Skip to main content

Edisi 07 Februari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 167 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu pon, 7 februari 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Ciptakan Situasi Pilkada Yang Aman, Polda Bali Melaksanakan Kegiatan Megibung Kamtibmas

D

irektorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Bali melaksanakan kegiatan megibung (makan bersama) kamtibmas dalam rangka pengamanan tahapan pemilukada serentak 2018 serta mensosialisasikan sembari menyamakan persepsi dengan seluruh komponen masyarakat dan segenap stake horder demi suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi, bertempat di Taman Ujung Karangasem. Jumat, 2/2. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose dalam membuka kegiatan tersebut menyampaikan Polda Bali siap mengamankan setiap tahapan pemilu dan bersikap netral, Masyarakat Bali tidak usah takut dengan intimidasi dan sebagainya nanti dalam menentukan pilihan. “Karena kami sudah melakukan pengamanan dan penjagaan disetiap tahapan.” Ucapnya. Polda Bali juga tidak underestimate jika nanti dalam pelaksanaannya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan dan Polda Bali tidak bisa

meminta bantuan kepusat, karena pusat juga melaksanakan pengamanan pemilu. “Sehingga kita sudah siapkan pasukan untuk dapat digerakkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.” Tegas Irjen Pol. Golose. Sehingga kita perlu melakukan upaya atau langkah untuk mendinginkan (cooling system) situasi agar tidak menjadi over heated, seperti kegiatan yang sudah kita laksanakan pada hari ini yaitu megibung kamtibmas dengan seluruh komponen masyarakat serta segenap stake holder dapat bersama-sama bergandeng tangan, bekerjasama,bersinergi menjaga Bali. “Saya yakin dan percaya masyarakat Bali cinta damai, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan mensukseskan pilkada serentak ini agar dapat berjalan dengan aman

dan lancar.” Imbuhnya. Kegiatan megibung kamtibmas

juga dihadiri oleh Waka Polda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. Seluruh Pejabat Utama Polda Bali, Ketua KPU Prov. Bali, Ketua Banwaslu Prov. Bali, Bupati Karangasem, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. (Agra)

SBY Laporkan Penasihat Hukum Setya Novanto

Antisipasi Berita Hoax Dalam Rangka Pilkada Serentak 2018, Polda Bali Kunjungi Bali TV

B

id Humas Polda Bali melaksanakan silaturahmi dengan Bali TV dan Denpost, bertempat di Kantor Redaksi Bali TV Gedung Pers Ketut Nadha, Jalan Kebo Iwa No. 63 A, Denpasar Barat, Jumat (26/1). Kunjungan kali ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. Kedatangan Kabid Humas Polda Bali yang didampingi Kasubbid Penmas AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. dan Kaur Kemitraan Subbid Penmas Kompol Ismi Rahayu disambut oleh Pimpinan Redaksi (Pimred) Bali TV Nyoman Sugiarta dan Bagian Iklan dan Sirkulasi Denpost Ketut Budiartha.

Dalam pertemuan, Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa maksud dari kedatangannya adalah untuk bersilaturahmi. Silaturahmi ini akan terus dilakukan untuk menjalin hubungan kerja sama antara Polda Bali dengan media yang ada di Bali. Selain itu, Imbauan dalam rangka menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 seperti antisipasi hoax juga disampaikan. Untuk mengantisipasi hoax, pihak Kepolisian melaksanakan kegiatan preemtif, preventif dan juga penegakan hukum. Pemberitaan ke media itu adalah hak setiap warga. Namun yang disayangkan, kadang pemberitaan itu sifatnya tidak riil atau hoax. “Kita dari Kepolisian mengimbau secara preem-

Bali Post/ade

LAPOR - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi istrinya, Ani Yudhoyono, memberi keterangan kepada wartawan terkait penyebutan namanya dalam kasus e-KTP. Mantan Presiden SBY akhirnya melaporkan penasihat hukum Setya Novanto ke polisi atas pencemaran nama baik, Selasa (6/2) kemarin.

tif kepada seluruh masyarakat Bali dan masyarakat umum, untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar, karena itu dianggap melanggar hukum dan Undang-Undang ITE,” imbau Kabid Humas Polda Bali. Pada kesempatan tersebut, mantan Kabagbinkar Ro SDM Polda Bali ini juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan baik. “Pilkada untuk memilih kepala daerah atau pimpinan yang tepat dalam situasi aman. Kami dari Kepolisian akan berjuang semaksimal mungkin bisa mencegah potensi gangguan Kamtibmas sebelum Pilkada dilaksanakan,” imbaunya. (Arya)

Jakarta (Bali Post) – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melaporkan penasihat hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Pelaporan dilakukan Selasa (6/2) kemarin. Laporan ini terkait dengan penyebutan nama SBY dalam sidang e-KTP yang digelar 25 Januari 2018. SBY datang dengan sang istri Ani Yudhoyono. Mereka tiba di Bareskrim Polri pukul 16.50 WIB. Selang setengah jam kemudian atau pukul 17.20 WIB, SBY dan rombongan selesai membuat laporan. ‘’Saya sebagai warga negara yang menaati hukum, tetapi juga ingin mencari keadilan secara resmi melaporkan Saudara Firman Wijaya yang saya nilai telah melakukan fitnah dan mencemarkan nama baik saya berkaitan

dengan permasalahan e-KTP,’’ ujar SBY usai membuat laporan. SBY juga menanggapi pernyataan saksi sidang dugaan korupsi KTP elektronik Mirwan Amir dengan terdakwa Setya Novanto. Mirwan yang juga mantan politikus Demokrat itu mengaku telah melaporkan kepada SBY kala itu ikhwal proyek e-KTP yang bermasalah. Namun SBY, menurut dia, bersikeras tetap melanjutkannya. Terkait kesaksian Nirwan

Amir, SBY menegaskan tidak pernah ada laporan terhadap dirinya saat masih menjabat presiden tentang adanya masalah dalam pengadaan proyek KTP elektronik. ‘’Tidak pernah ada yang melapor, bahwa ada masalah serius terhadap pengadaan KTP elektronik, sehingga harus dihentikan,’’ tegas SBY dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa kemarin. Hal. 19 Mirwan Amir

Bali Post/dok

SAPI - Puluhan ekor sapi milik warga ikut mengungsi pasca-erupsi Gunung Agung. Populasi sapi Bali di Karangasem merupakan tertinggi di Bali.

Bali Kelebihan Daging Sapi dan Babi

Hotel dan Restoran Gunakan Daging Impor Denpasar (Bali Post) Bali kelebihan daging babi dan sapi. Hal ini dikarenakan hotel, restoran dan katering (horeka) di Pulau Dewata lebih memilih menggunakan daging impor. Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA. mengatakan Bali kelebihan daging, sehingga Bali telah mampu men-supply kebutuhan daging nasional. Di Bali, katanya, kelebihan supply ini tidak diiringi demand (permintaan) yang

tinggi. Padahal Bali memiliki banyak horeka yang seharusnya bisa menyerap daging sapi dan babi lokal. Tapi nyatanya konsumsi daging lokal tidak banyak terserap di sektor pariwisata. ‘’Kita kelebihan, tapi Bali kemasukan daging untuk pariwisata. Mereka (horeka) kebanyakan mengambil dari eks impor. Impornya di Jakarta, dari Jakarta dibawa ke sini untuk konsumsi pariwisata,’’ bebernya. Penyerapan daging lokal yang tidak maksimal dikarenakan Bali belum mampu menyiapkan kebutuhan daging

berkualitas sesuai kebutuhan horeka. Untuk itu, pemerintah provinsi telah mengatur dengan dibuatkannya Perda 10 Tahun 2017. Dalam perda itu disebutkan horeka wajib menyerap produk daging sapi dan babi lokal. Terkait jumlah serapannya, diatur dalam peraturan gubernur (pergub). ‘’Saat ini pergub sedang diproses di Biro Hukum,’’ tandasnya. Sebelum pergub terbit, pihaknya telah melakukan edukasi dan sosialisasi. Selain itu juga telah dilakukan uji coba. Hal. 19 Persyaratan Hotel


denpasar

2 figur

Air Baku PDAM Keruh

15 Persen Pelanggan Belum Terima Pasokan Air Bersih

Melindungi Konsumen CARUT-MARUT mengenai transportasi online saat ini masih saja terjadi. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di negara-negara maju. Bahkan tidak hanya masalah transportasi, banyak perdagangan barang melalui online juga belum tersentuh aturan. Untuk itu, perlu diciptakan aturan hukum yang jelas untuk melindungi konsumen yang menggunakan jasa online. Baik itu perdagangan barang maupun jasa transportasi serta layanan online lainnya untuk memastikan agar konsumen tidak dirugikan. Presiden Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI) Nanang Nilson menegaskan hal itu, Selasa (6/2) kemarin. Untuk membahas permasalahan tersebut, rencananya akan dilaksanakan Kongres Internasional ISO COPOLCO ke-40 tahun 2018 di Nusa Dua pada tanggal 7-11 Mei 2018 mendatang. Kongres ini rencananya akan dihadiri lebih dari 4.000 delegasi dari 147 negara anggota ISO (International Standart Organization) di seluruh dunia. Tema yang akan diangkat pada kongres tersebut yaitu ‘’Perlindungan Konsumen terhadap Perdagangan Jasa dan Barang Secara Online’’. Tema tersebut diambil karena isu perdagangan online masih sangat hangat diperbincangkan saat ini. ‘’Dengan adanya kongres ini, akan ditetapkan suatu keputusan yang jelas dan kuat untuk perlindungan konsumen di Indonesia,’’ tegasnya. (edi)

Kasus Korupsi Lahan Tahura

Lahan Sinarmas Disita Negara

Denpasar (Bali Post) Sempat tertunda beberapa kali, tuntutan atas perkara korupsi lahan tahura di Jalan By-Pass Ngurah Rai, Suwung Batan Kendal, Denpasar Selatan, Selasa (6/2) kemarin, akhirnya dibacakan. Saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, JPU Gede Budi Suardana dan kawan-kawan menuntut dua terdakwa yakni I Wayan Suwirta yang mengklaim sebagai pemilik lahan dan I Wayan Sudarta alias Agus yang mengurus pensertifikatan dengan hukum yang berbeda. Menariknya, dalam surat tuntutan jaksa juga disebutkan bahwa lahan yang sudah dibangun Bank Sinarmas juga disita oleh negara. Pasalnya, dari 853 meter persegi lahan, 712 meter persegi di antaranya diklaim milik tahura. Dalam berkas dan persidangan secara terpisah, pertama yang didudukan di kursi pesakitan adalah terdakwa Suwirta. Jaksa pada pokoknya menyatakan Suwirta tidak terbukti dalam dakwaan primer. Namun terbukti bersalah dalam dakwaan subsider, yakni melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor. Terdakwa kemudian dituntut selama dua tahun penjara, dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan. Di samping itu, jaksa juga mengatakan uang Rp 100 juta yang dititipkan terdakwa dikembalikan pada terdakwa. Masih dalam surat tuntutannya, JPU dari Kejati Bali itu menuntut Suwirta dengan pidana denda Rp 100 juta, subsider tiga bulan kurungan. Sedangkan tuntutan untuk terdakwa Sudarta alias Agus sedikit lebih berat. Dia dijerat pasal yang sama, namun beda tuntutan. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Sudarta yang berperan mengurus sertifikat dituntut dengan pidana penjara 2,5 tahun. Uang Rp 100 juta yang dititipkan juga dikembalikan. Terdakwa juga dibebankan membayar denda Rp 100 juta, apabila tidak membayar maka diganti pidana lima bulan kurungan. (kmb37)

Bali Post/kmb37

TUNTUTAN - Suwirta bersama kuasa hukumnya seusai mendengar tuntutan dari JPU, Selasa (6/2) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pencairan Hibah Tersendat, Dewan ’’Pengeng’’ Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

Rabu Pon, 7 Februari 2018

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Denpasar (Bali Post) Penggunaan air permukaan sebagai bahan baku PDAM rentan mengalami gangguan. Selain akibat debit yang fluktuatif, bencana alam juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam kelancaran pelayanan PDAM kepada pelanggan. Seperti yang terjadi saat ini. Bencana banjir yang terjadi Rabu (31/1) malam lalu, hingga kini masih berdampak karena air Sungai Ayung yang menjadi sumber PDAM IPA Blusung masih keruh. Sedikitnya 15 persen pelanggan PDAM Denpasar yang ada di kawasan Denpasar Barat belum sepenuhnya bisa menerima pasokan air bersih PDAM. Dikonfirmasi Selasa (6/2) kemarin, Direktur Teknik PDAM Denpasar Putu Yasa didampingi Humas PDAM Gusti Anom Saputra mengatakan, peristiwa yang terjadi pekan lalu masih menyisakan persoalan pada aliran air di Sungai Ayung. Pasalnya, sisa-sisa pasir dan ranting pohon yang ada di aliran Sungai Ayung masih cukup banyak. Bahkan, akibat adanya penggelontoran pasir di intake milik PDAM Badung yang berada di hulu intake PDAM Denpasar, aliran airpun terhenti. ‘’Karena saluran airnya masih menjadi satu dengan Badung, jadi ketika ada pembersihan kita ikut terdampak. Dalam sehari bisa tiga sampai empat kali terjadi penutupan saluran. Ini kendala yang masih terjadi,’’ kata Putu Yasa. Ternyata, bukan hanya itu kendala yang dihadapi. Sumber air

dari Tukad Penet juga mengalami kendala. Karena bendung karet yang ada di sungai itu juga robek, sehingga juga mengganggu pasokan bahan baku ke PDAM Denpasar. ‘’Ini juga berdampak pada pelanggan yang ada di Denpasar Barat,’’ tambah Anom Saputra. Namun, sumber-sumber lain masih tetap beroperasi seperti biasa. Oleh karena itu, pelanggan di kawasan lainnya seperti Denpasar Timur dan Denpasar Selatan masih tetap bisa mendapatkan aliran air bersih PDAM. Untuk menanggulangi keperluan warga yang tidak mendapatkan air, kata Anom Saputra, PDAM juga sudah menyiapkan beberapa unit mobil tangki untuk men-suplay bila ada permintaan air. Seperti yang telah dilakukan beberapa hari lalu, PDAM sudah menyalurkan bantuan air dengan menggunakan mobil tangki. Seperti diberitakan sebelumnya, PDAM sempat tidak berproduksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Blusung dan IPA Waribang, Kesiman, Kamis (1/2) lalu. Saat itu terjadi banjir bandang yang bercampur lumpur, pasir dan batang maupun ranting pohon sehingga membuat saluran intake IPA Blusung dan Waribang mengalami kekeruhan tinggi. Tingkat kekeruhan air Sungai Ayung mencapai 5.000 Nephelometric Turbidity Unit (NTU) dan mengandung banyak partikel bahan yang tersuspensi, sehingga memberikan warna yang berlumpur dan kotor dan sangat susah diolah. (kmb12)

Bali Post/eka

KERUH - Beberapa petugas melihat kondisi air sungai yang masuk ke proses awal pengendapan lumpur di IPA Waribang, Denpasar. Akibat cuaca buruk, kondisi air sungai yang menjadi air baku PDAM sangat keruh.

Warga Bulgaria Diculik dan Disekap Pelaku Minta Tebusan 20 Ribu Dolar AS

Denpasar (Bali Post) -

George Jordanov (47), warga negara Bulgaria, diculik dan dikeroyok di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Sabtu (3/2) lalu. Selanjutnya, korban disekap selama tiga hari dan pelakunya minta tebusan 20 ribu dolar Amerika Serikat setara Rp 260 juta. Setelah menerima laporan kasus tersebut, Tim Jatanras Subdit IIII Ditreskrimum Polda Bali menangkap para pelaku yang berjumlah sembilan orang, Selasa (6/2) kemarin. Salah satunya, warga Bulgaria berinisial TH (43). Sedangkan pelaku lain berinisial YE alias Kent (28) asal NTT, Ok alias Broklin (25) asal NTT, EB (34) asal Kupang, NTT, YJK (28) asal NTT, BAZ (30) asal Jawa Timur, KS (37) asal Denpasar, PAY (34) asal Karangasem dan GW alias Dek Pul (23) asal Buleleng. Informasi yang diperoleh di lapangan, awalnya ada laporan dari staf Dubes Bulgaria ke

Polda Bali bahwa korban diculik pelaku yang diduga warga negara asing dan beberapa warga negara Indonesia. Selain itu, pelaku minta tebusan. Awal kejadiannya pada Sabtu (3/2) pukul 21.30 Wita, korban melintas di depan restoran cepat saji di Jalan Sunset Road, Kuta. Waktu itu, korban hendak membeli rokok di minimarket dan saat jalan di depan warung, dia bertemu dengan seorang pria tidak dikenal. Selanjutnya, datang beberapa orang lagi dan langsung mengeroyok korban. ‘’Selanjutnya, korban dibawa ke salah satu ruangan dekat warung tersebut. Pelaku langsung mengambil

uang dan dua HP milik korban,’’ tegas sumber. Berselang beberapa menit kemudian, datang lagi beberapa pelaku lalu memukul korban. Setelah itu, korban dimasukkan ke mobil dengan mata ditutup kain. ‘’Korban lalu disekap di sebuah rumah selama tiga hari. Aksi penculikan dan penyekapan tersebut direkam video lalu di-upload di medsos,’’ ujar sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Setelah menerima laporan tersebut, anggota Intelkam Polresta Denpasar Ipda Ketut Paang setelah melihat video tersebut, mengenal salah satu yaitu GW alias Dek Pul. Selanjutnya, Ipda

Paang menghubungi GW untuk janjian bertemu di restoran cepat saji di Jalan Dewi Sri, Kuta. Setelah bertemu, GW diinterogasi dan tidak lama kemudian datang Tim Unit Jatanras Polda Bali dipimpin Kanit Kompol Adi Guna, termasuk tim CTOC. Dari hasil interogasi tersebut, diperoleh identitas pelaku lainnya. ‘’Polisi melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku. Akhirnya semua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kuta, Denpasar dan Kuta Selatan. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polda Bali,’’ ungkapnya. Tersangka TH asal Bulgaria menginap di sebuah vila di Jalan Yudistira, Kuta. YE alias Kent (28) ditangkap di Jalan Dewi Sri, Kuta, Ok alias Broklin (25) di Jalan Mataram, Kuta, EB (34) di Jalan Uluwatu, Kuta Selatan,

YJK (28) di Jalan Udayana, Kuta Selatan, BAZ (30) di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan, KS (37) di Jalan Sidakarya, Denpasar, PAY (34) di Jalan Gulung Talang, Denpasar dan GW alias Dek Pul (23) di Kubutambahan, Buleleng. Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Namun, ia enggan berkomentar banyak. ‘’Memang ada. Besok ya (hari ini - red) saya akan merilis pengungkapan kasus ini,’’ ujarnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bank Sampah Ubah Sampah Menjadi Bernilai Ekonomis Didukung Kemajuan Teknologi hingga Pengelolaan Berbasis ’’Online’’

PEMBANGUNAN perekonomian dan perkembangan penduduk harus diikuti dengan pemeliharaan kelestarian lingkungan. Masalah sampah merupakan masalah klasik yang perlu diperhatikan dan segera diatasi. Begitu juga di Kota Denpasar, di mana jenis sampah yang dikeluarkan oleh industri maupun masyarakat adalah jenis organik dan nonorganik. Sampah nonorganik tidak bisa terurai secara alamiah, tapi perlu tindakan manusia untuk mengolahnya yaitu dengan mendaur ulang sampah nonorganik. Salah satunya adalah sampah plastik atau dikenal dengan limbah plastik. Untuk itu, dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama dalam mengelola sampah yang benilai ekonomis, Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara terus-menerus berupaya menanggulangi sampah terutama memerangi sampah plastik. Salah satunya dengan mencetuskan ide bank sampah dengan konsep bentuk kolaborasi dengan perbankan, di mana terdapat buku rekening bagi para penabung atau nasabah. Bank sampah ini selain sebagai penyelamat lingkungan juga ada konsep menabung. Uniknya, di bank sampah para nasabah menyetor sampah terutama sampah plastik akan mendapatkan

uang sesuai dengan nilai sampah yang mereka tukarkan. Sampah akan ditimbang dan ditaksir nilainya sesuai harga di pasaran atau pengepul, kemudian nilai uang itu yang akan dimasukan ke rekening nasabah. Komoditi pada bank ini bukan uang, melainkan sampah. Adapun produk sampah dari rumah tangga bisa dimanfaatkan untuk ditabungkan ke bank sampah setelah selesai dipilah. Di mana bank sampah sudah memiliki kriteria sampah yang bernilai, di antaranya kertas, botol dan kantong plastik, bungkus mi instan dan minuman, besi dan sebagainya. Kini keberadaan bank sampah di Kota Denpasar sudah dirasakan manfaatnya, baik oleh pengelolanya sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Saat ini terhitung di Kota Denpasar terdapat sekitar 37 bank sampah yang sudah mengantongi SK Wali Kota. Keberadaan bankbank sampah ini sangat membantu pemerintah utamanya petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar dalam menangani kebersihan di Kota Denpasar. Selain itu, sampah plastik yang telah ditabung di bank sampah diolah kembali menjadi sebuah kerajinan yang bernilai ekonomi dan bermanfaat dan sudah bisa diekspor ke luar negeri, seperti kerajinan daur ulang dari bahan baku sampah yang dihasilkan nasabah Bank Sampah Garuda Wastu Lestari (GWL) Denpasar diminati warga Swiss. Produk

kerajinan tangan tersebut dibuat dengan kualitas dan desain yang menarik. ‘’Produk bank sampah itu bukan berarti tidak bernilai, karena kami menciptakannya sebagus mungkin dan berkualitas tinggi sehingga pemakainya tidak merasa minder atau malu. Buktinya, warga Switzerland (Swiss) menyukai,’’ ujar pendiri Bank Sampah GWL Ni Wayan Riawati saat ditemui di kantor bank sampah miliknya di Peguyangan, Denpasar. Perajin bahan daur ulang ini memanfaatkan plastik kemasan kopi dan beraneka minuman tuang yang mengandung aluminium foil. Barang-barang yang diproduksi antara lain tempat pensil, tas dan trendy bag untuk ibu-ibu jika hendak berbelanja di pasar. Harga untuk barang kerajinan daur ulang ini sangat bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Harga ini tergantung jenis barang kerajinan. ‘’Harga produk yang kami tawarkan bermacammacam. Kalau tempat pensil kisarannya Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu, travel bag harganya mencapai Rp 700 ribu karena banyak memerlukan bahan dan lamanya waktu pengerjaannya,’’ ujar Riawati. Dengan kemajuan teknologi, bank-bank sampah pun mulai berkembang dan saat ini sudah ada bank sampah yang menerapkan sistem online, seperti yang dilakukan kelompok masyarakat Banjar Dangin Peken, Desa Pakraman Intaran yang

BANK SAMPAH - Wali Kota Rai Mantra saat me-’’launcing’’ bank sampah berbasis online di Banjar Bantas, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, belum lama ini. telah membentuk Bank Sampah Dhana Lestari yang kini telah menerapkan layanan transaksi penabungan sampah berbasis online. ‘’Pengelolaan bank sampah di Bank Sampah Dhana Lestari melibatkan CSR dengan sistem terpadu pengelolaan sampah dengan layanan keuangan mikro berbasis teknologi informasi. Jadi, program ini memberikan transaksi online dari hasil tabungan sampah masyarakat dapat melakukan hal seperti cek saldo, pembelian pulsa listrik, pulsa handphone, transfer antar nasabah bank sampah, pembayaran online merchant bank sampah serta dengan

sistem Zis online,’’ kata Manager Bank Sampah Dhana Lestari Ni Wayan Sri Sutari. Terkait transaksi online yang dimaksud yakni dengan mekanisme pembayaran di bank sampah, nasabah tetap menyetor ke titik pengumpulan bank sampah, misalnya di balai banjar. Dari transaksi tersebut, penyetor dapat menggunakan aplikasi khusus serta data transaksi langsung tersimpan di server khusus bank sampah. ‘’Semua transaksi tersebut dapat digunakan oleh nasabah secara mandiri melalui aplikasi vip mobile untuk android, SMS dan web,’’ kata Sri Sutari. (ad311)


BADUNG

Rabu Pon, 7 Februari 2018

3

Pelebaran Jalan Imam Bonjol

Pengalihan Lalin Mulai Diterapkan

Mangupura (Bali Post) Berkaitan dengan pengerjaan proyek pelebaran jalan di Jalan Imam Bonjol Denpasar, pengalihan arus lalu lintas (lalin) mulai diterapkan. Arus lalin di Simpang Imam Bonjol-Sunset Road ke selatan masih bisa dilalui kendaraan. Namun, dari arah Sunset Road ke Jalan Imam Bonjol dan dari arah selatan ke utara mulai ditutup. Menurut Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail, penutupan ini dilakukan untuk mendukung pengerjaan proyek pelebaran jalan di Jalan Imam Bonjol. Terkait dengan penutupan tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas Perhubungan (Dishub), baik Dishub Badung maupun Dishub Kota Denpasar. Diakuinya, dengan pengalihan lalin ini, setiap harinya pasti ada kepadatan di titik lain. Kendati demikian, kon-

disi tersebut memang terjadi pada jam-jam tertentu. ‘’Yang ditutup dari arah Sunset Road barat ke Jalan Imam Bonjol, dari arah selatan ke utara. Yang paling krodit tentu terjadi di simpang lima Jalan Nakula-Dewi Sri, karena semua kendaraan memang diarahkan ke sana,’’ kata Rahmawati Ismail saat dikonfirmasi, Selasa (6/2) kemarin. Sampai saat ini, kata Rahmawati Ismail, jalur krodit hanya terjadi di Simpang Lima Jalan Nakula. Sementara pada titik lainnya relatif normal. Ia mengimbau kepada pengendara untuk mematuhi rambu-rambu yang ada. Selain itu, pengendara juga diminta selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan. Pihaknya memaklumi, meski sudah dilakukan sosialisasi namun masih ada pengendara yang bingung. ‘’Sekarang memang masih tahap penyesuaian. Pada awal

dilakukan penutupan, banyak pengendara yang masih bingung. Yang paling penting, instruksi dari petugas di lapangan harus diikuti,’’ ujarnya. Untuk pengaturan lalin di lapangan, kata Rahmawati Ismail, pihak kepolisian sudah menyiagakan personel pada setiap titik yang memang padat kendaraan. ‘’Semua anggota sudah ditempatkan pada titik-titik yang perlu diatensi. Persimpangan yang dianggap rawan dan padat yang butuh pengaturan sudah disiapkan personelnya,’’ katanya. Rahmawati Ismail menambahkan, demi kenyamanan pengendara dan juga mendukung jalannya proyek, pihaknya mengimbau agar pengguna jalan untuk selalu bersabar saat mengemudi. ‘’Pengguna jalan juga kami imbau selalu menaati rambu-rambu dan mengikuti instruksi petugas di lapangan,’’ tegasnya. (kmb23)

MENGHADIRI - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Manggala Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali menghadiri upacara Tawur Balik Sumpah, Manawa Ratna di Pura Luhur Puncak Gunung Kawi, Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar, Selasa (6/2) kemarin.

Bupati Badung Hadiri ’’Tawur Balik Sumpah’’ di Pura Luhur Puncak Gunung Kawi BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Manggala Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali menghadiri upacara Tawur Balik Sumpah, Manawa Ratna di Pura Luhur Puncak Gunung Kawi Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar, Selasa (6/2) kemarin. Kehadiran Giri Prasta disambut oleh Perbekel Desa Pupuan Wayan Sumatra, Perbekel Desa Sebatu Pasek Yusa Bawa, Klian Dadia Pasek Gelgel, Banjar Calo Pasek Kadek Agus Sudianta, Manggala Dulang Mangap Provinsi Bali, Krama Pasek Gelgel Pakraman Calo, Pupuan, Tegallalang, Gianyar. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan sangat mengapresiasi atas antusiasme semeton Dadia Pasek Gelgel yang telah melaksanakan karya yang

begitu besar seperti Tawur Balik Sumpah ini. Terwujudnya karya ini tidak lepas dari semangat dan rasa persatuan dari para semeton. ‘’Kami sangat mengapresiasi semeton Dadia Pasek Gelgel, ke depan para semeton Pasek senantiasa bersatu di segala bidang pembangunan,’’ kata Giri Prasta yang juga sebagai Manggala Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali. Giri Prasta juga mengharapkan upacara yadnya yang dilaksanakan ini dapat berjalan dengan baik dan mudah-mudahan atas upakara ini bisa merekatkan rasa persaudaraan pasemetonan, khususnya pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi. Sebagai wujud rasa manyama braya untuk ikut sebagai suatu bagian dalam meringankan beban pasemetonan Pasek,

Giri Prasta menyerahkan punia sebesar Rp 50 juta sebagai wujud bakti kepada Ida Batara Kawitan. Ketua Panitia Pasek Kadek Agus Sudianta mengatakan, atas nama krama pangempon Pura Puncak Gunung Kawi Desa Pupuan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Badung yang telah membantu dan mendukung sehingga pelaksanaan karya dapat berjalan sesuai harapan. Terkait dengan rangkaian karya, krama pangempon Pura Dadia yang berjumlah 200 KK telah memulai upacara pada tanggal 1 Januari lalu, dengan upacara nuasen karya. Untuk karya tawur akan dilaksanakan pada tanggal 9 Februari, dilanjutkan puncak karya pada Anggara Wage Ugu, 13 Februari mendatang. (ad308)

Hibah Jadi Temuan

Bali Post/kmb23

DITUTUP - Lalu lintas dari arah Sunset Road barat menuju ke Jalan Imam Bonjol mulai ditutup terkait proyek pelebaran jalan.

Mangupura (Bali Post) –

Diduga Mabuk dan Ribut di Pesawat

Tiga Warga Australia Dipulangkan Mangupura (Bali Post) Ada-ada saja kelakuan dari penumpang pesawat terbang dari Australia tujuan Denpasar, Senin (5/2) lalu. Diduga dalam kondisi mabuk, tiga orang warga negara asing (WNA) asal Australia bertengkar di dalam pesawat. Akibatnya, saat tiba di Bandara Ngurah Rai, mereka terpaksa diamankan petugas untuk diinterogasi. Ketiga penumpang yang bikin ulah itu adalah Mr. Michael Paul Cauchi dengan nomor passport

PA3367640, Ms. Abby Maree Brown dengan nomor passport PA1100547 dan Ms. Jessie Mclean dengan nomor passport N9761240. Karena mengganggu keamanan, ketiganya akhirnya dipulangkan ke negaranya dengan pesawat Jetstar Airlines JQ-44 Rute Denpasar-MelbourneSydney, Selasa (6/2) kemarin. Saat dikonfirmasi Selasa kemarin, Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Ari Budijanto, membenarkan kejadian tersebut. Sebelumnya, ketiga WNA asal

Bali Post/ist

MENGAMANKAN - Sejumlah petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai mengamankan tiga WNA asal Australia yang ribut di dalam pesawat saat akan tiba di Bandara Ngurah Rai.

Australia itu memang terlibat keributan saat dalam perjalanan dengan menumpang pesawat Jetstar Airlines JQ-37 dari Sidney menuju Denpasar. Lantaran terlibat pertengkaran, awak kabin pesawat menginformasikan hal itu kepada petugas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sesaat sebelum pesawat landing. Pada saat pesawat landing pukul 20.40 Wita, ketiganya kemudian dikawal petugas bandara untuk diinterogasi. Mereka terlibat keributan diduga karena pengaruh alkohol. ‘’Ketiganya dibawa ke Kantor Imigrasi Terminal Kedatangan Internasional karena berteriak-teriak dan tidak kooperatif terhadap petugas. Setelah diselidiki, ketiganya terlibat keributan karena mabuk,’’ terangnya. Akibat perbuatannya tersebut, pihak Imigrasi akhirnya mengeluarkan Surat Penolakan Masuk/Refusal of Entry terhadap ketiga WNA asal Australia itu. No Surat 2K41E1.0083-S/TPI.C terhadap WNA Australia Ms. Abby Maree Brown. Nomor surat 2K41E1.0084-S/TPI.C terhadap WNA Australia Ms. Jessie Mclean dan Nomor surat 2K41E1.0085-S/ TPI.C terhadap WNA Australia Mr. Michael Paul Cauchi. ‘’Selanjutnya mereka dipulangkan kembali ke negaranya,’’ kata Ari Budijanto. (kmb23)

Pemilik 50 Ribu Butir Ineks Itu Bernama Acoy Emas Batangan Willy Dikembalikan DEDI Setiawan, terdakwa kasus 19 ribu butir pil ineks (ekstasi), Selasa (6/2) kemarin menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Di depan majelis hakim pimpiman Partha Bhargawa, Dedi menjelaskan secara gamblang di mana dirinya mendapatkan ekstasi 19 ribu butir yang akhirnya disita sebagai barang bukti oleh Bareskrim Mabes Polri. Dedi yang kemarin didampingi kuasa hukumnya, Nengah Jimat, mengatakan ineks itu milik Acoy. Dia kenal dengan Acoy lewat David. Di muka persidangan, dijelaskan awalnya total jumlah ineks yang diberikan Acoy sebanyak 50 ribu butir. Sedangkan sisanya yang 31 ribu butir sudah diluncurkan (terjual - red). Pengakuan itu sama dengan yang disampaikan dalam BAP di kantor polisi. Sisanya 19 ribu butir ineks ia menawarkan via ponsel kepada Iskandar (penuntutan terpisah) untuk dijualkan. Awalnya Dedi minjam uang pada Iskandar. Namun Iskandar tidak

ada uang dan akhirnya minta dicarikan pembeli. “Saya tidak kenal dengan Budi Liman ataupun Willy,” jelasnya. Lantas, 19 ribu butir tujuanya ke mana? Ditanya demikian, Dedi mengatakan tidak ada tujuan. Hanya perintah menjualkan oleh Acoy. “Acoy sekarang di mana,” tanya Jimat. Terdakwa Dedi mengatakan Acoy berada di Lapas Cipinang. “Tapi polisi mengatakan DPO. Setahu saya dia ada di Cipinang dan saya biasa telepon dia,” katanya di depan persidangan. Namun, Dedi mengaku menawarkan barang ke Iskandar atas permintaan sendiri. “Bukan atas perintah Acoy,” jelasnya. Saat ditanya apakah ada kesepakatan harga dengan Iskandar, Dedi mengatakan tidak ada. Namun dia dijanjikan upah oleh Acoy. Bahkan dia ikut juga ke Akasaka saat penangkapan Willy. Hanya saja dia tidak turun dari mobil. Di sisi lain, atas heboh pengakuan Willy yang menyebut

DPRD Minta Konsep E-Hibah Jelas

perhiasan emas batangan seberat satu kilogram yang awalnya disebut disita tanpa adanya berita acara, kini sudah terang benerang. Melalui kuasa hukumnya, Robert Khuana, Selasa (6/2) kemarin dijelaskan bahwa setelah melakukan pemeriksaan di Mabes Polri, perhiasan dan emas batangan itu sudah dikembalikan. “Setelah terjadi pemeriksaan di Mabes, emas batangan dan perhiasan milik Willy sudah dikembalikan. Itu juga disampaikan terdakwa. Intinya sudah dikembalikan,” tegasnya. Sebelumnya Willy mengungkap soal penggeledahan yang dilakukan di rumahnya di Jalan M. Yamin, Denpasar. Willy mengatakan, saat digeledah polisi brankas, lemari, tempat tidurnya semua diperiksa polisi selama sekitar satu jam. “Perhiasan dan emas saya diambil. Emas batangan sekilo juga diambil. Dan itu tidak ada berita acara penyitaan,” jelas Abdulrahman Willy. Tapi semua itu akhirnya dikembalikan lagi ke Willy. (asa)

Rencana penerapan e-hibah di Kabupaten Badung menjadi perhatian serius jajaran wakil rakyat di DPRD Badung. Mereka meminta pihak eksekutif membuat konsep e-hibah dengan jelas, sehingga tidak terjadi penyimpangan. ‘’Ini (e-hibah – red) bentuknya harus jelas. Setelah jadi, harus disosialisasikan dulu kepada seluruh masyarakat Badung, termasuk kita di dewan, sehingga paham mekanismenya bagaimana,’’ ujar Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (6/2) kemarin. Politisi asal Dalung itu berharap pengembangan aplikasi elektronik hibah mampu menertibkan dan menata pemberian hibah. Sebab, transparansi melalui sistem elektronik untuk hibah dan bansos sangat dibutuhkan agar penyaluran dapat tepat sasaran. ‘’Penerapan sistem e-hibah juga bertujuan memastikan penyaluran dana tepat sasaran,’’ tegasnya.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, dengan penerapan e-hibah proses pengajuan hibah menjadi lebih tertib dan tidak boleh ada tawar-menawar. Sebab, sistem ini tidak main-main dan tidak boleh ada tawar-menawar lagi. ‘’Waktu persyaratan termasuk mungkin kalau ada kelompok masyarakat yang sudah dua kali berturut-turut secara otomatis sistemnya akan menolak, jadi sudah on the track,’’ ujarnya. Mantan Kadispenda Badung ini menambahkan, e-hibah merupakan upaya perbaikan dengan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku. ‘’Proses apa pun yang kemarin terjadi, kita segera selesaikan. Bagaimana memban-

gun sistem yang bagus tanpa meninggalkan yang di tahun 2018,’’ katanya. Adi Arnawa mengatakan ada kesamaan pandangan antara eksekutif dan legislatif terkait pencairan hibah, sehingga bantuan ini aman dan nyaman bagi semua pihak. Ia juga berharap para penerima hibah taat asas dan mengikuti aturan pencairan hibah, sehingga bantuan ini tidak menjadi masalah hukum di kemudian hari. ‘’Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi karena dengan rapat ini kita bisa menyamakan persepsi dan pandangan terkait pola pencairan hibah di Kabupaten Badung,’’ tegasnya. (kmb27)

Pencairan Hibah Tersendat, Dewan ’’Pengeng’’ Mangupura (Bali Post) Jajaran wakil rakyat di DPRD Badung dibuat pusing oleh mekanisme pencairan hibah yang tersendat-sendat. Kondisi ini menjadi sorotan semua fraksi di parlemen, karena menganggap kinerja eksekutif lamban dalam memproses hibah. Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa mengaku sangat menyayangkan dari proses proposal hingga pencairan hibah selama ini tidak terstruktur dan cenderung berbelit-belit. Padahal hibah yang digelontor Pemkab Badung merupakan hasil kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD. ‘’Jadi, jajaran eksekutif selaku pelaksana Bupati mestinya membantu proses hibah ini agar bisa terealisasi dengan baik. Siapapun tidak berani proses hukum. Dan saya sangat setuju hibah ini aman dan nyaman. Cuma kalau prosesnya dibuat berbelit-belit dan bolak-balik begini kan kasihan masyarakat,’’ ujar politisi Golkar ini dalam Rapat Pimpinan, Senin (5/2) lalu. Suyasa mengaku malu menjadi sorotan masyarakat lantaran hibah tak kunjung diproses. Padahal secara teknis kewenangan berada di tangan eksekutif, sedangkan politisnya dewan dan bupati. ‘’Jiwa kami sama dengan Bapak Bupati tidak suka berteletele. Namun, bisa 60 proposal bolak-balik. Nak pengeng masa Dewan ne Pak (sakit kepala dewan juga, Pak - red), karena tidak ini saja yang kita urus,’’ katanya.

Hal senada juga dilontarkan politisi Golkar lainnya, I Nyoman Mesir. Politisi asal Kutuh, Kuta Selatan ini mengatakan, proses hibah di tahun 2018 rancu. ‘’Masak proses proposal dilempar sini, dilempar situ. Ubah ini, ubah itu. Ke depan saya tidak mau begini lagi,’’ katanya mengkritisi. Ketua Komisi III Putu Alit Yandinata juga mengaku bingung dengan sikap eksekutif. ‘’Saya juga bingung. Ini kan masalah teknis. Kalau teknis itu ranah eksekutif, politis baru legislatif. Ini kok acuan secara teknis eksekutifnya tidak tahu?’’ katanya menyoroti. Secara teknis, kata politisi PDI Perjuangan ini, mestinya proposal yang di awal setelah memenuhi syarat hanya berubah pada RAB. Namun, faktanya sekarang hampir semua redaksi proposal berubah. Ironisnya lagi, pemohon hibah sekarang harus mencari lagi pejabat-pejabat yang sudah pensiun dan pindah untuk menandatangani proposal tahun 2017. ‘’Kejadian sekarang kan proposal sudah direvisi, lagi ditelepon harus direvisi. Sudah direvisi, lagi ada salah. Kalau begitu terus kan dibentak-bentak aspri kami oleh masyarakat,’’ jelasnya. Hal serupa juga disampaikan I Gusti Anom Gumanti dan I Made Retha serta Gede Suardika. Dikatakan, sangat lucu pejabat yang sudah pensiun dan mutasi diminta menandatangani proposal lagi. ‘’Masak kami harus meminta pejabat pensiun

tanda tangan proposal lagi? Iya, kalau pejabatnya mau. Kalaupun mereka mau, memangnya tidak masalah?’’ sorot Anom Gumanti. Terbukti ribuan proposal yang difasilitasi anggota Dewan sampai lebih dari enam kali bolak-balik perbaikan akibat tidak adanya pola dan teknis proposal yang akurat dari eksekutif. Menurut kalangan dewan, tidak akuratnya informasi yang disajikan eksekutif ini membuat masyarakat pemohon bantuan seperti dipermainkan. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui dalam proses proposal ada beberapa penyesuaian, sehingga proposal ada beberapa perubahan. ‘’Penyesuaian ini untuk amannya pencairan hibah, sehingga pentingnya penyamaan persepsi. Bagaimana hibah ini aman dan nyaman untuk kita bersama. Kami akui memang proposal tahun 2018 induk perlu beberapa penyesuaian,’’ katanya. Mantan Kadispenda Badung ini mengatakan, pihaknya sangat hati-hati dalam masalah hibah. Sebab, hibah di Badung sedang menjadi atensi aparat penegak hukum. ‘’Hibah ini jadi atensi aparat penegak hukum. Jadi, demi amannya ada beberapa harmonisasi proposal, misalnya perubahan tanggal dan seterusnya,’’ ujarnya seraya memerintahkan Bagian Kesra untuk membantu proses harmonisasi proposal yang masuk. (kmb27)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S

’’Panglingsir’’ Puri Pinatih dan Puri Sulang

Minta Pasemetonan Warga AWBP Tak Dikaitkan ke Politik Praktis PERNYATAAN salah satu pengurus Pasemetonan Warga Arya Wang Bang Pinatih (AWBP) terkait mendukung salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, menimbulkan keprihatinan Pasemetonan Warga AWBP di sejumlah wilayah di Bali. Untuk meluruskan hal tersebut, sejumlah Pasemetonan Warga AWBP di sejumlah daerah dari Kabupaten Badung, Klungkung dan Denpasar melakukan pertemuan dengan para panglingsir Puri Pinatih, Denpasar dan Puri Sulang, Klungkung, Senin (5/2).

LURUSKAN - Panglingsir Puri Pinatih I Gusti Ngurah Gede Punia Negara didampingi utusan dari Puri Sulang I Gusti Ngurah Arimbawa meluruskan opini jika AWBP belum menentukan sikap dalam Pilgub Bali.

Paiketan Warga AWBP mendukung salah satu calon di Pilgub Bali. ‘’Saya berterima kasih ada kegiatan seperti ini yang dibuat secara spontanitas oleh para pasemetonan di sejumlah wilayah di Bali untuk membahas berbagai isu terkini tentang Pasemetonan Warga AWBP. Mengenai dukungmendukung pasangan calon ini, perlu kami lurusan hal itu tidak ada. Kami belum memberikan dukungan baik kepada Koster maupun Rai Mantra karena Pasemetonan Warga AWBP masih solid. Kami harapkan jangan membawa-bawa nama pasemetonan ke ranah politik praktis, karena dalam pasemetonan ini banyak warna juga. Ada Pak Sudikerta yang duduk di Ketua DPD Golkar Bali, ada Pak I Gusti Putu Wijra pengurus Demokrat, ada Pak IGN Jaya Negara yang duduk sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan,’’ ujar Ngurah Gede Punia Negara. Lebih lanjut dikatakannya, kalau menggunakan hak suara silakan dan pada saat mencoblos nanti lakukan sesuai hati nurani. ‘’Yang jelas Pasemetonan Warga AWBP netral. Jangan terkotakkotak mendukung si A atau si B, karena pasemetonan yang dibangun ini bukanlah untuk ranah politik praktis, namun guna membangun persatuan dalam bidang sosial dan religi. Jangan diartikan berbeda maksud kalimat ala ayu ala tunggal kabeh ini, apa lagi untuk mengarah ranah politik. Kalimat ini dimaksudkan untuk bersatu membanguan pasemetonan agar lebih rekat lagi. Bukan untuk mengkotak-kotakan,’’ paparnya. Pihaknya juga berharap pilkada di Bali berjalan lancar dan selamat. ‘’Mari kita sukseskan pilkada, tapi jangan nama-nama pasemetonan dibawa-bawa. Mari kita kompak dan jangan terkotakkotak dalam kontestasi pilkada saat ini,’’ tendas Ngurah Gede Punia Negara. (ad313)

masuk. ‘’Kami sudah memberikan waktu hingga 14 hari. Tentu harus ada perkembangan terbaru, tapi belum ada klarifikasi apa pun ke kami sebagai pelapor,’’ tegas Zaenuri. Pihaknya menyayangkan kinerja BK DPRD sebagai salah satu alat kelengkapan dewan belum dirasakan oleh masyarakat. Padahal seharusnya sesuai aturan, BK menggelar mediasi hingga sidang etik dengan menghadirkan pelapor dan terlapor, sehingga bisa mengeluarkan rekomendasi keputusan terkait pelaporan tersebut. ‘’Kalau hanya diklarifikasi sepihak, apalagi tidak sampai ke sidang etik, bagaimana kinerja BK ini,’’ kilahnya. Ia memberikan toleransi seminggu bagi BK DPRD untuk segera menggelar sidang kasus dugaan asusila ini. Jika tidak, pihaknya mewakili keluarga pelapor akan melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Materinya, BK DPRD melakukan perbuatan melawan hukum, sebab tidak menanggapi serius laporan yang masuk. Ketua BK DPRD Banyu-

wangi Sugirah mengatakan kasus laporan dugaan asusila yang diterimanya masih dalam proses penanganan. ‘’Kami sudah bergerak melakukan penanganan, termasuk klarifikasi ke terlapor,’’ jelas politisi PDI-P ini. Hasil klarifikasi, pihak terlapor membantah melakukan asusila. Selanjutnya pihaknya menunggu hasil rapat internal untuk menentukan sikap BK. Kasus dugaan kode etik dan asusila oknum anggota DPRD Banyuwangi ini mencuat pertengahan Januari lalu. Pelapornya, Didik Anan Pratama (36), asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Pria ini menduga oknum dewan, Ahmad Taufik, menjalin hubungan dengan istrinya, Rina Evayanti. Dugaan hubungan terlarang itu dipergoki 3 Desember 2017. Kala itu Ahmad Taufik, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ditemukan berduaan dengan Rina Evayanti di salah satu rumah warga di Kelurahan Karangejo, Banyuwangi. Sementara Ahmad Taufik berdalih tidak pernah melakukan asusila. (kmb30)

Dalam rembuk tersebut Pasemetonan Warga AWBP di Bali memastikan tidak terkotak-kotak dalam euforia politik yang terjadi di Bali saat ini, mengingat AD/ ART di Pasemetonan Warga AWBP hanya mengatur mengenai sosial religius dan tidak ada keterkaitan dengan politik praktis. Panglingsir Puri Pinatih I Gusti Ngurah Gede Punia Negara didampingi utusan dari Puri Sulang I Gusti Ngurah Arimbawa mengungkapkan, pertemuan ini dilakukan agar tidak terjadi simpang-siur informasi mengenai

S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Laporan Ngadat, Warga Ancam Gugat BK DPRD

Banyuwangi (Bali Post) – Kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi, Jatim, mendapat sorotan. Garagara ngadat menangani laporan dugaan asusila oknum anggota DPRD, lembaga ini akan digugat ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Ancaman dilontarkan kuasa hukum warga pelapor, Zaenuri Gazali, usai mendatangi BK DPRD Banyuwangi, Selasa (6/2) kemarin. Pengacara asal Situbondo, Jawa Timur itu sudah melayangkan laporan resmi ke BK sejak 22 Januari 2018. Isinya, dugaan pelanggaran etik dan asusila oleh Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi M. Taufik. Dalam laporan juga dilampirkan bukti dugaan etik yakni percakapan pesan singkat terlapor dengan Rina Evayanti yang berstatus istri orang lain, termasuk rekaman video saat dilakukan penggerebekan oleh keluarga pelapor. Hingga 14 hari laporan, belum ada perkembangan apa pun dari BK kepada kliennya, Didik Anan Pratama. Bahkan, ketika pihaknya mendatangi Kantor BK, tak satu pun anggotanya

Diwarnai Aksi Massa

Sidang Ujaran Kebencian Nyaris Ricuh Banyuwangi (Bali Post) Sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa oknum LSM, M. Yunus, di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Selasa (6/2) kemarin, nyaris ricuh. Emosi terdakwa meletup setelah saksi yang juga Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi K.H. Maskur Ali membantah tuduhan yang dilontarkan terdakwa. Dengan nada tinggi, terdakwa menyudutkan saksi. Kondisi ini membuat belasan kader NU ikut tersulut emosi. Dari kursi pengunjung, mereka sempat berusaha menyerang terdakwa. Beruntung polisi bergerak cepat mengamankan situasi. Oleh karena situasi tegang, Ketua Majelis Hakim Saptono menskors sidang selama beberapa menit. Sidang dengan agenda mendengarkan para saksi ini baru dilanjutkan setelah keadaan kondusif. Suasana tegang sudah terasa sejak awal. Sebelum sidang, ratusan massa yang tergabung dalam Komando Masyarakat Peduli Kiai (Kompak) menggelar aksi di depan Kantor PN Banyuwangi. Massa sengaja turun ke jalan untuk memberikan dukungan kepada Katua PC NU yang dituding oknum LSM menerima aliran dana dari PT Bumi Suksesindo (BSI), investor tambang emas Tumpangpitu di Pesanggaran, Banyuwangi. Aksi massa diawali dari Kantor PC NU Banyuwangi, sekitar 1 kilometer dari Kantor PN Banyu-

wangi. Dari Kantor NU, massa menggelar long march. Sejumlah poster dan spanduk yang isinya memprotes tindakan yang menghina ulama dibentangkan. ‘’Ulama adalah panutan kami. Jangan sampai ada satu pun yang menghina kiai atau ulama,’’ kata K.H. Abdilah Asaad, koordinator aksi. Massa dari warga NU itu juga mengerahkan personel Banser dan Pagar Nusa. Tiba di Kantor PN, massa terus berorasi. Mereka juga menggelar doa bersama selama persidangan berlangsung. Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Dalam kesaksiannya, Maskur Ali membantah seluruh tuduhan

menyudutkan yang dilontarkan terdakwa, meski mengakui kenal dengan terdakwa. Pengakuan saksi ini sempat menyulut kembali emosi terdakwa, namun berhasil diredam oleh kuasa hukumnya. Kasus ujaran kebencian ini mencuat tahun 2017 lalu. M. Yunus melalui media menuding pengurus PC NU Banyuwangi menerima aliran dana dari tambang emas PT BSI serta melontarkan kata-kata tak pantas kepada kalangan ulama. Tak terima dengan tudingan itu, PC NU melapor ke Polres Banyuwangi. Meski sempat ada upaya perdamaian, kasus ini akhirnya berlanjut ke persidangan. (kmb30)

Bali Post/kmb30

GELAR AKSI - Massa yang juga kader NU Banyuwangi menggelar aksi di depan Kantor PN Banyuwangi, Selasa (6/2) kemarin.

JUARA – Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Gusti Made Murjana bersama peraih juara WEP Competition 2018.

WEP Competition SMK TI Bali Global Denpasar

Siapkan SDM Melek Teknologi, Jawab Tantangan Revolusi Keempat PROGRAM unggulan SMK TI Bali Global Denpasar yakni WEP Competition 2018 tingkat SMP seBali semakin berkualitas. Selasa (6/2) kemarin, WEP Competition 2018 dibuka Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. Kasek Murjana mengungkapkan, WEP Competition merupakan agenda rutin tahunan OSIS SMK TI Bali Global Denpasar untuk memotivasi kreativitas generasi muda yang kini dikenal sebagai generasi milenial dalam mengaplikasi software serta menuangkan gagasan, ide kreatif dan SDM yang melek di bidang IT. WEP Competition 2018 diikuti 110 siswa dari 21 SMP se-Bali. Lomba meliputi Microsoft Word, Excel, Powerpoint dan Karikatur. Dewan juri terdiri atas Gusti Rai Agung Sugiartha, S.T., M.T., Gede Sastra Wangsa, S.T., M.T., Made Satria Wibawa, S.Pd., M.Eng., Made Hendra Pramana Mahajaya, S.Sn., M.Sn., dosen Stikom Bali. Murjana menambahkan, WEP Competition sepenuhnya dikelola OSIS SMK TI Bali Global sekaligus dipakai media sosialisasi keberadaan sekolah yang membuka program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia, Teknik Komputer Jaringan (TKJ)

serta Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Tahun ajaran 2018/2019 ini, SMK TI Bali Global Denpasar menerima 15 kelas siswa baru. SMK TI Bali Global Denpasar menjadi sekolah besar dan berkualitas serta terlengkap program TI-nya di Bali, tak terlepas dari dukungan guru-guru muda dan energik yang tak hanya mengajar juga mendidik dengan penerapan nilai-nilai 18 karakter bangsa dan penerapan budaya sekolah yakni 5S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun). Keunggulan lain, SMK TI Bali Global Denpasar dilengkapi fasilitas pembelajaran yang lengkap dan representatif, original software serta laboratorium komputer di setiap kompetensi keahlian dan studio multimedia. Menurutnya, keunggulan yang dimiliki SMK TI Bali Global Denpasar untuk menjawab tantangan revolusi industri keempat. Ia yakin lulusan SMK TI Bali Global Denpasar tak ada menganggur. Mereka banyak diterima di perusahaan IT di Bali dan membuka lapangan kerja mandiri. Pelaksanaan WEP Competition diapresiasi Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. WEP Competition ini menunjukkan SMK

TI Bali Global Denpasar semakin meningkatkan kualitasnya untuk mengemban kepercayaan masyarakat dan kemajuan teknologi yang semakin canggih guna memperkuat pendidikan karakter di zaman now. Untuk lomba Word juara I diraih Made Riyo Ary Permana dari SMPN 2 Kuta Utara, juara II Ni Komang Purnamianti (SMPN 3 Kuta Selatan) dan juara III Kadek Bagus Astana Wirayuda (SMPN 3 Kutsel). Kategori Excel juara I I Gede Dendi Pramarta (SMPN 1 Sukawati), juara II Ni Made Diah Hendrayani (SMPN 3 Kutsel) dan juara III Ni Kadek Diva Mayrika Sartana (SMPN 3 Kutsel). Kategori Powerpoint juara I direbut IGA Krisna Kusuma Dewi (SMPN 3 Denpasar), juara II Esther Veransa Hadisucipta (SMPN 3 Kutsel) dan juara III IGA Aditya Sama N. (SMP Petra Berkat). Kategori Karikatur juara I disabet I Dewa Gede Ari Yoga (SMPN 9 Denpasar), juara II I Putu Ardana Kreshna Putra (SMP Ngurah Rai) dan juara III I Made Reiky Ary Gautama (SMPN 9 Denpasar). Hadiah diserahkan Kasek Gusti Made Murjana. Masing-masing juara mendapat piala, piagam, uang pembinaan dan voucher. (ad312)

DI SMAN 2 - Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di SMA Negeri 2 Denpasar.

Senator RI Perjuangkan Lahan Parkir untuk SMAN 2 Denpasar

Rekomendasi Shri Arya Wedakarna Direspons Positif oleh Kemenkeu RI

ASPIRASI SMA Negeri 2 Denpasar terkait permohonan peminjaman lahan di atas tanah negara milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI yang terletak di dekat sekolah setempat yang ditunjukkan kepada Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa berbuah hasil dengan disetujuinya peminjaman sementara. Aspirasi yang disampaikan beberapa bulan lalu saat kunjungan kerja Komite III DPD-RI B65 Bidang Pendidikan ke SMAN 2 Denpasar, langsung ditindaklanjuti dengan rapat bersama Kantor Kemenkeu RI di DPD Bali dan surat rekomendasi persetujuan dari Senator Shri Arya Wedakarna pun dikirimkan ke Menteri Keuangan RI. Rekomendasi DPD-RI Bali itu dibalas dengan positif oleh Kemenkeu RI melalui surat Nomor: S–2088.2/SJ.7/2017 tentang Usulan Pinjam Pakai BMN Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Denpasar yang intinya memberikan kesempatan kepada SMAN 2 Denpasar untuk memanfaatkan tanah kosong di sebelah sekolah milik Kemenkeu RI dijadikan tempat parkir bagi ratusan siswa. ‘’Saya memberi apresiasi pada Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani yang telah mendengar aspirasi dae-

rah Bali. Kita tahu bahwa SMAN 2 Denpasar adalah salah satu sekolah berkualitas baik di Bali, tapi lapangan di tengah sekolah yang dulunya dijadikan lapangan basket serta kegiatan seni dan olahraga sudah beberapa tahun ini dijadikan lapangan parkir karena kendala lahan. Kini astungkara permintaan DPD-RI Bali dikabulkan oleh Menteri Keuangan RI dan mulai 2017 bisa dimanfaatkan walau sementara. Semoga saja ini bisa membantu anak-anak kita agar memiliki space untuk prestasinya. Dulu SMAN 2 Denpasar terbaik di bidang olahraga khususnya basket, dan kini kejarlah prestasi itu kembali,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Terkait rencana pembangunan perumahan bagi pegawai unit-unit di bawah Kemenkeu yang rencananya dibangun di lahan kosong itu mendapat sinyal penolakan dari Senator DPD Arya Wedakarna dengan sejumlah alasan. ‘’Menurut saya paling bagus Gubernur Bali meminta lahan tersebut menjadi milik pemprov. Kebetulan sesuai UU Otonomi Daerah kini SMA/ SMK ada di bawah kendali gubernur di pemprov, maka nantinya setelah beralih status menjadi milik Pemprov Bali bisa dipakai maksimal untuk SMA 2 Denpasar. Saya kurang setuju jika di kawasan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Panjer, sepanjang Jalan Waturenggong dan sekitarnya dibangun perumahan pegawai Bea Cukai. Tidak cocok lagi karena Panjer dan sekitarnya sudah menjadi kawasan pendidikan, jalannya kecil, padat, macet dan jika ditambah perumahan pegawai tentu tidak strategis. Itu nanti urusan saya, gubernur dan menteri. Kita usulkan tukar guling saja dengan tanah pemprov. Seharusnya perumahan pegawai jangan lagi di pusat kota, tapi cari jalur pinggir,’’ ujar Senator Arya Wedakarna yang juga President The Sukarno Center. Selain masalah tanah di SMAN 2 Denpasar, pihak Kemenkeu RI juga masih menyisakan PR terkait sejumlah aspirasi masyarakat di Bali yakni masalah tanah negara yang kini diperjuangan eks karyawan Kemenkeu di Renon, terkait rencana pendirian STAN di Bali dan terkait tanah di Desa Sumber Kelampok, Buleleng. ‘’Target saya semua tuntas tahun 2019. Bali harus berjuang penuh terkait masalah ini. Masyarakat jangan dirugikan dan harus diberi solusi di satu sisi aset negara juga harus dirapikan. Semoga bisa cepat selesai,’’ tegas Senator Arya Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini. (ad315)


Rabu Pon, 7 Februari 2018

daerah

5

Ditarik Penjambret

Pengendara Motor Luka-luka

Denpasar (Bali Post) Wilayah Denpasar Selatan belum aman dari aksi jambret. Muhammad Sidrotul Muntaha (19) mengalami lukaluka karena jatuh dari sepeda motor akibat ulah komplotan jambret. Kasus ini terjadi di Jalan Sunia Negara, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel), Senin (5/2) lalu. Menurut sumber, Selasa (6/2) kemarin, kasus ini tejadi sekitar pukul 02.00 Wita. Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat menuju rumahnya di Jalan Raya Pemogan, Gang Keling, Densel. Saat melintas di TKP, tibatiba dipepet sepeda motor yang dikendarai dua orang tak dikenal. Selanjutnya salah satu pelaku menarik tas yang dibawa korban. Karena kaget, konsentrasi korban buyar dan langsung jatuh bersama sepeda motornya. Komplotan jambret berhasil membawa kabur tas milik korban berisi uang tunai Rp 400 ribu, e-KTP Banyuwangi, SIM C, kartu ATM Bank Niaga dan STNK sepeda motor Honda Beat. ‘’Kasus ini baru dilaporkan hari Selasa (6/2) kemarin ke Polsek Densel. Mungkin korban shock sehingga tidak langsung melapor,’’ ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Selain itu, pada waktu bersamaan terjadi kasus pengeroyokan di Jalan Sidakarya, Densel. Korbannya, Dwiyan Saputra, yang beralamat di Jalan Subur, Monang Maning, Denpasar Barat. Saat melintas di Jalan Sidakarya, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor dihadang dua orang tidak dikenal. Awalnya kedua orang tersebut mengatakan korban memandang mereka sambil menggeber gas motor. Merasa tidak melakukan hal itu, korban membela diri. Setelah itu, kedua pelaku langsung mengeroyok korban. Akibat kejadian ini, korban mengalami bengkak di dahi, rahang, perut dan sakit di punggung. Melihat korban tidak berdaya, para pelaku langsung kabur. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Densel. Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali HP-nya dihubungi, tetapi tidak dijawab. (kmb36)

Pansus XIV DPRD Denpasar Matangkan Retribusi Tera

Denpasar (Bali Post) – Kewenangan untuk melakukan tera dan tera ulang kini dilimpahkan ke masing-masing kabupaten/kota. Bukan saja kewenangan, alat dan sumber daya manusianya juga dialihkan ke kabupaten/kota. Untuk merealisasikannya, daerah harus memiliki dasar pijakan berupa perda guna melakukan tera dan tera ulang alat ukur. Pemkot Denpasar telah menyusun ranperda tentang retribusi pelayanan tera dan tera ulang. Ranperda ini sudah dimatangkan oleh Pansus XIV DPRD Denpasar dengan melakukan rapat kerja bersama instansi terkait, seperti Disperindag, Bagian Hukum dan tim ahli, Selasa (6/2) kemarin. Kepala Disperindag Kota Denpasar I Wayan Gatra dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua Pansus XIV I Made Suweta mengungkapkan, Denpasar telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kota yang tertib ukur. Oleh karena itu, salah satu landasan yang harus dimiliki adalah dasar hukum dari pelaksanaan tera dan tera ulang. ‘’Ini merupakan kebijakan pemerintah yang melimpahkan kewenangan melakukan tera dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota, sehingga kami sekarang bisa melakukan tera,’’ katanya. Menurutnya, sejalan dengan pelimpahan kewenangan itu, Pemkot Denpasar juga diberikan hibah alat dan lahan. Hanya, alat yang dilimpahkan tersebut banyak yang rusak. Harus ada perbaikan serta membeli lagi yang baru. Sementara gedung masih dalam tahap rencana pembuatan, sedangkan untuk SDM, Pemkot Denpasar sudah diberikan 12 tenaga yang memiliki kemampuan untuk melakukan tera. Di sisi lain, anggota Pansus XIV DPRD Wayan Suwirya mempertanyakan waktu atau berapa periode sebaiknya dilakukan tera serta tempat seseorang bisa melaksanakan itu. Ia meyakini belum semua alat ukur yang digunakan ditera. Menjawab pertanyaan tersebut, Gatra menyebutkan tera dan tera ulang dilakukan setiap setahun sekali. Lokasinya bisa di tempat pemilik alat ukur atau Kantor Disperindag. Sementara itu, Kabag Hukum Setda Kota Denpasar Kagung Putra menyatakan ranperda sebagai landasan hukum untuk melakukan retribusi dalam melaksanakan tera dan tera ulang. Tujuannya untuk meningkatkan PAD Kota Denpasar. (kmb12)

Pendaki Tewas di Gunung Raung

Korban Diduga Kehabisan Perbekalan

Banyuwangi (Bali Post) Teka-teki tewasnya seorang pendaki di Gunung Raung, Banyuwangi, Jawa Timur, Zaki Putra Andika (23), sedikit terkuak. Mahasiswa Muhammadiyah, Surakarta ini diduga terjatuh. Selain itu, korban tak membawa peralatan yang standar dan kehabisan perbekalan, padahal cuaca sangat buruk. Jasad pemuda asal Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jatim itu ditemukan sudah kaku, Minggu (4/2) lalu. Mengenakan jaket jeans, ditemukan luka pada kakinya. Tubuh korban berhasil dibawa ke Pos Pantau Pusat Pendakian Raung di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Senin (5/2) pukul 15.00 WIB. Tim SAR gabungan membutuhkan waktu 10 jam untuk membawa tubuh korban hingga ke perkampungan warga. ‘’Medan sangat sulit, harus melewati empat tebing. Cuaca juga sangat buruk, hujan disertai angin kencang. Kami harus berhenti beberapa kali,’’ kata Burhan, tim evakuasi pendaki yang juga warga setempat. Tiba di perkampungan warga, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Kalibaru, lalu dilarikan ke RSUD Genteng, Banyuwangi, untuk menjalani autopsi. Pihak keluarga memilih pasrah dengan musibah tersebut. Jenazah korban langsung dibawa pulang ke kampung halamannya setelah proses autopsi selesai. Salah satu rekan korban yang selamat, Mohammad Salahudin Qoyyim (22), mengisahkan saat cuaca sangat buruk dan tak ada pendaki lain, korban justru berjalan lebih cepat. Akhirnya dirinya kehilangan jejak korban. ‘’Saya berusaha mengejar, tapi korban sudah menghilang. Saya hanya temukan sandalnya,’’ ujar Qoyyim yang dibantu oleh pendaki lain turun dan melaporkan kejadian tersebut. Sebelum ditemukan, korban dinyatakan hilang sejak Jumat (2/2) lalu. Tim SAR gabungan menemukan korban tergeletak di jalur menuju puncak, tepatnya di kawasan tusuk gigi, beberapa ratus meter dari puncak tertinggi Raung. Korban awalnya mendaki bersama dua temannya melalui jalur Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Ketiganya mendaki mulai Rabu (31/1). Ketika tiba di pos puncak bendera cuaca mendadak sangat buruk. Bayu Alfarizi memilih membatalkan pendakian, sedangkan Zaki Putra Andika dan Salahudin Qoyyim melanjutkan perjalanan. (kmb30)

Bali Post/kmb38

LOKASI TEMBOK - Sejumah warga Desa Pakraman Dharmajati, Tukadmungga, Kecamatan Buleleng bersama aparat desa, kecamatan dan Satpol PP Buleleng mendatangi lokasi dibangunnya tembok di tanah pelaba pura desa setempat, Selasa (6/2) kemarin.

Warga Dharmajati Pertanyakan Kejelasan Tanah ’’Pelaba’’ Pura

Singaraja (Bali Post) – Sejumah warga Desa Pakraman Dharmajati, Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, mempertanyakan kejelasan status tanah pelaba pura. Pasalnya, tanah ini diketahui sudah disertifikatkan menjadi tanah milik pribadi. Menyusul kejadian itu, Selasa (6/2) kemarin warga mendatangi lokasi tanah di kawasan Pantai Heppy, Desa Tukadmungga tersebut. Aksi ini dipicu informasi bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng akan turun tangan melakukan peninjauan. Warga minta Satpol PP bisa memberikan kejelasan soal status tanah pelaba pura yang diklaim sebagai milik pribadi itu. Awal sengketa tanah pelaba pura itu ketika terbit sertifikat hak milik (SHM) atas nama Wayan Angker asal Kintamani, Bangli. Ia diduga meng-

klaim tanah pelaba desa seluas 13,5 are. Belakangan saat Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida membangun penahan gelombang, Wayan Angker ikut membuat tembok pagar. Tembok dibangun tepat di atas fondasi beton pengaman pantai milik BWS. Warga keberatan karena tembok juga memagari tanah yang digunakan untuk upacara melasti. Klian Desa Pakraman Dharmajati

Ketut Wicana mengatakan tanah itu digunakan untuk kegiatan melasti. Lokasi melasti terpaksa dipindah karena lahan pelaba pura yang berbatasan langsung dengan pantai banyak yang digerus abrasi. ‘’Pemagarannya agak menjorok ke utara, sehingga warga bereaksi dan mempertanyakan. Kami bersama perbekel mencoba mengondisikan jangan sampai timbul hal-hal negatif,’’ ujarnya. Menurut Wicana, sejak sengketa mencuat pihaknya berupaya melakukan mediasi beberapa kali, namun gagal menemukan titik temu. Saat warga ingin mengembalikan tanah pelaba pura, Wayan Angker disebutnya menawarkan tukar guling. Desa pakraman ditawari lahan seluas enam are di sisi selatan

desa. Tawarannya ditolak, karena warga mengetahui tanah itu merupakan aset desa. ‘’Tanah itu kami gunakan untuk melasti tiap tahun. Tidak ada lagi tempat melasti selain itu. Kalau ditukar guling, warga kami menolak,’’ tegasnya. Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Trantib Satpol PP Buleleng Wayan Duala Arsayasa minta pihakpihak yang terkait dalam sengketa ini melakukan mediasi secepatnya. Lewat mediasi diharapkan ada keputusan terbaik untuk menyelesaikan sengketa dengan cara kekeluargaan. ‘’BPN, PUPU, Perkimta, BWS Bali–Penida, Dinas LH dan pihak terkait lainnya kami sarankan untuk rembuk dulu guna mencari solusi dan mencari tahu persoalan yang terjadi,’’ jelasnya. (kmb38)

Jaksa Beber Alasan Tak Banding

Satgas Saber Pungli Utamakan Pencegahan

Denpasar (Bali Post) Vonis ringan atas perkara tewasnya I Ketut Suwantara dengan terdakwa I Gusti Ngurah Widiana Putra alias Tisan, A.A. Ngurah Karyawan Saputra alias Gung Wes, Gusti Ngurah Gede Yudistira alias Gung Yudis, A.A. Ngurah Agung Bayu Krisna Putra alias Gung Bayu, I Gusti Ngurah Widnyana alias Adis, I Gusti Ngurah Widiasa Putra alias Ngurah Molog, I Dewa Gede Bintara alias Dewa Edo dan I Gusti Ngurah Agung Panji Sukhma alias Gung Panji, cukup mencengangkan publik. Pasalnya, di website terlihat jelas tuntutan JPU A.A. Jayalantara diwakili jaksa Ari Suparmi, terpampang terdakwa kompak dituntut selama delapan tahun penjara. Tetapi oleh majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila, para terdakwa divonis masing-masing setahun 10 bulan penjara. Jaksa tidak menyatakan banding atas perkara tewasnya Suwantara yang menghebohkan warga Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung itu. Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan didampingi JPU Ari Suparmi, Selasa (6/2) kemarin, menjelaskan bahwa sesuai catatan yang dimiliki jaksa, para terdakwa dituntut hukuman selama 3,5 tahun penjara. Bukan selama delapan tahun sebagaimana yang muncul di PN Denpasar. Saat disinggung keluhan pihak keluarga korban karena dalam perkara ini jaksa tidak mengajukan upaya hukum banding, Arief menyatakan pihaknya sudah menerima keluhan keluarga korban. ‘’Kami memfasilitasi dengan

Mataram (Bali Post) – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberikan edukasi tentang pentingnya peran semua pihak dalam memberantas praktik pungli dan korupsi. Kepala Inspektorat Provinsi NTB Ibnu Salim menegaskan, penyuluhan dan sosialisasi penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus meminimalkan kemungkinan timbulnya kerugian. “Masyarakat perlu diberi informasi yang utuh tentang kegiatan atau jenis pungutan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai pungli atau korupsi,” tegasnya, Senin (5/2). Menurutnya, sosialisasi dan penyuluhan juga bertujuan menggugah kesadaran kolektif agar masyarakat menjadi melek pungli sehingga tidak menjadi korban. Atau sebaliknya, ketidaktahuan dan ketikdakberdayaan masyarakat, tidak terus dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk pungli dan korupsi. Selama ini sering kali terjadi mispersepsi mengenai pungutan liar (pungli) terutama berkaitan dengan layanan publik. Padahal biaya tersebut seharusnya tidak ada, misalnya pada layanan untuk mendapatkan sertifikat hak atas tanah melalui program Prona. “Karena ketidaktahuan masyarakat, maka ditemukan kasus pemungutan biaya oleh oknum petugas dengan berbagai alasan,” katanya. Melalui penyuluhan diharapkan masyarakat aktif memberantas pungli. Sebaliknya instansi pemberi layanan pun diharapkan lebih terbuka dan transparan mengumumkan standar pelayanan publik yang dikelolanya. “Standar Pelayanan (SP) itu wajib hukumnya bagi instansi penyelenggara layanan,” tegas Abah Ibnu. Mantan Kasatpol PP Pemprov NTB itu mengingatkan perangkat daerah penyelenggara layanan publik bahwa standar pelayanan harus diumumkan secara terbuka dan wajib dipasang pula di lokasi pelayanan yang mudah diakses. (ant)

Vonis Ringan Kasus Pembunuhan Suwantara

mengupayakan hukum banding. Tapi kan ini putusan sudah 22 Januari. Sesuai mekanisme kita diberi waktu tujuh hari. Ibu itu (pihak korban - red) datang 5 Februari. Kita akomodir dengan mengupayakan banding tapi ditolak,’’ ungkapnya. Masih disinggung saat dalam waktu tujuh hari tidak banding, Kasipidum Arief menjelaskan dalam SOP jika putusan majelis hakim setengahnya dalam pidana umum, bisa tidak mengajukan banding. Tetapi jika dalam perkara narkoba, itu minimal 2/3-nya. Lantas, bagaimana soal tuntutan jaksa delapan tahun sebagaimana yang tertuang di website, sedangkan vonis setahun 10 bulan? ‘’Kalau delapan tahun itu tidak ada. Tanyakan saja ke pengadilan. Jaksa menuntut 3,5 tahun,’’ tegas Arief. Dikonfirmasi terpisah, Humas PN Denpasar Made Pasek mengatakan sudah mengecek. Angka tuntutan delapan tahun itu di-copy dari plash disk yang diberikan pihak kejaksaan, namun dalam surat tuntutannya memang selama 3,5 tahun. Jadi, tuntutan yang di website itu salah input yang disalin dari plash disk kejaksaan. Ditemani majelis hakim yang menyidangkan, I Wayan Sukanila, ia membenarkan tuntutannya 3,5 tahun penjara dan majelis hakim menghukum para terdakwa masingmasing satu tahun 10 bulan. Dalam perkara ini, para terdakwa dijerat Pasal 170 KUHP yakni tentang pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya seseorang. (kmb37)

Kantor Polsek Susut Diresmikan

Kapolda Minta Tingkatkan Pelayanan Bangli (Bali Post) Kantor Polisi Sektor (Polsek) Susut, Kabupaten Bangli, yang tuntas dibangun belum lama ini, diresmikan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Senin (5/2). Acara peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Kapolda Bali. ‘’Saya ucapkan selamat kepada Kapolsek Susut beserta seluruh anggota atas diresmikannya mako (markas komando) ini. Semoga adanya mako baru ini dapat meningkatkan kinerja Polsek Susut dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,’’ kata Irjen Petrus Golose. Ia berharap gedung baru ini dapat menunjang pelaksanaan tugas dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat secara Promoter (profesional, modern dan terpercaya). Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, di antaranya camat, Danramil serta seluruh perbekel se-Kecamatan Susut. Kepada seluruh perbekel, Kapolda Bali minta agar menginformaaikan ke masyarakat di wilayah masing-masing bahwa dalam penerimaan menjadi anggota Polri prosesnya betul-betul murni,

transparan dan akuntabel. Pihaknya juga menegaskan zero coruption dalam proses penerimaan Polri. Pada kesempatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah Bali meresmikan Kantor Bhayangkari Ranting Susut yang berada di lantai dua Mako Polsek Susut. Peresmian ditandai pemotongan pita di depan pintu kantor oleh Nyonya Barbara Golose didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Bangli. Hadir dalam acara peresmian Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Panji Anom, pejabat utama Polda Bali, pejabat utama Polres Bangli beserta seluruh perwira, personel Polsek Susut dan PNS Polri. Kapolres Bangli menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Bali karena di tengah kesibukannya masih bisa menyempatkan diri mengunjungi Polres Bangli sekaligus meresmikan gedung Polsek Susut. ‘’Kami bersama anggota mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolda. Gedung Polsek Susut yang diresmikan ini akan kami manfaatkan sebaikbaiknya untuk memberikan pelayanan, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,’’ ujar Panji Anom. (kmb40)

Bali Post/kmb40

RESMIKAN – Kapolda Bali Irjan Pol. Petrus Reinhard Golose meresmikan Kantor Polsek Susut, Bangli, Senin (5/2).


OPINI

6

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memberdayakan Petani Garam BEGITU rumit rasanya mengelola negeri yang luas ini. Coba bayangkan, mengimpor garam di musim hujan banyak dicemooh orang. Faktanya, produksi beras dan garam kita tak mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dalam teori kekinian, sebuah negara memang tak mampu berdiri sendiri dan selalu menggantungkan diri dengan negara lain. Lihat saja Singapura yang semua kebutuhan pokoknya dipasok dari luar negeri seperti Malaysia. Kita sering tak mau bersifat realistis ketika tidak mampu harus berani membeli kepada orang lain. Tinggal sekarang kita perlu mengevaluasi diri mengapa kita tak mampu mandiri. Pasti ada yang salah dalam manajemen atau dalam urusan produksi. Sebab, banyak kalangan menilai mengimpor garam tak akan mampu menyelesaikan masalah. Hal ini dibenarkan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang mengingatkan bahwa kebijakan impor garam yang diputuskan pemerintah tidak akan menyelesaikan masalah produksi komoditas garam di Tanah Air. Impor garam ini tidak akan menyelesaikan masalah atas krisis garam yang berulangulang terjadi setiap tahun. Permasalahan terkait kebijakan impor garam merupakan bentuk ketidakseriusan pemerintah untuk mencapai swasembada dan kedaulatan garam nasional terlebih dengan alasan musim hujan dan stok garam nasional. Justru krisis garam yang dibiarkan selalu terjadi dari tahun ke tahun selalu menghantui petambak garam. Pemerintah akan mengimpor 3,7 juta ton garam industri untuk memenuhi kebutuhan agar industri mampu membuat perencanaan yang baik guna mendorong ekspansi bisnis. Impor garam industri disampaikan Kementerian Perindustrian mengingat garam industri tidak diproduksi di dalam negeri, padahal komoditas ini dibutuhkan untuk mendorong produksi. Alasan pemerintah angka 3,7 juta ton sudah disesuaikan dengan kebutuhan garam industri per tahun, sehingga apabila Kementerian Perdagangan dalam setahun ini ingin melakukan impor, tidak perlu lagi meminta rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jika mau berpikir realistis lagi, pemerintah mestinya mau menengok ke lapangan. Ketersediaan lahan dan kurangnya pembinaan petani garam dari pemerintah adalah faktor yang menghambat program swasembada garam nasional. Oleh karena itu, pemerintah harus memiliki perencanaan yang jelas dan matang agar bisa memutus ketergantungan garam impor akibat dari industri garam yang masih bermasalah. Saat ini, masih tingginya ketergantungan Indonesia akan garam impor, menandakan masih adanya permasalahan di industri garam nasional yang harus segera dibenahi. Cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi masalah yang menyelimuti industri garam adalah pembinaan petani. Sudah saatnya, petani garam disentuh dengan kemajuan dengan menerapkan teknologi tepat guna. Selain itu, sudah saatnya pendekatan pengelolaan produksi garam bersifat industri. Tak hanya seperti sekarang semuanya mengandalkan sinar matahari. Ini bertujuan agar petani garam semakin bergairah. Juga harus ada nilai tambah dari garam yang diproduksi petani. Jika nilai garam yang dijual petani tinggi, niscaya makin banyak generasi muda yang mau menjadi petani garam.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Informasi Cuaca

Sampai saat ini, cuaca di Bali tidak menentu. Penting bagi saya dan warga lainnya terkait dengan informasi perkembangan cuaca setidaknya untuk mengantisipasi perjalanan. Untuk itu, saya berharap BMKG melakukan kerja sama dengan media massa untuk menginformasikan perkembangan cuaca secara rutin. Selama ini, informasi BMKG memang telah banyak membantu saya mendapatkan informasi terkait cuaca. Namun, karena anomali cuaca sangat tinggi, saya sebagai pemandu pariwisata sangat berharap ada informasi yang jelas terkait perkembangan cuaca di Bali. I Putu Mertayoga Gianyar, Bali

Menjaga Masa Kampanye Masa kampanye kandidat gubernur Bali dan bupati pada pilkada serentak 2018 sudah dekat. Ini tentu harus menjadi perhatian semua pihak termasuk para kandidat. Mohon saat menghadirkan massa ke lokasi kampanye, simpatisan diingatkan agar tetap santun. Hindarkan melakukan konvoi yang berpotensi menghambat aktivitas warga lainnya. Selain itu, materi kampanye hendaknya tetap santun dan beretika. Jangan saling menjelek-jelekkan kandidat. Sampaikan program dan bagaimana program itu akan dicapai. Kami sebagai masyarakat Bali tetap berharap Pilkada 2018 aman dan damai. Saya juga yakin aparat keamanan, polisi dan TNI telah melakukan pendekatan khusus dan strategi yang jelas untuk menjaga stabilitas masa kampanye ini. I Wayan Sudarma Denpasar, Bali

Ironis, Indonesia Impor Garam Sulit untuk dipercaya Indonesia yang merupakan suatu kepulauan yang sangat luas ternyata setiap tahun mengimpor garam, seperti halnya dengan impor beras. Apa sebenarnya yang terjadi di negeri yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya. Tahun ini, jumlah impornya cukup fantastis yaitu sekitar 3,7 juta ton. Apa yang salah terhadap pengelolaan pesisir yang memiliki sumber daya sangat besar untuk menghasilkan garam tetapi ternyata produksi garam di tingkat petani garam masih belum mencukupi. Salah satu alasan adanya impor garam adalah harga garam di dalam negeri relatif tinggi sebagai akibat dari kelangkaan garam yang dihasilkan oleh petani garam dan pengusaha garam di dalam negeri yang berdampak pada ketimpangan antara produksi dan konsumsi.

Oleh Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. emerintah sepertinya lebih menyukai impor dibandingkan meningkatkan produksi garam di dalam negeri. Jika produksi garam yang rendah diakibatkan oleh kemampuan petani garam yang rendah, maka sudah sepantasnya dilakukan upaya yang intensif dan serius untuk memberdayakan petani garam. Solusi agar Indonesia tidak terus-menerus tergantung pada impor garam adalah segera dilakukan berbagai penguatan. Bila sektor swasta tidak tertarik dengan industri ini, perlu ada penyertaan modal negara, untuk memecah kembali industri garam oleh BUMN. Penyertaan modal negara yang paling aman sementara ini ada di sektor hulu melalui BUMN Garam dan Subsidi bisa diberikan dalam wujud teknologi yang berupa alat-alat untuk

P

memproduksi garam yang tepat guna dan mudah diimplementasikan oleh petani karena sangat tidak masuk akal kalau kita menjadi importir garam yang sangat besar. Sebelumnya, Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun mengaku optimis dengan pencapaian target swasembada garam yang mesti terlaksana dua tahun lagi. Dia yakin, Indonesia mampu mencapai swasembada garam dengan kerja keras lintas kementerian. Dengan basis perhitungan saya adalah akumulasi kemampuan produksi di Jawa Timur (Madura) atau kemampuan produksi garam di luar Nusa Tenggara Timur (NTT). Baru sekarang ini, pemerintah menyatakan, lahan garam yang potensial itu ada juga di luar NTT, yaitu teluk Kupang, Nagakeo, dari Ende. NTT bisa menghasilkan dua kali lipat dari yang kita andalkan sebagai produksi na-

sional yang di Jawa. Dalam hitungan Alex, kalau di Jawa masa produksi hanya 4 bulan, artinya musim kemarau hanya 4 bulan saja dengan kemampuan produksi 70 ton per hektar per tahun. Sementara di NTT 8 bulan tidak turun hujan. Maka dengan waktu kemarau yang panjang ini, bisa memproduksi garam 2 kali lipat yang ada di Jawa. Maka logika produksinya dobel, di NTT bisa memproduksi minimal 140 ton per hektar per tahun. Namun, penciptaan teknologi untuk peningkatan produksi perlu dilakukan, dan diintroduksikan kepada petani garam di sentra-sentra penghasil garam. Petani garam memerlukan pendampingan dalam mengadopsi dan mengaplikasikan teknologi berproduksi guna menghasilkan garam yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumen termasuk perusahaan-perusahaan. Ben-

tuk pendampingan yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan yang dimulai dari hulu dan hilir. Di sektor hilir, petani garam didorong untuk untuk memahami dan memastikan produkproduk garamnya memiliki nilai ekonomis yang layak. Nilai ekonomis yang pantas ini akan menjadi insentif bagi petani untuk semakin bergairah dalam memproduksi garam. Inklusif bisnis antara kelompok petani garam dengan pengusaha garam perlu dibangun untuk dapat saling memperoleh nilai tambah. Insentif ekonomis yang diperoleh petani garam selanjutnya akan memberikan jaminan keberlanjutan usaha tani garam yang dikelolanya. Penggunaan teknologi berproduksi yang diintroduksikan

Oleh I Made Kridalaksana patung yang bagus. Untuk itu, karya seni yang ia buat bisa dipajang di area-area yang relatif sempit seperti di dekat meja guru, di dekat papan tulis, di pojok ruang, maupun di area atau titik kosong lainnya. Selain dapat mempercantik ruang kelas, kehadiran karya seni tersebut akan menjadi kebanggaan bagi siswa di kelas tersebut, menghadirkan suasana bagi guru yang mengajar, serta tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi si pembuatnya. Selain karya yang bersifat individu, untuk area-area yang luas seperti dinding yang mendominasi ruang, karya seni juga dapat diekspresikan yakni: melukis secara bersama-sama. Melukis secara bersama-sama di dinding kelas tidak saja dimaksudkan untuk menghadirkan suasana ruang kelas yang berbeda, namun lebih dari itu adalah menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan positif di kalangan siswa seperti: memupuk rasa kebersamaan, rasa toleransi, saling memiliki, tanggung jawab, serta mengembangkan bakat berkesenian. Rasa toleransi, seperti saling menghargai pendapat siswa satu sama lain akan terlihat pada saat mendiskusikan, merencanakan, serta menerjemahkan tema lukisan yang akan diusung. Rasa kebersamaan akan terejawantah saat mereka mengeksekusi tema ke dalam bentuk lukisan di media yang berupa dinding kelas. Dalam hal ini, setiap siswa akan terlibat secara bersama sesuai dengan potensi masing-masing seperti mengamplas dinding, membuat sket gambar, mengecat, mencampur cat, membantu menyiapkan properti, dan sebagainya. Selanjutnya, sebagai wujud rasa tanggung jawab serta saling memiliki, karena karya tersebut milik bersama, warga kelas setidaknya akan turut menjaga karya seni tersebut, baik dari gangguan tangan usil siswa dari kelas itu sendiri maupun pihak lain di luar kelas mereka. Yang tentu tidak

Penulis adalah Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra dan Ketua HKTI Buleleng

’’Pemerintah sepertinya lebih menyukai impor dibandingkan meningkatkan produksi garam di dalam negeri. Jika produksi garam yang rendah diakibatkan oleh kemampuan petani garam yang rendah, maka sudah sepantasnya dilakukan upaya yang intensif dan serius untuk memberdayakan petani garam.’’

Mengekspresikan Seni di Ruang Kelas

Selama ini, ruang-ruang kelas di sebagian besar sekolah — khususnya sekolah negeri — masih didominasi oleh dinding yang masih bersih, polos serta monoton. Pada umumnya atribut yang terpasang di dinding kelas adalah seputar gambar lambang negara, presiden, wakil presiden, pahlawan nasional, papan tulis, maupun slogan-slogan yang memotivasi serta mengedukasi. Kalau saja ruang kelas yang terkesan monoton tersebut dimanfaatkan dengan baik tentulah suasana ruang akan terlihat lebih semarak. Untuk itu, titik-titik atau area kosong di kelas seperti dinding, pojok ruang, sekitar papan tulis, maupun area kosong lainnya sejatinya dapat juga dimanfaatkan para siswa. Berbagai benda yang dapat dipasang di area-area tersebut adalah kerajinan atau keterampilan siswa seperti: patung maupun lukisan. Menurut Joseph Beuys (1973), setiap manusia adalah seniman, every man is an artist. Sebagai individu, setiap siswa pun pada dasarnya tentu adalah seniman. Sebagai seniman tiap-tiap siswa ini tentu dapat mengekspresikan talentanya pada medium yang memang tersedia di ruang kelas. Dalam konteks ini para siswa hanya menyalurkan bakat seninya untuk mengisi kekosongan titik-titik atau area tertentu di ruang kelas. Jadi, berkesenian adalah bukan menjadi tugas utama mereka datang ke sekolah sehingga dikhawatirkan mereka akan melupakan tugas pokok mereka yakni: mengikuti proses pembelajaran di kelas masing-masing. Ini pun bukan berarti setiap siswa memamerkan bakat seninya masingmasing sehingga ruang kelas menjadi penuh dengan karya-karya mereka. Setidaknya dalam satu kelas dapat dipilih salah satu siswa yang memang paling berbakat yang mungkin dapat diseleksi melalui audisi. Dengan demikian, siswa di seluruh kelas akan dapat menerima dengan lapang dada, karya siapa yang memang layak menjadi duta seni kelas mereka. Sebagai contoh, siswa yang terseleksi di suatu kelas adalah seseorang yang memiliki bakat membuat seni

kepada petani-petani garam agar dapat digunakan sepanjang tahun, baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Hal ini sangat penting dilakukan guna menjamin tersedianya garam sepanjang tahun untuk menghindari adanya ketimpangan antara produksi dan konsumsi. Jika kondisi ini bisa dipenuhi, maka impor garam sudah tidak akan terdengar lagi, bahkan Indonesia menjadi negara pengekspor garam. Diperlukan adanya political will dari pemerintah untuk menghentikan impor garam dan sebaliknya meningkatkan produksi garam di dalam negeri.

kalah pentingnya, para siswa dapat juga belajar memperoleh pengetahuan melalui tematema karya seni yang memiliki korelasi dengan mata pelajaran yang penting, setidaknya bagi siswa di kelas bersangkutan. Tema lukisan pun bisa beragam dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk anak-anak di jenjang pendidikan dasar, tema lukisannya tentu lebih sederhana. Objek-objek berupa flora, fauna, maupun seputar kegiatan keseharian anak-anak dapat dituangkan di dinding kelas mereka. Selain lukisan, karya seni melipat kertas atau origami dapat juga menghiasi tempattempat tertentu di kelas. Sementara untuk level pendidikan setingkat SMA/SMK, temanya pun dapat ditentukan sesuai dengan jurusan siswa di kelas bersangkutan. Pada jenjang SMA, pada dinding kelas jurusan IPA misalnya, para siswa dapat melukis objekobjek yang berhubungan dengan anatomi tubuh makhluk hidup pada ilmu Biologi, misalnnya. Pada kelas jurusan IPS, temanya bisa terkait dengan objek-objek terkait dengan mata pelajaran Ekonomi seperti aktivitas di pasar tradisional, pasar modern, bursa saham dan sebagainya. Demikian pula pada ruang kelas jurusan Bahasa. Tema-tema yang berhubungan dengan budaya serta bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa asing serta mata pelajaran terkait jurusan bahasa lainnya termasuk naskah puisi, syair lagu, peribahasa maupun slogan-slogan inspiratif dan edukatif baik dalam bentuk bahasa daerah, bahasa Indonesia, maupun bahasa asing lain. Agar karya seni yang dibuat di kelas tidak melenceng dari tema yang ditetapkan, peran guru untuk melakukan pengarahan tema maupun pengawasannya tentu merupakan suatu keniscayaan. Untuk itu, para guru mesti mengarahkan tema-tema tertentu yang relevan dengan pembelajaran pada mata pelajaran utama sesuai jurusan di kelas bersangkutan.

POJOK Hotel dan restoran di Bali pilih gunakan daging impor. - Warga Bali jadi penonton. *** Presiden Jokowi minta JK atasi persoalan investasi. - Saudagar pasti bisa. *** 2018, usaha jasa pariwisata di Bali diprediksi tumbuh. - Pastikan bermanfaat bagi Bali.

Penulis, guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Mengwi, Badung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


WISMAN Wisatawan mancanegara (wisman) berwisata ke Kota Denpasar, saat menikmati liburannya di Bali, Selasa (6/2) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Pon, 7 Februari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Hati-hati Merevisi Perda RTRW

Waspadai Agenda Pengembang

Denpasar (Bali Post) —

Pihak dewan diharapkan bersikap hati-hati dalam melakukan revisi Peraturan Daerah (Perda) RTRW, terutama menyangkut rencana penetapan wilayah yang diperbolehkan melampaui batas ketinggian bangunan 15 meter. Diperbolehkannya bangunan di atas 15 meter meski dibatasi, di masa datang dapat memicu perubahan secara luas. Selain itu, bangunan dengan tinggi maksimal 15 meter dianggap sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Pemerintah didorong untuk melakukan kajian mendalam, sebelum melakukan revisi Perda RTRW. Demikian disampaikan dosen Teknik Sipil Universitas Warmadewa Nyoman Gede Maha Putra, S.T., M.Sc., Ph.D., Selasa (6/2) kemarin. Maha Putra mengatakan, hingga saat ini belum ada kajian yang benar-benar menyeluruh mengenai berapa sesungguhnya kebutuhan

akan bangunan, baik untuk permukiman maupun perkantoran. ‘’Belum ada kajian yang menghitung dengan jelas berapa daya tampung

maksimal yang tersedia dan berapa sebenarnya kebutuhan bangunan untuk masyarakat terutama di Bali Selatan,’’ kata dosen yang baru saja

menyelesaikan doktoralnya di Oxford Brooks University Inggris bidang Urban Design. Dengan melakukan kajian, akan dapat ditentukan apakah bangunan vertikal di atas 15 meter benar-benar dibutuhkan. Saat ini saja, lanjut Maha Putra, belum banyak bangunan yang dibangun dengan tinggi pada batas atas yakni 15 meter. ‘’Kenapa tidak dibangun saja dengan batas maksimal yang sudah ada saat ini, sehingga tidak perlu sampai mengubah

aturan baru melalui perda yang membolehkan bangunan di atas 15 meter,’’ katanya. Memperbolehkan adanya bangunan meski hanya bangunan tertentu saja di atas 15 meter, dalam jangka panjang akan menjadi acuan bahwa bangunan lainnya di Bali boleh melampaui 15 meter. Maha Putra lalu mengingatkan pemerintah bahwa dalam hal Perda RTRW yang diperlukan adalah ketegasan penegakan hukumnya. Saat ini penegakan Perda RTRW

misalnya dalam hal ruang terbuka hijau sangat lemah. Banyak kawasan yang sebelumnya adalah jalur hijau diam-diam berubah menjadi kawasan permukiman. ‘’Yang perlu dilakukan mendesak adalah ketegasan dalam pemanfaatan ruang. Jangan sampai ruang terbuka hijau terus menyusut,’’ kata mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Unud ini. Selain itu, pemerintah perlu juga mewaspadai adanya agenda-agenda terselubung

dari pengembang-pengembang besar yang ingin memanfaatkan Pulau Bali. ‘’Tidak tertutup kemungkinan, revisi Perda RTRW ini menjadi pintu masuk investor-investor properti besar untuk menjadikan Bali seperti Singapura,’’ tegas Maha Putra. Bali yang menjadi destinasi pariwisata dunia, dipastikan akan membuat investor properti mengincar lahan untuk dibangun dengan bangunan vertikal seperti apartemen atau hotel. (kmb14)

Figur

Bedah Rumah Veteran KODIM 1611/ Badung dalam waktu dekat akan melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018. Berbagai persiapan telah dilakukan di antaranya pengecekan lokasi di wilayah Banjar Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Badung dan koordinasi dengan Pemkab Badung. Sedangkan pada Selasa (6/2) kemarin, digelar rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan TMMD melibatkan instansi terkait di aula Makodim, Denpasar dan dipimpin Dandim 1611/Badung, Letnan Kolonel Inf. Handoko Yudho Wibowo. Dalam Rakor tersebut, Dandim Handoko menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan rakor ini untuk menyamakan persepsi dalam rangka menyukseskan pelaksanaan program TMMD. “Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu pembangunan jalan rabat atau beton, paving, dan senderan. Selain itu, akan ada kegiatan bedah rumah I Gusti Putu Jaga, anggota veteran,” ujarnya. Pembangunan jalan rabat dan senderan dilakukan di Jalan Bubungan Munduk Bengong, Banjar Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, sepanjang 638 meter dan lebar 3 meter. Rinciannya, jalan beton 500 meter dan di depan Pura Subak Bregiding dibuat jalan paving sepanjang 138 meter. Sedangkan bedah rumah veteran I Gusti Putu Jaga, beralamat di Banjar Kasianan, Desa Pangsan, Petang, ukuran 5 x 7,5 meter. “TMMD ini akan dilaksanakan mulai minggu keempat bulan Maret sampai minggu keempat bulan April tahun 2018. Kami berharap stakeholder terkait turut serta menyukseskan program ini,” ujar mantan Danyon 900/Satia Bakti Wirotama (SBW) yang bermarkas di Singaraja, Buleleng ini. (rah)

Ratusan Ribu Masyarakat Belum Terekam E-KTP Denpasar (Bali Post) KTP elektronik atau e-KTP merupakan syarat untuk menggunakan hak pilih dalam Pilgub Bali, 27 Juni mendatang. Namun sampai saat ini, masih ada 183.086 penduduk Bali yang belum terekam e-KTP. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi terpadu pemutakhiran data pemilih dalam Pilgub Bali 2018 yang digelar KPU Bali, Senin (5/2). ‘’Ini perlu dituntaskan melalui sinergi dan partisipasi pihak-pihak terkait dan masyarakat luas,’’ ujar Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Raka Sandi menambahkan, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya jika mempunyai e-KTP atau surat keterangan (Suket) dari Disdukcapil. Saat ini masih ada waktu untuk melakukan perekaman e-KTP, lantaran kapasitas peralatan bisa dikatakan memadai. Hanya, ada kendala terkait kehadiran masyarakat untuk melakukan perekaman. Oleh karena itu, upaya sosialisasi harus lebih digencarkan. ‘’Warga yang belum direkam baik yang sudah berumur 17 tahun saat ini maupun 17 tahun saat hari H agar segera diselesaikan. Angka tadi 183 ribu sekian, angka besar dan cukup signifikan,’’ jelasnya. Raka Sandi menambahkan, e-KTP tidak saja penting untuk keperluan Pilgub Bali. Tetapi juga kepentingan administrasi lain seperti pendidikan, perbankan, dan tentu saja identitas diri. Pihaknya berharap masalah perekaman e-KTP sudah tuntas sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebab, hal itu akan terkait dengan penyediaan logistik dan penyiapan TPS (tempat pemungutan suara - red). (kmb32)

Bali Post/eka

TUTUP - Deretan toko yang ada di Terminal Ubung, Denpasar terlihat tutup, Selasa (6/2) kemarin. Kondisi ini merupakan dampak dari dipindahkannya aktivitas naik-turun penumpang bus AKAP ke Terminal Mengwi.

Soal Fungsikan Terminal Ubung Layani Bus AKAP

Warga Tanggapi Beragam

Denpasar (Bali Post) Perpindahan terminal penumpang bus Antar-Kota AntarProvinsi (AKAP) dari Terminal Ubung ke Terminal Mengwi Badung ditanggapi beragam oleh warga Kelurahan Ubung. Tetapi pedagang dan pemilik rumah kos-kosan berharap Terminal Ubung dapat kembali difungsikan untuk melayani bus AKAP. “Selama ini, keberadaan Terminal Ubung sering memberikan masalah. Setelah pindah, warga merasa senang,” kata Nyoman Budi, salah satu warga Ubung, Selasa (6/2) kemarin. Masalah yang sering ditimbulkan adalah kroditnya lalu lintas sepanjang Jalan Cokroaminoto Denpasar dari depan terminal ke arah utara. Bahkan, salah satu ban-

jar di Kelurahan Ubung pernah memasang ban bekas besar di pinggir jalan untuk mencegah bus AKAP menaikkan dan menurunkan penumpang di sepanjang jalan di wilayah banjar tersebut. Selain itu, tindakan para calo tiket yang membuat penumpang tidak nyaman. Namun, tidak dimungkiri keberadaan Terminal Ubung bagi sejumlah warga Ubung menjadi sumber penghidupan. “Ada warga yang membuka warung di dalam Terminal Ubung,” kata Budi lebih lanjut. Dengan perpindahan terminal bus AKAP ke Mengwi, otomatis Terminal Ubung sepi dan pembeli pun nyaris tidak ada. “Saya merasa dirugikan

dengan pindahnya terminal bus AKAP ke Mengwi, karena warung menjadi sepi,” kata Ketut Sudiartha, seorang warga Ubung yang membuka warung di Terminal Ubung. Selain itu, warga Kelurahan Ubung pemilik kos-kosan juga mengeluhkan perpindahan terminal bus AKAP, karena kamar kos yang mereka usahakan sepi. Biasanya kamar kos yang mereka miliki dengan mudah mendapatkan pengontrak baik dari mereka yang bekerja di PO-PO bus maupun warga pendatang yang berjualan di Terminal Ubung. Warga Kelurahan Ubung yang pedagang dan pemilik rumah kos-kosan memiliki harapan Terminal Ubung dapat kembali difungsikan untuk melayani bus

AKAP. Menurut Budi, keberadaan terminal bus AKAP di Terminal Ubung tidak akan menjadi masalah kalau mereka yang menggunakan terminal untuk mencari nafkah berkomitmen menjaga ketertiban. Tidak menjadikan jalanan macet karena menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal. Yang paling utama tentu saja para calo tiket bisa bersikap benar-benar tertib tidak memaksa penumpang apalagi dengan kekerasan. Perpindahan terminal bus AKAP ke Terminal Mengwi didasarkan pada keputusan pemerintah pusat dan daerah. Hal ini tidak lepas dari status Terminal Ubung yang diturunkan

menjadi tipe C. Dengan menjadi tipe C, secara aturan Terminal Ubung tidak lagi dapat melayani bus AKAP. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah perusahaan PO AKAP yang selama ini beroperasi di Terminal Ubung didukung para pedagang yang berjualan di Terminal Ubung, melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Bali, Senin (5/2). Mereka menuntut Terminal Ubung dapat kembali digunakan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang bus AKAP. Sejak dipindah ke Terminal Mengwi, PO Bus AKAP mengalami kesulitan mendapatan penumpang karena penumpang enggan naik dari Terminal Mengwi yang dianggap terlalu jauh. (kmb14)

Sindikat Curanmor Jual Hasil Curian Lewat ’’Online’’ Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengungkap sindikat curanmor yang beraksi di wilayah Denpasar dan Bangli, Minggu (4/2) lalu. Selain menangkap pelaku utama Mahamad Zaini (41), petugas juga meringkus penadahnya, seorang karyawan BUMN di Bangli. Kasus ini terungkap setelah tersangka Zaini menawarkan motor curian lewat media online. Kapolsek Dentim, Kompol Adnan Pandibu, mengatakan Selasa (6/2) kemarin, ada tiga motor yang diamankan sebagai barang bukti. Salah satu korbannya yang melapor yaitu Yohanes Jehadin (31) beralamat di Jalan Noja Gang XXXI, Dentim. “Modusnya, pelaku mengincar sepeda motor milik tetangga kos yang kuncinya nyantol dan stang tidak dikunci. Pencurian motor Yamaha Jupiter milik korban

terjadi hari Sabtu lalu pukul 05.30 Wita,” tegasnya. Kronologisnya, lanjut Adnan, saat kejadian pukul 03.00 Wita, pelaku mengambil motor korban yang saat itu dalam keadaan tidak terkunci. Awalnya, motor tersebut dituntun keluar kos sampai di depan gang. Selanjutnya, pelaku menghidupkan motor tersebut menggunakan kunci yang diambil sebelumnya. “Sebelum beraksi, pelaku mengambil kunci kontak dan STNK asli motor tersebut tanpa sepengetahuan pemilik. Setelah itu, motor tersebut dibawa ke tempat tinggal pelaku yang lain yaitu di Jalan Pulau Moyo I Gang II, Pedungan, Denpasar Selatan,” ungkapnya. Berdalih perlu uang, sepeda motor tersebut ditawarkan di media online. Setelah itu, postingan motor tersebut dilihat adik korban, Emanuel. Selanjutnya,

Emanuel pura-pura tertarik dengan motor tersebut dan bersedia membeli Rp 1,8 juta. Pelaku dan Emanuel lalu janjian transaksi di minimarket Jalan Pulau Moyo, Denpasar. “Sebelum transaksi adik korban menginformasikan akan ada transaksi. Anggota kami ikut ke sana. Tapi pelaku kenal dengan adik korban dan saat itu juga dia langsung lari. Beberapa jam kemudian, pelaku berhasil ditangkap di tempat tinggalnya,” kata perwira asal Sumatera Utara ini. Waktu diinterogasi, pelaku mengaku mencuri dua motor yaitu Yamaha Jupiter dan Mio. Sedangkan di Bangli, pelaku mengambil Yamaha RX King. Motor Yamaha Mio digadia kepada Oka Munadi Rp 2,5 juta. Sedangkan Yamaha RX dipakai sendiri. “Kasus ini masih kami kembangkan. Pelaku ini tidak punya pekerjaan tetap,” tegas Adnan. (kmb36)

Bali Post/rah

RILIS KASUS - Polsek Dentim merilis pengungkapan sindikat curnamor.


BANGLI

8

Rabu Pon, 7 Februari 2018

20 Hektar untuk Pengembangan Bawang Putih

Bangli (Bali Post) – Sebanyak 20 hektar lahan pertanian di Desa Songan Kintamani akan digunakan untuk pembudidayaan bawang putih tahun ini. Hal ini dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bawang putih di daerah. Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas PKP Kabupaten Bangli I Wayan Tagel Sujana, Selasa (6/2) kemarin, mengatakan bawang putih pernah menjadi salah satu komoditi pertanian yang banyak dikembangkan petani di sejumlah desa seperti di Dausa, Bantang dan beberapa desa lainnya di Kintamani. Bawang putih banyak dibudidayakan petani sekitar tahun 1980-an. Namun seiring berjalannya waktu, budi daya bawang putih di Kintamani terus berkurang, bahkan nihil. Menurut Tagel, ada beberapa alasan yang membuat petani enggan mengembangkan bawang putih. Petani enggan mengembangkan bawang putih karena masa tanamnya yang cukup lama, dibandingkan bawang merah. Jika bawang merah masa tanamnya hanya 70 hari, bawang putih perlu masa tanam hingga 105-110 hari. Di samping itu, petani juga mulai beralih dari bawang putih karena produksinya yang tidak sebanyak bawang merah. ‘’Produksinya lebih rendah sehingga petani lebih memilih mengembangkan bawang merah,’’ ungkapnya. Untuk memenuhi kebutuhan bawang putih di daerah, Pemkab Bangli tahun ini mendapat jatah pengembangan bawang putih seluas 20 hektar. Rencananya pengembangan bawang putih akan dilakukan Pemkab Bangli di Desa Songan, Kintamani. ‘’Sudah ada tiga kelompok petani yang diverifikasi dan bersedia mengembangkan bawang putih. Dua kelompok di Banjar Dalem dan satu kelompok tani di Banjar Batu Meyeh,’’ terangnya. Selain dibantu bibit, kelompok tani tersebut juga nantinya akan dibantu pupuk. Petani juga akan diberikan pendampingan dari PPL agar pengembangan bawang putih menjadi optimal. ‘’Sejauh ini baru verifikasi dan belum pasti. Sekarang hal itu masih dirapatkan di Lombok,’’ ujarnya. Ditambahkan Tagel, proses pembudidayaan bawang putih tidak jauh berbeda dengan bawang merah. Dari segi harga, bawang putih cenderung stabil dibandingkan bawang merah. Di daerah Jawa, bawang putih sudah banyak dibudidayakan di lahan sawah. Namun untuk di Bangli, budi daya bawang putih di sawah belum pernah dilakukan. ‘’Tujuan pengembangan bawang putih untuk memenuhi kebutuhan. Selama ini dari tahun ke tahun pemerintah masih harus mengimpornya,’’ katanya. (kmb40)

Bali Post/nan

PENGUNGSI - Pengungsi yang masih bertahan di pengungsian SKB Kayuambua, Susut.

Puluhan Pengungsi Pulang Mandiri Bangli (Bali Post) Puluhan pengungsi asal Banjar Daya Desa Ban, Kubu, Karangasem yang mengungsi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Susut, Senin (5/2) pulang ke kampung halaman secara mandiri. Pengungsi yang pulang sebanyak 36 orang atau 11 kepala keluarga (KK). Kasi Kedaruratan dan Lo-

gistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa seizin Komandan Posko Letkol Cpn. Andy Pranoto mengungkapkan, dengan kepulangan puluhan pengungsi tersebut, jumlah pengungsi yang masih bertahan di Gedung SKB saat ini tercatat 207 jiwa. ‘’Sekarang ini tidak ada lagi warga dari Banjar Daya yang mengungsi di SKB. Sekarang warga yang

masih bertahan di pengungsian di SKB adalah warga dari Banjar Bonyoh Desa Ban. Mereka sudah ada rencana untuk tetap bertahan di pengungsian sampai hari raya Nyepi, Maret mendatang. Jika memang nantinya aktivitas Gunung Agung menurun dan status diturunkan, kemungkinan mereka bisa kembali ke kampungnya,’’

kata Agus Sutapa. Untuk pengungsi di Posko di TK/SD International di Kelurahan Kubu, kata Agus Sutapa, sampai saat ini jumlah yang masih bertahan sebanyak 341 jiwa yang berasal dari Dusun Kesimpar Desa Besakih, Dusun Daya dan Dusun Pura, Desa Sebudi serta Dusun Keladian Desa Pempatan. ‘’Sebenarnya memang

ada warga yang wilayahnya di luar radius 6 km yang bertahan di pengungsian. Karena mereka masih dilanda rasa was-was, akhirnya mereka memutuskan untuk tetap mengungsi seiring aktivitas Gunung Agung masih tinggi dan status masih level IV. Jadi, kalau dijumlahkan, pengungsi di Bangli sebanyak 548 jiwa,’’ jelasnya. (kmb41)

Dinas PUTRKP Diminta Fokus Garap Program ”Hotmix”

Bangli (Bali Post) –

Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPK) Kabupaten Bangli diminta fokus menuntaskan program hotmix jalan dengan mengacu pada SK Bupati yang pertama, yakni sepanjang 733 km. Dinas PUTRPK diharapkan tidak menggarap ruas jalan di luar SK tersebut agar capaian program jelas dan tidak tumpang-tindih. ‘’Kalau Pemkab mau concern, tuntaskan dulu hotmix ruas jalan mengacu SK pertama. Jangan mengambil ruas jalan sesuai SK kedua (905 km),’’ kata anggota Komisi III DPRD Bangli Wayan Karyasa, Selasa (6/2) kemarin.

Tagel Sujana

Bali Post/ina

Puluhan Babinsa Ikuti Peningkatan Kemampuan Komsos Bangli (Bali Post) Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial (Komsos) di aula Kodim, Selasa (6/2) kemarin. Kegiatan yang diikuti 72 Babinsa tersebut dipimpin langsung Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto. Dandim Andy Pranoto mengatakan, komsos merupakan salah satu metode bagi aparat teritorial dalam melaksanakan pembinaan teritorial yaitu melalui komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Kegiatan diikuti Babinsa dari seluruh desa di Kabupaten Bangli. Menurutnya, ada lima hal yang bisa diupayakan untuk meningkatkan kemampuan komsos kalangan Babinsa saat menjalankan tugas di lapangan, yakni senantiasa meningkatkan kepercayaan diri, memahami tujuan dari setiap kegiatan komsos yang akan dilaksanakan, mengenali terlebih dahulu siapa yang akan menjadi objek komsos, menguasai wilayah binaan masing-masing baik dari segi geografi, demografi, dan kondisi sosialnya, serta tidak hanya ingin dimengerti tetapi para Babinsa juga harus mau mengerti kepentingan dari pihak yang diajak berkomunikasi. ‘’Kita berharap melalui kegiatan pembekalan peningkatan kemampuan komsos ini para Babinsa dapat lebih optimal dalam bertugas khususnya dalam rangka menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang serta untuk membina ketentraman serta keamanan di wilayah binaan masingmasing,’’ katanya. Selain memberikan pemahaman terkait lima hal tersebut, pihaknya juga memberikan motivasi kepada anggota bahwa di setiap permasalahan yang dihadapi pasti ada jalan keluarnya. ‘’Kita yakin dengan memiliki pemahaman bahwa setiap cobaan bisa diatasi, akan mampu meningkatkan motivasi mereka dalam menjalankan tugas sehingga apapun permasalahan yang dimiliki oleh Babinsa tidak akan menjadi beban saat mereka bertugas di masyarakat,’’ jelasnya. (kmb41)

Bali Post/nan

KOMSOS - Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto saat menyampaikan materi dalam kegiatan peningkatan komsos, Selasa (6/2) kemarin.

Karyasa mengatakan, dalam rapat kerja (raker) yang dilaksanakan Komisi III dengan Dinas PUTRKP beberapa waktu lalu, pihaknya sempat mempertanyakan penuntasan hotmix di Bangli. Sesuai janji pemkab, hotmix jalan akan fokus dituntaskan mengacu pada SK pertama sepanjang 733 km sebelum kemudian meng-hotmix ruas jalan sesuai SK kedua. Namun, dari informasi yang berkembang, Dinas PUTRPK telah meng-hotmix ruas jalan di luar SK pertama, meski target pertama belum selesai. Menurut Karyasa, pengerjaan hotmix di luar SK pertama bisa dilakukan jika terdapat kendala teknis yang menyebabkan ruas ja-

lan itu tidak memungkinkan dikerjakan. ‘’Kita sangat sayangkan ada ruas jalan di luar SK 733 sudah diambil. Sementara sesuai SK 733, belum semuanya kelar di-hotmix. Saya kurang tahu apa pertimbangannya, apakah ada kendala teknis atau pemerataan,’’ katanya. Disampaikan politisi PDI-P ini, adanya dua SK yang mengatur kegiatan hotmix jalan di Bangli karena adanya penambahan ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Bangli. Sesuai SK pertama, ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Bangli panjangnya hanya 733 km. Namun, setelah ada penambahan, ruas jalan yang

kini menjadi tanggung jawab Pemkab menjadi 905 km. Karyasa mengungkapkan, dari pengamatannya selama ini, program hotmix jalan di Kabupaten Bangli sudah cukup merata. Hanya pihaknya meminta agar pemeliharaannya diperhatikan sehingga ruas jalan yang di-hotmix bisa bertahan lama. ‘’Karena sudah banyak jalan hotmix yang bahu jalannya sudah tergerus,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas PUTRKP Bangli Wayan Lawe dalam raker lalu mengatakan, bahwa ruas jalan di Bangli yang di-hotmix sudah sesuai SK 733. Hanya dia tidak membeberkan secara rinci ruas jalan yang telah digarap. (kmb40)

Wayan Karyasa

Bali Post/ina

Tangani Orang Telantar

Pemprov Diharapkan Sediakan Rumah Singgah

Bali Post/nan

ALAT PERTANIAN - Bantuan alat pertanian yang diberikan tahun lalu. Tahun ini, Bangli mendapatkan jatah bantuan 10 unit cultivator dari pemerintah pusat.

Bantuan 10 Cultivator dari Pusat

Pemkab Tunggu Arahan Pusat Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli tahun ini mendapatkan bantuan 10 unit cultivator dari pemerintah pusat. Namun, sekarang pemkab masih menunggu surat resmi dari Kementerian Pertanian untuk melakukan verifikasi terhadap kelompok tani yang layak menerima bantuan tersebut. Kasi Sarana Produksi dan Alat Mesin Pertanian Dinas PKP Bangli Sang Putu Surata, Selasa (6/2) kemarin, mengatakan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) memakai dana APBD belum dianggarkan tahun ini. Sementara bantuan dari pusat melalui APBN berupa cultivator. Bantuan ini berdasarkan usulan yang diajukan pemkab ke pusat. ‘’Kalau tahun lalu dari APBN reguler kita dibantu

pompa 5 unit, traktor 6 unit dan cultivator 2 unit. Sementara bantuan cadangan dari anggota DPR-RI kita dapat pompa air 46 unit, traktor roda dua 40 unit dan traktor roda empat 6 unit. Namun, untuk tahun ini bantuan cadangannya belum bisa dipastikan apakah akan dibantu atau tidak. Kita sifatnya menunggu saja. Jika ada kita terima, kalaupun tidak ya...tidak apaapa,’’ katanya. Menurut Surata, saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kementerian Pertanian. Setelah surat turun, pihaknya baru akan melakukan verifikasi untuk mencari calon penerima dan lokasi penerima bantuan cultivator. ‘’Setelah dilakukan verifikasi terhadap kelompok, baru nama-nama penerima

akan kita tetapkan. Dan selanjutnya baru kita kirim ke pusat agar bantuan alat segera turun,’’ jelasnya. Pemberian bantuan ini, lanjut Surata, akan disesuaikan dengan luas lahan dan kebutuhan. Cultivator cocok untuk pengolahan lahan kering yang tanahnya gembur atau tidak keras yang diperuntukkan menanam sayursayuran, bawang, cabai dan yang lainnya. ‘’Selama ini bantuan alat yang kita berikan kepada kelompok memang sudah sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika memang alat itu tidak lagi dimanfaatkan oleh kelompok, maka alat itu bisa dilimpahkan ke kelompok lain yang lebih membutuhkan lewat berita acara pelimpahan,’’ paparnya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli hingga saat ini belum bisa menyediakan rumah singgah bagi orang telantar. Untuk menyediakan rumah singgah, Pemkab masih terkendala sarana, prasarana, SDM dan lainnya. Pemkab Bangli mengharapkan rumah singgah di Bangli bisa disediakan Pemprov Bali, mengingat orang-orang telantar yang ditangani selama ini berasal dari seluruh kabupaten di Bali. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta, Selasa (6/2) kemarin, mengatakan keberadaan rumah singgah sangat dibutuhkan sebagai tempat penampungan sementara bagi orang-orang telantar. Selama ini, Bangli yang secara wilayah memiliki rumah sakit jiwa (RSJ) kerap memfasilitasi orang-orang telantar termasuk pasien RSJ yang berasal dari kabupaten lain dan tidak jelas alamatnya. Karena belum tersedia rumah singgah, orang-orang telantar maupun pasien RSJ tersebut difasilitasi Pemkab dengan meminjam Rumah Bali yang lokasinya ada di wilayah Kota Bangli. ‘’Kan kasihan kalau ada pasien dari RSJ yang berasal dari Negara harus pulang ke rumah asalnya, sementara dia masih harus berobat di RSJ. Untuk sementara kan bisa dibawa ke rumah singgah. Contohnya juga gepeng yang ditang-

kap malam hari, siapa yang nerima kalau dikembalikan ke daerah asalnya. Kalau ada rumah singgah kan bisa dibawa ke sana sementara,’’ terangnya. Karena orang-orang telantar yang difasilitasi berasal dari kabupaten lain, kata Sukarta, rumah singgah semestinya bisa disediakan Pemprov Bali dengan membuat UPT di kabupaten-kabupaten termasuk Bangli. Terkait hal itu, Sukarta mengakui pihaknya sudah sempat menyampaikannya ke Dinas Sosial Provinsi Bali. Usulan tersebut sejauh ini masih dikaji. Sebelumnya, Direktur RSJP Bali dr. Bagus Darmayasa belum lama ini menyampaikan, pihaknya selama ini cukup sering mendapat kiriman gelandangan dan orang telantar. Mereka biasanya diangkut dari jalanan dan dikirim ke RSJ lantaran disangka mengalami gangguan kejiwaan. Meski kondisinya dinyatakan sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa setelah diperiksa, tak jarang pihak yang sebelumnya mengantar gelandangan itu ke RJS tidak mau menjemputnya dengan berbagai alasan. Untuk menghindari adanya gelandangan yang tidak mengalami gangguan jiwa namun dikirim ke RSJ, dia berharap agar masing-masing pemerintah kabupaten/kota bisa membuatkan semacam rumah singgah. (kmb40)


GIANYAR

Rabu Pon, 7 Februari 2018

9

Satpol PP Amankan Puluhan Gepeng

Gianyar (Bali Post) Gelandangan dan pengemis (gepeng) kembali marak di kawasan wisata Ubud. Kondisi ini pun langsung direspons Dinas Satpol PP Kabupaten Gianyar. Pada Selasa (6/2) kemarin, Satpol PP melakukan penertiban. Dalam operasi kemarin, petugas harus kejar-kejaran dengan para gepeng. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengungkapkan, petugas harus bekerja keras untuk mengamankan 25 gepeng. Mereka tergolong wajah baru. Penangkapan gepeng ini berlangsung di beberapa titik, yakni di Pengosekan, Padangtegal, Peliatan dan Ubud. ‘’Mereka ini belum pernah ditangkap, wajah baru semuanya,’’ ujarnya. Dijelaskan Agusnawa, penangkapan gepeng kali ini cukup menarik. Di Peliatan, tepatnya di dekat pasar gepeng yang tidak mau diciduk memilih melarikan diri. Bahkan ada gepeng yang lari sampai masuk ke gang buntu. ‘’Sampai kami panggil-panggil jangan ke situ, itu buntu. Baru dikasih tahu buntu, langsung jongkok minta ampun,’’ ujarnya. Setelah dikumpulkan, para gepeng ini diangkut truk kemudian dibawa ke kantor Satpol PP. Selanjutnya mereka didata bersama Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Gepeng langsung diantar pulang ke rumah mereka di Munti, Karangsem. Agusnawa mengaku puas dengan penangkapan gepeng kali ini. ‘’Kalau ini baru namanya penangkapan. Gepeng kali ini benar-benar saat dikasih uang kami amankan,’’ jelasnya. Dijelaskannya, pada penertiban sebelumnya para gepeng seperti sengaja menunjukkan diri terutama saat akan ada upacara keagamaan. ‘’Karena ada odalan di kampung mereka, supaya mereka bisa dipulangkan secara gratis, makanya menunjukkan diri,’’ ujarnya. (kmb35)

BERSIAP PULANG - Pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma yang bersiap untuk pulang, Selasa (6/2) kemarin.

Pengungsi Pulang

Posko Sutasoma Dikosongkan Gianyar (Bali Post) -

Puluhan pengungsi memutuskan pulang ke kampung halaman. Posko Lapangan Sutasoma, Sukawati pun mulai dikosongkan. Para pengungsi pulang atas permintaan sendiri karena melihat aktivitas Gunung Agung terus menurun. Proses pemulangan pengungsi difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar.

Bali Post/nik

GEPENG - Para gepeng yang diamankan di Kantor Satpol PP Gianyar.

Salah seorang pengungsi, Komang Mariani bersama anggota keluarganya mengaku memutuskan pulang karena melihat pengungsi lainnya sudah banyak kembali ke Karangasem. ‘’Pengungsi lainnya semua pulang, jadi kami memutuskan pulang ke rumah di Desa Buana Giri Kecamatan Bebandem,’’ ucapnya, Selasa (6/2) kemarin. Lantaran hampir seluruh pengungsi sudah pulang, Mariani pun mengaku tidak enak menempati posko pengungsian bersama pengungsi lainnya

yang jumlahnya tidak seberapa. Mereka tidak mau lebih lama memberatkan petugas posko. ‘’Kalau hanya harus melayani kami, kan kami jadi tidak enak. Apalagi petugas di sini baik sekali. Kami sangat berterima kasih, sekarang kami pulang pun dibekali minyak, beras dan beberapa barang lainnya diberikan kepada kami untuk dibawa pulang,’’ katanya. Pengungsi yang tinggal di Posko Lapangan Sutasoma sejak lima bulan lalu ini juga ingin melepas rindu akan kampung

Rusak Perlengkapan Gamelan

Bali Post/nik

erahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. ‘’Waktu kami amankan, banyak petugas ditendangi sama dia. Lalu kami borgol,’’ terangnya. Saat diamankan, dari mulut perempuan berambut pirang itu keluar bau seperti minuman beralkohol. WNA yang merupakan penganut aliran kepercayaan itu selain mengamuk juga beberapa kali mengucapkan mantra. (kmb35)

Korban Senderan Amblas akan Dikremasi Gianyar (Bali Post) Korban meninggal akibat amblasnya senderan Pura Bukit Sari, Kelurahan Bitera, Gianyar, I Wayan Suwiska akan dikremasi pada Kamis (8/2) di krematorium Dawan, Kabupaten Klungkung. Sementara di lokasi kejadian akan dilaksanakan upacara pecaruan balik sumpah pada rahina Tilem Kawulu, Kamis (15/2) mendatang. Keluarga besar dirundung duka yang mendalam atas meninggalnya korban yang akrab disapa Yut itu. Korban yang seorang buruh bangunan itu dikenal sebagai sosok pekerja keras. ‘’Semua keluarga shock menghadapi musibah ini. Tak ada yang menyangka, juga tidak pernah ada firasat aneh,’’ jelas kakak korban, I Made Lanus. Dijelaskan, Yut meninggalkan seorang istri, tiga putra dan satu RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka Wayan Suwiska, Kelurahan Bitera, Gianyar.

sejak 23 September 2017 itu, kemarin pihaknya pun turut serta berkemas. Sejumlah barang yang sebelumnya digunakan sudah dibersihkan. ‘’Ya, kita bersihkan semua dan besok (hari ini-red) rencananya kita lakukan upacara matur suksma di tempat ini,’’ jelas Oka Digjaya. Disinggung terkait donasi yang terhimpun di Posko Sutasoma, Oka Digjaya mengaku masih melakukan pendataan. Kini pihaknya tinggal memberikan perhatian terhadap pengungsi mandiri yang tinggal di sejumlah tempat di kawasan Gianyar. ‘’Kalau pengungsi mandiri ini biasanya masih ada kontrak kerja sehingga mereka masih menetap di sini,’’ ujarnya. (kmb35)

Sepasang Kekasih Asal Sumbawa Diringkus Polisi

GALI INFORMASI - Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa berupaya menggali informasi terhadap warga Rusia yang mengamuk di Desa Saba, Blahbatuh. dilakukan wanita tanpa identitas itu. ‘’Perabotan gong di banjar dibuang sama Rusia ini. Ceng-ceng dibuang,’’ ujar Nasta. Kejadian ini pun membuat geram warga setempat. WNA yang sudah empat tahun tinggal di Desa Saba itu diamankan beramai-ramai oleh warga. Ia juga sempat dibawa ke Polsek Blahbatuh. Setelah diamankan di Polsek, selanjutnya dis-

halaman. Disinggung kekhawatiran meningkatkanya aktivitas Gunung Agung, Mariani mengaku hanya bisa pasrah. Apabila aktivitas Gunung Agung meningkat, dia mengaku akan mengungsi ke posko pengungsian terdekat. ‘’Kalau kemarin gempanya membuat kami takut. Kami berdoa saja semoga tidak ada aktivitas gunung lagi,’’ ujarnya. Hal senada disampaikan pengungsi lainnya, Ni Wayan Nurji. Dia berharap Gunung Agung kembali normal sehingga

aktivitas warga bisa berjalan seperti biasa. Pengungsi yang sejak dua bulan lalu tinggal di Posko Lapangan Sutasoma ini pun mengaku bahagia bisa pulang ke Desa Karangsari, Kecamatan Selat. ‘’Ya bahagia sekali bisa pulang, bisa berkumpul lagi seperti dulu,’’ katanya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengungkapkan, sebelumnya sisa pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma hanya tercatat 23 orang. Namun kemarin semuanya memutuskan untuk pulang. ‘’Kalau memang mereka ingin pulang, kita fasilitasi. Kita antar mereka ke Karangasem,’’ ungkapnya. Terkait tidak adanya pengungsi di posko yang berdiri

Curi Empat Motor

Warga Rusia Diamankan Warga Gianyar (Bali Post) Seorang Warga Negara Asing (WNA) diamankan warga Banjar Pande Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Selasa (6/2) dini hari kemarin. Perempuan berkebangsaan Rusia itu diamankan lantaran melakukan perusakan terhadap perlengkapan gamelan milik warga setempat. Setelah ditelusuri, WNA tersebut ternyata mengalami depresi. Dia pun dibawa ke RSJ Bangli. Kepala Satpol PP Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Agusnawa menyampaikan, saat diinterograsi WNA itu tidak mau menyebutkan namanya. Dia berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia meskipun tidak lancar. ‘’Dia tergolong depresi. Ucapannya tidak nyambung ketika kami ajak bicara,’’ jelasnya. Tokoh Puri Peliatan Ubud ini mengatakan, petugas telah membawa WNA itu ke RSJ sekitar pukul 11.00 Wita untuk ditangani lebih lanjut. ‘’Dia sudah ditangani. Kalau masih begitu, bisa dideportasi,’’ tegasnya. Petugas Satpol PP Kabupaten Gianyar Wayan Nasta menerangkan, penangkapan terhadap warga Rusia ini berawal dari keluhan warga Banjar Pande. Keluhan itu berupa aksi perusakan yang

Bali Post/nik

putri. Anak sulungnya sudah bekerja di kawasan wisata Ubud, anak kedua sedang menempuh pendidikan militer di Buleleng, anak ketiga duduk di bangku SMA dan si bungsu perempuan masih SD. Anak kedua korban, informasinya sedang mengikuti latihan menembak di kawasan hutan Pulaki. Maka itu, pihak keluarga sengaja tidak memberikan kabar. ‘’Kami ingin dia fokus pendidikan. Karena takutnya kalau dia denger berita ini, pendidikannya kacau,’’ ujarnya sedih. Keluarga pun sudah berupaya menghubungi para pembina TNI. Mereka diminta agar tidak membicarakan kejadian ini. Termasuk menyita sementara hp para siswa agar tidak bisa melihat medsos. Sementara terkait upacara kremasi dilakukan di kramatorium lantaran ada halangan penanggalan Bali sehingga jenazah adiknya tidak bisa diaben maupun dikubur. ‘’Ada halangan ingkel Wong. Jadi tidak bisa diaben. Biar cepat, karena ini musibah maka keluarga sepakat akan dikremasi,’’ jelasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Polisi meringkus sepasang kekasih asal Sumbawa yang menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku bernama Amri Rahman (31) dan kekasihnya Asmawati (37) mencuri empat unit kendaraan bermotor di wilayah Gianyar dan Badung. Seorang penadah, Darmawan Asryad yang menjual hasil curian tersebut juga turut diringkus polisi. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deny Septiawan menerangkan, awalnya polisi melakukan penyelidikan pencurian yang terjadi di wilayah Polsek Payangan dengan korban I Wayan Mandia. Berdasarkan informasi di TKP pencurian, polisi akhirnya melakukan pengejaran pelaku hingga ke Lombok. ‘’Dua orang tersangka akhirnya kami tangkap di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat pada Minggu, 4 Februari kemarin,’’ katanya saat press release di Mapolres Gianyar, Selasa (6/2) kemarin. Di Pelabuhan itu kedua pelaku ditangkap saat hendak balik ke Bali untuk mengambil sepeda motor Revo hasil curian

yang ditinggal di pelabuhan Padangbay, Karangasem. ‘’Jadi selama ini setiap usai beraksi pelaku memang langsung membawa sepeda motor hasil curian ke Lombok untuk dijual ke penadah,’’ ungkapnya. Kedua pelaku menjual sepeda motor Honda Vario hasil curian kepada seorang penadah bernama Darmawan Arsyad. Di Lombok sepeda motor itu dijual seharga Rp 2 juta. Dari pengungkapan kasus ini, total polisi mengamankan empat sepeda motor yakni Honda Vario DK 5864 KD, Honda Beat DK 2275 UF, Honda Revo DK 8502 KP dan Honda C 70 DK 1714 AN. Empat sepeda motor ini hasil pencurian di wilayah Gianyar dan Badung. Polisi juga mengamankan uang Rp 1,7 juta yang diduga hasil penjualan sepeda motor, surat-surat kendaraan dan lima unit hp yang diduga dibeli dari hasil pencurian sepeda motor. ‘’Apakah hp ini hasil pencurian, masih kami kembangkan. Tetapi pengakuan sementara ini mereka beli sendiri,’’ ujarnya. Mantan Kasat Reskrim Bangli ini menjelaskan, pasangan kekasih yang menjadi ter-

sangka ini melakukan aksinya secara bersama. Asmawati bertugas mengintai sasaran. ‘’Kalau sudah ada sasaran berupa sepeda motor dengan kunci nyantol, Asmawati lantas berboncengan dengan Amri Rahman menuju lokasi tersebut,’’ katanya. Setiba di lokasi dengan suasana sepi, Amri Rahman langsung menyikat sepeda motor tersebut. Hasil curian langsung dilarikan ke Lombok. Disingung, apakah para tersangka pernah terjerat kasus pencurian, AKP Deny mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan berkas kasus. ‘’Masih kita cek di tempat lain. Kalau di Gianyar baru pertama ini,’’ katanya. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, Amri Rahman dan Asmawati dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sementara Darmawan Asryad selaku penadah dipasangkan pasal 480 dengan ancaman lima tahun penjara. ‘’Kita juga imbau masyarakat jangan teledor meninggalkan kendaraan dengan kunci nyantol, karena ini menjadi kesempatan pelaku pencurian,’’ kata Deny. (kmb35)

Bali Post/nik

PELAKU - Polisi saat menunjukkan pelaku pencurian sepeda motor dan penadah.


JEMBRANA

10

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Kakanwil Tekankan Integritas Petugas Rutan Negara (Bali Post) Para petugas di Rutan Negara ditekankan untuk mengutamakan integritas dan bebas dari pungutan liar (pungli). Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Maryoto Sumadi saat memberikan pengarahan di Rutan Negara, Selasa (6/2) kemarin. Dalam paparannya, Sumadi didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Surung Pasaribu mengingatkan kepada para petugas agar selalu mengutamakan integritas dalam melaksanakan pelayanan tugas pemasyarakatan. Baik pelayanan kepada narapidana dan masyarakat. Mengingatkan agar tidak ada pungutan liar (pungli) dan perlakuan yang adil kepada warga binaan. Selain memberikan pengarahan, Kakanwil kemarin juga melantik sembilan orang yang ditetapkan sebagai Majelis Pengawas Daerah Notaris Jembrana. Selain terdiri dari notaris, majelis yang memiliki kewenangan dan kewajiban melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap notaris ini berasal dari unsur pemerintahan dan akademisi. Kakanwil menekankan agar majelis pengawas notaris ini profesional dalam melaksanakan tugasnya, sSehingga terwujudnya pelayanan kenotariatan yang mudah cepat dan berkualitas bisa terwujud. Kepala Rutan Kelas IIb Negara Purniawal mengungkapkan dengan pola pembinaan integrasi saat ini, diharapkan bisa meningkatkan prestasi yang diraih tahun 2017 lalu. Rutan Negara tahun lalu melalui pembinaan integrasi Cuti Bersyarat (CB) bisa membebaskan warga binaan melalui CB tepatnya sebanyak 52 orang. (kmb26)

Bali Post/olo

DIPERIKSA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Jembrana, IGN Putra Riyadi saat diperiksa kesehatannya oleh dokter di Kejaksaan Negeri Jembrana, Senin (5/2).

Kadis Kominfo Ditahan di Rutan Negara Ditempatkan di Ruangan Mapenaling

Bali Post/olo

PENGARAHAN - Sejumlah petugas Rutan Negara ketika mendengarkan pengarahan dari Kakanwil. Petugas di Rutan Negara diminta untuk mengutamakan integritas dan bebas pungli.

Dua Tahun Berjalan

Puluhan Kios di Peken Ijogading Masih Tutup Negara (Bali Post) Meski sudah beroperasi selama dua tahun, namun puluhan kios dan los di Peken Ijogading, terutama di lantai dua, kini masih tutup. Beberapa hari belakangan ini, sama sekali tidak ada aktivitas di lantai tersebut. Bahkan, pintu masuk tidak ada yang buka. Padahal, sebelumnya banyak pedagang yang membuka kiosnya. Namun, seiring berjalannya waktu, satu per satu kios pedagang itu tutup. Bahkan, sekarang sudah semuanya tutup. Seperti yang terlihat pada Senin (5/2) lalu. Kios dan los yang sempat digunakan untuk berjualan buah dan barang dagangan lainnya nampak kosong. Padahal di atas pintu geser, sejumlah kios terpampang papan nama toko masing-masing. Berbeda dengan kondisi kios di lantai satu yang masih ada aktivitas. Los di lantai satu sebagian besar merupakan pedagang canang, pejati, bunga dan kelengkapan upakara lainnya. Kios di lantai ini sebagian besar masih terlihat buka, terutama yang menghadap ke arah luar pasar. Dari informasi yang dihimpun, di pasar ini terdapat 42 kios dan 50 los. Kosongnya kios di lantai dua itu mendapat sorotan Bupati Jembrana I Putu Artha, beberapa hari lalu. Sebab, di sela-sela menggelar operasi pasar (OP) di areal parkir, Bupati Artha sempat melihat kios tersebut tidak ada yang buka. Begitu mengetahui hal itu, orang nomor satu di Jembrana ini meminta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Jembrana untuk bertindak tegas. Bila tidak berkomitmen untuk berjualan maka kunci kios yang dipegang para pedagang (kiosnya tutup - red) harus ditarik. Bahkan, diminta mengganti dengan kunci baru bila memang tak ada kuncinya. ‘’Kalau tidak bisa (buka kunci), pakai gergaji. Tidak bisa lagi pakai las, lalu ganti dengan kunci baru,’’ tegasnya. Menurut Bupati Artha, banyaknya kios yang tutup ini dikarenakan adanya kesalahan saat pembagian. Sebab, saat itu yang terpenting kios dan losnya habis. Bila yang menerima kios itu benar-benar pedagang, pasti akan berjalan dengan sendirinya. Sayangnya, mereka tidak memanfaatkan dengan baik fasilitas tersebut. Bahkan, para pedagang yang menempati kios itu justru tidak pernah membukanya. Sejatinya untuk menempati kios dan los itu tidak dipungut biaya. Rencananya, fungsi Peken Ijogading untuk mengantisipasi para pedagang untuk pindah sementara dari Pasar Umum Negara yang akan direnovasi. Bila los dan kios tidak cukup menampung, maka untuk sementara dibuatkan di luar (halaman parkir). Para pedagang juga diperbolehkan tetap berjualan di Peken Ijogading ini apabila memang berkeinginan seperti itu. Tetapi harus dipastikan, satu pedagang untuk satu kios. Karena itu pihaknya meminta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Jembrana juga mengawasi dan benar-benar menyeleksi teliti dalam menerima pedagang. (kmb26)

Bali Post/olo

KIOS - Suasana di lantai dua Peken Ijogading, Selasa (6/2) kemarin. Terlihat puluhan kios yang ada, namun tidak pernah buka.

Negara (Bali Post) -

Pascadiperiksa satu setengah jam dan ditetapkan sebagai tersangka, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Jembrana IGN Putra Riyadi langsung ditahan. Tersangka pun ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B sebagai titipan dari jaksa. Begitu juga tersangka Nengah Darna. Kedua tersangka kasus dugaan korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk ini kini ditempatkan di ruangan masa pengenalan lingkungan (mapenaling). Kep a la R ut a n Neg a ra Kelas II B Purniawal saat dikonfirmasi, Selasa (6/2) kemarin, membenarkan pihaknya telah menerima dua tahanan titipan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana tersebut. Sesuai prosedur, tahanan yang baru masuk ini akan ditempatkan di ruangan mapenal-

ing. Nantinya, akan dipindahkan ke ruang tahanan yang lebih luas. ‘’Sekarang masih di kamar mapenaling. Keduanya dalam keadaan sehat. Tadi (kemarin - red) baru saja dicek dokter,’’ ujar Purniawal. Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Jembrana Made Pasek Budiawan saat dit-

anya mengenai perkembangan kasusnya mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasusnya. Ia menerangkan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam kasus ini. Untuk kedua tersangka ini, katanya, dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undangundang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberentasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Kita lihat fakta di persidangan nantinya,’’ ucap mantan Kasi Pidsus Kejari Klungkung ini. Seperti berita sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jembrana, PR, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan

Negeri (Kejari) Jembrana, Senin (5/2). Tak hanya itu, PR juga langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama satu setengah jam di ruang penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus). PR ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan penyimpangan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk. Selain pejabat eselon II di Pemkab Jembrana ini, Kejari juga menahan tersangka sebelumnya yakni ND yang saat itu menjabat sebagai Kepala Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk. (kmb26)

Bupati Tunjuk Aryana Jadi Plt.

OLAH TKP - Sejumlah petugas kepolisian ketika melakukan olah TKP.

Bali Post/kmb

Mayat Membusuk Gegerkan Warga Mendoyo

Negara (Bali Post) Warga Dusun Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Selasa (6/2) kemarin digegerkan dengan penemuan mayat membusuk di salah satu rumah di dusun setempat. Mayat tersebut teridentifikasi bernama Ida Bagus Made Dadung Sudana (65). Korban ditemukan membusuk di kamar mandi. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Dari informasi yang dihimpun di lapangan ke marin menyebutkan penemuan mayat korban ini ketika saksi Ketut Londen dan istrinya, Ni Made Artini, warga Banjar Tengah Desa Yehkuning, Jembrana datang ke rumah korban hendak mencari bunga. Begitu berada di pekaran-

gan rumah korban, mereka mencium bau tak sedap. Bahkan, mereka juga melihat ada lalat begitu banyak. Karena takut, pasangan suami-istri itu tidak berani melihat langsung. Mereka lebih memilih untuk memberitahukan kondisi itu kepada tetangganya dan petugas Bhabinkamtibmas. Warga pun berbondongbondong ke lokasi untuk melihat secara langsung kejadiannya. Tak berselang lama, sejumlah petugas kepolisian tiba di TKP dan langsung melakukan pemeriksaan. Tubuh korban dilihat sudah membusuk di bak kamar mandi. Selain mengeluarkan bau tak sedap, tubuh korban juga sudah membengkak dan dikerumuni lalat. Kondisinya

dalam keadaan telanjang pada bagian bawah dan mengenakan baju putih di bagian atas. Menurut keterangan tetangganya dan pihak keluarga, korban selama hidupnya menderita penyakit diabetes, tensi tinggi dan kaki agak lemah. Korban hidup seorang diri di rumah itu, sementara istri dan anaknya tinggal di Denpasar. Usai melakukan olah TKP, jenazah korban langsung dibawa ke RSU Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memasang police line di rumah korban. Sementara, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya penemuan mayat korban di kamar mandi tersebut. (kmb26/kmb)

KEPALA Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Jembrana IGN Putra Riyadi (sebelumnya inisial PR) kini telah ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Ia ditahan bersama tersangka lainnya, Nengah Darna (sebelumnya inisial ND), karena diduga terlibat kasus korupsi retribusi Terminal Manuver Gilimanuk. Atas kasus ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana pun langsung mengambil langkah cepat. Guna mengisi kekosongan jabatan itu, Bupati Jembrana I Putu Artha, Selasa (6/2) kemarin menunjuk Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan I Made Aryana sebagai Plt. Kadis Kominfo. Penunjukan itu melalui surat nomor 820/0217/BKPSDM/2018. ‘’Ya, Bapak Bupati sudah menunjuk staf ahli, Pak Aryana sebagai plt. guna mengisi kekosongan jabatan,’’ kata Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, kemarin. Selain itu, Kembang menjelaskan, Sekda Jem-

brana juga sudah menggelar rapat terkait masalah tersebut. Ia mengaku sangat terpukul dengan kondisi ini. ‘’Merasa sedih. Karena Pak Kadis orangnya baik dan jujur, juga bekerja penuh loyalitas. Jadi tidak menyangka dan di luar akal sehat. Mudah-mudahan dalam fakta-fakta persidangan tidak terbukti dan bisa bebas,’’ harapnya. Terkait bantuan hukum, kata Kembang, pihaknya akan menunggu petunjuk bupati. Hal ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Pihaknya juga sering mengimbau kepada jajaran di Pemkab Jembrana untuk bekerja dengan baik dan memberi pelayanan secara maksimal. ‘’Kami selalu tekankan niat yang baik, harus dengan cara yang baik. Niat yang benar, harus dengan cara yang benar,’’ ungkapnya. Untuk ke depannya, ia berharap tidak ada pejabat-pejabat lainnya yang tersandung kasus korupsi. Untuk itu, ia meminta kepada jajarannya harus bekerja penuh tanggung jawab. (kmb)

I Made Kembang Hartawan

Bali Post/kmb


Rabu Pon, 7 Februari 2018

BULELENG

11

Dampak Bencana Alam

Kerugian Infrastruktur Irigasi Capai Rp 4,5 Miliar

Singaraja (Bali Post) – Dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor terus didata oleh instansi terkait di Buleleng. Salah satunya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR). Instansi ini mencatat kerugian bidang infrastruktur irigasi mencapai Rp 4,5 milair. Disusul, kerusakan infrastruktur jalan Rp 1 miliar dan sarana-prasarana air minum (SPAM) mencapai Rp 300 juta. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Ketut Suparta Wijaya saat ditemui di Singaraja, Selasa (6/2) kemarin.

Bali Post/kmb38

LONGSOR – Tanggul penahan tanah asli di hilir Waduk Titab-Ularan longsor, Selasa (6/2) kemarin, diduga karena intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir ini.

Lebih jauh, Suparta Wijaya mengatakan, sarana irigasi itu kebanyakan rusak berat karena banjir bandang. Konstruksi irigasi ini ada yang tergerus hingga memutus aliran air dan ada yang tingkat kerusakannya sedang--hanya tertimbun tanah longsor, sehingga aliran air menjadi tersendat. Sementara itu, kerusakan jalan meliputi badan jalan tergerus karena kondisi tanah labil akibat hujan deras. Gerusan ini memutus lapisan aspal hingga badan jalan menjadi sempit. Kerusakan ini seperti yang terjadi di jalan Desa Gesing menuju kawasan Danau Tamblingan Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Selain itu, jalan dari Desa Asah Gobleg ke Desa Cempaga kerusakannya juga sama. Di kawasan ini juga ada jembatan yang rusak berat hingga mengganggu akses lalu lintas. Sedangkan, untuk kerusa-

kan SPAM, kebanyakan pipa air minum terputus karena diterjang banjir bandang. Pipa ini pun berada di pinggir daerah aliran sungai (DAS) hingga di bibir jembatan, sehingga ketika dilanda banjir bandang, pipa hanyut. “Kami sudah mendata dan sebagian besar kerugian kita ada pada infrastruktur irigasi dan bendung. Jalan juga banyak rusak dan kerugiannya lumayan termasuk SPAM nilai kerugiannya juga tinggi,” katanya. Menurut Suparta Wijaya, upaya perbaikan atas kerusakan yang terjadi, sejauh ini PUPR sudah melakukan pengkajian dan melakukan penggeseran pemanfaatan anggaran. Hasil sementara, perbaikan dengan menggeser alokasi anggaran yang ada mempertimbangkan tingkat kerusakan dan dampak yang ditimbulkan. Dia mencontohkan, perbaikan dengan skala prioritas ini dilakukan pada

jalan Gesing menuju Danau Tamblingan. Diperkirakan perbaikan jalan ini dengan struktur konstruksi batu pasangan dan penguatan dengan beton bertulang memerlukan anggaran Rp 174 juta. Jalan Asah Gobleg ke Desa Cempaga juga diprioritaskan untuk diperbaiki dengan anggaran mencapai Rp 400 juta. “Solusinya, kita harus melakukan pergeseran anggaran. Ini sudah kami lakukan, hasil sementara kita sasar yang kerusakan parah. Ini menjadi pertimbangan perbaikan dengan skala prioritas ini,” jelasnya. Ditanya terkait penanganan banjir di SDN 1 Baktiseraga, Suparta Wijaya mengatakan, program jangka panjang penanganan banjir di kawasan itu adalah membangun sodetan untuk memecah aliran air dari arah selatan. Saat banjir yang lalu, volume air yang

Bali Post/kmb38

Ketut Suparta Wijaya

begitu besar sepenuhnya mengalir ke utara melintasi permukiman penduduk di Desa Baktiseraga, perumahan LC, Jalak Putih, dan di Jalan Ahmad Yani Barat. Untuk mengurangi volume air ketika hujan itu, pada jembatan di depan SDN 1 Baktiseraga perlu dibuat sodetan untuk membagi aliran air ke sebelah timur hingga dibuang ke Sungai (Tukad) Banyumala. Berkurangnya volume air itu diyakini akan mencegah terjadinya banjir susulan di wilayah Desa Baktiseraga termasuk menyelamatkan lingkungan SDN 1 Baktiseraga dari ancaman banjir bandang. (kmb38)

Dinding Tanggul Waduk Titab-Ularan Longsor

Singaraja (Bali Post) – Tingginya curah hujan akhir-akhir ini menimbulkan tanah longsor di kawasan Waduk Titab-Ularan. Konstruksi tanggul penahan tanah di hilir waduk tiba-tiba longsor pada Selasa (6/2) kemarin sekitar pukul 14.45 Wita. Kejadian ini membuat warga di sekitar waduk waswas. Pasalnya, di daerah genangan waduk sudah menampung air sungai dengan volume tinggi. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian curah hujan cukup tinggi melanda beberapa desa di kawasan Waduk Titab-Ularan. Karena derasnya air, volume air di waduk terus bertambah. Di tengah situasi itu, dinding tanggul penahan tanah di sisi barat waduk tepatnya pada bagian bawah tiba-tiba ambruk. Runtuhnya material konstruksi senderan beton di waduk tersebut memicu kepanikan warga yang tinggal di sekitar waduk. Namun beruntung, kejadian ini tidak sampai menimbulkan banjir bandang yang mengancam keselamatan warga di sekitar waduk. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Bandungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bal-Penida Ir. Putu Sudana ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Sudana mengatakan, longsornya dinding tanggul

penahan tanah itu merupakan konstruksi di hilir dan di luar dari bangunan inti. Selain itu, longsornya tanggul tersebut tidak berpotensi genangan air di waduk memicu banjir bandang ke daerah hilir. Dugaan sementara, tanggul tersebut tidak kuat menyangga tanah asli yang memang tinggi. Selain itu, dugaan sementara saluran drainase di bawah tanggul kurang bagus, sehingga memicu konstruksi dinding itu ambruk. ‘’Itu bangunan di hilir dan di luar areal inti waduk Tiba-Ularan. Secara pasti peyebab kami belum bisa pastikan karena masih dalam proses penyelidikan. Kemungkinanya karena tanah di sana tinggi dan mungkin saluran drainase di bawah kurang baik jadi dindingnya amblas,’’ katanya. Di sisi lain, Sudana mengatakan, akibat curah hujan tinggi genangan air di waduk terus bertambah. Dia mencontohkan, dalam hitungan jam saat hujan aliran air Sungai (Tukad) Saba naik hingga empat meter. Selain itu, dari pencatatan teknis, saat hujan air sungai yang masuk ke areal genangan mencapai 50 kubik per detik. Sementara dari pengamatan buangan air mencapai enam kubik per detik. Seharusnya, dalam cuaca normal aliran air buangan ini terpantau hanya tiga kubik

per detik. Kemungkinan besar karena penambahan volume air yang tinggi membuat tanggul penahan tanah asli di hilir labil hingga terjadi longsor. ‘’Semua pencatatan di sana berfungsi dengan baik, cuma karena penambahan air yang begitu besar, sehingga tanggul di sana itu longsor dan ini akan segera ditangani sambil tim dari Komisi Keamanan Bandungan (KKB) dan Balai Bnedungan BWS BaliPenida akan turun ke lokasi,’’ jelasnya. Sementara itu, Perbekel Desa Ularan Kecamatan Seririt Gusti Nyoman Suryawan mengatakan, warga di sekitar waduk masih tenang dan tidak ada kepanikan seperti yang beradar di medsos. Dia pun membantah kalau sempat terjadi suara ledakan saat kejadian. Sebaliknya, warga yang ramai ke lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut. ‘’Benar ada longsor dan jauh dari waduk, warga tetap tenang dan tidak ada ledakan. Justru warga ramai nonton kejadian itu,’’ katanya. Sementara itu, menyusul kejadian ini warga pun berlomba-lomba untuk mengabadikan kejadian itu kemudian menyebarkan melalui media sosial. Tak pelak, kejadian ini viral hingga warga bertambah ramai menyaksikan kejadian tersebut. (kmb38)

Desa Panji Bantu Warga Korban Banjir

Singaraja (Bali Post) – Delapan kepala keluarga (KK) warga Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada menjadi korban banjir bandang pada Jumat (26/1) lalu. Rumah warga ini rusak parah sampai tidak bisa ditempati karena terkena banjir sejak malam hingga dini hari. Pascabencana itu, para korban berusaha untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. Namun karena terganjal biaya, tidak semua korban ini bisa memperbaiki rumah mereka. Prihatin dengan kondisi itu, jajaran Pemerintah Desa Panji Kecamatan Sukasada, Selasa (6/2) kemarin menyerahkan bantuan sembako untuk

korban bencana. Bantuan diserahkan Perbekel Desa Panji Nyoman Sutama. Sutama mengatakan, bantuan sembako ini sebagai kepedulian pemerintah desa membantu meringankan kebutuhan korban banjir. Kalau diukur dari nilai, bantuan ini dipastikan tidak sebanding dengan kerugian yang dialami para korban. Meski demikian, dia mengajak warga korban bencana tidak melihat besar atau kecilnya bantuan. Namun dalam suasana bencana ini, sekecil apa pun bantuan itu bisa meringankan sediki kebutuhan para korban. ‘’Kami alokasikan dari dana desa untuk membantu warga yang

terdampak bencana dan ini komitmen untuk membantu meringankan kebutuhan para korban pascabencana banjir di daerah kami,’’ jelasnya. Terkait penanganan kerusakan rumah atau infrastruktur di daerahnya, Sutama menyebut sudah melaporkan kerusakan yang terjadi ke pemerintah kabupaten. Khusus untuk sungai, ke depannya akan dicarikan solusi penanganan yang optimal. DAS yang ada ini harus dijaga dan dilakukan normalisasi, sehingga tidak terjadi penyempitan baik karena perilaku warga yang membangun atau perilaku membuang sampah ke sungai. (kmb38)

Bali Post/kmb38

SEMBAKO – Delapan KK warga Dusun Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada menerima bantuan paket sembako dari pemerintah desa setempat, Selasa (6/2) kemarin.

Bali Post/kmb38

REKOMENDASI – Dinas Sosial menghentikan penerbitan rekomendasi permohonan KIS mulai 2018 ini. Hal ini karena kuota KIS di Buleleng telah terserap hingga 46 persen dan melebihi kuota secara nasional yakni 40 persen.

Lebihi Kuota Nasional, Dinsos Stop Rekomendasi KIS

Singaraja (Bali Post) – Permohonan rekomendasi untuk mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat ini distop. Ini karena penerbitan KIS di Buleleng melebihi kuota nasional yakni 46 persen. Sesuai Basis Data Terpadu (BDT - red) yang dikeluarkan pemerintah pusat, kouta KIS di daerah ini meng-cover 40 persen penduduk miskin. Kendati melebihi kuota, tetapi faktanya banyak warga miskin yang tidak mendapat KIS. Warga miskin yang tercecer dapat diusulkan oleh perbekel desa dan lurah. Menyusul penghentian rekomendasi KIS tersebut, Komisi IV DPRD Buleleng, Selasa (6/2) kemarin langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng. Rakor ini dipimpin Ketua Komisi IV Gede Wisnaya Wisna. Dalam rakor itu, Kepala Dinsos Gede Komang mengatakan, penghentian penerbitan rekomendasi permohonan KIS itu sudah diso-

sialisasikan ke kecamatan, desa dan kelurahan. Selain memberi penjelasan alasan penghentian rekomendasi itu, Dinsos juga menginstruksikan perbekel atau lurah agar meng-cross check data penduduk miskin yang sudah masuk BDT di masingmasing desa atau kelurahan. Jika ditemukan warga miskin belum ter-cover, perbekel atau lurah dipersilakan mengusulkan permohonan KIS kepada Dinsos. Usulan ini dilakukan dengan mengisi formulir model 34 yang sudah disiapkan di setiap desa dan kelurahan. Sebelum data penduduk miskin yang tercecer itu diberikan KIS, Dinsos kembali akan mencocokkan usulan tersebut berdasarkan sebelas kriteria kemiskinan yang suah ditetapkan. “BDT itu harus rajin dibuka oleh perbekel dan perangkat desa atau lurah. Kalau ada yang tercecer dan tidak ada dalam BDT silakan diusulkan. Kami akan cross check lagi kalau memenuhi kriteria kemiskinan, kami akan usul-

kan ke BPJS agar diterbitkan KIS-nya,” katanya. Selain memfasilitasi penduduk miskin yang tercecer, Gede Komang juga mengimbau perbekel atau lurah kalau masih ada warga yang sakit dan memerlukan KIS bisa diusulkan ke Dinsos. Sebelum KIS-nya disetujui, maka pihaknya kembali akan mencocokkan dengan sebelas kriteria kemiskinan itu sendiri. Hal ini pun berlaku untuk warga yang statusnya rentan miskin. “Intinya, rekomendasi itu akan selektif dan tidak bisa mengasnamakan pejabat atau dewan dan sepenuhnya itu berdasarkan DBT dan yang mengusulkan itu perbekel atau lurah. Sepanjang memenuhi syarat dan mekanisme, kami akan tindak lanjuti,” jelasnya. Di sisi lain, pejabat asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini mengatakan, tahun ini pemerintah pusat memberikan tambahan kuota KIS sebanyak 35.231 jiwa. Tambahan kuota ini nantinya akan dipersiapkan untuk

memenuhi usulan perbekel atau lurah yang warganya belum tercatat dalam DBT. Sementara itu, pada tahun 2017 lalu, Buleleng menerima kuota KIS yang ditanggung dari dana APBN sebanyak 334 jiwa dan KIS yang ditanggung dari APBD Provinsi Bali dan APBD Buleleng sebanyak 117.439 jiwa. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengatakan, tambahan kuota KIS pada tahun ini merupakan respons positif pemerintah pusat untuk mengakomodir warga miskin yang belum di-cover KIS baik pusat maupun APBD Bali dan APBD Buleleng. Pemakaian tambahan kuota ini diharapkan tidak sembarangan dan benar-benar selektif agar warga miskin yang memang layak mendapatkan KIS itu sendiri. Bahkan, pihaknya mengimbau pejabat atau dewan untuk memfasilitasi siapa pun yang akan mencari rekomendasi untuk mendapatkan KIS. (kmb38)


Rabu Pon, 7 Februari 2018

Suami Lapor Polisi, Kasir Galian C Minggat

Amlapura (Bali Post) -

Seorang kasir galian C, Ni Kadek Optiani (25), menghilang tidak diketahui rimbanya. Warga Banjar Muntig, Desa Amerta Bhuana, Selat itu meninggalkan suami dan seorang anak yang baru berusia tujuh tahun. Menghilangnya kasir dari sebuah usaha galian C di Selat itu kontan membuat keluarganya kebingungan. Sejatinya, wanita bertubuh seksi itu sudah lama pergi, sang suami I Putu Tama Arta (28) baru melaporkannya kepergian istrinya ke Polsek Selat, Selasa (6/2) kemarin. ‘’Dia jadi kasir di galian C. Sebetulnya sudah pergi sejak 14 Januari lalu,’’ ungkapnya. Tama Arta tidak memberi alasan pelaporan baru dilakukan. Pihaknya hanya mengatakan, selama ini, dia dan istrinya tidak ada masalah. Kehidupan rumah tangganya juga biasa-biasa saja. Tama Arta datang ke kantor polisi berbekal foto sang istri yang mengenakan kaus biru. Sayangnya, pernyataan Tama Arta yang menyatakan rumah tangganya baik-baik saja, sebetulnya berbeda dengan desasdesus yang beredar. Dari informasi yang dihimpun disebutkan, Optiani tega meninggalkan keluarganya diduga berkaitan masalah asmara. Dia minggat dari rumahnya itu diduga karena kesemsem laki-laki lain. Perbekel Amerta Bhuana, I Wayan Suara Arsana, yang mengantar Tama Arta ke Polsek Selat itu enggan berkomentar banyak. Pihaknya tak mau menanggapi desas-desus soal dugaan Optiani itu punya selingkuhan karena dianggap hal itu bersifat pribadi dan juga berspekulasi. Yang jelas, Sekretaris Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung itu berharap dengan melapor ke polisi, maka keberadaan salah seorang warganya itu segera diketahui. Suara Arsana berharap polisi membantu mencari keberadaan Optiani meskipun saat ini Polsek Selat khususnya sedang disibukkan oleh kegiatan yang berkaitan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Masyarakat yang mengetahui keberadan Optiani itu juga diharapkan bisa membantu dengan cara menghubungi pihak keluarganya, Polsek Selat, atau kantor polisi terdekat jika menemukan yang bersangkutan. ‘’Kami berharap bantuan dari masyarakat luas,’’ katanya. (kmb)

KARANGASEM

13

Gunung Agung Tenang, Pengungsi Pilih Pulang Amlapura (Bali Post) -

Para pengungsi Gunung Agung satu per satu mulai memutuskan pulang ke kampungnya. Meski, Gunung Agung masih berstatus Awas, pengungsi merasakan Gunung Agung itu sudah mulai tenang. Karena itu, tidak ada lagi laporan gempa, letupan asap dari kawah maupun aktivitas yang harus diwaspadai. Seperti titik pengungsian di Desa Macang, Kecamatan Bebandem, warga yang mengungsi di sana sudah mulai pulang ke rumahnya, Selasa (6/2) kemarin. Pengungsi dari Desa Bhuana Giri, Bebandem ini memilih langsung pulang daripada pindah lagi ke titik pengungsian. Tempat posko pengungsiannya di pesucian Desa Macang rencananya juga akan dipergunakan untuk persiapan upacara Batara Turun Kabeh dan ngaben massal. ‘’Warga Desa Bhuana Giri sudah meninggalkan Posko Macang hari ini (kemarin - red),’’ kata Perbekel Macang Ni Putu Dewi Suryanti. Jumlah pengungsi keseluruhan juga terus menunjukkan penurunan. Pada Senin (5/2) lalu, sesuai update data dari Posko Tanah Ampo, jumlah pengungsi masih tersisa 20.291 jiwa. Pengungsi itu tersebar di 181 titik pengungsian. Jumlah ini nampak menurun setelah dilihat dari data Selasa (6/2) kemarin. Jumlah pengungsi menjadi tinggal 19.968 jiwa tersebar

di 181 titik pengungsian. Selama beberapa hari terakhir memang tidak lagi terekam adanya kegempaan di Gunung Agung. Terkait fenomena itu, Kabid Vulkanologi dan Mitigasi Bencana PVMBG Kementrian ESDM I Gede Suantika mengakui memang aktivitas vulkanik Gunung Agung itu sudah jauh mengalami penurunan. ‘’Dari segi kegempaan, aktivitas vulkanik Gunung Agung itu sudah menurun drastis jika dibandingkan Desember 2017 lalu. Artinya, akhir Januari 2018 ini jumlah kegempaan Gunung Agung sudah sangat menurun drastis. Bahkan, sempat beberapa hari terakhir tidak ada gempa yang terekam oleh alat pemantau,’’ katanya. Lantas apakah ada kemungkinan Gunung Agung itu akan kembali normal atau statusnya diturunkan dari level awas ke level siaga, waspada atau ke level normal? Menurutnya, kemungkinan itu sangat besar jika melihat data penurunan kegempaan yang sangat drastis

KERJA sama perguruan tinggi (PT) dan pemerintah daerah pada era ini sudah menjadi tuntutan zaman. Demikian diungkapkan Bupati Karangasem I Gusti Ayu

Mas Sumatri saat memberi sambutan sebelum menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (5/2) lalu di

Bali Post/31

PERLENGKAPAN PENGUNGSI - Petugas desa dan polisi saat membereskan perlengkapan pengungsi ke atas mobil pick-up. ini. Sebab, aktivitas kegempaan itu menjadi salah satu parameter dalam penentuan penurunan status gunung api. ‘’Kemungkinan Gunung Agung kembali normal sangat besar. Memang sebelumnya dari data seismik setelah terjadinya erupsi, banyak terjadi gempa dangkal. Dan yang paling dominan adalah dalam wujud embusan saja. Namun tiba-tiba akhir

Januari terus mengalami penurunan, dari awalnya 50 gempa per hari terus menurun hingga 10 gempa per hari. Bahkan, sempat tidak ada gempa yang terekam,’’ ungkapnya. Data lainnya dari alat pengukur deformasi, diketahui jika tidak ada lagi pengembungan pada tubuh Gunung Agung. Sebaliknyam, tubuh Gunung Agung cenderung

mengalami pengempisan. Pun demikian, menurutnya, gas emisi vulkanik juga persentasenya mulai menurun. ‘’Kita akan melakukan evaluasi dalam waktu dekat ini,’’ tegasnya. Dalam rapat evaluasi itu, nantinya akan diputuskan terkait penurunan status Gunung Agung, yang saat ini masih menyandang status Awas. (kmb31)

Yogyakarta. Di hadapan Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. dan jajaran pimpinan UNY, Dekan dan Ketua Program Studi, serta tamu dan undangan lainnya, IGA Mas Sumatri menegaskan Pemkab Karangasem sangat menaruh harapan besar pada kerja sama itu. Menurutnya, Kabupaten Karangasem ini sangat ingin untuk maju, mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Nah, pihaknya menetapkan pilihan kepada UNY ini malah sudah diagendakan sejak 2017 lalu. Mas Sumatri juga memberikan dukungan kepada dunia pendidikan di Kabupaten Karangasem. Hal itu dibuktikan dengan kebijakan pemerintah daerah yang telah mengalokasikan dana beasiswa pada APBD Karangasem Rp 20 juta per orang setiap tahunnya. Beasiswa ini diterima oleh 19 orang mahasiswa dari Kabupaten Karangasem.

Ia berharap nantinya setiap mahasiswa yang menerima beasiswa itu mau mengabdikan dirinya minimal lima tahun saja di Pemkab Karangasem. “Tentunya apa yang sudah dipelajari di bangku kuliah itu bisa dipergunakan untuk membangun bersama daerah asalnya agar jadi lebih baik,” ujarnya. Bupati Mas Sumatri mengatakan, dulu Kabupaten Karangasem merupakan daerah pusat pemerintahaan sekaligus juga pusat kerajaan. Untuk itu, Pemkab Karangasem bercita-cita membangun sebuah perguruan tinggi di Karangasem. Sebagai langkah awal, Pemkab Karangasem terus membina silaturahmi dan kerja sama dalam bidang pendidikan dengan UNY. Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. saat memberikan sambutannya menyebutkan, pilihan Pemkab Karangasem sangat menginspirasi UNY dalam

membangun investasi sosial di masyarakat. “Kita menyambut baik dan sangat berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Karangasem. Semoga kerja sama ini dapat ditingkatkan melalui program aksi yang lebih produktif,” paparnya. Diungkapkan, UNY memiliki 7 fakultas. Mahasiswa asal Bali yang ada di UNY banyak yang mengambil jurusan teknik. Rektor menawarkan program lainnya. Dikatakan, hal itu bisa diatensi dari perda pendidikan. Termasuk menawarkan program kewirausahaan. Selain itu, program lainnya merupakan program langsung kerja yang disebut akademi komunitas, selain itu juga pendidikan secara langsung ke daerah. Dengan pengembangan program-program studi tersebut, maka pendirian PT seperti harapan Pemkab Karangasem itu akan lebih mudah dikembangkan. (ad310)

Pemkab Karangasem Teken MoU dengan Universitas Negeri Yogyakarta

Ni Kadek Optiani

Sakit Menahun, Widya Pilih Gantung Diri

Amlapura (Bali Post) Warga Banjar Dinas Basangalas Kangin, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, I Made Widya, ditemukan tewas gantung diri di kamarnya, Senin (5/2) lalu. Kakek 80 tahun ini diduga nekat melakukannya lantaran depresi akibat sakit yang dideritanya bertahun-tahun itu tidak kunjung sembuh. Korban nekat gantung diri menggunakan selendang yang diikatkan di tangga bambu yang ditaruh melintang pada meja dengan lubang plafon. Kapolsek Abang AKP I Nyoman Sugitayasa membenarkan kejadian itu. Sebelumnya, anak korban, Ni Luh Putu Semadi, datang ke rumahnya sekitar pukul 11.30 Wita. Saat tiba di rumah, anak korban melihat ibu kandungnya I Made Loka sedang duduk di teras rumah tanpa ayahnya. Untuk menemukannya, dia mencari ke kamarnya. Setelah dia mengecek ke dalam kamar, tiba-tiba Semadi menemukan ayahnya telah tergantung di sebuah tangga bambu. Tangga ini ditaruh melintang di atas meja dengan lubang plafon, menggunakan selendang kain warna putih. Peristiwa itu membuat Semadi sangat kaget. Kemudian berteriak minta tolong. Teriakan sang anak itu didengar kerabat dan keluarganya di sekitar rumah. Kemudian bersama-sama menurunkan jenazah korban. Setelah dicek, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal. “Korban diperkirakan meninggal kurang dari dua jam sejak diperiksa pukul 12.00 Wita siang lalu,” kata Kapolsek. Setelah melakukan olah TKP, ditemukan selendang warna putih yang diduga digunakan korban gantung diri. Ditemukan sebuah TV 14 inci warna hitam di lantai kamar, diduga dipergunakan sebagai tempat tumpuan korban saat gantung diri. Selain itu, juga ditemukan tiga lembar surat yang diduga merupakan tulisan tangan korban. Isinya, korban tidak dapat menahan sakit yang selama ini dideritanya serta keluarga korban agar tidak menyesali perbuatan korban. “Surat ini sepertinya menegaskan kepada keluarganya, agar tidak menyesali perbuatan korban. Itu sebagai indikator kuat kalau korban gantung diri karena sakit menahun,” tegasnya. Melihat peristiwa itu, Kapolsek AKP I Nyoman Sugitayasa sangat menyayangkan korban mengambil jalan pintas seperti ini. Pihak keluarga korban juga sangat menyesalkan kakek memilih kematian salah pati itu. Sebab, ia mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Hal itu tentu bukan pilihan untuk keluar dari masalah penyakit. Dia berharap, cara-cara seperti ini tak diikuti warga Abang lainnya. Pihak keluarga juga diharapkan bisa menenangkan dan memberikan pemahaman bagi keluarga yang mengalami persoalan serupa, agar tidak memilih jalan pintas dengan cara nekat gantung diri. (kmb31)

Bali Post/kmb31

OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP.

TANDA TANGANI MOU - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri beserta jajaran UNY usai menandatangani MoU kedua belah pihak, Senin (5/2) lalu.

Gara-gara Erupsi Gunung Agung

”Manusia Robot” Tawan Kini Bangkrut Masih ingat dengan Tawan, si manusia robot itu? Setelah sempat jadi kontroversi dengan hasil karya tangan robotiknya, banyak kalangan menilai Tawan akan mampu berkembang mengeksplorasi karya-karya lainnya yang lebih fenomenal. Akan tetapi, setelah dua tahun berlalu sejak sosoknya naik daun prestasinya jadi sorotan, malah nasibnya kini justru memprihatinkan. Bagaimanakah kehidupan Tawan masa kini setelah sempat membuat hal fenomenal dua tahun sebelumnya? USAHA bengkel yang dirintis Tawan sebagai tempat mencari nafkah sehari-hari, kini justru bangkrut. Bahkan kini Tawan pun bingung harus tinggal di mana, setelah masa kontrak tempat usaha bengkelnya itu juga sudah berakhir. Papan kecil bertuliskan ‘’Kontrak Habis+Bangkrut’’ di depan gerbang bengkelnya itu banyak mengagetkan warga sekitarnya. Sempat Tawan yang naik daun dengan hasil karya fenomenal tangan robotnya. Tidak pelak, tempat usaha Tawan waktu itu banjir orderan dari mana-mana. Karena itu, pelanggannya pun makin banyak dan beragam. Ada dari kalangan pengusaha pariwisata, selain hotel juga restoran di sekitar Candidasa ikut memanfaatkan jasanya. ‘’Saat itu memang pesanan yang datang banyak. Saya pun bisa lancar bayar cicilan utang di bank. Sebab, penghasilan bersih setiap bulan rata-rata mencapai Rp 1 juta,’’ kata Tawan saat ditemui di tempat usahanya di Banjar Dinas Tauman, Desa Nyuh Tebel, Manggis, Selasa (6/2) kemarin. Tawan bercerita, seluruh usahanya mulai macet setelah adanya erupsi Gunung Agung, 22 September tahun lalu. Saat itu, pesanan dari para pelanggannya jauh menurun. Peluang yang mem-

buat bengkelnya bangkrut karena sektor pariwisata ikut terganggu. Sebab, banyak hotel dan restoran juga tutup. Karena itu, tidak ada lagi pesanan pintu gerbang, kanopi, jasa las dan berbagai kebutuhan lain sesuai keahliannya sebagai bengkel las yang sangat top. ‘’Ada juga pesanan sudah jadi, sudah dipasang di tempat pemesannya. Celakanya yang memesan juga tidak bisa membayar. Praktis kehilangan pekerjaan. Jadi, saya sangat bingung,’’ keluh Tawan. Apalagi kini, masa kontrak lahan di tempat usahanya itu sudah berakhir. Gara-gara dampak erupsi ini, dia tak bisa lagi memperpanjang kontraknya. Sebab, usahanya bisa dikategorikan bangkrut. Tawan sendiri ngontrak tempat usaha itu selama lima tahun dengan nilai kontrak Rp 25 juta. Nah, masa kontraknya sudah habis per Februari ini. Kini, pemilik lahan masih memberikan waktu selama sebulan, untuk membereskan seluruh barangnya, apabila kontrak lahan tempat bengkelnya itu tidak diperpanjang lagi. Setelah usahanya bangkrut, kini Tawan mengaku bingung. Dirinya pun hanya bisa pasrah. Sebab, pekerjaan apa yang bisa dilakukan

dengan kondisi fisik yang tidak normal seperti dirinya, agar bisa tetap membayar cicilan utangnya di beberapa bank dan LPD. Dikatakan, utangnya di BRI saja masih Rp 20 juta. Demikian juga di LPD Nyuh Tebel sama Rp 20 juta. Belum lagi utang di bank lainnya. Lantaran usahanya macet hingga bangkrut, dia sudah tak bisa membayar cicilan selama beberapa bulan terakhir ini. ‘’Saya sudah siap-siap mau jadi petani saja. Tidak ada pilihan lain. Saya sudah lapor ke klian subak di rumah,’’ ujarnya. Banyak yang menawarkan bantuan kepadanya agar bisa melanjutkan usaha bengkelnya itu. Akan tetapi, dia enggan menerima bantuan lagi. Dia mengaku malu, bila tidak bisa mengembalikan lagi, melihat situasi ekonomi yang sepenuhnya belum pulih seperti sekarang. Dia juga malu kalau menerima bantuan lagi dari pemerintah daerah. Setelah dulu sempat dibantu permodalan oleh Pemprov Bali. Tawan mengaku enggan menerima bantuan lagi, melihat situasi seperti sekarang. Dulu I Wayan Sumardana alias Tawan adalah seorang tukang las. Namanya sempat heboh, setelah dia membuat tangan robot sendiri. Hal ini bermula dari tangan kirinya mengalami kelumpuhan. Untuk membantu pekerjaannya inilah, dia membuat tangan robot dari barang-barang bekas. Tawan merancang sendiri tangan robotnya itu menggunakan barang-barang bekas, seperti komputer, dinamo dan bagian-bagian sepeda motor. Robot tangan buatan Tawan itu bisa digerakkan

dengan sinyal dari kepalanya yang dihubungkan menggunakan kabel dan rangkaian elektronik. Bagian siku dari tangan kiri Tawan itu digerakkan dengan gir yang saling terhubung untuk membantunya bergerak saat bekerja. Selain mengelas, keahlian Tawan saat itu mulai dari memperbaiki perabot

rumah tangga, barang elektronik hingga sepeda motor. Pria lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) yang ahli elektronika ini bekerja sendiri dengan bantuan tangan robotnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan ketiga anaknya. Sehari-hari Tawan mengelas dan mengumpulkan barang-barang bekas. (gik)

Bali Post/gik

BANGKRUT - Wayan Sumardana alias Tawan mengaku usaha bengkelnya bangkrut saat ditemui di lokasi bengkelnya di Banjar Dinas Tauman, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis.


TABANAN

14

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Registrasi Kebun Manggis Terhalang Persyaratan Petani Terancam Tak Bisa Ekspor Tabanan (Bali Post) -

Ekspor manggis Indonesia ke Tiongkok saat ini sudah kembali dibuka. Tetapi tidak mudah mengekpor buah berwarna merah maron itu. Pasalnya, agar buah manggis dianggap layak, maka kebun manggis milik petani harus teregistrasi. Sayangnya kendati musim panen sudah dekat, hingga saat ini registrasi kebun manggis di Tabanan belum tuntas 100 persen. Hal ini dikarenakan persyaratan-persyaratan yang diperlukan belum lengkap disetorkan oleh pihak petani.

Bali Post/kmb28

BUS HANCUR - Kondisi bus hancur pascalakalantas.

Diduga Sopir Ngantuk, Bus Hantam Besi Ujung Jembatan Tabanan (Bali Post) Dua lakalantas terjadi Selasa (6/2) dini hari kemarin di lokasi berbeda. Pertama di Jalan Ir. Soekarno, Gerogak Gede, bus Hino M Trans kecelakaan tunggal menabrak besi ujung jembatan Yeh Panahan. Peristiwa itu sekitar pukul 05.15 Wita. Kemudian lakalantas lainnya di Kecamatan Baturiti, tepatnya di jalur Denpasar-Singaraja, Banjar/Desa Luwus, Baturiti yang melibatkan dua mobil. Untuk lakalantas di Jalan Ir. Soekarno, Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kadek Citra Suparwati memperkirakan sopir bus nopol DK 9194-FC ketika mengemudi dalam keadaan mengantuk. “Ini lakalantas tunggal. Sepertinya sopir mengantuk,” kata Kasat Lantas. Dijelaskannya, bus yang dikemudikan Adika Jaya Setiawan (38) warga asal Jalan Sumpil IB No.18 RT 03,RW 13 Desa Belimbing, Malang, Jawa Timur ini melaju dari arah barat Gilimanuk tujuan Denpasar, namun saat tiba tepat di ujung jembatan Yeh Panahan, masuk Banjar Gerogak Gede, Tabanan, diperkirakan bus hilang kendali lalu menabrak pembatas jembatan di bagian sisi kanan jalan. Saat peristiwa itu situasi tengah hujan dan wiper bus tidak berfungsi. Pengemudi yang diduga mengantuk kurang awas, lalu banting setir kekanan. Selanjutnya menabrak beton besi paling ujung barat jembatan kembar Yeh Panahan. Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. Hanya bus Hino M Trans hancur bagian depan kanan, pintu depan kanan hancur, ban depan kanan pecah, bemper samping kanan hancur depan hancur. Sementara di wilayah Baturiti, lakalantas itu melibatkan dua mobil. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan berat. Kecelakaan bermula saat kendaraan Daihatsu pick-up nopol DK 9647 FN yang dikemudiakan I Gede Putu Pariyana (25) asal Banjar Dinas Cut Cut, Desa Ban, Kubu, Karangasem yang datang dari jurusan Singaraja menuju Denpasar tiba di TKP Banjar Luwus saat tikungan landai ke kiri diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraannya oleng ke kanan selanjutnya menabrak kendaraan Isuzu nopol L 7751 A yang dikemudikan I Wayan Gede Arta (52), warga Jalan Pratama Gang Danu Nomor 3 Nusa Dua, Badung. Akibat kejadian ini, pengemudi Daihatsu pick up mengalami luka robek pada betis kaki kanan, masih sadar namun terasa sakit pada perut dan mendapatkan perawatan di RSU Semara Ratih. Selanjutnya dirujuk ke RSU Sanglah. Sedangkan penumpang kendaraan Isuzu nopol L 7751 A Reynal Hamenda (25) warga asal Pulau Sungai Talaud, Tahuna, Sulawesi Utara itu mengalami luka memar pada dahi, luka alis kanan dan kiri sadar dan mendapatkan perawatan di RSU Semara Ratih. “Kecelakaan ini terjadi karena lalai akibat pengemudi Daihatus pick up kurang hati-hati sewaktu memasuki tikungan landai kekiri. Dia tidak memperhatikan situasi kendaraan dari arah berlawanan sehingga terjadinya tabrakan,” pungkas AKP Citra. (kmb28)

Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan I Wayan Suandra, Selasa (6/2) kemarin, mengatakan Tabanan memiliki 90 kebun manggis yang sudah teregistrasi. Kebun itu dimiliki satu orang warga. Luas kebuh satu dengan yang lain berbeda-beda. Pihak Dinas Pertanian sendiri sejauh ini belum memiliki data valid berapa luas kebun dan juga banyaknya pohon manggis di Tabanan. ‘’Dua tahun lalu sudah pernah

diregistrasi. Sayangnya registrasi saat ini sudah kedulawarsa,’’ ujar Wayan Suandra. Registrasi ini memerlukan masa perpanjangan. Meski sempat tertunda selama setahun, tahun ini 90 kebun manggis milik petani sudah diajukan untuk diregistrasi. Namun prosesnya belum tutas 100 persen. Alasannya, ada kendala persyaratan yang belum lengkap. Karena belum selesai, maka dikhawatirkan para petani tidak bisa mengekspor buah manggis yang

akan panen Februari ini. ‘’Kelengkapan untuk pemeriksaan di masing-masing kelompok belum siap terutama administrasinya, seperti SOP dan peta masing-masing kelompok. Karenanya, kebun manggis belum mendapatkan perpanjangan registrasi,’’ jelas Suandra. Tabanan saat ini memang memiliki 90 kebun yang teregistrasi dengan luasan bervariasi. Kebun-kebun ini terdiri atas beberapa kelompok tani, yaitu Kelompok Mengesta Sari (23),

Kelompok Tunas Mekar (20), Kelompok Pala Sari (27) dan Kelompok Manik Amerta (20). Kelompok tani ini bernaung dalam satu Gapoktan yaitu Gapoktan Mundeh Sari Desa Mundeh Kangin, Selemadeg Barat. Pada tahun 2011 di Tabanan kata Suandra hanya ada 30 kebun yang teregistrasi. Kemudian bertambah menjadi 50 di tahun 2012 dan menjadi 90 di tahun 2013 hingga sekarang. Perpanjangan registrasi kemudian tidak dilakukan petani, meski sudah kedaluwarsa tahun 2016. Hal ini dikarenakan pemerintah pusat tidak lagi menanggung pendanaan untuk registrasi kebun. Akibat biayanya, mahal petani memilih tidak melakukan registrasi. Di samping ekspor manggis ke Tiongkok belum

dibukakembali. ‘’Sekarang karena ekspor sudah dibuka kembali, Petani kembali bersemangat mengurus sertifikasi kebun. Sebenarnya sudah dari tahun 2017 lalu, hanya saja hingga sekarang syaratnya belum lengkap,’’ ujar Suandra. Terkait pembiayaan, dilakukan secara swadaya dan gotong royong antara petani yang tergabung di Gapoktan Mundeh Kangin. Diharapkan persyaratan yang diminta untuk registrasi bisa segera dilengkapi, sehingga proses perpanjangan registrasi kebun bisa segera dilaksanakan dan diselesaikan, sehingga petani bisa mengekspor buah manggisnya pada tahun 2018. (kmb24)

Adaptasi Sistem Nontunai, Pembayaran Beras Disdik Tak Tepat Waktu

Tabanan (Bali Post) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tabanan mengalami keterlambatan membayar beras yang merupakan program Gerbang Pangan Tabanan. Pada program itu, setiap PNS diwajibkan membeli beras petani yang disalurkan melalui Perpadi. Terjadinya keterlambatan, itu disebabkan penggunaan sistem pembayaran gaji nontunai yang diterapkan pemerintah sejak akhir tahun 2017. Akibatnya, pembayaran November dan Desember belum sepenuhnya terlunasi. Salah satu anggota Perpadi Tabanan A.A. Made Sukawetan, Selasa (6/2) kemarin, mengeluhkan keterlambatan pembayaran beras dari program gerbang pangan itu. Keterlambatan ini menyebabkan pihaknya belum bisa melakukan pembayaran ke kalangan petani untuk gabah yang sebelumnya telah diserap. ‘’Terlebih dana LUEP itu akan dikembalikan Februari ini. Sehingga akibat keterlambatan itu, kami belum bisa membayarkan secara penuh gabah yang dibeli ke petani sebelumnya,’’ ujarnya. Sukawetan yang juga Ketua Perpadi Bali itu mengaku sempat menelusuri penyebab tunggakan pembayaran tersebut.

Hasilnya, diketahui tunggakan terjadi karena ada perubahan pola pembayaran gaji pegawai mulai November 2017 lalu. Selain itu, diketahui OPD yang belum melunasi pembayaran beras sehat ini adalah Disdikpora Tabanan. Menanggapi keterlambatan pembayaran beras dari program gerbang pangan, Sekertaris Disdikpora Tabanan Wayan Udayana Susiawan membenarkan jika November dan Desember 2017 terjadi keterlambatan pembayaran, karena pihak Disdikpora sedang beradaptasi dengan sistem nontunai. Namun pihaknya sudah mengumpulkan uang pembayaran dari UPT masing-masing kecamatan. ‘’Hari ini (Selasa-red) sudah dibayarkan sekitar Rp 800 juta untuk November hingga Desember. Jumlah ini belum total dan masih dikumpulkan sisanya,’’ ujarnya. Adapun rincian pembayaran itu adalah Rp 513.782.500 pada November dari total tagihan Rp 544 juta serta pembayaran Desember sebesar Rp 253.470.000. Ia menjelaskan, mengapa hanya Disdikpora yang mengalami keterlambatan, dikarenakan jumlah ASN yang mendapatkan beras dalam program gerbang pangan di bawah penanganan Disdikpora lebih banyak dari OPD lain. Hal

itu tersebar di kecamatan, terutama guru-guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil ‘’Total jumlah guru yang mendapatkan beras ini sekitar 3.608,’’ ujarnya. Diakuinya, keterlambatan ini disebabkan sistem non tunai yang diterapkan pemerintah pusat sejak November 2017. Sebelum sistem ini diterapkan, kata Udayana pembayaran selalu tepat waktu. ’’Dulu sebelum sistem non tunai pembayaran beras langsung diatur bendahara sebelum gaji ditransfer ke masing-masing individu,’’ ujarnya. Karena sekarang gaji langsung ditransfer ke masing-masing individu, maka pembayarannya dilakukan secara individu di masing-masing UPT Kecamatan, sebelum dibawa ke Disdikpora dan kemudian dibayarkan ke Perpadi. Pihaknya, kata Udayana sudah melakukan sosialiasi ke masingmasing UPT Kecamatan untuk diteruskan ke masing-masing individu. Kendati demikian ,sudah pasti membutuhkan waktu. Adapun UPT yang belum melengkapi pembayaran adalah Kecamatan Selemadeg, Kerambitan dan Pupuan. ‘’Pasti akan dilunasi, hanya memerlukan waktu. Kami terus melakukan koordinasi dengan UPT dan Perpadi,’’ imbuh Udayana. (kmb24)

Bali Post/kmb24

SISTEM NONTUNAI - Distribusi beras di lingkungan PNS Pemkab Tabanan. Karena sedang beradaptasi dengan sistem nontunai, pembayaran beras oleh Disdikpora ke Perpadi menjadi terlambat pada November dan Desember.

Bali Post/kmb28

KHA - Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) digelar di Hotel Rai, Tabanan.

Digelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Kejar Predikat Kabupaten Layak Anak

Tabanan (Bali Post) Mengejar ketertinggalan raihan predikat kabupaten layak anak, melalui Dinas Sosial Tabanan gencar memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan pemerintah pusat. Salah satunya dilakukan pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA), melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah, Selasa (6/2) kemarin. Karena itu, diharapkan tahun 2018 Tabanan berhasil meraih predikat kabupaten layak anak. “Evaluasi tahun lalu masih ada beberapa komponen yang belum terpenuhi. Salah satunya pelatihan Konvensi Hak Anak belum terselenggara,” beber Kepala Dinas Sosial, I Nyoman Gede Gunawan. Persyaratan lainnya, belum ada perda atau payung hukum untuk kabupaten layak anak serta syarat adanya desa layak anak, Puskesmas ramah anak dan sekolah ramah anak. “Jadi, masing-masing perangkat daerah memiliki peran tersendiri, karena hal itu sifatnya terintegrasi satu dengan lainnya,” terangnya. Nantinya Tabanan diharapkan bisa mengintegrasikan program dan kegiatan sesuai pembagian kluster hak anak. Seperti kluster hak sipil dan kebebasan, kluster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kluster kesehatan dasar dan kesejahteraan, kluster pendidikan pemanfaatan waktu

luang dan budaya dan kluster perlindungan khusus. Tabanan sendiri masih membuat program dan kegiatan pembangunan mulai tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi serta prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Di Bali sendiri predikat kabupaten layak anak sudah diraih Denpasar, Badung, Gianyar dan Jemberana. Perda kabupaten layak anak itu lah kata Gunawan sebagai payung hukum nantinya. Perda itu sudah dalam proses, bahkan kajian akademis dan hukumnya sudah selesai. Sebelumnya Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Bali mendorong Pemkab Tabanan agar segera mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA). Ini dikarenakan di Kabupaten Tabanan cukup banyak anak-anak yang menjadi korban kasus pelecehan seksual. Misalnya saja beredarnya kasus video pelecehan seksual yang dilakukan sejumlah pelajar SMK swasta ternama terhadap rekan siswinya saat praktek. Bahkan kasus terbaru tewasnya pelajar SMP usai berhubungan badan dengan pacarnya yang sempat mendapat perhatian banyak kalangan. “Ke depan dengan adanya integrasi dan payung hukum jelas, kasus kekerasan pada anak bisa diminimalisir,” tegas Gunawan. (kmb28)

Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual Diaben Keluarga Minta Segera Digelar Rekonstruksi

Prosesi pengabenan Luh Gede DS, pelajar SMPN 2 Selemadeg dilaksanakan Selasa (6/2) kemarin. Sejumlah warga Banjar/Desa Pupuan Sawah, Selemadeg dan keluarga besar pun turut mengiringi jenazah siswi yang menjadi korban kekerasan seksual pertengahan Januari lalu. Suasana duka kental terasa, baik ketika masih di rumah korban, saat perjalanan, termasuk ketika diaben di setra desa pakraman setempat yang dimulai pukul 09.30 Wita. Bagaimanakah ekpektasi orangtua korban kepada pelaku? ORANGTUA korban tampak masih belum sepenuhnya bisa menerima kepergian putrinya. Apalagi Luh Gede kesehariannya dikenal mudah bergaul dan memiliki sifat periang. Karena itu orangtuanya meminta agar pihak kepolisian secepatnya memproses kasusnya, sehingga nantinya bisa dijatuhkan hukuman setimpal pada pelaku Gung De Wiradana (24) yang mengaku sebagai pacar korban. Keluarga Luh Gede DS juga berharap polisi melakukan rekonstruksi untuk

memperjelas kasus tersebut. Apalagi sampai saat ini penyebab pasti kematian korban usai melakukan hubungan intim bersama pelaku, masih menjadi tanda tanya. Bahkan pihak kepolisian pun belum menerima hasil resmi autopsi dari pihak rumah sakit. “Kami hanya minta agar kasus ini jelas. Kalau boleh secepatnya dilakukan rekonstruksi, sehingga apa penyebab tewasnya anak saya ini menjadi terang,” pinta orangtua korban, I Nyoman Artikanawa, Selasa

kemarin. Di sela-sela prosesi pengabenan, pria berusia 42 tahun itu masih terkenang sosok anaknya. Apalagi banyak teman korban yang datang saat prosesi ngaben mengenakan seragam sekolah. Hal yang paling diingat Artikawan, putrinya itu periang dan kerap melucu. “Anak saya sebenarnya periang. Sering juga melucu. Moment-moment itu yang sulit saya lupakan,” ujarnya. Klian Dinas Banjar Pupuan Sawah I Made Sukanada juga berharap agar pihak kepolisian melakukan rekonstruksi. Dengan cara itu warganya tidak bertanyatanya perihal kasus kematiannya. “Biar tidak menjadi pertanyaan oleh warga kami. Mohon diperjelas kasus meninggalnya korban,” ujarnya. Terkait kasus itu, dari pihak kepolisian telah menegaskan bagaimana proses hukum terhadap tersangka masih tetap berjalan. Pihak kepolisian juga telah memeriksa

saksi-saksi. Namun kini masih menunggu hasil resmi autopsi. “Proses hukumnya sudah berjalan sesuai prosedur. Kami masih menunggu hasil autopsi secara resmi,” beber Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto, belum lama ini. Bahkan sebelumnya Kasat Reskrim Polres AKP Yana juga mempersilakan pihak keluarga dan masyarakat menyaksikan proses rekonstruksi nantinya. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMP asal Banjar Dinas/Desa Pupuan Sawah, Selemadeg atas nama Luh Gede DS (14) meninggal setelah berhubungan badan sebanyak dua kali dengan pacarnya, Gung De Wiradana asal Banjar Dinas Puspajati, Desa Gunung Sari, Seririt, Buleleng. Informasi yang berhasil dihimpun, kedua sejoli ini mulai kenal sejak 29 Desember 2017 melalui aplikasi BBM, kemudian beberapa kali mereka ketemuan. (bit)

Bali Post/bit

PENGABENAN - Prosesi pengabenan siswi SMP korban kekerasan seksual.


15

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Terancam Dipecat, Conte Dapat Dukungan

Jadwal Pertandingan Copa del Rey Kamis (8/2) dini hari Sevilla vs Leganes FA Cup Kamis (8/2) dini hari Tottenham Hotspur vs Newport County

London -

Manajer Chelsea Antonio Conte siap meninggalkan jabatan jika klub mengambil keputusan memecatnya. Namun, pemain-pemainnya memberikan dukungan agar pria Italia itu tetap dipertahankan, menyusul kekalahan 1-4 atas Watford, Selasa (6/2) kemarin.

DFB Pokal Kamis (8/2) dini hari Eintracht Frankfurt vs Mainz 05 Schalke 04 vs Wolfsburg Hasil Liga Inggris Watford vs Chelsea 4-1 1. Man City 26 22 2. Man Utd 26 17 3. Liverpool 26 14 4. Chelsea 26 15 5. Tottenham 26 14 6. Arsenal 26 13 7. Burnley 26 9 8. Leicester 26 9 9. Bournemouth 26 8 10. Everton 26 8 11. Watford 26 8 12. West Ham 26 6 13. Brighton 26 6 14. Crystal Palace 26 6 15. Southampton 26 5 16. Newcastle 2 6 6 17. Swansea 2 6 6 18. Stoke 26 6 19. Huddersfield 26 6 20. West Bromwich 26 3

3 5 9 5 7 6 9 8 7 7 6 9 9 9 11 7 6 6 6 11

1 4 3 6 5 7 8 9 11 11 12 11 11 11 10 13 14 14 14 12

74-19 51-18 59-31 46-23 51-24 51-35 21-23 38-35 30-37 29-45 37-45 32-46 21-35 24-39 28-38 24-36 19-37 26-52 19-46 21-37

69 56 51 50 49 45 36 35 31 31 30 27 27 27 26 25 24 24 24 20

Pencetak gol : 22 - H. Kane (Tottenham). Liga Italia Lazio vs Genoa 1 -2 1. Napoli 2. Juventus 3. Lazio 4. Inter 5. Roma 6. Sampdoria 7. Atalanta 8. Milan 9. Udinese 10. Torino 11. Fiorentina 12. Bologna 13. Genoa 14. Cagliari 15. Chievo 16. Sassuolo 17. Crotone 18. SPAL 19. Verona 20. Benevento

23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23

19 19 14 12 13 11 10 10 10 7 8 8 6 7 5 6 5 3 4 2

3 2 4 9 5 5 6 5 3 12 7 3 6 3 7 4 5 8 4 1

1 2 5 2 5 7 7 8 10 4 8 12 11 13 11 13 13 12 15 20

50-14 59-15 58-29 38-18 33-17 42-32 35-27 30-30 36-32 33-29 33-29 28-35 18-25 22-34 21-40 14-41 18-40 23-42 22-46 13-51

60 59 46 45 44 38 36 35 33 33 31 27 24 24 22 22 20 17 16 7

Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio).

Bali Post/rtr

CEDERA - Gelandang Juventus Blaise Matuidi (kanan) berebut bola beraksi di pertandingan Serie A. Matuidi menderita cedera otot dan diperkirakan absen di laga Liga Champions.

Matuidi Diragukan Tampil Lawan Tottenham

Milan Gelandang Juventus Blaise Matuidi, Selasa (6/2) kemarin dilaporkan menderita cedera otot paha. Ia diragukan kebugarannya saat klub juara Serie A itu menjamu Tottenham Hotspur pada pertandingan 16 besar Liga Champions pekan depan. Pemain Prancis itu tampil menawan setelah bergabung dengan klub Turin tersebut dari Paris Saint Germain musim panas lalu. Namun saat Juve mencukur Sassuolo 7-0 di Serie lalu, ia diterpaksa ditarik keluar lapangan di babak pertama. ‘’Blaise Matuidi telah menjalani pemeriksaan awal. Hasilnya dia menderita luka ringan robek pada otot flexor pada paha kiri,’’ isi pernyataan Juve, kemarin. ‘’Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk bisa memastikan perkembangan cedera.’’ Juventus kini mempersiapkan diri menghadapi laga tandang ke Fiorentina di Serie A akhir pekan ini. Selanjutnya pasukan Massimiliano Allegri akan menjadi tuan rumah saat ditantang Tottenham, Rabu (14/2) di laga pertama babak 16 besar Liga Champions. (kmb39/rtr)

Manajer Chelsea Antonio Conte.

Bali Post/rtr

Hanya lima hari setelah kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Stamford Bridge, the Blues kembali menelan hasil buruk dengan mendapat malu di Stadion Vicarage Road. Gol-gol dari Daryl Janmaat, Gerard Deulofeu, Roberto Pereyra dan Troy Deeney, memaksa pasukan Conte menelan kekalahan ke-6 musim ini. Klub juara bertahan Liga Inggris itu kini menempati peringkat ke-4 klasemen dengan 59 poin setelah menyelesaikan 26 pertandingan. Posisi tersebut terpaut jauh 19 poin dari pemuncak klasemen Manchester City dan memperberat langkah untuk mempertahankan gelar juara. Tekanan terhadap Conte pun meningkat. ‘’Kerja saya, jika disebut cukup, itu OK,’’ katanya setelah dua kekalahan beruntun tersebut. ‘’Jika tidak, klub harus mengambil keputusan lain,’’ katanya kepada jaringan berita BBC. Conte masih menyisakan waktu 18 bulan sebelum kontraknya habis. Ia mendapat

dukungan dari sejumlah pemain termasuk kiper Thibaut Courtois. ‘’Kami menaruh kepercayaan padanya dan kami pun percaya pada tim. Kami mendapatkan dua hasil buruk dan kami tengah berusaha membangun tim kembali,’’ ungkap Courtois di website klub www.chelseafc. com. Menghadapi Watford di Vicaragae Road, Chelsea harus bermain dengan 10 orang setelah Tiemoue Bakayoko mendapat kartu kuning kedua saat pertandingan baru berjalan setengah jam. Berselang 12 menit, gawang mereka akhir tembus oleh penalti Troy Deeney. Wasit menunjuk titik putih setelah Courtis menjatuhkan pemain pinjaman dari Barcelona Deulofeu. Chelsea masih bisa memberi perlawanan seimbang termasuk saat Eden Hazard menyamakan skor menit ke-82. Namun petaka terjadi setelahnya saat Watford panen tiga gol beruntun. Dimulai dari Janmaat

Laxalt Tak Terganggu VAR

pada menit ke-84, Deulofeu (88) dan Pereyra pada injury time. Chelsea untuk pertama kalinya menelan kekalahan terburuk yakni kebobolan tiga gol sejak 1995. Chelsea mengawali 2018 dengan menempati peringkat kedua klasemen dan meraih tiket ke semifinal Piala Liga. Tapi kemudian pasukan Conte harus mengakui Arsenal yang akhirnya melenggang ke final. Bahkan hingga pekan kedua Februari, Hazard dkk. telah menelan dua kekalahan dan dua seri di lima pertandingan terakhir liga. Akibatnya, Chelsea kini hanya terpaut 1 poin dengan peringkat kelima Tottenham Hotspur dalam kualifikasi perebutan posisi zona Liga Champions musim depan. Parahnya, the Blues harus memainkan laga 16 besar Liga Champions dengan menghadapi tim tangguh Barcelona dengan laga pertamanya digelar pada 20 Februari mendatang di Stamford Bridge. (kmb39/rtr)

Roma Usai golnya dianulir garagara sistem tayang ulang video (VAR), Diego Laxalt kembali mencetak gol pada fase akhir pertandingan untuk memenangkan Genoa 2-1 atas tuan rumah Lazio pada Serie A Liga Italia, Selasa (6/2) kemarin. Goran Pandev mencetak gol pertama Genoa ke gawang bekas klubnya di awal babak kedua. Namun, Marco Parolo menyamakan skor beberapa saat kemudian yang membuka harapan Lazio untuk memenangkan pertandingan. Tapi Laxalt yang kemudian menjadi pahlawan kemenangan tim peringkat ke-13 itu. Ia tak terganggu meski gol sebelumnya dibatalkan setelah wasit mengubah keputusan usai menyaksikan tayang ulang VAR. Kekalahan itu membuat Lazio tertinggal 14 poin dari tim peringkat pertama Napoli. Upaya Lazio mengejar tim peringkat kedua Juventus pun

tak kalah berat karena terpaut 13 poin. Pertandingan di Stadion Olimpico, tiba-tiba dihentikan sebelum turun minum ketika Pandev terjatuh akibat hadangan Lucas Leiva. Ia tetap terbaring di lapangan dan kelihatannya cedera. Rekan-rekan setimnya melambaikan tangan untuk kubu Lazio untuk meminta bola dihentikan terlebih dahulu. Lazio mengabaikan permintaan mereka namun kemudian kehilangan bola karena direbut kubu Genoa. Pada saat bersamaan Pandev berdiri dan melesat ke depan untuk memimpin serangan balik di tengah cemoohan para penonton. Pemain Macedonia itu, yang menghabiskan lima musim di Lazio, menjadi sosok antagonis bagi para penggemar tuan rumah dengan menjadi pencetak gol pertama Genoa pada menit ke-55 dan merayakannya den-

gan berapi-api. Parolo menyamakan kedudukan empat menit kemudian ketika ia membelokkan umpan silang Martin Caceres menuju gawang, namun masih ada drama di laga ini. Dengan hanya beberapa menit tersisa, kiper Genoa Mattia Perin mengirim bola panjang, Caceres yang berupaya membuang bola kemudian dijatuhkan sesama pemain Uruguay Laxalt yang kemudian berlari untuk membukukan gol. Gol itu dianulir karena handball yang dilakukan Laxalt setelah wasit meninjau ulang menggunakan VAR. Kubu Genoa marah, mengklaim bahwa hal itu merupakan ketidaksengajaan, namun Laxalt menjadi sosok yang tertawa paling akhir ketika ia menanduk umpan silang Oscar Hiljemark menjelang pertandingan usai untuk menjadi gol kemenangan timnya. (kmb39/rtr/ant)

KEMENANGAN - Pemain Genoa Diego Laxalt merayakan gol penentu kemenangan timnya atas Lazio pada pertandingan Serie A Liga Italia, Selasa (6/2) kemarin.

Barcelona Selebrasi gol pemain bertahan Barcelona Gerard Pique saat bermain imbang 1-1 Espanyol akan diselidiki. Ada dugaan ia memprovokasi para penggemar Espanyol di Stadion RCDE di Cornella. Jika komite kompetisi federasi sepak bola Spanyol menyatakan bahwa tindakan Pique layak dihukum, maka pemain internasional Spanyol itu dapat menghadapi skors sampai tiga pertandingan. Pada selebrasi itu Pique meletakkan jari di depan bibirnya untuk membungkam para penonton setelah menanduk bola untuk menjadi gol penyama kedudukan. Selebrasi itu disambut para penggemar tuan rumah dengan marah. ‘’Komite akan memutuskan apakah tindakan itu dapat dihukum, namun kami akan membawanya ke mereka sehingga mereka dapat mengambil keputusan,’’ kata presiden Liga Spanyol Javier Tebas, Selasa (6/2) kemarin. ‘’Peraturan-peraturan yang ada berarti bahwa

beberapa cara merayakan gol dapat dipertimbangkan sebagai provokasi.’’ Pique memiliki hubungan yang buruk dengan para penggemar Espanyol dan kerap membuat mereka gusar dengan komentar-komentar provokatif. Belakangan ia mengejek klub itu karena bermarkas di Cornella, kota yang terletak sepuluh kilometer ke arah barat daya dari Barcelona. Setelah pertandingan, Pique mengatakan selebrasinya merupakan hal yang setidaknya dapat ia lakukan setelah sejumlah penggemar Espanyol mengejek keluarganya, meski Tebas tidak setuju.

menjadi pelatih ketiga mereka musim ini. Pengangkatan Seedorf itu diumumkan dalam laman (www. rcdeportivo.es), Depor mengatakan: ‘’Setelah memiliki karier brilian di Ajax, Sampdoria,

Inter, Real Madrid, AC Milan dan Botafogo dan telah bermain di 900 pertandingan dan bersama Ajax, Real Madrid dan AC Milan, dia memulai karier dia sebagai pelatih dan bertugas mendampingi Rossoneri (AC

Bali Post/rtr

Selebrasi Provokatif Picu Sanksi

Pelatih La Coruno Deportivo La Coruna mengangkat mantan pemain tengah timnas Belanda, AC Milan, dan Real Madrid Clarence Seedorf sebagai pelatih hingga akhir musim ini. Klub yang di urutan ke-18 klasemen dan hanya memiliki tiga poin dari zona aman itu, memecat Cristobal Parralo dan Seedorf

Bek Barcelona Gerard Pique.

Bali Post/rtr

Milan) pada 2014, dan bertugas dalam 22 pertandingan.’’ Sebelum tiba di Coruna dia juga pernah melatih klub Tiongkok Shenzhen dalam 14 perrtandingan. (kmb39/rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Hadapi Dua Turnamen, Persija Turunkan Pemain Inti

Bali Post/wan

KEJURPROV — Hasil Kejurprov Judo 2018 ditambah Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, serta pantauan selama latihan akan dijaring pejudo terbaik, yang akan diterjunkan pada Kejurnas Piala Kartika di Palembang, Sumsel, Mei mendatang.

Dua Pejudo Bali Mundur dari Pelatnas Denpasar (Bali Post) Dua pejudo Bali yakni Tiwi Anjelina dan Ade Swandewi mengundurkan diri dari pelatnas jangka panjang. Hanya, sejauh ini belum diketahui alasan pengunduran diri kedua judoka Bali tersebut, sehingga Pengprov PJSI Bali bakal menanyakan kepada yang bersangkutan. Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, di Denpasar, Selasa (6/2) kemarin menerangkan, selain Tiwi dan Ade Swandei, ada lagi tiga pejudo pelatnas yang sedang pulang ke Bali. Mereka adalah Gede Ganding Kalbu Soethama, kemudian Eka Meidiana, serta Wisnu Baruna. ‘’Jadi, totalnya saat ini lima pejudo pelatnas yang sedang pulang ke Bali,’’ tuturnya. Ia menjelaskan, Gede Ganding merupakan atlet inti Asian Games, pulang kampung karena sedang merampungkan skripsinya. ‘’Kelak jika Ganding tuntas urusan kuliahnya, pasti akan balik lagi ke Pelatnas di padepokan Judo Indonesia, Ciloto, Jabar,’’ katanya. Sementara Eka Meidiana juga menyelesaikan urusan sekolahnya, karena duduk di bangku kelas III SMA, dan akan menempun ujian nasional (UN). ‘’Eka Meidiana masuk pelatnas jangka panjang, kalau rampung segala permasalahan sekolahnya, pasti dia akan bergabung lagi ke pelatnas di Ciloto,’’ ungkap Sudiartha. Sementara Wisnu Baruna juga menempuh pelatnas jangka panjang, dan pulang ke Bali karena menjalani pengobatan cedera lututnya. ‘’Wisnu Baruna izin pelatnas untuk pulang kampung, sebab melakukan upaya penyembuhan cedera lututnya,’’ katanya. Meskipun dua pejudo Bali mengundurkan diri dari pelatnas, Sudiartha mengakui atlet Bali masih mendominasi, sebab totalnya 14 judoka Bali yang bergabung ke pelatnas. Disinggung soal event ke depan, dia menyebutkan, yang terdekat Kejurnas Piala Kartika di Palembang, Sumsel, Mei mendatang. Rencananya skuad pejudo Bali yang diterjunkan pada Piala Kartika dijaring dari hasil Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, kemudian hasil Kejurprov Bali 2018, serta pemantauan selama latihan bersama. ‘’Para atlet berlatih bersama tiap Minggu, hasil yang terbaik bakal kami turunkan ke Piala Kartika,’’ jelasnya. (022)

Ihsan Maulana Mustofa

Bali Post/net

Ihsan Obati Luka Lama

Jakarta (Bali Post) Pemain tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa menjadi penentu kemenangan tim putra Indonesia atas Maladewa dengan skor sementara 3-0 dalam laga penyisihan grup D Kejuaraan Beregu Asia 2018 yang sekaligus kualifikasi Piala Thomas tersebut, Selasa (6/2) kemarin. Ihsan meraih kemenangan telak atas Hassan Afsheem Shaheem dengan skor 21-7, 21-4. Kemenangan ini, sedikit banyak mengobati pengalaman kurang menyenangkan Ihsan dalam pertandingan beregu. Luka lama didapat dua tahun lalu di putaran final Piala Thomas 2016 di Kunshan, Tiongkok, di mana Ihsan gagal menyumbang angka terakhir bagi tim Indonesia di final saat melawan Hans Kristian Vittinghus dari tim Denmark. ‘’Pasti membekas, waktu itu saya enggak tidur dua hari, waktu kembali ke Indonesia rasanya malu sekali tidak bisa menyumbang poin, sampai enggak mau latihan karena saya kecewa. Tapi jangan diingat-ingat bagian ini, harus ambil hikmahnya saja, pertandingan beregu itu memang tekanannya berbeda dari perorangan,’’ kata Ihsan. Dengan kegagalan itu, Ihsan akhirnya ingin kembali mencoba mengasah mentalnya di pertandingan beregu setelah berdiskusi dengan pelatihnya. ‘’Pelatih saya bilang jangan sampai kekalahan itu bikin trauma, karena kalau trauma sudah susah. Akhirnya saya justru mau coba lagi, ini kan tugas dan tidak bisa dihindari, hadapi saja, kan kalau diturunkan nggak mungkin kita bilang tidak siap,’’ ujarnya. Motivasi tersebut bertambah kuat, khususnya setelah dia turun dalam kategori beregu SEA Games 2017 yang mendapat apresiasi teman-temannya. ‘’Ini membuat saya jadi percaya diri lagi,’’ tutur Ihsan. Indonesia memastikan kemenangannya atas Maladewa 5-0. Poin bagi Indonesia, selain disumbangkan Ihsan, juga datang dari Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di tunggal, serta dua pasangan ganda, Angga Pratama/ Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (ant)

Pengkot TI Diminta Satukan Persepsi

Denpasar (Bali Post) Hingga kini masih terdapat dualisme Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) di Kota Denpasar, yakni di bawah kepemimpinan AA Suryawan dan dr. Laksmi Duarsa. Padahal, KONI Kota Denpasar mengharapkan kedua kubu Pengkot TI duduk satu meja untuk berembuk, dan bersatu guna menyatukan persepsi. Itu dilontarkan Ketua Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa di GOR Lila Bhuana, Selasa (6/2) kemarin, menanggapi berlarutnya dualisme TI di bawah naungan KONI Kota Denpasar. ‘’Kami sudah berkali-kali mengagendakan pertemuan, tetapi senantiasa gagal,’’ tegasnya. IB Toni Astawa prihatin terhadap kondisi ini, sebab kasihan atletnya yang jadi korban. Apalagi, seluruh Pengkot cabor menggelar Piala Wali Kota, dan mendapat kucuran dana. Namun untuk Piala Wali Kota ini, cabor balap motor potensial tak diperlombakan. ‘’Kemungkinan cabor balap motor tak bisa menggelar Piala Wali Kota, karena tak ada sirkuit dan biayanya besar, sebagai gantinya kami bantu atletnya mengikuti kejuaraan,’’ tuturnya. Sementara itu, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyebutkan, Piala Wali Kota ini merupakan bagi atlet yang sudah jadi, dan tinggal mematangkan. Dikemukakan, Pengkot seluruh cabor tetap getol melakukan pembinaan dan regenerasi atlet, secara berjenjang dan berkelanjutan. ‘’Ibaratnya siswa sekolah SMA, harus tamat dulu SD dan SMP,’’ kata Rai Mantra. Di sisi lain, Ketua Panpel Piala Wali Kota X/2018 Made Raka menjelaskan, Piala Wali Kota mempertandingkan 34 cabor, dengan melibatkan atlet, pelatih, wasit juri dan ofisial mencapai 4.500 orang. ‘’Kami gulirkan Piala Wali Kota ini, mulai 1 Februari sampai dengan 15 Maret nanti,’’ ujar Raka. (022)

Jakarta (Bali Post) Direktur Utama Persija Jakarta I Gede Widiade menegaskan timnya akan menurunkan pemain inti, baik di semifinal Piala Presiden 2018 maupun Piala AFC, meski jadwal dua turnamen itu berdekatan. Persija akan melakoni laga kedua semifinal Piala Presiden 2018 menghadapi PSMS Medan pada Senin (12/2), dan dua hari kemudian, Rabu (14/2), klub berjuluk Macan Kemayoran ini harus melawan tim Malaysia Johor Darul Ta’zim di Johor Bahru, Malaysia. ‘’Insya Allah bisa menurunkan kekuatan penuh. Nanti pelatih Teco yang akan merotasi pemain supaya semuanya bisa maksimal,’’ ujar Gede di Jakarta, Selasa kemarin, menyebut nama pelatih Persija Jakarta Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues yang biasa disapa Teco. Gede sendiri yakin rotasi bisa berhasil karena menurut dia 90 persen pemain Persija memiliki kemampuan yang merata. Saat ini Persija memiliki 27 pemain siap tempur di luar Ivan Carlos yang cedera dan harus dioperasi.

Oleh karena itu, meski menghadapi dua turnamen penting dalam waktu berdekatan, Gede tetap menargetkan juara di Piala Presiden 2018. ‘’Semoga laga melawan PSMS bisa berjalan dengan bagus. Mohon doa restunya agar kami bisa juara,’’ katanya. Pertandingan Persija di Piala AFC menjadi alasan mengapa pertandingan mereka di leg kedua pada Senin (12/2) kontra PSMS di Stadion Manahan, Solo, digelar pada 14.30 WIB. Setelah partai tersebut, Persija harus segera berangkat ke Johor Bahru via Solo, dengan penerbangan yang hanya ada sekali dalam sehari. Artinya, jika terlambat, Persija terpaksa harus memundurkan penerbangan keesokan harinya dan ini bisa berujung denda dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). ‘’Ada ketentuan dari AFC setiap tim peserta lengkap dengan pemain yang terdaftar di Piala AFC harus ada di lokasi pertandingan maksimal dua hari sebelum laga. Kalau tidak akan ada dendanya,’’ tutur Gede.

Bali Post/ant

SELEBRASI - Penyerang Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Mitra Kukar FC pada pertandingan delapan besar Piala Presiden di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. Rasa optimistis bisa tampil baik di Piala Presiden dan Piala AFC juga diungkapkan kapten Persija Ismet Sofyan. Menurut bek kanan senior ini, dia dan

rekan-rekannya akan bekerja keras bertanding dan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. ‘’Ini pertandingan-pertandingan ketat dan pelatih akan

melakukan rotasi. Untuk menjaga kondisi, penting bagi kami untuk istirahat dan melakukan pemulihan sesegera mungkin,’’ tutur Ismet. (ant)

Peringkat empat akan memperoleh Rp 550 juta, peringkat ketiga Rp 1,1 miliar, pering-

kat kedua Rp 2,2 miliar dan juara berhak atas uang tunai Rp 3,3 miliar. (ant)

BU Jamu Sriwijaya FC 14 Februari

Jakarta (Bali Post) -

Panitia pelaksana (OC) memutuskan untuk menggelar babak semifinal Piala Presiden 2018, yang berformat kandang-tandang, selama empat hari yaitu pada tanggal 10, 11, 12 dan 14 Februari 2018. Keputusan yang diambil dalam rapat antara pihak panitia pengawas (SC), pelaksana (OC), sponsor dan pemangku kepentingan terkait di Jakarta, Selasa (6/2) kemarin, berbeda dengan rencana jadwal semifinal yang direncanakan sebelumnya yaitu pada 10 hingga 13 Februari 2018. Beberapa alasan perubahan itu adalah permintaan sponsor dan penyesuaian dengan laga Piala AFC yang akan dilakoni dua peserta empat besar Piala Presiden 2018, Persija dan Bali United (BU). ‘’Semifinal akan diawali dengan pertandingan PSMS Medan versus Persija Jakarta

pada Sabtu 10 Februari 2018 mulai pukul 19.30 WIB di Stadion Manahan, Solo,’’ ujar anggota OC Piala Presiden 2018 Tigorshalom Boboy. Sebagai informasi, Stadion Manahan telah diputuskan menjadi stadion kandang bersama PSMS dan Persija di semifinal Piala Presiden 2018. Kemudian, lanjut Tigorshalom, pada Minggu (11/2) ada laga Sriwijaya FC kontra Bali United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di Palembang juga mulai pukul 19.30 WIB. Selanjutnya, pada Senin (12/2) digelar laga leg kedua Persija versus PSMS di Stadion Manahan, Solo, kali ini

pukul 14.30 WIB. Terakhir, Rabu (14/2), pertandingan Bali United kontra Sriwijaya FC dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali mulai pukul 19.30 WIB. Para pemenang semifinal berikutnya bertanding di babak final yang akan digelar pada Sabtu (17/1) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, rencananya mulai pukul 19.30 WIB. Sebelum laga final itu ada perebutan tempat ketiga di stadion yang sama pukul 15.30 WIB. Adapun tim-tim yang masuk semifinal Piala Presiden 2018 sudah pasti mendapatkan hadiah uang tunai.

Jadwal Piala Presiden 2018 Semifinal Sabtu (10/2) : PSMS Medan vs Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo Minggu (11/2) : Sriwijaya FC vs Bali United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Senin (12/2) : Persija Jakarta vs PSMS Medan di Stadion Manahan, Solo Rabu (14/2) : Bali United vs Sriwijaya FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

BU Diyakini Prioritaskan Piala Presiden Palembang (Bali Post) Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan dirinya meyakini bahwa Bali United (BU) akan lebih memprioritaskan Piala Presiden dibandingkan AFC Cup. ‘’Saya rasa Bali United akan realistis dalam menjatuhkan pilihan. Mereka akan ke Piala Presiden,’’ kata Rahmad Darmawan yang diwawancarai seusai sesi latihan sore di Stadion Atletik Jakabaring, Palembang, Sumsel, Selasa (6/2) kemarin. Pada Selasa (6/2) sore, panitia penyelenggara Piala Presiden merilis jadwal pertandingan babak semifinal yang menempatkan Sriwijaya FC lebih dahulu menjadi tuan rumah pada 11 Februari 2018 pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Kemudian untuk laga away menjajal Bali United di Stadion Dipta Gianyar, Bali pada 14 Februari 2018. Sementara Bali United yang di Piala AFC 2018 tergabung Grup G akan melawan Yangon United, Selasa (13/2) di Stadion Dipta Gianyar, Bali pada partai perdana. Lantaran itu permohonan Bali dilakukan perubahan jadwal diakomodir penyelenggara Piala Presiden. ‘’Dengan adanya permintaan perubahan jadwal, sudah menjadi indikator bahwa sebenarnya Bali United serius di Piala Presiden,’’ katanya. Oleh karena itu, RD tidak sepakat dengan prediksi bahwa Bali United akan menurunkan pemain pelapis di Piala Presiden. ‘’Artinya Sri-

Jakarta (Bali Post) Tim bulu tangkis putri Indonesia akan memanfaatkan jeda satu hari untuk menjaga stamina sebelum menghadapi tim Tiongkok dalam Kejuaraan Tim Bulu Tangkis Asia 2018 di Alor Setar, Kedah, Malaysia, Kamis (8/2). ‘’Besok tim putri akan berlatih dan tidak beristirahat total. Kami akan memanfaatkan latihan untuk menjaga stamina dan pemantapan dari kekurangan pada pertandingan pertama melawan Singapura,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti, Selasa (6/2) kemarin. Sebelumnya pada laga pertama grup Z Kejuaraan Kualifikasi Piala Uber 2018 itu, Tim Putri Indonesia melibas tim Singapura 5-0 pada pertandingan Selasa. ‘’Sejauh ini penampilan para atlet sudah cukup bagus, baik tunggal maupun ganda. Saya sampaikan kepada mereka untuk tetap serius dan tidak lengah,’’ kata peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu. Susy mengaku puas dengan penampilan Fitriani sebagai ujung tombak tim meskipun atlet asal klub Exist Jakarta itu bermain gugup. ‘’Hanna (Ramadini) sudah bermain bagus tadi dan semoga Kamis bisa lebih bagus lagi. Sedangkan Gregoria (Mariska Tunjung) harus lebih percaya diri dan jeli mengatur irama permainan,’’ kata Susy. Sementara Gregoria men-

gaku akan lebih memperbaiki penampilannya sebagai salah satu tunggal putri pelatnas PBSI. ‘’Jika diturunkan menghadapi Cina, saya sudah siap. Meskipun kami kalah peringkat dari mereka, kami akan bermain tanpa beban,’’ kata Gregoria. Pada laga pertama Fitriani mengalahkan tunggal putri Negeri Singa Chua Hui Zhen Grace dengan skor 21-16, 21-13 selama 37 menit permainan. Pada laga kedua, pasangan Anggia Shitta Awanda/ Ni Ketut Mahadewi Istarani menambah kedudukan tim Merah-Putih setelah menang atas ganda Nur Insyirah Khan/ Zhi Rui Bernice Lim. Anggi/ Ketut menang 21-7, 21-17 selama 23 menit. Hanna Ramadini yang turun pada laga ketiga memastikan kemenangan tim Tanah Air seteah memetik kemenangan mudah atas Jia Rong Sito dengan skor 21-9, 21-5 selama 24 menit. Ganda Della Destiara Haris/ Rizki Amelia Pradipta yang turun pada laga keempat semakin meneguhkan kemampuan pemain Indonesia atas Singapura. Della/Rizki menundukkan pasangan Ong Ren-Ne/ Wong Jia Ying Crystal selama 26 menit permainan dengan skor 21-12, 21-19. Pada laga terakhir, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung menyempurnakan kemenangan Indonesia dengan menaklukkan Nur Insyirah Khan 21-12, 21-16 selama 27 menit permainan. (ant)

Fitriani Dkk. Jaga Stamina Saat Jeda Satu Hari

wijaya FC tetap harus mewaspadai kesolidan tim Bali United, dan pemain marquee player-nya,’’ kata RD. Sriwijaya FC melangkah ke fase babak delapan besar setelah pada perempatfinal mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/2) lalu. Pada ajang Piala Presiden ini, manajemen Sriwijaya FC menyatakan tidak mengusung target juara, karena ajang ini dijadikan kesempatan untuk mematangkan tim sebelum berlaga di Liga 1. (ant)

Bali Post/ant

PELATNAS - Atlet panahan Bonita Pereira berlatih di Lapangan Panahan, Kompleks GBK, Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Sejumlah atlet panahan nasional mengikuti pelatnas di Jakarta untuk menghadapi Test Event Asian Games serta Asian Games 2018.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 7 Februari 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1,8JtTdr Dlm082237496717081999776071

B.BP.001.02.18.0000286

!Dcr PRT Tinggal Luar Dalung Gaji 2jt H:081239045656 Kwanji

B.BP.166.02.18.0000306

Bth HRD,Spa Therapist,Waiter, Enggineering,Gardener.CV: aom@bhuwanaubudhotel.com

B.BP.004.02.18.0000284

Cari Satpam Min1Thn Krm Teuku Umar Barat 128 Dps

Dcr: FO,Bel Boy,HK,Driver,Engeneering,Laundry,Security,u/Htl E:newarenahotelkutabali@gmail.com /Hub PO BOX 2005 Kuta Bali B.BP.001.02.18.0000299

Dibutuhkan Supir SIM B1 utk di Munggu Hub: 082146841125 B.BP.167.02.18.0000275

Dibutuhkan Housekeeping Staff Kirim CV ke The Amasya Villas Jl.KayuAya 88X Seminyak 731601 B.BP.166.02.18.0000305

Dicari Staff Admin:Wanita min 18th,Pend min SMK,bisa Bhs. Inggris&Kptr.Office Boy:Laki2, Pend min SMP.Kirim Lam.ke BPC Jl.Pulau Ayu XIII No.3 Dps Tlp (0361)238513/WA:082146428124 B.BP.004.02.18.0000215

PT.Srimasari Arta Prima Membutuhkan Secepatnya 4 Org KaryaWan/wati wlyah Kuta & Jimbaran Hub:0361-417190/0811386998 B.BP.001.02.18.0000228

B.BP.001.02.18.0000171

Cr Supir,Staf Gudang Gaji Tinggi H.081558096445/4745296

B.BP.001.02.18.0000272

Szk Splas th 2012 istmwa H98jt Silver Hp.081999925143 Pribadi

B.BP.001.02.18.0000294

TOYOTA

Avanza G 1300 Htm’15 KM Rendah (22.000)Jrg Pakai,Hrg 170Jt Ng Hub.087761701846/085935092009 B.BP.001.02.18.0000287

Avanza G’2011 Hitam AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070 B.BP.141.02.18.0000289

Dijual Tanah 1,8are Jl.Trengguli Gg.IV D3 Blok B Kel.Penatih Hub.087860146777

B.BP.001.02.18.0000283

Djl Tnh 9,11Are Jl utama dr Jasri ke Ujung Krngsem,Hrg 100 Jt/A Nego Hub.081246628918 TP

B.BP.001.02.18.0000172

HONDA

Dcr Sopir SIM A,Datang lngsung ke PT.BPR Mertha Sedana Sempidi. Hub:081237172729

B.BP.141.02.18.0000290

B.BP.001.02.18.0000233

MAZDA

Dcr Staff Waitress & Bartender Hub:Mini Restaurant&Bar Legian 77X Kuta,Tlp:0361-751651

Ahli Rmh Bcr:Dak,dinding,Tlang Dll,H.Anis 081236805370 Gransi

B.BP.004.02.18.0000278

B.BP.155.02.18.0000178

MERCEDEZ

Need Accntg,Female/FrshGrdt,CV to:industrialseafood@gmail.com

SegeraKasir/AdminTokoBangunan GajiBagus+Bonus2081339575278

B.BP.001.02.18.0000229

B.BP.001.02.18.0000273

Dibutuhkan Sopir,bs mbl matic & manual Hub.08123682115 B.BP.001.02.18.0000300

Dicari Cook,Waiter/SS,Kasir U/Resto Di Renon.081916420095 B.BP.001.02.18.0000065

Dicari PRT Tinggal Dlm Gaji 1,2Jt Bt.Bulan.HB:085935325928

Tukang Las Listrik Punya SIM A Sales Marketing.H:085103167222 B.BP.001.01.18.0001457

Waiter, Admin, Kasir, SMEA Lamaran Ke Shankara Indian Food Kuta, Kuta Square blok D 33 Depan Burger King email : shankaraindia18@gmail.com

B.BP.001.02.18.0000264

B.BP.001.02.18.0000236

BIRO JASA

G.01

DIJUAL RUMAH

B.BP.164.01.18.0001515

B.BP.001.02.18.0000266

Atasi Rmh Bocor dan Renofasi Garansi Hub P.Gde 087866293968

B.BP.001.02.18.0000281

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.01.18.0001348

Raflo Clearance Sale,Crocodile Phyton,Lizard bag,etc,7/2-11/3 Kuruk Setra,Ruko Nusa Poin 6A Kampial,NusaDua(081238145030)

Rush S Matic’2009 AsBali Tgn Pertama(Prbd),087861230199

B.BP.141.02.18.0000293

Rush S manual putih’14 as DK 185jt bagus mulus 08123969166

B.BP.031.02.18.0000101

B.BP.001.02.18.0000304

B.BP.141.02.18.0000288

B.BP.001.02.18.0000226

RUPA-RUPA

Tnh 3Are Samping Hardys 325 Jt Ng cck Perumahan 087765311974

Innova G’2014 AsBali Ex.Dokter Harga.225Jt T.085101944625

Mazda 2 Th’13 AT 138+CX7 Th’10 225Jt bs Tukar,085100856999

Dcr Teknisi,Sales,Spv,Adm Gdg, Gj+Bns+Komisi+BPJS.LamPT.PMA Bedahulu XVII/7,Dps

B.BP.004.02.18.0000080

Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-085101520139

B.BP.001.02.18.0000297

Honda Jazz RS’2011 Putih AsDK Avanza G Th’2010 AsDK 105Jt Nego Hub.08123932822

DIJUAL RUKO Dijual Ruko di Jl Astina Gnyr DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:081338183031/081805374433

Djl Tanah @Panjer.Cck u/ Mess, Kantor,Gudang.Hub:0816572675

Innova Luxury Th’2014 Hitam DK,Istw Hp.087862127626

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.02.18.0000219

BIRO JASA

Karimun Estilo’07 Graha Permai B4 Nangka Utara 087838888003

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.141.02.18.0000292

Dcr Pembntu Cwek,Tgl Dlm,Villa Seminyak.Hub:081946555765

B.BP.821.02.18.0000102

G.02

Dcr Kasir u/Bali Maret Tabanan & Nusa Dua,SMU/SMK,blm kawin,Pria/Wanita,umur maks 27thn.Lam ke Kop. Krama Bali, Jl. Kepundung No.61 A Dps atau email : kkb_pusat@yahoo.com

G.03

B.BP.001.02.18.0000295

Looking for experienced Indonesia teacher for Junior High (Full-time position).Must be motivated&have strong English skills.Also looking for Part time Biology&Business Studies Teachers.Please contact 081999 101808 or send your C.V.to childrenoftheworldscholl@gmail .com

Tamatan SMK,SMTA,SMP belum bekerja ayo bekerja ikuti latihan kuliner FB untuk pemula membuat martabak bakso kursus minggu 18 februari jam 10.00 s/d selesai. biaya Rp.100.000 pendaftaran tempat pelatihan Shankara Resto Jl.Danau Toba 7 Sanur sms 081238553358

Informasi pasang iklan Telepon

*Mercedez SLK’11 Htm KM6Rb Ist *Vellfire 2.4 Th’2011 AsDK Htm *Harrier 2.4 Th’2008 AsDK Slvr *Hub.0361-464948/081238116467* B.BP.141.02.18.0000291

M-Benz,E’280AT,Th’2008 hitam Metalik,Asli Bali,Tangan 1 75.000km,kondisi bagus Hub:08123830201 B.BP.001.02.18.0000269

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.02.18.0000301

Hlg BPKB No.A3530377-H a.n I Ketut Sudirta,DK9653AN,Denpsar

SUZUKI

Dijl Mtr Bekas Suzuki Sogun’02 Ban Tubles Hg.5Jt Nego,Jln Tkd Petanu Gg Belibis 23 Blkg JONI

BAHAN BANGUNAN

DIJUAL RUMAH

Djual Bhn Bangunan Bekas;Kosen /Pintu,Balok/Usuk/Reng/Genteng dll Bhn Kamper H.081238169620

B.BP.001.02.18.0000265

Cash/KrdRmh Br Murah diGianyar T100/50 unt Trbts,081558041018

B.BP.001.02.18.0000298

Djual Rmh T’75/110,T.Giri Nusa DuaH:08123800352/087862232050

B.BP.001.02.18.0000267

B.BP.001.02.18.0000271

B.BP.001.02.18.0000296

DICARI TANAH Cr.Tnh disewakan 1-2A.Umalas/ Cggu/Brawa/Krbkn.08113922102

195JT/A-Pgr Jl.Hotmix 8mtr @Ry Pering-Ktwel.TrmSHM-0817340222

SERVICE

SERVICE

DIJUAL TANAH B.BP.001.02.18.0000276

RUPA-RUPA

Hlg BPKB No.K13107059-O a.n I Gede Surya Candra Prabawa,SPD DK5975EE,PeguyanganKanginDps B.BP.001.02.18.0000270

JASA Jasa Terjemahan Ind-Eng-Ing Cepat,Akurat,Native speaker & Mobile English Course 300rb/bl Hub.08950-588-5858

B.BP.004.02.18.0000235

Dicari Tanah/Rumah Strategis Denpasar utk di Develop/Dijual Kembali.Budget Rp.5-10 Milyar Hub Purnama: 085881515449

SUZUKI

Splash 2011 silver original Cokroaminoto377H.085100462764

KEHILANGAN

B.BP.001.02.18.0000285

BIRO JASA Bntu Mrah SPT Tahunan/Bln Byar kn Lporkn Pjak HP.082146461910

B.BP.001.01.18.0001410

B.BP.820.02.18.0000307

DIJUAL MOBIL HONDA PROMO

SERVICE AC

OKA TEKNIK

CEPAT BERGARANSI

- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk

C.0001383-SRV C.0 0 0 0 9 8 3 -SRV

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

30JT 33JT 50JT 67JT

BRIO DP. 28JT

TEL.085100404827 BIRO JASA

MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater

New

Hub : INDRA

UNIT READY

087861965007 081337281539 C.0001380-MBL

GESEK TUNAI & PELUNASAN

BALI LESTARI JASA KURAS

WC

BALI WANGI

C.0000241-BRJ

WC

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI BIRO JASA KLOSET, WASTAFEL,

BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

0877 6129 5235 081 238 450 210

HUB : 085101540362 XL 087860189607 AS 085253103978

H. 08-1234567-113 C.0000731-rpa

Mengatasi Mampet, Saluran air, Wastapel, Closet, Tanpa Bongkar C.0001501-BRJ

0361-490729 - 085100448999

Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000 4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500

2

(Selama Persediaan Masih ada)

C.0000620-brj

Garansi produk CCTV 2 thn

Terima Service Stavol & Ups

Website : www.stavolbali.com C.0001454-ELK

TOUR

PROMO MURAH DAIHATSU BALI

K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018 * SIN Free & Easy 3D2N Rp. 4.450.000 (2-4 Mar, 20-22 Mar, 23-25 Mar) * BKK Kul 4D3N Rp. 6.775.000 (15-18 Mar 2018) * HKG – SHENZHEN 4D3N Rp. 10.875.000 (28-31 Mar 2018) Hubungi : 0361-8495858 Jl.Gatot Subroto Tengah No.46 Blok E Dps C.0001150-tour

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084

FOTO COY

C.0000246-MBL


EKONOMI

18

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Pembangunan SUTET 500 KV Dukung Bali ’’Clean and Green’’ Denpasar (Bali Post) – Pro-kontra pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV di Bali masih terjadi. Pihak yang menolak beralasan karena salah satu tiang SUTET berada di kawasan suci Pura Segara Rupek. Sementara masyarakat yang mendukung menyatakan pembangunan SUTET dalam rangka mewujudkan Bali sebagai provinsi clean and green. Sebab, Bali tak perlu membangun pembangkit lagi, tetapi mengambilnya dari Jawa. Manajer UPP ring JBTB II PLN Indrayoga Suharto mengatakan, pembangunan SUTET 500 KV merupakan upaya PLN dalam mengatasi kondisi kelistrikan di Bali. ‘’Kami harus menyediakan cadangan listrik dengan melihat juga visi-misi pemerintah daerah dan kearifan lokal,’’ ujarnya, Selasa (6/2) kemarin. Apalagi 2016, Gubernur Bali telah mencanangkan clean and green province. Maka dari itu PLN berupaya mencari cara yang sesuai dengan visi-misi tersebut. Salah satu cara yang dipilih adalah SUTET. SUTET dipilih karena kapasitas penyalurannya besar yaitu 2.800 MW. Aliran ini bisa meng-cover kebutuhan listrik Bali. ‘’Ketika kapasitas yang dibangun skala kecil, maka penyaluran listrik akan

kurang. Karena yang diperlukan adalah keberlangsungan listrik untuk 10-15 tahun ke depan,’’ pungkasnya. Aliran listrik yang besar tersebut didatangkan dari Jawa menuju ke Antosari. Karena Antosari, Tabanan merupakan pusat beban listrik di Bali Selatan. ‘’Kami harus bangun gardu mendekati pusat beban tersebut untuk mengurangi rugi daya selama perjalanan dari Jawa ke Bali. Dari Antosari, listrik akan dialirkan ke Bali Selatan, Utara dan Timur,’’ bebernya. Karenanya, katanya, SUTET 500 KV mendesak untuk direalisasikan. Karena dengan tingkat pertumbuhan konsumsi listrik di Bali 8 persen per tahun, diprediksi tahun 2020 Bali akan mengalami krisis listrik. Indrayoga Suharto men-

gatakan, secara normal, untuk membangun SUTET diperlukan waktu empat tahun. Sehingga jika SUTET dibangun tahun 2018, maka akan selesai tahun 2022. Padahal PLN menargetkan SUTET 500 KV sudah beroperasi tahun 2019. ‘’Semakin cepat bisa membangun, semakin cepat juga bisa beroperasi,’’ ujarnya saat berkunjung ke Bali Post. Jika Jabali Crossing dengan SUTET tidak bisa dilakukan, pihaknya akan mencari alternatif lain, salah satunya dengan kabel laut. Hanya, dengan kabel laut, investasi yang dikeluarkan lebih mahal 3-4 kali lipat dari kabel udara. Selain itu, dengan kabel laut, kapasitas daya tampung listrik kecil yaitu 150 KV. Saat ini PLN memiliki 4 kabel laut dengan aliran daya 320 MW. (kmb42)

Bali Post/wan

BEKUNJUNG - Manajemen PLN berkunjung ke Bali Post, Selasa (6/2) kemarin. Dalam pertemuan tersebut dibahas soal penyediaan dan keandalan kelistrikan di Bali.

Terendah Sejak Tahun 2011

2017, Ekonomi Bali Tumbuh 5,59 Persen

Bali Post/ant

BERKUNJUNG - Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla meninggalkan Kantor Wakil Presiden usai pertemuan tertutup di Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Presiden berkunjung ke Kantor Wakil Presiden untuk makan siang bersama dan membahas sejumlah hal di antaranya terkait investasi, ekspor dan persiapan Asian Games XXVIII pada Agustus 2018 mendatang.

Denpasar (Bali Post) Secara qtq, ekonomi Bali triwulan IV 2017 tumbuh negatif hingga minus 0,74 persen. Secara akumulatif, tahun 2017 ekonomi Bali tumbuh 5,59 persen. Pertumbuhan ini menurun dibandingkan tahun 2016 yang tumbuh 6,32. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, pertumbuhan tahun 2017 sebesar 5,59 persen merupakan pertumbuhan terendah sejak 2011. Karena pada tahun 2016 ekonomi Bali tumbuh 6,32 persen, tahun 2015 tumbuh 6,03 persen. Sehingga pertumbuhan tahun 2017 lebih rendah dari tahun sebelumnya. Namun

dibandingkan dengan nasional, pertumbuhan ekonomi Bali positif karena lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yaitu 5,07 persen. Pertumbuhan 5,59 persen dibentuk dari lapangan usaha akomodasi makan dan minum (akmamin) yang menyumbang 1,82 persen. Akmamin menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu 1,82 persen. Tingginya kontribusi lapangan usaha akmamin, tidak terlepas dari tingginya share lapangan usaha tersebut yang tercatat sebesar 23,33 persen. Lapangan usaha lain pembentuk ekonomi Bali adalah konstruksi menyumbang 0,72 persen. Perdagangan 0,72 persen, informasi dan komunikasi 0,56 persen dan

13 lapangan usaha lainnya hanya mampu memberikan andil 1,80 persen. Secara ctc (Januari-Desember 2017 dibandingkan Januari-Desember 2016), lapangan usaha yang tumbuh paling tinggi tahun 2017 juga akomodasi makan dan minum (akmamin) yaitu 9,25 persen. Lapangan usaha akmamin merupakan sektor yang dipengaruhi industri wisata. Meskipun pariwisata Bali sempat bergejolak akhir tahun 2017, namun lapangan usaha akmamin tetap tumbuh. ‘’Akmamin sekalipun berdampak dengan menurunnya kunjungan wisman, tapi tetap tumbuh 6,65 persen (yoy) pada triwulan IV,’’ imbuhnya.

Lapangan usaha lain yang tumbuh tinggi adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial 8,44 persen dan informasi dan komunikasi 8,14 persen. Sementara dari komponen pengeluaran yang berkontribusi tinggi adalah ekspor barang dan jasa sebesar 66,84 persen. Namun impor barang dan jasa juga tinggi yaitu 57,65 persen. Pengeluaran konsumsi rumah tangga juga tinggi yaitu 46, 36 persen. Kontribusi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) 32,04 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah 10,89 persen, pengeluaran konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT) adalah 1,20 persen, dan perubahan inventori 0,30 persen. (kmb42)

Jokowi Minta JK Atasi 2018, Pariwisata Diprediksi Tumbuh Persoalan Investasi

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk mengatasi persoalan investasi di Indonesia, salah satunya dengan menyamakan persepsi di tingkat kementerian guna memperlancar keran investasi. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. ‘’Presiden minta saya untuk mengatasi itu, oleh karenanya (Presiden) minta semua kementerian untuk mempelajari itu. Saya kumpulkan di sini data itu, saya kasih datanya semua,’’ kata Wapres Kalla usai pertemuan itu. Wapres menjelaskan, untuk meningkatkan investasi, hal pertama yang harus di-

lakukan adalah dengan mengurangi masalah. Untuk itu, Wapres telah mengumpulkan perwakilan pengusaha besar asing, para duta besar dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) guna menganalisis persoalan yang dialami. ‘’Itu sudah dikemukakan masalah-masalahnya, nah itu yang kita perbaiki. Di samping itu kita bandingkan dengan apa yang dibuat oleh negara-negara sekitar, supaya kita berada di level yang sama,’’ jelasnya. Menyamakan tingkat ekonomi dengan negara di kawasan perlu dilakukan supaya dapat menjadi tolok ukur dalam memasarkan produk ke negara kawasan. ‘’Kalau level kita beda dengan negara

di sana, misalnya mereka kasih kebebasan sekian persen, komponennya begini tetapi kita lebih tinggi, kan nanti orang akan memilih negaranegara itu. Jadi kita ingin benchmarking-nya dalam negeri dan luar negeri,’’ katanya. Presiden Jokowi mengatakan upaya peningkatan investasi dan ekspor Indonesia merupakan kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. ‘’Ya tadi bicara banyak hal, terutama berkaitan investasi, menaikkan investasi; yang kedua meningkatkan ekspor karena kunci ekonomi kita ada di dua hal itu. Dan yang ketiga tadi berkaitan dengan persiapan Asian Games,’’ kata Presiden Joko Widodo. (ant)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-12

Denpasar (Bali Post) Tahun 2018, sektor usaha jasa pariwisata termasuk transportasi dan kuliner diprediksi akan tumbuh. Karena seiring dengan kepastian dilaksanakannya IMF-WB di Nusa Dua, Oktober tahun ini. Akademisi dan pengamat ekonomi Prof. Wayan Ramantha mengatakan, selain usaha jasa pariwisata, industri kreatif penunjang pariwisata juga akan tumbuh. Karena perhelatan akbar tersebut, menurutnya, akan memerlukan suvenir dan produk-produk industri kreatif lainnya untuk para peserta IMF WB. Jumlahnya pun sangat banyak. Terlepas dari dampak IMF WB, industri dan perdagangan yang terkait dengan kebutuhan konsumsi masyarakat juga akan meningkat. Peningkatan ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional

5,07 persen, tertinggi sejak tahun 2014. Di Bali, sektor konsumsi rumah tangga juga memberikan sumbangan paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi 5,59 persen. Sumbangannya mencapai 2,16 persen. Analis Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Umran Usman memprediksikan tahun 2018, lapangan usaha perdagangan dan konstruksi akan tumbuh. Pertumbuhan sektor ini dirangsang dengan adanya IMF WB pada Oktober 2018. IMF WB menstimulus pembangunan proyekproyek. Seperti pembangunan underpass Ngurah Rai, Benoa Tourism Port, penyelesaian TPA Suwung, dll. Dengan adanya pembangunan beberapa proyek besar ini, sektor kontruksi akan tumbuh lebih tinggi.

Triwulan IV 2017 sektor konstruksi sudah mulai tumbuh karena ada beberapa proyek yang telah mulai dilakukan. Sektor konstruksi tumbuh 8,94 persen (yoy), sedangkan secara qtq konstruksi tumbuh 3,59 persen. Selain itu perdagangan juga akan tumbuh karena bangunan proyek tersebut membutuhkan bahan bangunan yang di-supply dari pedagang, sehingga sektor perdagangan juga akan tumbuh. Dengan bertumbuhnya dua lapangan usaha perdagangan dan konstruksi yang merupakan komponen penawaran, juga akan mendorong dari sisi permintaan. Yaitu konsumsi pemerintah juga akan terdorong. Karena pembangunan tersebut dananya bersumber dari anggaran pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. (kmb42)


19

Rabu Pon, 7 Februari 2018

Ciliwung Meluap

Jakarta (Bali Post) – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Jarot Widyoko mengatakan wilayah yang terdampak banjir di Jakarta merupakan daerah kawasan sungai yang belum dinormalisasi. ‘’Lokasi banjir yang terjadi kebanyakan daerah yang belum dinormalisasi,’’ katanya pada konferensi pers bersama di gedung BMKG di Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Jarot menjelaskan, dari 33 kilometer Sungai Ciliwung yang menjadi target normalisasi, baru 16 kilometer yang dinormalisasi. Selain itu kondisi sodetan Banjir Kanal Timur (BKT) baru 50 persen. ‘’Kendala normalisasi Ciliwung adalah pembebasan lahan,’’ tambahnya. Dia mengatakan, banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta pada Senin (5/2) malam akibat intensitas hujan yang tinggi, se-

hingga Sungai Ciliwung meluap. Dia menjelaskan, pantauan pada 4-6 Februari 2018 kondisi Ciliwung menunjukkan kenaikan mulai pukul 08.00 WIB atau pada status Siaga II, sampai ke pintu air Depok mulai pukul 12.00-17.00 WIB. Diperkirakan dalam waktu sembilan jam sampai ke pintu air Manggarai, Jakarta, namun sampai pukul 02.00 WIB masih Siaga II. ‘’Kami siapkan langkah-langkah penanggulangan termasuk perahu karet, dump truck, eskavator dan lainnya. Hari ini kami siagakan penjaga pintu air dan satgas selalu siap merespons semaksimal mungkin,’’ tambahnya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan saat ini wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi memasuki puncak musim hujan dan diperkirakan akan berlangsung hingga sepekan ke depan. (ant)

DPR Desak Penegak Hukum Usut Jual-Beli Jabatan Jakarta (Bali Post) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap praktik jual-beli jabatan birokrasi di daerah. Terakhir, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko sebagai tersangka bersama Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Sulestyowati atas dugaan suap terkait jabatan definitif Kepala Dinas Kesehatan.

Bali Post/ant

RENDAM PERMUKIMAN - Sungai Ciliwung yang meluap dan merendam permukiman di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Sungai Ciliwung meluap akibat curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai.

70 Persen Dana Bergulir Beredar di Jawa Jakarta (Bali Post) Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Brahman Satyo mengungkapkan sebagian besar dana bergulir yang dikucurkan lembaganya disalurkan di Pulau Jawa. ‘’Dana bergulir itu 70 persen beredar di Jawa, kenapa? Karena kreativitas masing-masing Dinas Koperasi, saya ingin di 2018 dana bergulir bisa menyebar merata bukan hanya di Jawa,’’ jelas Brahman Satyo dalam rapat bersama Komite IV DPD-RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Bram -- sapaan akrab Brahman Satyo - menjelaskan, lembaganya terus berupaya membangun komunikasi langsung dengan Dinas Koperasi provinsi di seluruh

Indonesia melalui berbagai macam sarana seperti pembentukan melalui media online. Diakuinya, persoalan utama koperasi dan UKM di daerah adalah mengenai permodalan. ‘’Selaku unsur pembina di daerah saya ingin setiap saat bisa bertemu dengan pelaku koperasi, yang pasti masalah utamanya adalah permodalan,’’ imbuhnya. Kendati memberi kemudahan dalam pemberian pinjaman kepada UKM, dia memastikan lembaganya tetap mengedepankan lembaga UMKM yang berkualitas. ‘’Hanya koperasi-koperasi yang berkualitas yang bisa mendapatkan dana bergulir dari LPDB, sehingga LPDB harus clear and clean untuk memberikan itu.’’

Mengenai ketidakhadiran LPDB di daerah, Bram menjelaskan, keberadaan LPDB berdasarkan izin dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN). Terkait pendampingan di daerah, ia mengatakan pendamping diperlukan untuk mengurangi risiko dana pinjaman yang diberikan macet. Untuk itu, LPDB menjalin kerja sama dengan 1.700 satgas dari Deputi Pengawasan untuk menjadi pendamping di daerah. ‘’Karena kalau kami melakukan pendampingan akan sulit, nah temen-temen itu bisa kami berikan honor juga nantinya. Dan bagi koperasi dan UKM yang mendapatkan dana bergulir wajib mendapatkan pendampingan di daerah,’’ ucapnya. (kmb4)

Persyaratan Hotel Dari Hal. 1

Uji coba dilakukan dalam hal pemeliharaan, baik menyangkut pakan maupun kandangnya, serta pengolahan dagingnya. Uji coba dilakukan pada demplotdemplot. Hasilnya telah mendekati persyaratan hotel. Jika pergub dan kajian telah dilakukan, ia yakin pe-

ternak lain akan mengikuti pola produksi daging itu. Sebelumnya, Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Bali I Gede Putu Hendra Mahena mengatakan, banyak pekerja hotel dan restoran memiliki keberpihakan pada produk lokal. Khususnya penggunaan daging lokal dalam masakannya. ICA telah menggunak-

Mirwan Amir

Dari Hal. 1

SBY menegaskan tidak pernah ada laporan yang datang kepada dirinya tentang proyek e-KTP yang bermasalah. Baik itu tim pengarah, Kemendagri, tim teknis, BPKP, BPK, penegak hukum, sama sekali tidak ada yang melaporkan kepadanya. ‘’Termasuk yang mengaku menyampaikan kepada saya, Saudara Mirwan Amir. Tidak ada, tidak pernah. Allah dengar ucapan saya sekarang,’’ kata SBY. SBY meminta Mirwan Amir membuktikan bahwa

pernah melaporkan kepada dirinya soal proyek KTP elektronik bermasalah. ‘’Tolong di mana, kapan, dalam konteks apa, dan saya didampingi siapa. Karena saya ini tertib, kalau masalah KTP elektronik pasti saya didampingi menteri,’’ ujar SBY. SBY merasa pernyataan Mirwan Amir yang keluar saat ditanya pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, itu seolah membuatnya menjadi aktor yang mengatur dan terlibat dalam proyek pengadaan KTP elektronik. SBY menilai percakapan tanya jawab antara pengacara Novanto,

an 60 persen produk lokal dalam masakannya, misalnya daging. Karena di Bali kini telah ada perusahaan yang melakukan aging process pada daging, sebelum dimasak. Dengan aging process akan memudahkan chef memasak. Selain itu kualitas daging lokal juga akan lebih baik dan enak. (kmb42)

Firman Wijaya, dengan Mirwan Amir selaku saksi dalam persidangan berada di luar konteks dan penuh nuansa rekayasa. Dalam laporan bernomor LP/187/II/2018/Bareskrim, tanggal 6 Februari 2018, terlapor yakni Firman Wijaya disangkakan Pasal 310 ayat (1) jo Pasal 311 KUHP jo Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang dugaan tindak pidana memfitnah dan mencemarkan nama baik di depan public, baik melalui media elektronik maupun media online. (ant)

Ketua DPR meminta adanya koordinasi antarpenegak hukum untuk menyelidiki dan mengusut tuntas praktik jual-beli jabatan oleh kepala daerah ini. ‘’Dengan adanya dugaan praktik jual-beli jabatan di beberapa daerah dan tertangkapnya beberapa kepala daerah, saya meminta KPK, Kepolisian dan Kejaksaan menyelidiki dan mengusut tuntas adanya dugaan praktik jual-beli jabatan tersebut,’’ kata Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/2) kemarin. Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko ditangkap KPK lantaran diduga menerima suap untuk mengangkat Inna Sulestyowati menjadi Kepala Dinas Kesehatan definitif. Nyono diduga menerima uang suap Rp 275 juta dari Inna Sulestyowati. Selain suap jabatan, Bupati Nyono juga diduga memerintahkan Inna mengutip pungutan dari puskesmas se-Jombang yang diduga menyalahi aturan. Sebelumnya, KPK juga melakukan OTT Bupati Klaten, Jawa Tengah, Sri Hartini, untuk kasus yang sama. Dari persidangan terungkap upeti yang disebut sebagai ‘’syukuran’’ dari para bawahan Bupati Klaten beragam dari yang ingin dipromosikan jabatannya. Jumlah setorannya berbeda mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 200 juta. Saat OTT, KPK menangkap tangan

uang sebesar Rp 170 juta di rumah Dinas Bupati Klaten untuk promosi empat pegawai di Dinas Pendidikan Klaten. ‘’Kami juga meminta Komisi II mendorong Kementerian Dalam Negeri untuk segera menyelesaikan regulasi penguatan inspektorat di daerah, mengingat kasus-kasus korupsi di daerah sudah mencapai perangkat desa,’’ kata Bambang Soesatyo. Sementara itu, terkait tindak pidana korupsi di desa yang melibatkan 112 kepala desa, 32 perangkat desa, dan 3 anggota keluarga kepala desa, Bambang Soesatyo mendesak pemerintah melakukan pengawasan intensif terhadap penggunaan dana desa, mengingat masih kurangnya kapasitas dan integritas perangkat pemerintahan desa. Pemerintah pusat diminta mendorong para kepala daerah menerapkan penggunaan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-goverment). Desakan ini terkait dengan meningkatnya angka korupsi yang dilakukan para kepala desa. ‘’Kami mendesak pemerintah meminta para kepala daerah menerapkan e-governmet dalam hal e-planning, e-budgeting, e-procurement, e-payment, dan e-asset sehingga semuanya bisa dikontrol secara elektronik,’’ katanya. Pada bulan Oktober tahun lalu,

Presiden Joko Widodo mengungkap sebanyak 900 kepala desa (kades) di seluruh Indonesia tersangkut penyalahgunaan anggaran dana desa. Kepala Negara mengingatkan apabila banyak kepala desa bisa ditangkap karena harus berurusan dengan pelanggaran pidana hukum. Penegasan Presiden Jokowi ditindaklanjuti dengan penelitian yang dilakukan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang merilis aktor utama kasus penyalahgunaan dana desa adalah para kepala desa sendiri. Dari hasil pantauan ICW per Agustus 2017, kades yang menjadi aktor utama penyalahgunaan dana desa mencapai 112 orang. Bamsoet -- panggilan akrabnya -- mengimbau pemerintah perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap pengelolaan penggunaan dana desa kepada aparat desa, untuk meminimalisasi penyalahgunaan dana desa tersebut. Selain itu, Komisi II DPR diminta dapat mendorong pemerintah pusat melakukan sosialisasi terhadap Perpres Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Jangka Panjang Tahun 2012-2025 dan Jangka Menengah Tahun 2012-2014 agar dapat lebih mengerucut pada sistem pencegahan korupsi. (kmb4)

Warung Global

Terminal Mengwi Harus Difungsikan Maksimal OKTOBER tahun lalu, pemerintah mengalihkan bus AKAP ke Terminal Mengwi. Karena Terminal Ubung diturunkan statusnya menjadi tipe C, sehingga hanya bisa disinggahi kendaraan perkotaan dan angkutan desa. Sementara Terminal Mengwi sepi, sehingga sopir AKAP meminta Terminal Ubung dikembalikan fungsinya seperti semula. Para pengopini di acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Selasa (6/2) kemarin, banyak yang justru setuju dengan pengembalian fungsi Terminal Ubung ini. Caranya dengan perluasan terminal, sehingga semua angkutan bisa masuk, memungkinkan juga Terminal Ubung berubah menjadi teminal tipe A. Sementara persoalan keamanan yang juga menjadi sorotan adalah ugas pemerintah untuk menata dan mengawasi. Caranya patroli tiap malam harus digalakkan. Jika ada bus atau angkutan yang menaikkan dan

menurunkan penupang di luar terminal, harus ditindak dengan tegas. Demikian pendapat Gung Derah di Denpasar, Fera di Tabanan, Ketut Dawi di Abiansemal, Edy Warsita dan Gede Indranata di Denpasar. Arya dan Werdha di Denpasar menilai bahwa aparat yang berwenang sepertinya tidak konsisten dengan keputusan awal. Sebelum pemindahan ke Mengwi pastinya dikaji terlebih dahulu. Jika dipindahkan lagi ke ubung, yang di Terminal Mengwi untuk apa selanjutnya? Semua tahu bahwa membangunan

terminal tipe A di Mengwi biayanya tak sedikit. Ini terkesan hanya coba-coba saja. Mereka berharap agar keputusan yang diambil ini memuaskan seluruh lapisan masyarakat. Mereka akan tertib jika ada petugas, begitu juga sebaliknya. Arya juga mengatakan bahwa di kawasan Ubung keamanannya harus menjadi perhatian. Patroli harus rutin dilakukan oleh petugas. Selain itu, ia cenderung mengusulkan agar Terminal Ubung ini lebih tepat dijadikan pusat perkantoran/ pasar/supermarket. (sikha)


16 Pages

46 Number 10th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

y, February

Wednesda

, February Wednesday

ationalbalipost.c

Thousands evacuated in Indonesian capital over floods

7, 2018

7, 2018

settles Hugh Grant ing claim phone-hack newspapers against Mirror

against a legal case that has settled Hugh Grant the company admitted over after - British actor his voicemails LONDON Newspapers (MGN) hacked into titles had on Monday. DV Âł)RXU Mirror Group its three tabloid he said reporters at get scoops, RQDOO\ IRU UROHV LQ ÂżOPV VXFK LDO GDPDJHV period to ZRQ VXEVWDQW campaigns a 10-year QRZQ LQWHUQDWL Âł1RWWLQJ +LOO´Off, a group that *UDQW ZKR LV N D )XQHUDO´ DQG them to Hacked :HGGLQJV DQG LQJ E\ UHand will donate RI SKRQH KDFN from MGN intrusion. LQÂśV ÂżHUFHO\ SURÂżOH YLFWLPV W VRPH RI %ULWD in 2011. against press RI WKH KLJKHVW H ZLGHVSUHDG D a major scandal *UDQW ZDV RQH LFH WKDW EHFDP exposed during of the World, a Sunday was down News SRUWHUV D SUDFW tabloids but was on the the media mogul shut competitivethe focus at the time which Murdoch Most of at the Sun, by Rupert had also occurred Mirror and tabloid ownedof the scandal. Mirror, Sunday Mirror. at the heightemerged that phone-hacking of Trinity at the Daily Later, it title, and MGN which is part and its shareholders another Murdochall owned by misled the public and its hard-working in group has Sunday People, its readers announced â&#x20AC;&#x153;This newspaper it has let down after his lawyers years; and in a statement for many of execuGrant said the wrongdoing he said, journalists,â&#x20AC;? case had been settled. the price for options,â&#x20AC;? the court that journalists have paid pay-offs and share Mirror titles. â&#x20AC;&#x153;Those with large the three Trinity Court that the case of have left tives who London High former editors acknowledged inform the its naming several hearing to said the company the acts of During a short a lawyer for MGNand deeply regretted Center had been settled,was morally wrong Exhibition phone-hacking at the Bilbao (rtr) former employees.Paul Simon performs 17, 2016. November U.S. musician northern Spain, in Barakaldo,

Photo

is Homeward Paul Simon 50-year Bound after er touring care REUTERS/Vincent

West/File

touring, he is quitting on Monday 50-year performing Simon announced to bring his riter Paul of a reliefâ&#x20AC;? - Singer-songw , and something Water.â&#x20AC;? 1970 and Siexhilarating LOS ANGELES in â&#x20AC;&#x153;a touch he Troubled The duo splita successful solo saying it felt end. of a relief,â&#x20AC;? an ning something launched career to Q and Grammy-win All said mon

Simon SRVWLQJ 6LPR career withâ&#x20AC;&#x153;Still Crazy After O WRXU wrote. mostly ,Q D )DFHERRN like New York-based XOG PDNH D ÂżQD to the decisionand time albumsYearsâ&#x20AC;? and â&#x20AC;&#x153;Graceland.â&#x20AC;? VDLG KH ZR %RXQG Âą 7KH )DUHpop artist he came These the travel the latest to step America and because â&#x20AC;&#x153;I feel wife and family Âł+RPHZDUG Simon is - of North and 1970s my that, the John anwell Tourâ&#x20AC;? this year. After away from from the 1960s detracts from touring. Elton he would Europe later of Silenceâ&#x20AC;? singer takes a toll that that back from g career nounced last month three-year the â&#x20AC;&#x153;Sounds do an occasional joy of playing.â&#x20AC;? final Simonâ&#x20AC;&#x2122;s award-winninpartner- be making a said he would â&#x20AC;&#x153;in a (hopefully) Neil Diamond a legendary tour, and from performancepristine hall.â&#x20AC;? it includes singer Art Garfunkel. P LQ farewell he was sufferingwould acoustically wondered what ship with announced disease and â&#x20AC;&#x153;Iâ&#x20AC;&#x2122;ve often to reach the point 7KH\ UHOHDVHG WKHLU ÂżUVW DOEX record claslike my went on to Robinson,â&#x20AC;? Parkinsonâ&#x20AC;&#x2122;s touring. (rtr) would feel consider bringing 1964 and retire from â&#x20AC;&#x153;Mrs. where Iâ&#x20AC;&#x2122;d career to a natural sics including and â&#x20AC;&#x153;Bridge Over performingI know: it feels a little â&#x20AC;&#x153;The Boxerâ&#x20AC;? Photo end. Now a touch exhilarating, Winning/File REUTERS/Andrew No. 106 Dps unsettling, Inquiry at Jl. Raya Puputan No 148 VW DW the Leveson 21, 2011. Mandala Renon Renon Made arrives at Jl. Raya Niti 148 Britain November Hugh Grant UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur 2829Kopi Mandala No. Dimsum Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 British actor in central London, ÂżQG ,QWH Sanur Jl. Mohamad Cafee Court Furama D.Tamblingan Jl. 30 Smirnof <RX FDQ High 19 No.88 Renon the Sanur No 68 Subah Renon Jl. Merdeka Hotel Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

ta REUTERS/Beawihar

February

6, 2018.

ated in RGV ds evacu â&#x20AC;ŤŰ&#x152;â&#x20AC;ŹR Thousan DQ FDSLWDO RYHU ,QGRQHVL A student

a flooded walks near to school on his way

Jakarta, street in

Indonesia

sections, to all relevant in need. to the public KUHDW delivered Cilias well as residents in the IDFH RI Ă&#x20AC;RRG W all the govareas. instruction, Western Primarily Basin (DAS) Service RG- VSRQVH LQ WKH Through the WHG GXH WR Ă&#x20AC;R at 4 p.m. (WIB) wung River Resources EHHQ HYDFXDby the release of ernor stated that Time The Water forces should be FDSLWDO KDYH V DQG swollen caused Indonesia Standard showed the (SDA)`s blue ,QGRQHVLDÂśV of rivers had also G SURQH SRLQW sluice gate I UHVLGHQWV LQ though the levelThe torrential rain two landslides the Depok at 400 centimeters RQ DOHUW DW Ă&#x20AC;RR is no blockage in after now. 7KRXVDQGV R Tuesday, water level300 cm height which make sure there Make sure the -$.$57$ governor said on was dropping for eight people missing (above the H VWDWXV 7KH Ă&#x20AC;RRG the water streams. well. with upstream running lowing, Jakartaâ&#x20AC;&#x2122;s Jakarta. pumps are a reservoir to improve to LV WKH DOHUW RQ around Jakarta, its way to years sought water fromin satellite cities water is onmayors should coordisaid. rivers few Jakartaâ&#x20AC;&#x2122;s vulnerability VRQ deploy Jakarta landslides city of Bogor, police fast-running down lying work forces, J WKH UDLQ\ VHD in also be heard News can age showed gushing and Ă&#x20AC;RRGLQJ GXULQ 50 people died nate the entire ÂżHOG LQ WKHLU UHVSHFat Global around the showed of muddy water posts in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 deadliest RIÂżFHUV WR WKH More than down trees on Tuesday command and 96.5 Radio FM am. Listen to TV footage through murky roads, bringing in the hilly areas one of the capitalâ&#x20AC;&#x2122;s five years tive territories. All position and until 10.00 FM at http:// in 2007 centre of the should be in the readyall potential some villas people wading in some neighbourm Global Radio City even Jakarta. to floods of the brown water capital Jakarta. ten2myradio.co after canals can accommodate ago much were forced victims. at http:// said around the globalfmbali.lis ManageAuthorities from a reservoir city was inundated streaming hoods of Anies Baswedan http:// disaster affected Disaster as been or live video li.com and should li. governor Regional release water Anies Baswepeople had RYHUĂ&#x20AC;RZHG city of Bogor (BPBD) of the radioglobalfmba in nel/global-fm-ba 6,500 parts Governor highest ranks ment Agency in the anticipate about Jakarta the entire ustream.tv/chan by floods are upstream prompted personnel prevent and to LRQ LV displaced east Jakarta. â&#x20AC;&#x153;We water levels coordinate, dan has instructed Government evacuees alert. Police and military Regional alert opera- Ă&#x20AC;RRG 0DNH VXUH WKH LQIRUPDW south and with volunthat those in a of of Jakarta the Jakarta and Remaking sure Baswedan said ZD- have been working the impact carry out Readiness Ă&#x20AC;RRG to deal with receive aid,â&#x20AC;? tion message: DGGLQJ WKDW Manggarai teers in the last VWDWHPHQW the WKH Ă&#x20AC;RRGV at have City authorities ters had receded KH FLW\ Ă&#x20AC;RRGJDWHV LQ W dramatic TV footA day earlier

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Rabu Pon, 7 Februari 2018

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Maladewa Umumkan Status Darurat

Male (Bali Post) -

Presiden Maladewa Abdulla Yameen pada Senin (5/2) waktu setempat mendeklarasikan status darurat selama 15 hari, kata ajudannya, Azima Shukoor, yang memperdalam krisis politik di negara Samudra Hindia tersebut. Langkah tersebut memberikan kekuasaan luas kepada pasukan keamanan untuk menangkap dan menahan tersangka, dan dilakukan di tengah kebuntuan antara Mahkamah Agung dan pemerintah. Presiden menolak memenuhi perintah MA untuk membebaskan tahanan politik, meskipun komunitas internasional terus menekan dan khawatir. Shukoor membacakan deklarasi tersebut di televisi pemerintah tidak lama setelah Yameen mengirimkan tiga surat kepada hakim, meminta mereka untuk mencabut keputusannya. Itu kedua kalinya Yameen menyatakan status darurat. Terakhir kali dia mengambil langkah tersebut pada November 2015 setelah dugaan percobaan pembunuhan terhadapnya. Biasa dikenal sebagai surga untuk pasangan bulan madu, Maladewa bergolak dalam beberapa tahun belakangan setelah sang presiden memenjarakan lawan-lawan politiknya, sejak berkuasa pada 2013.

Sengketa antara Yameen dan mahkamah agung mulai terjadi pekan lalu ketika presiden menolak perintah pengadilan untuk membebaskan sembilan pembangkang politik dan mengembalikan kursi 12 legislator yang dipecat oleh partai pimpinan Yameen. Mahkamah Agung mengeluarkan kejutan Kamis pekan lalu dengan memberi oposisi kursi mayoritas dalam legislatif total beranggotakan 85 orang sehingga mereka bisa memakzulkan presiden. Langkah mahkamah ini juga meratakan jalan mantan presiden Mohamed Nasheed yang berada di pengasingan dan presiden pertama yang terpilih secara demokratis namun dibatalkan karena diduga terlibat terorisme pada 2015, untuk kembali ke Maladewa guna menjadi presiden

tahun ini. Namun, pemerintah Yameen menolak mematuhi keputusan Mahkamah Agung itu dengan memerintahkan tentara dan polisi untuk menolak setiap langkah mahkamah dalam menangkap atau memakzulkan Yameen. Sementara itu, polisi Maladewa menangkap mantan Presiden Maumoon Abdul Gayoom, Senin waktu setempat, kata juru bicara kepresidenan Abdul Aleem. Langkah ini ditempuh hanya beberapa jam setelah Presiden Abdulla Yameen mengumumkan keadaan darurat selama 15 hari. Gayoom, yang merupakan adik tiri Yameen dan telah memerintah negeri ini selama 30 tahun sampai 2008, ditangkap di kediamannya, bersama dengan seorang menantunya. (ant)

Bali Post/rtr

BERJAGA - Sejumlah polisi Maladewa berjaga saat digelarnya protes dari pihak oposisi yang menentang keputusan pemerintah menunda dilepaskannya pimpinan oposisi.

Peran Jessica Chastain Dihilangkan Sutradara asal Kanada, Xavier Dolan, mengumumkan bahwa ia telah menghilangkan peran yang dimainkan bintang film, Jessica Chastain dari film yang digarapnya, â&#x20AC;&#x153;The Death and Life of John F. Donovan.â&#x20AC;? Di posting Instagram, ia menyatakan akan melakukan perbaikan terhadap film yang sedang digarapnya, yang berdurasi 4 jam. â&#x20AC;&#x153;Yang perlu kalian dengar dari saya adalah karakter Jessica Chastain, setelah melalui refleksi yang cukup lama, akan dihapus dari film itu,â&#x20AC;? katanya. Ia mengatakan keputusannya ini bukan dikarenakan akting Chastain sebagai antagonis dikategorikan buruk, tapi karena pertimbangan

William Wongso

karakter itu tidak sesuai dengan kisah film itu. â&#x20AC;&#x153;Saya sangat kecewa karena kami tidak bisa memperlihatkan apa yang sudah kami lakukan dalam petualangan ini,â&#x20AC;? katanya. Namun, ia menyampaikan dirinya sangat senang dengan film yang disutradarainya ini dan sangat ingin berbagai dengan para penggemarnya. Ia tidak menyebutkan jadwal tayang dari film itu. â&#x20AC;&#x153;The Death and Life of John F. Donovan,â&#x20AC;? merupakan film dokumenter tentang refleksi seorang aktor muda yang memiliki pengalaman korespondensi dengan bintang televisi Amerika ketika anak-anak. Ini merupakan karya pertama Dolan yang menggunakan bahasa Inggris, dengan pemain di antaranya Kit Harington dan Susan Sarandon. (iah/ afp)

Anggota EBI

Pakar kuliner Indonesia, Chef William Wongso, mendapat medali kehormatan â&#x20AC;&#x153;Medaille d`Honneurâ&#x20AC;? dari Academie du Pain Indonesia di Paris, Prancis, sehingga menjadi satu-satunya orang Indonesia yang menjadi anggota Elite de la Boulangerie International (EBI). â&#x20AC;&#x153;Menjadi suatu kehormatan buat saya diangkat menjadi anggota EBI yang tidak sembarang orang dapat karena menjadi anggota EBI harus melalui undangan,â&#x20AC;? ujar William Wongso, Selasa (6/2) kemarin. Kehadiran William di Paris adalah dalam rangka menjadi anggota dewan juri kompetisi tingkat dunia pembuat roti yang diadakan di Paris dari 2 sampai 6 Februari. Sebagai juri, William harus menyeleksi The World Master Baker yang diikuti 18 pembuat roti terbaik dari seluruh dunia yang berkompetisi menjadi enam terbaik dengan spesialisasi masing-masing. Kompetisi diadakan bersamaan dengan pameran Europain yang merupakan pameran terbesar bidang bakery, pastry dan cokelat yang digelar setiap tahun di Paris. Bakery Masters atau

disebut juga sebagai Masters de la Boulangerie diadakan Lesaffre. Presiden Bakery Master memberikan Medali Kehormatan kepada William yang otomatis membuatnya menjadi anggota EBI yang adalah kumpulan para pembuat kue terbaik yang saat ini beranggotakan 33 orang dari seluruh dunia. Medali kehormatan diserahkan oleh Christian Vabret â&#x20AC;&#x153;Meilleur Ouvrier de Franceâ&#x20AC;? Fondateur Coupe du Monde de la Boulangerie. Kepala Kantor Promosi pariwisata Indonesia di Prancis, VITO Prancis, Eka Moncarre menyatakan kebanggaan bagi Indonesia yang saat ini belum ada peserta berkualifikasi kompetisi di Bakery Masters, tetapi kini sudah diwakili William sebagai juri dan anggota Elite Member Bakery Master. Dia berharap suatu hari Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam bidang bakery international. Dia juga berharap keberhasilan William menginspirasi generasi muda Indonesia untuk bekerja lebih keras menjadi juara internasional. (ant)

Menangi Kasus Penyadapan AKtor asal Inggris, Hugh Grant telah menang dalam kasus melawan Mirror Group Newspaper (MGN), setelah perusahaan itu mengakui bahwa reporter di tiga tabloid yang dikelolanya telah menyadap pesan suara Hugh Grant selama 10 tahun untuk mendapatkan sejumlah berita. Grant yang merupakan bintang film dengan sejumlah film, seperti â&#x20AC;&#x153;Four Weddings and a Funeralâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;Notting Hillâ&#x20AC;?, memenangkan sejumlah uang dari MGN dan akan didonasikan pada Hacked Off, sebuah grup yang mengampanyekan larangan penyadapan oleh pers. Grant merupakan salah satu korban dari kasus penyadapan telepon yang dilakukan reporter, sebuah praktik yang umum dilakukan sejumlah tabloid di Inggris akibat ketatnya persaingan, dan menjadi skandal terbesar pada 2011. Fokus skandal itu adalah tabloid News of the World, koran terbitan Minggu yang dimiliki oleh Rupert Murdoch, yang kemudian ditutup ketika skandal tersebut merebak. Kemudian, terungkap bahwa upaya penyadapan telepon itu pun dilakukan Sun, koran lain yang juga milik Murdoch, dan Daily Mirror, Sunday Mirror, serta Sunday People, yang seluruhnya dimiliki MGN dan merupakan bagian dari Trinity Mirror. â&#x20AC;&#x153;Grup media cetak ini telah menipu publik dan pemegang sahamnya untuk bertahuntahun lamanya. Mereka juga telah mengecewakan pembacanya dan jurnalis yang bekerja keras,â&#x20AC;? kata Grant dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pengacaranya mengumumkan bahwa pengadilan sudah menetapkan kesepakatan atas kasus ini. Dalam pemeriksaan singkat di Pengadilan Tinggi London, seorang pengacara untuk MGN mengatakan perusahaan itu mengakui penyadapan telepon adalah hal yang salah secara moral, mereka juga sangat menyesali perilaku

bekas karyawannya. â&#x20AC;&#x153;MGN menerima bahwa penyadapan pesan suara yang tidak sah dan pengadaan informasi pribadi tentang Penggugat dan yang lainnya seharusnya tidak pernah terjadi,â&#x20AC;? kata pengacara tersebut. Juru bicara Trinity Mirror mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak punya komentar lebih jauh mengenai apa yang dikatakan di pengadilan. Keluhan Grant tidak hanya penyadapan telepon tapi juga untuk pengawasan dan upaya reporter berpurapura menjadi orang lain untuk mengorek informasi pribadi dari sumber yang tidak menyadari bahwa mereka berbicara kepada pers. Pengacara Grant mengatakan kepada pengadilan bahwa salah satu alasan utamanya untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap MGN adalah untuk mengungkapkan kebenaran tentang apa yang dia sebut sebagai â&#x20AC;&#x153;aksi Trinity Mirror menyembunyikan kesalahannyaâ&#x20AC;?. Sebagai bagian dari penyelesaian, MGN mengakui bahwa â&#x20AC;&#x153;pegawai senior, termasuk eksekutif, editor dan jurnalis, membiarkan, didorong atau secara aktif menutup mata terhadap meluasnya budaya kegiatan pengumpulan informasi yang tidak sah di ketiga surat kabarnya selama bertahuntahunâ&#x20AC;?. (iah/rtr)

Diskusi Strategis Pariwisata

Sampah dan Kemacetan Pengaruhi Kualitas Pariwisata

Bali Post/win

DISKUSI - Suasana Diskusi Strategis Evaluasi Pariwisata Bali di Puri Santrian, Sanur, Senin (29/1).

Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Indonesia. Hal tersebut terbukti dari besarnya devisa negara yang diperoleh dari sektor pariwisata. Di tahun 2017 lalu, sektor pariwisata telah menempati peringkat kedua penyumbang terbesar devisa negara, setelah sektor migas. Hal tersebut merupakan buah hasil dari pengembangan pemasaran pariwisata Indonesia. Melalui branding â&#x20AC;&#x153;Wonderful Indonesia-Pesona Indonesiaâ&#x20AC;?, Kementerian Pariwisata telah melakukan berbagai upaya untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Kesiapan destinasi, sumber daya manusia, hingga

force majeur erupsi Gunung Agung sedikit banyak ikut memengaruhi target pencapaian jumlah wisatawan. Untuk menjawab hal tersebut, MarkPlus Center for Tourism and Hospitality, pusat pengembangan bisnis khusus untuk industri pariwisata dan hospitality yang diresmikan pada tanggal 8 November 2014 oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya bekerja sama dengan IMA Bali mengadakan diskusi strategis tahunan yang ke-3 untuk mengevaluasi pariwisata nasional terutama pariwisata Bali di Puri Santrian, Sanur, Senin (29/1). Diskusi strategis yang melibatkan tokoh-tokoh pariwisata

dan stakeholder terkait tersebut bertujuan untuk menggali efektivitas strategi dan taktik pemasaran yang telah dilakukan serta kendalanya, serta mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi beserta solusinya. Hasil diskusi strategis ini akan menjadi bahan utama dari whitepaper yang akan dikeluarkan MarkPlus Center for Tourism & Hospitality. Whitepaper tersebut akan diserahkan secara resmi pada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Chairman MarkPlus Center for Tourism and Hospitality Hermawan Kertajaya mengatakan terjadinya erupsi Gunung Agung memang berpengaruh terhadap berkurangnya

kunjungan wisatawan secara nasional. Pasalnya, kunjungan wisatawan yang ditergetkan 15 juta hanya tercapai 13,7 juta. Hal ini disebabkan karena Bali penyumbang 40% kunjungan wisatawan. Meskipun demikian, erupsi Gunung Agung bukanlah menjadi permasaahan utama. Sebab, sampah dan kemacetan juga menjadi masalah bagi kualitas pariwisata Bali. â&#x20AC;&#x153;Dari semua yang hadir dalam diskusi ini, hampir semuanya mengatakan sampah dan kemacetan menjadi masalah yang belum terselesaikan di Bali,â&#x20AC;? ungkap Hermawan. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata di Bali

Timur, Barat dan Utara tidak perlu dilakukan seperti di Bali Selatan. Melainkan, kualitas pariwisata harus ditingkatkan. Sehingga, para wisatawan merasa nyaman dan aman berkunjung ke Bali. Apalagi, dikatakan, upaya Menteri Pariwisata sudah cukup besar dalam menangani recovery pariwisata Bali. Selain itu, yang menjadi tantangan pariwisata Bali ke depannya adalah meningkatkan promosi pariwisata ke pasar-pasar utama, terutama Cina, pascaerupsi. Selain itu menerapkan sustainable tourism untuk keberlangsungan pariwisata Bali dan memperkuat pengembangan desa wisata. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 07 Februari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu