Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat kliwon, 5 mei 2017
TARIK-ULUR DI PELABUHAN BENOA
Pelindo III Mesti Transparan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Pelabuhan Benoa masih tarik-ulur. Pemkot Denpasar belum mengeluarkan rekomendasi untuk itu. Padahal sudah berproses hampir lima tahun. Alasannya, belum ada kesesuaian antara Perda RTRW Kota Denpasar dengan RIP Pelabuhan Benoa. Sementara DPRD Kota Denpasar juga belum bersikap. Mereka minta agar Pelindo III transparan terkait pemanfaatan lahan. Soal nihilnya kontribusi juga jadi sorotan wakil rakyat di Denpasar.
Bali Post/dok
Kawasan Pelabuhan Benoa tempat sejumlah kapal pesiar bersandar. MENYIKAPI rencana pengembangan Pelabuhan Benoa, Pemkot Denpasar telah menggelar pertemuan berulang kali. Sedikitnya ada tujuh kali pertemuan melibatkan lintas instansi. Namun belum ada titik temu. Terbukti sampai saat ini Pemkot Denpasar belum mengeluarkan rekomendasi. Pertemuan diawali di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat 22 Februari 2013, disusul rapat pada Rabu, 6 Maret 2013 di Kantor Dinas Perhubungan Denpasar. Tidak berhenti sampai di sana, pertemuan kembali digelar pada Selasa, 19 Maret 2013 di Kantor Pelabuhan Benoa yang dihadiri 20 instansi terkait. Pembahasan RIP Benoa kembali digelar di Kantor Dishub Denpasar pada Rabu, 19 Juni 2013 yang dipimpin Asisten Pembangunan Setda Kota Denpasar. Rapat susulan dengan menghadirkan para penasihat hukum Pemkot Denpasar di Kantor Dishub pada Rabu, 26 Juni 2013, dan dilanjutkan dengan audiensi kepada Wali Kota yang dipimpin Sekda Kota Denpasar, Senin, 16 September 2013. Dari proses tersebut, disimpulkan Pemkot belum mengeluarkan rekomendasi RIP. Alasannya, perlu ada kejelasan atas kondisi existing lahan daratan yang ada dan sudah bersertifikat mencapai 52,150 hektar. Sedangkan 91 hektar lahan yang dikembangkan, sebagian su-
dah berupa daratan dan sebagian lagi masih perairan (rencana akan direklamasi). Hal ini agar ditindaklanjuti oleh Pelabuhan Benoa agar memperjelas status lahan daratan seluas 44 hektar, serta yang terakhir adalah perlunya kesepakatan kontribusi yang akan diperoleh Kota Denpasar. Kini, rencana tersebut kembali mengemuka yang diawali dengan menggelar pertemuan antara Pelindo III, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Pemkot Denpasar, KSOP Benoa, DPRD Denpasar, Polresta, BPN Denpasar, Camat Denpasar Selatan, serta instansi terkait lainnya, Jumat (28/4) lalu. Namun, keputusan akan terealisasinya rencana tersebut, masih menunggu proses yang sedang berlangsung. ‘’Dalam pertemuan tersebut kami banyak melayangkan pertanyaan kepada pihak pelabuhan atas rencana yang akan mereka buat. Nanti akan kami perdalam lagi dalam pertemuan yang akan dilakukan 12 Mei mendatang,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriyadi, Kamis (4/5) kemarin. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar AAN Rai Iswara menyatakan saat ini proses masih terus berlangsung. Karena pengembangan Pelabuhan Benoa sejatinya sudah masuk dalam Perda RTRW yang dimiliki Denpasar. Hanya, rencana yang ada sekarang ada beberapa
PELABUHAN BENOA
Fasilitas Bangunan � Terminal Penumpang Internasional 1.300 M² � Terminal Penumpang Domestik 1.383 M² � Gudang 1.856 M² � Lapangan Penumpukan 1,5 Ha
20 HALAMAN
NOMOR 247 TAHUN KE 69
perubahan, terutama dalam zonazona. Ini artinya, ada perbedaan antara rencana RIP Benoa yang ada di Perda No. 27 Tahun 2011 tentang RTRW Denpasar dengan rencana yang baru, sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pemkot, kata Rai Iswara, juga masih menunggu rekomendasi dari pemerintah pusat, terutama terkait dengan kebijakan pengembangan Pelabuhan Benoa yang berbeda dengan di Perda RTRW. Tim masih sedang bekerja, dengan melibatkan semua komponen terkait, seperti Kementerian Kemaritiman, Pelindo III, KSOP, DPRD Denpasar, serta wakil dari eksekutif di Pemkot. Anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mengatakan, perlu ada transparansi dari Pelindo III Cabang Benoa atas pemanfaatan lahan yang ada. Saat ini berapa lahan yang sudah dimanfaatkan, dan berapa yang akan diperlukan lagi. Karena dari penelusurannya selama ini, pihaknya banyak menerima informasi bahwa ada lahan yang sudah dikontrakkan dengan pihak ketiga. ‘’Semua ini harusnya disampaikan dulu, sehingga semua mengetahui kondisi yang ada,’’ kata politisi Demokrat ini. Sampai saat ini, Pelindo III Cabang Benoa baru mengantongi rekomendasi No. 552/237/DPIK dari Gubernur Bali tertanggal 4 Januari 2013 untuk pelaksanaan RIP. (ara)
Fasilitas Peralatan � 1 Unit Reach Stacker Kapasitas 40 Ton � 1 Unit Forklift Kapasitas 3 Ton � 2 Unit Spreader Kapasitas 35 Ton � 3 Unit Head Truck � 8 Unit Chasis 20" � 8 Unit Chasis 40" Alur Pelayaran � Panjang Alur : 3,9 Mil Laut � Lebar Alur : 1.500 M � Kedalaman Alur : 9-13 MLWS
Sistem Manajemen � Manajemen Mutu ISO 9001 � SMK 3 (Bendera Emas) � ISPS Code grafis: tomikcahya
Nihil Kontribusi dan Izin Reklamasi
UPAYA Pemkot Denpasar untuk mendapatkan kontribusi dari Pelabuhan Benoa tak kunjung terealisasi. Beberapa kali penjajakan dilakukan, selalu kandas. Nihilnya kontribusi Pelabuhan Benoa ke Denpasar, selaku pemilik wilayah, membuat gerah jajaran DPRD setempat. Anggota DPRD Denpasar dari Fraksi Gerindra I Ketut Budiarta dan A.A. Gede Mahendra dari Fraksi Golkar mengatakan, selama ini Pelabuhan Benoa kurang care dengan pemerintah daerah di mana mereka berada. Buktinya, tidak ada kontribusi yang signifikan bisa diperoleh Denpasar dari pelabuhan. Mahendra bahkan menyatakan sudah sempat mengadakan pertemuan di Surabaya. Hanya, hasilnya juga tidak jelas. ‘’Di sinilah perlu ada transparansi dari semua pihak, baik pihak Pelindo III Cabang Benoa maupun Pemkot Denpasar,’’ ujar Mahendra ditemui di ruang fraksinya. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra yang dihubungi, Minggu (30/4) lalu, menyatakan sampai saat ini belum menerima permohonan izin untuk pengembangan Pelabuhan Benoa. ‘’Kami belum ada menerima permohonan izin dari Pelabuhan Benoa,’’ ujar Kusuma Diputra. Dikatakan, pengembangan Pelabuhan Benoa yang dilakukan dengan cara reklamasi lahan di kawasan sekitarnya, bukan menjadi kewenangan instansi yang dipimpinnya. ‘’Kalau untuk reklamasi kami tidak ada kewenangan untuk mengeluarkan izinnya,’’ jelasnya singkat. Menanggapi konsultasi publik yang akan digelar 12 Mei mendatang, General Manager (GM) PT Pelindo III Cabang Pelabuhan Benoa Ardhy Wahyu Basuki menyatakan siap menerima apa pun hasilnya. Kata dia kepada wartawan, dalam proyek pengembangan Pelabuhan Benoa, Pelindo III hanya sebagai operator. Apabila semua rencana kerja sama yang ditawarkan kepada Pemkot Denpasar ditoBali Post/dok lak oleh publik, dalam hal ini para legislator dan pihak Kawasan Pelabuhan Benoa tempat bongkar terkait lainnya, maka Pelindo III tidak akan membangun. (ara) muat ikan.
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Badung Dominasi Penjualan pada INACRAFT 2017
INACRAFT 2017 - Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama perajin binaan Dekranasda Badung pada pelaksanaan INACRAFT 2017 di Jakarta, 26-30 April 2017.
KABUPATEN Badung yang menjadi salah satu peserta dari delapan kabupaten di Bali, mendominasi penjualan pada pelaksanaan pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang dikenal dengan nama INACRAFT 2017. Pameran yang digelar di Jakarta Convention Center, tanggal 26-30 April 2017 itu, tentu menjadi berkah bagi perajin di Kabupaten Badung. Pasalnya, dari target awal yang dicanangkan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Badung yang diketuai Ny. Seniasih Giri Prasta ini, yaitu sebesar Rp 50 juta, ternyata bisa melebihi sampai nilai Rp 100 juta. Capaian tersebut merupakan suatu kebanggaan karena dari seluruh peserta pada pameran tersebut, peserta dari Kabupaten Badung yang paling mendominasi penjualan, dibandingkan dengan kabupaten lain dari Bali. Menurut Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta yang didampingi Ketua Asperinda Badung
Putu Andika, pada pameran INACRAFT ke-19 ini, pihak Dekranasda Kabupaten Badung mengikutkan lima perajin dari Badung. Adapun perajin tersebut yaitu dari Jegeg Bagus Endek, Cahyani Bordir, Syahrani Silver, Uang Kepeng Mulya Mengwi dan Patung JAS. Meskipun tahun ini ekonomi sedang lesu, namun produk dari perajin Badung ternyata paling diminati oleh pengunjung. ‘’Pameran INACRAFT kali ini sangat membawa berkah bagi perajin Badung. Ini terbukti dari minat dan antusias pengunjung terhadap kain endek dan songket Badung,’’ ujarnya. Dengan keikutsertaan dalam pameran terbesar yang digelar tiap tahun tersebut, diharapkan dapat memacu perajin dalam menghasilkan inovasi produk baru sehingga kerajinan Badung dapat diterima oleh pasar dan bisa bersaing dengan pasar domestik maupun internasional. Pameran yang mengusung tema ‘’From Smart Village to Global Market’’ yang dibuka Presiden Joko
Widodo ini diikuti oleh 1.400 peserta terdiri dari pengusaha, produsen dan perajin dari berbagai daerah. Selain itu, pameran ini juga dikunjungi oleh 1.000 buyer dari 22 negara termasuk 12 negara anggota ASEAN Handicrafts Promotion and Development Association (AHPADA). Seniasih menambahkan, pada pameran INACRAFT memang menyasar bidang fashion. Sehingga pangsa pasar kain seperti endek dan songket yang paling laku. Pihaknya berharap ke depan agar perajin endek dan songket di Badung bisa lebih berinovasi untuk menciptakan desain-desain baru untuk membuat pangsa pasar yang semakin terbuka. ‘’Dengan melebihi target penjualan ini, kami berharap perajin bisa terus berinovasi agar pangsa pasar endek dan songket bisa semakin bergairah,’’ ujarnya. Untuk meningkatkan kreativitas dalam berinovasi, pihaknya ke depan akan terus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada perajin songket dan tenun di Badung. Bahkan, sebelumnya dari Pemkab Badung sudah memberikan bantuan berupa mesin tenun sebanyak 30 unit kepada kelompok perajin. ‘’Selain memberikan bantuan peralatan tenun, kami juga akan melakukan pembinaan dan pelatihan desain. Dengan demikian, diharapkan desain dari songket dan endek tersebut tidak monoton,’’ harapnya. Selama ini, katanya, antusias dari generasi muda untuk mengembangkan desain endek dan songket cukup tinggi. Diakuinya, Kabupaten Badung memang belum memiliki ikon untuk desain endek dan songket. Melalui pembinaan nanti, juga diharapkan bisa menghasilkan satu karya yang bisa menjadi ikon dengan ciri khas berupa bunga jepun sesuai dengan maskot Kabupaten Badung. (ad406)
Beri Asas Manfaat Sosial dan Budaya
Wali Kota Rai Mantra ’’Launching’’ LPD Mini Sekolah KEBERADAAN Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali sebagai lembaga perekonomian desa telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Begitu juga di Kota Denpasar, keberadaan LPD memiliki peranan dan manfaat bagi pembangunan sebuah desa adat. ‘’LPD memberi banyak manfaat dalam kegiatan sosial dan budaya. Apalagi, hal ini ditunjang dengan inovasi seperti terbentuknya LPD Mini Sekolah oleh LPD Kesiman, Denpasar Timur,’’ ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat me-launching LPD Mini Sekolah di Hotel Puri Nusa Indah, Kamis (4/5) kemarin. Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Pangelingsir Puri Pemayun dan Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun, Wakil Bendesa Kesiman I Wayan Sukana, Lurah Kesiman, Perbekel beserta OPD terkait lainnya. Rai Mantra mengatakan sangat bangga kepada LPD Desa Kesiman karena setiap tahunnya selalu memiliki inovasi di dalam memajukan LPD maupun kesejahteraan masyarakat Kesiman. Sekarang, LPD Kesiman meluncurkan sebuah program LPD Mini Sekolah yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang ada di wilayah Desa Kesiman dan pada tahun lalu LPD Kesiman juga sudah me-launching digitalisasi LPD yang sekarang ini sedang dirintis dan bekerja sama dengan bank sampah. ‘’LPD Mini Sekolah ini begitu banyak memiliki manfaat dan kegunaan, baik bagi anak maupun orangtua murid. Selain itu bertujuan memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah mengenai manfaat serta kegunaan uang,’’ ujar Rai Mantra.
LPD MINI SEKOLAH - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun saat me-‘’launching’’ LPD Mini Sekolah Kesiman, Kamis (4/5) kemarin.
Rai Mantra menegaskan, anak-anak sekolah juga harus diberikan pengenalan sejak dini mengenai sosial budaya atau desa adat yang sangat berperan penting pembangunan identitas. Program ini juga sangat strategis dalam konsep berwawasan budaya dan juga ekonomi kreatif yang dilakukan oleh LPD Kesiman yang bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Denpasar. Rai Mantra mengharapkan LPD Kesiman bisa membantu sekolah-sekolah yang ada di wilayah desa setempat dalam pengelolaan dan proses ekonomi. Para kepala sekolah juga dapat berkerja sama dengan LPD Kesiman demi kepentingan siswa sekolah. Sementara itu, Ketua LPD Desa Kesiman I Wayan Rayun mengatakan, dalam memperingati HUT ke-26, LPD Kesiman meluncurkan sebuah program baru yakni LPD Mini Seko-
lah. LPD Mini Sekolah merupakan layanan pengelolaan tabungan siswa (plus) oleh pihak sekolah yang menggunakan sistem berbasis teknologi informasi. Rayun menjelaskan, rencananya semua sekolah yang ada di wilayah Desa Kesiman akan melakukan link (koneksi) dengan program LPD Mini yang diawali mencoba di tiga SD negeri terlebih dahulu sebagai pilot project dari 17 SD yang ada di Desa Kesiman. Adapun ketiga SD tersebut, yakni SDN 1 Kesiman, SDN 6 Kesiman dan SDN 17 Kesiman yang sudah terkoneksi dengan LPD Mini. ‘’Secara bertahap, LPD Kesiman dan Dinas Pendidikan Kota Denpasar akan mengoneksikan program ini ke sekolah-sekolah SD yang ada di wilayah Desa Kesiman dengan pembentukan LPD Mini Kesiman,’’ ujarnya. (ad408)
Menuju Pilgub Bali 2018
Partai Besar Mesti Bersatu
I Wayan Geredeg
TAHUN 2018, Bali akan menghadapi pesta demokrasi untuk memilih gubernur dan wakil gubernur. Dari sekarang pun telah muncul berbagai nama yang siap bertarung memperebutkan kursi Bali-1. Namun rata-rata mereka masih belum mengantongi rekomendasi resmi dari partai. Di tengah hiruk-pikuk persaingan merebut hati rakyat, tiba-tiba muncul sebuah ga-
gasan agar partai-partai besar di Bali mau realistis dan bersatu. ‘’Tentu kita melihat dari beberapa event politik di Indonesia saat ini, apakah itu pemilihan gubernur atau bupati, ini banyak sekali membawa hal-hal yang kadang-kadang kurang baik. Kurang baiknya di sini tentu terbebani secara material dan sebagainya,’’ ujar Korwil Partai Golkar Bali I Wayan Geredeg saat masimakrama ke Gedung Pers Bali Ketut Nadha Denpasar, Kamis (4/5) kemarin. Geredeg mencontohkan suasana pilkada di tahun 2013, di mana para calon yang bertarung begitu jor-joran di ajang politik tersebut. Di sisi lain, Bali dengan keistimewaannya sebagai tujuan pariwisata dunia membutuhkan stabilitas keamanan. Hal itu juga sangat dipengaruhi oleh stabilitas politik. Mantan Bupati Karangasem ini lantas menawarkan konsep kebersamaan pada partai-partai besar di Bali membentuk koalisi. Menurutnya, partai besar seperti PDI Perjuangan dan Golkar harus mulai realistis dengan mengesampingkan ego dan bersatu menuju Pilgub 2018.
‘’Nah dengan demikian, tentu sangat realistis kita partai-partai besar untuk memikirkan Bali. Jujur kita katakan PDI Perjuangan partai pemenang di Bali. Termasuk juga Golkar, partaipartai yang lain, kita duduk bersama bagaimana menciptakan koalisi bersama kaitannya dengan menjaga stabilitas Bali lebih baik melalui Pilkada 2018,’’ terang Wakil Bendahara DPP Partai Golkar ini. Geredeg menambahkan, konsep kebersamaan dalam bentuk koalisi merupakan salah satu cerminan bahwa partai-partai besar di Bali bersamasama untuk menjaga stabilitas Bali melalui Pilgub 2018. PDI Perjuangan dan Golkar khususnya bisa menentukan kriteria calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung. Apakah melalui survei atau mekanisme lainnya, bisa ditentukan oleh masing-masing partai. ‘’Tapi ini kan sebuah konsep yang kami sodorkan, yang kami lemparkan kepada masyarakat Bali dalam rangka menjaga Bali bersama melalui parpol dengan ajakan Pilgub 2018,’’ jelasnya. (kmb32)
20 HALAMAN
NOMOR 247 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat kliwon, 5 mei 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Rumah Ketua F-PKS DPR-RI Ditembaki
Bali Post/ant
OLAH TKP - Petugas Puslabfor Bareskrim Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan rumah anggota DPR dari Komisi I Jazuli Juwaini di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (4/5) kemarin.
’’Perang’’ Karangan Bunga di DPR Jakarta (Bali Post) ‘’Perang’’ karangan bunga dari masyarakat ke sejumlah institusi mulai mewabah. Kiriman bunga yang jumlahnya mencapai ratusan dan terkonsentrasi di Balai Kota Jakarta, kini juga tertuju ke gedung parlemen Jakarta. Sebelumnya, karangan bunga sempat ditujukan ke isntitusi Polri, bahkan juga tertuju ke Istana Kepresidenan. Kali ini ucapan karangan bunga bukan lagi berisi simpati dari berbagai kelompok maupun individu, tetapi berisi keprihatinan bahkan sumpah serapah kepada pimpinan DPR yang mengesahkan usulan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Ambil positifnya yang penting semuanya tertulis maupun tersirat memberikan kedamaian,’’ kata Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan menanggapi kiriman bunga tersebut di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/5) kemarin. Karangan bunga sempat dikirim ke Gedung DPR, namun tidak lama sampai di gedung wakil rakyat tersebut, pengirim langsung membawa kembali pulang. Isi pesan dari karangan bunga tersebut adalah: ‘’…kami berdukacita atas hilangnya nurani dan butanya mata hati Anda semua dengan disetujuinya hak angket DPR terhadap KPK’’. Hal. 19 Berisi Cibiran
Kenaikan Harga Bawang Putih Tidak Wajar
ada sesuatu kami akan laporkan dengan ketua tim satgas dan kalau di Jawa Barat kami akan koordinasikan dengan Pak Kapolda Jabar,’’ katanya. Hal. 19 Permainan Harga
STIKOM Bali yang berdiri sejak 10 Agustus 2002 lalu, berada di bawah naungan Yayasan Widya Dharma Shanti, saat ini terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas diri untuk kemajuan institusi terutama di bidang teknologi. Salah satu yang dilakukan adalah menciptakan link and match dengan perguruan tinggi dan industri terkait, serta menguatkan keberadaan pendidikan vokasi di Indonesia yang melibatkan pakar-pakar industri terutama di bidang IT, lembaga pendidikan tinggi, bahkan siswa SMK. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda, terutama mahasiswa Stikom Bali yang merupakan cikal bakal untuk memberikan gambaran tentang pentingnya pendidikan vokasi di
dalam dunia pendidikan di Indonesia, terutama menuju peradaban industri global. ‘’Mereka (generasi muda - red) harus mampu menjadi tenaga kerja profesional yang dapat bersaing sampai tingkat global, sehingga pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di bidang industri dapat teratasi dan kemajuan teknologi di Indonesia dapat berkembang cepat seperti negara-negara tetangga,’’ ujar Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, kepada Indonesia Network, Bali Post dan Bali TV. Pendidikan vokasi, lanjut Prof. Bandem, sangatlah penting untuk diberikan dan dipahami oleh generasi muda. Apalagi, teknologi saat ini sudah melekat di dalam masyarakat. Hal. 19 Pendidikan Vokasi
Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Jumat, 5 Mei 2017
Bali Perlu Pemimpin ’’Satya Wacana’’
’’Politik itu memang soal meraih kekuasaan, tetapi ada yang lebih esensial dari politik, seperti kata Arthasastra, yaitu tujuan sesungguhnya dari memiliki kekuasaan adalah menegakkan keadilan atau kebenaran. Kita perlu pemimpin Bali seperti itu.’’ Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H.
MENJELANG pemilihan gubernur Bali tahun 2018 mendatang, banyak yang menginginkan pemimpin Bali yang bisa merakyat dan bisa mengajegkan gumi Bali. Di samping juga pemimpin Bali ke depan harus visioner dan mampu mengantisipasi masalah Bali jangka panjang. Tidak sekadar haus akan kekuasaan. ‘’Politik itu memang soal meraih kekuasaan, tetapi ada yang lebih esensial dari politik, seperti kata Arthasastra, yaitu tujuan sesungguhnya dari memiliki kekuasaan adalah menegakkan keadilan atau kebenaran. Kita perlu pemimpin Bali seperti itu,’’ ujar praktisi hukum Dr. I.B. Radendra Suastama, S.H., M.H. Dijelaskan, ada beberapa tipe politisi, yaitu ada yang mencari kekuasaan karena ingin kekuasaan itu sendiri atau ingin kenikmatan kekuasaan. Ada pula yang ingin berkuasa karena ingin memperbaiki keadaan masyarakat. Tetapi yang jelas, pemimpin yang diharapkan oleh rakyat adalah pemimpin yang cerdas dengan konsep dan program yang jelas, dan antisipatif serta vi-
sioner. Bukan pemimpin yang lebih pada sekadar formal seremonial. ‘’Pemimpin visioner tentu akan punya prioritas yang tepat dalam memimpin. Punya komitmen dan satya wacana. Punya keteguhan dalam pegang prinsip dan tidak berorientasi memperkaya diri sendiri atau kelompok,’’ tandas Ketua STIMI Handayani Denpasar ini. Selain itu, katanya, pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang tegas (bukan kasar), mampu membentuk sistem yang bersih dan transparan dalam tata kelola, patut menjadi teladan dalam integritas dan kejujuran, serta mampu menanamkan kesadaran pada staf, bahwa mereka sejatinya adalah pelayan masyarakat. Sehingga akan tercipta birokrasi yang lebih bersih dan efektif. Di samping itu, tata kelola pemimpin pada prinsipnya adalah manajemen. Adapun esensi manajemen adalah mencapai tujuan tertentu melalui pengelolaan berbagai sumber daya. Hal. 19 Pemimpin Visioner
tegasnya. Ketua Fraksi F-PKS Jazuli Juwaini membenarkan adanya bekas tembakan di jendela rumahnya. Namun, semua pihak diminta tidak mengambil kesimpulan sendiri-sendiri agar persoalan ini tidak disalahpahami dalam situasi dan kondisi sekarang ini. ‘’Tapi karena beritanya sudah tersebar dan banyak yang bertanya, maka saya merasa perlu menyampaikan informasi dan klarifikasinya. Dan, benar rumah saya ditembak orang dari arah samping selatan, tepatnya mengenai jendela kamar anak saya nomor 2. Hal. 19 Motif Penembakan
Buffon Memesona
Bandung (Bali Post) – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menilai kenaikan harga bawang putih saat ini tidak wajar, sehingga pihaknya akan memanggil importir komoditas tersebut pada pekan depan. ‘’Ini kan (bawang putih) harganya setiap hari hampir naik sekian ribu rupiah, ini kan sudah enggak wajar,’’ kata Mendag usai menghadiri Rakor Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional 1438 Hijriah/2017 Masehi, di Gedung Sate Bandung, Kamis (4/5) kemarin. Ia mengatakan walaupun harga bawang putih terus mengalami kenaikan namun pihaknya memastikan persediannya di dalam negeri aman. ‘’Nah, kenaikan harga tersebut yang akan kita sikapi dan kalau
Dengan demikian, pihak kepolisian belum bisa memastikan adanya bekas di jendela rumah yang terletak di Jl. Musyawarah 10, RT 04 RW 04 Kelurahan Sawah Lama, Ciputat, Kabupaten Tangerang Selatan, Provinsi Banten itu sebagai teror terhadap anggota Komisi I DPR maupun keluarganya. ‘’Kami belum bisa pastikan itu teror atau bukan sebab anggota masih bekerja,’’ imbuh Argo. Meurutnya, titik terang baru bisa diperoleh apabila semua saksi dan orang yang ada di sekitar rumah Jazuli sudah diperiksa. ‘’Kami kan baru mengumpulkan alat bukti. Kan baru kemarin,’’
Juventus Vs Monaco
Mendag Segera Panggil Importir
Menuju Peradaban Industri Global
Made Bandem
Jakarta (Bali Post) Polri menyatakan belum menemukan satu orang pun yang mendegar adanya suara letusan senjata api di rumah Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR, Jazuli Juwaini. Oleh karena itu, pihaknya belum dapat menyimpulkan bahwa bekas tembakan di jendela rumah Jazuli sebagai bentuk teror. ‘’Sampai saat ini kami sama sekali belum mendapatkan keterangan saksi yang mengaku mendengar suara letusan ya. Masih kami dalami lagi,’’ kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (4/5) kemarin.
Gianluigi Buffon
Monaco – Gianluigi Buffon merayakan pertandingan Liga Champions ke-100-nya bersama Juventus dengan tampil memesona lewat beberapa penyelamatan gemilang yang membuat timnya menang 2-0 melawan Monaco pada leg pertama semifinal Liga Champions. Demi menghormati kiper berusia 39 tahun yang telah menjadi bintang Juventus selama sekitar 16 tahun itu, klub ini memposting sebuah video di Twitter sebelum pertandingan yang menampilkan momem-momen terbaik Buffon dalam sepak bola. Juventus makin menyanjungnya setelah ketika melawan Monaco, Kamis (4/5) dini hari, dia berulang kali mementalkan usaha-usaha para penyerang berbahaya Monaco, termasuk striker remaja Kylian Mbappe. ‘’Mereka (Juventus) menciptakan dua peluang dan mencetak dua gol, sebaliknya kami banyak menciptakan peluang dan tak satu pun mencetak gol,’’ kata Mbappe yang sudah mencetak 18 gol dari 18 pertandingan terakhir dari segala kompetisi. Hal. 19 Dua Gol
denpasar
4
Jumat Klwion, 5 Mei 2017
figur
Bali Post/rah
Antisipasi Gangguan Intoleransi
PENGECEKAN kendaraan taktis dan persenjataan terus dilakukan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Rabu (3/5) lalu, Kapolda melakukan pengecekan kendaraan taktis milik Satuan Brimob di Lapangan Iptu S. Soetardjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur. Menurut Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, pemeriksaan kendaraan tersebut sebagai wujud komitmen Kapolda menjaga keamanan Bali dari gangguan Kamtibmas, seperti intoleransi, premanisme dan terorisme. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel, sarana prasarana dan cara bertindak yang tepat serta cepat saat melaksanakan tugas. “Masing-masing operator kendaraan diminta menjelaskan nama kendaraannya, fungsi alat dan kekuatannya. Tujuannya, supaya personel bersangkutan paham betul tugasnya,” ujar Hengky Widjaja. Pemeriksaan dilakukan terhadap sepeda motor pleton tindak antianarkis dan barracuda untuk pembebasan sandera serta evakuasi. Kapolda juga mengecek secara detil bantuan kendaraan watercanon dari Mabes Polri. “Sat. Brimob juga menghadirkan kendaraan CBRN yaitu kendaraan untuk perlindungan jika ada bahaya kimia, biologi, radiologis dan nuklir. Semua harus disiapkan agar bila diperlukan tidak ada kendala,” tegas Hengky Widjaja. (rah)
Tidak Sesuai dengan Kondisi Lapangan
Pansus XII Pertanyakan Ranperda Permukiman Kumuh
Denpasar (Bali Post) – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Rumah Kumuh dan Permukiman Kumuh yang diserahkan ke Dewan, mulai digarap. Namun, sebelum memasuki tahap rapat kerja, Pansus XII yang bertugas menggodok ranperda ini telah melakukan rapat intern, Kamis (4/5) kemarin.
Bali Post/ist
KARANGAN BUNGA - Kodam IX/Udayana menerima karangan bunga dukungan menjaga NKRI dan Pancasila dari masyarakat.
Dukung Kodam Jaga NKRI
Pada rapat tersebut, mengemuka usulan agar instansi terkait, yakni Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar mempresentasikan dulu ranperda tersebut. Hal ini diungkapkan Ketua
Pansus XII I Wayan Suadi Putra dan anggotanya A.A. Susruta Ngurah Putra, usai rapat intern kemarin. “Pemaparan tersebut penting dilakukan, karena ini mengetahui apa target yang akan dicapai dengan perda ini.
Sidang Kasus Dugaan Penipuan CPNS
Warga Serahkan Penangguhan Penahanan Oknum Dewan Belum Dikabulkan Karangan Bunga
Denpasar (Bali Post)Markas Kodam (Makodam) IX/Udayana, Kamis (4/5) kemarin menerima kiriman karangan bunga dari masyarakat. Karangan bunga itu sebagai wujud dukungan kepada Kodam dan jajarannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila. Menurut Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, karangan bunga tersebut dikirimkan oleh masyarakat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan, yaitu Bali Forum For NKRI, Komunitas NKRI Harga Mati dan Solidaritas Bio-Bali. “Tidak menutup kemungkinan masih ada lagi karangan bunga yang lain,” ujarnya. Hotman Hutahaean menyampaikan, tulisan di karangan bunga tersebut pada intinya memberikan dukungan dan ucapan terima kasih kepada TNI, Kodam IX/ Udayana dan Polri karena selama ini dinilai mampu menjaga keutuhan NKRI, termasuk keajegan Bali. Selain itu, ada pesan moral yang menyatakan bahwa TNI pengayom dan kekasih rakyat, jagalah dari ancaman radikalisme yang sudah berada di depan mata. “Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Kodam dan jajarannya,” tegasnya. Hotman Hutahaean menegaskan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S, S.IP., M.Sc. bekerja sama dengan kepolisian akan terus menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, tetap berupaya mengayomi dan melindungi masyarakat. Apalagi di tengah adanya dinamika aksi massa yang intoleran di ibu kota. Dukungan dan kepercayaan masyarakat ini akan menambah energi jajaran Kodam menangani permasalahan yang ditimbulkan kelompok-kelompok intoleran dan radikal yang berpotensi mengganggu keutuhan NKRI. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan penipuan pengangkatan CPNS dengan terdakwa oknum anggota DPRD Provinsi Bali, Bagus Suwitra Wiryawan dan I Dewa Made Suryarata, dijadwalkan digelar Kamis (4/5) kemarin. Namun saksi dari BKN yang sedianya dihadirkan JPU Ni Gusti Rai Artini dkk tidak bisa dihadirkan, sehingga majelis hakim pimpinan Made Pasek menunda sidang tersebut. Di sisi lain, soal permohonan penangguhan penahanan dari tahanan kota untuk terdakwa Bagus Suwitra, oknum dewan ini kembali harus gigit jari. Pertama, saat diajukan majelis hakim minta pertimbangan jaksa dan dalam sidang kemarin syarat yang diajukan Bagus Suwitra tidak lengkap. Majelis hakim meminta Suwitra melengkapi permohonan, yakni penjamin dari pihak
keluarga ataupun Fraksi di DPRD Bali. “Kami belum bisa memberikan jawaban, karena pesyaratan pengajuan ada yang kurang,” kata hakim. Bagus Suwitra sendiri sangat berharap dilakukan penangguhan penahanan karena tenaganya dibutuhkan di dewan. Apalagi ia dalam perkara ini diduga di posisi yang korban, karena dia beberapa kali mengaku tidak ada menjanjikan CPNS pada korban Ariawan. Apalagi minta uang. Dia tidak ada memberikan nomor telepon dan nomor rekening. Justru itu sudah diakui tersangka Dewa Suryarata yang memberikan nomor rekening ke korban. Dalam alasan terdahulu, politisi asal Tibubeneng, Kuta Utara, Badung ini meminta dibebaskan dari tahanan kota supaya bisa melakukan aktivitasnya sebagai anggota DPRD Bali. (kmb37)
Karena setelah diamati secara umum, materi yang tertuang dalam ranperda tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Suadi Putra. Kedua wakil rakyat ini menilai, keberadaan rumah kumuh atau permukiman kumuh di Denpasar tidak sama dengan di daerah lain. Keberadaan rumah kumuh di Denpasar lebih banyak berada di lahan persil perorangan. Pemilik tanah mengontrakkan kepada pihak lain yang langsung membangun rumah semi permanen. “Kalau rumah semi permanen tidak perlu izin,”
Sebelum membahas secara mendalam, kata Suadi Putra pihaknya harus mendapat penjelasan dari eksekutif tentang materi ranperda ini. Setelah itu, baru akan dilanjutkan dengan pembahasan secara menyeluruh. ”Kami akan undang instansi terkait sebelum pembahasan ini dilanjutkan,” ujar politisi PDI-P asal Sidakarya ini. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Inspektorat Beri Kesaksian
Denpasar (Bali Post) Sengketa antara Ida Bagus Gaga Adi Saputra yang akrab dipanggil Gus Gaga atas pencopotannya sebagai Sekda Kabupaten Gianyar berdasarkan Keputusan Bupati Gianyar, saat ini dalam proses peradilan di PTUN Denpasar. Dalam sidang Kamis (4/5) kemarin, dihadirkan saksi I Made Juanda dari Inspektorat Kabupaten Gianyar. Di hadapan majelis hakim pimpinan Himawan Krisbiyantoro, saksi Juanda menerangkan keluarnya SK pemberhentian sementara yang menjadi objek sengketa ini sebenarnya untuk memperlancar pemeriksaan terkait beberapa indikasi pelanggaran yang dilakukan Gus Gaga sebagai Sekda. Menurutnya, SK pemberhentian sementara ini untuk memperlancar pemeriksaan. Mengapa terjadi pemeriksaan? Temuan Inspektorat, diduga ada indikasi pelanggaran yang dilakukan Gus Gaga, sehingga harus dilakukan pemeriksaan. Pelanggaran tersebut, seperti surat ke Komisi Aparatur Negara (KASN) di Jakarta yang dikirim oleh Sekda Gus Gaga. Dalam surat tersebut menyoroti kinerja Bupati Gianyar, khususnya dalam mutasi pegawai. “Dalam suratnya ke KASN, Sekda melaporkan tidak diikutkan Bupati saat mengambil kebijakan mutasi,” terang Juanda. Selain itu, ada dugaan pelanggaran yakni tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya, tidak menandatangani pencairan hibah.
Juanda menjelaskan, ada 132 Surat Perintah Membayar (SPM) untuk pencairan hibah yang tidak ditandatangani Gus Gaga hingga 8 Desember 2016. Padahal deadline-nya jatuh pada 16 Desember 2016. “Sehingga penyerapan anggaran yang ditargetkan Bupati 96 persen tidak terlaksana,” bebernya. Selain itu, Gus Gaga juga tidak memberikan pelayanan kepada pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, seperti tidak menandatangani Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) sehingga menghambat kinerja pemerintahan. Indikasi pelanggaran inilah yang akhirnya dilaporkan ke Bupati Gianyar. Majelis hakim sempat menanyakan apakah ada klausul dari Inspektorat untuk mengeluarkan SK Pembebasan Sementara Sekda kepada Bupati. “Tidak ada. Karena itu semua kewenangan Bupati,” tegas Juanda. Kuasa hukum Gus Gaga yang diwakili Nyoman Sujana menganggap saksi inspektorat tidak tahu apa-apa soal SK Pembebasan Gus Gaga sebagai Sekda. “Dia lebih banyak memberikan pendapatnya sendiri,” jelasnya. Sujana juga mengomentari soal SK pemberhentian yang dikeluarkan bupati. “Seharusnya dari indikasi pelanggaran tersebut, Sekda diperiksa dulu baru dikeluarkan SK. Ini kan terbalik, SK pemberhentian dikeluarkan dulu baru dilakukan pemeriksaan,” tegas Sujana. (kmb37)
Kajati Arahkan Kebijakan TP4D
Kawal Perizinan hingga Pengelolaan Keuangan Negara
FM 96,5
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
ujar Susruta Ngurah Putra. Suadi Putra menambahkan, sejatinya keberadaan Perda Permukiman Kumuh sangat perlu. Hanya isinya jangan sampai berbeda dengan keadaan di lapangan. Karena, bila berbeda kondisinya, perda tersebut tidak akan berfungsi. Permukiman kumuh yang berada di lahan pribadi tidak mungkin bisa diatur pemerintah. Oleh karena itu, bagaimana agar perda yang akan dibuat bisa digunakan untuk menata permukiman kumuh ini. “Paling tidak bisa mencegah meluasnya kawasan kumuh di Denpasar,” tegasnya.
Sidang PTUN Gus Gaga Vs Bupati Gianyar
081 337 032 965, (0361) 819446
BELUM ADA PEMETAAN KUALITAS PENDIDIKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
Bali Post/kmb12
KUMUH – Salah satu permukiman kumuh yang tumbuh di kawasan TPA Suwung.
Bali Post/kmb37
PENGARAHAN - Kajati Bali Djaya Kesuma saat memberikan pengarahan kepada para intel, Kamis (4/5) kemarin.
Denpasar (Bali Post) – Pascamelakukan pemaparan atas kebijakan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daeah (TP4D) pada pemegang kendali proyek, BUMN, BUMD maupun instansi pemerintah, Kajati Bali Djaya Kesuma memberikan arahan sekaligus mekanisme kerja TP4D ke masing-masing jajaran intel di kejaksaan seluruh Bali, Kamis (4/5) kemarin. Dalam pemaparan, Djaya Kesuma menegaskan, lahirnya TP4D ini untuk menghindari stigma kriminalisasi serta rendahnya penyerapan anggaran karena pejabat atau pebisnis takut dan ragu-ragu dalam mengam-
bil keputusan. Kondisi ini dinilai menghambat pembangunan, sehingga dibentuk TP4D guna dilakukan pengawasan dan pencerahan dengan metode hukum. Untuk memperlancar segala pembangunan, baik fisik maupun pembangunan SDM, TP4D Kejaksaan RI diberikan tugas mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan melalui upaya pencegahan. Salah satunya adalah memberikan penerangan hukum, baik di instansi pemerintah, BUMN, BUMD dan pihak lain terkait rencana pelelangan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, perizinan, pengadaan ba-
rang dan jasa, tertib administrasi dan tata kelola penggunaan keuangan negara. Untuk menghindari kecurangan, akan dilakukan diskusi-diskusi dan pembahasan bersama instansi terkait, guna mengidentifikasi permasalahan di lapangan. Sehingga, proyek pemerintah, baik skala nasional maupun di tingkat daerah bisa berjalan dengan lancer, serta anggaran terserap sesuai rencana tanpa adanya pelanggaran hukum. Kendati demikian, kata Djaya Kesuma, apabila ada pelanggaran atau ditemukannya perbuatan melawan hukum, maka akan dilakukan penegakan hukum secara represif. (kmb37)
BADUNG
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
5
SOSOK Pas di Pariwisata SETELAH sempat beberapa lama di berbagai pos, seperti sebagai orang nomor satu di Dinas Pertambangan, Peternakan dan Perikanan, namun akhirnya Ir. I Made Badra, M.M. menempati pos terbarunya sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung. Banyak kalangan meBali Post/pal nilai tempatnya yang baru ini sangatlah pas. Mengapa? Ada banyak alasan. Di antaranya, pria lugas ini tinggal di jantung kantong pariwisata Kuta sebagai warga Banjar Pande Mas, Kuta. Alasan lain, tentu karena latar pendidikan S-2-nya yang pariwisata, sehingga kloplah. Namun, baginya, di mana pun mengabdi harus benar-benar total dan konsisten untuk kepentingan masyarakat. “Di mana pun ditempatkan, tentu kita mesti memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya. Sebagai komandan baru di bidang pariwisata Badung, tentu ada beberapa hal yang akan dipertajam lagi, dengan meningkatkan kerja sama serta sinergitas dengan para stakeholder lainnya. “Kita mesti menjalin kerja sama, sehingga tujuan akan cepat tercapai,” ujarnya. Setidaknya ada tiga hal yang akan digenjotnya yakni soal pemasaran, atraksi wisata di masing-masing daerah tujuan wisata, serta bagaimana menjembatani masyarakat dunia usaha pariwisata, pemerintah, masyarakat Badung dan komponen lainnya. “Saya akan melakukan langkah-langkah cepat sesuai dengan arahan Pak Bupati,’’ katanya. Beberapa terobosan itu, di antaranya mengembangkan desa wisata dengan menonjolkan highlight budaya, kuliner, produksi pertanian, alam serta lainnya. Seperti contoh, Desa Carangsari dengan Topeng Tugek-nya. “Kita akan mengemasnya sedemikian rupa, sehingga benar-benar mampu menarik wisatawan dengan didukung semua pihak,” tandasnya. Ini adalah satu contoh, masih banyak hal lain yang perlu dikerjakan, baik dalam proyek skala besar atau kecil atau sekadar hanya memelihara serta meningkatkan kualitas serta kesadaran masyarakat betapa pentingnya pariwisata. “Untuk itu, sekali lagi saya mohon mari kita bekerja sama ke arah pariwisata Badung yang jauh lebih baik,” harapnya. (pal)
Bali Post/eka
WISATA - Beberapa perahu mengantar sejumlah wisatawan menuju objek wisata di kawasan Teluk Benoa, Badung. Kunjungan di kawasan ini didominasi wisatawan dari Benua Asia.
31 Ribu E-KTP Belum Tercetak Mangupura (Bali Post) –
Pemkab Badung sudah menerima pasokan blangko KTP elektronik atau e-KTP sebanyak 10 ribu keping dari pemerintah pusat. Namun pasokan itu masih kurang, karena jumlah e-KTP warga Badung yang belum tercetak mencapai 31 ribu lebih. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung Nyoman Soka mengatakan hal itu, Kamis (4/5) kemarin. Menurut Soka, blangko eKTP tersebut dikhususkan bagi Print Ready Record (PRR). Artinya, khusus untuk pencetakan e-KTP warga Badung yang sebelumnya telah merekam data dan sudah masuk daftar cetak. “Di Badung sekitar 31 ribu lebih e-KTP belum dicetak. Tentunya, 10 ribu blangko yang
didistribusikan pemerintah pusat itu masih jauh di bawah keperluan,” tegasnya. Untuk saat ini, kata Soka, pencetakan blangko e-KTP akan dilakukan secara proporsional dan dikhususkan bagi mereka yang sebelumnya telah merekam data dan masuk daftar cetak atau Print Ready
Komisi III dan Eksekutif Bahas Pergeseran Anggaran Tahun 2017 Mangupura (Bali Post) – Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (raker) bersama jajaran eksekutif di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Badung, Kamis (4/5) kemarin. Raker yang khusus membahas adanya pergeseran anggaran tahun 2017 ini dihadiri perwakilan dari BPKAD, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR, Bappeda dan pihak Inspektorat. Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata mengatakan, agenda penting dalam rapat tersebut yaitu menindaklanjuti surat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung Nomor: 600/797/PKP, perihal Pergeseran Anggaran dan merujuk surat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung Nomor: 903/018/ DPUPR perihal Permohonan dana Penanganan Bencana. Ada pun program yang mengalami pergeseran anggaran di antaranya, pembangunan rumah layak huni akibat bencana, pembangunan rumah layak huni bagi rumah tangga miskin (bedah rumah) dan peningkatan kualitas (PK) rumah swadaya di Kabupaten Badung. Selain itu, pergeseran anggaran juga terjadi pada program penanggulangan bencana alam longsor Desa Plaga, Semanik, Tiyingan, Sekarmukti, Tinggan dan lingkungan Jembatan Bangkung. Alit Yandinata menambahkan, pergeseran anggaran dari belanja langsung menjadi belanja tidak langsung secara aturan dimungkinkan berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, khususnya pada pasal 160 ayat (3) dan ayat (4) serta Permendagri Nomor 32 Tahun 2001. Sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dan Permendagri Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. “Intinya, belanja hibah barang
yang semula dirancang pada belanja langsung pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dengan sejumlah kegiatan tertentu dimohonkan untuk dilakukan pergeseran ke belanja tidak langsung. Begitu pula dengan belanja bantuan sosial pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah,” katanya memaparkan. Khusus untuk penanggulangan bencana alam longsor Desa Plaga, Semanik, Tiyingan, Sekarmukti, Tinggan dan lingkungan Jembatan Bangkung, kata Alit Yandinata akan menggunakan dana tak terduga dengan besaran anggaran mencapai Rp 7.448.394.900. “Karena dana tak terduga hanya sebesar Rp 3 miliar, maka kami sependapat dengan eksekutif
yakni dengan memanfaatkan uang kas daerah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk memberi bantuan bagi rumah warga yang terkena bencana pada tahun anggaran 2017. Untuk tahun ini baru ditarget 20 rumah dengan mengacu kejadian bencana tahun lalu. Masing-masing rumah dianggarkan maksimal Rp 50 juta. Adapun syaratnya, yakni rumah masyarakat yang terkena bencana. “Yang penting itu milik warga Badung yang terkena bencana, maka pemerintah akan bantu,” tegasnya. (kmb23)
Record (PRR). Pencetakan untuk keping blangko tersebut akan langsung dilakukan di Disdukcapil Badung. Meski teknis pencetakan memerlukan waktu yang cukup panjang, pihaknya mengaku sudah terus mengerjakan, bahkan petugas setempat rela lembur untuk pencetakan. “Kami targetkan
ini selesai satu bulan lebih, karena alatnya tidak bisa cepat. Tergantung juga dengan jaringan. Kami berusaha agar pencetakannya secepatnya bisa selesai, ” ujarnya. Soka menambahkan, proses perekaman data juga masih tetap berlangsung. Pasalnya, masih banyak warga Badung yang belum melakukan perekaman data. “Kami juga menyasar warga berusia lanjut dan sakit. Untuk mempercepat proses perekaman, kami juga melakukan sistem jemput bola. Selain itu, kami juga menyasar
sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data para siswa yang akan menginjak usia 17 tahun,” paparnya. Bagi warga Badung yang belum mengadakan perekaman data, Soka mengimbau agar langsung datang ke masing-masing kantor kecamatan. Ia mengingatkan, e-KTP saat ini sangat penting untuk segala keperluan administrasi. Tanpa terkecuali untuk masyarakat yang berusia lanjut, karena e-KTP itu juga diperlukan saat mengurus santunan. (kmb23)
OPINI
6
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Teluk Benoa untuk Siapa? BALI diakui menjadi daya tarik bagi beragam kepentingan. Tidak saja bagi pelancong, juga bagi pemodal besar, termasuk kapitalis. Investasi yang mengalir ke Bali telah membuat Bali penuh sesak. Target-target kunjungan pariwisata yang menjadikan Bali sebagai daya tarik juga membawa dampak ikutan. Tak hanya pertumbuhan ekonomi, daya tarik Bali juga memicu urbanisasi kependudukan. Kondisi ini mengondisikan persaingan sosial ekonomi yang ketat dan cenderung menuju kanibalisme. Proses kanibalisme ini malah telah dirasakan pelaku pariwisata yang bersaing di kawasan Kuta, Badung. Proses pemangsaan terhadap usaha kecil oleh pengusaha besar dan berjaringan terkondisikan secara sistematis. Dalam konteks pemeliharaan alam, Bali juga nyaris berkonflik. Konflik sosial yang memicu perpecahan internal krama Bali berpotensi terjadi ketika reklamasi Teluk Benoa ditawarkan ke pemurkaan. Proyek pembuatan pulau buatan ini pun direspons penentangan banyak pihak. Dalihnya juga jelas, bahwa mereka tak ingin hanya bertumbuh dari sisi ekonomi, tetapi mereka lebih tertarik menjaga alam Bali. Bali bagi kebanyakan krama Bali menjaga kesucian alam adalah hukum wajib bagi umat Hindu. Di sini mereka bicara rasa keyakinan, bukan bicara cara-cara meningkatkan pendapatan untuk kesejahteraan. Lalu, ketika kita cermati konflik perebutan ruang atas Teluk Benoa ada banyak hal yang patut direnungkan bersama. Masyarakat yang menjadikan Pulau Penyu sebagai ruang usaha terancam tersingkir. Dengan pendekatan hukum dan dalih perizinan, pengelolaan Pulau Penyu yang memberi penghidupan bagi warga lokal dinyatakan akan ditutup. Warga pun tak kuasa melawan pendekatan hukum ini. Lalu, mengapa tawaran reklamasi yang akan menjadikan Teluk Benoa kawasan bisnis dengan segala bebannya bagi alam Bali diberikan ruang? Apakah warga lokal tak memiliki ruang untuk menggantungkan hidup di Teluk Benoa? Bicara tentang ruang dan akses kehidupan, semestinya ada langkah bijak dan arif melihat kepentingan masyarakat. Bagi pemerintah menjaga alam dengan pendekatan hukum dan aturan mungkin sebuah keniscayaan. Tetapi sebagai birokrat yang bertugas mengayomi alam dan penduduk Bali, apakah cara-cara yang ditempuh sudah elegan? Atau sebaliknya, cara-cara yang dijabarkan pemerintah terhadap rakyatnya justru menujukkan dikotomi yang jelas. Bahwa ada kepentingan besar yang ingin dipaksakan di Teluk Benoa, patut kita pertanyakan juga. Jika pemilik modal besar bisa diakomodasi dengan berbagai janji dan kepentingan strategis ekonominya, lalu mengapa warga lokal yang berusaha dengan pendekatan yang lebih bersahabat dengan alam ditindak? Apakah Teluk Benoa yang menjadi ranah kekuasaan negara semuanya harus diterapkan dengan pendekatan hukum, termasuk ketika itu nyata-nyata menjadi sumber kehidupan warga lokal? Ada baiknya, ke depan ada semacam introspeksi kebijakan dan pendekatan dalam mengelola Bali. Kapitalis dengan berbagai pendekatannya bisa saja melakukan penggalangan kekuatan untuk meloloskan investasinya di Bali. Namun ingat juga Bali memiliki kekuasaan adat yang sedemikian kuat dan hebat. Fanatisme terhadap simbol-simbol ritual dan dedikasi orang Bali terhadap alamnya juga harus menjadi pemahaman kaum kapitalis. Artinya, memaksakan kehendak di tanah Bali dengan sengaja mengabaikan aspirasi krama Bali, sama saja artinya memancing konflik sosial. Dan ini sangat berisiko bagi kepentingan nasional, mengingat Bali adalah spirit dan simbol peradaban dan toleransi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Kualitas Layanan Telkom
Kami pelanggan Telkom Indihome, dengan No. Telp. (0361) 4725880 dengan No. Tiket Gangguan: IN11296531 dengan alamat di Jl. By Pass Ngurah Rai Jimbaran, Kuta Selatan, Badung mengalami gangguan sejak tanggal 20 Mei 2016 (hampir satu tahun mati total). Kami sudah melakukan laporan berulang kali, terakhir tanggal 2 Mei 2017 di Telkom 147, Plasa Telkom, Facebook Telkom dan e-mail Costumer Care Telkom, namun sampai saat ini kemi belum mendapat perbaikan yang memuaskan pelanggan (teknisi beralasan: ODP loss, Gangguan Massal, Gangguan Fiber Optim), sampai saat ini kami hanya bisa menggunakan layanan call forward agar rekanan kami bisa tetap menghubungi No. Telpon tersebut di atas. Untuk pembayaran setiap bulan kami harus terlebih dahulu ke plasa Telkom agar dilakukan potongan terhadap tagihan kami, karena jika tidak tagihan tetap dikenakan sesuai dengan paket indihome yang masih aktif. Kami mohon perbaikan segera dan peningkatan pelayanan dari Telkom, agar tetap bisa melayani pelanggan dengan lebih baik. Yudhi Novianto Jimbaran, Kuta Selatan
Spiral Kapitalisme dan Serangan Balasan Penguasa di Teluk Benoa Baru-baru ini, dengan telanjang kita melihat bagaimana kekuasaan menunjukkan wujud aslinya dalam bentuk tindakan koersif. Kali ini sasarannya adalah Desa Pakraman Tanjung Benoa yang menjadi garda depan perlawanan atas rencana pembuatan pulau koloni di Teluk Benoa melalui reklamasi. Pemerintah Provinsi Bali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Tanjung Benoa yang berniat untuk menjaga Pulau Penyu yang berada di wilayah mereka dari abrasi yang semakin parah. Alasannya, kegiatan tersebut tidak memiliki izin dan pemerintah mengancam akan menutup pulau kecil yang memiliki makna penting bagi komunitas adat setempat. Tulisan ini mencoba untuk melihat apa yang ada di belakang serangan balik negara kepada rakyatnya ini.
Oleh Agung Wardana, Ph.D. eluk Benoa terusmenerus dirundung permasalahan yang beranak-pianak. Teluk ini miliki posisi geografis yang merupakan perairan semi-tertutup, di mana arahan kebijakan ruangnya cenderung kontradiktif, mulai dari fungsi lindung hingga komersial. Dengan posisi seperti ini, masukan berupa sampah ‘kiriman’ dari TPA Suwung dan lemahnya pengelolaan air limbah sepanjang sungaisungai yang bermuara di teluk, telah menyebabkan Teluk Benoa tercemar dan mengalami sedimentasi yang parah. Bahkan seorang dosen Universitas Udayana yang mengangkat disertasi tentang pengelolaan teluk, mengklaim bahwa Teluk Benoa sebagai “kawasan paling tercemar di Bali”. Selain faktor geografis tersebut, tentu terdapat faktor historis (temporalitas) yang harus dipertimbangkan. Ini penting untuk menjawab pertanyaan mengapa krisis di Teluk Benoa terjadi di waktu tertentu (saat ini), bukan di waktu yang lain (masa sebelumnya atau di masa mendatang). Maka kita perlu melihat kembali lintasan
T
sejarah pembangunan di Teluk Benoa yang menjadi variabel penting dalam mengubah kondisinya secara signifikan. Pada tahun 2004, PEMSEA dan Bali PMO mengadakan penelitian tentang tingkat kerusakan kawasan pantai selatan Bali. Salah satu temuan dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa permasalahan sidementasi, abrasi dan pencemaran di Teluk Benoa menjadi parah karena perubahan pola arus air yang masuk maupun keluar teluk. Tanpa keraguan, perubahan ini disebabkan oleh reklamasi yang dilakukan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), sebuah megaproyek ‘berbau’ Cendana yang dimulai pertengahan 1990-an. Alhasil beberapa titik yang tidak terlindung oleh hutan bakau meski statusnya merupakan kawasan Tahura Ngurah Rai tergerus oleh abrasi, termasuk Pulau Pudut yang dikenal sebagai Pulau Penyu. Di ranah publik, cara pandang historis ini cenderung dikesampingkan ketika berbicara tentang permasalahan Teluk Benoa. Konsekuensinya upaya yang ditawarkan untuk penyelamatan teluk pun cenderung historis dan terkesan
tambal sulam. Lihat misalnya, bagaimana PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI) menggunakan kondisi existing di Teluk Benoa, terutama Pulau Pudut untuk melegitimasi proyek pembangunan pulau-pulau koloni di sana. Di satu sisi, PT BTID sebagai penyebab krisis justru mendapat ‘karpet merah’, guna melanjutkan proyeknya yang sempat mangkrak pascakrisis ekonomi dan politik. Sementara itu, di sisi lain PT TWBI menampilkan diri sebagai juru selamat kerusakan teluk, terutama Pulau Pudut yang terabrasi. Jika proyek PT TWBI dan PT BTID nantinya berjalan, dampak lingkungan kumulatif yang mereka sebabkan juga akan direspons dengan membuat megaproyekmegaproyek baru lainnya. Artinya, logika penyelamatan lingkungan yang ingin dibangun di sini adalah dampak satu megaproyek dijawab dengan megaproyek lainnya dan begitu seterusnya. Kontinuitas krisis dan respons terhadap krisis ini telah membentuk apa yang saya sebut sebagai spiral kapitalisme, perluasan kapitalisme dengan jalan merespons krisis yang ia sendiri sebabkan.
Di sini kapitalisme harus dilihat sebagai sistem ekonomi politik yang bertujuan untuk mengejar keuntungan melalui eksploitasi manusia dan alam. Sebagai sebuah sistem, ia terdiri dari sub-subsistem termasuk di dalamnya individu kapitalis berupa korporasi yang dalam konteks kasus Teluk Benoa adalah PT BTID dan PT TWBI. Meskipun mereka bisa saja berkompetisi satu salam lain, namun mereka bekerja dengan logika yang sama, sehingga krisis yang mereka sebabkan harus dilihat sebagai konsekuensi logis dari sistem kapitalisme yang mana mereka menjadi motor penggeraknya. Dalam model spiral kapitalisme ini, pihak yang sebaiknya mengatasi krisis adalah individu kapitalis sendiri atau yang lain. Hal ini, karena bagi mereka respons atas krisis haruslah tetap berjalan di bawah logika sistem yang sama. Sebaliknya, jika ada kelompok masyarakat yang secara mandiri berinisiatif ingin mengatasi krisis, maka inisiatif ini akan dilihat sebagai potensi gangguan atas spiral kapitalisme yang sedang dibangun. Sebab, logika yang dipakai untuk mengatasi krisis oleh kelompok masyarakat ini bisa saja berada di luar logika tunggal kapitalisme, yakni keuntungan. Untuk ‘menertibkan’ potensi gangguan atas spiral kapitalisme, bila dibutuhkan negara bisa diminta ‘hadir’ melalui kekuasaan legal dan koersifnya. Inilah yang saat ini sedang terjadi di Pulau Pudut. Masyarakat Desa Pakraman Tanjung Benoa yang berinisiatif secara mandiri untuk menyelamatkan Pulau Pudut dari terjangan abrasi justru diberikan peringatan. Mereka bahkan juga diancam dengan penutupan pulau yang selama ini mereka kelola. Bagi mereka, Pulau Pudut tidak saja
Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata ’’Bali Baru’’
PENGEMBANGAN destinasi pariwisata baru di Indonesia bukan sekadar wacana pemerintah saja, namun sedang tahap pelaksanaan dan pengembangan demi mencapai peningkatan jumlah wisatawan di tahun 2020 nanti. Daerah yang akan dikembangkan terbentang dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia yaitu, Danau Toba, Pulau Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, BromoTengger-Semeru, Mandalika-Lombok, Labuan Bajo, Taman Nasional Wakatobi dan Pulau Morotai. Kesepuluh destinasi pariwisata unggulan tersebut, dipersiapkan menjadi destinasi pariwisata ‘‘Bali Baru’’ agar dapat menyebarkan kue pariwisata di berbagai daerah di Indonesia, selain Bali. Sehingga disebut ‘‘Bali Baru’’ karena mencontoh Bali sebagai bentuk sukses dari destinasi pariwisata di Indonesia. Pengembangan destinasi unggulan yang tersebar di Indonesia tersebut sudah ditetapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya yang dengan sangat optimis dalam peningkatan jumlah wisatawan mancanegara menjadi dua digit di tahun 2019 nanti. Berbagai upaya oleh pemerintah pun dilaksanakan untuk mencapai target 20 juta wisatawan, selain mengembangkan jumlah destinasi unggulan Indonesia, kegiatan sinergis lain seperti pemasaran pariwisata, percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia juga harus dikejar demi kemajuan pariwisata Indonesia. Sebagai contoh, dalam pengembangan destinasi pariwisata di Mandalika, maka pemerintah melalui Kementerian Pariwisata juga membuka sarana untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia berupa Politeknik Pariwisata di Mataram sejak tahun lalu. Tidak hanya Nusa Tenggara Barat (NTB)
Oleh
Komang Ratih Tunjungsari saja, bahkan seluruh destinasi pariwisata Bali Baru di Indonesia harus menyiapkan kualitas sumber daya manusia untuk dapat memberikan pelayanan yang layak, sehingga target kunjungan wisatawan di tahun tercapai. Sesuai pernyataan dari Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Macanegara Kementerian Pariwisata pada bulan Februari lalu, Prof. I Gede Pitana, mengenai kebutuhan tenaga kerja di bidang pariwisata selama lima tahun ke depan. Sebanyak 70 persen dari 2,5 juta tenaga kerja di bidang pariwisata yang dibutuhkan merupakan tenaga kerja yang berada di tingkat vokasi. Meskipun tergolong rumpun, ilmu yang relatif muda karena baru disetujui sebagai ranah rumpun ilmu di Indonesia sejak tahun 2008, ilmu kepariwisataan pada praktiknya adalah ilmu yang multidisiplin. Sebagai pengejewantahan multidisiplin tersebut adalah adanya multiplier effect, yang mengaitkan segala praktik kepariwisataan dengan ilmu yang lain. Kemultidisiplinan pariwisata tersebut juga meyakinkan Kementerian Pariwisata untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan, karena memberikan 1 dari 11 lapangan kerja di dunia dan memberikan lima persen dari seluruh ekspor dunia pada tahun 2014. Sebagai penyumbang pemasukan dalam negeri nomor tiga setelah sumber daya alam tambang dan pertanian/perikanan, pariwisata sebagai komoditi jasa menjadi faktor
yang patut diperhitungkan dan diperhatikan pada fenomena Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun ini. Pasar jasa di kepariwisataan global merupakan faktor yang paling cepat tumbuh, apabila didukung situasi politik dalam negeri dan luar negeri yang kondusif. Sehingga penentuan, baik tidaknya komoditi jasa tersebut sangat ditentukan oleh kualitas SDM untuk menghadapi tenaga kerja asing yang tidak hanya bekerja dalam bidang manajerial, namun juga mulai pada craft level. Budaya kerja yang digunakan sebagai standar bukanlah hanya menggunakan standar kerja di Indonesia, pariwisata sebagai komoditi jasa global sudah memiliki standar internasional yang sedemikian rupa. Akan tetapi, penerapannya kembali kepada masing-masing kultur dimana jasa tersebut berada. Bentuk nyata dari keseriusan pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata terlihat dari dikeluarkannya kebijakan pemberlakuan sertifikasi kompetensi yang wajib dilakukan di bidang pariwisata melalui Permen RI No. 19 Tahun 2016. Menteri Tenaga Kerja juga menyatakan, bahwa tingginya angka sertifikasi kompetensi diberikan oleh sektor pariwisata. Program sertifikasi kompetensi dalam rangka meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia sudah dimulai sejak tahun 2012, ketika masih bernama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diharapkan dengan digencarkannya sertifikasi kompetensi dapat memberikan pengakuan atas kompetensi tenaga kerja di Indonesia, sehingga dapat bersaing di Indonesia maupun di luar Indonesia.
memiliki makna secara ekonomis tetapi yang jauh lebih penting pulau ini memiliki makna simbolik, baik secara historis, sosial, ekologis dan spiritual pemaknaan yang berada di luar logika kapitalistik. Status Pulau Pudut yang masuk sebagai kawasan Tahura Ngurah Rai, sehingga merupakan domain Dinas Kehutanan Provinsi Bali dijadikan landasan untuk menghantam balik masyarakat Tanjung Benoa. Kita tahu bersama, masyarakat Tanjung Benoa merupakan kelompok masyarakat adat yang pertama mengobarkan perlawanan atas rencana proyek PT TWBI dan hingga saat ini masih tetap berada di garis depan. Apa yang dilakukan oleh masyarakat Tanjung Benoa untuk menyelamatkan Pulau Pudut sebenarnya merupakan aksi langsung (direct action) yang dapat merusak spiral kapitalisme. Sebab, Pulau Pudut merupakan kawasan penting dalam agenda proyek PT TWBI. Oleh karena itu, inisiatif masyarakat ini dinilai perusahaan maupun negara dapat mengganggu relevansi proyek yang telah direncanakan oleh PT TWBI dengan dukungan pemerintah. Melalui inisiatif ini, dengan jelas kita melihat bagaiamana respons atas krisis lingkungan sangat mungkin dilakukan tanpa harus menggunakan tangan korporasi. Konsekuensinya, negara dan korporasi akan kehilangan legitimasi di tengah-tengah masyarakat, sebuah posisi yang menakutkan, karena mengancam eksistensi mereka. Tentu mereka tidak akan tinggal diam, guna meneguhkan kembali legitimasi mereka meski dengan jalan koersif sekalipun. Penulis, Alumnus ARC, Murdoch University, dosen di FH, Universitas Gadjah Mada
POJOK Harga bawang putih melonjak, Mendag akan panggil importir. - Sudah terbiasa. *** Rakyat Bali harus pilih pemimpin yang ‘’satya wacana’’. - Bukan umbar janji. *** ‘’Perang’’ karangan bunga mulai sasar gedung wakil rakyat. - Percuma, kalau buta dan tuli.
Penulis, Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PANEN SEMANGKA Sejumlah petani mengangkut semangka ke atas mobil pick-up pengepul yang akan dijual ke pasar, di lahan pertanian di Jalan Tukad Balian, Denpasar, Kamis (4/5) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Hasil UN Diumumkan
Belum Ada Pemetaan Kualitas Pendidikan Denpasar (Bali Post) -
Pascapengumuman hasil ujian nasional (UN) SMA/SMK pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei lalu, Dinas Pendidikan Provinsi Bali belum melakukan pemetaan terkait kualitas pendidikan. Termasuk mengenai apakah terjadi peningkatan atau penurunan pada nilai rata-rata yang diperoleh siswa.
“Belum melakukan pemetaan. Intinya pelaksanaan lancar. Masalah nilai apakah turun atau naik, itu kan tergantung input karena (siswa) yang ujian itu tidak sama dengan yang tahun lalu, orangnya beda,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Serinah saat dikonfirmasi, Kamis (4/5) kemarin. Serinah juga mengaku belum tahu apakah Bali masuk dalam jajaran peringkat nasional perolehan nilai rata-rata UN tertinggi di Indonesia. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengkritik Dinas Pendidikan lambat memberikan informasi terkait hasil UN. Khususnya laporan mengenai pemetaan kualitas pendidikan di Pulau Dewata kepada DPRD Bali.
Apakah terjadi peningkatan prestasi atau sebaliknya terjadi penurunan. “Kadis saya tanya, katanya masih akan mengumpulkan data. Padahal di Jawa Timur, sehari setelah pengumuman hasil UN sudah punya hasil bila terjadi penurunan perolehan nilai 15% dibandingkan hasil UN tahun lalu. Penurunan itu karena pelaksanaan UN sekarang lebih jujur,” ujarnya. Parta menyinggung pula pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di Bali yang masih kurang dari 60% khusus untuk SMA. Dari data yang dimilikinya, baru 71 SMA yang melaksanakan UNBK dan 110 SMA melaksanakan UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil). Sementara untuk SMK, tercatat 110 sekolah
melaksanakan UNBK dan 55 sekolah melaksanakan UNKP. Padahal, UNBK sangat mendukung pelaksanaan UN secara jujur. “Tahun depan, UNBK harus dilakukan 100% kalau ingin mendapatkan pemetaan asli soal kualitas pendidikan kita,” imbuh Politisi PDI-P ini. Saat ini, Parta sebetulnya mengaku kecewa lantaran UNBK belum bisa dilaksanakan di semua SMA/ SMK. Ini berkaca dari hasil kunjungan kerja Komisi IV ke Jawa Timur, yang tahun ini sudah 100% menyelenggarakan UNBK. Padahal, Jawa Timur memiliki tiga ribuan SMA/SMK di 38 kabupaten/ kota. Beberapa kabupaten bahkan tergolong sebagai daerah minus dan berada di pegunungan. “Jadi, Bali yang sebet-
ulnya lebih baik ini sudah kalah dengan daerah pegunungan di Jawa Timur. Ini karena Dinas Pendidikan Provinsi di sana sigap. Dari awal sudah bekerja sama dengan Telkom, PLN, sehingga clear pelaksanaannya. Sebagian sekolah juga meminta bantuan komputer dari pengusaha dan orangtua,” terangnya. Parta menambahkan, urusan pendidikan memang tidak harus total diserahkan pada sekolah. Partisipasi dari orangtua dan stakeholder lain juga penting. Kalau memang ada SMA atau SMK tidak memiliki komputer cukup, sebetulnya bisa bekerja sama dengan instansi lain atau SMP yang terdekat. “Kan tidak mesti komputer yang dipinjam diangkut ke sekolah. Bisa murid yang disuruh ujian ke sana (sekolah tempat meminjam komputer - red). Ini hanya soal inovasi dan keberanian mengambil keputusan,” tandasnya. (kmb32)
Curi Motor, Pedagang Laklak Ditangkap Denpasar (Bali Post) Polsek Denpasar Selatan (Densel) mengungkap kasus curanmor di Jalan Tukad Badung XXX, Densel. Pelakunya pedagang laklak, Ray Alviro Saha (21). Ia ditangkap di Jalan Bedugul, Denpasar, Senin (1/5) lalu. Kapolsek Densel Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Kamis (4/5) kemarin, mengatakan kasus tersebut terjadi Minggu (3/7) lalu dan korbannya, Kadek Jeri (24), berasal dari Jalan Kapas Jawa, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. “Modusnya motor diambil dan didorong di kos korban. Saat itu, motor tidak dikunci stang. Setelah berjarak 200 meter dari TKP, pelaku menyambung kabel untuk menghidup-
kannya,” tegas Iptu Bangkit. Pelaku beralamat di Jalan Taman Pancing Timur Gang Kubu, Pemogan, Densel ini, membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy. Selanjutnya, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Densel. Berdasarkan laporan itu, petugas melakukan penyelidikan. “Senin lalu, kami melihat sepeda motor itu parkir di warung di Jalan Bedugul. Kami cek ternyata dibawa pelaku dan langsung ditangkap,” tegasnya. Terkait pengungkapan kasus itu, petugas masih melakukan pengembangan. “Siapa tahu pelaku juga beraksi di tempat lain. Motor itu dipakai sendiri oleh pelaku. Kami mengimbau kepada masyarakat supaya jangan lupa mengunci stang motor dan parkir di tempat aman,” kata Bangkit. (kmb36)
DITANGKAP - Ray Alviro Saha ditangkap karena terlibat kasus curanmor.
Singaraja (Bali Post) Baliho bertuliskan “Bali Santhi Mewujudkan Bali Mandara” yang terpasang di sejumlah lokasi diberangus personel gabungan yang terdiri atas Polres dan Pol. PP Buleleng, Kamis (4/5) kemarin. Hal itu dilakukan lantaran dinilai mengganggu estetika.
Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika mengatakan, kegiatan yang dipimpin Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Made Joni Antara Putra itu melibatkan 1 peleton Pol. PP, 1 peleton Dalmas Polres Buleleng, 2 orang personel Sat Intelkam, Sie Propam Polres Buleleng, 1 orang
personel Sat Reskrim Polres Buleleng, dan personel Polsek Sukasada. Tercacat ada tiga baliho yang diturunkan yakni yang terpasang di jalan raya perbatasan Lingkungam Sangket dengan Desa Lumbanan, jalan tikungan Pura Padukuhan Desa Wanagiri dan depan pasar Desa Pancasari, barat
Bali Post/ist
Ganggu Estetika, Tim Gabungan Berangus Baliho
jalan. “Yang diturunkan seluruhnya di Kecamatan Sukasada,” ujarnya. Tindakan ini diambil lantaran baliho tersebut mengganggu estetika, di samping ditengarai tak berizin. Selain di wilayah Sukasada, langkah serupa juga akan menyasar daerah lain. (kmb45)
Sandang Disabilitas
Demi Sekolah, Kertiasih Harus Digendong Orangtua
SEMANGAT anak asal Banjar Dinas Kaja Kauh, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Komang Kertiasih (10), tak pernah padam, kendati menyandang disabilitas. Meskipun tak bisa berjalan, ia tetap memiliki tekad besar untuk menempuh pendidikan. Guna sampai di sekolah, ia setiap hari digendong orangtuanya. Kertiasih merupakan anak keempat dari Ketut Daka (57) dan Nyoman Bibit (54). Ia mengalami kelumpuhan dari bagian pusar hingga ke bawah. Itu telah terjadi sejak baru lahir. Saat hendak beranjak dari tempat satu ke yang lain, ia terpaksa harus ngesot. Bahkan tak jarang menggelinding saat bermain bersama bocah lain di teras rumahnya. Ditemui belum lama ini, Kertiasih tak didampingi orangtuanya lantaran tengah ngunuh padi. Saat itu terlihat keterbatasan fisik yang disandangnya tak membuatnya malu berbaur. Dari wajahnya juga tak tampak raut sedih. Justru sangat binar.
Itu berbalut dengan sikap ramahnya. “Sekarang hanya bermain dengan sepupu,” ucapnya. Kerabat dekat Kertiasih, Gede Suharsana, menuturkan dengan kekurangan yang dimiliki, semangat Kertiasih untuk mengenyam pendidikan cukup tinggi. Saat ke sekolah maupun pulang, orangtuanya yang hidupnya berada di garis kemiskinan selalu setia menggendongnya. Begitu juga dengan aktivitas lainnya, seperti makan, mandi, dan berganti pakaian selalu didampingi. “Orangtuanya selalu mendampingi. Menggendong saat berangkat sekolah maupun pulang,” ujarnya. Fisik bocah siswa kelas II SDN 4 Sudaji ini sejatinya sudah sempat diperiksakan ke RSUP Sanglah pada 2013 lalu. Saat itu, dokter mendiagnosis dirinya menderita perapuhan tulang. Orangtuanya pun tak bisa berbuat banyak menyikapi kondisi itu. Sebab, untuk urusan makan saja masih terkadang sulit. “Ayahnya setiap hari hanya
Bali Post/wan
Bali Post/sos
DISABILITAS - Ketut Kertiasih, penyandang disabilitas di Dusun Kaja Kauh, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. mengandalkan penghasilan dari pekerjaan serabutan. Kadang juga keliling desa mencari pekerjaan,” sebutnya. Supaya beban hidupnya lebih ringan, Suharsana berharap ada bantuan berupa kursi roda untuk Kertiasih. Klian Dusun Kaja Kauh Nyoman Merta Masiada didampingi Kepala SDN 4 Su-
daji Nyoman Mertana menuturkan selain bersekolah, Kertiasih juga rajin membantu orangtuanya membuat canang. Sementara kemampuan akademiknya tergolong baik. Hanya, saat ada ekstra kurikuler, ia tidak bisa mengikuti. “Kami berusaha untuk mencarikan donatur, baik dari pihak swasta atau pemerintah,” terangnya. (sos)
7
NPHD Belum Diteken
Anggaran Pilgub Masih Belum Pasti Denpasar (Bali Post) Pemprov dan KPU Bali hingga saat ini belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Gubernur Bali 2018. Kendati, KPU Bali sebetulnya sudah mengajukan draf NPHD kepada eksekutif dengan usulan anggaran Rp 254 miliar. Bila NPHD belum diteken, artinya masih belum ada kepastian mengenai anggaran Pilgub. “KPU kan mengikuti pola provinsi lain yang tidak punya masalah keuangan seperti kita. Kita harus dalami dulu (NPHD - red). Prinsip OK sepanjang keuangan memungkinkan dan mana yang kita tidak perlu, kita potong,” ujar Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun saat dikonfirmasi, Kamis (4/5) kemarin. Pemayun mengaku tidak akan menghambat tahapan pilgub. Kendati, memang ada peluang adanya pemangkasan anggaran pilgub. Mengingat, adanya defisit anggaran yang dialami Pemprov Bali dalam APBD 2017. Di antaranya akibat penundaan anggaran dari pusat, sehingga praktis usulan anggaran pilgub ada kemungkinan direvisi atau ditinjau kembali. “Kita harus melihat kemampuan daerah juga, jangan sampai hal-hal yang bersifat prinsip itu kita abaikan dan yang tidak perlu kita
potonglah,” jelasnya seraya mengatakan, anggaran pilgub dialokasikan dalam 3 tahap. Masing-masing, pada APBD 2017, APBD Perubahan 2017, dan APBD Induk 2018. Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengharapkan ada respons yang cepat dari Pemprov Bali agar masalah anggaran pilgub dapat segera clear. Apalagi, pihaknya sudah beberapa kali melakukan koordinasi. Termasuk menyampaikan surat dan rancangan draf NPHD. Dengan demikian, tahapan penyelenggaraan pilgub dapat segera dipersiapkan. Sebab, sudah ada daerah di Indonesia yakni Jawa Barat yang melakukan penandatanganan NPHD. “Kita tinggal menunggu respons dari Pemda. Kita akan lihat ya, karena kami belum pernah diajak berbicara soal itu. Beberapa kali berkoordinasi dan bersurat memang belum dijawab,” jelasnya. Menurut Raka Sandi, pihaknya masih bertahan pada usulan terakhir untuk anggaran Pilgub sebesar Rp 254 miliar. Anggaran tersebut sudah dirinci sesuai dengan aturan yang ada. Oleh karena itu, perlu digelar pertemuan antara penyelenggara pilgub dan Pemprov Bali. Pihaknya ingin melihat apa yang menjadi gagasan Pemprov kalau memang harus dilakukan pemangkasan
atau rasionalisasi. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya mengatakan segera mengundang KPU Bali serta KPU Klungkung dan KPU Gianyar yang melaksanakan pilkada di 2018. Dari eksekutif, dewan akan memanggil pula Badan Kesbangpol, Bappeda dan Litbang ataupun Sekda. Selain membicarakan kepastian anggaran Pilgub, pihaknya akan melihat kemungkinan sharing anggaran pilkada antara KPU Bali serta KPU Gianyar dan KPU Klungkung. “Dari hasil konsultasi dengan KPU Jawa Barat, di sini selain pemilihan gubernur ada pemilihan bupati. Itu dia sharing anggarannya sehingga lebih efisien. Di Bali ini mungkin atau tidak untuk sharing. Kita juga akan koordinasi dengan KPU supaya jelas kalau dia tidak teken NPHD segera, nanti kan bingung di Bali,” ujarnya. Menurut Tama, pertemuan harus segera dilakukan lantaran pelaksanaan tahapan pilgub sudah mepet. Walaupun, puncak pelaksanaan pilgub dilakukan tahun depan. “Agustus sudah mulai tahapan pilkada, sudah mepet waktunya. Sebelum NPHD diteken berarti masih belum ada kepastian dari eksekutifnya,” imbuhnya. (kmb32)
BANGLI
8
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Empat Desa Dipilih Jadi Kampung KB Bangli (Bali Post) Empat desa di Kabupaten Bangli akan dikukuhkan menjadi Kampung KB (Keluarga Berencana). Dengan pengukuhan tersebut, tahun ini Bangli akan memiliki lima Kampung KB. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Bangli I Ketut Kayana, Kamis (4/5) kemarin. Kayana mengatakan, rintisan KB sebelumnya yang sudah dideklarasikan, yakni Banjar Batu Meyeh Desa Songan Kecamatan Kintamani. Sementara emBali Post/nan pat desa lainnya yang akan I Ketut Kayana dikukuhkan sebagai Kampung KB, yakni Desa Pengotan Kecamatan Bangli, Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku, Desa Sulahan Kecamatan Susut dan Desa Kintamani Kecamatan Kintamani. Menurutnya, keempat desa tersebut dipilih karena kepesertaan masyarakatnya dalam program pengendalian jumlah penduduk sangat kecil. Kepesertaan masyarakat setempat dalam program KB juga diakuinya masih sangat rendah. ‘’Desa yang dipilih untuk menjadi Kampung KB merupakan wilayah yang paling terbelakang dan kepesertaan masyarakatnya dalam program KB paling rendah,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pertimbangan lainnya, daerah yang dipilih juga memiliki tingkat pra-KS (Keluarga Sejahtera) tinggi. (kmb41)
Bali Post/ina
MENIKMATI PEMANDANGAN - Sejumlah wisatawan saat menikmati pemandangan dari puncak Gunung Batur.
Maksimalkan Potensi PAD
Dewan Minta Pos Pungut Kintamani Buka Lebih Awal
Bangli (Bali Post) -
I Dewa Gede Suparta
Bali Post/nan
Tekan Angka Pengangguran
Pemkab Fasilitasi Pemuda Ikuti Diklat Satpam
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi memfasilitasi 20 pemuda untuk mengikuti diklat atau pelatihan satpam. Langkah ini sebagai salah satu upaya menekan angka pengangguran. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli I Dewa Gede Suparta, Kamis (4/5) kemarin, mengatakan pemuda yang diberikan kesempatan untuk mengikuti diklat satpam ini merupakan pemuda yang belum memiliki pekerjaan. Pemuda yang diikutsertakan untuk mengikuti pelatihan berasal dari empat kecamatan di Bangli. Dana yang dipakai untuk mengikutkan mereka dalam pelatihan itu berasal dari APBD Bangli. ‘’Jadi mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mengikuti pelatihan selama sebulan tersebut,’’ katanya. Dikatakannya, memfasilitasi diklat ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan pihaknya untuk mengentaskan pengangguran yang ada di Kabupaten Bangli. Hal ini mengingat angka pengangguran di Bangli masih tergolong tinggi. ‘’Jadi nantinya setelah selesai mengikuti diklat ini mereka langsung akan dipekerjakan di perusahaan,’’ tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, diklat ini merupakan kali pertama dilakukan. Untuk itu, ke depan pihaknya berharap dana untuk memfasilitasi warga yang ingin mengikuti pelatihan bisa terus dianggarkan. (kmb41)
Wisatawan yang datang untuk berwisata trekking di Gunung Batur, Kintamani saat dini hari cukup tinggi. Akan tetapi, pada jam-jam tersebut pos pungut retribusi pariwisata yang ada di Kintamani justru masih tutup. Kondisi itu secara tidak langsung menyebabkan terjadinya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena banyak wisatawan lolos masuk ke Kintamani tanpa harus membayar retribusi. Anggota Komisi III DPRD Bangli Dewa Gede Oka, Kamis (4/5) kemarin, mengungkapkan sebagaimana informasi yang didapatnya, selama ini wisatawan yang datang ke Kintamani saat dini hari untuk tujuan mendaki gunung setiap harinya
cukup banyak. Saat dini hari wisatawan tersebut bisa lolos masuk ke Kintamani begitu saja tanpa harus membayar karcis lantaran pos pungut yang ada di beberapa titik di Kintamani masih kosong alias belum buka.
‘’Pos pungut baru buka sekitar pukul 09.00 Wita. Sementara wisatawan yang mau mendaki sudah datang sekitar pukul 03.00 Wita. Jadinya kan banyak wisatawan yang lolos ke Kintamani tanpa bayar karcis,’’ ungkapnya.
Dewa Oka meminta potensi tersebut tidak diabaikan begitu saja oleh Pemkab Bangli. Untuk meraih potensi tersebut sebagai pendapatan, kata Dewa Oka Pemkab Bangli harus memaksimalkan penjagaan pos pungut. Jika selama ini pos pungut baru mulai buka pukul 09.00 Wita, maka ke depan pos pungut diharapkan bisa dibuka mulai dini hari sehingga potensi pendapatan tersebut tidak hilang atau sia-sia. Bahkan untuk menekan potensi kebocoran retri-
busi, politisi asal Banjar Serokadan Desa Abuan Susut ini mengharapkan agar pemerintah bisa segera menerapkan tiket dengan sistem elektronik. Demikian juga petugas yang berjaga diharapkan bisa diganti Pemkab Bangli dari tenaga kontrak dengan tenaga ASN. ‘’Kami mendorong pemerintah untuk menyikapi potensi ini. Karena sayang kalau dibiarkan potensi pendapatan dari kunjungan wisatawan saat dini hari untuk tracking ini cukup besar,’’ jelasnya. (kmb40)
Diskominfo Diminta Respons Keluhan Masyarakat di Medsos Bangli (Bali Post) Media sosial (medsos) belakangan ini kerap dipakai masyarakat Kabupaten Bangli untuk menyuarakan berbagai keluhan dan aspirasi ke pemerintah, baik mengenai fasilitas publik maupun pelayanan di pemerintahan. Hanya saja, keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat selama ini sangat jarang bahkan nyaris tidak pernah mendapat respons pemerintah. Terkait hal tersebut Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangli ke depan lebih aktif merespons
segala keluhan masyarakat termasuk menyosialisasikan program-program yang telah dijalankan Pemkab Bangli. Carles mengatakan, di era digital, medsos banyak dijadikan sarana oleh masyarakat Bangli untuk berbagi informasi sekaligus menyampaikan keluhan. Sebagaimana pantauannya selama ini, keluhan yang banyak disampaikan masyarakat di medsos berupa kerusakan infrastruktur jalan, kerusakan fasilitas publik, sampah dan keluhan soal pelayanan di instansi pelayanan publik seperti rumah sakit. Meski ada banyak keluhan, namun Carles menyay-
angkan tidak adanya respons yang diberikan pemerintah. ‘’Jadi kesannya selama ini cuek. Tidak ada respons. Harusnya kalau ada keluhan maupun aspirasi dari masyarakat, pemerintah melalui Diskominfo aktif merespons dengan menjelaskan dan meluruskan sehingga masyarakat bisa tahu apa yang akan dilakukan Pemkab untuk menindaklanjutinya termasuk kendalanya,’’ jelasnya. Carles mencontohkan, ketika ada keluhan yang muncul menyangkut soal fasilitas pariwisata, Diskominfo bisa berkoordinasi dengan Disparbud sebelum kemudian merespons ke-
luhan tersebut di medsos. Dengan demikian keluhan di medsos bisa ter-counter dengan baik dan citra Bangli tidak negatif. Selain merespons keluhan, wakil rakyat asal Kintamani ini juga meminta Diskominfo berperan aktif dalam menyosialisasikan seluruh program pembangunan Pemkab sehingga masyarakat bisa mengetahui kemajuan pembangunan di Bangli. ‘’Peran Diskominfo saat ini perlu dioptimalkan. Walaupun OPD baru, harus sudah siap,’’ tegasnya. Untuk diketahui, guna menampung berbagai kelu-
han dan aspirasi masyarakat, Pemkab Bangli tahun 2013 lalu sempat membuka layanan SMS center pengaduan masyarakat yang dinamakan SMS Gateway Bangli. Namun SMS center yang dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah itu ternyata tak banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Kondisi itu terlihat dari minimnya SMS yang masuk ke operator SMS center yang saat itu masih dikelola Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Dishubminfo) Bangli, termasuk yang ditampilkan di website resmi Pemkab Bangli. (kmb40)
Penutupan TMMD Ke-98
Danlanal Minta Semangat Gotong Royong Terus Dijaga Bangli (Bali Post) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 yang dilaksanakan di Banjar Buayang Desa Landih secara resmi ditutup, Kamis (4/5) kemarin bertempat di Lapangan Kapten Mudita. Kegiatan tersebut di antaranya dihadiri Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, para perwira Kodam IX/Udayana, perwira Korem 163/Wirasatya, pimpinan OPD Bangli dan Provinsi Bali, Kapolres Bangli dan Dandim 1626/Bangli. Dandim 1626/Bangli selaku Dansatgas TMMD Let-
kol Inf. Susanto Lastua Manurung mengatakan, Pra TMMD dilaksanakan sejak 16 Februari hingga 30 Maret. Selanjutnya TMMD dibuka resmi 5 April lalu. Khusus kegiatan pembangunan jalan di Landih, pembukaan akses jalan hingga proses pengaspalan dapat dituntaskan tepat waktu. Demikian pula kegiatan fisik dan non-fisik lainnya. ‘’Pengerjaan fisik tuntas 100 persen. Prosesnya mulai pembukaan, penggeladakan, pemadatan hingga pengaspalan,’’ ujarnya. Lastua Manurung menam-
bahkan, di beberapa titik rawan juga dibuatkan senderan serta pelat beton. Di TMMD kali ini, juga dibangun fasilitas MCK. Sementara sasaran non fisik, dengan menggandeng instansi terkait, pihaknya melaksanakan berbagai penyuluhan di sejumlah bidang. ‘’Respons masyarakat sangat tinggi dalam program ini,’’ ujarnya. Danlanal Denpasar Kolonel I Gusti Bagus Oka Tapayasa, S.E. dalam sambutannya mengatakan, TMMD merupakan kegiatan yang pada intinya berupaya meningkatkan kesejahteraan raky-
Bali Post/nan
PENUTUPAN TMMD - Suasana upacara penutupan TMMD ke-98 yang digelar di Lapangan Kapten Mudita, Kamis (4/5) kemarin.
at. Khusus kegiatan non fisik, menurutnya hal ini sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme di masyarakat terutama dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa. ‘’Jadi TMMD dipandang sebagai salah satu upaya pemerintah melalui TNI AD untuk membangun dan memperkuat ketahanan masyara-
kat sebagai potensi kekuatan wilayah yang sangat diperlukan dalam membangun ketahanan nasional demi menjaga kedaulatan NKRI,’’ katanya. Kolonel Oka Tapayasa menegaskan, kebersamaan seperti di TMMD inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Roh perjuangan bangsa tersebut harus terus
dibangun dan dipelihara. Ditambahkannya, TMMD yang semula dilakukan sebanyak dua kali setahun kini menjadi tiga kali dalam setahun. Hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau. ‘’Kegiatan ini juga salah satu upaya melastarikan
budaya luhur bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong. Karena melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam proram TMMD ini, diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi,’’ tegasnya. (kmb41)
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
GIANYAR
9
Eksekusi Lahan di Tegal Jambangan
Sejumlah Rumah Diratakan dengan Tanah
Bali Post/nik
PEMBONGKARAN - Proses pembongkaran bangunan milik warga di Banjar Tegal Jambangan Desa Sayan, Kamis (4/5) kemarin.
KPU Lakukan Pendataan Calon Pemilih Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar kini sedang mempersiapkan pelaksanaan Pilbup Gianyar dan Pilgub Bali yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang. Salah satunya dengan mendata jumlah pemilih. Saat ini di Gianyar tercatat sebanyak 364.109 calon pemilih. Ketua KPU Gianyar A.A. Gde Putra, S.H., Kamis (4/5) kemarin, mengatakan untuk pelaksanaan Pilbup Gianyar yang bersamaan dengan Pilgub Bali, KPU Gianyar kini sedang melakukan sejumlah tahapan dengan berkoordinasi dengan instansi terkait. Di antaranya koordinasi dengan Kesbangpolinmas Gianyar untuk melakukan sosialisasi ke pemilih pemula seperti ke masing-masing sekolah SMA/SMK, ke tokoh masyarakat desa, dusun dan banjar. Koordinasi KPU dengan Disdukcapil Gianyar terkait data pemilih. Putra menegaskan, calon pemilih agar memiliki eKTP. Hal ini untuk menghindari permasalahan di kemudian hari. ‘’Kita sejak awal tekankan bahwa calon pemilih sudah terekam dalam e-KTP. Biar tidak menjelang pencoblosan baru rebutan mengaku tidak terdaftar,’’ katanya. Dia menjelaskan, berdasarkan data terakhir pemilih berkelanjutan 2017, di Kabupaten Gianyar tercatat 364.109 orang calon pemilih yang terdiri dari 180.955 calon pemilih laki-laki dan 183.154 perempuan. Ia pun membandingkan dengan jumlah pemilih tahun 2016 di mana jumlah pemilih mencapai 363.222 suara, terdiri dari 180.649 pemilih laki-laki dan 182.573 pemilih perempuan. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Eksekusi rumah milik sejumlah warga di Tegal Jambangan Desa Sayan, Ubud, akhirnya dilakukan Kamis (4/5) kemarin. Warga yang tidak terima rumahnya dirobohkan hanya bisa menangis dan berteriak histeris. Meski demikian proses ini tetap berjalan dengan dikawal ketat aparat kepolisian. Informasi dihimpun, di lokasi kejadian pihak pangempon Pura Taman Komuda Saraswati dan PT Sharandy Land telah memberikan somasi pada para penggarap untuk mengosongkan rumahnya. Somasi ini telah disampaikan beberapa minggu lalu. Karena somasi tersebut telah dilayangkan, pihak pemilik sertifikat lahan pun akhirnya menurunkan alat berat untuk melakukan pembongkaran dengan menyasar bangunan rumah I Nyoman Mula dan Dewa Ketut Oka Sedana yang
asal Banjar Kutaraga Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal, Badung serta bangunan milik I Nyoman Ardika, warga Banjar Baung Desa Sayan, Ubud. Pantauan Bali Post, proses perataan lahan dengan alat berat ini dimulai sekitar pukul 10.30 Wita. Proses ini diawali dengan pembongkaran rumah milik Nyoman Mula meliputi pembongkaran bangunan bale delod, bale daja, gudang serta bangunan bekas kandang sapi. Dilanjutkan pembokaran bangunan milik Dewa Ketut Oka Sedana meliputi bangunan bale daja, bale dangin, dapur dan kandang babi. Sementara itu, bangunan milik Nyoman Ardika yang diratakan dengan tanah meliputi bangunan bale daja, bale delod, garasi semipermanen, dapur dan gudang. Saat proses pembongkaran inilah Nyoman Ardika sempat emosi dan memakimaki kuasa hukum PT Sharandy Land.
Pelanggaran Marak, Dewan Agendakan Sidak
Gianyar (Bali Post) Maraknya pelanggaran tata ruang dan perizinan di Kabupaten Gianyar terus mendapat sorotan kalangan DPRD Gianyar. Pasalnya pelanggaran yang terjadi selama ini terkesan tidak ditindaklanjuti eksekutif. Terkait hal ini, dewan pun berencana memanggil instansi terkait dan melaksanakan sidak. Ketua Komisi III DPRD Gianyar Nyoman Artawa Putra, Kamis (4/5) kemarin, menegaskan pihaknya menyayangkan tidak adanya tindakan dari eksekutif terkait deretan pelanggaran tata ruang dan perizinan yang selama ini terjadi di wilayah Kabupaten
Gianyar. ‘’Ini telanjur dibiarkan oleh eksekutif hingga akhirnya pelanggaran ini membudaya,’’ katanya. Artawa pun mengingatkan eksekutif agar tidak sampai takluk terhadap investor apalagi sampai membiarkan pelanggaran semakin marak.
‘’Jangan sampai kawasan kita habis tergerus apalagi oleh pengusaha yang tidak mementingkan lingkungan dan masyarakat sekitar,’’ ucapnya. Artawa pun kembali meminta eksekutif untuk turun melakukan penindakan. Selain itu, pihaknya juga mengagendakan untuk turun melakukan sidak ke salah satu akomodasi pariwisata yang melanggar aturan. ‘’Kita agendakan bulan ini. Nanti saya juga gandeng eksekutif karena sidak memang baiknya dilakukan bersama instansi terkait,’’ tandasnya.
BNNK Gianyar Canangkan Desa Lodtunduh sebagai Desa Bersih Narkoba INDONESIA saat ini sedang mengalami kondisi darurat narkoba. Hal ini terlihat dari tingginya peredaran barang haram itu. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar pun mengambil langkah terobosan yakni meningkatkan partisipasi masyarakat. Seperti pada Selasa (2/5) lalu, Desa Lodtunduh dicanangkan sebagai Desa Bersih Narkoba. Pencanangan ini salah satunya ditandai dengan penandatanganan MoU antara Desa Lodtunduh dan BNNK Gianyar bertempat di Kantor Desa Lodtunduh. MoU ditandatangani Perbekel Lodtunduh I Wayan Gunawan dan Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika, S.H., M.H. ‘’Ini merupakan satu langkah kecil yang mengawali langkah-langkah besar dalam melakukan pencegahan narkoba. Karena bagaimana pun, seperti peribahasa mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati,’’ ucap
Telepon Penting gianyar
Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913
AKBP Made Pastika, Kamis (4/5) kemarin. Dikatakannya, Desa Lodtunduh dipilih karena dari segi geografis merupakan desa wisata yang berdekatan dengan pusat pariwisata Ubud dan berdekatan dengan Denpasar. ‘’Desa Bersih Narkoba ini adalah sebuah proyek di mana sebuah desa bisa mandiri dalam menangkal bahaya narkoba dengan pemanfaatan kekayaan lokalnya dan warganya memiliki aksi nyata berdasarkan pengetahuan akan bahaya narkoba,’’ katanya. Ditambahkannya, dengan mencanangkan Desa Lodtunduh sebagai Desa Bersih Narkoba, hal ini menjadi sebuah harapan agar desa lain bisa ikut terinspirasi untuk bergerak nyata. Seluruh komponen masyarakat diharapkan memiliki kesadaran bahwa peredaran narkoba sudah m e n j a d i m a s a l a h b e rs a ma. ‘’Mengatasi narkoba diperlukan pencegahan yang mendalam secara
Padahal sebelumnya ia sudah menerima kenyataan rumahnya akan diratakan dengan tanah. Pihak kepolisian yang melakukan pengamanan pun berupaya menenangkan pria 39 tahun ini. Selanjutnya proses perataan bisa dilanjutkan dengan disaksikan aparat desa. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan, sampai saat ini sudah ada sekitar sepuluh rumah yang sudah dibongkar dan masih ada satu rumah milik Dewa Aji Tira yang belum. ‘’Dia minta tempo selama dua minggu untuk memindahkan barangbarangnya,’’ katanya. Dijelaskan Wirajaya, proses pembongkaran ini diperkirakan akan berlangsung selama dua pekan dengan tetap dikawal aparat kepolisian. ‘’Proses pemagaran hampir rampung. Paling tidak dua minggu ke depan sudah selesai,’’ ucapnya. (kmb35)
DESA BERSIH NARKOBA - Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika bersama Perbekel Lodtunduh I Wayan Gunawan usai penandatanganan MoU pencanangan Desa Bersih Narkoba. bersama,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, BNNK Gianyar tahun ini mencanangkan beberapa kegiatan berkaitan dengan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya menjadi Desa Lodtunduh sebagai pilot project Desa Bersih
Narkoba serta mandiri dalam pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba(P4GN). AKBP Pastika membeberkan, sesuai data BNN, sepanjang 2016 di Indonesia telah berhasil diungkap 807 kasus narkotika
d eng a n 1 .2 3 8 t ersa ng ka yang terdiri atas 1.217 WNI dan 21 warga negara asing. Jumlah tersebut naik 56 persen dari tahun 2015. ‘’Hal ini tentu suatu hal yang mendorong bahwa memang Indonesia Darurat Narkoba,’’ tegasnya. Tren kasus narkoba yang terjadi saat ini bukan hanya terjadi di kota-kota besar namun sudah sampai perdesaan. Hal ini juga menjadi sebuah fakta yang harus disadari bersama. Kabupaten Gianyar, kata dia, sudah memiliki kerawanan terhadap tindak kejahatan narkoba. Hal ini terlihat dari kasus narkoba yang ada di Gianyar. Tahun 2016 terdapat 23 orang yang tersangkut kasus yang diungkap BNNK Gianyar. Sementara yang ditangani Polres Gianyar sebanyak 21 kasus. Tahun ini, hingga April, BNNK Gianyar sudah terdapat tiga kasus dengan melibatkan empat tersangka. Sedangkan yang diungkap Polres Gianyar sebanyak tujuh kasus narkoba. (ad412)
Untuk diketahui, pelanggaran tata ruang yang sering menjadi sorotan ialah objek wisata Taman Kupu-kupu yang berdiri di atas jalur hijau. Objek wisata bodong ini pun bebas beroperasi tanpa sekali pun pernah disentuh Satpol PP Gianyar. Objek wisata ini juga bebas pajak meski dikunjungi seratus lebih wisatawan setiap harinya. Pelanggaran lainnya seperti akomodasi di bibir Pantai Keramas, Desa Keramas Kecamatan Blahbatuh. Akomodasi pariwisata bodong ini dulu pernah ditutup oleh Satpol PP Gianyar namun kini
kembali beroperasi tanpa ada pembinaan ulang. Ada pula pelanggaran bangunan pada jalur dilindungi di sebelah barat Objek Wisata Goa Gajah, Desa Bedulu tanpa ada ketegasan dari pemerintah. Keberanian para pengusaha ini melanggar peraturan ini pun terus merembet ke daerah lain. Seperti wisata Kuber Bali Adventure yang mulai beroperasi di Desa Melinggih Kelod, Payangan. Padahal wisata ATV ini belum mengantongi izin dari Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gianyar. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Tiga Kali Dilakukan Uji Coba
Pelabuhan Gunaksa Belum Dioperasikan Semarapura (Bali Post) -
Setelah tiga kali dilakukan uji coba sandar, Pemkab Klungkung maupun pemerintah pusat ternyata belum berani mengambil kesimpulan untuk mulai mengoperasikan Pelabuhan Gunaksa. Padahal pelabuhan tersebut sudah berstatus pelabuhan antarpulau yang semua kewenangannya berada di tangan pemerintah pusat. Tapi sampai saat ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku belum menerima hasil kajian terkait uji coba ketiga Pelabuhan Gunaksa dari pemerintah pusat. “Catatan kami, sudah tiga kali uji coba sandar di Pelabuhan Gunaksa. Tapi saat uji coba, secara kasat mata saja kita li hat kapalnya tidak menyandar dengan sempurna. Bagaimana ke depannya? Ini tergantung dari kajian pemerintah pusat,” ujar
Bupati Suwirta, Kamis (4/5) kemarin. Menurutnya sejak tahun 2016, Pelabuhan Gunaksa sudah berstatus sebagai pelabuhan antarpulau. Untuk itu, seluruh kewenangan dari pelabuhan tersebut menjadi kewenangan pusat. Sementara Pemkab
Klungkung hanya bisa menunggu, berharap dan sebatas memberikan masukan. “Kalau kita diberikan wewenang, kita tidak akan berani mengelola pelabuhan dalam kondisi seperti itu. Jangan sampai kita nafsu besar, tapi tenaga kurang. Artinya satu sisi
kita ingin segera pelabuhan itu beroperasi, tapi anggaran kita tidak sampai,” terangnya. Untuk diketahui pada tanggal 24 April 2017, pihak Kemenko Kemaritiman dan Kementerian terkait kembali melakukan uji coba ke Pelabuhan Gunaksa. Saat itu mereka juga melakukan audit teknis terhadap Pelabuhan Gunaksa untuk mengetahui apakah dermaga tersebut layak untuk dioperasikan atau harus dilakukan perbaikan serta perluasan. “Sampai saat ini, saya belum menerima informasi
terkait hasil kajian tersebut. Tapi pembangunan Pelabuhan Gunaksa itu memang menghabiskan anggaran yang besar dan kita berharap jangan sampai anggaran itu sia-sia,” katanya. Dengan kondisi saat ini, Bupati asal Ceningan, Nusa Penida hanya berharap pemerintah pusat serius untuk menangani masalah Pelabuhan Gunaksa yang selama ini dinanti-nantikan masyarakat Nusa Penida. Apalagi keberadaan Pelabuhan Gunaksa sangat penting karena masalah konektivitas dan ke-
seimbangan pembangunan Klungkung daratan dengan kepulauan. “Sebenarnya pemerintah pusat semua telah turun untuk mencoba dan melihat kondisi riil Pelabuhan Gunaksa. Pemerintah pusat juga secara sekilas menyampaikan jika masih banyak yang harus diperbaiki. Pemkab, Pemprov, dan Pemerintah Pusat juga sudah keluar banyak anggaran untuk merealisakan Pelabuhan Gunaksa, ini tentu harus ditindaklanjuti dan tidak bisa dibiarkan,” ujarnya. Untuk diketahui Pelabu-
han Gunaksa mulai direncanakan sejak tahun 2007 silam, dan selesai dibangun sekitar tahun 2008 lalu. Namun, hingga saat ini pelabuhan antarpulau tersebut tidak kunjung dioperasikan. Pelabuhan Gunaksa tersebut dibangun menggunakan anggaran pusat, provinsi dan kabupaten. Tahun 2014 saja, Pelabuhan Gunaksa telah menelan anggaran hingga Rp 286.577.462.000. Sementara, di tahun 2015 pemerintah pusat kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk mempercepat penyelesaian. (kmb)
Bupati Klungkung Terima Tim Penilai Bupati Suwirta ”Launching” Program Aksi Pitra Bakti Lomba Pelaksanaan Terbaik PHBS
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Klungkung dan TP PKK Desa Lembongan menerima Tim Penilai Lomba Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pusat, bertempat di Balai Masyarakat Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (4/5) kemarin. Dalam kegiatan lomba penilaian PHBS tingkat Nasional tahun 2017, Tim Penilai Lomba Verifikasi PHBS dipimpin Ketua drg. Laksmi Widyastuti bersama Theresia Rabina. Tim disambut Bupati Suwirta beserta Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Sri Kasta serta para kader TP PKK Desa Lembongan. Kegiatan penilaian ini dilaksanakan sehari dengan kriteria penilaian meliputi pelayanan posyandu, ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan, ibu memberi ASI eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan jamban dan memberantas jentik nyamuk dan larangan merokok dari desa adat. Ketua TP PKK Desa Lembongan Ny. Arjaya Sugiartini mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba PHBS beserta semua undangan yang telah bersedia meluangkan waktunya di sela-sela kesibukan untuk hadir dalam kegiatan lomba pelaksanaan PHBS ini. Menurutnya, TP PKK Desa Lembongan telah siap menerima tim penilaian dari pusat karena pihaknya selama ini sudah melaksanakan berbagai kegiatan meliputi sosialisasi PHBS, tatanan rumah tang-
Bali Post/ist
LOMBA PHBS - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Klungkung dan TP PKK Desa Lembongan saat menerima Tim Penilai Lomba Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pusat, Kamis (4/5) kemarin. ga, gerakan serentak PSN, penyegaran Kader PHBS, pengelolaan data dan evaluasi, monitoring evaluasi dan melaporkan hasil kegiatan secara rutin. Bupati Suwirta dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini juga memerlukan waktu yang cukup di tengah kesibukan sebagai pekerja maupun ibu rumah tangga. Bupati Suwirta juga mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kecamatan dan PKK Desa Lembongan yang sudah bersemangat dan mampu menyiapkan berbagai kegiatan lomba agar bisa berjalan dengan lancar. “Potensi dan kesibukan bukanlah suatu paksaan untuk melakukan hidup bersih dan sehat, ini merupakan kewajiban dan kebutuhan kita semua dalam mewujudkan hidup bersih dan sehat,” terang Bupati Suwirta.
Lebih lanjut dikatakan, Kabupaten Klungkung merupakan kabupaten terkecil di Provinsi Bali dan satu-satunya yang memiliki kepulauan, yaitu Nusa Penida yang sudah menyandang 7 predikat resmi. Desa Lembongan memiliki Jembatan Kuning yang kini menjadi icon di Nusa Penida. Dalam menunjukkan keseriusan, Bupati Suwirta juga memberikan support penuh kepada TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan PKK Desa Lembongan untuk melakukan berbagai kegiatan yang diintegrasikan ke para OPD yang ada di Kabupaten Klungkung. Di sela-sela acara diselingi dengan Goyang Dumang dari 10 kader PHBS PKK Desa Lembongan dengan membawakan 10 indikator melalui peragaan alat dan cara melakukan berbagai kegiatan indikator PHBS. (ad410)
BPJS Kesehatan Cabang Klungkung
Serahkan Kartu KIS untuk Sulinggih BPJS Kesehatan Cabang Klungkung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menunjukkan komitmen dalam mengimplementasikan Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (Gema Santi). Ini dilakukan melalui penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta bantuan tempat sampah bagi masyarakat di Kabupaten Klungkung pada acara Dharma Shanti di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (4/5) kemarin. Penyerahan KIS serta penerimaan bantuan tempat sampah dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Klungkung I Made Kasta didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan serta Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga. Tampak hadir juga Ida Dalem Semaraputra, Wakil Ketua DPR Kabupaten Klungkung, OPD terkait, serta perwakilan dari desa di Kabupaten Klungkung. Dalam acara tersebut, Wabup Kasta menyampaikan sambutan mengenai acara Dharma Shanti Nyepi yang merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setelah umat Hindu melangsungkan hari raya Nyepi. Momen ini sangat tepat untuk menunjukan perhatian Pemkab Klungkung kepada para sulinggih melalui punia serta perhatian di bidang kesehatan dengan penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Iuran BPJS Kesehatan bagi sulinggih ini ditanggung melalui APBD Kabupaten Klungkung. Dalam acara ini juga dirangkai dengan
Bali Post/ist
SERAHKAN KIS - Wakil Bupati (Wabup) Klungkung I Made Kasta didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung saat menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada salah satu sulinggih, Kamis (4/5) kemarin. penyerahan bantuan tempat sampah sebanyak 20 Unit oleh BPJS Kesehatan yang diterima langsung Wabup Kasta. Nantinya, tempat sampah ini akan digunakan di sepanjang area City Tour, tepatnya di depan pertokoan Jalan Diponegoro. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung Nengah Sutrisni menyampaikan bahwa KIS ini diserahkan kepada 22 sulinggih yang didaftarkan oleh Pemkab Klungkung. Sementara untuk 20 tempat sampah akan ditempatkan sesuai hasil koordinasi dengan Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung. “Untuk sementara baru sulinggih saja yang didaftarkan merujuk kepada anggaran Pemkab, tapi nantinya ren-
canakan pemangku juga akan didaftarkan. Sementara bantuan tempat sampah merupakan salah satu kegiatan Organization Social Responsibility (OSR) kami dalam hal tanggap lingkungan bagi masyarakat Klungkung dan tentunya salah satu bentuk dukungan terhadap Gema Santi Pemkab Klungkung,” jelas Sutrisni. BPJS Kesehatan Cabang Klungkung sudah beberapa kali memberikan bantuan OSR di Kabupaten Klungkung. Pada tahun sebelumnya OSR sempat diberikan kepada Panti Asuhan Semara Putra, bantuan tanaman pengusir nyamuk untuk masyarakat Klungkung serta bantuan tas furing dalam hal penanggulangan penggunaan tas plastik di Kabupaten Klungkung. (ad409)
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) I Komang Dharma Suyasa mengunjungi kediaman I Wayan Iwan Indrawan di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Lingkungan Mergan, Banjar Pande, Klungkung, Kamis (4/5) kemarin. Dalam kunjungan ini, Bupati Suwirta juga me-launching Program Aksi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Klungkung, yakni Aksi Pelayanan Terintegrasi untuk Penerbitan Akta Kematian (Pitra Bakti). Pada kesempatan tersebut Bupati Suwirta menyerahkan akta kematian atas nama Ni Putu Catri kepada I Nengah Surapati yang merupakan anak sulung dari Jro Mangku Ni Putu Catri. Seusai menyerahkan akta kematian beserta kartu keluarga yang baru, Bupati Suwirta menyampaikan tujuan dari pemberian akta kematian ini untuk mengetahui secara
valid jumlah total penduduk di Kabupaten Klungkung. “Apabila Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung sudah bisa melayani seluruh masyarakat menjadi peserta BPJS, maka BPJS tidak akan terbayarkan lagi kepada masyarakat Klungkung yang sudah meninggal,” bebernya. Pemkab Klungkung sudah mempersiapkan keperluan masyarakat seperti pada saat baru lahir (Belananda), menikah (Kawi Semara), pada saat meninggal (Pitra Bakti). Pada akhir kunjungan Bupati Suwirta atas nama Pemkab Klungkung ikut berdukacita dan turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Perlu diketahui Program Aksi Pitra Bakti ini dapat diperoleh oleh masyarakat Kabupaten Klungkung dengan melakukan permohonan akta kematian kepada desa/kelurahan setempat. Data yang diminta akan di-input melalui komputer desa. Selanjutnya, pihak Disdukcapil akan mencetak akta kematian dan kartu
keluarga baru. Hanya, untuk melakukan proses tersebut diharuskan desa/kelurahan memiliki komputer dengan jaringan internet. Selanjutnya dilakukan instalasi
aplikasi SIAKSI (SIAK terintegrasi) di masing-masing desa/kelurahan secara bertahap. Diperlukan juga pelatihan perangkat desa/ kelurahan pada saat instalasi. (ad411)
Bali Post/ist
SERAHKAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menyerahkan akta kematian atas nama Ni Putu Catri kepada I Nengah Surapati yang merupakan anak sulung dari Jro Mangku Ni Putu Catri, Kamis (4/5) kemarin.
BULELENG
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
11
Dapat Obat Salah
Pasien Protes Dokter Puskesmas Buleleng Tiga
Singaraja (Bali Post) Seorang pasien Ketut Yasa (58), warga Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng, memprotes pelayanan dokter di Puskesmas Buleleng Tiga. Dia menjadi korban yang diduga akibat tidak cermatnya dokter yang memberikan obat. Diduga dokter memberikan obat yang salah hingga dua kali. Seharusnya korban mendapat obat tetes mata, namun yang diterimanya obat tetes telinga. Akibatnya, penyakit mata korban bertambah parah. Ketut Yasa kepada sejumlah wartawan, Kamis (4/5) kemarin menuturkan, kejadian ini dialaminya ketika matanya merasa perih dan diduga iritasi. Dia memutuskan berobat ke Puskesmas Buleleng Tiga. Setelah diperiksa, dia mendapat resep dan mengambil obat yang direkomendasi dokter puskesmas. Merasa yakin obatnya sudah tepat, dia kemudian menggunakan obat tetes tersebut. Saat ditetaskan, korban merasa perih yang menjadijadi. Semula dia menahan perih karena dianggap reaksi setelah obat ditetaskan. Bukannya hilang, namun rasa perih semakin menjadijadi. Dia kemudian kembali datang ke puskesmas. Dokter
yang memeriksa kembali memberikan obat tetas pengganti. Lagi-lagi, obat tetes yang diberikan itu untuk tetes telinga. Khawatir penyakitnya bertambah parah, korban datang ke tempat praktik dokter spesialis mata. Saat memeriksakan ke dokter spesialis, obat yang didapat dari puskesmas adalah obat tetes telinga. ‘’Sampai di rumah, saya lihat obat tertera tulisan ‘Obat Tetes Telinga’ dan setelah pakai perih sekali. Saya sempat tanya dokter waktu datang kedua kali tetap dibilang obat tetes mata sekaligus untuk obat tetes telinga. Saya bingung kok ada satu obat bisa dua penyakit apalagi mata dan buktinya mata saya perih sampai sekarang,’’ katanya.
Atas pelayanan yang tidak nyaman itu, Yasa yang dikenal sebagai kontraktor ini tetap menuntut dokter puskesmas akibat kelalaiannya melayani masyarakat. Dia mengancam jika dampak pemakaian obat tetes telinga itu menimbulkan kebutaan, dirinya akan mengadukan masalah ini ke ranah hukum. Menanggapi protes itu, Kepala Puskesmas Buleleng Tiga Dewa Merta Suteja mengakui kejadian yang dialami korban karena kelalaian bawahannya memberikan pelayanan pemeriksaan mata. Suteja berjanji akan menelusuri pengaduan korban dengan memastikan jenis obat yang diberikan oleh stafnya.
Sementara itu, dr. Gede SM yang bertugas memberi resep obat tersebut sudah dibina agar lebih teliti dan tetap melayani masyarakat sesuai visi dan misi puskesmas. Gede SM diketahui memiliki keahlian dokter umum dan pindahan dari dokter di Puskesmas Sawan II. Pihaknya juga sudah menelusuri terkait kondisi mata korban setelah diperiksa di dokter sepesialis. Dari koordinasi itu, kondisi mata korban membaik dan dipastikan akan dapat disembuhkan. ‘’Kami sudah meminta maaf dengan kelalaian staf kami. Dokter yang memberikan resep sudah mengakui kelalaiannya. Kami telusuri ke dokter spesialis mata dan kondisinya membaik dan sakitnya bisa disembuhkan,’’ tegasnya. Di tempat terpisah, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, dugaan salah obat itu murni akibat miskomunikasi antara dokter dengan petugas yang memberikan obat kepada
pasien. Dari klarifikasi yang dilakukan, dokter puskesmas sudah memberikan obat tetes mata. Akan tetapi, petugas di bagian farmasi membaca resep tersebut obat tetes telinga. Atas kejadian ini, pihaknya sudah mengingatkan dokter dan petugas farmasi yang ditugaskan di Puskesmas Buleleng Tiga agar lebih cermat memberikan pelayanan, sehingga tidak terulang kasus serupa. Selain itu, pihaknya juga menugaskan Kepala Puskesmas dan Kepala Dinas Kesehatan untuk memantau dan memberikan perawatan optimal untuk pasien. “Kalau resep dokter sudah benar, tapi kebetulan saat itu petugas di farmasi itu diberikan tugas tambahan, sehingga untuk sementara digantikan oleh petugas bidan desa. Resep salah baca, sehingga pasien dapat obat tetes telinga. Ini menjadi catatan kita dan memang puskesmas masih krisis apoteker dan ini menjadi perhatian serius ke depan,” jelasnya. (kmb38)
Bali Post/sos
RAZIA - Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng melakukan razia kendaraan di Jalan A. Yani, Singaraja, Kamis (4/5) kemarin.
Razia, Puluhan Pelanggar Terjaring
Singaraja (Bali Post) Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas di Jalan A. Yani, Singaraja, Kamis (4/5) kemarin. Hasilnya, terjaring puluhan pelanggar dengan jenis bervariasi. Kasubag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika menjelaskan, pemeriksaan yang dipimpin Kanit Patroli Ipda Oktamawan A menerjunkan 23 personel untuk melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor dengan sasaran kendaraan roda empat dan roda dua. Itu dimaksudkan untuk menganti-
sipasi keamanan wilayah Buleleng. Hasilnya, ditemukan 26 pelanggar, dengan rincian tanpa SIM 13 pelanggar, tanpa STNK 11 pelanggar, tanpa surat-surat 2 pelanggar. Barang bukti yang disita SIM 5 buah, STNK 16, dan sepeda motor 5 unit. “Ada puluhan pelanggar yang berhasil terjaring,” jelasnya. Di samping penindakan, dalam razia itu juga dilaksanakan peneguran TNKB yang kedaluwarsa. “Ini untuk menjaga keamanan. Pelaksanaannya akan berlanjut,” tandas Suartika. (kmb45)
Lestarikan Sapi Bali
Peternak Diajarkan Pembibitan dengan IB Singaraja (Bali Post) – Buleleng salah satu daerah di Bali yang berupaya melestarikan populasi sapi Bali. Beberapa program digulirkan pemerintah daerah untuk menjaga populasi sapi Bali agar terhindar dari kepunahan, yaitu dengan menggenjot pembibitan sapi Bali dengan metode inseminasi buatan (IB). Program ini digalakkan karena Buleleng bertekad menjadi wilayah sentra pembibitan sapi Bali. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng Nyoman Swatantra, Rabu (3/5) mengatakan, hingga tahun 2017 ini populasi sapi Bali mencapai 121.313 ekor, tersebar merata di sembilan wilayah di Buleleng. Sejak kemunculannya, sapi Bali dipelihara oleh peternak dengan pemeliharaan rumahan. Artinya, sapi Bali dipelihara oleh masing-masing rumah tangga dengan sistem peternakan tradisional. Sistem pemeliharaan ini dilakukan mulai dari pemberian pakan hijauan (rumput) hingga proses pembibitan dengan cara kawin biasa. Be-
lakangan, warga yang memiliki sapi betina diajarkan menerapkan metode kawin buatan dengan teknik IB. Upaya ini dilakukan bukan mengejar peningkatan bibit, tetapi untuk menjaga keaslian bibit sapi Bali itu sendiri. Selain itu, teknik ini membantu peternak dalam mendapatkan indukan ketika sapi betina memasuki masa kawin. Di Kecamatan Gerokgak saat ini telah dibuka pos pelayanan IB, sehingga peternak di daerah ini atau daerah lain mudah mendapat benih sapi asli Bali berkualitas. Menurut Swatantra, pelestarian dan peningkatan usaha pembibitan sapi Bali juga didukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Dukungan yang selama ini dikucurkan mulai peningkatan sumber daya manusia (SDM) peternak, bantuan sarana dan prasarana, dan pendampingan petugas dokter hewan, sehingga setiap ada serangan penyakit atau kendala lain, petugas dokter hewan bisa membimbing peternak agar bisa mengatasi kendala yang dihadapi. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Setelah lama tertunda, Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Tinggi Pratama gelombang dua menetapkan jadwal seleksi lanjutan pada Minggu, 7 Mei 2017 mendatang. Kepastian pelaksanaan seleksi lanjutan itu dipilih karena batas waktu tahapan seleksi yang semakin pendek. Selain itu, seleksi digelar hari Minggu karena waktu kosong anggota pansel, terutama dari kalangan akademisi yang sibuk dengan tugas-tugas rutin mereka. Sekretaris Pansel Lelang Jabatan Tinggi Pratama, Ni Made Rousmini, Kamis (4/5) kemarin. mengatakan jadwal seleksi lanjutan yang sudah disepakati itu diumumkan melalui website Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Buleleng. Pihaknya mengimbau seluruh peserta agar melihat jadwal resmi tersebut agar tidak terjadi misinformasi. Menurit Rousmini, untuk sementara selekai lanjutan dijadwalkan satu hari. Akan tetapi, jika waktu tidak mencukupi, pansel akan menambah jadwal seleksi. Hal ini karena banyaknya peserta yang mengikuti seleksi. Selain itu, materi seleksi lanjutan juga banyak sehingga dipastikan akan memerlukan waktu lama. Materi seleksi itu di antaranya wawancara, presentasi maka-
lah, dan pemaparan visi misi terkait lembaga yang akan dipimpin. “Sudah pasti akan ditambah waktunya karena materi seleksi juga banyak dan ini mamakan waktu. Namun, kita optimis dalam minggu depan itu seluruh tahapan seleksi sudah rampung dan tinggal menunggu hasil saja,” jelasnya. Seperti diberitakan, 16 pejabat di lingkungan Pemkab Buleleng mendaftar ikut seleksi lelang jabatan tahap dua tahun 2017. Pejabat tersebut berkompetisi untuk memperebutkan kursi jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan). Seluruh peserta telah menjalani assessment yang dilakukan oleh asesor pusat. (kmb38)
Minggu, Seleksi Lanjutan Lelang Jabatan
Bali Post/dok
Ni Made Rousmini
JEMBRANA
12
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Dewan Minta Sektor Pertanian Diprioritaskan
Negara (Bali Post) – Kabupaten Jembrana sebagai salah satu daerah agraris, sektor pertanian diharapkan menjadi prioritas, khususnya subak. Apalagi sektor pangan saat ini juga menjadi perhatian pemerintah pusat. Namun, dari pandangan sejumlah fraksi di DPRD Jembrana, sektor ini seperti dinomorduakan. Karena itu Dewan mengharapkan agar subak diperhatikan. Ketua Fraksi Demokrat Jembrana I Ketut Catur, Kamis (4/5) kemarin, mengatakan sektor pertanian (subak dan perkebunan) diharapkan menjadi perhatian. Sebab, tidak dapat dipungkiri, sebagian besar mata pencaharian penduduk di Jembrana dari pertanian. Termasuk subak, harus tetap dipertahankan. Kendati Jembrana saat ini masih swasembada pangan,
bahkan bisa mengirim beras keluar daerah, tetap harus menjadi prioritas. Selain didongkrak dengan anggaran, juga diperlukan inovasi dari dinas terkait bagaimana mengembangkan sektor tersebut. “Apakah itu dalam bentuk subsidi ke petani atau saprodi. Agar produksi meningkat dan petani tidak menjual tanahnya,” ujar Catur. Di samp-
ing itu perlunya penguatan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Sementara itu, dari pemandangan umum fraksi Demokrat Sejahtera yang dibacakan anggota DPRD, Mahmudi disebutkan Subak agar menjadi skala prioritas. Banyak subak yang masih
kesulitan air dan produksi pertanian yang belum mampu mendongkrak daya beli petani. Untuk itu, diharapkan subak agar diperhatikan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Ketut Wiratma menjelaskan tahun ini anggaran untuk pertanian sebanyak Rp 13 miliar, dibagi untuk pertanian, perkebunan dan peternakan. Diharapkan tahun depan anggaran naik, namun hal tersebut masih perlu pembahasan lebih dalam. “Nanti dijabarkan lebih lanjut, apakah nantinya untuk inovatif atau yang lain,” tandas Wiratma. (kmb26)
Bali Post/kmb
PASIR - Sejumlah warga menunjukan pasir laut yang dicuri para pelaku. Namun, aksi pencurian itu dipergoki warga dan pelakunya kabur.
Pencurian Pasir Laut Resahkan Warga Yehembang
Negara (Bali Post) Warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana diresahkan dengan maraknya aksi pencurian pasir laut. Pasalnya, meski sudah beberapa pelaku ditangkap dan juga memberikan sanksi adat, namun aksi pencurian itu terus terjadi. Bahkan, Kamis (4/5) kemarin, ada dua pelaku yang kepergok mencuri pasir laut di Pantai Yehembang, sehingga warga sempat melakukan pengejaran. Klian Banjar Pasar Made Astawa saat dikonfirmasi mengatakan ia mengaku kaget ketika didatangi warga ke rumahnya. Warga tersebut melaporkan bahwa ada pelaku yang melakukan pencurian pasir laut. “Mereka (wargared) bahkan tidak mengenakan baju dan membawa sabit. Mungkin karena sudah merasa resah dengan maraknya aksi pencurian pasir ini,” kata Astawa kemarin. Sebelumnya, dua warga setempat telah melakukan pengintaian terhadap pelaku
pencurian atau penambangan pasir laut. Dua pelaku yang melakukan penambangan itu diteriaki maling, sehingga mereka kabur. Dua warga ini pun melakukan pengejaran dan diikuti dengan warga lainnya. Astawa mengaku sangat penyayangkan tindakan pelaku itu yang tidak menyadari perbuatannya. Selain melanggar hukum juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Dengan kejadian itu, pihaknya khawatir jika hal ini dibiarkan. Warganya bisabisa berbuat anarkis jika suatu saat warga memergoki pelaku melakukan pencurian. Sebab, warga pesisir ini sudah merasa sangat resah dengan aksi pencurian yang dilakukan segelintir oknum tersebut. “Aksi pencurian pasir laut ini kembali terjadi sejak dua minggu belakangan ini,” terangnya. Pelakunya diduga oknum warga lokal, namun lain banjar dan sudah pernah dihukum karena melaku-
kan pencurian pasir laut. Pihaknya sudah melapor ke perbekel dan anggota Babinkamtibmas. Bahkan, ia bersama Babinkamtibmas dan pecalang sudah mengecek ke lokasi. Ternyata masih ada gundukan pasir laut yang diduga dikumpulkan pelaku. Made Pariama, salah seorang warga yang sempat memergoki dan mengejar pelaku, mengatakan ada dua orang yang melakukan pencurian pasir, salah satunya adalah MN. Pencurian itu dilakukan Kamis sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu dirinya dan sejumlah warga lainnya usai magebagan di rumah salah seorang warga yang meninggal. Pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan dua skop untuk mengumpulkan pasir laut terlebih dahulu. Setelah terkumpul, barulah pelaku menaikkan ke atas mobil dan agar tidak meninggalkan jejak roda mobil dialas dengan karpet. Pihaknya berharap aparat bisa bertindak lebih tegas. (kmb)
Negara (Bali Post) – Kondisi sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Jembrana kini gelap gulita saat malam hari. Pasalnya, banyak lampu yang terpasang di RTH hilang. Selain itu, ada yang rusak karena patah dan ada juga yang lampunya memang padam. Dengan kondisi itu, RTH yang mestinya digunakan sebagai tempat rekreasi untuk masyarakat justru tidak berfungsi secara maksimal. Masih minimnya lampu penerangan membuat suasana di malam hari gelap gulita. Dampaknya, jarang masyarakat mempergunakan RTH tersebut. Selain lampu itu berfungsi sebagai penerangan, juga bisa memperindah dan mempercantik taman saat malam hari.
Banyak bagian taman yang ada di RTH tersebut perlu adanya lampu sorot. Misalnya, pada patung-patung dan pohon di sekitar Taman Pecangakan dan Taman Siwa. Dari pantauan, Kamis (4/5) kemarin di sejumlah titik di sekitar Taman Pecangakan dan Gedung Kesenian Bung Karno terlihat ada sejumlah lampu taman. Namun, sudah hampir setahun ini tidak menyala, bahkan di antaranya banyak yang hilang. Seperti di sepanjang lintasan jogging track yang mengelilingi gedung kesenian. Lampu-lampu penerangan di lantai tidak ada yang menyala. Begitu juga dengan lampu-lampu sorot untuk patung Jaran Rana dan pintu masuk ke civic center, se-
muanya padam. Bahkan sebagian sudah hilang dan patah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Ketut Kariadi Erawan mengakui adanya kondisi tersebut. Salah satu pemicu dari kondisi itu disebutkan bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga masih kurang. Padahal, bila dikelola dan dijaga dengan baik, makan akan mempercantik RTH. Saat ini untuk pengelolaan lampu atau listrik di RTH masih menyatu di bidang perlengkapan. Ke depan, pihaknya akan berupaya mengaktifkan lampu-lampu tersebut. Namun, hal tersebut juga perlu dukungan masyarakat untuk menjaga. Sama halnya dengan kesadaran untuk menjaga kebersihan, terutama soal sampah. (kmb26)
Bali Post/olo
SUBAK – salah satu subak di Jembrana yang padinya hampir panen. Dewan berharap sektor pertanian menjadi prioritas.
”Jogging Track” di Pantai Cupel Jebol
Negara (Bali Post) Kondisi jogging track di Pantai Cupel, Negara, sudah setahun lebih jebol. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari pihak berwenang. Padahal, banyak warga yang melakukan aktivitas jogging track di tempat tersebut. Karena sudah lama tidak adanya penanganan, warga berharap
pihak terkait segera memperbaikinya. Menurut sejumlah warga, Kamis (4/5) kemarin, jebolnya jogging track tersebut sudah terjadi setahun lalu. “Ada di beberapa titik yang amblas. Tetapi hingga sekarang belum diperbaiki,” kata Pak Suad saat ditemui di sekitar lokasi kemarin. Ia mengatakan,
banyak warga yang sekadar jalan-jalan dan menikmati pantai. Ada juga yang bersepeda. Nah, jika tidak cepat diperbaiki, dikhawatirkan akan menimbulkan korban. Selama ini, sudah ada beberapa warga yang jatuh karena jebolnya senderan tersebut. Jogging track ini kerap dilalui warga untuk
olahraga dan jalan-jalan. Sementara itu, Wayan Riasa dari Balai Penida Bali belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. Beberapa kali dihubungi, namun belum ada jawaban. Akan tetapi, sebelumnya ia sempat mengatakan akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Satker. (kmb)
Lampu Penerangan di Sejumlah RTH Banyak Hilang
Bali Post/kmb
JEBOL - Jogging track senderan Pantai Cupel, Negara, sudah jebol sejak setahun lalu. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari pihak terkait.
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
KARANGASEM
13
UNBK SMP di Karangasem
Bali Post/kmb31
DEWAN SIDAK - Dewan dari Komisi I DPRD Karangasem melakukan sidak dengan mendatangi Kantor Perbekel Bugbug, Kamis kemarin.
Perda Perangkat Desa Dilaksanakan Tanpa Perbup
Amlapura (Bali Post) Polemik penerapan Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat Desa di Karangasem, kini semakin runyam. Pelaksanaan perda yang baru berjalan setahun ini rupanya tanpa dibarengi terbitnya peraturan bupati (perbup). Tidak heran, hal itu kemudian menimbulkan tanda tanya bagi lembaga legislatif, khususnya Komisi I DPRD Karangasem. Jika, tidak dibarengi perbup, maka sama saja penerapannya dianggap tidak sah. Ketua Komisi I DPRD Karangasem I Gede Bendesa Mulyawan ditemui saat sidak persoalan perangkat desa di Desa Bugbug, Kamis (4/5) kemarin, mempertanyakan tidak adanya perbup dalam penerapan perda ini. Dampaknya, hasil pemilihan perangkat desa yang sudah berjalan yang mengacu pada perda ini pun patut dipertanyakan keabsahannya. “Saya sempat tanyakan perihal ada atau tidaknya perbup ini kepada Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) saat hearing dengan kami. Katanya, memang belum ada perbup. Lantas, bagaimana legalitas pelaksanaan pemilihan perangkat desa yang sudah berjalan?” kata legislator Demokrat dari dapil Abang itu. Layaknya penerapan undang-undang, mestinya dibarengi PP (peraturan pemerintah). Produk perda di setiap pemerintah daerah, seharusnya juga dibarengi lahirnya perbup. Jadi, perbup ini sebagai turunan penjabaran perda tersebut. Menindaklanjuti ketidakjelasan perihal perbup ini, Bendesa Mulyawan mengatakan seluruh pihak terkait di eksekutif, akan dipanggil lagi. Pemanggilan itu untuk mengklarifikasi hal itu. Mengapa penerapan perda ini tidak dibarengi lahirnya perbup. Dia mengaku belum berani menyimpulkan, apakah pemilihan yang sudah berjalan, jadinya statusnya legal atau tidak legal. Ini akan dipertegas kembali oleh pihak eksekutif. Akan tetapi, Kabag Hukum Pemkab I Gusti Bagus Putra Sudewa yang dihubungi Kamis kemarin, mengatakan bahwa di dalam penyusunan Perda Nomor 8 Tahun 2016 ini, memang tidak ada petunjuk lain untuk merinci lagi dalam bentuk perbup. Sebab, seluruhnya sudah jelas tercantum di sana, baik persyaratan calon, prosedur pemilihan dan mekanisme lainnya. Sehingga memang dalam penerapan perda itu tidak ada lagi produk lainnya berupa Perbup sebagai aturan turunannya. Dia juga menegaskan, tidak mutlak semua produk perda harus diikuti perbup. “Kalau produk perda lainnya, ada yang diikuti pembuatan perbup ada juga tidak. Tergantung petunjuk saat perda itu disusun,” tegasnya. Sidak Komisi I DPRD Karangasem perihal karut-marut pemilihan perangkat desa dilakukan di tiga tempat. Antara lain, di Desa Bugbug, Desa Pertima, dan Desa Duda Utara, sebagaimana aspirasi yang masuk ke lembaga dewan. Khusus di Desa Bugbug, legislator di Komisi I lainnya, Wayan Supartha, meminta perbekel setempat menepati janjinya bersama Camat Karangasem yakni menghadirkan masyarakat di wilayah Samuh, terkait kisruh pemilihan perangkat desa yang terjadi di Banjar Dinas Samuh. Dengan hadirnya seluruh warga dari sana, maka akan terjadi dialog. Ini penting untuk mengetahui, bagaimana keinginan warga di sana sebenarnya. Dan seperti apa masalah di sana, sehingga terjadi gejolak seperti sekarang. “Kalau jadi klian banjar dinas, tetapi masyarakatnya tidak mau dipimpin oleh orang yang tidak ditokohkan, kan. Ke depannya akan jadi masalah. Kami tunggu janji perbekel dan camat untuk menghadirkan warga Samuh. Warga Samuh sudah mengancam, kalau tidak segera ada dialog, maka mereka akan ramai-ramai datang ke dewan,” kata Supartha. (kmb31)
Satu Siswa Ujian di Sanglah, Seorang Menghilang
Amlapura (Bali Post) -
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Karangasem berjalan cukup lancar. Satu-satunya sekolah yang menggelar UNBK yakni SMPN 2 Amlapura. Sekolah ini melaksanakan UNBK bekerja sama dengan SMK PGRI Amlapura. Dari 426 siswa peserta ujian, satu siswa terpaksa harus menjalani ujian di RSUP Sanglah. Sedangkan satu siswa lainnya absen lantaran menghilang tanpa jejak. Salah satu panitia penyelenggara UNBK di SMPN 2 Amlapura, Luh Komang Ratmini, yang ditemui di selasela pelaksanaan UN, Rabu (3/5) lalu, mengatakan siswa yang menghilang tersebut adalah I Gusti Ngurah Eka Suarnatha. Siswa kelas IX 6 asal Klungkung yang tinggal di Perumahan Kecicang Permai itu tiba-tiba menghilang lengkap bersama seluruh anggota keluarganya. Siswa ini sudah tidak masuk sekolah sejak dua bulan lalu. Padahal, dia sudah mendapatkan nomor ujian. Sehingga sudah terdaftar sebagai peserta UNBK dari SMPN 2 Amlapura. Ratmini mengatakan pihak sekolah sudah berupaya mencari alasan di balik hilangnya siswa dan keluarganya ini. Pihak sekolah sudah mendatangi langsung rumahnya. Tetapi, rumahnya dalam keadaan
kosong. Para tetangganya juga tidak ada yang tahu persis keberadaannya. “Informasi dari pihak keluarga kepada sekolah sejak awal tidak ada. Kami cari ke rumahnya juga tidak ada. Siswa ini hilang bersama keluarganya. Kami kesulitan menemukannya. Terpaksa kami tulis ketidakhadirannya dalam UNBK dengan alasan tanpa keterangan,” kata Luh Ratmini. Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. menambahkan, siswa ini memang sudah mendapatkan nomor peserta ujian dan terdaftar sebagai peserta UNBK di SMPN 2 Amlapura. Tetapi, karena faktanya dia tidak ikut ujian sekolah dan ujian nasional, berarti nanti siswa ini dipastikan tidak lulus. “Saya juga tidak tahu, ke mana siswa ini pergi bersama keluarganya. Kita sudah berusaha men-
carinya, tapi tidak ketemu,” katanya. Rumor beredar, siswa ini menghilang karena kedua orangtuanya terbelit utang lantaran usaha koperasinya bangkrut. Informasinya, dia dikejar-kejar rentenir. Tetapi, rumor ini belum berkonfirmasi. Sebab, yang bersangkutan sudah tidak ada lagi di Karangasem dan sangat susah ditemukan. Satu siswa lainya, yang tidak bisa mengikuti UNBK adalah Lorena Samanta Adelina. Siswa kelas IX 1 sarat prestasi ini terpaksa harus mengikuti UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil) di RSUP Sanglah. Langganan juara umum di sekolahnya, ini terpaksa ujian di RSUP Sanglah, karena ia mengalami kecelakaan mengerikan. Akibatnya, kaki kanannya remuk. Meski dalam kondisi seperti itu, dia masih semangat mengi-
Bali Paot/kmb31
UNKP DI RSUP - Lorena saat menjalani UNKP di ruang perawatan RSUP Sanglah. kuti ujian di rumah sakit. Dia dapat menjawab soal dengan baik dari atas tempat perawatan di kamar rumah sakit. “Dari hari pertama, Lorena dibawakan soal ke sana. Kemudian dikerjakan di Sanglah. Ada dua guru yang mengawasi di sana. Kondisi terakhir, fisiknya sehat, cuma kondisi kaki kanan dari pinggangnya menyedihkan. Dia langganan juara umum, prestasinya sampai nasional,” tegasnya.
Jumlah peserta UNBK di SMPN 2 Amlapura 426 siswa. Rinciannya, laki-laki 224 siswa, perempuan 202 siswa (satu siswa menjalani UNKP). Seluruh siswa ini menjalani UNBK di dalam empat ruangan. UNBK di gelar tiga sesi. Hari pertama, UNBK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hari kedua Matematika, Hari ketiga Bahasa Inggris dan hari keempat 8 Mei nanti IPA. (kmb31)
warga. Selain gedung UGD yang juga merupakan gedung pelayanan rawat inap, kerusakan juga terlihat pada gedung poliklinik di sebelahnya. Gedung yang juga difungsikan sebagai perkantoran dan ruangan kepala rumah sakit itu menjadi kurang sedap dipandang. Alasannya, keramik dinding pada lobi di depan itu mengelupas. Namun secara kasatmata tidak terlihat adanya kebocoran atap. Kepala RS Pratama, dr. Putu Suagama, mengakui ada masalah pada gedung rumah sakit yang dipimpinnya. Namun, pihaknya mengklaim kerusakan itu lebih dikarenakan faktor alam. ‘’Jebolnya pas hujan deras sekitar dua bulan lalu. Saat itu hujan juga memicu banjir bandang di Tukad Eling,’’ katanya. Dr. Suagama yang baru empat bulan menakhodai RS
Pratama ini mengatakan kerusakan-kerusakan itu sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Karangasem. Pihak rumah sakit juga sudah berkoordinasi dengan pihak kontraktor yang dulu menggarap proyek rumah sakit tersebut. Selain itu, kerusakan juga sudah sempat ditinjau langsung Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, usai meninjau lokasi banjir bandang Tukad Eling di Desa Tianyar Tengah. ‘’Bocor hanya pada pinggir-pinggirnya saja, di dalam aman,’’ jelasnya. Kadis Kesehatan Karangasem dr. IGB Putra Pertama mengaku juga sudah sempat mengecek kerusakan di RS Pratama. Pihaknya juga mengklaim kerusakan itu disebabkan faktor alam. Sedangkan dari sisi konstruksi, semua bangunan gedung tidak ada masalah. ‘’Segera kita servis, ini masih dalam proses,’’ ujarnya. (kmb)
Baru Setahun, Gedung RS Pratama Banyak Bocor Amlapura (Bali Post) – Baru saja memasuki operasional setahun, RS Pratama di Banjar Labuan Sari, Desa Tianyar Barat, Kubu. Sejak Februari, RS Pratama itu yang membuka layanan 24 jam itu sudah banyak didatangi pasien. Namun sayangnya, banyak fasilitas gedung bocor hingga menyebabkan jebolnya plafon di beberapa titik. Pantauan Kamis (4/5) kemarin, kerusakan terbanyak ada pada gedung UGD, terutama pada bagian emperannya. Meski kemarin tidak hujan, indikasi bocor terlihat dari perubahan warna plafon yang semula bercat putih menjadi bopeng kecokelatan. Pada beberapa titik, plafonnya bahkan jebol termasuk di bagian lobi. ‘’Ya, ini jebol. Jebolnya malah sudah cukup lama,’’ ungkap petugas satpam setempat. Semua gedung di RS Pratama Kubu itu berlantai satu
Bali Post/kmb
GEDUNG RS BOCOR - Belum genap setahun dioperasikan, gedung RS Pratama Kubu banyak bocor. dengan desain minimalis. Jebolnya plafon itu diduga akibat rembesan air yang berasal dari dak beton pinggiran atap. Ada kemungkinan kebocoran terjadi karena proses pengecorannya tidak sempurna. Selain itu, fondasi pada sisi kiri gedung
juga terlihat amblas, hingga menimbulkan rongga pada bagian lantainya. ‘’Membuat dak beton itu memang harus rata. Kalau ada kemiringan pasti akan ada genangan air. Genangan air itu yang biasanya akan merembes,’’ ucap salah seorang
Pura Agung Amerta Buana Batam
Padma Buana Barat Laut Indonesia Di tengah kota industri seperti Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berdiri sebuah pura yang menjadi ikon Kota Batam. Melalui proses pendirian cukup sulit, Pura Agung Amerta Buana berhasil didirikan oleh sejumlah inisiator tokoh Hindu yang bekerja di Batam. Pura Agung Amerta Buana menjadi satu-satunya pura milik umat Hindu di Kota Batam, bahkan menjadi padma buana bagian barat laut Indonesia, yang sudah dibisamakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat. Bagaimanakah keunikan pura ini? ……………………………………………… LOKASI pura ini termasuk strategis sebab pura itu berada di Jalan Gajah Mada, nomor 3 Sei Ladi, Batam. Lokasi pura itu masuk wilayah Kecamatan Sekupang. Ingin mencapai pura itu tidak begitu sulit. Patokannya bisa Sei Ladi, serupa seperti waduk. Begitu memasuki areal pura, nuansa Hindu sangat kental terasa. Di sana masih terlihat penjor Galungan dan bangunan pura berornamen Hindu seperti di Bali. Salah satu perintis Pura Agung Amerta Buana Kota Batam, Wayan Catra Yasa, dalam sebuah artikel, menjelaskan perjalanan berdirinya pura ini cukup panjang. Beberapa tempat yang direncanakan menjadi lokasi pura dibatalkan karena aspek keamanan. Pasalnya, pendirian sebuah pura harus ada pewarahwarah agar tidak terjadi konflik di masa mendatang. Setelah lama terbelit masalah lokasi, akhirnya beberapa perintis dari sejumlah tokoh Agama Hindu di Batam itu mendapat tempat di sebuah hutan belantara. Hutan itu dinilai angker. Di sana juga sering ada kejadian-kejadian aneh yang dialami warga sekitar. Hutan itu cukup luas, lebih dari dua hektar. Karena masih berupa perbukitan, para perintis pura sempat kesulitan menentukan titik letak lokasi padmasana pura. Untuk menentukan titik letak padmasana, para inisiator itu melakukan meditasi bersama. Pewarah-warah diterima oleh sang meraga dwijati. Pada 18 Maret 2000 meditasi bersama yang dipimpin Ida Pedanda Gede Oka Kemenuh itu akhirnya membuahkan hasil dan men-
emukan titik letak pura tersebut tempat padmasananya akan dibangun. Lima bulan setelah itu, tepatnya 4 Juni, ada inisiator melakukan peletakan batu pertama disaksikan Dirjen Bimas Hindu dan Buddha saat itu Wayan Suarjaya, dan dipuput Ida Pedanda Gede Oka Kemenuh. Kemudian tahun 2003 dilakukan pemelaspasan alit agar bisa digunakan sebagai tempat untuk sembahyang. Kemudian, tahun 2004 tepatnya tanggal 16 Juni, Pura Agung Amerta Buana itu diresmikan di Kota Batam oleh Menteri Agama saat itu, Prof. Said Agil
Al Munawar. Setelah sepuluh tahun sejak rencana pendirian pura itu dilakukan, 2 November 2009, para inisiator itu kemudian melaksanakan upacara ngenteg linggih. Di Pura Agung Amerta Buana Batam, berdiri satu palinggih Padmasana relatif besar. Tingginya menjulang 21,7 meter. Penentuan tinggi pura juga menyimpan filosofi yang didapat dari Brahma Anariaka Upanisad. Catra Yasa yang pernah menjadi Ketua Parisada Batam, Ketua Parisada Kepri, dan Sektretaris Parisada Pusat itu mengatakan semestinya umat
Hindu mengucapkan kata omkara sebanyak 21 kali. Tingginya 21 meter itu dimaknai sebagai proses penciptaan pura. Lima kata Om yang pertama adalah lima rasa yang disebut panca tan matra, kemudian lima Om kedua, adalah lima benih yang disebut panca maha buta, lima Om yang ketiga adalah lima rangsangan yang disebut Panca Budi Indria, lima Om kemudian panca karmendria dan Om terakhir adalah Siwa Sadha Siswa Parama Siwa, Paramaning Dumadi. Sementara itu koma tujuhnya diartikan sebagai tujuh Maharsi penerima wahyu kitab suci Weda dalam Hindu. Di palinggih utama pura ini juga terdapat tiga naga yang melambangkan Naga Ananta Boga, Naga Basuki, dan Naga Taksaka. Tepat di madyaning mandala pura ini juga didirikan Pasraman Jnana Sila Bakti yang digunakan untuk sekolah agama kepada sekitar 150 anak-anak. Uniknya gurunya
adalah orangtuanya sendiri. Setiap perayaan hari besar agama Hindu, Pura Amerta Buana dipadati sekitar 2.5003.000 pamedek di Kota Batam. Pujawali-nya dilakukan bertepatan dengan purnama kalima. Rata-rata umat Hindu yang ada di perantauan Batam ini rajin nangkil ke pura setempat. Mereka memohon keselamatan di rantauan, karena yang berstana di pura itu juga dikenal bares. Ida Batara di sana tidak sampai membuat umat Hindu kelaparan. Pura Agung Amerta Buana ini dikelola Badan Otorita Pura. Jadi, segala operasionalnya dikelola badan ini. Beberapa penduduk asli Bali yang beragama Hindu menetap di areal pura yang cukup luas itu. Salah satunya, I Nyoman Sulasta. Dia asli Desa Lebih, Gianyar. Dia sudah tinggal di sana sekitar tujuh tahun. Sulasta ditunjuk Badan Otorita Pura (BOP) untuk menjaga kebersihan pura dan sekitarnya. (gik)
Bali Post/gik
PALINGGIH - Palinggih utama Pura Amerta Buana Batam.
TABANAN
14 BUMda Ambil Alih Pengelolaan Bedugul Tabanan (Bali Post) Pengelolaan DTW Bedugul sampai kini belum ada kejelasan. Hingga kini memang belum jelas siapa pengelola resmi objek yang menghandalkan keindahan Danau Beratan Bedugul ini. Bahkan pengelola kawasan itu masih di-handle pengelola lama, atas dasar penunjukan Bupati Tabanan hingga diperoleh pengelola definitif. Namun tersiar kabar, rencananya pengelolaan DTW Bedugul itu diambil alih Badan Usaha Milik Daerah (BUMda). “Ya, saya dengar juga ada rencana seperti itu. Pengelolaan akan diambil alih BUMda,” beber I Ketut Muliarta, Kasi DTW Dinas Pariwisata, Kamis (4/5) kemarin. Dikatakannya, sejak 2010 DTW Bedugul memang belum ada pengelola yang tetap. Saat ini masih dikelola I Wayan Purnayasa, hingga terpilihnya pengelola baru. Terkait hal ini, pernah dua kali dilakukan lelang terbuka lewat Unit Layanan Pengadaan (ULP). “Informasi yang saya dengar, proses pertama gagal tender akibat peserta kurang. Sementara saat tender ulang ada pemenang, namun pemenang justru mundur,” ungkapnya. Mundurnya pemenang tender itu, dikarenakan yang bersangkutan tidak sanggup memenuhi nilai yang ditentukan pemerintah daerah. Pada tender itu pengelola diwajibkan menyetor Rp 2,4 miliar ke pemerintah. Dan hingga kini belum ada lagi dilakukan tender lagi. Bahkan rencananya pengelolaan DTW Bedugul diambil alih pemerintah daerah melalui BUMda yang sudah dibentuk April kemarin. Terkait keberadaan DTW, kata Muliarta ada 25 DTW di Kabupaten Tabanan. DTW secara umum di Tabanan hampir seluruhnya dikelola desa pakraman. Desa pakraman, membentuk badan pengelola sendiri. Hanya saja memang ada beberapa DTW yang dikelola pemerintah kabupaten. Untuk kawasan DTW Bedugul ini terdiri dari banyak kawasan ,seperti kawasan Ulun Danu, Kebun Raya Eka Karya yang dikelola pusat dan Bedugul (cikal bakal kawasan - red). “Sebenarnya anggaran di bidang pariwisata tidak terlalu besar. Untung saja banyak didukung kesadaran masyarakat, kawasan pariwisata yang masih tetap menjadi daya tarik wisatawan,” pungkasnya. (kmb28)
Penyakit Jantung Mulai Serang Usia Muda
Tabanan (Bali Post) Penyakit non-infeksi saat ini mulai mengalami peningkatan. Salah satunya adalah penyakit jantung. Penyakit ini berbeda dengan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman. Penyakit non-infeksi ini lebih dipicu gaya hidup tidak sehat. Menariknya, kasus penyakit jantung ini mulai merambah ke usia muda. Berdasarkan data poliklinik jantung BRSU Tabanan, rata-rata kunjungan per hari 77 orang. Dari jumdr. I Wayan Sutarmawan, Sp.JP, FIHA. lah tersebut, dipersentasekan usia penderita rentang 25-44 tahun sekitar lima persen, usia rentang 45-64 tahun sekitar 42 persen dan usia 65 tahun ke atas sekitar 53 persen. Dokter spesialis jantung BRSU dr. I Wayan Sutarmawan, Sp.JP., FIHA., Kamis (4/5) kemarin mengatakan, dari jumlah kasus penyakit jantung yang datang ke Poliklinik BRSU Tabanan masih didominasi usia di atas 50 tahun. Meski demikian, penyakit ini juga sudah merambah ke usia lebih muda. ‘’Untuk kunjungan di BRSU Tabanan sudah ada yang mengalami di rentang usia 25 hingga 40 tahun. Meski masih didominasi usia 50 tahun ke atas,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, pasien penyakit jantung terutama yang mengarah ke gagal jantung, itu biasanya dipicu penyakit noninfeksi lainnya. Seperti hipertensi dan diabetes. ‘’Tetapi paling banyak pasien yang memerlukan konsultasi jantung adalah pasien yang mengalami hipertensi,’’ jelas Sutarmawan. Penyakit non-infeksi seperti hipertensi, diabetes maupun kolesterol yang memicu terjadinya penyakit jantung, itu sebenarnya bisa dideteksi dini lewat pemeriksaan darah secara rutin. Pemeriksaan ini ada yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan biaya mahal. Bahkan sekarang tersedia disetiap layanan kesehatan. Biasanya ada tiga jenis pemeriksaan darah yang ditekankan yaitu kolesterol, asam urat dan gula darah. Pada pemeriksaan ini masyarakat akan tahu kondisi tubuhnya dan bisa melakukan pencegahan awal jika dari pemeriksaan ditemukan hasil yang di atas normal. Sutarmawan mengatakan, jika hasil pemeriksaan darah normal bisa dilakukan cek rutin enam bulan hingga setahun sekali. Namun, jika diketahui hasilnya di atas normal, disarankan untuk mengecek sebulan sekali. Apabila diketahui hasil yang di atas normal, tentu harus mulai menerapkan gaya hidup sehat. Sebab, pemicu dari semua penyakit adalah gaya hidup tidak sehat, yakni kurangnya kesadaran melakukan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). ‘’Makanan dan minum harus seimbang dan tidak berlebihan. Harus rutin berolahraga. Dengan menerapkan pola ini, baik penyakit infeksi dan non infeksi bisa dihindari dan dicegah,’’ jelas Sutarmawan. (kmb24)
Anggaran Minim
Program Bantuan Bibit Dipangkas Tabanan (Bali Post) Tahun-tahun sebelumnya untuk mendorong ketahanan dan kemandirian pangan, pihak Dinas Ketahanan Pangan Tabanan kerap memberikan bantuan bibit jenis tanaman pekarangan. Seperti tanaman cabai dan terong. Namun mulai tahun 2017 ini, karena anggaran minim program bantuan bibit itu dipangkas, artinya tidak bisa lagi dilakukan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ni Ketut Warsiki, Kamis (4/5) kemarin mengatakan, minimnya anggaran yang dikelola kantornya kini tidak bisa memberi bantuan bibit lagi. Pihaknya hanya bisa melakukan program pembinaan di lapangan, pemantauan dan evaluasi program saja yang telah dilakukan setahun sebelumnya. Dinas belum lama ini mengevaluasi program pembagian bibit cabai ke Kelompok Wanita Tani
illegal, kemudian lama kelamaan bisa menjadi legal. Alasannya, aktivitas penambangan pasir dan barang tambang dan sejenisnya itu didukung aparat di wilayah tersebut. Ia sangat menyayangkan hal ini. Mestinya kalau itu illegal, langsung saja ditutup. Ia yakin penambangan ini sudah terjadi sejak dulu. Bisa dibayangkan efek penambangan material alam ini terhadap kerusakan alam dan lingkungan. Kenapa hal itu bisa marak? Sebab, penerapan hukumnya lemah. Jika sanksi di alam nyata itu lemah, satu-satunya hanya hukum alam yang berlaku. Mahayadi di Kuta Selatan berpikiran sama. Ma-
Bali Post/kmb24
Ni Ketut Warsiki
produk olahan. Hanya peningkatan produksi masih terkendala bahan baku,” jelas Warsiki. (kmb24)
Momentum Perkuat Rasa Gotong Royong
GOTONG royong merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa Indonesia yang perlu dipelihara dan dilestarikan secara terusmenerus, utamanya untuk memperkuat rasa persatuan
dan kesatuan masyarakat. Pentingnya mempertahankan kegotongroyongan di tengah masyarakat ini, mendapatkan penekanan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.
PAMERAN BBGRM HKG PKK - Kegiatan pameran yang meramaikan acara pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14 yang dirangkaikan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 di SD I Jelijih Punggang, Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Kamis (4/5) kemarin.
Atensi luar biasa dari Bupati itu disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Tabanan I Made Sudarya yang memb a ca ka n ka t a sa m b ut a n bupati, terkait pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14 yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 di SD I Jelijih Punggang, Desa Padangan, Pupuan, Kamis (4/5). Bupati Eka mengatakan, pelaksanaan BBGRM yang dirangkaikan HKG ini merupakan momentum menumbuhkembangkan semangat gotong royong pada seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan BBGRM, masyarakat seluruh desa di Kabupaten Tabanan ini diajak dan sekaligus diinstruksikan menggelar kegiatan gotong royong selama sebulan penuh di bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan, dengan sasaran akhir menuju Tabanan Serasi.
Selain dihadiri mas yarakat setempat, pelaksanaan BBRGM dan HKG ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna Ariwangsa. Kemudian Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan dan perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan. Terkait pelaksanaan HKG PKK, Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya saat membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat menyebutkan tema sentral peringatan tahun ini adalah “Dengan HKG PKK ke-45 Tahun 2017, Kita Lakukan Akselerasi Program-program PKK untuk Mewujudkan Visi dan Misi Gerakan PKK”. Wahyuni mengatakan, tema tersebut mengandung makna melalui momentum peringatan HKG PKK ini
diharapkan segenap jajaran Tim Penggerak PKK secara berjenjang mampu menyusun rencana aksi dalam rangka akselerasi atau percepatan program-program PKK. Perlunya akselerasi program, sambungnya didasarkan pada kenyataan selama ini pelaksanaan 10 Program Pokok PKK masih normatif, bahkan cenderung merupakan rutinitas. Padahal, perkembangan program masyarakat maupun program pemerintah dewasa ini berkembang begitu pesat dan bervariasi. “Untuk itu setiap daerah agar senantiasa berinovasi mengembangkan kreativitas program sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing daerah,” imbuhnya. Di akhir acara, kegiatan disambung pembagian hadiah bagi pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan PKK untuk memeriahkan peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. (ad403)
Kebumen Belajar dari Tabanan Cara Pengelolaan Pariwisata
Tabanan (Bali Post) Bali hingga kini masih menjadi rujukan pengembangan wisata nasional. Tak mengherankan, sejumlah pemerintah daerah di Indonesia menjadikan Bali sabagai sumber pembelajaran pertama. Tidak terkecuali Kabupaten Tabanan yang punya beberapa destinasi yang telah dikenal di mancanegara. Seperti Tanah Lot, Ulun Danu Beratan, Jatiluwih dan Alas Kedaton. Terbukti, Kamis (4/5) kemarin, Pemkab Tabanan kedatangan tamu dari Pemkab Kebumen, Jawa Tengah. Rombongan Pemkab Kebumen itu dipimpin langsung Plh Sekdanya, Mahmud Fauzi yang juga Inspektur kabupaten setempat. Dikatakan, kunjungan kali ini mengajak seluruh awak media dari daerah setempat. Mereka sesungguhnya ingin mengetahui seluk beluk pengelolaan pariwisata Kabupaten Tabanan, termasuk dalam hal perencanaan.
Agar Alam Tak Murka, Jangan Eksploitasi Berlebihan
Ketut Mursi di Denpasar memberi apresiasi jajaran kepolisian telah berani menertibkan penambangan pasir illegal. Meskipun dalam penertiban ini memang sangat rawan sogok-menyogok. Mental aparat kepolisian sendiri memang harus kuat. Jangan mudah disogok. Penambangan pasir dekat aliran sungai dinilainya sangat merusak lingkungan. Untuk itu, ia mengharapkan aktivitas penambangan pasir, baik ilegal maupun legal kalau dekat aliran sungai sebaiknya dilarang saja. Implikasinya buruk, sebab sudah pasti kerusakan lingkungan menjadi taruhannya. Arya di Denpasar melihat, awalnya mungkin
(KWT) di Tabanan. Dari evaluasi pembagian bibit cabai di beberapa KWT memang diakui ada yang tidak berjalan. Namun banyak yang berhasil memenuhi kebutuhannya sendiri. “Bahkan para petani berhasil mengembangkan bibit cabai dan menanam di pekarangan. Sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi bisa juga menjual sebagai tambahan penghasilan,” ujarnya. Distribusi bantuan bibit menurut Warsiki diberikan dalam
bentuk pot dan setiap anggota mendapatkan enam pot. Hasil evaluasi ini menggambarkan pentingnya pemberian bibit untuk kemandirian pangan masyarakat. Mengatasi tidak ada anggaran dari kabupaten untuk program bantuan bibit, pihak Dinas Ketahanan Pangan berusaha mencari terobosan dengan cara mengajukan proposal bantuan bibit ini ke Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Dari pengajuan ini, didapati bantuan 100 tanaman cabai, dan 100 tanaman terong. Bantuan ini menurut Warsiki dibagikan kepada ibu Dharma Wanita Tabanan. “Kami juga sedang berusaha meminta pengembangan bibit untuk ubi talas Pupuan ke BPTP. Sebab, ubi talas Pupuan memiliki ciri rasa khas. Dan penduduk setempat menjadikannya
Pameran BBGRM dan HKG
Warung Global
SESUNGGUHNYA manusia itu sudah sering diperingatkan, jika terlalu rakus mengeksploitasi alam, tidak menjaga alam, melawan alam. Maka jangan heran alam pun bisa melakukan hal yang sama. Ketika alam murka maka manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa. Karena itu, aparat terbawah dan juga masyarakat harus ikut menjaga dengan baik wilayah masing-masing. Demikian opini mengemuka pada acara Warung Global dengan topik ‘’Polisi Tertibkan Penambangan Pasir Ilegal’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Kamis (4/5) kemarin.
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
nusia sudah sering diperingatkan, jika terlalu rakus mengeksploitasi alam, tidak menjaga alam, melawan alam, maka alam pun akan melakukan hal yang sama. Bahkan manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa jika alam murka. Ia juga meminta agar apara terbawah juga turut menjaga wilayah masing-masing. Bukan hanya di Gianyar, di kawasan Bukit juga terjadi penambangan, demikian kata Made Bukit di Jimbaran. Dikatakan, jika penambangan ilegal ini ditutup, otomatis banyak yang akan kehilangan pekerjaan. Diminta, pemerintah harus memikirkan hal ini. Bukan berarti aktivitas penambangan itu dibenarkan. Sementara Nyoman Mastra di Gianyar menambahkan, aparat terbawah yang tahu aturan perundang-undangan semestinya mensosialisasikan kepada masyarakat, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sehingga masyarakat awam tidak terjebak karena ketidaktahuan mereka dengan peraturan. Yang akhirnya menyeret ke penjara dan parahnya lagi harus kehilangan pekerjaan. (sikha)
Terlebih lagi, dalam hal penyusunan perencanaan pembangunan, Kabupaten Tabanan mendapatkan apresiasi sebagai kabupaten terbaik se-Indonesia berupa Anugerah Pangripta Nusantara 2017. Sebuah penghargaan di bidang penyusunan perencanaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN/Bappenas). Bupati Tabanan pada sambutan tertulis yang dibacakan Subrata Suyasa mengatakan, Daya Tarik Wisata di Kabupaten Tabanan berjumlah 24 DTW, dimana 13 DTW telah berkembang dengan baik. Berbagai upaya pengembangan pariwisata juga telah dilakukan. “Upaya pengembangan pariwisata di Kabupaten Tabanan di antara melalui pembangunan Gerbang Wisata yang meliputi peningkatan infrastukturnya, sarana prasarana
dan akomodasi pariwisata, serta penerapan konsep sadar wisata melalui partisipasi masyarakat dalam mewujudkan iklim kepariwisataan yang
kondusif,” ungkap Subrata. Ia menambahkan, sinergitas keterbukaan informasi publik yang telah berjalan di Kabupaten Tabanan salah satunya
diwujudkan melalui hubungan kemitraan antara Pemkab Tabanan dan media massa atau para jurnalis yang bertugas di Tabanan. (kmb28)
Bali Post/kmb 28
PENGELOLAAN PARIWISATA - Suasana diskusi terkait pengelolaan pariwisata antara Pemkab Kebumen dengan jajaran Pemkab Tabanan.
15
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Ajax Kembalikan Kejayaan Masa Lalu
Hasil Pertandingan Liga Champions Semifinal I Monaco vs Juventus
0-2
Liga Eropa Semifinal I Ajax Amsterdam vs Lyon 4-1
Amsterdam Ajax Amsterdam mengembalikan kejayaan masa lalunya saat menghancurkan Olympique Lyon dengan skor 4-1 pada pertandingan pertama semifinal Liga Eropa, Kamis (4/5) kemarin. Selangkah lagi Ajax ke final Eropa pertama mereka sejak 1996.
Jadwal Pertandingan Liga Spanyol Sabtu (6/5) dini hari Sevilla vs Real Sociedad Liga Inggris Sabtu (6/5) dini hari West Ham United vs Tottenham Hotspur Liga Jerman Sabtu (6/5) dini hari Cologne vs Werder Bremen Liga Prancis Sabtu (6/5) dini hari
Bali Post/ap
Pemain Ajaz Amsterdam Bertrand Traore.
Bertrand Traore memimpin timnya dengan dua gol pada pertandingan yang berlangsung sengit di Amsterdam ArenA. Pada laga ini pelatih Peter Bosz menurunkan tim inti dengan usia rata-rata di bawah 22 tahun. Pemain belia asal Denmark Kasper Dolberg dan Amin Younes juga menyumbang gol untuk Ajax. Sedangkan Mathieu Valbuena membalas satu gol untuk Lyon yang semestinya dapat dengan mudah mencetak tiga atau empat gol. Juara Eropa empat kali Ajax sempat menjadi salah satu tim terbesar di Eropa, namun mereka tidak mampu
bersaing secara keuangan dengan timtim dari Inggris, Spanyol dan Italia maupun Jerman. Penampilan terakhir mereka di final Eropa adalah pada Liga Champions pada 1996, ketika mereka kalah adu penalti dari Juventus. Di awal pertandingan kemarin, tim tamu menekan pada 20 menit awal. Namun arah permainan berubah sepenuhnya setelah Ajax memimpin pada menit ke-25, Traore menyundul bola tendangan bebas Hakim Ziyech untuk mengarahkan bola melewati kiper Anthony Lopes. Penyerang asal Burkina Faso yang dipinjam dari Chelsea, juga menjadi aktor dari gol kedua Ajax sembilan menit kemudian. Ia menyundul bola
sapuan buruk Lopes ke arah pergerakan Dolberg, yang melepaskan tembakan mendatar melewati sang kiper asal Portugal. Ajax memperbesar keunggulan mereka saat babak kedua baru berlangsung empat menit ketika Ziyech memainkan umpan terobosan kepada Younes, yang menaklukkan Lopes. Bola lebih dahulu melewati garis gawang sebelum dihalau pemain belakang Lyon. Valbuena memperkecil ketertinggalan timnya pada menit ke-66, mencetak gol dari tepi kotak penalti. Nabil Fekir nyaris membukukan gol kedua untuk Lyon tidak lama kemudian, namun digagalkan oleh Andre Onana. Traore merestorasi keunggulan tiga gol Ajax, melepaskan tembakan dari jarak dekat setelah assist ketiga Ziyech di pertandingan ini. Kedua tim terus menekan di mana Onana melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Lyon. (kmb39/rtr/ant)
BU Menang Perdana di Kandang
St Etienne vs Girondins Bordeaux
Bali Post/ist
Ketua Umum PC Tarung Derajat Gianyar A.A. Gede Oka Digjaya.
Target Juara Umum
SEJUMLAH petarung di bawah asuhan Pengurus Cabang Tarung Derajat (PC Tarung Derajat) Kabupaten Gianyar saat ini sudah memasuki masa training center (TC) dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2017. Para petarung ini dipersiapkan guna merebut juara umum pada kejuaraan cabang tarung derajat. Hal itu dikatakan Anak Agung Oka Digjaya, Kamis (4/5) kemarin, yang terpilih sebagai Ketua Umum PC Tarung Derajat Kabupaten Gianyar periode 2017–2021. Kepengurusan tarung derajat di Kabupaten Gianyar terbentuk sejak tahun 2005, perkembangan olahraga bela diri asli Indonesia ini terus mengalami peningkatan. Sejak ketua umum dijabat Dewa Gede Raka Ariana, S.H., kemudian Dewa Gede Putra Arimbawa, prestasi para petarung Gianyar dalam kejuaraan baik antar-satlak (satuan latihan), kejuaraan daerah hingga nasional berhasil mendulang medali. Khusus di Bali, para petarung Kabupaten Gianyar cukup diperhitungkan. Dalam Porprov Bali 2015, Gianyar meraih peringkat kedua. ‘’Untuk Porprov mendatang, terlebih sebagai tuan rumah kita targetkan para petarung Gianyar meraih juara umum,’’ katanya. (dar)
Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) memetik kemenangan perdana di kandang atas lawannya, Semen Padang, dengan skor 2-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1, di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Kamis (4/5) kemarin. Sebelumnya, Fadhil Sausu dan kawan-kawan unggul 1-0 atas tuan rumah Persela Lamongan. Dengan kemenangan kemarin, kini Tim Serdadu Tridatu mengemas 6 poin. Tren positif ini justru ketika BU dipoles asisten pelatih Eko Purdjianto, termasuk gawang BU sejak dikawal kiper Wawan Hendrawan sama sekali belum pernah kebobolan. Gol pembuka kemenangan BU lahir dari titik putih. Penalti diberikan wasit Jerry Elly (Bogor) di menit ke-12 lantaran bomber BU Sylvano Dominique Comvalius dijatuhkan Agung Prasetyo di petak keramat. Marcos Abel Flores Benard yang menjadi algojo sukses memperdaya kiper Semen Padang Jandia Eka Putra. Tertinggal 0-1, tim berjuluk Kabau Sirah ini berupaya meningkatkan tempo permainan. Striker Semen
Padang Vendry Ronaldo Mofu lepas dari kawalan pemain belakang BU di menit ke-28, hingga melakukan aksi solo run. Akan tetapi, wasit Jerry Elly meniup peluit pertanda Ronaldo Mofu berada dalam posisi off-side. Karuan saja, keputusan ini membuat pelatih Semen Padang Nil Maizar mencak-mencak. Ia pun mendatangi asisten wasit (AW) Asep Suryana (Bandung) yang mengangkat bendera. Sampai interval pertama berakhir, BU unggul 1-0. Di paruh kedua, persisnya menit ke-59, marquee player Nick van Der Velden dimasukkan menggantikan Marcos Abel Flores Benard. Masuknya legiun asing asal
Negeri Kincir Angin ini makin menambah daya dobrak. Puncaknya, di menit ke-66, umpan tiktak dari Nick van der Velden disodorkan kepada Irfan Bachdim, lalu bola dioper kepada Sylvano, dan bola dicocorkan ke gawang hingga kembali mengoyak gawang Jandia Eka Putra. Sampai pertandingan berakhir, BU tetap menang 2-0. Pascalaga, pelatih BU Eko Purdjianto mengakui kemenangan ini berkat kerja keras asuhannya, dan disiplin selama pertandingan. ‘’Anakanak juga mengikuti instruksi pelatih,’’ ungkap Eko. Bomber BU Yabes Roni Malaifani berharap dalam melakoni laga berikutnya BU tetap berjibaku di lapangan.
Di sisi lain, pemain Semen Padang Novan Setya Sasongko menilai timnya dirugikan wasit gara-gara gol penalti, serta Vendry Ronaldo Mofu yang melesat sendirian di depan gawang, justru dianggap off-side. Bahkan, beberapa kali pemain Semen Padang dilanggar pemain BU juga dibiarkan. ‘’Silakan menilai sendiri jalannya pertandingan, berikut keputusan pengadil lapangan,’’ timpal pelatih Nil Maizar. (022)
Bali Post/wan
CEDERA - Pemain Bali United (BU) Irfan Bachdim tidak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera dan ditandu keluar lapangan dalam pertandingan melawan Semen Padang, di Lapangan kapten Dipta, Kamis (4/5) kemarin. Laga Go-Jek Traveloka Liga 1 Indonesia 2017 dimenangkan BU 2-0.
info seremoniAL
16 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kemenkum HAM Undang Kepala BNNP Bali sebagai Narasumber
NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa sebagai narasumber FGD Rancangan Undang-undang Narkotika. KEMENTERIAN Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Republik Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Undang-undang Narkotika di Hotel Sanur Paradise Plaza, Sanur, Denpasar, Kamis (4/5) kemarin. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa diundang sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Kemenkum HAM Bali, Perwakilan Direktorat Hukum BNN RI AKBP Sukardi, Perwakilan Polda Bali, Perwakilan Kejaksaan Bali, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkum HAM Bali dan 60 orang undangan. Kegiatan dibuka Kepala Kemenkum HAM Provinsi Bali Ida Bagus K. Adnyana, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Adnyana mengatakan rancangan undang-undang tersebut membutuhkan masukan dan saran yang ke depannya diaplikasikan di rumah tahanan, tingkat penyidikan, penuntutan dan warga binaan yang menerima putusan.
‘’Mari bergandengan tangan baik instansi pusat maupun instansi daerah untuk memberikan masukan agar undang-undang yang baru dapat lebih sempurna. Dengan demikian, bentuk-bentuk narkotika dan berbagai turunannya dapat dijaring dengan undang-undang yang baru,’’ ungkapnya seraya berharap diskusi ini bisa memberikan sumbangsih dalam proses penyempurnaan Rancangan Undang-undang Narkotika terbaru. Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Suastawa mengungkapkan, beberapa pasal dalam Undangundang Nomor 35 Tahun 2009 memiliki penjelasan yang kurang tegas dan jelas. ‘’Salah satunya terkait aturan yang mengatur intervensi orangtua di Pasal 128, yaitu adanya intervensi orangtua untuk melaporkan terkait rehabilitasi selama ini belum dilaksanakan. Termasuk aturan asesmen harus diakomodir dalam UU Nomor 35 Tahun 2009,’’ ujarnya. Saat ini aturan asesmen belum diatur secara jelas dalam undang-undang tersebut, atau masih sebatas Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA). Padahal SEMA bukan UU yang menjadi panduan tertinggi hakim dalam menjatuhkan vonis. Beberapa pasal yang menjadi sorotan antara lain Pasal 127 terkait penahanan, yaitu harapan agar pecandu dan penyalah guna dapat ditahan melalui rehabilitasi. Beberapa pasal lain juga belum tegas dan jelas. Mantan Karo Rena Polda Bali ini berharap masukan dan saran dapat diakomodir oleh tim, agar undangundang terkait narkotika bisa cepat diselesaikan. Khususnya penambahan jumlah zat baru yang dinyatakan sebagai narkotika. Saat ini data zat yang masuk Indonesia sebanyak 60 buah. Tercatat 43 buah diatur dalam Permenkes Nomor 2 Tahun 2017, sedangkan 17 buah belum. Oleh karena itu, diperlukan percepatan memasukkannya ke dalam undang-undang tersebut. Narasumber lainnya yang hadir adalah Kasubdit Perundang-undangan Departemen Hukum Kerja Sama BNN RI AKBP dr. Supardi dan Kasubbid Perencanaan Konsepsi Peraturan Perundang-undangan Kemenkum HAM RI Muhammad Waliyadin. Kedua narasumber ini membahas tentang penyamaan persepsi dan masukan pihak-pihak yang terkait P4GN agar dapat mengakomodir masukan dan saran UU Narkotika serta Rancangan UU Narkotika. (ad404)
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop Kunjungi Unwar DEPUTI Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi (Kemenkop), Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia Prakoso Budi Susetyo, S.E., M.M. berkunjung ke Kampus Universitas Warmadewa (Unwar), Kamis (4/5) kemarin. Deputi diterima Wakil Rektor I dan III Unwar, Kepala Biro BAAK, Dekan Fakultas Pertanian, Kepala Bagian Kerja Sama Unwar, perwakilan Koperasi Nasuki, perwakilan Dekan Ekonomi dan wakil dari Inkubator Bisnis Unwar di Ruang Rapat Rektor. Pertemuan dengan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM ini berkaitan dengan akan dilaksanakannya MoU antara Unwar dan Kementerian Koperasi dan UKM. ‘’Ke depanya Unwar juga berencana mengembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan sarjana agar mahasiswa dan sarjana nantinya mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, masyarakat dan lingkungannya,’’ ujar Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. Terkait kerja sama MoU ini, Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Par.K. sempat melakukan pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM Drs. A.A. Gde Ngurah Puspayoga soal pengembangan koperasi dan kewirausahaan untuk menciptakan pengusaha muda di kalangan kampus Unwar. ‘’Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Koperasi dan UKM, bahkan beliau siap melak-
sanakan MoU nantinya,’’ ucapnya. MoU ini adalah sebagai bentuk kerja sama untuk mendukung pemerintah menciptakan wirausaha yang mandiri. Selain itu, pihak rektorat sudah membentuk Inkubator Bisnis (Inkubis) yang nantinya diharapkan mampu menopang atau mendukung kemajuan koperasi dan UKM di lingkungan Unwar. ‘’Dengan adanya dukungan Inkubis dan kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, tentu koperasi dan UKM yang dimiliki Unwar akan lebih maju dan solid,’’ jelas Nyoman Kaca. Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop RI Prakoso Budi Susetyo mewakili Menteri Koperasi dan UKM mengatakan pihaknya siap
melaksanakan kerja sama MoU dengan Unwar. Apalagi koperasi dan UKM yang berdiri di Unwar dirasakan bisa menguntungkan seluruh civitas akademika nantinya. ‘’Unwar begitu besar dan modern. Kesinambungan kerja sama ini sangat diperlukan bukan karena MoU atau seremonialnya. Suatu kerja sama kalau hanya seremonial tanpa ada action akan percuma,’’ tandasnya. Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat MoU yang gampang dilaksanakan dan pasti. ‘’Jangan hanya bahasanya baik, tapi Kemenkop dan Universitas Warmadewa susah melaksanakannya. Jadi, harus sama,’’ tegas Prakoso Budi Susetyo. (ad414)
DITERIMA – Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop Prakoso Budi Susetyo diterima di Ruang Rapat Rektor Unwar.
Cara Mudah Jadi Importir Barang Murah dari Tiongkok
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Denpasar Ikuti Seminar Impor di Hotel Ibis Styles, Teuku Umar Serahkan Hibah Rak dan Buku
SALAH satu program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar dalam meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat adalah menyalurkan hibah berupa buku sekaligus raknya. Kamis (4/5) kemarin, diserahkan hibah berupa rak dan buku kepada 10 sekolah dasar dan enam yayasan yang ada di Denpasar.Masing-masing sekolah dan yayasan diberikan tujuh paket buku dengan jumlah eksemplar mencapai 444 buah senilai Rp 15 juta. Penyerahan hibah ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Drs. I Putu Budiasa, M.Si. di kantornya. Putu Budiasa mengungkapkan, program ini bertujuan merangsang minat baca siswa di sekolah bersangkutan. Bahkan, pihaknya sejak tahun lalu juga menyasar yayasan untuk menerima hibah berupa buku dengan berbagai macam materi bacaan. Selain itu, hibah buku ini sebagai upaya pengembangan perpustakaan di masing-masing unit. Karena selama ini masih banyak lembaga yang tidak memiliki ruang perpustakaan memadai. Kebanyakan mereka menempatkan perpustakaan di ruangan yang tidak dirancang khusus untuk perpustakaan. Menurut mantan Kadis Pariwisata ini, tahun 2017 sekolah dasar
BUKU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar I Putu Budiasa menyerahkan hibah berupa buku kepada yayasan dan SD. yang diberikan hibah hanya seko- Terlebih saat ini penghuni yayasan lah swasta, sebab sekolah negeri yang dikelolanya kebanyakan anakbanyak yang sedang melakukan anak putus sekolah. Dengan adanya rehab gedung. Pemberian hibah bantuan buku ini, anak asuhnya bisa kepada 10 SD swasta belajar secara langsung di yayasan. ini sebagai wujud keseriusan Yasayan penerima hibah kali ini pemerintah mengembangkan per- meliputi Yayasan Tat Twam Asi, pustakaan. Tujuan lainnya, menja- Yayasan Dharma Jati, Yayasan Sumin kelangsungan penyelenggaraan nya Giri, Yayasan Mercy Indonesia, dan pengelolaan perpustakaan seb- Yayasan Bunga Bali dan Yayasan agai pusat pembelajaran masyarakat Yapa. Sementara penerima dari serta menjamin keberadaan per- kalangan sekolah dasar terdiri atas pustakaan secara merata. SD Saraswati 5, SD Tunas Bangsa, Salah satu penerima hibah, Ny- SD Kristen Harapan, SD Saraswati oman Dana dari Yayasan Bunga 2, SD Dwijendra, SD AMI, SD Petra Bali, mengungkapkan rasa terima Berkat, SD Doremi, SD Cipta Darma, kasihnya atas bantuan hibah ini. dan SD Satya Say. (ad405)
Rayakan HUT Ke-31
PT Quantum Sarana Medik Gelar Serangkaian Acara
PUNCAK - Puncak perayaan HUT ke-31 PT Quantum Sarana Medik ditutup di Sekar Bumi Farm Payangan, Gianyar. PT Quantum Sarana Medik sampah ke Pura Tanah Kilap, Pura sebagai salah satu pusat Diag- Candi Narmada dan Pura Uluwatu. nostik Centre terlengkap di Kota Sementara dalam menjaga hubungan Denpasar dalam usianya yang manusia dengan sesama, diselengke-31 tahun pada 24 April 2017, garakan beberapa kegiatan. mengadakan serangkaian acara. Kegiatan promosi kesehatan diaUlang tahun kali ini mengambil dakan 9 April di Lapangan Puputan tema ‘’Dengan Semangat Kebersa- Margarana, Renon, meliputi pemermaan dan Profesionalisme Kerja, iksaan tekanan darah, gula darah, Menjadikan Generasi PT Quantum kolesterol, asam urat, konsultasi Sarana Medik yang Berlandaskan dokter umum dan donor darah. Tri Hita Karana dalam Mewujud- Kunjungan pasien sekitar 200 orang kan Masyarakat yang Sehat’’. yang menandakan masyarakat Kegiatan yang digelar berlandas- semakin sadar untuk berkonsultasi kan Tri Hita Karana. Dalam menjaga dan melakukan pemeriksaan keshubungan manusia dengan Sang ehatan sejak dini guna mencegah Pencipta, rangkaian acara diawali penyakit seperti diabetes, hipertirtayatra ke Pura-pura di daerah tensi, jantung dan stroke. Bali Selatan, yakni Pura Candi NarTerkait manifestasi Tri Hita Kamada, Pura Tanah Kilap, Pura Geger, rana di masa kini dengan senantiaPura Karang Boma, Pura Gunung sa memberikan update ilmu melalui Payung dan Pura Uluwatu pada 12 seminar ilmiah, diadakan seminar Februari 2017. Sekitar 70 karyawan ilmiah berkerja sama dengan tiga dan manajeman ikut tangkil. organisasi kesehatan. IDI (Ikatan Dalam menjaga hubungan manu- Dokter Indonesia) menghadirkan sia dengan alam, disertakan kegiatan Ketua IDI Cabang Denpasar Dr. menjaga kebersihan lingkungan pada dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT(K), saat tirtayatra dengan memberi- PPNI (Persatuan Perawat Nasional kan sumbangan beberapa tempat Indonesia) diwakili Ns. Asdi Wina-
ta, M.Kep. dan Patelki (Persatuan Analis Laboratorium Kesehatan Indonesia) mengutus Ketua DPW Bali Reki Usman Susilo Reskiyanto, A.Md.AK. pada 22 April di Ballroom Hotel Aston Indonesia. Kegiatan ini memilih tema ‘’Penatalaksanaan dan Diagnosis Penyakit Jantung Koroner’’. Peserta sekitar 360 orang dari kalangan medis (dokter umum dan gigi) dan paramedis (perawat dan analis kesehatan). Banyak pertanyaan yang dilontarkan peserta serta langsung diberikan tanggapan dan solusi oleh para pembicara, yaitu dokter spesialis yang praktik di Quantum Sarana Medik di antaranya dr. Bagus Ari, Sp.JP. dan dr. Ida Ayu Putri Wirawati, Sp.PK. (K), dipandu moderator Dra. Ida Ayu Alit Widiartini, Apt., M.Si., apoteker Apotek Quantum Sarana Medik. Klinik Utama Quantum Sarana Medik berlokasi di Jalan Raya Sesetan No.20, Denpasar. Klinik ini memiliki fasilitas pemeriksaan kesehatan cukup lengkap untuk melakukan general check-up rutin seperti cardiodiagnostik di antaranya pemeriksaan ECG, echocardiografi, treadmill, pemeriksaan penunjang lainnya meliputi spirometri, antropometri, panoramic, radiologi, laboratorium, medical check-up perseorangan atau instansi yang sudah terakreditasi SNI ISO 15189:2012 dari KAN dan ISO 9001:2008 dari WQA dan dilakukan oleh tenaga-tenaga yang ahli di bidangnya. Karenanya, masyarakat tidak usah ragu berkonsultasi atau melakukan pemeriksaan kesehatan sedini mungkin untuk mencegah berbagai penyakit. Seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka HUT PT Quantum Sarana Medik ditutup dengan puncak acara Outbond-Team Building pada 30 April di Sekar Bumi Farm Payangan, Gianyar, yang dihadiri seluruh karyawan dan manajemen yang berjumlah 140 orang. (ad407)
KITA tidak asing lagi mendengar banyaknya barang produksi Tiongkok (Cina) yang harganya jauh lebih murah dan berkualitas. Karena itu, banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang ingin mengimpor barang-barang tersebut. Alasannya, tentu agar bisa meraih untung yang besar. Mau tahu cara mudah menjadi importir barang murah dari Tiongkok? Anda wajib datang di seminar ini. Seminar akan disampaikan oleh Tim Export Import Community (EIC) yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis ini dan sarat pengalaman. Berbagai ‘’Rahasia Cepat Kaya’’ di era pasar bebas akan diutarakan dalam seminar ini. Materi yang dibahas dalam seminar adalah bagaimana cara menjadi penyalur barang-barang dari Tiong-
kok dengan modal terjangkau, yaitu macam-macam produk yang bisa diimpor, legalitas yang harus dipersiapkan sebelum impor, perkiraan harga beli dari Cina berapa dan potensi dijual di Indonesia berapa. Produk yang bisa diimpor terdiri atas kebutuhan rumah tangga, aksesoris HP, mainan anak-anak, mesin industri, baju, tas, sepatu dan masih banyak yang lainnya (sekitar 1,2 juta produk). Di seminar juga akan dipraktikkan cara mengorder barang sistem eceran melalui online dengan modal terjangkau (Rp 500 ribu – Rp 1 juta). Siapa pun pasti bisa. Setelah seminar akan diadakan pelatihan membahas detail seluk-beluk impor, mulai dari cara mengurus perizinan, cara order skala grosir dan pabrikan, sistem pembayaran dan cara pengiriman
JALAN-JALAN – Jalan-jalan ke pabrik dan tempat grosir di Tiongkok akan dijalani peserta seminar setelah mengikuti pelatihan di Denpasar.
lewat udara dan laut. Bagi yang bergabung dalam komunitas akan diberikan software sehingga bisa langsung berkomunikasi dengan suplayer yang ada di Tiongkok. Anda cukup mengetik bahasa Indonesia, di Cina terbaca bahasa Mandarin dan sebaliknya. Juga ada fasilitas video call. Setelah pelatihan akan ada jalan-jalan ke Cina (kunjungan ke pabrik dan tempat grosir). Biaya pelatihan dan tur ke Tiongkok diinfokan saat seminar. Siapa yang harus mengikuti seminar ini? Para pengusaha baik yang sudah maju maupun berkembang yang ingin menambah penghasilan dari peluang bisnis impor barang dari Tiongkok, karyawan yang ingin menambah penghasilan, ibu rumah tangga yang ingin maju, mahasiswa yang ingin pensiun muda, PNS, TNI, pensiunan yang mau mewariskan kekayaannya dan pengangguran yang membutuhkan ilmu tentang dunia bisnis agar mapan kondisi keuangannya. Seminar akan diadakan Sabtu (6/5) besok. Sesi pertama pukul 09.3013.00 dan sesi kedua pukul 14.0017.00 Wita di Hotel Ibis Styles, Jalan Teuku Umar, Denpasar. Tiket Rp 100.000/orang, Rp 250.000/tiga orang, dan beli di tempat Rp 200.000/orang. Booking tiket dengan melakukan pembayaran melalui transfer ke BCA 03300 81210 a.n. Dedi Hermanto (bukti transfer ditukar tiket saat seminar). Untuk pendaftaran, ketik daftar impor/nama/kota/sesi, kirim ke 0821–4000-4088. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi nomor tersebut. (br415)
Pameran Industri Kedua di Bali
Diikuti 50 Perusahaan Pendukung Industri Kreatif MORE Media Kreasi menyelenggarakan pameran industri kedua di Bali Creative Industry Centre, Tohpati, Denpasar, Bali, mulai Kamis (4/5) kemarin hingga Minggu (7/5) lusa. Pameran ini merupakan bagian dari roadshow More Media Kreasi tahun 2017. Sebelumnya pada Maret lalu pameran industri dilaksanakan di Solo dan April di Makassar. Setelah di Bali dilanjutkan pada September di Yogyakarta, Oktober di Surabaya dan Desember di Bandung. Chief Executive Officer More Media, Aulia Sunhandhyka, mengatakan pameran yang digelar diikuti 50 perusahaan pendukung industri kreatif di bidang fashion produksi pakaian, desain grafis, percetakan, penerbitan dan advertising. ‘’Di industri kreatif ada 16 subsektor industri, sebagaian besar sudah ada di pameran ini,’’ ujarnya. Pameran ini penting dikunjungi karena tidak hanya menampilkan mesinnya, tetapi juga melihat proses produksinya. ‘’Di pameran ini ada peserta dari perusahaan kain, dari kain kemudian dijahit. Ada peserta dari perusahaan mesin jahit, kemudian setelah dijahit, baju disablon. Ada juga peserta dari sablon. Jadi, di satu pameran kita bisa melihat produksi pakaian langsung di tempatnya,’ beber Aulia. Industri kreatif merupakan salah satu penyumbang devisa negara di bidang nonmigas. Salah satu produk komoditi ekspor di bidang nonmigas ini adalah industri kreatif. Berangkat dari situlah, ia menyelenggarakan pameran industri kreatif. Industri kreatif sangat mudah diaplikasikan dan dikuasai oleh UMKM. Seperti produksi pak-
aian, Indonesia yang memiliki pasar 250 juta penduduk merupakan potensi yang besar untuk itu. ‘’Motivasi saya agar industri di daerah semakin tumbuh dan berkembang, karena selama ini pameran hanya ada di Jakarta. Kami ajak ke daerah agar industrinya merata,’’ sebut Aulia. Bali merupakan salah satu kota kreatif di Indonesia, karena banyak subsektor industri kreatifnya. Selain itu, Bali setiap tahun dikunjungi jutaan wisatawan. Wisatawan tentunya mencari oleholeh, baik dalam bentuk fashion dan suvenir maupun handicraft, utamanya produk-produk kreatif. Hal itulah yang menyebabkan Bali memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang. Selama ini produksi dilakukan di luar Bali kemudian dijual di Bali. ‘’Diharapkan setelah mendapatkan
informasi yang tepat, mereka bisa membuat sendiri, tahu teknologinya, tinggal diaplikasikan,’’ jelasnya. Pameran juga dinilai sebagai solusi bagi pengusaha untuk meningkatkan kualitas, membuat sesuatu yang baru dan lebih baik. Product Specialist Textile dan Apparel Central Sps, Erwin D. Pribowo, menampilkan mesin DTG dan Stiker. Mesin DTG untuk printing baju, sama halnya dengan kertas, sedangkan mesin Stiker untuk memasang stiker pada kain baju. Kedua mesin memiliki fungsi yang sama, namun kualitas gambarnya tidak jauh berbeda. Teknologi tersebut tidak menggantikan fungsi sablon. ‘’Tapi ada solusi lain, yaitu dengan mesin Stiker atau DTG ini,’’ tandasnya. Di luar Bali, mesin tersebut telah ramai dibicarakan dan dimanfaatkan. (bns1)
LIHAT PAMERAN - Pengunjung melihat-lihat pameran industri yang diselenggarakan More Media Kreasi di Tohpati, Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dicari Segera Tukang Salon Mobil Berpengalaman.Bisa Bekerja Team,Hub/Lam ke Auto Nyaman Jl.Gn.Agung 183 Dps
B.BP.141.05.17.0000356
Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,SD,SMP,SMA, Guru Olah Raga,Guru Bhs.Indo Guru Bhs Inggris, Guru Seni, Guru Musik,Guru Komputer,Guru Mandarin,Staf Accounting, Driver,Dokter,Nurse,Security, Receptionist,Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.004.04.17.0000965
Dcr Spv Produksi Furniture Email:adhyara@gmail.com/Jl. Cargo Taman I No.5 Dps/427575
B.BP.141.05.17.0000117
Dcr 5Sales Counter+Driver Bs B.Inggris.Merrys Tour T.235700
B.BP.001.05.17.0000135
Kudeta Restaurant-Seminyak Membuka Lowongan utk Posisi: Engineering Staff/DW Security Staff/DW Berpengalaman Dibidangnya,Sehat Jasmani&Rohani, Berkepribadian yang Baik, Pekerja Keras,dpt Bekerja dgn Team,Sertifikat Pendidikan Satpam Diharuskan.Kirim CV dgn Foto ke hrd@kudeta.com
B.BP.004.05.17.0000381
Dcr Penjahit Borongan & Pengepul Jahit Hub.085338223233
B.BP.164.05.17.0000370
Dcr kasir u/Eikon Bar Jl.Legian No.178 Telp.750701 Email: acct.eikon@gmail.com
B.BP.154.05.17.0000393
Dicari PRT Tukang Kebun dan Penjaga Toko,Kerja di Kota Klungkung Hub:08123641782
B.BP.821.05.17.0000344
Urgent 4BR Luxury Villa in Ubud Looking for Butler Pls Send your CV to:sudisugi@yahoo .com Call 0813 1717 9122
Dcr Sgr! Sopir,Kernet&Teknisi Mekanik Llsn STM.Lmran Dibawa Lgs ke PT.Liqro Sanurbali,Jl. Ry Pel.Benoa Gg.Sinar Mutiara Indah Pesanggaran Densel Tlp.0361-710971/73
B.BP.001.05.17.0000216
B.BP.001.05.17.0000293
Dcr Waiter/Waitress Pglmn.Ari Putri Hotel Jl.Cemara Banjar Semawang,Sanur.08976778714
B.BP.001.05.17.0000319
!!2Clean Jasa Laundry Tas & Sepatu Membutuhkan Cleaning Crew(Laki2) Min.SMU,Max 30th Kirim CV ke Jalan Teuku Umar Barat No.17 (081337045678)
!!100 Job to Australia u/Program profesi wetter, barista, bartender,haird styless & Farm Call 081916282679
Urgent 6BR Luxury Villa in Seminyak Looking for 2Butlers pls Send CV to manager@villatj itrap.com or 081 2462 9122
B.BP.001.05.17.0000294
Dicari Marketing Profesional Berpngalaman Dibidang Otomotif Min.SMU Pny SIM C.Lam ke Auto Nyaman Jl.Gn.Agung 183 Dps
B.BP.141.05.17.0000355
Dicari Therapist (Laki-Laki) Tinggi Min160,Min SMU Max 35th punya Kendaraan Sendiri, Pengalaman tidak Diutamakan Kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com / Jl.Raya Basangkasa #47, Seminyak.Tlp.(0361)736 740 B.BP.004.04.17.0001505
Perusahaan yg sdg Berkembang Pesat Mmbthkn Tng Mrktg,Ulet, Siap Bljr & Bekerja Keras.Gaji bs Mencapai Rp.5Jt Keatas Hb.(0361)9074597/08123982740 B.BP.001.05.17.0000349
B.BP.004.05.17.0000213
B.BP.141.05.17.0000387
Dcr Karyawati Gaji 2Jt,Sopir KTP Bali Hb:Jl.Tukad Sanghyang No.14 Panjer Hp:08873800044
B.BP.001.05.17.0000289
Cr Penunggu Kost u±30th Sim A tdr dlm KTP Bali,085100492291
B.BP.001.05.17.0000386
Cr Sopir Prbd BsMatic&Cleaning Service H.085238321559/751223
B.BP.001.05.17.0000353
Cr Supir,Staf Gudang,Sales, Kolektor H.081558096445/235062
Dcr Marketing P/W utk Property Gaji&Insentf Memuaskan Hub.Jl. Gatsu Brt 495 Tlp.087861693889 Email:vy_nia@yahoo.com
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
Dcr Sales/SPG,English,Computer Kerobokan Hub.081999408804
Dcr Staf Therapist Nirvana Spa contact Mr.Neil:082247006175
Dcr PRT u/srabutan,umur±25th tidur dlm KTP Bali,08123928624
Dcr Salesperson u/Distribusi Aki & Spareparts. Fas. Gaji,Insentif SubBBM Hub.089693139711 krm CV wapatridajaya@gmail.com
Dcr Staff Pria max 24th min SD Gj UMP 081802777997
Dibutuhkan Cook untuk di Mexico Hub:082144112478
Dicari Adm,supir.ke CV Tristar Jl Cargo No.24/413324
B.BP.141.05.17.0000359
B.BP.001.05.17.0000382
B.BP.154.05.17.0000248
B.BP.164.05.17.0000369
B.BP.004.05.17.0000106
B.BP.001.05.17.0000361
B.BP.001.05.17.0000131
Cr tng Srbtn pria SMP Gj 1,7Jt Mkn2x BPJS Sragam.081337440089
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
B.BP.005.05.17.0000317
Dcr Tng Wnt Srbtan u/Gudang di Penatih Gj 1,6Jt.085205835484
B.BP.001.05.17.0000174
Dicari Satpam Pria/Wanita Lmrn dibawa ke Rosani Hotel Scptnya dg alamat Jl.Melasti Gg.Lebak Bene,Kuta Telp.0361761043 HP.082147231199
Monarch Dalung Needs Instructors for F&B Service, Kitchen, bar and Housekeeping.Please Send your CV to marketing@mona rchdalung.com/phone03619003675
Dicari Sopir Min.SMU Lmran Jl. Bedahulu 35A Gatsu Tengah-Dps
Needs Exp Waitress,Good English Send CV to Galaxy Sports Bar Jl.Camplung Tanduk No.9A Seminyak Tlp.730328
B.BP.001.05.17.0000292
B.BP.001.05.17.0000357
Dicari Sopir Taxi Online unt KTP Bali Tlp.081239341363
B.BP.001.05.17.0000341
Dicari kasir untuk di Kuta Gaji 2jt keatas 081999761923
B.BP.154.05.17.0000380
Dicari:Resort Manager.CV ke: made@ubudrayaresort.com
B.BP.001.05.17.0000348
B.BP.001.05.17.0000329
Dibutuhkan:Tkg Cek Garment berpengalaman.Kirim CV ke: office@nagajayabali.com.Atau Jl.Merta Ayu No.20 Kerobokan Klod Ph.8476466
Dicr Acc,Wnt,Max 25,Blm Nikah, bs Sistem Akun Kirim CV : document.fclbayus@gmail.com docfcl2.bayus@gmail.com 0361735363
B.BP.004.05.17.0000108
Dicari House Keeping laki laki utk Villa Hub.0811392894
Dicr Sgr Guru PAUD,B.Indo,B. Ing,Penjas,SeniLukis,Lam,Sek. Petra Berkat Jl.Ciung Wanara II/20 Renon-Dps
Coco Group looking for: Accounting Supervisor Asst.HR Manager Legal Manager Civil Engineering Staff Store Supervisor SPG/SPB Send email at hrm@cocogroupbali.com
Dcr 7 Kolektor,5 MD,4 Driver 14 Karyawan/ti:081999251555
B.BP.001.04.17.0002068
B.BP.154.05.17.0000395
Dcr Teknisi Min.SMK Listrik/TI &Karyawan/ti Bawa CV Ke Synus Refill Jl.Imbo 551A T.490452-3
Dibth Kasir,Reserv,Controller, marketing,Staf Berbhs English, Cleaning Service, Sopir, Hub.723593/723637/082144159869
B.BP.001.05.17.0000327
Dcr 30 Sales Computer send: cv@macbali.net
B.BP.803.05.17.0000051
B.BP.001.05.17.0000254
B.BP.001.05.17.0000346
Cr Tk Jarit Sbyk2nya Pengepul, Tk.Potong+Patrun H:08123867588
Bth Pegawai Laundry Pengalaman wanita-Panjer SMS:081805387588
Dcr Drafter,Tkg Kaca & Alum Bw Lam Langsung ke Karunia Kaca Jl.Tkd Yeh Aya 120A Renon
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
� Email: pembacabalipost@gmail.com
!!Dcr Sgr PRT tgldlm G.1,5jta B.BP.001.05.17.0000302 081237903622/087861412911LgsKr Dbthk Acct&Admin(Min D1 Single B.BP.135.05.17.0000377 Max28Th)Kurir Motor,Opration & Bth Kary/ti Staff SMA/S1 Sopir, Krm Lam Jl.Gn.Soputan Hub.081238039738 Julia I/107 Dps T.8466317 B.BP.001.05.17.0000204 B.BP.001.05.17.0000362
� � � �
B.BP.001.05.17.0000320
Dcr Acc min D3 merangkap Operational,Office Jimbaran,Mail ke Fadjarlontoh1@gmail.com. Diutamakan pengalaman travel dan dicr sopir.Bertempat di Jimbaran
B.BP.004.04.17.0001774
Dcr Admin Max.30Thn SMU/SMK Sederajat(gaji,UM,BPJS),Sales (Gaji,UM,BBM,Subs motor,Pulsa, BPJS) Hub.085921213232
B.BP.001.05.17.0000340
B.BP.001.05.17.0000199
B.BP.154.05.17.0000394
Dcr Pengelola Operasional&Marketing Laundry Gaji memuaskan & HK utk Villa Fax.726688 E:sunartha12@gmail.com
B.BP.001.05.17.0000063
Dcr Penjaga Counter HP Jl.P. Galang No.21 Hub.081236213313
Dcr Sgr Teknisi Mesin/Elektronik Max.40Th.Pertamina Elpiji PT.Sinar Mutiara Indah Jl.Pelabuhan Benoa Gg.Sinar Mutiara Indah Dps Tlp.0361710971/3 Tlp.081338687609
B.BP.001.05.17.0000376
B.BP.001.05.17.0000331
B.BP.001.05.17.0000240
B.BP.031.05.17.0000324
Hotel Staff FBS,HK,Cook&FO.2.3 Dcr SPG utk Butik di Kuta Berpengalaman,Bs Bhs.Inggris,Penam- jt+Kshtn.Lokasi Nusa Dua.0361pilan Menarik,Hub.085100050706 30038524/8525 Ms Inten/Chandra
Dicari SPG/SPB,max 35th,Jujur Rajin,MauBelajar,min.SMU, Gj 1,8Jt,Discovery Shopping Mall,CP Lusi 082144355655 B.BP.001.05.17.0000182
Dicari Satpam Bersertifikat Lamaran Kirim ke Sutoyo 52 Dps B.BP.001.04.17.0002065
Hotel in Kuta Looking DW House Keeping Experienced Call 0821 44450099 for Appoitment Send CV to hrd@kutatownhouses.com B.BP.004.05.17.0000351
B.BP.004.05.17.0000222
B.BP.001.05.17.0000286
Female Office Admin Assistant must have exceptional English. Appl letter an resume in English only to:info@asialife.net
B.BP.819.05.17.0000330
B.BP.001.05.17.0000388
New Restaurant in Canggu looking for staff all potition parking valet 087861737788/ 085858517182
B.BP.001.05.17.0000295
Nike Villas Sanur Urgently Need Front Office Staff, Hospitality Background Educational.Please Send Your CV to Jalan Bumi Ayu No.19 Sanur, or infob@nikevillas.com Ph.286911
B.BP.004.05.17.0000379
PT.BPR Pedungan memerlukan Sopir.Hub.Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran
B.BP.001.05.17.0000065
Segera Dicari Waitress,Cashier Tlp.0361758075 Hp.081338957772
B.BP.145.05.17.0000385
Spa Trapis Wnt,Pgl,M30Th,Gj3Jt H.Raya Krobokan 24 0818355386
B.BP.154.05.17.0000398
B.BP.004.05.17.0000378
B.BP.001.05.17.0000389
B.BP.001.05.17.0000178
Looking for Maid Cooking,Clean- Urgent marketing&English teacher(Ex2Th,D3)Dilembaga Pendiing Need Speak English,Position dikan&Pelatihan H:081310005316 in Private,Villa Gd Salary B.BP.001.05.17.0000318 and Looking for a Driver Yamaha Bisma dicr: Mekanik SMS or Wapp Only 08113938889 Hub.T.Umar 142 Dps
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU TOYOTA DIJUAL RUMAH Taft Kebo,Taft Hiline Semua *****OTO 89///0811398989****** Rmh 2Lt LT/LB 120/140m2 Kerta Sudah dimodif Hub.085100848848 *Porsche Boxster Th’2011 Hitam DalemMansion B/29 081236790818 B.BP.001.05.17.0000338 *Land Cruiser ZX CBU’11 Putih* B.BP.001.05.17.0000236 HONDA *Land Cruiser VX Th’2000 Hijau Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 Jazz RS AllNew’14 Pth KM11Rb *FJ Cruiser Full Spec’14 Hitam Padang Udayana padang Sambian BanBr Prbd DKBali 081238744721 *G.Cherokee 3.6cc th’2012 Pth* 3KT 2KM Dpr Hub 085238063577 B.BP.001.05.17.0000384 **Mercy E320 A/T Th’97 Hitam** Harga Bgs Rumah Baru Jazz VTec’2005 & Tnh 1Are Lok. B.BP.001.04.17.0002055 *Strada Exeed Matic’2008 Hitam Gianyar Kota Hub.082237087138 Djl Kost Strategis @Akasia Dps ****Cash/TradeIn/Kredit***** B.BP.001.05.17.0000337 B.BP.164.05.17.0000368 2,5Are 2Lt 12Kmr 081338711109 B.BP.001.05.17.0000068 JEEP Avnsa Vlz’12,Yaris S08,CRV 2.4 Djl Rmh LT.147m2 Belega BlahbaWrangler Sahara 3.8 Diesel A/T08,Captiva’08,085319188988 tuh H.550Jt Nego H.08124615245 B.BP.001.05.17.0000367 Th’2011 Istmw H.081238116467 B.BP.001.04.17.0000245 B.BP.141.05.17.0000358 Innova’09 V Abu M/T DK Bensin Djl Rmh Owner SHM 300/180 Danau P.Lingga 35X Dps 081353555249 Tempe Dps 3,8M Ng,081999304049 MITSUBISHI B.BP.001.05.17.0000339 B.BP.154.05.17.0000390 Colt PU 2013 Topcer Jual R.Kost 2Are P.Udayana Inova Diesel AT’13 As DK Hitam 085338208607 BUC 08123771995/087861275496 Dps B.BP.004.05.17.0000333 STNK Baru H.087862547783/Krdt B.BP.001.05.17.0000354
SUZUKI
Yaris E’07 Slv AsBali VRC Mls Karimun Wagon GX’15 Matic AsDK Trw FVar Prbd BU 081239907101 Tgn 1 Bisa Dp10jt,081805330222 B.BP.001.05.17.0000383 B.BP.164.05.17.0000371
Splash’12 pmk slvr,Karimun’04 slvr, AylaX’14 pth,Inova’07 slv smua asBali 085100584428,bsKrd B.BP.001.05.17.0000360
RUPA-RUPA
DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.05.17.0000365
BENGKEL LAS
DISEWAKAN RUMAH Ktrk Rmh Jl.Batuyang Pipit IB 10 Batu Bulan 081337749725
DIJUAL TANAH Djl Tanah di Teras AYung Blok B LT.6,72 Are Harga Rp.1,4 M/ Are Nego Hub: 081353682273
B.BP.001.05.17.0000183
Rmh 2K.Tdr,Dapur,1K.Mandi & R. Tamu Jl.Pakis Aji Gg.Cengana Sari 3 No.59 085338479666/667
B.BP.001.05.17.0000328
Djl Tnh Kav Lokasi Desa Patas Gerokgak Buleleng 50Jt/Are Nego Hub:08123682385
B.BP.001.05.17.0000391
B.BP.001.04.17.0000244
DISEWAKAN RUKO Dikontrakan Ruko Dipertokoan Kuta Galeria,Dps.081916381133
Jual Tanah 15A Ds.Pekutatan Jembrana,Kontrakan Ruko Jl. Kebo Iwa Dps Hp.08123671056
B.BP.001.05.17.0000375
B.BP.001.05.17.0000225
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
Murah 71m2 170Jt/68m2 165Jt Ng Gg.Jepun,Batubulan085238155529
B.BP.001.05.17.0000364
BIRO JASA
WC
B.BP.001.05.17.0000172
BIRO JASA
B.BP.001.05.17.0000336
SERVICE
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491 081236774491 C.0001762-BRJ
SPA
TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat
AC
FOTOCOPY
081999111542 082144420026 C.0000244-SRV
DIJUAL MOBIL
B.BP.004.04.17.0001865
Djl Rmh,Toko&Gdg Diatas Tnh 1118m2,Bgn± 950m2 Btbln Jln Br SasihPerlimaan 08123953129
B.BP.004.05.17.0000392
B.BP.155.04.17.0001960
BIRO JASA Pajk SPT Tahunan/Bln NPWP-,PKP sy bs bantu murah,081999121505
B.BP.001.04.17.0001540
Saya Siap Kerja partime nyusun Lap Keu&Pajak H.087863113888
B.BP.001.05.17.0000094
Sda PRT,B.Sister,dll, bergaransi Hb:081237754040/081936294650
RUPA-RUPA Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155
B.BP.001.04.17.0001539
Bubar CV.Duta Indah Abadi Berkedudukan di Kota Denpasar
B.BP.001.05.17.0000314
Djl Perlengkapan Catering Bekas Hub:Bu Sokha 081238208008
B.BP.001.05.17.0000312
KEHILANGAN Hilang Buku KIR DK 1895 XS AN: I Nengah Murdana
B.BP.001.05.17.0000298
B.BP.001.05.17.0000350
Hilang Surat Ijin Trayek Mobil Penumpang,Carry Th’1995 DK1883 BZ An.I Wayan Kantra Sumantra
B.BP.001.04.17.0001955
B.BP.001.05.17.0000325
DIJUAL RUKO B.BP.001.05.17.0000373 PELUANG BISNIS BUC dijual Ruko Lt2 Tkd.Yeh Dijual Tanah 4Are Lokasi PemuTnh 2Blok @160m2 Gg Pipit VIII Aya dkt pasar Renon, 0811389554 !Dkt Pantai Prerenan 3A,7A,10A Mau Profit 1Juta/Hari Hub. teran,Singaraja dan 14Are lokaB.BP.001.05.17.0000190 B.BP.164.05.17.0000372 Akomodasi Wisata,081338977777 Batu Bulan,Fajar 081337338112 Juliana 081238039738 Hlg BPKB Mtr DK 6554 DE Jln. si Yang api,Abian tuwung, B.BP.001.04.17.0001945 B.BP.001.05.17.0000075 B.BP.001.05.17.0000322 B.BP.001.05.17.0000205 Tabanan Minat Serius Hub: Dahlia III Hp.082247367875 KONTRAKTOR Jual Rmh 785 Ng Jln Nangka Utr 135m2 ByPasKdiri 298JtSmua,1,5A 085100425490/085101501937 Tnh Kav,Rmh,Ruko Sibang,Sempidi B.BP.817.05.17.0000130 Arsitek+Kontraktor+IMB+Upah RUPA-RUPA Munggu L.Vila 8m081337759988 Gg.Sangging II/7 081999964672 B.BP.001.05.17.0000334 Tnh 20A Angantaka,081337921000 Tlh Hilang STNK Suzuki Th 1994 B.BP.001.05.17.0000321 Krja 087761130180/081246192345 *Deposito 75Jt Langsung Dapat* B.BP.001.05.17.0000297 Djl Tnh 23Are cck Utk Kavling B.BP.001.05.17.0000347 B.BP.001.05.17.0000300 No Pol DK1907 BT An.AA.Ngurah Rmh baru 132/165 Lt II 5KT 4KM BU DjlTnh 1Are 600JtNgo,Jl.Pakis NMax Gratis Diawal 0361-243337 Aji Renon, 081338338151 Gede Lok.Kota Gianyar, 081338700713 Arcana Serta 1 Buah Buku KIR Jl.Sekar Jepun VI,085237295884 JEMBRANA B.BP.001.05.17.0000366 DIJUAL VILLA B.BP.001.05.17.0000335 B.BP.001.05.17.0000299 B.BP.001.05.17.0000288 B.BP.001.05.17.0000352 Tnh 3A,5A Yeh Embang Kauh B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Tlh Hlg BPKB No.I08053234-O Th Jual Villa 14Are/Kavling Sekar Djl Tnh 6 Are Sdh Pondasi Kllg Rmh Toko LB400LT650 GatsuTengah BUC 2,5A Cekomaria,Br Jenah Jl T.08123985172 / 412815 VI 50m Puri Bunda,085101221819 1 mbl 300jt/A Ng 085237056128 Gianyar Kota.081338700713 BUC dan Sangkar Agung H:0811398154 Tunjung Denpasar 082217381263 DK2405CW An.Ni Made Suastini
GARANSI
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.05.17.0000308
PROPERTY Avail.daily,monthly,yearly Rental Private Vila @Nusa Dua Private Pool, 2&3 Bdrm,WIFI F.Furnish. call 0818434100
ARSITEKTUR Jasa Arsitek IMB,Rmh tinggal, Villa,Kos,dll Hub.087866105393
B.BP.001.04.17.0001646
SERVICE MAMPET
RUPA-RUPA
SINGARAJA
Tnh 5A,10A, Pancasari View Danau HP:0811398154
B.BP.001.05.17.0000307
B.BP.001.05.17.0000098
INFO SEREMONIAL
18 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Peringati Hardiknas
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Dukung Rencana Pembangunan Museum Lontar di Karangasem
BEM FKIP Unmas Gelar Semnas Pemahaman Senator Wedakarna Minta Bendesa Adat Kurikulum 2013 Menuju Pendidikan Karakter Jengah Bangun Simbol-simbol Hindu MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati (FKIP Unmas) Denpasar menggelar Seminar Nasional (Semnas) dengan tema ‘’Melalui Semnas Kita Tingkatkan Pemahaman Kurikulum 2013 Menuju Pendidikan Karakter’’ di Ballroom Matahari Hotel Nikki, Denpasar, Kamis (4/5) kemarin. Semnas yang dibuka langsung oleh Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. didampingi Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, menghadirkan tiga pemateri yaitu Dr. Hadi Suwono, M.Si. (Dosen Universitas Negeri Malang), Prof. Dr. Wayan Maba (Dosen FKIP Unmas Denpasar) dan Drs. I Wayan Susila, M.Si. (Dinas Pendidikan Provinsi Bali). Made Sukamerta mengatakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi ada beberapa aturan dari pemerintah yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan mutu dan kualitas lulusan. Sejauh ini Unmas Denpasar terus berusaha mengikuti aturan yang diamanatkan tersebut guna menghasilkan output lulusan yang berkualitas, sehingga mampu bersaing di kancah global. ‘’Terkait rangkaian menyambut Hari Pendidikan Nasional, salah satu fakultas yang ada di Unmas Denpasar yaitu FKIP mengadakan beberapa kegiatan akademik, seperti Semnas Pemahaman Kurikulum 2013 Menuju Pendidikan Karakter Saat Ini, dan kemarin melaksanakan semi-
nar tentang Pemahaman Kurikulum KKNI. Besok (hari ini - red) akan ada lomba cerdas cermat yang semuanya terkait untuk meningkatkan mutu lulusan Unmas Denpasar,’’ ujarnya. Menurut Rektor Unmas, tujuan semnas ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang Kurikulum 2013 menuju pendidikan karakter kepada calon guru FKIP Unmas Denpasar, sehingga setelah tamat nanti mempunyai kompetensi dan mampu mengimplementasikannya di lapangan saat menjadi guru. Saat ini Unmas Denpasar telah menerapkan Kurikulum Berbasis KKNI yang pada intinya untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi jelas. Kompetensi ini diimplementasikan oleh Unmas dengan memberikan ijazah
dilengkapi dengan surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) yang mencantumkan kemampuan lulusan bersangkutan. Selain itu, dalam Kurikulum KKNI juga disisipkan pendidikan kewirausahaan di semua prodi dengan tujuan para lulusan tidak mencari pekerjaan tetapi bisa menciptakan lepangan pekerjaan untuk orang lain. ‘’Dalam menghadapi MEA, kemampuan mereka bekerja akan kelihatan kompetensi yang dimiliki. Oleh karena itulah di semua peodi kami menerapkan Kurikulum KKNI dari semester 2016/2017. Mudah-mudahan output-nya nanti betul-betul sesuai dengan apa yang kami harapkan, yaitu kualitas lulusan yang bermutu, sehingga SDM bisa bersaing dalam MEA,’’ tegas Made Sukamerta. (ad416)
BUKA SEMNAS - Rektor Unmas I Made Sukamerta didampingi Dekan FKIP Unmas I Nyoman Suparsa membuka Semnas Pemahaman Kurikulum 2013 Menuju Pendidikan Karakter ditandai pemukulan gong di Ballroom Matahari Hotel Nikki, Denpasar.
Mulia Teknik Gelar Pelatihan dan Demo Mesin Las Terkini
GUNA memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik pengelasan yang baik dan benar kepada para pelaku las di Bali, Mulia Teknik di bawah dukungan Multimayaka yang mempunyai brand MultiPro menggelar pelatihan gratis dan demo mesin las terkini di Mulia Teknik, Jalan Gatot Subroto Barat No. 338X, Denpasar, 2-6 Mei 2017. Pelatihan yang khusus melibatkan peserta yang bergerak di bidang besi terutama bidang pengelasan ini, menghadirkan narasumber dari Multipro yang ahli di bidang mesin las, yaitu Saipul selaku Head Devisi Mesin Las MultiPro. Peserta juga diperkenalkan dengan mesin las terkini produk MultiPro tipe TIG (Tango India Garuda) dan MIG (Mama India Garuda) dari kapasitas ampere terkecil hingga terbesar. Untuk mengapresiasi kedatangan peserta yang sangat antusias, di setiap akhir pelatihan dilakukan
pengundian doorprize kepada yang hadir. Pemilik Mulia Teknik, Arweita Muliawan, mengatakan dipilihnya pelatihan mesin las pada demo mesin las terkini ini, sebab mengelas membutuhkan skill khusus dan tidak semua orang bisa melakukannya dengan baik, benar dan menghasilkan pengelasan yang berkualitas. Apalagi, kebanyakan dari mereka tidak mendapatkan pelatihan khusus tentang bagaimana cara mengelas yang baik sebelumnya (atau dilakukan secara otodidak). Mesin yang digunakan juga mesin tipe stake welding atau MMA. Ia mengharapkan pelatihan ini bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat Bali yang bergerak di industri besi, terutama di bidang pengelasan agar di kemudian hari bermanfaat untuk kemajuan di bidang pengelasan. Apalagi perkembangan mesin las saat ini sangat pesat dengan model yang bervariasi
ANTUSIAS - Masyarakat yang bergerak di bidang pengelasan sangat antusias mengikuti pelatihan dan demo mesin las terkini yang dipaparkan oleh Head Divisi Mesin Las MultiPro, Saipul, di Mulia Teknik.
serta hasil yang jauh lebih baik dan berkualitas. ‘’Banyak pelaku las di Bali masih menggunakan tipe mesin lama yaitu MMA, sedangkan teknologi yang kami perkenalkan adalah mesin tipe TIG yang bisa disebut mesin argon dan mesin las tipe MIG atau mesin CO2. Kedua mesin ini mempunyai kelebihan masing-masing, yaitu hasil pengelasan yang jauh lebih cepat dan rapi dengan kualitas bagus dan harga yang tidak begitu mahal daripada mesin tipe MMA yang mayoritas orang sudah bisa memakainya,’’ terang Arweita Muliawan, Kamis (4/5) kemarin. Mesin las tipe TIG dan MIG brand MultiPro merupakan satusatunya mesin las yang mempunyai service centre di Bali yang berlokasi di Jalan Cargo Permai No. 2, Denpasar. Mesin tipe ini satu-satunya mesin las yang telah diekspor ke luar negeri, seperti Singapura, Thailand, Vietnam dan Brunei. Bagi masyarakat Bali yang bergerak di bidang besi terutama pengelasan yang ingin mendapatkan pengetahuan tentang teknik pengelasan yang baik dan benar serta menghasilkan hasil yang bagus, silakan datang ke Mulia Teknik di Jalan Gatot Subroto Barat No. 338X, Denpasar atau bisa menghubungi Arweita Muliawan di nomor HP 081 933 067 21. Peserta yang datang tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang teknik dan perkembangan mesin las terkini, tetapi juga akan diberikan hadiah doorprize sebagai bentuk apresiasi. Di sana akan dijelaskan cara pengelasan yang benar oleh staf Mulia Teknik yang sudah ahli di bidangnya. (ad402)
SATU per satu desa adat di Bali mulai berbenah dan jengah. Prinsip berdikari ala Bung Karno yang menjadi platform pemerintahan Tri Sakti sudah mulai dipahami oleh sebagian prajuru adat di Bali. Kini, muncul inovasi–inovasi hebat dari desa pakraman di Bali khususnya dalam mengelola potensi desanya. Salah satunya terekam dalam kunjungan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ke Desa Dukuh Penaban serangkaian kegiatan MPR-RI sekaligus meninjau lokasi dibangunnya Museum Lontar. Didampingi Bendesa Adat Dukuh Penaban I Nengah Suarya, S.E., Gusti Wedakarna menyambut baik inisiatif Desa Adat Dukuh Penaban untuk menggali potensi lewat program Desa Wisata. ‘’Saya minta desa adat di Bali belajar dari desa adat yang mampu mengelola destinasi wisata. Sebuah desa adat yang berbasis Hindu harus mengutamakan rasa percaya diri dan sikap superior dalam menjalankan program. Inisiatif untuk memberdayakan desa wisata adalah inisiatif warga. Ini terkait kecerdasan prajuru dan warga adatnya. Desa wisata harus punya spesialisasi, karena itu yang membedakan dengan desa wisata lain,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia mendukung ide Desa Adat Dukuh Penaban terkait rencana mendirikan Museum Lontar yang akan menyimpan ribuan lontar yang ada di kawasan desa. ‘’Saya sebagai bagian dari lembaga negara DPD-RI siap mengawal pembangunan ini. Silakan ajukan pengajuan ke Kemendikbud RI dan saya akan rekomendasikan jadi prioritas negara. Tapi saya minta status desa wisata segera ditetapkan
TUMBUHAN SUCI – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III didaulat menanam tumbuhan suci di lokasi pembangunan Museum Lontar di Desa Adat Dukuh Penaban, Karangasem. dulu oleh Pemerintah Kabupaten ninggalkan jejak fisik jika ingin Karangasem. Silakan warga di sini dikenang sejarah, tidak sekadar bertemu dengan bupati agar ditin- kerja rutinitas,’’ jelasnya. daklanjuti. Itu urusan domestik Senator Wedakarna mendudan seharusnya tidak jadi kendala. kung apa yang dilakukan oleh Justru pemkab harusnya berterima Desa Adat Dukuh Penaban agar kasih karena sudah ada desa yang berdikari dalam program. ‘’Saya berinisiatif,’’ katanya. juga perhatikan landscape lokasi Gusti Wedakarna memberikan pembangunan museum ini sangat saran agar ke depan desa adat di baik dan strategis, di dekat Kota Bali mulai menghemat anggaran Amlapura. Saya minta segera upakara dalam rangka mewu- dibereskan semua urusan legal judkan simbol-simbol agama, standing dan status desa wisata. budaya dan pendidikan. ‘’Saya Sisanya kita sama–sama bertetap pada sikap bahwa desa adat juang di Pusat,’’ sebutnya. di Bali harus sederhana dalam Mantan Rektor Universitas upacara. Silakan peturunan dan Mahendradatta ini minta 1.488 iuran karena itu adalah hak desa, desa adat di Bali jengah dalam tapi manajemen keuangan desa membangun simbol-simbol Hindu sangat penting. Sisihkan seba- seperti sekolah TK SD Hindu, Pagian dana desa untuk membuat tung Dewata, Museum Sejarah, institusi, seperti museum ini Monumen Pahlawan, Destinasi misalnya. Agar para bendesa dan Subak dan infrstruktur yang prajuru dikenang oleh sejarah. menonjolkan kedigjayaan Bali. Pemimpin itu kan harus me- (ad413)
Sakit Nonmedis
’’Malukat’’ di Jro Sutiawati dengan 11 Jenis Bunga JRO Sutiawati, pengobatan alternatif yang terkenal dengan minyak pawisik, kini menyembuhkan pasien dengan malukat. Malukat dilaksanakan dengan media air dan 11 jenis bunga. Tujuannya, selain memohon izin kepada Ida Sang Hyang Widhi, juga untuk menyucikan pikiran dan batin. Setelah malukat, pasien tetap dibekali dengan minyak pawisik. Minyak pawisik digunakan sehari-hari di rumah. Dengan kombinasi penyembuhan itu, penyakit nonmedis yang diderita pasiennya dapat disembuhkan. Saat rahinan Purnama, Kajeng Kliwon dan Tilem, pasiennya ramai berbondongbondong malukat. Beberapa pasien memang pasien lama yang ingin menyucikan diri. Tetapi ada juga pasien baru yang pertama kali berobat ke tempatnya dan beberapa pasien yang masih dalam tahap pengobatan. Pengobatan Jro Sutiawati memang tidak cukup sekali atau dua kali, namun berkali-kali untuk memastikan pasiennya betul-betul bersih dari penyakit. Malukat dilakukan di tempat praktiknya karena di sana sungsungannya disthanakan. Saat proses palukatan berlangsung, beberapa pasien mengalami reaksi-reaksi seperti mengerang kesakitan, berteriak bahkan karauhan. Ia segera dapat menangkalnya. Berkat pawisik dan dorongan dari sungsungannya, Jro Sutiawati berhasil membantu pasien-pasiennya. Pasien dengan penyakit lumpuh, kanker dan jenis penyakit lain juga ditanganinya dengan mengurut. ‘’Tiang sekarang boleh mengurut pasien. Kalau dulu memang tidak boleh,’’ katanya saat ditemui Kamis (4/5) kemarin. Masyarakat yang membutuhkan bantuan Jro Sutiawati dapat menghubungi nomor telepon 081 337 306 812 untuk membuat janji terlebih dahulu. (ad401)
Polda Bali Dipenuhi Karangan Bunga
Denpasar (Bali Post) Pemandangan tak lazim terlihat di depan Mapolda Bali di Jalan WR Supratman, Denpasar Timur, Kamis (4/5) kemarin. Belasan karangan bunga berjejer memenuhi bagian depan pagar Mapolda, padahal tidak ada kegiatan apa-apa. Karangan bunga tersebut bertuliskan dukungan kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose beserta jajarannya adalam menjaga Pancasila, NKRI dan kebinekaan melawan radikalisme. Hingga pukul 09.00 Wita terdapat 13 karangan bunga dari pengusaha dan komunitas pembela NKRI di depan Mapolda. ‘’Kami tidak tahu tibatiba sudah ada karangan bunga itu,’’ kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja. Mewakili Kapolda Bali, Kabid Humas mengucapkan terima kasih kepada pengirim karangan bunga tersebut sebagai bukti Pancasila dan NKRI harus ditegakkan. ‘’Karan-
gan bunga itu sebagai bukti rakyat Indonesia khususnya Bali masih cinta dan menjunjung Pancasila dan NKRI, termasuk menolak paham radikalisme,’’ tambahnya.
Hengky mengimbau masyarakat supaya bersamasama menjaga keutuhan NKRI dan tegaknya Pancasila. Ia juga berharap masyarakat solid memerangi paham radikal. (kmb36)
Bali Post/kmb36
KARANGAN BUNGA - Karangan bunga berjejer di depan Mapolda Bali mendukung Kapolda dalam menjaga Pancasila, NKRI dan melawan radikalisme.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Jro Sutiawati
19
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
Bendera ForBALI Dirampas di Klungkung
Kapolres Bantah Merampas Denpasar (Bali Post) – Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa melayangkan surat protes terbuka kepada Kapolda Bali c.q. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, S.IK. dan Bupati Klungkung, Kamis (4/5) kemarin. Surat protes terbuka juga ditembuskan ke Komnas HAM di Jakarta. Ini terkait insiden perampasan bendera dan kaos tolak reklamasi Teluk Benoa pada acara Festival Semarapura III di Klungkung, 1 Mei lalu. ‘’Waktu itu kami datang ke sana untuk menikmati hiburan dari pemda dan ingin melakukan sedikit aspirasi tanpa bertujuan demo. Spontanitas saja kami datang memakai baju tolak reklamasi dan membawa bendera,’’ tutur Koordinator ForBALI di Klungkung Gede Arta Dwipa dalam konferensi pers yang digelar ForBALI di Denpasar. Menurut Arta Dwipa, bendera lengkap dengan tiang dikibarkan pada saat konser Lolot Band sekitar pukul 19.00 Wita. Secepat kilat ada polisi berpakaian dinas lengkap dengan topi, rompi hijau dan HT tergantung di dada merampas bendera beserta tiangnya. Ketika ditanya, polisi beralasan tiang bendera bisa membahayakan penonton yang lain. Selain itu, polisi menyebut pelarangan pengibaran bendera atas perintah atasan. ‘’Saya lalu meminta polisi agar mengembalikan benderanya saja,’’ katanya. Arta menambahkan, pengibaran bendera lalu dilakukan tanpa tiang. Tapi polisi kembali merampas bendera itu dan melarang pengibarannya di area festival. Rekannya, Putu Agus Nugraha, membenarkan perampasan tersebut. Total tujuh bendera tolak reklamasi Teluk Benoa berlogo ForBALI yang dirampas polisi. Dua baju tolak reklamasi termasuk yang dikenakannya mengalami hal serupa. ‘’Saya melepas baju untuk dikibarkan, tapi langsung dirampas polisi. Bajunya tidak dikembalikan, saya sampai pulang tidak pakai baju,’’ ujarnya. Tim Hukum ForBALI I Made ‘’Ariel’’ Suardana menyatakan salah satu poin protes terbuka ForBALI adalah menuntut Kapolres Klungkung dan Bupati Klungkung untuk meminta maaf. Sebab, tindakan pelarangan dan perampasan atribut tolak reklamasi Teluk Benoa oleh kepolisian disertai pembiaran dari Pemkab Klungkung merupakan pembungkaman terhadap kebebasan bereskpresi dan melanggar HAM. Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi mengaku belum mendengar adanya laporan yang ditembuskan ke Polres Klungkung. Pihaknya pun menolak, pengamanan tongkat yang diikatkan bendera ForBALI itu disebut dengan merampas. ‘’Saya ralat, definisi dalam bahasa kita tidak ada merampas, tapi kita mengamankan,’’ jelasnya. Ia menjelaskan sejauh ini tidak pernah ada larangan untuk mengibarkan bendera ForBALI di Klungkung. Namun pihaknya telah meminta secara tegas saat gelar kesiapan agar semua penonton yang datang ke acara festival untuk menghindari gesekan, khususnya saat penampilan Band Lolot. Untuk mencegah terjadinya gesekan, pihaknya pun meminta semua perangkat yang membahayakan, seperti benda tumpul atau tongkat dilarang digunakan demi tertibnya acara. Kapolres Arendra mengatakan tidak ada permasalahan terkait bendera ForBALI. Namun, tongkat panjang yang digunakan untuk mengibarkan bendera tersebut dapat mengenai penonton lainnya yang ikut berdesakan pada acara tersebut. (rin/dwa)
Pemimpin Visioner Dari Hal. 3
Jika seorang pemimpin visioner, maka dia akan mampu mengidentifikasi berbagai potensi masalah Bali ke depan dan bisa menyusun berbagai kerangka dan opsi yang dibutuhkan untuk menghadapinya. ‘’Beberapa persoalan Bali mendatang tampaknya belum terpikirkan oleh para calon pemimpin yang namanya beredar saat ini. Mereka mestinya berpola pikir yang open-mind tanpa mengorbankan prinsip yang dianut. Keteguhan diperlukan, tapi pikiran terbuka juga membuat ide-ide segar lebih berpeluang muncul,’’ tegasnya. Ke depan, diharapkan para calon gubernur yang akan memimpin Bali harus jeli memilih para pemikir dan mitra diskusinya dalam merancang kondisi Bali yang ideal untuk masa depan. Pemikiran seperti apa yang nantinya akan menjadi pro-
gram dan mewujudkannya pada tindakan kebijakan nyata. Namun, ada banyak hal yang belum terpikirkan oleh mereka. Mereka lebih sibuk utak-atik dukungan politik untuk bisa mencalonkan diri. Politik uang juga harus jadi musuh bersama. Sebab, politisi yang naik dengan menggunakan banyak uang, akan tersita pikirannya untuk balik modal dan cenderung mengabaikan kepentingan rakyat. Rakyat juga jangan mudah dibeli dengan murah. ‘’Itu bukanlah maksud dari demokrasi, sebab esensi demokrasi adalah kontestasi gagasan dan integritas para calon, dan rakyat memilih berdasarkan calon mana yang diyakini paling komit pada kepentingan umum dan paling mampu menyelesaikan persoalan-persoalan di depan. Semoga kita bisa mendapatkan gubernur semacam itu. Sesuai dengan wejangan kitab Arthasastra,’’ pungkasnya. (win)
Pendidikan Vokasi Dari Hal. 3
Sehingga generasi muda, khususnya mahasiswa Stikom Bali harus mampu mengembangkan pendidikan vokasi tersebut, terutama dalam hal pengembangan industri kreatif berbasis IT. Sebab, revolusi industri global saat ini berkembang begitu pesat. Selain itu, melalui pendidikan vokasi diharapkan lulusan Stikom Bali juga dapat mengembangkan dan menciptakan lapangan pekerjaan dengan kemampuan yang telah dimiliki, serta mampu melakukan link and match dengan berbagai instansi terkait. Melalui kegiatan gebyar pendidikan vokasi ini, lulusan Stikom Bali juga diharapkan mampu menjadi pendamping di masyarakat, terutama di perangkat desa untuk mem-
berikan pendidikan komputer dan teknologi. Sehingga lulusan Stikom Bali ikut berperan dalam menyuskseskan pembangunan di pedesaan. Selama berkiprah khusus di bidang IT, berbagai prestasi sudah pernah diraih Stikom Bali. Salah satunya adalah mampu menciptakan robot dengan berbagai pengembangan. Dan saat ini, Stikom Bali sedang mengembangkan robot yang siap melayani siapa saja yang berbelanja di kantin Stikom Bali. Selain itu, saat ini Stikom Bali juga telah berhasil merepatriasi kegiatan-kegiatan masyarakat Bali pada masa lampau, yakni sekitar tahun 1928 berupa karya-karya film yang dengan bantuan teknologi dapat disempurnakan oleh Stikom Bali. Sehingga filmfilm yang telah dipulangkan
Berisi Cibiran
Dari Hal. 3
dung DPR ada yang berisi cibiran dan doa yang buruk. ‘’Dari kami yang menolak Anda wakili dan berdoa semoga Anda tidak terpilih kembali’’. Demikian bunyi ucapan karangan bunga tersebut. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan dapat memaklumi karangan bunga yang berisi cibiran dan doa. Menurut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini,
Dari Hal. 3
kualitas dirinya, terutama saat mementahkan sundulan Valere Germain dari jarak dekat. ‘’Kami mendekati pertandingan itu dengan cara yang harus kami lakukan dan menuntaskan apa yang harus dia lakukan,’’ kata Buffon kepada televisi BeIN. ‘’Kami punya sebuah peluang tetapi kami juga tahu Monaco memiliki para pemain yang hebat yang bisa menciptakan gol
Taufik Kurniawan menambahkan, kiriman sejumlah karangan bunga ke Gedung MPR/DPR menjadi tren bahasa yang diungkapkan melalui bunga. Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berpendapat, kiriman karangan bunga merupakan bahasa ‘’say with the flowers’’. Selain itu, karangan bunga yang sempat mampir ke Ge-
Dua Gol
Menjaga tidak kebobolan melawan Monaco yang subur yang sudah menjaringkan 146 gol musim ini bukan perkara mudah dan oleh karena itu butuh seorang kiper yang tangguh. Buffon, yang kemasukan dua gol pada Liga Champions musim ini dan selama 600 menit tak pernah mengambil bola dari dalam jaring gawangnya, kembali membuktikan
tersebut, dapat diputar kembali dan dijadikan dokumentasi serta sumber-sumber penciptaan industri yang akan datang. Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas institusi, saat ini Yayasan Widya Dharma Shanti telah mengusulkan peningkatan nama Stikom Bali menjadi Institut Teknologi dan Bisnis. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan institusi, tidak hanya di ranah teknologi tetapi ke ranah bisnis. Sebagai pembina Yayasan Widya Dharma Shanti yang menaungi Stikom Bali, ke depan pihaknya akan membuka prodi pendidikan vokasi yang berbasis komunitas digital. Mengingat, SDM dan SDA di Bali sangat kuat untuk menggerakkan teknologi digital tersebut. (win)
‘’perang’’ karangan bunga ini merupakan dampak dari perang meme di media sosial. Fahri sendiri mengaku sudah capek dengan hirukpikuk politik. Oleh karena itu, dia masih berpikir ulang untuk maju kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR-RI di pemilu serentak 2019. ‘’Saya sudah capek jadi legislatif, ngomong doang,’’ kata anggota DPR yang sudah menjabat selama tiga periode ini. (kmb4)
dalam laga tandang. Ini belum berakhir.’’ Dikenal sebagai penjaga gawang terbaik di generasinya, Buffon sudah mengoleksi banyak penghargaan, termasuk enam kali juara Serie A dan mengangkat trofi Piala Dunia bersama Italia pada 2006. Namun, dia tak pernah menjuarai Liga Champions setelah Juventus kalah dalam final 2003 dan 2015, demikian Reuters. (ant)
Motif Penembakan Dari Hal. 3
Tapi alhamdulillah kamar dalam keadaan kosong saat kejadian penembakan, sehingga tidak ada korban,’’ kata Jazuli dihubungi wartawan. Dia mengaku tidak mengetahui motif penembakan dan tidak mau menduga-duga. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian yang sudah turun melakukan olah TKP. ‘’Sudah ditangani aparat
kepolisian. Saya tidak mau menduga-duga motifnya. Saya percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki, mengungkap pelaku, dan motifnya,’’ kata Jazuli. Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah yang juga politisi dari PKS meminta aparat kepolisian mengusut tuntas persoalan ini secara jelas. ‘’Polisi harus segera mengusut. Sebab, ini bisa menjadi semacam rangkaian teror kepada para
politisi dan tokoh yang sedang menjalankan tugas negara,’’ pinta Fahri. Fahri menekankan, potensi-potensi yang mengganggu rasa aman masyarakat sepatutnya diwaspadai. ‘’Saya berharap pelaku segera ditemukan dan motifnya segera dicari. Apabila ini merupakan rangkaian teror, maka polisi harus bisa mengungkap semua jaringannya,’’ pintanya. (kmb4)
Jumat, 5 Mei 2017 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita
05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Penguatan Sradha Melalui Tattwa Agama (5) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Wirata Parwa 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Mahadewi 09.30 Inovator 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ajeg Bali Tradisi Tampyog 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Membangun Persatuan & Kesatuan Menurut Hindu (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali
14.00 Lejel Homeshopping 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Rumantaka & Asri Kencana (1) 17.05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Karang Semadi Lempuyang Madya - Karangasem 17.30 Taman Sari TK Harapan Nusantara (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Dialog Interaktif Briliant Coach 21.00 Lila Cita Janger PKK Swara Ayu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Wijaya Kusuma (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Ngeseng Waringin, Desa Satra Klungkung (1)
Permainan Harga Dari Hal. 3
Enggar menegaskan, pemerintah berjanji mengontrol impor bawang putih agar tidak ada permainan harga di kalangan importir untuk menaikkan harga, sehingga merugikan masyarakat. Tentang jumlah importir dan volume impor sendiri, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan mengingat aktivitas impor tidak melibatkan Kementerian Perdagangan. Sementara itu, dalam rakor tersebut Menteri Perdagangan mengingatkan pengusaha kebutuhan bahan pokok agar tidak bermain-main dalam menjalankan bisnis tersebut, karena ulah para spekulan yang menaikkan harga secara tidak wajar ini menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi. Menurutnya, kenaikan harga yang tidak wajar sangat membebani masyarakat, terlebih melambungnya harga ini tidak
dirasakan petani. ‘’Tapi oleh oknum spekulan yang mengambil keuntungan sesaat dan merugikan,’’ kata Enggar. Oleh karena itu, ia memastikan Kementerian Perdagangan dibantu unsur negara lainnya tidak akan tinggal diam untuk menindak pengusaha yang memainkan harga tidak wajar. ‘’Kita tidak akan biarkan, tidak akan menolelir,’’ ujarnya. Selain melarang menaikkan harga tidak wajar, saat ini Kementerian Perdagangan juga telah melarang impor terhadap sejumlah komoditas. ‘’Jadi ada juga yang jumlah impornya kita kurangi. Kalau pengusaha tidak nurut, kita enggak beri izin,’’ katanya. Lebih lanjut, ia mengatakan sikap tegas tersebut tak hanya diberlakukan untuk pelaku di pasar tradisional, pelaku ritel modern juga akan diingatkan supaya menerapkan harga wajar. (ant)
Aswatthaman Meraung, Hilangkan Ketakutan Pasukan Kuru
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Delapan Puluh Dua) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH pembantaian terhadap Guru Drona, bala tentara Kuru tampak jatuh ke dalam sebuah kesengsaraan. Banyak ksatria Kuru melarikan diri tergesa-gesa. Oleh siapa pada saat itu para prajurit itu telah dipersatukan? Katakan kepadaku, jika engkau mengetahuinya. Suara dari ringkikan kudakuda, gajah-gajah yang menjerit, bercampur baur dengan suara deritan roda-roda kereta itu. Suara itu terdengar demikian keras. Suara-suara itu sangat dahsyat, terjadi di lautan Kuru. Suara keras itu berulang-ulang menggelora. Hal itu menyebabkan pasukan-pasukan paduka gemetar. Hiruk-pikuk dahsyat ini membuat rambut berdiri tegak. Sekarang terdengar lagi suara itu mengguncang tiga dunia dengan Dewa Indra di depan mereka. Aku pikir, keributan mengerikan ini dikumandangkan sendiri oleh pemegang Halilintar itu sendiri. Hal itu adalah bukti atas jatuhnya Guru Drona, Dewa Vasava itu sendiri sedang mendekati kita. Langkah itu dilakukan untuk kepentingan para Kaurava. Rambut kami telah berdiri tegak. Prajurit-prajurit kereta
kita yang utama, semuanya dilanda kegelisahan. Oh Dhananjaya, setelah mendengarkan suara keras dan mengerikan ini, aku bertanya kepadamu siapa prajurit kereta yang perkasa itu? Dia seperti penguasa kaum surgawi itu sendiri. Dia mempersatukan kelompok yang mengerikan dan mengguncang, dia menyebabkan semua prajurit Kuru kembali. Arjuna kemudian berkata, ‘’Dia, kepada siapa energi para Kaurava itu tergantung, setelah menyapa mereka sendiri untuk menyempurnakan prestasiprestasi yang dahsyat. Banyak ksatria sedang meniup terompetterompet kerang mereka. Mereka berdiri dengan sabar. Kepada siapa engkau telah hampir telah memiliki keragu-raguanmu. Oh raja, seperti kepada siapa dia bisa meraung sangat keras, mempersatukan para Dhartarashtra setelah jatuhnya sang Guru yang tanpa senjata. Dia dilengkapi kerendahan hati. Dia memiliki lengan-lengan perkasa, memiliki langkah tegak seperti seekor gajah sedang marah. Dia punya wajah seperti seekor macan. Selalu mencapai prestasi-prestasi dahsyat. Dia mampu menghilan-
gkan ketakutan keturunan Kuru. Kelahiran Drona memberikan amal derma berupa seribu ekor sapi kepada para brahmana, yang bernilai tinggi. Dia, oh raja, yang sedang meraung demikian kerasnya adalah anaknya Guru Drona, Aswatthaman. Segera setelah itu lahir, pahlawan itu meringkik seperti kuda milik Indra. Hal itu menyebabkan tiga dunia bergetar atas suara itu. Setelah mendengar suara, dari seorang makhluk yang tidak kelihatan, oh tuan, dengan ucapan terdengar -- memberikan kepadanya nama Aswatthaman yang artinya suara kuda meringkik. Pahlawan itu, oh putra ketiga Pandu, sedang marah, dia meraung keras hari ini. Dia sangat merah dengan tindakan berlebih cucu Prishata. Perbuatan sangat keji dilakukan menyerang Drona yang sedang meditasi. Mengambil nyawa Drona, seolah-olah dia bukan seorang guru saja. Karena Pangeran Panchala itu menjambak rambut guruku itu, Aswatthaman yang yakin dengan keberaniannya sendiri untuk menghakimi kesalahan Dhristadnyumna tidak akan pernah dimaafkannya.
Engkau, oh Baginda, telah mengatakan kepada gurumu sebuah kebohongan demi untuk kerajaan! Walaupun engkau mengetahui aturan dan ketentuan-ketentuan kebenaran. Engkau masih melakukan sebuah perbuatan penuh dosa. Ketenaranmu cacat, sebagai akibat dari pembantaian terhadap Drona. Putra Baradwaja akan abadi di tiga dunia bersama makhluk-makhluknya yang bergerak dan yang tidak bergerak. Seperti milik Rama sebagai akibat dari pembantaiannya terhadap Bali!
Tentang dirimu sendiri, Guru Drona telah berpikir, ‘Putra Pandu memiliki setiap kebajikan. Dia adalah muridku. Dia tidak akan pernah berbicara tidak jujur kepadaku.’ Dengan berpikiran demikian, beliau memberikan kepercayaan terhadap apa yang engkau telah katakan. Walaupun dalam ucapan tentang kematian Aswatthaman itu engkau telah menambahkan kata gajah setelah itu. Jawabanmu seperti itu kepada sang Guru sebenarnya sebuah ketidakjujuran dengan menggunakan pakaian kejujuran. (bersambung)
Sloka 13.19 Iti ksetram tatha jnanam jneyam coktam samasatah mad-bhakta etad vijnaya mad-bhavayopapadyate Begitulah telah kukatakan kepadamu, secara singkat dan terperinci, tentang ladang ini, tentang ilmu pengetahuan dan objek dari ilmu pengetahuan ini. pemujaku, setelah mengetahuai ini memasuki diriku.
16 Pages
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
Friday,
Friday, May
84 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
L O N A A T I E R N I N T
May 5, 2017
at Pitt arrivesfilm Actor Brad of the the premiere Spain in Madrid, 2016. “Allied” 22, on November
5, 2017
sette’s Alanis Morisr gets 6 ex-manage g $7M years for stealin
stole more manager who was sen— A business and others after the Morissette LOS ANGELES from Alanisyears in federal prison saying sentence than $7 million to six and severe a lengthy tenced Wednesday a pitch for she earned singer made dreams. the fortune Schwartz Todd he stole her said she had placed trust of Jonathan while constantly Morissette fame in the her accounts through hersecretly siphoned sinister and he had her about her net worth. drawn-out and bankrupted misleading this in a long, systematic, it would have “He did said, adding continued. for the thefts Morissette manner,” three years had the gambling addictionhe took his her within 47, who blamed the hearing, saying a life of at have Schwartz, and would and apologized thefts, wept for his behavior he said, in full responsibility of it. the rest of for the devastation,” shame because responsible “I will spend “I alone am a year in prison. than prison for seeking less for forgiveness.” over five years in Schwartz my life asking were seeking just said she thought of this Prosecutors Judge Dolly Gee audaciousness but for the “sheer Schwartz, more time federal sentencing deserved often criticized they weren’t harsh conduct.” that that she has addicgambling didn’t Gee noted draconian, but noted as Schwartz’s I was good.” reguidelines this case. Gee said and tax crimes, but million in was a professional. wire fraud enough in has quit drinking, pay $8.6 about his explain the ordered him to He said he with cranberry juice tion may first time She also pot smok- placing alcohol up for the million from excuse them. nearly $5 water. has opened drinking and Pitt said he and more and fizzy - Brad Pitt admitting to heavy restitution. acknowledged stealing the the divorce, from others. January 2014he worked Regarding decided to abandon NEW YORK 2010 and when Schwartz work Angelina Jolie, himself off emotionally between May unnamed clients touted relationfront of some and Jolie had hatred” and cutting divorce from Morissette temper in from five a firm that and Tom lifetime of losing his path of “vitriolic their issues. than $2 million Management,Katy Perry, 50 Cent ing and a Style after to sort out finding solace in of the allegaactor told GQ on of the children. such as was at GSO Business was cleared pair agreed to together hands. entertainers released Pitt said he The actor The 53-year-old $1.2 million with his the interview drinking, ships with creatively partner makingstruck a blow and in January I’m working divorce case. quit in an extensive Petty. everything. wood.” that he had and that he tionsa private judge in theirJolie, 41, had working The thefts the firm $20 was a high-flying “I’m making Wednesday rebar, Schwartz therapy, resolving use to cost to court papers. split with “I don’t to clay, plaster, Pitt said the generator for change.” was undergoing that is expected according to founder a year, according committed I got with for the movie business, actor reputation layoffs, by a new As a day since much as an and Jolie were and privately.“Mon- been a “huge to the firm’sled to nearly a dozen was discovered boozing really think of myself so little of my “I can’t remember matters amicably therapy,” the million and when I wasn’t for like a The embezzlement It takes up dreams,” “I just started in the interview Film feels get at out of college or something... done anymore. Bernard Gudvi. Morissette hired.he also stole my said “I love be and my focus. way to eyball” star issue of GQ Style. thera- or had a spliff, really happy to I realized money manager ev- year pass for me, as a work theft, this time, really, two at stopped I summer “I’m was It doesn’t cheap apparent was the “It I mean I went through about the I started hard feelings. being a dad.” all of that. it. I love it. to the right one.” contacted that his former client boozing whenyear, you those she said. t in with especially “War Machine,” firm was Gudvi anymore, pists to get sudden announcemen for erything except When the “wild accusations” mentally unstable, even this last movie Afand made was filing family. But I wasn’t dealing with. Pitt’s latest at the U.S. war in Jolie’s had invested Schwartz of drug addiction the my May Morissette 2016 that she look said. a satirical is due for release on September shockwaves through as know — thingstoo much,” he in the throes also falsely claimedgrowing business. client adding couple knownand I was boozinghe loved wine, ghanistan, divorce sent marijuana the scheme to steal The said. Schwartz illegal Gudvi on in an in 2014 Pitt said drink a Russian 26. (rtr) celebrity world. the money walls were closing in away from the lies,” who married on a bit- “truthfully I could his own vodka. I became, the Brangelina, to turn “As the embarked was table with worse things was unable have six children,dispute and Pittabuse under the funds ... heletter to the court. “The with the truth.” money child ter child custody No. 106 Dps wrote in a he seemed to dispenseSchwartz lost some for possible lifestyle. Jl. Raya Puputan No 148 investigated more easily acknowledged thatfinanced a lavish Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Prosecutors said the funds Sanur 28 Manan Mandala No. but Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 gambling, Jl. Mohamad Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama 19 Smirnof No.88 Renon (ap) No 68 Subah Renon Jl. Merdeka Hotel
it says he qu Brad Pitt y in therap drinking, with Jolie after split
You can
Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
onal Bali
find Internati
Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
Post at:
2017 April 15, across this Saturday, FILE - In are paraded a military missiles the file photo, Square during Kim Il Sung Pyongyang, marking Sung, of Kim Il parade in anniversary and grandfa105th birth late founder Jong Un. leader Kim the country’s ther of current
After North Korea criticism, China says wants to be good neighbour
ina icism, Ch Korea crit our After North to be good neighb says wants of the overseas
the edition of to the
count in its reaction to be good People’s Daily,said it was clear that it wants state piece, missile on Thursdayisolated country’smedia KCNAKorea’s nuclear and the to China. North - China said state the Korea, after BEIJING of Chinese the North’s activities were a threat has not left with North criticism over “North Korea and does not neighbours published a rare sanctions behind web news agencyes calling for tougher Cold War is enmeshed in a government”. . want to, andspinning of antagonism commentari party and own and itself,” Foreign Ministry nuclear programme Chi- Chinese said of its its enemies has urged In Beijing,
Shuang States between 6 major ally, spokesman Geng consistent and it said. The United to page was Korea’s only Continued na, North to rein in the North’s China’s position position on develto do more missile programmes, clear. “China’s good-neighbourly also be heard News can at Global nuclear and prompted an assertive oping friendly,North Korea is also in “Bali Image” from 9.30 told 96.5 which have Trump adminrelations with clear,” Geng Radio FM am. Listen to from the an “era of consistent and response to a question until 10.00 FM at http:// warning thatover. in response m istration, is Global Radio reporters, ten2myradio.co KCNA commentary. devoted strategic patience”carried by North at http:// about the globalfmbali.lis unswervinglythe peninstreaming http:// A commentarynews agency reChina was n of or live video ali.com and in li. Korea’s KCNA commentaries radioglobalfmb nel/global-fm-ba to the denuclearisatiopeace and securecent Global ustream.tv/chan ferred to Daily and it said sula and maintainingthe issue through and resolving The WeChat acwhich China’s People’s added. media rity Times newspapers, known as of the talks, Geng stand were “widely the official speaking for
Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
Jumat Kliwon, 5 Mei 2017
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Brad Pitt
Media Bukan Ancaman, Peluang Tingkatkan Pelayanan
Berhenti Minum Alkohol Brad Pitt membuka diri untuk pertama kali pascacerai dari Angelina Jolie, ia mengaku peminum berat dan mengonsumsi obat-obat terlarang serta menjauhi orang secara emosional seumur hidupnya. Aktor 53 tahun itu mengatakan pada GQ Style dalam wawancara mendalam yang dirilis Rabu (3/5) bahwa ia telah berhenti minum alkohol, sedang menjalani terapi dan dia serta Jolie berkomitmen menyelesaikan masalah secara damai dan privat. “Saya baru mulai terapi,” kata aktor “Moneyball” itu seperti diBali Post/ap lansir Reuters. “Saya menyukainya. Saya menyukainya. Saya datang ke dua terapis untuk menemukan yang cocok.” Tuntutan cerai Jolie yang mendadak pada September 2016 menimbulkan rasa terkejut di dunia selebritas. Pasangan yang dikenal sebagai Brangelina, menikah pada 2014 dan memiliki enam anak, mulai memperebutkan hak asuh anak dan Pitt diperiksa atas dugaan kekerasan anak setelah naik pitam di depan sebagian anak-anaknya. Aktor itu bebas dari tuduhan dan pada Januari keduanya setuju menyelesaikan kasus mereka dengan hakim privat. Pitt mengatakan perpisahannya dengan Jolie (41) jadi penggerak besar baginya untuk berubah. “Saya tidak ingat sehari pun sejak lulus kuliah kapan saya tidak minum alkohol atau merokok ganja, atau sejenisnya…” “Saya sangat senang bisa berhenti melakukannya. Saya berhenti melakukan semuanya kecuali alkohol saat mulai berkeluarga. Tapi bahkan tahun lalu, kau tahu… Saya terlalu banyak minum alkohol.” Pitt mengaku sudah berhenti minum alkohol, menggantinya dengan jus cranberry dan air berkarbonasi. Mengenai perceraian, Pitt mengatakan ia dan Jolie memutuskan untuk meninggalkan jalan penuh kebencian dan bekerja sama untuk menyelesaikan masalah mereka. Pitt mengatakan ia menghibur diri dengan membuat sesuatu yang kreatif dengan tangannya. “Saya membuat semuanya. Saya bekerja dengan tanah liat, plaster, rebar dan kayu.” (ant)
Bali Post/rah
RAKERNIS - Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. Suradiyana saat membuka Rakenis Bidang Humas Polda Bali. Denpasar (Bali Post) Salah satu upaya penguatan fungsi Humas Polri dalam rangka menyukseskan program Promoter Kapolri, Bidang Humas Polda Bali menggelar rapat kerja teknis (Rakernis), Kamis (4/5) kemarin, melibatkan pimpinan media massa di Bali. Polri sebagai aparat negara harus lihai dalam bersikap dan menilai peran media karena perkembangannya
tidak boleh dianggap sebagai ancaman, tetapi dijadikan peluang untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Pada acara tersebut juga diserahkan penghargaan kepada Humas Polres yang paling banyak mengekspos kegiatan. Selain itu penghargaan juga diberikan kepada media massa, di antaranya Bali Post, Bali TV, dan DenPost yang selama ini mendukung kegiatan dan
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
program Polda. Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Polda, pejabat Humas Polres dan Polsek bertempat di Gedung Rupatama Jagratara Polda. Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. Suradiyana saat membacakan sambutan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan, mengusung tema “Penguatan Manajemen Media Dalam Rangka Meningkatkan Reputasi Polri Guna Mewujudkan Polri yang Promoter”. Kegiatan itu digelar merealisasikan program Promoter Kapolri yang merupakan penjabaran dari Program Nawacita Presiden Republik Indonesia. Apalagi peran media massa sangat penting dalam rangka memberikan edukasi, sosialisasi, promosi dan wawasan global kepada masyarakat. Oleh karena itu, diinstruksikan personel pengemban fungsi kehumasan Polri agar meningkatkan kemampuan
menghimpun, mengolah dan mendistribusikan informasi secara merata, cepat, tepat serta akurat dengan memanfaatkan jaringan sistem pengelolaan informasi dan dokumentasi untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan ini personel Polri dapat meningkatkan hubungan kemitraan dan kerja sama yang saling menguntungkan dengan semua lapisan masyarakat, terutama dengan media,” ujarnya. Ia menekankan Polri harus bisa dekat dan bermitra dengan para jurnalis sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat sesuai dengan faktanya dan berimbang. Sementara Kabid Humas
Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, marak berita atau informasi di dunia maya ada bersifat positif dan negatif. Perlu diantisipasi halhal negatif. “Dunia maya itu ada masyarakatnya sendiri, masyarakat lintas negara, tidak ada batas ruang dan waktu sehingga perlu kehadiran Polri,” tegasnya. Kehadiran Polri di dunia maya diharapkan hal-hal negatif bisa diantisipasi dan tidak jadi bola liar. Terkait pengharagaan kepada media massa, lanjut Hengky, merupakan hasil pengamatan dan data yang dihimpun selama ini. Media terpilih yang selama memberikan masukan kepada Polri dan terjalin sinergitas yang positif. (kmb36)