Skip to main content

Edisi 06 Februari 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 166 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa paing, 6 februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pengaruh Erupsi Gunung Agung

Triwulan IV Ekonomi Bali Tumbuh Negatif

Denpasar (Bali Post) Pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2017 sebesar 5,59 persen, melambat dibandingkan tahun 2016 yang tercatat 6,32 persen. Pelambatan ini tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi Bali triwulan IV 2017. Pada saat itu ekonomi Bali tumbuh negatif yaitu minus 0,74 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan negatif ini karena pengaruh erupsi Gunung Agung.

BERSAMA - Anak Agung Oka Ratmadi bersama calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Puri Satria, beberapa minggu lalu.

Cok Rat Tegaskan Tetap Dukung Rai Mantra Bantah Pernyataan Hasto Kristiyanto

DEDENGKOT PDI Perjuangan Bali Anak Agung Oka Ratmadi atau Cok Rat kembali menegaskan dukungannya pada calon gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Padahal, Rai Mantra tidak diusung PDI-P. ‘’Sikap saya tidak berubah, tetap mendukung Rai Mantra di Pilgub Bali tahun 2018,’’ kata Cok Rat, Senin (5/2) kemarin. Penegasan dukungan ini sekaligus membantah pernyataan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela-sela Rakercabsus DPD PDI-P Bali pada Minggu (4/2) di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar. Hasto mengatakan Cok Rat telah kembali ke garis Megawati. Hasto juga mengklaim bahwa untuk mengonfirmasi sikap Cok Rat, PDI-P telah mengutus Menteri Koperasi dan UMKM AAN Puspayoga yang tidak lain adik Cok Rat. Tidak hanya oleh Puspayoga, bahkan PDI-P mengutus sejumlah kader untuk mendekati Cok Rat. Dari pertemuan ini, Hasto menyebut bahwa sikap Cok Rat sudah clear. Atas pernyataan Hasto ini, Cok Rat mengatakan sama sekali tidak ada pembicaraan antara dirinya dengan utusan PDI-P. Apalagi menyangkut sikapnya di Pilgub Bali. Sikap ini dibuktikan Cok Rat dengan tidak menghadiri pergelaran budaya yang digelar pasangan calon Wayan Koster - Cok Ace, di mana pasangan ini diusung PDI-P di Pilgub Bali. Hal. 19 Rubah Sikap

Longsor di Puncak, Tiga Orang Tertimbun

Bogor (Bali Post) – Satuan Lalu Lintas Polres Bogor masih menutup jalur Puncak terutama di titik lokasi longsor mulai dari Riung Gunung sampai Puncak Pas berdasarkan pertimbangan cuaca yang masih turun hujan, mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. ‘’Kami hanya membuka jalur Puncak dari Gadog sampai TSI, untuk jalur selanjutnya dari Riung Gunung sampai Puncak Pas ditutup hingga besok pagi,’’ kata Kasat Lantas Polre Bogor AKP Hasby Ristama di lokasi longsor, Senin (5/2) kemarin. Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya korban susulan, mengingat jalur Puncak masih rawan longsor. ‘’Untuk masyarakat yang masih tertahan di Gadog sebaiknya dapat berputar arah menggunakan jalur alternatif,’’ kata Hasby. Selain itu, petugas juga masih berjaga-jaga di titik longsor Riung Gunung yang diinformasikan ada tiga pengendara yang terbawa longsor jatuh ke tebing. Menurut Hasby, laporan tiga pengendara yang tertimbun material longsor diperoleh dari sopir angkot bernama Agung yang tengah melintas saat kejadian. ‘’Kami mendapatkan laporan ada pengendara yang terbawa longsor di lokasi ini (Riung Gunung), upaya pencarian sudah dilakukan, tetapi belum ditemukan tanda-tanda adanya korban,’’ kata Hasby. Meski begitu, tim SAR gabungan tetap upayakan pencarian, dari siang sampai pukul 18.00 WIB. Pencarian terpaksa dihentikan karena kondisi yang tidak memungkinkan. ‘’Kami stop pencarian pukul 18.00 WIB, karena tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian, selain tidak ada penerangan, juga cauca tidak mendukung dilakukan pencarian malam hari,’’ kata Habsy. (ant)

Penurunan ini diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) yang tercatat Rp 215,36 triliun pada tahun 2017. Kepala Badan Pusat Statistik Bali Adi Nugroho memaparkan, PDRB dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Bali dominan didongkrak oleh penyediaan akomodasi makan dan minum sebesar 1,82 persen. Pertumbuhannya juga tertinggi dibandingkan jasa kesehatan dan kegiatan sosial dan informasi dan komunikasi yaitu tumbuh 9,25 persen. Hal. 19 Rumah Tangga

Bali Post/dok

SEPI - Bandara Ngurah Rai ketika Gunung Agung mengalami erupsi. Ketika itu banyak wisatawan batal datang ke Bali. Bahkan, pemerintah Cina melarang warganya ke Bali untuk beberapa minggu.

Pertumbuhan Ekonomi 2017

Tertinggi Sejak 2014

Adi Nugroho

Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi pada 2017 sebesar 5,07 persen (yoy) dan tertinggi sejak 2014. ‘’Pertumbuhan ekonomi ini tertinggi sejak 2014,’’ kata Kepala BPS Suhariyanto, Senin (5/2) kemarin. Suhariyanto menjelaskan, pertumbuhan ekonomi ini lebih baik dari periode 2014 sebesar 5,01 persen, periode 2015 sebesar 4,88 persen dan periode 2016 sebesar

5,03 persen. ‘’Mudah-mudahan angka ini makin bagus dan hasil pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah dalam tiga tahun terakhir mulai bergulir,’’ katanya. Menurut pengeluaran, pertumbuhan ekonomi 2017 didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,95 persen, pembentukan modal tetap bruto tumbuh 6,15 persen dan konsumsi pemerintah tumbuh 2,14 persen. ‘’Konsumsi ru-

mah tangga tumbuh karena adanya kenaikan konsumsi pada kelompok kesehatan dan pendidikan, restoran dan hotel serta transportasi dan komunikasi,’’ katanya. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga didukung oleh konsumsi LNPRT yang tumbuh 6,91 persen, ekspor tumbuh 9,09 persen serta impor tumbuh 8,06 persen, meski impor ini merupakan faktor pengurang. Hal. 19 Ekspor Barang

Pansus Angket Batal Rekomendasi Dewan Pengawas KPK Jakarta (Bali Post) – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR tentang Tugas dan Kewenangan KPK membatalkan rekomendasi soal pembentukan Dewan Pengawas KPK. Pansus berkesimpulan dan akan menyerahkan pengawasan lembaga itu kepada pengawas internal dan masyarakat. ‘’Tidak ada kata-kata

lembaga pengawasan dalam rekomendasi kami,’’ kata Wakil Ketua Pansus KPK Taufiqqulhadi, Senin (5/2) kemarin. Kata dia, masalah pengawasan KPK diserahkan kepada KPK dan rakyat Indonesia secara umum. ‘’Kalau memang dianggap sudah cukup diawasi rakyat, ya… jalan sendiri dan kami tidak me-

masukkan lembaga pengawasan dalam rekomendasi Pansus,’’ ujarnya. Politisi Partai NasDem itu mengatakan, Pansus membatalkan rekomendasi itu setelah berdiskusi dan mendengarkan pendapat para ahli hukum seperti Mahfud MD dan Romli Atmasasmita, bukan karena ancaman pihak tertentu. Para ahli hukum,

menurutnya, menyatakan hal yang menimbulkan rasa curiga antarlembaga tidak perlu ditekankan dalam bentuk rekomendasi. Sementara itu, usul rekomendasi untuk menaikkan anggaran KPK, ia menjelaskan, masih ditunda karena ada fraksi yang setuju dan tidak setuju. (ant)

Bali Post/ant

BUPATI JOMBANG - Penyidik KPK menggeledah ruang kerja Bupati Jombang, Jawa Timur, Senin (5/2) kemarin. Setelah penetapan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan Plt. Kadis Kesehatan sebagai tersangka, KPK melakukan penggeledahan ruang kerja, rumah dinas Bupati, Dinkes dan Dinas Pananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Dikaji, Penunjukan Plt. Gubernur dari Polri

Bali Post/ant

EVAKUASI - Sejumlah petugas membantu evakuasi warga yang terdampak banjir sedalam 1,5 meter di Kelurahan Pajetan Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/2) kemarin. Banjir yang terjadi di kawasan tersebut akibat luapan air dari Sungai Ciliwung.

Jakarta (Bali Post) – Penunjukan plt. gubernur dari Polri pernah diusulkan Mendagri Tjahjo Kumolu. Usulan tersebut pun banyak penentangan. Utamanya dari DPR. Pemerintah rupanya mendengar penolakan itu dan memutuskan mengkaji kembali kebijakan tersebut. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan pemerintah akan mengkaji kembali penunjukan pelaksana tugas (plt.) gubernur dari Polri. ‘’Pemerintah akan mengkaji kembali penempatan plt. untuk daerah yang melaksanakan pilkada,’’ ujar Wiranto, Senin (5/2) kemarin. Menko Polhukam menjelaskan, tindakan Menteri Dalam Negeri

Tjahjo Kumolo yang melayangkan surat permohonan bantuan dari Polri untuk menjadi plt. gubernur merupakan langkah yang diambil sesuai aturan. Oleh karena itu, sebenarnya munculnya penjabat gubernur dari kalangan Polri, yang hanya dimaksudkan untuk menjaga keamanan selama pilkada, tidak melanggar aturan. ‘’Kita bisa menempatkan para perwira kepolisian dan TNI yang punya kompetensi terhadap masalah di daerah, sehingga bisa menyelesaikan masalah dan mengawal pilkada dengan baik,’’ katanya. Mantan Panglima TNI ini menuturkan, keputusan untuk mengkaji ulang hal tersebut, karena banyaknya masukan masyarakat, yang menginginkan pemerintah memper-

timbangkan kembali kebijakan itu. ‘’Kami betul-betul mendengarkan dengan seksama, mendengarkan dengan sungguh-sungguh aspirasi yang ada. Karena itu, kami masih mengkaji usulan yang ada,’’ jelas Menko Polhukam. Sebelumnya, dua perwira tinggi Polri diminta mengemban posisi plt. gubernur, untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pada Pilkada 2018. Mereka adalah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Martuani Sormin, yang akan menjabat plt. Gubernur Sumatera Utara. Sementara Asisten Kapolri bidang Operasi Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan akan menjadi plt. Gubernur Jawa Barat. (ant)

Wiranto


denpasar

2

Selasa Paing, 6 Februari 2018

TPS ”Underground” Gunakan Alarm Denpasar (Bali Post) – Renovasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di Jalan Pulau Kawe sudah rampung. TPS itu kini dirancang underground. Hal ini untuk menghindari adanya sampah yang meluber ke jalan. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I.B. Putra Wirabawa mengatakan hal itu, Senin (5/2) kemarin. Menurut Putra Wirabawa, TPS Underground tersebut akan dilakukan tahap uji coba dulu. Tetapi belum diketahui kapan melaksanakan uji coba. Ditegaskan, proyek penataan TPS tersebut sudah rampung. Bahkan sebenarnya sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun pihaknya akan melakukan uji coba dulu, karena menggunakan teknologi. Sebagai contoh, kalau sampahnya sudah penuh, ada alarm yang berbunyi. Suara alarm berbunyi, maka truk pengangkut yang standby di TPS akan segera mengangkut. Putra Wirabawa menambahkan, depo yang sebelumnya hanya dapat menampung sekitar 30 meter kubik sampah, kini akan dibuat lebih besar dengan kapasitas hingga 30-60 meter kubik sampah. Dengan daya tampung yang lebih besar, sampah kini tidak lagi sampai meluber ke jalan. “Itu memang kecil nanti ukuran deponya, tapi kapasitasnya lebih banyak. Ketika sampah dibuang ke depo underground, mesin akan otomatis mem-press sampah tersebut. Sebelumnya kan sampah berantakan begitu saja. Kali ini akan tampak bersih dan terhindar dari overload,” katanya. Di sisi lain, kata Putra Wirabawa, DLHK akan me-launching delivery sampah, Jumat (9/2) mendatang. Pihak DLHK akan mengambil sampah besar milik masyarakat, seperti kursi, kasur dan sebagainya, sehingga tidak dibuang sembarangan yang mengotori keindahan Kota Denpasar. “Jumat ini kami akan launching program delivery sampah agar sampah tidak dibuang di sungai atau sembarangan tempat,” ujarnya. Menurut Putra Wirabawa, program ini ada hanya setiap Jumat dari pukul 08.00 sampai 11.00 Wita. Untuk kelanjutannya, setelah sampah besar itu diambil, jika masih ada nilai ekonomisnya akan dibawa ke bank sampah. Sebaliknya, jika tidak ada nilai ekonomisnya akan langsung dibawa ke TPA. (kmb12)

Pelanggar KTR Jalani Sidang Tipiring di RSUP Sanglah Denpasar (Bali Post) – Para pelanggar Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang terjaring aparat Satpol PP beberapa waktu lalu, Senin (5/2) kemarin disidang tindak pidana ringan (tipiring). Sedikitnya 19 pelanggar KTR menjalani sidang tipiring di RSUP Sanglah. Para pelanggar tersebut dijatuhi denda masing-masing Rp 102 ribu per orang, subsider tiga hari kurungan. Mereka terbukti melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Sidang tipiring tersebut dipimpin hakim I Gusti Ngurah Putra Atmaja, S.H., M.H. didampingi Panitra Ambrosius, S.H. Pada sidang itu hakim memberikan pilihan kepada masing-masing pelanggar, membayar denda sebesar Rp 102 ribu atau hukuman subsider tiga hari kurungan. Dari pilihan yang diberikan hakim, semua pelanggar memilih untuk membayar denda. Kasi Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Gede Sudana mengatakan, kesembilan belas pelanggar itu kedapatan petugas sedang merokok di RSUP Sanglah. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Jumat (2/2) lalu, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI/Polri, Kejaksaan dan OPD terkait menjaring 29 pelanggar. Mereka ditemukan petugas tengah merokok di KTR RSUP Sanglah. Namun saat disidang tipiring hanya 19 pelanggar yang hadir. Ditanya soal 10 pelanggar lainnya yang mangkir, Gede Sudana mengatakan tetap akan disidangkan. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu sepuluh pelanggar tersebut untuk hadir di Kantor Satpol PP Kota Denpasar. “Setelah mereka datang ke kantor, baru akan kami buatkan berita acara pemeriksaan (BAP). Selanjutnya, baru ditetapkan waktu dan tempat sidangnya,” katanya. Dengan dilakukan sidang tipiring ini, Sudana berharap masyarakat tidak merokok sembarangan. Terutama di tempat-tempat umum maupun tempat lainnya yang telah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok. (kmb12)

Bali Post/ist

SIDANG - Sidang tipiring bagi para pelanggar KTR dilaksanakan di RSUP Sanglah, Senin (5/2) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Organda Setuju Operasional Terminal Ubung Dikembalikan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

TERMINAL UBUNG - Beberapa angkutan umum menunggu penumpang di Terminal Ubung, Denpasar. Sejak proses naik-turun penumpang bus AKAP dipindahkan ke Terminal Mengwi, aktivitas di Terminal Ubung makin menurun.

Organda Setuju Operasional Terminal Ubung Dikembalikan

Denpasar (Bali Post) -

Pemindahan tempat mangkal bus AKAP ke Termial Mengwi sejak 23 Oktober 2017 lalu kembali menuai keluhan. Bahkan sejumlah sopir AKAP melakukan aksi agar tempat mangkal bus-bus AKAP dilakukan di Terminal Ubung. Kondisi ini disikapi jajaran Organda Denpasar. Mereka juga berharap pemerintah mengembalikan operasional Terminal Ubung seperti sebelumnya, yakni bus AKAP bisa masuk ke terminal tersebut. Ketua Organda Denpasar I Gede Semara menegaskan hal itu, Senin (5/2) kemarin. Menurut Semara, banyak keluhan yang masuk terkait pemindahan operasional terminal kelas I ke Mengwi. Selain jauh, penumpang juga tidak banyak yang mau naik dan turun di terminal itu. Akibatnya, angkutan antarkota juga sepi penumpang. “Ini sudah dirasakan temanteman yang mencari penumpang

ke Mengwi,” kata Semara yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar ini. Semara berharap pemerintah bisa mengembalikan fungsi Terminal Ubung seperti sebelumnya. Artinya, bus-bus AKAP bisa kembali mangkal di Terminal Ubung. Pasalnya, selama ini penumpang lebih banyak yang berharap bisa turun di Ubung. Bila kondisi sekarang ini dipertahankan, banyak pihak yang akan rugi. Selain penumpang harus mencari kendaraan lagi, biaya yang ditimbulkan juga akan lebih besar karena kebanyakan penumpang memiliki tujuan Denpasar dan sekitarnya. “Bila ini dibiarkan, bus-bus

akan enggan ke Mengwi untuk menurunkan penumpang karena banyak penumpang turun di jalan,” katanya. Terkait dengan status Terminal Ubung yang mengantongi tipe C, menurut Semara, hanya karena luas yang belum memadai. Namun keperluan masyarakat dan juga sopir bus sangat berharap Terminal Ubung bisa menurunkan dan menaikkan penumpang. Ini artinya, para pengguna terminal berharap agar Terminal Ubung bisa dikembalikan seperti dulu. “Kalau luas kemungkinan bisa dilakukan perluasan dengan lahan yang ada di sekitarnya. Yang penting sekarang fungsinya dulu

dikembalikan,” katanya. Sebelumnya, Kepala UPT Terminal Penumpang Ubung A.A. Eka Putra mengatakan tidak ada lagi bus AKAP dengan tujuan menaikkan maupun menurunkan penumpang di Terminal Ubung yang menyandang status tipe C. “Dengan adanya penetapan status Terminal Ubung oleh Wali Kota Denpasar, September 2016 lalu, bahwa Terminal Ubung sudah ditetapkan menjadi terminal tipe C. Di mana fungsi terminal C adalah kendaraan yang masuk di Terminal Ubung adalah angkutan pedesaan dan angkutan perkotaan,” katanya. Guna menjalankan aturan, kata Eka Putra, bus AKAP pindah ke Terminal Mengwi per 23 Oktober lalu. Pengelola dan pengusaha bus AKAP sudah mengetahui jika bus AKAP ha-

rus pindah ke Terminal Mengwi. Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Denpasar telah memberikan surat kepada PO bus AKAP untuk mengingatkan berdasarkan hasil rapat dan UU Nomor 22 Tahun 2009 serta ketetapan Terminal Ubung menjadi terminal tipe C. Sejak pemindahan tempat mangkalnya bus AKAP ke Terminal Mengwi, kondisi Terminal Ubung semakin sepi. Pemkot Denpasar belum memanfaatkan terminal tersebut secara maksimal. Hanya ke depan dirancang lahan yang cukup luas tersebut akan dijadikan stop over atau areal parkir sementara. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jro Jangol dan Istrinya Dijebloskan ke Lapas Kerobokan

Denpasar (Bali Post) Mantan Wakil Ketua DPRD Bali Jero Gede Komang Swastika alias Jro Jangol (40) yang sempat masuk DPO dalam kasus narkoba dan istrinya, Ni Luh Ratna Dewi (38), dilimpahkan ke kejaksaan, Senin (5/2) kemarin. Pertama yang datang adalah istrinya. Siangnya baru Polresta Denpasar melimpahkan Jro Jangol. Pria yang sebelumnya ditangkap di sebuah kandang sapi di Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar ini mengenakan pakaian kemeja putih, sama dengan baju yang digunakan polisi berwana putih. Pantauan Bali Post, begitu keluar dari mobil tahanan polisi sekitar pukul 13.45 Wita, Jro Jangol yang dikawal polisi berlari menuju gedung Kejaksaan Negeri Denpasar. Dia mencoba menghindari jepretan kamera sejumlah media yang sejak pagi sudah menungguinya. Bahkan saat kabur, sandal pria yang kakinya penuh tatto itu lepas. Untuk terhindar dari jepretan fotografer, tersangka kasus narkoba itu lari meninggalkan sandalnya begitu saja. Polisi yang berpakaian

putih yang ada di belakangnya kemudian mengambil sandal Jro Jangol tersebut. Informasi diterima di kejaksaan, dalam perkara ini Jro Jangol didampingi tim kuasa hukumnya Nyoman Gede Sudiantara dan kawan-kawan. Bahkan pengacara yang akrab dipanggil Punglik itu juga hadir dan menyusul ke ruangan jaksa sesaat setelah Jro Jangol dibawa masuk. Kasipidum Kejari Denpasar Arief Wirawan yang dikonfirmasi atas pelimpahan kedua tersangka kasus narkoba yang sempat mengegerkan krama Bali itu membenarkanya. Arief mengatakan, Jro Jangol dan istrinya langsung dijebloskan ke Lapas Kelas IIA di Kerobokan setelah penyidik kejaksaan memeriksa berkas yang dilimpahkan polisi. “Penahanan kami lalukan selama 20 hari ke depan,” jelasnya. Dalam perkara ini, mantan Wakil Ketua DPRD Bali dari Partai Gerindra ini dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jro Jangol disebut memiliki, menyimpan narkotika golongan 1 berupa kristal bening atau sabusabu dengan berat keseluruhan 3,73 gram di dalam lima plastik klip dengan kandungan mentamfentamina. Dalam uraian singkat perkara ini dijelaskan, Jro Jangol pada 4 Nopember 2017, sekitar pukul 14.00 Wita rumahnya digeledah di Jalan Pulau Batanta No. 70, Banjar Sebelange, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Jro Jangol sebagaimana dalam berkas perkara disebut menjual, menyerahkan narkotika golongan 1 jenis sabusabu kepada Luh Ratna Dewi, I Kadek Dandi Suardika, Rahman dan Made Agus Sastrawan (dalam berkas terpisah) yang dilakukan sejak Juli lalu. Sedangkan istrinya juga dinilai turut melakukan aksi percobaan pemufatakan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika. Yakni, Ni Luh Ratna Dewi memiliki dan menyediakan dan sebagai penerima adalah Rahman seberat 9,05 gram sabu-sabu. Dia juga dijerat pasal 114,132 dan 112 UU Narkotika. (kmb37)

Bali Post/eka

PELIMPAHAN - Tersangka Jro Gede Komang Swastika alias Jro Jangol didampingi penasihat hukumnya saat pelimpahan di Kejari Denpasar, Senin (5/2) kemarin. Mantan Wakil Ketua DPRD Bali ini dilimpahkan terkait kasus narkoba.

Kembali Lantik Dokter Ahli Utama RSUD Wangaya

Tingkatkan Pelayanan, Rai Mantra Dorong Peningkatan Profesi Dokter

WALI Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra kembali melantik Dokter Ahli Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, Kota Denpasar di ruang pertemuan rumah sakit setempat, Senin (5/2) kemarin. Kali ini dr. Ketut Jayadi dilantik langsung Wali Kota Rai Mantra yang sebelumnya juga melantik dr. I Ketut Suryana sebagai dokter ahli utama RSUD Wangaya. Pelantikan pejabat fungsional ahli utama kepada dokter di RSUD merupakan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama. Hadir dalam pelantikan tersebut Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar I Ketut Mister dan Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini. Wali Kota Rai Mantra usai pelantikan mendorong peningkatan profesi dokter utama RSUD Wangaya. Diharapkan dari pelantikan dokter ahli utama ini

dapat meningkatkan SDM dan pelayanan prima RSUD Wangaya. Di samping itu, peningkatan program fisik RSUD Wangaya lewat pembangunan gedung baru telah terealisasi secara baik. “RSUD Wangaya diharapkan dapat terus memberikan pelay-

anan prima kepada masyarakat dari peningkatan SDM dan juga peningkatan program fisik yang ada,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, pelaksanaan motto pelayanan Pemkot Denpasar, yakni Sewaka Dharma melayani adalah kewa-

MELANTIK - Wali Kota Rai Mantra melantik dr. Ketut Jayadi sebagai dokter ahli utama RSUD Wangaya, Senin (5/2) kemarin.

jiban dapat berjalan secara baik. Hal ini memberikan dampak pada tingkat kesehatan khususnya pada angka harapan hidup masyarakat yang saat ini di Kota Denpasar mencapai 74 tahun. Menurutnya, di negara-negara maju tingkat harapan hidup masyarakat mencapai 78 hingga 80 tahun. Namun pihaknya optimis peningkatan angka harapan hidup masyarakat terus berjalan lewat program-program pelayanan yang baik kepada masyarakat melalui motto pelayanan Sewaka Dharma. Di samping itu, dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Denpasar juga telah ditunjang dengan berbagai pelayanan di bidang kesehatan. Seperti Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas) sebagai program pelayanan yang merujuk pada pelayanan home care. Artinya, program ini memberikan pelayanan langsung ke rumah-rumah masyarakat dengan menghubungi nomor kegawatdaruratan Denpasar di 112 atau di nomor telepon 223333. Pelayanan mobil jenazah, safari

kesehatan, menyasar kesehatan lansia hingga posyandu paripurna yang menjadi rujukan program yang diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Selamat kepada dr. Ketut Jayadi sebagai dokter ahli utama RSUD Wangaya,” ujar Rai Mantra sembari mengharapkan dapat memberikan imbas pada peningkatan profesi dokter bagi rekan-rekan dokter RSUD Wangaya. Sementara itu, Direktur RSUD Wangaya dr. Setiawati Hartawan mengatakan, pelantikan ini terkait dengan PP Nomor 11 Tahun 2017, yang mana diharuskan ada pelantikan untuk pejabat Ahli Madya menjadi Ahli Utama. “Dengan pelatikan ini, para dokter spesialis yang memang tenaganya masih sangat dibutuhkan yang tadinya batas usia pensiunnya 60 tahun, kini diperpanjang menjadi 65 tahun. Hal ini mampu memberikan imbas pada peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di RSUD Wangaya,” ujarnya. (ad260)


BADUNG

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Hibah Badung Jadi ’’Bintang’’ di KPK Mangupura (Bali Post) –

Penyaluran bantuan masyarakat atau hibah di Kabupaten Badung menjadi ‘’bintang’’ alias topik hangat di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bukan tanpa alasan, bantuan yang disalurkan pemerintah setempat ini dinilai keluar dari norma yang telah diatur. Salah satunya, Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 yang intinya dengan pedoman pengelola APBD bahwa by name by address pada hibah harus menjadi lampiran empat pada APBD. Hal tersebut dikemukakan Inspektur Badung Luh Putu Suryaniti dalam rapat pimpinan (rapim) yang diselenggarakan di Gedung DPRD Badung, Senin (5/2) kemarin. Mantan Kadisnaker Badung ini mengungkapkan, penekanan KPK ini disampaikan pada 16 Desember lalu. ‘’Terus dilakuan pemeriksaan selalu dengan hibah. Karena itulah kami sampaikan kepada pimpinan (Sekda Badung - red) untuk membicarakan kembali, sehingga di 2018 ini berjalan dengan baik,’’ ujarnya. Selain penekanan dari KPK, masalah penyaluran hibah juga menjadi sorotan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Mabes Polri. Jajaran penegak hukum ini meminta agar penyaluran hibah di Badung dikembalikan pada norma yang telah diatur. ‘’Harapan kami, karena sudah menjadi temuan Inspektorat Provinsi, menjadi penekanan KPK, BPK juga sudah me-warning, ORI juga sudah datang ke Bapak Bupati memberitahukan kita. Mohon perhatian bersama, sehingga ke depanya tidak

menjadi kendala,’’ ujarnya. Lantas kenapa tidak menjadi temuan? Luh Suryaniti mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan jawaban untuk meyakinkan pemeriksa jika hibah yang dijalankan telah mematuhi aturan yang berlaku. ‘’Memang tidak menjadi temuan, karena kami berusaha menyampaikan argumen. Tapi, tidak bisa setiap tahun argumen itu kami ulang terlebih pada KPK. Bahkan, untuk hibah kita diarahkan menggunakan e-hibah. Ini sudah menjadi rencana aksi KPK kepada kita,’’ jelasnya. Menurunt Luh Suryaniti, penerapan hibah berbasis elektronik tersebut tidak hanya berlaku di Kabupaten Badung, melaikan di seluruh kabupaten/kota di Bali. Di Badung sendiri penerapan e-hibah akan diawali pada tahun 2018 ini. ‘’Di 2018 ini harus sudah terealisasi, karena rencana aksi ataupun rekomendasi KPK kita selesaikan di 2018. Mengawali inilah kita harus berbenah. Bagaimana caranya pada saat penyusunan APBD nanti by name by address berada di lampiran empat APBD karena

merupakan tindak lanjut dari temuan yang harus direalisasikan,’’ tegasnya. Disebutkan, penyimpangan dalam penyaluran hibah juga terungkap sistem e-proc, di mana prosedur pencairan hibah keluar dari mekanime, yakni keluar dari Permendagri dan Pergub. Seperti proposal masuk dilakukan setelah penetapan SK penerimaan hibah, sedangkan evaluasi baru dilakukan oleh perangkat daerah terkait. ‘’Sudah ada SK, Naskah Pencairan Dana Hibah (NPHD) berbeda dengan SK terpaksa tidak dicairkan. Mendadak datang proposal, proses tetap dilakukan mepetlah waktu pencairan SP2D dengan waktu eksekusi di lapangan. Awal Januari 2018 baru dicairkan, tetapi ketika kita bicara NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kreteria - red),’’ katanya. Luh Suryaniti menegaskan, kondisi ini akan menjadi kendala dan sulit dipertanggungjawabkan di hadapan pemeriksa. ‘’Yang jelas, tidak ada kata terlambat. Ini adalah langkah perbaikan,’’ tegasnya. (kmb27)

3

Percepat Proses Pencairan Hibah

Dewan Dengar Pendapat dengan Eksekutif

PEMBAHASAN proses pencairan hibah antara DPRD dan pimpinan daerah Pemkab Badung yang berlangsung di Gedung Rapat Pimpinan DPRD mulai berlangsung Senin (5/2) pagi kemarin dalam upaya mencari solusi dalam proses pencairan hibah untuk masyarakat di daerah setempat. Dalam acara dengar pendapat antara legislatif dan eksekutif yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, juga hadir Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman ‘’Koprok’’ Kariana dan Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta beserta anggota DPRD, seperti I Wayan Suyasa, I Nyoman Mesir, I Gede Suardika, I Putu Alit Yandinata, I Made Retha, IGN Sudiarsa dan IGN Shaskara. Dalam rapat yang mengundang Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Asisten I Setda Kabupaten Badung Yoga Segara, Kabag Kesra I Nyoman Sujendra beserta jajarannya membahas bagaimana cara pencairan hibah ini sesuai dengan aturan yang berlaku, baik secara administrasi maupun ketentuan lainnya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Karena banyak keluhan dari masyarakat yang mengajukan ribuan proposal kepada kami, agar dalam ketetuannya tidak bias, maka kami menggelar rapat koordinasi hari ini tentang bagaimana proses pencairan hibah,’’ kata Putu Parwata. Politisi asal Desa Dalung ini mengatakan, dalam pembahasan ini ada sejumlah masukan dari anggota dewan kepada eksekutif yang memang harus disamakan persepsinya. ‘’Menurut pandangan eksekutif, SOP untuk penerimaan bantuan hibah, maka proposalnya harus sudah masuk pada Maret 2018. Sedangkan dewan mengharapkan proposal ini bisa masuk setelah Maret 2018,’’ katanya.

RAPIM - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Kariana dan Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Sunarta memimpin rapim yang dihadiri anggota DPRD setempat mengundang Sekertaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa dan jajarannya. Hal itu perlu diluruskan agar tidak keluar dari ketentuan yang ada dan arahan Permendagri Nomor 14 mengenai bantuan hibah, sangat jelas diatur di mana dana hibah dapat diberikan untuk percepatan proses pembangunan, artinya harus bersifat hal yang wajib untuk kepentingan masyarakat. Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Pasal 19 juga menjelaskan bagaimana fungsi dari pada Badan Anggaran (Banggar). ‘’Fungsi dari dewan harus diluruskan, artinya kapan tanggal rancangan KUA-PPAS, kemudian kapan penetapan KUA-PPAS dan kapan penetapan APBD. Jadi penetapan RAPBD itu 30 hari sebelum tahun anggaran berakhir. Jadi, ini yang kami bahas dan sepakati bersama,’’ ujarnya. Oleh karenanya, dalam pembahasan ini sudah paling lambat tertanggal 10 November penyerahan hibah sudah diterima oleh Bagian Kesra atau Bupati, sehingga prosesnya tidak keluar dari aturan.

‘’Jangan sampai setelah ada penetapan APBD baru keluar proposal. Nah ini yang salah. Sehingga kami tidak mau keluar dari aturan atau melanggar aturan. Namun kami ingin taat asas,’’ ujarnya. Parwata menegaskan, dalam rapat dengar pendapat kali ini sudah diputuskan dan ada kesepakatan mengenai tanggal pencairan hibah itu yang diberikan 10 November. Sementara itu, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa berharap ada kesamaan pandangan antara eksekutif dan legislatif terkait pencairan hibah ini, sehingga bantuan ini aman dan nyaman bagi semua pihak. Ia pun berharap para penerima hibah taat asas dan mengikuti aturan pencairan hibah, sehingga bantuan ini tidak menjadi masalah hukum di kemudian hari. ‘Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi karena dengan rapat ini kita bisa menyamakan persepsi dan pandangan terkait pola pencairan hibah di Kabupaten Badung,’’ kata Adi Arnawa. (ad258)

Musrenbang RKPD Tahun 2019 Kecamatan Abiansemal

Tingkatkan Investasi, SDM dan Infrastruktur Menuju Ekonomi Berkualitas

Bali Post/kmb23

SAMPAH KIRIMAN - Kondisi danau kecil di ujung Sungai Cemongkang, Pantai Dreamland, Pecatu yang dipenuhi sampah kiriman, Senin (5/2) kemarin.

Terkendala Akses Jalur Evakuasi

Sampah di Muara Pantai Dreamland Belum Tertangani

Mangupura (Bali Post)Pantai Dreamland, Pecatu yang merupakan objek wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan juga tidak luput dari serbuan sampah kiriman. Bahkan akibat banyaknya sampah kiriman, genangan air atau muara sungai yang mirip danau kecil di ujung Sungai Cemongkak yang merupakan sungai musiman juga dipenuhi sampah. Pantauan dilokasi, Senin (5/2) kemarin tumpukan sampah masih memenuhi danau tersebut. Saat dukonfirmasi, Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, untuk membersihkan sampah tersebut masih terkendala jalur evakuasi. Dikatakan, truk dan loader tidak bisa masuk ke sana karena akses yang sangat terbatas. Sehingga pembersihan sampah menjadi sulit. Sementara jika dilakukan pembersihan secara manual dengan tenaga manusia, tentu akan memakan waktu dan tenaga yang lebih banyak. “Jalur evakuasi tidak ada. Selain itu, kedalaman dari danau kecil tersebut mencapai dua meter. Bila menggunakan tenaga manusia, tentu sangat lama,” ujarnya. Menurut Eka Merthawan, danau kecil itu sebelumnya terbentuk akibat adanya cekungan yang timbul akibat terjadinya air pasang. Akibat pasir laut yang terus naik, cekungan ini menampung air saat hujan. Kemudian saat sampah laut datang dan air laut pasang, sampah pun naik dan memenuhi danau tersebut.

Sedangkan saat air pasang sudah surut, sampah itu tidak bisa kembali dan tertahan di danau tersebut. Melihat kondisi tersebut, kata Eka Merthawan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan semua komponen Desa Pecatu, Minggu (4/2) lalu. Pertemuan dihadiri Kepala Desa Pecatu, Bendesa Adat Pecatu, LPM, BPD Klian Adat Pecatu serta pengurus pedagang Dreamland. Dari pertemuan tersebut, mencuat rencana lokasi tersebut akan ditata menjadi tempat wisata baru. Tentunya cekungan yang berpotensi menampung air tersebut akan dipasang penghalang sampah. Selain itu akan dibuatkan jalan masuk sekaligus jalur evakuasi untuk sampah. Eka Merthawan menambahkan, karena lokasinya cukup bagus seperti danau kecil, nantinya akan dirancang untuk lokasi mancing. Sedangkan Pantai Deamland yang biasanya sepi aktivitas saat malam hari, di lokasi tersebut rencananya akan dibuatkan sejenis atraksi berupa air mancur. “Kita punya potensi mirip dengan Sentosa Island di Singapura. Nanti akan dibuat atraksi Song of the Sea ala Dreamland,” katanya. Sebagai langkah jangka pendek, kata Eka Merthawan pihaknya mengharapkan bisa dibuatkan jalur evakuasi agar bisa menurunkan truk dan loader untuk pembersihan. Selain itu, di kanan dan kiri danau tersebut akan dibuatkan jalan setapak. Selain untuk rekreasi, juga

tempat melakukan pembersihan sampah sehingga bisa lebih dekat. “Selain di Pantai Dreamland, pantai lain di kawasan Pecatu seperti Pantai Labuansait, Padang-padang, Karang Boma dan Nyang-nyang Beach juga memiliki kendala yang sama. Yakni belum adanya jalur evakuasi,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta membenarkan bahwa pihaknya sempat menggelar pertemuan dengan pihak DLHK. Diakuinya, kendala yang dihadapi untuk melakukan pembersihan sampah ini memang akses jalan. Saat ini memang sudah ada akses menuju ke pantai, namun jalurnya sangat kecil. Untuk itu, pihaknya berencana membuat area parkir di pinggir danau kecil tersebut. Selain dibuatkan akses untuk memutar truk, di lokasi tersebut juga perlu dipasang guard rail atau pagar pembatas jalan untuk pengamanan. Sedangkan permasalahan yang ada di pantai lain seperti di Pantai Labuan Sait memang juga tidak ada akses evakuasi. Untuk itu, pihaknya mengusulkan agar dibuatkan kereta gantung untuk mengangkut sampah dari bawah menuju ke atas. Apabila membangun jalan menuju ke bawah memang sangat sulit. “Yang paling memungkinkan memang dengan kereta gantung. Nantinya sampah tinggal dikerek ke atas. Ini paling cocok dibandingkan membakar sampah di bawah,” ujarnya. (kmb23)

MUSYAWARAH Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Badung Tahun 2019 untuk Kecamatan Abiansemal dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Camat Abiansemal, Senin (5/2) kemarin. Musrenbang Kecamatan yang diawali di Kecamatan Abiansemal ini mengangkat tema pembangunan Badung tahun 2019 yakni ‘’Peningkatan Investasi dan Kualitas SDM serta Pemantapan Infrastruktur untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas’’, dengan sembilan prioritas pembangunan. Musrenbang Abiansemal dibuka oleh Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya serta dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya, Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, perangkat daerah, perbekel, BPD, organisasi wanita se-Kecamatan Abiansemal. Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya melaporkan bahwa pada tanggal 1 Februari lalu telah menyampaikan hasil rekap usulan Musrenbang RKPD Kecamatan Abiansemal kepada Bappeda. Pelaksanaan Musrenbang dibagai empat kelompok yakni Kelompok Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Kelompok Sarana-Prasarana Wilayah, Kelom-

pok Sosial Budaya dan kelompok Pengembangan SDM. Untuk kelompok ekonomi dan SDA diusulkan oleh sembilan desa dengan jumlah usulan 29 kegiatan, nilai Rp 45 miliar lebih. Kelompok sarana-prasarana wilayah diusulkan 18 desa dengan jumlah 311 kegiatan, nilai Rp 757 miliar lebih. Kelompok sosial dan budaya diusulkan delapan desa, jumlah usulan 14 kegiatan dengan nilai Rp 16 miliar lebih dan kelompok pengembangan SDM diusulkan sembilan desa, jumlah usulan 31 kegiatan, nilai Rp 8,8 miliar lebih. ‘’Semua usulan tersebut tidak terlepas dari upaya membangun Badung dari pinggiran di mana luas Kecamatan Abiansemal 96,01 kilometer persegi,’’ tambahnya. Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya mengatakan, musrenbang kecamatan wajib dilaksanakan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui forum ini akan menentukan kematangan dan kemantapan dalam mempersiapkan RKPD secara berkesinambungan dan terintegrasi. Dalam musrenbang kecamatan ini juga akan dibuka ruang komunikasi antar-stakeholder pembangunan dalam penyusunan RKPD 2019, dengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang

MUSRENBANG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Musrenbang RKPD 2019 Kecamatan Abiansemal di ruang pertemuan Kantor Camat Abiansemal, Senin (5/2) kemarin.

diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan. Pada kesempatan itu, Wira Dharmajaya juga menyampaikan tentang hasil pelaksanaan pembangunan berdasarkan hasil musrenbang 2017, yang telah dianggarkan dalam APBD Badung tahun 2018 dengan total belanja sebesar Rp 7,2 triliun lebih. Dengan alokasi dari sisi manfaat sebesar 77,60 persen belanja publik dan 22,08 persen belanja aparatur. Berorientasi pada bidang pendidikan 20,33 persen dan kesehatan 11,04 persen. ‘’Kondisi ini menunjukkan APBD Badung bersifat pro-rakyat,’’ tambahnya. Disampaikan pula beberapa indikator ekonomi mikro berdasarkan publis data dari BPS dengan kondisi tahun 2016. Di mana, pertumbuhan ekonomi 6,79 persen tertinggi di Bali. Indeks gini ratio mencapai 0,32 mengindikasikan ketimpangan rendah, tingkat kemiskinan 2,06 persen, IPM Badung 79,80. Sementara itu, Wabup Suiasa dalam pengarahannya menyampaikan, kehadirannya dalam pelaksanaan musrenbang kecamatan ini guna memastikan bahwa sumber perencanaan yang bersumber dari masyarakat desa sesuai dengan visi dan misi, PPNSB serta tema pembangunan daerah. Suiasa juga ingin menangkap secara filosofis dan historis masyarakat, sehingga menjadi pertimbangan khusus bagi pemerintah. ‘’Semangat filosofis dan historis itu kan tidak diatur dalam regulasi, malahan itu yang menjadi motivasi harapan besar masyarakat,’’ katanya. Diharapkan dalam musrenbang ini, sejak awal dilakukan filterisasi usulan baik yang sesuai dengan kebijakan daerah, provinsi, nasional maupun menfilter yang mana benarbenar menjadi kebutuhan. Suiasa yakinkan bahwa setiap usulan desa akan didapatkan, karena Pemkab Badung sepakat menggunakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana sehingga keseluruhan wilayah mendapatkan kegiatan pembangunan dan secara menyeluruh mendapat asas manfaat. ‘’Kami jamin pola kesemestaan ini akan terwujud di semua desa,’’ pungkasnya. (ad250)

Musibah Kebakaran Masih Tinggi

Alat Proteksi Kebakaran Wajib Diperhatikan

Bali Post/kmb23

PENGENALAN - Sejumlah siswa dari SDN 3 Plaga mendapatkan pengenalan pencegahan bahaya kebakaran dari aparat Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, Senin (5/2) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Upaya pencegahan terhadap bahaya kebakaran sangat penting dan wajib diketahui. Pasalnya, kejadian atau musibah kebakaran di Kabupaten Badung masih cukup tinggi dan tidak bisa diprediksi. Dari data yang dihimpun Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, pada tahun 2018 hingga tanggal 5 Februari ini tercatat sebanyak 14 kejadian yang sebagian besar terjadi di wilayah Badung Selatan. Menyikapi hal itu, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung terus memberikan pe-

mahaman terhadap bahaya kebakaran. Salah satunya sebagai implementasi Perda Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2004 tentang Pencegahan Bahaya Kebakaran, dilaksanakan pengenalan pencegahan bahaya kebakaran bagi anak sekolah di SDN 3 Plaga. Dengan semakin awal mengenalkan bahaya kebakaran tersebut, diharapkan dapat meminimasi kebakaran yng terjadi di masyarakat serta dapat melakukan tindakan pemadaman api awal di sekolah, di lingkungan keluarga dan di masyarakat. Kepala Dinas Kebakaran

dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya juga mengimbau kepada seluruh instansi, baik instansi pemerintah maupun swasta agar selalu siap siaga dengan kejadian kebakaran. Wirya mengharapkan agar semua alat proteksi kebakaran seperti smoke detector, alat pemadam dan hydrant air, harus terus diperhatikan. “Kalau memang ada yang rusak dan tidak berfungsi diharapkan untuk segera diperbaiki. Begitu juga untuk selang bocor agar segera diganti,” katanya mengingatkan. Pemeriksaan alat proteksi

kebakaran ini perlu dilakukan untuk memproteksi dan mengantisipasi apabila terjadi kebakaran. Seperti yang dilakukan di Hotel Harpper Kuta, seluruh peralatan dilakukan pengecekan secara rutin bekerja sama dengan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung. Dengan kekuatan lima orang inspektur, kegiatan pemeriksaan alat proteksi di hotel tersebut tidak menemukan kendala dan tetap berfungsi dengan baik. “Pemeriksaan seperti ini tentu perlu dilakukan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi

kebakaran,” ujarnya. Selain melakukan pengecekan alat proteksi kebakaran, kata Wirya pihaknya juga memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di RSUD Mangusada Kabupaten Badung. Kegiatan penyuluhan seperti ini memang akan terus dilakukan sepanjang tahun. Pasalnya, pengetahuan dan keahlian tentang kebakaran kepada pegawai di instansi pemerintahan, hotel/perusahaan dan masyarakat umum memang sangat penting sekali. (kmb23)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Unud Tanda Tangani MoU Ke-28 dengan Universitas di Jepang

UNIVERSITAS Udayana (Unud) menerima kunjungan Gubernur Provinsi Kumamoto dan President Sojo University Japan di Ruang Sidang Fakultas Kedokteran Kampus Sudirman, Denpasar, Senin (5/2) kemarin. Kunjungan ini terlaksana setelah beberapa bulan sebelumnya delegasi dari Sojo University melakukan kunjungan dan pertemuan dengan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud dalam rangka inisiasi kerja sama antara kedua perguruan tinggi. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) merasa bangga karena Sojo University berkenan memilih Unud sebagai partner kerja sama. Kerja sama kedua belah pihak dikuatkan dengan penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Gedung Jaya Sabha, Kediaman Gubernur Provinsi Bali, Senin (5/2) malam. Penandatanganan MoU antara Unud dan Sojo University dilakukan bersamaan dengan MoU antara Gubernur Bali dan Gubernur Kumamoto serta MoU antara pelaku pariwisata Bali dan pelaku pariwisata di Provinsi Kumamoto, Jepang. Kerja sama dengan Sojo University merupakan yang ke-28 yang dilaksanakan Unud dengan berbagai universitas dan institusi di Jepang. Terakhir pada 28 Desember 2017, Unud melaksanakan penandatanganan MoU dengan Wali Kota Toyama, Jepang, dalam hal kerja sama pengembangan Pembangkit Listrik Mikrohidro. Prof. Raka Sudewi berharap kerja sama kedua belah pihak dapat ditindaklanjuti pada kegiatan-kegiatan yang spesifik dan memberi manfaat bagi kedua institusi, serta kunjungan ini bisa mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan

Dari kiri ke kanan: President Sojo University Mr. Mineo Nakayama, Gubernur Kumamoto Mr. Ikuo Kabashima, Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum. Jepang yang pada tahun 2018 memasuki usia ke-60. President Sojo University Mr. Mineo Nakayama menyampaikan, kerja sama akan difokuskan pada kegiatan pertukaran mahasiswa antarkedua universitas di samping peluang kerja sama lainnya. President Sojo University juga memberikan apresiasi kepada Unud yang telah menerima kunjungan 19 mahasiswa Jepang termasuk di dalamnya mahasiswa dari Sojo University. Sojo University merupakan universitas yang memiliki etos kerja terutama dalam hal pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berbudi luhur. Salah satu program internasional Sojo University adalah memajukan pendidikan bahasa Inggris, menerima mahasiswa dari luar negeri dan mengirim mahasiswa untuk mengikuti pelatihan di luar

negeri. President Sojo University berharap kerja sama dengan Unud dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan di perguruan tinggi serta pembangunan pendidikan di Provinsi Bali dan Provinsi Kumamoto. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kumamoto Mr. Ikuo Kabashima menambahkan, kerja sama yang dijalin ini merupakan salah satu program student exchange dari pemerintah Jepang. Kedua universitas diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dalam memajukan pendidikan di kedua institusi terutama dalam hal pertukaran mahasiswa, baik mahasiswa Jepang yang melakukan exchange program di Unud maupun mahasiswa Unud yang melaksanakan exchange program di Sojo University. (ad256)

Dukung Pencapresan Jokowi pada Pemilu 2019

Kombatan Bali Gelar Deklarasi Dukungan serta Lantik Pengurus DPW dan DPC Kombatan Se-Bali

DEKLARASI - Pengurus DPW dan DPC Kombatan se-Bali foto bersama seusai penandatanganan deklarasi dukungan pencapresan Jokowi untuk maju pada Pemilu Presiden 2019 di Hotel Neo Bali, Minggu (4/2). MEMASUKI tahun politik 2019, Indonesia akan kembali menggelar hajatan besar pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden. Sudah dipastikan suhu politik di Indonesia semakin memanas dan semakin sengit. Dukungan terhadap Presiden incumbent Joko Widodo terus mengalir. Tidak hanya dari berbagai partai elite politik, namun relawan juga mendesak untuk mengusung Jokowi kembali menjadi presiden periode kedua pada 2019 mendatang. Salah satu relawan itu relawan militan Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) Provinsi Bali. Sebagai bentuk dukungan, Kombatan Provinsi Bali menggelar deklarasi dukungan pencapresan Jokowi untuk maju pada Pemilu Presiden 2019 di Hotel Neo Bali, Minggu (4/2). Deklarasi ditandai pelantikan pengurus DPW Kombotan Provinsi Bali dan DPC Kombotan Kabupaten/Kota se-Bali oleh Ketua

Umum Badan Pembina Nasional (BPN) Kombatan Budi Mulyawan didampingi Sekjen BPN Kombatan Dharmasena Wijayanegara yang disaksikan para pembina dan penasihat Kombatan Bali. Ketua DPW Kombatan Provinsi Bali I Nyoman Sudarsana mengatakan, Kombatan yang berasaskan ideologi Pancasila dan nasionalisme hadir untuk mem-back-up dan memberikan solusi dukungan atas problematika politik dan ekonomi yang terjadi saat ini. Wujud sikap politik Kombatan murni atas inisiatif para relawan yang mempunyai komitmen jelas dan tegas untuk mengusung serta memenangkan Presiden Jokowi kembali untuk memimpin Indonesia untuk kedua kalinya. ‘’Kami tidak berafiliasi dengan partai mana pun. Tujuan kami khusus yaitu menargetkan kemenangan Bapak Ir. Jokowi untuk menjadi Presiden Indonesia periode kedua,’’ tandasnya.

Menurutnya, alasan deklarasi dukungan terhadap Jokowi menjadi presiden untuk periode kedua karena sosoknya yang tegas dan selalu tampil sederhana di muka publik. Jokowi sabar dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah serta merupakan salah satu pemimpin bangsa yang cerdas, berkarakter nasionalisme dan berjiwa Pancasila. Sekjen BPN Kombatan Dharmasena Wijayanegara memaparkan, saat ini Kombatan telah terbentuk di 28 provinsi di Indonesia. Bali merupakan Kombatan yang pertama kali dideklarasikan dan dilantik kepengurusannya. Pihaknya berharap Bali bisa menjadi motor penggerak dan penyemangat bagi kaum nasionalis yang ada di Tanah Air untuk memilih pemimpin yang berjiwa nasionalis dan Pancasilais, sehingga target dan tujuan negara yang adil dan sejahtera tercapai. Ketum BPN Kombatan Budi Mulyawan dalam pidatonya mengingatkan kepada anggota kader Kombatan Bali untuk merancang strategi yang jitu dalam menghadapi Pilpres 2019. Sebab, diperkirakan situasi dan suhu politik nanti akan semakin memanas dari Sabang sampai Merauke. Ia berharap dengan dideklarasikan dan dilantiknya pengurus Kombatan di Bali, kelak kader yang berasaskan ideologi mampu menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan kinerja positif Presiden Jokowi dalam menghadapi problematika persoalan bangsa. ‘’Meski pemilihan capres dan cawapres Indonesia baru akan digelar kembali tahun 2019, satu tahun dari sekarang merupakan waktu yang sangat singkat jika kita berbicara tentang persiapan menuju sebuah pesta besar demokrasi,’’ pungkas Budi Mulyawan. (ad252)

Gebyar Diskon 20 Persen di Ayix’s Salon

AYIX’S Salon yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk 66 Denpasar mempunyai progam gebyar diskon yang diluncurkan bagi para pelanggan sampai dengan 20 persen. Potongan harga khusus diberikan kepada customer yang melakukan pelurusan rambut, baik menggunakan kerasilk, keratin, creambath maupun hair-masker. ‘’Kami sudah lama membuka usaha di Denpasar. Sebagai wujud sumbangsih kepada pelanggan setia, kami berikan diskon 20 persen selama Februari sampai Maret mendatang,’’ terang Ayik, pemilik Ayix’s Salon. Ikon salonnya sejak dulu terkenal dengan pelurusan rambut dan makin digandrungi baik kawula muda dan dewasa. Pelanggannya berdatangan dari berbagai kalangan papan atas dan selebriti mulai artis lokal, nasional sampai bintang sinetron. ‘’Kami bersyukur mereka puas atas pelayanan yang kami berikan,’’ tuturnya. Ia memakai produk impor keratin asal Italia sejak 2014 dan kerasilk didatangkan dari Jerman mulai 2016 yang saat ini sedang ngetren dan diminati masyarakat Jerman. Keunggulan ramuan obat kerasilk adalah mampu memberikan kemilau rambut alami, kelembutan dan tidak kusam. ‘’Pascamelakukan treatment pelurusan menggunakan produk berkualitas kerasilk, customer merasakan rambutnya natural, bahkan mampu menghidupkan kembali dan meregenerasi rambut yang mati,’’ jelas Ayik. Ayix’s Salon tercatat sebagai satu-satunya salon di Bali yang terbanyak memakai produk impor bermutu kerasilk. ‘’Hampir semua pelanggan yang memakai kerasilk merasa puas dan antusias datang kembali ke salon kami,’’ ucapnya. Ayix’s Salon juga memanjakan pelanggan dengan berbagai pelayanan seperti potong rambut dan pewarnaan rambut (colouring). ‘’Kami jamin pewarnaan rambut di salon kami tanpa efek samping. Customer merasa puas berkat keunggulan aneka produk luar negeri seperti Joico, Framisi dan Goldwell yang kami tawarkan,’’ ungkap Ayik. (nel)

Bali Post/nel

DILAYANI - Para pelanggan setia Ayix’s Salon sedang dilayani tenaga salon profesional.

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Dukung Agen Perisai, BNI Jadi Bank Penampung Dana Iuran BPJS Ketenagakerjaan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mendukung program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Dukungan ini sebagai bentuk upaya mengakselerasi perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui program Perisai, BPJS Ketenagakerjaan mengadopsi sistem keagenan dengan memberdayakan masyarakat sebagai perpanjangan tangannya. Program Perisai BPJS Ketenagakerjaan dijalankan dengan sistem aplikasi digital berbasis internet yang dioperasikan melalui smartphone yang dihubungkan dengan sistem pembayaran yang dikembangkan BNI. Kerja sama antara BNI dan BPJS Ketenagakerjaan dimulai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Pasar Sukawati, Gianyar, Bali, Senin (5/2) kemarin. Hadir Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan Sumarjono dan Senior Executive Vice President Information Technologi and Digital Banking BNI Dadang Setiabudi, serta jajaran Manajemen Bank CIMB Niaga. Dadang Setiabudi menuturkan, setiap Agen Perisai dilengkapi dengan rekening BNI yang dapat digunakan untuk bertransaksi saat melayani masyarakat yang ingin mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan membayar

KERJA SAMA - Kerja sama antara BNI dan BPJS Ketenagakerjaan dimulai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Pasar Sukawati, Gianyar, Senin (5/2) kemarin. iuran melalui sistem Perisai BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Wilayah Indonesia yang begitu luas mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan program Perisai ini. Dengan agen Perisai yang tersebar di seluruh Indonesia, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat disalurkan lebih ke banyak masyarakat. Sebagai lembaga keuangan, BNI memberikan dukungan dengan menjadi mitra pembayaran Agen Perisai. Kebutuhan untuk penyebaran Program Perisai ini cocok bersinergi dengan jaringan outlet BNI dan Agen46 BNI yang memang sudah tersebar di seluruh Indonesia,’’ ujar Dadang. Program Agen Perisai juga di-

harapkan dapat meningkatkan cakupan kepesertaan tenaga kerja di remote area, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM). ‘’Agen Perisai memiliki fungsi sosialiasi, edukasi dan akuisisi yang dapat didukung penuh oleh BNI,’’ ungkapnya. Pada kesempatan tersebut tidak hanya dilakukan penandatanganan PKS. BPJS TK juga memberikan apresiasi kepada 133 Agen Perisai dengan akuisisi kepesertaan terbanyak. Turut hadir Japan International Cooperation Agency (JICA) Sharoushi Federation, Japan Pension Service serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Sosial Pemerintah Jepang. (ad253)

BROS Sambut Direktur Baru

BROS mengumumkan Direktur Bali Royal Hospital (BROS) yang baru, Senin (5/2) kemarin. Direktur BROS sebelumnya dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengundurkan diri dan kini dijabat oleh dr. Dwi Ariawan. Direktur PT Putra Husada Jaya Ir. I.B. Indrajaya mengatakan, keputusan pengangkatan direktur ini lewat fit and proper test. Melalui rapat dewan komisaris, dari tiga kandidat diputuskan Dwi Ariawan sebagai Direktur BROS. Penunjukan ini lantaran dalam organisasi ada jenjang karier. Dwi Ariawan telah bergabung di BROS sejak tahun 2010. Jabatan terakhir yang dipegangnya adalah Manajer Pelayanan Medis BROS, sehingga dianggap sudah tahu persis tentang kondisi BROS. ‘’Kami berikan kesempatan di internal untuk dapat mengikuti proses jenjang karier,’’ ujar I.B. Indrajaya. Penunjukan Direktur RS merupakan wewenang dan tanggung jawab Direktur PT. Namun, proses penunjukan ini juga melibatkan dewan komisaris dalam melakukan fit and proper test. Dari beberapa manajer yang ada di BROS, Dwi Ariawan dinilai mempunyai kemampuan untuk melakukan tugas sebagai direktur. ‘’Dokter Dwi sudah diamati sebelumnya karena kami juga memberikan penilaian di internal,’’ imbuhnya. I.B. Indrajaya berharap direktur yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik dan mampu mengembangkan layanan-layanan unggulan lainnya. Saat ini BROS telah memiliki empat layanan unggulan. Ke depannya BROS akan membuka layanan unggulan yang baru. ‘’Saat ini sedang persiapan. Ini kami berikan tanggung jawab pada Dokter Dwi,’’

SERAH TERIMA - Direktur BROS yang baru dr. Dwi Ariawan (tiga dari kanan) berfoto bersama seusai serah terima jabatan secara simbolis. pungkasnya. Direktur BROS sebelumnya, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes., selama kepemimpinannya telah banyak melakukan terobosan yang membawa kemajuan bagi BROS, di samping menjalankan programprogram yang sudah ada. Terkait pengunduran dirinya, ia menjelaskan bahwa dalam suatu organisasi diperlukan regenerasi. Dirinya ingin agar banyak orang bisa menjadi manajer RS. Gede Wiryana Patra Jaya juga sebagai Ketua Persi Bali sehingga memiliki banyak kesibukan, di antaranya memikirkan tentang persiapan Universal Health Coverage (UHC). Selain itu, mempunyai Klinik Sada Jiwa yang dirintis sebelum bergabung di BROS pada Juli 2012. Jadi, ia harus mengawal, menjaga kelangsungan dan mutu Klinik Sada Jiwa. Kesibukan itu yang membuatnya memutuskan mengundurkan diri. Ia yakin ke depan BROS dapat

berjalan dengan baik karena selama di BROS sudah melihat semangat belajar karyawan yang tinggi. Hal ini terlihat dari semakin hari, kinerja SDM meningkat. ‘’Tiang berpesan agar blue print yang sudah ada dilanjutkan. Tidak ada yang mampu tiang lakukan sekaligus semuanya,’’ tandasnya. Dalam sambutannya, Dwi Ariawan mengatakan memimpin BROS ke depan merupakan tantangan berat baginya. Namun, dengan memantapkan diri sebagai Direktur BROS, ia yakin dapat menghadapi tantangan tersebut. Selain itu, dirinya masih perlu bimbingan dari berbagai pihak termasuk Direktur BROS sebelumnya. Menurut Dwi Ariawan, BROS membutuhkan pemimpin yang kuat. Dalam suatu kepemimpinan juga diperlukan leadership agar tim yang diajak bekerja menjadi kuat. Oleh karena itu, ke depan ia membutuhkan dukungan dari dewan komisaris, direksi dan tim/karyawan. (ad254)

12 Orang Disabilitas Netra Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris Dasar

TIDAK mudah melatih orang yang memiliki kelainan fisik, seperti menyandang disabilitas netra. Dibutuhkan metode khusus, kesabaran ekstra dan perencanaan pengajaran yang matang. Hal inilah yang dilakukan oleh Alumni Universitas Australia Agung Sudiani (Team Leader/Project Coordinator) dan Nurull Naisin (Master Trainer). Sebanyak 12 orang (6 perempuan dan 6 laki-laki) disabilitas netra dari anggota Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Kota Denpasar diberikan pelatihan percakapan bahasa Inggris dasar secara gratis. Pelatihan yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (Skema Dana Hibah Alumni) yang dikelola oleh Australia Awards di Indonesia ini diberikan selama dua bulan. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa para tunanetra, sehingga bisa memperluas peluang kerja dan meningkatkan taraf hidup. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal Australia di Bali Dr. Helena Studdert, dihadiri Kadis Sosial Kota Denpasar I Made Merta Jaya, Senin (5/2) kemarin. Pelatihan ini merupakan bentuk kegiatan program Dare to Hope: An Effort to Build Basic English Speaking Skills for Selected Pertuni (Indonesia Blind Union) Members in Denpasar. Agung Sudiani mengatakan, di balik kekurangan yang dimiliki para penyandang disabilitas netra, sejatinya mereka mempunyai keahlian khusus. Para disabilitas netra di Pertuni Kota Denpasar hampir seluruhnya berprofesi sebagai tukang pijat. Pekerjaan memijat sejatinya yang mempunyai peluang bagus, apalagi Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Bali Post/win

MULAI PELATIHAN – Konsul Jenderal Australia di Bali Dr. Helena Studdert (kanan) memotong tumpeng sebagai tanda dimulainya pelatihan bahasa Inggris dasar khusus para disabilitas netra. Banyak wisatawan yang memanfaatkan profesi ini. Namun, karena para tunanetra memiliki akses yang sangat terbatas akan kesempatan belajar atau mendapatkan pelatihan bahasa asing yang relevan dengan kebutuhan kerja, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing sangat terbatas dan mempersempit peluang kerja mereka. ‘’Kami sebagai alumni merasa tertantang untuk menjawab permintaan mereka (memberikan pelatihan bahasa Inggris - red), sehingga bisa bercakap-cakap bahasa Inggris dan dapat merambah klien yang lebih banyak lagi. Tidak hanya lokal, tetapi juga klien wisatawan,’’ ujarnya, Senin (5/2) kemarin. Pelatihan ini menerapkan metode mengajar yang menekankan keterlibatan siswa dengan materi yang bisa diakses dengan mudah

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

oleh tunanetra. Disediakan pula perangkat belajar mandiri yang dilengkapi dengan materi dalam huruf Braille dan audio. Metode ini dilakukan agar peserta dapat terusmenerus melatih keterampilan baru yang dimiliki setelah program pelatihan selesai. Ketua Pertuni I Made Kandra dan Dewan Pertimbangan Pertuni Kota Denpasar I Nyoman Suandi berharap pelatihan ini bisa berlanjut ke depannya, sehingga SDM tunanetra meningkat kualitasnya. Sebab, masih ada 80 anggotanya yang belum bisa mengikuti pelatihan bahasa Inggris dasar ini. Dukungan serta kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap program ini juga sangat diperlukan agar penyandang disabilitas memperoleh akses belajar yang memadai sebagai langkah pemberdayaan bagi mereka. (win)


daerah

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Lelang Jabatan Sekda

Tim Seleksi Tetapkan Tiga Calon Terbaik

I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. SELEKSI Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali sampai tahap akhir sudah menghasilkan tiga calon terbaik. Informasi

tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Senin (5/2) kemarin.

Lebih jauh Dewa Mahendra menjelaskan, tiga nama yang dinyatakan sebagai calon terbaik adalah peserta yang telah melewati semua tahapan seleksi baik administrasi, assessment, penulisan makalah, presentasi maupun wawancara dengan nilai tertinggi. Mereka adalah Drs. Dewa Made Indra, M.Si. yang saat ini m enja b at Kep a la B ad an Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Ir. Ketut Lihadnyana, M.MA. (Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Provinsi Bali) dan Ir. I Putu Astawa, M.MA. (Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali). Dari hasil penilaian Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemprov Bali, Dewa Made Indra mengantongi nilai komulatif tertinggi 87,50, disusul Ketut Lihadnyana memperoleh nilai komulatif 82,46 dan I Putu Astawa mengumpulkan nilai 81,04. Tiga calon terbaik yang terpilih dari proses seleksi selanjutnya akan diajukan oleh Gubernur Bali kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri. Dewa Mahendra menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan transparan serta diumumkan setiap tahap, sehingga masyarakat mengetahui proses yang dilaksanakan. (ad261)

5

Dilantik sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Wilayah Badung

IGA Sri Wichaya Gangga Dewi WS, Notaris yang Juga Akademisi NOTARIS I Gusti Ayu Sri Whicaya Gangga Dewi Wedasteraputri Suyasa, S.H., M.Kn. telah resmi dilantik sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) wilayah kerja Kabupaten Badung. Gangga Dewi adalah lulusan sarjana hukum (SH) Universitas Tri Sakti Jakarta dan lulusan Magister Kenotariatan (M.Kn.) Universitas Indonesia (UI) Jakarta yang kini kandidat doktor dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dalam sejarah ia tercatat sebagai salah satu notaris termuda di Indonesia dan peraih gelar Cumlaude S-2 Hukum UI dan pernah menjabat sebagai Ketua Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas Mahendradatta Bali. Notaris dan akademisi mempunyai banyak perbedaan. Seorang notaris dituntut memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat terkait sesuai tupoksinya, sedangkan seorang akademisi dituntut selalu memperbarui pengetahuan di bidang hukum termasuk mengasah kemampuan berpikir dan memberi sumbangsih pada masyarakat. Dua hal itu yang akhirnya menjadi bagian hidup I Gusti Ayu Sri Wichaya Gangga Dewi Wedasteraputri Suyasa, seorang notaris dengan wilayah administrasi hukum di Kabupaten Badung. Ia kini berusaha menyeimbangkan dua dunia yang menjadi bagian hidupnya saat mulai meninggalkan Jakarta. ‘’Saya beruntung bisa S-2 kuliah di Universitas Indonesia yang memiliki track record sebagai universias terbaik di Indonesia. Di UI saya mendapatkan banyak hal yang mungkin tidak bisa ditemukan di tempat lain.

BERSAMA - Notaris I Gusti Ayu Sri Wichaya Gangga Dewi WS, S.H., M.H. bersama suami yang arsitek Bali Agus Herry Darmawan, S.T. dan kedua putranya. Ke depan, saya ingin lebih banyak anak muda Bali yang bisa menuntut ilmu terutama di luar Bali dan jika bisa menembus UI agar semakin banyak manfaat yang bisa didapat. Universitas seharusnya tidak mengejar akademis atau gelar semata, tapi PT harus bisa

Razia Motor

Revisi Perda RTRWP Bali

Puluhan Pelajar Ditilang

Pansus Pastikan Tak Rusak Pulau Dewata Denpasar (Bali Post) – Pansus revisi Perda RTRWP Bali mulai bekerja dengan menggelar rapat internal di DPRD Bali, Senin (5/2) kemarin. Selain menyusun jadwal dan menyepakati pengangkatan staf ahli, pansus terlebih dulu mempelajari masing-masing pasal di Perda No. 16 Tahun 2009 itu, termasuk melengkapi sejumlah regulasi pendukung, baik menyangkut peralihan kewenangan dari kabupaten/kota, provinsi dan pusat, regulasi tata ruang nasional maupun pembangunan Bali yang dinamis. ‘’Kami akan pelajari masing-masing pasal karena banyak sekali pasal yang sangat susah diterapkan. Sebagai contoh, pemda sangat berat sekali untuk mengganti rugi ketika ada pelanggaran RTRW. Bagaimana caranya nanti meregulasi,’’ ujar Ketua Pansus Revisi Perda RTRWP Bali I Ketut Kariyasa Adnyana. Ia mencontohkan Rumah Sakit Sanglah yang kini terbilang sangat padat. Parkir sulit dan pasien harus dirawat di loronglorong rumah sakit karena tidak kebagian kamar. Sementara untuk menambah kamar terkendala lahan. ‘’Ada pemikiran beberapa mesti dipelajari juga. Apakah nanti dibangun secara vertikal. Nanti kami atur di rumah sakit dan kantor pemerintah. Kalau selama ini kan yang kita tahu (tinggi bangunan) 15 meter atau setinggi pohon kelapa,’’ jelas politisi PDI-P ini. Nama rumah sakit atau kantor pemerintah yang bisa dibangun vertikal akan ditulis langsung di dalam perda. Dengan demikian, ketinggian bangunan tertentu hanya akan berlaku di sana dan tidak bisa diikuti oleh bangunan lain. Hal ini diklaim sebagai bentuk komitmen pansus untuk tetap menjaga Bali yang terkenal karena adat istiadat dan budayanya. ‘’Regulasi ini biar tidak merusak Bali, tetapi tidak memberatkan investasi yang ada. Contoh lain, kita amankan hulu, seperti daerah serapan, DAS dan danau-danau. Termasuk juga karena Bali terkenal dengan subaknya, di mana kira-kira nanti sawah abadi,’’ paparnya. Kariyasa menambahkan, beberapa rencana pembangunan dalam tata ruang juga akan diubah atau ditambah sesuai kebutuhan saat ini. Misalnya rencana jalan Tol Sunset Road-Soka yang dibuat menyusur pinggir pantai. Lantaran di sepanjang pantai kini sudah banyak bangunan seperti vila, rencana ini tidak mungkin lagi untuk diwujudkan. ‘’Kita cari alternatif apakah bisa melalui sungai. Tapi harus diubah juga tata ruangnya sehingga biaya dan pembebasan lahannya lebih mudah. Kemudian yang tidak termuat dalam RTRW seperti Celukan Bawang yang mestinya kawasan industri malah berkembang menjadi kawasan wisata dan rencananya membangun dermaga cruise,’’ terangnya. Pihaknya akan menjaring masukan dari masyarakat utamanya pemerintah kabupaten/kota. Aspirasi bisa disampaikan secara lisan, tertulis atau lewat seminar yang nanti digelar oleh pansus. ‘’Dengan demikian, RTRW ini tidak seperti sebelumnya, keren aturannya tapi tidak bisa diterapkan sehingga menjadi polemik terus,’’ tandasnya seraya minta kabupaten/ kota tidak membahas rencana detail tata ruang sekarang, karena nanti harus menyesuaikan dengan RTRWP. (kmb32)

I Ketut Kariyasa Adnyana

Bali Post/kmb32

memberikan jaringan kepada alumninya. Saat ini saya merasakan bahwa jaringan yang saya dapat sejak di Magister Kenotariatan UI kini sangat bermanfaat. Saya bangga jadi almamater UI,’’ ungkap peraih gelar cumlaude di S-2 Hukum Kenotariatan UI ini.

Selain aktif di sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan, kini setelah dilantik menjadi PPAT, Gangga Dewi memiliki cita-cita membantu masyarakat melalui pelayanan terhadap penataan tanah/agraria di Bali. ‘’Saya menilai tugas Notaris dan PPAT tidak hanya terkait pencatatan dan melayani masyarakat di bidang hukum, tapi juga ikut membantu mencerahkan. Mungkin karena latar belakang saya akademisi, maka sambil melayani masyarakat saya juga kerap memberikan update informasi terbaru terkait bidang hukum yang berhubungan dengan swadharma di bidang kenotariatan. Saya ingin masyarakat Bali mengetahui wawasan hukum dan peran negara dalam pelayanan hukum. Intinya kita bantu pemerintah menciptakan masyarakat yang sadar hukum,’’ papar Gangga Dewi yang alumni SMAN 2 Denpasar. Secara pribadi ia memiliki harapan agar pelayanan di bidang hukum khususnya agraria semakin cepat dan transparan. ‘’Kita dukung upaya pemerintah khususnya Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kementerian Agraria/BPN untuk terus mendorong regulasi dan reformasi hukum di bidang ormas dan agrarian, misalnya. Salah satu yang saya suka adalah keputusan tentang hak tanah secara komunal yang merupakan keputusan BPN untuk tanah adat Bali. Ini sangat baik untuk memproteksi masyarakat. Hal ini selalu menjadi diskusi dan syukurlah direspons oleh pemerintah,’’ tandas putri dari tokoh besar PNI Bali (Swargi) Shri Wedastera Suyasa dan I G.A. Suwitry Wedastera Suyasa ini. (ad262)

Bali Post/kmb36

PELAYANAN SIM - Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. Gede Alit Widana memantau pelayanan perpanjangan SIM khusus TNI.

Selama 2017

Puluhan Oknum Tentara Diproses Kasus Desersi Denpasar (Bali Post) Ratusan prajurit TNI-AD, AL, AU dan Polda Bali berkumpul di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Senin (5/2) kemarin, dalam rangka mengikuti apel gelar pasukan Operasi Gaktib dan Yustisi 2018. Pada kesempatan ini, Kasdam Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Berdasarkan laporan Operasi Gaktib dan Yustisi Militer 2017 dibandingkan tahun 2016, masih ada kenaikan kasus tertentu yang menonjol di antaranya desersi, penyalahgunaan wewenang dan penganiayaan. Sebaliknya ada hal-hal positif yaitu menurunnya kasus narkotika dan psikotropika, penyalahgunaan senpi, handak serta perkelahian antara TNI, Polri dan masyarakat. ‘’Hal ini menjadi pertimbangan pimpinan TNI untuk tetap melanjutkan operasi Gaktib dan Operasi Yustisi,’’ ujar Kasdam. Dalam pelaksanaan operasi tersebut, diharapkan adanya persamaan persepsi antara prajurit Polisi Militer dan aparat penegak hukum lainnya, khususnya Propam atau Provos Polda Bali di lapangan demi terciptanya sinergitas dan soliditas. Tujuannya guna memecah terjadinya gesekan antara prajurit TNI, Polri dan masyarakat yang dapat menurunkan citra TNI. Di samping itu, menjaga netralitas TNI dalam pelaksanaan pilkada karena saat ini publik menilai bahwa institusi TNI yang paling dipercaya dan dicintai rakyat. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan meningkatnya kejahatan menggunakan media sosial dan media elektronik mengharuskan prajurit Pom TNI mampu mengikuti dengan tujuan dapat mencegah dan menindak kejahatan dimaksud. Hal ini dalam rangka membentengi pengaruh negatif penggunaan medsos dan media lainnya oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab yang ingin menjatuhkan

TNI, baik secara individu maupun institusi. 21 Kasus Danpomdam IX/Udayana Letkol Cpm. Tugino mengungkapkan, tujuan operasi ini untuk mewujudkan stabilitas nasional dalam rangka mendukung pemerintah dalam hal ini Pemprov Bali sesuai program pemerintah pusat dalam pembangunan nasional. Selain itu, untuk memelihara disiplin, ketaatan hukum, norma serta aturan bagi prajurit dan PNS TNI. ‘’Paling utama adalah menekan terjadinya pelanggaran pidana dan disiplin yang dilakuan prajurit dan PN TNI,’’ tegasnya. Terkait pelanggaran yang terjadi selama 2017, dilihat dari kuantitas didominasi ketidaktaatan dinas atau desersi (ketidakhadiran tanpa izin dari komandan satuan). Disusul kasus susila wilayah Bali dan kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan dua prajuit meninggal dunia. ‘’Jumlah anggota terlibat desersi selama 2017 di jajaran Kodam IX/Udayana sebanyak 21 kasus atau 21 personel. Proses hukumnya sudah berjalan semua, cuma mekanismenya menunggu keputusan Pengadilan Militer. Apalagi ada upaya hukum lain misalnya banding dan kasasi sehingga prosesnya (putusan) lama,’’ jelas Danpomdam. Apel dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. Gede Alit Widana, Kabinda Bali Brigjen Wayan Sunarta dan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Kasdam, Wakapolda, Kepala BNNP dan Kabinda secara simbolis mengenakan helm kepada perwakilan prajurit. Usai apel, prajurit dan PNS mendapat pelayanan SIM. Perpanjangan masa berlaku SIM A dan C diberikan gratis oleh Polresta Denpasar untuk 40 prajurit dan PNS TNI. Saat itu juga dilayani perpanjangan SIM TNI B2 Khusus untuk pengemudi kendaraan taktis (rantis) dan kendaraan tempur. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas, Polsek Abiansemal, Badung menggelar razia pengendara sepeda motor terutama kalangan pelajar, Senin (5/2) kemarin. Alhasil, terjaring 40 pelajar karena tidak membawa SIM, STNK dan tidak memakai helm. Kapolsek Abiansemal Kompol Nyoman Weca mengatakan, operasi kendaraan tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Bongkasa mulai pukul 10.00 Wita. Razia ini difokuskan terhadap pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Menurutnya, penertiban dan penegakan tertib berlalu lintas menyasar sekolah-sekolah yang ada di wilayah Abiansemal. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan. ‘’Kegiatan ini sudah kami lakukan tiga kali. Kami memeriksa ratusan pelajar yang naik sepeda motor ke sekolah,’’ ungkap mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini. Dalam pelaksanaan razia ini, pihaknya melakukan pemeriksaan secara selektif prioritas terhadap sepeda motor. Tujuannya untuk membina dan mendidik adik-adik pelajar supaya tertib dalam berkendara serta mengutamakan keselamatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti program Polsek Abiansemal yang rutin mengadakan koordinasi dengan kepala sekolah dan guru. Selain itu, pihaknya sering sosialisasi di sekolah, menjadi pembina upacara dan penindakan terhadap pelajar yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Kegiatan ini sebagai wujud penegakan disiplin berlalu lintas di wilayah Abiansemal sehingga menjadi budaya masyarakat yang patuh hukum. (kmb36)

Pria Asal Manado Tipu Pengusaha ’’Laundry’’

Banyuwangi (Bali Post) Satuan Reskrim Polres Banyuwangi, Jatim, menangkap polisi gadungan, Senin (5/2) kemarin. Pelaku mengaku sebagai penyidik di Polres Banyuwangi dan menjanjikan bisa menangguhkan penahanan. Korbannya mengalami kerugian sekitar Rp 8,5 juta. Pelaku adalah Paul Leonardo (41) alias Rio asal Manado, namun mengantongi KTP asal Jakarta Timur. Korbannya, Hartatik (40), asal Desa Gitik Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Penangkapan pelaku berawal dari laporan korban. Kronologinya, korban disangka oleh pelaku menyembunyikan pelaku pencurian. Karena takut, korban meminta tolong ke pelaku. Kesempatan ini dimanfaatkan pelaku untuk menipu korban. Pelaku mengaku sebagai penyidik di Polres, sehingga bisa membantu penangguhan penahanan. ‘’Kasus penipuan ini berawal dari Manado. Korban menjadi pengusaha laundry dan bertetangga dengan pelaku. Korban mau menyerahkan uang lantaran pelaku menjanjikan bisa menyelesaikan kasus,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi. Awalnya pelaku menyerahkan uang ketika masih di Manado, totalnya Rp 6,5 juta. Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan bukti tagihan palsu berlogo Polres di Manado. Aksi pertama berhasil, pelaku makin berani. Saat korban pulang

ke Banyuwangi, pelaku ikut menyusul. Dalihnya, membantu menyelesaikan kasus di Polres Banyuwangi. Korban mulai curiga ketika pelaku kembali meminta uang dan menunjukkan bukti tagihan palsu berlogo Polres Banyuwangi. Dalam tagihan itu, tertulis Kanit Satlap Polres, berikut rincian tagihan mengurus penangguhan penahanan. Berbekal laporan korban, polisi langsung menggerebek pelaku. ‘’Pelaku kami tangkap di rumah korban. Barang buktinya tagihan palsu dari Polres,’’ jelas Sodik. Kedok pelaku terbongkar setelah polisi menginterogasinya. Pelaku ternyata polisi gadungan. Dia tak bisa menunjukkan bukti kartu anggota. Polres Banyuwangi masih berkoordinasi dengan Polres Manado untuk mengembangkan kasus ini. Sebab, aksi kejahatan pelaku juga dilakukan di kota tersebut. Pelaku terancam dengan pasal tindak pidana penipuan. Motif pelaku memang hanya mengeruk uang karena seorang pengangguran. Sodik mengimbau masyarakat tak langsung percaya kepada siapa pun yang mengaku bisa membantu proses penyidikan kasus. Apalagi, mampu mengeluarkan tahanan dengan jaminan uang. ‘’Kalau di Polres tidak ada istilah biaya penangguhan penahanan. Semua kasus ditangani profesional sesuai aturan,’’ pungkasnya. (kmb30)


OPINI

6

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Hukuman sebagai Bentuk Pembelajaran KASUS kematian guru akibat dipukul siswanya membuat kita sesak napas. Kasus ini tergolong langka dan terjadi ketika budaya pembentukan karakter lewat dunia pendidikan digaungkan. Bahkan, hampir setiap kesempatan dunia pendidikan tak henti-hentinya bicara tentang karakter dan budaya. Sayangnya, karakter yang kita tuju belum jelas wujudnya. Perubahan pola pembelajaran dengan berbagai pendekatan kurikulum belum membuat kita mendekat pada terminal pendidikan yang jelas. Dunia pendidikan terus berproses sementara terminal yang kita tuju tak kunjung tampak. Bahkan, dalam perjalanan menuju terminal pendidikan, mendung di dunia pendidikan seperti kasus-kasus di Sampang, Madura ini membuat kita terlelap dalam perjalanan dan bermimpi buruk. Kasus Sampang ini layak menjadi pembelajaran. Bahwa proses pembelajaran hendaknya benar-benar sarat komunikasi dan interaksi harus dimakani. Etika, mungkin satu hal yang wajib kita ingatkan kepada para siswa jika berada dalam kelas, di luar kelas, atau di lingkungan sekolahnya. Tanpa etika, siswa tak akan lagi melihat gurunya sebagai pendidik. Bahkan, bisa jadi tanpa etika batasan antarsiswa dan gurunya akan kabur. Tidak jelasnya hak-hak guru dan kewajiban guru atas siswanya, akan membuat pembelajaran hanyalah sebagai proses interaksi tanpa makna. Pembelajaran yang terhenti hanya pada proses transfer ilmu adalah pendidikan semu yang tak bisa membentuk karakter diri individunya. Sering kali individu yang cerdas tanpa etika akan menjadi salah satu sumber masalah. Untuk itulah, dunia pendidikan harus tetap menempatkan hak-hak guru di sekolah sebagai ‘’hak berdaulat’’ sepanjang tak bertentangan dengan hukum-hukum pidana. Dalam batasan yang terukur, guru harus tetap diberikan wewenang memberikan hukuman, untuk membangun kesadaran pada anak didik akan kesalahannya. Jangan setiap perilaku dan tindakan guru dibenturkan dengan ancaman pidana, sehingga guru jadi takut menerapkan hukuman dalam proses pembelajaran. Ke depan, sistem pembelajaran memang harus mengedepankan pendekatan yang lebih manusiawi dan adanya interaksi yang terukur. Hak guru untuk menegur dan menghukum siswanya harus tetap mendapat pengakuan. Tanpa hak memberi hukuman, guru tak akan berdaya memberikan pendidikan moral dan etika kepada siswanya. Padahal, secara ilmu pendidikan hukuman adalah proses pendidikan untuk mengingatkan kesalahan siswa. Batasanbatasan hak guru dalam menghukum siswanya tetap harus disepakati sehingga ada rujukan yang jelas ketika ada penyimpangan. Kembalai pada etika siswa, evaluasi harus kita lakukan sesegera mungkin. Kini, banyak pelajar tidak terlalu memedulikan soal etika melainkan hanya mementingkan intelektual. Kita bisa melihat seorang anak mudah untuk berlaku tidak jujur, berbohong, berperilaku negatif, tidak memiliki rasa hormat terhadap orang lain, dan lain-lain. Kondisi ini harus segera dikembalikan pada jalur yang benar. Pembelajaran etika dan karakter harus diterapkan dengan metode yang benar. Pembelajaran tentang etika harus ditanamkan sejak dini dengan pendekatan yang lebih utuh. Etika bukalah teori melainkan bentuk kebiasaan dan perilaku yang baik. Karena bersifat perilaku maka etika haruslah diawali dengan lahirnya keteladanan. Dalam hal ini, guru juga patut menjadi figur yang bisa diteladani. Jangan sampai guru sebatas status namun perilakunya tak mencerminkan karakter pendidik. Kehadiran guru yang bisa mengayomi dan membentuk pengembangan perilaku dan kecerdasan kognitif anak akan mempercepat bangsa ini menuju terminal pendidikan. Tanpa adanya keselarasan, kesepahaman dan ruang yang memadai dalam sebuah interaksi pembelajaran, maka sasaran akhir pendidikan tentu akan menjauh walaupun kita terus berlari. Untuk itulah, membangun etika dan karakter siswa harus menjadi penyeimbang kecerdasan kongnitif.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Informasi Gangguan Tanah Longsor

Saya sebagai warga masyarakat Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang sering melewati jalan dari Munduk tembus ke Wanagiri, melalui surat pembaca ini, menginformasikan kepada pihak-pihak terkait bahwa dengan turunnya curah hujan yang cukup deras akhir-akhir ini sudah mengakibatkan tiga titik longsor dan ambrolnya setengah badan jalan yang cukup serius. Longsor terjadi di dua titik longsor sebelum Restoran Ngiring Ngewedang. Sehingga kendaraan yang lewat harus bergantian. Karena jalan hanya cukup dilewati setengahnya. Belum lagi lokasinya pas di tikungan. Satunya lagi, ambrolnya setengah badan jalan yang lokasinya setelah pertigaan Asah Munduk dan Asah Gobleg (di Ceking). Semoga dengan informasi saya ini, saya berharap pihak-pihak terkait dengan cepat menanggulanginya. Atau paling tidak, memasang papan peringatan “Hati-hati” di lokasi tersebut. Agar sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi kepada pengguna pengendara yang melewati jalan tersebut. I Nyoman Yadnyana Jl. Gunung Guntur XXVI No.32 Denpasar

Pembelajaran Berbasis CINTA Entah sudah berapa kali kejadian guru dianiaya siswanya mewarnai sisi gelap pendidikan nasional kita. Seakan pendidikan karakter yang didengungkan kurang bergema gaungnya. Belum pupus ingatan seorang dosen yang ditikam baru keluar dari kamar mandi oleh anak didiknya lantaran bermasalah dengan skripsi, sekarang lagi–lagi seorang siswa menganiaya guru seni rupa sampai membuat yang bersangkutan harus kehilangan nyawa. Betapa pendidikan saat ini telah menjadikan peserta didik kurang menghormati gurunya yang notabene adalah sesungguhnya orangtua kedua setelah orangtua di rumah.

Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. uru merupakan perpanjangan tangan dari orangtua sejak mereka tidak lagi mampu memberikan pendidikan utamanya kecerdasan kognitif. Orangtua di rumah sudah pasti memiliki keterbatasan dalam hal ini, meski misalnya orangtuanya juga adalah guru. Oleh karena itulah, kehadiran guru ini mestinya mendapatkan penghargaan, penghormatan yang luar biasa bukan hanya oleh orangtua peserta didik, tetapi juga siswa. Masak sih tugas guru yang mulia untuk membuat mereka cerdas dan terampil, lalu dibalas dengan penganiayaan oleh peserta didik. Betapa air susu dibalas dengan air tuba. Kalau kasus-kasus terus terjadi, maka semua guru akan merasa waswas dalam menjalankan tugasnya mengajar dan membentuk mereka yang bukan hanya harus cerdas secara kognitif, tetapi juga terampil dalam berbagai keahlian tanpa mengesampingkan pembentukan karakter yang unggul. Dalam dunia yang semakin maju dan mengglobal ini, berbagai kebutuhan hidup juga hendaknya terpenuhi dalam diri peserta didik. Bukan hanya pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, dan papan, tetapi juga pemenuhan rasa cinta kasih sayang dari orangorang di sekitar. Tampaknya orangtua yang semakin sibuk

G

dengan urusan bekerja, sering melupakan tugas dan kewajibannya memerhatikan anak-anaknya yang sedang berkembang menuju kedewasaan. Pendidikan nasional telah mengisyaratkan bahwa tujuan utama pendidikan adalah membentuk manusia yang berakhlak mulia, berbudi pekerti yang luhur, cerdas, terampil, dan memiliki jiwa kompetitif agar bisa sukses dalam kehidupannya. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, tentu tidak mudah dan tidak hanya tugas guru di sekolah. Oleh karena itu, pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara guru dan orangtua untuk membantu pembentukan pribadi peserta didik yang utuh tersebut. Sebagai pendidik, kita perlu refleksi dan kontemplasi apakah yang telah kita ajarkan dan bagaimana mengajarkannya sehingga timbul kekerasan dari pihak peserta didik. Kemampuan merefleksi ini harus terus kita usahakan secara regular dan terus-menerus agar kita terus berusaha mengembangkan profesionalisme sehingga bisa menghindari kasus-kasus yang tidak merugikan guru. Ada satu gagasan yang penulis ingin bagikan di dalam media ini, yaitu pendidikan berbasis CINTA. C adalah Communication, seorang guru perlu menata cara berkomunikasi dengan peserta didik. Tentu komunikasi yang dimaksudkan adalah komunikasi bukan hanya satu arah dari guru ke siswa, tetapi

diusahakan multi-arah. Ketika menjelaskan perlu dari guru berkomunikasi kepada siswa, namun guru juga perlu mendengarkan keluh kesah dari mereka agar mereka tidak salah paham kepada guru. Mereka juga punya hak untuk merasa dihargai dalam menyampaikan gagasan, pendapat, maupun perasaannya baik suka maupun tidak suka. Termasuk membuat mereka berkomunikasi di antara mereka dalam usaha membangun pengetahuan mereka secara kooperatif yaitu melalui bekerja sama. I adalah innovation, guru pada zaman now dituntut selalu inovatif dalam pembelajaran, yaitu menemukan dan menggunakan cara-cara yang baru dalam membelajarkan peserta didik, sehingga mereka tidak cepat bosan, kemudian mengganggu teman yang lain, sehingga kalau dikasi tahu, diperingatkan, dan mungkin dimarahi akan menjadi naik pitam. Tetapi sebaliknya dengan unsur kebaruan dan variasi yang digunakan setiap saat dapat membuat mereka lebih semangat dan termotivasi belajar. N adalah nearness mengajarkan hal-hal yang dekat dengan mereka. Yang dimaksudkan adalah mengajarkan sesuatu yang ada di lingkungan mereka, sehingga apa yang dipelajari berguna dalam kehidupannya. Ini terkait dengan konsep pembelajaran kontekstual, yaitu konteks kehidupan sehari-hari peserta

d i d i k. D e ng a n ko ns e p i n i , pelajaran akan mudah diserap dan memiliki kegunaan dalam kehidupan mereka. T adalah tolerance, yaitu bukan hanya dimaksudkan bertoleransi terhadap perbedaan siswa baik dari segi suku, agama, dan ras, tetapi juga toleransi terhadap perbedaan kemampuan dan kecakapan mereka, sehingga guru harus memiliki kesabaran dalam memperlakukan semua peserta didik di dalam kelas. Termasuk menunjukkan rasa simpati, ekualitas, dan objektivitas dalam memperlakukan mereka, sehingga semua anak merasa dihormati dan dihargai. Jadi, bukan hanya guru yang harus dihargai, tetapi juga peserta didik perlu dihargai setiap perbedaan yang dimiliki, sehingga dengan menghargai dan menghormati mereka, mereka akan balik menghargai dan menghormati guru juga. A adalah ability yang berarti kemampuan. Kemampuan ini bukan hanya kemampuan dari segi bidang ilmu yang dikuasai (kompetensi profesional), tetapi juga kemampuan di dalam hal merencanakan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran yang baik sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik (kempetensi pedagogik). Dengan kompetensi profesional yang dimiliki, guru akan menjadi sosok yang dipercaya, dan dengan kompetensi pedagogik, guru akan menjadi sosok yang menginspirasi sehingga kehadirannya dirindukan di dalam kelas bukan dihindari atau dibenci. Di samping dua kemampuan tersebut, kemampuan bersosialisasi juga sangat menentukan. Oleh karena itu, seorang guru harus mampu membangun hubungan layaknya orangtua kepada anaknya. Hubungan kedekatan ini dapat menstimulasi peserta didik untuk belajar dengan lebih baik karena siswa merasa diperhatikan oleh orangtuanya yang kedua di sekolah. Kemam-

NU, Benteng Kerukunan Bangsa Nahdatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam bernapaskan ahlus sunnah wal jama’ah terbesar yang telah lama hadir di Indonesia. Selama sembilan dekade lebih, NU turut berperan mengawal sejarah Indonesia. Ormas Islam ini menancapkan tonggak awal pada 31 Januari 1926. Sejak itu pula, NU hadir dengan Islam toleran. Kini, usia NU sudah memasuki tahun ke-92. Usia yang bisa dibilang tua untuk ukuran manusia. Tentu banyak sekali torehan prestasi dan perjuangan terhadap NKRI. Sebagai organisasi Islam, NU hadir mengusung Islam yang toleran dan rahmatan lil ‘alamin. Perhatian organisasi ini pun tak melulu terkait agama. NU juga turut berkontribusi dalam pembangunan di segala aspek seperti kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi. Pun demikian, pembelaan yang gigih terhadap prinsip-prinsip multi-kultural juga bagian dari perhatiannya. Tetap dekat dengan kaum nasionalis serta kesediaan untuk berkompromi demi kesatuan nasional dan keutuhan NKRI. Di usianya NU yang sudah panjang ini tentunya masih banyak tugas berat menanti. Apalagi, nasionalisme keindonesiaan dewasa ini seolah

Oleh Suwanto mulai layu bak tanaman pada musim kemarau. Bangsa ini cenderung individual, mementingkan dirinya atau kelompoknya. Dapat dilihat bagaimana mudahnya mereka terbakar emosi hanya lantaran berbeda pendapat, bahkan siap melakukan tindakan ekstrem kekerasan untuk membela golongannya, tak pedulikan makna nasionalisme. Bahkan di tahun politik seperti saat ini, banyak yang membawa isu SARA ke arena politik. Kalau tidak segera dihentikan tentu akan memicu konflik. Berbagai kasus terkait merebaknya isu SARA mengindikasikan bahwa rasa nasionalisme bangsa kita kian terkikis. Tentunya ini hanya segelintir kisah anti-nasionalisme. Layaknya fenomena ‘tips of iceberg’, di mana jumlah kasus riilnya kemungkinan jauh lebih banyak daripada yang terungkap. Itu artinya, di luar sana masih banyak kasus yang mengancam bangunan nasionalime yang belum terlihat dan patut diwaspadai.

Benteng Kerukunan Menjawab berbagai problem dan tantangan tersebut, NU sebagai ormas Islam berpaham moderat, sudah saatnya mengembalikan jati diri bineka tunggal ika dalam balutan iklim keagamaan yang toleran. Inti dasar Pancasila yakni kemajemukan dan kebersamaan senantiasa didengungkan di bumi pertiwi ini. Melalui spirit usianya yang telah menginjak 92 tahun, khitah Pancasila diletakkan ke tempat semula. Karenanya, nilai-nilai Pancasila harus tetap dilestarikan. Dalam konteks ini pula, NU diharapkan bisa menjadi garda depan national character building dan benteng kerukunan umat. Di usianya yang matang jangan sampai NU terjerembab pada perangkap politik praktis. Masih banyak beban berat yang harus dipikul NU ke depan, amanah suci nan mulia yang harus terus dijalankan. Meski begitu diharapkan tak membuat NU semakin melemah, tetapi tetap kokoh mengawal kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

puan yang berikut terkait dengan kepribadian guru itu sendiri, yaitu menjadi guru yang berkepribadian guru yaitu orang dewasa. Bila ingin peserta didik disiplin, maka gurulah yang terlebih dahulu membuat dirinya memberikan contoh kedisiplinan itu, dan bila ingin mereka bekerja keras di dalam kelas, maka guru juga harus menunjukkan kinerja yang baik kepada mereka. Karena mereka belajar dari contoh yang kita berikan. Tentu setiap bagian yang dilakukan oleh guru dari setiap huruf yang membangun akronim tersebut, dilandasi oleh rasa cinta dan kasih sayang. Cinta ditunjukkan dengan menunjukkan perhatian mulai dari awal pembelajaran, bila ada siswa yang menunjukkan wajah yang muram di kelas ketika guru baru masuk kelas, seorang guru dapat menujukkan perhatian dengan bertanya apa yang terjadi, apakah mereka sakitkah. Sehingga, perhatian yang diberikan tersebut menyebabkan mereka merasa dihargai perasaannya dan mereka jadi tidak takut mengungkapkan setiap permasalahan yang dihadapi. Dalam mengajarkan materi juga demikian, cinta bisa ditunjukkan ketika membantu mereka dalam pelajaran yang sulit, bukan malah menyalahkan ketidakmampuan mereka, tetapi membimbing agar menjadi bisa. Pada akhir pembelajaran, cinta juga bisa ditunjukkan melalui pertanyaan, apakah materinya sulit atau mudah dimengerti, reaksi mereka akan menjadi masukan kepada guru apakah melanjutkan pelajaran yang baru atau memberikan remedi atau perbaikan pada materi yang belum dikuasai. Mari para pendidik jadilah guru yang penuh CINTA. Penulis, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha

POJOK Gunung Agung erupsi, ekonomi Bali tumbuh negatif. - Bali harus kembali ke alam. *** 2018, ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,4 persen. - Percuma kalau tak merata. *** Swasembada bawang putih, Bali dijatah 230 hektar. - Jaga pula harga pascapanen.

Penulis merupakan peneliti di UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


MOTRET SUNGAI Seorang turis memotret tepi Tukad Badung yang telah tertata apik, saat melintas di jembatan Jalan Gajah Mada, Denpasar, Senin (5/2) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Paing, 6 Februari 2018

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Bus AKAP Ingin Kembali ke Ubung

7

DPRD Bali Segera Keluarkan Rekomendasi Denpasar (Bali Post) -

Paguyuban AKAP Bali yang terdiri atas sopir, kondektur, penjual tiket bus AKAP, tukang ojek, pedagang, hingga masyarakat umum menggelar aksi demo di DPRD Bali, Senin (5/2) kemarin. Mereka menuntut agar Terminal Ubung dikembalikan fungsinya seperti dulu lagi sebelum turun menjadi terminal tipe C. Pasalnya, Terminal Mengwi yang kini menyandang predikat terminal tipe A terlalu jauh untuk dijangkau oleh calon penumpang. “Kami di lapangan sangat menderita dengan pindahnya Terminal Ubung ke Mengwi karena kami dipindahkan tidak difasilitasi sesuatu (jaringan trayek atau feeder, red) yang memadai,” ujar Ketua 3 Paguyuban AKAP Bali Ida Bagus Wiriada. Menurut Wiriada, konsumen bus AKAP banyak yang mengeluh setelah diturunkan di Terminal Mengwi. Mereka umumnya kesulitan mengakses angkutan umum seperti angdes/angkot maupun AKDP. Kalaupun ada taksi, para penumpang harus mengeluarkan ongkos lebih mahal dua kali lipat. Sementara bila mengandalkan bus Trans Sarbagita, terbatas oleh waktu dan seringkali terlambat. Keluhan yang sama juga muncul ketika penumpang hendak menuju ke Terminal Mengwi. “Penumpang akhirnya pindah semua ke travel (beralih dari AKAP - red). Sekarang banyak sekali ada travel bodong. Sementara kami yang punya trayek resmi, pendapatan kami akhirnya turun sampai 80 persen,” keluhnya. Wiriada mengaku sebetulnya tidak masalah jika dipindahkan

ke Terminal Mengwi. Dengan catatan, pemerintah sudah menyiapkan jaringan trayek yang memadai. Sementara pemerintah menyiapkan jaringan trayek, anggota Paguyuban AKAP meminta agar bisa dikembalikan ke Terminal Ubung. Ketua Organda Bali, Ketut Eddy Dharmaputra, membenarkan banyak penumpang yang melayangkan komplain ke PO (Perusahaan Otobus) AKAP. Padahal, belum adanya simpul jaringan trayek yang menjadi kelemahan dalam pelayanan di Terminal Mengwi. Pihaknya khawatir, pendapatan PO AKAP yang terus berkurang akan memicu terjadinya kebangkrutan. “Kami hanya ingin jangan sampai mati suri, karena kelihatan sekali terjadi terminal tipe A Mengwi menyebabkan bus AKAP mengalami penurunan penumpang yang sangat signifikan. Operasional bus AKAP akan berkurang, pengurangan tenaga kerja, terakhir kebangkrutan akan muncul,” ujarnya. Menyikapi masalah ini, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryata-

ma mengatakan segera mengeluarkan rekomendasi agar Terminal Ubung bisa difungsikan seperti dulu. Pertama-tama dengan meminta Wali Kota Denpasar untuk mencabut status tipe C. “Karena Terminal Ubung merupakan kewenangan Wali Kota, dengan tipe C yang tidak boleh dimasuki AKAP makanya menjadi sepi. Sementara Mengwi belum berfungsi dengan baik, bagaimana kalau kita sarankan agar Terminal Ubung bisa difungsikan dulu,” ujar politisi PDI-P asal Tabanan ini. Untuk status tipe A di Terminal Mengwi, menurut Wiryatama, itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Faktanya sekarang, Terminal Mengwi tidak memiliki jaringan feeder (angkutan pengumpan). Akibatnya, terminal itu pun sepi karena ada mata rantai yang terputus. Dalam hal ini, tidak ada angkutan pengumpan yang membawa penumpang dari Terminal Mengwi ke tujuan ataupun dari tujuan ke Terminal Mengwi. Tidak saja PO AKAP yang merugi, tapi juga para pedagang yang kehilangan pembeli. (kmb32)

Kakorlantas Puji Ditlantas Polda Bali

Bali Post/rah

KAKORLANTAS - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Royke Lumowa saat meninjau ruang E-Form BPKB Polda Bali. Denpasar (Bali Post) Ditlantas Polda Bali kedatangan tamu istimewa yakni Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Royke Lumowa, Senin (5/2) kemarin. Pada kesempatan itu, Kakorlantas memuji Ditlantas Polda Bali karena grafik kepuasan masyarakat paling tinggi. Ia berharap hal ini terus ditingkatkan. Setelah menjadi narasumber kegiatan Police Goes to Campus di Universitas Warmadewa, Denpasar, Irjen Royke melaksanakan asistensi sekaligus supervisi Ditlantas Polda Bali bersama jajarannya. Pada kesempatan tersebut, jenderal bintang dua di pundak ini, didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana dan

Direktur Lantas Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana meninjau Pusat Pelayanan BPKB dilengkapi ruang pengaduan dan informasi, pojok baca, ruang menyusui dan EForm BPKB. Dengan E-Form BPKB, masyarakat tidak perlu capek-capek menulis data di formulir saat balik nama kendaraan dan samsat. Cukup mengetik nopol kendaraan atau nomor KTP di monitor maka langsung keluar data kendaraan lalu diprint. “Pelayanan BPKB di sini, dari in (masuk) sampai out (keluar), saya lihat proses di dalam semua transparan. Ini bisa jadi percontohan bagi polda yang lain untuk memberikan pelayanan terbaik. Di dalam, kami melihat pelayanan secara online dan

ruang khusus menyusui. Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Bali, Wakapolda Bali, dan Direktur Lantas. Semoga pembinaan ke bawah sampai polres juga baik,” ujarnya. Kakorlantas juga melihat monitor survei kepuasan masyakarat. Dia menilai pelayanan di Pusat Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Bali sudah bagus. Hal ini bisa dilihat dari grafik tingkat kepuasan (baik) masyarakat paling tinggi. “Sesuai arahan Bapak Kapolri tidak boleh berhenti memberikan kepuasan kepada masyarakat. Terus dan terus ditingkatkan,” ungkapnya. Sementara kegiatan Goes to Campus merupakan program Mabes Polri dan ditindaklanjuti polda seluruh Indonesia. Di samping itu, Polantas terus berupaya mendekatkan diri dengan dunia kampus. Paling utama adalah bagaimana polisi dekat dengan masyarakat dunia kampus dan hal-hal mengenai keselamatan berlalu lintas mudah dicerna karena ada diskusi dua arah. Apalagi tiap tahun, sekitar 30 ribu orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Oleh karena itu, angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi di Indonesia, bahkan tertinggi di Asia dan dunia. Menyikapi kondisi tersebut, Korlantas Mabes Polri bersama jajarannya melaksanakan kegiatan dan program mengarah ke keselamatan lalu lintas. (kmb36)

Wujudkan Pilkada Aman dan Damai

CTOC Awasi Mendsos PILKADA Serentak 2018 diikuti 171 daerah se-Indonesia, 27 Juni 2018 mendatang. Bali selain melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, juga pemilihan bupati dan wakil bupati yakni di

Bali Post/rah

AKBP Yudith Satriya Hananta

Gianyar serta Klungkung. “Deklarasi untuk menghimpun kekuatan sudah mulai ditunjukkan oleh pasangan calon, walau jadwal kampanye belum dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum. Masyarakat sudah disadarkan untuk berkompromi dengan janji-janji pasangan para calon yang menurutnya ke depan mampu membawa Bali, Gianyar, dan Klungkung ke masa depan yang lebih baik dari sebelumnya, tentu berupa kesejahteraan masyarakat. Sejahtera di bidang sandang, pangan, dan papan termasuk kemudahan-kemudahan lainnya,” kata kriminolog Dr. Gede Made Swardhana, S.H., M.H., Minggu (4/2) lalu. Pemungutan suara sekitar lima bulan lagi, tapi gerakan untuk memasang baliho, spanduk, poster, dan iklan mulai menghiasi jalanan serta media komunikasi massa. Di tengah riuhnya dukun-

gan pasangan calon (paslon) kepala daerah di masingmasing wilayah, tentu persoalan keamanan haruslah diperhitungkan. Terkait kerawanan pilkada, menurut Dr. Swardhana, dapat dikaji dalam beberapa tahap. Tahap pendaftaran, kerawanan ini dapat muncul saat pendataan jumlah pemilih yang tidak akurat, seleksi para calon, proses pencetakan surat suara, penyimpanan, dan pendistribusian yang tidak tepat. Sedangkan kerawanan saat tahap kampanye muncul karena pengerahan massa jumlah besar, menggunakan fasilitas umum, provokasi juru kampanye, bentrok massa, perusakan alat peraga kampanye, melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), dan politik uang. Saat masa tenang juga rawan terlambatnya distribusi logistik Pilkada, intimidasi dan serangan fajar (politik uang

DEMO - Paguyuban AKAP Bali saat menggelar demo di DPRD Bali kemarin.

Bali Post/rin

Jadi Satu Mata Kuliah

Bahasa Bali Diupayakan Masuk Perguruan Tinggi usai mengikuti Rapat Kerja dengan Pansus Revisi Perda tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali di DPRD Bali, Senin (5/2) kemarin. Duija mencontohkan, mahasiswa yang kuliah di Fakultas Kedokteran atau Keperawatan. Ketika lulus dan ditugaskan di desa, tentu mereka akan berhadapan dengan masyarakat desa yang lekat dengan bahasa Bali dalam kesehariannya. Di sinilah penting bagi mereka untuk memahami bahasa Bali dengan baik. “Bagaimana seorang perawat mengerti tentang apa itu puruh misalnya. Ini kan tidak sekadar bahasa kesehatan, tapi bahasa antropologis yang menjadi ranah sistem pengetahuan masyarakat

PERDA - Pansus revisi Perda tentang Bahasa, Sastra dan Aksara Bali saat menggelar rapat kerja dengan sejumlah akademisi di DPRD Bali, Senin (5/2).

Bali. Kalau mereka tidak paham, kan bisa salah dalam mendiagnosa penyakit,” jelas mantan Rektor IHDN Denpasar yang ikut dalam tim revisi perda ini. Akademisi dari Universitas Udayana, I Gde Nala Antara, mengatakan, pemerintah daerah khususnya gubernur dan bupati/wali kota perlu melakukan pendekatan dengan semua pimpinan perguruan tinggi di Bali. Pasalnya, untuk memasukkan bahasa Bali sebagai mata kuliah wajib, sangat tergantung dengan rektor. Di samping secara aturan kurikulum nasional perguruan tinggi, apakah bisa mengadopsi mata kuliah bahasa Bali atau tidak. “Saya kira bisa masuk karena itu adalah sebagai upaya penguatan di bidang kebudayaan. Ini bukan dalam artian sempit fanatisme daerah, tapi dalam upaya pelestarian, pembinaan, dan pengembangan bahasa daerah sebagai penunjang kebudayaan nasional,” ujarnya. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, mengaku masih mempelajari kekuatan Perda untuk mengintervensi masuknya bahasa Bali ke perguruan tinggi sebagai satu mata kuliah. Mengingat, upaya tersebut merupakan bagian dari perlindungan, pemanfaatan, dan pengembangan bahasa, sastra, dan aksara Bali. “Kita merevisi perda un-

tuk memberikan perlindungan karena kita tahu sendiri bahasa, sastra, dan aksara Bali sudah di ambang kepunahan. Kedua, bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk pemajuan budaya Bali. Ketiga, bagaimana kita mengembangkan sehingga bisa diterima di era kekinian dan bisa dilestarikan,” paparnya. Sementara itu, Ketua Pansus Revisi Perda Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali, I Nyoman Parta, mengatakan, setiap orang yang belajar di Bali termasuk di perguruan tinggi seharusnya memang perlu diberikan pengenalan terkait bahasa, sastra, dan aksara Bali. Semakin mereka mengerti tentang bahasa, sastra, dan aksara Bali, maka akan semakin cepat mereka memahami tentang kebudayaan Pulau Dewata. Oleh karena itu, Pansus akan segera mengundang pihak kampus sebelum menyusun redaksionalnya dalam revisi perda. “Walaupun tidak ada menyangkut tentang fakultasnya, misalnya Fakultas Ekonomi, tetap diberikan dalam satu bulan atau dalam satu semester atau dalam 10 semester ada beberapa semester yang diisi dengan selingan bahasa Bali. 1 atau 2 SKS, masak tidak boleh sih. Anggap saja belajar dan kursus bahasa Bali,” tandas politisi PDI Perjuangan ini. (kmb32)

untuk memilih sesuai dengan bayaran yang diterima). “Saat pemungutan dan penghitungan suara, penetapan hasil serta tahap pelantikan, juga rawan sehingga perlu diwaspadai. Misalnya adanya intimidasi, mobilisasi, sabotase, selisih jumlah suara dan lainnya. Harus diwaspadai ketidakpuasan akan hasil penghitungan suara,” tegasnya. Di tengah pentahapan tersebut yang perlu diwaspadai juga adalah konflik yang terjadi baik antarindividu, kelompok, partai bahkan antarkandidat. Kerentanan terhadap permasalahan yang muncul akibat konflik tersebut, tentu berdampak luas terhadap kriminalitas yang akan terjadi. Karenanya diperlukan upaya untuk meminimalisasi konflik yang berkembang mengarah kriminalitas. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui peran pemerintah dan negara haruslah diperkuat, siapa pun terpilih nanti jangan abaikan rakyat. Di sinilah institusi negara seperti pemerintahan, Polri, TNI, dan pecalang sebagai

teram kepada masyarakat. Apalagi pariwisata menjadi sektor utama APBD Kabupaten Badung sehingga sangat memerlukan jaminan keamanan. “Oleh karena itu, juga kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan memprovokasi dan terprovokasi oleh isu-isu negatif misalnya hoax tentang politik dan SARA di medsos,” ujarnya. Menyikapi tensi politik di medsos mulai memanas, kata Kapolres Yudith, pihaknya akan terus memantau dan menindak akun-akun yang memuat provokasi negatif, hoax di medsos. Tentu saja dalam mengawasi dan melakukan tindakan terhadap medsos tersebut, pihaknya mengerahkan Unit Cyber Crime yang ada di Polres Badung dan bersinergi dengan Satgas Counter Transnational Organized Crime (CTOC) bentukan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. “Kami melakukan kontrol dan pengawasan. Apabila ada laporan ke Gakkumdu pasti akan ditindaklanjuti. Apalagi kami juga bersinergi dengan

Dr. Gede Made Swardhana

Denpasar (Bali Post) Tak sedikit istilah kebudayaan Bali yang muncul dalam berbagai disiplin ilmu. Namun, tak banyak pula yang memahami lantaran istilah-istilah tersebut menggunakan bahasa Bali. Menyikapi masalah ini, bahasa Bali nantinya diupayakan masuk ke perguruan tinggi yang ada di Pulau Dewata. Hal itu akan diatur dalam revisi Perda No.3 tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali. “Beberapa perguruan tinggi yang ada di Bali memang tidak memberikan bahasa Bali. Padahal, banyak istilah kebudayaan Bali yang menjadi ranah mereka tapi mereka tidak paham,” ujar akademisi I Nengah Duija

Bali Post/ist

garda terdepan menciptakan keamanan dan ketertiban. Manakala dalam setiap tahap Pilkada terjadi hal-hal yang membuat rasa aman masyarakat terganggu, maka kepolisian harus mengambil tindakan jika terjadi tindak pidana umum (konvensional) maupun non-konvensional. Namun manakala gangguan terjadi pada tahap Pilkada maka ditangani Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Polda Bali beserta jajarannya dan bersinergi dengan stakeholder terkait sudah pasti mempersiapkan strategi untuk mengamankan agar pelaksanaan hajatan besar ini berjalan dengan aman, lancer, dan kondusif,” ujar dosen Unud ini. Hal senada disampaikan Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta. Guna mewujudkan Pilkada aman, damai dan tenteram khususnya di wilayah Polres Badung, pihaknya sudah berkolaborasi dengan TNI, pemda, KPU, dan Bawaslu Badung untuk mensosialisasikan menciptakan suasana pesta demokrasi yang nyaman, aman dan ten-

Bali Post/rah

Satgas CTOC untuk memantau dan mengawasi medsos,” ungkap perwira melati dua asal Buleleng ini. Terkait antisipasi serangan fajar, apa yg akan dilakukan? “Kami akan melaksanakan patroli secara terbuka dan tertutup pada jam-jam rawan serangan fajar. Tentu kami berkoordinasi dan bersingeri dengan pihak terkait supaya pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018 berlangsung aman dan damai,” ujarnya. (rah)


BANGLI

8

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Kuota Rastra Tak Sesuai Usulan Pemkab akan Ajukan Tambahan ke Pusat Bangli (Bali Post) -

Bali Post/ina

EKS SEKOLAH - Gedung eks sekolah TK/SD Internasional di Kelurahan Kubu.

Kantor Lama Dijadikan Pasar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pindah ke Kubu Bangli (Bali Post) – Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangli yang berlokasi di areal Terminal Loka Crana, Bangli segera dipindahkan ke eks bangunan sekolah TK/SD internasional di Kelurahan Kubu, Bangli. Hal itu menyusul akan dilaksanakannya proyek pembangunan pasar di areal terminal tersebut. Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangli Nyoman Sumantra, Senin (5/2) kemarin, mengatakan proses pemindahan kantor sudah mulai dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Bangunan gedung eks sekolah TK/SD internasional yang rencananya dijadikan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangli yakni yang berada di sisi utara. ‘’Bangunan yang dipakai yang di lantai dua. Yang di bawahnya sekarang dipakai posko. Saat ini baru pindah sarananya saja, administratifnya masih di kantor lama,’’ terangnya. Sebelum pindah ke gedung tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan pihak posko yang menangani pengungsi. Hal itu mengingat selama beberapa bulan terakhir, gedung di lantai atas itu ditempati pengungsi Gunung Agung asal Karangasem. Sumantra menargetkan proses pemindahan kantor ke gedung eks sekolah internasional tuntas awal Maret mendatang. Selain memindahkan barang-barang, pihaknya kini juga masih harus memasang jaringan listrik dan air. Dikatakan Sumantra, dari dua ruangan yang akan dimanfaatkan, pihaknya masih kekurangan ruangan untuk depo arsip. Sesuai standar ruangan depo arsip harus dibuat khusus dan terisolasi. Bangunan eks sekolah internasional di Kelurahan Kubu lebih strategis dijadikan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dengan dipindah ke Kubu, nantinya halaman parkir pengunjung bisa lebih luas. Kunjungan ke perpustakaan juga diyakini meningkat mengingat di sekitar lokasi terdapat SD, SMP dan kampus perguruan tinggi. ‘’Dengan nantinya dipindah ke Kubu, juga bisa menghibur pengungsi. Mereka bisa mengisi waktunya dengan membaca,’’ imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kalak BPBD Bangli Wayan Karmawan mengungkapkan, dulunya gedung yang akan menjadi kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangli tersebut sempat ditempati pengungsi asal Karangasem. Namun, kini sebagian besar pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing. Beberapa sisanya juga sudah dipindah ke ruang lain. (kmb40)

Anggaran Promosi Minim, Disparbud Maksimalkan Medsos

Bangli (Bali Post) Anggaran untuk melakukan promosi pariwisata yang diterima Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sangat minim. Meski dana sedikit, promosi tetap gencar dilakukan untuk memperkenalkan objek wisata yang ada di Kabupaten Bangli. Hal itu diungkapkan Kabid Promosi Disparbud I Wayan Merta, Senin (5/2) kemarin. Menurutnya, anggaran promosi pariwisata hanya Rp 30 juta. Karena anggaran minim, pihaknya lebih banyak promosi lewat media sosial (medsos). ‘’Karena media sosial salah satunya Facebook memang sangat cepat untuk melakukan promosi. Maka dari itu, dalam keterbatasan ini kita memilih medsos untuk mempromosikan objek wisata untuk dapat menggaet wisatawan domestik maupun mancanegara,’’ ungkapnya. Di samping melalui medsos, pihaknya juga meminta kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk aktif mempromosikan objek wisata termasuk terus menjalin komunikasi dengan pelaku pariwisata. Kata Merta, jika dana memungkinkan, promosi secara langsung jauh lebih efektif. Karena dengan promosi secara langsung, pihaknya dapat berinteraksi dengan wisatawan dan memberikan data valid mengenai kepariwisataan Bangli. ‘’Kalau memungkinkan kita ingin melakukan promosi menyasar di daerah di Jawa yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta yang sangat potensial. Tamu domestik sangat luar biasa yang datang berkunjung ke Bangli ketika musim libur panjang terutama anak-anak sekolah termasuk keluarga. Hanya saja, kita belum tahu apakah bisa atau tidak melakukan promosi ke luar daerah dengan anggaran yang ada,’’ ucapnya. Disinggung terkait kunjungan wisatawan tahun ini, Merta menegaskan sifatnya masih fluktuatif. Hal itu dipicu akibat cuaca ekstrim yang belakangan ini melanda wilayah Bangli dan sekitarnya. ‘’Kalau seperti sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang dan kilatan petir, pengunjung sedikit. Kalau panas, kunjungan pasti kembali ramai,’’ tegas Merta. (kmb41)

Bali Post/nan

WISATAWAN - Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Penelokan. Tahun ini Disparbud memaksimalkan medsos sebagai ajang promosi lantaran anggaran yang terbatas.

Kuota bantuan beras sejahtera (rastra) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Bangli tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Pada 2017, Bangli menerima jatah rastra untuk 9.566 KK miskin dan tahun ini Bangli hanya mendapatkan jatah 6.963 KK. Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta seizin Ketua Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra, Senin (5/2) kemarin, mengungkapkan penerima rastra yang sudah diverifikasi dan diajukan ke Kementerian Sosial jumlahnya mencapai 8.995 KK miskin. Data KK miskin yang diajukan itu, berdasarkan hasil musyawarah di masing-masing desa. Namun nyatanya, Bangli hanya mendapatkan jatah rastra untuk 6.963 KK miskin. ‘’Jatah rastra tahun ini memang minus 2.032 dari jumlah yang kita ajukan. Kita kurang tahu apa penyebab jumlah jatah tahun ini menurun. Kemungkinan ada kesalahan data,’’ ungkapnya. Menurut Sukarta, pihaknya bakal kembali

mengusulkan tambahan rastra ke pusat sesuai dengan data yang dikirim sebelumnya. ‘’Kita akan tanyakan lagi ke pusat. Kebetulan nanti ada pertemuan di Yogyakarta. Jadi, di sana coba akan kita tanyakan langsung terkait rastra ini,’’ katanya. Diakuinya, sampai saat ini rastra belum didistribusikan. Hal itu lantaran data antara penerima dan jumlah kuota penerima tidak sesuai. Guna mensiasatinya, pihaknya akan menyalurkan rastra kepada desa yang tidak bermasalah dengan data. Artinya, penerima dengan kuota sesuai dengan data yang dimiliki. ‘’Kita akan lakukan pendisitribusian rastra sebelum 20 Februari untuk pencairan periode Januari-Februari. Nanti sambil menyerahkan

RASTRA - Rastra yang disimpan di gudang Bulog Bangli. bantuan, kita juga akan melakukan pengecekan apakah warga yang menerima beras sudah sesuai dengan data yang dimiliki atau tidak. Langkah itu dilakukan agar pemberian rastra tidak salah sasaran,’’ tegasnya.

Bali Post/ina

TERBAKAR - Kondisi kantor DLH pascaterbakar.

Bangli (Bali Post) Pihak kepolisian hingga Senin (5/2) kemarin masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli pada Sabtu (3/2) lalu. Guna mengetahui sumber api, pihak kepolisian akan memeriksa CCTV yang terpasang di kantor tersebut. Kanit Reskrim Polsek Kota Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kapolsek, Kompol Dewa Made Raka mengatakan, pascakebakaran, tim Labfor Polri Cabang Denpasar turun memeriksa TKP. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan beberapa sampel seperti bekas kabel dan bukti lainnya di lokasi kebakaran. Petugas juga mengamankan kamera CCTV untuk diperiksa. ‘’Sejauh ini tim masih bekerja dan belum ada penjelasan,’’ kata Purnawan. Sementara itu, Kepala Ba-

: 0366-91521/91002 : 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-5501596

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

dan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli Gede Suryawan menjelaskan, untuk memindahkan kantor DLH, pihaknya masih melakukan pendataan gedung yang cocok dijadikan kantor DLH. Meski memiliki gedung di Kelurahan Kubu yang bisa menjadi alternatif kantor DLH, namun belum dipastikan tempat yang akan dipilih. Untuk menentukan tempat, pihaknya juga masih akan melakukan rapat-rapat untuk membahas kebutuhan ruangan termasuk jumlah pegawai yang bakal ditampung. Disinggung mengenai kerugian akibat kebakaran tersebut, Suryawan mengatakan, DLH masih menghitung terkait jumlah dan barang apa saja yang terbakar. Nantinya setelah semua terdata, laporan dari DLH akan disesuaikan dengan data aset di BKPAD untuk selanjutnya dihitung nilai kerugiannya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha mengatakan, pascakebakaran, pihaknya kemarin hanya bisa memanfaatkan bangunan kantor yang ada di sebelah barat. Pihaknya membagi ruang pertemuan yang ada di sisi utara menjadi dua yakni untuk Sekretariat dan Bidang Limbah. Untuk ruangan Kepala Dinas, dimanfaatkan ruangan yang ada di selatan. ‘’Untuk sementara ruangannya cukup,’’ katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kantor DLH Bangli terbakar, Sabtu (3/2) tengah malam. Kobaran api melahap sejumlah ruangan kantor yang berlokasi di utara gedung Sasana Budaya Giri Kusuma Bangli itu. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Besarnya kobaran api mengakibatkan beberapa ruangan serta barang dan dokumen ludes terbakar. (kmb40)

Hektaran Sawah di Subak Bekutel Diserang Hama Tikus Dinas PKP Gelar Geropyokan Bangli (Bali Post) – Hektaran sawah di Subak Bekutel, Desa Apuan, Susut diserang tikus. Maraknya serangan tikus berdampak pada rusaknya tanaman milik petani. Agar serangan tikus tak meluas, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) bersama petani dan TNI, Senin (5/2) kemarin, melakukan upaya pengendalian dengan cara geropyokan. Kegiatan pengendalian hama tikus dengan cara geropyokan dipimpin Kepala Dinas PKP Bangli Wayan Sukartana. Pada kegiatan tersebut, petugas Dinas PKP, TNI dan petani memburu sarang tikus yang ada di pematang sawah dan mengasapinya dengan belerang yang dibakar. Hasilnya, petani berhasil menangkap beberapa ekor tikus yang ke luar dari sarangnya. Ditemui di sela-sela kegiatan, Kepala Dinas PKP Bangli Wayan Sukarta mengatakan, geropyokan di Subak Bekutel merupakan bagian dari upaya khusus (upsus) swasembada pangan dengan fokus komoditas padi, jagung dan kedelai. Geropyokan adalah salah satu cara untuk mengendalikan hama tikus secara terpadu. Cara ini diakuinya cukup efektif untuk memberantas tikus. Karena dengan dimasu-

kannya asap ke dalam sarang tikus dapat membuat tikus dewasa ke luar dari persembunyian sehingga mudah ditangkap. ‘’Dengan cara ini tikus-tikus kecil yang disinyalir masih ada di dalam tanah juga bisa dibasmi,’’ ujarnya. Dia mengatakan, dari laporan pengamatan yang dilakukan petugas di lapangan, ada sekitar 5 hektar lahan sawah di Subak Bekutel yang mengalami serangan hama tikus. Meski serangan tikus di Subak Bekutel tidak terlalu ganas dan masih tergolong tingkatan sedang, namun dampaknya dirasakan cukup mengganggu petani. Mengantisipasi agar serangan tidak semakin meluas, pihaknya pun turun bersama petani dibantu TNI dari Kodim Bangli untuk melakukan geropyokan. ‘’Kebetulan sawah di Subak Bekutel sekarang ini sudah selesai panen. Sehingga kami bisa leluasa melakukan geropyokan di sini,’’ terangnya. Sukartana mengungkapkan, setelah melakukan geropyokan, upaya pengendalian hama tikus di Subak Bekutel akan dilanjutkan hingga sepekan ke depan dengan memasang umpan klerat. Umpan berbentuk gambir yang telah diberikan kepada petani tersebut diharapkan mampu memberantas tikus

hingga tuntas. ‘’Kami akan evaluasi subaksubak lainnya yang diserang hama tikus. Biasanya subak yang banyak diserang tikus yang lokasinya berada di dekat jurang,’’ jelasnya. Selain melakukan geropyokan, untuk mencegah serangan tikus, petani diharapkan memperhatikan sanitasi sawah. Dari pengamatannya selama ini, lokasi yang menjadi habitat tikus adalah lahan yang banyak ditumbuhi rumput gajah. Sementara itu, Pasiter Kodim 1626/Bangli Kapten Chb. Komang Gita seizin Dandim Letkol Andy Pranoto menyampaikan, geropyok tikus sawah ini merupakan salah satu usaha TNI-AD dalam memberikan bantuan pendampingan bidang pertanian bagi para petani padi di Bangli. Dalam kegiatan ini Kodim Bangli mengerahkan 20 personel. ‘’Dengan adanya kegiatan geropyok ini diharapkan mampu menekan dan mengendalikan hama tikus sawah yang seringkali merugikan para petani. Melalui kerja sama yang baik antara Kodim 1626/Bangli dan seluruh elemen yang hadir, semoga membantu para petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen padi di wilayah Bangli,’’ kata Komang Gita. (kmb40)

Bangli Polsek Bangli

Jika ditemukan beras rusak, maka beras akan dikembalikan ke Bulog. ‘’Meski gratis kita tetap harus berikan beras bagus yang layak dikonsumsi oleh warga. Sehingga warga tidak kecewa setelah menerima rastra dari kita,’’ katanya. (kmb41)

Penyebab Kebakaran Kantor DLH Masih Diselidiki

Telepon Penting RSU Bangli

Lebih lanjut dijelaskannya, jika tahun sebelumnya KK miskin yang menerima rastra menebus atau membayar, tahun ini tidak lagi membayar alias gratis. Sebelum mendistribusikan rastra pihaknya lebih dulu akan mengecek kondisi beras.

Bali Post/nan

Bali Post/ina

GEROPYOKAN - Petugas dari Dinas PKP Bangli bersama TNI dan petani mengendalikan hama tikus dengan geropyokan.

Bali Post/nan

PENYULUHAN - Warga saat mengikuti penyuluhan sebelum melakukan IVA test tahun lalu. Tahun ini Gebyar IVA test kembali dilaksanakan.

IVA Test Kembali Digelar

Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli akan kembali melaksanakan layanan IVA test kepada kaum perempuan. Pada pelayanan yang akan dilaksanakan di masingmasing puskesmas itu, Diskes menjalin kerja sama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Hal itu diungkapkan Kasi Penyakit Tidak Menular Diskes Bangli I Nyoman Mara, Senin (5/2) kemarin. Menurut Mara, IVA test rutin digelar setiap tahunnya. Tahun ini, kegiatan digelar di Desa Ulian, Kintamani pada Selasa (6/2) hari ini dan pada 9 Februari di Bangbang, Tembuku. ‘’Untuk desa lainnya akan disesuaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, sebelum memberikan layanan IVA test, pihaknya terlebih dahulu mendata jumlah warga sasaran. Jika jumlahnya sedikit, pelayanan akan kurang maksimal. Sebelum tes dilaksanakan, juga ada penyuluhan bagi warga. ‘’Untuk di Ulian, jumlah warga yang akan mengikuti IVA test ini sebanyak 60 orang. Sementara untuk di Bangbang sebanyak 70 orang. Kita harap lewat layanan ini mereka dapat

menyebarluaskan kepada warga lain agar mau memeriksakan diri, sehingga pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kanker khususnya kanker serviks dan kanker payudara bisa lebih meningkat,’’ katanya. Untuk memberikan penyadaran atau pemahaman kepada masyarakat betapa bahayanya penyakit kanker sekaligus menekan kasus kanker di Bangli, pihaknya telah melakukan penyuluhan ke masyarakat maupun melalui sekolah-sekolah. Sosialisasi pemahaman kanker perlu ditanamkan sejak dini agar masyarakat dapat melakukan pencegahan dini. ‘’Penanggulangan kanker sejak dini juga lewat lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP). Untuk sekolah kita menyasar SD sampai SMP,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, banyak faktor yang menyebabkan kanker mulai dari lingkungan, pola makan dan lainnya. Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat bisa menghindari makanan yang mengandung 5P (pengawet, penyedap, pengenyal, pewarna dan pemanis). ‘’Kalau bisa, hindari 5P itu. Karena dengan makan makanan seperti itu, memang sangat memicu terkena kanker,’’ tegasnya. (kmb41)


Selasa Paing, 6 Februari 2018

GIANYAR

9 Senderan Pura Bukit Sari Amblas

Berjualan di Atas Trotoar

Sejumlah Pedagang Ditertibkan Satpol PP

Satu Warga Tewas Tertimbun

Gianyar (Bali Post) Sejumlah pedagang kecil kembali menjadi sasaran penertiban Satpol PP Gianyar. Penertiban ini dilakukan lantaran mereka berjualan pada tratoar di seputaran Pasar Umum Pejeng, Tampaksiring, Senin (5/2) kemarin. Tiga orang pedagang yang dijaring petugas pun langsung dikenakan surat peringatan. Kepala Satpol PP Gianyar Tjokorda Gde Agusnawa mengatakan, penertiban pedagang di Pasar Umum Pejeng dilakukan karena sebelumnya petugas mendapat surat dari Perbekel Pejeng. Dalam surat itu disebutkan, Pemerintah Desa Pejeng sudah tiga kali memberikan peringatan kepada para pedagang yang berjualan di atas trotoar, namun tidak digubris. ‘’Surat peringatan dari Perbekel Pejeng tidak diindahkan sehingga petugas Satpol PP Gianyar turun ke lokasi,’’ katanya. Petugas Satpol PP Gianyar berhasil menertiban tiga pedagang yang berjualan di atas trotoar masing-masing. Mereka bertiga kedapatan berjualan di atas trotoar bahkan ada barang dagangannya meluber hingga ke badan jalan. ‘’Mereka melanggar Perda Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum,’’ tegasnya. Tidak berhenti di situ, petugas Satpol PP Gianyar juga menertibkan pedagang yang berjualan di pintu masuk RSUD Sanjiwani Gianyar. Sedikitnya dua ditertibkan. ‘’Mereka yang melanggar diberikan pembinaan dan surat peringatan untuk tidak mengulang lagi berjualan di atas trotoar dan pintu masuk RSUD Sanjiwani Gianyar,’’ katanya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) -

Suasana gotong-royong di jaba Pura Bukit Sari, Lingkungan Roban Kelurahan Bitra, Gianyar, Senin (5/2) kemarin, berubah menegangkan. Pasalnya, senderan di sebelah utara pura tersebut amblas dan menimbun sejumlah krama setempat. Satu orang warga bernama Wayan Suwiska (48) tewas tertimbun material senderan. Sementara satu warga lainnya, Made Runda (51), mengalami luka berat.

Bali Post/nik

DATANGI PEDAGANG - Petugas Satpol PP saat mendatangi pedagang yang berjualan di atas trotoar Pasar Umum Pejeng.

Ditinggal Buat Ogoh-ogoh, Motor Raib

Gianyar (Bali Post) Pemuda di Banjar Kapal Desa Batubulan Kecamatan Sukawati, I Made Rudiana (24), kehilangan sepeda motor saat membuat ogohogoh pada Sabtu (3/2) malam. Atas kejadian itu dia mengalami kerugian sekitar Rp 18 juta. Kasus ini masih ditangani polisi. Menurut informasi, sekitar pukul 22.30 Wita, Rudiana meninggalkan sepeda motornya di areal parkir balai banjar dengan kondisi kunci masih nyantol di sepeda motor. Korban bersama temannya, Wayan Oka Widiantara (20), datang ke balai banjar untuk membuat ogoh-ogoh untuk diarak pada pangerupukan, Maret mendatang. Sekitar 30 menit kemudian, korban yang hendak mengambil kupon bazar dalam jok, kaget lantaran sepeda motornya telah raib. Rudiana sempat bertanya ke sejumlah temannya, namun tidak ada yang melihat. Secara bersama-sama mereka lantas melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Selanjutnya korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukawati. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana membenarkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut. Polisi sudah turun ke TKP untuk meminta keterangan sejumlah saksi. ‘’Pelaku dengan mudah mengambil sepeda motor korban karena kunci kontak masih dalam keadaan nyantol. Kini petugas masih melakukan penyelidikan,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

EVAKUASI - Petugas melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun material senderan Pura Bukit Sari yang amblas.

Ratusan krama desa setempat memadati jaba Pura Bukit Sari sekitar pukul 15.30 Wita. Sebagian warga bersama petugas BPBD Gianyar bergotong-royong membantu proses evakuasi korban tertimbun material. Saksi mata yang selamat saat kejadian itu, Ketut Ruta, menerangkan pengerjaan senderan itu dilakukan oleh puluhan warga di Lingkungan Roban sejak pagi. Warga ada yang mengangkat batu dan menyiapkan material. Sebelum kejadian, Ruta mengaku sempat mengecek dasar senderan. Senderan yang dikerjakan ini tepat bersebelahan dengan senderan lama. Ruta menyebutkan, saat penggalian untuk senderan baru itulah, posisi dirinya berada di sebelah Wayan Suwiska dan Made Runda. Sekitar pukul 15.00 Wita, secara tiba-tiba senderan lama amblas. ‘’Tidak ada kode apa-apa, tiba-tiba saja amblas,’’ bebernya. Akibat kejadian itu, bagian kanan tubuh Ruta terjepit beton yang sebelumnya merupakan senderan lama pura tersebut. ‘’Sebenarnya saya mau menarik teman yang di sebelah, tapi tidak kesampaian hingga saya juga terjepit,’’ ucapnya. Warga lainnya yang ikut ngayah di lokasi itu pun bergegas melakukan evakuasi, menarik tubuh Ruta. Untungnya Ruta bisa selamat tanpa ada luka serius. Sementara Suwiska dan Runda tertimbun material. Warga setempat lantas melakukan evakuasi bersama petugas BPBD Gianyar. Runda yang tertimbun material berhasil diselamatkan sekitar pukul 15.15 Wita. Ketika dievakuasi, darah segar mengucur dari kepala kirinya. Dia pun lantas dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Kepala kiri Runda dijahit cukup panjang dari bagian jidat kiri hingga pipi atas. Tak berhenti di situ, petugas BPBD Gianyar bersama warga setempat masih harus berjibaku melakukan evakuasi terhadap Suwiska yang masih tertimbun material senderan. Proses evakuasi ini berlangsung dramatis, sebab korban tertimbun material berupa beton. Selain itu, posisi korban juga cukup menyulitkan petugas karena mepet dengan bagian selatan bangunan saka nam di jaba pura tersebut. Diperlukan mobil derek untuk mengangkat beton yang

menimpanya. Petugas juga melakukan pengeboran terhadap beton. Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Oka Digjaya menyatakan, posisi korban cukup menyulitkan untuk dilakukan evakuasi. Itu karena korban berada di bawah galian. Kemudian jasadnya tertimbun di antara senderan dan bale saka nem (balai dengan enam tiang). ‘’Posisinya di bawah sekali. Petugas harus mengambil bebatuan yang menimbun dulu, menyisihkan tanah baru mengangkat korban,’’ ujarnya. Evakuasi terhadap Suwiska berlangsung sekitar dua jam lebih. Sekitar pukul 17.00 Wita, bagian tubuh Suwiska sempat terlihat. Ketika akan diangkat dan menyisihkan bebatuan, ternyata senderan di atasnya kembali longsor. Saat evakuasi secara manual dilakukan, tubuh Suwiska kembali tertimbun. Ratusan warga yang menyaksikan proses evakuasi pun gelisah lantaran lamanya proses evakuasi. ‘’Alat berat sulit masuk kemari, karena posisinya sulit,’’ jelas Oka Digjaya. Proses evakuasi baru tuntas sekitar pukul 17.30 Wita. Ironisnya, saat berhasil diselamatkan korban yang mengenakan baju merah ini sudah tidak bernyawa. Ambulans yang sudah berjaga di lokasi tersebut lantas membawa jasad korban ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Menurut Wakil Panitia Pembangunan Pura Wayan Sukerta, saat gotongrotong membangun senderan tebing baru, sudah ada tanda aneh berupa angin kencang yang menerpa areal pura. ‘’Saya sudah sarankan berhenti kerja dulu, istirahat. Kita lanjutkan merancang besi untuk beton cor,’’ jelas Sukerta. Terkait insiden ambruknya senderan ini, warga setempat akan berembuk dengan prajuru desa setempat. ‘’Kami akan rembuk dulu. Ini juga keluarga saya. Apakah akan dilanjutkan lagi atau menggelar upacara dulu,’’ ujar Sukerta. Dijelaskan Sukerta, kejadian itu memang di luar dugaan. Sukerta mengakui proses pengerjaan sudah sesuai rencana. Pengerjaan sebelumnya pada senderan yang di bagian timur sudah jadi, dilakukan dengan cara yang sama, yakni di bawah senderan digali dulu lalu dibuat beton. Ditegaskannya, saat senderan di bagian timur dibangun, tidak ada masalah. (kmb35)

Jelang Masa Jabatan Berakhir

Bupati Agung Bharata Pamitan pada Seluruh ASN APEL di halaman kantor Bupati Gianyar, Senin (5/2) kemarin terasa istimewa. Pasalnya, apel yang dipimpin Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata merupakan apel terakhir dirinya menjabat sebagai Bupati Gianyar. Pada 21 Februari nanti, Bupati Agung Bharata akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Gianyar periode 2013-2018. Kesempatan terakhir ini digunakan Bupati Agung Bharata untuk berterima kasih pada seluruh ASN dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Gianyar, karena selama ia menjabat sebagai Bupati Gianyar, mereka telah bersedia bekerja keras sehingga apa yang menjadi program pemerintah dapat terlaksana dengan baik. Bupati Agung Bharata juga meminta maaf atas kesalahan yang ia lakukan selama menjabat. Sebagai manusia biasa, ia mengakui tak luput dari kesalahan. ‘’Saya berterima kasih pada

seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar atas kerja kerasnya selama ini. Saya harap siapa pun yang nantinya akan memimpin Gianyar, program-program yang menyejahterakan masyarakat harus tetap dikedepankan,’’ kata Bupati Agung Bharata. Di hadapan seluruh peserta apel, Bupati Agung Bharata juga menekankan pada seluruh ASN di Pemkab Gianyar agar senantiasa bekerja dengan baik, disiplin, penuh loyalitas dan tanggung jawab. Apalagi untuk OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar tetap meningkatkan mutu pelayanan. Khusus awal tahun 2018 ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gianyar menerima penghargaan di tingkat nasional sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan kategori A atau sangat baik. Penghargaan ini merupakan hasil dari evaluasi dan pemantauan yang dilakukan oleh

APEL - Suasana apel yang dipimpin Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Senin (5/2) kemarin. Kementerian PAN dan RB atas kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kependudukan dan catatan sipil di Kabupaten Gianyar. Bupati Agung Bharata berharap, apa yang sudah baik

ini dapat dijadikan contoh dan motivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih giat, disiplin dan tulus ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak lupa pula ia mengimbau seluruh masyarakat untuk se-

lalu waspada pada kondisi alam yang tak menentu belakangan ini. Masyarakat harus bisa bijaksana menjaga lingkungan, agar tidak terjadi bencana alam yang tentunya merugikan semua pihak. (ad257)

Sukmawati Memohon Maaf

PHDI Minta PN Lakukan Pembersihan ’’Sekala-Niskala’’

Bali Post/nik

MOHON MAAF - Ketua PN Gianyar Sukmawati menyampaikan permohonan maaf di Sekretariat Kantor PHDI Gianyar, Senin (5/2) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gianyar Sukmawati, S.H., M.H. dimaafkan atas insiden pakaian yang digantung pada rumah dinas PN. Meski demikian, PHDI meminta agar dilakukan upacara pembersihan sekala dan niskala di rumah dinas tersebut. Hal ini terungkap saat pertemuan yang digelar di Sekretariat Kantor PHDI Gianyar, Jalan Kaliasem, Gianyar, Senin (5/2) kemarin. Pertemuan itu dihadiri para tokoh masyarakat, PHDI, FKUB, MMDP, Kemenag dan Badan Kesbangpol Gianyar. Pada kesempatan itu, Sukmawati

mengakui insiden tersebut terjadi karena ketidaktahuannya tentang fungsi pelangkiran sebagai sarana upacara yang disucikan umat Hindu. ‘’Saya baru pertama bertugas di Bali. Kejadian itu murni karena ketidaktahuan saya. Di sini saya hanya mohon maaf, mohon maaf dan mohon maaf saja,’’ ungkapnya. Sukmawati pun berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut di kemudian hari. ‘’Semoga ke depan saya bisa belajar lebih baik lagi sehingga kejadian ini tidak terulang. Saya tidak bisa bicara banyak lagi. Saya hanya mohon maaf, mohon

maaf dan mohon maaf,’’ ucapnya. Wakil Ketua PHDI Bali Pinandita Drs. I Ketut Swastika memaklumi ketidaktahuan Ketua PN Gianyar tersebut. Namun, ditegaskannya, apa yang dilakukan dengan menggantung baju di pelangkiran tetap salah. ‘’Kita maklumi pengakuannya karena ketidaktahuan. Tetapi kalau salah, ini tetap salah. Karena ini terkait kesucian simbol-simbol agama Hindu,’’ tegasnya. Swastika pun meminta PN Gianyar melakukan upacara pembersihan secara sekala dan niskala. ‘’Ini pembersihan nyata dan tidak

nyata. Pembersihan nyata, jelas secara kasat mata harus bersih. Pembersihan tidak nyata bisa melaksanakan guru piduka dan pamralina serta merayascita areal di sana,’’ katanya. Sementara itu, Sekretaris PHDI Gianyar Pande Ngurah Karyawan berpesan agar krama Hindu yang bertugas di PN Gianyar turut serta mengingatkan bila ada petugas baru yang non-Hindu. ‘’Secara bersama harus mengingatkan. Apalagi kalau sudah berkaitan dengan perbedaan agama, mestinya cepat mengambil tindakan. Apalagi yang berkenaan dengan simbol-simbol agama,’’ katanya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Perampok Berjimat Dibekuk Anggota Yonif Mekanis Negara (Bali Post) Tiga anggota Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara yang bermarkas di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, membekuk pelaku perampokan Toko SWT di Jalan Udayana, Senin (5/2) dini hari. Pelakunya berinisial MIH (23). Pelaku yang belakangan diketahui membawa jimat ini ditangkap setelah bersembunyi di semak-semak, tidak jauh dari Markas Yonif Mekanis 741/GM itu. Komandan Bataliyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara Letkol Inf. Rudy Simangunsong saat dikonfirmasi mengatakan aksi perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Sebelumnya, pelaku masuk ke minimarket berpura-pura hendak membeli rokok, namun saat berhadapan dengan kasir, pelaku menodongkan sebilah golok dan memerintahkan mengambil uang di laci kasir untuk diserahkan kepada dirinya. Dalam kondisi ketakutan, kasir minimarket menyerahkan uang Rp 1,8 juta. Nah, kebetulan saat kejadian, ada salah satu anggota TNI, Sersan Hengky yang bertugas sebagai komandan jaga Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara hendak berbelanja ke toko yang sama. Melihat ada anggota TNI masuk, pelaku melarikan diri ke arah semak-semak. Sersan Hengky pun langsung mengejarnya. Ia juga meminta karyawan minimarket untuk memanggil anggota TNI lainnya yang sedang tugas jaga di markas. Dengan dibantu Sersan Zulkifli dan Prajurit Dua Arif Rahman Wahid, pelaku perampokan ini berhasil ditangkap di semak-semak kemudian diserahkan ke anggota Polsek Negara yang datang ke lokasi beserta barang bukti. Letkol Rudy menambahkan sebagai atasan, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada anggota yang sudah berhasil menangkap perampok tersebut. Keberhasilan anggota Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara dalam menangkap perampok ini juga sudah dilaporkan ke Pangdam IX/Udayana. Menurutnya, penghargaan akan diberikan dengan disaksikan prajurit lainnya, agar menjadi motivasi dan inspirasi dalam berbuat yang terbaik untuk kesatuan dan masyarakat. Sementara, Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan perampokan tersebut. Kini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Negara. (kmb26)

Bali Post/olo

KELUAR - Tersangka kasus dugaan penyimpangan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk yakni Kadis Kominfo Jembrana ketika keluar dari ruangan penyidik dan langsung masuk ke mobil tahanan Kejari Jembrana, Senin (5/2) kemarin.

Diduga Terlibat Kasus Retribusi Terminal Manuver

Diperiksa Satu Setengah Jam, Kadis Kominfo Ditahan Negara (Bali Post) -

Kepala Dinas Komunikasi dan Informtika (Kominfo) Kabupaten Jembrana, PR, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Senin (5/2) kemarin. Tak hanya itu, PR juga langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan salama satu setengah jam di ruang penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus). PR ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan penyimpangan retribusi Terminal Manuver Gilimanuk. Selain pejabat eselon II di Pemkab Jembrana ini, Kejari juga menahan tersangka sebelumnya yakni ND yang saat itu menjabat sebagai Kepala Koordinator Terminal Manuver Gilimanuk.

Bali Post/olo

BARANG BUKTI - Barang bukti aksi perampokan di minimarket yang diamankan dari tangan pelaku.

Rasa Nasionalisme di Masyarakat Mulai Luntur

Negara (Bali Post) Lunturnya rasa nasionalisme di masyarakat belakangan ini sangat disayangkan sejumlah pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Hal tersebut tercermin dari perilaku masyarakat saat menyanyikan lagu kebangsaan ‘‘Indonesia Raya’’. Bahkan, untuk berdiri dan melantunkan lagu kebangsaan ini saja mereka terlihat enggan. Sangat jauh dibandingkan usaha para pejuang bangsa yang hingga mengorbankan nyawa demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI. Kritikan itu disampaikan anggota DPRD Bali asal Jembrana, I Nengah Tamba, di sela-sela turnamen voli di Tegalbadeng Barat, Minggu (4/2). Selain memberikan apresiasi turnamen olahraga yang populer di desa-desa, Dewan asal Desa Kaliakah ini juga menyayangkan rasa nasionalisme sejumlah penonton. Saat sesi menyanyikan lagu ‘‘Indonesia Raya’’ dan seluruh yang hadir diminta berdiri, sejumlah penonton yang duduk mengelilingi sekitar lapangan voli itu justru memilih tetap duduk. Sementara undangan yang duduk di tribun berdiri saat lagu ‘‘Indonesia Raya’’ dikumandangkan. “Saya sebagai Dewan malu melihat ini. Hanya untuk berdiri saja tidak mau. Ini yang harus kita koreksi bersama, bagaimana menanamkan rasa nasionalisme, terutama kepada generasi muda,” kata Ketua Komisi III DPRD Bali ini. Melalui momen olahraga seperti turnamen voli ini, sekaligus menjadi tonggak bangkitnya semangat pemuda dalam sportivitas dan nasionalisme berbangsa. Tamba mengaku sangat mendukung kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat di tiap desa itu. Dengan demikian, Jembrana tetap bisa mencetak atlet-atlet berprestasi, khususnya voli sebagai olahraga populer. Harapannya, para atlet ini bisa berkancah hingga tingkat nasional. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan memberikan hadiah uang pembinaan. Dalam laga final yang mempertemukan Taruna Jaya Mendoyo dengan Putra Alam Yehembang itu juga dihadiri Ketua dan anggota DPRD Jembrana, Asisten III Setda Jembrana, Kapolsek, Camat Negara, para perbekel/lurah serta dari pihak Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga. Turnamen ini diikuti 64 klub yang tersebar di Jembrana. Taruna Jaya Mendoyo menjadi juara I setelah mengalahkan Putra Alam Yehembang. Juara III direbut Putra Durga Kaliakah usai menundukkan Porpaja Pangkung Jajang, Tukadaya. (kmb26)

Bali Post/olo

BERIKAN SAMBUTAN - Anggota DPRD Bali I Nengah Tamba saat memberikan sambutan di sela-sela turnamen voli. Ia juga memberikan kritikan terkait rasa nasionalisme masyarakat yang mulai luntur.

Dari pengamatan kemarin, kedua tersangka ini datang ke Kejari Jembrana secara terpisah. ND datang bersama keluarganya, sedangkan PR datang dengan berpakaian dinas sekitar pukul 09.00 Wita. Keduanya langsung diperiksa di ruang penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus). Sekitar satu setengah jam kemudian, PR turun dan masuk ke ruangan didampingi jaksa untuk pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Setelah pemeriksaan, PR yang didampingi kuasa hukumnya melakukan koordinasi.

Sekitar pukul 12.30 Wita, PR keluar dari pintu masuk Kantor Kejari mengenakan pakaian tahanan (orange) dan dikawal sejumlah jaksa. Tak berselang lama, tersangka ND juga menyusul masuk ke mobil tahanan Kejari. Kepala Kejari Jembrana Anton Delianto mengatakan dalam kasus yang ditanganinya telah memasuki tahap penyidikan. Dua tersangka pun sudah ditetapkan, yakni PR dan ND. Penahanan dilakukan bila memang dinilai perlu oleh penyidik terhadap tersangka. Kasi Pidsus Made

Pasek Budiawan menambahkan penahanan ini tujuannya untuk mempercepat proses. Setelah tahap penyidikan, penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan. Selanjutnya ditingkatkan penuntutan dan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor. “Dua tersangka ND dan PR ini diduga melakukan tindak pidana penyimpangan dalam pengelolaan retribusi Terminal Manuver,” terangnya. Perlu diketahui, kasus ini bermula dari penyelidikan yang dilakukan Seksi Intelejen Kejari Jembrana awal

Bali Post/olo

MESIN TANAM - Mesin tanam (rice transplanter) digunakan untuk menanam padi di Subak Sangkaragung, Senin (5/2) kemarin.

Berharap Pertanian Diminati Generasi Muda

Petani di Sangkaragung Gunakan ”Rice Transplanter”

SEMAKIN berkembangnya teknologi juga berdampak pada sektor pertanian. Sejumlah alat untuk mempermudah mulai diaplikasikan para petani dalam proses penanaman padi. Setelah traktor dan berlanjut ke mesin panen padi, kini para petani di Jembrana mulai memanfaatkan mesin penanaman padi. Kendati tergolong baru, namun diharapkan mesin ini bisa mempermudah para petani melakukan penanaman. Terlebih di tengah sulitnya ditemui sekaa nanem padi maupun sekaa manyi (panen padi) di tengah masyarakat saat ini. Di Subak Sangkaragung, Kecamatan Jembrana mesin tanam padi ini mulai digunakan. Saat uji coba budi daya padi varietas Inpari Sidenuk di lahan seluas 25 are, para petani di subak tersebut menanam bibit menggunakan mesin penanam padi. Sebelumnya Subak Sangkaragung ini juga telah memiliki mesin tanam padi atau rice transplanter tersebut yang dikelola oleh usaha jasa dibawah subak. Ketika menjadi denplot untuk penanaman padi varietas Inpari Sidenuk, subak ini kembali mendapatkan bantuan mesin tersebut. Sejumlah petani di Subak Sangkaragung, untuk biaya operasional tanam menggunakan jasa mesin ini se-

cara ekonomis lebih untung dibandingkan sekaa tanam. Ongkos jasa tanam mesin ini sama dengan sekaa tanam yakni Rp 18 ribu per are. Tetapi menggunakan jasa mesin petani tidak perlu lagi kena biaya persemaian. “Petani cukup menyerahkan benih, tidak kena ongkos persemaian lagi,” terang salah seorang petani. Untuk pengelolaan mesin ini oleh Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) di bawah Subak Sangkaragung. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama, Senin (5/2) kemarin mengatakan rice transplanter ini bisa dijadikan solusi ketika mulai berkurangnya minat masyarakat bergabung dalam sekaa tanam. Selain di Sangkaragung, bantuan rice transplanter juga diberikan di UPJA Subak Tibubeleng. Khusus di Sangkaragung ini, UPJA sebelumnya juga sudah memiliki dua mesin dan sudah terbiasa menggunakan. Sehingga ketika dilakukan penanaman dengan mesin itu kemarin, para petani sudah tidak canggung. “Dengan mesin yang lebih canggih, saya juga berpikir akan mengundang minat para generasi muda terjun bertani. Menjadi petani modern, berkontribusi dalam pertanian pangan khususnya padi,” tukas Sutama. Diakuinya saat

ini memang sulit mendapati sekaa-sekaa seperti waktu lalu. Pertanian menurutnya juga dinamis, bukan hanya untuk alat tetapi juga terkait varietas padi. Seperti yang ditanam kemarin merupakan hasil penelitian dari Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN). Varietas ini unggul dalam produktivitas gabah, juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Tekstur hasilnya pulen. Selain itu umur padi varietas inpari sidenuk juga relatif singkat, yakni 103 hari. Namun, meskipun benih padi ini lebih tahan terhadap serangan hama, tetapi pola tanam juga harus diperhatikan. Saling berkaitan dari mulai tanam hingga panen. “Pola pemeliharaan agar sesuai prosedur yang sudah ada,” tambahnya. Penanaman perdana bibit padi varietas inpari sidenuk tersebut juga disaksikan langsung Bupati Artha didampingi Wabup Kembang bersama OPD terkait. Wabup Kembang Hartawan mengatakan uji coba bibit padi varietas Inpari Sidenuk yang memiliki banyak keunggulan tersebut bisa berhasil dan sesuai harapan. Diharapan hasilnya bisa tembus 9,1 ton gabah kering giling. Ia juga berharap hal ini bisa menjadi referensi kepada pemimpin ke depan agar hasil produktifitas padi di Bali bisa meningkat. (olo)

tahun 2017 lalu. Di mana dalam pengelolaan retribusi parkir Terminal Manuver Gilimanuk tahun 2016 diduga ada penyimpangan. Dari penyelidikan data retribusi kendaraan yang keluar Bali disinyalir ada yang tidak disetorkan ke kas daerah. Antara pendapatan yang masuk ke kas daerah dan jumlah data kendaraan keluar Bali, ada selisih. Selama setahun (2015-2016), pengelolaan retribusi parkir Terminal Manuver Gilimanuk yang sebelumnya dikelola Perusda dilimpahkan ke Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Jembrana. Sementara tahun 2017, menyesuaikan sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Perhubungan bergabung dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. Untuk itu, dalam setahun diperkirakan ada kerugian negara hingga Rp 429 juta.

Dari hasil penyelidikan, Mantan Koordinator Terminal, ND ditetapkan sebagai tersangka. Berlanjut kemudian disidiknya Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (kominfo) Jembrana, PR hingga akhirnya ditahan oleh Kejari. Selama pemeriksaan sejumlah saksi, sudah terkumpul uang pengembalian uang Rp 200 juta. Uang pengembalian itu disetorkan dari sejumlah pihak yang merasa menggunakan. Termasuk puluhan petugas pungut retribusi di Gilimanuk itu. Sekadar diketahui retribusi Terminal Manuver ini berada sebelum pintu loket masuk Pelabuhan Gilimanuk. Retribusi diperuntukkan bagi kendaraan yang hendak keluar Bali melintasi Terminal Manuver Gilimanuk. Nilai karcis berdasarkan jenis kendaraan. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Kendati telah dipasok dari Bulog pekan lalu ke sejumlah kantor desa, beras sejahtera (rastra) belum bisa dibagikan ke masyarakat. Sejumlah desa mengaku masih menunggu petunjuk untuk penyerahan rastra dengan berat masingmasing 10 kilogram. Sebab, dari rapat koordinasi belum lama ini, ada perubahan teknis pembagian. Di antaranya rastra ini sudah berupa bantuan sosial (bansos) dan tidak lagi dipungut biaya sepeser pun. Dari pengamatan akhir pekan lalu, di sejumlah kantor desa di Kecamatan Mendoyo, rastra tahun 2018 sudah mulai terkirim. Tumpukan beras berlabel Bulog itu ditempatkan di ruangan tertutup di kantor desa. Menurut petugas desa, beras-beras untuk keluarga penerima manfaat bulan Januari itu baru datang, namun belum bisa dibagi. “Masih menunggu petunjuk. Katanya pola pembagian berbeda dengan tahun lalu,” terang salah seorang pegawai di salah satu desa di Kecamatan Mendoyo. Dari informasi, penyaluran rastra tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Dari sisi volume berat yang diterima juga berubah. Kalau dulu 15 kilogram per sak, sekarang menjadi 10 kilogram. Sejumlah desa juga telah berancang-ancang membuka unit usaha warung elektronik melalui BUMDesa untuk mengakomodir penyaluran yang nantinya tidak dalam bentuk beras lagi. Kepala Dinas Sosial Jembrana Wayan Gorim saat dikonfirmasi, Senin (5/2) kemarin mengatakan untuk penyaluran rastra sudah ke seluruh desa/

kelurahan Di beberapa desa seperti di Melaya, sudah mulai dibagi ke keluarga penerima manfaat. Namun, memang ada beberada desa/kelurahan yang datanya tidak sesuai antara pusat dan di desa. Dengan demikian, desa yang datanya tidak sesuai itu sebelum membagikan disarankan untuk melakukan musyawarah desa/ kelurahan (musdes) lagi. “Tujuannya agar bantuan rastra ini tepat sasaran. Jangan sampai keluarga yang mampu mendapatkan. Karena itu di beberapa desa yang ada masalah itu, agar menggelar musdes,” terangnya. Gorim juga membenarkan ada pola yang berbeda dalam pembagian. Salah satunya para keluarga penerima manfaat tidak lagi mengeluarkan biaya atau membayar seperti tahun lalu karena sudah berbentuk bansos. “Tidak lagi subsidi harus membayar, masyarakat menerima beras saja,” tambahnya. Hal ini juga harus diperhatikan oleh pihak desa/kelurahan, agar tidak ada pungutan apapun. Untuk pengawasan itu, dari hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu, akan dibentuk tim koordinasi Bansos berjenjang. Baik dari pusat, daerah hingga ke pusat. Rastra ini juga rencananya pada Juli mendatang tidak ada lagi. Namun, para keluarga penerima manfaat akan diganti dengan bantuan nontunai. Masing-masing keluarga penerima manfaat menerima bantuan senilai Rp 810 ribu yang bisa dibelanjakan untuk beras, telur dan minyak goreng. Nantinya warung-warung sembako tersebut akan tersebar di desa-desa dikelola oleh BUMDesa. (kmb26)

Dinsos Tegaskan Penyaluran Rastra Tidak Dipungut Biaya

Bali Post/olo

RASTRA - Tumpukan rastra di salah satu Kantor Desa di Kecamatan Mendoyo akhir pekan lalu. Pihak desa belum bisa membagikan lantaran pola penyalurannya berbeda.


BULELENG

Selasa Paing, 6 Februari 2018

11

Lumpur Sulit Dibersihkan

Siswa SDN 3 Munduk Diliburkan Singaraja (Bali Post) – Tercatat 109 siswa SDN 3 Munduk, Kecamatan Banjar masih diliburkan. Ini karena seluruh ruang kelas masih tertutup lumpur pascatanah longsor, Rabu (31/1) lalu. Upaya pembersihan lumpur sudah dilakukan dengan mengerahkan alat berat. Tetapi karena volume tanah yang menimbun ruang kelas mencapai 1,5 meter dan curah hujan masih tinggi, pembersihan masih memakan waktu yang diperkirakan hingga satu minggu ke depan. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Sekdisdikpora) Buleleng I Made Ngadeg usai sidang di gedung DPRD Buleleng, Senin (5/2) kemarin, mengatakan pembersihan tanah yang menutup ruang kelas masih dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), BPBD Buleleng, dan para orangtua siswa. Pembersihan ini diperkirakan memerlukan waktu lama karena ruang kelas yang tertutup tanah cukup tebal yakni sekitar 1,5 meter. Bahkan, ada salah satu ruang kelas pintunya tidak bisa dibuka lantaran tertimbun lumpur yang mulai padat. Upaya pembersihan pun sedikit

Bali Post/kmb38

I Made Ngadeg

terhambat karena curah hujan masih tinggi, sehingga dikhawatirkan bisa saja akan terjadi longsor susulan yang kembali menimbun areal sekolah. Atas kondisi ini, untuk sementara siswa diharapkan belajar di rumah. “Untuk sementara anak-anak dikasi tugas belajar di rumah. Pembersihan masih dilakukan dan memang situasi di lapangan sangat tergantung cuaca dan di sana hujan masih tinggi dan bisa saja ada longsor susulan,” katanya. Menurut Ngadeg, aparat di desa setempat memang sempat menawarkan solusi untuk merelokasi siswa ke tempat yang lebih aman. Salah satu

tempat yang memungkinkan untuk memindahkan anakanak belajar adalah memanfaatkan arena di Banjar Dinas Tamblingan. Namun, setelah disurvei ternyata jarak dari sekolah ke sana terlalu jauh. Selain itu, pihak sekolah kesulitan memindahkan sarana dan prasarana (sarpras) belajar. Namun, rencana ini masih dikaji dan jika memang tidak ada solusi lain, maka bisa saja siswa tetap akan direlokasi ke arena Banjar Dinas Tamblingan. Di sisi lain, Ngadeg mengatakan, program penanganan jangka panjang sudah disusun. Program itu dilakukan dengan membangun pagar pembatas di depan sekolah yang lebih kuat, sehingga bisa menghalangi air atau lumpur jika kembali terjadi tanah longsor di perbukitan. Selain itu, akan dilakukan revitalisasi sekolah dengan menambah tinggi struktur fondasi gedung SD, sehingga terhindar dari tutupan banjir atau tanah longsor. Menunggu program ini, Dinas PUPR dan BPBD yang masih membersihkan lumpur juga mulai membuat tanggul untuk menahan air kalau sewaktuwaktu kembali terjadi tanah longsor. (kmb38)

Bali Post/ist

AIR – Warga Dusun Satria dan Dusun Pelapuan yang kesulitan air bersih karena jaringan pipa putus akibat banjir bandang, Jumat (27/1) lalu, belakangan mendapat pasokan air tangki dari PDAM dan BPBD.

Pipa Induk Putus

Warga di Dua Dusun Kesulitan Air Bersih

Singaraja (Bali Post) – Dampak banjir bandang akibat cuaca ekstrem masih dirasakan warga di Buleleng. Buktinya, warga di Dusun Satria dan Dusun Pelapuan, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, sejak Jumat (27/1) lalu kesulitan air bersih. Ini karena pipa induk yang mengalirkan air ke wilayah itu terputus akibat banjir bandang. Saat ini warga dibantu dengan pasokan air tangki oleh PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

Bali Post/kmb38

BUKU – Pascabanjir bandang, aktivitas di SDN 1 Baktiseraga kembali dibuka. Proses belajar-mengajar belum sepenuhnya pulih karena bahan ajar di sekolah ini tidak bisa digunakan.

Aktivitas Belajar di SDN 1 Baktiseraga Kembali Dibuka

Singaraja (Bali Post) – Setelah terganggu akibat banjir bandang, aktivitas belajar-mengajar di SDN 1 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Senin (5/2) kemarin kembali dibuka. Ruang kelas yang sebelumnya dipenuhi lumpur, bongkahan beton, dan potongan kayu, seluruhnya telah dibersihkan. Namun siswa kekurangan buku dan bahan ajar karena saranaprasarana (sarpras) di sekolah ini rusak akibat terendam banjir, Jumat (26/1) lalu. Kepala SDN 1 Baktiseraga Putu Ada mengatakan, saat banjir terjadi buku dan bahan ajar untuk siswanya terendam hingga beberapa di antaranya hanyut saat banjir. Dari pendataan yang dilakukan sekitar 75 persen buku bahan ajar di perpustakaan rusak. Kerusakan tersebut tergolong parah hingga dipastikan tidak dapat dipergunakan kembali. Sementara sekitar 25 persen buku masih bisa dipakai. Koleksi buku tersebut pun sampai kemarin masih harus dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari. ‘’Untungnya buku pelajaran

yang dibawa siswa pulang masih aman, tapi bahan ajar mulai alat peraga, dan sebagian besar koleksi buku di perpustakaan sekolah rusak, dan tidak bisa digunakan kembali,’’ katanya. Selain itu, kata Putu Ada, data administrasi siswa mulai dari daftar hadir, nilai siswa, komputer dan laptop rusak berat akibat terendam air. Atas kondisi ini, administrasi sekolah pun belum pulih seutuhnya. Apalagi, untuk administrasi yang sifatnya tersambung lewat jaringan internet, hingga sekarang belum berjalan karena perangkat komputer dan jaringan internet di sekolah ini belum berfungsi normal. ‘’Administrasi sekolah kami belum berjalan karena dukungan perangkat komputer yang tersambung dengan internet belum bisa kami perbaiki, jadi sekarang masih bekerja dengan manual dulu,’’ jelasnya. Di tempat terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Sekdisdikpora) Buleleng Made Ngadeg mengatakan, saat ini Disdikpora masih mendata

Suara Buleleng

kerusakan buku dan bahan ajar di SDN 1 Baktiseraga. Ini untuk memastikan buku yang tidak bisa digunakan dan buku yang masih bisa digunakan. Untuk aset yang tidak dapat digunakan kembali akan dilakukan pemusnahan dan selanjutnya akan diprogramkan untuk penggantian dengan buku yang baru. Seperti diberitakan sebelumnya, SDN 1 Baktiseraga mengalami dampak banjir bandang yang paling parah. Selain pagar pembatas dan palinggih di sekolah ini ambruk, sebagian besar ruang kelas tergenang banjir dengan ketinggian air sekitar dagu orang dewasa. Genangan banjir ini merusak buku, data administrasi, perangkat komputer, hingga bangku dan meja siswa hanyut. Menyusul kejadian itu, aktivitas siswa pun lumpuh hingga satu minggu. Aparat desa bersama tokoh masyarakat, warga selolah hingga TNI, Polri dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) gotong royong membantu pemulihan kerusakan di sekolah ini. (kmb38)

Perbekel Desa Pelapuan I Gede Darmayasa, Senin (5/2) kemarin, membenarkan warganya masih kesulitan mendapat air bersih. Dia mengatakan, sejak aliran air mati total, sekitar 800 kepala keluarga (KK) warga Dusun Satria dan Dusun Pelapuan kesulitan mendapatkan air bersih. Sejak itu, warga di dua dusun ini menampung air dari sumber-sumber air terdekat. Sementara kebutuhan untuk mandi atau mencuci pakaian, warganya banyak memanfaatkan air hujan. Mengatasi kondisi itu, Darmayasa bersama perangkatnya berusaha meminta bantuan air tangki dari PDAM Cabang Busungbiu. Alhasil, sejak kejadian itu, warganya rutin mendapat pasokan air tangki PDAM. Selain itu, pasokan air tangki

sekarang ditambah berkat bantuan yang sama didistribusikan oleh BPBD Buleleng. “Sebelum dapat bantuan, warga kami jalan kaki mengambil air ke sumber-sumber mata air terdekat. Namun, karena jalannya tidak bisa dilalui kendaraan, jadi tidak bisa mendapatkan banyak air, sehingga warga kami harus mandi atau mencuci baju dengan air hujan,” katanya. Menurut Darmayasa, warga Dusun Satria dan Dusun Pelapuan sebelumnya memanfaatkan pasokan air bersih yang dialirkan dari sumber mata air di hutan di Dusun Bolangan, Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar. Saat bencana melanda, pipa induk berukuran tiga dim putus karena dihanyutkan banjir dahsyat. Dari pendataan yang dilakukan, 70 pipa induk

hilang. Atas kerusakan itu, pihak desa dan pengelola air desa sudah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jaringan pipa tersebut. Anggaran Rp 50 juta yang awalnya dipersiapkan untuk pemeliharaan akan dialihkan untuk mengembalikan jaringan air bersih seperti semula. Namun, dana itu dinilai tidak cukup jika menyambung kembali pipa yang putus. Untuk itu, solusinya adalah pihak desa akan mengalirkan sumber mata air yang jaraknya lebih dekat dengan lokasi bak reservoar air yang sudah dibangun sejak awal. Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur mengatakan, untuk membantu warga di Desa Pelapuan mendapat air bersih, mulai kemarin pihaknya men-

erjunkan dua unit mobil tangki. BPBD baru menerjunkan mobil tangki, karena baru menerima permohonan dari desa. Menunggu perbaikan pipa air bersih, BPBD bersama PDAM terus memasok air tangki, sehingga warga tidak harus menampung air hujan untuk keperluan sehari-hari. “Mulai hari ini (Senin 5/2), kami terjunkan dua mobil tangki ke sana (Desa Pelapuan), dan ini akan terus berlanjut menunggu sampai pihak desa selesai membangun jaringan pipa air bersih kembali berfungsi,” jelasnya. Sementara itu, kiriman air tangki BPBD dan PDAM Buleleng diserbu warga. Selain mengisi bak-bak penampungan di pinggir jalan, warga juga antre untuk menampung air bantuan dari pemerintah. Warga pun mengaku terbantu karena tidak harus menunda bekerja untuk mencari air bersih seperti sebelumnya. Warga berharap kerusakan pipa induk segera diperbaiki, sehingga aliran air kembali berfungsi. (kmb38)

Tangani Luapan Air Danau Buyan

Pemkab Tunggu Bantuan Pemerintah Pusat

Singaraja (Bali Post) – Menangani luapan air Danau Buyan di Desa Pancasari, Pemkab Buleleng menunggu bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Pasalnya, dua lembaga tersebut diberikan kewenangan menangani persoalan danau. Pemkab melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali hanya mengusulkan program pemulihan daya dukung dan daya tampung Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Nyoman Genep di sela-sela menghadiri rapat di gedung DPRD Buleleng membahas Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Senin (5/2) kemarin. Lebih jauh, pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada ini mengatakan, sesuai usulan itu normalisasi khususnya di Danau Buyan dengan pengerukan sedimen-

tasi dan pembersihan eceng gondok maupun rumput liar yang menutup permukaan danau, merupakan usulan utama untuk direalisasikan tahun ini. Pengerukan dan pembersihan gulma adalah program lanjutan setelah tahun 2017 lalu telah direalisasikan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Pengerukan sedimentasi ini sifatnya urgen karena melihat situasi di lapangan sekarang volume air danau terus meningkat dan bahkan sudah menggenangi lahan pertanian dan sekolah. Jika sedimentasi itu bisa diangkat, danau tersebut bisa menampung volume air pada musim hujan seperti sekarang ini. “Kita sudah menyusun program dan khusus untuk normalisasi kawasan danau itu ada di KLHK dan PUPR RI. Sekarang, kita hanya menunggu tindak lanjut pusat atas program pemulihan daya dukung dan daya tampung Danau Buyan itu sendiri,” katanya. Menurut Genep, perso-

alan pendangkalan dan tutupan permukaan danau oleh gulma tidak bisa dihindari karena terjadi perubahan sistem pertanian di sekitar kawasan danau. Tanaman yang keras yang tadinya berfungsi menyerap air, namun sekarang beralih menjadi tanaman musiman. Karena tidak ada tanaman sebagai penyangga air, maka erosi pun terjadi hingga tanah atau pasir menimbun areal danau, sehingga menjadi dangkal. Saat terjadi erosi dibarengi dengan hanyutnya tanah bekas pemupukan tanaman, tanah yang mendangkal itu menjadi subur hingga gulma pun tumbuh subur hingga menutup permukaan danau. Untuk membantu penanganan kebersihan setelah normalisasi dilakukan, pemkab menugaskan belasan tenaga kontrak yang direkrut dari kelompok nelayan di sekitar danau. Genep menambahkan, untuk menambah daerah resapan penyangga air, sudah diusulkan dalam program

yang sudah disusun. Program ini tidak lain untuk gerakan penanaman pohon yang berfungsi penyanggah air. Selain itu, program penanganan pencemaran hingga edukasi warga untuk mengolah limbah danau, juga sudah disusun bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekorigion (P3E) Bali - Nusa Tenggara. Seperti diberitakan sebelumnya, memasuki musim hujan volume air Danau Buyan terus meningkat. Diperkirakan peningkatan ini mencapai 1,5 meter. Peningkatannya paling kentara ketika hujan deras Rabu (31/1) lalu, genangan air danau diperkirakan mencapai 400 meter dari tanggul danau. Luapan air danau ini pun merusak tanaman pertanian di Dusun Dasong, Desa Pancasari, dan di pinggir Danau Buyan. Selain merusak tanaman pertanian, mes guru dan sebagian ruang kelas SDN 4 Pancasari, tergenang air danau dengan ketinggian sekitar 10 centimeter. (kmb38)

Sinergi Berantas Korupsi

Cegah Perkawinan di Bawah Umur

Perkawinan anak di bawah umur mesti dicegah. Minimal perempuan menikah pada umur 25 tahun, supaya lebih mapan. Jangan dibiarkan perempuan menikah di bawah umur 17 tahun, karena kondisi hidup sekarang serbasulit. Sebelum menikah juga harus disiapkan mental memasuki hidup berumah tangga. Ajik Bima, Banjar

Alih Fungsi Trotoar

Pemerintah terkait agar membantu masyarakat menertibkan fungsi trotoar di wilayah Baktiseraga yang kini banyak dialihfungsikan sebagai tempat berjualan. Ninik Sulangi, Singaraja

Saluran Air Tersumbat Sampah

Pemerintah agar memerhatikan saluran air. Terutama saluran air di perkotaan yang di atasnya berisi trotoar. Saluran air harus rutin dibersihkan, agar tak tersumbat sampah. Gung Surya, Lovina

KPK, kepolisian, dan kejaksaan agar bersinergi memberantas masalah korupsi. Mologan, Seririt

Perhatikan Guru Honor

Guru honor atau guru kontrak agar segera diangkat sebagai guru tetap dengan memanfaatkan 18 persen dana BOS. Guru honor sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dari pemerintah, mengingat sebagai ujung tombak dalam bidang pendidikan untuk memajukan negara ini. Nang Mologan, Mayong

Pengendara Motor Harus Waspada

Dengan banyaknya terjadi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Bali, warga diharapkan agar lebih waspada dalam memarkir motornya. Jangan meninggalkan kunci masih nyantol di tempatnya yang akan dimanfaatkan oleh mereka yang mempunyai niat untuk melakukan pencurian. Putu Gamaarta, Patemon

Perlu ’’Fogging’’

Berharap kepada pemerintah agar melakukan fogging di wilayah desa masing-masing untuk mencegah merebaknya deman berdarah pada musim saat ini. Putu Gamaarta, Patemon

Bali Post/dok

MELUAP – Tingginya curah hujan belakangan ini membuat volume air di Danau Buyan terus meningkat. Luapan air danau pun merendam lahan pertanian dan sekolah.


KLUNGKUNG

12

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Tangani Pohon Tumbang, BPBD Terkendala Fasilitas

Semarapura (Bali Post) Potensi pohon tumbang sebagai dampak cuaca buruk masih sangat besar terjadi di Kabupaten Klungkung. Namun di balik itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum didukung fasilitas memadai untuk penanganan, terutama skylift. Selama ini hanya meminjam di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada menjelaskan, di tengah meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang, bencana yang muncul tak hanya longsor, namun juga pohon tumbang. Bahkan, ada yang menimpa bangunan. Hal demikian masih berpotensi terjadi. Salah satunya di jalur By-pass Ida Bagus Mantra. ‘’Jalur itu banyak pohon tinggi dan mudah patah,’’ jelasnya, Senin (5/2) kemarin. Upaya pemangkasan, sambung mantan Camat Banjarangkan ini, sudah dilakukan. Hanya belum mampu berjalan cepat. Pasalnya, OPD dengan ciri warna orange ini belum memiliki skylift. Selama ini, fasilitas itu hanya meminjam ke Dinas Perhubungan yang dipergunakan untuk mengganti lampu penerangan jalan. ‘’Fasilitas yang masih kurang. Memang bisa meminjam ke OPD lain, tetapi kalau dipakai dadakan lebih sulit. Mobilitas tidak bisa cepat,’’ ungkapnya. Alat berat seperti loader juga belum dimiliki. Penanganan tanah longsor masih mengandalkan milik Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman. ‘’Sampai sekarang komunikasi bagus dengan OPD terkait,’’ sebutnya. Usulan pengadaan belum dilakukan. Di tengan situasi itu, birokrat asal Kecamatan Penebel, Tabanan ini mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan pemangkasan. Terutama yang berdekatan dengan permukiman maupun jalan. ‘’Kami sangat mengharapkan ada kesadaran masyarakat. Potensi pohon tumbang kan tinggi. Ini harus ditangani bersama-sama,’’ ungkapnya seraya menambahkan untuk fasilitas lain masih mencukupi. (kmb45)

Bali Post/sos

RAPAT - Komisi II DPRD Klungkung menggelar rapat kerja bersama Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan membahas pertanian di Nusa Penida, Senin (5/2) kemarin.

Nusa Penida Berstatus KSPN

Pemkab Diminta Tak Abaikan Sektor Pertanian

Semarapura (Bali Post) Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Sejalan dengan itu, pertumbuhan akomodasi semakin pesat. Bahkan, tak menutup kemungkinan akan menyerobot lahan pertanian produktif yang kini potensinya masih cukup besar. Hal tersebut mendapat atensi dari kalangan legislatif. Pemkab diminta tak mengabaikan sektor tersebut. Demikian terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPRD Klungkung bersama Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Senin (5/2) kemarin. Bali Post/sos

TEBANG POHON - BPBD Klungkung menebang pohon di jalur Banjarangkan-Takmung, Senin (5/2) kemarin.

Coklit Data Pemilih

KPU Temukan Ribuan Warga Tanpa E-KTP

Semarapura (Bali Post) Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sudah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. Dua pekan berjalan, ditemukan ribuan yang belum mengantongi e-KTP. Sebagian besar berada di Kecamatan Nusa Penida. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada menjelaskan coklit ini sudah berjalan sejak 20 Januari lalu. Sesuai data yang diterima dari KPU pusat, tercatat ada 162.742 warga yang menjadi sasaran. Hingga, Senin (5/2) kemarin, capaiannya sudah mencapai 50 persen. “Sesuai target awal, capaian per hari ini 30 persen. Tetapi sudah terlampaui,” ungkapnya. Sesuai hasil evaluasi, petugas menemukan sekitar 1.300 warga sudah masuk usia memilih belum mengantongi e-KTP. Itu didominasi kalangan lanjut usia dan rantauan. Hal ini segera disampaikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk bisa ditindaklanjuti dengan perekaman jemput bola. “Ada desa yang warganya sampai ratusan belum merekam. Kalau secara umum, yang seperti ini lebih banyak di Nusa Penida. Salah satunya karena akses yang jauh ke tempat pengurusan. Kami harap sebelum adanya data pemilih sementara, mereka sudah terekam,” ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, petugas juga menemukan 3.000-an warga yang memenuhi syarat memilih telah meninggal dan 600-an orang ada perubahan data pada identitasnya, seperti alamat dan nama. “Kalau pemilih baru, kami dapatkan 2.300-an,” sebutnya seraya menyatakan coklit optimis bisa tuntas sesuai jadwal, yakni paling lambat 18 Februari mendatang. Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Klungkung Pande Anggarnata menegaskan selama ini sudah melakukan langkah percepatan perekaman e-KTP. Tak hanya berlangsung di kantor dinas saja. Namun, masuk ke desa-desa melalui program Perekaman Data dengan Sepeda Motor (Predator) dan. Selain itu, juga melalui roadshow ke sekolah-sekolah maupun pelayanan serentak dan terpadu (Serdadu). “Langkah percepatan sudah kami lakukan. Tetapi yang namanya di lapangan, ada saja yang belum tersentuh. Pas kami datang, warga bersangkutan kerja. Begitu juga saat mereka ada di rumah, kami yang tidak bisa ke sana,” ungkapnya. Terkait temuan KPU, pihaknya menyatakan siap bekerja sama untuk melakukan jemput bola. Hanya itu perlu didukung data. “Desa mana yang banyak, kami perlu tahu itu. Kami siap bekerja sama,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

COKLIT - Ketua KPU Klungkung I Made Kariada (kiri) men-coklit panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra sebagai salah satu calon pemilih dalam pilkada serentak.

Anggota Komisi II DPRD Klungkung Anak Agung Gde Bagus mengungkapkan, potensi pertanian pada kepulauan yang banyak memiliki pantai eksotik itu berupa padi gogo dan umbi-umbian. Di tengah gempuran pariwisata, komoditas itu sangat cocok terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Bahkan, prospeknya diyakini cukup bagus. Ini diperlukan campur tangan pemerintah dalam hal pemberdayaan terhadap petani. “Sektor pertanian ini harus terintegrasi dengan pariwisa-

ta. Ini sangat penting untuk jangka panjang. Petani bisa menjadi penyedia kebutuhan konsumsi,” tegasnya. Mempertahankan sektor agraris itu, pemkab juga perlu membuatkan regulasi. Hal tersebut perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait, salah satunya Dinas Pariwisata. “Ini harus didukung aturan. Terutama soal pemanfaatannya. Jangan berpikir tok pada pembangunan hotel,” katanya. Potensi peternakan juga masih cukup besar di kepulauan itu. Terutama sapi Bali. Menurut politisi PDI-P ini,

juga harus dikembangkan. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga bibit yang bisa dijual ke daerah lain. “Peternak di Karangasem sudah banyak yang menjual sapi karena erupsi Gunung Agung. Ini menjadi peluang untuk peternakan sapi disana (Nusa Penida-red),” ungkapnya. Pada raker yang dihadiri Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru, anggota Komisi II, I Gde Artison Andarawata, menyebutkan pertanian rumput laut yang sempat menjadi primadona Nusa

Penida juga perlu digeliatkan. Menurutnya, ini mampu menjadi penopang perekonomian masyarakat. Sementara, anggota komisi Anak Agung Sayang Suparta juga mendorong pemkab untuk bisa mengembangkan komoditas lain, salah satunya bawang merah yang tingkat kebutuhannya untuk perhotelan maupun restoran cukup besar. “Perlu ada pengembangan komoditas lain,” imbuhnya. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida menyatakan selama ini perhatian pemkab untuk sektor pertanian di Nusa Penida terus berjalan. Demikian pula pemberdayaannya. Sejumlah masukan yang diberikan legeslatif segera ditindaklanjuti. Terkait pengembangan sektor peternakan, khususnya sapi, pihaknya telah menggenjot pengadaan bibit melalui kawin suntik.

“Kalau ada yang memohon bantuan bibit, silakan usulkan ke kami. Semasih memenuhi persyaratan, pasti difasilitasi,” tegasnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Wayan Durma menyebutkan ada indikasi penurunan produksi rumput laut para perairan kepulauan yang dikenal The Blue Paradise Island itu. Hanya untuk penyebab belum bisa dipastikan. Untuk mengetahui, tahun ini akan dibuatkan demplot di wilayah Lembongan, Suana dan Sampalan. “Untuk budi daya dimulai April, Agustus dan Oktober. Melalui ini, kami akan tahu hasilnya. Bagus atau tidak. Kalau sekarang belum berani mengatakan yang busuk karena pencemaran lingkungan. Perlu kajian dulu. Ini yang akan menjawab,” tandasnya. (kmb45)

Apel Paripurna

Bupati Suwirta Tegaskan ASN Harus Inovatif APARATUR Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klungkung dituntut untuk lebih inovatif dalam bekerja. Hal ini penting untuk menciptakan pembangunan daerah yang lebih baik. Demikian disampaikan Bupati I Nyoman Suwirta saat apel paripurna di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (5/2) kemarin. Pada apel yang dihadiri Wakil Bupati I Made Kasta dan Sekda I Gede Putu Winastra itu, orang nomor satu di bumi seombotan ini menegaskan beberapa tahun terakhir, pemkab telah melahirkan sejumlah program inovatif. Seperti halnya “beli mahal jual murah” yakni pembelian gabah petani oleh KUD dengan harga lebih mahal dan menjual beras lebih murah dari pasaran. Ini muaranya untuk peningkatan petani dan juga masyarakat. Selain itu, juga telah dilakukan penanganan sampah menjadi pelet dengan sistem Tempat Olah Sampah Sementara (TOSS). Ke depan, dinilai masih banyak potensi-potensi yang bisa dibangkitkan untuk

membantu menopang perekonomian masyarakat maupun peningkatan pendapatan daerah. “Ini memerlukan sentuhan inovatif. Menyesuaikan dengan masing-masing unit kerja,” tegasnya. Sebagai pelayan masyarakat, seluruh pegawai juga harus mampu menanamkan sikap untuk selalu bekerja dengan niat yang tulus ikhlas sesuai dengan tugas dan tupoksi masing-masing unit kerja, agar nantinya program di Pemkab Klungkung ini bisa berjalan dengan sistem yang baik. “Selalu tanamkan sikap bekerja dengan niat yang tulus agar program bisa berjalan dengan sistem yang baik,” ungkap Suwirta. Di akhir apel tersebut juga diisi penyerahan bantuan mobil ambulans oleh Deputi Direktur Wilayah Banuspa Muhamad Yamin Pahlevi yang diterima langsung Bupati Suwirta, serta penyerahan santunan jaminan kematian dan hari tua kepada ahli waris I Wayan Paing dari BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Timur

Semarapura (Bali Post)Keinginan Pemkab Klungkung untuk menata Goa Jepang yang berlokasi di Jalan Raya TakmungBanjarangkan ditunda. Hal tersebut disebabkan belum adanya persepsi sama dengan tim cagar budaya terkait kajian teknis. Oleh sebab itu, anggaran yang diplot digeser untuk penataan Pantai Belatung, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaam Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung Gusti Gde Gunarta, Senin (5/2) kemarin menjelaskan, sesuai hasil studi, dalam penataan goa tersebut, diperlukan adanya sentuhan teknologi. Paling sederhana dengan melakukan penyenderan dan paling

canggih dipaku dari dalam. Itu dikarenakan lokasinya rawan longsor, terlebih saat intensitas hujan tinggi. Sedikitnya, langkah ini akan mampu menghilangkan keaslian goa yang diyakini sebagai peninggalan zaman penjajahan. Akan tetapi, hal tersebut berbanding terbalik dengan hasil pembahasan bersama tim cagar budaya yang menginginkan goa tersebut harus tetap memperlibatkan bentuk aslinya. “Ini yang membuat dilematis. Goa ini akan didaftarkan sebagai benda cagar budaya. Bentuknya harus asli. Satu sisi, kalau penataan, perlu sentuhan teknologi,” ungkapnya. Jika ada lampu hijau dari tim cagar budaya untuk penanganan dengan sentuhan teknologi, pihaknya

Bali Post/ist

SERAHKAN SANTUNAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta menyerahkan santunan jaminan kematian dan hari tua kepada ahli waris I Wayan Paing dari BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali Timur Cabang Gianyar usai apel paripurna di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (5/2) kemarin. Cabang Gianyar. Bupati Suwirta juga menyampaikan bantuan mobil ambulans ini akan dialokasikan ke Badan

Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bisa dimanfaatkan menanggani bencana kedaruratan. “Semo-

ga dengan adanya bantuan mobil ambulans ini ke depannya bisa lebih bermanfaat,” harapnya. (ad255)

menyatakan segera menindaklanjuti. “Memang harus ada dikorbankan, apakah kita mau mengedepankan keselamatan lingkungan dan bangunan yang ada di atasnya atau tetap ingin mempertahankan keasliannya,” ungkapnya. Belum adanya kesamaan persepsi menyikapi kondisi goa tersebut, anggaran penataannya digeser untuk Pantai Belatung, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Sesuai rencana, ini akan terintegrasi dengan pertanian garam. “Sekarang ini Pemkab fokus dengan penataan Pantai Belatung dulu,” imbuh Gunarta. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Nyoman Mudarta mengatakan, tahun ini tim akan mengkaji penetapan Goa Jepang seba-

gai benda cagar budaya. Dalam hal ini, pihaknya tidak terlibat dalam aspek teknis. “Kami hanya mengkaji apakah goa itu bisa ditetapkan

sebagai benda cagar budaya sesuai kriterianya atau tidak. Kalau masalah aspek teknis bukan menjadi kewenangan kami,” sebutnya. (kmb45)

Terganjal Aspek Teknis, Penataan Goa Jepang Ditunda

Bali Post/sos

GOA JEPANG - Goa Jepang yang berlokasi di Jalan Raya Takmung-Banjarangkan, Klungkung. Rencana Pemkab Klungkung melakukan penataan belum bisa direalisasikan lantaran terganjal aspek teknis.


Selasa Paing, 6 Februari 2018

KARANGASEM

13

Petir Rusak Alat Seismograf Amlapura (Bali Post) Cuaca buruk hujan lebat disertai angin dan sambaran petir, mengganggu proses pemantauan aktivitas Gunung Agung. Sebab, alat seismograf untuk merekam gempa itu tiba-tiba saja rusak, setelah disambar petir bertegangan tinggi. Sambaran petir itu tidak saja merusak alat seismograf tipe analog, namun juga seismograf digital. Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Agung, Kecamatan Rendang, I Dewa Mertayasa, Senin (5/2) kemarin, mengatakan awalnya sambaran petir itu menyebabkan kerusakan pada alat seismic tersebut terjadi pada 31 Januari 2018 lalu. ‘’Awalnya, dampak sambaran itu hanya merusak seismograf analog saja. Namun sekarang ini, alat seismograf digitalnya juga ikutan mati,’’ katanya. Untuk memperbaikinya, pihaknya mendatangkan teknisi dari Bandung, agar alatnya bisa kembali normal dan dapat memantau aktivitas Gunung Agung. Sembari menunggu teknisi itu datang, saat ini bagian maintenance di Pos Pemantauan itu melakukan pengecekan ulang terhadap peralatan yang rusak tersambar petir itu. Karena alat seismograf itu rusak, saat ini perekaman gempa belum bisa dilakukan sampai teknisi yang didatangkan dari Bandung itu tiba di pos pantau. Ajan tetapi, untuk alat seismograf digital itu, saat ini sudah bisa dioperasikan kembali, setelah perbaikannya dikendalikan dari Bandung, dengan cara di-remote. Khusus untuk yang digital, selama masih bisa terkoneksi dengan internet, bisa langsung diperbaiki dari Bandung. Untuk perbaikan seismograf analog itu, kata Mertayasa, proses perbaikannya nanti tergantung tingkat kerusakannya. Pihaknya belum dapat memastikan, tingkat kerusakannya seberapa berat. Jika kerusakannya tidak terlalu parah, maka paling cepat perbaikannya bisa diselesaikan dalam sehari. ‘’Teknisinya yang dari Bandung itu belum datang. Mereka masih menyiapkan segala peralatan yang diperlukan,’’ tegasnya. (kmb31)

Bali Post/dok

BESAKIH SELALU RAMAI - Pura Besakih selalu ramai dikunjungi baik oleh pamedek yang tangkil memohon kerahayuan maupun turis yang menikmati pesona keindahan dan vibrasi spiritual Pura Besakih.

Badan Pengelola Berikan Rp 460 Juta

Dewan Minta Besakih Kembali Dikelola Pemkab

Amlapura (Bali Post) -

Kekhawatiran banyak pihak terhadap pengelolaan Besakih di Karangasem saat ini menjadi kenyataan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Besakih untuk Pemkab Karangasem menurun drastis. Penurunan terjadi setelah ODTW tersebut dikelola Badan Pengelola. Sebab, tahun 2017, Pemkab Karangasem hanya menerima Rp 460 juta dari Badan Pengelola.

MEREUNGGUT NYAWA - Pohon kelapa setelah tumbang merenggut nyawa pedagang Ni Nengah Suarti alias Nengah Honda di lokasi permandian umum setempat.

Suarti Tewas Tertimpa Pohon Kelapa

Amlapura (Bali Post) Warga Desa Pakraman Timbrah Kecamatan Karangasem dikejutkan peristiwa pohon tumbang menimpa seorang warga yang sehari-harinya sebagai pedagang Ni Nengah Suarti alias Nengah Honda hingga tewas, Senin (5/2) kemarin. Peristiwa nahas ini terjadi di siang bolong, ketika itu korban malah sedang mandi di pemandian umum atau Beji Kauh. Korban langsung meninggal di tempat, setelah dihantam batang pohon kelapa pada bagian kepala hingga pundaknya. Kapolsek Kota Karangasem Kompol Made Tulus didampingi Kanit Reskrim Polsek Kota Iptu I Wayan Gede Wirya dan jajaran membenarkan kejadian tersebut. Setelah merampungkan olah TKP dan mendapat keterangan saksi-saksi, Kapolsek menjelaskan, saat itu di lokasi kejadian ada tiga orang. Sekitar pukul 14.00 Wita, awalnya hanya dua orang warga yakni Ni Nengah Sulasih alias Kuncung bersama Ni Wayan Mantra alias Bracit yang lebih dulu di permandian umum Beji Kauh ini. Saat keduanya mencuci pakaian di bataran sebelah barat, datanglah korban Ni Nengah Suarti alias Nengah Honda. Saat itu korban juga ikut bersama-sama mencuci pakaian yang kotor sambil mandi. Sekitar pukul 14.30 Wita, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang hingga mengakibatkan pohon kelapa di sebelah barat pemandian umum itu tumbang. Sontak kedua warga sebelumnya, Kuncung maupun Bracit, kaget melihat batang pohon kelapa itu justru tumbang tepat di sebelahnya. Keduanya menjadi sangat histeris, pasalnya mereka melihat korban yang sebelumnya berada di sampingnya itu terjatuh dengan posisi telungkup tertimpa pohon kelapa. Bahkan terjadi luka parah pada bagian kepalanya. ‘’Selain itu juga pada pundak. Malah tangan korban nyaris putus akibat hantaman batang pohon kelapa itu. Hal itu menandakan hantaman terhadap korban itu sangat keras,’’ kata Kapolsek. Dalam situasi panik itu, baik Kuncung maupun Bracit bergegas keluar pemandian umum. Keduanya meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar permandian itu. Namun saat itu situasi sangat sepi, sehingga awal-awalnya tidak ada yang menghampiri korban. Tetapi, mereka terus meminta tolong. Namun akhirnya warga yang mendengar jeritannya langsung berdatangan. Nahas, saat hendak dibawa ke rumah duka, korban sudah tidak bernyawa lagi. Korban diduga meninggal di tempat akibat luka-lukanya sangat parah pada bagian kepalanya. Polisi lantas meminta bantuan pemeriksaan medis dari Puskesmas Karangasem I dengan perawat Ni Made Feni Rosita. Hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban, perawat menemukan pada jenazah itu patah bagian pangkal lengan kiri dengan lebar 15 cm dan panjang 20 cm. Selain itu, terdapat luka robek di dagu, bibir dan bagian kepala belakang kiri. ‘’Telinga kirinya juga terus mengeluarkan darah,’’ imbuh Kanit Reskrim Iptu I Wayan Gede Wirya. Setelah merampungkan olah TKP dan identifikasi jenazah, korban kemudian diantar ratusan warga menuju tempat peristirahatan terakhirnya di Setra Desa Pakraman Timbrah. Peristiwa ini mengundang rasa iba bagi keluarga korban. Ini terlihat dari banyaknya warga yang terus berdatangan ke rumah duka hingga malam hari. Sebagian besar warga setempat tak menyangka korban meninggal seperti ini. Selama hidupnya, korban dikenal ramah dan baik. Korban cukup populer karena sehari-hari warga Banjar Dinas Timbrah Lambuan ini bekerja sebagai pedagang keperluan sehari-hari seperti bumbu-bumbuan dan sayuran. (kmb31)

Atas kondisi itu, DPRD Karangasem mendorong agar ODTW Besakih kembali dikelola Pemkab Karangasem, yang sejak tahun lalu diambil alih Pemprov Bali melalui Badan Pengelola yang dibentuknya. Dorongan itu disampaikan anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Golkar I Wayan Tama, Minggu (4/2) lalu. Menurutnya, ODTW Besakih itu mesti dikelola dengan baik, termasuk bagaimana menjaga kawasan itu biar aman

dikunjungi wisatawan. Dari aturan yang ada, Pemkab Karangasem mampu memanfaatkan celah yang ada sehingga ODTW Besakih itu bisa kembali ke pemkab. Ketua BPC PHRI Karangasem ini menegaskan target PAD dari sektor pariwisata lumayan besar tahun ini, mencapai Rp 29 miliar. ‘’Kalau dari pengelolaan ODTW Besakih bisa dikelola kembali, maka pemkab bisa mendapatkan pemasukan lebih

besar,’’ katanya. Kepala Dinas Pariwisata Wayan Astika saat dimintai konfirmasinya, Minggu (4/2) lalu, mengatakan dulu saat masih dikelola Pemkab Karangasem, dari ODTW Besakih saja, Pemkab bisa mendapatkan pendapatan Rp 1,6 miliar. Akan tetapi, sejak tahun 2017 setelah dikelola Badan Pengelola bentukan provinsi itu, pemkab hanya menerima Rp 460 juta. Menurunnya PAD

dari ODTW Besakih, kata Astika, bukan karena sepinya wisatawan ke Besakih akibat erupsi Gunung Agung. Namun, diakui karena dari persentase pemasukan. Saat ini Pemkab Karangasem hanya mendapatkan 25 persen dari penghasilan yang didapat dari pengelolaan Besakih oleh Badan Pengelola bentukan provinsi itu. Sementara sebelumnya saat masih dikelola pemkab, semua pendapatan masuk kas daerah terlebih dahulu. Setelah terkumpul barulah dibagikan untuk desa pakraman di Besakih. Kini setelah ODTW Besakih dikelola Badan Pengelola, pembagian hasil jauh berbeda. Untuk pendapatan pembagiannya 50 persen untuk Badan Pengelola, dan

sisanya lagi 25 masing-masing didapatkan desa pakraman dan Pemkab Karangasem. ‘’Tahun 2017, Badan Pengelola menerima total Rp 2 miliar. Pemkab hanya mendapatkan bagian Rp 460 juta. Dalam hal ini, kita (Pemkab Karangasem) tidak masuk dalam Badan Pengelola,’’ katanya. Menurutnya, tidak masuknya Pemkab Karangasem dalam unsur Badan Pengelola ODTW itu, dinilai Astika, sangat merugikan. Karena pendapatan yang diperoleh sangat tidak sahih. Menurutnya, semestinya Badan Pengelola itu perlu melibatkan unsur pemerintah. Ini penting dalam upaya pembinaan dan pengawasan serta penyediaan fasilitas. (kmb31)

1.700 Pengungsi di Desa Nongan Terlayani dengan Baik Amlapura (Bali Post) – Awal-awalnya, Desa Nongan, Rendang, Karangasem sempat menampung pengungsi 8.000 terutama September 2017 ketika ditetapkan status Awas pertama. Seiring penurunan radius 6 km, para pengungsi di Desa Nongan, khususnya jumlahnya mulai menciut menjadi 1.700 orang. ‘’Jumlah pengungsi sekarang sudah jauh menurun,’’ ujar Bendesa Adat Nongan, Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata, Minggu (4/2). Para pengungsi di lereng Besakih itu kebanyakan ditampung di Wantilan Setra Dalem Kupa, Wantilan Sibakan, Banjar Bucu. ‘’Segala sesuatu dari sembako, peralatan lainnya untuk para pengungsi itu sudah tercukupi. Cepatnya barangbarang yang diperlukan ke tangan pengungsi itu, tidak terlepas dari peran maksimal

Kepala Desa, Klian Dinas termasuk Relawan Desa Nongan, yang dimotori para pemuda. Kontribusi mereka itu luar biasa, membantu memfasilitasi yakni dari mencari segala yang diperlukan ke Posko Tanah Ampo. Bahkan kemudian mendistribusikannya ke posko-posko pengungsi,’’ sebut IGN Wiryanata. Sebagai Bendesa Adat, IGN Wiryanata sangat respek dan memberi apresiasi kepada Kepala Desa, Kepala Dusun, dan juga para relawan yang mayoritas terdiri dari anak muda. Mereka mendeklarasikan dirinya dengan label ‘’Relawan Desa Nongan’’. Tidak terlalu berlebihan, pasalnya action-nya sangat terpuji dan juga sudah teruji waktu. Rasa empati, kepeduliannya seakan tanpa batas. ‘’Rasa kemanusiaannya demikian luar biasa. Bersyukur

mereka memberikan sumbangan dan pelayanan optimal dalam wajud tenaga, waktu, dan juga pemikiran kreatif, sehingga segala sesuatu bisa dimudahkan,’’ tambahnya. Untuk lebih mengoptimalkan pelayanannya. Bahkan Relawan Desa Nongan itu menggelar hiburan rakyat di Wantilan Desa Nongan, dengan mengundang penyanyipenyanyi top Bali, selain pertunjukan tradisi digelar. Aktivitas pertunjukan itu semata-mata untuk meringankan beban psikis para pengungsi melalui hiburan yang merakyat dan populer. ‘’Kita sesungguhnya satu, prinsip wasudeva kutumbakam, benar-benar digelorakan secara membumi oleh anak-anak muda yang tergabung dalam Relawan Desa Nongan itu,’’ puji IGN Wiryanata. (kmb11)

Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata

Pengelola Sayangkan Eksekutif dan Legislatif

Kunjungan Diklaim Naik Tiga Kali Lipat Manajemen Badan Pengelola Besakih menyayangkan adanya keinginan eksekutif dan legislatif untuk mengelola kembali kawasan Pura Besakih sepenuhnya. Wacana ini sama saja berpikir mundur, saat kawasan Besakih dikeluhkan dengan berbagai persoalan terhadap tata pengelolaannya. Bahkan, manajemen Badan Pengelola Besakih menegaskan total kunjungan ke kawasan Besakih tahun 2017 naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Payung hukum model apa yang menaungi Badan Pengelola Besakih, sehingga jadi kuat dari segi yuridis?

Gusti Mangku Kariawan

HUMAS Badan Pengelola Besakih Gusti Mangku Kariawan, Senin (5/2) kemarin, mengatakan pihak yang mewacanakan ini, harus melihat kembali isi Pergub Nomor 51 Tahun 2016. Sebab, keberadaan Badan Pengelola Besakih itu sudah diatur di dalamnya. Isi pergub juga sekaligus meluruskan anggapan bahwa unsur Pemkab Karangasem tak dilibatkan di sana. Sebab, Wakil Bupati, Sekda hingga Kepala Dinas Pariwisata, katanya, sebenarnya sudah ada di dalam manajemen Badan Pengelola Besakih. Gusti Mangku Kariawan juga membantah pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Karangasem. Setoran Badan Pengelola Besakih ke Pemkab

Karangasem untuk pengelolaan tahun 2017 mencapai Rp 517 juta, bukan Rp 460 juta seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Wayan Astika. Nominal ini sesuai kesepakatan 25 persen dari total pendapatan tahun 2017. Dilihat dari total kunjungan wisatawan tahun 2017, Gusti Mangku Kariawan menegaskan kunjungannya naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. ‘’Kalau pembagiannya yang ke Karangasem (25 persen) mungkin ya menurun dari tahun sebelumnya. Tetapi, kalau pendapatan secara keseluruhan, jelas sudah ada peningkatan,’’ tegasnya. Soal adanya keinginan Pemkab Karangasem mengelola kawasan Besakih lagi, Gusti Mangku Kariawan menilai

berarti ada yang kurang dimengerti dari sejarah munculnya Pergub 51 Tahun 2016 itu. Kemudian bagaimana sejarah Badan Pengelola itu dulu dibentuk. Padahal, Badan Pengelola itu dibentuk oleh Provinsi Bali, dengan mengeluarkan pergub, untuk mengatasi banyaknya keluhan terhadap pengelolaan kawasan Besakih kala itu, yang masih dikelola sepenuhnya Pemkab Karangasem. ‘’Wacana ini terkesan tak mencermati kondisi di bawah. Pemkab orientasinya hanya mengejar target pendapatan,’’ ujarnya. Pemangku Pura Goa Raja Besakih itu menilai terkesan tidak bijak kalau manfaat Badan Pengelola Kawasan Besakih itu hanya dilihat dari berapa besar bisa memberikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) ke Pemkab Karangasem. Padahal, sudah jelas kesepakatannya, 50 persen dari pendapatan itu untuk Pura Besakih. Sedangkan 25 persen diberikan ke Pemkab Karangasem dan 25 persen lagi untuk Desa Pakraman Besakih. Artinya, Badan Pengelola saat ini jelas lebih bertanggung jawab. Buktinya, dari segi pemasukan pendapatan secara utuh menunjukkan jauh terjadi peningkatan. (gik)


TABANAN

14

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Salak Gula Pasir, Dominasi Produk Hortikultura Pupuan Tabanan (Bali Post) Salak gula pasir saat ini mendominasi produk hortikultura atau perkebunan di Pupuan. Meningkatnya produksi salak gula pasir ini karena intensitas curah hujan belakangan ini relatif tinggi, sehingga dapat mendokrak jumlah produksi salak gula pasir di lereng Gunung Batukaru itu. Sebaliknya, curah hujan tinggi justru berimbas terjadi penurunan produksi tanaman perkebunan lain, seperti kopi dan manggis. Petani salak gula pasir di Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan Ketut S u a r d i k a , S . E . m e n g a t a k a n h a l i tu, Senin (5/2) kemarin. Menurutnya, produk salak gula pasir memang tergantung oleh curah hujan. Karena terjadi peningkatan produksi, menyebabkan tanaman jenis perdu ini menjadi bagus produksinya dan sekaligus jadi pendapatan utama petani di Pupuan saat ini. Sebaliknya, tanaman jenis manggis, kopi dan komoditas lainnya justru mengalami penurunan akibat curah hujan tinggi. ‘’Sekarang ini justru pendapatan petani di Pupuan datang dari salak gula pasir,’’ ujarnya. Pihaknya sendiri mengembangkan salak gula pasir, kata Suardika, di lahan seluas dua hektar lebih. Rata-rata per pohon tanaman salak gula pasir saat musim panen menghasilkan lima hingga enam kilogram per minggu. ‘’Karena itu, saat musim hujan seperti saat ini bisa menghasilkan dua ton saat musim panen. Sedangkan manggis memperoleh 50 kilogram saja susah. Jika kondisi normal pohon manggis menghasilkan tiga hingga 4,5 ton per musim panen,’’ jelas Suardika. Tingginya tingkat produksi salak gula pasir di musim hujan, kata Surdika, karena pada musim hujan tercipta suhu lembab. Kelembaban yang relatif tinggi, menyebabkan terjadi penyerbukan bunga salak gula pasir menjadi maksimal. Karakter tanaman ini memang cocok di daerah yang curah hujannya tinggi. Karena itu, pohon ini jarang dibudidayakan di daerah pinggiran pantai. Sebab, di daerah itu cenderung suhunya kering. Otomatis udara kering itu membuat pengembangan salak berisiko terjadi gagal panen. Pangsa pasar salak gula pasir produksi Kecamatan Pupuan ini berkualitas unggul. Bukan saja karena ukurannya relatif besar menyerupai salak pondoh. Juga cita rasanya manis. Pemasarannya sudah mampu menembus sejumlah pasar swalayan di Bali. Volume serapannya dikatakan sudah bisa berkesinambungan. Karena relatif banyak peminatnya, salak gula pasir saat ini dikenal dengan sebutan salak madu. Alasannya, cita rasa salak gula pasir itu manis selain juga segar. ‘’Rasa manis ini menjadi salah satu keunggulan salak gula pasir, sehingga salak gula pasir ini banyak diminati,’’ ujar Suardika. (kmb24)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan

0361-812519

Polsek Kediri

0361-812280

Polsek Marga

0361-8946155

Polsek Kerambitan

0361-8943991

Polsek Selemadeg

0361-8943669

Polsek Pupuan

0362-71110

Polsek Penebel

0361-819194

Polsek Baturiti

Polsek SelTim

0368-21110

0361-8509985

Damkar

0361-812113

BPBD

0361-7809054

BRSU Tabanan

0361-811027

UGD RSU Tabanan

0361-819810

RS Kasih Ibu

0361-3005757

Puskesmas Tabanan I

0361-814102

Puskesmas Tabanan II

0361-810650

Puskesmas Tabanan III

0361-815049

Balo Post/kmb28

TIDAK KENAL LIBUR - Petugas perekaman e-KTP tidak mengenal istilah libur. Walau sebenarnya libur, petugas tetap menjalankan swadharmanya.

Kejar Perekaman Rampung, Libur Tetap Lakukan Swadharma

Tabanan (Bali Post) Untuk mengejar target rampungnya perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (e-KTP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan memberikan pelayanan ekstra kepada warganya. Meski hari Sabtu dan Minggu sebenarnya libur, seluruh jajaran Dinas Catatan Sipil tetap beraktivitas, melakukan swadharma perekaman KTP elektronik tersebut. Memberikan pelayanan kepada masyarakat saat libur tetap dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. “Layanan di kantor tetap berjalan. Demikian juga kegiatan jemput bola ke sekolah-sekolah. Selain itu juga perekaman ke desa-desa. Karena itu, petugas ada yang lembur dari pagi sampai malam hari,” beber Kepala Disdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana, Senin (5/2) kemarin. Demi memaksimalkan perekaman, walau libur setiap

Sabtu dan Minggu, kata Rai Dwipayana, instansinya tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan perekaman KTP elektronik. Dengan pelayanan ekstra itu diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. Jangan sampai waktu yang disediakan untuk melakukan perekaman justru tidak dimanfaatkan. Sebab, menurutnya, masih banyak warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik di Tabanan. Hingga Februari 2018, tercatat masih tersisa 2.000 warga

yang belum melakukan perekaman dari sebelumnya 3.000 warga. Terlebih menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) tahun 2018 mendatang. Semua pemilih diwajibkan menggunakan KTP elektronik, sehingga pihaknya terus proaktif melakukan perekaman ini. Begitu pun bagi 6.000 wajib KTP (pemilih pemula - red) yang pada tanggal pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali Juni mendatang genap berusia 17 tahun. Dikatakan, saat ini masih ada tersisa 4.000 orang yang belum

BPBD Rompes Pohon Perindang di Debes Tabanan (Bali Post) Pohon di hutan sebelah timur Stadion Debes sempat dikeluhkan oleh warga, karena dinilai bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas, utamanya pada musim hujan dan angin kencang belakangan ini. Namun, dengan gerak cepat BPBD Tabanan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup melakukan perompesan pohon perindang di Jalan Mawar, Senin (5/2)kemarin. Tidak hanya di lokasi itu saja, sebelumnya sejumlah petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan DLH juga melakukan perompesan pohon hutan yang mengganggu jalan seputaran Desa Belimbing. Lokasi berada di sebelah utara Pura Mekori, Kecamatan Pupuan. “Benar, kami lakukan perompesan pohon disejumlah titik berdasarkan laporan masyarakat. Perompesan itu kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Terus terang kami di BPBD tidak punya alat,” ucap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika seizin Kepala BPBD I Gusti Sucita, Senin (5/2) kemarin. Memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini, wajar saja banyak kekhawatiran terjadi bencana pohon tumbang dari masyarakat. Apalagi me-

melakukan perekaman. “Kendala kita hadapi adalah jaringan dan alatnya yang sering cepat panas. Kami harus sedikit hatihati agar alat itu tidak cepat rusak,” ucapnya. Terkait blangko KTP, Rai Dwipayana mengatakan, sudah ada stok yang cukup sekitar 8.000 keping. Apabila nantinya ada kekurangan blangko, pihaknya segera meminta ke pemerintah pusat untuk segera mengirimkannya. Dikatakan, daerah tidak bisa mengambil semaunya, namun jika kurang bisa meminta karena pusat sudah mengetahui berapa blangko yang terpakai dan belum tercetak. Pihaknya mengimbau kepada warga yang belum memiliki KTP elektronik agar segera melakukan perekaman data,

khususnya di kecamatan. Pasalnya, di tiap-tiap kecamatan juga sudah memiliki alat perekaman. Hanya masyarakat yang hendak melakukan perekaman ke kecamatan terkadang kerap dioper ke kabupaten. Alasannya, alat perekamannya rusak ataupun tidak ada jaringan. “Jadi mohon kerja samanya. Suksesnya perekaman ini tidak hanya jadi tanggung jawab kami di Capil. Pihak kecamatan setidaknya juga bisa meringankan beban kami, apalagi sudah ada alat rekam di tiap-tiap kantor kecamatan,” terangnya. Terkait warga yang sampai saat ini belum mengantongi KTP elektronik meski sudah direkam, dikarenakan proses pencetakan menunggu pusat menyerahkan data pemegang KTP itu. (kmb28)

Adu Jangkrik Splash Vs Xenia

Diduga Sopir Xenia Ngantuk

Bali Post/kmb28

DIROMPES - Dikeluhkan karena berbahaya bagi pengguna jalan dan rumah yang ada di sekitarnya, pohon disebelah lapangan Debes akhirnya dirompes. mang beberapa hari terakhir ini pohon tumbang terjadi disejumlah titik di Tabanan. Untuk kegiatan perompesan pohon perindang sebenarnya sudah menjadi program rutin Dinas Lingkungan Hidup. Dalam hal ini BPBD hanya menindaklanjuti laporan atau pengaduan dari masyarakat yang masuk. Pasalnya hanya DKP yang memiliki kendaraan skylift untuk bisa melakukan pemotongan dahan pohon perindang yang tinggi. “Kalau untuk pemangkasan di tengah kota kami masih mengandalkan kerja sama dengan DKP, karena kebetulan memiliki program sama,” imbuhnya. Se l a i n p e r o m p e s a n , d i -

katakannya, BPBD juga telah memasang baliho disejumlah titik rawan bencana pohon tumbang agar masyarakat yang melintas bisa lebih waspada selain berhati-hati. Hal itu penting, agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan A.A. Raka Icwara. Menurutnya, perompesan pohon rutin dilakukan untuk mengurangi beban pohon saat musim penghujan dan angin kencang tiba. Masyarakat yang hendak bepergian juga diimbau selalu memperhatikan kondisi cuaca saat bepergian, agar keamanan lebih terjamin. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Kecelakaan adu jangkrik melibatkan dua mobil terjadi di jalan umum Penebel-Tabanan, tepatnya di Banjar Pohgending Kawan, Pitra, Penebel, Minggu (4/2) malam. Akibat kejadian tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan sangat parah. Beruntung kedua pengemudi selamat. Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakan itu terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nopol DK 1569 FT dikemudikan Dian Hindu Batari, beralamat di Banjar Ubung Kaja, Penebel datang dari arah selatan (Tabanan). Setiba di lokasi jalan lurus, diduga sopir mengantuk, sehingga tidak mampu mengendalikan mobilnya dengan baik. Mobil pun oleng mengambil haluan terlalu ke kanan melewati as jalan. Saat bersamaan dari arah berlawanan (Penebel) datang sebuah mobil Suzuki Splash nopol DK 1327 HX dikemudikan I Made Antara Adi Putra asal Desa/Kecamatan Penebel. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan adu jangkrik tidak bisa dihindarkan. Akibat kejadian itu, baik kendaraan Daihatsu Xenia maupun Suzuki Splash mengalami keruskan relatif berat. Daihatsu rusak pada bagian lampu depan kanan pecah, velg depan kanan pecah, bumper depan lepas. Suzuki Splash juga lampu depan kanannya pecah, ban depan bagian kanan juga pecah. Pintu depan kanan penyok. Beruntung kedua pengemudi selamat tanpa mengalami luka-luka sangat berarti. Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya menjelaskan, dari keterangan saksi dan hasil olah TKP, kecelakaan itu terjadi karena pengemudi Xenia diduga mengantuk, sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya. “Dugaannya pengemudi Xenia mengantuk, sehingga mobil masuk jalur lawan, akhirnya adu jangkrik tidak bisa dihindarkan,” jelasnya. (kmb28)

Upaya PDDS Penuhi Permintaan Pasar

Kerja Sama dengan Subak Timbul Buat Quasi Organik

Beras organik menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek relatif tinggi ke depannya. Hal ini bisa dilihat dari animo masyarat yang relatif tinggi terhadap beras organik yang dipasarkan BUMDa Tabanan. Walau sempat ada kesulitan, namun secara gradual pemasaran beras organik oleh Perusahaan Daerah Dharma Santhika (PDDS) itu terus-menerus mengalami peningkatan. Sayangnya permintaan yang meningkat itu tidak bisa diimbangi produktivitasnya yang juga naik. Lalu bagaimanakah caranya untuk menggeliatkan produksi beras Quasi Organik tersebut?

AGAR permintaan beras organik yang relatif tinggi bisa dipenuhi PDDS membuat solusi efektif dengan cara mengadakan MoU dengan Subak Timbul Desa Gadungan, Selemadeg Timur. MoU itu untuk menghasilkan beras menuju organik yang dinamakan beras Quasi Organik. Direktur PDDS Tabanan I Putu Sugi Darmawan, Senin (5/2) kemarin, mengatakan memproduksi beras murni organik memang masih sulit. Alasannya, banyak

persyaratan yang harus dipenuhi oleh petani. Sebab, produk organik itu terbatas, karena itu solusinya PDDS kemudian mengembangkan beras menuju organik. Untuk tipe beras ini pengolahannya sudah menerapkan sistem organik di Subak Timbul. ‘’Kami bersama subak Timbul telah mengadakan MoU untuk menanam varietas Padi Mentik Susu itu. Varietas ini diperlakukan dengan sistem organik yang pemasarannya akan ditujukan ke

toko-toko makanan organik dan pasokan ke hotel-hotel. Adapun luasan penanamannya di atas lahan 30 hektar,’’ jelas Sugi. Ia melanjutkan, meskipun melakukan penanaman dengan sistem organik, tetapi pihaknya belum yakin lahan pertanian yang ada di subak tersebut terbebas dari unsur kimia. Pasalnya, dalam membebaskan lahan dari zat kimia memang memerlukan waktu relatif lama. ‘’Apalagi letak lahannya dihilir. Hal itu memungkinkan unsur-unsur kimia yang ada pada aliran air irigasi itu dibawa dari hulu. Karena alasan-alasan tersebut, produksi beras jenis organik kami pasarkan sebagai beras setengah organik alias Quasi Organik,’’ imbuh Sugi. Penanaman Padi Mentik Susu yang diperlakukan organik di Subak Timbul itu, kata Sugi, dilakukan awal Februari ini. Diperkirakan nanti sudah bisa dipanen Juli

2018. Adapun proyeksi gabah yang dihasilkan sebanyak 60 ton. Gabah yang dihasilkan petani itu nantinya dibeli PDDS dengan sistem tunai. Harganya tentu di atas HET atau berkisar antara Rp 6.000 per kilogram. Karena beras menuju organik tidak diatur HET-nya oleh pemerintah, kata Sugi, PDDS masih bisa mendapatakan profit margin, meski membeli gabah lebih mahal di petani. Kerja sama ini diharapkan bisa menyediakan produk beras Quasi Organik jenis beras Mentik Susu secara kontinu. Sebab, selama ini meski permintaan banyak persediaan beras ini kadang ada kadang tidak. ‘‘Pernah Juli 2017 lalu kita dapat beras semi organik jenis Mentik Susu dari BUMDes Gadungan sebanyak 200 kilogram. Terus pada bulan berikutnya kita kemudian pesan beras jenis itu sebanyak 200 kg. Sayangnya ketersediaan berasnya sudah tidak ada lagi,’’ papar Sugi. (san)

Bali Post/san

BERAS MENTIK SUSU - Penanaman beras mentik susu dengan menggunakan sistem organik, banyak peminatnya. Untuk kontinuitas produk ini PDDS melakukan kerja sama dengan Subak Timbul Desa Gadungan, Seltim.


15

Selasa Paing, 6 Februari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- FA Cup ---------------------------------------------Rabu (7/2) dini hari Birmingham City vs Huddersfield Town Rochdale vs Millwall Swansea City vs Notts County --------------- DFB Pokal -----------------------------------------Rabu (7/2) dini hari Paderborn vs Bayern Munich Bayer Leverkusen vs Werder Bremen --------------- Coupe de France -------------------------------Rabu (7/2) dini hari Bourg-en-Bresse vs Olympique Marseille Auxerre vs Les Herbiers Sochaux vs PSG Hasil --------------- Liga Spanyol -------------------------------------Getafe vs Leganes 0-0 Espanyol vs Barcelona 1-1 Girona vs Athletic Club 2-0 Atletico Madrid vs Valencia 1-0 1. FC Barcelona 2. Atletico Madrid 3. Valencia CF 4. Real Madrid 5. Villarreal CF

22 22 22 21 22

18 14 12 11 11

4 7 4 6 4

0 1 6 4 7

60-11 33-9 42-26 45-21 33-26

58 49 40 39 37

Pencetak gol : 20 - L. Messi (FC Barcelona). --------------- Liga Inggris ---------------------------------------Crystal Palace vs Newcastle United 1-1 Liverpool vs Tottenham Hotspur 2-2 1. Man City 2. Man Utd 3. Liverpool 4. Chelsea 5. Tottenham

26 26 26 25 26

22 17 14 15 14

3 5 9 5 7

1 4 3 5 5

74-19 51-18 59-31 45-19 51-24

69 56 51 50 49 Bali Post/rtr

KONTROL BOLA - Pemain Atletico Madrid Angel Correa berusaha mengontrol bola pada pertandingan melawan Valencia di Wanda Metropolitano, Senin (5/2) kemarin.

Pencetak gol : 21 - H. Kane (Tottenham) --------------- Liga Italia ------------------------------------------Hellas Verona vs Roma 0-1 Atalanta vs Chievo 1-0 Bologna vs Fiorentina 1-2 Udinese vs Milan 1-1 Juventus vs Sassuolo 7-0 Cagliari vs SPAL 2-0 Benevento vs Napoli 0-2 1. Napoli 2. Juventus 3. Lazio 4. Inter 5. Roma

23 23 22 23 23

19 19 14 12 13

3 2 4 9 5

1 2 4 2 5

50-14 59-15 57-27 38-18 33-17

60 59 46 45 44

Pencetak gol : 20 - C. Immobile (SS Lazio). --------------- Liga Inggris --------------------------------------Augsburg vs Eintracht Frankfurt 3-0 Hamburg SV vs Hannover 1-1 1. Bayern Munich 2. Leverkusen 3. Leipzig 4. Dortmund 5. Schalke

21 21 21 21 21

17 2 9 8 10 5 9 7 9 7

2 4 6 5 5

51-16 41-27 33-29 45-29 33-27

53 35 35 34 34

Pencetak gol : 18 - R. Lewandowski (FC Bayern Munich) --------------- Liga Prancis --------------------------------------Rennes vs Guingamp 0-1 Caen vs Nantes 3-2 Monaco vs Olympique Lyon 3-2 1. PSG 2. Marseille 3. Monaco 4. Lyon 5. Nantes

24 24 24 24 24

20 15 15 14 11

2 6 5 6 4

2 3 4 4 9

75-17 53-27 56-26 54-28 24-24

62 51 50 48 37

Pencetak gol : 21 - E. Cavani (Paris Saint Germain)

Tiga Juara Dunia Uji Polo GTI

Kall, Swedia Tiga juara dunia menguji mobil Volkswagen Polo GTI R5 yang akan diturunkan di Kejuaraan Reli Dunia (WRC). Ketiganya mengendarai mobil Polo GTI itu di wilayah bersalju di Kall, Swedia selama empat hari hingga Senin (5/2) kemarin. Petter Solberg, juara WRC 2003, Marcus Grondholm (2000, 2003) dan Pontius Tidemard (juara dunia junior 2013, juara WRC2 2017) mengukur kemampuan mobil four wheel drive Polo GTI itu melaju di trek sepanjang 4 km di cuaca minus 15 derajat Celcius dengan kondisi bersalju. ‘’Fanastis bisa kembali lagi di belakang kemudi mobil reli dan membantu keluarga Volkswagen,’’ kata Solberg seperti dikutip website wrc.com. Ia juga memuji keandalan mobil dan tim pendukung sehingga dalam sehari bisa menuntaskan jarak hingga 300km. ‘’Terima kasih pula pada Veronica Engan yang menjadi co-driver,’’ tambah Solberg. Volkswagen mengerahkan 15 unit mobil baru yang akan nantinya baru disetujui pada musim panas 2018. Namun mobil-mobil baru itu baru akan digunakan tim pada semester kedua musim ini. Seri pembuka WRC telah digelar di Monte Carlo akhir Jnauari lalu. Pereli Prancis Sebastien Ogier menjuarai sewri tersebut bersama tim M-Sport Ford. (kmb39/rtr/net)

Petter Solberg

Bali Ppost/net

Atletico Madrid Pangkas Jarak

Barcelona -

Atletico Madrid memangkas selisih poin dengan Barcelona menjadi sembilan poin di puncak klasemen Liga Spanyol usai menang 1-0 atas Valencia, Senin (5/2) kemarin. Sementara sang pemuncak klasemen gagal mendapatkan poin maksimal di markas tim sekota Espanyol. Sepakan keras Angel Correa dari luar kotak penalti pada menit ke-59 membantu Atletico mendapatkan kemenangan tipis atas tamunya pada laga di Wanda Metropolitano. Sementara itu pada derby Katalan Barcelona memerlukan gol Gerard Pique pada menit ke82 untuk mengamankan hasil imbang 1-1 di RCDE Stadium, Cornella. Moreno menanduk bola umpan silang Sergio Garcia

yang menjadi gol pada menit ke-66. Gol itu memberi harapan bagi Espanyol untuk dapat mengulangi kemenangan laga pertama atas Barcelona di Piala Raja, namun Pique kemudian membatalkan peluang tersebut. Pique menyambar tendangan bebas Lionel Messi dengan tandukan keras. Gol itu mengamankan Barca dari kekalahan setelah Gerard Moreno membukukan gol pembukaan.

Dengan hasil imbang tersebut Barca mempertahankan rekor tidak terkalahkan di Liga Spanyol hingga pertandingan pekan ke-22. Ini melampaui rekor 21 pertandingan yang mereka ukir di bawah asuhan Pep Guardiola pada musim 2009/2010. Pique kemudian dicemooh setelah mengeluarkan komentar-komentar provokatif yang memicu amarah para penggemar Espanyol setelah Barce-

lona menyingkirkan sang rival dari Piala Raja pada Januari. Pelatih Barca Ernesto Valverde membangku-cadangkan Lionel Messi ketika ia merotasi timnya. Namun, Messi kemudian dimasukkan pada babak kedua ketika Barca kesulitan mematahkan perlawanan gigih Espanyol di lapangan yang dibanjiri genangan air karena hujan deras. Philippe Coutinho nyaris mencetak gol pada babak pertama ketika sepakannya dari luar kotak penalti membentur mistar gawang. Rekrutan baru dari Liverpool itu penampilannya menurun setelah turun minum.

Atletico tidak mampu menciptakan banyak peluang saat melawan Valencia ketika tim peringkat kedua dan ketiga itu bertemu di Wanda Metropolitano. Tuan rumah memiliki peluang terlebih dahulu, ketika Neto menepis upaya Saul Niguez dari jarak jauh dan kemudian meredam tandukan Diego Costa dari tendangan sudut. Correa memecah kebuntuan pada menit ke-59. Mendapatkan bola dari Koke, dia melepaskan tembakan ke sudut atas kanan gawang dari luar kotak penalti untuk menjadi gol keenamnya di liga musim ini. (kmb39/rtr/ant)

Juve Mengamuk, Napoli Tetap di Puncak Milan Penyerang Gonzalo Higuain mencetak tiga gol saat Juventus mengamuk dan mencukur Sassuolo dengan skor 7-0. Namun posisi puncak Serie A Liga Italia masih dikuasai Napoli yang menang 2-0 atas Benevento pada laga lainnya, Senin (5/2) kemarin. Bagaimanapun Juve tetap menghuni peringkat kedua meski mencatat kemenangan besar itu. Napoli mengoleksi 60 poin dari 23 pertandingan sedangkan Juventus memiliki 59 poin, disusul Lazio (46 poin), Inter Milan (45 poin), dan Roma (44 poin). Alex Sandro membawa Juventus memimpin pada menit kesembilan dan dua gol cepat dari Sami Khedira membawa klub Turin itu memimpin tiga gol. Miralem Pjanic menambahi gol keempat sebelum

turun minum. Higuain mencuri perhatian dengan tiga golnya antara menit ke-63 sampai menit ke-83. Pemain Argentina ini membuka rekening golnya dengan penyelesaian tajam, kemudian mengejar operan panjang Claudio Marchisio sebelum mengecoh Andrea Consigli untuk mengemas gol. Ia melengkapi trigolnya dengan memainkan operan satu-dua dengan Federico Bernardeschi sebelum kembali menaklukkan kiper Sassuolo. Napoli dipaksa bekerja keras oleh tim debutan Liga Italia Benevento dan diperlukan usaha istimewa dari Dries Mertens untuk membawa mereka memimpin pada menit ke-20. Pemain Belgia itu menerima bola di area penalti, mengecoh pengawalnya, dan kemudian memasukkannya ke

gawang dari sudut yang terlihat mustahil. Kapten Napoli Marek Hamsik menebus penampilan buruknya dengan menyambar umpan silang Jose Callejon untuk menjadi gol kedua, dua menit setelah turun minum, sebelum Benevento kehilangan penalti karena Video Asisten Wasit (VAR). Guilherme telah meletakkan bola di titik putih ketika wasit berubah pikiran setelah menyadari offside saat pemainpemain Benevento melakukan serangan. Saat dua tim teratas di klasemen ini memenangi tujuh pertandingan terakhirnya, AS Roma juga mengakhiri laju enam pertandingan tanpa kemenangannya di liga dengan unggul 1-0 atas Verona melalui gol menit pertama Cengiz Under. (rtr/ant)

London Tak mau terus disalahkan, bek baru Liverpool Virgil van Dijk menuduh penyerang Tottenhan Hotspur Harry Kane melakukan diving dan Eric Lamela bersikap berlebihan untuk mendapatkan penalti pada pertandingan kedua tim di Liga Inggris yang berakhir imbang 2-2, Senin (5/2) kemarin. Tim tamu mendapatkan dua penalti pada pertandingan di Stadion Anfield itu. Satu penalti dapat dikonversi Kane menjadi gol penyama skor di akhir pertandingan yang membuat timnya mendapatkan satu poin. Kane gagal memaksimalkan penalti lainnya setelah kiper the Reds Loris Karius dinyatakan menjatuhkannya. Namun, pemain asal Belanda Van Dijk mengatakan tidak satu pun dari kedua penalti itu yang layak diberikan. ‘’Menurut saya penalti pertama adalah offside dan menurut saya itu adalah sengaja menjatuhkan diri,’’ kata Van Dijk yang dipersalahkan atas penalti kedua. ‘’Anda melihat dia (Kane) jelas-jelas melakukan diving

dan tidak seorang pun berbicara tentang hal itu.’’ ‘’Ada banyak diskusi mengenai apakah itu offside, ya atau tidak, namun menurut saya itu offside. Wasit mengambil keputusannya bersama dengan hakim garis. Itu bagus untuk kami sebab hal itu direkam.’’ Rekaman suara televisi dari wasit Jon Moss dan asistennya mengungkap kebingungan mengenai apakah bola secara tidak sengaja din-

yatakan play on ke Kane oleh bek Liverpool Dejan Lovren. Moss memutuskan untuk menghadiahkan tendangan itu bahkan meski dia berkata dirinya ‘’tidak yakin’’ apakah sang pemain bertahan menyentuh bola. Van Dijk mengkritik keputusan kedua setelah Lamela terjatuh secara teatrikal akibat hadangannya. ‘’Untuk penalti kedua, saya melihat dia datang dan saya berusaha dan menahan kaki saya, dia

Penyerang Napoli Dries Mertens.

Bali Post/rtr

Kane Dituduh Sengaja Menjatuhkan Diri

Bali Ppost/rtr

TERJATUH - Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane (kanan) terjatuh di kotak penalti saat berebut bola dengan kiper Liverpool Loris Karius. Pertandingan Liga Inggris di Anfield, Senin (5/2) kemarin berakhir imbang 2-2.

hanya menarik tubuhnya di depan bola dan dia terjatuh,’’ kata Van Dijk. FA akan menentukan apakah perlu mengambil tindakan retrospektif terhadap Kane atau Lamela, di mana kedua penalti itu kelihatannya akan ditinjau ulang oleh panel independen. Saat ditanya wartawan apakah menurutnya Kane semestinya dihukum karena diving, Van Dijk menambahi, ‘’Itu bukan urusan saya.’’ ‘’Menurut saya itu adalah diving -- itulah opini saya dan wasit berpikir itu bukan offside dan tidak ada diving dan dia memberikan penalti. Bagus bagi kami karena kami merekamnya,’’ tegasnya. Dua Gol Salah Bintang Liverpool Mohamed Salah memaksimalkan kesalahan dari Eric Dier untuk membawa timnya memimpin pada menit ketiga. Gol ini pula membuat Salah mengoleksi 19 gol di liga musim ini. Pemain pengganti Victor Wanyama menyamakan kedudukan sepuluh menit sebelum waktu normal habis

lewat tembakan keras ke sudut gawang Karius. Eksekusi penalti Kane gagal berbuah gol pada menit ke-87. Pada fase akhir pertandingan yang paling dramatis. Salah melewati sejumlah pemain belakang Tottenham sebelum menceploskan bola dari jarak dekat yang mengelabui kiper Hugo Lloris. Koleksi golnya pun kini menjadi 20 biji. Gol menit ke-91 itu ternyata meningkatkan semangat pemain Tottenham untuk menyamakan skor. Spurs mendapatkan penalti lain setelah hakim garis mengatakan Van Dijk melakukan pelanggaran terhadap pemain pengganti Erik Lamela di kotak terlarang. Kane mampu mengonversi penalti untuk membuat timnya menghuni peringkat kelima di klasemen, tertinggal dua poin dari tim peringkat ketiga Liverpool. ‘’Sulit untuk mendapatkan semua keputusan dengan tepat,’’ kata manajer Spurs Mauricio Pochettino. ‘’Ketika mereka benar dan memperlihatkan karakter, saya perlu memberi selamat kepada mereka.’’ (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Pebasket Eka dan Citta Ikuti Seleknas AG

Denpasar (Bali Post) Dua pebasket putri Bali yakni Kadek Pratita Citta Dewi dan Putu Eka Liana Febriananda mengikuti seleknas pembentukan timnas Merah-Putih Asian Games (AG). Kedua pebasket asal Merpati Bali bersaing bersama 18 pebasket lainnya dari berbagai daerah dan klub. Ketua Umum Pengprov Perbasi IGN Oka Darmawan, di Denpasar, Senin (5/2) kemarin menjelaskan, hingga kini PB Perbasi memanggil 20 pebasket, seperti Nathania Claresta Orville (Jambi/Surabaya Fever), Gabriel Sophia (Kaltim/Surabaya Fever), Chelly Marcelina (Jateng/Sahabat Semarang), Nathasa Debby Christaline (Jateng/Surabaya Fever), Husna Aulia Latifah (Jabar/ Merpati Bali), Clarita Antonio (Jabar/Surabaya Fever), Faizzatus Shoimah (Jatim/ Bimasakti Malang), Adelaide Calista Wongsonarojo (Jatim/ Bimasakti Malang) untuk mengikuti seleknas. Oka Darmawan mengakui pihaknya sejauh ini, belum mengetahui tim definitif berkekuatan berapa pebasket. ‘’Yang jelas, kami tetap berharap, Citta dan Eka bisa lolos seleknas dan masuk skuad AG,’’ jelasnya.

Bidding Pada bagian lain, Oka Darmawan yang juga selaku Sekum KONI Bali, melaporkan persiapan pengajuan Bali dan NTB selaku tuan rumah (bidding) PON XXI pada 2024, kepada Gubernur Made Mangku Pastika. Oka Darmawan menjelaskan, pihaknya bakal melibatkan seluruh Ketua Umum KONI 34 provinsi pada seminar sport (olahraga), tourism (pariwisata), and culture (budaya) di Bali pada 21 Februari nanti. Ia pun mendatangkan pakar di bidangnya, misalnya pembicara sport Prof. Mulyana dari Deputi IV Kemenpora, kemudian pembicara pariwisata Prof. Gde Pitana, dan pemakalah budaya Prof. Bandem. ‘’Bali ini memang sangat cocok dikaitkan dengan pariwisata, dan bisa melebar seperti medical tourism, dan spiritual tourism,’’ ucap Ngurah Oka Darmawan. (022)

Bali Post/net

ANDALAN - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang baru saja menjuarai turnamen India Terbuka, menjadi salah satu andalan Indonesia di kejuaraan Beregu Asia 2018.

Ganda Jadi Kekuatan Indonesia di Piala Thomas dan Uber

Jakarta (Bali Post) -

Putu Eka Liana Febriananda

Bali Post/ist

Kasus Noldi Saputra Dibahas pada Pra-Kongres PSSI Bali Denpasar (Bali Post) Kasus pemain ilegal Persekaba Bali, Noldi Putra, bakal masuk agenda pembahasan Pra-Kongres Asprov PSSI Bali, di gedung KONI Bali, Rabu (14/2) mendatang. Persekaba Bali mendaftarkan pemain tidak sah Noldi Saputra, kemudian diprotes kubu Perseden Denpasar pada Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, musim 2017 lalu. Protes Perseden diterima dan Noldi dianggap pemain tidak sah. Namun gelar juara tetap diraih Persekaba dan klub itu berhak mewakili Bali ke putaran nasional Kompetisi Liga 3. Kepala Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali Nasser Atthamimy, di Denpasar, Senin (5/2) kemarin menjelaskan, pihaknya membahas Noldi Saputra bukan berarti menyalahkan atau membenarkan pihak yang mana. ‘’Kami membahas Noldi Saputra bertujuan supaya kasus serupa tidak terulang lagi, pada musim Kompetisi 2018 ini,’’ kata Nasser. Dijelaskannya, Pra-Kongres hanya melibatkan 54 pengurus Asprov, ditambah lima anggota executive committee (exco), hingga totalnya 59 peserta pra-kongres. ‘’Sementara Kongres Tahunan Asprov PSSI Bali digelar pada 18 Februari,’’ ungkapnya. Selain itu, agenda lainnya yang akan dibahas perlu tidaknya pembentukan tim sepak bola dan futsal PraPON, mengingat KONI Bali membatasi pengiriman atlet, dan cenderung menerjunkan atlet yang hanya berpeluang menggondol medali, atau peringkat III nasional di kelasnya. ‘’Segala keputusan pra-kongres ini, kami tindak lanjuti dalam keputusan resmi di kongres, sebab bagaimana pun keputusan kongres merupakan yang tertinggi dalam suatu organisasi,’’ papar Nasser. (022)

Seleknas Anggar Jalani Tes Fisik

Samarinda (Bali Post) Sekitar 40 persen dari 41 orang atlet yang mengikuti seleksi nasional di Samarinda, Kalimantan Timur, untuk pembentukan tim anggar menghadapi Asian Games 2018 telah memenuhi standar tes fisik nasional. Pada seleknas hari pertama dengan agenda tes fisik yang digelar di Stadion Madya Sempaja, Samarinda, Senin (5/2) kemarin, semua peserta diwajibkan menjalani lari sebanyak enam putaran di lintasan atletik atau sejauh 2,4 kilometer. ‘’Hampir semua atlet bisa menyelesaikan tes dengan enam kali putaran. Namun demikian tidak semua atlet bisa memenuhi catatan waktu sesuai standar. Hanya 40 persen dari 41 peserta seleknas yang bisa memenuhi kriteria tersebut,’’ kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) Muslimin. Ia menjelaskan bahwa poin yang diuji pada seleksi fisik adalah daya tahan tubuh dan kecepatan. ‘’Kami memulai tes sekitar pukul 07.30 Wita dan berakhir sekitar pukul 11.00 Wita,’’ tambahnya. Hasil tes fisik tidak diumumkan langsung kepada peserta, namun akan diakumulasikan dengan tahapan tes selanjutnya, yakni penilaian dari segi teknik. Muslimin mengatakan, ujian teknik akan digelar di Gedung Anggar Kompleks Polder Air Hitam Samarinda dengan format pertandingan setengah kompetisi yang melibatkan seluruh peserta. ‘’Semua atlet untuk masing-masing nomor, yakni degen, floret dan sabel akan menjalani pertandingan guna menentukan atlet terbaik di masing-masing kelasnya,’’ imbuh Muslimin. Ia menambahkan, hasil dari tes fisik dan teknik akan diumumkan pada 7 Februari dengan komposisi masing-masing 12 atlet putra dan 12 atlet putri. ‘’Mereka yang dinyatakan lolos seleksi akan langsung menjalani pelatnas tahap awal di Samarinda,’’ tegasnya. Sebanyak 41 atlet yang mengikuti seleksi anggar itu, antara lain berasal dari Jawa Barat ada 10 atlet, disusul Jawa Tengah (6), Riau (6), Jawa Timur (4), DKI Jakarta (4), Kalimantan Barat (4), Kaltim (4), dan Kepulauan Riau hanya satu atlet. (ant)

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menilai hasil para pemain Indonesia dalam turnamen India Terbuka 2018, dapat menjadi modal Merah Putih untuk menghadapi Kejuaraan Beregu Asia 2018 yang menjadi juga kualifikasi Piala Thomas dan Uber. Di India Terbuka 2018 yang rampung pada Minggu (4/2) lalu, Indonesia merebut dua gelar dari nomor ganda putri dan ganda putra, serta satu posisi runner-up di nomor ganda campuran. ‘’Ya, ini memberikan satu gambaran kekuatan tim Indonesia di nomor ganda untuk Piala Thomas dan Uber,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat

PBSI Susi Susanti, Senin (5/2) kemarin. Mereka yang memperoleh prestasi di turnamen level 4 (Super 500) ini adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri, setelah menumbangkan pasangan Thailand Jongkolphan Kittiharakul/ Rawinda Prajongjai, 21-18, 21-15. Selanjutnya, adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin

Sanjaya Sukamuljo di ganda putra, usai menundukkan duet Denmark Kim Astrup/ Anders Skaarup Rasmussen dengan skor 21-14, 21-16. Sedangkan yang meraih runner-up di New Delhi adalah Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti di ganda campuran usai tak bisa meraih kemenangan dari wakil Denmark Mathias Christiansen/Christinna

Pedersen dalam pertarungan yang berkesudahan 14-21, 15-21. Sayangnya di tunggal putra dan putri, wakil-wakil Indonesia harus terhenti di putaran-putaran awal. Tanpa ada pemain-pemain pemusatan latihan nasional (pelatnas) di babak utama karena lebih difokuskan pada kualifikasi Piala Thomas dan Uber, Tommy Sugiarto di tunggal putra dan Lyanny Alessandra Mainaky di tunggal putri harus terhenti di putaran dua. Kendati tak mengirimkan kekuatan utama di India Ter-

buka 2018, PBSI mengharapkan raihan dua gelar dan satu runner-up, memberikan semangat pada nomor tunggal putra dan putri. ‘’Kami berharap hasil ini memberikan semangat juga kepada atlet lain, terutama nomor tungal, agar bisa tampil lebih baik untuk bisa menyumbangkan poin di kejuaraan beregu Asia,’’ ucap Susi menambahkan. Kejuaraan Beregu Asia 2018 sendiri akan berlangsung di Stadion Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia pada 6-11 Februari 2018. (ant)

’’Road-Race’’ Makin Minim Peminatnya di Bali

Denpasar (Bali Post) Balap motor jalan raya (road-race) di Bali yang sempat vakum setahun persisnya pada 2017 lalu, kian minim peminatnya. Ditambah, cabang olahraga ini mahal teknologinya, sebab motor yang berpacu di jalan raya harus menggunakan mesin injeksi. Itu dilontarkan mantan pembalap road-race yang sering juara di Kejurnas Region 3 (Bali, NTB, NTT) Putu Roy Nugraha, di Denpasar, Senin (5/2) kemarin. Dikemukakan, sebelumnya balap motor road-race hanya menggunakan karburator, sedangkan regulasi sekarang harus menggunakan teknologi injkesi. ‘’Regulasi injeksi membuat road-race makin mahal, coba bayangkan baru beli ECU (semacam CDI pada motor yang pakai karburator) saja harus merogoh kocek sampai Rp 6 juta,’’ kata Roy Nugraha. Oleh sebab itu, banyak pembalap Bali yang meninggalkan road-race, dan mereka berpindah menekuni

grasstrack maupun motocross. ‘’Belum lagi mulai 2018 ini, event balapan harus memakai sirkuit permanen, sedangkan Bali tak punya sirkuit. Bahkan, dilarang menutup jalan umum hanya untuk balapan motor,’’ ujar Roy. Karena itu, banyak pembalap Bali yang menggeluti road-race, kian menurun. ‘’Sosialisasi pemakaian motor injeksi sejak 2015 silam, dan mulai diterapkan pada balapan resmi pada 2017 lalu,’’ katanya. Roy sendiri kini berlatih grasstrack dan motocross, pertimbangannya beli motor trail sekali, bisa dipakai selamanya. ‘’Apalagi, di Bali cukup banyak sirkuit grasstrack dan motocross,’’ jelasnya. Ia pun memprediksi kejurnas roadrace Region 3 (Bali, NTB, NTT), bakal didominasi racer NTB. ‘’Kami di Bali sempat vakum setahun, sementara NTB punya sirkuit permanen seperti Selagalas,’’ terangnya. (022)

Putu Roy Nugraha

Bali Post/ist

PSMS Prediksi Simic Jadi Ancaman Serius

Medan (Bali Post) Skuad PSMS Medan mewaspadai striker asing Persija Jakarta Marco Simic pada semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2018 yang menurut rencana berlangsung 10 Februari 2018 di Stadion Manahan Solo. Kapten tim PSMS Legimin Raharjo di Medan, Senin (5/2) kemarin, mengatakan Persija memang banyak dihuni pemain bagus dan berkualitas, termasuk Simic yang diprediksi bakal menjadi ancaman serius timnya di semifinal nanti. Legimin pun menilai Simic merupakan salah satu striker yang cukup produktif. ‘’Semua tetap diwaspadai. Tapi, mungkin perlu diwaspadai Simic yang sekarang menjadi top skor di Piala Presiden. Tapi bukan hanya dia, semua pemain Persija bagus,’’ katanya. Menghadapi Persija di fase semifinal, diakui Legimin, sangat bagus, terutama untuk melihat kekuatan tim yang dihuni para pemain bintang itu. ‘’Menarik kalau ketemu Persija di semifinal, karena ini merupakan pramusim untuk ke Liga 1. Bagus kita jumpa Persija dan tim-tim kuat untuk evaluasi di mana kekurangan kita,’’ katanya. Meskipun di satu sisi keberhasilan tim ‘’Ayam Kinantan’’ melangkah ke semifinal juga patut diapresiasi. Berstatus sebagai tim yang baru promosi ke Liga 1 musim ini, dan banyak diperkuat pemain muda merupakan

suatu prestasi yang membanggakan, apalagi tim-tim yang berpartisipasi di Piala Presiden banyak dihuni pemain berkualitas. ‘’Kita memang di Piala Presiden ini underdog. Kita main tidak ada beban dan tampil lepas seperti sekarang. Media juga banyak berita follow up-

nya bagus. Beban tidak ada. Mudahmudahan kawan-kawan bisa terus fokus,’’ katanya. Meskipun lolos ke semifinal, namun anak asuh Djajang Nurdjaman dipastikan tidak bisa tampil di kandang sendiri di laga home, mengingat saat ini kondisi Stadion Teladan ma-

Bali Post/ant

PERHATIAN - Pemain Persija Marco Simic (kedua kanan) berebut bola dengan Stevan Marcovic (kanan) dan Zulvin M Zamrun (kiri) dari Borneo FC dalam pertandingan babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (24/1). Ketajaman Simic di lini depan membuat calon lawannya di semifinal PSMS Medan memberi perhatian khusus padanya.

sih dalam tahap renovasi. ‘’Inginnya sih main di Teladan, tapi Teladan belum selesai renovasi. Tapi tidak masalah bagi kita, karena sebelumnya juga main di luar terus. Intinya kami siap berlaga di mana pun,’’ katanya. Laga Semifinal PSMS Medan memastikan Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, sebagai stadion kandang untuk semifinal Piala Presiden 2018 menghadapi Persija Jakarta. Hal ini disampaikan Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja, Senin kemarin. Menurut Julius, keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar pihak manajemen. ‘’Awalnya, pihak panitia penyelenggara yang menyarankan agar menggunakan Stadion Manahan, karena pertimbangan kesiapan stadion. Lalu kami merapatkannya dan diputuskan untuk mengikuti arahan itu,’’ ujar Julius. Dia melanjutkan, sebenarnya pihak PSMS telah mengajukan dua stadion sebagai kandang semifinal Piala Presiden 2018 yaitu Stadion Harapan Bangsa di Banda Aceh dan Stadion Utama Riau di Pekanbaru dengan pertimbangan jarak. Lokasi stadion yang tak terlalu jauh dari Kota Medan dianggap bisa memudahkan suporter PSMS untuk mendukung tim kesayangannya secara langsung. Akan tetapi, hal ini urung dilakukan karena stadion-stadion itu belum diverifikasi. (ant)


Selasa Paing, 6 Februari 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari Tukang Bordir-Kerawang Bulanan,Lokasi Canggu/Segera Hub:081338469660/082359342703

B.BP.001.02.18.0000247

!!Dcr Tenaga Serabutan Tinggal di dalam Hub.08123688356

B.BP.166.02.18.0000250

Dcr Sopir Pariwisata Bisa Bhs. Inggris.Hub:081916567566

B.BP.001.02.18.0000217

Dcr Gardener&Waitress u/Villa di Jl.Tirta Akasa No.28 Sanur Hub:0361-270260/081936268622 B.BP.001.02.18.0000225

Dcr Pembntu Cwek,Tgl Dlm,Villa Seminyak.Hub:081946555765 B.BP.001.02.18.0000219

Dcr Sopir SIM A, Datang lngsung ke PT.BPR Mertha Sedana Sempidi. Hub:081237172729 B.BP.001.02.18.0000233

Di cari Pegawai Salon Gaji 1,5Jt+Mess Hub.081337422888

B.BP.001.02.18.0000169

Dibutuhkan Karyawati Warung 3 org Hub:089619294273

B.BP.004.02.18.0000237

Dicari 2 Org Karyawati Salon Berpengalaman.Hub:08124626437 B.BP.001.02.18.0000220

Dicari Segera Bagian Administrasi Min SMA.Hub:085100535516

Dicari segera Barista, Waiter, Cook min.1th,pengalaman. CV bw lsg ke Kedai Kemulan,Jl.Gatsu Tengah 89C Dps Hub:08113988099 Dicr Tng Srbutn Kerj Percetakan Ganesha,Jln Letda Reta 98,Dps

B.BP.001.02.18.0000213

Bth Accounting,Teknik Sipil, Arsitk, Admin,sales,Design,Grafis Krm ke PT pmphrdbali@gmail.com

B.BP.167.02.18.0000147

Cr PRT Wnt Tggl dlm Max35Th,Gj 1,8Jt S.Siur Kuta, 081239232035

B.BP.154.02.18.0000239

B.BP.001.02.18.0000226

Dcr Waitress&Bartender Untuk Apache Surfer Bar&Rest, Jl. Legian146 Kuta.Hub:0361-761213

B.BP.001.02.18.0000214

DIJUAL RUMAH

SPA

INTAN

B.BP.004.02.18.0000224

B.BP.101.02.18.0000242

B.BP.154.02.18.0000240

DIJUAL RUMAH

PT.Srimasari Arta Prima Membutuhkan Secepatnya 4 Org Karyawan/wati wlyah Kuta & Jimbaran Hub:0361-417190/0811386998

B.BP.001.02.18.0000231

T.10A dkt Pantai 50m Jln Utama Soka-Tbn,95Jt/A. 085257539923 B.BP.004.02.18.0000197

B.BP.001.02.18.0000228

DICARI TANAH

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Xenia XI Dlx 1,3 AsBali Velk17 Audio TV 97jt 08123900272 Nego

Dicari Tanah kontrak u/Restaurant di Jln Raya Patitenget, Jln Raya Kayu Aye Kuta dan Sekitarnya.Hubungi:08123847123

B.BP.001.02.18.0000221

B.BP.001.02.18.0000006

RP. 75.000 RP. 125.000

WA. 081 337 377 122 C.0000815-SPA

TOUR

PROMO MURAH DAIHATSU BALI K.B.A TUR BALI TOUR JOIN 2018

WC

SERVICE

JASA KURAS

LIMBAH MELAYANI MAMPET

BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

DP 20 Jt-an DP 40 Jt-an DP 20 Jt-an

Hubungi : 0361-8495858 Jl. Gatot Subroto Tengah No. 46 Blok E Dps C.0001149-TOUR

DP 4 Jt-an DP 20 Jt-an DP 20 Jt-an

FOTOCOPY

0877 6129 5235 081 238 450 210

TERIMA TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT SYARAT RINGAN

HUB : 0817356452/ 085101456084 C.0000246-MBL

C.0000620-brj

BIRO JASA

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

Anak Sekolah

Bali Now

081999111542 082144420026 C.0000244-SRV

Goes to School DAFTARKAN � �

Sekolah kamu Prestasi kamu

SMS / WA Redaksi Program Bali TV

C.0000241-BRJ

DIJUAL MOBIL

HONDA PROMO MOBILIO DP JAZZ RS DP HR-V DP new CR-V DP New

BRIO DP. 28JT

30JT 33JT 50JT 67JT UNIT READY

- Kost/kontrak Bisa Dibantu, Pasti OK..!! - Bisa Tukar Tambah Semua Merk

Hub : INDRA

087861965007 081337281539 C.0001380-MBL

B.BP.001.02.18.0000218

B.BP.001.02.18.0000222

Jual Tanah Turun Harga L 3,36 Are.Jln Ir.Soekarno-By Pass Kediri Tbn Hg:1,6 Milyard/are. H:085792229188/WA:089520387811

SPA

BALI WANGI

B.BP.001.02.18.0000248

MESIN

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit, 087862450004

BENGKEL LAS

* BKK HUAHIN 4D3N Rp. 5.799.000 (2.5 Mar, 9-12 Mar, 23-26 Mar) * JPN TOKYO KAWAGUCHI Rp. 17.975.000 (1-5 Apr 2018) * KOREA SEOUL NAMI ISLAND 5D4N RP. 13.975.000 (11-15 Apr 2018)

Dcr Sgr Mesin Bordir tp Bagus 5-10 pcs Budget 600.000/Mesin Hub:081338469660/082359342703

B.BP.004.02.18.0000076

Sensation

BIRO JASA

B.BP.001.02.18.0000234

Surat Izin Operasi&Pelaksanaan Keputusan Izin OperasiAngkutan Pariwisata No:AJ.202/5/13/DJPD /2012,An.PT.PrawiraDewataTrans

DIJUAL TANAH

Jl. Buana Permata Hijau No. 28 Padangsambian Denpasar

STANDARD ROOM VIP (INCLUDE JACUZZI)

B.BP.004.02.18.0000235

B.BP.164.02.18.0000249

B.BP.001.02.18.0000216

Dcr Staff Waitress & Bartender Hub:Mini Restaurant&Bar Legian 77X Kuta,Tlp:0361-751651

KEHILANGAN Hlg Sertifikat Hak Milik No.172 /Kerobokan A.n. I Wajan Kenderi

Dijual Rumah di Celuk Gianyar DP 10% Bunga Krd 1% Perbln Hub:08174792678/081805374433

Dicari Staff Admin:Wanita min 18th, Pend min SMK,bisa Bhs. Inggris&Kptr.Office Boy:Laki2, Pend min SMP.Kirim Lam.ke BPC Jl.Pulau Ayu XIII No.3 Dps Tlp (0361)238513/WA:082146428124

B.BP.166.02.18.0000251

DICARI TANAH Cr.Tnh disewakan 1-2A.Umalas/ Cggu/Brawa/Krbkn.08113922102

Djl Rmh Siap Huni Murah di Siulan Penatih H.081558041018

B.BP.004.02.18.0000238

Dcr Sopir Asli Bali bs matic & manual, Hub +6282144049040

Avanza G’2008 Silver Asli DK Tangan 1 Hub.08123913157

B.BP.001.02.18.0000229

Dicari Staf Accounting S1 Akuntansi.Hubungi:08135385166

*Kontraktor Bth Staf Teknik bs buat RAB/BQ H08123688356 Email narayanaidabagus@yahoo.co.id

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

TOYOTA

Need Accntg,Female/FrshGrdt,CV to:industrialseafood@gmail.com

Needed Urgent:English Speaking Customer Service and Sparepart Staff with Good Computer Skills.Send Your CV to: iput@camtec.com.au

B.BP.004.02.18.0000215

B.BP.001.01.18.0001255

B.BP.001.02.18.0000223

B.BP.001.02.18.0000230

Kayumanis Guilin Yangshou China Private Villa &Spa Pre-opening by Summer 2018 Open Possition :Rest Spv,Chief Butler,CDP/ Demi CDP,Pastry/Pastry Demi Chef,Therapist Min From Diploma Exp 1yrs same Position(English Mandarin) 2yrs Working Periode From March 2018.Pls Send CV to recruitment@kayumanis.com

SUZUKI

Dilelang Suzuki Mega Carry’15 Asli Bali.Hubungi:089619874461

Informasi pasang iklan Telepon

� �

Prestasi Guru kamu Prestasi kawanmu

0817 361 717

KEHILANGAN Hlg SHM No.7788 Desa Kerobokan Luas 160M2 An I Made Muryadana B.BP.001.02.18.0000160

Hlg STNK dan Buku KIR DK 8003 UE Atas Nama:Made Sulitra B.BP.001.02.18.0000243

Hlg Sertifikat Hak Milik No.173 /Kerobokan A.n I Nengah Togor B.BP.001.02.18.0000232

RUPA-RUPA

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll (Daris) 085102796346 B.BP.001.02.18.0000245

BIRO JASA

Pajak Spt Tahunan/Bulanan dan SIUP082144112400, 087761427004 B.BP.001.01.18.0001412

Pjak SPT Tahunan/Bln Byarkan & Laporkn Pjk Mrh H.082146447060 B.BP.001.01.18.0001408


EKONOMI

18

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (5/2) sore, bergerak melemah sebesar 67 poin menjadi 13.519 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.452 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Monex Investindo Futures Faisyal di Jakarta, Senin kemarin, mengatakan bahwa sentimen penguatan dolar AS masih terjaga pascaperilisan data tenaga kerja dan indeks upah di Amerika Serikat yang lebih baik dari estimasi. Ia mengemukakan bahwa Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan kenaikan 200.000 pekerja pada Januari, melampaui perkiraan yang sebanyak 180.000. Tingkat pengangguran sesuai ekspektasi pasar di level 4,1 persen. Dan, indeks upah rata-rata per jam naik 0,3 persen, lebih tinggi dari ekspektasi 0,2 persen. ‘’Data ekonomi Amerika Serikat yang positif itu membuat ekspektasi pelaku pasar uang semakin kuat terhadap peluang The Fed menaikkan suku bunga acuannya pada Maret mendatang,’’ katanya. Ia menambakan bahwa penguatan dolar AS juga masih mendapatkan dukungan setelah The Fed dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mensinyalkan kepercayaan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi di AS. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, harga minyak mentah dunia yang mengalami pelemahan turut memengaruhi mata uang komoditas, salah satunya rupiah. ‘’Pergerakan rupiah cenderung terbatas seiring harga minyak dunia mengalami penurunan,’’ katanya. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Senin (5/2) turun 0,40 persen ke posisi 65,19 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude melemah 0,74 persen ke 68,07 dolar AS per barel. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin (5/2) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.498 dibandingkan posisi sebelumnya 13.428 per dolar AS. (ant)

Keuangan Syariah agar Digarap Serius

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menginginkan potensi pembangunan keuangan syariah di Indonesia digarap serius, mengingat hal tersebut masih sangat besar untuk dikembangkan karena Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat pleno Komite Nasional Keuangan Syariah yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2) kemarin. ‘’Untuk itu kita sangat serius untuk menggarap potensi ini dan saya melihat angka-angkanya juga menunjukkan peningkatan,’’ kata Presiden Jokowi. Menurut Presiden, aset perbankan syariah terus mengalami peningkatan pada 2017 yang tercatat sebesar Rp 435 triliun atau sekitar 5,8% dari total aset perbankan Indonesia. Selain itu, pasar modal syariah di Indonesia juga terus membaik dengan pangsa pasar sukuk mencapai 19% dari seluruh sukuk yang diterbitkan di berbagai negara. Pemerintah juga mencatat aset industri keuangan syariah nonbank naik dua kali lipat sejak 2013. ‘’Kita juga memiliki potensi yang sangat besar dalam pengumpulan dana sosial keagamaan seperti dana haji, dana zakat, dana wakaf, serta dana infaq dan sedekah,’’ ujar Presiden. Presiden menjelaskan, banyak potensi industri dan perdagangan syariah yang dapat segera digarap seperti industri busana muslim, industri makanan halal, industri farmasi dan industri pariwisata. ‘’Kita memiliki tingkat konsumsi makanan halal terbesar di dunia. Indonesia masuk lima besar negara dengan konsumsi produk obat-obatan dan juga kosmetik halal terbesar di dunia. Indonesia adalah pasar terbesar kelima di dunia untuk konsumsi busana muslim,’’ jelas Jokowi. Kepala Negara meminta agar masyarakat Indonesia dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga luar negeri. (ant)

Dorong Investasi

ESDM Cabut 32 Regulasi Bali Post/ant

BAWANG PUTIH - Seorang tenaga kerja sedang menurunkan bawah putih impor.

Swasembada Bawang Putih

Bali Dijatah 230 Hektar Denpasar (Bali Post) Kebutuhan bawang putih di dalam negeri mencapai 500.000 ton. Dari jumlah tersebut, 90 persen dipenuhi dari impor. Sementara Indonesia hanya mampu memproduksi 20.000 ton per tahun. Oleh karena itu pemerintah menargetkan swasembada bawang putih tahun 2019, yang sebelumnya tahun 2033. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali I Wayan Sunarta mengatakan, di Bali tahun 2016 penanaman bawang putih dilakukan di lahan seluas 52 hektar. Tahun 2017 menurun drastis menjadi 2 hektar. Penurunan ini karena harga yang tidak menarik sehingga petani tidak bergairah menanam bawang putih. Untuk memenuhi target swasembada, Bali dijatah pengembangan bawang putih di lahan seluas 230 hektar. Luas lahan tanam itu tersebar di tiga kabupaten yaitu 200 hektar di Tabanan, 20 hektar di Bangli dan 10 hektar di Buleleng. Di Kabupaten Tabanan, penanaman dilakukan di dua kecamatan yaitu Baturiti dan Penebel. Di Kabupaten Bangli, penanaman bawang putih akan dipusatkan di Desa Sukawana. Di Kabupaten Buleleng penanaman bawang putih dilakukan di satu kecamatan. Dari 230 hektar itu, Bali diprediksi mampu memproduksi 800 ton bawang putih. Karena per hektar diprediksi mampu berproduksi 4-5 ton bawang putih. Produksi ini diharapkan mampu mensubstitusi kebutuhan impor. Petani yang bersedia menanam bawang putih akan dijamin. Karena petani akan

mendapatkan pendampingan. ‘’Tidak hanya setelah tanam dilepas. Kita juga mendampingi dari sisi teknologinya, pengamanannya,’’ ujarnya ditemui Senin (5/2) kemarin. Dari sisi pasar, petani juga tidak perlu khawatir. Karena, menurutnya, pasar bawang putih selalu ada. Sebelumnya, masing-masing pemerintah daerah sudah melakukan survei. Petani yang bersedia lahannya ditanami bawang putih, diajukan ke pemerintah pusat. Setelah itu kelompok tani akan diberikan paket bantuan senilai Rp 39 juta per hektar. Bantuan itu berupa benih, sarana produksi dan pupuk. Namun penanaman bawang putih tahun 2017-2018, menurutnya, agak repot karena terkait benih. Oleh karena itu, bibit bawang putih juga akan diimpor. Penanaman mulai dilakukan April-Mei. Karena pada bulan itu, kondisi iklim tidak terlalu basah. Lahan pada saat itu tidak terlalu basah, sehingga bawang putih tidak akan busuk. Penanaman akan dilakukan sekali dalam setahun. Sebelumnya pemerintah telah mengambil langkah pengetatan aturan impor. Para importir diwajibkan menanam bawang putih 5 persen dari volume impor yang diajukan. Para importir yang membawa produknya ke pasar juga wajib mengembangkan bawang putih dalam negeri. Ini dilakukan agar petani lokal bisa menanam bawang putih sendiri. Di Bali memang tidak ada importir bawang putih langsung. Namun kebutuhan bawang putih di Bali dipasok dari luar Bali. Sementara daerah pemasok tersebut mengimpor dari Cina. (kmb42)

2018, Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5,4 Persen Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis perekonomian masih bisa tumbuh sesuai proyeksi pada 2018 yaitu 5,4 persen, meski ekonomi keseluruhan tahun 2017 hanya tumbuh 5,07 persen. Darmin mengatakan, perekonomian pada 2018 akan didukung oleh penyelenggaraan pilkada maupun Asian Games yang meningkatkan kinerja konsumsi LNPRT maupun rumah tangga. Selain itu, sektor investasi dan ekspor yang tercatat tumbuh positif pada 2017 bisa ikut memberikan kontribusi kepada kinerja pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2018. ‘’Kita bisa mempertahankan pertumbuhan investasi seperti di 2017 atau lebih baik. Ekspor yang terus tumbuh juga bisa membantu,’’ kata Darmin, Senin (5/2) kemarin. Terkait pencapaian pertumbuhan

ekonomi pada 2017, Darmin mengatakan semua komponen pengeluaran maupun lapangan usaha dalam periode ini sudah memberikan kontribusi yang maksimal. Dari sisi pengeluaran, kinerja investasi yang tumbuh lebih baik dari 2016, konsumsi pemerintah yang optimal pada triwulan IV 2017 serta ekspor yang positif sepanjang tahun 2017, merupakan pertanda baik. Pengeluaran pembentukan modal tetap bruto atau investasi pada periode ini tercatat tumbuh 6,15 persen, konsumsi pemerintah tumbuh 2,14 persen dan ekspor tumbuh 9,09 persen. Sebelumnya, pada 2016, pembentukan modal tetap bruto hanya tercatat tumbuh sebesar 4,47 persen, konsumsi pemerintah bahkan tumbuh negatif 0,14 persen dan ekspor tumbuh negatif 1,57 persen. ‘’Pertumbuhan didukung oleh

investasi yang besar. Kemudian ekspor dan pengeluaran pemerintah, tahun ini sudah positif, padahal tahun lalu negatif,’’ ujar Darmin. Menurut lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi didukung oleh sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh 9,81 persen, diikuti sektor jasa lainnya yang tumbuh 8,66 persen dan sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,49 persen. ‘’Jadi tidak valid lagi membicarakan perdagangan lesu, karena tahun ini sudah oke,’’ kata Darmin. Dalam jumpa pers yang berlangsung pada Senin kemarin, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi pada 2017 sebesar 5,07 persen (yoy) dan merupakan pencapaian tertinggi sejak 2014. Pertumbuhan ekonomi ini lebih baik dari periode 2014 sebesar 5,01 persen, periode 2015 sebesar 4,88 persen dan periode 2016 sebesar 5,03 persen. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut 32 regulasi untuk menyederhanakan aturan demi mendukung pengembangan investasi. Sebanyak 32 regulasi sektor ESDM dicabut, tersebar pada subsektor minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batu bara (minerba), ketenagalistrikan, energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) juga regulasi pada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). ‘’Sesuai arahan Bapak Presiden, kita harus coba mendorong investasi untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih baik. Salah satu arahan adalah mengurangi perzinan, mengurangi peraturan yang dipandang bisa mendorong untuk kegiatan usaha dan investasi makin lama makin baik,’’ ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (5/2) kemarin. Jonan menuturkan, dari total 32 regulasi yang dihapus,

rinciannya adalah sebagai berikut. Sebanyak 11 regulasi dari migas, 4 regulasi ketenagalistrikan, 7 pada minerba, 7 EBTKE dan 3 peraturan pelaksanaan pada SKK Migas. ‘’Banyak perizinan di bawahnya yang didasari peraturanperaturan tersebut akan dihapus,’’ lanjut Menteri. Ini akan terus dilakukan, kata Jonan, seminggu atau dua minggu akan dikurangi lagi, supaya semakin lama kegiatan usaha (di sektor ESDM) itu semakin baik. (ant)

Bali Post/ant

BERBINCANG - Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar berbincang saat konferensi pers terkait penyederhanaan regulasi di sektor ESDM, di Jakarta, Senin (5/2) kemarin.


19

Selasa Paing, 6 Februari 2018

Rumah Tangga

Bali Post/ade

PENUHI PANGGILAN - Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/2) kemarin. Taufiqurrahman diperiksa untuk melengkapi berkas terkait dugaan suap jual-beli jabatan kawasan Kabupaten Nganjuk.

Warung Global

Menganggur karena Malas SENIN (5/2) kemarin, acara Warung Global mengangkat tema ‘’Lulusan SMK Harus Disertifikasi Nasional’’. Tentu ada yang pro dan ada yang kontra. Ada juga yang menilai bahwa sertifikasi ini hanya formalitas saja. Pasalnya ada yang pernah mengalami pengalaman buruk soal pengurusan sertifikasi. Dia harus menunggu hampir setahun sertifikasi baru keluar. Sementara yang lain menilai bahwa sertifikasi nasional ini diharapkan mampu menepis bahwa kemampuan lulusan SMK di Bali, mampu bersaing secara nasional. Berikut rangkuman selengkapnya dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Gung Derah di Denpasar dan Suardana di Tabanan sangat setuju dengan sertifikasi nasional ini. Bahkan, ia menyarankan agar SMK di berbagai bidang diperbanyak di Bali. Alasannya, untuk menekan pengangguran, lulusan SMK harus benar-benar memiliki skill. Mahayadi di Kuta Selatan menyampaikan agar sertifikasi ini berkualitas. Artinya, jangan sekadar bersekolah saja, lulus kemudian disertifikasi. Sebagai warga Bali, Made Bimasena di Gianyar berharap dengan adanya sertifikasi ini, warga Bali bisa menciptakan lapangan kerja di wilayah sendiri, bukan malah meninggalkan Bali (transmigrasi) demi pekerjaan lain yang lebih baik. Bali adalah destinasi pariwisata, SMK-nya juga banyak jurusan pariwisata, Nyoman Mastra di Gianyar berharap jurusan SMK bervariatif. Pengangguran di Bali bukan karena belum memiliki sertifikasi, bisa jadi karena malas atau gengsi. Ini yang harus ditelusuri.

Lilis di Tabanan dan Nyoman Darma menilai sertifikasi nasional bagi SMK sangat bagus. Setelah itu diharapkan income mereka juga harus mendapat perhatian. Sertifikasi nasional itu agar ada standar kompetensi, sehingga tak ada lagi perusahaan menolak tenaga kerja dengan alasan skill-nya kurang. Ilmu pengetahuan memang untuk menuntun kehidupan kita kelak. Budiada di Tabanan berpendapat, bukan hanya di satu skill saja, bahasa asing harus juga dikuasai. Ia juga mendorong generasi Bali jengah. Ada yang memandang optimis dengan adanya sertifikasi nasional ini, di sisi lain ada juga yang menilai pesimis dengan adanya sertifikasi. Arya di Denpasar memiliki pengalaman kurang enak ketika harus menunggu sertifikat sertifikasi setelah lulus, kemudian ingin cepat bekerja, ada kerabatnya yang mengalami hal itu. sekarang sudah zaman komputer, bisa cepat dicetak mestinya, bukan malah harus menunggu hampir setahun, ini cukup menghambat. (kmb)

Dari Hal. 1

Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Bali ditopang oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar Rp 99,85 triliun atau 46,36 persen dari total komponen pengeluaran. Penurunan ekonomi Bali ini tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Bali triwulan IV 2017. Pada triwulan IV 2017 ekonomi Bali tumbuh negatif yaitu minus 0,74 persen dibandingkan triwulan III 2017. Pertumbuhan negatif ini karena pengaruh erupsi Gunung Agung. Jika dibandingkan triwulan IV 2016, ekonomi Bali tumbuh 4,01 persen. Secara qtq, pada triwulan IV 2017, ada tujuh lapangan usaha yang mengalami laju pertumbuhan negatif yaitu pertanian, kehutanan dan peri-

kanan –0,37 persen, pertambangan dan penggalian –11,73 persen, pengadaan air –1,89, perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor -2,52, transportasi dan pergudangan –5,33, penyediaan akomodasi makan dan minum -4,80, jasa keuangan –1,98. Sedangkan sumber pertumbuhan yang mengalami pertumbuhan positif tertinggi adalah pengadaan listrik dan gas tumbuh 5,30 persen. Secara yoy, pada triwulan IV 2017 ada empat lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan negatif yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan –1,37, pertambangan dan penggalian –10,49, industri pengolahan –0,66, jasa keuangan –2,01. Pertumbuhan lapangan usaha tertinggi pada triwulan IV 2017 adalah pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 13,50 persen. (kmb42)

Rubah Sikap Dari Hal. 1

‘’Tidak ada yang ajak saya ngomong untuk berubah sikap, tidak ada itu,’’ kata Cok Rat. Dia menegaskan mendukung Rai Mantra karena dinilai paling cocok memimpin Bali. Rai Mantra, menurutnya, sosok yang jujur, berprestasi dan bebas korupsi. Dukungan ini bahkan sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelum tahapan pilkada. Menurut Cok Rat, sikapnya ini justru mau menunjukkan idealismenya sebagai kader PDI-P. Di PDI-P, menurutnya, ada syarat-syarat kepemimpinan yang tidak bisa ditawar-tawar. Karena itu, mendukung Rai Mantra

justru sebagai bentuk menjaga nilainilai yang diusung PDI-P. ‘’Saya kan mendukung Rai Mantra sebagai figur yang tepat memimpin Bali. Bukan mendukung partai pengusungnya,’’ kata Cok Rat. Tokoh Puri Satria ini menilai PDIP di Bali sudah mengalami penyimpangan yang sangat jauh. Bahkan, warnanya bukan warna Megawati lagi. Tapi berubah menjadi ‘’orange’’ karena diisi orang-orang yang tidak paham sejarah perjuangan PDI Perjuangan. ‘’Saya tidak sedang melawan Megawati tapi PDI-P di Bali saat ini bukan warna Megawati lagi, saya kan tidak mungkin membiarkan,’’ kata Cok Rat. (*)

Ekspor Barang Dari Hal. 1

‘’Ekspor tumbuh positif sepanjang 2017 karena terjadi kenaikan pada ekspor barang nonmigas seiring meningkatnya perekonomian di negara-negara tujuan ekspor,’’ kata Suhariyanto. Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi terbesar dalam struktur PDB 2017 yaitu sebesar 56,13 persen, diikuti pembentukan modal tetap bruto 32,16 persen, ekspor 20,37 persen, konsumsi pemerintah 9,1 persen, konsumsi LNPRT 1,18 persen dan impor yang menjadi faktor pengurang 19,17 persen. Menurut lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi 2017 didukung oleh sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh 9,81 persen, diikuti sektor jasa lainnya yang tumbuh 8,66 persen dan sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,49 persen. ‘’Namun, struktur PDB pada 2017 masih didukung oleh industri pengolahan sebesar 20,16 persen, sektor pertanian 13,14 persen dan sektor perdagangan 13,01 persen,’’ tambah Suhariyanto. Suhariyanto mengatakan struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada periode ini didominasi oleh kelompok provinsi di Sulawesi yang tumbuh 6,99 persen, Jawa yang tumbuh 5,6 persen dan Maluku serta Papua yang tumbuh 4,89 persen. Struktur ekonomi juga didukung oleh kelompok provinsi di Kalimantan yang tumbuh 4,33 persen, Sumatera yang tumbuh 4,3 persen dan Bali serta Nusa Tenggara yang tumbuh 3,73 persen. ‘’Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara tumbuh lebih rendah dari wilayah lain karena sektor pariwisata maupun jasa di kawasan ini sempat terganggu dari erupsi Gunung Agung,’’ ujarnya. Secara keseluruhan, kelompok provinsi di Pulau Jawa masih memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB yaitu sebesar 58,49 persen, diikuti Sumatera 21,66 persen, Kalimantan 8,2 persen, Sulawesi 6,11 persen, Bali dan Nusa Tenggara 3,11 persen serta Maluku dan Papua 2,43 persen. Sementara itu, perekonomian Indonesia tahun 2017 yang diukur berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 13.588,8 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp 51,89 juta atau sekitar 3.876,8 dolar AS. (ant)

Selasa, 6 Februari 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Keteladanan (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi

07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Aranyaka parwa (2) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Halo Kamtibmas 10:05 Wita DW TV 10:30 Wita Yowana Magz

SMPN 3 Denpasar 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:05 Wita Dharma Wacana Makna Upacara Ngenteg Linggih (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali

13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita Sanggar Tari Praja Kerti (1) 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini

16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Healthy Life 17:30 Wita Kartun Bagus And Friend 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Lipsus Deklarasi KBS - ACE Di

Kab. Badung 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Interaktif Brilian Coach 21:00 Wita Ista Dewata Pura Bakung, Ceningan Klungkung 21:30 Wita Ajeg Bali

Upacara Mapaica Tirta 22:00 Wita Lila Cita Calonarang Desa Sumerta Denpasar (5) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Solusi Alternatif Marion Sam

ADV.0000897-ADV-06

Prabu Shalya Sebut Karna Mabuk Minuman Keras

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Delapan Puluh Delapan)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

OH penguasa Madra, dengan tegas Karna mengatakan, jika engkau berbicara dengan katakata seperti itu lagi, maka saat ini aku akan menghancurkan kepalamu dengan gadaku yang sekeras guntur ini. Dan juga, orang-orang hari ini akan melihat dan juga mendengar, oh engkau yang lahir di sebuah negeri penuh dosa, apakah kedua Krishna itu telah membantai Karna atau Karna itu telah membantai kedua Krishna itu? Setelah mengucapkan katakata itu putra, Radha itu, oh baginda, sekali lagi menyapa Raja Madra tanpa-takut-takut, berkata, ‘’Teruskan, teruskan.’’ Sanjaya berkata, setelah mendengar, oh tuan, kata-kata ini dari putra Radha yang senang bertempur itu, Prabu Shalya sekali lagi menyapa Karna, dengan mengutip sebuah contoh. ‘’Aku dilahirkan di sebuah keluarga orang-orang yang melaksanakan upacara-upacara kurban suci kategori sangat besar. Karena itu aku pantang mundur dari pertempuran. Raja-raja dengan mahkota rambut itu telah menjalani mandi suci. Karena itu diriku sendiri taat melaksanakan kebajikan. Engkau, oh Vrisha, kelihatannya menjadi

seperti seseorang mabuk minuman keras. Karena persahabatan aku mencoba menyembuhkan kekeliruan dan keadaan mabuk itu sendiri. Dengarkanlah, oh Karna. Kiasan ini tentang seekor burung gagak yang sebentar lagi aku ceritakan. Setelah mendengar itu, engkau boleh melakukan apa yang engkau pilih. Oh engkau yang kurang kecerdasan. Dan seorang dari keluarga bajingan. Aku, oh Karna, mengingat sedikit pun kesalahan yang ada dalam diriku. Oh engkau yang berlengan perkasa ini, kenapa kok bisa punya keinginan membantai diriku sendiri yang tidak bersalah ini. Aku harus menceritakan kepadamu semata demi kebaikanmu dan juga apa yang merupakan kejelekanmu. Aku mengetahui keduanya, baik sebagai sais keretamu maupun engkau yang menginginkan kebaikan dari Prabu Duryodhana. Aku mengerti kekuatan dan kelemahan ksatria yang berada di atas keretaku. Demikian juga kondisi kelelahan, keadaan pusing sepanjang waktu kuda-kuda dan prajurit yang aku supiri. Aku juga tahu senjata-senjata yang tersedia. Demikian juga teriakan binatang-

binatang, burung-burung, apa yang berat untuk kuda-kuda. Terjadi berat berlebihan, pencabutan anak-anak panah dan bagaimana merawat luka-luka ketika diterjang senjata-senjata. Beberapa metode pertempuran aku kuasai. Semua macam pertanda dan indikasi-indikasi yang tersirat aku ketahui dengan baik. Karena itu aku sangat dekat berhubungan dengan kereta itu. Untuk ini, oh Karna, aku akan menceritakan contoh ini kepada engkau sekali lagi. Seekor Gagak Congkak Hidup di dekat sebuah lautan, seorang Vaishya yang memiliki kekayaan dan biji-bijian sangat berlimpah. Dia melaksanakan upacara-upacara kurban, memberikan hadiah-hadiah berlimpah, penuh kedamaian, taat kepada kewajiban-kewajiban golongannya sendiri. Dia memiliki kebiasaan yang baik, pikiran murni. Mencintai banyak ana. Sangat baik hati kepada semua makhluk. Dia hidup tanpa takuttakut di sebuah daerah kekuasaan seorang raja, yang dikendalikan dengan rasa kebajikan. Namun sayangnya seekor burung gagak di sana hidup dengan

cara menolak makanan-makanan yang diberikan anak-anak kecil dari keluarga Vaishya. Padahal perilaku anak-anak itu sangat baik. Anak-anak Vaishya itu selalu memberikan burung gagak itu daging, dadih, susu, susu manis bercampur nasi, madu, juga mentega. Demikian makanan diberikan, makanan yang disuguhkan anakanak keluarga Vaishya itu selalu ditolak sang gagak. Burung gagak itu menjadi sombong. Dia tidak menghargai semua burung yang setara. Bahkan burung yang lebih unggul dari darinya.

Pada suatu waktu, burung-burung angsa dengan hati bergembira, dan memiliki kecepatan tinggi itu mampu pergi ke setiap tempat atas keinginannya. Bahkan kecepatan angsa itu setara garuda itu sendiri dalam kemampuan jangkauannya. Rombongan angsa itu cepat sekali datang ke sisi lautan itu. Anak-anak keluarga Vaishya itu setelah melihat angsa-angsa itu, menyapa sang burung gagak dan berkata, ‘’Oh pengelana angkasa, engkau sesungguhnya lebih unggul dari semua makhluk yang bersayap itu.’’ (bersambung)

Sloka 18.7

Niyatasya tu sannyasah karmano nopapadyate mohat tasya parityagas tamasah parikirtitah Tugas kewajiban hendaknya tidak pernah ditinggalkan. Kalau seseorang meninggalkan tugas kewajiban yang telah ditetapkan karena khayalan, dikatakan bahwa pelepasan ikatan seperti itu bersifat kebodohan.


16 Pages

45 Number 10th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

Tuesday, February

6, 2018

online: http://www.intern

Kylie CelebrityQQRXQFHV -HQQHU D EDE\ JLUO ELUWK RI

Tuesday,

February

ationalbalipost.c

Indonesian capital braces for floods as sluice gates opened

6, 2018

OLW\

(6 8 6 UHD

RXQFHG /26 $1*(/ H -HQQHU DQQ 79 VWDU .\OL H ELUWK RI KHU FKLOG RQ 6XQGD\ WK Travis Scott, after with rapperrumors surrounding months of F\ KHU SUHJQDQ said in a

Jenner InsThe 20-year-old media platform healthy Anzuoni post on social her â&#x20AC;&#x153;beautiful, 1 and REUTERS/Mario tagram that arrived on Feb. her RUR baby girlâ&#x20AC;? to fans for keeping OOHUPR GHO 7 apologized a secret. 'LUHFWRU *XL you in the pregnancy for keeping â&#x20AC;&#x153;Iâ&#x20AC;&#x2122;m sorry all the assumptions,â&#x20AC;? youâ&#x20AC;&#x2122;re dark through â&#x20AC;&#x153;I understand on Jenner wrote.bringing you alongwas used to me My pregnancyof the in front all my journeys. not to do one I chose Kim Kardashiworld.â&#x20AC;? del Toro Jennerâ&#x20AC;&#x2122;s half-sister husband Kanye Guillermo her rapper birth of their 6DWXUGD\ an, 37, and the directors named to H RI :DWHU´ RQ a girl born D - Hollywood West announced IRU Âł7KH 6KDSP LQ D VWURQJ SRVLWLRQ IRU on Jan. 16, HOLLYWOO third child Jennerâ&#x20AC;&#x2122;s other half-sister LUHFWRU RI March. WKH EHVW ÂżOP G H[LFDQ ÂżOPPDNHU DQG WKH ÂżO 33, announced a surrogate. Oscars, in leading industry group the honors, the six months SODFLQJ WKH 0 Khloe Kardashian, worldâ&#x20AC;&#x2122;s top of America (DGA), KRVH -RUGDQ 3HHOH DV EHVW that she is player the movie Guild in December her basketball LRQ GLUHFWRUV F DW KRUURU ÂżOP Âł*HW 2XW´ with Peele The Directors and for pregnant Tristan Thomas. OP DQG WHOHYLV her best picture UHSUHVHQWLQJ Âż UH ÂżOP GLUHFWRU IRU WKH RIIEH boyfriend who has parlayeda 101 including EHVW and nominations ÂżUVW WLPH IHDWX Jenner, FODLP WKH TV show four Oscar into a JRQH RQ WR which has familyâ&#x20AC;&#x2122;s reality following a KDYH RIWHQ EHVW SLFWXUH boosted as best director. ÂżOP ZLQQHUV line, posted million Instagram were also WKHLU ÂżOPV ZLQ cosmetics '*$ IHDWXUH V EHVW ÂżOP lucrative Instagram to a YouTube DQG HYHQ VHH â&#x20AC;&#x153;The Shape of Waterâ&#x20AC;? LW DV WKH \HDUÂś Daughter,â&#x20AC;? GLUHFWRU 2VFDU chances for teaser on â&#x20AC;&#x153;To Our the The Oscar HQ WKH 3URGXFHUV *XLOG FKRVH QRPLQDWLRQ delivery room video entitled last month, LQ DQG KLV ÂżUVW her her in the ODVW PRQWK ZK ÂśV ÂżUVW '*$ Z 13 Oscar nominations HFRUG RI that showsgiving birth, holding scored WKH DOO WLPH U ,W ZDV GHO 7RUR just after of Waterâ&#x20AC;? baby. â&#x20AC;&#x2122;s child â&#x20AC;&#x153;The Shape ÂżOP DQG MXVW RQH VK\ RI newborn annual honors of Jenner Toro as director. at its 70th PRVW RI DQ\ picture and del The arrival the top trending by the DGA *HUZLJ IRU Âł/DG\ %LUG´ best States, woman including quickly becamein the United also nominated only the second Peele was H ÂżOP GLUHFWRU DV ZDV *UHWD unday just would be topic on Twitter #SuperBowlS game. IRU EHVW IHDWXU director for an Oscar nominee,Award. surpassing the start of the big anGerwig, alsodirector Academy as best documentary WKHU WR ÂżJKW hours before Jenner made the and best V EDQGLQJ WRJH to win the Heineman was honored Soon after her mother Kris all OP DERXW UHEHO Matthew WV´ D %ULWLVK Âż Khloe SURGXFnouncement, Kim and RQ 0DUFK WR show Âł&LW\ RI *KRV sisters Kendall, of love and support television W LQ +ROO\ZRRG ISIS in Syria. OO EH KDQGHG RX in a star-studded TV programs posted messages (rtr) actresses the most-watched media. 7KH 2VFDUV ZL Photo on social actors and Kelly/File among OHYLVLRQ ers, directors, the world and REUTERS/Andrew KDQGHG RXW WH viewed aroundStates. WKH '*$ DOVR top awards. for .\OLH -HQQHU in the United ÂżOP GLUHFWRUV taking two of the comedy direction No. 106 Dps ,Q DGGLWLRQ WR for â&#x20AC;&#x153;The Handwomen directors for best TV Jl. Raya Puputan No 148 VW DW ller won for TV drama series honors, with Mandala Renon Renon Made won Jl. Raya Niti 148 Beth McCarthy-Mi UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur 2829Kopi Reed Morano Mandala No. Dimsum Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 â&#x20AC;&#x153;Veepâ&#x20AC;?, while (rtr) Sanur Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel No.88 Renon maidâ&#x20AC;&#x2122;s Taleâ&#x20AC;?. Subah Renon Jl. Merdeka

V HO 7RUR ZLQ *XLOOHUPR GXLOG WRS DZDUG 'LUHFWRUV *DSH RI :DWHU¡ IRU œ7KH 6K

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Satria Wijaya

via REUTERS

\ HVLD )HEUXDU

Antara Foto/Yulius

NDUWD ,QGRQ

VRXWK RI -D

for l braces HG HQ an capita IndonesiV VOXLFH JDWHV RS â&#x20AC;ŤŰ&#x152;â&#x20AC;ŹRRGV D :HVW -DYD Q %RJRU &LW\

VOXLFH JDWH L .DWXODPSD

RZ IURP WKH

DY\ UDLQIDOO Ă&#x20AC;

DXVHG E\ KH DWFK ZDWHU F 5HVLGHQWV Z WDNHQ E\ $QWDUD )RWR LQ WKLV SKRWR

warned people

was innundatof the city rtr) the centre on Monday HG DIWHU FDQDOV RYHUĂ&#x20AC;RZHG ( K WKH

HUV FRXOG UHDF resi WKH wedan urge LWLHV DURXQGQGD\ WKDW Ă&#x20AC;RRG ZDW hours. â&#x20AC;&#x153;I be alert,â&#x20AC;? LQ VDWHOOLWH F capital within the river...to G ODQGVOLGHV KLW -DNDUWD ODWHU RQ 0R dents near told reporters. HG Ă&#x20AC;RRGV DQ last Baswedan have in the DLQ KDV FDXVDUQLQJ WKDW Ă&#x20AC;RRGV FRXOG reservoir. 7RUUHQWLDO U City authoritiesto improve lowagency spokesman DXWKRULWLHV Zon a major upstream in a to sought -$.$57$ remains high,â&#x20AC;? Nugroho said gates DSLWDO ZLWK few years vulnerability alert. VRQ Jakartaâ&#x20AC;&#x2122;s ,QGRQHVLDQ Fforced to open sluice Sutopo Purwo the highest J WKH UDLQ\ VHDin one mili- lying levels prompted disaster manage- statement. died after being police and Ă&#x20AC;RRGLQJ GXULQ that showed The nationalsaid at least four He added working with TV footage Dramatic rivers of muddy wa- ment agency left an unknown tary personnel werewith the impact to deal fast-running down roads, bringing landslides had missing. volunteers have been RI WKH Ă&#x20AC;RRGV ter gushing and even some villas number of people Anies Basfor â&#x20AC;&#x153;Some residents down trees areas around Jakarta. Jakarta governor and the potential area to rein the hilly were forced up- evacuated greater Jakarta Authorities rain in the from a reservoir lease water city of Bogor as water stream in the

50 people More than V GHDGOLHVW Ă&#x20AC;RRGV LQ RI WKH FDSLWDOÂś \HDUV DJR PXFK RI DQG ÂżYH

also be heard News can at Global in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video li.com and li. radioglobalfmbanel/global-fm-ba ustream.tv/chan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

9 Elkomedor

Selasa Paing, 6 Februari 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Jurnalis Jepun 3 SMPN 3 Denpasar

Gudangnya Penulis, Peneliti, dan Fotografer Muda Kru jurnalistik SMPN 3 Denpasar (Spentri) yang bernama Jurnalis Jepun 3 banyak berkiprah di dunia jurnalistik. Tim ini langganan juara di beberapa ajang bergengsi.

Bali Post/ist

Derby Romero

Tertantang Peran Dokter

Artis Derby Romero mengaku tertantang dengan peran barunya sebagai dokter dalam film berjudul â&#x20AC;&#x153;London Love Story 3â&#x20AC;? yang akan ditayangkan secara serentak di seluruh Indonesia pada 8 Februari 2018. Derby Romero, Senin (5/2) kemarin, mengakui peran sebagai dokter dalam film tersebut memang menjadi momentum bagi dirinya untuk menunjukkan bakat aktingnya. â&#x20AC;&#x153;Ini merupakan sebuah tantangan tersendiri buat aku (berperan sebagai dokter). Apalagi pada film-film saya sebelumnya kan lebih romantis, namun di sini aku harus berperan sebagai dokter yang unik, dan agak kaku,â&#x20AC;? ucapnya menjelaskan. Peran pada film ini memang diakuinya merupakan hal yang baru sehingga menjadi tantangan tersendiri. Apalagi dirinya akan menjadi seorang dokter yang tentu membutuhkan banyak informasi dan pengetahuan terkait masalah medis agar bisa tampil menyakinkan dalam film tersebut. Dengan karakter yang baru itu, dirinya mengaku justru lebih termotivasi dan bersemangat untuk menunjukkan kualitas aktingnya. Dirinya juga berharap peran baru itu justru menjadi daya tarik bagi para fansnya untuk datang dan menyaksikan film tersebut. â&#x20AC;&#x153;Mudah-mudahan jumlah penonton yang hadir menyaksikan film ini bisa mencapai jutaan. Film ini memang memberikan tantangan tersendiri,â&#x20AC;? ujarnya. Sementara rumah produksi film, Screenplay Films mengatakan alasan penguduran jadwal pemutaran perdana film berjudul â&#x20AC;&#x153;London Love Story 3â&#x20AC;? yang awalnya direncanakan 1 Februari menjadi 8 Februari 2018 demi mengakomodir seluruh penonton di Indonesia. Public Relation & Publicity Screenplay Films, Jessika Pingkananda, mengatakan pada jadwal semula memang ada film yang juga tayang sehingga memilih mengundur agar pada pemutaran perdana lebih meriah. â&#x20AC;&#x153;Kami undur jadwal penayangannya agar para penonton bisa terakomodir seluruhnya. Apalagi di waktu itu memang sedang ada film baru yang lagi tayang,â&#x20AC;? katanya. Dengan pengunduran jadwal ini maka diharapkan akan membuat penonton bisa memiliki waktu untuk datang bersamasama dengan sahabat, teman dan keluarganya untuk menyaksikan pemutaran perdana dari film yang dibintangi Dimas Anggara, Michelle Ziudith dan Derby Romero tersebut. â&#x20AC;&#x153;Penonton film ini kita rasa cukup banyak yang tentu harus kita akomodir seluruhnya. Makanya kita putuskan undur karena di saat bersamaan adapula film yang sedang tayang,â&#x20AC;? ujarnya. (ant)

Belum lama ini meraih juara II Bali Post Goes to School seKota Denpasar. Sementara di lomba fotografi, siswa Spentri juga mendominasi. Juara II diraih Weldhan Satwika dan tujuh siswa Spentri meraih predikat nominasi 10 terbaik. Sementara itu urusan pembinaan bakat dan minat dalam video dan film diwadahi dalam Spentri Production. Sedangkan bakat anak di bidang fotografi dibina oleh Irfansyah beranggotakan 30 siswa. Spentri selama ini juga dikenal sebagai gudangnya penulis muda, penelti muda, sekaligus forografer muda. Mereka selain pintar menulis berita juga sebagai peneliti muda yang membuat nama sekolah ini berkibar di dunia internasional. Saat ini tim siswa Spentri sedang berjuang di Thailand mengikuti seleksi penelitian internasional. Tim Jurnalis Jepun 3 Spentri dibina oleh Ni Nyoman Sri Nuryanthi, S.Pd., M.Pd., diketuai Cok. Istri Agung Pramegita Yunika,

Wakil Ketua I Made Wira Yuda. Sekretaris A.A. Gede Agung Bayu Kumara, Bendahara, IA Maharani Devi. Anggotanya berjumlah 30 orang antara lain I Nyoman Lanang Putra Pandu (karikatur), Ni Putu Della Puspitadewi, Gek Nia, Dayu Amara, Dayu Bunga, Adis Maharani, Anggik, Diah, Gung Ayu, Aprilia, Krisna, Wahyu, Gek Wulan, Prima, Intan, Gek Indi, Jujus, Athala, dan kawankawan. Nama Jurnalis Jepun 3 diambil dari nama jalan di sekolah ini yakni di Jl. Jepun dan angka 3 melambangkan SMPN 3 Denpasar. Ketua Jurnalis Jepun 3 Spentri, Cok Istri Agung Pramegita Yunika mengakui timnya selain mengutamakan prestasi juga melakukan kaderisasi sehingga prestasi jurnalistik Spentri tak pernah putus. Di antaranya pernah meraih juara II Limas Smansa, dan juara film domumenter terbaik SMP seDenpasar Film Festival 2018. Cok mengakui untuk mengi-

Bali Post/sue

JURNALIS - Wakasek Wayan Sumiara dan Sri Nuryanthi bersama tim Jurnalis Jepun 3 Spentri. dan tim basket meraih juara II di Kota Denpasar. Sekolah ini juga sebagai sekolah Adi Wiyata Mandala Mandiri, juara II PKTP dan sebagai sekolah mitra keluarga. Ditambahkan Sumiara, menjelang HUT ke-39 juga digelar lomba akademik dan nonaka-

demik SD se-Bali. Di antaranya lomba olimpiade mata pelajaran IPA, Inggris dan Matematika. Nonakademis digelar lomba makendang tunggal, merindik, magender wayang, baca puisi, paduan swara dan pidarta bahasa Bali. (sue)

Kylie Jenner

Anak Pertama

Bintang televisi Amerika Serikat Kylie Jenner mengumumkan kelahiran anak pertamanya dengan penyanyi â&#x20AC;&#x153;rapâ&#x20AC;? Travis Scott, setelah berbulan-bulan desas-desus di seputar kehamilannya. Kylie Jenner (20) mengatakan di Instagram bahwa â&#x20AC;&#x153;bayi perempuannya cantik dan sehatâ&#x20AC;? itu lahir pada 1 Februari dan meminta maaf kepada penggemar karena merahasiakan kehamilannya. â&#x20AC;&#x153;Saya minta maaf karena membiarkan Anda dalam kegelapan melalui semua praduga,â&#x20AC;? kata Jenner. â&#x20AC;&#x153;Saya mengerti bahwa Anda terbiasa dengan saya, yang membawa Anda sepanjang perjalanan saya. Kehamilan saya adalah sesuatu yang tidak saya pilih untuk diumumkan di dunia.â&#x20AC;? Saudari tiri Jenner, Kim Kardashian, 37, dan suaminya -penyanyi â&#x20AC;&#x153;rapâ&#x20AC;? Kanye West- mengumumkan kelahiran anak ketiga mereka pada 16 Januari,

Aktris Eva Celia memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa cintanya pada diri sendiri, salah satunya adalah dengan masak makanan yang sehat. â&#x20AC;&#x153;Beberapa bulan terakhir saya lebih fokus di kesehatan saya, jadi buat saya self love atau mencintai diri sendiri adalah masak makanan yang sehat,â&#x20AC;? ujar putri Sophia Latjuba ini di Jakarta, Sabtu lalu. Menurut Eva, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengekspresikan rasa cinta kita kepada diri sendiri, dan ungkapan-ungkapan tersebut tidak perlu melulu harus mahal. â&#x20AC;&#x153;Banyak orang mengira self love itu harus ke spa, menicure, pedicure, padahal tidak harus demikian. Bisa lebih sederhana,â&#x20AC;? tukas kelahiran Jakarta, 21 September 1992 ini. Mencintai diri sendiri bisa dengan memberikan ruang untuk mengekspresikan diri terhadap apa yang selama ini dipendam. â&#x20AC;&#x153;Buat saya secara pribadi adalah memberikan diri kita ruang untuk mengekspresikan diri. Express apa yang ada di pikiran kita dan bagaimana caranya kita bisa lebih otentik dalam berkarya,â&#x20AC;? pungkasnya. (ant)

Spice Girls

Garap Proyek Baru Grup penyanyi perempuan, Spice Girls, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan reuni dan bekerja

kuti lomba, tim jurnalistik selain sudah memiliki dana kas kelompok, juga sudah biasa mengeluarkan dana mandiri setiap anggota. Dengan demikian tim ini tak terlalu merepotkan keuangan sekolah untuk bisa mencetak prestasi. â&#x20AC;&#x153;Prestasi dulu kita raih, baru dana akan datang sendiri,â&#x20AC;? ujarnya. Wakasek Kesiswaan SMPN 3 Denpasar I Wayan Sumiara, S.Pd., M.Pd. membenarkan anak-anak Spentri selain gudangnya penulis muda, juga peneliti belia. Saat ini siswanya Rania dan Galuh Cakrawati Wijaya sedang mengikuti lomba internasional bidang penelitian di Thailand. Selain itu selalu menjadi yang terbaik dalam peneliti muda di Denfest. Masih di tingkat internasional, Spentri meraih juara I di Singapura di lomba Jagsport. Di Bali meraih juara I Olimpiade Biologi. Di Trisma meraih juara Olimpiade Sains, juara I Nyurat Aksara Bali, juara II dan III di lomba Kekawin putri dan putra serta juara III lomba Tutor Sebaya PMR. Di SMA 7 siswanya meraih juara I Olimpiade Ekonomi, juara III MW di SMK PGRI 4 Denpasar

sama lagi setelah 6 tahun sibuk dengan karier masingmasing. Namun, detail dari proyek yang akan dikerjakan

Spice Girls

masih belum diumumkan. Pada foto yang dirilis Jumat (2/2), terlihat pertemuan antara Victoria â&#x20AC;&#x153;Posh Spiceâ&#x20AC;?

Bali Post/ap

Beckham, Melanie â&#x20AC;&#x153;Sporty Spiceâ&#x20AC;? Chisholm, Emma â&#x20AC;&#x153;Baby Spiceâ&#x20AC;? Bunton, Melanie â&#x20AC;&#x153;Scary Spiceâ&#x20AC;? Brown dan Geri â&#x20AC;&#x153;Ginger Spiceâ&#x20AC;? Horner. â&#x20AC;&#x153;Kami menikmati pertemuan kami pada sore yang indah ini dan mengenang saat-saat luar biasa yang kami habiskan bersama,â&#x20AC;? kata mereka dalam pernyataan melalui humas mereka yang dikutip AFP. â&#x20AC;&#x153;Kami selalu takjub melihat betapa besar ketertarikan yang ada di seluruh dunia untuk The Spice Girls. Sekarang rasanya waktu yang tepat untuk mengeksplorasi beberapa peluang baru yang luar biasa bersama.â&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Kami semua sepakat bahwa ada banyak kemungkinan menarik yang sekali lagi akan menghadirkan esensi asli The Spice Girls, sekaligus memperkuat pesan pemberdayaan perempuan untuk generasi mendatang.â&#x20AC;? Girl band itu sudah menjual 85 juta kopi album di seluruh dunia. Hanya dua dari 11 single mereka yang

gagal mencapai nomor satu di puncak tangga lagu Inggris, sementara tiga lagu pertama mereka masuk lima besar di tangga lagu Amerika Serikat. Humas, Jo Milloy, mengatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengeksplorasi kesempatan-kesempatan baru bersama. Dalam pernyataannya, dikatakan bahwa proyek baru akan tetap mengetengahkan esensi dari Spice Girls, tapi menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan untuk generasi mendatang. Menurut koran The Sun, proyek yang akan dikerjakan termasuk sebuah serial TV tentang pencarian bakat. Namun, disebutkan tidak ada rencana untuk menggelar tur secara langsung. Spice Girls merupakan fenomena di era 1990-an dan terakhir melakukan reuni pada Olimpiade London 2012. (iah/afp/ap)

perempuan yang lahir dari ibu pengganti. Saudari tiri lainnya, Khloe Kardashian, 33, pada Desember mengumumkan hamil enam bulan dengan pacarnya, pemain basket Tristan Thomas. Jenner, yang telah membintangi acara televisi realitas keluarganya dan memiliki 101 juta pengikut di Instagram, mengikuti lini kosmetiknya yang menguntungkan, memasang sebuah cuplikan di Instagram ke video YouTube berjudul â&#x20AC;&#x153;To Our Daughterâ&#x20AC;?. Video ini menunjukkan dirinya di ruang persalinan setelah melahirkan, menggendong bayinya yang baru lahir. Kelahiran anak Jenner dengan cepat menjadi topik populer teratas di Twitter Amerika Serikat, melebihi #SuperBowlSunday beberapa jam sebelum dimulainya pertandingan besar. Segera setelah Jenner mengumumkan kelahiran itu, ibunya, Kris, dan saudarinya Kendall, Kim serta Khloe mengirimkan pesan cinta dan dukungan di media sosial. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 06 Februari 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu