Skip to main content

Edisi 05 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 18 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa pon, 5 september 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Kemiskinan di Bali Meningkat

Dana Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi Kemiskinan di Bali kini berada di angka 4,25 persen atau meningkat dari sebelumnya 4,15 persen. Kendati upaya pengentasan kemiskinan terus dilakukan, namun angka kemiskinan dipastikan tetap selalu ada. ‘’Tidak mungkin kemiskinan itu dihilangkan karena standarnya dinaikkan terus. Kalau umpama sekolah, dulu NEM 5 bisa dapat sekolah, sekarang dinaikkan 7 baru dapat. Itu model penanggulangan kemiskinan. Jadi, kemiskinan terus ada tapi kesejahteraannya terus dinaikkan,’’ ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana di Denpasar, Senin (4/9) kemarin. Lihadnyana memastikan tidak ada kabupaten ataupun desa di Bali yang termasuk dalam kategori tertinggal,

kendati angka kemiskinan meningkat menjadi 4,25 persen pada bulan Maret 2017 sesuai data Badan Pusat Statistik. Menurutnya, angka itu merupakan tingkat kemiskinan makro lantaran didapat dari survei lewat 1.441 sampel yang dianggap mewakili seluruh Bali. Sementara angka kemiskinan yang riil atau mikro mesti didasarkan pada sensus by name by address. ‘’Data kemiskinan yang dirilis setiap enam bulan oleh BPS kegunaannya adalah untuk mengukur apakah kebijakan pemerintah itu sudah tepat. Kalau data makro lebih didorong untuk kemampuan daya beli, kemampuan pengeluaran masyarakat,’’ jelasnya. Lihadnyana menambahkan, tingkat kemiskinan makro salah satunya ditekan dengan cara mengendalikan harga.

Dalam hal ini menjadi jugas TPID untuk menjaga angka inflasi agar tidak meningkat. Kalau inflasi meningkat, maka harga-harga pun meningkat yang menyebabkan daya beli masyarakat turun. Selain itu, program pemprov dan pemerintah pusat juga harus disinergikan. Khususnya terkait bantuan dana desa. ‘’Sedapat mungkin dana desa itu tidak lari ke kota agar berputar di desa itu, sehingga pemanfaatannya lebih banyak untuk padat karya. Kalau padat karya berarti yang bekerja kan masyarakat desa,’’ terangnya. Menurut Lihadnyana, keberadaan dana desa cukup efektif untuk mempersempit kesenjangan antarpenduduk di desa. Hal. 19 Lapangan Pekerjaan

Menlu Bertemu Suu Kyi, Hentikan Kekerasan Harus Jadi Prioritas

Mahasiswa Kurang dari 1.000

Perguruan Tinggi agar Merger

Jakarta (Bali Post) – Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi melakukan pertemuan dengan State Counsellor Myanmar Daw Aung San Suu Kyi. Menlu Retno melakukan pertemuan dengan Daw Aung Suu Kyi membahas bantuan kemanusiaan untuk Rakhine State, demikian keterangan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri, Senin (4/9) kemarin. Belum ada keterangan lebih jelas terkait pembicaraan antarkeduanya. Sebelum bertemu Suu kyi, Retno Marsudi bertemua Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior U Min Aung Hlaing. Dalam pertemuan itu, Retno menyampaikan bahwa penurunan ketegangan di Rakhine State harus menjadi prioritas pemerintah Myanmar. Hal. 19 Otoritas Keamanan

Surabaya (Bali Post) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta agar perguruan tinggi (PT) atau kampus dengan jumlah mahasiswa kurang dari 1.000 untuk menggabungkan diri dengan kampus lain (merger). ‘’Kampus yang jumlah mahasiswanya kurang dari 1.000 wajib merger dengan kampus lainnya,’’ ujar Nasir usai memberi kuliah perdana di Universitas Nadhlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Senin (4/9) kemarin.

”Penggabungan ini juga bertujuan agar perguruan tinggi itu menjadi sehat, karena sebagian besar kampus kecil itu tidak sehat keuangannya.” Mohamad Nasir Menristekdikti

Jumlah perguruan tinggi yang memiliki mahasiswa yang kurang dari 1.000, lanjutnya, berjumlah lebih dari 2.000-an perguruan tinggi. Kemristekdikti mendorong agar kampus tersebut untuk bergabung dengan kampus lainnya, agar lebih solid dan mampu

mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas. ‘’Penggabungan ini juga bertujuan agar perguruan tinggi itu menjadi sehat, karena sebagian besar kampus kecil itu tidak sehat keuangannya,’’ jelasnya. Hal. 19 Kualitas PT

Kasus E-KTP

Farhat Sebut Istri Setnov Temui Elza Retno Lestari Priansari Marsudi

Masinton Siap Ditahan

Bawa Koper Pakaian ke KPK Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR-RI Masinton Pasaribu terlihat mendatangi Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/9) kemarin. Politisi dari PDI Perjuangan ini memasuki markas lembaga antikorupsi itu sambil membawa koper hitam. Kepada wartawan yang menanyakan maksud kedatangannya, Masinton mengatakan ingin bertemu Ketua KPK Agus Rahardjo. Ia mengaku ingin menanyakan secara langsung pernyataan Agus Rahardjo tentang pengenaan pasal Obstructions of Justice atau pasal mengenai upaya menghalangi proses penyidikan KPK terhadap Pansus Angket KPK. Hal. 19 Proses Penyidikan

Jakarta (Bali Post) – Pengacara Farhat Abbas menyebut bahwa istri Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) pernah meminta untuk bertemu Elza Syarief terkait dengan kasus KTP-elektronik (eKTP). ‘’Apa dapat informasi dari Elza Syarif terkait komunikasi beliau dengan seseorang melalui aplikasi WhatsApp?’’ tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Luki Dwi Nugroho dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/9) kemarin. ‘’Ya ada, pada saat proses itu dipanggil melalui WhatsApp, waktu itu ingin bertemu dengan Ibu Elza. Istrinya Pak Ketua Umum Golkar, hanya ketemu saja Pak,’’ jawab Farhat. Farhat menjadi saksi untuk terdakwa anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani yang didakwa memberikan keterangan yang tidak benar dengan sengaja mencabut semua keterangannya yang pernah diberikan dalam BAP penyidikan dalam kasus korupsi e-KTP. ‘’Realisasinya apakah bertemu?’’ tanya ketua majelis hakim Frangkie Tumbuwun. ‘’Ketemu juga akhirnya Pak, hanya memang sepertinya ada sesuatu untuk membicarakan persoalan itu. Tapi belakangan mungkin diBAP berubah lagi seolah ada untuk urusan lain, begitu pak, tapi saya

tidak ikut campur ke situ,’’ jawab Farhat. Farhat menceritakan hal itu sesuai dengan penuturan Elza Syarief kepada dirinya selaku pengacara Elza. Terhadap keterangan Farhat, Miryam mengatakan Farhat banyak berbohong. ‘’Keterangan saksi ini di BAP secara rinci dan keterangannya dari Bu Elza dan media massa. Saya rasa dia tidak tahu kebenarannya apakah benar atau tidak, jadi saya rasa banyak keterangan tidak benar yang disampaikan di sini. Jadi Farhat Abbas mohon dijadikan tersangka seperti saya memberikan keterangan yang tidak benar,’’ kata Miryam. ‘’Ibu mengatakan seperti ibu semudah mencabut BAP di persidangan,’’ ungkap Farhat menimpali. Dalam perkara ini, Miryam didakwa memberikan keterangan yang tidak benar dengan sengaja memberikan keterangan dengan cara mencabut semua keterangannya yang pernah diberikan dalam BAP penyidikan yang menerangkan antara lain adanya penerimaan uang dari Sugiharto dengan alasan pada saat pemeriksaan penyidikan telah ditekan dan diancam oleh 3 orang penyidik KPK, padahal alasan yang disampaikan terdakwa tersebut tidak benar. Hal. 19 Tidak Pernah

Bali Post/ant

BERI KESAKSIAN - Pengacara Farhat Abbas memberi kesaksian pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/9) kemarin.

Divonis 8 Tahun

Patrialis Bersikeras Tak Bersalah Jakarta (Bali Post) – Mantan hakim Konsitusi Patrialis Akbar bersikeras bahwa ia tidak bersalah meski telah divonis delapan tahun karena terbukti menerima suap 10 ribu dolar AS dan Rp 4,043 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). ‘’Saya mengatakan dalam pembelaan saya, saya tak salah, sekarang hakim mengatakan saya salah. Saya sekarang tak mau memberikan penilaian karena ini otoritas hakim untuk memutuskan. Saya menyerahkan semuanya kepada Yang Mahakuasa Allah SWT untuk menilai mana yang benar mana yang tidak,’’ kata Patrialis usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/9) kemarin. Patrialis dalam perkara ini divonis delapan tahun ditambah denda Rp 300 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti pidana

kurungan selama 3 bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar 10 ribu dolar AS (Rp 133 juta) dan Rp 4,043 juta subsider enam bulan kurungan. Vonis itu lebih rendah dibanding dengan tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang meminta agar Patrialis divonis 12,5 tahun penjara ditambah dengan Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. ‘’Saya ini tak makan uang negara, tidak makan uang fakir miskin, tidak makan uang bansos dan tidak makan uang rakyat. Anda bayangkan orang-orang yang makan uang negara, yang mengembalikan uang negara puluhan miliar berapa hukumannya. Coba anda kompensasi sendiri dengan akal sehat dengan saya yang tak makan uang negara dan itu pun dalam perbedaan pandangan antara saya dan hakim. Saya sekali lagi tak ingin menilai putusan hakim, saya hanya serahkan ke masyarakat

apa yang sebenarnya terjadi dalam diri saya,’’ ungkap Patrialis. Patrialis mengaku bahwa hukuman yang ditimpakan ke dirinya adalah sebagai cara Tuhan agar ia dapat memperbaiki diri. ‘’Saya punya kesalahan masa lalu, akumulasi kesalahan itu agar saya kembali ke jalan Allah. Jadi ini saya yakini takdir dalam perjalanan hidup saya. Saya diingatkan dengan cara begini bukan tiba-tiba dengan ajal saya dijemput dan saya tetap punya komitmen membantu negara ini. Sekali lagi saya katakan kita punya ujian, cobaan dan musibah,’’ tambah Patrialis yang dalam sidang didampingi oleh istri dan anak-anaknya. Atas putusan itu, Patrialis menyatakan pikirpikir selama tujuh hari apakah menerima atau mengajukan banding terhadap putusan. Hal. 19 Jaksa Banding

Patrialis Akbar

Bali Post/ant


denpasar

2

Selasa Pon, 5 September 2017

figur

Bali Post/dok

Ekstra Hati-hati

SETELAH menunggu cukup lama, kini siswa Sekolah Dasar (SD) yang sudah menyelesaikan pendidikannya dipastikan segera mendapatkan ijazah. Menyusul blangko ijazah yang dipesan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar sudah datang. Bahkan blangkonya sudah dikirim ke masing-masing sekolah dan dalam proses penulisan. Dikonfirmasi Senin (5/9) kemarin, Kepala Disdikpora Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan, semua blangko ijazah SD sudah tersalurkan ke masing-masing sekolah. Namun pihaknya berharap petugas yang menuliskan ijazah harus ekstra hatihati. Pasalnya, jumlah blangko yang dikirim sesuai jumlah yang dipesan. Artinya, sedapat mungkin agar bisa menghindari kesalahan penulisan. “Kami sudah sempat menyampaikan pesan kepada masingmasing kepala sekolah untuk teknis penulisan. Saya juga sudah minta untuk hatihati, karena blangko ijazah terbatas,” kata mantan Kadis Pariwisata ini. Ia mengakui, keterlambatan pembagian ijazah ini akibat blangko yang diterima tidak sesuai dengan yang digunakan saat ini. Karena ada jenisjenis ijazah yang dikeluarkan pusat. “Kita seharusnya memerlukan blangko ijazah K-13 dengan Kurikulum 2013. Tetapi yang dikirim lain, yakni blangko ijazah Kurikulum 2006,” jelasnya. Dikatakan, sejatinya perbedaan antara ijazah K-13 dengan ijazah Kurikulum 2006 atau yang dikenal dengan KTSP hanya pada penggunaan mata pelajarannya saja. Misalnya, pada blangko lama (2006) untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan tertulis Pendidikan Kewarganegaraan saja. Sedangkan pada blangko ijazah K-13 ditambah dengan Pancasila, sehingga menjadi Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila. “Kalau untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak ada masalah. Semua bisa dipakai,” katanya.(ara)

Kepala Pedagang Buah Ditebas

Denpasar (Bali Post) Kasus penebasan terjadi di Jalan Tukad Badung X, Denpasar Selatan pukul 12.30 Wita, Senin (4/9) kemarin. Korbannya pedagang buah, Syarif (49), yang mengalami luka parah di kepalanya. Pelakunya tiga pria tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Sanglah oleh warga. Berdasarkan keterangan warga di TKP, korban berasal dari Madura, Jawa Timur. Saat itu pedagang buah keliling ini berhenti di TKP, tepatnya di depan proyek bangunan. “Kejadiannya begitu cepat. Pelaku naik dua motor langsung turun dan menyerang koban. Waktu itu korban dalam posisi duduk,” kata warga setempat. Serangan mendadak itu membuat korban kaget dan berusaha mengelak dari tebasan pedang pelaku. Melawan dua orang yang bersenjata pedang membuat korban tidak berdaya. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di kepala dan di punggung kiri. Warga yang melihat kejadian itu langsung berteriak. Mendengar teriakan itu, pelaku langsung kabur. Korban bersimbah darah langsung dilarikan ke RSUP Sanglah. Setelah menerima laporan kejadian itu, anggota Polsek Denpasar Selatan dan Polresta Denpasar langsung meluncur ke TKP. Hingga saat ini, petugas masih memeriksa saksi-saksi dan berupaya mengungkap motifnya. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Bangkit Dananjaya saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Saat ini sedang dilacak pelaku dan motifnya. “Anggota kami sedang meminta keterangan korban di rumah sakit. Selain itu, penggalian informasi di TKP juga dilakukan,” tegasnya. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PEMKAB MINTA PEDAGANG SEMBAKO PATUHI HET BERAS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

KERAJINAN – Sejumlah warga Kota Denpasar tengah menyelesaikan pembuatan hiasan lampu dari kerang. Kerajinan kulit kerang ini dipasarkan dengan harga yang bervariasi, tergantung ukuran dan kerumitan motifnya.

Terlibat Paedofilia, Pendiri Yayasan Ditangkap

Denpasar (Bali Post) -

Tim Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renata) Direktorat Reskrimum Polda Bali menangkap pendiri sekaligus ketua yayasan berinisial NS (47), Selasa (15/8) lalu. NS diduga terlibat kasus paedofilia di salah satu yayasan pemerhati anak di Karangasem dan memiliki cabang di Singaraja dan Gianyar. Korbannya berinisial MK, BD, M dan RW. Saat kejadian korban berusia 13 tahun. Dikonfirmasi Senin (4/9) kemarin, Kasubdit IV Renata AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini didampingi Kasubdit Penmas AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi mengatakan pelaku melakukan pencabulan empat orang anak sejak tahun 2007 sampai 2016. Menurut Alit Saparini, sebenarnya ada satu anak lagi yang dirayu oleh pelaku tetapi gagal karena berontak. Selanjutnya anak tersebut menceritakan kejadian itu kepada pengurus yayasan dan langsung dilaporkan ke Polda Bali. Berdasarkan laporan itu, Tim Renata melakukan penyelidikan mulai Juni lalu.

Empat anak laki-laki yang menjadi korban langsung d i r e h a b i l i t a s i s a m b i l d i mintai keterangan oleh petugas dibantu psikiater. Setelah lama dibujuk dan dirayu, akhirnya korban mau berterus-terang bahwa selama ini mendapat perlakuan tidak senonoh dari NS. ‘’Selain di yayasan, pelaku pernah juga melakukan perbuatan itu di sebuah penginapan di Denpasar. Kasus pencabulan dilakukan berulang-ulang jika ada kesempatan,’’ tegasnya. Alit Saparini mengungkapkan, aksi bejat pelaku itu dilakukan sejak korban berusia 13 tahun atau duduk

Bali Post/eka

PAEDOFILIA - Polisi menggelar tersangka paedofilia beserta barang buktinya di Mapolda Bali, Senin (4/9) kemarin. di bangku SMP. Mereka mengaku terpaksa melayani NS karena diancam dikeluarkan dari yayasan. Pasalnya, mereka dari keluarga kurang

mampu. ‘’Para korban diperlakukan istimewa oleh pelaku, dibandingkan anak-anak lainnya. Mereka dibelikan HP dan uang untuk beli pulsa tiap

bulan Rp 50 ribu. Selain itu, mereka dibelikan pakaian, televisi serta jam tangan. Barang-barang tersebut sudah disita sebagai barang bukti,’’ ungkapnya. Tersangka NS ditangkap di sebuah yayasan di wilayah Karangasem. Saat diperiksa, pelaku yang sudah punya istri dan empat anak ini mengaku memang memiliki ketertarikan dengan anak-anak. Perilaku seksual menyimpang pelaku ini muncul dari tahun 2007. Menurut Alit Saparini, kondisi psikologis para korban saat ini mulai membaik. Sedangkan aktivitas di yayasan tetap berjalan. ‘’Yayasan tersebut didirikan beberapa orang, termasuk pelaku,’’ ujar Alit Saparini. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Mobdin Eks Dewan akan Diserahkan ke BPKAD

Denpasar (Bali Post) – Sejumlah mobil dinas (mobdin) eks anggota DPRD Denpasar sampai saat ini masih parkir di gedung dewan. Mobil-mobil jenis Inova dan dua unit Avanza ini akan diserahkan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Denpasar. Termasuk penggunaannya nanti, bukan lagi menjadi kewenangan Sekretariat Dewan. Pelaksana tugas (Plt) Sekwan Kota Denpasar Putu Gede Dharma Wiyasa mengatakan hal itu, Senin (4/9) kemarin. Menurut Dharma Wiyasa, sejumlah anggota dewan sudah mengembalikan mobil yang sebelumnya pinjam pakai.

Sedikitnya sudah ada 35 orang anggota dewan yang sudah menyerahkan mobdinnya ke Setwan Kota Denpasar. “Kami akan serahkan mobil ini ke BPKAD. Untuk siapa dan dinas mana, nanti dia (BPKAD - red) yang mengaturnya. Mungkin tergantung dengan keperluan di masing-masing OPD,” katanya. Gunawan menambahkan, pengembalian mobdin ini menyusul turunnya PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Dalam PP itu diatur tentang perolehan dana tunjangan transportasi. Anggota dewan tidak bisa mengambil kedua fasilitas itu dalam

waktu yang bersamaan. Artinya, bila sudah mendapat mobdin, maka tidak boleh lagi menerima tunjangan transportasi. Demikian pula jika tidak dapat mobdin, maka dewan mendapat dana tunjangan transportasi. Sejumlah anggota dewan yang ditemui mengaku sudah mengembalikan mobil dinasnya. Seperti yang disampaikan A.A. Ngurah Gede Widiada. Politisi NasDem ini mengatakan sudah menyerahkan mobil dinasnya ke Setwan. “Kita taat pada aturan. Jadi mobdinnya sudah kita kembalikan,” ujarnya. Sebelumnya anggota dewan lainnya, A.A. Susruta Ngurah Putra juga mengatakan sudah mengembalikan mobdin

yang diperolehnya per 7 Agustus 2017 lalu. Karena sesuai aturan yang ada, kini pihaknya sudah mendapat jatah uang transportasi. Ketua Fraksi Hanura DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana bahkan menyambut baik jika mobil dinas yang selama ini diberikan akan ditarik kembali. Mengingat sudah ada dana tunjangan transportasi. Baginya tidak masalah jika pemerintah menarik mobil dinas yang selama ini digunakan. “Kami akan diberikan dana tunjangan transportasi, kan bisa digunakan untuk mencicil beli mobil. Dalam setahun kan bisa lunas, setelah itu mobil menjadi milik sendiri,” katanya. (kmb12)

’’Solusi’’ Bali Atasi Kemacetan

ADA usulah bernada guyon terkait solusi penanganan macet di Bali. Apa itu? Pemerintah Jepang sebaiknya melarang ekspor atau mengembargo produk otomotifnya ke Indonesia, khususnya Bali. Apa mungkin? Usulan agak nyeleneh dan bercanda ini muncul saat diskusi informal empat mahasiswa Universitas Tottori Jepang di Kantor Bali Travel News, Senin (4/8) kemarin. Diantar pembimbingnya, Joji Sugimoto, mereka adalah Tsumugi Nishimura, Erika Yoneshiro dan Aoto Watanabe. Mereka kuliah di Fakultas Ilmu Sains. Seorang lagi, Kazutaka Sato, adalah mahasiswa Fakultas Teknik. Mereka sudah berada di Bali sejak sepuluh hari lalu. Sudah banyak objek wisata yang mereka kunjungi. Seperti Pantai Kuta, Sanur, Ubud, Tanah Lot dan lainnya. Ini adalah kedatangan mereka yang pertama ke Pulau Dewata ini. Mereka tahu tentang Bali kebanyakan dari browsing internet. Dalam benak mereka, Bali adalah pulau kecil dengan pantainya yang indah, kebudayaannya yang tinggi dan unik, serta masyarakatnya yang ramah. ‘’Saya ta-

kut dengan kondisi lalu lintasnya yang padat,’’ ujar Kazutaka Sato. Ia hanya tertawa mengetahui bahwa hampir semua produk kendaraan negaranya ada di jalan raya. Dari mobil sampai sepeda motor. ‘’Semestinya dipikirkan juga bagaimana mengoptimalkan bus dan kereta api serta moda transportasi yang sifatnya massal,’’ katanya. Masyarakat Bali juga dianjurkan lebih menyukai berjalan kaki atau bersepeda ketimbang menggunakan kendaraan bermotor untuk menempuh jarak yang relatif dekat. Sama seperti orang Jepang yang suka jalan kaki. Selain masalah transportasi, anak kuliahan ini juga menyoroti sampah yang mereka temui di beberapa tempat wisata. Juga soal keberadaan air bersih. ‘’Kami punya pulau kecil, Okinawa namanya. Sama seperti Bali, budayanya juga unik dan pantainya indah,’’ ujar Erika Yoneshiro. Jadi, kalau sudah mengetahui dengan mata kepala sendiri tentang kondisi Bali, apakah masih mau datang lagi? ‘’Mau, budayanya unik. Indah,’’ kata Tsumugu Nishimura.

Bali Post/kmb

AKRAB - Mahasiswa Universitas Tottori Jepang nampak akrab saat berkunjung ke Kantor Bali Travel News, Senin (4/8) kemarin. Cuma, lanjut mereka yang masih belia dan baru semester pertama dan kedua ini, apa yang mereka katakan

bisa dijadikan masukan bagi pemerintah untuk membangun Bali yang lebih baik lagi. (pal)


BADUNG

Selasa Pon, 5 September 2017

3

Pemkab Minta Pedagang Sembako Patuhi HET Beras Mangupura (Bali Post) – Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 soal batasan maksimal harga beras mulai disosialisasikan di Kabupaten Badung. P e m e r i n t a h s e t e m p a t m e m i n t a p ara pedagang sembako mematuhi peraturan tersebut. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana mengatakan, dalam Permendag mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di wilayah Bali, seperti beras medium dipatok Rp 9.450 per kilogram dan beras premium Rp 12.800 per kilogram. Kebijakan ini telah disosialisasikan kepada para pedagang sembako di wilayahnya. “Harganya harus sesuai dengan ketentuan Permendag beras dan kami melakukan pengawasan. Apalagi di Denpasar juga ditemukan beras yang dioplos, harus terus gencar untuk melakukan pengawasan beras di Badung,” ujar Karpiana, Senin (4/9) kemarin. Menurut Karpiana, digerebeknya pedagang beras oplosan di Penatih, Denpasar disikapi dengan melakukan monitoring. Mereka langsung mengecek pedagang beras di Badung mulai dari takaran, isi, distribusi dan kelancaran di pasaran. “Kami terus gencar melakukan monitoring pedagang beras di Badung. Selain beras, juga mengecek gas elpiji 3 kilogram. Kami langsung melakukan pengawasan di Badung, setelah ditemukan ada takaran beras yang kurang,” katanya. Selain melakukan pengawasan di pasar tradisional dan modern, birokrat asal Cemagi ini juga melakukan pemantauan ke sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Badung sambil membawa timbangan untuk menimbang jatah beras yang mereka beli di koperasi. “Tujuannya, timbangan beras tidak ada kekurangan. Namun dari hasil pengawasan kami, di Badung sementara tidak ada masalah,” ujarnya. Karpiana menegaskan, pihaknya telah rutin mengelar pasar murah saat menjelang hari raya, seperti Galungan. Program ini untuk membantu masyarakat seraya menyosialisasikan bahwa harga beras saat ini harus sesuai HET. “Nanti akan diselenggarakan pasar murah sambil rutin melakukan sosialisasi. Apalagi nanti kami ada pasar murah. Di sana kami langsung bisa sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya. (kmb27)

Atasi Masalah Perparkiran

Desa Adat Diharapkan Sediakan Lahan

Mangupura (Bali Post) Kurangnya lahan parkir bahkan tidak adanya lahan parkir representatif di Tanjung Benoa membuat kawasan tujuan wisata bahari itu semakin semrawut. Hal ini mengakibatkan banyak kendaraan wisatawan yang harus diparkir di bahu jalan. Bahkan tidak jarang ada juga yang nekat parkir di atas trotoar. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan selalu terjadi di sepanjang Jalan Pratama. Dikonfirmasi Senin (4/9) kemarin, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung A.A. Rai Yuda Dharma mengakui pihaknya belum bisa menyediakan lahan parkir untuk mengatasi masalah tersebut. Ia tidak menampik, ketiadaan fasilitas parkir yang representatif itu memang menjadi persoalan utama dalam mengurai kemacetan di wilayah Tanjung Benoa. Rai Yuda Dharma berharap nantinya ada kerja sama dengan pihak desa adat setempat untuk mengatasi persoalan tersebut. Apabila memang ada lahan yang bisa digunakan, pihak desa adat diminta agar segera mengajukan atau mengusulkannya kepada Pemkab Badung. “Nanti agar pemerintah sendiri yang memutuskan, apakah akan dibeli atau disewa. Yang jelas, prosesnya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku melalui instansi yang menangani pertanahan. Memang di kawasan Tanjung Benoa itu ketersediaan lahan parkir kurang. Kami berharap adanya kerja sama dari tokoh masyarakat setempat,” ujarnya. Selain dipengaruhi oleh kurangnya lahan parkir, kata Rai Yuda Dharma, kemacetan juga dipengaruhi karena tak ada jalur alternatif. Ditegaskan, kondisi Jalan Pratama sebagai satu-satu jalan ke Tanjung Benoa kini tak mampu lagi menampung lonjakan volume kendaraan yang masuk ke wilayah tersebut. Oleh karena itu, selain menyiapkan lahan parkir yang representatif, pihaknya juga mengharapkan adanya jalur alternatif. “Untuk mengatasi masalah kemacetan di sana diperlukan adanya jalan lingkar sebagai jalur alternatif, mengingat menuju ke Tanjung Benoa memang tidak ada jalan alternatif. Jalan keluar masuk hanya satu. Mudah-mudahan, jalan lingkar segera bisa terwujud, sehingga masalah kemacetan segera teratasi,” katanya penuh harap. Terkait pengadaan tempat parkir dan jalan lingkar yang membutuhkan proses panjang, kata Rai Yuda Dharma, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Untuk jangka pendek pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan lurah dan camat serta instansi teknis terkait. “Kondisi seperti ini diperlukan sinergitas untuk mencari solusinya. Tidak semata-mata hanya Dishub saja, tapi diperlukan pemikiran bersama yang terkait baik dari konteks kewilayahan maupun kewenangan,” katanya. Untuk meminimalkan kemacetan, Rai Yuda Dharma mengharapkan kesadaran pengendara agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir. Sementara kepada para pengusaha, ia mengimbau agar lebih tertib dalam mengatur kendaraan dan memarkir kendaraannya. (kmb23)

PENINGKATAN - Kedatangan wisatawan mancanegara melalui Bandara Ngurah Rai mengalami peningkatan signifikan.

Bali Post/kmb23

3,5 Juta Wisman Masuk Bali Melalui Bandara Ngurah Rai Cina Masih Mendominasi Mangupura (Bali Post) Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) yang melalui Bandara Ngurah Rai terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data keimigrasian, sampai Juli 2017, sebanyak 3,5 juta wisman masuk Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Angka ini naik sebesar 22,18 persen dibanding tahun 2016. Menurut General Manager

Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Senin (4/9) kemarin, dari jumlah keseluruhan tersebut, wisatawan asal Cina masih mendominasi peningkatan signifikan ini. Yakni sebesar 25 persen atau sekitar 896 ribu. Selama dua tahun terakhir, Cina memang menempati posisi wisatawan tertinggi yang datang ke Bali. Sedangkan wisatawan Australia berada di posisi kedua yaitu

632 ribu atau 18 persen dan di urutan ketiga adalah wisatawan berkewarganegaraan India sebanyak 234 ribu atau tujuh persen. “Tahun 2017 ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai ditargetkan untuk mendatangkan 5,58 juta wisman. Melihat catatan kami hingga Juli lalu, artinya capaiannya hampir 64 persen. Apabila melihat pertumbuhan yang terus meningkat secara signifikan, kami percaya

bisa memenuhi target tersebut,” ujarnya . Yanus Suprayogi menambahkan, optimisme ini juga didukung oleh besarnya minat maskapai asing untuk masuk ke Bali. “Bulan lalu kami untuk pertama kali menerima penerbangan Mehan Air dari Teheran, Iran. Bali adalah destinasi pertama di Indonesia yang disasar oleh Mehan Air,” katanya.

Yanus Suprayogi menegaskan, tren wisatawan asal Timur Tengah saat ini juga mengalami peningkatan. Tahun ini secara persentase mengalami peningkatan dua kali lipat atau 100 persen dibandingkan tahun lalu. “Tahun 2016 periode Januari sampai Juli ada 17 ribu lebih, tahun ini 35 ribu. Sepertinya ini dampak positif dari kunjugan Raja Arab Saudi ke Bali, Maret lalu,” ujarnya. (kmb23)

diperkuat. Seperti infrastruktur RS harus memadai, tenaga kerja harus memprioritaskan warga Badung dan yang terpenting harus mampu memberikan pelayanan secara baik kepada masyarakat Badung,’’ jelasnya. Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui pemerintah tengah fokus pada rencana pembangunan rumah sakit di Kuta Selatan, yang rencananya mengambil tempat di Ungasan. Tahun 2018 mendatang, detail engineering design (DED) rumah sakit tersebut akan dibuat. ‘’Untuk kerja sama dengan Unud, masih dimungkinkan

asalkan kasus hukumnya telah selesai atau berkekuatan hukum tetap. Kerja sama dengan Unud bisa difokuskan untuk rumah sakit pariwisata bertaraf internasional,’’ ujarnya. Pejabat asal Pecatu ini mengaku menerapkan prinsip kehatihatian dalam mengambil keputusan kerja sama, termasuk dengan Rumah Sakit Pendidikan Unud. ‘’Persyaratan legal formal tetap kita utamakan. Prinsip kehatihatian adalah hal yang utama. Terkait rencana kerja sama dengan Rumah Sakit Unud memang masih kita kaji dan belum diputuskan,’’ tegasnya. (kmb27)

Berkasus, Dewan Minta Eksekutif Pertimbangkan Kerja Sama Pembangunan RS

Mangupura (Bali Post) –

Kasus proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Universitas Udayana (Unud) ternyata belum tuntas. Belakangan ini, dugaan korupsi di RS yang rencananya untuk Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata kembali mencuat. Jajaran wakil rakyat di Kabupaten Badung pun bereaksi melihat kondisi itu. Sebab, pemerintah setempat telah menjalin kerja sama dalam mewujudkan RS tersebut. Terlebih, kasus ini telah bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra meminta eksekutif mempertimbangkan kembali kerja sama

tersebut, bahkan membatalkan rencana tersebut. Sebab, kasus dugaan korupsi tengah bergulir di persidangan Tipikor Jakarta. ‘’Kami minta rencana kerja sama dengan Rumah Sakit Unud itu dikaji ulang. Kalau bisa dibatalkan saja (kerja sama – red). Jangan pemerintah bekerja sama dengan pihak berkasus,’’ kata Nadi Putra, Senin (4/9) kemarin. Politisi Golkar ini berharap Pemkab Badung membangun

rumah sakit secara mandiri. Apalagi, Badung dari segi anggaran sangat mampu untuk merealisasikan hal itu. Pemerintah bisa mengambil lokasi lain, seperti lokasi yang sudah disiapkan adalah di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan. Dikatakan, lokasi ini cukup strategis untuk dijangkau oleh masyarakat Badung Selatan. ‘’Kaji ulang, atau kalau tetap bekerja sama MoU-nya harus jelas dan syarat-syaratnya harus

Dua Mayat WNA Ditemukan Terbakar Mangupura (Bali Post) Warga Perumahan Puri Gading 2 Blok F1, Jimbaran, Kuta Selatan dikagetkan dengan kepulan asap di rumah nomor 6, Senin (4/9) kemarin. Rumah tersebut ditempati warga negara asing (WNA) yang berasal dari Jepang yakni Matsuba Nurio (laki-laki berusia 73 tahun) dan Matsuba Hiroko (perempuan berusia 70 tahun). Menurut seorang sumber sesuai keterangan dari Lukman Faik (39), pedagang tahu yang beralamat di Perum Puri Gading Jalan Palm Sari, Kuta Selatan, Senin kemarin sekitar pukul 11.00 Wita Lukman Faik datang ke rumah korban karena ada janji diajak makan siang dan mengambil papan tulis. Sebelum datang ke sana, Lukman sempat menelepon korban tapi handphone-nya tidak bisa dihubungi. Kemudian Lukman datang ke rumah korban dan setibanya di sana ditelepon lagi

tapi tidak bisa. Setelah itu, Lukman mengetuk pintu garasi tapi tidak ada jawaban. Lukman melihat rumah bagian atas atau lantai dua tampak gosong seperti habis terbakar dan meminta tolong kepada tetangga korban untuk menelepon klian setempat, Wayan Aman, dan langsung melapor ke Pospol Jimbaran. “Beberapa menit kemudian, anggota Polsek Kutsel tiba di TKP,” kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Hasil olah TKP, dua kamar tidur di lantai dua terbakar, satu kamar mandi di lantai bawah terbakar. Satu mayat berada di bawah springbed sudah terbakar, satu mayat lagi berada di sampingnya yang ditumpuk dengan kayu terbakar. Selain itu, ditemukan ceceran darah seperti terseret dari kamar mandi lantai dua sampai di kamar tempat korban terbakar.

Sementara dari keterangan rekan korban, Nakiri Akiri Mayumi (45) asal Jepang beralamat di Jalan Palm Sari, Puri Gading, Jimbaran pada Sabtu (2/9) lalu ia bertemu dengan kedua korban di TKP. Saat itu korban sempat menawarkan makan roti. Setelah satu jam ngobrol, Nakiri pulang ke rumahnya. Selanjutnya, Senin pukul 11.00 Wita suami Nakiri datang ke rumah korban dan melihat kepulan asap di lantai dua. Melihat keadaan tersebut, Nakiri langsung ditelepon oleh suaminya dan diberi tahu rumah korban terbakar. Selanjutnya Nakiri langsung menuju rumah korban. Ia mencoba menghubungi handphone korban tetapi tidak aktif. Kasubbag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo mengatakan, laporan lengkap dari Polsek Kutsel belum ada. “Mungkin masih olah TKP,” tegasnya. (kmb36)

Bali Post/kmb36

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan dua mayat terbakar.

Ungkapan Apresiasi kepada Nasabah, BNI Peringati Hari Pelanggan

BINGKISAN - Merayakan Hari Pelanggan Nasional, BNI memberikan kejutan menarik berupa bingkisan dan kudapan ringan bagi nasabah setianya yang bertransaksi di seluruh outlet BNI, Senin (4/9) kemarin

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI turut merayakan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh setiap tanggal 4 September. Kali ini, BNI memberikan kejutan menarik berupa bingkisan dan juga kudapan ringan bagi nasabah setianya yang bertransaksi pada Senin (4/9) kemarin di seluruh outlet BNI. Seperti yang tampak terlihat di banking hall BNI Cabang Renon, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT Putu Bagus Kresna secara langsung menyapa dan melayani nasabah yang sedang bertransaksi dan memberikan bingkisan hadiah yang dikemas menarik. ‘’Di Hari Pelanggan Nasional ini, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang baik, efisien dan memuaskan bagi semua nasabah BNI,’’ ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, BNI juga memberikan sosialisasi penggunaan digital produk yaitu

Unikqu dan BNI Mobile Banking. Upaya memperkenalkan Unikqu ini merupakan salah satu langkah BNI dalam mengajak masyarakat untuk bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai serta untuk menyukseskan program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang digelorakan oleh Bank Indonesia. Langkah ini juga merupakan salah satu upaya BNI dalam meningkatkan literasi keuangan di masyarakat sesuai dengan program Laku Pandai yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, saat ditemui di area banking hall BNI Renon, kemarin, Margaretha yang tinggal di seputaran Padangsambian, Denpasar menunjukkan hadiah lucky draw yang diterimanya setelah bertransaksi pembukaan rekening di customer service. ‘’Saya sangat nyaman bertransaksi di BNI karena petugasnya ramah, ruangannya dingin dan dapat

hadiah lagi hari ini,’’ ungkapnya sambil tersenyum. Putu Bagus Kresna juga menambahkan bahwa visi BNI menjadi Lembaga Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja, senantiasa diterapkan oleh segenap insan BNI dalam menjaga hubungan baik dengan nasabah sebagai stakeholder dalam memenuhi kebutuhan perbankannya. ‘’Nasabah adalah pusat aktivitas dari seluruh layanan BNI dan ini adalah komitmen kami,’’ lanjutnya. Pelayanan kepada nasabah secara optimal merupakan salah satu langkah BNI dalam meningkatkan kualitas bisnisnya, sehingga menghasilkan kinerja korporasi yang memuaskan. Salah satu bukti atas kinerja BNI yang signifikan adalah dengan terpilihnya BNI sebagai The Best Performing Bank untuk Bank Kategori Buku IV dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Award 2017. (bns1)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Selasa Pon, 5 September 2017

’’Orientation Day International Students Bank BRI Bagi-bagi Gift kepada Nasabah Batch 2’’ Universitas Warmadewa Peringati Hari Pelanggan Nasional

DALAM rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September, Bank BRI menyapa para nasabahnya dengan penuh kehangatan. Hal tersebut dilakukan oleh unit kerja BRI di seluruh Indonesia, termasuk Kantor Wilayah BRI Denpasar yang membawahi Provinsi Bali, NTB dan NTT, Senin (4/9) kemarin. Mengenakan pakaian khas daerah setempat, para teller dan customer service BRI terlihat hangat dan ramah melayani para nasabah yang memenuhi banking hall. Tidak seperti hari biasanya, pada Hari Pelanggan Nasional kali ini seluruh pimpinan unit kerja BRI ikut serta menyambut para nasabah. Pemimpin Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi berkesempatan menyapa dan membagi-bagikan gift kepada para nasabah Bank BRI yang sedang bertransaksi di Kantor Cabang BRI Kupang. Suasana serupa juga terlihat di Banking Hall Kantor Cabang BRI Renon, Gajah Mada dan Tabanan. Para Wakil Pemimpin Wilayah BRI Denpasar menyapa dan membagibagikan gift kepada 20 nasabah yang sudah memenuhi banking hall sejak pukul 08.00 Wita. Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional BRI Denpasar Arif Wicaksono mengatakan, hal ini sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih Bank BRI kepada para nasabah yang telah mempercayakan transaksinya kepada Bank BRI. Dalam kesempatan tersebut, Bank BRI juga menyediakan snack (makanan kecil) kepada para nasabah yang tengah menunggu antrean. Untuk memberikan layanan prima secara konsisten kepada para nasabah, Bank BRI se-

BAGI GIFT - Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional BRI Denpasar Arif Wicaksono (kiri) membagikan gift kepada nasabah BRI. lalu melakukan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, seperti mengembangkan e-Banking BRI, menambah e-Channel BRI, menambah jaringan Agen BRILink dan unit kerja Bank BRI serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam rangka mengurangi antrean yang dapat menyita waktu nasabah, Bank BRI mengedukasi nasabah untuk memaksimalkan penggunaan e-Banking BRI seperti Mobile Banking BRI dan Internet Banking BRI yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi dalam genggaman hanya dengan bantuan smartphone. Tidak hanya itu, e-Channel BRI dengan teknologi tinggi saat ini telah tersebar di seluruh Indonesia. Khusus untuk wilayah Bali-Nusa Tenggara, Bank BRI didukung oleh 1.327 mesin ATM, 110 Mesin CRM, 3 Mesin SSB (Self

Service Banking) dan 4.033 EDC Merchant. Selain penambahan E-Channel, Bank BRI siap melayani nasabah dengan dukungan 601 Unit Kerja yang tersebar di wilayah Bali-Nusa Tenggara yang terdiri atas 31 Kantor Cabang, 27 Kantor Cabang Pembantu, 21 Kantor Kas, 6 Temporary Outlet, 296 BRI Unit, 184 Teras Pasar, 42 Teras Keliling dan 3 E-Buzz. Jumlah unit kerja yang selalu bertambah setiap tahunnya, ditambah kehadiran 8.291 agen BRILINK, BRI optimis dapat memberikan layanan terbaik hingga ke pelosok wilayah BaliNusa Tenggara. Hal lainnya yang juga selalu menjadi perhatian BRI, yakni pengembangan SDM. Bank BRI selalu memberikan pelatihan khusus kepada para Teller dan Customer Service untuk selalu konsisten memberikan layanan excellent kepada nasabah. (ad204)

Lomba Sekolah Sehat

SMKN 5 Denpasar Dinilai Tim Provinsi

DI SMKN 5 - Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Bali tiba di SMKN 5 Denpasar. LOMBA Sekolah Sehat yang digelar pemerintah daerah telah memasuki tahap penilaian tingkat provinsi. Senin (4/9) kemarin, Tim Penilai Sekolah Sehat tingkat Provinsi Bali melakukan penilaian di SMKN 5 Denpasar. Sekolah ini mewakili Kota Denpasar dalam lomba sekolah sehat tingkat Bali. Tim penilai terdiri atas berbagai unsur, meliputi pembina UKS, Kanwil Agama, Dinas Kesehatan, PMI, tim penggerak PKK serta instansi terkait lainnya. Kehadiran tim penilai di SMKN 5 diterima Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Wayan Gunawan mewakili Wali Kota Denpasat, Plt. Kepala SMKN 5 Drs. Wayan Sarjana, M.Pd., tim

pembina UKS Dentim, Komite SMKN 5, Camat Dentim dan unsur terkait lainnya. Wayan Sarjana mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya siap mengikuti penilaian UKS tingkat Provinsi Bali. Terlebih selama ini prestasi yang ditorehkan sekolah ini cukup banyak, mulai dari prestasi akademik hingga nonakademik seperti pencak silat. ‘’Saya kira Denpasar tepat memilih SMKN 5 ini sebagai wakil maju ke tingkat provinsi dalam lomba sekolah sehat,’’ ujarnya saat menerima tim penilai. Sementara itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Kadisdikpora

Wayan Gunawan mengungkapkan, sektor pendidikan dan kesehatan sangat perlu mendapat perhatian serius karena merupakan aset atau investasi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat dan berbudi luhur. Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan bisa digunakan untuk mengukur kemajuan pembangunan daerah. Dikatakannya, lomba sekolah sehat ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan nilai indeks pembangunan manusia di Kota Denpasar. Mewujudkan harapan ini, Pemkot Denpasar telah melakukan berbagai upaya, seperti pencegahan kanker melalui program Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), pemberian vaksin CA Cervik untuk semua siswa kelas I SMA, pembinaan kantin sehat, KTR, membentuk siswa peduli HIV/AIDS, serta berbagai bentuk penyuluhan. Di sisi lain, Ketua Pembina UKS Bali yang juga Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dalam laporannya yang diwakili anggota tim penilai Dra. A.A. Mahadewi Sadhaka yang juga Kasubag Pendidikan dan Kesehatan Biro Kesra Provinsi Bali mengungkapkan, melalui lomba sekolah sehat ini diharapkan muncul gagasan-gagasan atau ide kreatif dan inovatif di sekolah dalam meningkatkan peran UKS. Lomba ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam meningkatkan kesehatan peserta didik di sekolah. (ad213)

Hari Pelanggan Nasional

Manajemen Astra Motor Serahkan Motor ke Konsumen

MOMEN spesial dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional pada tanggal 4 September, Senin kemarin, dimanfaatkan oleh seluruh jaringan sepeda motor Honda Bali yang secara serentak ikut berpartisipasi dalam merayakannya. Astra Motor menyambut Hari Pelanggan yang diawali 2 September 2017 dengan turun langsungnya Manajemen Astra Motor Bali menyerahkan motor kepada konsumen, sebagai bentuk kedekatan untuk menyapa konsumen Honda. Menggunakan sepeda motor Honda, Manajemen Astra Motor beriringan bersama menuju ke rumah konsumen. Senyum bahagia dan haru terlihat di wajah Luluk Fauziyanti yang bekerja di salah satu skateboard store di kawasan By-pass Sunset Road. Ia tidak menduga Manajemen Astra Motor berkunjung dan berkenan mampir ke tempatnya bekerja. ‘’Saya memilih sepeda motor BeAT Street selain dipakai untuk aktivitas sehari-hari juga untuk touring. Ini sesuai dengan hobi saya, yakni panjat tebing,’’ tutur gadis kelahiran Jakarta ini. Lain lagi dengan Kresna Tudi Wijaya yang dikejutkan oleh ke-

SERAHKAN MOTOR – Manajemen Astra Motor menyerahkan sepeda motor kepada konsumen (kanan) dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional. hadiran Manajemen Astra Motor yang secara langsung menyerahkan kado spesial Hari Pelanggan. Selain untuk keperluan pribadi, motor Honda yang dimilikinya juga untuk keperluan bisnisnya selaku pengusaha rental motor. ‘’Saya menggunakan Honda karena di samping perawatannya mudah, ada layanan Honda Care yang sangat membantu ketika konsumen saya mengalami ken-

dala di jalan,’’ ungkapnya. ‘’Dengan semangat Satu Hati kami ingin memberikan beragam kejutan dan layanan istimewa sebagai wujud apresiasi bagi konsumen setia Honda. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen Bali yang memilih Honda sebagai alat transportasi mewujudkan mimpinya,’’ ungkap Ronaldo Widjaja selaku Region Head Astra Motor Bali. (bns2)

SEBANYAK 49 mahasiswa mancanegara mengikuti kelas internasional gelombang II Fakultas Sastra (Faksas) Universitas Warmadewa (Unwar). Kelas ini dilangsungkan selama satu semester, mulai 4 September hingga 22 Desember 2017. Para mahasiswa berasal dari Prancis, Finlandia, Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Belgia dan Swedia. Itu diterangkan Dekan Faksas Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. pada pembukaan Orientation Day International Students Batch 2 di ruang sidang Kesari Warmadewa, Denpasar, Senin (4/9) kemarin. Pembukaan kelas internasional merupakan realisasi dari visi Unwar berdaya saing dan kompetitif secara global pada 2034. Untuk mencapai visi tersebut, Unwar terus berupaya meningkatkan kualitas dan atmosfer akademik untuk go international dengan harapan pada gelombang berikutnya jumlah mahasiswa lebih baik dan banyak. Hal ini menjadi tantangan bagi Unwar untuk selalu memberikan layanan terbaik, baik bidang administrasi, kelas maupun para dosen pengajarnya. Menurut Nyoman Kardana, untuk menjadi dosen di kelas internasional tidak mudah. Ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi seperti harus memiliki kualifikasi akademik di bidang ilmunya masing-masing, dan yang sangat penting harus menguasai bahasa Inggris secara baik. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik tentunya program ini akan menjadi ikon Unwar.

Pelaksanaan kelas internasional sangat mendapatkan dukungan dari rektorat dan Ketua Yayasan Korpri. Dekan Faksas Unwar menambahkan, setiap mahasiswa di kelas internasional dapat memilih beberapa mata kuliah dari sembilan yang ditawarkan. Rata-rata setiap mahasiswa memilih 15 sampai 18 SKS dalam satu semester. Kredit yang telah didapatkan dalam kuliah di kelas internasional ini nantinya ditransformasikan kembali ke universitasnya masing-masing. Academic Director Asia Exchange Tuomas Kauppinen menyatakan bersemangat menjalin kerja sama kembali dengan Unwar dan ini akan menjadi semester yang baik bagi para mahasiswa internasional dari berbagai negara. Ia berharap para mahasiswa mendapatkan

pengetahuan tentang kebudayaan, latar belakang universitas serta mampu beradaptasi untuk semester dan kehidupan di Bali. Bali menjadi salah satu destinasi untuk pertukaran pelajar yang dimulai pada 2009 dengan Universitas Udayana. Adanya peningkatan permintaan untuk belajar di Bali membuat kerja sama diperluas, salah satunya dengan Universitas Warmadewa. Selain itu ada peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Eropa. ‘’Kami belum lama ini meluncurkan program Edunation, yang menargetkan sekitar 100 ribu mahasiswa belajar di Finlandia, termasuk mahasiswa dari Indonesia. Kami percaya Finlandia mempunya standar edukasi terbaik di dunia, sehingga akan sangat baik bagi pelajar di sini (Bali) menuntut ilmu di Finlandia,’’ ujarnya. (ad206)

KEGEMBIRAAN menyelimuti warga Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, di Banjar Kawan Tengah, Tampaksiring, Gianyar, saat dikunjungi Pande Istri Maharani Primadewi, Minggu (3/9) lalu. Kehadiran politisi yang akrab disapa Geg Rani ini untuk menyerahkan bantuan terkait rencana yayasan memberdayakan penyandang disabilitas untuk mendirikan (membuka) restoran. ‘’Komitmen kami untuk jangka panjang berupa pendampingan dan pelatihan. Sekarang kami

serahkan sejumlah peralatan seperti piring dan gelas untuk mengawali,’’ ujar Geg Rani usai menyerahkan bantuan kepada Ketua Yayasan Cahaya Mutiara Ketut Budiarta Baginya, langkah ini juga merupakan komitmen sebagai pengusaha yang mempunyai kepedulian sosial. Saat ini ia terlibat dalam pengelolaan Hotel Camplungsari dan Payogan di Ubud. Perhatian kepada penyandang disabilitas sebelumnya ditunjukkannya lewat pelatihan menjadi terapis spa, kemudian

ditampung sebagai pekerja hotel. ‘’Di mata Tuhan, kedudukan kita sama saja dan tidak dibedakan,’’ tegas Geg Rani. Menurut Budiarta, pendirian restoran itu merupakan rencana lama, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. ‘’Kami senang karena akhirnya ada yang membukakan jalan,’’ katanya. Keberadaan usaha itu sesuai dengan visi dan misi yayasan untuk berusaha mengembangkan keterampilan dan kemandirian warga. Yayasan Cahaya Mutiara memiliki asrama yang dihuni 16 warga dari 32 anggota yang berhimpun di yayasan tersebut. Di tempat itu juga terdapat fasilitas untuk pertemuan dan pelatihan serta kebun untuk bertani. Berbagai prestasi telah ditorehkan warga yayasan di bidang olahraga seperti angkat berat, atletik dan rugby. Budiarta menyebutkan, sampai kini kalangan disabilitas belum mendapat perlakuan yang semestinya di tempat-tempat umum, termasuk sekolah. Karena itu, ia berharap pemerintah memberikan perhatian khusus agar kondisi mereka tidak makin terpuruk. Apalagi mereka sebenarnya mempunyai potensi untuk berkembang dan berprestasi. (ad201)

ORIENTATION - Prosesi pembukaan Orientation Day International Students Batch 2 di Universitas Warmadewa, Denpasar, Senin (4/9) kemarin.

Geg Rani Bantu Penyandang Disabilitas Dirikan Restoran

TEMUI YAYASAN - Pande Istri Maharani Primadewi alias Geg Rani (kanan) menemui anggota Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, di Banjar Kawan Tengah, Tampaksiring, Gianyar.

RS BaliMed Kembali Gelar Seminar Kesehatan

Penanganan Kegawatdaruratan pada Bayi Baru Lahir RUMAH Sakit (RS) BaliMed menyelenggarakan Seminar Kesehatan ‘’Penanganan Kegawatdaruratan pada Bayi Baru Lahir’’, Sabtu (2/9) lalu. Seminar diikuti 100 peserta, yaitu dokter umum di puskesmas, klinik dan faskes (fasilitas kesehatan) primer. Sebagai pembicara adalah dr. A.A. Tri Yuliantini, M.Sc., Sp.A., dokter spesialis anak RS BaliMed. Tri Yuliantini menjelaskan tentang perjalanan bayi ke dunia mulai dari lahir hingga beradaptasi dengan dunia di luar kandungan. Dikatakannya, 100 persen bayi lahir perlu didampingi oleh seseorang atau tim ahli resusitasi. ‘’Dari sekian kelahiran, 10 persen bayi baru lahir butuh intervensi setingkat bag and mask ventilation untuk dapat bernapas saat lahir, dan 1 persen bayi lahir butuh intubasi sampai bantuan obat-obatan,’’ katanya. Jika berhasil beradaptasi dilanjutkan dengan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan dapat dirawat bersama ibunya. Kalau bayi gagal beradaptasi, harus dilakukan resusitasi hingga stabil. Prinsip STABLE harus sangat diperhatikan saat merujuk bayi baru lahir yang sakit. STABLE adalah Sugar safe (gula darah normal), Temperature (suhu normal), Airway (jalan napas terjaga, bila perlu pasang alat bantu napas), Blood preasure (sirkulasi baik), Laboratorium (pemeriksaan laboratorium) dan Emotional support (dukungan terhadap keluarga pasien). Oleh karena itu, faskes primer harus siap menangani kegawatdaruratan pada bayi baru lahir, terutama bayi yang gagal beradaptasi pascadilahirkan. Faskes primer mesti siap melakukan resusitasi. ‘’Persiapan sebelum resusitasi adalah melakukan

konsultasi antenatal pada ibu atau keluarga dekat, pembentukan tim minimal dua orang, alat dan pembagian tugas yang jelas,’’ ujar Yuliantini. Kepala Departmen Pemasaran PT BDM dr. Nyoman Mulyani, M.M. menjelaskan, RS BaliMed sebagai salah satu rumah sakit swasta pilihan masyarakat di Bali diharapkan memberikan pelayanan yang baik. Di sisi lain, penerapan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) harus melalui rujukan berjenjang dari faskes primer ke sekunder hingga tersier. Bila terdapat indikasi untuk dirujuk, akan dirujuk ke ke tingkat pelayanan lebih tinggi. RS BaliMed yang sudah melayani pasien BPJS Kesehatan sejak tahun 2015, merasa perlu memberikan penguatan indikasi rujukan dari faskes primer. ‘’Kalau rumah sakitnya sudah bagus, tapi kualitas rujukannya tidak bagus, pasien yang kasihan. Kami ingin teman-teman di faskes primer update ilmunya, sehingga layanan

kepada pasien lebih baik dari hulu sampai hilir. Dari faskes primer bagus penanganannya, kemudian setelah dirujuk pasien ditangani dengan baik,’’ ungkapnya. Tujuan diadakannya seminar kesehatan tersebut untuk memberikan informasi dan penguatan di faskes primer dalam merujuk pasien dan sesuai visi PT BDM yang menaungi RS BaliMed bersinergi di bidang kesehatan. ‘’Kami ingin bersinergi tidak hanya di dalam, tapi juga di luar dengan faskes primer dan dokter umum. Apa yang bisa kami layani ke masyarakat, biar teman-teman di faskes primer tahu sehingga terjadilah sinergi ini,’’ imbuhnya. Melalui seminar kesehatan penanganan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir, diharapkan tenaga faskes primer dapat melakukan penanganan di awal dengan baik. ‘’Setelah keadaannya stabil, baru kemudian dirujuk untuk mendapatkan pelayanan yang komprehensif,’’ tandas Mulyani. (ad208)

SEMINAR - RS BaliMed menyelenggarakan seminar kesehatan penanganan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Pon, 5 September 2017

seremonial

5

KBS Dorong Mahasiswa dan Dosen Olah Botol Plastik Jadi Produk ”Fashion’’ di Bali Ikuti Program Beasiswa LPDP Danone AQUA dan H&M Indonesia PEMERINTAH saat ini berkomitmen mengurangi sampah plastik terutama di lautan sebesar 70% pada tahun 2025 dengan membangun kerja sama berbagai pihak, termasuk pihak swasta. Salah satu bentuk nyata dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan menggandeng pihak swasta membentuk Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS). PT Tirta Investama (Danone AQUA) dan Kantor Produksi H&M Indonesia mendukung program ini melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah kembali sampah botol plastik menjadi produk fashion. Untuk memulai program Ini, Danone AQUA dan H&M Indonesia melakukan penandatanganan komitmen kerja sama proyek Bottle2Fashion, serangkaian Launching of The Alliance for Marine Plastic Solutions Forum di Hotel Padma, Legian, Senin (4/9) kemarin. Penandatanganan ini untuk memulai kerja sama pengelolaan kembali sampah kemasan plastik menjadi produk fashion guna mendukung program pemerintah Republik Indonesia dalam mengurangi sampah plastik di laut. Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap dan Country Manager Production H&M Indonesia Jessica Vilhelmsson melakukan penandatanganan kerja sama disaksikan Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim Dr. Arif Havas Oegroseno, S.H., M.H. serta Kepala Sub Direktorat Barang dan Kemasan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ujang Solihin Sidik. Menurut Arif Havas Oegroseno,

KERJA SAMA - Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap (dua dari kanan) dan Country Manager Production H&M Indonesia Jessica Vilhelmsson (dua dari kiri) menandatangani kerja sama disaksikan Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim dan perwakilan KLHK. Danone AQUA memperkuat pengumpulan sampah botol plastik di Kepulauan Seribu untuk mengurangi cemaran sampah di daratan yang berakhir di lautan. Sampah botol plastik kemudian dikirim dengan perahu ke Unit Bisnis Daur Ulang/Recycling Business Unit (RBU) Tangerang Selatan. RBU ini diinisiasi oleh Danone AQUA pada tahun 2010 dan merupakan model sosial bisnis yang mengelola sampah botol plastik. Sampah dipilah, dicuci dan dicacah lalu dikirim ke pabrik tekstil dan garmen, PT Kahatex, mitra kerja H&M Indonesia yang akan memproses cacahan tersebut menjadi tekstil dan produk fashion. Produk yang dihasilkan di antaranya polo shirt, sarung tangan dan pakaian dalam. ‘’Produk ini nya-

man dipakai dan yang paling penting ramah lingkungan,’’ ujarnya. Corine Tap menyatakan proyek Bottle2Fashion adalah bentuk nyata ambisi Danone AQUA untuk mengumpulkan lebih banyak sampah botol plastik daripada yang dihasilkan tahun 2030. ‘’Kami menyadari penyelesaian masalah sampah plastik di Indonesia haruslah dilakukan melalui kolaborasi multipihak,’’ tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Jessica Vilhelmsson menyatakan inisiatif ini merupakan kontribusi Danone AQUA dan H&M Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia. Hal ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk bekerja bersama mencari solusi inovatif. (bns2)

373 Sarjana Ekonomi Ikuti Yudisium FE Unwar

25 Persen Raih Predikat ”Cumlaude’’

FAKULTAS Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) menggelar Yudisium dan Lepas Pesan Calon Wisudawan ke-56 di Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Senin (4/9) kemarin. Acara diikuti 373 Sarjana Ekonomi yang terdiri atas 9 orang dari Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), 173 orang dari Prodi Manajemen dan 190 orang dari Prodi Akuntansi. Dari jumlah itu, 93 orang atau 25 persen lulus dengan pujian (cumlaude). ‘’Dalam memenangkan persaingan sesuai visi-misi kami di fakultas, yakni bermutu, unggul dan berintegritas. Itu menjadi visi-misi kami karena sadar bahwa ke depan persaingan akan semakin ketat,’’ ujar Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. Made Sara minta para lulusan yang akan berkiprah dan berkarya dalam pembangunan bangsa ini selalu introspeksi diri serta belajar menjadi seseorang yang bermakna bagi kehidupan dan lingkungan sekitar berbekal keahlian dan pengetahuan di bangku kuliah. Low profile tetapi mempunyai visi-misi ke depan bahwa ada rasa kebanggaan setelah menjadi seorang sarjana, sehingga betul-betul bermanfaat di masyarakat. Pengembangan daya kreativitas dan inovasi akan sangat membantu dalam proses penyelesaian masalah nyata dan proses pengambilan keputusan. ‘’Kemampuan akademik yang tinggi saja belum cukup. Keberhasilan hanya dapat dicapai dengan disiplin, motivasi, kerja cerdas secara sistematik dan ketangguhan lahir batin,’’ imbuhnya. Para lulusan yang rencananya diwisuda pada 19 September men-

SOSIALISASI – KBS (empat dari kiri) menyosialisasikan beasiswa bagi dosen, mahasiswa dan masyarakat umum di Kantor Kopertis Wilayah XVIII. kan. Pada awal berdirinya lembaga SDM yang memiliki kualitas penini diberikan dana Rp 1 triliun dan didikan tinggi bisa menjadi sumber terus meningkat setiap pembahasan masalah di masyarakat, sosial dan APBN. Tahun 2016 LPDP telah bagi negara. Paradigma itu harus mengelola dana Rp 20,6 triliun. Dana dibalik, bagaimana jumlah penduduk dari keuntungan investasi ini diarah- Indonesia yang besar menjadi potensi kan untuk beasiswa, penanganan dan kekuatan untuk membangun pascabencana dan meningkatkan bangsa di segala bidang. Satu-satunya kualitas SDM. Mahasiswa, dosen cara harus melalui peningkatan dunia dan masyarakat umum yang bermi- pendidikan,’’ papar KBS. nat melanjutkan pendidikan pada Sementara itu, Direktur Dana jenjang S-2 dan S-3 di dalam atau di Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan luar negeri bisa mengikuti program LPDP M. Sofwan Effendi menjelasini. Dari segi satuan biaya, beasiswa kan, LPDP memiliki visi untuk memdari LPDP ini lebih besar dibanding- persiapkan pemimpin masa depan kan beasiswa dari Kemendikbud dan Indonesia. Melalui pendidikan yang Kemenristek Dikti. memadai akan tercipta pemimpin KBS mendorong mahasiswa, dosen yang berkompeten dan berkualitas. dan masyarakat umum agar mengi- LPDP hadir dalam pembiayaan penkuti program ini untuk peningkatan didikan melalui program beasiswa. SDM. Pertumbuhan penduduk Indo- LPDP juga menjamin pendanaan nesia sangat pesat, sehingga tingkat pendidikan untuk generasi berikutkompetisi SDM akan semakin tinggi nya melalui investasi yang hasilnya dan kompetitif. ‘’Jumlah penduduk digunakan untuk membiayai proyang besar kalau tidak didukung oleh gram beasiswa dan lainnya. (ad214)

Pacu Rasa Nasionalisme dan Bela Negara

Panitia PKKMB Unwar Undang Pangdam

YUDISIUM - Suasana yudisium dan lepas pesan calon wisudawan ke-56 Fakultas Ekonomi Unwar. datang berkewajiban pula mengamalkan sikap positif yang diperoleh selama belajar di FE Unwar, antara lain selalu belajar, bekerja cerdas dan berkompetisi untuk kemajuan bersama. FE Unwar telah mendapatkan pengakuan dari badan yang kredibel dengan memberikan sertifikat TUVRheinland Certified, Management System ISO 9001-2008 dalam lingkup pelayanan pendidikan termasuk semua kegiatan pendukungnya. ‘’Melalui kerja sama dengan IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia) Affiliated Campus, memberikan kesempatan kepada Fakultas Ekonomi Unwar untuk menjadi penyelenggara USKAD (Ujian Sertifikasi Keahlian

Akuntansi Dasar) secara otomatis menjadi anggota IAI dengan status Keanggotaan Muda,’’ paparnya. Menurutnya, kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) telah dijalin dengan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kompetensi lulusan di semua prodi. Selain IAI wilayah Bali, ada pula IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) Wilayah Bali, Perbarindo Bali, Asephi Bali, dan Jamkrida Bali. Yudisium diisi pula pemberian penghargaan bagi lulusan dengan indeks prestasi tertinggi dan masa studi tercepat di tingkat prodi dan fakultas, serta wisudawan teraktif dalam kegiatan kemahasiswaan. (ad210)

Pra-Pesamuan Agung PANDBTK di Wiswa Sabha Kantor Gubernur

Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori Tuan Rumah Paruman Wiku Trah Dalem DALAM sejarah Bali, 9 September 2009 (999) merupakan tanggal sakral bagi pratisentana Ida Batara Dalem Tegeh Kori, yakni diselenggarakannya Mahasabha I Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) di Kertha Gosa, Klungkung. Pada mahasabha tersebut, terbit bhisama yang menegaskan bahwa leluhur I Gusti Tegeh Kori (Dewa Pemayun) adalah Putra Mahkota dari Raja Bali Sri Aji Kresna Kepakisan. Namun, akibat kecelakaan sejarah, akhirnya diasuh (kadharmaputra) Ida Batara Arya Kenceng di Tabanan. Walau begitu, setiap warih Ida Batara Tegeh Kori berhak menyandang gelar Ksatria Dalem (Pregusti) termasuk dalam kelengkapan upacara dan upakaranya. Hasil Mahasabha I PANDBTK di Klungkung disahkan dengan upasaksi dari Panglingsir Puri Agung Klungkung sebagai tedung semeton, Gubernur Bali, Ketua MUDP Bali, Ketua PHDI Bali dan Bupati Klungkung. Sejak saat itulah sejarah Ida Batara Tegeh Kori yang berusia hampir 700 tahun ditegakkan dan diluruskan oleh para warih-nya, sehingga PANDBTK menjadi satu–satunya organisasi tunggal dari seluruh wargi Tegeh Kori di seluruh Nusantara. Demikian diungkapkan Sekjen PANDBTK Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela-sela rapat Pra-Pesamuan Agung VIII PANDBTK di Kantor Gubernur Bali yang diikuti semeton seluruh kabupaten/ kota. ‘’Tahun 2017 ini Kota Denpasar menjadi tuan rumah setelah kegiatan mahasabha dan pesamuan diadakan di delapan kabupaten se-Bali. Kita akan adakan pada 9 September 2017

PERJUANGAN anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. untuk memajukan dunia pendidikan nasional dan khususnya di Bali tidak pernah surut. Politisi PDI Perjuangan yang kini akrab dipanggil KBS (Koster Bali Satu) kali ini menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menyosialisasikan program beasiswa bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan S-2 dan S-3 di dalam maupun luar negeri. Pada sosialisasi di aula Kantor Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra di Denpasar, KBS mengajak serta M. Sofwan Effendi, Direktur Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan LPDP. LPDP adalah Lembaga Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI yang mengelola dana abadi untuk pendidikan. Sekitar 500 peserta meliputi mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi negeri dan swasta serta masyarakat umum mengikuti sosialisasi yang dimoderatori oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. KBS dalam pengarahannya mengatakan, pihaknya melaksanakan sosialisasi beasiswa yang dikelola oleh LPDP karena masyarakat khususnya dunia pendidikan di Bali belum banyak mengetahui keberadaan program ini. Selama ini masyarakat hanya mengetahui beasiswa yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. ‘’Sejak tahun 2011 saya bersama Kementerian Keuangan telah merancang sebuah lembaga yang kini disebut LPDP untuk mengelola dana abadi pendidikan, yang salah satu peruntukannya adalah beasiswa S-2 dan S-3 di dalam dan luar negeri,’’ terangnya. LPDP mengelola dana cadangan untuk kepentingan dunia pendidi-

UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) menggelar Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di GOR Lila Bhuana, Jalan Melati, Denpasar, Senin (4/9) kemarin. PKKMB tahun ini istimewa karena menghadirkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. menjadi salah satu narasumber untuk memicu dan memacu semangat juang 2.600 orang lebih mahasiswa baru, sehingga muncul rasa nasionalisme dan bela negara. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp.Park. mengatakan PKKMB adalah suatu kegiatan yang mempersiapkan mahasiswa baru dalam masa transisi, agar sadar tugas dan kewajibannya. Mereka diharapkan mampu menyesuaikan diri dan menyelesaikan studinya dengan baik. Prinsip pelaksanaan PKKMB adalah demokratis, terbuka dan humanis. Jadi, secara implisit mengandung makna bahwa kegiatan ini tidak boleh ada kekerasan, baik fisik, mental maupun emosional. ‘’Itu sama sekali tidak boleh. Kami hindari seminimal mungkin, karena hal ini biasanya ada riak-riak kecil. Itulah sebabnya penanggung jawab PKKMB tahun ini adalah pimpinan universitas, dibantu civitas akademika dan pegawai. Dengan demikian ada kerja sama harmonis antara kita dan mengambil tanggung jawab bersama demi kelancaran kegiatan,’’ tegasnya. Melihat situasi negara sekarang ada riak-riak golongan anti-Pancasila, deskriminatif dan lainnya, maka perlu dipacu rasa nasionalisme mahasiwa baru. Oleh karena itu, salah satu materi yang diberikan adalah bela negara oleh Pangdam IX/Udayana sebagai penguasa tunggal di daerah Bali, NTB dan NTT. ‘’Saya berharap

PKKMB - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak (tengah) hadir dalam PKKMB Unwar. Bapak Pangdam bisa memicu dan memacu semangat juang mahasiswa baru, sehingga muncullah rasa nasionalisme dan bela negara. Ada kegiatan tambahan lagi, yaitu pameran alutsista. Kami ingin mahasiswa melihat TNI itu kuat. Jadi, ada kebanggaan dan bisa memicu rasa nasionalisme, kebangsaan dan semangat juang untuk bela negara,’’ ujar Prof. Widjana. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengungkapkan, PKKMB adalah ajang transformasi nilai mahasiswa baru Unwar yang sebelumnya adalah siswa. Masa orientasi ini maknanya proses transformasi nilai-nilai akademik, nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi termasuk nilai-nilai ke-Warmadewa-an dan nilai-nilai kebangsaan dan ke-Indonesia-an. PKKMB di Unwar bukan ajang kekerasan, tetapi lebih pada pencerahan bagi anak-anak memasuki masa remaja khususnya masa kuliah. Oleh karena itu, mahaiswa Unwar memiliki karakter Satpa Bayu yang

menjadi nilai optimal di universitas yang beralamat di Jalan Terompong, Denpasar Timur ini. Sementara itu, Pangdam Komaruddin menyampaikan, melalui bela negara yang berdasarkan Pancasila dan NKRI, mahasiswa harus dapat memahami dan mengimplementasikannya dalam upaya mencegah terjadinya paham radikal yang akan timbul di negara yang kita cintai ini. Memaknai arti bela negara merupakan wujud tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh dan terpadu serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. ‘’Negara ini merupakan warisan dari pendiri bangsa yang harus kita jaga. Dalam mengisi kemerdekaan harus berpedoman kepada Pancasila dan UUD demi tegaknya NKRI. Warga negara yang cinta terhadap tanah airnya, wajib mengetahui tentang NKRI walaupun hanya secara sederhana,’’ tegas Pangdam. (ad211)

Denpasar Pererat Kerja Sama dengan Universitas Tottori

PIMPIN RAPAT - Brigjen Polisi (Purn) Nyoman Gde Suweta (kiri) dan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat memimpin rapat Tegeh Kori. di Wantilan Pura Kawitan Dalem Ben- Ida Sulinggih dari Trah Dalem. ‘’Atas culuk di Tonja, Denpasar, dilanjutkan nama PANDBTK kami mengucapkan pada 10 September dengan kegiatan terima kasih atas kepercayaan yang pertemuan Wiku Trah Dalem di diberikan oleh Ida Anak Lingsir dan tempat yang sama. Kita berharap para Shri Bhagawan yang telah memperwakilan semeton di seluruh Bali berikan kepercayaan pada Semeton dan provinsi bisa hadir di acara terse- Tegeh Kori menjadi tuan rumah. but,’’ ujar Gusti Wedakarna yang juga Sabha Pandita dan Pinandita telah Senator DPD-RI. memberikan restu serta kami sudah Hal senada disampaikan Ketua menyampaikan hal ini kepada Ida Umum PANDBTK Brigjen Polisi Dalem Semaraputra, Raja Puri Agung (Purn) Nyoman Gde Suweta yang Klungkung. Semoga para warih menyatakan bahwa pertemuan Wiku Ksatria Dalem mampu menjadi suTrah Dalem Tri Nata Wangsa menjadi riteladan,’’ papar mantan Wakapolda momentum untuk menyatukan visi Bali ini. (ad209)

UNTUK menjalin kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kota Denpasar dan Universitas Tottori, Jepang, sudah direncanakan beberapa program yang diharapkan lebih menguntungkan kedua belah pihak. Demikian terangkum dalam pertemuan Pemkot Denpasar dengan empat mahasiswa Universitas Tottori di kediaman Sekda Kota Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, Minggu (3/9) lalu. Keempat mahasiswa itu adalah Tsumogi Nishimura, Erika Yoneshiro dan Aoto Watanabe dari Fakultas Ilmu Sains serta Kazutaka Sato dari Fakultas Teknik. Mereka didampingi Joni Sugimoto dan panglingsir Pasemetonan Denpasar-Fukuoka I Gusti Kompyang Pujawan, sedangkan Sekda Iswara didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. I G.N. Edy Mulya, S.E., M.Si. Hubungan antarkedua lembaga ini sudah dirintis oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra. Sekarang tinggal mengembangkannya lagi di bidang pendidikan, kebudayaan, ketenagakerjaan, kesehatan dan sebagainya. Keempat mahasiswa itu sangat antusias dengan program Pemkot Denpasar sehingga mereka akan

BERSAMA – Empat mahasiswa asal Jepang bersama Joni Sugimoto, I Gusti Kompyang Pujawan dan I G.N. Edy Mulya di kediaman Sekda Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara. menginformasikannya setibanya di Jepang. Dengan demikian akan lebih banyak lagi volunteer yang datang ke Bali. Tidak hanya menjalankan program tetapi juga berwisata. Mereka selama 10 hari di Bali secara sukarela menjadi tenaga pengajar bahasa Jepang di Mataken Gakko, sebuah lembaga pendidikan bahasa Jepang yang menggratiskan siapa saja untuk belajar bahasa Jepang di sana.

Mereka mengakui Bali sangat indah dan pantainya cantik. Beberapa objek wisata yang dikunjungi adalah Kuta, Sanur, Ubud dan Tanah Lot. Seni kuliner Bali pun tak luput dari lidah mereka. Keempatnya sangat senang ketika diajak makan babi guling. Secara umum kedatangan mereka ke Bali diharapkan mampu lebih mempererat hubungan kedua lembaga. (ad212)


OPINI

6

Selasa Pon, 5 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pancasila Tangkal Radikalisme RADIKALISME terus menjadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia. Mengingat, beberapa aksi terorisme yang terjadi di dunia termasuk di Indonesia belakangan, diduga kuat akibat pengaruh paham radikal. Otak para pelaku diduga sebelumnya telah dicuci oleh aktor intelektual teror dengan membenamkan paham radikal ke dalam kepala mereka. Paham radikal ini sendiri dipandang sebagai sebuah ideologi baru (ekstrem) dan dikhawatirkan mengancam ideologi negara, Pancasila. Berbagai kebijakan strategis pun diambil pemerintah untuk menangkal paham radikal ini menyebar dan berkembang di masyarakat. Jangan sampai paham radikal ini menumbangkan dan menggantikan ideologi Pancasila. Padahal jika benar-benar memahami, menghayati apalagi mengamalkan nilainilai Pancasila, justru Pancasila inilah yang mampu menangkal paham radikal tersebut. Jika semua mampu memahami, menghayati apalagi mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila dalam Pancasila, niscaya paham radikal tidak akan pernah muncul apalagi tumbuh subur di negeri dengan ideologi Pancasila ini. Sudah tentu penerapan atau pengamalannya tidak hanya pada tataran formal seperti di lembaga-lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, swasta, tetapi benarbenar menyentuh ke sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat tidak perlu dicekoki apalagi direcoki dengan berbagai hafalan tentang sila-sila Pancasila dengan berbagai butir-butirnya. Justru kini yang terpenting, bagaimana penerapan dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Misalnya tentang kerohanian/agama sebagaimana pengamalan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, masyarakat bisa mengamalkannya dalam hidup rukun beribadah penuh toleransi. Demikian halnya dengan sila-sila yang lain, seperti rasa kemanusiaan (sila kedua), persatuan (sila ketiga), demokrasi berasaskan musyawarah/mufakat (sila keempat) sampai tercapai yang namanya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (sila kelima). Penghayatan, penerapan dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam semua sila dari Pancasila, haruslah dimulai sejak dini. Dimulai dari lingkup terkecil dalam lingkungan rumah tangga/keluarga, lalu ke lingkungan sekitar, sekolah, lingkungan yang lebih besar dan seterusnya. Dengan pengajaran/pelaksanaan ajaran agama yang baik di rumah tangga, mengasah kepekaan rasa kemanusiaan anggota keluarga, menjaga rasa persaudaraan dan persatuan dengan selalu bermusyawarah serta berlaku adil, berjiwa sosial, niscaya paham-paham radikal akan sulit masuk dan menghasut anggota keluarga. Karena dari berbagai peristiwa teror yang diduga pelakunya menganut paham radikal, umumnya berlatar belakang karena pendidikan yang salah, faktor ekonomi, dan lainnya. Contoh kecil, di lingkungan keluarga mendapat ajaran dan pemahaman agama yang sangat kaku dan keras dan berlanjut ke lingkungan yang lebih besar, mereka inilah yang gampang dicuci otaknya untuk dibenami paham radikal. Faktor lain yang gampang dimasuki paham radikal, yakni masalah ekonomi. Kemiskinan, pengangguran dan problematika ekonomi yang lain, dapat mengubah sifat seseorang yang baik menjadi orang yang kejam (radikal). Karena dalam keadaan terdesak atau himpitan ekonomi, apa pun bisa mereka lakukan, bisa saja mereka juga melakukan teror. Masalah pemimpin yang dinilai tidak adil, tidak tegas, tidak memihak kepada rakyat, juga bisa membuat tumbuh dan munculnya paham radikal. Bila diperhatikan beberapa aksi teroris yang terjadi, terlihat para pelakunya kebanyakan masih usia muda. Karena itu, radikalisme kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda di Tanah Air. Untuk itu, pemerintah dan pihak-pihak terkait kini gencar mencegah penyebaran radikalisme, khususnya di kalangan remaja. Namun sekali lagi, itu tidak akan bisa efektif sepanjang nilai-nilai dalam ideologi Pancasila bisa dipahami, dihayati, diterapkan dan diamalkan dengan baik dari lingkungan terkecil di keluarga. Ajarkanlah anggota keluarga terutama anak-anak tentang pemahaman agama/kerohanian yang benar, bukan yang garis keras atau radikal. Ajarkan mereka tentang toleransi, saling menghormati dengan mengasah kepekaan rasa kemanusiaan dan sosial mereka. Ajak mereka selalu bercengkrama, berdiskusi, bermusyawarah, untuk berlaku sosial dan adil. Bukan sebaliknya seperti yang terjadi belakangan, masing-masing sibuk dengan gadget masing-masing mempersoalkan paham radikal dengan saling menghujat menebar rasa kebencian di media sosial.

S URAT PEMBACA

Tangkal Radikalisme, Perlukah P4?

Maraknya isu radikalisme yang menyebar lewat media sosial membuat masyarakat khawatir akan kesatuan NKRI. Berita bohong (hoax) cukup efektif membuat masyarakat resah. Sebagian masyarakat mempercayai begitu saja berita-berita hoax. Masyarakat mudah dipersuasi oleh penyebar berita itu. Keresahan tersebut memang cepat ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan terbukti dapat menggulung sindikat berita hoax, Saracen yang bertujuan memorakporandakan sendi-sendi kehidupan masyarakat yang berlandaskan Pancasila. Masyarakat disuguhkan berita dengan ujaran kebencian, isu SARA, dan berita yang bertujuan memecah belah kesatuan bangsa. Ini merupakan salah satu dampak dari kecanggihan teknologi. Dalam sekejap berita-berita bohong menyebar dan berita tersebut dikonsumsi tanpa melalui analisis yang logis. Masyarakat begitu mudah mempercayai berita seperti itu. Hal ini terindikasi bahwa nilai-nilai humanis yang mulai meluntur.

Oleh Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. ancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia benar-benar teruji. Hal ini merupakan ujian bagi bangsa Indonesia setelah peristiwa G-30-S/PKI pada tahun 1965. Langkah jitu yang diambil pemerintah, setelah Orde Lama, dengan memperkuat sendi-sendi kehidupan yang berlandaskan pada Pancasila. Penanaman nilainlai Pancasila gencar dilakukan semasa pemerintahan Orde Baru. Penataran Pancasila diberikan kepada masyarakat dengan konsepnya P 4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). Siswa, mahasiswa dijejali dengan P4 pada saat masa orientasi sekolah dan kampus. Pancasila diajarkan sebagai mata pelajaran pada tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Proses itu berkelanjutan kira-kira selama tiga puluh tahun. Setelah tumbangnya Orde Baru dan mulainya masa reformasi segala yang berbau Orde Baru berangsur-angsur ditinggalkan. Begitu pula penataran-penataran P4 dihentikan, mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) di sekolah-sekolah ditiadakan. Hal itu ditengerai proses implementasi ideologi Pancasila hanya menyasar pada tataran kognitif.

P

Penataran-penataran dan mata pelajaran PMP belum berhasil menanamkan nilai-nilai Pancasila sesuai yang diharapan. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia belum melekat pada karakteristik bangsa Indoensia. Walaupun telah diberikan pemahaman mengenai ideologi Pancasila melalui pentaran-penataran tetapi hasil yang diharapkan belum tercapai. Hal ini kemungkinan menjadi alasan setelah reformasi penataran P4 dan mata pelajaran PMP ditiadakan. Pembicaraan masalah ideologi tidak dapat dilepaskan sistem nilai, sistem kepercayaan dan budaya yang dianut oleh masyarakat. Le dan Le (2009:12-13) mengatakan bahwa ideologi tersebut merupakan tata nilai yang dianut oleh masyarakat. Ideologi diibaratkan sebuah lensa yang dipakai untuk melihat masyarakat, isu-isu sosial, segala bentuk aktivitas, dan kejadian-kejadian yang ada dalam masyarakat. Secara umum ideologi dipakai untuk menentukan kepercayaan, nilai-nilai, dan mengonstruksi prinsip-prinsip personal melalui kehidupan sehari-hari. Menurut van Dijk (1997:29) ideologi merupakan sistem dasar dari kognisi sosial dan yang merefleksikan tujuan dasar, kepentingan, dan nilai-

Suara Mahasiswa

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Suci Sesanthi Majapahit di Pura Trowulan Mojokerto

Sehubungan dilaksanakannya pujawali dan renungan suci sesanthi Majapahit di Pura Trowulan, Mojokerto pada hari Purnama bertepatan dengan sasih ketiga, Selasa (5/9), saya berharap semua komponen bangsa jangan melupakan leluhur. Ini sesuai tercantum di dalam buku sejarah pura, ada disebutkan sira Mpu Kuturan -- ingngaran Sira Mpu Raja Kertha Mayun ta ngawe parahyangan kabeh kagawa wite saking Majapahit kaunggahan ring Bali kabeh. Mengacu pada kutipan tersebut, saya berharap semoga para pemimpin selalu ingat akan jati dirinya untuk mengayomi dan melindungi wilayah kekuasaannya di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Jangan diibaratkan pepatah bagaikan kacang yang lupa akan kulitnya. Oleh karena itu, roh suci leluhur Majapahit sebagai penguasa Nusantara niskala termasuk Bali, saya yakini masih langgeng dan ajeg. Ini saya yakini sebagai hukum sebab akibat. Semoga para keturunan Majapahit selalu ingat (eling) kepada leluhurnya. Karenanya dipandang perlu untuk melakukan renungan suci untuk mengingat kebesaran Majapahit dan panji-panjinya bisa menjadi penguat kebinekaan dalam wadah NKRI. A.A. Ngurah Putra, B.A. Jalan Nusa Kambangan, No. 53 Denpasar. Ketua Panitia Pembangunan Pura Majapahit Trowulan

nilai dari sebuah grup sosial. Ideologi secara metafora dapat diandaikan sebagai fundamental kognitif program atau sistem operasi yang mengorganisasikan atau memonitor sikap sosial suatu grup atau anggotanya dan representasi sosial. Van Dijk (2008:35) menegaskan ideologi merupakan salah satu bentuk kognisi sosial yang ada pada setiap anggota suatu grup. Ideologi merupakan salah satu dari social belief. Sebagai bentuk dari social belief sudah tentu ideologi tersebut tercermin pada setiap individu anggota suatu grup tertentu. Ideologi secara alamiah membangun representasi sosial setiap anggota suatu komunitas. Representasi sosial merupakan kesadaran mental dari suatu grup. Bagaimana kepercayaan, pengetahuan, dan prasangka dari anggota suatu grup sosial memandang suatu permasalahan. Di samping membangun representasi sosial, ideologi juga membangun attitude (sikap). Kegagalan dalam menumbuhsuburkan nilai-nilai Pancasila selama pemerintahan Orde Baru kemungkinan disebabkan oleh model yang dipakai belum tepat sasaran. Masyarakat diarahkan hanya menggali pada tataran permukaan tentang ideologi Pan-

casila. Target sasaran mengenai implementasi ideologi Pancasaila dalam kehidupan bermasyarakat belum tampak. Nilai-nilai atau sendi-sendi kehidupan Pancasila seperti yang dikatakan oleh Presiden Soekarno sudah ada dalam kehidupan masyarakat. Presiden Soekarno menyatakan beliau hanya menggali nilai itu dan diwujudkan dalam suatu bentuk ideologi Pancasila. Berakhirnya pemerintahan Orde Baru berakibat pula pada dihapusnya penataran P4 dan ditiadakan mata pelajaran PMP di sekolah-sekolah. Implementasi nilai-nilai Pancasila digandengkan pada mata pelajaran Budi Pekerti dan Agama. Sudah jelas solusi ini tidak berjalan efektif, Pancasila yang merupakan ideologi bangsa hampir-hampir terpinggirkan. Dalam situasi seperti ini sangat memungkinkan masuknya ideologiideologi yang ingin memberangus ideologi Pancasila. Hal ini marak terjadi dan dapat dianalisis dari percaturan politik (pilkada) yang menjual isu-isu SARA. Hal ini tampaknya efektif dan terbukti berhasil dalam memecah belah NKRI. Hal ini merupakan ujian bagi segenap masyarakat Indonesia. Bercermin isu-isu SARA yang mewarnai pilkada dan ancaman paham radikalisme (ISIS) dan isu pembentukan negara yang tidak lagi berideologi Pancasila, dipandang perlu untuk menghidupkan lagi pola pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila melalui penataran P4. Ketua MPR, Zulkifli Hasan, berpendapat P4 perlu dihidupkan lagi dengan model yang disesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Ketua MPR berharap unit kerja yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo yaitu Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan Pancasila. Pembinaan, pemahaman, dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus dilakukan secara masif sehingga isu SARA, ideologi radika-

Madden Julian Oscillation dan Curah Hujan Madden Julian Oscillation (MJO) adalah suatu gangguan equatorial yang pertama kali dicatat pada awal tahun 1971 oleh Roland A. Madden dan Paul R. Julian. Pada awalnya, Madden dan Julian menemukan semacam osilasi yang berperiode 41-53 hari pada saat menganalisis anomali angin zonal di Pasifik Tropis dengan menggunakan data tekanan 10 tahun P Canton (2,8oS,171,7oW) dan data angin lapisan atas Singapura. Namun, seiring perkembangan penelitian dinyatakan bahwa Osillasi Madden Julian lebih mengarah pada jangka hidup selama 30-60 hari. Madden Julian Oscillation adalah suatu gelombang atau osilasi submusiman yang terjadi di lapisan troposfer wilayah tropis, akibat dari sirkulasi sel skala besar di equatorial yang bergerak dari barat ke timur yaitu dari Laut Hindia ke Pasifik Tengah dengan rentang daerah propagasi 15oLU-15oLS. MJO secara alami terbentuk dari sistem interaksi laut dan atmosfer dengan periode osilasi kurang lebih 30-60 hari. Madden Julian Oscillation dapat diidentifikasi dengan tiga teknik pendekatan yaitu penyaringan frekuensi panjang gelombang, model forecast dari interaksi laut dan udara serta proyeksi dari observasi harian yang mengombinasikan EOFs (Empirical Orthogonal Functions) pada rentang 15oS-15-

Oleh Ni Putu Anita Purnama Dewi oN dari rata-rata OLR (Outgoing Longwave Radiation), u850 dan u200 untuk mendapatkan dua indikasi yang dinamakan Real-time Multivariate MJO (RMM1 dan RMM2). Indeks ini terdiri dari RMM1, RMM2, fase dan amplitude indeks dalam series waktu harian. MJO memiliki dua fase yaitu fase basah dan fase kering. Fase basah MJO dapat diidentifikasi saat terjadi divergensi lapisan atas di daerah konveksi aktif seperti di daerah Samudera Hindia, Pasifik Barat, Amerika Selatan dengan kecepatan fase penjalaran 5m/s. Fase kering MJO muncul pada saat osillasi bergerak melalui daerah dengan aktivitas konveksi rendah seperti di Pasifik Tengah sampai Timur dan Atlantik dengan kecepatan penjalaran berkisar 1520 m/s. Karakteristik MJO secara eksplisit terlihat sebagai propagasi wilayah kenaikan (enhanced) dan penurunan (suppressed) dari curah hujan di wilayah tropis, kejadian ini terlihat pertama di wilayah lautan Pasifik yang menjalar menuju ke timur hingga lautan Pasifik tengah.

Pada MJO fase aktif memiliki korelasi dengan terjadinya intensitas curah hujan yang tinggi terhadap wilayah yang dilaluinya. Hal tersebut diakibatkan karena daerah yang dilalui MJO suhu muka lautnya meningkat seiring dengan perjalanan arus laut ke timur sehingga berdampak pada tingginya penguapan air laut. Proses selanjutnya terjadi gerakan uap air secara vertikal dan membentuk beberapa cluster awan hujan yang bergerak ke timur dengan kecepatan 5-10m/s. MJO hanya akan berpengaruh terhadap peningkatan hujan di Indonesia ketika posisi matahari di sebelah selatan Katulistiwa. Keberadaan MJO aktif pada suatu daerah secara langsung akan memengaruhi variasi parameter atmosfer dan laut seperti angin semua level, perawanan, curah hujan, suhu permukaan laut, dan penguapan. Pada kondisi ekstrem pada fase basah MJO dapat menghasilkan hujan yang sangat lebat hingga banjir. Tidak semua fase MJO aktif di Indonesia diikuti oleh kejadian hujan deras, karena ada faktor lain yang memengaruhi terdapatnya suplai uap air menuju ke Indonesia seperti El Nino/ La Nina dan Dipole Mode.

lisme yang berusaha menggoyang sendi-sendi kehidupan Pancasila secara dini dapat ditangkal. Generasi muda yang menjadi sasaran bahkan paham radikalisme sudah masuk ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi harus dicegah. Yang perlu dikaji adalah bagaimana pola ataupun model pembinaan Pancasila itu seperti apa. Tentu kita tidak mencontoh begitu saja pola P4 yang diterapkan pada masa Orde Baru. Kajian telah dilakukan mengenai keunggulan dari P4 dan apa kelemahannya. Kelemahan agar dicarikan solusi sehingga kita mendapat model baru yang disesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Apabila Pancasila diberikan di sekolah-sekolah sebagai mata pelajaran, yang perlu ditekankan adalah nilai- nilai Pancasila dapat dimplementasikan dalam kehidupan di sekolah dan masyarakat. Selama pemerintahan Orde Baru, mata pelajaran PMP hanya menekankan konsep-konsep yang berupa hafalan. Kalau model pembelajaran seperti itu tercapainya manusia yang Pancasilais sangat susah terukur. Manusia yang Pancasilais itu manusia seperti apa? Bagaimana kriteria manusia seperti itu. Hal itu tidak lebih dari sebuah utopia belaka. Yang sangat penting dilakukan adalah penanaman nilai Pancasila dengan pemodelan. Hal yang konkret disajikan lebih bermanfaat dari pada penghafalan konsep-konsep. Penguatan nilai-nilai Pancasila tidaklah dilakukan dengan tujuan yang bersifat pragmatis. Atinya, Pancasila baru diberikan ketika ada sebuah ancaman terhadap keberadaan ideologi Pancasila. Langkah yang ditempuh hendaknya bersifat sistemik, berkelanjutan sehingga nilai-nilai kehidupan Pancasila terpatri secara permanen pada setiap orang. Hal ini merupakan sebuah tameng yang membentengi setiap setiap orang. Penulis, dosen FKIP Universitas Dwijendra

POJOK Miliki mahasiswa kurang dari 1.000, PT diharapkan merger. - Jangan sampai PT bisnis gelar. *** Kemiskinan di Bali meningkat, Gubernur minta bupati inovatif. - Beri contoh lebih efektif. *** Bali belum bisa memenuhi benang sutera untuk perajin Bali. - Solusinya, hanya impor.

Penulis, Taruni Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PERBAIKI LPJ Petugas dengan menggunakan alat bantuan tangga hydrolik di atas truk melakukan perbaikan lampu penerangan jalan (LPJ) di depan pertokoan Suci Sari, Jalan Diponegoro, Denpasar, Senin (4/9) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Selasa Pon, 5 September 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Serapan Anggaran Pemprov Baru 47 Persen

Kabur dari Tahanan BNNP, Hakim Perberat Hukuman Terdakwa

Denpasar (Bali Post) Serapan anggaran Pemprov Bali di triwulan ketiga ini belum sesuai harapan. Yakni hanya 47 persen dari target 60 persen. Sementara di anggaran perubahan, tidak ada hal signifikan yang bisa dilakukan. “Data TPKAD menunjukkan daya serap anggaran sampai hari ini baru mencapai 47%, ini agar bisa diakselerasi,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memimpin apel disiplin di Lapangan Kantor Gubernur Bali, Senin (4/9) kemarin. Hal senada diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda. Dikatakan, 47 persen anggaran belanja yang baru terealisasi Rp 3,113 triliun. Sementara anggaran belanja APBD Provinsi Bali tahun 2017 sebesar Rp 6,654 triliun. Masih lambatnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ) menjadi salah satu penyebab realisasi serapan anggaran tidak mencapai target 60 persen. “Semakin cepat diamprah semakin bagus biar tidak grasa-grusu di akhir tahun. BPKAD kan hanya memproses usulan dari OPD. OPD membuat Surat Perintah Membayar (SPM) yang ditujukan ke BPKAD. Setelah itu baru diterbitkan Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D),” jelasnya. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan rendahnya serapan anggaran ini akan berakibat pada tiga hal besar. Pertama, risiko penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. “Kedua, yang akan menjadi masalah tentunya perputaran ekonomi masyarakat di bawah. Semua anggaran yang dirancang untuk penyelenggaraan pemerintahan akan mendapatkan dampak secara langsung kepada masyarakat dari pelaksanaan proyek tersebut,” jelas politisi PDI-P ini. Ketiga, lanjut Adhi Ardhana, pemerintah daerah hanya akan mengejar proyek untuk semata menghabiskan anggaran. Artinya, kualitas dan efektivitas proyek tidak akan menjadi titik perhatian utama di tengah waktu yang semakin mepet. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Hery Agus Sugiono alias Gus Topi, Senin (4/9) kemarin, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah tanpa hak menyimpan dan menguasai narkotika golongan I melebihi lima gram. Pria yang sempat kabur dari sel tahanan BNNP Bali itu kemudian divonis hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Made Pasek. Dalam sidang di PN Denpasar, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 1,5 miliar subsider empat bulan kurungan. Sebelum pada proses kesimpulan dalam sidang vonis sore kemarin, majelis hakim sempat membacakan pertimbangan hukuman yang memberatkan bagi terdakwa. Yakni terdakwa sempat melarikan diri dari tahanan BNNP Bali dan juga perbuatan terdakwa dapat meresahkan masyarakat dan tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas narkoba. Yang meringankan terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga. Walau divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar, terdakwa yang diberikan kesempatan untuk berkoordi-

Divonis 10 Tahun dan Denda Rp 1,5 Miliar nasi dengan kuasa hukumnya, Benny Hariyono, terdakwa menyatakan menerim vonis yang diberikan hakim. Begitu juga JPU menerima putusan tersebut. Hukuman itu sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa. Ya, JPU Ni Putu Evy Widhiarini di depan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum 12 tahu penjara. Terdakwa disebut terbukti melakukan tindak pidana tanpa hak yaitu menyimpan atau menguasai narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 13,53 gram neto. Terdakwa kemudian dijerat Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kasus ini berawal saat Agus Topi pada Rabu, 15 Maret lalu menawarkan narkotika. Atas informasi itu, polisi kemudian melakukan lidik dan mendengar informasi bahwa Gus Topi ke Jakarta. Begitu balik dari Jakarta, petugas BNNP menangkapnya di Bandara Ngurah Rai. Saat digeledah, ditemukan bungkusan kwaci dan di dalamnya ada tisu berisi sabu-sabu seberat

Bali Post/kmb37

VONIS – Terdakwa Gus Topi sedang mendengarkan vonis dalam sidang di PN Denpasar, Senin (4/9) kemarin. Pria yang pernah kabur dari tahanan BNNP ini divonis bersalah dan dihukum 10 tahun penjara. 14,25 gram bruto yang terbagi dalam tiga bungkus. Oleh petugas BNNP, terdakwa kemudian digelandang ke kosnya di Pondok Dewa Brata Jalan

Sempadan Pantai 100 Meter Tak Boleh Dicaplok Investor Investor tidak boleh melarang bendega untuk menambatkan jukung (perahu) dan alat-alat menangkap ikan di wilayah pesisir. Utamanya di sempadan pantai dengan jarak hingga 100 meter, karena itu termasuk sebagai ruang publik. Hal ini sudah tertuang dalam rancangan perda tentang bendega yang sebentar lagi disahkan DPRD Bali.

Bali Post/kmb36

Perkuat Sinergitas, Tentara Harus Merakyat

Denpasar (Bali Post) Sejak menjabat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. tiada hari tanpa bertemu dengan rakyat. Di antaranya tatap muka dengan mahasiswa, masyarakat dan pejabat daerah. Hal itu dilakukan karena menurut Pangdam, tentara yang tahu diri itu harus merakyat. “Rahim atau rohnya tentara itu di rakyat. Dengan sering gubernur ke Kodam, Panglima datang ke kantor gubernur, ke rakyat dan hadir setiap kegiatan rakyat, itulah tentara tahu diri. Dia kembali ke ibu kandungnya,” tegas Pangdam usai menyerahkan senpi jenis P3A berkaliber 7,65 kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi di Makodam Denpasar, Senin (4/9) kemarin. Terkait penyerahan senpi tersebut, lanjut Pangdam, sebenarnya pemberian tersebut sudah sekaligus saat penyerahan kepada Gubernur Bali dan Gubernur NTT, Kamis (20/8) lalu. Namun waktu itu, Gubenur NTB berhalangan hadir karena sakit. Namun esensinya sama karena pemberian senpi oleh Panglima TNI kepada para gubenur sebagai ikatan tali silaturahmi. Pasalnya, mereka hadir dan menyaksikan saat latihan bersama tentara di Kepulauan Natuna. “Sehingga kebanggaan bapak Panglima itu diberikanlah senpi. Karena yang memberikan adalah tentara sehingga bentuknya senjata api. Kalau misalnya saya pengusaha kemungkinan berikan cincin berlian. Sebagai tentara diberikan senjata sebagai ciri khas tentata,” tegasnya. Pangdam berharap dengan pemberian senpi tersebut, para gubernur memperkuat sinergitas dengan TNI di daerah. Selain itu, mampu menjaga nama baik tentara di daerah dan saling membantu. Muhammad Zainul mengaku secara pribadi sangat bersyukur dan bangga karena Panglima TNI melalui Pangdam IX/Udayana berkenan memberikan pistol. Selain itu, yang lebih penting adalah ini merupakan simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tugas TNI perlu didukung semua stakeholder, salah satunya pimpinan daerah. TNI selalu siap mendukung melaksanakan seluruh program pemerintah daerah. “Acara ini adalah satu simbol bahwa kita selalu siap dan komit memperkokoh sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah,” jelas Gubernur Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi. (kmb36)

sebelum berangkat ke Jakarta pada Putu Semarayasa (dalam berkas terpisah). Dan Semarayasa kemudian ditangkap polisi. (kmb37)

Perda Bendega Segera Diketok

Denpasar (Bali Post) -

SENPI - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin menyerahkan senpi kepada Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi.

Patasari, Badung. Di sana tidak menemukan barang bukti. Namun saat diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa dia menitipkan empat paket sabu

“Sesuai dengan Perda RTRWP, wilayah sempadan pantai sampai jarak 100 meter itu adalah ruang umum, ruang milik publik, milik masyarakat. Jadi, tidak boleh investor melarang bendega untuk menempatkan sarana-prasarana penangkapan ikan seperti jukung dan alat-alat lain,” ujar Ketua Pansus Ranperda Bendega DPRD Bali I Gusti Putu Budiartha usai mengikuti Rapat Paripurna Internal di Gedung Dewan, Senin (4/9) kemarin. Menurut Budiartha, nelayan di pesisir Jembrana khususnya Pengambengan selama ini banyak yang digusur oleh investor. Baik itu investor di bidang pariwisata maupun di bidang industri lainnya. Sementara bendega di pesisir Bali Selatan relatif lebih aman dari penggusuran karena sudah menata jukungnya dengan baik. Keberadaan ranperda bendega nantinya diharapkan bisa memberi perlindungan bagi

nelayan. Kendati sanksi bagi investor yang melanggar baru akan diatur secara lebih detail dalam perda kabupaten/kota. “Cuma harapan kita para bendega supaya betul-betul memerhatikan estetika sempadan pantai biar kelihatan pantai itu asri. Tetap tidak boleh sembarangan juga dalam menempatkan alatalat penangkapan ikan,” jelas politisi PDI-P ini. Budiartha menambahkan, bendega nantinya juga diberi kebebasan untuk mengatur dirinya sendiri lewat aturan khusus berupa awig-awig. Pengaturan menyangkut struktur kepengurusan hingga tugas dan kewajiban bendega. Pada intinya, awig-awig bendega dibuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memuat nilainilai kearifan lokal dan menyesuaikan dengan awig-awig desa pakraman. “Jadi, ranperda ini sudah

siap ketok palu. Kita sudah turun ke lapangan, ke beberapa tempat kabupaten/ kota sehingga pada dasarnya kelompok nelayan atau bendega menginginkan agar segera disahkan,” jelasnya. Budiartha melanjutkan, peraturan ini memang mengatur kedudukan kelembagaan bendega secara umum. Sebab, pihaknya ingin memosisikan bendega agar bisa selevel dengan subak. Mengingat bendega juga memiliki sistem atau menganut falsafah berdasarkan Tri Hita Karana. Setelah disahkan, pemerintah diminta melakukan pendataan terhadap bendega dan memberikan bantuan. Misalnya dalam bentuk hibah. Sejauh ini, lanjut Budiartha, memang ada kelompok nelayan Hindu dan non-Hindu. Namun, penetapan ranperda bendega ini tetap memakai acuan konsep Tri Hita Karana dan kearifan lokal.

“Bagi kelompok nelayan yang non-Hindu tetap tidak ada diskriminasi di sana. Nanti akan diberdayakan, dilindungi oleh pemerintah sesuai dengan UU No.7 Tahun 2016. Cuma bagi kelompok Hindu, dia sudah berbentuk lembaga bendega sehingga pengaturannya tadi berdasarkan awig-awig itu,” tandas anggota Komisi IV ini. Ketua HNSI Bali Nengah Manumudhita mengatakan, bendega selama ini memang belum memiliki perlindungan hukum di pantai sehingga banyak terjadi kasus penggusuran. Misalnya di daerah Nusa Dua, Karangasem, dan Sanur lantaran pesisir dimanfaatkan sebagai kawasan pariwisata. Namun, bendega tidak bisa berbuat banyak, sehingga keberadaan perda tentang bendega sangat diharapkan agar memiliki kepastian hukum untuk menempati wilayah pesisir. “Kita tidak menuntut sanksi. Intinya, tempat bendega yang sudah ada jangan diganggu. Sehingga yang penting adalah memberikan hak mereka dari dulu secara turun-temurun. Pemerintah lindungi dengan Perda,”

Bali Post/dok

I Gusti Putu Budiartha

jelas pria yang selama 30 tahun terakhir terus memperjuangkan nasib bendega di Bali. Ditambahkan, bendega perlu dibina agar tetap lestari seperti subak dan desa pakraman. Salah satunya dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, religius bendega dan melindungi pesisir tempat mereka menaruh jukung. (kmb32)

Di Denpasar

Banyak SD Tidak Memiliki Perpustakaan

Bali Post/kmb

MEMPRIHATINKAN – Kondisi rumah dinas yang dijadikan perpustakaan di SDN 2 Penatih yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Denpasar (Bali Post) Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang digaungkan pemerintah masih terbentur infrastruktur perpustakaan sekolah. Dari data yang ada, banyak Sekolah Dasar (SD) yang belum memiliki perpustakaan. Kabid Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ketut Sudana, Senin (4/9) kemarin, mengatakan, 66 SD di Denpasar terutama SD negeri belum memiliki perpustakaan. Alasannya beragam. Salah satunya, pihak sekolah kesulitan menyediakan ruangan serta kesulitan pengadaan buku. Sudana menjelaskan dari 238 SD/MI negeri dan swasta di Kota Denpasar, hanya 159 SD yang memiliki perpustakaan. “Yang 159 perpustakaan tersebut kami kira tidak semuanya representatif atau layak disebut ruang perpustakaan,” jelasnya. Di samping itu, kata Sudana, banyak sekolah yang belum memiliki perpustakaan karena kesulitan biaya. Apalagi selama ini masih banyak sekolah yang kekurangan ruang belajar. Ia mengakui keberadaan perpustakaan sebagai fasilitas pendukung pendidikan sangat penting dalam peningkatan kegiatan belajar mengajar. “Perpustakaan sekolah harus mampu menyediakan fasilitas yang memadai terutama dari segi koleksi buku sebagai referensi belajar. Itu yang semestinya harus disediakan,” katanya. Menurut Sudana, idealnya tiap sekolah memiliki ruang belajar, ruang pimpi-

nan dan guru, UKS, ruang konseling, laboratorium, perpustakaan, dan toilet. “Masih ditemukan di satu sekolah, ada ruang UKS tapi berdampingan dengan ruang guru, karena keterbatasan ruangan yang ada di sekolah. Ke depannya harus kita benahi. Jangan sampai ditemukan lagi sekolah mengalami kerusakan malah tidak diurus bahkan terkesan ditinggalkan,” ujarnya. Salah satu sekolah yang tidak punya perpustakaan adalah SDN 2 Penatih. Hingga sekarang, SD negeri yang berlokasi di Jalan Nagasari, Penatih, Dangin Puri, Denpasar Timur itu belum memiliki ruang perpustakaan untuk memfasilitasi murid-murid menambah pengetahuan melalui kegiatan membaca. “Kalau harus membangun, kami ambilkan dana pembangunan perpustakaan dari mana? Memungut dari orangtua siswa, sudah tak mungkin bahkan itu sudah dilarang,” ucap Kepala SDN 2 Penatih Wayan Kantra. Selain biaya, jumlah ruangan di sekolah tersebut juga terbatas. Ruangan yang ada hanya cukup untuk ruang kelas serta ruang guru. Maka, sebagai alternatif, pihak sekolah terpaksa memanfaatkan rumah dinas guru yang tidak ditempati dijadikan ruang perpustakaan. “Saya berharap, dengan minat baca siswa yang tinggi ini mendapat dukungan untuk dibuatkan sarana yang memadai. Anak yang ada di kampung ini juga memiliki keinginan dan cita-cita yang tinggi seperti anak-anak yang bersekolah di kota pada umumnya,” harap Kantra. (kmb)


BANGLI

8

Selasa Pon, 5 September 2017

Delapan Desa Belum Amprah ADD Tahap II Bangli (Bali Post) Sebanyak delapan desa dari 68 desa di Kabupaten Bangli belum mengamprah Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II. Pemkab memberikan deadline bagi desa untuk mengamprah ADD tahap II ini hingga 31 Oktober mendatang. Jika melewati batas waktu yang telah ditentukan, dana tersebut akan kembali ke kas daerah. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Bangli I Ketut Pasek Lanang Sadia, Senin (11/8) keBali Post/nan marin, mengungkapkan I Ketut Pasek Lanang Sadia delapan desa yang belum mengamprah ADD tahap II, yakni Desa Abuan, Bayung Gede, Bantang, Banua, Batur Selatan, Songan A, Terunyan, dan Subaya. ‘’Kita belum tahu kenapa desa ini belum mengamprah ADD tahap II sampai sekarang. Mungkin karena belum menyelesaikan laporan realisasi tahap I. Sebab untuk bisa mengamprah tahap II, desa harus melaporkan realisasi tahap I,’’ ungkap Lanang Sadia. Lanang Sadia menjelaskan, untuk pengamprahan ADD tahap kedua pihaknya memberikan batas waktu bagi desa hingga 31 Oktober. Jika melewati batas waktu delapan desa tersebut belum juga mengamprah, maka ADD akan kembali ke kas daerah sehingga desa-desa tersebut tidak bisa melakukan kegiatan. Maka dari itu, pihaknya mengimbau desa-desa yang belum mengamprah tahap II agar segera menyelesaikan proposal laporan realisasi kegiatan yang sudah dilakukan dengan memakai dana tahap I. ‘’Kita harap sebelum deadline, delapan desa itu sudah bisa mengamprah tahap II. Untuk itu, realisasi kegiatan tahap I agar segera diselesaikan agar pengamprahan tahap II bisa dilakukan,’’ harapnya. Sementara untuk Dana Desa, Kabupaten Bangli sudah memenuhi angka 76 persen untuk dana yang sudah digunakan untuk kegiatan atau melebihi 1 persen dari syarat yang ditetapkan. Terkait hal ini, pihaknya akan melakukan pengamprahan Dana Desa tahap II ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Karangasem. ‘’Data 76 persen yang diinput akan kita laporkan ke BKPAD. Nanti BKPAD akan membawa data itu ke KPPN Karangasem untuk melakukan pengamprahan tahap II,’’ katanya. (kmb41)

Pijat Istri Orang

Pedagang Keliling Nyaris Babak Belur Dihajar Warga Bangli (Bali Post) Seorang penjual tipat tahu keliling asal Lombok nyaris babak belur dihajar warga saat melintas di depan RSJ, Bangli, Senin (4/9) kemarin. Penyebabnya, pria berinisial AD (43) tersebut diketahui telah melakukan tindak pelecehan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga di sebuah rumah kos di LC Subak Aya, Kelurahan Kawan, Bangli. Diduga pelaku beraksi menggunakan ilmu hipnotis. Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang berinisial DAN (28) mengalami tindak pelecehan seksual saat sedang berada di rumah kosnya sekitar pukul 12.30 Wita. Kejadian berawal saat korban membeli tipat tahu yang dijajakan pelaku. Saat hendak membayar, pelaku masuk ke dalam kamar. Korban ketika itu sudah sempat melarangnya. Namun, saat itu pelaku yang melihat kondisi korban seperti orang sakit langsung memanfaatkan situasi dengan menawarkan diri untuk memijat korban. Tawaran itu kemudian diiyakan korban. Oleh pelaku, korban kemudian dipijat di bagian leher. Lama-kelamaan pelaku kemudian menyuruh korban untuk mengganti bajunya. Keinginan itu dituruti korban. Setelah itu korban disuruh menggambil karpet dan pelaku mengajak untuk pijat di dalam ruangan. Di sanalah pelaku kemudian melancarkan aksinya memijat korban di area yang tidak semestinya. Setelah selesai dipijat, korban baru menelepon suaminya dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Suami korban yang geram mendengar penuturan istrinya seketika marah dan berusaha mengejar pelaku. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap bersama warga di Lingkungan Kawan, tepatnya di depan RSJ. Sebelum diamankan polisi, pelaku yang diduga melakukan aksi cabulnya dengan hipnotis sempat dipukul warga yang emosi dengan perbuatannya. Kanit Reskrim Polsek Kintamani Iptu Ketut Purnawan seizin Kapolsek Kompol Dewa Raka mengatakan, sebagaimana pengakuan korban, pada saat dipijat, korban sebenarnya ingin berontak tapi tidak sanggup. Setelah selesai dipijat, korban baru menelepon suaminya dan menceritakan kejadian yang dialaminya. ‘’Antara pelaku dan korban tidak saling kenal,’’ terangnya. Disinggung mengenai kemungkinan pelaku menggunakan hipnotis saat melakukan aksinya, Purnawan mengatakan hal itu masih perlu didalami. Menurutnya, jika dilihat dari rangkaian perbuatannya, ada kemungkinan pelaku menggunakan hipnotis sehingga korban tidak bisa menolaknya. ‘’Sekarang pelaku sedang kami amankan. Kami masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan pelaku,’’ kata Purnawan. Sedangkan pelaku yang ditemui saat diamankan petugas mengakui dirinya sempat memijat korban setelah korban mengeluhkan sakit kepala dan serak. Pelaku mengaku hanya memijat korban pada bagian kepala dan lengan di luar kamar. Meski mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap korban adalah salah, namun pelaku yang sudah memiliki istri dan dua anak ini berkilah dirinya tidak ada niat melakukan pelecehan terhadap korban. (kmb40)

Bali Post/ina

DIAMANKAN - Pelaku saat diamankan di Polsek Bangli, Senin (4/9) kemarin.

Bali Post/nan

RASTRA - Bulog Bangli mulai mendistribusikan rastra periode Juli-September.

Rastra Periode Juli-September Mulai Didistribusikan

Bangli (Bali Post) Pendistribusian beras sejahtera (rastra) periode Juli sampai September kepada warga miskin mulai dilaksanakan Bulog Bangli. Hal ini menyusul telah turunnya Surat Permintaan Alokasi (SPA) dari Pemkab Bangli. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangli I Dewa

Agung Bagus Riana Putra, Senin (4/9) kemarin, mengungkapkan pihaknya sudah mengeluarkan SPA untuk pendistribusian rastra Juli-Septembar ke Bulog. SPA untuk pendistribusian ke semua desa di Bangli tersebut telah diserahkan ke Bulog beberapa hari lalu ‘’Rastra baru bisa didistribusikan Bulog apabila mere-

ka sudah menerima SPA dari kita. Jika belum menerima SPA, jelas Bulog tidak berani mendisitribusikan rastra. Jadi kita yakin setelah SPA turun, petugas Bulog pasti langsung bekerja untuk mendistribusikan rastra itu,’’ ungkap Riana Putra. Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Bangli A.A. Gede Oka didampingi Juru Timbang Gusti Putu Ngu-

rah Arnaka mengakui jika pihaknya sudah menerima SPA dimaksud. Pihaknya pun telah melakukan pendistribusian rastra hampir di semua kecamatan. Hanya saja, pendistribusiannya belum dilakukan secara menyeluruh ke semua desa. ‘’Karena penyalurannya akan dilakukan secara bertahap,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya,

kecepatan penyaluran rastra tergantung jumlah tenaga dan armada. ‘’Jika sampai batas waktu yang diberikan pengiriman belum juga selesai dilakukan, kita bisa memperpanjang DO (Delivery Order - red). DO itu berlaku sampai sebulan. Hanya saja sampai saat ini kita belum pernah lewat batas waktu untuk pendistribusiannya,’’ tegas Gede Oka. (kmb41)

Pembangunan Jembatan Kedui-Metra Ditunda Tahun Ini Hanya Peningkatan Akses Jalan

Bangli (Bali Post) -

Rencana pembangunan jembatan penghubung antara Dusun Kedui Desa Jehem dengan Banjar Metra Desa Yangapi Kecamatan Tembuku yang sempat direncanakan terlaksana tahun ini ditunda hingga tahun 2018 mendatang. Tahun ini, Pemkab Bangli hanya akan melakukan peningkatan akses jalan menuju jembatan yang selama ini kondisinya sudah rusak. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Bangli Putu Wida Gunawan, Senin (4/9) kemarin, mengatakan semula pembangunan jembatan Kedui-Metra sekaligus perbaikan akses jalan menuju jembatan dirancang terlaksana tahun ini. Anggarannya disiapkan dalam

pos yang berbeda. Namun dalam perjalanannya, masih ada beberapa kendala yang ditemui, yakni terkait pembebasan tanah yang masih perlu disinkronkan. Selain itu pihaknya juga masih harus melakukan review struktur agar jembatan tersebut dalam jangka panjangnya bisa dilalui kendaraan berat. ‘’Review struktur ini perlu

pengkajian ulang di lapangan. Sementara untuk itu waktunya tidak mencukupi. Sehingga sesuai arahan Bupati, di tahun sekarang kami kerjakan perbaikan jalannya saja, sementara pembangunan jembatannya dilaksanakan tahun 2018,’’ terangnya. Ditambahkannya, selain jembatan Kedui-Metra, hal yang sama juga dilakukan

pada dua jembatan lainnya, yakni jembatan penghubung Binyan-Gunung Bau dan jembatan Batur-Gunung Kunyit. Badan jembatan dua jembatan itu akan dibangun tahun depan. ‘’Jadi, tidak ada pembatalan,’’ tegasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dinas PUTRPKP sempat mengatakan akan melanjutkan pembangunan badan jembatan Metra -Kedui sekaligus peningkatan jalan menuju jembatan di tahun ini. Untuk pembangunan tersebut, disiapkan anggaran sebesar Rp 4 miliar. Pembangunan jembatan penghubung antara dua desa

tersebut sejatinya sudah cukup lama ngadat karena terganjal dana. Padahal di masingmasing ujung jembatan, pemerintah sudah membuat pondasi jembatan. Oleh warga, keberadaan jembatan penghubung yang permanen tersebut sangat didambakan untuk memperpendek jarak tempuh kedua desa. Guna menghindari jalan memutar yang jaraknya belasan kilometer, warga dua desa membangun jembatan darurat berbahan bambu. Hanya saja jembatan sederhana yang menggantung di atas jurang itu kondisinya cukup mengkhawatirkan untuk dilalui. (kmb40)

Hingga Juni, Ditemukan 20 Kasus HIV

Bali Post/nan

Ni Luh Made Eka Sasiani

Bangli (Bali Post) Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli tahun ini, hingga Juni, ditemukan 20 kasus HIV. Kasus tersebut menambah panjang deretan kasus HIV/AIDS di Bangli. Guna mengantisipasi penularan HIV, Pemkab Bangli melakukan berbagai upaya. Kabid Pencegahan, Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani, Senin (4/9) kemarin, mengungkapkan kasus HIV/AIDS di Bangli memang terus bertambah tiap tahunnya. Tahun 2016, terdapat 276 kasus. Dengan tambahan 20 kasus hingga Juni tahun ini, maka jumlahnya kini menjadi 296 kasus. ‘’Kasus ini tersebar di empat kecamatan. Penderita HIV/

AIDS kebanyakan usia produktif, yakni umur 20 sampai 49 tahun,’’ ungkapnya. Sasiani menjelaskan, meningkatnya kasus HIV/AIDS setiap tahunnya akibat kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi penyakit yang belum ada obatnya ini masih sangat rendah. HIV bisa menular melalui seks bebas, narkoba dengan jarum suntik yang dipakai banyak orang dan lewat ibu menyusui. Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat pro aktif memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit guna mengantisipasi penularan penyakit ini. Meski demikian diakuinya, masih banyak orang yang berisiko tertular virus ini ragu atau takut memeriksakan diri. ‘’Mereka menyembunyikan

penyakitnya karena takut diskriminasi, tidak diajak bergaul di masyarakat. Maka dari itu kita juga tidak ingin masyarakat mendiskriminasi mereka yang terkena HIV/ AIDS. Karena kalau tidak ada diskriminasi, mereka pasti mau membuka diri,’’ tegasnya. Dia menambahkan, untuk menekan angka kasus HIV/AIDS, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan penyuluhan atau sosialisasi ke masyarakat. Pihaknya juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui KSPAN. ‘’Kami memang terus gencar turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi supaya masyarakat bisa lebih waspada terhadap penyakit ini. Jadi, butuh kesadaran yang tinggi dari masyarakat untuk menekan

kasus HIV agar tidak semakin bertambah,’’ jelasnya. Selain hal tersebut, pihaknya juga telah menerapkan program Pencegahan Penularan Lewat Ibu ke Anak (PPIA). Setiap ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya, disarankan untuk melakukan cek darah untuk mengetahui apakah yang bersangkutan mengidap HIV/ AIDS atau tidak. ‘’Jika mereka tidak mau, kita tidak bisa memaksa. Mengingat kita juga wajib menjaga perasaan pasien. Karena itu butuh kesadaran dari yang bersangkutan. Tapi bagi yang berkenan dan diketahui mengidap HIV/AIDS, mereka akan ditangani lebih lanjut untuk diberikan pengobatan yang lebih efektif,’’ tegas Sasiani. (kmb41)

Aribawa, Siswa Miskin Asal Banjar Pulasari Kangin Peninjoan

Bersekolah dengan Sepatu Robek Pinjaman KEHIDUPAN yang dijalani Wayan Aribawa, anak 10 tahun asal Banjar Pulasari Kangin Desa Peninjoan, Tembuku tak seberuntung anak seusianya. Siswa kelas III SDN 4 Peninjoan itu hidup bersama ibu dan adiknya dalam kondisi miskin dan serba kekurangan. Lantaran ibunya tak punya uang untuk membeli sepatu, Aribawa terpaksa menggunakan sepatu robek, pinjaman dari sepupunya. Ditemui di sekolahnya, Senin (4/9) kemarin, Aribawa mengaku selama ini terpaksa bersekolah menggunakan sepatu dan tas robek lantaran ibunya tak memiliki uang untuk membelikan yang baru. Sepatu robek yang beberapa pekan terakhir dipakainya didapatnya hasil meminjam dari saudara sepupunya yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Sementara tas yang kondisinya sudah banyak bolong, terpaksa dijaritnya berkalikali agar tetap bisa dipakai sekolah. Aribawa menjelaskan, sejak ayahnya meninggal, hanya ibunya yang memenuhi bekerja untuk kebutuhan keluarga. Ibunya hanya seorang buruh serabutan yang pendapatannya sangat minim dan tidak

karuan. Kepala SDN 4 Peninjoan Putu Jati mengatakan, setiap tahunnya Aribawa menjadi salah satu siswa yang rutin mendapatkan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM). Nominal bantuan yang diterima kisarannya Rp 400 ribu, tergantung anggaran. Dana itu sudah dipergunakan untuk membiayai kebutuhan sekolah. Di tempat yang sama, Kepala Dusun Pulasari Kangin Ketut Wika mengungkapkan, Aribawa dan keluarganya tinggal bertiga dalam satu rumah. Keluarga Aribawa memang masuk sebagai KK miskin di desanya. Sementara itu, ibu Aribawa, Ketut Mawi, yang ditemui di rumahnya mengatakan, karena keterbatasan ekonomi,

tak jarang dirinya dan kedua anaknya hanya makan umbiumbian. Itu biasanya dilakukan saat dirinya tak mendapat pekerjaan. ‘’Kalau dapat kerjaan, upah yang saya dapat sekitar Rp 60 ribu,’’ ujarnya. Karena sering tak punya uang, dia terpaksa meminjamkan sepatu dari keponakan untuk anaknya. Hal itu dilakukan agar anaknya bisa tetap bersekolah. ‘’Kalau belikan baru, saya tidak punya uang,’’ ungkapnya. Kondisi kehidupan Aribawa dan keluarganya mendapat perhatian dari Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Siang kemarin, Dinas Sosial melalui Kasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sang Made Dwipayana memberikan bantuan berupa sembako, keperluan mandi, termasuk selimut dan alas tidur. Dwipayana mengatakan, selama ini keluarga Mawi sudah mendapatkan KIS maupun KIP. Pihaknya saat ini akan mengupayakan agar keluarga itu bisa mendapat Program Keluarga Harapan. (ina)

Aribawa (kiri) bersama adik dan ibunya.

Bali Post/ina


GIANYAR

Selasa Pon, 5 September 2017

9

Wisata Aktivitas di Gianyar Selatan Makin Diminati Wisatawan

Gianyar (Bali Post) Wisata aktivitas di Gianyar Selatan makin digandrungi wisatawan. Dalam sebulan terakhir, akomodasi pariwisata di kawasan setempat selalu dipadati pengunjung. Direktur Pengembangan Wake Keramas I Nyoman Alit Arnata, Senin (4/9) kemarin, mengatakan sepanjang Agustus ribuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara mendatangi tempat wisata yang ia kelola. Wisatawan mancanegara berasal antara lain dari Arab, Australia, Rusia, Tiongkok dan Jepang. Diperkirakan kondisi tersebut masih berlangsung bulan ini. Namun memasuki Oktober, ia memprediksi terjadi penurunan kunjungan wisatawan. ‘’Saya kira ini pola yang sudah rutin terjadi. Saat Oktober turun. Nah, November kunjungan kembali naik hingga puncaknya pada Desember, karena memasuki tahun baru,’’ katanya. Dikatakannya, pada Agustus yang tergolong high season di usaha yang dikelolanya, wisatawan menikmati berbagai akti-

vitas wisata, seperti mengendari ATV, bermain paint ball, camping dan bermain dengan lumba-lumba. Selain itu, mereka menikmati panorama hingga bersantap di pinggir Pantai Keramas. Guna mewujudkan wisata one stop activity, pihaknya menambahkan wisata berkuda. Sekitar sepuluh ekor kuda telah disiapkan untuk mengantar wisatawan berkeliling menikmati keindahan Pantai Keramas. Pria yang akrab disapa Alit Wake ini pun optimis wisata berkuda ini akan diminati wisatawan. ‘’Pemandangan alam di sini tak kalah dengan Canggu, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Jadi sangat enak dinikmati sambil berkuda,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, wisata berkuda jaraknya sekitar 4 km, dengan lintasan yang menyusuri pantai, sawah hingga kawasan Pura Masceti. ‘’Di sana guide kita akan menjelaskan sejarah keberadaan Pura Masceti serta tentang sistem pertanian yang masih dijaga oleh masyarakat lokal kita,’’ jelasnya. Wisata berkuda ini akan semakin menarik setelah nantinya

Museum Subak beroperasi di areal Pura Masceti. ‘’Tahun depan informasinya Museum Subak akan dibuka, sehingga akan menjadi salah satu tujuan wisata juga,’’ terangnya. Melalui pengembangan wisata berkuda ini, ia mengaku ingin lebih membangkitkan potensi wisata aktivitas Gianyar Selatan. Alit berharap upaya ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Desa Keramas, terutama dari segi penyerapan tenaga kerja, dengan mengutamakan masyarakat lokal. ‘’Kami penduduk lokal harus tangkap peluang ini sebelum dilirik orang asing. Keberadaan usaha wisata ini juga kami tujukan untuk peningkatan ekonomi daerah khususnya Desa Keramas,’’ terangnya. (kmb35) Bali Post/nik

BERKUDA - Wisatawan mencoba wisata berkuda yang dikembangkan di Wake Keramas, Blahbatuh.

Tinggi, Minat Kerja di Luar Negeri

SOSOK

Gianyar (Bali Post) -

Majunya sektor pariwisata ternyata tidak sertamerta membuat masyarakat Gianyar mencari penghidupan di Gumi Seni ini. Terbukti minat untuk bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) masih tinggi. Bahkan berdasarkan rangkuman data laporan penempatan TKI di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar 2016, tarcatat 601 orang warga Gianyar menjadi TKI.

Bali Post/nik

Sasar Pemilih Pemula

Dalam rangka menggaet pemilih pemula menjelang pilkada 2018, KPU Gianyar bersama instansi terkait kini menggalakkan Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi (GMSD). Gerakan ini digencarkan melalui lomba yel-yel tentang demokrasi yang melibatkan siswa SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. Ketua KPU Gianyar A. A. Gde Putra menerangkan, GMSD sebagai bagian dari sosialisasi kepada pemilih pemula dalam persiapan penyelenggaraan pilkada serentak tahun depan. ‘’Melalui pagelaran GMSD, diharapkan dapat meningkatkan daya kreativitas dan ide-ide yang bermuatan seni budaya bagi generasi muda di Gianyar,’’ ucapnya usai rapat technical meeting di kantor Bappeda Gianyar, Senin (4/9) kemarin. Dikatakannya, kegiatan dalam GMSD ini akan melibatkan sekitar 25 peserta dari SMA/SMK dengan jumlah total uang penghargaan sebesar Rp 27 juta untuk empat kategori juara. Kegiatan ini akan diawali senam bersama di Lapangan Astina dan dilanjutkan dengan pertunjukkan yel-yel dan lomba pidato di Balai Budaya. ‘’Dari 25 sekolah yang berpartisipasi akan mengirimkan masing-masing 25 orang siswa-siswi menjadi peserta lomba. Peserta yel-yel terdiri dari 14 orang, satu orang lomba pidato dan sepuluh orang akan menjadi pemilih yang akan melakukan pemilihan sebagai penentu pemenang,’’ katanya. Penetapan juara dalam kegiatan GMSD ditentukan melalui hasil perolehan suara. Dalam simulasi pemungutan suara sebagai daftar pemilih adalah para siswa, penyandang disabilitas dan komunitas peduli pemilu. Pria yang akrab disapa Agung Putra ini menambahkan, dalam menampilkan yel-yel peserta diberikan kebebasan berkreasi dan berekspresi, namun tetap memperhatikan identitas masing-masing sekolah. Melalui kegiatan ini Gung Putra juga berharap agar siswa yang sudah berumur 17 tahun segera melakukan perekaman e-KTP sesuai jadwal dan program dari Disdukcapil Gianyar. (nik)

Kasus OTT di DPMPTSP

Kejari Tunggu Pelimpahan Mudana

Gianyar (Bali Post) Pascatahap II kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan tersangka Nyoman Sukarja, Kabid Perizinan B Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar masih menunggu pelimpahan Ketut Mudana, Kepala DPMPTSP Gianyar. Hingga saat ini belum ada informasi terkait pelimpahan tersangka. ‘’Sepertinya berkas Beliau masih ditangani di Polda Bali,’’ ucap Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger, Senin (4/9) kemarin. Sembari menunggu pelimpahan Ketut Mudana dari Polda Bali. Kejari Gianyar menyiapkan berkas Sukarja untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar. ‘’Kita masih melengkapi berkas, termasuk beberapa barang bukti Nyoman Sukarja yang kemarin diserahkan,’’ katanya. Adapula barang bukti lain yang disita uang tunai sejumlah Rp 14.450.000, dokumen mengenai perizinan, komputer, daftar izin, buku tabungan Simpeda BPD Bali, buku ke pemohon, buku SOP pengurusan izin, buku register front office tahun 2016 serta IMB atas nama Yudi Sutrisna, Wayan Bagus Sudarta dan Made Tama. Dalam dokumen yang disita juga terdapat secarik kertas yang berisi kode angka 15 yang ditulis tangan. Dalam kode angka itu, berisi cap stempel DPMPTSP. Juga ada secarik kertas bertuliskan kode angka 75 tanpa stempel. Atas penyerahan tahap II ini, Kejari Gianyar telah menyiapkan empat JPU. Tiga JPU dari Kejati Bali dan satu JPU dari Kejari Gianyar. Untuk JPU dari Gianyar, ditunjuk Putu Kekeran. Sementara tersangka untuk selanjutnya akan ditahan di Rutan Kelas IIB Gianyar. Sukarja akan dituntut dengan pasal 11 dan pasal 12 huruf e UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Mengenai ancaman pidana, dalam pasal 11 tercantum orang yang menerima suap bisa dihukum paling singkat satu sampai lima tahun penjara. Sementara pasal 12 huruf e mengenai pegawai negeri yang menyalahgunakan kekuasaan melakukan suap dan memaksa orang, ancaman hukumannya lima hingga 20 tahun penjara. (kmb35)

Dilihat dari jenis kelamin, TKI asal Gianyar lakilaki mencapai 353 orang dan perempuan 248 orang. Menurut asal kecamatan, TKI paling banyak berasal dari Kecamatan Ubud yang mencapai 220 orang. Disusul Kecamatan Payangan mencapai 108 orang, Kecamatan Gianyar 91 orang, Kecamatan Blahbatuh 58 orang, Sukawati 56 orang, Tegallalang 36 orang dan Kecamatan Tampaksiring sebanyak 32 orang. Kepala UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar A.A. Eka Dharma Kusumawati mengakui tingginya peminat warga Gianyar untuk bekerja di luar negeri. Para pekerja dari Gianyar ke luar negeri ini sudah dilengkapi dengan kemampuan dan keterampilan. ‘’Jumlah TKI kita memang cukup tinggi,’’ ucapnya seizin Kepala Di-

nas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar A.A. Dalem Jagatdhita. Sementara, negara tujuan para TKI asal Gianyar itu mencapai 33 negara. Negara tujuan yang paling diminati yakni Italia mencapai 265 orang. Disusul Turki mencapai 172 orang, Amerika Serikat 17 orang, Maldives 16 orang, India 12 orang, Denmark dan Dubai sebelah orang, Rusia sepuluh orang, Cyprus sembilan orang, Malaysia tujuh orang dan sejumlah negara tujuan lainnya. Kusumawati menambahkan, untuk membantu masyarakat pencari kerja atau lowongan kerja, Dinas Tenaga Kerja Gianyar memfasilitasinya dengan berbagai terobosan, di antaranya bekerja sama dengan pengusaha atau penyedia lowongan pekerjaan. ‘’Terhadap lowongan pekerjaan itu, kami menyampaikan

Bali Post/nik

TES - Tes bagi pencari kerja yang digelar di kantor UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar, belum lama ini. kepada pencari kerja melalui online dan Facebook yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar,’’ jelasnya. Dinas Tenaga Kerja pun sudah menyediakan sejum-

lah tempat atau stan bagi perusahaan yang ingin menyediakan lowongan bagi pencari kerja. Para pelamar bisa langsung datang ke UPT Layanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan dan

bertemu langsung para penyedia lowongan pekerjaan. Bahkan para penyedia lowongan langsung melakukan tes dan interview kepada pelamar pekerjaan di UPT ini. (kmb35)

Pembunuh Buyut dan Ibu Kandung Dibuatkan Rumah Isolasi

Gianyar (Bali Post) I Wayan Agus Arnawa alias Kolok, yang telah dengan sadis membunuh ibu dan nenek buyutnya sendiri, dipastikan mengalami gangguan jiwa oleh pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Bangli. Polisi pun kini kesulitan melanjutkan kasus ini. Sementara warga Banjar Marga Tengah, Desa Kerta, Kecamatan Payangan menolak jika Kolok menetap di banjar tersebut. Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan belum lama ini menjelaskan, warga menolak Kolok lantaran takut akan ada korban lagi. Di sisi lain, RSJ pun tidak bisa berlama-lama menampung Kolok, mengingat selama dirawat pemuda 22 tahun yang tuna wicara itu sangat temperamental. Dia pernah memukuli beberapa pasien RSJ. ‘’Dipindah ke ruang ini, mukul orang. Pindah ke situ, juga mukul orang. Tetapi dalam waktu dekat ia harus dipulangkan dari RSJ,’’ jelas Endrawan. Lantaran warga, termasuk RSJ kesulitan menangani Kolok, diambillah jalan keluar berupa rumah isolasi. Lokasinya tidak jauh dari tempat Kolok menghabisi nyawa buyutnya. ‘’Laporan ke saya, rumah isolasi itu selebar 4x6 meter dengan pintu jeruji besi,’’ katanya. Dijelaskannya, di ruang tersebut terdapat toilet, kasur dan televisi. Pembangunan ruang isolasi dengan atap dibeton itu sudah menghabiskan dana mencapai Rp 60 juta. ‘’Atap rumah itu didak beton supaya tidak

mudah dibobol. Untuk biaya pembangunan ditanggung oleh keluarga Kolok,’’ ungkapnya. Endrawan mengatakan, pembangunan rumah isolasi itu merupakan jalan tengah terhadap kasus ini. Selama ditahan, Kolok tidak akan dipasung atau dirantai. ‘’Ini bisa jadi model penanganan. Masyarakat dan keluarganya tidak bisa lepas

tangan. Ini (rumah isolasired) menjadi jalan,’’ jelasnya. Selama di rumah isolasi, Kolok akan dirawat jalan dengan diberikan makan sesuai jadwal. Endrawan pun mengungkapkan kekhawatirannya, bahwa upaya ini bisa membuat Kolok tambah setres. ‘’Makanya nanti ini perlu perhatian semua pihak untuk menangani masalah ini,’’ terangnya.

Bali Post/dok

BERIKAN KETERANGAN - I Wayan Agus Arnawa alias Kolok saat memberikan keterangan dengan bahasa isyarat kepada Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan, beberapa waktu lalu.

Endrawan menegaskan, tidak ada solusi lain yang bisa diambil atas persoalan ini. Apalagi sebelumnya Kolok kerap mengancam orangtuanya. Bahkan polisi mendapati sejumlah kertas di rumahnya yang menggambarkan target pembunuhan. ‘’Ayahnya dan ibu tirinya jadi target pembunuhan selanjutnya. Ada gambar di kamarnya. Ibu kandung dan buyutnya ada tanda silang.

Itu artinya sudah dibunuh,’’ ujarnya. Ditambahkan AKP Endrawan, pihaknya belum menutup kasus ini walaupun hasil pemeriksaan kesehatan jiwa Kolok sudah keluar. ‘’Masih jalan. Setelah digelarkan, baru dihentikan kasusnya. Gelar melibatkan Polres dan kejaksaan. Gelar untuk memutuskan apa bisa disidangkan gak orang gila itu,’’ tegasnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Selasa Pon, 5 September 2017

Besaran Tunjangan Transportasi Dewan Tunggu Kajian Appraisal Semarapura (Bali Post) Anggota DPRD Klungkung segera menikmati tunjangan transportasi. Hal tersebut menyusul disahkan Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Klungkung. Hanya, besarannya belum bisa dipastikan. Itu masih menunggu kajian appraisal/perkiraan atau taksiran harga (besaran tunjanganred) berdasarkan kualitas dan kuantitas. Demikian disampaikan Sekwan Klungkung I Wayan Sudiarta, Senin (4/9) Bali Post/sos kemarin. I Wayan Sudiarta Dijelaskan, kajian tersebut dilakukan Universitas Udayana (Unud). Sesuai hasil koordinasinya, itu sudah mulai berproses dan diharapkan bisa tuntas dalam waktu dekat. “Ketok palu APBD Perubahan akan berlangsung bulan ini. Kami sudah dapat jawaban, kajian itu sudah mulai. Kajian ini untuk menghindari persoalan,” terangnya. Jika tunjangan tersebut sudah jelas dan telah diterima anggota dewan, maka seluruh kendaraan dinas yang selama ini digunakan akan ditarik atau dikembalikan ke daerah. Mobil nantinya hanya diperuntukkan pada pimpinan dewan, yakni ketua dan wakil. “Kalau sudah dapat tunjangan itu, mobil dinas harus dikembalikan. Kecuali unsur pimpinan, karena tidak mengambil tunjangan,” tegasnya. Sesuai perda, anggota dewan juga akan menikmati tunjangan reses. Namun, untuk menentukan besarannya dipandang tidak terlalu rumit. Penghitungannya tinggal mengacu pada rumus yang sudah ada. “Kalau ini tidak terlalu sulit. Tidak seperti tunjangan transportasi,” ungkap pejabat asal Kusamba ini. Jika besarannya sudah ditentukan, itu akan segera disampaikan ke eksekutif guna melengkapi penyusunan perbup. Selain dua itu, wakil rakyat sudah menikmati tunjangan perumahan, kesehatan, komunikasi, keluarga, beras, uang paket dan uang representasi. (kmb45)

Bali Post/sos

RAKER - Komisi II DPRD Klungkung menggelar raker bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, Senin (9/4) kemarin.

Perusahaan Abaikan Hak Naker

Pemkab Diminta Bertindak Tegas Semarapura (Bali Post) -

Perusahaan di Kabupaten Klungkung disinyalir masih banyak yang mengabaikan hak-hak tenaga kerja (naker), salah satunya dalam penerapan upah minimum. Atas hal tersebut, pemkab diminta segera mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku. Itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara saat melaksanakan rapat kerja bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, Senin (4/9) kemarin.

Bali Post/sos

PERIKSA - Salah satu petugas Polsek Klungkung saat memeriksa pelaku pengecer togel di ruangan penyidik.

Pengecer Togel Ditangkap Polisi

Semarapura (Bali Post) Seorang kakek asal Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, I Wayan Mastra, ditangkap anggota Polsek Klungkung, Minggu (3/9) sore. Penyebabnya, ia diketahui sebagai pengecer togel jenis TSSM. Selain dirinya, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Kapolsek Klungkung Kompol I Wayan Sarjana, Senin (4/9) kemarin menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan dari masyarakat. Itu ditindaklanjut dengan penyelidikan dan ternyata benar. Langkah penangkapan pun langsung dilakukan di rumahnya. Polisi mengamankan barang bukti satu lembar potongan kertas berisi nomor pasangan togel dan uang Rp 73 ribu. “Sesuai hasil pemeriksaan, sejauh ini tersangka mengaku kerja sendiri. Tapi kita akan berupaya mengungkap di atasnya, ke mana tersangka menyetor uang yang didapat,” katanya. Dari penangkapan ini, ada sesuatu yang unik. Jika biasanya pengecer togel lainnya memanfaatkan HP untuk transaksi supaya tak terhendus petugas, kakek 66 tahun ini justru hanya menggunakan kertas untuk mencatat angka yang dipasang warga. Tak hanya itu, kakek yang hanya lulusan SD ini juga mengaku menjual togel karena hobi merekap. Fee dari penjualannya kembali dipakai untuk memasang. “Saya dapat fee 10 persen dari menjual togel,” akunya. Akibat perbuatannya, ia terancam pasal 303 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda Rp 25 juta. (kmb45)

Dijelaskan, besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klungkung tahun ini sebesar 1.992.000. Namun, belakangan ini, pihaknya kerap menerima pengaduan dari tenaga kerja yang mendapat upah jauh di bawah itu. Bahkan itu berasal dari perusahaan berskala cukup besar. Hal tersebut, menurutnya telah mengabaikan hak seseorang. “Ada juga yang mengeluhkan tidak dapat cuti. Ini kan sudah mengabaikan hak tenaga kerja. Belum lagi upah yang di bawah UMK,” ungkapnya. Dihadapkan persoalan

demikian, pada raker yang sempat diskorsing hingga dua jam itu, politisi Gerindra ini meminta pemkab untuk tidak lemah terhadap dunia usaha. Harus ada tindak lanjut yang mengacu pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan dan Undang-undang 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bahkan pihaknya mendorong untuk menjatuhkan sanksi tegas. “Kalau melanggar, itu bisa kena sanksi pidana. Kami mendorong untuk menerapkan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi II Anak Agung Gede Bagus mengungkapkan jika perusahaan yang demikian hanya dijadikan tontonan, dikhawatirkan akan menimbulkan kecemburuan dari perusahaan yang sudah memberikan upah sesuai UMK. “Kalau pemkab konsen terhadap naker secara adil, ini harus diperhatikan. Jangan diskriminatif. Jangan ada kesan perusahaan disayangi,” tegasnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Gede Kusuma Jaya menyatakan,

berdasarkan data terakhir, di bumi serombotan terdapat 414 perusahaan yang bergerak di sejumlah sektor. Hanya, belum diketahui jumlah yang sudah menerapkan UMK. “Sampai sekarang kami masih melakukan pendataan. Baru ada 36 perusahaan yang kami bina. Ini terus kami maksimalkan,” bebernya. Pada raker yang juga dihadiri Asisten bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Klungkung I Ketut Suayadnya, pejabat berkumis ini menyatakan belum ada tenaga kerja yang mempermasalahkan pemberian upah di bawah standar. Bahkan, itu justeru disyukuri. “Sampai sekarang yang mempersoalkan belum ada. Itu malah disyukuri. Karena tak menganggur,” ucapnya. Apa yang dilontarkan itu medapat tanggapan dari ang-

gota Komisi II Wayan Mastra yang juga hadir pada rapat tersebut. Wakil rakyat asal Nusa Penida ini malah memandang itu sebuah persoalan lantaran akan mempersulit peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Upah ini kan untuk kesejahteraan. Kalau kecil, kan kasihan tenaga kerja itu. Kami konsen membicarakan ini karena sesuai visi misi bupati,” katanya. Politisi PKPI ini juga menyatakan upah tenaga kontrak di lingkungan pemkab juga harus mendapat perhatian. Sebab, sampai saat ini hanya bertengger Rp 1,2 juta. Juga masih di bawah UMK. “Jangan sampai upah tenaga kontrak ini dijadikan acuan oleh perusahaan. Ini juga harus diperhatikan. Satu sisi juga sebagai pemacu peningkatan kualitas kerja,” tandasnya. (kmb45)

Tingkatkan Taraf Hidup

Puluhan Penyandang Disabilitas Ikut Program Penciptaan Wirausaha

Bali Post/ist

BANTUAN - Wabup Klungkung I Made Kasta menyerahkan bantuan berupa kompor gas dan bor kepada penyandang disabilitas yang didampingi sejumlah instansi terkait usai membuka Program Penciptaan Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri Melalui Pola Pendampingan di Graha Purwaka Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (4/9/) kemarin.

PENCIPTAAN Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri Melalui Pola Pendampingan terus bergulir di Kabupaten Klungkung. Setelah lansia, program tersebut lanjut menyasar puluhan penyandang disabilitas. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup. Pembukaannya dilakukan Wabup Klungkung I Made Kasta di Graha Purwaka Pangi, Kecamatan Dawan, Senin (4/9/) kemarin. Wabup asal Desa Akah, Klungkung ini menyampaikan program tersebut sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya, untuk mendorong masyarakat mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri atau untuk masyarakat. Langkah ini juga untuk mendukung program lain yang telah digelontorkan, seperti bedah rumah, rehab serta bantuan sarana lainnya, “Pemkab Klung-

kung saat ini sudah berupaya memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas, agar nantinya bisa menjadi tenaga kerja yang produktif,” ujarnya. Disampaikan lebih lanjut, dalam keikutsertaannya, para lansia ini akan mendapat kesempatan untuk melakukan banyak hal terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. “Jadikanlah hal ini sebagai pengalaman yang luar biasa, setelah selesai kegiatan ini agar nantinya ditindaklanjuti atau dipraktikkan. Mari bersama-sama berkarya untuk membangun Klungkung ke depan yang unggul dan sejahtera,” harapnya. Kasudit Penempatan Tenaga Kerja Khusus Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Selviana mendorong seluruh masyarakat khususnya penyandang disabilitas untuk terjun ke pasar kerja sebagai wirausahawan/wirausahawati. Melalui itu dapat menjadi agen pembangunan atau agent of

change. “Kemandirian kerja dan berkarya teruslah dikembangkan, sehingga mampu menjadi pioneer-pioneer bangsa meski dengan keterbatasan yang ada,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan I Wayan Darmanaba menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong dan berkembangnya jiwa kewirausahaan yang mandiri pada disabilitas. Di sisi lain juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja disabilitas terutama di sektor informal. Kegiatan ini diikuti 80 peserta yang terbagi dalam 4 paket. Rinciannya, di Klungkung daratan dilaksanakan 3 paket dan 1 paket rencananya di Nusa Penida. Itu terlaksana 4 hari, dari 4 sampai 7 September 2017. Di akhir acara, Wabup Kasta juga menyerahkan bantuan berupa kompor gas dan bor kepada penyandang disabilitas yang didampingi sejumlah instansi terkait. (ad207)

Pemasangan Patung Ida Dewa Agung Istri Kanya Dimulai

Memimpin Perang Melawan Belanda, akan Dijadikan Barometer Pariwisata SIMPANG Tihingadi di By-pass Ida Bagus Mantra, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung dalam waktu dekat terlihat berbeda. Jalan nasional itu akan dilengkapi patung Ida Dewa Agung Istri Kanya, salah satu Raja Klungkung. Pemasangannya sudah mulai berlangsung Senin (4/9) kemarin. Ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa yang telah dilakukan. Matahari sudah hampir di atas ubun-ubun. Sinarnya mulai menyengat kulit. Saat itu, suasana di simpang Tihingadi By-pass Ida Bagus Mantra nampak berbeda. Lalu lintas dari arah barat hendak ke timur dialihkan petugas Dinas Perhubungan dan kepolisian. Kendaraan yang melaju dari arah utara maupun sebaliknya juga mengurangi kecepatan. Tepat di tengah persimpangan, terlihat crane yang sedang beroperasi

mengangkat benda yang sekilas seperti beton ke atas fondasi yang memiliki tinggi lima meter. Ini pun menjadi tontonan sejumlah pengendara. Itulah sekelumit proses pemasangan patung Ida Dewa Agung Istri Kanya, salah satu Raja Klungkung. Menurut cerita, beliau yang memimpin perang Kusamba, Kecamatan Dawan melawan Belanda dan berhasil menewaskan Jenderal Michels pada 1849 silam. Sekarang, tokoh ini tinggal cerita. Namun, namanya tetap tersohor dan abadi di tengahtengah masyarakat Klungkung. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga menyaksikan pemasangan itu menyatakan pembangunan patung ini sebagai bentuk penghormatan atas jasajasa yang telah diberikan untuk bumi serombotan. Dia memiliki histori yang sangat kuat. “Ini pro-

gram kita dari dulu. Dan sekarang sudah terwujud. Dari sisi histori, bahwa Puputan Klungkung tidak bisa dilepaskan dari peran beliau. Ini sebagai bentuk penghormatan,” ungkapnya. Berdirinya patung yang didesain menghadap ke timur (arah Desa Kusamba) dengan tangan kiri memegang lontar dan telunjuk tangan kanan ke atas ini dirancang menjadi barometer pembangunan daerah, terutama sektor parwisata. “Ini dirancang menjadi barometer pariwisata Klungkung,” katanya. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana mengatakan pembangunan patung setinggi 4,5 meter ini menelan anggaran Rp 4.497.450.000. Dalam prosesnya, pematung yang berasal

dari Yogyakarta sempat mengalami kesulitan dalam mencari referensi wajahnya. Sama sekali tidak ada foto-foto peninggalan. Dihadapkan hal demikian, akhirnya diputuskan mengacu wajah keluarga puri yang kemiripannya paling mendekati. “Mencari wajah ini yang sulit. Itu tidak ditemukan. Akhirnya mengacu pada yang mirip,” jelasnya. Pemasangan patung itu dilakukan secara pertahap, diawali dengan pinggang sampai kaki. Ditargetkan, seluruhnya tuntas bulan ini. “Kakinya pakai kamen. Seluruhnya tertutup,” sebutnya seraya menambahkan, pembangunan patung ini juga menjadi syarat untuk mengusulkan sebagai salah satu pahlawan nasional. Bali Post/sos Pemasangan ini juga disaksikan tokoh Puri Klungkung Cokorda PATUNG - Pemasangan patung Ida Dewa Agung Istri Kanya di simpang Tihingadi, By-pass Ida Bagus Mantra, Senin (4/9) kemarin. Bagus Oka. (sos)


Selasa Pon, 5 September 2017

BULELENG

11

SOSOK Narkoba Masuk ’’Awig-awig’’ PEREDARAN narkoba di Bali cukup tinggi. Mereka yang terpengaruh obat-obatan terlarang tidak mengenal batas usia, profesi, atau pangkat dan kedudukan. Bahkan, Jaksa Agung RI belum lama ini secara tegas mengatakan bahwa Bali menjadi urutan tertinggi kasus kejahatan narkoba. Data itu sungguh mencengangkan, apalahi banyak warga Bali yang ditangkap, perannya sebagai bandar, sebagaimana disampaikan polisi. Sebagai salah satu tokoh muda Bali asal Penglatan, Buleleng, I Gusti Putra Yudhi S. mengatakan sudah saatnya sebagai warga Bali, khusunya generasi muda, untuk bangkit. Begitu juga untuk wilayah Buleleng yang sudah mulai intrik adanya peredaran narkoba. ‘’Narkotika masih banyak karena efek jera yang kurang. Oleh karenanya wacana mengenai narkotika akan dimasukkan dalam awig-awig desa sangat bagus untuk memberantas narkotika ini,’’ jelas pria yang juga sebagai praktisi hukum ini. Pada pokoknya, jika sudah masuk pararem diharapkan mampu seminimal mungkin peredaran narkoba yang meracuni masyarakat Bali. Dia menambahkan, jika ada pengedar yang tertangkap apalagi itu menyuplai narkotika dalam jumlah yang banyak, sudah selayaknya dihukum berat. ‘’Tentu harus pembuktian dalam persidangan terlebih dahulu. Jika mereka ternyata pengedar tentu diperberat hukumannya,’’ jelaa Gusti Putra Yudhi. (asa)

Hendak Pesta Narkoba, Karyawan RS Dibekuk Polisi

Singaraja (Bali Post) – Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng menggagalkan pesta narkoba di salah satu penginapan di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Selasa (29/8) lalu. Polisi menangkap Ketut Andri Sukrawan alias Andre (24) asal Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng. Saat dibekuk, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu paket sabu-sabu lengkap dengan bong atau alat isap sabu-sabu tersebut. Yang lebih miris, Andre kesehariannya bekerja sebagai karyawan salah satu rumah sakit (RS) swasta di Singaraja. Kasat Res. Narkoba Polres Buleleng, AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Senin (4/9) kemarin, mengatakan sabu-sabu yang disita seberat 0,10 gram bruto atau 0,04 gram neto. Ditambahkan, sebelum melakukan penangkapan, polisi menerima laporan dari masyarakat bahwa akan akan adanya pesta sabu di sebuah penginapan di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan pelaku dan saat diperiksa ditemukan paket sabu dan bong. “Kita lakukan penyanggongan di sekitar lokasi. Kemudian pelaku datang dan langsung kami tangkap. Barang bukti juga kami sita,” jelasnya. Menurut AKP Adnyana Tunggal Jaya, dari hasil interogasi, pelaku mengatakan satu paket sabu itu didapat dari seorang pengedar di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Polisi bergegas menindak lanjuti informasi itu. Namun belum berhasil menemukan pengedar tersebut. “Pelaku yang disebut sebagai pengedar sudah kami ketahui identitasnya. Yang bersangkutan juga masuk DPO. Kita masih akan menunggu kesempatan untuk bisa menangkap yang bersangkutan,” tegasnya. Andre di hadapan polisi mengaku baru pertama kali mengonsumsi sabu. Satu paket digunakan untuk sekali pakai dengan harga beli Rp 300.000. Dia mengaku uang untuk membeli sabu itu dengan uang tabungannya. “Baru pertama kali pakai, belinya Rp 300 ribu. Biasa pingin coba-coba aja,” ujar karyawan di salah satu rumah sakit swasta tersebut. (kmb38)

Bali Post/kmb38

EVAKUASI - Tim gabungan berhasil mengevakuasi jenazah pencari batu pilah yang tertimbun batu di Banjar Dinas Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Senin (4/9) kemarin.

Jenazah Sutarsana Dievakuasi, Potongan Betis Dibiarkan Tertimbun

Singaraja (Bali Post) – Jenazah pencari batu pilah, Ketut Sutarsana, warga Banjar Dinas Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula berhasil dievakuasi tim gabungan polisi, TNI, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, dan warga. Batu yang menindih korban diangkat menggunakan katrol, Senin (4/9) dini hari kemarin. Saat dievakuasi, tampak bagian betis hingga telapak kedua kaki korban sudah hancur. Tragisnya, bagian potongan betis korban yang tertindih batu sulit dievakuasi, sehingga organ tubuh korban itu dibiarkan tertimbun bongkahan batu berukuran besar. Kepala Kantor SAR Denpasar Ketut Gede Ardana didampingi Kepala BPBD Buleleng Made Subur, Senin (4/9) kemarin, mengatakan jenazah Sutarsana berhasil dievakuasi setelah batu besar yang menimbun tubuh korban bisa diangkat. Lokasi kejadian tergolong berat, hingga tim gabungan baru bisa mengevakuasi jenazah korban sekitar pukul 03.00 dini hari. Saat diangkat, terlihat korban penuh luka parah. Bagian betis hingga kedua telapak kaki korban sudah hancur diduga karena benturan batu saat

kejadian. Bahkan, potongan betis dan telapak kaki itu masih tertindih bongkahan batu. Meski kondisi tidak utuh, jenazah korban untuk sementara divisum di kamar jenazah RSUD Buleleng. Ardana menambahkan, sulitnya medan evakuasi membuat tim bersama aparat desa dinas dan desa pakraman, serta pihak keluarga, disepakati untuk menghentikan evakuasi. Dengan penghentian ini, potongan betis dan dua telapak kaki korban dibiarkan tertimbun batu di lokasi kejadian. “Hasil kami rembuk dengan aparat desa, klian dusun, bandesa adat, dan keluarga disepakati untuk menghentikan evakuasi. Lokasinya juga membahayakan karena batu di atasnya itu rawan akan ambruk seperti kejadian sebelumnya,” jelasnya. Anak kedua korban, Kadek Suarjana, saat ditemui di

rumah duka menceritakan, almarhum ayahnya sejak lama tidak lagi menggeluti pekerjaan sebagai pencari batu pilah. Selama berhenti mencari batu pilah, almarhum ayahnya sehari-hari bekerja sebagai buruh tani serabutan. Almarhum juga sering mencari pakan rumput untuk sapi peliharaannya. Namun musibah muncul saat dia kembali bergelut di dunia batu. Saat saudaranya mengontrak lahan yang terdapat batu pilah, sejak itu pula ayahnya kembali bekerja sebagai pencari batu pilah. “Bapak sebenarnya sudah lama berhenti, tapi kebetulan karena saudara saya mengontrak tempat yang ada batu pilah, jadi sejak itu bapak ikut mencari batu pilah,” jelasnya. Rencananya, alamarhum dikubur menurut tradisi di Desa Pacung pada Rabu (6/9) besok. (kmb38)

Kardiasa Jalani Operasi KOMANG Kardiasa, korban selamat yang mengalami luka serius, kondisinya membaik pascamendapatkan penanganan medis. Senin (4/9) kemarin, dia menjalani operasi karena kaki dan jari kaki kanannya patah. Sebelum menjalani operasi, Kardiasa menjalani pembersihan sejumlah luka pada bagian kaki yang diduga akibat benturan batu saat kejadian. Sementara, operasi sendiri dilakukan untuk menyambungkan tulang yang patah dengan memasang alat khusus. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. mengatakan, luka yang dialami korban tergolong multiple vulnus appertum. Setelah dilakukan perawatan dan tadi operasi, korban kondisinya stabil dan dirawat di Ruang Jempiring. Diperkirakan antara tiga atau lima hari ke depan, korban sudah diperbolehkan pulang dan dilanjutkan dengan rawat jalan. Terkait biaya perawatan, Wiartana menyebut seluruh biaya perawatan korban ditanggung oleh pemerintah. Hal ini karena korban telah terdaftar sebagai pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Sesuai luka yang dialami, dokter yang menangani sudah melakukan tindakan dan operasi untuk menyambung kembali tulang yang patah sudah dilakukan. Kami berikan pelayanan maksimal dan pasien sendiri memiliki KIS, jadi perawatan dibebankan kepada pemerintah,” jelasnya. (bud)

Peringati Hari Pelanggan Nasional

PLN Area Bali Utara Genjot Pelanggan Baru dan Komitmen Dukung Investasi di Buleleng Bali Post/kmb38

SABU-SABU - Ketut Andri Sukrawan alias Andre kedapatan memiliki satu paket sabu dan alat isap sabu saat ditangkap polisi.

Penangkaran Penyu sebagai Media Pendidikan

Singaraja (Bali Post)Penangkaran penyu oleh Kelompok Usaha Bersama (Kube) Sari Segara, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, berhasil menyelamatkan ribuan telur penyu yang bersarang di Pantai Penimbangan. Tidak hanya melestarikan populasi penyu di wilayah perairan ini, aktifitas penangkaran secara swadaya tersebut belakangan menjadi sebuah media pendidikan bagi siswa dan mahasiswa di Buleleng. Setiap hari dan utamanya hari libur, rombongan pelajar dan mahasiswa mendatangi lokasi penangkaran penyu di Pantai Penimbangan. Mereka belum lama ini tidak hanya melihat proses pemeliharaan tukik yang menetas dari sarang buatan kemudian dipindahkan ke bak pemeliharaan. Mereka juga antusias meminta penjelasan dari nelayan yang menangkarkan tukik terkait aktifitas penangkaran yang dilakoni. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PENYU - Penangkaran penyu oleh Kelompok Usaha Bersama Sari Segara, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

PERINGATAN Hari Pelanggan Nasional 4 September 2017 cukup mendapatkan perhatian dari PLN. Ya, PLN Area Bali Utara menggelar serangkaian kegiatan itu untuk apresiasi pelanggan atas kesetiaan dan loyalitas menjadi pelanggan PLN. Momen penting ini dimanfaatkan untuk menggenjot target penambahan pelanggan baru khususnya di Kabupaten Buleleng. Kebijakan ini sekaligus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan investasi di Bali Utara. Pelanggan yang dikunjungi jajaran direksi PLN Area Bali Utara adalah Yayasan Panti Asuhan Narayan Seva daya R1T/2200 V. Di tempat ini juga diserahkan bingkisan alat elektronik. Selain itu juga dikunjungi PT Wico Interna dan Aneka Lovina sebagai bentuk apresiasi PLN terhadap pelanggan potensial tarif bisnis dan industri. Tren pemakaian kWh terbesar yang membayar rekening listrik tepat waktu selama tahun 2017, pelanggan RT atas nama Putu Ciptawati B1/2200 VA, Industri minuman es I1/6600 VA sebagai apresiasi melunasi rekening tepat waktu, serta penyalaan pelanggan atas nama Kristanto Wibisono daya I2/66.000 VA di Dusun Batuagung Pidada Gerokgak, Rayon Gilimanuk dengan TMP lama pelayanan 19 hari. Manajer PLN Area Bali Utara IG Made Aditya S.A. di kantornya, Senin (4/9) kemarin, mengatakan saat ini PLN Area Bali Utara

memiliki 268.550 pelanggan dan memiliki daya mampu memenuhi kebutuhan listrik 1.200 MW dengan beban puncak mencapai 850 MW. Penjualan kWh hingga Juli 2017 sebesar 234,4 GWh atau total rupiah penjualan tenaga listrik sebesar Rp 45 miliar. Jumlah ini dipastikan bisa digenjot karena masih terdapat banyak potensi untuk perluasan jaringan guna melayani pasang baru, tambah daya, dan kebutuhan listrik pelanggan di wilayah kerja Area Bali Utara. “Bagaimana momen Hari Pelanggan Nasional ini kita jadikan momentum untuk menggenjot pelanggan baru. Ini didukung karena kita sudah surplus listik, sekaligus kesempatan ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan investasi dan kami komitmen mendukung dengan pelayanan listrik yang optimal,” katanya. Aditya menambahkan, upaya meningkatkan kualitas pelayanan, transparasi biaya, PLN meluncurkan aplikasi terbaru PLN Mobile. Aplikasi ini dapat diakses dengan mudah, online, dan simpel via smartphone berbasis android. PLN Mobile dapat membantu pelanggan melakukan pengecekan tagihan dan riwayat token. Di samping itu, aplikasi ini juga membantu permohonan pasang baru, perubahan daya, penyambungan sementara, informasi tarif listrik terkini, cek stasus pengaduan dan permohonan, berita terkini mengenai PLN, info pemeliharaan listrik, telepon Contact Center PLN

KUNJUNGI - Manajer PLN Area Bali Utara IG Made Aditya S.A. mengunjungi sekaligus menyalakan listrik perdana bagi pelanggan baru di Gerokgak. Momen Hari Pelanggan Nasional ini dijadikan momentum untuk menggenjot target pelanggan baru sekaligus mendukung kebijakan investasi di daerah. 123 secara gratis (VoIP) PB, PD, Penyambungan Sementara (PESTA), melihat status progress permohonan, pengaduan palanggan, gangguan jaringan, informasi tagihan listrik, feedback dan Contact Center 123. Semua dapat dilakukan dengan PLN Mobile, mulai dari tahap awal sampai dengan infonya progress di lapangan. “Ke depan diharapkan PLN Mobile dapat menjadi

solusi akses mudah layanan listrik PLN,” jelasnya. Rangkaian Hari Pelanggan Nasional juga diisi dengan kunjungan pelanggan dan sebagai media edukasi kepada pelanggan terhadap informasi pelayanan dan program PLN serta untuk memperoleh feedback terhadap kualitas layanan dan keandalan jaringan PLN. Acara kunjungan pelanggan ini adalah sebagai bentuk apresiasi PLN kepada

pelanggan setia PLN yang telah tertib dan belum pernah menunggak dalam pelaksanaan kewajiban pembayaran listriknya. Rangkaian kegiatan lainnya menggelar car free day 10 September 2017 yang di dalamnya dirangkai kegiatan senam bersama, cek kesehatan gratis, sosialisasi gebyar kemerdekaan serta PLN Mobile di lapangan umum Taman Kota Singaraja. (ad203)


JEMBRANA

12

Selasa Pon, 5 September 2017

2017, Realisasi Program PTSL Masih Rendah

Negara (Bali Post) – Realisasi program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTLS) di Jembrana tahun 2017 ini masih rendah. Hingga memasuki September ini, baru sekitar 2.810 bidang sertifikat yang rampung dari total jatah 22 ribu bidang. Salah satu faktor utama adalah rendahnya partisipasi masyarakat untuk penyertifikatan tanah ini.

Bali Post/kmb

SAMPAN - Penyerahan jukung/sampan “Berkah” milik Rohami nelayan yang menghilang akibat kecelakaan laut hampir setahun lalu, kini diterima kakaknya Ahmadi.

Sampan ”Berkah” Akhirnya Diserahkan ke Kakak Korban

Negara (Bali Post)Jukung/sampan “Berkah” milik nelayan bernama Rohami (50) asal Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan yang menghilang sejak 6 Oktober 2016 lalu akhirnya diserahkan pihak kepolisian kepada kakak korban, Ahmadi, Senin (4/9) kemarin. Penyerahan jukung dari Polair Polres Jembrana disaksikan Perbekel Desa Pengambengan, Babinsa Pengambengan dan Bhabinkamtibmas Pengambengan. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H Eddy Waluyo

mengatakan pihaknya bukannya menghambat penyerahan jukung/sampan tersebut. Dikatakan bukannya pihaknya tidak memberikan tetapi pihaknya minta surat keterangan bahwa Ahmadi adalah kakak kandung dari korban (Rohami) yang menerangkan dari Desa Jember asal Ahmadi (sesuai KTP) dan surat Keterangan tersebut baru diserahkan ke Polair pada 28 Agustus 2017. “Kami telah bantu buatkan surat permohonan pinjam rawat barang bukti. Semuanya

perlu proses dan kami sudah meminta Pak Ahmadi bersabar,” jelasnya. Hingga saat ini Rohami belum ditemukan. Ahmadi mengatakan adiknya hilang Kamis, 6 Oktober 2016 pukul 20.00 Wita di perairan Pengambengan setelah sampan yang digunakan untuk memancing ditabrak kapal besar pengangkut batubara. Rohami diduga tenggelam dan sampan fibernya tetap mengapung di laut dengan kondisi rusak, mesin kapal juga hilang. Kapal yang menabrak melarikan diri. (kmb)

Festival Jembrana II Berlangsung Lancar

Wabup Kembang Hartawan Sampaikan Terima Kasih

RANGKAIAN pelaksanaan Festival Jembrana II dalam memperingati HUT ke-122 Kota Negara akhirnya resmi ditutup. Setelah hampir dua bulan masyarakat Jembrana disuguhi berbagai hiburan, kesenian, pagelaran budaya maupun kegiatan olahraga yang terangkum dalam 55 jenis kegiatan, event tahunan tersebut diakhiri dengan pelaksanaan pawai budaya serta malamnya ditutup dengan pesta kembang api. Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada segenap lapisan masyarakat, baik yang terlibat langsung maupun tidak sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan sukses, lancar tanpa kendala berarti. “Saya mengucapkan terima kasih sekaligus apresiasi atas dukungan serta kerja keras semua pihak baik itu panitia, pendukung acara maupun pihak donatur sehingga seluruh kegiatan berjalan dengan lancar,” ucap Kembang. Berbagai kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan acara disebutnya akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh dengan harapan penyeleng-

garaan Festival Jembrana di tahun berikutnya dapat lebih baik sekaligus mampu menjadi kebanggaan warga Jembrana. “Ada banyak masukan yang disampaikan kepada kami sekaligus menjadi bahan catatan. Ke depan kita juga ingin Festival Jembrana ini dikemas lebih baik lagi, melakukan beberapa inovasi tanpa meninggalkan

akar budaya serta semangat lokal di bumi mekepung ini,“ tambahnya. Tidak lupa kepada panitia yang bertugas, Wabup Kembang juga mengingatkan untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban mengingat dana yang digunakan berasal dari APBD secara transparan dan bertanggung jawab. (ad202)

BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar menyerahkan bantuan Bina Lingkungan bagi masyarakat Jembrana. Tahun 2017 ini, bantuan Bina Lingkungan diberikan untuk pembangunan Palinggih Pepelik Pura Dalem Gede, Desa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Penyerahan secara simbolis senilai Rp 100 juta dilakukan di balai banjar setempat, Senin (4/9) kemarin. Bantuan diserahkan Kepala Cabang BRI Negara Yerri Candra mewakili Kanwil BRI Denpasar kepada Bendesa Mendoyo Dauh Tukad didampingi Kepala Desa dan Ketua Pembangunan Pura Dalem Gede. Dalam sambutannya, Yerri Candra mengatakan bantuan Bina

Lingkungan ini merupakan wujud kepedulian Bank BRI terhadap keberadaan tempat ibadah, khsususnya pura, sebagai tempat suci bagi umat Hindu untuk melaksanakan persembahyangan. Kondisi pura yang baik dan rapi tentunya memberikan kenyamanan bagi umat Hindu untuk menyelenggarakan berbagai aktivitas spiritual. Selain bantuan di bidang perbaikan sarana ibadah, penyaluran dana Bina Lingkungan BRI Peduli di wilayah Provinsi Bali dilakukan di berbagai bidang. Seperti, bantuan bidang pendidikan, bidang kesehatan, pengentasan kemiskinan, bantuan pelestarian alam, bantuan perbaikan sarana umum dan

lain-lain. Hingga akhir Juli 2017, BRI telah menyalurkan dana Bina Lingkungan di Provinsi Bali, NTB dan NTT sebesar Rp 4,4 miliar. Khusus untuk di Provinsi Bali, BRI telah menyalurkan dana Bina Lingkungan sebesar Rp 1,6 Miliar. “Ke depan, kami berharap penyaluran dana Bina Lingkungan BRI ini bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya. Selanjutnya Bank BRI ke depannya memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi kepada masyarakat. Begitu pula masyarakat selalu menjadikan Bank BRI sebagai Bank terpercaya untuk segala transaksi. Bantuan Bina Lingkungan yang diberikan untuk pembangunan palinggih Pepelik Pura Dalem Mendoyo Dauh Tukad ini senilai Rp 100 juta. Secara simbolis diterima Bendesa Mendoyo Dauh Tukad, I Gusti Ngurah Kade Sunarta, didampingi Ketua Panitia Pembangunan I Gusti Ngurah Komang Sukatama. Perbekel Mendoyo Dauh Tukad Gusti Putu Ediana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih adanya bantuan untuk pembangunan Pura Dalem Gede ini. Pihaknya juga berharap hubungan kemitraan Bank BRI dengan masyarakat terus berkesinambungan. (ad205)

Kepala ATR/BPN Kantor Pertanahan (KP) Negara Made Sudarma saat ditemui Senin (4/9) kemarin mengatakan, hingga lebih setengah tahun ini PTLS atau biasa disebut prona di Jembrana masih rendah. Pejabat asal Buleleng yang baru beberapa hari menjabat ini mengidentifikasi ada sejumlah hambatan, kendala dan masalah (HKM) yang dihadapi. Salah satu faktornya adalah partisipasi masyarakat yang rendah. Tim sudah berupaya melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa, namun ketika partisipasi dari masyarakat

rendah, sulit terealisasi. “Kita sudah datang (sosialisasi), tetapi masyarakatnya tidak hadir, tentu sulit (tercapai). Inilah yang harus dicarikan solusi. Tentunya kami (KP) tidak bisa berjalan sendiri. Harus dengan instansi terkait bekerja sama,” ujar mantan Kepala BPN KP Karangasem dan Buleleng ini. Di minggu pertama dirinya menjabat menggantikan pejabat lama yang pensiun, Sudarma fokus untuk menuntaskan HKM ini. PTLS yang merupakan salah satu Program Strategsi Nasional (PSN) ini hampir serupa dengan sensus penduduk dan dalam

pelaksanaannya tidak bisa sendiri. Masyarakat harus digugah agar dapat memiliki kepastian hukum pertanahan atas hak tanah mereka. Apalagi saat ini persyaratan juga lebih dipermudah. Selama proses di BPN, tidak dipungut biaya alias nol rupiah. Tetapi memang untuk praBPN ada sejumlah hal yang disiapkan seperti surat-surat di desa, materai, patok dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dibanding kabupaten lain di Bali, untuk realisasi PTLS Jembrana paling kecil. Dari total 22 ribu lebih bidang, hingga memasuki triwulan ketiga baru terealisasi 2.810 sertifikat. Dengan sisa waktu yang hanya tiga bulan ini, akan sulit untuk menuntaskan sesuai target. Namun, pungutan pra-BPN sejatinya bisa dilakukan merunut Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Men-

Negara (Bali Post) Munculnya penyakit yang menyerang tanaman kakao di Subak Gunung Sekar, Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo langsung ditindaklanjuti Dinas Pertanian dan Pangan. Dari pengecekan tim penyuluh pertanian, penyakit yang menyerang daun hingga kering ini biasa muncul saat terjadi cuaca ekstrem. Pihak dinas memastikan meski adanya serangan pernyakit ini, namun tak pengaruhi produksi kakao secara keseluruhan. Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Komang

Ariada saat dikonfirmasi, Senin (4/9) kemarin mengatakan dari pengecekan penyakit ini biasa muncul saat cuaca ekstrem. Peralihan dari musim hujan ke kemarau, sehingga suhu terlalu drastis mengakibatkan pucuk daun pucat layu. “Tetapi ini sudah biasa dan tidak membuat mati, tidak seperti tahun 2007 lalu sangat terpuruk dan masif,” ujar Ariada. Kondisi ini akan kembali normal dan pohon bisa tumbuh lagi ketika muncul hujan. Artinya, kondisi ini, menurutnya, masih bisa ditangani. “Itu sejenis jamur phy-

tophthora dan hama helopeltis. Ketika masuk musim hujan tidak masalah,” tambahnya. Petani juga tahu cara menanggulangi kondisi itu. Sedangkan untuk produksi, ditargetkan tahun ini lebih banyak dibanding tahun 2016. Tahun lalu, produksi kakao sebanyak 2.654 ton dengan jumlah ekspor 85 ton. Tahun ini target ekspor kakao Jembrana naik menjadi 300 ton. Belum lama ini, produksi kakao sudah ekspor ke Jepang dan berlanjut persiapan ekspor ke Perancis. Lima Subak Abian yang saat ini masih produksi di antaranya Subak

Negara (Bali Post) Kabar duka datang dari Mekah. Seorang jemaah haji kloter 46 embarkasi Surabaya asal Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Hj. Masadah Binti Jumari (51), meninggal dunia, Jumat (1/9) pagi di RS Arofah. Mohamad Sidik Basari, kerabat Hj. Masadah yang merupakan keponakan dari Mohamad Saman, suami Masadah, Senin (4/9) kemarin mengatakan pihak keluarga mengetahui Hj. Masadah meninggal dari pihak Kantor Depag Jembrana. Hj. Masadah meninggal dunia diduga serangan jantung dan sesak napas akibat dehidrasi. “Meninggalnya di Mina usai lempar jumbroh. Langsung dibawa ke RS Arofah, sempat di RS sebentar karena kritis dan meninggal. Beliau katanya jarang minum air di sana,” jelas Aliyah yang juga keluarga Hj. Masadah. Mohamad Sidik mengatakan sebenarnya Hj. Masadah

tidak sakit dan sehat-sehat saja ketika berangkat. “Bahkan yang sebenarnya sakit berisiko tinggi itu suaminya, H. Mohamad Saman,” jelas Sidik. Pihak keluarga, katanya, tidak mendapat firasat apa pun atas kepergian Masadah. “Hanya sebelum berangkat haji beliau lebih intens ibadahnya. Bahkan total mempersiapkan segala sesuatunya, warung juga ditutup,” kata Aliyah. Masadah dalam keseharian berjualan di depan rumah dan berjualan kelontong. Sedangkan suaminya Mohamad Saman menjadi pegawai TU/ PNS di SDN 2 Loloan Barat. “Beliau mendaftar haji tahun 2012,” kata Sidik. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Masadah yang dimakamkan di Mekah. Sementara itu, Syafullah, Ketua Kloter 46 yang juga ikut naik haji lewat ponselnya membenarkan Masadah meninggal dunia di RS Arofah.

Made Sudarma

Bali Post/olo

teri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tentang pembiayaan persiapan pendaftaran dan tanah sistematis. Untuk di Bali, nilainya sebesar Rp 150 ribu per bidang. Biaya itu digunakan untuk kegiatan operasional petugas desa atau kelurahan, seperti penggadaan dokumen pendukung, pemasangan patok serta transportasi petugas kelurahan atau desa ke BPN. (kmb26)

Serangan Penyakit Geseng Tak Pengaruhi Produksi Kakao

Karya Dharma Bakti di Pulukan, Subak Dwi Mekar Pohsanten, Subak Moding Sari, Subak Sari Bumi di Tuwed dan Subak Amertanadi di Gumbrih. Sebelumnya, sejumlah petani di Subak Gunung Sekar, Mendoyo khawatir dengan tanaman kakao mereka yang banyak terserang penyakit. Mereka menyebut penyakit itu geseng dan berharap ada penanganan. Pasalnya, sudah berbagai upaya dilakukan mulai dari penyemprotan, pemangkasan hingga pengasapan tidak membuahkan hasil. (kmb26)

Jemaah Haji Asal Loloan Barat Meninggal di Mekah

Made Kembang Hartawan

Bali Post/ist

BRI Serahkan Bantuan Bina Lingkungan di Mendoyo Dauh Tukad

Bali Post/ist

BANTUAN - Penyerahan secara simbolis bantuan Bina Lingkungan oleh Kepala Cabang BRI Negara kepada bendesa, panitia pembangunan dan tokoh masyarakat Mendoyo Dauh Tukad.

Bali Post/kmb

PELEPASAN - Ibu Masadah (pakai kalung) ketika dilepas pihak keluarga saat pelepasan jemaah haji asal Jembrana, Kamis (10/8) lalu. Sebelumnya 85 orang calon haji yang ada di Kabupaten Jembrana, Kamis (10/8) secara resmi dilepas keberangkatannya untuk menunaikan Rukun Islam ke-5. Pelepasan yang ditan-

dai dengan pengalungan slayer oleh Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan dipusatkan di Gedung Istambul Kelurahan Loloan Barat kecamatan Negara. (kmb)


Selasa Pon, 5 September 2017

KARANGASEM

13

SOSOK Jadikan Tenaga Kontrak PERHATIAN terhadap atlet berprestasi selama ini dirasakan masih kurang. Apresiasi terhadap mereka, khususnya oleh pemerintah daerah masih setengah hati, sehingga ini membuat para atlet berprestasi enggan membela Karangasem pada ajang bergengsi, seperti Porprov Bali. Sebagai bentuk apresiasi terhadap para atlet, sebaiknya mereka dijadikan tenaga kontrak oleh pemerintah daerah. Tentu dengan upah yang layak, seperti perlakuan di Kabupaten Badung dan Denpasar. Hal itu disampaikan Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Drajat Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra, usai ikut melepas kontingen Karangasem di Pura Jagatnatha, belum lama ini jelang berlaga pada ajang Porprov Bali yang ke-13 di Kabupaten Gianyar, 17-23 September nanti. Ketika atlet itu dijanjikan pegawai kontrak, hal itu bisa menjadi motivasi tersendiri bagi mereka tampil maksimal membela tanah kelahirannya. “Ini juga membuat para atlet lebih fokus latihan guna meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya. Biarkan dia fokus mengasah kemampuannya. Jadikan tenaga kontrak, tetapi jangan dijejali banyak pekerjaan, agar bisa fokus sebagai atlet. Ini salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap atlet yang bisa ditempuh,” ujarnya memberi solusi. Dalam desain membina atlet jangka panjang, skill para atlet itu harus diakomodir. Sehingga dia selalu siap bersaing dengan atlet dari daerah lain. Saat ini yang terjadi masih minimnya perhatian terhadap atlet. Hal itu kerap membuat mereka kecewa. Dan akhirnya memilih membela kabupaten lain. Sebab, di kabupaten lain, mereka diperlakukan lebih baik ketimbang di Karangasem. “Banyak atlet kabupaten/ kota lainnya di Bali yang berprestasi, KTP -nya adalah KTP Karangasem. Bisa dicek itu,” tegas Gung Dwi yang juga Ketua Komisi III DPRD Karangasem ini. (gik)

Rendah, Kesadaran Warga Laporkan Duktang Polres Pantau Simpatisan Rohingya Amlapura (Bali Post) Berstatus kota kecil bukan berarti kota Amlapura tidak menjadi sasaran penduduk pendatang (duktang). Sayangnya, ketika mobilitas penduduk perantau meningkat seiring perkembangan kota, kesadaran warga untuk melaporkan duktang di wilayahnya masih rendah. Kasat Intel Polres Karangasem AKP Fahmi Hamdani tak menampik kondisi tersebut. ‘’Sebagian ada yang proaktif, tetapi banyak juga yang tidak. Kita sih berharap seluruh masyarakat utamanya yang punya rumah kos-kosan bisa selalu berkoordinasi dengan kita,’’ ucapnya, Senin (4/9) kemarin. AKP Fahmi mengakui pertumbuhan duktang di kota Amlapura dan Karangasem secara umum, cukup tinggi. Namun syukurnya, belum satu pun yang terindikasi sebagai anggota kelompok-kelompok radikal. Hasil penyisiran rumah-rumah kos maupun kantong-kantong duktang selama ini, menurut dia, warga luar daerah di Karangasem datang untuk urusan pekerjaan ataupun bisnis. ‘’Yang seperti itu bisa dibilang nihil ya,’’ ujarnya. Pantauan duktang selama ini di Karangasem dilaksanakan secara terkoordinatif. Ketika turun ke lapangan juga melibatkan aparat keamanan dan unsur terkait Pemkab Karangasem termasuk camat, lurah/perbekel, dan kadus/kaling. Polres Karangasem dalam hal ini Satuan Intelkam, juga telah membentuk tim khusus memantau pergerakan duktang. Dalam menjalankan misinya, tim khusus yang berkekuatan enam personel itu berkoordinasi dengan jajaran polsek serta instansi terkait lainnya, utamanya jajaran pemerintahan terbawah yakni lurah/perbekel dan kadus/kaling. AKP Fahmi mengatakan personel intel yang khusus mengurusi masalah duktang sudah memadai. Hanya, pihaknya mengakui untuk optimalisasi pengamanan, kepolisian sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat maupun pemerintah daerah. Sedangkan dari sisi duktang yang menjadi objek pemantauan, menurut dia, responsnya positif. ‘’Pemantauan duktang tidak perlu banyak personel, yang penting intens. Tujuannya juga bukan semata sidak tetapi juga untuk penyuluhan dan sosialisasi kamtibmas,’’ katanya. Sementara itu, menyangkut masalah Rohingya yang kini kembali mencuat menjadi isu nasional, Sat. Intelkam Polres Karangasem juga sudah melakukan langkah-langkah antisipatif melalui giat pemantauan. Sama dengan isu tentang kelompok-kelompok radikal, pihaknya mengatakan sejauh ini di Karangasem belum ditemukan indikasi gerakan yang bersifat memobilisasi massa ataupun aksi-aksi berpotensi menganggu kamtibmas. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

14 SMAN 1 Manggis

Polres Karangasem Penjagaan Polres

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

MELASTI KE UJUNG - Prosesi melasti ke Pantai Ujung serangkaian piodalan di Pura Jagatnatha, Amlapura.

Bali Post/kmb

Ribuan Umat ’’Melasti’’ ke Pantai Ujung Amlapura (Bali Post) Ribuan umat mengikuti prosesi melasti di Pantai Ujung, Karangasem, Senin (4/9) kemarin. Ritual penyucian pralingga Ida Batara itu merupakan rangkaian awal pujawali di Pura Jagatnatha Amlapura yang puncaknya dilaksanakan Selasa (5/9) ini. Prosesi melasti kapuput Ida Pedanda Gede Ketut S i d e m e n d a ri G e ri a G e lumpang, Karangasem. Iring-iringan melasti umat yang berjalan kaki sejauh

lima kilometer dari Pura Jagatnatha sampai ke Pantai Ujung. Sehari sebelum melasti atau Minggu (3/9) sore, dilaksanakan upacara nedunang Ida Batara. Dalam prosesi tersebut, Bupati IGA Mas Sumatri dan Wabup Wayan Artha Dipa turut serta mundut pralingga Ida Batara. Piodalan di Pura Jagatnatha itu dilaksanakan rutin setiap Purnamaning Sasih Katiga dan menjadi emponan Pemkab Karangasem bersama Banjar Taman

sebagai tempat Pura Jagatnatha itu berdiri dan Desa Adat Karangasem. Untuk piodalan kali ini, Ida Batara akan nyejer selama enam hari. Selanjutnya masineb 11 September mendatang. Prosesi melasti dimulai sekitar pukul 08.00 Wita. Iring-iringan melasti diawali pamundut tedung, pamundut jempana dan sekaa baleganjur. Selain umat dari desa pangempon, melasti juga diikuti para pegawai di lingkungan Pemkab Karangasem. ‘’Rangkaian pioda-

lan kita awali dengan matur piuning di Pura Kahyangan Tiga Desa Adat Karangasem. Kita juga sudah nunas tirta ke Pura Ulun Danu, Batur, Pura Lempuyang, Pura Andakasa, Pura Pasar Agung, dan Pura Besakih. Melasti mengandung makna pembersihan dan pamasupatian pralingga Ida Batara Pura Jagatnatha yang merupakan stana Sang Hyang Jagat Karana yakti Siwa, Sadasiwa dan Paramaciwa,’’ ungkap Sekda Gede Adnya Mulyadi selaku Panitia

Tetap Piodalan. Bupati IGA Mas Sumatri mengajak seluruh masyarakat Karangasem untuk pedek tangkil melaksanakan persembahyangan. Selain pada puncak piodalan, masyarakat juga bisa memanfaatkan waktu salama Ida Batara nyejer. ‘’Melalui piodalan ini, kita memohon ke hadapan Ida Hyang Widhi Wasa agar alam semesta berserta semua isinya terhindar dari berbagai malapetaka,’’ ucapnya. (kmb)

karena prosedur permohonan SIM tidak berubah. Pihaknya mengaku tidak tahu mengapa blangko SIM itu sampai habis. Yang jelas, menurutnya, kelangkaan blangko SIM tak hanya terjadi di Karangasem, tetapi di seluruh Tanah Air. ‘’Ini tumben terjadi. Biasanya sebelum habis sudah datang blangko baru sesuai pemohonan,’’ katanya. Sementara itu, untuk menekan pungli, Polres Karangasem juga mengeluarkan program baru untuk penanganan pelanggaran lalu lintas. Sistem tilang kini menggunakan ap-

likasi android yang berbasis teknologi informatika. Tarif denda atas tilang, itu sepenuhnya dibayar di bank yang pembayarannya dilakukan setelah terbitnya vonis pengadilan. Kasat Lantas AKP Made Subadi mengatakan, penerapan aplikasi tersebut sudah disosialisasikan. Di antaranya ke sekolah-sekolah, pecalang dan juga ke masyarakat secara langsung melalui Babinkamtipmas. Sosialisasi juga diberikan kepada perangkat desa dengan harapan bisa diketoktularkan kepada masyarakat. (kmb)

Blangko Kosong, SIM Keliling Dihentikan

Amlapura (Bali Post) -

Habisnya stok blangko SIM sejak seminggu terakhir memaksa Sat. Lantas Polres Karangasem sementara waktu menghentikan program SIM keliling. Karena itu, bagi warga yang mengajukan permohonan SIM baik baru maupun perpanjangan juga hanya akan diberikan semacam surat keterangan alias SIM Sementara. Program SIM keliling itu sendiri mendapat apresiasi bagus dari masyarakat. Namun karena stok blangko SIM itu kosong, pemohon SIM hanya akan dilayani di kantor pelayanan Polres Karangasem. Meski Sat. Lantas hanya akan mengeluarkan SIM Sementara, proses penerbitannya sama.

Pemohon wajib mengikuti serangkaian tes sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pemohon SIM wajib menyetorkan satu lembar pas foto ukuran 2 x 3 yang akan dipasang di SIM Sementara. ‘’Yang mengurus SIM perpanjangan juga sama. Prosesnya seperti biasa, hanya cetak SIM-nya saja ditunda,’’

jelas Kanit Regiden Sat. Lantas Polres Karangasem Iptu Aris Setiyanto, Senin (4/9) kemarin. Tidak adanya stok blangko SIM itu, akhirnya menimbulkan anjloknya permohonan SIM. Aris sendiri menyarankan pemohon SIM perpanjangan agar tetap mengurus perpanjangan SIM-nya tepat waktu

Program Anak Bangsa ’’SWiB 106,8 FM’’

Kade Restika Dewi Termotivasi Kerap Dikaitkan dengan Gepeng Apa yang pertama kali kita pikirkan ketika mendengar nama Muntigunung? Ya, tentu para peminta-minta yang sering disebut gepeng. Muntigunung adalah sebuah daerah yang berada di Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem. Seiring program pemerintah daerah untuk memberantas keberadaan gepeng, muncullah sosok Kade Restika Dewi. Siapakah guru energik itu? DALAM Program Anak Bangsa SWiB 106,8 FM (Kelompok Media Bali Post), belum lama ini, berkesempatan mengundang sosok penuh inspirasi yaitu Kade Restika Dewi, seorang guru berprestasi bidang studi Bahasa Inggris SMKN 1 Amlapura yang juga Dosen STKIP Amlapura. Kepeduliannya menghapus label gepeng yang melekat pada setiap orang mendengar nama desanya disebut-sebut, hal itu membuat guru berparas cantik kelahiran 1989 ini ingin menunjukkan prestasinya mewakili Muntigunung. “Jika orang mendengar nama Muntigunung, maka orang akan ingat ada saya, Restika Dewi, bukan seorang gepeng, tapi seorang yang berprestasi,” tegasnya. Prestasi Restika memang telah ia tunjukkan semenjak kecil. Bahkan, peristiwa tak terlupakan yang dialaminya saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Tepatnya ketika ia mengikuti lomba manyu-

rat Aksara Bali pada ajang Porseni Tingkat Provinsi tahun 1998. Prestasi itu menjadi pengalaman yang mengubah cara pandang terhadap diri dan lingkungannya. “Waktu perlombaan ada salah satu peserta yang menanyakan asal saya. Ya saya jawab polos saja, saya ini dari Desa Muntigunung. Tapi respons mereka yang memandang saya sebelah mata, menertawakan dan menuduh saya gepeng. Pengalaman itu membuat saya berpikir, kenapa desa kelahiran saya justru terkenal dengan gepengnya. Kenapa bukan dengan prestasinya,” kenangnya. Hal itu membuat Restika bertekad bulat akan membuat Desa Muntigunung dikenal lewat prestasinya bukan label gepengnya. Profesi sebagai seorang pendidik memang telah dilakoninya sejak duduk di bangku Kuliah Undiksha Singaraja tahun 2013. Berawal dari pengalaman mengikuti lomba pertukaran pelajar Indonesia-Australia

Bali Post/gik

TAMPIL ON AIR - Kade Restika Dewi saat tampil on air di Radio SWiB 106,8 FM, Minggu (3/9) lalu. pada 2013 namun gagal, Restika kembali mencoba kemampuannya mengikuti ajang yang sama pertukaran pemuda kali ini antarnegara Indonesia-Malaysia. Setelah berjuang memenuhi 7 aspek utama dalam penilaian ajang tersebut, akhirnya ia mampu bersaing dengan wakil 34 provinsi lainnya dan terpilih menjadi salah satu Delegasi Pertukaran Pemuda Indonesia-Malaysia tahun 2014. “Melalui prestasi saya itu, akhirnya saya mampu membawa nama Desa Muntigunung lewat prestasi saya. Bahkan hingga Dunia internasional. Sungguh suatu kebanggaan untuk saya juga,” lanjutnya. Setelah terpilih menjadi delegasi pada ajang Per-

tukaran Pemuda Indonesia-Malaysia, perempuan alumni SMPN 2 Kubu ini, akhirnya memilih mengabdikan dirinya di Rumah Pintar yang berada di desanya, Muntigunung. Di sini, ia kembali memperoleh kesempatan menunjukkan kegigihannya dalam lomba yang digelar Kemendikbud pada tahun 2016 yaitu “Tutor Paket C Berprestasi”. Ia berhasil memperoleh juara di tingkat nasional dalam lomba tersebut. Prestasi itu membuatnya berhak atas sejumlah hadiah. Seperti uang tunai puluhan juta rupiah serta kesempatan mengikuti Program Peningkatan Kapasitas GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) PAUD dan Dikmas (Pen-

didikan Masyarakat) ke Jerman. “Itu adalah pencapaian tertinggi hidup saya. Saya bisa pergi ke Eropa, Jerman pun saya tetap membawa spanduk yang bertuliskan identitas saya. Saya adalah generasi Desa Muntigunung yang berprestasi,” tuturnya bersemangat. Pencapaian demi pencapaian itu mampu membuat putri tokoh masyarakat Desa Tianyar Barat I Made Regeg ini memperoleh beasiswa dari kampus STKIP untuk melanjutkan jenjang S2 serta menjadi Dosen Bahasa Inggris di STKIP Amlapura hingga saat ini. Teranyar, usai memboyong juara III tingkat nasional Lomba Utsawa Dharma Githa di Palembang Juli 2017 lalu, Restika mengaku tengah mempersiapkan diri mengikuti Lomba Temu Karya Ilmiah Perguruan Hindu Seluruh Indonesia khususnya Bidang Seni untuk dosen yang digelar oleh Kementerian Agama RI, Selasa (5/9) ini di Lampung. “Sambil jalan saya juga sedang merampungkan buku perdana saya yang berjudul “Gepeng Literasi” yang memiliki kepanjangan ‘Generasi Penggiat’ Literasi. Buku ini di dukung sepenuhnya oleh Kemendikbud. Saya harap buku ini akan menjadi pencapaian baru lainnya dalam hidup saya,” ujarnya. (gik)


TABANAN

14

Tabanan Kite Festival

Tabanan (Bali Post) Menandai setahun terbentuknya pengurus persatuan layang-layang Indonesia (Pelangi), Tabanan membuat gebrakan dengan menggelar Tabanan Kite Festival 2017. Event itu rencananya dilaksanakan di Subak Gadon II Tanah Lot atau tepatnya di sebelah barat Pura Pekendungan 9-10 September 2017 ini. Hingga Senin (4/9) kemarin tercatat sudah 1.500 peserta pendaftar dari 12 kategori lomba yang disiapkan. Pihak panitia menargetkan bisa melibatkan 1.800 peserta. “Meski event ini baru perdana digelar. Kami liat antusias peserta cukup tinggi,” beber Sekretaris Pelangi Putu Eka Nurcahyadi didampingi Ketua Panitia Tabanan Kite Festival Made Edi Wirawan di Tanah Lot. Menariknya, event ini juga akan melombakan layangan pecukan, cirri khas Tabanan. Diperebutkan piala bergilir bupati untuk gelaran layangan khas ini. Lomba dibagi tiga kategori, yakni lokal Tabanan yakni Bebean lokal Tabanan size 3,5-5 meter, Pecukan lokal Tabanan size 3,5 - 5 meter. Sedangkan kategori umum di antaranya Bebean remaja 2-3 meter, Bebean dewasa 3,5-5 meter, Bebean big size 6 meter, Pecukan remaja 2-3 meter, Pecukan dewasa 3,5 meter, Pecukan khas gegulak Tabanan 2,5 meter, Janggan remaja 2-3 meter dan janggan dewasa 3,5-5 meter. Sementara untuk kategori kreasi baru, yakni bentuk dan ukuran bebas dan bahan terbuat dari bambu. “Penilaian bersifat transparansi, karena yang terpenting dalam event ini adalah bagaimana meningkatkan kearifan lokal, apalagi pecinta layangan di Tabanan sangat tinggi, kita siapkan wadah mereka untuk bisa berkarya dan berekspresi,” bebernya. Tak tanggung-tanggung hadiah yang disiapkan panitia untuk peserta lomba senilai Rp 100 juta, termasuk beragam hadiah door price menarik. Ketua Panitia Tabanan Kite Festival Made Edi Wirawan menambahkan, karena ingin mengedepankan profesionalisme, panitia juga menetapkan sistem diskualifikasi. Dikatakan ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan, khususnya ukuran yang memang telah ditentukan oleh panitia sesuai kategori yang disiapkan. (kmb28)

Selasa Pon, 5 September 2017

BANK SAMPAH - Kegiatan bank sampah dibanjar Wanasari Tengah, Desa Wanasari, Minggu (3/9).

Bank Sampah Potensial Jadi ”Income” Tambahan

Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/kmb28

KITE FESTIVAL – Pengurus Pelangi Tabanan saat temu media, terkait rencana Tabanan Kite Festival yang bakal dilangsungkan pada tanggal 9-10 September.

Empat Wisatawan Prancis Digigit Anjing Hasil Sampel Negatif Rabies

Tabanan (Bali Post) Empat wisatawan asal Prancis sekitar seminggu lalu digigit anjing, saat mereka sedang berwisata di daerah Penebel. Jumlah anjing yang menggigit dilaporkan dua ekor. Usai kejadian itu langsung dilakukan eliminasi dan diambil sampelnya untuk diperiksa. Hasil sampel yang diperiksa negatif rabies. Korban sendiri setelah digigit langsung mendapatkan perawatan luka di Puskesmas Penebel, sebelum mendapatkan VAR tahap pertama di BRSU Tabanan. Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana mengatakan, empat wisman itu digigit saat sedang berada di jalur trekking yang masuk Desa Babahan Penebel. Langkah penanganan pertama adalah dilakukan perawatan luka dan diberikan VAR tahap pertama. “Karena hasilnya negatif VAR, lanjutan tidak diberikan. Demikian mekanisme sesuai protapnya,” ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menambahkan, kasus gigitan anjing pada manusia di Tabanan sudah hampir tidak terjadi selama dua tahun ini. Kasus gigit anjing terakhir terjadi Januari 2017. Pemberian VAR diberikan pada kasus gigitan yang positif melalui pemeriksaan laboratorium atau faktor risiko tinggi. Diharapkan dalam mengatasi rabies, masyarakat ikut berpartisipasi dan meningkatkan kewaspadaannya. Partisipasi dengan tidak meliarkan anjing, membuang anjing sembarangan serta melakukan vaksinasi rutin untuk anjing peliharaannya setahun sekali. Jika tergigit dilakukan perawatan luka yang benar dengan mencuci luka memakai sabun dan air mengalir setidaknya 15 menit sebelum dibawa ke layanan kesehatan terdekat. Agar aman, anjing yang menggigit diobservasi selama dua minggu atau dieleminasi untuk diambil sampelnya dan diperiksa. Dengan partisipasi dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan Bali bebas rabies bisa diwujudkan. (kmb24)

Banyak hal harus disiapkan mengatasi permasalahan sampah itu. Selain perlu disiapkan tempat pembuangan sampah, juga harus ada upaya-upaya inovatif menekan jumlah volume sampah yang terbuang ke lingkungan. Cara dianggap efektif adalah membuat bank sampah. Dengan bank sampah itu, juga dapat mengajarkan masyarakat memilah sampah selain mendapatkan income tambahan. Tabanan sendiri sudah menggalakkan program bank sampah. Guna memaksimalkan fungsi bank sampah itu, dilibatkan kalangan perguruan tinggi melalui Program Kemitraan Wilayah (PKW). Ketua PKW Universitas Mahasaraswati Denpasar yang membawahi Desa Jegu dan Wanasari IB Suradmaja, S.T., M.T. di sela-sela kegiatan bank sampah di Banjar Wanasari Tengah, Minggu (3/9) lalu mengungkapkan, sampah masih menjadi masalah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jika sampah dikelola dengan benar, sesungguhnya ada banyak potensi yang bisa dimanfaatkan, utamanya sampah anorganik. Pada sampah anorganik ini, kata Suradmaja, ada potensi sumber rupiah yang bisa

didapat masyarakat. Namun ternyata masih banyak orang tidak menyadari potensi itu. Karenanya, melalui program pendampingan bank sampah itu, tahun ini dicobakan di Banjar Wanasari Tengah dan Banjar Wanasari Baleran, ia ingin menggugah kesadaran masyarakat terhadap potensi yang terpendam itu menjadi bernilai ekonomis. Selama tiga tahun ke depan program bank sampah ini menjadi langkah awal sebelum pembinaan lanjutan. Salah satunya membina ibu PKK untuk memanfaatkan

yang membentuk bank sampah, yakni Banjar Wanasari Tengah dan Banjar Wanasari Baleran,” ujarnya. Terkait bank sampah, pihaknya juga berharap Pemkab Tabanan bisa membantu program ini. Salah satunya menyiapkan tempat penampungan sampah sementara dari masyarakat, sebelum diambil oleh pengepul. Harga yang diberikan kepada masyarakat untuk setiap sampah anorganik yang dibawa disesuaikan dengan jenis dan beratnya. Sampah plastik dihargai Rp 200/kg. Sedangkan sampah botol Rp 300/kg. Sedangkan sampah kardus senial Rp 1.200/kg. Hasil penjualan yang didapat masyarakat dari bank sampah itu tidak lantas diberikan langsung, namun akan ditabung. Namun uang yang ditabung itu dapat ditarik pada periode tertentu yang diorganisir pengurus banjar. (kmb24)

Mandek, Pelayanan Tera Ulang dan Retribusi

PROSES TERA - Proses tera di salah satu SPBU di wilayah Tabanan. Tabanan (Bali Post) Meski di awal tahun 2017 Perda Retribusi Pelayanan

Tera/Tera Ulang sudah ketok palu di gedung dewan, sejauh ini pelayanan tera di Kabu-

Perlu ’’Political Will’’, Jaga Jalur Hijau Tak Beralih Fungsi

GAYA hidup masyarakat yang konsumtif dewasa ini membuat mereka tidak sayang mengorbankan tanah warisan leluhurnya. Memang perlu ada political will dari pemerintah. Kiat menekan jalur hijau itu adalah tanah produktif itu harus digratiskan dari pajak. Selain itu, irigasi agar lancar, harga pupuk murah dan harga jual komoditas di atas biaya produksi. Sudah saatnya pihak eksekutif mengawal keras dengan produk perda, agar tanah-tanah itu tidak beralih fungsi dengan mudah. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Senin (4/9) kemarin yang membedah topik ‘’RTHK Makin Mengkhawatirkan’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM dan Swara Negara FM. sudah berusaha semaksimal mungkin mempertahankannya. Lucunya, kenapa baru sekarang jalur-jalur hijau itu beralih fungsi. Apakah selama ini pihak eksekutif diam saja? Saatnya eksekutif mengawal dengan Perda, agar lahan-lahan itu tidak mudah terjual. Jika sampai ada pelanggaran, mestinya tidak cukup hanya diketahui saja, tetapi harus ditindak tegas. Memang RTHK makin mengkhawatirkan saja. Pernahkah pemilik lahan/ jalur hijau ini dikhawatirkan? Demikian pertanyaan Werdha kritis di Gianyar. Hanya karena sebuah keterpaksaan dan kondisi terdesaklah maka alih fungsi lahan itu terjadi. Jalur hijau

sampah anorganik menjadi kerajinan. Nah, hal itu potensial sebagai penghasilan tambahan di luar aktivitas rutin di rumah. “Ke depan sampah anorganik tidak hanya bisa dijual langsung melalui bank sampah. Masyarakat juga bisa mengolah sampahsampah itu menjadi produk kreatif bernilai jual,” ujarnya. Hal senada diungkapkan masyarakat Banjar Wanasari Tengah yang juga menjadi tim PKW Universitas Mahasaraswati, Dr. Ir. Ni Gusti Agung Gede Eka Martiningsih, M.Si. Dikatakan, bank sam-

pah itu sebenarnya merupakan salah satu program Pemkab Tabanan, melalui Pengolahan Sampah Terpadu (Lasadu) sekitar empat tahun lalu. Dalam rentang waktu itu, beberapa desa sudah ada yang mengimplementasikan dengan baik. Salah satunya Desa Dauh Peken yang juga menjadi salah satu binaan PKW Universitas Mahasaraswati, bagaimana mengelola bank sampah. Untuk di Desa Wanasari ini, sebenarnya sudah ada embrio terkait program yang sama. Namun selama ini program bank sampah di Desa Wanasari itu vakum. Salah satu masalahnya, karena pendampingan tidak dilakukan terusmenerus. Untuk tetap hidup, memang masih perlu dilakukan pembinaan lebih intensif. Diharapkan lima banjar yang ada di Desa Wanasari bisa dibentuk bank sampah. “Saat ini baru ada dua banjar saja

Perbup Masih Berproses

Warung Global

Para pejabat seringkali melakukan kunjungan kerja soal penataan ruang dan wilayah kota. Namun apa hasilnya? Demikian kritik Budiada di Tabanan. Ia berharap para pejabat jangan hanya banyak berteori saja tanpa mengaplikasikan secara riil. Ruang terbuka hijau sangat diperlukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim ini. Sekarang RTHK yang masih tersisa harus dikelola dengan baik oleh pemerintah, jangan sampai lahan-lahan banyak beralih fungsi lagi. Kawasan Lumintang dan Kawasan Sanur dulu adalah jalur hijau, Suthama di Kerobokan mengamati, nyatanya sekarang sudah beralih fungsi, walau pemerintah

Bali Post/kmb24

oleh si pemilik itu bisa saja dijadikan lahan sawah atau lainnya. Jika ada political will pemerintah. Seperti NJOP tidak tinggi (pajak bisa dibebaskan-red), irigasi tak sulit, pupuk murah dan harga produksi beras misalkan lebih tinggi dari produksi. Ia dari dulu menyarankan agar jalur hijau ini dibeli oleh pemerintah. Pemerintah lah yang mengelolanya dengan baik. Mungkin pemerintah belum memikirkan hal ini meskipun mendesak karena belum ada kemauan. Arya di Denpasar menambahkan apa yang telah disampaikan pemerintah seringkali kurang pas ketika mengambil kebijakan. Padahal sudah ada aturan yang

jelas. Coba kawal aturan itu secara tegas, maka tak akan terjadi pelanggaran. Selain itu, ia juga melihat kencenderungan masyarakat dewasa ini hidup bergaya konsumtif. Mau tidak mau tanah warisan leluhur pun bisa jadi dikorbankan. Lewat facebook Gus Dark menyampaikan, bahwa pemerintah dan aparat yang bertugas di lapangan bahkan tidak menyadari patok-patok jalur hijau telah menghilang. Beberapa kawan lainnya, Putu Mahaputra dan Nyoman Karsana di Denpasar menyampaikan, jika RTHK itu menyusut, maka implikasinya akan terjadi berkurangnya resapan air. Hal ini akan berefek memunculkan krisis air yang bisa dikonsumsi. Nyoman Karsana juga terkejut alih fungsi itu kini bukan hanya diperkotaan, lahan pekarangan di desa pun kini sudah banyak berkurang, akibat masifnya pembangunan ini itu. Malah garase mobil banyak dibangun. Ini salah satu indikasi masyarakat kini sudah makmur. (sikha)

Bali Post/kmb28

paten Tabanan belum bisa berjalan mandiri dan optimal. Selain dikarenakan perbup sebagai turunan perda masih berproses di bagian hukum setda Tabanan, ketersediaan sarana-prasarana pendukung layanan tera dan SDM yang berhak dan memiliki kompetensi melakukan tera juga belum memadai. “Untuk perbup sudah ada evaluasi dari provinsi. Dan saat ini ada sedikit penyempurnaan dibagian hukum,”

ujar Kadisperindag Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana didampingi Kabid Metrologi Disperindag Tabanan Gusti Ayu Sri Wahyuni, Senin (4/9) kemarin. Ia menjelaskan, selama ini untuk pelayanan tera dari sejumlah pemohon masih bekerja sama dengan Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional II Yogyakarta. Utamanya dalam hal melakukan tera wajib untuk semua bentuk UTTP (Ukuran, Takaran, Timbangan dan Perlengkapannya) sesuai yang diatur oleh Undang-undang No. 2/1981. Meski sudah memiliki gedung dan satu penera, saat ini bidang metrologi Disperindag Tabanan tengah mempersiapkan diri dalam penyusunan sistem mutu alat bantuan pusat itu. Proses selanjutnya diajukan permohonan untuk bisa dinilai oleh kementerian. “Minggu lalu kami dapat bantuan peralatan dan standar ukuran untuk bisa dinilai pusat. Dan saat ini baru akan menyusun sistem mutu per alat yang diberikan. Selanjutnya diajukan permohonan agar bisa dinilai pusat. Jika

dinyatakan lulus, maka barulah bisa melakukan pelayanan tera secara mandiri,” jelasnya. Seperti diketahui, pelaksanaan tera ulang tahun 2017 ini diserahkan sepenuhnya ke pemerintah kabupaten. Dulunya program tera itu menjadi tanggung jawab provinsi. Pemkab Tabanan sendiri dalam memenuhi tanggung jawab tera itu masih kekurangan SDM dan peralatan. Apalagi tahun 2018 mendatang, pihak pemkab tidak boleh lagi melakukan kerja sama dalam hal tera ulang itu. Regulasinya harus melakukannya secara mandiri. Karena itu, mau tidak mau pihak pemkab harus sudah mandiri, baik dari segi SDM maupun peralatan. Untuk memenuhi kebutuhan SDM, kata Wahyuni, Disperindag Tabanan sudah memiliki tenaga. Malah ada yang sedang menjalani pendidikan. ‘’Kami sudah punya satu penera dan juga satu pengamat tera. Ada juga satu pengamat masih dalam pendidikan. Tahun ini rencananya dikirim mengikuti study lanjutan satu penera lagi,’’ jelasnya. (kmb28)


15

Selasa Pon, 5 September 2017 Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia Selasa (5/9) Australia Irak Iran Qatar Uzbekistan Arab Saudi

vs vs vs vs vs vs

Thailand UEA Suriah Tiongkok Korea Selatan Jepang

Zona Amerika Selatan Rabu (6/9) Bolivia Kolombia Ekuador

vs Chile vs Brazil vs Peru

Hasil Pertandingan Zona Eropa --------------- Grup A ------------------------------------------------Belarus Prancis Belanda

1. Prancis 2. Swedia 3. Belanda 4. Bulgaria 5. Luksemburg 6. Belarus

8 8 8 8 8 8

vs Swedia vs Luksemburg vs Bulgaria 5 5 4 4 1 1

2 1 1 0 2 2

1 2 3 4 5 5

0-4 0-0 3-1

15-5 18-7 16-11 13-17 7-17 4-16

17 16 13 12 5 5

--------------- Grup B ------------------------------------------------Kep. Faroe Hungaria Latvia

vs Andorra vs Portugal vs Swiss

1. Swiss 2. Portugal 3. Hungaria 4. Kep. Faroe 5. Andorra 6. Latvia

8 7 3 2 1 1

8 8 8 8 8 8

0 0 1 2 1 0

0 1 4 4 6 7

18-3 28-4 11-9 4-15 2-17 3-18

1-0 0-1 0-3

24 21 10 8 4 3

--------------- Grup H ------------------------------------------------Estonia Gibraltar Yunani

vs Siprus vs Bosnia vs Belgia

1-0 0-4 1-2

1. Belgia 8 7 1 0 35-3 22* 2. Bosnia 8 4 2 2 19-8 14 3. Yunani 8 3 4 1 11-5 13 4. Siprus 8 3 1 4 8-12 10 5. Estonia 8 2 2 4 6-17 8 6. Gibraltar 8 0 0 8 3-37 0 --------------------------------------------------------------------------Ket. *= lolos ke putaran final.

Suarez Belum Pulih dari Cedera Montevideo Penyerang Uruguay Luis Suarez belum bugar sepenuhnya setelah mengalami sejumlah masalah dengan kaki kanannya. Namun, ia masih berpeluang dimainkan pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan melawan Paraguay pada Rabu (6/9). Suarez menepi selama dua pekan karena cedera lutut kanan yang didapatnya saat memperkuat Barcelona. Meski ia pulih tepat waktu untuk laga melawan Argentina yang berakhir imbang 0-0, ia terpincang-pincang meninggalkan lapangan karena kram delapan menit sebelum pertandingan usai. ‘’Dia belum 100 persen dan tidak akan 100 persen, namun dia telah semakin membaik,’’ kata pelatihnya Oscar Tabarez kepada para wartawan menjelang pertandingan kualifikasi Amerika Selatan di Asuncion. ‘’Kami tidak dapat mengatakan bahwa hanya karena dia tidak berlatih kami akan meninggalkannya,’’ tambahnya. Uruguay menghuni peringkat ketiga di grup Amerika Selatan yang diikuti sepuluh tim. Kemenangan Paraguay atas Chile pekan lalu mendongkrak mereka ke peringkat ketujuh, tertinggal tiga angka. Empat tim teratas otomatis lolos ke putaran final tahun depan di Rusia, sedangkan tim peringkat kelima akan memainkan pertandingan-pertandingan playoff melawan tim dari konfederasi Oseania. (afp/ant)

Bali Post/afp

CEDERA - Penyerang Uruguay Luis Suarez cedera pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan melawan Argentina.

Bali Post/afp

PERTAMA - Penyerang Belgia Romelu Lukaku mencetak gol penentu kemenangan timnya atas Yunani 2-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Senin (4/9) kemarin. Belgia menjadi tim pertama Eropa yang lolos ke putaran final.

Belgia Lolos Pertama

Athena -

Belgia menjadi tim Eropa pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Tandukan Romelu Lukaku membawa tim asuhan Roberto Martinez menang tipis 2-1 di markas Yunani, Senin (4/9) kemarin. Belgia menjadi tim keenam yang memastikan tempat di putaran final bersama Brazil, Jepang, Iran, dan Meksiko, plus Rusia yang otomatis lolos sebagai tuan rumah. Kemenangan di laga tandang ini membawa Belgia mengoleksi 22 angka dari delapan pertandingan dan berada di puncak klasemen Grup H, unggul delapan angka dari Bosnia yang menang 4-0 atas Gibraltar. Baik Belgia maupun Bosnia kedua

masing-masing memiliki dua pertandingan untuk dimainkan. Para juara dari sembilan grup Eropa lolos langsung dan delapan runner-up terbaik akan memainkan pertandingan playoff untuk memperebutkan empat tiket tersisa. Belgia tidak diperkuat bek Vincent Kompany setelah ia mendapat cedera saat menang 9-0 atas Gibraltar pada pekan lalu. Sedangkan gelandang serang Eden Hazard disimpan

sebagai pemain pengganti. Yunani mampu menahan gempuran Belgia dengan pertahanan berisi lima pemain pada babak pertama dan dua kali nyaris mampu mencetak gol melalui serangan balik. Anastasios Donis merangsek ke depan dari tengah dan menguji kiper Belgia Thibaut Courtois. Kemudian Konstantinos Stafylidis menghadirkan ancaman melalui sundulan kepala pada situasi tendangan sudut sampai sang kiper menepis bola. Bek Jan Vertinghen membawa Belgia unggul pada menit ke-70 dengan sepakan kaki kiri menuju sudut bawah gawang. Kegembiraan Belgia hanya berlangsung selama tiga menit

Portugal Perbesar Peluang ke Putaran Final

Bali Post/afp

GOL - Pemain Portugal Andre Silva (kiri) bersorak saat bola menembus gawang Hungaria pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Senin (4/9) kemarin. Portugal menang tipis 1-0. Budapest Gol tunggal Andre Silva cukup untuk membawa Portugal memperbesar peluangnya lolos langsung ke putaran final Piala Dunia tahun depan di Rusia. Portugal meraih kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Hungaria, yang bermain selama satu jam dengan sepuluh pemain, Senin (4/9) kemarin. Silva menanduk umpan silang Ronaldo tiga menit setelah babak kedua dimulai untuk membawa Portugal meraih kemenangan ketujuhnya secara beruntun di kualifikasi Grup B. Namun, Portugal tetap tertinggal tiga angka dari pimpinan klasemen Swiss yang menang 3-0 di Latvia untuk mempertahankan rekor 100 persennya.

Pemain Hungaria Tamas Priskin mendapatkan kartu merah langsung akibat menyikut Pepe. Insiden ini menjadi yang paling parah dari serangkaian pelanggaran kasar pada pertandingan ini. Portugal dan Swiss masing-masing memiliki satu pertandingan untuk dimainkan sebelum keduanya saling berhadapan di Lisbon pada 10 Oktober. Setelah mencetak gol, Portugal memainkan sebagian besar babak kedua dengan tempo rendah dan mereka nyaris kemasukan pada fase akhir laga. Attila Fiola berada di belakang pertahanan, untuk menanduk bola yang dapat digagalkan oleh kiper Portugal Rui Patricio. Peluang-peluang Hun-

garia untuk mengikuti playoff berakhir setelah hasil buruk melawan Portugal ini termasuk laga sebelumnya melawan tim lemah Andorra. Sebaliknya Portugal sejak awal memiliki sejumlah peluang meski memainkan laga tandang. Namun penyelesaian akhir masih menjadi persoanal Ronaldo dkk. Upaya Ronaldo dapat ditepis Peter Gulacsi dan kemudian ia mengirim tandukan melebar dari umpan silang Joao Moutinho, sebelum upaya lain tertuju lurus ke kiper Hungaria itu. Priskin kemudian diusir keluar lapangan karena menyikut wajah Pepe ketika keduanya berduel di udara, yang membuat mantan bek Real Madrid itu terluka sobek di atas matanya. Sementara Mate Patkai lolos dari hukuman kartu kuning pada insiden serupa dengan Moutinho beberapa menit sebelumnya. Kartu merah itu terlihat lebih memengaruhi Portugal dibandingkan tuan rumah. Tim tamu menggebrak tiga menit setelah turun minum Ronaldo berdiri bebas di sisi kiri dan melepaskan umpan silang menuju mulut gawang untuk ditanduk Silva. Ini menjadi gol internasional kesembilan bagi pemain 21 tahun itu. Portugal nyaris kemasukan ketika sepakan Patkai melebar, dan tim tamu menghabiskan sisa pertandingan dengan mengoperkan bola di lini tengah, sedangkan Hungaria bertahan di belakang. (rtr/ant)

Luksemburg Curi Poin di Prancis Toulouse Luksemburg bertahan dengan solid sekaligus mencuri poin dari Prancis pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Senin (4/9) kemarin yang berakhir imbang 0-0. Padahal Prancis bertindak sebagai tim tuan rumah dan menurunkan skuad penuh bintangnya. ‘’Les Bleus’’ yang menang 4-0 atas Belanda pada pekan lalu, menciptakan banyak peluang dan dua kali tembakannya membentur tiang gawang. Tim asuhan Didier Deschamps harus puas dengan hasil imbang yang membawa mereka unggul satu angka di puncak klasemen Grup A dengan 17 poin dari delapan

pertandingan. Swedia berada di peringkat kedua dengan tertinggal satu angka setelah menang 4-0 atas Belarus pada pertandingan yang dimainkan lebih awal. Sedangkan Belanda di peringkat ketiga dengan tertinggal tiga angka setelah menang 3-1 atas Bulgaria. Prancis menguasai bola sejak awal pertandingan dan menciptakan sejumlah kesempatan pada babak pertama. Salah satunya adalah tendangan bebas Antoine Griezmann yang mengenai mistar gawang lima menit sebelum turun minum. Bek Djibril Sidibe nyaris membawa Prancis unggul

dengan sundulan kepala pada menit ke-63 yang dapat digagalkan kiper Luksemburg Jonathan Joubert. Selanjutnya gelandang Paul Pogba menyundul bola yang mengenai mistar gawang pada menit ke-73. Tim tuan rumah lolos dari ancaman lima menit kemudian ketika serangan balik yang dilakukan tim tamu berakhir dengan gelandang Gelson Rodrigues memasuki kotak penalti dan melepaskan tembakan yang mengenai tiang gawang. Prancis selanjutnya mengunjungi Bulgaria pada 7 Oktober, sedangkan Swedia akan menjamu Lukemburg dan Belarus menjamu Belanda. (kmb39/rtr/ant)

Penyerang Prancis Antoine Griezmann.

Bali Post/afp

ketika pemain Yunani kelahiran Portugal Zeca melepaskan sepakan untuk menyamakan kedudukan setelah Georgios Tzavelas mengirim umpan silang akurat. Namun semenit setelah itu, Lukaku menanduk bola ke sudut jauh setelah diberi umpan oleh Thomas Meunier. Akibat kekalahan ini Yunani turun ke peringkat ketiga dengan 13 angka setelah hanya mampu meraih satu poin dari dua pertandingan kandang dalam rentang waktu empat hari. Bosnia, yang takluk 2-3 dari Siprus setelah menyia-nyiakan keunggulan dua gol pada pekan lalu, mengambil keuntungan penuh dari kekalahan Yunani

untuk mengamankan kembali peringkat kedua, di mana Edin Dzeko mengemas dua gol saat melawan Gibraltar. Bosnia memerlukan 35 menit untuk memecah kebuntuan sebelum Dzeko mencetak gol melalui sundulan kerasnya. Kenan Kodro-Maksumic, Senad Lulic, dan Dzeko menambahi gol-gol selanjutnya. Harapan Siprus untuk mengikuti playoff mendapat hantaman ketika mereka kalah 0-1 dari Estonia. Mattias Kaeit mencetak gol pada menit terakhir yang memberi kemenangan Estpnia. Siprus berada di peringkat keempat dengan sepuluh angka, disusul Estonia dengan delapan angka. (kmb39/rtr/ant)

Penyerang veteran Spanyol David Villa.

Bali Post/rtr

Villa Cedera Saat Latihan Madrid Jalan David Villa kembali ke timnas Spanyol terganjal oleh cedera yang didapat saat latihan, Senin (4/9) kemarin. Pemain depan itu meninggalkan skuad sebelum pertandingan mereka melawan Liechtenstein pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa pada Selasa dini hari. Striker berusia 35 tahun itu sempat menjadi pemain pengganti ketika Spanyol menang 3-0 atas Italia pada pekan lalu. Penampilannya itu menjadi

yang pertama setelah dia absen dari tim selama tiga tahun. ‘’David Villa mengalami cedera pada sesi latihan pagi ini, dan diputuskan bahwa pemain itu akan meninggalkan skuad dan tidak ikut terbang ke Liechtenstein,’’ kata federasi sepak bola Spanyol. Striker New York City Villa adalah pemain pencetak gol terbanyak di timnas Spanyol dengan 59 gol yang dibuatnya. Pertandingan melawan Italia kemarin merupakan yang ke98-nya bersama timnas Spanyol. (rtr/ant)

Jeddah Para pemain Jepang harus naik taksi untuk menuju tempat latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi. Bus tim Samurai Biru tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju hotel, tempat mereka menginap. Federasi sepak bola Arab Saudi bertanggung jawab penuh untuk semua kebutuhan logistik tim tamu. Namun “Samurai Biru” yang telah mengamankan tiket ke putaran final di Rusia tahun depan, mengambil hal positif dari ketidaknyamanan mereka menjelang pertandingan Selasa (5/9) ini di Jeddah. “Saya pikir saya tidak berbagi taksi dengan rekan-rekan setim (ke tempat latihan), bahkan saat saya masih merupakan pemain junior,” kata bek Tomoaki Makino dalam komentar-komentar yang dipublikasi oleh kantor berita Kyodo. “Namun ada banyak pemain berpengalaman di tim kami dan Anda harus menikmati situasi seperti ini. Anda tidak boleh membiarkan hal ini mengganggu Anda.” Para ofisial Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) mengatakan kepada Kyodo bahwa bus yang mereka tumpangi terjebak

kemacetan akibat padatnya transportasi pada akhir musim haji. Pelatih Vahid Halilhodzic dan para pemainnya akhirnya tiba di markas klub Arab Saudi Al-Ahli, di mana latihan dimulai terlambat 20 menit. Kiper Jepang Eiji Kawashima mengatakan timnya tetap fokus meski mendapat sedikit kendala. “Ini merupakan perjalanan yang menyenangkan dan tidak ada yang salah dengan mengalami (hal seperti ini) untuk pertama kalinya,” ucapnya. “Entah ini disengaja atau tidak, saya tidak tahu, namun tidak ada gunanya menjadi stres hanya karena hal ini. Kami hanya harus menjaga fokus pada tugas yang ada di tangan.” Arab Saudi menghuni peringkat kedua di bawah Jepang di Grup B kualifikasi zona Asia. Kemenangan atas Samurai Biru dan kekalahan atau imbang Australia pada pertandingan kandang mereka melawan Thailand di Melbourne pada Selasa, akan memastikan Arab Saudi lolos langsung ke Rusia. Tim peringkat ketiga di grup masih berpeluang lolos ke Rusia, namun harus memainkan serangkaian pertandingan playoff. (rtr/ant)

Timnas Jepang Diganggu Masalah Transportasi


olah raga

16

Selasa Pon, 5 September 2017

Final Basket Putri

Gianyar Optimis Tundukkan Badung

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Gianyar optimis tim basket putrinya mampu menundukkan Badung pada babak final Porprov Bali XIII, di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Selasa (5/9) ini. Sedangkan di sektor putra Badung bertemu tim tetangganya, Denpasar. Ketua Umum Pengkab Perbasi Gianyar Kadek Purwita, Senin (4/9) kemarin menjelaskan, saatnya tim basket putri Gianyar mempersembahkan medali emas pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. Alasannya, Gianyar memiliki trio pebasket putri mumpuni. Mereka adalah Dewa Ayu Made Sriartha yang sempat dipanggil pelatnas SEA Games, kemudian Eka Liana yang masuk timnas Asian Youth Games, serta Jisan Chegi. Selain itu, pebasket Gianyar juga diperkuat Dinda Sastra Saputri, Putu Lena, Natalia, Belli, Istri Gayatri serta Yuni Agustini Tim putri Gianyar melenggang ke final usai mengalahkan Bangli. Bangli menurunkan pemainnya seperti kapten Paramitha, Saraswati, Raspaka Dewi, dan Utami Sari. Sedangkan tim putri Badung melaju ke babak final pascamenang atas Denpasar 51-46. Badung bermaterikan pebasket seperti Ayu Dian, Dewi Marino, Arynna Prabayanti, Mita Istinawan, dan Rosi Indah. Sejak kuarter pertama, Denpasar yang menurunkan Putri Nandini, Rania, Adistya, Pramesti, Nabila, dan Prabandari unggul atas Badung 16-9, kemudian di kuarter kedua, dominasi Denpasar masih tampak dan memimpin tipis 20-17. Bahkan, memasuki kuarter ketiga, Denpasar masih unggul 38-30. Baru di kuarter keempat sekaligus penentuan, Badung menutup dengan kemenangan 51-46 atas Denpasar. Sementara di sektor putra, Badung juga lolos ke final usai menaklukkan lawannya Jembrana. Materi pebasket Badung seperti Giri Saputra, Aldion Christian, Feby, Arya candra, dan Satria Pande. Di kubu Jembrana, menurunkan pebasket Dana, Agatha, dan Pranata. Tim putra Denpasar melaju ke laga pamungkas, pascamenang atas Buleleng 59-51. Denpasar diperkuat Winston, Rizky Purnawan, Komang Agus, Agus Funny. Sedangan tim basket Buleleng menurunkan Supratama, Arjuna, Wahyudi, dan Mardana. Dengan demikian, untuk perebutan juara III putra antara Jembrana melawan Buleleng, serta juara III putri diperebutkan antara Denpasar melawan Bangli. (022)

Bali Post/wan

BEREBUT BOLA - Pemain sepak bola Kota Denpasar (keempat dari kanan) berebut bola dengan lawannya dari Buleleng dalam pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (4/9) kemarin. Buleleng mengalahkan Denpasar 4-0.

Buleleng Cukur Denpasar Empat Gol Tanpa Balas

Gianyar (Bali Post) -

Tim sepak bola Buleleng membuat kejutan dengan mencukur peraih emas dua kali berturut-turut, Denpasar, dengan skor 4-0 (1-0) dalam lanjutan Porprov Bali XIII, Grup A, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Senin (4/9) kemarin.

Bali Post/wan

OPER BOLA - Seorang pemain basket putra Kota Denpasar dihadang saat akan mengoper bola ke arah temannya dalam pertandingan Porprov Bali yang berlangsung di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Senin (4/9) kemarin.

Pengkot TI Denpasar Tinggalkan Ruang Sidang

Denpasar (Bali Post) Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Denpasar selaku pemohon, kepada Komisi Hakim, terkait pelarangan masuk ke ruangan saat pertemuan teknik (technical meeting) Porprov Bali XIII, di Gedung SMAN 1 Gianyar, Minggu (20/8) lalu, dalam sidang yang dipimpin Ketua Komisi Hakim Fredrik Billy didampingi IGB Arthanegara dan Gede Narayana melakukan aksi walk-out alias meninggalkan ruang sidang, di KONI Bali, Senin (4/9) kemarin. Pemohon terdiri atas Gusti Lanang Gede Sudiana, Kornelis Ratu, Handoko, dan Tody Irawan. Sedangkan termohon I Pengprov TI Bali, termohon II Tim Keabsahan, dan termohon III Panpel Porprov cabor Taekwondo. Kornelis menerangkan, dirinya selaku pemohon meninggalkan ruang sidang, sebab dalam materi permohonannya menyangkut TI Denpasar tidak boleh mengikuti pertemuan teknik Porprov. ‘’Sementara materi sidang ini, kami menerima surat dari KONI Bali, perihal mutasi atlet,’’ kilah Kornelis. Sebelumnya, Bidang Hukum dan Etika KONI Denpasar Made Suardana melakukan aksi walk-out juga. ‘’Kami sudah mengetahui isi keputusannya,’’ terang Suardana. Ia menyesalkan, KONI Denpasar tidak dilibatkan dalam persidangan. ‘’Kami menganggap KONI Bali tak bisa menjembatani sengketa antara TI Denpasar dengan Pengprov TI Bali,’’ keluhnya. Ketua Pengprov TI Bali Lan Ananda selaku termohon I menyatakan kepada majelis hakim agar sikap pemohon memiliki etika dalam sidang ini. ‘’Kami harapkan pemohon mempunyai iktikad yang baik,’’ saran Lan Ananda. Apalagi, pihaknya telah membekukan TI Denpasar yang dinakhodai AA Putu Suryawan Wiranata sejak Desember 2016 lalu. ‘’Bahkan, masa kepengurusan yang bersangkutan berakhir sampai dengan 3 Agustus. Jadi, legal standing-nya kan sudah tak berlaku lagi,’’ tegas Lan Ananda. Tim Keabsahan AA Ardana menegaskan, berdasarkan Pokok-pokok Pelaksanaan Porprov Bali XIII, Pasal (18) ayat (1) menyebutkan, bahwa Porprov hanya bisa diikuti bagi atlet yang sedang tidak terkena sanksi. Sementara Panpel cabor taekwondo di Porprov Agung Raka menegaskan, Pengprov TI Bali hanya mengakui Pengkot TI yang sah dipimpin Komarudhi Bukhori. Sedangkan isi putusan Komisi Hakim menolak permohonan peninjauan, serta menghukum pemohon peninjauan membayar biaya perkara Rp 1 juta. (022)

Ganda Putra Berjaya di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior India

Jakarta (Bali Post) Ganda putra Rehan Naufal Kusharjanto/Rinov Rivaldy merebut medali emas pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior di India, Senin (4/9) kemarin. Total Indonesia membawa satu medali emas dan dua perak pada kejuaraan India Junior International Grand Prix 2017 setelah nomor ganda putri dan ganda campuran menyumbang perak. Dua perak didapatkan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri) dan Rinov Rivaldy/Angelica Wiratama (ganda campuran). Pasangan ganda putra Rehan/Rinov mampu menyabet titel juara selepas menumbangkan wakil Thailand Pacharapol Nipornram/Kunlavut Vitidsarn dalam partai final yang berlangsung dua game dengan skor meyakinkan 21-9, 21-13. ‘’Dari pertama main sudah kami menekan duluan, supaya lawan tidak berkembang dan kami tidak memberi peluang sedikit pun karena partai final,’’ kata Rinov. Kendati mendapatkan gelar ganda putra, Rinov mengaku belum sempurna, pasalnya dia masih harus menerima kenyataan menjadi peringkat dua di nomor ganda campuran. ‘’Kalau target pasti ingin juara. Dan hasil ini untuk back-up dari hasil Asia Junior Championships saya kemarin. Kalau dibilang puas ya… belum, karena saya pemain ganda campuran, tapi belum bisa dapat gelar di ganda campuran,’’ ujar Rinov. Sementara itu, pada nomor ganda putri, Agatha/Fadia kalah dari pasangan Korea unggulan pertama Kim Min Ji/Ah Yeong Seong 15-21, 19-21. Sedangkan pasangan ganda campuran Rinov/ Angelica tumbang dari Takuma Obayashi/Natsu Naito asal Jepang lewat pertarungan tiga game dengan skor 21-18, 16-21, 17-21. ‘’Di ganda campuran dalam game pertama saya menerapkan pola saya, tapi yang kedua, lawan lebih berani mengadu dari saya, sedangkan saya kurang berani untuk mengadu dan rasanya tertekan lawan terus. Ini jadi pelajaran buat kami ke depan,’’ tutur Rinov. (ant)

Empat gol kemenangan Buleleng diborong bomber Gede Ardiyasa di menit ke-43, 46, dan 55, dan satu gol lagi dicetak Gede Surya Tama di menit ke-81. Atas hasil ini, tim Buleleng memimpin klasemen Grup A, dan berpeluang melaju ke babak semifinal. Gol pembuka kemenangan Buleleng diciptakan Ardiyasa dua menit menjelang turun minum. Ardiyasa sukses menuntaskan kemelut di depan, dan tendangannya yang menyusur tanah gagal diselamatkan kiper Denpasar Seto Prabowo.

Babak kedua, baru bergulir semenit, lagi-lagi Ardiyasa menggandakan kemenangan timnya lewat gol yang dicetak di depan gawang, menuntaskan sepak pojok yang dilakukan Gede Surya Tama. Gol ketiga Ardiyasa kembali diciptakan di menit ke-55, dengan tendangan datar, dan kembali memperdaya kiper Seto. Satu gol lagi dilesakkan Gede Surya Tama di menit ke-81, melalui tendangan spekulasi jarak jauh mampu memperbesar kemenangan timnya Buleleng menjadi 4-0. Pelatih Buleleng Ida Bagus

Mahayasa mengakui dalam laga yang dipimpin wasit Imam Suyitno tersebut, asuhannya mengikuti instruksinya. Kendati demikian, penampilan tim Buleleng perlu dievaluasi, misalnya stamina perlu digenjot lagi, terbukti menit-menit akhir Denpasar mampu menekan pertahanan Buleleng. ‘’Target kami juara grup dulu, sebab perjalanan masih jauh,’’ tutur IB Mahayasa. Di sisi lain, pelatih Denpasar Dede Mahatma Darma menyoroti keroposnya lini pertahanan, bahkan kinerjanya kurang harmonis antara

penjaga gawang dan pemain belakang. ‘’Maklum, kiper utama kami Reza sedang cedera,’’ kilah Dede. Sementara itu, Ketua Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa menyatakan permainan timnya sangat membanggakan dan menonjol, sehingga bisa menang dengan sangat telak atas kontingen Denpasar yang selama ini dijagokan jadi juara. ‘’Mudah-mudahan dengan kemenangan cukup besar ini bisa jadi pemicu

semangat. Menghadapi lawan berikutnya disiplin harus semakin ditingkatkan, sehingga bisa mencapai target,’’ katanya. Hasil lainnya Grup A, Jembrana unggul 2-0 atas Bangli. Kedua gol kemenangan Tim Bumi Makepung diborong Made Ananda Vebiana di menit ke-74 dan 82, yang mengoyak gawang Bangli yang dikawal Nengah Sastra Wiguna. (022/kmb38)

Klasemen Grup A 1. Buleleng 2. Denpasar 3. Jembrana 4. Bangli 5. Karangasem

2 2 2 1 1

2 1 1 0 0

0 0 0 0 0

0 1 1 1 1

7-1 8-4 3-3 0-2 0-8

6 3 3 0 0

PBSI Akui Gagal Penuhi Target SEA Games 2017

Bali Post/ant

EMAS - Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie memperlihatkan medali emas seusai mengalahkan Khosit Phetpradab dari Thailand pada final tunggal putra bulu tangkis SEA Games XXIX di Axiata Arena, Kompleks Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8).

Samarinda (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengakui kegagalan para atletnya memenuhi target tiga medali emas sekaligus mempertahankan tradisi juara umum pada ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Sekretaris Jenderal PP PBSI Ahmad Budiarto saat menghadiri Musyawarah Provinsi PBSI Kaltim di Samarinda, Senin (4/9) kemarin, mengatakan tim bulu tangkis Indonesia hanya meraih dua medali emas dari nomor beregu putra dan tunggal putra, sementara sektor ganda putra yang juga menjadi andalan ternyata tidak mampu merealisasikan target. ‘’SEA Games tahun ini hasil yang kurang menggembirakan, bukan hanya kita gagal me-

menuhi target emas, namun kita juga gagal mempertahankan tradisi juara umum cabang bulu tangkis yang dalam sepuluh tahun terakhir selalu bisa kita rebut,’’ jelas Ahmad Budiarto. Ia mengakui bahwa tim bulu tangkis yang diterjunkan pada SEA Games 2017 merupakan para pemain muda, karena pemain senior difokuskan mengikuti kejuraan dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia. ‘’Kami bersyukur karena di kejuaran dunia itu kita masih bisa meraih satu gelar juara dari nomor ganda campuran melalui pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir,’’ katanya. Untuk Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang, tambah Budiarto, cabang bulu tangkis dibebani

target dua medali emas. Target itu mengacu pada hasil yang dicapai pada Asian Games 2014. Ia menilai target itu masih realistis dan optimistis bisa direalisasikan, karena Indonesia masih memiliki kekuatan di nomor ganda campuran dan ganda putra untuk ajang tingkat Asia. Meski demikian, Budiarto menambahkan bahwa masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diwujudkan PBSI, yakni mengembalikan kekuatan nomor tunggal putra dan putri yang prestasinya menurun dalam beberapa tahun terakhir. ‘’Sudah saatnya tunggal putra dan putri kita bisa mencapai top level untuk berbagai kejuaraan internasional. Ini yang harus kita wujudkan,’’ tegasnya. (ant)

tepuk tangan meriah dari para penonton. Setelah ditolak langsung masuk ikut Prancis Terbuka dan Wimbledon, Sharapova mendapat jaminan bisa ikut AS Terbuka lewat fasilitas wildcard. Pertandingan antara Sevastova melawan Sharapova berjalan keras lewat pertarungan menyerang penuh tenaga. Dalam pertandingan itu Sharapova tampak kurang brilian, namun reputasinya sebagai salah satu petenis besar masih tetap nampak. Ada beberapa peluang break di set pembukaan dan Sharapova mampu mengambil dua untuk memastikan memimpin set pertama. Namun pada set kedua, Sevastova mampu membalikkan keadaan dengan memukul balik lawan lewat break awal dan menghentikan peluang tiga break dari Sharapova untuk menyamakan kedudukan. Selanjutnya Sevastova memberi sebuah hadiah break pada pembukaan set ketiga ketika Sharapova melakukan kesalahan ganda dan memastikan servis petenis Rusia itu kembali terpatahkan ketika petenis Latvia itu memimpin 3-0. Sharapova mampu mematahkan lawan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3, dengan bermain menekan

lawan. Namun, Svestova kembali bangkit dan menambah keunggulan menjadi 4-2 dan selanjutnya melaju memenangi pertandingan. Sukses Sevastova juga diikuti unggulan ke-13 Petra Kvitova. Petenis Rep. Ceko itu membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan ketiga Garbine Muguruza Blanco dari Spanyol 7-6(3), 6-3. Sebelumnya duet petenis AS Sloane Stephens serta unggulan ke-9 Venus Williams juga lolos ke babak berikutnya.

usaha yang lebih baik lagi di Flushing Meadows. Dia hanya memerlukan waktu 77 menit untuk menyingkirkan Zverev untuk menjadi petenis putra AS pertama yang mencapai perempatfinal sejak Andy Roddick pada 2011. Querrey memborbardir Zverev dengan 18 ace dan melakukan ‘’balas dendam’’ terhadap kekalahan rekannya John Isner dari petenis Jerman itu pada putaran ketiga. ‘’Saya benar-benar tidak dapat tampil lebih baik baik lagi di sini, saya seperti berada di zona (saya). Ini merupakan pertama kalinya saya bermain di sini pada malam hari dan saya ingin memaksimalkannya,’’ kata Querrey. Lawan selanjutnya bagi Querrey adalah petenis Afrika Selatan Kevin Anderson, yang menang 6-4, 6-3, 6-7 (4,) 6-4 atas petenis Italia Paolo Lorenzi. (kmb39/rtr/ant)

Sevastova Akhiri Langkah Sharapova

New York Langkah Maria Sharapova di grand slam AS Terbuka berakhir ketika petenis Latvia Anastasija Sevastova mengalahkannya 5-7, 6-4, 6-2, Senin (4/9) kemarin di Flushing Meadows, New York. Sevastova yang menempati unggulan ke-16 pun melangkah ke perempatfinal. Sharapova bertand-

ing kembali setelah menyelesaikan hukuman larangan bertanding selama 15 bulan karena doping. Ia mencatat hasil gemilang di putaran pertama dengan menyingkirkan unggulan kedua Simona Halep. Ia sempat merajalela hingga akhirnya terjegal di pertandingan kemarin. Namun, ia berjalan keluar lapangan dengan mendapat

Bali Post/afp

MENANG - Petenis Latvia Anastasija Sevastova mengangkat kedua tangannya saat merayakan kemenangan atas Maria Sharapova dari Rusia pada pertandingan Grand Slam AS Terbuka, Senin (4/9) kemarin.

Perempatfinal Di tunggal putra, Sam Querrey, petenis putra AS terakhir yang masih bertahan di AS Terbuka, menaklukkan lawannya dari Jerman Mischa Zverev dengan skor 6-2, 6-2, 6-1. Querrey bertekad menindaklanjuti lajunya ke semifinal di Wimbledon dengan

Hasil Putaran IV Putri Petra Kvitova vs Garbine Muguruza Blanco Anastasija Sevastova vs Maria Sharapova Sloane Stephens vs Julia Goerges Venus Williams vs Carla Suarez Navarro

7-6(3), 6-3. 5-7, 6-4, 6-2. 6-3, 3-6, 6-1. 6-3, 3-6, 6-1.

Putra Sam Querrey vs Mischa Zverev 6-2, 6-2, 6-1. Pablo Carreno vs Denis Shapovalov 7-6(2), 7-6(4), 7-6(3). Kevin Anderson vs Paolo Lorenzi 6-4, 6-3, 6-7(4), 6-4. Diego Schwartzman vs Lucas Pouille 7-6(3), 7-5, 2-6, 6-2.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 5 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr 3 PRT,2 Tkg Kebun, Hub. Villa Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Kerobokan 4731979 / 336353

LOWONGAN Cari Sales Spv Hub.0811392827 Gatsu Barat Dps

B.BP.001.09.17.0000153

Pembantu Apartemen Wanita,Tgl dalam Gj.1,7Jt H.087861825975

B.BP.164.09.17.0000188

!!Dcr PRT Tinggal Luar Dalung Gaji1,5Jt H081239045656 Kwanji

Dcr Adm & Sopir, Kernet Hub.087861515195

Dcr Admin min D3 Gaji UMR Hub.087865480739

B.BP.001.09.17.0000134

Info Australia:kizunabali.com Jasa Urus Dokumen 081649477140 B.BP.166.09.17.0000195

Krywan/ti Front Office.Lam.Sylvia Bali Jl.Tkd Baru Tmr Pmogan

Dcr karyawan utk Garment Berpengalaman Sim C, 08563701305

B.BP.001.09.17.0000088

Perusahaan Nasional dgn 42 Cabang di bidang Farmasi,Alkes &Trading Memb:Sales,Marketing& Penanggung jawab Alkes Syarat: Pria/Wanita,Min.D3 Belum Menikah Usia Max.27Th.Lamaran krm ke PT.Rajawali Nusindo Cabang Denpasar Jl.Seruni No.11 B Dps Tlp.236493-265425

B.BP.154.09.17.0000178

B.BP.001.09.17.0000174

Dcr pria u/Gdng min SMA,wil. Batubulan sms 085792904959

B.BP.155.09.17.0000171

Dcr:Pembantu Masak,Waiter/ss, Lancar Inggris, u/R.M.di Legian Hub:081236109808

B.BP.001.09.17.0000003

B.BP.001.09.17.0000148

B.BP.001.09.17.0000161

Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir (Usia Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317

Dcr Akunting min D3 Gaji UMR Hub.087865480739

B.BP.004.09.17.0000108

B.BP.001.08.17.0001570

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0000136

B.BP.001.09.17.0000087

Dbthkn Adm Wanita SIM C,D3/S1 Akuntansi,max.35Th & Supir B1/ B2. Hub.4712553/463451 (Ayik) Jl.Sekar Jepun No.4 Gatsu Timur

Dicari 3D Artist min D3 Desain Grafis bisa Prog 3D Illustrator photoshop Hub:081933044199

Cafe bakery in Kerobokan & Ubud Area needs Exprncd Waiter &Cook Urgent Call:081338507217

B.BP.001.09.17.0000146

Dicari Guru SD Tamatan Spd TU Wanita dan Receptionist Hub.0811398772

B.BP.001.09.17.0000130

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.09.17.0000172

ALUMINIUM

Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

GARANSI

ATASI :

RAJA BUNTU ANTI MAMPET

WC

081 338 013 066 081 239 534 731 C.0001686-BRJ

C.0001693-BRJ

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 FOTOCOPY

MAGISTER KENOTARIATAN (MKN) Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes

: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)

INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355)

SERVICE BERGARANSI

AC

M. CUCI KULKAS

CHELEER

W.HEATER POMPA AIR

TELP/ 081339300135 SMS 081999521040 C.0001782-srv

2 144 495 4 08SERVICE21 G

TV

A R A N S I

PANGGILAN

08

Mengetahui Direktur, ttd

Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd

Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041

Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend

KARYA USAHA

1 54 7 0 96 97 SEGALA MERK

C.0001949SRV

Mobil Honda City 2005, Silver Mulus Hp.0811398154

B.BP.004.09.17.0000167

Dcr Karyawati Apotek. Kirim lam ke Jl.Mertasari 108 Sidakarya

Cr Kolektor Dom Tabanan Hub. PT BAM Kediri 085100115018

Dicari Staf jaga Toko Wanita Seminyak Gj 1.5Jt,081236214000

Dicr Hairdresser,Kapster,Therapist,Kasir, MUA.Hub:Arie&Harry T.(0361)769218 WA:082234383548

Dcr Driver pariwisata bisa Bhs Ing max 30Th Hub:081338769166

Cari Krywti Bersih2 Rumah Taga SMS 081239995037 Sunset Road

Jazz’07 Vtech AsDK Matic Full Var 103Jt Nego H.085103086699

B.BP.004.09.17.0000198

B.BP.004.09.17.0000107

B.BP.001.09.17.0000199

B.BP.001.09.17.0000179

Dicari PRT Tinggal Dalam Hub.087730517255

B.BP.001.09.17.0000142

B.BP.001.09.17.0000180

Dcr Admin,Supir,Tenaga Tk Bangunan Hub.085253988660

PT.Bintang Duta Mas Bth Kryw Tnp peng.Gj2,5-5Jt sesuai Pss: Adm,MD,Csr,Acct,TR,Gdg/OB,Spv& Mengr(15 plm tnp Training) Hub:081916249566 B.Gung

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.09.17.0000162

B.BP.154.09.17.0000181

B.BP.166.09.17.0000194

*Funding Manajer utk Koperasi* Wanita Gj 5Jt/Bln 081239011111

Dicari Kolektor pengalaman Hub.082145241706

B.BP.001.09.17.0000156

Segera!Butuh Therapist Reflexi pria di Dps gj menarik+bonus+ lembur+THR Hub.0811239621123 B.BP.001.09.17.0000168

ALUMINIUM

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

GIANYAR

2,5A Tanah Vila Elit Pering Rv View 300/A Fee 3% 081239011111

HONDA

B.BP.001.09.17.0000200

DIJUAL RUKO Dijual Ruko,Tnh Kav,Rmh,Lokasi Denpasar Hub.0811398086

B.BP.164.09.17.0000189

B.BP.001.09.17.0000160

B.BP.001.09.17.0000184

MAZDA

Mazda CX7 Hitam’2011 H.250Jt Bs Kredit Dp25Jt,087860856999

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

MITSUBISHI

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.141.09.17.0000192

B.BP.164.09.17.0000113

Jual Colt Diesel Th 2014 Diesel FE71 Kuning Hp:085100666699

B.BP.001.09.17.0000098

B.BP.001.09.17.0000158

Jual Rumah P.Menjangan 23 SangKEHILANGAN KONTRAKTOR SUZUKI lah LT.3A TP Hp:085100666699 Hlg KIR Pick UP DK9605FY Nosin Kontraktor Mengerjakan:Renov+ Dilelang Suzuki Carry Pick Up’ B.BP.001.09.17.0000155 :G15AID1034150 AN:I Wy.Gelgel. bangun Baru;Rumah,Ruko,Villa, 15 AsBali Hub 089619874461 B.BP.001.09.17.0000139 DIJUAL TANAH B.BP.001.08.17.0002089 Kost2an Hub:081339492174. Hlng BPKB DK1782DD Nosin L15A2 B.BP.001.09.17.0000132 Djl Tanah SHM 400m2 di Jl.Ciung Swift’2011 GT3 Putih Manual 4000315 AN:IGA Eti Setiawati. Wenara IV Renon, Dps,Strgis, 135Jt KM23Rb,085100856999 Prbd DIJUAL RUMAH B.BP.001.09.17.0000147 B.BP.141.09.17.0000193 200m Selatan Monumen BajrasanDjl Rmh 1,45A hg1,3M Ng,SHM KURSUS di/K.Gubernur H.087839410497 TOYOTA 7KT,3KM,Dalung 081221016046BUC B.BP.033.09.17.0000173 Glory Course Bimbel SD&B.Inggris B.BP.820.09.17.0000183 Avanza G’10 115Jt AsBali Slvr Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi SD-Umum(Privat)081933034082 ada Ijin+Ban Baru T.0817356452 BUC Rmh Strategis 2Lt.LT80/140 Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226 B.BP.001.09.17.0000143 B.BP.001.09.17.0000196 Prum Gn.Sari 2 No.11 Ceningan B.BP.001.08.17.0001974 Sari Sesetan 840Jt WA/HP PELUANG USAHA Kav 1s/d4A 325Jt/A SHM Jl4m PaDIJUAL MOTOR 085237211071 sekan,Gg.Batuasri,081238996747 Dibuka Peluang Kerjasama Usaha HONDA B.BP.001.09.17.0000154 B.BP.001.09.17.0000140 Salon/Dcr Tng Salon yg trampil Scoopy’2014 Tgn1 Hitam BUC Rumah/Villa 164/100 2Lt Br. Tnh Kavling 10&1,5Are di Umedui &Brpnglmn.Alamat:Jl.Kebun Raya H.13,8Jt Hub.085100856999 Prbd Semer Krobokan 081337290170 Bedugul Hub:082144445778 Dps Brt Tlp.081246364488 B.BP.141.09.17.0000191

SPA

B.BP.001.08.17.0002076

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.09.17.0000164

FURNITURE

B.BP.001.09.17.0000133

AC


EKONOMI

18

Selasa Pon, 5 September 2017

Peternak Ulat Sutera Kewalahan Layani Permintaan

Mangupura (Bali Post) Peternak ulat sutera kewalahan layani permintaan benang sutera. Bahkan bahan baku sutera yang minim membuat para penenun memilih benang sutera buatan Cina. Harga murah dan cepat didapat menjadi alasan. Di Indonesia, kebutuhan benang sutera tinggi yaitu 900 ton benang sutera atau 7.200 ton per tahun. Di Bali sendiri kebutuhannya 3-4 ton. Namun hingga kini kebutuhan benang sutera di Bali baru bisa terpenuhi setengahnya yaitu 1,2 ton - 1,5 ton. Demikian diungkapkan Koordinator Persutraan Alam Bali Tri Edy Mursabda, Senin (4/9) kemarin. Satu kepompong yang dipintal menghasilkan serat filamen 1.200 meter. Itulah yang menjadi benang sutera. ‘’Permintaan banyak cuma belum bisa memenuhi permintaan karena bahan baku terbatas, kita sendiri kekurangan bahan baku,’’ ujarnya. Kekurangam bahan baku benang sutera juga membuat penenun membeli benang sutera Cina. ‘’Padahal

kalau kita lihat kondisi lahan di Bali banyak yang tidak terpakai. Sebetulnya kalau mau digarap, bisa terwujud budid aya ulat sutera. Pohon murbey bisa tumbuh di mana saja. Artinya tidak terikat suhu ketinggian kecuali ulat suteranya,’’ jelasnya. Budi daya ulat sutera dapat dilakukan di daerah ketinggian 400-800 dpl, suhu 24-28 derajat, kelembapan 70-80. ‘’Tidak terlalu kering tidak terlalu basah, sejuk hawanya,’’ imbuhnya. Wilayah seperti itu ada di beberapa wilayah di Bali yaitu Payangan, Gianyar, Petang, Badung, Marga dan Baturiti, Tabanan, Yangapi, Bangli. Bahan baku yang terbatas dikarenakan pembibitan ulat sutera masih kurang. Di Indonesia pembibitan di Candiroto dan Sopeng saat ini masih kurang karena kedua BPUS ini kondisinya pasang-surut. ‘’Artinya kadang bibit telurnya bagus kadang ada yang tidak bagusnya,’’ ungkapnya. Pemerintah pun sudah membuka peluang bagi wilayah, baik provinsi atau kabupaten untuk membuat pembibitan telur ulat sutera. Hal ini telah diatur Ke-

menterian KLHK dalam pengadaan dan peredaran telur ulat sutera. Tujuannya agar tidak berimbas ke pembudi daya ulat sutera atau kelompok peternak ulat sutera. ‘’Oleh karena itu diizinkan membuat pembibitan telur ulat sutera,’’ tandasnya. Ulat sutera selain diambil seratnya untuk membuat benang sutera, bagian pupanya bisa dikonsumsi. Di Makassar, Sulawesi, pupa diekstrak menjadi tepung. Di Bogor menjadi serelac, dan di Cina pupa digoreng. Ia sendiri memanfaatkan pupa sebagai pakan ikan. Sehingga tidak ada bagian ulat sutera yang terbuang. Ada sekitar 10 orang yang mengerjakan budi daya ulat sutera di tempatnya yaitu di Desa Sibang Kaja yaitu 2 orang mengelola benang, 2 orang mengelola ulat sutera, dan 6 orang mengoperasikan ATBM. Orangorang itu merupakan masyarakat sekitar Sibang Kaja. Sehingga dengan adanya budi daya ulat sutera itu, diharapkan dapat memajukan wilayah Sibang Kaja dengan adanya atraksi kegiatan budi daya ulat sutera. (kmb42)

ULAT SUTERA - Tri Edy Mursabdi, pembudi daya ulat sutera, menunjukkan proses tahapan budi daya ulat sutera.

NTP Nasional 101,60

Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) secara nasional pada Agustus 2017 mengalami kenaikan 0,94 persen menjadi 101,60 dari bulan sebelumnya 100,65. Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers mengatakan pada Agustus 2017 tersebut, kenaikan sebesar 0,94 itu dipengaruhi oleh naiknya seluruh NTP subsektor. ‘’Tidak biasanya seluruh subsektor mengalami kenaikan, ini merupakan hal yang menggembirakan,’’ kata Suhariyanto, di Jakarta, Senin (4/9) kemarin.

Bali Post/dok

PENINGKATAN - Petani di Kintamani sedang menyirami sayurnya. Sesuai data BPS nilai tukar petani (NTP) secara nasional mengalami peningkatan.

Kenaikan NTP karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,92 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,02 persen. BPS mencatat NTP subsektor tanaman pangan naik 0,85 persen dari 97,47 menjadi 98,29, diikuti hortikultura naik 0,15 dari 102,20 menjadi 102,35 dan tanaman perkebunan rakyat naik 1,55 persen menjadi 98,60 dari sebelumnya 97,09. Selain itu, NTP subsektor peternakan

juga naik 1,27 persen dari sebelumnya 107,11 menjadi 108,47. Kemudian NTP subsektor perikanan juga naik 0,27 persen dari 104,17 menjadi 104,45. Dari subsektor perikanan tersebut terbagi dari subsektor nelayan yang juga naik 0,29 persen dari 111,21 menjadi 111,53 dan subsektor pembudi daya ikan naik 0,25 persen menjadi 99,41 dari sebelumnya 99,17. Pada Agustus 2017, NTP Provinsi Lampung mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,82 persen dibandingkan kenaikan NTP

provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Papua Barat mengalami penurunan terbesar yakni 0,44 persen dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Selain itu, pada Agustus 2017 terjadi deflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,12 persen disebabkan oleh turunnya indeks kelompok bahan makanan. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Agustus 2017 sebesar 110,61 atau naik 0,78 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. (ant)

Daya Beli Masyarakat Sampai Akhir Tahun 2017 Jonan Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik Harus Ditingkatkan Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim inflasi minus atau deflasi yang terjadi pada Agustus 2017 menandakan harga bahan pangan atau yang termasuk harga barang bergejolak (volatile foods) telah membaik dan cukup terjaga. Menurut Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/9) kemarin, laju inflasi rendah hingga Agustus 2017 ini harus terus dijaga hingga akhir tahun, dengan mengantisipasi tekanan dari volatile foods dan mengendalikan tekanan dari kelompok tarif yang diatur pemerintah (administered prices). ‘’Harga pangan atau volatile foods dianggap sebagai sumber (inflasi) dan setelah melakukan upaya seperti harapan Bank Indonesia bahwa volatile foods harus distabilkan,’’ ujarnya. Di sisi lain, kata Sri, dalam tren inflasi rendah ini, daya beli masyarakat harus ditingkatkan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. ‘’Sehingga dengan inflasi rendah daya beli naik, ekonomi akan tumbuh lebih sehat,’’ ujarnya. Pada Agustus 2017, terjadi deflasi sebesar

0,07 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Agustus) 2017 sebesar 2,53 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2017 terhadap Agustus 2016) sebesar 3,82 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kelompok bahan makanan sebagai penyumbang deflasi terbesar pada Agustus 2017. ‘’Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,67 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,60 persen,’’ kata Kepala BPS Suhariyanto. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,26 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,10 persen, kelompok sandang sebesar 0,32 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,20 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,89 persen. (ant)

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (4/9) sore, bergerak melemah sebesar 15 poin menjadi 13.333 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.318 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin kemarin mengatakan bahwa pasar keuangan dikejutkan dengan adanya uji coba bom nuklir oleh Korea Utara, kondisi itu memicu peralihan investor untuk keluar dari aset mata uang berisiko. ‘’Investor merasa khawatir dengan tensi di Semenanjung Korea yang kembali meninggi dengan melihat respons Amerika Serikat yang mengancam melakukan aksi militer terhadap Korea Utara,’’ katanya. Ia mengemukakan bahwa pemerintah Amerika Serikat mengancam akan menggunakan senjata nuklir untuk melawan Korea Utara setelah negara itu mengklaim berhasil menguji coba bom hidrogen (H-bomb). Namun, ia mengharapkan bahwa sentimen dari dalam negeri mengenai inflasi yang relatif terjaga menahan tekanan mata uang domestk lebih dalam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2017 mengalami deflasi sebesar 0,07 persen. Dengan demikian, tingkat inflasi tahun kalender (JanuariAgustus) 2017 sebesar 2,53 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2017 terhadap Agustus 2016) sebesar 3,82 persen. Analis Binaartha Seku-

ritas Reza Priyambada menambahkan bahwa dengan inflasi yang terjaga di level rencah, maka secara fundamental kondisi ekonomi nasional masih cukup positif. Di sisi lain, lanjutnya, Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan perizinan yang efisien, mudah, dan ter-

integrasi tanpa mengabaikan tata kelola pemerintahan yang baik. Diharapkan dapat mendorong realisasi investasi lebih tinggi. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini (4/9) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.345 dibandingkan posisi sebelumnya 13.351 per dolar AS. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan bahwa sampai akhir tahun 2017 tarif listrik tidak akan naik. ‘’Ya, masih berkomitmen (untuk tidak menaikkan tarif listrik), Presiden dan kita semua berusaha untuk tidak menaikkan tarif listrik sampai akhir tahun ini. Jadi kalau bisa tarif listrik turun,’’ kata Jonan dalam keterangan resmi dari Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (4/9) kemarin. Untuk dapat menurunkan tarif listrik, PLN diminta untuk melakukan efisiensi-efisiensi termasuk harga bahan baku sumber energi yang dipergunakan. ‘’PLN wajib melakukan efisiensi energi, ini sudah komitmen besar dari PLN untuk melakukan efisiensi, sehingga kalau biaya produksi berubahubah masih bisa ditangani. Sebenarnya yang fluktuatif itu energi primer, seperti batu bara,

minyak, dan gas. Gas sudah kita atur sudah buat regulasi di mana harganya itu bisa dijangkau,’’ kata Jonan. Selain sumber energinya, Jonan juga menyarankan PLN mulai mengendalikan tata kelola dan manajemen kelistrikan seperti proses pemeliharaan. ‘’Salah satu pos yang akan terkena proses efisiensi adalah soal pemeliharaan, namun bukan mengurangi pemeliharaan, tapi membuat biaya pemeliharaan menjadi lebih kompetitif dan efisien, tanpa mengurangi apa yang harus dipelihara,’’ kata Jonan. Ia berpendapat, pemadaman bergilir bukanlah hal yang diwajarkan kecuali faktor gangguan alam. Selanjutnya Jonan mengatakan, pekerjaan rumah besar yang ditanggung oleh pemerintah saat ini adalah melistriki wilayah-wilayah yang saat ini belum berlistrik yang jumlahnya mencapai sekitar 2.500

desa dan sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi, pemerintah wajib untuk memberikan penerangan listrik kepada mereka. ‘’Bapak Presiden telah menerbitkan perpres (peraturan presiden) untuk kita memberikan penerangan desa belum berlistrik dengan program pra-elektrifikasi, penyediaan lampu surya hemat energi secara gratis. Dalam tahun ini dilakukan melalui APBN, bukan PLN. Program tersebut dua tahun mestinya selesai,’’ ujar Jonan. Sementara untuk program elektrifikasi yang permanen menggunakan jaringan PLN.

Namun, ia menjelaskan, jika tidak ada jaringan PLN maka akan pasang instalasi sendiri. Masih ada 10 ribu desa lagi yang listriknya tidak cukup, dan belum dialiri semua. ‘’Saya baru minggu lalu dari Pulau Rupat berbatasan dengan Malaysia juga dari 12 ribu KK, 9.000 sudah dialiri listrik dari jaringan PLN dan PLN juga sudah berkomitmen di 2019 semua akan ada jaringan listrik. Kalau tidak ada jaringan listrik di 2.500 desa maka kami pasang solar system pakai lampu dulu, dan ini prioritas pemerintah,’’ tegas Jonan. (ant)


19

Selasa Pon, 5 September 2017

Jadi Temuan BPK

DPM LUEP di Bali Dihentikan Sementara

Bali Post/ant

JASA KESEHATAN - Wali Kota nonaktif Tegal Siti Masitha Soeparno berjalan memasuki gedung KPK untuk agenda pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/9) kemarin. Siti diperiksa perdana sebagai tersangka dugaan suap terkait pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUD Kardinah di Tegal setelah resmi menjadi tahanan KPK.

Kualitas PT Dari Hal. 1

Sebelum dilakukan merger, katanya, yayasan yang menaungi perguruan tinggi tersebut harus digabung dahulu. Dia memberi contoh perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah cukup banyak, namun ternyata tidak satu yayasan. ‘’Kami juga meminta agar tidak ada konflik yayasan di perguruan tinggi itu, karena berdampak pada kualitas perguruan tinggi itu,’’ harapnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Kelembagaan Kemenristekdikti Patdono Suwignjo mengatakan banyaknya perguruan tinggi yang kecil berdampak pada angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi yang hanya 45 persen, padahal jum-

lah perguruan tinggi kita 4.529. Kondisi itu berbanding terbalik dengan Tiongkok, dengan jumlah penduduk 1,4 miliar jiwa namun jumlah perguruan tinggi sebanyak 2.824 dan APK lebih tinggi dari Indonesia. ‘’APK Malaysia 38 persen, sementara Singapura sebanyak 78 persen. Jadi ada yang salah dengan kita, perguruan tinggi banyak tapi APK rendah. Salah satunya adalah perguruan tinggi kita banyak yang kecil sekitar 70 persen.’’ Oleh karena itu, Kemenristekdikti mendorong agar perguruan tinggi melakukan penggabungan atau merger, agar menjadi efisien. Kemenristekdikti menargetkan pada 2019, bisa menggabung setidaknya 1.000 perguruan tinggi. (ant)

Proses Penyidikan Dari Hal. 1

‘’Maka saya datang kemari, saya ingin uji bahwa kerja kami selama ini tidak pernah melakukan, mencampur-campuri, atau mengintervensi, ataupun menghalang-halangi proses penyidikan perkara di KPK. Sejak awal kami tegaskan seperti itu,’’ kata Masinton. Beberapa hari lalu, Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan tentang upaya pimpinan KPK yang hingga saat ini masih menunggu hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji keabsahan hukum terhadap keberadaan Pansus Angket KPK DPR-RI. Jika MK memutuskan bahwa pansus tersebut melawan UU, maka KPK akan melayangkan pasal Obstructions of Justice terhadap Masinton dkk. Kata Masinton, KPK tidak berwenang menggugat keberadaan Pansus Angket KPK DPR yang dibentuk se-

cara konstitusional. ‘’Bukan kewenangan Saudara Agus untuk menafsirkan konstitusi. Pansus angket itu bekerja secara konstitusional. Berdasarkan UUD dan diatur perundang-undangan. Tidak boleh menafsirkan sembarangan, siapa pun dia,’’ katanya. Untuk persoalan ini, Masinton mengatakan siap ditahan KPK jika terbukti melakukan tindakan menghalang-halangi proses penyidikan. Bahkan, anggota Komisi III DPR itu telah menyiapkan pakaian dalam koper yang dibawanya. ‘’Bawa koper. Sudah siap, mau minta rompi. Sudah siap inap kalau ditangkap,’’ tantangnya. Anggota Komisi III DPR-RI ini bahkan menantang pimpinan KPK untuk menemuinya dan memberikan rompi oranye kepadanya. ‘’Saya minta Saudara Agus turun kemari (ke lobi gedung KPK) bawa rompi KPK agar kita gelar keadilan ini secara terbuka,’’ kata mantan aktivis ini. (kmb4)

Denpasar (Bali Post) Setelah menjadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tahun 2017, Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (DPM LUEP) dihentikan sementara. Hal itu karena DPM LUEP tidak memiliki payung hukum yang kuat, baru sebatas MoU antara Gubernur dengan BPD. Padahal dari sisi penggunaan dana APBD, DPM LUEP benar untuk penguatan ekonomi desa. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali akan membuat perda terkait DPM LUEP ini. Prediksinya selesai tahun 2018, diharapkan tahun 2019 dapat disalurkan kembali. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali IB Wisnu Ardhana, Senin (4/9) kemarin, ketika ditanya soal penghentian fasilitas DPM LUEP. Penghentian ini dikhawatirkan dapat memengaruhi penyerapan gabah petani oleh pengusaha penggilingan padi. Selama ini pengusaha penggilingan padi ditugaskan oleh Pemprov Bali menyerap gabah petani dengan harga yang layak ketika harga gabah jatuh. Sebab, pengusaha penggilingan padi yang tergabung dalam asosiasi Perpadi mendapat fasilitas jatah yang cukup besar untuk mengakses DPM LUEP ke BPD Bali. Persentasenya, hampir 80 persen DPM LUEP ke sektor pertanian disalurkan ke Perpadi yaitu Rp 26 miliar. Sementara total DPM LUEP yang disalurkan untuk sektor pertanian adalah Rp 29 miliar. Tujuannya adalah untuk stabilisasi harga, karena beras memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inflasi selain cabai dan bawang merah. DPM LUEP adalah dana penguatan modal tidak hanya untuk pertanian tetapi juga perke-

bunan rakyat, peternakan, koperasi, simantri, pedagang benih, dan lembaga ekonomi perdesaan yang lain dengan bunga 2 persen per tahun. Penyalurannya ketat dengan sistem eksekuting. Artinya prosedurnya menggunakan jaminan sesuai ketentuan bank, apabila lalai tetap kena denda, dan aturan bank yang lain. DPM LUEP mulai diberikan sejak tahun 2010, namun karena ada ketentuan baru dari Menteri Keuangan sehingga hasil pemeriksaan BPK tahun 2017 diminta ada payung hukumnya. Sementara payung hukum DPM LUEP hanya MoU Gubernur dengan Dirut BPD Bali. Sehingga BPK menyarankan membuat payung hukum yang lebih tinggi, paling tidak ada perda-nya. Oleh karena ini dana APBD yang ada di BPD jelas kontribusinya pada kas daerah. ‘’Kita akan buat perdanya, sementara perdanya belum selesai, sehingga DPM LUEP dibekukan dulu. Sehingga tahun 2018 tidak disalurkan,’’ ujarnya. Untuk mengantisipasi gejolak harga gabah dan melindungi petani, maka pihaknya berharap dari 120 pengusaha penggilingan padi tetap menjaga komitmennya untuk stabilisasi harga gabah. Selain itu Bulog juga diharapkan lebih berperan. Ia memprediksi dengan tidak adanya DPM LUEP, tidak berpengaruh terlalu besar terhadap gejolak harga gabah. ‘’Oleh karena penggilingan padi sudah cukup lama menerima DPM LUEP, dia sudah menikmati banyak, dan usahanya pun sudah mulai berkembang. Seharusnya komitmennya tetap stabilisasi harga walaupun dihentikan, jangan sampai tidak mau diserap atau dibeli murah. Kita lihat saja nanti, mana yang seperti itu jangan dikasi lagi nanti,’’ selorohnya. (kmb42)

Lapangan Pekerjaan Dari Hal. 1

Di sisi lain, sarana-prasarana yang ada di desa lamakelamaan juga akan menyamai daerah kota. Imbasnya, lapangan pekerjaan akan lebih banyak tercipta di desa, sehingga dapat mengurangi laju urbanisasi. Namun, dana desa juga harus dikelola untuk menghasilkan pendapatan asli desa. ‘’Artinya, jangan nanti dana desa hanya dipakai membangun infrastruktur. Tapi gunakan untuk pemberdayaan ekonomi, UMKM, BUMDes, setelah itu berikan untuk bantuan modal. Misalnya kepada pedagang canang atau pedagang kue di desa,’’ tandasnya. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Ida Gd. Km. Kresna Budi mengatakan kemajuan pembangunan tidak ada artinya tanpa disertai dengan kemakmuran masyarakat. Kalaupun pemerintah berhasil melaksanakan banyak pembangunan tetapi kemiskinan justru tidak berkurang, sama artinya dengan kegagalan. ‘’Apa pun alasannya, tujuan akhir dari pembangunan adalah untuk kemakmuran rakyat. Bukan kemajuan pembangunan sebagai tolok ukur. Tapi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ jelas anggota Komisi I ini. Kresna Budi melihat angka kemiskinan di Bali utamanya didominasi oleh Kabupaten Buleleng. Di samping memiliki penduduk terbanyak, kondisi

topografinya juga turut menjadi penyebab. Oleh karena itu, arah pembangunan Buleleng harus jelas. Lantaran tergolong daerah kering, maka pemerintah harus bisa menyediakan air sebagai skala prioritas program pembangunannya. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan Buleleng tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Bali. Persentase kemiskinan di Buleleng berpengaruh paling signifikan bagi persentase kemiskinan di Pulau Dewata. ‘’Belakangan kemiskinan di Kabupaten Buleleng memerlukan penanganan secara simultan dan terkoordinasi. Ego sektoral dan arogansi kedaerahan yang selama ini menjadi salah satu penghambat laju pembangunan daerah tidak boleh ditonjolkan dalam membangun Bali,’’ ujarnya. Pastika meminta Bupati Buleleng membuat berbagai program inovatif yang memprioritaskan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM. Mengingat, hanya SDM yang bisa meningkatkan daya saing Buleleng di tengah kondisi alamnya yang tandus dengan sedikit hujan. Pastika juga mengingatkan bupati agar membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Buleleng tetap dalam koridor RPJMD provinsi dan nasional. Sementara bicara pengangguran, Kepala Dinas Tenaga

Jaksa Banding Dari Hal. 1

Sementara jaksa KPK langsung menyatakan banding. Dalam putusannya majelis hakim yang terdiri atas Nawawi Pamolango, Hariono, Hastono, Ugo dan Titi Sansiwi menilai

bahwa Patrialis Akbar terbukti menerima uang Basuki Hariman selaku sebagai beneficial owner (pemilik sebenarnya) perusahaan PT Impexindo Pratama dan dari General Manager PT Impexindo Pratama Ng Fenny melalui seorang peranta-

Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi mengatakan, angka pengangguran di Bali tercatat sebesar 1,28 persen dan mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Buleleng dan Karangasem sejauh ini diprediksi menyimpan kantong-kantong pengangguran di Pulau Dewata. Namun, pihaknya masih terus mencari tahu untuk mendapatkan data yang lebih valid. ‘’Kita lihat dulu daerah-daerah yang miskin karena orang miskin di situ pendidikannya kurang, tidak bisa menyekolahkan anaknya. Sudah itu keterampilan kurang, keinginan untuk belajar, bekerja ke luar juga kurang, justru ini yang akan kami cari nanti,’’ ujarnya. Menurut Wiratmi, pendidikan memang nomor satu dalam masalah tersebut. Namun, pelatihan juga harus tetap diberikan kepada mereka. Jangan sampai, orang miskin yang tidak berpendidikan hanya terhenti pada program kejar paket A, B, atau C dan selanjutnya tidak diberikan pelatihan. ‘’Justru saya berkeinginan sambil belajar sambil ikut pelatihan, apa yang dibutuhkan oleh daerah itu, apa kompetensi daerah itu, bagaimana kondisi daerah itu, itu yang akan kita cari,’’ imbuh mantan Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali ini. (kmb32)

ra bernama Kamaludin untuk memengaruhi putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait uji materi atas UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. (ant)

Otoritas Keamanan Dari Hal. 1

‘’Upaya untuk de-eskalasi situasi di Rakhine State harus menjadi prioritas utama bagi otoritas keamanan di Myanmar,’’ kata Menlu RI Retno Marsudi dalam pertemuan tersebut di Naypyidaw, Myanmar, seperti disampaikan dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Senin kemarin. Pertemuan Menlu Retno dengan Jenderal Hlaing berlangsung lebih dari satu jam. Pertemuan tersebut merupakan agenda pertama dari rangkaian pertemuan Menlu RI dengan otoritas Myanmar guna membahas krisis keamanan dan kemanusiaan yang kembali melanda Rakhine State. Menlu RI menekankan bahwa Indonesia dan dunia internasional sangat mengkhawatirkan perkembangan situasi di Rakhine State. Kekerasan yang terjadi di Rakhine telah

menyebabkan krisis kemanusiaan yang memakan banyak korban meninggal, luka-luka dan kehilangan tempat tinggal. ‘’Otoritas keamanan Myanmar perlu segera menghentikan segala bentuk kekerasan yang terjadi di Rakhine State dan memberi perlindungan kepada seluruh masyarakat termasuk masyarakat muslim,’’ ujar Menlu Retno. Dalam pertemuan itu, Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar U Min Aung Hlaing menyampaikan perkembangan situasi keamanan di bagian utara Rakhine State. Dia menyampaikan bahwa otoritas keamanan Myanmar terus berupaya untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di Rakhine State. Menanggapi hal itu, Menlu RI mengharapkan agar otoritas keamanan Myanmar dapat segera mengembalikan keamanan dan stabilitas di Rakhine State. (ant)

Tidak Pernah

Dari Hal. 1

Pencabutan BAP itu terjadi dalam sidang pada Kamis, 23 Maret 2017. Selanjutnya pada Kamis, 30 Maret 2017 JPU menghadirkan kembali Miryam di persidangan bersama tiga penyidik yaitu Novel Baswedan, MI Susanto dan A Damanik. Ketiga penyidik itu menerangkan bahwa mereka tidak pernah melakukan penekanan dan pengacaman saat memeriksa terdakwa sebagai saksi, lebih lanjut diterangkan dalam 4 kali pemeriksaan pada 1, 7, 14 Desember 2016 dan 24 Januari 2017 kepada terdakwa diberi kesempatan untuk membaca,

memeriksa dan mengoreksi keerangannya pada setiap akhir pemeriksaan sebelum diparaf dan ditandatangani Miryam. Setelah mendengar keterangan tiga penyidik KPK, hakim kembali menanyakan kepada Miryam terhadap keterangan tersebut. Atas pertanyaan hakim, Miryam tetap pada jawaban yang menerangkan bahwa dirinya telah ditekan dan diancam penyidik KPK saat pemeriksaan dan penyidikan serta dipaksa menandatangani BAP, sehingga Miryam tetap menyatakan mencabut semua BAP termasuk keterangan mengenai penerimaan uang dari Sugiharto. (ant)

Selasa, 5 September 2017

05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana

Karya Mamungkah, Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun :Yudha Kanda (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV

09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Pande Made Ratih Kusuma Dewi 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana

Karya Mamungkah, Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita

Sanggar Tari Asri Kencana (1) 15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Dunia Pendidika SMP Sunari Loka Kuta 17.30 Taman Sari TK Widya Shanti Ubung (1)

18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Lila Cita Sanggar Widya Santika Graha

Serangan (2) 21.30 Taksu Nyoman Majawan, Jero Mangku Penulis Buku 22.00 Lila Cita : Calonarang Kuta (4) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.05 Lila Cita :Calonarang Menanga (2)

Menahan Sumpah Kematian Abhimanyu, Arjuna Habisi Ksatria Kuru

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keenam)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH bertarung dengan ribuan musuh dan dengan ksatria kereta perkasa, Bhimasena sendirian membantai putra paduka Citrasena. Saudara lebih muda dari penguasa Madra yang memperbesar ketakutan musuh-musuh dengan senjata andalannya pedang dan juga tameng, telah dibantai putra Subhadra. Sebetulnya kemampuannya setara dengan Karna sendiri. Sedangkan putra Karna, Vrishasena, yang sempurna dalam senjata-senjata, memiliki energi besar dan keberaniannya kokoh dikirim ke tempat tinggalnya Dewa Yama dalam pandangannya Karna sendiri oleh Dhananjaya. Arjuna turun dengan sangat beringas, putra ketiga Pandu itu terus-menerus mengerahkan keberaniannya mengingat pembantaian terhadap putranya sendiri Abhimayu. Dalam pikirannya menahan sumpah yang dibuat sebelumnya. Penguasa bumi, Srutayu, yang selalu menunjukkan akar antipati yang mendalam terhadap para Pandava juga telah dibantai oleh Partha yang memperingatkannya akan kebenciannya sebelum men-

gambil nyawanya. Putra Shalya yang memiliki keberanian besar, Rukmaratha, oh raja, dibantai Sahadeva. Walaupun hubungan terdahulu adalah saudara. Namun belakangan putra paman dari pihak ibu membela Kaurava. Sedangkan Raja Bhagiratha yang sepuh dan Vrihatkshatra, penguasa Kaikeya, keduanya dilengkapi keberanian, kekuatan, energi besar, telah dibantai juga. Putra Bhagadatta, oh raja, yang sangat bijaksana dan berkekuatan besar itu telah dibantai Nakula, yang selalu malang-melintang dengan gerakan seperti burung elang. Kakek sepuh paduka Balhika yang memiliki kekeranian dan kekuatan besar bersama semua pengikutnya dibantai Bhimasena. Jayatsena yang perkasa putra Jarasandha pangeran Magadha itu, oh raja, telah dibantai oleh putra Subhadra yang berbudi luhur. Putra paduka, Durmukha, oh raja, sebagaimana juga putra paduka yang lainnya Dussaha, prajurit kereta perkasa itu yang dianggap sebagai pahlawan hebat, telah dibantai Bhimasena dengan gadanya. Durmarsha-

na dan Durvisaha dan prajurit kereta perkasa, Durjaya, setelah mencapai prestasi-prestasi sangat sulit, telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Kedua bersaudara Kalinga dan Vrishaka, yang tak terkalahkan setelah mencapai prestasi-prestasi sulit telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Penasihat paduka, Vrishavarman, yang dari kasta Suta, yang dilengkapi energi besar itu telah dikirim ke tempat tinggalnya Yama oleh Bhimasena setelah dirinya sendiri berusaha melawan dengan keberanian. Demikian juga Raja Paurava yang dilengkapi kekuatan setara sepuluh ribu ekor gajah bersama semua pengikutnya dibantai putra Pandu, Arjuna. Orang-orang Vasati, oh raja, yang berjumlah dua ribu orang, semuanya pemukul andal, sebagaimana juga orang-orang Surasena yang dilengkapi keberanian, semuanya telah terbantai. Orang-orang Abhishaha yang menggunakan baju besi, yang mampu memukul secara jitu, dahsyat. Demikian juga orangorang Sivi, yang utama dari

prajurit-prajurit kereta itu, dengan orang-orang Kalinga, telah dibantai. Pahlawan-pahlawan yang lain juga sama. Narayana Gopa, yang tinggal dan tumbuh di Gokula, yang sangat pemarah dalam pertempuran, dan pantang mundur dari medan pertempuran telah dihabisi Savyasacin. Ribuan orang Sreni, sebagaimana juga para Samsaptaka, setelah mendekati Arjuna, semuanya telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Saudara-saudara ipar paduka, yaitu Pangeran Vrishaka, Pangeran Achala, yang dilengkapi keberanian besar, demi kepentingan paduka telah tewas oleh

Savyasacin. Raja Shalva yang lengan-lengannya perkasa dan tingkah lakunya dahsyat. Seorang pemanah hebat, baik namanya maupun prestasi-prestasinya, telah dihabisi Bhimasena. Oghavat sendiri berusaha dengan sang raja, Vrishanta bertarung bersama-sama dalam pertempuran dan setelah mereka sendiri berusaha dengan penuh semangat demi kepentingan sekutu-sekutu mereka, keduanya telah pergi ke tempat tinggalnya Yama. Begitu juga yang utama dari para prajurit kereta, Kshemadhurti, oh baginda tak bernyawa berhadapan dengan Bhimasena dengan gadanya. (bersambung)

Sloka 14.16 Karmanah sukrtasyahuh sattvikam nirmalam phalam rajas as tu phalam duhkham ajnanam tamasah phalam Hasil perbuatan saleh bersifat murni dan dikatakan bersifat kebaikan. Tetapi perbuatan yang dilakukan dalam sifat nafsu mengakibatkan kesengsaraan, dan perbuatan yang dilakukan dalam sifat kebodohan mengakibatkan hal-hal yang bukan-bukan.


16 Pages

165 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo st.com. ernationalbalipo

.com. http://epaper.int

L O N A A T I E R N I N T

Tuesday, September

5, 2017

nationalbalipost

Swiss ready to play mediator role in North Korea crisis

online: http://www.inter

his horse Boy and dness seek kin movie e in Venic Pete” “Lean on

Tuesday,

Septembe

r 5, 2017

“Lean by Andrew Haigh, filmmaker based on the novel

on Pete” is with an ageing for the to the road Vlauti. that prewon plaudits said in a movie is about Willy teenager takes Haigh, who “Weekend” of a - A lonely slaughter, VENICE has saved from according to its star, 2011 gay romanceis something he Pete” race horseVenice on Friday that, kindness. “Lean on story quality: his career, pre-coming-of-age Charley hasn’t miered in like film role of rare human to underthe biggest at the Venice Film “It’s almost a simple but the even begin Charley he

plays told Reuters challenges for got time to he is because Charlie Plummer a 15-year-old Festival the movie really who and fighting and compassion on Pete”, he was viewer to feel more difficulties in stand moving in “Lean left when is always kind of home,” drinking people who are facing get some whose mother the homeless. and trying to whose father’s heap of comincluding young and leads to a Haigh said. more kindness like that the has life, “We need the world and we and womanizing the horse he at “It was almost will be the next in job that That’s age story trouble. Taking during a summer penni- compassion able to realise un- ing of in that story, oddly. to me befriended Charley, need to be is struggling and appealed similar chapter a local racetrack, sets off through kind of really to everybody we are more feel what it.” (rtr) less and homeless,to find a place derstand that different and about hoping the desert with a relative he hasn’t than we are Directed by British ro Bianchi home he said. REUTERS/Alessand the call in years. taking that,” event for seen an 18-year-old in Vena red carpet Plummer, Film Festival poses during Sevigny 74th Venice Actor Chloe on Pete” at the 1, 2017. movie “Lean September Italy ice,

suffers Lil Wayne Rap star , is hospitalized seizures

after hospital, Angeles station Power at a Los he told radio and prone to than which epileptic the report. comes morewhose 106 he was - GrammyThe incident set to perrap star, best seizures. was had been after the the LOS ANGELES Lil Wayne late on Sunday star Lil Wayne after a year wins include for “Tha rapin Las Vegas winning rap on Sundayfound Grammy award in 2008 New Orleans-borncareer suffer- form being taken to hospital rap album treated afters called night. The his professional seizure and the suffering a in his Chicago hotel Carter III,” was per began when he became representative Cash unconscious said on its web site. ing what hisseizures. aged nine, signed by artist to be minor room, TMZ 34, who has become Lil Wayne, in rap twoFour years ago Dwayne Mi- youngestRecords. (rtr) Lil Wayne, is Money biggest names given name several days one of the a two-decade career, the whose Jr, spent Mumusic over second seizure at his chael Carter 2015 iHeartRadio suffered a TMZ added, and the during the Arena in Las Vegas, to performs 18, 2015. hospital, e confirmed Lil Wayne MGM Grand Garden September representativhad suffered multiple Rapper Nevada at the he Festival that sic site onal Bali seizures. could not reach repreReuters the rapper to confirm can find Internati Cafee of sentatives

You

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

KCNA via

Punggye-ri previous Location of nuclear tests

KEY: test site Explosive site Missile launch

Yongjo-ri Musudan-ri

Reactor (light-water) Reactor (gas-graphite) Research/development Reprocessing Uranium enrichment

Sep. 3 and South Japanese said an Korean officials detected earthquake test site near the North's 10 times was around than more powerful previous detonations, the its and concluded conducted North had test. sixth nuclear

Kanggye Korea Defence National College Kumho-chigu

Chonma-san Panghyon Tongchang-ri

Airfield

University Hamhyung Industry of Chemical

Yongbyon

Taechon NORTH

Pakchon

KOREA

Pyongsong Pyongyang University Kim Il Sung University Kimchaek

Demilitarised

of Technology MCG-20 Cyclotron

SOUTH

Limit Line Federation

program

in this undated

by North

Korea’s

REUTERS

Korean Central

News

tor

our were that’s or its allies change many said. “I think yesterday ... we find. Because, “did not Pyonginstrument... minister made clear partners to increase of possibilities Sanctions with pro- kind won’t be an adequate Noting that diplomatic terms of convincing is on working and find a Twitter discreet.” its weapons things” in on Korea in North Korea’s This must be very May’s spokesabandon yang to even though North Party congress was due pressure to the crisis,” said we want to said. and ally China said the resolution grammes had suffered, Leuthardnuclear the Communist n of exreporters. “She neighbour Leuthard largest woman told pace of implementatio population in October, the North’s ideal, so the it was Korea’s other measures A day after said on Monday to take place initiatives was not plan of increase and look at that ... peaceful, about deploying time for such was also part of the Kim isting sanctions test yet, Seoul in the UK this leader Washington bombers to It’s our view are best.”(rtr) talking to North Korean in Berne ... means and strategicsigns Pyong- “perhaps diplomatic North Korea.” part of his youth after heard in aircraft carriers “I think also be peninsula spent name. News can at Global Radio the Korean launch more missiles. told Jong-un under an assumed “Bali Image” 9.30 until 10.00 yang might for dialogue,” Leuthard are studying from “...We FM 96.5 to Global Radio FM it really is time in Berne. as it can put am. Listen li.listen2mygood services a UK at all ways a news conference at http:// at http://globalfmba our role for weeks streaming after Pyongyang Britain is looking upcoming ready to offer or live video and http://ustream. I think in the the U.S. and China pressure on North Korea Prime Minister radio.com li.com a mediator. said on on how That’s a nuclear test, radioglobalfmbaal-fm-bali. this crisis. can conducted lot will depend spokeswoman tv/channel/glob influence in Theresa May’s that peaceful diplomatic can have an Switzerland and Sweden Korea adding North think I Monday, curtain.” why a suitwere preferable. behind the 25 miles have a role task would be to find the solutions 25 km Part of the for officials -- perhaps able location

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Zone

KOREA

Seoul Northern

weapons

Sea of Japan East Sea

Post at:

Threat Initiative; Sources: Nuclear 03/09/2017 Staff, G. Cabrera

on a nuclear

inKorea crisis, the North said Swiss Leuthard that her to help resolve mediator and noted United said on Monday. to act as North Korea and the Doris Leuthard is prepared Korea and But China President Neutral Switzerland talks, Swiss zone between Southdiscreet diplomacy. ons”. BERNE and test on Sunday, hosting ministerialdemarcation of neutral warning of “over-reacti cluding by deployed on the had a long history its sixth nuclear“massive” miliy, she added, she conducted a warning of a Sweden troops were States if it -- to meet, of responsibilit prompting along with the United the prime country - to take their share foreign ministers “As look at what tary response from countries’ threatened. our role to focus well, States had

a dramatic Sunday, marking programme. nuclear facilities bomb on weapons hydrogen its nuclear advanced States over North Korea’s tested an with the United it successfully said stand-off North Korea the isolated state's in escalation

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

photo released

y media dy to pla Swiss rea rth Korea crisis role in No

guidance provides 2017. Jong Un 3, leader Kim September North Korean in Pyongyang (KCNA) Agency

of American

Scientists;

U.S.-Korea

Institute, Johns

Hopkins University;

USGS.

Selasa Pon, 5 September 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Kekerasan Meningkat

90 Ribu Rohingya Keluar dari Myanmar

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

REKOR BARU Oliver Struempfel berlomba untuk memecahkan rekor baru dalam membawa gelas berisi bir dengan berjalan sejauh 40 meter di Abensberf, Jerman pada Minggu (3/9) waktu setempat. Struempfel membawa 27 gelas berisi 1 liter bir.

Cox’s Bazar (Bali Post) -

Hampir 90 ribu Rohingya keluar dari Myanmar dan mengungsi ke Bangladesh sejak kekerasan terhadap etnik itu terjadi di Agustus lalu. Hal ini membuat makin meningkatnya orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan, di tengah sudah banyaknya pengungsi yang ditangani dari kasus kekerasan di Myanmar sebelumnya.

Kekerasan di Myanmar meletus setelah serangan terkoordinasi pada 25 Agustus terhadap puluhan pos polisi dan pangkalan militer oleh pemberontak Rohingya. Bentrokan berikutnya dan serangan balasan besar dari militer telah menewaskan sedikitnya 400 orang. Para pejabat Myanmar menyalahkan kelompok milisi Rohingya atas pembakaran rumah-rumah dan kematian warga sipil. Namun, para pemantau hak asasi manusia dan Rohingya yang lari ke negara tetangga Bangladesh mengatakan serangan pembakaran dan pembunuhan dilakukan tentara Myanmar untuk memaksa mereka keluar. Perlakuan negara berpenduduk mayoritas penganut Buddha Myanmar terhadap 1,1 juta Muslim Rohingya menjadi tantangan terbesar pemimpin Aung San Suu Kyi, yang dituduh kritikus

Bali Post/ist

Raisa dan Hamish Daud

Raisa Andriana

Tetap Menyanyi

Diva pop Indonesia Raisa Andriana akan tetap menyanyi setelah dipersunting Hamish Daud Wyllie. Bahkan, perempuan berdarah Sunda ini tengah mempersiapkan proyek musik baru. “Aku sedang memper siapkan suatu project musik yang rencananya akan dirilis di akhir tahun. Untuk para fans aku, khususnya YourRaisa, ditunggu saja, pokoknya surprise,” ujar pelantun “Usai di Sini” di Jakarta, Minggu (3/9). Sementara itu, Hamish sendiri akan lebih fokus ke konservasi dan edukasi tentang kelautan dan spesies, serta menjadi pembicara dengan para menteri. “Apapun yang akan kami lakukan ke depannya, tentunya kami akan selalu saling memotivasi dan mendukung karier satu sama lain ke depannya,” ungkap Hamish. Raisa dan Hamish beserta seluruh keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak beserta rekan media atas dukungan dan doa yang diberikan selama proses persiapan pernikahan hingga suksesnya acara tersebut. Sepasang suami istri itu melangsungkan akad nikah pada Minggu (3/9) di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat. Keduanya resmi bertunangan pada Minggu, 21 Mei di kediaman Raisa dengan dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat. (ant)

Barat tidak bersuara mengenai minoritas yang telah lama mengeluhkan penganiayaan itu. Jumlah mereka yang melintasi perbatasan tercatat 87.000, melampaui jumlah total Rohingya yang lari dari Myanmar setelah pemberontakan yang lebih kecil pada Oktober yang memicu operasi militer yang diliputi tuduhan pelanggaran serius hak asasi manusia. Menurut perkiraan terkini yang dibuat berdasarkan perhitungan para pekerja bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di daerah perbatasan Bangladesh Cox’s Bazar jumlah total Rohingya yang mencari perlindungan di Bangladesh sejak Oktober hampir 150.000 orang. “Kami berusaha membangun rumah di sini, tapi tidak ada cukup ruangan,” kata Mohammed Hussein (25), yang masih mencari tempat tinggal setelah meninggalkan Myanmar empat

hari lalu. Satu kamp tidak resmi untuk para pengungsi Rohingya yang didirikan di Balukhali setelah serangan Oktober meluas secara dramatis. Ratusan Rohingya menggiling di tepi jalanan sementara yang lain memasang kain terpal pada rangka bambu untuk membuat tempat perlindungan rapuh dari hujan. P re sid e n T urki R e ce p Tayyip Erdogan, pada Jumat menyebut kekerasan terhadap minoritas Muslim di Myanmar setara dengan genosida. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi bertemu dengan Aung San Suu Kyi dan para pejabat lain di Myanmar pada Senin untuk menyampaikan seruan dan proposal mengenai perlindungan bagi warga yang tinggal di Rakhine State serta menawarkan bantuan. (iah/rtr)

Bali Post/rtr

Avril Lavigne

Garap Album Baru Bersiaplah para Sk8er bois, karena penyanyi Avril Lavigne segera kembali ke pentas musik. Dalam akun

Instagramnya, @avrillavigne, penyanyi berusia 32 tahun itu menuliskan pesan untuk para

penggemarnya. “Untuk penggemarku, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih atas kesabarannya, selagi aku mengerjakan album terbaruku,” tulis Avril. “Sudah lama sejak pemulihanku dan aku ingin memastikan karya baru ini sangat cocok untuk kalian. Kalian pantas mendapatkan usaha terbaikku dan itulah yang akan kusampaikan. Aku tidak sabar untuk berbagi musik baru,” sambung dia. Avril memang belum merilis album sejak 2013 lalu karena fokus berjuang melawan penyakit Lyme yang dia derita. Lalu, pada bulan Maret lalu, Avril mengumumkan dirinya telah menandatangani kontrak rekaman baru dengan BMG dan memastikan bahwa album keenamnya akan dirilis pada 2017. Demikian seperti dilansir laman Digital Spy. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook