20 HALAMAN
NOMOR 135 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu umanis, 6 januari 2018
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Bali Post/eka
ANUGERAH PERS - Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha foto bersama dengan para penerima Anugerah Pers Ketut Nadha Nugraha, Jumat (5/1) kemarin. Pada penganugerahan ke-17 ini diberikan kepada Desak Putu Kari (alm), I Wayan Gatha, I Ketut Jati, Subak Mambal, pers kampus Visi Undiksha, dan pers kampus Akademika Universitas Udayana. Upacara penyerahan dilangsungkan di Gedung Pers Bali Ketut Nadha yang dihadiri Bupati, anggota DPRD, tokoh Bali, akademisi, pengusaha dan mahasiswa.
Bali ’’Restart’’
Bali harus dibangun ulang dari akar masalahnya yakni pariwisata. Sebab, pariwisata belum memberi manfaat maksimal pada masyarakat Bali. Bali harus kembali menyeimbangkan pembangunan di bidang pariwisata, pertanian dan industri kecil. Caranya, sektor pariwisata harus menyerap produk pertanian Bali. Selain itu perlu dikembalikan high quality tourism berbasis community. Pembentukan desa wisata harus menjadi prioritas. Sebab, dari jumlah akomodasi pariwisata saat ini, hanya maksimal 8 persen yang dimiliki orang Bali dan itu pun warisan di wilayah Sanur, Ubud, dan sebagian kecil di Kuta. Demikian terungkap dalam diskusi ‘’Bali Restart’’ serangkaian Penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha Ke-17 di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Jumat (5/1) kemarin. Praktisi ekonomi Dr. I Gde Made Sadguna mengatakan, penyeimbangan pariwisata, pertanian dan ekonomi kreatif membutuhkan perubahan mindset dan membutuhkan cara berpikir out of the box. Perlu ada strategi reorientasi dan inklusif growth. Reorientasi pertama di bidang pariwisata, perlu dikembalikan high quality tourism berbasis community. Bentuk komitmennya nanti adalah desa wisata, dan harus dominan di pariwisata. Kemudian, perlu dikembangkan pembangunan agribisnis yang diintegrasikan dengan agrotourism berlokasi di desa. ‘’Di situlah bisa pertanian diintegrasikan dengan sektor pariwisata,’’ jelasnya. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, sebetulnya ada
tiga sektor yang selama ini menggerakkan perekonomian Bali. Yakni, pariwisata, pertanian dalam arti luas, dan industri kreatif atau UMKM. Pariwisata yang sangat rentan dengan isu-isu kebencanaan, keamanan, dan lainnya, justru lahir dari pertanian. Ketika sekarang pariwisata terpuruk karena erupsi Gunung Agung, bisa jadi karena sektor pariwisata telah alpaka guru dengan ‘’ibu’’ yang melahirkannya. Untuk keluar dari keterpurukan, pemerintah kini mengupayakan peningkatan daya saing dan mengatasi kesenjangan. ‘’Saat ini pemerintah fokus pada pola-pola pembangunan yang holistik, terintegrasi, dan memperhatikan lingkungan untuk mengatasi kesenjangan, meningkatkan daya saing dan nilai tambah
Bali,’’ ujarnya. Ketua Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, Bali harus dibangun ulang dari akar masalahnya yakni pariwisata. Pasalnya, ada lebih dari 400 ribu orang yang bekerja di sektor pariwisata. Bila sektor pariwisata mengalami penurunan, akan sangat sulit untuk menyalurkan tenaga kerja itu ke sektor lain. Kemudian dari jumlah akomodasi pariwisata, hanya maksimal 8 persen yang dimiliki orang Bali dan itu pun warisan di wilayah Sanur, Ubud, dan sebagian kecil di Kuta. ‘’Kita harus membangun pariwisata kerakyatan yang berbasis di desa-desa,’’ ujarnya. Hal. 19 Status Awas
Pariwisata Harus Memberi Manfaat pada Masyarakat
Menurut Murjana Yasa, pertanyaan itulah yang wajib dipikirkan dan dijawab oleh segenap komponen masyarakat Bali khususnya para decision maker di Bali. Ditegaskan, ekonomi yang inklusi secara makro adalah pertumbuhan yang stabil dan meningkat serta diikuti oleh penurunan kemiskinan dan kesenjangan serta penurunan angka pengangguran. Artinya, pertumbuhan ekonomi yang benar-benar dinikmati oleh masyarakatnya. ‘’Bali harus menuju ke situ. Mewujudkan ekonomi yang inklusi itu,’’ tegasnya. Selama ini, ada kesan Bali begitu mengagung-agungkan pariwisata. Namun, Murjana Yasa justru mempertanyakan apakah pariwisata itu sudah menyejahterakan rakyat Bali? Hal. 19 Adat Budaya
PERTUMBUHAN ekonomi Bali selalu diagung-agungkan. Wajar, karena selalu di atas rata-rata nasional. Begitu juga dalam keberhasilan penanganan masalah kemiskinan dan pengangguran, prestasi Bali juga disebut-sebut di atas rata-rata nasional. Namun, ada satu pertanyaan yang menggelitik, apakah ekonomi Bali itu sudah dinikmati secara maksimal oleh masyarakat Bali? Pertanyaan itulah yang dilontarkan pengamat sosial dan pembangunan SDM Universitas Udayana Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si. pada diskusi ‘’Bali Restart’’, Jumat (5/1) kemarin.
Murjana Yasa
Alit Wiraputra
Causa Iman Karana
Gde Pitana
Putu Astawa
Gde Made Sadguna
Adi Nugroho
Direkomendasi Jadi Cawagub Bali
Sudikerta Berlapang Dada
Bali Post/ant
REKOMENDASI - Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta menerima rekomendasi dari Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto.
PAKET Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra - I Ketut Sudikerta akhirnya final. Menyusul telah diserahkannya rekomendasi baru oleh DPP Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/1) kemarin. Rekomendasi itu langsung diterima Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta. Rekomendasi diserahkan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Sudikerta menyatakan berlapang dada rekomendasinya sebagai calon gubernur dicabut, berganti menjadi calon wakil gubernur dari partai beringin. ‘’Keputusan tim pilkada partai melalui ketua umum menugaskan saya sebagai wakil gubernur Bali melanjutkan pembangunan Bali ke depan. Saya menerima dengan lapang dada penugasan yang diberikan oleh partai demi masyarakat Bali,’’ ujar Sudikerta yang juga Ketua
DPD I Partai Golkar Bali ini dikonfirmasi via telepon. Sebelum penyerahan rekomendasi baru, Sudikerta menyatakan sudah meminta agar penugasan sebagai calon wakil gubernur Bali kepada tiga nama untuk dipilih salah satunya. Mereka; Gde Sumarjaya Linggih (Demer), A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi), dan I Wayan Geredeg. Namun, DPP justru menegaskan jika dirinya tidak boleh melempar penugasan itu kepada kader yang lain. Kalau tidak, sama saja dengan melanggar AD/ART partai dan wajib dikenakan sanksi. ‘’Sanksi tentu pemecatan. Persoalannya kalau saya dipecat, saya indisipliner seperti itu, saya tidak memiliki etika, moral, dan tidak menunjukkan loyalitas saya kepada partai. Sehingga saya berpikir, merenung, apa pun yang menjadi
penugasan partai untuk tetap selalu patuh, tunduk dan setia dalam menjalankan tugas-tugas tersebut,’’ imbuh Wakil Gubernur Bali ini. Menurut Sudikerta, keluarga pun awalnya prihatin dan sedih saat mengetahui dirinya akan dicalonkan sebagai wakil gubernur, bukan gubernur seperti rekomendasi awal. Akan tetapi, keluarga lantas menyerahkan penuh kepada dirinya untuk memutuskan yang terbaik. Utamanya untuk tetap bisa melakukan pengabdian membangun daerah Bali. ‘’Tentu sebagai kader partai, kami sangat berkomitmen menjalankan soliditas partai, menjalankan amanah partai dan juga taat dan tunduk pada aturan partai,’’ tandas mantan Wakil Bupati Badung ini. Hal. 19 Pasangan Calon
denpasar
2
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
figur
Bali Post/rah
Lewat Jalan Tikus
SEJAK Gunung Agung berstatus awas, beberapa orang nekat mendaki sampai di puncak. Bahkan, warga negara asing ikut naik dan merekam kondisi kawah puncak gunung tertinggi di Bali tersebut. Terkait hal itu, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana mengatakan, jalan menuju ke puncak Gunung Agung sudah diawasi dan dijaga. Namun, para pendaki tersebut lewat jalan tikus yang melintasi hutan. ‘’Kami sudah antisipasi. Bhabinkamtibmas bekerja sama dengan aparat desa dan rekan TNI melakukan pengawasan jalan menuju puncak. Namun, ada yang nyuri-nyuri lewat jalan tikus di tengah hutan,’’ katanya, Jumat (5/1) kemarin. Menurut pria berbadan subur ini, Polda beserta seluruh jajarannya mengimbau agar jalur tikus juga diawasi. Selain itu, pengawasan juga makin dioptimalkan. ‘’Ke depan, kami tingkatkan lagi,’’ ujar mantan Kapolresta Denpasar ini. Ditanya soal sanksi, jenderal bintang satu asal Tabanan ini mengatakan, pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan. Sedangkan dari keterangan pendaki yang ditemui petugas, aksi mereka itu didorong karena penasaran dengan kondisi puncak Gunung Agung. ‘’Kami mengimbau demi keselamatan, patuhi aturan yang dikeluarkan instansi terkait,’’ pintanya. (rah)
Dewan Minta Disdikpora Rancang Pola Penerimaan Siswa Baru
Denpasar (Bali Post) – Pola penerimaan siswa baru yang berlaku pada tahun ajaran 2017/2018 lalu, menerapkan empat kategori yakni zonasi, nilai ujian murni (NUM), prestasi dan siswa miskin. Pola ini dinilai masih menyisakan persoalan di masyarakat, terutama penerapan zonasi yang banyak menuai keluhan. Menyikapi hal itu, kalangan anggota DPRD Denpasar khususnya dari Komisi IV meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar merancang pola yang tepat yang akan diterapkan pada periode penerimaan siswa baru mendatang. Hal itu terungkap dalam rapat kerja antara Komisi IV DPRD Denpasar dengan jajaran Disdikpora Denpasar di Ruang Sidang Utama DPRD Denpasar, Jumat (5/1) kemarin. Rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Made Muliawan Arya dan dipandu Ketua Komisi IV Gede Semara itu dihadiri sejumlah anggota Komisi IV, Kepala Disdikpora I Wayan Gunawan serta sejumlah kepala SMP. Sejumlah anggota Komisi IV seperti Wayan Warka, A.A. Putu Wibawa dan AAN Gede Widiada dalam kesempatan tersebut mengungkapkan perlunya ada mekanisme yang baik dalam sistem penerimaan siswa baru mendatang. Belajar dari permasalahan yang muncul pada penerimaan siswa baru tahun ajaran lalu, sistem zonasi masih perlu disempurnakan. Terlebih, saat ini sebaran sekolah negeri, khususnya di tingkat SMP belum marata. Melihat kondisi tersebut, Warka berharap agar digunakan pola desa/kelurahan per kecamatan. Artinya, siswa yang ada di Kecamatan Denpasar Barat tidak bisa ikut mencari sekolah di Denpasar Timur. Begitu pula sebaliknya. Dengan pola ini, sebaran akan lebih merata. Sementara itu, Widiada menegaskan, ke depan agar semua sekolah dirancang memiliki kualitas yang sama. Dengan begitu, tidak ada lagi istilah sekolah favorit dan nonfavorit. Begitu pula dengan sekolah swasta agar lebih meningkatkan kualitasnya, sehingga siswa bisa mencari sekolah bersangkutan. ‘’Kita harus bisa meniru pola yang diterapkan Jakarta, bagaimana sekolah itu kualitasnya bisa sama,’’ katanya. Hal senada juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD Denpasar I Made Muliawan Arya alias De Gajah. Ia meminta Disdikpora Denpasar secepatnya merancang sistem penerimaan siswa baru yang lebih efektif dan efisien. ‘’Saya menyarankan Disdikpora secepatnya melakukan kajian dalam menyusun pola yang akan diterapkan agar bisa meminimalisasi keluhan,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Denpasar Wayan Gunawan menyampaikan terima kasihnya atas segala masukan yang disampaikan dewan. Ditegaskan, pihaknya akan melakukan kajian serta mengakomodasikan semua masukan dalam merancang pola yang diterapkan pada penerimaan siswa baru mendatang. (kmb12)
Bali Post/eka
PARASAILING - Wisatawan melihat suasana pelabuhan dari udara saat bermain parasiling di Benoa. Kawasan perairan Benoa menjadi pusat wisata tirta di Bali Selatan.
Narkoba Senilai Rp 1,3 Miliar Diamankan Dipasok Napi Luar Bali
Denpasar (Bali Post)-
Tim Ditresnarkoba Polda Bali bersama Satgas Counter Transnational Organize Crime (CTOC) berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu (SS) 732,1 gram. Barang bukti tersebut senilai Rp 1.317.780.000. Estimasinya, 1 gram SS seharga Rp 1,8 juta. Terkait kasus tersebut, petugas menangkap empat tersangka yakni Ni Luh Putu Mega Karisma (25) dan Riantoni Akbar (27) di Jalan Majapahit, Kuta, Kamis (4/1) lalu. Sedangkan Dedik Supramono (32) dan Edwin Ardiansah (26) dibekuk di Jalan Kebo Iwa Selatan Gang Nangka, Denpasar Barat. Barang terlarang tersebut dikirim oleh narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Madiun, Jawa Timur. Dikonfirmasi Jumat (5/1) ke-
marin, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja didampingi Wakil Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko mengatakan, tersangka Mega merupakan ibu rumah tangga. Terungkapnya kasus ini berawal dari hasil penyelidikan tim gabungan Ditresnarkoba dan CTOC. Dari penyelidikan tersebut, diperoleh informasi akan ada pengiriman narkoba dari luar Bali dalam jumlah besar. Pada Kamis (4/1) pukul 20.30
Wita, polisi menangkap tersangka Mega di depan kamar kosnya di Jalan Majapahit, Kuta. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamarnya. Saat memeriksa boneka monyet, polisi menemukan enam paket SS seberat 605,4 bruto. ‘’Tersangka mengaku mendapatkan barang terlarang ini dari kurir. Pengirimnya napi dari Lapas Madiun,’’ ujar AKBP Sudjarwoko. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan. Tersangka Mega mengaku disuruh menyerahkan SS tersebut kepada Akbar yang kos di Jalan Darmawangsa, Kuta Selatan, Badung. Polisi langsung menggerebek kos Akbar pukul 21.30 Wita. Selain menangkap Akbar,
Denpasar (Bali Post) – Jajaran Komisi III DPRD Kota Denpasar, Jumat (5/1) kemarin melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Pasar Badung tahap I. Sidak ini untuk melihat hasil pembangunan tahap pertama pasar terbesar di Bali tersebut. Rombongan wakil rakyat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira dan Ketua Komisi III Eko Supriadi ini tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 Wita dan langsung meninjau hasil proyek pembangunan yang digarap PT Nindya Karya. Setelah meninjau keseluruhan proyek, mereka tampak kecewa lantaran hasil pengerjaan proyek pembangunan Pasar Badung tahap pertama ini dinilai amburadul, sehingga banyak yang harus mendapatkan perbaikan. “Jujur kami kecewa dan perihatin. Setelah kami amati, hasil pengerjaannya amburadul. Ini bangunan untuk publik dan menghabiskan dana yang tidak sedikit, tapi hasilnya seperti ini. Banyak yang bolong, ada konstruksi miring
dan ada yang retak. Pokoknya banyak yang harus diperbaiki,” ujar Eko Supriadi. Jika melihat tender, kata Eko Supriadi, semestinya pembangunan Pasar Badung tahap pertama ini sudah selesai 100 persen pada 22 Desember 2017. Namun informasinya, sudah ada serah terima pada tanggal 21 Desember 2017. Kalu sudah ada serah terima, artinya sejak tanggal tersebut semestinya pembangunan sudah 100 persen final. Namun faktanya, menurut pengamatannya, pada Kamis (4/1) lalu ternyata masih ada pengerjaan. “Kalau sudah serah terima artinya pembangunan sudah final. Tapi faktanya masih banyak yang bekerja. Ini artinya kan rekanan bekerja di luar waktu yang ditentukan. Di sini tidak ada transparansi. Baru kami sidak, baru tidak ada pekerja. Padahal kemarinnya masih banyak pekerja. Kalau pengerjaannya belum final pada tanggal yang ditentukan sesuai tender, seharusnya kena penalti. Ini kok tidak?” tegas politisi PDI-P ini. Hal senada juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD Denpasar
Wayan Mariyana Wandhira. Dikatakan, hasil pengerjaan proyek tahap pertama Pasar Badung masih banyak yang harus diperbaiki. Misalnya, pemasangan beton-beton yang tidak mulus sehingga diragukan kekuatannya. “Ini hampir di setiap kolom sambungan betonnya tidak mulus. Banyak yang bolong-bolong. Sepertinya ini juga ada perubahan dari gambar awal yang seharusnya konvensional, tapi ada pemasangan beton precast. Kalau berbeda mutunya, kita ragukan kekuatan betonnya apakah masih 100 persen? Bangunan ini akan melibatkan publik, jadi mobilitas orang yang menggunakan gedung ini bisa 1.000 orang lebih. Untuk itu, segala sesuatunya harus semaksimal mungkin,” katanya mengingatkan. Kritikan senada juga dilontarkan anggota Komisi III A.A Susrutha Ngurah Putra. Ia melihat banyak ada rongga pelat yang pecah dan retak. Rongga ini dikunci dengan pelat tipis dan kondisi ini akan mengurangi kekuatan dari beton itu sendiri. “Ini kan banyak
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
rongganya dan hanya dikunci dengan pelat tipis. Kalau ada getaran pasti pecah,” katanya menyesalkan. Menanggapi kritikan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar I Wayan Gatra mengaku pengerjaan Pasar Badung tahap pertama secara volume strukturnya sudah selesai 100 persen. Namun, ia mengakui hasilnya memang tidak sempurna. Terkait dengan sejumlah pengerjaan yang tidak sempurna, pihaknya mengaku akan meminta rekanan untuk segera melakukan perbaikan. “Memang dalam pekerjaan apapun tidak mungkin sempurna sekali. Untuk tahap pertama ini, secara volume sudah selesai 100 persen. Nanti kalau ada yang retak atau ada yang kurang apa, itulah yang akan kami perbaiki dalam masa pemeliharaan,” ujarnya. Hal senada disampaikan Kontraktor Pelaksana Nindya Karya, Yoyok Roesno. Menurutnya, proyek Pasar Badung tahap pertama secara volume pengerjaan sudah selesai. Dikatakan, dalam konstruksi itu
ada namanya defect (cacat) dan defesiensi (penyimpangan). Itu artinya ada pengerjaan yang kurang sempurna. “Pengerjaan yang defect dan defesiensi seperti retak-retak atau kategori cacat akan kita perbaiki. Ada yang miring, retak atau kurang sempurna itu tanggung jawab kami dan itu akan kami perbaiki. Masalah kekuatan, nanti kita akan terbuka. Jika ada keraguan, kita sanggup untuk diuji. Kita akan panggil pihak independen untuk menguji mutu beton,” ujarnya. Terkait perubahan pemasangan beton dari beton konvensional ke beton precast (pracetak), kata Yoyok Roesno, pihaknya mengakui hal tersebut bukan kewenangannya. Pihaknya mengaku memang sudah awal DED yang diterima sudah precast. “Kita terima tender dalam keadaan sudah precast. Kalau ada perubahan dari konvensional ke precast itu kami tidak tahu sejarahnya. Itu mungkin bisa ditanyakan ke perencana. Kita terima dokumen sudah precast. Kami laksanakan sudah sesuai dokumen tender,” tegasnya. (kmb12)
Pascakabur, Christian Beasley Kembali Jalani Persidangan Denpasar (Bali Post) Sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, terdakwa Christian Beasley (32) asal Amerika Serikat kembali digiring ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (4/1). Dia kembali menjalani persidangan dalam perkara narkoba jenis hasish. Dikonfirmasi Jumat (5/1) kemarin, kuasa hukum terdakwa, Hari Purwanto, membenarkan Christian Beasley kembali menjalani persidangan. Agendanya adalah pemeriksaan saksi. ‘’Sidang akan dilanjutkan pe-
FM 96,5
Topik : NARKOBA SENILAI RP 1,3 MILIAR DIAMANKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Nangka, Denpasar Barat, tempat tinggal Dedik dan Edwin, Kamis (4/1) pukul 22.00 Wita. ‘’Mereka ini satu jaringan. Pemasoknya sama dari napi Lapas Madiun,’’ kata Wadir Ditresnarkoba asal Solo, Jawa Tengah ini. Di kamar tersangka Edwin dan Dedik disita satu bungkus plastik klip berisi kristal bening diduga SS seberat 126,70 gram bruto dan HP. ‘’Kasus ini masih dikembangkan. Semoga bisa mengungkap kasus lebih besar lagi,’’ tegas Sudjarwoko. (kmb36)
Dewan Kecewa Hasil Pengerjaan Proyek Pasar Badung Tahap I
081 337 032 965, (0361) 819446
web E-mail
petugas menyita barang bukti bong, empat bundel plastik klip, timbangan, kartu ATM dan HP. Diduga barang bukti SS tersebut akan dibagi menjadi beberapa paket karena di sana ditemukan timbangan dan plastik klip. ‘’Kedua tersangka memiliki perannya masing-masing. Mega bertugas mengambil dan membawa paket tersebut. Sedangkan Riantoni Akbar bertugas mengawasi Mega saat mengambil paket tersebut,’’ tegasnya. Tim gabungan yang dipimpin Sudjarwoko belum puas dan melanjutkan pengembangan kasus tersebut. Dari pengakuan kedua tersangka, polisi menggerebek rumah kos di Jalan Kebo Iwa Selatan Gang
Bali Post/eka
DIKAWAL - Terdakwa Christian Beasley dikawal ketat petugas saat tiba di Pengadilan Negeri Denpasar. Terdakwa kasus narkoba ini sempat kabur dari Lapas Kerobokan dan ditangkap kembali di Lombok.
kan depan. Agendanya masih pemeriksaan saksi a de charge (saksi meringankan - red),’’ ujarnya. Sebelum kabur dari lapas terbesar di Bali itu, Hari Purwantu memang berencana menghadirkan saksi meringankan yakni orangtua terdakwa dan teman dekatnya. Namun, saat itu terdakwa keburu kabur hingga akhirnya ditangkap di Lombok oleh polisi. Seperti diberitakan sebelumnya, Christian Beasley terakhir menjalani sidang, Selasa (4/12) lalu. Dalam perkara ini, terdakwa awalnya ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali, Selasa (1/8). Terdakwa dibekuk atas penerimaan kiriman paket hasish seberat 5,71 gram melalui Kantor Pos Sunset Road, Kuta, Badung. Sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk dari petugas Bea dan Cukai. (kmb37)
BADUNG
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
3
Apresiasi Kehadiran Krida Bersama ASN Badung
Wabup Suiasa Tegaskan Krida Bukan Mengejar E-Kinerja
KRIDA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa disaat memimpin Krida di Lapangan Puspem Badung, Jumat (5/1) kemarin.
Bali Post/kmb23
WATERSPORT - Wisatawan mulai ramai menikmati wahana watersport di kawasan Tanjung Benoa, Jumat (5/1) kemarin.
Atraksi ’’Watersport’’ Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
Mangupura (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Tanjung Benoa mulai meningkat, meskipun belum sepenuhnya normal. Seperti yang terlihat Jumat (5/1) kemarin, sejumlah wisatawan mulai meramaikan atraksi watersport. Kondisi ini tidak seperti saat terjadi erupsi Gunung Agung yang membuat pariwisata benarbenar sepi. Ketua Gahawisri Badung Nyoman Wana Putra mengatakan, saat terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akhir November 2017 lalu, kunjungan wisatawan ke wahana watersport Tanjung Benoa
mengalami penurunan sangat tajam. Bahkan penurunan kunjungan hingga mencapai 90 persen. ‘’Setelah penutupan Bandara Ngurah Rai, kunjungan wisatawan menurun sangat tajam,’’ ujarnya. Namun sejak akhir Desember 2017, kata Wana Putra, kunjungan wisatawan ke Tanjung Benoa mulai mengalami peningkatan. Namun peningkatannya tidak begitu besar, sekitar 30 persen dari total penurunan sebelumnya. ‘’Saat ini kunjungan mulai meningkat, tapi yang mendominasi masih wisatawan domestik. Sedangkan untuk
wisatawan asing sudah mulai kelihataan dari India dan Australia. Sebelumnya yang mendominasi adalah wisatawan Tiongkok. Kami belum bisa memprediksi kapan kondisi ini benar-benar pulih,’’ katanya. Menurut Wana Putra, saat ini pengusaha watersport rata-rata melayani 50 wisatawan setiap hari. Sedangkan untuk periode yang sama tahun lalu bisa mencapai 150 wisatawan. ‘’Kami sebagai pengusaha menginginkan agar promosi bahwa Bali aman untuk dikunjungi makin diintensifkan,’’ ujarnya. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) – Erupsi Gunung Agung sangat berdampak bagi sektor pariwisata Bali. Di Kabupaten Badung, misalnya, bencana itu berdampak pada penciutan tenaga kerja di sektor tersebut. Tidak sedikit perusahaan yang sewena-wena memperlakukan pekerja yang selama ini sebagai ujung tombak pariwisata. Kondisi tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana. Politisi Golkar ini meminta pengusaha pariwisata memperhitungkan nasib para pekerja ketika terjadi musibah yang melanda sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi tersebut. ‘’Kami sebagai wakil rakyat banyak menerima laporan dari masyarakat. Ada banyak tenaga kerja yang dirumahkan dan pensiun muda. Ini sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah dan para pengusaha kita. Sebab, mereka inilah yang membawakan uang dan mencarikan wistawan. Tapi, ketika Gunung Agung meletus, apa yang bisa kita
lakukan untuk mereka yang menjerit,’’ ujar Karyana, Jumat (5/1) kemarin. Karyana berharap para pengusaha tidak hanya mementingkan kondisi perusahaan saat pariwisata lesu, namun juga memperhitungkan nasib karyawan yang selama ini membantu dalam membesarkan perusahaan. ‘’Pengusaha saja ketar-ketir, apalagi buruhnya. Ke depan para pengusaha jangan hanya mencari duit saja dari pariwisata. Tapi tolong perhatikan juga mereka (karyawan – red), apa yang harus dilakukan ketika ada masalah seperti erupsi Gunung Agung,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga berharap tidak ada PHK karyawan. Dalam masalah ini, kedua belah pihak antara karyawan dan pengusaha diminta tidak terlalu saklek harus mematuhi undang-undang, sehingga nantinya menjadi benturan. ‘’Peristiwa erupsi Gunung Agung ini cukup banyak sektor yang terdampak, termasuk menuai per-
soalan baru yakni masalah ketenagakerjaan,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua PHRI Badung IGN Rai Surya Wijaya mengakui banyak dampak yang terjadi di sektor pariwisata pasca-erupsi Gunung Agung, sehingga menurunkan tingkat hunian wisatawan secara drastis. ‘’Memang dari dampak penurunan tingkat hunian wisatawan kami melakukan efisiensi juga seperti mengurangi tenaga harian, memberikan cuti karyawan hingga mematikan lampu dan pendingin ruangan saat minim tamu menginap,’’ jelasnya. Terkait PHK karyawan, katanya, merupakan solusi terakhir jika terjadi keterpurukan selama bertahuntahun. ‘’Jika hingga satu tahun, mau tidak mau pengusaha pasti melakukan PHK. Bagaimana kita bisa membayar tenaga kerja jika wisatawan tak ada yang menginap. Namun kami tetap tidak mau menyerah. Kami akan terus berupaya agar pariwisata kita bisa bangkit lagi,’’ tegasnya. (kmb27)
KEHADIRAN Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung mengikuti krida bersama setiap Jumat, mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Bagaimana tidak, kehadiran ASN saat Krida di Lapangan Puspem Badung, Jumat (5/1) kemarin, mencapai 98 persen. Namun, Wabup Suiasa menekankan bahwa kehadiran yang cukup tinggi ini bukan dikarenakan oleh penerapan e-kinerja, namun lebih kepada kesadaran dan loy-
alitas bersama sebagai ASN. Dalam pengarahannya, Wabup Suiasa yang didampingi Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, tahun 2018 ini Pemkab Badung mulai menerapkan e-kinerja bagi ASN. E-kinerja merupakan sebuah sistem untuk menilai kedisiplinan dan kinerja pegawai yang muaranya akan berpengaruh pada tunjangan yang akan diterima pegawai. Suiasa mengharapkan, kehadiran krida untuk melaksanakan olahraga bersama ini jangan dijadikan
upaya untuk mengejar absen atau karena penerapan e-kinerja, namun bagaimana kegiatan krida ini dijadikan wadah untuk membangun kebersamaan dan keakraban di antara pegawai sehingga suasana kerja dalam melayani masyarakat akan berjalan dengan baik. “Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran ASN. Ini merupakan semangat yang luar biasa. Kehadiran 98 persen ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, karena kelemahan kita biasanya sering tidak fokus dan konsisten. Kehadiran ini bukan karena masalah e-kinerja, tetapi memang karena integritas, kesadaran pribadi dan kedisiplinan serta menjaga kebersamaan,” tegasnya. Wabup Suiasa juga mengharapkan, Sekda terus melakukan sosialisasi penerapan e-kinerja ke seluruh perangkat daerah. Guna menyukseskan program ini, Suiasa mengajak semua ASN untuk membangun dari hati dan penerapannya harus dari hati. “E-kinerja ini merupakan sebuah media dan metode kita untuk bagaimana membangun disiplin kerja dan etos kerja itu sendiri. Untuk itu, penerapannya harus dari kesadaran hati,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa tidak lupa mengucapkan selamat Hari Natal bagi umat Nasrani dan selamat Tahun Baru 2018. Mudah-mudahan di tahun baru ini akan bertambah inovasi dan meraih kesuksesan, prestasi bersama baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun kemasyarakatan. (ad296)
Wanita Asal Tiongkok Dibunuh di Vila
Mangupura (Bali Post)-
Wanita asal Tiongkok, Wu Yali (51), ditemukan tewas bersimbah darah di Vila Ombak, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Kamis (4/1) lalu. Korban tewas dengan beberapa luka tusukan dan tusukan mematikan di dada kanan. Polres Badung telah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti.
Dewan Minta Pengusaha Pariwisata Perhitungkan Nasib Karyawan
Bali Post/ist
OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP terkait kasus pembunuhan wanita asal Tiongkok. Dikonfirmasi Jumat (5/1) kemarin, Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan korban tinggal di TKP bersama anak perempuannya, menantu, cucu yang masih bayi dan seorang pembantu. Korban tinggal di Bali sejak empat bulan lalu dan memiliki usaha properti. “Saat kejadian tidak ada yang tahu karena korban tidur di lantai dua,” ujarnya. Sekitar pukul 03.00 Wita, anak korban, Ge Qi (31), mendengar teriakan ibunya dan
dia langsung bangun. Selanjutnya Ge Qi naik ke ruang tengah lantai dua dan melihat korban sudah tergeletak di depan kamar bersimbah darah. Posisi korban, kepala menghadap ke utara dan kaki ke selatan. Selanjutnya menantu korban, Zhao Linkuan (36), menghubungi satpam. “Kasus ini masih kami selidiki dan pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung. Pembantunya, Mernik, usia 40 tahun baru sehari kerja di TKP,” kata Yudith Satriya Hananta.
Bali Perlu Dua Pintu Masuk Mangupura (Bali Post) Bali sebagai pulau kecil yang banyak dikunjungi wisatawan, tentu membutuhkan bandar udara (bandara) tambahan sebagai pintu masuk. Dari sisi penerbangan, satu bandara yang ada saat ini memang kurang optimal. Untuk itu, Bali saat ini memerlukan dua pintu masuk selain Bandara Ngurah Rai. Salah satunya yaitu bandara di Bali Utara. “Bila dilihat, Bali dengan satu pintu masuk yaitu Bandara Ngurah Rai tentu sangat kurang. Dua pintu masuk akan lebih baik dari pada satu pintu,” kata Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wayan Superman di sela-sela kegiatan coffee morning di Base Ops Ngurah Rai, Jumat (5/1) kemarin. Dengan dibangunnya tambahan pintu masuk di Bali Utara, kata Superman tentunya akan menguntungkan Bali sendiri. Dikatakan, hal itu bukan hanya menguntungkan satu sektor saja. Se-
lain perlu bandara tambahan, pihaknya juga menyambut positif rencana penambahan runway atau rencana pembangunan double runway di Bandara Ngurah Rai. Karena selama dilakukan inspeksi runway yang mengakibatkan terjadi delay penerbangan selama 15 menit, kondisi ini sangat dirasakan semua pihak. Superman mengatakan, selama delay tersebut terjadi banyak penumpukan baik penumpang maupun penerbangan. Dengan kondisi itu, banyak penumpang yang tidak sabar. Bahkan orang yang berada dalam penerbangan di atas, tentu merasa tidak nyaman dan ingin cepat-cepat mendarat. “Semua infrastruktur sudah menjadi bahan pemikiran. Tinggal saat ini masih terkendala masalah lahan dan juga regulasi. Seperti jarak antara main apron dengan runway, itu sudah ada aturannya. Kita tidak bisa semena-mena disitu,” ujarnya.
Sementara dari sisi keamanan, kata Superman, kondisi penerbangan sangat aman sepanjang tahun 2017 lalu. Bahkan sudah mencapai zero accident atau nol kecelakaan. Capaian ini menurutnya tidak terlepas dari sumber daya manusia (SDM) yang handal. “Saya menetapkan, jadikan keselamatan sebuah kebutuhan,” tegasnya. Menurut Superman, yang patut menjadi atensi pada tahun 2018 ini yaitu teror dan segala macam tindakan yang melanggar hukum harus dijaga bersama-sama. Diakuinya, tingkat pelanggaran wilayah udara selama ini memang masih banyak ditemukan. Namun hal itu belum menjadi ancaman serius. Sebab, pelanggaran selama ini masih sebatas di kalangan internal, seperti di airways atau terkait rutenya. “Yang harusnya ke kiri, dia ke kanan. Namun ini belum menjai ancaman,” jelasnya. (kmb23)
Kolonel Pnb. Wayan Superman
Bali Post/kmb23
Terkait kasus pembunuhan tersebut, kata Yudith Satriya Hananta, polisi mengamankan satu set pisau dan ditemukan jejak telapak kaki. “Kami masih memeriksa saksi-saksi, termasuk pembantu korban. Selain itu, kami juga memeriksa rekaman CCTV,” ujarnya. Apakah ada harta korban yang hilang? “Sejauh ini belum
ada, tapi masih kami dalami,” tegas Yudith Satriya Hananta. Selain pisau, petugas juga mengamankan dua mobil yaitu Jeep Mercy dan Nissan L Grand. Menurut Yudith Satriya Hananta, pihaknya belum mengidentifikasi jejak telapak kaki yang ditemukan di samping jenazah korban. Sedangkan hasil visum, perwira asal Buleleng ini menegaskan ada beberapa luka tusukan di sekujur tubuh korban, di antaranya di kedua tangan dan pinggang kiri. Sedangkan luka paling parah diduga menjadi penyebab kematian di dada kanan dekat paru-paru. “Untuk motifnya belum kami ketahui. Mudah-mudahan secepatnya terungkap,” ujar perwira kalem ini. Empat Luka Tusuk Sementara itu, Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. I.B. Putu Alit, Sp.F., DFM. mengatakan, penyebab kematian Wu Yali adalah luka tusuk pada dada yang mengenai jantung. Dari hasil autopsi yang dilakukan, Kamis (4/1), ditemukan empat luka tusuk pada dada. “Salah satu luka tusuk itu mengenai jantung dan pendarahan,” ujarnya. Alit menambahkan, pihaknya juga menemukan tanda perlawanan dari korban, berupa luka iris pada kedua telapak tangan dan luka kekerasan tajam pada lengan. Dikatakan, jenazah korban tiba di Bagian Forensik pukul 12.44 Wita. Perkiraan waktu kematian kurang dari 8-12 jam sebelum diperiksa. (kmb36/kmb42)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E
Pertama Kalinya FSRD ISI Denpasar Gelar Pameran TA Mahasiswa TS 2017/2018 di Mal
FAKULTAS Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pameran bersama Tugas Akhir (TA) untuk pertama kalinya bertempat di pusat perbelanjaan yang biasa dikenal dengan mal. Plaza Renon menjadi pilihan pameran FSRD pada 4-6 Januari 2018. Pameran dibuka Rektor ISI beserta jajarannya, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Denpasar, perwakilan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, alumni PSSRD, seniman, budayawan dan civitas akademika ISI Denpasar di Studio 4 Cinemaxx Plaza Renon, Kamis (4/1). Menurut Ketua Panitia sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik FSRD ISI Denpasar Drs. I Nengah Sudika Negara, M.Erg., sebanyak 33 karya mahasiswa ditampilkan dalam pameran. Peserta pameran merupakan mahasiswa semester akhir dari program studi (prodi) yang ada di FSRD ISI Denpasar, di antaranya Prodi Seni Rupa Murni, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Fotografi, Televisi dan Film. Pada sore harinya diadakan talkshow untuk memperkenalkan keunggulan masing-masing prodi serta menampilkan demo dari masingmasing prodi seperti membuat kartun, keramik, sketsa, fashion show dan fotografi. Sementara Jurusan Televisi dan Film dalam pameran menampilkan poster dan trailer film. Empat film rencananya diputar di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar pada tanggal 8 Januari lusa. Dalam sambutannya, Dekan FSRD ISI Denpasar Dr. A.A. Gede Bagus Udayana S.Sn., M.Si. menyatakan pameran yang digelar secara bersamaan ini merupakan pertanggungjawaban akademik mahasiswa dan kampus. ‘’Kami membuat pameran di luar kampus bertujuan menyampaikan kepada masyarakat luas tentang keberadaan FSRD ISI Denpasar
PAMERAN – Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. (tengah) melihat pameran tugas akhir mahasiswa FSRD di Plaza Renon, Denpasar. yang memiliki tujuh jurusan dengan enam jurusan terakreditasi A dan satu jurusan terakreditasi B. Hal ini berdampak pada ketidakraguan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di kampus seni ISI Denpasar dengan berbagai bidang jurusan,’’ ujarnya. Digelarnya pameran di mal diharapkan masyarakat mengetahui kompetensi lulusan selama menempuh pembelajaran di FSRD ISI Denpasar. Bukan tidak mungkin akan ada peluang jika nanti ada masyarakat yang tertarik mengajak mahasiswa bekerja sama. ‘’Kami tampilkan keunggulan para mahasiswa. Nantinya kalau ada publik yang ingin memanfaatkan potensi mahasiswa untuk bekerja di perusahaannya, ya… bisa lihat di sini dulu,’’ kata Bagus Udayana. Selain itu, FSRD ISI Denpasar juga ingin membentuk branding dan mengenalkan ISI Denpasar lebih jauh, terutama FSRD. Sebab, masih banyak yang belum mengetahui prodi-prodi yang ada
Penghargaan Kemenristek Dikti untuk IKIP Saraswati Tabanan
C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
di ISI Denpasar. Sementara itu, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. dalam sambutannya mengatakan, pameran merupakan upaya membuka ruang imaji, kontemplasi, ilusi, intuisi, harapan dan diskusi, baik bagi penciptanya maupun masyarakat. ‘’Diharapkan ada respons balik dan apresiasi terhadap tampilan karya-karya mahasiswa. Tidak menutup kemungkinan ada kritik dan saran terhadap ISI Denpasar dalam mewujudkan karya-karya yang berkualitas,’’ ungkapnya seraya mengaku menyambut baik diadakannya pameran di ruang publik seperti mal. Dalam kesempatan tersebut Rektor ISI membawa berita baik di awal 2018 dengan mengumumkan bahwa Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi ISI Denpasar mendapat predikat A. Menurut Prof. Arya Sugiartha, ini merupakan kado yang indah pada tahun baru. (ad294)
PENGHARGAAN – Rektor IKIP Saraswati Tabanan Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd. (tengah) menerima penghargaan dari Kemenristek Dikti yang diserahkan Koordinator Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa. IKIP Saraswati Tabanan kembali membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang mumpuni secara kualitas. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang diterima IKIP Saraswati Tabanan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) sebagai Perguruan Tinggi Peningkatan Kualitas SDM Terbaik
Tahun 2017. Rektor IKIP Saraswati Tabanan Dr. Drs. Dewa Nyoman Oka, M.Pd., Jumat (5/1) kemarin, mengatakan penghargaan yang diserahkan langsung Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa tersebut diterima IKIP Saraswati pada 22 Desember lalu. IKIP Saraswati adalah
satu-satunya perguruan tinggi swasta di Bali yang dinyatakan terbaik dalam peningkatan pengembangan kualifikasi dan kualitas SDM-Dosen dari Kemenristek Dikti. ‘’Penghargaan ini diberikan karena IKIP Saraswati Tabanan mampu meningkatkan kualifikasi dan kualitas SDM-dosen ke jenjang jabatan fungsional tertinggi,’’ ujarnya. Menurutnya, dalam mencapai hal tersebut sehingga dianugerahi penghargaan, dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, kerja lugas, kerja tuntas, kerja kualitas dan kerja ikhlas. Jadi, Kopertis menghargai dan menghormati proses tersebut, sebab proses yang dilaksanakan adalah dalam upaya memenuhi semua tuntutan dari user atau pengguna, masyarakat, bangsa dan negara. Dewa Nyoman Oka melanjutkan, IKIP Saraswati Tabanan tahun 2017 lalu telah melahirkan guru besar atas nama Prof. Dr. Ni Nyoman Karmini, M.Hum. Saat ini IKIP Saraswati Tabanan sedang mendorong tiga dosen untuk segera mengajukan usulan guru besar secara online. Untuk pemenuhan dosen, saat ini IKIP Saraswati Tabanan memiliki 59 dosen yang terdiri atas 38 dosen negeri dan 21 dosen tetap yayasan. ‘’Dosen negeri sekitar 87,5 persen sudah memiliki jabatan fungsional lektor kepala,’’ ungkap Dewa Nyoman Oka. (ad297)
Kasih dan Cahaya Suci Tuhan DALAM rangka menyambut Tahun Baru 2018, Ratuaji Ida Bagus D. Argawana bersama Para Praktisi Penyembuh Yayasan Mahattama Giri Kusuma mengadakan Bakti Sosial Penyembuhan dengan Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan. Kegiatan Penyembuhan Tanpa Obat diadakan pada Minggu (7/1) besok di Asrham Giri Kusuma, Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai, Tohpati, No.18 Denpasar, sebelah barat Desa Budaya Kertalangu. Bagi masyarakat yang mempunyai keluhan penyakit, masalah keluarga, finansial dan keturunan, silakan datang langsung ke alamat tersebut. Di samping kegiatan penyembuhan, Yayasan Giri Kusuma juga mengadakan Lokakarya ‘’Meditasi Love and Light’’, Meditasi Kesehatan dan Keselarasan Jiwa untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian, keharmonisan dan Pemograman Energi Pintu Rezeki. Dengan biaya Rp 400.000, peserta mendapatkan baju kaos, materi dan tuntunan meditasi, konsumsi, sertifikat serta pelatihan gratis selama delapan kali pertemuan. Untuk informasi, silakan hubungi 081 353 128 887. Demikian informasi ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Mahattama Giri Kusuma, Ketut Suprapta, S.Sos., M.M. (ad299)
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Sekolah PGRI Denpasar Hadapi Persaingan 2018 dengan Mutu JAJARAN YPLP Kota PGRI Denpasar, Jumat (5/1) kemarin menyambut tahun baru 2018 dengan acara sederhana. Langkah ini diambil guna memperkuat sekolah di bawah YPLP Kota PGRI Denpasar menghadapi persaingan mendatang. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengajak semua pimpinan sekolah PGRI di Denpasar menjadikan tahun 2017 sebagai bahan introspeksi diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia minta pada tahun 2018 semua sekolah PGRI yang berjumlah 18 sekolah terus meningkatkan budaya mutu. Inilah kunci sekolah PGRI dalam memenangkan persaingan. Selain itu, menunjukkan kepada masyarakat keunggulan sekolah lewat prestasi dan manajemen mutu. Jika sekolah sudah terbukti menunjukkan mutunya dipastikan masyarakat akan mengejar semua sekolah PGRI. Madiadnyana menegaskan, sekolah PGRI di Denpasar pada 2 0 1 7 s ud a h m a m p u t a m p i l berkualitas. Ini ditunjukkan dengan diraihnya prestasi oleh siswa dan lembaga persekolahan di tingkat nasional seperti sekolah rujukan keluarga, sekolah model dan sekolah favorit nasional. Se-
lain itu, jumlah siswa baru terus meningkat. Karenanya, Madiadnyana yang juga Kepala SMK PGRI 3 Denpasar minta sekolah PGRI tak cengeng menghadapi persaingan. Caranya, hadapi persaingan dengan menunjukkan kualitas. Tunjukkan bahwa sekolah PGRI di Denpasar memiliki fasilitas gedung dan lab yang lengkap. Khusus untuk SMK tunjukkan bahwa lulusannya adalah outcome yang tangguh dan teruji di dunia kerja. Ditegaskannya, sekolah PGRI tak takut dengan ancaman sekolah gratis di SD dan SMP negeri serta sekolah murah di SMA dan SMK negeri. ‘’Ya, kami hadapi persaingan dengan mutu,’’ ujarnya. Di sisi lain, Nengah Madiadyanya menekankan pada UN 2018 sekolah PGRI akan serentak menjalankan UNBK. Sekolah yang tak memiliki sarana komputer mencukupi diharapkan mulai sekarang menjajaki kerja sama dengan pihak kedua. Acara syukuran memasuki tahun 2018 dihadiri Sekretaris Pendidikan dan Olahraga Kota Denpasar Drs. I Wayan Sukana. Sukana mengakui sekolah PGRI dan YPLP PGRI Denpasar sudah menjadi partner terdepan dalam mewujudkan pendidikan berkuali-
tas di Denpasar. Sebagai yayasan dengan jumlah siswa yang banyak, sekolah PGRI di Denpasar banyak memberi kontribusi menjadikan Denpasar sebagai barometer pendididikan di Bali. Di bagian lain, Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum. menekankan pentingnya menjaga kebersamaan. Sementara Ketua YPLP Provinsi PGRI Bali Dr. I Made Suada, M.Si. mengajak memelihara sinergisitas dalam memajukan sekolah PGRI di Denpasar. Ketua PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., mewakili persekolahan PGRI mengungkapkan, manajemen mutu dan transparansi yang diterapkan pengurus YPLP di bawah kepemimpinan Madiadnyana membuat prestasi sekokah PGRI kini sejajar dengan sekolah negeri. Bahkan, sebagian sudah bisa semua siswanya masuk pagi. Hal ini perlu diperhatikan ke depannya karena pemerintah akan menerapkan full day school. Program ini memerlukan ruangan kelas yang banyak dengan jumlah siswa yang semakin sedikit. Dengan menambah RKB ketika full day school wajib dilakukan sekolah PGRI lebih awal siap fisik dan siap mental. (ad295)
SYUKURAN - Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana (tengah) didampingi pengurus menyerahkan kenang-kenangan kepada Sekdis I Wayan Sukana saat syukuran Tahun Baru 2018.
Seleksi Terbuka Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bali
PEMERINTAH Provinsi Bali menggelar seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Hal tersebut mengacu pada pengumuman yang dikeluarkan Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemerintah Provinsi Bali Nomor 821/270/MP/BKD tertanggal 5 Januari 2018. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persnya, Jumat (5/1) kemarin. Lebih jauh Dewa Mahendra menyampaikan, seleksi ini terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan panitia seleki (pansel). Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi peserta seleksi antara lain memperoleh persetujuan tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian, berusia setinggitingginya 58 tahun per tanggal 1 April 2018, kualifikasi pendidikan minimal S-1 atau Diploma 4 dan pangkat minimal Pembina Utama Muda (IV/c). Selain itu, peserta seleksi harus memenuhi kualifikasi jabatan, yaitu saat ini sedang menduduki Eselon II.a, telah lulus Diklat Kepemimpinan Tk.II dan semua unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Bagi PNS yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi ini, lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemerintah Provinsi Bali, dengan alamat
Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali, Jalan Kapten Cok. Agung Tresna, Denpasar. Seluruh berkas lamaran beserta persyaratannya harus disampaikan ke panitia seleksi mulai tanggal 5 Januari sampai 20 Januari 2018. Selanjutnya seleksi administrasi dilaksanakan pada 22 Januari 2018 dan hasilnya diumumkan 23 Januari 2018. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti beberapa tahapan tes antara lain uji kompetensi, penulisan makalah, presentasi dan wawancara. Mengacu pada tahapan seleksi yang telah disusun pihak pansel, pengumuman tiga calon
terbaik akan dilaksanakan 5 Februari 2018. Pada tahap terakhir, tiga nama terbaik yang terpilih dari proses seleksi akan diajukan oleh Gubernur Bali kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri. Dewa Mahendra menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan transparan. Seluruh proses tahapan seleksi akan diumumkan melalui website resmi Pemerintah Provinsi Bali (baliprov.go.id) dan website BKD (bkd.baliprov.go.id). Selain itu, pengumuman akan ditempel pada papan pengumuman Kantor BKD Provinsi Bali. (ad298)
I Dewa Gede Mahendra Putra
Lombok Utara Terendah Penyebaran DAK Fisik 2017
Ratuaji Ida Bagus D. Argawana
Mataram (Bali Post) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk fisik di Kabupaten Lombok Utara pada 2017 mencapai 46,16 persen atau paling rendah dibanding sembilan kabupaten/kota lainnya. ‘’Bisa jadi faktor penyebabnya karena program tidak terlaksana atau tidak memenuhi persyaratan yang diinginkan pemerintah pusat,’’ kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB Taukhid di Mataram, Jumat (5/1) kemarin. Menurutnya, relatif besarnya nilai DAK fisik yang tidak terserap tentu merugikan Kabupaten Lombok Utara. Sebab, anggaran tersebut disediakan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu sumber pembiayaan program pembangunan di daerah.
Total DAK fisik untuk Kabupaten Lombok Utara tahun anggaran 2017 setelah APBN Perubahan sebesar Rp 122,19 miliar. Namun, jumlah yang sudah ditransfer pemerintah pusat ke daerah Rp 115,93 miliar atau 94,87 persen. ‘’Dari total DAK fisik yang sudah disalurkan untuk Kabupaten Lombok Utara, yang terserap hanya Rp 53,51 miliar atau 46,16 persen,’’ ujar Taukhid. Meskipun penyerapannya rendah, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tidak akan menerima sanksi dari pemerintah pusat. Artinya, DAK fisik tetap bisa diterima pada 2018 sesuai usulan programnya. Namun, ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Lombok Utara benar-benar memanfaatkan alokasi anggaran yang disediakan pemerintah pusat untuk memajukan daerah. ‘’Kami berharap kabupaten ter-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
muda di NTB itu bisa mengikuti kabupaten/kota lainnya di NTB yang mampu menyerap DAK fisik 70 hingga 80 persen,’’ ucapnya. Secara umum, total DAK fisik untuk NTB pada tahun anggaran 2017 setelah APBNP mencapai Rp 2,01 triliun, namun realisasi transfer oleh pemerintah pusat Rp 1,9 triliun. Dari total yang ditransfer ke kas umum daerah, yang terserap oleh 10 kabupaten/kota Rp 1,34 triliun atau 66,79 persen. Dana yang belum terserap harus dikembalikan ke kas negara. Dari 10 kabupaten/kota di NTB, penyaluran DAK fisik terbanyak di Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp 267,60 miliar dengan realisasi serapan mencapai Rp 168,16 miliar atau 62,84 persen. Sementara penyaluran terendah di Kabupaten Dompu sebesar Rp 93,48 miliar, namun serapannya mencapai Rp70,80 miliar atau 75,74 persen. (ant)
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
DAERAH
5
Amankan Pilgub
Bhabinkamtibmas di Garis Depan
Amlapura (Bali Post) – Jajaran Polres Karangasem menghadapi tugas berat tahun 2018 ini. Di satu sisi korps baju cokelat itu dituntut responsif menyikapi perkembangan kondisi Gunung Agung, di sisi lain dihadapkan pada agenda politik Pilgub Bali. Pada kedua bidang tugas ini, jajaran kepolisian di Bumi Tanah Aron tetap menempatkan Bhabinkamtibmas di garis depan. Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana menyampaikan itu pada apel Kesiapan Operasi Mantap Praja Agung 2018 di Lapangan Pesat Gatra, Polres Karangasem, Jumat (5/1) kemarin. ‘’Bhabinkamtibmas bertugas membina tokoh masyarakat, agama dan pemuda serta bersinergi dengan intel melakukan penggalangan terhadap komunitas masyarakat sehingga tahapan pilkada yang akan dimulai 8 Januari berjalan aman dan lancar,’’ ujarnya. Perwira melati dua asal Desa Duda, Selat, Karangasem itu menekankan anggotanya agar menjaga netralitas. Untuk kelancaran dan keamanan proses demokrasi tersebut, pihaknya minta seluruh jajaran selalu memonitor dinamika dan suhu politik yang berkembang, sehingga dinamika yang ada tidak sampai mengganggu situasi kamtibmas. Seluruh satuan wajib memetakan tingkat kerawanan daerah dan menentukan pola penanganannya. Tak kalah pentingnya melakukan koordinasi dan komunikasi positif dengan jajaran penyelenggara pemilu. Setelah apel, Kapolres meluncur ke pos pengungsi Desa Tianyar Barat, Kubu. Di sana, Ardana bersama perwakilan alumni Dikmaba (Pendidikan Bintara) angkatan XIX dan XX menyerahkan bantuan air bersih 10 tangki dan sembako kepada pengungsi. Penyerahan bantuan dikoordinir Bripka I Komang Wira, anggota Satuan Intel Polres Karangasem. ‘’Saya bangga anggota punya rasa empati. Mudah-mudahan ini bisa diikuti alumni lainnya,’’ ucapnya. (kmb)
Bali Post/kmb36
RUSAK PARAH - Mobil pick-up rusak berat setelah menabrak dua mobil dan menimpa satu motor di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Jumat (5/1) malam kemarin.
Tabrakan Beruntun di Jalan Mahendradatta
Denpasar (Bali Post) Tabrakan beruntun melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor terjadi di depan SPBU Jalan Mahendradatta, Kota Denpasar, Jumat (5/1) malam kemarin. Kejadian tersebut mengakibatkan dua orang pengendaranya luka berat. Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP Gede Sumadra mengatakan, kejadiannya pukul 21.10 Wita. Mobil
Bali Post/kmb
SERAHKAN BANTUAN - Kapolres Karangasem AKBP Wayan Gede Ardana (dua dari kiri) bersama alumni Dikmaba Angkatan XIX dan XX menyerahkan bantuan di pos pengungsian Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu.
Penumpang Kapal Pelni Naik
Kupang (Bali Post) – PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Kupang, NTT, merilis jumlah penumpang yang yang melewati Pelabuhan Tenau menggunakan jasa kapal Pelni selama Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 mengalami peningkatan 300 penumpang dibandingkan dengan tahun 2016 hanya mencapai 9.247 orang. Hal itu disampaikan Kepala Pelni Cabang Kupang Ishak Gerald di Kupang, Jumat (5/1) kemarin, berkaitan dengan kinerja dari PT Pelni Cabang Kupang dalam melayani masyarakat khususnya saat musim liburan keagamaan seperti Lebaran dan Natal. Ia mengatakan kenaikan jumlah penumpang ini karena Pelni setiap tahun secara berkala meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara memperbaiki fasilitas kapal agar para penumpang merasa nyaman saat berlayar. ‘’Di samping itu, kapal-kapal milik ASDP tak beroperasi saat musim hujan sehingga banyak pengguna kapal ASDP yang beralih ke kapal Pelni,’’ tuturnya. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pelni juga menambahkan kapal selama proses angkut penumpang saat arus mudik dan balik saat Natal dan Tahun Baru. Pihaknya menambah satu unit kapal Pelni, yakni KM Lambelu. Lima kapal lainnya yang selama ini melayani pelayaran di wilayah NTT adalah KM Awu, KM Sirimau, KM Bukit Siguntang, KM Umsini dan KM Wilis. ‘’Kami bersyukur karena tak ada penumpukan penumpang selama Natal dan Tahun Baru. Penumpang juga tidak terburu-buru untuk mencari tempat karena banyak kapal yang disiapkan,’’ ujarnya. Menurutnya, banyak masyarakat pengguna kapal Pelni yang protes karena jam kedatangan kapal tak sesuai dengan harapan atau tak sesuai dengan jadwal yang disiapkan. Ia memaklumi hal tersebut mengingat buruknya cuaca saat ini. (ant)
pick-up melaju dari selatan, sedangkan dari utara melaju beriringan mobil Nissan Juke yang dikemudikan oleh Patrick. Di belakangnya meluncur mobil Ford Ranger dan sepeda motor Honda Vario. “Saya melaju dari utara dan melihat laju mobil pickup zigzag. Saya menjalankan mobil pelan-pelan,” kata Patrick, warga negara Inggris tapi fasih berbahasa Indonesia.
AKP Gede Sumadra menambahkan, selanjutnya mobil pick-up dilihatnya masuk ke SPBU dan tidak diamati lagi. Dalam hitungan detik, melaju mobil tersebut ke arahnya dan langsung menabrak hingga posisi mobil Juke terbalik dari arah selatan menjadi ke utara. Mobil pick-up terbang lalu menimpa kap depan mobil Ranger. Mobil tersebut meloncat lagi dan akhirnya
Berantas DBD di Denpasar
Gema Petik Tingkatkan ABJ Denpasar (Bali Post) Angka bebas jentik (ABJ) selama ini belum bisa ditekan secara maksimal untuk memberantas kasus demam berdarah dengue (DBD). Berbagai langkah strategis telah dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, seperti membentuk jumantik, penyelidikan epidemiologi, PSN, larvasidasi dan fogging, namun masih sulit mengendalikan penyakit DBD. Melihat fenomena tersebut, Pemerintah Kota Denpasar membentuk Gema Petik (Gerakan Mandiri Pemantau Jentik). ‘’Gerakan ini melibatkan langsung satu orang di masing-masing keluarga untuk memantau jentik,’’ jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini didampingi Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr. I.B. Eka Putra di sela-sela evaluasi pelaksanaan Gema Petik, Jumat (5/1) kemarin.
Keterlibatan salah satu anggota keluarga dalam pemantauan jentik, menurut Sri Armini, telah membawa dampak luar biasa dalam meningkatkan ABJ di Kota Denpasar. ‘’Gema Petik merupakan upaya pemberdayaan masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat, termasuk memantau dan memberantas jentik nyamuk di masing-masing rumah tangga,’’ ujarnya. Sebelum melakukan pemantaun
di keluarga masing-masing, anggota keluarga yang menjadi jumantik mandiri diberikan pengarahan dan sosialisasi oleh petuga Dinas Kesehatan dan jumantik, apa yang harus dilakukan dalam menekan DBD. Di samping itu, jumantik mandiri harus terus melakukan koordinasi dengan jumantik dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar dalam memantau jentik di masing-masing rumah tangga. Setelah setahun berjalan sejak dicanangkan tahun 2016, Gema Petik sudah mampu menekan ABJ 100 persen. Sebelum dilaksanakan Gema Petik, ABJ di Kota Denpasar hanya mencapai 80,60 persen. Eka Putra menambahkan, selain dapat menekan angka ABJ, gerakan ini murni
merupakan swadaya masyarakat. Hal ini juga tidak membebani anggaran pemerintah. Saat ini Gema Petik diawali dilaksanakan di Kelurahan Sesetan sebagai proyek percontohan. Sampai saat ini telah dilaksanakan di 38 desa/lurah serta di 22 SD dengan jumantik cerdas. Menurutnya, semakin banyak keterlibatan masyarakat menangani kasus DBD maka semakin tinggi ABJ di Kota Denpasar. Sampai saat ini jumlah jumantik mandiri baru 45.847 orang dari 143.174 KK diprioritaskan di daerah rawan kasus DBD. Seluruh KK di Kota Denpasar ditargetkan menjadi jumantik mandiri tahun 2019, mengingat setiap keluarga yang menjadi jumantik mandiri diberi pembinaan sehingga dapat mandiri. (kmb12)
Bawa Sabu-sabu ke Bali
Pria Asal Tiongkok Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Mataram Kejar Target Perekaman KTP
Mataram (Bali Post) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTT), melaksanakan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-El) di sembilan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pelayanan perekaman keliling ke SMK ini merupakan bagian untuk mengejar target perekaman kepada penduduk yang wajib KTP dalam rangka Pilkada 2018. Berdasarkan data, penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) di Mataram untuk Pilkada 2018 tercatat 293.826 orang. “DP4 tersebut sudah termasuk pemilih pemula, namun sejauh ini kami belum melakukan pengolahan data secara pasti terhadap persentase masyarakat yang wajib KTP dan menjadi pemilih pemula,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar di Mataram, Jumat (5/1) kemarin. Kegiatan perekaman keliling ke sembilan SMK se-Kota Mataram akan dimulai 10 Januari sampai 8 Februari 2018, menyasar para pemilih pemula. Setiap sekolah akan dilayani masing-masing dua hari. Untuk tingkat SMA sudah dilaksanakan akhir 2017. Pelajar yang menjadi sasaran perekaman KTP elektronik adalah yang berdomisili dari Kota Mataram, sebab setiap SMK di Mataram terdapat juga pelajar dari luar kota. Setelah merekam, KTP elektronik yang telah tercetak akan didistribusikan kembali melalui sekolah masingmasing. Untuk melaksanakan proses perekaman keliling ke SMK tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi NTB. Lebih jauh Chairul mengatakan, program perekaman KTP elektronik saat ini menjadi program prioritas agar penduduk yang akan masuk usia 17 tahun sampai 27 Juni 2018 melakukan perekaman sebagai salah satu syarat menyalurkan hak pilihnya. Karenanya, selain ke sekolah, pelayanan perekaman keliling juga menyasar panti-panti asuhan, panti jompo, dan para lansia yang berada di kelurahan bekerja sama dengan aparat kelurahan dan lingkungan. Untuk proses perekaman penyandang difabel, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan memberikan layanan jemput bola. (ant)
menimpa sepeda motor Vario dengan posisi terbalik. “Kejadiannya cepat sekali. Hanya ada dua korban, lainnya kerugian material saja,” ujarnya. Apa benar sopir pick-up mabuk? “Nanti pastinya di hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit. Apakah korban korban bau alkohol sehingga hilang keseimbangan, baru diketahui setelah pemeriksaan tim medis,” kilah Sumadra. (kmb36)
Bali Post/dok
FOGGING – Petugas melakukan fogging di Sesetan, Denpasar Selatan, beberapa waktu lalu.
’’Card Reader’’ E-KTP untuk Akurasi Data Peserta JKN-KIS
Denpasar (Bali Post) BPJS Kesehatan mengadakan card reader untuk membaca data KTP elektronik (e-KTP). Hal ini dilakukan untuk memperkuat akurasi data peserta JKN-KIS. Selain itu, penggunaan card reader e-KTP untuk mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS. Demikian disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Jumat (5/1) kemarin. Sebelumnya sejak April 2013, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam hal akses database kependudukan untuk proses validasi data calon peserta JKN-KIS. ‘’Melalui kerja sama dan sinergi ini, BPJS Kesehatan akan memperoleh validitas data calon peserta JKN-KIS dan dipergunakan untuk meng-update data peserta yang sudah terdaftar di data kepesertaan BPJS Kesehatan,” jelasnya. Menurutnya, pemanfaatan data kependudukan sangat penting untuk memudahkan proses registrasi peserta JKN-KIS. NIK juga dijadikan sebagai keyword data kepesertaan tunggal untuk mencegah terjadinya duplikasi data dalam proses pendaftaran peserta JKN-KIS. Dengan demikian, akurasi data peserta JKN-KIS lebih terjamin. Untuk pendaftaran, calon peserta JKN-KIS cukup meletakkan e-KTP ke mesin card reader dan
menekankan jari telunjuk ke pemindai. Setelah itu, data e-KTP di card reader akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Selanjutnya petugas BPJS Kesehatan meminta konfirmasi data anggota keluarga dan memberitahukan virtual account calon peserta JKN-KIS tersebut. Sementara dalam hal mutasi atau perubahan data, peserta JKN-KIS dapat melengkapi Formulir Daftar Isian Peserta (DIP), kemudian meletakkan e-KTP di mesin card reader dan menekankan jari telunjuk ke mesin pemindai. Data e-KTP pun akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan, sehingga petugas BPJS Kesehatan dapat melakukan proses mutasi data lebih singkat. Penggunaan card reader e-KTP efektif berjalan sejak 21 Desember 2017 lalu. Sebagai pilot project, Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan telah menerima 155 kunjungan masyarakat yang memanfaatkan card reader e-KTPl untuk melakukan proses pendaftaran atau proses mutasi. “Tahun 2018 ini kami berupaya setiap kantor cabang mempunyai setidaknya satu card reader e-KTP. Optimalisasi pendataan NIK memberikan dampak positif terhadap peningkatan akurasi data peserta JKN-KIS dan data kependudukan secara umum,” ucap Fachmi. (kmb42)
Denpasar (Bali Post) Pria asal Tiongkok yang tangannya selalu diborgol saat menuju ruang persidangan, terdakwa Wang Tiecheng (33), hanya dituntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara oleh JPU Wayan Sutarta, Kamis (4/1). Jaksa dari Kejati Bali ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika, yakni menggunakan narkotika golongan I untuk dirinya sendiri. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, jaksa menerangkan bahwa terdakwa membawa narkotika jenis sabu-sabu ke Bali seberat 0,40 gram netto. Atas tuntutan itu, terdakwa mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf di depan persidangan. Lewat penerjemah I Wayan Ana, terdakwa memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman seringanringannya. Terdakwa juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Sebelum pada tanggapan terdakwa, jaksa dalam surat tuntutannya menyatakan terdakwa Wang Tiecheng telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika, sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan alternatif ketiga. Kasus itu berawal Kamis (10/8/2017) sekitar pukul 21.30 Wita. Petugas mencurigai pria asing ini di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban. Petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan dan badan penumpang, termasuk terdakwa yang merupakan penumpang pesawat Citylink QG 8839 rute Ningbo, Cina-Denpasar. Melihat gerak-gerik terdakwa yang sangat gelisah dan mencurigakan saat pemeriksaan barang bawaan di mesin X-ray, petugas langsung melakukan pemeriksaan, termasuk memeriksa tas punggung berwarna hitam. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mendalam dan ditemukan barang berupa satu buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga mengandung sediaan narkotika jenis sabu-sabu. Sabu-sabu itu disembunyikan terdakwa di dalam dompet yang ditaruh di tasnya. Hasil intrograsi, Wang mengaku membawa narkotika jenis sabu-sabu ini dari Cina. Barang itu ia peroleh dengan cara membeli dari temannya bernama Jeffry seharga 400 yuan. (kmb37)
OPINI
6
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jaga Keamanan Pilkada, ”Eling” Peringatan Gunung Agung PEMILIHAN Gubernur Bali segera mulai pada tahap awal. Bolehlah dikatakan sebagai tahap pemanasan. Tanggal 8 sampai 10 Januari 2018 ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah Bali akan membuka pendaftaran calon. Sampai saat ini, baru dua pasangan yang telah demikian santer mencalonkan diri, yaitu Rai Mantra-Sudikerta dan Koster-Cok Ace. Kita tentu akan melihat kemungkinan munculnya pasangan lain lagi saat pendaftaran pasangan ditutup KPUD tanggal 10 Januari 2018 nanti. Masih ada suara-suara yang mengatakan pasangan independen juga akan muncul. Kita harapkan pasangan independen muncul karena akan memberikan sumbangan positif pada kancah politik di Bali. Di tengah demikian gemuruhnya partai politik mencalonkan kandidatnya, maka munculnya pasangan independen akan menegaskan bahwa politik itu tidak melulu partai tetapi juga ruang publik. Artinya, publik tersendiri mempunyai wadah untuk memunculkan calonnya. Ini merupakan sebuah terobosan di Bali. Sebagai ajang politik, tentu masyarakat sudah berkali-kali menjalaninya. Pengalaman pemilu masyarakat Bali sudah lama, mulai dari orde lama sampai dengan orde reformasi. Bali juga sempat dikacaukan oleh peristiwa politik ketika tahun 1999 sebagaian jalan raya Denpasar-Gilimanuk hancur akibat kekalahan Megawati pada pemilihan presiden. Kita tentu tidak ingin mengulangi peristiwa yang memalukan tersebut karena pasti akan menjatuhkan citra Bali. Kini, ajang politik harus bersih dan berlangsung dengan jujur agar dapat memberikan nuansa ketenangan kepada masyarakat. Jika dilihat kemungkinan-kemungkinan kontestan yang bertarung, terutama dua pasangan yang sudah menyatakan akan maju, kelihatan kompetisi ini menarik. Tanpa mengecilkan arti kontestan yang akan muncul lagi, kompetisi antara pasangan Rai Mantra-Sudikerta dengan Koster-Cok Ace akan memberikan warna tersendiri bagi kompetisi politik di Bali. Keduanya mempunyai basis massa yang kuat, juga didukung oleh partai yang mumpuni. Maka, sudah seharusnya kita semua mengawal kompetisi politik ini di Bali. Jangan sampai ada kerusuhan yang muncul dari masyarakat. Para kontestan juga harus bertarung secara jujur, mengedepankan etika dan kesopanan kepada masyarakat. Komisi Pemilihan Umum dan juga Bawaslu yang akan “memimpin” dan mengawasi kompetisi ini harus dapat melakukan tugasnya dengan baik. Pemilu ini adalah ajang bagi kita untuk mencerdaskan diri. Dengan keberhasilan menjaga keberlangsungan pilkada dengan baik, masyarakat Bali akan menjadi contoh baik dan memberikan sumbangan kepada masyarakat Indonesia. Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia sempat dibuat terkejut dengan kondisi pilkada di Jakarta. Cukup banyak yang mengatakan bahwa pilkada tersebut tidak bagus. Maka, ada kesempatan bagi masyarakat Bali untuk memperlihatkan diri sebagai pemilih dan penyelenggara yang cerdas. Jangan dilupakan, pilkada ini berlangsung di tengah suasana prihatin karena meletusnya Gunung Agung. Sampai sekarang, sekitar 70 ribu warga Karangasem yang terdampak letusan Gunung Agung masih mengungsi di seantero Pulau Bali. Seperti kita tahu, kondisi ini telah menyurutkan jumlah pariwisata ke Pulau Dewata. Dan dampak sosialnya cukup parah. Pembangunan tersendat, pengangguran bertambah karena pegawai hotel banyak yang dirumahkan. Nah, dalam kondisi demikian, jika terjadi kerusuhan dalam pilkada, amatlah menderitanya masyarakat Bali. Politisi yang bertarung juga jangan sampai mengancam-ancam masyarakat yang sedang kesusahan. Biarkan pemilu ini berjalan dengan aman dan lancar. Bertarunglah secara kesatria dan bersih, jangan memperlihatkan kebodohan kepada masyarakat. Dengan cara itulah, kita akan mampu memberikan contoh kepada dunia tentang kualitas politik masyarakat Bali.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
SKS, Sistem Kebut Semalam
Mahasiswa mempunyai tanggung jawab besar untuk mampu menjadi kebanggaan orangtua. Untuk menjadi kebanggaan orangtua, mahasiswa tentu harus belajar dengan giat dan semaksimal mungkin. Namun, saat ini banyak mahasiswa yang sering menunda-nunda belajar dan mengerjakan tugas. Banyak mahasiswa yang tidak mampu memaksimalkan waktu sebaik mungkin. Pada umumnya, alasan mahasiswa tidak dapat mengerjakan tugas dengan maksimal karena tidak adanya ketertarikan terhadap materi tersebut. Selain itu, mahasiswa tidak dapat memanfaatkan waktu dengan baik karena mahasiswa terlena dengan media sosial atau bahkan terlena dengan kehidupan perantauan yang jauh dari orangtua. Sehingga mahasiswa yang merantau cenderung merasa bebas, bahkan tidak terkendali karena pengawasan orangtua yang terbatas oleh jarak. Kurang mampunya mengatur prioritas yang harus didahulukan juga termasuk faktor terjadinya hal tersebut. Dengan alasan-alasan tersebut, mahasiswa masih tetap ingin memiliki nilai yang tidak mengecewakan dirinya maupun orangtuanya. Akhirnya, sistem belajar kebut semalam menjadi alternatif terbaik bagi mahasiswa. Sistem kebut semalam biasanya dilakukan dengan menumpuk materi yang pernah dibahas di kampus tanpa diulang di luar jam kuliah. Saat H-1 ujian, mahasiswa berusaha membaca semua materi dari awal sampai akhir. Bahkan, mahasiswa akan menjalankan ritual tersebut tanpa memedulikan waktu makan dan waktu tidur. Ada beberapa mahasiwa yang menahan ngantuknya dengan bantuan kopi, tanpa peduli isi perutnya yang kosongakan makanan. Terkadang juga tidak peduli dengan lingkungan sekitar sampai-sampai mengacuhkan omongan dari orangtua. Sistem kebut semalam (SKS) juga tidak baik bagi kesehatan. Kita akan memaksa otak kita untuk bekerja keras pada malam hari tersebut. Selain itu, SKS tersebut juga mengganggu jadwal istirahat. Okky Haidar Yahya Irawansa Mahasiswa
Ibarat Barcelona Menghadapi Real Madrid Pertarungan untuk menduduki kursi Bali 1 (gubernur), tidak pernah sepi. Empat tahun lalu, kompetisi itu sengit antara partai politik berpengaruh yang akhirnya dimenangkan oleh Mangku Pastika dengan selisih kurang dari 1.000 suara, jumlah yang demikian kecil dalam perhelatan politik. Kini, tampaknya kompetisi itu akan kembali sengit. Duet Rai Mantra-Sudikerta dan Koster-Cok Ace akan menjadi pasangan yang paling menonjol dalam pilkada nanti, meskipun masih ada kemungkinan pasangan lain dari kelompok independen untuk maju bertarung.
Oleh GPB Suka Arjawa epastian pendaftarannya dimulai tanggal 8 dan ditutup tanggal 10 Januari nanti oleh KPUD. Berbagai survei menempatkan dua pasangan terdahulu itu menduduki tahta teratas dalam jajak pendapat yang dilakukan di Bali. Jadi, pilkada nanti pasti akan menarik dilihat, disimak, dan dinikmati. Perebutan tahta ini mirip dengan partai klasik Liga Spanyol, Barcelona versus Real Madrid. Partai dua klub ini menarik minat masyarakat internasional untuk menyaksikan. Tidak kurang 750 juta pasang mata menyaksikan secara langsung pertandingan dua klub ini di seluruh dunia karena memang menarik. Tidak ada yang rela jika pertarungan ini ternoda. Begitu pula kiranya Pilkada Bali kali ini. Kompetisi ini pasti menarik. Karena itu tidak boleh ada yang menodai kompetisi dalam pilkada ini. Semuanya harus jujur, penonton dan pemain harus jujur. Wasit pun harus demikian (KPUD) dan juga pengawas pertandingan (Bawaslu daerah). Tanpa mengecilkan arti kontestan lain yang akan muncul, ada beberapa hal yang harus dilihat dari Koster-Ace dan Rai Mantra Sudikerta, yang membuat karakter mereka menarik
K
untuk disaksikan nanti. Pertama adalah pertarungan antara identitas melawan politik. Koster dan Ace adalah identitas karena salah satu tanda politik di Bali adalah “merah”. Jika orang menyebutkan politik di Bali, maka representasinya adalah Soekarno dengan trahnya. Dan itu adalah partai yang memakai lambang banteng sejak zaman awal kemerdekaan. Kini itu dipegang oleh PDI Perjuangan, partai yang mencalonkan pasangan ini. Meskipun dalam pemilihan presiden kalah tahun 1999, tetapi PDI Perjuangan menang telak di Bali pada tahun itu. Pada pihak lain, Rai MantraSudikerta merupakan pasangan politik dengan strategi koalisi. Pasangan ini diusung oleh hampir semua partai politik yang ada di Bali di luar PDI Perjuangan. Di sini ada Golkar, Partai Demokrat, NasDem, Gerindra, PKS, PBB dan partai lain yang kemungkinan bergabung. Dalam hitung-hitungan matematis, seluruh partai politik yang menggabungkan diri ini mampu meraup suara lebih banyak daripada PDI Perjuangan. Meski politik bukan matematika, tetapi para pendukungnya mempunyai keyakinan akan perhitungan tersebut. Pengusung pasangan ini juga bermain politik lewat perhitungan lain, yaitu strategi budaya karena pada diri
Rai Mantra melekat nama besar Ida Bagus Mantra, Gubernur Bali dekade tujuh puluhan yang sangat merakyat, intelektual dan mampu menanam cetak biru pariwisata Bali. Empat tahun lalu, kira-kira kondisi non-identitas yang memenangkan Mangku Pastika menjadi gubernur. Kedua, pertarungan popularitas. Siapa sesungguhnya yang lebih popular di antara kedua pasangan tersebut? Popularitas merupakan salah satu metode memenangkan pertarungan di masyarakat. Meskipun metode ini lumrah di berbagai belahan penjuru dunia, tetapi harus diakui masyarakat pemilih Indonesia terkadang dibutakan ketika memilih kandidat dengan referensi kepopuleran semata tanpa melihat kedalaman (intlektual, latar belakang, kesungguhan berpoliitk, kemampuan memimpin, bebas korupsi) dalam menjatuhkan pilihan. Di pihak Koster-Cok Ace, popularitas mereka didongkrak oleh reputasi Cok Ace yang pernah menjadi Bupati Gianyar dan kemungkinan juga kelompok ningrat di wilayah kabupaten itu. Sedangkan popularitas Koster, meskipun tidak pernah memegang jabatan sebagai pemimpin di Bali, ia adalah anggota DPR-RI dan didongkrak PDI Perjuangan. Ia juga telah memperkenalkan diri berbulan-bulan sebelumnya
di pinggir-pinggir jalan melalui baliho, dan kini, meski ini bukan kampanye, hampir di setiap sudut jalan telah memperkenalkan diri sebagai pasangan yang akan bertarung dalam Pilkada 2018. Berbagai dukungan itu telah membuat pasangan ini dikenal oleh masyarakat. Pada pasangan Rai MantraSudikerta, popularitas mereka, boleh dikatakan, dalam batasbatas tertentu, sebagai petahana. Rai Mantra kini adalah Wali Kota Denpasar, ibu kota metropolitan Bali dan Sudikerta adalah Wakil Gubernur Bali. Dari sisi ini saja, boleh dikatakan popularitas mereka meluas di masyarakat. Geografis Pulau Bali yang tidak terlalu luas membuat masyarakat tradisional pun (yang tidak begitu tergantung dengan gawai), akan mengetahui keberadaan dua kandidat tersebut melalui rayapan informasi biasa (cerita dari mulut ke mulut). Pada diri Rai Mantra seolah mengalir karisma Ida Bagus Mantra yang di samping menjadi Gubernur Bali pada dekade tujuh puluhan, juga menjadi peletak dasar pembangunan budaya Bali modern. Salah satunya beliau mengonsepkan berdirinya Taman Budaya Art Centre, pusat kegiatan budaya Bali yang dapat dipakai sebagai ajang pemikiran mengembangkan budaya Bali masa depan. Di sini Rai Mantra dapat memetik keuntungan karena tidak saja diketahui oleh generasi muda tetapi juga generasi yang lebih tua. Dengan usianya yang masih muda, Rai Mantra akan berpotensi menjadi representasi generasi muda, bahkan generasi milenial (mungkin juga generasi Z yang lahir pada tahun 2000!). Sebagai Wakil Gubernur Bali yang masih aktif, Sudikerta memiliki kesempatan “menempel” pada program Bali Mandara yang sudah meluas di Bali. Dari
Mengejar Target Prestasi 2018 Beragam catatan dibukukan sektor olahraga di ajang internasional selama tahun 2017. Timnas Sepak Bola Garuda Muda U-19 menempati peringkat ketiga Piala AFF U-19 di Myanmar. Garuda Muda U-16 sukses lolos ke Piala Asia U-16 tahun depan di Malaysia. Selanjutnya, catatan terburuk sepanjang sejarah dibukukan kontingen Indonesia dalam SEA Games. Indonesia kembali hanya berada di peringkat lima. Apresiasi tetap diberikan kepada atlet yang selalu menggelorakan nasionalisme ketika turun berlaga. Kritik patut diberikan kepada pemerintah dan otoritas keolahragaan agar lebih dini dan lebih baik dalam mempersiapkan atlet. Peta jalan panjang dan menengah penting ditetapkan dan dijalankan guna meraih kembali kejayaan olahraga. Tahun 2018 yang akan datang, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games, tepatnya di Jakarta dan Palembang. Mimpi dwisukses yaitu sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi mesti dipersiapkan sejak dini. Hal ini menjadi tantangan dan ujian tersendiri bagi Pemerintahan Jokowi, khususnya Kemenpora. Pemerintah mesti segera mengevaluasi dan berkaca diri guna perbaikan ke depan. Kompetisi dan porsi pelatihan mesti melahirkan budaya sportif, mampu mengendalikan emosi, dan tahan banting mentalitasnya. Spirit nasionalisme mesti terus digelorakan dalam membingkai semua itu. Sedangkan terkait SEA Games 2017, posisi Indonesia berada di bawah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Malaysia total mengoleksi 323 medali dengan rincian 145 emas, 92 perak, dan 86 perunggu. Thailand di urutan kedua dengan mengumpulkan 246 medali, terdiri dari 72 emas, 86 perak, dan 88 perunggu.
Oleh Ribut Lupiyanto Peringkat ketiga adalah Vietnam dengan mengumpulkan total 168 medali. Rinciannya medali emas mencapai 58 keping, ditambah 50 perak, dan 60 perunggu. Singapura di posisi keempat meraup 188. Perolehan medali emas Singapura hanya berselisih satu keping di bawah Vietnam, ditambah 58 perak dan 73 perunggu. Indonesia kembali hanya bisa menempati peringkat kelima di klasemen akhir multievent dwitahunan tersebut. Kontingen Indonesia hanya mengumpulkan 191 keping medali, dengan rincian 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu. SEA Games 2015 di Singapura, Indonesia hanya meraup 182 medali. Namun, jumlah emasnya lebih tinggi, yaitu 47 keping, ditambah 61 perak, dan 74 perunggu. Spirit Dwisukses Dalam meraih mimpi prestasi 2018, Indonesia memiliki kekuatan nonteknis pada spirit nasionalisme. Nasionalisme menggelora dalam darah pemain dan suporter. Fanatisme pendukung dan dukungan total secara moril-materiil akan muncul untuk tim kesayangannya. Hansen (1998) menjelaskan fenomena ini dengan menyebutnya sebagai deindividulisasi. Artinya, sebagian dari identitas pribadi terkikis dan mereka mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari tim favoritnya. Olahraga misalnya sepak bola adalah sebuah kultur atau cerminan dari suatu masyarakat (Havemann, 2014). Situasi organisasi sepak bola di suatu negara dapat menjelaskan banyak hal situasi politik
maupun ekonomi masyarakat tersebut. Hal ini melengkapi apa yang dikemukakan oleh Giulianotti (1999) bahwa intervensi politik kerap hadir di lapangan. Banyak pihak dapat belajar dari spirit nasionalisme dunia sepak bola. Misalnya dalam dunia sosial politik. Simbiosis mutualisme antara sepak bola dan politik dapat dilakukan. Roh sportivitas dalam sepak bola dapat ditularkan ke politisi. Pembelajaran dari sepak bola dapat membalikkan budaya politik yang negatif. Menang ataupun kalah dalam sepak bola menjadi fenomena biasa dan selalu diakhiri dengan jabat tangan antartim. Tidak ada dendam yang menghinggapi apalagi konflik berkepanjangan, meski sekadar antar-individu. Gelora nasionalisme di setiap laga atlet Indonesia telah membuktikan olahraga sebagai perekat anak bangsa. Sekat-sekat politik, agama, dan lainnya melebur dan berbaur menjadi satu. Alangkah baiknya jika iklim ini dapat dipertahankan dan dilanjutkan hingga luar pertandingan. Perjuangan kontingen Indonesia, seperti di ajang SEA Games dan Piala AFF dapat menjadi bahan pembelajaran dari semua pihak. Atlet terus berjuang membela negara hingga akhir melalui energi spirit nasionalisme. Prestasi memang ukuran akhirnya, namun proses nasionalisme tentu tidak bisa dinomorduakan pentingnya. Tahun depan, kita akan menjadi tuan rumah event yang lebih besar yaitu Asian Games 2018. Kekuatan nasionalisme diimbangi peningkatan skill yang memadai menjadi kunci kesuksesan prestasi. Di samping itu, sukses sebagai tuan rumah juga penting ditunjukkan dengan pengelolaan profesional dan sportif.
sisi lain, baik Rai Mantra maupun Sudikerta sempat juga memerkenalkan diri melalui baliho pinggir jalan sejak beberapa bulan lalu. Ketiga, kompetisi dua pasangan ini kemudian akan memperlihatkan pertarungan di tingkat masyarakat. Sekali lagi, tanpa mengecilkan arti masyarakat pendukung pasangan lain, sebagai komunitas politik yang memiliki kesempatan untuk memilih gubernur, terhadap Rai MantraSudikerta dan Koser-Cok Ace ini, terselip juga kepintaran dan kecerdikan masyarakat untuk memilih. Di sini akan kelihatan pola sikap masyarakat pemilih, apakah memilih karena keterikatan politik semata, atau emosional semata. Atau sebaliknya mereka mampu mengungkapkan ekspresinya secara merdeka dan intelektual, memilih tidak karena takut ancaman, bukan karena emosi, bukan karena keterikatan politik, apalagi ancaman paksaan politik. Di sini menjadi tantangan besar bagi masyarakat Bali, sebagai masyarakat yang mudah disaksikan dunia internasional. Mereka harus mampu memperlihatkan tingkat intelektual demokrasinya. Setelah Pilkada Jakarta amburadul, kini Bali mempunyai kesempatan untuk memperlihatkan kualitas demokrasi Indonesia. Yang keempat adalah pertarungan mental. Dua kandidat ini, Rai Mantra-Sudikerta dan Koster-Cok Ace, akan dilihat oleh masyarakat. Siapa yang lebih santun, yang lebih hormat, tidak menyuguhkan kekerasan dan paksaan dalam mendekati publik, itulah yang akan mendapat tempat di hati masyarakat. Mari kita nikmati kompetisi politik ini sebagai kajian seni tahun 2018. Penulis, staf pengajar FISIP Universitas Udayana
POJOK Pariwisata harus beri manfaat pada masyarakat Bali. - Selama ini hanya investor. *** Bali harus bangun ulang pariwisata yang jadi akar masalah. - Tugas gubernur 2018. *** Sudikerta mengaku berlapang dada jadi Cawagub Bali. - Ingat, bukan ban serep.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
SAYUR - Sejumlah kendaraan pengangkut sayurmayur parkir rapi di tikungan Jalan Hassanudin - Jalan Gunung Kawi - Jalan Bukit Tunggal Denpasar. Foto diambil Kamis (4/1).
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
sabtu umanis, 6 januari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Piutang PBB Belum Tervalidasi
Ambil Langkah Percepatan, Pemkab Libatkan Pemerintah Desa
Semarapura (Bali Post) Piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Klungkung yang merupakan limpahan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) pada 2014 belum tuntas tervalidasi hingga 2017. Tercacat jumlahnya mencapai belasan miliar rupiah. Menyikapi hal tersebut, Pemkab pun berupaya mengambil langkah-langkah percepatan, salah satunya dengan melibatkan Bali Post/sos pemerintah desa. Cokorda Raka Sudarsana Kepala Bidang Penagihan, Keberatan, Penelitian dan Pelaporan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung Cokorda Raka Sudarsana, menjelaskan limpahan piutang pajak dari KPPN mencapai Rp 22,186 miliar. Guna memastikan kejelasannya, sejak 2015 dilakukan validasi langsung ke lapangan. Dua tahun berjalan capaiannya baru menyentuh 36,14 persen atau Rp 8,021 miliar. Hal tersebut menunjukkan masih ada sekitar Rp 14 miliar yang belum tersasar. ‘’Validasinya belum tuntas,’’ ungkapnya, Jumat (5/1) kemarin. Hal tersebut dikarenakan berbagai faktor. Mulai dari adanya Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang double, lahan beralih fungsi menjadi fasilitas umum hingga alamat pemilik tidak sesuai maupun ada yang pindah. ‘’Itu yang menjadi kendala saat validasi langsung. Jadinya tidak bisa berjalan lancar,’’ jelasnya. Mengingat pajak sangat berkontribusi untuk kelancaran pembangunan terutama di daerah, Pemkab terus melakukan langkah-langkah percepatan penuntasan validasi itu, yakni dengan melibatkan pemerintah desa dan dusun maupun memaksimalkan Pasedahan. ‘’Data sudah disampaikan. Kami tetap memberikan pendampingan. Mudah-mudahan ini ada gayung bersambut. Supaya bisa tuntas akhir 2018 ini,’’ terang Sudarsana. Disampaikan lebih lanjut, khusus untuk yang sudah tervalidasi, piutang tidak langsung ditagih, namun menunggu tuntas secara keseluruhan. ‘’Nanti akan dievaluasi dulu. Setelah itu baru ada penagihan,’’ sebutnya. Ditegaskan, penunggak pajak ini dipastikan terganjal denda. ‘’Sudah pasti ada denda. Itu ada aturannya,’’ pungkasnya. Sementara itu, mengantisipasi adanya tunggakan susulan, Pemkab telah mendekatkan layanan pembayaran dengan desa yang bekerja sama dengan perbankan. Sementara itu, terkait dengan pajak reklame 2017 gagal mencapai target. Realisasinya hanya Rp 172.477.063 dari Rp 312 juta. Hal itu sebagai imbas kebijakan peniadaan pungutan pajak reklame rokok yang sejatinya mampu menyumbangkan sekitar 40 persen dari target yang ditetapkan. ‘’Kalau pajak untuk itu ada, capaian sudah bisa mendekati. Sekarang hanya mengandalkan reklama lain, seperti bahan bangunan maupun produk lain,’’ sebutnya. Hal serupa juga terjadi pada pajak restoran. Realisasinya hanya menyentuh Rp 10.276.751.477,86, berada di bawah target sebesar Rp 10,5 miliar. Ini dikarenakan kunjungan yang sepi, seiring dengan erupsi Gunung Agung. ‘’Kunjungan ini juga mempengaruhi pembayaran pajak,’’ kata Sudarsana. Pajak hotel justru berbeda. Realisasinya mencapai Rp 10.252.425.745,44, melampaui target Rp 9,8 miliar dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp 18.490.573.250, melampaui target Rp 17,3 miliar. Khusus untuk Pajak Bumi dan Bangunan, realisasinya sudah mencapai Rp 3,1 miliar, melampaui target Rp 3 miliar. (kmb45)
Terekam CCTV, Pencuri Laptop Ditangkap
Bali Post/kmb23
LABUAN SAIT - Sejumlah wisatawan menikmati panorama Pantai Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, beberapa waktu lalu. Pantai Labuan Sait yang berada di antara tebing kapur ini, memang diminati wisatawan pencinta surfing.
Sebagai Kompartemen Strategis, Tugas Kodam Berat
Denpasar (Bali Post) -
Sebagai kompartemen strategis, Kodam IX/Udayana mengemban tugas berat yaitu mengamankan kedaulatan negara serta keutuhan wilayah NKRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Juga bertugas menangkal berbagai bentuk ancaman dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak saat acara serah terima jabatan
(sertijab) perwira menengah di Makodam, Denpasar, Jumat (5/1) kemarin. Kapendam Kolonel Inf. J.
Hotman Hutahaean mengatakan ke depan, Kodam mempunyai tugas yang semakin berat. Oleh karena itu, kodam
Aksinya Viral di Medsos Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar menangkap pencuri, Edo Risky Kape (26), di depan SPBU Jalan Buluh Indah, Denpasar Barat (Denbar), Kamis (4/1) lalu. Edo dibekuk saat hendak transaksi laptop hasil curiannya di Jalan Ahmad Yani Utara, Denbar. Kasus ini sempat viral di media sosial (medsos). Dari rekaman CCTV di TKP, pelaku bersama temannya ke lokasi kejadian mengendarai sepeda motor Honda Scoopy putih, Kamis (28/12) lalu. Setibanya di TKP, pelaku turun dan pura-pura menelepon sambil melihat korban di dalam toko. Sedangkan temannya stand by di sepeda motor. Setelah situasi sepi, pelaku beralamat di Jalan Gunung Batukaru, Denpasar ini, langsung mengambil laptop milik korban. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan, pihaknya menerima laporan kasus pencurian tas berisi laptop di TKP. Laptop tersebut milik I Gusti Ayu Widyaningsih dan ditaruh di sepeda motor. Setelah menerima laporan kasus itu, Kompol Aris memerintahkan tim Resmob dipimpin Panit Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan penyelidikan. Alhasil diperoleh informasi jika pelaku hendak menjual laptop. “Selanjutnya diperoleh informasi transaksinya di Jalan Buluh Indah Denpasar,” ungkapnya. Pada Kamis (4/1) pukul 15.00 wita, petugas menangkap tersangka di depan SPBU Jalan Buluh Indah, Denbar. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan ditemukan laptop korban di bawah sadel sepeda motor pelaku, lengkap dengan tasnya. “Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polresta guna diproses lebih lanjut. Kami masih mengembangkan kasus ini,” ungkap mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini. (kmb36)
Bali Post/ist
DITANGKAP - Tersangka Edo Risky Kape ditangkap terkait pencurian laptop.
Bali Post/ist
SERTIJAB - Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak saat sertijab perwira menengah.
senantiasa melaksanakan kaderisasi dan penyegaran sesuai dengan tuntutan serta kebutuhan organisasi dalam upaya optimalisasi pencapaian tugas. Jabatan yang diserahterimakan antara lain, Komandan Detasmen Markas, Letkol Inf. Elvin Tiomada S. menyerahkan tugas kepada Pangdam IX/Udayana dalam rangka mengikuti pendididkan Athan. Pergeseran jabatan Staf Alhi Pangdam IX/Udayana Bidang Ilpengtek dan LH yang dijabat Kolonel Inf. Pranito Dwinarwan diserahkan kepada Kolonel CZI Abdijon Sinaga. Staf Ahli Pangdam Bidang Ekonomi diemban Kolonel Czi Abdijon Sinaga diserahkan kepada Kolonel Inf. Pranito Dwinarwan. Sedangkan jabatan Asrendam diserahterimakan dari Kolonel Inf. Eko Hariyanto kepada Kolonel Inf. Ahmad Muttakin. Aspers Kasdam IX/Udayana dari Kolonel Inf. Mahanom Suparyono kepada Kolonel Inf. Heru Agung Aryandhono dan Dandeninteldam dari Letkol Chb Dayat Dwi Ariyanto kepada Mayor Inf. Nelson Paido Makmur. Menurut Kapendam, saat memberikan sambutan Pangdam menyampaikan serah terima jabatan ini pada hakikat-
nya merupakan bagian dari proses kaderisasi dan penyegaran. Selain itu, tuntutan kebutuhan organisasi dalam upaya optimalisasi pencapaian tugas pokok Kodam. Di samping itu, juga dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan manajerial para perwira sejalan dengan pola pembinaan personel dan karier prajurit. “Perwira staf harus dapat berbuat sesuai dengan perannya, dilandasi kompetensi masing-masing,” ujarnya. Konsekuensi dari tugas ini, seluruh prajurit kodam tidak terkecuali Staf Ahli Pangdam Bidang Ilpengtek dan LH, Staf Ahli Pangdam Bidang Ekonomi, Asrendam, Aspers serta Dandeninteldam dituntut mampu melaksanakan tugas dengan baik. Oleh karena itu, para pejabat baru agar segera mempelajari tugas pokok sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja di masing-masing satuan. Berikan warna positif dan ciptakan suasana kerja yang kondusif sehingga mampu memotivasi anggota lebih giat bekerja guna peningkatan profesionalisme yang berbasis kinerja di satuan masingmasing. (kmb36)
Antisipasi Konflik Pilkada, Polda Lakukan Deteksi Dini
Denpasar (Bali Post) Apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Agung 2018 dalam rangka pengamanan Pilkada serentak dilangsungkan di Lapangan Monumen Puputan Margarana, Renon, Jumat (5/1) kemarin. Sebagai inspektur upacara Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana. Selain Polri, apel tersebut melibatkan personel TNI, pecalang, dan instansi terkait. Untuk mencegah konflik, polisi berupaya melakukan deteksi dini dengan mengerahkan anggota intelijen dan Bhabinkamtibmas. “Pengerahan personel paling banyak yaitu saat pemungutan suara. Kami mengamankan 7.500 TPS dan mengerahkan 10 ribu lebih anggota,” ujar Brigjen Alit Widana usai apel. Saat membacakan sambutan Kapolda Bali, Alit Widana menyampaikan apel tersebut dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum diterjunk-
an ke lapangan. Diharapkan segala sesuatu yang sudah dipersiapkan dapat diaktualisasikan sehingga pilkada tahun ini berjalan optimal, aman, dan damai. Pesta demokrasi adalah bagian dari kemerdekaan memilih kepala pemerintahan dan wakil rakyat. Dengan demikian, perlu jaminan sehingga setiap tahapan pilkada berjalan aman dan damai. “Polri sebagai leading sector wajib mengawal dan mengamankannya. Sudah mulai tahapan yaitu pendaftaran tanggal 8 sampai 10 Januari. Tahapan berikutnya pemeriksaan kesehatan paslon sampai pelantikan,” ungkap Wakapolda asal Tabanan ini. “Mari kita ciptakan iklim aman dan tertib sehingga pilkada berjalan lancar dengan prinsip luber jurdil,” tegasnya. Ada beberapa hal yang menjadi penekanan, di antaranya menjaga netralitas anggota sehingga terciptanya pilkada
aman, tingkatkan koordinasi dengan penyelenggara pemilu. Selain itu, laksanakan komunikasi intensif dengan paslon, tim sukses, dan pendukungnya. Pemetakan dan didalami potensi konflik untuk mencegah konflik. “Kepada Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan dan komunikasi instensif dengan tokoh masyarakat terutama ada keterkaitan dengan pasangan calon. Sedangkan untuk anggota intelijen melakukan deteksi dini terus-menerus menjelang pilkada guna meminimalisasi gangguan kamtibmas,” ucap mantan Kapolresta Denpasar ini. Sementara perkembangan dinamika politik berpengaruh terhadap kamtibmas, mulai dari tahapan pendaftaran calon hingga pelantikan bupati atau gubernur. Sedangkan potensi konflik, kata dia, Bali masih aman dan terkendali. Namun, riak-riak kecil selalu ada dan pihaknya akan melakukan
Bali Post/kmb36
APEL - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana saat apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Agung 2018 di Lapangan Monumen Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Jumat (5/1) kemarin. antisipasi. Untuk wilayah yang dianggap rawan, menurut Karo Ops Polda Bali ini, masing-masing polres berbeda. Tingkat kerawanan masing-masing polres sudah diinvetarisasi oleh Kapolres beserta Kabag Ops.
“Marilah kita jadikan demokrasi pilkada ini sebagai ajang memilih pemimpin yang baik. Selain itu, mari menjaga bersama-sama keamanan ketertiban. Kita semua bersaudara,” tandas jenderal bintang satu di pundak ini. (kmb36)
BANGLI
8 Paling Lambat Agustus, Pengisian Struktur BPPGK Bangli (Bali Post) – Badan Pengelola Pariwisata Geopark Kintamani (BPPGK) yang telah dirancang Pemkab Bangli sejak beberapa tahun lalu kini telah terbentuk. Hanya, sejauh ini belum dilakukan pengisian struktur organisasi. Dengan keberdaan badan pengelola ini diharapkan pariwisata Kintamani yang selama ini semrawut, bisa dikelola dengan baik. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana dalam rapat kerja dengan Komisi II DPRD Bangli, Jumat (5/1) kemarin, mengungkapkan Badan Pengelola Pariwisata Geopark Kintamani sudah terbentuk belum lama ini. SK badan pengelola juga sudah ditandatangani Bupati. Dalam pelaksanaannya nanti, Bupati akan menunjuk Direktur. Selanjutnya, pengisian struktur badan pengelola pariwisata yang terdiri dari beberapa Kepala Divisi dan Kepala Bidang menjadi kewenangan Direktur. Untuk mengawasi kinerja badan pengelola, akan dibentuk badan pengawas. Adnyana mengatakan, paling lambat pengisian orangorang yang duduk di badan pengelola tersebut tuntas pada Agustus mendatang. Menurutnya, keberadaan badan pengelola pariwisata ini sangat diperlukan demi kemajuan pariwisata Kintamani. Dalam mengelola pariwisata Kintamani, badan pengelola bertanggung jawab langsung kepada Bupati. ‘’Kami akui selama ini agak sulit. Karena kami tidak mengurus pariwisata di sana saja. Untuk memonitoring retribusi, juga tidak bisa kami lakukan setiap hari,’’ terangnya. Di sisi lain, Adnyana dalam rapat kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Komang Carles dan Ketua Komisi II Ketut Mastrem tersebut juga menanggapi soal desakan dewan agar penataan objek dan daya tarik wisata Penelokan, Kintamani yang sempat gagal di tahun 2017, bisa direalisasikan tahun ini. Adnyana menegaskan, pihaknya akan segera memproses penataan Penelokan yang telah dianggarkan Rp 19,6 miliar tersebut sehingga secepatnya bisa dikerjakan. ‘’DED sudah selesai. Status tanah juga sudah jelas. Secepatnya akan kami proses ke ULP,” jelasnya. Sementara itu, dalam rapat kerja kemarin, beberapa anggota dewan meminta Disparbud untuk memerhatikan banyaknya jalur tikus yang dimanfaatkan guide nakal untuk menghindari retribusi. Dewan meminta Disparbud rutin melakukan monitoring jalur tikus sehingga kebocoran retribusi bisa ditekan. Menanggapi pernyataan dewan itu, Adnyana mengaku akan meningkatkan kegiatan monitoring dan sinergitas dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta kepolisian. (kmb40)
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Tak Bisa Digarap Tahun Lalu
Perbaikan Jalan Songan-Yeh Mampeh Tunggu LO Kejaksaan Bangli (Bali Post) -
Kerusakan akses jalan Desa Songan menuju Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur makin parah lantaran lama tak diperbaiki. Kerusakan di ruas jalan tersebut sejatinya akan diperbaiki pada 2017 lalu. Bahkan kala itu sudah ada pemenang tender. Namun lantaran terjadi erupsi Gunung Agung, empat paket proyek tersebut batal digarap. Menurut rencana, proyek akan dikerjakan tahun ini. Hanya, untuk melaksanakannya, Pemkab Bangli masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli. Hal itu diungkapkan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Bangli Putu Wida Gunawan, Jumat (5/1) kemarin. Dijelaskannya, ada empat paket proyek senilai Rp 10,7 miliar untuk kawasan tersebut yakni perbaikan jalur Buahan-Terunyan, Yeh Mampeh-Songan, Bayung Kelambu-Yeh Mampeh serta Yeh Mampeh-Dalem Balingkang. Proyek yang dibiayai dari DAK ini menurut rencana dikerjakan selama 120 hari kalender dengan tanggal kontrak 25 Juli 2017. Namun karena bencana erupsi Gunung Agung, rekanan tidak bisa melaksanakan pekerjaan tersebut. Dikatakan Wida Gunawan, selain akibat erupsi Gunung Agung sejak September lalu, proyek itu tak bisa dikerjakan karena banyak dilalui truk galian C. Karena untuk finishing aspal, perlu pengeringan selama beberapa jam. Jika pengerjaan dipaksakan, sementara truk galian C lalulalang, dikhawatirkan akan
merusak aspal. Lantaran berbagai kendala itulah rekanan akhirnya mengerjakan proyek lain di balik bukit, Kintamani. ‘’Aspal untuk mengerjaan proyek hotmix diambil di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 Desa Sebudi, Selat. Kebetulan saat itu, produksi aspal tidak diperbolehkan beroperasi sehingga proyek tak bisa dijalankan. Jika tak ada bencana erupsi tersebut, kami yakin mampu menuntaskan proyek tepat waktu,’’ ucapnya. Wida Gunawan tidak bisa memastikan apakah proyek itu akan dikerjakan oleh rekanan pemenang tender tahun lalu atau harus ditender ulang. Pihaknya masih harus menunggu LO dari kejaksaan terkait hal tersebut. Sementara itu, Sekretaris Dinas PUTRPKP Bangli Made Soma menyebutkan, terdapat
Bali Post/nan
RUSAK BERAT - Ruas jalan Desa Songan menuju Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur yang kondisinya rusak berat. sembilan kegiatan pada Bidang Bina Marga yang terlambat dalam penyelesaiannya. Seperti kegiatan peningkatan jalan Bantang–Basangambu, Jalan Kutuh–Angansari, Jalan Songan–Kayuselem, Jalan Kayuselem–Bukitsari dan Jalan Paselatan–Pura Dalem Poh Tegeh dengan nilai kontrak Rp 10,5 miliar. Proyek ini realisasi fisiknya saat ini hanya 80 persen. Kemudian, peningkatan Jalan Siakin–Pinggan dan Jalan Pinggan–Belandingan dengan nilai kontrak sebesar Rp 6,1 miliar, realisasi
fisiknya sebesar 62 persen. Peningkatan Jalan Gunung Bau–Binyan, Jalan Munduk–Mundu Waru, Jalan Manikliyu–Bayung Cenik dengan nilai kontrak Rp 2,7 miliar, realisasinya hanya 30 persen. Begitu pula peningkatan Jalan Munduk Lantang– Subaya dengan nilai kontrak sebesar Rp 4,4 miliar, yang realisasinya 30 persen. ‘’Dari sejumlah kegiatan yang belum selesai ini, pihak rekanan telah mendapatkan pembayaran sesuai dengan besaran persentase realisasi fisik dari kegiatan yang ber-
hasil diselesaikan. Sedangakan untuk kekurangannya, akan dibayarkan pada APBD Perubahan,’’ katanya. Sementara pantauan Bali Post kemarin, kondisi ruas jalan Songan-Yeh Mampeh rusak berat. Sebagian jalan aspalnya hilang sehingga membentuk cekungan dalam. Kondisi ini pun menyebabkan jalur itu sulit dilalui kendaraan. Agar jalan bisa dilalui, warga terpaksa menimbun jalan dengan tanah. ‘’Itu pun tanah kembali tergerus saat hujan deras,’’ aku seorang warga. (kmb41)
Radius Bahaya Gunung Agung Dipersempit
Puluhan Pengungsi Pulang Kampung Bali Post/ina
RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja Komisi II DPRD Bangli dengan Disparbud, Jumat (5/1) kemarin.
Jelang Pilgub
Kapolres Cek Kesiapan Personel dan Sarana Bangli (Bali Post) Polres Bangli melaksanakan apel dalam rangka Operasi Mantap Praja Agung 2018 di lapangan Mapolres, Jumat (5/1) kemarin. Operasi Mantap Praja Agung merupakan pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali pada Juni mendatang. Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom mengungkapkan, apel tersebut adalah untuk mengecek kesiapan seluruh personel dan kelengkapan sarana prasarana beserta seluruh unsur yang tergabung di dalamnya sebelum diterjunkan langsung pada tugas lapangan jelang pilgub. Pihaknya berharap, segala sesuatu yang sudah dipersiapkan diaktualisasikan sehingga Pilgub di wilayah Bangli dapat berjalan lancar. ‘’Karena setiap ajang pesta demokrasi perlu adanya jaminan keamanan agar setiap tahapan pilkada dapat berjalan lancar dan damai. Polri sebagai leading sector beserta seluruh stakeholder, wajib mengawal dan mengamankan proses pilkada secara optimal,’’ katanya. Diungkapkannya, dinamika dan suhu politik dalam tahapan pilkada akan dapat memengaruhi situasi kamtibmas. Apalagi, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pendaftaran paslon, kemudian dilanjutkan dengan tahapan pemeriksaan kesehatan paslon, penetapan paslon, pengundian nomor urut paslon, kampanye, masa tenang, distribusi kotak suara, pemungutan suara selanjutnya perhitungan suara sampai nantinya penetapan dan pengumuman pemenang. ‘’Untuk menyukseskan hajatan ini, diperlukan sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, Bawaslu, Panwaslu, stakeholder lainnya dan seluruh potensi masyarakat yang ada. Agar senantiasa selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan semua pihak yang teribat dalam hajatan itu. Dan semua pihak diharapkan juga dapat mengetahui tugas dan perannya masing-masing sehingga pelaksanakan Pilgub di Bangli bisa berjalan aman dan lancar,’’ tegas Panji Anom. Lebih lanjut dikatakannya, Operasi Mantap Praja Agung 2018 melibatkan 364 personel kepolisan ditambah dari unsur Kodim/1626 Bangli, Dishub, Satpol PP, Polsuspas, KPU, Panwaslu, Linmas, dan pecalang. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Radius perkiraan bahaya Gunung Agung telah dipersempit menjadi 6 km. Terkait hal ini, para pengungsi dari daerah yang tidak masuk zona bahaya memilih pulang ke kampung halaman. Seperti di Posko Pengungsian Kubu, Bangli, puluhan pengungsi, Jumat (5/1) kemarin, pulang kampung. Namun, tidak sedikit pula yang tetap bertahan di pengungsian karena masih khawatir dengan aktivias Gunung Agung yang masih cukup tinggi. Berdasarkan pantauan di Posko Pengungsian Kubu,
siang kemarin, sejumlah pengungsi terlihat sibuk menaikkan barang bawaan mereka ke dalam mobil dengan dibantu petugas TNI dan BPBD. Ada juga pengungsi yang mengangkut barang bawaan dengan sepeda motor. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa seizin Komandan Posko Penanganan Keadaan Darurat Bencana Gunung Agung di Kabupaten Bangli yang juga Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn. Andy Pranoto menjelaskan, sampai sore kemarin, jumlah pengungsi di Posko Pengungsian Kubu
Bali Post/nan
PENGUNGSI - Pengungsi di Posko Pengungsian Kubu, Bangli, saat menaikkan barang-barang untuk dibawa pulang, Jumat (5/1) kemarin.
sebanyak 89 jiwa atau 18 KK. Mereka berasal dari empat banjar berbeda yakni Banjar Puragae, Banjar Suukan dan Banjar Keladian yang semuanya masuk wilayah Desa Pempatan serta Banjar Kunyit Desa Besakih. Secara resmi, belum ada perintah langsung untuk memulangkan warga yang berada di luar radius 6 km. Namun, pihaknya tidak akan melarang jika warga yang berada di luar radius tersebut ingin pulang ke kampung halaman. Oleh sebab itu, sejak radius tersebut dipersempit, pihaknya langsung mengumpulkan para pengungsi untuk memberikan pemahaman. ‘’Kami tadi (kemarin - red) sudah kumpulkan mereka dan beri pemahaman bahwa Gunung Agung ini statusnya masih Awas dan tidak tertutup kemungkinan bisa erupsi dan mengeluarkan abu kapan saja. Karena itu, jika memang benar mereka yang mau pulang, itu berada di luar radius 6 km, kami persilakan dan kami fasilitasi kendaraan. Tapi kalau pun mereka merasa tidak aman jika pulang, kami pun tidak memaksa mereka untuk pulang dan tetap tinggal di pengungsian,’’ terangnya. Hal senada disampaikan
Agus kepada para pengungsi yang berada di luar radius 6 km, tapi daerahnya rentan bahaya. ‘’Karena mereka yang lebih tahu daerahnya. Jadi, kalau pun mereka berada di luar radius, tapi menurut mereka daerahnya tidak aman, dan mereka sendiri tidak nyaman, kami tak paksa mereka untuk pulang,’’ tegasnya. Sedangkan untuk pengungsi yang kemarin memilih untuk pulang, pihaknya mengingatkan agar mereka tetap waspada. Sebab selain Gunung Agung yang saat ini masih berstatus Awas, cuaca juga kurang bersahabat sehingga bencana rentan terjadi, terlebih para pengungsi berasal dari daerah pegunungan. ‘’Kami juga sampaikan, mereka yang pulang supaya mengingat barang-barang yang menjadi fasilitas di sini, supaya tidak ikut dibawa. Karena kita tidak tahu ke depan seperti apa. Kalau terjadi apa-apa dan mereka harus mengungsi lagi, mereka tidak mengalami kekurangan fasilitas,’’ imbuhnya. Sementara itu, pengungsi asal Banjar Keladian Desa Pempatan, Rendang, I Wayan Janten, mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterima oleh Klian Adatnya, warga
desa Pempatan sudah banyak yang pulang. Setelah diberikan pengarahan oleh petugas di posko pengungsian, mereka pun diizinkan pulang. Dia mengaku senang bisa kembali pulang. Sebab, selama empat bulan mengungsi, dia dirundung jenuh. Di samping itu, anak-anaknya bisa kembali menjalani pendidikan di sekolah asal. ‘’Tidak ada rencana apa-apa setelah pulang kampung ini. Palingan bertani saja. Karena tidak ada kegiatan lain kecuali bertani,’’ imbuhnya. Meski demikian, dia mengaku tetap khawatir mengingat saat ini Gunung Agung masih berstatus Awas. Hanya, dengan banyaknya warga di desanya yang balik ke rumah, dirinya bisa sedikit bernapas lega. Sementara itu, pengungsi asal Banjar Pura, Ni Kadek Sariani, mengaku belum berani pulang karena jarak rumahnya dengan Gunung Agung kurang lebih 6 km. Di samping itu, dia juga belum menerima arahan dari Perbekel untuk kembali pulang. ‘’Kalau nanti ada perintah pulang, baru akan pulang. Tapi kalaupun diberi pulang, dengan kondisi saat ini saya masih waswas dan takut tidur di rumah,’’ terangnya. (kmb41)
telah disahkan 30 November lalu seharusnya sudah bisa dilaksanakan mulai 1 Januari. Namun hingga saat ini, APBD 2018 ternyata belum clear. Sesuai penjelasan BKPAD, kata Darsana, masih dalam proses penuangan DPA. Darsana juga sempat menyinggung soal PHR Badung. Sesuai penjelasan pihak BKPAD, nilai dana PHR yang akan didapatkan Bangli dari Badung tahun ini sekitar Rp 50 miliar untuk perbaikan infrastruktur pariwisata dan 250 unit bedah rumah. ‘’Dari penjelasan Kepala BKPAD juga kami dapat informasi bahwa Bangli tidak dapat dana PHR untuk kelompok masyarakat,’’ jelasnya. (kmb40)
kan pengembangan untuk mencari pelaku lain yang ikut melakukan perusakan. Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pecahan lampu taman berbahan batu tersebut. ‘’Untuk sementara kasus tersebut masih kami kembangkan untuk mengungkap pelaku lainnya yang ikut melakukan aksi perusakan,’’ jelasnya. (kmb40)
Banyak Perda Tak Dilengkapi Perbup
Bangli (Bali Post) Banyak di antara Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bangli yang ibarat macan kertas. Masalahnya, dari belasan perda yang disahkan tiap tahunnya, banyak yang belum dibuatkan aturan teknisnya berupa peraturan bupati (perbup). Hal itu diungkapkan anggota Komisi I DPRD Bangli Nengah Darsana usai rapat kerja bersama BKPAD dan Bagian Hukum Setda Bangli, Jumat (5/1) kemarin. Darsana mengatakan, selama ini cukup banyak perda yang tidak dilengkapi perbup. Hanya, dia tidak bisa menyebutkan total jumlahnya. Sepengetahuannya, lebih dari lima perda tidak
memiliki perbup, salah satunya Perda tentang Toko Modern yang disahkan tahun 2016. ‘’Termasuk perda lama, sudah diundangkan, tapi belum ditindaklanjuti dengan membuat perbup. Padahal dalam amanat perda itu, mengacu pada perbup untuk pedoman teknisnya,’’ terangnya. Terkait hal itu, pihaknya dalam rapat kerja kemarin, sudah meminta eksekutif segera menerbitkan perbup terkait. Sehingga keberadaan perda yang selama ini dibuat dengan tenaga, waktu, dan memakan cukup banyak anggaran, tidak sia-sia dan hanya menjadi macan kertas. Selain perbup, pihaknya juga meminta eksekutif untuk
melakukan pembentukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Keberadaan PPNS menurutnya penting untuk mengawal perda dan menindak para pelanggar.
‘’Mengenai perbup yang sekarang paling urgen diterbitkan adalah perbup yang berkaitan dengan penunjang pelaksanaan APBD 2018. Karena ini APBD kan sudah berjalan. Kalau perbup ini lambat, akan banyak kegiatan yang sudah terancang dan tertuang dalam APBD 2018 akan kembali molor. Dan itu kami takutkan akan terjadi seperti tahun sebelumnya, banyak anggaran yang tidak bisa dieksekusi,’’ jelasnya. Selain membahas soal perbup, dalam rapat kerja kemarin, Komisi I juga sempat menanyakan pelaksanaan APBD 2018. Darsana mengatakan, sesuai amanah undangundang, APBD 2018 yang
Bangli (Bali Post) – Pelaku perusakan lampu taman milik Pemkab Bangli di sepanjang jalan kota Bangli berhasil diamankan polisi. Pelaku yakni DKS (16) dan PGW (19) yang berasal dari Kecamatan Bangli. Polisi sejauh ini masih mengembangkan keterangan kedua pelaku untuk mengungkap pelaku lain. Kanit Reskrim Polsek
Bangli Iptu Ketut Purnawan, Jumat (5/1) kemarin, mengungkapkan penangkapan pelaku bermula dari adanya laporan tentang banyaknya lampu taman parasmanan yang roboh dan hancur. Lampu taman rusak berada di sepanjang Jalan Merdeka, Kelurahan Bebalang sampai Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin. Sejak tahun
2014, total lampu taman yang rusak sudah lebih dari 26 buah dengan total kerugian mencapai Rp 18,2 juta. Berdasarkan laporan tersebut, tim gabungan Polsek dan Polres Bangli kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku. Tim berhasil mengantongi identitas pelaku yang salah satunya masih di bawah umur. Tim gabungan
kemudian langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan perusakan beberapa lampu taman. Total ada enam lampu taman yang dirusak. Pada saat melakukan aksinya, pelaku melakukannya bersama teman lainnya. Dari keterangan itu, tim gabungan kini masih melaku-
Bali Post/ina
Nengah Darsana
Polisi Amankan Dua Pelaku Perusak Lampu Taman
Bali Post/nan
APEL - Suasana apel dalam rangka Operasi Mantap Praja Agung 2018 yang digelar Jumat (5/1) kemarin.
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
GIANYAR
9
gIANYAR Memilih
Bali Post/nik
CEK KELENGKAPAN - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo saat melakukan pengecekan kelengkapan personel dan sarana pada apel kesiapan di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (5/1) kemarin.
Jelang Pilkada
Polres Petakan Potensi Konflik
Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pilkada Juni mendatang. Seperti upacara gelar pasukan yang dilangsungkan di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (5/1) kemarin. Selain itu, polisi melalui tim deteksi dini juga mulai memetakan potensi konflik. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo mengatakan, pihaknya sudah mulai memetakan potensi konflik yang mungkin terjadi dalam pilkada. ‘’Terkait potensi konflik, Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan terhadap tokoh masyarakat dan fungsi intelijen untuk melakukan deteksi dini secara terus menerus untuk meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas,’’ ucapnya. Sementara, dalam apel gelar pasukan kemarin dilakukan pemeriksaan pasukan serta pengecekan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan pilkada oleh Kapolres Gianyar. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pita secara simbolis kepada peserta yang dilibatkan dalam operasi ini. ‘’Tujuan apel gelar pasukan adalah untuk mengetahui kesiapan personel dalam rangka Operasi Mantap Praja Agung 2018, serta mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana yang ada sehingga pilkada dapat berjalan dengan kondusif,’’ tegasnya. Pada kesempatan itu, Kapolres juga menekankan personil Polri khususnya jajaran Polres Gianyar tetap menjaga netralitas dalam pilkada, personel yang bertugas juga wajib tetap melakukan koordinasi dengan penyelenggara pilkada, instansi terkait serta tim pemenangan masingmasing pasangan calon. ‘’Netralitas Polri harus dijaga. Jangan sampai ada keberpihakan,’’ tegasnya. (kmb35)
PENGUNGSI - Pengungsi yang hingga Jumat (5/1) kemarin masih menempati Posko Lapangan Sutasoma.
Bali Post/nik
Ratusan Pengungsi Kembali ke Karangasem Gianyar (Bali Post) Pascaditurunkannya radius perkiraan bahaya Gunung Agung menjadi 6 km, ratusan pengungsi di Posko Lapangan Sutasoma, Kecamatan Sukawati pulang ke kampung halaman. Pengungsi berharap situasi Gunung Agung bisa kembali normal. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar Anak Agung Oka Digjaya, Jumat (5/1) kemarin mengungkapkan, sejak adanya kebijakan penurunan radius bahaya dampak Gunung Agung, para pengungsi secara bertahap pulang ke rumah masing-masing. Mereka berani pulang lantaran situasi dinilai mulai aman. Menurutnya, pihaknya tetap mendata para pengungsi yang pulang
kampung. Apabila di kemudian hari Gunung Agung kembali bergejolak, maka mereka bisa menempati kembali Posko Lapangan Sutasoma. Berdasarkan data di posko, jumlah pengungsi kini mencapai 217 orang. Jumlah itu diperkirakan terus menyusut seiring banyaknya pengungsi yang berniat pulang. ‘’Terdata ada 177 pengungsi yang kembali sementara ke Karangasem. Dan sekarang sisa pengungsi ada 217 di Posko Sutasoma,’’ katanya. Selain itu, kini ada juga pengungsi yang bekerja di wilayah Gianyar namun mengajukan izin untuk pulang kampung. ‘’Kalau yang pulang kampung ini, artinya mereka akan kembali lagi. Karena rumah yang pulang kampung ini ada di radius terdekat
dengan gunung,’’ ujarnya. Sementara itu, salah seorang pengungsi Ni Wayan Leni mengaku sudah jenuh berada di pengungsian. Ia ingin pulang ke rumahnya di Desa Jungutan Kecamatan Bebandem, Karangasem. ‘’Kasihan anak-anak juga,’’ ujarnya. Menurutnya, rumahnya berada di luar radius 6 km sehingga tidak terdampak letusan Gunung Agung. ‘’Makanya nanti kalau datang Pak Agung (Kepala BPBD Gianyar - red), saya mau bilang mau pulang,’’ kata Leni. Diakui Leni, selama berada di pengungsian yang menjadi kekhawatirannya adalah perkembangan mental anak-anak. ‘’Kasihan anak saya ini harus adaptasi sekolah di sekolah
baru Karangasem, langsung ada kabar gunung mau meletus, akhirnya saya mengungsi,’’ jelasnya. Sejak Gunung Agung bergejolak, Leni sudah dua kali mengungsi ke Posko Lapangan Sutasoma. Saat letusan pertama ia hanya membawa dua potong baju. ‘’Karena kasihan dengan anak akhirnya saya balik. Lalu ada letusan lagi, akhirnya saya siapkan semua barang,’’ ungkapnya sembari menambahkan, apabila tidak kasihan dengan anak, dia lebih memilih tinggal di Karangasem. Selama di pengungsian, Leni mengerjakan pesanan kerajinan ate (ranting rotan) berupa tempat tisu. Pengungsi lainnya ada yang mengerjakan kerajinan keben untuk tempat banten hingga membuat canang sari. (kmb35)
Program Gratis Biaya Perawatan di RSUD dan Puskesmas
Masih Sulit Diakses Warga
Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/nik
PETUGAS DLH - Petugas DLH Gianyar saat melakukan bersih-bersih di Objek Wisata Pura Tirta Empul, Jumat (5/1) kemarin.
Pemerintah Ajak Masyarakat Benahi Objek Wisata
Gianyar (Bali Post) Minimnya jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di Kabupaten Gianyar dimanfaatkan pemerintah, pengelola dan masyarakat untuk membenahi objek wisata. Seperti di Objek Wisata Pura Tirta Empul, Tampaksiring pada Jumat (5/1) kemarin dilaksanakan kegiatan kebersihan dan penanaman pohon. Kegiatan ini terutama bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kawasan pariwisata. Gotong royong tersebut dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar. Kepala DLH Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra, mengatakan kegiatan ini sebagai aksi membangun partisipasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai Bali Go Green. ‘’Tirta Empul kan kawasan wisata, jadi harus dijaga dengan baik. Bila kawasan sudah tertata dengan rapi, kan otomatis pasti kunjungan wisatawan akan meningkat,’’ katanya. Kujus Pawitra juga mengharapkan partisipasi berbagai komponen, untuk secara bersama melakukan kegiatan penghijauan minimal di lingkungan sekitarnya. ‘’Gianyar sebagai salah satu destinasi wisata, sehingga kebersihan lingkungan itu harus selalu dijaga. Pariwisata dan kebersihan lingkungan itu saling mendukung,’’ terangnya. Di samping itu, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan ketutupan lahan menjaga kebersihan lingkungan terutama di areal pura dan tempat wisata. ‘’Kita harap sinergi ini bisa berkelanjutan. Kita bersama masyarakat terus bisa membangun Gianyar dan Bali yang lebih bersih,’ katanya seraya menambahkan, ada delapan jenis tanaman langka ditanam di kawasan itu, seperti rijasa, genitri, jeleket dan ikut lutung. Bendesa Adat Manukaya Let Made Mawi Arnata berharap kegiatan ini bisa menambah daya tarik Objek Wisata Pura Tirta Empul. ‘’Kegitan seperti ini juga akan kami lakukan bersama krama lain, sehingga kelestarian dan kebersihan lingkungan terutama di Pura Tirta Empul dapat selalu terjaga,’’ ucapnya. (kmb35)
Program bebas biaya untuk pasien rawat inap kelas III RSUD Sanjiwani Gianyar dan puskesmas rawat inap sudah berlaku per 1 Januari 2018. Meski baru diberlakukan, kalangan DPRD Gianyar sudah banyak menerima keluhan masyarakat mengenai program ini. Hal itu terungkap dalam rapat kerja dewan dengan eksekutif, Jumat (5/1) kemarin. Ditemui usai rapat, anggota dewan Ni Made Ratnadi mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mekanisme layanan bebas biaya tersebut. Tidak sedikit pula warga yang merasa dipersulit untuk mengikuti program ini. Menurutnya, pangkal persoalannya yakni masyarakat belum paham mengenai prosedur memperoleh pengobatan bebas biaya ini. Sebab itu dewan memanggil instansi terkait. Dalam rapat itu dewan menegaskan, anggaran program ini yang senilai Rp 10 miliar sudah bisa digunakan. ‘’Karena sudah ketok palu, jangan sampai ada lagi pasien yang bingung dengan program ini,’’ tegas politisi PDI-P itu.
Hal senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara. Dia mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait program ini. ‘’Banyak yang belum tahu, banyak yang masih bingung ketika akan dirawat inap. Padahal per 1 Januari harus sudah gratis,’’ katanya. Dijelaskannya, anggaran program bebas biaya untuk pasien rawat inap kelas III RSUD Sanjiwani dan puskesmas rawat inap di Gianyar ini terpisah dengan BPJS. Sebab, dana program dialokasikan di APBD 2018 dan kekurangannya akan dianggarkan lagi di ABPD Perubahan 2018. ‘’Perkiraan kita pasti ini nanti kurang, karena mencakup seluruh warga Gianyar.
Maka itu kita upayakan pada anggaran perubahan nanti ada penambahan Rp 3 miliar,’’ katanya. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi warga Gianyar untuk mengakses layanan ini. Kata Pebriantara, untuk mendapat fasilitas gratis di kelas III RSUD Sanjiwani, pasien harus mendapatkan rujukan dari Puskesmas tempat asal mereka. ‘’Tidak perlu pakai surat miskin. Cukup pernyataan bahwa dia warga Gianyar dan bersedia dirawat di kelas III,’’ terangnya. Semua jenis penyakit ditanggung dalam program ini. ‘’Termasuk operasi juga ditanggung. Tapi setelah operasi, dia harus rawat inap di kelas III di Gianyar,’’ katanya.
gianyar KPA Gianyar - 942184
DPRD - 943144
PMI Gianyar - 8958414
BPBD - 7844717/7844718
KONI Gianyar - 947261
PMK - 943113
BNN Kab. Gyr. - 946122
Kantor Satpol PP - 944436
PLN - 947166
RSUD Sanjiwani - 943020
Kodim 1616 Gyr - 943069
PDAM - 944225/943233
Koramil Gianyar - 942289
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani menyampaikan program ini baru berjalan beberapa hari. Proses sosialisasi pun masih dilakukan. ‘’Misal pasien yang dirawat inap kelas III per 29 Desember 2017, bila sudah memasuki 1 Januari, mereka langsung bebas biaya,’’ katanya. Cahyani menjelaskan, ang-
garan program ini tidak saja untuk membiayai pasien yang dirawat di kelas III RSUD Sanjiwani, melainkan juga untuk meng-cover perawatan di Puskesmas yang melayani rawat inap, seperti Puskesmas Ubud, Tegallalang, Pejeng dan Payangan. ‘’Kalau rumah sakit swasta tahun ini belum bisa kita fasilitasi,’’ ungkapnya. (kmb35)
Hujan Picu Banjir dan Pohon Tumbang di Tegallalang
Telepon Penting Kantor Bupati - 943056
Bali Post/nik
PERTEMUAN - Pertemuan antara DPRD dan eksekutif, Jumat (5/1) kemarin, yang membahas program bebas biaya pengobatan untuk warga Gianyar.
Bali Post/nik
POHON TUMBANG - Petugas melakukan penanganan pohon tumbang yang merobohkan tiang listrik di Desa Tegallalang, Jumat (5/1) kemarin.
Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur kawasan Gianyar Utara, kembali memicu bencana banjir dan pohon tumbang pada Jumat (5/1) kemarin. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar pun diterjunkan untuk melakukan penanganan. Hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita mengakibatkan banjir di sepanjang Jalan Raya Andong yang menjadi perbatasan antara Ubud dengan Tegallalang. Di sejumlah titik, tinggi banjir mencapai di atas lutut orang dewasa. Akibat derasnya aliran air, banyak barang kerajinan yang semula dipajang di artshop-artshop hanyut ke jalan. Selain itu, satu unit sepeda motor NMax warna putih terseret banjir. ‘’Banjir naik ke jalan raya karena got dan drainase tidak kuat lagi menampung besarnya air yang datang dari hulu,’’ ucap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Beruntung banjir hanya berlangsung selama hujan
turun. Sore kemarin saat tak lagi hujan kondisi jalanan kembali normal. ‘’Artinya, tidak sampai air di sana itu menggenang. Karena kawasan miring, jadi saat volume tinggi air mengalir dengan deras. Dan ketika hujan reda cepat surut,’’ jelasnya. Tak hanya itu, BPBD Gianyar juga menerima laporan sejumlah pohon tumbang. Seperti pohon ancak setinggi 15 meter yang tumbang hingga menutup ruas jalan di Desa Tegallalang. Pohon tumbang juga merobohkan dua tiang listrik dan membuat kabel listrik berserakan di jalan. ‘’Mengevakuasi ini kami harus berkoordinasi dengan petugas PLN,’’ katanya. Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat Tegallalang supaya berhati-hati jika berkendara dalam kondisi hujan, terlebih saat malam hari. Berdasarkan data BPBD Gianyar, bencana pohon tumbang yang terjadi pada 2015 lalu tercatat sebanyak sebanyak 133 kali. Kemudian pada 2016 sebanyak 154 kali pada 2017 sebanyak 89 kali. (kmb35)
JEMBRANA
10
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Pengamanan Pilgub, Polres Cek Kesiapan Personel Negara (Bali Post) Apel Operasi Kesiapan Mantap Praja Agung 2018 digelar di halaman Mapolres Jembrana, Jumat (5/1) pagi. Apel yang diikuti ratusan personel ini untuk kesiapan pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi Waka Polres Kompol Ni Nyoman Wismawati, seusai apel memeriksa perlengkapan dan kendaraan operasional dalam pengamanan Pilgub di Jembrana. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Mahfud Didik Wiratmoko mengatakan apel ini dilakukan guna memastikan kesiapan dan kelengkapan sarana prasarana pendukung anggota dalam pengamanan sebelum mereka diterjunkan nanti. Selain mengecek kesiapan para personel juga dilakukan penilaian terhadap sikap dan perfomance (penampilan) anggota oleh Kapolres. Dalam penilaian tersebut, juara I diberikan untuk Polsek Mendoyo. Sedangkan setingkat satuan, juara I dari Satuan Dalmas. Kompol Didik menambahkan, penilaian terhadap sikap dan performance anggota ini bertujuan agar pimpinan masing-masing satuan dan Polsek dapat lebih memperhatikan penampilan anggotanya saat melakukan pengamanan Pilkada Bali 2018. Rencananya pada Minggu (7/1) besok digelar simulasi pengamanan Pilgub Bali. Simulasi itu untuk antisipasi bila terjadi keributan saat pemilihan. Saat tahapan pemilihan nanti, Polres Jembrana menyiagakan 606 personel. (kmb26) Bali Post/olo
WARUNG – Warung yang dibangun para pedagang di dalam areal parkir Gilimanuk yang hendak ditertibkan lantaran terlihat kumuh.
Pedagang di Terminal Gilimanuk Menolak Dipindahkan
Bali Post/olo
CEK – Waka Polres Jembrana Kompol Ni Nyoman Wismawati mengecek kesiapan sarana dan prasarana dalam pengamanan Pilgub Bali 2018, Jumat (5/1) kemarin.
2017, Kasus Kebakaran Turun
Negara (Bali Post) Jumlah kasus kebakaran di Jembrana selama tahun 2017 turun dibandingkan tahun sebelumnyam (2016). Dari data yang dihimpun Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Jembrana, tahun 2017 tercatat ada 23 kasus kebakaran, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 32 kasus. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan kebakaran bangunan (rumah, warung dan dapur). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi didampingi Kabid Linmas Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya, Kamis (4/1) lalu mengatakan dari 23 kasus itu, 20 di antaranya merupakan kebakaran bangunan. Sisanya kebakaran kebun di Desa Berangbang dan sampah, serta kebakaran sebuah pohon pinang di Desa Pekutatan. ‘’Penyebabnya karena kelalaian,’’ kata Pranajaya. Menurunnya kasus kebakaran ini diperkirakan karena faktor cuaca. Di mana selama tahun 2017 musim hujan terbilang lama. Sementara tahun sebelumnya terjadi musim kemarau berkepanjangan. ‘’Tahun 2017 perkiraan kami ada 32 kejadian kebakaran seperti tahun sebelumnya. Ternyata faktanya menurun,’’ terangnya. Dari seluruh kejadian kebakaran itu, tidak ada sampai menyebabkan korban jiwa. Untuk tahun ini, guna memaksimalkan penanganan kebakaran, pihak Pemadam Kebakaran menyiagakan masing-masing satu unit mobil damkar di kecamatan. Seperti di Melaya dan Kecamatan Pekutatan yang menjadi kecamatan paling ujung barat dan timur atau jauh dari jangkauan kantor Induk Pemadam. Sedangkan di Kantor Induk disediakan empat unit mobil damkar. Selain itu, di setiap desa/kelurahan yang terdapat permukiman padat dan gang-gang kecil, disediakan sepeda motor pemadam. Motor pemadam itu dimanfaatkan ketika terjadi kebakaran di permukiman padat. ‘’Kita juga melatih petugas Linmas di desa/kelurahan untuk penanganan kebakaran awal,’’ terangnya. (kmb26)
Pelaku Pencabulan Siswi SD Divonis Enam Tahun
Negara (Bali Post) Pelaku pencabulan siswi SD, Marjuan (45) divonis enam tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara, Jumat (5/1) kemarin. Vonis tersebut lebih ringan setahun dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selain hukuman enam tahun penjara, Marjuan juga dikenai denda Rp 150 juta. Bila tidak membayar denda, diganti dengan hukuman tiga bulan kurungan. Dalam sidang dengan Ketua Majelis Hakim Fakhrudin Said Ngaji bersama anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan F. Kurniawan, terdakwa melalui kuasa hukumnya Supriyono mengaku menerima. Namun terkait putusan tersebut, JPU masih pikir-pikir. Sebelumnya JPU mengajukan tuntutan hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. Terdakwa terbukti bersalah dan melanggar pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. ‘’Terdakwa menerima putusan itu,’’ terang Supriyono. Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini terungkap setelah korban yang masih SD menyampaikan ke orangtuanya. Korban dicabuli oleh terdakwa di kebun pisang sepulang sekolah. Usai mencabuli korban yang masih bocah itu, terdakwa memberikan uang Rp 10 ribu. Orangtua korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jembrana. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara
(0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443
Negara (Bali Post) -
Menyikapi rencana pemindahan warung-warung di dalam areal parkir Terminal Gilimanuk, Jumat (5/1) kemarin digelar pertemuan. Selain diikuti para pedagang dan pengelola terminal, pertemuan juga dihadiri Camat Melaya Wayan Andi Suka Anjasmara. Para pedagang sejak awal menolak dipindah, kendati telah diberikan peringatan dari pengelola.
bentuk yang sama agar rapi. “Kami juga siap menerima sanksinya bila melanggar,” terangnya. Camat Melaya I Wayan Andi Anjasmara menegaskan penataan pedagang di dalam terminal ini dilakukan guna penataan pariwisata di Gilimanuk. Kalau dilihat dari aturan, sejatinya fungsi terminal bukan untuk berjualan. Tetapi ada kebijakan para pedagang untuk berjualan. Terkait usulan para pedagang ini, akan disampaikan ke Dinas Kelautan Perikanan dan Perhubungan. Keputusan boleh apa tidaknya ada di Dinas. Bilamana nanti memang tidak boleh, maka akan dilakukan pertemuan
lagi. Sebaliknya bila diperbolehkan, camat meminta para pedagang membuat kesepakatan di atas kertas, seperti sanggup menjaga kebersihan, menyediakan bentuk warung yang sama dan tidak boleh ada yang memasak di warung. Mendapati penjelasan itu, para pedagang mengaku menunggu keputusan dari Dinas. Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (4/1) pagi belasan pedagang di dalam Terminal Gilimanuk ini mendatangi Kantor Lurah Gilimanuk. Mereka menyampaikan aspirasinya menolak untuk dipindahkan dan membongkar lapak dagangan mereka. (kmb26)
Salah seorang pedagang, I Wayan Kari mengungkapkan selama ini mereka sudah membayar bulanan kepada oknum petugas, tetapi belakangan tiba-tiba mereka diminta pindah. Termasuk menggusur bangunan yang sudah mereka bangun. Sementara uang yang mereka setor entah untuk apa, tidak jelas. Kari mewakili pedagang lainnya meminta kebijakan pemerintah agar
mereka bisa tetap berjualan di dalam terminal. Pedagang siap menaati peraturan yang diberikan. Pedagang lainnya, Kadek Berata mengungkapkan kalau memang untuk kepentingan penataan terminal, mereka siap dipindahkan. Tetapi mereka mengharapkan agar tidak ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan, karena mereka khawatir akan sepi pembeli.
Warung mereka nantinya hanya akan menjadi tempat barang dagangan. Sedangkan untuk berjualan, pedagang tetap berkeliling menjajakan jualan (asongan). Pedagang berharap tempat pemindahan bisa di sisi barat parkir terminal. Selain tidak mengganggu lalu lintas kendaraan, juga dekat dengan angkutan kendaraan yang antre. Mereka juga siap membangun sendiri dengan
Negara (Bali Post) Meski dilarang, penggunaan alat tangkap menggunakan jaring krakat (beach Seine) di pesisir Jembrana nampaknya masih kerap digunakan para nelayan. Jaring yang biasa dibilang jaring pakis ini sistem penangkapannya dengan ditebar di laut kemudian ditarik oleh puluhan orang dari pinggir pantai. Jaring jenis ini kini telah dilarang oleh pemerintah karena dinilai merusak ekosistem perairan. Cara kerja jaring semacam ini cenderung menyapu seluruh isi laut, termasuk merusak terumbu karang. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana Made Widanayasa, Kamis (4/1) lalu mengatakan, operasional jaring semacam ini memang dulu sering dilakukan. Tetapi sejak dilarang, HNSI bersama Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan telah melakukan sosialisasi larangan penggunaan jaring pakis tersebut. Para nelayan ini juga diberi bantuan keramba jaring apung, sebagai pengganti penghasilan mereka. Untuk itu, tidak hanya melarang tetapi juga memberikan peluang baru melalui keramba jaring
apung. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana Made Dwi Maharimbawa mengatakan terkait penertiban jaring pakis wewenangnya ada pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Pemerintah kabupaten (pemkab), menurutnya, memiliki kewenangan di bidang budidaya. Sedangkan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan, dinas hanya berkoordinasi. Jaring pakis ini dilarang lantaran dinilai merusak ekosistem perairan. Ukuran mata jaring yang kecil membuat semua ikan di sekitar jaring pakis ini terjaring. Bahkan hingga yang kecil sehingga menghambat perkembangbiakan di laut. Penggunaan jaring ini melibatkan sekitar 10 hingga 13 nelayan untuk menebar jaring dan menarik dari tepian pantai. Rata-rata panjang jaring yang ditebar mencapai 200 meter dari pantai, bahkan hingga satu kilometer ketika ikan di perairan sepi. Namun, risikonya semakin panjang jaring, maka semakin lama menariknya. (kmb26)
JARING PAKIS - Sejumlah nelayan menarik hasil tangkapan menggunakan jaring pakis di salah satu pantai di Jembrana beberapa waktu lalu.
Dilarang, Jaring Pakis Masih Kerap Digunakan Nelayan
Bali Post/olo
Pengalihan Pengelolaan Retribusi
Petugas Pungut Diangkat Jadi Pegawai Kontrak Negara (Bali Post) – Memasuki awal tahun 2018, proses pengalihan pengelolaan retribusi parkir dan pasar dari Perusda ke dinas terkait mulai dilakukan. Salah satunya mengangkat para petugas pungut parkir, terminal dan pasar menjadi pegawai kontrak Pemkab
Jembrana. Mulai tahun ini, MoU Perusda dengan Pemkab Jembrana juga tidak diteruskan. Praktis pengelolaan sudah dilakukan oleh dinas terkait. Direktur Perusda Jembrana I Gusti Kade Kusuma Wijaya, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan proses pelimpah-
an masih berjalan. Mulai dari person (orang), aset dan dokumen. Saat ini dimulai dari para petugas pungut parkir yang berada di lapangan. Atas kebijakan Bupati Jembrana, puluhan petugas pungut dijadikan pegawai kontrak di bawah Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan.
Bali Post/olo
PENGARAHAN - Para petugas pungut retribusi parkir dan pasar saat diberikan pengarahan. Mereka akan diangkat menjadi pegawai kontrak.
Sedangkan di pasar berada di bawah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan. ‘’Proses ini masih berjalan, dari person dulu berlanjut ke aset-aset. Kita di Perusda fokus untuk mengembangkan usaha,’’ ujar Kusuma Wijaya. Sementara itu, ratusan petugas pungut parkir dan pasar kemarin mendapat pengarahan langsung dari Bupati Jembrana I Putu Artha. Bupati Artha meminta kepada petugas pungut parkir, terminal dan pasar yang sudah diangkat menjadi pegawai kontrak agar menyesuaikan diri dengan norma, standar dan prosedur kerja pada OPD terkait. ‘’Dengan gaji yang diterima sama jumlahnya dengan pegawai kontrak lain, saya harapkan agar bekerja sesuai standar yakni delapan jam kerja/harinya,’’ ujar Bupati Artha. Mereka juga diminta bekerja maksimal sesuai target. Mengingat target PAD parkir tahun 2018 sebesar Rp 5 miliar dan untuk pasar sebesar
Rp 3,5 miliar. Selain perjanjian kerja/kontrak, mereka juga wajib menanda tangani pakta integritas. Bupati Artha akan memberikan reward dan funishment (penghargaan dan sanksi). ‘’Seperti contoh, apabila ada petugas atau oknum yang terbukti terlibat pungli, maka tidak segan-segan kami akan berikan sanksi, baik itu ringan hingga berat berupa pemberhentian,’’ ujarnya. Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat I Gusti Putu Mertadana menambahkan, nantinya akan ada 63 petugas pungut dan kepala pasar yang dijadikan pegawai kontrak. Mereka mengelola 10 pasar yang terdiri dari 1.302 los, 1.082 unit kios dengan 2.288 pedagang pasar. Sedangkan untuk parkir terdapat 31 titik potensi parkir yang terdiri dari parkir tepi jalan, dalam terminal, fasilitas parkir gilimanuk, fasilitas parkir kargo dengan 76 petugas pungut, 16 koordinator dan enam tenaga administrasi. (kmb26)
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Rekening Diblokir
Gaji Puluhan THL Perkimta Nyaris Tak Dibayar
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 20 orang tenaga harian lepas (THL) pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) nyaris tidak menerima gaji untuk bulan Desember 2017 lalu. Hal ini terjadi karena ada kesalahan administrasi keuangan hingga pencairan dana untuk satu bulan itu terpaksa diblokir oleh Badan Bali Post/kmb38 Keuangan Daerah (BKD) Nyoman Surattini Buleleng. Puluhan THL mendatangi kantor Dinas Perkimta di Jalan Gajah Mada, Singaraja, Jumat (5/1) kemarin, menanyakan alasan gaji mereka tidak bisa dibayarkan. Setelah bertemu dengan pejabat yang membidangi, ternyata gaji tidak bisa dibayarkan karena kesalahan administrasi keuangan hingga adanya blokir akhir tahun oleh BKD. Dengan kenyataan itu, THL tersebut terpaksa harus sabar menunggu hingga gaji dibayarkan pada tahun 2018. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perkimta Nyoman Surattini didampingi Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gede Melandrat mengakui adanya kesalahan administrasi keuangan untuk gaji THL. Pada APBD Perubahan 2017 telah dilakukan sejumlah pergeseran anggaran. Setelah tutup tahun, tepatnya pada 29 Desember 2017, baru ditemukan kekurangan anggaran untuk gaji THL. Dari 120 orang THL, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk 100 orang THL. Dengan demikian, gaji untuk 20 orang THL terpaksa ditunda. Meski demikian, berkat usaha staf yang membidangi, gaji THL akhirnya bisa dibayarkan. Masing-masing THL itu menerima gaji Rp 1 juta per bulan. ‘’Kami mengakui ada kekeliruan dan ini pengalaman untuk tahun berikutnya dan gaji itu sudah kami bayarkan tadi (Jumat 5/1 - red),’’ katanya. Di sisi lain, Surattini mengatakan, setelah dua kali tahapan pembangunan di RTH Taman Bung Karno, Sukasada rampung, tahun ini, pihaknya merencanakan untuk merekrut THL. Namun, karena anggaran terbatas, penambahan THL tersebut dilakukan dengan bertahap. Untuk tahap awal, pihaknya akan menempatkan lima orang THL. Sejalan dengan program pembangunan tahap berikutnya, sambil jalan akan ditambah THL hingga memenuhi jumlah ideal 15 orang. ‘’RTH itu yang terluas yakni dua hektar lebih. Idealnya harus ada 15 THL, dan tahap awal kita tugaskan lima orang THL saja,’’ jelasnya. (kmb38)
Ratusan Pohon Perindang Rawan Tumbang
Singaraja (Bali Post) – Sekitar 100 pohon perindang di pinggir jalan Singaraja menuju Gerokgak rawan tumbang. Menghindari terjadinya korban jiwa atau gangguan lingkungan, ratusan pohon perindang itu mulai diremajakan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Selain memangkas ranting, petugas BPBD juga menebang pohon yang dikategorikan rawan tumbang tersebut. Pohon yang sudah ditebang itu, akan diganti dengan bibit pohon yang baru, sehingga mengurangi risiko yang kemungkinan terjadi. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan penebangan pohon perindang ini karena Buleleng mulai dilanda hujan dan disertai angin kencang. Dalam situasi ini dan berbekal pengalaman musim cuaca buruk sebelumnya, sering terjadi pohon perindang tumbang hingga membahayakan pengguna jalan. “Kami prediksi ada sekitar 100 pohon. Kalau ini dibiarkan dan jika hujan atau angin bisa saja tumbang. Kita ingin mencegah karena pohon tumbang selain membahayakan pengguna jalan, juga merusak saluran got di pinggir jalan,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
RAWAN TUMBANG – Sekitar 100 pohon perindang di sepanjang jalan Singaraja sampai Gerokgak rawan tumbang. Mengurangi dampak kerugian jika tumbang, BPBD mulai memangkas pohon perindang tersebut.
BULELENG
Bapemperda Usulkan Ranperda Perlindungan Sumber Mata Air Singaraja (Bali Post) – DPRD Buleleng sepertinya tidak ingin menunggu waktu untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Buktinya, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD langsung mengusulkan rancangan Perda (Ranperda) inisiatif tentang Perlindungan Sumber Mata Air. Melalui Perda ini dewan ingin menata dan melindungi sumber mata air, termasuk mencegah perambahan hutan. Usulan Ranperda ini mulai dibahas Jumat (5/1) kemarin, melalui rapat paripurna internal di ruang r apat gabungan k om i s i komisi DPRD Buleleng. Rapat ini dipimpin Ketua Dewan Gede Supriatna didampingi Ketua Bapemperda Gede Suradnyana. Fraksi-fraksi menyetujui usulan Perda inisiatif ini untuk dibahas lebih lanjut. Namun, fraksi tetap memberikan beberapa catatannya kepada pimpinan dewan dan Bapemperda. Seperti diungkapkan Ketua Fraksi Partai Golkar Nyoman Gede Wandira Adi. Dia mengingatkan agar pimpinan dan Bapemperda mengkaji lebih dalam rancangan Perda inisiatif ini. Hal ini penting agar tidak lagi terulang pengalaman buruk di akhir 2017 yang lalu. Saat itu, usulan Perda
Bali Post/kmb38
SEPAKAT – DPRD Buleleng menyepakati pembahasan Ranperda inisiatif tentang Perlindungan Sumber Mata Air, Jumat (5/1) kemarin. inisiatif tentang Parkir Berlangganan justru berubah menjadi perubahan Perda karena dalam pertengahan pembahasannya baru diketahui kalau Perda tersebut telah lama dibentuk. Untuk itu, Wandira menyarankan perlu dilakukan kajian dengan komprehensif yang tidak saja oleh Bapemperda, tetapi juga melibatkan eksekutif dan pihak terkait lain. Dengan demikian, usulan Perda
Singaraja (Bali Post) – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjabarkan pelaksanaan APBD Induk 2018 pada Senin (8/1) depan. Karena itu, TAPD menunggu usulan proposal hibah bantuan sosial (bonsos) yang difasilitasi anggota DPRD Buleleng hingga Minggu (7/1) besok. Kalau sampai batas waktu itu masih ada anggota dewan yang belum menyetorkan proposalnya, TAPD terpaksa menunda pencairan hibah bansos dan baru direalisasikan pada pelaksanaan APBD Perubahan 2018 mendatang. Informasi yang dikumpulkan di lapangan Jumat (5/1) kemarin, menyebutkan, setelah dinyatakan lolos verifikasi Gubernur Bali, maka anggaran APBD Induk mulai dijabarkan. Termasuk salah satunya anggaran hibah bansos yang difasilitasi anggota dewan di daerah ikut dijabarkan. Dari situ akan diketahui realisasi anggaran hibah bansos yang dialokasikan pada APBD Induk. Menyusul ketentuan itu, kemarin anggota TAPD yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi I Ketut Astasemadi dan Kepala Badan Keuangan (BKD) Bimantara menemui Ketua Dewan Gede
Supriatna. Dalam pertemuan itu, dibahas mekanisme penjabaran APBD Induk yang ditetapkan Senin (8/1) lusa. Karena batas akhir semakin dekat, TAPD mendesak pimpinan dewan mempercepat pengumpulan usulan proposal hibah bansos yang difasilitasi anggota dewan. Pasalnya, dari 45 anggota dewan sampai kemarin, baru 17 anggota dewan yang mengumpulkan proposal hibah bansos ke Sekretariat DPRD Buleleng. Sisanya 28 orang lainnya belum mengumpulkan usulannya. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna membenarkan TAPD telah menemuinya
Anggas, Kubutambahan
Bersinergi Bersama
Membangun Republik Indonesia, tidak bisa hanya melibatkan pejabat, tetapi harus dapat bersinergi bersama rakyat. Hasil karya pembangunan nantinya juga dapat dinikmati rakyat. Masyarakat Buleleng juga wajib menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum seperti di areal ruang terbuka hijau. Wacana shortcut di Buleleng, pada tahun 2018 supaya segera direalisasikan. Direksen, Jalan Teratai
Mesti Ada Solusi
Masalah tanah di kabupaten, pemerintah seharusnya bersiap-siap dengan solusinya. Jadi, semisal seseorang hanya memiliki sebidang tanah untuk memenuhi hidup, lalu ada larangan menjual tanah. Nah, di sana apa solusi pemerintah? Jangan sampai larangan, tetapi pemerintah tak ada solusi untuk biaya hidup, biaya sekolah anak dari mereka yang tidak memiliki apa-apa. Setiap larangan minimal ada solusinya. Kadek Kariana, Gajah Mada
untuk menyampaikan batas akhir pengumpulan usulan proposal hibah bansos. Dia mengatakan, penjabaran anggaran APBD Induk merupakan mekanisme yang harus dilalui tepat waktu. Karena masih ada yang belum menyetorkan usulan proposal, dirinya pun sudah menyampaikan kepada anggotanya untuk segera mengumpulkan. Bahkan, pihaknya menginstruksikan agar kesekretariatan dewan tetap buka pada Sabtu (6/1) ini dan Minggu (7/1) besok untuk menerima puluhan anggota dewan yang belum mengumpulkan proposal hibah bansos. ‘’Saya dicari oleh TAPD untuk me-
nyampaikan batas akhir penjabaran pelaksanaan APBD Induk termasuk hibah bansos yang difasilitasi dewan. Masih banyak yang belum mengumpulkan proposal dan saya minta angota yang belum harus sudah mengumpulkan proposalnya sampai Minggu (7/1) besok,’’ katanya. Menurut Supriatna, kalau sampai batas akhir masih ada anggota yang tidak men-
gumpulkan proposal, maka jatah hibah bansos untuk anggota bersangkutan tidak dapat direalisasikan. Kendati demikian, jatah tersebut tidak dinyatakan hangus, tetapi realisasinya ditunda sampai pelaksanaan APBD Perubahan mendatang. Sebaliknya, anggaran yang tidak diamprah itu pemanfaatanya akan dialihkan untuk menambah cadangan dana tak terduga. Menghindari hal ini akan memicu masalah di antara dewan dengan eksekutif, dirinya pun menginstruksikan agar anggotanya tertib mengikuti administrasi keuangan yang sudah ditetapkan pemerintah. Apalagi, keberadaan hibah bansos efektif membantu kegiatan di masyarakat bawah, sehingga anggaran yang sudah disiapkan pemerintah bisa diserap untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Perkembangan wisata Desa Bali Aga di Kecamatan Banjar mendapat perhatian serius jajaran Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng. Dispar memotivasi penggiat pariwisata di daerah ini. Selain itu, tahun ini Dispar memprogramkan pembangunan toilet masing-masing satu unit di Desa Sidatapa dan Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar. Kepala Dispar Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M., Jumat (5/1) kemarin mengatakan, motivasi yang dilakukan ini dikemas dalam kegiatan bakti sosial bersama penggiat wisata di Sidatapa dan Tiga Wasa. Bakti sosial diisi dengan pelepasan burung
ke alam bebas, penanaman pohon perindang di pinggir jalan, dan mengunjungi lokasi yang akan dibangun toilet. Salah satu sarana pendukung ini dibangun, karena selama ini kawasannya belum dilengkapi dengan toilet yang memadai. Bahkan, wisatawan yang berkunjung kerap kali mengeluhkan minimnya toilet di tempat wisata Bali Aga. Untuk itu, pihaknya memprogramkan pembangunan toilet di Sidatapa dan Tiga Wasa. “Wisata Bali Aga ini belakangan berkembang pesat, dan ini kita motivasi terus sambil kita lengkapi fasilitas penunjangnya seperti toilet yang memang belakangan kurang representatif,” katanya.
Perbekel Desa Sidatapa Ketut Budiasa menyambut baik rencaan pembangunan toilet pada sejumlah objek wisata di desanya. Dia berharap agar pembangunan toilet disesuaikan dengan adat istiadat di desa setempat yang tidak memperkenankan penggunaan genteng dan lokasinya harus mengikuti tata letak yang diatur sesuai kebiasaan adat di desanya. “Pembangunan toilet di objek wisata di desa sangat diperlukan, hanya saja kami berharap agar pembangunannya tetap memperhatikan adat istiadat di desa kami yakni tidak menggunakan genteng dan ketentuan lain,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Gede Supriatna
Dispar Motivasi Penggiat Wisata Bali Aga
Membongkar Kasus Korupsi
Pemberantasan aksi-aksi premanisme pada tahun 2018 harus dilanjutkan lagi dengan melibatkan penegak hukum. Pembangunan vila dan hotel dalam menggunakan air bawah tanah itu harus diawasi pihak yang berwenang. Selain itu, sempadan pantai harus jelas batasannya. Ini amat penting bagi pelaku pariwisata, khususnya bagi mereka yang memiliki usaha di pinggir pantai.
perda Gede Suradnya mengatakan, rancangan Perda inisiatif ini sudah sempat dibahas oleh Bapemerda bersama tim pakar DPRD. Rancangannya juga sudah dilengkapi dengan naskah akademik yang disusun oleh Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja. Dari pengkajian itu, memang ditemukan bahwa selama ini pemerintah daerah telah memiliki Perda tentang Retribusi Air
Pencairan Hibah Bansos Terancam Ditunda
Terima kasih kepada penegak hukum sudah bekerja sama dan bersinergi untuk kepentingan publik. KPK, kepolisian dan hakim telah memecahkan masalah korupsi. Mudahmudahan penegak hukum mampu menjaga kekompakan membongkar kasus korupsi. Anggota dewan harus mengerti dan memahami apa itu persidangan. Sebagai wakil rakyat, mereka harus paham pentingnya kehadiran, dalam hal penyusunan program kerja untuk membangun Buleleng ke depan. Jadi, penting untuk tahu apa saja program yang mesti dibahas demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Penggunaan Air Bawah Tanah
ini memiliki kualitas sebagai pijakan pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah. ‘’Kami cuma menyarankan kalau bisa dikaji lebih mendalam jangan sampai pengalaman di tahun lalu itu terulang. Dengan demikian, Perda ini sesuai harapan yang ingin kita capai bersama,’’ tegasnya. Menanggapi usul itu, Ketua Dewan Gede Supriatna didampingi Ketua Bapem-
Bawah Tanah (ABT -red). Atas hal ini, Bapemperda telah mengkaji dan diputuskan untuk mengubah redaksional rancangan Perda inisiatif ini menjadi Perlindungan Sumber Mata Air. Selain itu, pertimbangan regulasi di atasnya sudah dikaji dan dipastikan akan tidak bertentangan, sehingga usulan ini layak untuk dibahas lebih lanjut. ‘’Pada dasarnya kami sudah mengkaji dan saya kira usulan dari kawan Fraksi Golkar kita terima dan pengkajian ini sudah dilakukan, sehingga kami usulkan untuk dibahas lebih lanjut,’’ jelasnya. Menurut Supriatna, secara garis besar Ranperda ini untuk melindungi dan menata keberadaan sumber mata air yang ada di daerah. Dia mencontohkan, selama ini ada sumber mata air di lahan milik pribadi tidak bisa dikelola untuk kepentingan umum, sehingga memicu permasalahan pelik. Untuk itu, dengan Ranperda ini, nantinya akan diatur tekait pemanfaatan sumber mata air yang ada. Selain itu, regulasi ini akan mencegah perambahan hutan dalam melindungi kelestarian sumber mata air itu sendiri. ‘’Tentu ada sanksi dan nanti akan dibahas lebih mendalam setelah nanti akan dibentuk panitia khusus (pansus - red),’’ jelasnya. (kmb38)
Lambat Setor Proposal
Suara Buleleng
Gung Surya, Lovina
11
Bali Post/kmb38
LEPAS BURUNG – Kepala Dispar Buleleng melepas burung ke habitat aslinya bersama penggiat pariwisata Bali Aga, Jumat (5/1) kemarin.
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel Siaga Lantas Pemadam Kebakaran
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973 22531 21113
KLUNGKUNG
12
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
KLUNGKUNG MEMILIH Maju di Pilkada 2018, Paket Bagia Siap Lepas Jabatan Semarapura (Bali Post) Langkah Tjokorda Bagus Oka - I Ketut Mandia (Bagia) untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 melawan Nyoman Suwirta - I Made Kasta (Suwasta) harus mengorbankan jabatan yang sebelumnya telah diduduki. Hal tersebut tidak dijadikan persoalan. Bahkan surat pernyataan pengunduran dirinya pun telah disiapkan. Jumat (5/1) kemarin, Tjok Bagus mengaku siap memenuhi segala jenis persyaratan, termasuk berhenti menjadi dosen pada jurusan matematika Fakultas MIPA Universitas Udayana untuk bisa lolos menjadi calon bupati. ‘’Saya sudah persiapkan semua. Pengunduran diri sudah disampaikan. Ikuti ketentuan,’’ tegasnya. Tokoh Puri Agung Klungkung ini pun menyatakan langkahnya untuk kembali mengikuti pertarungan hajatan politik lima tahunan itu sudah mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. ‘’Keluarga sangat mendukung. Tidak ada masalah,’’ ungkapnya. Sementara Mandia juga menyatakan sudah siap menjalani konsekuensi secara lahir-batin. Surat pernyataan pengunduran diri dari anggota DPRD Bali juga sudah dipersiapkan sebelum mendaftar ke KPU Klungkung, yang direncanakan berlangsung 8 Januari. ‘’Saya punya karma dan harus dijalani. Urusan menang dan kalah, itu urusan Tuhan. Yang penting saya siap bertarung seribu persen,’’ ungkapnya. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengungkapkan, surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan sebelumnya harus diajukan saat pendaftaran bakal calon berlangsung. Maksimal lima hari sebelum itu, diikuti dengan penyampaian surat yang menyatakan pengunduran diri telah diproses oleh instansi tempatnya mengemban tugas. ‘’Terakhir, tiga puluh hari sebelum pencoblosan harus sudah ada keputusan pengunduran dirinya,’’ ungkapnya. Berbeda dengan paslon petahana, tidak perlu mengundurkan diri. Namun hanya menjalani cuti pada masa kampanye yang berlangsung 15 Februari hingga 23 Juni. (kmb45)
NGANTRE - Sejumlah warga terlihat mengantre ketika mengurus e-KTP di Kantor Disdukcapil Klungkung.
Bali Post/dok
Blangko Kosong
Puluhan Ribu Warga Belum Perekaman E-KTP
Semarapura (Bali Post) Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak sudah semakin dekat. Namun puluhan ribu warga di Kabupaten Klungkung belum melakukan perekaman e-KTP. Adanya persepsi buruk terhadap ketersediaan blangko menjadi salah satu penyebab hal tersebut.
Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia
Bali Post/sos
Usung Paket Suwasta
Rekomendasi Hanura dan Demokrat ”Misterius”
Semarapura (Bali Post) Komitmen Partai Golkar untuk mengusung incumbent I Nyoman Suwirta-I Made Kasta (Suwasta) dalam pilkada serentak yang berlangsung Juni 2018 sudah dibuktikan. Rekomendasinya dari DPP sudah turun, Jumat (5/1) kemarin. Namun, berbeda halnya dengan Partai Hanura yang sebelumnya menyatakan hal serupa. Belum ada kabar jelas kapan rekomendasinya keluar. Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPC Partai Hanura Klungkung I Nyoman Suastika mengungkapkan pada hajatan politik lima tahunan itu DPC telah mengusulkan untuk mengusung incumbent. Ini pun sudah disampaikan ke DPD. Salah satu yang menjadi dasar adalah aspirasi masyarakat. Namun demikian, keputusan secara mutlak tetap datang dari DPP. “Sampai sekarang belum turun,” ungkapnya. Dipastikan, hal tersebut sudah keluar sebelum pendaftaran bakal pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung yang dijadwalkan pada 8 sampai 10 Januari. “Yang jelas sebelum itu sudah turun,” tegasnya. Disinggung apakah ada kemungkinan justru akan mengusung Tjokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (Bagia) yang diusung PDI-P, Suastika enggan berkomentar. “Kalau soal itu saya belum mendengar. Tergantung DPP saja. Kami hanya mengikuti,” ucapnya. Partai Demokrat juga belum menurunkan rekomendasi. Partai berlambang mercy ini sebelumnya juga menyatakan untuk mendukung incumbent. “Masih diurus di DPP. Nanti saya kabari,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Klungkung I Gde Artison Andarawata. Putra maestro seni lukis almarhum I Nyoman Gunarsa ini menegaskan itu sudah keluar sebelum pendaftaran. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klungkung Pande Anggarnata, Jumat (5/1) kemarin mengungkapkan, sesuai data terakhir, warga wajib e-KTP mencapai 173.720 orang. Dari angka tersebut, enam bulan jelang Pilkada, 27.546
orang belum melakukan perekaman. ‘’Masih ada puluhan ribu yang belum,’’ ungkapnya. Sebagai bentuk percepatan, layanan perekaman tak lagi hanya berlangsung di kantor dinas saja. Namun masuk ke desa-desa
melalui program Perekaman Data dengan Sepeda Motor (Predator). Bergulir sejak 2017, program tersebut belum mendapat respons maksimal dari masyarakat. Masih ada yang enggan untuk merekam lantaran pencetakannya tak bisa secara
cepat. ‘’Masih ada persepsi buruk dari masyarakat soal ketersediaan blangko. Terbit e-KTP-nya lama. Ini memunculkan keengganan untuk perekaman,’’ jelasnya. Mengatasi persoalan itu, sosialisasi sudah dilakukan secara rutin. Pemerintah pun diminta untuk membantu melakukan pendekatan. Sebagai langkah percepatan perekaman, dalam waktu dekat juga diadakan roadshow ke sekolah-sekolah.
‘’Kami juga menerapkan program pelayanan serentak dan terpadu,’’ kata Anggarnata. Ditegaskan, meski untuk sementara fisik e-KTP digantikan dengan surat keterangan, warga bersangkutan tetap bisa mempergunakannya untuk melengkapi pengurusan dokumen lainnya. ‘’Fungsinya sama. Surat keterangan bisa dipakai seperti e-KTP juga,’’ tandasnya. (kmb45)
Belanja Pegawai di Bawah 50 Persen
Pemkab akan Usulkan Rekrutmen CPNS ke Pusat
Semarapura (Bali Post)Informasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini cukup santer beredar. Khusus Kabupaten Klungkung, berpeluang untuk mendapatkan jatah dari pemerintah pusat. Hal tersebut dikarenakan anggaran belanja pegawai berada di bawah 50 persen dari anggaran total. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab melakukan analisa jabatan dan beban kerja pegawai sebagai syarat pengusulan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Klungkung, Komang Susana mengakui adanya informasi rekrutmen tersebut. Sebagai bentuk persiapan untuk mengajukan usulan formasi ke Kementerian Pendayagu-
naan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Pemkab diminta melakukan analisa beban kerja pegawai dan analisa jabatan. Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Bagian Organisasi. “Seluruh OPD sudah diminta untuk menyampaikan kebutuhan pegawainya. Nanti dikaji Bagian Organisasi. Begitu juga dengan analisa jabatannya. Setelah itu disampaikan ke kami dan paling lambat akhir Januari sudah dikirim ke Kementerian PAN-RB,” jelasnya, Jumat (5/1) kemarin. Jika melihat anggaran belanja pegawai, Kabupaten Klungkung berpeluang untuk mendapatkan jatah perekrutan. “Syaratnya, yang bisa merekrut anggaran be-
lanja pegawainya maksimal 50 persen. Klungkung tahun kemarin 46 persen. Jadinya berpeluang untuk dapat jatah,” katanya. Hanya untuk jumlahnya belum bisa dipastikan. Hal tersebut ditentukan kementerian. “Kami hanya mengusulkan saja. Untuk jumlahnya, nanti kementerian yang menentukan. Itu biasanya juga mengacu pada jumlah penduduk dan luas wilayah,” kata mantan Kadisdukcapil Klungkung ini. Menurutnya, rekrutmen sangat perlu dilakukan lantaran terdapat ratusan pegawai pensiun sejak 2011 dan mampu tertutupi. “Sesuai data, ada 989 orang yang pensiun. Belum adanya penambahan, penyelesaian tugas dengan memaksimalkan tenaga
Bali Post/sos
REKRUTMEN - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klungkung. Pemkab akan mengusulkan rekrutmen CPNS ke pemerintah pusat. yang ada,” sebutnya. Secara umum, tambahan pegawai diperlukan pada bidang kesehatan dan pendidikan yang menjadi kebutuhan dasar
masyarakat. Berdasarkan data terakhir, jumlah pegawai di Kabupaten Klungkung mencapai 4.437 orang. (kmb45)
PVMBG Turunkan Radius Bahaya
Pengungsi Masih Khawatir Pulang Kampung Semarapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan penurunan batas radius berbahaya erupsi Gunung Agung
menjadi 6 kilometer per 4 Januari 2018. Meski demikian, sejumlah pengungsi di Kabupaten Klungkung yang berasal dari radius 7 sampai 10 kilometer masih khawatir untuk pulang. Kekhawatiran itu datang
Bali Post/sos
PENGUNGSI - Pengungsi di Balai Banjar Jelantik Mamoran, Desa Tojan. Di tengah penurunan radius bahaya Gunung Agung menjadi enam kilometer, mereka yang rumahnya lebih dari itu masih khawatir untuk pulang.
dari pengungsi asal Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Mereka yang tertampung di GOR Swecapura masih menjalani aktivitas seperti biasa. Belum ada langkah untuk mengemas barang, apalagi kembali ke kampung halaman yang jaraknya sekitar sembilan kilometer dari puncak Gunung Agung. Seorang pengungsi Ketut Suwenten menuturkan, informasi penurunan radius sudah diketahuinya. ‘’Tapi masih khawatir untuk pulang. Takutnya seperti kemarin. Saat dibilang level turun (waspada ke siaga - red), diperkenankan pulang. Tapi sampai di rumah, gunung erupsi. Malah mengungsi lagi,’’ tuturnya, Jumat (5/1) kemarin. Menghindari sesuatu yang tak diinginkan, ia bersama keluarganya memilih untuk menunggu perkembangan situasi gunung beberapa hari ke depan. Jika mengarah ke kondusif, besar peluangnya untuk pulang. ‘’Paling menunggu lima hari dulu. Kalau memang aman, kami
baru pulang,’’ sebutnya. Perasaan khawatir dan waswas juga membelit pengungsi asal Banjar Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat, Ni Wayan Pasek Ariani. Meski tempat tinggalnya berjarak 10 kilometer dari puncak gunung, ia yang mengungsi di Balai Banjar Jelantik Mamoran, Desa Tojan memilih untuk tidak pulang, namun mencari kos untuk tinggal sementara. ‘’Pas letusan 1963, daerah tempat tinggal kena dampak. Kami khawatir seperti itu. Apalagi status gunung masih awas. Takut malah meletus besar. Jadinya, untuk sementara ngekos dulu,’’ ucapnya. Pengungsi asal yang sama, I Wayan Darta, justru berbeda. Ia bersama keluarganya sudah memutuskan untuk pulang. Jika situasi kembali memburuk, langkah mengungsi kembali diambil. ‘’Sekarang pulang dulu. Katanya sudah boleh. Kalau rasa khawatir pasti ada,’’ imbuhnya. Kepala Pelaksana Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada menyatakan kepulangan pengungsi sudah terjadi menjelang perayaan tahun baru. Sejalan adanya informasi penurunan radius bahaya, pengungsi yang menyusul semakin meningkat. Hanya untuk jumlahnya belum bisa dipastikan. ‘’Kami masih mendata,’’ teragnya. Mantan Camat Banjarangkan ini menegaskan, kepulangan kali ini tidak seperti sebelumnya. Pemkab tidak menyiapkan bus maupun truk untuk mengangkut. ‘’Pengungsi pulang mandiri. Kami tidak menyediakan angkutan,’’ tegasnya. Sesuai informasi yang dihimpun, jumlah pengungsi sebelum penurunan radius bahaya mencapai 11.282 jiwa, yang tersebar di 44 desa/ kelurahan. Namun pasca-itu, menginjak ke angka 10 ribu. ‘’Kami perkirakan pengungsi dari radius enam kilometer sekitar tiga ribu orang, menyesuaikan dengan KRB 3,’’ pungkas Widiada. (kmb45)
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
SOSOK Taati Rekomendasi PEMERINTAH telah memfasilitasi bantuan kepada masyarakat yang terdampak terutama yang kini berstatus pengungsi. Selain berupa logistik, pengungsi juga diberikan pembekalan dan beragam kegiatan sehingga tetap bisa menjaga produktivitas. Agenda itu diyakini sebagai obat menghilangkan kejenuhan. ‘’Pemerintah juga terus memberikan sosialisasi tentang dampak erupsi gunung berapi,’’ jelas Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri pada pembekalan KKN di Gedung Widya Sabha Kampus Unud, Kamis lalu. Selain untuk pengungsi, kata Bupati, pemerintah kabupaten juga mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat. Di antaranya menyangkut penanganan kerugian petani, penguatan dan antisipasi infrastruktur menghindari jatuhnya korban, penanganan aliran banjir lahar dingin akibat erupsi hingga kebutuhan logistik, pendidikan dan kesehatan bagi warga terdampak bencana dapat diselesaikan bersama. Dengan segala daya upaya, pemerintah berusaha agar aktivitas vulkanik Gunung Agung tidak sampai merenggut korban jiwa. Karena itu, sejak awal masyarakat diimbau menaati rekomendasi terkait radius bahaya. ‘’Masyarakat secara umum saya harapkan tidak mengambil risiko masuk ke zona merah. Hal itu dapat memicu terjadinya aksi serupa oleh kelompok masyarakat lain,’’ kata Mas Sumatri. Pihaknya memberikan apresiasi kepada jajaran civitas akademika Unud yang menjadikan Karangasem sebagai salah satu lokasi KKN. (kmb)
Rekomendasi Dinsos Habis
RSUD Bingung Tangani Pasien Miskin Amlapura (Bali Post) Pemberitahuan internal bagi petugas administrasi di RSUD Karangasem mendadak viral, Jumat (5/1) kemarin. Itu disebabkan karena pemberitahuan itu terkesan tak menguntungkan bagi pasien miskin, yakni menjadikan pasien miskin langsung menjadi pasien umum. Merujuk pemberitahuan itu, kondisi demikian disebabkan rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem untuk pasien miskin agar pasien itu ditanggung pemerintah saat dirawat inap dr. I Wayan Suardana sudah tidak ada. Pemberitahuan itu dibuat Direktur RSUD Karangasem dr. I Wayan Suardana, M.Repro. 3 Januari lalu. Nah… hal itu kemudian jadi sorotan hingga Jumat kemarin. Ketika duhubungi, Suardana mengakui isi pemberitahuan tersebut. Dia menjelaskan, rekomendasi dari Dinas Sosial Karangasem itu biasanya digunakan oleh pasien yang belum memiliki KIS (Kartu Indonesia Sehat) atau belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS dan tidak ditanggung asuransi swasta apa pun. Pasien dengan kondisi demikian, sebelumnya bisa menggunakan rekomendasi Dinas Sosial Karangasem, agar biayanya ditanggung pemerintah daerah. Tetapi, belakangan rekomendasi itu kabarnya sudah habis. Alasannya karena sudah memenuhi kuota di Dinas Sosial Karangasem. ‘’Karena habis, berarti warga yang tidak memiliki asuransi tak akan bisa menggunakan rekomendasi serupa lagi, shingga dia harus masuk pasien umum. Sebab, kalau tidak demikian, nanti siapa yang akan bayar biaya pengobatan di rumah sakit?’’ tanya dr. Suardana. Untuk mengurangi persoalan ke depan terhadap penanganan pasien di rumah sakit itu dibuatlah pemberitahuan tersebut, agar semua petugas administrasi memahaminya. Dan kemudian bisa menjelaskan kepada warga. Kalau tidak dibuat aturan tegas mulai sekarang, ini akan menjadi masalah sendiri bagi pihak rumah sakit. Dalam audit BPK, kata Suardana, pihak rumah sakit bisa disalahkan, karena ada kecenderungan kehilangan pendapatan. ‘’Nanti bisa jadi temuan dan dipertanyakan, siapa yang membebaskan biayanya?’’ tegasnya. Bagi pasien yang memang belum terdaftar di BPJS, diakui ini memang bisa diproses. Pasien diberikan waktu selama tiga hari. Tetapi, warga itu baru ditanggung BPJS 14 hari setelah terdaftar di dalam BPJS. Selain itu, yang menjadi masalah lainnya muncul warga miskin tidak mau mengikuti proses itu. Mereka hanya mengandalkan rekomendasi Dinas Sosial Karangasem, karena kabarnya rekomendasinya sudah habis. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Sosial Karangasem Puspa Kumari, Jumat kemarin, belum berkenan menanggapi persoalan ini. Dihubungi melalui telepon maupun pesan singkat whatsapp, dia tidak memberikan jawaban, apakah memang benar rekomendasi yang dimaksud sudah tidak ada atau ada persoalan lainnya. (kmb31)
KARANGASEM
Nonradius Boleh Tetap Mengungsi Amlapura (Bali Post) -
Diturunkannya radius bahaya dari 8-10 km menjadi 6 km menjadi kado indah awal tahun bagi masyarakat Karangasem yang selama ini harus hidup di pengungsian. Banyak yang langsung pulang ke rumah masing-masing, tetapi tak sedikit pula yang memilih bertahan di pengungsian dengan beragam alasan. Ni Wayan Sri Artini (25) adalah salah satu warga pengungsi yang mengaku belum siap kembali ke kampung halamannya. Warga Banjar Cemara Tebel, Desa Buanagiri, Bebandem ini enggan pulang karena memikirkan kesehatan bayinya. ‘’Waktu erupsi pertama, kampung saya terpapar abu vulkanik, anak saya kena ISPA. Pinginnya sih pulang,’’ ungkapnya, Jumat (5/1) kemarin. Pegawai kontrak Sekretariat DPRD Karangasem ini mengatakan kampungnya berada di radius 8 km. Jika mengacu rekomendasi terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kampungnya termasuk desa aman. Menurutnya, banyak tetangganya yang sudah kembali. Namun karena aktivitas vulkanik Gunung Agung masih ada, dia memutuskan bertahan di rumah orangtua kandungnya di Banjar Tiyingtali, Abang. Situasi dilematis itu di-
jawab Kepala Dinas Sosial Karangasem, Ni Ketut Puspa Kumari. Masyarakat di nonradius bahaya boleh tetap mengungsi. Dan pemerintah menjamin ketersediaan bantuan logistik untuk mereka. ‘’Radius bahaya memang sudah dipersempit, tetapi wajar jika ada warga dari luar radius bahaya itu masih takut pulang,’’ kata Kadis Sosial Karangasem Ni Ketut Puspa Kumari, Jumat kemarin. Untuk penanganan pengungsi, menurutnya, Dinas Sosial memiliki Rp 2,7 miliar untuk pengadaan logistik. Sementara dana yang tercantum dalam APBD Induk 2018 itu belum bisa dicairkan. Masih menunggu proses administrasi, bantuan logistik pengungsi bisa memanfaatkan dana bantuan masyarakat yang dikelola Satgas Penanganan Erupsi Gunung Agung. ‘’Khusus untuk beras, saat ini cadangan beras pemerintah sebanyak 100 ton juga sudah turun,’’
KAMPUS Udayana dalam waktu dekat akan menggelar KKN PPM Periode XVI tahun 2018 dengan tema ‘’KKN PPM Unud Peduli Bencana’’ di delapan kabupaten di Bali, kecuali Denpasar. Kabupaten Karangasem yang saat ini sedang menghadapi bencana erupsi Gunung Agung itu pun menjadi salah satu target wilayah KKN tersebut. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri berkesempatan hadir memberikan materi pembekalan tentang kondisi terkini Bumi Lahar itu di Gedung Widya Sabha Kampus, Unud Bukit Jimbaran, Kamis (4/1) lalu. Kehadiran Bupati Karangasem pada kegiatan itu untuk memberikan materi penanggulangan bencana dan juga penanganan pengungsi, pemberdayaan masyarakat desa, pemanfaatan dana ADD, mitigasi bencana dan lainnya. Hadir pada acara itu Kadis PMPD Provinsi Bali, Kepala BPBD Bali dan para guru besar, dan pakar kampus Unud. Ketua LPPM I Gede Rai Maya Temaja melaporkan, total peserta KKN PPM adalah 746 peserta. Rinciannya mahasiswa reguler 655 orang dan nonreguler 91 orang. Lokasi desa KKN
PPM itu adalah di 49 desa yang tersebar di delapan kabupaten di Bali. Untuk KKN reguler dilaksanakan di 44 desa dan nonreguler 9 desa. Riciannya, Kabupaten Badung itu 9 desa, Jembrana 4 desa, Tabanan 6 desa, Gianyar 6 desa, Klungkung 6 desa, Bangli 6 desa, Buleleng 6 desa, dan Karangasem 6 desa. Sebelum mengisi materi p embekalan, Mas Sumatri sempat menyampaikan bahwa KKN ini sangat diperlukan bagi mahasiswa. KKN itu sesungguhnya untuk menguji mental anak-anak. Ketika mahasiswa mendapatkan materi di kampusnya, tidak akan ada artinya jika ilmu itu tidak diimplementasikan di lapangan. Karena itu, Kuliah Kerja Nyata itu sangat penting dilaksanakan. KKN itu sebagai media uji sejauh mana mereka bisa menyelesaikan sebuah masalah dengan ilmu mereka. Mas Sumatri pun berpesan, para peserta KKN harus menerima di mana tempat mereka ditugaskan. Diharapkan, tugas apa yang harus mereka kerjakan di lapangan harus dipahami dengan baik. Belajarlah secara ikhlas membantu lingkungan di sekitar tempat KKN selama masa-masa
KEPALA Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan agar pemulangan pengungsi dapat berjalan dengan tertib, maka BNPB bersama Satgas Tanggap Darurat Penanganan Erupsi Gunung Agung terus melakukan koordinasi. Pendataan diperlukan untuk pemulangan pengungsi. Kendaraan disiapkan untuk memfasilitasi para pengungsi yang akan pulang itu. Pasebaya Gunung Agung juga terus menginformasikan kepada masyarakat terkait ada penurunan radius berbahaya Gunung Agung. ‘’Bukan hanya pemulangan pengungsi saja yang dilakukan, tetapi juga terkait
dukungan logistik, pemindahan pengungsi ke titik yang dekat dan lainnya,’’ jelas Sutopo. Masyarakat diimbau tetap waspada. Gunakan aplikasi Cek Posisi Anda, untuk memastikan berada di titik aman. Pemerintah dibantu unsur lainnya masih berkoordinasi untuk proses pemulangan dan penanganan pengungsi itu. Kepala PVMBG, katanya, telah melaporkan kepada BNPB untuk mengambil langkahlangkah strategis, dalam hal penanganan pengungsi itu. Dengan penurunan daerah berbahaya yaitu menjadi di dalam radius 6 kilometer, maka ribuan masyarakat yang mengungsi yang berasal dari desa yang
SUDAH KOSONG - Pos pengungsian di Balai Banjar Talibeng, Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen sudah kosong ditinggal pulang penghuninya. yakinnya. Sekretaris Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung, I Wayan Suara Arsana, mengapresiasi kebijakan pemerintah tersebut. Pihaknya menilai kebijakan seperti itu sangat diperlukan mengingat banyak warga nonradius awas itu memilih bertahan di pengungsian. Mereka yang enggan pulang bukan karena masih trauma. Perbekel Desa Amerta Bhuana, Selat itu mencontohkan masyarakat di desanya sendiri katanya dari
3.641 jiwa warga Amerta Bhuana sekitar 600 jiwa masih bertahan di pengungsian. Namun sejauh ini belum ada selembar pun surat dari pihak pemerintah yang dapat dijadikan pegangan para perbekel. ‘’Kalau memang ada jaminan seperti itu, kami dari Pasebaya berharap ada semacam surat edaran. Itu penting karena banyak juga warga sekarang terkendala administrasi kependudukan. KTP-nya di desa nonawas, tetapi faktanya rumahnya di radius 4 km,’’ ucapnya.
Suara Arsana berteriak lantang. Dia merasa respons dari pemerintah lambat. Pascaterbitnya rekomendasi PVMBG, menurutnya, belum ada petunjuk resmi dari pemerintah. Akibatnya, masyarakat bergerak sendiri-sendiri. Warga hanya berpatokan pada informasi PVMBG. ‘’Yang pulang semuanya secara mandiri. Sebagian memilih bertahan karena masih ragu. Ada juga yang tidak pulang karena rumahnya di radius 4 km tapi KTP-nya di pengungsian,’’ pungkasnya. (kmb)
Bupati Mas Sumatri Beri Pembekalan Umum KKN PPM Unud Periode XVI/2018
BNPB Pastikan Fasilitasi Pengungsi Pulang Aktivitas vulkanik Gunung Agung masih cukup tinggi dan fluktuatif. Meski demikian, PVMBG memutuskan menurunkan radius berbahaya menjadi 6 km. Warga di luar radius tersebut sudah diperbolehkan pulang. BNPB meminta warga pulang dengan tertib. Agar tidak menimbulkan persoalan baru kepulangan pengungsi itu tetap difasilitasi pemerintah. Lembaga apa sajakah yang terlibat dalam proses pemulangan pengungsi itu?
13
aman boleh pulang ke rumahnya masing-masing. Berdasarkan analisis peta kawasan rawan bencana, terdapat 12 desa di dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah. 12 desa itu harus dikosongkan dan warganya harus mengungsi. Namun, saat ini dari 12 desa itu terdapat 7 desa yang ada penduduknya dan 5 desa yang tidak ada penduduknya di dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah. Karena masih mematuhi arahan pemerintah mereka tetap berada di pengungsian. Tujuh desa dengan 20 banjar yang penduduknya masih harus mengungsi adalah Desa Jungutan (Br. Dinas Yeh Kori, Br. Desa Galih), Desa Buana Giri (Br. Dinas Tanah Aron, Br. Dinas Bhuana Kerta, Br. Dinas Kemoning, Br. Desa Nangka), Desa Sebudi (Br. Dinas Sogra, Br. Dinas Lebih, Br. Dinas Badeg Dukuh, Br. Dinas Telung Buana), Desa Besakih (Br. Dinas Temukus), Desa Datah (Br. Dinas Kedampel), Desa Baturinggit (Br. Dinas BALIK DARI PENGUNGSIAN - Setelah adanya penurunan radius berbahaya, warga mulai balik dari pengungsian. Mereka memilih balik mengungsi sendiri, sebelum adanya fasilitasi pemerintah untuk pulang.
Bantas) dan Desa Ban (Br. Dinas Pengalusan, Br. Dinas Cegi, Br. Dinas Daya, Br. Dinas Pucang, Br. Dinas Belong, Br. Dinas Bonyoh, Br. Dinas Cutcut). Diperkirakan terdapat 17.115 jiwa masyarakat yang tinggal di 7 desa (20 banjar) yang berada di dalam radius 6 kilometer. Mereka masih harus mengungsi. Di luar radius 6 kilometer tersebut kondisinya aman, normal dan masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing. Saat ini sebagian pengungsi telah kembali ke rumahnya masingmasing setelah mendapat informasi desanya aman. Hingga Kamis (4/1) lalu, jumlah pengungsi sebanyak 70.610 jiwa yang tersebar di 240 titik pengungsian. Pengungsi ini berada di tempat yang jauh dari desa asalnya dan terdapat di sembilan kabupaten/kota yaitu Kabupaten Buleleng (9.983 jiwa), Klungkung (10.964 jiwa), Karangasem (42.908 jiwa), Bangli (1.017 jiwa), Tabanan (733 jiwa), Kota Denpasar (748 jiwa), Gianyar (3.507 jiwa), Badung (590 jiwa), dan Jembrana 9205 jiwa). Dari hasil analisis data visual dan instrumental meliputi seismik, deformasi dan geokimia menunjukkan saat ini Gunung Agung masih berada dalam fase erupsi. Material erupsi berupa lava yang mengisi kawah, embusan/letusan abu, dan lontaran batuan di sekitar kawah masih berpotensi terjadi. Data deformasi dalam beberapa hari terakhir ini juga menunjukkan tren stagnan. Hal itu mengindikasikan belum ada peningkatan sumber tekanan secara signifikan. (kmb31)
Kuliah Kerja Nyata itu. Saat diskusi pemaparan materi itu berlangsung, seorang mahasiswa bernama Alya Purba menanyakan pendapat Pemerintah Kabupaten Karangasem saat ada yang nekat mendaki Gunung Agung saat status Awas. Bupati Mas Sumatri menanggapi pemerintah Karangasem sebetulnya telah berusaha agar tidak terjadi satu pun korban akibat bencana itu. Untuk itu, sejak awal sudah diimbau kepada masyarakat agar tidak main-main di radius sampai 10 km dari puncak Gunung Agung. Jangan mengambil risiko yang bisa membahayakan diri sendiri, apalagi dampaknya bisa membuat masyarakat lainnya ikut-ikutan aksi nekat kembali ke radius KRB 2 dan 3. Selama masyarakat Karangasem yang terdampak mengungsi, sejauh ini pemerintah telah memfasilitasi dengan memberikan logistik, tunjangan, dan pembekalan. Sudah dibuat sesuatu agar bisa dimanfaatkan warga selama mengungsi. Tujuannya agar
BERI PEMBEKALAN - Bupati Mas Sumatri saat memberikan pembekalan di Gedung Widya Sabha Kampus Unud Bukit Jimbaran. mereka tidak bosan di pengungsian. Pemerintah daerah juga telah melakukan komunikasi terkait dampak-dampak yang diakibatkan erupsi Gunung Agung itu. Selama ini pemkab memiliki beberapa kendala bantuan fisik dan dana. Karena pemkab telah memohon bantuan ke pemerintah pusat untuk warga yang terdampak ben-
cana. Berbagai permasalahan yang dihadapi warga terkait bencana itu bisa diatasi dengan baik. Seperti dibantu kerugian para petani, penanganan aliran banjir kahar dingin saat erupsi, termasuk pendidikan, kesehatan bisa juga penguatan dan antisipasi infrastruktur. Itu penting untuk menghindari jatuhnya korban dari warga. (ad293)
TABANAN Belum Pasti, Penerapan Tiket Elektronik Tanah Lot
14
Rai Dwipayana
Bali Post/kmb28
Cetak E-KTP Diprioritaskan PRR
Tabanan (Bali Post) Akibat keterbatasan blangko e-KTP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan masih selektif pencetakan eKTP itu. Salah satunya memprioritaskan pencetakan e-KTP untuk data yang statusnya sudah Print Ready Record (PRR). ‘’Sementara yang belum harap bersabar. Mohon koordinasi dulu dengan Disdukcapil untuk mencocokkan data, sehingga bisa masuk data tunggal di server pusat,’’ beber Kepala Disdukcapil Rai Dwipayana. PRR itu adalah data yang sudah matang dan siap cetak. Data PRR itu telah melalui serangkaian verifikasi, mulai proses pengiriman dan juga sumber perekaman. Data itu dikirim ke pusat untuk diverifikasi kebenaran dan ketunggalannya. Kemudian kembali dikirim ke server di Disdukcapil untuk dicetak. Sampai saat ini setidaknya sudah ada 31 ribu yang sudah ready cetak. Terkait ketersediaan blangko e-KTP sekitar 10.400 keping saja. Proses pencetakannya terus berlanjut. ‘’Tapi kami batasi hanya 200 sampai 300 perhari. Jika lebih dari itu dikhawatirkan mesin cetaknya akan jebol kemudian rusak,’’ tandas Dwipayana. Diakui pencetakan e-KTP itu kerap terganggu pelayanannya. Selain hanya memiliki dua alat, juga data yang masuk dipusat bermasalah, sehingga ada data warga yang belum bisa dicetak padahal sudah melakukan perekaman. ‘’Server di pusat kadang terganggu. Jadi e-KTP yang belum dicetak mohon warga untuk bersabar,’’ pinta Dwipayana. Mengatasi keterlambatan blangko e-KTP itu, pihaknya juga mengeluarkan Surat Keterangan Pengganti e-KTP. Hal itu sebagai pengganti tanda identitas diri resmi. ‘’Untuk mendapatkan Surat Keterangan penduduk bagi yang belum mendapatkan hasil pencetakan e-KTP agar melakukan permohonan ke Disdukcapil atau kantor camat masing-masing. Kami tegaskan kembali, Surat Keterangan Pengganti e-KTP ini memiliki fungsi yang sama seperti e-KTP,’’ jelasnya. Pihaknya berharap kepada warga agar dapat memahami kondisi seperti ini. Kasus seperti ini tidak hanya terjadi di Tabanan, melainkan hampir di seluruh Kota/Kabupaten yang ada di Indonesia. ‘’Kami berharap warga bersabar dan maklum. Jangan sampai kendala blangko ini disalah artikan, jika kami lalai memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,’’ ujarnya. (kmb28)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991
Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110
Tabanan (Bali Post) Tahun 2018 direncanakan penerapan tiket elektronik di objek Wisata Tanah Lot. Namun ternyata pelaksanaannya masih belum ditentukan waktu yang pasti meski rencana penerapan tiket elektronik itu telah digagas sejak tahun 2015 lalu. Kepala Bidang Pengembangan Badan Pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot Ida Bagus Wiratmaja, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru terkait rencana tiket elektronik di Tanah Lot tersebut. “Saya belum melakukan koordinasi dengan pihak DTW Tanah Lot,” ujarnya. Wiratmaja yang juga Kepala Bapelitbang Tabanan ini melanjutkan rencana penerapan tiket elektronik
di Tanah Lot, itu memang rencana diterapan pada 2018 ini. Mekanisme seperti itu dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari pemasukan tiket. “Memang rencana akan diterapkan 2018 ini. Hanya masih ada beberapa persoalan lain yang saya tangani,” ujarnya. Manajer DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana beberapa waktu lalu menyampaikan pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Badan Pengelola yang diketuai Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Toya menyebutkan, manajemen DTW Tanah Lot telah mempersiapkan tempat untuk pemasangan alat tiket elektronik. “Untuk program tiket elektronik kami masih menunggu kelanjutan dari badan pengelola,” terangnya. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) -
Animo masyarakat Tabanan menjalankan program transmigrasi mulai menurun. Jika sebelumnya daftar antrean tunggu calon transmigran mencapai ratusan kepala keluarga. Tetapi kini masyarakat sudah mulai enggan mengikuti program pemerintah, mencari lahan baru di daerah lain. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran - red) Tabanan I Putu Santika mengatakan, keengganan masyarakat Tabanan ikut program transmigrasi kemungkinan karena taraf hidup mereka sudah mulai membaik. ‘’Mungkin saja, setelah sekian tahun mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Dan tingkat kesejahteraan hidup mereka mulai membaik,’’ ucapnya, Jumat (5/1) kemarin. Mantan Kadis Pendidikan Tabanan itu menambahkan, tahun 2017 Tabanan hanya dapat kuota lima kepala keluarga. Namun dari kuota tersebut, hanya bisa terpenuhi empat kepala keluarga saja. Tahun
2017 para transmigran diberangkatkan ke Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahkan untuk memastikan ada tidaknya calon peserta transmigran, pihaknya juga sudah mendata ke tiap-tiap kecamatan. Memang animo warga sudah berkurang. ‘’Tahun kemarin kuotanya 5 KK. Namun hanya 4 KK yang merespons,’’ ucapnya lagi. Dalam waktu dekat sekitar Februari atau Maret, petugas dari Disnaker akan melakukan monev ke lokasi yang dituju para transmigran sebelumnya. Petugas melihat apakah mereka mendapatkan lokasi sesuai yang diharapkan. Apakah juga mereka sudah layak fasilitas
dari dapat program transmigrasi ini. ‘’Kalau tidak Februari atau Maret rencananya kami akan ke lokasi transmigrasi untuk melakukan monev,’’ pungkasnya. Kunjungan Tim Monev ini sendiri bertujuan melihat secara langsung kehidupan masyarakat yang mengikuti program Transmigrasi Umum. Terpenting merangkum masukan dan usulan dari para pesertanya. Seperti diketahui, di daerah tujuan para transmigran akan mengolah perkebunan yang menjadi komoditas unggulan di daerah tersebut. Itulah menjadi penghasilan utama di sana. Masing-masing akan mendapatkan lahan yang akan dikelola sesuai potensi setempat. Di tahun 2018 ini, pemerintah pusat memberikan kuota bagi Bali sebanyak 15 kepala keluarga. Namun belum jelas mendapat jatah berapa KK, termasuk lokasinya. ‘’Belum tahu berapa kuota yang
Bali Post/kmb28
I Putu Santika
kita dapatkan. Tetapi untuk Bali secara keseluruhan tahun ini dapat 15 KK,’’ katanya. (kmb28)
Masih Minim ’’Packing House’’ Teregistrasi Tabanan (Bali Post) Packing House atau tempat pengemasan penting fungsinya, terutama untuk produk eksport seperti buah manggis. Tabanan sebagai penghasil manggis tentu memerlukan packing house yang standar. Sayangnya packing house yang teregistrasi saat ini justru masih minim. Ketua Asosiasi Manggis Indonesia yang sekaligus petani manggis, Jero Putu Tesan mengatakan hal itu di Desa Padangan, Pupuan, Jumat (5/1) kemarin. Menurutnya, Bali merupakan penyumbang ekspor komoditi manggis di tingkat nasional. Tabanan memiliki potensi karena memiliki perkebunan manggis cu-
SALAH satu tujuan wisata di Tabanan yang tidak terpengaruh akan erupsi Gunung Agung adalah Desa Wisata Pinge, berlokasi di Kecamatan Marga. Hal ini bisa dilihat dengan kunjungan yang konsisten setiap bulannya. Homestay yang disediakan di desa tersebut juga terisi. Bahkan minat wisatawan yang menginap di Desa Wisata Pinge cukup tinggi, sehingga terkadang homestay yang tersedia tidak mencukupi. Apa langkah-langkah efektif untuk lebih menggeliatkan desa wisata Pinge itu? Karena keterbatasan jumlah homestay, terkadang wisatawan menginap di kamar-kamar rumah penduduk yang fasilitasnya masih sederhana. Saat ini Desa Wisata Pinge sendiri memiliki 40 kamar homestay. Kelayakan kamar itu sudah sesuai standar ITDC. Malah SDM-nya sudah mendapat pelatihan. ‘’Karena kamar di homestay tidak mencukupi,
Bali Post/kmb24
BELUM PASTI - Wisatawan saat menikmati pemandangan di DTW Tanah Lot. Pihak DTW Tanah Lot sendiri merencanakan penerapan tiket elektronik yang waktunya belum dipastikan tahun 2018 ini.
Program Transmigrasi Sepi Peminat
kup luas. Sayangnya hingga kini di Bali masih minim jumlah pakcing house yang teregistrasi. Padahal registrasi menjadi syarat mutlak agar komoditas itu bisa mengekspor langsung ke negara tujuan. Dari tiga pakcing house yang potensial mengantongi registrasi sebagai persyaratan ekspor, itu hanya satu saja yang mengantongi registrasi. ‘’Secara nasional jumlah packing house teregistrasi ada 11 unit,’’ ujarnya. Masih minimnya packing house yang mengantongi registrasi ekspor ini diduga karena pihak pengusaha belum paham regulasi yang ada. Padahal, jika sudah mengantongi registrasi dengan adanya packing
Minat Wisatawan Menginap Tinggi, Desa Wisata Pinge Perlu ”Homestay”
Desa Wisata Pinge, Marga itu memang memerlukan tambahan homestay. Sayang penambahan fasilitas itu terbentur ketersediaan anggaran. Bendesa Adat Pinge I Made Denayasa, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan adanya erupsi Gunung Agung diakui menimbulkan banyak pertanyaan, terutama dari pengunjung tetap. Seperti sekolah-sekolah dari luar Bali. ’’Pengunjung tetap biasanya datang dari sekolah luar Bali untuk studi banding. Mereka bertanya, apakah Desa Wisata Pinge aman dikunjungi,’’ ujar Denayasa. Setelah mendapatkan penjelasan dan kepastian keamanannya, kata Denayasa, jumlah kunjungan ke sini tidak mengalami penurunan. Bahkan, Desember lalu Desa Wisata Pinge mendapatkan kunjungan tiga kali dari sekolah yang berlokasi di Malang dan Surabaya. Ratarata jumlah rombongannya sekitar 150-200 orang. Biasanya rombongan ini menghabiskan waktu tiga malam empat hari di Desa Wisata Pinge ini. Selain kunjungan siswa, Desa Wisata Pinge juga mendapatkan kunjungan harian dari wisatawan asing. Rata-rata ada satu bus kecil yang datang selama tiga hari sekali. Dari rombongan itu, tidak sedikit ada yang menginap mengisi homestay yang ada.
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
maka sering tamu itu harus menginap di kamar yang disediakan penduduk secara sederhana,’’ papar Denayasa. Adanya potensi pemasukan untuk penduduk melalui penyediaan kamar homestay ini membuat minat warga menyediakan homestay relatif tinggi. Hanya masih terbentur dana. Warga di Desa Pinge, kata Denayasa, berharap
ada kredit bunga rendah bisa disalurkan agar mereka bisa merenovasi atau menyediakan kamar yang standar. Ada warga yang mengajukan kredit namun masih menunggu survei. Selain dari homestay, pemasukan Desa Wisata Pinge ini juga dari pertunjukan kesenian. Selain paket tarian dan tabuh itu, juga membuat jaja Bali, matekap (membajak sawah - red) dan melintasi jalur trekking yang sangat indah. ‘’Biasanya siswa yang datang ke sini memilih paket menabuh dan menari. Dan pada hari terakhir mereka langsung melakukan pementasan,’’ ujarnya. (san)
Bali Post/san
MEMBAJAK - Salah satu atraksi wisata di Desa Wisata Pinge, Marga adalah membajak di sawah.
house itu dapat menghemat biaya ekspor. Sebab tidak perlu pihak ketiga lagi. ‘’Jika belum teregistrasi, maka untuk ekspor tidak bisa langsung ke negara tujuan. Karena itu perlu bantuan pihak ketiga punya packing haouse yang sudah teregistrasi,’’ jelas Jero Tesan. Ia memaparkan packing house teregistrasi setidaknya bisa lebih menghemat biaya Rp 11.000 hingga Rp 12.000/kg nya. Selain itu, juga dari segi kualitas barang akan lebih terjamin kesegarannya, karena barang tidak lagi singgah ke negara perantara. Melainkan memungkinkan komoditas itu langsung ke tempat tujuan.
Untuk bisa memenuhi keperluan pihak asosiasi akan mengarahkan semua pakcing house di Bali ini dapat mengantongi registrasi. ‘’Sebab registrasi menjadi tuntutan negara importir manggis terkait standar mutu produksi. Produksi manggis Bali dalam jumlah besar, tidak sebanding jika hanya terlayani hanya satu pakcing house teregistrasi saja,’’ papar Jero Tesan. Produksi manggis di Bali diperkirakan memasuki musim panen Februari mendatang. Produksinya diprediksi mencapai 4.000-5.000 ton. Jumlah tersebut disumbang dari daerah produksi manggis, di antaranya Tabanan, dan Buleleng. (kmb24)
2018, Pendapatan IMB Ditarget Rp 3 Miliar Tabanan (Bali Post) Pada tahun 2018 ini, masukan retribusi yang berasal dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu ditargetkan Rp 3 miliar. Karena itu, pada triwulan pertama mau tidak mau harus bisa mencapai Rp 750 juta. Untuk mencapai nilai nominal itu, Dinas Perizinan dalam waktu dekat akan melakukan pengecekan ke lapangan, terkait keberadaan bangunan yang belum mempunyai izin. ‘’Dalam waktu dekat ini kami akan turun untuk melakukan pengecekan bangunan yang belum mengantongi izin IMB. Kami optimis target tersebut akan terpenuhi,’’ ucap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu I Made Sumertayasa,
Jumat (5/1) kemarin. Tahun sebelumnya juga diproyeksikan target sama. Sumertayasa mengakui target itu belum bisa terpenuhi. Tetapi tahun ini diharapkan bisa tercapai. Untuk memenuhi target itu, ia akan turun kelapangan mendata keseluruhan bangunan-bangunan yang disinyalir masih belum mempunyai IMB. Masih banyak masyarakat yang belum paham. Realitas yang terjadi, masyarakat baru mengurus izin IMB setelah bangunan didirikan. ‘’Seharusnya IMB itu diurus saat akan mulai mendirikan bangunan. Namun yang ada saat ini banyak bangunan yang sudah berdiri tapi tidak ada IMB nya. Tidak sedikit yang masih diproses,’’ terangnya. Pejabat yang baru dilantik akhir tahun 2017 ini menambahkan, saat ini ada sekitar
76 IMB yang belum diambil warga. Padahal kepengurusan IMB itu sudah selesai. Ini dikarenakan masyarakat malas mengambil lantaran harus membayar. Ada juga IMB belum diambil, lantaran pembangunannya macet. Jika ada sidak, bangunan yang belum memiliki IMB itu otomatis kena sidak. Namun pemilik pasti berkelit. Biasanya dikatakan MB nya sedang diurus. Padahal pihak Dinas Perizinan telah mengurus dan tinggal mengambil saja. ‘’Ada IMB dari tahun 2016 juga belum diambil,’’ tuturnya. Pembayaran IMB, kata Sumertayasa, tidak mahal. Pembayarannya disesuaikan dengan luas bangunannya. ‘’Maksimal sekitar Rp 800 ribu per IMB. Biayanya mengacu pada luas bangunan. Ini nanti kami akan evaluasi dan polanya juga akan dirubah ,’’ pungkasnya. (kmb28)
15
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Vujovic Merapat ke Bhayangkara FC Jakarta (Bali Post) Mantan palang pintu tim Persib Bandung, Vladimir Vujovic, sudah bergabung dengan tim barunya yaitu Bhayangkara FC dan mulai menjalani latihan di Lapangan National Youth Training Center, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/1) kemarin. Vlado, panggilan akrab Vladimir Vujovic, meski baru bergabung tidak canggung dengan pemain lainnya. Ia bahkan langsung mengikuti serangkaian tes fisik yang dilakukan oleh tim dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan di bawah pantauan pelatih Simon McMenemy. Pada latihan hari kedua ini, tidak hanya Vlado yang bergabung, juga pemain lokal yaitu Putu Gede Juni Antara. Meski harus menjalani tes fisik yang ketat, semua pemain yang ada terlihat menikmati semua program yang diberikan. Dengan bergabungnya Vlado dan Putu, sudah ada 26 pemain yang masuk tim. Namun, ada beberapa pemain yang baru mengikuti seleksi, seperti Ikris Yahmani, kiper Rafiandi Ilham, Sani Rizki Fauzi serta satu pemain asing yang berusaha meyakinkan pelatih, James Mack. Sebelumnya, pelatih Simon McMenemy mengatakan, jika dirinya berusaha menyiapkan tim terbaik, mengingat beberapa pemain pilar musim lalu seperti Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armayn dan Ilija Spasojevic hengkang ke tim lain. ‘’Saya yakin pemain yang kami datangkan mampu menggantikan posisi Evan, Ilham maupun Spaso. Yang jelas tim saat ini cukup bagus,’’ kata Simon saat dikonfirmasi. Guna mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini, tim yang berjuluk The Guardians itu sudah mendatangkan beberapa pemain seperti Vendry Mofu, Nurhidayat, Herman Dzumafo Epandi, hingga menarik pulang pemain yang sebelumnya dipinjamkan yaitu Muhammad Hargianto dan Dinan Javier. Tidak hanya itu, Bhayangkara FC juga mendatangkan pemain asing yang diharapkan mampu mendongkrak kondisi tim. Apalagi pada Liga 1 musim ini datang sebagai juara bertahan, setelah finis di posisi puncak kompetisi tertinggi di Tanah Air ini. ‘’Saya melihat tim saat ini tidak jauh beda dengan sebelumnya. Makanya kami tetap optimistis dengan kemampuan tim,’’ kata asisten pelatih baru Bhayangkara FC Firman Utina. Sebelum mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini, anak asuh Simon McMenemy ini akan menguji kemampuannya pada turmanen Piala Presiden. Pada kejuaraan yang diikuti semua peserta Liga 1 itu, Bhayangkara FC tidak menargetkan target tinggi, karena turnamen ini hanya digunakan untuk persiapan liga. (ant)
Celta Vigo Tahan Barca Barcelona -
Real Madrid berada di ambang mencapai perempatfinal Piala Raja setelah menang 3-0 di markas Numancia. Sedangkan juara bertahan Piala Raja Spanyol, Barcelona, masih harus bekerja keras jika ingin bertahan di turnamen ini, setelah ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Celta Vigo pada pertandingan leg pertama putaran 16 besar, Jumat (5/1) kemarin Gareth Bale mencatatkan penampilan perdananya sebagai pemain inti dalam rentang waktu tiga bulan, dan membuka gol untuk Real atas lawannya yang berasal dari divisi kedua melalui eksekusi penalti pada menit ke-35. Akan tetapi, tuan rumah mampu meredam lawannya sampai gelandang Pape Diamanka diusir keluar lapangan, karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-60. Numancia masih mampu merepotkan Real dengan sepuluh pemain, dan Inigo Perez mengancam pasukan Zinedine Zidane dengan upayanya yang mengenai mistar gawang. Namun, Real memperbesar keunggulan mereka melalui dua gebrakan maut Isco mengeksekusi penalti pada menit ke-88, dan Borja Mayoral mencetak gol melalui sundulan kepala, pada fase akhir pertandingan untuk memberikan tugas nyaris mustahil bagi Numancia pada leg kedua di Bernabeu pada 10 Januari. ‘’Saya senang kami meraih clean sheet. Kami mencetak dua gol dari penalti, namun itu semua memang sudah diperhitungkan,’’ kata bek Real
Nacho Fernandez. ‘’Mereka memiliki peluang yang mengenai mistar gawang, namun secara keseluruhan kami kuat saat bertahan, dan tidak banyak ditekan,’’ sambungnya. Juara tiga kali Barca gagal untuk meraih kemenangan di markas Celta, untuk ketiga kalinya secara beruntun di semua kompetisi dan menuju pertandingan leg kedua di Nou Camp pada 11 Januari, dengan kewajiban menang atau hasil imbang tanpa gol untuk lolos ke perempatfinal. Penyerang Barca Jose Arnaiz, yang biasanya bermain untuk tim cadangan, menyambar bola umpan silang mendatar dari Andre Gomez untuk menyelesaikan serangan balik dan membawa Barca unggul pada menit ke15, mencetak gol untuk pertandingan ajang Piala Raja untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pemain internasional Denmark Pione Sisto menyamakan kedudukan untuk Celta pada menit ke-31. Ia menembakkan bola ke bagian atas gawang dengan memanfaatkan bola pantul, setelah upaya Iago Aspas mengenai
Bali Post/afp
MERUNDUK - Pesepak bola Barcelona Jose Arnaiz (depan) menyundul bola sambil merunduk dikawal pemain belakang Celta Vico Andreu Fontas di ajang Piala Raja Spanyol. bagian bawah mistar gawang. Pemain termahal Barca Ousmane Dembele masuk pada babak kedua untuk mencatatkan penampilan perdananya sejak mengalami cedera otot paha belakang pada September 2017 lalu, dan nyaris mencetak gol penentu kemenangan. Namun tembakan mendatarnya dapat diantisipasi kiper celta
Sergio Alvarez. Barca memiliki dua peluang yang mengenai tiang gawang, melalui tembakan Sergio Busquets dan sepakan Sergio Busquets pada fase akhir pertandingan. Sedangkan pemain internasional Turki Emre Mor nyaris mencetak gol penentu kemenangan untuk Celta. Pelatih Ernesto Valverde
melakukan tujuh perubahan dari tim yang menang 3-0 atas Real Madrid pada pertandingan terakhir mereka. Sedangkan Celta, yang dilatih mantan asisten pelatih Barca Juan Carlos Unzue, menurunkan kekuatan penuh. Leganes menang 1-0 atas Villarreal, dan Levante menang 2-1 di markas Espanyol. (ant/rtr)
Jika Katalunya Merdeka
Messi Bisa Tinggalkan Barca
Konstantinos Mavropanos
Bali Post/ist
Arsenal Bekrut Bek Yunani Mavropanos
London Arsenal telah merekrut bek Konstantinos Mavropanos dari klub Yunani PAS Giannina dengan biaya transfer yang tidak diumumkan. Demikian kata klub Liga Inggris itu, Juamt (5/1) kemarin. Mavropanos (20) melakukan debut seniornya pada November 2016, dan telah tampil pada 16 pertandingan, pada semua kompetisi untuk klub Yunani itu, musim ini. ‘’Kami ingin menyambut Konstantinos ke klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,’’ kata klub London utara itu. Laporan-laporan media Inggris menyebutkan bahwa Arsenal membayar biaya transfer sekitar 2,2 juta pound, untuk pemain internasional Yunani U-21 itu, yang akan dipinjamkan ke klub Jerman Werder Bremen sampai akhir musim. (ant/rtr)
Evan Dimas dan Ilham Udin Gabung Selangor
Kuala Lumpur Pemain impor baru Selangor asal Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn, menghela napas lega setelah ‘’drama’’ antara Persatuan Sepak Bola Selangor (FAS) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berakhir, Kamis (4/1). Sebagaimana dilaporkan Berita Harian, Jumat (5/1) kemarin, meskipun datang melewati dari jadwal yang sudah ditentukan, namun dia gembira setelah mendapat informasi dari PSSI dia bisa menyertai ‘’The Red Giants’’ dan dia dijadwalkan sampai ke Kuala Lumpur, Jumat (5/1) petang kemarin. ‘’Saya berterima kasih kepada FAS dan PSSI, karena menemui langkah penyelesaian yang terbaik terhadap masalah ini. Saya tidak sabar menyertai sesi latihan bersama Selangor, dan bertekad memberikan yang terbaik pada musim ini,’’ katanya. Pertemuan antara Presiden FAS Datuk Seri Subahan Kamal dan Ketua Umum PSSI Pusat Edy Rahmayadi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (4/1) lalu mencapai keputusan positif, di mana Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn diperbolehkan menyertai skuad The Red Giants. Edy menegaskan, pihaknya tidak ada masalah melepaskan dua skuad kebanggaan Indonesia, yang sebelumnya bermain dengan Bhayangkara FC itu untuk menyertai latihan Selangor, selepas FAS setuju dengan syarat yang ditetapkan badan induk sepak bola Indonesia tersebut. ‘’Kami setuju mengikuti arahan dari Ketua Umum PSSI Pusat tehadap penyesuaian jadwal dan waktu pemusatan latihan tim Indonesia, terutama skuad di bawah usia 23 (U-23) untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018, di Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang,’’ tuturnya. Subahan juga berterima kasih kepada Edy Rahmayadi, karena bersedia menerima kunjungan, dan berunding untuk mencari penyelesaian terbaik yang melibatkan kedua pemain tersebut. Isu kedua pemain muncul, setelah Edy membuat pernyataan melarang pemain Indonesia merumput di liga luar negeri, sekaligus melihat dua pemain impor baru Selangor ini, tidak melaporkan dirinya walaupun sudah menandatangani kontrak. (ant)
Barcelona Lionel Messi dapat meninggalkan Barcelona tanpa biaya transfer jika Katalunya memisahkan diri dari Spanyol, dan klub tidak bergabung dengan empat liga besar Eropa, kata El Mundo pada Jumat (5/1), mengutip klausa pada kontrak barunya. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barca itu meneken kontrak pada November, tujuh bulan sebelum kontrak lamanya habis. Kontrak itu berlaku sampai Juni 2021 dan mencakup klausa buy out sebesar 700 juta euro. Namun menurut harian Spanyol, hal itu akan mengizinkan, peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia sebanyak lima kali itu, untuk meninggalkan klub, di mana ia menghabiskan seluruh kariernya dengan cumacuma, jika kemerdekaan Katalunya membuat Barca keluar dari Liga Spanyol, dan tidak bergabung dengan
Liga Inggris, Liga Jerman, atau Liga Italia. Barcelona dan tim manajemen Messi belum dapat dimintai komentar. Krisis politik seputar masalah kemerdekaan Katalunya, masih belum terselesaikan, setelah kelompok separatis memenangi mayoritas parlemen, dengan keunggulan tipis pada pemilihan regional bulan lalu. Kontrak terakhir Messi diteken pada 25 November 2017, sebelum pengambilan suara, namun setelah referendum musim gugur terkait kemerdekaan yang dinyatakan otoritas-otoritas di Madrid sebagai ilegal, membubarkan institusi-institusi politik wilayah itu setelah mereka menurutinya. Referendum itu memiliki konsekuensi langsung terhadap Barcelona, yang pada hari ajang itu digelar, memilih untuk memainkan pertandingan Liga Spanyol mereka melawan Las
Palmas, tanpa kehadiran penonton sebagai respons kekerasan polisi terhadap orang-orang yang akan memberikan suara. Presiden Liga Spanyol Javier Tebas berulang kali mengatakan, Barcelona akan didepak dari Liga Spanyol bersama klub-klub Katalan lain, jika kemerdekaan itu terwujud, sehingga hanya tim-tim dari Spanyol dan Andorra saja, yang berhak berkompetisi di liga-liga Spanyol. Barca yang telah me menangi 24 gelar liga dan memimpin klasemen musim ini dengan keunggulan sembilan poin, mengatakan setelah referendum bahwa mereka tidak akan berspekulasi mengenai masa depan. Bagaimanapun mereka ‘’tidak merencanakan skenario lain apa pun selain bermain di Liga Spanyol. Klub berpartisipasi di kompetisi ini dan ingin memenanginya.’’ (ant/rtr)
Mohamed Salah Pemain Terbaik Afrika
Accra Pemain depan Mesir Mohamed Salah dinobatkan sebagai pemain Afrika terbaik tahun ini, Jumat (5/1) kemarin, mengungguli pemain satu timnya di Liverpool Sadio Mane dari Senegal dan striker Gabon Pierre-Emerick Aubameyang. Salah (25) mengumpulkan 625 suara lewat pemilihan yang dibuat pelatih dan para kapten, ditambah seorang pejabat dan para wartawan. Sedangkan Mane yang berada di
posisi kedua mengumpulkan 507 suara dan Aubameyang di urutan ketiga dengan 311. Salah telah membantu Mesir meraih final Piala Afrika dan lolos ke Piala Dunia tahun ini. Dia juga membuat sebuah rekor Afrika dengan pindah ke Liverpool, dan mencetak 23 gol di seluruh kompetisi untuk klub liga Inggris pada 2017. ‘’Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi kami, 2017 tahun yang luar biasa bagi kami bersama timnas Mesir, dan
Mohamed Salah (kanan)
klub-klub saya. Untuk bisa lolos ke Piala Dunia setelah 28 tahun, dan memiliki musim hebat di Roma, dan Liverpool merupakan moment besar bagi karir saya,’’ kata Salah. Salah merupakan pemain Mesir kedua yang memenangi penghargaan tersebut setelah Mahmoud Al Khatib pada 1983. Salah dan Mane langsung terbang ke Liverpool dengan pesawat jet carteran seusai acara penyerahan penghargaan tersebut, kemarin. (ant/rtr)
Bali Post/rtr
Lionel Messi
Bali Post/rtr
Liverpool Bertekad Hentikan Paceklik Gelar
London Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan timnya bertekad merebut trofi-trofi, sebagaimana para penggemar klub inginkan, dan berharap skuadnya membuktikan hal itu di lapangan menjelang pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan rival sekota Everton. Pelatih asal Jerman itu mengambil alih kursi panas di Liverpool pada 2015. Namun belum memenangi satu pun trofi utama, kesuksesan terkini klub Merseyside itu didapat pada Piala Liga 2012. Liverpool nyaris mengakhiri paceklik trofi mereka di bawah asuhan Klopp, namun kalah di final Liga Europa dan Piala Liga pada 2016. ‘’Anda dapat bermimpi setiap hari,’’ kata Klopp pada konferensi pers, yang berlangsung Jumat (5/1) kemarin. Impian memenangi trofi merupakan hal yang diberikan. ‘’Anda tahu Anda ingin mendapatkannya dan kami tahu betapa hausnya para penggemar kami untuk mendapatkannya. Kami semua serakus mereka, namun saya tidak dapat memenangi Piala FA di konferensi pers. Itu tidak membantu jika Anda membuatnya terlalu besar sebelum pertandingan.
Kami harus menggunakan kualitas para pemain kami, kami harus menggunakan kualitas skuad untuk sukses pada akhirnya. Menurut saya kami berada di jalan yang bagus namun kami harus membuktikannya setiap hari. Liverpool disingkirkan Wolverhampton Wanderers pada putaran keempat, Piala FA musim lalu, dan Klopp akan menurunkan tim yang kuat,’’ paparnya. Susunan pemainnya akan merupakan susunan pemain yang memperlihatkan terbaik di Piala FA. ‘’Saya tahu bahwa beberapa orang telah mengatakan bahwa saya tidak menghormati kompetisi-kompetisi piala atau sesuatu seperti itu, namun itu tidak benar,’’ sambungnya. Klopp juga mengonfirmasi bahwa dua penyerang Mohamed Salah dan Philippe Coutinho akan absen pada pertandingan melawan Everton karena cedera ringan. Pria Jerman itu menolak berkomentar mengenai spekulasi seputar kemungkinan kepindahan Coutinho ke Barcelona, dan mengatakan pemain 25 tahun itu merupakan salah satu pemain yang diharapkan dapat kembali untuk pertandingan liga melawan pemuncak klasemen Manchester City pada 14 Januari. (ant/rtr)
olah raga
16
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Daud Yordan Ladeni Luke Campbell di Inggris Kendari (Bali Post) -
Daud Yordan dijadwalkan naik ring melawan petinju tuan rumah, Luke Campbell, di London, Inggris, akhir Februari nanti. Managing Director Mahkota Promotion Urgyen Rinchen Sim ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan soal kepastian tanggal dan tempatnya akan diputuskan setelah dirinya pulang dari Madrid, Spanyol.
BPM/ist
Wayan Gede Bayu Yusa
Masih Ingin Bermain MANTAN kapten kluh Liga 2 PS Badung Wayan Gede Bayu Yusa mengisi kesibukannya dengan melatih di SSB Pespa Padangsambian tiap Selasa dan Kamis sore serta Minggu pagi. Akan tetapi, Bayu Yusa yang sudah memiliki sertifikat pelatih lisensi D nasional masih tetap ingin bermain membela klub. ‘’Sebenarnya, saya masih ingin menjadi pemain,’’ tutur pemain kelahiran Denpasar, 19 Januari 1987 ini. Akan tetapi, dirinya belum regulasi kompetisi musim 2018 ini, misalnya tim Liga 1 masih persiapan Piala Presiden, apalagi tim kontestan Liga 2 dan seterusnya. ‘’Intinya, kami masih menunggu regulasi dari hasil kongres PSSI Pusat, Januari ini,’’ sebut suami Widyasari Oktavia ini. Ia yakin dirinya masih layak bermain di Liga Indonesia, berbekal pengalaman membela beberapa klub. ‘’Saya kira untuk beberapa tahun ke depan, saya masih mampu jadi pemain,’’ terangnya. Bayu Yusa pernah memperkuat Persegi Bali FC, Semen Padang, Persela Lamongan, Persekabpas Pasuruan, Persikab Bandung, Cilegon United, Persip Pekalongan, Persibat Batang, dan PS Badung. (nel)
Syakir Sulaiman dan Roby Berlabuh ke PSMS Medan (Bali Post) Mantan skuad Bali United, Syakir Sulaiman dan Muhammad Roby, yang sebelumnya memperkuat Sriwjaya FC kini berlabuh ke PSMS Medan. Kendati demikian, PSMS masih terus gencar dalam perburuan pemain, baik lokal maupun asing untuk perkuat tim selama kompetisi Liga 1 Musim 2018, yang rencananya bergulir akhir Februari atau awal Maret 2018. Pelatih PSMS Djajang Nurdjaman, di Medan, Jumat (5/1) kemarin mengatakan, dua pemain asing akan segera merapat yakni striker asal Namibia Sadney Urikhob, dan bek kanan asal Uzbekistan, Gulom Urunov. Namun, diakui pelatih yang sering dipanggil Djanur itu, status kedua pemain tersebut berbeda di PSMS. Sadney yang terakhir kali perkuat tim liga 1 Thailand, BEC Tero Sasana itu, sudah tidak lagi berstatus pemain seleksi. Berbeda halnya dengan Urunov yang sebelumnya didatangkan dari klub liga 1 India, Gokulam Kerala FC tersebut masih berstatus pemain Trial. ‘’Urunov pernah bermain di setengah kompetisi liga Uzbekistan, dan setengah kompetisi liga India. Janjinya tanggal 5 Januari datang. Tapi, lihat saja nanti, mudah-mudahan saja datang. Tapi dia statusnya masih seleksi,’’ katanya. (ant)
‘’Saya dan Daud Yordan akan berangkat ke Madrid, Sabtu (6/1) ini, atau Minggu (7/1) besok, untuk bertemu Matchroom Boxing dan Chico Guapo Promotions. Baru bisa diputuskan tempat maupun tanggalnya, tetapi yang pasti di London, Inggris,’’ katanya. Daud Yordan, lanjut Urgyen Rinchen Sim, yang akrab dipanggil Simon, bakal berlatih di sana empat hingga enam minggu, sebelum bertolak ke Inggris untuk menghadapi Campbell dalam pertarungan bertajuk ‘’WBA Lightweight Elimination Fight’’. Ia mengatakan, Mahkota Promotion memang mempersiapkan Daud Yordan untuk pertarungan dunia. Apalagi sekarang ini gelar juara dunia reguler kelas ringan WBA sedang lowong. Super Champions WBA Jorge Lineres dari Venezuela dijadwalkan akan naik kelas melawan petinju Filipina Gesta. ‘’Apabila Daud Yordan menang lawan Campbell dalam pertarungan nanti, dan kemudian Jorge Lineres naik kelas, dan mempertahankan gelarnya, maka yang bersangkutan akan meninggalkan gelarnya di kelas ringan WBA. Jika Lineres tidak jadi naik kelas, maka Daud akan menghadapi Lineres. Makanya kami mempersiapkan Daud Yordan menuju dunia,’’ katanya.
Daud Yordan, Jumat pekan ini tiba di Jakarta, dan selanjutnya bersiap diri untuk menghadapi pertarungan melawan Campbell mendatang. Daud Yordan yang memiliki rekor bertarung 37 kali menang (25 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ini, terakhir naik ring ketika mengalahkan petinju Thailand, Campee Phayom, di Singapura, 25 Maret 2017. Daud Yordan memulai karier tinju dengan menekuni kelas bulu (57,1 kilogram). Ia merebut gelar juara IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012.
Kemudian sempat mempertahankan gelar dengan mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev juga di Singapura pada 9 September 2012. Tetapi akhirnya kalah dari petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta 14 April 2013. Setelah itu, Daud Yordan memutuskan untuk naik dua kelas dari bulu (57,1 kilogram) ke kelas ringan (61,2 kilogram). Pada saat itu Daud Yordan sempat mengalahkan beberapa petinju seperti Daniel Eduardo Brizuela (Argentina) di Australia pada 6 Juli 2013. Kemudian mengalahkan Sipho
Taliwe (Afrika Selatan) di Australia, 6 Desember 2013, kemudian mengalahkan Ronald Pontillas (Filipina) di Pontianak, 20 Desember 2014, menang atas Maxwell Awuku (gana) di Surabaya, Jatim, 6 Juni 2015. Pada 5 Februari 2016 di Jakarta, Daud Yordan mengalahkan petinju Jepang Yoshitaka Kato dan pada 4 Juni 2016 mengalahkan petinju Argentina Cristian Rafael Coria di Uruguay. Sedangkan pertarungan terakhir Daud Yordan yaitu saat mengalahkan petinju Thailand Campee Phayom di Singapura, 25 Maret 2017. (ant)
Sriwijaya FC Hentikan Perburuan Pemain Palembang (Bali Post) Manajemen Sriwijaya FC menghentikan perburuan pemain dan akan mengumumkan skuad pada pekan ini setelah didapatkan seluruh pemain buruan, baik pesepak bola lokal maupun asing. Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan di Palembang, Jumat (5/1) kemarin, mengatakan manajemen klub khususnya akan mengumumkan pemain lama yang diperpanjang kontraknya sehingga pada Piala Presiden mendatang, tim sudah diperkuat oleh personel ‘’Laskar Wong Kito’’ musim 2018. ‘’Akan ada keputusan karena saya
inginnya pemain yang bermain di Piala Presiden merupakan pemain yang dikontrak klub,’’ kata Rahmad. Ia mengatakan hingga kini hampir semua pemain telah bergabung, hanya dua pemain yakni Yanto Basna dan Markho Meraudje, yang belum tiba di Palembang setelah liburan Natal, dan Esteban Vizcarra yang masih memiliki keperluan di Malang setelah tiba di Indonesia pada Kamis (4/1). ‘’Tidak ada lagi yang saya tunggu, tinggal pemain ini,’’ ujar Rahmad Darmawan. Sekretaris tim Achmad Haris mengatakan masih terdapat satu pemain yang ditunggu keha-
dirannya. Manajemen belum berani ‘’buka suara’’ sebelum pemain tersebut benar-benar datang ke Palembang, meski santer dikabarkan telah mendapatkan striker Patrick Wanggai. Selain itu, saat ini Sriwijaya FC masih mengetes pemain belakang asal Kamerun, Mohammadou Alhadji, yang sudah mengikuti sesi latihan sejak dua hari lalu. Pemain itu masih mengurus proses naturalisasi. ‘’Laskar Wong Kito’’ telah merampungkan perburuan pemainnya untuk mencapai target setidaknya menembus tiga besar Liga 1/2018 agar bisa bermain di AFC Cup. (ant)
Berikut perkiraan skuad Sriwijaya FC: Penjaga gawang: Teja Paku Alam, Sandy Firmansyah, Dickri Yusron, dan Rangga Pratama. Pemain belakang: Mohammadou Ndiaye (Mali), Saefullah, Alfin Tuasalamony, Samuel, Zalnando, Novan Setia Sasongko, Marckho Meraudje, Yanto Basna, Faris, Berri R. Pemain tengah: Yu Hyun Koo, Adam Alis, Abimanyu, Rahmad Hidayat, Ichsan Kurniawan, Makan Konate, Zulfiandi Pemain depan: Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, M. Nur Iskandar, Manuchehr Jalilov, Yogi Rahadian, Patrick Wanggai.
Asprov PSSI Bali Perlu Dana Rp 1,7 Miliar
Gianyar (Bali Post) Kegiatan Asprov PSSI Bali selama 2018 ini diperkirakan mencapai Rp 1,7 miliar. Sementara kucuran dana Asprov PSSI Bali tak mendapat APBD dari Pemprov, hal ini tentu berbeda dibandingkan Askot maupun Askab PSSI, yang didanai APB kota dan kabupaten di Bali. Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, di Ubud,
Ganyar, Jumat (5/1) kemarin menerangkan, pihaknya bakal mendapat pemasukan melalui uang pendaftaran dari tim kontestan peserta kompetisi, termasuk uang pendaftaran dari peserta kursus pelatih, kursus wasit maupun pengawas pertandingan (PP). ‘’Kami akui Asprov PSSI Bali memang akan mendapat pemasukan meskipun kecil, tetapi pengeluatan tetap akan banyak,’’
jelas Suardana. Dikemukakan, pihaknya berharap uluran tangan KONI Bali, guna meringankan biaya PSSI, Bali ditambah upaya pengurus untuk mencari terobosan penggalangan dana. Selain itu, untuk 2018 ini juga wajib membentuk tim Pra-PON sepak bola dan futsal. ‘’Keperluan dana pasti banyak, tetapi pengurus juga berupaya menghimpun dana,’’ ujarnya. (022)
Tanpa Hamka Hamzah, PSM Berlatih ke Bali
Makassar (Bali Post) PSM Makassar sudah bertolak ke Bali untuk menjalani pemusatan latihan, meski tidak ada nama Hamka Hamzah dalam daftar 24 pemain yang diboyong tim pelatih hari ini. Media Officer PSM Andi Widya Syadwina di Makassar, Jumat (5/1) kemarin, mengaku tidak mengetahui pasti kapten tim ‘’Juku Eja’’ musim lalu itu tidak hadir, meski kemungkinan dikarenakan negosiasi dengan manajemen yang belum tercapai kesepakatan. ‘’Soal Hamka Hamzah tidak ikut, kemungkinan karena masih dalam proses negosiasi,’’ kata perempuan yang akrab disapa Wina itu. Mantan kapten Arema Cronus tersebut memang sejauh ini belum melakukan penandatanganan kontrak, seperti halnya dengan pemain yang lain. Selain Hamka Hamzah, Zulham Zamrun pada rombongan PSM yang bertolak ke Bali juga tidak ikut dengan alasan berbeda. Namun mantan pemain Persib Bandung itu rencananya akan menyusul bersama dengan CEO PT PSM Munafri Arifuddin. Sementara untuk 24 pemain yang berangkat pada hari ini masing-masing Rivky Mokodompit, Syaiful, Shahar Ginanjar, Hilmansyah (penjaga gawang), Wasyiat, Reva Adi Utama, Hasyim Kipuw, Abdul Rahman, Ardan Aras, Zulkifli Syukur, Steven Paulle, Hendra Wijaya (pemain belakang). Selanjutnya untuk posisi gelandang yakni Rasyid Bakri, M Arfan, Rizky Pellu, Marc Antony Klok, Asnawi, Saldi, Willem Jun Pluim, M Rahmat, Heri Susanto, Arsyad Yusgiantoro. Serta untuk penyerang diperkuat Titus Bonai dan Bruce Djite yang baru saja didatangkan dari Australia. Sementara itu, sebanyak empat pemain baru direncanakan akan bergabung dalam pemusatan latihan PSM Makassar di Bali pada 5-15 Januari 2018. CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan, saat ini sudah memiliki skuad sebanyak 26 pemain, dan diharapkan bisa mendapatkan empat pemain tambahan, untuk menggenapkan hingga 30 pemain menghadapi kompetisi Liga 1. ‘’Kami saat ini sudah ada kurang lebih 26 pemain, dan rencananya PSM diperkuat 30 pemain untuk berkompetisi di Liga 1. Jadi untuk sisa pemain akan bergabung dalam pemusatan latihan di Bali,’’ katanya. (ant)
Bali Post/ant
Daud Yordan
Bali Post/wan
PRA-PON — Cabor sepak bola pada ajang Porprov Bali XIII/2017 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, telah menjaring calon skuad Pra-PON Bali, dan akan diseleksi pada 2018 ini.
Kei Nishikori
Bali Post/afp
Nishikori Siap Bangkit Washington Petenis Jepang Kei Nishikori berencana untuk bangkit pada ajang Challenger Tour di Newport Beach, Kalifornia, yang akan dimulai pada 22 Januari. Demikian kata panitia penyelenggara. Petenis 28 tahun itu terpaksa mengundurkan diri dari Australia Terbuka, Rabu (3/1) lalu, ketika ia masih harus memulihkan diri dari cedera pergelangan tangan. Nishikori telah menepi sejak Agustus 2017, ketika ia kalah dari Gael Monfils pada Piala Rogers di Montreal. Ia menyelesaikan 2017 dengan rekor menangkalah 30-13.
‘’Saya sangat senang dan tidak sabar untuk kembali ke lapangan pada Januari,’’ kata Nishikori dalam pernyataannya. ‘’The Oracle Challenger Series merupakan ajang sempurna di lokasi Kalifornia Selatan yang hebat untuk membantu saya mendapatkan permainan level pertandingan. Ini akan menjadi kesempatan hebat untuk menghadapi kompetisi level tinggi,’’ katanya. Nishikori, yang saat ini menghuni peringkat ke-22 dunia, juga berencana mengikuti ajang Challenger di Dallas, Texas yang dimulai pada 29 Januari. (ant/rtr)
KONI Buleleng Rampingkan Pengurus
Singaraja (Bali Post) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng melakukan perampingan pengurus masa bakti 2017–2021. Meski dirampingkan, namun pengurus KONI di bawah kendali Nyoman Arta Widnyana ini berjanji akan memfokuskan pengembangan berbagai cabang olahraga (cabor). Ketua KONI Buleleng terpilih Drs. Nyoman Artha Widnyana, Jumat (5/1) kemarin mengatakan, bersama dua anggota formatur Putu Putra Dana dan Made Sumargajaya, pihaknya memilih melakukan perampingan kepengurusan. Selain pengurus inti, KONI masa bakti 2017–2021, dalam kepengurusan juga dilengkapi dengan Pelindung, Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun dan Badan Audit Internal termasuk enam bidang, di antaranya Perencanaan Program dan
Anggaran, Pembinaan Prestasi dan Litbang, Pembibitan dan Pemanduan Bakat, Organisasi, Hukum dan Etika, serta Humas dan Publikasi. ‘’Kepengurusan KONI Buleleng secara lengkap sebelumnya 47 orang, sekarang 38 orang, sehingga ada pengurangan sembilan orang. Saya ingin tim kami walaupun lebih ramping, tetapi mudah-mudahan kinerja sama atau lebih meningkat,’’ katanya. Artha Widnyana yang terpilih secara aklamasi, saat Musorkab lalu menegaskan, pembinaan dan pengembangan cabang-cabang olahraga menjadi prioritas, dalam empat tahun ke depan, dengan program jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang, dengan lebih meningkatkan pembinaan terhadap atlet-atlet berprestasi, dan KONI Buleleng ditegaskan tidak
akan mengunakan atau memanfaatkan atlet-atlet bodong. ‘’Selama saya masih menjadi Ketua KONI, saya masih tetap berkomitmen tidak akan mengunakan atlet bodong, sama seperti komitmen Pak Bupati, akan lebih bangga apabila kami mampu melahirkan atlet-atlet binaan sendiri, karena kehormatan itulah segalanya bagi kami, buat apa juga kita juara tetapi semuanya semu,’’ tegasnya. Ditanya terkait sarana dan prasarana olahraga, mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng ini mengaku akan mencoba mengusulkan beberapa sarana dan prasarana kepada pemerintah daerah dan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Dari catatannya, beberapa cabor sekarang ini, belum memiliki sarana dan prasarana memadai. Dia mencontohkan balap sepeda, balap
motor, grasstrack, panahan, tembak dan ada beberapa juga yang sebagian meminjam tempat latihan, termasuk juga menggunakan secara bergiliran. ‘’Kami akan mencoba usulkan kepada pemerintah, agar sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, secara bertahap bisa merealisasikan pembangunan infrastruktur olahraga,’’ katanya. Dalam mengendalikan KONI empat tahun ke depan Artha Widnyana didampingi Gede Dharmawan sebagai Ketua Harian dan Wakil Ketua I Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd., M.Kes. dan Wakil Ketua II I Ketut Wiratmaja, S.H., Sekretaris Umum I Wayan Merta, S.Pd., M.Pd., Wakil Sekretaris Putu Putra Dana, Bendahara Umum Ni Nyoman Sukadani, S.Sos. dan Wakil Bendahara Ketut Ngurah Budiartha. (kmb38)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dibutuhkan Karyawan syarat-syarat:1.Wanita,2.Usia Maksimal 35 Tahun, 3.Pendidikan /Lulusan:Analis Kesehatan/ Analis Kimia, Jurusan Kimia/ Farmasi, 4.Domisili Bali & Sekitarnya.KirimLamaran/CV: ugripawiro@gmail.com
B.BP.004.01.18.0000230
Receptinost Dcr Cewek u/Fitness Penampilan Menarik Hub:0361-289700 / 085737168071
*Admin Wanita SMK/Msh Klh bisa Komputer Jujur,WA.081239011111
Cooker/Koki Masak.Pengalaman. Hub: Dwi hp:081236222509
BPR SEN mencari AO,Kabag Kredit,Kabag Dana, Analis Kredit, H:425207 Jl.Thamrin 23
Cr Pengawas Arsitek min S1 berpglm utk wilayah Ubud Kirim CV ke: suryakembarbali@yahoo.com
B.BP.001.01.18.0000271
B.BP.001.01.18.0000038
B.BP.031.01.18.0000287
B.BP.001.01.18.0000138
Bth Ass Admin Wnt Max 28Th Bdg Dbthkn sgr:SPV Finance P/W max Property,Gaji UMR,Tlp:8443820/ 35th D3/S1 Keu pnglm min 1th, Send CV:chrizchriz87@gmail.com mengrt jurnal Dsr Acc Mhr B.BP.001.01.18.0000154 MS Office, S’Ware acc. Email: Cari Marketing Dupa Gaji 5Jt made.wirtayasa@frestive.com Hub:081353078889 B.BP.001.01.18.0000233
B.BP.001.01.18.0000284
Cr Sales Assistant,Pria/Wanita Max 20Th,Min SMU,SIM C.Lamaran ke PT.Dipo Star Finance,Jln.Ry Puputan No.20 Renon Dps/265007 Dcr Krywn Keuangan&Sekretariat Laki2,Max30Th,SMK/D3 Akuntansi Bs Menyusun Lap.Keu,Bs Compter (Ms.Office),Pengalaman Kerja, Kirim Lamaran,CV & Photo ke: Kantor PWM Bali,Jl.Imam Bonjol 51 Dps. Plg lmbt tgl 15 Jan’18
B.BP.001.01.18.0000264
B.BP.153.01.18.0000207
B.BP.001.01.18.0000278
Dcr Segera Teknisi Mobil Hub:08123941575
Cr Sopir Prbd Bs Bawa Matic H.085238321559/751223
B.BP.001.01.18.0000251
Dicari Gardener Profesional (Cowok&House Keeping(Cewek)utk Vila Pribadi Hub.081805596048
B.BP.154.01.18.0000275
B.BP.001.01.18.0000280
B.BP.166.01.18.0000292
Bth sgr Akunting brpglmn. CV email: nexky1975@gmail.com Hub:082147844242 B.BP.001.01.18.0000167
Dibutuhkan Helper untuk Distributor Ban & Oli, umur max.35th. Bawa lam ke PT.Banoli Motor Jln.Buluh Indah 75 Dps (Toko Ban Goodyear)
Contractor of Building&ArchitecB.BP.001.01.18.0000268 ture.Membutuhkan:Supervisor Lapangan(D3/S1 Teknik Sipil,Peng Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP,SIM C,Spd Motor, Fasilitas Min 2Th) Logistic (SMK/Diploma Gaji UMR Bonus Tunjangan Peng Min 2Th) QS/Estimator(D3/ Kesehatan Termasuk Anak Istri S1 Teknik Sipil) Kirim CV ke Lamaran ke CV Gong Dewata accounting@pansa-karya.com Up.Dwi Hub:0361-8947645/47 Telp:0361-722709/0361-728443
B.BP.004.01.18.0000182
SERVICE
B.BP.145.01.18.0000286
SERVICE
B.BP.001.01.18.0000101
BIRO JASA
RAJA SUMBAT
WC
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar GARANSI Melayani Nguras
081 338 633 936
C.0000074-BRJ
SALON
B.BP.004.01.18.0000285
B.BP.004.01.18.0000274
B.BP.001.01.18.0000151
HONDA
AT BESAR
DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN READY STOCK
Mobilio
0,3%
All new CRV
DP.
HR-V
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
B.BP.001.01.18.0000231
PROMO AWAL TAHUN
DP.
30JT
3JT-AN
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63
SERVICE
C.0000098-MBL
CENTRAL JAYA MANDIRI KULKAS BALI WANGI
WC
M. CUCI AIR PANAS
JASA KURAS
LIMBAH
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
AC
D L L
BIRO JASA
081237914340
RUPA-RUPA 0877 6129 5235
C.0000193-SRV
081 238 450 210 C.0000620-brj
SERVICE
C.0000781-ELK
0361-490729 - 085100448999
Paket Hemat HDCVI Rp. 3.000.000
BALI WANGI
WC
RUPA-RUPA
JASA KURAS
LIMBAH
SERVICE
BIRO JASA
RAJA BUNTU ATASI :
2
(Selama Persediaan Masih ada)
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
C.0000139-BRJ
WC Garansi 1 bulan
4 Unit Camera 1 Megapixel + HCVR 4 Ch + HDD1 TB 500
MELAYANI MAMPET BERGARANSI
0877 6129 5235 081 238 450 210
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
081 338 013 066 C.0000198-BRJ
DIJUAL TANAH 1 Are Jl.Tk. Pakerisan Dps Hub.08123859571 B.BP.001.01.18.0000187
Dijual Tnh 1,55A Padang Griya Taman Sekar XI H:081803698529
B.BP.001.01.18.0000238
Murah Tnh 6A Jl.Pidada Blk Terminal 650Jt/A H.081338708444
B.BP.001.01.18.0000199
Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
B.BP.001.01.18.0000143
Tnh Kav Lok.Pinggir Jln Utama Ketewel 3A+3A+1A H:08174760601
B.BP.001.01.18.0000259
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah 3KT, Jl.Gn.Lumut Gg.Kenari No.09 H.085237077978 B.BP.001.01.18.0000281
DISEWAKAN RUKO Dikont/Jual Ruko Baru 3Lt, Jl. Mahendradata Hub.085237077978 B.BP.001.01.18.0000282
Dibutuhkan Staf Adm & Customer B.BP.001.01.18.0000267 Dcr:Sales Executive,Fas.GP,U. Service.D1/D2. B.Inggris,Komp. DIJUAL RUKO Distributor Consumer Goods Mkn,BBM,Tunj Kend,Komisi,Punya Krm CV ke:hrdsiI2011@gmail.com Djl Ruko Jl.Kerobokan Br.Taman B.BP.004.01.18.0000258 Cr sales Pria/Wanita SMA Sim C SIM A/C, Bs Bhs.Inggris & Sopir 4,5x16-2Lt Hub:0811397484 Hubungi:Nita 081337280907/WA Dicari Internet Marketer SIMA A,Lam Jl.Padang Lepas 9x B.BP.004.01.18.0000240 B.BP.001.01.18.0000179 Hubungi : 08123805089 Padang Sambian 0361-8495511/ DISEWAKAN GUDANG B.BP.004.01.18.0000034 Distributor Komputer Di Dps E:kristin.pinkbali@gmail.com SPG for SilverShop in Seminyak TOYOTA Disewakan Gudang 15are B.BP.001.01.18.0000269 Butuh sgr Sales, P/W Min SMA, Oberoi,English+Exp 08113866372 Dicari Pembantu Rumah Tangga Dijual Toyota Yaris E Manual H:08123613010,081916119604(WA) Dcr:a.Sopir bisa matic,SIM B1; Tinggal Dalam Hub.087730517255 paham Daerah Bali,Menguasai Ms B.BP.166.01.18.0000290 Th’09,Bagus,Mulus H.120Jt Nego B.BP.001.01.18.0000262 B.BP.001.01.18.0000235 b.Satpam brpglm ada sertifikat; Sekolah di Jimbaran cari: Office,Punya kndrn Sdri CV Krm Hub:082145729130/081916337506 Dicari Segera Asst.Pribadi c.Pembantu Rumah Tangga.Fas: Guru Bhs.Inggris, Komputer, ke Jl. Tukad Batanghari XI A/12 B.BP.001.01.18.0000249 RUPA-RUPA Berpengalaman di Canggu, Asrama,Jamsostek,Dtg langsung Biologi,Matematika,Olah Raga, Dps,Email:kusuma@arstrongs.com Djl Toyota Hilux, Dcab’14 Kond. 14% Net Bunga Deposito di kami B.BP.001.01.18.0000176 WA 082144835239 Krm CV: ke PT.Dianatina Ayu,Jln.Griya French, Bhs Indonesia, Driver, Istmw Hrg.265Jt HP:08124118228 Buruan Aman/Legal 081239011111 komanglusidamai@gmail.com Garment Bth Sgr Tk Potong Kaos Anyar No.3XX Simpang Siur Kuta Receptionist, Dokter, B.BP.001.01.18.0000175 B.BP.001.01.18.0000272 B.BP.004.01.18.0000243 L/P 2 Org H:08179728394,237757 Telp:081353303366 Maintenance AC B.BP.001.01.18.0000216 Distributor cr Sales & Kurir B.BP.001.01.18.0000048 MESIN Sent:schoolhrdbali@hotmail.com DIJUAL RUMAH Laki.Punya SIM C. Max 35 Thn Ymh Bisma Dicr:1.Mekanik, B.BP.004.01.18.0000241 Dicari Asst.Apoteker Syarat Dijual Mesin Pendingin Untuk Djl Rmh Jl.Mudutaki VI No.7 info@ladanglima.com 2.Supir SIM B1,3.SMA/SMK/S1 Ek TK Madhu Vidya Celuk-Sukawati Memiliki STRTTK & Karyawati Buah Masih Garansi Walk in interview Hub:T.Umar 142 Dps Cari 3Guru TK Hub:081239539944 Tegal Jaya Dlng, H:087765274899 Utk Apotek Hubungi:08123871689 Hub:087860121216 B.BP.001.01.18.0000252
Dicari Tukang Guling untuk di Warung Babi Guling Sari Kembar Gaji 2Jt Hub.081338665134
AquaMarineDiving Bali is hiring an Admin Asst.(Indonesian Only) Excellent English/motivated/pro-active/highly organized/can do attitude/Ms.office skills5.5days/wk/8hrs/day/min 12mths Resume&Cover letter in English Expected salary+start date to HRD@AquaMarineDiving. com admin assistant
B.BP.001.01.18.0000177
Dibthkan sales,D3 pglm min 1th & area cord,SMA/D1.Krm lmrn ke Bali Cepat Jl.Buluh Indah 99X/ hrdbtt@gmail.com
Dcr:AO utk BPR di Mengwi,Siap Kerja dgn Target, 087860172777
B.BP.817.01.18.0000055
Distributor Ban & Oli membutuhkan Segera Tenaga : 1.Sales Promotion Boy (SPB) 2.Sales Lapangan 3.Staff Toko Retail Pria,umur max.30th,pendidikan min.SMA. Bawa lam ke PT.Banoli Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps (Toko Ban Goodyear)
Dicr Supir&Penjahit utk Garmen Fasilitas Mes.HP:087783275758
Dcr sgr Therapist Gj+Kms+ UM+ Bns Home Base Spa Jln.Camplung Tanduk Seminyak,082188689710
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
!Dcr Akunting utkVilla di Canggu Max30Th.Kirim CV ke:reserva tion.kampungcanggu@gmail.com
B.BP.001.01.18.0000152
B.BP.001.01.18.0000242
B.BP.145.01.18.0000283
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dicari tenaga utk bersih2 di PT.Asuransi Cakrawala Proteksi Urgent:Staff Akuntansi, D/S1/S2 Villa daerah Umalas Kerobokan Membutuhkan:Marketing D3 Max30 Kirim CV:bali_global@yahoo.com B.BP.001.01.18.0000108 Hub.Jam 10-16, Hp.081338908041 Th, SIM A. Fasilitas:Gaji Pokok, B.BP.001.01.18.0000205 Uang Makan,Transport,Tunjangan Distbtor Cat Cari Staff Admin/ DIJUAL MOBIL Kesehatan,Karyawan Tetap. Lam Acct Diutmkn Pnglmn Kerja Min Krm ke:Jl.Gatot Subroto Timur ISUZU 1Th,Wnt Max 29Th.Lam:PT.Amerta 231 C/Email:hari.anggara@cakra Dijual Dump Truck Elf Asli DK Agung Kencana.Jl .Mertasari 77A walaproteski.com/Telp:247272/3 Akhir Thn’15.Hub:081236409915 Sidakarya.Telp:0361-4480007 B.BP.001.01.18.0000248 B.BP.001.01.18.0000244 B.BP.001.01.18.0000164 Restaurant Jepang cari Waiter/ TOYOTA Distr Consumer Goods bth sgr : ess, Manager, Berpengalaman, Alphard Th’2003 Hitam AsliBali Accounting, Salesman & Driver Hub:0361 8451152/082237175378 240cc H.150Jt,082340377111 TT SIM B1. Lmr ke Jl.Nuansa Indah B.BP.001.01.18.0000273 B.BP.001.01.18.0000162 Selatan III/7 (blkg Clandy’s Buluh Indah), Dps. Tel 418935-6
B.BP.001.01.18.0000255
Dcr Segera PRT tinggal dalam bisa Masak Hub:087888038358
Informasi pasang iklan Telepon
Garansi produk CCTV 2 thn
TerimaServiceStavol&Ups
Website : www.stavolbali.com C.0000305-ELK
B.BP.001.01.18.0000183
B.BP.001.01.18.0000239
B.BP.004.01.18.0000246
EKONOMI
18
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Wisatawan Cina Meningkat
Denpasar (Bali Post) Setiap tahun jumlah wisatawan Cina ke Bali mengalami peningkatan. Tahun 2014 jumlahnya 400.000 orang. Tahun 2015 terjadi peningkatan 600.000 orang dan dan tahun 2017 mencapai 1,3 juta. Angka kunjungan wisatawan Tiongkok menduduki peringkat pertama. Sementara Australia menduduki peringkat kedua dengan jumlah kunjungan 1 juta orang. Wakil Konsulat Jenderal Cina Chen Wei mengatakan, seiring bertambahnya jumlah wisatawan Tiongkok ke Bali, pihaknya merasa perlu memberikan buku panduan pariwisata ke Bali. Maka dari itu pada rapat antara Konjen Cina dengan travel agent serta stakeholder pariwisata yang diadakan Jumat (5/1) kemarin, Konjen Cina meluncurkan buku panduan pariwisata Bali. Tahap pertama buku tersebut dicetak 30.000 eksemplar. Buku tersebut akan dibagikan ke travel agent, hotel, bandara, dll. Buku tersebut pun dikatakan telah ada sebelumnya namun lebih singkat. ‘’Karena ada banyak masalah muncul sehingga isi bukunya juga lebih diperbanyak dan informasinya lebih lengkap. Buku panduan ini adalah versi yang ditingkatkan,’’ ujarnya. Buku tersebut berisi tentang Bali secara umum, mata uang dan nilai tukar,
transportasi, kebersihan air minum, waktu buka bank, toko dan restoran, tax/tips, agama dan adat istiadat, bencana alam, tips pencegahan kecelakaan, asuransi wisata, ketentuan imigrasi, ketentuan mendapat layanan perlindungan dari konsulat, perkembangan objek wisata, kontak person, dll. Melalui buku tersebut pihaknya berharap kerja sama dengan pemerintah setempat dapat meningkatkan hubungan kedua negara. ‘’Kami harapkan hal ini dapat mempererat hubungan persaudaraan kedua negara,’’ ujarnya. Meskipun upaya mitigasi terhadap bencana alam Gunung Agung telah dilakukan, namun yang menjadi kekhawatiran warga Cina adalah masalah keuangan. ‘’Jika terjadi letusan, bandara ditutup maka akan lebih banyak uang yang akan dihabiskan, asuransi tidak bisa menutupi semua kerugian mereka. Tapi kami juga men-
dengar kabar yang baik dari pemerintah yaitu memberi bantuan jika terjadi letusan Gunung Agung, hal itu diharapkan bisa direalisasikan,’’ bebernya. Tahun 2018, pihaknya juga mengharapkan kunjungan wisatawan Cina ke Bali lebih banyak. Menjelang Imlek pun diharapkan kunjungan wisatawan Cina meningkat. Ia menegaskan bahwa pemerintah Tiongkok tidak pernah melarang warga negaranya untuk berkunjung ke Bali. Maka dari itu terkait penerbangan dari Cina ke Bali merupakan kebijakan dari masing-masing maskapai penerbangan. Kepala Seksi Sarana Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai Misnal Arianto mengatakan, kunjungan wisman Cina mulai meningkat sejak diberlakukannya bebas visa pada 169 negara, salah satunya Tiongkok, jumlah kunjungan warga negara Tiongkok men-
ingkat. Dari angka kunjungan Cina 1,3 juta hanya sedikit warga Cina yang melakukan pelanggaran aturan keimigrasian yaitu 40 kasus tahun 2017. Pelanggaran yang dilakukan seperti izin tinggal yang habis dan penyalahgunaan izin tinggal wisata yang digunakan untuk bekerja. Kasubdit Pariwisata Direktorat Pamobvit Polda Bali Indrayati mengatakan, dari sisi kriminalitas Bali aman. Karena angka kasus kriminal di bawah daerah lainnya. Seperti pencopetan, perampokan, pencurian. Sehingga warga negara Tiongkok diharapkan tidak khawatir datang ke Bali. (kmb42) MENINGKAT Wisatawan Cina sedang menikmati objek wisata di Denpasar. Sebelum erupsi Gunung Agung, kedatangan wisatawan Cina ke Bali menempati urutan I.
Bali Post/dok
Realisasi Dana Repatriasi Kurang Rp 9 Triliun
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (5/1) pagi, menguat 22 poin ke posisi 13.400 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.422 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta mengatakan bahwa laju mata uang rupiah mampu melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS, pelaku pasar uang masih optimistis terhadap perekonomian nasional menjadi faktor penopang menguatnya rupiah. ‘’Pergerakan rupiah mampu kembali terapresiasi, diharapkan dapat kembali berlanjut seiring masih adanya harapan positif dari dalam negeri,’’ katanya. Kendati demikian, lanjutnya, penguatan rupiah relatif terbatas menyusul masih terbukanya peluang bank sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuannya sebanyak tiga kali pada tahun 2018 ini. ‘’Data ekonomi Amerika Serikat yang mengalami perbaikan dapat membuka peluang kenaikan suku bunganya,’’ katanya. Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, mengatakan bahwa dolar AS cenderung masih tertekan pascaperilisan data tenaga kerja AS versi ADP yang melambat. Pelaku pasar sedang menanti data ketenagakerjaan penggajian non-pertanian (NFP) Amerika Serikat pertama di tahun 2018. ‘’Jika data AS yang lebih baik dari perkiraan akan membantu penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia,’’ katanya. Ia menambahkan, rilis berita acara pertemuan The Fed yang bernada hawkish terhadap perekonomian AS tahun ini juga dapat mendorong dolar AS terapresiasi. Sebagian besar peserta dalam pertemuan itu menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan PDB AS ke depan. (ant)
SILATURAHMI - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga melakukan silaturahmi awal tahun dengan semua awak media cetak dan elektronik untuk mendapatkan masukan, saran dan kritik untuk meningkatkan kinerja Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2018, Jumat (5/1) kemarin.
Jakarta (Bali Post) – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memastikan terjadi kekurangan realisasi dana repatriasi dari program pengampunan pajak sebanyak Rp 9 triliun dari kewajiban penyetoran sebesar Rp 147 triliun. ‘’Repatriasi menurut data Rp 147 triliun. Akan tetapi, realisasi masih Rp 138 triliun,’’ kata Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan dalam jumpa pers, di Jakarta, Jumat (5/1) kemarin. Program pengampunan pajak yang berlangsung pada Juli 2016-Maret 2017 telah mencatatkan modal masuk atau repatriasi sebesar Rp 147 triliun, yang sangat jauh di bawah target pemerintah, yaitu Rp 1.000 triliun. Dia mengatakan masih akan menelusuri kekurangan Rp 9 triliun tersebut, apalagi batas penyampaian repatriasi, sesuai dengan UU Pengampunan Pajak adalah pada akhir Desember 2017. ‘’Selisih Rp 9 triliun, sedang kami telusuri. Nanti akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan,’’ katanya. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan
Masyarakat DJP Kementerian Keuangan Hestu Saksama menambahkan, wajib pajak harus merealisasikan janji repatriasi yang telah dilampirkan dalam surat pemberitahuan tahunan. ‘’Ketentuannya, wajib pajak yang ikut amnesti pajak, termasuk repatriasi, harus melampirkan data dan janji repatriasi yang dilampirkan berapa, dari situ kita tahu finalnya,’’ ujarnya. Saat ini otoritas pajak, katanya, masih menunggu laporan lengkap dari realisasi repatriasi tersebut, termasuk dari wajib pajak yang bersangkutan. Laporan dari wajib pajak ini juga dibutuhkan karena diduga repatriasi sulit dilakukan karena ada larangan untuk mengeluarkan modal dari negara asal dana. Untuk itu, Saksama belum bisa memastikan otoritas pajak akan menerapkan sanksi terhadap kealpaan atas kewajiban repatriasi itu sesuai UU Pengampunan Pajak, yaitu berupa denda 200 persen. ‘’Kami lihat regulasinya karena kami masih mengacu pada regulasi yang ada. Akan tetapi, kami belum terima laporannya,’’ ujarnya. (ant)
dolar AS. Dari jumlah tersebut, investasi untuk blok eksplorasi hanya sebesar 180 juta dolar AS, sebesar 9,15 miliar dolar AS untuk blok eksploitasi. Sementara itu, pengembalian biaya operasi (cost recovery) sebesar 11,3 miliar
dolar AS atau 106 persen dari Target APBN-P 2017 sebesar 10,7 milliar dolar AS (unaudited). Alokasi biaya terbesar cost recovery untuk mendukung aktivitas operasi sebesar 47 persen dan depresiasi sebesar 29 persen. (ant)
NTP Bali Turun Lagi, Penerimaan Migas Meningkat Konsumsi RT Bebani Petani Denpasar (Bali Post) Sempat mengalami kenaikan tipis pada November 2017, kini di bulan Desember 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) kembali turun. NTP Bali tercatat 103,93 menurun 0,56 persen dibandingkan bulan November 2017 yang mencapai 104,51. Dilihat dari subsektornya, hampir semua subsektor mengalami penurunan NTP, kecuali subsektor tanaman pangan (NTP-P) yang naik 0,40 dari 97,85 menjadi 98,24. ‘’Sekalipun meningkat, indeks NTP subsektor tanaman pangan di bawah kisaran 100, yang menandakan bahwa sinyal kemampuan subsektor ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani masih belum bisa diandalkan,’’ kata Adi Nugroho, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, belum lama ini. Sementara NTP subsektor holtikultura (NTP-H) angkanya juga masih di bawah 100. Bahkan di bulan Desember 2017 mencatat penurunan 0,85 persen dari 99,32 menjadi 98,48. Situasi NTP lain hampir sama yaitu tanaman perkebunan rakyat (NTP-Pr), Peternakan (NTP-Pt), Perikanan (NTP-Pi). Bahkan perikanan diurai menurut perikanan tangkap dan budidaya, keduanya juga memberikan gambaran yang menurun 0,27 persen dari 104,81 menjadi 104,53. Penyebab utama naiknya NTP tanaman pangan karena naiknya harga gabah. Sementara pada kelompok hortikultura yang menurun terutama disumbang oleh turunnya harga salak, anggur, bawang putih dan kunyit. Sementara penyebab turunnya NTP subsektor tanaman rakyat karena turunnya harga kopi, kelapa dan cengkeh. NTP subsektor peternakan yang menurun disebabkan oleh naiknya konsumsi rumah tangga utamanya bahan makanan. ‘’Sebetulnya, harga peternakan mungkin tidak turun tapi karena harga kebutuhan rumah tangganya yang naik. Sehingga indeks NTP pada subsektor peternakan tercatat mengalami penurunan,’’ ungkapnya. Pada kelompok perikanan, naiknya konsumsi rumah tangga utamanya bahan makanan juga menyebabkan NTP pada subsektor perikanan mengalami penurunan. ‘’Dengan melihat kondisi NTP Bali tahun 2015-2017, tahun 2017 kita sedang tidak bisa mengulang kondisi tahun 2015, ketika capaian indeks NTP-nya selalu di atas capaian NTP 2016,’’ ujarnya. Bahkan mulai bulan September atau Juli
Adi Nugroho 2017, capaian indeks NTP Bali berada di bawah capaian tahun 2015. ‘’Mudah-mudahan kita mendapat musim yang baik ke depan sehingga NTP Bali 2018 akan kembali di atas garis biru maupun merah,harapnya. NTUP (Nilai Tukar Usaha Petani) mengalami kenaikan 0,07 persen. NTUP adalah perbandingan indeks yang diterima dengan yang dibayar petani setelah komponen konsumsi rumah tangga petani dikeluarkan. Kenaikan NTUP ini mengisyaratkan bahwa yang membebani besaran indek NTP Bali Desember 2017 adalah kebutuhan konsumsi rumah tangga petaninya. Setelah dikeluarkan dari hitungan, NTP Bali meningkat dari 111,32 bulan sebelumnya menjadi 111,41 pada Desember. Jika diurai menurut subsektornya, maka NTP tanaman pangan yang naik ternyata diikuti oleh subsektor peternakan dan perikanan serta nelayan. Sementara subsektor hortikultura dan tanaman perkebunan rakyat sekalipun pengeluaran konsumsi rumah tangga petaninya sudah dikeluarkan dari hitungan, namun tetap mengalami penurunan indeks masing-masing 0,27 persen pada hortikultura dan 0,92 persen pada tanaman perkebunan rakyat. (kmb42)
Jakarta (Bali Post) – Penerimaan negara dari sektor hulu migas tahun 2017 mencapai 13,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 175 triliun, angka tersebut melebihi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. Target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sendiri sebesar 12,2 miliar dolar AS. ‘’Capaiannya sekitar 108 persen dari target pemerintah,’’ kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi di Jakarta, Jumat (5/1) kemarin. Untuk lifting atau minyak dan gas bumi siap jual, capaiannya sebesar 1,944 juta barel ekuivalen minyak per hari atau sekitar 98,9 persen dari target APBN-P yang sebesar 1,965 juta barel ekuivalen minyak per hari. Rinciannya, lifting minyak bumi sebesar 803,8 ribu barel per hari atau 98,6 persen dari target sebesar 815 ribu barel per hari. Sedangkan realisasi lifting gas bumi sebesar 6.386 juta standar kaki kubik per hari atau 99,2 persen dari target yang sebesar 6.440 juta standar kaki kubik per hari. ‘’Kami berusaha seoptimal mungkin untuk menekan penurunan produksi alamiah dengan percepatan penyelesaian proyek dan mendorong kegiatan yang menjaga tingkat produksi,’’ katanya. Pada 2017, terdapat 14 proyek yang mulai berproduksi dengan tambahan sebesar 3.800 barel per hari dan 587 juta kaki kubik per hari hingga 31 Desember
2017. Puncak produksi dari ke-14 proyek tersebut mencapai 21.280 barel minyak per hari dan 1.194 juta kaki kubik per hari. Realisasi investasi tahun 2017 sebesar 9,33 miliar dolar AS dari kesepakatan dalam WP&B yang sebesar 12,29 miliar
19
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
Kasus Suap Proyek
Bupati Hulu Sungai Tengah Ditahan Jakarta (Bali Post) – KPK menahan Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif, Jumat (5/1) kemarin. Ia ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun Anggaran 2017. Selain menahan Abdul Latif, KPK juga menahan tiga tersangka lainnya dalam kasus itu yakni Ketua Kamar Dagang dan Industri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Fauzan Rifani, Direktur Utama PT Sugwira Agung Abdul Basit, dan Direktur Utama PT Menara Agung Donny Witono. ‘’Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dilanjutkan gelar perkara, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat tersangka,’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat kemarin. Diduga sebagai penerima yaitu Bupati Hulu Sungai Tengah 2016-2021 Abdul Latif, Ketua Kamar Dagang dan Industri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Fauzan Rifani, dan Direktur Utama PT Sugwira Agung Abdul Basit. Sedangkan diduga sebagai pihak pemberi yakni Direktur Utama PT Menara Agung Donny
Witono. ‘’Diduga pemberian uang sebagai fee proyek pembangunan ruang perawatan Kelas I, II, VIP, dan super VIP di RSUD Damanhuri, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,’’ kata Agus. Agus menyatakan dugaan komitmen fee proyek itu adalah 7,5 persen atau sekitar Rp 3,6 miliar. Menurutnya, lembaganya telah memantau adanya informasi komunikasi sejumlah pihak dalam kasus itu membicarakan perihal fee proyek, termasuk adanya informasi defisit lebih dari Rp 50 miliar. Lebih lanjut ia menyatakan untuk melancarkan realisasi pembayaran fee proyek RSUD maka sempat dijanjikan akan ada proyek besar lain tahun 2018, di antaranya pembangunan UGD. ‘’Salah satu kode realisasi sudah dilakukan adalah digunakannya kalimat ‘’udah seger, kan?’,’’ ucap Agus. Agus menjelaskan dugaan realisasi pemberian fee proyek itu antara lain pemberian pertama dalam rentang September sampai Oktober 2017 sebesar Rp 1,8 miliar, dan pemberian kedua pada 3 Januari 2018 sebesar Rp 1,8 miliar. ‘’Selanjutnya sebagai komisi, Donny Witono melakukan transfer ke Fauzan Rifani sejumlah Rp 25 juta,’’ ungkap Agus.
Tim KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni rekening koran atas nama PT Sugwira Agung dengan saldo Rp 1,825 miliar dan Rp 1,8 miliar, uang dari brankas di rumah dinas Abdul Latif sebesar Rp 65,65 juta serta uang dari tas Abdul Latif di ruang kerjanya sebesar Rp 35 juta. KPK menjelaskan OTT dilakukan di dua daerah, Surabaya dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Agus mengungkapkan pada Kamis (4/1) sekitar pukul 09.20 WIB, tim KPK mengamankan Donny Witono di Bandara Juanda Surabaya saat akan terbang ke Banjarmasin. ‘’Di Kalimantan Selatan, tim yang berbeda mengamankan Fauzan Rifani di rumahnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dari rumah tersebut diamankan beberapa buku tabungan Bank Mandiri,’’ ucap Agus. Selanjutnya, katanya, tim KPK mengamankan Abdul Latif di kantor Bupati Hulu Sungai Tengah. Kemudian tim membawa Abdul Latif ke Rumah Dinas Bupati. Dari lokasi ini diamankan uang Rp 65,65 juta yang ditemukan di brankas dan sejumlah buku tabungan dari berbagai bank, termasuk salah satu buku tabungan Fauzan Rifani,’’ tuturnya. (ant)
Adat Budaya Dari Hal. 1
Apakah pemilik-pemilik hotel dan input pariwisata yang digunakan di hotel-hotel, akomodasi termasuk makanan, minuman dan sebagainya yang konon menyumbang pendapatan terbesar sudah dinikmati masyarakat Bali yang notabene sebagai penopang pariwisata tersebut? ‘’Kalau itu belum, maka kita harus restart. Pariwisata Bali harus menuju ke arah itu,’’ katanya lagi. Selanjutnya, Murjana Yasa mengharapkan Bali membangun pariwisata dari pertanian karena sejatinya di situlah rohnya. Membangun pariwisata dari adat dan budaya dengan menggerakkan kreativitas UMKM dan usaha kecil masyarakat Bali. Ketiganya; pariwisata, pertanian dan industri kecil merupakan ‘’segi tiga emas’’ yang patut dibangun secara beriringan dan maju bersama-sama. Pasalnya, ketika pertanian Bali yang merupakan roh pariwisata maju, sektor UMKM maju dan kreativitas sosial budaya yang berbasis budaya Bali maju, maka di situlah akan
lahir produk-produk unggulan yang berjati diri kuat. Misalnya, produkproduk kopi Kintamani dan kopi Pupuan yang berdaya saing serta produk-produk khas Bali lainnya yang luar biasa. ‘’Kreativitas ini muncul dari situ. Ketika pertanian dan UMKM maju, dengan sendirinya saya yakin bahwa pariwisata juga akan maju,’’ ujarnya. Yang menjadi persoalannya kembali, bagaimana membangun pertanian Bali? Menurut Murjana Yasa, kita tidak boleh lagi berpikir tentang usaha tani yang berskala rumah tangga. Yang harus digulirkan sekarang adalah usaha tani subak atau beberapa subak bahkan sekian banyak subak. ‘’Kita jangan berpikir usaha tani kecil-kecil lagi, itu tidak penting. Yang harus kita kedepankan adalah usaha tani berbasis subak atau beberapa subak. Sebenarnya, konsep di era Presiden Soeharto dengan Koperasi Unit Desa itu bagus. Tapi sayang, implementasi yang tidak bagus,’’ ujarnya. Ketika Bali membangun pariwisata dari pertanian sebagai basis budayanya, kata Murjana Yasa,
Bali Post/ade
TERSANGKA - Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Abdul Latif, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap Rp 3,6 miliar.
Status Awas lantas SDM pertanian itu di mana? Ia mengaku sempat observasi ke desa-desa. Ternyata, aspek penduduk dari sisi demografi di daerah pedesaan pada orang-orang tua dan anak-anak kecil. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar Bali kembali mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk benar-benar membangun infrastruktur desa. Baik infrastruktur dari segi pendidikan, kesehatan dan khususnya ekonomi. Selanjutnya, bangun agro-industri di desa. ‘’Itu baru memungkinkan. Sebab, yang sekarang terjadi adalah ketimpangan dalam infrastruktur tersebut. Orang mencari sekolah orientasinya masih ke kota. Orang mencari kesehatan masih ke kota urusannya. Bagaimana mungkin kita menahan SDM-SDM kita yang muda-muda dan produktif itu di desa, jika kondisinya tetap seperti itu? Jadi, pembangunan infrastruktur di pedesaan itu harus benar-benar diperhatikan. Tentunya, ini butuh proses dan perubahan mindset yang panjang. Sejatinya, inilah restart kita. Restart Bali,’’ tegasnya. (ian)
Dari Hal. 1
Kepala BI Perwakilan Bali Causa Iman Karana mengatakan, perekonomian Bali berada dalam situasi menanjak hingga triwulan III/2017. Namun seketika dikejutkan oleh status awas Gunung Agung di pengujung tahun. Perekonomian pun mengalami shock lantaran 50 persen lebih bergantung dari sektor pariwisata. ‘’Ada beberapa sektor lapangan usaha yang perlu dijadikan pertimbangan. Ekspor Bali dari sisi barang kebanyakan dari sektor perikanan, kenapa tidak kita dorong terus sebagai komplementer pariwisata,’’ ujarnya. Menurut Causa, Bali juga memiliki potensi di sektor perkebunan dengan produk unggulan kakao dan kopi. Hasil kakao pulau dewata bahkan berkualitas internasional, sehingga bisa dijadikan pelengkap sekaligus penguat struktur ekonomi Bali.
Pasangan Calon
Kepala BPS Bali Adi Nugroho sepakat bila perekonomian Bali sangat bergantung dengan pariwisata. Salah satunya terlihat dari struktur PDRB Provinsi, 23 persen lebih disumbangkan oleh akomodasi dan makan minum. Sektor pariwisata Bali juga ikut menopang pariwisata nasional hingga hampir 50 persen. Artinya, kalau sampai terjadi apa-apa di Bali maka pariwisata nasional juga akan ikut terpengaruh. ‘’Terasa sekali perekonomian Bali sangat kuat diisi oleh peranan kegiatan pariwisata. Nyawa perekonomian Bali bergantung pada pariwisata,’’ jelasnya. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, Bali adalah main brand Indonesia. Sebuah penelitian di tahun 2000-an justru menyebut, dua pertiga dari peningkatan pendapatan petani dipengaruhi aktivitas kepariwisataan. (kmb32)
Dari Hal. 1
Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, paket Mantra-Kerta adalah pasangan calon yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Bali. Hal ini berdasarkan hasil serapan partai di lapangan. ‘’Pasangan ini diyakini mampu mewujudkan pelestarian dan peningkatan kualitas budaya Bali yang adiluhung serta dengan pengalaman dan kerja kerasnya selama ini diyakini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali,’’ ujarnya. Menurut Sugawa Korry, mulai Sabtu (6/1) ini, Tim Koalisi Rakyat Bali (KRB) akan bergerak cepat untuk konsolidasi tim. Termasuk konsolidasi seluruh jajaran kader Partai Golkar sampai dengan akar rumput, mulai dari Fraksi di DPR-RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Selain rekomendasi untuk Pilgub Bali, DPP juga menyerahkan rekomendasi untuk calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Klungkung dan Gianyar. Yakni, paket Suwasta (I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta) untuk Pilkada Klungkung dan paket Tjokorda Raka Kerthyasa–Pande Istri Maharani (Kerta-Maha) untuk Pilkada Gianyar. (kmb32)
Sabtu, 6 Januari 2018 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas
& Berdaya Guna (3) 06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:30 Belajar Menggambar Membuat Permainan Tradisional 10:05 Galeri Musik Indonesia
11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Lejel Homeshopping 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas & Berdaya Guna (4) 12:30 Mulat Sarira
Pengaruh Pariwisata terhadap Perekonomian Bali 2018 13:00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14:05 Lejel Homeshopping 14:30 Yowana Maqz Siluh Kadek Shania Chaitra 15:05 Parameter
15:30 Bali Channel Tourist TV 16:00 Berita dan Bincang Terkini 16.05 Solusi Alternatif Soman 17:05 Nangun Yadnya Karya Mamungkah Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah Utama
Pura Tanjungsari-Sanur 17:30 Gita Shanti Sekaa Santhi Sarawati Br. Anyar Kerobokan (1) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam
21:00 Lila Cita Calonarang Griya Santrian Sanur (1) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Folk Song 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Menanga (5)
Pilek dan Panas yang Kerap Menderanya itu Kini Tak Terlalu Mengganggu Lagi
Sejak usia 1 tahun, Made Kintan Maharani dirongrong pilek dan panas tubuh. Walaupun tergolong bukan penyakit parah, tapi kalau setiap bulan kerap diserang penyakit macam itu, tentu saja amat mengganggunya, dan hal ini membuat daya tahan tubuhnya jadi buruk. Padahal, walau bocah kelas 5 SD ini
tergolong anak yang tak suka makan sayur, tapi kalau dilihat dari menu makannya cukup baik dan tergolong memenuhi standar kesehatan. Sang ibu pun rutin membawanya ke Dalibu untuk mengobatinya. namun, kesehatan yang didapat kurang memuaskan. Hampir 9 tahun pilek dan panas tubuh bocah yang tinggal di Dusun Uma Bali, Desa Gelantung, Kecamatan Marga, Kabupaten Taban, ini merongrongnya. Namun, 8 bulan lalu, bocah yang kini berusia 11 tahun ini mengonsumsi Madu Bima 99,
dan sesekali Madu Kecerdasan Otak untuk mengatasi penyakitnya itu. Dan kini, ia jadi jarang sakit. “Dulu kalau olahraga lari, selalu paling belakang,” akunya saat ditemui pada 1 Juni 2016 lalu. “Sekarang tiga atau empat dari depan,” imbuh murid SDN 2, Petiga, Desa Geluntung, ini semangat sekali. Mengonsumsi madu untuk membuat badan bugar dan bebas dari penyakit sudah dilakukan orang sejak dulu. Selain sejumlah penelitian ilmiah, kitab suci agamaagama besar menyebutkan
bahwa madu memang bagus untuk kesehatan. {1} Al-Quran (An-Nahl: 69) menyatakan, "Keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari
berbagai macam penyakit." {2} Injil (Amsal 24: 13) menyatakan, "Anakku, makanlah madu, karena itu baik." {3} Weda Arthavaveda (II.3.1) menyatakan, “Minumlah Ghee, madu, dan susu karena baik untuk kesehatan.” {4} Tripitaka (Vinaya Pitaka [Mahavagga] VI.208.15:10) menyatakan, “Dalam ajaran Buddha ada 5 macam obat yang dikonsumsi para bhikku setelah mereka makan siang, salah satunya madu. Selama 3 bulan para bhikku dan bhikkuni tak mengonsumsi apa-apa kecuali madu.” Nah, kalau kitab suci
yang menyatakannya, apakah kita masih berhak untuk menyangsikannya? Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni
Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001364-ADV-06
Duryodhana Ingin Prabu Salya Jadi Kusir Seperti Brahma
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh Empat)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SHIVA menembakkan senjata Pasupatanya kepada para asura. Tembakan senjata surgawi itu membuat para danawa itu bukan saja banyak yang tewas, ada yang terbakar, tetapi juga mereka itu terlempar ke bawah lautan bagian barat. Dengan terbakarnya kota kembar tiga itu para danava itu dimusnahkan oleh Maheswara sendiri. Dalam kemarahannya Shiva memang berkeinginan berbuat baik untuk tiga dunia. Setelah misinya sukses, Dewa bermata-tiga itu sendiri selanjutnya mengendalikan api amarahnya. ‘’Tidak sesuai hukum kosmos menghancurkan tiga dunia menjadi abu.’’ Setelah ini, dewa-dewa, para rishi, dan tiga dunia menjadi semua dipulihkan ke dalam martabat dan juga susunannya yang asli. Hal itu juga memuaskan Sthanu yang energinya tak tertandingi. Dengan kata-kata bernilai penting. Para dewa dan Sang Pencipta menerima izin Dewa agung itu. Mereka para dewa dipimpin Brahma di depan, selanjutnya pergi ke tempat mereka datang. Tujuan para dewa itu telah disempurnakan Shiva sendiri. Demikian dewa
yang terkenal itu, pncipta duniadunia. Penguasa keduanya, baik dewa-dewa maupun para asura, Maheswara, melakukan apa yang baik untuk dunia ini. Brahma sebagai pencipta dunia-dunia ini tidak pernah malu. Kemuliaan Sang Kakek Moyang itu tidak pernah pudar meski sebagai sais Rudra. Demikian sesungguhnya harapan Duryodana kepada Paduka Salya. Prabu Salya diharapkan mengendalikan kuda-kuda Karna, putra Radha yang berbudi luhur itu seperti halnya Brahma menjadi sais keretanya Mahadewa. ‘’Paduka benar-benar seperti Sang Kakek Moyang dan juga Brahma dalam siasat,’’ puja Duryodhana. Ketika kalian berdua disatukan maka akan mampu mengalahkan musuh-musuh hamba yang merupakan asura itu. Biarlah, oh Prabu Shalya, kepercayaan hamba itu paduka dilaksanakan dengan cepat. Hari ini Karna itu ke mana setelah menggiling pasukanpasukan Pandava? Karna pasti dapat membantai putra ketiga Kunti yang memiliki kuda-kuda putih dan Krishna sebagai sais keretanya. Kepada paduka dan Karna,
bukan saja diri kami bergantung juga kerajaan Kuru kami. Karena itu kemenangan itu kami perlukan dalam pertempuran ini. Peganglah Prabu Salya tali-tali kekang kuda-kuda Karna yang sangat baik itu. Ada kisah lain yang hamba akan ceritakan. Dengarkan sekali lagi tentang seorang brahmana yang saleh telah menceritakan itu dihadiri oleh ayahanda hamba. Setelah mendengarkan katakata yang menyenangkan dan penuh kasih dan tujuan-tujuan perbuatannya. Lakukanlah, oh Prabu Shalya, apa yang paduka bisa tetapkan, tanpa ada keberatan apa pun. Ini cerita keturunan Bhrigu, Jamadagni, yang melaksanakan tapa penebusan dosa sangat keras. Dia memiliki seorang putra yang dilengkapi energi dan juga kebajikan. Dia kemudian menjadi terkenal dengan nama Parasurama. Rama itu melakukan penebusan dosa sangat keras. Dengan jiwa bergembira dia diikat ketaatan-ketaatan, sumpah-sumpah dan membuat indria-indrianya terkendali. Tapa bratanya yang keras itu menyenangkan Dewa Bhava, sehingga berpeluang mendapatkan sen-
jata-senjata surgawi yang hebat. Sebagai akibat ketaatan dan kesentausaan hatinya, Mahadeva sendiri menjadi senang dengan tapa keras yang dilakukan Parasurama. Sankara, memahami keinginan yang diharapkan di hatinya. Kemudian menunjukkan dirinya sendiri di hadapan Rama. Mahadeva berkata, ‘’Oh Rama, aku puas dengan tapa brata yang engkau lakukan. Terberkatilah engkau. Keinginanmu telah aku ketahui. Buatlah jiwamu bersih. Engkau kemudian akan memiliki semua yang engkau inginkan. Aku akan memberikan kepadamu semua senjata ketika engkau telah
menjadi suci. Senjata-senjata itu, oh putra keturunan Bhrigu, akan membakar seorang yang tidak mampu dan yang tidak pantas.’’ Demikian Parasurama disapa dewanya dari dewa-dewa itu, dewa yang menahan Trisula itu membuat putra Jamadagni itu menundukkan kepalanya. Rama berkata kepada dewa yang sangat berkuasa dan berbudi luhur. ‘’Oh dewa para dewa, sudah sepantasnya jika paduka memberikan senjata-senjata itu kepada hamba, yang selalu taat melayani paduka. Sungguh paduka anggap hamba ini pantas memegang senjatasenjata hebat itu.’’ (bersambung)
Sloka 17. 21 Yat tu pratyupakarartham phalam uddisya va punah diyate ca pariklistam tad danam rajas am smrtam Tetapi sumbangan yang diberikan dengan mengharapkan pamrih, atau dengan keinginan untuk memperoleh hasil atau pahala, atau dengan rasa kesal, dikatakan sebagai kedermawanan dalam sifat nafsu.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 6 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Lelang Ikan Tahun Baru di Jepang
Tuna Sirip Biru Laku Rp 4 Miliar
Tokyo (Bali Post) Saat lelang tahun baru di pasar ikan Tsukiji, Jumat (5/1) kemarin, pemilik dari restoran sushi internasional membayar lebih dari Rp 4 miliar untuk seekor tuna sirip biru. Dia berkata “sangat senang” dengan hasilnya.
Bali Post/afp
TUNA - Hiroshi Onodera, Presiden LEOC Co. Ltd yang memiliki restoran “Ginza Onodera”, memperlihatkan ikan tuna sirip biru yang dibeli seharga 36,45 juta yen (Rp 4,6 miliar).
Widi Widiana Duet Bareng Dek Ulik
TAHUN 2018 ini, belantika musik Bali akan dihibur dengan karya dan penampilan duo musisi pop Bali ternama. Kedua musisi yang sudah malang melintang di industri musik pop Bali ini akan menampilkan single duetnya yang perdana di kancah musik pop Bali. Mereka adalah Widi Widiana dan Dek Ulik. Selama puluhan tahun berkarier, baik Widi Widiana dan Dek Ulik tidak pernah duet dalam sebuah single. Mereka populer dan meniti kariernya masing-masing. Tentu duet dalam single yang akan dirilis dalam waktu dekat ini akan mengundang rasa penasaran bagi para penggemar masing-masing. Widi Widiana yang berhasil dikonfirmasi terkait kabar dirinya berduet dengan diva-nya pop Bali Dek Ulik, mengungkapkan jika kabar tersebut
benar adanya. Bahkan, kini dirinya sudah merilis video trailler single terbarunya itu ke media sosial. “Ini single duet perdana kita. Yang jelas single ini akan memberikan warna baru lagi di belantika musik pop Bali di awal tahun 2018 ini,” ungkap pria asal Legian tersebut. Ditanya judul single terbarunya itu, Widi Widiana belum mau mengungkapkannya. Ia ingin agar pencinta musik pop Bali penasaran dan tak sabar untuk mendengarkan duet dua bintang pop Bali itu. Ia pun merasa bangga bisa berduet dengan Dek Ulik, dengan harapan bisa memberikan vibrasi bagi musisi lainnya dan bisa memberikan kejutan untuk para penggemarnya. “Pokoknya, single ini akan segera kami rilis. Kalau dijelaskan sekarang, itu kan tidak membuat pena-
saran. Jadi, ditunggu saja,” ucapnya. Begitu juga yang dirasakan Dek Ulik. Duet dengan Widi Widiana merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi ibu 3 anak ini. Pasalnya, duet bersama Widi Widiana dalam sebuah karya musik merupakan impiannya sejak berkarier di dunia tarik suara. Bahkan, ia sudah mengunggah potongan video klip single duetnya ini di akun Instagramnya dan mendapat respons positif dari pengikutnya. “Tentunya sangat senang akhirnya bisa berduet dengannya (Widi Widiana, red),” ujarnya. Dalam kesempatan ini, mereka pun berharap belantika musik pop Bali semakin bangkit. Begitu juga dengan penyanyi-penyanyi pop Bali yang dulu bisa kembali meramaikan industri musik pop Bali sekarang ini. (win)
Tsukiji, pasar ikan terbesar dunia yang jadi salah satu tujuan wisata populer di Tokyo, akan direlokasi tahun ini demi pembangunan jalan yang diperlukan untuk Olimpiade Tokyo 2020. Hiroshi Onodera, Presiden LEOC Co. Ltd yang memiliki restoran “Ginza Onodera”, membayar 36,45 juta yen (Rp 4,6 miliar) untuk tuna sirip biru Pasifik seberat 405 kg, sekitar 90.000 yen (Rp 11,4 juta) per kg. Harga itu hanya setengah lebih sedikit dari lelang tahun lalu senilai 72 juta yen (sekitar Rp 9 miliar), juga di bawah re-
kor 155 juta yen (Rp 19 miliar) yang dibayarkan pada 2013. “Saya berusaha menang lelang sejak tahun lalu, jadi saya sangat senang,” kata Onodera yang perusahaannya juga membuka restoran di New York dan Singapura selain di Jepang. “Saya benar-benar senang karena ini adalah tahun terakhir di Tsukiji.” Tuna dihargai di dunia sebagai bahan membuat sushi, namun para pakar memperingatkan bahwa meningkatnya permintaan telah membuatnya jadi spesies yang hampir punah.
Heny Shanti
“Harga mahal yang dibayarkan hari ini untuk seekor tuna sirip biru Pasifik tidak boleh jadi pengalih dari status spesiesnya, yang telah berkurang lebih dari 97 persen selama bertahun-tahun karena terlalu banyak ditangkap,” kata Jamie Gibbon, pakar tuna sirip biru Pasifik untuk Pew Charitable Trusts dalam pernyataan. “Jika negara-negara terus menangkap di luar batas... kelangsungan spesies ini akan
DISKON KHUSUS MEMBER
Bali Post/ist
Heny Shanti
Nuansa Musik yang Beda
Eka Jaya
Obati Kerinduan Lewat Album Baru
EKA Jaya yang merupakan salah satu sosok penyanyi lawas ternama memilih vakum di belantika musik Bali. Hampir sepuluh tahun tidak berkarya sejak karya terakhirnya pada 2008.
Saat ditemui beberapa waktu lalu, pria kelahiran Klungkung, 27 Maret 1980 ini, mengungkapkan alasan dirinya vakum dari belantika musik pop Bali. Menurutnya, selama sepuluh tahun
Eka Jaya
Bali Post/ist
berkarya ada masa jenuh. Di saat menemukan titik jenuh tersebut, ia pun mencoba untuk meniti kariernya di bidang pariwisata. “Saya vakum bukan karena takut bersaing dengan penyanyi pendatang baru, sebab bagi saya yang namanya kerja atau bisnis, persaingan itu pasti ada, namun di sini saya hanya ingin me-refresh titik jenuh yang saya alami dan mencoba beralih profesi dulu,” ujar Eka Jaya. Setelah 10 tahun vakum, Eka Jaya pun siap mengobati kerinduan para penggemarnya. Saat ini, ia telah mempersiapkan mini-album yang akan rampung dan dirilis awal tahun ini. Diproduksi oleh Jayagiri Pro. “Saat ini, saya sedang mempersiapkan mini-album. Itu karena saya kangen untuk masuk dapur rekaman lagi dan materi lagu sudah siap tentunya dengan genre musik seperti saat ini,” ungkapnya. Mini-albumnya kali ini akan dihiasi enam lagu yang ia ciptakan sendiri. Ditambah tiga lagu dalam format karaoke. Saat ini, albumnya sudah masuk dalam tahap pembuatan cover. “Untuk judul album, saya belum bisa pastikan, tapi kemungkinan saya pakai ‘Positive Thinking’,” tandasnya. Selama berkarier, Eka Jaya sudah memiliki lima album solo serta beberapa album kompilasi. “Semoga album saya ini nantinya bisa diterima seperti karya saya sebelumnya. Astungkara awal tahun, album saya sudah bisa dinikmati,” ujarnya. (win)
MENGAWALI 2018, penyanyi cantik Heny Shanti kembali menghadirkan karya terbarunya berupa single “Hatine Be Mekunci”. Single ini diluncurkan pada 1 Januari 2018 bertepatan dengan hari purnama kapitu. Single ini merupakan single kelimanya setelah sempat sukses dengan single “Harus Kuat”, ‘’Nransfer Cinta’’, ‘’Candra Semara’’, dan ‘’Godoh Rujak Gedang’’. “Senang rasanya bisa kembali menghadirkan single di awal tahun baru ini, semoga ini bisa menunjang popularitas saya di belantika musik Bali,” ujar Heny Shanti Kamis (4/1). Heny Shanty menjelaskan, dalam single “Hatine Be Mekunci’’, ia mengemas sedikit berbeda dari single-single sebelumnya. Warna musik yang berbeda. “Untuk lagu ini, saya masih memilih tema tentang percintaan, yang dibalut dengan nuansa musik berbeda dari lagu saya sebelumnya,” imbuh perempuan kelahiran Denpasar, 30 Maret itu. Heny Shanti menceritakan bahwa single “Hatine Be Mekunci” menceritakan tentang dua insan yang dipertemukan oleh cinta. Namun, lantaran suatu keadaan, cinta mereka tidak bisa dipersatukan. Akan tetapi, rasa cinta yang begitu besar, si pria tak mau peduli dan terus berjuang untuk sebuah kata cinta sang wanita. “Cerita dan tema lagu ini sangat menyentuh. Dari lagu ini juga bisa diambil sebuah pelajaran yaitu jangan pernah memaksakan cinta, karena itu tidak akan pernah bisa berakhir bahagia,” ungkap perempuan yang juga menggeluti dunia seni peran dan teater ini. Perempuan yang berzodiak Aries dan hobi travelling ini pun berharap single “Hatine Be Mekunci” mampu sukses diterima oleh semua kalangan seperti single sebelumnya. Lewat single ini juga, ia ingin mengajak masyarakat Bali untuk sama-sama memajukan musik Bali. “Majunya musik pop Bali pastinya perlu dukungan kita sendiri dan juga masyarakat. Mari sama-sama kita dukung musisi Bali dalam berkarya dengan cara menghargai karya-karya lewat membeli yang original,” ujarnya. (win)
HOTLINE
Bali Mart Kepundung Jl. Kepundung Denpasar 085 739 228 783 Bali Mart Musi Jl. Tukad Musi Renon 081 338 624 150 Bali Mart Kuta Pasar Seni Kuta 081 237 305 042 gunting disini
Bali Post/ist
DUET TERBARU - Salah satu foto adegan single duet terbaru Widi Widiana dan Dek Ulik.
terancam.” Pasar Tsukiji yang berusia 80 tahun menarik puluhan ribu pengunjung per tahun untuk mendatangi berbagai kios dengan spesies ikan ekstis dan sushi segar, bagian dari ledakan pariwisata yang merupakan bagian penting dari rencana kebangkitan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe. “Ini benar-benar pelelangan terakhir di sini. Jadi, saya memastikan datang untuk menonton,” kata Mitsuko Yamaguchi, pemilik toko makanan laut berusia 61 tahun, demikian seperti dilansir Reuters. (ant)
Bali Mart Nusa Dua Kawasan Parkir Hotel Inaya Putri Bali ITDC Nusadua 087 761 330 415 Bali Mart Petanu Jl. Tukad Petanu Panjer 081 238 005 157
NGOPI GRATIS setiap hari tunjukkan kupon ini
ROTI CANAI MARTABAK WARUNG 63
Jl. Veteran No. 66 Dps Tlp. 0361 227439
diskon
AROWANA 5% Food Street
IKAN BAKAR . Kakap . Kerapu . Gurami . Kerang . Jangki . Udang
mulai 27K - 40K
Jl. Veteran (sebelah utara Pasar Burung) Buka 18.00 - 22.00
30% diskon
Mencari Penginapan Nyaman tapi harga murah? Kamilah tempatnya Bali Kepundung menyediakan discount 30% dari harga publish untuk pemegang merchant Bali Post
10%
diskon
untuk rawat inap & medical checkup
diskon
20%
tiket masuk waterboom Bukit Jati
Bali Post/eka
KARIKATUR - Para pemenang lomba karikatur Bali 2018 di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Jumat (5/1) kemarin. Para pemenang lomba adalah Kategori SD/SMP juara I Putu Savira Febryanti, juara II I Made Surya Sanjaya, juara III Ayu Komang Amanda Gunawan, harapan Ida Ayu Alit Netya Satwika, I Kadek Suparmayasa Mertha, dan I Wayan Ary Darma. Sedangkan Kategori SMA/SMK, juara I IGAI Raniastu Ista Sidanta, juara II Made Adi Wirya Darma, juara III I Komang Vio Vandi, harapan Putu Ivan Tejadinata, Cokorda Istri Mega Wulandari, dan I Kadek Dwi Mardana Putra. Untuk Kategori Mahasiswa/Umum, juara I I Putu Pinky Sinanta, juara II Afrizal, juara III I Putu Rahabistara, harapan I Wayan Tama, WG Sumarta, dan Kadek Edy Irawan.
1. diskon 10% kamar dan perawatan untuk rawat inap 2. diskon 10% pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk rawat jalan 3. diskon 10% General medical check up
DISKON berlaku khusus untuk pemegang kartu Bali Post Diskon Card, Bali Post Prioritas & Kartu Ajeg Bali Semeton Bali TV G.0000029-RPA11