Skip to main content

Edisi 06 Desember 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 109 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Alasan Tangkap 11 Aktivis Saat Subuh

Kapolri Takut ’’Permainan’’ Medsos Jakarta (Bali Post) –

Polisi telah menangkap 11 aktivis pada Jumat (2/12) subuh, beberapa jam sebelum aksi 212 dilangsungkan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan sejumlah pertimbangan, mengapa waktu penangkapan dilangsungkan menjelang aksi. Bukan sehari atau dua hari sebelumnya. Tito menjelaskan, kalau penangkapan dilakukan dua hari menjelang acara Doa Bersama pada Jumat (2/12) maka dikhawatirkan informasinya bisa bergeser seolaholah ditujukan untuk menggembosi acara tersebut. Hal. 19 Penggerakan Massa

Pertimbangan Kesehatan

Kapolri Tito Karnavian

Bali Post/ant

Demo 411 dan 212

Rachmawati Tak Ditahan Biaya Pengamanan Rp 76 M SEBELAS orang telah ditangkap menjelang aksi 2 Desember. Semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun hanya tiga yang ditahan. Dalam rapat kerja di Gedung DPR-RI, Senin (5/12) kemarin, Kapolri Tito Karnavian mengungkapkan, tidak ditahannya delapan orang itu, ada karena alasan kesehatan. ‘’Dari delapan ini, ada juga yang tidak ditahan karena alasan kesehatan, seperti Bu Rachmawati (Soekarnoputri), tensinya naik, dibawa ke rumah sakit sehingga pemeriksaannya ditunda,’’ kata Tito. Hal. 19 Hargai Purnawirawan

Jakarta (Bali Post) Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengungkapkan total biaya pengamanan dua aksi Bela Islam pada 4 November (Demo 411) dan demo 2 Desember (212) mencapai Rp 76 miliar. ‘’Biaya 411 hampir Rp 33 miliar. Untuk 212 biayanya Rp 43 miliar. Karena melibatkan

jumlah personel yang cukup besar,’’ kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja di ruang rapat Komisi III DPR, Senin (5/12) kemarin. Tito menjelaskan, kekuatan Polri pada 4 November lebih dari 20 ribu personel. Hal. 19 Sebelum Aksi

Bali Post/dok

TERBAKAR - Sejumlah mobil polisi pascadibakar ketika terjadi kerusuhan saat demo 4 November lalu.

Lima KRI Cari Korban Pesawat Polri

Bupati Nganjuk Tersangka Jakarta (Bali Post) – KPK menetapkan Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Taufiqurrahman, sebagai tersangka. ‘’Ya sudah (tersangka), saya lupa tanggalnya (penetapan tersangkanya),’’ kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Senin (5/12) kemarin. Agus juga belum menjelaskan apa yang menjerat Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Nganjuk itu. ‘’Benar ada kegiatan penyidik KPK menggeledah di daerah Nganjuk dan juga Jombang, tetapi saya mohon waktu untuk menginformasikan kembali kepada teman-teman mengenai kasusnya karena penyidik masih sedang bekerja menggeledah beberapa lokasi, termasuk untuk status tersangka akan diinformasikan kemudian,’’ kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati. Taufiqurrahman diduga terkait dengan kasus korupsi pada kegiatan APBD Nganjuk kurun 2009-2015. KPK pun Senin kemarin melakukan penggeleahan di sejumlah tempat antara lain rumah dinas dan rumah pribadi bupati. Tim juga menggeledah ruang kerja Bupati Nganjuk dan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang ada di samping ruang kerja bupati serta ruang asisten pribadi dan ruangan Sekretaris Daerah (Sekda).

Tanjungpinang (Bali Post) – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Aan Kurnia mengatakan mengerahkan dua kapal perang tambahan yakni KRI Siada-862 dan KRI Sigurot-864 untuk mencari korban dan bangkai pesawat Polri di perairan Senayang, Lingga, Senin (5/12) kemarin. Sebelumnya, Armabar melalui Lantamal IV/Tanjungpinang sudah mengerahkan KRI Patimura371, KRI Tenggiri-865 dan KRI Cucut-866 untuk membantu tim SAR mencari para korban dan bangkai pesawat. ‘’Penambahan kekuatan ini untuk mempercepat penemuan korban,’’ kata Aan Kurnia. Saat ini TNI-AL sudah mempersiapkan tim penyelam untuk membantu pencarian. Mereka bergabung dengan tim SAR, dengan harapan menambah kekuatan untuk mendapatkan para korban dan badan pesawat yang belum ditemukan. Sejak hari pertama peristiwa jatuhnya pesawat Polri jenis Skytruck M-28 di perairan Kabupaten Lingga, Danlantamal IV/Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S Irawan memerintahkan Lanal dan Posal Dabo Singkep terdekat untuk membantu pencarian para korban dan badan pesawat. ‘’Tiga Kapal Patroli Keamanan Laut diturunkan bersama masyarakat nelayan setempat melakukan pencarian walau terkendala cuaca dan alat komunikasi yang terbatas,’’ ujarnya. Dipulangkan ke NTT Sementara itu, Alex Manao, ayah kandung AKP Tonce A. Manao (36) yang menjadi korban tewas pesawat milik Polri, mengharapkan jenazah anaknya dipulangkan ke kampung halamannya di Soe, Nusa Tenggara Timur. Hal. 19 Tim SAR

Bali Post/ant

MILIK KORBAN - Polisi mengangkat kantong yang berisikan barang-barang yang diduga milik korban jatuhnya pesawat M28 Skytruck.

Bali Post/ant

DIKAWAL POLISI - Bupati Nganjuk Taufiqurrahman (tengah) berjalan dikawal anggota kepolisian saat proses penggeledahan oleh KPK di rumah dinas (rumdin) bupati di Nganjuk, Jawa Timur, Senin (5/12) kemarin.

Anggota DPR KPK juga menetapkan anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Golkar Charles Jones Mesang sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pembahasan anggaran optimalisasi pada Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014. Hal. 19 Bukti Permulaan

Agus Rahardjo

Bali Post/ant

Uang Warga Indonesia di LN Rp 11.000 Triliun Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada kurang lebih Rp 11.000 triliun uang milik masyarakat dan perusahaan Indonesia yang disimpan di luar negeri (LN). ‘’Kalau ada yang ngomong tidak percaya, saya buka datanya sekarang. Kalau diperbolehkan karena tidak diperbolehkan. Yang tahu saya, Menkeu, Dirjen Pajak, itu aturan mainnya,’’ kata Presiden saat berbicara dalam acara sosialisasi amnesti pajak atau tax amnesty di Balikpapan, Senin (5/12) kemarin. Presiden mengatakan uang yang disimpan di luar negari sangat besar, sedangkan APBN hanya sekitar Rp 2.000 triliun. ‘’Ini ada Rp 11.000 triliun, bayangkan. Ngapain kita harus narik uang negara lain, uang

kita sendiri ada, hanya mau atau tidak uang itu kita bawa ke dalam. Tetapi memang syaratnya harus kita punyai agar yang memiliki uang merasa nyaman membawa uangnya masuk,’’ ungkap Jokowi di depan 3.000 peserta sosialisasi tax amnesty di Hotel Platinum Balikpapan. Sementara itu dalam periode I program tax amnesty, Jokowi mengungkapkan baru sekitar Rp 143 triliun yang melakukan repatriasi. ‘’Yang repatriasi baru terakhir Rp 143 triliun, kecil banget, sangat kecil. Masih sangat kecil. Buat saya masih kurang, masih ada uang yang besar di luar negeri,’’ kata Presiden. Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengingatkan bahwa pada 2018 akan terjadi keterbukaan informasi keuangan di dunia, yakni

keterbukaan pertukaran informasi antarnegara di dunia. ‘’Tahun 2018 semua negara akan tanda tangan untuk blak-blakan semua. Jadi sekarang ini saatnya kita untuk terbuka, tetapi ada amnesti pajak yang bayar tebusannya masih murah sekali,’’ kata Jokowi. Presiden mengungkapan dalam program tax amnesty ini Indonesia hanya mengenakan denda 3 persen dari total pajak yang tertunggak, sedangkan negara lain masih 25-30 persen. ‘’Kita ini memang pemaaf kok,’’ kata Presiden yang didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Sumarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anjung, Ketua OJK Mulaiman D Hadad serta Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi. (ant)

Joko Widodo

Bali Post/ant


DENPASAR

2

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Ditemukan 43 Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat

Bali Post/ara

KUNKER - DPRD Kota Palangkaraya berkesempatan melihat Kuburan Badung saat kunker di Kota Denpasar, kemarin.

Dewan Palangkaraya Kunjungi Kuburan Badung

KUNJUNGAN kerja (kunker) anggota DPRD biasanya menyasar instansi pemerintah atau BUMN/BUMD. Namun tidak demikian dengan sejumlah anggota DPRD Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Wakil rakyat yang tergabung dalam Pansus II tersebut, Senin (5/12) kemarin melakukan kunker di Kuburan Badung. Sebelum ke kuburan, mereka juga sempat diterima sejumlah anggota DPRD Denpasar. Dalam kunjungannya, rombongan Pansus II DPRD Palangkaraya didampingi anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Duaja, Wayan Sutama, dan A.A. Alit Putra. Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Palangkaraya Sigit K. Yunianto, terkait dengan rencana Pemkot Palangkaraya membuat ranperda tentang perabuan jenazah. ‘’Kami di Palangkaraya akan membuat tempat pemakaman untuk semua umat. Oleh sebab itu, kami merencanakan tempat pemakaman ini dilindungi aturan hukum yang pasti. Terkait kunjungan ini, kami ingin mendapatkan masukan dan referensi, karena di Bali masalah ini sudah dilaksanakan sejak lama,’’ kata Sigit Yunianto. Menurut Sigit Yunianto, dengan adanya perda perabuan jenazah, semua umat di Kota Palangkaraya nantinya melaksanakan acara penguburan dengan baik. Terutama umat Hindu. ‘’Di Palangkaraya semua umat ada. Bahkan, umat Hindu cukup banyak. Karena, kami juga ada umat Hindu Kaharingan yang pola perabuan jenazahnya relatif sama,’’ kata politisi PDI Perjuangan itu. (ara)

Penjambret Dihajar Massa

Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (4/12). Samuel Jurumana (33) asal NTT dihajar massa setelah ditangkap saat menjambret Nyoman Murtini (19). Polisi kesulitan memeriksa tersangka karena dalam keadaan mabuk. Kapolsek Densel AKP Aris Purwanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Senin (5/12) kemarin mengatakan, tersangka kos di Jalan Raya Sesetan Gang Pakusari I, Densel. Keterangan korban Nyoman Murtini beralamat di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Beo, Denpasar, pukul 21.30 Wita ia bersama pacarnya, I Gede Sukarma (24), melintas di Jalan Raya Sesetan, tepatnya di depan Bima Audio. Tiba-tiba tas yang dibawanya ditarik oleh tersangka. Korban langsung memegang erat-erat tas miliknya dan terjadi aksi saling tarik. Gagal menarik tas korban, membuat laju motor tersangka oleng dan akhirnya jatuh. ‘’Spontan korban berteriak jambret. Pacar korban langsung berhenti lalu mengamankan pelaku. Setelah itu, warga yang ada di sekitar lokasi berdatangan dan sempat menghajar pelaku,’’ ujarnya. Tersangka sempat diinterogasi warga dan beberapa pukulan mendarat di wajahnya. Seorang warga langsung menelepon Polsek Densel member tahu kejadian tersebut. Beberapa menit kemudian, datang petugas dan langsung mengamankan tersangka. Terkait kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti tas milik korban berisi uang Rp 550 ribu dan dua iPhone. Selain itu, disita sepeda motor Honda Supra milik tersangka. ‘’Hasil interogasi tersangka belum bisa maksimal karena masih mabuk. Untuk sementara, tersangka mengaku baru sekali menjambret, tapi masih kami dalami,’’ ujar Bangkit. (kmb36)

Tangan Bocah Disulut Rokok

Denpasar (Bali Post) Kasus kekerasan terhadap anak terjadi di kos-kosan di Jalan Pendidikan II, Denpasar Selatan. Tanpa sebab yang jelas, MKP (26) asal NTT menyulut tangan keponakannya, BA (3), memakai rokok. Tersangka pun ditangkap, Sabtu (3/12). Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, Senin (5/12) kemarin, kejadiannya Sabtu (26/11) pukul 21.40 Wita. Tersangka beralamat di Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar ini datang ke TKP dengan maksud mencari ayah korban. Saat itu yang ada ibu korban, Petronela Panda Huki (33). Sedangkan ayah korban sedang keluar. ‘’Pelaku menanyakan ayah korban sambil menyulutkan rokok ke tangan kanan bocah itu sebanyak satu kali. Akibatnya, korban langsung menangis kesakitan,’’ ujarnya. Ibu korban tidak terima dan langsung menanyakan maksud tersangka melakukan perbuatan itu. Namun, tersangka yang bekerja di toko bangunan ini tidak mengaku. ‘’Padahal, ada saksi yang melihatnya, tetapi tersangka membantah. Orangtua korban tidak terima lalu melaporkan kasus itu ke Polresta,’’ tegas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup, tersangka ditangkap di tempat kerjanya di toko bangunan di wilayah Muding, Kuta Utara, Badung. Saat diperiksa, tersangka tetap tidak mengaku. Diduga, dia tidak ingat karena saat kejadian sedang mabuk. ‘’Saksinya ibu korban dan tetangga kosnya. Sebelum kejadian, ibu korban sempat menasihati pelaku agar tidak pacaran dengan wanita yang sudah punya pacar. Mungkin hal itu yang menyebabkan pelaku marah. Tersangka sudah kami tahan di Polresta,’’ ungkap Reinhard. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Periode Desember 2015 hingga September 2016, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di seluruh Indonesia menemukan 43 obat tradisional (OT) mengandung BKO (bahan kimia obat), 26 di antaranya tidak memiliki izin edar (TIE). OT mengandung BKO bukan hanya ditemukan di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Berdasarkan informasi melalui ASEAN Post Marketing Alert System (PMAS) dan informasi dari negara lain, 50 OT dan suplemen kesehatan (SK) mengandung BKO juga ditemukan di Singapura, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Dari 43 OT tersebut, 5 di antaranya ditemukan di Bali. ‘’Kebanyakan mengandung sildenafil yang mempunyai efek mengobati disfungsi ereksi. Sildenafil seharusnya dengan pengawasan dokter, tetapi ini dicampur di OT,’’ kata Kepala Balai Besar Pengawas

Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt., Senin (5/12) kemarin. Mengonsumsi sildenafil dalam jumlah tertentu, menurutnya, akan berdampak pada ginjal, gangguan penglihatan, pendengaran, stroke, jantung. Lima produk OT tersebut adalah Bulesa, Japasa, yang diproduksi CV Jampi (Jamu Terapi Indonesia) mengandung sildenafil sitrat, parasetamol dan kafein dengan keterangan nomor izin edar telah dibatalkan. Selain itu, ada Ginseng Kianpi Capsule yang diproduksi CV Anugerah Makmur Abadi, Semarang, mengandung siproheptadin hidroklorida. Pelanggaran yang dilakukan, selain mengandung BKO juga tidak terdaftar di BPOM dan mencantumkan nomor izin edar fiktif. ‘’Ini (Ginseng Kianpi) sudah lama ditemukan, berulang kali ditemukan karena terus ada permintaan dari konsumen,’’ pungkasnya. Raja Tawon, cairan obat dalam

yang diproduksi CV Tjipta Bahagia, Banyuwangi, mengandung deksametason dan fenikbutazon dengan pelanggaran tidak terdaftar di BPOM dan mencantumkan nomor izin edar fiktif. OT kelima yang ditemukan beredar di Bali adalah African Black Ant yang diproduksi oleh R Thomas Marketing LLC, mengandung sildenafil, tidak terdaftar di BPOM. Produk tersebut ditemukan atas informasi dari Amerika Serikat. BPOM melakukan pengawasan post market dan pre market. Pada post market pihaknya melakukan pengawasan saat produk telah beredar di pasaran. Pengawasan dilakukan dengan cara membeli sampel dan melakukan uji di laboratorium. Sedangkan pengawasan pre market dilakukan saat produk tersebut akan diproduksi, diregistrasi hingga dilakukan trial. ‘’Pengawasan kita lakukan di distributor, retail/pengecer, dan produsen,’’ bebernya. (kmb42)

Lima OT Mengandung BKO 1. Bulesa 2. Japasa 3. Ginseng Kianpi Capsule 4. Raja Tawon 5. African Black Ant

Bali Post/eka

BBPOM - Sejumlah produk obat tradisional dan kosmetik tidak layak edar digelar di BBPOM Denpasar, Senin (5/12) kemarin. Sebanyak 43 jenis produk obat tradisional mengandung bahan kimia obat berhasil diamankan BBPOM selama periode Desember 2015 hingga Desember 2016.

Bahas Ranperda Penyertaan Modal

Dewan Minta Tak Dijadikan ’’ Tukang Stempel’’ Denpasar (Bali Post) –

Menjelang tutup tahun, pihak eksekutif di Pemkot Denpasar kembali menyerahkan ranperda tentang penyertaan modal pada PD Pasar. Dalam ranperda tersebut, dirancang Rp 450 miliar berupa tanah dan bangunan yang akan diserahkan kepada PD Pasar dalam bentuk penyertaan modal. Ranperda ini mulai dibahas jajaran DPRD bersama pihak eksekutif, di antaranya Asisten II, Bagian Ekonomi, Bagian Aset, Bagian Hukum, serta PD Pasar dalam kegiatan rapat kerja, Senin (5/12) kemarin. Pada rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Asisten Pembangunan Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta tersebut, mengemuka sejumlah pertanyaan terkait dampak dari kebijakan yang akan diambil tersebut. Mengingat, ranperda ini baru datang dan sudah harus segera dirampungkan. ‘’Ini akan menambah rekor kalau kami hanya dijadikan ‘tukang stempel’ saja. Saya tidak mau seperti ini.

Beri kami penjelasan dulu sehingga bisa kami pelajari dan baru mengambil keputusan,’’ ujar anggota dewan yang paling vokal, A.A. Susruta Ngurah Putra. Pernyataan ini mengemuka, karena pihak eksekutif baru saja menyerahkan draf ranperda ke dewan dan harus bisa rampung dalam waktu singkat. Sementara jajaran dewan belum mengetahui plus-minusnya bila dilakukan penyertaan modal. Karena selain

penyertaan modal, ada lagi pola lainnya, yakni kerja sama. ‘’Kedua opsi ini dulu berikan saya kajiannya, baru bisa memutuskan,’’ kata politisi Demokrat ini. Pendapat serupa datang dari anggota dewan lainnya, di antaranya I.B. Kompyang Wiranatha, A.A. Gede Mahendra, Wayan Warka dan Ketut Suteja Kumara. Karena belum adanya keputusan dari dewan, pimpinan rapat akhirnya memutuskan untuk menunda

Pembangunan Gedung B RSUD Wangaya Terancam Molor Denpasar (Bali Post) Pembangunan Unit Gedung B RSUD Wangaya saat ini sedang berlangsung. Progresnya telah mencapai 79,69 persen. Proyek ini terancam molor, karena waktu penyelesaiannya seharusnya per 10 Desember ini. Mendapat temuan itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (5/12) kemarin, meminta rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, namun tidak mengabaikan kualitas. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rai Mantra mengingatkan rekanan (pemborong) untuk segera merampungkan pekerjaan gedung Unit B. Namun, Rai Mantra juga meminta agar pekerjaan yang dilakukan tetap memperhatikan kualitas bangunan. ‘’Kami mengingatkan agar rekanan segera menyelesaikan pengerjaan bangunan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, saya minta rekanan menjaga kualitas dan kuantitas bangunan sehingga bangunan ini tidak terkesan asal-asalan dan hasilnya kurang memuaskan,’’ kata Rai Mantra. Rai Mantra juga mengingatkan Dirut RSUD Wangaya beserta jajarannya untuk ikut mengawasi dan memantau pembangunan tersebut. Jika terjadi permasalahan, agar segera

Bali Post/ara

SIDAK - Wali Kota Rai Mantra sidak ke proyek pembangunan gedung Unit B RS Wangaya. dikomunikasikan serta cepat terselesaikan. ‘’Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, yang sudah barang tentunya dengan RS yang memadai dengan fasilitas yang memadai juga,’’ kata Rai Mantra. Pimpro pembangunan gedung Unit B RSUD Wangaya, Kadek Sapta Budiarta, mengatakan pembangunan ini dimulai sejak tanggal kontrak 4 April 2016 dengan bangunan 3 lantai. Proyek dengan nilai kontrak Rp 32.176.700.000 ada kekurangan

pekerjaan lagi 16,24 persen. Untuk mencapai target pengerjaan, pihaknya memberikan waktu hingga per 20 Desember. ‘’Mereka harus memaksimalkan pengerjaannya dan bisa mengerjakan pekerjaan 2 persen per hari, sehingga bisa mengejar target yang sudah ditetapkan yakni pada 20 Desember mendatang,’’ kata Budiarta. Pihaknya sudah meminta kepada rekanan, PT Jaya Semanggi Engenering, untuk bisa menepati waktu perpanjangan ini sehingga tidak ada yang dirugikan. (kmb12)

rapat dan kembali dilanjutkan hari ini. Sementara itu, dalam pandangan Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra, penyertaan modal Rp 450 miliar berupa penyerahan aset tanah dan bangunan akan berdampak besar bagi kelangsungan PD Pasar. Dengan aset itu, PD Pasar akan mengalami penyusutan cukup besar. Penyusutan ini secara otomatis akan berdampak pada setoran ke PAD. Karena dengan nilai sebesar itu, PD Pasar akan mengalami kerugian dalam kurun waktu yang cukup panjang, yakni sekitar 16 tahun. ‘’Dalam periode itu, PD Pasar tidak akan bisa menyetorkan PAD karena kondisi keuangannya dalam keadaan merugi,’’

katanya. Bukan hanya itu, katanya, banyak dampak lainnya yang harus ditanggung bila dilakukan pola seperti ini (penyertaan modal). Pajak-pajak yang dibayarkan PD Pasar ke pusat juga akan cukup banyak. Peningkatan penghasilan untuk pegawai PD Pasar juga tidak bisa dilakukan. Kemudian, akan ada peningkatan biaya sewa atau retribusi ke pedagang. Kondisi ini berbeda bila bisa dilakukan dengan pola kerja sama. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kasus Perdin Denpasar

Lima Mantan dan Dewan Aktif Diperiksa Denpasar (Bali Post) Setelah tiga orang anggota DPRD aktif dan nonaktif Kota Denpasar diperiksa kejaksaan, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Senin (5/12) kemarin kembali memeriksa lima orang anggota DPRD Kota Denpasar tahun 2014. Dari lima orang tersebut, empat di antaranya duduk di Komisi A dan sisanya Komisi D. Mereka adalah I Ketut Ari Sucitha (mantan dewan), I Bagus Ketut Dani Supartha (mantan dewan), I Ketut Jasa (mantan dewan) dan I Made Sukarmana (anggota dewan aktif periode 2014-2019). Sedangkan dari Komisi D yang diperiksa adalah Putu Gede Menala Wisnawa (anggota dewan aktif periode 2014-2019). Pemeriksaan dilakukan dari pagi hingga pukul 14.30 Wita. Materi pemeriksaan tidak dibeber penyidik, namun disampaikan bahwa pemeriksaan legislator itu terkait dengan Perdin DPRD Kota Denpasar dengan tersangka Sekwan Gusti Rai Suta. ‘’Hari ini kita periksa lima orang anggota DPRD Denpasar tahun 2014. Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari jadwal pemeriksaan sebelumnya,’’ tandas Kasi Intel Kejari Denpasar IGA Kusumayasa Diputra. Pejabat asal Tabanan itu membenarkan pemeriksaan ini berkaitan dengan tindak lanjut penetapan tersangka I Gusti Rai Suta. Agung Kusumayasa mengatakan, pemeriksaan Komisi D akan berlanjut hingga Kamis yang akan datang. Informasi lainnya yang didapat, penyidik tidak hanya memeriksa 13 mantan dewan itu. Namun, 11 orang dari Komisi D juga bakal dimintai keterangan. Apakah dengan adanya pemeriksaan intensif terhadap anggota DPRD ciri bakal ada tersangka tambahan, secara diplomatis Kusumayasa mengatakan yang jelas pemeriksaan ini berkaitan dengan pemberkasan Rai Suta yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pun saat disinggung soal dua travel yang dalam dakwaan Patra di Pengadilan Tipikor Denpasar, dijelaskan bahwa terdakwa memperkaya travel, Agung Kusumayasa menjelaskan itu sudah teknis. Diberitakan sebelumnya, atas penetapan Sekwan I Gusti Rai Suta sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Perdin DPRD Denpasar, sejumlah anggota DPRD Denpasar sudah diperiksa. Mereka adalah I Gusti Ngurah Gede yang kini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Denpasar, A.A. Kompyang Raka yang kini sebagai anggota DPRD Provinsi Bali, dan I Ketut Suteja Kumara. (kmb37)

The Sukarno Center Sampaikan Dukacita Wafatnya Fidel Castro

Wedakarna Bertemu Putri Pemimpin Besar Revolusi Kuba THE Sukarno Center Tampaksiring membuktikan pentingnya memelihara jaringan diplomasi internasional demi kepentingan bangsa yang lebih baik. Hubungan baik antara Indonesia terus dijalin oleh sosok tokoh muda Bali yakni President The Sukarno Center, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (MWS) III, terutama dengan negaranegara yang memiliki hubungan baik dengan Indonesia, khususnya di era Bung Karno. Terkait wafatnya pemimpin besar revolusi Kuba Fidel Castro, Senator Arya Wedakarna (AWK) mengucapkan belasungkawa atas nama rakyat Bali. ‘’Fidel Castro adalah sahabat Bung Karno. Pada zaman revolusi fisik dan dunia saat itu masih dalam suasana pasca-Perang Dunia II, Bung Karno menemui tokoh pergerakan Kuba yakni Che Guevera dan juga Fidel Castro. Mereka saling memberikan semangat, memberikan motivasi dan bersepakat untuk bersatu dalam sebuah gerakan Asia Afrika dan Amerika Latin. Bahkan Bung Karno saling bertukar penutup kepala yakni Fidel Castro memakai peci dan Bung Karno memakai tutup kepala milik Fidel

Castro. Kedua pemimpin ini juga dikenal sebagai penggemar cerutu dan ini sebuah soft diplomasi bagi dua negara yang memiliki musuh bersama yakni imperialisme Barat. Dan kini dunia khususnya Indonesia dengan kaum nasionalisnya, sangat berduka dengan wafatnya Fidel Castro,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ke depan, ia berharap agar tokoh–tokoh politik Indonesia dapat meniru sisi positif dari Fidel Castro yang dikenal sangat idealis. ‘’Fidel Castro bagi saya bukan diktator. Dia bagi rakyatnya adalah pahlawan. Dia seorang yang flamboyan seperti Bung Karno. Dia keras terhadap intervensi asing untuk negerinya. Dia memproteksi kekayaan negerinya dari kerakusan negara Barat. Bagi zamannya, ini hal yang wajar. Mari kita belajar meneladani sifat beliau. Jika seorang pemimpin itu keras dan militan terhadap tanah airnya, terhadap negerinya dan ingin memproteksi orang lokal dengan agama dan budayanya itu bukan rasis, tetapi lebih pada melindungi peninggalan leluhurnya. Bagi saya, rasisme itu justru diciptakan oleh musuh–musuh pergerakan agar pemimpin yang idealis terlihat tidak manusiawi.

Rakyat harus belajar,’’ ungkap Wedakarna. Terkait dengan dampak dari pengaruh terpilihnya Donald J. Trump sebagai presiden AS hubungan diplomatik AS–Kuba yang sudah dibuka resmi sejak pemerintahan Presiden AS Barack Obama, Indonesia berharap agar kerja sama itu dilanjutkan demi stabilitas kawasan. ‘’Saya berharap agar Kuba di bawah kepemimpinan Raul Castro (adik Fidel Castro) dan AS di bawah Donald J. Trump nanti tetap menjaga hubungan baik ini. Komunikasi sejak beberapa tahun terakhir ini sudah cukup positif. Kita tahu bahwa biaya perang itu sangat mahal dibanding memelihara perdamaian. Indonesia akan mendorong kerja sama perdamaian internasional dengan Kuba dilanjutkan,’’ ungkap Dr. Arya Wedakarna yang baru-baru ini terpilih sebagai Duta Besar Perdamaian UPF–PBB yang berbasis di New York. Sejarah pun mencatat bahwa Wedakarna adalah satu– satunya pemuda Indonesia yang bisa berkomunikasi langsung dengan Mariela Castro (putri Fidel Castro) saat di Caracas, Amerika Latin. (ad137)

BERTEMU – Duta Besar UPF–PBB Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Mariela Castro (putri Presiden Kuba Fidel Castro) saat bertemu di Caracas, Amerika Latin.

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : DEWAN MINTA TAK DIJADIKAN “TUKANG STEMPEL” Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Badung

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

3

Jalan Usaha Tani Tak Terealisasi

Komitmen Pemprov pada Pertanian Dipertanyakan Bali Post/par

DISEGEL - Tim yustisi dibantu aparat penegak hukum yakni pihak kepolisian menyegel Hotel Maha Ungasan, Senin (5/12) kemarin, lantaran tidak mengantongi IMB dan izin operasional.

Tak Kantongi IMB dan Izin Operasional

Hotel Maha Ungasan Akhirnya Disegel Mangupura (Bali Post) Komitmen tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung terkait penyegelan Hotel Maha Ungasan bukan hanya wacana semata. Tim yustisi, Senin (5/12) kemarin turun untuk melakukan eksekusi terhadap bangunan akomodasi yang ditengarai tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin operasional. ‘’Hotel di Bukit Ungasan, Kuta Selatan ini disegel lantaran beroperasi tanpa izin. Hotel itu tanpa dilengkapi IMB dan izin operasional hotel,’’ ungkap Kepala Satpol PP Badung I Ketut Martha, Senin kemarin. Menurutnya, aksi penyegelan itu sempat mendapat perlawanan dari kuasa hukum. Namun, upaya penertiban pelanggaran perda tetap dilakukan. Sebab, sudah menjadi keputusan dan sesuai Instruksi Bupati Badung Nomor: 600 Tahun 2016 tertanggal 1 November 2016. ‘’Wisatawan yang menginap di hotel juga kami minta segera keluar. Ini sudah keputusan, karena tidak memiliki IMB dan Izin Operasional Hotel,’’ ujarnya. Terkait penyegelan ini, pihaknya mengaku sudah be-

berapa kali melakukan kajian yang melibatkan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) serta pihak kepolisian. Pihaknya juga sudah menyampaikan rencana penyegelan ini kepada pihak hotel. ‘’Yang jelas, ini (penyegelan) sudah sesuai kajian dan sudah terbit instruksi bupati juga. Untuk itu, kami berharap Maha Ungasan tidak beroperasi lagi sebelum segala perizinannya dipenuhi,’’ tegasnya. Dikatakannya, pihak hotel dapat menempuh jalur hukum jika keberatan dengan tindakan tegas yang dilakukan Pemkab Badung. ‘’Kalau mau melakukan perlawanan hukum, silakan saja. Namun yang jelas, kami minta dia taati aturan,’’ tegasnya lagi. Pejabat asal Karangasem ini mengaku sudah menyiapkan tim yang melibatkan Disparda dan BPPT untuk melakukan pengawasan agar hotel itu tidak beroperasi tanpa sepengetahuan Pemkab Badung. Sebelumnya, wakil rakyat meminta tim yustisi menunjukkan taring untuk menertibkan akomodasi-akomodasi

yang melanggar ketentuan Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Selain menyegel Hotel Maha Ungasan, kami juga minta semua bangungan dan usaha bodong di Badung diperlakukan sama. Sehingga tidak ada kesan tebang pilih,’’ kata I Nyoman Mesir, anggota Komisi II DPRD Badung tersebut. Mantan Perbekel Kutuh ini juga meminta semua bangunan maupun usaha harus didata sesuai instruksi Bupati Badung, sehingga tahu status bangunan, apakah melanggar atau tidak. ‘’Jangan cuma main ancam saja. Harus buktikan bahwa itu ditindak sesuai ketentuan. Mereka (Satpol PP – red) harus benarbenar menunjukan taringnya dengan memberangus setiap pelanggaran yang ada,’’ tegasnya. Politisi asal Kutuh ini menyayangkan ada kesan pembiaran terhadap hotel-hotel yang melakukan pelanggaran hingga beroperasi. Pelanggaran seharusnya tidak terjadi jika sebelum dibangun sudah dilakukan pencegahan. ‘’Agar investor nakal tidak telanjur melabrak aturan, jadi kami minta jangan ada pembiaran. Kalau sudah melanggar langsung ditertibkan,’’ ungkapnya. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Komitmen Pemprov Bali pada sektor pertanian dipertanyakan. Menyusul, tidak terealisasinya bantuan hibah untuk jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi dan pemantapan pola tanam hingga akhir tahun 2016 ini. Padahal sebelumnya, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta menyatakan tahun ini Pemprov Bali menyiapkan anggaran Rp 700 miliar atau 14,92% dari APBD untuk sektor pertanian. ‘’Rehabilitasi jaringan irigasi dan jalan usaha tani di APBD 2016, induk dan perubahan, dari 28 unit yang direncanakan, cuma 2 unit yang dijalankan. Saya pertanyakan, kenapa?’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di gedung dewan, Senin (5/12) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, hal ini diketahuinya setelah turun ke lapangan dan mendapat laporan dari Subak Kedua, Denpasar. Salah satu bantuan jalan usaha tani kebetulan diusulkan subak tersebut, dan belum terealisasi. Ketika dirinya

mengonfirmasi ke Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi, baru diketahui hanya 2 dari 28 unit jaringan irigasi dan jalan usaha tani yang direalisasikan. ‘’Saya konfirmasi ke Kadis Pertanian, katanya anggaran untuk itu dipotong oleh TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) atau Bappeda. Dipotong buat apa dana itu? Katanya pertanian akan disayangi, jadi prioritas, dapat anggaran Rp 700 miliar, kok yang penting-penting dipotong,’’ tanyanya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana ke-

tika dimintai konfirmasi hal tersebut, menyerahkan kepada Kasi Lahan Made Suparsa. Dan pernyataan Suparsa justru lebih mencengangkan, karena justru tidak ada satu pun bantuan hibah yang cair untuk rehabilitasi jaringan irigasi dan jalan usaha tani. Begitu juga hibah untuk pemantapan pola tanam. Padahal, bantuan itu hanya ditujukan untuk 10 unit jalan usaha tani, 16 unit rehabilitasi jaringan irigasi, dan 2 pemantapan pola tanam. Suparsa merinci, anggaran yang dialokasikan tahun ini untuk jalan usaha tani kepada 10 kelompok Rp 800 juta, rehabilitasi jaringan irigasi untuk 16 kelompok Rp 697,5 juta, dan pemantapan pola tanam untuk 2 kelompok Rp 120 juta. ‘’Dari yang kami usulkan itu, hibah uang ke kelompok tidak ada yang keluar. Tidak muncul di lampiran 3, karena ada pemotongan anggaran. Kami

sudah usulkan kembali untuk bisa dikerjakan tahun 2017,’’ ujarnya. Kepala Bappeda Bali I Putu Astawa mengatakan, jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi, dan pemantapan pola tanam sebetulnya program prioritas. Namun, bantuan hibah untuk program prioritas itu tidak bisa direalisasikan karena terkena dampak penundaan Dana Alokasi Umum dan adanya penurunan pendapatan daerah. ‘’Itu prioritas, tapi karena sekarang juga banyak sekali dana desa yang sudah mengalir dari pusat, itu yang kita dorong untuk dimanfaatkan sarana-sarana ekonomi di desa. Jalan usaha tani kan masuk sarana ekonomi, itu kita dorong memakai dana desa,’’ imbuhnya seraya mengatakan, ada pula bantuan Dana Alokasi Khusus dari pusat untuk jaringan irigasi yang dialokasikan lewat Dinas PU Bali. (kmb32)

Malas, Wabup Kumpulkan 569 ASN

WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa sepertinya dibuat pusing dengan ulah anak buahnya di jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badung yang malas. Ratusan aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan Pemkab Badung ini lantas dikumpulkan di Ruang Kerta Gosana, Senin (5/12) kemarin. Politisi asal Pecatu ini mengaku telah memperhatikan perilaku pegawai yang tidak disiplin ini. Puncaknya, saat apel krida, Jumat (2/12) lalu, 569 pegawai absen. Pihaknya beberapa kali mengubah formasi barisan saat apel guna mengetahui jumlah pegawai yang hadir. ‘’Jangan kira saya tidak memperhatikan. Justru saya sedang menganalisis, dan ini adalah sampling saya (pegawai malas - red),’’ ungkap Suiasa dengan nada

marah, Senin kemarin. Tak hanya itu, pimpinan SKPD juga diminta melaporkan setiap kehadiran anak buahnya. Hanya, masih banyak pegawai yang indisipliner dengan tidak hadir saat krida. ‘’Bagaimana membangun konstitusi dan responsivitas kalau membangun kebersamaan saja tidak bisa. Krida saja banyak tidak hadir,’’ katanya. Suiasa menyayangkan peringatan yang diberikan tak membuat pegawai Pemkab Badung kompak. Hampir sebagian besar pegawai memandang hari Jumat itu adalah hari santai. ‘’Jangan lagi Jumat itu dibuat santai, karena pekerjaan itu tidak pernah habis, justru kurang waktu. Mindset dari sebagian besar oknum pegawai terhadap hari Jumat harus diubah,’’

tegasnya. Mirisnya lagi, sebutnya, masih ada pegawai Pemkab Badung yang nongkrong di warung saat jam kerja. Perilaku buruk ini berpotensi mencoreng citra Pemkab Badung, lantaran tak jarang perilaku tersebut disebarkan di media sosial. ‘’Masih banyak pegawai nongkrong di warung ongkang-ongkang kaki saat jam kerja. Ini tentu mengurangi kepercayaan publik kepada Pemkab Badung. Kok jam kantor malah nongkrongin warung,’’ sidirnya seraya berharap pegawai yang malas bisa mengubah sikap. ‘’Masing-masing pimpinan SKPD saya minta mengawasi anak buahnya, sehingga tidak keluar dari ketentuan yang ada. Apalagi sampai malas-malasan saat jam kerja,’’ pungkasnya. (par)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E

Sekolah Saja Tidak Cukup untuk Sukses Gebyar Budaya HUT Yayasan PR Saraswati Diikuti 1.000 Seniman

KURANG lebih 1.400 calon wisudawan Universitas Udayana (Unud) menghadiri Kuliah Umum (Stadium General) yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Jumat (2/12) lalu. Pada kuliah umum kali ini, Unud mengundang Alex P Chandra, Chairman Lestari Group, untuk memberikan kuliah yang nantinya dapat digunakan sebagai bekal setelah lulus kuliah. “Pada kuliah umum kali ini, kita ingin membekali para wisudawan dengan leadership dan entrepreneurship. Oleh karena itu, kita mengundang Bapak Alex P Chandra yang kita ketahui sangat ahli di bidangnya,” kata Kepala Biro Administrasi Akademik Unud Drs. Ketut Amoga Sidi. Membawakan materi “Why School is Not Enough?”, Alex menjelaskan bahwa sekolah saja tidak cukup untuk sukses. Materi ini diambil dari buku yang berjudul sama karangannya sendiri yang mencoba menjawab pertanyaan dari buku Robert T Kiyosaki “Why A Student Works for C Student?”. “Bahwa ada fakta menarik, siswa yang pintar grade A, tidak semua, bekerja kepada siswa yang gradenya C. Siswa grade B biasanya jadi dosen atau PNS dan menariknya siswa grade D ini malah kebanyakan jadi anggota legislatif,” kata Alex. Oleh karena itulah, dia kemudian memaparkan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk menjadi sukses, yang disebut sebagai Segitiga Sukses yaitu knowledge (ilmu pengetahuan) yang diperoleh di bangku pendidikan, kemudian skill (keterampilan), bahwa ilmu pengetahuan itu harus ditransformasi menjadi keterampilan dan yang paling

KULIAH UMUM - Alex P Chandra, Chairman Lestari Group, saat memberikan kuliah umum kepada sekitar 1.400 calon wisudawan Unud.

SEMAKIN berkembangnya bisnis dan jumlah nasabah, serta dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih luas, BPR Lestari kembali membuka kantor kasnya yang baru yang berletak di Jalan Raya Sesetan No. 45 Denpasar, Senin (5/12) kemarin. “Kantor Kas BPR Lestari Sesetan ini merupakan kantor kas keduabelas kami. Kami melihat kebutuhan transaksi nasabah di seputaran Sesetan dan Sidakarya semakin banyak. Maka dengan dibukanya kantor kas baru di daerah Sesetan ini diharapkan

dapat melayani dan membantu kebutuhan masyarakat sekitar akan kebutuhan produk perbankan,” kata I Wayan Suweta, Kepala Kantor Kas BPR Lestari Sesetan. Dengan pembukaan kantor kas yang baru ini, maka jumlah kantor saat ini berjumlah 14 kantor yang terdiri dari 1 kantor pusat, 1 kantor cabang dan 12 kantor kas. ”Tahun 2016 ini, kami membuka 2 kantor pelayanan lagi. Ini merupakan salah satu strategi kami dalam mendekatkan diri dengan nasabah kami,” kata Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari yang hadir dalam pembukaan

penting adalah attitude (sikap). “Hidup kita tidak lebih banyak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tapi pada apa yang kita kerjakan. To know but not to do is not yet to know,” kata Alex. Selain Segitiga Sukses tersebut, ada tiga skill (keterampilan) lain lagi untuk menunjang Segitiga Sukses tersebut. Yang pertama adalah Professional Skill, yaitu keterampilan sebagai seorang professional. Kedua adalah Life Skill, yaitu keterampilan atau kecakapan hidup dan terakhir adalah pengetahuan pengelolaan keuangan atau Financial Literacy. “Ketiga keterampilan ini merupakan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk hidup. Namun sayangnya, ketiga hal ini nggak

B R A N D I N G D I S I N I

diajarin di sekolah. Makanya, sekolah saja belum cukup,” tambah Alex. Dijelaskan pula bahwa berdasarkan survei yang dilakukan oleh AC Nielsen dan Citibank menyebutkan bahwa 70 persen eksekutif akan bangkrut pada usia pensiunnya. “Kita masuk SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, lulus ujian nasional susah, mau masuk kuliah susah, lulus kuliah susah, cari kerja juga susah, terus at the end pas mau pensiun bangkrut! Nah lho? Hampir sepanjang hidupnya susah,” terang Alex lagi. Sehingga dengan penyampian materi ini, diharapkan para wisudawan sudah lebih siap dan mempersiapkan dirinya untuk masa pensiunnya dari sejak dini. (ad303)

Dalam Setahun, BPR Lestari Buka Dua Kantor

C E R I T A S U K S E S

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

PEMBUKAAN – Suasana pembukaan kantor kas baru BPR Lestari di Jalan Raya Sesetan No. 45 Denpasar, Senin (5/12) kemarin.

kantor tersebut. Perkembangan BPR Lestari tidak hanya dilihat dari pembukaan dua kantornya dalam setahun ini, namun secara kinerja keuangan juga menorehkan prestasi yang menggembirakan. Per Agustus 2016 kemarin, BPR Lestari telah mencapai aset Rp 4 triliun dan mengukuhkan posisinya sebagai BPR terbesar kedua di Indonesia. “Kami bersyukur dengan pencapaian bisnis di tahun ini. Walaupun kondisi ekonomi cukup sulit, kami masih bisa tumbuh dan ekspansi dengan aset tembus Rp 4 triliun. Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat Bali yang telah percaya kepada BPR Lestari sampai saat ini. Kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan ini. Semoga di tahun-tahun mendatang kami bisa meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat Bali,” tambah Pribadi. Selain pembukaan kantor baru ini, melalui holding company-nya, Lestari Group kini telah mengakuisisi empat BPR di Pulau Jawa. Dua di antaranya telah resmi menggunakan nama BPR Lestari, yaitu BPR Lestari Jatim dan BPR Lestari Banten, sedangkan dua lagi masih dalam proses akuisisi dan penggantian nama. Pengakuisisian BPR-BPR di Jawa ini merupakan pelaksanaan dari visi perusahaan untuk hadir secara nasional (National Presence). (ad304)

700 Orang Tri Civitas Akademika FT Unwar Meramaikan Desa Gunaksa

FAKULTAS Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung bersama tri civitas akademika dengan jumlah peserta sekitar 700-an orang. Kegiatan dilaksanakan tanggal 26 - 27 November 2016, dengan mengambil lima lokasi kegiatan yakni Pura Puseh Desa Gunaksa, Pura Dalem Pakenca, Pura Bale Agung, Dermaga Gunaksa dan Bendung Tukad Unda. Pengabdian ini meliputi kegiatan gotong royong sekitar desa, pendataan pura, fasilitas sosial dan fasilitas umum dan pendataan infrastruktur (bendung dan sistem irigasi, jaringan jalan dan sistem drainase dan Dermaga Gunaksa). Kegiatan Pengabdian yang dilakukan dosen FT Unwar ini bersamaan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa FT Unwar berupa program kegiatan Kemah Kerja Sosial Mahasiswa (KKSM) oleh mahasiswa semester I Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, Kemah Ilmiah Mahasiswa Arsitektur (KIMAR) dan Kemah Ilmiah Mahasiswa Sipil (KIMAS). Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini menuntut adanya interaksi antara dosen dengan lingkungan masyarakat sesuai jenis kegiatan pengabdian yang dilaksanakan. Juga untuk meningkatkan pengembangan atau implementasi pengetahuan

dan wawasan para dosen serta mahasiswa di lingkungan FT Unwar. Desa Gunaksa dipilih sebagai lokasi pengabdian, selain kedekatan lokasi, juga dikarenakan memiliki beberapa potensi untuk dikembangkan dan diteliti sesuai dengan bidang keilmuan yang ada di FT Unwar yakni Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur. Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Kepala Desa Gunaksa dan aparat desa yang didampingi oleh Dekan FT Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. beserta seluruh dosen dan peserta dari Mahasiswa. Simbolisasi dilaku-

kan dengan penyerahan tempat sampah, beberapa pohon kepada kepala desa setempat dan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada pihak desa. Setelah berlangsungnya kegiatan ini diharapkan tri civitas akademika FT Unwar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan akan keberadaan lokasi pura dan objek pendataan infrastruktur desa, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat Desa Gunaksa demi keberlangsungan dan kelestariannya lewat bantuan material dan nonmaterial sesuai dengan bidang keahlian dosen FT. (ad305)

SIMBOLIS - Penyerahan secara simbolis tempat sampah, pohon perindang dan kenang-kenangan oleh Dekan FT Unwar kepada Kepala Desa Gunaksa.

LUAR biasa. Itulah kesan yang muncul dari masyarakat setelah menyaksikan gebyar budaya warga Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Gebyar budaya digelar, Senin (5/12) kemarin, dengan melibatkan 1.000 lebih seniman muda. Hampir semua siswa dari TK, enam SD, tiga SMK dan satu SMA serta mahasiswa tiga perguruan tinggi yakni Unmas, STIBA Saraswati dan Akademi Farmasi Saraswati (AFS) terlibat dalam gebyar budaya. Pejabat Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. menekankan, gebyar budaya serangkaian HUT ke-70 Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar untuk membuktikn kepada masyarakat bahwa semua insan Saraswati berkarakter dan berbudaya. Mereka wajib diberi penguatan dalam budaya Bali di semua unit sekolah dan kampus sebagai bukti Sarasawati ikut melestarikan dan mengembangkan budaya Bali. Ekstra menari dan menabuh menjadi esktra wajib di 18 unit sekolah dan kampus di lingkungan Yayasan PR Saraswati Denpasar. Bagus Ketut Lodji sadar upaya pelestarian budaya Bali harus berkelanjutan. Dengan budaya kita mengasah budi, dengan ilmu kita mengasah intelektual. Dua hal itu bertemu di semua unit sekolah PR Saraswati untuk membentuk insan Saraswati yang cerdas, berkarakter serta kuat akar budaya Balinya. Hal itu pula yang membuat Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar meraih penghargaan bidang seni Parama Budaya dari Wali Kota Denpasar. Di samping itu, dua kali menjadi duta Indonesia pada pentas seni Indonesia di Jepang. Dengan gebyar budaya, kata mantan Koordinator Kopertis

GEBYAR BUDAYA - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji asyik menyaksikan atraksi gebyar budaya. VIII ini, menjadikan semua insan atraksi ”Nangluk Merana”. SetYayasan PR Saraswati menunjuk- elah itu diikuti ratusan siswa kan jati dirinya sebagai perguruan yang mengenakan pakaian adat kerakyatan bernapaskan nasional- Nusantara disusul atraksi drum isme dan berkarakter budaya Bali. band dan ogoh-ogoh TK Saraswati Makanya, dalam pawai gebyar bu- 4. SD Saraswati 1 Denpasar medaya menonjolkan konsep Bhineka nampilkan kegiatan ngayah, SD Tunggal Ika untuk persatuan alias Saraswati 2 mempertontonkan manyamabraya yang baik. Ini, kata prosesi Ida Batara Napak Pertiwi, dia, juga pas dengan tema HUT SD Saraswati 3 soal melasti. “Melestarikan Budaya Prestasi Sementara siswa SD SarasBerlandaskan Tri Hita Karana”. wati 5 mengetengahkan tema Gebyar budaya kemarin diikuti Ngelawang dan SD Saraswati 6, seribu lebih seniman muda dari Pacaruan yang diisi dengan pawai TK hingga mahasiswa, dosen ogoh-ogoh. Siswa SLUA Saraswati dan karyawan. Pawai gebyar menampilkan prosesi upacara budaya melalui Jl. Kamboja - Jl. mamadik dan pawiwahan, SMK Mawar - Jl. Melati - Jl. Sura- Saraswati 1 soal upacara ngerapati - Jl. Kepundung dan finis jasewala atau memasuki usia dedi depan kampus Unmas. Di wasa, SMK Saraswati 2 prosesi tuacara itu, semua unit sekolah di runnya Dewi Saraswati dan SMK lingkungan Yayasan PR Saras- Saraswati 3 upacara maecan-ecan. wati menunjukkan keunggulan Selanjutnya, mahasiswa Unmas masing-masing sesuai dengan menampilkan pasukan Bhineka tema yang diusung. Pawai diawali Tunggal Ika dan prosesi upacara dengan penampilan Baleganjur pengabenan, Akademi Farmasi Adi Merdangga Swara Kumara Saraswati membawakan prosesi Shanti SLUB Saraswati. Sekaa mapandes dan STIBA Saraswati ini tampil menarik karena didu- apik dengan budaya pertanian, kung atraksi ogoh-ogoh Ganesha manyi hingga membuat lelakut. lambang Saraswati dan materi (ad136)

Dapat Perlakuan Khusus

Cara Rumah Sakit Menghormati ”Sulinggih” di Bali PARA sulinggih dan pemangku di Bali telah disepakati mendapat perlakukan khusus ketika menjalani rawat inap di rumah sakit. Hal itu juga dilakukan di RSUP Sanglah. Kebijakan RSUP Sanglah, para sulinggih yang menjalani rawat inap di RSUP Sanglah disediakan di Ruang Mahottama lantai III yaitu VIP B. Fasiltas kamar di VIP B yaitu TV, kulkas, air panas, ruang tunggu dengan luas kamas 4×4 meter. Ruang Mahottama merupakan ruang rawat inap yang terdiri dari 5 kamar VIP A terletak di lantai I dan 20 kamar VIP B terletak di lantai II dan III. Di VIP A juga terdapat kamar president suite. Kepala Instalasi Irna A RSUP Sanglah yang membawahi seluruh rawat inap VIP di RSUP Sanglah dr. I Wayan Wartawan, MARS. mengatakan, kebijakan khusus di RSUP Sanglah untuk para sulinggih itu didasari fal-

safah Panca Yadnya yaitu Rsi Yadnya, persembahan suci yang tulus ikhlas kepada orang suci termasuk sulinggih. Selain itu, salah satu penerapan konsep Tri Hita Karana di RSUP Sanglah, yaitu dengan menghormati para sulinggih dengan memberikan penghormatan berupa fasilitas kesehatan. “Itu karena kita menghormati sulinggih. Tapi, juga tergantung permintaan sulinggih mau dirawat di mana,” ujarnya. Pihaknya mengalokasikan tiga kamar untuk sulinggih yang dirawat di RSUP Sanglah. Kalau kamar di Mahottama penuh, akan ditempatkan di kamar Flamboyan. RSUP Sanglah juga memiliki kamar VIP A di Flamboyan dan Sanjiwani, kamar VVIP di Wing Amerta serta kelas I di Wijaya Kusuma. Meskipun jaminan kesehatan yang digunakan sulinggih adalah kelas 3, kata dia, namun RSUP Sanglah menyiapkan kamar rawat inap VIP untuk suling-

gih. Dalam sebulan, ada saja sulinggih yang dirawat di RSUP Sanglah. Bahkan, dulu pelayanan kesehatan untuk sulinggih dibiayai yayasan, namun saat ini tidak lagi. Menurutnya, sulinggih dirawat di RS manapun mestinya dibiayai oleh masyarakat Bali. Direktur BROS dr. Gede Wiryana Patra Jaya mengatakan, di BROS juga menyediakan dua kamar VIP untuk sulinggih. Walaupun peralatan kesehatan untuk sulinggih tidak bisa dibedakan, namun peralatan makan dan minum, di dalam ruangan dikhususkan untuk sulinggih. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, para sulinggih ditanggung JKBM dan nanti BPJS Kesehatan. “Sudah ada kesepakatan dengan RSUD se-Bali untuk sulinggih dinaikkan minimal kelas I dan pemangku minimal kelas II,” ujarnya. (may)

Made Urip Serahkan Ribuan Bibit Buah Unggul Gerakan Peduli Alam di Kabupaten Badung

KOMITMEN anggota Komisi IV DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. untuk memperkuat sektor pertanian di seluruh Bali terus berlanjut. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan itu menggelar tatap muka sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan dan penanaman bersama 1.000 jenis bibit buah unggul dalam kegiatan Gerakan Peduli Alam bersama Ibu Bupati, Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, di Banjar Puseh, Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, Minggu (4/12). Saat itu, kehadiran Made Urip juga didampingi sejumlah Anggota Fraksi PDI Perjuangan, di antaranya dari anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan dan Gede Wiradana serta Ketua Ganti Bali Nyoman Suardita yang dihadiri para petani dan krama subak penerima bantuan beserta ratusan warga setempat. Ketua Ganti Badung yang Ketua Panitia Gerakan Peduli Alam Nyoman Bagiana mengakui Made Urip telah membantu petani dan krama subak lewat Ganti Badung sebanyak 1.180 bibit buah unggul di antaranya bibit pohon durian, alpukad, manggis, sawo manila, mangga dan rambutan. Selain bantuan bibit, Made Urip juga telah memberi bantuan alsintan berupa beberapa alat pertanian seperti traktor termasuk bantuan ikan lele yang sudah diserahkan secara simbolis di Bale Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Abiansemal belum lama ini. Nyoman Suardita selaku Ketua Ganti Bali menambahkan, bantuan bibit buah unggul ini dilakukan bersama Made Urip yang sangat perhatian membantu masyarakat tani di Bali. Usai merealisasikan bantuan ini, diharapkan sektor pertanian di Bali bisa meningkatkan produktivitasnya sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bali. Made Urip menegaskan, bantuan bibit buah unggul tersebut diperjuangkan lewat Kementerian

BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bersama Ny. Seniasih Giri Prasta menyerahkan secara simbolis bibit buah unggul di Banjar Puseh, Minggu (4/12). Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ribuan bibit buah unggul ini untuk membantu daerah agar memenuhi syarat memiliki kawasan hijau paling tidak 30 persen dari luas wilayahnya. Mengingat kawasan hutan di Bali kondisinya juga memprihatinkan dan masih di bawah 30 persen termasuk juga di wilayah lain. Made Urip mempertegas kembali kebijakan pemerintah saat ini bagaimana merevitalitasi kawasan hutan. Karena itu, sebelumnya ada Gerhan (Gerakan Hutan dan Lahan) dan sekarang Gerakan Menanam yang juga dicanangkan oleh Menteri Kehutanan Siti Nurbaya. “Selaku DPR, kita menyambut positif gerakan ini karena jika hutan kritis akan berpengaruh terhadap sektor lain seperti sektor pertanian. Karena jika tidak ada air, tidak ada kehidupan. Jika hutan sudah habis ditebang, maka mata air juga akan habis dan irigasi tidak ada air lagi. Oleh karena itu dibuat gerakan menanam seperti bibit pohon dan bibit produktif lainnya,” katanya. Dikatakan, lewat Kementerian Pertanian juga masih banyak program lain yang bisa diakses, seperti bantuan alsintan, program perbai-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

kan irigasi termasuk kelompok peternakan bisa dibantu lewat UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) yang bisa mendapat akses Rp 300 juta untuk dibelikan sapi dan pengolahan pupuk organik sehingga bisa memajukan sektor pertanian. “Kita akan terus mencanangkan kegiatan lain di sektor pertanian, pangan, perikanan, seperti lewat bantuan PUMP ada dananya dari pusat. Kita akan perjuangkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar yang harus diperkuat,” tegasnya. Mewakili Bupati Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta menegaskan bahwa Made Urip sangat mendetail memberikan bantuan kepada masyarakat di Badung. “Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Made Urip sangat memperhatikan para petani di Badung. Ada bantuan bibit dan macam-macam asal ada proposal yang bisa dipertanggungjawabkan. Mudah-mudahan, bantuan ke depan diberikan lebih banyak, seperti bibit sapi kita siap terima,” sebutnya seraya ditambahkan oleh Pangliman Subak Uma Teba Gusti Putu Mantera yang juga mengucapkan terimakasih atas bantuan bibit tersebut. (ad138)


DAERAH

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Terjaring Operasi Pekat

Pasangan Mesum Mengaku Kapok Negara (Bali Post) – Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar di wilayah hukum Polres Jembrana, akhir pekan lalu menjaring pasangan mesum dan penjualan minuman keras. Pasangan mesum yang tanpa ikatan perkawinan terjaring dalam operasi yang digelar jajaran Polsek Mendoyo, Sabtu (3/12) malam. Dalam operasi yustisi yang dipimpin Kanit Reskrim Mendoyo Iptu Andi Yaqin itu menyasar sejumlah lokasi di Mendoyo. Selain menekan kenakalan anak di bawah umur, juga barang-barang berbahaya seperti narkoba dan sajam. Saat petugas memeriksa sejumlah penginapan, polisi memeriksa identitas dan barang bawaan. Dua pasangan tidak sah terjaring dalam operasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan identitas, diketahui kedua pasangan itu belum terikat perkawinan dan berada di dalam kamar. “Di dua hotel kita dapati ada dua pasangan, yakni di hotel MS dan TK di kawasan pantai Delodberawah,” terang Iptu Yaqin, seizin Kapolsek Mendoyo Kompol Agung Sukasana. Pasangan mesum itu yakni S (33), warga Banjar Ketapang, Desa Pengambengan dengan H (29), warga Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat. Kemudian pasangan

GNSP (31) asal Pengajaran, Berangbang dengan NLES (32) asal Kelurahan Pendem. Kedua pasangan ini di antaranya berstatus duda dan janda, dan satu pasangan lainnya masih berkeluarga. Selanjutnya kedua pasangan itu digelandang ke Mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas pasangan S dan H mengaku sama-sama berstatus janda dan duda. Mereka juga menceritakan bahwa akan segera melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Sedangkan pasangan lainnya, GNSP dan NLES mengaku kapok. Di tempat terpisah, di wilayah hukum Polsek Kawasan Laut Gilimanuk petugas mengamankan miras jenis arak di sebuah rumah di Lingkungan Jineng Agung. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka melalui Kanit Reskrim AKP Komang Muliadi membenarkan adanya penangkapan miras jenis arak tanpa dilengkapi SIUP-MB tersebut. Dari rumah I Gede Su (47) diamankan tujuh botol berisi arak, diantaranya dua botol berisi 1,5 liter dan sisanya berukuran 600 ml. Selanjutnya barang bukti arak itu diamankan di Mapolsek dan pemilik diproses tindak pidana ringan (tipiring). (kmb26) Bali Post/udi

EMOSI - Dua oknum anggota DPRD Banyuwangi emosi dan nyaris adu jotos dalam raker, Senin (5/12) kemarin.

Raker, Anggota Dewan Nyaris Adu Jotos

C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

Banyuwangi (Bali Post) -

Tontonan memalukan terjadi di ruang pertemuan DPRD Banyuwangi, Senin (5/12) kemarin. Dua oknum anggota DPRD setempat nyaris adu jotos dalam rapat kerja (raker) bersama perwakilan petugas pembantu pencatat nikah (P3N) alias modin. Aksi ini dipicu salah paham.

Bali Post/olo

TERJARING – Sejumlah petugas saat mendata dan memberikan pembinaan kepada pasangan tanpa ikatan perkawinan yang terjaring di salah satu kamar hotel di Delodberawah.

Dampak Proyek Marina

133 KK Terancam Digusur Banyuwangi (Bali Post) Proyek pengembangan Pantai Boom, Banyuwangi milik Pelindo III membawa kisah sedih bagi warga setempat. Sedikitnya 133 KK di Kelurahan Mandar, Banyuwangi terancam digusur akibat proyek dermaga marina tersebut. Mirisnya lagi, mereka akan direlokasi berdekatan dengan bekas lokalisasi di sekitar pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. Tak terima dengan rencana penggusuran, puluhan warga menggelar aksi protes, Senin (5/12) kemarin. Aksi ini bersamaan dengan kedatangan beberapa anggota DPRD Banyuwangi dari fraksi PDI-P. Warga membentangkan spanduk protes. Isinya menolak digusur jika relokasi yang dijanjikan tak jelas. Apalagi kompensasi yang diberikan pihak Pelindo III sangat minim. “Sebenarnya kami sepakat dengan proyek marina. Hanya kalau kami digusur, jangan dipindahkan terlalu jauh. Warga akan kesulitan bekerja,” keluh Nuryasi, perwakilan warga yang akan digusur. Warga berharap pihak Pelindo bisa memberikan solusi terbaik. Warga bisa diberikan tempat di sekitar Pantai Boom. Selama ini warga sudah puluhan tahun tinggal di lokasi, setiap bulan membayar sewa. “Kami mayoritas nelayan. Kalau direlokasi jauh, bagaimana bisa kerja menyambung hidup,” tegasnya. Dari pihak Pelindo III, kata Nuryasin, menawarkan kompensasi Rp 2 juta per rumah. Biaya itu, imbuhnya, tak akan cukup membuat bangunan lagi. Dia menambahkan, terakhir pihak Pelindo memberikan teguran tertulis ke warga. Isinya, per 6 Desember ini harus segera mengosongkan lokasi. “Kami meminta DPRD peduli nasib kami. Jangan sampai

direlokasi tanpa ada kejelasan tempat dan biaya,” pungkas Nuryasin. Selama ini, baru sekali warga diajak sosialisasi terkait relokasi tersebut. Anggota DPRD Banyuwangi, Salimi juga menyayangkan rencana penggusuran itu. Apalagi lokasi yang dijanjikan jauh dari pantai, bekas lokalisasi Warung Panjang. “Tempat itu sangat tak layak. Wajar jika warga menolak,” tegas Sekretaris Komisi IV DPRD Banyuwangi ini. Pihaknya berjanji akan memanggil Pelindo dan warga untuk mencari solusi. Kepala Cabang Pelindo Tanjungwangi, Banyuwangi, Edi Sulasono, menegaskan pihaknya hanya menjalankan proses administrasi dan perintah terkait pengosongan lahan Pantai Boom. Kawasan itu, kata dia mulai dibangun megaproyek marina. “Itu memang lahan Pelindo. Kontrak sewa dengan warga sudah berakhir sejak 2013 lalu. Kami sudah memberikan tenggang waktu tiga tahun,” jelasnya. Pihaknya menolak disebut melakukan penggusuran. Sebab, ada ganti rugi lokasi baru. Bahkan hingga kini baru sebatas teguran ke warga agar mengosongkan lahan. “Belum ada satupun warga kita cubit. Jadi, ini masih sebatas teguran,” jelasnya. Proyek dermaga marina ini, kata dia di bawah kendali Pelindo Properti Indonesia (PPI), anak perusahaan PT Pelindo. Sementara itu, Marketing Superviser PPI, Nurilba Septanti berjanji akan melaporkan keluhan warga itu ke pusat. “Kita tampung keluhan ini dan dilaporkan ke pusat,” jelasnya. Proyek marina kata dia akan membuat dermaga bagi kapal yacht di Banyuwangi, terkoneksi dengan Benoa, Bali. Di lokasi juga akan dibangun hotel dan fasilitas lain penunjang wisata. Ditargetkan tahun 2017 mega proyek itu dimulai. (kmb30)

D I C A T A T D I S I N I

5

Dua oknum anggota DPRD itu, Joni Subagio (Fraksi PKB) dan Masrohan (Fraksi Hanura). Untungnya keduanya tak sampai kontak fisik. Insiden ini meletus saat Masrohan memberikan tanggapan terkait kelanjutan nasib P3N di Banyuwangi. Komentar Masrohan yang panjang memantik reaksi Joni Subagio selaku pimpinan raker. Joni melontarkan katakata teguran. Rupanya Masrohan tak terima. Dia balik melawan dengan argumen. Aksi ini membuat Joni Subagio emosi. Dia pun mengancam mengusir Masrohan dari ruang raker. Suasana memanas. Adu mulut pecah. Joni yang berada di kursi pimpinan berdiri. Dia menantang

Masrohan yang ikut berdiri mendekat. Dalam kondisi tegang, sejumlah anggota Dewan berusaha melerai. Masrohan digiring keluar ruangan. Begitu juga Joni digiring kembali ke ruang pimpinan pertemuan. Pertemuan kembali dilanjutkan. Insiden ini disayangkan sejumlah anggota DPRD. Mereka merasa malu dengan peristiwa tersebut. Apalagi yang diajak raker kalangan tokoh agama dan instansi lain. “Kejadian ini sangat disayangkan. Seharusnya tak sampai terjadi. Ini kan raker bersama, bukan internal DPRD,” sesal salah satu anggota DPRD yang menolak dikorankan. Sementara itu, Joni Subagio yang juga Ketua DPC PKB

Banyuwangi mengatakan pihaknya sepakat P3N diperjuangkan nasibnya. Salah satunya mendapatkan insentif dari Pemkab. “Kita ini sudah sepakat jika P3N diperjuangan nasibnya. Mereka sangat dibutuhkan bagi warga,” tegas Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini. Hal senada diungkapkan Fiky Septalinda, anggota DPRD lainnya. Politisi PDI-P ini sepakat jika para modin mendapatkan insentif dari APBD layaknya petugas RT/RW di Banyuwangi. Rencananya DPRD akan memanggil jajaran Pemkab dan pemerintah desa untuk membahas persoalan ini. Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, Muhammad Jali me-

negaskan, berdasarkan instruksi Dirjen Bimas Islam Kemenag No. 113/2010, P3N tak lagi memiliki struktural dengan Kemenag. Sehingga mereka diarahkan ke desa atau kelurahan. “Secara struktural, kami tak ada kaitannya dengan P3N, sebenarnya kami masih butuh tenaganya di masyarakat,” tegasnya. Karena itu, pihaknya sepakat jika P3N ditampung di desa atau kelurahan. Perwakilan P3N H. Muklas mengatakan, sejak lama pihaknya mengabdi sebagai P3N. Namun lantaran tak mendapat insentif, penghasilan yang didapat pas-pasan. “Selama ini kita hanya mengandalkan belas kasihan warga yang mau menikah. Kalau sekarang ada saber pungli. Takutnya kita melanggar,” keluhnya. Rata-rata, P3N ini sudah bertugas puluhan tahun. Jika dihapus mereka akan kelimpungan. (kmb30)

Sakit Tak Kunjung Sembuh

Saniti Gantung Diri di Kebun Kopi Banyuwangi (Bali Post),Warga di Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi geger, Minggu (4/12) malam. Pemicunya, warga setempat, Saniti (50) ditemukan tewas. Tubuhnya menggantung di pohon kopi. Diduga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena penyakitnya tak kunjung sembuh. Sebelum ditemukan tewas, keluarga sempat dibuat bingung. Sebab sejak pagi wanita yang bekerja sebagai buruh kebun itu menghilang dari rumah. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian maraton. Namun hasilnya nihil. Sejumlah tempat yang dituju tak membuahkan hasil. Setelah melakukan pencarian hingga 10 jam, keluarga dibuat kaget. Korban ditemukan tergantung di kebun, tak jauh dari rumahnya. Saat ditemukan pukul 18.00 WIB, tubuh korban sudah kaku. Diduga sudah meninggal beberapa jam sebelumnya. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Songgon. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi. Dibantu

warga, petugas menurunkan tubuh korban. Lalu dibawa ke puskesmas. Hasil pemeriksaan medis tak ditemukan bekas tandatanda kekerasan. Artinya, kuat dugaan korban sengaja gantung diri untuk mengakhiri hidup. “Pemeriksaan medis memastikan tak ada bekas kekerasan,” kata Kapolsek Songgon AKP Suwanto Bahri, Senin (5/12) kemarin. Dijelaskan pemeriksaan medis juga menguatkan jika korban gantung diri. Diantaranya, lidah menjulur. Ditemukan bekas kotoran di bagian anus. Menurut Kapolsek, hasil pemeriksaan para saksi, korban mengalami sakit menahun. Sehingga memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya. Ternyata aksi bunuh diri itu pernah dilakukan korban sebulan lalu. Korban menenggak cairan obat kimia. Untungnya aksi itu berhasil digagalkan keluarga korban. Nyawanya berhasil diselamatkan. Rupanya niat korban untuk mengakhiri hidup cukup kuat. Begitu mendapat kesempatan korban menghilang dari

GANTUNG DIRI - Petugas medis memeriksa tubuh korban gantung diri di Songgon, Banyuwangi, Minggu (4/12) malam.

Bangli (Bali Post) Jumlah dana yang akan dikelola masing-masing desa di Kabupaten Bangli tahun 2017 bakal meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini menyusul dinaikkannya Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Pemkab Bangli sebesar Rp 17 miliar serta adanya kenaikan Dana Desa dari Pemerintah Pusat mencapai Rp 12 miliar. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bangli Dewa Riana Putra, Senin (5/12) kemarin, menjelaskan dana ADD yang digelontorkan Pemkab Bangli ke seluruh desa di Bangli tahun 2016 jumlahnya mencapai Rp 58

miliar. Untuk tahun 2017, dana tersebut meningkat Rp 17 miliar menjadi Rp 75 miliar. Selain ADD, Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat juga meningkat menjadi Rp 55 miliar dari sebelumnya Rp 43 miliar. Riana Putra mengatakan, pengalokasian ADD menyesuaikan Undang-Undang Nomor 64 Tahun 2014. Sesuai amanat UU, ADD harus dialokasikan minimal sepuluh persen dari DAU setelah dikurangi DAK. ‘’Minimal sepulun persen. Tidak boleh kurang. Dan kita sudah memenuhi aturan main undangundang,’’ ujarnya. Dikatakan bahwa kenaikan ADD sejalan dengan fokus Bupati membangun

Bangli dari desa maupun fokus presiden membangun Indonesia dari pinggiran. Disinggung mengenai serapan ADD dan Dana Desa selama ini, Riana mengatakan sudah cukup bagus. Namun demikian pihaknya tidak menampik masih ada desa yang serapan anggarannya rendah salah satunya Desa Songan A, Kintamani. Rendahnya serapan anggaran disebabkan kurang gregetnya pihak desa. Untuk itu pihaknya mengaku sudah memberikan atensi terhadap Desa Songan A agar serapannya bisa meningkat seperti desa lainnya. ‘’Kita punya anak tidak semua bagus. Pasti ada saja yang kurang. Dan ini menjadi atensi kita,’’ ujarnya.

rumah. Lalu gantung diri di sebuah pohon kopi. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah. Bahkan membuat pernyataan

tertulis menerima peristiwa naas itu. Setelah diperiksa medis, jazad korban diserahkan ke pihak keluarga, langsung dimakamkan. (kmb30)

Bali Post/ist

2017, ADD Dianggarkan Rp 75 Miliar

Bali Post/udi

PROTES - Warga pesisir Boom, Kelurahan Mandar, Banyuwangi protes penggusuran akibat proyek marina, Senin (5/12) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Dengan adanya kenaikan ADD dan Dana Desa, pihaknya berharap seluruh desa dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin dengan tetap mengacu pada pakem yang ditentukan. Riana juga berharap agar pemangku kebijakan di desa bisa lebih gereget dan mensinergikan tujuan pemerintah membangun dari pinggiran. Dalam kaitannya dengan pengawasan administrasi, desa diminta untuk menyiapkan laporan administrasi penggunaan ADD dan dana desa sedetail mungkin. ‘’Untuk transparansi, semua kegiatan desa dengan ADD dan dana desa disampaikan di papan informasi desa,’’ imbuhnya. (kmb40)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

UN Diganti USBN, Setelah Itu…?

GANTI pejabat ganti kebijakan, seakan kental menjadi kenyataan dalam dunia pendidikan di Tanah Air. Belum hilang resah dan gelisah para guru dengan penerapan kurikulum yang terus gonta-ganti, kini mereka kembali dibuat galau dengan penghapusan ujian nasional (UN) mulai 2017. Pemerintah akan mengganti UN dengan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Lucunya, dalam pembahasan APBN 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih mengajukan anggaran untuk UN 2017. Semestinya, ketika sudah ada rencana moratorium UN maka Kemendikbud tidak lagi mengajukan anggaran untuk UN. Jika memang nantinya UN diganti dengan USBN, seharusnya dilakukan perubahan nomenklatur APBN 2017 Kemendikbud. Belajar dan bercermin dari berbagai gonta-ganti ini, harusnya ada semacam grand design sistem dan politik pendidikan nasional jangka panjang. Dalam artian, dirancang sebuah sistem dan politik pendidikan nasional yang menjamin kesinambungan pembelajaran dari tingkat dasar (SD), menengah (SMP) hingga tingkat atas (SMA/SMK). Jika dihitung SD 6 tahun, SMP 3 tahun dan SMA/SMK 3 tahun, maka harus dirancang sistem dan politik pendidikan yang visioner minimal selama 12 tahun. Ini mungkin bisa diintegrasikan dengan program wajib belajar (Wajar) 12 tahun, bukan lagi 10 tahun berdasarkan perhitungan maksimal dua periode jabatan pejabat. Apalagi, setiap reshuffle pejabat yang bisa terjadi setiap saat berganti pula kebijakan yang diambil. Dengan rancangan sistem dan politik pendidikan jangka panjang 12 tahun ini (yang bisa di-upgrade terus), paling tidak hal itu tidak sampai membuat para guru dan sekolah di berbagai daerah resah dan gelisah akan kesinambungan sistem dan proses pembelajaran yang mereka berikan pada anak didik. Tidak seperti halnya sekarang ini, mereka baru saja giat-giatnya mempersiapkan siswa untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau yang disebut juga Computer Based Test (CBT), tiba-tiba UN malah dihapus. Mengingat, sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya ini sangat berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang berjalan sebelumnya. Sehingga membuat para pihak baik guru, sekolah dan pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan matang. Kegalauan juga menghiasi wajah para penyelenggara bimbingan belajar (bimbel) yang telah begitu semangat mempersiapkan para pesertanya agar bisa lolos UNBK. Sebab, UN itulah selama ini telah dijadikan tolok ukur keberhasilan dan tujuan akhir mereka. Dan… semua persiapan matang mereka kini seakan terkapar karena UN dihapus. Kegelisahan juga dirasakan berbagai pemerintah daerah yang telah berupaya keras menyisihkan anggarannya untuk penyediaan fasilitas komputer dengan berbagai sistem dan programnya agar sekolah-sekolah di daerah mereka bisa segera mengikuti UNBK. Meskipun, fasilitas komputer tersebut nantinya bisa dialihkan untuk menunjang proses belajar-mengajar karena ke depan arahnya memang ke situ. Jika melihat kembali UNBK, dinilai terbukti meminimalisir praktik kecurangan. Meski di sisi lain, nilai rata-rata hasil UN dari sekolah yang melakukan UNBK menurun. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang waktu itu dijabat Anies Baswedan menyebut, hal itu menunjukkan bahwa pelaksanaan UNBK memang meminimalisir terjadinya kecurangan dan dapat dijadikan acuan menentukan indeks integritas sekolah. Terlebih lagi, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) beberapa kali memberikan rekomendasi kepada Kemendikbud untuk meningkatkan kualitas siswa. Salah satunya, dengan penerapan UNBK ini. Hanya, apalah gunanya berbagai persiapan UNBK yang telah dilaksanakan jika kemudian UN-nya malah dihapus diganti dengan USBN. Mungkin saja nantinya akan muncul Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBNBK). Hanya, sampai kini belum jelas seperti apa model dan sistem USBN tersebut. Dan makin kian tak jelas lagi, apakah setelah itu USBN maupun USBNBK tidak akan diganti lagi jika ada pergantian pejabat?

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Kondisi Lampu Penerangan Jalan Saya warga Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta yang menjadikan Bali sebagai destinasi untuk liburan. Pada kesempatan liburan di awal Desember 2016, saya sempat memperhatikan kalau pada malam hari jalan-jalan di area wisata utama seperti Kuta, Seminyak bahkan jalan utama Sunset Road dan By-pass Ngurah Rai sebagian besar gelap gulita akibat lampu jalan yang mati. Jujur saya tidak paham cara kerja Pemda Badung dalam memonitor dan memastikan lampu-lampu jalan di wilayahnya dalam keadaan menyala. Tapi dengan kondisi beberapa hari tinggal di Bali dan setiap malam tidak ada perubahan, dapat disimpulkan bahwa pemda sebenarnya tidak memiliki cara monitoring yang efektif. Ini kalah jauh dengan Phuket yang pernah saya kunjungi. Di sana area pariwisata seluruhnya terang benderang sehingga membuat kami nyaman dan tidak waswas karena harus berjalan di kegelapan di sebagian besar area Kuta dan Seminyak. Semoga menjadi perhatian Pak Bupati Badung. Sonny Gunawan, Jakarta

Dukung Penghapusan UN

Wacana penghapusan UN membuat saya sebagai orangtua tertarik untuk urun pendapat. Wacana pemerintah ini patut diwujudkan mengingat ujian nasional (UN) selama ini tak berkorelasi langsung dengan kecerdasan dan perilaku siswa. Kecenderungan pengeluaran orangtua lebih tinggi menjelang UN justru menjadi hal yang pasti. UN juga membuat celah bisnis di dunia pendidikan terbuka. Bagi kami selaku orangtua siswa, penghapusan UN perlu segera diputuskan pemerintah mengingat anak-anak kami tinggal punya waktu empat sampai lima bulan ke depan. Usulan saya selain otonomi sekolah, ujian juga bisa dilakukan secara terpadu di tingkat provinsi. Saya juga mendukung jika kelulusan siswa tak hanya berdasarkan nilai akademis tetapi juga perilaku dan budi pekerti siswa. Ni Wayan Purnariasih Gianyar, Bali

Wajah Pembelajaran Pascamoratorium UN Moratorium UN! Mungkin para guru bingung, bertanya-tanya, apa yang menjadi tujuan mengajar? Sejak puluhan atau belasan tahun, ia mengajar untuk mengantar para siswa pada satu tujuan: lolos UN. Atau mungkin para guru seperti kehilangan arah karena tidak ada target yang dicapai. Baginya, UN merupakan tujuan mengajar yang paling jelas.

Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.

K

ebingungan guru sangat masuk akal. Moratorium UN membawa guncangan pikiran. Bisa-bisa semangatnya hilang. Dalam rangka ini, guru harus didekati dengan baik agar tidak mengalami rasa frustrasi, lalu memandang dirinya tidak bermanfaat. UN telah mendarah daging pada diri guru, telah tertanam dalam-dalam, menjadi ideologi. Kini ‘’organ’’ UN dalam dirinya diamputasi, guru pasti kecewa dan merasa kehilangan. Guru tidak lagi menikmati tekanan dan irama kerja yang menegangkan karena berbagai tuntutan atau paksaan yang tidak bisa ditolak. Guru tidak lagi menerima tugas-tugas khusus dalam sebuah misi ‘’rahasia’’ demi sukses UN. Tensi sosial sekolah ambruk. Wibawa pelajaran tiba-tiba lenyap. Begitulah sejarah panjang UN yang kontroversial, pun berakhir sudah. Para guru mengubur segala kenangannya. Siswa belajar secara lebih alamiah. Belajar untuk belajar dalam proses dan pengalaman yang lebih bermakna. Belajar yang jauh lebih nikmat, menyenangkan, dan tanpa beban atau ancaman. Belajar sesuai dengan kemampuan dan minat. Belajar sebagai urusan personal. Cara belajar ini, cara manusia hidup atau cara manusia belajar dalam ranah kehidupan. Sekolah dibangun oleh guru dan siswa sebagai bagian dari sebuah dunia yang besar, bukan lagi keterasingan sosial. Hal lokal menjadi materi belajar dan konteks autentik, membuka wawasan siswa terhadap kehidupan yang sedemikian paling dekat dan nyata. Dari pijakan dunia dekat atau dunia milik siswa ini, mereka melepaskan wawasan ke cakrawala nun jauh, baik secara diakronik maupun sinkronik. Menuju cakrawala global dari atas pijakan, budaya, ekologi, politik lokal yang sudah mereka kenali karena

merupakan dunianya. Inilah dimensi belajar secara alamiah, belajar dengan mengalami, belajar dengan motivasi internal, dan belajar sebagai sesuatu yang personal. Tujuan belajar pun bisa sangat teknis atau sebaliknya menjadi sangat mendasar atau humanis. Siswa ingin belajar teknik memelihara sapi atau teknik kerja mesin yang digunakan di pertanian, dari gergaji, hingga mesin penggiling kopi atau teknik okulasi. Yang lebih mendasar, siswa belajar untuk memperluas pemahaman terhadap kehidupan. Wawasan ini pun bisa dikaitkan dengan konteks yang sangat lokal, siswa memahami kehidupan sosial desanya lewat pelajaran sosiologi di sekolah. Atau lewat pelajaran biologi, siswa menjelajahi hutan dan perkebunan di desa, mencatat burungburung, serangga, ular, reftil, dan lain sebagainya, seperti seorang naturalis, Alfred Wallace dalam petualangan di Malaya. Pelajaran biologi memberi satu perspektif ekologis bagi siswa. Jadi, tujuan belajar sangat nyata, naturalistik, kreatif, dan menghadiahi rasa puas. Siswa yang belajar biologi menghasilkan pengalaman bertualang di kebun atau hutan desa, dengan hasil nyata buku atau daftar burung, serangga, reftil, dengan foto atau deskripsi yang memadai. Cara belajar ini tidak sepenuhnya lokal tetapi perjumpaan yang global dan yang lokal, dengan menghadirkan petualangan para naturalis yang menjadi legenda dalam kehidupan yang nyata dan dekat. Pengetahuan konsep atau teori yang diperoleh di sekolah dijadikan perspektif oleh siswa untuk memahami dunia dekat sehingga lewat cara belajar ini pada diri siswa terjadi perjumpaan dua dunia: teori dan dunia realitas. Siswa belajar dan mengalami sendiri, mengurai suatu materi pelajaran ke dalam hidup nyata, hidup dekat

mereka. Semasa UN hal ini tidak ada karena pemahaman teori hanya untuk tes, tidak ada waktu melakukan penjelajahan di hutan desa atau kebun-kebun untuk mengaitkan biologi sekolah dan ekosistem kebun atau hutan desa. Begitu pula untuk pelajaran sosial. Siswa menggunakan teori sosial untuk melihat kehidupan sendiri, misalnya struktur keluarganya atau tata mandala desa. Dengan cara belajar ini siswa membangun pemahaman nyata di atas pijakan teori yang dipelajari di sekolah. Ketika belajar periode revolusi dalam sejarah Indonesia, siswa mempertanyakan, apakah pada masa itu, revolusi juga sampai ke desanya? Jika demikian, apakah ada bukti-buktinya? Mungkin saja, ada banyak fakta dekat yang tidak sejalan dengan teori yang dipelajari, maka sehubungan dengan hal ini, guru mengajak siswa untuk menerima dan mengakui bahwa teori yang dipelajari di sekolah, yang dicacat pada buku, bukan untuk menilai benar dan salahnya suatu realitas. Teori itu dikonstruksi dari suatu realitas dan sangat mungkin tidak sanggup menjangkau realitas secara menyeluruh. Siswa dilatih mengalami pola pikir ganda dan bervariasi. Itulah gambaran pengalaman, arah belajar setelah UN dimoratorium. Belajar memasuki babak baru. Belajar sedemikian terasa indah karena tidak lagi mengejar bayang-bayang. Belajar adalah petualangan dalam ekosistem kehidupan siswa sendiri. Belajar benar-benar sebagai laku hidup siswa. Tidak ada perbedaan situasi mental yang signifikan antara berada di sekolah dan di luar sekolah. Siswa tidak perlu lagi melintasi pintu gerbang sekolah yang memisah hidup nyata dan dunia sekolah terasing. Sekolah adalah kehidupan siswa sendiri dan kehidupan itulah sekolah. Hasil belajar ditentukan oleh proses dan kualitas pengalaman belajar yang diciptakan. Hasil belajar tidak lagi berupa angka tetapi kualitas diri siswa yang berkaitan dengan pengetahuan, sikap, tindakan nyata, dan kebermaknaan. Dalam cara belajar ini, ketiganya menjadi tritunggal, terintegrasi dalam satu laku belajar laku hidup. Jika guru harus menilai siswa, guru bisa melakukan dengan bertanya, berdialog, bersua muka, meminta siswa mepresenta-

Suara Publik Ketahanan Nasional Berawal dari Keluarga

DI saat membicarakan ketahanan nasional bangsa ini, banyak pihak yang fokus membicarakan pentingnya memperkuat pertahanan dan keamanan dengan memodernisasi angkatan bersenjata. Tidak lebih dari itu, penambahan anggaran untuk biaya operasional dan pembelian alutsista yang lebih banyak dan lebih canggih. Akan tetapi, ada aspek yang terlupakan dimana salah satu faktor melemahnya ketahanan nasional suatu bangsa akibat dari rapuhnya ketahanan dalam keluarga. Keluarga merupakan suatu unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat yang sangat berpengaruh dalam meningkatkan ketahanan nasional. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengingatkan generasi muda akan pentingnya ketahanan keluarga sebagai dasar bagi ketahanan negara. Saat ini berbagai permasalahan seperti narkoba, kekerasan seksual, banyak yang berawal dari kerentanan keluarga. Jika ada kerentanan dalam keluarga, biasanya yang pertama sekali menjadi korban adalah anak-anak. Tahun 2013 lalu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sudah mengabarkan soal angka perceraian di Indonesia yang menduduki peringkat tertinggi di Asia Pasifik. Dan angka perceraian tersebut tak kunjung menurun di tahun-tahun berikutnya. Menurut data Puslitbang Kementerian Agama, penggugat cerai lebih banyak dari pihak perempuan, yaitu sebanyak 70 persen dari kasus perceraian yang ada. Lalu, apa alasan utama pasangan Indonesia bercerai? Menurut data Lit-

Oleh Isfawati Mahmud, S.Ft. bang 2016, setidaknya ada empat alasan utama pasangan di Indonesia bercerai, antara lain hubungan sudah tidak harmonis, tidak ada tanggung jawab, khususnya terhadap anak, kehadiran pihak ketiga dan persoalan ekonomi. Meningkatnya angka perceraian merupakan bukti bahwa katahanan dalam keluarga sangat rapuh dan lemah sehingga anak-anak menjadi korban. Wajar saja ketika banyak perilaku menyimpang yang dilakukan oleh generasi hari ini diakibatkan kurangnya kontrol dari keluarga. Di samping itu canggihnya teknologi juga menjadi salah satu faktor generasi banyak melakukan tindakan menyimpang karena tontonan yang ditayangkan tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Berbagai masalah tersebut tak lain sudah diatur sedemikian rupa. Penghancuran keluarga dan pembunuhan karakter bagi generasi muda sudah menjadi skenario yang sistemik. Sejatinya, aspek ideologi merupakan salah satu aspek yang harus dipenuhi dalam mencapai ketahanan nasional. Penguatan ketahanan nasional bisa dilakukan mulai dari penguatan ideologi suatu bangsa. Tetapi sayang, ideologi kapitalisme yang diemban negara ini telah membuat para pemegang kekuasaan untuk mengambil kebijakan yang sesuai dengan pesanan para kapitalis.

Tumbuh suburnya kapitalisme yang ditopang oleh negara dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara tentu membawa pengaruh bagi setiap keluarga. Kapitalisme yang menjunjung tinggi empat (4) macam kebebasan yaitu kebebasan beraqidah, kebebasan berpendapat, kebebasan bertingkah laku, dan kebebasan kepemilikan telah membuat eksistensi sebuah keluarga terancam. Tuntutan ekonomi terkadang membuat kedua orangtua harus bekerja. Kesibukan dalam bekerja seringkali membuat komunikasi antaranggota keluarga terhambat. Komunikasi yang terjadi lebih banyak yang bersifat sekunder, yaitu menggunakan alat-alat komunikasi seperti smartphone. Padahal komunikasi primer antaranggota keluarga akan lebih meningkatkan keharmonisan keluarga. Keluarga merupakan agen sosialisasi primer dalam pembentukan kepribadian individu. Ketika fungsi dalam sebuah keluarga tidak sepenuhnya berjalan, maka akan memengaruhi ketahanan keluarga tersebut. Ketahanan keluarga adalah konsep dalam menjaga kehidupan rumah tangga islami dari nilai-nilai liberalisasi dan sekuler yang dapat mengancam eksistensi keluarga tersebut dalam mengamalkan nilai-nilai yang islami. Ketahanan keluarga yang baik akan memberikan pengaruh yang positif dalam kehidupan masyarakat.

sikan suatu karya, meminta pendapatnya, atau memecahkan suatu kasus. Penilaian ini terjadi sepanjang waktu, berkelanjutan, tidak terjadwal, bukan hal yang eksklusif, tetapi bagian dari interkasi belajar-mengajar. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari sistem penilaian karena terintegrasi dengan proses belajar atau mengalami. Tujuannya bukan untuk menentukan predikat akhir tetapi konformasi-konformasi yang harus dikemukakan oleh siswa. Sistem penilaian ini alamiah dan tidak perlu alat khusus, selain catatan untuk mendokumentasi data siswa. Guru tahu dan mengenal siswa dengan baik, secara personal dalam kaitannya dengan minat siswa terhadap suatu teori atau konsep, kecenderungan sikap siswa dalam situasi tertentu, inisiatif siswa dalam bertindak, dan lain sebagainya. Semua informasi tersebut bernilai manusiawi, penghargaan dan penghormatan terhadap harkat seorang manusia. Hal itu semua memang dipahami dalam konteks hidup belajar siswa di sekolah. Beginilah mungkin satu model pelajaran yang bisa dilakukan oleh guru. Pelajaran yang lebih berorientasi kepada pengalaman. Pelajaran yang mempertemukan dunia teori dan dunia nyata siswa. Dalam cara pelajaran ini diri siswa merupakan perjumpaan wawasan global dengan lokalitas. Pijakan belajar sesuatu yang lokal dengan arah atau orientasi global. Dengan cara ini siswa menyadari eksistensi dalam kehidupan dengan melibatkan tiga dimenasi waktu seperti dalam pelajaran sejarah sosial atau teori evolusi. Moratorium UN mengembalikan pendidikan pada hakikatnya. Bersekolah menjalani proses internalisasi yang terintegrasi dengan kehidupan nyata. Karena prestasi sosial manusia tidak diukur oleh tes objektif maka UN sangat bertentangan dengan kehidupan. Prestasi sosial manusia ditentukan oleh standar-standar sosial, ekologi, teknik, keilmuan, dan lain-lainnya, standar yang hidup dan dipraktikkan. Dengan standar inilah sekolah menentukan prestasi sosial seorang siswa, yang memang sangat personal, yang menjadi penakar nilai belajar atas nama hidup bersama. Penulis, dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Negeri Singaraja

POJOK Kata Kapolri, demo 411 dan 212 menghabiskan biaya Rp 76 miliar. - Belum termasuk kendaraan yang dirusak. *** Kata Menteri LHK, kawasan pesisir Indonesia masih banyak ancaman. - Termasuk reklamasi Teluk Benoa? *** Dewan Denpasar minta tidak dijadikan ‘’tukang stempel’’. - Apalagi ‘’tukang setuju’’.

Penulis, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Udayana

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

KEBERAGAMAN Sejumlah peserta parade mengenakan busana adat menampilkan berbagai budaya seperti Jepang dan Indonesia melintasi Jalan Kepundung, Denpasar, Senin (5/12) kemarin.

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (152rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Figur

Tingkatkan Kepekaan SETELAH Sidang Umum Interpol, giliran International Labour Organization (ILO) menggelar Asia Pacific Regional Meeting (APRM) ke-16 di BNDCC, Nusa Dua, Bali. Kegiatan tersebut berlangsung tanggal 6–9 Desember. Dalam rangka pengamanan sidang dan VVIP tersebut, Senin (5/12) kemarin, dilaksanakan apel gelar pasukan melibatkan Polri dan TNI di Lapangan Lagoon, Nusa Dua, dipimpin Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. “Ada lima penekanan yang harus dipedomani anggota yang melaksanakan tugas pengamanan APRM,” tegas Danrem. Kelima penekanan adalah pahami dan kuasai prosedur tetap pengamanan VVIP sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, pegang teguh disiplin dan pahami rantai komando agar tugas pengamanan dapat terlaksana dengan baik. Jangan lengah dan tingkatkan kepekaan terhadap segala kemungkinan yang dimanfaatkan oleh pihak lain untuk mengganggu pelaksanaan pengamanan. Selain itu, jangan ragu dalam bertindak dan tingkatkan koordinasi secara optimal dengan seluruh unsur yang terkait. Cermati, ikuti, dan laporkan setiap perkembangan situasi di lapangan. APRM berlangsung tiga hari rencananya dibuka Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla. Berbagai persiapan pengamanan telah dilakukan Polda Bali dan TNI demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Terkait pengamanan sidang internasional itu dikerahkan 482 personel. Apel tersebut dihadiri petinggi Polda Bali dan Korem beserta jajarannya. (rah)

Lagi, Penyalah Guna Narkoba Ditangkap

Dapat Pasokan SS dari Kalimantan

Denpasar (Bali Post) Hasil pengembangan penangkapan pengedar narkoba kelas kakap, Sa, tim Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap HR (35) di Jalan Pandu Denpasar Timur, Jumat (2/12). HR mengaku mendapat pasokan sabu-sabu (SS) dari Kalimantan sebanyak dua kali, masing-masing 500 gram. “Sabu-sabu itu dibawa oleh kurir langsung dari Kalimantan ke Bali naik kapal laut. Jadi, tersangka HR tinggal tunggu kiriman saja. Yang kami amankan sisanya saja. Sebagian besar sudah terjual,” kata Waka Polresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, Senin (5/12) kemarin. Dari pemilik bengkel las ini disita satu paket SS. Menurut HR, uang hasil jual narkoba itu ditransfer kepada seseorang berinisial UD di Jakarta. HR merupakan residivis kasus narkoba tahun 2012, ditangkap di Polda Metro Jaya dan divonis 3 tahun 6 bulan. “UD menyuruh kurirnya di Kalimantan membawa sabu-sabu ke Bali,” tegas Ganefo. Saking kecanduan dengan narkoba, tersangka kurus ini memiliki tabung oksigen di rumahnya. Pasalnya di kala sakaw, dia sesak napas dan harus dibantu oksigen. Tersangka mengaku baru empat bulan tinggal di TKP. “Kalau tidak gitu, dia langsung lemas dan napasnya tersengal-sengal. Dia memang pencandu berat,” ujarnya. Selanjutnya, berdasarkan pengakuan HR, dia juga punya kurir, AS (30), pedagang bakso di Jalan Jaya Giri Denpasar Timur. Polisi langsung menangkap AS di kamar kosnya. Dari AS disita barang bukti 17 paket SS seberat 2,58 gram. AS mengatakan mendapatkan SS tersebut dari HR dengan menukarkan tujuh burung. Selain itu, ia juga disuruh menempel paket SS dan dapat upah Rp 50 ribu per paket. “Cara menempelnya modus baru. Paket sabu-sabu diikat dengan tali rafia. Tujuannya supaya pembelinya cepat ditemukan. Tinggal tarik tali rafia itu kelihatan paket sabusabunya,” tegas AKBP Artana. Sebelumnya, Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap pengedar kelas kakap berinisial Sa saat transaksi di depan sekolah internasional di Jalan Badak Agung, Denpasar, Jumat (2/12). (kmb36)

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

KPU Belum Terima Pemberitahuan Anggaran Pilgub

Denpasar (Bali Post) Sampai saat ini, KPU Bali belum menerima pemberitahuan resmi terkait besaran anggaran Pilkada 2018 yang disetujui oleh Pemprov dan DPRD Bali. Kendati, APBD Bali 2017 telah diketok palu dewan beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan, eksekutif dan legislatif hanya menyepakati Rp 200 miliar untuk KPU, Bawaslu, dan kegiatan pengamanan. Padahal, KPU saja mengusulkan Rp 254 miliar. Sampai hari ini belum ada pemberitahuan dan belum ada koordinasi. Kalau berdasarkan aturan yang ada sekarang itu (Rp 200 miliar, red) belum bisa karena kami sudah menghitungnya lama sekali dan berkali-kali, muncullah anggaran Rp 254 miliar itu. Jadi, itu sudah kita detailkan sejak bulan Februari lalu,” ujar Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi di Denpasar, Senin (5/12) kemarin. Raka Sandi mengaku masih akan menunggu pemberitahuan

resmi. Sebelum akhirnya berkoordinasi dengan pemprov, DPRD Bali, dan pihak-pihak terkait. Sejalan dengan itu, pihaknya juga akan menghimpun aturan seandainya ada perubahan. Kalau memang ada perubahan aturan lagi, anggaran yang disepakati Rp 200 miliar akan dicek kembali. Apakah anggaran sekian memang memungkinkan untuk melaksanakan pilkada yakni pemilihan gubernur atau tidak. “Apakah ada perubahan lagi, siapa tahu dengan aturan baru

bisa lebih efisien kan. Tapi nanti jika memang tidak, kita akan sampaikan kepada pemerintah. Konsekuensinya, kami sudah pernah ada kasus di beberapa daerah, dan sudah kami sampaikan ke KPU pusat, KPU tidak boleh menandatangani NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) kalau anggarannya tidak cukup,” tegasnya. Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, mengatakan anggaran Pilkada 2018 di APBD Induk 2017 dipasang Rp 100

Pelaku Kasus Penipuan Puluhan Motor Didor

Denpasar (Bali Post) Tim Resmob Polresta Denpasar, Minggu (4/12) lalu, memburu pelaku dugaan kasus penipuan dan penggelapan puluhan sepeda motor, GW alias Gung Gir (43), usai beraksi di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar Barat. Dalam pelariannya, Gung Gir salah masuk gang di Jalan Bidadari, Seminyak, Badung. Pasalnya gang itu buntu. Karena melawan, petugas terpaksa menembak kaki kirinya. “Modusnya tersangka purapura beli sepeda motor. Setelah BPKB dan sepeda motornya dipegang, korban dibonceng tersangka dan diajak keliling dengan alasan mau dibayar. Saat korban lengah, tersangka langsung kabur,” kata Waka Polresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard, Senin (5/12) kemarin. Pengejaran dilakukan dari Jalan Nusa Kambangan, Denpasar. Waktu itu, tersangka usai beraksi dan korban langsung melapor ke SPKT Polresta Denpasar. “Awalnya, anggota melakukan penyisiran di wilayah Gelogor Carik, Denpasar Selatan,” ujar Kompol Reinhard. Saat anggota melintas di Jalan Batanta, Denpasar, tersangka lewat dan langsung dikejar. Aksi kejar-kejaran terjadi, tersangka memacu motornya dengan kecepatan tinggi karena tahu dikejar polisi. Tersangka langsung mengarah ke wilayah Kuta. Diduga tidak paham medan, tersangka masuk Jalan Bidadari II, Seminyak. Ternyata jalan tersebut buntu dan tersangka terperangkap. Akhirnya, tersangka bertubuh gempal ini berhasil ditangkap, setelah dilumpuhkan dengan menembak kaki kirinya. Pengakuan sementara tersangka melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor sekitar 20 TKP. Namun setelah dicocokkan dengan laporan kasus itu, Polresta menerima 15 laporan (TKP), Polsek Denpasar Barat 4 laporan, Polsek Denpasar Timur 3 laporan, Polsek Kuta 5 TKP, Polsek Denpasar Selatan masih

dicek, Polsek Kuta Selatan dan Kuta Utara, masih dicek. “Laporan kasus itu yang kami terima sebanyak 27 TKP, sedangkan tersangka baru mengaku 20 TKP. Kasus ini masih dikembangkan anggota. Kami mengimbau kepada masyarakat yang jadi korban, silakan lapor ke Polresta Denpasar,” tegas Artana. Gung Gir beraksi sejak Juni lalu. Sepeda motor yang disasar dominan matik karena cepat laku dan sebagian sudah dijual di Banyuwangi, Jawa Timur. “STNK dan BPKB kan dibawa tersangka sehingga mudah diseberangkan ke Banyuwangi,” tegasnya. Sepeda motor matik oleh tersangka dijual Rp 7 jutaan. Sedangkan motor sport jenis Kawazaki Ninja dijual Rp 30 jutaan. “Di Banyuwangi harganya lebih mahal sehingga tersangka menjualnya ke sana,” ujarnya. Saat ini, tim Unit II Sat. Reskrim Polresta dan Resmob sedang mencari barang bukti lainnya. Pasalnya, ada beberapa barang bukti dijual di Denpasar. Menurut Reinhard, pihaknya sedang memburu istri tersangka, MF (37), beralamat di kos-kosan di Jalan Gelogor Carik Gang Ratna Sari, Denpasar. Diduga MF terlibat dalam kasus tersebut. “Anggota kami masih mengejar MF dan mencari barang bukti,” kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Begitu mudah melakukan aksinya, perwira asal Sumatera Utara ini curiga tersangka pakai gendam. Oleh karena itu, ia memerintahkan anggota untuk mendalami dugaan tersebut. “Bayangkan sampai puluhan motor dibawa kabur, ini kan aneh. Korbannya menurut saja, kemungkinan kena gendam (korban-red),” ujar perwira ramah ini. Saat ini, Polresta baru mengamankan enam sepeda motor sebagai barang bukti, di antaranya dua Kawazaki Ninja. Petugas juga menyita sepeda motor yang dipakai tersangka beraksi yaitu Honda Scoopy. (kmb36)

Pariwisata Spiritual Layak Dikembangkan di Karangasem

Denpasar (Bali Post) Pariwisata spiritual berbasis desa adat, merupakan salah satu program Pemkab Karangasem. Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri belum lama ini mengatakan, bumi lahar ini memang berbeda dari kabupaten lainnya. Hal ini lantaran ada pura terbesar, bahkan di dunia yakni Pura Besakih. Perekonomian masyarakat diharapkan bisa bertambah dari kelebihan itu. “Banyak pura besar yang ada di Karangasem, namun masyarakatnya masih ada yang menggepeng. Itu yang kita perlu create lagi, sehingga perekonomian masyarakat bisa bertambah dari sana,” ujarnya. Terkait hal ini, anggota DPRD Bali dapil Karangasem, I Nyoman Oka Antara mengatakan, Karangasem memang layak dikembangkan untuk pariwisata spiritual. Dalam Perda RDTR kabupaten setempat, daerah Sidemen salah

7

satunya akan dijadikan lokasi untuk membangun semacam museum lontar. Selain itu, Karangasem sudah dinobatkan sebagai kota keris. Belum lagi, ada banyak puri yang menyimpan barang-barang sakral. “Ada Puri Batuaya, Puri Kelodan, Puri Kanginan, Puri Kaleran, Puri Kawan, dan Puri Gede Karangasem. Puri-puri itu banyak menyimpan barang sakral seperti keris, tombak, perabotan zaman kerajaan, dan alat-alat musik zaman dulu,” ujarnya saat ditemui di gedung dewan, Senin (5/12 kemarin. Oka menambahkan, di Kecamatan Abang juga akan dibuka sebuah tempat dengan luas 108 hektar. Di tempat itu, akan ada pemandian atau kolam suci, dan bisa belajar Weda. Untuk lebih mendukung Karangasem sebagai destinasi pariwisata spiritual, diperlukan beberapa sarana penunjang. Seperti, landasan

pesawat pribadi dan juga pelabuhan untuk kapal-kapal pribadi. Menurutnya, sudah ada investor yang melakukan pendekatan ke masyarakat untuk mewujudkan landasan pesawat maupun pelabuhan itu di Desa Datah dan Desa Laba Sari, Kecamatan Abang. “Orang kaya di luar negeri banyak juga yang ingin ke Bali menikmati spiritual. Sekarang sedang ada lobi-lobi di bawah untuk pembangunan landasan dan pelabuhan. Kemudian di sana akan dibikin rumah stil Bali yang luasnya 10 are, tapi di dalamnya ada paviliun agar tamu-tamu elite itu bisa menginap di sana, seperti menginap di rumah warga,” jelasnya. Sementara itu, anggota DPRD Bali dapil Karangasem I Gusti Putu Widjera justru menilai pengembangan pariwisata spiritual di Karangasem akan menghadapi tantangan berat. Terutama mengenai konsep

spiritual yang dimaksud. Belum lagi masalah sarana dan prasarana untuk menunjang pariwisata spiritual. “Tantangannya ini, artinya bagaimana polanya. Seperti Besakih, itu kan untuk umat, spiritualnya seperti apa. Perencanaan sih boleh-boleh saja, tapi dikaji dulu,” ujarnya. Menurut Widjera, pengembangan pariwisata spiritual sama sulitnya dengan rencana untuk mengembangkan agrowisata tanaman salak. Justru akan lebih baik jika pemerintah setempat mengembangkan pariwisata bahari atau wisata tirta, khususnya diving. “Pariwisata yang menyelam, diving itu yang pas di Karangasem seperti di Tulamben, karangnya kan indah. Sebenarnya itu saja dikembangkan, di samping menjajaki spiritual. Apalagi Karangasem dari Yeh Malet terus sampai di perbatasan Singaraja kan laut,” tandasnya. (kmb32)

miliar dari Rp 200 miliar yang disepakati. Namun, anggaran tersebut dikatakan masih bisa berubah kalau kondisi keuangan daerah membaik. Apalagi, peraturan di KPU juga masih berubah-ubah. “Ke depannya masih bisa dibicarakan, yang penting regulasi dan standarnya harus dipenuhi. Kemarin usulan KPU terlalu tinggi karena asumsi pasangan calonnya ada enam. Tes kesehatan dan pengawalannya kan butuh biaya tinggi. Kalau prediksi kita paling hanya tiga pasangan calon,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bali I Gede Putu Jaya Suartama mengatakan, masalah cukup atau tidaknya anggaran Pilkada 2018 sebesar Rp 200 miliar memang

perlu dibicarakan kembali. Mengingat, pilkada sebetulnya membutuhkan biaya besar. Namun, anggaran yang sebelumnya diusulkan mendekati Rp 500 miliar terpaksa dipangkas karena masuknya SMA/SMK ke provinsi. “Dari sisi keamanan, usulannya kemarin memang terlalu besar, karena dibiayai atau tidak dari daerah, secara nasional sudah dianggarkan. Itu sudah diperhitungkan oleh pemerintah pusat. Kalau untuk KPU dan Bawaslu, dari Kesbang akan mendorong bagaimana bagusnya. Mudah-mudahan, 2018 bisa ditingkatkan. Memang itu biayanya besar, dari tahap kampanye, pemilihan, pelantikan,” ujarnya. (kmb32)

Bali Post/eka

MOTOR - Sejumlah barang bukti sepeda motor curian beserta tersangkanya digelar polisi di Mapolresta Denpasar, Senin (5/12) kemarin. Tersangka telah beraksi melakukan pencurian dengan modus pembelian sepeda motor di puluhan TKP di Denpasar.

Jalan Denpasar-Gilimanuk Perlu Pemeliharaan

Denpasar (Bali Post) Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba meminta Balai Jalan Nasional dan Dinas PU Provinsi Bali melakukan pemeliharaan jalan DenpasarGilimanuk. Mengingat, dalam waktu dekat akan ada perayaan Natal dan tahun baru. Pemeliharaan jalan harus dilakukan segera untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak. “Pemeliharaan segera karena parah sekali kerusakan jalan Gilimanuk-Denpasar. Ini untuk mengantisipasi lakalantas pada saat tahun baru. Itu

sekarang kalau kita cek jalan Gilimanuk-Denpasar, Suraberata sangat parah, Pekutatan sangat parah, di Soka tanjakan parah, tanjakan Bajera juga, rawan ini,” ujarnya ditemui di Ruang Komisi III DPRD Bali, Senin (5/12) kemarin. Menurut Tamba, kerusakan jalan terlihat jelas pada sisi yang dilewati kendaraan dari Gilimanuk menuju Denpasar. Ini juga tidak lepas dari truk-truk kelebihan tonase, yang masih saja lolos dari pengawasan jembatan timbang. Celakanya, kendaraan-kendaraan itu lebih

banyak berpelat luar Bali sehingga sama sekali tidak membayar pajak di Bali. “Malu kita dengan kondisi jalan rusak ini, Bali sebagai daerah pariwisata ternyata seperti ini. Ini tanggung jawabnya juga di Dinas Perhubungan, penyebab penyakit ini adalah penyakit dari mobil-mobil angkutan truk itu yang melebihi tonase,” jelasnya. Tamba berharap, tol laut Banyuwangi-Lombok bisa secepatnya direalisasikan. Dengan demikian, truk kelebihan tonase tidak ada lagi yang melintas di jalan darat. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

SOSOK Pahami Tupoksi SALAH satu cita-cita besar yang ingin diwujudkan Pemkab Bangli dalam waktu dekat adalah meninggalkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Langkah selanjutnya harus beranjak ke opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) layaknya kabupaten lain di Bali. Guna mewujudkan hal tersebut, seluruh perangkat daerah harus lebih memahami tupoksi dan mempercepat penuntasan persoalan yang ada. ‘’Para perangkat daerah, pejabat dan pegawai harus pahami tupoksi. Kenali persoalan yang ada dan langsung tindak lanjuti,’’ tegas Bupati Bangli I Made Gianyar saat memimpin apel disiplin, Senin (5/12) kemarin. Sulitnya mendapatkan WTP selama ini salah satunya disebabkan pengelolaan aset yang belum sepenuhnya baik. Seperti di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, sejumlah lahan sekolah masih ada yang belum bersertifikat. Demikian juga dengan bangunan yang nilai asetnya nol. Hal tersebut menjadi kenangan negatif. ‘’Ingat kenangan negatif itu. Segera carikan solusi. Kalau malu bertanya di lingkungan pemkab, bisa tanya ke BPKP. Berikutnya tanya ke Inspektorat kabupaten atau provinsi,’’ kata politisi PDI-P ini. Selain persoalan opini, nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) dan laporan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah Bangli juga kalah dengan kabupaten lain. Hal ini juga harus menjadi perhatian serius oleh seluruh perangkat daerah supaya ke depannya bisa lebih baik. ‘’Kalau betulbetul kerja, yakin dapat WTP. Ini harus disikapi bersama,’’ pungkasnya. (sos)

Bali Post/sos

WISATAWAN - Wisatawan saat menikmati pesona kawasan Penelokan belum lama ini. Pada 2017, Pemkab Bangli menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 1,2 juta orang.

Kejar Target Kunjungan Wisatawan

Pemkab Prioritaskan Pembenahan Objek Wisata Bangli (Bali Post) Target kunjungan wisatawan baik domestik maupun asing ke Kabupaten Bangli pada 2017 sebanyak 1,2 juta orang. Target tersebut meningkat dari tahun ini yang sebanyak 800 ribu orang. Untuk mencapai target tersebut Pemkab Bangli akan fokus melakukan pembenahan objek wisata. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangli I Wayan Adnyana.

I Nengah Sukarta

Bali Post/sos

Naker Tersertifikasi Masih di Bawah 20 Persen

Bangli (Bali Post) Program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah bergulir hampir setahun. Mendukung program tersebut, tenaga kerja (naker) salah satunya bidang pariwisata harus tersertifikasi. Akan tetapi, di Kabupaten Bangli, yang mengantongi persyaratan penting tersebut jumlahnya masih di bawah 20 persen. Padahal sesuai ketentuan, jumlahnya minimal separuh dari total naker. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Nengah Sukarta, Senin (5/12) kemarin, menjelaskan naker bidang pariwisata dituntut mengantongi sertifikat keahlian untuk bersaing di era global. Namun, hingga sekarang, dari 1.101 naker di Bangli, yang mengantongi sertifikat keahlian baru 169 orang. Jumlah ini tergolong kecil. ‘’Yang tersertifikasi masih sangat kecil, di bawah 20 persen,’’ ungkapnya didampingi Pengawas Ketenagakerjaan Kadek Wuri Lestari Handayani. Untuk mengikuti sertifikasi, naker tidak dipungut biaya alias gratis. Pelaksanaannya langsung bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Namun sayang sejauh ini minat naker masih rendah untuk mengikuti sertifikasi. ‘’Mereka (naker) mengira sertifikasi itu tesnya berat. Padahal tidak. Itu bisa dilakukan di tempat kerja langsung. Gratis lagi,’’ jelasnya. Dia menyebutkan, jika mengacu pada PP 52 Tahun 2012, badan usaha harus memiliki naker tersertifikasi minimal 50 persen. Melihat kondisi yang ada saat ini, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi. ‘’Sekarang kesadarannya masih sangat rendah. Kami dorong 2017 seluruh naker ini harus ikut sertifikasi. Itu target kami. LSP sudah sangat mendukung itu,’’ tegasnya. Guna mewujudkan itu, upaya tak hanya dari pemkab saja. Sebagai pengguna, perusahaan juga memiliki kewajiban untuk turut mendorong naker mengikuti sertifikasi. Sebab, naker yang tersertifikasi akan mampu memperbaiki kualitas layanan sehingga berimbas pada peningkatan kepercayaan konsumen. Jika perusahaan masih mengabaikan persoalan sertifikasi, mantan Kepala SMAN 1 Kintamani ini menegaskan, izin pendirian usaha tak akan diterbitkan maupun diperpanjang. Hal ini akan dikoordinasikan dengan Kantor Perizinan. Selain perusahaan, sekolah yang memiliki jurusan pariwisata nantinya juga diwajibkan melaksanakan sertifikasi untuk perserta didiknya supaya saat kelulusannya nanti langsung bisa bersaing dengan naker daerah lain. ‘’Sekarang mereka (siswa-red) lulusnya hanya berbekal ijazah. Ke depan harus dilengkapi sertifikat keahlian,’’ pungkasnya. (kmb45)

Dikatakannya, peningkatan target tersebut secara otomatis berbanding lurus dengan target pendapatan dari retribusi pariwisata. Tahun ini besarnya Rp 20 miliar sementara untuk 2017 dirancang sebesar Rp 22 miliar. Guna mencapai target tersebut, mantan Kepala Kantor Perizinan Bangli ini mengaku akan semakin memaksimalkan pengelolaan objek wisata dengan lebih

menggencarkan pembinaan. ‘’Objek wisata cukup banyak. Ini harus dikelola lebih baik lagi. Harus tawarkan sesuatu yang unik dan tampil beda. Yang seperti ini sudah kami dorong terus,’’ ungkapnya. Selama ini kunjungan wisatawan paling banyak di Kintamani. Supaya tak merosot, pada 2017 kawasan Penelokan akan ditata menjadi objek berstandar internasional. Ang-

Tebing Longsor

Senderan Irigasi Subak Empelan Rusak Bangli (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bangli beberapa hari belakangan mengakibatkan tebing di Desa Demulih, Susut menuju Banjar Penatahan, Desa Susut longsor. Selain menutup jalan, material longsoran juga merusak puluhan meter senderan saluran irigasi Subak Empelan. Klian Gede Subak Empelan I Nyoman Ngemben, Senin (5/12) kemarin mengatakan longsor itu sejatinya sudah terjadi Minggu (3/12) lalu sekitar pukul 20.00 Wita, bertepatan dengan hujan lebat. Lantaran anggota subak disibukkan dengan kegiatan adat, maka penanganannya belum bisa dilaksanakan langsung saat itu. Mengingat tebing yang longsor cu-

kup tinggi, materialnya tak hanya menutup jalan hingga mengakibatkan kendaraan tak bisa melintas. Lebih dari itu, senderan saluran irigasi yang baru rampung dikerjakan pada awal November lalu juga rusak sepanjang 20 meter. ‘’Saluran ini baru diperbaiki. Karena tertutup longsor, air juga tak bisa mengalir ke sawah,’’ tuturnya. Longsor juga terjadi pada tebing di hulu dan merusak senderan saluran irigasi sepanjang enam meter. Hanya saja bukan senderan yang baru selesai pengerjaan. ‘’Di jalur ini memang rawan longsor. Sudah sering terjadi,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangli I.B. Wediatmika yang sempat meninjau ke lokasi mengatakan saluran iri-

Bali Post/sos

: 0366-9152 91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku Polsek Kintamani

: 0366-5595484 : 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

has bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya beberapa waktu lalu. ‘’Kami berencana wisata air menggeliat. Nanti pengunjung bisa menikmati indahnya Danau Batur,’’ katanya. Tak hanya itu, pihaknya juga akan memperbaiki dermaga di sekitar danau terbesar di Bali tersebut. Sesuai rancangan, nantinya pengunjung yang naik di Dermaga Kedisan tak hanya sebatas menyasar Desa Terunyan, tetapi juga langsung ke objek wisata Toya Bungkah. ‘’Kami ingin 2018 objek wisata Kintamani sudah benar-benar baik,’’ pungkasnya. (kmb45)

16 Pasutri Krama Batur Ikuti Prosesi ”Monabrata”

Berkomunikasi Hanya Pakai Surat

Bangli (Bali Post) Sebanyak 16 pasangan suami istri (pasutri) krama Batur, Kintamani menjalani prosesi monabrata (pantang berbicara) selama tiga hari. Prosesi ini dilaksanakan serangkaian upacara Pamadegan Jero Kraman yang puncaknya akan digelar di Pura Bale Agung desa setempat. Tokoh masyarakat Desa Pakraman Batur Wayan Sukadia mengatakan, prosesi monabrata tersebut dijalani oleh 16 pasang krama yang nantinya di-madeg-kan menjadi Jero Kraman. Prosesi ini dijalani di rumah masing-masing sejak Sabtu (6/12) hingga Selasa (6/12). Dalam prosesi monabrata ini, mereka tidak diperbolehkan berbicara dengan warga termasuk anggota keluarganya sampai upacara pamadegan Jero Kraman selesai digelar. Jika hendak berkomunikasi dengan anggota keluarganya, mereka hanya boleh menggunakan surat. ‘’Misalnya kalau mau makan atau minta dibuatkan apa, hanya boleh pakai surat saja,’’ ujarnya, Senin (5/12) kemarin. Selama menjalani prosesi monabrata, mereka akan merangkai pakayonan (bagi laki-laki) dan sri (bagi perempuan) yang terbuat dari 22 daun dan janur. Dalam membuat pakayonan dan sri, harus dilakukan di tempat terpisah. Nantinya pakayonan dan sri ini akan dibawa ke Pura Bale Agung saat berlangsungnya upacara Pamadegan Jero Kraman Selasa hari ini. ‘’Makna dari prosesi monabrata ini adalah supaya pikiran yang menjalani bisa fokus membuat pakayonan dan sri,’’ terangnya. Jika ada yang berani melanggar pantangan monabrata tersebut, diyakini yang bersangkutan akan ditimpa hal-hal buruk. Dikatakan Sukadia, mereka yang mengikuti prosesi monabrata ini dipilih berdasarkan garis keturunan. Tidak seperti upacara piodalan, upacara pamadegan Jero Kraman tidak dilaksanakan secara rutin setiap tahun, melainkan berdasarkan keperluan. ‘’Tidak tentu. Kalau berkurang Jero Kraman karena ada yang sudah lingsir dan meninggal. Maka digelarlah upacara ini,’’ ujarnya. (kmb40)

Parpol Sering Telat Laporkan Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah

Bangli

gasi itu sudah rampung dikerjakan pada 7 November lalu. Perbaikan senderan masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek lantaran terjadi pada rentang waktu pemeliharaan. ‘’Untuk perbaikannya masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Itu masih pemeliharaan,’’ jelasnya didampingi Kasi Pengembangan Jaringan Irigasi I.B. Adnyana. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa mengatakan, potensi longsor di jalur itu cukup tinggi. Hal itu tak lepas dari kontur tanah yang labil. ‘’Jalur ini tebingnya tinggi. Potensi longsor cukup besar. Jadinya warga yang melintas perlu waspada,’’ ungkapnya saat meninjau lokasi. (kmb45)

MEMBERSIHKAN MATERIAL LONGSOR - Sejumlah anggota Subak Empelan Desa Demulih membersihkan material tanah longsor yang merusak senderan saluran irigasi, Senin (5/12) kemarin.

Telepon Penting RSU Bangli

garannya pun sudah terpasang pada APBD yang besarnya kurang lebih Rp 26 miliar. Khusus untuk desa wisata, angka kunjungan wisatawan tertinggi masih dibukukan Desa Penglipuran. ‘’Nanti Penelokan dibuat sangat indah. Suasana akan lebih hidup. Dilengkapi stage pertunjukan,’’ jelas pejabat asal Batur ini. Disinggung realisasi kunjungan tahun ini, ia menye-

butkan per Oktober sudah mencapai 75 persen. Angka itu didominasi wisatawan mancanegara seperti Eropa dan Jepang. Pihaknya pun yakin sampai akhir tahun ini, target kunjungan wisatawan bisa tercapai. ‘’Kami yakin target tahun ini dan tahun depan tercapai,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Bupati Bangli I Made Gianyar. Peningkatan target kunjungan wisatawan akan diimbangi dengan penataan secara berkelanjutan. Selain kawasan Penelokan, rencana pengembangan wisata air di Danau Batur juga digulirkan. Bahkan itu sudah sempat diba-

Nyoman Terus Arsawa

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Penerima dana bantuan partai politik (parpol) selama ini sering telat menyampaikan laporan pertanggungjawabannya ke Pemkab Bangli. Hal ini cukup menyulitkan Pemkab terutama saat pemeriksaan BPK. Sesuai aturan, parpol semestinya sudah menyampaikan laporan penggunaan dana bantuan minimal akhir Januari atau awal Februari. ‘’Selama ini parpol sering telat menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. Antara bulan April atau Mei baru dilaporkan,’’ kata Kepala Badan Kesbangpolinmas Bangli, Nyoman Terus Arsawan, Senin (5/12) kemarin. Dijelaskannya, untuk menyelaras-

kan sistem pelaporan, pihaknya sudah sempat memanggil parpol pemilik kursi di DPRD. Laporan penggunaan dana bantuan parpol, kata dia, harus sesuai dengan Peraturan BPK Nomor 2 tahun 2015 Tentang Pemeriksaan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik. Selama pemeriksaan BPK, laporan penggunaan dana bantuan parpol diakuinya sering menjadi temuan, utamanya menyangkut kelengkapan dokumen belanja seperti kuitansi. Disebutkan pejabat asal Kintamani ini, jumlah dana bantuan parpol yang dialokasikan di APBD Bangli 2016 nilainya mencapai Rp 725.178.694. Bantuan tersebut diberi-

kan kepada enam parpol pemilik kursi di DPRD Bangli. Parpol penerima dana bantuan terbesar, yakni PDI-P dengan total Rp 315.370.436. Disusul kemudian Partai Demokrat Rp 121.192.368, Partai Golkar Rp 118.283.256, Gerindra Rp 74.801.316, PKPI Rp 55.659.978 dan Hanura Rp 39.871.340. Dana bantuan parpol diberikan sesuai perolehan suara saat pileg terakhir. Per satu suara dihargai Rp 5.158. Dikatakannya, sesuai peraturan perundang-undangan, 60 persen dana bantuan yang diterima parpol boleh digunakan untuk pembinaan politik dan kaderisasi, sedangkan 40 persen untuk biaya operasional. (kmb40)


GIANYAR

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

9

Kasus Pembunuhan Janda

Rekonstruksi Dijadwalkan Hari Ini Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati bergerak cepat untuk menuntaskan berkas kasus pembunuhan Ni Made Astini yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Banjar Negari Desa Singapadu. Polisi mengagendakan rekonstruksi kasus dengan tersangka Misbah (54) itu di Mapolsek Sukawati, Selasa (6/12) ini. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana, Senin (5/12) kemarin, mengatakan selama menjalani proses pemeriksaan, tersangka yang duda dua kali itu kooperatif. ‘’Pelaku cukup kooperatif memberikan keterangan sehingga kami pun bisa bergerak cepat melakukan penyidikan serta melengkapi berkas kasus ini,’’ jelasnya. Dikatakannya, berkas kasus ini sudah hampir rampung. Sebab itu, pagi ini pihaknya berencana melakukan rekonstruksi di Mapolsek Sukawati. ‘’Antara keterangan tersangka, olah TKP dan hasil autopsi korban sudah sesuai. Namun untuk lebih memperkuat itu, kita gelar rekonstruksi besok pagi (hari ini -red),’’ ucapnya. Dijelaskannya, dalam rekonstruksi pihaknya merancang 20 reka adegan pembunuhan mulai dari pelaku berhubungan intim, cekcok, aksi pemukulan hingga saat pelaku menyembunyikan jasad korban di bawah dipan. ‘’Perkiraan kami nanti ada 20 reka adegan hingga pelaku kabur ke Denpasar,’’ ucapnya. Dia menambahkan, dari hasil autopsi diketahui ada bekas luka cekikan pada leher korban serta luka benturan di kepala. Disinggung terkait bercak darah pada kelamin korban, pria asal Desa Mas, Ubud ini mengatakan tidak ada hasil autopsi terkait bagian tersebut. ‘’Kalau di sana tidak ditemukan bekas luka,’’ katanya. Kini, tersangka yang juga pacar korban ini mendekam di sel tahanan Mapolres Gianyar. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia dikenakan pasal 338 subsider 351 ayat 3 tentang penganiayaan menyebabkan meninggal dunia. ‘’Dari pasal itu dicantumkan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,’’ tandasnya. (kmb35)

KOTOR - Seorang warga mengamati areal TMP Gianyar yang tampak kotor akibat digenangi air berlumpur, Senin (5/12) kemarin.

Bali Post/nik

Dampak Pengerjaan Sumur PDAM

Areal TMP Tergenang Air Berlumpur Gianyar (Bali Post) -

Suasana berbeda tampak di areal Taman Makam Pahlawan (TMP) Kerta Kertya Mandala Gianyar, Senin (5/12) kemarin. Genangan air bercampur lumpur mengotori areal yang biasanya tertata rapi itu. Kondisi ini terjadi lantaran aktivitas penggalian sumur PDAM Gianyar yang berlokasi di sebelah barat daya TMP. Pantauan di lokasi, genangan air keruh tampak di halaman TMP. Bahkan di sebelah timur dan barat kawasan TMP, tampak seperti kolam lumpur setinggi mata kaki orang dewasa. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Watha yang dikonfirmasi hal ini mengaku terkejut mendengar informasi tersebut. Pihaknya se-

laku pemegang kebijakan atas pengelolaan TMP Gianyar mengaku akan segera berkoordinasi dengan PDAM Gianyar terkait kondisi tersebut. Pihaknya pun meminta agar luberan air tersebut segera dibersihkan. Sebab sebagai tempat bersejarah, TMP Gianyar rutin dikunjungi pelajar hingga wisatawan. ‘’Saya berharap,

kita sama-sama memerhatikan kebersihan lingkungan. Kami akan berkoordinasi supaya genangan air yang mengotori TMP agar dibersihkan,’’ ucapnya. Secara terpisah, Direktur Teknik PDAM Gianyar I Wayan Suastika tidak menampik adanya luberan air yang bersumber dari proyek penggalian sumur bor di lokasi tersebut. ‘’Itu

terjadi akibat uji coba Minggu malam. Kebetulan saat itu juga turun turun hujan. Uji coba dilakukan untuk mengetahui debit maksimum air yang keluar dari dalam sumur,’’ terangnya. Suastika menambahkan, sumur bor di TMP tersebut dibangun untuk menambah kapasitas produksi zona Kota Gianyar. Langkah ini dilakukan lantaran saluran baru di kawasan Astina Selatan mengalami penurunan debit air akibat perubahan struktur sumur dalam. Penurunannya dari 25 liter per detik menjadi

14 liter per detik. Proyek ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi peningkatan konsumsi air di tahun 2017. Melihat luberan air yang hingga sore kemarin mengotori halaman TMP Gianyar, Suastika mengaku sudah berkoordinasi dengan rekanan yang menangani proyek tersebut. ‘’Saya sudah hubungi rekanan agar membersihkan kawasan TMP yang kotor akibat proyek kami. Sekarang, mobil tangki sudah ke sana untuk membersihkan,’’ ujarnya. (kmb35)

Bantuan Peralatan Kebersihan dari BPD Bali

TDC Dibobol Maling Pemkab Gianyar Arahkan untuk Kantor Uang Ratusan Juta Raib Pengembangan Bank Sampah

Bali Post/nik

TANAH LONGSOR - Sejumlah petugas saat membersihkan material tanah longsor di Banjar Bonjaka, Desa Taro, Tegallalang.

Sehari, Tanah Longsor Terjadi di Tiga Titik Warga Diimbau Waspadai Bencana Susulan

Gianyar (Bali Post) Hujan deras yang terus melanda ditambah struktur tanah yang tidak stabil mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor sejak beberapa hari terakhir. Pada Senin (5/12) kemarin, tanah longsor kembali terjadi di tiga kawasan. BPBD Gianyar pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih cukup tinggi. Informasi dihimpun, tebing longsor terjadi di Banjar Bonjaka Desa Taro Kecamatan Tegallalang. Di lokasi tersebut, tebing setinggi 15 meter dengan lebar sampai 10 meter longsor menutupi badan jalan menuju Banjar Pujung Kaja Desa Sebatu. ‘’Bencana ini diperkirakan terjadi Senin dini hari sekitar pukul 03.00 wita,’’ ungkap Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya. Petugas BPBD, kata dia, sempat kesulitan melakukan pembersihan lokasi. Hingga akhirnya dikerahkan satu unit buldoser untuk membersihkan material tanah batu hingga pohon berukuran besar. Hingga sore kemarin, proses pembersihan masih berlangsung. ‘’Tidak ada korban, hanya akses jalan raya terputus dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua,’’ terangnya. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang juga terjadi di Banjar Delod Pangkung Desa Sukawati. Di lokasi tersebut bencana ini menutupi badan jalan. Untuk melakukan evakuasi, BPBD Gianyar mengarahkan dua unit mobil double cabin dan kendaraan operasional BPBD. ‘’Bencana yang di Sukawati, material longsornya sudah dapat dibersihkan,’’ katanya. Selain dua lokasi tersebut, tanah longsor juga terjadi di objek wisata Hidden Canyon, Desa Ketewel. Proses pembersihan juga sudah dilakukan. (kmb35)

BANK Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyerahkan bantuan peralatan kebersihan berupa sepeda motor Viar dan tempat sampah terpilah kepada Pemkab Gianyar. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BPD Bali terhadap kebersihan lingkungan Kabupaten Gianyar. Oleh Pemkab Gianyar, bantuan tersebut akan diarahkan untuk pengembangan bank sampah di desa-desa. Bantuan satu unit sepeda motor Viar dan empat tempat sampah terpilah diserahkan Direktur Kepatuhan BPD Bali I Made Subaga Wirya kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra di halaman kantor DKP Gianyar, Senin (5/12) kemarin. Selanjutnya, bantuan tersebut diserahkan kepada Desa Pakraman Tebongkang, Singakerta, Ubud. Menurut Made Subaga Wirya, bantuan ini merupakan bentuk komitmen BPD di bidang kebersihan lingkungan. Mengingat Bali khususnya Gianyar merupakan daerah tujuan wisata maka kebersihan lingkungan harus dapat diwujudkan. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab semua komponen. ‘’Untuk pengelolaannya kami serahkan langsung kepada Pemkab Gianyar yang dalam hal ini melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala DKP Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menyambut baik bantuan yang diberikan BPD Bali terhadap Pemkab Gianyar. Ia menyampaikan terima kasih karena BPD sebagai salah satu mitra Pemkab Gianyar

PENYERAHAN BANTUAN - Suasana penyerahan bantuan peralatan kebersihan dari BPD Bali ke Pemkab Gianyar, Senin (5/12) kemarin. ikut peduli terhadap masalah kebersihan di Gianyar. ‘’Yang jelas bantuan ini akan kami manfaatkan sebagaimana mestinya. Terutama peruntukannya kepada desa yang membutuhkan,’’ ujar mantan Kepala Satpol PP Gianyar ini. Lebih lanjut, Kujus Pawitra menjelaskan, bantuan berupa motor Viar sangat bermanfaat untuk mengangkut sampah di tempat-tempat yang sulit dijangkau seperti jalan kecil dan gang-gang di daerah perdesaan. ‘’Bisa dibilang ini sebagai patroli keliling untuk mengangkut sampah,’’ jelasnya. Dengan adanya bantuan ini, ia berharap setiap desa di Kabupaten Gianyar

dapat mengembangkan bank sampah. Sebab selain untuk menekan volume sampah yang setiap harinya meningkat, bank sampah juga bermanfaat untuk perkembangan perekonomian keluarga. ‘’Pengelolaan sampah yang benar adalah dapat dipilah bukan dibakar atau dibuang. Dengan dipilah otomatis selanjutnya dapat dimanfaatkan melalui bank sampah,’’ ujarnya. Ditambahkannya, Kabupaten Gianyar untuk saat ini telah memiliki 15 unit bank sampah. Keberadaan bank-bank sampah tersebut sudah cukup banyak membantu pemerintah dalam mengurangi volume sampah di Gianyar. (ad135)

Gianyar (Bali Post) Maling beraksi di Kantor Tekomsel Distribution Center (TDC) di Jalan By-pass Dharma Giri, Desa Buruan, Blahbatuh, Senin (5/12) kemarin. Di lokasi tersebut, para pelaku membobol brankas dan melarikan uang ratusan juta rupiah serta tiga unit laptop. Selain itu, pelaku juga merusak CCTV di kantor tersebut. Informasi dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui karyawan TDC, Kadek Budiarta (23) dan Komang Aristana (19). Sekitar pukul 07.40 wita saat membuka pintu, mereka sudah mendapati ruang kerja dalam kondisi berantakan. Mereka juga mendapati recorder CCTV yang seharusnya ada di ruang Manajer TDC di lantai dua sudah hancur dan berserakan di lantai satu. ‘’Setelah mendapat ruangan rusak, saya langsung ke lantai dua. Ternyata di lantai dua kondisinya juga sama,’’ ucap Kadek Budiarta saat diinterogasi polisi. Brankas yang ada di lantai dua juga sudah dirusak oleh pelaku. Sementara uang tunai yang ada di dalam brankas Rp 362.167.500 lenyap dilarikan garong. Tidak hanya uang tunai, setelah dicek, tiga unit laptop yang tersimpan di kantor tersebut juga raib. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Blahbatuh. Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh AKP I.B. Putu Dana menjelaskan, jajarannya sudah diterjunkan ke kantor TDC. Dikatakan dari hasil olah TKP, kuat dugaan para pelaku masuk lewat belakang dengan cara loncat tembok kemudian mencongkel jendela yang ada di lantai dua. ‘’Kuat dugaan kami pelaku masuk lewat belakang karena di sana itu sawah dan juga di jendela lantai dua belakang ada bekas congkelan linggis,’’ bebernya. AKP Dana menerangkan, dilihat dari caranya beraksi, para pencuri ini terbilang cukup professional. Sebab, mereka sudah mempersiapkan sejumlah alat untuk masuk hingga membobol brankas di lokasi tersebut. ‘’Dominan sejumlah kasus pencurian, brankas dibawa lari. Tapi ini tidak. Mereka langsung congkel brankas di lokasi tersebut dan mengambil seluruh isinya. Mereka juga merusak CCTV untuk menghilangkan jejak,’’ ucapnya. Pihaknya memprediksi jumlah pelaku lebih dari satu orang mengingat aksi membobol brankas seperti ini membutuhkan tenaga yang cukup besar. Ditambahkannya, kini jajarannya sudah bergerak untuk memburu pelaku. Petugas sudah merangkum sejumlah informasi terkait pelaku. ‘’Sekarang, anggota sudah bergerak memburu pelaku,’’ tegasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Subamia Dipilih Jadi Ketua KONI Semarapura (Bali Post) I Wayan Subamia dipilih sebagai Ketua Umum KONI Klungkung melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di GOR Swecapura, Senin (5/12) kemarin. Subamia dipilih secara aklamasi menggantikan I Dewa Gde Oka Subawa. Musorkab juga menetapkan dua orang formatur yang ditunjuk ketua umum untuk membantu menyusun kepengurusan KONI Klungkung masa bakti 2017-2020. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyampaikan, musorkab sebagai langkah KONI dalam menata kembali organisasi dan menjaga solidaritas kepengurusan. Perjalanan organisasi periode lalu agar dijadikan pengalaman dalam pengelolaan organisasi. Figur yang terpilih sebagai ketua mesti mampu meningkatkan prestasi olahraga Klungkung dalam empat tahun ke depan. Sekretaris KONI Provinsi Bali Dayu Ratih Herawati meminta hal serupa. Ia mengharapkan pada Porprov Bali 2017 di Gianyar, KONI Klungkung dapat meraih peringkat yang lebih tinggi lagi. Untuk itu, sangat penting melatih, mendidik dan membina atlet sendiri sehingga dapat menjadi atlet berprestasi. “Jangan sekali-sekali menggunakan cara instan dengan mendatangkan atlet dari luar daerah. KONI Klungkung harus bekerja sungguh-sungguh untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga di semua cabang,’’ katanya. Subamia menyampaikan, pekerjaan rumah KONI harus menjadi pekerjaan bersama. Ia akan berusaha memajukan semua bidang olahraga dan menyelaraskan program kerja dengan visi Klungkung, yakni unggul dan sejahtera. (kmb31) Bali Post/kmb31

Gusti Ngurah Badi Wangsa Temaja (kanan) dan I Made Gunadnya.

Program Asuransi

Ribuan Nelayan Belum Punya Kartu Semarapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb31

MUSORKAB – Suasana Musorkab KONI Klungkung di GOR Swecapura.

Pasang Papan Reklame, Pekerja Tersetrum Listrik Semarapura (Bali Post) – Seorang warga bernama Harjo Winoto (30) alias Erwin asal Pasuruan, Jawa Timur, tersetrum listrik ketika memasang papan reklame di Toko Sepatu Bhatari Colektion, Jalan Kecubung, Nomor 42 Semarapura, Senin (5/12) kemarin sekitar pukul 15.00 Wita. Korban yang tersetrum listrik bertegangan 20.000 volt masih bergelayut di atas papan reklame dalam kondisi sekarat. Hasil pantauan di lapangan, tidak satu pun petugas yang berani menurunkan korban karena takut. Mereka memilih menunggu agar listrik dimatikan terlebih dahulu oleh PLN. Padahal saat itu kondisi korban sungguh mengenaskan. Dalam posisi tertelungkup, tubuh korban menggelayut di atas papan reklame setinggi tujuh meter. Dari mulut dan hidungnya keluar darah. Mobil patroli dari kepolisian dan ambulance kemudian datang. Setelah itu tiba mobil BPBD bersama pihak PLN dan Pemadam Kebakaran Klungkung. Namun proses evakuasi korban belum juga bisa dilakukan. Padahal saat itu dua warga sempat naik menggunakan tangga untuk mengikat tubuh korban dengan tali. Proses evakuasi korban dilakukan setelah meluncurnya mobil tangga DKP Klungkung. Tidak sedikit warga yang berteriak sambil menangis agar korban cepat mendapat pertolongan. Setelah berhasil diturunkan, korban dibawa ke RSUD Klungkung. Menurut rekan korban, Nengah Wistana (28) asal Desa Buit, Kediri, Tabanan, dirinya hanya bertiga memasang papan nama toko sepatu. Sebelum kejadian, korban naik sendiri menggunakan bor, sedangkan Wistana bersama Agung berada di bawah. “Saya tidak tahu kejadian persisnya, tiba-tiba saja dia tersetrum listrik,” katanya di rumah sakit. Manajer PLN Rayon Klungkung Wayan Eka Susana mengharapkan setiap pekerja yang memasang papan reklame berkoordinasi atau bersurat dulu ke pihak PLN. Apalagi jika papan reklame sangat dekat dengan kabel listrik. “Kabelnya sangat dekat dengan papan nama toko yang dipasang. Belum lagi hujan, ini bisa membahayakan pekerja,” ungkapnya. Dirut RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma mengatakan korban mengalami luka bakar lebih dari 50 persen. Kondisi terparah pada bagian dada karena kulitnya sudah mengelupas. Akibat luka bakar yang dialami korban, pihak rumah sakit Klungkung terpaksa merujuk korban ke RSUP Sanglah. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno mengaku masih menyelidiki kejadian yang dialami korban. Pihaknya belum bisa memastikan, apakah faktor kelalaian atau tidak. “Kami masih minta keterangan sejumlah saksi,’’ tegasnya. (kmb)

Bali Post/kmb

DITURUNKAN – Petugas dan warga berupaya menurunkan Harjo Winoto dari papan reklame Toko Sepatu Bhatari Colektion di Jalan Kecubung, Nomor 42, Semarapura, Senin (5/12) kemarin.

Kementerian Perikanan dan Kelautan RI kini meluncurkan program asuransi bagi nelayan. Namun untuk masuk ke dalam program ini, setiap nelayan harus mempunyai kartu nelayan yang diterbitkan pemerintah pusat. Dari 1.229 nelayan di Kabupaten Klungkung, baru 147 yang mengantongi kartu nelayan. Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Klungkung Gusti Ngurah Badi Wangsa Temaja ditemui di kantornya, Senin (5/12) kemarin menyatakan untuk memperoleh kartu setiap nelayan harus memiliki kartu keluarga dan KTP yang menerangkan pekerjaannya adalah nelayan. Saat ini baru masuk data dari Kecamatan Dawan dan Kecamatan Nusa Penida, sedangkan nelayan di Kecamatan Banjarangkan masih proses input data. “Tahun ini 500 nelayan harus sudah punya kartu nelayan,” katanya didampingi Kabid Perikanan I Made Gunadnya. Pihaknya masih intens

melakukan sosialisasi kepada nelayan, agar segera mengurus KK dan KTP yang sesuai dengan pekerjaannya sebagai nelayan. Kalau belum bisa atau kesulitan mengurus KK dan KTP, masih bisa menggunakan surat keterangan dari desa setempat. Proses pendataan akan dilakukan bertahap setiap tahun, sehingga seluruh nelayan memperoleh hak yang sama dalam program asuransi. Kartu nelayan sebenarnya sudah diluncurkan sejak dulu, tetapi hanya untuk memperoleh keringanan memperoleh BBM dan bantuan-bantuan lainnya. Kini kartu nelayan juga dipakai syarat menda-

patkan hak asuransi. Selain harus punya kartu nelayan, syarat lainnya seorang nelayan maksimal berusia 65 tahun, menggunakan kapal paling besar 10 GT, tidak pernah mendapatkan program asuransi apa pun dari pemerintah, tidak menggunakan alat penangkapan ikan terlarang dan patuh terhadap ketentuan polis asuransi. Kementerian Perikanan dan Kelautan meluncurkan program ini setelah melihat bagaimana nelayan bekerja. Pekerjaan nelayan penuh dengan risiko keselamatan di tengah laut. Ketika nelayan mengalami kecelakaan kerja, tidak ada yang bisa

membantu. ‘’Melalui program ini, setiap nelayan nantinya memperoleh hak klaim sebagaimana program asuransi pada umumnya. Preminya ditanggung pemerintah pusat. Program asuransi nelayan ini tidak ada kaitannya dengan BPJS,” tegas Gunadnya. Ekspor Nonmigas Bila kehidupan nelayan lebih bergairah, ekonomi makro negara secara perlahan bisa membaik. Sebab, kesejahteraan nelayan sangat menentukan ekspor nonmigas secara nasional. Dalam mengurus klaimnya nanti, keluarga nelayan sebagai ahli waris tinggal menyerahkan KK dan KTP serta surat keterangan kematian dari desa setempat kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan langsung

memprosesnya ke Jasindo (Jasa Asuransi Indonesia). Kalau keluarga ahli waris mempunyai rekening sendiri, dana klaim asuransi langsung ditransfer ke rekening. Bila tidak, dananya akan ditransfer ke rekening Pokja di Dinas Peternakan. Santunan asuransi nelayan dibagi dua, yaitu kecelakaan akibat kegiatan penangkapan ikan dan kecelakaan selain melakukan aktivitas penangkapan ikan. Nelayan yang meninggal akan diberikan santunan Rp 200 juta, mengalami cacat permanen mendapatkan Rp 100 juta dan pengobatan maksimum Rp 20 juta. Sementara santunan selain melakukan aktivitas penangkapan ikan, jika nelayan meninggal dunia diberikan Rp 160 juta, mengalami cacat permanen mendapat Rp 100 juta, dan biaya pengobatan Rp 20 juta. (kmb31)

Penataan Goa Jepang

Dewan Sesalkan Berpindahnya Seniman Sukanta Wahyu Semarapura (Bali Post) Sejumlah anggota dewan mengapresiasi rencana Pemkab Klungkung menata objek wisata Goa Jepang di Desa/ Kecamatan Banjarangkan. Tetapi legislator di Bumi Serombotan juga menyesalkan seniman cukup popular, Sukanta Wahyu harus meninggalkan lokasinya berkarya untuk selamanya sejak beberapa tahun lalu. Padahal ia menjadi daya tarik Goa Jepang, karena nama besar dan hasil karyanya. Demikian disampaikan anggota DPRD dari Dapil Kecamatan Banjarangkan Sang Nyoman Putra Yasa saat ditemui di kantornya, Senin (5/11) kemarin. Menurut politisi PDI-P ini, Sukanta Wahyu memilih meninggalkan lokasi yang ditempatinya bertahun-tahun persis di

sebelah timur objek wisata Goa Jepang karena mendengar informasi Pemkab Klungkung akan melakukan penataan. Seharusnya seniman seperti Sukanta Wahyu diberikan tempat di sana, untuk tetap memamerkan hasil karyanya berupa seni patung abstrak dan lukisan yang cukup popular yang diberinya nama Benang Tri Datu. Akan tetapi kenyataannya Sukanta Wahyu memilih mengangkut semua hasil karya seninya ke rumahnya di Desa Sengkiding. Kini Goa Jepang kehilangan separuh daya tariknya, untuk menjadi salah satu objek wisata andalan baru bagi Kabupaten Klungkung. “Kita tidak bisa menjual nilai sejarah saja. Daya dukung seni dan lainnya juga sangat berpengaruh. Sen-

Bali Post/kmb31

Sang Nyoman Putra Yasa

iman seperti Sukanta Wahyu sebenarnya bisa jadi ikon di sana,” jelas Putra Yasa. Ia minta Pemkab Klungkung segera memikirkan alternatif kesenian lain sebagai pendukung objek wisata.

Selain daya dukung seni, Goa Jepang juga bisa disinergikan dengan tempat rekreasi. “Dari dulu dibilang akan ditata, namun sejak Sukanta Wahyu pergi dari sana sampai sekarang belum ada apaapa,” kilahnya. Pihaknya mendengar proses penataan akan dilakukan tahun depan. Ia berharap objek wisata Goa Jepang benar-benar bisa dipoles menjadi lebih baik, layaknya Monumen Puputan Klungkung yang kini lebih dari sekadar taman kota. Kalau Goa Jepang bisa dimaksimalkan, nantinya bisa bersinergi dengan tempat-tempat wisata lainnya di Kecamatan Banjarangkan. Seperti dari Goa Jepang, kemudian melihat Museum Gunarsa, Tihingan, Sengkiding (tempat baru seniman Sukanta Wahyu

menyimpan hasil karyanya), hingga objek wisata Kertha Gosa dan sekitarnya. Dalam rencana pembangunan Goa Jepang, Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran Rp 3,260 miliar pada APBD 2017. Objek wisata yang merupakan peninggalan penjajah Jepang ini siap dipercantik dengan berbagai fasilitas penunjang wisata. Kadis PU Gusti Nyoman Supartana bersama Kabid Tata Ruang Ketut Narkayasa belum lama ini menyampaikan, mulai tahun depan objek wisata Goa Jepang bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, diantaranya tempat parkir, toilet, bale bengong, senderan, toko sovenir hingga jalan setapak menuju Tukad Bubuh. (kmb31)

Personel Polres Dilatih Cara Pengawalan Semarapura (Bali Post) Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi melatih personelnya tentang cara pengawalan di halaman depan Mapolres, Senin (5/12) kemarin. Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan personel di bidang tugas pokok kepolisian, seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (turjawali) terhadap kegiatan masyarakat. Dalam pelatihan diasumsikan personel Polres Klungkung sedang melaksanakan pengawalan uang salah satu bank menggunakan kendaraan roda empat. Pelatihan diikuti personel peserta apel pagi, seperti para kabag, kasat, para perwira, bintara dan PNS Polres. “Dalam hal pengawalan uang, harus memperhatikan aspek keselamatan personel itu sendiri maupun materiil yang dikawal,” terang Arendra. Personel yang bertugas melaksanakan pengawalan harus memahami tujuan pengawalan. Selain itu, mesti mengetahui materi yang dikawal, besarnya risiko yang dihadapi saat melaksanakan pengawalan, rute alternatif dan jumlah ideal untuk melaksanakan pengawalan. Latihan pengawalan ini dilaksanakan guna meningkatkan keterampilan personel Polres Klungkung pada saat melaksanakan tugas pengawalan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kapolres Klungkung mengajak seluruh personelnya terus berlatih agar kedepannya lebih terampil dan waspada dalam menghadapi situasi apa pun. Arendra juga mengingatkan anggotanya bahwa dalam melaksanakan tugas harus sesuai Standar Operasional Polri (SOP) yang ada, seperti wajib menggunakan body past hingga senjata api selalu dalam keadaan siap. (kmb31)

Bali Post/kmb31

PENGARAHAN - Kapolres Klungkung (tengah) memberikan pengarahan pada pelatihan pengawalan.


Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

BULELENG

11

Hujan Deras

Air Sungai Meluap, Warga Dusun Tri Amerta Mengungsi Singaraja (Bali Post) Sejumlah warga di Dusun Tri Amerta Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak terpaksa mengungsi, Senin (5/12) petang kemarin. Hal ini karena sungai yang melintasi wilayah mereka airnya meluap hingga merendam badan jalan. Khawatir banjir bertambah besar, warga mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Warga ini panik karena hujan deras dan aliran air sungai semakin bertambah tinggi. Selain itu, pengalaman setahun lalu, wilayah ini sempat dilanda banjir bandang hingga merendam rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Perbekel Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak Made Santika Senin kemarin, mengatakan, sungai yang sudah dipasangi tanggul kawat batu beronjong airnya meluap sejak hujan deras melanda

Gede Suardana, S.Pd., M.Si.

Bali Post/kmb34

KPU Menunggu Hasil Putusan PT TUN Surabaya

Singaraja (Bali Post) Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, S.Pd., M.Si., belum mengetahui ha sil p ut usa n PT TUN Surabaya terhadap gugatan tim paket Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (Surya). Menurutnya, hasil putusan merupakan amanat, KPU Buleleng akan melaksanakan sesuai aturan berlaku. “Besok (Selasa ini -red) tinggal tunggu hasil putusan,” ucap Suardana yang ditemui, Senin (5/12) kemarin. Dalam siding itu, Suardana tidak bertolak ke PT TUN Surabaya. Sebagai termohon, ia mempercayakan kuasa hukum KPU Buleleng, Agus Saputra, S.H., M.H. “Kita tidak bisa menebak putusan akhir PT TUN. Tapi, jika hasilnya kurang memuaskan untuk paket Surya (tidak lolos -red) dapat mengajukan ke Mahkamah Agung (MA).

Gugatan selain PT TUN, dapat di MA,” ujarnya. Suardana menambahkan, putusan PT TUN Surabaya merupakan hasil sidang melibatkan saksisaksi dan bukti konkret sesuai penyelenggaraan tahapan Pilkada Buleleng 2017. “KPU akan menuruti dan menjalankan apa hasil keputusan PT TUN Surabaya. Nah mengenai hasil lain di DKPP, kami juga belum mengetahui keputusannya,” tambahnya. Tim kuasa hukum KPU Buleleng menindaklanjuti penyelesaian sengketa yang diajukan pemohon Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya, S.E., M.M., M.Kes. sebagai bakal calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2017. Sementara itu, kampanye terbuka untuk petahana PAS-Sutjidra, dapat dilakukan dari 4 November 2016 sampai 11 Februari 2017. (kmb34)

di wilayahnya. Aliran air meluap ke badan jalan sekitar pukul 17.00 wita dengan kedalaman air sekitar 1,5 meter. Aliran air dari selatan hingga ke utara itu juga menggenangi badan jalan

nasional Seririt-Gilimanuk. “Sampai petang tadi (Senin, 5/12-red) belum ada rumah warga yang terandam. Jalan di Dusun Tri Amerta dan jalan Singaraja-Gilimanuk tergenang. Beberapa warga

Berat Patung Capai Satu Ton Singaraja (Bali Post) Proyek pembangunan Monumen Perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan mendekati rampung. Pada Senin (5/12) kemarin, pihak kontraktor mulai memasang patung Gusti Ketut Jelantik dan Jro Jempiring. Pemasangan patung menggunakan alat khusus. Maklum bobot patung terbuat dari perunggu ini mencapai satu ton. Pemasangan patung disaksikan oleh warga desa dan pengendara yang kebetulan melintas di depan lokasi proyek. Perwakilan kontraktor PT Tunas Jaya Sanur, Made Suarsana, mengatakan, untuk mengantisipasi kemungkinan patung akan roboh akibat bobot yang berat, pihaknya menambah empat lokasi penyangga patung. Sementara terkait posisi kedua patung, pihaknya mengikuti dari desain dan dokumen perencanaan yang telah ada. “Patung tiba dua hari lalu dan kami belum bisa pasang langsung karena harus mengukur kekuatan alat untuk mengangkat patung yang berat itu. Beban berat pertimbangan tiupan angin sudah kami pikirkan,” katanya. Sementara itu, seniman patung Nyoman Kalim mengatakan, dalam proses

pembuatannya, pihaknya harus melakukan berkali-kali perubahan desain. Hal ini karena pihaknya tidak memiliki referensi terutama tokoh pejung Jro Jempiring. Meski demikian, pihaknya dapat menyelesaikan pembuatan patung setelah mendapat referensi dari foto-foto keluarga dan kerabat pejuang Jro Jempiring. Terkait posisi, pematung asal Mengwi ini menyarankan agar mengikuti sesuai dengan perencanaan yang sudah ada. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Drs. Gede Komang mengatakan, setelah rekanan memasang patung, pekerjaan proyek sudah mencapai 90 persen. Dengan demikian, dalam Desember 2016 ini, rekanan tinggal melakukan penyempurnaan semua item pekerjaan dan fasilitas penunjang. Dengan demikian pada 25 Desember, dilakukan pembersihan di areal proyek dan 26 Desember 2016, pihak rekanan akan menyerahkan pekerjaan sesuai dengan dokumen kontrak yang ada. “Patung ini merupakan item pekerjaan paling akhir dan sekarang sudah terpasang, sehingga proyek senilai Rp 15 miliar ini akan rampung dan mulai Januari 2017 nanti warga di sini dan

warga lain di Buleleng bisa mengunjungi tempat bersejarah ini,” katanya. Menurut Gede Komang, untuk desain diorama rekanan sudah mengerjakan dengan sangat baik. Diorama ini dibuat khusus dengan menampilkan cerita bergambar yang mengisahkan perang puputan di Jagaraga. Dikisahkan ketika kapal barang milik Belanda pecah di Pelabuhan Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Warga pada masa itu menjarah barang yang diangkut oleh kapal milik VOC tersebut. Rakyat berani menjarah isi kapal yang pecah itu karena pemerintah kerajaan pada masa itu memberlakukan Hak Tawan Karang yang bermakna ketika ada kapal pecah, maka seisi barangnya dapat dikuasai oleh warga. Namun, hal itu dilawan oleh Belanda hingga dilakukan pertemuan melibatkan Raja Buleleng bersama Gusti Ketut Jelantik dan Jro Jempiring. Pertemuan itu gagal menghasilkan keputusan, hingga surat Tawan Karang itu dirobek oleh Belanda. Perang hebat pun berkecamuk. Gusti Ketut Jelantik yang menjadi panglima perang bersama istrinya Jro Jempiring gugur di medan perang. (kmb38)

Panwaslih Gelar Sosialisasi Pengawasan Pilkada

Bali Post/kmb34

Sukrawan Temui Plt. Bupati Singaraja (Bali Post) Dewa Nyoman Sukrawan menemui Plt. Bupati Buleleng Ir. Made Gunaja, M . Si . , Se n i n (5 /1 2 ) k e marin, pukul 15.30 wita di Kantor Bupati Buleleng. Sukrawan melalui tim sukses calon perseorangan Paket Surya telah menggugat putusan KPU Buleleng. Meski belum persis diketahui lolos atau tidak menjadi calon, Ketua DPRD Buleleng periode 2009-2015 tersebut bertemu Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja. Dia tidak sendirian, melainkan ditemani tim pemenangannya Ketut Ocha Wardana. Sejumlah staf di Pemkab Buleleng dihebohkan kedatangan mantan calon Wakil Gubernur Bali di P i l ka d a 2 0 1 3 t e r s e b u t . Setelah disambut Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja, perbincangan keduanya dilakukan tertutup. Sukrawan keluar pukul 16.35 wita. “Saya mengucapkan selamat datang di Bumi Panji Sakti. Saya hadir bertemu (sowan) sebagai masyarakat Buleleng. Selama beliau memimpin sebagai Plt. Buleleng, situasi aman,

damai, dan nyaman. Kan harus seperti itu baiknya,” ucap Sukrawan. Pertemuan diduga memiliki kaitan membahas situasi Pilkada Buleleng. Sukrawan mengingatkan kembali Pilkada Buleleng agar berjalan kondusif, jujur, dan adil. “Ya hanya bahas hal-hal biasa. Sebagai warga Buleleng, saya ucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati. Intinya mari menjaga Buleleng aman dan nyaman dalam satu barisan kebersamaan. Saya pula sudah serahkan apa pun hasil keputusannya kepada Majelis Hakim PT TUN Surabaya, tidak ada dipersiapkan khusus. Seluruh aturan kami jalani tertib dan tetap enjoy. Nanti di titik akhir, kita semua akan tahu seperti apa terjadi,” imbuhnya. Plt. Bupati Buleleng Made Gunaja belum dapat ditemui usai pertemuan itu. Sejumlah tamu penting sudah menanti untuk menemuinya pasca-Sukrawan keluar ruangan. “Iya moh o n m a a f bapak m as i h ada tamu di ruangan. Ada lagi empat tamu itu,” ucap salah seorang staf Pemkab Buleleng. (kmb34)

Perbekel Desa Musi I Nyoman Sulindra mengatakan, selain merendam badan jalan, tiga rumah di wilayahnya itu terendam air. Tiga pemilik rumah yang sempat terendam itu masing-masing Jro Mangku Sukadana, Nyoman Rai, dan Komang Manis. “Di jalan utama teredam dan ada tiga rumah juga halamannya tergenang, dan untuk sementara belum ada warga yang mengungsi dan memilih bertahan di rumah masingmasing,” jelasnya. (kmb38)

Monumen Puputan Jagaraga Dewan Minta Pemerintah Usulkan Perda RIPID Hampir Rampung

Sasar Pemilih Pemula

Dewa Nyoman Sukrawan

yang takut banjir besar mengungsi ke rumah kerabatnya,” kataya. Aliran sungai di Desa Musi juga mengalami hal yang sama. Air sungai yang menghanyutkan lumpur, batu kecil, hingga potongan kayu mengalir deras dari selatan hingga merendam badan jalan Seririt Gilimanuk. Akibat kejadian ini, arus kendaraan dari kedua jalur sempat terganggu. Ketinggian air di jalan Seririt-Gilimanuk sekitar 50 sentimeter.

Singaraja (Bali Post) Panwaslih Buleleng menggelar sosialisasi pengawasan Pilkada Buleleng 2017, menyasar pemilih pemula di SMAN 2 Tejakula. Siswasiswi menyimak secara saksama sosialisasi tersebut dan memperoleh pengetahuan tentang perkembangan Pilkada 2017. Sejumlah kalangan hadir antara lain, anggota Bawaslu Provinsi Bali Ir. Ketut Sunadra, Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani, anggota Panwaslih Bule-

leng Putu Sugi Ardana, didampingi anggota Panwascam Tejakula, Wakil Kepala Sekolah, Humas dan sebagainya. Dalam acara itu, Putu Sugi Ardana menyampaikan materi implementasi pengawasan partisipatif terhadap pemilih pemula. Panwaslih Buleleng memiliki kewajiban mensosialisaikan kegiatan pengawasan, termasuk kepada pemilih pemula. “Pemilih pemula bukan hanya menentukan pilihan, tapi terlebih da-

Ketut Ariyani

Bali Post/kmb34

hulu mencerna siapa dan seperti apa visi misi calon yang akan dipilih untuk memimpin Buleleng lima tahun ke depan,” ucapnya Senin (5/12) kemarin. Sementara itu, Ketua Panwaslih Buleleng, Ketut Ariyani, berharap Pilkada 2017 dapat berjalan sukses. Pemilih pemula untuk memberikan suara di TPS, agar sesuai peraturan perundangundangan. “Pemilih berumur 17 tahun atau sudah kawin dan terdaftar sebagai pemilih. Selain itu, tidak sedang dicabut hak pilihnya, bukan anggota TNI-Polri, dan juga tidak terganggu kejiwaannya,” paparnya. Ia menuturkan, isu belakangan ini adalah keterlibatan PNS dan kepala desa yang ikut mendukung salah satu calon. Karena jumlah pengawas yang terbatas untuk itu diharapkan kepada seluruh masyarakat ikut mengawasi tahapan pilkada dan melaporkan kepada petugas pengawas di desanya masing-masing. “Tujuan pengawasan partisipatif adalah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif. Kami harap para siswa agar menjadi pemilih yang cerdas. Memilih cerdas artinya mengenali calon yang akan dipilih, awasi penggunaan hak memilih orang lain dan bukan karena uang. Tujuan pengawasan adalah untuk memastikan pemilihan berjalan dengan luber dan jurdil,” pungkasnya. Sementara itu, Ir. Ketut Sunadra dari anggota Bawaslu Provinsi Bali menambahkan, pemilu perlu diawasi karena dalam pelaksanaannya kerap terjadi kecurangan. Seperti kecurangan pada daftar pemilih, kampanye, politik uang dan intimidasi. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Pemerintah pusat menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia agar membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Pengembangan Industri Daerah (RIPID). Namun, instruksi pusat sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 14 Tahun 2015 itu belum ditindaklanjuti, termasuk oleh Pemkab Buleleng. DPRD Buleleng meminta pemerintah segera membentuk perda tentang RIPID. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Dewan Ketut Susila Umbara saat melakukan konsultasi ke Kementerian Perindustrian-RI Senin (5/12) kemarin. Konsultasi ini diikuti oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Buleleng terkait pemberlakuan Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sesuai perda itu, Buleleng membentuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sehingga program dan bantuan dari kementerian terkait perlu dikoordinasikan. Di sela-sela konsultasi itu, Susila mengatakan, daerahnya memiliki potensi pertanian dalam arti luas yang begitu melimpah. Buleleng memiliki komoditas buah andalan mulai dari mangga, anggur, durian, manggis, dan buah lokal Bali lainnya. Selain itu, daerah ini juga menghasilkan berbagai jenis sayuran. Sementara di sektor perikanan, Buleleng tidak kalah dengan daerah lain. Bahkan, di daerah ini telah dibangun Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Sangsit untuk penunjang pemasaran hasil tangkapan nelayan. Pengelolaan berbagai potensi tersebut masih perlu digenjot melalui program atau kegiatan termasuk mengundang pemilik modal (investor) untuk tertarik dalam mengelola potensi di sektor ini. Apalagi, pemerintah telah membentuk organisasi baru yakni Dinas

Bali Post/kmb38

Susila Umbara

Perindag, sehingga potensi besar ini dikelola melalui program dan kegiatan yang dikoordinasikan dengan lembaga terkait. “Potensi pertanian dalam arti luas di daerah kita begitu melimpah, namun apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah selama ini masih perlu digenjot. Sekarang juga dibantu lembaga khusus yang menangani masalah ini, sehingga kita harapkan pengelolaan lebih optimal lagi,” katanya. Menurut Susila, untuk mengkomunikasikan lembaga yang baru itu dan berkooridnasi terkait akses kucuran bantuan dari pemerintah pusat, pihaknya melakukan konsultasi ke Kementerian Perindustrian. D ari konsultasi itu, Buleleng disarankan untuk segara membentuk Perda RIPID sesuai instruksi pemerintah pusat. Dengan pembentuan perda ini, akan ditetapkan kawasan sesuai potensi andalan yang ada di suatu wilayah. Dengan pembagian kawasan seperti itu, pemilik modal akan memiliki acuan ketika akan menanamkan investasinya di bidang pertanian dalam arti luas. Berdasarkan hasil konsultasi itu, Susila mengingatkan pemerintah daerah agar membentuk perda Ripid. Dengan demikian, di awal masa sidang 2017 mendatang, dewan akan membahas, sehingga pembentukan perdanya semakin cepat diberlakukan. (kmb38)

Terkena Angin Puting Beliung

BPBD Usulkan Perbaikan Rumah Warga ke Provinsi

Singaraja (Bali Post) Upaya perbaikan rumah milik I Nyoman Kamariasa (35), warga Banjar Dinas Bukit Sari Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak, yang rusak berat akibat terkena angin puting beliung mulai dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Rencananya, bantuan perbaikan rumah korban akan diupayakan dengan mengajukan proposal ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Menunggu bantuan perbaikan itu, atap rumah korban menggunakan terpal bantuan BPBD Buleleng. Kepala Pelaksana BPBD Made Subur Senin (5/12) kemarin, mengatakan, dari hasil pendataan di lokasi kejadian, korban diperkirakan menelan kerugian Rp 50 juta. Untuk membantu korban memperbaiki rumahnya, BPBD sedang menyiapkan proposal dan data lainnya untuk diajukan kepada Pemprov Bali. Selain itu, sebagai upaya cadangan jika usulan itu ditolak, BPBD akan mengalokasikan anggaran melalui APBD murni. “Tadi (Senin 5/12), kami mendata kerusakan. Selanjutnya, kami akan mengusulkan proposal ke provinsi di samping kita mengalokasikan APBD jika

nanti usulan ke provinsi itu ditolak,” katanya. Selain melakukan upaya rehabilitasi pascabencana, BPBD menyerahkan bantuan paket sembako kepada korban. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan korban dan keluarganya. Sat ini, korban kembali menempati rumahnya meski rusak berat. Melindungi hujan atau terik matahari, korban memasang terpal. Bantuan ini diserahkan oleh BPBD sekaligus memberikan bantuan selimut dan peralatan rumah tangga lain. “Bantuan ini sebagai upaya tanggap darurat menunggu rehabilitasi. Korban sudah tinggal di rumahnya setelah kita kasi terpal untuk atap sementara,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, bencana angin puting beliung terjadi Jumat (2/12) sekitar pukul 17.00 wita. Angin kencang dari utara (arah pantai -red) bertiup kencang ke arah desa. Tiupan angin itu kemudian merobohkan rumah I Nyoman Kamiriasa. Beruntung, saat kejadian, dia sedang gotong royong membantu keluarganya yang sedang menggelar upacara pernikahan, sehingga tak sampai menimbulkan korban jiwa. (kmb38)


JEMBRANA

12

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Sempat Tersendat, Dana Hibah Akhirnya Dicairkan Negara (Bali Post) – Pemberian bantuan hibah dari Pemkab Jembrana kepada organisasi dan kelompok masyarakat sempat tersendat beberapa bulan. Hal tersebut disebabkan karena penyesuaian regulasi. Pada awal Desember ini bantuan hibah ini akan terealisasi setelah melalui koordinasi dan konsultasi. Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Wabup I Made Kembang Hartawan dan sejumlah Kepala SKPD terkait, Senin (5/12) kemarin mengatakan tersendatnya pencairan dana hibah disebabkan kebijakan regulasi. Berkat konsultasi yang terus dilakukan, dana hibah yang telah dimohonkan oleh kelompok masyarakat bisa dicairkan. Wabup Kembang menambahkan, sejumlah dana hibah tidak bisa direalisasikan lantaran setelah dilakukan verifikasi kegiatan yang dimohon

sudah berjalan. “Contohnya, di proposal untuk membangun pagar alas, tetapi saat diperiksa ternyata pagar alasnya sudah ada. Jadi, yang begitu tidak bisa dicairkan,“ katanya. Bupati Artha menegaskan dalam pencairan dana hibah kelompok masyarakat tidak menerima uang tunai. Sebab, uang akan ditransfer ke rekening masing-masing kelompok dan lembaga. “Dalam seminggu ini semua dana hibah sudah masuk ke rekening,“ ujar Bupati Artha. Bupati menekankan, dana hibah tersebut agar dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya, sesuai dengan rincian yang ada dalam proposal dan segera membuat laporan pertanggungjawabannya. “Saya tidak ingin dana hibah ini bermasalah. Jadi, ikuti aturan mainnya,“ tegas Artha. Selain itu, Bupati Artha menjelaskan, untuk mendapatkan dana hibah kelompok masyarakat, wajib mengajukan

proposal satu tahun sebelumnya. Paling lambat pada April sampai Mei. Penyerahan bantuan hibah senilai Rp 4,4 miliar kepada organisasi, lembaga dan kelompok masyarakat di Kabupaten Jembrana, dimulai di Kecamatan Melaya. Di GOR Melaya, Bupati Artha menyerahkan langsung bantuan hibah tersebut kepada 67 kelompok penerima dengan nilai total mencapai Rp 1,1 miliar. Kelompok tersebut meliputi hibah untuk pembangunan tempat ibadah, tempek, banjar adat dan lembaga pendidikan anak usia dini. Pencairan akan dilakukan secara berturut-turut di Kecamatan Negara dan Jembrana yang dilaksanakan, Selasa (6/12) hari ini. Kemudian, keesokan harinya dilanjutkan di Kecamatan Mendoyo dan terakhir di Kecamatan Pekutatan, pada Kamis (8/12). Jumlah penerima hibah seluruhnya di Jembrana sebanyak 249 kelompok. (kmb26)

Jambret Keponakan, Residivis Dibekuk

Negara (Bali Post) – Tersangka Made Ramayana (30), rupanya tak pandang bulu ketika hendak menjalankan aksi jahatnya. Buktinya, keponakan sendiri pun dibidik dan dijadikan sasaran. Tersangka menjambret tas milik Ni Kadek Dwi Hindu Parwati (18) saat melintas di wilayah Manistutu, Senin (28/11) malam lalu. Tersangka pun kaget ketika mengetahui yang dijadikan sasaran itu adalah keponakannya sendiri. “Tersangka sebelumnya tidak tahu kalau keponakannnya sendiri yang dijadikan sasaran. Tersangka tahu setelah ditangkap aparat kepolisian,” kata Kasat Reskrim Jembrana AKP Yusak A Sooai, Senin (5/12) kemarin.

AKP Yusak menjelaskan, aksi penjambretan yang dilakukan tersangka ini berlangsung sekitar pukul 23.00 Wita. Korban yang bekerja sebagai karyawan di swalayan ini mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 3685 ZI. Melihat ada wanita melintas sendirian, tersangka yang merupakan residivis ini langsung membuntuti korban. Tersangka mengendarai sepeda motor Honda Supra X dengan nopol DK 3467 WK. Ketika suasana sepi dan gelap, tersangka langsung memepet motor korban. Dengan cepat, tangan tersangka langsung merampas tas korban. Mengetahui hal itu, korban kaget dan berusaha mempertahankan tasnya. terjadilah tarik manarik antara korban dan

tersangka. Begitu kuatnya pertahanan korban membuat motor mereka bersenggolan dan akhirnya terjatuh. “Korban sempat menarik celana pelaku di bagian paha kanan, sehingga motor mereka bersenggoaln dan terjatuh,” terang AKP Yusak seizin Kapolres Jembrana kemarin. Akibat jatuh itu, korban sempat tak sadarkan diri. Kemudian, tersangka berhasil ditangkap dan langsung digelandang ke Polres Jembrana. AKP Yusak menyatakan tas yang dibawa korban berisi uang Rp 27 ribu. Selain tersangka, lanjut AKP Yusak, pihaknya menyita sepeda motor korban. Begitu juga tas warna hitam dan uang tunai. Pelaku dijerat 365 KUHP yo pasal 53 KUHP. (kmb26)

Bali Post/olo

LAHAN PERTANIAN – Lahan pertanian di salah satu subak di Kecamatan Jembrana. Maraknya alih fungsi lahan, Dewan minta Perda PLP2B mesti ditegakan secara tegas dan konsisten.

Maraknya Alih Fungsi Lahan

Dewan Minta Perda PLP2B Ditegakkan

Negara (Bali Post) – Lahan pertanian di Jembrana yang terancam banyak dialihfungsikan diharapkan menjadi perhatian. Apalagi sejak tahun 2015 lalu sudah ditelurkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Dalam Perda ini tertuang luas areal lahan pertanian yang ditetapkan, tinggal implementasi jaminan kepada para petani. Anggota Komisi B DPRD Jembrana I Ketut Catur, Senin (5/12) kemarin, meminta agar Perda itu bukan hanya sebatas peraturan di atas kertas, tetapi harus ditegakkan. Selama ini, pelaksanaannya dinilai tidak ada sama sekali. Pihaknya berharap dengan penetapan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan, dapat mengerem alih fungsi lahan yang begitu deras. Begitu pun, pengendalian lahan pertanian ini juga disokong untuk produktivitas petani. “Harapannya, Perda ini benar-benar dilaksanakan dan ditegakan untuk mempertahankan suplai pan-

gan dan juga jaminan bagi petani,” kata Ketua Fraksi Demokrat ini. Kendati saat ini kondisi daerah masih swasembada beras, namun pihaknya berharap agar tidak lengah. Optimasi lahan pertanian juga perlu digembleng melalui upaya intensifikasi, eksentifikasi dan diversifikasi lahan pertanian pangan. Di sisi lain, sejumlah pengurus subak di Kecamatan Jembrana dan Negara yang ditemui belum lama ini mengakui godaan untuk alih fungsi lahan pertanian sangat banyak. Beruntung, di beberapa subak telah menerapkan

awig batasan lahan sawah agar tidak dialihfungsikan. Seperti di Subak Mertasari, Kelurahan Loloan Timur yang sudah dikepung permukiman. Pihak subak berharap ada kebijakan penyetopan penjualan lahan pertanian untuk alih fungsi. Pihak subak tidak mempermasalahkan bila lahan dijual asalkan tetap untuk pertanian, tidak berubah menjadi beton. Dalam Perda ditetapkan bahwa luas LP2B sesuai rencana tata ruang dan wilayah seluas 7.498,12 hektar yang tersebar di lima kecamatan. Rinciannya, di Kecamatan Melaya seluas 1.201,56 ha, Kecamatan Neg-

ara kurang lebih 1.508,49 ha, Kecamatan Jembrana seluas 1.304,14 ha, Kecamatan Mendoyo sebanyak 2.641,50 ha dan Kecamatan Pekutatan seluas 842,43 ha. Sementara itu, dari data di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, tahun 2016 ini produksi padi di Jembrana merupakan salah satu yang tinggi di Bali, selain Tabanan. Indek Pertanaman (IP) dalam satu tahun di Jembrana di angka 1,4 persen. Artinya, dalam setahun masa tanam sawah rata-rata dua kali. Sisanya 0,60 persen ditanami palawija. Dengan kebutuhan beras masyarakat sebanyak 33 ribu ton per tahun, Jembrana mengalami surplus. Dibandingkan produksi tahun 2015, masih lebih tinggi yakni 71.705 ton gabah kering giling atau sekitar 35 ribu ton beras per tahunnya. (kmb26)

”Pujawali” di Pura Dangkahyangan Rambut Siwi

Bali Post/olo

TERSANGKA JAMBRET – Kasat Reskrim Polres Jembrana saat menunjukkan tersangka jambret yang belakangan ini meresahkan warga di Manistutu.

Longsor di Yehembang Tutup Jalan Antardusun

Negara (Bali Post) Hujan yang mengguyur wilayah Mendoyo akhir pekan lalu mengakibatkan sebuah tebing di Banjar Sumbul, Desa

Yehembang Kangin longsor. Bongkahan batu yang berukuran cukup besar dan tanah menutupi jalan antardusun yang menghubungkan Banjar

Bali Post/olo

LONGSOR - Longsoran tebing di Yehembang sempat menutup jalan di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Sabtu lalu.

Sumbul dan Banjar Bangli sempat terhalang selama beberapa jam. Dari informasi, diketahui longsoran itu berada di tempek IV Banjar Sumbul. Diperkirakan, longsoran terjadi pada Sabtu (3/12) dini hari, saat terjadi hujan lebat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sejak beberapa hari terakhir wilayah ini terus diguyur hujan. Diduga tebing yang berada di pinggir jalan itu bergerak akibat gerusan air. “Diperkirakan terjadi pukul 03.00 pagi, ada yang mendengar suara gemuruh,” terang salah seorang warga. Keesokan harinya, kondisi jalan sempat tertutup selama beberapa jam. Sebelum akhirnya warga bersama kepolisian turun dan menyingkirkan material yang menutupi jalan tersebut. Kapolsek Mendoyo Kompol Agung Sukasana melalui Kanit Reskrim Iptu Andi Yaqin membenarkan kejadian tersebut. Namun, kondisi jalan kembali normal setelah dilakukan pembersihan oleh warga. Kepala Desa Yehembang Kangin I Gede Suardika dikonfirmasi mengatakan longsor yang sempat menutup jalan tersebut sudah dapat ditangani. Akses jalan antardusun itu sudah bisa dilalui kendaraan. Dari informasi di Kantor Satpol PP Jembrana, kawasan Desa Yehembang Kangin memang masuk lokasi rawan terjadi bencana longsor di Kecamatan Mendoyo. Beberapa kali terjadi kejadian tanah longsor di antaranya juga terjadi pada rumah warga. (kmb26)

Diawali ”Ngaturang Pakelem” di Segara

Negara (Bali Post) – Pujawali di Pura Dangkhayangan Rambut Siwi akan berlangsung mulai Rabu (7/12) hingga Minggu (11/12) mendatang. Sejumlah persiapan telah dilakukan pihak pangempon dan para pamangku. Pelaksana Harian Ketua Pangempon Pura Dangkhayangan Rambut Siwi, I Gusti Made Sedana, mengatakan pujawali yang digelar setiap enam bulan sekali ini dimulai pada Rabu besok. Menjelang pelaksanaan pujawali, rapat pangempon dan pakandel untuk membentuk panitia telah dilakukan. Selanjutnya, persiapan rangkaian (dudonan) pujawali, diawali dari matur piuning (ritual permakluman) dilanjukan nunas tirta (air suci) di beberapa Pura Kahyangan Jagad yang ada

di Bali, termasuk di segara (laut) Rambut Siwi. Selain itu, saat bersamaan juga dilaksanakan ritual pacaruan pamehayu segara yakni ngaturang pakelem berupa ayam dan bebek warna hitam sebagai ritual kurban kepada Dewa Wisnu dan Dewa Baruna selaku Dewa penguasa lautan. Acara ini dipimpin Jro Mangku Suardana selaku Pamangku Pura Tirta dan Segara Dangkahyangan Luhur Rambutsiwi. Setelah semua tirta dari beberapa Pura Kahyangan Jagad terkumpul, kemudian disemayamkan di Pura Taman Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi dan sehari menjelang pembukaan pujawali akan digunakan sebagai pasucian Ida Batara Sesuhunan sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widi

Wasa. Keesokan harinya, tepat Buda Pancawara Umanis, Wuku Perangbakat barulah dilaksanakan ritual puncak pujawali yang akan di-puput beberapa sulinggih. Selanjutnya, Radite Pancawara Kliwon, Wuku Perangbakat akan digelar persembahyangan bersama dipimpin para pamangku dari masingmasing parahyangan yang ada di Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi. Kemudian, diakhiri ritual panyineban pujawali tepat pukul 00.00 Wita. Di kawasan Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi terdapat sembilan parahyangan. Persembahyangan diawali dari Pura Pesanggrahan yang terletak di sebelah selatan jalan raya

Denpasar-Gilimanuk, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Selanjutnya, di Pura Taman, kemudian di Pura Penataran, Pura Goa Dasar, Pura Tirtha lan Segara, Pura Melanting, Pura Pasimpangan Gading Wani, Pura Pasimpangan Dalem Ped dan terakhir di Pura Luhur. “Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi adalah salah satu Pura Kahyangan Jagad di Bali, sehingga yang melakukan persembahyangan bukan saja umat yang ada di Bali, melainkan seluruh umat Hindu yang ada. Namun demikian, prosesi penyelenggaraan pujawali t et a p d ila kuka n d enga n sederhana,” jelas I Gusti Made Sedana. (kmb26)


Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

KARANGASEM

13

SOSOK Minta Revisi Permendagri TUGAS klian banjar dinas relatif berat di masyarakat. Klian Banjar sesungguhnya merupakan ujung tombak resmi pemerintah, dalam hal melayani warga pada lapisan terbawah. Klianlah yang mendapat kesempatan berhadapan langsung dengan masyarakat dalam hal pelayanan berbagai hal di lapangan. Peran klian sangat strategis dalam hal menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi warga terbawah. Namun, kini, klian banjar dinas yang sudah lama mengabdi itu terancam kehilangan nafkah dari pekerjaannya yang digeluti selama ini. Mereka mesti berjuang, bahkan berulang kali membawa surat aspirasi agar bisa mengabdi hingga mencapai umur 60 tahun. Sebab, sesuai regulasi yang baru, usia klian dibatasi hingga 42 tahun saja. Ketika surat tak ditanggapi pihak berwenang atau surat itu dianggap sampah, mereka mesti meluangkan waktu ramai-ramai mengadu ke dewan. Salah seorang klian banjar yang resah karena terancam kehilangan pekerjaan dan pengabdian di tengah masyarakat itu adalah Komang Nisma. Kehadiran Klian Dinas Bungkulan, Seraya Barat, Nisma, di DPRD Senin (5/12) kemarin, adalah satu di antara ratusan klian yang ramai-ramai ke gedung DPRD Karangasem. Pria berkumis tebal dan juga seniman dari Seraya Barat itu meminta dewan dan eksekutif menyerap dan memperjuangkan aspirasi para klian banjar, dari seluruh Karangasem itu ke pusat, sehingga ada revisi Permendagri yang membatasi usia klian hingga 42 tahun saja. Dia minta hasil nyata perjuangan para wakilnya di DPRD Karangasem. ‘’Buktikan dengan hasil, apakah dewan dan eksekutif memang bisa memperjuangkan nasib rakyat termasuk aspirasi ratusan klian banjar dinas di Karangasem ini,’’ ujar Nisma. (bud)

Masih Ada Warga Rawan Pangan Amlapura (Bali Post) – Potensi pangan di Karangasem sesungguhnya cukup potensial. Namun, masih ada warga di kabupaten ujung timur Bali itu mengalami masalah yang sebetulnya sudah berlalu, yakni diketegorikan rawan pangan. Hal itu diakui Sekdakab Karangasem Gede Adnya Mulyadi, terkait perayaan Hari Pangan 2016 di Amlapura, Senin (5/12) kemarin. Adnya meminta semua pihak bisa bekerja lebih keras, dalam rangka penyediakan pangan lebih memadai. Dia berharap para petani sebagai pahlawan pangan dan ujung tombak di lapangan bekerja lebih optimal. Didampingi petugas penyuluh lapangan pertanian (PPLP), para petani hendaknya tak henti-hentinya mengolah lahan dan bercocok tanam sesuai kebutuhan pasar. ‘’Warga di Karangasem mesti bekerja keras dalam mengatasi keadaan saat ini. Para petani mesti menyerap dan menerapkan teknologi pertanian dalam arti luas dan komprehensif,’’ pintanya. Kerja keras di semua bidang lebih-lebih di pertanian itu penting, dalam rangka menjadikan petani di Karangasem khususnya agar bisa mandiri dan mampu membuat negara ini berswasembada dalam pengadaan pangan untuk rakyatnya. Terkait Hari Pangan tahun ini, Ketua Kelompok Tani Putri Mandiri dari Desa Duda Timur, Selat, mencatat prestasi luar bisa. Mereka meraih penghargaan Adhi Karya Pangan Nusantara. Penghargaan itu diterima Ketua Kelompok I Wayan Murdani. (013)

Jalan Tertimbun Tanah Longsor, Lalu Lintas di Kalanganyar Macet Amlapura (Bali Post) – Tanah tebing yang longsor di wilayah Banjar Kalanganyar Desa Sibetan, Senin (5/12) kemarin, sempat menyebabkan lalu lintas jurusan Amlapura-Besakih macet. Soalnya, material longsoran menutupi penuh badan jalan yang relatif sepi lalu lintasnya itu. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, kemarin, menyampaikan tak ada korban jiwa maupun luka pada peristiwa tersebut. Akibat hujan lebat jalanan tebing di jurusan itu longsor. Menurutnya, di wilayah Sibetan itu memang rawan longsor. Guna membuka akses jalan, kata Arimbawa, pihaknya kemarin langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Karangasem. Satu unit mobil dobel kabin diterjunkan guna mengangkut personel untuk membantu membuka jalan. Alat berat juga diturunkan untuk menyingkirkan material longsoran berupa tanah dan bebatuan. Akhirnya dengan cepat masalah dapat diatasi, lalu lintas bisa dibuka dan lancar kembali. Terkait musim hujan di Karangasem, Arimbawa meminta masyarakat Karangasem yang tinggal di wilayah dekat perbukitan atau tebing yang rawan longsor, agar selalu waspada utamanya saat terjadi hujan lebat. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati jika terjadi hujan lebat di atas normal, terutama ketika melewati jalan yang di sebelahnya ada tebing atau jurang. (013)

Bali Post/013

KLIAN UNJUK RASA - Ratusan klian banjar dinas berunjuk rasa ke DPRD, kemarin.

Klian Banjar Unjuk Rasa ke DPRD

Resah, Terancam Kehilangan Pekerjaan Amlapura (Bali Post) –

Ratusan klian banjar dinas se-Kabupaten Karangasem, Senin (5/12) kemarin, beramai-ramai unjuk rasa, menyampaikan keresahannya di gedung DPRD. Mereka resah karena sesuai UU dan perda yang baru, klian dibatasi umurnya 42 tahun, sehingga mereka terancam kehilangan pekerjaan. Kedatangan lebih dari 120 klian banjar itu dikoordinasi Ketua Forum Klian Banjar Dinas, Ketut Sulendra. Dikatakan, pihaknya berencana datang berseratus orang ke dewan. Namun akhirnya, lebih dari 120 perwakilan yang hadir. Anggota ingin mendengarkan langsung jawaban dari pihak DPRD dan eksekutif. Sulendra mengatakan, mereka resah karena terkait Perda No. 8 Tahun 2016 Karangasem. Perangkat desa atau klian banjar dinas, diberhentikan saat periode tugasnya enam tahun. Itu berarti masa tugas klian yang berusia 42 tahun habis karena itu diberhentikan. Mereka juga tak bisa lagi mendaftar menjadi calon klian banjar dinas atau kadus, karena usia klian tidak boleh lebih dari 42 tahun. Padahal, di kabupaten lainnya seperti di Buleleng, Badung, Bangli ada revisi Permen

Kemendagri itu. Di sana, kadus bisa bertugas hingga usia 60 tahun. Karena itu, mereka yang usianya lebih dari 42 tahun, bisa dikukuhkan lagi jadi kadus sampai 60 tahun. Kenapa di Karangasem berbeda? Klian banjar yang usianya lebih dari 42 tahun diberhentikan dan tak bisa terpilih lagi. Akibatnya, kata Sulendra dari perwakilan kadus delapan kecamatan, akan ada 720 KK miskin baru. KK miskin baru itu berasal dari para kadus yang kehilangan pekerjaan. Padahal, selama ini, mereka menerima nafkah Rp 1,3 juta per bulan, sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat terbawah. Nafkah sebesar itu dirasakan cukup buat menyekolahkan anak dan makan. Sulendra meminta dewan menyerap dan memperjuangkan aspirasi mereka hingga ke pusat. Sebab, rekomendasi

itu dari Kemendagri. Masih Cukup Energik Dikatakan, rata-rata usia klian banjar dinas di Karangasem yang ada saat ini, 45 – 55 tahun. Sesungguhnya, mereka masih cukup energik melayani masyarakat. Seperti memutakhirkan data penduduk yang sering kali diminta mendadak oleh atasan. Selain itu, menyalurkan beras miskin atau menengahi kasus perkelahian atau mengurusi orang menikah. ‘’Mohon aspirasi ini dikawal sampai ke pusat. Di masyarakat saat ini sudah kisruh,’’ tegas Sulendra. Ratusan klian banjar dinas itu diterima pimpinan dewan dan anggotanya di ruang rapat gabungan komisi. Ruangan itu pun penuh sesak, sebagian klian banjar dinas terpaksa berdiri di luar ruangan. Mereka mendengarkan lontaran aspirasi rekannya. Perwakilan klian banjar dinas dari Bebandem Gede

Dauh dan dari Dukuh, Kubu, Made Suparta mengatakan, pihaknya mengabdi kepada masyarakat jadi klian sejak 20 tahun lalu. Awal-awalnya sempat menerima nafkah Rp 30 ribu per bulan. Tidak masalah, dia mengaku tetap tabah mengabdi. Dulu, klian sempat diangkat masyarakat. Kemudian dipilih langsung masyarakat dan kini ditunjuk perbekel. Suparta meminta agar klian banjar yang belum usianya 60 tahun, dikukuhkan langsung, menjadi klian sampai usianya 60 tahun. Nengah Dugdug, Klian Banjar Benasari, Seraya Timur, mengatakan dengan disahkan Perda No. 8 Tahun 2016 oleh dewan dan dimasukkan ke lembaran daerah, ternyata hal itu tak disosialisasikan ke bawah. Akibatnya, sudah ada beberapa desa yang membentuk panitia penjaringan kadus baru. Para klian banjar itu meminta agar aspirasi para kadus itu diperjuangkan. Sebelum ada jawaban atau kebijakan baru, diminta jangan dulu ada penjaringan calon klian banjar dinas baru. Asisten I Sekdakab Karangasem Ketut Wage Saputra menyampaikan, Perda Karan-

gasem sudah disahkan dewan. Hasil evaluasinya dari gubernuran sudah turun. Perda itu sudah dimasukkan ke lembaran daerah. Itu artinya, tambah Wage yang berasal dari Banjar Wates Duda Timur itu, perda itu sudah sah dan bisa diberlakukan. Soal di kabupaten lain ada kebijakan kadus menjabat dan bisa dikukuhkan hingga usia 60 tahun, pihaknya mengaku tidak tahu. ‘’Perda No. 8 Tahun 2016 soal pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Hal itu mengacu pada peraturan lebih tinggi yakni UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kami mengacu kepada UU dan perda di Karangasem,’’ paparnya. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, menyampaikan, agar rapat pimpinan eksekutif bisa mengomunikasikan ke pusat terkait aspirasi para klian banjar dinas itu. Eksekutif agar melayangkan surat ke pusat mohon rekomendasi terkait aspirasi para klian banjar dinas itu. ‘’Kalau melayangkan surat ke pusat jangan hanya suratnya saja. Orangnya atau pejabat yang terkait harus ikut mengawal surat itu ke pusat,’’ pintanya. (013)

juk korban ke Perjan RSUP Sanglah. Dalam perjalanan, korban mengembuskan napas terakhir. Pengendara RM setelah menyerempet korban, motornya masih tetap melaju namun tidak bisa menggendalikan lajunya. Kemudian menyerempet mobil yang tengah parkir di pinggir jalan, selanjutnya menabrak korban J seorang perempuan yang ada di sebelah mobil yang ditabrak pelaku itu. Korban J ini

juga mengalami luka serius. Sedangkan RM hanya mengalami luka di telunjuk dan merasakan sakit pada pinggangnya. Kasus itu, kata Sugeng Sudarso, ditangani tim Lantas Polres. Petugas polisi dibantu warga membawa kedua korban ke UGD RSUD untuk dirawat. Petugas lain menghubungi keluarga korban meninggal dan yang luka. Kemudian, petugas lakalantas membuat olah TKP dan laporan. (013)

Oknum Polisi Tabrak Dua Orang, Satu Korban Meninggal, Satu Luka-luka Amlapura (Bali Post) – Lakalantas terjadi di Jalan Sultan Agung, Lingkungan Pekandelan, Amlapura, pukul 07.30 wita Senin (5/12) kemarin. Seorang oknum polisi Polres Karangasem berinisial RM (24) menabrak dua pejalan kaki dan juga mobil. Akibatnya, korban NG (67) asal Banjar Pekandelan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUP Sanglah. Korban lainnya J. (55), perempuan asal Karangcer-

men, menderita luka-luka dan sampai sore kemarin, masih dirawat di RSUD Karangasem. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, kemarin, membenarkan seorang stafnya mengalami lakalantas dan menabrak dua orang serta satu mobil yang tengah parkir. Kapolres mengatakan, stafnya itu mengendarai sepeda motor Kawazaki Hijau DD 4442 A. Dia meluncur dari arah timur menuju

Mapolres Karangasem. Diduga mengendarai kendaraan berkecepatan tinggi. Pelaku kurang hati-hati dan kemudian menyerempet korban NG yang telah renta dan saat itu ada di pinggir jalan. NG pun langsung terjatuh. Diduga kepala belakangnya membentur aspal. Kepala belakangnya pun luka dan mengeluarkan darah. Korban dilarikan ke UGD RSUD Karangasem. Namun, petugas medis setempat angkat tangan dan akhirnya meru-

Minta Keadilan dan Aspirasi hingga ke Gubernur

Pengusaha Galian C Ramai-ramai ke DPRD Pengurus dan anggota Asosiasi Pratiwi Agung (APA) Kecamatan Kubu, Senin (5/12) kemarin, ramai-ramai ke DPRD Karangasem. Aspirasi mereka meminta keadilan agar dalam tenggat dua hari ini Pemkab Karangasem bersikap tegas melindungi pengusaha galian C yang berizin. Dan sebaliknya menertibkan yang tidak berizin. Jika dalam dua hari tak ada keadilan, pihak APA mengancam bakal ikut mengoperasikan galian di luar zona izin, mengembalikan faktur pajak dan memilih menolak membayar pajak. Bagaimanakah selama ini Pemkab Karangasem bersikap dalam upaya menertibkan galian C yang tak berizin dan memberi perlindungan kepada yang berizin?

ROMBONGAN APA diterima Ketua DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, serta dua wakil Ketua yakni Made Wirta dan Nyoman Karya Kartika dengan sejumlah Ketua Komisi dan anggota dewan. Pengurus APA yang datang lengkap personelnya yakni Ketua Nengah Subrata dan Wakil Ketua Gede Ariana, serta belasan anggota. Mereka menyerahkan pernyataan sikap dan membacakannya di depan dewan. ‘’Kami menyampaikan pernyataan sikap ini yang ditandatangani 23 anggota pengusaha galian C berizin. Kami semua pengusaha kecil dan juga warga lokal,’’ tegas Ariana. Subrata mengatakan, APA ini ke mari memohon keadilan. Dia mengaku tak habis pikir, kenapa pihaknya yang taat aturan, memiliki izin lengkap, taat membayar pajak galian C, untuk menambah pendapatan asli daerah buat pembangunan Karangasem, selalu saja ditekan. Kenapa pengusaha

lokal berizin di Kubu justru terus dikejar-kejar. Disidak dan selalu dicek zona penggaliannya. Padahal masih di dalam zona alias tidak ada yang melanggar. Sementara, pengusaha galian C yang tak berizin, tak membayar pajak, justru malah bebas menjual galian C,’’ keluhnya. Subrata dan bendahara APA Made Sudarsana, mengatakan, saat galian C bodong ditertibkan agak ketat, sopir truk pembeli galian C ke usaha legal mencapai 1.900 truk per hari. Sejak beberapa bulan lalu, turun sampai 600 truk per hari. Pendapatan pengusaha galian C berizin saat ini memang turun drastis. Dengan penjualan pasir di Kubu turun, itu artinya Pemkab Karangasem bisa kehilangan PAD dari galian C Rp 4,2 miliar hingga Rp 6,6 miliar per bulan. Kata Ariana dan Subrata, pihaknya dari APA sudah pernah datang beramairamai ke DPRD Karangasem lima bulan lalu. Saat itu,

mereka juga menyampaikan aspirasi agar pengusaha galian C berizin yang taat membayar pajak, diberikan keadilan dan juga dilindungi. Janji dewan saat itu pengusaha diminta sabar. Dewan memberi garansi dalam sebulan usaha galian C bodong bakal beres ditertibkan. Pihaknya kecewa berat, karena kenyataannya dibohongi. Galian C tak berizin tetap leluasa operasionalnya. Akibatnya, pembeli galian C ke usaha berizin menurun dratis. Pengusaha galian C legal khususnya di Kubu, kata Ariana, mempekerjakan 150 tenaga warga lokal yang miskin, terutama dari kalangan penggepeng. Di tiap usaha galian C, masing-masing menyerap tenaga kerja berkisar 15 orang. Merosotnya pembelian pasir ke galian C legal di Kubu membuat tidak ada pemasukan sehingga APA dan pengusaha tak bisa membayar gaji karyawan atau pekerja. Pemkab Karangasem diwakili Asisten I Sekda Ketut

Wage Saputra mengatakan pemkab tidak tinggal diam. Wage yang juga Ketua Tim Yustisi Pemkab mengatakan sampai kini portal galian C milik Dispenda di wilayah Selat dan Rendang tetap dijaga 24 jam. Di sana sudah tak ada petugas pungut pajak dari Dispenda, karena pemkab memang sudah menyetop memungut pajak dari galian C bodong. Sementara, Pol. PP juga tetap patroli. ‘’Namun, ya.. seperti itu keadannnya --- bisa jadi masih ada usaha galian C bodong yang lolos menjual galian C. Faktanya masih ada truk galian C lalu lalang mengangkut pasir di jalan Selat atau Rendang,’’ papar Wage. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, anggota Gede Dauh Suprapta dan Nyoman Musna Antara, menyampaikan ancaman pihak APA itu mengindikasikan di galian C ada masalah serius. Karena itu, eksekutif mesti menanggapi dengan action jelas dan efektif. ‘’Ancaman pengusaha galian C berizin

Bali Post/bud

MINTA KEADILAN – Pengusaha galian C yang tergabung dalam APA minta keadilan. ini sudah sangat serius. Kalau sampai pengusaha legal itu mengembalikan faktur pajak dan tak mau membayar pajak karena sepi, wajar mereka menuntut keadilan dan juga perlindungan,’’ tegas Dauh. Selain menyampaikan as-

pirasi dan surat pernyataan dari APA, pihak APA juga menembuskan surat itu kepada Gubernur Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Kajati Bali, Danrem 163/ WSY, Ketua Komisi I DPRD Bali serta ke sejumlah pejabat terkait. (bud)


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Harga Tanah Mahal, Rusunawa Belum Bisa Diterapkan

Tabanan (Bali Post) Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah, pemerintah mengeluarkan program rumah murah. Sayangnya program ini tidak bisa diterapkan di Kabupaten Tabanan, karena harga tanah yang mahal dan tidak termasuk dalam anggaran yang ditetapkan. Salah satu pilihan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal adalah rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Namun program ini pun tidak bisa dijalankan dalam waktu dekat. Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Perumahan Moh. Jehansyah Siregar beberapa waktu lalu memaparkan, di beberapa daerah di Bali seperti Tabanan memang tidak bisa diterapkan program rumah murah karena harga lahan yang mahal. Akan tetapi masih ada pilihan lain yang bisa diterapkan, yaitu rumah susun sewa. Meski demikian, penerapan rusunawa harus dilakukan dengan matang, mulai dari tempat dibangun hingga perawatannya. Sebab, rusunawa untuk mencegah terjadinya permukiman kumuh pada daerah-daerah berkembang seperti Tabanan. Jika tidak direncanakan dengan matang, ditakutkan rusunawa justru menjadi persoalan baru dalam hal permukiman kumuh. ‘’Harus dipastikan siapa yang melakukan perawatan. Apakah diterima dan tidak ada penolakan. Rusunawa harus bermanfaat maksimal serta tidak terbengkalai dan menjadi permukiman kumuh nantinya,’’ ujarnya. Menanggapi hal itu, Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja mengatakan program pemenuhan tempat tinggal masyarakat saat ini baru sebatas memperbaiki yang ada dalam program bedah rumah. ‘’Menyediakan rusunawa belum bisa, karena anggaran difokuskan pada kepentingan masyarakat yang lebih primer seperti kesehatan, pendidikan dan birokrasi terkait perusahaan daerah yang baru,’’ katanya, Minggu (4/12). Ia tidak menampik program itu dibutuhkan ke depannya. Hanya program rumah murah sulit diterapkan di Tabanan karena harga lahan dan akan mengalihkan lahan pertanian secara besar-besaran. Oleh karenanya rusunawa menjadi salah satu pilihan. Terlebih di Tabanan sudah ada titik daerah yang berpotensi menjadi permukiman kumuh seperti di Taman Surodadi (Kediri), Bantan Nyuh (Marga) dan berpotensi menjalar ke pinggiran kota bagian Barat seperti Kerambitan dan Seltim. Penerapan rusunawa belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena permasalahan anggaran dan harus disosialisasikan ke masyarakat agar tidak terjadi gejolak nantinya. ‘’Masyarakat perlu menerima program ini dan tidak ada penolakan. Jika diterima tentu program ini bisa dilaksanakan setelah kebutuhan yang lebih primer dipenuhi,’’ papar Wiratmaja. (kmb24)

Mutasi Pejabat Tunggu Keputusan Bupati Tabanan (Bali Post) Proses mutasi di lingkungan Pemkab Tabanan mulai berembus kencang. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Tabanan yang dipimpin Sekkab I Nyoman Wirna Ariwangsa telah menggelar rapat, Minggu (4/12). Hasilnya, mutasi tetap berada di tangan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti sesuai aturan yang berlaku. Diminta konfirmasinya, Senin (5/12) kemarin Sekkab Wirna mengakui pihaknya telah melakukan rapat untuk membahas pengukuhan dan pengangkatan pejabat struktural, pengaturan kantor-kantor SKPD dan pengaturan staf kantor yang akan mengalami perubahan. Meski demikian, ia menegaskan proses mutasi tinggal menunggu keputusan bupati. “Secara normatif proses mutasi sudah rampung. Tinggal bupati yang memutuskan dan kapan waktunya,” ucapnya. Disinggung terkait posisi-posisi jabatan, Wirna menyebutkan tidak ada pejabat khususnya eselon II yang nonjob. Hal itu disesuaikan dengan lembaga yang dieleminasi dan lembaga baru yang dibentuk. “Mengacu pada surat dari pusat, memang ada instruksi agar pejabat eselon tidak ada yang nonjob. Tentang waktu saya belum berani memastikan,” katanya. Menurutnya, terkait kapan waktu proses mutasi sepenuhnya menjadi kewenangan bupati. Meski demikian, ia mengatakan pada awal Januari 2017 sudah siap sesuai perangkat yang baru dan APBD 2017 yang telah ditetapkan sebelumnya. Dihubungi terpisah, Kepala BKD Tabanan I Made Yasa belum mau memberikan informasi terkait proses mutasi di lingkup pemkab. Ia hanya mengatakan pengukuhan pejabat yang dimutasi menunggu koordinasi dari pimpinan daerah. Sebelumnya Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi berharap proses mutasi tidak terjebak pada politisasi. Kompetensi pejabat yang ditunjuk harus sesuai. “Paling tidak mereka bisa diajak sebagai partnership, karena banyak program kerakyatan serta ada sinergi antara eksekutif dan legislatif,” ungkapnya. (kmb28)

Masyarakat Mesti Waspadai Peredaran Narkoba di Desa

Bali Post/kmb28

MELAUT - Para nelayan di Kabupaten Tabanan tetap melaut di tengah cuaca ekstrem belakangan ini.

Cuaca Ekstrem, Nelayan Diimbau Waspada

Tabanan (Bali Post) -

Cuaca buruk masih menghantui wilayah Kabupaten Tabanan. Namun kondisi ini tidak menyurutkan niat para nelayan untuk tetap menjalankan profesinya. Apalagi saat ini memasuki musim panen ikan layur. Nelayan Tabanan juga mulai bergairah karena diperbolehkan memperdagangkan lobster di atas 100 gram oleh Pemerintah Provinsi Bali per November 2016 lalu. “Ini tentu saja angin segar bagi para nelayan Tabanan. Mereka mulai bersemangat kembali melaut meski cuaca sedikit kurang mendukung,” beber Ketua DPC HNSI Tabanan Ketut ‘‘Sadam’’ Arsana Yasa, Senin (5/12) kemarin. Selama ini nelayan Tabanan mengalami mati suri pasca adanya aturan terkait penangkapan lobster yang menjadi primadona. Meski demikian, Sadam tetap mengimbau para nelayan tetap berhati-hati dan waspada saat melaut, karena hujan yang terjadi belakangan ini masih berpeluang disertai angin kencang.

Bali Post/kmb28

TERSANGKA - Empat tersangka penyalahgunaan narkoba yang berhasil diringkus Polres Tabanan.

Polres Bekuk Tersangka Sindikat Curanmor Beraksi di 30 TKP

Tabanan (Bali Post) Jajaran Satuan Reskrim Polres Tabanan berhasil membekuk

tersangka yang tergabung dalam sindikat curanmor. GS alias Botak (41) asal Banjar Pemasan, Desa

Bali Post/kmb28

HASIL TANGKAPAN - Kapolres Tabanan memperlihatkan tersangka dan barang bukti hasil tangkapan Operasi Jaran Agung 2016, di halaman Mako Polres.

Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng yang kini meringkuk di sel Polres diciduk, Kamis (13/10) lalu di sebelah utara lapangan bola voli Desa Luwus, Baturiti, Tabanan. Dua tersangka lainnya, PP (39) alias Piteng, buruh sumur bor asal Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, Jawa Timur dan ES (25) alias Asis, buruh sumur bor asal Desa Curah Takir, Jatim, masih dalam pemeriksaan di Polres Badung terkait kasus serupa. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto didampingi Kasat Reskrim AKP Nyoman Sukanda saat merilis kasus tersebut, Senin (5/12) kemarin menjelaskan tangkapan ini merupakan hasil Operasi Jaran Agung 2016. Berawal dari laporan I Made Mudiana (35) asal Desa Luwus, Baturiti yang melaporkan sepeda motor Yamaha Vixion hitam DK 2208 GO miliknya raib saat diparkir di toko bangunan tempatnya bekerja sebagai sopir. Kejadian ini baru diketahuinya ketika

hendak pulang kerja pukul 16.00 Wita. Padahal sepeda motornya diparkir dalam kondisi terkunci. Berdasarkan laporan tersebut, Polres Tabanan di bawah pimpinan Kasatgas Tindak Kanit 1 Reskrim Ipda I Wayan Widarta bersama anggota melakukan penyelidikan. Kasatgas tindak mendapatkan informasi bahwa salah satu sepeda motor hasil pencurian ada di Perumahan Dalung Permai, Badung. Jumat (2/11) pukul 16.00 Wita, tim berhasil menemukan sepeda motor milik korban di tangan tersangka GS. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui mencuri bersama PP dan ES. ‘’Ketiga tersangka melakukan pencurian di 30 TKP di wilayah hukum Tabanan dan Badung,” ujar Marsdianto. Ketiga tersangka mempunyai peran masing-masing. Piteng sebagai pemetik atau mengambil motor korban menggunakan kunci leter T, GS berperan sebagai penerima dan kemudian men-

jual motor curian serta membagi hasil penjualan kepada tersangka lain. “Motor curian dijual Rp 2-3 juta, dengan terlebih dahulu mengganti nomor kendaraan,” jelasnya. Di wilkum Polres Tabanan, ketiga tersangka melakukan pencurian motor di enam TKP, yaitu di sebelah barat jembatan panjang Kerambitan Honda Beat hitam, di sebelah timur pertigaan Meliling, Kerambitan, Tabanan (Honda Beat hitam), di Pupuan (Honda Vario), di Soka, Selemadeg (Yamaha Jupiter), di Baturiti (Honda Scoopy cream) dan di Lapangan Luwus, Baturiti (Yamaha Vixion hitam). “Masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor bisa segera ke Polres membawa bukti kepemilikan kendaraan,” kata Kapolres. Ketujuh unit kendaraan diamankan di Polres Tabanan. Tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (kmb28)

Warung Global

Polri Harus Antisipasi Upaya Makar

POLRI dan pemerintah jangan terburu-buru menilai tindakan seseorang atau kelompok orang sebagai perbuatan makar. Untuk apa pemerintahan yang sah dan berjalan baik digulingkan. Tentu ada alasan sampai perbuatan makar itu terjadi. Justru gerakan separatis dan rasis yang harus ditumpas habis. Ini pendapat Gung Derah di Denpasar mengomentari topik ‘’Penangkapan Kasus Dugaan Makar’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (5/12) kemarin. Sugik di Mambal berpendapat sama. Sebaiknya dibuktikan dulu tuduhan makar ini, jangan asal

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I Puskesmas Tabanan II Puskesmas Tabanan III Puskesmas Kerambitan I Puskesmas Kerambitan II Puskesmas Selemadeg Puskesmas Selbar Puskesmas Pupuan I Puskesmas Pupuan II Puskesmas Penebel I Puskesmas Penebel II Puskesmas Marga Puskesmas Baturiti I Puskesmas Kediri I Puskesmas Kediri II

Ia mengakui saat ini para nelayan disibukkan musim panen ikan layur yang menjadi salah satu komoditi konsumsi di pasar lokal dan ekspor. Sebelumnya mereka keberatan dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) 2015 terkait pembatasan ukuran lobster per November 2016 lalu. Namun, Pemprov Bali kini memperbolehkan perdagangan lobster 100 gram ke atas untuk pasar lokal. Apalagi permintaannya cukup besar seiring tingkat kunjungan wisatawan ke Bali. “Tetapi, jangan dulu berorientasi pada pasar ekspor, karena Per-

men KP 2015 belum direvisi. Yang penting nelayan bisa mendapatkan hasil, meski nilainya tidak sebesar dari penjualan untuk pangsa pasar ekspor,” ujarnya. Dengan menyasar pasar lokal, harga jual lobster hasil tangkapan nelayan tentu saja jauh lebih murah dari sebelumnya. Misalnya lobster 100-500 gram hanya laku di kisaran Rp 100-150 ribu per kg. Ini jauh di bawah harga ekspor yang mencapai Rp 350 ribu per kg. Pihaknya akan terus memperjuangkan revisi kebijakan perdagangan lobster, karena memiskinkan nelayan lobster. Di sisi lain, pangsa pasar lobster di tingkat ekspor yang sebelumnya dikuasai Indonesia kini diambil alih Singapura, India dan Thailand. “Kebijakan pemerintah Indonesia malah memberikan keuntungan bagi negara lain. Kita hanya bisa sebagai penonton,” ungkap Sadam. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Kasus narkoba di Kabupaten Tabanan kian memprihatinkan. Peredaran barang terlarang ini tidak hanya di kota, namun telah menyasar pelosok desa. Terbukti jajaran Satuan Narkoba Polres Tabanan berhasil menciduk empat pelaku penyalahgunaan narkoba. Terkait dengan itu, Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dan lebih waspada lagi terhadap peredaran barang haram ini. Ini dikatakannya saat didampingi Kasat Narkoba AKP Losa Lusiano Araujo merilis pelaku kasus narkoba, Senin (5/12) kemarin. Diawali keberhasilan petugas menciduk dua tersangka, Sigit (19) asal Desa Kelating, Kerambitan, dan Klecek (21) di jalan Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri. Saat dilakukan penggeledahan, di bawah lidah Sigit ditemukan satu buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga shabu seberat 0,18 gram bruto atau 0,08 gram netto. ‘’Kedua tersangka mengakui sabu tersebut dibeli secara patungan dari seseorang dengan nama panggilan Pancor di sekitar jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar seharga Rp 250 ribu. ‘’Barang tersebut akan dipakai bersama-sama,” ujar Kapolres. Petugas kemudian melakukan pengembangan (pencarian) terhadap Ketut Pancor selaku penjual sabu. Pancor (42) karyawan swasta asal Sesetan, Denpasar berhasil dibekuk di pintu gerbang bangunan gudang di jalan Tegal Wangi. Saat penggeledahan, di bawah samping kiri roda depan sepeda motor Pancor ditemukan satu buah plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dan di dalam tas pinggang hitam yang dibawa tersangka didapat satu kemasan permen yang di dalamnya terdapat delapan plastik klip berisi kristal bening diduga sabu. Sementara di kamar tidur tersangka Pancor ditemukan barang bukti dua alat isap sabu (bong), satu unit timbangan elektrik, satu bendel plastik klip, satu buah sumbu pembakar, satu korek gas dan satu gunting. Satuan Narkoba Polres Tabanan juga berhasil menciduk Udin (38), pelaku penyalahgunaan narkoba asal Banjar Luwus, Desa Luwus, Baturiti. Udin diciduk di depan warung grosir jalan raya DenpasarSingaraja. Dalam penggeledahan ditemukan barang bukti satu buah tas pinggang hitam berisi satu buah plastik klip yang di dalamnya terdapat kristal bening yang diduga sabu seberat 0,19 gram/ bruto atau 0,09 gram/netto yang ditempel pada pembungkus rokok warna putih, satu buah alat isap sabu dan satu buah korek gas. (kmb28)

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102 0361-810650 0361-815049 0361-8943982 0361-814027 0361-8943636 0361-815181 0362-71233 08113856736 0361-819181 0361-7470395 0361-8946154 0368-21118 0361-812148 0361-814278

menuduh. Sementara Febri di Denpasar dan Hari di Karangasem menilai pihak kepolisian ter-

lalu cepat menyimpulkan bahwa ini adalah tindakan makar. Sebaiknya diteliti lebih dalam lagi sebelum melakukan investigasi. Meskipun ada beberapa orang yang sudah ditahan dan ada yang menolak tuduhan, di pengadilan adalah tempat yang tepat untuk memberikan pengakuan. Tuduhan makar menurut Arya di Denpasar tentu saja sudah ditelusuri jauh sebelumnya. Ia sangat berharap antisipasi dari pihak kepolisian. Sebab, tidak jarang masalah apa pun itu selalu saling menunggangi,

entah ada kepentingan politik, pengaruh uang dan sebagainya. Made Torek di Ubung dan Aji Raka di Bangli sangat percaya dengan aparat kepolisian. Artinya, pihak kepolisian dan intelijen sudah menyelidiki dengan teliti. Kalau tidak, pasti tidak berani merilis pernyataan bahwa 10 aktivis ini terlibat permufakatan perencanaan makar. Kemudian dalam demo 212 katanya ada penyusup, ini juga harus ditelusuri. Meskipun masih tergolong prematur, Nyoman Mastra di

Gianyar menyampaikan bahwa pelaku mungkin melihat kesalahan pemerintah sehingga tindakan makar ini dilakukan. Budi di Blahbatuh dan Fera di Tabanan berharap penanganan kasus dugaan makar ini dilakukan secara proporsional. Pemerintah dan kepolisian harus bekerja dengan baik. Menurut Iskandar di Denpasar dan Lingling di Kapal, pihak kepolisian tidak ngawur menentukan tindakan makar atau tidak karena buktinya sudah jelas. (sikha)


15

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016 Jadwal Pertandingan Liga Champions Rabu (7/12) dini hari Grup A Basel vs Arsenal PSG vs Ludogorets ------------------------------------------------------------1. PSG 5 3 2 0 11-5 11 2. Arsenal 5 3 2 0 14-5 11 3. Ludogorets 5 0 2 3 4-13 2 4. FC Basel 5 0 2 3 2-8 2 Grup B Benfica vs Napoli Dynamo Kiev vs Besiktas ------------------------------------------------------------1. Benfica 5 2 2 1 9-8 8 2. Napoli 5 2 2 1 9-7 8 3. Besiktas 5 1 4 0 9-8 7 4. Dynamo Kiev 5 0 2 3 2-6 2 Grup C Manchester City vs Celtic Barcelona vs Moenchengladbach ------------------------------------------------------------1. Barcelona 5 4 0 1 16-4 12 2. Man. City 5 2 2 1 11-9 8 3. M.gladbach 5 1 2 2 5-8 5 4. Celtic 5 0 2 3 4-15 2 Grup D PSV Eindhoven vs Rostov Bayern Munich vs Atletico Madrid ------------------------------------------------------------1. Atletico Madrid 5 5 0 0 7-1 15 2. Bayern Munich 5 3 0 2 13-6 9 3. Rostov 5 1 1 3 6-12 4 4. PSV Eindhoven 5 0 1 4 4-11 1 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Alaves vs Las Palmas 1-1 Athletic Club vs Eibar 3-1 Real Betis vs Celta Vigo 3-3 Sporting Gijon vs Osasuna 3-1 Valencia vs Malaga 2-2 ------------------------------------------------------------1. Real Madrid 14 10 4 0 37-12 34 2. Barcelona 14 8 4 2 34-15 28 3. Sevilla 14 8 3 3 25-20 27 4. Atletico Madrid 14 7 4 3 28-11 25 5. Villarreal 14 6 5 3 19-10 23 6. Real Sociedad 13 7 2 4 22-14 23 7. Athletic Club 14 7 2 5 20-17 23 8. Eibar 14 6 3 5 21-19 21 9. Celta Vigo 14 6 3 5 24-26 21 10. Las Palmas 14 5 5 4 25-22 20

Laga Hidup-Mati di Lisbon Lisbon Benfica dan Napoli memainkan laga hidup-mati di Estadio do Sport Lisbon di pertandingan akhir penyisihan Grup B Liga Champions, Rabu (7/12) dini hari. Hanya kemenangan yang akan mengantarkan salah satu dari mereka menuju babak 16 besar. Laga tersebut juga dipengaruhi hasil dari pertemuan antara Dynamo Kiev vs Besiktas. Jika Dynamo mampu menundukkan klub Turki, maka hasil apa pun di Lisbon akan meloloskan kedua tim. Namun bila Besiktas sampai menang, maka baik Napoli maupun Benfica harus saling mengalahkan. Hingga laga ke-5, Benfica masih memimpin klasemen dengan raihan 8 poin sama seperti Napoli di posisi kedua. Besiktas menyusul di posisi ketiga dengan 7 poin dan Dynamo sebagai juru kunci dengan 2 poin. Napoli seharusnya bisa mengamankan posisinya sejak dini setelah memetik dua kemenangan beruntun di penyisihan grup. Bahkan mereka semestinya dapat mengamankan tempatnya pada pertandingan ketiga mereka. Kini setelah dipastikan tidak diperkuat penyerang Arkadiusz Milik yang cedera, Napoli kehilangan ritmenya. Klub Italia hanya mengumpulkan dua angka dari tiga pertandingan setelahnya, termasuk hasil imbang tanpa gol saat berhadapan dengan Dynamo Kiev bulan lalu. Sementara itu, Benfica pun melakukan hal serupa dengan menyia-nyiakan keunggulan 3-0 di

markas Besiktas dan ditahan imbang 3-3 pada pertandingan terakhir mereka. Kegagalan meraih kemenangan itu membuat laju mereka sedikit tersendat. Sang juara Portugal juga kemasukan gol di menit terakhir ketika mereka ditahan imbang 1-1 oleh Besiktas, pada pertandingan pertama mereka dengan tim Turki itu. Akibatnya laga pamungkas menjadi pertaruhan Benfica, Napoli dan Besiktas. Hasil imbang akan cukup untuk membawa Napoli melaju berkat keunggulan rekor head-to-head mereka sebab mereka mengantongi kemenangan 4-2 atas Benfica di laga sebelumnya. Sedangkan Benfica tak memiliki pilihan selain memenangkan pertandingan. Kedua tim akan lolos jika Besiktas kalah namun klub asal Istanbul itu dapat lolos tanpa harus mencemaskan hasil pertandingan Benfica melawan Napoli. Napoli menikmati kemenangan 3-0 atas Inter Milan di Serie A Liga Italia pekan lalu. Marek Hamsik dkk. mampu menemukan kembali permainan sepak bola mengalir seperti yang mereka peragakan pada awal musim.

Benfica, di sisi lain, menelan kekalahan perdananya di liga musim ini ketika mereka takluk 1-2 di markas Maritino pekan lalu. Kendati demikian mereka masih unggul dua angka atas Sporting di puncak klasemen. ‘’Kekalahan kadang harus terjadi, namun kami tahu bahwa kami memiliki pertandingan kandang yang harus kami menangi,’’ kata pelatih Rui Vitoria. ‘’Tidak ada waktu untuk menyesal.’’ Sebanyak 12 tiket dari fase 16 besar telah diamankan dan tim-tim lain. Sementara Grup A telah meloloskan Paris Saint Germain dan Arsenal. Barcelona dan Manchester City mewakili Grup C dan Atletico Madrid dan Bayern Munich dari Grup D. (kmb39/rtr/ant)

Kecerobohan Fellaini Untungkan Everton

Pencetak gol : 10 - Cristiano Ronaldo (Real Madrid) Liga Inggris Bournemouth vs Liverpool 4-3 Everton vs Man. United 1-1 ------------------------------------------------------------1. Chelsea 14 11 1 2 32-11 34 2. Arsenal 14 9 4 1 33-14 31 3. Liverpool 14 9 3 2 35-18 30 4. Man. City 14 9 3 2 30-15 30 5. Tottenham 14 7 6 1 24-10 27 6. Man. United 14 5 6 3 19-16 21 7. W.B.A 14 5 5 4 20-17 20 8. Everton 14 5 5 4 17-16 20 9. Stoke City 14 5 4 5 16-19 19 10. Bournemouth 14 5 3 6 19-22 18

Vettel Bertahan di Ferrari

Liga Italia AC Milan vs Crotone 2-1 Fiorentina vs Palermo 2-1 Lazio vs AS Roma 0-2 Pescara vs Cagliari 1-1 Sampdoria vs Torino 2-0 Sassuolo vs Empoli 3-0 ------------------------------------------------------------1. Juventus 15 12 0 3 32-13 36 2. AS Roma 15 10 2 3 35-16 32 3. AC Milan 15 10 2 3 27-19 32 4. Napoli 15 8 4 3 27-15 28 5. Lazio 15 8 4 3 27-16 28 6. Atalanta 15 9 1 5 24-17 28 7. Torino 15 7 4 4 31-19 25 8. Fiorentina 14 6 5 3 22-16 23 9. Sampdoria 15 6 4 5 19-20 22 10. Inter Milan 15 6 3 6 22-21 21 Pencetak gol : 12 - Edin Dzeko (AS Roma) Mauro Icardi (Inter Milan) Liga Jerman FC Augsburg SV Darmstadt

vs Eintracht Frankfurt 1-1 vs Hamburg SV 0-2

Liga Prancis Nice Marseille Stade Rennes

Bali Post/rtr

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel.

Pencetak gol : 11 - Alexis Sanchez (Arsenal), Diego Costa (Chelsea)

vs Toulouse 3-0 vs AS Nancy-Lorraine 3-0 vs St Etienne 2-0

Berlin Sebastian Vettel, Senin (5/12) kemarin memastikan masa depannya tetap di Ferrari saat rivalnya di Formula 1 Mercedes mencari pengganti untuk sang juara dunia Nico Rosberg yang mendadak memutuskan pensiun. Ferrari tim tertua, paling glamor, dan paling sukses di olahraga balapan jet darat ini gagal memenangi balapan pada tahun ini. Nama Vettel menjadi salah satu pembalap yang disebutsebut dalam spekulasi media menyusul keputusan mengejutkan Rosberg untuk pensiun setelah menjuarai balapan ini. Rosberg (31) merupakan pembalap ketiga asal Jerman setelah Michael Schumacher dan Vettel y a ng b e r ha s i l m e nj a d i j ua r a dunia F1. Ironinya, usai meraih gelar juara ia memutuskan pensiun pekan lalu. ‘’Menurut saya, ini bukan rahasia besar bahwa baik saya sendiri dan Kimi (Raikkonen) memiliki kontrak untuk tahun depan,’’ kata juara dunia empat kali Vettel di

ajang Ferrari World Finals di Daytona, Florida. ‘’Maka semestinya ini sudah jelas.’’ ‘’Saya tidak tahu apa rencana mereka,’’ tuturnya mengenai Mercedes. ‘’Namun bagi kami, kami melihat pada diri kami sendiri untuk tahun depan, ada banyak perubahan maka kami sendiri pun sedang sibuk,’’ tambahn y a . ‘’Kami sang a t

Gelandang serang Napoli Marek Hamsik.

positif untuk tahun depan.’’ Vettel yang menjadi juara dunia saat membela Red Bull antara 2010 dan 2013 dan masih berusia 29 tahun, mengatakan keputusan Rosberg merupakan keputusan yang berani karena lebih mudah untuk meneruskan kariernya. ‘’Saya berusia 23 tahun ketika saya memenangi gelar pertama maka saya memiliki pola pikir yang berbeda. Saya menyukai balapan dan ingin meneruskannya,’’ tuturnya. Ketua tim noneksekutif Mercedes Niki Lauda berharap pengganti Rosberg dapat diumumkan sebelum akhir tahun. Pembalap cadangan di tim Jerman itu, Pascal Wehrlein, yang memenangi penghargaan Pembalap Muda Terbaik pada Penghargaan Autosport, difavoritkan menggantikan posisi Rosberg. ‘’Satu musim di F1 tidak banyak namun saya telah siap untuk pekerjaan ini dan percaya diri,’’ kata Wehrlein kepada para penonton. ‘’Saya telah melewati sebagian besar hari dengan ban-ban 2017 dan menurut saya sangat penting untuk memiliki pengalaman itu.’’ (rtr/ant)

London Pelanggaran ceroboh yang dilakukan gelandang Manchester United Marouane Fellaini jelang akhir pertandingan amat menguntungkan bagi mantan klubnya, Everton. Pertandingan di Goodison Park itu berakhir imbang 1-1, Senin (5/12) kemarin. MU memimpin 1-0 atas klub Merseyside itu melalui gol Zlatan Ibrahimovic pada pertandingan Liga Inggris itu. Fellaini menggantikan Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-85 untuk menandai penampilan ke-100-nya untuk MU. Dua menit kemudian, ia melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Idrissa Gueye. Leighton Baines kemudian menjadi eksekutor dan sukses menaklukkan David de Gea untuk mencegah Everton menelan kekalahan di depan pendukungnya sendiri. Mantan rekan setimnya Leon Osman tak kaget melihat kecerobohan gelandang Belgia itu yang membuat timnya dihukum penalti pada menit terakhir sekaligus menggagalkan MU untuk membawa pulang kemenangan tandang. ‘’Fellaini selalu ceroboh seperti itu,’’ kata Osman kepada Sky Sports. ‘’Dia suka seperti itu saat latihan. Jika Anda berhadapan dengan dia, dia suka untuk menjegal tumit Anda atau menjatuhkan Anda.’’ Fellaini (29) bergabung dengan MU pada 2013 setelah menghabiskan lima musim bersama Everton, di mana ia bermain bersama Osman di lini tengah. ‘’Ketika dia bermain untuk kami, Anda menginginkan dia sejauh mungkin dari kotak penalti kami, mendorong dia naik untuk menciptakan kemelut di sekitar kotak penalti lawan di mana dia benar-benar bagus untuk melakukannya,’’ kata Osman. Ibrahimovic membawa MU memimpin pada menit ke-42 setelah ia mendapat umpan terobosan dari Anthony Martial, dan mencungkil bola melewati kiper Martin Stekelenburg. Namun selanjutnya pasukan Jose MOurinho kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah. Dengan hasil seri ini, MU menghuni peringkat keenam mengoleksi 21 poin. Jadwal selanjutnya adalah menjamu peringkat ke-5 Tottenham Hotspur pada akhir pekan ini. (rtr/ant)

Nasri Bugar di Laga Krusial Madrid Gelandang Sevilla Samir Nasri kembali bugar dan siap untuk merumput ketika timnya bermain di markas Olympique Lyon pada pertandingan Liga Champions, Kamis (8/12) dini hari. Laga krusial ini akan menentukan runner-up Grup H. Pemain Prancis itu, yang istirahat karena cedera otot sejak 6 November, menyelesaikan sesi latihan timnya Senin (5/11) kemarin dan diperkirakan ikut melawat ke Prancis dengan rekan-rekannya untuk pertandingan terakhir di Stade de Lyon. Nasri memberikan dampak positif kepada Sevilla, klub yang diperkuatnya sebagai pemain pinjaman selama semusim dari Manchester City pada musim panas. Ia telah sepuluh kali tampil sebagai pemain inti di semua kompetisi dan mencetak tiga gol. Sevilla, yang kalah 1-2 di markas

Granada pekan lalu, menghuni peringkat ketiga klasemen Liga Spanyol. Tim asuhan Jorge Sampaoli itu menuju Lyon dengan tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen Grup H Juventus dan unggul tiga angka atas calon lawannya, Kamis besok. Sementara Lyon memerlukan kemenangan untuk membuka harapan lolos ke putaran 16 besar karena memiliki selisih gol yang lebih baik dari Sevilla. (afp/ant) Bali Post/rtr

Gelandang Sevilla Samir Nasri.

DILANGGAR - Pemain Everton Idrissa Gueye dilanggar gelandang Manchester United Marouane Fellaini (kiri) pada pertandingan Liga Inggris, Senin (5/12) kemarin. Pelanggaran yang berbuah penalti di akhir pertandingan itu menyelamatkan Everton dari kekalahan.


OLAHRAGA

16 Kursus Wasit Futsal AFC Digelar di Denpasar

Denpasar (Bali Post) Kursus wasit futsal AFC pertama kali di Indonesia digelar di Bali persisnya di Hotel San Quest, Denpasar mulai Selasa (6/12) ini sampai dengan Sabtu (10/12) mendatang. Koordinator Nasser Attamimy di Denpasar, Senin (5/12) kemarin menerangkan, kursus bertajuk Referee MA Course AFC 2016 ini merupakan cikal bakal pembentukan wasit elite futsal nasional. ‘’Peserta mencapai 40 orang, mereka berdatangan dari seluruh provinsi di Indonesia,’’ tutur Nasser. Dijelaskannya, Bali sendiri mengirimkan empat orang yakni Denny Jurianto, Putu Doni Sasmita, Putu Adi Wira Pranata (Tabanan), serta Denny Friadi (Badung). Sementara instruktur yang memberikan materi yakni Mr. Badrul Hiysam Kalam (Malaysia), dibantu Asisten Ahmad Suparman dan Abdi Achwani. ‘’Para peserta ini jika melakukan praktik di Meazza Futsal,’’ ungkapnya. Di Meazza Futsal sendiri telah dipakai kursus pelatih futsal AFC level-1 sejak Minggu (4/12) lalu sampai dengan Jumat (9/12) nanti. Pesertanya mencapai 15 orang, rinciannya terdiri atas tuan rumah Bali (5), Sumut (4), Kaltim (3), DKI (2), dan Jabar (1). Kursus pelatih futsal AFc level-1 ini, dipandu duet instruktur Andri Irawan dan Efrain Ferdinand. ‘’Bagi peserta yang lulus mendapatkan sertifikat AFC,’’ jelasnya. (022)

Konsentrasi hingga Akhir Pertandingan Mangupura (Bali Post) Bali United (BU) tak ingin kembali kecolongan di menitmenit akhir saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-32 kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, Selasa (6/12) sore ini di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar. Pemain diinstruksikan untuk konsentrasi penuh hingga akhir pertandingan untuk mencegah kelengahan, terutama jelang laga akan berakhir. Tim besutan Indra Sjafri itu bertekad mengamankan poin penuh di kandang setelah di laga sebelumnya Serdadu Tridatu ditahan tamunya Arema Cronus 2-2. ‘’Kami tak ingin poin tiga di kandang kembali hilang. Kami ingin dua laga kandang tersisa mampu mengamankan kemenangan,’’ tegas Indra Sjafri saat jumpa pers di Hotel Natya, Kuta, Badung, Senin (5/12) kemarin. ‘Indra Sjafri menyatakan selama latihan asuhannya sudah digembleng supaya tetap konsentrasi penuh di sepanjang 90 menit. Pasalnya, saat menjamu Arema Cronus, meski sempat unggul lebih dulu, akan tetapi akibat pemain kurang konsentrasi di 10 terakhir hingga gagal mempertahankan kemenangan. ‘’Meski tidak ada persiapan khusus melawan PSM, lantaran waktu jeda hanya dua hari. Semua pemain wajib konsentrasi sepanjang pertandingan,’’ jelas pelatih asal Padang itu. Mantan arsitek Timnas U-19 itu mengakui, jika pihaknya tidak terlalu dipusingkan meski ada beberapa asuhannya tidak bisa dimainkan saat menjamu PSM yakni Alsan Sanda, Hasim Kipuw, dan Agus Nova Wiantara lantaran terkena akumulasi kartu kuning pada laga kontra Arema Cronus. Sementara asisten pelatih PSM Makassar Samsudin Batola mengakui, jika kondisi pemain sudah siap bermain untuk pertandingan besok (Selasa ini). ‘’Semua pemain tidak ada masalah, mereka sehat semua. Hanya, satu pemain asing kami tidak bisa main lantaran cedera. Meski jadwal padat sekali, akan tetapi kami bakal berjuang maksimal dan siap mengamankan tiga poin di Bali,’’ tegas Samsudin Batola. (kmb41)

Bali Post/wan

TEKAD — Para pemain, pelatih, dan ofisial Perseden bertekad menaklukkan lawannya Persiku Kudus pada babak semifinal Liga Nusantara Putaran Nasional, di Stadion Sutan Agung, Bantul, Yogyakarta, Selasa (6/12) sore ini.

Perseden Bakal Gempur Persiku dari Segala Lini

Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar bakal melakoni babak semifinal Liga Nusantara Putaran Nasional melawan Persiku Kudus di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Selasa (6/12) ini, pukul 15.30. Tekad pemain, pelatih, dan ofisial yakni harus mampu menaklukkan Persiku hingga Tim Laskar Catur Muka melenggang ke babak final. Semifinalis lainnya, mempertemukan Blitar United melawan PS Ngada, NTT, di tempat yang sama pukul 20.00. Sekum Askot PSSI Kota Denpasar Nyoman Merta yang dikontak Senin (5/12) kemarin mengungkapkan, Tim Laskar Catur Muka sudah kepalang basah dalam melakoni Liga Nusantara ini, dan diharapkan bisa menaklukkan Persiku hingga melaju ke laga pamungkas. Nyoman Merta menilai kelebihan skuad Perseden adalah mental bertarung di luar kandang, sejak babak penyisihan putaran nasional. Sementara Persiku bernasib mujur, sejak babak penyisihan hingga ke semifinal, wakil Jateng tersebut senantiasa merumput di Kudus. ‘’Kami bersyukur meladeni Persiku di tempat netral yakni Yogyakarta,’’ sebut Merta. Di sisi lain, Asisten Pelatih AAK Bramastra menyatakan pemain kedua tim banyak yang saling kenal. Misalnya pemain Soni dan Andika yang sebelumnya memperkuat tim PON Jateng, banyak rekannya membela Persiku. Termasuk Mucin Anta Wijaya yang pernah masuk skuad Persela Lamongan U-21, banyak juga rekannya yang berkostum Persiku. ‘’Jadi, gaya dan tipikal permainan mereka di lapangan hijau sudah saling mengetahui,’’ ucap Gung Bram. Karena itu, dirinya menginstruksikan agar asuhannya melakukan observasi sejak kick-off selama 5 hingga 10 menit. Setelah mengetahui kelemahan lawan, serta ada celah yang lowong, para pemain diinstruksikan menggempur benteng pertahanan Persiku dari segala lini, mulai sayap, lini tengah, sampai melepaskan umpan terobosan yang menukik ke jantung pertahanan Persiku. ‘’Saya kira kedua tim sudah saling kenal karater permainannya, sehingga mereka yang gesit dan lincah bakal memenangkan pertandingan,’’ ucap Gung Bram. Untuk itu, dirinya meminta kepada asuhannya supaya menyuguhkan ciri permainan Perseden yang cepat dan mengandalkan speed. Apalagi, duet defender Nengah Repot Sulendra bersama Asep Triwahono kembali bisa merumput. Hanya, Ketut Tirtanadi yang mengalami cedera lutut, pascaberbenturan dengan lawan saat melawan Persikota Tangerang pada babak 8 besar lalu. ‘’Oleh sebab itu, kami pantau kondisi Tirtanadi sampai Selasa (6/12) pagi ini, apakah sudah pulih dan bisa diturunkan,’’ tuturnya. Tim Perseden menjalani latihan pertandingan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sedangkan sorenya melakukan senam ringan di Hotel Cube, Yogyakarta, tempat rombongan menginap. ‘’Pada regulasi Liga Nusantara ini, tidak ada jadwal mencoba lapangan dulu,’’ jelasnya. (022)

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Timnas Indonesia Adaptasi Cuaca di Hanoi

Jakarta (Bali Post) -

Tim Nasional Indonesia langsung beradaptasi dengan cuaca di Hanoi yang akan menjadi lokasi pertandingan semifinal kedua Piala AFF 2016 melawan tuan rumah Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12) besok. Anak asuh Alfred Riedl, Senin (5/12) kemarin melakukan adaptasi di lapangan kompleks Stadion My Dinh dengan melakukan latihan ringan. Semua pemain yang dibawa melakukan latihan pada suhu 20 derajat Celsius. Cuaca di Hanoi jelas berbeda dengan Jakarta yang panas. Pada latihan perdana setibanya di Hanoi hanya diisi dengan recovery pemain karena setelah menjalani pertandingan semi-

final pertama di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Sabtu (3/12), Timnas Garuda langsung bertolak ke Hanoi. Dengan demikian, masa istirahat pemain cukup singkat. ‘’Memang benar, latihan hari ini untuk recovery dan latihan ringan saja. Saat ini semua pemain dalam kondisi oke, meski ada beberapa pemain agak cedera usai laga kemarin. Tapi secara umum tidak masalah untuk pertandingan berikutnya,’’ kata pelatih Alfred Rield dalam

keterangannya. Saat bertanding pada semifinal pertama, memang ada beberapa pemain Indonesia yang mengalami cedera di antaranya sang bomber Boaz Solossa. Pemain asal Papua ini bahkan ditarik keluar oleh pelatih setelah sebelumnya sukses menyumbang gol untuk timnas. Namun, berdasarkan penuturan pelatih asal Austria itu semua pemain timnas sudah siap tempur. Apalagi peluang Indonesia untuk melangkah

ke final kejuaraan dua tahunan itu cukup terbuka setelah meraih kemenangan di pertandingan semifinal pertama dengan skor 2-1. ‘’Lawan Vietnam, kami akan tampil seperti saat leg pertama. Kami bakal all out. Tapi, kami juga mewaspadai lawan yang memiliki pemainpemain berbahaya seperti Lee Chong Vhin,’’ kata pelatih yang membawa Timnas Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2010 itu. Sementara itu, salah satu pemain timnas Rizky Pora mengaku pihaknya sudah siap untuk menjalani pertandingan semifinal kedua. Bahkan, pihaknya sudah

tidak mempermasalahkan suhu di Hanoi meski kondisinya berbeda dengan Indonesia yang cenderung lebih panas. ‘’Suhu memang agak dingin di sini, tapi itu tidak masalah. Kami sudah siap melawan Vietnam dan akan bermain dengan normal,’’ katanya. Pemain asal Tim Barito Putera itu menjelaskan pada pertandingan semifinal kedua ini, timnas harus lebih fokus. Apalagi pertandingan dipastikan bakal berlangsung dengan ketat karena tuan rumah juga menginginkan hal yang sama yaitu sebuah kemenangan. (ant)

BERLATIH - Sejumlah pemain tim nasional Indonesia berlatih di lapangan bola kompleks Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Senin (5/12) kemarin. Indonesia akan berlaga tandang menghadapi Vietnam di babak semifinal putaran kedua AFF Suzuki Cup 2016 pada Rabu, 7 Desember besok.

Bali Post/ant

Kejuaraan Dunia Pencak Silat

Indonesia Optimis Melaju ke Final Tunggal Putri/Putra Denpasar (Bali Post) Tim Indonesia optimistis melangkah hingga babak final Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-17 yang berlangsung di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali. ‘’Sebagian atlet kami sudah lolos ke babak perempatfinal. Kami berharap atlet-atlet kami dapat tetap tampil dengan baik,’’ kata Kepala Pelatih Tim Indonesia Rony Saefullah di sela-sela pertandingan, Senin (5/12) kemarin. Rony terus mendorong para atletnya agar mampu bersaing dengan para pesilat mancanegara, terutama wakil-wakil ASEAN. ‘’Pesaing terberat kami masih Malaysia, Vietnam, dan Thailand,’’ ujarnya. Sementara la-

wan-lawan dari Eropa, lanjut Rony, punya keunggulan pada sejumlah nomor kelas tanding. ‘’Kami hanya perlu mengatur strategi permainan tanding. Para pelatih akan tetap mendampingi di sisi lapangan sehingga atlet tidak merasa tertekan saat bertanding,’’ tutur pelatih yang juga dosen Universitas Sebelas Maret Surakarta itu. Rony mengatakan para pesilat dari Belanda punya keunggulan pada kelas berat. Sedangkan pesilat putri unggulan seringkali berasal dari Belgia. Pada nomor seni, Rony berharap para atlet dapat meraih keunggulan pada nomor ganda karena pada nomor tunggal dan regu lebih mengutamakan penjiwaan. Pesilat Indonesia Iqbal Chandra Pratama

mengatakan telah lolos ke babak perempatfinal pada Senin, setelah mengalahkan atlet Suriname Kasanwidjojo Miguel. ‘’Saya merasa lawan dari Singapura lebih sulit untuk dikalahkan, dibanding lawan dari Suriname,’’ ucap Iqbal yang turun pada nomor tanding putra kelas D. Iqbal mengatakan lawan terberat pada nomor yang diikutinya adalah pesilat Thailand Porntheb Poolkaew. ‘’Kami diminta pelatih untuk bermain aman jika menghadapi lawan-lawan yang mempunyai kemampuan di bawah kami,’’ ujar Iqbal. Tim Indonesia berharap dapat meraih lebih dari sembilan emas dari 24 nomor pertandingan dan seni dalam Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-17 yang berlangsung pada 3-8 Desember itu. (ant)

MENANG - Pesilat Indonesia Hanifan Yudani Kusumah (kiri) melepaskan tendangan ke arah lawannya dari Aljazair Mansouri Tarak dalam pertandingan babak penyisihan kelas 55-60 kg putra Kejuaraan Pencak Silat Internasional di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Senin (5/12) kemarin. Hanifan Yudani Kusumah berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 5-0.

Jadi Pekerjaan Rumah PBSI

Solo (Bali Post) Wakil Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budhiarto mengatakan Indonesia mempunyai pekerjaan rumah (PR) cukup berat untuk melahirkan pebulutangkis nomor tunggal putri dan putra. ‘’Kami melihat bulu tangkis nomor ganda campuran dan ganda sudah cukup baik, PR-nya terutama tunggal putri, sedangkan putra sudah menunjukkan perkembangan,’’ katanya di sela persiapan Kejurnas Badminton Blibli.Com 2016 di Solo, Senin (5/12) kemarin. Menurutnya, hal yang menjadi perhatian di dunia bulu tangkis Indonesia, tunggal putri ketinggalan dengan negara lain, seperti Thailand, Tiongkok, Hongkong, dan Jepang. ‘’Hal ini, menjadi bekerjaan rumah yang berat ke depan bagi mantan pebulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, yang sekarang menjadi Ketua Bidang Bina Prestasi,’’ katanya. Ia menjelaskan, salah satu yang menjadi pekerjaan rumah cukup berat pada nomor tunggal putri Indonesia, karena tidak ada yang masuk rangking 20 besar dunia. Ia mengatakan hal yang menjadi problem soal pembibitan bulu tangkis Indonesia jika sudah ke akselerasi masuk tingkat senior. Pengurus PBSI harus ada keberanian untuk menyusun program yang membuat pebulu tangkis siap terjun di level lebih tinggi. ‘’Jika melihat dari negara tetangga kita, seperti Tiongkok, Thailand, Jepang, Singapura, atlet junior mereka sudah diterjunkan di level internasional. Mereka konsisten mengikutkan atletnya bersaing ke level dunia,’’ katanya. Ia mengatakan mereka masih junior sudah diturunkan untuk bertanding di luar negeri. Soal frekuensi kejuaraan nasional bulu tangkis yang masih dinilai kurang, ia mengatakan, hal tersebut menjadi dilema dan menjadi perbincangan semua pemangku kepentingan terhadap PBSI, karena ada yang mengatakan kejuaraan di Indonesia terlalu banyak, tetapi satu sisi ada yang mengatakan kurang. ‘’Hal ini perlu kajian sebenarnya jika melihat dari program pengurus yang lama, turnamen Sirnas delapan hingga 10 seri digelar sudah dinilai cukup memadai karena di luar itu, masih ada kejuaraan-kejuaraan swasta,’’ katanya. Kendati demikian, pihaknya berharap siapa pun pebulu tangkis y a n g d i t u r u n k a n d a l a m t u r n amen, mereka harus melakukan persiapan yang cukup. Mereka, katanya, tidak mungkin ikut bertanding terus tanpa mempersiapkan melalui latihan yang lebih intensif. ‘’Atlet yang seharusnya dilakukan evaluasi setelah pertandingan, mereka evaluasi selanjutnya perbaikan kekurangan untuk ke depan,’’ katanya. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Spv !!Dcr Sopir Truck punya Sim B1 Proyek Sipil & Kayu, bs Inggris Hub:0361427444/081338781418 B.BP.166.12.16.0000134 adhyara@gmail.com Telp.427575 !!Dicari Driver & Receptionist B.BP.141.12.16.0000131 Kirim CV ke The Amasya Villas Dcr Karyawan/ti u/Warung LaklakBali Segera,085103851168 Jl.Kayu Aya88X Seminyak 731601 A.BP.001.12.16.0000300

B.BP.166.12.16.0000133

Dicari Casier,SPG, Acc Hub:0361 4720993,281105 PT.Good Morning Bali

***Programmer Computer Full Time S1/D3/SMK email ke hari@esolindo.com

Cr Krywn Mini Market Min SMU MiniMarket 3Tri Jl.D.Tempe Snr

2 or Bagian Kebersihan Lamaran ke PT.BPR Pedungan Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

A.BP.001.12.16.0000258

A.BP.001.12.16.0000302

Dicari Pengasuh Anak/PRT,Tgl Dlm,Fas:Gaji 1Jt,081338982125

A.BP.001.12.16.0000157

Cr Security Brsertifikat(SMA) IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

A.BP.001.12.16.0000301

Bth Therapist, Hair Dresser, Sales Marketing yg Berpengalaman,bisa B.Inggris, Gaji Bagus Hub:081237893361

2or Satpam Bersertifikat. Lamaran ke PT.BPR Pedungan Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

Bth Karyawati u/Admin Showroom Min.SMA Max27Th H:081805496916

A.BP.001.12.16.0000218

Cari PRT Wanita Sanur 08562939836

Dbthkn Secptnya Therapist pglm /belum,bisa hub.087860806714

A.BP.001.12.16.0000216

A.BP.001.12.16.0000081

Cr Krywn/ti,Sopir Srbtan Wrung Toko Gj UMR+Bns,H.087860635790

B.BP.031.12.16.0000123

A.BP.001.12.16.0000107

Dcr Karyawan Salon Pengalaman Capster/Therapist.081936074041

Cari Lulusan SMK Diterima menjadi Asisten Teknisi Hub:ASC LG CV Bali Teknik,087861568666

A.BP.001.12.16.0000255

Dcr Acc,Adm,berpengalaman,bs Comp, Kolektor /Pria,Sales.Lam PMA,Jl.Bedahulu XVII/7 Dps B.BP.804.12.16.0000119

Dcr Tamatan Boga.Wil.Denpasar Hub:085738559532 / 290407

A.BP.001.12.16.0000280

Dcr Tng kirim Ikan Lele (pakai Sepeda Motor) H.082237094056

A.BP.001.12.16.0000297

A.BP.001.12.16.0000189

A.BP.001.12.16.0000244

A.BP.001.12.16.0000248

A.BP.001.12.16.0000253

Dcr Adm.Purchasing Wanita Berpengalaman ,bs.computer utk Garment HP:085100050706 Email:hrd@buddawear.com

Dcr Cpt 2PRT+1B.Siter G1.8Jt tdrDlm081999776071 082237496717

Bth Sgr Sales,Counter,Accounting Lmr ke TIKI Jl.Kapt Regug 1

A.BP.001.12.16.0000254

B.BP.164.12.16.0000129

Bth Sgr Reservation u/TA Diutamakan Berpengalaman Bekerja Dibawah Tekanan,Bisa Inisiatif,Bisa Teamwork,Kirim CV ke:reservation@govacation-i ndonesia.com

Dcr Sgr Pembantu RT,Tukang Masak,CS,Koki SMS:08123840772

A.BP.001.12.16.0000263

Dcr Sopir, SIM A, Max.30th PT.PKM Hub:081331831019

B.BP.154.12.16.0000107

Dcr Krywti Toko Jual Beli Emas min SMA,Penampilan menarik, Training 3bln Gj 1,5jt.Hub:082 146660000 Jl.Gn.Soputan 36 B

A.BP.001.12.16.0000286

Dcr Stff Ita Rest Sous CHF.CDP 1stCK,2ndCK,Pzza Maker Steward ,Exp.Italian Rst,082237492115

A.BP.001.12.16.0000177

A.BP.001.11.16.0001808

Dcr Maintenance,HK,Waiter/ss, Berpengalaman Hub.0361-736136 Email:artemisvilla@yahoo.com

Dcri Krywti untk Toko Tinggal Luar Minggu Libur Seminyak SMS 08123961293

A.BP.001.12.16.0000295

A.BP.001.12.16.0000188

Dicari Kryawan/ti Untuk Staff Kantor Hukum Hub:233415 A.BP.001.12.16.0000293

Dicari Sopir untk Tk.Mebel Hub.0361 262782/081236961963

A.BP.001.12.16.0000277

B.BP.135.12.16.0000124

Dcr Pembantu utk Villa bisa memasak makanan Indonesia Wanita Max35Th HP:085100050706

Dcr SMEA Akutansi Untuk Kasir S1 Akutansi, Staff Admin Akutansi/Keuangan,Waiter/ess Lam Dikirim ke Jl.Danau Toba 7 Sanur Hub:081238553358

A.BP.001.12.16.0000074

Dcr Tkg Sablon+Srabutan(laki2) Jl.Patih Nambi 7A 085103008088

A.BP.001.12.16.0000284

Dcr sgr Cleaning Service Wnt Hub.Tirta Usada 081246795679

A.BP.001.12.16.0000279

Dicari HK,FO,Cook,Driver,CV to Lili House Ubud H.085103022308

A.BP.001.12.16.0000262

Dicari Supir 2 Orang SIM B Cahaya Abadi 081337655559 A.BP.001.12.16.0000251

Villa Marketing-Canggu-Excellent Computer Skills & English Email:bali_villa8@yahoo.com Hp.081238362077 A.BP.001.12.16.0000259

Looking for Reservation Staff, Fluent in English,Experience in Travel Agent.Please Bring Application to:Rabina Tours,Jl Ahmad Yani Utara Perumahan Niki Mutiara Estate A3 Dps Tlp:0361-424276 A.BP.001.12.16.0000272

A.BP.001.12.16.0000115

Dicr:Accounting,Tkg Jarit Kaos dan rayon Hub:081353332157

A.BP.004.12.16.0000256

HKWanitaBpengalaman+Bs.Masak U.Homestay Sanur 08123876076

A.BP.001.12.16.0000246

Dicr Admin,Sales & Sopir Hub.081237726794/081805356494

A.BP.001.12.16.0000245

Dicr Sgr Pembantu RT Tinggal Dalam Hub:081808661656 A.BP.001.12.16.0000261

Part/Full Time Telemarketing Dibutuhkan.Diberi Pelatihan Pensiunan,Ibu Rumah Tangga,dan Pelajar boleh Mendaftar.Makan Siang Disediakan,Jam Kerja Fleksibel.Walk in Interview di Four Seasons Indulgence Office Kantur Four Seasons Bali Resorts Jimbaran. *Lewat Pintu Masuk Staff. B.BP.004.12.16.0000063

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DIJUAL RUMAH BUC Rmh Jl.Kenyeri 3 Gatsu Tmr Pggir Jl.Utama,LT.2Are, Hitung Harga Tanah Saja,081337776168

DAIHATSU

Charade 1991 Clasix AC Tape mulus 35Jt Nego H:081238968056

A.BP.001.12.16.0000288

Taruna FX’2001 silver Dalung Permai Ph.085237788292

A.BP.001.12.16.0000296

Jual/Dikontrakan Rumah Dalung 082146177277 Tipe 200 Sakura

A.BP.001.12.16.0000270

HONDA

Dijual HRV 1.5 E A/T Putih Th’2015 Telp.0817555300

A.BP.001.12.16.0000249

DISEWAKAN RUMAH Over Ktrk Rmh Kos 14 Kmr Sisa 45 Th 4,3Are Tuban 08123806363

A.BP.001.12.16.0000257

KIA

All New Picanto’12/108+Ayla X’ 13/88+G.Toring,085100856999 TT

A.BP.001.12.16.0000147

Rmh Jl.Cempaka Biru Sel II/23 Dps, 3KT,2KM,Grsi,LT 1are,Jl. Depan 6M Hub:082145696915

B.BP.141.12.16.0000130

SUZUKI

SX4 X-Over’2008Hitam,AT+Escudo XL7’04 Hitam AT H.08123890466

A.BP.001.12.16.0000267

Rmh Lt2 4KT,s.pool,AC,Jl.Sekar Sari Pdg Galak H:081338730560

B.BP.164.12.16.0000127 TOYOTA

A.BP.001.12.16.0000275

Avanza G’09 Silver AsBali Ors Prbd,081933610070/082341251453

DISEWAKAN RUKO Dikontrkn Ruko Lt2 Ls.8x9m Jl. Kertha Dalem No.8, 081237200321

B.BP.141.12.16.0000132

Avanza G16 Dp15,9jt Krdt 5th langsung A/N Hub:087762984309

A.BP.001.12.16.0000243

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004

A.BP.159.12.16.0000247

Djl Agya th 2014 Matic Putih As.Bali Hub:081338092160

DIJUAL MOTOR

A.BP.001.12.16.0000273

A.BP.001.12.16.0000265

YAMAHA

T.Avanza 2010 Matik Hitam Ijin Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi Vixion Th’2012 Kond.Terawat Par. Hub:290206/085737643234 Hitam 18Jt Hub:087860945466 TP Tegeha Jl5mPav Ng,081337332121 A.BP.001.12.16.0000266

A.BP.001.12.16.0000271

A.BP.001.11.16.0001708

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088

A.BP.001.11.16.0001345

1 Are (2Kav) S.Bangun 185Jt/A Bongan W.Sara Tbn 085107711196

Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

A.BP.001.12.16.0000250

Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346

BUC Djl Tanah 1 Are di Siulan Jalan 5m Hub.081353278504

A.BP.153.12.16.0000299

Dijual Tanah Kapling Lokasi di Suwung-Kangin sangat Strategis dekat Pasar LT.1,14 dan 1,16 Are Hub.082237819777

A.BP.001.12.16.0000281

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.12.16.0000213

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

A.BP.001.12.16.0000289

Djl Tnh Kav di Purigading Jimbaran H.500Jt Hub.087819070953/ 081934310335 / 081338791301

A.BP.001.12.16.0000223

A.BP.001.12.16.0000033 Tnh 23A,Bs Ambil 2A CokroaminoKvl Soka Balian Beach 70Jt Per to Utara(Dpn Hino)081353395577 A.BP.001.12.16.0000290 Are,65Jt ambil 5 Kvl,60Jt 10 Tnh Bangli Baturiti Tbn 30Are Kvl.Harga Dibawah Pasaran BUC T.081934310335/081338791301 Hub.082247238364/081239003979 A.BP.001.11.16.0001827

Kwanji Kaje 1,25Are SHM 425Jt/ Are Nego H.08123890466 Pemilik B.BP.164.12.16.0000128

Murah 30A SHM Soka Tabanan Jln Lebar Dkt Jl.Raya 087761604899 A.BP.001.12.16.0000291

Tnh 1 Are Tkd.Balian Renon,100 Mtr dr Jln Utama 081353171816 A.BP.001.12.16.0000276

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE

BENGKEL LAS

B.BP.164.12.16.0000125

A.BP.167.12.16.0000285

A.BP.153.12.16.0000298

RUPA-RUPA

DISEWAKAN TANAH Kont Tnh Ls.420m2 Jl.Pr.Demak 8 Harga 7Jt/Are H:081237200321 A.BP.001.12.16.0000242

DISEWAKAN GUDANG Sewa Gudang Kantor Luas 6Are Jl.Muding Mundeh 57 Gatsu Barat Hub:085100898747 TP A.BP.001.12.16.0000264

DIJUAL VILLA Villa 2,17@ Pool Jimbaran Puri Gading 1,3Mil H.087861888177 A.BP.001.12.16.0000269

KOST DIJUAL RUKO SINGARAJA Lantai 3 LB 150 Sanggulan Tbn Hub:08113996899,081337283254, Dikontrakan/Kos Jl.Lingga 12B 081338791301,081237449024 Nyaman,Tenang Hp.0811398154 A.BP.001.11.16.0001823

SERVICE

A.BP.001.12.16.0000294

SERVICE

PAKAIAN

Pelunasan/Gestun kartu kredit Hub.082340004545

SALON

A.BP.001.11.16.0001730

Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505

A.BP.001.12.16.0000077

KEHILANGAN Hlg 1 bendel IMB No.283 th2006 Jl.Subak Sari 84,Brawa,Tibubeneng Kuta Utara H.081337659967

A.BP.004.12.16.0000146

Tlh Hilang BPKB Suzuki Th 2008 No.BPKB:8310731.O A/N.Bardan

A.BP.001.11.16.0001739

PELUANG BISNIS Bth Peluang Usaha Sampingan ? Hub:087861965576/081999415846

A.BP.001.12.16.0000252

SERVICE

SERVICE

FOTO COPY


EKONOMI

18

Selasa kliwon, 6 Desember 2016

NPL Properti Meningkat

Mandiri ”Rescheduling” Kredit Rp 5 Miliar

Denpasar (Bali Post) Tahun 2016 sektor properti mengalami kemunduran. Terlihat dari NPL di sektor properti yang merangkak naik. Berdasarkan data OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara, triwulan I 2016, NPL di Bali 2,16 persen dan sektor yang paling tinggi menyebabkan NPL adalah sektor konstruksi, properti sebesar 4,67 persen. Bahkan di BPR, NPL di sektor properti kontruksi mencapai 4,85 persen. Sementara NPL BPR pada triwulan III 2016 di semua sektor mencapai 5,75 persen naik dibandingkan triwulan III 2015 yang hanya 3,03 persen.

Bali post/ant

TRANSAKSI - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar-bank di Jakarta, Senin (5/12) pagi 13.511 per dolar AS.

Rupiah Turun Tipis

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah dalam transaksi antar-bank di Jakarta, Senin (5/12) pagi turun 11 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.511 per dolar AS. “Rupiah melemah, namun masih terbatas seiring situasi di dalam negeri yang cukup kondusif. Dengan begitu, kondisi itu membuka potensi bagi rupiah untuk berbalik arah ke area positif,” kata Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada. Ia mengatakan keamanan dan perekonomian Indonesia yang dinilai cukup kondusif akan menjaga rupiah. Sementara efek kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat mendorong pelaku pasar uang

kembali melirik aset mata uang berisiko. “Kami perkirakan laju rupiah masih berpeluang untuk kembali menguat, a p a l a g i sejumlah mata uang di kawasan Asia cenderung terapresiasi,” katanya. Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere, mengatakan bahwa upaya Bank Indonesia juga menjaga kurs rupiah bergerak stabil. “Bank Indonesia mendukung langkah pemerintah menjaga keseimbangan antara penguatan peran belanja pemerintah, khususnya proyek infrastruktur akan menjaga stabilitas perekonomian yang akhirnya menjaga stabilitas rupiah,” katanya. (ant)

17 Alat Tangkap Ikan Dilarang

38 Ribu Kapal Terdampar Jakarta (Bali Post) – Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Daniel Johan mengingatkan kerugian yang ditimbulkan akibat pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 2 Tahun 2015 terkait pelarangan 17 jenis alat tangkap perikanan. “Informasi dari Jateng, Jatim dan Banten bulan November 2016, terdapat 38 ribu kapal mengangkut 760 ribu orang nelayan terkena dampak, belum termasuk Jabar dan Kalimantan,” kata Daniel Johan di Jakarta, Senin (5/12) kemarin. Di Kalimantan Barat, kata Daniel, ada sebanyak 3.892 kapal yang tidak bisa melaut akibat regulasi itu. Sebelumnya anggota Komisi IV DPR Ono Surono menginginkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) benar-benar melakukan penggantian alat tangkap cantrang dengan serius

dan menyeluruh serta jangan menimbulkan gejolak di masyarakat. “Kalau hanya akan menimbulkan gejolak cukup besar, ya tinggal ditunda saja (pelarangan cantrang yang akan berlaku mulai 2017) sambil pemerintah menyiapkan solusi,” kata Ono Surono dalam Rapat Dengar Pendapat KKP dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Rabu (30/11). Solusi yang ditawarkan KKP hingga kini masih belum memadai, seperti upaya mengganti alat tangkap yang coba difasilitasi KKP ternyata jumlahnya hanya sekitar 4.000 unit. Tidak mencukupi seluruh armada kapal yang selama ini telah menggunakan alat can trang di berbagai daerah. Tentu akan menimbulkan konflik bila tidak semua nelayan yang selama ini memakai alat cantrang, semuanya tidak diberikan alat ganti tangkap yang dinilai lebih ramah lingkungan. (ant)

Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unud, menjelaskan secara normatif rescheduling kredit seharusnya merupakan terapi untuk mengatasi NPL. Apalagi sebetulnya terjadinya NPL terutama di sektor property disebabkan faktor eksternal bukan internal. Faktor eksternal tersebut adalah kondisi ekonomi makro. Salah satu syarat perbankan dalam memberikan kredit adalah condition of economic, di mana faktor eksternal makro

ekonomi saat ini membuat NPL properti menjadi tinggi. “Jawabannya memang salah satunya rescheduling,” ujarnya. NPL yang tinggi tersebut, menurutnya, bukan karena karakter pengusahanya yang ingin membuat NPL tinggi, tetapi karena memang faktor eksternal makro ekonomi. Pada saat bank menyalurkan kredit, kondisi ekonomi sedang bagus. Misalnya tahun 2014, pertumbuhan properti memang bagus di atas 6 persen, di atas rata-rata sektor lain. Sebelumnya, pertumbuhan

ekonomi, khususnya di sektor properti selalu di atas rata-rata. Data tahun 2016, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,03 persen. Sedangkan di sektor properti pertumbuhan properti hanya 4,5 persen. Padahal tahun 2014 ke bawah, pertumbuhan ekonomi rata-rata di seluruh sektor 6 persen. Khusus di sektor properti bisa mencapai 9 persen, sehingga perbankan optimis membiayai properti waktu itu. “Rescheduling memang paling tepat dan kalau lihat situasi, kita berharap dengan

rescheduling tahun 2017, dengan proyeksi ekonomi BI, BPS, RPJMD ada di kisaran 6,33 persen - 6,63 persen, maka kita harapkan NPL perbankan tahun 2017 lebih rendah dengan demikian bank tidak dirugikan dan teman-teman di properti akan memiliki stimulus untuk memacu lagi pertumbuhannya,” jelasnya. Senior Vice President Bank Mandiri Regional XI Bali Nusa Tenggara Maswar Purnama mengatakan rescheduling merupakan bagian dari restrukturisasi kredit. Diakui, restrukturisasi kredit memang setiap saat selalu ada. “Kita kan restrukturisasi tujuannya ingin mencoba menyelamatkan kredit debitur yang bermasalah, debitur kalau bermasalah ya jangan langsung jual asetnya. Kita coba selamatkan dulu dengan rescheduling, pengurangan

suku bunga, rescheduling bunga dan ongkos juga bisa, jangan langsung ambil aset,” tandasnya. Pihaknya tahun 2016 telah melakukan restrukturisasi di Bali dan Nusa Tenggara hampir Rp 75 miliar di semua sektor dengan 87 debitur. Sedangkan di sektor properti pihaknya melakukan restrukturisasi sebesar Rp 5 miliar di Bali saja. Menurutnya, tahun 2017, setahun sebelum pemilu pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan naik. “Itu yang kita lihat, sebelum tahun 2018 pun ekonominya akan tumbuh, apalagi memang sekarang LTV sudah diperlonggar, suku bunga BI sudah jauh menurun, otomatis dibarengi penurunan suku bunga pinjaman, baik untuk properti atau non properti,” imbuhnya. (kmb42)

Januari 2017

Diluncurkan Jaringan Interkonektivitas Koperasi

Bali Post/ant

SERAH TERIMA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) berjabat tangan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar (kanan) dalam acara serah terima jabatan di Jakarta, Senin (5/12) kemarin.

Dibahas, Permintaan Inpex Garap Masela

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar bertemu guna membahas permintaan Inpex Corporation untuk menggarap Blok Masela. Usai pertemuan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin (5/12) kemarin, Luhut mengatakan ada dua dari enam permintaan Inpex yang sebelumnya masih dirundingkan dengan investor. “Jadi ada dua pending issues. Pertama soal kompensasi sepuluh tahun dan kedua soal peningkatan kapasitas produksi yang mereka minta. Kita sudah punya solusinya,” katanya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Luhut mengatakan solusi itu akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo dan

kemudian dibahas pada rapat terbatas. Ia menjelaskan permintaan investor asal Jepang itu antara lain mengenai kompensasi masa kontrak sepuluh tahun lantaran adanya perubahan skema kilang lepas pantai (offshore) menjadi darat (onshore). Perubahan skema ke darat membuat Inpex perlu melakukan perpanjangan kontrak, sehingga mencapai nilai ekonomis dan tingkat investasi yang wajar. Kontrak Inpex di Blok Masela sedianya berakhir 2028, dan usul perpanjangannya baru bisa diajukan paling cepat 2018. Selain itu Inpex meminta peningkatan kapasitas regasifikasi LNG menjadi 9,5 juta ton per tahun (mtpa) guna menaikkan tingkat keekonomian dan tingkat pengembalian internal (IRR). Jonan mengatakan pemerintah tidak menyetujui

permintaan Inpex soal penambahan kapasitas regasifikasi LNG menjadi 9,5 mtpa. “Kalau rencana kan 7,5 mtpa. Tapi ada permintaan juga dari Kementerian Perindustrian ada sebagian yang dialokasikan untuk industri hilir. Sedang dihitung butuh berapa tambahannya, kira-kira lebih dari 7,5 mtpa tapi tidak banyak,” katanya. Mengenai kompensasi masa kontrak sepuluh tahun yang diminta Inpex, Jonan mengatakan kementeriannya masih melakukan penghitungan. “Nanti saja, masih dihitung. Finalnya akan dilaporkan ke Presiden. Nanti kami minta arahnya bagaimana,” ujarnya. Sementara Arcandra memastikan pemerintah akan memberikan kompensasi masa kontrak kepada operator blok gas terbesar di Indonesia itu. “Kami akan kasih, tapi tidak sepuluh tahun,” katanya. (ant)

Jakarta (Bali Post) Kementerian Koperasi dan UKM akan meluncurkan jaringan interkonektivitas koperasi berbasis jaringan (online) dalam platform yang diberi nama CoIC (Cooperatives InterConnectivity). Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta, Senin (5/12) kemarin mengatakan jaringan CoIC akan diluncurkan Januari 2017, yang merupakan amanat Perpres 85/2016 tentang Strategi nasional keuangan inklusif (SNKI). “Koperasi akan menggunakan jaringan interkonektivitas secara online dan untuk bergabung tidak ada biaya apapun. Tujuannya agar koperasi di Indonesia ke depan menggunakan layanan keuangan digital melayani anggotanya,” kata Braman. Ia mengatakan, dengan jaringan CoIC ini maka koperasi dapat terhubung dari sisi sistem keuangan dengan koperasi lain di seluruh Indonesia. Ini sekaligus jaringan keuangan perbankan, serta jaringan pembayaran Payment Point Online Banking (PPOB) di seluruh Indonesia. Koperasi yang sudah bergabung juga dapat memanfaatkan mobile banking dengan platform berbasis Android, iOS (Apple), dan Blackberry dalam memanajemen saldo simpanan yang ada di koperasi secara online dan saat itu juga (real time). Selain itu, anggota juga dapat memanfaatkan fasilitas e-money lengkap dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC). “Dengan diluncurkannya jaringan ini koperasi dapat meningkatkan layanan terhadap anggota layaknya layanan perbankan terhadap nasabahnya. Dan anggota akan lebih percaya menyimpan dana tabungannya di koperasi yang mereka miliki sendiri,” kata Braman. (ant)

Inklusi Keuangan dari Sertifikat Tanah Rp 23 Triliun

Balikpapan (Bali Post) Hingga saat ini inklusi keuangan (financial inclusion) dari sertifikat tanah yang dijadikan anggunan kredit mencapai Rp 23 triliun. “Kalau ini jadi sertifikat, ini efeknya bisa ke mana-mana, seperti sekarang ini untuk financial inclution dari sertifikat saja bisa Rp 23 triliun. Di sini untuk kredit saja,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai acara menyerahkan 1.183 sertifikat tanah program strategis tahun 2016 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (5/12) kemarin. Inklusi keuangan (financial inclusion) adalah suatu gerakan untuk membuka akses layanan perbankan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya sampai saat ini belum memanfaatkan jasa layanan perbankan. Saat acara pembagian sertifikat tanah, itu Presiden berpesan kepada 1.183 pemegang sertifikat, bahwa kertas berharga yang mereka miliki tersebut dapat menjadi anggunan kredit, namun untuk hal-hal yang produktif. “Saya titip pada yang sudah memegang, sertifikat itu penting kalau kita bisa pakai untuk hal-hal bersifat produktif. Bisa saja diagunkan ke bank untuk kredit modal usaha, tapi dipakai usaha produktif,” kata Presiden Jokowi. Namun, Presiden berharap sertifikat itu tidak digunkan ke bank untuk hal-hal yang konsumtif, seperti membeli mobil, sepeda motor dan televisi. “Ini pentingnya sertifikat, selain status hak hukum. Ini juga bisa dipakai agunan ke bank,” kata Presiden. Presiden Jokowi juga mengingatkan agar para pemegang sertifikat itu tetap berhati-hati dan memperhatikan besarnya suku bunga yang diberikan kecil, seperti bunga kredit usaha rakyat (KUR) yang hanya sembilan (9) persen per tahun. (ant)

Penurunan Harga Gas Tekan Impor Industri Tekstil

Jakarta (Bali Post) Penurunan harga gas diyakini mampu menekan impor industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat. “Kalau harganya lebih murah, impornya bisa jauh lebih turun. Bisa sampai 20 persen penurunannya,” kata Ade saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/12) kemarin. Ade menyampaikan, gas bagi industri TPT digunakan sebagai bahan baku maupun energi yang berkontribusi hampir 22 persen terhadap seluruh biaya produksi. Industri TPT membutuhkan harga gas hingga 6 dollar AS per million British Thermal Units (MMBTU) untuk dapat berdaya saing, di mana saat ini harganya mencapai 9,75-12 dollar AS per MMBTU. “Ya tidak perlu seperti Singapura yang 4 dollar AS per MMBTU, setidaknya seperti Vietnam yang harganya 6 dollar AS per MMBTU,” ungkap Ade. Ade menambahkan, impor produk TPT yang dinilai masih tinggi akibat dari industri dalam negeri belum memiliki daya saing. Diketahui, industri TPT menjadi salah satu industri yang diajukan untuk mendapat penurunan harga gas untuk biaya produksinya. Namun hal tersebut masih belum menemui titik terang karena terganjal impor yang masih besar. Pasalnya, kondisi tersebut ditengarai ada yang memanfaatkan fasilitas impor produsen untuk menjual kembali produk impor tersebut. (ant)

Bali Post/ant

INDUSTRI GARMEN - Pekerja menyelesaikan proses menjahit kain di salah satu industri garmen, Tegal, Jawa Tengah. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) pada 2016 industri tekstil dan produk tekstil (TPT) akan ada peningkatan pertumbuhan, karena hingga akhir tahun 2015 pertumbuhan industri TPT turun 2 persen. Hal itu disebabkan kondisi global yang belum pulih dari krisis dan ekonomi domestik yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.


19

Selasa Kliwon, 6 Desember 2016

Kawasan Pesisir Banyak Ancaman Jakarta (Bali Post) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya mengatakan banyak ancaman pada kawasan pesisir yang harus diatasi pada saat ini. ‘’Terutama sebagai dampak atau implikasi terhadap pola pemanfaatan sumber daya alam dan tekanan lingkungan di wilayah pesisir dan laut,’’ ujar Siti, Senin (5/12) kemarin. Menteri Siti memberi contoh DKI Jakarta yang memiliki 13 sungai yang semuanya bermuara di Teluk Jakarta. Belasan sungai tersebut harusnya mengalihkan air dari kawasan tinggi di sebelah selatan Ja-

karta. Namun kenyataannya, sungai-sungai juga difungsikan sebagai bak sampah. Sungai pun berubah menjadi conveyor belt raksasa, yang mengantarkan sampah hingga ke teluk. Untuk itu, KLHK telah membuat beberapa strategi dan kebijakan agar kawasan pesisir memperkuat fungsinya sebagai pertahanan negara. Gangguan terhadap pesisir menyebabkan hilangnya cadangan ketahanan pangan nasional dan mundurnya garis pantai sebagai batas negara. Di antaranya berasal dari ancaman buangan limbah dan ancaman illegal fishing di jalur strategis pelayaran internasional. (ant)

Bukti Permulaan

Dari Hal. 1

‘’Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pembahasan anggaran optimalisasi pada Ditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Kemenakertran pada 2014 penyidik KPK telah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan CJM (Charles Jones Mesang) sebagai tersangka,’’ kata Yuyuk Andriati. Politisi asal Nusa Tenggara Timur itu diduga menerima suap

berama-sama dengan mantan Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi pada Kemenakertrans sebesar Rp 9,75 miliar. ‘’Tersangka CJM merupakang anggota Komisi IX sekaligus Badan Anggaran yang diduga menerima hadiah atau janji bersama-sama dengan JM (Jamaluddien Malik) selaku Dirjen Pembangunan Kawasan Transmigrasi. Tersangka ini diduga menerima 6,5 persen dari total anggaran optmalisasi yang disetujui yaitu Rp 150 miliar atau sebesar 9,75 miliar,’’ ungkap Yuyuk. (ant)

Sebelum Aksi

Dari Hal. 1

Sedangkan kekuatan yang dikerahkan pada aksi Bela Islam Jilid III pada Jumat 2 Desember lalu sebanyak 27 ribu personel. ‘’Enam ribu di antaranya ditugaskan menjaga Gedung DPR-RI dari upaya pengalihan massa dan dimanfaatkan untuk melakukan aksi makar. Jadi total untuk 4 November dan 2 Desember bukan hanya satu hari tapi sudah ada pergeseran (persiapan) sebelumnya. (Total) Rp 76 miliar untuk dua aksi besar itu,’’ terangnya. Dana sebesar itu digunakan untuk persiapan sebelum aksi dan antisipasi setelah aksi. Persiapan dilakukan satu pekan sebelum hari H, sementara antisipasi pasca-aksi digelar juga

satu pekan setelah aksi Bela Islam berlangsung. ‘’Personel dikerahkan bukan hanya untuk pengamanan pada hari H melainkan untuk mengantisipasi pergerakan-pergerakan sebelum dan sesudah aksi. Kalau enggak salah hampir dua minggu untuk satu kegiatan. Seminggu sebelum dan seminggu setelah hari H kami waspadai,’’ ujarnya. Karena biaya pengamanan tersebut telah menyedot kas Polri, Tito mendorong DPR sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam fungsi penganggaran (budgeting) dapat melakukan komunikasi perihal pengajuan tambahan dana Polri kepada Menteri Keuangan. Ia mengungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyetujui penggelontoran biaya pengamanan Rp 90 miliar. (kmb4)

Hargai Purnawirawan Dari Hal. 1

Dia menegaskan, penangkapan dua purnawirawan TNI -- Kivlan Zein dan Adityawarman Thaha -- telah sesuai aturan. ‘’Kami menghargai purnawirawan, kami tidak menarget latar belakang, tetapi ini masalah hukum. Semuanya juga sudah kami komunikasikan dengan TNI,’’ kata Tito. Hingga saat ini, tiga tokoh masih ditahan yaitu Sri Bintang Pamungkas, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara Jamran, dan Ketua Komando Barisan Rakyat

Rizal Izal. Penangkapan terhadap Sri Bintang karena yang bersangkutan sempat mengantarkan surat ke pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPRRI) untuk menggelar sidang istimewa meminta agar MPR mencabut mandat Presiden Jokowi. Surat itu kemudian menjadi dasar Polri menangkap dan menahan dengan tuduhan makar. Pengacara Rachmawati Soekarnoputri mengatakan kliennya belum siap menjalani pemeriksaan terkait kasus

dugaan makar karena masih dalam pemulihan kesehatan. ‘’Bu Rachmawati masih pemulihan kesehatan dan memang belum siap untuk kembali diperiksa,’’ kata pengacara Rachmawati Soekarnoputri, Aldwin Rahadian, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin kemarin. Aldwin menyatakan Rachmawati akan bersikap kooperatif mengikuti proses pemeriksaan jika kondisinya sudah pulih. ‘’Akan siap. Kooperatif untuk mengikuti pemeriksaan dan akan klarifikasi semua,’’ ujarnya. (kmb4/ant)

kita saksikan bersama, aksi (doa bersama) berlangsung aman, tak ada pengerahan massa ke DPR, istilahnya gagal total. Hasilnya semua aman,’’ kata Tito. Ia menjelaskan, penangkapan 11 orang menjelang aksi damai itu berlangsung, juga salah satu kunci keberhasilan meredam upaya pengerahan massa ke kompleks gedung parlemen. ‘’Gerakan yang melakukan aksi kekerasan didorong dengan tokoh-tokoh utama sudah ditangkap dari subuh, jadi yang di lapangannya bubar,’’ kata Tito.

cekatan dalam mengamankan aksi yang menjadi pembicaraan dunia itu. ‘’Sekian juta orang bagaimana lamanya waktu untuk menertibkan, tapi aparat bisa melakukannya dengan cepat,’’ ujarnya. Tito sendiri mengakui bahwa kegiatan tersebut berjalan konsisten meskipun massa melimpah ruah. ‘’Kegiatannya berlangsung konsisten. Saya sebenarnya memberi kesempatan acara hingga jam 4 sore, tetapi hebatnya mereka tidak sampai jam 4,’’ ujarnya. Salah satu kesuksesan pengendalian massa adalah berkat pengeras suara yang disediakan oleh polisi. ‘’Titik pengendalian massa, melalui speaker, sehingga kami yang menyiapkan speaker agar tidak terlalu banyak suara. Selain itu, magnet utamanya ada di panggung, sehingga saya berdialog dengan mereka dari sana,’’ kata Tito. (kmb4)

Penggerakan Massa

Dari Hal. 1

‘’Kalau dipelintir keluar di media sosial, bapak-bapak paham betul kekuatan media sosial, mohon maaf, bagaimana sadisnya medsos bisa membalikkan semua,’’ kata Tito dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR, Jakarta, Senin (5/12) kemarin. Alasan itulah yang menurutnya membuat Polri memutuskan menangkap para aktivis pada Jumat pagi supaya tidak sampai ada upaya penggerakan massa. ‘’Berbahaya sekali, karena itu kita atur penangkapan subuh karena agar tidak ada waktu untuk menggulirkan dan ‘menggoreng-goreng’ (untuk) membangkitkan massa besar,’’ ujarnya. Ia mengatakan, penangkapan itu dilakukan karena polisi tidak ingin ada gangguan terhadap agenda acara doa bersama yang pesertanya berasal dari berbagai penjuru Indonesia. ‘’Mereka datang meminta proses hukum Basuki Tjahaja Purnama yang di opini mereka sudah menistakan agama. Mereka melakukan ibadah, kami tidak ingin mengganggu kesucian ibadah sehingga kami melakukan penangkapan untuk mengamankan agenda itu,’’ katanya. Tito juga menegaskan akibat penangkapan aktivis tersebut menyebabkan rencana pengerahan massa ke gedung DPR-RI pada 2 Desember silam gagal total. ‘’Seperti yang

Cepat Tanggap Komisi III DPR-RI mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berhasil mengamankan jalannya doa bersama pada Jumat, 2 Desember. ‘’Kami mengapresiasi setinggitingginya. Luar biasa sekali. Massa jutaan, begitu banyak,’’ kata Wakil Ketua Komisi III Benny K. Harman. Polri juga menuai pujian dari perwakilan fraksi-fraksi yang hadir pada rapat itu, seperti anggota Komisi III Fraksi Partai Golkar Adies Kadir, yang menilai Polri cepat tanggap mengamankan jalannya kegiatan itu. ‘’Kami bangga pimpinan Polri cepat tanggap dan turun langsung bersama masyarakat untuk berbaur mengamankan Ibu Kota,’’ katanya. Anggota Komisi III Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Hasrul Azwar menganggap aparat keamanan sangat

Tim SAR Dari Hal. 1

‘’Sebagai ayah dari AKP Tonce saya mengharapkan jenazahnya dibawa pulang ke Soe, biar kami sebagai keluarga melihat anak kami itu,’’ kata Alex Manao kepada Antara, Senin kemarin. Ia mengaku sangat kehilangan anaknya yang lahir 4 April 1980 dan menjadi korban pesawat Kepolisian RI di wilayah Perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. (ant)

Selasa, 6 Desember 2016 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Melayani Dengan Cinta Kasih (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi

07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Krisna Karna 08:00 Wita Education On Bali TV 08:35 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Gatra Praja 10:05 Wita Lejel Home Shopping 10:30 Wita Yowana Magz

11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:05 Wita Dharma Wacana Melayani Dengan Cinta Kasih (3) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Lejel Home Shopping

14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Lila Cita 15:30 Wita Education On Bali TV 16:05 Wita Upakara 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Ulun Suwi, Penaga,

Landih-Bangli 17:30 Wita Taman Sari TK Hindu Yowana Widya Mandala (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali

20:30 Wita Lipsus: Pertanian 21:00 Wita Bali Channel 21:30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wita Taksu Gst. Ngr. Artawan, Generasi Topeng Tugek Carangsari 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini

22:05 Wita Lila Cita Prembon Dukuh Suladri Ambara Swara Kerti (4) 23:00 Wita Lila Cita Calonarang Sumerta Denpasar (6) 24:00 Wita Closing

Sakuni Buat Nakula Pingsan, Akhirnya Lari dari Pertempuran

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KEHILANGAN keretanya, Prativindhya yang saleh akhirnya berdiri dengan busur di tangan. Dia bertarung dengan putra paduka, Duhsasana, dengan menebarkan anak-anak panah tak terhitung jumlahnya. Duhsasana menunjukkan kelincahan tangannya yang hebat, dengan memotong busur Prativindhya. Adik Duryodhana itu membuat menderita musuhnya yang tanpa busur dengan 10 batang panah. Setelah melihat saudara mereka, Prativindhya dalam penderitaan, kemudian saudarasaudaranya dan semua prajurit kereta perkasa itu menyerbu tidak sabarnya ke tempat kekuatan pasukan besar itu. Dia kemudian naik kereta Sutasoma yang gemerlapan. Setelah mengambil busur lainnya, oh raja, melanjutkan menyerang putra paduka. Kemudian banyak prajurit dari pihak paduka, didampingi sebuah kekuatan pasukan besar, menyerbu tidak sabaran dan mengelilingi putra paduka untuk menyelamatkannya. Kemudian sebuah pertempuran dahsyat dimulai antara pasukan-pasukan paduka dan Pandava pada saat tengah malam. Suasananya menjadi sangat me-

nakutkan. Perang malam hari itu menambah penduduk pada kerajaannya Dewa Yama. Sanjaya berkata, ‘’Nakula terlibat memukul kelompok paduka, putra Suvala Sakuni. Dalam kemarahannya menyerbu dengan sangat cepat, dan menyapanya, ‘’Tunggu! Tunggu!’’ Masing-masing saling memarahi satu dengan lainnya. Keduanya menginginkan membantai satu dengan lainnya. Masing-masing pahlawan itu saling menyerang satu dengan lainnya, dengan panah-panah yang dilepaskan dari busur-busur mereka, yang mereka tarik dengan rentangan paling penuh. Putra Suvala menunjukkan ukuran keterampilan, yang sama seperti ditunjukkan Nakula. Keduanya menyerang menggunakan anak-anak panah terbaiknya. Oh raja, mereka kelihatan tampan seperti sepasang landak dengan duri-duri di atas tubuh mereka. Baju zirah masing-masing dipotong memakai panah-panah yang ujungnya lurus dengan sayapsayap keemasan. Masing-masing bermandikan darah merembes dari tubuhnya. Kedua prajurit itu kelihatan gemerlapan sebagai ksatria-ksatria pilih tanding. Seperti dua pohon kalpa indah dan

berkilauan, atau seperti dua pohon kinsuka sedang berbunga. Sungguh, oh raja, kedua pahlawan pada pertarungan itu saling menyerang dengan panah-panah saktinya. Kelihatan tampan seperti sepasang pohon salmali yang banyak durinya. Mereka menatap dengan pandangan miring satu sama lainnya. Dengan mata yang dilebarkan dalam kemarahan, pojok-pojoknya menjadi merah. Tampak berambisi saling menghanguskan satu dengan lirikanlirikan yang tajam. Saudara ipar paduka, digairahkan kemarahannya. Sambil tersenyum beberapa saat, menyerang putra Madri itu pada bagian dada dengan sebuah anak panah berkait yang ujungnya tajam. Terluka parah oleh bidikan saudara ipar paduka, hal itu membuat Nakula terduduk di teras keretanya. Dia pun menjadi pingsan. Setelah melihat musuhnya tak perdaya di atas keretanya, Sakuni menjadi bangga, karena lawannya dalam penderitaan. Sakuni, kemudian mengeluarkan sebuah raungan keras. Teriakannya seperti awanawan pada akhir musim panas. Setelah mendapatkan kembali kesadarannya, Nakula sekali lagi menyerbu melawan putra Suvala.

Tampak semangat Nakula seperti sang Penghancur itu sendiri. Mulutnya tampak terbuka dengan garangnya. Meradang dengan kemarahannya, oh banteng keturunan Bharata, dia menyerang Sakuni dengan 60 batang anak panah, lalu melanjutkan dengan 100 batang panah panjang, yang diarahkan pada pusat dadanya Sakuni. Dia kemudian memotong busur Sakuni dengan anak panah yang masih terpasang di sana menjadi dua keping persis pada pegangannya. Kemudian setelah memotong menjadi tiga keping tiang bendera

Sakuni, hal itu menyebabkan Sakuni, terjatuh ke tanah. Selanjutnya, menyerang paha Sakuni dengan panah-panah tajam yang ditempa sangat baik. Nakula putra Pandu itu menyebabkan dia terjatuh di teras keretanya. Sakuni pun memeluk tiang benderanya, seperti seorang sedang jatuh cinta memeluk kekasihnya. Setelah melihat saudara ipar paduka terkulai dan kehilangan kesadarannya, oh paduka yang tanpa dosa, sais keretanya dengan cepat membawa Sakuni menjauh dari medan pertempuran. (bersambung)

Sloka 11.16 Aneka-bahudara-vaktra-netram pasyami tvam sarvato ‘nanta-rupam nantam na madhyam na punas tavadim pasyami visvesvara visva-rupa Rikaulah Tuhan dari semuanya ini. Kulihat tangan-tangan dan dada dada-Mu dalam bentuk yang beraneka ragam, tetapi tak kulihat bagian tengah-Mu atau permulaan dan akhirnya.


16 Pages

230 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

L O N A A T I E R N I N T

st.com. http://epaper.in

Tuesday,

ts Slow Pos nd ‘Moana’ Top ing Weeke Thanksgiv Million With $28.4 r 6, 2016

Tuesday, Decembe

- “Moaof the LOS ANGELES to the top the na” sailedbox office for weekend. domestic advensecond consecutive animated The Disney up $28.4 million to ture picked stateside haul its to push $119.9 million. in

rnationalbalipo

r 6, 2016

Decembe

only common

cause appeared officials.

proposed and reforms pull the might would settle, ‘’People by the new president recession. But befinish Brazil.” out of deep have met before theyfaith in other human economy those reforms President are losing added. instead, protests, she protested his popusignificant

ings,” people an es- with has seen took whosedisgust with elected to Around 15,000 Michel Temer and the economic according of protesters dis- to be represented a cross-section Brazil. police; they larity plummet,to be worsening. 6 They in Sao Paulo, thousands fractured express for are of an increasingly supporting the timate from military - Tens of Sunday to crisis appearsContinued to page have a number those JANEIRO Brazil on at what they say some held said they did not in Rio de Janeiro. addition to RIO DE in cities across ns also be heard from investigation, and outrage and prosecutors In News can 40,000 people corruption for the removal demonstratio at Global to the streets the judges public corruption in “Bali Image” from 9.30 and leaders At least another of other cities signs calling 96.5 gust with ’ attempts to muzzle for the came out in scores es and office of the president Radio FM am. Listen to the capital including estimates conglomerat Some called lawmakersthose crimes. now until 10.00 FM at http:// to president around Brazil, as in Congress. Global Radio ten2myby the construction according pursuing of a former charges. Still , known Brasilia, published dressed in jailing politicians. of police many corruption a return to from military has shocked Protesters, The investigation Brazil’s flag, portal. yellow of artery in Sao Car Wash, scale of cor- facing were advocating G1 news after former green and a major char- the Many hoped that beach Operation both for the and for the others rule. was immassed along who have said Brazilians has revealed along Copacabana to see military Dilma Rousseff it from office “I want people Paulo and Janeiro. Other protests President the country,” removed of the judiciary many the ruption politics where a 67-year-old peached and in Rio de in cities aroundwore commitment acter running Brazilian in a country s act with Regina Medeiros,banner that read: earlier this year, were held a demonstratorsupport it throughrich and powerful parties who held in the country. Many held banners who has feel s also retiree, finish with political judge T-shirts or “Let’s demonstration Moro, the investigation impunity. But Sunday’s group of protesters g of Sergio led a hard-chargin united a motley scheme involving several into a kickback oil company, the national

at globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

faced much The weekNot that “Moana” competition. tends to be the way of Thanksgiving end after for the movie business in keepa slow one edition wasThe only and this year’s that tradition. “Incarnate,” ing with release, major new many tickets, earning of its failed to sell and falling short to $5 million $2.6 million $4 million expected a scienopening. centers on enters who “Incarnate” Eckhart) boy to tist (Aaron an 11-year-old horof the mind an evil spirit. The from rid him of the latest offering conMoloshok ror film iswhich is trying to REUTERS/Danny orchesat the BH Tilt, costs by (R) pose marketing Cravalho “Moana” tain distribution targeted Studios’ (L) and Auli’i trating morefor certain theatrical Johnson Animation U.S., November Dwayne used digital Walt Disney campaigns “Incarnate” better reach Actors premiere of in Hollywood, California, releases. world Fest to try to earned and debuted as a part of AFI advertising legacy has lead horror fans, Portman’s the president’s younger screens, substantially 14, 2016. studio the limited raves for NatalieOscar buzz. It also most on 1,700 than spot was and $5 One bright of Fox Searchlight’s performance in five theaters, fewer theaters across. It cost strong business for a $55,000 at First Lady release debut movies unfurl The look to put did produce. drama up $275,000(rtr) million to a faith-basedgrossed “Jackie.” Kennedy’s efforts that picking average. “Believe,” per-screen pageant, loca- Jacqueline for Jack Kennedy on a funeral husband and cemented about a Christmas from 639 her a quiet $602,519Releasing backed honored tions. Freestyle Jl. D.Tamblingan the film. Sanur

You can

ional Bali

find Internat

Thousands protest corruption, support judiciary in Brazil

on,

corrupti s protest Thousand iciary in Brazil jud support online: http://www.inte

Post at:

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

REUTERS/Pilar

a beach

Thousands

gather during

a protest

against

corruption

at the Copacaban

in Rio de

Janeiro,

Brazil, December

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

Olivares

4, 2016.

SELASA KLIWON, 6 desember 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Manggis, ’’Si Hitam Manis’’ yang Tembus Pasar Dunia

SEBANYAK 36 kelompok tani dari Tabanan mengembangkan pertanian manggis. Satu kelompok yang terdiri dari 40-100 petani tersebut dinaungi oleh PT Raja Manggis Sejati berhasil menembus pasar internasional. Manggis yang berasal dari Bali tersebut ditanam di dua kecamatan di Tabanan yaitu Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat dengan luas lahan 950 hektar. Hal itu diungkapkan Jro Putu Tesan, owner PT Raja Manggis Sejati, pada acara Agrinesia 2016 di Inna Grand Bali Beach, Sanur, belum lama ini. Menurut Jro Putu Tesan, Tabanan telah masuk sebagai kawasan pengembangan manggis nasional oleh Kementerian Pertanian sejak tahun 2004. Para petani tersebut memiliki kebun yang telah teregistrasi dan setiap kelompok tani disediakan tempat pengolahan manggis sementara. Setelah itu, baru kemudian dibawa ke STA (sub terminal agribisnis) untuk dilakukan pengolahan terakhir sebelum diekspor. Perusahaan tersebut telah berjalan sejak tahun 2004, yang pada awal mulanya di tahun 1992, di daerah tersebut mengalami kelebihan manggis (over supply). Bahkan dalam satu musim manggis, kelompok tani di daerah tersebut bisa kelebihan hingga 1.000-2.000 ton dalam

sebulan. Hanya, pada waktu itu, kelompok petani manggis di sana belum ada yang mengatur. Sejak mendapat binaan dari Kementerian Pertanian dibentuklah sub terminal agribisnis. ‘’Kita mulai mengikuti program registrasi kebun karena kebun harus mempunyai nomor registrasi dan memenuhi standar. Akhirnya dibuat suatu perusahaan karena dulu manggis kita pernah ditolak di Cina garagara dianggap mengandung kadmium,’’ tuturnya. Akhirnya dibuatlah pengelompokan buah manggis berdasarkan asal petaninya, kelompok mana dan nomor kebun untuk memastikan apakah manggis tersebut telah memenuhi standar operasional atau belum sehingga jika terjadi permasalahan di

tingkat buyer akan mudah ditelusuri. Untuk menjaga kontinuitas pasokan, pihaknya juga mengambil dari daerah lain. Di Indonesia, ada tiga wilayah penghasil manggis terbesar di dunia yaitu Bali, Jawa Barat dan Kalimantan Barat. ‘’Bali memiliki tren manggis terbaik di dunia. Walaupun harga manggisnya agak mahal karena Bali daerah pariwisata, tetapi rasanya beda. Di Bali kebanyakan pertanian organik, jadi otomatis rasanya juga beda,’’ bebernya. Jro Putu Tesan menambahkan, manggis Bali yang awalnya hanya dipasarkan di dalam negeri kini bisa menembus pasar dunia atau menjadi komoditi ekspor memiliki perjalan yang cukup panjang sejak 20 tahun lalu.

Ia yang awalnya pedagang kaki lima bersama orangtuanya perlahan-lahan bertemu dengan pembeli dari luar dan melakukan ekspor sedikit demi sedikit. ‘’Teman lain juga begitu. Tidak langsung bisa ekspor, tidak langsung menuju pasar dunia,’’ ungkapnya. Buah manis perjalanan panjangnya itu, pada tahun 2015-2016, 4.000 ton buah manggis diekspor per bulan dengan ketahanan buah manggis bisa sampai satu bulan. Hal itu dapat tercapai karena teknologi ramah lingkungan dan sesuai SOP yang diterapkannya dari sejak penanaman hingga pengolahan akhir. ‘’Masing-masing perusahaan ada SOP-nya. Cara panen, pascapanen dan pengolahan, semuanya ada prosedurnya,’’ imbuhnya. Tak hanya berhasil dalam pemasaran, kelompok tani di daerah tersebut juga berhasil menciptakan manggis variestas baru dan sudah diakui yang dinamakan Manggis Palasari Serasi. (may)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bali Post/dok

EKSPOR – Manggis, salah satu jenis buah lokal Bali yang sukses menembus pasar ekspor.

Kotak Resmi Luncurkan ’’Long Live Kotak’’ BAND rock Kotak resmi meluncurkan album ketujuh berjudul ‘’Long Live Kotak’’. Peluncuran album tersebut juga menandai kembalinya Kotak dengan formasi lengkap yakni Tantri, Cella dan Chua. Grup yang sudah berdiri 12 tahun itu mengungkapkan bahwa album ketujuh ini melalui proses sangat

panjang hingga selesai dikerjakan. ‘’Ini album yang sangat lama pembuatannya, kita workshop di Bali. Pas selesai workshop, saya melahirkan dilanjut cuti hamil dan panjang banget prosesnya,’’ kata Tantri saat peluncuran album di Kemang, Jakarta Selatan, baru baru ini.

Meski lama dari segi produksi, ‘’Long Live Kotak’’ digadang sebagai album yang matang. Menurut Cella, banyak eksplorasi yang ditonjolkan, baik dari segi m u s i k maupun lirik. Ter-

masuk menyajikan suara dari dirinya dan Chua yang biasanya hanya menjadi tugas Tantri sebagai vokalis. ‘’Album paling the best dari kita. Kita eksplorasi dan keluarkan yang banyak orang belum tahu, sampai masingmasing bikin lagu dan nunjukin b a k a t

lain,’’ jelasnya. Aroma hard rock dan glam rock sangat terasa di tiap lagu. Temanya pun berbeda, ini yang menjadi kepuasan di album terbaru tersebut. Album ketujuh Kotak ini berisikan sebelas lagu di antaranya ‘’Tanah Airku’’, ‘’Teka Teki’’, ‘’Haters’’, ‘’Mati Rasa’’, ‘’Merah Putih’’, ‘’Pesta’’ dan lainnya. (pik)

BERSAMA - Peserta kunjungan dari Komisi VIII DPRRI ke FKUB Bali melakukan foto bersama di akhir kunjungannya, Senin (5/12) kemarin.

FKUB Bali Dikunjungi Komisi VIII DPR-RI

FORUM Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali semakin sering mendapat kunjungan dari sejumlah komponen masyarakat. Setelah sempat dikunjungi FKUB lainnya di Indonesia, Senin (5/12) kemarin FKUB Bali kembali mendapat kehormatan dengan dikunjungi jajaran Komisi VIII DPR-RI. Rombongan DPR-RI dari Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan penanggulangan bencana ini berjumlah 14 orang dengan empat staf pendamping, dipimpin Hj. Ledia Hanifa Amaliah, S.Si., M.PSi.T. dari F-PKS. Mereka diterima di Puri Denbencingah, Jalan Pulau Adi Denpasar yang juga merupakan kediaman pribadi Ketua FKUB Bali Ida Panglingisir Agung Putra Sukahet. Turut hadir dalam kesempatan itu Kakanwil Kemenag, Kesbagpol Provinsi Bali, Biro Kesra, Forpela (Forum Perempuan Lintas Agama) dan Fogimala (Forum Pemuda Lintas Agama). Dalam kesempatan itu, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet mengatakan, intensifnya FKUB Bali menerima kunjungan guna mendapatkan kiat-kiat untuk membangun harmonisasi antarumat beragama di Indonesia bukanlah tanpa alasan, karena memang Bali dianggap berhasil menangani kasuskasus besar yang terkait isu SARA, utamanya persoalan kehidupan beragama. Nilai kebersamaan, manyamabraya sudah tumbuh dan berkembang sejak zaman kejayaan Bali di pemerintahan Kerajaan Dalem Waturenggong. Nilai tersebut memiliki spirit serta tatanan nilai tinggi dalam merawat kebinekaan dalam wadah NKRI. Terlebih, Bali merupakan tujuan kunjungan wisatawan nasional dan internasional. Dalam pertemuannya dengan Komisi VIII DPR-RI, Ida Panglingsir Agung yang juga Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia menyampaikan 15 poin pokok-pokok pikiran yang menyangkut kedudukan agama dalam NKRI sesuai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sesi diskusi, muncul pertanyaan seputar pendirian tempat ibadah dan kekuatan Bali untuk mewujudkan harmonisasi serta kerukunan di Pulau Bali. Pertanyaan itu dijawab tuntas oleh majelis-majelis agama yang hadir. Kunjungan itu diakhiri dengan santap siang bersama, tukar cenderamata dan foto bersama. (kmb12/k100)

Tantowi Yahya Ditunjuk Jadi Dubes

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah menggelontorkan 23 nama baru untuk mengisi jabatan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI). Dari 23 nama itu, salah satunya adalah Tantowi Yahya yang merupakan politikus Partai Golkar. Tantowi pun sudah mendengar kabar jika dirinya akan mengisi Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington. Anggota Komisi I DPR-RI itu menyatakan pengajuan menjadi dubes merupakan usulan dari partainya. ‘’Saya jalur nomor dua. Usulan parpol. Diusulkan Partai Golkar untuk dipertimbangakan Presiden sebagai calon dubes. Alhamdulillah, Presiden menyetujui itu,’’ kata Tantowi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini. Tantowi menjelaskan, jalur pencalonan dubes itu ada tiga jalur. Pertama, melalui Kementerian Luar Negeri. Kedua, melalui jalur partai dan ketiga rekomendasi dari Presiden sendiri. ‘’Presiden punya hak memilih siapa pun yang pantas untuk jadi kepala perwakilan RI di negara sahabat,’’ imbuhnya. Tantowi mengaku siap jika harus menduduki posisi tersebut. Namun, semuanya harus dilalui melalui fit and propper test, termasuk ke-23 nama calon dubes lainnya. ‘’Penugasan menjadi pejabat tinggi negara itu penugasan partai. Kita sebagai kader harus laksanakan seperti apa yang ditugaskan karena kita prajurit,’’ ujarnya. (pik)

Bali Post/ist

Kotak Band

KESEHATAN Plasenta Akreta

Kasus Kehamilan yang Langka KASUS plasenta akreta merupakan kasus kehamilan yang langka. Dalam satu bulan terakhir ini, ada dua kasus plasenta akreta yang ditemukan di Bali, tepatnya di Gianyar. Kasus ini termasuk langka karena hanya terjadi pada 1 berbanding 70.000 ibu hamil, sedangkan data penelitian yang lama terjadi pada 1 berbanding 540 ibu hamil. Plasenta akreta adalah kondisi plasenta atau ari-ari melekat kuat di rahim hingga menembus otot rahim. Ada tiga jenis plasenta akreta yang terjadi yaitu akreta, inkreta dan pankreta. Kejadian tersebut terjadi karena ada beberapa faktor risiko seperti hamil terlalu tua di atas 35 tahun atau hamil terlalu muda di bawah 20 tahun. ‘’Faktor usia itu 2-5 kali lebih berisiko terjadi plasenta akreta,’’ jelas dr. I Gusti Ngurah Made Bayuningrat, Sp.OG., M.M., Cht., dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi RSIA Puri Bunda, Senin (5/12) kemarin. Pada wanita yang usianya terlalu tua terjadi kehamilan, kata Bayuningrat, sirkulasi darah pada bagian atas rahim kurang. Padahal, normalnya plasenta tumbuh di bagian atas atau samping. Pada kehamilan usia tua, sirkulasi darah lebih banyak ke bagian bawah rahim yaitu mulut rahim sehingga

plasenta pun akan tumbuh ke bawah dan dapat menutupi jalan lahir atau mulut rahim, disebut plasenta tumbuh ke bawah (plasenta previa). Selain itu, faktor risiko lain yaitu jarak anak sebelumnya dan berikutnya yang terlalu dekat. ‘’Kalau jarak anak sebelumnya dan anak berikutnya kurang dari dua tahun, ini bisa berisiko terjadinya akreta,’’ imbuh dokter yang juga dosesn di Fakultas Kedokteran Unwar ini. Selain itu, terlalu banyak anak dan riwayat persalinan cesar ada kecenderungan terjadi akreta. ‘’Ketika jumlah anak lebih dari empat, masuk dalam kategori grande multipara, siap-siap berisiko ini (akreta),’’ ujarnya. Terjadinya pelekatan ari-ari/ plasenta yang sangat kuat pada rahim menyebabkan ketika persalinan, ari-ari tidak keluar. Sementara pada persalinan normal (tidak terjadi akreta), setelah bayi keluar kemudian dalam waktu 30 menit ari-ari akan keluar. Namun pada kasus akreta, ari-ari tidak keluar dalam waktu 30 menit atau dalam waktu satu jam. Jika hal itu terjadi, maka dicurigai mengalami plasenta akreta dan harus segera dilakukan operasi karena ibu mengalami perdarahan hebat. ‘’Tindakannya, kalau gagal dilepaskan, maka

rahim harus diangkat untuk menghentikan perdarahan,’’ ujar Bayuningrat. Untuk dapat mengetahui kondisi kehamilan, katanya, sangat penting melakukan pemeriksaan kehamilan dengan ultrasonografi (USG) dengan tingkat radiasi yang aman. ‘’Salah satu cara untuk menemukan kasus ini, untuk mengetahui ditembus enggak membran basalnya, ditembus enggak ototnya, ditembus enggak serosanya, kalau itu ditembus semua, harus melahirkan cesar. Boleh saja persalinan normal, tapi ari-ari jangan dipaksakan lahir normal, bahkan kalau melengketnya kuat, diamputasi rahimnya, diangkat. Itu bahayanya, makanya saya bilang ini kasus jarang tapi kalau ada akibatnya fatal ketika perlengketannya tidak bisa kita lepaskan,’’ bebernya. Jika ari-ari dipaksakan keluar dengan cara ditarik, rahim akan ikut tertarik ke bawah dan membuatnya menjadi posisi terbalik, disebut inversio. Bahkan, kasus akreta dapat menyebabkan ibu meninggal. Setiap ibu hamil memiliki risiko, namun ibu hamil bukan orang sakit. ‘’Maka dari itu, ada istilah magantung bok akatih. Setiap menolong persalinan ibu hamil, kita selalu waspada,’’ katanya mengingatkan. (may)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 06 Desember 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu