Skip to main content

Edisi 06 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 137 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat umanis, 6 januari 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Bali Post/edi

ANUGERAH - Para penerima Anugerah Pers K. Nadha Nugraha foto bersama dengan Satria Naradha, Wagub Sudikerta, anggota DPD-RI Arya Wedakarna, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Rektor Unud Prof. Ketut Suastika, dan Wakil Ketua DPRD Bali Sugawa Korry.

Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017

Generasi Muda Bali Mesti Berperan Secara Luar Biasa GENERASI muda Bali memiliki peluang untuk berperan secara luar biasa. Bali tidak boleh hanya diam menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak. Ke depan Bali juga perlu pemimpin yang betul-betul serius. Pemimpin yang tidak hanya bisa mewujudkan anggaran pendidikan yang lebih tinggi hingga mencapai 30 persen dari total APBD, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi emas Bali yang lebih kokoh lagi. DISKUSI - Puluhan pelajar hadir pada diskusi ‘’Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023’’ serangkaian acara penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha, Kamis (5/1) kemarin.

Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha menyatakan hal itu saat penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha, Kamis (5/1) kemarin. Acara penganugerahan yang dilaksanakan di Gedung Pers Bali Ketut Nadha itu dihadiri Wakil Gubernur

Bali Ketut Sudikerta, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Rektor Unud Prof. Ketut Suastika, Ketua Umum Kadin Bali Ngurah Wiraputra, para ketua yayasan pendidikan di Bali dan undangan lainnya. Hal. 19 Lebih Serius

Bali Post/edi

Rakyat Bali Harus Dicerdaskan

BALI tidak boleh diam. Harus bergerak. Bergerak mewujudkan kehidupan yang lebih baik tanpa tercerabut dari budaya Bali. Mewujudkan generasi emas adalah solusinya. Untuk mencapainya, tentu bukan perkara mudah. Perlu kerja keras dan sinergitas semua komponen. Tahun 2017 merupakan momentum berharga bagi Bali untuk lebih serius mewujudkan generasi emas yang melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita Proklamasi 1945. Demikian sari-

pati diskusi ‘’Strategi Mewujudkan Generasi Emas Bali 2018-2023’’. Diskusi ini mengawali rangkaian acara Penganugerahan Anugerah Pers K. Nadha Nugraha di Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Kamis (5/1) kemarin. Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika mengatakan, generasi emas pertama kali dicetuskan oleh mantan Menteri Pendidikan RI M. Nuh pada tahun 2012. Harapannya, generasi emas adalah generasi yang akan mampu bersaing di

dunia global, mempunyai kompetensi dan kemampuan. Baik itu hard skill atau ilmunya sendiri maupun soft skill seperti bersifat produktif, inovatif, kreatif, dan memiliki nilai spiritual. ‘’Sekarang pertanyaannya, kapan generasi emas ini dicapai oleh Indonesia? Indonesia mempunyai penduduk yang luar biasa besar. Pada tahun 2045 pada saat Indonesia diharapkan mencapai generasi emasnya, maka di sana ada populasi SDM kita yang

luar biasa yang sering sebut dengan bonus demografi,’’ ujarnya. Suastika melihat persentase masyarakat produktif akan mencapai hampir 60% pada 20 tahun mendatang. Populasi yang besar ini bisa saja menguntungkan, atau sebaliknya malah merugikan. Oleh karena itu, kata kunci yang paling penting di dalam membangun bangsa ini adalah pendidikan. Hal. 19 Usia Dini

Pancasila Dilecehkan, Kerja Sama TNI-Australia Dihentikan Sementara Bali Post/ant

KPK - Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi menaiki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/1) kemarin.

Kasus Suap PT EKP

KPK Panggil Dirjen Pajak

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait permasalahan pajak PT E.K. Prima Ekspor Indonesia (EKP). ‘’Ken Dwijugiasteadi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RRN (Rajesh Rajamohanan Nain),’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (5/1) kemarin. Pemanggilan ini adalah yang pertama bagi Ken. Selain Ken, KPK dalam kasus yang sama juga memanggil Ramapanicker Rajamohanan Nair. KPK menetapkan Country Director PT E.K. Prima Ekspor Indonesia (EKP) Rajesh Rajamohanan Nain sebagai pemberi suap dan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno sebagai penerima suap. Keduanya terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan/pemberian hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hal. 19 Penyerahan Uang

Jakarta (Bali Post) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa Kepala Staf Angkatan Udara Australia Marsekal Mark Donald Binskin telah menyampaikan permintaan maafnya terkait adanya kasus pelecehan Pancasila yang dilakukan salah satu anggota Australian Defence Force (ADF). ‘’Saya berterima kasih atas niat baik Kasau Australia Marsekal Mark Binskin yang telah menyampaikan permohonan maaf dan kemudian mengganti kurikulum Australian Defence Force serta mengadakan investigasi,’’ kata Panglima TNI, Kamis (5/1) kemarin. Marsekal Mark Binskin telah mengirim surat kepada Panglima TNI terkait empat hal, antara lain berisikan permohonan maaf, perbaikan kurikulum, akan melaksanakan investigasi dan akan

mengirimkan Chief of Army Australia untuk datang meminta maaf dan klarifikasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat dan kepada Panglima TNI. Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, penghentian sementara kerja sama militer dan pertahanan antara TNI dan Australian Defence Force (ADF) karena pihak Australia melecehkan ideologi negara Indonesia, Pancasila. ‘’Penghentian kerja sama militer antara kedua negara tersebut terkait adanya pelecehan terhadap ideologi Pancasila dan kurikulum pendidikan militer,’’ kata Panglima TNI usai memberikan ceramah pada acara Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian, di Jakarta, Kamis kemarin. Hal. 19 Timor Leste

Bali Post/ant

KANTOR PRESIDEN - Menkopolhukam Wiranto bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggalkan kantor Presiden usai menyampaikan keterangan pers terkait kerja sama militer Indonesia-Australia di Jakarta, Kamis (5/1) kemarin.

Joko Widodo

Bali Post/ant

Stok Beras Aman, Jagung Masih Peluang Impor

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengungkapkan pemerintah tidak berencana impor beras, mengingat stok beras di Bulog meningkat secara signifikan. ‘’Biasanya September-Oktober itu sudah rapat terbatas untuk mengatasi kekurangan stok beras. Yang kedua mengenai pengendalian harganya, berapa yang harus kita impor untuk mengendalikan harga. Ini (ratas) kok tidak ada,’’ kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian 2017, Kamis (5/1) kemarin. Presiden juga mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian Kementerian Pertanian dalam meniadakan impor beras tersebut. Kepala Negara mengatakan stok beras di Bulog hingga Kamis pagi berjumlah 1.734.000 ton. Sementara jumlah stok beras pada akhir 2015, menurut Jokowi, hanya sekitar 800 ribu ton. ‘’Artinya sudah meningkat dua kali lipat lebih, sehingga benar pada September tidak ada ratas mau impor berapa karena stoknya sudah dua kali lipat lebih,’’ ujar Presiden. Dengan berlimpahnya stok beras maka dapat mengatasi potensi lonjakan harga karena pasar bisa mendapat sokongan suplai dari Bulog langsung. Dalam sambutannya, Kepala Negara juga mengharapkan impor jagung dapat ditiadakan pada 2018 jika upaya meningkatkan produktivitas di lapangan dilakukan secara detail. ‘’Jagung, data yang saya peroleh ini impornya 3,2 juta ton dan data terakhir yang saya terima impor kita 2016 hanya 900 ribu ton,’’ ujar Presiden. Hal. 19 Impor Jagung


denpasar

2

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Figur Mengabdi untuk Almamater UNIVERSITAS Udayana (Unud) kini telah memperoleh akreditasi A serta mendapatkan ranking yang cukup tinggi, baik di Indonesia maupun internasional. Hal ini membuat bangga Dr. dr. RA Tuty Kuswardhani, Sp.PD-K. Ger., M.Kes., FINASIM. yang banyak mengabdi untuk almamaternya itu. Harapannya setelah ini, Unud mampu menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH) seperti universitas lainnya Bali Post/ist misalnya Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Padjajaran. Harapan Direktur RS Unud ini yang lain bila Unud telah menjadi PTN BH, RS Unud akan menjadi RS BLU. Sebab, jika Unud masih BLU tidak diperkenankan di dalamnya ada unit BLU. ‘’Jadi, BLU on the BLU memang tidak dibolehkan,’’ tandas istri Rektor Unud Prof. Suastika itu di sela-sela kesibukannya mengikuti Workshop Remunerasi Rumah Sakit BLU dan Balance Score Card. Dia mengaku sebagai pengagum Prof. William Kotler, ahli marketing dunia terkait risetnya tentang marketing 3.0 Segitiga PDB Positioning Differentiation Brand. Dokter yang menjadi 1 dari hampir 300 Dosen Pendidik Klinis NIDK yang dimiliki Fakultas Kedokteran Unud ini menyebutkan, dari segi akademik Unud sudah established. Sebagai seorang direktur, dokter dan sekaligus dosen ini mengatakan, baginya mahasiwa serta stafnya merupakan pengabdian di masa kini dan penghibur hati di masa depan. Pekerjaan lain yang diembannya adalah sebagai Kepala Divisi Geriatri FK Unud Bag./SMF Ilmu Penyakit Dalam/RSUP Sanglah Denpasar, Ketua/Pengampu matakuliah S-2 MIKM Kesehatan Lansia, Manajemen Pelayanan Kesehatan Tersier dan Sekunder, pengajar pada Program Studi S-1 Keperawatan, Fisioterapi, Pendidikan Dokter, SP1 Ilmu Penyakit Dalam dan SP2 Pendidikan Konsultan Geriatri serta anggota tim penulis dan editor buku Pedoman Alat Kesehatan RS Perguruan Tinggi Negeri. Tuty memiliki profil yang inovatif, empati dan semangat tinggi, temasuk dalam menimba ilmu berkeliling kota pada berbagai negara. Semangat belajarnya juga diikuti oleh putri dan putranya, dr. Luh Oliva Saraswati Suastika, Sp.JP., PNS Dosen Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unud, yang beberapa kali menjuarai lomba ilmiah nasional dan saat ini sedang mengambil short course di Yale University, New Haven, USA. Sementara sang adik, dr. Arresta Vitasatria Suastika saat ini sedang mengikuti studi di FK Universitas Udayana/ Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. (sug)

Ormas LB Demo Kejati

Denpasar (Bali Post) Menilai tuntutan jaksa atas kasus pembunuhan terhadap Dewa Gede Artawan (31) di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar ringan, Ormas Laskar Bali (LB), Kamis (5/1) kemarin melakukan aksi demo ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Seratusan ormas itu minta keadilan terkait tuntutan jaksa penuntut umum yang dinilai ringan dalam persidangan sebelumnya di Pengadilan Negeri Gianyar. ‘’Kami mohon keadilan terkait kasus pembunuhan yang menimpa keluarga besar kami yang dibunuh secara keji,’’ kata Sekretaris Jenderal LB Ketut Ismaya. Ismaya menambahkan, jaksa tidak mempertimbangkan Pasal 340 dan Pasal 170 yang menurut persi dia, telah melakukan pembunuhan secara berencana. Dalam orasinya, dia meminta keadilan terhadap tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gianyar yang dinilai ringan, yang hanya menuntut terdakwa DS empat tahun penjara. Menurut Ismaya, itu tidak adil karena perbuatan yang telah dilakukan terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap korban Dewa Gede Artawan. ‘’Kami datang ke Kejati dengan tertib dan ingin menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, saya meminta pihak Kejati mengusut tuntas jaksa yang melakukan tuntutan yang tidak adil,’’ pinta Ismaya. Asiaten Intelijen Kejati Bali Adiyanto yang menerima kehadiran Ormas LB itu mengatakan siap menampung aspirasi ormas tersebut. Dia mengaku memahami sepenuhnya dan persoalan sudah dibaca, dan aspirasi itu segera ditindaklanjuti. Apabila jaksa melakukan penyimpangan, akan diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Dalam kasus ini, Kejati Bali akan memantau perjalanannya, karena kasus ini belum tuntas dan belum diputus di Pengadilan Negeri Gianyar. (kmb37)

Suara Denpasar & Badung Naikkan Harga BBM Diam-diam Diam–diam Pertamina telah menaikkan harga BBM. Cara yang bagus, sehingga tidak ada pihak–pihak yang sempat bikin resah masyarakat. Semoga dengan kenaikan ini tidak terjadi gejolak. Wayan Gama, Singaraja

Alasan untuk ’’Selfie’’ Rencana membuat rest area di Tol Bali Mandara, Jasa Marga beralasan untuk membuat tempat selfie. Padahal, itu untuk meloloskan niat investor menguruk laut Teluk Benoa. Made Torek, Denpasar

Aturan ’’Safety Riding’’ Bagaimana dengan aturan (UU) tentang safety riding, karena saya lihat tidak ada pengendara yang menyalakan lampu pada siang hari. Demikian juga dengan UU Tenaga Kerja, karyawan harus memahaminya agar pengusaha tidak sewenang–wenang terhadap pegawainya. Ugi, Kediri, Tabanan

Kesadaran Bersatu Remaja Hindu Kesadaran remaja Hindu terhadap keyakinan sudah mulai tumbuh. Kesadaran untuk bersatu dari remaja Hindu seluruh dunia cukup mengembirakan. Hal ini terlihat dari media sosial. Wilson, Denpasar

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : RAKYAT

BALI HARUS DICERDASKAN

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

SERANGAN – Beberapa nelayan mengantarkan wisatawan asing usai menyusuri perairan di sekitar Pulau Serangan, Denpasar. Saat istirahat maupun tidak melaut, nelayan setempat menyewakan perahunya untuk para pengunjung yang ingin menikmati kawasan Pulau Serangan dari perairan.

Pascapenyertaan Modal ke PD Pasar

Pengelolaan Pelataran Pasar Dipertanyakan Denpasar (Bali Post) Penyertaan modal Pemkot Denpasar pada Perusahaan Daerah (PD) Pasar masih menyisakan persoalan. Mengingat, dalam penyertaan modal tersebut hanya menyerahkan bangunan gedungnya. Sedangkan lahan yang berada di luar gedung tidak diikutsertakan. Karena itu, dikhawatirkan pengelolaan areal pasar di luar gedung menyalahi prosedur yang ada. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Denpasar A.A. Ngurah Susruta Ngurah Putra mempertanyakan pola pengelolaan areal lahan pasar yang berada di luar gedung. Mengingat, dalam penyertaan modal sebelumnya hanya menyerahkan gedungnya. ‘’Ini artinya PD Pasar belum memiliki hak penuh dalam mengelola areal pasar yang berada di luar ge-

dung,’’ katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (5/1) kemarin. Untuk bisa mengelola areal itu, kata Susruta, harus mengacu pada Permendagri No. 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Sesuai dengan Pasal 81 menyebutkan, pengelolaan barang milik daerah dapat berupa sewa, pinjam pakai,

kerja sama pemanfaatan, bangunan guna serah, dan kerja sama penyediaan infrastruktur. Kemudian dalam Pasal 87 ayat (1) disebutkan, pemilihan mitra dilakukan melalui tender. Bila pola ini diterapkan, lanjutnya, maka kemungkinan ada pihak lain yang bisa memanfaatkan areal pasar di luar gedung. Sepanjang dalam proses tender pihak tersebut menang. ‘’Artinya, bisa saja PD Pasar tidak bisa mengelola areal itu bila kalah dalam tender. Inilah salah satu dampak penyertaan modal yang tanpa diikuti penyerahan aset berupa lahan,’’ katanya. Susruta berharap dalam waktu dekat proses ini har-

Ajukan PK

Tim Medis Sebut Terpidana Mati Alami Gangguan Jiwa Denpasar (Bali Post) Salah seorang terpidana mati dalam kasus narkoba, Emanuel Ejrijka alias Titus Ani, mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Yang menarik dalam perkara ini, tim medis menyatakan bahwa terpidana mati ini sedang dalam gangguan kejiwaan yang tergolong berat. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (5/1) kemarin, yang dijadikan saksi dalam sidang PK adalah dua orang dokter spesialis kejiwaan yakni dr. Lely dan dr. Darmaji. Mereka kompak mengatakan terpidana atas kepemilikan 369 gram heroin itu positif sakit jiwa alias gila. Kesimpulan itu didapat setelah dua dokter tersebut bertemu dengan terpidana. Menurut dr. Darmaji, biasanya dia butuh waktu satu tahun untuk observasi orang sebelum menyatakan gila.

Tetapi untuk Titus Ani (Ejrijka), baru ketemu dia sudah berani memastikan gila. Dikatakan sang doter dalam persidangan, dia sudah dua kali bertemu dengan Ejrijka. Pertemuan terakhir Darmaji dengan Ejrijka terjadi pertengahan Desember lalu di Lapas Porong, Jawa Timur. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kejiwaan Ejrijka sudah tidak normal. Hal itu ditunjukkan dengan sikap dan tingkah laku di luar kewajaran seperti kencing di pot bunga dan itu dilakukan depan orang banyak. ‘’Itu artinya sudah tidak terkontrol lagi, sehingga ini bisa disebut gangguan jiwa berat,’’ tegasnya di muka persidangan. Sementara dr. Lely, ahli kejiwaan RSUP Sanglah, mengaku beberapa kali bertemu dan mengamati perilaku Ejrijka. Pertemuan pertama terjadi pada tahun

2009 lalu saat Ejrijka berada di Lapas Kerobokan. Dibandingkan pertemuan 2009, kondisi Ejrijka saat ini semakin parah dan tak terkendali. Dia sering berhalusinasi ada roh jahat yang mengganggu. Ada juga orang yang datang ingin menukar kepalanya. ‘’Ini semua menunjukkan dia depresi berat,’’ tandas dr Lely. Walau dokter sempat ditanya soal kesimpulan dan korelasi hukumnya, hakim tidak sependapat. Pasalnya, dokter bukanlah ahli pidana. Saksi lain, Lucia Orchad. Lucia mempunyai keluarga dari Nigeria bisa mengerti bahasa yang digunakan Ejrijka. Kesaksian Lucia, kejiwaan Ejrijka sudah tidak stabil. Atas perkara ini, sidang berikutnya akan menghadirkan ahli pidana, sehingga korelasi hukumnya bisa dipertimbangkan dengan kondisi riil terpidana saat ini. (kmb37)

Kasus Dugaan Penganiayaan Artis Tamara

Hakim Lupa Agenda Vonis Terdakwa ADA-ADA saja terkait penanganan masalah hukum di negeri ini. Salah satunya terjadi dalam sidang kasus dugaan penganiayaan artis Tamara Bleszynski dengan terdakwa Wayan Putra Wijaya alias Sobrat. Dalam sidang Kamis (5/1) kemarin, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan I Gde Ginarsa lupa jadwal sidang dengan agenda vonis atau putusan. Padahal, terdakwa Sobrat dan jaksa serta perangkat sidang lainnya sudah siap di ruangan. Majelis hakim tampak seperti bingung. ‘’Sekarang agendanya apa ya?’’ ujar pimpinan sidang Gede Ginarsa sambil melihat-lihat berkas yang ada di depan meja sidang.

Di sampingnya kemudian ada yang menjelaskan bahwa agendanya adalah putusan. Dari sana ketua majelis hakim Ginarsa baru tahu kalau sidang sudah masuk agenda putusan. ‘’Mohon maaf kami belum musyawarah dengan majelis hakim. Jadi, sidang kami tunda sampai Senin 9 Januari mendatang,’’ ucap hakim polos sembari menutup sidang itu tampak tanpa beban. Dalam perkara ini, sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) Bela P. Atmaja menyatakan terdakwa Sobrat terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan ringan sesuai Pasal 351 ayat 1 KUHP. Setelah membacakan pertimbangan mem-

beratkan dan meringankan, JPU menjatuhkan tuntutan selama 10 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun. Dalam sidang sebelumnya, terdakwa Sobrat diduga melakukan penganiayaan terhadap artis Tamara Blezyski di Jalan Semat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung pada 14 April lalu. Saat itu, Tamara yang berboncengan dengan Andrian diduga dihadang oleh Sobrat yang berboncengan dengan temannya. Dengan tangan kirinya, Sobrat diduga menjambak rambut Tamara saat masih berada di atas motor. Oleh artis seksi itu, kasusnya kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. (asa)

us jelas agar tidak terkena masalah di kemudian hari. Kalau menggunakan proses penunjukan langsung, tidak mungkin dilakukan karena menyalahi aturan yang ada. Seperti diberitakan, sidang paripurna ke-21 DPRD Denpasar telah menyetujui Ranperda Penyertaan Modal pada PD Pasar. Meskipun harus melalui pengambilan voting karena pandangan umum akhir dua fraksi, yakni Demokrat dan Golkar tidak menyetujui pengesahan ranperda tersebut. Voting dilakukan dengan cara berdiri untuk setuju dan tetap duduk bagi yang tidak setuju per fraksi. Giliran pertama yang ditanya yakni Demokrat dan

semua tetap duduk. Demikian pula Golkar, tidak ada yang berdiri. Berbeda dengan anggota tiga fraksi lainnya, semuanya berdiri pertanda setuju. Sehingga setelah dihitung, jumlah dewan setuju sebanyak 30 orang dan 13 orang tidak setuju. ‘’Dengan jumlah ini, maka ranperda ini kami sahkan menjadi perda,’’ ujar pimpinan sidang yang juga Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, waktu itu. (kmb12)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Dewan Desak Posisi Sekwan Segera Diisi

Denpasar (Bali Post) Memasuki tahun 2017 ini, sejumlah posisi strategis di sejumlah instansi Pemkot Denpasar banyak yang lowong karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Salah satunya yakni posisi Sekretaris DPRD (Sekwan) Denpasar, I Gusti Rai Suta. Lowongnya posisi Sekwan dinilai akan memengaruhi kelangsungan kegiatan dewan secara umum. Karena itu, dewan mendesak agar posisi tersebut segera diisi, meskipun dengan pejabat pelaksana tugas (plt). Hal ini diungkapkan sejumlah anggota DPRD Denpasar, di antaranya Wayan Suadi Putra, I.B. Ketut Kiana, A.A. Susruta Ngurah Putra, dan A.A. Ngurah Gede Widiada di kantornya, Kamis (5/1) kemarin. Menurut Suadi Putra, keberadaan sekwan memiliki fungsi vital dalam proses kinerja dewan. Mengingat, banyak hal yang harus menjadi kewenangan seorang sekwan. ‘’Pasti ada pengaruhnya bagi kita di sini, karena itu posisi sekwan harus segera diisi,’’ katanya. Hal yang sama diungkapkan Susruta Ngurah Putra. Kata dia, sekwan merupakan pejabat pengguna anggaran. Bila posisinya lowong, berarti banyak aktivitas atau kegiatan dewan yang tidak bisa jalan. Misalnya saja pansus (panitia khusus) akan melakukan kunjungan kerja, tidak akan bisa tanpa ada sekwan. Siapa yang nanda tangan kunjungannya nanti. Tidak bisa tanpa sekwan. Dia pengguna anggaran,’’ ujar Susruta. Di sisi lain, dampak perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengakibatkan banyak posisi yang lowong. Sebab, ada beberapa SKPD yang dirombak. Seperti Dinas Tata Ruang dan Perumahan, kini sebagian masuk ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, sebagian lagi masih berada di Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Pertanahan. Demikian pula Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), kini bergabung dengan Badan Lingkungan Hidup. Di sisi lain, ada pula organisasi baru, yakni Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) serta beberapa organisasi yang berubah nama nomenklaturnya. Perubahan OPD ini sudak ditindaklanjuti dengan melakukan pengukuhan 687 pejabat struktural yang telah dilaksanakan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (28/12) lalu. Namun untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Dewan mendorong agar pengukuhan tersebut ditindaklanjuti dengan mutasi dan pengisian jabatan lowong. (kmb12)

Bali Post/wan

PEDAGANG JANUR - Sejumlah pedagang janur berkumpul sembari menunggu pengunjung yang berbelanja di Jalan Sulawesi, Denpasar, Kamis (5/1) kemarin. Keperluan akan janur ini meningkat saat-saat menjelang hari raya umat Hindu di Bali.


Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Badung

3

Pasca-Terminal Mengwi Dikembalikan Pusat

Pemkab akan Tindak Tegas AKAP ke Terminal Ubung

Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan menindak tegas Angkutan Kota Antar-Provinsi (AKAP) yang masih menurunkan penumpang ke Terminal Ubung, Denpasar. Langkah ini ditempuh pascapembatalan ambil alih pengelolaan Terminal Mengwi oleh pemerintah pusat. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, keberadaan Terminal Mengwi yang kini mati suri akan berjalan apabila aturan ditegakkan. Sementara terminal yang sempat diserahkan ke pusat ini merupakan terminal tipe A, maka bus-bus AKAP tidak boleh menaikkan dan menurunkan penumpang di luar dari terminal tersebut. Bupati asal Desa Pelaga, Petang ini berharap Terminal Ubung di Denpasar mengakui keberadaan Terminal Mengwi. ‘’Yang jelas kita akan kelola, dan pasti bisa. Semua bus AKAP harus

berhenti di situ, tidak boleh lagi di Ubung, karena aturannya kan memang begitu,’’ ungkap Bupati Giri Prasta saat ditemui, Kamis (5/1) kemarin. Pihaknya tak ambil pusing dengan keputusan pemerintah pusat yang mengembalikan lagi Terminal Mengwi ke Badung. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan jurus jitu untuk menghidupkan terminal yang bertahun-tahun mati suri itu.

‘’Tidak masalah. Dulu kan sudah kami serahkan, tapi kalau sekarang dikembalikan lagi (oleh pusat - red), kami siap,’’ tegasnya. Bupati sendiri optimis dapat menata keberadaan terminal di Desa Mengwitani tersebut. Sebab, pascapembatalan itu, Giri Prasta mengaku sudah mengambil langkah-langkah. Salah satunya adalah dengan menyiapkan anggaran untuk operasional. Di mana sebelumnya, dalam RAPBD 2017 anggaran untuk Terminal Mengwi sempat dihapus lantaran sudah diserahkan ke pusat. Namun karena dikembalikan lagi, maka pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan terminal. ‘’Anggaran sudah kita siapkan. Kalau kurang kan bisa mendahului

perubahan atau di perubahan 2017,’’ jelasnya. Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan dinas terkait menindak tegas bus-bus yang tidak mematuhi peraturan dengan menurunkan penumpang di jalan maupun di Terminal Ubung, Denpasar. ‘’Kami minta dilakukan law enforcement. Apa yang ada di Ubung itu harus dipindahkan ke Mengwi. Saya pikir harus ada jiwa besar dari Pemkot Denpasar untuk melepas transportasi yang ada di Ubung, sehingga Denpasar lebih lega. Atau pilihan lain, jadikan ini tempat logistik, semua logistik itu di sini. Jadi, fungsi-fungsi ini dapat berjalan dengan baik,’’ pungkasnya. (kmb27)

Terkait Tewasnya Wisatawan di Uluwatu

Pengelola akan Lakukan Upacara ’’Pamelepeh’’

Bali Post/edi

ULUWATU - Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan di kawasan luar objek wisata Pura Uluwatu. TERKAIT tewasnya wisatawan asal Surakarta yang terjatuh dari tebing kawasan luar objek wisata Pura Uluwatu, Rabu (4/1)

lalu, pihak pengelola maupun keluarga korban menganggap hal itu sebagai sebuah musibah. Pihak keluarga mengikhlaskan musibah yang

terjadi, sementara pihak pengelola akan melakukan pembersihan secara niskala di sekitar lokasi kejadian. Pihak pengelola akan melaksanakan upacara Pamelepeh dan Prayascita di lokasi, Jumat (6/1) hari ini. Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana didimpingi beberapa manajemen lainnya, Kamis (5/1) kemarin, sempat meluruskan berita yang mengatakan kalau korban melakukan selfie dan terjatuh. Menurutnya, korban tidak mungkin melakukan selfie karena dari keterangan istri korban, HP yang bersangkutan sudah dititipkan ke istrinya. ‘’Tapi apa pun itu kami menganggap itu suatu musibah. Sebelumnya memang tidak ada infrastruktur yang rusak,’’ jelasnya. Petugas pengelola, katanya, selain melakukan pengawasan di lapangan, juga secara rutin menginformasikan ke pengunjung atau wisatawan lewat pengeras s uar a unt uk s enant i as a berhati-hati karena kondisi tebing yang curam dan juga terkait adanya hewan kera. ‘’Di pinggir tebing selain ada tembok, kami juga sudah pasang pengumuman agar berhati-hati. Kami berharap imbauan ataupun pengumuman yang ada bisa diperhatikan untuk keselamatan bersama,’’ harapnya. Dia berharap ke depan peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi. Selaku pengelola, pihaknya akan tetap melakukan kajian-kajian ke depan bersama Pemkab Badung untuk lebih memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung. ‘’Kami juga sudah

memprogramkan untuk menambah tenaga pengawas di lapangan di tahun 2017 ini,’’ ujarnya. Melihat adanya beberapa tebing yang retak, sudah dilakukan kajian oleh Pemkab Badung untuk mengatasi hal tersebut. Selain itu, pihaknya pada tahun 2017 juga akan menambah lagi CCTV yang sudah dipasang pada tahun 2016 lalu. Termasuk, di titik-titik tebing yang curam. Terkait kejadian tersebut, Wijana mengatakan, sejauh ini belum ada dampak terhadap pengunjung. ‘’Belum ada dampak dan mudah-mudahan tidak ada dampaknya,’’ ucapnya. Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan Kompol Wayan Latra mengatakan, pihak keluarga mengikhlaskan atas musibah yang menimpa korban. Terkait hal ini, pihak kepolisian tidak melakukan langkah lebih lanjut lagi karena memang keluarganya menerima dengan ikhlas kejadian itu dan mengakui itu murni sebagai sebuah kecelakaan atau musibah. Seperti diberitakan, seorang wisatawan asal Surakarta Kwan Anto Randy Saputro (57) terjatuh dari tebing setinggi 100 meter di objek wisata Pura Uluwatu, Kuta Selatan, Rabu (4/1). Atas insiden tersebut, korban tewas dalam kondisi mengenaskan karena benturan keras. Wisatawan nahas itu sebelumnya sedang berlibur bersama istrinya, Auw Jang Phin Khuan (51). Menurut seorang saksi mata, Saputro, korban sempat melewati batas pagar. Namun tampaknya dia berdiri terlalu ke pinggir, kemudian tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke jurang. (edi)

Bali Miliki Banyak PR di Bidang Lingkungan Denpasar (Bali Post) Bali banyak memiliki pekerjaan rumah (PR) di bidang lingkungan yang masih belum tuntas. Di antaranya, hutan sudah banyak yang mulai kritis, sawah banyak beralih fungsi, hingga sempadan laut atau pantai yang banyak dilanggar. Oleh karena itu, Bali membutuhkan program besar untuk merestorasi nilai alam dengan dana yang tidak sedikit. “Kami menawarkan bagaimana DPRD bisa mendukung ide pembangunan dana abadi Bali. Dana itu nantinya untuk mengelola alam dan budaya Bali,” ujar Country Director Conservation International, Ketut Sarjana Putra, saat presentasi di hadapan Komisi II DPRD Bali pimpinan Ketut Suwandhi, di Gedung DPRD Bali, Kamis (5/1) kemarin. Menurut Sarjana, dana abadi ini penting dibuat untuk melestarikan Pulau Bali ke depan dalam jangka panjang. Bagaimana menciptakan sekaligus mempertahankan nilai-nilai alam dan budaya Bali untuk mendukung ekonomi masa depan, entah pariwisata maupun pertaniannya. Besaran dana abadi belum bisa dihitung, sebab nanti akan ditentukan sesuai kebutuhan real per tahunnya. “Sumber dananya bisa berbagai macam. Salah satu yang terbesar dari pariwisata. Pariwisata merupakan sumber ekonomi terbesar masyarakat Bali, mungkin lebih dari 60

persen. Pariwisata menjual nilai alam dan nilai budaya, menurut kami harusnya ada kontribusi dari industri pariwisata untuk bisa membantu membangun dana abadi ini ke depan,” paparnya.

Sarjana menambahkan, dana abadi nantinya bisa dikelola oleh badan independen yang bersifat transparan dan akuntabel. Dengan demikian, publik memahami dana itu digunakan untuk

apa, ke mana dan berapa yang digunakan. Selain itu, juga harus ada tim independen yang bisa menentukan program apa saja yang bisa didanai dari dana abadi tersebut. (kmb32)

RAPAT - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada rapat tindak lanjut rencana kerja sama tentang realokasi PHR Kabupaten Badung untuk enam kabupaten di Bali, Kamis (5/1) kemarin di Puspem Badung.

Kabupaten Penerima Sepakat Bantuan PHR Diserahkan Langsung

BUPATI Badung memastikan bantuan penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Badung akan diserahkan secara langsung kepada enam kabupaten di Bali. Jumlah PHR 2017 yang diserahkan Rp 342 miliar lebih. Bantuan diberikan dalam bentuk bantuan keuangan khusus (BKK) dan pembagiannya dilakukan secara merata dan proporsional. ‘’Dari Rp 342 miliar tersebut, kami bagi Rp 50 miliar secara merata dan sisanya lagi Rp 42 miliar kami bagi secara proporsional,’’ tegas Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada rapat tindak lanjut rencana kerja sama tentang realokasi PHR Kabupaten Badung untuk enam kabupaten di Bali, Kamis (5/1) kemarin, di Puspem Badung. Pembagian PHR ini dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemkab Badung dengan enam kabupaten penerima. Tampak hadir pada rapat tersebut Bupati Jembrana Putu Artha, Wakil Bupati Bangli Sedana Arta beserta perwakilan dari Kabupaten Karangasem, Klungkung, Tabanan dan Buleleng, yang masing-masing didampingi pejabat Bappeda. Bupati Giri Prasta mempunyai pemikiran bahwa pemberian PHR Badung secara langsung ke enam kabupaten ini untuk mewujudkan One Island Management di Bali serta terwujudnya One Stop Destination. Pembagian secara langsung ini juga telah dibenarkan dari segi aturan yuridis. Aspek yuridis yang dipakai dasar pembagian PHR ini meliputi UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, UU

No. 23 Tahun 2014 tenang Pemerintah Daerah dan Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Selain itu, Pemkab Badung juga telah bersurat kepada Gubernur yang dilanjutkan dengan Bupati Badung bersama bupati kabupaten penerima telah menghadap kepada Gubernur. Menurutnya, Gubernur Bali intinya tidak mempermasalahkan dan diminta pembagiannya secara proporsional, di mana kabupaten yang memiliki RTM (rumah tangga miskin) terbanyak yang diprioritaskan serta Sekda Bali diminta membuat kajian normatif. selain itu, dari DPRD Badung juga telah memberikan rekomendasi, termasuk meminta legal opinion dari kejaksaan. ‘’Dari tahun 2009-2016 PHR Badung yang telah diserahkan sudah mencapai Rp 1,6 triliun. Namun, kami melihat belum termanfaatkan dengan baik. Melalui PHR langsung ke kabupaten ini kami ingin membangun Bali dengan kenyataan dan komitmen kami demi kemajuan pariwisata Bali. Kami targetkan dua tahun ke depan kabupaten penerima mampu menata infrastruktur dan menciptakan destinasi baru. Kami ingin bersama-sama membangun Bali dan menyejahterakan masyarakat Bali,’’ kata Giri Prasta. Dari rapat tersebut, secara umum para bupati yang hadir dan perwakilan yang telah membawa mandat dari pimpinannya sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Kabupaten Badung memberikan pembagian PHR Badung secara langsung ke enam kabupaten lain di Badung. Di antaranya, Bupati Jembrana Putu Arta, Kepala Bappelitbangda Karangasem I Ketut Sedana Merta, dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. (ad485)


info seremoniAL

4

Peresmian Taman Gumi Banten Desa Samplangan Gianyar

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Demi Kaderisasi Hindu, Gusti Wedakarna Minta Seluruh Perbekel/Lurah di Bali Bangkitkan STT

Interaktif dan Bakti Sosial

Penyembuhan dengan Energi Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan DALAM rangka membuka Tahun Baru 2017, Yayasan Mahattama Giri Kusuma kembali melaksanakan kegiatan interaktif dan bakti sosial ‘’Penyembuhan dengan Energi Cinta Kasih dan Cahaya Suci Tuhan’’. Kegiatan ini bekerja sama dengan Radio Pro Budaya RRI Denpasar. Kegiatan interaktif disiarkan pada Jumat (6/1) malam mulai pukul 19.00 - 20.00 Wita. Sedangkan bakti sosial penyembuhan dilaksanakan Sabtu (7/1) pukul

17.00 - 21.00 Wita bertempat di Gedung Aula RRI Denpasar, Jalan Hayam Wuruk Denpasar. Masyarakat yang memiliki keluhan atau masalah medis maupun nonmedis, rezeki dan pekarangan dapat mengikuti kegiatan penyembuhan ini, dengan langsung ke RRI Denpasar. Dan bagi yang ingin meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan rasa kenyamanan, ketenangan baik diri sendiri dan lingkungan

dapat mengikuti kegiatan Lokakarya ‘’Meditasi Love and Light’’ pada hari Minggu mulai pukul 10.00 - 16.00 Wita bertempat di Asrham Yayasan Mahattama Giri Kusuma, Jalan By-pass Ngurah Rai No. 18 Tohpati, Denpasar atau dapat menghubungi nomor HP 081236810551 atau 081338327257 dan 081353128887. Informasi ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Mahattama Giri Kusuma Ketut Suprapta, S.Sos., M.M. (ad487)

Made Urip Gelar Reses Serap Aspirasi di Dusun Pateh Motivasi Desa Duda Timur Jadi Sentra Nyuh Gading

POTENSI sektor pertanian di Kabupaten Karangasem juga menjadi perhatian serius anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. yang langsung menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat dan kelompok tani yang dipusatkan di Dusun Pateh, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangsem, Rabu (4/1). Setelah melewati jalan yang berliku dengan medan yang cukup berat dan curam, akhirnya Ketua DPP PDI Perjuangan itu bisa bertemu dengan ratusan petani dan krama subak yang disambut Bupati yang diwakili Asisten II Setda Kabupaten Karangasem A.A. Gde Agung Rama Putra bersama anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali dan Karangasem Ni Kadek Darmini, S.E. dan I Wayan Suastika, Camat Selat I Nengah Danu, Ketua PAC PDI-P Selat I Wayan Suara, para perbekel se-Kecamatan Selat, Majelis Alit Desa Pakraman beserta prajuru desa dan banjar adat serta dinas dan pengurus Kelompok Wanita Tani Jeruk Legi dan ratusan krama Dusun Pateh. Pada kesempatan itu, anggota Komisi IV DPR-RI empat periode itu juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) berupa 5 unit traktor senilai Rp 125 juta, 10 unit pompa air sebesar Rp 150 juta, bantuan Program Konservasi 2 kelompok masingmasing Rp 50 juta dan 1.200 bibit nyuh gading atau daksina. Selaku tuan rumah, Perbekel Duda Timur Gede Pawana mengakui kedatangan Made Urip sangat dinanti masyarakat yang sangat berbahagia bisa bertatap muka langsung. Karena setiap event pilkada PDI-P tidak pernah kalah di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diharapkan Desa Duda Timur bisa dibantu menjadi sentra kelapa nyuh gading di Bali. Mengingat dari 650 hektar lahan di Duda Timur sekarang bisa ditanami sekitar 600 ribu pohon kelapa. Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Karangasem A.A. Gde

Agung Rama Putra mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran Made Urip karena di wilayah ini sangat concern dengan sektor pertanian, namun belum optimal dimamfaatkan. Anggota DPRD Karangasem I Wayan Suastika menaruh harapan agar Made Urip sebagai anggota dewan di basic pertanian bisa mengakomodasi dan membantu para petani di Karangasem. ‘’Bantuan apa pun dari Pak Urip di tingkat pusat akan kita sinergikan di provinsi dan kabupaten. Karena daerah kami banyak masyarakatnya yang bergelut di sektor pertanian,’’ imbuhnya. Hal itu juga disampaikan oleh Ketua KWT Juwuk Legi Ni Wayan Murdani yang sempat menerima trofi penghargaan dari Presiden Jokowi pada Desember lalu. ‘’Kita sangat mengucapkan terima kasih atas bansos Rp 50 juta dari Pak Made Urip. Sudah kita belikan bibit babi dan dipelihara dengan baik. Selain itu juga dibelikan bibit buah-buahan untuk ditanam disekitar Juwuk Legi. Kita harap nantinya ada bantuan lagi dari Pak Urip untuk kelompok kami,’’ ujarnya. Saat tatap muka tersebut, Made Urip mengakui baru pertama kali datang ke Dusun Pateh sejak empat periode menjabat anggota DPR-RI dapil Bali. Untuk

itu, pertemuan ini dimamfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan Bulog sesuai bidang tugasnya di Komisi IV DPR. Apalagi Karangasem juga menjadi salah satu basis pertanian di Bali. ‘’Kita sudah banyak membantu subak, baik berupa alat pertanian, infrastruktur pertanian di seluruh Bali. Seperti 2016 lalu, sudah kita bantu traktor, pompa air, bantuan konservasi, bantuan bibit buah unggul yang diperjuangkan di pusat,’’ tegas anggota Banggar MPR-RI ini. Dengan Program Nawacita Presiden Jokowi ada skala prioritas di sektor pertanian yang harus terus digenjot, baik dari sisi infrastruktur, perbaikan irigasi, bendungan dan selokan yang dananya dari APBN. Setelah produksi pascapanen harganya juga harus diperbaiki. ‘’Kita akan terus berkomunikasi agar sektor pertanian betul-betul hidup. Jadi banyak program yang bisa diakses seperti Poklasar untuk petani ikan bisa dibantu dari APBN. Nanti kita perjuangkan di APBN 2017 mendatang, tetapi usulannya harus lewat komunikasi yang kita bangun,’’ tandas Wakil Rakyat Seribu Traktor itu. (ad486)

TATAP MUKA - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. menggelar tatap muka saat kegiatan reses bersama ratusan petani di Desa Duda Timur, Rabu (4/1).

SENATOR DPD-RI utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyampaikan agar organisasi Sekaa Teruna Teruni (STT) di seluruh Bali segera bangkit di tahun 2017. Perlunya memberikan panggung pada STT dengan tujuan untuk membantu desa adat/pakraman dalam mengamankan status desanya dari serbuan budaya asing, pengaruh negatif pendatang (dauh tukad) dan juga membantu kinerja desa adat dan dinas. Hal ini disampaikan di sela-sela Shri Gusti Wedakarna meresmikan Taman Gumi Banten di Pura Pucak Bukit Batu Samplangan, Gianyar yang merupakan ide dari STT Sila Giri Bukit Batu. Awalnya ide pendirian taman gumi banten ini sudah disampaikan oleh STT Sila Giri saat bertandang menghadap Shri Gusti Wedakarna di Istana Mancawarna Tampaksiring. ‘’Salah satu syarat agar Satyagraha dan Ajeg Bali ini bangkit adalah dengan mengaktifkan kembali STT di tiap banjar di Bali. STT saat ini kurang begitu diberdayakan dan cenderung termarginalkan. STT yang selama ini dianggap sebelah mata, seharusnya bisa menjadi garda terdepan pertahanan Hindu Bali. Logikanya, melalui STT kita siapkan kader-kader pemimpin Hindu di desa adat, di perbekelan dan juga pemimpin daerah. Mana mungkin seorang pemimpin lahir tanpa ada proses organisasi? Jika ingin desa adat di Bali aman, maka desa adat harus menghidupkan kembali STT. Beri mereka ruang, beri kegiatan, disubsidi biaya dan STT harus aktif kembali. Mengenai anggaran bisa dimintakan di kepala desa dinas, baik perbekel atau lurah. Ini harapan saya, agar STT kita berani bersuara dan berdebat demi menjaga Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan hal itu, sesuai dengan UU Desa, kini negara berkewajiban dari memelihara potensi desa lewat regulasi yang

MERESMIKAN – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Bendesa Adat dan Ketua STT meresmikan Taman Gumi Banten di areal Pura Samplangan.

PENGGUNAAN obat harus dengan aman dan efektif, khususnya obat parasetamol. Parasetamol adalah salah satu obat analgesik dan antipiretik yang sangat populer untuk menurunkan atau menghilangkan gejala seperti nyeri kepala, pusing, pegal dan demam. Made Ary Sarasmita, apoteker yang juga dosen Farmasi Unud, menjelaskan parasetamol termasuk obat bebas. Obat bebas adalah obat yang dapat dibeli bebas tanpa resep dokter (over the counter drug), dapat dibeli di apotek atau toko obat dan dapat diiklankan pada media massa. Menurut Ary Sarasmita, setiap obat memiliki karakteristik stabilitas masing-masing. Salah satu faktor yang berperan terhadap stabilitas obat adalah suhu, pH, cahaya matahari, kelembapan dan kondisi penyimpanan. Pada umumnya, obat disimpan dalam kondisi tertentu dengan temperatur yang sesuai dan terlindung dari cahaya matahari.

Pada saat formulasi di pabrik (industri) obat, formulator menentukan masa pemakaian efektif dan tanggal kedaluwarsa berdasarkan karakteristik stabilitas obat tersebut. ‘’Parasetamol sebaiknya digunakan selama tidak lewat dari masa kedaluwarsa. Hal ini disebabkan karena senyawa dan bahan-bahan tambahan yang terkandung dalam sediaan yang mengandung parasetamol tersebut sudah tidak stabil dan dapat menyebabkan berbagai efek,’’ ujarnya. Efek yang ditimbulkan bisa bersifat tidak menghasilkan efek (manfaat dari parasetamol) atau dapat mencetus terjadinya efek samping dan efek toksik setelah pemakaian obat kedaluwarsa. Dosis yang digunakan untuk dapat menimbulkan efek terapi tergantung pada karakteristik masing-masing individu, seperti umur, berat badan, profil fungsi hati dan ginjal. Dosis yang digunakan pada umumnya pada

rentang 250 miligram – 1 gram setiap 4-6 jam sekali. Sementara efek samping yang ditimbulkan akibat menggunakan obat parasetamol yang kedaluwarsa adalah gangguan pencernaan seperti mual, muntah, kehilangan nafsu makan, diare, kram perut, jaundice (menguningnya kulit atau mata), air seni berwarna gelap dan adanya pembengkakan di perut bagian kanan atas atau nyeri perut, dapat menimbulkan kerusakan pada hati (hepatoksok). Parasetamol dapat menjadi toksik jika dosis yang digunakan lebih dari 4 gram/hari atau akumulasi dengan pemakaian jangka panjang (lebih dari 7 hari). ‘’Oleh sebab itu, pemakaian obat sesuai dengan dosis, dengan masa pemakaian sebelum kedaluwarsa adalah sangat penting untuk diperhatikan agar tidak menimbulkan efek samping yang dapat merugikan pasien,’’ tegasnya. (may)

DESA Pengelatan, Buleleng selama ini dikenal sebagai sentra produsen dodol. Produk yang dibuat masyarakat setempat sangat bervariasi, mulai dari yang berbahan beras hitam, daun pandan hingga dipadukan dengan kacang. Memasuki Desa Pengelatan, di depan rumah warga sudah nampak dodol yang dijemur. Selain menggunakan klangsah (anyaman daun kelapa), ada pula yang digantung dalam satu ikatan. Pemandangan ini terlihat di kanan dan kiri jalan. Salah seorang produsen dodol Ni Ketut Sukinadi mengungkapkan, produksi dodol di desanya pertama muncul sekitar 15 tahun lalu. Melihat prospeknya cukup menjanjikan,

secara perlahan masyarakat yang menggeluti usaha ini makin banyak. ‘’Awalnya sedikit yang membuat. Tapi karena banyak yang memesan, jumlah pembuat dodol di desa ini makin banyak,’’ kata Sukinadi, Kamis (5/1) kemarin. Dodol yang dibuat tak hanya berbahan beras hitam bercamur gula aren saja, tetapi juga berbahan kacang. Cita rasanya yang khas, berbeda dengan produk daerah lain, menyebabkan dodol di daerah ini sangat digemari. ‘’Katanya dodol di sini rasanya khas. Jadi, banyak yang minat untuk membeli,’’ ujar Sukinadi. Perempuan paruh baya ini mengatakan, permintaan dodol cukup banyak. Sekali berproduksi bisa mencapai 70 kilogram.

Bahkan, menjelang hari raya Galungan, produksinya sampai beberapa kali lipat dan sudah dimulai dari satu bulan sebelumnya. ‘’Untuk harga, Rp 30 ribu per kilogram. Ada juga yang menjual lebih murah dari itu. Tergantung kualitas,’’ kata Sukinadi. Menariknya, di tengah maraknya kemunculan produk serupa di pasaran, produk ini masih tetap menjadi incaran masyarakat. Permintaan tidak hanya dari masyarakat Buleleng atau Bali semata, tetapi sudah merambah ke sejumlah daerah di Indonesia. ‘’Swalayan dari luar Bali, seperti Jakarta sering membeli ke sini dan di sana dijual lagi,’’ kata Sukinadi dengan wajah sumringah. (sos)

semakin dimudahkan dengan anggaran yang pasti. ‘’Anggaran desa itu secara umum didapat dari APBD dan APBN. Dan kita wakil rakyat di pusat sudah berjuang agar pusat konsisten tidak meninggalkan desa dalam perjuangan. Sekarang saatnya setiap desa anggarkan biaya program STT. Walau jumlah tidak seberapa, tetapi ini memotivasi STT. Seorang pemimpin desa harus merangkul anak muda, jadikan anak muda mitra pembangunan, jangan sebaliknya dianggap saingan. Jika tulus ikhlas membantu, diayomi dan dilindungi, maka seorang perbekel akan didukung penuh oleh generasi muda desanya. Itu pengalaman saya bergaul dengan STT di Bali, bahwa generasi muda kita saat ini sangat cerdas, mereka berpikir jernih dan punya militansi agama Hindu yang kuat.

Apalagi mereka kuasai media sosial,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan peresmian Taman Gumi Banten, pihaknya memuji peran STT Sila Giri. ‘’STT ya… harus kreatif. Kalau buat acara ya… jangan acara yang biasa-biasa saja, tapi buat acara yang berbeda. Semoga STT Sila Giri bisa menjadi teladan di Bali. Tidak banyak anak muda peduli lingkungan saat ini. Saya apresiasi upaya dari STT. Maju terus pantang mundur, tegakkan gerakan Sukla dan tegakkan Satyagraha. Merdeka!’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Presiden The Hindu Center Indonesia. Selain acara peresmian Taman Gumi Banten, acara HUT STT Sila Giri diisi dengan jalan santai, panggung hiburan oleh artis Bali Ray Peni, hiburan rakyat dan stan Sukla Satyagraha. (ad488)

Parasetamol Kedaluwarsa Dapat Timbulkan Efek Toksik

Produksi Dodol Desa Pengelatan Tembus Pasar Luar Bali

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

5

Tahun 2017

Pemkab Jembrana Fokus Garap Pariwisata Negara (Bali Post) Potensi pariwisata di Jembrana sangat besar untuk dikembangkan. Untuk itu di tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana akan fokus menggarap sektor Pariwisata. Sektor ini merupakan salah satu program prioritas yang akan dijalankan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat sarasehan promosi wisata Jembrana bersama puluhan pengelola Hotel dan Restoran se-Jembrana, Kamis (5/1) kemarin. Wabup Kembang mengatakan, pengembangan pariwisata itu dilakukan melalui berbagai rencana besar. Diantaranya pembangunan beberapa rest area sepanjang jalan DenpasarGilimanuk, Kebun Raya Jagatnatha dan penataan kawasan Gilimanuk dengan Patung Siwa sebagai ikonnya. Selain itu, dari sisi birokrasi dibentuk Dinas Pariwisata dan Budaya yang sebelumnya tergabung dalam Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga. “Seorang Kepala Dinas sampai mengurusi lima bidang yang berbeda, tentu kemampuannya sangat terbatas. Oleh karena itu, dinas sebelumnya kita pecah menjadi dua dengan harapan bisa fokus membangun dan mengembangkan sektor pariwisata serta budaya di Jembrana,“ kata Kembang. Salah satu peserta Putu Sudiartana, pemilik salah satu rumah makan di Kecamatan Melaya menilai dalam pengembangan pariwisata perlu peran berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan pelaku pariwisata, tapi juga masyarakat lokal. Pendekatan lokal tersebut wajib dilakukan karena bisnis pariwisata tidak bisa dipisahkan dari nilainilai lokal serta lingkungan yang bersih. “Mengandalkan pemerintah saja tentu tidak akan sanggup mengembangkan pariwisata,” ungkapnya. Pandangan senada juga disampaikan Rendi Gunawan. Pelaku usaha hotel dari Pekutatan ini menjelaskan, selain kebersihan, keamanan dan kenyamanan juga harus tidak bisa lepas. Karena itu ia sangat mengharapkan keseriusan dari pemerintah untuk membangun jalan alternatif (jalan tol) Denpasar–Gilimanuk. Jalan eksisting saat ini dinilai sudah terlalu padat dan kerap terjadi kemacetan. Belum lagi kalau terjadi kecelakaan sehingga sangat memakan waktu bagi wisatawan yang hendak menghabiskan liburannya di Jembrana. Sementara dalam sarasehan itu juga turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana Nengah Alit dan Ketua PHRI Cabang Jembrana, Nyoman Suantaya serta perwakilan PHRI Provinsi Bali. (kmb26)

Bali Post/udi

DIAMANKAN - Personel Sabhara Polres Banyuwangi mengamankan puluhan jeriken arak Bali di kawasan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis (5/1) kemarin.

Lolos di Gilimanuk

1.400 Liter Arak Diamankan di Rogojampi Banyuwangi (Bali Post)-

Pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk sepertinya masih terkesan longgar. Buktinya, aksi penyelundupan arak dari Bali tetap bisa lolos dengan mudah. Sebanyak 1.400 liter arak berhasil diamankan jajaran Sabhara Polres Banyuwangi, Kamis (5/1) kemarin. Minuman keras (miras) tradisional ini diangkut truk fuso bernopol DK 9584 SH, dikemudikan Made Sudiatmika Gunayasa (34) asal Desa Padangkerta, Karangasem. Untuk mengelabui petugas, arak yang dikemas sebanyak 40 jeriken ini dicampur dengan serabut kelapa. “Kita sudah buntuti sejak keluar Pelabuhan Ketapang. Ternyata setelah muatan serabut kelapa di bongkar di dalamnya berisi 40 jeriken arak,” kata Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi di sela memimpin penggerebekan. Perwira ini menjelaskan, awalnya pihaknya mendapat kabar truk pengangkut arak menyeberang dari Gilimanuk.

Akhirnya truk itu dibuntuti hingga kawasan Rogojampi, Banyuwangi setelah bongkar muatan serabut kelapa di Sukowidi, Banyuwangi. Sedianya truk tersebut menunggu si pemilik arak di areal persawahan Desa Lemahbang, Kecamatan Rogojampi. Setelah ditunggu beberapa jam, si pemilik arak tak kunjung tiba. “Akhirnya truk kita sergap dan ditemukan arak,” tegas Basori. Sopir truk hanya bisa pasrah. Menurut Basori, penyelundupan arak ini terbi-

lang modus baru. Sebab, tumpukan jeriken arak diselipkan dalam muatan serabut kelapa. Jeriken itu masih dibungkus kardus, sehingga aromanya tak tercium. “Modusnya sudah mirip pengiriman narkoba, makin terselubung dan licin,” jelasnya. Arak ini, kata Basori, berkualitas terbaik. Harganya dipastikan lebih mahal. Bersama barang bukti, sopir truk digiring ke Polres Banyuwangi. Polisi akan menjerat si sopir dengan tindak pidana

Banyuwangi (Bali Post) Tahun baru menjadi momen bagi jajaran Polres Banyuwangi membenahi seluruh sarana dan personel yang ada. Salah satunya mengecek seluruh senjata api (senpi) yang dipakai anggota Polres, Kamis (5/1) kemarin.

Tak hanya golongan bintara, personel berpangkat perwira juga ikut dicek kondisi senpinya. Dari sekian senpi yang dipegang anggota, kondisinya masih baik. “Awal tahun kita cek kondisi senpi seluruh anggota, baik bintara maupun

perwira. Tujuannya memastikan kondisi senpi yang dipakai bertugas,” kata Wakapolres Banyuwangi, Kompol M. Yusuf Usman. Menurutnya, senpi yang pegang anggota hanya untuk melumpuhkan pelaku kejahatan yang membahayakan petugas.

ringan (tipiring). Sementara itu, Made Sudiatmika berdalih tak mengetahui muatan truk yang dikemudikannya berisi arak. Dia mengaku hanya diminta tolong menjadi sopir pengganti di kawasan Singaraja. Dari pengiriman ke Jawa ini, dirinya mendapatkan uang transpor Rp 3,6 juta, ditransfer dua kali. “Saya hanya sopir tembak, ketemu di Singaraja. Katanya hanya mengangkut serabut kelapa, ternyata ada araknya,” kelit Sudiatmika. Menurut Sudiatmika, dirinya hanya diminta mengirimkan serabut kelapa, setelah itu disuruh menghubungi seseorang bernama Jon. Orang ini diklaim sebagai pemilik arak di kawasan Rogojampi. Celakanya, saat dihubungi

orang bernama Jon ini tak kunjung mengambil muatan arak tersebut. “Katanya mau diangkut pakai mobil APV, tapi tak datang-datang,” jelasnya. Diduga si pemilik arak sudah mengetahui polisi sedang mengintainya. Ketika didesak polisi, Sudiatmika mengaku sudah dua kali mengirimkan arak ke Banyuwangi. Sebelumnya dia berhasil mengirimkan 20 jeriken arak. Tempat pengiriman juga di kawasan yang disergap polisi kali ini. “Kalau dulu diambil langsung pemiliknya. Sekarang nama pengambilnya beda,” dalih Sudiatmika. Dengan kejadian ini dia mengaku kapok. Dan berhati-hati lagi jika ada tawaran mengirimkan barang dari Bali ke Jawa. (kmb30)

Artinya, hanya dipergunakan semestinya. Meski begitu kondisinya harus dipastikan normal, tak ada gangguan. Sehingga ketika dibutuhkan bisa langsung digunakan. Ditambahkan, seluruh senpi yang diperiksa petugas Propam hasilnya menggembirakan. Sebab tak satupun yang ditemukan pelanggaran. “Seluruhnya dalam kondisi baik. Selanjutnya tetap kita awasi,” tegas perwira asal Makassar tersebut. Menurut Wakapolres, pengecekan senpi ini menjadi agenda rutin. Kebetulan, kata dia awal tahun adalah saat paling tepat melakukan pengecekan. Selain pengecekan senpi, seluruh personel Polres juga menjalani tes urine. Seluruh personel, mulai bintara hingga perwira wajib menyerahkan urine untuk diperiksa. Kegiatan ini, kata

Wakapolres untuk memastikan seluruh personel polres tak terlibat penyalahgunaan narkoba. Sebab, hal ini akan berkaitan dengan kinerja anggota kepolisian. “Hasil tes urine semuanya negatif dari pengaruh narkoba. Ini menggembirakan,” ujarnya. Di sela tes urine, Wakapolres memberikan pengarahan bagi sejumlah perwira yang baru lulus Sekolah Alih Golongan (SAG). Mereka yang menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) diminta berubah. Mulai sikap hingga tata cara perilaku. “Perwira harus menjadi teladan. Jangan sampai melakukan penyalahgunaan narkoba, termasuk senpi yang dipegang,” tegas Wakapolres. Ditambahkan, menyandang pangkat perwira harus diikuti dengan perubahan sikap yang mencerminkan keteladanan. (kmb30)

Senpi Personel Polres Banyuwangi Dicek

Bali Post/udi

TES URINE - Pegawai Lapas Banyuwangi menjalani tes urine, Kamis (5/1) kemarin pascatertangkapnya oknum sipir terlibat narkoba.

Pegawai Lapas Jalani Tes Urine

Banyuwangi (Bali Post) Penangkapan oknum sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuwangi membuat lembaga ini berbenah. Seluruh pegawai lapas setempat langsung diwajibkan menjalani tes urine, Kamis (5/1) kemarin. Tes urine dipimpin langsung Kepala Lapas Banyuwangi Arimin. Seluruh pegawai, mulai petugas pengamanan hingga staf administrasi diminta berkumpul, lalu bergiliran tes urine. “Ini bagian dari upaya kami untuk memastikan seluruh pegawai Lapas bebas narkoba. Sehingga kita tes urine semua,” kata Arimin. Total pegawai yang dites urine sebanyak 76 orang. Dari jumlah ini, 41 di antaranya tenaga pengamanan. Menurut Arimin, dari hasil pemeriksaan seluruhnya negatif. “Tes urine ini bukan hanya esidentil, tapi berkala dan dilakukan sewaktuwaktu,” tegasnya. Pihaknya berharap insiden oknum sipir terlibat narkoba tak terjadi lagi. Terkait sanksi bagi oknum sipir nakal dan terlibat narkoba, pihaknya menyerahkan ke proses yang berlaku. Selain tes urine, pihaknya juga rutin merazia seluruh blok nara pidana (napi). Hasilnya ditemukan berbagai barang terlarang. Mulai alat pemasak nasi, pemanas air, HP hingga alat pembuat tatto. “HP ada 110 unit, sisanya pemanas air dan gunting serta alat pembuat tatto,” jelas Arimin didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Banyuwangi, Eko Ari Wibowo. Seluruh barang hasil razia itu dimusnahkan, Kamis pagi. Menurut Arimin, barang-barang itu hasil razia selama dua bulan terakhir. “Jadi kita rutin merazia blok. Jangan sampai ada barang berbahaya disimpan para napi,” tegasnya. Selain razia, pihaknya juga menggelar tes urine bagi para napi yang dicurigai menjadi pengguna narkoba. Diberitakan sebelumnya, oknum sipir Lapas Banyuwangi JE (57) ditangkap tim narkoba Polres Banyuwangi, Rabu (4/1) sore. Oknum sipir itu disergap usai pulang bertugas, persis di depan pintu gerbang lapas. Dari tangan pelaku diamankan satu bungkus kecil berisi serbuk putih mirip sabu. Polisi masih melakukan pengembangan asal-usul barang mencurigakan tersebut. Pelaku ditahan di Polres Banyuwangi. Informasi di lapangan, pelaku diduga memiliki jaringan peredaran sabu Jawa-Bali. Menariknya, oknum sipir tersebut tinggal 11 bulan lagi memasuki masa pensiun. (kmb30)

Bali Post/udi

DICEK - Seluruh senpi anggota Polres Banyuwangi dicek kondisinya, Kamis (5/1) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Tantangan Terapkan Pemerataan Kesejahteraan PEMERATAAN kesejahteraan yang menjadi fokus Presiden Joko Widodo tahun 2017 ini, tentu kita sambut dengan baik. Harapannya, agar seluruh masyarakat Indonesia mampu menikmati sumber daya yang dimiliki negaranya secara adil dan merata. Sudah menjadi bukti nyata bahwa Indonesia ini merupakan negara yang kaya, dengan sumber daya melimpah, dengan objek pariwisata yang unggul di dunia. Akan tetapi, sangat ironis. Negara yang demikian kaya, masih saja tetap mengandalkan barang impor untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakatnya. Ironis juga daerah yang kaya minyak, kaya tambang, masyarakatnya masih miskin. Malah di daerah pariwisata yang begitu laris, rakyatnya masih ada yang melarat. Sekali lagi, ini merupakan kebijakan yang harus kita apresiasi. Akan tetapi, di balik kebijakan yang sangat positif tersebut, manakala kita membicarakan pemerataan kesejahteraan, seolah terjebak ke dalam kegamangan. Bukan kali ini saja pemerintah menyuarakan upaya pemerataan kesejahteraan, bahkan setiap pemerintahan Indonesia telah menyuarakan itu. Dalam Garis-garis Besar Haluan Nnegara (GBHN) yang dibuat oleh pemerintahan rezim Orde Baru, hal ini sudah berkali-kali ditekankan. Juga dalam pemerintahan pascareformasi, termasuk juga era Susilo Bambang Yudhoyono. Akan tetapi, hingga sekarang pemerataan itu tetap diwacanakan. Ini artinya bahwa hingga sekarang pun pemerataan itu tidak dapat tercapai dengan baik. Atau upaya memeratakan kesejahteraan memang memerlukan tantangan yang besar. Dilihat dari kacamata demikian, memang benar kalau tantangan pemerataan ini besar. Dari skala makro nasional, tantangan paling awal adalah stabilitas politik. Zaman Orde Baru saja, ketika stabilitas politiknya benar-benar terjaga pada sebagian besar kekuasaannya, pencapaian pemerataan kesejahteraan itu tidak dapat dilakukan. Dengan demikian, Presiden Joko Widodo harus mampu terlebih dahulu membuat kondisi awal ini terwujud. Politik di dalam negeri harus stabil terlebih dahulu. Di sini kita harap-harap cemas. Di satu sisi kita lihat kebijakan Presiden mantap dengan pola pendekatan yang sederhana, misalnya ‘’berdiplomasi’’ naik kuda, kuliner sampai kunjungan ke tokoh-tokoh elite untuk mendinginkan situasi politik panas. Namun pada sisi lain, selalu saja ada komponen sosial yang selalu membikin gara-gara. Kita lihat misalnya, kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dapat membuat situasi politik panas. Bahkan banyak yang curiga kalau kasus itu dibuat-buat oleh elite politik tertentu. Kita juga mempunyai perasaan optimis melihat gencarnya pemerintah melakukan upaya pemberantasan korupsi, termasuk juga dengan memberantas pungli. Jika ini sukses dilakukan, dana yang dapat diselamatkan tersebut, akan mampu dipakai untuk mendistribusikan biaya kesejahteraan di berbagai tempat. Akan tetapi aktor-aktor pemerintah yang diduga melakukan korupsi itu masih tetap banyak dan marak. Kini kita melihat di televisi, Bupati Klaten diduga melakukan korupsi miliaran rupiah. Bahkan sebelumnya, konon sang suami yang menjabat bupati juga tersandung masalah demikian, meski kasusnya kemudian dihentikan. Tentu kita juga apresiatif kepada langkah-langkah blusukan Presiden untuk melihat-lihat daerah yang mungkin kurang sejahtera, sehingga hal ini akan mampu membuka mata pemerintah untuk melakukan pemerataan kesejahteraan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bendera Robek Masih Berkibar Bendera adalah simbol suatu organisasi. Apabila bendera itu sengaja dirobek adalah suatu penghinaan, tetapi jika robek karena alam boleh diampuni. Hingga saat ini ada sejumlah bendera di sejumlah lokasi di Denpasar dan juga di tempat lain yang kelihatan di jalan umum banyak yang robek masih berkibar di atas tiang. Bendera itu seset peseranting (sangat robek dan kotor) sehingga tak elok dipandang mata. Bendera tersebut ada yang warna dasar putih, hitam dan sebelumnya juga pernah saya lihat bendera pusaka Merah-Putih robek masih berkibar, karena terlalu lama dipasang. Bendera yang robek itu mengganggu pemandangan, apalagi ada di wilayah pariwisata, sebaiknya diturunkan saja dari tiangnya. Yang saya sesalkan tiang bendera yang masih ada bendera Merah-Putih dalam keadaan rebah di samping patung pahlawan Puputan Badung I Gst. Made Agung yang berlokasi di simpang empat tak jauh dari balai Banjar Taensiat, Denpasar. Bendera yang kita hormati ini sekitar dua bulan lalu rebah, tidak ada yang peduli untuk membenahi dan hingga Selasa siang 3 Januari saya lewat tiang bendera tersebut masih belum ditegakkan. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

Kepada Dinas PU Gianyar Mohon kepada Dinas PU Gianyar termasuk jajaran Pemkab Gianyar agar memperhatikan jembatan di jalur Tegallalang - Payangan, tepatnya jembatan yang dibangun di atas Tukad Wos. Jembatan kecil ini kini banyak yang berlubang. Padahal lalulintas di atas jembatan ini relatif padat. Bahkan, jembatan yang panjang ini menjadi jalur utama menuju Desa Keliki, Tegallalang. Mohon pemerintah memperhatikan kondisi jembatan ini dengan melakukan penambalan di permukaan jalan yang berlubang. Pengecekan terhadap kualitas jembatan juga agar rutin dilakukan mengingat medannya tergolong rawan bahaya. Wayan Purnama Gianyar, Bali

Pembedaan Kebijakan Kesejahteraan Antara Desa dan Kota Pemerintahan Joko Widodo memutuskan untuk konsentrasi pada pemerataan kesejahteraan tahun 2017 ini. Sebagai simbol gerakan tersebut, seorang penjual nasi goreng masuk Istana Bogor untuk menjamu sidang kabinet yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Peristiwa ini secara simbolis menarik. Di samping pedagang nasi gorengnya itu memakai batik, juga mencerminkan bahwa istana bukan merupakan tempat angker, mirip dengan Gus Dur yang memakai celana pendek di istana dulu. Pemerataan kesejahteraan jelas merupakan kebijakan yang positif. Sebab itulah yang terjadi di Indonesia, dan justru yang paling jelas kelihatan adalah ketimpangan kaya-miskin di Jakarta. Ibu kota ini menjadi representasi disparitas kesejahteraan di Indonesia. Di Jakarta dan kota lain di Indonesia, selalu dijumpai adanya rumah kumuh di samping gedung bertingkat.

Oleh GPB Suka Arjawa onsep dasar dari pemikiran pemerataan yang harus diingat sebagai pangkal berpikir adalah bahwa sesungguhnya ‘’tidak ada’’ kota di Indonesia ini. Seperti yang telah diungkap, kebanyakan perilaku, sikap dan tindakan ndeso masih dijumpai di mana-mana di kota di Indonesia. Kota bukan ditinggali oleh orang yang berperilaku kota, tetapi masih lebih banyak dihuni oleh orang yang berperilaku desa. Bahkan orang yang elite pun, termasuk anak-anak muda yang berminyak wangi dan rambut dicat, perilakunya mirip dengan orang ndeso. Contoh perilaku seperti itu adalah pola membuang sampah yang seenaknya, berjalan di jalan raya awutawutan, berbicara keras seenaknya, pola pemeliharaan hewan yang liar, sampai dengan pola pamer kepemilikan kepada orang ramai. Di desa (terutama di pelosok), karena ruang wilayahnya masih luas, masyarakat memelihara ayam atau kambing dengan cara dilepasliarkan. Kini di kota, bukan sekadar ayam dan kambing yang lepas, tetapi juga anjing. Padahal anjing penyebar sakit rabies! Karena masih belum ada telepon, orang berteriak memanggil rekannya di tempat yang jauh. Pola kehidupan sosial demikian, tetap dijumpai di kota sekarang. Terutama di masa lalu, karena di desa masih belum ada televisi,

K

belum ada koran dan belum ada youtobe, masyarakat memakai gosip sebagai penambah pengetahuan. Kini di kota pun gosip masih hidup, bahkan dilegitimasi oleh siaran televisi. Masih banyak perilaku ndeso hidup di kota, sehingga boleh kalau dikatakan tidak ada kota di Indonesia. Bahkan lagu dangdut diidentikkan dengan ndeso. Ini berlatar pada lagu Melayu (akar dangdut itu) yang merakyat di Indonesia, sehingga lagu ini pun hidup di desa. Kini dangdut juga bertebaran di kota-kota. Dengan dasar pemikiran seperti itu, pemerataan kesejahteraan yang dicanangkan Joko Widodo, harus mengacu paling awal pada sikap dan pemikiran terhadap kesejahteraan. Sikap dan pemikiran ini penting karena saling berkaitan. Dengan adanya pemikiran bahwa kesejahteraan itu relatif, maka gelontoran atau bantuan yang diberikan atau kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, mampu disikapi oleh masyarakat secara bijaksana pula. Orang yang berpikiran kota, dalam arti elite, tertib, tahu norma aturan, mengerti tentang tugas kewajiban sebagai warga dan sadar dengan kemampuan ekonominya sudah mencukupi, tidak akan berebut lagi meminta bantuan kesejahteraan apabila pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang dipandang masih kurang sejahtera. Perilaku sembrono dalam kehidupan kota, akan membuat pola kebijakan

pemerintah akan semrawut dan yang paling tidak elok adalah banyaknya kritik yang muncul oleh orang-orang yang mengaku kota tersebut. Disparitas perilaku antara kota dan desa seperti yang diungkapkan di atas hanya penggambaran, akan tetapi perlu dicermati sejak awal karena memperlihatkan bahwa memeratakan kesejahteraan itu memerlukan tantangan besar. Proposisi paling kena tentang perilaku desa yang masih kelihatan di perkotaan di Indonesia adalah bahwa kota sekarang sangat dipenuhi pola urbanisasi yang deras. Artinya orang masih menganggap kota sebagai lahan paling gampang menjalani biaya kehidupan. Akibatnya menumpuklah orang-orang di kota. Meski telah mencapai tingkat ekonomi yang lebih baik di kota, tetapi perilaku masa lalu di desa, tidak bisa ditinggalkan. Itulah yang membuat kota jadi ribut tidak tahu aturan, dan anjing, bebek sampai kambing tetap berkeliaran. Dengan konteks demikian, cara untuk memeratakan kesejahteraan, haruslah berbeda antara desa dan kota. Urbanisasi yang menjadi ciri kota di Indonesia membuktikan bahwa desa masih belum sejahtera. Karena itu metode untuk meningkatkan kesejahteraan di desa adalah pemberian bantuan dan bimbingan. Bentuknya yang paling bagus adalah bantuan modal dan bimbingan

keterampilan berbasis sumber daya yang ada di desa bersangkutan. Persoalan ini sesungguhnya secara hukum telah ditetapkan oleh Undang-undang Desa (UU No. 6 Tahun 2014). Jadi pemerintah tinggal menjalankan amanat undangunndang saja, undang-undang yang telah dibuatnnya sendiri. Malah, tidak mesti hanya tahun 2017 dicanangkan sebagai tahun pemerataan, tetapi ke depan pelaksanaan undang-undang ini harus diawasi. Sementara pemerataan kesejahteraan di kota mestinya mempunyai pendekatan yang berbeda, yaitu dengan pola penyadaran. Secara ekonomi, perputaran uang jelas lebih banyak di kota. Predikat kota sebagai tempat aktivitas pendidikan, pemerintahan, bisnis, sampai dengan unjuk rasa, membuat perputaran uang banyak di kota. Tetapi sikap dan perilaku inilah yang harus disadarkan kepada masyarakat kota. Bahwa hidup di kota itu harus tertib karena posisi geografis dan demografisnya sudah menyempit. Hidup dengan orang banyak harus saling memahami kepentingan masing-masing dan karena itulah kemudian harus ada saling mengalah. Di kota tidak harus pasang baliho besar-besar, apalagi memasang foto tangan kekar bertato. Pemasangan baliho seperti ini, di samping membuat kota bertambah kumal, juga membuat pemandangan terhalang, padahal mata memerlukan pandangan luas. Di kota yang pemandangannya sudah sempit, dipersempit lagi oleh pemasangan baliho ngawur itu di mana-mana. Termasuk juga dalam hal ini adalah pemasangan papan reklame. Dengan adanya kemajuan teknologi seperti sekarang, cukup dengan youtobe atau media sosial, sudah mampu diperkenalkan berbagai produk atau memperkenalkan identitas diri, entah punya tato baru, atau berambut gondrong atau mempunyai kacamata baru (atau baru mempunyai kacamata!). Penulis, akademisi Universitas Udayana

Membandingkan Pendidikan di Indonesia dengan Negara Maju DALAM upaya meningkatkan kompetensi atau profesionalitas untuk semua guru di Indonesia, pemerintah melaksanakan uji kompetensi guru (UKG) online pada akhir tahun 2015 sebagai pemetaan kompetensi guru. Namun hasil UKG online menunjukkan guru secara umum tidak dapat mencapai standar yang ditetapkan. Jika hasil UKG online merupakan satu-satunya parameter untuk menentukan guru sudah kompeten, profesional, dan berkualitas maka secara umum guru di Indonesia tidak berkualitas. Jadi ini memiliki suatu konsekuensi bahwa semua produk guru yang ada di masa kini yaitu anggota DPR, menteri, dokter dan bahkan presiden pun tidak berkualitas. Terasa kurang bijaksana jika demikian adanya. UKG online hanya menekankan pada aspek kognitif saja, sedangkan sebagai guru harus memiliki beberapa kompetensi, utamanya bagaimana guru itu memiliki kompetensi acting di kelas, bagaimana melaksanakan classroom management , bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, dan sebagainya. Tidak cukup diuji dengan teori saja, seperti halnya dalam UKG online yang digunakan sebagai alat ukur untuk menentukan bahwa guru itu sudah kompeten atau tidak. Yang paling utama bahwasanya guru itu mampu action di kelas seperti yang sudah dilaksanakan oleh guru selama ini. Tanpa adanya guru, tidak akan ada dokter, pegawai, manajer dan sebagainya. Media maya, LIPUTAN GURU: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kamis (23/4) 2016, di MTs N1 Kudus: ‘’Pak Jokowi tidak akan bisa jadi presiden tanpa guru…’’ (di hadapan kepala seko-

Oleh I Made Suweda Artiyasa lah dan semua guru) ‘’Aslinya saya juga produk pendidikan yang diajar oleh guru seperti anda, artinya derajat anda lebih tinggi dibanding saya.’’ Problema yang kita hadapi sekarang ini, bagaimana menyejajarkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan negaranegara maju di dunia. Kurikulum sudah dievaluasi berulang-ulang dan diganti untuk kesekian kalinya agar bisa mengikuti perkembangan zaman, khususnya zaman kekinian yaitu era IT. Muncullah kurikulum yang sudah disempurnakan yaitu K-13 yang menuntut para guru sibuk mengikuti workshop. Meningkatkan dan menyejajarkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan negaranegara maju di dunia tidak bisa dilaksanakan dengan secara instan. Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan untuk menyejajarkan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara-negara maju, yaitu program jangka pendek dan program jangka panjang. Program jangka pendek, guru sebaiknya jangan terlalu banyak dibebani dengan tugas-tugas administrasi atau birokrasi. Guru harus fokus dengan tugasnya mengajar di kelas karena siswa membutuhkan pelayanan guru di dalam kelas. Guru profesional adalah guru yang selalu siap melayani siswa di kelas. Untuk meningkatkan profesionalitasnya, guru jangan terlalu banyak meninggalkan kelas untuk mengikuti workshop. Profesionalitas guru tetap dijaga dengan meningkatkan kompetensinya secara berkelanjutan. Tugas utama guru adalah mengajar,

mendidik, melatih, dan mengevaluasi siswa. Sedangkan mengajar, mendidik, dan melatih dalah merupakan suatu seni. Guru memiliki seni yang berbeda dengan guru lain di dalam melaksanakan tugasnya di kelas. Guru tinggal sharing pengalaman mengajar langsung di kelas dengan guruguru lain yang mengajar mata-pelajaran yang sejenis. Guru tidak perlu lagi mengikuti workshop terkait dengan pelatihan mengajar, karena sebelum jadi guru atau semasa kuliah, calon guru sudah ditempa, digembleng dan dilatih dan mendapatkan pelatihan mengajar langsung di sekolah yang ditentukan oleh dosen pembimbing. Selama praktik atau pelatihan mengajar, mahasiwa calon guru betul-betul diawasi dan dibimbing oleh dosen pembimbing dan guru pamong secara ketat. Setelah lulus, calon guru berhak memperoleh surat izin mengajar yang disebut dengan akta mengajar. Jika lagi diuji melalui PLPG sebagai persyaratan untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG) yang dilaksanakan selama ini, ini berarti bahwa kualitas perguruan tinggi yang telah mencetak guru selama ini kualitasnya sangat diragukan. Di masa sekarang dibutuhkan ada suatu tenaga instruktur yang berpengalaman atau apa pun istilahnya yang bertugas mampu sharing atau berbagi pengalaman mengajar langsung di kelas, bukannya instruktur yang hanya bisa berteori. Sehingga guru bisa menyerap dan semakin kaya teknik atau seni dalam real teaching atau mengajar yang sesungguhnya di kelas dengan menghadapi berbagai macam karakteristik siswa yang berbeda.

POJOK Wujudkan generasi emas, rakyat Bali harus dicerdaskan. - Bukan sebaliknya, dibodohi. *** Generasi muda Bali mesti berperan secara luar biasa. - Bukan sebaliknya, menonton. *** Presiden Jokowi sambut positif stok beras cukup signifikan. - Sebaliknya, petani masih menjerit.

Penulis, Guru Bahasa Inggris SMAN 2 Mengwi

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

PASAR BADUNG Lahan bekas lokasi bangunan Pasar Badung yang telah dibongkar dan diratakan dengan tanah, kini bersih dari besi bekas cakar ayam. Pemkot Denpasar kini melakukan persiapan pembangunan Pasar Badung untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat. Foto diambil Kamis (5/1) kemarin.

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Kehabisan Dana Operasional

7

Pengangkutan Sampah Tak Optimal Singaraja (Bali Post) Sejak dua hari terakhir sampah menumpuk di sejumlah lokasi di Kota Singaraja. Sampah tersebut tidak terangkut oleh armada truk yang dioperasikan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang kini telah diubah menjadi Dinas Lingkungan Hidup (LH). Pengangkutan sampah yang tak optimal itu dipicu karena kehabisan dana operasional armada truk. Dari seluruh armada truk yang dimiliki DKP, sekitar 50 persen armada terpaksa tidak beroperasi. Situasi ini membuat bak sampah atau kontainer sampah di sejumlah lokasi tidak terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah dibiarkan meluber hingga di pinggir jalan dan ada yang dibiarkan berserakan di atas trotoar. Pelaksana tugas (Plt) Kadis LH Nyoman Genep mengakui pengangkutan sampah tidak maksimal karena truk tidak beroperasi seluruhnya. Dia mengatakan, dana operasional seperti pembelian bahan bakar minyak (BBM) kosong. Selain itu, akibat pembentukan Organissi Perangkat Daerah (OPD), sehingga perlu penyesuaian administrasi agar dana operasional bisa direalisasikan sesuai DIPA. “Terus terang kami tidak bisa berbuat banyak karena dana pembelian minyak sudah habis dan karena perubahan susunan lembaga baru ini kita masih perlu menyesuaikan adminsitrasi agar dana operasional itu bisa direalisasikan,” katanya. Menurut pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini sejak truk tidak seluruhnya beroperasi ada sekitar 200 meter kubik sampah yang dihasilkan terutama pada kawasan perkotaan dan areal pasar di Buleleng belum diangkut secara maksimal. Pihaknya meminta maaf atas keterlambatan pelayanan pengangkutan sampah. Saat ini, Genep mengaku berupaya untuk menyesuaikan administrasi, sehingga dana operasional armada truk pengangkut smapah bisa digunakan. “Terutama di areal pasar dan sebagian lokasi bak sampah yang kita tempatkan itu penumpukan sampah cukup besar, dan kami masih berupaya agar operasional truk itu bisa diselesaikan, sehingga sampah segera bisa ditangani,” imbuhnya. (kmb38)

Bali Post/sos

TANAM PADI - Sejumlah petani menaman padi pada lahan sawah di pinggiran Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga. Di tengah teknologi pertanian yang semakin maju, mereka masih menggunakan cara manual. Foto diambli belum lama ini.

Pemeriksaan Inspektorat

Ada Perjalanan Dinas Dobel Pembayaran Denpasar (Bali Post) -

Kinerja pemerintahan dan pembangunan Provinsi Bali selama ini rupanya belum berjalan mulus. Masih ada hal yang perlu dibenahi. Utamanya bila pemprov ingin mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Mengingat dari hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi Bali, masih ada beberapa catatan yang perlu mendapat perhatian para Kepala SKPD. “Di antaranya kesalahan kode rekening anggaran, perjalanan dinas dobel pembayaran (dibayar panitia dan APBD - red), kekurangan volume pekerjaan atau kelebihan pembayaran serta pendistribusian BBM yang belum optimal dan mengacu pada aturan yang ada,” ujar Inspektur Provinsi Bali Ketut Teneng saat melaporkan pelaksanaan pengawasan dalam rangka peningkatan kinerja pemerintahan dan pembangunan Provinsi Bali di Ruang Rapat Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Kamis (5/1) kemarin.

CABAI - Pedagang cabai di Pasar Seririt.

Teneng menambahkan, dalam upaya mempertahankan opini WTP terdapat beberapa langkah strategis yang perlu diambil. Di antaranya dengan menyusun laporan keuangan seluruh SKPD (LK SKPD) dan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) secara tepat waktu, menginventarisasi regulasi dan SOP terkait pelaksanaan kegiatan di tahun 2016, mempersiapkan proses pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai dengan rencana kegiatan masing-masing, menyusun rancangan kontrak, dan menyusun harga perkiraan

Bali Post/kmb45

Cuaca Buruk, Produksi Cabai Rawit Tak Maksimal Sentuh Rp 100 Ribu Per Kg Singaraja (Bali Post) Cuaca buruk yang belakangan melanda sejumlah daerah, mengakibatkan produksi komoditas pertanian, salah satunya cabai rawit, tidak maksimal. Hal tersebut mengakibatkan harga jualnya terus meroket. Bahkan, sejak dua hari lalu sudah menyentuh Rp 100 ribu per kilogram. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah konsumen kelimpungan. Berdasarkan pantauan di Pasar Seririt, Kecamatan Seririt, Kamis (5/1) kemarin, cabai yang dijual pedagang kualitasnya tak begitu bagus. Selain warnanya sedikit kusam, juga ada yang busuk. Sebagian besar juga masih hijau. Salah seorang pedagang, Komang Artini, menuturkan lonjakan harga itu terjadi secara bertahap. Seminggu lalu, sebelum perayaan tahun baru kisaran Rp 75 ribu per kilogram. Semakin ke belakang harganya semakin pedas, menyentuh Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu. “Untuk harga seratus baru dari kemarin sore (lusa -red). Itu terjadi secara bertahap,” terangnya. Kondisi berbeda terjadi pada cabai besar. Harga per kilogramnya hanya Rp 20

ribu. Mengalami penurunan dari sepekan lalu, yang mencapai Rp 40 ribu. Sementara bawang merah kisaran Rp 28 ribu per kilogram, bawang putih Rp 34 ribu per kilogram dan tomat kisaran Rp 5 ribu per kilogram. Harga tersebut tergolong stabil. “Yang meningkat tajam hanya pada cabai rawit. Kalau yang lain masih stabil,” ucapnya. Hal senada juga disampaikan pedagang, Komang Sri. Harga cabai sejak beberapa hari lalu semakin meroket. Ia pun tidak mengetahui penyebabnya secara pasti. Namun, jika berkaca dari pengalaman sebelumnya, gejolak harga diakibatkan karena pasokan dari tingkat petani yang turun. “Biasanya begitu, kalau panen turun, pembeli banyak, harga jadi naik,” terangnya. Harga yang demikian mengakibatkan konsumen kelimpungan. Seperti halnya pengakuan Komang Wina. Lonjakan harga ini secara otomatis rupiah yang dikeluarkan semakin banyak. “Ini cukup menambah pengeluaran,” ujarnya. Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng, Ketut Suparto men-

gakui harga cabai di pasaran mengalami lonjakan sejak beberapa hari lalu. “Berdasarkan pantauan kami, harga cabai kisaran Rp 90 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogram. Ada yang Rp 80 ribu, tapi kualitasnya kurang bagus. Kalau komoditas lain harganya masih relatif stabil ,” sebutnya. Realita itu disebabkan adanya penurunan produksi dari petani sebagai imbas cuaca buruk. Kondisi tersebut diprediksi hanya terjadi sampai akhir bulan ini. Pasokan cabai ke bumi Panji Sakti selama ini berasal dari berbagai daerah, seperti Bangli, Klungkung, bahkan dari Jawa. “Soal cabai mahal tidak hanya terjadi di Buleleng saja. Ini secara nasional. Sudah terjadi setiap tahun. Itu karena produksi turun, permintaan banyak. Ya hukum ekonomi berlaku,” tegasnya. Di tengah lonjakan harga itu, Suparto menyatakan ketersediaan komoditas bercita rasa pedas ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. “Nanti kalau harga sudah turun, seluruh pedagang harus jual sesuai standar,” ujarnya. (kmb45)

sendiri (HPS), mempersiapkan dan mencermati kembali dokumen hibah serta mempersiapkan dan mencermati kembali dokumen penatausahaan persediaan. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta jajarannya mengoptimalkan pengawasan sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan Opini WTP di tahun 2017. Fungsi pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Inspektorat maupun BPKP semata. Lantaran sesungguhnya, fungsi pengawasan melekat pada setiap pimpinan mulai dari Pimpinan

SKPD sampai pada eselon IV di instansi masing-masing. “Fungsi pengawasan itu melekat pada setiap pimpinan. Untuk itu, saya minta lakukan pengawasan di instansi masingmasing dengan baik. Jangan sampai ada celah atau lubang untuk melakukan tindak korupsi maupun melakukan pungutan liar yang akan merugikan negara,” ujarnya. Pastika melanjutkan, pengawasan dilakukan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dalam pengelolaan keuangan daerah. Kalau itu berjalan, maka tidak akan ada lagi temuan BPK dalam bentuk apa pun sehingga opini WTP secara otomatis dapat dipertahankan. “Ingatlah opini WTP bukanlah sebuah prestasi melainkan suatu keharusan untuk mewujudkan

tata kelola keuangan yang baik,” imbuhnya. Pastika juga mengingatkan jajarannya untuk selalu bekerja berpedoman pada norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK). Terkait hasil temuan pemeriksaan BPK, Inspektorat diminta untuk melakukan distribusi hasil temuan BPK tersebut ke semua SKPD. Harapannya, SKPD yang tidak digunakan sebagai sampling oleh BPK dapat mengetahui temuan yang ada sehingga nantinya tidak mengulangi terjadinya kesalahan yang sama. “Pelajari itu, jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali. Temuan-temuan yang ada segera ditindaklanjuti jangan menunggu batas waktu 60 hari, selesaikan segera dan jangan menunda nunda,” ujarnya. (kmb32)


BANGLI

8

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

2016, Kerugian Akibat Bencana Rp 3,3 Miliar Bangli (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli mencatat sebanyak 76 bencana terjadi di wilayah Bangli sepanjang tahun 2016. Dari puluhan bencana tersebut, kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp 3,3 miliar. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan, Kamis (5/1) kemarin, menjelaskan jenis bencana yang menonjol sepanjang tahun 2016 yakni pohon tumbang sebanyak 36 kasus, tanah longsor 28 kasus dan kebakaran permukiman atau rumah 12 kasus. Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Bangli tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia karena kebakaran, satu meninggal dunia karena puting beliung dan satu luka ringan karena longsor. Selain merenggut korban jiwa, bencana yang terjadi sepanjang tahun 2016 juga mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit yakni mencapai Rp 3.349.000.000. Didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik Ketut Agus Sutapa, Karmawan lanjut mengatakan bahwa dibandingkan tahun 2015, bencana tanah longsor di 2016 mengalami peningkatan. Tahun 2015 bencana tanah longsor hanya 9 kasus namun naik menjadi 28 kasus di 2016. Demikian juga kebakaran rumah mengalami peningkatan satu kasus. Namun untuk bencana pohon tumbang di tahun 2016 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 24 kasus. ‘’Tahun 2015 banyak terjadi kebakaran hutan mencapai 12 kasus,’’ terang Karmawan. Dari bencana yang terjadi sepanjang tahun 2015, disebutkan bahwa 1 orang warga meninggal dunia, 2 luka berat dan 1 luka ringan. Bencana yang terjadi sepanjang 2015 juga mengakibatkan kerugian material lebih besar dari 2016, yakni mencapai Rp 6.150.000.000. Ditambahkan Agus Sutapa, jika dilihat dari trennya, bencana pada 2016 kebanyakan terjadi pada Desember. ‘’Bulan Desember lalu terjadi bencana di 35 titik,’’ katanya. (kmb40)

AMBLES - Jalan di Banjar Penida Kelod, Desa/Kecamatan Tembuku yang ambles pascadiguyur hujan.

Bali Post/ina

Sebagian Badan Jalan di Penida Kelod Ambles

Jalur Tembuku-Kintamani Terancam Putus

Bangli (Bali Post) -

Jalur Kecamatan Tembuku menuju Kecamatan Kintamani terancam putus. Ini terjadi lantaran sebagian badan jalan tepatnya di Banjar Penida Kelod, Desa Tembuku ambles pascadiguyur hujan, Rabu (4/1) malam. Banyak warga merasa waswas untuk melintas karena kondisi tanah sangat labil, terlebih di bawah jalan tersebut terdapat terowongan air. Warga setempat, Anak Agung Parta Semara, Kamis (5/1) kemarin mengatakan amblesnya sebagian badan jalan itu diketahui terjadi pada Rabu sekitar pukul 22.00 Wita. Sebelum ambles, wilayah Tembuku sempat diguyur hujan pada Rabu sore selama beberapa jam. Diduga karena tak kuat menahan air hujan, dinding

penahan tanah yang ada di sekitar jalan ambrol dan menggerus badan jalan. Untungnya saat kejadian, jalan tersebut sepi sehingga tidak ada warga yang menjadi korban. Dikatakannya, dilihat dari kondisinya, tanah yang menjadi dasar jalan tersebut memang sangat labil. Terlebih di bawah jalan itu terdapat terowongan

air yang cukup panjang. Jika kerusakan tidak cepat mendapat penanganan, dikhawatirkan kondisi ini akan semakin parah dan jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. ‘’Sekarang mobil-mobil besar tidak berani melintas,’’ terangnya. Warga lainnya, I Nengah Suardiana, menuturkan tandatanda jebolnya badan jalan

tersebut sudah tampak sejak seminggu terakhir. Sebelum jalan itu ambles, sebagian dinding penahan tanah (DPT) yang ada di sekitarnya tergerus. Lama-kelamaan ambrolnya DPT semakin parah menggerus badan jalan hingga menyebabkan timbulnya kubangan di badan jalan. Terkait kondisi itu pihaknya pun sangat mengharapkan agar kerusakan badan jalan tersebut segera diperbaiki pemerintah, sehingga jalur tersebut kembali bisa dilalui seperti semula. Sementara itu, Perbekel Tembuku Ketut Mudiarsana dikon-

firmasi terpisah mengatakan, pasca-amblesnya badan jalan tersebut pihaknya bersama warga langsung memasangi lokasi tersebut dengan batu, kayu dan karung plastik agar warga yang melintas lebih berhati-hati. Dia juga telah menyampaikan masalah ini ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan BPBD Bangli agar segera mendapatkan penanganan. Terlebih jalur tersebut merupakan jalur pariwisata yang banyak dilalui wisatawan menuju Kintamani. ‘’Untuk sementara truk dan mobil besar tidak bisa melintas di sana,’’ imbuhnya. (kmb40)

Terbengkalai, Papan Panjat Tebing di Lapangan Kapten Mudita Bali Post/ina

JELASKAN RANPERDA - Ketua DPRD Bangli Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ketut Mastrem menjelaskan tentang ranperda yang akan dibahas dewan tahun ini.

31 Ranperda akan Digodok Tahun Ini Bangli (Bali Post) Sebanyak 31 rancangan peraturan daerah (ranperda) bakal digodok DPRD Bangli di masa sidang tahun 2017. Dari 31 ranperda tersebut, 27 di antaranya merupakan ranperda usulan eksekutif, sementara empat lainnya merupakan ranperda inisiatif dewan. Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ketut Mastrem, Kamis (5/1) kemarin, menjelaskan dari 27 ranperda usulan eksekutif tersebut beberapa di antaranya merupakan usulan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Ranperda yang masuk dari Disparbud menyangkut Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda) dan Pengaturan Tenaga Kerja Asing. Sedangkan empat ranperda inisiatif dewan yang bakal dibahas nanti yakni Ranperda Perlindungan Pertanian, Ranperda Ketahanan Keluarga, Ranperda Pelayanan Kesehatan Masyarakat serta Ranperda Desa Tanggap Bencana. ‘’Empat ranperda inisiatif tersebut kita rancang setelah melihat permasalahan yang ada di masyarakat selama ini,’’ terangnya. Dikatakan Kutha Parwata, untuk pembahasan seluruh ranperda tersebut sudah dibuatkan jadwal. Hanya mana ranperda yang akan dibahas lebih dulu akan dipilih sesuai prioritas. Namun untuk saat ini ranperda yang mendesak untuk dibahas yakni Ranperda RDTR serta Ranperda Induk Pariwisata Daerah. Diungkapkan bahwa dalam setiap masa persidangan, DPRD Bangli menargetkan bisa membahas delapan ranperda. ‘’Dua ranperda inisiatif yakni ranperda perlindungan pertanian dan ranperda pelayanan kesehatan masyarakat sudah siap dibahas dalam masa sidang pertama,’’ kata Mastrem. Namun, dalam perjalanan tidak menutup kemungkinan DPRD Bangli juga akan membahas ranperda lainnnya di luar yang telah diusulkan. Hal itu dilakukan jika memang ada ranperda yang dipandang mendesak untuk dibahas. Sementara itu, di tahun 2016, DPRD Bangli telah menetapkan 24 ranperda menjadi perda. Dari 24 ranperda tersebut, 23 di antaranya merupakan usulan eksekutif, sementara satu lainnya inisiatif dewan yakni Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Sesuai rencana, rapat paripurna buka tutup masa sidang I akan digelar hari ini, Jumat (6/1). (kmb40)

Bangli (Bali Post) Papan panjat tebing yang ada di pojok selatan Lapangan Kapten Mudita Bangli terbengkalai. Fasilitas tersebut selama ini bahkan tidak pernah digunakan alias mubazir. Saking lamanya tak terpakai, papan tersebut sampai ditumbuhi rumput liar. Ketua Umum KONI Bangli Wayan Wira menjelaskan, sejak dibangun, papan panjat tebing tersebut memang tidak pernah dipakai. Pasalnya, ketika papan panjat tebing itu dibangun, kepengurusan KONI Bangli belum terbentuk. ‘’Saya kurang tahu pasti tahun berapa papan panjat tebing itu dibangun. Karena papan itu sudah dibangun sebelum saya menjadi pengurus KONI Bangli,’’ ungkap Wayan Wira, Kamis (5/1) kemarin. Wira mengatakan, pihaknya sempat menginstruksikan pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengkab Bangli yang sudah terbentuk untuk mengecek kondisi fisik papan

panjat tebing tersebut. Namun setelah dicek, ternyata kondisi bangunan tersebut tidak layak untuk digunakan lantaran banyak bagian yang sudah rusak. ‘’Setelah dicek ternyata kelayakan papan tersebut tidak bisa dipakai karena banyak bagian yang sudah rapuh. Maka dari itu, kami tidak berani memaksakan para atletnya untuk berlatih di sana karena kami tidak ingin mengambil risiko,’’ ungkap Wira. Dikatakannya, supaya fasilitas olahraga tersebut nantinya bisa digunakan oleh para atlet untuk berlatih, usai Porprov 2017 pihaknya berencana mengajukan permohonan ke pemkab untuk perbaikan papan tersebut. ‘’Entah akan dibangun yang baru atau diperbaiki agar sesuai dengan standardisasi. Karena ini masalah anggaran. Tahun ini anggaran untuk olahraga sangat kecil sekali, sehingga dana yang diberikan tidak bisa dipakai untuk melakukan rehab papan panjat tebing tersebut,’’ jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketum KONI Bangli Ida Bagus Putra menjelaskan, sarana panjat tebing itu dibangun tahun 2012 dengan anggaran sekitar Rp 200 juta. ‘’Sarana itu merupakan titipan dari pemda. Padahal tidak dianggarkan untuk pembangunan tersebut. Karena waktu itu belum ada atlet dan kepengurusannya juga belum terbentuk. Mulai saat itulah papan itu tak pernah tersentuh,’’ tegasnya. Ditambahkannya, lokasi fasilitas panjat tebing tersebut tidak strategis karena berdekatan dengan pohon beringin sehingga terkesan angker. Jika nanti ada anggaran yang cukup, pihaknya berharap bisa membangun fasilitas baru dan tempatnya lebih strategis. ‘’Dulu papan panjat tebing itu sempat mau dipindahkan ke Kintamani. Akan tetapi setelah dipertimbangkan akhirnya pemindahan itu urung dilakukan karena akan percuma, mengingat sebagian dari papan itu sudah rusak,’’ tegasnya. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bangli telah mengeluarkan surat keterangan pengganti e-KTP sebanyak 1.702 lembar. Surat keterangan pengganti e-KTP tersebut dikeluarkan lantaran persediaan blangko e-KTP di pusat masih kosong. ‘’Data penduduk yang sudah melakukan rekaman mulai Januari sampai Desember sebanyak 11.882 orang. Per bulan Oktober kami sudah mengeluarkan sebanyak 1.702 surat keterangan sebagai pengganti e-KTP,’’ ungkap Kepala Disdukcapil Bangli I Nyoman Sumantra, Kamis

(5/1) kemarin. Sumantra menjelaskan, masyarakat yang sudah melakukan perekaman data belum bisa memiliki e-KTP lantaran blangko dari pusat masih kosong. Sementara surat keterangan pengganti e-KTP berlaku sampai enam bulan. ‘’Jika sampai saat itu blangko e-KTP masih juga kosong, nantinya akan ada surat edaran guna menyikapi persoalan tersebut,’’ ujarnya. Dikatakannya lebih lanjut, kekosongan blangko e-KTP terjadi akibat gagal kontrak di pusat sekitar November lalu. Dengan kondisi ini, pengadaan blangko kemungkinan akan ditenderkan bulan ini atau Februari

mendatang. ‘’Karena hal inilah membuat pusat akhirnya mengeluarkan surat keterangan pengganti e-KTP,’’ katanya. Dikatakannya, bagi warga yang sudah melakukan perekaman dan membutuhkan surat keterangan untuk kepentingan yang mendesak, pihaknya mempersilakan untuk mengambilnya di kecamatan maupun Disdukcapil. ‘’Untuk pengurusan surat pengganti, masyarakat dilayani di UPT-UPT (kecamatan) tidak harus ke Didukcapil, terkecuali masyarakat yang dekat dengan Disdukcapil. Dengan begitu kami bisa mempermudah pelayanan surat pengganti,’’ ungkapnya. (kmb41)

Disdukcapil Terbitkan 1.702 Surat Keterangan Pengganti E-KTP

Bali Post/kmb41

TERBENGKALAI - Papan panjat tebing di pojok selatan Lapangan Kapten Mudita yang terbangkalai.

Permintaan ’’Sokasi’’ Meningkat, Perajin Kewalahan Bangli (Bali Post) Permintaan sokasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan menyusul akan digelarnya sejumlah karya di Pura-pura besar di Bali. Sejumlah perajin pun mengaku kewalahan lantaran kebanjiran order. Salah satu perajin sokasi di Banjar Dadia Puri Desa Bunutin, Ibu Agung Tirta, menyatakan permintaan sokasi biasanya meningkat jelang hari raya besar seperti Galungan, Kuningan dan hari raya lainnya. Orderan yang diterimanya meningkat sampai 50 persen dari hari biasa. Sokasi dengan ukuran kecil atau kepe paling banyak diburu

konsumen. ‘’Memang pemesanan sekarang naik 50 persen. Karena menjelang hari raya besar onderan kepe paling banyak dipesan. Apalagi di akhir bulan akan ada usaba di Dalem Puri Besakih dan karya agung di Besakih, orderan pasti naik,’’ ungkapnya, Kamis (5/1) kemarin. Dia menyatakan, dengan banyaknya permintaan, pihaknya cukup kewalahan mengerjakan pesanan terutama untuk membatik kepe atau sokasi. Pasalnya jumlah tenaga kerja tidak sebanding dengan banyaknya permintaan. ‘’Sekarang saya hanya memiliki enam pembantu untuk membatik

kepe dan sokasi. Dan sekarang empat anak buahnya tidak kerja karena masih ada kegiatan upacara. Jadi sekarang kami kerjakan bertiga saja,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, sebelumnya dia telah menyediakan stok sekitar 200 kepe di warungnya untuk dijual. Tapi semuanya sudah habis terjual, sementara bulan ini pesanan semakin bertambah. Untuk mendapatkan sokasi atau kepe yang belum dibatik atau diwarnai, dirinya harus mengambil ke pengepul di Dusun Tanggahan Peken dan Desa Kayubihi. Harga yang ditawarkan pengepul bervariasi tergantung ukuran. (kmb41)

Bali Post/kmb41

KERJAKAN ORDERAN - Perajin sokasi di Banjar Dadia Puri saat mengerjakan orderan.


GIANYAR

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

9

Identitas Mayat di Bawah Jembatan Belum Diketahui Gianyar (Bali Post) Kasus penemuan mayat di bawah jembatan Tukad Cangkir, Gianyar belum ada titik terang. Hingga, Kamis (5/1) kemarin, polisi masih belum mendapatkan identitas maupun keluarga korban. Kapolsek Gianyar Kompol Adnan Pandibu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus ini, salah satunya mencari tahu identitas korban dengan menyebar informasi ke masyarakat mengenai orang hilang. Namun hingga sore kemarin, upaya tersebut belum membuahkan hasil. ‘’Atas temuan mayat tanpa identitas itu, kami sudah sebar informasi melalui Bhabinkamtibmas seluruh Gianyar agar mendata bila ada warga yang hilang,’’ ucapnya. Pihaknya pun kembali mengimbau masyarakat, apabila ada keluarganya yang menghilang agar melaporkannya ke aparat terdekat. Dijelaskannya, ciri-ciri mayat tanpa identitas tersebut, berambut cepak, diperkirakan berusia 50 tahun dengan tinggi badan 168 cm, mengenakan baju putih, celana hitam, dan topi hitam. Disinggung terkait dugaan sementara penyebab kematian korban, Kompol Adanan Pandibu belum bisa mengungkapkannya. Pihaknya mengaku masih menunggu hasil autopsi RSUP Sanglah guna memastikan penyebab kematian korban apakah terjun dari jembatan, hanyut di sungai atau ada penyebab lainya. ‘’Tadi Kanit saya sudah koordinasi ke Sanglah, katanya hasil visum keluar besok pagi (hari ini -red). Ya nanti seperti apa hasilnya, saya kabari, agar lebih pasti,’’ tandasnya. Diberitakan sebelumnya, warga Gianyar digegerkan dengan temuan mayat tanpa identitas di bawah jembatan Tukad Cangkir, Gianyar, Rabu (4/1) pagi. Mayat laki-laki ini ditemukan di bebatuan pinggir sungai tersebut. (kmb35)

’’Sanggah’’ Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta Gianyar (Bali Post) Api menghanguskan sejumlah bangunan suci di sanggah milik Ketut Rai Maha Joni (48), warga Banjar Peninjoan Desa Batuan, Sukawati, Kamis (5/1) kemarin. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya kerugian material mencapai Rp 200 juta. Informasi yang dihimpun, kebakaran ini pertama kali diketahui tetangga korban, Komang Mastra, sekitar pukul 13.00 wita. Kala itu, pria 50 tahun ini melihat kepulan asap dari sanggah milik Ketut Rai Maha Joni. Merasa aneh dengan hal tersebut, ia pun mendatangi rumah korban guna menanyakan perihal tersebut. ‘’Saya sempat menanyakan kepada penghuni rumah, apa ada membakar sampah di sanggah karena kepulan asapnya cukup besar. Tetapi ternyata tidak ada,’’ ucap Mastra saat dimintai keterangan oleh polisi. Mereka pun langsung memastikan sumber kepulan asap tersebut. Ternyata api bersumber dari sanggah Joni. Api ketika itu melalap bagian atap piasan yang terbuat dari ijuk. Mereka pun lantas berteriak minta tolong serta berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, api yang terus membesar dengan cepat merembet ke bangunan suci lainnya. Alhasil total ada empat bangunan suci yang terbakar di areal tersebut yakni piasan, sanggah kemulan, sanggah periangan, dan palinggih taksu. Sekitar 20 menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran Gianyar tiba di lokasi. Api akhirnya bisa dipadamkan pukul 14.30 wita. Kapolsek Sukawati Kompol Wayan Wisnawa mengatakan, menurut keterangan sejumlah saksi, kejadian ini diduga disebabkan percikan api dari pembakaran sampah yang dilakukan salah seorang tetangga korban. ‘’Setelah dilakaukan penyelidikan, hampir bersamaan ada yang membakar sampah. Jadi, kuat dugaan penyebab kebakaran karena terkena percikan api tersebut,’’ katanya. (kmb35)

KOORDINASI - Suasana rapat koordinasi DPRD Gianyar bersama instansi terkait membahas masalah JKN KIS.

Soal Integrasi JKBM ke JKN KIS

Dewan Sebut Data Antarinstansi Tak Sinkron

Gianyar (Bali Post) -

DPRD Gianyar melakukan rapat kerja dengan eksekutif Kamis (5/1) kemarin, guna membahas integrasi Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS). Dari pertemuan tersebut, dewan menilai data antarinstansi di Pemkab Gianyar tidak sinkron sehingga menyebabkan banyak warga kurang mampu masih tercecer. Dewan pun memberikan deadline sebelum tanggal 15 Januari kepada instansi terkait untuk memberikan kepastian nasib warga yang belum ter-cover layanan JKN KIS. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara mengungkapkan, dari rapat koordinasi tersebut diketahui adanya ketidaksinkronan data antar-SKPD khususnya Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Kesehatan Gianyar terkait data penduduk kurang mampu. Hal ini menurutnya menjadi penyebab validasi data kurang akurat sehingga banyak warga yang layak mendapat JKN KIS justru tercecer. ‘’Disdukcapil tidak melakukan penegasan terkait kekeliruan identitas yang tercecer. Demikian pula dari Disos. Jadi seolah-olah nama itu keluar begitu saja dari pusat. Intinya setelah dirapatkan seperti ini, mereka baru tahu

ada masalah. Sebelumnya ini, ya tidak tahu sama sekali,’’ ujarnya. Atas kondisi ini, pihaknya pun sudah memberikan warning kepada instansi terkait agar sebelum tanggal 15 Januari harus ada laporan kembali terkait 26 ribu warga yang belum ter-cover JKN KIS. ‘’Sampai tanggal 15 kami akan minta laporan kembali. Kami harap Februari sudah clear, tidak ada masalah untuk yang 26 ribu warga yang masuk dalam kuota JKN KIS,’’ tegasnya. Dalam rapat kerja kemarin, turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta. Dia mengungkapkan kekecewaannya atas peralihan JKBM ke JKN KIS yang justru dinilainya merugikan

masyarakat kurang mampu. ‘’Saya selaku ketua komisi merasa terbohongi oleh situasi ini terutama di awal pencetusan JKN KIS. Pertama karena ada keterdesakan kita harus ikut (JKN KIS -red). Kedua, kami terjebak oleh bahasa integrasi dari pemerintah pusat. Integrasi di pikiran kami dan menurut kamus bahasa adalah penyatuan. Tapi nyatanya justru banyak warga yang tercecer,’’ ujarnya. Selama ini, ia berasumsi bahwa maksud dari integrasi yang disampaikan pemerintah pusat ialah penyatuan antara peserta JKBM menjadi JKN KIS. Namun kenyataannya malah terjadi penurunan signifikan peserta jaminan kesehatan setelah menjadi JKN

Tantangan Makin Berat, Daya Saing UMKM Harus Ditingkatkan Gianyar (Bali Post) Di tengah persaingan yang makin ketat, peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk merebut pasar baik dalam maupun luar negeri sejatinya masih cukup besar. Untuk itu, upaya peningkatan daya sa-

ing pelaku UMKM perlu terus dilakukan. Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Gianyar Wayan Gede Arsania, Kamis (5/1) kemarin. Menurut Arsania, pengusaha tahun ini diprediksi masih berkutat dengan berbagai tantangan klasik baik

Bali Post/wan

MEMAHAT - Perajin di Sukawati tengah memahat patung. Sejumlah tantangan harus dihadapi para pelaku UMKM termasuk perajin dan seniman agar mampu memenangkan persaingan saat ini.

Bali Post/nik

internal maupun eksternal. Pelaku UMKM dihadapkan pada tantangan berupa kualitas produk. Dalam hal ini desain yang ditawarkan harus sesuai yang kebutuhan pasar. Misalnya untuk diekspor, produk yang dihasilkan mesti berwawasan lingkungan atau green product dan desainnya pun harus trendi. Dari sisi tenaga kerja, pengusaha harus mampu melakukan konsolidasi ke dalam. Di tengah sulitnya mencari tenaga kerja, pengusaha juga tengah kesulitan membayar upah sesuai UMK. ‘’Pengusaha bukan tidak mau, tetapi memang banyak yang belum mampu penuhi UMK. Ini dikarenakan pengusaha tengah melakukan efisiensi dan peningkatan daya saing terutama di masa krisis ekonomi seperti sekarang,’’ jelasnya. Lebih lanjut Arsania menyebutkan, dari sisi regulasi, pemerintah sebenarnya sudah membuka keran bagi pelaku

UMKM untuk mengakses permodalan. Namun sayangnya, suku bunga masih tergolong tinggi sehingga pengusaha cukup terbebani. Di sisi lain, pajak juga cukup tinggi. Dia mencontohkan pajak final sebesar 1 persen yang dibebankan bagi pelaku usaha yang beromzet sampai Rp 4,8 miliar. ‘’Hitungan pajak final ini kan untung tidak untung, UMKM bayar pajak. Hitungannya hanya berdasarkan omzet. Logika pajak kan tidak begitu. Seharusnya berapa untung, ya itu pakai bayar pajak,’’ katanya. Demikian halnya regulasi lain seperti SVLK. Biaya yang dikeluarkan pengusaha cukup besar. Dia menyebut, untuk verifikasi per tahun saja pengusaha dikenai biaya Rp 20 juta. ‘’Ini cukup besar dananya. Pengusaha kan juga perlu biaya lainnya seperti untuk promosi,’’ ungkapnya. Lebih lanjut, Arsania mengatakan, berbagai tantan-

gan yang tergolong klasik itu mesti dihadapi pelaku UMKM khususnya di Gianyar tahun ini. Sementara produk luar banyak yang masuk ke Bali. Pelaku usaha luar pun bukan main-main mendatangkan produknya lantaran di-support teknologi sehingga mampu melakukan produksi massal. Jika tantangan yang dihadapi pelaku UMKM tidak diatensi baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha itu sendiri, maka ke depan tantangan akan jadi ancaman. Untuk itu, Arsania berharap pemerintah bisa mengambil langkah strategis seperti menyederhanakan regulasi dan menurunkan suku bunga yang tujuannya memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk berinovasi. Di lain pihak, pelaku UMKM juga dituntut lebih menguatkan produksi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. (kmb25)

KIS. Seperti di Gianyar, pada 2016 peserta JKBM 263.492 jiwa. Namun setelah menjadi JKN KIS, kuota Gianyar hanya 48.457 jiwa, itu pun yang ter-cover hanya 22.007 jiwa. ‘’Bahkan dalam sosialisasi kami berulang kali menyampaikan ini hanya pergantian nama dari JKBM menjadi JKN KIS dan pesertanya tetap. Tetapi ternyata tidak demikian, karena undangundang pendekatannya memakai persentase 40 persen dari pendekatan kemiskisnan di satu daerah,’’ katanya. Lantaran tidak menduga adanya penurunan kuantitas peserta jaminan kesehatan ini, saat awal disosialisasikan pihaknya hanya mengkritisi kualitas khususnya berbagai kekurangan saat diberlakukannya JKBM agar tidak ditemukan kembali saat sudah menjadi JKN KIS. ‘’Melihat kondisi saat ini, saya bersama anggota DPRD lainnya akan berkoordinasi ke pusat untuk memperjuangkan kembali warga kurang mampu yang tercecer,’’ ucap politisi

PDI-P ini. Sementara itu, Kadiskes Gianyar Ida Ayu Dwi Cahyani mengatakan, bersama Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya di Pemkab Gianyar, pihaknya akan berupaya jemput bola mendata pasien yang sebelumnya memanfaatkan JKBM. ‘’Kita akan turun untuk memvalidasi data. Kalau memang betul ada, kita akan lanjutkan. Tapi kalau tidak, misalnya sudah meninggal, kita akan berikan kesempatan yang lain yang belum ter-cover, tentunya yang benar-benar kurang mampu,’’ jelasnya. Ditambahkannya, karena saat ini masih masa peralihan JKBM menjadi JKN KIS, selama tiga bulan ke depan warga yang menggunakan JKBM akan diberikan kesempatan mendapat pelayanan sebanyak satu kali. ‘’Ini sembari kita masukkan dalam verifikasi kalau memang dia masuk dalam kuota 40 persen atau tidak. Kalau tidak, ya diarahkan agar mandiri,’’ tandasnya. (kmb35)

Truk Bermuatan Batu Padas Terguling Gianyar (Bali Post) Truk bermuatan batu padas terguling saat melintas di Jalan By-pass I.B. Mantra, Sukawati, Kamis (5/1) kemarin. Kecelakaan ini terjadi akibat Heru Susanta, pengemudi truk bernopol AB 8686 AK, itu mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain. Informasi dihimpun menyebutkan Heru Susanta mengemudikan truk tersebut dengan membawa muatan dari Yogyakarta menuju Mataram. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 Wita, tiba-tiba ada kendaraan roda empat di depan truk ini berhenti mendadak. Heru pun turut mengerem mendadak untuk menghindari mobil tersebut, namun truk yang dikendarainya ini malah terguling. Akibat kejadian ini, material di dalam truk itu pun hancur. Beruntung Heru berhasil selamat. Meski demikian kejadian ini sempat memicu kemacetan di sepanjang By-pass I.B. Mantra wilayah Sukawati. Polisi yang bertugas di seputaran lokasi langsung berupaya melakukan pengaturan arus lalu lintas terutama selama pemindahan material truk tersebut ke truk yang lain. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana mengatakan, sore kemarin arus lalu lintas sudah kembali lancar. Dugaan sementara musibah ini terjadi karena sopir mengantuk. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Penumpang Melonjak, Polisi Amankan Pelabuhan

Semarapura (Bali Post) –

Jajaran Polsek Dawan menurunkan sejumlah personel untuk mengamankan lonjakan penumpang yang terjadi di pelabuhan tradisional di Desa Kusamba selama piodalan di Pura Penataran Dalem Ped, Nusa Penida, mulai Rabu (4/1) hingga Senin (9/1) nanti. Pengamanan ini dilakukan agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman ke Nusa Penida dan sebaliknya. Kegiatan pengamanan itu juga sebagai upaya antisipasi jajaran Polsek Dawan terhadap aksi kriminal yang bisa saja menyasar masyarakat yang hendak menyeberang melalui pelabuhan tradisional. Apalagi di Desa Kusamba terdapat tiga pelabuhan tradisional, yakni Pantai Tribuana, Banjar Bias dan Kampung Jawa. Jajaran Polsek Dawan yang dipimpin Kapolsek AKP I Kadek Suadnyana melakukan pengamanan di pelabuhan tradisional sejak Selasa (3/1) lalu. ‘’Kegiatan ini sebagai upaya Polsek Dawan mengantisifasi lonjakan penumpang di pelabuhan tradisional yang ada di wilayah Dawan. Kami mengamankan arus penumpang menuju dan datang dari Pulau Nusa Penida dalam rangka pujawali di Pura Penataran Ped,” sebutnya, Kamis (5/1) kemarin. Dalam melaksanakan pengamanan, anggota Polsek Dawan menjalin komunikasi dengan masyarakat. Warga yang datang dari Nusa Penida akan menyeberang ke Nusa Penida, warga sekitar pantai dan para nelayan diminta ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, warga diminta segera berkoordinasi dengan petugas untuk mengambil langkah-langkah antisipasi sehingga tidak sampai menimbulkan gangguan kamtibmas. (dwa)

Bali Post/dwa

BERJAGA – Personel Polsek Dawan berjaga-jaga di pelabuhan tradisional di Desa Kusamba.

Telepon Penting kLUNGKUNG

Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

RAMAI - Kantor Samsat Klungkung ramai didatangi warga yang mengurus STNK dan BPKB, Kamis (5/1) kemarin.

Bali Post/kmb

Hindari Kenaikan Biaya

528 Warga Urus STNK dan BPKB

Semarapura (Bali Post) – Pemerintah menaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), seperti biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mulai Jumat (6/1) ini. Hal ini menimbulkan dampak bagi masyarakat. Ratusan warga antre mengurus STNK dan BPKB di Kantor Samsat Klungkung, Kamis (5/1) kemarin. Warga sampai berdiri di luar karena terbatasnya tempat duduk yang disediakan di Kantor Samsat. Pemohon yang datang mengurus STNK dan BPKB tidak hanya berasal dari Klungkung, namun juga dari wilayah Sidemen dan Kecamatan Rendang, Karangasem. “Infonya tarif mengurus STNK dan BPKB kendaraan mulai naik besok (Jumat). Jadi saya perpanjang STNK agar tidak kena biaya kenaikan,” kata Wayan Mudiarta. Perubahan tarif mengurus STNK dan BPKB dinilainya

sangat memberatkan, kenaikan sampai tiga kali lipat. Karenanya Mudiarta berharap pemerintah bisa mengkaji ulang kebijakan ini agar tidak membebani warga. Apalagi kendaraan termasuk sarana yang vital dipakai untuk kegiatan sehari-hari. “Masalahnya bukan biaya STNK saja yang naik, namun juga harga BBM dan tarif dasar listrik,” ujar pria asal Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung itu. Menurut Kasat Lantas Polres Klungkung AKP I Wayan Mudiasa, membeludaknya warga

yang mengurus STNK dan BPKB sudah terjadi sejak Rabu (4/1). Ia mencatat 528 warga yang mengurus STNK dan BPKB di Kantor Samsat Klungkung menjelang diterapkannya PP Nomor 60 Tahun 2016. Jumlah ini meningkat berkali-kali lipat dibandingkan hari normal yang biasanya hanya 100-150 orang. “Sampai pukul 11.00 Wita, sekitar 400 warga yang mengurus STNK dan BPKB,” katanya. Terkait membeludaknya warga di Kantor Samsat telah diantisipasi oleh kepolsian dengan melaku-

kann penambahan personel serta berkoordinasi dengan Jasa Raharja dan Dispenda. “Sekali lagi saya tekankan, ini bukanlah kebijakan kepolisian, tapi kebijakan pemerintah pusat yang telah mendapatkan persetujuan dari DPR,” terang Mudiasa.

200 Persen

Berdasarkan PP 60/2016 tentang PNBP, rata-rata tarif pengurusan STNK dan BPKB mengalami kenaikan hingga 200 persen. Bahkan beberapa urusan seperti pengesahan STNK yang dulunya tidak dikenakan tarif kini dikenakan pungutan Rp 25.000. Urusan lain yang mengalami kenaikan tarif adalah penerbitan STNK kendaraan roda dua yang dulunya Rp 50 ribu menjadi Rp

100 ribu. Hal sama juga berlaku untuk penerbitan STNK kendaraan roda empat yang semula Rp 75 ribu naik drastis menjadi Rp 200 ribu. Peningkatan tarif juga diterapkan pada urusan penerbitan BPKB. Tarif penerbitan BPKB kendaraan roda dua yang sebelumnya Rp 80 ribu naik menjadi Rp 225 ribu. Sementara, penerbitan BPKB kendaraan roda empat yang awalnya Rp 100 ribu meningkat drastis menjadi Rp 375 ribu. Biaya mutasi luar daerah ikut mengalami peningkatan. Untuk kendaraan roda dua, tarif mutasi atau balik nama yang sebelumnya Rp 75 ribu naik menjadi Rp 150 ribu. Sementara kendaraan roda emat awalnya dikenakan tarif Rp 75 ribu meningkat menjadi Rp 250 ribu. (kmb)

Kumuh dan Terkesan Angker

Tapal Batas di Desa Tusan Mesti Ditata

Semarapura (Bali Post) –

Pemkab Klungkung sedang gencar menata Kota Semarapura. Akan tetapi pintu masuk ke Kabupaten Klungkung di wilayah Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan tidak mendapat perhatian. Tapal batas antara wilayah Klungkung dan Gianyar terlihat kumuh. ‘’Desa Tusan sebagai pintu masuk ke Kabupaten Klungkung semestinya ditata dengan baik. Kesan pertama harus menggoda, namun yang saya lihat berhari-hari dibiarkan kumuh. Hanya tugu dan taman sekitarnya dipelihara, sedangkan kawasan sekitarnya dibiarkan kumuh,“ terang anggota DPRD Klungkung asal Dapil Banjarangkan Sang Nyoman Putrayasa, Kamis (5/1) kemarin. Dua bangunan yang terbengkalai menimbulkan kesan angker. Bangunan ini merupakan pos jaga polisi yang tidak

digunakan lagi dan satunya tempat istirahat. Rumputnya tinggi dan kesan kumuh semakin bertambah dengan adanya baliho yang tidak kunjung dicabut hingga ditumbuhi tanaman merambat. Meskipun itu bukan kewenangan instansi terkait untuk menata, Putrayasa minta tetap mendapat perhatian mengingat sebagai pintu masuk sebuah kabupaten. ‘’Langkah pemkab melakukan penataan taman sudah bagus. Namun penataan jangan sebatas di pusat kota. Taman di wilayah pinggiran juga mesti ditata. Saya tak tahu batas dengan Karangasem, apa tamannya sudah ditata?“ tandasnya. Bila taman tersebut ditata, ia yakin tidak menelan anggaran yang besar, sebab kondisi fisik taman sebelumnya masih utuh. Petugas pemkab hanya perlu melakukan pemangkasan dan

menanam kembali tanaman hias yang sudah ada. Akan tetapi Putrayasa juga mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa di batas antara Klungkung dan Gianyar bau busuk sangat menyengat karena ada limbah kotoran babi yang dibuang tanpa melalui pengolahan limbah. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana mengaku belum mengetahui kondisi tersebut secara riil. “Kalau kondisinya seperti itu, tim kami (DKP) akan turun ke lapangan,“ ujarnya. Pihaknya akan melakukan penataan sebisanya. Terkait dua bangunan yang tidak berfungsi lagi, Kirana akan berkonsultasi apakah bisa dibongkar atau tidak. “Kami akan tata pelan-pelan,“ tuturnya. (dwa)

Pungutan di Pantai Atuh

Tim Saber Pungli Diminta Telusuri Semarapura (Bali Post) –

Pantai Atuh di Desa Batununggul, Nusa Penida.

Bali Post/dwa

Karya ”Ngenteg Linggih”di Pura Dalem Pering Semarapura (Bali Post) –

Krama pangempon Pura Dadia Arya Dalem Pering Banjar Batur, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan melaksanakan karya mamungkah, ngenteg linggih dan mendem padagingan, Kamis (5/1) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Nyonya Ayu Suwirta hadir memenuhi undangan krama setempat. Pemucuk Karya I Nengah Sujana menuturkan, pangempon pura telah membangun palinggih di pura setempat. Melalui musyawarah dan kesepakatan seluruh pangempon pura, warga kemudian sepakat melaksanakan karya. Pura Dadia Arya Dalem

Pering di-empon 42 KK yang masing-masing menyumbang Rp 5 juta. Total dana yang dihabiskan untuk melaksanakan upacara agung ini kurang lebih Rp 200 juta. Puncak karya dilaksanakan 4 Januari 2016, bertepatan dengan Buda Wage Klawu. Prosesi upacara dimulai sejak November lalu dengan upacara matur piuning dan nancep taring. Selanjutnya prosesi upacara dilanjutkan dengan upacara memasar dan mendak sebelum puncak karya. Tujuan dilaksanakan karya tersebut untuk menyucikan palinggih dan ngerastitiang jagat, sehingga ketentraman dan kerahayuan masyarakat yang berlandaskan konsep Tri Hita

Karana tetap terjaga. Bupati Suwirta menyempatkan diri bertatap muka dengan pangempon pura dan menyerahkan punia yang diterima panitia. Ia berpesan kepada krama agar melaksanakan upacara suci dengan tulus ikhlas dan semangat manyama braya. ‘’Seluruh pangempon pura mesti semakin menumbuhkan rasa kekeluargaan dan persatuan,’’ katanya. Sebelumnya Bupati Suwirta juga menyempatkan hadir di Pura Paibon Pasek Batuan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, guna menghadiri upacara karya mamungkah, mupuk padagingan dan ngenteg linggih. (dwa)

Bali Post/dwa

Ditata - Tapal batas di Desa Tusan, Banjarangkan perlu ditata agar memberikan kesan indah saat memasuki wilayah Kabupaten Klungkung.

Pungutan retribusi di Pantai Atuh, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida banyak dikecam oleh pengunjung dan warga sekitar. Pasalnya, pungutan diduga dilakukan oleh pribadi. Menindaklanjuti keluhan ini, Tim Satgas Saber Pungli diminta menelusuri dan menindak tegas apabila pungutan tersebut dilakukan tanpa dasar kesepakatan hukum. Masalah pungutan retribusi itu menjadi perhatian serius anggota DPRD Klungkung asal Nusa Penida, I Made Jana. Menurutnya, pungutan parkir dan retribusi tersebut bukan kegiatan yayasan, tetapi bisnis pribadi. ‘’Kalau terindikasi sebagai pungutan liar, kami mohon Tim Saber Pungli menindaklanjutinya,’’ katanya, Kamis (5/1) kemarin. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Andre Prajitno mengaku baru mengetahui tentang keluhan tersebut. Dikatakannya, pelaku pungutan liar bisa ditangkap apabila hasilnya hanya untuk kepentingan pribadi dan menguntungkan dirinya sendiri atau tanpa dasar kesepakatan hukum. “Satgas Saber Pungli akan melakukan penyelidikan bersama tim dari intelijen dan kejaksaan ke lokasi,” tegasnya. Promosi yang dilaksanakan Pemkab Klungkung untuk memperkenalkan destinasi di Nusa Penida berbuah manis dengan ramainya wisatawan yang datang ke pulau biru tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu banyak warga terutama pemilik lahan yang menjadi akses menuju destinasi wisata mengenakan tarif retribusi kepada wisatawan. Pungutan retribusi ini menuai keluhan dari pemandu wisata dan wisatawan. Pasalnya, retribusi yang dikenakan tidak diikuti penyediaan fasilitas yang memadai. (dwa)


BULELENG

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

11

Dinsos Optimalkan Pendataan Enam Desa akan Ditetapkan Jadi Desa Wisata Penyandang Disabilitas Kejar Target Kunjungan

Singaraja (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Buleleng tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan 3,5 juta orang. Guna mencapai hal tersebut, yang dilakukan tak hanya memaksimalkan pengelolaan objek yang sudah ada, tetapi juga ada penambahan enam objek wisata baru berupa desa wisata. Hal itu segera ditetapkan melalui surat keputusan bupati. Plt. Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Nyoman Sutrisna, mengungkapkan selama ini objek wisata di Kabupaten Buleleng tidak hanya terbatas pada wisata bahari maupun religi. Lebih dari itu, daerah Bali Utara ini juga memiliki sepuluh desa wisata yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati nomor 430/927/HK/2015 yakni Desa Sembiran, Gitgit, Sambangan, Ambengan, Bebetin, Munduk, Kaliasem, Gobleg, Kalibubuk, dan Pemuteran. “Itu desa yang sudah ditetapkan jadi desa wisata,” bebernya Kamis (5/1) kemarin. Target kunjungan wisatawan pada tahun ini mencapai 3,5 juta orang, baik domestik maupun asing. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari 2016 yang hanya 2.750.000 orang. Guna mempermudah mencapai target itu, pihaknya akan menambah enam objek wisata berupa desa wisata. Sesuai hasil penelitian yang bekerja sama dengan Uni-

versitas Pendidikan Ganesha, dari 16 desa sasaran, yang layak menyandang status itu yakni Desa Les, Sekumpul, Bengkala, Banjar, Sidatapa, dan Pedawa. “Tahun ini pasti dibuatkan SK. Desa wisata di Buleleng akan bertambah. Jadi enam belas. Itu juga sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi kerakyatan,” tegasnya. Indikator penentu desa wisata, menurut mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan ini, di tempat itu harus ada atraksi yang bisa ditawarkan ke wisatawan. Lebih mendasar lagi, sarana dan prasarana harus mendukung. Demikian juga infrastrukturnya. “Nanti sepuluh desa yang belum masuk jadi desa wisata tidak dilepaskan begitu saja. Tetapi itu akan kami bina supaya nanti bisa jadi objek wisata baru,” ucapnya. Mendukung penetapan desa wisata itu, langkah promosi akan segera dilakukan. Di samping pemkab, itu juga melalui badan promosi daerah yang telah terbentuk beberapa waktu lalu. Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di dalamnya juga akan dibina secara berkelanjutan, supaya nantinya mampu mewujudkan konsep sapta pesona. “Nanti badan ini akan bekerja sama dengan travel agent. Seluruh objek akan dipromosikan,” sebut Sutrisna. (kmb45)

Bali Post/kmb45

DESA WISATA - Air terjun di Desa Munduk yang telah ditetapkan sebagai objek wisata. Tahun ini, Pemkab Buleleng akan menambah sejumlah desa wisata.

Dikeluhkan, Kerusakan Fasilitas Wisata di TNBB

Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, dermaga penyeberangan ke Pulau Menjangan rusak parah. Dermaga ini selain untuk wisatawan juga difungsikan untuk penyeberangan umat Hindu yang akan bersembahyang. Wisatawan tidak nyaman atas kerusakan itu. Tidak saja dermaga penyeberangan, dermaga tempat menyandarkan perahu di bibir Pulau Menjangan kondisinya juga rusak sejak lama. Wisatawan yang akan diving atau snorkeling pun tidak nyaman. Selain fasilitas, kawasan ini juga dihadapkan dengan persoalan sampah yang juga tidak tertangani dengan baik. Pelaku pariwisata dan warga tidak mampu menangani permasalaham ini. Tak pelak, lingkungan dan fasum di kawasan itu seperti tidak tersentuh upaya perbaikan sedikit pun. Salah seorang pelaku pariwisata Ketut Wawan beberapa waktu lalu menuturkan, kerusakan fasum dan lingkungan di kawasan

TNBB itu terjadi sejak lama. Pihaknya, sudah berkalikali melaporkan persoalan itu baik kepada pemerintah maupun pihak TNBB. Hanya, keluhannya itu tidak pernah ditanggapi. Parahnya lagi, kerusakan fasum dan lingkungan di kawasan tersebut semakin menjadi-jadi. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak serius bagi perkembangan wisata di kawasan tersebut. “Kasihan kawan-kawan kami ketika mengantar wisatawan dermaga rusak. Sampah juga semakin merusak lingkungan. Kami tidak tahu pemasukan yang begitu besar apa tidak bisa dipakai untuk memperbaiki,” katanya. Menurut Wawan, perbaikan itu mestinya tidak sampai dibiarkan berlarutlarut. Apalagi, kunjungan wisatawan ke TNBB tidak pernah sepi. Dia mencontohkan, pendapatan TNBB dalam setahun mencapai Rp 2 miliar. Dengan fakta tersebut, semestinya tidak ada alasan lain pemerintah membiarkan kerusakan fa-

sum dan lingkungan di TNBB terutama di kawasan Pulau Menjangan. Apalagi kerusakan ini sudah berlangsung lama. Untuk mewujudkan keinginannya itu, Wawan dan pelaku wisata lainnya menggantungkan harapan kepada pemerintah daerah agar memfasilitasi perbaikan fasum di kawasan TNBB tersebut. Bahkan, dia secara langsung mengadukan permasalahan ini kepada Bupati Buleleng nonaktif Putu Agus Suradnyana (PAS). “Saya minta bantuan pemkab sekarang mencarikan solusi terbaik karena pariwisata di daerah kami menjadi penopang perekonomian,” tegasnya. Menanggapi desakan itu, Bupati nonaktif Agus Suradnyana mengatakan, sejatinya pemerintah daerah sudah memfasilitasi untuk perbaikan fasum tersebut. Hanya karena kewenangan sepenuhnya ada di pemerintah pusat, sehingga permasalahan itu tidak bisa diperbaiki di daerah. Meski

demikian, Agus Suradnyana berjani memfasilitasi pelaku pariwisata dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan permohonan langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ini dilakukan karena, persoalan kerusakan itu sudah berlangsung lama, sehingga kalau dibiarkan maka pengembangan pariwisata akan terganggu. “Setelah saya cuti nanti saya ajak pengusaha dan tokoh masyarakat untuk memohon ke pusat untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi,” jelasnya. Di sisi lain, Agus Suradnyana mengatakan, terkait kontribusi dari TNBB belum ada masuk ke daerah. Sebaliknya, pemerintah daerah hanya memungut Pajak Hotel Restoran (PHR). Sayangnya, PHR dari TNBB justru muncul tunggakan dan sangat sulit ditagih. Untungnya, dengan pendekatan yang dilakukan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tunggakan itu bisa dilunasi. “Kita tidak dapat kontribusi, hanya dari PHR. Itu pernah tidak mau bayar dan setelah dilakukan pendekatan pajaknya baru dilunasi,” tegasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diberlakukan secara efektif mulai Jumat (6/1) ini, setelah sebelumnya disosialisasikan selama satu bulan. Munculnya kebijakan baru tersebut, masyarakat meminta pemerintah untuk mengimbanginya dengan peningkatan kualitas pelayanan. Kanit Regiden Polres Buleleng, Iptu Ni Nengah Kendrawati, Kamis (5/1) kemarin, menjelaskan kenaikan tarif tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis

dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sekaligus menggantikan peraturan lama PP nomor 50 tahun 2010. Peraturan tersebut menyampaikan poin penting berupa kenaikan tarif untuk pengurusan surat kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Dipaparkan, biaya penerbitan STNK roda dua atau tiga yang awalnya Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi 200 ribu. Sementara untuk pengesahan yang menurut PP tersebut akan membayar Rp 25 ribu untuk kendaraan roda dua

atau tiga dan Rp 50 ribu untuk roda empat atau lebih. “Sebelum ada PP itu, pengesahan STNK gratis. Sekarang harus bayar,” ujarnya. Sebut dia, kenaikan juga terjadi pada penerbitan surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (TCKB) untuk roda empat atau lebih, yang sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu. Sementara untuk pengurusan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), untuk roda dua atau tiga yang sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu dan roda empat atau lebih dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Kenaikan juga terjadi pada penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan besarannya cukup signifikan, yakni untuk kendaraan roda dua atau tiga yang sebelumnya Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu dan roda empat atau lebih sebesar Rp 375 ribu dari sebelumnya Rp 100 ribu. Kenaikan tarif masih dikenakan pada Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan untuk roda dua atau roda tiga dari Rp 75 ribu menjadi Rp 150 ribu, dan roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi Rp 250 ribu. “Informasi kenaikan ini sudah disosialisasikan satu bulan. Berlaku secara efektif mulai besok (hari ini),” ucap Kendrawati.

Menyikapi kenaikan itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBNKB UPT Dispenda Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng, I Gusti Ngurah Darmika mengaku sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat, baik saat pelayanan samsat keliling, door to door maupun melalui media sosial. Ditegaskan, yang mengalami kenaikan itu bukan tarif pajak kendaraan, tetapi PNBP. “Yang perlu digarisbawahi, yang naik bukan tarif pajak kendaraan, tapi PNBP. Masyarakat jangan keliru,” tegasnya. Sejak informasi kenaikan ini beredar, ia menyebutkan animo masyarakat untuk mengurus administrasi berkaitan dengan kendaraan cenderung meningkat. Diharapkan kebijakan ini mendapat respons positif. “Masyarakat yang datang untuk mengurus semakin banyak. Mungkin salah satu imbas kebijakan itu,” terangnya. Sementara itu, salah satu warga Ketut Derestika mengaku tidak mengeluhkan adanya peningkatan tarif tersebut. Hanya, ia berharap pemerintah bisa mengimbanginya dengan peningkatan kualitas layanan, salah satunya berkaitan dengan waktu pengurusan. “Loket perlu ditambah. Intinya layanan itu harus diperbaiki,” tandasnya. (kmb45)

Singaraja (Bali Post) Kerusakan fasilitas umum di kawasan wisata yang masuk dalam areal Taman Nasional Bali Barat (TNBB), dikeluhkan. Pasalnya, kerusakan itu terkesan dibiarkan tanpa ada tanda-tanda perbaikan.

Kenaikan Tarif PNBP Berlaku Efektif Mulai Hari Ini

Bali Post/kmb45

PENGURUSAN ADMINISTRASI - Suasana pengurusan administrasi kendaraan bermotor di UPT Dinas Pendapatan Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng, Kamis (5/1) kemarin.

Singaraja (Bali Post) Data penyandang disabilitas di Buleleng tampaknya belum akurat. Buktinya, masih banyak ditemukan penyandang disabilitas yang tidak tercatat. Uniknya, penyandang disabilitas yang tidak terdata itu karena tidak ada laporan dari lingkungan terdekat atau aparat yang paling bawah. Untuk itu, Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng belakangan melakukan pendataan ke lapangan. Demikian diungkapkan Kepala Dinsos Gede Komang saat menyerahkan bantuan paket sembako dan pakaian kepada penderita lumpuh Luh Sukerti di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada Kamis (5/1) kemarin. Sukerti mengalami lumpuh setelah sebelumnya mengalami kecelakaan hingga tulang pahanya patah. Karena tidak mampu menanggung biaya pengobatan, keluarganya melakukan perawatan seadanya. Setiap hari, dia dibantu anaknya termasuk pergi ke kamar mandi. Atas kondisi ini, Dinsos memberikan bantuan sembako. Tanggal 8 Januari 2017 ini, Dinsos akan memfasilitasi Sukerti untuk menjalani operasi di RSUD Buleleng. Lebih jauh Gede Komang mengatakan, jumlah penyandang cacat di daerahnya saat ini tercatat 5.046 tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng. Jumlah ini terdiri atas penyandang cacat berat sebanyak 400 orang dan penyandang cacat sedang dan ringan 4.646 orang. Data ini diakuinya belum akurat karena masih banyak ditemukan penyandang cacat yang belum terdata. Ini ditemukan dari informasi media massa dan media sosial (medos) termasuk informasi dari penggiat kepedulian sosial yang belakangan ini semakin marak. Selain itu, penyandang cacat yang tidak terdata ditemukan ketika pihaknya

menyalurkan bantuan ke desadesa atau dalam kegiatan lain. “Sebenarnya data selalu kita validasi secara rutin, namun rupanya masih banyak penyandang cacat yang belum tercatat. Temuan ini baik melalui berita di media atau informasi dari penggiat sosial lainya,” katanya. Menurut Gede Komang, untuk memutakhirkan data tersebut pihaknya sejak beberapa tahun terakhir rutin melakukan penelusuran ke lapangan untuk mendata penyandang cacat atau permasalahan sosial lain yang belum terdata. Dari upaya itu, ditemukan perilaku orang-orang terdekat atau aparat yang paling bawah belum optimal melaporkan jika menemukan penyandang cacat di wilayahnya. Padahal, informasi dari lingkungan terdekat sangat diharapkan, sehingga penyandang cacat selain identitasnya tercatat pemerintah dapat melakukan upaya penanganan sesuai kewenangan yang dimiliki. “Laporan atau informasi ini sangat penting, karena tanpa laporan dari bawah jelas kami khawalahan untuk menjangkau. Namun, kami tidak menyerah dan penelusuran terus kami upayakan, sehingga penyandang disabili-

tas ini bisa kami catat dan menjadi acuan untuk melakukan penanganan,” jelasnya. Pejabat yang juga seniman wayang wong ini menambahkan, terhadap penyandang cacat berat telah ditangani melalui pemberian bantuan dari pemerintah pusat. Penanganan ini berupa pemberian bantuan langsung tunai (BLT) yang dianggarkan melalui APBN. Dari 400 penyandang cacat berat penerima BLT Rp 300.000 per bulan itu diberikan kepada 268 orang. Untuk mengoptimalkan bantuan tersebut, tahun ini Dinsos Buleleng turut memberikan bantuan tunai kepada 100 orang penyandang cacat berat. Bantuan senilai Rp 200.000 per bulan selama setahun itu sepenuhnya bersumber dari anggaran APBD. Dengan demikian, penyandang acat berat di daerah ini nantinya telah tertangani dari dua sumber anggaran itu sebanyak 368 orang. Sementara untuk penyandang cacat sedang atau ringan, Dinsos menangani dengan program pelatihan keterampilan kerja, pemberian bantuan bibit ternak, dan bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako). (kmb38)

Bali Post/kmb38

PENDERITA LUMPUH - Dinsos Buleleng menyerahkan bantuan sembako dan pakaian kepada Luh Sukerti penderita lumpuh asal Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada.

PILKADA PASS Targetkan Rebut 65 Persen Suara di Kecamatan Sawan

Singaraja (Bali Post) Pasangan nomor urut dua Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra (Paket PASS) melakukan kampanye di wantilan Desa Bungkulan Kecamatan Sawan, Kamis (5/1) kemarin. Lebih dari lima ratus orang dari tujuh desa di Kecamatan Sawan menghadiri undangan kampanye terbatas tersebut. Di Kecamatan Sawan, paket dengan julukan PASS di Hati menargetkan merebut minimum 65 persen suara. Bahkan, jika ada desa di wilayah ini yang mampu memberikan dukungan suara minimum 80 persen, pasangan ini menjanjikan akan memberikan hadiah untuk tiga desa berupa pembangunan gedung wantilan permanen. Kampanye kemarin berlangsung meriah. Rombongan pasangan calon bupati Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng Gede Supriatna, anggota DPRD Bali Gede Kusuma Putra, dan anggta DPRD Buleleng dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Sawan. Begitu rombongan tiba, sekaa beleganjur menyambut dengan tabuh yang menghentak. Begitu masuk ke ruang

pertemuan, ratusan pendukung langsung berujar “Salam Dua Jari”. Calon Bupati Agus Suradnyana didampingi calon wakil bupati Nyoman Sutjidra mengatakan, kampanye di Desa Bungkulan ini tidak ada maksud menunjukkan dukungan massa, karena di wilayah ini merupakan kampung dari kandidat calon bupati Dewa Nyoman Sukrawan. Hanya di Bungkulan ini lokasinya strategis untuk dijangkau oleh tujuh desa di Kecamatan Sawan. “Tidak ada maksud lain, dan karena pertimbangan tempat luas dan mudah dijangkau saya pilih kampanye di Bungkulan. Saya juga menyampaikan visi, misi, dan program saya menyangkut pembangunan pertanian dalam arti luas dan membangkitkan sektor jasa dan lapangan pekerjaan,” jelasnya. Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster menyatakan, Kecamatan Sawan memiliki pemilih yang lumayan besar. Maklum saja wilayah ini memiliki 15 desa. Untuk itu, pihaknya kembali mengingatkan tim pemenangan, kader, dan simpatisan PASS di Hati agar tetap memberikan dukungan kepada PASS di Hati. Jika sebelumnya di Kecamatan Sawan target minimum memperoleh 65 su-

ara, politisi asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula ini merangsang massa pendukungnya dengan “hadiah” pembangunan wantilan permanen untuk tiga desa yang memberikan dukungan untuk PASS di Hati minimum 80 persen. “Silakan dicatat desa apa saja di Kecamatan Sawan kalau berhasil memberikan dukungan suara minimum 80 persen, saya akan berikan penghagraan berupa wantilan,” jelasnya. Di sisi lain, Koster mengungkapkan Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra saat memimpin Buleleng periode pertama sudah menunjukkan bukti-bukti pembangunan dalam bidang infrastruktur. Dia menyebut, baru tadi Buleleng ada bupati dan wakil bupati yang mampu menuntaskan perbaikan jalan di seluruh desa. Bahkan, upaya pembangunan rumah sakit pratama, IRD RSUD dan pembangunan bidang sarana air bersih sudah terbukti berhasil. “Tidak mudah memperbaiki infrastruktur jalan atau membangun rumah sakit dan menangani air bersih. Butuh dana besar dan baru di Buleleng ada bupati yang mampu menangani persoalan itu, kalau mau lihat bukti bangunannya ada,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KAMPANYE - PASS kampanye di wantilan Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kamis (5/1) kemarin.


JEMBRANA

12

Jumat umanis, 6 Januari 2017

Belasan Krama Datangi Bendesa BB Agung

Minta Pengelola Hotel Diberikan Sanksi Adat

Negara (Bali Post) Kasus oknum Dewan yang terjaring dalam operasi yustisi jajaran Polres Jembrana, beberapa waktu lalu, rupanya berbuntut panjang. Pasalnya, di tengah kasusnya masih ditelusuri Badan Kehormatan (BK) DPRD Jembrana, belasan krama Banjar Pakraman Sila Kerthi, Kamis (5/1) kemarin mendatangi kediaman Bendesa Baler Bale (BB) Agung Nengah Subagia. Kedatangan para tokoh masyarakat ini guna menuntut bendesa dan pihak kelurahan bersikap tegas atas keberadaan hotel-hotel short time yang kerap digunakan untuk berbuat mesum. Bendesa dan kelurahan mesti memberikan pembinaan dan sanksi terhadap pengelola hotel. Sebab, dalam kasus terbaru ini (puluhan pasangan mesum diamankan), secara otomatis membuat nama desa/kelurahan tercemar. Terlebih, adanya kasus ini juga membuat wilayah desa leteh atau cuntaka. ‘’Sanksi dan paruman seperti ini sudah beberapa kali dilaksanakan jika ada yang sampai tertangkap tangan berbuat mesum di wilayah desa pakraman. Tidak hanya kasus ini, bahkan beberapa bulan lalu juga ada yang kena sanksi adat karena tepergok berbuat mesum,’’ kata seorang tokoh, kemarin. Nyoman Tunas, tokoh lainnya, juga mengatakan hampir setiap hari ada pasangan mesum yang diduga masuk ke hotel itu (Hotel D). Menurutnya,

hal ini sudah melanggar pasuara Tempek Pakraman Sila Kerthi. ‘’Hotel D itu ada di wilayah Pakraman Sila Kerthi, sehingga pemilik atau pengelolanya diwajibkan untuk macaru dan diberikan sanksi adat,’’ ujarnya. Pihaknya khawatir jika hal ini terus dibiarkan akan menjadi bumerang ke depannya. Pihak pengelola hotel juga tidak akan pernah jera. ‘’Kami khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bagaimana kalau gara-gara berzina di hotel, kemudian ada kejadian pembunuhan atau masalah lainnya. Ini menyangkut citra wilayah BB Agung. Ini pelajaran berharga dan peringatan bagi pengelola hotel yang digunakan untuk short time,’’ jelasnya. Selain itu, pihaknya juga berharap agar hotel tersebut tidak dijadikan ajang mesum. Pengelola agar lebih selektif dalam menerima tamu sehingga nama desa pakraman dan tempek tidak tercemar. Atas kejadian ini, pihaknya berharap pihak pengelola hotel harus diberikan pembinaan dan mesti dipanggil. Klian Tempek II/Pakraman Sila Kerthi Komang Winanta mengungkapkan hal serupa. Pihaknya berharap supaya pengelola hotel diberikan tindakan tegas untuk efek jera. Tujuannya, kejadian yang sama agar tidak terjadi lagi. Untuk mengantisipasi itu, perlu adanya pengawasan. Sementara itu, Lurah BB Agung Negara Putu Nova Noviana menerangkan bah-

wa Hotel D sudah mengantongi izin. Tahun 2012 juga sudah pernah dilakukan sosialisasi. Namun, sebagai perangkat kelurahan tentu tidak bisa mengawasi setiap tamu yang datang dan menanyakan niat mereka. ‘’Kalau memang berniat mesum, di mana saja bisa dilakukan orang. Tapi karena ini ada beberapa pasangan bukan suami-istri yang diamankan, tentu harus disikapi,’’ ucapnya. Ia menyebutkan pihaknya akan segera memanggil dan memberi pembinaan kepada pengelola hotel. Selain itu, pengawasan ke depannya juga akan ditingkatkan. ‘’Kita berharap pihak hotel selekif menerima tamu sehingga tidak tiap hari harus macaru jika ditemukan ada pasangan mesum di sana,’’ pungkasnya. Tidak hanya hotel, lanjutnya, tempat kos dan kontrakan pun juga perlu diawasi. Di pihak lain, Bendesa Pakraman BB Agung Nengah Subagia menjelaskan wilayah Tempek Sila Kerthi dinilai sudah leteh atau cuntaka. Dengan kejadian ini juga membuat nama BB Agung mencuat karena tindakan dugaan mesum. ‘’Jika hotel tidak diberi sanksi, nanti banyak hotel berdiri di wilayah BB Agung dan melakukan tindakan yang menyimpang dari norma dan aturan,’’ tegasnya. Sementara dari pertemuan itu, Lurah BB Agung Negara Putu Nova Noviana mengaku akan mengagendakan pemanggilan terhadap pengelola atau pemilik hotel. (kmb)

JEBOL – Plafon di ruangan kela IV SD 4 Batuagung terlihat berlubang karena kerangkanya jebol.

Bali Post/olo

Plafon Ruangan Kelas SD 4 Batuagung Jebol Negara (Bali Post) Kondisi gedung SD 4 Batuagung sudah sangat memprihatinkan. Pasalnya, selain temboknya telah keropos, plafon salah satu ruangan kelas juga jebol, Selasa (3/1) siang. Beruntung saat kejadian, kondisi ruangan kosong karena para siswa sudah pada pulang sekolah. Gedung sekolah ini dikatakan dibangun tahun 1980-an. Pantauan Bali Post, Kamis (5/1) kemarin, hampir seperempat dari luas ruangan itu plafonnya jebol. Terlihat bekas jebolnya itu masih berserakan di lantai. Selain jebolnya plafon tersebut, tembok gedung juga kebanyakan sudah retak dan keropos karena dimakan usia. Kondisi kusen pintu dan jendela juga sudah lapuk. Untuk dua bangunan di sekolah itu, selain untuk ruang kelas juga difungsikan sebagai ruang guru dan kepala sekolah. Kondisi gedung retak, keropos dan lapuk dinilai

sangat membayakan. Apalagi saat musim hujan seperti saat ini. Serangan rayap tak dapat dihindari bahkan hingga naik ke atap. Hal itu yang diduga mengakibatkan plafon di ruangan kelas IV jebol. Pihak sekolah terpaksa memindahkan siswa belajar ke ruangan yang lebih aman. Jika ruangan itu dipaksakan digunakan untuk belajar, para guru khawatir akan keselamatan para siswa. Selain ruang kelas, ruangan guru juga dikosongkan sementara dan pindah ke ruangan aula tempat pertemuan. Sejumlah

ruangan lain seperti kelas III dan UKS juga dikhawatirkan plafonnya ambruk. Apalagi sebagian plafon sudah retak dan miring. Staf TU SD 4 Batuagung Nyoman Subandria mengatakan ia mengetahui plafon jebol saat membuka pintu kelas tersebut dua hari lalu. Ketika itu, puing plafon sudah berserakan di lantai dan sudah terlihat lubang besar. Diakui, kondisi bangunan sekolah memang sudah lama. Kerusakan ini, menurutnya, juga sudah dilaporkan di dinas terkait pada akhir Desember lalu.

Agar tidak mengganggu proses belajar-mengajar, untuk sementara para siswa dipindah ke ruang kelompok kerja (pokja). Sementara Kepala SD 4 Batuagung Ida Ayu Komang Bintang membenarkan jebolnya plafon salah satu ruang kelas tersebut. Kuat dugaan, jebolnya plafon tersebut lantaran kondisinya sudah lapuk. Dari tiga unit bangunan, dua di antaranya sudah dilaporkan kondisinya rusak. Pihak sekolah telah mengajukan permohonan untuk penghapusan mes dan mebeler yang sudah tidak layak. Begitu halnya perbaikan bangunan sekolah yang rusak. Pihak sekolah bersama komite sudah mengajukan perbaikan, apalagi kondisinya sudah jebol. (kmb26)

Atasi Perambahan Hutan

Jaga Kelestarian, Peran Desa Adat Dinilai Penting Bali Post/kmb

DATANGI BENDESA - Krama Tempek Sila Kerthi ketika mendatangi kediaman Bendesa BB Agung Negara dan meminta agar pengelola hotel ‘’short time’’ dipanggil dan diberikan pembinaan serta sanksi adat.

Penyesuaian OPD

Sejumlah SKPD Sibuk Menata Ruangan

Negara (Bali Post) Adanya penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selama sepekan terakhir sibuk menata ruangan. Pasalnya, ada sejumlah bidang kerja bertambah, berikut SKPD baru. Ditargetkan, seluruh penyesuaian dan penataan ruangan ini bisa rampung pada pekan ini. Seperti yang terlihat di sejumlah dinas, di antaranya Dinas Kominfo yang sudah pisah dengan Perhubungan. Bidang Perhubungan itu kini bergabung dengan Dinas Kelautan dan Perikanan yang lokasi gedungnya berada di luar Kantor Bupati Jembrana. Untuk itu, para pegawai harus melakukan penataan ulang. Begitu juga dengan adanya penambahan SKPD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sementara menggunakan ruangan kantor di Satpol PP. Kepala Bagian Perlengkapan, Sekretariat Daerah (Setda) Jembrana I Made Aryana, Kamis (5/1) kemarin, mengatakan saat ini memang sedang dilakukan penyesuaian ruang-ruang kerja SKPD terkait OPD itu. Hingga kemarin memang belum selesai. Namun sejak masuk hari pertama dan dipantau langsung bupati, langsung dilakukan penataan awal. Menurutnya, yang paling penting dipindahkan adalah perangkat kerja yang memang penting

untuk pelayanan, termasuk arsip dan komputer. Sedangkan prasarana lain seperti mebeler sementara bisa dikesampingkan. Untuk penataan ini, menurutnya, memang membutuhkan waktu. Selain penataan, diharapkan pelayanan juga tidak terganggu. Dengan demikian, diinstruksikan agar penataan dilakukan saat di luar jam dinas pada pekan ini. Diakuinya, dalam rancangan penataan ruangan ini

beberapa di antaranya akan berdesak-desakan. Lantaran terbatasnya gedung dan ruangan. Namun, pada tahun 2017 ini sudah dianggarkan untuk sejumlah gedung yang ditempati SKPD. Seperti pengembangan gedung Dinas Sosial menjadi dua lantai dan gedung untuk Dinas LHKP. Di samping itu, juga akan ada penambahan gedung untuk auditorium dan gudang arsip di dekat Kantor Kesbangpol. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Perambahan hutan lindung kini menjalar di seluruh wilayah Jembrana. Berbagai upaya, baik secara represif maupun preventif telah dilakukan, namun tetap juga tidak bisa menghentikan. Bila hal ini tidak dikontrol, maka fungsi hutan akan beralih dan dikhawatirkan akan timbul bencana banjir bandang dan kekeringan di hilir. Berkaca pada kejadian banjir di Bedugul belum lama ini, pemerintah diharapkan tanggap agar kejadian serupa tidak terjadi di Jembrana. Salah satu program pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden Joko Widodo akhir tahun lalu adalah Hutan Adat. Selain menjaga ekosistem di hutan, juga melestarikan kearifan lokal. Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) Ngurah Karyadi, Kamis (5/1) kemarin mengatakan, dengan perambahan (awen) yang terus terjadi dan semakin meluas, peran desa adat yang berbatasan langsung dengan hutan sangat penting. Lembaga ini memiliki awig-awig dan kewenangan untuk menjaga kelestarian hutan.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk Hutan Adat, hal ini menjadi salah satu solusi. Masyarakat harus diingatkan bahwa menjaga kelestarian hutan sangat penting dalam kehidupan. Selain berfungsi sebagai resapan, hutan juga penyedia air. ‘’Desa bisa mengelola air lewat BUMDes. Begitu juga penyediaan hasil tanaman

yang dibutuhkan untuk desa adat,’’ terangnya. Dengan adanya sokongan dari pemerintah pusat ini menjadi peluang untuk mengembangkan hutan adat ini. Hutan lestari, masyarakat juga mendapatkan hasil ekonomi melalui pengelolaan desa pakraman. Pengalihan hutan adat ini melalui seleksi dan penyaringan. Saat ini pemerintah

mengantongi 12,7 juta hektar lahan yang siap dibagikan. Data yang dihimpun, dari luas kawasan hutan Bali Barat 66.000 hektar (Jembrana dan Tabanan), sekitar 22.000 hektar atau 30 persen merupakan lahan kritis. Sebagian besar lahan kritis ini berada di Jembrana. Mulai tahun 2017, struktur bidang kehutanan sudah diambil provinsi secara penuh. (kmb26)

Bali Post/dok

HUTAN - Perambahan hutan di Jembrana semakin marak. Terlihat sejumlah pohon tumbang karena ditebang oleh orang tak bertanggungjawab.


Jumat Umanis, 6 Januari 2017

SOSOK Urusan Perut POLEMIK galian C bodong di Karangasem, akhirnya mengundang perhatian DPRD Bali. Legislator dapil Karangasem Wayan Kari Subali pun akhirnya angkat bicara setelah melihat masalah ini berlarut-larut. Dia meminta Pemprov Bali maupun Pemkab Karangasem hanya bicara atas dasar regulasi. Mestinya, pemkab itu memosisikan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah seharusnya mampu merasakan dan memberikan empati dampak penutupan total galian C bodong yang ada di Kecamatan Selat, Bebandem, dan Rendang itu khususnya bagi masyarakat sekitarnya. “Kita tak bisa hanya bicara dari sisi regulasi saja. Menunggu regulasi itu jadi, 12 ribu warga kita yang kena dampak di sana, sudah tak bekerja berbulan-bulan. Sebagai wakil mereka, itu yang harusnya kita pikirkan. Ini masalah isi perut,” kata Wayan Kari Subali saat DPRD Bali khususnya Komisi III mendatangi DPRD Karangasem, untuk membahas solusi dari polemik persoalan ini, Kamis (5/1) kemarin. Politisi nyentrik asal Desa Pidpid, Abang itu menegaskan, 12 ribu warga sekitarnya selama ini hanya mengandalkan penghasilan dari usaha galian C tersebut. “Mereka semua sedang menangis, menunggu kepastian, setelah usaha galian C mereka ditutup,” tegasnya. Karena itu, politisi yang dipanggil Baba ini, ngotot meminta kepada pemerintah daerah, agar sementara memberikan beroperasi lagi dalam rentang waktu dua bulan dalam proses revisi Perda RTRW yang ditargetkan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa, selesai Maret nanti. Kari Subali beralasan, langkah itu mesti diambil, karena Pemprov Bali dan Pemkab Karangasem sendiri tak punya solusi, saat menutup galian C bodong di tiga kecamatan tersebut. Ini juga menjadi salah satu opsi yang dia simpulkan setelah beberapa kali didatangi warga dari Kecamatan Selat, Rendang, dan Bebandem. (gik)

Didominasi Kasus Kebakaran, Evaluasi Penanganan Bencana 2016 Amlapura (Bali Post) Selama tahun 2016, Karangasem dilanda cukup banyak bencana alam. Selain pohon tumbang dan tanah longsor, kasus kebakaran juga cukup mendominasi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Gunung Agung yang biasanya rawan kebakaran, terbebas dari ancaman si jago merah. ‘’Kasus kebakaran cukup tinggi. Selama 2016 terjadi 21 kasus,’’ ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, I.B. Ketut Arimbawa I.B. Ketut Arimbawa Kamis (5/1) kemarin. Menghadapi potensi kasus kebakaran, menurut dia, BPBD bersama Unit Pemadam Kebakaran yang kini sudah tidak lagi menjadi unit di Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran, sudah melakukan upaya antisipasi. Di antaranya melalui penguatan personel lengkap dengan perlengkapan keamanan, penambahan armada mobil pemadam termasuk pengadaan alat pemadam ringan (apar). Sayangnya, upaya antisipasi tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Karena operasional tim pemadam terpusat di Kota Amlapura, petugas pemadam selalu tiba terlambat hampir setiap kasus kebakaran. Menyikapi tingginya angka kasus kebakaran di Karangasem, mantan anggota DPRD Karangasem, Wayan Sekep Aryana, memandang perlunya penamba han pos tim pemadam. Mengacu pada kondisi wilayah Karangasem, hemat dia, sebaiknya Pemkab membangun tiga pos baru sebagai posko tim pemadam. Satu posko di Kecamatan Manggis mengingat di sana ada dua objek vital yakni Depo Pertamina dan Pelabuhan Padangbai. Satu posko lagi ditempatkan di Kecamatan Kubu untuk melayani wilayah Kubu dan Abang dan satu pos lainnya bisa di Kecamatan Selat untuk antisipasi kebakaran di wilayah Selat, Rendang, dan Sidemen. ‘’Di Kubu dan Abang banyak akomodiasi pariwisata. Sedangkan di Karangasem Barat, ada Pura Besakih yang patut mendapat antisipasi,’’ ujarnya. Dengan penambahan posko diyakini keterlambatan tim pemadam tiba di lokasi kebakaran bisa diatasi. Tidak seperti sekarang, api sudah padam barulah tim pemadam datang. Kondisi itu bukan hanya menjadikan kinerja tim menjadi tak efektif, tapi juga membuat tim pemadam menjadi bahan cemoohan masyarakat. ‘’Dengan adanya tiga pos itu maka petugas pemadam akan lebih cepat melakukan penanganan kebakaran,’’ katanya. Kasus pohon tumbang menempati peringkat pertama di mana selama tahun 2016 di Karangasem terjadi 192 kasus, terbanyak Desember lalu yang sudah memasuki musim hujan 42 kejadian. Untuk pohon tumbang, BPBD telah melakukan berbagai langkah di antaranya mitigasi dengan memotong pohon perindang di pinggir jalan yang sudah tua. Selain itu juga mengimbau warga agar waspada dengan pohon yang ada di sekitar permukiman. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

14 SMAN 1 Manggis

Polres Karangasem Penjagaan Polres

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

KARANGASEM

13

Galian C Bodong Diberangus, PAD Tekor Rp 16 Miliar Amlapura (Bali Post) -

Kekhawatiran penutupan galian C bodong rupanya sangat berpengaruh terhadap capaian PAD Karangasem. Penutupan itu membuat pundi-pundi pajak dari galian C bodong di Kecamatan Selat, Bebandem dan Rendang, juga terhenti ke pemerintah daerah. Akibatnya, PAD sektor pajak mineral bukan logam dan batuan, sampai tekor Rp 16 miliar. Fakta itu diungkapkan Sekda I Gede Adnya Mulyadi, saat bertemu legislator dari Komisi III DPRD Bali di ruang rapat Gedung DPRD, Kamis (5/1) kemarin. Menurutnya, tentu yang paling berkepentingan terhadap pendapatan dari sektor galian C adalah pemkab. Sebab, selama ini sektor galian C tetap menjadi andalan untuk mendulang PAD, dibandingkan sektor pajak lainnya. Sehingga, langkah-langkah krusial harus segera diambil menyudahi polemik galian C bodong di Kecamatan Selat, Bebandem, dan Rendang ini. Salah satu opsi yang sedang ditindaklanjuti serius, adalah mengamandemen Perda RTRW Karangasem nomor 17 tahun 2012, khususnya menyangkut batas penggalian maksimal di ketinggian 500 mdpl. “Kamis sudah tahap FGD (Focus Group Discussion),” kata Sekda Adnya

Mulyadi. Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa juga menyayangkan, turunnya PAD Karangasem lantaran polemik galian C tak berizin alias bodong ini. Pihaknya akhirnya harus mengambil tindakan tegas, karena masalah pemungutan pajak oleh pemerintah daerah di tempat usaha galian C bodong, harus dihentikan. Sebab, upaya itu tak ada dasar hukumnya. Ini sempat menjadi temuan BPK, sehingga pemkab diminta menghentikan pemungutan pajak tersebut. Temuan BPK ini lantas ditindaklanjuti langsung Gubernur Bali untuk bersikap tegas, dengan menutup seluruh lokasi galian C bodong di Karangasem. “Sejak saat itulah, polemik ini mulai terjadi. Jadi, semuanya berawal dari perintah Gubernur Bali,” tegasnya. Pasca-adanya pengalihan kewenangan perizinan galian

C, dari Pemkab Karangasem kepada Pemprov Bali, Wabup Artha Dipa menegaskan, ini juga kembali mengundang masalah. Sebab, izin IPR dan UKL-UPL masih dikeluarkan pemkab. Sementara izin-izin yang lainnya, termasuk izin operasionalnya dikeluarkan Pemprov Bali. Tak Berani Ambil Risiko Pihaknya mengaku tak berani mengambil risiko, memberikan rekomendasi kepada Pemprov Bali. Sebab, hal itu bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi di atasnya. “Kalau pengurusan izin IPR dan UKL-UPL juga diurus Pemprov Bali, saya dengan senang hati mendukungnya, agar satu pintu di provinsi saja. Saya tidak mau pejabat di Karangasem ditangkap gara-gara masalah ini,” katanya. Data terakhir yang di dapat dari Dispenda -- sekarang

Pemberlakuan Tarif Baru

Wajib Pajak Membeludak Nyamsat Amlapura (Bali Post) Sehari jelang pemberlakuan bea pajak kendaraan bermotor (bea samsat) yang baru, Kamis (5/1) kemarin, Kantor Samsat Bersama Karangasem dijubeli wajib pajak. Sebagian memang karena batas akhir bayar pajak kendaraannya sudah habis, sebagian lainnya memang ingin menghindar peraturan pajak terbaru tersebut. ‘’Samsat saya berakhir 10 Januari. Mumpung ada waktu saya datang hari ini saja,’’ ungkap Wayan Kamajaya (35), warga Sibetan yang sampai pukul 11.00 wita mengaku sudah lebih dari dua jam ngantre untuk nyamsat sepeda motornya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016, mulai Jumat (6/1) ini Kantor Samsat se-Tanah Air akan memberlakukan sistem tarif yang baru. Selain kenaikan tarif, dalam peraturan terbaru itu juga ada pengenaan biaya untuk item-item yang sebelumnya gratis. Yang paling terlihat dan berlaku umum adalah pengenaan biaya administrasi untuk pengurusan perpanjangan STNK sebesar Rp 25 ribu untuk sepeda motor roda dua dan roda tiga serta Rp 50 ribu untuk kendaraan roda empat dan lebih. Pada peraturan yang lama yaitu Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2010, biaya seperti itu tidak ada. Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) baru juga ada tambahan biaya, dari semula Rp 50 ribu per kendaraan menjadi

Bali Post/kmb

ANTRE NYAMSAT - Tampak ratusan warga menunggu di tempat antrean Kantor Samsat, Kamis kemarin. Rp 100 ribu (sepeda motor) dan dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu untuk kendaraan roda empat atau lebih. Hal yang sama berlaku untuk penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Untuk sepeda motor dari semula Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu dan untuk roda empat atau lebih dari Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu. Bea penerbitan pelat kendaraan juga naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu untuk sepeda motor dan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu untuk roda empat atau lebih. Kantor Samsat Karangasem yang berlokasi di Jalan A. Yani, Kelurahan Subagan, sudah dipenuhi wajib pajak sejak pagi hari. Saking banyaknya, ruang tunggu di lantai I gedung penuh sesak hingga memaksa pihak Kantor Samsat menyampaikan permakluman atas kondi-

si tidak nyaman yang ada. ‘’Terima kasih sudah menjadi wajib pajak yang baik. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan kami dalam memberikan pelayanan,’’ ujar Kanit Regident Polres Karangasem, Iptu Aris Setyanto, yang selain menyampaikan permakluman juga sekaligus mensosialisasikan sistem tarif baru itu melalui pengeras suara. Kebijakan pemberlakuan tarif samsat baru itu mendapat apresiasi beragam dari masyarakat. Sebagian menilai wajar karena negara butuh dana untuk pembangunan. Tetapi sebagian lainnya sewot karena merasa sistem pengenaan pajak untuk kendaraan yang diterapkan pemerintah terlalu memberatkan. ‘’Tarif boleh saja naik, tapi prosesnya jangan ribet,’’ kritik salah seorang warga. (kmb)

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah -- pada pertengahan Desember lalu, memperlihatkan realiasasi PAD triwulan IV hanya 90,30 persen. Data itu menjelaskan tunggakan paling besar terjadi pada pajak daerah MBLB --Mineral Bukan Logam dan Batuan-- sebesar Rp 8,9 miliar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 11,9 miliar. PAD ini bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan KD dan lain-lain PAD yang sah. Dilihat dari realisasi pajak daerah. Realisasinya saat itu baru mencapai 91,84 persen. Dari target triwulan IV sebesar Rp 118,8 miliar, realisasinya baru Rp 109,1 miliar. Ada 10 item jenis pajak daerah, antara lain, pajak hotel, restoran,hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, PBB-P2, BPHTB dan MBLB. Realisasi terendah terjadi pada pajak daerah MBLB sebesar Rp 53,3 miliar dari target 62,2 miliar atau hanya 85,6 persen. Sisanya, berada di atas 90 persen. Rinciannya, antara lain, pajak daerah hotel target 18,8

miliar, realisasi Rp 18,7 miliar (99,31 persen). Restoran, target Rp 8,8 miliar realisasi Rp 8,6 miliar (97,65 persen). Hiburan target Rp 54,4 juta, realisasi Rp 52,1 juta (95,75 persen). Reklame target Rp 472 juta, realisasi Rp 509 juta (107,9 persen). Penerangan jalan target Rp 10,8 miliar, realisasi Rp 10,09 miliar (93,45 persen). Parkir target Rp 108,2 juta, realisasi Rp 109,9 juta (101,53 persen). Air tanah target Rp 900 juta, realisasi Rp 962,8 juta (106,98 persen), PBB-P2 target Rp 6,5 miliar realisasi Rp 6,8 miliar (104,12 miliar), BPHTB target Rp 9,9 miliar dan realisasi Rp 9,8 miliar (99,25 persen). Tunggakan juga terjadi pada jenis pajak retribusi daerah. Dari target pada triwulan IV ini sebesar Rp 13,9 miliar, realisasinya Rp 13,3 miliar atau masih ada selisih Rp 634,05 juta. Sedangkan, pajak hasil pengelolaan KD realisasinya 100 persen sebesar Rp 13,5 mliar. Sementara, jenis pajak lain-lain PAD yang sah realisasinya hanya 85,62 persen, dari target Rp 82,9 miliar, realisasi Rp 71,02 miliar. (kmb31)

44 Desa Belum Setor Data PBI Amlapura (Bali Post) Data warga miskin yang masuk dalam PBI -- Penerima Bantuan Iuran -- belum diserahkan semua desa di Karangasem. Dinas Sosial Karangasem mencatat ada 44 desa yang belum menyerahkannya. Sehingga, proses verifikasi dan validasi dari data PBI akibatnya 84.323 yang ditanggung pemerintah pusat, tak kunjung selesai. Kondisi demikian diakui Kepala Dinas Sosial Karangasem Made Sosiawan, Kamis (5/1) kemarin. Dia mengatakan, seharusnya proses ini sudah selesai sejak tahun lalu. Namun, hingga awal tahun ini tercatat baru 34 desa di Karangasem yang melakukan verifikasi dan validasi data tersebut. Dia mengaku situasi ini sudah pernah disampaikan kepada Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Laporan tersebut juga sudah ditindaklanjuti dengan memerintahkan seluruh camat di Karangasem, agar segera mengurus proses ini di setiap desa yang diwilayahinya. Tetapi, masih saja ada desa yang sama sekali tidak melakukan verifikasi dan validasi itu. “Ada satu kecamatan, satu desa belum mengirim. Bahkan, ada juga desa di satu kecamatan, sampai sekarang belum melakukan verifikasi dan validasi,” terangnya. Sebagai konsekuensi dari molornya proses ini, maka data PBI dari program pemerintah pusat, tak akan kunjung tuntas. Artinya, kendala itu juga berimbas pada warga di desa lain yang sudah melakukan verifikasi dan validasi. Sebab, hingga data yang hasil verifikasi dan validasi yang masuk tak lebih dari 60 persen. Sementara, program JKBM - Jaminan Kesehatan Bali Mandara - sudah tak diberlakukan lagi, karena sudah melebur dengan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) program dari pemerintah pusat. Kenapa desa-desa lain belum melakukan verifikasi dan validasi tersebut? Sosiawan mengaku juga tak mengetahui persis alasannya. Namun, beredar isu kalau hal ini menjadi kebijakan yang tidak populer bagi desa dan citra pemimpinnya. Sebab, jika dulu dengan JKBM asalkan sudah ber KTP Bali, maka sudah bisa mendapat perawatan gratis di kelas III. Tetapi dengan proses verifikasi dan validasi data itu, maka akan menimbulkan kecemburuan di antara warga di suatu desa. Khususnya yang dulunya bisa menikmati JKBM, sekarang tak bisa menikmati JKBM dengan warga yang ditanggung PBI, yang merupakan program pemerintah pusat. Di sisi lain, disinggung soal distribusi KIS -- Kartu Indonesia Sehat-- di Karangasem juga ngadat, Sosiawan membantahnya. Distribusi KIS kepada warga miskin dilakukan Dinas Sosial. Dia menegaskan, hal itu menjadi tanggung jawab BPJS. Sedangkan, Dinas Sosial hanya bersifat membantu dengan membentuk relawan untuk proses distribusi kepada warga miskin. (kmb31)

Galian C Tak Berizin Dibahas Alot Komisi III DPRD Bali mengadakan rapat koordinasi dengan eksekutif dan DPRD Karangasem membahas kisruh penutupan galian C ilegal, di Kecamatan Rendang, Selat, dan Bebandem. Pertemuan yang digelar di ruang rapat gabungan Komisi DPRD Karangasem, Kamis (5/1) kemarin, antara eksekutif, DPRD Bali dan Karangasem itu berlangsung sangat alot. Bagaimanakah ekspektasi Komisi III yang berkantor di dewan Provinsi Bali Renon terhadap galian C ilegal itu? POLITISI yang berkantor di Renon itu sempat mendorong agar galian C model seperti itu dilegalkan saja. Namun setelah melalui perdebatan panjang, rombongan Komisi III yang dipimpin ketuanya I Wayan Tamba, menyatakan mendukung upaya yang ditempuh Pemkab Karangasem. Pemkab sendiri bersikeras tidak akan membuat kebijakan melegalkan usaha galian C yang aktivitasnya terganjal Perda RTRW Karangasem No. 17 tahun 2012 yang menyangkut batas penggalian maksimal di ketinggian 500 mdpl. Karena itu, potensi galian C di atas batas wilayah ketinggian tersebut atas regulasi itu, tidak bisa dioptimalkan. Pemkab Karangasem lebih nyaman melakukan revisi terhadap Perda RTRW yang direncanakan sudah rampung dua bulan ke depan. ‘’Rencana revisi sudah kita koordinasikan dengan Badan Koordinasi Penataan Ruang

Daerah (BKPRD) Bali dan sudah kami konsultasikan ke Pusat. Maret kita targetkan cepat bisa selesai,’’ tegas Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Pihaknya menyatakan kebijakan apa pun namanya, dengan dalih apa pun, jika bertentangan dengan ketentuan perundangan akan sangat berisiko utamanya bagi yang membuat kebijakan. Jika memang DPRD Bali menuntut agar Pemkab Karangasem membuat kebijaksanaan penambangan ilegal tersebut, pihaknya balik minta DPRD Bali memfasilitasi agar ada semacam nota kesepakatan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Bali bahwa pemungutan pajak dari galian C tak berizin dibolehkan. Sekda Karangasem, Gede Adnya Mulyadi, menambahkan, kondisi seperti saat ini sebelumnya sudah pernah pada masa pemerintahan Bupati Wayan Geredeg. Namun

Bali Post/kmb

BERDISKUSI - Komisi III DPRD Bali saat berdiskusi dengan DPRD Karangasem dan eksekutif, Kamis kemarin. saat itu, pemkab akhirnya berani memungut pajak karena ada nota kesepahaman dari unsur penegak hukum, Kejaksaan, Kepolisian dan Pengadilan bahwa pemungutan pajak dibolehkan. ‘’Saat itu menjelang pilkada. Untuk menghindari gejolak maka keluarlah nota kesepahaman dari aparatur penegak hukum,’’ jelasnya. Pernyataan Wabup dan Sekda tersebut sekaligus merespons desakan anggota DPRD Bali Wayan Kari Sub-

ali yang ngotot agar Pemkab Karangasem mengeluarkan kebijakan, sehingga galian C yang terkategori ilegal di wilayah Selat, Bebandem, dan Rendang bisa beroperasi. Dalam rapat yang juga dihadiri unsur terkait Pemprov Bali dan pemkab itu, Kari Subali berdalih tindakan represif pemerintah telah menyengsarakan ribuan warga yang selama ini mengandalkan hidup dari galian C. Berbeda dengan Kari Subali, anggota Komisi III, I Kadek

Diana, menilai langkah Pemkab Karangasem terhadap galian C sudah tepat dan berharap mulai tahun ini, kegiatan penambangan galian C bisa dilakukan dengan tertib. Pihaknya pun sepakat untuk mengatasi persoalan tata ruang, Pemprov Bali segera melakukan revisi Perda RTRW Bali dengan memerhatikan usul masukan pemerintah kabupaten/kota. Pihak DPRD Karangasem juga menegaskan revisi Perda RTRW merupakan solusi terbaik. Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Karangasem, I Nyoman Musna Antara, revisi Perda RTRW tersebut menjadi skala prioritas. Revisi akan segera dibahas lembaga dewan. ‘’Dalam interval tiga bulan akan kami kejar. Selain menyelamatkan masyarakat, revisi perda juga untuk menyelamatkan PAD,’’ tegasnya. Usai menggelar rapat koordinasi, rombongan Komisi III DPRD Karangasem melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi galian C ilegal. Menurut Wayan Tamba, kunjungan lapangan untuk kepentingan cek silang menindaklanjuti dua kali aksi unjuk rasa pengusaha galian C ilegal ke DPRD Bali. ‘’Hasil dari rangkaian kegiatan hari ini akan kita jadikan bahan rekomendasi kepada lembaga DPRD Bali dan pemerintah provinsi,’’ ujarnya. (kmb)


TABANAN

14

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Penyalahgunaan Dana Hibah

Kejari Tetapkan Satu Tersangka

Tabanan (Bali Post) Setelah berjalan cukup panjang, proses penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah tahun 2008 di Banjar Lalang Pasek, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan telah sampai pada tahapan penetapan tersangka. Tersangka dimaksud adalah I Nyoman Sukarya yang saat itu menjabat klian adat desa setempat. Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/1) kemarin, Kasi Pidsus Kejari Tabanan Ida Bagus Alit Ambara Pidada mengatakan penetapan Sukarya sebagai tersangka sudah dilakukan Oktober 2016 lalu. Selama menjadi tersangka, yang bersangkutan telah dipanggil satu kali. “Saat ini proses penyidikan masih terus berjalan,” jelasnya. Menurutnya, penetapan sebagai tersangka berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan bukti yang cukup kuat. Dari hasil pemeriksaan, tersangka merupakan penerima dana hibah dan dalam proposal yang bersangkutan tertulis sebagai ketua panitia. Mencuatnya kasus penyalahgunaan dana hibah ini berawal ketika tahun 2008 warga Banjar Lalang Pasek berencana membangun balai banjar dengan dana Rp 75 juta. Karena kurang dana, salah satu tokoh desa setempat yang menjadi anggota DPRD Tabanan setuju menambah kekurangan dana pembangunan. Dana Rp 75 juta diserahkan kepadanya. Pembangunan balai banjar dikerjakan, namun tidak kunjung selesai. “Saksi mengatakan anggota dewan itu berjanji merampungkan bale banjar tahun 2010,” ujar Pidada. Pembangunan balai banjar tidak rampung sesuai jadwal. Warga setempat mengambil alih pembangunan dan membentuk panitia pembangunan. Untuk menambah dana, pihak panitia mengajukan proposal ke Pemkab Tabanan. Proposal ditolak dengan alasan Banjar Lalang Pasek sudah pernah mendapatkan bantuan Rp 202.400.000 pada 2008 yang diterima I Nyoman Sukarya. “Ini yang membuat warga kaget karena tidak ada pemberitahuan atau sosialiasi terkait kucuran dana sebesar itu,” ucapnya. Atas pengaduan masyarakat dan setelah dilakukan proses penyelidikan, Kejari Tabanan melihat adanya perbuatan melanggar hukum dan akhirnya memproses kasus ini hingga tuntas. “Terkait dugaan anggota dewan itu, kita lihat saja di persidangan, pasti akan diungkap di sana,” imbuh Pidada. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar Puskesmas Pupuan I Puskesmas Pupuan II Puskesmas Penebel I Puskesmas Penebel II Puskesmas Marga Puskesmas Baturiti I Puskesmas Kediri I Puskesmas Kediri II Puskesmas Kediri III

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181 0362-71233 08113856736 0361-819181 0361-7470395 0361-8946154 0368-21118 0361-812148 0361-814278 0361-880670

MELONJAK – Warga yang mengurus administrasi surat kendaraan di Kantor Samsat Kabupaten Tabanan melonjak sejak seminggu terakhir.

Bali Post/kmb24

Jelang Pemberlakuan Tarif Baru PNBP

Masyarakat Penuhi Kantor Samsat

Tabanan (Bali Post) -

Penerapan tarif baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) per 6 Januari 2016, menyebabkan masyarakat berbondong-bondong datang ke Kantor Samsat Kabupaten Tabanan, sehingga terjadi lonjakan permohonan pengurusan administrasi surat kendaraan sejak seminggu terakhir. Pemilik kendaraan roda empat dan roda dua memenuhi Kantor Samsat.

Salah seorang pemohon Ketut Santiawan, memilih mengurus samsat lebih awal tanpa menunggu tanggal jatuh tempo karena tidak ingin terkena tarif baru Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dua kali lipat dibanding sebelumnya. ‘’Jatuh tempo sebenarnya 29 Januari. Namun berhubung tang-

gal 6 Januari ada kenaikan, ya saya urus sekarang saja,” tuturnya di sela-sela menunggu proses pengurusan surat kendaraan, Kamis (5/1) kemarin. Menurutnya, kebijakan PNBP yang dirumuskan pemerintah cukup memberatkan karena persentase lonjakan cukup besar, bahkan ada

yang naik seratus persen dari pada sebelumnya. Meski begitu, karena sudah menjadi keputusan pemerintah mau tidak mau ia menerima kebijakan tersebut. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya, S.H., menyatakan pemberlakuan tarif PNBP baru ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang PNPB. Peraturan ini menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010. Kenaikan tarif PNBP menyebabkan masyarakat cenderung mengejar pengajuan permohonan sebelum kebijakan PNPB yang baru diberlakukan.

Dewan Rekomendasikan Perpusda Tak Dipindah

Tabanan (Bali Post) – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Tabanan yang berlokasi di depan SMPN 1 Tabanan rencananya dipindah dan ditempati Badan Keuangan Daerah (Bakuda). Akan tetapi, DPRD Tabanan melalui Komisi IV merekomendasikan agar Bakuda dipindah ke gedung lain. Ketua Komisi IV Made Dirga, saat melakukan kunjungan ke Perpusda, Kamis (5/1) kemarin mengatakan pihaknya telah mengadakan rapat terkait masalah pemindahan dan pengalihan fungsi gedung dari Perpusda menjadi Bakuda. Sebab gedung Perpusda juga sebagai tempat penyimpanan arsip. ‘’Jika dipindah, riskan terjadi kehilangan arsip,’’ ujarnya. Dirga melihat seluruh ruangan di Perpusda Tabanan bersama anggota dewan dari Komisi IV lainnya, yaitu Nyoman Setia Yasa, I Gusti Komang Wastana dan Nyoman Suadiana. Salah satu yang menarik perhatian adalah penyimpanan arsip di roll-o-pack atau lemari roll. Lemari yang bisa dilipat ini permanen di lantai karena di dasarnya terdapat rel untuk membuka dan menutup roll. ‘’Kalau dipindah, rel permanen ini harus dibongkar, tentu tidak efisien,’’ katanya. Di sisi lain, Perpusda Tabanan saat ini mendapatkan kenaikan

Gaji Bulan Januari Molor, PNS Resah

Tabanan (Bali Post) Masa transisi pascareorganisasi kelembagaan pemerintah daerah di Kabupaten Tabanan berdampak pada salah satu komponen P3D (personel, pendanaan, sarana dan prasarana serta dokumen) termasuk penggajian pegawai. Gaji PNS bulan Januari yang seharusnya dibayarkan awal bulan ternyata molor. Ini tentu saja membuat para pegawai resah. Dari informasi yang dihimpun, sejumlah pegawai yang mengaku mengandalkan kebutuhan hidupnya dari gaji Bali Post/kmb28 merasa sedikit kelimpungan I Made Sukada untuk memenuhi kewajibannya membayar cicilan bulanan dan biaya sekolah anak. “Kalau yang punya tabungan sampingan tentu tidak terlalu berat, tapi bagaimana dengan saya yang hanya mengandalkan gaji,” ujar Putu Dewi (39) salah seorang PNS yang sudah mengabdi lima tahun, Kamis (5/1) kemarin. Hal senada disampaikan Made Agus, tenaga hononer di OPD Pemkab Tabanan yang sampai saat ini belum jelas apakah kontrak kerjanya diperpanjang atau tidak. “Tahun lalu perpanjangan kontrak dilakukan Desember, tapi sejauh ini belum ada kabar,” bebernya. Terkait molornya pembayaran gaji PNS, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan (Bakuda) I Made Sukada didampingi Kabag Humas Pemkab I Putu Dian menjelaskan masalah penggajian masih dalam proses. “Mudah-mudahan paling lambat Senin depan sudah cair,” ucapnya. Dikatakannya, kondisi ini dikarenakan banyak bendahara di masing-masing OPD yang digantikan oleh staf baru. “Bendahara baru harus membuat NPWP dan rekening bank yang baru. Ini tentu butuh proses,” jelasnya. Terkait penggajian tenaga kontrak, mantan Asisten III Setda Tabanan itu mengaku belum mendapat informasi resmi dari sekda. “Gaji tenaga kontrak biasanya dibayar akhir bulan, jadi masih ada waktu untuk koordinasi,” ucapnya. Menurut Sukada, saat ini masih dalam masa transisi penempatan tenaga kontrak yang disesuaikan dengan beban kerja OPD. Ada OPD yang dilebur sehingga penempatan tenaga kontrak masih dalam proses yang akan diiringi dengan anggaran untuk penggajian. Untuk penggajian tiap bulan, anggaran yang dibutuhkan Rp 36 miliar lebih buat 7.959 orang PNS. Jumlah ini sudah dikurangi guru yang telah ditarik kewenangannya ke provinsi. (kmb28)

penilaian dari grade B ke grade A dalam hal penataan dan fungsi gedung sebagai gedung perpustakaan yang representatif. Prestasi yang dicapai ini harus diulang kembali jika dipindahkan ke gedung baru. Tempatnya juga strategis karena dekat dengan sekolah, sehingga anak-anak yang hendak membaca tidak perlu berjalan jauh atau sampai menaiki kendaraan. Untuk itu Komisi IV menyarankan agar dicarikan gedung lain sebagai gedung Bakuda. Kepala Dinas Perpusda Tabanan Wayan Kotio, sependapat jika

dipindahkan akan banyak masalah teknis yang harus dihadapi. Gedung ini sudah diseting menjadi gedung perpustakaan sejak awal. Jika dipindahkan ke gedung baru, harus dibuat lagi ruangan untuk layanan membaca, story telling, kantor dan penyimpanan arsip. Pemindahannya pun cukup rumit dan harus sangat hati-hati berhubung adanya arsip-arsip penting. ‘’Selain itu, biaya untuk pemindahan tentu sangat besar. Untuk itu pemindahan gedung perpustakaan ini mesti dipertimbangkan lagi,’’ tandasnya. (kmb24)

Bali Post/kmb24

BERKUNJUNG – Komisi IV DPRD berkunjung ke gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Tabanan.

PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang PNPB yang baru juga mengatur tentang pemberlakuan kenaikan untuk biaya pengurusan SIM dengan lonjakan ada yang mencapai 100 persen. Kenaikan tarif PNBP merupakan program pemerintah untuk meningkatkan

pendapatan di luar pajak. Untuk mengatasi lonjakan permohonan, pihaknya sebagai pelaksana di lapangan telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendapatan Kabupaten Tabanan, UPT dan BRI untuk menambah personel. (kmb24)

Pencurian di SMAN 1 Baturiti

Lagi, Polisi Tetapkan Dua Pelajar Jadi Tersangka

Tabanan (Bali Post) – Pascapenangkapan SY (15) yang terlibat kasus pencurian di SMPN 1 Baturiti dan kasus percobaan pencurian di SMAN 1 Baturiti, jajaran Reskrim Polsek Baturiti kembali menetapkan dua tersangka baru. Keduanya juga berstatus pelajar, yakni RA (16) dan MJM (16) yang diamankan, Rabu (4/1) malam sekitar pukul 20.30 Wita. Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti masing-masing satu unit CPU, monitor, handphone dan tas gendong warna hitam. Dari informasi yang dihimpun, kedua tersangka itu diringkus di dua lokasi berbeda. RA pelajar SMK di Denpasar yang ikut terlibat dalam kasus pencurian di SMPN 1 Baturiti diciduk di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Sedangkan MJM siswa kelas III SMP ditangkap di Banjar Baturiti Kelod, Desa/Kecamatan Baturiti, dengan barang bukti satu unit komputer. “Penangkapan kedua tersangka baru ini merupakan hasil pengembangan dan informasi dari tersangka SY. Baik tersangka maupun barang bukti sudah kami amankan di Polsek,” ujar Kapolsek Baturiti Kompol Gede Surya Atmaja, Kamis (5/1) kemarin. Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka SY dan RA mengakui melakukan aksi pencurian di SMPN 1 Baturiti. Sementara MJM mengetahui rencana pencurian dan menerima barang-barang hasil kejahatannya berupa satu unit komputer. Ketiganya akan diproses lebih lanjut, namun tidak ditahan mengingat masih di bawah umur. “Mereka kami titip pada orang tuanya masing-masing untuk mengawasi dan ketiganya dikenakan wajib lapor,” jelasnya. SY pelajar SMAN 1 Baturiti asal Banjar Bukticatu, Desa Candikuning diamankan oleh jajaran Polsek Baturiti karena terlibat kasus percobaan pencurian di sekolahnya, Rabu (4/1) lalu. Siswa kelas X ini juga mencuri di SMPN 1 Baturiti. Lebih mengejutkan lagi, pelaku melakukan aksinya hingga empat kali dan pernah menyebarkan teror di SMPN 1 Baturiti. (kmb28)

Warung Global

Dewan Kerukunan Nasional Harus Tegas Tegakkan Aturan

PEMERINTAH mesti konsisten dan tegas menjalankan aturan yang berlaku. Dengan demikian persatuan dan kesatuan bangsa tidak mudah terpecah belah serta tak ada yang merasa mayoritas dan minoritas. Gung Derah di Denpasar mengutarakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pemerintah akan Bentuk Dewan Kerukunan Nasional’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (5/1) kemarin. Fera di Tabanan menambahkan, meskipun berbeda warna kulit, warga negara Indonesia harus tetap hidup rukun. Menurut Sugik di Mambal, setiap persoalan

hendaknya mengedepankan toleransi dalam penyelesaiannya. Selama ini yang sering terjadi adalah konflik SARA yang membuat umat terpecah belah.

Menurut Nyoman Mastra di Gianyar, Dewan Kerukunan Nasional dibentuk akibat lembaga yang berwenang selama ini tidak berfungsi. Sebenarnya yang terjadi adalah ketidakpahaman terhadap falsafah Negara dan kebhinnekaan tidak dipahami. Padahal cuma ini saja modalnya, sehingga tidak perlu membentuk lembaga ini dan itu. Ugi di Tabanan yang sudah menikmati berbagai era menyampaikan perubahan terus terjadi dan semua mengharapkan yang terbaik. Generasi terdahulu sudah menyiapkan berbagai fondasi, yaitu Garis

Besar Haluan Negara (GBHN), Pancasila, UUD 1945 dan lainnya. Ini saja cukup dijadikan pedoman, namun semuanya semakin memudar. Pada era dulu, lanjut Arya di Denpasar, penataran P4 sangat bermakna, sedangkan sekarang dibentuk Dewan Kerukunan Nasional. Tenggang rasa, toleransi dan musyawarah mufakat tidak ada lagi dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Mestinya apa yang positif di era dulu diadopsi dalam pemerintahan sekarang. Suluh di Tabanan dan Angga di Denpasar menilai

Dewan Kerukunan Nasional dibentuk karena telah terjadi ketidakrukunan di negeri kita. Apa yang menyebabkan tidak rukun? Karena sering berseberangan, terutama di tataran pemerintahan. Legislatif harus memberikan contoh yang baik dan mampu menjadi teladan bagi rakyatnya. Pemimpin harus fokus memperkuat kerukunan nasional. Dewan Kerukunan Nasional mesti bekerja dengan baik, sehingga apa yang menjadi target dapat dicapai. Demikian harapan Gusti di Tabanan. (sikha)


15

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Hasil Pertandingan Liga Inggris Tottenham Hotspur vs Chelsea

2-0

1. Chelsea 20 16 1 3 42-15 2. Liverpool 20 13 5 2 48-23 3. Tottenham Hotspur 20 12 6 2 39-14 4. Manchester City 20 13 3 4 41-22 5. Arsenal 20 12 5 3 44-22 6. Manchester United 20 11 6 3 31-19 7. Everton 20 8 6 6 28-23 8. West Bromwich Albion 20 8 5 7 28-24 9. Bournemouth 20 7 4 9 29-34 10. Southampton 20 6 6 8 19-25 11. Stoke City 20 6 6 8 24-32 12. Burnley 20 7 2 11 22-31 13. West Ham United 20 6 4 10 23-35 14. Watford 20 6 4 10 23-36 15. Leicester City 20 5 6 9 24-31 16. Middlesbrough 20 4 7 9 17-22 17. Crystal Palace 20 4 4 12 30-37 18. Sunderland 20 4 3 13 19-37 19. Swansea City 20 4 3 13 23-45 20. Hull City 20 3 4 13 17-44

49 44 42 42 41 39 30 29 25 24 24 23 22 22 21 19 16 15 15 13

Pencetak gol : 14 - Diego Costa (Chelsea) Piala Raja Spanyol Pertandingan I, Babak 16 Besar Real Madrid vs Sevilla

3-0

Alcorcon (II) vs Cordoba (II)

0-0

Real Sociedad vs Villarreal

3-1

Bali Post/rtr

Gelandang Tottenham Dele Alli.

Gol Alli Akhiri Rekor Kemenangan Chelsea London -

Tottenham Hotspur menggagalkan Chelsea meraih kemenangan beruntun ke14 di Liga Inggris dan membuka persaingan pada perebutan gelar juara, ketika dua gol tandukan Dele Alli membawa mereka menang 2-0 di White Hart Lane, Kamis (5/1) kemarin. Kedua gol itu dikreasikan oleh pengatur permainan asal Denmark Christian Eriksen. Yang pertama tercipta sebelum turun minum ketika umpan silangnya ditanduk

Alli melewati jangkauan kiper Thibaut Courtois dan yang kedua terjadi pada menit ke54 dari umpan serupa. Gelandang Inggris Alli kini telah mencetak tujuh gol pada

empat pertandingan terakhirnya di Liga Inggris. Chelsea tidak mampu menciptakan banyak peluang meski Eden Hazard menyianyiakan kesempatan terbaik

mereka pada awal babak kedua, ketika ia melepaskan tembakan melebar dengan mulut gawang terbuka lebar di depannya. Kemenangan kelima beruntun Tottenham ini mendongkrak mereka dari peringkat kelima menuju peringkat ketiga, di atas Arsenal dan Manchester City. Chelsea, yang memerlukan

kemenangan untuk mengukir rekor baru dalam catatan kemenangan berturut-turut dalam semusim, mengoleksi 49 poin dan unggul lima angka atas tim peringkat kedua Liverpool setelah 20 pertandingan. Tottenham tertinggal tujuh angka bersama Manchester City di peringkat ketiga dan keempat. (kmb39/rtr/ant)

Banding Ditolak FA, Fernandinho Absen Empat Pertandingan

Bali Post/rtr

Penyerang Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang.

Aubameyang Diincar Klub Tiongkok

Munich Borussia Dortmund dikejutkan dengan pemberitaan bahwa penyerangnya Pierre-Emerick Aubameyang menjadi incaran klub Liga Super Tiongkok Shanghai SIPG. Bahkan klub kaya kota industri Shanghai itu berani menawar dengan harga 128 juta pound untuk mendapatkan penyerang asal Gabon itu. Sejauh ini, Aubameyang menjadi pemain kunci Dortmund dan tetap dipertahankan. Pemain lincah itu telah menghasilkan 20 gol dalam 22 penampilan dan menjadi incaran dua klub top Manchester City dan Real Madrid. Karena itu Dortmund, Kamis (5/1) kemarin membatah pemberitaan koran Italia La Gazzetta dello Sport yang menyebutkan pemain berusia 27 tahun itu berniat pindah ke Tiongkok. Juru bicara Dortmund, Sascha Fligge, seperti dikutip kantor berita DPA menyebutkan bahwa klub tidak dalam proses negosiasi masalah ini. Shanghai SIPG yang ditangani mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Andre Villas-Boas telah mendatangkan gelandnag Brazil Oscar dengan harga 52 juta pound dari Chelsea. Oscar akan berpartner dengan penyerang Brazil Hulk di klub tersebut. Aubameyang akan kembali beraksi di Bundesliga pada 21 Januari usai jeda musim dingin. Werder Bremen akan menjadi lawan pertama Dormund yang kini menempati peringkat ke-6 klasemen tertinggal 12 poin dari Bayern Munich yang berada di puncak. (kmb39/rtr/net)

London Gelandang Manchester City Fernandinho akan absen empat pertandingan ke depan. FA, Kamis (5/1) kemarin menolak bandingnya terhadap kartu merah yang diterimanya saat City menang atas Burnley pada awal pekan ini. Pemain Brazil itu diusir keluar lapangan sebelum turun minum menyusul pelanggaran kerasnya terhadap pemain Burnley Johann Berg Gudmundsson. Itu merupakan kartu merah ketiganya dalam enam penampilan terakhirnya. Dua kartu merah sebelumnya didapat saat melawan Chelsea di Liga Inggris dan Borus-

sia Moenchengladbach di Liga Champions. “Skorsnya termasuk sanksi standar dari pertandingan tambahan sebab ini merupakan kedua kalinya ia diusir (di Liga Inggris) pada musim ini,” kata FA dalam pernyataannya. Fernandinho akan absen pada pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan West Ham United pada Jumat, disusul pertandinganpertandingan Liga Inggris melawan Everton dan Tottenham Hotspur. Pertandingan keempat di mana ia akan absen akan bergantung pada hasil laga Jumat. Sementara itu gelandang Arsenal Francis Coquelin

akan absen sampai empat pekan setelah mengalami cedera otot paha belakang saat “The Gunners” bermain imbang 3-3 dengan Bournemouth di Liga Inggris. Cedera Coquelin membuat Arsene Wenger hanya memiliki sedikit pilihan di sektor gelandang tengah. Rekannya Santi Cazorla absen jangka panjang karena cedera pergelangan kaki dan Mohamed Elneny masih memperkuat Mesir di Piala Afrika. Hanya dua gelandang tengah senior yang tersedia yakni Aaron Ramsey dan Granit Xhaka. “Dia (Coquelin) absen tiga atau empat pekan sekarang (karena cedera) otot paha belakang,” kata

Wenger. Sementara itu, penyerang Danny Welbeck dapat kembali bermain pada pertandingan putaran ketiga Piala FA yang berlangsung pada Sabtu melawan tim Championship Preston North End setelah pulih dari cedera lutut. Wenger mengatakan bahwa Piala FA masuk dalam daftar prioritas untuk Arsenal musim ini, namun sang manajer akan mengistirahatkan dua pemain berpengaruh Alexis Sanchez dan Mesut Ozil untuk pertandingan Sabtu, sedangkan bek tengah Laurent Koscielny absen karena masalah pada pahanya. Sanchez, yang masih bernegosiasi perihal kontrak bar-

sebelum pertandingan usai. Real kini memiliki rekor yakni 38 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi di bawah asuhan Zinedine Zidane, dan hanya kalah dua kali dari 53 pertandingan di bawah komandonya.

itu. “Saya hanya ingin bermain dengan baik setiap kali mendapat kesempatan dan memberikan kontribusi terbaik seperti hari ini serta mnembantu tim dengan mencetak gol.” James sempat membuat berang petinggi klub setelah mengeluarkan ancaman pascakeberhasilan Real menjuari Piala Dunia Antar-Klub di Jepang, Desember lalu. “Saya tidak menjamin saya akan bertahan di sini. Saya senang di Real Madrid tapi saya ingin lebih banyak lagi bermain,” katanya waktu itu. Zidane sendiri memberikan pujian bagi James usai pertandingan melawan Sevilla. Kerja kerasnya terbukti menghasilkan hal terbaik. “James tampil baik, dia bekerja keras dan mencetak dua gol. Dia mempunyai peranan penting, seperti pemain lainnya,” ujar Zidane. (kmb39/rtr/ant)

JATUH - Gelandang Real Madrid James Rodriguez (kiri) terjatuh saat duel udara melawan pemain Sevilla pada pertandingan Piala Raja, Kamis (5/1) kemarin.

unya di Arsenal, terlihat frustrasi ketika ia dengan marah membanting sarung tangannya setelah hasil imbang di kandang Bournemouth, Dean Court. Bagaimanapun, Wenger mendinginkan suasana terkait laporan-laporan media yang menyebutkan bahwa sang pemain sayap sudah tidak kerasan di klub London Utara itu. “Apa yang mengejutkan mengenai (reaksi Sanchez) itu? Kami ingin memenangi pertandingan-pertandingan, jika Anda tidak (memenanginya), Anda tidak senang. Itu hal yang normal... Tentu saja dia baik-baik saja,” kata Wenger. (afp/ant)

James Tepis Kepindahannya dari Real Madrid Madrid Dua gol James Rodriguez mengantarkan Real Madrid meraih kemenangan 3-0 atas Sevilla pada pertandingan pertama babak 16 besar Piala Raja, Kamis (5/1) kemarin. Kemenangan di Stadion Santiago Bernabeu itu menambah panjang rekor tak terkalahkan klub ibu kota itu di semua kompetisi. James membuka keunggulan Real dengan sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-11. Bek Raphael Varane menyambar tendangan sudut Toni Kroos untuk menggandakan keunggulan dengan sundulan kepala pada menit ke-28. James, yang sempat dikaitkaitkan dengan kemungkinan kepindahan dari klub raksasa Spanyol itu, menambahi gol keduanya dari titik penalti menit ke-43 sebelum menerima standing ovation ketika ia digantikan sepuluh menit

Tepis Pindah Zidane tidak menurunkan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema atau pun Gareth Bale, sehingga James leluasa mengambil peran dalam serangan. Gelandang Kolombia yang dibeli sebesar 80 juta euro dari Monaco pada 2014 lalu itu, menepis rumor kepindahannya ke klub lain. Namun diakui dirinya tengah bekerja keras supaya bisa masuk tim inti Zidane setelah hanya bermain empat kali di tim pembuka Real pada musim ini. “Saya tetap di Real Madrid,” tegas pemain berusia 25 tahun

Bali Post/rtr

Al-Attiyah Mundur

Bali Post/ap

DAKAR - Pembalap Portugal Paulo Gonçalves menuntaskan etape ketiga Reli Dakar antara San Miguel de Tucuman menuju San Salvador de Jujuy, Argentina, Kamis (5/1) kemarin. Etape ini dimenangkan oleh Joan Barreda Bort (Spanyol) dengan waktu 4 jam 23 menit 41 detik, sedangkan Goncalves di posisi kelima tertinggal 16 menit.

San Salvador Dua kali juara Reli Dakar, Nasser Al-Attiyah pada Kamis (5/1) kemarin mengundurkan diri di etape ketiga setelah mobil Toyotanya mengalami kerusakan parah dan tak mungkin bisa lagi diperbaiki. Juara 2011 dan 2015 itu semula difavoritkan akan memenangi balapan awal tahun ini. Namun di etape ketiga antara San Miguel de Tucuman menuju San Salvador de Jujuy, ia mengalami pecah ban dan kerusakan teknis hingga tertinggal

hingga 2 jam, 17 menit dari sang pemenang etape ketiga Stephane Peterhansel. Panitia mengumumkan pereli yang meraih medali emas nomor menembak di Olimpiade London 2012 itu tak akan mengikuti etape keempat antara San Salvador de Jujuy menuju Tupiza, Bolivia. Al-Attiyah yang memenangi etape pembuka, menempati posisi kedua di klasemen sementara dan menargetkan bisa mengejar sang pemuncak Sebastien Loeb. Namun mobil yang

kendarai keluar jalur dan masuk lubang. ‘’Game over. Hari sial,’’ kata pereli Qatar itu di website Dakar (www.dakar.com) setelah mobilnya sempat terbakar namun bisa dipadamkan di hari pertama. Insiden terjadi di kategori sepeda motor saat pembalap KTM Ivan Jakes terkena sambaran petir, 300km jelang finis. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan dokter mengizinkan dia melanjutkan lomba kemarin. (kmb39/rtr)


OLAHRAGA

16

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

PABBSI Fokus Regenerasi Atlet Menuju Olimpiade Tokyo

Jakarta (Bali Post) Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) memfokuskan program latihan periode 2017 untuk mencetak atlet-atlet muda angkat besi berprestasi demi Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Kami akan mengirimkan atlet ke Olimpiade Remaja 2018 sebagai langkah untuk regenerasi. Kami juga berharap atlet-atlet muda dapat tampil dalam Olimpiade Tokyo 2020,’’ kata kepala pelatih angkat besi PABBSI Dirja Wiharja, Kamis (5/1) kemarin. PABBSI, lanjut Dirja, mengharapkan dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di seluruh Indonesia untuk mencetak atlet-atlet angkat besi nasional. ‘’PB PABBSI harus melatih atlet-atlet berusia di bawah 17 tahun di luar pelatihan yang telah ditetapkan Prima untuk menyiapkan Olimpiade Remaja 2018 di Argentina,’’ katanya. Dirja berharap regenerasi atlet-atlet muda angkat besi nasional akan melanjutkan prestasi atlet-atlet seperti Eko Yuli Iriawan dan Sri Wahyuni dalam Olimpiade Rio 2016. ‘’Tantangan Indonesia dalam Olimpiade setelah meraih medali perak tentu lebih berat. Kami ingin atlet-atlet muda juga mendapatkan kesempatan untuk sering mengikut kejuaraan internasional,’’ ujarnya. Meskipun cabang angkat besi putri tidak dipertandingkan dalam SEA Games 2017 di Malaysia, Dirja mengatakan atlet-atlet pelatnas utama PABBSI akan fokus untuk meraih prestasi dalam Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan dan Asian Indoor and Martial Arts Games 2017 di Ashgabat, Turkmenistan. Atlet-atlet pelatnas angkat besi telah menjalani latihan di Pusat Pelatihan Olimpiade Cibubur, Jakarta Timur sejak Desember 2016. ‘’Kami baru mulai lagi berlatih pada Rabu (4/1) setelah libur Natal dan Tahun Baru. Atlet yang berlatih sebanyak sembilan atlet putra dan enam atlet putri,’’ katanya. Dirja menambahkan, fasilitas berlatih di Cibubur cukup baik meskipun perlu renovasi menyusul penyesuaian dengan peralatan dan program latihan cabang angkat besi. ‘’Lokasi latihan kami sebelumnya dipakai sebagai ruangan kantor sehingga tidak sesuai untuk latihan angkat besi. Lantainya sebagian rusak. Kami khawatir kondisi itu akan mempengaruhi atlet terutama cedera latihan,’’ katanya. Selain ruang latihan yang belum sepenuhnya sesuai untuk cabang angkat besi, Dirja mengatakan fasilitas lain sudah cukup seperti penginapan atlet dan gudang peralatan. ‘’Kami semula berharap atlet dapat kamar masing-masing. Saat ini, satu kamar dipakai untuk dua atlet. Peralatan juga sudah dipindah semua ke Cibubur meski area sedikit kurang luas,’’ katanya. (ant)

Bali Post/022

ANYAR - Skuad anyar Bali United dari kiri Yandi Sofyan Munawar, M. Taufiq, Dias Angga Putra, dan Made Wardana.

PUTRI - Ganda putri Anggia Shitta Awanda (kanan) dan Greysia Polli (kiri) saat tampil di Kejurnas PBSI 2016 Campuran Beregu Dewasa.

‘’Nitya akan siap bermain pada tingkat yang baik pada enam bulan mendatang. Jika hanya latihan, Nitya siap berlatih pada dua hingga tiga bulan mendatang,’’ kata kepala pelatih sektor ganda putri pelatnas PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian dalam keterangan tertulis PBSI, Kamis (5/1) kemarin. Nitya merupakan atlet pasangan Greysia pada nomor ganda putri. Keduanya telah berpasangan setelah

Langkah Kerber Terhenti di Perempatfinal Brisbane Petenis nomor satu dunia Angelique Kerber terhenti langkahnya di babak perempatfinal turnamen internasional Brisbane, Kamis (5/1) kemarin. Petenis Jerman itu menyerah 4-6, 6-3, 3-6 atas unggulan keenam Elina Svitolina. Kerber yang mencapai final turnamen ini musim lalu, dalam kondisi tepat menuju grand slam pembuka Australia Terbuka. Musim lalu, ia berhasil merengkuh trofi terbaik sepanjang kariernya dengan menundukan Serena Williams di final. Penampilan baiknya berlanjut dengan mencapai final Wimbledon dan Olimpiade sebelum menjuarai AS Terbuka. Ia kemudian menggulingkan Serena dari puncak ranking WTA dan menjadi petenis nomor 1 dunia pada akhir 2016. Musim ini diakui berbeda dengan tahun lalu. Setelah mendapat bye di putaran pertama, ia berjuang keras sebelum menang tiga set atas wild-card Australia Ash Barty. Namun menghadapi petenis ranking 14 dunia Svitolina, Kerber kembali tampil tak konsisten meski memenangi set kedua untuk menyamakan skor. Di set penentuan banyak membuat kesalahan sendiri sebelum menyerah di set ketiga. Total petenis kidal itu melakukan 48 unforced errors. Kekalahan ini mengulangi kegagalan serupa tahun lalu. Svitolina menjadi satu-satunya petenis yang

nikasi di lapangan,’’ kata Eng Hian. Sementara Della Destiara Haris yang merupakan pasangan Rosyita akan berganti pasangan dengan pemain baru ganda putri Apriani Rahayu. Ganda Della/Apriani juga akan memulai turnamen pada Thailand Masters 2017. Pada program pelatnas 2017, Eng Hian menetapkan tolok ukur penampilan atlet untuk memacu prestasi atletatlet ganda putri pelatnas. Mantan atlet ganda putra itu mengatakan atmosfer kompetisi dalam pelatnas PBSI masih kurang walaupun atlet-atlet pelatnas telah mempunyai kemampuan dan kualitas teknik permainan. Tujuan penetapan tolok ukur penampilan atlet itu, menurut Eng Hian, adalah agar pasangan-pasangan ganda putri seperti Della/Rosyita, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Rizki Amelia Pradipta/ Tiara Rosalia Nuraidah mampu menyamai kemampuan permainan Greysia/Nitya. (ant)

Mangupura (Bali Post) Tercatat empat pemain anyar memastikan diri berlabuh ke Bali United (BU). Mereka adalah mantan skuad Persib Bandung yakni Dias Angga Putra (bek sayap), M. Taufiq (gelandang), dan Yandi Sofyan Munawar (striker), serta Made Wardana (mantan kiper Arema Cronus). Selain menerima empat pemain baru, BU juga melepas 12 pemainnya. Mereka adalah Rully Desrian dan Ngurah Komang Arya (kiper), Bobby Satria dan Indra Permana (bek), Loudry Meilana, Leo Guntara, Hendra Sandi, Zoran Knezevic (gelandang), Yulius Mauloko, Alsan Sanda, Nemanja Vidakovic, Daniel Heffernan (penyerang). Selain itu, pemain yang dipertahankan yakni M. Diky Indriyana, Putu Pager Wirajaya (kiper), Agus Nova Wiantara, Abdul Rahman Sulaiman, Mahdi Fahri Albaar, Nyoman Adi Parwa, Felisianus Junius R Bate, Ricky Fajrin Saputra (bek), I Gede Sukadana, Syakir Sulaiman, Fadil Sausu (gelandang), I Made Adi Wirahadi, Miftahul Hamdi, Martinus Novianto, Nyoman Sukarja, Yabes Roni Malaifani (penyerang). Pelatih Indra Sajfri, di Kuta, Kamis (5/1) kemarin, menyatakan perombakan pemain di tubuh BU berdasarkan hasil evaluasi selama dua tahun. ‘’Pergantian skuad Serdadu Tridatu ini, kami anggap permainan mereka lebih cocok dan berkarakter bersama BU,’’ ujar Indra Sjafri. Disinggung rencana dirinya mengarsiteki Timnas SEA Games 2017 di Malaysia, Indra Sjafri mengajak awak media agar tidak berandai-andai. Apalagi, dirinya berkomitmen dengan kontrak BU berdurasi selama lima tahun. ‘’Jadi, saya masih berkomitmen dengan pemilik BU Pieter Tanuri. Kami bertekad memajukan persepakbolaan Bali dan nasional,’’ tegasnya. Selain itu, penunjukan dirinya menjadi pelatih Timnas SEA Games, diputuskan pasca-Kongres PSSI di Bandung, 8 Januari nanti. ‘’Jika saya dipercaya mengarsiteki timnas SEA Games, pasti pengganti saya sertifikat kepelatihannya sama. Saya pun tetap memantau perkembangan BU,’’ ucapnya. Diakuinya, sejauh ini BU belum berani merekrut legiun asing. Pasalnya, regulasi jumlah pemain asing juga diputuskan pada Kongres PSSI. ‘’Kami masih menunggu berapa boleh mendaftarkan jasa pemain mancanegara, bagi tiap kontestan Kompetisi ISL, yang rencananya digulirkan Maret nanti,’’ sebut Indra Sjafri. (022)

guatan atlet asal daerahnya, dan sepekan sekali tiap Minggu berlatih bersama di GOR Lila Bhuana,’’ sebut Sudiartha. Selain itu, program Pelatda digulirkan bertujuan menyiapkan atlet yang bakal berlaga ke kancah nasional. ‘’Jadi, kalau ada event nasional, tidak perlu lagi mengadakan selekda, tinggal memanggil atlet penghuni pelatda,’’ ucapnya. Dia menyebutkan, kejurnas Piala Kartika bakal digelar Februari. Hanya, di tubuh PB PJSI terjadi perombakan pengurus besar-besaran yang mencapai 70 persen. Akan tetapi, pengurus yang diganti juga membela diri bakal masuk lagi. ‘’Kepengurusan PB PJSI masih gonjang-ganjing, kami belum bisa memastikan Kartika Cup akan digelar di mana,’’ kilah Sudiartha. (022)

PELATDA - Pengprov PJSI Bali bakal menggelar pelatda judo di GOR Lila Bhuana mulai Minggu (8/1) lusa.

Greysia Diduetkan dengan Rosyita di Thailand Masters Jakarta (Bali Post) Atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii akan berduet dengan Rosyita Eka Putri Sari dalam turnamen Thailand Masters 2017 menyusul pemulihan pasca-operasi Nitya Krishinda Maheswari. Olimpiade London 2012 dan meraih medali emas Asian Games 2014. Nitya menjalani operasi lutut kanan pada Desember 2016. ‘’Saya akan mempersiapkan Greysia untuk berpasangan dengan Rosyita,’’ ujar mantan atlet yang meraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu. Eng Hian mengatakan tidak menargetkan pasangan Greysia/Rosyita pada nomor ganda putri meskipun optimistis pasangan baru itu dapat bersaing dengan pasangan-pasangan putri lain. ‘’Saya akan melihat penampilan mereka terlebih dahulu dan saya akan evaluasi untuk turnamen berikutnya. Aspek teknis akan lebih mudah untuk mereka. Mereka hanya perlu memperkuat aspek nonteknis seperti komu-

Pelatda Judo Mulai 8 Januari Denpasar (Bali Post) Pelatda judo dimulai Minggu (8/1) lusa di GOR Lila Bhuana. Sementara penghuni pelatda sekitar 40 pejudo, yang diambil dari para jawara kejurprov, termasuk atlet PON. Wakil Ketua I Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, di Denpasar, Kamis (5/1) kemarin menjelaskan, para pejudo yang masuk pelatda merupakan atlet inti, berikut pelapisnya. ‘’Pelatda ini para pejudo tetap berlatih di pengkab maupun pengkot PJSI, sebab program pelatda ini juga bertujuan pen-

mengalahkan Kerber musim lalu lewat kemenangan dua set di Beijing. Dia juga mengalahkan Serena Williams di Olimpiade. Petenis berusia 22 tahun dari Ukraina itu memperbaiki rekor pertemuannya dengan Kerber menjadi 4-5. Di babak semifinal, Svitolina akan menantang finasli AS Terbuka Karolina Pliskova yang maju ke empat besar berkat kemenangan atas Roberta Vinci 3-6, 6-2, 6-2. Pada pertandingan lainnya juara Prancis Terbuka Garbine Muguruza mengalahkan Svetlana Kuznetsova 7-5, 6-4. Di semifinal, ia akan ditantang Alize Cornet yang menyingkirkan Dominika Cibulkova 6-3, 7-5. (kmb39/ap)

Bali Post/wan

Kalsel Bangun Pusat Olahraga untuk Tuan Rumah PON 2024

Peka Kontra Putra Tresna Awali Piala Wali Kota

Banjarmasin (Bali Post) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyediakan dana sebesar Rp 150 miliar dalam APBD tahun 2017 untuk menyiapkan pusat olahraga. Fasilitas ini sebagai pendukung keinginan Kalsel sebagai tuan rumah Pekan Olah Raga (PON) 2024. ‘’Penyediaan anggaran sebesar Rp 150 miliar itu merupakan tahap awal untuk menyiapkan lahan buat pembangunan sport centre,’’ tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel Zakly Asswan seusai rapat kerja bersama Komisi IV bidang kesra DPRD

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Pemecutan Kaja (Peka) mengawali laga Piala Wali Kota melawan Putra Tresna di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat (6/1) sore ini. Pemilik Klub Putra Tresna IGAN Anom Jaksa Saputra, di Denpasar, Kamis (5/1) kemarin menerangkan, dalam pertandingan pasti kedua tim yang bertanding menginginkan kemenangan. ‘’Ya… astungkara doakan saja Putra Tresna bisa memetik kemenangan di laga perdana ini,’’ ujar Gung Anom Jaksa. Sementara Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Nyoman Merta menjelaskan, Piala Wali Kota 2017 ini diikuti tujuh tim yakni Peka, Putra Tresna, Pespa Padangsambian, PSAD, Wisnu Putra

Makassar (Bali Post) PSM Makassar segera menyeleksi dua pemain asing yang diproyeksikan menjadi bagian tim “Juku Eja” di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 16-20 Januari 2017. CEO PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis (5/1) kemarin, mengatakan kedua pemain impor yang diharapkan memiliki kemampuan sesuai standar itu masing-masing Steven Paule (bek tengah/Prancis) dan Wesley Dos Santos Rodriquez yang merupakan seorang penyerang asal Brazil. ‘’Ya, saya sudah mengetahui rencana pelatih. Mereka (Steven dan Wesley) dalam tahap seleksi. Kalau dia bagus maka tentu akan kami kontrak,’’ katanya.

Petenis Jerman Angelique Kerber.

Bali Post/wan

TEMPEL - Pesepak bola Putra Tresna (kanan) ditempel lawannya dalam perebutan bola. (Wistra), Kundalini, serta Poleng Kesiman. Menurut Merta, turnamen Piala Wali Kota ini, pemain harus ber-KTP Bali, dan usia maksimal 30 ta-

Empat Pemain Berlabuh ke BU

hun. ‘’Kami pakai sistem setengah kompetisi, ketujuh tim saling bertemu. Hajatan ini, khusus digelar tiap Jumat, Sabtu, dan Minggu,’’ jelas Merta. (022)

Kalsel di Banjarmasin, Kamis (5/1) kemarin. Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalsel itu menyatakan, walau untuk penyiapan lahan sport centre seluas lebih dari 200 hektar itu dana sebesar Rp 150 miliar tidak mencukupi, tetapi akan ada tambahan dana lagi dalam APBD Perubahan tahun 2017. Sementara untuk pembiayaan pembangunan sarana dan prasarana olahraga pada sport centre tersebut, selain dari APBD setempat, juga diharapkan adanya batuan pemerintah pusat yang realisasinya bertahap. Mengenai rencana lokasi/

lahan sport centre, mantan Kepala Bagian Protokoler Setdaprov Kalsel itu belum bisa memastikan dan ia hanya menyebutkan alternatif dari tiga daerah, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola). ‘’Nanti ada tim yang menetapkan lokasi pembangunan sport centre tersebut. Pencarian lahan untuk pembangunan pusat keolahragaan itu kita harapkan harus final pada tahun 2017,’’ katanya. Pembangunan sport centre itu merupakan salah satu persiapan K alsel sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Keinginan sebagai tuan rumah

PON merupakan visi misi H Sahbirin Noor saat kampanye pemilihan kepala daerah Kalsel 2015 dan salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Pada kesempatan terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Yazidie Fauzy mengapresiasi keinginan gubernur menjadi tuan rumah pesta olahraga nasional empat tahunan itu. Namun mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu mengingatkan agar dibuat perencanaan sebaik mungkin supaya membuahkan hasil memuaskan. (ant)

PSM Seleksi Dua Pemain Asing Dirinya juga berharap keduanya bisa memenuhi harapan pelatih. Jika sesuai ekspektasi maka pihaknya segera memproses untuk diikat secara resmi demi memperkuat PSM Makassar menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017. Selain itu, dirinya tetap akan menunggu regulasi pemain asing dari PSSI terkait berapa pemain yang diperbolehkan memperkuat sebuah tim pada kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air tersebut. ‘’Tapi intinya, kami juga masih harus menunggu peraturan dari PSSI mengenai jumlah dan komposisi pemain asing pada setiap klub. Jika peraturan PSSI tetap seperti dulu yakni membolehkan empat pemain asing dengan komposisi tiga dari luar Asia dan satu

Asia, maka seleksi akan dilanjutkan kembali,’’ katanya. Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts telah memutuskan mengumpulkan para pemain lebih awal dalam latihan pascaliburan sebagai persiapan menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017. Media Officer PSM, Ramli Manong, menyatakan pelatih asal Belanda itu sudah menghubungi manajemen untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk persiapan latihan perdana dari awalnya 20 Januari dimajukan ke 16 Januari 2017. ‘’Robert meminta pemain dikumpulkan (masuk mes) pada 15 Januari selanjutnya akan mulai berlatih pada 16 Januari atau lebih cepat dari rencana awal,’’ katanya.

Ia menjelaskan, pelatih yang kini berada di Malaysia itu memang sengaja mengumpulkan pemain lebih cepat karena ingin memiliki waktu lebih banyak sebelum berangkat melakukan pemusatan latihan di Bali, 23 Januari 2017. Pihaknya juga mengaku mendukung penuh dengan keputusan itu dan diharapkan seluruh pemain yang telah dipartahankan untuk bergabung dalam tim sesuai dengan jadwal. ‘’Robert Alberts ingin agar semua pemain menjalani latihan ringan dulu selama beberapa hari di Makassar sebelum melaksanakan TC di Bali. Kami minta seluruh pemain sudah masuk pada 15 Januari ini,’’ sebutnya. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dcr D3/S1 T.Sipil Hub.0361-4723683

B.BP.001.01.17.0000414

Dicari Supir Toko SMS ke:0811394065

B.BP.153.01.17.0000461

Dicari PRT tidur dalam Hub.082 144 519 900

B.BP.001.01.17.0000450

Dicari PRT Tidur dalam Jl. Tkd Batanghari H.081237068805

B.BP.141.01.17.0000395

Dicari Sopir Berpengalaman untuk Toko Mebel 08123672614

B.BP.001.01.17.0000246

Restaurant in Seminyak Need Bakery Staff Call 0361 732567

B.BP.153.01.17.0000459

“Cust.Service(F,max 30),Teacher(F,S1 max 25),English Speaking, CV to:info@balikiddy.com

B.BP.001.01.17.0000448

Dcr Therapist Wnt Pengalaman Ari Putri Hotel, Jl.Cemara Sanur 081353222828

B.BP.001.01.17.0000258

Dicr Peg/Therapist Salon&Spa Hub.081237421397/0361-8946934

B.BP.141.01.17.0000388

Dcr Krywan Toko bs Inggris,E: maitaru.jaya@gmail.com/9347196

B.BP.141.01.17.0000257

Dicari: Barista Coffee,waiter, dan tukang masak. Kirim CV&foto terakhir ke: coffeshopinbali@gmail.com

B.BP.004.01.17.0000308

!!!3org Sopir B1,Gaji Tinggi+ Mess Gratis+Bonus Hub.Toko Besi Murah Jl.Teuku Umar Barat No.17(Sebelah Warung Buleleng)

B.BP.141.01.17.0000463

!!Dcr Staff HK Penglmn laki2 u/ Villa di Umalas H:08123940523

B.BP.166.01.17.0000473

Cri Sgr Controller Produk Spa, CleaningService,Waitress, Hub.723593/723637/082144159869 B.BP.001.01.17.0000253

!Dcr sgr Therapist Masas,Staf & Partime H:085792736425 Krobokn

B.BP.166.01.17.0000476

!Spr+Staf Ldry Jl.Betaka Gg Beji III/1 Pengilian 087761823420

B.BP.166.01.17.0000472

***Dcr Bag.GD(SIM A,bs Compt)+ Kpl Adm(bs Compt),Bag.Srbtn,Lk Saridana V/8, 087860180816 Sgr

B.BP.001.01.17.0000281

Dcr Karyawan/wati SMA,Lmr Ke PT.Kelapa Gading, Jl.Raya Cargo 16X (Mahendradata) Tlp.412430

B.BP.001.01.17.0000347

Cri Sopir Pribadi Bisa Bawa Matic Hub.085238321559/751223

B.BP.001.01.17.0000442

Dbt sgr Tng Garden u/di Hotel Jl.Diponegoro 51 (0361-247111)

A.BP.001.12.16.0001431

Dcr Pramuniaga,Ksir,Fresh Food & Boga,Arys Mikro Jln.Nangka Utara No.248X Denpasar Tlp.085738559532/0361-8469340

B.BP.001.01.17.0000155

Dcr Pria Serabutan,Suka Bersih FullTime,Mess,SIMC Hub.081338772545

Dcr: Karyawati & Manager Resto area Dps Hub. 0812 80007606

B.BP.004.01.17.0000431

Looking for Senior Housekeeping for private villa in Seminyak,Female,Experience,Good English.Call 087862014900

B.BP.001.01.17.0000451

Dibthkn Therapist,Hairdresser, Brpnglmn,Bs Bhs Inggris,Gaji Bgus.Silhkn Hub.081237893361

B.BP.031.12.16.0000807

Dicari Security Villa & Penjaga Warung,Gaji ok, Hub Ibu Wawia 08123916097

B.BP.001.01.17.0000025

B.BP.001.01.17.0000240

Dibthkan Sgr Sopir,handyman/ tkg serba bisa u/maintenance toko,villa(listrik,meubel dll & Security Punya SIM A, (0361) 739280/08119635284

Dicari Enginer/ME Villa Nusa 2 & sopir di Penatih,08123886888

B.BP.101.01.17.0000479

Dicari Karyawan/ti Tukang Cuci Piring,2Jt/Bln,Jl.Arjuna 49Dps

B.BP.001.01.17.0000359

B.BP.154.01.17.0000430

Dicari Lulusan SMK Listrik/ElekDibthkan Waiter/ss,Cookhelper, tro,081337665417/081933046464 CS,Steward,Bar,Kasir,Hub. B.BP.001.01.17.0000379 082247153734 / 081236215048 Dicari Sgra Stylish & Kapster B.BP.154.01.17.0000427 Hub:Yovi Salon 085779785220 Dibthkan sgr Reservasi Htl

Looking for steward for Seminyak Restaurant.Send CV to:reser vation@brazilianaussiebbq.com or 081999094104

B.BP.004.01.17.0000481

Pembantu Wanted Immediately Seminyak Some English & moto Required Experienced in Villa. 5hrs work/day 6 days/wk call 0812.388.3960 or Whats App

Dcr Satpam PT Crubber Latex A New Restaurant at BTDC Nusa Dbthkan Housekeeping utk Guest Hub.0361766350 081238670778 B.BP.001.01.17.0000373 B.BP.001.01.17.0000361 Dua Needs Staff:1Manager,2SPV, House di Jimbaran.Hub.08191612 B.BP.001.01.17.0000381 Pnglmn & Staff fasih bahasa+ Persh Handicraft yg berlokasi Dicari Sopir (KTP Bali) 2AsstSPV,8Waiter/ress,2Clean3231/CV ke:info@pondokadi.com Dcr Sgr Waitress,Bartender,Cooks tulis+Trnslate Mandarin pnglmn Hub:0811388348/081999292226 di Ubud membutuhkan tamatan S1 B.BP.004.01.17.0000457 ing Srvice,2Cafetaria Staff, Experienced+Hardworker; GP+ B.BP.001.01.17.0000391 Excellent Holiday 8496223/4/5 /Diploma yg dpt berbahasa Dcr : jaga kos/sopir SIM A + 2CDP,2Asst CDP,4Cook,4Asst allowance+BPJS.Lgsg the PAD B.BP.004.01.17.0000435 Dicari Sopir Hub: 081327753030 Inggris lisan/tulisan, menguatdr dlm KTP Bali, 08123928624 Cook,4Stewards,2Cashier,Send bar&grill Jl.Legian 162/750541 Dibutuhkan Segera 2 orang Guru sai komputer untuk interview B.BP.001.01.17.0000462 B.BP.154.01.17.0000426 B.BP.001.01.17.0000369 CV to:awe.hausofgaga@gmail.com Dcr Acc min.D3 merangkap ope(TK&Playgroup)Syarat:Lulusan Hub tlp No 087861725794 Dcr Sopir Pribadi Bujangan B.BP.001.01.17.0000171 Dicari Tng Admin kantor & S1 PGTK bisa Bhs.Inggris/S1 IKIP B.BP.001.01.17.0000052 rational,office jimbaran,mail Serabutan Max30Th.081238708515 Bth Llsn SMU Max23Th u/Kru BanSipil,Hub.PT.Ciptagriya Karsa Bhs Inggris/S1 Sastra Inggris Salesman max 35thn,0361-464286 ke Fadjarlontoh1@gmail.com B.BP.001.01.17.0000453 dara,Ada Diklat 081933063868 Telp.(0361)466055 Wanita Pribadi Menarik&Senang Jl.Tunjung Danu 3 Gatsu Timur diutamakan pengalaman travel. Dcr Tkg Potong/Srbutan Garment B.BP.001.01.17.0000412 B.BP.001.01.17.0000363 B.BP.001.01.17.0000126 Anak-anak Hub:(0361)725725 B.BP.004.01.17.0000191 Jl.Patih Nambi 7A 085103008088 Bth Supir Travel Pglm Max 35Th Dicari Tukang Jahit & Pengepul Sgr!Tenaga Srbutan u/ Catering B.BP.001.01.17.0000113 Dcr Admin SMA/SMK Sdrjt Jl. B.BP.001.01.17.0000376 &Accounting Wnt H.081237772149 jahit sebanyaknya Tlp.427506 Makan/Tidur Dalam 081339216142 Dibutuhkan Tenaga Pengiriman Sehati 9A Hub:0361-723777 B.BP.001.01.17.0000410 Dcr Tng Srbtn/Admin B.BP.001.01.17.0000377 H.08123806044 min SMA,max.28Th,KTP/SIM Bali B.BP.001.01.17.0000396 CV Berkat bth! Sales pria Hub:087860635519/083114065849 B.BP.001.01.17.0000154 Supir&Tng u/toko bangunan Nusa Dcr FO Pria.Arthur.Suites/Jl. Kirim Lamaran ke V-Gen Memory Hub Bp.Andre,081235657332 B.BP.001.01.17.0000358 Dicari segera! salesman(pria) Dua.085101404661/085102419511 Ged,RTC Rimo Lt.Basement 7-8 B.BP.004.01.17.0000433 Kresna939.BlkgBRI/081337315537 Dcr segera Graphic Design yg B.BP.101.01.17.0000444 berpengalaman & helper(pria) B.BP.001.01.17.0000348 Cr FO Supv,FO&Acct Staff min Tlp.08561070707 (UP.Billy) brpnglmn khususnya utk Silver Urgent for Villa Maintenance Dcr Head Ops Expedisi,laki2 utk gudang sparepart spd mtr. B.BP.001.01.17.0000378 SMK/Diploma u.Aniniraka Resort Jewelry.Hub.081337868885 Dicari Accounting u/Klinik Krm ke Jl.Gunung Karang 17 Dps info@thebuahbali.com/8476626 & Spa Jl.Campuhan 0361-975213 berpengalaman dibidangnya,Hub B.BP.001.01.17.0000178 B.BP.001.01.17.0000474 PT.BSA Jl.Bung Tomo I No.5 Hewan Hub.08984013267 Kirim CV Tlp.484796 Lamaran dibawa langsung Dcr sgr sales marketing (eng)/ Urgent! Bar Waitresses,waiter, Dps 0361-9005959-60 B.BP.001.01.17.0000422 B.BP.004.01.17.0000441 ke informvetcarebali@gmail.com B.BP.001.01.17.0000341 Security,Hub.PT.QRG 8480379/82 waitress,cook.Sent CV to:Mamas Cr Guru Komputer u/TK,Adm,SPG B.BP.001.01.17.0000350 Engineering Tech Atanaya Hotel B.BP.001.01.17.0000417 Dcr IT Sales Min SMK/Lulusan Stock u/Toko Seragam Hb.265019 German Rest,Telp.0361754831/ Dicari Admin Wanita u/Springsgera CV k hogy@atanaya.com Dcr sgr! supir berpglmn Sim B1 IT Lamaram Krm.PT.Bumi Sentosa B.BP.001.01.17.0000071 B.BP.004.01.17.0000304 kadimamas@yahoo.co.id bed, Jl.Br.Uma Gunung No.16 diutamakan bujang usia 20-35th Jl.Tukad Badung 234 T.8497719 Cr PRT Wnt u/Batubulan,Blh Tdr B.BP.001.01.17.0000466 International businessman is Hub:08123953973/085100427050 B.BP.001.01.17.0000312 Lam lsg ke PT.Liqtro Sanurbali Luar/Dlm,Gj1,5Jt H:08123831133 We Are Looking for Ecommerce B.BP.001.01.17.0000349 looking for male,PA,with back Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS B.BP.001.01.17.0000164 Jl.Pel.Benoa Gg.sinar Mutiara Pls Send Your CV to Ajanta Vil Dicari Admin&Operasional Staff ground in construction.Need to Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7Dps Cr SPG/SPB Butik Bs Inggris Indah Dps Selatan T.710971-73 B.BP.821.01.17.0000398 la Jl.D.Tamblingan No.21 Sanur B.BP.001.01.17.0000415 SMK Akuntansi,multimedia Staff know Autocad,sketchup and Pengalaman Email CV ke: Dcr PRT & Sopir, Max 40Thn or E:info@elloravillasbali.com Dicari Pr/Wnt Ast Markt min Dcr sopir u.toko bangunan Dicr Spr Truk Tanky Air SIM B SMK Multimedia berpengalaman, yosi.gingersnap@gmail.com basic computer programs, 085815122487 B.BP.004.01.17.0000310 B.BP.001.01.17.0000342 SLTP rajin/jujr H.P.Bacan 19 sgr Tlp.081936132009 Adm Toko Hub.Jl.Bila No.9 Br. aktif,rajin dedikasi,fokus pd excellent English writing and B.BP.004.01.17.0000182 Cr Sgr Pgw bs psg tenda&setir B.BP.001.01.17.0000439 B.BP.803.01.17.0000483 Dukuh Dalung Hub.081337480733 We are Looking for a Retail hasil email:info@bali8.co.id spoken.very good tgl dlm&lajang H:081999058233 Dcr PRT Tinggal Dalam u/daerah Looking for bartender&waitress B.BP.001.01.17.0000392 Dicari SPG dan Web Marketing B.BP.004.01.17.0000432 Profesional Sale Girl/Boys office@paradise-realty-ltd.com B.BP.004.01.17.0000416 Batubulan H:08123806901 Gusti for Brazilian Aussie BBQ resto Dicari STM/D3/S1 Sipil utk Toko Gelas Bhs Inggris Aktif Kontraktor Cr Drafter,Admin B.BP.001.01.17.0000454 speak English,France,Korean, B.BP.153.01.17.0000460 Dcr Kurir SIM C,CV ke Synus Call 082144450099 for appoitme Asst.HRD,CV:sdmsastramas@gmail Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik,2. Pelaksana Lapangan,Lamaran di Jl.Mertanadi No.78 Kerobokan Chinese or Japanese Dcr PRT wnt tinggal luar Gj2jt Refill Center,Jl.Imbo 551A nt derrick@kutatownhouses.com Supir,SIM B1 Hub.T.Umar 142Dps kirim ke:satyakarya@yahoo.com 085105058989 .com Telp.410720 Pls Call 0816295553 area Kerobokan SMS 08123816793 T.(0361) 490452-3 B.BP.005.01.17.0000401

B.BP.166.01.17.0000478

B.BP.001.01.17.0000371

B.BP.001.01.17.0000375

B.BP.004.01.17.0000438

B.BP.001.01.17.0000268

B.BP.001.01.17.0000429

B.BP.004.01.17.0000299

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post FORD

NISSAN

F.Escape 2.3AT XLT’11 Pth AsDK BUC Nisan Juke’2012 asli Bali YarisE MT’07DK Htm,08123859392 putih low KM,082146321008 nego B.BP.141.01.17.0000464 HONDA

Mobilio RS AsDK 2014 Velg 17 Jok Mbitek H.179Jt 08123930189

B.BP.001.01.17.0000352

SUZUKI

B.BP.001.01.17.0000446

TOYOTA

Avanza G’07 Silver Asbali Ors Luar Dlm,Mls Trwt,08179730701

DIJUAL MOTOR HONDA

BU.Honda CBR 250R Repsol’12 spt baru orgnl 25jt 0811399697

B.BP.001.01.17.0000452

Scopy’16 hitam putih Grs merah asDK 15,5jt Bagus 081936222166

B.BP.001.01.17.0000423

B.BP.001.01.17.0000458

Tanah Dijual Jl.Sunset Road TABANAN SHM Uk.Kira2=23x66=1520m2 39A Kbn Jabon+JatiBelanda 16Jt Samping Showroom Mobil Mazda /Are MambangSeltim081936071471 Depan Hotel Amaris. Hub: B.BP.004.01.17.0000407 0811922548 No SMS 0811928769 55A 16Jt/A Nego Sawah View BaB.BP.001.01.17.0000355 1,30A Munggu Badung aspek pru- gus Megati Seltim 081237548788 B.BP.004.01.17.0000406 mahan&Sading,087860432230 BUC

Djl Rmh baru,LT 2Are,LB 90m2, 3Km tdr,R.tamu,R.Klrga,dapur, Ling.br puseh kediri Tabanan Hub: 081932057773 B.BP.001.01.17.0000351

DISEWAKAN RUMAH Over Krd Rmh 2,5 Penamparan bs TT Mobil,085100856999 Pemilik

B.BP.001.01.17.0000447

2A@Jl.Utama Ketewel,8m Aspal Hdp Tmr,50m drByPas,0817340222

B.BP.141.01.17.0000394

GIANYAR

Splash GL’12Pmk,Silver,AsBali Avanza Veloz Luxury AT’2015 Pmk 2,5A Pering Rvr View Vila Area DIJUAL RUMAH H.105Jt,Smst Baru 081353156600 2TV,VR17+Avanza’2012+Avanza’07 !BUC Rmh Lt2 1A Cokro sltn dkt Overkontrak Rmh makan Jl.MahenB.BP.001.01.17.0000380 300Jt/A Jln.8M H.081337380202 B.BP.001.01.17.0000475 dradata s/d Juni 2020 350Jt/Ng B.BP.001.01.17.0000470 BU Tanah Kapling 1,2Are Gg.IlaBaleno’97 hitam 45jtNg Grand Kjg LGX’02 Mulus 087860391057 RS Manuaba 3KT2KM,087761348011 B.BP.166.01.17.0000467 L8x8m 7700w Hub.081999414441 B.BP.001.01.17.0000477 lang II Sempidi H.08113807165 DISEWAKAN TEMPAT Extra95 45jtNg Pulau Bungin 59 B.BP.001.01.17.0000372 Djl Kav/Rmh Min Lok Pth JelanB.BP.001.01.17.0000421 Camry’13 Hybrid asDK lowKM Tgn B.BP.001.01.17.0000370 Dikontrkn Tmpt u/Usaha & Jual DIJUAL TANAH Karimun GX’05 Slvr Ors Luar Dlm 1 brg Simpn, 081805330222 Murah tik Beng Gyr Hub.085100923748 SINGARAJA BUC Dijl Tanah 100m2 Jln. Alat2 Salon Second,Jl.Ratna 97 B.BP.001.01.17.0000413 Tnh Kvl Di Mengwi 55Jt/A & Suradipa 1 PgyDps.081338792660 Asbali,Mls,Trwt,085100584428 Dikont: 4 Km Tidur,Jl.Linga 12B Hub:081999123468/085237574483 B.BP.001.01.17.0000449 Djl Rmh Pgr Jl.Ry Utama Taman 150Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.001.01.17.0000456 B.BP.001.01.17.0000409 B.BP.001.01.17.0000356 dekat SPN Sgr Hub.0811398154 Jimbaran LT1,44 LB75,Lt1,Grs. Fortuner12+HRV Prestige16+Juke B.BP.001.01.17.0000047 Splash’14 Hitam+All New Civic Jl Tanah kebun Jeruk ± 20are B.BP.001.01.17.0000443 !!!Canggu 5A,10A,7A Full View Hb:08179797172/081999007471 DIJUAL VILLA 2009 Matic 1.8 H:081237870367 RX’12+Yaris TRD15,085737180911 lok.setrategis Hub.08970858540 B.BP.001.01.17.0000343 Swh cck Vila Tng 081246976068 DISEWAKAN RUKO B.BP.001.01.17.0000465 B.BP.001.01.17.0000385 B.BP.001.01.17.0000482 Djl Villa 8,7are di Ungasan,4 Rmh 2Lt area eksklusif Pecatu A.BP.001.12.16.0001329 Sewa Ruko G.Gong Mrh;bgs dkt !!081236909637 Tnh 90m2 175Jt/ Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan Kamar,Kolam Renang Lgsg Hub. Kj Rover’91 Abu Mls FV Rp31,5 Swift’10 GT3 Manual Slv VR17 Indah Resort 3KT 2KM 160/117 Jt Ng,082237282549 H138+Yaris’11S AT,085100856999 081999843755 / 08124622492 081238504646 yg serius saja 85m2 290Jt Jl.Sbk Blaki Btyang SahadewaII BlkD2/2.08127004177 Kampus 2th/95jt-085792792593 B.BP.141.01.17.0000393

KURSUS

FOTO COPY

B.BP.165.01.17.0000420

A.BP.001.12.16.0001482

B.BP.154.01.17.0000428

B.BP.001.01.17.0000437

B.BP.001.01.17.0000217

B.BP.154.01.17.0000424

KONTRAKTOR KEHILANGAN Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Hlg BPKB E3891006-O DK603AZ TgglVilaRuko Pool 081337099764 AN IA Mirah,SH H.081236388888 B.BP.166.01.17.0000469

ARSITEKTUR CAN Trm Gambar Bangunan Renovasi Pengawasan T/WA085333056899 B.BP.001.01.17.0000411

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 B.BP.001.01.17.0000114

B.BP.001.01.17.0000390

Hlg BPKB No.6926387-O Suzuki Carry AN:INYoman Sarka.Tabanan

B.BP.012.01.17.0000408

Hlg BPKB No.H05357412-O DK 520 IM AN.I Wyn Kariyasa Hp.08123662517

B.BP.014.01.17.0000419

Hlg BPKB No.J05017065-O DK1850 KM AN.Kdk Putra Jembawan Hp.082144173606

B.BP.014.01.17.0000418

Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Pas- Kehilangan BPKB&STNK Supra DK 7890DR A/N IGA Sri Iryani, Sekipor Sy Bntu Murah 081999121505 B.BP.001.01.17.0000129 taran Renon-Sanur,081805656699 B.BP.001.01.17.0000362 SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155 KONTAK JODOH B.BP.001.01.17.0000128 Duda 50Th Mapan Cari Gadis/Jnd Simpanan Berjangka 100Jt Dapat Baik2 Cantik Tdk bw Anak, Hindu Scoopy Gratis H.081338212154 Serius,Siap Nikah,085205293535 B.BP.001.01.17.0000468

A.BP.001.12.16.0001448

TOUR

DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

SALON

AC

BENGKEL LAS

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE


EKONOMI

18 Hanya Tiongkok yang Naik

Dari Lima Negara Tujuan Ekspor Denpasar (Bali Post) – Nilai ekspor barang asal Provinsi Bali yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia November 2016 mencapai USD 44.193.317. Angka ini mengalami penurunan sebesar 17,82 persen dibandingkan nilai ekspor Oktober 2016 yang mencapai USD 53.778.427. Sedangkan capaian November 2016 ada kenaikan sebesar 7,88 persen dari kondisi bulan sama tahun sebelumnya, di mana ekspornya mencapai USD 40.966.429. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, sebagian besar ekspor bulan November 2016 ditujukan ke Amerika Serikat, Australia, Tiongkok, Singapura, dan Jepang dengan proporsi masing-masing 27,80 persen, 12,39 persen, 10,72 persen, 7,93 persen dan 5,50 persen. Penurunan nilai ekspor dari bulan sebelumnya (mtm), dominan dipengaruhi menurunnya nilai ekspor tujuan Jepang sebesar USD 2.305.777 atau turun 48,67 persen. Setelah Jepang, negara lain yang juga menunjukkan penurunan relatif tinggi Amerika Serikat 13,63 persen, Australia 13,06

persen, dan Singapura 13,34 persen. “Dibandingkan bulan sebelumnya, dari kelima negara tujuan utama ekspor tercatat hanya Tiongkok yang mengalami kenaikan. Sementara empat negara lainnya ada penurunannya. Bulan sama pada tahun sebelumnya hanya Singapura dan Jepang yang tercatat mengalami penurunan,” ungkapnya. Lima komoditas utama yang diekspor November 2016, produk ikan dan udang, perhiasan/permata pakaian jadi bukan rajutan, kayu, barang dari kayu, dan perabot, penerangan rumah dengan distribusi persentase masingmasing 26,73 persen, 15,74 persen, 12,08 persen, 8,93 persen dan 7,07 persen. Dari lima komoditas utama ekspor, bila dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya, hanya perabot, penerangan rumah yang mengalami penurunan. Kumulatif ekspor barang asal Provinsi Bali periode Januari-November 2016 mencapai USD 463.643.004, naik 1,56 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 456.513.952. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) – Empat perusahaan BUMN siap mendukung produksi cangkul yang akan dibuat industri dalam negeri setelah penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) tentang Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku Peralatan Pertanian dengan Kementerian Perindustrian. Empat perusahaan BUMN tersebut yakni PT Krakatau Steel, PT Boma Bisma Indra, PT Sarinah dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. “Kami hanya butuh waktu tujuh menit saja untuk penuhi bahan baku sebanyak 20 ribu cangkul,” kata Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Sukandar di Jakarta, Kamis (5/1) kemarin.

Dengan total kapasitas perusahaan saat ini, kata Sukandar pihaknya cukup mudah memenuhi kebutuhan bahan baku bagi IKM yang akan memproduksi alat perkakas pertanian non mekanik. Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyani menyampaikan, dengan adanya komitmen MoU ini pihaknya tidak akan menggunakan lagi izin impor alat perkakas pertanian. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung langkah pemerintah meningkatkan produksi alat perkakas pertanian dalam negeri dengan harga yang kompetitif sekaligus menghidupkan iklim usaha bagi IKM. (ant)

Tingkatkan Ekspor

Bangun Pertanian di Perbatasan

Jakarta (Bali Post) Pemerintah Indonesia sedang membangun sektor pertanian di perbatasan dengan tujuan tidak hanya memenuhi kebutuhan di daerah pelosok, tetapi juga ditujukan meningkatkan ekspor ke sejumlah negara tetangga. “Harus ada hilirisasi. Untuk menjadikan produk berikutnya, produk derivatif berikutnya. Produk inilah yang kita harapkan bisa diekspor,” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta usai membuka Rakernas Pembangunan Pertanian 2017 pada Kamis (5/1) kemarin. Jika produksi pertanian di Indonesia dapat ditingkatkan dan telah memenuhi kebutuhan dalam negeri, kata Jokowi, maka surplus komoditi dapat dijual ke luar negeri. Hal itu, hemat Jokowi, juga dapat menjaga agar persediaan dan permintaan berjalan seimbang sehingga dapat mensta-

bilkan harga komoditas. Sejumlah upaya juga dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian dan mencapai ketahanan pangan yaitu membangun infrastruktur pertanian seperti embung air dan irigasi memberikan alat mesin pertanian gratis dan membagikan benih unggul cuma-cuma. “Stok air tidak ada, orang mau berproduksi dari mana, orang suruh menanam dari mana, wong airnya tidak ada. Sehingga itu menjadi salah satu kunci produksi kita naik atau tidak naik,” ujar Jokowi. Kepala Negara juga men-

Penuhi Produksi 20 Ribu Cangkul Empat BUMN Buat MoU

Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

garahkan pemerintah daerah agar berfokus pada produksi tanaman spesifik sehingga memiliki komoditas unggul masing-masing. Presiden meminta pemerintah daerah mengkaji komoditas pertanian yang baik untuk ditanam di wilayahnya. Jokowi meminta jika produksi pertanian telah mengalami peningkatan, sejumlah badan usaha desa atau pun BUMN perlu mengorganisasi para petani agar dapat berproduksi dengan efisien dan berdaya saing di tingkat internasional. “Entah korporasi BUMN, entah korporasi dalam BUmdes. Ini akan menggarap produksinya sekaligus menggarap pemasarannya dengan cara-cara modern,” ujar Presiden. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah berupaya membangun lumbung pangan perbatasan di lima wilayah yaitu Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Papua. Menteri menjelaskan, sudah terbangun sawah di daerah perbatasan dengan luas 4.000 hektare untuk membangun lumbung di daerah pinggiran sekaligus rencana ekspor ke negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini dan Australia. (ant)

Kunjungan Wisman Naik, Kualitas Kunjungan Menurun Denpasar (Bali Post) Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2016 hingga November mencatat wisatawan mancanegara ke Bali tercatat 4.485.137. Itu artinya naik 52,52 persen dibandingkan bulan November 2015. Jumlah wisman November mengalami penurunan 413.232 tersebut mengalami penurunan dibandingkan Oktober 2016. Ketua Umum ASITA (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies) Pusat H. Asnawi Bahar, S.E., M.Si. mengatakan, tamu yang datang sudah mendekati 4,8 juta, tetapi ada penurunan kualitas. Penurunan kualitas terbukti dari length of stay yang awalnya 3,9 turun menjadi 3,1. “Jumlah naik tapi kualitas

turun, pengurus Asita harus kembali mengevaluasi kenapa ini terjadi dan kenapa ini bisa membuat sektor-sektor yang lain bekerja tidak menurut aturan yang ditetapkan oleh Asita,” ujarnya saat pelantikan pengurus Asita Bali, Kamis (5/1) kemarin. Ia kemudian meminta kepada pengurus Asita Bali yang baru untuk segera berbenah mengadakan koordinasi dengan vendor-vendor yang lain dan meminta kepada pemerintah bersikap tegas. Ketua Asita Bali Ketut Ardhana mengatakan pihaknya memiliki program setiap negara ada biro perjalanan yang menangani secara khusus. “Kami memecah pasar-pasar yang dulunya Eropa menjadi satu. Kami

pecah menjadi Eropa barat dan Eropa timur, yang tadinya jadi satu penanganannya sekarang secara khusus,’’ ujarnya. Bagus Sudibya, Dewan Penasihat Asita Bali, mengatakan secara demografi wisatawan yang datang telah bergeser. “Tadinya mayoritas Eropa, sekarang Cina kunjungannya besar, tapi lama tinggalnya 3-4 hari. Kalau Eropa lama tinggalnya minimal 2 minggu,” bebernya. Sehingga rasionya 1 juta wisatawan Eropa sama dengan 4 juta wisatawan Cina. Karena itu, harga penting diperjuangkan untuk wisman Cina. “Jangan sampai lama tinggal singkat, ditambah harga sangat murah jadi buat kita keduanya tidak menguntungkan,” seloroh Bagus Sudibya. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) Kementerian Keuangan mencatat realisasi sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah mencapai Rp 262,4 triliun atau melebihi target yang ditetapkan dalam APBN-Perubahan 2016 sebesar Rp 245,1 triliun. Demikian disampaikan Kementerian Keuan-

gan di Jakarta, Rabu (4/1). Pencapaian PNBP itu lebih tinggi Rp 17,3 triliun dari target. Realisasi PNBP tersebut terdiri atas penerimaan sumber daya alam yang telah mencapai Rp 65,5 triliun atau 72,3 persen dari target Rp 90,5 triliun, pendapatan bagian laba BUMN Rp 37,1 triliun

atau 108,7 persen dari target Rp34,2 triliun. Penerimaan sumber daya alam tersebut terdiri dari SDA migas yang mencapai Rp 44,9 triliun atau 65,4 persen dari target Rp 68,7 triliun dan SDA nonmigas sebesar Rp 20,6 triliun atau 94,2 persen dari target Rp 21,8 triliun. (ant)

Capaian PNBP Lebihi Target

Bali Post/ant

NOTA KESEPAHAMAN - Empat pimpinan perusahaan BUMN dari PT Krakatau Steel, PT Boma Bisma Indra, PT Sarinah dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia usai menandatangani nota kesepahaman bersama Kementerian Perindustrian untuk mendukung produksi cangkul nasional di Jakarta, Kamis (5/1) kemarin.

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

Bali Post/ant

PERPANJANG STNK - Sejumlah warga mengantre untuk memperpanjang STNK di Samsat Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/1).

Kenaikan Tarif STNK Beratkan Masyarakat

Makassar (Bali Post) Pemberlakuan kenaikan tarif sebagai bagian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2010 ke PP Nomor 60 Tahun 2016 dinilai memberatkan masyarakat penguna kendaraan. “Ada kenaikan antara 100-300 persen, tentu ini nanti akan memberatkan masyarakat utamanya kami pengguna kendaraan,” kata salah seorang warga Makassar, Usman, saat diminta tanggapan soal kenaikan tarif itu di Makassar, Rabu (4/1). Menurut aktivis mahasiswa UNM ini, kenaikan tarif harusnya disosialisasikan dengan mempertimbangkan pendapatan masyarakat. Bagi masyarakat menengah ke atas tentu tidak masalah, bagaimana dengan masyarakat kelas bawah. Selain itu, seharusnya pemerintah jauh sebelumnya melakukan sosialisasi bukan pada tenggang waktu yang ditentukan, termasuk meminta saran dari berbagai pihak terkait tentang adanya kenaikan tarif tersebut. Sementara warga lainnya, Rusmayati Imran, menuturkan kenaikan PNBP seperti pengurusan Surat Tanda No-

mor Kendaraan (STNK) serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kenaikannya dinilai sangat besar. Daftar Tarif Baru Untuk kendaraan roda empat STNK baru dari Rp 50 ribu naik Rp 200 Ribu. Perpanjangan STNK dari Rp 50 Ribu naik Rp 200 Ribu berlaku per lima tahun. Pengesahan STNK Rp 50 ribu per tahun. Kemudian STCKR dari Rp 25 ribu naik menjadi Rp 50 ribu, BPKB baru dari Rp 100 ribu naik menjadi Rp 375 ribu, BPKB Ganti Pemilik dari Rp100 ribu naik Rp 375 Ribu dan Mutasi dari Rp 75 Ribu naik menjadi Rp 250 ribu. Bagi kendaraan roda dua yakni STNK Baru dari Rp 50 Ribu naik menjadi Rp 100 ribu, perpajangan STNK dulu Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu per lima tahun. Selanjutnya, pengesahan STNK Rp 25 ribu per tahun. Hanya STCK tidak naik dan tetap Rp 25 ribu. Selanjutnya BPKB baru dari Rp 80 ribu naik menjadi Rp 225 ribu, ganti pemilik BPKB dari Rp 80 ribu naik menjadi Rp 375 ribu, Mutasi kendaraan roda dua dari Rp 75 ribu naik menjadi Rp 150 ribu. (ant)

Rupiah Menguat 90 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Kamis (5/1) sore bergerak menguat sebesar 90 poin. Kemudian rupiah menjadi 13.360, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.450 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan dolar AS bergerak melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia, termasuk rupiah pasca rilis notulen rapat bank sentral AS (The Fed). “Hasil notulen rapat The Fed menyatakan rencana kenaikan suku bunga pada 2017 ini bukan hal mudah

dijalankan. Dengan pandangan pesimis itu membuat nilai dolar AS mengalami tekanan,” katanya. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, rilis inflasi Indonesia tahun 2016 dinilai terjaga, serta ada kemajuan dari pelaporan amnesti pajak menambah dorongan bagi mata uang rupiah terapresiasi terhadap dolar AS. Perbaikan pada pasar valas domestik, lanjut dia, diharapkan dapat berimbas positif pada pergerakan sejumlah harga surat utang atau obligasi di dalam negeri sehingga pasar keuangan di dalam negeri kondusif. (ant)


19

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

KPK Belum Terima Perppu Jakarta (Bali Post) – KPK belum menerima rancangan resmi Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang (Perppu) tentang Perubahan atas Undang-undang (UU) Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, sehingga belum bisa berkomentar mengenai konsep yang banyak beredar tersebut. ‘’Kita mendengar ada draf yang beredar, tetapi secara kelembagaan kami belum pernah menerima itu, tentu kita harus cek dulu draf itu benar atau tidak. Namun sebagai pelaksana undang-undang tentu saja porsi KPK adalah melaksanakan aturan hukum yang berlaku dan perppu ini kewenangan presiden, kalau memang presiden menginginkan penguatan terhadap pemberantasan korupsi, tentu itu akan baik,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta, Kamis (5/1) kemarin. Sebelumnya beredar di media massa dan media sosial yang menyebutkan kewenangan penuh KPK dalam menyelidik, menyidik dan menuntut tindak pidana korupsi, sehingga menghilangkan peranan kejaksaan dan kepolisian. ‘’Kita belum bisa banyak bicara soal draf perppu yang beredar tersebut karena secara kelembagaan kita juga belum melakukan apa-apa dan kita juga belum tahu apakah

draf itu benar atau tidak,’’ tambah Febri. KPK, menurut Febri, hanya pernah melakukan kajian perbandingan lembaga antikorupsi di beberapa negara. ‘’Tapi kebutuhannya lebih kepada bagaimana mendesain orang untuk bisa belajar dari lembaga antikorupsi yang sudah ada seperti di Hongkong, Singapura dan di beberapa negara lain,’’ ungkap Febri. Karena KPK belum menerima rancangan resmi perppu tersebut, maka KPK pun tidak bisa berkomentar lebih banyak karena perppu tersebut bila benar seharusnya bukan hanya untuk kepentingan KPK tetapi untuk kepentingan lebih besar yaitu pemberantasan korupsi. ‘’Saya kira saya harus membaca lagi secara rinci apa bunyi pasal-pasal tersebut. Namun kami ingin menyampaikan, draf tersebut memang kita tahu beredar di luar dan kami juga belum bisa memastikan draf itu benar atau tidak,’’ tegas Febri. Namun, Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) membantah adanya rancangan perppu tersebut. ‘’Bahwa adanya Perppu KPK itu tidak benar,’’ kata Ketua Umum Persatuan Jaksa Indoensia (PJI) yang juga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rachmad. (ant)

Lebih Serius Dari Hal. 1

Satria Naradha menegaskan, tahun 2017 merupakan momentum berharga bagi Bali untuk lebih serius lagi memikirkan generasi muda selaku generasi penerus untuk menjadi generasi emas yang akan melanjutkan perjuangan dalam rangka mewujudkan cita-cita Proklamasi 1945. ‘’Pers khususnya Kelompok Media Bali Post dan krama kita juga melihat bahwa generasi emas Bali harus terdepan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ ujarnya. Meskipun masih memiliki kelemahan-kelemahan di sejumlah aspek, kata Satria Naradha, generasi muda Bali memiliki peluang berperan secara luar biasa ke depannya untuk berkiprah dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, Bali mulai hari ini sudah harus mengambil langkah terdepan untuk mempersiapkan diri. ‘’Dalam beberapa bulan ini, Bali juga akan mempersiapkan calon-calon pemimpinnya. Pada diskusi tadi, para narasumber sudah memaparkan strategi-strategi yang perlu dilakukan dalam mewujudkan generasi emas Bali dan generasi emas Indonesia. Ini adalah langkah awal untuk mengajak pemimpinpemimpin kita yang akan

kita beri kepercayaan untuk membawa Bali ini mewujudkan kehidupan yang lebih baik,’’ tegasnya. Satria Naradha berharap momentum hari ini merupakan kulkul bulus yang ditepak dan dipukul untuk mengingatkan kita semua bahwa Bali memerlukan pemimpinpemimpin yang betul-betul serius. Pemimpin yang tidak hanya bisa mewujudkan anggaran pendidikan yang lebih tinggi hingga mencapai 30 persen dari total APBD semata, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi emas Bali yang lebih kokoh lagi. ‘’Kami berharap, calon pemimpin-calon pemimpin kita di sini mampu mewujudkan hal itu,’’ ujarnya. Satria Naradha juga berharap momentum Anugerah Pers Ketut Nadha Nugraha ke-16 ini menjadi tonggak ba gi segenap komponen masyarakat Bali untuk bersinergi mewujudkan generasi emas Bali pada khususnya dan generasi emas Indonesia pada umumnya. Generasi emas yang mampu mengatasi segala tantangan dan persoalan yang dihadapi Bali dan bangsa Indonesia. ‘’Generasi muda Bali memiliki peluang lebih maju karena memiliki peluang untuk bersinergi langsung di segala lini. Untuk itu, peluang ini jangan disiasiakan. Selamat berjuang dan mari kita rapatkan barisan

untuk menghadapi situasi yang semakin berat. Bali secara tersirat dan tersurat memang harus berada terdepan. Kita tidak boleh hanya diam menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kondisi Bali dan bangsa Indonesia yang lebih baik,’’ tegasnya. Ada 13 penerima Anugerah Pers K. Nadha Nugraha 2017 yang kali ini memasuki tahun ke-16. Lembaga yang memperoleh anugerah itu adalah; Universitas Dwijendra, Universitas Mahasaraswati, SMAN 4 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 1 Pertanian Petang, SMAN Bali Mandara, SMK PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 2 Denpasar, Yayasan Universitas Mahendradatta, Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, YPLP Kota PGRI Denpasar, dan Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan Bali (YPPLPK Bali). Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan tari Pendet dari siswa SD PGRI YPLP Kota Denpasar sebagai kader generasi emas Bali, tari Janger dari Ikatan Wanita Warmadewa sebagai pengganti peran pendidikan informal, serta Sekaa Seni Titiapi Pejeng yang mengiringi tetabuhan sebagai cerminan pelestarian budaya. (ian/rin)

Usia Dini

Dari Hal. 1

‘’Tidak ada jalan lain. Pendidikan bukan berarti hanya formal, tetapi pendidikan juga meliputi pendidikan-pendidikan yang informal. Kedua, pendidikan harus dimulai dengan baik dari usia dini,’’ jelasnya. Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, anak-anak pada masa brahmacari atau menuntut ilmu perlu diisi dengan 10 komponen pendidikan. Pertama-tama ada penelusuran yang kalau perlu melibatkan psikolog. Tujuannya untuk mengetahui bakat anak sejak kecil. ‘’Hobinya apa, mengarahnya dengan jelas. Ini penting untuk menyiapkan mereka dari PAUD sampai dengan S-3 nanti. Kemudian bagaimana kita menyiapkan guru-gurunya, jadi tenaga pendidiknya. Kompetensinya harus jelas dari TK, SD, SMP, SMA, dsb,’’ ujarnya. Wisnu menambahkan, ujungnya nanti adalah menyiapkan lebih banyak anak muda yang mempunyai jiwa wirausaha, berani, dan disiplin. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi anak yang mampu mandiri. ‘’Anak muda belajar yang tekun, tidak mudah tergoda dengan pergaulan bebas dan narkoba,’’ katanya berpesan. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, dunia pendidikan di Bali perlu ditingkatkan kualitasnya supaya mampu bersaing di tingkat nasional yang saat ini menempati peringkat ke-5. Bali ke depan harus mampu berada di posisi I. Untuk mencapai hal itu, ada penyiapan strategi yang harus dilakukan. ‘’Salah satunya menyiapkan anggaran yang memadai, yang mencukupi agar kita bisa mengelola program-program

yang kita mau create untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,’’ ujarnya. Sudikerta menambahkan, pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM. Dengan demikian, SDM Bali siap untuk menghadapi persaingan di era globalisasi ini. ‘’Kebijakan strategis selanjutnya adalah bagaimana guru diperhatikan kualitasnya. Kemudian, tahun 2018 kami akan membangun SMA gratis di sembilan kabupaten/kota,’’ imbuhnya. Anggota DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengatakan, Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam. Tetapi Bali mempunyai manusia dan budaya. Oleh karena itu, ke depan Bali menjadi sangat tergantung dengan pendidikan. Rakyat Bali harus dicerdaskan. ‘’Kalau hanya bisa menjadi anggota ormas, miyegan ajak nyama, pasti jnana-nya kurang. Penting untuk menciptakan orang pintar, karena orang kaya lahir dari orang pintar,’’ ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bali Dr. I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, generasi emas merupakan akronim dari energik, multitalenta, aktif, dan spiritualis. ‘’Ciricirinya adalah cerdas secara spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan sehat,’’ ujarnya. Sugawa Korry menambahkan, anggaran pendidikan harus berani ditetapkan minimal 30% dari APBD untuk mencapai hal itu. Kemudian, entrepreneur mesti diciptakan minimal 2% dan berani melakukan seperti restorasi Meiji di Jepang. ‘’Pilih anak pintar, biayai dengan APBD untuk dikirim ke negaranegara maju, menjadikan mereka unggul untuk membangun Bali,’’ jelasnya. (kmb32)

Penyerahan Uang

Dari Hal. 1

Rajesh dan Handang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin (21/11/2016) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah Rajesh di Springhill Residences, Kemayoran saat terjadi penyerahan uang dari Rajesh ke Handang sebesar 148.500 dolar AS atau setara Rp 1,9 miliar. Uang Rp 1,9 miliar itu

merupakan uang komitmen dari total Rp 6 miliar. Uang itu diberikan oleh Rajesh agar Handang mencabut Surat Tagihan Pajak (STP) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) barang ekspor dan bunga tagihan pada tahun 2014-2015 senilai Rp 78 miliar. STP itu dikeluarkan oleh Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing. (ant)

Impor Jagung Dari Hal. 1

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, menurunnya jumlah impor jagung itu dikarenakan terdapat produksi yang melonjak di dalam negeri. Menurut

data Kementerian Pertanian, penurunan impor jagung di Indonesia terjadi sebesar 66,6 persen. Produksi jagung meningkat jadi 23,2 juta ton pada 2016 dari sebelumnya 19 juta ton pada 2014 atau naik sebesar 21,8 persen. (ant)

Timor Leste Dari Hal. 1

‘’Terlalu menyakitkan dan tidak perlu saya jelaskan di sini, tentang tentara yang dulu, tentang Timor Leste dan tentang Papua yang terus merdeka serta Pancasila yang diplesetkan menjadi Pancagila dengan lima silanya yang tidak benar,’’ ujar Gatot Nurmantyo. Menurutnya, penghentian kerja sama militer ini menunggu sampai adanya hasil investigasi dan penyelesaian serta klarifikasi dari pihak militer Australia kepada TNI. ‘’Saya sampaikan bahwa untuk sementara kerja sama di bidang pendidikan militer dihentikan dulu dan akan kita evaluasi. Saya tidak akan ke Australia, tetapi menunggu dari hasil investigasi,’’ kata Panglima TNI. Menko Polhukam Wiranto mengatakan, pemutusan kerja sama pertahanan RI-Australia bukan penghentian secara menyeluruh, namun hanya

program kerja sama pelatihan bahasa. ‘’Bukan pemutusan kerja sama pertahanan secara menyeluruh seperti yang diberitakan di banyak media akhirakhir ini,’’ kata Wiranto dalam konferensi pers bersama Menlu Retno Marsudi dan Menhan Ryamizard Ryacudu, Kamis kemarin. Ia menyebutkan setelah mendapat informasi dari Menlu, Panglima TNI dan Menhan, memang benar ada langkah TNI menghentikan sementara kegiatan tentang program kerja sama pelatihan bahasa di satuan khusus Australia. Penghentian itu karena terjadi kasus yang menyinggung kehormatan bangsa pada bulan November 2016. Wiranto menyebutkan penghentian kerja sama itu hanya bersifat sementara dan akan dilanjutkan kembali setelah pihak Australia telah melakukan langkah-langkah penyelesaian dari kasus yang terjadi. (ant)

Karna Bertarung Sengit, Ghatotkacha Gunakan Ilmu Maya

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Empat Ratus Dua Puluh Empat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEMUDIAN Ghatotkacha ditusuk oleh putra Suta itu di bagian badannya yang vital, tak pelak putra Hidimva itu merasa sangat kesakitan. Dia pun kemudian mengambil senjata sebuah roda surgawi. Senjata itu memiliki seribu buah ruji. Pada pinggir roda itu sangat tajam, seperti pisau cukur. Senjata itu memiliki kemegahan matahari pagi. Senjata itu juga dihiasi permata-permata dan juga batu-batu mulia. Putra Bhimasena itu melemparkan roda itu kepada putra Adiratha. Ghatotkacha ingin membuat sebuah akhir daripada serangan yang belakangan. Roda yang besar itu lalu dilemparkan dengan kekuatan besar. Namun, roda itu dipotong menjadi berkepingkeping oleh Karna menggunakan panah-panahnya. Akibatnya, roda itu terjatuh ke bawah dan gagal mencapai tujuannya, akhirnya menjadi harapan-harapan seorang yang bernasib tidak baik. Setelah menyadari serangan rodanya digagalkan, Ghatotkacha dipenuhi kemarahan. Dia pun secepat kilat menutupi Karna dengan hujan-hujan panah, seperti Rahu menutupi matahari. Putra Suta itu, bagaimanapun, dilengkapi keberanian Rudra.

Tanpa takut-takut, lalu Karna menyelubungi kereta Ghatotkacha beberapa saat dengan anak-anak panah bersayap. Ghatotkacha memutar-mutar sebuah gada yang dihiasi emas, lalu melemparkan ganda itu kepada Karna. Karna tidak mau kalah, dengan panahpanahnya memotong yang menyebabkannya jatuh ke tanah. Kemudian setelah melompat ke angkasa dan meraung keras seperti sekumpulan awan-awan, rakshasa yang sangat besar itu dari angkasa menuangkan sebuah hujan pohon-pohon yang sempurna. Karna menyerang putra Bhima di angkasa itu menggunakan panah-panahnya, rakshasa yang sangat ahli ilmu maya, lalu seperti matahari menyerang dengan sinar-sinarnya sebuah kumpulan awan-awan. Karna membantai semua kuda Ghatotkacha, memotong keretanya menjadi seratus keping. Karna lalu mengucurkan kepadanya anak-anak panah seperti sebuah awan mengucurkan aliran air hujan. Pada tubuh Ghatotkacha tidak ada ruangan, bahkan selebar dua jari yang tidak tertusuk panahpanahnya Karna. Segera rakshasa itu kelihatannya seperti seekor

landak, penuh duri-duri berdiri pada tubuhnya. Demikian sempurnanya dia menyelubungi dengan panah-panahnya, sehingga kami tidak dapat melihat pertempuran itu, lebih lama lagi, baik kuda-kuda, kereta, tiang bendera dari Ghatotkacha atau Ghatotkacha itu sendiri. Setelah menghancurkan senjatanya sendiri, Ghatotkacha yang dilengkapi dan dibantu kekuatan-kekuatan ilmu maya, mulai bertarung dengan putra Suta itu. Ghatotkacha dibantu kekuatan ilusinya menunjukkan sangat banyak gerakan. Dia menurunkan hujan-hujan panah yang jatuh dari langit tetapi sumbernya tidak kelihatan dari langit. Lalu putra Bhimasena itu yang dilengkapi keberanian besar ilmu maya itu, oh yang utama dari keturunan Kuru, berubah berwujud menyeramkan dengan kekuatan dahsyat. Ghatotkacha dengan kekuatankekuatan mayanya itu mulai membuat terpana para Kaurava, oh Bharata! Rakshasa yang gagah berani itu setelah berubah kepadalnya menjadi banyak, yang dahsyat dan seram, lalu menelan senyata-senjata surgawi putra Suta itu. Segera rakshasa yang sangat besar itu, menderita ratusan luka-

luka pada tubuhnya. Malah kelihatannya terkulai menyedihkan, seolah-olah dia telah mati di medan pertempuran. Hal itu membuat banteng-banteng Kaurava senang karena mengira Ghatotkacha telah mati. Kubu Kaurava kemudian mengeluarkan teriakan-teriakan keras dalam suasana hati penuh kegembiraan. Sesat kemudian, Ghatotkacha segera terlihat di semua sisi, melanglang menggunakan wujud-wujud baru. Sekali lagi, dia terlihat berubah menjadi sebuah wujud luar biasa. Muncul

dengan seratus buah kepala dan seratus buah perut. Kelihatannya seperti Gunung Mainaka bahkan terkadang menjadi kecil hampir seukuran ibu jari. Namun, Ghatotkacha dapat bergerak di sekitarnya dengan melintang atau melompat tinggi ke atas seperti laut menggelora. Putra Bhima itu menyobek melalui tanah dan muncul ke permukaan, air. Dia menyelam lagi ke dalam air. Sekali terlihat di sini, dia selanjutnya terlihat di sebuah tempat yang lainnya. (bersambung)

Sloka 11.35 Sanjaya uvaca: etac chrutva vacanam kesehavasya kritanjalir vepamanah kiriti namaskritva bhuya evaha krishnam sa gadgadam bhita bhitah pranamya Sanjaya berkata: Setelah mendengar kata-kata ini dari sang Kreshna, Arjuna sambil mengatubkan kedua tangannya, dalam keadaan gemetar, membungkukkan untuk bersujud. Penuh rasa gentar, Arjuna sekali lagi menyapa sang Kreshna.


16 Pages

8 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

online: http://www.intern

Friday, January

Friday, January

K Nadha Nugraha 2017 Press Award Youth of Bali must be the frontrunner

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

6, 2017

6, 2017

Nicole Actress arrives Kidman at the 22nd Annual Critics’ Choice Awards Moniin Santa ca, California, U.S., December 11, 2016.

an honoured Hanks, Kidm rds season as 2017 awa Springs starts in Palm REUTERS/Danny

Moloshok

Award”. Adams Palm Achievement actress Amy Nicole “Arrival” “Chairman’s Award”, Hanks andSprings the with stars Tom was given was honoured - Hollywoodhonoured at the Palm Award” awards Annette Bening Achievement actors as the 2017 PALM SPRINGS the “Career among the actor Mahershala Monday night Kidman werel Film Festival on in the “Breakand “Moonlight” at the festi- Ali took the honours category. Internationa Award” Also honoured Gala were An- through Performance” season began. Awards the “Vanguard “La La Hanks received val’s Film the “Spotlight Picking up Oscar winner for his portrayal drew Garfield within Mel Gibson’s which went to musical Gosling paid role Award” actor Ryan Ridge” and the “Icon “Sully” of pilot Cap- Award” for his Reynolds. who “Hacksaw received the Land”, to the late Debbie in the in drama war drama Sullenberger, tribute “Singin’ after Portman who Award, tain Chesley 84-year-old a day out a successful in the Natalie Palm Achievement of Jac- The star died last week, actress in 2009 carried “Desert Rain” plane landing her portrayal her “Star Wars” emergency Actress” for in “Jackie”. the death of Fisher. (rtr) Hudson River. queline Kennedyby the Sea” actor daughter Carrie the “International in which Kidman took “Manchester took the “Desert for “Lion”, who Affleck Star Award”Australian woman Casey at: she plays an Bali Post Indian child. Jl. D.Tamblingan adopts an Sanur International

You can

IBP/Yudi

The receivers

a 2017 Press

Nugraha

2017

Award

The CEO

Karnaedi

trunner

Satria Narof Bali Post Press the K.Nadha

important adha stated that on January 5th in to play an the Thursday, The event Award on the opportunity but must become can K.Nadha Pers Building. Governor in Bali has leader that by The Vice become audience The youth was attended Vice Badung Regent to have the cannot only of Udayana role. Bali the future, Bali needs Ketut Sudikerta, The Rector of Bali. Suastika, The motor. In golden generation Ketut Suiasa, Alit Prof Ketut University create the of Chambers

find

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

of K.Nadha

Nugrah the fron i must be Youth of Bal

K Nadha

IBP/Yudi

The discussion Award

the K.Nadha held during

Nugraha

House Head of Balithe heads of educational Karnaedi IBP/Yudi Wiraputra, and others. of Warthat also said foundations Association Satria Naradha for Bali to be by the Women as moment performance University. 2017 is the to make the youths madewa The Janger also be heard who will conmore serious News can generation at Global goal of steps to the golden to fulfill the in “Bali Image” from 9.30 96.5 “Press es- must take the necessary tinue the struggle Radio FM am. Listen to and Independence. will until 10.00 FM at http:// Indonesian Post Media Group prepare them. few months, Bali Global Radio en2my“In the next leaders. The speakpecially Bali aware that the golden first at future globalfmbali.list in realstreaming the Balineseof Bali must be the prepare its strategists Bali. or live video and http:// stated their of radio.com generation mbali.com he added. that ev- ers have golden generation to http://radioglobalf el/global-fm-bali. in this nation,” izing the also said for our leaders ustream.tv/chann Satra Naradha is the first step he explained. are some weaknesses the This life,” 6 to page enthough there of Bali still have the create a better Continued but the youthto play big part in opportunity that reason, the leaders future. For

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

Karnaedi

Press

Jumat Umanis, 6 Januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

I Made Ada

Implementasikan Arsitektur Bali

KEPEDULIAN terhadap Bali harus menjadi tanggung jawab moral semua pihak. Tak hanya manusia Bali dan penduduk Bali, investor juga harus berpikir dan wajib mengimplementasikan arsitektur Bali, termasuk budaya Bali dalam mewujudkan investasinya. ‘’Saya yakin, investor yang mengabaikan budaya Bali dan arsitektur Bali dalam mengembangkan investasi di Bali akan cepat bangkrut. Wisatawan akan jenuh ketika disajikan model pembangunan modern,’’ ujar seniman I Made Ada, Kamis (5/1) kemarin. Ia mengingatkan agar pemilik modal jangan berambisi menjadikan Bali sebagai destinasi modern dengan kepentingan bisnis mereka semata. Ia berpandangan, ada hal-hal khusus yang harus dipahami pemodal jika ingin berinvestasi. ‘’Coba lihat kearifan lokal Bali yang hingga kini tetap menjadi daya tarik wisatawan. Ubud yang mengandalkan budaya dan puri sebagai salah satu daya tarik wisata hingga kini tetap eksis. Kenapa pengembangan pariwisata semacam ini tidak dijadikan model?’’ ujarnya. Untuk itu, Made Ada yang dikenal sebagai pematung garuda ini berharap pemimpin di Bali ke depan memahami spirit ini. Harus ada pendekatan khusus terhadap Bali, terutama dari sisi pendekatan kearifan lokalnya. ‘’Jangan biarkan pemodal mengendalikan perkembangan Bali. Kita sebagai manusia Bali dan komponen lainnya harus memiliki mentalitas yang positif dalam mengawal Bali,’’ sarannya. Ditemui di museumnya di kawasan Pakudui, Tegallalang, Made Ada berharap Bali tetap lestari dengan bangkitnya kesadaran menjaga Bali. Ia berkeyakinan Bali akan tetap lestari jika kita tak serakah dalam mengelola alam Bali. (dir)

INOVASI - I Made Gara dengan inovasi sokasi dan dulang berornamen hiasan kerang.

Jaga Pangsa Pasar

Pembuat ’’Dulang’’ Lakukan Inovasi BAGI umat Hindu di Bali pasti sudah kenal dengan salah satu sarana atau tempat banten yang disebut dulang (tempat menata gebogan - red). Pasalnya, di setiap kegiatan upacara agama, umat Hindu khususnya di Bali membuat persembahan upakara dengan menggunakan gebogan. Para perajin dulang pun melakukan berbagai inovasi untuk menghasilkan dulang yang indah dan menarik minat konsumen. Seperti yang dilakukan salah satu perajin dulang asal Kecamatan Marga, I Made Gara (67). Guna bisa bertahan menghadapi persaingan, warga Banjar Lodalang, Desa Kukuh, Marga, Tabanan ini harus melakukan inovasi agar hasil kerajinannya tetap dapat diterima di pasar, selain juga untuk menjaga pangsa pasar yang sudah dimiliki sebelumnya. Mencegah agar pangsa pasar tidak menurun, produk kerajinan yang dihasilkan Made Gara tidak boleh monoton. Jika sebelumnya kerajinan yang ditekuninya berupa dulang dan sokasi yang ornamennya dengan

hiasan dari kaca, kini ia berinovasi dengan ornamen payet dari kulit kerang. Meski belum lama ditekuninya, ternyata produk ini diminati konsumen. Ditemui di rumah produksinya, belum lama ini, Made Gara mengatakan usaha kerajinan ini dirintisnya sejak tahun 2002 silam. Awalnya, ia hanya bergelut pada kerajinan dulang dan sokasi dengan ornamen hiasan kaca. Untuk bahan baku seperti dulang dan sokasi ia mengaku masih mengambil dari

Kabupaten Bangli. ‘’Kami terus berusaha mencari inovasi baru. Saat itu, putra saya pernah melihat kerajinan yang berornamen payet kerang di Jawa. Dari situlah kami coba terapkan pada dulang dan sokasi,’’ ujarnya. Sayangnya, untuk bahan baku kerang masih didatangkan dari Jawa Timur. ‘’Di Bali ada, tapi jumlahnya sedikit. Sekali pengiriman, kami perlu 200 kilogram,’’ katanya. Dari kulit kerang seberat 200 kilogram tersebut, katanya,

terkadang hampir 40 persennya tidak bisa digunakan. Bahkan, dari jumlah tersebut hanya berhasil dibuat 50 unit. Pasalnya, sebelum dijadikan ornamen hiasan, kerang berjenis jiny ini harus disortir terlebih dahulu. Begitu pula dengan kerang awan yang harus dilakukan pembakaran terlebih dahulu hinggga berwarna kuning keemasan, sebelum nantinya ditempelkan pada sokasi. Sementara untuk dulang, Made Gara sebelumnya pernah melakukan inovasi dengan menambahkan ornamen sisik ikan. Sayangnya, untuk produk ini belum banyak diminati, hingga akhirnya ia beralih mencoba ornamen kerang nyamuk. ‘’Meski keuntungan yang kami peroleh tipis, yang penting

kualitas hasil yang kami berikan kepada pelanggan,’’ ujarnya. Dengan order yang terus mengalir, pihaknya juga melibatkan ibu-ibu rumah tangga di desa setempat. Ia sengaja menggunakan tenaga ibu-ibu karena lebih teliti bekerja saat pemasangan baik ornamen kaca maupun kerang di setiap lekuk dulang. Kini dengan hanya dibantu sepuluh orang pekerja, Made Gara mengaku akan terus melakukan inovasi dan memberikan kualitas yang tidak mengecewakan. ‘’Sekarang banyak bermunculan dulang kaca. Tapi, saya berani adu kualitas meskipun harga saya lebih mahal sedikit. Saya jamin kualitas dulang kaca Marga lebih baik,’’ katanya. (bit)

Sekaa Janger Iwanwar

Wujud Kecintaan pada Budaya Bali KESIBUKAN menjalani tugas sebagai pegawai dan dosen, nyatanya tak menghalangi Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) untuk giat berlatih menari janger. Iwanwar membentuk sekaa janger yang terdiri dari 20 orang ibu-ibu yang bernaung di Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Mereka adalah para pegawai, dosen, istri pegawai dan istri dosen di Universitas Warmadewa. ‘’Sekaa ini juga terdiri dari tiga orang doktor yang

dengan senang hati ikut bergabung dalam sekaa janger ini tanpa memandang latar belakang,’’ ujar Penasihat Iwanwar Diah Wisnu Murti di sela-sela acara penganugerahan Anugerah Pers Ketut Nadha Nugraha di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Denpasar, Kamis (5/1) kemarin. Sejak dibentuk, Diah mengaku Sekaa Janger Iwanwar baru pertama tampil di hadapan masyarakat luas dalam acara Anugerah Pers

Ketut Nadha Nugraha 2017. Kendati sebelumnya pernah tampil saat memeriahkan Hari Ibu, 22 Desember 2016 lalu, namun hanya disaksikan intern yayasan. ‘’Kami sangat bangga sekali, sekaa janger yang baru dibentuk ini dapat menghibur para undangan yang hadir dalam penganugerahan ini. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk ikut memeriahkan kegiatan ini,’’ ujarnya.

Menurut Diah, sekaa janger ini merupakan wujud kecintaan Iwanwar pada budaya Bali. Pihaknya akan terus berlatih dan berinovasi agar dapat menghibur semua lapisan masyarakat, tidak hanya lokal namun juga secara internasional. Khusus untuk anak muda yang sebelumnya enggan menari atau berkesenian lainnya, diharapkan tergugah hatinya untuk dapat ikut memperkenalkan, mempertahankan dan mencintai kebudayaan Bali. (rin)

Bali Post/edi

MEMUKAU - Penampilan memukau Sekaa Janger Iwanwar pada acara Anugerah Pers Ketut Nadha Nugraha.

Gemakan Perdamaian

Gus Teja Pentaskan Musik Bali di Taiwan MENYAM B UT Tahun Baru 2017, Gus Teja World Musik (GTWM) menggemakan perdamaian lewat pementasan musik tradisional Bali yang disaksikan penonton dari berbagai negara di panggung internasional ‘’Nature Loving Festival’’ di Taiwan. Acara yang berlangsung selama enam hari (29 Desember 2016 - 3 Januari 2017) itu bertujuan untuk memberikan energi positif bagi dunia ke arah yang lebih baik. Gus Teja mengaku sangat bangga bisa mengisi Na-

HUT RS Unud Dihadiri Menko Kemaritiman

Diisi Baksos dan Demo Cuci Tangan Sehat Massal

ULANG tahun (ultah) RS Universitas Udayana (Unud) ke-2 diselenggarakan di Gedung Widya Sabha Rektorat Unud, diawali dengan pemotongan tumpeng dan tayangan landscape serta profil RS Unud. Acara diakhiri dengan demo cara mencuci tangan sehat/ hand hygine massal yang diikuti lebih dari 2.000 peserta serta dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam rangkaian ulang tahun tersebut, direksi dan staf mengadakan acara bakti sosial (baksos) kesehatan ke berbagai banjar di Badung Selatan khususnya untuk kesehatan gigi mulut dan nutrisi. Acara ultah sekaligus dirangkaikan dengan acara Tahun Baru 2017 dan syukuran Unud memperoleh akreditasi A, QS 3 Stars, Webomatric ranking 9 serta WTP Keuangan Unud tahun 2016. RS Unud merupakan satu dari 49 RS perguruan tinggi negeri di Indonesia yang

dimiliki Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi dan berlokasi di daerah Kampus Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. RS Unud berdekatan dengan Jalan By-pass Ngurah Rai, Bandara Internasional Ngurah Rai serta berada di daerah wisata Jimbaran dan Nusa Dua. Luas lahannya 48.000 m2 dengan bangunan 6 unit gedung, 1 untuk poliklinik, 3 gedung rawat inap, 1 gedung riset, 1 gedung manajemen dan pelayanan terpadu gigi mulut serta satu blok area untuk senior living, Graha Abiyasa yang bekerja sama dengan Kobe Women’s University, Jepang. Direktur RS Unud Dr. dr. R.A. Tuty Kuswardhani, Sp.PD.-K.Ger. M.Kes., FINASIM. mengatakan, sebagai RS Pendidikan memang seharusnya mampu menjadi lahan pembelajaran bagi peserta didik dari sebuah universitas. Di luar negeri, hampir semua RS Pendidikan bersifat demikian. Terkait dengan hal tersebut, maka pelayanan kesehatan yang diunggulkan untuk RS

Unud meliputi Nursing Care/ Senior Living karena Unud mempunyai bidang keilmuan Geriatri dan Program Diploma International Care Provider serta Fakultas Pariwisata. Program diploma yang diselenggarakan sejak tahun 2016 ini bekerja sama dengan Kobe Women’s University Jepang. Pusat Pelayanan Terpadu Gigi dan Mulut juga merupakan unggulan dari RS Unud karena Unud mempunyai Program Studi Pendidikan Dokter Gigi serta Layanan Fisioterapi dan Program S-1 Fisioterapi serta Fisiologi Olahraga. Semua itu nantinya akan menjadi dasar unggulan utamanya yaitu Travel Medicine. Karena memang RS ini dibangun dengan kekhususan yang tadinya Tropik Infeksi dan Pariwisata. Dalam perjalanannya, Tropik Infeksi dijadikan unggulan oleh RS Universitas Airlangga Surabaya dan RS Unud menjadikan Travel Medicine sebagai unggulannya. RS Unud sangat diharapkan bisa menjadi area pendidikan bagi para calon dok-

CUCI TANGAN - Demo mencuci tangan sehat massal dalam rangka HUT RS Unud 2016 yang dihadiri Menko Bidang Kemaritiman Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. ter, dokter gigi, keperawatan, fisioterapi dan ilmu kesehatan masyarakat, di mana semua bidang ini masuk ke dalam cluster kesehatan. RS Unud mempunyai MoU antara lain dengan Kobe Women’s University Jepang membangun kerja sama pada Nursing Care dan Care Provider International. RS Unud juga menjalin kerja sama dengan

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Perjanjian kerja sama antara RS Unud dan Batan untuk pengembangan ilmu dalam bidang pelayanan, pendidikan, penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir, khususnya mengenai pemanfaatan produk bank jaringan. RS Unud juga bekerja sama dengan RS Universitas Gajah Mada dalam bidang Herbal Medicine. (r/k100)

ture Loving Festival yang diselenggarakan di sebuah tempat Buddha Maitreya di Emei-Taiwan. Sebab, pergelaran musik yang dilengkapi dengan tari itu berlangsung khusyuk, bahkan banyak penonton yang sampai meneteskan air mata karena tersentuh dan terharu dengan alunan sulingnya. ‘’Pada momen tersebut, saya menampilkan lima judul lagu yaitu ‘Situ Sayong’, ‘Morning Happiness’, ‘Hero’, ‘Romance’ dan dua buah lagu karya Maitreya yakni ‘Awan Putih’ dan ‘Langit Biru’,’’ ujar Gus Teja, Kamis

Bali Post/ist

(5/1) kemarin. Selain mampu mnghipnotis para penonton, pada kesempatan itu GTWM juga mendapat penghargaan atas keikutsertaannya dalam acara tersebut yang diserahkan langsung oleh sesepuh tertinggi dunia dari Buddha Maitreya. ‘’Penghargaan tersebut menjadi sebuah kehormatan dan kebangaan bagi saya pribadi, karena telah membawa nama baik daerah Bali maupun Indonesia dalam ajang yang bergensi tersebut,’’ ujar pemilik nama lengkap Agus Teja Sentosa tersebut. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook