Payangan AKP Gde Endrawan, Jumat (6/1) kemarin, men-

gatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada polisi. ‘’Kepercayaan hanya bisa diraih melalui kegiatan yang bernuansa memberi, menolong, dan melayani. Bukan dengan cara meminta apalagi menyakiti,’’ katanya. Menurutnya, saat ngayah di Pura Alas Angker, petugas kepolisian membantu krama desa pakraman menyiapkan berbagai kelengkapan upacara. ‘’Ngayah bersama personel ini dilakukan dengan membantu membuat katik sate, kelangsah atau

LUWAK - Wisatawan mancanegara memotret luwak yang tengah makan buah kopi di salah satu tempat wisata agro di Tegallalang. Dengan semakin trennya kopi luwak, pengembangan objek wisata agro yang menyuguhkan atraksi memberi makan luwak kini semakin menjamur.

Jambret Tas IRT, ’’Salesman’’ Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Sat. Reskrim Polres Gianyar meringkus pelaku penjambretan, I Dewa Gede Eka Saputra di seputaran Desa Bunutin, Bangli, Kamis (5/1) malam. Pelaku yang kesehariannya sebagai salesman ini melakukan aksinya di seputaran Jalan Raya Lebih, Desa Lebih dengan menyasar ibu rumah tangga (IRT). Kini, pria 21 tahun ini diamankan di Mapolres Gianyar. Kanit I Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu IGN Winangun, Jumat (6/1) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan yang disampaikan korban yang seorang IRT, Gusti Ayu Puspita Dewi (28). Korban melaporkan bahwa dirinya dijambret saat melintas di Jalan Raya Lebih. Disebutkan, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 2981 PP dengan sengaja menyasar korban perempuan. Saat kejadian itu, pelaku yang melihat mangsa langsung memepet korban sembari dengan cepat menarik paksa tas milik korban. ‘’Berhasil mengambil tas itu pelaku langsung kabur, sementara korban tidak sempat mengejar,’’ ucapnya. Dipaparkannya, di dalam tas korban terdapat uang Rp 8 juta beserta surat-surat berharga.

ini sudah banyak rusak. Selain itu trotoar yang terlalu rendah justru banyak dijadikan tempat parkir. Instansi terkait pun belum melakukan tindakan berarti untuk pelanggaran ini. ‘’Kalau terus begini kan kasihan wisatawan. Mereka malah berjalan kaki di jalan raya. Kalau mereka tertabrak motor, dampaknya bisa panjang,’’ ujarnya. Pihaknya pun meminta instansi terkait mengalokasikan

Bali Post/nik

gianyar DPRD

Gianyar (Bali Post) Ribuan wisatawan berkunjung ke Ubud setiap tahunnya. Bahkan, kampung turis ini sudah menjadi penyumbang PAD terbesar untuk Kabupaten Gianyar. Namun justru di kawasan yang menjadi aset daerah ini malah masih ditemukan banyak infrastruktur yang rusak dan tak layak. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Gianyar Kadek Era Sukadana, Jumat (6/1) kemarin.

NGAYAH - Kapolsek Payangan AKP Gde Endrawan saat ngayah membuat sate di Pura Alas Angker Desa Kerta.

Telepon Penting Kantor Bupati

9

Polisi yang menerima laporan ini langsung melakukan penyelidikan, hingga berhasil meringkus pelaku saat melintas di Jalan Raya Bunutin, Bangli. ‘’Berbekal ciri-ciri pelaku dan kendaraan pelaku, polisi langsung melakukan penelusuran, hingga ia

tertangkap,’’ jelasnya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru sekali melakukan aksi penjambretan tersebut dengan alasan kehabisan bekal. Namun, polisi tetap melakukan pemeriksaan mendalam karena kuat

dugaan masih ada korban lain dengan modus serupa yang pernah disasar pelaku. ‘’Pelaku kami kenakan pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara,’’ tandasnya. (kmb35)

b erb ag ai sa ra na d an p ra sarana upacara lainnya di pura setempat,’’ katanya. Kegiatan ini rutin digelar dari satu lokasi ke lokasi lain. Selain itu, jajarannya juga rutin menyelenggarakan gotong royong di areal desa bersama warga. ‘’Kegiatan bersih-bersih rutin kami ikut serta setiap Jumat guna menjaga kebersihan dan mencegah demam berdarah. Selain itu, kami juga rutin memberi pembinaan terhadap pecalang di desa pakraman,’’ tandasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengalami peningkatan setiap tahunnya. Seperti tahun lalu, tercatat 67 korban meninggal. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 yang sebanyak 58 korban. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana, Jumat (6/1) kemarin, mengatakan berdasarkan data gangguan kamtibmas Polres Gianyar, meski lebih tinggi, namun total kasus lakalantas sepanjang 2016 hanya 293 kasus. Jumlah ini mengalami penurunan 16 kasus dibandingkan tahun 2015 yang tercatat 309 kasus. Dijelaskannya, dominan korban meninggal karena mengalami cedera kepala. Untuk itulah, pihaknya kembali mengimbau masyarakat agar menggunakan helm SNI. ‘’Selain itu tolong patuhi aturan lalu lintas, karena kecelakaan selalu berawal dari pelanggaran,’’ jelasnya. Sementara itu, lakalantas memakan korban jiwa terjadi kemarin di Jalan Raya Desa Batuan Kaler, Sukawati. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus lakalantas di Desa Batuan Kaler ini berawal saat korban, Dewa Arka mengendarai sepeda motor DK 7603 BO meluncur ke arah utara. Setiba di lokasi yakni Banjar Blahtanah, korban diduga disenggol oleh pengendara motor yang hendak menyalipnya. Akibatnya, korban pun jatuh dengan kepala membentur ke aspal. Sementara oknum yang menyenggol korban ini langsung kabur. Warga sekitar yang melihat kejadian ini dengan cepat memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa korban tidak bisa tertolong. Alit Sudarsana mengungkapkan, olah TKP dan pengambilan keterangan sejumlah saksi telah dilakukan. ‘’Diduga karena disenggol sehingga korban jatuh dan mengalami luka-luka. Kini, polisi masih memburu oknum yang menyerempet korban,’’ katanya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Tenaga Kerja Lokal Harus Siap Bersaing Semarapura (Bali Post) –

Pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini, tenaga kerja asing memiliki peluang besar mengambil peluang kerja di Bali, khususnya di Kabupaten Klungkung. Untuk itu, pekerja lokal harus siap bersaing dengan pekerja asing. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Klungkung turun tangan melaksanakan uji kompetisi bagi tenaga kerja di Nusa Penida yang dapat mendukung pengembangan pariwisata di kecamatan kepulauan ini. Pemkab Klungkung bekerja sama dengan LSP Parindo Bali menyelenggarakan uji kompetensi di Kantor KKP Nusa Penida dan Kantor Kepala Desa Lembongan tahun 2015 lalu. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan, uji kompetisi dua tahun lalu diikuti 230 pekerja di bidang perhotelan, diving dan cooking, sementara tahun 2016 melibatkan 300 orang pekerja di bidang pariwisata. “Yang sudah bekerja diuji untuk mendapatkan sertifikat. Kami mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing pada MEA,” tuturnya, Jumat (6/1) kemarin. Menurutnya, uji kompetensi wajib diikuti seluruh tenaga kerja yang ada di Klungkung, di mana pun bekerja dan apa pun keahliannya. “Kalau tidak memiliki sertifikat dari uji kompetensi, keabsahan dari sebuah keahlian untuk bisa bekerja masih abu-abu,” jelasnya. Dihubungi terpisah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan uji kompetensi dilakukan untuk memenuhi jumlah tenaga kerja yang berkompeten di bidang pariwisata. “Kompetensi tidak hanya ditunjukkan dengan kemampuan, tapi bisa apa dan mempunyai sertifikasi yang diakui,” terangnya. Sementara itu, untuk menekan jumlah pengangguran di Kabupaten Klungkung, Disosnakertrans akan terus mengagendakan bursa kerja dengan menggandeng puluhan perusahaan dari berbagai bidang kerja. Bursa kerja pertama tahun lalu menyediakan 2.500 peluang kerja dari 150 jenis lowongan. Kegiatan ini sebagai upaya memfasilitasi hubungan pencari kerja dengan perusahaan yang menyediakan lowongan. Hingga akhir 2016, sedikitnya 546 orang terdaftar dalam kartu kuning atau kartu AK1 sebagai pencari kerja di Disnakertrans. Kartu kuning ini juga merupakan dasar Dinas Sosial untuk mengetahui jumlah pengangguran. Di luar itu, Dinas Sosial tetap melaksanakan pelatihan spa, terapis, tata rias, kursus Bahasa Inggris. (dwa)

Bali Post/ist

Bahas - Komisi IV DPRD Bali bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membahas penghapusan layanan JKBM menjadi JKN-KIS, Jumat (6/1) kemarin.

Ribuan Warga Miskin Tak Dapat Layanan JKN

Semarapura (Bali Post) – Kabupaten Klungkung masih memiliki ribuan warga miskin. Mereka yang sebelumnya menerima layanan JKBM, kini tidak mendapat fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit karena tidak memiliki JKN-KIS. Hal ini mengundang perhatian DPRD Provinsi Bali. Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta bersama beberapa anggotanya bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk membicarakan masalah tersebut. Parta yang didampingi Ketut Mandia, Tjok. Kertiyasa, Wayan Rawan, A.A. Budiarta, Budiutama dan Utami diterima Bupati Klungkung bersama Sekda Putu Gede Winastra dan kepala SKPD terkait di ruang rapat. Wakil Ketua DPRD Klungkung Nengah Arianta, Ketua Komisi III Made Jana dan anggota juga hadir dalam pertemuan.

Parta mengapresiasi kinerja Pemkab Klungkung dalam menyikapi persoalan warga miskin yang tidak mendapat pelayanan JKN-KIS. Apalagi pihaknya DPRD mendapatkan solusi dari pemkab bahwa peserta JKBM yang tidak mendapat pelayanan JKN bisa dibantu melalui pemerintah daerah. Dijelaskannya, Pemerintah

Provinsi Bali telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp 388 miliar untuk program JKBM. Ditambah dana dari kabupaten dan kota, anggarannya mencapai Rp 700 miliar. Akan tetapi, semenjak program JKBM dihapus dan dialihkan ke JKN, Pemprov Bali hanya menggelontorkan anggaran Rp 64 miliar. Jumlah itu lebih kecil dari

pada angka sebelumnya, padahal warga miskin yang belum terdaftar dalam JKN bisa bertambah lagi. “Persoalan ini akan dibahas kembali. Senin (9/1) nanti, kami bersama BPJS Kesehatan seluruh Bali, Dinas Sosial, Catatan Sipil dan Sekda se-Bali mencari solusi terbaik sehingga masyarakat Bali tidak kecewa atas berpindahnya JKBM ke JKN,” papar Parta. Sementara itu, Bupati Suwirta berjanji mencari solusi terkait pemasalahan tersebut. Menurutnya, penduduk Klungkung sebanyak 138.205 orang, sedangkan yang mendapat jatah JKN-KIS hanya 19.907. Dari

jumlah ini, cuma 11.741 orang yang sudah sah mendapatkan KIS. Sisanya 8.166 masih tercecer karena 12 orang diketahui memiliki NIK ganda, 2.030 sudah berpindah dari JKBM ke JKN sebelumnya dan sisanya 6.124 warga lagi belum memiliki NIK. Bupati Klungkung juga mengupayakan membantu 118.298 warga yang belum memiliki jaminan kesehatan dengan mencari solusi ke Pemprov Bali. “Kami akan berusaha mencarikan solusinya agar semua masyarakat mendapat pelayanan kesehatan,” ungkap Suwirta. (kmb)

’’Piodalan’’ di Pura Dalem Ped

Pelabuhan di Nusa Penida Dipenuhi ”Pamedek”

Semarapura (Bali Post) –

MEMBELUDAK - Penumpang membeludak di Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida.

Bali Post/dwa

Tim Saber Pungli Dalami Kasus Pungutan di Pantai Atuh Semarapura (Bali Post) –

Pungutan ke akses masuk Pantai Atuh yang merupakan objek wisata menarik di Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, kini masuk ke ranah hukum. Polres Klungkung akan mengembangkan kasus pungutan retribusi ini menggunakan dasar hukum pidana. Bila terbukti melakukan pungutan untuk kepentingan pribadi, oknum pemungut retribusi tersebut akan diproses secara hukum. Ketua Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang juga Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah

Sadiarta dihubungi, Jumat (6/1) kemarin mengakui sedang mendalami kasus pungutan retribusi menuju jalur Pantai Atuh. Pantai Atuh yang berada di wilayah Dusun Pelilit mulai menjadi polemik setelah adanya pungutan retribusi yang dilakukan oleh oknum warga. Menurut penuturan warga yang sempat mengunjungi pantai ini, pungutan dilakukan oleh pemilik lahan yang menjadi akses menuju pantai tersebut. Menurut Sadiarta, meski lahan yang menjadi akses menuju Pantai Atuh merupakan lahan pribadi, pungutan retribusi harus memiliki dasar

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida

(0366) 23180 (0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

hukum atau kesepakatan. Bila tidak, pungutan tersebut dilakukan secara ilegal. Pihaknya akan menelusuri motif pungutan. Jika ada indikasi digunakan untuk memperkaya diri, oknum pemungut retribusi dapat diproses secara hukum. Pihaknya akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang dirugikan. Selain itu, melakukan kajian apakah tindakan yang dilakukan oknum pemilik lahan ini merupakan tindakan pungutan liar. Bila terbukti, pelaku bisa dikenakan pasal KUHP terkait pemerasan. “Apabila ada indikasi atau perbuatan yang melanggar hukum, itu menjadi ranah

kami. Kami lihat dari motifnya, kalau untuk kepentingan pribadi bisa saja dikenakan,” tuturnya. Di bagian lain, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung I Gusti Nyoman Supartana, menyampaikan keterbatasan anggaran membuat tidak semua destinasi yang ada di Nusa Penida dapat digarap. Ia berharap ada titik temu antara desa adat dan Pemkab Klungkung untuk pembuatan akses umum menuju Pantai Atuh. “Kalai telah ada kesepakatan bisa dilakukan pembebasan lahan, namun diperlukan persiapan matang untuk pembiayaannya,” ungkapnya. (dwa)

Antrean panjang penumpang terjadi di sejumlah pelabuhan tradisional di Nusa Penida sejak piodalan di Pura Dalem Ped. Mereka adalah pamedek dari Bali yang akan balik setelah melaksanakan persembahyangan dan masyarakat lokal Nusa Penida yang pulang kampung untuk melaksanakan persembahyangan di sanggah masing-masing. Dari sejumlah pelabuhan tradisional yang ada di Nusa Penida, Pelabuhan Sampalan yang paling dipenuhi penumpang. Membeludaknya jumlah penumpang ini telah diantisipasi oleh pemilik usaha speed boat dengan menambah armada dan meningkatkan jumlah trip. Meski begitu, banyak warga yang hendak menyeberang ke Bali daratan tidak kebagian tiket. Keramainan penumpang sudah terlihat sejak pagi hari, Jumat (6/1) kemarin. Warga harus mengantre panjang hanya untuk mendapatkan tiket menyeberang. Warga yang datang belakangan tidak bisa berangkat pagi karena tiket telah habis. Penumpang pun harus menunggu hingga siang hari agar bisa menyeberang. ‘’Karena ramai, tiket keburu habis. Saya terpaksa berangkat siang toh juga sampai ke tujuan,” sebut salah satu penumpang Komang Suwitra yang tidak kebagian tiket pagi. Menurut Pengelola Pelabuhan Sampalan, I Dewa Made Udiantara, setiap Buda Cemeng Klawu sudah menjadi tradisi warga Nusa Penida yang merantau untuk pulang kampung. Sebagian besar untuk melaksanakan piodalan baik di paibon maupun pura desa. “Pelabuhan Sampalan jadi pilihan penumpang karena fasilitas jiti karet di samping lebih aman dan nyaman ketika menyeberang,” katanya. Pengelola speed boat I Nyoman Landep mengatakan pagi hari saja armada di Pelabuhan Sampalan melayani 19 trip dengan kapasitas berbeda-beda. Khusus Sekar Jaya yang baru saja menambah armada, melayani empat trip dan satu trip siang sesuai jadwal reguler. Sekar Jaya melayani penumpang dari Pelabuhan Sampalan menuju Banjarbias, Kusamba. Lonjakan penumpang juga terjadi di Sanur, sehingga armada di sana menambah jumlah trip menjadi tiga kali sehari. (dwa)

Terkendala Mobilisasi Alat dan Material

Pengerjaan Jembatan Kuning Molor Semarapura (Bali Post) –

Proyek pengerjaan Jembatan Kuning yang menghubungkan Pulau Nusa Ceningan dan Lembongan, Kecamatan Nusa Penida belum rampung sampai sekarang. Padahal proyek yang dikerjakan mulai 6 November 2016 ini, sebelumnya ditarget selesai paling lambat akhir tahun. Mau tidak mau masyarakat

terpaksa tetap mengeluarkan biaya untuk bisa menyeberang menggunakan sampan. Pejabat Pembuat Komitmen Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII Merlan Efendi, sebelumnya menargetkan proyek Jembatan Kuning tuntas 31 Desember 2016. Akan tetapi tempat penyeberangan yang terputus pada 16 Oktober dan menyebabkan

delapan orang meninggal dunia ini tidak kunjung selesai. Kadis Pekerjaan Umum Klungkung I Gusti Supartana ketika diminta konfirmasinya, Jumat (6/1) kemarin mengatakan telah mendapat informasi dari pihak BPJN Wilayah XIII bahwa Jembatan Kuning belum selesai dikerjakan. Penyebab utamanya adalah permasalahan mobilisasi alat

dan material ke lokasi. Saat kondisi laut surut, pekerja tidak bisa mengangkut material. Hal inilah yang menyebabkan tersendatnya pembangunan Jembatan Kuning ini. ‘’Pengangkutan material tergantung kondisi alam. Permasalahan cuaca dan pasang surut air laut menyebabkan penyelesaian jembatan terlambat,” jelas Supartana.

Meski molor, pihaknya menjamin jembatan yang menjadi ikon Nusa Lembongan ini akan rampung pertengahan Januari ini. Saat ini proyek pengerjaan Jembatan Kuning sudah selesai 90 persen. “Realisasi fisik jembatan kuning sudah 90 persen. Semoga pertengahan Januari sudah dapat digunakan oleh warga,” katanya. (dwa)


BULELENG

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

11

Disayangkan, Puluhan Ribu Warga Miskin Tak Terdaftar Penerima JKN

SOSOK

Singaraja (Bali Post) -

Putu Tastra Wijaya

Bali Post/ist

Kembangkan Budaya

BUDAYA di Kabupaten Buleleng sampai kini masih terpelihara cukup baik oleh masyarakat. Warisan leluhur ini mampu memberikan kesan indah dan menyenangkan semua orang. Bahkan juga bisa dijadikan kunci pembuka pintu kemakmuran, terutama jika dikaitkan dengan industri pariwisata global. Hal tersebut disampaikan Drs. Putu Tastra Wijaya, M.M. usai dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Jumat (6/1) kemarin. “Culture can bring prosperity be concius about our own identity, what makes Buleleng Unique and special. Natural human resources, culture, creative industry and entertainment related to tourism. That is USP-unique selling point,” ujarnya. Mengembangkan kebudayaan, menurutnya bisa secara optimal apabila adanya kesamaan komitmen antara pemerintah dan masyarakat. Hal inilah yang perlu digaungkan secara berkelanjutan. “Saya merasa gembira dan bahagia menerima jabatan ini. Bisa melanjutkan program di bidang budaya, terutama seni, adat, tradisi, sejarah, permuseuman, dan cagar budaya,” ucapnya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng ini menyebutkan dalam usaha untuk mempercepat pembangunan khususnya bidang kebudayaan, juga diperlukan pelayanan yang profesional dan lebih baik kepada masyarakat, para seniman, dan budayawan serta memastikan bahwa semua warga Buleleng dapat berpartisipasi dalam pengembangan kebudayaan di Bali Utara. “Saya siap mendedikasikan diri untuk itu,” tegasnya. Suami dari Dra. Ni Made Martini, M.Si. ini telah berhasil merintis dan mengembangkan destinasi di kawasan pariwisata Lovina, Pemuteran, dan Air Sanih. Kemudian memperomosikan ke Australia, Cina, Korea, India, Malaysia, Thailand, Singapura, dan beberapa negara lainnya. Seluruh objek tersebut nantinya akan semakin berkembang jika dipadukan dengan kebudayaan. “Nanti objek ini perlu didukung dengan desa budaya. Pasti akan lebih menarik pariwisata di Buleleng,” tandasnya. (ad640)

DPRD Buleleng menyayangkan jatah kuota warga miskin yang mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak dimanfaatkan secara optimal. Hal ini menyusul jatah untuk Buleleng diberikan oleh pemerintah pusat sebanyak 117.349 kepala keluarga (KK), namun setelah verifikasi, warga miskin yang dinyatakan layak menerima sebanyak 86.258 KK. Dengan hasil ini ada 31.091 KK yang belum mendapat KIS dan JKN. Menyikapi persoalan ini Komisi IV DPRD Buleleng akan berkoordinasi dengan perbekel, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Diskes), dan Dinas Kependudukan dan Catatan

Bali Post/kmb38

Ketut Wirsana

Sipil (Dispendukcapil). Lembaga dewan meminta agar kuota yang diberikan pemerintah pusat itu dimanfaatkan secara penuh. Ketua Komisi IV Ketut Wirsana, Jumat (6/1) kemarin, mengatakan banyaknya warga yang belum tercatat sebagai penerima KIS dan JKN ditemukan setelah mendapatkan pengaduan dari perbekel. Perbekel yang sejak awal melakukan verifikasi data penerima KIS dan JKN justru balik mengadukan kepada dewan terkait masih banyak warga miskin di wilayahnya yang tidak masuk dalam daftar penerima KIS dan JKN. Hal ini membuat dewan sedikit heran, sehingga kemarin rencananya mengundang perbekel bersama Dinas Sosial, namun perbekel tidak ada yang hadir memenuhi undangan rapat tersebut. “Yang

mengadukan warga yang tercecer itu perbekel, dan pada saat validasi siapa yang layak dan tidak itu perbekel yang tahu melalui kesepakatan di desa. Ini kami bingung di mana sumber persoalan sehingga tadi maunya kita bahas bersama tapi kawan perbekel tidak ada yang hadir,” katanya. Menurut politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, seluruh jatah penerima KIS dan JKN itu harusnya dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pihaknya menawarkan warga miskin yang diusulkan harusnya melebihi dari jatah yang ada. Semakin banyak mendapat KIS dan JKN ini, maka warga miskin di daerah semakin optimal mendapatkan pelayanan kesehatan. Bahkan, sepanjang tidak menyalahi mekanisme, Wirsana menyarankan warga yang hampir miskin ikut diu-

Singaraja (Bali Post) Gudang cengkeh milik Komang Dauh, Warga Dusun Asah Badung Desa Sepang Kelod Kecamatan Busungbiu dibobol maling Kamis (5/1) dini hari lalu. Sembilan kuintal cengkeh kering siap jual dibawa kabur pencuri. Kerugiannya mencapai Rp 81 juta. Komang Dauh saat dihubungi Jumat (6/1) kemarin, menceritakan, peristiwa pencurian ini diketahui setelah pembantunya menemukan pintu gudang sudah terbuka sekitar pukul 03.30 wita. Korban kemudian mengecek tumpukan karung cengkeh di dalam gudang. Setelah dihitung, ada sembilan karung dengan isi diperkirakan mencapai sembilan kuintal dibawa kabur pencuri. Di lantai gudang, juga ditemukan cengkeh yang tumpah. Korban kemudian menginformasikan kejadian itu kepada intel Polsek Busungbiu. “Pembantu yang pertama kali menemukan pintu gudang sudah terbuka. Setelah saya cek, sembilan karung cengkeh tidak ada di gudang. Saya belum lapor, namun intel Polsek sudah melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian,” katanya. Korban yang juga sehari-hari menjadi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sepang Kelod ini menambahkan, sebelum kejadian seorang tetangganya Dewa Made Enteg Yasa sempat melihat mobil carry hitam melintas. Mobil tersebut dilihat berhenti di depan gudang miliknya. Sayang, pelat nomor kendaraan tersebut tidak diingat karena saat itu hari masih gelap. Sementara pascakejadian itu, Jumat (7/1) dini hari kemarin, kepolisian menemukan mobil caryy hitam yang mirip dikenali oleh tetangganya berhenti di pertigaan menuju Desa Kedis Kecamatan Busungbiu. Ketika akan diperiksa, mobil lebih dahulu melaju dan hingga sekarang belum ditemukan keberadaannya. Dihubungi terpisah Kapala Sub-Bagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawijaya membenarkan peristiwa pencurian cengkeh tersebut. AKP Suartika mengatakan, kasus tersebut secara resmi belum dilaporkan oleh pihak korban. Namun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan di lapangan dan menggali informasi untuk menemukan pelaku pencurian tersebut. “Kita tetap lakukan penyelidikan, sehingga pelakunya bisa tertangkap dan tidak lagi menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya. (kmb38)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt

3477 22713 22510,21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450

ang mengaku heran. Pasalnya, pihak yang menentukan layak atau tidak sepenuhnya oleh perbekel atau lurah, namun sekarang kesannya Dinsos yang menentukan data penerima KIS dan JKN. Meski demikian, pihaknya tidak mempersoalkan terlalu serius. Data yang sudah ditetapkan itu bisa saja akan dimutakhirkan ulang, sepanjang tidak menyalahi regulasi yang ada. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Gede Komang

Tiga Jabatan Eselon II Kosong

Gudang Dibobol Maling

Sembilan Kuintal Cengkeh Siap Jual Raib

sulkan. “Kuota yang ada malah tidak diisi dengan maksimal. Saya lebih setuju jangan yang sangat miskin saja, tetapi yang hampir miskin diusulkan, sehingga jatah yang sudah diberikan itu diserap. Daripada sekarang ada puluhan ribu KK yang tidak dimasukkan, dan sisa kuota itu sia-sia dan bisa saja nanti akan diberikan kepada daerah lain,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Gede Komang mengatakan, sejak pemerintah pusat memberikan kuota penerima KIS dan JKN pihaknya menyerahkan kepada perbekel untuk melakukan verifikasi berdasarkan nama dan alamat. Hasil verifikasi ini kemudian ditetapkan melalui musyawarah desa (musdes) atau musyawarah kelurahan (muskel). Keputusan tersebut kemudian ditetapkan dalam berita acara yang kemudian di kabupaten data sesuai hasil verifikasi perbekel atau lurah ditetapkan melalui keputusan bupati. Terkait banyaknya warga yang tidak mendapat KIS dan JKN, Gede Kom -

Bali Post/kmb45

RAPAT - Suasana rapat dengar pendapat yang diselengarakan DPRD Buleleng bersama Dinas Kesehatan dan Inspektorat, Jumat (6/1) kemarin, membahas pembangunan RS Pratama di Desa Girimas Kecamatan Sawan.

Terkait Proyek RS Pratama

Data Realisasi Fiktif, Pemkab Diminta Bertindak Tegas Singaraja (Bali Post) Ketidakpuasan kalangan DPRD Buleleng terhadap laporan pelaksana proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Girimas Kecamatan Sawan kepada pemkab yang dinilai fiktif kembali diungkapkan dalam rapat dengar pendapat bersama Inspektorat dan Dinas Kesehatan, Jumat (6/1) kemarin. Munculnya hal tersebut kembali dituding akibat pengawasan yang lemah. Supaya tak terus berlanjut, pemkab pun diminta bertindak tegas. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ketut Susila Umbara itu diikuti anggota komisi II, Made Budiasa, Gusti Made Artana, Komang Gede Wandira Adi, dan Made Sudiarta dan anggota Komisi I Putu Tirta Adnyana. Dalam rapat itu, dewan langsung membeberkan data realisasi proyek per 27 Desember yang disampaikan pelaksana proyek kepada pemkab besarannya telah mencapai 100 persen. Hal tersebut membuat suasana rapat memanas. Pasalnya, saat dewan melaksanakan sidak, masih banyak bagian bangunan yang belum dikerjakan, seperti pemasangan instalasi listrik, toilet, hingga kusen. Oleh karenanya, data yang disampaikan di-

tuding fiktif. “Kami sudah mengecek ke lapangan. Masih banyak yang belum dikerjakan. Data yang disampaikan rekanan itu fiktif. Pemkab harus bertindak tegas menyikapi ini,” tegas Umbara. Pada kesempatan itu, politisi Golkar ini juga mempertanyakan regulasi pengerjaan proyek yang terpasang pada tahun anggaran 2016 tepat masih berlangsung sampai tahun anggaran 2017. “Itu dikerjakan pada tahun anggaran 2016. Tapi sampai masuk ke tahun anggaran 2017, masih berjalan. Regulasinya bagaimana?,” tanyanya. Menanggapi apa yang disampaikan Umbara itu, khusus untuk data realisasi proyek per 27 Desember, Kepala Dinas Kesehatan Buleleng I Gusti Nyoman Mahapramana dengan gamblang menyatakan tidak mengetahui secara pasti akibat keterbatasan yang dimilikinya. Pihaknya hanya menerima begitu saja dari pelaksana proyek. “Itu karena keterbatasan kami. Makanya proyek ini dicarikan konsultan pengawas,” ujarnya. Sementara untuk pengerjaan proyek yang masih berlangsung hingga memasuki tahun angaran 2017, ia mengatakan itu diatur dalam Perpres No. 4 Tahun 2015

tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah. Poin penting yang disampaikan, pelaksana proyek dapat diberikan kesempatan untuk bekerja 50 hari kalender setelah batas waktu kontrak awal berakhir. “Itu diatur dalam Perpres. Rekanan juga siap melaksanakan pengerjaan, siap membayar denda dan tidak menuntut pemkab,” sebutnya. Kepala Inspektorat Buleleng I Putu Yasa mengungkapkan pada tahun anggaran 2016, pembangunan Rumah Sakit yang menelan anggaran Rp 22.950.000.000 itu menjadi salah satu kegiatan fisik strategis. Pihaknya pun menaruh kekhawatiran akan pengerjaannya yang tidak tuntas sesuai dengan kontrak yang ditentukan. Meskipun demikian, ia mengungkapkan hal senada dengan Kepala Dinas Kesehatan bahwa meskipun dikerjakan pada tahun anggaran 2016, tetapi masih berlanjut sampai tahun anggaran 2017, itu sudah didasari regulasi yang jelas. “Sesuai aturan, itu diberikan kesempatan untuk melanjutkan pengerjaan. Beberapa hal lain juga harus disepakati,” ucapnya. Secara umum, penjelasan eksekutif tersebut diterima dewan. (kmb45)

Bantuan Salah Sasaran, Pemkab Diminta Turun Tangan Singaraja (Bali Post) Penggelontoran bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng sejak beberapa tahun belakangan, khususnya pada 2016 dinilai perlu dievaluasi. Pasalnya, beberapa penerimanya justeru yang tingkat ekonominya tergolong baik. Hal tersebut diungkapkan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemerhati Pembangunan Masyarakat Buleleng, Wayan Sengen, belum lama ini. Bantuan yang digelontorkan pemerintah setiap tahun-

nya cukup banyak dan jenisnya pun bervariasi. Sesuai konsep awal, yang menerima harus dari kalangan masyarakat kurang mampu atau rumah tangga miskin. Akan tetapi, berdasarkan pantauannya selama tahun 2016, bantuan tersebut ada yang salah sasaran. Penerimanya justeru berasal dari yang tingkat ekonominya tergolong baik. Persoalan demikian, kata dia, perlu mendapat evaluasi dari pemerintah kabupaten. Penerimaan bantuan ini biasanya megacu pada data dari pemerintah desa maupun du-

sun. Hal tersebut yang perlu mendapat perhatian yang lebih serius. “Ini salah satu imbas lemahnya kinerja pemerintah di bawah. Ini harus diperhatikan secara serius. Harus dievaluasi,” tegasnya. Menurut pria paruh baya ini, pemberian bantuan yang tak tepat sasaran berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial. “Pemerintah di bawah juga harus dididik untuk netralitas. Data bantuan yang dibuat jangan ada asas kepentingan. Jangan melihat kelompok, tapi mengacu pada masyarakat umum,” tandasnya. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) Rekomendasi pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemkab Buleleng sesuai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, akhirnya turun dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. Menindaklanjuti hal itu, pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan dilaksanakan di Gedung Kesenian Gede Manik, Jumat (6/1) kemarin. Akan tetapi, tak seluruh jabatan langsung terisi. Tiga jabatan eselon II masih kosong. Pengisiannya, pemkab akan menggelar seleksi secara terbuka. Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja mengungkapkan jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Bali, pengukuhan dan pelantikan jabatan untuk OPD Kabupaten Buleleng memang sedikit tertinggal. Namun, dijelaskan hal tersebut terjadi karena adanya mekanisme yang harus dilalui yakni perlu persetujuan Kementerian Dalam Negeri. Hal ini membutuhkan waktu yang lebih panjang. “Kalau dibandingkan dengan yang lain, Kabupaten Buleleng memang prosesnya lebih panjang. Ini memerlukan izin dari Kemendagri,” ujarnya. Lanjut dia, pada kesempatan itu, sebanyak 875 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya dari 888 jabatan. Jumlah tersebut terdiri atas pejabat tinggi pratama seting-

kat eselon II 35 orang dari 38 jabatan. Pejabat administrator setingkat eselon III 174 orang dari 175 jabatan dan pejabat pengawas setingkat eselon IV sebanyak 666 orang dari 675 jabatan. “Masih ada tiga jabatan eselon II yang kosong yaitu Kepala Dinas Pemadan Kebakaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, dan Dinas Perumahan dan Permukiman,” bebernya. Guna mengisi kekosongan jabatan itu, Gunaja menyebutkan akan dilakukan melalui seleksi terbuka. Mengingat prosesnya harus melalui panitia seleksi dan memakan waktu yang cukup lama, maka untuk sementara tiga jabatan itu akan diisi dengan pelaksana tugas (plt). “Untuk itu akan diselenggarakan seleksi terbuka. Siapa pun bisa ikut asal memenuhi kriteria. Untuk pelaksana tugas, Senin atau Selasa inilah sudah ada, supaya pemerintahan bisa berjalan cepat,” ucapnya. Di sisi lain, pelantikan tersebut diwarnai insiden pingsannya Kasi Pelayanan Umum Kelurahan Seririt, Ni Putu Asrini. Kondisinya yang lemas, mengakibatkannya langsung dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan perawatan. Menurut salah satu staf Badan Kepegawaian Daerah, kondisi yang bersangkutan memang kurang baik. (kmb45)

Bali Post/kmb45

PELANTIKAN - Suasana pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan di Gedung Kesenian Gede Manik, Jumat (6/1) kemarin.

Paket Surya Sosialisasikan Peraturan Pilkada

Singaraja (Bali Post) Masa kampanye ternyata tidak saja mengenalkan visi, misi, dan program. Namun, materi kampanye diisi dengan memberikan pemahaman kepada masa pendukung terkait peraturan tentang pelaksanaan pilkada. Langkah ini ditempuh oleh calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut satu Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Paket Surya). Melalui kampanye lanjutan Jumat (6/1) kemarin, sosialisasi peraturan pelaksanaan pilkada ini dipusatkan di gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja Eks Pelabuhan Buleleng. Kampanye ini diiikuti ratusan pendukung. Selain mengenalkan peraturan, ratusan pendukung juga diajak menonton film pendek tentang

visi misi yang diusung Paket Surya. Calon bupati Dewa Nyoman Sukrawan mengatakan, sosialisasi peraturan tentang pelaksanaan Pilkada Buleleng tahun 2017 menghadirkan narasumber Komisioner KPU Gede Sutrawan dan Komisioner Panwaslih Buleleng Putu Sugiardana. Selain materi peraturan pilkada, pihaknya juga memberikan pembekalan kepada saksi yang nantinya mengawal proses pungut dan hitung perolehan suara pada 15 Februari 2017. “Kita ingin saksi kita berjalan dalam rel yang benar sesuai dengan aturan, maka dari itu kita perlu mendapat pencerahan dari KPU dan Panwas, sehingga proses demokrasi di Buleleng berjalan sesuai dengan harapan,” katanya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Kecelakaan Beruntun di Nusasari

Motor Tergencet, Pengendara Selamat Negara (Bali Post) – Tabrakan beruntun terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kamis (5/1) . Dua truk, mobil dan sepeda motor terlibat tabrakan, sehingga arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat. Pengendara sepeda motor, I Gusti Komang Ayu Susila (36) asal Melaya lolos dari maut kendati kendaraan ringsek tergencet truk. Dari informasi yang diperoleh, kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Awalnya arus lalin dari kedua arah lancar. Tiba-tiba, truk dari arah timur (menuju Gilimanuk) dengan nomor polisi S 8407 UA yang dikemudikan Ade Pranata (25) asal Badung ngerem mendadak

lantaran kendaraan di depannya juga berhenti. Selanjutnya, mobil Toyota Avanza nomor polisi DK 605 ZY yang dikemudikan Yesi Pertiwi (43) menabrak bagian belakang truk. Disusul pengendara sepeda motor Honda Supra nopol DK 4817 WW menabrak bagian belakang mobil Avanza. Terakhir, truk nopol AG 9211 UT yang dikemudikan Basori (40) asal Tulung Agung, Jawa Timur menabrak sepeda motor hingga tergencet. Saking kerasnya benturan, tiga kendaraan yang berada di depannya terdorong. Termasuk truk yang paling depan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akibat kecelakaan ini mengakibatkan arus lalin sempat tersendat. Sejumlah anggota

kepolisian lalu lintas dan Polsek Melaya datang ke TKP dan melakukan evakuasi serta mengatur lalu lintas. Sementara, kendaraan yang ringsek diderek. Pengguna jalan mengaku sempat mengantre hingga sekitar tiga jam. “Saya kira macet pohon roboh, ternyata kecelakaan beruntun,” terang Made Darma (30) salah seorang warga Kelurahan Pendem. Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Darmita saat dikonfirmasi, Jumat (6/1) kemarin membenarkan adanya kejadian lakalantas di wilayah Melaya itu. Tepatnya di kilometer 111112, Desa Nusasari. Akibat lakalantas itu dua kendaraan yakni mobil Avanza dan sepeda motor ringsek di bagian depan dan belakang. (kmb26)

Pasca-Integrasi JKBM ke JKN

Kunjungan Pasien ke Puskesmas Turun 19 Persen Negara (Bali Post) Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajarannya melakukan sidak ke sejumlah puskesmas di Jembrana, Jumat (6/1) kemarin. Sidak dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan pasca-integrasi JKBM ke JKN melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dalam sidak tersebut diketahui, jumlah kunjungan pasien terjadi penurunan di hampir seluruh puskesmas. Sejumlah puskesmas yang disidak yakni Puskesmas Jembrana I, Puskesmas Mendoyo I dan Puskesmas Mendoyo II di Yehembang. Selain di loket pelayanan pendaftaran, Bupati Artha juga mengecek langsung ruang administrasi. Tak hanya itu, orang nomor satu di Jembrana ini mengecek data jumlah kunjungan pasien. Ternyata, hampir di seluruh puskesmas terjadi penurunan kunjungan pasien yang berobat jalan. Di Puskesmas Jembrana misalnya. Sebelum integrasi, kunjungan per hari biasanya rata-rata sebanyak 116 pasien. Kini, turun menjadi 93 pasien atau 19%. Hal serupa juga diketahui di puskesmas rawat inap Mendoyo. Dari jumlah sebelumnya 70 pasien, kini turun menjadi 45. Selanjutnya, kunjungan di Puskesmas Mendoyo II Yehembang dari 50 pasien menjadi 30. Selain bergantinya sistem

jaminan kesehatan, diduga juga belum maksimalnya sosialisasi yang dilakukan. Masyarakat masih belum mengerti bagaimana mengikuti JKN melalui BPJS Kesehatan. Bupati meminta agar pihak BPJS aktif, bila perlu jemput bola dan menempatkan staf di masing-masing puskesmas. “Selama ini pelayanan BPJS masih terpusat di Kota Negara. Untuk yang di pinggiran seperti Mendoyo dan Melaya agak jauh mengurusnya. Kami harapkan ada jemput bola dan memudahkan masyarakat bergabung,” terangnya. Bupati Artha juga mengingatkan para staf pelayanan

administrasi di tiap puskesmas agar tidak kaku dalam menjalankan kebijakan. Masyarakat yang datang dan masih menggunakan JKBM agar diberikan penjelasan dan jangan ditolak. Berikan solusi agar bisa berobat. Sementara itu, Kadis Kesehatan Jembrana I Putu Suasta mengatakan selama ini di tiap puskesmas sudah aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi ini, menurutnya melibatkan camat, kepala desa serta perangkat di bawahnya dalam kegiatan musyawarah di desa. Begitu juga pada aktivitas kesehatan keliling seperti posyandu. (kmb26)

Bali Post/kmb

SIDAK - Komisi A DPRD Jembrana ketika melakukan sidak ke SDN 4 Batuagung Jembrana, Jumat (6/1) kemarin.

Sidak SD 4 Batuagung

Dewan Minta Perbaikan Sekolah Jangan Tebang Pilih Negara (Bali Post) -

Kondisi gedung SD 4 Batuagung yang rusak parah dan jebolnya plafon salah satu ruangan kelas kini menjadi perhatian serius Komisi A DPRD Jembrana. Komisi yang membidangi masalah pendidikan ini pun turun ke lokasi melakukan sidak ke sekolah tersebut, Jumat (6/1) kemarin guna mengetahui secara pasti kondisi sebenarnya.

Bali Post/

CEK PELAYANAN - Bupati Artha bersama jajaran saat sidak ke salah satu puskesmas untuk mengecek pelayanan dan data kunjungan.

Betapa kagetnya para wakil rakyat ini ketika mengetahui gedung SD 4 Batuagung dalam kondisi rusak parah. “Ini sangat mengagetkan kita. Persepsi kita, di tahun 2017, semua sekolah sudah layak untuk kegiatan belajar mengajar. Tapi, ternyata masih ada sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan,” aku Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana Putu Dwita. Ironisnya, kata Dwipa,

sekolah yang rusak ini lokasinya di dalam kota pula. Untuk itu, pihaknya pun meminta Dinas Pendidikan Jembrana tidak tebang pilih dalam memberikan anggaran perbaikan sekolah. “Sangat disayangkan, masih ada sekolah yang kondisi bangunannya rusak parah. Bahkan, kondisi itu bisa membahayakan keselamatan para siswa,” ujarnya. Putu Dwita mengaku akan meminta data sekolah-

sekolah yang rusak di Jembrana. Hal ini dilakukan untuk memastikan anggaran pendidikan yang selama ini disalurkan tepat sasaran dan tidak ada monopoli. Di samping itu, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkab untuk menangani sekolahsekolah yang masih dalam kondisi rusak. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Jembrana, Dewa Putu Wardana Astawa mengaku

bahwa sekolah SDN 4 Batuagung tidak ada dalam data penerima dana perbaikan di tahun 2017. Dengan kondisi yang rusak parah sekarang ini, pihaknya akan menganggarkan perbaikan sekolah ini pada APBD perubahan tahun 2017 nanti. “Mudah-mudahan nanti di perubahan. Sebab, kondisi gedung SD 4 Batuagung seperti ini (rusak-red). Kita akan coba di perubahan nanti,” ucapnya. Data dari Dinas Pendidikan Jembrana menyebutkan lebih dari 25 Sekolah Dasar yang kondisi bangunannya rusak dengan katagori sedang hingga rusak parah. Ke-25 sekolah tersebut tersebar di lima kecamatan. (kmb26/kmb)


KARANGASEM

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

13

SOSOK Jangan Cuci Tangan SEJUMLAH anggota dewan mengaku heran, adanya 44 desa di Karangasem yang belum melakukan verifikasi dan validasi data PBI (Penerima Bantuan Iuran) daerah. Sehingga dari data penerima PBI daerah sebanyak 84.323, baru 34 desa yang melakukan verifikasi. Keengganan 44 desa memproses segera data tersebut mendapat sorotan anggota Komisi IV DPRD Karangasem, Gede Bendesa Mulyawan. Menurutnya, perbekel desa setempat jangan cuci tangan menghadapi persoalan seperti ini. “Perbekel harus ingat tugas dan fungsinya. Tinggal verifikasi saja, apa susahnya. Jangan cuci tangan begitu menghadapi persoalan seperti ini. Ini bukan masalah siapa dapat apa. Tapi, pekerjaan yang dibebankan kepada lembaga di atasnya harus dituntaskan,” kata Bendesa Mulyawan saat rapat kerja dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Karangasem, di ruang rapat komisi, Jumat (6/1) kemarin. Perbekel kata Gede Bendesa harus bisa menjelaskan kepada masyarakat bagaimana kondisi sebenarnya, perihal proses verifikasi itu, khususnya bagaimana situasi program kesehatan pasca-JKBM tak diberlakukan lagi. Dia menyadari di tingkat desa, ini akan menjadi masalah, tetapi perbekel tentu tidak bisa mengabaikan tugas-tugasnya, yang membuat lembaga lain kesulitan bekerja. “Selain masalah pendataan, jauh lebih penting bagaimana pemerintah daerah mengantisipasi ini. Sekarang dampaknya ada puluhan ribu warga miskin tak ditanggung jaminan kesehatan,” tegas politisi Demokrat asal Desa Tista Abang ini. Sebagaimana diketahui, sebelumnya ada 303.605 warga miskin di Karangasem yang sudah ditanggung JKBM. Setelah integrasi ke JKN, maka ada 135.240 warga miskin masuk ke data PBI Pusat dan 84.323 masuk ke data PBI daerah. Sementara, sisanya belum tertanggung jaminan kesehatan. (gik)

Sikapi Polemik JKBM

Warga Miskin Diusulkan Ikut BPJS Kelas III

Amlapura (Bali Post) -

Nengah Sumardi

BP/kmb

DAK Tak Cair

Pemkab Ngutang Proyek Rp 43 Miliar Amlapura (Bali Post) Keterlambatan mengajukan amprah anggaran mengakibatkan Rp 43 miliar proyek tahun 2016 di Karangasem yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), tidak terbayarkan. Untuk menyikapi kondisi tersebut, Jumat (6/1) kemarin, unsur pimpinan DPRD menggelar rapat terbatas dengan personel Tim Ang garan Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekda Gede Adnya Mulyadi. Informasi yang dihimpun, menyebutkan, utang sebesar itu merupakan akumulasi keterlambatan pembayaran sejumlah proyek fisik, terbesar di Dinas PU senilai Rp 35 miliar. Proyek-proyek itu menyisakan tunggakan karena keterlambatan amprah ke pusat mengakibatkan Dana Alokasi Khusus tak bisa dicairkan. Dewan kemudian berinisiatif mengundang eksekutif karena kondisi tersebut membuat pihak rekanan yang menggarap proyek itu mulai kelimpungan. ‘’Tadi kita menawarkan solusi sehingga utang daerah kepada rekanan bisa segera dibayarkan,’’ ucap Ketua DPRD I Nengah Sumardi usai pertemuan. Mengacu pada sistem keuangan yang berlaku saat ini, Sumardi mengaku pesimis pemerintah pusat akan mengucurkan lagi sisa DAK 2016 tersebut di tahun 2017 ini. Sehingga, menurut dia, jalan terbaik yang bisa ditempuh untuk membayar utang kepada rekanan adalah dengan memanfaatkan silpa APBD 2016 dengan konsekuensi harus diadakan perubahan APBD Induk 2017. Pembayaran tanpa melalui mekanisme perubahan perda APBD itu dikhawatirkan menimbulkan konsekuensi hukum. ‘’Istilahnya, perubahan mendahului perubahan. Mekanismenya sama dengan penyusunan APBD Perubahan, tapi pemanfaatan silpa hanya untuk SKPD yang ngutang proyek,’’ ujarnya. Silpa Rp 118 Miliar Sumardi mengatakan kondisi keuangan Pemkab Karangasem masih sehat dengan silpa tahun 2016 mencapai Rp 118 miliar, sehingga pemkab sejatinya mampu membayar utang kepada para rekanan. Namun untuk tujuan itu harus melalui proses dan mekanisme yang bersesuaian dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Solusi perubahan mendahului kata Sumardi, tidak akan berdampak terhadap program pembangunan APBD Induk 2017. Namun, solusi itu pasti akan berpengaruh terhadap perencanaan APBD Perubahan 2017, karena sebagian silpa sudah dipakai membayar utang. Sumardi sendiri mendesak eksekutif agar ke depannya melakukan perencanaan pembangunan secara matang. Selain itu, seluruh SKPD juga diminta bergerak cepat, mengikuti sistem sehingga persoalan serupa tidak terulang. Pihaknya juga mendorong SKPD tetap mengejar DAK ke pusat sebagai salah satu sumber pendanaan program pembangunan. ‘’DAK harus tetap dikejar, karena itu sebagai bukti kita bekerja. Tak ngusul DAK berarti hanya ingin bekerja aman,’’ tandasnya. (kmb)

Bali Post/kmb31

RAPAT KERJA - Jajaran Dinkes dan BPJS Karangasem saat rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Karangasem, Jumat kemarin.

Polemik JKBM akhirnya disikapi serius Komisi IV DPRD Karangasem. Mereka akhirnya memanggil Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Karangasem untuk rapat kerja membahas persoalan ini di ruang rapat komisi DPRD Karangasem, Jumat (6/1) kemarin. Ada beberapa opsi solusi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut, untuk membantu masyarakat miskin yang tidak ter-cover JKN) (Jaminan Kesehatan Nasional). Salah satunya, Dinkes (Dinas Kesehatan) mengusulkan agar warga miskin tersebut diikutkan ke dalam BPJS kelas III. Opsi tersebut disampaikan Gede Suartha, mantan Kabid Binkes (Bina Kesehatan) Masyarakat Dinkes Karangasem, yang baru saja dimutasi ke Kabid Pengendalian Penduduk. Sebelum dimutasi, dia mengaku sudah membuat rancangan tersebut. Opsi rancangannya itu dibuat dalam dua alternatif. Pertama, bercermin dari data Disdukcapil Karangasem. Jum-

lah penduduk versi Disdukcapil Karangasem mencapai 494.038. Dengan estimasi PBI Pusat sebanyak 135.240 dan PBI daerah 84.323, maka terdapat warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan (jamkes) sebanyak 274.475 orang. Jika jumlah penduduk yang belum memiliki jamkes ini diberikan bantuan suplemen selama tiga bulan, dengan setiap orang sebanyak

Rp 25.500, maka akan menghabiskan anggaran Rp 20,9 miliar. Artinya, dengan kebijakan memasukkan 274.038 ini ke dalam BPJS dengan biaya per orang Rp 25.500, maka direncanakan menghabiskan anggaran Rp 20,9 miliar selama tiga bulan.

Dibantu Tiga Bulan Sementara opsi kedua mengacu pada data TNP2K yang miskin dan tak mampu tahun 2015, sebanyak 331.485. Dengan estimasi PBI Pusat sebanyak 135.240 dan PBI daerah 84.323, maka terdapat warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan (jamkes) sebanyak 111.922 orang. Jika jumlah penduduk yang belum memiliki jamkes ini diberikan bantuan suplemen selama tiga bulan, dengan setiap orang sebanyak Rp 25.500,

maka akan menghabiskan anggaran Rp 8,5 miliar. Dengan anggaran Rp 8,5 miliar lagi, maka masalah ini sementara bisa tertangani selama tiga bulan, sambil menunggu perkembangan langkah-langkah antisipasi dari Pemprov Bali dan pemerintah pusat. Mayoritas anggota Komisi IV DPRD Karangasem merespons positif opsi tersebut. Tetapi, kata Gede Dana, opsi ini selanjutnya harus direncanakan dengan matang. Terutama, dari mana sumber dananya untuk mem-BPJS-kan warga yang belum ter-cover JKN. Kemudian, memastikan siapa saja yang ditanggung, dari data TNP2K itu. “Saya tidak ingin niatnya baik, tetapi malah membuat masalah baru bagi eksekutif, bisa juga legislatif,” kata poli-

tisi PDI-P ini. Hal serupa juga disampaikan legislator lainnya, baik Gede Bendesa Mulyawan maupun Ketut Badra. Menurut keduanya, Pemkab Karangasem harus segera mengambil langkah-langkah, agar program jaminan kesehatan tidak justru melangkah mundur. Sebab, sebelum adanya JKBM, program jaminan kesehatan sudah tidak ada masalah. Tetapi, malah adanya integrasi, ini program jaminan kesehatan seolah bergerak mundur. Alasannya, karena “dipaksa” harus ikut JKN. “Kalau program lain, seperti raskin, memang bisa ditunda. Tetapi, kalau mengurus orang sakit, ini tidak bisa begitu. Orang sakit tidak bisa ditundatunda. Sekarang sakit, sekarang harus tertangani,” jelas Ketut Badra. (kmb31)

Tim Saber Pungli Siap Bekerja Amlapura (Bali Post) Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Karangasem akhirnya terbentuk di Karangasem, Jumat (6/1) kemarin. Tim Saber Pungli Karangasem ini dikukuhkan di Aula Gedung UKM Center, Amlapura oleh Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri. Setelah dikukuhkan, Tim Saber Pungli ini siap bekerja, untuk menekan seluruh bentuk pungli di bumi lahar. Dalam susunan keanggotaan, Unit Saber Pungli ini, Bupati bersama Wakil Bupati, Forkompinda dan Sekda sebagai penanggung jawab Satgas, sedangkan Ketua Pelaksana adalah Waka Polres A.A. Gede Mudita, dua wakil ketua yaitu Inspektur Daerah Kabupaten I Wayan Sudarsana dan Kasi Datun Kejari. Sekretaris Satgas Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda dan Kabag Sumda Polres.

Tim ini juga dilengkapi Tim Ahli oleh Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama dan Ketua Majelis Madya Desa Pakraman. Dalam kepengurusannya dilengkapi sejumlah Pokja, yaitu Unit Intelijen, Unit Pencegahan, Unit Penindakan dan Unit Yustisi diisi Pemda, Polres, Kejari, Kodim 1623 dan Satpol PP. Bupati Mas Sumatri mengatakan pembentukan Satgas Saber Pungli Karangasem ini berdasarkan Keputusan Bupati nomor: 584/HK/2016 yang merupakan tindak lanjut Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli dan Instruksi Mendagri nomor 180/3935/SJ tentang Pengawasan Liar dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Ditambahkan, Satgas Saber Pungli bertugas membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli. Melakukan pengumpulan data dan Informasi dari satuan kerja perangkat

daerah (SKPD) atau unit kerja dan pihak lain terkait menggunakan teknologi informasi. Mengoordinasikan perencanaan dan melaksanakan operasi pemberantasan pungli. Melaksanakan operasi tangkap tangan. Selain itu, juga memberi rekomendasi kepada pimpinan SKPD/unit kerja serta Bupati untuk memberikan sanksi kepada pungli sesuai ketentuan peraturan perundang undangan. Kemudian melaksanakan evaluasi kegiatan pemberantasan pungli. “Kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN), saya minta semua mendukung tugas Satgas Saber Pungli ini sebagai bentuk komitmen bersama memberantas pungli,” tegas Bupati Mas Sumatri. (kmb31) SABER PUNGLI - Bupati Mas Sumatri saat melakukan pengukuhan Tim Saber Pungli Karangasem.

Bali Post/kmb31

Tak Masuk JKN, Bayi Dua Bulan Meninggal

Dewan Panggil Diskes dan Dinsos Integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menelan korban. Seorang bayi yang berusia dua bulan, PT, asal Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, meninggal karena orangtuanya yang miskin tak masuk data penerima program berbasis BPJS Kesehatan tersebut. Perlu strategi dan kecermatan kepada petugas pendata sehingga tidak hanya yang ter-cover JKN 40 persen saja populasi 494.038 jiwa, sehingga nantinya tidak muncul korban kedua dan ketiga. Apakah yang akan didesain Pemkab mengatasi kondisi ini? ANGGOTA DPRD Karangasem asal Seraya, I Made Juita, mengatakan pengobatan PT awalnya ditanggung JKBM dan perawatannya dilakukan di RSUD Karangasem. Untuk penanganan yang lebih optimal, pihak RSUD Karangasem kemudian merujuknya ke RSUP Sanglah. Namun

karena keterbatasan kemampuan orangtuanya, bayi malang itu akhirnya tetap dirawat di RSUD Karangasem. ‘’Sebelumnya si bayi sudah dua kali dirawat di RSUD Karangasem. Tapi karena berpikir soal ongkos, orangtuanya memilih mengobati bayi mereka di RSUD Karangasem saja,’’ urai

Juita. Setelah kehilangan anaknya, orangtua sang bayi juga harus dihadapkan pada masalah lain. Kata Juita, saat ini yang bersangkutan masih punya tunggakan utang di RSUD Karangasem Rp 10 juta. Keadaan serupa dipastikan dialami ribuan warga miskin Karangasem yang juga tidak tercakup program JKN. Data yang terungkap dalam Rapat Kerja Komisi III DPRD Karangasem dengan Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial (Dinsos), Jumat (6/1) kemarin, menunjukkan, saat ini penduduk Karangasem sesuai data Dukcapil Karangasem 494.038 jiwa. Penduduk yang tercakup JKN sebanyak 219.563 jiwa terdiri dari Penerima Ban-

tuan Iuran (PBI) Pusat 135.240 jiwa dan PBI Daerah 84.323 jiwa. Padahal, estimasi penduduk miskin menurut Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2015 sebanyak 331.485 jiwa. Dalam raker, pihak dewan berharap masyarakat yang tidak tercakup JKN dibantu pemerintah. Salah satunya program Kartu Karangasem Sehat agar segera dilaksanakan sesuai visi misi Bupati. ‘’Kami mendorong Kartu Karangasem Sehat dilaksanakan, karena hanya 40 persen masyarakat yang tercover JKN,’’ ucap anggota dewan, I Gede Dana. Kadis Sosial Made Sosiawan mengatakan masyarakat miskin yang tak tercakup JKN bisa me-

manfaatkan bantuan sosial tak terencana dengan mekanisme pengajuan proposal langsung ke Bupati. Sedangkan Gede Suartha dari Dinas Kesehatan mengusulkan agar penduduk diikutkan BPJS kelas III dengan premi Rp 25.000 per bulan. Atas usulan tersebut, pihaknya punya dua alternatif yakni mem-BPJSkan semua penduduk tapi hanya untuk tiga bulan pertama saja. Alternatif kedua, hanya bagi penduduk miskin sesuai data TNP2K, juga ditanggung untuk tiga bulan pertama saja. Pembayaran selanjutnya agar menjadi tanggung jawab warga bersangkutan. Altenatif pertama dengan estimasi anggaran Rp 20,99 miliar, sedangkan alternatif kedua Rp 8,5 miliar. (kmb)


14 Satu Warga Kediri Digigit Anjing Gila Tabanan (Bali Post) – Kasus gigitan anjing gila terjadi di Kabupaten Tabanan pada awal 2017. Korbannya adalah Herdi (50) warga Desa Anyar, Kediri. Herdi digigit anjing peliharaannya di bagian kaki, Rabu (4/1) lalu. Pemeriksaan sampel darah menunjukkan anjing tersebut positis rabies. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan drh. I Made Arya Putra, Jumat (6/1) kemarin menyatakan anjing milik Herdi sudah divaksin setahun yang lalu, namun tidak diberikan dosis tambahan (booster) kembali. Padahal daya tahan vaksin rabies untuk anjing adalah setahun. Ia mengimbau masyarakat yang memiliki anjing agar melakukan vaksinasi rutin setahun sekali untuk menghindari infeksi rabies. Vaksinasi dapat dilaksanakan secara massal di banjar-banjar. Apabila tidak sempat membawa anjing ke banjar, vaksinasi bisa dilakukan di UPTD terdekat. Kabid P2MPL Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana menambahkan, korban tergigit sudah mendapatkan VAR. ‘’Hanya satu luka gigitan di kakinya,’’ ujarnya. (kmb24)

Tenaga IT Minim, Penerapan Siskudes Tak Maksimal

Tabanan (Bali Post) Penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskudes) di Kabupaten Tabanan belum maksimal. Dari 133 desa yang ada, tidak semuanya memiliki tenaga IT (Informasi dan Teknologi) yang benar-benar ahli menjalankan sistem tersebut. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menunjukkan di tingkat desa baru ada 50 tenaga IT yang terlatih, sedangkan untuk tingkat kabupaten hanya empat orang. “Empat tenaga IT di kabupaten tentu tidak bisa melayani 133 desa. Ini yang membuat penerapan siskudes belum maksimal. Minimnya tenaga IT menimbulkan persoalan ketika desa menyusun laporan keuangan,” ujar Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Tabanan Roemi Liestyowati, Jumat (6/1) kemarin. Menurut mantan Kadishutbun Tabanan itu, seharusnya masing-masing desa memiliki satu tenaga IT minimal untuk pembukuan dan akuntansi. Apalagi sistem keuangan desa saat ini sama persis dengan sistem keuangan di tingkat kabupaten. Karenanya pihak desa sering kebingungan saat akan membuat siskudes secara sistematis. Dalam siskudes digambarkan banyak jenis yang harus dikerjakan oleh orang yang memang benar-benar menguasai IT dalam menunjang pembangunan. Seperti RPJMdes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) yang harus selaras dengan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa). “Memamg harus ada SDM yang terlatih agar berjalan baik. Tetapi saya baru membidangi ini, jadi belum sempat mengecek setiap desa. Jika kurang, kami yang mempunyai tanggung jawab untuk melatih tenaga IT,” jelasnya. Terkait minimnya SDM untuk tenaga IT, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Setda Tabanan. Ia juga mengkonsultasikan bentuk pendampingannya dan jadwal pelatihan, mengingat setiap desa mendapatkan dana cukup banyak sehingga kalau belum siap mengolah itu tentu mendatangkan masalah nantinya. ‘’Kami kerja cari aman dan nyaman. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” tambah Liestyowati. Sementara itu, Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja dihubungi terpisah mengungkapkan pendidikan dan pelatihan (diklat) terkait siskudes akan dilakukan tahun ini. Anggarannya sudah dipasang dalam bentuk diklat pembinaan keuangan desa Rp 150 juta. (kmb28)

TABANAN

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

DPRD Targetkan Bahas 27 Ranperda Tabanan (Bali Post) -

DPRD Kabupaten Tabanan menargetkan membahas 27 rancangan peraturan daerah (ranperda), termasuk ranperda rutin dan inisitif tahun ini, di samping melanjutkan pembahasan sejumlah ranperda yang belum rampung pada 2016 lalu. Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tabanan Putu Eka Nurcahyadi, Jumat (6/1) kemarin. Pembahasan ranperda tahun 2017 diharapkan lebih pada yang menjadi skala prioritas, seperti Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kota dan Jatiluwih, serta kawasan kumuh yang belum rampung. “Informasi terakhir yang saya dengar, ranperda ini sudah dalam proses di eksekutif bagian hukum. Kami akan terus desak agar segera ditetapkan,” ujarnya. Politisi asal Marga itu menyebut RDTR sangat mendesak untuk dibahas, sehingga dapat dijadikan acuan dalam menata wilayah Tabanan,

khususnya RDTR Jatiluwih dan RDTR zoning regulation untuk Kota Tabanan. ‘’Kawasan kota dan Warisan Budaya Dunia (WBD) Jatiluwih sudah menjadi objek perkembangan pembangunan dari kepentingan investor. Penataan jalur khususnya di kawasan hijau semakin tidak jelas,” ucap Nurcahyadi. Penyelesaian Perda RDTR juga sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tabanan menyelesaikan secara bertahap konsep kawasan yang akan menegaskan secara detail kawasan-kawasan yang ada. “Ta-

banan perlu regulasi yang jelas tentang tata ruang agar tidak ada masalah di kemudian hari, apalagi merupakan daerah penyangga Kabupaten Badung dan Kota Denpasar,” jelasnya. Tabanan juga sebagai daerah agraris yang memiliki lahan produktif yang perlu dipertahankan. Selain itu, memiliki potensi pariwisata yang luar biasa sehingga memerlukan regulasi yang tepat. “Tabanan sudah punya Perda RTRW Nomor 11 Tahun 2012 yang perlu ditegaskan dengan Perda RDTR. Ini sudah sangat mendesak bagi Tabanan, untuk itu harus segera diwujudkan,” tegasnya. Kalangan dewan juga akan mendesak eksekutif untuk segera merampungkan sejumlah perbup seperti tentang perangkat desa/BPD dan tentang toko modern. (kmb28)

Bali Post/kmb28

Putu Eka Nurcahyadi

IKA Undiksha Singaraja Kerja Bakti di Pura Teratai Bang

Bali Post/kmb24

SERAHKAN - Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. (kiri) menyerahkan dana punia kepada perwakilan pangempon Pura Teratai Bang.

IKATAN Keluarga Alumni (IKA) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Jumat (6/1) kemarin menggelar acara kerja bakti di Pura Teratai Bang, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabuoaten Tabanan, yang beberapa waktu lalu tertimpa longsor. IKA Undiksha membantu membersihkan areal pura dari sampah dan memindahkan tanah bekas longsoran. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. di selasela kegiatan menyatakan bakti sosial merupakan salah

satu program IKA Undiksha. ‘’Saat diadakan rapat disetujui mengadakan kerja bakti di Pura Teratai Bang,’’ ujarnya. Pihaknya juga medana punia sekitar Rp 3 juta yang diserahkan langsung kepada pangempon pura. Keinginan kerja bakti di pura yang berlokasi di Kebun Raya Bedugul itu sangat besar. Kegiatan yang awalnya diikuti 25 orang berkembang menjadi 90, yang terdiri atas IKA Undiksha, perwakilan fakultas dan mahasiswa. ‘’Saat mendengar ada kerja bakti di

Pura Teratai Bang ada yang menyusul memakai motor,’’ katanya. Klian Adat Bukit Catu mewakili pangempon Pura Teratai Bang mengucapkan terima kasih atas bantuan tenaga dan punia dari Undiksha Singaraja. Ia berharap proses pembersihan berjalan lancar dan pura bisa dibangun seperti semula. Menurutnya pura ini tidak hanya milik Desa Pakraman Bukit Catu, tetapi kepunyaan seluruh masyarakat Bali, karena termasuk Pura Kahyangan Jagat. (ad633)

Warung Global

Pengelolaan Pendidikan Harus Transparan SAAT ini perlu banyak pembenahan di Bali. Generasi muda jangan hanya sibuk dengan kecanggihan teknologi dengan melupakan kercedasan mental dan spiritual. Generasi muda Bali harus mengembangkan keterampilan dan fokus, sehingga bisa bersaing secara global. Ini harapan Budiada di Tabanan terkait topik ‘’Rakyat Bali Harus Dicerdaskan’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Jumat (6/1) kemarin.

Hari di Karangasem sangat setuju rakyat Bali harus

dicerdaskan. Saat ini Pemprov Bali sudah memberikan

perhatian terhadap dunia pendidikan, misalnya dengan mendirikan sekolah kejuruan untuk mencetak generasi muda yang memiliki daya saing. Pemimpin baru Bali nanti mesti bisa melanjutkan program-program positif ini. Dukungan datang dari Werdha di Gianyar. Rakyat Bali harus dicerdaskan artinya selama ini rakyat Bali

kurang atau mungkin saja belum cerdas. Melihat mutu pendidikan saat ini, teori dan praktiknya sangat bertolak belakang. Mulailah jujur dan transparan dalam dunia pendidikan. Jika nilainya kurang, jangan dipaksakan lulus. Ia berharap ada pembenahan total dalam dunia pendidikan jika ingin melahirkan generasi emas baik secara

akademis, mental, spiritual maupun budaya. Jika masih seperti sekarang, rasanya sulit bisa mewujudkan generasi emas. Berbenahlah, jangan hanya wacana. Sugik di Mambal, Fera di Tabanan dan Agung Wiro di Penarungan berharap sektor pendidikan dibenahi, sehingga generasi muda Bali menjadi cerdas, begitu pula rakyatnya. (sikha)


15

Sabtu Paing, 7 Januari 2017 Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (7/1) malam Real Madrid vs Granada CF Eibar vs Atletico Madrid Minggu (8/1) dini hari Las Palmas vs Sporting Gijon Real Sociedad vs Sevilla Minggu (8/10 malam Athletic Club vs Alaves Real Betis vs Leganes

Sembilan Pemain Athletic Tundukkan Barcelona Barcelona -

Juara bertahan Barcelona harus berjuang keras jika mereka ingin bertahan di kompetisi Piala Raja setelah ditundukkan Athletic Bilbao 1-2 di San Memes pada pertandingan pertama babak 16 besar, Jumat (6/1) kemarin. Ironisnya tuan rumah bermain dengan 9 pemain di 10 menit terakhir.

Senin (9/1) dini hari Celta Vigo vs Malaga Villarreal vs Barcelona Selasa (10/1) dini hari Osasuna vs Valencia Liga Italia Minggu (8/1) dini hari Empoli vs Palermo Napoli vs Sampdoria Minggu (8/1) malam Udinese vs Inter Milan Chievo Verona vs Atalanta Bergamo Genoa vs AS Roma Lazio vs Crotone Pescara vs Fiorentina Sassuolo vs Torino Senin (9/1) dini hari AC Milan vs Cagliari Juventus vs Bologna Piala FA Inggris Putaran III Sabtu (7/1) malam Manchester United vs Reading(II) Accrington Stanley(IV) vs Luton Town(IV) Barrow(V) vs Rochdale(III) Birmingham City(II) vs Newcastle United(II) Blackpool(IV) vs Barnsley(II) Bolton Wanderers(III) vs Crystal Palace Brentford(II) vs Eastleigh(V) Brighton and Hove(II) vs Milton Keynes Dons Bristol City(II) vs Fleetwood Town(III) Everton vs Leicester City Huddersfield Town(II) vs Port Vale(III) Hull City vs Swansea City Ipswich Town(II) vs Lincoln City(V) Millwall(III) vs Bournemouth Norwich City(II) vs Southampton QPR(II) vs Blackburn Rovers(II) Rotherham United(II) vs Oxford United(III) Stoke City vs Wolverhampton Sunderland vs Burnley Sutton United(V) vs AFC Wimbledon(III) Watford vs Burton Albion(II) WBA vs Derby County(II) Wigan Athletic(II) vs Nottingham Forest(II) Wycombe(IV) vs Stourbridge

Tandukan penyerang Spanyol Aritz Aduriz membawa Bilbao memimpin pada menit ke-25, dan pemain veteran itu menyodorkan umpan cantik untuk disambar pemain muda Inaki Williams dengan sepakan voli untuk menjadi gol kedua tiga menit berselang. Lionel Messi memperkecil ketinggalan Barca dengan tendangan bebasnya pada menit ke-52, di mana bola mengenai bagian bawah mistar dan memantul melewati garis gawang. Penyerang asal Brazil Neymar meminta penalti namun ditolak pada babak pertama, dan ia menjadi korban dari aksi yang lebih keras setelah turun minum, yang memicu Raul Garcia dan kemudian Ander Iturraspe mendapatkan kartu kuning kedua pada fase akhir pertandingan. Mendapat dukungan penuh dari publik San Mames, Athletic tampil gigih untuk menggagalkan tamunya meraih kemenangan, meski Barca melakukan upaya maksimal menjelang pertandingan usai, yang termasuk sepakan Messi yang mengenai tiang gawang pada tendangan terakhir di laga ini. Bek Barca Gerard Pique menyoroti kinerja wasit David Fernandez Bor-

balan yang tidak memberi dua hadiah penalti pada Barca dan mengganjar kartu merah pada Aduriz yang melanggar bek Samuel Utiti. ‘’Kami semua melihat bagaimana pertandingan Real Madrid melawan Sevilla, kami berharap wasit memperbaiki standar kerjanya,’’ kritik Pique. Pertandingan kedua akan berlangsung Kamis depan di Nou Camp. Ini akan menjadi arena pembalasan Barca yang sebelumnya berhasil menundukkan lawannya itu di final 2015 dan perempatfinal musim lalu. ‘’Kami berharap bisa lolos (lewat kemenangan) di Camp Nou. Kepada para fans, bantu kami membalikkan skor karena target kami memenangkan semua gelar musim ini,’’ katanya. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

PROTES - Pemain Barcelona Andres Iniesta, Neymar, Luis Suarez dan Lionel Messi memprotes keputusan wasit Fernandez Borbalan pada pertandingan Piala Raja melawan Athletic Bilbao di Stadion San Memes, Jumat (6/1) kemarin.

Ronaldo Perlu Istirahat Madrid Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, Jumat (6/1) kemarin memberi izin pemainnya Cristiano Ronaldo untuk istirahat pada sejumlah pertandingan demi kepentingan sang pemain dan klub. Tenaganya lebih diutamakan untuk saat-saat genting seperti jelang akhir kompetisi. Ronaldo tak bertanding pada 4 dari 15 La Liga Spanyol musim ini. Ini berarti dia absen dua pertandingan lebih banyak dibandingkan tahun lalu secara keseluruhan. Tidak hanya itu, pada pertandingan pertama babak 16 besar Piala Raja melawan Sevilla lalu, Pemain Terbaik Dunia itu juga absen. ‘’Satu hal yang perlu diketahui bahwa dia pemain cerdas,’’ kata Zidane, Jumat kemarin, jelang pertarungan melawan Granada, Sabtu malam ini. ‘’Dalam pemikiran saya, Ronaldo jauh lebih baik dalam kondisi bugar saat

Minggu (8/1) dini hari Preston North End(II) vs Arsenal Minggu (8/1) malam Cardiff City(II) Liverpool Chelsea Middlesbrough Tottenham Hotspur

vs Fulham(II) vs Plymouth Argyle(IV) vs Peterborough United vs Sheffield (II) vs Aston Villa(II)

Petugas Razia Bonek di Madiun

Selasa (10/1) dini hari Cambridge United(IV) vs Leeds United(II) Hasil

Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Babak 16 Besar Athletic Club vs Barcelona

2-1

Bali Post/ap

DAKAR - Pereli Spanyol Carlos Sainz dan co-driver Lucas Cruz menyalip pembalap tim KTM Ibraheem Alrubaian dari Kuwait pada Reli Dakar.

Giliran Sainz Mundur

Tupiza, Bolivia Mantan juara Reli Dakar Carlos Sainz akhirnya mengundurkan diri, Jumat (6/1) kemarin, setelah mobil Peugeot yang dikendarai masuk jurang dan rusak berat. Kecelakaan itu terjadi di etape keempat antara Salvador de Jujuy menuju Tupiza di Bolivia. Pembalap Spanyol yang dua kali memenangkan balapan ini sempat dikhawatirkan timnya karena mencapai finis hingga larut malam di Tupiza. Mobil Peugeot yang dikendarai dalam kondisi rusak dan tak mungkin diperbaiki dengan waktu tersisa setelah berkonsultasi dengan tim mekanik. ‘’Amat mengecewakan mundur dari balapan ini. Kami melaju cepat sejak awal reli ini,’’ kata Sainz yang masih menempati peringkat kedua klasemen hingga etape ketiga. ‘’Saya amat kecewa tak bisa memetik hasil maksimal dari keunggulan mobil Peugeot 3008 ini,’’ tambah juara Reli Dakar 2010 itu. Reli Dakar tahun ini yang berakhir di Buenos Aires Argentina, 14 Januari mendatang setelah start di Paraguay dan melewati Bolivia. Juara dua kali Nasser Al-Attiyah juga tak mampu melanjutkan lomba. Pereli Qatar itu mengalami kerusakan mekanik pada mobil Toyota-nya dan terhenti di etape ketiga. Nasib serupa juga menimpa juara kategori sepeda motor tahun lalu Toby Price. Pembalap Australia itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan akibat kecelakaan yang menyebabkan tulang kakinya patah, Kamis lalu. Hingga etape ke-4 yang berakhir di Tupiza, pereli Prancis Cyril Despres memimpin di kategori mobil. (kmb39/rtr)

jelang akhir kompetisi. Jika anda mempunyai 20 pertandingan dalam 70 hari, anda perlu istirahat sewaktu-waktu,’’ katanya sambil mengingatkan bahwa tahun lalu Ronaldo cedera pada laga vital jelang akhir kompetisi. Cedera lutut yang didapat penyerang Portugal itu pada Piala Eropa 2016, memaksanya absen pada dua pertandingan di awal La Liga. Dia kembali absen melawan Deportivo La Coruna sebagai persiapan untuk pertandingan Piala Dunia Antar-Klub di Jepang akhir Desember lalu. Real masih memimpin klasemen sementara Liga Spanyol yang mulai diputar setelah libur Natal. Pasukan Zidane unggul tiga angka atas peringkat kedua Barcelona namun memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Real akan menyamai rekor 39 laga tak terkalahkan milik Barcelona bila mampu menundukkan Granada malam ini di Santiago Bernabeu. (kmb39/rtr)

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Mikel Bergabung ke Tianjin TEDA Beijing Gelandang Nigeria John Obi Mikel, Jumat (6/1) kemarin mengucapkan salam perpisahan dengan rekan-rekannya di Chelsea. Ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Liga Super Tiongkok

Gelandang Chelsea John Obi Mikel.

Bali Post/ap

Tianjin TEDA. Mikel yang belum sekalipun tampil di skuad inti Antonio Conte, menjalani tes kesehatan di kota Tianjin, 130 km dari ibu kota Beijing. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memastikan kepindahannya, Jumat kemarin. ‘’Saya gembira bergabung dengan Tianjin TEDA FC saat kompetisi Liga Tiongkok menanjak naik. Saya ingin berperan baik di dalam maupun di luar lapangan selama beberapa tahun ke depan di sini,’’ kata pemain berusia 29 tahun itu. Mikel yang setelah satu dekade di Stamford Bridge akan menerima bayaran 140 ribu pound (173.423 dolar AS) per pekan di Tiongkok, laporan media lokal. Bersama Chelsea, Mikel berhasil merebut trofi Liga Champions, dua Liga Utama Inggris dan empat Piala FA. Sebelum kedatangan Mikel, Tiongkok lebih dahulu mendatangkan pemain Brazil Oscar. Mantan gelandang Chelsea itu akan membela klub Shanghai SIPG setelah ditransfer dengan nilai 60 juta pound. Sebentar lagi rival SIPG, Shanghai Shenhua akan mendatangkan penyerang Argentina Carlos Tevez. Penyerang Boca Juniors itu dibeli dengan harga 84 juta pound dan sejauh ini akan menjadi pemain termahal di Tiongkok. (kmb39/rtr)

Madiun (Bali Post) Petugas gabungan dari PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, TNI, dan Polri setempat melakukan razia terhadap ‘’Bonek’’, suporter sepak bola asal Persebaya Surabaya, yang menumpang Kereta Api Pasundan saat berhenti di Stasiun Madiun, Jumat (6/1) kemarin. Razia tersebut juga untuk memastikan para suporter Persebaya tersebut tidak memakai atribut yang mencolok dan tidak membawa barang-barang dilarang seperti narkoba, minuman keras, senjata tajam, batu, dan alat lain yang bisa digunakan sebagai pemukul. Menurutnya, massa Bonek tersebut akan bepergian ke Bandung untuk mengawal Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di kota setempat pada Minggu (8/1). Razia dilakukan, dengan menyisir sejumlah gerbong KA Pasundan yang ditempati para suporter Persebaya. Razia tidak hanya dilakukan di Stasiun Madiun, namun juga

di daerah Daop 7 Madiun lainnya, di antaranya di Stasiun Jombang dan Kertosono. Salah satu Bonek, Fery, menyatakan para Bonek tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Rencana pergi ke Bandung tersebut guna mendukung agenda Kongres PSSI yang di dalamnya membahas beberapa hal. Antara lain, penentuan pelatih Timnas Indonesia baik untuk senior, U-23, U-19 maupun U-16, serta membahas status Persebaya agar diakui kembali oleh PSSI. ‘’Harapannya dengan Kongres PSSI di Bandung, Persebaya bisa kembali jaya dan masuk anggota. Kami di Bandung rencananya sampai tanggal 9 Januari,’’ ucap Fery asal Sidoarjo itu. Sementara hasil razia, tidak ditemukan benda-benda yang membahayakan yang dibawa oleh para Bonek tersebut. Pihak PT KAI (Persero) akan terus melakukan pemantauan para Bonek tersebut hingga sampai di stasiun tujuan akhir di Bandung. (ant)

Bali Post/ant

PERIKSA - Polisi memeriksa barang bawaan suporter Persebaya Surabaya saat akan memasuki kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/1) kemarin. Keberangkatan suporter Persebaya Surabaya ke Bandung untuk bergabung dengan suporter lainnya dalam mengawal Kongres PSSI serta menyampaikan aspirasi diakuinya Persebaya Surabaya dan diikutkan dalam kompetisi.


OLAHRAGA

16

Sabtu Paing, 7 Januari 2016

Mantan Kapten Timnas Diundang ke Kongres PSSI Nyoman Seniweca

Bali Post/dok

Musprov IMI Bali Molor Terus

Denpasar (Bali Post) Muprov IMI Bali sedianya dihelat 22 Desember 2016 lalu, kemudian diundur 14 Januari, dan molor lagi hingga penyelenggaraannya digelar pada 20 Januari nanti. Ketua Pengprov IMI Bali Nyoman Seniweca di Denpasar, Jumat (6/1) kemarin, berkilah jumlah klub pemilik hak suara baru tuntas diverifikasi PP IMI, kemarin sore. ‘’Kami baru saja menerima surat dari PP IMI,’’ jelas Seniweca. Dia pun menyebutkan, total peserta yang memiliki hak pilih hanya 34, sedangkan peninjau 35 klub, sehingga totalnya 69 klub. Diakuinya, saat ini belum ada kandidat yang secara resmi mendaftarkan diri, sebab menunggu verifikasi PP IMI. ‘’Kalau sebatas wacana memang ada, kecuali jika ada calon ketum yang mau daftar, mulai Sabtu (7/1) ini dan batas akhirnya 13 Januari,’’ ucapnya. Seniweca menegaskan, segala aturan musprov harus mengacu pada juklak dan AD/ART. Dia mengakui jadwalnya molor sebab pengajuan kandidat awalnya 15 Desember 2016, kemudian 6 Januari, dan molor lagi hingga 13 Januari. ‘’Kalau saya berprinsip lebih baik aturan main dan administrasi jelas, baru musprov dihelat,’’ tandasnya. Meskipun kandidat sebatas wacana, berdasarkan pemantauan terhadap beberapa klub otomotif, telah mengerucut dan mereka mengajukan dua figur yakni incumbent Seniweca bersama Rudy Afuk Santoso dari klub Barong Bali. Ketua Pengkab (Korwil) IMI Buleleng Made Sudarma terang-terangan memastikan Afuk dan 60 persen suara klub diyakini mendukung dia. ‘’Klub yang merapat ke Afuk, karena visi dan misinya yang cerdas untuk perkembangan dunia otomotif Bali ke depan,’’ tutur Sudarma dari Buleleng Racing Team ini (BRT). Di sisi lain, penasihat klub CB Green Bat Bali Imanuel DN menyoroti adanya klub yang nihil alias nol anggotanya, tetapi bisa jadi peserta musprov dan punya hak suara. Selain itu, penentuan klub peserta dan peninjau bukan wewenang PP IMI, melainkan Pengprov IMI. ‘’Berdasarkan AD/ART Pasal 19 ayat (2), Pengprov IMI yang menentukan klub peninjau dan peserta. Selain itu, ART Pasal 6 ayat (3) menyebutkan klub yang jadi peserta minimal memiliki 15 anggota,’’ beber Imanuel. (022)

Bali Post/ant

LIMA BESAR - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (tengah) memperhatikan seorang atlet pelajar dari cabang olahraga senam memperagakan kelenturan tubuhnya saat silaturahmi Gubernur bersama atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar dan Mahasiswa binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, di Kota Pekanbaru, Jumat (6/1) kemarin. Riau mempersiapkan atlet pelajar mereka untuk meraih target lima besar pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di Semarang, Jawa Tengah, September tahun ini.

Jatim Targetkan Juara Umum Popnas 2017

Surabaya (Bali Post) Jawa Timur (Jatim) menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 yang dijadwalkan digelar di Jawa Tengah pada September. ‘’Kami bertekad merebut kembali juara umum yang sempat lepas dari dua penyelenggaraan Popnas sebelumnya,’’ ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur Supratomo kepada wartawan di Surabaya, Jumat (6/1) kemarin. Jatim pernah menjadi yang terbaik di Popnas X/2009 di Yogyakarta dengan tampil sebagai juara umum, kemudian gagal di Popnas-Popnas berikutnya. Dari total 23 cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang olahraga pelajar terbesar se-Indonesia tersebut, Jatim berkesempatan mendulang medali emas sebanyak-banyaknya karena ikut di seluruh cabang. ‘’Awalnya ada 22 cabang olahraga, namun sekarang bertambah satu, yaitu tarung drajat dan itu menjadi salah satu cabang olahraga andalan kami,’’ ucap mantan Kepala Biro Humas dan Protokoler Setdaprov Jatim tersebut. Beberapa cabang olahraga andalan lainnya, katanya, yaitu panahan, pencak silat, senam, renang, serta sepak bola yang diyakini mampu meraih medali emas usai menjadi juara di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) di Malang, November 2016. Sementara itu, sebagai bentuk mewujudkan ambisi dan target menjadi juara umum, pihaknya memberlakukan seleksi ketat bagi atlet-atlet, termasuk bagi mereka yang juara di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Popwil. Menurutnya, prestasi tersebut belum menjamin keberadaannya sebagai kontingen Jatim di Popnas karena tergantung dari seleksi serta perkembangan dalam pemusatan latihan. ‘’Pada Januari ini kami telah membentuk tim bayangan dan menyiapkan pelatih sehingga bisa segera dilakukan perekrutan dengan berbagai pertimbangan tertentu, salah satunya catatan dan data prestasi maupun fisik,’’ katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah pimpinan Edy Rahmayadi mengundang secara khusus mantan kapten timnas dari berbagai era untuk menghadiri Kongres PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/1) besok. Berdasarkan data yang diterima media dari PSSI di Jakarta, Jumat (6/1) kemarin, mantan kapten timnas Merah Putih yang diundang di antaranya Hery Kiswanto, Ricky Yakobi, Fakhri Husaini, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina hingga Bambang Pamungkas. Mantan kapten timnas ini sesuai dengan jadwal yang ada akan melakukan parade di sela pelaksanaan kongres yang salah satu agendanya adalah penentuan nama pelatih yang bakal menjadi arsitek timnas senior, U-23, U-19 dan U-16. Fakhri Husaini yang pernah menukangi Bontang FC ini berharap dengan kongres di Bandung ini benar-benar menjadi momentum kebangkitan sepak bola Indonesia. Apalagi PSSI saat ini dikendalikan oleh kepengurusan baru. Prestasi sepak bola Indonesia sangat ditunggu-tunggu kehadirannya. Tidak hanya Fakhri yang mengaku senang mendap-

atkan undangan dari PSSI. Kurniawan Dwi Yulianto juga tidak kalah dalam mengapresiasi undangan induk organisasi sepak bola Indonesia itu. Suksesor Fakhri di timnas ini mengaku juga akan menghadiri undangan PSSI. Pria yang akrab dipanggil Kurus ini menilai, undangan dari PSSI dinilai sebagai sebuah penghargaan dan perhatian dari induk organisasi sepak bola Indonesia untuk mantan pemain. ‘’Saya berharap dengan kepengurusan yang baru benarbenar bisa membangun sepak bola Indonesia yang kuat untuk segala bidang. Bukan hanya bagus di satu titik saja, tetapi berharap menyeluruh. Baik itu timnasnya untuk semua kategori, pembinaan usia dini yang berjenjang, kompetisinya juga harus bagus,’’ katanya. Lima Ring Kepolisian akan memberlakukan sistem berlapis hingga lima ring untuk mengamankan pelaksanaan Kongres Tahunan PSSI 2017 di Kota Bandung,

Minggu (8/1). ‘’Jadi sistem berlapis ini diterapkan seiring hadirnya 4.000 pendukung Persebaya Surabaya atau Bonek yang ingin mengawal pelaksanaan kegiatan tersebut,’’ kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo, di Bandung, Jumat kemarin. Polrestabes Bandung, katanya, menyiapkan sebanyak 1.825 personel selama pelaksanaan Kongres Tahunan PSSI tersebut. ‘’Dan mereka akan disebar ke sejumlah lokasi terutama yang diprediksi akan dilalui para Bonek,’’ katanya. Ia menuturkan, untuk pengamanan di ring satu di tempat pelaksanaan kongres akan disiagakan sekitar 80 personel, kemudian untuk pengamana di ring dua atau tempat masuk peserta, disiagakan 101 personel. ‘’Lalu di ring tiga penyekatan, tidak boleh ada suporter masuk ke Aryaduta (lokasi kongres). Ring empat itu pengaturan arus lalu lintas, ring lima untuk mengawal Bonek yang perorangan agar diarahkan ke Pajajaran (tempat penampungan),’’ katanya. Menurutnya, pengamanan dilakukan mulai dari stasiun dan terminal yang merupakan titik kedatangan bonek. Kedatangan para Bonek di Bandung

ini berawal di tiga titik yakni Stasiun Bandung, Terminal Cicaheum, dan Stasiun Kiaracondong Bandung ‘’Kami juga sudah berkoordinasi dengan pimpinan kelompok suporter tersebut untuk memastikan ketertiban bonek selama di Bandung dan juga sudah berkoordinasi dengan Viking,’’ katanya.

Kongres Tahunan PSSI sesuai dengan rencana digelar di Bandung, 8 Januari 2017 dan Kongres tersebut merupakan yang pertama sejak PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi. Ada beberapa agenda yang bakal dibahas yang di antaranya adalah masa depan pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL). (ant)

Bali Post/ant

TIDAK TERAWAT - Warga beraktivitas di Monumen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kompleks Stadion Mandala Krida, Baciro, DI Yogyakarta, Jumat (6/1) kemarin. Bangunan yang menjadi lokasi pertemuan pertama klub-klub sepak bola di Indonesia untuk mendirikan induk organisasi sepak bola pada tahun 1930 dan saksi lahirnya PSSI tersebut kondisinya tidak terawat.

Gol Putra Windu Menangkan Peka Tim Voli Putri Jakarta BNI 46

Denpasar (Bali Post) Gol semata wayang hasil bidikan Putu Gede Putra Windu di menit ke-83, membawa Pemecutan Kaja (Peka) unggul 1-0 (0-0) atas Putra Tresna dalam laga pembuka Piala Wali Kota 2016 di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (6/1) kemarin. Petaka bagi Putra Tresna diawali sang kapten AAN Surya Negara yang diusir wasit Ali Baco di menit ke-81. Pemain yang akrab disapa Wah Ole itu dikeluarkan dari lapangan hijau karena akumulasi kartu kuning. Kartu kuning pertama diberikan wasit Ali Baco ketika pertandingan baru bergulir 3 menit. Tanpa Wah Ole, praktis pasokan bola dari lini tengah ke depan mampet. Kebuntuan suplai bola ini benar-benar dimanfaatkan pemain Peka. Dua menit pasca Wah Ole keluar, sayap kiri Peka Ary Gilang memberikan umpan lambung ke mulut gawang. Putu Pelut Haryanto yang menerima umpan, kemudian menyodorkan bola kepada Putu Gede Putra Windu yang berdiri bebas. Putra Windu yang tak terkawal mencocorkan bola ke gawang, dan gagal diselamatkan kiper Putra Tresna Indra Satria. Selang semenit, Peka berpeluang menggandakan kemenangan saat pemain Peka Dwi Diyan melesat sendirian, tinggal berhadapan dengan kiper Indra Satria, tetapi sontekannya melenceng tipis ke kanan gawang. Sampai laga usai, skor akhir Peka tetap unggul 1-0. Pelatih Peka Made Subandi mensyukuri kemenangan di laga perdana ini, sebab diharapkan mampu memotivasi asuhannya pada laga berikutnya. ‘’Kami jarang berkumpul untuk latihan,

tetapi skill-ball anak-anak cukup mumpuni,’’ jelas Subandi. Di sisi lain, pelatih Putra Tresna Made Juliana mengakui tanpa Wah Ole di lini tengah, sangat memengaruhi penampilan asuhannya. ‘’Anakanak makin tak fokus, setelah Wah Ole dikeluarkan,’’ kilah Juliana. Padahal, sejak kick-off kedua tim menyuguhkan permainan sepak bola bermutu, dan saling melancarkan serangan. Maklum, skuad Putra Tresna seperti Made Pandu Wirata, Stevanus Made Deddy, Haarlem, Ketut Katos Sudi Artawan, Mang Elo, dan Esha. Di kubu Peka bematerikan Bambang Trijati, Timtom, Putu Agus Joni, Prima Permadi, Edy Supriyono, serta Komang Swastika. (022)

Klasemen Piala Wali Kota 1. Peka 2. P. Tresna 3. Pespa 4. Kundalini 5. P. Kesiman 6. PSAD 7. Wistra

1 1 0 0 0 0 0

1 0 0 0 0 0 0

Jadwal Sabtu (7/1) Pespa vs

0 0 0 0 0 0 0

0 1 -0 0 0-1 0 0 -0 0 0 -0 0 0 -0 0 0 -0 0 0-0

K undalini

3 0 0 0 0 0 0

Bali Post/wan

GIRING BOLA - Pemain Putra Tresna menggiring bola dibayangi pemain Pemecutan Kaja FC (Peka FC) dalam turnamen Piala Wali Kota yang berlangsung di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (6/1) kemarin.

555 Atlet Huni Pelatnas pada September Mendatang Jakarta (Bali Post) September akan menjadi bulan puncak jumlah atlet pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) bagi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), yakni sebanyak 555 atlet dari keseluruhan atlet di bawah pembinaan Prima sepanjang 2017. ‘’Kami tidak hanya membina atlet-atlet yang akan masuk dalam kontingen Indonesia pada SEA Games 2017. Tapi, kami juga menyiapkan atlet-atlet pelapisnya terutama atlet muda berusia 16-25 tahun,’’ kata Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto di Jakarta, Jumat (6/1) kemarin. Jumlah atlet yang terdaftar sebagai atlet Pelatnas Prima sebanyak 340 atlet dan total pelatih sebanyak 155 orang pada Januari 2017. Jumlah atlet itu akan bertambah sebanyak 137 atlet pada Februari dan pelatih bertambah 62 orang. Pada April, jumlah atlet yang masuk dalam Pelatnas Prima akan bertambah 58 atlet dan September bertambah 20 atlet. Maka jumlah atlet di bawah pembinaan Prima pada September mencapai 555 atlet. ‘’Menpora telah menetapkan jumlah atlet yang dikirim ke SEA Games 2017 sebanyak 250 orang. Tapi, kami tidak sertamerta hanya membina 250 atlet karena kami juga menyiapkan atlet-atlet muda menuju Asian Games 2018,’’ kata Soetjipto. Jumlah atlet di bawah pembinaan Prima pada Oktober 2017 akan menjadi 455 atlet

setelah 100 orang atlet keluar dari program Prima. Kemudian pada Januari 2018, Prima akan menambah sebanyak 220 atlet dan total atlet akan menjadi 675 atlet. ‘’Kami ingin atlet-atlet yang masuk dalam program Prima adalah atlet-atlet elite. Mer-

BENGKEL LAS

eka harus dibina oleh cabang olahraga masing-masing sehingga menjadi atlet elit,’’ kata Soetjipto. Soetjipto juga berharap anggaran Satlak Prima pada 2017 minimal Rp 500 miliar untuk pembinaan atlet-atlet nasional. (ant)

SALON

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

Pastikan Ikut Proliga

Jakarta (Bali Post) Tim bola voli putri Jakarta BNI 46 secara resmi turun pada kompetisi Proliga 2017 setelah menandatangani kesepakatan, Jumat (6/1) kemarin. Dengan masuknya tim putri Jakarta BNI 46 maka jumlah peserta Proliga musim ini menjadi tujuh tim putri dan enam tim putra. Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan pihak Jakarta BNI 46 dengan Direktur Proliga Hanny S Surkatty di Jakarta, Jumat kemarin. ‘’Bertambahnya tim putri Jakarta BNI 46 ini membuat jumlah pertandingan bertambah. Kami menilai penambahan jumlah tim ini akan membuat kompetisi berjalan semakin semarak,’’ kata Hanny S Surkatty dalam keterangannya kepada media. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua V Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI menegaskan, tim putri Jakarta BNI 46 ini sebenarnya sudah bergabung sejak pendaftaran dibuka. Hanya dalam perjalanannya sempat mengundurkan diri dan akhirnya kembali bergabung. Meski terlihat ada keraguan pada tim putri Jakarta BNI 46, pihak Proliga tetap menghargainya karena tim asal ibu kota itu memastikan diri turun di kompetisi tertinggi di Tanah Air ini yang rencananya mulai digulirkan di Malang, Jawa Timur, 27 Januari nanti. ‘’Karena masih ada waktu dan memungkinkan untuk masuk satu klub lagi, maka kami terima. Sebagai pembina bola voli, bagi kami yang utama adalah kompetisi bisa berjalan lebih kompetitif dan dengan lebih banyaknya klub, sehingga lebih banyak pertandingan. Itu bagus untuk pembinaan dan atlet pelatnas tambah banyak jam terbangnya,’’ kata Hanny menjelaskan. Tim putri Jakarta BNI 46 sebenarnya bukan sebagai tim yang baru bergabung pada kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air, melainkan pada kompetisi sebelumnya yaitu musim 2015, tim milik salah satu BUMN sudah menjadi salah satu kontestan dan absen pada Proliga 2016. Selain Jakarta BNI 46, tim putri yang bakal bersaing di Proliga 2017 adalah Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Gresik Petrokimia, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Batam Sindo BVN, dan pendatang baru Bandung Bank BJB. Sementara di bagian putra ada enam tim yang bakal bersaing untuk menjadi yang terbaik yaitu Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI 46, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, dan Batam Sindo BVN. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

!!1jt+mkn+mes Dcr Tk.jarit,Tk.Patrun&Tk. Dcr Krywan Toko bs Inggris,E: Dbthkn Sgr marketing & mekanik Warung Kue Cewek, 085100801168 Cheking brpngalman utk garment maitaru.jaya@gmail.com/9347196 alat berat 081237779300 B.BP.001.01.17.0000604 B.BP.141.01.17.0000257 B.BP.001.01.17.0000292 Lam:Jl.Pemuda IV/17 T.264637 Dicari karyawati cewek Dibutuhkan Segera Staf untuk Bth Off.Admn bs Adobe,PS,CD,Ms B.BP.001.01.17.0000607 Warung laklakBali, 085103851168 Posisi Steward,Grill,Cashier, Off Bekerja dgn Web Database *Dicari tenaga Accounting B.BP.001.01.17.0000605 Server,Shop Attendant,Storage Team Work,Sabar,Fresh Grad. Wanita Brpngalaman Hub:Optimus Dicari Tenaga Tamat SMA Berpengalaman Kirim CV ke CV:raka@sourcing-bali.com Entertainment Phn:081382093377 hub.085100747466 B.BP.001.01.17.0000523 B.BP.001.01.17.0000536 hrd@letsgohogwild.com B.BP.001.01.17.0000599 Tukang Jahit Konveksi Renon Bth Supir Travel Pglm Max 35Th Tlp.081338822323 Dibutuhkan Segera Design Gaji Ok 0895700415789 B.BP.001.01.17.0000366 &Accounting Wnt H.081237772149 Graphis Skills Berpengalaman, B.BP.001.01.17.0000546 B.BP.001.01.17.0000410 Dicari: Barista Coffee,waiter, Mengerti Inggris,Shopify.CV !!!Security Officer(Min.SMU/ Bth Tkg Slep Baso Brpengalaman dan tukang masak. Email ke purchasing@pulauoutfi Sederajat) PT.G4S Security 081339574633/087862088145 Kirim CV&foto terakhir ke: B.BP.001.01.17.0000498 tters.com Services,Lamaran Langsung ke coffeshopinbali@gmail.com Bth,Security pria dan wanita B.BP.001.01.17.0000532 Jl.Pulau Saelus No.15 Sesetan B.BP.004.01.17.0000308 !Dcr Chef Indonesian Food pendidikan SMA/SMK,usia maks Dps,dari Tgl 09-31 Januari’17 !!Dcr Security&Sopir Berpglmn, Barista utk Restoran Kirim ke: 27thn.Tlp.(0361) 3450790/ Pkl.09.00-17.00 Wita Tanggung Jawab Minat Lgsg info.hrd@putribintanggroup.com 0812-3603-5887 hari kerja B.BP.001.01.17.0000139 Intervw ke Jl.D.Poso 35 Sanur B.BP.001.01.17.0000611 /Dtg Lgsg Jl.D.Poso 35 Sanur Dcr Therapist Wnt Pengalaman Telp.08123620560/082144481161 CV Berkat bth! Sales pria Ph.08123620560/082144481161 Ari Putri Hotel,Jl.Cemara B.BP.141.01.17.0000621 Hub Bp.Andre, 081235657332 B.BP.141.01.17.0000622 Sanur 081353222828 !Dicari Guru Program Adobe B.BP.004.01.17.0000433 Dcr H.Keeping Griya Sunset B.BP.001.01.17.0000258 Ilustrator Hub:08123900735 Call for Field Officer:Min.D1 Kuta Jl.Pura Mertasari V/29 **Looking for Cook,More Than B.BP.166.01.17.0000623 +Exp.1yr NGO,SIM A&C, speak Sunset Road sblh Harris Htl 3 Years Experience FB Industry “Low:Reception,Sales,Marketing, Balinese. Details & Apply at B.BP.001.01.17.0000504 SendCV:headchef@republik45.com Apoteker Email:dic@vci.co.id Bth Marketing Manager pengalahttp://careers.mitrais.com B.BP.001.01.17.0000596 / 081236239988" B.BP.004.01.17.0000279 man,Marketing,dpt gj pokok,inBth Sgr Tng Produksi B.BP.001.01.17.0000512 Cr Adm.Garmen Bs Komputer, sentive, BPJS T.0361-777782/83 Gaji min UMK Dps Min SMU/SMK. ***Dicari Grafik Designer,pria Bhs Inggris Email CV ke: hrdmkmgroup@gmail.com Hub:081935183622 max 25th,Fresh graduate.Kirim yosi.gingersnap@gmail.com B.BP.004.01.17.0000185 B.BP.004.01.17.0000298 email to:events@republik45.com B.BP.004.01.17.0000309 Bth Cpt Stff Admin,Bs Komputer B.BP.001.01.17.0000592 Cr Kryti MinSMA/SMK Suka Ank2 min SMA.Kirim CV: *Dcr Guru Kelas u/SD (2 orang) Max28Th utk Celuk&Klungkung b295.admin@gmail.com(Allianz) 1 sopir,guru playgroup u/sekoHub.081239229888 B.BP.004.01.17.0000522 lah di Dalung Hub:085100861502

Dcr Chef/Senior Cook,Bar,Wtrs Hub.081246121379/ lily_wayan@yahoo.co.id

B.BP.154.01.17.0000613

Dcr Cook Masakan Indo/Western Area Seminyak.Hub.082146181808

B.BP.001.01.17.0000620

Dcr FO Pria.Arthur.Suites/Jl. Kresna939.BlkgBRI/081337315537

B.BP.001.01.17.0000348

Dcr FO,HK,Cook,Wtr/ss Hub.Htl Prawita Legian 63/08174725308

B.BP.154.01.17.0000325

Dcr Kr/wan,SPBU Tgas Mlam,Lmr: SPBU Jl.Pura Demak/03618466431

B.BP.001.01.17.0000244

Dcr Segera Sopir&Tnaga Angkat2 Hub.085857200999,081999117599

B.BP.001.01.17.0000521

Dcr Sgr Waitress,Bartender,Cooks Experienced+Hardworker;GP+ allowance+BPJS.Lgsg the PAD bar&grill Jl.Legian 162/750541

B.BP.154.01.17.0000574

Dcr Sopir Pengalaman SIM A/B1 Hub:753800 / 08113980682

B.BP.001.01.17.0000365

Dcr Staff Wedding Pengalaman Hub:753800 / 08133963471

Cr T.borongan cetak&T.srabutan A Foreign company looking for Sbnyk2nya PT.Indocandle Jl.Tkd Graphic designer Adobe BatanghariXIV No.10/8955977-78 Illustrator,Photoshop, B.BP.001.01.17.0000606 InDesign,Photography Cri Sgr Controller Produk Spa, Good Artistic layout, CleaningService,Waitress, communication and team Hub.723593/723637/082144159869 oriented Send CV to: B.BP.001.01.17.0000253 Dbth.Sgr:Villa Manager(Pandawa robert@starborncreations.com area),Japanese Speaking Staff, phone:0361298024/081239645115 B.BP.004.01.17.0000577 Wedding Planner, Driver, A New Restaurant at BTDC Nusa Security,HK,penampilan menarik Dua Needs Staff:1Manager,2SPV, &lancar Bhs Inggris.Kirim CV: 2AsstSPV,8Waiter/ress,2Cleanhr@nagisa-bali.om, ing Srvice,2Cafetaria Staff, lina@nagisa-bali.com 2CDP,2Asst CDP,4Cook,4Asst B.BP.001.01.17.0000525 Dbthkan Housekeeping utk Guest Cook,4Stewards,2Cashier,Send CV to:awe.hausofgaga@gmail.com House di Jimbaran.Hub.08191612 B.BP.001.01.17.0000171 3231/CV ke:info@pondokadi.com Adira Finance Bth Krywn,Kirim B.BP.004.01.17.0000457 Dbthkan Salesman & Sopir SIM A Lam Jl.Letda Tantular No.1 Dps B.BP.001.01.17.0000354 Umur Maks 35Th Min SMA Krm Lam BPR SEN Mcr Krywan Bag.Acct(P) ke PT.Gunung Slamat 410188 AO(L) S1 Hub.Thamrin 23,425207 B.BP.001.01.17.0000261 B.BP.001.01.17.0000119 Dcr 12 Admin Office Support Bth Cpt staf produksi&delivery Min.SMA 0361-224818 Lam&CV ke: jus di Mengwi,Pria,Max35, bs rich.agency@gmail.com motor,bs lgs krja 085257535503 B.BP.001.01.17.0000555 B.BP.004.01.17.0000295 Dcr 7Sopir,5Sales,15 krywn/ti Bth Mrkt Es Krim Nj Besar Cbg &Kasir,Adm,Scrity,081999251555 diDps max 35th,SMU,SIM C & Mtr B.BP.001.01.17.0000566 Dcr Adm,Sopir&Gudang Lam ke CV Lmrn Jl. Fujiyama II No.5F Buluh Indah Dps,082134254035 Tristar Jl.Cargo No.24 413324 B.BP.001.01.17.0000529 njonjabesar.hrd02@gmail.com B.BP.004.01.17.0000627 Dcr Bnyk Baker (Pengalaman)dan Dbthkn Asst.Apteker/Krywti.Lam Asst.Baker(Tdk Hrs Bpengalman) ke Aptk.Qitta Jl.Ry Sesetan 12A Segera SMS ke 081999057909 B.BP.001.01.17.0000242 B.BP.001.01.17.0000499 Dcr Apoteker Penanggungjawab Dcr Sgr Driver utk Travel PBF,CV Krm Jl.Gatsu II No.11 Hub:081999086861/08113883535 Dps Sri (081805608197) B.BP.001.01.17.0000497

B.BP.001.01.17.0000547

Dicr:Arsitek,Teknik Sipil Min: S1 Ex:2Th,Accounting D3 Ex:3Th B.BP.001.01.17.0000524 Adm Gud,Kep Produksi Min:SMA PT.Gentajaya Agungkara Bth Cpt u/Kontraktor Hub:082339930603/ Adm.Gudang Min.SMA/SMK,Pglmn hrd.kontraktorbali@gmail.com 2Th,Usia Maks 30Th.Krm CV: B.BP.001.01.17.0000533 gentajaya_bali@yahoo.co.id / Distributor Unilever cr Admin Hub:Feby (085888750017) L/P SMK Sopir/Helper/Teknisi B.BP.004.01.17.0000302 -25th Lamar 0811394946,9075549 PT.PAG bth Kary Max.30Th Min. B.BP.001.01.17.0000226 D1 Acct Pglm Min.1Th ditmpatkn EraGlx:Dcr Opr Kompt bs Design di A.Yani&Cust.Service,Bs Komp krm Sunset Road D-8 H:765976 Komunikasi Baik,dtmpatkan di B.BP.004.01.17.0000619 Ns Dua email:trisna_maryanti@ Holycow Steak House, Dicari Thary Server,Host,Kasir,pnglmn/tidak yahoo.com Ph.0361423188 B.BP.001.01.17.0000290 Bawa CV lsg ke Kuta Jl.DewiSri Pembantu Wanted Immediately & Renon,Pertokoan Bajra Sandi Seminyak Some English & moto Email:hrd.h.bali@gmail.com Required Experienced in Villa.

B.BP.001.01.17.0000360

B.BP.001.01.17.0000563

Dcr;Admin Data Validasi min S1 Lk punya spd mtr surat bw ke PT.Banoli Jl.Buluh Indah 75 DPs

B.BP.001.01.17.0000564

B.BP.001.01.17.0000496

Dibthkan Sgr Sopir,handyman/ tkg serba bisa u/maintenance toko,villa(listrik,meubel dll & Security Punya SIM A, (0361) 739280/08119635284

Dcr Stf Admin(P)&Arsitek(L) Min.SMA/SMK/S1 utk Kantor Arsitek Hub:081236723118

Dcr sgr Supir(cow) +Acct (cew) u.Travel Hub. (0361) 766691/08123699996

Dibutuhkan Apoteker wanita utk Apotek Angka Jaya Jl.Maluku Dps Hub:Bintang 081233323499

B.BP.001.01.17.0000138

B.BP.001.01.17.0000552

B.BP.001.01.17.0000157

B.BP.154.01.17.0000575

Dibthkan sgr Reservasi Htl Pnglmn & Staff fasih bahasa+ tulis+Trnslate Mandarin pnglmn Excellent Holiday 8496223/4/5

B.BP.004.01.17.0000435

Dibthkn Sales/Marketing Hub. 081933114999 u/Kerobokan Dst

B.BP.167.01.17.0000531

Dibthkn Sales/Marketing Hub: 081933114999 u/Kerobokan dst

B.BP.167.01.17.0000538

B.BP.001.01.17.0000515

B.BP.166.01.17.0000626

Dcr:Salesman Oli&Ban penglmn lk punya spd Mtr surat Bw ke PT.Banoli Jl.Buluh Indah 75 DPs

Dibthkan Satpam & marketing Dana min SMA Hub:297837 BPR Suadana Jl.Raya Celuk

Dcr kasir,Staf Dapur,Waiter/ss u/Resto di Renon,081916420095

B.BP.004.01.17.0000602

Dicari: Adm.Stock,Acc.Pajak, Design Grafis. Lam ke PT. Bintang Harapan Kurnia Jl.Dewi Sri 101,Kuta telp.085100439607

B.BP.001.01.17.0000364

Dcr Massage Therapist bersertifikat/pglm u/ dipekerjakan di Hungaria. Lam bw ke Jl.Tunjung Sari L/7B Tlp.0361-413538

B.BP.001.01.17.0000516

Dicari SPG Tugas Keluar,Muda, menarik & bagian Gudang Berpenglaman,5Hari Krja.CV Email ke purchasing@pulauoutfitters.com

Dibutuhkan Tenaga Pengiriman min SMA,max.28Th,KTP/SIM Bali Kirim Lamaran ke V-Gen Memory Ged,RTC Rimo Lt.Basement 7-8 Tlp.08561070707 (UP.Billy)

Dcr PRT KTP Bali Gj min 1,7jt tdr dlm/luar Hub(085100808287)

Dcr segera PRT tinggal dalam Hub.0818351233(bukan agent)

Dcr Pembantu u/Sendiri Tinggal Didalam Hub.085857022280

Dcr sgr sales marketing (Eng)/ Security,Hub.PT.QRG 8480379/82

Dcr Pembantu u/villa di Canggu Echo Beach,berpengalaman,Bhs Inggris, Hub:0821 4479 1014

Dcr sgr! supir berpglmn Sim B1 diutamakan bujang usia 20-35th Lam lsg ke PT.Liqtro Sanurbali Jl.Pel.Benoa Gg.sinar Mutiara Indah Dps Selatan T.710971-73

B.BP.001.01.17.0000580

B.BP.001.01.17.0000368

B.BP.004.01.17.0000572

Dcr Pramuniaga,Ksir,Fresh Food & Boga,Arys Mikro Jln.Nangka Utara No.248X Denpasar Tlp.085738559532/0361-8469340

B.BP.001.01.17.0000155

Dcr Sales/Mrktg u/ Travel Hub: Jl.Trengguli Tlp.087860610358

B.BP.001.01.17.0000549

Dcr Satpam PT Crubber Latex Hub.0361766350 081238670778

B.BP.001.01.17.0000381

Dicr Spr Truk Tanky Air SIM B Adm Toko Hub.Jl.Bila No.9 Br. Dukuh Dalung Hub.081337480733 B.BP.001.01.17.0000392

B.BP.001.01.17.0000321

B.BP.001.01.17.0000417

B.BP.001.01.17.0000415

Dcr:1.HRD 2.PPIC/QC:Furniture/ Handicraft,Pria,Pglmn min 2Th, Paham SOP 3.Manager Prod,4.Web &Graphic Designer Telp.242034 Email:hrd@cushcushgallery.com

B.BP.001.01.17.0000269

Dicari Segra:Admin operasional Htl or penginapan: min D3; pengalaman:Gaji 3,5 sd 4jt: lokasi STP Nusa Dua.Email helenaliu70@yahoo.co.id Asap B.BP.031.01.17.0000560

B.BP.001.01.17.0000384

B.BP.001.01.17.0000569

Prsh.Nas bth Accounting Max 30 Th,S1 Acc,Lap.Keuangan,Teliti, Jujur,Pngalaman H:085101230893

A.BP.001.12.16.0001478

International businessman is looking for male,PA,with back ground in construction.Need to know Autocad,sketchup and basic computer programs, excellent English writing and spoken.very good office@paradise-realty-ltd.com

B.BP.001.01.17.0000454

PT.Cupumanik Graha Persada Mngjak Anda Bergbg Mnjdi Mrktg Staff:Min SMA,Bisa Komputer Internet,Inggris Passive Hub: HRD Wiwik:03618480699 info@griyaalampecatubali.com

5hrs work/day 6 days/wk call 0812.388.3960 or Whats App

B.BP.001.01.17.0000373

Req.Acct Mng Asst @Seminyak exp w/MYOB,Acct Sys, good English,team work.Pls send CV to accounts@villacoco.com T730736

B.BP.001.01.17.0000595

Salesman max 35thn,0361-464286 Jl.Tunjung Danu 3 Gatsu Timur

B.BP.001.01.17.0000126

Sebuah restoran mbthkn sgr waiter/waitress berpgl, krm CV ke Jl.Raya Canggu 176 Ph.08113867635

Italian Restoran diKuta sedang membutuhkan segera posisi”Head B.BP.004.01.17.0000617 B.BP.001.01.17.0000378 Dibutuhkan Tukang Masak,Sopir, Chef”dengan kemampuan mengatur Supir&Tng u/toko bangunan Nusa Kitchen dengan baik dan “Pizza Dua.085101404661/085102419511 Pelayan Kantin,T:0818343181 B.BP.101.01.17.0000444 Maker” dengan pengalaman. B.BP.001.01.17.0000116 Urgent Admin & FO(Front Office) Dibutuhkan sopir pribadi,Tng CV dapat di email: 1 year Exp.Team Work,fluent Serabutan tmt SMA & Tng Garden la.coccinellabali@gmail.com English, Hard Work.Send B.BP.004.01.17.0000625 tinggal didlm SMS 08123847123 hrdbali2016@gmail.com B.BP.001.01.17.0000568 Kontraktor Cr Drafter,Admin B.BP.001.01.17.0000594 Dicari 2 Tng Mekanik Mobil utk Asst.HRD,CV:sdmsastramas@gmail Urgent! Bar Waitresses,waiter, di Negara,Serius H.08123921695 .com Telp.410720 waitress,cook.Sent CV to:Mamas B.BP.001.01.17.0000387 B.BP.001.01.17.0000429 Dicari 2 orang: ahli kebunLooking for Admin,Good English, German Rest,Telp.0361754831/ taman yang bisa bekerja dan kadimamas@yahoo.co.id Social Media and team work B.BP.001.01.17.0000466 mengontrol tukang,dan tukang (based accounting)send to Urgently Needed Seek For CS kebun.comparinig@yahoo.com acc@umaandleopold.com B.BP.001.01.17.0000455 Women,Good Performance,Speak B.BP.004.01.17.0000076 English. Send CV to: Looking for Senior HousekeepDicari Driver SIM A Max.30th zandorecruitment@gmail.com ing for private villa in Semiutk Laundry Nasional Hb:769010 B.BP.001.01.17.0000491 B.BP.001.01.17.0000357 nyak,Female,Experience,Good Need Marcomm, waiter/ss, sales Dicari Resepsion utk Spa Peng. English.Call 087862014900 mktg, design grafis, HK, sprvisor. B.BP.001.01.17.0000451 Min 1Th Hrs Bs Bhs Inggris dan Send CV to Samasama Group, Low:Sales Executive Pglmn min2 Komp Gaji Sesuai Peng.Min 2,5 Jln.Bypass Ngr Rai 128 ND Th,Gaji,Bonus,Trip LN,min D3, Jt.Seminyak Hub:081999626164 HP.08123841129 Mnarik,Kndraan Prbdi,krm CV Jl B.BP.153.01.17.0000612 E:wira@samasamabali.com P.Singkep26 Dps,E:ecocarebali1 Dicari Staff laki bisa kompuB.BP.101.01.17.000028 @gmail.com T.0361221935 Urgent Urgently looking for housekeeter untuk kantor pengacara B.BP.001.01.17.0000266 Hub.081999191990 Tidur dalam ping & gardener for villa in B.BP.001.01.17.0000528 PT BPR Padma membutuhkan staff Seminyak Kuta,experienced, Legalpengl,A/O,CSkwalifikasi Dicari pria/wnt u/CS di Prsh dedicated.Male/Female CV to PT. tinggi badan min 165,berat 65, Cargo,diutamakan Bhs Inggris, Real Estate Bali.Sunset Road kulit putih cantik dan menarik, Hub: 03614791789 Barat No.107 Kerobokan Kuta B.BP.001.01.17.0000353 Driver-OG dan pejabat kredit Tel.735590 / 731999 Dicari secepatnya! Reservation untuk cabang Singaraja.Lamaran B.BP.001.01.17.0000578 Perempuan di PT Jl.Bali Tour kirim Jl.Raya Sesetan 324 Dps/ Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik, 2. T.724529 ( Senin-Sabtu) cabang terdekat Supir,SIM B1 Hub.T.Umar 142Dps B.BP.004.01.17.0000590

B.BP.001.01.17.0000565

B.BP.001.01.17.0000268

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post B.BP.154.01.17.0000614

DIJUAL RUMAH Djl/Dktr Rmh Fas Lgkp L.135 Lt2.G.Payung tlp.081237045048

Feroza SE Th’95 Ban 33 AudioFV Hr(Ng)Jln.P.Brawa 089621180532

B.BP.001.01.17.0000559

Djl Kav/Rmh Min Lok Pth Jelantik Beng Gyr Hub.085100923748

Xenia’06 Xi Sporty Slv 95Jt Nego Pemilik 081339106622

Djl Rmh Pgr Jl.Ry Utama Taman Jimbaran LT1,44 LB75,Lt1,Grs. Hb:08179797172/081999007471

DAIHATSU

Daihatsu Ceria 2003,Seminyak 39jt Hub.085739209947

2A@Jl.Utama Ketewel,8m Aspal Hdp Tmr,50m drByPas,0817340222

B.BP.001.01.17.0000380

BU.2,5A Gatsu VIL,LD.12,5x20m2 Hub.082146575222/TP

B.BP.001.01.17.0000597

B.BP.001.01.17.0000573

Dijual Tanah Pinggir Sungai Petanu Ubud-50A T.081999701666

B.BP.001.01.17.0000413

B.BP.001.01.17.0000598

HONDA

B.BP.001.01.17.0000520

Dijual Tanah Seluas 25Are view Bagus Seberang Strobery Hotel ,Bedugul,H.0811393423

B.BP.001.01.17.0000343

Honda Brio Satya E’2014 Putih KM 15 Velg 16" 085100059212 BU

Jl Rmh di Mahendradata Grahadi 2Lt,LT 130 H985Jt 081805359888

Honda Civic Thn 2001 Silver VR18,Audio 081999282414

Jl.Rmh di Prm Grahadi Ubung LT70 LB54 H.575Jt.081238441914

B.BP.001.01.17.0000571

B.BP.001.01.17.0000518

Dijual Tnh 2Are Jln Dewisri Batubulan Telp.081337407548

B.BP.001.01.17.0000248

B.BP.001.01.17.0000558

DIJUAL TANAH Jual Tanah 6A,Jln utama Bajera Tabanan Hub:085101889966 BUC

ARSITEKTUR CAN Trm Gambar Bangunan Renovasi Pengawasan T/WA085333056899

Jual Tnh JlKayujati GgSriDarma Oberoi Blkg SeminyakSquare/ Seminyak Village Plaza 4,3Are 2,3M/Are Nego Hub.08123568648

HEWAN Anjing Bully Umr 2 Bln,sdh Vaksin Rp.2Jt,081999282414

B.BP.001.01.17.0000610

B.BP.001.01.17.0000411

B.BP.001.01.17.0000502

B.BP.001.01.17.0000550

Jual Tnh dpn Pantai Mandalika Kuta Lombok (Beach Frontland) LT2695m2 @4Jt SHM IMB Toplocation Hub.08123568648

KONTAK JODOH Duda 50Th Mapan Cari Gadis/Jnd Baik2 Cantik Tdk bw Anak,Hindu Serius,Siap Nikah,085205293535

B.BP.001.01.17.0000551

A.BP.001.12.16.0001448

Tnh 3,6A di Pagutan Batubln & DISEWAKAN RUMAH Djl Tanah Bonus Rumah LT.2,5A B.BP.001.01.17.0000501 RUPA-RUPA B.BP.001.01.17.0000249 P.Sambian 1,2A 085737952021 TP Jual G.Vitara Th13Putih Manual Jl.Tkd.Yeh Aye 98 dpn Jala FC Kont Rmh 3KT,3KM,listrik 3500W TOYOTA Mobilio RS AsDK 2014 Velg 17 Rmh L.Tnh 1,23m2 Lok Prm Dawas Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Pas B.BP.001.01.17.0000582 AsDK LowKM Hub.083114661866 087761820501 bs TT Mbl+Harley PDAM,Lok Jl.Mawar 30,P.Moyo PeRush S’11 M/T Putih 100% Orisnl Jok Mbitek H.179Jt 08123930189 Indah Listrik 2200+PDAM Hr. por Sy Bntu Murah 081999121505 B.BP.001.01.17.0000507 B.BP.001.01.17.0000583 Tnh Kav Baru 1A+2A Lok Canggu dungan,081337021550/0811387796 B.BP.001.01.17.0000352 Mulus Tgn I Hub.085238202000 B.BP.001.01.17.0000129 600Jt(Ng) Hub: 081999270475 X-Over 2007 Mls,Orange Hub. Jl. Djl Tnh 2A Jl.Sekar Tunjung XV Hr/A 425 Jt (Ng)081999270475 B.BP.001.01.17.0000567 B.BP.001.01.17.0000548 SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th B.BP.001.01.17.0000556 JEEP DISEWAKAN TEMPAT B.BP.001.01.17.0000557 Kecubung Gg.Kasna 17 Dps GatsuTimur 550JtNg085339918985 SINGARAJA Rmh Lt2 4KT3KM LT147m2 LB120m2 NPWP PasportHP.081.338.344.155 Evoque th’12 Lux Dinamic Putih B.BP.001.01.17.0000509 B.BP.001.01.17.0000535 DICARI MOBIL Dikontrkn Tmpt u/Usaha & Jual B.BP.001.01.17.0000128 Dikont:4 Km Tidur,Jl.Linga 12B SINGARAJA Jl.T.Yeh Aya Renon082237096011 Mulus spt baru Hub.08123872602 Djl cepat Tnh L.36 are daerah TOYOTA Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Alat2 Salon Second,Jl.Ratna 97 Spesial kerjakan cat tmbk,pltr B.BP.001.01.17.0000530 B.BP.001.01.17.0000584 dekat SPN Sgr Hub.0811398154 Djl Tnh Kebun Kopi 1Ha Lok.Kec Kodya Dps Hub.081338941148 All New Avanza G’12 silver B.BP.001.01.17.0000443 Tanah+Bangunan LT1,9Are Jl. Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 NISSAN B.BP.001.01.17.0000012 Busungbiu Sgr,Bll.087762664377 Hub:081999123468/085237574483 texur&plapon dll,087761696124 H.139jt Jl.Soka T.0817555449 B.BP.001.01.17.0000608 B.BP.164.01.17.0000587 Kenyeri 3 Pinggir Jalan Utama B.BP.001.01.17.0000356 Nissan Evalia 1.5SV’2012 Hitam B.BP.001.01.17.0000519 Jl Tnh 3H Lok Pnck Mundi Ns PeDIJUAL TANAH B.BP.001.01.17.0000603 1.450Jt Nego TP 081337776168 KEHILANGAN DK Jl.Perintis Kav3B Pemogan Avanza S’09 htm,istmw,GrandMax DIJUAL MOTOR !!!Canggu 5A,10A,7A Full View nida,1A Kebo Iwa,082147902888 DISEWAKAN GUDANG B.BP.001.01.17.0000510 DISEWAKAN BANGUNAN B.BP.001.01.17.0000527 B.BP.001.01.17.0000586 Telah Hilang Sertifikat Tanah P.Up 12 htm asDK,081338417222 Swh cck Vila Tng 081246976068 Sewa Gudang,Rk Baja,Baru,Jln KAWASAKI Dikontrakkan Bangunan Lt.2 DISEWAKAN RUKO B.BP.154.01.17.0000609 SUZUKI Jual Tanah Kavling di Jl.Tkd. A.BP.001.12.16.0001329 SHM No.1796/Pohsanten Luas 107 Sekar Jepun 3/1,LT/LB 400/300 Djl Ninja ABS’2014 Akhir Wrn Jl.P.Moyo 25X & Jl.Jempiring Dikont Ruko Lt2 Jl.Ry Pdng Djl Z Ertiga’14 Pth AsliDK 143jt Djl Murah Velfire’11Htm,KM20Rb !Canggu 10A(290/A)cckVila view Balian Renon LT101m2 dan 116m2 70 m2 AN Ida Ayu Bliagawatirai H.135Jt/Th HP:082127767888 21 Dps,Hub.0817564799 Jln.Sutomo 34,081338094049 DK,4Cam,495Jt Ng, 085102510222 Hijau Full Modif H087760477733 Luwih No.210 Hub.081805372020 Swh Kunci Akses 081999121666 Hub.08113933338/08123865819 Hub.0857519725 B.BP.164.01.17.0000589

B.BP.001.01.17.0000581

SERVICE

SERVICE

A.BP.001.12.16.0001521

B.BP.001.01.17.0000490

SERVICE

SERVICE

B.BP.166.01.17.0000624

AC

B.BP.004.01.17.0000585

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0000400

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0000374

B.BP.159.01.17.0000503

BIRO JASA

RUPA-RUPA


EKONOMI

18

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Revitalisasi Pasar Rakyat

Kemenkop Kucurkan Rp 80,7 Miliar

Bali Post/ant

MELEMAH - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (6/1) sore bergerak melemah sebesar 30 poin. Rupiah menjadi 13.372, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.342 per dolar AS.

Rupiah Melemah 30 Poin

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (6/1) sore bergerak melemah sebesar 30 poin. Rupiah menjadi 13.372, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.342 per dolar AS. ‘’Nilai tukar dolar AS bergerak menguat menjelang rilis data perekonomian Amerika Serikat,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, di Jakarta, Jumat kemarin. Pelaku pasar, lanjutnya, sedang memantau beberapa data perekonomian Amerika Serikat, meliputi laporan data tenaga kerja yang diestimasi membaik. Estimasi itu cukup mampu menggerakkan harga dolar AS bergerak positif terhadap mayoritas mata uang utama dunia.

Ia mengemukakan, estimasi kalangan analis terhadap data upah rata-rata per jam di Amerika Serikat naik sebesar 0,3 persen. Tingkat pekerjaan bertambah 175.000 di bulan Desember, dan tingkat pengangguran juga diestimasi naik menjadi 4,7 persen. Analis Research Analyst FXTM Lukman Otunuga menambahkan, ketidakpastian besar tentang bagaimana kebijakan Donald Trump terhadap ekonomi AS membuat investor di pasar negara berkembang masih gelisah. Kendati demikian, menurutnya, apresiasi dolar AS relatif terbatas, mata uang yang menguat drastis memiliki risiko, karena dapat menciptakan situasi keuangan lebih ketat dan memengaruhi aktivitas dan pertumbuhan ekonomi AS. (ant)

Jakarta (Bali Post) Revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat merupakan agenda prioritas sebagaimana agenda Nawa Cita Presiden Jokowi. Karena itu, pemerintah menargetkan bisa merevitalisasi 5.000 pasar rakyat hingga 2019 mendatang. ‘’Tahun 2016, kita berhasil merevitalisasi 85 pasar rakyat dengan anggaran Rp 80,7 miliar,’’ kata Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta, di Jakarta, Jumat (6/1) kemarin. Kemenkop dan UKM, kata Wayan Dipta, ditargetkan berkontribusi merevitalisasi sebanyak 1.075 pasar rakyat hingga akhir 2019 mendatang. Tahun 2015 lalu, katanya, Kemenkop dan UKM berhasil merevitalisasi sebanyak 64 pasar rakyat. ‘’Sejak tahun 2003 lalu sampai 2016, Kemenkop dan UKM telah melakukan revitalisasi terhadap 681 pasar rakyat di 372 kabupaten/kota,’’ ungkap Dipta. Dalam rangka peningkatan akses pasar bagi produk KUMKM, Dipta mengatakan, pihaknya telah melakukan promosi produk di dalam dan luar negeri. Tahun lalu, katanya, sebanyak 500 KUMKM yang dipromosikan di dalam negeri, dari target

tersebut berhasil dipromosikan 637 KUMKM atau mencapai 127 persen. Demikian juga untuk promosi luar negeri, di mana periode sama telah melakukan promosi terhadap 152 UKM atau mencapai 101 persen dari target 150 UKM. ‘’Dari program promosi tersebut, terjadi transaksi ritel dan order on site mencapai Rp 88,5 miliar,’’ jelas Dipta. Menanggapi standardisasi dan sertifikasi produk UMKM, Dipta menjelaskan, tahun lalu berhasil memfasilitasi standardisasi dan sertifikasi sebanyak 1.352 UMKM atau 112 persen dari target sebanyak 1.315 UMKM. Fasilitasi yang diberikan, katanya, terdiri dari 1.000 UMKM

untuk sertifikat Hak Cipta, 237 UMKM untuk sertifikat Merek dari Target 200 UMKM, 75 UMKM untuk sertifikat Halal, dan 40 UMKM memperoleh sertifikat SNI dan ISO. Dari produk UMKM yang telah disertifikasi itu, tambah Dipta, terdapat 29 UMKM di 25 provinsi yang tergolong heritage di antaranya ada di Bali, seperti produk kue pie susu, kebaya endek bordir khas Bali, serta industri spa. ‘’Kegiatan standardisasi dan sertifikasi memberikan dampak pada peningkatan omzet rata-rata Rp 10 - 15 juta per bulan/ UMKM, dan peningkatan penyerapan tenaga kerja rata-rata dua orang perUMKM,’’ paparnya. (010)

“Selama ini yang meneliti beda, kemudian mengembangkan beda lagi, dan produksi juga demikian. Maka kedepannya semua harus sinergi diproduksi swasta dan BUMN melalui penelitian awal dari Balitbang Pertanian,” kata Amran. Amran juga menjelaskan baru-baru ini ada peneliti yang gajinya hanya Rp 4 juta, namun dapat royalti dari penemuan alat sebesar Rp 2,6 miliar. Dan pendapatan tersebut barulah uang awal. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendorong agar Indonesia bisa mengekspor alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui sinergi karya anak bangsa. (ant)

Denpasar (Bali Post) Jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) pada September 2016 di Bali mencapai 174, 94 ribu orang (4,15 persen). Persentasenya turun sebesar 3,24 ribu orang dibandingkan penduduk miskin Maret 2016 yang berjumlah 178,18 ribu orang (4,25 persen). Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Adi Nugroho, belum lama ini, menyampaikan selama periode Maret 2016 - September 2016 terdata jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sebanyak 3,24 ribu orang dari 96,98 ribu orang pada Maret 2016 menjadi 93,74 ribu orang September 2016. Sedangkan jumlah penduduk miskin di pedesaan tidak mengalami perubahan. Selama periode Maret-September 2016, garis kemiskinan naik sebesar 2,19 persen dari Rp 338.967 per kapita per bulan Maret 2016 menjadi Rp 346.398 per kapita per bulan September 2016. “Dengan memperhatikan komponen garis kemiskinan (GK) yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM), terlihat peranan komoditas makanan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan,” ujarnya. Besarnya sumbangan GKM terhadap GK Maret 2016 sebesar 69,15 persen, mengalami penurunan menjadi 68,94 persen pada September 2016. “Komoditas makanan berperan jauh lebih besar terhadap pembentukkan Garis Kemiskinan dibandingkan komoditas bukan makanan. Namun komoditas makanan yang memberikan sumbangan terbesar pada Garis Kemiskinan September 2016, baik di perkotaan maupun di pedesaan pada umumnya sama,” imbuhnya.

Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan September 2016 tercatat sebesar 68,94 persen, sedikit mengalami penurunan dari Maret 2016 yang tercatat 69,15 persen. Sumbangan garis kemiskinan non makanan pada garis kemiskinan September 2016 sebesar 31,06 persen, meningkat dibandingkan kondisi Maret 2016 yang tercatat sebesar 30,85 persen. (kmb42)

Makanan Sumbang 68,94 Persen Kemiskinan

Denpasar (Bali Post) Asita (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) meminta kepada pemerintah agar program bebas visa dievaluasi. Evaluasi yang dimaksud adalah wisatawan asal negara mana yang tidak meningkat jumlah wisatawannya, nah itulah yang dievaluasi. ‘’Kalau jumlah wisatawannya naik, bukan dievaluasi, tetapi bagaimana kinerja diperbaiki, pengawasan dilakukan, sehingga maksud kita ini bisa berjalan dengan baik,’’ terang Ketua Umum Asita Pusat H. Asnawi Bahar, M.Si., Kamis (5/1). Dari 169 negara Bebas Visa Kunjungan (BVK), menurutnya, yang efektif sekitar 50-60 persennya. Negara-negara lain seperti Afrika, menurutnya, jumlah tamunya tidak ada kenaikan ataupun penambahan. ‘’Jadi saya pikir itu yang harus dievaluasi. Saya tidak setuju bebas visa dicabut tapi setuju dievaluasi. Dan yang dicabut hanya negaranegara mana yang tidak memberikan kontribusi pada kita,’’ tegasnya. Sejauh ini ia melihat negara yang menunjukkan peningkatan wisatawan

cukup tajam yaitu Timur Tengah, India, Cina. Sedangkan Australia memang pasar tradisional Indonesia. Selain Australia, pasar tradisional Indonesia adalah ASEAN, Eropa. ‘’Sekarang Cina naik jadi nomor 2. Dulu Australia nomor 2, ASEAN nomor 1, tapi sekarang ASEAN tidak ada pertumbuhannya malah turun, Australia nomor 3,’’ bebernya. Mengingat target kunjungan wisman 15 juta tahun 2017, maka perlu dibangun pasar-pasar baru karena pekerjaan mendatangkan wisman 15 juta menurutnya tidak mudah. Tak sedikit wisman yang masuk ke Indonesia, masuk menggunakan biro perjalanan ilegal. ‘’Mereka menggunakan biro-biro, entah dari mana, mungkin juga asing, tanpa menaati aturan di dalam negeri,’’ katanya. Seharusnya, katanya, biro perjalanan yang datang dari luar negeri ketika masuk ke Indonesia harus bekerja sama dengan biro perjalanan lokal. Sebab, ketika biro perjalanan Indonesia membawa tamu ke luar negeri, diharuskan menggunakan minimal guide lokal. (kmb42)

Tarif PNBP Berlaku karena Sudah Ditandatangani

Penemu Teknologi Pertanian Dijanjikan Royalti

Jakarta (Bali Post) Kementerian Pertanian akan memberikan royalti bagi para peneliti atau penemu teknologi yang dapat diterapkan dalam peningkatan produksi pertanian. ‘’Semua penemu akan mendapatkan royalti sebesar 2,5 persen dari total produksi bukan dari keuntungan,’’ janji Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta, Jumat (6/1) kemarin. Ia memberikan target akan mencoba memproduksi sebanyak seribu teknologi pertanian pengolahan. Dan akan ditingkatkan produksinya setiap penemuan mesin dan alat pertanian. Amran menginginkan semua diolah melalui sinergi antara pihak swasta dan juga BUMN.

Asita Minta Bebas Visa Dievaluasi

Bali Post/eka

SORTIR CABAI - Pedagang tengah menyortir cabai yang dijualnya di Pasar Adat Kapal, Badung. Harga cabai di sejumlah pasar melambung tinggi, bahkan sempat menembus ratusan ribu per kilogramnya. Tingginya harga cabai tersebut dikarenakan pasokan dari petani menurun. Ini merupakan dampak dari kondisi cuaca buruk yang mengakibatkan banyak cabai busuk sebelum panen.

BI Bina Petani Cabai

Denpasar (Bali Post) Dalam rangka mengantisipasi inflasi komoditas cabai, Bank Indonesia (BI) telah melakukan survei ke beberapa wilayah di Bali. Termasuk juga melakukan binaan kepada petani cabai di beberapa wilayah Provinsi Bali. Azka Subhan, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, mengatakan BI memi-

liki binaan cabai merah besar di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem. Dari survei yang dilakukan, terungkap jenis cabai yang mengalami inflasi adalah cabai merah kecil yang disebutnya cabai Klungkung. Maka dari itu ia menyarankan masyarakat untuk memakai jenis cabai lain, seperti cabai merah besar atau cabai lombok.

Dari segi harga, diketahui harga cabai di petani cukup bagus yaitu Rp 75.000/kg. Hanya mengingat BI memiliki tugas menjaga inflasi, sehingga di sisi lain BI merasa dilema dengan harga cabai yang tinggi. Ke depan untuk memecahkan masalah tersebut, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) Bali. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap berlaku karena sudah ditandatangani. “Begitu sudah ditandatangani ya… berlaku, tidak harus ditarik lagi,” kata Wakil Presiden Yusuf Kalla di Jakarta, Jumat ((6/1) kemarin. Wapres mengatakan, PNBP memang selalu dievaluasi setiap jangka waktu tertentu. Wapres juga menyebutkan bahwa tentu sebelumnya sudah ada komunikasi antara kementerian terkait. “Karena itu, dalam bentuk PP jadi yang memutuskan presiden. Jadi memang pasti bukan polisi yang memutuskan, bukan menkeu yang memutuskan. Karena bentuknya PP atau perpres,” kata Wapres. Peraturan tersebut di antaranya penambahan atau kenaikan tarif untuk pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, dan surat izin serta STNK

lintas batas negara. Untuk kendaraan roda dua dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000, sementara untuk roda empat dari Rp 75.000 menjadi Rp 200.000 dan kenaikan tarif juga berlaku untuk penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru dan ganti kepemilikan (mutasi). Besaran tarifnya dari Rp 80.000 untuk roda dua dan tiga menjadi Rp 225.000 dan kendaraan roda empat dari Rp 100.000 menjadi Rp 375.000, kemudian semua tarif baru tersebut mulai diberlakukan 6 Januari 2017. (ant)

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Bali Post/ant


19

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

Pengisian Jabatan Dari Hal. 1

‘’Dari proses penyitaan di Klaten, diindikasikan banyak pihak terkait pengisian jabatan ini, yang harus didalami lebih lanjut juga mengenai catatan keuangan yang didapat saat penggeledahan karena KPK menduga tidak hanya satu dinas saja yang terlibat,’’ ungkap Febri. KPK sudah menggeledah rumah dinas Bupati, rumah pribadi Bupati, rumah satu satu saksi, kantor Bupati, kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan kantor Inspektorat. Dalam perkara

ini Sri disangkakan Pasal 12 huruf a dan atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Sementara tersangka pemberi suap adalah Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Klaten Suramlan dengan sangkaan Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20

Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal tersebut mengatur tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya dengan ancaman pidana paling singkat satu tahun dan lama lima tahun ditambah denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta. (ant)

Rencana Reklamasi Dari Hal. 1

Ia mengatakan, pemerintah segera memfasilitasi pertemuan kedua lembaga ini di Jakarta. ‘’Secepatnya World Bank dan Unud kami fasilitasi bertemu di Jakarta untuk melakukan kajian terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Tak hanya itu, kajian juga menyangkut infrastruktur Bali, termasuk jalan lingkar Bali,’’ tegasnya. Ia belum memastikan ka-

pan batas akhir kajian ini harus kelar. Pihaknya juga mengaku telah bertemu dengan Rektor Unud terkait hal ini. ‘’Kami ingin yang terbaik dari rencana tata kelola kawasan pesisir ini. Kajian independen ini kami harapkan bisa mengakhiri polemik yang ada,’’ tegasnya. Ditegaskannya, apa pun nanti hasil kajian kedua lembaga ini tentu akan tetap disosialisasikan kepada publik. ‘’Layak atau tidak itu

Dalam Kesulitan Dari Hal. 1

‘’Anak-anak dalam keadaan baik dan menikmati asrama meskipun Harry terusmenerus dalam kesulitan!’’ tulis Putri Diana dalam satu surat pada 17 Oktober 1992. ‘’Kami pergi ke Korea pada bulan November jadi tempat yang bagus untuk berbelanja Natal!’’ tambahnya. Surat dari Kensington Palace tersebut dijual seharga 2.978 dolar AS oleh rumah lelang Cheffins Fine Art, Kamis lalu. Catatan lain dikirim

hanya beberapa hari setelah kelahiran Pangeran Harry pada 1984. Dalam surat tersebut Diana menjelaskan ‘’waktu bahagia’’, Sky News melaporkan. ‘’William memuja adiknya dan menghabiskan seluruh waktu bersama Harry dengan ciuman dan pelukan yang tak habis-habis, hampir tidak membiarkan orangtuanya mendekat!’’ katanya. Surat itu dilelang seharga 3.972 dolar AS. Sementara surat yang dibuat tahun 1992 di mana Putri Diana berterima

Tidak Layak

Dari Hal. 1

Adapun hasil kajian dari keempat aspek itu seluruhnya dinyatakan tidak layak. Ini berarti, rencana reklamasi di perairan Teluk Benoa memang tidak layak untuk diteruskan. ‘’Setelah ada hasil, kemudian ada pembahasan, baik oleh tim pengkaji dan tim reviewer yang ada, kesimpulannya hasil dari

kajian ini (rencana reklamasi Teluk Benoa - red) tidak layak untuk diteruskan,’’ kata Suastika. Pernyataan Suastika dipertegas oleh Satriawan. Secara substansi, katanya, keempat aspek, baik aspek teknis, lingkungan, sosial-budaya dan ekonomi-finansial, dinyatakan tidak layak oleh tim reviewer. Apabila salah satu aspek saja dari keempat

Aktor Kunci

Dari Hal. 1

Dia merupakan salah satu aktor kunci ketika Leicester menciptakan kejutan tahun ini, mencetak 17 gol dalam prosesnya,’’ demikian pernyataan CAF. Mahrez (25) merupakan pemain kelahiran Pran cis ketiga yang memenangi penghargaan ini, setelah Frederic Kanoute dan Au-

bameyang, dan pemain internasional Aljazair ketiga sejak Lakhdar Belloumi pada 1981 dan Rabah Madjer pada 1987. Ini merupakan ketujuh kalinya dalam sembilan tahun, pemenang penghargaan ini datang dari klub Liga Inggris. ‘’Saya ingin berterima kasih kepada rekanrekan setim di Leicester dan Aljazair dan para pelatih

tergantung kajian dari World Bank–Unud. Hal itu tentu akan disikapi bersama setelah kajian keluar,’’ ujarnya. Seperti diketahui sebelumnya, Unud juga telah pernah melakukan kajian rencana reklamasi Teluk Benoa. Kajian itu diminta oleh PT TWBI yang berencana melakukan reklamasi di kawasan itu. Unud pun telah mengeluarkan hasil kajiannya yang menyatakan reklamasi Teluk Benoa tidak layak. (kmb32)

kasih kepada Dickman atas dukungannya setelah kematian ayahnya itu dijual seharga 3.724 dolar AS. Juru bicara Cheffins menggambarkan surat tersebut sebagai ‘’koleksi historis penting dari surat kerajaan dan memorabilia,’’ dalam sebuah email kepada FoxNews.com, mengutip mantan anggota staf rumah tangga Istana. Putri Diana meninggal pada Agustus 1997 setelah mengalami cedera fatal dalam kecelakaan mobil di Paris. (ant)

aspek itu dinyatakan tidak layak, maka kesimpulan umumnya adalah tidak layak. ‘’Ini tegas tidak layak. Dalam KAK (Kerangka Acuan Kerja - red) itu ada tiga kesimpulan yakni layak, layak bersyarat dan tidak layak. Kita mengambil jalan yang tegas. Kalau memang layak ya... layak, kalau tidak layak ya... tidak layak,’’ tegasnya. (Pusat Data)

saya. Ini merupakan suatu kehormatan besar untuk saya,’’ kata Mahrez setelah menerima penghargaan. Pemain Manchester City Kelechi Iheanacho terpilih sebagai Pemain Afrika dengan bakat paling menjanjikan, dan pemain Arsenal Alex Iwobi memenangi penghargaan Pemain Muda Terbaik Afrika, demikian dikutip dari Reuters. (ant)

Bali Post/ant

PULOMAS - Tersangka kasus perampokan dan pembunuhan, Ridwan Sitorus alias Ius Pane (kiri), mengikuti prarekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan Pulomas di Jakarta, Jumat (6/1) kemarin. Sebanyak 71 adegan diperagakan dalam pra-rekonstruksi tersebut untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Pemerintah Berencana Bangun Kembali Badan Pengawas Orang Asing Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukkam) Wiranto mengungkapkan Indonesia tidak lagi memiliki Badan Pengawas Orang Asing (Badan Pora) karena sudah dibubarkan sejak terbitnya UU Imigrasi. Namun, saat ini keberadaan lembaga tersebut dianggap penting setelah munculnya polemik banyaknya warga negara asing (WNA) ilegal yang dianggap mengancam tenaga kerja lokal. Keinginan itu muncul saaat Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan menggelar rapat koordinasi bersama segenap jajarannya untuk merumuskan kembali agar pergerakan orang asing ke Indonesia dapat termonitor. ‘’Itu sudah kita putuskan untuk kita bangun kembali,’’ kata Wiranto usai rapat koordinasi di Kemenko Polhukkam, Jakarta, Jumat (6/1) kemarin. Dengan memonitor perg-

erakan orang asing ke Indonesia dengan tujuan dan maksud tertentu, pemerintah dapat selalu mengendalikan pergerakan WNA di Tanah Air. ‘’Sehingga mereka (orang asing) tidak kemudian menjadi bagian dari masuk ke Indonesia untuk maksud-maksud tertentu. Apakah terorisme atau kemudian tenaga kerja ilegal, apa kemudian pergerakan narkoba dan sebagainya,’’ imbuhnya. Wiranto menjelaskan, dari pembahasan rapat mengenai isu masuknya tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Cina yang santer terdengar diperoleh kesimpulan bahwa datangnya TKA asal Cina secara terstruktur dan dalam jumlah yang sangat banyak tidak benar. ‘’Harus kita bedakan antara isu atau hoax dengan realitas. Ternyata setelah kita kumpulkan para menteri dan lembaga terkait, kita pastikan bahwa ketakutan kita akan adanya upaya sistematis dan terencana mengenai datangnya tenaga

kerja asing dari Cina secara terstruktur itu tidak benar,’’ ujarnya. Wiranto mengatakan TKA ilegal yang datang ke Indonesia menggunakan visa turis terus dimonitor, bahkan diamankan. Wiranto menegaskan jumlah TKA ilegal asal Cina tersebut tidak sampai puluhan juta. ‘’Karena, baik dari sisi jumlah, sisi skill yang datang, kemudian dari sisi langkah-langkah upaya kita untuk terus memonitor mereka-mereka yang nyata-nyata menggunakan dalih turis kemudian kerja dan sudah

ditangkap dan sebagainya. Itu memang menunjukkan bahwa jumlahnya belum seperti yang dibincangkan, ya… sampai puluhan juta dan sebagainya,’’ tegasnya. Hadir dalam rapat tersebut jajaran Kemenko Polhukkam antara lain Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Wakapolri Komjen Sjafruddin, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menlu Retno LP Marsudi, Menaker Hanif Dhakiri, Menhub Budi Karya Sumadi, serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. (kmb4)

Sabtu, 7 Januari 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag (5) 06.35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar Wirata Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar Menggambar Iguana 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV

11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Pesraman Pemangku & Serati bag (5) 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong Optimis Perkembangan Ekonomi 13.00 Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Home Shopping 14.30 Yowana Magz 15.05 Parameter 15.30 Bali Channel Tourist TV & Etalase 16.05 Lila Cita Sanggar Sawitri (2)

17.05 Prita 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Banjar Bali Quiz 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Ngeseng Waringin Desa Pakraman Panjer (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sanggar Tari Agung (2) 23.00 Solusi Alternatif Herbal Putih 23.30 Folksong 24.00 Lejel Home Shopping

Banyak Trik Ilmu Ilusi Harus Dikeluarkan Ghatotkacha

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Dua Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

GHATOTKACHA lalu dengan cepat turun dari langit. Dia terlihat sedang berdiri, memakai baju zirah di atas keretanya yang dihiasi dengan emas. Setelah mengelilingi bumi dan langit, semua titik arah mata angin dengan dibantu kekuatan mayanya. Kemudian Ghatotkacha mendekati kereta Karna, putra Hidimva itu dengan anting-antingnya yang bergoyang-goyang, tanpa takuttakut menyapa putra Suta itu. Oh baginda ‘’Tunggulah sebentar, oh putra Suta. Ke mana engkau akan pergi dengan nyawamu, engkau tidak bisa menghindari aku. Hari ini aku akan ke medan pertempuran, mengakhiri keinginanmu bertarung.’’ Setelah mengucapkan kata-kata ini, rakshasa yang keberaniannya luar biasa itu dan memiliki mata merah seperti tembaga itu meloncat tinggi ke angkasa lagi sambil tertawa keras. Seperti seekor singa menyerang seekor pangeran gajahgajah. Ghatotkacha mulai menyerang Karna, dengan cepat menuangkan hujan anak-anak panah, yang masing-masing ukurannya

sebesar aksha sebuah kereta. Sungguh, dia menuangkan hujan anak-anak panah kepada Karna, banteng di antara para prajurit kereta Kuru itu. Serangannya seperti sebuah awan mencurahkan aliran air hujan di sebuah gunung. Namun, Karna dengan keberaniannya menghancurkan hujan anak-anak panah itu dari jauh. Setelah menyaksikan ilusinya itu dihancurkan Karna, oh banteng keturunan Bharata, Ghatotkacha sekali lagi menciptakan sebuah ilusi dan membuat dirinya sendiri tidak kelihatan. Dia menjadi sebuah gunung tinggi dengan banyak puncaknya. Gunung itu berlimpah berisi pohon-pohon tinggi. Dari gunung itu secara terus-menerus keluar aliran tombak-tombak, lembinglembing, pedang-pedang dan tongkat-tongkat. Setelah melihat gunung itu menyerupai sebuah kumpulan batu serawak yang perkasa, dengan alirannya berupa senjata-senjata dahsyat di angkasa. Karna sangat tenang dan tidak terguncang sama sekali. Karna

pun tersenyum beberapa saat, dia memanggil hadir sebuah senjata surgawi. Karna mulai memotong dengan senjata tersebut. Gunung yang sangat besar itu dihancurkan. Kemudian dia menyerang Ghatotkacha, yang menjadi sebuah awan biru dengan sebuah pelangi tampak di angkasa. Karna kembali mengucurkan hujan panah. Putra Vikartana, Karna, yang juga dipanggil dengan nama Vrisha, yang utama dari semua orang yang mengetahui senjatasenjata itu membidikkan sebuah senjata saktinya yang disebut Vayavya. Karna melakukan kosentrasi, dan kemudian melepas senjata tersebut menghancurkan awan panah itu. Setelah menutupi semua tempat di arah mata angin itu dengan panah-panah yang tak terhitung jumlahnya, dia menghancurkan sebuah senjata yang telah dibidikkan kepadanya oleh Ghatotkacha. Putra Bhimasena yang perkasa itu kemudian tertawa dengan kerasnya. Sekali lagi memanggil hadir sebuah illusi yang sangat

kuat untuk melawan prajurit kereta perkasa itu, Karna, sekali lagi melihat yang utama dari para prajurit itu, yaitu Ghatotkacha, tanpa takut-takut mendekatinya. Ghatotkacha dengan ilmu ilusinya tampak dikelilingi sejumlah besar para rakshasa. Mereka menyerupai singa-singa, macanmacan, gajah-gajah sedang marah. Bahkan beberapa menunggangi gajah. Beberapa naik kereta dan

berada di atas punggung kuda. Semua bersenjatakan berbagai macam senjata dan memakai berbagai macam baju zirah, berbagai macam perhiasan. Kenyataannya, setelah melihat Ghatotkacha yang dikelilingi para rakshasa dahsyat itu, seperti halnya Vasava dikelilinngi para Marut, pemanah perkasa, Karna, itu mulai bertarung dengan dia dengan sengitnya. (bersambung)

Sloka 11.36 Arjuna uvaca: sthane hrsikesa tava prakirtya jagat prahrsyaty anurajyate ca raksamsi bhitani diso dravanti sarve namasyanti ca siddha-sanghah Oh Kreshna! Benar-benar dunia ini berbahagia menyaksikan kekuasan-Mu yang tanpa batas, dan memuja-Mu. Para raksasa yang ketakutan akan bentuk-Mu lari tunggang-langgang, dan para siddha bersujud pada-Mu.


balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 7 Januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Perajin Ukiran Bias Malela di Serokadan

Terima Orderan hingga ke Luar Bali KERAJINAN ukiran bias (pasir) malela berkembang cukup pesat di Kecamatan Susut. Salah satunya di Banjar Serokadan Desa Abuan. Jika dulunya kerajinan ini hanya digeluti beberapa orang, namun kini seiring tingginya permintaan pasar, kerajinan ukir stil Bali berbahan baku pasir hitam ini sudah ditekuni oleh puluhan warga setempat.

Tri Puspa

Menjaga Hubungan Baik

DI AWAL 2017 ini, sebagian besar penyanyi Bali berlomba-lomba merilis album. Berbeda dengan penyanyi asal Jembrana, Tri Puspa. Meski sudah malang-melintang di blantika musik Bali, ia belum berniat menggarap sebuah album. Meskipun sempat mengeluarkan lagu ‘’Silap-silap’’ yang dikemas dalam balutan remix music, namun ia masih merasa puas dengan karya-karya album sebelumnya. Karyanya kerap berbuah manis, namanya pun tetap bertahan di blantika musik Bali lewat tema-tema lagu yang diminati penikmat lagu Bali. Sebab, yang terpenting bagi perempuan kelahiran Jembrana, 7 Juli 1983 silam ini adalah menjaga hubungan baik dengan penikmat lagu Bali sebagai ajang menerima aspirasi untuk menciptakan konsep lagu dari informasi penggemar. Bicara soal koleksi lagu, pemilik nama lengkap Ni Komang Tri Puspa Yuli Widyandari ini mengaku punya 16 single Bali yang sudah dirilisnya. Belasan lagu ini menjadi bukti eksistensinya di blantika musik Bali, ditambah kualitas vokalnya yang khas membuat penggemarnya rindu dengan karya barunya. Kendati demikian, ia mengaku masih ragu untuk menggarap album. Sebab, kondisi industri musik Bali yang banyak persaingan musisi baru dan minimnya respons masyarakat membeli DVD asli. ‘’Meski karena hobi, musisi tetap susah payah dalam menghasilkan karya, lalu adanya pembajakan sudah jelas merugikan musisi secara finansial. Menurut saya, jika masyarakat bersinergi dengan musisi dengan membeli karya asli, pembajakanpun akan redup,’’ ungkapnya, beberapa waktu lalu. Sementara ini, alternatif merilis single cukup membuat Tri Puspa puas, tanpa waswas karyanya dibajak. ‘’Jujur saja, biaya sebuah album sekarang lumayan besar, ditambah ada pembajakan. Sebagai musisi, saya cukup puas dengan single dan tetap menjaga hubungan baik dengan penikmat lagu Bali,’’ tegasnya. (win)

Salah seorang perajin ukir bias malela yang juga Kadus Serokadan Wayan Subakti mengungkapkan, kerajinan ukir bias melela ini mulai digeluti warga sejak tahun 1979. Awalnya, kerajinan ini hanya digeluti oleh sekitar empat warga Serokadan yang sebelumnya pernah bekerja sebagai perajin ukir bias malela di wilayah Sembiran, Buleleng. Lama-kelamaan, warga lainnya ikut mengembangkan kerajinan ini dan menjadikannya sebagai mata pencaharian utama. ‘’Sekarang warga Banjar Serokadan yang berprofesi sebagai perajin ukir bias melela jumlahnya sekitar 50 orang,’’ terangnya. Kerajinan ukir bias melela selama ini banyak dipakai se-

bagai hiasan untuk bangunan palinggih, bangunan rumah Bali seperti gedong, hiasan bangunan hotel, batas desa maupun tembok panyengker. Maraknya kerajinan serupa berbahan batu padas maupun batu hitam, tidak membuat kerajinan ukir berbahan pasir hitam ini kalah saing. Kerajinan bias malela diakuinya tidak pernah sepi order, apalagi menjelang hari raya Galungan. ‘’Seperti sekarang jelang Galungan, sudah mulai banyak order,’’ ujarnya. Selain dari wilayah Bali, kata Subakti, permintaan kerajinan ukir bias malela juga banyak datang dari masyarakat yang tinggal di luar Bali seperti Jakarta, Sulawesi, Kalimantan dan beberapa daerah Indonesia Timur

lainnya. Dikatakan, banyaknya permintaan kerajinan ukir bias malela ini dikarenakan kerajinan ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan kerajinan ukir berbahan baku lainnya seperti batu padas. Dari segi ketahanan, kerajinan ukir berbahan bias malela ini lebih tahan lama dan tidak cepat keropos. Demikian juga dari segi pengerjaan lebih simpel dibandingkan batu padas. Pembuatan ukiran bias malela untuk hiasan satu buah palinggih biasanya memerlukan waktu pengerjaan kurang lebih dua minggu, sementara untuk hiasan gedong hanya butuh sekitar dua bulanan. Mengenai harganya, Subakti juga mengatakan relatif lebih murah. Di mana per satu paliggih, perajin biasanya hanya mematok harga Rp 10 juta hingga Rp 12 juta. Sementara untuk hiasan satu gedong, perajin mematok harga Rp 30 juta hingga Rp 35 juta. ‘’Kalau satu

Bali Post/ina

UKIRAN - Seorang perajin di Banjar Serokadan sedang mengerjakan ukiran bias malela. palinggih berbahan paras (batu padas - red) harganya Rp 10 juta, belum termasuk ongkos ukirnya,’’ jelasnya. Terkait motifnya, Subakti mengatakan, konsumen bisa memesan

motif ukiran sesuai permintaan. Dia menyebutkan ada beragam motif stil Bali yang ditawarkan perajin. Mulai dari motif karang goak, karang rupa, karang batu, karang gajah dan lainnya. (ina)

Jro Mangku Sangging Wayan Kuturan

Tetap Eksis karena Kreatif

JRO Mangku Sangging Wayan Kuturan (65) merupakan salah satu perajin gerabah di Desa Pejaten, Kediri, Tabanan yang tetap eksis dan terus berkarya hingga saat ini. Ketekunannya melakoni usaha gerabah ini tidak semata karena alasan ekonomi, namun juga merupakan wujud dedikasinya dalam pelestarian seni budaya warisan leluhur. ‘’Saya tidak ingin sejarah gerabah di Desa Pejaten sampai lenyap. Bagaimanapun juga desa kami dikenal oleh masyarakat luas karena memiliki tradisi yang kuat di industri gerabah ini,’’ kata krama Banjar Pangkung, Desa Pejaten ini, Jumat (6/1) kemarin. Wayan Kuturan mengaku tetap optimis gerabah tak akan tergerus kemajuan zaman jika para pelaku kerajinan berbahan dasar tanah liat ini senantiasa mengembangkan inovasi-inovasi dan kreativitas-kreativitas baru. Dengan sentuhan inovasi dan kreativitas, dia yakin gerabah tetap memiliki penggemar tersendiri. Sebagai

contoh, ketika peralatan rumah tangga modern dengan kemasan teknologi canggih ‘’membanjiri’’ pasaran, tentu saja perajin gerabah tidak bisa memaksakan diri tetap memproduksi gerabah yang semata-semata difungsikan sebagai peralatan rumah tangga karena dipastikan akan kalah bersaing. ‘’Dengan sentuhan kreativitas, kita bisa mengubah fungsi gerabah itu sebagai benda seni. Misalnya, untuk ornamen hiasan taman, interior rumah dan bendabenda seni lainnya. Ini juga salah satu strategi untuk meningkatkan nilai jual gerabah,’’ ujarnya. Awalnya, Wayan Kuturan bersama orangtuanya mengaku memproduksi gerabah untuk peralatan rumah tangga seperti payuk, kekeb dan paso serta peralatan persembahyangan seperti jambangan dan dure. Namun ketika peralatan rumah tangga yang terbuat dari aluminium seperti panci dan teko mulai masuk ke Indonesia di era 1965-an, dia sudah menyadari gerabah yang

difungsikan sebagai peralatan rumah tangga secara perlahan akan kehilangan peminat. Kondisi ini diperparah lagi dengan ‘’serbuan’’ peralatan rumah tangga berbahan plastik yang menawarkan sesuatu yang serba praktis dengan harga yang sangat terjangkau. Melihat ancaman itu, Wayan Kuturan bukannya mundur. Justru makin tertantang untuk mengembangkan usaha gerabahnya. Tahun 1965 itu pula, dia bersama orangtuanya mulai merintis UD Amerta Sedana. ‘’Namun, kami tidak lagi fokus membuat gerabah untuk peralatan rumah tangga. Tapi, lebih mengkhususkan diri menciptakan desain-desain gerabah untuk benda seni seperti pot bunga, hiasan taman, interior rumah, patung dan benda-benda seni lainnya. Namun, kami masih tetap memproduksi peralatan persembahyangan karena menyakini krama Bali tetap memerlukan peralatan tersebut. Sekitar tahun 1970-an, saya mulai memproduksi terakota berupa hiasan dinding

atau semacam relief yang mengangkat cerita Ramayana, Mahabharata dan kehidupan seharihari masyarakat Bali. Ternyata, kreasi ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat,’’ tuturnya. Tahun 1980, Wayan Kuturan bersama sejumlah perajin di desanya mendapat bantuan dari Belanda untuk mengembangkan industri keramik di Desa Pejaten. Karena kecintaannya akan seni gerabah, dia kembali menekuni kerajinan gerabah pada tahun 1981. Sementara industri keramik yang dirintisnya, dikembangkan oleh keluarganya yang lain. Saat ini kedua putranya juga mengikuti jejaknya sebagai perajin gerabah, sementara satu orang cucunya yang kini kuliah di Jurusan Keramik Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar lebih tertarik untuk bergelut di industri keramik. ‘’Saya selalu berupaya membuat desain-desain gerabah yang baru sehingga pasar tidak jenuh. Dengan sentuhan kreativi-

tas dan inovasi-inovasi baru, saya optimis industri gerabah akan tetap eksis,’’ tegas Wayan Kuturan yang mengaku memiliki pelanggan tetap dari Swedia yang secara kontinu memesan produk gerabahnya untuk dipasarkan di luar negeri. (ian)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 07 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu