Skip to main content

Edisi Sabtu, 07 April 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 218 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu paing, 7 april 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Kelurahan Pemecutan Bulatkan Tekad Menangkan Koster-Ace

Cok Pemecutan: Saya Pendiri Golkar, Demi Bali Saya Pilih Koster RATUSAN warga Kelurahan Pemecutan menghadiri simakrama dengan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Pertemuan itu digelar di Geria Penyaitan, Denpasar di Jalan Gunung Batur Gang Kaliasem Nomor 5 Denpasar Barat, Jumat (6/4) kemarin. Ada yang menarik dalam simakrama tersebut, terlontarnya pernyataan dari Dewan Pertimbangan DPD Golkar Bali Ida Cokorda Pemecutan XI yang hadir pada simakrama tersebut. Apa pernyataannya?

Cokorda Pemecutan menegaskan sikapnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Meski sebagai pendiri Partai Golkar dan partainya itu mendukung kandidat lain, namun ia lebih memilih mendukung paket Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. ‘’Saya pendiri Golkar, tapi demi Bali saya pilih Koster,’’ kata Cokorda Pemecutan di hadapan ratusan warga. Cokorda Pemecutan mengaku tahu betul sepak terjang Wayan Koster selama ini. Wayan Koster, tegas Cokorda Pemecutan, adalah pribadi sederhana yang tak pernah neko-neko. ‘’Saya tahu dia (Wayan Koster) seder-

hana. Jarang, Koster mau tidur di hotel. Dia lebih milih tidur di sofa,’’ katanya. Soal kinerja, Cokorda Pemecutan menilai Koster amat nyata. Ia sendiri terlibat langsung bersama Koster membangun beberapa pura di berbagai daerah di Bali. ‘’Ke mana-mana saya bersama dia membangun pura,’’ tuturnya. Dia pun mengajak seluruh masyarakat agar tidak salah memilih pada Pilgub Bali mendatang. Pilihan tepat untuk membangun Bali, menurutnya, adalah Koster-Ace. Hal. 19 Umat Muslim

Bali Post/kmb

ORASI - Cok Pemecutan didampingi Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berorasi saat simakrama di Denpasar.

Bali Perlu Perda Perlindungan Adat dan Budaya, Bukan Memperdakan Tajen Rencana DPRD Bali membentuk Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali yang di dalam masuk tajen (sabungan ayam) mendapat tanggapan serius dari sejumlah kalangan. Tak hanya tokoh adat, juga PHDI dan MMDP. Intinya, rancangan perda yang sekarang sedang dibahas oleh DPRD Bali tersebut dinilai kurang tepat. Mereka yakin, apabila tajen diperdakan akan menimbulkan persoalan yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat Bali.

KETUA Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Buleleng Dewa Putu Budrasa, Jumat (6/4) kemarin mengatakan, Ranperda tentang Tajen dipastikan menimbulkan dampak negatif di kalangan masyarakat. Bila tajen yang ada unsur judinya diatur perda, sama saja dengan memberi keleluasaan masyarakat untuk berjudi. Selain itu, dia juga khawatir kalau tajen sendiri dilegalkan maka muncul kesan rancu terhadap ritual tabuh rah yang diatur tattwa (ajaran

- red) Hindu. Situasi ini bisa saja dijadikan kesempatan menggelar tajen dengan dalih tabuh rah itu sendiri. ‘’Tidak sependapat kalau tajen diperdakan. Kalau diatur sama saja melegalkan judi di masyarakat. Kalau disebut tidak ada unsur judinya siapa yang akan mengawasi,’’ katanya. Senada diungkapkan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng Dewa Nyoman Suardana. Ia mengatakan, DPRD Bali seharusnya tidak membahas

’’…kami tidak setuju tajen dibuatkan perda. Kalau ini sampai dibuat legal, maka berjudi yang memang dilarang di negara ini justru menimbulkan dampak tidak baik terutama kepada generasi muda.’’ Dewa Nyoman Suardana Ketua PHDI Buleleng

perda tentang tajan. Alasnanya karena generasi muda Bali bisa saja akan terpengaruh dan terbiasa dengan kehidupan berjudi apakah itu tajen, domino, cap jeki, atau judi-judi lainnya. ‘’Kalau kami tidak setuju tajen dibuatkan perda. Kalau ini sampai dibuat legal, maka berjudi yang memang dilarang di negara ini justru menimbulkan dampak tidak baik, terutama kepada generasi muda yang tidak canggung untuk berjudi,’’ jelasnya.

”Tidak sependapat kalau tajen diperdakan. Kalau diatur sama saja melegalkan judi di masyarakat. Kalau disebut tidak ada unsur judinya siapa yang akan mengawasi.”

Perda Budaya Rencana melegalkan tajen di Bali juga menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Badung. Mereka berharap DPRD Bali membuat peraturan daerah (perda) yang melindungi setiap adat istiadat dan budaya yang berkembang di Pulau Dewata, bukan melegalkan tajen. Hal. 19 Desa Adat

”Kami lebih setuju perda perlindungan untuk semua aktivitas budaya dan adat yang ada di Bali sebagai bentuk pengakuan pemerintah. Seperti makotekan, perang tipat, omed-omedan dan lainnya. Itu perlu sebelum orang lain mengakui.” IGN Sudiarsa Bendesa Adat Legian

Dewa Putu Budrasa Ketua MMDP Buleleng

JK ’’Bela’’ Dr. Terawan

Jakarta (Bali Post) – Kasus dipecatnya Mayor Jenderal TNI dr. Terawan Adi Putranto mengundang keprihatinan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Bahkan, Jusuf Kalla menyinggung ‘’keberhasilan’’ dr. Terawan dalam merawat pasiennya. Kata JK, enam dari 10 menteri Indonesia berhasil dirawat oleh mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayor Jenderal TNI Terawan Adi Putranto. ‘’Ya… tadi kami rapat kabinet, terbatas, ada 10 menteri. Saya tanya, ada berapa yang dirawat dr. Terawan, dan dari 10 (menteri) itu ada enam, termasuk saya,’’ kata Jusuf Kalla usai menghadiri penyerahan bantuan di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jakarta, Jumat (6/4) kemarin.

Bali Post/ant

PUTU WIJAYA - Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Putu Wijaya saat silaturahmi bersama budayawan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menerima masukan dari para budayawan dan berkesempatan melukis ‘’Indonesia Maju’’.

Infrastruktur untuk Mempersatukan

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyatakan pembangunan infrastruktur fisik tidak hanya untuk tujuan ekonomi saja, tetapi ada tujuan lain yang lebih besar yaitu mempersatukan Indonesia. ‘’Infrastruktur tidak hanya ekonomi, ini akan mempersatukan kita,’’ kata Presiden Joko Widodo saat bersilaturahmi dengan budayawan di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta,

Jumat (6/4) sore kemarin. Ia menyebutkan, perjalanan udara dari daerah paling barat Indonesia yaitu Aceh hinggga ke daerah paling timur yaitu Papua memakan waktu sekitar sembilan jam. ‘’Kalau dari London terbang ke arah timur selama sembilan jam, itu sudah sampai ke Turki, sudah melewati berapa negara,’’ ujar Presiden Jokowi. Hal. 19 Negara Besar

’’Memberikan contoh yang baik seperti bagaimana etos kerja yang baik lebih baik daripada kita berteriakteriak.’’ Jokowi Presiden

Jusuf Kalla mengatakan, metode penyembuhan yang dilakukan oleh Terawan lebih banyak manfaatnya, sehingga keputusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberhentikan sementara kegiatan Terawan selama 12 bulan perlu dikaji ulang. ‘’Saya kira banyak sekali orang yang mendapat manfaat. Pak Try (Sutrisno) itu termasuk orang yang dibantu tepat waktu oleh Pak Terawan,’’ tambahnya. Oleh karena itu, Wapres meminta IDI untuk mengkaji ulang pemberhentian Terawan sebagai anggota lembaga kedokteran Indonesia tersebut. ‘’Tidak begitu, tapi lebih baik di internal lab, dikaji dengan baik,’’ ujarnya. Mayjen CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. (K) dijatuhi sanksi pemberhentian sementara sebagai anggota IDI oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI karena diduga melakukan pelanggaran etik kedokteran dengan menerapkan metode Digital Subtraction Angiography (DSA) atau dikenal dengan cuci otak. Terawan dinilai tidak memiliki kode etik kedokteran untuk mengobati pasien penderita gejala stroke atau stroke, karena dia adalah dokter spesialis radiologi, bukan spesialis penyakit saraf. Namun, metode yang dipelajari Terawan terbukti telah berhasil mengobati sejumlah pasien termasuk tokohtokoh politik di Tanah Air. Beberapa tokoh yang pernah diobati oleh Terawan antara lain mantan Wapres Try Sutrisno, Wapres Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto dan Mahfud MD. (ant)

Jusuf Kalla

’’Ya… tadi kami rapat kabinet, terbatas, ada 10 menteri. Saya tanya, ada berapa yang dirawat dr. Terawan, dan dari 10 (menteri) itu ada enam, termasuk saya.’’

Lemah, Landasan Ilmiah Metode Dr. Terawan

KETUA Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) Prof. dr. Moh Hasan Machfoed, Sp.S.(K) mengatakan landasan ilmiah tentang metode cuci otak yang dilakukan oleh dr. Terawan Agus Putranto masih lemah. ‘’Saya sebagai Ketua Umum PP Perdossi telah mengeluarkan statemen resmi bahwa brain wash tidak memiliki landasan ilmiah kuat,’’ kata Prof. Hasan dalam pernyataannya di laman Bali Medical Journal dikutip di

Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Hasan menyatakan hal tersebut setelah mengkaji prosedur metode cuci otak yang diterapkan oleh dr. Terawan yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah berdasarkan hasil disertasinya di Universitas Hassanudin Makassar. Dokter Terawan selama ini menggunakan metode cuci otak melalui Digital Substraction Angiography (DSA) dengan menggunakan heparin sebagai obat yang disuntikkan intra arterial ke peredaran darah di otak

guna mengobati stroke iskemik kronik. ‘’Secara klinis, DSA dengan heparin hanya berfungsi sebagai sarana diagnosis untuk melihat deviasi pembuluh darah otak,’’ kata Hasan. Namun, Hasan telah melakukan penelitian yang hasilnya telah dipublikasikan di BAOJ Neurology Amerika Serikat bahwa terapi heparin pada stroke tidak memiliki landasan ilmiah kuat. Hal. 19 Hasil Disertasi


denpasar

2

Sabtu Paing, 7 April 2018

Dihiasi Mural, Taman Kota Makin Semarak

TAMAN Kota Lumintang semakin semarak dan menarik. Selain penataan taman, kini juga dilengkapi dengan mural. Seni lukis ini terlihat memenuhi dinding di kawasan Youth Park, Taman Kota Lumintang. Luasnya mencapai 200 meter per-

segi yang dikerjakan oleh 10 orang pelukis dari STD Bali. Sekda Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara yang sebelumnya juga berksempatan untuk turut mengaplikasikan goresan mural mengaku sangat mengapresiasi inovasi tersebut. “Saya sangat

figur

kagum dengan kreativitas anak-anak muda yang sangat luar biasa. Ternyata, karya seninya mampu memperindah Kota Denpasar,’’ ungkap Rai Iswara, belum lama ini. Rai Iswara menambahkan, kegiatan yang mengusung tema “Denpasar Youth

and Culture” ini merupakan desain mural yang digambar dengan konsep kolaborasi. “Jadi, anak muda yang kreatif memiliki wadah dalam berkreasi. Selain dapat menyalurkan idenya, mereka juga dapat mempercantik wajah Kota Denpasar,” jelas-

nya. Kegiatan ini bekerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya Sekolah Tinggi Desain Bali (STD Bali), New Media College, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Denpasar, Badan Kreatif Denpasar,

KEPALA BPS Kota Denpasar I Gede Suarta mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan merupakan suatu keharusan bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. Salah satu variable atau faktor yang memainkan peran strategis terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi adalah pembentukan investasi. ‘’Ketika pengusaha, individu atau pemerintah melakukan investasi, maka ada sejumlah modal yang ditanam, ada berupa barang yang dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi sehingga menghasilkan barang dan jasa di masa yang akan datang,’’ ujarnya, Jumat (6/4) kemarin. Dikatakan, multiplier effect yang timbul akibat adanya investasi selain memacu pertumbuhan dan meningkatkan produktivitas, juga berpeluang untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi pengangguran serta menekan angka kemiskinan. ‘’Patut disyukuri, kinerja investasi di Indonesia menunjukkan sinyal yang cukup mengembirakan. Di mana pemerintah saat ini menempatkan investasi sebagai salah satu fokus perhatian. Pemerintah berusaha menggenjot pembangunan infrastruktur sebagai media untuk memacu pertumbuhan ekonomi ke depan,’’ katanya. Ia menambahkan, tujuan dari kegiatan koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan survei disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tahun 2018 ini adalah untuk melakukan perencanaan dan evaluasi yang lebih baik, di mana BPS dalam hal ini diberikan kepercayaan sebagai pelaksana yang bertanggung jawab, baik secara teknis maupun administratif. Sejalan dengan hal tersebut, BPS telah melaksanakan pengumpulan data PMTB dari April sampai dengan Juni mendatang. ‘’Dengan terhimpunnya data ini, nantinya diharapkan pemerintah bisa lebih terarah dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi serta mengetahui investasi apa saja yang sudah tertanam selama ini,’’ pungkasnya. (ara)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Dewan Nilai BPHTB Tak Berkeadilan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

dah diberikan kelancaran selama proses pengerjaan. “Yang terpenting adalah senang karena teman-teman sudah diberikan kesempatan berkarya. Apalagi, karya ini diwadahi pada ruang publik milik Pemkot Denpasar,’’ ujarnya. (ara)

Rehabilitasi Anak Tersangkut Kasus Hukum

Mendesak, Keberadaan Rumah Aman

Denpasar (Bali Post) – Kasus hukum yang melibatkan anak-anak semakin banyak. Upaya melakukan rehabilitasi terhadap korban maupun pelaku yang masih anak-anak, diperlukan sebuah tempat yang representatif. Salah satunya yakni keberadaan rumah aman. Sampai saat ini belum ada kabupaten/kota di Bali yang memiliki rumah aman. Oleh karena itu, bila ada anak-anak yang perlu mendapat penanganan di rumah aman cukup sulit bahkan harus sampai menitipkannya ke Lombok.

Peran Strategis Investasi

Badan Pemuda Kreatif Denpasar, perusahaan Cat PT Propan Raya serta PT Limesoda. Ketua Hipmi Kota Denpasar Ari Setiyawibawa mengatakan, pihaknya sangat senang karena mural sudah selesai dikerjakan dan su-

Dikonfirmasi Jumat (6/4) kemarin, Kepala Pelaksana Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar Luh Putu Anggreni mengatakan, keberadaan rumah aman sangat penting untuk memberikan tempat yang memadai bagi anak-anak yang tersangkut kasus hukum. Saat ini pihaknya kesulitan bila ada anak yang harus direhabilitasi. Karena belum ada rumah aman yang bisa menampung mereka.

Anggreni mengatakan, apabila ada anak yang harus dititipkan, pihaknya sering menitipkan ke salah satu panti di Tabanan. “Namun, kendalanya akan muncul pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti makanan. Mengingat panti yang dititipi tersebut juga tidak memiliki banyak anggaran. Selain itu, kami juga sempat menitipkan ke Lombok. Pasalnya, Lombok telah memiliki rumah aman yang dibangun pemerintah pusat,” ujarnya.

Menurut Anggreni, semua pihak harus ikut peduli terhadap perlindungan anak. Karena tidak ada alasan apapun yang bisa menjadi pembenar ”Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisasi kasus anak. Salah satunya, membentuk Satgas Perlindungan Anak.” Luh Putu Anggreni Kepala Pelaksana Harian P2TP2A Denpasar

bila berhadapan dengan anakanak. Termasuk dalam kasus seksual. Semua pihak harus menghindari bersentuhan hukum dengan anak-anak, karena ancaman hukumannya cukup berat. “Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisasi kasus anak. Salah satunya, membentuk Satgas Perlindungan Anak,” katanya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2AP2 dan KB) Kota Denpasar Gusti Agung Laksmi Dharmayanti, mengaku telah melakukan sosialisasi untuk mengajak Satgas Perlindungan Anak yang ada di desa/kelurahan untuk lebih

Soal USBN SMP Mulai Didistribusikan Denpasar (Bali Post) – Tiga soal mata pelajaran untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMP yang dibuat Disdikpora, mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah pelaksana USBN. Tiga soal mata pelajaran tersebut meliputi IPS, PPKN dan Agama. Semua sekolah sudah mengambil soal-soal tersebut di Kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, Jumat (6/4) kemarin. Kabid Pendidikan SMP Disdikpora Denpasar A.A. Gede Wiratama mengatakan, semua siswa SMP kelas IX SMP, baik negeri maupun swasta akan melakukan USBN pada Senin (9/4) sampai Senin (16/4) mendatang. Sebenarnya sampai Sabtu (14/4) saja, namun karena hari itu tanggal merah, maka dipindah ke Senin berikutnya. Wiratama menambahkan, jumlah siswa SMP di Denpasar yang akan mengikuti USBN mencapai 13.442 orang. Mereka berasal dari 12 SMP negeri dan 59 SMP swasta. ‘’Proses USBN kali ini sama dengan UN, karena masing-masing kepala sekolah sudah melakukan penandatanganan integritas. Artinya, sekolah tidak akan membocorkan soal kepada siswanya, meskipun soal ini dibuat sekolah,’’ ujarnya. Pada USBN kali ini, kata Wiratama, soal yang dibuat dipastikan hampir sama antarsekolah, karena masing-masing guru sudah mendapat pelatihan khsusus untuk membuat soal-soal USBN. Selain itu, sebanyak 25 persen soal yang ada merupakan soal dari pusat atau Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan 75 persen lagi dibuat masing-masing sekolah. Setelah mengikuti USBN, siswa selanjutnya akan melakukan ujian

Bali Post/eka

SOAL - Petugas memeriksa soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMP di Kantor Disdikpora Denpasar, Jumat (6/4) kemarin. Soal-soal ini mulai didistribusikan kesejumlah SMP di Kota Denpasar. praktik pada Selasa (17/4) sampai Sabtu (21/4) mendatang. Ujian praktik ini semuanya diatur oleh pihak sekolah. Setelah itu disusul dengan UN mulai Senin (23/4) sampai Kamis (26/4) mendatang, dengan mata pelajaran meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Ujian susulan dilaksanakan tanggal 8 sampai 9 Mei mendatang, dengan pelaksanaan pengumuman kelulusan pada 23 Mei. Sebelumnya, Kadisdikpora Denpasar Wayan Gunawan mengatakan, Ujian Nasional Berstandar Komputer (UNBK) untuk SMP tak bisa diikuti oleh seluruh sekolah. Dari data yang ada, sekolah yang siap menggelar UNBK sebanyak 29 sekolah dari 71 SMP negeri maupun swasta yang ada. Sedangkan sebanyak 42 sekolah akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan

Pensil (UNKP). Gunawan mengungkapkan, jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari data yang ada, sekolah yang mengikuti UNBK tahun lalu sebanyak 12 sekolah yang meliputi tiga SMP negeri dan sembilan SMP swasta. SMP peserta UNBK sebanyak 29 sekolah, terdiri dari SMPN sebanyak delapan sekolah dan SMP swasta 21 sekolah. Untuk UNKP diikuti 40 sekolah, terdiri dari empat SMP negeri dan 36 SMP swasta. Dari sebanyak 71 SMP terdapat satu sekolah yang melaksanakan UNBK bergabung dengan sekolah lain, yakni SMP Bhaktivedanta Dharma bergabung dengan SMPN 1 Denpasar. Mata pelajaran yang diujikan meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. (kmb12)

aktif melakukan pengawasan terhadap anak, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perlindungan anak. Terlebih lagi Kota Denpasar menuju Kota Layak Anak, tentunya memberikan rasa nyaman dan aman pada anak merupakan hal yang prioritas. Di samping itu, Laksmi Dharmayanti juga mengimbau para orangtua agar meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi anak-anaknya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Diperalat sebagai Kurir Narkoba

Ibu Muda Diadili

Denpasar (Bali Post) Nasib apes menimpa Ni Luh Putu Mega Karisma (25). Ibu muda ini harus duduk di kursi pesakitan karena diperalat bandar narkoba untuk mengambil paketan. Sialnya, sebelum mendapat uang bensin, wanita asal Gianyar ini keburu ditangkap petugas. JPU Ida Ayu Nyoman Surasmi dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (5/4) mengatakan, terdakwa ‘’terperangkap’’ kasus narkoba karena dia awalnya butuh pekerjaan. Saat bertemu Deni (DPO - red), dia meminta pekerjaan. Jaksa mengatakan dia kenal hanya via ponsel. Karena terdakwa butuh pekerjaan, Deni memanfaatkannya. Pada 1 Januari 2018 Deni menghubungi terdakwa dan memintanya untuk mengambil baju dan boneka milik Olla yang diakuinya sebagai pacar. ‘’Terdakwa dijanjikan akan diberikan uang bensin dan boleh mengambil boneka yang besar untuk diberikan kepada anak terdakwa dan Deni meminta terdakwa menunggu kabar selanjutnya,’’ beber JPU di hadapan majelis hakim pimpinan I Ketut Suarta. Pada 4 Januari 2014 sekitar pukul 14.00 Wita, terdakwa kembali dihubungi Deni dan meminta terdakwa untuk mengambil barang-barang milik Olla di kamar kos nomor 20, tepatnya di Jalan Majapahit, Banjar Pelasa, Kuta, Badung. Terdakwa tanpa curiga mengiyakan dan langsung mendatangi tempat sesuai perintah Deni. Setiba di kamar kosnya Olla, terdakwa kemudian membereskan barang-barang berupa baju, boneka dan selimut, lalu dibungkus dalam selembar seprei berwarna orange. Ketika terdakwa membawa barang tersebut, terdakwa dihentikan petugas Ditresnarkoba Polda Bali yang sebelumnya sudah mendapat informasi dari masyarakat akan ada pengirim barang berupa narkotika. Saat digeledah, ditemukan enam paket plastik klip sabu-sabu yang disembunyikan di dalam boneka monyet. Terdakwa dan barang bukti dibawa ke Polda Bali untuk diproses lebih lanjut. Narkotika jenis sabu-sabu tersebut dilakukan penimbangan di hadapan terdakwa dan diperoleh hasil keseluruhan seberat 605,4 gram bruto atau 592,2 gram neto. JPU menjerat terdakwa dengan dua pasal alternatif yakni Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (kmb37)


Sabtu Paing, 7 April 2018

BADUNG

3

Badung Siap Jadi Tuan Rumah IMF Annual Meeting

SOSOK Turun 60 Persen DALAM kurun waktu dua bulan, tindak kejahatan jalanan khususnya jambret di wilayah Kuta diklaim menurun 60 persen oleh Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya. Tercapainya angka penurunan 60 persen tersebut, setelah Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta menangkap 37 pelaku penjambretan. “Sejak menjabat di sini (Kapolsek Kutared), salah satu komitmen saya meminimalisasi kasus kejahatan jalanan, khususnya penjambretan. Selama ini aksi jambret sangat meresahkan masyarakat, termasuk wisatawan asing,” tegasnya, Kamis (5/4) lalu. Guna memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah Kuta, dia melaksanakan operasi pemberantasan jambret selama tiga bulan. “Pelaksanaan atau realisasi operasi pemberantasan jambret ini, kami bekerja sama dengan PAM swakarsa seperti pecalang dan stakeholder terkait,” kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Kasus teranyar yang berhasil diungkap, yakni kasus penjambretan di puluhan TKP dengan pelakunya, Huri. Pelaku asal Jember, Jawa Timur ini beraksi di wilayah Kuta sebanyak 17 TKP, Denpasar Selatan (2 TKP )dan Kuta Utara (3 TKP). Sasarannya sebagian besar wisatawan asing dan dia beraksi sendirian. (rah)

Ribuan Relawan Bersihkan Pantai Kuta RIBUAN relawan dari unsur PNS OPD Badung, TNI, Polri, komponen Pariwisata serta siswa sekolah, Jumat (6/4) kemarin ramairamai turun membersihkan Pantai Kuta. Aksi yang dikoordinir Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung ini dilaksanakan serangkaian komitmen Badung menyukseskan International Monetary Fund (IMF) Annual Meeting World Bank yang akan digelar di Nusa Dua, Oktober mendatang. Saat dihubungi terkait aksi bersih-bersih tersebut, Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengungkapkan, kegiatan ini mengusung tema aksi “Pantai Kuta Bersih Tanpa Plastik”. Kegiatan yang diikuti oleh 4.000 orang dari berbagai elemen ini dilaksanakan sejak pukul 06.30

MEMBERSIHKAN - Ribuan relawan dari unsur PNS OPD Badung, TNI, Polri, komponen pariwisata serta siswa sekolah, Jumat (6/4) kemarin ramai-ramai turun membersihkan Pantai Kuta. Wita dengan menyasar seluruh pesisir Pantai Kuta. Eka Merthawan mengungkapkan, aksi nyata dari 4.000 orang relawan

ini berasal dari PNS Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Badung, TNI, Polri, komponen pariwisata, siswa SMP dan SMA

se-Kecamatan Kuta. “Ini adalah bentuk semangat menyambut event dunia IMF Annual Meeting World Bank Oktober 2018 di ITDC Nusa Dua melalui bersih pantai,” ujarnya. Hal ini, kata Eka Merthawan juga sebagai cerminan Badung siap menjadi tuan rumah event dunia ini. Dipaparkannya lebih jauh, aksi yang menjadi fokus DLHK adalah perwajahan Badung, seperti taman, kebersihan jalur utama, tata kelola sampah rumah tangga serta sampah plastik dan sampah pantai. Termasuk juga penanganan limbah industri dan rumah tangga, kebersihan hutan bakau serta penataan izin lingkungan. “Aksi pagi ini adalah untuk sosialisasi kepada semua komponen Badung siap menjadi tuan rumah yang baik dan el-

egan,” imbuhnya. Ditanya sampah yang berhasil dikumpulkan, Eka Merthawan mengungkapkan, dengan melibatkan 4.000 orang yang terdiri dari banyak komponen relawan yang hadir berhasil dikumpulkan sampah sebanyak 10 truk atau sebesar 20 ton. Di mana sampah tersebut dominan adalah sampah plastik. Kendati demikian, Eka Merthawan memastikan aksi sosial ini tidak akan berhenti hanya kemarin, namun direncanakan akan dilakukan setiap dua minggu sekali. Nantinya aksi seperti ini akan dilaksanakan di semua tempat yang terkait event tersebut. Aksi sosial ini juga mendapat sambutan positif dari sejumlah wisatawan yang hadir di Pantai Kuta pagi kemarin. (ad346)

Dewan Nilai BPHTB Tak Berkeadilan

Mangupura (Bali Post) – Wakil rakyat di DPRD Badung berencana akan merevisi Peraturan Daearah (Perda) Nomor 14 Tahun 2010 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Aturan ini dinilai tidak relevan lantaran belum memenuhi asas keadilan.

Bali Post/eka

DIJUAL - Salah satu lahan di Badung yang dipasangi pengumuman dijual, Jumat (6/4) kemarin. Pemkab Badung berencana merevisi pajak Bea Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di wilayahnya.

Pengamanan Pantai di Badung Dioptimalkan Penjagaan Pantai Kuta Paling Rapat

Mangupura (Bali Post) – Pantai Kuta dengan keindahan bentang pantainya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Setiap hari Pantai Kuta yang jadi andalan pariwisata Badung ini dikunjungi ribuan wisatawan. Di Pantai Kuta, jarak penjagaan oleh life guard paling rapat dibandingkan pantai lainnya di Badung, yaitu setiap 500 meter. Hal itu diakibatkan Pantai Kuta memiliki karakteristik ombak yang tergolong berbahaya, karena titik arus baliknya banyak serta memiliki palung laut yang banyak dan berbahaya. Untuk itu, pengamanan pantai, baik di Pantai Kuta maupaun pantai lain di wilayah Badung perlu dioptimalkan. Dari data yang ada, selama tahun 2017 tercatat sebanyak 100 orang terseret ombak di seluruh pantai di Badung. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 yaitu sebanyak 148 orang. Dari jumlah kejadian tahun 2017, sebanyak sembilan orang meninggal dunia dan sisanya selamat. Sedangkan tahun 2016 korban meninggal tercatat enam orang. Sementara itu, selama tahun 2018 (Januari sampai April) tercatat 76 orang yang terseret ombak di sejumlah pantai di Badung. Dari jumlah tersebut, sebanyak dua orang meninggal dunia dan 74 orang selamat. Koordinator Lapangan Badan Peyelamat Wisata Tirta (Balawista) Badung Ketut Ipel, S.H. mengatakan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung, pengamanan wilayah pantai di Kabupaten Badung akan

Bali Post/kmb23

LATIHAN - Sejumlah personel Balawista melakukan latihan bersama di Pantai Kuta, belum lama ini. terus dioptimalkan. Bahkan untuk menyambut pelaksanaan IMF Annual Meeting, pihaknya mengaku terus mengoptimalkan personel life guard yang ada. Bahkan seluruh personel secara rutin dievaluasi setiap seminggu sekali. “Meski tidak ada penambahan personel, kami akan mengoptimalkan personel yang ada. Petugas kami rutin melakukan pelatihan untuk kesiagaan. Bahkan setiap Jumat dilakukan evaluasi dan pelatihan untuk personel,” kata Ipel, Jumat (6/4) kemarin. Menurut Ipel, jumlah personel balawista di Badung saat ini sebanyak 185 orang. Jumlah tersebut memang dinilai masih kurang. Apalagi tahun ini

ada penambahan satu pos di kawasan Pantai Munggu. Dengan penambahan pos tersebut, idealnya tentu diperlukan penambahan personel. Seluruh personel bekerja sesuai dengan wilayah masing-masing. “Ada sebanyak 26 pos pengamanan yang tersebar dari Pantai Tanjung Benoa sampai Pantai Seseh. Dari Pos Kuta (Pos 1) sampai Pos Kudeta (pos 9), masingmasing pos ada tujuh perso-

nel. Sedangkan pos lainnya ada sebanyak lima hingga enam personel,” katanya memaparkan. Selain perlu penambahan personel, kata Ipel dari segi peralatan juga perlu ada peremajaan. Meski setiap tahunnya ada penambahan alat, tetapi masih kurang. Setiap tahun dilakukan penambahan. Banyak yang rusak karena berkarat akibat terkena air laut. (kmb23)

Kasus Pengunjung Terseret Ombak Tahun Jumlah Meninggal Januari-April 2018 76 2 100 9 Januari-Desember 2017 Januari-Desember 2016 148 6

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, pemerintah harus melihat latar belakang masyarakat dalam menentukan BPHTB. Sebab, tidak semua transaksi jualbeli yang dilakukan masyarakat termasuk kategori bisnis. “Sekarang (BPHTB – red) asas keadilan tidak ada. Kalau bisnis beli murah jual mahal kena pajak tinggi, tidak apaapa. Tapi, jika masyarakat yang menjual tanah karena terdesak lantas kena pajak tinggi, ini yang tidak adil,” ujar Parwata, Jumat (6/4) kemarin. Menurut Parwata, pengenaan BPHTB harus dipilah disesuaikan dengan kondisi masyarakat sekarang. Terlebih dalam kondisi ekonomi yang terpuruk seperti saat ini, banyak masyarakat yang menjual tanah lantaran terbelit hutang. “Banyak masyarakat yang menjual asetnya karena kepepet, ada juga lahan yang dimiliki terjepit. Artinya, dibangun rumah tidak bisa dipakai usaha atau pertanian juga tidak bisa akhirnya dijual di bawah NJOP. Ini yang saya maksud harus dapat keadilan. Pemerintah jangan ikut menyengsarakan masyarakat. Jual tanah Rp 5 juta, pajaknya Rp 10 juta. Jadi, bukan berkeadilan,” jelasnya. Parwata mengakui, risiko merevisi perda BPHTB akan berpotensi menurunkan pendapatan daerah dari sisi pajak. Kendati demikian, potensi kehilangan pendapatan dari sektor ini dapat ditutupi dari

pendapatan lainnya, seperti pajak parkir, PHR dan lainnya. “Revisi ini bukan soal pendapatan, tapi asas keadilan. Boleh naik, tapi harus adil. Masih ada sektor lain, jangan masyarakat kecil dikorbankan demi egoisme pemerintah mendapatkan keuntungan,” tegasnya. Badan Pendapatan (Bapenda) dan Pasedahan Agung Kabupaten Badung Made Sutama mengatakan, BPHTB merupakan aturan baku yang dikenakan bagi penjual dan pembeli. “Aturan BPHTB itu sudah baku, yakni bagi yang menjual dikenakan lima persen dari harga jual dan yang membeli 2,5 persen,” ungkapnya. Kendati demikian, birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan itu mengatakan, pihaknya akan duduk bersama dengan jajaran legislatif guna menyamakan persepsi terkait rencana revisi BPHTB. “Kami berharap antara eksekutif dan legislatif duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang baik,” tegasnya. (kmb27) ”Revisi ini bukan soal pendapatan, tapi asas keadilan. Boleh naik, tapi harus adil. Masih ada sektor lain, jangan masyarakat kecil dikorbankan demi egoisme pemerintah mendapatkan keuntungan.” Putu Parwata Ketua DPRD Badung

Buntut Kasus Penganiayaan

Massa Datangi Mapolsek Kuta Mangupura (Bali Post)Massa mendatangi Mapolsek Kuta, Kamis (5/4) malam. Kedatangan massa tersebut buntut dari kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah restoran di Jalan Raya Kuta. Mereka memberikan dukungan kepada korban berinisial Ed (36) saat melaporkan kasus tersebut. Informasi yang diperoleh Jumat (6/4) kemarin, pada Kamis pukul 21.00 Wita terjadi kasus penganiayaan di restoran di Jalan Raya Kuta. Korbannya berinisial Ed (36). Kronologisnya berawal adanya pertemuan antara Ah dan Al di tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelesaikan masalah penjemputan tamu (pelanggan). Diduga Ah nekad mencari tamu, padahal tidak memiliki izin. Namun Ah tidak mengakui perbuatannya sehingga terjadi cekcok mulut. Kebetulan di sana juga banyak guide lainnya sehingga terjadi perang mulut. Saat itulah datang korban dan menyuruh jangan ribut. Bahkan korban akan melapor polisi bila terus ribut. Ternyata salah satu dari mereka yakni MY marah dan langsung memukul korban dan mengenai bagian mulutnya. Ada juga di antara mereka membanting kursi, melempar botol bir ke atas meja sehingga kericuhan tak bisa dihindari. Korban langsung meninggalkan TKP dan melapor ke Polsek Kuta. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko didampingi Panitbuser Iptu Putu Budi Artama saat dikonfirmasi mengatakan, kedatangan massa tersebut dalam rangka mendukung korban saat melaporkan kasus itu. “Pelaku sudah kami amankan dan kasus ini sedang didalami,” tegasnya. Hasil penyelidikan awal, dari keterangan Al, Ah yang diduga pemandu wisata liar karena ti-

Bali Post/ist

TERTAHAN - Massa mendatangi Mapolsek Kuta terkait kasus penganiayaan, tetapi tertahan di pintu masuk. dak memiliki izin resmi dan saat kerja mengatasnamakan travel perusahaan lain. Sedangkan MY

adalah teman dari Ah. Hal itu diperkuat karena adik MY bekerja sama dengan Ah. (kmb36)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

FE Unwar Gelar Yudisium Ke-57

Lepas 292 Calon Wisudawan, 108 Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’

FAKULTAS Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Yudisium dan Lepas Pesan Calon Wisudawan ke-57 di Agung Room Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Jumat (6/4) kemarin. Sebanyak 292 calon wisudawan dilepas, terdiri atas 11 orang Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), 91 Prodi Manajemen Reguler A, 59 Prodi Manajemen Reguler B, 84 Prodi Akuntasni Reguler A dan 47 orang Prodi Akuntansi Reguler B. Dari jumlah tersebut, 108 (37%) lulus dengan predikat Cumlaude (lulus dengan pujian). Calon wisudawan yang lulus dengan IPK tertinggi masingmasing Risky Amalia Dewi Anggraeni dari Prodi IESP (IPK 3,87), Made Caya Amandha Wirantaja dari Prodi Manajemen Reguler A (IPK 3,86), A.A. Gede Pradnyana Dwipa dari Prodi Akuntasi Reguler A (IPK 3,95), Fitri Yanti Batubara dari Prodi Manajemen Reguler B (IPK 3,76) dan Ni Made Santia Dewi dari Prodi Akuntansi Reguler B (IPK 3,73). Acara Yudisium dan Lepas Pesan ini dihadiri Dekan beserta Wakil Dekan I, II dan III FE Unwar, para anggota Senat FE Unwar, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Wilayah Bali-Nusra, Pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Pimpinan BNI 46, Ketua Ikatan Akuntansi

Indonesia (IAI) Bali, Ketua Perbarindo Bali, Ketua Jurusan beserta jajaran di lingkungan FE Unwar, dan seluruh mahasiswa calon wisudawan. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. didampingi Ketua Panitia Ketut Sudarmini, S.E., M.Agr. mengatakan, dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan dan memperbaiki tata kelola, FE Unwar terus berupaya melaksanakan sistem manajemen mutu dengan menerapkan delapan prinsip manajemen mutu. Prinsip manajemen mutu tersebut meliputi pelayanan pelanggan, kepemimpinan, pelibatan semua personel, pendekatan proses, pendekatan sistem, perbaikan berkesinambungan, dengan keputusan yang diambil berdasarkan fakta dan hubungan yang baik dengan stakeholder. ‘’Kami bersyukur FE Unwar telah mendapatkan pengakuan dari badan yang kredibel berupa ‘TUVRheinland Certifield, Management System ISO: 9001-2008’ dalam lingkup pelayanan pendidikan temasuk semua kegiatan pendukungnya. Tahun 2017 lalu, jurusan Manajemen melalui reakreditasi dari BAN-PT juga mendapatkan predikat B. Sementara untuk Prodi Akuntansi, kami siap mengusulkan reakreditasi pada tahun 2019,’’ tandas Made Sara. Selain itu, setiap tahun IAI melalui kerja sama Affiliated

Campus selalu memberikan kesempatan kepada FE Unwar sebagai penyelenggara Ujian Sertifkasi Keahlian Akuntansi Dasar (USKAD) dan bagi mahasiswa yang mampu lulus ujian secara otomatis menjadi anggota IAI dengan status keanggotaan. Hal ini memberikan warna dan kualifikasi tersendiri bagi keberadaan Prodi Akuntansi FE Unwar. ‘’Dalam rangka meningkatkan upaya untuk mendapatkan kualitas kompetensi terhadap lulusan yang dihasilkan, kami sudah melakukan MoU dengan stakeholder. Lulusan kami sudah siap bersaing dan sudah terserap hampir di semua instansi,’’ ujarnya. Pada kesempatan tersebut, pihaknya berpesan kepada calon wisudawan agar mampu mengaplikasikan ilmu pegetahuan yang telah didapatkan di FE Unwar di mana pun bekerja nantinya. Mereka juga diharapkan dapat mengembangkan sendiri daya kreativitas dan daya inovasi yang tinggi dan bermanfaat, sehingga bisa membantu dalam proses penyelesaian masalahmasalah nyata dalam kehidupan di masyarakat. ‘’Memiliki kemampuan akademik yang tinggi saja belum cukup. Keberhasilan hanya dapat dicapai dengan disiplin, motivasi, kerja keras, kerja cerdas secara sistematik, serta ketangguhan lahir batin,’’ tegas Made Sara sembari menutup pembicaraan. (ad350)

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Paing, 7 April 2018

Inilah Konsumen Pertama Bali Miliki Honda CRF1000L Africa Twin KEHADIRAN Honda CRF1000L Africa Twin sebagai motor adventure yang melegenda dan memiliki DNA Rally Dakar, membuat I Gusti Ngurah Ariasa menentukan pilihannya sekaligus menjadi konsumen pertama di Bali yang mempunyai unit tipe CRF1000L Africa Twin. Ariasa mengatakan awal mula dirinya tertarik pada tipe CRF1000L Africa Twin selain karena pencinta motor besar, juga memiliki hobi mengoleksi beberapa varian Honda, di antaranya CB750, CB300, CB650, CB200 dan C50 yang semuanya adalah legend bike dan klasik. Pria kelahiran Ubud ini juga seorang pebisnis ulet yang merupakan owner regenerasi bisnis keluarga di bidang pariwisata seperti Hotel Ubud Inn and Spa, sebagai penginapan pertama di area Monkey Forest Ubud dan DE Warung Restaurant Balinese and Western Cuisine. ‘’Semangat reli yang menyenangkan, postur tubuh pas dan ideal untuk digunakan touring jarak tempuh jauh, membuat saya langsung tertarik dengan model ini. Selain itu, model adventure untuk explore touring menjadi jawaban atas hobi adventure,’’ ungkap Ariasa mengenai alasannya membeli CRF1000L Africa Twin. Penyerahan unit pertama ini dilakukan saat pegiriman langsung CRF1000L Africa Twin di rumah konsumen di kawasan Ubud, Gianyar, oleh Tim Big Bike Astra Motor Bali, 5 April 2018. Big Bike Manager Wilayah Bali Arki Prayogi mengatakan, CRF1000L Africa Twin mempunyai pasarnya sendiri. CRF1000L Africa Twin secara keseluruhan merupakan motor adventure tourer dilengkapi mesin bertenaga dan sasis dinamis untuk menjelajah benua secara on atau off-road. ‘’Pelayanan service yang baik, memiliki wadah komunitas yang bisa menyalurkan hobi touring, charity event, mempunyai fasilitas pick-up service, jadi tidak perlu bawa motor ke bengkel bigbike. Tim selalu care dan siaga, salah satu poin plus yang kami berikan ke konsumen Big Bike Honda,’’ tambah Arki Tipe ini sekaligus melengkapi varian Honda Big Bike dengan harga OTR Bali Rp 481.800.000. Mengusung tema desain ‘’unlimited adventure’’, CRF1000L Africa Twin

PERTAMA – I Gusti Ngurah Ariasa (dua dari kanan) dari Ubud, Gianyar, menjadi konsumen pertama di Bali yang memiliki Honda CRF1000L Africa Twin. memiliki gaya desain bodywork yang kuat dan minim, bobot yang ringan menawarkan perlindungan untuk pengendara di berbagai kondisi cuaca dan bodi yang ramping menunjang kelincahan. Model ini hadir dengan dual LED Headlights yang menjadi original signature dan ketinggian kursi disesuaikan 8 inchi yakni 34,3 atau 33,5 inci. Tangki bahan bakar 18,8 liter dipadankan dengan konsumsi bahan bakar yang irit 21.8km/l (WMTC dengan mode DCT) mampu melakukan penjelajahan jauh hingga 400 km. Torsi dan tenaga yang kuat di semua putaran mesin disertai karakter yang memuaskan saat di rpm tinggi. 270° phased crankshaft memberikan karakter tenaga yang berbeda, mengantarkan traksi ban belakang sangat mengagumkan. Biaxial primary balance shafts meng-

hilangkan getaran. Box perpindahan gigi manual yang ringan menggunakan shift-cam desain sama yang ditemukan pada CRF250R/450R untuk memastikan perubahan positif dan dilengkapi assist slipper clutch. Untuk sasis CRF1000L Africa Twin terdapat tiga kunci utama dari model awal XRV750 yakni performa Suspensi Showa dengan jarak main panjang yang dapat dilakukan penyesuaian penuh dan dipasang radial dengan dual kaliper Nissin 4 piston kaliper dan 310mm wave floating disc brake. Suspensi belakang showa ini menyediakan spring preload yang dapat diatur. Seperti halnya CRF450R Rally, CRF1000L Africa Twin menggunakan roda depan berukuran 21 inci dan belakang 18 inci dengan ban 90/90-21 dan 150/70-18. (bns1)

UNHI Gelar Ujian Promosi Doktor Wayan Suarda

Teliti Kinerja Guru Agama Hindu YUDISIUM - Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. (kiri) melepas salah satu dari 292 calon wisudawan pada acara Yudisium dan Lepas Pesan calon wisudawan ke-57 FE Unwar, Jumat (6/4) kemarin.

Dispar Dukung Pembangunan Monumen Bahari Mataram Mataram (Bali Post) – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan dukungan anggaran Rp 200 juta untuk pembangunan Monumen Bahari Mataram yang dikerjakan langsung oleh jajaran TNI-AL Mataram. Pembangunan landasan Monumen Bahari Mataram itu untuk menempatkan satu unit mobil panser amfibi TNI-AL. ‘’Pengerjaannya kami serahkan kepada TNI-AL sekaligus pembangunan miniatur mercusuar yang anggarannya dari TNI-AL,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H. Lalu Muh Faozal di Mataram, Jumat (6/4) kemarin. Menurutnya, pembangunan monumen dan miniatur mercusuar tersebut ditargetkan

rampung pada 1 Mei 2018 dan pada 5 Mei akan diresmikan dalam rangkaian kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018. Untuk pemeliharaan lebih lanjut, aset tersebut diserahkan ke Pemerintah Kota Mataram. Perwira Staf Ops. dan Konstruksi Lanal Mataram Mayor Mar. Achmad Muthohar yang mendampingi Kadispar NTB menambahkan, proses pembangunan landasan monumen hingga saat ini telah mencapai 46,5 persen, sedangkan pembangunan miniatur mercusuar berjalan 18,7 persen. Meskipun progres dua kegiatan fisik tersebut masih di bawah 50 persen, pihaknya optimistis pengerjaan bisa rampung tepat waktu sebab dikerjakan oleh anggota TNI.

‘’Target kerja kami sudah jelas, sehingga akhir April hasil kerja kami wujudnya dapat terlihat secara riil,’’ ujarnya. Kegiatan MNEK 2018 di Kota Mataram akan berlangsung 3-9 Mei dipusatkan di Stadion Malomba dan kawasan objek wisata Pantai Ampenan. Kegiatan ini akan dihadiri sekitar 5.000 tentara dari 35 negara serta menghadirkan 60 kapal perang. Menurut Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang, dari 35 negara tersebut sudah 32 negara yang menyatakan kesiapannya menghadiri MNEK 2018. Negara-negara itu antara lain Vietnam, Brazil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Meksiko, Laos, Malaysia, Pakistan, Peru, Spanyol, Sri Lanka, Arab Saudi, Timor Leste dan Rusia. (ant)

UNIVERSITAS Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar menggelar ujian terbuka promosi doktor Drs. I Wayan Suarda, M.Pd., Jumat (6/4) kemarin. Disertasinya berjudul ‘’Kinerja Guru Pendidikan Agama Hindu Bersertifikat Pendidik di Sekolah Menengah Pertama Kota Denpasar’’. Promovendus I Wayan Suarda mengatakan, kinerja guru pendidikan agama Hindu di SMP Kota Denpasar belum menunjukkan kinerja yang optimal, padahal sudah bersertifikat pendidik. Konsep tentang guru pendidik khususnya guru pendidikan agama Hindu dan budi pekerti sudah sangat jelas, bahwa guru yang baik wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi guru, sertifikat pendidik serta sehat jasmani dan rohani. Kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, profesional dan kepemimpinan. Menurutnya, cita-cita ideal untuk mencetak dan membangun kinerja guru yang baik belum

sepenuhnya terlaksana. ‘’Kinerja guru belum optimal, guru malas, kemauan belajar siswa menurun. Semua itu didasarkan atas hasil beberapa penelitian terdahulu, berita koran Bali Post dan hasil observasi awal penelitian ini,’’ bebernya. Pada Januari 2016, hasil evaluasi dari kinerja guru pendidikan agama Hindu bersertifikat pendidik, jenjang SMP menunjukkan bahwa fungsi manajemen pendidikan terkait dengan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, analis tindak lanjut hasil penilaian, pengawasan/supervisi kelas dan penelitian kinerja guru PKG masih perlu diteliti. Wayan Suarda mengungkapkan, penyebab belum optimalnya kinerja guru pendidikan agama Hindu bersertifikat pendidik di SMP Kota Denpasar adalah kualitas sumber daya manusia, kurangnya sarana penunjang pendidikan, kurangnya motivasi kerja, kurangnya kepemimpinan dan iklim organisasi, lemahnya penga-

wasan dan supervisi kelas. Implikasi kinerja guru pendidikan agama Hindu yang belum optimal membuat kegiatan pembelajaran belum optimal, berimplikasi terhadap kecerdasan spiritual siswa, berimplikasi terhadap sikap dan perilaku siswa dan berimplikasi terhadap motivasi belajar siswa. Rektor UNHI Prof. Dr. Drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, Wayan Suarda merupakan doktor ke-48 lulusan UNHI. Ia berhasil mendapatkan sertifikat cumlaude setelah mengikuti ujian terbuka promosi doktor. Terkait penelitian Wayan Suarda tentang kinerja guru, ia menilai penelitian ini paling tidak bisa mengkaji terkait kinerja guru setelah mendapatkan sertifikat pendidik. Dari kesimpulan tadi belum memberikan hasil yang memuaskan dari sertifikat pendidik yang telah dimiliki oleh guru-guru agama Hindu. (ad347)

Polda NTB Tangkap Tujuh ’’Debt Collector’’

Mataram (Bali Post) – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menangkap tujuh orang yang berprofesi sebagai debt collector (penagih utang) ketika melakukan perampasan kendaraan di wilayah Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Kanit I Subdit III Bidang Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda NTB AKP Elyas Ericsson di Mataram, Jumat (6/4) kemarin, mengatakan tujuh debt collector diamankan pada Kamis (5/4) pagi, dengan korban salah seorang anggotanya yang sedang menjalankan tugas untuk menghadiri persidangan sebagai saksi di Pengadilan Negeri Lombok Timur. ‘’Saat berada di wilayah Sikur, Lombok Timur, anggota kami dihadang oleh tujuh pelaku dan mencoba melakukan perampasan terhadap kendaraan operasional kepolisian yang dikendarai anggota. Alasan mereka

karena pakai pelat kendaraan palsu,’’ kata Elyas. Ketika dihadang oleh tujuh pelaku, anggotanya telah memberikan penjelasan tentang maksud dari penggunaan pelat kendaraan yang sengaja dipalsukan tersebut. Bahkan, anggotanya turut meminta tujuh pelaku untuk menunjukkan surat penarikannya. Namun tidak ada satu pun persyaratan yang sesuai dengan prosedur. ‘’Dalam ketentuannya, mereka harus menunjukkan surat tugas penarikan. Saat diminta, mereka tidak bisa menunjukkan. Orang yang boleh melakukan penarikan itu adalah yang bertanda tangan dalam surat penarikan dan harus ada penetapan dari pengadilan,’’ ujarnya. Ketujuh pelaku tidak menanggapi penjelasannya. Mereka minta agar persoalannya diselesaikan di kantornya yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Timur. ‘’Anggota kami sudah

perlihatkan kartu anggota dan menjelaskan kalau sedang dalam tugas sebagai saksi di pengadilan. Tapi tidak juga didengar, malah disuruh diselesaikan ke kantor mereka,’’ jelasnya. Pada akhirnya anggota mengikuti permintaan tujuh pelaku dengan salah satu di antaranya ikut di dalam kendaraan, sedangkan yang lainnya mengikuti dari belakang menggunakan kendaraan roda dua. ‘’Dalam perjalanan, anggota tidak langsung ke kantor mereka, tapi belok ke Polsek. Di sana mereka langsung diamankan,’’ tambah Elyas. Tujuh pelaku yang telah diamankan di Mapolda NTB masih menjalani pemeriksaan. Dalam persoalan ini, pelaku disangkakan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan. Sesuai aturan, mereka bisa dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, ancamannya sembilan tahun penjara. (ant)

BERSAMA - Drs. I Wayan Suarda, M.Pd. (enam dari kiri) bersama istri dan para penguji usai mengikuti ujan terbuka promosi doktor di UNHI Denpasar, Jumat (6/4) kemarin.

Kunjungan Wisatawan ke NTB Baru 20 Persen Mataram (Bali Post) – Realisasi kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada triwulan pertama 2018 baru mencapai 20 persen. Sementara target kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara tahun ini sebanyak 4 juta orang. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H. Lalu Muh Faozal ditemui di sela kegiatan gotong royong di Stadion Malomba, Ampenan, Jumat (6/4) kemarin, mengatakan realisasi tingkat kunjungan wisatawan pada triwulan kedua diyakini terus meningkat sehingga pihaknya optimistis target 4 juta orang bisa tercapai. Apalagi dalam waktu dekat akan banyak kegiatan skala

nasional dan internasional yang berlangsung di daerah ini. Kegiatan itu antara lain Festival Tambora yang akan berlangsung 13 April 2018, Tour de Lombok Mandalika, Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 dan Khasanah Ramadan. Kegiatann itu pastinya menjadi magnet wisatawan berkunjung ke daerah ini, yang akan mendongkrak tingkat hunian hotel. Di sisi lain, berbagai kegiatan yang dilaksanakan tersebut sebagian besar dipusatkan di Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi. Karenanya, ada atau tidak adanya dukungan pemerintah provinsi dalam bentuk anggaran bidang

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pariwisata ke pemerintah kota, Kota Mataram tetap mendapatkan manfaat dan dampak dari kegiatan-kegiatan pariwisata yang dilaksanakan. ‘’Dukungan kami memang tidak secara langsung, tetapi hampir semua kegiatan pariwisata baik nasional maupun internasional berlangung di Kota Mataram,’’ katanya. Disinggung tentang Khasanah Ramadan, Faozal mengatakan, konsepnya masih seperti tahun lalu, namun kemasannya akan dibuat lebih menarik lagi. Pameran benda-benda bersejarah, bazar buku, tarawih dengan imam dari luar negeri, serta berbagai hiburan religi tetap dilaksanakan. (ant)


daerah

Sabtu Paing, 7 April 2018

5

Pabrik Kereta Api Dibangun di Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) Rencana pembangunan pabrik kereta api milik BUMN di Banyuwangi segera terwujud. Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan pembangunan pabrik milik PT Industri Kereta Api (Inka) akan dimulai akhir 2018 mendatang. ‘’Inka terus mendapat pesanan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Maka kita sekarang sedang kebut persiapan bangun pabrik baru di Banyuwangi,’’ ujar Rini saat berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (6/4) kemarin. Saat ini proses penyiapan lahan pabrik sedang dirampungkan di kawasan milik PT Perkebunan Nusantara XII di Banyuwangi. Menurut Rini, Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pabrik Inka karena lokasinya strategis dan perkembangan daerah yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. ‘’Di sini dekat dengan jalur rel kereta dan pelabuhan. Kita juga sedang bangun jalan tol. Kita akan memperbanyak aktivitas ekonomi

di Banyuwangi,’’ kata Rini. Banyuwangi juga dinilai sebagai tempat yang nyaman. Selain aksesibilitasnya yang mudah, suasana daerahnya cocok untuk tempat tinggal para ahli perkeretaapian. Pabrik ini membutuhkan insinyur-insinyur yang berkualitas. Tinggal di daerah yang nyaman, bisa menambah semangat mereka menghasilkan karya terbaik. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih kepada BUMN yang ikut menggerakkan ekonomi Banyuwangi, termasuk pendirian pabrik kereta api. ‘’Kolaborasi BUMN dan pemerintah daerah telah meningkatkan skala ekonomi warga,’’ jelasnya. (kmb30) TINJAU - Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau mal pelayanan publik milik Pemkab Banyuwangi, Jumat (6/4) kemarin.

Bali Post/kmb30

1.179 Calon TKI Dicegah ke Luar Negeri

Kupang (Bali Post) – Satuan Tugas Pemberantasan Perdagangan Manusia yang dibentuk Pemerintah Provinsi NTT dan resmi beroperasi sejak 1 Juli 2016 telah berhasil mencegah 1.179 calon TKI yang hendak ke luar negeri tanpa dilengkapi dokumen resmi. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT Bruno Kupok di Kupang, Jumat (6/4) kemarin.

Bali Post/ant

RUMAH HARAPAN - Menteri Sosial Idrus Marham (tengah) berpose bersama para penari penderita tunarungu wicara saat melakukan kunjungan kerja ke Panti Rehabilitasi Tunarungu Wicara Effata di Desa Naibonat, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (4/4) lalu. Dalam kesempatan tersebut Mensos mengusulkan agar istilah panti diganti dengan nama Rumah Harapan agar memberikan makna harapan hidup dan semangat bagi para penderita berkebutuhan khusus.

Mensos Minta NTT Tuntaskan Data Kemiskinan Kupang (Bali Post) – Masalah data kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) harus tuntas untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah ini. Bagaimana kita mau akselerasi pembangunan di NTT kalau masalah verivali (verifikasi dan validasi) data kemiskinan belum selesai. Ini harus tuntas dulu. Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan hal itu dalam pertemuan bersama dengan Dinas Sosial dari provinsi dan 22 kabupaten/kota seluruh NTT di Kupang, Jumat (6/4) kemarin. Menurutnya, pendataan warga yang tergolong miskin di setiap daerah di NTT harus dituntaskan melalui Dinas Sosial di provinsi dan kabupaten/kota. Masalah kemiskinan di provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 5,6 juta jiwa itu tidak akan tuntas jika proses verivali data kemiskinan untuk pemutakhiran, perbaikan dan penyempurnaan belum dilakukan di setiap daerah. ‘’Ini masalahnya, padahal data merupakan kunci utamanya,’’ katanya. Menurutnya, jika data kemiskinan bisa dituntaskan secara baik dipastikan semua warga di NTT yang tergolong miskin akan diatasi secara keseluruhan. Data yang valid terkait kemiskinan akan memudahkan pemerintah pusat menyalurkan bantuan melalui berbagai instrumen seperti beras sejahtera (rastra) dan Program Keluarga Harapan (PKH). ‘’Dalam kunjungan saya ke Kabupaten Belu sebelumnya, ada seorang warga yang bertanya bagaimana pemerintah pusat memberikan bantuan dengan instrumen yang ada. Saya katakan bagaimana ini bisa dilakukan kalau data di daerah tidak dituntaskan,’’ ujar Idrus Marham. Untuk itu, ia minta setiap Dinas Sosial di daerah setempat menyelesaikan persoalan data kemiskinan secara baik, akurat dan valid. Pekerjaan ini menentukan masa depan NTT. Mensos tidak ingin NTT selalu diidentikkan dengan kemiskinan terus. Pihaknya juga minta komitmen semua pihak dinas terkait di daerah untuk menuntaskan persoalan tersebut dan menetapkan target penyelesaian dalam melakukan verivali data kemiskinan di setiap daerah. (ant)

Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan peran Satgas Pemberatasan Perdagangan Manusia yang dibentuk Pemprov NTT untuk mencegah keberangkatan TKI ilegal ke luar negeri. ‘’Kinerja satgas mungkin belum maksimal tetapi sudah berhasil mencegah lebih dari 1.000 orang calon TKI ilegal yang hendak mencari kerja di luar negeri,’’ sebutnya. Calon TKI ilegal yang dicegah itu hanya mereka yang hendak ke luar negeri melalui dua pintu, yakni Bandara El Tari dan Pelabuhan Laut Tenau, Kupang. Sementara di daerah lainnya yang juga menjadi kantong-kantong TKI ilegal seperti

Pulau Flores dan Sumba belum ada. Padahal, sudah ada penerbangan atau pelayaran kapal langsung dari Flores dan Sumba ke Pulau Jawa dan Kalimantan. Dalam hubungan dengan hal itu, Bruno minta pemerintah kabupaten untuk berinisiatif membentuk satgas di daerah masing-masing guna bersama-sama mencegah pengiriman TKI secara ilegal. Paling tidak di setiap pelabuhan udara dan pelabuhan laut ada satgas yang ditempatkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga yang hendak mencari kerja di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. ‘’Satgas ini baru ada

di Kupang. Kami harapkan kabupaten juga membentuk satgas di pintu-pintu ke luar karena masalah TKI menjadi persoalan bersama,’’ terangnya. Ia mengakui para calon TKI selalu memberi alasan ke luar untuk mengunjungi keluarga atau alasan lain, tetapi satgas memahami karena sudah menjadi modus calon TKI ilegal. Semua calon TKI yang dicegah ke luar negeri dikirim kembali ke daerah asal setelah pembinaan berkaitan dengan persyaratan dan prosedur bekerja ke luar NTT. Meninggal Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT mencatat sebagian besar TKI yang meninggal di luar negeri adalah mereka yang berangkat melalui jalur tidak resmi atau ilegal. Fakta ini bisa dibuktikan dengan data TKI yang meninggal dunia sepanjang tahun 2016 hingga Maret 2018. “Umumnya TKI yang meninggal dunia di luar negeri

ini adalah TKI ilegal. Kalau yang legal bisa dieleminir karena sudah melalui pelatihan dan memiliki dokumen resmi yang bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Bruno, Kamis (5/4) lalu. Berdasarkan catatan, jumlah TKI asal NTT yang meninggal dunia di Malaysia sejak 2016 hingga Maret 2018 sebanyak 130 orang. Dari jumlah tersebut hanya tujuh orang TKI legal. Artinya, dari 130 jenazah TKI yang meninggal di luar negeri dan dikirim ke NTT, 123 orang TKI illegal, sedangkan tujuh masuk dan bekerja ke luar negeri secara sah. Pada 2016, TKI yang meninggal dunia dan dikirim ke NTT sebanyak 46 orang, empat adalah TKI legal dan 42 lainnya ilegal. Tahun 2017, TKI yang meninggal dunia dan dikirim kembali ke NTT berjumlah 62 orang (1 legal, 61 ilegal). Sementara hingga Maret 2018, TKI yang meninggal dunia dan dikirim ke NTT berjumlah 22 orang (2 legal, 20 ilegal). (ant)

PKL di Pantai Ampenan Boleh Tinggalkan Lapak Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan keringanan kepada pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Ampenan untuk sementara meninggalkan lapak dan berjualan di luar lapak yang tersedia. Keringanan ini diberikan hingga proses pemasangan keramik lapak tuntas dikerjakan. Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana saat memantau proses pemasangan keramik lapak PKL di Pantai Ampenan, Mataram, Jumat (6/4) kemarin, menyatakan setelah proses pemasangan keramik

di lapak PKL itu, pemerintah kota secara tegas menegakkan aturan meminta PKL untuk tetap berada di lapak yang sudah disediakan. Pemerintah tidak akan memberikan toleransi lagi bagi pedagang yang berjualan di luar lapak. ‘’Jika ada yang ke luar lapak, kami tindak tegas, bila perlu izin berjualannya dicabut,’’ ujarnya. Pantai Ampenan kini menjadi salah satu titik keramaian baru di Kota Mataram. Karenanya dengan keterbatasan ruang yang ada, PKL diminta kooperatif untuk mengikuti aturan pemerintah. Tujuannya agar ke-

beradaan PKL terlihat lebih rapi dan tertata, sehingga pengunjung merasa nyaman dan betah berada di areal Pantai Ampenan. Pemerintah kota bahkan akan menyiapkan fasilitas tempat duduk yang seragam agar areal Pantai Ampenan lebih menarik. ‘’Penataan yang dilakukan murni untuk kepentingan masyarakat sekaligus mendukung objek wisata Pantai Ampenan,’’ jelas Mohan. Selain penataan lapak PKL, revitalisasi Pantai Ampenan masih akan dilanjutkan terutama untuk pembangunan ruang publik tahap kedua yang rencananya

dibangun oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Keberadaan arena bermain yang merupakan usaha warga di ruang publik saat ini juga akan ditata, sehingga ruang publik menjadi kawasan yang layak dan ramah anak. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H. Mahmuddin Tura yang dikonfirmasi terkait pengerjaan keramik lapak PKL mengungkapkan, hingga saat ini pengerjaannya baru mencapai 40 persen. Masih rendahnya realisasi pengerjaan keramik yang menelan anggaran Rp 200

juta itu, salah satunya dipicu keberadaan PKL di lapak membuat pekerja kesulitan memasang keramik. ‘’Pekerja harus mengeluarkan satu per satu gerobak dan peralatan pedagang lainnya, baru bisa dipasang. Kadang keramik baru dipasang, langsung diinjak dan akhirnya rusak sehingga kembali diperbaiki,’’ ungkapnya. Kendati demikian, pihaknya optimistis target pemasangan keramik hingga akhir April ini bisa tuntas, karena pedagang akan diminta sementara mengeluarkan dagangannya dari lapak. (ant)

NTT Target Sertifikat 92 Ribu Bidang Tanah

Kupang (Bali Post) – Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan 92.000 bidang tanah milik masyarakat di daerah itu diikutkan dalam program sertifikat tanah gratis melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahun 2018. ‘’Kami diberikan target oleh pemerintah pusat untuk mensertifikatkan 92.000 bidang tanah yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Kami akan bekerja keras untuk merealisasikan target yang harus dilakukan tahun 2018 ini,’’ kata Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan

Nasional NTT Slameto Dwi Martono di Kupang, Jumat (6/4) kemarin. BPN mulai melakukan proses pengukuran lahan milik masyarakat sebagai proses untuk mendapatkan sertifikat hak milik tanah. Menurut mantan Kepala BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat ini, hingga April 2018 sebanyak 29.000 bidang tanah di NTT telah disertifikat BPN dari target 92.000 bidang tanah yang ditetapkan pemerintah pusat. Ia mengharapkan sebelum September 2018 target 92.000 bidang tanah di NTT yang akan disertifikat bisa tuntas. BPN menggandeng pemerintah kabupaten/kota di

NTT dan aparat desa dalam melakukan proses penguruan tanah milik masyarakat sehingga target 92.000 bidang tanah di provinsi berbasis kepulauan ini yang akan disertifikat dapat tercapai. Martono menjelaskan, banyak lahan milik masyarakat berada dalam kawasan hutan sehingga tidak diproses untuk mendapat sertifikat. ‘’NTT memiliki kawasa hutan yang luas dan banyak lahan warga masuk dalam kawasan hutan sehingga tidak bisa dilakukan proses sertifikatnya. BPN akan melakukan sertifikat apabila lahan tidak bermasalah dan di luar kawasan hutan,’’ tegasnya. (ant)

Hanura Bali Buka Pendaftaran Bakal Caleg

Bali Post/kmb

BUKA PENDAFTARAN – DPD Partai Hanura Bali membuka pendaftaran bakal calon legislatif untuk Pileg 2019 mulai 7 April 2018.

Denpasar (Bali Post) – DPD Partai Hanura Bali membuka pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) untuk membangun Bali yang lebih baik. Selain kader, Partai Hanura mengundang semua elemen masyarakat untuk ikut membangun Nusantara, khususnya Bali dengan duduk menjadi legislatif. ‘’Bukan hanya kader-kader terbaik, namun kami juga mengundang tokoh masyarakat hingga para profesional untuk menjadi wakil-wakil masyarakat Bali dalam Pileg 2019 mendatang,’’ kata Ketua DPD Partai Hanura Bali Ir. Made Sudarta, MBA., M.Sc. saat launching pendaftaran bakal caleg di Kopi Made Denpasar, Jumat (6/4) siang kemarin. Menurut Sudarta, stakeholder yang berperan penting dalam laju perekonomian Bali perlu terlibat langsung dalam legislatif, di antaranya insan pariwisata, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku sektor pertanian. Dengan demikian, mereka memiliki peran peningkatan yang lebih baik dengan memunculkan berbagai kebijakan-kebijakan pro-ketiga sektor tersebut.

Demikian pula para seniman/budayawan harus punya ruang dalam legislatif, mengingat seni dan budaya adalah aset kelebihan Pulau Dewata. Partai Hanura juga mengajak kaum perempuan untuk berkiprah di lembaga legislatif. ‘’Keterwakilan kaum perempuan dalam legislatif sangat penting karena berdasarkan data Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035, dari total 261,9 juta penduduk pada 2017, penduduk perempuannya berjumlah 130,3 juta jiwa atau sekitar 49,75% dari populasi,’’ ujar Sudarta. Tak kalah pentingnya Partai Hanura juga mengajak kaum muda untuk terjun di dunia politik dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif melalui pintu Hanura. ‘’Kaum mileneal ini harus berperan langsung dan peduli politik, karena masa depan Indonesia ada di tangan anak muda. Kita buktikan Indonesia tidak akan bubar tahun 2030 dengan adanya anak-anak muda yang mengisi peran penting sedari sekarang,’’ tutur Ketua Suka Duka Hindu Dharma DKI Jakarta ini. Guna mempersiapkan nama-nama yang akan masuk dalam Daftar Calon

Sementara ke KPU Provinsi Bali, DPD Hanura juga sudah membentuk Tim 9 yang dipimpin langsung oleh Made Sudarta. Pembentukan tim akan dilakukan hingga tingkat kota/kabupaten dengan adanya Tim 7. Sementara di tingkat pusat ada Tim 11 yang akan menggodok nama-nama pembawa ‘‘Hati Nurani’’. Sekretaris DPD Partai Hanura Bali Gede Wirajaya Wisna, S.E., S.Kom. menambahkan, pendaftaran kali ini adalah finalisasi untuk penentuan bakal calon legislatif. ‘’Sebenarnya pada AgustusSeptember 2017 sudah dilakukan penjaringan dan antusias masyarakat sangat tinggi. Nah, saat inilah kami melakukan finalisasi,’’ jelas politisi asal Singaraja ini. Pendaftaran bakal calon legislatif dibuka 7 April 2018. Bagi mereka yang ingin berbakti bagi tanah Bali, bisa segera mendaftar melalui DPD Partai Hanura Provinsi Bali atau sembilan DPC Kota/ Kabupaten Hanura se-Bali. ‘’Terpenting tidak ada mahar atau biaya sama sekali. Intinya kami mengajak mereka yang memiliki ‘Hati Nurani’ untuk membangun Bali,’’ tegas Sudarta. (kmb)


OPINI

6

Sabtu Paing, 7 April 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Diperlukan Informasi Statistik Kemiskinan bagi Masyarakat MEMBERANTAS kemiskinan merupakan tema yang paling sering muncul baik sebagai kebijakan pemerintah maupun kampanye kandidat. Namun harus disadari bahwa melakukan pemberantasan, dalam arti menghilangkan semuanya, merupakan pekerjaan yang amat sukar terhadap kemiskinan. Maka yang paling pantas dilakukan adalah menekan kemiskinan. Seringkali perdebatan muncul, sampai sejauh mana penekanan terhadap kemiskinan itu dapat dikatakan berhasil. Pertanyaan ini sering dilontarkan dan dipakai sebagai ajang kritik kepada pemerintah, apalagi pada saat kampanye sebelumnya menjadi menekan kemiskinan sebagai tema sentral. Salah satu cara untuk menyiasati itu adalah dengan melakukan perhitungan statistik terhadap kemiskinan tersebut. Tentu saja sebelum ada perhitungan statistik ini, perlu ada kesepakatan tentang pengertian kemiskinan itu. Membuat pengertian kemiskinan ini juga sulitnya setengah mati. Kemiskinan untuk ukuran keluarga saja dapat berbagai definisi yang keluar, semisal ukuran dari asupan kalori dan penghasilan bulanan. Membuat pengertian kemiskinan untuk satu wilayah juga akan sulit karena menyangkut prestise dan kebijakan wilayah. Karena itu memerlukan pekerjaan yang terkosentrasi dan besar bagi pembuatan statistik kemiskinan. Meski demikian, yang paling penting untuk kampanye, tetap adanya statistik kemiskinan ini. Kelak, jika memang telah berhasil merebut kekuasaan, statistik inilah yang dipakai untuk mengukur keberhasilan. Kita kurang melihat catatan statistik ini disebarkan kepada masyarakat. Kita kurang juga diberikan sesajian tentang bagaimana cara untuk menekan kemiskinan itu, juga dari kalangan pemerintah. Jika dilihat di tempat-tempat umum, yang ada adalah jualan kecap calon kepala daerah atau jualan kecapnya partai politik yang tidak jelas pesannya. Tetapi kita tidak pernah melihat bagaimana statistik kemiskinan tersebut. Di Bali juga demikian. Bisa kita lihat sampai hari ini, tidak terlihat pesan apa pun tentang kemiskinan. Padahal, untuk memberikan sikap optimis kepada masyarakat seharusnya statistik kemiskinan itulah yang dikeluarkan, tentu dengan metode dan langkah untuk menekannya. Memang cara seperti ini kurang umum dilakukan, akan tetapi seharusnya mulai sekarang diperkenalkan karena inilah cara untuk memberikan sikap optimis kepada masyarakat. Memberikan tugas kepada politisi untuk menekan kemiskinan, mungkin pekerjaan yang sulit. Akan tetapi bukan berarti tidak bisa. Tetapi kalau dilihat dari fungsi politisi, ia adalah orang yang menjembatani masyarakat dengan pemerintah. Justru karena itulah kemudian terbuka peluang bagi politisi untuk melakukan tindakan positif berkaitan dengan kemiskinan ini. Ia dapat saja melakukan langkah awal dengan mendata kemiskinan yang ada di masyarakat. Memberikan data telah mempunyai arti melakukan observasi awal. Dengan demikian telah melakukan tugasnya sebagai politisi, meskipun hanya sebagian. Cara seperti ini akan mampu memberikan kesan positif kepada masyarakat, bahwa politisi yang bersangkutan telah serius melakukan tugasnya untuk masyarakat. Kita harapkan, politisi seperti itulah yang berani tampil menjadi calon pemimpin dan kemudian berani menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil observasinya itu. Di Bali kemiskinan sesungguhnya masih banyak dijumpai di masyarakat. Terkadang kita malu mendengar bahwa di tengah bergelimangnya dolar dari bisnis pariwisata, ternyata masih banyak ditemui keluarga-keluarga miskin. Bahkan di Badung bagian selatan, di daerah yang menjadi pusat pariwisata itu, masih dijumpai keluargakeluarga miskin. Inilah yang menjadi tugas para pemimpin Bali ke depan, termasuk yang berebutan untuk menjadi kepala daerah nanti.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Saran Buat Panitia PKB

Pesta Kesenian Bali (PKB) sudah dekat. Bulan Juni 2018 akan datang. Berbagai kesenian akan pentas selama satu bulan termasuk pameran lukisan. Lokasi pameran ini di Gedung Kriya yang tidak begitu luas. Perlu diperluas agar bisa menampung karya lebih banyak. Lampu sorot yang menyinari lukisan perlu dibenahi. Pada PKB tahun-tahun lalu lampu ada yang mati. Ada yang hidup namun beberapa sinarnya tak pas menyinari lukisan. Peserta pameran saya harapkan para pelukis seluruh Bali diikutsertakan. Maksudnya setiap kabupaten/kota paling tidak ikutkan 5 (lima) seniman dengan menampilkan karya terbaiknya. Jadi terkumpul karya 5 x 9 jadi terkumpul 45 lukisan. Rasanya sudah cukup. Mulai saat ini sebaiknya dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali turun ke lapangan untuk menugaskan Dinas Kebudayaan kabupaten/ kota masing-masing dan tugas ini agar dilanjutkan ke kecamatan dan seterusnya untuk menyeleksi karya yang patut dipamerkan. Anggota tim seleksi ini langsung sebagai kurator lukisan. Para kurator ini tentunya tahu masalah lukisan. Untuk itu tugaskan yang pernah berpendidikan seni rupa atau pun autodidak tapi dia paham mana lukisan yang baik dan tidak. Saya memberi saran ini supaya ada keadilan kepada seniman lukis seluruh Bali. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Kemiskinan Dalam Bidikan Kampanye Kepala Daerah Kemiskinan merupakan sasaran empuk bagi kampanye kandidat dalam pemilihan kepala daerah. Sebagai sebuah kelompok masyarakat yang kurang mampu, janji-janji tentang kesejahteraan paling mudah terserap pada masyarakat seperti ini. Apalagi misalnya disusupi dengan isu-isu korupsi. Jika korupsi yang membuat seseorang menjadi kaya, dan korupsi itu merupakan perbuatan ternoda, maka masyarakat miskin justru akan merasa menang menghadapi para koruptor itu. Tanpa korupsi mereka dapat hidup dan menentukan kehidupan sosialnya secara bebas.

Oleh GPB Suka Arjawa ara kandidat kepala daerah sering mengumbar berbagai janji kesejahteraan, seraya mencoba mengenalkan janji untuk memberantas korupsi demi memenangkan hati masyarakat miskin menjelang pemilihan umum. Akan tetapi mereka lupa bahwa kemiskinan itu mempunyai struktur tersendiri di dalam masyarakat. Karena mempunyai posisi seperti itu, pendekatannya pun harus menyesuaikan. Kemiskinan merupakan gejala yang selalu hadir pada masyarakat. Keadaan ini tidak dapat dilepaskan karena kemiskinan tergantung oleh berbagai faktor. Tetapi yang paling inti adalah kemampuan kompetitif dan kreatif dari masyarakat. Kemiskinan banyak disebabkan oleh lingkungan alam yang tidak mendukung, juga akibat tingkat pendidikan, kesehatan, dan juga bencana alam. Beberapa pendapat menyebutkan faktor budaya juga memengaruhi kemiskinan, misalnya fanatisme terhadap ritual tertentu bisa membuat sesorang jatuh miskin. Akan tetapi, manakala iklim kompetisi dan daya kreativitas masyarakat tinggi, kemiskinan akan relatif dapat ditanggulangi. Artinya ‘’obat’’ untuk mengatasi kemiskinan adalah kreativitas

P

dan kompetisi. Kompetisi di sini artinya memberikan hasil yang lebih unggul dibanding dengan yang dihasilkan oleh rekan sejawat. Seseorang akan dapat memelihara ayam untuk mengatasi kemiskinan dalam keluarga, tetapi mereka yang membuatkan kandang bagi ayamnya untuk tempat tidur ayam di malam hari, pasti akan memberikan hasil yang lebih baik dan maksimal bagi mereka yang tidak membuatkan kandang ayam. Dari konteks inilah kemudian muncul pendapat bahwa kemiskinan itu menjadi gejala serba hadir di masyarakat. Selalu dijumpai orang-orang ‘’kalah’’, yang tidak kreatif dan tidak inovatif. Di negara maju pun akan dapat dilihat orangorang miskin, membentang dari pegunungan, desa sampai perkotaan. Banyak pengertian tentang kemiskinan itu sendiri dan pengertian itu berkembang dari waktu ke waktu. Faktor politik pemerintah juga sangat berpengaruh tentang pengertian kemiskinan tersebut, terutama menyangkut soal prestise daerah dan berkaitan dengan kebijakaan ekonomi negara. Jika ada yang menyebutkan kemiskinan itu berdasar pada asupan jumlah kalori tertentu dari keluarga atau individu, ukuran ini hanya dapat dimengerti oleh pemerintah atau akademisi.

Tetapi umum mengatakan bahwa kemiskinan bisa dilihat dari ukuran nyata seperti tembok rumah, plesteran, lantai tanah, pakaian yang dikenakan, sampai dengan frekuensi makan dalam satu hari. Keluarga yang mempunyai rumah tidak berdinding tembok, lantai tanah dengan ukuran kurang dari 15 meter persegi, sering dikatakan miskin. Apalagi kemudian tanah yang ditempatinya itu adalah tanah sewaan. Dari sisi komposisi geografis, kemiskinan itu tidak berarti sebuah ‘’komunitas’’ belaka (bergerombol layaknya satu desa), tetapi kemiskinan itu dapat menjadi kelompok tertentu yang berada di wilayah yang boleh dikatakan kelas menengah, bahkan menyebar satu dua keluarga di tengah komunitas yang menampakkan diri kaya. Semua ini mempunyai latar belakang penyebabnya. Komunitas miskin, bisa jadi disebabkan oleh sebuah penurunan kebudayaan. Apabila kampanye dikaitkan dengan kemiskinan, ada beberapa proyeksi yang berkembang. Yang pertama adalah kampanye sebagai sebuah penyadaran. Ini dapat dilakukan pada komunitas miskin. Artinya satu wilayah itu kondisi sosialnya dapat dikatakan miskin dengan cara penglihatan yang sederhana. Rumah kumuh, binatang

berkeliaran, sanitasi tidak bagus dan sejenisnya. Maka, di sini yang dipentingkan adalah penyadaran bahwa kehidupan sosial seperti itu dapat diperbaiki dan untuk menekan kemiskinan dapat dikenalkan berbagai produk inovasi. Kampanye dengan percontohan merupakan obat paling bagus untuk kemunitas seperti ini. Misalnya dengan memberikan percontohan produksi rumahan ringan seperti upaya membuat batako ringan, kerupuk, peternakan terkontrol (dengan kandang) dan sejenisnya. Kampanye penyadaran ini memang memerlukan waktu dan ahli. Tetapi dengan media audiovisual yang kini sudah bertebaran di mana-mana, gugahan untuk menahan kemiskinan berdasarkan gambar itu akan bangkit dan terlecut. Di beberapa kota di Jawa, komunitas miskin justru mampu menghadirkan pariwisata hanya dengan mengecet warna-warni perkampungannya dan memperbaiki jalan setapak yang ada di depan rumah. Inovasi seperti ini bukan tidak mungkin didapatkan dari pengaruh gamabar-gambar perumahan masyarakat miskin di Amerika Latin (Kolombia). Di Surabaya perkampungan miskin dapat mengubah dirinya dengan awal langkah berupa kebersihan dan penghijauan. Yang kedua adalah kampanye dengan bantuan sumbangan. Kampanye seperti ini agak riskan karena bisa dipandang sebagai penyuapan. Alternatifnya adalah pemberian sumbangan nyata. Ini dilakukan kepada keluarga miskin yang ada di tengahtengah masyarakat mampu. Mereka perlu dibantu untuk meyakinkan dirinya bergerak ‘’mengejar’’ anggota keluarga lain yang sudah mampu. Di sini, mereka perlu diarahkan

Pariwisata Budaya atau Komersialisasi Budaya? Untuk menjaga kelangsungan dan eksistensi adat, tradisi, agama, dan budaya di Bali, sudah saatnya diupayakan pembaruan terhadap keberadaan Undang-undang Pembentukan Provinsi Bali No. 64 Tahun 1958, yang seyogianya menjadi kesepakatan dasar; ketika bergabungnya Provinsi Bali ke dalam NKRI. Nantinya dengan UU provinsi yang baru, diharapkan Bali memiliki payung hukum di dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan, dengan pengaturan dan tata kelola yang berorientasi ataupun sejalan dengan keberadaan adat, tradisi, agama, dan budaya di Bali. Seperti halnya pelestarian budaya, pemerintah bersama pemerintah daerah dari sejak dahulu, selalu saja memberikan komitmen untuk melakukan pelestarian adat dan budaya, bahkan diikuti dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Namun yang terjadi jauh dari harapan. Pariwisata budaya yang seharusnya dipahami sebagai kegiatan pariwisata yang berwawasan dan sekaligus memiliki manfaat untuk kepentingan budaya dengan pelestariannya, tapi yang terjadi justru sebaliknya, kegiatan pariwisata berlangsung eksploitatif terhadap

Oleh Nyoman Dhamantra budaya, dengan kecenderungan memberikan dampak negatif yakni menurunnya semangat serta kemampuan masyarakat ataupun krama adat untuk melakukan pelestarian, seiring dengan terpuruknya daya saing ekonomi mereka. Fakta ini dengan mudah dapat dilihat, karena semakin hari, krama merasakan semakin berat beban biaya pelestarian yang ada. Sementara peningkatan biaya pelestarian itu sendiri, tidak diikuti dengan meningkatnya pendapatan ataupun kesejahteraan krama adat sebagai agen pelestari di Bali secara proposional. Belum lagi punahnya semangat gotong royong, akibat hilangnya kemandirian krama adat di desanya. Ditambah lagi dengan hadirnya kebijakan saber pungli, yang berpotensi mengabaikan struktur organik pengaturan adat, yang membenarkan dilakukannya pungutan retribusi hanya kepada krama adat lewat peturunan ataupun sejenisnya, dan melarang keras desa adat melakukan retribusi kepada krama tamiu (urban yang berasal dari luar Bali).

Kondisi ini memunculkan kesan ketidakadilan, karena pariwisata yang dinikmati oleh semua krama yang ada di Bali, tapi biaya pelestariannya hanya dibebankan kepada krama adat. Sementara pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya, penerimaan pajak itu diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 triliun, untuk sekitar 1.488 desa adat. Pada akhirnya, semua ini membuat upaya atau kegiatan pelestarian dipahami sebagai sesuatu yang akan menambah beban krama adat. Notabene jika meminjam istilah Bung Karno, didominasi oleh kaum marhaen seperti petani, buruh, dan nelayan. Begitu juga dampak dari eksploitasi budaya di bidang seni kerajinan, saat ini banyak produksi kerajinan dari luar Bali yang membanjiri pasar kerajinan di Bali, dan membuat banyak perajin terpaksa gulung tikar dan harus beralih profesi, karena tidak adanya ketentuan investasi yang mewajibkan bagi

investasi pariwisata seperti hotel, vila ataupun resort menggunakan produk lokal. Sehingga apa pun kerajinan yang dibutuhkan, dapat di-”import” dari luar Bali secara bebas. Demikian juga yang paling ironis, adalah gagalnya dunia pariwisata mengapresiasi seni kerawitan seperti seni tari dan seni tabuh yang ada di Bali. Itu dibuktikan dengan sangat rendahnya nilai tukar seniman tari maupun tabuh tradisional, dibanding dengan apresiasi yang diberikan kepada seni yang berasal dari barat. Ini semua membuktikan bahwa sejatinya yang terjadi di Bali, adalah kegiatan pariwisata budaya yang realitanya, di mana budaya ternyata lebih banyak memberikan pengabdian dan pengorbanan untuk suksesnya kelangsungan pariwisata, dibandingkan dengan manfaat pariwisata untuk kepentingan budaya, rakyat dan alam Bali sendiri. Jika saja situasi itu tidak diwaspadai sejak dini, saya khawatir di Bali terjadi apropriasi budaya. Apropriasi budaya adalah tindakan merampas lalu membentuk produk budaya sedemikian rupa untuk kepentingan ekonomi.

untuk menekuti keterampilan yang dimiliki, dan kemudian memberikan masukan-masukan terhadap keterampilannya itu. Sumbangan dan bantuan dapat diberikan untuk menopang keterampilan yang dimiliki. Sering dijumpai anggota keluarga yang pintar memasak, tetapi ‘’nyelip’’ menjadi orang miskin di tengah keluarga mampu. Padahal keluarga yang pintar memasak ini sesungguhnya sudah mempunyai kekayaan tidak terhingga, yaitu keterampilannya. Maka, politisi berkewajiban untuk memberikan suntikan keyakinan diri dan menambah wawasan tentang keterampilan tersebut sehingga dapat diberdayakan. Di Bali, produk ‘’Men Tempeh’’ itu adalah sumber daya tersembunyi, yang kini mampu membuat kaya ratusan orang. Sekali lagi, keterampilan adalah sumber daya tersembunyi yang harus ‘’dikeluarkan’’ untuk melabrak orang-orang yang sudah mapan. Politisi sering kali menyamakan kampanye yang diberlakukan untuk masyarakat yang dipandang miskin. Padahal, seperti yang dikemukakan di atas, miskin itu ada kategorinya dan kampanye pun harus terkategori. Kampanye harus benar-benar bermanfaat bagi mereka yang dipandang miskin. Membedah rumah bukan merupakan solusi kampanye, apalagi bedah rumah yang didapatkan dengan undian. Miskin, bukan kondisi yang tidak dapat diperbaiki. Justru tugas politisilah, terutama yang di tingkat kabupaten, untuk menekan kemiskinan tersebut. Dapat ditekan kemiskinan, berarti potensi kecerdasan masyarakat semakin bertambah. Penulis, staf pengajar FISIP Universita Udayana

POJOK Bali perlu perda perlindungan terhadap pelaku budaya. - Bukan pelaku judi. *** PHDI tolak JawaBali disambung, walaupun hanya kabel laut. - Mati listrik siapa yang tanggung? *** Ketua DPR-RI minta KPU perbaiki data pemilih dobel di Bali. - Awas ada yang diuntungkan.

Penulis, anggota Fraksi PDI-P DPR-RI

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Paing, 7 April 2018

Paceklik Lobster, Nelayan Pilih Perbaiki Jaring Tabanan (Bali Post) Para nelayan lobster pasir di pesisir Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, saat ini sedang gundah-gulana. Pasalnya, belakangan ini para nelayan sedang mengalami masa paceklik. Masalahnya, mata pencaharian utama para nelayan itu adalah mencari produk andalan mereka lobster pasir. Namun, kenyataannya minggu minggu terakhir ini kerja keras nelayan tidak membuahkan hasil akibat mereka kesulitan menangkap lobster pasir. Karena itu, para nelayan lebih memilih menepikan jukungnya yang jarang digunakan. Mereka pun memilih memperbaiki alat tangkap serta perahunya. Sejumlah nelayan menegaskan, lobster pasir itu kembali muncul, ketika bulan Agustus. Saat ini harga lobster pasir mencapai Rp 270 ribu perkilogram. Harga ini ditentukan oleh situasi di wilayah tujuan ekspor, seperti Tiongkok. Bahkan belakangan ini terjadi peningkatan permintaan. Dengan barang yang ada langka, maka harga lobster bisa mencapai Rp 400 ribu perkilogram. Tidak hanya sepinya tangkapan yang menjadi kendala nelayan, adanya peraturan Mentri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang penangkapan lobster itu juga menjadi tantangan. Para nelayan benar-benar sulit menemukan lobster yang memiliki berat di atas 200 gram. Karena umumnya lobster pasir yang memasuki usia dewasa di wilayah perairan Bali Selatan itu beratnya antara 100 hingga 150 gram. Salah seorang nelayan, I Ketut

Sumadra, mengatakan dirinya lebih memilih memperbaiki alat tangkap saat tidak bisa melaut. Menurutnya, hampir seluruh nelayan di pesisir Tabanan mencari lobster. Sebab, lobster itulah yang menjadi mata pencaharian utama 79 nelayan di pesisir Tabanan. Profesi nelayan yang mereka lakukan sudah merupakan pekerjaan turun- temurun. Lobster sendiri buat para nelayan merupakan komoditas ekspor yang sangat menjanjikan. Disisi lain, pengepul mengatakan musim paceklik saat ini secara drastis mengurangi tangkapan lobster. Biasanya saat musim panen pengepul bisa mendapatkan lobster pasir hingga 50 kilogram tiap harinya. Atas kondisi pelik yang dihadapi nelayan, kepala dinas perikanan Kabupaten Tabanan I Made Subagia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Pihaknya hanya mengarahkan agar nelayan lobster sementara waktu mengisi waktu luangnya dengan kegiatan memperbaiki alat tangkap, seperti jaring dan jukung. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PERAHU MENEPI - Sejumlah perahu nelayan terpaksa menepi lantaran musim paceklik yang dihadapi nelayan di pesisir Pantai Yeh Gangga, Tabanan.

Penarikan Undian Simpedes BRI Periode II 2017 SEBAGAI bentuk apresiasi dan penghargaan BRI kepada nasabahnya, dalam hal ini nasabah Simpedes, BRI Cabang Tabanan menggelar Penarikan Undian Tabungan Simpedes Periode II 2017. Penarikan undian itu dilangsungkan di Desa Kukuh, Marga, Jumat (6/4) kemarin. Adapun nama-nama pemenang hadiah itu adalah sebagai berikut. Pemenang Grand Prize Mobil Suzuki Ertiga 1.4 MC DX MT diraih nasabah BRI Unit Perean Tabanan atas nama Ni Ketut Sami. Sedangkan hadiah utama I berupa sepeda motor Honda New CB150R direbut Putu Budi Wibawa S. dari nasabah unit Pupuan dan juga I Made Sudana nasabah unit Denbantas. Dua pemenang hadiah utama II berupa sepeda motor Honda New Vario 125 CBS diraih I Wayan Ruja dari unit Baturiti dan I Gusti Yuska J. dari unit Kediri. Hadiah utama III berupa Sepeda Motor All New Scoopy Honda diraih Ni Nengah Suarsi dari unit Baturiti, A.A Hastya Priyamed dari Tabanan dan Ngakan Putu Suardana dari unit Kerambitan. Hadiah utama IV berupa sepeda motor Honda New Vario ESP CBS atas nama Ni Made Widiastuti dari unit Tanah Lot, Dewa Made Putra dari unit Agro Baturiti dan I Putu Bayu Trisna dari unit Perean. Hadiah utama V berupa Sepeda Motor New

Beat ESP CW Honda diraih I Ketut Sugita dari unit Baturiti, Komang Ayuliana dari unit Baturiti, I Kadek Gatra dari unit Baturiti dan I Made Singgih dari unit Abian Tuwung. Selain hadiah utama, ada juga hadiah delapan lemari es Polytron yaitu diraih I Nyoman Wesa dari unit Kediri, I Nyoman Suprapta unit Denbatas, I Wayan Koli unit Tanah Lot, I Wayan Pardi unit Perean dan I Made Irvan Dwi P. unit Kerambitan. Untuk tujuh hadiah berupa TV Polytron diraih Ni Nyoman Budi dari unit Pupuan, I Ketut Lingga dari unit Baturiti, Sarno unit Kerambitan, I Gusti Ayu SR dari unit Yeh Gangga, I Nengah Budiarsa unit Kediri, Salma dari unit Denbantas dan I Ketut Wistra Wijaya unit Yeh Gangga. Sementara untuk 20 pemenang mesin cuci Polytron diberikan kepada I Ketut Basi Adnyana unit Tanah Lot, I Wayan Suweca dari KCP Kediri, Ni Desak Putu M. dari unit Surabrata, I Nengah Retawiyasa dari KCP Bajra, I Gd Endy Oka P. dari unit Rejasa, I Gede Putu Suryadi dari unit Tabanan, I Ketut Arta dari unit Pupuan, Ni Made Suidi dari unit Perean, I Made Lingga dari unit Agro Baturiti, Ida Ayu Nyoman Parwa dari unit Penebel, Ni Nyoman Nurati dari unit Abian Tuwung, Wayan Suindra dari unit Megati, I Nyoman

GRAND PRIZE ERTIGA - Penyerahan secara simbolis hadiah Grand Prize mobil Suzuki Ertiga Undian Simpedes BRI Periode II 2017, Jumat (6/4) kemarin. Mada dari unit Kerambitan, I Wayan Jedeg dari unit Marga, Ni Nyoman Sulasmini dari unit Denbantas, Ni Wayan Karwiti dari unit Kerambitan, Ni Nyoman Sudarwati dari unit Bajera, I Made Wardita dari unit Baturiti, Niswati unit Yeh Gangga dan Ni Ketut Putri Elis dari unit Kediri. Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Tabanan Anditya Mahendra Krishna memaparkan, undian Simpedes periode II tahun 2017 ini diundi mengikutsertakan 22.598.993 kupon periode 1 September 2017 sampai 28 Februari 2018, dengan kelipatan saldo rekening Rp 100.000. Total hadiah

yang diperebutkan sebesar Rp 481.512.000. Krishna melanjutkan, dana ketiga yang dihimpun BRI Unit se-Kanca BRI Tabanan dari September 2017 sampai Februari 2018, menunjukkan perkembangan Rp 678.393.000.000. dengan jumlah penyimpan sebanyak 122.333 orang menjadi Rp 721.778.000.000 dengan jumlah penyimpan sebanyak 135.203 orang. Untuk memudahkan nasabah menabungkan uangnya, BRI Tabanan saat ini memiliki 17 Unit, satu KCP, delapan teras dan satu Kanca Tabanan yang keseluruhannya terhubung secara online. (ad067)

28 Armada Trans Serasi Dipasangi GPS Sedang Proses Pengadaan

Tabanan (Bali Post) Terobosan pemasangan Global positition System (GPS) untuk armada angkutan siswa (trans serasi- red) terus dilakukan Dinas Perhubungan Tabanan. Jika sebelumnya ditahun 2017 telah terpasang di 45 armada khusus trayek Kecamatan Baturiti. Rencananya pemasangan GPS itu akan ditambah tahun ini untuk 28 armada. Anggaran yang dicanangkan sebesar Rp 183 juta lebih. Kepala Dinas Perhubungan Tabanan Drs. I Made Agus Hartawiguna menyampaikan, untuk penambahan pemasangan GPS pada 28 armada tahun ini menyasar angkutan siswa di Kecamatan Pupuan, Kerambitan, Marga, Penebel dan tiga unit bus bantuan pusat. “Rencana penambahkan 28 armada lagi, itu akan kita lengkapi dengan GPS. Saat ini sedang proses pengadaan. Saat ini pengawasan trayeknya masih manual,” ucapnya, Jumat (6/4) kemarin. Pemasangan 28 GPS itu ditarget Juni sudah terpasang, bertepatan saat liburan sekolah. Jika nantinya sudah terpasang, secara otomatis para petugas yang selama ini bertugas manual akan ditarik dan difungsikan di kantor. Dari data Dinas Perhubungan,

Kantor Dewan Pendidikan Akhirnya Direhab Tabanan (Bali Post) Penantian panjang Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan Kabupaten Tabanan memiliki gedung representative, akhirnya terealisasi tahun ini. Setelah usulan rehab gedung itu diajukan hampir empat kali. Jumat (6/4) kemarin gedung kantor eks bangunan kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi di jalan Wibasana, Tabanan itu dibongkar. Setelah berdiri bangunan baru, di sana nantinya diperuntukkan ruangan pertemuan Dewan Pendidikan Tabanan dengan kapasitas 60 orang. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana mengatakan, permohonan rehab satu unit bangunan Dewan Pendidikan sesungguhnya telah diusulkan berulang-ulang. “Pengusulannya malah sudah empat kali. Kita usulkan agar mendapatkan perbaikan rehab,” jelasnya. Meski mengunggu lama, pemerintah daerah akhirnya mengabulkan permohonan rehab tersebut sebesar Rp 199 Juta.

Bali Post/kmb28

KANTOR PENDIDIKAN - Kondisi gedung kantor dewan pendidikan. Sejatinya ada dua bangunan milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang diperuntukkan untuk Kantor Dewan Pendidikan Tabanan. Bangunan pertama yang peruntukannya untuk sekretariat kondisinya masih bagus, sedangkan kondisi bangunan kedua yang kurang

memadai untuk menggelar pertemuan acara dewan pendidikan. “Selama ini kami mengadakan pertemuan selalu meminjam ruangan,” tandasnya. Untuk itulah pihaknya mengusulkan agar satu unit bangunan milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi direhab untuk

dibangun tempat pertemuan. Pembangunan gedung pertemuan milik Dewan Pendidikan juga didasari atas SK Bupati Tabanan Nomor 180/452/01/HK & HAM/2015 tentang penetapan status penggunaan barang milik daerah Kabupaten Tabanan. Madra menambahkan, banguan untuk pertemuan tersebut berukuran 8,5 meter X 7,5 meter yang mampu menampung 60 orang lebih. “Pengerjaannya selama dua bulan ke depan, diperkirakan akhir Mei sudah rampung,” terangnya. Atas bantuan rehab tersebut pihaknya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Tabanan yang berkomitmen membangun pendidikan di Tabanan. Meski demikian pihaknya kembali akan mengusulkan agar Dewan Pendidikan dilengkapi dengan sarana transportrasi, serta para pegawainya yang saat ini masih berstatus tenaga pengabdi agar bisa ditingkatkan menjadi kotrak daerah. (kmb28)

petugas pengawas trans serasi berjumlah 46 orang. Diterangkannya dengan dipasangkan sistem GPS, tentu saja akan mempermudah proses pencatatan realcost data pengamprahan, di mana untuk di wilayah perkotaan saat ini masih menggunakan sistem manual. Sistem GPS juga akan diperluas hingga menyasar rute-rute lainnya di tiap-tiap kecamatan. “Jika seluruh layanan trans serasi sudah menerapkan sistem GPS, ke depannya juga akan diterapkan hal serupa di kota,” ujarnya. Pejabat asal Penebel itu menjelaskan, proses pencatatan ini merupakan bentuk monitoring dari titik perjalanan menuju tempat tujuan. Yang nantinya akan dijadikan dasar pengamprahan pembayaran layanan yang diberikan. Sistem ini akan terkoneksi dengan petugas di kantor Dinas Perhubungan. “Kalau tidak ada tanda tangan petugas pengawasan, maka pengamprahan anggarannya dianggap tidak sah,’’ jelasnya. Terobosan GPS sistem muncul selain karena keterbatasan personel yang melakukan pencatatan realcost data, juga dikarenakan jarak trayek yang relatif jauh. Seperti diketahui, mengatasi tingginya angka kecelakaan lalu lintas

yang melibatkan para pelajar serta juga bertujuan mengurangi tingkat kemacetan, maka sejak 2014 Pemkab Tabanan melalui Dinas Perhubungan meluncurkan moda angkutan siswa yang diberi nama Trans Serasi. Hingga tahun ini jumlah armadanya sudah mencapai 146 armada. Terdiri dari tiga bus sedang, 63 bus kecil, dan 80 angkot. Trans Serasi sudah mencakup melayani di tujuh kecamatan. “Cakupan layanannya sudah di tujuh kecamatan. Dengan jumlah penumpang 7.000 orang per hari,” pungkasnya. (kmb28)

Ekonomi Lesu, Usaha Mikro Tak Stagnan Tabanan (Bali Post) Relatif masih lesunya ekonomi saat ini, menyebabkan para pelaku usaha ekstra hati-hati dalam meminjam kredit. Di samping itu pula lembaga keuangan dan juga nonkeuangan akhirnya menjadi selektif dalam upaya menyalurkan kreditnya ditengah tidak tumbuh baiknya ekonomi belakangan ini. Meski demikian, kondisi ini ternyata tidak menyebabkan usaha mikro itu stagnan (macet - red). Hal itu bisa dilihat dari kredit usaha mikro tetap mengalami pertumbuhan. Kepala Pegadaian Cabang Tabanan Gusti Nyoman Arka, Jumat (6/4) kemarin mengungkapkan, di Kabupaten Tabanan sejumlah target pertumbuhan sudah tercapai dengan baik. Salah satunya penyaluran kredit mikro Pegadaian yang tetap bertumbuh sebesar Rp 2 miliar pada triwulan I 2018. Hemat Nyoman Arka, biasanya penyaluran kredit mikro Rp 300 juta - Rp 400 juta per bulan. Namun untuk triwulan I tahun 2018, rata-rata bisa disalurkan Rp 600 juta-Rp 700 juta per bulan. Itu artinya pertumbuhan angka kredit

mikro relatif bagus. Alasannya, karena dibarengi nol persen capaian kredit bermasalah atau NPL (Non Performing Loan). Begitu pula penyaluran layanan kredit Krasida juga capaian NPL nya nol persen pada periode sama. Sedangkan Kredit Cepat Aman (KCA), pencapaian NPL di bawah satu persen pada triwulan I 2018. Bertumbuhnya kredit mikro, sekaligus pencapaian NPL nol persen, kata Nyoman Arka disebabkan dalam penyaluran kredit Pegadaian selalu mengacu sistem BI checking. Selain itu, pihaknya juga rutin mendatangi nasabah atau debitur, sehingga dari interaksi langsung mampu menjaga kesehatan kredit yang dimanfaatkan kalangan usaha atau debitur. Ia melanjutkan selama triwulan I 2018 kredit mikro yang disalurkan sebagian besar menyasar kalangan usaha perdagangan, usaha jasa dan usaha pertanian dalam arti luas. Untuk kredit usaha mikro ke sektor pertanian, pihak Pegadaian memberikan kemudahan terkait pembayaran. Caranya para petani diberikan kesempatan membayar yang disesuaikan dengan waktu panen. (kmb24)

Kecamatan Wajib Buat Program Intan Inovasi Kecamatan (Intan) merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Tabanan. Dalam program intan, setiap kecamatan didorong dan diwajibkan menciptakan inovasi pelayanan publik yang sesuai tupoksinya. Tujuan program Intan ini sendiri, diharapkan bisa lebih mengoptimalkan layanan publik kepada masyarakat. Bagaimanakah sesungguhnya realisasi nyata program Inovasi Kecamatan itu?

PROGRAM Intan sendiri sesungguhnya sudah dimulai sejak tahun 2017. Namun program ini sempat vakum di tahun 2018. Kemudian di tahun 2019 program intan kembali diadakan. Harapannya, seluruh kecamatan diwajibkan membuat program Intan. Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja, Jumat (6/4) kemarin, mengatakan 10 kecamatan yang ada di Tabanan akan memproses 10 program Intan untuk diajukan ke Bupati. Dari 10 ini akan dipilih lima dan kemudian ditentukan hanya tiga saja sebagai pemenangnya. Siapa sebagai pemenang akan dibiayai secara penuh segenap program intannya, di mana anggarannya digelontorkan dari APBD. ‘’Misalkan program Intan

yang dibuat itu nantinya memerlukan dana sebesar Rp 1 miliar. Hal itu tidak masalah, maka setelah dianggap baik, visible nantinya anggarannya akan dikucurkan melalui APBD,’’ujar Wiratmaja. Pada tahun 2017 lalu ada tiga kecamatan yang masuk tiga besar dan program Intannya mendapatkan pembiayaan APBD, yaitu juara pertama Kecamatan Kerambitan yang terkenal dengan program Intan Taman Serasi, Kedua Kecamatan Tabanan dengan produk unggulannya Intan Simpel dan Kecamatan Pupuan yang melahirkan Intan Jagabaya. Saat ini, lanjut Wiratmaja, ketiga program inovasi kecamatan itu sedang dievaluasi. Hasilnya, jika baik dan berpengaruh signifikan pada pelay-

anan publik, maka inovasi ini akan diterapkan ke kecamatan lain yang memiliki masalah pelayanan publik yang serupa. ’’Memang tidak di semua kecamatan bisa diterapkan program inovasi itu, sebab permasalahannya berbeda. Seperti program Taman Serasi, layanan itu cocok diaplikasikan untuk daerah dengan penduduk padat. Seperti dalam mengurus surat menyurat hanya menggunakan mesin anjungan. Atau program inovasi Jagabaya diterapkan bagi kecamatan yang jauh dari jangkauan BPBD,’’ jelas Wiratmaja. Penerapan dan kloining inovasi ini tentu dilihat efeknya pada layanan publik, juga dilihat efisiensi anggarannya. ‘’Penerapan atau tidaknya akan kita lihat dari

Bali Post/kmb28

Drs. I Made Agus Hartawiguna

hasil evaluasi Desember ini,’’ imbuhnya. Meski program Intan itu dipandang baik untuk meningkatkan layanan publik, namun Wiratmaja menegaskan tahun 2018 program ini masih vakum. Hal ini karena ide-ide di masing-masing kecamatan masih dianggap kurang greget, sehingga pihak Pemkab memutuskan mengendapkan dan memberikan waktu setahun agar kecamatan bisa mengeluarkan inovasi terbaru yang lebih baik. ‘’Tahun 2019 akan digelar kembali. Kecamatan yang pernah menang pun harus ikut. Memang lebih berat tantangannya, karena harus diciptakan hal lebih baik lagi dari yang sekarang,’’ ujar Wiratmaja. (san)

Ida Bagus Wiratmaja


KARANGASEM

8

Sabtu Paing, 7 April 2018

Telur Ayam Bali Langka Amlapura (Bali Post) Komoditi telur ayam Bali belakangan semakin langka saja. Kelangkaan itu terjadi hampir di seluruh pasar modern maupun tradisional di Karangasem. Kondisi demikian benar-benar menyulitkan konsumen. Sebab, telur ayam Bali itu bukan untuk kepentingan konsumsi saja, tetapi juga untuk sarana upacara. Sejumlah pedagang yang ditemui di Pasar Karangsokong Amlapura mengakui kelangkaan telur ini. Dikatakan, kelangkaan telur ayam Bali ini sebetulnya sudah terjadi sejak lama. Malah pasca-erupsi Gunung Agung beberapa bulan lalu. Telur ayam Bali memang sangat sulit ditemukan lagi di pasaran. Kalaupun ada di tempat pedagang, itu pun hanya satu atau dua butir saja. ‘’Banyak pembeli yang menanyakan telur ayam Bali, tetapi memang sudah sejak lama tidak ada barangnya,’’ kata salah satu pedagang, Wayan Sumiati, Jumat (6/4) kemarin. Pembeli yang mencari telur ayam Bali mayoritas untuk kebutuhan sarana upacara. Sebab, ada beberapa sarana ritual keagamaan yang memang harus memanfaatkan telur ayam Bali. Kelangkaan juga terjadi di pasar-pasar desa di Karangasem. Seperti di Desa Bugbug, pedagang di sana juga ternyata mengungkapkan hal serupa. Pedagang setempat mengatakan telur ayam Bali itu ibaratnya sudah ‘’menghilang’ di pasaran. ‘’Tidak tahu juga, kenapa sekarang telur ayam Bali sangat langka. Padahal yang nanyain banyak,’’ kata salah satu pedagang setempat, Ni Made P. Mekar Sari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem I Gusti Ngurah Suarta ditanya soal ini, belum bisa memberikan tanggapan. Saat dihubungi, dia tak memberikan jawaban. Belum diketahui, apakah sudah pernah ada penelusuran secara khusus perihal persoalan ini atau tidak. Apakah erupsi Gunung Agung beberapa bulan lalu, berdampak pada peternak ayam Bali, sehingga ketersediaan telur ayam Bali menjadi langka, juga masih belum diketahui. Saat terjadi erupsi beberapa bulan lalu, para peternak ayam di daerah kaki Gunung Agung itu memang rugi total. Ada yang menjual murah ayam ternaknya. Ada ayamnya yang habis diterjang banjir lahar dingin, hingga kandangnya juga hanyut. Konsumen berharap kelangkaan telur ayam Bali khususnya bisa segera diatasi, agar tidak mengganggu ketersediaan konsumsi warga, apalagi telur itu juga untuk keperluan sarana upacara keagamaan. (kmb31)

Tera Ulang Timbangan Sasar 410 Pedagang Amlapura (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem mengadakan inspeksi mendadak ke tiga pasar tradisional di Kota Amlapura. Kegiatan yang melibatkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Metrologi Singaraja itu dalam rangka melakukan tera ulang timbangan yang digunakan para pedagang. Ketiga pasar tradisional yang menjadi sasaran sidak yaitu Pasar Amlapura Timur, Pasar Amlapura Barat, dan Pasar Karangsokong. Ketiga pasar tersebut merupakan pasar sentral yang menjual produk dalam bentuk eceran maupun grosir. Sedikitnya, 410 pedagang menjadi objek sidak dengan rincian 220 pedagang di Pasar Amlapura Timur, 100 pedagang di Pasar Amlapura Barat dan 90 pedagang di Pasar Karangsokong. ‘’Tidak ada timbangan yang dimainkan pedagang,’’ ujar Kadisperindag Karangasem, I Gusti Ngurah Suarta, usai sidak yang digelar Kamis (5/4) lalu. Meski tidak ada pedagang yang nakal memainkan timbangannya, Disperindag tetap mengeluarkan teguran. Itu diberikan karena dalam sidak tim menemukan beberapa timbangan bermasalah karena faktor usia. Sedikitnya 10 timbangan pedagang dinilai sudah tidak layak karena karatan. ‘’Kesalahan yang tidak disengaja, sudah kita tera ulang. Pedagang yang sengaja memberi pemberat pada timbangannya tidak ada,’’ jelas Suarta. Pihaknya mengatakan kegiatan tera ulang timbangan itu merupakan program rutin yang dilakukan pemerintah daerah melalui Disperindag. Kegiatan itu bertujuan melindungi konsumen dan juga untuk terciptanya transaksi yang benar antara pembeli dengan penjual. Tera ulang timbangan itu berpedoman pada undangundang tentang metrologi legal untuk memastikan alat timbangan itu berfungsi dengan baik. Dengan tera ulang itu diharapkan tidak ada pihak yang dirugikan saat bertransaksi baik pedagang maupun pembeli. Kegiatan tera ulang Disperindag Karangasem itu mendapat apresiasi masyarakat. Mereka berharap kegiatan serupa itu bisa dilaksanakan secara rutin dan berkala tidak hanya di pasar wilayah kota tapi juga ke pasar-pasar di pelosok. Berkenaan dengan itu, Disperindag Karangasem masih akan menggandeng UPT Metrologi Singaraja. Pasalnya saat ini Disperindag Karangasem belum memiliki alat. Pihaknya, kata Suarta berencana mengusulkan bantuan ke pusat sehingga tera ulang bisa dilakukan secara berkala dengan jangkauannya lebih luas. (kmb)

BHAKTI PANGANYAR Prosesi bhakti panganyar Pemkab Karangasem pada Karya IBTK Pura Besakih berjalan lancar meskipun dini hari kemarin Gunung Agung sempat mengalami erupsi.

Karya IBTK di Pura Besakih

Erupsi Tak Pengaruhi Antusiasme ’’Pamedek’’ Amlapura (Bali Post) Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Jumat (6/4) kemarin, dengan semburan asap kelabu setinggi 500 meter. Erupsi juga disusul beberapa kali embusan, namun aktivitas vulkanik itu disikapi santai masyarakat. Rangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh (IBTK) yang sudah memasuki nyejer hari keenam juga berjalan seperti biasa. ‘’Informasi dari Magma Var katanya terjadi letusan, tetapi aktivitas di Pura Besakih itu berjalan seperti biasa,’’ ungkap I Made Widya, Kasubag Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol, yang ikut rombongan bhakti panganyar Pemkab Karangasem, kemarin. Erupsi Gunung Agung kemarin tak banyak diketahui masyarakat Karangasem.

Alasannya, erupsi terjadi dini hari. Dari rilis Magma Var disebutkan erupsi berlangsung 182 detik, dengan amplitudo 10 mm. Erupsi disusul dua kali gempa embusan berdurasi 45-55 detik dengan amplitudo 3-7 mm. Juga terekam lima kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2-6 mm durasi 16-27 detik. Pada enam jam kedua mulai pukul 06.00 sampai 12.00 terjadi satu kali embusan dengan amplitudo 11 mm durasi 65 detik. Bukan hanya masyarakat di radius jauh yang terkesan santai menyikapi aktivitas vulkanik tersebut, para pamedek dan warga Besakih juga sama. Aktivitas warga Besakih di tengah suasana nyejer Ida Batara itu praktis tidak terpengaruh, terlebih Pura Besakih berada di ra-

dius 7 km atau berada di luar radius berbahaya yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). ‘’Pamedek lumayan padat tapi memang tidak sepadat hari libur,’’ ungkap Gede Raka (39), salah seorang pamedek dari Desa Sebudi, Selat. Sementara itu, rombongan bhakti panganyar Pemkab Karangasem dipimpin Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Prosesi bhakti panganyar kapuput Ida Pedanda Gede Pasuruan dari Geria Jungutan, Bebandem. Prosesi nganyarin itu menggunakan sarana bebantenan jangkep, diawali mapuja ida sulinggih, diiringi tarian wali Topeng, Rejang Renteng dari ibu-ibu pegawai Pemkab Karangasem dan tetabuhan

”Erupsi juga disusul beberapa kali embusan,

namun aktivitas vulkanik itu disikapi santai masyarakat. Rangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh (IBTK) yang sudah memasuki nyejer hari keenam juga berjalan seperti biasa.” I Made Widya, Kasubag Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol. gong dari Desa Pakraman Selat. Rangkaian bhakti panganyar itu diakhiri persembahyangan bersama. Saat itu Wabup Artha Dipa atas nama Pemkab Karangasem ngaturang punia Rp 15 juta yang diterima panitia karya. Senada dengan harapan panitia karya, Wabup Artha

Dipa juga mengajak umat sedharma agar dapat pedek tangkil ke Pura Besakih selama Ida Batara nyejer. Pihaknya mengajak umat sedharma memanjatkan doa kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa dan Ida Batara Giri Tohlangkir sehingga alam semesta beserta isinya luput dari bencana. (kmb)

Truk Terbalik

Sopir Melepuh Tersembur Air Radiator Amlapura (Bali Post) –

Truk yang dikemudikan I Gede Aman (40) terbalik setelah mengalami patah as pendek di jalan tanjakan menuju objek wisata Bukit Asah di Desa Bugbug, Karangasem, Jumat (6/4) siang kemarin. Sopir asal Banjar Bugbug Tengah itu memang lolos dari maut, namun dia harus dirujuk ke RSUP Sanglah. Pasalnya, hampir sekujur tubuhnya melepuh setelah tersembur air radiator truknya sendiri. Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan tunggal truk bermuatan pasir itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu Aman hendak menurunkan pasir di Bukit Asah. Sadar jalannya di Bukit Asah itu terjal, maka truk hanya diisi separuh muatan. Malang tak dapat dihindari, meski muatan jauh di bawah kapasitas maksimal angkut truk itu, menjelang ujung tanjakan, truk itu justru mengalami patah as pendek. Dua orang kernet di bak truk, seketika melompat ketika mendengar suara besi patah. Mereka kemudian buru-buru mencari batu untuk mengganjal ban belakang truk itu. Sayangnya gerak cepat mereka sia-sia. Sebab, tidak ada batu besar yang bisa ditemukan di tempat tersebut sehingga truk yang mulanya merangkak pelan pun kemudian bergerak mundur cepat. Situasinya sangat menegangkan, sebab di sisi

kiri jalan merupakan tebing yang cukup curam. Ketegangan menjadi-jadi karena saat itu Gede Aman sambil nyopir juga momong putra bungsunya yang masih berstatus balita, I Wayan Ari (1,5). Kedua kernet hanya bisa berteriak histeris melihat truk bergerak mundur lebih cepat. Di lain pihak, Gede Aman terus berusaha menstabilkan kemudinya. Untuk menghindari jurang di kiri jalan, sopir yang sudah sarat pengalaman itu akhirnya membanting stirnya ke kanan. Upayanya itu berhasil menghindarkan truk masuk jurang, namun mendekati jalan datar di atas pos karcis Bukit Asah itu, truk terguling dan terbalik. Saat itulah petaka benar-benar datang. Posisi truk yang terbalik itu mengakibatkan jok dan radiator yang berada di bawah jok itu jebol. Air radiator seketika tumpah menyembur mengenai tubuh

Bali Post/kmb

LUKA MELEPUH - Gede Aman yang mengalami luka melepuh 47 persen dirujuk ke RSUP Sanglah. Gede Aman yang pada saat bersamaan berusaha melindungi tubuh mungil putranya, Wayan Ari. Wayan Ari luput dari semburan air radiator yang superpanas itu. Namun benturan ketika truk terbalik itu menyebabkan pelipis kirinya luka hingga mendapat dua jahitan dan bibir dan hidungnya bengkak. ‘’Katanya sih tidak ada luka dalam, tetapi saya sangat mengkhawatirkan suami saya,’’ ungkap Ni Nyoman Dewi (40), istri Gede Aman, saat ditemui

di UGD RSUD Karangasem. Dewi mengatakan saat peristiwa nahas terjadi, dia sedang bantu-bantu di rumah tetangganya yang sedang punya hajatan, sehingga sang suamilah yang ditugasi momong putra bungsunya. ‘’Ya, ini tumben ngajak Wayan (putra bungsu korban - red),’’ ujar Gede Suardana (36), satu dari dua kernet truk nahas tersebut. Gede Aman segera dilarikan ke UGD RSUD Karangasem dalam kondisi sadar. Dia menga-

lami luka melepuh grade II b 47 persen. Luka melepuh terjadi pada bagian punggung, dada, dan juga perut selain paha kanan dan tangan. Sopir malang itu harus dirujuk ke RSUP Sanglah karena RSUD Karangasem tidak memiliki fasilitas perawatan luka bakar. ‘’Kalau luka dalamnya masih observasi, tetapi luka bakarnya perlu ruang perawatan khusus. Di RSUD Karangasem belum ada,’’ ujar dr. Edwin Goutama, dokter jaga UGD RSUD Karangasem. (kmb)

’’Aci’’ Ida Batara Mijil

Unik, Ada Persembahan Barong Buah Serangkaian Aci Ida Batara Mijil di Desa Pakraman Selat, Ida Batara Sakti Ngerti Gumi, katuran panganyar dari Desa Pakraman Geriana Kangin, Jumat (6/4) kemarin. Saat itu, berbagai hasil bumi dipersembahkan kepada Ida Batara, di antaranya berupa Salaran atau Barong Buah. Bentuknya sangat unik karena tersusun dari beberapa jenis buah seperti nangka, salak, durian serta berbagai jenis kacang-kacangan, jagung dan juga pisang. Salaran itu dibuat sangat artistik menyerupai Gajah Mina. Bagaimanakah uniknya Aci Ida Batara Mijil di Desa Pakraman Selat itu? BARONG Buah merupakan salah satu wujud persembahan yang terbuat dari buah-buahan lokal hasil kebun warga Geriana Kangin. Barong Buah ini kemudian dihaturkan di Pura Bale Agung, Desa Selat. Besarnya Barong Buah itu membuat jalanan sempat macet beberapa saat. Saat mengusung dari jalan raya menuju pura. Sempat tiga kali sanan (kayu untuk memikul) itu patah karena berat. Sehingga Prajuru Desa Pakraman Selat kemudian mengambilkan bambu untuk memperkuat sanan tersebut. Setelah melalui kerja cukup keras dari semua krama, akhirnya Barong Buah seberat dua ton itu bisa diusung sampai di tempat yang ditentukan di

ajeng atau depan Pura Bale Agung. Dalam perjalanan menuju Desa Pakraman Selat tepatnya di Pura Bale Agung itu, tempat Ida Batara Sakti Ngerti nyejer, warga melakukan mapeed. Warga berjalan kaki sekitar satu kilometer. Nampak, krama perempuan mengusung dulangan atau gebongan, beserta sesajen lainnya yang akan dipersembahkan. Sementara krama laki-laki mengikuti di belakangnya. Prosesi mapeed itu diiringi tiga barung tabuh baleganjur. Pertama dari Sekaa Baleganjur Dadia Kauh, di tengah dari Sekaa Baleganjur Dadia Tengah dan paling belakang Sekaa Baleganjur Dadia Kangin. Tiba di Pura Bale Agung

Bali Post/gik

DIUSUNG - Barong Buah yang diusung menuju Pura Bale Agung Desa Pakraman Selat. langsung dilakukan banten pamendak pada Barong Buah itu. Ada juga persembahan lainnya dari krama masingmasing berupa sesayut dan penyeneng menggunakan dulang dan sokasi. Bendesa Adat Desa Pakraman Selat Jro Mangku I Wayan Gede Mustika mengatakan proses nganyarin ini dilakukan selama Ida Batara nyejer yakni selama 35 hari. Upacara panganyar serangkaian aci Ida Batara Mijil ini sudah berlangsung sejak 17 Maret lalu. Aci penganyar dilakukan desa-desa pakraman penyanding. Di antaran-

ya Desa Pakraman Geriana Kangin. Ini termasuk salah satu tradisi yang sudah berjalan sejak dulu. Prosesi ini berlangsung setiap sepuluh tahun sekali. Desa pakraman penyanding itu, antara lain Desa Pegubungan, Geriana Kauh, Bambang Biaung dan juga Padang Tunggal, Jangu dan juga Desa Pakraman Alas Tunggal. ‘’Pada prosesi panganyar ini dilakukan muspa, sebagai wujud bakti kepada Ida Batara Sakti,’’ kata Jro Mangku Mustika, seraya mengatakan Ida Batara Sakti Ngerti Gumi itu selama ini malinggih di Pura Gaduh

Sakti, Desa Pakraman Selat. Jro Bendesa Adat Geriana Kangin Ketut Yasa menambahkan, untuk bahan Barong Buah ini semua menggunakan buah lokal hasil kebun warga Geriana Kangin. Semua krama maturan buah sampai di Pura Puseh Geriana Kangin. Di sana kemudian dirancang menjadi Barong Buah dengan bentuk Gajah Mina. Banten atau bakti berupa dulangan, bebekoran dan sokasi, adalah bakti yang berasal dari krama masing-masing. Setiap 10 Tahun Sekali Karya Agung Ida Batara

Mijil ini dilakukan setiap 10 tahun sekali, saat Icaka berakhir angka nol dan tahun masehi berakhir angka delapan. Puncak aci tahun ini sudah digelar 16 Maret lalu persis saat Pangerupukan. Saat itu Ida Batara Medal dari Pura Gaduh Sakti sekitar 800 meter dari Pura Bale Agung Selat. Sepanjang perjalanan dari Pura Gaduh ke Pura Bale Agung itu menggunakan lantaran. Di atasnya berisikan nasi, panca pala, daging dan juga canang sari selengkapnya. Lantaran tersebut dipersembahkan semua anggota banjar di Desa Pakraman Selat. Momen ini cukup menarik, karena ada sekitar 4.000 KK krama Selat keluar odalan nasi atau ajengan masing-masing satu kilogram. Saat nasi tersebut dilewati iring-iringan Ida Batara, ajengan itu langsung katunas krama. Isi Lantaran tersebut ada yang langsung diambil krama untuk dimakan. Ada juga yang disebarkan di kebun, sawah dan juga ada yang ditempatkan di tempat jualan. Lantaran yang diambil warga itu sebagai simbol kalau Ida Batara memberikan anuger-

ah berupa kemakmuran. Saat puncak karya, Ida Batara kasanggra 18 banjar lan dadia di Desa Pakraman Selat. Saat pangayar ada persembahan dan persembahyangan dari Desa Kekuub Selat. Seperti Desa Pakraman Sogra, Sebudi, Tegeh, Persana dan Sukaluwih. Setelah puncak karya dan nganyarin selama 35 hari, nanti baru aci masineb. Namun, sebelum masimpen, Ida Batara akan menuju Pura Puseh Selat. Di sana Ida Batara akan nyejer selama tujuh hari. Saat Ida Batara menuju Pura Puseh, kali ini akan menggunakan lantaran yang isinya berupa beras kuning yang ditaruh di jalan atau di jalur yang akan dilalui Ida Batara. Selain beras kuning, juga lengkap dengan segala biji-bijian seperti jagung, kacang-kacangan dan yang lainnya. Ada juga biji-bijian yang sekarang sudah mulai langka seperti jali, jagung, jawa, buleleng dan godem. Ini sebagai wujud kalau Ida Batara akan kembali memberikan atau menganugerahkan berbagai biji-bijian dan kacang -kacangan untuk ditanam warga Selat dan sekitarrnya. (gik)


GIANYAR 12 SMA Siap Ikuti UNBK

9

Sabtu Paing, 7 April 2018

Gianyar (Bali Post) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA akan diselenggarakan selama empat hari, yakni dari 9 hingga 12 April. Di Kabupaten Gianyar, UNBK SMA akan diikuti 2.692 pelajar. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Dari 12 SMA yang ada di Gianyar, hanya satu sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Berdasarkan data UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, dari 12 SMA yang melaksanakan UNBK di Gianyar,

tujuh di antaranya adalah SMA negeri dan 5 SMA swasta. Peserta terbanyak di SMAN 1 Ubud dengan jumlah 397 peserta. UNBK akan dibagi dalam beberapa sesi. Tidak hanya itu, jumlah peserta UNBK di sekolah yang beralamat di Jalan Suweta, Ubud ini juga akan bertambah dengan adanya peserta gabungan dari SMA PGRI 3 Ubud yang belum bisa melaksanakan UNBK mandiri. ‘’Karena sekolah ini gabung, sehingga total ada 11 lokasi sekolah penyelenggara UNBK untuk

UNBK Tingkat SMA Tahun 2018 Nama Sekolah

Jumlah Peserta

SMAN 1 Gianyar SMAN 1 Ubud SMAN 1 Sukawati SMAN 1 Payangan SMAN 1 Tampaksiring SMAN 1 Blahbatuh SMAN 1 Tegallalang SMA Dwijendra Gianyar SMA PGRI 2 Blahbatuh SMA PGRI 3 Ubud SMA Amarawati Tampaksiring MA 45 Gianyar Total

Ruangan

339 397 370 166 265 354 22 51 378 23 98 28

5 4 4 2 2 3 3 1 3 0 (gabung) 2 1

2692

30

Terkait Penarikan Ikan Kaleng

Disperindag Tunggu Keputusan BBPOM

Gianyar (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar akan melakukan pengawasan terhadap peredaran produk ikan kaleng. Hal ini mengingat terdapat 27 jenis ikan kaleng yang tidak boleh beredar. Namun terkait penarikan produk dari pasaran, Disperindag masih menunggu keputusan BBPOM. Hal itu diungkapkan Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba. Menurut Suamba, kewenangan penuh untuk penindakan ada di BBPOM. Untuk itulah pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut. Meski demikian, dia berharap produsen ikan kaleng punya inisiatif sendiri untuk menarik produknya. ‘’Di swalayan kecil kemungkinan masih ada yang belum ditarik. Makanya ini akan kita cek,’’ ucapnya. Diakuinya, beberapa hari sebelumnya sempat ada pemilik toko di Kecamatan Payangan yang menelepon pihaknya terkait informasi penarikan produk sarden diduga mengandung cacing. Pedagang itu pun langsung memisahkan produk dimaksud. ‘’Kalau yang dari Payangan ini tanggap dia. Mungkin setelah menonton televisi atau membaca surat kabar, produk itu pun langsung dipisahkan dengan produk lain yang dijual,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih tanggap apabila produk olahan ikan dalam kaleng ini masih beredar di pasaran. Pihaknya juga berharap produsen lebih gencar melakukan penarikan produk. ‘’Demi keamanan, tentu kita berharap ini ditarik,’’ katanya. Sementara itu, dari pantauan di sejumlah toko modern di Kabupaten Gianyar, produk ikan kaleng sudah tidak lagi diperjualbelikan. Menurut informasi dari petugas toko modern, produk sudah ditarik beberapa hari lalu. Namun informasi lain menyebutkan, di sejumlah toko masih ada yang menjual ikan kaleng. (kmb35)

I Wayan Suamba

Bali Post/nik

tingkat SMA,’’ kata Ke pala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Sucita, Jumat (6/4) kemarin. Selama empat hari penyelenggaraan UNBK, hanya diujikan empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran jurusan. Ujian susulan dijadwalkan pada 17 dan 18 April. Sucita menambahkan, semua persiapan UNBK untuk pelajar SMA ini sudah dimatangkan. Persiapan di antaranya menyangkut sarana komputer, server, koneksi internet hingga jaringan listrik. Proses sinkronisasi dilaksanakan kemarin dan Sabtu (7/4) hari ini. ‘’Memantapkan kesiapan UNBK, proses sinkronisasi dilakukan masing-masing sekolah,’’ katanya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Ubud I Wayan Gabra mengatakan, tambahan 23 peserta UNBK dari SMA PGRI 3 Ubud, dimungkinkan secara aturan. Bila digabung dengan 397 peserta UNBK SMAN 1 Ubud, total siswa yang mengikuti UNBK di SMAN 1 Ubud sebanyak 420 orang. ‘’ Secara perangkat, memang di sana (SMA PGRI 3 Ubud-red) belum mampu

UNBK - Suasana simulasi UNBK di SMAN 1 Ubud belum lama ini. dan diperbolehkan gabung untuk pelaksanaan ujiannya. Namun, penentu kelulusan 23 pelajar ini tetap menjadi kewenangan SMA PGRI 3 Ubud,’’ ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Gianyar. Menurutnya, penambahan peserta UNBK di SMAN

1 Ubud sangat memungkinkan. Pasalnya, sekolah ini memiliki tiga lab komputer dengan jumlah komputer 120 unit. Sementara untuk menambah satu ruang komputer, pihaknya mengumpulkan komputer di ruangan lain serta laptop yang sebelumnya meru-

pakan pengadaan sekolah. ‘’Komputer di ruangan lain itu ada 10, sehingga ada 130 komputer, ditambah 30 laptop yang memang milik pihak sekolah, sehingga total ada 160 perangkat yang siap dimanfaatkan untuk pelaksanaan UNBK kali ini,’’ bebernya.

Panwaslu Temukan 1.852 DPS Ganda

Gianyar (Bali Post) Berdasarkan hasil pengawasan dan pencermatan Daftar Pemilih Sementara (DPS), Panwaslu menemukan indikasi DPS ganda, baik dari sisi nama, NIK ataupun KK. Jumlahnya tidak sedikit, yakni mencapai 1.856 DPS. Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan, Jumat (6/4) kemarin menyampaikan, indikasi kejanggalan pada DPS paling banyak ditemukan untuk Kecamatan Ubud yakni 666 DPS. Disusul kemudian Kecamatan Payangan sebanyak 264 DPS, Kecamatan Blahbatuh 260 DPS, Kecamatan Sukawati 217 DPS, Kecamatan Tampaksiring 198 DPS, Kecamatan Gianyar 174 DPS dan Kecamatan Tegallalang sebanyak 77 DPS. Atas temuan tersebut, Panwaslu Gianyar bersurat ke KPU Gianyar untuk melakukan penyempurnaan DPS. Melalui surat No. 81/ BAWASLU-PROV BA-04 PM. 00. 02/4/2018, tertanggal 3 April 2018, Panwaslu Gianyar merekomendasikan Daftar Pemilih, NIK, Nomor KK dan Nama Ganda. Lebih lanjut dia menegaskan, Panwaslu Gianyar akan bersikap netral dan profesional pada pilkada serentak 2018. Sikap netralitas, integritas dan profesional harus dimiliki Panwaslu dan jajarannya agar pesta demokrasi dapat berjalan kondusif. ‘’Jika ditemukan ada anggota Panwaslu tidak netral, silakan dilaporkan. Kalau terbukti, kita akan berikan sanksi tegas,’’ tegasnya. Dia pun meminta agar masyarakat yang melapor ke

Panwaslu tidak perlu takut. ‘’Jika ada tekanan, tidak perlu khawatir karena temuan ini yang bisa dilakukan kawankawan Panwaslu sebagai bukti awal untuk menindaklanjutinya,’’ ujarnya. (kmb35)

Bali Post/nik

Terkait persiapan akhir UNBK, pihaknya sudah melakukan sinkronisasi koneksi internet dengan pusat. ‘’Sinkronisasi sudah berlangsung, memastikan contoh soal ujian sudah bisa masuk atau belum. Ini hanya melibatkan proktor saja,’’ jelasnya. (kmb35)

Pemimpin Gianyar Harus Berdayakan Generasi Muda Gianyar (Bali Post) Kedua paslon dalam Pilbup Gianyar menerima banyak masukan terkait pembangunan Gianyar ke depan dari para pemuda di talkshow yang digelar KPNI Gianyar di Balai Budaya Gianyar, Jumat (6/4) kemarin. Siapa pun yang nantinya terpilih memimpin Gianyar, diharapkan punya komitmen memberdayakan generasi muda. Dari paket Aman, baik Made Mahayastra maupun A.A. Gede Mayun menghadiri acara. Sementara dari Kertha-Maha hanya dihadiri Tjokorda Raka Kerthayasa alias Cok Ibah. Dua paslon ini diminta naik panggung secara bergiliran untuk diajak berdiskusi. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Gianyar Bramana Tri Wibawa menjelaskan, talkshow ini dirancang bergiliran karena bukan acara debat. Pihaknya tidak ingin membandingkan paslon satu sama lain, melainkan memberikan kesempatan pada para pemuda menyampaikan aspirasi kepada para cabup dan cawabup. ‘’Tujuan kami agar siapa yang nanti terpilih punya komitmen yang sama untuk memberikan ruang kreativitas pada pemuda Gianyar,’’ ungkapnya. Acara ini juga dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan hingga karang taruna desa. Aspirasi para pemuda disampaikan secara tertulis berisikan saran, usulan, harapan dan program kerja. Para kandidat pun menanggapi aspirasi tanpa ada unsur kampanye maupun penyampaian visi-misi. ‘’Jadi, mereka di sini bukan kampanye, melainkan kita ingin mengenal lebih dekat dengan pribadi para kandidat. Terutama untuk menggugah kepeduliannya terhadap kreativitas pemuda,’’ tegasnya. Sejumlah harapan disampaikan kepada calon pemimpin seperti permohonan untuk home base atau markas pemuda se-Gianyar, penyediaan gedung bioskop hingga mendukung event kepemudaan bernilai positif. ‘’Rekaman dari acara hari ini akan kita tata. Siapapun yang terpilih, kita akan desak untuk merealisasikan aspirasi ini,’’ jelasnya. Calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthayasa mengaku siap melaksanakan aspirasi para pemuda. ‘’Kami siap untuk Gianyar yang gagah ke depan. Kami sudah punya dalam program dan kegiatan yang logis dan riil berdasarkan data di lapangan,’’ jelasnya. Disinggung mengenai kisruhnya Gianyar Youth Festival beberapa waktu lalu itu, Cok Ibah menilai ada dua kesalahan pokok yakni human eror dan manajemen yang kurang baik. ‘’Ke depan keduanya perlu diperbaiki. Right man in the right place. Kuncinya pada kejujuran dan transparansi,’’ terangnya. Menanggapi gagalnya Gianyar Youth Festival, calon Bupati Gianyar Made Mahayastra berpesan agar ke depan panitia lebih meningkatkan koordinasi. Presentasi di depan aparat keamanan adalah hal paling penting, termasuk izin keramaian. ‘’Saya dulu umur 21 sudah jadi ketua parpol. Sudah antisipasi semua hal sehingga tidak berakibat fatal. Tapi jangan kapok, jadikan itu sebagai pembelajaran,’’ katanya. (kmb35)

Pasukan Loreng Bersihkan Pantai Lebih

Gianyar (Bali Post) Jajaran Kodim 1616/Gianyar melakukan aksi bersih-bersih sepanjang Pantai Lebih, Jumat (6/4) kemarin. Aksi ini dilakukan pasukan loreng bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, puluhan pelajar serta warga Desa Lebih. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E. mengatakan, wilayah selatan Kabupaten Gianyar memiliki garis pantai yang wajib dipelihara kelestariannya. Upaya menjaga kelestarian lingkungan bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan. ‘’Kebersihan ini juga modal agar suatu kawasan bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung,’’ katanya. Asep Noer Rokhmat yang turun langsung pada kesempatan tersebut mengharapkan kegiatan ini dapat dijadikan contoh oleh masyarakat sekitar dan pengunjung pantai. Semua komponen masyarakat diharapkannya selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. ‘’Pada saat pembersihan tadi (kemarinred) banyak ditemukan sampah-sampah plastik sisa-sisa makanan yang tidak dibuang pada tempatnya. Hal ini tentu sangat kita sayangkan, mengingat dari

DLH Gianyar sudah menyiapkan tempat sampah,’’ ujarnya. Lebih lanjut dia mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan kedisiplinan dan memiliki kesadaran yang tinggi menjaga lingkungan, termasuk kebersihan pantai. ‘’Kita inginkan pantai bebas dari sampah plastik. Karena sampah plastik sangat berbahaya, bisa meracuni ikan kalau dimakan. Berbeda dengan sampah organik yang bisa terurai,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra menyampaikan, sinergi menjaga kebersihan lingkungan khususnya kawasan pantai bersama Kodim 1616/Gianyar akan terus digalakkan dengan juga menggandeng masyarakat pesisir dan pelajar. ‘’Ini sejalan dengan program nasional mewujudkan Indonesia Bersih. Apalagi menjelang digelar Annual Meeting IMF di Bali,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya, aksi bersihbersih yang dilakukan jajaran Kodim 1616/Gianyar bisa menjadi suri tauladan bagi seluruh komponen masyarakat. ‘’Penanganan sampah dan kebersihan lingkungan, terutama kebersihan di pantai adalah tanggung jawab bersama,’’ tegasnya. (kmb35)

foto:kodim

KEBERSIHAN - Jajaran Kodim 1616/Gianyar melakukan aksi menjaga kebersihan bersama warga di Pantai Lebih, Jumat (6/4) kemarin.


JEMBRANA

10

Sabtu Paing, 7 April 2018

Peduli Lingkungan, Kodim Gelar Bersih-bersih Pantai Negara (Bali Post) Kegiatan karya bakti Kodim 1617/Jembrana dengan tema “TNI Peduli Terhadap Lingkungan” dilaksanakan, Jumat (6/4) kemarin di Pesisir Pantai Rambut Siwi, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini dalam bentuk bersih-bersih pantai. Hadir dalam kegiatan ini yakni Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok, Kasdim Mayor Inf. Ngakan Made Marjana, Pasi Ter Dim 1617/ Jembrana Kapten Inf. I Wayan Yudana dan Danramil 1617-02/ Mendoyo Kapten Inf. Zaenul Eksan. Begitu pula hadir Danramil 1617-04/ Pekutatan Kapten Chb. Kariyanto, Kepala Desa Yehembang Kangin I Gede Suardika, Kepala Desa Yehembang Made Semadi, anggota Bhabinkamtibmas Desa Yehembang Kangin, para klian dinas/adat, siswa-siswi SD, SMP, dengan jumlah keseluruhan mencapai 300 orang. Karya bakti Kodim 1617/Jembrana ini dengan sasaran melaksanakan pembersihan sampah organik dan nonorganik dipusatkan di Pantai Rambut Siwi. Selain di Pantai Rambut Siwi, kegiatan pembersihan secara serentak ini juga dilakukan di dua tempat lainnya, yaitu Pantai Perancak dan Pantai Medewi. Dandim Djefry Marsono Hanok menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan karya bakti tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali dengan sasaran pesisir pantai. Hal ini dilakukan agar ke depannya dilaksanakan secara rutin untuk selalu menjaga lingkungan sekitar. Sementara itu, Kepala Desa Yehembang I Made Semadi mengatakan kegiatan seperti ini supaya dapat berlanjut dan berkesinambungan. Ia juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar. (kmb26/kmb)

Bali Post/olo

PROYEK – Sejumlah pekerja yang mengerjakan kampus Politeknik KP di Pengambengan terkatung-katung di proyek lantaran hak mereka belum dibayar sampai sekarang.

Sisa Upah Belum Dibayar

Bali Post/kmb

BERSIH-BERSIH - Kegiatan bersih-bersih pantai yang digelar jajaran Kodim 1617/Jembrana, Jumat (6/4) kemarin.

Satu Ton Komoditi Ikan Diamankan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) Satu unit truk penuh muatan komoditi ikan berupa cumi dan udang asin diamankan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kamis (5/4) malam. Pengemudi truk yang mengaku mengangkut dari Banyuwangi, Jawa Timur itu tidak bisa menunjukkan dokumen berupa Sertifikat Kesehatan Karantina Ikan dari daerah asal. Kepada petugas, sopir truk Hino DK 8406 J, Edi Sunawan, mengaku ia sejatinya mengangkut baja ringan dengan tujuan Denpasar. Namun di perjalanan sopir mendapat “omprengan” atau angkutan tambahan berupa komoditi ikan. “Setelah kami periksa, ternyata truk itu juga membawa komoditi ikan tanpa dokumen. Untuk itu kami amankan karena tidak sesuai peraturan,” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi, Jumat (6/4) kemarin. Petugas mengamankan truk berisi udang, cumi dan ikan asin (asinan) itu saat memeriksa barang bawaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 20.00 Wita. Kompol Subawa membenarkan sopir mengaku ngompreng atau mencari muatan dalam perjalanan. Tetapi karena barang yang dibawa tidak sesuai peraturan, maka pihaknya tetap melakukan penahanan. “Kami tidak pernah mau tahu karena itu adalah pekerjaan sampingan sopir pada umumnya. Meski demikian, sopir wajib mengerti barang yang boleh atau legal untuk diangkut,” terangnya. Komoditi tersebut memang tidak dilarang karena merupakan bahan yang bisa dikonsumsi. Namun demikian, peredarannya telah diatur dalam ketentuan UU No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Yaitu pasal 6 tentang kelengkapan dokumen Sertifikat Kesehatan Karantina ikan dari daerah asal dan atau dibawa dari suatu areal ke areal lain. Pasal 9 dan pasal 21, tentang orang dan alat angkut yang digunakan. Di dalam unsur pasal tersebut menurutnya sebagai yang membawa wajib tahu aturan sehingga tidak ada alasan untuk lepas dari tanggung jawab. Rencananya barang-barang komoditi perikanan itu akan dibawa ke Denpasar. Selanjutnya pengemudi berikut barang bukti kendaraan maupun komoditi dikoordinasikan dengan petugas karantina ikan wilayah kerja Gilimanuk (kmb26)

Nasib Pekerja Proyek Kampus Politeknik Terkatung-katung Negara (Bali Post) –

sesalkan. Kami sudah bosan dengan janji-janji. Tidak ada realisasi, padahal ini proyek pemerintah yang semestinya bisa menyejahterakan kami selaku buruh kecil,” tukas Mulyono, salah seorang pekerja asal Jawa Tengah. Sebelumnya KKP-RI memastikan akan melanjutkan proyek dengan menunjuk rekanan lain. Sedangkan PT Sartonia Agung diputus kontrak. Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Bambang Suprakto Selasa (3/4) lalu mengungkapkan, setelah pemutusan kontrak ini, minggu depan tim audit akan turun

Nasib sejumlah pekerja proyek kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Pengambengan hingga Jumat (6/4) sore, masih terkatung-katung. Mereka mengaku belum mendapatkan sisa pembayaran yang menjadi kewajiban pihak kontraktor. Padahal sejak diputus kontrak oleh Satker Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP, mereka sudah diminta untuk menyelesaikan tunggakan, baik material maupun pekerja. Bahkan pihak kontraktor PT Sartonia Agung sudah membuat surat pernyataan pada Rabu (4/4) lalu untuk melunasinya pada Jumat kemarin. “Sudah kita tunggu sampai sore tidak ada pembayaran, kami bosan janji-janji. Surat pernyataan yang ditanda tangani bermaterai saja sudah diabaikan,” terang Gede Sumita (45) asal Kelurahan Baler Bale Agung, Negara, kemarin. Gede bersama sejumlah mandor lainnya mengaku akan tetap menunggu sampai pihak reka-

nan melunasi hak para pekerja. Dalam surat pernyataan yang ditanda tangani Syaiful Anam selaku koordinator PT Sartonia Agung, disebutkan akan melakukan pembayaran secara bertahap yakni pada Jumat dan Senin (9/4) nanti. Gede mengaku masih belum dibayar sekitar Rp 24 juta. Selain itu, juga mandor-

mandor lain di antaranya Khoirul Anam Rp 136.875.625, Moh. Parnyo Rp 61 juta dan Maaruf Boy sekitar Rp 12 juta. Mereka berharap agar pemerintah menindaklanjuti hal ini. Mereka selaku pekerja mengaku sangat kecewa dengan pihak rekanan sehingga proyek pemerintah menjadi terhambat. “Sangat kami

PROGRAM bedah rumah yang memiliki tujuan mempercepat penanggulangan kemiskinan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dan sudah dimulai sejak 2012 lalu, hingga saat ini efektif turunkan KK miskin di Jembrana. Terbukti dengan turunnya KK miskin pada 2010 yang berjumlah 17.623 jiwa, kini turun menjadi 10.326 jiwa di tahun 2017. Sebanyak 7.293 KK miskin di Jembrana sudah mendapat bantuan bedah rumah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada peresmian bedah rumah yang ditandai dengan penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima di salah satu rumah warga milik I Gede Wele asal Desa Kaliakah, Jumat (6/4) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Jembrana, Kapolsek Kota Negara Kom-

pol I Ketut Maret dan Camat Negara Komang Agus Adinata serta jajaran. Wabup Kembang mengatakan program bedah rumah Pemkab Jembrana yang semula dianggarkan Rp 20 juta, kini menjadi Rp 25 juta per unit pada tahun 2018. “Ini merupakan suatu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” ucap Wabup Kembang. Wabup Kembang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BUMDes Bersama Mekar Sari Bersemi Kecamatan Negara yang sudah mengalokasikan Sisa Hasil Usaha (SHU) untuk membantu masyarakat di Kecamatan Negara dengan membangun tujuh unit rumah layak huni senilai Rp 25 juta per unit. Wabup juga berterima kasih kepada Pemkab Badung yang pada tahun 2018 ini juga memberikan bantuan bedah rumah sebanyak 300 unit. “Apa yang dilakukan ini sejalan dengan program pemerintah dalam

mempercepat penanggulangan kemiskinan di Jembrana. Saya berharap kepada BUMDes, CSR, BUMD serta semua pihak masyarakat bisa berpartisipasi serta gotong-royong dalam membantu program pemerintah, sehingga pengentasan KK miskin di Jembrana bisa segera terwujud,” harapnya. Sementara melalui sambutan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang dibacakan Perbekel Desa Baluk, Ketut Suasana mengatakan dalam pemberian bantuan bedah rumah BUMDes Bersama ini menggunakan alokasi dana 20 persen dari SHU 2017 untuk bantuan sosial masyarakat miskin sejumlah Rp 204.680.290 dan digunakan tujuh unit dengan nilai Rp 25 juta per unit. Adapun desa/kelurahan yang mendapatkan bantuan bedah rumah di tahun 2018 ini yakni Desa Kaliakah, Desa Berangbang, Desa Banyubiru, Desa Baluk Tegal Badeng

yang terdiri dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, ahli struktur bangunan, BPKP dan auditor. Tim ini nantinya bertugas untuk evaluasi serta audit proyek. Perlu diketahui juga proyek pembangunan yang bersumber dari APBN ini sempat terjadi ribut lantaran upah ratusan pekerja tidak dibayar. Para pekerja, bahkan merangsek ke Kantor Direksi Kit berdemo meminta hak mereka dibayar. Beruntung aksi itu bisa diredam aparat Polres Jembrana dan Polsek Kota Negara. (kmb26)

Program Bedah Rumah Efektif Turunkan KK Miskin

Bali Post/ist

SERAHKAN KUNCI – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan di sela-sela penyerahan kunci bantuan bedah rumah untuk warga di Kaliakah, Kecamatan Negara, Jumat (6/4) kemarin. Program bedah rumah yang sudah dimulai sejak 2012 lalu, efektif menurunkan KK miskin. Barat, Tegal Badeng Timur dan Kelurahan Lelateng. “Penggarapan rumah kami lakukan secara swakelola bersama masyarakat. Den-

gan bantuan bedah rumah ini, membantu masyarakat kurang mampu agar bisa tinggal di tempat yang layak huni,” terangnya. (ad349)

Puluhan Pelajar Daftar Jadi Anggota Polri Bali Post/olo

DIAMANKAN – Satu ton komoditi ikan berupa udang, cumi dan ikan asin yang hendak dikirim ke Bali diamankan petugas lantaran tidak dilengkapi dokumen karantina asal.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165

Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk (0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135

Bali Post/olo

DAFTAR – Sejumlah siswa melakukan pendaftaran di Aula Mapolres Jembrana untuk menjadi calon anggota Polri, Jumat (6/4) kemarin.

Negara (Bali Post) – Pendaftaran calon anggota Polri hingga Jumat (6/4) kemarin masih dibuka di Polres Jembrana. Dari pengamatan, sejak dibuka pada 26 Maret sudah ada 95 orang yang mendaftarkan. Di antara para pendaftar seleksi bintara maupun tamtama itu masih kelas XII SMA/SMK. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi Kabag Sumda Kompol Made Prihenjagat mengungkapkan, rekrutmen calon anggota Polri ini dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (betah). “Selain itu kita juga menganut prinsip clear and clean. Ikuti proses seleksi dengan percaya diri, tidak usah menggunakan sponsorship siapa pun. Yang berkualitas pasti lulus,” tegas Kapolres AKBP Priyanto. Ia menjelaskan, untuk persyaratan bisa ditanyakan langsung ke Bagian Sumda Polres Jembrana atau daring melalui laman www.penerimaan.polri. go.id. Pendaftar yang banyak di antaranya Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) dan Teknologi In-

formasi (TI). Disusul Akpol dan Tamtama. Para peserta pendaftaran ini menjalani seleksi umum secara terbuka di aula Mapolres Jembrana. Selain administrasi, para pendaftar juga nampak langsung cek berat dan tinggi badan. “Masih ada waktu (pendaftaran) sampai Rabu ini, kami terbuka untuk pendaftaran,” tukas Prihenjagat. Sebelumnya, pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait perekrutan tersebut. Melalui penjaringan untuk mencari calon anggota polisi yang berkualitas ke SMA. Karena itu, tak heran hingga kemarin banyak pendaftar. Tim penjaringan sengaja membawa para Polwan cantik untuk menggugah para pelajar yang memenuhi syarat menjadi calon anggota Polri. “Kemarin itu kita selalu sertakan polwan cantik sebagai daya tarik pada para siswa-siswi agar berminat mendaftar calon anggota Polri. Pihaknya juga menegaskan bahwa mendaftar menjadi anggota Polri tidak dipungut biaya. Ketika lolos seleksi, maka biaya pendidikan dibiayai oleh negara. (kmb26)


BALI DWIPA

Sabtu Paing, 7 April 2018

11

Bali Post/rin

ROBOH - APK berupa umbul-umbul yang roboh di depan Pasar Baturiti, Tabanan.

Bawaslu Bali Kritik APK ’’Ngumpul’’ di Satu Titik

Tabanan (Bali Post) Bawaslu Bali mengkritik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang hanya terkumpul di satu titik. APK mestinya disebar agar pasangan calon yang bertarung dalam Pilgub Bali 2018 diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun, tetap harus memerhatikan zonasi pemasangan yang sudah ditetapkan KPU Bali. “Ke depan, titik-titik pemasangan jangan ngumpul. Satu kecamatan kan luas, 20 umbul-umbul bisa dibagi. Tidak di satu tempat, supaya efektif dan tidak percuma. Tujuannya kan supaya seluruh masyarakat mengetahui Pilgub diikuti oleh berapa paslon,” ujar anggota/Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Bali, Ketut Sunadra, di sela-sela monitoring APK di depan Pasar Baturiti, Tabanan, Jumat (6/4) kemarin. Sunadra dalam hal ini mengkritik pemasangan APK di depan Pasar Baturiti, Tabanan. Mengingat, total ada 20 umbul-umbul atau masing-masing 10 umbul-umbul per pasangan calon yang dipasang di sana. Sesuai aturan, satu kecamatan dijatah 20 buah umbul-umbul. Di tingkat kabupaten 5 buah baliho dan masing-masing 2 spanduk di setiap desa/kelurahan. “Saya sebatas mengkritik, jangan menerjemahkan 20 umbul-umbul itu dipasang semuanya di sebuah titik. Mengapa tidak dibagi supaya efektif. Terutama di titik-titik yang sudah ditetapkan,” jelasnya lagi. Di sisi lain, Sunadra mengimbau pasangan calon beserta timnya agar memelihara dan menjaga APK yang sudah difasilitasi oleh KPU Bali. Terlebih, APK tersebut sudah diserahterimakan kepada mereka. Pemasangan di lapangan bisa saja terganggu oleh faktor alam. Seperti APK roboh karena angin kencang atau hujan. “Cara pemasangannya kan nggak jamin, kalau ada angin keras, hujan angin, pasti ada yang roboh. Tim kampanye harus memelihara, bila perlu kerja sama dengan tim kampanye yang lain. Toh, masyarakat cerdas. Jangan karena baliho rebah jadi masalah, yang penting penyelenggara sudah secara setara dalam memfasilitasi,” jelasnya. Sementara itu, Plh. Ketua KPU Bali I Wayan Jondra mengatakan, pemasangan APK ditentukan oleh KPU yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan pasangan calon. Termasuk mengenai jumlah APK yang dipasang di titiktitik pemasangan tersebut. “Bisa saja di satu titik hanya dipasang 3, 4, atau samasama 1 umbul-umbul. Ada di beberapa tempat begitu, sesuai dengan space yang ada. Kebetulan yang di Baturiti memang space-nya memungkinkan dipasang 10, karena kalau hanya satu tidak kelihatan,” ujarnya. Itu pun, lanjut Jondra, umbul-umbul di Baturiti dipasang selang-seling antarpasangan calon untuk keadilan. (kmb32)

Bali Post/eka

MANGGIS - Setelah sempat ditutup, ekspor buah manggis Bali ke Tiongkok kembali dibuka. Ini merupakan angin segar bagi petani buah di Bali, khususnya manggis. Tampak seorang pembeli tengah memilih buah manggis di Pasar Kumbasari, Denpasar, Kamis (5/4).

Monitoring di Tiga Kabupaten

KPU Bali Temukan APK Hilang dan Roboh Buleleng (Bali Post) -

KPU Bali melakukan monitoring terhadap keberadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018, Jumat (6/4) kemarin. Monitoring dilakukan di tiga kabupaten yakni Badung, Tabanan, dan Buleleng dengan metode random sampling. Dari hasil monitoring, KPU menemukan ada APK khususnya umbulumbul yang hilang dan roboh. Umbul-umbul roboh ditemukan saat monitoring di Tabanan. Antara lain yang dipasang di depan Pasar Baturiti, Tabanan dan di area Patung Jagung, Bedugul. Untuk di area Patung Jagung, umbul-umbul salah satu pasangan calon juga ada yang hilang. Sementara APK lain yang berbentuk baliho dan spanduk dari monitoring kemarin, masih tampak kokoh dan terpasang dengan baik. Meski ada pula yang dipasang di tempat yang tidak benar. “Kami belum bisa menyimpulkan kenapa ada yang hilang. Mungkin karena jatuh ke jalan, mengganggu, lalu dipungut sama orang. Saya tidak tahu juga,” ujar Plh. Ketua KPU Bali, I Wayan Jondra, saat memberi keterangan pers di Buleleng. Jondra meminta atensi masyarakat agar mau membantu mengamankan APK yang roboh. Misalnya dengan

menitipkan APK itu di tempat yang aman agar tim pemenangan masing-masing pasangan calon bisa memasang kembali. Bukan malah merusak atau menghilangkan APK tersebut. Khusus untuk APK yang hilang, merupakan hak dari pasangan calon beserta timnya untuk segera mengganti baru. KPU Bali sendiri sudah berupaya untuk seadil-adilnya dalam memperlakukan pasangan calon dan membuat APK dengan sebaik-baiknya. Dari monitoring, Jondra berpendapat APK berbentuk umbul-umbul ke depan tidak perlu diadakan lagi. Pasalnya, umbul-umbul yang hanya disangga sebuah bambu ternyata rentan roboh. Di samping bisa mengubah posisi seharusnya. Terutama oleh faktor cuaca seperti angin kencang dan hujan. Imbasnya, informasi mengenai pasangan calon menjadi tidak tersampaikan

”Kami belum bisa menyimpulkan kenapa ada

APK yang hilang. Mungkin karena jatuh ke jalan, mengganggu, lalu dipungut sama orang. Saya tidak tahu juga.” Plh. Ketua KPU Bali I Wayan Jondra Bali Post/ist

RUMAH - Anggota Kodim 1611/Badung melakukan bedah rumah milik veteran I Gusti Putu Jaga.

dengan baik ke masyarakat. Hal ini akan dijadikan bahan evaluasi ke KPU RI untuk memperbarui peraturan perundang-undangan tentang APK. “Setelah monev, kami juga akan surati kembali pasangan calon untuk bisa memerhatikan APK yang sudah dipasang. Kenapa perlu diperhatikan, dipelihara, dijaga? Karena kalau APK-nya itu dalam posisi tidak baik akan mengganggu pemandangan,” imbuhnya. Jondra menyebut sejauh ini memang belum ada keluhan dari pasangan calon mengenai APK. Pada intinya, keberadaan APK diharapkan menjadi sarana yang efektif

untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pasangan calon yang bertarung dalam Pilgub Bali. Termasuk dalam menyampaikan apa yang menjadi visi dan misi masing-masing pasangan calon kepada masyarakat. Monitoring APK yang dilakukan KPU Bali melibatkan pula Bawaslu Bali, Satpol PP Provinsi Bali, Ombudsman RI Perwakilan Bali, KI Bali, KPID Bali, Kesbangpol Provinsi Bali, LO masing-masing pasangan calon Pilgub Bali 2018 dan aparat kepolisian. Sehari sebelumnya, monitoring APK juga telah dilakukan di Denpasar, Gianyar, Klungkung,

dan Bangli. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengaku belum bisa langsung menyimpulkan bila ada unsur kesengajaan atau tidak pada roboh atau hilangnya APK. Pihaknya hanya melihat sejauh mana kerja dari penyelenggara pilkada dalam memastikan semua APK berdiri tegak dan tidak ada yang rusak. “Kalaupun ada yang jatuh karena alam maupun karena sesuatu yang tidak kita kehendaki, agar segera diperbaiki sehingga menghindari kesimpulan publik bahwa ada unsur-unsur yang sengaja dibiarkan oleh penyelenggara,” ujarnya. (kmb32)

Pelaku Curanmor Ditangkap di Kompleks PSK

Agar Layak Huni, Rumah Veteran Diperbaiki Mangupura (Bali Post) Memasuki hari kedua kegiatan fisik TMMD ke-101, prajurit Kodim 1611/Badung membongkar rumah veteran, I Gusti Putu Jaga, Jumat (6/4) kemarin. Bedah rumah ini dilakukan karena agar layak huni dan sebagai bentuk kepedulian kepada pejuang kemerdekaan. Komandan SSK Mayor Inf. Aryanto mengatakan, pihaknya sedang melakukan pembuatan lubang fondasi. Setelah itu dilakukan pemasangan batu fondasi dengan ukuran 7,5 × 5 meter. Rencananya, rumah tersebut dibuatkan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan dapur. “Bedah rumah tersebut direncanakan selesai tanggal 25 April 2018. Serah terima rumah tersebut akan dilakukan saat upacara penutupan TMMD ke-101,” ujarnya. Anak kedua I Gusti Putu Jaga, I Gusti Made Candra, menyampaikan usia ayahnya memasuki 90 tahun. Kondisi Gusti Jaga saat ini ada masalah dengan pendengaran karena faktor umur. “Orangtua saya pernah cerita kalau rumah ini dibangun tahun 1969. Kondisinya sangat tidak layak huni,” ucapnya. Atas program TMMD bekerja sama dengan Pemkab Badung, dia mengucapkan terima kasih sangat mendalam. Selain itu, dengan TMMD ini sangat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya yang kurang mampu. (kmb36)

Bali Post/rin

MONITORING - KPU Bali saat memberi keterangan pers mengenai monitoring APK di tiga kabupaten.

Bali Post/ist

HASIL CURIAN - Satreskrim Polresta Denpasar merilis pengungkapan kasus curanmor.

Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar menangkap pelaku curanmor lintas kabupaten. Pelakunya, Edo Hari Hermawanto (24). Ia ditangkap saat pesta miras di kompleks PSK Padanggalak, Denpasar Timur, Sabtu (25/3) lalu. Setelah kasus ini dikembangkan, pelaku diketahui beraksi dua kali di parkir Holand Bakery di Jalan Teuku Umar, Denpasar dan Minimarket Pandawa di Jalan Uluwatu II, Jimbaran, Kuta Selatan. “Pengungkapan kasus ini baru kami rilis karena masih dikembangkan. Kami masih mencari barang bukti lainnya,” kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Jumat (6/4) kemarin. Salah satu sepeda motor yang dicuri pelaku, kata Kom-

pol Arta, milik Rivo Setiawan (25) di Jalan Pulau Misol Gang IV, Denpasar. Pada Jumat (23/3) sekitar pukul 15.00 Wita, korban memarkir sepeda motor Yamaha Vixion di halaman Holand Bakery di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Saat ditinggal, korban tidak lupa mengunci motornya. “Korban karyawan Holand Bakery,” ujarnya. Sekitar pukul 23.00 wita, korban hendak pulang dan ternyata motornya hilang. Selanjutnya, korban melapor ke Polresta Denpasar. Berdasarkan laporan kasus tersebut, tim Resmob dipimpin Kasubnit Ipda Badrodin Hidayat melakukan penyelidikan. Dari informasi masyarakat, pelaku sering minum miras di daerah Padanggalak, Dentim. Selanjutnya, polisi melakukan pen-

angkapan di parkir kompleka PSK Padanggalak. Selain itu, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion, NMax, helm, dan kunci T yang dipakai beraksi. Hasil interogasi, pelaku mengaku dua kali beraksi di TKP tersebut. Di parkir Holand Bakery di Jalan Teuku Umar, pelaku mencuri motor Yamaha Vixion dan Suzuki FU. Sedangkan di parkir minimarket Pandawa di Jalan Uluwatu II Jimbaran, Kutsel, pelaku mencuri sepeda motor NMax. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada. Kalau ada halhal mencurigakan silakan laporkan secepatnya kepada kami,” kata mantan Kasatresnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)


KLUNGKUNG

12 Ruang Perpustakaan Jadi Sarang Kelelawar

Semarapura (Bali Post) Ruang perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung nampak memprihatinkan. Di tengah fungsinya sebagai tempat mencari referensi buku, sejak beberapa bulan lalu justru menjadi sarang kelelawar. Kotorannya yang berserakan memunculkan kesan jorok. Berdasarkan pantauan Jumat (6/4) kemarin, suasana luar Perpustakaan yang berlokasi di barat Dinas Pendidikan Klungkung ini nampak sepi. Beranjak ke lantai dua yang menjadi tempat koleksi buku, suasananya pun serupa. Hanya mata ditujukan dengan lembaran kardus disekitar rak buku yang penuh dengan kotoran kelelawar. Kesan jorok pun tak terhelakkan. Memunculkan kesan tidak nyaman. Kotoran hewan nokturnal ini juga banyak menempak pada dinding. Plt. Kabid Perpustakaan Made Medayani menuturkan, penanganan hewan itu sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian. Disarankan ruangan diisi lampu dan kaca sehingga terang. Akan tetapi itu belum membuahkan hasil. Pihaknya kembali mencari solusi. Direncanakan celah-celah pada ruangan ditutup dengan jaring. “Ini cukup merepotkan. Setiap pagi harus membersihkan (kotoran-red),” ucapnya. Kepala Dinas I Nengah Sudiartha mengatakan, kedatangan kelelawar mulai berlangsung sekitar enam bulan lalu yang masuk melalui celah atap. “Makanya lantai diisi kardus, supaya kotorannya tidak berserakan. Setiap pagi dibersihkan,” ungkanya. Meski demikian, kondisi itu diklaim tak mempengaruhi kunjungan setiap harinya. Masih ada kisaran 50 orang yang didominasi pelajar. Eksistensi Perpustakaan belakangan justru terancam dengan perkembangan informasi tenologi yang semakin pesat. Masyarakat bisa secara mudah mengakses informasi dari rumah. “Memang dengan mudahnya mengakses data melalui internet, bisa saja mempengaruhi kunjungan. Ada kecenderungan menurun,” jelasnya. Birokrat asal Lingkungkan Pekandelan, Semarapura Tengah, Klungkung ini mengaku tak berdiam diri ditenggah situasi seperti itu. Pihaknya juga turut memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan minat baca melalui e-book yang menawarkan seribu judul. “Ini sudah ada sejak 2017. Masyarakat bisa mengakses buku-buku ini dengan jaringan internet. Judul bukunya terus diperbaharui,” terangnya. Selain itu, juga dilakukan dengan memaksimalkan fungsi perpustakaan keliling. Tahun ini langsung masuk ke sekolahsekolah, di samping mangkal di tempat-tempat publik. “Sekolah memang sudah punya Perpustakaan. Tetapi kan ada buku yang tidak dimiliki. Perpustakaan ini fungsinya melengkapi. Setiap hari bergerak,” tandasnya. Mengembalikan “rohnya”, direncanakan Perpustakaan yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai ini dijadikan tempat untuk pelaksanaan kegiatan lomba yang berkaitan dengan pendidikan. “Kami ingin seperti itu untuk bisa menarik minat baca masyarakat. Supaya di sini bisa ramai juga,” sebut Sudiartha. Nasibnya yang semakin kemelut, alokasi dana untuk dinas ini dari Pemkab masih tergolong minim. Tahun ini saja hanya Rp 1,4 miliar yang terbagi untuk kegiatan pembinaan, pelayanan dan pengadaan buku. (kmb45)

Bali Post/sos

RUANG - Ruang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Klungkung menjadi sarang kelelawar. Kotorannya nampak menumpuk pada kardus yang ditempatkan di lantai.

Sisa Logistik Pengungsi Gunung Agung Dikirim ke Karangasem Semarapura (Bali Post) Logistik sisa pengungsi Gunung Agung yang telah lama tersimpan di Lapangan Tenis GOR Swecapura, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung dan gedung Lapangan Tembak, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan dikirim ke Posko Induk Tanah Ampo, Karangasem, Jumat (6/4) kemarin. Banyak yang sudah rusak, baik karena terserang kutu maupun tikus. Beberapa produk juga ada yang expired. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan pengiriman logistik itu berdasarkan kebijakan Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada. Prosesnya dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan jumlah dan kondisi. Beras sebanyak 20 ton, mi instan 1.724 dus dan air mineral menjadi prioritas. “Ini bersumber dari donatur. Kalau beras ada dari Cadangan Beras Pemerintah. Pengirimannya mulai berlangsung hari ini (kemarin - red),” jelasnya. Didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial Wellem Supriyono Ayal, pejabat asal Desa Kamasan ini menyatakan masih ada banyak logistik yang tertampung di dua lokasi itu, mulai dari perlengkapan kesehatan, mandi, perlengkapan bayi hingga perlengkapan tidur. “Untuk ini pengirimannya menyusul,” sebutnya. Tak dimungkiri, logistik tersebut sudah ada yang rusak. Beras misalnya, akibat terserang kutu. Beberapa produk juga sudah ada yang expired dan terserang tikus, terutama yang tersimpan di lapangan Tenis GOR Swecapura. Namun ini sudah dipilah dan tidak dikirim. “Kami akan pastikan dulu kondisinya. Mana yang masih bagus dan tidak,” imbuh Supriyono Ayal. Selain barang, bantuan uang sekitar Rp 300 juta juga masih tersisa. Itu dimasukkan ke khas daerah. Sebelum muncul keputusan akhir ini, Pemkab sebelumnya telah melakukan rapat beberapa kali dengan melibatkan instansi terkait, sesaat setelah kepulangan pengungsi pada Februai lalu menyusul turunnya status Gunung Agung dari awas ke siaga. (kmb45)

Bali Post/sos

LOGISTIK - Logistik sisa pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung saat dikirim ke Posko Tanah Ampo, Karangasem, Jumat (6/4) kemarin.

Sabtu Paing, 7 April 2018

Berkontribusi terhadap Pariwisata

Pemerintah Didesak Maksimalkan Layanan Air Bersih di Tiga Desa

Semarapura (Bali Post) Kesulitan air bersih yang membelit sejumlah desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Klungkung Gede Gita Gunawan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih maksimal. Apalagi wilayah kepulauan itu memiliki peran yang penting dalam mendukung pariwisata. Tak hanya Klungkung, namun juga Bali.

I Gede Gita Gunawan

Bali Post/sos

“Penanganan air bersih sudah dilakukan pemerintah. Tetapi sampai sekarang belum menyentuh seluruh desa. Terlebih yang memilik potensi wisata. Ini perlu langkah yang seimbang antara pariwisata dan infrastruktur maupun air,” ungkapnya, Jumat (6/4) kemarin. Memenuhi kebutuhan MCK, pemerintah telah memanfaatkan sumber air Guyangan dan Penida. Namun itu belum mampu menyelesaikan persoalan yang ada. Dari itu, perlu ada upaya penanganan jangka pendek, salah satunya dengan menambah intensitas droping air oleh PDAM. “Kalau misalnya dibuatkan bak dibeberapa lokasi, kita kesannya berfikir mundur. Airnya juga tidak termanfaatkan dengan baik. Lebih baik lakukan layanan

droping secara rutin, salurkan langsung air ke permukiman,” kata politisi Golkar ini. Direktur PDAM Klungkung I Nyoman Renin Suyasa mengaku sudah menempatkan dua mobil tangki di Nusa Penida untuk menangani persoalan itu. Ini siaga untuk mendroping air jika ada permohonan dari masyarakat. “Kalau dua mobil masih kurang, kami bawakan lagi untuk menangani kesulitan air di sana,” tegasnya. Seperti berita sebelumnya, kesulitan air bersih menjerat Desa Pejukutan, Tanglad dan Sekartaji. Situasi yang sudah berjalan selama bertahun-tahun ini belum mendapatkan penanganan secara maksimal. Oleh sebab itu, program seratus persen layanan air bersih yang ditarget pemerintah pusat bisa terwujud 2019 terancam, di

samping menghambat pembangunan fisik yang dilakukan masyarakat, salah satunya akomodasi pariwisata. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana mengatakan rencana penanganan lanjutan dengan memanfaatkan sumber air Guanyangan dan Penida belum berhembus dari pemerintah provinsi. Yang ada hanya Pemkab melakukan pembangunan sumur bor. Namun itu lokasinya di Desa Batukandik. Sejatinya program serupa juga diusulkan bisa terealisasi di Desa Bungamekar dan Sekartaji. Anggaran terbatas membuat harus tertunda. “Kami berupaya melakukan langkahlangkah penanganan. Ini memerlukan anggaran cukup besar,” tandasnya. (kmb45)

Tanggulangi Sampah, Pemkab Canangkan ”Satu Hari Tanpa Kantong Plastik” PEMKAB Klungkung terus berinovasi dalam menanggulangi sampah, utamanya plastik. Setelah diawali program Perangi Sampah Plastik, kali ini melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan mencanangkan Satu Hari Tanpa Kantong Plastik. Program ini diluncurkan bersamaan dengan aksi bersih-bersih pantai untuk memperingati Hari Puputan ke-110 dan HUT ke-26 Kota Semarapura tahun 2018, serta lanjutan dari peringatan hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Jumat (6/4) kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana mengatakan, Klungkung menjadi satu satunya kabupaten kota di Bali yang menerapkan program ini. Sesuai Perpres No. 97 tahun 2017 mengenai

mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mengurangi sampah disegala lini. “Sampah plastik telah mengotori berbagai lini, mulai dari tanah, sungai hingga laut. Sampah plastik yang hanyut kelaut akan hancur menjadi partiket-partikel kecil yang dapat dimakan ikan–ikan, kemudian ikan ditangkap untuk dikonsumsi. Tentu akan sangat berbahaya. Ini yang menjadi salah satu alasan ada program sehari tanpa kantong plastik,” ujarnya. Aplikasi program ini secara maksimal diakui memerlukan proses panjang. Mendukung itu, pemerintah desa juga telah diimbau untuk memberikan dukungan. Ini pun akan dievaluasi secara berkala. “Memang ini tidak mudah. Karena berbaikan dengan kebiasaan. Tetapi kami berharap ada

dukungan komitmen dari masyarakat. Tinggal komitmen saja,” tegasnya. Khusus untuk aksi bersihbersih, dilakukan secara serentak di Pantai Tegal Besar, Pantai Goa Lawah Pura Watu Klotok, Pantai Sidayu. Ini tak hanya dilakukan Aparatur Sipil Negara dari seluruh instansi di lingkungan Pemkab, namun juga Kodim 1610/Klungkung yang mengerahkan ribuan personil dan juga Polri. Sekda Gede Putu Winastra menyampaikan, program ini pendukung dari program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang di-launchng pada akhir 2017 dan sudah diterapkan 12 desa. Program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN, Jakarta ini mengolah sampah menjadi pelet untuk bahan bakar dan listrik. “Pelet yang diproduksi oleh desa nantinya akan

BERSIH-BERSIH - Pemkab Klungkung bersama TNI dan Polri menggelar aksi bersih-besih pantai. Sejalan dengan ini juga dicanangkan program sehari tanpa kantong plastik. dibeli pihak Indonesia Power sebagai bahan bakar pembangkit listrik dengan harga yang tengah dikaji saat ini.

Tentu program ini akan terus kami kembangkan. Pusat juga meberikan respons positif,” pungkasnya. (ad348)

Melirik Profesi Tukang Angkut Barang di Pasar Galiran

Pekerjaan Sambilan, Menutupi Penghasilan Bertani PASAR Galiran, Klungkung telah menjadi pusat perputaran perekonomian masyarakat sejak dulu. Di sini tak hanya untuk melangsungkan aktivitas jual beli. Namun juga tempat sejumlah orang mengais rezeki sebagai buruh angkut. Menambah pundi rupiah dari bekerja sebagai buruh tani maupun lainnya. Pasar Galiran sudah terkenal sejak dulu. Tak hanya di Kabupaten Klungkung. Namun juga daerah lain. Pasar yang berlokasi di Kelurahan Semarapura Klod ini bisa dikatakan

menjadi pusat perdagangan Bali Timur. Berbagai jenis barang ada di sini. Mulai dari perlengkapan upakara, sayuran hingga buah-buahan. Itu dipasok dari sejumlah daerah di Bali.

Bali Post/sos

PASAR GALIRAN - Suasana malam di Pasar Galiran, Klungkung, Kamis (5/4). Di sini sejumlah warga menggantungkan hidup sebagai tukang angkut barang.

Setiap hari ribuan orang datang ke sini untuk bertransaksi. Keramaian tak hanya nampak dari pagi hingga sore. Saat sejumlah pedagang sudah tutup, menginjak petang puluhan pengepul berbagai jenis komoditi berdatangan menggunakan mobil pick-up, menyesaki tempat parkir. Suasana riuh tak terhelakkan. Seakan mencari celah untuk berjalan kaki cukup sulit. Apalagi berkendara. Dari atas mobil, sejumlah pengepul menjajakkan barang-barangnya. Ada pula yang tengah sibuk menurunkan. Menempatkan pada tempat yang masih tersisa. Ini menambah kesan sibuk. Di salah satu mobil juga tengah nampak pengepul tengah mencatat hasil penjualan. Di tengah situasi itu, sejumlah warga juga sibuk mendorong gerobak berisi berbagai jenis sayuran. Seperti tomat, sayur hijau maupun kacang panjang. Didorong Kuta, langkahnya cepat. Membawan-

ya ke tempat grosiran yang berada di sisi timur. Itu dilakukan berulang-ulang. Keringatnya pun bercucuran. Menunjukkan lelah. Sesekali dihapus dengan lengannya. Beristirahat sejenak. Tak berselang lama, kembali lagi beraktivitas. Mereka bukanlah pembeli. Namun hanya sebagai buruh angkut barang. Dari sekian yang ada, Kadek Apel salah satunya. Pria asal Dusun Cegeng, Desa Kerta Bhuana, Kecamatam Sidemen ini mengaku sudah beberapa tahun melakoni pekerjaan itu. Kebutuhan uang untuk menghidupi keluarga menjadi penyebab. Ia datang ke pasar mulai pukul 17.00 Wita dan pulang sekitar pukul 22.00 Wita. Dari itu, sedikitnya upah Rp 50 ribu bisa dikantongi. “Ini diberi upah per keranjang,” tuturnya, Kamis (5/4) malam. Menggantungkan hidup tak hanya dari itu saja. Pagi hingga siang ia menghabiskan waktu sebagai petani. Hasil yang didapatkan tak

seberapa. Bahkan kerap tak menentu. Meski terasa berat, tetap disyukuri. Masih lebih beruntung dari orang lain yang kesulitan mencari kerja. “Banyak yang kerja seperti ini dari desa. Ada belasan orang,” imbuhnya. Profesi serupa juga dilakoni warga Sidemen Ni Nengah Wali. Malahan ia bekerja lebih lama. Dari pukul 17.00 Wita hingga 02.00 Wita dini hari. Usahanya berbanding lurus dengan hasil. Upah yang didapat sampai Rp 200 ribu. “Dulu kerja jadi buruh tani. Paling dapat Rp 50 ribu sehari. Kalau kerja yang sekarang lebih enak. Upahnya lebih besar,” katanya. Sembari menurunkan kacang panjang, perempuan yang belum memiliki anak ini sekilas bercerita awal bekerja sebagai buruh angkut. Beberapa kali jatuh sakit karena begadang. Bahkan harus sempat ke dokter. Namun, setelah lama itu tak lagi menghampiri. “Kerja ini baru setahun,” tandasnya. (sos)


EKONOMI

Sabtu Paing, 7 April 2018

’’Kopi’’ Dipromosikan Jadi ’’Brand’’ Jenis Kopi Asal Indonesia Jakarta (Bali Post) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berupaya mempromosikan nama ‘’Kopi’’ sebagai brand atau nama dagang produk kopi Indonesia di pasar luar negeri melalui Roadshow ‘’Promosi Brand KOPI’’ di beberapa kota di Amerika Serikat dan Kanada. ‘’Kata kopi hanya digunakan di Indonesia dan Malaysia. Penggunaan kata kopi di depan setiap jenis kopi yang berasal dari Indonesia akan menjadi daya pembeda dengan jenis kopi dari negara lain,’’ kata Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak pada konferensi pers, di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Dia menambahkan, beberapa jenis kopi Indonesia sebenarnya telah dipasarkan di beberapa negara dan dinikmati oleh masyarakat internasional. Namun, karena kopi yang dijual tersebut tak memakai nama ‘’kopi’’, para penikmat kopi tidak mengenal bahwa kopi yang mereka minum berasal dari Indonesia. Dia menceritakan bahwa sejumlah kafe ternama Amerika Serikat yang juga telah membuka banyak cabang di Tanah Air telah menjual kopi Indonesia dari Sumatera dan Toraja. Tetapi, masyarakat asing tidak mengetahui bahwa kopi tersebut asli dari Indonesia. ‘’Kami ingin menjadikan nama Kopi identik dengan Indonesia sehingga jika ada nama kopi, itu pasti kopi Indonesia,’’ jelas Joshua. Roadshow promosi brand kopi Indonesia di Amerika Serikat dan Kanada akan diikuti oleh pemilik brand kafe, brand kopi lokal, dan lembaga pembiayaan. ‘’Brand merupakan fokus kami dalam roadshow ini mengingat nilai tambah terbesar ekonomi kreatif terdapat pada kekayaan intelektual yang terkandung di dalamnya,’’ jelas Joshua. Selama roadshow yang akan dilaksanakan pada 13-24 April 2018 tersebut, delegasi Indonesia akan mengunjungi sejumlah kafe ternama Los Angeles, San Fransisco, Portland, dan Seattle di AS dan Vancouver di Kanada untuk menggali informasi dengan para pebisnis kopi setempat mengenai tantangan dan peluang untuk membuka dan memasarkan brand kopi dan brand kafe Indonesia di kota-kota tersebut. Perjalanan bisnis tersebut diharapkan membuka jalan bagi berdirinya brand kafe Indonesia di AS dan Kanada, dan di negara-negara lainnya. Dukungan untuk mengembangkan industri kopi di Indonesia disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada perayaan Hari Kopi Internasional di Istana Kepresidenan Bogor, 1 Oktober 2017. Organisasi Kopi Internasional menempatkan Indonesia di peringkat keempat sebagai eksportir kopi dunia pada periode 2016-2017 dengan 6.891.000 bungkus kopi (1 bungkus = 60 kilogram) atau sekitar 413.460.000 kilogram. (ant)

13

Utang Indonesia Tak Lagi Dominan dari Pinjaman

Jakarta (Bali Post) – Komposisi utang negara semakin sedikit dibiayai dari pinjaman. Sebagai gantinya, utang didapatkan dari penjualan Surat Berharga Negara (SBN). Kebijakan menurunkan porsi pinjaman ini diambil karena Indonesia bukan lagi negara berpendapatan rendah yang berhak mendapatkan pinjaman ‘’Alasannya, pinjaman dari multilateral dan bilateral biasanya ada kondisionalitas. Institusi ada batasan memberikan utang kepada satu negara,’’ kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Selama beberapa tahun terakhir, dominasi SBN semakin meningkat sebagai instrumen pembiayaan utang dibandingkan dengan pinjaman, terutama pinjaman luar negeri. Pada 2013, porsi pinjaman dalam portofolio utang pemerintah sebesar 30 persen yang kemudian menurun menjadi 19,27 persen per akhir Februari 2018. Menurut catatan Kemenkeu, komposisi utang pemerintah pada akhir Februari 2018 mencapai Rp 4.034,8 triliun dengan rasio utang 29,2 persen per Produk Domestik Bruto (PDB). Komposisi utang pemerintah tersebut terdiri dari

surat berharga negara (SBN) Rp 3.257,26 triliun (80,73 persen) dan pinjaman Rp 777,54 triliun (19,27 persen). Luky juga menjelaskan kebijakan menurunkan porsi pinjaman ini diambil karena Indonesia sudah tumbuh sebagai negara berpendapatan menengah dengan pendapatan per kapita mencapai 3.400 dolar AS per kapita menurut data Bank Dunia pada 2016, sehingga hanya boleh mendapat pinjaman yang suku bunganya mengacu ke pasar keuangan. Indonesia bukan lagi negara berpendapatan rendah yang berhak mendapatkan pinjaman lunak bersuku bunga murah (concessional loan). ‘’Kami masih tetap mengambil pinjaman, salah satunya biasanya disertai transfer teknologi. Tugas kami di Kemenkeu adalah bagaimana mendapatkan komposisi yang tepat antara pinjaman dan SBN,’’ kata Luky. (ant)

BELANJA UTANG - Tol Padalarang-Cileunyi, Jawa Barat. Utang pemerintah terus membengkak untuk pembiayaan infrastruktur. Namun utang tidak lagi didominasi pinjaman melainkan penjualan SBN.

Tekfin Ancam Bank Kecil Jakarta (Bali Post) – Industri finansial berbasis teknologi (tekfin/fintech) dianggap menjadi ancaman serius bagi perbankan, terutama bank-bank bermodal kecil, dalam menyalurkan kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). ‘’Fintech yang memiliki keunggulan kapasitas teknologi, akan lebih mudah mengekspansi kredit UMKM, sekaligus memitigasi risiko kredit, dibanding perbankan,’’ kata Peneliti INDEF Bhima Yudistira Adhinegara di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. ‘’Fintech bisa memakan bisnis di segmen kecil dan menengah yang merupakan fokus bisnis di bank BUKU

I dan II,’’ kata Bhima dalam diskusi yang bertema ‘’Wajah Baru dan Tantangan Perbankan di Zaman Now’’. Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I merupakan bank dengan modal inti di bawah Rp 1 triliun, sedangkan BUKU IV merupakan bank dengan modal inti di bawah Rp 5 triliun. Bank dalam dua kategori itu memiliki pasar utama penyaluran kredit kepada pelaku UMKM. Namun, Bank BUKU I dan II masih sangat hati-hati dalam menyalurkan kredit karena potensi kredit bermasalah dari pelaku UMKM. Sementara Fintech memiliki keunggulan produk teknologi, salah

satunya aplikasi psychometric credit rating, yang dapat digunakan untuk menyeleksi debitur guna mencegah terjadinya gagal bayar. Dengan keberadaan teknologi itu, Fintech lebih percaya diri untuk meningkatkan penetrasi kredit ke UMKM, dibanding Bank BUKU I dan II. ‘’Pangsa pasar mereka (bank BUKU I dan II) saat ini sudah dimasuki oleh fintech. Kinerja Bank BUKU I dan II saat ini sedang berdarah-darah. Mereka bersaing dengan fintech,’’ ujar Bhima. Selain itu, kehati-hatian Bank BUKU I dan II juga bertambah karena rasio kredit bermasalah (NonPerforming Loan/NPL) di Februari

2018 sudah meningkat dibanding Januari 2018. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, NPL kelompok Bank BUKU I sebesar 3,03 persen. Sedangkan bank BUKU II sebesar 3,39 persen. Sementara NPL Fintech justru relatif sehat. ‘’NPL-nya tinggi, karena risiko di UMKM memang besar. Tapi kenapa fintech bisa masuk ke UMKM dan tumbuh besar, NPL fintech bahkan ada yang nol persen,’’ ucapnya. Maka dari itu, Bank BUKU I dan II harus meningkatkan kapasitas teknologi jika ingin tidak tergerus dengan fintech. (ant)

’’Rinjani Travel Mart’’ III Hasilkan Transaksi Rp 40 Miliar

Bali Post/ant

KOPI — Petani sedang memetik kopi. Pemerintah melalui Bekraf sedang gencar mempromosikan ‘’Kopi’’ sebagai brand nama depan semua jenis kpi asli Indonesia sebagai pembeda dengan kopi dari negara lain.

Mataram (Bali Post) Rinjani Travel Mart (RTM) III yang berlangsung di Lombok, 4-5 April 2018 resmi ditutup. Event yang diselenggarakan oleh DPD Asita NTB dan didukung Kementerian Pariwisata itu diklaim menghasilkan transaksi Rp 40 miliar lebih. Event ini diikuti sebanyak 60 sellers dari hotel dan travel agent yang tidak hanya berasal dari NTB tetapi juga berasal dari berapa provinsi yang ada di Indonesia serta 1 seller berasal dari Nepal. Adapun jumlah buyers yang berpartisipasi dalam Business-to-Business (B to B) ini sebanyak 216 buyers yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, UAE dan Korea Selatan. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana menyambut baik kegiatan Rinjani Travel Mart III yang diinisiasi oleh DPD Asita NTB, di mana kegiatan ini adalah direct selling dan yang lebih penting adalah membangun jejaring di antara industri pariwisata, baik di dalam maupun yang berasal dari luar negeri. Menurutnya, Rinjani Travel Mart III harus dimanfaatkan pelaku industri pariwisata, khususnya tour agent dan tour operators. Sebab, momentumnya

tepat untuk menjual paket-paket wisata tematik. Di antaranya paket wisata Ramadan. Dijelaskan Pitana, RTM III berbeda dengan penyelenggaraan Travel Mart lain. Dalam RTM III, hubungan bisnis antara pelaku usaha dengan customer, nominal transaksinya bisa diketahui saat acara berlangsung. ‘’Kalau RTM III ini kan antara B to B. Jadi bisa saja dia baru ambil paket untuk beberapa bulan ke depan. Harapan kami bisa ada potensi transaksi, baik langsung maupun bulan berikutnya,’’ kata Pitana. Ketua DPD Asita NTB Dewantoro Umbu Joka menambahkan, tahun lalu RTM II sukses mengantarkan anggota Asita melampaui sejumlah transaksi. ‘’Tahun lalu transaksi di RTM II berhasil melampaui target yang kami tetapkan yaitu Rp 20 miliar dan tahun ini mencapai Rp 40 miliar,’’ katanya. Dijelaskan Dewantoro, agenda-agenda seperti RTM menjadi penting. Mengingat, kontribusi yang diberikan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas kunjungan wisatawan ke depan. Kalangan agen wisata yang datang dari luar tentu akan melakukan evaluasi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kegiatan seperti RTM III. Sebab, Indonesia memiliki 10 Destinasi Bali Baru yang harus digenjot. Salah satunya Mandalika di NTB. ‘’Pengembangan 10 Destinasi Prioritas Bali Baru harus dilakukan. Seperti juga di Mandalika. Pengembangan meliputi pembangunan infrastruktur, aksesibilitas, juga tentunya promosi. Dan Rinjani Travel Mart III adalah event yang bisa mewadahi promosi beserta paketpaket wisata di dalamnya,’’ tutur Menpar. Sebab, di acara tersebut, ratusan buyer dan seller dari seluruh Indonesia dan mancanegara akan bertemu. Selain itu bakal menghemat waktu, karena hanya berlangsung dalam tiga hari. ‘’Tentu saja akan hemat biaya promosi, karena akan terjadi deal dengan banyak buyer dan seller dalam satu tempat,’’ ujarnya. Lebih lanjut Menpar Arief menambahkan, acara seperti ini akan mempererat jaringan bisnis. Juga, meningkatkan potensi penjualan dengan ratusan buyer serta seller. Tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga mancanegara. ‘’Sudah terbukti pasti memberikan banyak manfaat, apalagi ini sudah digelar untuk keempat kalinya,’’ kata Menpar Arief Yahya. (010)

Perang Dagang AS-Cina

Akankah Mereda Setelah AS Nyatakan Bersedia Bernegosiasi? Amerika Serikat menyatakan bersedia bernegosiasi dengan Cina mengenai perdagangan secara serius, karena upaya sebelumnya hanya menghasilkan sedikit kemajuan, kata pejabat senior AS kepada Reuters, Kamis (5/4) malam di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan kedua negara. Lantas bagaimana pasar bereaksi menanggapi pernyataan pejabat AS tersebut?

Pejabat yang enggan disebutkan identitasnya tersebut mengatakan bahwa tidak ada sesi negosiasi resmi yang telah ditetapkan, namun ada komunikasi yang sedang berlangsung dengan Cina pada bidang perdagangan. Ia mengatakan bahwa Presiden Trump akan menuntut kiriman yang dapat diverifikasi, dapat dilaksanakan dan terukur dari Cina dalam setiap negosiasi perdagangan. Komentar itu muncul ketika Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia telah menginstruksikan para pejabat perdagangan AS untuk mempertimbangkan Rp 1.380 triliun dalam tarif tambahan di Cina sebagai pembalasan ketidakadilan Cina terhadap tindakan perdagangan AS sebelumnya. Dalam sebuah pernyataan, Trump mengatakan Perwakilan Perdagangan AS telah menetapkan bahwa Cina sudah berulang kali terlibat dalam praktik untuk mendapatkan kekayaan intelektual Amerika secara tidak adil. Seorang pejabat senior mengatakan, pihaknya telah melakukan semacam negosiasi di berbagai forum di mana Cina telah membuat banyak komitmen berbeda yang belum mereka ikuti. ‘’Kami tidak ingin ikut ke arah itu. Tapi presiden sudah jelas, pemerintah sudah jelas, kami tidak mencoba untuk memulai perang dagang. Kami hanya mencoba untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan timbal balik, sehingga kami kembali terbuka untuk percakapan itu.’’ Pejabat itu mengatakan Cina telah melakukan tujuh kali usaha untuk menghentikan

transfer teknologi paksa, sebuah praktik di mana Cina diduga berusaha untuk mendapatkan kekayaan intelektual AS melalui persyaratan usaha patungan, sesuatu yang ditolak Cina. ‘’Presiden tidak akan mentolerir komitmen kosong atau penolakan untuk mengubah praktik-praktik buruk. Dan jika cara yang kami lakukan adalah melalui negosiasi, itu bagus,’’ kata pejabat itu. Informasi kesediaan AS berunding direspons pasar secara positif. Kekhawatiran perang dagang memanas sedikit mereda. Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 240,92 poin atau 0,99 persen menjadi ditutup di 24.505,22 poin. Indeks S&P 500 meningkat 18,15 poin atau 0,69 persen, menjadi berakhir di 2.662,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 34,44 poin atau 0,49 persen, menjadi 7.076,55 poin. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Kamis (5/4), dia mengharapkan Amerika Serikat dan Cina akan bekerja sama mengatasi perbedaan perdagangan mereka dari waktu ke waktu dan bahwa hambatan perdagangan kemungkinan ‘’akan turun di kedua pihak,’’ menurut CNBC. Pasar ekuitas AS memiliki sesi perdagangan yang luas pada Rabu (4/4), dengan Dow melonjak 750 poin setelah terjun lebih dari 500 poin, karena konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar membebani sentimen pasar. (ant)

Bali Post/ant

BERTEMU - Presiden Cina Xi Jinping dan AS Donald Trump bertemu saat kedua negara belum terlibat perang dagang.


BULELENG

14

Sabtu Paing, 7 April 2018

Investasi di Batu Ampar Berjalan Perusahaan Tunggu Izin Operasional

Singaraja (Bali Post) – Pengelolaan lahan HPL Pemkab Buleleng di Dusun Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak oleh PT Prapat Agung Permai (PAP) sejauh ini dinyatakan berjalan. Investasi yang mengembangkan akomodasi pariwisata di Buleleng Barat itu berjalan sejak terbitnya izin prinsip pada akhir 2014. Saat ini, perusahaan masih mengurus izin operasional. Berdasarkan hal Bali Post/kmb38 itu, pemerintah menilai bahwa Putu Karuna pemanfaatan lahan HPL dengan izin HGB oleh perusahaan berjalan. Bukti ini menunjukkan itu. Tidak ada kesan perusahaan menelantarkan lahan. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Putu Karuna beberapa waktu lalu mengatakan, investasi pengembangan akomodasi wisata oleh perusahaan pemegang HGB sebenarnya tidak ada permasalahan. Perusahaan dinilai telah mengikuti mekanisme investasi mulai dari terbitnya izin prinsip yang ditindaklanjuti melengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Secara regulasi izin prinsip berlaku enam bulan dan kalau dalam batas waktu itu tidak ditindaklanjuti, maka otomatis izinnya dinyatakan tidak berlaku. Izin prinsip PT PAP tidak pernah dicabut, karena perusahaan telah menindaklanjuti investasinya dengan mengurus IMB. Berdasarkan berkas permohonan IMB diketahui nilai investasi bangunan ini sekitar Rp 5 miliar. Dari nilai investasi itu, untuk retribusi IMB, pemkab telah menerima pemasukan yang sudah disetor ke kas daerah sekitar Rp 800 juta. Setelah IMB terbit, perusahaan berhak membangun sesuai perencanaan yang ada. Pembangunan sampai perusahaan mengoperasikan usahanya itu mengacu batas waktu izin HGB yang diberikan oleh pemkab berakhir pada 2021 mendatang. “Investasi PT PAP masih berjalan. Setelah izin prinisp terbit perusahaan menindaklanjuti mengurus IMB dan itu sudah terbit. Ini artinya, investasi itu sudah bergerak mulai pembangunan fisik sampai nantinya beroperasi,” katanya. Menurut birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, selama izin HGB berlaku perusahaan berhak mengembangkan investasinya. Dari pemantauan yang dilakukan saat ini perusahaan masih tahap uji coba sebelum investasinya beroperasi seratus persen. Selain uji coba, perusahaan dikabarkan masih melengkapi izin operasional. Sesuai mekanisme, izin operasional ini diperlukan setelah perusahaan memulai pengembangan usahanya. “Sesuai mekanisme setelah seratus persen usahanya beroperasi, maka perusahaan wajib mengurus izin operasional lewat instansi yang membidangi,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BERSIH-BERSIH PANTAI - PNS bersama TNI/Polri, pelajar, dan masyarakat menggalakkan aksi bersihbersih pantai menyasar kawasan pesisir di Bali Utara, Jumat (6/4) kemarin.

Bersihkan Sampah di Pantai

Singaraja (Bali Post) – PNS bersama TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat kembali melakukan bersih-bersih, Jumat (6/4) kemarin, menyasar kawasan pantai di Buleleng. Aksi kebersihan untuk kesekian kalinya itu dilakukan karena pascahujan yang memicu banjir memunculkan sampah kiriman hampir di sepanjang garis pantai di Bali Utara. Aksi yang bertepatan dengan hari Jumat Krida tersebut tampak PNS, anggota TNI, polisi, pelajar, dan warga antusias memungut sampah. Hasilnya, sebagian besar sampah plastik, dahan pohon, dan sampah non-organik lain dikumpulkan. Dengan armada truk angkutan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (DLHKP) Buleleng, sampah itu kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dari aksi massal ini, kawasan Pantai Lovina hingga Pantai Kubujati, Kelurahan Banyuning tampak bersih. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. saat memimpin aksi bersih-bersih pantai kemarin, mengatakan, aksi bersama PNS, TNI/Polri, pelajar dan warga untuk membangkitkan kepedulian terhadap kebersihan pantai. Sebenarnya, aksi seperti ini tidak akan menyelesaikan permasalahan dengan permanen. Sebab, sampah yang selama ini mengotori pantai tidak lepas dari akibat perilaku warga membuang sampah di sungai. Untuk itu, selain menggalakkan aksi beach cleaning, kesadaran warga tidak membuang sampah di sungai atau ke pantai perlu terus ditumbuhkan. “Bersinergi dengan masyarakat agar kebersihan pantai terjaga, sehingga bisa dikelola baik untuk usaha perikanan dan wisata bahari,” tegasnya. (kmb38)

Suara Buleleng Calon Bebas Hukum

Peran KPK dalam Pilkada serentak di Indonesia, untuk memberikan informasi calon-calon yang memang benar masuk menjadi tersangka. Jika terdapat calon tersangka, ketika terpilih, KPK tidak dua kali kerja. Tidak ada salahnya KPK menyampaikan lebih dini, siapa pun yang terpilih di setiap pemilihan agar bebas hukum. Gung Surya, Lovina

KIS untuk Rakyat

Program semacam pasar untuk rakyat, kesehatan dan pendidikan sangat dibutuhkan masyarakat. Di Buleleng, terutama masalah mengenai kesehatan harus jelas siapa saja penerima bantuan KIS? Pemerintah ke depan agar memberikan layanan kesehatan maksimal untuk masyarakatnya, sebab untuk biaya kesehatan sudah sangat mahal. Mologan, Mayong

Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Kecil

Pentingnya layanan kesehatan untuk masyarakat. Hal ini harus diperhatikan serius untuk mereka yang membutuhkan pelayanan di tingkat masyarakat kecil. Bila perlu pemerintah sering-sering turun untuk memberi bantuan kesehatan gratis yang tentu ini dapat meringankan beban masyarakat. Putu Gama Artha, Patemon

Bali Post/ist

JEBOL – Senderan penguatan tebing Tukad Kerobokan, Kecamatan Sawan jebol akibat banjir pada awal Maret lalu. Pemerintah desa meminta senderan itu diperbaiki untuk mencegah tergerusnya tanah milik desa pakraman setempat dan menghindari rusaknya jalan di kawasan wisata Pantai Kerobokan.

Tergerus Banjir, Senderan Tukad Kerobokan Jebol

Singaraja (Bali Post) – Senderan Tukad Kerobokan, Kecamatan Sawan jebol karena tergerus banjir awal Maret 2018 lalu. Tanah yang menjadi aset Desa Pakraman Kerobokan kini terancam tergerus, akibat jebolnya senderan itu.Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, daerah aliran sungai (DAS) Kerobokan ini tahun 2017 telah dinormalisasi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Tahun itu, BWS melakukan penguatan tebing sungai di Dusun Bale Agung, Desa Kerobokan ini sepanjang 150 meter. Meskipun sudah disender, namun banjir yang terjadi awal Maret lalu membuat senderan itu jebol. Diperkirakan, senderan yang kembali jebol 20 meter. Meskipun volume kerusakan senderan kecil,

jebolnya senderan DAS itu dikhawatirkan memicu tergerusnya tanah milik desa pakraman setempat. Tidak itu saja, jalan ke Pantai Kerobokan yang sekarang sedang ditata menjadi tempat wisata, terancam akan ikut terdampak. Kalau kembali banjir, jalan melingkar yang posisinya berada di bantaran sungai ini bisa saja

Singaraja (Bali Post) – Menyusul surat edaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat yang mensinyalir adanya peredaran ikan kaleng mengandung cacing, Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng melakukan pengawasan terhadap produk makanan tersebut. Namun, tim monitoring tidak menemukan ikan kaleng yang mengandung cacing di Buleleng. Kepala Disdagprin Buleleng Ketut Suparto, M.MA., Jumat (6/4) kemarin, membenarkan pihaknya telah melakukan pengawasan peredaran ikan kaleng pada 23 Maret 2018 lalu. Pengawasan itu menyasar supermarket, minimarket, dan sejumlah toko modern berjaringan di Buleleng. Bahkan, ada satu toko yang khusus menjual berbagai jenis panganan dalam kaleng juga disasar oleh tim monitoring. Pengawasan ini dilakukan karena pihaknya tidak ingin konsumen mendapat bahan pangan yang tidak higienis atau yang terbukti berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan surat edaran BPOM itu, produk ikan kaleng yang sebelumnya terbukti mengandung cacing adalah

merek Mackerel Farmerjack. Pengelola supermarket maupun minimarket dan toko modern kebanyakan telah mengetahui informasi merek ikan kaleng tersebut dilarang beredar oleh pemerintah karena mengandung cacing. “Kami mencoba untuk menindaklanjuti surat edaran BPOM dan berdasarkan petunjuk merek produk ikan kaleng yang mengandung cacing kami lakukan pemantauan dan untuk sementara tidak ditemukan produk itu beredar di daerah kita,” katanya. Kendati demikian, pihaknya mengaku tetap akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan secara terjadwal. Selain itu, pengelola supermarket, minimarket, dan toko modern di daerahnya diingatkan agar waspada dan kalau menemukan produk yang tidak higienis atau bahkan sesuai temuan BPOM beredar, diharapkan segera melapor kepada aparat terdekat dan tidak memajang produk berbahaya tersebut. Sementara itu, warga juga diharapkan agar berperan aktif dan teliti sebelum membeli produk ikan kaleng atau jenis panganan dalam kaleng lainnya. (kmb38)

ikut tergerus. Tidak ingin menimbulkan kerusakan lebih parah, aparat desa mengusulkan agar instansi terkait segera menangani kerusakan tersebut. Perbekel Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Putu Wisnu Wardana, Jumat (6/4) kemarin, membenarkan kerusakan senderan DAS di desanya itu. Dia menga-

takan, kerusakan itu sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng. Dinas PUPR bersama petugas BWS melakukan assessment terhadap kerusakan yang terjadi. Pihaknya mengharapkan sungai itu kembali disender, sehingga mencegah kerusakan yang lebih parah dan terutama menghindari agar tanah milik desa pakraman tidak lagi tergerus seperti pada banjir beberapa tahun sebelumnya. Tanah desa pakraman sekitar delapan meter tergerus setelah senderan itu

jebol. Bahkan, kalau ditotal sebelum tebing sungai disender tanah adat yang tergerus sekitar dua are dari luas keseluruhan sekitar 50 are. “Waktu itu sudah dicek oleh Dinas PUPR dan beberapa harinya petugas BWS juga datang. Kami berharap ada penanganan karena kalau dibiarkan tanah desa adat itu terancam terus,” katanya. Selain itu, Wisnu mengaku khawatir kalau sungai di desanya itu kembali mengalirkan banjir dari hulu, bisa saja memicu kerusakan senderan bertambah parah. (kmb38)

Tak Ditemukan, Ikan Kaleng Mengandung Cacing

“Kami mencoba menindaklanjuti surat edaran BPOM. Berdasarkan petunjuk merek produk ikan kaleng yang mengandung cacing kami lakukan pemantauan. Untuk sementara tidak ditemukan produk itu beredar di daerah kita.” Kepala Disdagprin Buleleng Ketut Suparto, M.MA.

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842

Bali Post/ist

IKAN KALENG – Disdagprin Buleleng mengawasi peredaran produk ikan kaleng menyasar supermarket, minimarket, dan toko modern. Hasilnya, tim tidak menemukan ikan kaleng yang diduga mengandung cacing.


15

Sabtu Paing, 7 April 2018

Guardiola Hadapi Dilema Manchester -

Pelatih Manchester City Pep Guardiola menghadapi dilema jelang pertarungan melawan tetangganya, Manchester United, Minggu (8/4) dini hari. Rotasi pemain bakalan dilakukan karena City dihadapkan pada dua pilihan penting di dua turnamen.

Bali Post/net

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso (tengah).

Milan Perpanjang Kontrak Gattuso

Milan AC Milan, Jumat (6/4) kemarin memperpanjang kontrak pelatih Gennaro Gattuso selama tiga musim hingga 2021. Mantan gelandang klub itu dinilai mampu menghasilkan perubahan dramatis dalam keberuntungan terhadap juara Eropa tujuh kali tersebut. Gattuso belum pernah melatih tim Serie A sebelum dia dipromosikan dari tim junior pada bulan November untuk menggantikan Vincenzo Montella, yang dipecat setelah hasil buruk. Dia awalnya ditunjuk sampai akhir musim tetapi sekarang akan bertanggung jawab sampai akhir musim 2020/2021. Milan di bawah Gattuso memenangkan hanya satu dari lima pertandingan Serie A. Tetapi kemudian ada peningkatan yang ditandai sejak tahun baru dengan delapan kemenangan dari 11 laga, membuat mereka berada di posisi keenam klasemen. Mereka juga mencapai final Coppa Italia di mana mereka akan menghadapi Juventus. ‘’Manajemen memutuskan untuk mengedepankan perpanjangan kontrak Gattuso untuk menghargai kerja kerasnya dengan cara terbaik sebelum akhir musim,’’ kata Milan dalam sebuah pernyataan. ‘’Sikap penting ini mencerminkan keselarasan total dan empati antara manajemen klub dan pelatih.’’ Gattuso mengucapkan terima kasih kepada para pemain atas usaha mereka. ‘’Kami berharap untuk melanjutkan seperti yang kami lakukan dalam empat bulan pertama ini. Saya berharap mendapatkan hal yang benar untuk membawa AC Milan kembali ke tempat mereka biasanya berada,’’ katanya. Gattuso menghabiskan 12 musim bermain untuk Milan, memenangkan dua gelar Serie A, dua trofi Liga Champions dan satu Piala Dunia Antar-Klub, dan dia dikenal sebagai salah satu pemain terkeras Italia. Dia merasa nyaman dengan keberuntungannya dalam berkarier sebelum bergabung dengan Milan. Dia pernah melatih sebentar di klub Swiss Sion, tim Serie B Palermo dan tim Yunani OFI Crete sebelum musim yang bergejolak di Pisa, yang dipromosikan dari Serie C di musim pertamanya dan terdegradasi di musim berikutnya di tengah masalah keuangan dan administrasi. (rtr/ant)

Kemenangan atas MU di Stadion Etihad nanti, tidak hanya mengantarkan City merebut gelar juara Liga Utama Inggris secara dini. Namun itu juga mengembalikan kepercayaan diri mereka atas rivalnya yang lebih populer. Di sisi lain, City juga akan menjadi tuan rumah pada pertandingan kedua babak perempatfinal Liga Champions menghadapi Liverpool pekan depan. Kekalahan 0-3 di Anfield lalu, memaksa pasukan Guardiola harus mencetak sedikitnya empat gol tanpa balas untuk membawa mereka ke babak empat besar. City benar-benar mengharap gelar Eropa itu setelah selalu gagal mencapai final di setiap penampilan sebelumnya. Di sisi lain Guardiola pun tak pernah lagi menggenggam trofi itu sejak 2011 setelah tiga musim di Bayern Munich menuai kegagalan. Prioritas Guardiola kini adalah apakah memenangkan Liga Inggris secara dini, Liga Champions atau kemenangan atas rival abadi itu demi memuaskan pendukungnya. Jika menang, Guardiola juga potensial menyusul jejak Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho yang sukses mengantarkan timnya juara setidaknya di dua kompetisi Eropa. Sebelumnya ia membawa Barcelona juara Liga Spanyol dan Bayern Munich juara Liga Jerman.

Guardiola merasakan hasil buruk setelah membangkucadangkan Raheem Sterling, Danilo, Claudio Bravo, Bernardo Silva, Oleksandr Zinchenko, John Stones dan Fabian Delph pada pertandingan melawan Liverpool lalu. Kini mereka potensial mengisi posisi utama melawan pasukan Jose Mourinho, Minggu dini hari nanti. Sementara bek Vincent Kompany yang mengharap sekali dimainkan demi menaklukkan MU, potensial dibangkucadangkan. Mourinho pun tak kalah semangatnya untuk memaksa City menunda pesta kemenangan setidaknya hingga pekan mendatang. Terlebih MU masih unggul secara statistik dalam 41 kali derby Manchester. The Red Devils tercatat 20 kali meraih kemenangan termasuk 10 di antaranya di kandang City. Bahkan di dua laga terakhir, MU tak terkalahkan dengan pulang membawa satu poin usai mengakhiri pertandingan skor imbang 0-0. Sementara City baru 13 kali menang dengan 7 kali kemenangan kandang. Sisanya 8 kali berakhir imbang. Kubu MU menyiapkan laga penting itu dengan latihan khusus yang melibatkan seluruh pemain utamanya kemarin. Gelandang kontroversial Paul Pogba dan penyerang Romelu Lukaku hadir di markas tim di Carrington. Bek Antonio Valencia sangat ber-

harap bisa dimainkan pada laga nanti karena bertepatan pada derby Manchester ke-20-nya. ‘’Saya bersemangat dan menunggu untuk dimainkan. Saya ingin

tampil di setiap pertandingan, saya ingin lebih banyak lagi kemenangan dan saya ingin berjuang untuk klub ini,’’ katanya kepada MUTV. (kmb39/net)

Vettel Nantikan Kemenangan di Sakhir

The Gunners Menang Impresif

London Arsenal mencetak kemenangan mengesankan 4-1 saat menghancurkan CSKA Moskow pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Europa, Jumat (6/4) kemarin. Aaron Ramsey dan Alexandre Lacazette masing-masing menyumbang dua gol untuk kemenangan wakil tunggal Inggris di Liga Europa itu. Ramsey membuka gol dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti menit ke-9. Aleksandr Golovin mengejutkan publik di Stadion Emirates lewat tembakan bebas menit ke-15 yang mengecoh kiper Peter Cech dan menyamakan skor 1-1. Namun Arsenal dengan cepat mengendalikan jalannya permainan lewat serangan silih berganti. Lacazette mengembalikan keunggulan Arsenal lewat eksekusi tembakan penalti menit ke-23. Lima menit kemudian giliran Ramsey mencetak gol indah dengan sepakan sisi luar kaki kanannya yang menaklukkan kiper Igor Akinfeev. Lacazette kemudian mengakhiri perlawanan klub Rusia dengan sepakan dari dalam kotak penalti menit ke-35. Gelandang Jerman Mesut Ozil juga bersinar pada laga itu melalui assist-nya. Operannya berulang kali merepotkan pertahanan CSKA. Ramsey, yang golnya tidak disahkan pada fase awal pertandingan, memiliki peluang mencetak hattrick namun bola membentur tiang gawang pada babak kedua. Kiper CSKA Akinfeev pun melakukan sejumlah penyelamatan bagus untuk mencegah tim tamu pulang dengan kekalahan yang lebih besar. Kemenangan itu memperpanjang rekor tak terkalahkan the Gunners menjadi lima laga. Namun tim asuhan Arsene Wenger itu bersiap menghadapi laga kedua di Noskow pada 13 April mendatang. Wakil Spanyol Atletico Madrid juga mencatat kemenangan saat menjamu tamunya Sporting Lisbon dengan skor 2-0. Atletico, juara Liga Europa 2012, memperpanjang laju kemenangan beruntun di kandang di semua kompetisi menjadi sembilan pertandingan setelah Koke mencetak gol saat laga baru berjalan 30 detik. Rekannya Antoine Griezmann menambahi gol kedua tidak lama setelah babak kedua dimulai. Lazio juga berada di jalur untuk melaju ke semifinal setelah menang 4-2 atas Salzburg. Lazio mengakhiri laju 35 pertandingan tidak terkalahkan Salzburg yang terentang sejak Agustus setelah klub tamunya yang berasal dari Austria itu dua kali menyamakan kedudukan, namun kemudian tidak mampu membalas gol-gol larut yang dikemas Felipe Anderson dan Ciro Immobile. RB Leipzig berada pada posisi yang lebih nyaman atas Olympique de Marseille berkat kemenangan 1-0. Klub Jerman Leipzig, yang bermain di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, diuntungkan oleh gol Timo Werner menjelang turun minum. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/net

LATIHAN - Pemain Manchester City Leroy Sane (kiri) dan Kevin de Bruyn melakukan pemanasan pada latihan, Jumat (6/4) kemarin. City akan menjamu seteru abadinya, Manchester United, Minggu (8/4) pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris.

Bali Post/net

TROFI - Pembalap Ferrari Sebastian Vettel mencium trofi kemenangan di Grand Prix Formula 1 Australia.

Manama Pembalap Jerman Sebastian Vettel berjanji akan mempertahankan gelar pada Grand Prix Formula 1 Bahrain, Minggu mendatang. Kemenangan di Sirkuit Sakhir itu akan melengkapi rekornya yang telah tampil untuk ke200 kalinya di lomba jet darat ini. ‘’Saya pikir saya sudah balapan ke-200 di Australia (dua minggu lalu) seperti yang dikatakan seseorang. Jadi mungkin saya memiliki dua kali 200,’’ kata pembalap tim Ferrari itu kepada wartawan. ‘’Jika memiliki hasil yang sama juga, maka saya menantikannya.’’ Seri pembuka GP F1 di Melbourne lalu dikira menjadi balapan ke-200 yang telah dijalani Vettel. Tetapi sebenarnya balapan di sirkuit Sakhir nanti, akan menjadi yang ke-200 kali bagi sang

Bus City Diserang, Liverpool Didakwa London UEFA, Jumat (6/4) kemarin membuka persidangan kedisiplinan atas Liverpool, sehari setelah fans mereka melempar botol ke bus tim Manchester City menjelang pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions di Anfield. Liverpool didakwa oleh badan sepak bola Eropa itu tidak bisa mengontrol fansnya yang melakukan pelanggaran dengan menyalakan kembang api, melempar bendabenda, tindakan kerusakan dan gangguan. Kasus ini akan ditangani oleh Badan Kontrol, Etika dan Disiplin UEFA pada 31 Mei. Fans the Reds menyalakan kembang api merah dan menyanyikan lagu-lagu klub mereka sebelum bus yang membawa tim City tiba.

Bali Post/net

DILEMPAR - Bus Manchester City mendapat lemparan botol dan kembang api saat memasuki areal Stadion Anfield, jelang pertandingan melawan Liverpool pada Liga Champions, (Rabu (4/4) lalu. Namun kemudian kaleng bir atau setidaknya satu botol dilemparkan ke bus tersebut.

Liverpool meminta maaf kepada Manchester City atas insiden tersebut. (rtr/ant)

juara dunia empat kali itu sejak memulai debutnya pada 2007. Vettel menang di Sirkuit Albert Park itu dengan mengalahkan rival utamanya dari rival Mercedes, Lewis Hamilton. Kemenangan itu ditandai dengan strategi tepat dalam penghitungan waktu di trek dan pit. Dengan pembalap Mercedes Hamilton memiliki keunggulan kecepatan atas Ferrari di Australia, Vettel sekali lagi perlu keberuntungan pada balapan di Sakhir. ‘’Kami memiliki cukup banyak orang pintar untuk mengetahui bahwa kami belum cukup cepat,’’ kata pembalap Mercedes-Benz dengan keunggulan antara tiga dan empat persepuluh detik. ‘’Itu juga tanpa harus dipikirkan. Mercedes pada tahap ini lebih cepat.’’ Vettel menang di Bahrain

pada tahun lalu saat Ferrari kembali ke performa terbaiknya untuk merebut juara untuk pertama kalinya sejak 2012. Vettel mengatakan penampilan Ferrari di Australia dan kemenangannya memicu semangat di Maranello. Tim kian termotivasi untuk mengejar Mercedes yang mendomnasi F1 selama ini. ‘’Kami sangat termotivasi untuk membalikkan halaman dan melakukan langkah terakhir (memenangkan kejuaraan),’’ kata pembalap Jerman itu. Vettel bisa menjadi pembalap pertama sejak Michael Schumacher pada 2004 yang membuka musim dengan kemenangan beruntun untuk Ferrari. ‘’Saya sudah berkalikali mengatakan itu adalah langkah tersulit untuk diambil. Tapi kami sangat bersedia meraihnya,’’ katanya. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16

Sabtu Paing, 7 April 2018

BU Tak Anggap Remeh Perseru Mangupura (Bali Post) -

Tim tuan rumah Bali United (BU) sama sekali tak mau meremehkan tim tamu Perseru Serui, Papua, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (7/4) malam ini. Tim tamu yang berjuluk Cendrawasih Jingga ini kalah tragis di dua laga pembuka yakni dipermalukan PSM Makassar 0-1 serta dikalahkan Persebaya Surabaya juga dengan skor 0-1.

Bali Post/022

BERBURU - Dua petembak turun pada hari pertama Kejuaraan Tembak Berburu Terbuka, di Lapangan Tembak Bhayangkara, Tohpati, Jumat (6/4) kemarin.

Petembak Wayan Arnaya Raih Poin Tertinggi

Denpasar (Bali Post) Petembak Wayan Arnaya dari Denpasar meraup poin tertinggi (130) di nomor 100 meter tiga posisi pelat terbuka pada hari pertama turnamen tembak berburu Bali Open 2018, di lapangan Tembak Bhayangkara, Tohpati, Jumat (6/4) kemarin. Ia disusul Pahe (Marinir Surabaya/110), kemudian Tjon Agung Wirayuda (Rinjani/110). Sementara di nomor 100 meter tiga posisi target, yang memimpin Ketut Narsa dan Buda, keduanya dari Polri. Sedangkan di nomor 100 meter 100 meter prone open, yang memimpin Tjok Agung Wirayuda (Rinjani/94), disusul Pahe (Marinir Surabaya/93), kemudian Wayan Arnaya (Bali/92), Faries (Jatim/90). Untuk nomor 100 meter prone visir open, yang meraih nilai tertinggi Pahe (Marinir SuRabaya/92), disusul Ketut Narsa (Polri/88), I Putu Alit (Polri/83), dan Faries (Jatim/81). Ketua Panpel AA Ngurah Agung Wira Kusuma menjelaskan, turnamen tembak berburu ini, diikuti petembak dari Bali, NTB, Jatim, dan Jateng. ‘’Petembak DKI sedianya ikut berpartisipasi, namun mereka menyiapkan diri pada kejuaraan berburu di Cilandak,’’ katanya. Dikemukakan, tujuan turnamen ini menjaring petembak Bali, guna berlaga di Pra PON dan PON, mengingat tembak berburu resmi dipertandingkan pada PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Tembak berburu ini, memperebutkan empat emas,’’ ucapnya. Turnamen yang akan berakhir, Minggu (8/4) besok ini mempertandingkan nomor 100 meter tiga posisi pelat open, 100 meter tiga posisi ring target open, 100 meter prone open, serta 100 meter prone visir open. (022)

Salah seorang punggawa BU Ricky Fajrin di Kuta, Badung, Jumat (6/4) kemarin menegaskan, tim Perseru belum pernah memetik kemenangan dan dipastikan tampil ngotot dalam laga ketiga. ‘’Saya yakin para pemain Perseru akan tampil habis-habisan dan bekerja keras, mengingat mereka sangat memerlukan poin. Apalagi, Perseru nyaris degradasi pada musim kompetisi tahun lalu,’’ ucap Ricky. Ia pun mengakui kemenangan mutlak tak mudah diraih para pemain di lapangan hijau dan memerlukan peran suporter Semeton Dewata. ‘’Kami tak bisa berjuang sendiri, dan harus dibantu peran serta para suporter,’’ kata

Ricky. Sementara pelatih Widodo Cahyono Putro menegaskan, asuhannya siap tempur, dan harus bisa mengamankan poin absolut tiga. Diakuinya, para pemain seperti Yabes Roni cedera hamstring, dan Nick van der Velden dipastikan absen, sedangkan pemain anyar Milos Krkotic masih dilihat perkembangan terakhir, apakah bisa diturunkan sebagai starter atau jadi cadangan. ‘’Kami tak memaksakan Yabes Roni, sebab khawatirnya makin tambah parah (cederanya),’’ tuturnya. Yang jelas, katanya, Tim Serdadu Tridatu memerlukan kemenangan, caranya jika lawan bakal tampil berjibaku dan bekerja keras, semangat

juang skuad BU juga dituntut melebihi para pemain Perseru. ‘’Sepak bola ini entertainment, kami menyuguhkan permainan menawan dan membawa BU memetik kemenangan di kandang,’’ ucapnya. Di sisi lain, coach Perseru Putu Gede menyatakan, pihaknya juga siap menyajikan sepak bola bermutu. Bahkan, asuhannya sudah berlatih intensif di Serui, dan siap memberikan perlawanan meladeni BU. ‘’Kami sudah siap meladeni BU, saya sudah membekali taktik dan strategi selama latihan di Serui,’’ ujar pelatih asal Banjar Tengah, Singaraja ini. Putu Gede justru memuji teknik dan kerja sama tim

PSMS Petik Kemenangan Pertama

Medan (Bali Post) PSMS Medan berhasil mewujudkan ambisinya dengan meraih poin penuh di kandang setelah mengalahkan tamunya Persija dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga I Indonesia di Stadion Teladan Medan, Jumat (6/4) kemarin. Meski sempat tertinggal lebih dahulu, namun anak asuh Djadjang Nurdjaman ini berhasil membalikkan keadaan dan menyudahi laga yang berjalan dengan intensitas tinggi tersebut. Ini menjadi kemenangan pertama PSMS setelah dua pertandingan awal berakhir dengan kekalahan. Di laga pembuka, PSMS harus mengakui keunggulan Bali United 0-1. Sementara di laga kedua, mereka dihajar juara bertahan Bhayangkara FC 1-2. Pelatih PSMS Djajang Nurdjaman usai laga mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada penonton yang sepanjang laga terus memberikan semangat kepada anakanak asuhnya. ‘’Terima kasih atas dukungan penonton. Kemenangan atas Persija ini tentunya sangat berharga bagi kami untuk menjalani liga,’’ katanya. PSMS yang menginginkan kemenangan pertama justru dikejutkan oleh gol tim tamu Persija yang tercipta pada menit 22 melalui tendangan keras Rohit Chand setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan bebas yang dilakukan Riko Simanjuntak. Sementara gol untuk PSMS baru tercipta pada menit 41 hasil bunuh diri pemain Persija Marko Simic. Gol itu berawal ketika Suhandi mengambil tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan lawan. Tendangannya langsung mengarah ke mulut gawang Persija dan sebelum bola masuk ke jala Andritany Ardhiyasa, bola terlebih dahulu menyentuh kepala Marko Simic. Kedudukan menjadi 1-1. Tuan rumah pada menit 43 berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan kali ini gol dipersembahkan pemain belakang Renaldo Lobo melalui sundulannya. Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang dilakukan Firza Andika. Bola sontekan yang mengarah ke depan gawang Persija langsung disambut Renaldo Lobo dengan kepalanya dan arah bola tidak dapat diantisipasi kiper Persija. Kedudukan 2-1 untuk PSMS bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua pertandingan langsung berjalan sengit. Kedua tim berusaha untuk mencetak gol dan tuan rumah lebih beruntung. Suhandi pada menit 53 mampu membawa timnya unggul 3-1 atas tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu. Tertinggal dua gol membuat Persija lebih agresif. Bahkan pelatih Stefano Cugurra memasukkan Bambang Pamungkas untuk menggantikan Rohit Chand. Hanya, hingga peluit panjang tanda pertandingan usai ditiup wasit Prasetyo Hadi, kedudukan tetap 3-1 untuk PSMS Medan. (ant)

BU, yang dipoles Widodo. ‘’Sejak tim ini dipegang Widodo, grafik prestasinya terus meroket,’’ katanya. Putu Gede juga mewaspadai pergerakan pemain bintag

BU yang berbahaya, seperti Ilija Spasojevic dan Stefano Lilipaly. ‘’Kami tetap ingin tampil cantik, dan berupaya merebut poin,’’ jelas Putu Gede. (022)

Gaung Asian Games 2018 hingga Pegunungan Himalaya

Jakarta (Bali Post) Gaung pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, 18 Agustus - 2 September terus dipromosikan dan target berikutnya adalah negara di kaki pegunungan Himalaya tepatnya di Bhutan. Panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC dalam keterangan resminya yang diterima media di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin menegaskan jika promosi dalam bentuk OCA Fun Run di Bhutan, Sabtu (7/4), merupakan yang ke-11. ‘’Pelaksanaan OCA Fun Run ini bersamaan dengan Olympic Day. Akan ada 1.000 anak-anak yang bergabung di kegiatan ini. Ajang ini akan berlangsung meriah,’’ kata Sekretaris Jenderal Bhutan Olympic Committee (BOC)

Sonam Tshering di dalam konferensi pers di Thimphu, Bhutan. Dalam kesempatan yang sama, Manajer Media OCA Jeans Jian Zhou juga mendukung penuh promosi Asian Games 2018 di Bhutan. Pihaknya optimistis acara yang digaungkan bakal bisa diterima oleh masyarakat setempat. ‘’Kami sangat yakin acara besok akan meriah dan penuh warna. Sebagai perwakilan OCA, saya mengucapkan terima kasih kepada BOC yang mau menerima undangan kami untuk menggelar fun run,’’ kata Zhou. Sesuai dengan rencana, OCA Fun Run ini akan melibatkan beberapa atlet nasional Bhutan. Fun Run sendiri merupakan salah satu program unggulan federasi olahaga Asia itu

sejak 2006. OCA Fun Run yang salah satu tujuannya untuk mempromosikan Asian Games 2018 akan terus menyinggahi beberapa negara Asia. Setelah Bhutan, kegiatan tersebut akan bergerak ke negara yang berada di kaki pegunungan Himalaya lainnya yaitu Nepal. Sebelumnya, OCA Fun Run Series telah digelar beberapa negara, antara lain di Pakistan, Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Malaysia. Rencananya, OCA Fun Run akan menyapa 30 negara di Asia untuk semakin menggaungkan Asian Games 2018. Negaranegara di Asia Tengah menjadi tujuan berikutnya, antara lain Kazakstan dan Tajikistan. Pelaksanaan OCA Fun Run ini juga

Belajar Teknik Pengamanan pada Commonwealth Games

PERTAMA - PSMS Medan puaskan penggemarnya dengan memetik kemenangan pertama di kompetisi Liga 1 Indonesia, Jumat (6/4) kemarin dengan menundukan Persija Jakarta 3-1.

Bali Post/wan

KERJA KERAS - Pesepak bola Bali United dituntut bekerja keras guna mengamankan tiga poin di kandang, mengingat lawannya Perseru Serui yang dua kali menelan kekalahan, juga mengincar angka serupa. Bali United menjamu Perseru dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (7/4) malam ini.

Jakarta (Bali Post) Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mempelajari teknik pengamanan kejuaraan multicabang olahraga internasional seperti Asian Games dalam kejuaraan olahraga negara-negara persemakmuran (Commonwealth Games) 2018 di Gold Coast, Australia, pada awal pekan ini. ‘’Kami diundang sebagai pemerhati keamanan sekaligus memperhatikan selukbeluk teknis pengamanan di arena pertandingan dan di luar arena pertandingan,’’ kata Perwakilan Deputi IV INASGOC Kombes Pol. Unggul Sedyantoro selepas mengikuti rapat koordinasi Asian Games dan Asian Para Games di Jakarta. Unggul mengatakan kehadiran perwakilan INASGOC dalam Commonwealth Games 2018 di Australia merupakan langkah Indonesia untuk mendapatkan referensi terkait standar keamanan pesta multicabang olahraga, baik di arena pertandingan, kawasan arena maupun wisma atlet. ‘’Kami memang melibatkan lembaga-lembaga negara di bidang intelijen dan keamanan seperti Badan Intelijen Negara maupun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dalam Asian Games. Tapi, kami juga tetap butuh teknis pengamanan di lapangan sesuai standard di negara-negara lain,’’ kata Unggul. Sebelumnya, Ketua INASGOC Erick Thohir telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyusul pengamanan sejumlah arena penyelenggaraan Asian Games. ‘’BNPT telah memaparkan tentang studi banding mereka dalam penyelenggaraan Asian Games di Incheon yaitu tidak diperbo-

lehkannya ada drone ketika pertandingan,’’ katanya. Selain alat perekam terbang (drone), koordinasi INASGOC-BNPT juga terkait pengamanan Wisma Atlet Asian Games. ‘’Banyak pihak di Kepolisian RI yang belum berpengalaman terlibat dalam kejuaraan multicabang olahraga internasional. Kami mengirim tim khusus dari Deputi IV untuk belajar dan berbagi pengalaman dari panitia Commonwealth Games,’’ kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu tentang rencana studi banding INASGOC ke Australia. Parkir Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) tidak menyediakan lokasi parkir bagi kendaraan umum atau masyarakat yang akan menonton upacara pembukaan Asian Games 2018 menyusul rekayasa lalu lintas di sekitar Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. ‘’Bagi penonton umum, kami mengharapkan mereka dapat memarkir kendaraan di sekitar haltehalte Transjakarta seperti di Blok M atau Kalideres dan menggunakan bus un-

tuk menuju Senayan,’’ kata Unggul. INASGOC, lanjut Unggul, akan mengendalikan jumlah kendaraan yang akan menuju kompleks GBK Senayan pada saat penyelenggaraan upacara pembukaan dan penutupan Asian Games pada 18 Agustus dan 2 September. ‘’Tujuan utama adalah sebagai pengamanan area sekaligus mengurangi polusi udara sehingga pertandingan di sana dapat berlangsung dengan udara segar,’’ ujar Unggul. Meskipun tidak menyediakan parkir bagi para penonton, INASGOC akan menyediakan lokasi parkir bagi kendaraan-kendaraan tamu penting seperti pemimpin Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan perwakilan negara-negara peserta Asian Games. Unggul mengatakan pemanfaatan hotel-hotel di sekitar komplek GBK sebagai lokasi parkir tamu-tamu Asian Games masih dalam pembahasan dengan pengelola masing-masing hotel. Selain parkir dan waktu tempuh perjalanan, INASGOC juga akan mengatur rute keluar-masuk bus di Wisma Atlet Kemayoran untuk memperlancar transportasi bagi atlet dan ofisial. (ant)

Bali Post/net

PEMBUKAAN - Upacara pembukaan pesta olahraga Persemakmuran (Commonwealth Games) 2018 di Stadion Carrara, Gold Coast, Queensland, Australia, Rabu (4/4) lalu.

sesuai dengan yang disampaikan oleh Wissam Trkmani yang merupakan perwakilan Presiden OCA Sheikh Ahmed Al-Fahad Al-Ahmed Al-Sabah. ‘’Program ini untuk Asian Games dan Asian Games bukan hanya soal meraih medali, tapi soal persahabatan,’’ kata Trkmani mewakili Sheikh Ahmed. Sementara itu, perwakilan INASGOC di OCA Fun Run Bhutan Ratna Irsana mengatakan jika promosi Asian Games 2018 oleh OCA berjalan bersama dengan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah yang saat ini sudah mendekati tahap akhir. ‘’Indonesia kedua kalinya menggelar Asian Games dan persiapan kami sudah di tahap final,’’ kata Vice Director Media PR and Relation INASGOC Ratna Irsana. (ant)

SUNDUL BOLA - Pemain Timnas Indonesia Wanita Mayang (kanan) menyundul bola saat melawan tim Legenda Timnas dalam laga uji coba di Lapangan ABC, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/4) lalu. Pertandingan tersebut sebagai persiapan menuju Asian Games 2018. Bali Post/ant

Lawan Thailand, Timnas Putri Pindah Lokasi Pelatnas di Palembang

Jakarta (Bali Post) Tim nasional sepak bola putri Indonesia direncanakan beruji coba kontra timnas Thailand di Palembang, Sumatera Selatan pada Mei 2018, kata pelatih timnas putri Satia Bagdja. Pertandingan itu digelar sebagai persiapan menuju Piala AFF pada akhir Juni 2018 dan Asian Games 2018 di pertengahan Agustus 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumah. ‘’Oleh karena itulah kami akan pindahkan pemusatan latihan dari Sawangan, Depok, ke Palembang pada akhir Mei 2018,’’ kata Satia dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Dia melanjutkan, selain Thailand, tim asuhannya juga diproyeksikan berhadapan dengan timnas putri Hongkong di Hongkong. Menurut Satia, laga-laga uji coba melawan tim-tim kuat Asia bagus untuk melihat sejauh mana kesiapan mental dan fisik anak-anak asuhnya. ‘’Kami

harus mencoba menghadapi tim kuat Asia, walau mungkin akhirnya kalah. Saya tidak mau kalau melawan timnas U-19 negara-negara itu, karena dampak psikologisnya tidak bagus,’’ tuturnya. Terkini, timnas putri Indonesia menjalani laga persahabatan dengan kesebelasan yang berisi para legenda timnas Indonesia di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis lalu. Dalam partai tersebut, timnas putri menang dengan skor 3-2 berkat gol-gol yang disumbangkan Tugiyati, Zahra Musdalifah dan Dhanielle Daphne. Satia Bagdja menilai, timnas putri masih tampil gugup di laga pertamanya di luar pemusatan latihan di Depok. ‘’Kalau gugup, 25 persen kemampuan juga hilang. Kami akan melatih kembali kombinasi bermain dengan dua sampai tiga sentuhan. Kami mesti melakukan perubahan,’’ katanya. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 7 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Looking for Sales&Reservation Staff to join our friendly office team Excellent English spoken&written (Mandarin is a plus),computer literate&great customer service skills! Great opportunity for the right candidate,immediate start. Send your CV & cover letter to hrd@baliscuba.com

B.BP.004.04.18.0000325

Cargo & Logistic Membutuhkan Customer Service,Document Exim Marketing,D2/D3 English Comp. Krm CV ke:hrdsil2011@gmail.com

B.BP.004.04.18.0000173

Cari Admin Marketing Suplier Buah Import Lamaran dibawa ke CV.Anugerah Dewata,Tkd .Badung XXX/2 Renon Hub:081236637735

B.BP.001.04.18.0000304

Cari Receptionist Fasih Bhs Inggris Gaji 2,5 & Staf Delivery Makanan Srabutan H.08124630812

B.BP.001.04.18.0000006

Sardine Restaurant Looking for Waitress, Pastry Cook,Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.141.04.18.0000135

Dcr Staff Wedding bs sdkt Mandarin,Windys Bridal. E:Lee_fusen@hotmail.com

B.BP.154.04.18.0000323

Kuta Ardenia Needed House keeping.Send CV:reception@kuta ardeniaresidence.com Jl.Kubu Anyar No.28/8468828

B.BP.154.04.18.0000322

!!!!Acc Staff,SMK Akuntansi Pengalaman Min.3Thn,Komunikasi Lancar,Penampilan Rapi, Kirim CV ke hrd@primoland.com

B.BP.004.04.18.0000326

Dcr Waitress/Coffee Girl u/ Tuban Area bs Ing.Pnmpln Mnrk, Ramah.DtgLgsg ke Jl.Kediri 36A Tuban Lt2 Pepito Sprmkt,750150

B.BP.154.04.18.0000324

Dcr Housekeeping Pengl Min 2Th utk di Privt Villa, Jjr, dsiplin Hardworking,Team Work.Kirim CV ke : hrdbali2018@gmail.com

Cr Pembantu Gj1,5 yg anter dpt Kms 500 T.085337647918/487612

B.BP.001.04.18.0000331

Dbthkn Sgr Cook/W, bs bhs Inggris, pnglaman min.3thn di bdg yg sama.Krm CV ke:muchlis@ thejunctionhousebali.com

B.BP.004.04.18.0000306

Dcr Apoteker&Ass Apoteker utk Wil.Kerobokan Sgr/085239989777

B.BP.820.04.18.0000315

Dcr HK bisa Masak u/Villa.Hub: 8476626/info@thebuahbali.com

B.BP.001.04.18.0000339

Dcr Marketing utk Toko Oleh2 Baru di Kuta Hub.081236772457

B.BP.001.04.18.0000115

Dcr Operator Cetak&Tng Prodksi u/Percetakan. Lam PT.Cintya Jl.P.Moyo 66,Tlp.721956/727659

B.BP.001.04.18.0000327

Dcr Peg.Laki Serabutan,SIM C, Jujur Hub.081338324935

B.BP.001.04.18.0000321

Dcr Sopir Berpengalaman Mobil Alphard & Mercy Hb:08123850501 B.BP.101.04.18.0000341

Dcr Sopir Matic,SIM A Umum, srbtan,Max.40Th H:085100480049 B.BP.001.04.18.0000309

Dibutuhkan Sopir Pariwisata di Bandara.Hubungi:08174704844

B.BP.001.04.18.0000261

B.BP.001.04.18.0000290

BIRO JASA

B.BP.001.04.18.0000010

Dicr QS + Drafter Min Pengalaman 2Thn Diutamakan Wnt/412897

B.BP.001.04.18.0000114

Dicr Staf Purchasing&Acounting Ari Putri Hotel, Jln Cemara Sanur. HP:087866834578

B.BP.004.04.18.0000118

Dist.Philips Bth:1.Salesman/ Girl Income s/d 10Jt,2.Admin Hubungi:Bedahulu IV/12 Dps

B.BP.001.04.18.0000256

Dcri Bag.Gudang,Laki2,Max 25Th Bw Lam Lgs ke Tegal Dukuh 1/17 Gn.Andakasa Hub.081237811808

B.BP.001.04.18.0000195

Dicr Sopir Pribadi Bs Manual/ Matic.Hub/WA:085238966662

B.BP.001.04.18.0000299

Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Didik 081220595444

B.BP.001.03.18.0001287

Dibth Staff Perempuan Umur Max 35 Thn,Bisa Bhs.Inggris&Jepang Pribadi Baik, Pekerja Keras & Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ 081238104716/Kirim CV ke: asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.04.18.0000302

One of leading cargo company in Bali looking for customer service and administration team.Please send CV to: document@bayusbalicargo.com

B.BP.001.04.18.0000301

Dibthkan Sopir Serabutan Jujur&Rajin,SIM A,Min SMP,Maks 40th.Lam+CV Kirim ke: Jl.Cargo Permai 42B (0813-5376-8578)

B.BP.004.04.18.0000178

B.BP.004.04.18.0000170

Resto di Seminyak Butuh Cook. WA.081338384364

Dibthkan Tenaga House Keeping u/Villa Area Seminyak & Pecatu Pribadi Baik,Pekerja Keras & Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.004.04.18.0000330

SMA/SMK br tamat u/Adm Tk BangunanGjBgs+Bns2,081337201601 B.BP.004.04.18.0000338

Spv/Marketing Project -Pend.Min STM Bangunan/Sipil -Pengalaman Min 2Th Di Proyek -Umur Max 40Th,ada SIM A/C -U/.Wil Bali, Kirim ke: dunyacatindonesia@gmail.com

B.BP.001.04.18.0000300

Dibthkn Sgr Sales SMA&Spv S1, Pglm Ksmr/Farma Min1Th,Adm Wnt SMA,Loper Pria SMA.Krm Lam ke PT.MBS Jl .Gn Agung 161/9005530 B.BP.001.04.18.0000307

B.BP.001.04.18.0000238

Dicr Sopir Srbtn & Admin Jl.Siulan-Penatih/08179751379

B.BP.004.04.18.0000246

B.BP.001.04.18.0000320

Dicr Segera Guru TK/SD/SMP S1 Semua Jurusan.Loksi Kerja Tbn. Hubungi:082144522282

Resto di Seminyak Butuh Waitress yg Cekatan Rajin & Murah Senyum.SMS/WA 081338384364

B.BP.001.04.18.0000313

B.BP.004.04.18.0000329

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS n

Desig

Money Back Guarantee Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

B.BP.031.04.18.0000310

Kerobokan Accessorys Company Needs Accountant/Factory Manager Fluent English Writing & Speaking,Excel, Word & Email Pls Send CV to wati.indahlokakarya@gmail.com

B.BP.145.04.18.0000308

SERVICE

BIRO JASA

B.BP.004.04.18.0000247

Finance/Accountant,capable English & Computer,Experience, apply to: info@tsbali.com

B.BP.001.04.18.0000297

Dibth Tenaga Villa Coordinator Pribadi Baik,Pekerja Keras & Gaji Menarik.Hub.0361-289742/ E:asavillasproperty@gmail.com

Dicari Furniture Designer; bisa CAD,3DMax,Excel; Inggris aktif; kirim lamaran ke: info@yunibali.com

Elizabeth International Cari Dosen Perhotelan T.230110/CV ke:elizabethdenpasar@yahoo.com

Kumara Sakti Resort-Ubud Butuh Spa Therapist (2org) Syarat: Pengalaman;Min.1Th,Min.SMU Bisa Mulai Segera.Kirim Lamaran ke Kumara,Jl.Suweta-Ubud/0361289752/hrd@zenjiwaraga.co.id

DIJUAL MOBIL

SERVICE

�

Dcr:HK Berpengalaman Kirim CV:Hotel Sinar Bali Jl.Padma Utara Legian/T.751404 E:sinarbali@dps.centrin.net.id

DIJUAL RUMAH

SERVICE

Free

B.BP.001.04.18.0000316

SERVICE

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicr Pgwi Toko Pndptn 2-2,3Jt Hub.081547608225

B.BP.004.04.18.0000260

!!!!Purchasing Staff, Min.SMK Teknik/S1,Pnglmn di Logistic sebelumnya, Diutamakan yg prnh Bekerja di kontraktor,Kirim CV ke hrd@primoland.com

Informasi pasang iklan Telepon

Sekolah di Jimbaran cari : Guru & Kep.Sek.TK, Guru Bhs. Inggris, Geografi, PPKN,Musik, Mandarin,Komputer,Olah Raga, Driver,Receptionist,Dokter, Perawat,Maintenance, Adm. Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.004.03.18.0000945

Sopir Bujang,Tidur dalam, bisa Serabutan Hub:08123861941 B.BP.001.04.18.0000289

Tng serabutan villa max 25 thn 1,4jt Tggal dalam, 082145714435 B.BP.001.04.18.0000328

Tukang Taman Kering/Batu diperlukan.Whatsapp 081934350111 B.BP.004.04.18.0000119

Waiter/ess utk Warung Telaga’s Jl.Kartika Plaza Depan Centro Hub.0361-757521/081337177665 B.BP.001.04.18.0000343

DIJUAL MOBIL CHEVROLET

Dijual Taxi JM,Taxi Ngurah Rai Hub:08123993612

B.BP.001.04.18.0000305

TOYOTA

Avanza G’14 TgnI Pribadi DK Asli Bali 33Rb,SstDes/08124615206

B.BP.001.04.18.0000303

Avanza G’2012 Asli Bali Tgn 1 Silver Istmwa Hub.08123859298

B.BP.001.04.18.0000332

Inova G Matik’10 Solar 146 Jt Nego DK Silver Bgs 08123969166 B.BP.001.04.18.0000334

DIJUAL MOTOR HONDA

Vario F1’17 Putih KM 1000 spt baru dan Beat’16 KM 12 ribu istmw 0818-0561-3699 B.BP.001.04.18.0000342

DIJUAL RUMAH Dijl Cpt Rmh di Renon Tkd Yeh Sungi 2M Nego.Hub:081327614708 B.BP.001.04.18.0000287

DISEWAKAN RUMAH

DIJUAL TANAH **Dijual Tanah 4,2Are HM Sunset-Seminyak Hub.0816660599 / 0817738999 B.BP.001.03.18.0001387

Dijl Murah BUC Tnh 7are Tegal BuahDpsHub.Grady087851483399 B.BP.001.04.18.0000233

Dijual Tnh Kav Ir .Soekarno Tbn DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.081338183031/081805374433 B.BP.004.03.18.0001141

Jual Murah Tnh 9,75are LuwusTabanan Hub.Grady 087851483399 B.BP.001.04.18.0000234 JAKARTA

Kav.Royal Orchard KelapaGading Jkt,LT.540m(18x30), hrg miring/ Jual Cepat Hub:0817892255

B.BP.031.04.18.0000311

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrak Gedung Ruko LT.5Are/ LB.1,5Are,1 Showroom,2 R.Kerja 2 K.Tidur,1 Dapur,2 K.Mandi, Taman Luas,Sangat Bagus,Siap Pakai,Pinggir Jl Raya Jl Ida BagusMantra,Ketewel,Rp.99Jt/Th PeminatSeriusHub:085285111000 B.BP.001.04.18.0000294

DISEWAKAN TEMPAT Oper Kontrak Usaha Spa, dekat Sunset Poin, 2thn, Hrg 120 Jt Hub:08127770446 B.BP.004.04.18.0000292

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hp.08123634805/082131234798 B.BP.001.04.18.0000183

BIRO JASA

Rmh 6KT,2KM,Garase,Listrk 2200 Telp,PAM, Lok Jln.Ratna/Kumala No.2 Dps Hub:081805348147

Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155

B.BP.001.04.18.0000197

B.BP.001.04.18.0000012


BANGLI

18 SOSOK Tak Bisa ’’Matajen’’ MEMELIHARA ayam jago menjadi hobi sebagian pria di Bali, termasuk anggota DPRD Bangli, Nyoman Gelgel Wisnawa. Saking gemarnya dengan ayam jago, politisi PKPI asal Desa Songan A, Kintamani ini, memelihara ratusan ayam jago di rumahnya. Gelgel mengaku mulai hobi memelihara ayam sejak satu setengah tahun terakhir. Ayam jago yang dipeliharanya beraneka jenis, mulai dari ayam philipine, ayam ninja, ayam peru, dan lainnya. ‘’Saya pelihara di rumah di Batubulan dan ada juga yang saya pelihara di rumah di Songan,’’ ujarnya. Bagi Gelgel Wisnawa, memelihara ayam jago membawa kenikmatan tersendiri. Memelihara ayam mampu menghilangkan kepenatan dari segala rutinitas yang dijalaninya sehari-hari. Dari hobinya itu, dia juga bisa menambah teman dan sahabat terutama sesama penghobi ayam. ‘’Ada filosofi yang bisa kita ambil dari ayam yakni kebersamaan. Kalau satu ekor bersuara, pasti ayam lainnya juga ikut bersuara,’’ kata pria 47 tahun itu. Meski gemar memelihara ayam, politisi yang sudah empat periode duduk di kursi DPRD Bangli ini mengaku tak bisa matajen. Memelihara ayam baginya sebatas hobi seperti kegemarannya memelihara anjing. (ina)

Kodim Bersihkan Sampah di Danau Batur Bangli (Bali Post) Jajaran Kodim 1626/Bangli bersinergi dengan instansi terkait menggelar aksi bersih-bersih di seputar Danau Batur, tepatnya di Dermaga Kedisan, Kintamani, Jumat (6/4) kemarin. Kegiatan itu sebagai salah satu upaya melestarikan lingkungan. Di sela-sela kegiatan, Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap lingkungan khususnya pesisir danau dapat terjaga kebersihannya. Apalagi, Dermaga Kedisan merupakan jalur lalu lintas penyeberangan menuju Terunyan. ‘’Dalam aksi bersih-bersih ini, kami dibantu oleh petugas Dinas PU Bangli, Dinas PKP, Dishub dan masyarakat Kedisan. Jumlah yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 215 orang,’’ ungkapnya. Selain di kawasan danau, pihaknya juga berharap kebersihan di objek wisata di wilayah Kintamani dapat terjaga. Terlebih lagi Danau Batur merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Bangli. ‘’Kami tidak ingin kawasan pariwisata justru dihiasi sampah. Karena jika sudah bersih, maka lingkungan dapat terhindar dari polusi atau pencemaran. Dan wisatawan yang berkunjung bisa lebih banyak lagi,’’ jelasnya sembari menambahkan, sampah yang berhasil dikumpulkan berupa plastik, pecahan botol, kaleng bekas minuman serta tumbuhan liar. (kmb41)

Sabtu Paing, 7 April 2018

Investor ’’Cable Car’’ Incar Lahan Hutan BKSDA

Bangli (Bali Post) –

Rencana pembangunan cable car di kawasan Bukit Abang oleh investor Rusia, kabarnya akan memanfaatkan lahan. Hanya, lokasi hutan yang akan dimanfaatkan belum jelas. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bangli Nyoman Widiana, Jumat (6/4) kemarin, mengatakan sejauh ini, investor yang berencana membangun cable car sudah memproses perizinan. Sesuai instruksi Bupati Bangli, Made Gianyar, segala hal yang berkaitan dengan izin di kabupaten, akan difasilitasi dan dimudahkan. Selain mengurus izin di

kabupaten, investor juga sudah melakukan koordinasi dengan BKSDA terkait lahan hutan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan cable car. Lokasi tiang cable car juga sudah dikomunikasikan investor dengan BKSDA. Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali Sulistyo Widodo saat dikonfirmasi terpisah mengaku belum menerima pengajuan izin secara resmi

dari investor terkait rencana pembangunan cable car tersebut. Investor sejauh ini hanya sempat melakuka n ko m unika si d e ng a n pihaknya. Dalam komunikasi awal sekitar setahun lalu, pihak investor menyampaikan akan membangun cable car dengan rute dari hutan di Suter ke kawasan kaldera. Jika lahan hutan yang akan dimanfaatkan adalah yang di Suter, investor berke-

wajiban mengajukan izin ke BKSDA karena hutan tersebut masuk kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan yang dikelola BKSDA. Namun, jika pembangunannya dilakukan di kawasan Bukit Abang, pengajuan izinnya harus dilakukan di provinsi selaku pengelolanya. Sulistyo menegaskan, sesuai peraturan, sarana wisata seperti cable car memungkinan untuk dibangun di kawasan TWA yang dikelola BKSDA. Karena di dalam kawasan TWA, ada blok-blok yang memang bisa dimanfaatkan untuk hal itu. ‘’Bisa. Tapi harus ses-

uai dengan peraturan dan blok yang ditentukan,’’ ujarnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Lokal Working Group (LWG) Abang Erawang Nengah Suratnata mengungkapkan, ada investor asing asal Rusia yang tertarik menanamkan modalnya di Bangli de n g a n m e m b a n gun cable car di kawasan Bukit Abang, Kintamani. Untuk mewujudkan niatnya itu, investor sudah sempat melakukan penjajakan awal dengan Pemkab Bangli serta tokoh masyarakat di tiga desa di wilayah tersebut. Panjang lintasan cable car sekitar 3 km. (kmb40)

Bupati Bangli Buka Seminar Akbar Scholarship Expo 2018 Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. membuka Seminar Akbar Scholarship Expo 2018 bertajuk ‘’Cara Mudah, Cepat, dan Bermartabat ke Kapal Pesiar’’ yang digelar di GOR SMAN 1 Susut, Jumat (6/4) kemarin. Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli bekerja sama dengan Queen International tersebut bertujuan memberikan informasi dan referensi mengenai tempat pendidikan yang tepat bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan setamat sekolah. Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Perbekel se-Kabupaten Bangli serta pelajar SMA/SMK se-Bangli. Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dewa Putu Susila selaku Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia Bali, Lumnita Parascanu dari Maitre’d Norwegian Cruise Line dan Nova Rarome dari Expertise & Accesor Manning Agency. Founder & CEO Queen In-

ternational I Putu Eka Antoni Sukmajaya, S.S., MBA. mengatakan, Queen International sebagai kampus baru dan terbaik di bidang dunia hospitality di Bali, menginspirasi mahasiswa untuk tampil percaya diri menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, tetap rendah hati sebagai the future leader di dunia pariwisata. Seminar merupakan bentuk sinergi Queen International dengan Pemkab Bangli yang diselenggarakan khusus untuk siswa yang sebentar lagi menyelesaikan pendidikan di bangku SMA/SMK. Seminar ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat, cepat, terpercaya, dalam mencari tempat pendidikan ke jenjang berikutnya serta berkarier ke depannya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya seminar akbar ini. Seminar ini diharapkan dapat memberikan informasi dan referensi kepada para siswa yang akan melanjutkan sekolah setelah tamat SMA/

SEMINAR - Bupati Bangli I Made Gianyar saat membuka Seminar Akbar Scholarship Expo 2018 bertajuk ‘’Cara Mudah, Cepat, dan Bermartabat ke Kapal Pesiar’’ di GOR SMAN 1 Susut, Jumat (6/4) kemarin. SMK. Made Gianyar menjelaskan, fungsi pemerintah adalah membuat regulasi pendidikan anak-anak mulai dari masuk sekolah sampai ke masa untuk bekerja. Perlu dimatangkan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Kerja sama yang dilakukan Pemkab Bangli den-

gan Queen International ini diharapkan bisa memberi wadah tamatan SMA/SMK atau pemuda lainnya dalam melatih mereka untuk siap di dunia kerja. ‘’Semoga program ini sukses. Untuk ingin sukses harus bekerja. Pemerintah Kabupaten Bangli ingin juga masyarakatnya sukses, baik dari sekolah mana atau

pelatihan mana yang penting bekerja untuk memenuh kebutuhan hidup.’’ kata Made Gianyar. Ia juga menginformasikan kepada para siswa yang hadir bahwa Pemkab Bangli dengan keterbatasan anggaran, telah menyiapkan sejumlah beasiswa. Untuk yang mau melanjutkan pendidikan di jenjang S-3 dokter spesialis, disiapkan beasiswa hingga Rp 1,5 juta setiap bulannya dengan syarat, harus berKTP Bangli. Total beasiswa yang disiapkan saat ini Rp 1,8 miliar untuk 127 orang. Demikian juga untuk yang berminat berkerja juga sudah difasilitasi dana bergulir. ‘’Kalau perlu lagi, kita tambahin dananya, karena program ini tidak memberikan ikan tetapi memberikan kail,’’ kata Made Gianyar sembari menambahkan, Pemkab Bangli dengan Gerakan Pembangunan Masa Depan (Gerbang Mapan), sudah melakukan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Bali, luar Bali dan lembaga pendidikan informal. (ad345)

Warga Harapkan Trotoar di Cempaga Segera Diperbaiki

Bali Post/nan

BERSIHKAN SAMPAH - Jajaran Kodim 1626/Bangli bersama sejumlah instansi dan warga saat membersihkan sampah di Dermaga Kedisan, Kintamani, Bangli, Jumat (6/4) kemarin.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bangli (Bali Post) Trotoar sepanjang Jalan Nusantara, tepatnya di Lingkungan/Kelurahan Cempaga, rusak berat. Sebagian trotoar telah jebol sehingga tak bisa dilalui pejalan kaki. Kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama. Warga pun mengeluh lantaran perbaikan tak kunjung dilakukan pemerintah. Berdasarkan pantauan Jumat (6/4) kemarin, selain rusak, terdapat trotoar yang sudah dibongkar. Pembongkaran itu sebagai langkah awal perbaikan. Namun sampai kini, kelanjutannya tidak jelas. Bahkan, material masih berada di lokasi. Warga setempat, Dewa, mengatakan kerusakan trotoar sudah terjadi sejak lama. Akan tetapi, sampai sekarang tak kunjung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah terkait. ‘’Rasanya trotoar yang jebol ini sudah dilakukan pembongkaran. Apalagi sudah diisi pemberitahuan hati-hati ada trotoar jebol. Meski sudah ada pembongkaran tapi sampai sekarang ini belum ada perbaikan dari dinas terkait,’’ ungkap Dewa. Pihaknya hanya bisa berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan. Karena jika kondisi itu dibiarkan terus seperti itu, selain mengganggu pejalan kaki, kerusakan trotoar akan semakin parah. ‘’Trotoar yang rusak ini berada di seputaran kota Bangli. Ini juga sangat mengganggu keindahan kota Bangli,’’ terangnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas PUTRKP Bangli I Made Soma mengatakan, perbaikan trotoar di Jalan Nusantara bukan kewenangan pemkab. Pasalnya, ruas jalan tersebut berstatus jalan provinsi. ‘’Karena milik provinsi, maka untuk perbaikan ada di provinsi,’’ ungkapnya. Diungkapkannya, pihaknya sudah sempat melakukan koordiansi dengan provinsi. Bahkan, petugas provinsi telah melakukan pengecekan. Hanya, pihaknya tidak tahu kapan trotoar itu diperbaki. ‘’Kami harap sih segera bisa diperbaiki,’’ ujarnya. (kmb41)

Polres Canangkan Jumat Agung

Tingkatkan Solidaritas Melalui Baksos Kemanusiaan Bangli (Bali Post) Polres Bangli meluncurkan program Jumat Agung. Program yang dicanangkan Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo berisikan banyak kegiatan sosial hingga pemantapan spiritual. Program ini wajib dilaksanakan oleh jajaran Polres Bangli. ‘’Program ini untuk meningkatkan solidari-

tas antaranggota serta masyarakat sekitar. Bisa di antaranya diisi dengan membesuk anggota yang sakit. Ini program wajib dilaksanakan perwira Polres Bangli,’’ ungkap Tri Waluyo, Jumat (6/4) kemarin. Menurutnya, pelaksanaan program tersebut diawali dengan menengok salah seorang anggota Polres Bang-

Bali Post/nan

MEMBESUK - Wakapolres Bangli Kompol Ketut Gelgel saat menjenguk Aiptu I Wayan Rupa di kediamannya di LC Uma Bukal, Bangli, Kamis (5/4).

li, Aiptu Wayan Rupa. Perwira yang turun membesuk di antaranya Wakapolres Kompol Ketut Gelgel. Tri Waluyo menjelaskan, Wayan Rupa menderita gagal ginjal kronis dan diabetes melitus sejak hampir setahun. ‘’Anggota tersebut harus rutin melakukan cuci darah dua kali seminggu di RSUP Sanglah. Melalui program Jumat Agung, perwira utama yang turun akan memberikan motivasi,’’ katanya. Wakapolres Kompol Ketut Gelgel menambahkan, program Jumat Agung juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antaranggota Polri. Membesuk anggota yang sakit merupakan bentuk dukungan pimpinan terhadap jajarannya. ‘’Kami juga menjenguk Aiptu Nengah Mono, anggota Polsek Kintamani yang mengalami penyakit komplikasi. Baksos kemanusiaan ini kami isi dengan memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga,’’ paparnya. (kmb41)

JEBOL - Trotoar jebol di Jalan Nusantara, Lingkungan Cempaga.

Bali Post/nan


19

Sabtu Paing, 7 April 2018

KPK Kembali Tahan Lima Anggota DPRD Malang Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan lima anggota DPRD Kota Malang yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015. ‘’Terhadap lima anggota DPRD Kota Malang ditahan untuk 20 hari pertama di dua rutan yang berbeda,’’ kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Lima anggota DPRD Malang itu antara lain Abdul Hakim dari Fraksi PDI-P, Imam Fauzi dari Fraksi PKB, Sulik Lestyowati dari Fraksi Partai Demokrat, Syaiful Rusdi dari Fraksi PAN dan Tri Yudiani dari Fraksi PDI-P. ‘’Sulik Lestyowati dan Tri Yudiani di di Rutan Klas IIA Jakarta Timur Pondok Bambu. Abdul Hakim, Imam Fauzi, dan Syaiful Rusdi di Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur,’’ kata Febri. Sebelumnya, KPK memeriksa lima anggota DPRD Kota Malang itu sebagai tersangka di gedung KPK, Jakarta, Jumat kemarin. Sesuai diperiksa, Abdul Hakim meminta maaf atas kasus yang menjeratnya tersebut. Ia pun mengharapkan pembangunan di Kota Malang tidak terdampak akibat banyaknya anggota DPRD yang ditahan KPK. ‘’Saya selaku Ketua

DPRD pengganti Kota Malang, apa pun situasi penduduk Kota Malang harus tetap membangun,’’ ucap Hakim. Dengan ditahannya lima anggota DPRD Kota Malang itu, KPK telah menahan seluruh tersangka dalam kasus tersebut, yakni Wali Kota Malang Moch Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang. Pada Agustus 2017 lalu, KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Jarot Edy Sulistyono. KPK pun mengumumkan kembali Moch Anton bersama 18 anggota DPRD Kota Malang 2014-2019 lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap tersebut pada Rabu (21/3). Setelah melakukan proses pengumpulan informasi, data, mencermati fakta persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk membuka penyidikan baru dengan 19 tersangka. Moch Anton selaku Wali Kota Malang diduga memberi hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya. (ant)

DPR Minta KPU Bersihkan Pemilih Ganda di Bali

Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntaskan persoalan nama ganda dalam daftar pemilih sementara (DPS) untuk pilkada serentak 2018. Permintaan menyusul ditemukannya ribuan pemilih ganda di sejumlah daerah yang menggelar pada 27 Juni 2018 mendatang. ‘’Mendorong KPU segera melakukan coklit atau pencocokan dan penelitian data kembali di seluruh daerah yang akan mengikuti Pilkada 2018,’’

kata Bamsoet di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Berdasarkan data yang diperolehnya, menurut Bamsoet, terdapat pemilih ganda dalam DPS di sejumlah daerah. Antara lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur (5.373 nama), Bali (2.796 nama) dan Jawa Timur (300 nama). Untuk itu, ia menegaskan KPU harus segera memperbaiki DPS yang memuat nama pemilih ganda. Legislator Golkar itu juga meminta KPU membersihkan DPS Pilkada 2018 dari nama warga yang sudah meninggal

dunia, tidak berdomisili sesuai TPS terdaftar, masih berusia di bawah umur, ataupun yang berstatus TNI/Polri. Selain itu, pemerintah daerah hingga tingkat rukun tetangga (RT) diminta bersamasama masyarakat bertindak proaktif dalam melakukan pengecekan DPS, sekaligus melaporkan apabila menemukan permasalahan. ‘’Ini penting guna menghindari kecurangan dalam pilkada sekaligus mewujudkan pesta demokrasi yang jujur dan adil,’’ tegasnya. (kmb4)

WARUNG GLOBAL

Pengaturan Tata Ruang Jangan Tunduk Investor

PERSOALAN tata ruang sepertinya bukan hanya di Denpasar yang padat dengan penduduk. Persoalan tata ruang sudah menjadi masalah di setiap daerah di Bali. Untuk itu diperlukan peraturan yang tegas yang tertuang dalam RDTR (Rencana Detail Tata Ruang). Bagaimana respons dan opini masyarakat soal tata ruang ini? Berikut pandangan masyarakat yang mengemuka dalam Acara Warung Global, Jumat (6/4) kemarin, yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Masalah tata ruang di Bali bukan hal baru, sudah dibahas sejak lama. Namun hanya diwacanakan dan tidak tahun kapan selesainya. Demikian pertanyaan Dek Waras di Lumbung, Selemadeg. Kepada legislatif, eksekutif dan yudikatif, Made Bimasena di Gianyar memohon agar segala peraturan yang mengatur soal tata ruang dan wilayah ini benar-benar diimplementasikan di lapangan. Sejauh ini ia melihat peraturan dan pelaksanaan juga tidak sinkron. Melihat maraknya pelanggaran, sanksi yang diterapkan juga tak jelas. Ia berharap sebelum disahkan, RDTR ini harus melihat beberapa aspek yang dipertahankan. Misalnya wilayah pesisir, jangan sampai diizinkan mereklamasi laut/perairan, proteksi tanah Bali harus tetap menjadi acuan. Jangan gara-gara uang dan menjanjikan keuntungan bagi Bali, semua diabaikan. Fera di Tabanan juga sepakat dengan Bimasena. Ia melihat lahan-lahan hijau telah banyak

beralih fungsi. Ini disebabkan pengaruh materi. Sebagai warga Denpasar, Ketut Teken memberikan saran agar dalam Perda RDTR nanti juga mengatur soal penataan telajakan dan perumahan warga. Menurut Budiada di Tabanan, soal tata ruang, Bali sebenarnya sudah punya konsep inti yakni Tri Hita Karana. Dalam konsep itu sudah jelas diatur soal tata ruang. Tetapi karena perubahan pola pikir dan pengaruh lain, konsep itu perlahan telah bergeser. Bukan hanya peraturan di atas kertas, ia berharap yang terpenting adalah bagaimana implementasinya di lapangan. Sebab, bagaimanapun hebatnya sebuah aturan tetapi jika mudah dipengaruhi godaan materi, tidak akan ada gunanya. Karenanya pemerintah harus tegas. Warga Tabanan lainnya, Lilis, juga melihat bahwa sepertinya peraturan itu dibuat untuk dilanggar. Karena pengaruh materi, semua aturan tidak berlaku. (sikha)

Desa Adat

Dari Hal. 1

‘’Kalau tajen secara spesifik (diperdakan – red) kami di desa adat tidak setuju karena judi. Yang kita butuhkan adalah perlindungan adat dan budaya, sehingga apa yang diwariskan oleh leluhur kita dapat lestari,’’ ujar Bendesa Adat Legian IGN Sudiarsa, Jumat (6/4) kemarin. Menurutnya, tajen sangat berbeda dengan tabuh rah yang digelar tatkala ritual keagamaan. Sedangkan sabungan ayam merupakan aktivitas yang di dalamnya terjadi transaksi uang. ‘’Kami lebih setuju perda perlindungan untuk semua aktivitas budaya dan adat yang ada di Bali sebagai bentuk pengakuan pemerintah. Seperti makotekan, perang tipat, omed-omedan dan lainnya. Itu perlu sebelum orang

lain mengakui,’’ tegasnya. Diterangkan, tabuh rah merupakan pelengkap upakara yang di dalamnya mengandung makna sportivitas dan kebersamaan. ‘’Jadi kalau dulu tabuh rah menggunakan uang kepeng, diadakan saat upacara saja, dan satu kali saja, jadi bukan setiap hari,’’ katanya. Dia juga menilai perhatian pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya masih sebatas infrastruktur penunjang, seperti membangun pura, wantilan, dan lainnya belum menyentuh pelaku budaya itu sendiri. ‘’Bantuan sekarang masih seolah-olah fokus pada insfrastruktur budaya, hibah/bansos belum menyasar pelakunya. Seperti membangkitkan perajin genteng atau bata merah di Penarungan yang merupakan

warisan leluhur, namun mulai ditinggalkan. Mereka kita biayai, dibina, kalau sudah jadi dibantu mencarikan pasarnya, sehingga warisan nenek moyang itu tetap lestari,’’ pungkasnya. Sementara itu, Ketua PHDI Tabanan I Wayan Tontra meminta agar pemerintah bisa mengkaji ulang usulan perda tajen tersebut. Bahkan dirinya berharap jika ke depan tajen bisa dikembalikan ke fungsi awal yakni hanya digelar saat adanya upacara dan tidak menggunakan taruhan. Dikatakannya, awalnya tajen hanya diselenggarakan pada upacara tabuh rah saja. ‘’Namun, seiring perkembangan zaman pelaksanaan tajen justru mengarah dan berorientasi pada judi. Ini yang sangat disayangkan,’’ ucapnya. (mud/dok/san)

JAWA-BALI CROSSING - Rapat Komisi Amdal membahas Jawa Bali Crossing (JBC) untuk pemenuhan tambahan pasokan listrik dari Pulau Jawa ke Bali di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Rapat yang mengagendakan adendum amdal terkait aspek sosial dan budaya itu tidak mencapai kesepahaman.

Rapat Uji Amdal JBC

Belum Tuntas, Perlu Sosialisasi Kembali

Jakarta (Bali Post) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) mengadakan uji Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) proyek pembangunan Jawa Bali Crossing (JBC). Uji amdal yang dilaksanakan 5-6 April 2018 untuk melihat berbagai aspek dari Rencana Pembangunan SUTET 500 kV dari GISTET Paiton ke GISTET Antosari dan SUTT 150 kV dari GI Antosari ke GI Kapal oleh PLN UIP Jawa bagian Timur dan Bali I. Rapat Komisi Penilai Amdal itu mengagendakan pembahasan adendum amdal atau tambahan klausul maupun pasal-pasal dari isi perjanjian induk kontrak karya yang sudah diselesaikan pada tahun 2014 silam. Sebanyak 21 utusan pemangku kepentingan se-Bali hadir untuk mencari pemahaman bersama. Utusan yang hadir antara lain dari Tim Pemrakarsa, Tim Konsultan, unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kepala Dinas terkait Provinsi Bali, SKPD dan Kepala Dinas terkait Kabupaten Buleleng, SKPD dan Kepala Dinas terkait Kabupaten Tabanan, perwakilan LSM, serta pangempon pura. Rapat juga dihadiri lengkap pengurus PHDI se-Bali yaitu Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris PHDI Bali beserta para Ketua PHDI di delapan kabupaten dan Kota Denpasar. Meski belum ada kesepahaman, Sekretaris Komisi Penilai Amdal Pusat KLH Ary Sudijanto selaku pimpinan rapat mengatakan ada nilai positif yang bisa diambil dari pertemuan tersebut yaitu

rapat berlangsung penuh kebersamaan. ‘’Sekalipun dapat saya katakan deadlock, tetapi forum ini bisa menjadi forum silaturahmi,’’ kata Ary sebelum menutup rapat di Gedung Manggala Wanabakti, Kantor KLH, Jakarta, Jumat (6/4) kemarin. Sebelumnya, Nyoman Genep dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Buleleng mengatakan pihaknya telah mengkaji rencana pembangunan ini dari sisi lingkungan hidup. ‘’Intinya kami telah mengkaji. Namun perlu mendapat tekanan dari aspek sosial budaya. Karena ada pura dan kawasan suci. Oleh karena itu, koordinasi menjadi sangat penting,’’ ujarnya. Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengapresiasi pertemuan ini. Menurutnya, pertemuan ini untuk mendengarkan aspirasi semua pemangku kepentingan di masyarakat yang memang dari aspek sosial budayanya belum dilaksanakan secara maksimal. ‘’Masukan-masukan dari masyarakat baik teknis maupun kajian sosial budayanya banyak sekali kurangnya. Ini merupakan salah satu ‘PR’ besar di Bali dan harus dilaksanakan terkait aspek amdalnya,’’ kata Sudiana. Menurutnya, sikap Parisada sudah jelas, menolak. Karena adanya masalah kepercayaan, masalah prinsip yang harus dipegang PHDI dan umat Hindu di Bali. ‘’Yaitu adanya putusan bhisama, yang tidak boleh menyambung Jawa dengan Bali. Jadi ini memang hal-hal yang perlu diperhatikan kesucian pura merupakan

Umat Muslim Dari Hal. 1

Hadir pula pada kesempatan itu, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar Kadek Agus Arimbawa dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Selain itu hadir pula komunitas umat Muslim Kota Denpasar. Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede meminta warga berjuang sekuat tenaga memenangkan Koster-Ace di Kota Denpasar. Ia pribadi optimistis kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu tidak hanya memenangkan suara di Kota Denpasar, melainkan memenangkan suara di Bali secara keseluruhan. Ia mengulas ke belakang kemenangan PDI Perjuangan di Kota Denpasar selama dua periode pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar. Kemenangan itu, kata Ngurah Gede, adalah kemenangan PDI Perjuangan yang harus diulang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang. ‘’Kita menang dua periode pada pemilu di Kota Denpasar. Sekarang, mari kita menangkan kembali Koster-Ace di Bali, khususnya di Kota Denpasar. Mari kita rebut suara secara maksimal di sini,’’ ajaknya. Ratusan warga Kelurahan Pemecutan yang hadir siap memenangkan Koster-Ace. Mereka bertekad mengulang sukses kemenangan dua periode saat pemilihan wali kota lalu. Bahkan, mereka menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada pilkada serentak Juni mendatang. Wayan Koster yang menerima dukungan itu mengucapkan terima kasih atas kebulatan tekad yang ditunjukkan warga Kelurahan Pemecutan. Ia kemudian memaparkan berbagai program kerja prioritas yang akan dijalankannya jika terpilih kelak melalui konsep yang disebutnya Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Khusus di Kota Denpasar, ada beberapa program prioritas yang akan dikedepankannya, utamanya soal pembangunan infrastruktur jalan. Sebab, sebagai etalase Pulau Bali, sudah seharusnya Kota Denpasar tampil secara baik. ‘’Denpasar ini etalase Bali. Seharusnya dia rapi, bersih, mencerminkan budaya seperti slogannya selama ini. Ke depan, ini yang akan kita perkuat,’’ kata Koster. (kmb)

hal paling utama. Taksu-nya masyarakat Bali,’’ tegasnya. Sikap tegas PHDI juga disampaikannya ketika ditanya apakah ada kompromi apabila yang tersambung hanya sebatas kabel? ‘’Kalau namanya nyambung ya… sama saja. Walaupun hanya kabel kan jelas namanya nyambung,’’ tandasnya. Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan awalnya dia berharap Rapat Uji Amdal memberi progres lebih baik untuk penyelesaian pembangunan yang sudah dimulai sejak tahun 2008 ini. ‘’Tadi sebenarnya kita mulai membahas hanyalah adendum amdalnya saja. Yang sebenarnya induknya sudah selesai di tahun 2014. Artinya, kita sudah pada tahap mau buat gardu induk, jalan akses, juga mau nanam kabel yang sebenarnya juga akan digunakan untuk pemenuhan listrik di pura, yang sampai saat ini belum bisa dialiri listrik, karena belum boleh mengaliri jaringan listrik di sana,’’ katanya. Kendati demikian, pihaknya menghormati. Ke depan, PLN mencoba memperbaiki dari sisi kebijakan dengan sosialisasi lebih lebih baik lagi. Semua stakeholder harus memahami bahwa kebutuhan pemenuhan listrik di Bali sudah sangat dibutuhkan, apalagi ada panduan pembangunan daerah. ‘’Jadi harus kita sosialisasikan, sehingga jangan sampai di sisi tataran pelaksanaan ditolak. Mengapa keputusan yang sudah diambil, akhirnya mentah lagi,’’ sesalnya.(kmb4)

Negara Besar Dari Hal. 1

Kepala Negara mengaku selama 3,5 tahun terakhir ini dirinya atau para anggota Kabinet Kerja gencar bicara dan mengerjakan proyek infrastruktur fisik. ‘’Kita mulai dari bidang infrastruktur karena sebagai negara besar, kita jauh tertinggal dari negara-negara tetangga sehingga perlu dikejar,’’ ucapnya. Ia menyebutkan, upaya mengejar ketertinggalan terutama dilakukan untuk saudara-saudara yang ada di wilayah Indonesia Timur, meskipun di bagian tengah dan barat juga dikerjakan. ‘’Kondisi Indonesia Timur tertinggal jauh sekali dengan daerah lainnya, terutama dengan Jawa,’’ imbuhnya. Akibat ketertinggalan itu menyebabkan adanya disparitas harga berbagai kebutuhan pokok seperti BBM. Tiga tahun lalu, harga pre-

mium di Jawa sekitar Rp 6.000-an, sementara di Wamena mencapai sekitar Rp 60.000-an. ‘’Saat cuaca buruk yang mengakibatkan sarana transportasi tidak mungkin beroperasi, harga BBM akan semakin mahal,’’ katanya. Ia juga mencontohkan kondisi di Kabupaten Nduga, jalan di ibu kota kabupatennya saja, barang semeter pun tidak ada yang beraspal. Presiden menyebutkan tahapan kedua setelah pembangunan infrastruktur fisik adalah investasi ke pembangunan sumber daya manusia. Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengatakan revolusi mental yang dilaksanakan pemerintah saat ini bukan jargon yang terusmenerus diiklankan. ‘’Memberikan contoh yang baik seperti bagaimana etos kerja yang baik lebih baik daripada kita berteriak-teriak,’’ tutur Presiden Jokowi. (ant)

Hasil Disertasi Dari Hal. 1

Tidak sampai di situ, Prof. Hasan dan rekan-rekannya juga mempelajari penelitian ilmiah dr. Terawan yang dipublikasikan di Bali Medical Journal yang tentunya sama dengan hasil disertasi. ‘’Dari hasil kajian itu, lagi-lagi disimpulkan bahwa hasil penelitian itu tidak memiliki landasan ilmiah,’’ jelas Hasan. Prof. Hasan menyebutkan salah satu contoh di mana dr. Terawan mengambil referensi dari penelitian Guggenmos yang dianggap keliru karena perbaikan stroke menurut Guggenmos bisa dilakukan dengan implantasi microelectrodes di kortek. ‘’Jadi perbaikan stroke bukan karena heparin. Hal-hal yang tidak

akurat semacam ini terjadi pada seluruh diskusi hasil penelitian. Itu sama artinya, bahwa tidak ada satu pun referensi yang mendukung hasil disertasi,’’ kata Hasan. Sebelumnya, Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto mengatakan dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (4/4), bahwa metode cuci otak melalui DSA yang dilakukannya telah dilakukan penelitian ilmiah bersama lima orang lainnya di Universitas Hassanudin Makassar. ‘’Mengenai DSA, karena ini merupakan teknis medis menjadi tanggung jawab saya untuk saya jelaskan. DSA sudah saya disertasikan di Universitas Hasanuddin,’’ kata Terawan. (ant)

SABTU, 7 April 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih Wraspati

Kalpa Mapadudusan Alit (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:30 Wita Belajar Menggambar Menggambar Ibu,

Anak dan Boneka 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:05 Wita Dharma Wacana Pitra Yadnya dan atma Wedana (1)

12:30 Wita Folk Song 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz Bali Post Go To School 15:05 Wita Parameter

15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Bali Channel Tourist TV 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Pitra Yadnya Pinandita Istri Nengah Tapak Br. Sibang, Jagapati, Abiansemal-Badung

17:30 Wita Gita Santhi Sekaa Santhi Pedom Sari (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV

22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Penyalonarangan Pura Desa Dalem Budamanis (1) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Paing, 7 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Menilik Bisnis Kuliner Ubud Dulu dan Kini

Restoran Makanan Khas Bali, ”Healthy Food” hingga ”Up Scale” Siapa yang tidak kenal Ubud. Kampung turis itu terkenal di Indonesia bahkan di dunia. Sebelum kemerdekaan Indonesia, sekitar tahun 1920-1930 Ubud telah dikunjungi orang dari berbagai negara. Kedatangan mereka disambut dengan makanan khas Bali. Seiring pertumbuhan bisnis pariwisata yang pesat, kuliner Ubud ikut berkembang sesuai tren karena kuliner tidak lagi sekadar suguhan menyambut tamu melainkan sebagai bisnis. Bahkan, di Ubud terdapat banyak restoran dengan menu terbaik dan harga termahal di dunia atau yang disebut Restoran Up Scale atau fine dining. PEMILIK Restoran Casa Luna yang juga saksi sejarah perkembangan Ubud I Ketut Suardana (60) menuturkan, masyarakat Ubud terutama dari puri pada saat sebelum era kemerdekaan, menyajikan makanan khas Bali sebagai persembahan kepada tamu khusus. Setelah kemerdekaan, sekitar tahun 1960-an ketika pariwisata Bali memasuki masa-masa awal sebagai sebuah industri, turis mulai berdatangan ke Ubud. Tidak hanya berwisata, mereka juga membawa ide-ide baru khususnya dalam hal makanan. “Mereka membawa taco, makanan India, yogurt. Itu diadopsi oleh warung dan berkembang menjadi rumah makan,” ungkapnya. Tahun 1967-an merupakan tonggak

perkembangan kuliner di daerah Ubud. Tahun 1980-an Ubud mulai berubah. Tidak hanya kuliner-kuliner baru bermunculan, tapi penataan untuk tempat wisata mulai ada benihnya. Termasuk munculnya restoran-restoran di Ubud untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang berlibur atau berkunjung. Saat itu ada 5 - 10 restoran yang muncul. “Tahun 1990an, jumlah restoran di Ubud masih bisa dihitung dengan jari tangan,” ujar Suardana. Setelah tahun 2000-an, lanjut Suardana, restoran di Ubud mulai menjamur jumlahnya mencapai ratusan. “Sekarang mungkin sudah 600-an restoran,” imbuhnya. Ia mencoba mengingat restoran pertama berdiri di

Ubud. Di antaranya yaitu Murni’s Restaurant, Okawati dan Candri. Restoranrestoran tersebut secara umum dimiliki orang lokal. “Murni’s Restaurant misalnya dimiliki orang asing tapi menikah dengan orang lokal,” ungkapnya. Restoran milik Suardana sendiri, “Casa Luna” mulai berdiri tahun 1990-an. Menu-menu yang disajikan oleh restoran-restoran tersebut beraneka ragam mulai dari aneka makanan tradisional Bali hingga makanan ala Barat. Sedangkan menu Bali yang mulai dikenal orang asing seperti nasi campur, babi guling, betutu. Adanya homestay di Ubud turut menyuburkan restoran di sekitarnya. Karena orang yang tinggal di homestay, untuk mencari makan siang atau makan malam, mereka singgah ke restoran itu. Namun, homestay juga mulai menyajikan menu simpel seperti roti panggang, salad, dll. Lambat laun, muncul tren-tren makanan. Ubud yang identik dengan wisata spiritual juga mengalami perkembangan healthy food, seperti makanan vegetarian

dan kombucha tea. Diperkirakan, healthy food ini hits pada tahun 1990-an hingga tahun 2000. Namun sampai saat ini, healthy food masih digemari beberapa kalangan. Selanjutnya, kopi mulai digemari terutama kalangan muda. Kedai-kedai kopi bermunculan, tidak hanya di Ubud tapi juga Denpasar dan wilayah Bali lainnya. Barista, peracik kopi justru muncul dari kalangan muda. Tren makanan berlanjut. Saat ini dikatakan tren makanan yang sedang digandrungi adalah makanan pedas dengan level-level tertentu. Tantangan makan pedas dengan level tertentu menjadi daya tarik tersendiri. Pengamat pariwisata kuliner Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. mengatakan, perkembangan pariwisata Ubud telah membuat Ubud menjadi destinasi kuliner. Dibuktikan dengan ramai dan larisnya beberapa kuliner lokal di Ubud, yang notabene menyajikan makanan khas Bali. Seperti nasi Ayam Kedewatan yang menjadi ikon Ubud. Ada juga babi guling Bu Oka, Bebek Bengil, Bebek Tepi Sawah. “Tidak ada daerah sekaya

Ubud di Bali yang dikunjungi karena kulinernya,” ujarnya. Di Ubud tidak hanya makanan lokal Bali yang berkembang, tapi juga restoran yang menjadi tujuan wisata karena harganya yang mahal. “Bahkan restoran yang mahal di dunia ada di Ubud. Disebut restaurant up scale atau fine dining. Misalnya Swept Away, Locavore, Mosaic. Di Sanur juga ada tapi hanya satu-dua. Kalau Ubud cukup banyak,” ungkapnya. Wisata kuliner telah menjadi atribut baru destinasi Ubud. Seperti buku yang ditulisnya yaitu Wisata Kuliner, Atribut Baru Destinasi Ubud. Dalam buku itu disebutkan kuliner memberikan daya tarik baru terhadap Ubud. Semula Ubud merupakan daerah tujuan wisata budaya. Dulu Ubud terkenal dengan seni rupa, lalu seni pertunjukan, sekarang sudah bergeser. “Sekarang semua itu masih ada, tapi datang kuliner yang memberikan daya tarik baru,” imbuhnya. Dengan hadirnya kuliner, daya tarik Ubud mendapat energi baru. Sehingga membuat orang ingin lagi ke Ubud. (kmb42)

Bali Post/may

I Ketut Suardana, pemilik Restaurant Casa Luna Ubud.

Agrodyke, Pengganti Pupuk Kompos PETANI sering mengalami sejumlah kendala dalam proses produksi. Salah satunya mengenai penggunaan pupuk yang tidak dapat dipergunakan terus-menerus karena membuat tanah menjadi jenuh. Produktivitas tanah pun menurun. Dalam usaha meningkatkan kembali produktivitas lahan, diperlukan pupuk organik dengan takaran yang cukup tinggi dan waktu yang lama. Menurut dosen sekaligus peneliti dari Univesitas Warmadewa Ir. I Gede Sutapa, M.P. untuk mengembalikan produktivitas lahan diperlukan waktu lama yaitu 2-3 tahun. Sehingga hal ini menjadi faktor penghambat dalam penyediaan lahan dan aplikasi penanaman dalam skala luas. Kendala uta-

Bali Post/win

Ir. I Gede Sutapa, M.P.

manya, kata Sutapa, adalah soal waktu serta biaya yang tinggi. Menghadapi masalah tersebut, Sutapa dalam penelitiannya berhasil membuat pupuk, sejenis pupuk organik yang

ia sebut Agrodyke. Agrodyke mampu sebagai pengganti pupuk organik/kompos dengan efektif dan efisien. Dosen peneliti pupuk organik ini telah mengujinya pada lahan sawah yang ditanami jagung manis. Sebanyak 10,95 ton produk hasil temuannya itu diaplikasikan pada lahan satu hektar. Hasilnya tidak berbeda dengan penggunaan pupuk kompos sebesar 10,66 ton dalam satu hektar. Pupuk temuannya itu juga mampu meningkatkan Ph tanah dari 4,5 menjadi 6,5. “Jumlah mikroorganisme meningkat secara signifian dan tekstur tanah menjadi gembur,” ungkapnya. Penggunaan Agrodyke juga lebih singkat. Hanya dalam waktu 3 bulan, produktivitas lahan bisa kembali. (kmb42)

Mitha Dewi Terinspirasi Via Vallen P E R K E M BANGAN musik pop Bali kian menggeliat. Pasalnya, banyak penyanyi pendatang baru dengan ciri khas dan genre masing-masing hadir menyemarakkan belantika musik Bali. Kualitasnya pun tidak kalah saing dengan penyanyi-penyanyi ternama. Salah satunya adalah Mitha Dewi. Bahkan, kini wanita cantik ini tengah mempersiapkan album perdananya. Sejauh ini, pemilik nama lengkap Luh Putu Eka Dewi Paramitha, S.E. ini telah merilis tiga single, di antaranya “Serempet Babi Ngepet”, “Tusing Perlu”, dan “Jablay Happy”. Hal ini membuktikan keseriusan Mitha Dewi dalam menekuni dunia tarik suara, khususnya belantika musik pop Bali. Mitha Dewi menjelaskan jika kehadiran dirinya di industri musik pop Bali tak

ingin disebut hanya ikutikutan. Ia pun menegaskan bahwa dirinya sangat mencintai musik Bali dan akan terus berkarya untuk ajegnya lagu pop Bali ke depannya. “Saya sangat menyukai dan mencintai musik pop Bali. Dalam berkarier, saya tidak mau dibilang ikut-ikutan atau sekadar numpang lewat. Saya memang hobi menyanyi dan astungkara saya akan terus berkarya ke depannya,” tandas perempuan kelahiran Singaraja, 3 April 1994 beberapa waktu lalu. Dalam menciptakan sebuah karya, Mitha Dewi mengaku terinspirasi dari perjalanan karier seorang Via Vallen yang merintis karier dari bawah hingga bisa sukses seperti sekarang ini. “Saya sangat mengidolakan sosok Via Vallen. Untuk itulah, genre lagu pop Bali yang saya bawakan

nuansanya dangdut koplo,” imbuhnya. Ditanya terkait kendala yang dihadapi sebagai pendatang baru, Mitha Dewi mengungkapkan hampir tidak ada. Hal itu lantaran dirinya didukung oleh keluarga besarnya. Di samping juga karena hobi menyanyi sejak kecil. Ke depan, perempuan yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha sukses itu berharap bisa terus berkarya di belantika musik pop Bali. selain itu, karya-karya yang dihasilkan mampu diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. “Semoga saja apa yang saya hadirkan bisa menghibur dan diterima seluruh lapisan masyarakat. Saya juga berpesan kepada seluruh penyanyi pendatang baru mari sama-sama berjuang untuk memajukan industri belantika musik pop Bali,” ujarnya. (win)

Mitha Dewi, penyanyai Bali bergenre dangdut koplo.

Bali Post/win

Bali post/ist

BEM PEM Unud -- Pengurus BEM PEM Universitas Udayana (Unud) diterima Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerjanya, Kamis (5/4) sore. Dalam audiensi tersebut, disampaikan tentang harapan Pilgub Bali 2018 dan kajian reklamasi Teluk Benoa Aliansi BEM se-BaliDewata Dwipa. Presiden BEM PM Universitas Udayana Khosyi Rukito melaporkan pihaknya akan melakukan edukasi kepada masyarakat melalui program ‘‘Punapi Gatra Pilgub Bali’’, dan juga beberapa kegiatan lainnya.

Dampak Bocornya Data Pengguna Facebook

Harga Saham Facebook Jatuh, Zuckerberg Diminta Mundur Jakarta (Bali Post) Facebook akhirnya mengakui informasi pribadi hingga 87 juta pengguna, sebagian besar di Amerika Serikat, kemungkinan bocor atau disalahgunakan. Ini berarti data yang bocor meningkat dari pemberitaan sebelumnya, yang diperkirakan hanya 50 juta data. Akibat kebocoran tersebut, Facebook menghadapi tekanan mulai dari harga saham yang jatuh, diperiksa dan dipanggil sejumlah negara termasuk Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara segera memanggil pengelola Facebook karena indikasi kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia mencapai 1 juta data pengguna. Dua pekan lalu, kata Rudiantara pihaknya telah mencoba mengonfirmasi ke Facebook mengenai data yang bocor, dan diinformasikan ada. Hanya mengenai jumlahnya belum bisa dipastikan. Pemimpin pelaksana Mark Zuckerberg mengatakan kebocoran data 80 juta pengguna dalam jumpa pers Rabu (4/4). Ia mengakui bahwa Facebook tidak melihat “dampak berarti” pada pertumbuhan pengguna dari skandal itu, meskipun ia menambahkan, “Itu tidak baik”. Akibat pengakuannya itu, saham perusahaan tersebut naik lebih dari 3 persen setelah acara tersebut. Saham terakhir Facebook turun 0,6 persen pada Rabu menjadi 155,10 dolar AS. Saham mereka telah jatuh lebih dari 16 persen sejak

skandal Cambridge Analytica terbongkar. Zuckerberg mengatakan kepada wartawan bahwa dia

menerima tuduhan atas kebocoran data, yang membuat marah pengguna, pengiklan dan anggota parlemen, se-

Bali Post/ant

DIDESAK MUNDUR - Foto keluarga CEO Facebook Mark Zuckerberg. Zuckerberg didesak mundur setelah mencuatnya skandal kebocoran data pengguna media social terbesar tersebut.

mentara juga mengatakan bahwa dia masih orang tepat untuk mengepalai perusahaan yang ia dirikan tersebut. Dia mengatakan, dia tidak memecat siapa pun atas skandal itu. “Hidup adalah tentang belajar dari kesalahan dan mencari tahu apa yang perlu Anda lakukan untuk maju,” kata Zuckerberg. Salah satu orang terkaya di dunia itu menyatakan bahwa dia tidak menyadari adanya perundingan tersebut di dewan “Facebook” tentang pengunduran dirinya, meskipun hal itu akan menjadi tantangan bagi para direktur karena Zuckerberg adalah pemegang saham pengendali. ‘’Facebook pertama kali mengakui pada bulan lalu bahwa informasi pribadi tentang jutaan pengguna secara tidak benar berakhir di tangan Cambridge Analytica,” katanya. Zuckerberg akan memberi kesaksian tentang masalah ini minggu depan sebelum Komite Energi dan Perdagangan Amerika Serikat. Sementara itu, Australia juga memulai penyelidikan tentang dugaan pelanggaran undang-undang privasi oleh raksasa Facebook setelah perusahaan tersebut memastikan kabar kebocoran data pribadi milik 300.000 pengguna di Australia. (rtr/ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Sabtu, 07 April 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu