20 HALAMAN
NOMOR 309 TAHUN KE 68
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Kisah Warga Miskin Bawa Jenazah Bayi dengan Motor
Gelisah dan Tak Berani Istirahat
Bali Post/gik
PASUTRI - Pasangan suami-istri I Wayan Sujana dan Ni Wayan Sari saat ditemui di rumahnya.
Rumah pasangan suami-istri I Wayan Sujana dan Ni Wayan Sari masih diselimuti duka. Demikian pula keluarga besarnya. Mereka masih sedih, setelah bayi tanpa anus yang belum diberi nama itu meninggal. Apalagi, setelah jenazah bayi dipulangkan tanpa ambulans, semakin menambah prihatin masyarakat terhadap keluarga miskin di kaki Gunung Agung ini. Lantaran tak bisa membayar biaya ambulans, Sujana terpaksa membonceng jenazah putranya dan istrinya dengan sepeda motor. Bagaimana perasaan Sujana dan istrinya dalam perjalanan dari RSUP Sanglah menuju rumahnya di Banjar Dinas Yeh Kori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, berikut penuturannya.
JARAK RSUP Sanglah menuju Banjar Yeh Kori cukup jauh. Sujana harus menempuh perjalanan hampir empat jam. Mereka harus menembus sela-sela kemacetan Kota Denpasar, melalui puluhan kilometer Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra, kemudian menaiki kaki Gunung Agung dan masuk ke tengah hutan. Sujana menaiki sepeda motor Jupiter MX. Istrinya, Wayan Sari, duduk di sadel bagian belakang. Jenazah anaknya ada di tengah-tengah. Jenazah anak ketiganya itu dibungkus selimut dan diikatkan dengan kain selendang di badan
ibunya, sehingga dari luar orangorang tak heran melihatnya. Tanpa mengenakan jaket, Sujana mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi. Sesekali, petani tegalan ini menengok ke belakang, memastikan istrinya masih baik-baik saja. Sepanjang perjalanan Sabtu (2/7) siang itu, Sujana mengatakan tak ada pengguna jalan lain yang heran melihatnya. Tetapi, dia sendiri amat gelisah. Dadanya berdebar-debar, layaknya orang panik. Sepanjang perjalanan ke rumah, dia mengaku amat resah. Takut, kalau ada
pengguna jalan lain yang tahu, dia membonceng mayat. Dia terus memacu motornya. Sujana pun tak berani berhenti di pinggir jalan. Sekadar istirahat untuk meregangkan pinggang pun dia tak berani melakukannya. Dia juga terpaksa beberapa kali menerobos lampu merah di Jalan By-pass Prof. Ida Bagus Mantra. ‘’Saya tak berani berhenti untuk beristirahat, takut orang lain tahu, kalau yang saya bonceng itu mayat,’’ ujar Sujana di rumahnya, Minggu (3/7) lalu. Hal. 19 Cukup Lancar
Kasus Putu Leong
KPK Dalami Keterlibatan Luh Sugiani Jakarta (Bali Post) -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami keterlibatan Ni Luh Sugiani terkait kasus yang melilit Putu Sudiartana. Tersangkutnya Luh Sugiani yang juga saudara sepupu Putu Sudiartana (Putu Leong) karena rekeningnya digunakan untuk menampung uang Rp 300 juta. Uang itu ditransfer oleh Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat Suprapto. ‘’Menersangkakan orang minimal perlu dua alat bukti. Sejauh apa peran tiap person dalam kasus bisa dipelajari lebih dulu,’’ kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Senin (4/7) kemarin.
Olivier Giroud
Bali Post/ap
Ni Luh Sugiani merupakan anggota LSM antikorupsi Jarrak Bali yaitu ormas yang dibentuk Putu
Sudiartana alias Putu Leong. Indikasi keterlibatan Sugiani dikarenakan dia diketahui aktif berkomunikasi dengan staf Sudiartana, Noviyanti (Novi),
yang ikut ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK. Hal. 19 Lebih Jauh
Bali Post/dok
DISEGEL - Ruang Putu Sudiartana di kompleks Gedung DPR disegel KPK, pasca-OTT wakil rakyat dari Partai Demokrat tersebut.
Prancis Ditunggu Jerman di Semifinal Paris Olivier Giroud menyumbang dua gol saat Prancis menghancurkan Islandia 5-2 di babak perempatfinal Piala Eropa, Senin (4/7) kemarin. Les Blues telah ditunggu Jerman di babak semifinal yang digelar di Marseille, Jumat (8/7) dini hari. Tuan rumah Prancis berada di atas angin setelah Giroud membuka keunggulan timnya menit ke-12 pada pertandingan yang diselingi hujan di Stadion Stade de France. Gol keduanya lahir di babak kedua saat Islandia yang sebelumnya menjungkalkan Inggris 2-1, pantang menyerah dan terus menekan tim tuan rumah. Gelandang Prancis Paul Pogba akhirnya menghasilkan gol di turnamen ini sebelum Antonie Griezmann menyodorkan bola pada Dimitri Payet untuk gol ketiga Prancis. Griezmann kemudian dengan cerdik melambungkan bola untuk membawa Prancis unggul empat gol tanpa balas sebelum babak pertama berakhir. Hal. 19 Dua Gol
Bali Post/ant
Menteri Agama Lukman Hakim
Bali Post/ant
Idul Fitri 6 Juli
ANGKUT SEPEDA MOTOR - Sejumlah penumpang menaiki bus pengangkut mudik di Terminal Mamboro Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/7) kemarin. Kebiasaan mengangkut penumpang bersama barang termasuk sepeda motor dalam satu bus sudah lazim dikerjakan di wilayah itu, meskipun sangat berisiko.
Jelajah Antariksa
Jakarta (Bali Post) – Kementerian Agama menetapkan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriyah jatuh pada Rabu (6/7) besok. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, semua petugas dari Kementerian Agama tidak melihat hilal dari 90 titik. ‘’Tidak ada yang melihat hilal dari 90 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,’’ ucap Lukman usai sidang isbath, Senin (4/7) kemarin. Kata dia, dengan belum terlihatnya hilal, maka seluruh umat muslim Selasa 5 Juli 2016 masih menjalani ibadah puasa. ‘’Posisinya di bawah ufuk, sebagaimana lazimnya, puasa Ramadan genap 30 hari. Selasa masih puasa, sehingga 1 Syawal jatuh hari Rabu,’’ ucap Lukman. Sidang isbath digelar secara tertutup di Kementerian Agama pada Senin sore hingga menjelang maghrib. Sidang dihadiri pejabat terkait dan sejumlah duta besar negara sahabat. (ant)
Cina Bangun Teleskop Berdiameter 500 Meter
Tidak Terbit Terkait hari raya Idul Fitri 1437 Hijriyah pada 6-7 Juli yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada hari tersebut tidak terbit. Bali Post terbit kembali seperti biasa mulai 8 Juli 2016. Untuk itu kepada pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit
Bali Post/rtr
500 METER - Lubang lensa teleskop berbentuk bola berdiameter 500 meter FAST saat dalam proses pembangunan di wilayah Pingtang, Provinsi Guizhou, Tiongkok.
Beijing – Cina pada Minggu (3/7) memasang bagian terakhir dari teleskop radio terbesar di dunia untuk menjelajahi antariksa dan mendukung pelacakan kehidupan luar angkasa. Pemasangan panel segitiga terakhir ke reflektor, yang ukurannya seluas 30 lapangan sepak bola, dimulai pukul 10.47 dan berlangsung sekitar 40 menit. Tempatnya di lembah karst Pingtang County di barat daya Provinsi Guizhou. Demikian warta kantor berita Xinhua. Pemasangan bagian terakhir dari 4.450 panel ke
pusat cawan besar itu merupakan langkah bersejarah dalam peluncuran teleskop yang direncanakan mulai beroperasi September. Para ilmuwan sekarang akan mulai menguji teleskop bulat dengan apertur 500 meter (Five-hundred-metre Aperture Spherical Telescop/ FAST) itu, menurut Zheng Xiaonian, Deputi Kepala Badan Observasi Astronomi Nasional, lembaga di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Cina, yang membangun teleskop tersebut. Hal. 19 Upaya Pelacakan
DENPASAR
2 Derita Tumor Tulang Ganas
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Korban Geng Motor Berjatuhan
Kaki Diantini Harus Diamputasi TNI Siap Bantu Menindak
SEORANG siswi SMAN 1 Blahbatuh, Gianyar, Ni Luh Diantini (16), hanya bisa berbaring menahan sakit di atas brancard (tempat tidur pasien) di RSUP Sanglah, Denpasar. Sejak Mei 2015 lalu, kaki kanan remaja tersebut terus membengkak akibat menderita tumor tulang ganas. Akibat sakit yang diderita, putri pertama Made Kariana (43) dan Ketut Sriwati (35) itu tidak bisa sekolah. Bahkan saat ulangan umum semester II (kelas I SMA), terpaksa dikerjakannya di rumah. ‘’Saat ulangan itu gurunya yang bawa soalnya ke rumah,’’ kata Kariana, Senin (4/7) kemarin. Dikatakannya, sebelum menjalani biopsi satu tahun yang lalu, putrinya sempat mengikuti lomba lari dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar. ‘’Pas dekat garis finis, langsung jatuh dan lemas. Mulai saat itu dia (Diantini) merasakan nyeri di bagian kaki, bahkan saat kena air nyerinya semakin terasa,’’ kenangnya. Melihat kondisi putrinya itu, ayah dua anak tersebut langsung membawa ke dokter umum. Namun, di sana tidak diberitahukan secara detail penyakit yang diderita. ‘’Saat itu hanya disuruh istirahat. Namun kian hari benjolannya semakin terlihat sehingga kami bawa ke rumah sakit di Gianyar,’’ tuturnya sembari mengatakan anaknya juga sempat diurut/pijat. Remaja tersebut dibawa ke RSUP Sanglah tanggal 13 Juli untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, karena benjolan semakin memebesar. Namun, hingga kini ia belum bisa dilakukan kemoterapi karena HB (Hemoglobin)-nya masih rendah atau di bawah 10 (7). ‘’Ini nunggu HB-nya normal dulu, padahal sudah sempat mendapatkan tranfusi darah sebanyak lima kantong, tetap saja HB-nya rendah,’’ keluhnya. Menurutnya, langkah yang disarankan dilakukan yakni harus diamputasi. Namun, untuk hal tersebut belum dapat dipastikan oleh pihak keluarga. ‘’Dari dokternya sudah sempat member tahu kami soal itu, tapi kami juga masih melakukan rembuk dengan keluarga. Selain itu, HB-nya belum normal,’’ katanya. Untuk pengobatan kakak dari Made Mahayana tersebut, menggunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Sebab, Kariana hanya bekerja sebagai buruh batik. (may)
Bermain ”Surfing”, Pemain MU Cedera Denpasar (Bali Post) Christopher Smalling (27), pemain Manchester United (MU), mengalami cedera ketika bermain surfing di Bali, Senin (4/7) kemarin. Alhasil, bek tengah MU itu harus dilarikan ke Bali Royal Hospital (BROS), Denpasar. Direktur BROS dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. membenarkan keberadaan Christopher Smalling di ruang perawatan. Smalling kini masih dalam fase observasi seusai mendapatkan perawatan dari tim dokter BROS. ‘’Pasien atas nama Christoper Smalling memang dirawat di rumah sakit, tetapi kami tidak bisa memastikan dia pemain sepak bola atau bukan. Tapi pasien atas nama itu memang benar,’’ jelasnya saat dihubungi via telepon seluler. Patra menjelaskan, Smalling sedang dalam masa observasi setelah mendapatkan perawatan dari dokter spesialis bedah plastik. ‘’Ada luka di mukanya, luka benturan,’’ katanya. Hingga kini, Smalling masih berada di RS BROS. (kmb42) Jadwal PKB, Selasa, 5 Juli 2016 Waktu :11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Kesenian Karawitan Tabuh Angklung Klasik oleh Sanggar Seni Reka Adnyana Banjar Ganjan Kabupaten Bangli Waktu :11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Fragmentari ‘’Lubdaka’’ oleh Sanggar Seni Sunari Wakya Banjar Tengah Desa Batuan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Waktu : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Parade Topeng Panca oleh Sanggar Seni Bajra Murti Banjar Medahan Desa Medahan Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Waktu : 17.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Tari dan Tabuh Bebatelan oleh Sanggar Wayang dan Topeng Samirata Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Waktu : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja oleh Sanggar Gita Taruna SMPN 2 Semarapura Kabupaten Klungkung Waktu : 20.00 Wita Tempat : Areal Taman Budaya Kegiatan : Kesenian Instalasi dan Tari oleh Sanggar Seni Paripurna Banjar Bona Kelod Desa Bona Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar Waktu : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Partisipasi Tim Kesenian Hainan, People”s Republic Of China Waktu : 20.00 wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Lagu Daerah Bali Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : korban geng motor berjatuhan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) -
Aksi gerombolan orang diduga geng motor semakin meresahkan masyarakat, bahkan anarkis. Korban pun berjatuhan. Selain mengeroyok Kadek Parta (21) dan Gede Adi Gunawan (20) di Jalan Padang Luwih, Kuta Utara, kasus serupa juga terjadi di Denpasar dan korbannya pelajar serta mahasiswa. Jumlah semua korban tujuh orang dan tiga dirawat intensif di rumah sakit. Kadek Pande Dwipayana (16) dan I Gusti Agung Gede Ari Krisna (19) dikeroyok di simpang Jalan Raya Puputan-Jalan Tukad Balian, Renon, Senin (4/7) kemarin. Sedangkan di Jalan Semilajati, Denpasar, korbannya tiga orang yaitu Kadek Yudha Cahyadi Putra alias Yudha, Kadek Krisna alias Wewek dan Boby Widiantara alias Boby, Minggu (3/7) lalu. Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra didampingi Kanit Reskrim AKP Nyoman Darsana, kejadiannya pukul 02.45 Wita. Awalnya, pukul 02.00 Wita Pande Dwipayana, pelajar SMK di Denpasar, dan Ari Krisna berstatus mahasiswa ini nonton balapan liar bersama empat temannya. Saat itu datang 10 orang dari Jalan Hayam Wuruk membawa batang bambu, helm dan pecahan botol. Melihat itu, korban bersama teman-temannya langsung kabur. ‘’Saat itu pelapor (Pande Dwipayana - red) dibonceng Krisna kabur ke arah barat. Namun setibanya di TKP, ternyata ada empat orang sudah menunggu. Salah satu pelaku memukul korban dengan helm hingga jatuh dari motornya,’’ ujar AKP Darsana. Pande Dwipayana melihat Krisna bangun dan mendekati pelaku. Pelajar beralamat di Jalan Tukad Bilok Gang Anugrah, Denpasar ini, bergegas bangun dan langsung kabur mengendarai motor dengan maksud mencari pertolongan. Sedangkan dari keterangan saksi I Gede
Yoga Adi Saputra (16), berstatus pelajar, beralamat di Jalan Danau Beratan Gang VIII, Sanur, waktu itu ia membonceng Ade Aradhana Putra (15) dan melihat sekelompok orang datang. Adi langsung kabur dan saat itu dilihat kedua korban jatuh karena dipukul pakai helm. Ia sempat melihat Pande Dwipayana dipukul pakai bambu di bagian mulut, sedangkan Krisna kena pukulan di bagian punggung. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard mengatakan, kasus pengeroyokan diduga pelakunya geng motor terjadi pada Minggu (3/7) pukul 02.00 Wita. Keterangan salah satu korban, Kadek Krisna alias Wewek, ia bersama Yudha dan Boby nongkrong di depan SMP Negeri 2 Denpasar di Jalan Gunung Agung. Pukul 01.30 Wita, mereka berangkat ke SPBU Jalan Buluh Indah, Denpasar, boncengan tiga. Motor yang dipakai milik Boby yaitu Yamaha Jupiter MX. Saat melintas di Jalan Buluh Indah, sebelum SPBU, mereka mendengar ada yang memanggil. Seketika itu Yudha menyuruh Krisna untuk balik karena mengira dipanggil temannya. ‘’Saat mendekati sumber suara, mereka langsung dikerumuni oleh sekelompok orang. Keterangan saksi, sekitar 30 orang. Karena takut, Krisna atau Wewek langsung menancap gas motornya untuk menyelamatkan diri ke arah Jalan Semilajati. Korban terus dikejar,’’ tegas Reinhard. Setibanya di Jalan Semilajati,
ketiga korban menyelamatkan diri di posko ormas. Tetapi para pelaku berhasil menangkap mereka dan langsung dikeroyok menggunakan tangan kosong, senjata tajam dan balok kayu. Akibatnya, Yudha kena tusuk di bagian punggung belakang. Sedangkan Krisna dan Boby lecet-lecet di bagian tangan serta kaki. Setelah itu, para pelaku langsung kabur. Selanjutnya, Krisna membonceng Yudha dan dibawa ke rumah sakit. ‘’Anggota Resmob Polresta sedang memeriksa korban dan mencari saksi-saksi. Sampai saat ini, kami masih melacak pelakunya,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Menyikapi kejadian itu, Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa mengaku prihatin. Dengan beberapa kejadian belakangan ini yang semakin marak, tentunya jadi perhatian khusus. Ia tidak ingin kejadian di Bandung, Jawa Barat (prajurit Kopassus dibunuh geng motor) terjadi di Bali. ‘’Jika diminta bantuan oleh kepolisian, kami siap menindak geng motor anarkis. Tujuannya supaya tidak makin parah. Enggak ada kompromi. Kalau diimbau secara baik-baik tidak bisa, ya… kita akan tindak tegas,’’ tegas Letkol Leo. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Bali Post/eka
LAYANG-LAYANG - Seorang pedagang tengan menata layang-layang di Sempidi, Badung, Senin (4/7) kemarin. Sebuah layang-layang dijual mulai Rp 1.000 hingga Rp 300.000 per buah, tergantung jenis, bahan, dan ukurannya.
Serapan Dana Desa Ombudsman Prihatin, RSUP Masih Rendah Sanglah Mengaku Kecolongan Kasus Pasien Bawa Jenazah Pakai Motor
BEBERAPA kali RSUP Sanglah menerima pasien miskin dengan persoalan utang perawatan yang membelit, pasien telantar, pasien tanpa keluarga, jenazah telantar, dll. Yang baru, pasien miskin Ni Wayan Sari (40) dan Wayan Sujana (45) asal Banjar Yeh Kuri, Bebandem, Karangasem, yang kehilangan anak ketiganya karena menderita kelainan bawaan tanpa anus. Namun mirisnya, pasien ini membawa pulang jenazah anaknya itu ke kampung halamannya menggunakan sepeda motor, bukan ambulans sebagaimana layaknya. Atas kejadian tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, Senin (4/7) kemarin mengatakan prihatin. ‘’Ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat miskin kita yang belum tersentuh perhatian pemerintah, khususnya menyangkut jaminan kesehatan,’’ ujarnya. Kendati ia tidak melihat langsung proses penanganan bayi tersebut saat berada di RSUP Sanglah, ia ingin agar pihak RSUP Sanglah menyampaikan kepada publik terkait langkah-langkah yang telah diambil untuk menyelamatkan bayi tersebut, sekaligus mengumumkan pembebasan atas semua beban pembiayaan yang ditanggung pasangan miskin tersebut. Ia berharap pemerintah daerah lebih proaktif dalam mengecek dan mendata pasien-
pasien miskin yang sedang dirawat di rumah sakit, sehingga segera memberikan bantuan ketika hendak menyelesaikan urusan-urusan administratifnya. ‘’Artinya, Dinas Kesehatan pemda harus memiliki akses ke rumah sakit seperti RSUP Sanglah untuk mengetahui pasien miskin yang berasal dari daerahnya yang sedang dirawat di sana, sehingga dapat mengambil langkah-langkah antisipatif,’’ tandasnya. Selain itu, ia juga berharap agar BPJS Kesehatan atau JKBM memiliki perlakuan khusus terhadap pasien dengan kategori sangat miskin, sehingga mereka terbebas dari beban pembiayaan rumah sakit. Sementara itu, pihak RSUP Sanglah mengaku kecolongan akan kejadian tersebut. Pasalnya, sejak dirawat di RSUP Sanglah sebulan lebih, pihak humas rumah sakit telah menginformasikan kepada media bahwa ada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Hanya, saat kepulangan jenazah bayi malang tersebut, pihak manajemen terlambat mengetahui. ‘’Saya sudah mengeluarkan kebijakan untuk pembebasan utang Wayan Sari. Ada sedikit miskomunikasi sehingga rumah sakit terlambat mengetahui peristiwa tersebut. Saya juga baru enam hari kerja sehingga malah baru tahu ada kejadian seperti ini,’’ jelas Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan
Sudana, M.Kes. RSUP Sanglah, katanya, mempunyai tugas melayani masyarakat dan telah melayani sesuai prosedur, khususunya untuk Ni Wayan Sari yang menggunakan JKBM. ‘’Jika rumah sakit tahu pasien/ masyarakat tidak mampu, rumah sakit pasti akan membantu,’’ tegasnya. Pasien miskin yang tidak menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan JKMB atau yang berstatus pasien umum, akan dibuatkan penangguhan jika tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Sedangkan pasien miskin yang menggunakan JKN, diberikan kebijakan berupa pembebasan piutang dari direksi RSUP Sanglah. ‘’Pembebasan direksi itu sepanjang tidak menyalahi aturan,’’ imbuh Kabag Hukum dan Humas RSUP Sanglah Putu Putra Wisada. Diakuinya, RSUP Sanglah tidak mempunyai ambulans forensik karena selama ini bekerja sama dengan pihak ketiga seperti yayasan, pemerintah kabupaten, partai, PMI. Total tagihan pasien Ni Wayan Sari sekitar Rp 131 juta, dijamin JKBM Rp 121 jutaan. ‘’Sedangkan pasien baru membayar Rp 3 juta, sisanya mendapat pembebasan dari RSUP Sanglah,’’ terang Direktur Keuangan RSUP Sanglah Ni Ketut Rupini, S.H., MARS. (may)
Denpasar (Bali Post) Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 sudah dilakukan. Bahkan, Wali Kota Denpasar sudah menyampaikan laporannya kepada DPRD setempat dalam sidang paripurna. Secara umum, para anggota DPRD Kota Denpasar terutama yang duduk di Badan Anggaran (Banggar) sudah memahami pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015. Namun, masih ada beberapa persoalan yang cukup krusial mengemuka dan menjadi pertanyaan para wakil rakyat di DPRD Kota Denpasar. Pada pandangan umum Fraksi Demokrat DPRD Denpasar yang dibacakan A.A. Gede Putra Ariewangsa, S.Sos. dalam sidang paripurna belum lama ini, mempertanyakan serapan dana desa yang masih rendah hanya 57 persen atau Rp 74 miliar lebih dari anggaran sebesar Rp 130 miliar. Ariewangsa sangat menyayangkan kondisi ini, mengingat program lainnya masih memerlukan anggaran yang cukup besar, sementara dana desa justru menyisakan anggaran. Sementara itu, dalam rapat kerja antara Badan Anggaran DPRD dengan tim APBD, Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Denpasar Made Wijera tidak membantah kondisi itu. Hanya, posting dana desa sebesar itu memang harus dilakukan sesuai amanat undung-undang. ‘’Kita memang harus menganggarkan sesuai ketentuan undang-undang.
Karena jika tidak, pusat akan memotong sejumlah yang semestinya kita anggarkan. Terkait sisa anggaran, itu merupakan laporan APBDes yang ada di rekening desa, bukan di rekening dalam APBD kita,’’ terangnya. Asisten III Setda Kota Denpasar IGN Edy Mulya mengatakan, penyusunan laporan pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar tahun 2015 ini mengacu pada standardisasi akuntansi pemerintah yang berbasis akrual yang mensyaratkan adanya tujuh jenis laporan. Di antaranya, realisasi anggaran, neraca, arus kas, dan lainnya. Selain itu, laporan ini juga telah diaudit BPK Perwakilan Bali yang telah mengeluarkan hasil auditnya dengan memberikan Pemkot Denpasar opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). ‘’Opini WTP bahkan kita raih hingga empat kali berturut-turut. Ini mengindikasikan sistem pelaporan realisasi keuangan APBD kita dari tahun ke tahun sudah semakin membaik. Ini juga berarti tata kelola APBD kita terus meningkat,’’ papar Edy Mulya. Terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 ini, akhirnya kelima fraksi yang ada di DPRD Denpasar yakni Fraksi Golkar, Demokrat, Hanura, Gerindra dan PDI-P menyatakan persetujuannya. Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 pun disetujui menjadi perda. (kmb12)
Di Pura Pasek Gelgel
Wali Kota Rai Mantra Ikuti Prosesi ’’Ngingsah’’ Beras SERANGKAIAN Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, lan Pujawali Pura Prasanak Pasek Gelgel Meranggi Kesiman, Desa Pakraman Padangsambian Kecamatan Denpasar Barat, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengikuti prosesi ngingsah beras yang bertepatan dengan rahina Tilem dan Soma Kliwon Wuku Landep, Senin (4/7) kemarin. Upacara ngingsah beras ini diawali oleh Ida Pedanda Ketut Peling dari Geria Puniawati Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, kemudian diikuti oleh para pemangku pura setempat. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar asal Padangsambian A.A. Ketut Asmara Putra, anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Karisantika, Camat Denpasar Barat I.B. Joni Ariwibawa dan tokoh masyarakat desa setempat. Pamucuk Karya I Wayan Sukariawan didampingi Prawartaka Karya I Ketut Tunas yang ditemui di sela-sela upacara mengatakan, Karya Mamungkah, Ngenteg
Linggih, Padudusan Alit, lan Pujawali Pura Prasanak Pasek Gelgel Meranggi Kesiman, Desa Pakraman Padangsambian ini dilaksanakan karena bangunan di pura ini sudah selesai dibangun. Bangunan yang dimaksud terdiri dari palinggih dan piyasan yang berjumlah 17 buah. Upacara ini, menurut Sukariawan, sesungguhnya sudah dimulai sejak Sukra Kliwon Watugunung, Jumat (24/6), dengan upacara nuasin matur piuning maguru bendu piduka. Kemudian pada Saniscara Pon Wuku Sinta, Sabtu (2/7), dilanjutkan dengan nunas tirta ring Pura Khayangan Tiga, Pura Tabeng, Sida Karya, Tirta Empul, Taman Suci, dan Pura Dadia Kesiman. Pada Soma Kliwon Wuku Landep, Senin (4/7), dilanjutkan dengan upacara macaru dan prosesi ngingsah beras, yang mana prosesi ini di-puput Ida Pedanda Ketut Peling dari Geria Puniawati Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur. Selanjutnya pada Soma Paing Wukun Ukir, Senin (11/7), dilanjutkan
dengan prosesi Ngiyas Ida Batara yang keesokan harinya pada Anggara Pon Wuku Ukir, Selasa (12/7), dilanjutkan dengan prosesi melasti ke Segara Petitenget. Puncak Karya Pujawali Pura Prasanak Pasek Gelgel Meranggi Kesiman, Desa Pakraman Padangsambian dilaksankan pada Sukra Umanis Wuku Ukir, Jumat (15/7), diiringi dengan Topeng Sidakarya, wayang, tari Rejang, ilen-ilen, mapah ayu. Pada Saniscara Paing Wuku Ukir, Sabtu (16/7), dilanjutkan dengan prosesi Nyejer, Ngiyas, dan Mendak. Pada Soma Wage Wuku Kulantir, Senin (18/7), dilanjutkan dengan Makebat Daun/ Ngeremek di Panggung, Pemendakan, dan Ida Batara mesineb ring linggih soang-soang. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik upacara yadnya yang digelar masyarakat. Ia berharap upacara tersebut berjalan dengan lancar. ‘’Rasa bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Sang Pencipta Alam harus tetap dijaga dan dipelihara, karena untuk
NGINGSAH BERAS - Wali Kota Rai Mantra melakukan prosesi ngingsah beras serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, lan Pujawali Pura Prasanak Pasek Gelgel Meranggi Kesiman, Desa Pakraman Padangsambian Kecamatan Denpasar Barat, Senin (4/7) kemarin. menyeimbangkan hubungan harmonis yang berlandaskan pada konsep Tri Hita Karana,’’ jelasnya. Selain itu, imbuhnya, juga untuk menjaga hubungan antara Parahyangan, Pawon-
gan, dan Palemahan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis yang diyakini akan mempu meraih kesejahteraan dan kebahagiaan dalam kehidupan bermasyarakat. (ad124)
Badung
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
3
Pemkab Badung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri MENYAMBUT hari raya Idul Fitri 1 Syahwal 1437 Hijriah bagi umat muslim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dipimpin Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati (Wabup) Ketut Suiasa mengucapkan selamat pada seluruh umat muslim di Kabupaten Badung yang merayakan hari besar keagamaan itu. Giri Prasta mengatakan, bulan Juli ini merupakan bulan penuh berkah bagi saudara umat muslim di seluruh dunia, karena pada tangggal 6 dan 7 Juli 2016 merupakan hari kemenangan jihad akbar melawan nafsu duniawi selama Ramadan. ‘’Kami mengajak masyarakat Kabupaten Badung untuk memaknai perayaan hari suci keagamaan ini sebagai momentum membangun kesadaran diri, terutama dalam meningkatkan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,’’ ujarnya, Senin (4/7) kemarin. Berkah di bulan Juli ini, diharapkan Giri Prasta, dimaknai sebagai penyucian lahir dan batin. Dengan momentum Idul Fitri ini, lanjutnya, mari jadikan sebagai sarana meminta maaf dan memaafkan orang lain
Nyoman Giri Prasta bersama Ketut Suiasa dengan bersilaturahmi (menyambung kasih sayang) baik kepada suami atau istri, kedua orangtua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga serta teman dan relasi. ‘’Hari kemenangan dalam konteks yang sama adalah memurnikan tubuh dan pikiran kita, sehingga dapat menjalankan swadharma yang lebih baik. Untuk itu, kami mengajak segenap masyarakat yang merayakan Idul Fitri dapat melaksanakan dengan sederhana, namun sarat akan makna. Yakni, bagaimana
kita semua mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta, inilah makna kemenangan,’’ terangnya. Untuk itu, Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan segenap jajaran pemerintahan di Kabupaten Badung mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing sehingga terus dapat berbakti kepada sesama, bangsa dan negara sesuai swadharma masing-masing. (ad123)
Bupati Giri Prasta Copot DP PNS di PD Pasar
Mangupura (Bali Post) – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali menganti Dewan Pengawas (DP) Perusahan Daerah dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kebijakan tersebut kali ini diterapkan pada Perusahaan Daearah (PD) Pasar. Sebelumnya, pemerintah setempat juga merombak DP PDAM Tirta Mangutama, diganti dari unsur profesional. Pencopotan sejumlah PNS dari struktur DP, ditegaskan Bupati Giri Prasta, sesuai amanat undang-undang yakni mengenai larangan jabatan PNS seperti yang diatur dalam PP 47 Tahun 2005 tentang Perubahan atas PP 29 Tahun 1997 tentang PNS yang rangkap jabatan. UU 25 Tahun 2009 tentang Layanan Publik, juga melarang adanya rangkap jabatan. Tepatnya, pada pasal 17 yang menyatakan dilarang merangkap sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha bagi pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah. Pergantian dua dari tiga anggota DP PD Pasar setelah terlebih dahulu mengundurkan diri, yaitu Kabag Ekonomi setda Badung dan Kabid Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM. Dua nama pengganti PNS tersebut adalah I Wayan Astika, mantan anggota DPRD Badung asal Bongkasa, dan I Nyoman Mardiana, penggiat koperasi dan juga aktif di KTNA asal Desa Penarungan. Bupati menunjuk Mardiana sebagai Ketua DP PD Pasar. Sedangkan satu anggota lagi tetap I Wayan Subawa yang mantan anggota KPU Badung. Dirut PD Pasar Kabupaten Badung I Wayan Sutarma yang dimintai konfirmasi, Senin (4/7) kemarin, membenarkan Bupati telah mengganti DP PD Pasar Badung. ‘’Kalau tidak salah tanggal 1 Juli Bapak Bupati sudah menandatangani SK DP PD Pasar yang baru. Tetapi, kami selaku direksi belum dipanggil untuk mendapatkan pemberitahuan secara
resmi,’’ ujarnya. Menurutnya, penentuan DP adalah sepenuhnya kewenangan Bupati. Pihaknya selaku direksi akan siap bekerja sama dengan DP untuk memajukan PD Pasar Kabupaten Badung. Belum diketahui, kapan pelantikan DP PD Pasar yang akan melaksanakan tugasnya sampai Juni tahun 2018. Keberadaan PNS di lingkungan Pemkab Badung memang mendapat atensi dari Bupati Giri Prasta. Politisi PDI-P Badung ini meminta DP PD Pasar harus mematuhi aturan yang berlaku. Bupati Giri Prasta menegaskan, jika regulasinya memang tidak dibolehkan ada rangkap jabatan, maka pihaknya tidak akan menugaskan jajarannya duduk di perusahaan daerah. Namun jika memungkinkan dari segi aturan dan ada pegawai yang mampu, maka pihaknya tidak akan mengharamkan ada pegawai yang ditugaskan di situ. ‘’Kalau regulasi tidak boleh, ya… jangan. Tapi kalau regulasi membolehkan dan pegawai kami mampu, kenapa tidak? Asal sesuai right man on the right place (orang yang benar di posisi yang tepat),’’ tegasnya. Politisi asal Plaga, Petang ini berjanji akan mengevaluasi jajarannya yang merangkap jabatan di instansi atau perusahaan daerah. ‘’Kami akan berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku dengan menempatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya,’’ ucapnya. Pemerintah, katanya, memiliki saham dalam perusahaan daerah tersebut. Jadi selaku pemilik modal, pemerintah akan menugaskan orang-orang yang dianggap mampu untuk mengawasi jalannya perusahaan daerah itu. Sehingga ke depan perusahaan daerah betul-betul bisa berkembang ke arah yang lebih baik. ‘’Bupati adalah pemilik modal. Jadi, saya bisa melakukan pengawasan untuk kemajuan perusahaan daerah. Saya akan tempatkan orang-orang kompeten di situ,’’ pungkasnya. (kmb27)
Badung akan Bangun Puskeswan di Petang
Mangupura (Bali Post) – Kabupaten Badung bakal memiliki pusat kesehatan hewan (puskeswan) tahun ini. Proyek ini tengah dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Klinik hewan ini merupakan kebutuhan di wilayah Kabupaten Badung, khususnya Badung Utara. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Badung I Made Badra mengatakan, rencananya pembangunan yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah ini berlokasi di Kecamatan Petang. ‘’Anggaran pembangunan puskeswan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Dananya sekitar Rp 559 juta, sekarang masih dalam tahap tender,’’ ungkap Made Badra, Senin (4/7) kemarin. Mengingat di Kecamatan Petang sendiri menjadi sentra pemotongan sapi, menurutnya, pembangunan puskeswan di Kecamatan Petang menjadi hal penting. Puskeswan ini diberi nama SPR (Sentra Peternakan Rakyat) Sapi Potong Jaya Giri Desa Belok Sidan. ‘’Sekitar dua bulan lalu sudah dideklarasikan (SPR – red) oleh Bapak Bupati. Tinggal sekarang penambahan sarana dan prasarana penunjang,’’ ujarnya.
Dikatakannya, pembangunan puskeswan merupakan kali kedua di Badung, karena sebelumnya telah dibangun di Kecamatan Mengwi, bekerja sama dengan pihak Univesitas Udayana (Unud). ‘’Kami berharap SPR Sapi Potong Jaya Giri mampu mendorong kinerja pembangunan peternakan dan kesehatan hewan,’’ katanya. Program tersebut telah tertuang dalam rencana strategis pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, di mana mencakup peningkatan produksi, peningkatan daya saing dan peningkatan kesejahteraan peternak. Dengan tercapainya sasaran program pemenuhan pangan asal ternak dan agribisnis peternakan rakyat, akan menyokong kedaulatan pangan nasional. ‘’Ini juga dari program pemerintah mempersiapkan usaha peternakan di Kabupaten Badung dalam menghadapi berlakunya pasar bebas ASEAN (MEA),’’ ucapnya. SPR tersebut, katanya, kini memiliki 12 kelompok ternak. Kelompok ini melakukan budi daya sapi Bali kurang lebih 1.000 ekor betina dan 10 jantan. Tak hanya pembangunan puskeswan saja bantuan dari pemerintah pusat, operasional kelompok juga dibantu oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan
Hewan (Ditjen PKH). ‘’Nah, karena program ini sudah berjalan, tinggal penambahan sarana dan prasarana saja. Salah satunya adalah pembangunan puskeswan,’’ sebutnya. Pemkab Badung berkomitmen akan memberikan bantuan berupa pelatihan manajemen peternakan sapi, bagaimana mengelola kotoran sapi menjadi pupuk organik, termasuk juga dokter hewan akan dipersiapkan. Sebelumnya, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, dengan adanya deklarasi SPR, diwajibkan untuk disediakan klinik hewan. Ini merupakan kebutuhan di wilayah Kabupaten Badung khususnya Badung Utara, yang akan diproteksi dan urusan ke depannya dengan pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Deklarasi sentra peternakan betul-betul akan mendapatkan sebuah nilai tambah potensi yang ada di wilayah Kabupaten Badung, sekaligus akan meningkatkan perekonomian masyarakat. ‘’Kami Pemkab Badung akan memenuhi kebutuhan sentra untuk meningkatkan perekonomian tersebut,’’ ujarnya. SPR Jaya Giri terbentuk tanggal 21 Desember 2015 yang beranggotakan 9 kelompok dari 9 banjar yang ada di Desa Belok Sidan. (kmb27)
Bali Post/eka
PPDB - Beberapa siswa dan orangtua siswa melihat pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016 di SMPN 2 Kuta Utara, Badung, Senin (4/7) kemarin. Ratusan siswa luar Kabupaten Badung pindah rayon untuk menuntut ilmu di sejumlah SMP favorit di Badung.
Kapolda Janji Takkan Melindungi
Dua Oknum Polisi Diduga Memeras Ditahan Mangupura (Bali Post) Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Bali memproses kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dua oknum anggota Direktorat Intelkam Polda Bali, Bripda DAS dan Bripda EP. Dari alat bukti yang dikumpulkan, penyidik menetapkan kedua oknum polisi itu sebagai tersangka dan langsung ditahan. ‘’Sudah ditahan oleh Dit. Reskrimum. Itu berarti sudah ada alat bukti yang cukup terkait kasus itu,’’ tegas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hery Wiyanto, Senin (4/7) kemarin. Apakah pelapor atau korban diduga terlibat kasus narkoba juga diproses? Menurut Kombes Hery yang saat ini juga menjabat Dir. Reskrimum Polda Sulawesi Barat (Sulbar) ini, saat ini penyidik sedang melakukan penyidikan dan penyelidikan kasus tersebut. ‘’Inisiatif dari kejadian itu dari siapa dan apakah korban memang melanggar undangundang (narkotika - red) sampai dia mau menyerahkan uang,’’ ujarnya. Penyidik, lanjutnya, juga
mendalami terkait motif lain yaitu karena ada ancaman yang dilakukan oknum anggota polisi tersebut. Jika hasil penyelidikan pelapor melakukan pelanggaran undang-undang, maka yang bersangkutan juga diproses sesuai aturan yang berlaku. ‘’Apakah terkait kasus narkotika atau ada unsur suapnya, ini yang sedang didalami penyidik,’’ tandas mantan Kabid Humas Polda Bengkulu ini. Sumber di Polda Bali mengatakan, korban atau pelapor (Gl, Mk dan Sw) kooperatif. Satu
dari mereka sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Dit. Reskrimum. ‘’Sedangkan dua orang lagi menyusul (diperiksa - red). Kasus ini juga diproses Bid. Propam terkait pelanggaran disiplin,’’ ujar sumber yang wanti-wanti minta identitasnya dirahasiakan ini. Di tempat terpisah, Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto menegaskan tidak akan melindungi oknum jajarannya yang terbukti melakukan pemerasan. Seperti kasus dua anggota polisi yang sedang dalam proses pemeriksaan terkait pemerasan terhadap terduga pelaku kasus narkoba. ‘’Sedang diperiksa, kami akan proses dan tidak akan melindungi,’’ terang Kapolda saat ditemui di Gilimanuk, kemarin. Menurutnya, bila terbukti bersalah, tentu proses, baik disiplin maupun pidana akan dilakukan.
Seperti diberitakan, tim Propam Polda Bali menangkap dua oknum anggota Polda berinisial Bripda DAS (21) dan Bripda EP (22), Sabtu (2/7) lalu. Mereka ditangkap karena diduga melakukan pemerasan terhadap pelaku kasus narkoba yang diamankan di seputaran Circle-K di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Gl yang diduga pengedar ganja, ditangkap saat berada di dalam mobil X-Over bersama dua temannya, Mk dan Sw. Setibanya di halaman belakang Mapolda, Mk negosiasi supaya kasus itu tidak diproses dan bersedia apa saja. Hasil negosiasi itu, diduga pelaku minta Rp 70 juta, tetapi disanggupi Rp 40 juta. Setelah deal, Mk diajak menarik uang di ATM BCA Jalan Teuku Umar Barat Rp 5,8 juta sebagai uang muka. (kmb36/olo)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
XL Gelar Mudik Xtra Berkah Pulangkan 1.000 Pengecer Pulsa
MARHAENISME – Gusti Wedakarna bersama A.A. Rama Pujawan Dalem, S.H., M.H. (Sekretaris DPD PNIM Bali), Nesa Santini, S.E. (Bendahara DPD PNIM) dengan Desak Ayu Karna, serta Ketua DPC PNIM se-Bali dan para staf khusus di The Sukarno Center.
Peluncuran Buku Desak Ayu Karna di The Sukarno Center
Gerbong PNI Marhaenisme Dukung Bali Berdaulat
JAJARAN PNI Marhaenisme, Senin (4/7) kemarin merayakan hari lahir PNI ke-89 di The Sukarno Center Tampaksiring. Dihadiri lengkap oleh pengurus DPD dan DPC PNI Marhaenisme se–Bali. Acara peringatan 4 Juli 1927 berlangsung semarak. Dikomandani Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang kala itu sebagai ketua partai termuda di Bali, PNI Marhaenisme berhasil
menjadi partai 5 besar di Bali pada Pemilu 2009. Dan saat Pemilu 2014 lalu, PNI Marhaenisme berhasil menempatkan Gusti Wedakarna sebagai pemenang Pemilu DPD-RI dengan suara terbanyak. Selain di bidang politik, warih PNI berhasil mendirikan sejumlah lembaga dan beberapa museum Sukarno di Bali. “Atas nama kaum Marhaen, saya ucapkan selamat hari PNI. Kita teladani kemuliaan perjuangan
Bung Karno sebagai pendiri bangsa. Sebagai parpol PNI bertugas untuk menyebarkan ajaran Bung Karno dan Tri Sakti Marhaenisme,” ungkap Gusti Wedakarna. Dalam kesempatan itu, Gusti Wedakarna juga meluncurkan buku Desak Ayu Karna (putri angkat Bung Karno) dengan penyerahan buku kepada Bendesa Adat, LPD dan pejabat desa se–Tampaksiring. (ad129)
SEBANYAK tidak kurang dari 1.000 orang mengikuti program “Mudik Xtra Berkah” yang diselenggarakan oleh PT XL Axiata Tbk (XL). Mereka adalah para penjual (pengecer) pulsa dan produk XL lainnya, serta para penjaga toko pulsa. Tujuan mudik ke hampir semua kota besar di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rombongan diberangkatkan dan dilepas Presiden Direktur XL Dian Siswarini dan jajaran manajemen dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (3/7). “Program Mudik Bareng ini kami selenggarakan sebagai wujud apresiasi kepada mitra para penjual/pengecer pulsa dan produk XL lainnya, serta para penjaga toko yang selama ini juga sudah turut serta membantu XL mengenalkan produk layanan kepada masyarakat. Mereka telah banyak membantu kami dalam berhubungan langsung dengan pelanggan dalam menawarkan dan menjual produk XL. Sangat penting bagi XL untuk menjaga hubungan baik dengan mereka. Karena itulah XL
memberikan apresiasi berupa pulang kampung secara gratis,” ujar Presiden Direktur/ CEO XL Dian Siswarini. Karena tempat yang terbatas, para peserta mudik sebelumnya telah melalui seleksi berdasarkan kinerjanya masing-masing. Untuk mengantar para peserta pulang ke daerah asal, XL telah menyiapkan 19 bus besar dan 34 unit minibus. Selain itu, juga sudah siap 5 unit mobil premium Alphard yang akan membawa peserta pemenang program khusus, yaitu para pemilik retail outlet yang mampu melakukan penjualan tertinggi pada satu periode di bulan Mei dan Juni 2016. Kota-kota yang menjadi tujuan pemudik adalah di jalur Utara, meliputi Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Solo dan berakhir di Surabaya. Sementara di jalur Selatan, meliputi Banjar, Tasik, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Purworejo, Yogyakarta. Setiap peserta akan mendapatkan Paket Mudik berupa suvenir, uang saku dalam bentuk XL Tunai. Para peserta juga mendapatkan perlindungan asuransi. Posko Mudik
Mendekati hari raya Idul Fitri, XL telah menyiapkan beberapa Posko Mudik di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa. Posko ini merupakan kerja sama XL dengan Indomaret. Ada puluhan posko mudik yang telah disiapkan, yang efektif akan buka sejak 1–10 Juli 2016. Para pelanggan XL atau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik bisa memanfaatkan posko tersebut untuk beristirahat. Tersedia fasilitas untuk beristirahat, termasuk juga untuk melakukan pengisian batere ponsel. Pelanggan yang membutuhkan produk layanan seperti paket layanan seluler dan data atau kartu perdana juga bisa membelinya di posko ini. Tersedia bonus takjil dan suvenir untuk setiap pembelian. Di Jalur Pantura, posko mudik tersebut antara lain berlokasi di Merak, Serang, Bekasi, Cikarang, Indramayu, Palimanan, Kuningan, Tuban, Brebes, Batang, dan Lamongan. Sementara itu di Jalur Selatan, terdapat di Limbangan Tasikmalaya, Sleman, Magelang dan Pacitan. (ad126)
Tirtayatra ke Nepal-India-Bangkok
Menyucikan Tubuh, Pikiran, dan Jiwa TIRTAYATRA adalah perjalanan suci menuju tempat-tempat suci, bertujuan untuk menyucikan tubuh, pikiran, dan jiwa. Tirtayatra diyakini sebagai yadnya yang paling utama di antara semua yadnya yang ada. Karena yang mendapatkan pahala dari tirtayatra itu adalah dia yang melaksanakan tirtayatra tersebut. Hal inilah yang menyebabkan saat ini tempat-tempat suci, baik di Bali maupun di luar Bali ramai dikunjungi oleh orang yang beragama Hindu. Agama Hindu di Bali sangat kental dengan pengaruh Siwa-Budha. Maka
bagi orang Bali, tiga negara yaitu Nepal, India dan Bangkok adalah negara yang wajib dikunjungi, karena di tiga negara ini kita dapat menyaksikan langsung sisa-sisa sejarah agama, perkembangan agama Hindu dan agama Buddha. Ada beberapa tempat yang wajib dikunjungi di Kathmandu Nepal antara lain Pura Swayambunath, Pura Pashupatinath. Di sini kita akan menyaksikan bagaimana orang Nepal yang beragama Hindu melaksanakan upacara pengabenan di pinggir sungai, juga di sini kita akan bertemu
MENARIK - Monumen Taj Mahal adalah salah satu tempat menarik yang akan kita kunjungi.
dan berfoto dengan para maharesi, Pura Hanoman, Pura Siwa Bairawa, Pura Nagarkort dan Pura Buda Nila Kanta. Tempat-tempat penting yang akan dikunjungi di India, yaitu Pura Keluarga Siwa, Istana Keluarga Pandawa, Pura Aksardam yang merupakan pura termegah di dunia, lokasi turunnya Bhagawad-Gita, tempat wafatnya Rsi Bhisma, danau persembunyian Duryodana, Sumur Drupadi, Sumur Parwati, Sungai Gangga, Pura Dewi Dhurga, Monumen Taj Mahal, tempat lahirnya Sri Krishna, Sungai Yamuna, tempat Krishna bermain, Pura Laksmi, Museum Gandhi serta menyaksikan keindahan Kota Delhi. Di Bangkok kita akan mengunjungi Istana Raja yang sangat megah, Patung Buddha Tidur terbesar di dunia, juga akan melihat lingga yoni yang merupakan bagian dari sinkritisme Siwa Budha yang masih hidup di Thailand. Tentunya yang tidak akan dilewati adalah shooping di setiap tempat yang kita kunjungi. Kami mengundang Anda untuk ikut melakukan tirtayatra yang akan kami berangkatkan pada tanggal 19 September 2016 sampai dengan 29 September 2016. Informasi lebih lengkap silakan hubungi : 081 999 197 898/081 239 899 444. Mohon jangan lewatkan kesempatan istimewa ini. (ad122)
PEMUDIK - Presiden Direktur/CEO XL Dian Siswarini berbicara dengan pemudik sebelum diberangkatkan.
PPDB SMP
Ada Sekolah Favorit, Ada Sekolah yang Ditinggalkan Tababan (Bali Post) – Pahit dan manis mewarnai Pendaftaran Penerimaan Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Tabanan. Pada pendaftaran tahun ini, selain sekolah yang banyak peminat, maka ada pula SMP yang tidak mendapatkan murid sama sekali sehingga terancam ditutup. Hal ini bisa dilihat dari antusias masyarakat untuk melihat pengumuman penerimaan siswa baru yang dilakukan oleh SMPN 1 Tabanan, Senin (4/7) kemarin. Berdasarkan pantauan Bali Post, para orangtua sudah mendatangi SMPN 1 sejak pagi untuk melihat apakah anaknya diterima atau tidak. Salah satu orangtua tampak kecewa ketika nama anaknya tidak tercantum dalam daftar siswa yang diterima. “Nilai UN anak saya tidak masuk dalam rentang yang diterima,” ujar salah satu orangtua yang anaknya lulusan dari SDN 3 Dauh Peken dan menambahkan, anaknya sudah mendaftarkan diri di dua sekolah yaitu SMPN 1 Tabanan dan SMPN 2 Tabanan. Lain lagi untuk orangtua siswa atas nama Indira Kusuma Ariputri (13). Siswi jebolan SD Saraswati ini diterima dan masuk ranking 24 dengan nilai UN 467. “Syukur diterima. Anak saya memang ingin sekali masuk ke SMP ini,” ujar sang ibu, Trisna Kusuma (40). Sebagai orangtua, ia mengakui memilih sekolah selain prestasi juga lingkungan belajar mengajar yang baik, serta pergaulan yang baik. Menurut Trisna, dengan diterimanya sang anak di SMPN 1, anaknya bisa bersaing secara sehat dan juga mendapatkan pergaulan yang baik. Ia menambahkan sebagai orangtua menyerahkan minat sekolah pada kemauan anak. “Dia maunya di sini. Jadi, syukur diterima,” ujar Trisna. Dari data PPDB SMPN 1 Tabanan, jumlah siswa yang diterima untuk jalur UN sebanyak 246 orang dengan nilai UN tertinggi 479,5 dan terendah 426,5. Untuk jalur prestasi sebanyak 64 orang dan jalur miskin sebanyak 12 orang. Suasana ramai di SMPN 1 Tabanan oleh para orangtua maupun siswa yang melihat pengumuman penerimaan siswa baru berbanding terbalik dengan suasana SMP Harapan. Salah satu SMP swasta di Tabanan ini tampak sepi. Hanya beberapa guru dan tata usaha yang berada di sekolah dalam rangka mengurus ijazah kelulusan para siswanya. Kepala SMP Harapan I Wayan Rateng Suadnya mengaku nasib SMP Harapan masih belum bisa dipastikan apakah ditutup atau tetap dibuka. Selama dua tahun belakangan, SMP yang didirikan sejak tahun 1980-an ini tidak menerima siswa. Bahkan tahun ini siswa terakhir yang diluluskan berjumlah 12 orang. ‘’Menunggu keputusan dari yayasan, apakah tetap dibuka atau ditutup,’’ ujarnya. Menurut pendapatnya, jika tetap dibukapun akan sangat berat. Sebab, guru PNS yang bertugas di SMP Harapan
telah ditarik untuk mengajar di sekolah lain. Saat ini yang bertahan hanya lima guru yayasan. Sepinya murid yang mendaftar ke SMP Harapan, lanjut Rateng, dimulai pada tahun 1990-an, di mana sekolah negeri mulai bermunculan. Dulu di masa jayanya, delapan kelas yang ada di SMP ini penuh dengan siswa. Sekarang dengan banyaknya sekolah serta kouta SMPN yang tidak dibatasi menyebabkan penurunan penerimaan siswa, sampai akhirnya SMP Harapan tidak ada siswa yang mendaftar sama sekali. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Tabanan Putu Santika mengatakan, untuk bisa memeratakan penerimaan siswa layaknya SMA, kuota penerimaan siswa di SMP di batasi. Untuk sekolah binaan SMPN 1 Tabanan kuotanya adalah 32 orang per kelas, sementara SMPN 2 dan SMPN 3 Tabanan masing-masing 36 orang per kelas. “Pembatasan kuota ini diharapkan memeratakan penerimaan siswa di Sekolah Menengah Pertama di Tabanan,” ujarnya. Meski demikian, pendaftaran sekolah tetap kembali kepada masyarakat. Tentunya dalam memilih sekolah masyarakat memilih yang berkualitas. ”Masyarakat sekarang sudah pintar memilih,” ujar Santika. (kmb24)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
5
Perekrut Nasabah MLM Diringkus Polisi Pengurus Bawa Kabur Rp 6 Miliar
Banyuwangi (Bali Post)Hati-hati dengan bisnis multi level marketing (MLM). Jika gegabah, uang akan hilang. Seperti dialami sekitar 300 nasabah sebuah MLM di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Uang senilai Rp 6 miliar lebih yang sudah disetor hangus. Pengurusnya kabur. Dari kasus ini, Polres Banyuwangi menangkap satu pelaku yang bertugas merekrut nasabah MLM. Pelakunya Jawahir Amirudin Masser (40) asal Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Setelah buron sejak tahun 2014, pelaku berhasil disergap di rumahnya. “Pelaku bertugas sebagai perekrut. Penangkapan ini berawal dari laporan para nasabah,” kata Kapolres Banyu-
wangi AKBP Budi Mulyanto, Senin (4/7) kemarin. Kapolres menjelaskan, kasus ini terjadi Desember 2014. Yang menarik, satu dari ratusan korban yang tertipu adalah anggota DPRD Banyuwangi. Modus penipuan ini mengajak nasabah melakukan investasi. Nilainya beragam. Minimal membayar Rp 32 jutaan untuk 8 voucher dan Rp 122 juta dengan 32 voucher. Setiap nasabah dijanjikan bonus menggiurkan. Yakni menginap di hotel berbintang hingga bonus uang Rp 100 juta jika bisa merekrut nasabah baru. “ Tapi uang yang disetorkan nasabah tak membuahkan hasil. Justru hangus,” kata Kapolres. Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan maraton, termasuk mem-
Bali Post/udi
MLM - Pelaku penipuan bisnis MLM (tengah) digiring ke Polres Banyuwangi, Senin (4/7) kemarin.
buru pelaku yang kabur. Hampir dua tahun menghilang, pelaku berhasil terendus. “Pelaku ternyata kabur di rumahnya di Makasar. Akhirnya kita bekuk tanpa perlawanan,” jelas Kapolres. Kini polisi masih memburu aliran dana dari bisnis MLM tersebut. Dari pelaku polisi menyita satu gebok bukti transfer dari kantor sebuah MLM ke rekening istri pelaku. “Ini yang sedang kita usut terus,” katanya. Dalam menjalankan aksinya, pelaku bertindak sebagai konsultan, sekaligus inisiator bisnis MLM ini di Banyuwangi. Bahkan pelaku menjadi tim presentasi untuk menggaet nasabah. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 105 UU No. 7/2014 tentang Perdagangan. Kepada penyidik, pelaku berdalih tak membawa kabur uang nasabah. Dia mengaku uang yang disetorkan para nasabah sudah dikirimkan ke kantor pusat MLM yang berbasis di AS. “ Saya sudah setorkan semua uang ke kantor pusat, jadi tidak ada yang saya bawa kabur,” kelitnya. Pelaku mengaku kenal bisnis MLM ini dari pemiliknya yang asli orang AS. Dia berdalih juga tertipu dengan jaringan bisnis ini. Kedatangannya ke Banyuwangi, kata pelaku karena diundang oleh salah seorang anggota DPRD Banyuwangi yang ingin mengembangkan bisnis berbaring tersebut. (kmb30)
Tabrak Pembatas Jalan, Pemudik Tewas
Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Gilimanuk-Denpasar, tepatnya di depan Hotel Surya Kelurahan Gilimanuk, Senin (4/7) kemarin. Seorang pemudik, Andik Raharjo (25), warga yang tinggal di Jalan Kayu Aya, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung ini tewas setelah menabrak pembatas jalan. Dari informasi yang dihimpun, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih DK 2950 FU, datang dari arah Denpasar. Setibanya di TKP, korban menabrak pembatas jalan karena out off control (OC). Akibat kejadian itu korban mengalami luka terbuka pada lehernya. Korban ditolong sama warga dan langsung dibawa ke Puskesmas Gilimanuk. Karena lukanya terlalu parah, korban rencananya akan dirujuk ke RSU Negara. Sayangnya saat hendak dinaikkan ke mobil ambulans korban menghembuskan napas terakhirnya dan meninggal dunia. Jenazah korban pun kini dititipkan di Puskesmas Gilimanuk sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistiyo Utomo seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan saat kecelakaan itu di tas korban ditemukan minuman keras (miras) jenis arak. Untuk sementara, kecelakaan ini terjadi diduga karena kelalaian korban saat mengendarai motor. (kmb)
Ngaku Bisa Gandakan Uang
Dukun Palsu Simpan Upal Rp 1 Miliar Banyuwangi (Bali Post) -
Praktik dukun palsu dengan modus penggandaan uang kembali dibongkar Polres Banyuwangi. Dari tangan pelaku, polisi menyita uang palsu (upal) senilai hampir Rp 1 miliar. Upal yang disita jenis mainan. Pelakunya Sanapi (53), warga Desa Rejosari, Glagah. Terbongkarnya kasus ini berawal dari laporan tiga korban, masing-masing Ridwan (54), Hayat (44) dan Basyar (41), ketiganya asal Kalipuro, Banyuwangi. Para korban tergiur dengan imingiming pelaku yang berdalih bisa menggandakan uang. “Pelaku meyakinkan bisa
menggandakan uang hingga Rp 1 miliar. Syaratnya, menyetorkan uang,” kata Kapolsek kota Banyuwangi, AKP Ketut Redana, Senin (4/7) kemarin. Akhirnya korban menyetorkan uang hingga Rp 100 juta. Uang tersebut dimasukkan ke dalam kotak khusus, lalu diberikan upacara ritual. Para korban mulai curiga
ketika uang yang dijanjikan tak kunjung datang. Korban akhirnya mendatangi tempat pelaku di Dusun Beran, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Ketiga korban makin kaget saat mendapati uang yang dijanjikan pelaku terjadi upal jenis mainan. Tak terima dengan kejadian ini, ketiga pelaku melapor ke Polsek. Polisi akhirnya memburu pelaku. “Pelaku kita amankan di rumahnya dengan barang bukti segebok upal,” kata Kapolsek. Kini polisi masih memburu satu pelaku lagi yang kabur.
“Jadi, pelakunya tak hanya satu, perannya berbeda-beda,” jelasnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Polsek. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 378 KUHP dan UU No.7/2011 tentang Perbankan. Ancamannya 15 tahun penjara. Kapolsek menambahkan, pihaknya masih mencari kemungkinan ada korban lain dalam kasus ini. Dia meminta masyarakat tak pernah tergiur dengan iming-iming penggandaan uang. (kmb30)
dian suami saya dibantu ke rumah sakit,” ujar Sumini, sembari duduk lemas di depan dapur Sunrise Dive Jalan Pantai Happy, Desa
Tukadmungga. Akibat kejadian itu, dipastikan Yudi bersama keluarganya tidak jadi mudik ke Banyuwangi. (kmb34)
Tabung Selam Meledak, Satu Korban Dirawat
Bali Post/kmb
KORBAN KECELAKAAN - Jenazah korban kecelakaan masih dititip di puskesmas sembari menunggu pihak keluarga.
Arus Mudik, Sampah di TPS Gilimanuk Meluber
Negara (Bali Post) – Selama antrean arus mudik rupanya berdampak pada banyaknya sampah yang menumpuk di Tempat Pem buangan Sem ent ara (TPS) Gilimanuk. Bahkan kontainer yang disediakan tidak bisa menampung sampah, sehingga meluber dan berserakan. Sampah ini merupakan bungkusan makanan dan minuman dari para pemudik yang antre. Dari pantauan, Senin (4/7) kemarin di TPS dekat Terminal Gilimanuk, sampah terlihat berserakan di sekitar kontainer. Sebab kontainer tersebut tidak mampu menampung sampah yang tiap harinya terus bertambah dan naik secara drastis. Bukan hanya di areal pelabuhan, tetapi di sepanjang ganggang permukiman warga yang digunakan jalur antrean juga penuh sampah. Tampak di gang tersebut
Bali Post/udi
UANG PALSU - Polisi menunjukkan uang palsu yang disita dari dukun palsu di Banyuwangi, Senin (4/7) kemarin.
sampah masih berserakan di jalan dan di depan rumah warga. Saat arus kendaraan mulai sepi, warga mulai membersihkannya. Sejumlah mobil kontainer sudah tidak mampu memuat sampah. Seperti kontainer yang ada di depan ruko dekat pelabuhan. Menurut warga, di lokasi tersebut merupakan TPS sampah sekitar pelabuhan. Untuk hari normal, biasanya kontainer baru dibawa tiga kali dalam seminggu. Tetapi sampah yang menumpuk hingga berserakan di sekitar kontainer itu merupakan sampah sejak akhir pekan lalu. “Truknya tidak bisa masuk ambil sampah, karena antre pemudik. Jadinya meluber seperti ini pak,” kata salah seorang warga yang memilah sampah di TPS tersebut. Sampah yang banyak itu dimanfaatkan warga untuk
memulung. Seperti yang dilakoni Sumiyati (39), asal Banyuwangi. Ia memilah sampah, khususnya botol plastik dan botol kaca. “Saya jual kiloan nanti, nggak tentu dapatnya. Tapi sekarang ini banyak,” tandas wanita yang mengaku puluhan tahun tinggal di Gilimanuk ini. Selain di TPS, ia bersama temannya juga memungut botol bekas minuman di dalam areal pelabuhan. Sampah yang ada di TPS ini berasal dari Pelabuhan. Namun, karena jumlahnya yang banyak, ia tidak bisa mengambil semua botol bekas. Ia pun menunggu di TPS yang berada tidak jauh dari pelabuhan untuk memilah botol. Selain di areal Gilimanuk, di sepanjang jalan kawasan hutan Cekik juga masih banyak sampah plastik dan bekas makanan. (kmb26)
Bali Post/olo
SAMPAH MELUBER – Tumpukan sampah di salah satu TPS dekat Terminal Gilimanuk terlihat meluber hingga berserakan di sekitar kontainer, Senin (4/7) kemarin.
Singaraja (Bali Post) Sebuah tabung selam meledak mengenai Yudi (50), warga di Desa Tukadmungga, Buleleng. Akibatnya, Yudi yang berprofesi sebagai sopir tabung pengisian itu, menderita luka pada telapak kaki kanannya terkena serpihan tabung tersebut. Darah pun berceceran di lokasi kejadian. Peristiwa ledakan itu membuat korban mendapat perawatan intensif. Diduga, ledakan itu akibat terjadinya kesalahan teknis saat pengisian gas. Istri Yudi, Sumini (47), mengatakan ledakan tabung selam berisi oksigen itu terjadi Senin (4/7) kemarin, sekitar pukul 13.30 wita. Tabung tersebut biasa dipakai sebagai alat bantu penyelam melihat terumbu karang dan ikan hias. Ledakan itu tidak pelak membuat Sumini sangat terkejut akibat menggelegarkan suara yang kemudian mengenai tubuh suaminya. “Kompresor itu ada di sisi selatan
dapur. Suara ledakan keras itu saya dengar ketika lagi di dapur. Saya sangat kaget melihat suami pingsan terkena ledakan itu. Kamu-
Bali Post/kmb34
SALAH TEKNIS - Seorang warga menunjukkan lokasi ledakan tabung selam dialami Yudi (50), warga di Desa Tukadmungga, Buleleng. Diduga terjadi kesalahan teknis dalam pengisian oksigen dari kompresor ke tabung selam, Senin (4/7) kemarin.
Jumlah Pemohon KTP di Bangli Naik 11,4 Persen
Bangli (Bali Post) Jumlah pemohon Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Bangli pada Juni meningkat 11,4 persen. Kenaikan itu dipicu akibat penggunaan identitas lulusan SMA/ SMK dalam menempuh pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangli I Nyoman Sumantra, Senin (4/7) kemarin. Dijelaskan, animo masyarakat untuk mengurus identitas kependudukan berupa KTP setiap bulannya cenderung meningkat. Terlebih pascakelulusan siswa SMA/SMK. Sebab itu digunakan untuk mendukung proses pendaftaran di PT yang menjadi tujuannya, di samping untuk memenuhi kepentingan lain. “Untuk kepentingan pendidikan juga menjadi salah satu penyebab pengurusan KTP itu. Itu sangat berpengaruh terhadap peningkatan jumlah,” ujarnya. Melihat KTP itu sangat penting, guna menghindari penumpukan antrean di Kantor Disdukcapil, perekaman dilakukan dengan sistem jemput bola, yakni petugas datang langsung ke seluruh
sekolah. Terlebih dahulu dikomunikasikan dengan kepala sekolah. Cara ini dinilai cukup efektif untuk mendukung program percepatan pengurusan identitas kependudukan. Berdasarkan data yang dikantongi dari seluruh SMA/ SMK, terdapat 419 orang siswa yang mengikuti perekaman. “Itu jumlah yang wajib kantongi identias kependudukan. Proses perekaman ini
juga didukung pihak sekolah. Itu cara yang sangat bagus. Beberapa juga ada yang datang ke UPTD,” terang Sumantra. Mantan Kadisdikpora Bangli ini menyebutkan keterlibatan lembaga pendidikan juga diterapkan pada pengurusan akta kelahiran pada anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Sejak digulirkan mulai Juni lalu, sepuluh sekolah telah dis-
asar. Langkah ini dikatakan mampu meningkatkan jumlah pemohon yang mencapai seratus persen dari Mei. Ke depan cara itu akan trus dilakukan. Waktu pelaksanaanya pun akan ditambah. “Kami petakan sekolah yang disasar ini memang angka siswanya yang memiliki akta kelahiran rendah. Ini akan diterapkan pada tahun berikutnya,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
PEREKAMAN KTP - Proses perekaman KTP oleh Disdukcapil yang menyasar siswa sejumlah sekolah, belum lama ini. Ini salah satu langkah percepatan pelengkapan identitas kependudukan.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pariwisata Matikan Pariwisata, Bali ’’Membunuh’’ Bali
PRO dan kontra terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa terus riuh terjadi di masyarakat Bali. Mereka yang pro menyajikan berbagai argumennya dengan berbagai logika berpikir. Demikian pula yang kontra, menyampaikan berbagai alasan penolakan dengan berbagai aksi sampai nyegara gunung. Kedua kutub ini telah pula menimbulkan riak di masyarakat Bali. Bahkan, sampai ke tingkat elite spiritual seperti PHDI. Jika diperhatikan, riak yang muncul belumlah sampai memecah persatuan, apalagi persaudaraan masyarakat Bali. Kita juga berharap seperti itu, jangan sampai hal ini menimbulkan hal yang lebih parah lagi seperti yang terjadi pada zaman Gestok (era tahun 1965), masyarakat Bali dibuat saling bunuh dengan saudaranya sendiri. Karena itu, pro dan kontra ini haruslah segera menemukan sebuah pemutusan agar jangan berlanjut pada hal-hal yang lebih parah lagi. Banyak pihak terutama mereka yang menolak reklamasi Teluk Benoa sangat berharap hal ini dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni dengan segera mencabut Perpres 51. Namun, sebenarnya hal itu tidaklah terlalu bisa diharapkan. Kita bersama mahfum, kekuasaan presiden sekarang ini seakan sudah ‘’terkooptasi’’ oleh kekuatan partai politik. Sementara partai politik sendiri sudah terkontaminasi dan terkooptasi oleh kekuasaan investor (uang). Karenanya, sepertinya janganlah terlalu berharap banyak pada Presiden. Barangkali, apa yang terjadi pada negara Dwaraka (orang Bali menyebutnya Dwarawati) yang dipimpin Krisna bisa menjadi renungan. Rakyat Dwarawati saling membunuh sebelum negara itu lenyap ditenggelamkan lautan. Semua itu terjadi oleh ulah manusia-manusia negara itu yang telah berani melecehkan Naradha, maharsinya para dewa di kahyangan. Bukankah tanda-tanda itu sudah pula mulai terjadi di Bali, yakni pelecehan terhadap keputusan para pinandita di PHDI? Dwarawati tidak bisa mengandalkan sang juru selamat Krisna, karena itu memang sudah waktunya dan sepantasnya terjadi. Tetapi kita tetap berdoa dan berharap, hal demikian jangan sampai terjadi di Bali. Jangan sampai pembangunan pariwisata malah mematikan pariwisata yang telah ada, pembangunan Bali malah ‘’membunuh’’ Bali. Lantas, pada siapa masyarakat Bali harus memutuskan persoalan ini? Jawabnya adalah pada masyarakat Bali itu sendiri. Masyarakat harus memutuskan sendiri, apakah rencana reklamasi itu benar-benar demikian mendesak dan penting dilakukan demi kelangsungan Bali secara holistik (tidak semata soal pariwisata, perekonomian dan ketenagakerjaan)? Atau, hal itu memang tidak diperlukan seperti yang telah banyak disampaikan masyarakat adat yang menolak reklamasi Teluk Benoa yang sudah sampai nyegara gunung itu. Jika dari alasan pariwisata, keberadaan pulau reklamasi dikatakan akan menciptakan destinasi wisata baru di Bali. Pertanyaannya, apakah Bali ini memang sudah memerlukan destinasi wisata baru? Terus, yang selama ini membuat wisatawan datang ke pulau kecil ini bahkan ada yang sampai berkali-kali ke sini, apakah karena destinasinya atau karena budayanya? Memang harus diakui bahkan telah pula mendapat pengakuan internasional, alam Bali ini begitu indah. Tetapi harus diakui pula, di belahan bumi lainnya ada tempat yang lebih indah dari Bali. Bahkan, belakangan banyak yang bilang Bali ini sudah tidak seindah dulu. Jalanan mulai krodit di mana-mana, pantainya mulai abrasi di mana-mana, banjir rob menghantui setiap saat, lahan pertaniannya sudah mulai tergusur pembangunan akomodasi pariwisata dan perumahan serta perkantoran yang tumbuh begitu masif. Belum lagi dari sisi keamanan, sudah banyak kasus kriminal menimpa wisatawan, bahkan juga dilakukan wisatawan yang datang ke sini. Atas kondisi itu, banyak yang mengkhawatirkan lamakelamaan Bali akan ditinggalkan wisatawan karena dinilai sudah tidak menarik lagi. Karena itu, pendirian pulau baru bahkan palm island atau bahkan tower tertinggi sejagat seperti yang dilakukan Dubai dengan reklamasi di Teluk Benoa, belumlah menjamin akan memajukan pariwisata Bali. Mengingat, Bali ini merupakan daerah pariwisata terintegrasi, dalam artian antara daerah satu dengan lainnya sudah menjadi sebuah kesatuan. Belumlah pernah didengar wisatawan asing mengatakan akan hanya berkunjung ke Nusa Dua saja, atau ke Kuta saja, ke Besakih saja, tetapi pastilah mengatakan akan berkunjung dan berlibur di Bali. Karena itu pula, banyak yang sependapat bahwa yang menjadi daya tarik pariwisata Bali adalah budaya dan adat istiadat masyarakatnya. Namun sayang, konsep wisata budaya yang dulu diagung-agungkan kini juga mulai bergeser. Hal ini dapat dilihat dari menjamur bahkan latahnya pendirian tempat-tempat dugem seperti bar, diskotek, pub dan sejenisnya. Janganlah dimungkiri (munafik) bahwa beberapa tempat tersebut telah pula mulai menyajikan ‘’wisata esek-esek’’ seperti halnya di King Cross, Sidney, Australia atau di Thailand dan Filipina. Sementara saat ini saja, orang Bali sudah tidak bisa lagi menikmati keindahan alam Bali, tidak bisa lagi melaksanakan kegiatan adat budayanya secara utuh. Sudah banyak dikeluhkan, bagaimana orang Bali diusir atau tidak bisa melaksanakan ritual seperti melasti di pantai yang kini diklaim sudah menjadi milik hotel (investor). Karena itu, pembangunan pariwisata Bali yang sudah tak terkendali sekarang ini bisa jadi malah menjadi bumerang membunuh pariwisata Bali sendiri. Bali yang terkenal akan keindahan alam dan budaya serta adat istiadatnya yang berlandaskan agama Hindu, bisa jadi akan ‘’membunuh’’ dirinya sendiri akibat perilaku masyarakatnya yang tidak mau lagi memegang dan memelihara serta melestarikan adat istiadat dan budayanya. Bali harus dikembalikan ke pariwisata budaya, sementara keberadaan pariwisata jangan sampai mengubah perilaku atau bahkan menjerumuskan masyarakat Bali. Melainkan, haruslah memperkuat masyarakat untuk melestarikannya. Jika sudah seperti itu, sekarang keputusan ada di tangan masyarakat Bali, bukan Sri Krisna atau bahkan Presiden Jokowi.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pengawasan Gilimanuk dan Pemeriksaan KTP Musim mudik Lebaran sudah mendapat perhatian semua pihak dari jajaran Kepolisian, Kementerian Perhubungan dan departemen lain yang terkait. Namun, khusus pada pintu masuk Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai, saya berharap pengawasan ditingkatkan. Ini penting dilakukan untuk mewaspadai potensi terjadinya migrasi pelaku teror. Masalahnya kini ancaman teror makin mengkhawatirkan, dengan terjadinya bom di tempat-tempat strategis di belahan dunia. Untuk itu, saya mohon pada jajaran Kepolisian dan instansi terkait lebih waspada mengawal wilayah tugasnya. Selain itu, saya juga berharap agar petugas pada pos pemeriksaan KTP memiliki integritas menjaga Bali dari serbuan pendatang. Jangan sampai kehadiran pendatang dijadikan lahan suap yang akhirnya merusak citra pemerintahan, dan akhirnya ikut menghancurkan pemetaan kependudukan Bali. Mari jaga Bali bersama-sama. Putu Trinatha Denpasar, Bali
Reklamasi, Potensi Provokasi Krama Bali Penolakan reklamasi Teluk Benoa di wilayah Bali makin masif. Perdebatan tentang reklamasi ini juga menguat. Menelisik kembali tentang jati diri orang Bali yang mengedepankan rasa manyama braya, pakedek pakenyem, paras paros sarpanaya. Harapannya adalah jangan sampai krama Bali mudah diadu domba dan terprovokasi, sehingga krama Bali melawan krama Bali. Hal terpenting adalah krama Bali jangan sampai menjadi ayam jago yang gampang diprovokasi, sehingga mudah terpancing amarahnya. Kesadaran bersama perlu dibangun di antara krama Bali, karena kita bersaudara (Vasudaiwa Kutumbakam).
Oleh I Nyoman Agus Sudipta, S.Pd., M.Si.
P
erlu dipikirkan lagi, apakah memang reklamasi Teluk Benoa itu penting untuk Bali, atau ada kepentingan di balik reklamasi yang dilakukan? Di samping itu, perlu ada kajian secara mendalam tentang rencana reklamasi yang dilakukan. Jangan sampai karena ada janji manis kita semua terlena. Bahkan perlu diingat kembali, bahwa semut mati di tempat yang manis. Adanya gambaran bahwa dengan adanya reklamasi Teluk Benoa, maka akan dibangun destinasi wisata yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, utamanya krama Bali. Apakah mungkin nanti krama Bali diberikan tempat strategis di sana, bila sumber daya manusia (SDM) Bali tidak mendukung! Ataukah krama Bali nanti cukup menjadi tukang parkir, tukang kebun ataupun pekerjaan kasar lainnya yang notabenenya lebih banyak menguntungkan anak dauh tukad (orang dari luar). Jangan sampai orang Bali menjadi penonton di tanahnya sendiri, akibat keterbatasan yang dimiliki dan lambat laun eksistensi krama Bali tergerus, akibat
persaingan dan peluang yang ada diisi dan ditentukan oleh orang lain yang memiliki modal atau investor. Berbicara tentang upaya menata pariwisata Bali yang berbasis budaya dan lingkungan, maka sepatutnya perlu adanya pemerataan tata kelola dalam proses investasi. Jangan investasi yang dilakukan hanya berpusat pada wilayah Bali Selatan saja, beberapa daerah yang lainnya perlu digarap dan dikembangkan dalam upaya memberikan pemerataan dan keadilan. Peran penting pemerintah dalam menetapkan kebijakan yang sesuai untuk menjaga kelestarian alam lingkungan dan budaya, menjadikan Bali semakin diminati dan dikunjungi oleh wisatawan. Perlu diingat, bahwa pariwisata yang berkembang di Bali adalah pariwisata budaya yang mengedepankan tentang kelestarian alam lingkungan dan terpeliharanya adat istiadat budaya Bali. Maka dari itu, bila ada investor yang ingin menanamkan modalnya di Bali, sepatutnya tetap menjaga dan mengedepankan adat istiadat budaya Bali. Wisatawan yang
datang ke Bali sesungguhnya mencari sisi unik Pulau Dewata dalam balutan panorama alamnya dan juga budayanya, bukan mencari destinasi pariwisata baru seperti Disney Land ataupun tempat rekreasi modern. Perenungan mendalam yang perlu dipikirkan bersama adalah tentang rasa manyama braya di antara krama Bali tetap dijaga dan dipertahankan. Jangan sampai dengan adanya pro dan kontra yang terjadi, maka krama Bali saling menghancurkan, saling membunuh dan menyakiti. Ketakutan yang muncul adalah terjadinya peristiwa G-30-S PKI 1965, di mana sesama orang Bali saling bunuh. Ibarat orangtua dulu bilang, anake di Jawa matuakan, anake di Bali punyah. (Orang minum tuak di Jawa, orang di Bali mabuk). Maknanya adalah orang lain yang memiliki kepentingan di luar sana, maka orang Bali yang mabuk (tidak sadar), sehingga menimbulkan tindakan-tindakan yang tidak bermoral dan beretika yang menyebabkan kehancuran bagi Bali. Di samping itu, yang perlu dipikirkan adalah jangan sampai kita krama Bali lengah dan ceroboh tentang adanya sebuah tujuan besar yang ingin menguasai Bali. Karena krama Bali sibuk bersilang pendapat dan bertengkar, maka tanpa disadari orang lain dengan mudah dan leluasa masuk, serta menguasai dengan politik adu domba. Menyikapi rencana reklamasi dapat dilakukan bila tujuannya jelas dan berlandaskan kebenaran. Dalam epos Ramayana diceritakan, bahwa sang Rama melakukan reklamasi dalam upaya untuk menegakkan dharma (kebenaran) dengan membangun jembatan di tengah laut (Kreteg Situbanda) yang dilakukan oleh tentara kera. Reklamasi tersebut dilakukan sebagai upaya
Suara Mahasiswa Puasa, Membangun Kepekaan Sosial
BANYAK pembahasan mengenai puasa. Mulai dari hal yang diwajibkan dalam berpuasa, hal yang disunahkan dalam berpuasa, hal apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam berpuasa. Bila bicara mengenai puasa, seolah tidak akan ada habisnya materi yang hendak kita diskusikan. Telah banyak para ustad yang membahas mengenai puasa. Seperti pada acara rutinan saat Ramadan di beberapa televisi swasta, acara pengajian di masjid-masjid umum, serta banyak tulisan di media yang menyediakan halaman secara khusus yang membahas mengenai puasa. Memang ada banyak hal yang bisa kita bicarakan ikhwal puasa. Salah satunya adalah mengenai tujuan dari puasa. Sebagaimana yang telah tercantum dalam Alquran surah al-Baqarah ayat 183, bahwa salah satu tujuan dari adanya ibadah puasa adalah agar bertambahnya ketakwaan umat muslim kepada Allah SWT. Umat muslim diwajibkan berpuasa dengan tujuan, agar bertambah keimanan dan ketakwaannya. Bertambah dalam hal keyakinannya, yang kaitannya dengan keimanan kepada Allah, bertambah teguh dan mantap eksistensi imannya umat muslim sebagai makhluk yang menghambakan diri kepada Tuhannya. Allah juga menempatkan posisi hamba yang berpuasa di tempat yang sangat istimewa. Bahkan kaitannya dengan pahala berhubungan langsung dengan Allah tanpa adanya perantara. ‘’Puasa itu untuk-Ku. Tidak ada yang tahu. Dan aku sendiri yang akan memberikan pahala dengan kehendak-Ku’’. Begitulah betapa amalan ibadah puasa ini dijalankan berhubungan langsung kepada Allah tanpa ada mediasi yang menjadi perantaranya. Puasa urusannya langsung kepada Allah. Berbeda dengan amalan ibadah yang lain seperti sholat, zakat, sedekah, haji dan lain sebagainya yang masih menggunakan perantara dalam proses pengamalannya, baik perantara melalui sesama manusia maupun perantara melalui malaikat. Selain tujuan dalam hal agar bertambahnya ketakwaan seorang hamba, puasa juga mempunyai manfaat terhadap diri pribadi seorang hamba yang melaku-
Oleh Misbahul Munir
kannya. Puasa mempunyai keutamaan secara lahiriah maupun bahtiniah. Secara lahiriah, sabda Rasulullah ‘’shuumuu tashihhu (berpuasalah! niscaya kamu akan sehat)’’. Sudah jelaslah bahwa seorang yang berpuasa itu akan mendapatkan kesehatan. Baik kesehatan jasmani maupun rohani. Secara gamblang Rasul menegaskan hal tersebut. Tidak sedikit terdapat cerita bahwa ada seseorang yang sebelumnya mempunyai penyakit tertentu, ketika puasa selama bulan Ramadan, maka sembuhlah penyakit tersebut. Ini merupakan salah satu bukti konkret, bahwa berpuasa itu menyehatkan secara jasmani. Lalu jika kita membahas mengenai puasa dari sisi rohani (ruhiah), jelaslah sebenarnya ketika berpuasa, umat muslim sedang ditempa, digembleng, digojlok oleh kawah candradimuka pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Yang tadinya mempunyai sifat tidak sabar, maka puasa melatih agar dapat bersabar. Jika sebelumnya tidak bisa menahan amarah, maka puasa melatih dapat memanajemen amarah. Jika sebelumnya belum bisa menahan nafsu, maka puasa melatih agar dapat menahan hawa nafsu. Pendek kata, secara rohani puasa dapat menyehatkan kita dalam segi kejiwaan. Lalu bagaimanakah jika kita bahas puasa ini melalui aspek sosial. Jika kita sudah mengetahui secara jelas, bahwa puasa bertujuan untuk menambah ketakwaan umat muslim, memberikan kes-
ehatan secara jasmani dan rohani kepada umat muslim, menjauhkan dari godaan setan. Adakah kautamaan puasa ini dalam aspek sosial? Maka sesungguhnya puasa juga mempunyai nilai-nilaisosial. Puasa tidak hanya membahas urusan seorang hamba dengan tuhannya (hablu minallah), tetapi puasa juga membahas urusan hamba dengan hamba (hablu minannas) atau aspek sosial sesama manusia. Ternyata titik fokus eksistensi puasa bukanlah hanya pada menambah ketakwaan saja. Bukan hanya kaitannnya antara hamba dengan tuhannya saja, tetapi juga terdapat kaitan antara sesama hamba. Banyak perihal puasa yang kaitannya antara sesama hamba, antara lain dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, rasa seperjuangan, rasa seimanan sekeyakinan, rasa persaudaraan, rasa lebih memiliki teman ketika sama-sama berpuasa dan juga dapat menebarkan kasih sayang terhadap sesama muslim yang sedang melakukan ibadah puasa. Ketika umat muslim berpuasa, di mana sedang berjuang bertahan melawan rasa lapar yang melilit perut, haus yang mencekik tenggorokan, di situ membuat tersadar dan ikut merasakan bagaimana rasanya ketika menjadi soerang yang dalam keadaan kekurangan. Ikut merasakan penderitaan saudara sesama muslim yang memang dalam kesehariannya selalu lapar dan haus karena memang memiliki kondisi ekonominya serba kekurangan. Jika umat muslim dapat merasakan kesusahan yang dirasakan oleh saudaranya yang dalam kekurangan, maka di situ akan tergugahlah jiwa sosial seorang muslim. Setelah mengetahui bagaimana rasanya hidup dalam rasa lapar dan kekurangan karena tempaan puasa, diharapkan akan tumbuh kesadaran dan pada akhirnya mau saling membantu dan mengulurkan tangan pada saudara yang kekurangan. Dengan demikian, salah satu hikmah dari puasa ini adalah tergugahnya jiwa sosial pada diri umat muslim.
penyelamatan Dewi Sita dan penegakan dharma. Jangan sampai tujuan dari reklamasi adalah kepentingan pribadi, kelompok dan kaum kapitalis, maka kehancuran yang akan terjadi. Dalam epos Mahabharata dikisahkan dalam Mosalaparwa tentang musnahnya para Wresni, Andhaka dan Yadawa di Kerajaan Dwaraka yang dipimpin Sri Krisna akibat perang saudara dan saling bunuh di antara sesama. Akhirnya Kerajaan Dwaraka tenggelam disapu oleh gelombang samudera. Kisah dalam epos Mahabharata dapat dijadikan cerminan bagi krama Bali untuk menyikapi rencana reklamasi Teluk Benoa. Pro dan kontra yang muncul di antara krama Bali jangan sampai berujung pada kehancuran dan tenggelamnya Bali. Hal yang perlu diingat, bahwa sifat air adalah lebah paraning banyu yaitu air akan selalu menuju ke tempat yang lebih rendah. Bila reklamasi Teluk Benoa diwujudkan dengan mangurug (menimbun) laut dan membuat daratan baru, maka air laut yang tempatnya sudah diambil akan menuju ke tempat yang lebih rendah yaitu dataran rendah atau pulau-pulau kecil. Maka secara tidak langsung bahaya abrasi semakin mengancam dan menenggelamkan pesisir wilayah Bali yang datarannya rendah. Bila hal ini dibiarkan, maka lambat laun Bali akan seperti Kerajaan Dwaraka, yang tenggelam ditelan gelombang keserakahan, kemabukan dan kepentingan pribadi. Mari selamatkan Bali yang dimulai dari kembali bersatunya krama Bali dalam menyikapi rencana reklamasi Teluk Benoa dengan pikiran tenang, damai, santun, cerdas dan penuh perenungan berdasarkan wiweka. Semoga Bali selalu ajeg dan lestari, sehingga krama Bali hidup dalam gemah ripah lohjinawi.
POJOK Kapolda Bali janji takkan lindungi polisi yang diduga memeras. - Melindungi, dikira dapat bagian. *** Korban geng motor berjatuhan, TNI siap bantu menindak pelakunya. - Segera, jangan buang waktu. *** Pemerintah telah menetapkan hari raya Idul Fitri 6 Juli besok. - Selamat, maaf lahir-batin.
Penuli, santri di Pondok Pesantren Tegalsari Sleman, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI
http://facebook.com/balipost
Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com
balipost (141rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SAPI - Sejumlah sapi berkeliaran di Jalan Gunung Catur, Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Kondisi seperti ini sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas di sana.
Balipost Baliposton onGadget Gadget
Bali Post/kmb23
www.iklanbalipost.com
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Patung Gadjah Mada HUT ke-70 Bhayangkara, Jumat (1/7) lalu, menjadi momen tak terlupakan bagi Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Gede Redastra, S.H., M.H. Selain merampungkan renovasi Mapolsek, juga berdiri kokoh patung Mahapatih Gadjah Mada setinggi 3 meter seberat 2 ton di atas lobi. “Patung Gadjah Mada dipasang tanggal 1 Juli lalu di atas lobi Mapolsek,” tegas Kompol Redastra, Senin (4/7) kemarin. Redastra punya alasan khusus memasang patung Gadjah Mada. “Sejarah Polri dari peran Gadjah Mada. Beliau pada zaman Kerajaan Majapahit memimpin pasukan Bhayangkara,” ujar mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. Dari catatan sejarah, Bhayangkara pada masa Kerajaan Majapahit sangat tersohor. Di tangan Gadjah Mada, kesatuan Bhayangkara menjadi kekuatan sipil yang sangat berpengaruh pada saat itu. Kesatuan Bhayangkara sebagai kekuatan sipil memberikan kepercayaan yang sangat kuat di hati masyarakat sebagai pengayom dan pelindung. “Patung tersebut bahannya dari perunggu dan dibuat seniman Pak Wenten dari Ubud. Dengan adanya patung Gadjah Mada, kita tidak lupa dengan sejarah khususnya cikal bakal Bhayangkara. Selain itu untuk mengenang pendiri atau penggagas polisi,” tandas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (rah)
Pemkab Gelar Upacara ’’Pacaruan’’ di Danau Buyan
Singaraja (Bali Post) – Setelah menjadi pusat kegiatan Twin Lake Festival (TLF), Pemkab Buleleng menggelar upacara pacaruan dan guru piduka di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada Senin (4/7) kemarin. Ritual ini dipercayai untuk menyucikan kembali areal danau secara niskala setelah sebelumnya dijadikan lokasi kegiatan TLF. Apalagi, saat TLF seorang warga yang menjadi peserta Lomba Pedau Singa meninggal dunia karena penyakit jantung yang dideritanya kambuh. Rangkaian upacara dipusatkan di pinggir Danau Buyan tepat pukul 12.00 wita. Rangkaian upacara pacaruan dan guru piduka diikuti oleh puluhan pegawai Pemkab Buleleng. Sekitar pukul 15.30 wita, upacara berakhir dan segenap pemangku menyiratkan tirta ke sekitar danau sebagai simbol bahwa kawasan danau kembali suci dan disakralkan sebagai sumber mata air Bali. Pemangku Dalem Desa Pakraman Pancasari Mangku Gede Ketut Langgeng mengatakan, ritual ini digelar untuk menjaga kawasan danau agar tetap suci. Sarana pacaruan manca sata dengan itik belang kalung. Selanjutnya upacara guru piduka untuk memohon maaf kepada Dewi Gangga yang berstana di Danau Buyan. Dia berharap setelah upacara ini dilaksanakan kesakralan Danau Buyan dapat kembali terjaga dan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasisipan tidak akan terjadi. “Selama pelaksanaan TLF ada hal yang kurang berkenan, yang dilakukan secara tidak sengaja. Baik kelakukan yang mencemari danau, sebagai sumber mata air, atau mungkin kesalahan niskala lainnya yang tidak dapat diketahui dengan akal sehat,” katanya. (kmb38)
Bali Post/kmb34
KERETA KENCANA - Kereta kencana dirancang sederhana untuk pawai obor malam takbiran, Minggu (3/7). Warga bersiap menyambut hari raya Idul Fitri, di Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak.
Pawai Obor di Desa Pejarakan
MENYAMBUT hari raya Idul Fitri, warga di Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak, telah mempersiapkan pawai malam takbiran. Beragam kreativitas dibuat warga seperti kereta kencana dan pawai obor. Umumnya para pemuda ramai menyambut malam takbiran di Desa Pejarakan. Pemuda-pemudi bahkan melakukan pawai berjalan kaki. Karena itu, mereka membuat kreasi kereta kencana itu di Mushola Nurul Ikhsan. Kereta kencana itu pada malam harinya diarak bersamaan juga digelar pawai obor. Kereta kencana itu dibuat dari bahan sederhana, seperti tripleks, kayu, kemudian dicat warna. Keretanya ditarik dua kuda. Keretanya juga dilengkapi payung dengan ciri pernak-pernik khas Bali. “Kami buat untuk menjaga kerukunan antar-umat beragama. Kereta ini dibuat memang bernuansa Bali. Soalnya, umat Islam di Desa Pejarakan ini masih berada di wilayah Bali. Aksi ini sesungguhnya menjadi bentuk solidaritas dan kebersamaan kami umat Islam dengan warga Bali,” ujar ketua panitia pawai di Desa Pejarakan, Sukrada atau akrab disapa Arif, Minggu (3/7). (kmb34)
Bali Post/wan
ATMA WEDANA - Karya Angasti Puja Atma Wedana Penyekahan berlangsung di Banjar Bun Desa Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur, Senin (4/7) kemarin. Upacara itu diikuti 26 sawa. Upacara tersebut merupakan lanjutan dari upacara ngaben yang dirangkai dengan upacara potong gigi yang diikuti puluhan warga Banjar Bun. Dalam foto tampak kegiatan membuat dan merias puspa.
Tanpa Blangko Cadangan
Penulisan Ijazah Harus Cermat Denpasar (Bali Post) Pihak sekolah agar berhati-hati menuliskan data dan nilai siswa pada blangko ijazah. Pasalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan blangko ijazah sesuai dengan jumlah siswa yang lulus atau tidak ada lembar ijazah cadangan. ‘’Guna menghindari terjadinya kesalahan penulisan ijazah seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, pihak sekolah harus memasukkan data dengan sangat hati-hati,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, Senin (4/7) kemarin. Menurut Kusuma Wardhani, petugas atau guru yang diberi kepercayaan menulis ijazah siswa harus cermat karena kesalahan tulis bisa
berakibat sangat fatal. Selain merugikan siswa, mekanisme pengamprahan lembaran ijazah pengganti memerlukan waktu panjang karena lembar ijazah masuk kategori rahasia negara. ‘’Lembar ijazah cadangan memang tidak disediakan karena ada kekhawatiran lembar ijazah itu disalahgunakan atau diberikan kepada mereka yang tidak berhak,” kata Kusuma Wardhani. Peringatan senada juga dilontarkan Kabid Bibang Disdikpora Provinsi Bali Gede
Ketut Seputra Aryadi. Ditegaskan, Disdikpora Bali telah mendistribusikan blangko ijazah SD, SMP, SMA dan SMK serta ijazah kejar paket ke Disdikpora kabupaten/kota se-Bali sesuai jumlah siswa yang lulus. “Tidak ada blangko ijazah cadangan. Blangko ijazah yang didistribusikan ke Disdikpora kabupaten/kota sesuai dengan jumlah siswa yang lulus,” tegasnya. Dihubungi terpisah, Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar
Drs. Wayan Supartha, M.Pd. mengatakan, pihaknya telah menerima blangko ijazah dari Disdikpora Bali dan Senin kemarin, sudah disdistibusikan ke masing-masing sekolah. Disebutkan, blangko ijazah yang diterima sudah sesuai dengan jumlah siswa SMA dan SMK yang menamatkan pendidikan tahun ini yakni 12.713 lembar. Rincinya, 5.840 lembar blangko ijazah untuk SMA dan 6.873 lembar blangko ijazah untuk SMK. Supartha juga mengingatkan guru atau petugas yang menulis ijazah agar ekstra hati-hati dan teliti dalam menuliskan data dan nilai siswa. Sebelum memasukkan nilai, mereka diminta mencer-
mati petunjuk teknis penulisan ijazah sehingga tidak sampai terjadi kesalahan. “Jika terjadi kesalahan, untuk mendapatkan pengganti blangko ijazah memerlukan waktu yang cukup lama,” katanya. (kmb)
‘’Guna menghindari terjadinya kesalahan penulisan ijazah seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, pihak sekolah harus memasukkan data dengan sangat hati-hati.’’ Kadisdikpora Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani
Amankan Arus Mudik
Bandara Dijaga Pasukan Elite Mangupura (Bali Post) Arus mudik Lebaran tahun ini tak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bandara Ngurah Rai, Tuban, dijaga pasukan elite TNI dan Polri. Mereka tergabung dalam Posko Terpadu Angkutan Lebaran tahun 1437 Hijriah. Pos-pos keamanan lainnya juga dijaga personel TNI, di antaranya pos Terminal Ubung. Menurut Dandim 1611/Badung, Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Senin (4/7) kemarin, jumlah personel TNI yang dikerahkan di lapangan 150 orang. Mereka tersebar di beberapa pos keamanan dan ada siaga di markas-markas TNI. Di samping menjaga keamanan, mereka membantu tugas polisi, mendata arus mudik, memberi pelayanan kesehatan, informasi, dan patroli objek vital strategis. Selain itu, mereka mengamankaan tempat ibadah khususnya mushola dan masjid, pengaman Salat Taraweh dan Salat Id. Dandim menegaskan, pengamanan bandara mendapat prioritas. Hal itu dilakukan mengantisipasi penyusup, di antaranya teroris yang berbaur dengan pemudik. “Upaya pencegahan dilakukan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan lancar,” ujarnya. Dari laporan yang diterima Dandim kemarin, di Terminal Domestik, arus mudik Lebaran padat, tapi lancar dan kondusif. Petugas yang bergabung di posko terpadu tersebut di antaranya, anggota Koramil 161103/Kuta, personel Angkatan Udara, anggota Polsek KP3 Bandara, belasan anggota 900/Raider, anggota Zipur, Basarnas, anggota Brimob, anggota Gegana Polda Bali dan personel Otoritas Bandara. Sedangkan jumlah kekuatan pengamanan Posko Terpadu Angkutan Lebaran Terminal Ubung, anggota Kodim 1611/Badung, Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Unit K-9 (satwa) Polda, Denpom IX/3 Denpasar, Dishub dan Basarnas. “Jumlah bus antarkota dan provinsi yang datang 13 unit dan berangkat 15 unit. Sedangkan jumlah penumpang datang 251 orang dan berangkat dari Denpasar 552 orang,” ujar Leo. (kmb36)
Bali Post/ist
STAND BY - Personel gabungan stand by di Posko Terpadu Angkutan Lebaran Terminal Ubung, Denpasar.
Tak Mau Jadi Nomor Dua PEMILIHAN gubernur Bali memang masih dua tahun lagi. Namun saat ini sudah mulai bermunculan tokoh yang ingin maju sebagai Bali satu. Sebut saja, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Secara tegas, Sudikerta menolak untuk menjadi orang nomor dua lagi. Seperti halnya ketika dua kali menjadi Wakil Bupati Badung mendampingi A.A. Gde Agung, dan menjadi Wakil Gubernur Bali seperti saat ini. “Masak saya terus-terusan disuruh menjadi wakil terus, tidaklah,” ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta usai memimpin rapat formatur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar yang digelar secara maraton di rumah jabatan Wakil Gubernur, Renon, Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Namun, Sudikerta masih belum
menentukan siapa tokoh yang kelak akan digandengnya menjadi calon wakil gubernur. Keputusan tentang itu, menurutnya, justru berada di tangan Gubernur Made Mangku Pastika. Sebab, Sudikerta ingin melanjutkan program Bali Mandara yang sudah berjalan. “Saya serahkan pada Pak Gub saja, siapa yang diperintahkan, terserah Pak Gubernur,” imbuhnya. Di sisi lain, Sudikerta membantah telah melakukan koordinasi maupun pembicaraan terkait koalisi dengan partai lain. Saat ini pihaknya berharap agar semua kader partai khususnya Golkar mematuhi perintah organisasi partai sesuai mekanisme yang ada. “Kalau melanggar jelas ada sanksi organisasi,” tegas Ketua DPD Partai Golkar Bali ini. (rin)
BANGLI
8
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Wakapolda dan Kasdam Cek Kesiapan Pospam Bangli (Bali Post) Guna memastikan kesiapan anggotanya dalam melaksanakan pengamanan menyambut Idul Fitri 1437 H, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta bersama Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra dan rombongan, Senin (4/7) kemarin melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos pengamanan (Pospam) di wilayah Bangli. Dalam kunjungannya, Wakapolda memberikan sejumlah arahan, salah satunya meminta agar penempatan personel pada wilayah yang dianggap paling rawan dipertebal. Kedatangan Wakapolda bersama Kasdam IX/Udayana disambut langsung Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. dan Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Agus Wahyudi Irianto. Wakapolda bersama Kasdam memulai pengecekan ke Posyan di wilayah Bangli yakni di simpang empat kantor Bupati Bangli. Wakapolda bersama rombongan berkenan menerima paparan mengenai situasi Posyan simpang empat kantor Bupati dari Kepala Posyan AKP I Nyoman Sudiasa. Wakapolda juga langsung memberikan sejumlah koreksi dan arahan kepada Kapolres, Kabag Ops dan
anggota Posyan tersebut. Koreksi dan arahan yang diberikan Wakapolda, batas pantauan posyan dan pospam harus diperjelas. Demikian juga mengenai tugas pokok pelayanan yang melaksanakan pengamanan harus juga dijelaskan. Pengawasan personel diminta tidak boleh dengan pola pilah tetapi seluruhnya dilibatkan sesuai seprin. Tak hanya itu Wakapolda juga mengarahkan Kapolres agar mengusulkan anggaran kepada pemerintah daerah pada setiap operasi khususnya untuk instansi pemerintah atau eksternal. Usai melakukan pengecekan ke Posyan simpang empat kantor Bupati, Wakapolda bersama Kasdam melanjutkan pengecekan ke Pospam objek wisata Penelokan. Kedatangan Wakapolda bersama rombongan ke Pospam Penelokan disambut Kapospam Kompol drh. I Komang Tresna Arbawa Manik. Dalam pengecekan tersebut, Wakapolda memberikan saran agar tugas pokok fungsi dijelaskan dengan tajam yang berkaitan dengan sasaran tugas Pospam, administrasi dan sistem pelaporan. Wakapolda juga mengarahkan agar penempatam personel dipertebal pada wilayah yang dianggap paling rawan. (kmb40)
Bali Post/kmb40
PENGECEKAN - Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Nyoman Suryasta bersama Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra dan rombongan saat melakukan pengecekan ke Posyan dan Pospam di wilayah Bangli.
Akibat Jalan Rusak
SOSOK Perangi Calo ANIMO masyarakat Bangli untuk mengadu nasib ke luar negeri sejak beberapa tahun belakangan cenderung meningkat. Di samping tergiur dengan pendapatan yang tergolong besar, pilihan kerja di luar negeri diambil karena ketatnya persaingan di dalam negeri. Namun, sampai saat ini masalah calo Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih belum sepenuhnya terselesaikan. Supaya masyarakat tak terus dirugikan, perlu ada langkah-langkah konkret untuk memeranginya. ‘’Calo naker itu harus diperangi,’’ tegas Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Bangli I Nengah Sukarta, belum lama ini. Perang terhadap calo, kata dia, semakin gencar dilakukan. Terlebih sejak terungkapnya sejumlah TKI yang berangkat secara ilegal ke Malaysia dengan menggunakan visa holiday. ‘’Supaya persoalan itu tak muncul, pemberangkatan perlu melalui jalur resmi,’’ kata pejabat asal Banjar Pande Kelurahan Cempaga, Bangli ini. Menurutnya, supaya tak menjadi korban calo, pemilihan agen perlu didahului dengan konsultasi langsung ke Disosnakertrans. Saat itu, calon tenaga kerja akan diberikan pengarahan terkait mekanisme pendaftaran hingga pemberangkatan. Pemberangkatan TKI sesungguhnya tidaklah mudah. Beberapa prosedur harus diikuti seperti pelatihan, uji kompetensi, tes kesehatan, dan dilanjutkan ke penempatan. ‘’Kalau resmi, harus melalui sejumlah prosedur di LPK. Bukan baru bayar langsung berangkat,’’ katanya. Selama ini TKI lebih banyak memilih bekerja di Eropa dan Timur Tengah. Sebagian besar mereka bekerja di sektor pariwisata. (sos)
Harga Hasil Panen di Belandingan Merosot Bangli (Bali Post) Petani di Desa Belandingan, Kintamani sejak beberapa tahun belakangan terpaksa gigit jari. Pasalnya, harga jual hasil panen mereka ke tingkat pengepul merosot lantaran biaya transportasi akibat jalan rusak naik dua kali lipat. Kondisi ini diharapkan segera mendapat perhatian dari pemerintah. Perbekel Belandingan I Komang Suastika menuturkan, dalam menyambung hidup, mayoritas warganya bergantung pada sektor pertanian berupa sayursayuran. Hasil panennya tak hanya dijual di lingkungan desa namun juga ke beberapa daerah di Bangli maupun di kabupaten lain. Sejak dua tahun lalu, geliat sejumlah petani semakin lesu. Sebab, jalan penghubung satusatunya mengalami kerusakan
yang cukup parah. Hal ini berimbas pada harga jual hasil panen kepada pengepul yang merosot hingga 50 persen. ‘’Kerusakan jalan itu mengakibatkan harga jual hasil panen ke pengepul jauh lebih murah daripada harga di pasar. Mereka (pengepul-red) harus mengangkut beberapa kali. Jadinya biaya transport semakin bertambah,’’ ujarnya, Senin (4/7) kemarin. Kerusakan jalan itu juga men-
gakibatkan aktivitas warga, seperti berangkat sekolah ke daerah Songan menjadi terganggu. Kondisi ini semakin buruk saat musim hujan berlangsung. Pengendara tak bisa dilepaskan dari rasa khawatir akan terjadinya kecelakaan. ‘’Warga yang mengantar anakanaknya ke sekolah juga terkena dampak,’’ kata Suastika. Langkah perbaikan kerusakan itu, kata dia, tidak bisa dilakukan menggunakan dana desa. Sebab,
Hanya Dapat Lima Siswa Baru
Buruh Pemetik Cengkeh Dipolisikan
Telepon Penting Bangli
RSU Bangli Polsek Bangli Polsek Susut Polsek Tembuku Polsek Kintamani Damkar PDAM PLN
: 0366-91521 91002 : 0366-91062 : 0366-51004 : 0366-5595484 : 0366- 51122 : 0366-92869 : 0366-91094 : 0366-91268
perbaikan rutin dikatakan tak bisa dilakukan karena terbentur aturan. ‘’Jalan yang mendapat perbaikan rutin hanya yang kerusakannya maksimal sepuluh persen. Nah, kalau itu diberikan program ini, kan salah,’’ tegasnya. Pejabat dari Denpasar ini menyatakan program hotmix jalan tersebut direncanakan pada 2017 mendatang, yang dimulai dari jalan Desa Pinggan, Kintamani hingga ruas jalan nasional di Songan. Panjangnya mencapai 7,7 kilometer. ‘’Perbaikannya sudah kami rencanakan tahun depan. Itu di-hotmix,’’ tandasnya. (kmb45)
SMK TP 45 Bangli
Cabuli Gadis di Bawah Umur
Bangli (Bali Post) Seorang buruh pemetik cengkeh berinisial I Wayan Ar (30) asal Banjar Bukit Sari Desa Songan Kintamani kini harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencabuli gadis di bawah umur berinisial WI (16). Pelaku diadukan ke pihak yang berwajib oleh ayah tiri korban. Kronologis kasus pencabulan tersebut bermula pada Kamis (30/6) lalu sekitar pukul 22.00 wita. Ketika itu korban dijemput terlapor dengan menggunakan sepeda motor di rumah neneknya. Saat itu pelaku mengaku akan mengajak korban bekerja sebagai buruh petik cengkeh di Seririt, Buleleng. Karena hari sudah malam, pelaku mengaku akan mengajak korban menginap di rumah sepupu istrinya. Akan tetapi dalam perjalanan, korban justru diajak masuk ke sebuah pondokan bekas miliknya. Di sana pelaku mencabuli korban. Kendati sempat melawan, namun korban rupanya tak berdaya dengan perbuatan pelaku. Setelah sampai di rumah, korban yang tak terima diperlakukan seperti itu, kemudian menelepon ayah tirinya. Korban pun kemudian diajak melapor ke Polres Bangli. KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kasat Reksrim AKP Yana Jaya Widya saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kasus tersebut. Purnawan mengatakan, pihaknya sudah memintai keterangan korban dan meminta visum dari rumah sakit. ‘’Korban sudah kita pulangkan,’’ terangnya. Sementara itu, pihaknya mengaku akan segera mengamankan pelaku yang masih bekerja sebagai buruh petik cengkeh di Seririt, Buleleng. (kmb40)
jalan tersebut merupakan aset Pemkab. Oleh karenanya, diharapkan kondisi yang telah berlangsung lama itu segera mendapatkan perbaikan. Saat ini, kerusaan terjadi paling parah di jalur menanjak sebelum pusat desa. ‘’Desa tidak berani memperbaiki karena itu jalan kabupaten. Kalau bisa biar segera mendapat perbaikan dari pemerintah,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Bangli I Putu Wida Gunawan mengakui kondisi jalan tersebut. Kerusakannya sudah mencapai 50 persen yang tersebar di beberapa titik. Upaya
Bali Post/ina
KRISIS SISWA - SMK TP 45 Bangli yang terletak di lingkungan LC Uma Aya. Di tahun ajaran baru, sekolah ini kembali mengalami krisis siswa seperti sebelumnya. Bangli (Bali Post) SMK TP 45 Bangli menjadi salah satu sekolah swasta di Bangli yang mengalami krisis siswa. Di tahun ajaran
baru ini, sekolah yang terletak di lingkungan LC Uma Aya itu hanya mendapatkan lima siswa baru. Proses penerimaan Peserta Didik Baru
(PPDB) yang menggunakan sistem kuota, dituding menjadi pemicu merananya nasib sekolah-sekolah swasta di Bangli.
Kepala SMK TP 45 Bangli I Wayan Japa saat ditemui di kantornya Senin (4/7) kemarin mengakui bahwa pihaknya saat ini cukup sulit mendapatkan siswa. ‘’Dari lima siswa yang mendaftar tersebut, dua di antaranya dari Kintamani, dua dari Sidembunut dan satu orang dari Jehem,’’ terangnya. Kendati hanya mendapatkan lima siswa, namun Japa mengaku lebih bersyukur jika dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu siswa yang mendaftar ke sekolahnya sama sekali tidak ada alias nihil. ‘’Dua tahun lalu pernah ada 13 yang melamar ke sini. Tapi setelah diumumkan SMA/SMK negeri mereka diterima, mereka ditarik lagi oleh sekolah negeri. Padahal di sini mereka sudah kita MOS,’’ paparnya. Menurut Japa, yang menjadi pemicu sekolahnya termasuk sekolah swasta di Bangli lainnya mengalami krisis siswa sejak beberapa tahun terakhir adalah kebijakan kuota PPDB. Dalam sistem tersebut, banyak sekolah negeri yang menerima siswa baru sesuai dengan jumlah kelas yang dimiliki sehingga menyebabkan sekolah swasta tidak kebagian siswa. ‘’Tahun ini jumlah
Pemerintah Sepakat Percepat Pembahasan RAPBD-P Bangli (Bali Post) Desakan dari legislatif supaya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2016 dimajukan direspons positif eksekutif. Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra menyatakan pihaknya siap memajukan jadwal pembahasan. Hal tersebut dinilai sebagai salah satu cara untuk mempercepat serapan APBD. ‘’Kami sepaham dengan dewan untuk memajukan pembahasan itu,’’ tegas Giri Putra, Senin (4/7) kemarin. Dijelaskan, sebelum pembahasan RAPBD-P, eksekutif terlebih dahulu akan mengajukan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Semen-
tara (PPAS). Kini, hal itu masih tahap pembahasan dan ditargetkan tuntas bulan ini. ‘’KUA-PPAS itu diupayakan secepatnya masuk ke dewan. Sekarang kami sedang bahas,’’ katanya. Dalam penyusunan KUA-PPAS, mantan Sekwan Bangli ini menyebutkan sudah mendapat pengarahan dari Bupati terkait kegiatan yang akan dikurangi. Sementara terkait target pembahasan RAPBD-P, ditargetkan sudah terealisasi pada awal Agustus. ‘’Pada prinsipnya kegiatan yang dikurangi akan disampaikan pada KUA-PPAS. Intinya kami akan bahas itu secepatnya,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengatakan, imbauan
untuk segera mengajukan KUA-PPAS itu sudah disampaikan melalui surat ke eksekutif. KUA-PPAS diharapkan sudah bisa masuk ke Dewan paling lambat setelah libur Lebaran. ‘’Sebenarnya penyampaian belum telat. Karena KUA-PPAS minimal diajukan pertengahan Juli. Tetapi kami memang sengaja sudah bersurat mendahului,’’ katanya. (kmb45)
siswa yang lulus sebanyak 3.478 siswa. Sementara kuota sekolah negeri totalnya 3.400 siswa. Jadinya sekolah swasta di Bangli yang jumlahnya ada enam sekolah hanya kebagian 78 orang siswa. Itu pun belum diperhitungkan oleh dinas, berapa siswa-siswa yang pindah rayon,’’ terangnya. Japa mengatakan, jika saja PPDB menggunakan sistem TPA, maka pihaknya meyakini sekolah swasta tidak akan bernasib seperti sekarang. Sementara, meski sekolah yang dipimpinnya saat ini hanya mendapatkan lima orang siswa, Japa mengaku tetap akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya. Hanya saja, dalam proses belajar mengajar nanti, pihaknya akan bekerja sama dengan SMK Praja yang juga mengalami krisis siswa. Untuk mata pelajaran umum, siswa SMKTP 45 akan digabung dengan SMK Praja. Sementara untuk mata pelajaran keahlian/ produktif, proses belajar mengajarnya akan dipisah sesuai prodi yang dipilih siswa. ‘’Untuk biaya pendidikannya, kita gratiskan,’’ ujarnya. (kmb40)
GIANYAR
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Pemanfaatan IT Permudah Evaluasi Belajar Siswa Gianyar (Bali Post) Guna memastikan integritas siswa, penggunaan IT dalam proses evaluasi pembelajaran sangatlah diharapkan. Selain meminimalkan penggunaan kertas, sistem ulangan harian atau pun semester yang memanfaatkan IT tentunya akan lebih efektif dan efisien. Hal itu diungkapkan Kepala SMAN 1 Ubud, I Wayan Gabra. Menurut Gabra, pemanfaatan IT khususnya sistem online jauh lebih efisien. Selain memudahkan guru dalam proses evaluasi hasil belajar, sistem ini tentuBali Post/nik nya dapat mengurangi I Wayan Gabra penggunaan kertas yang berasal dari penebangan pohon. ‘’Jelas jauh lebih efisien. Seperti saat ulangan harian yang menggunakan sistem online, usai menjawab soal, semua siswa langsung dapat melihat hasilnya. Itu juga salah satu manfaatnya, dengan mengurangi penggunaan kertas, tentu kita juga sedikit membantu negara mengurangi penebangan pohon,’’ jelasnya. Dikatakannya, saat ini SMAN 1 Gianyar memiliki 120 unit komputer siap pakai yang ditempatkan di tiga ruangan. Komputer-komputer tersebut sebelumnya digunakan untuk UNBK tahun ajaran lalu. ‘’Dengan jumlah komputer tersebut, nanti kami tinggal menjadwalkan waktu ulangan harian atau semester dari setiap mata pelajaran,’’ katanya. Di sisi lain, dia tidak menampik ulangan sekolah atau pun semester yang menggunakan sistem online akan membutuhkan tenaga listrik yang lebih besar. ‘’Tentu ini memerlukan daya yang lebih besar. Tetapi untuk saat ini, daya listrik di SMAN 1 Ubud cukup besar. Jadi, saya rasa tidak masalah,’’ ujarnya. Menurut Gabra, penggunaan IT kini sudah menghiasi era globalisasi. Bahkan hampir 80 persen remaja pasti berbekal gadget yang berisi internet. ‘’Sekarang hampir setiap siswa membawa gadget. Hanya, guru wajib lebih maksimal dalam memberikan bimbingan sehingga siswa tidak melenceng dari tujuan penggunaan IT saat ini,’’ tandasnya. (kmb35)
9
Made Mahayastra Jabat Ketua FORMI Gianyar
MADE Mahayastra dilantik menjadi Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Gianyar periode 2015-2020. Pelantikan pengurus FORMI Gianyar dilakukan Ketua FORMI Bali A.A. Ngurah Oka Ratmadi yang ditandai dengan penyematan pin FORMI di Wantilan Pura Mrajapati Desa Pakraman Jasan, Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang, Senin (4/7) kemarin. Ketua Panitia Kegiatan, I Wayan Tangsi Asrama, mengatakan, pelantikan personalia pengurus FORMI Kabupaten Gianyar periode 2015-2020 oleh Oka Ratmadi atau Cok Rat bertepatan dengan dibukanya Turnamen Ceki di Banjar Jasan. Seusai melantik pengurus FORMI, Cok Rat juga membuka turnamen ceki tersebut. Turnamen diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Peserta bertanding selama sehari guna memperebutkan hadiah total senilai Rp 11 juta. ‘’Semua kegiatan merupakan upaya mewujudkan
semangat gotong royong serta meningkatkan persatuan warga,’’ kata Tangsi Asrama. Pelantikan 25 pengurus FORMI Gianyar periode 2015-2020 diisi berbagai tarian dan hiburan yang dibawakan sanggar anakanak Jenyana Kerti Banjar Jasan. Pelantikan di antaranya dihadiri anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Gianyar, anggota DPRD Gianyar, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Tegallalang dan masyarakat sekitar. Lebih lanjut, ia mengatakan, kegiatan Turnamen Ceki merupakan hasil kerja sama antara Desa Pakraman Jasan dengan Sekaa Teruna-teruni Guna Jenyana Desa Pakraman Jasan. Sebelumnya di tempat yang sama, Sekaa Teruna Guna Jenyana juga menggelar Turnamen Bola Voli yang sudah memasuki babak 16 besar. Disebutkan, Turnamen Ceki tidak menggunakan taruhan uang. Dalam menentukan pemenang, panitia menggunakan poin. Pemain yang memperoleh poin terbanyak dalam satu meja berhak maju
ke babak berikutnya. Pemenang ditentukan panitia sesuai aturan yang berlaku. Ketua FORMI Bali Cok Rat mengatakan, ceki merupakan salah satu dari puluhan olahraga tradisional yang dimiliki masyarakat Bali. Turnamen ini merupakan upaya menghilangkan kesan judi pada ceki. Sebab selama ini, olahraga ini kerap dimainkan dengan menggunakan taruhan. Saat turnamen, taruhan ditiadakan. Diharapkan, hal ini mampu mengembalikan ceki sebagai sebuah olahraga rekreasi yang dimiliki masyarakat Bali sejak zaman sebelum kemerdekaan RI. ‘’Turnamen ceki merupakan sebuah wujud gotong royong masyarakat. Apalagi dalam turnamen peserta dikenakan iuran yang hasilnya akan dijadikan modal dalam berbagai pembangunan di desa setempat,’’ kata Cok Rat. Ketua FORMI Gianyar, Made Mahayastra, mengapresiasi pelaksanaan turnamen ceki tersebut. Pria yang menjabat sebagai Wakil Bu-
SEMATKAN PIN - Ketua FORMI Bali A.A.N. Oka Ratmadi menyematkan pin sebagai tanda dilantiknya Made Mahayastra sebagai Ketua FORMI Gianyar. pati Gianyar ini mengatakan, pelaksanaan turnamen ceki diharapkan bisa menghilangkan kesan judi pada permainan ceki. Lebih lanjut diungkapkannya, seusai dilantik, pihaknya bersama jajaran pengurus FORMI Gianyar akan mengembangkan berbagai jenis olahraga rekreasi di Gianyar seperti barong sai,
skate board, gulat tangan, permainan air soft gun dan lain-lain. ‘’Berbagai olahraga rekreasi lainnya akan dikembangkan agar bisa membuat masyarakat sehat, bugar dan bergembira. FORMI merupakan federasi yang mengurus berbagai permainan khususnya permainan tradisional, bukan hanya ceki,’’ tegasnya. (ad125)
Dipercepat, Rekonstruksi Dijadwalkan Hari Ini Reka Adegan Mulai Perencanaan hingga Eksekusi
Gianyar (Bali Post) -
Rencana penundaan rekonstruksi kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan akhirnya dibatalkan. Bahkan, proses rekonstruksi yang akan melibatkan otak perencana pembunuhan ini dijadwalkan digelar Selasa (5/7) ini, di Banjar Dentiyis Desa Batuan, Sukawati. Sementara tiga tersangka yang menjadi DPO hingga kini belum terendus unit Buser Polres Gianyar. Kapolres Gianyar AKBP Waluya membenarkan rencana rekonstruksi yang akan dilaksanakan hari ini. Dikatakan hal ini dilakukan sesuai permintaan penyidik. ‘’Ya dari penyidiknya meminta besok (hari ini -red) karena prosesnya dipercepat untuk meminimalisir perpanjangan
penahanan,’’ ucapnya. Selain atas permintaan penyidik, rencana rekonstruksi juga dilakukan atas persetujuan Kejaksaan Negeri Gianyar. Rekonstruksi akan melibatkan tujuh tersangka yang sudah diamankan. Bagian paling penting dari rekonstruksi ini adalah peran
I Wayan Buda Artama alias Buda sebagai eksekutor dan DS sebagai otak perencana pembunuhan. Proses rekonstruksi akan diawali dengan tempat para tersangka berkumpul hingga di Jalan Raya Batuan di Banjar Dentiyis. ‘’Reka adegan nanti akan dimulai dari
awal perencanaan hingga pembunuhan di lokasi,’’ ujar Kapolres. Disinggung mengenai pengejaran terhadap tiga DPO, perwira melati dua di pundaknya ini mengatakan jajarannya masih bergerak di lapangan. Namun sampai sekarang keberadaan tiga orang yang dipastikan terlibat dalam kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan ini belum terendus polisi. ‘’Sampai sekarang anggota masih melakukan pengejaran,’’ katanya. Berdasarkan hasil pemer-
iksaan sementara, Kapolres kembali menjabarkan bahwa DS mengaku kalau aksi ini dilatarbelakangi dendam lantaran salah seorang teman baiknya terbunuh oleh anggota ormas lawan. Kemudian ia pun merencanakan aksi balas dendam. Saat kejadian DS berada di dalam mobil Ertiga warna abu-abu DK 1469 BX. Di mobil itu Bayu yang masih DPO berperan sebagai sopir. Di dalam mobil itu DS mendampingi Buda selaku eksekutor. (kmb35)
Toko dan ’’Palinggih’’ di Peliatan Terbakar Kerugian Ratusan Juta
Bali Post/nik
KUNJUNGAN - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta saat melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan di Simpang Masceti, By-pass I.B. Mantra, Senin (4/7) kemarin.
Wakapolda Pantau Pos Pelayanan di Masceti Gianyar (Bali Post) Pengamanan jalur mudik di By-pass I.B. Mantra masih menjadi atensi aparat kepolisian. Bahkan, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta melakukan pengecekan langsung ke pos pelayanan di Simpang Masceti, By-pass I.B. Mantra, Senin (4/7) kemarin. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Ketut Dana mengatakan, kemarin sebagai hari kedua puncak arus mudik, Wakapolda Bali mengecek langsung pos pelayanan Simpang Masceti. Hal ini sebagai wujud atensi pengamanan jalur mudik di By-pass I.B. Mantra. Diterangkannya, selama arus mudik yang melintasi Jalan By-pass I.B. Mantra, belum sampai terjadi kemacetan atau kecelakaan. Selain itu, pos pelayanan dan pos pengamanan yang disiapkan di kawasan tersebut sudah rutin menjadi tempat peristirahatan para pemudik. ‘’Sampai saat ini, semua aman terkendali,’’ ucap Ketut Dana seizin Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta. Sementara itu, berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Sat Lantas Polres Gianyar, hingga Juni 2016 tercatat sudah terjadi 152 kasus dengan 24 korban meninggal dunia, 20 korban luka berat dan 221 korban mengalami luka ringan. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Warga dibuat histeris dengan kebakaran yang terjadi di Banjar Tengah Kangin Peliatan, Desa Peliatan, Ubud, Senin (4/7) kemarin. Api yang diduga bersumber dari dapur milik I Made Roja (58), merembet hingga ke toko suvenir serta membakar salah satu palinggih di Pura Tanjung Puri. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, Senin dini hari sekitar pukul 01.00 wita, kobaran api pertama kali terlihat dari atap dapur berukuran 12 x 5 meter milik I Made Roja. Api ini pun langsung merembet ke bangunan lain di rumah tersebut. Penghuni rumah masih terlelap saat kebakaran tersebut. Namun setelah warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berteriak, barulah Roja dan keluarganya, menyelamatkan diri ke luar rumah. ‘’Saya mendengar ada yang teriak kebakaran. Nah saat ke luar, saya sudah melihat api membesar di dapur dan bale dangin,’’ kata Roja. Warga yang khawatir dengan kebakaran ini langsung membunyikan kulkul bulus. Upaya pemadaman dengan alat seadanya pun sempat dilakukan. Namun nahas, api yang terus membesar dengan cepat
merembet ke toko suvenir yang ada di sebelah barat lokasi. Petugas dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) posko Ubud yang mendatangi lokasi sempat dibuat kewalahan melakukan pemadaman. Proses pemadaman pun akhirnya melibatkan armada damkar dari posko Gianyar. Di tengah upaya pemadaman, percikan api merembet ke palinggih di Pura Tanjung Puri yang berada di sebelah selatan lokasi kebakaran. Api juga menghanguskan dua sepeda motor dan satu unit kompresor. Kepala BPBD Kabupaten Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya yang dikonfirmasi hal ini mengatakan, total sebanyak lima unit armada damkar dikerahkan ke lokasi guna melakukan pemadaman. ‘’Setelah mengerahkan lima unit damkar beserta tim, api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.20 wita,’’ ucapnya. Dari rumah yang terbakar diperkirakan kerugian mencapai Rp 500 juta. Sementara dari palinggih pura kerugian ditaksir Rp 350 juta. (kmb35)
Bali Post/ist
KEBAKARAN - Api melalap toko suvenir di Banjar Tengah Kangin Peliatan, Senin (4/7) dini hari.
KLUNGKUNG
10
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Rumah Gala-gala
Daya Tarik Wisata Lembongan RUMAH bawah tanah atau rumah gala-gala di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, hingga kini masih lestari. Rumah yang terinspirasi dari kisah Mahabharata ini juga ramai dikunjungi pelancong. Rumah gala-gala ini dibangun di bawah tanah oleh tokoh spiritual Made Byasa selama 15 tahun terhitung sejak 1961 hingga 1976. Byasa membuat rumah ini hanya bermodalkan linggis. Ide unik ini diilhami dari kisah Mahabharata, yakni saat Panca Pandawa melarikan diri dari Korawa dengan cara membangun rumah di bawah tanah. Byasa menghadapi tantangan besar dalam usahanya membangun rumah gala-gala karena kerap mendapat cibiran dari masyarakat setempat. Namun, dia tidak pantang menyerah atau putus asa. Alhasil, di atas areal seluas 4 are, satu per satu bagian rumah dirampungkannya lengkap dengan tempat permandian berupa sumur, kamar tamu, dapur, dan ruang tidur. Sirkulasi udara masih terjaga hingga kini dan saat hujan tidak ada air yang masuk ke goa. “Meskipun nyeleneh, beliau tetap mendepankan prinsip agama dan seni,” kata pewaris rumah gala-gala, I Wayan Suarbawa. Rumah warisan tersebut kini memberikan berkah bagi keluarga dan saudaranya. Pasalnya, wisatawan yang datang cukup ramai, bahkan bisa 900 orang setiap hari. Suarbawa tidak mematok retribusi bagi pengunjung. Bila ingin menikmati keindahan rumah gala-gala, cukup dengan memberikan donasi sekadarnya. Kebanyakan wisatawan datang lantaran penasaran ingin melihat langsung rumah unik ini. Bahkan ada yang pernah berbulan madu seminggu di tempat tersebut. “Mungkin mereka merasakan sensasi yang berbeda,” terangnya. (dwa)
KESULITAN AIR - Petani di Subak Dlod Banjarangkan, Klungkung, kesulitan bercocok tanam karena terbatasnya air.
Bali Post/kmb
Saluran Irigasi Diperbaiki
Petani Tak Bisa Bercocok Tanam Semarapura (Bali Post) –
Saluran irigasi di Tukad Bubuh, Desa Banjarangkan, Klungkung, masih diperbaiki. Akibatnya, petani di Subak Dlod Banjarangkan tidak bisa bercocok tanam. Sekitar 200 hektar lahan di subak setempat ditumbuhi semak belukar karena kekeringan. Salah seorang petani bernama A.A. Gde Rai mengaku mulai tidak mendapatkan air sejak Maret lalu menyusul perbaikan saluran irigasi di Tukad Bubuh. Pascatidak mendapatkan air, dirinya bersama petani lainnya terpaksa beralih menanam tanaman palawija seperti singkong, cabai, dan
bunga untuk mengisi lahan subak yang kosong. Padahal dilihat dari musimnya seharusnya saat ini merupakan musim tanam padi. Tetapi apa daya karena tidak ada air mereka terpaksa menanami lahannya dengan tanaman palawija. “Mau bagaimana lagi, kami terpaksa beralih ke palawi-
ja. Kami dijanjikan air akan mengalir deras dan tidak bocor lagi setelah perbaikan nanti,’’ katanya, Senin (4/7) kemarin. Ia dan rekan-rekannya serba susah, sebab tidak sedikit tanaman palawija yang ditanam hasilnya tidak maksimal atau tidak tumbuh bagus. Begitu pula
tanaman bunga banyak yang busuk, sehingga hasilnya menurun. “Bagi yang punya pekerjaan sampingan tentu masih bisa menghidupi diri, namun sulit kalau terus-terusan seperti ini,” kilahnya. Beberapa hari terakhir memang sempat ada hujan lebat, akan tetapi debit air yang turun tidak cukup digunakan menanam padi. Di samping itu, terik matahari dan minimnya debit air hujan membuat tanaman palawija tidak terlalu banyak memberikan
hasil dan hasil bunga naik turun seakan dipermainkan oleh pengepul. ”Terakhir sempat anjlok sampai Rp 5.000, tapi sekarang harganya naik menjadi Rp 8.000 per kilogram,” ujarnya. Gde Rai berharap proyek irigasi cepat rampung sehingga petani bisa kembali menggantungkan hidup dari hasil padi. “Katanya bulan September akan selesai diperbaiki. Kami berharap hal itu terwujud agar bisa bercocok tanam padi,” tegasnya. (kmb)
Semarapura (Bali Post) – Tim Supervisi Mabes Polri yang terdiri atas Kombes Pol. Drs. I P.G. Mahendra Jaya Kusuma, S.H., M.M., Kombes Pol. Drs. Budi Prasetyo, dan AKBP Subiyanto, S.H., mengecek Pos Pengamanan Goa Lawah terkait Operasi Ramadniya Agung 2016, Senin (4/7) kemarin. Tim supervisi diterima Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta, dan Kabag Ops. Kompol Nyoman Suarsika. Mahendra Jaya menga-
takan Tim Supervisi Mabes Polri ingin melihat kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2016. Ia minta setiap petugas selalu meningkatkan kewaspadaan, walaupun Klungkung hanya sebagai daerah perlintasan mudik. Apalagi jumlah pemudik diperkirakan meningkat dibandingkan tahun lalu. ‘’Peningkatan jumlah pemudik akan berdampak terhadap jumlah pelanggaran dan gangguan keamanan, terutama rumah-rumah yang ditinggalkan mudik oleh pemiliknya,’’ katanya. (dwa)
Mabes Polri Cek Pos Pengamanan Goa Lawah
Rumah gala-gala di Lembongan.
Bali Post/dwa
”Napak Taru” di Pura Dalem Setra Banjarangkan Semarapura (Bali Post) – Upacara napak taru berlangsung di Pura Dalem Setra Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (4/7) kemarin. Upacara ini terkait dengan akan dilaksanakannya pamelaspasan dan pasupati tapakan Ida Batara Dalem Setra Banjarangkan yang akan dilaksanakan 2 September mendatang. Upacara dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ida Dalem Semaraputra, anggota DPRD Bali Ketut Mandia dan Ngakan Samudra, anggota DPRD Klungkung Ida Ayu Made Gayatri, Wayan Kicen, dan Sang Nyoman Putrayasa, Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, unsur Tripika Banjarangkan, serta ratusan pangempon Pura Dalem Setra Banjarangkan. Ketua Panitia A.A. Gede Dharma Putra mengatakan Pura Dalem Setra Banjarangkan di-empon tiga tempek, yakni Banjar Selat, Koripan Kangin, dan Banjar Nesa. Kayu taru yang akan dipakai didapatkan di Pura Dalem Kayu Putih, Desa Tusan. Kayu tersebut akan diukir menjadi perwujudan Batari Dewi Durga, Batara Lingsir Ratu Berawi, dan Ratu Paksi. “Prosesi napakin bertujuan agar kayu-kayu yang diukir berwibawa dan ber-taksu,” ujarnya. Prosesi napakin dilakukan oleh Ratu Peranda Geria Telaga Ratu Mas Banjarangkan, Ratu Peranda Geria Gede Tusan, Ratu Peranda Geria Gede Banjarangkan, Ratu Dalem Puri Klungkung, Sri Empu Yasa Kerti Gelgel, Ida Dalem Semaraputra, dan prajuru adat. Bupati Suwirta berharap seluruh prosesi upacara dapat dilalui dan diselesaikan dengan baik. Ia mengharapkan seluruh pangempon beryadnya dengan tulus ikhlas sehingga upacara dapat berjalan dengan lancar. Dana yang disiapkan untuk seluruh rangkaian pelaksanaan upacara mencapai Rp 800 juta. Dana ini berasal dari swadaya warga pangempon pura. (dwa)
Bali Post/dwa
HADIR - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri upacara napak taru di Pura Dalem Setra Banjarangkan.
Bali Post/kmb
HANCUR - Tanggul pengaman pantai di Watu Klotok hancur dihantam gelombang.
Jalan Setapak di Pantai Watu Klotok Hancur
Kunjungan Wisatawan Menurun Semarapura (Bali Post) – Tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, makin menurun. Ini menyusul hancurnya jalan setapak di sekitar tanggul pengaman pantai akibat dihantam ombak besar beberapa waktu. Padahal sebelumnya pantai ini dipadati pelancong untuk bermain selancar, jogging, dan melihat keindahan laut. Hasil pantauan di lapangan, Senin (4/7) kemarin, situasi di Pantai Watu Klotok tampak lengang dari wisatawan. Tidak seperti biasanya ada saja wisatawan yang datang diantar pemandu wisata. Kendati demikian, belasan pencari batu sikat masih beraktivitas. Mereka mancari batu sikat di sela-sela tanggul yang rusak. Seorang warga Desa Tojan bernama Ketut Rengkug ditemui di tepi pantai mengatakan jalan setapak di sekitar tanggul pengaman Pantai Watu Klotok sudah hancur sejak dua minggu lalu. Rusaknya jalan setapak dari paving ini akibat dihantam gelombang besar setinggi lima meter. Pasir
Di tepi pantai ikut naik ke areal parkiran. “Pasirnya sampai naik ke sini. Jadi, sulit dilalui kendaraan,” katanya. Sejak jalan setepak di sekitar tanggul hancur, kunjungan wisatawan kian menurun. Bahkan kini sama sekali tidak ada. Rengkug menyebut sebelum tanggul ini rusak, dalam sehari rata-rata 10 wisatawan asing surfing. “Kebanyakan yang berkunjung turis Jepang,” sebutnya. Warga lokal juga kerap jalan-jalan di sore sepanjang tanggul Pantai Watu Klotok. Rengkug berharap pihak terkait segera memperbaikinya. Karena selain mengganggu pemandangan juga membahayakan pengunjung yang melintas. “Sejauh ini memang belum ada warga yang terjatuh. Tapi banyak warga sekitar yang datang, terutama saat rahinan,” jelasnya. Kepala Dinas PU Klungkung Gusti Ngurah Supartana ketika dikonfirmasi tidak menampik realita tersebut. Menurutnya kewenangan memperbaiki tanggul itu ada di pihak Balai Wilayah Sungai Bali-Nusa Penida. Apalagi kerusakan tanggul dan jalan
paping tersebut akibat dihantam gelombang besar. “Kami sudah koordinasikan persolan ini ke pihak menangani,” terangnya. (kmb)
Bali Post/dwa
CEK - Tim Supervisi Mabes Polri mengecek Pos Pengamanan Goa Lawah.
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
BULELENG
11
SPDN di PPI Bangkrut
Perencanaan Pasar Tidak Optimal
Singaraja (Bali Post) – Bangkrutnya Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN) di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit mendapat perhatian serius DPRD Buleleng. Wakil rakyat itu menilai SPDN itu bangkrut akibat perencanaan potensi pasar tidak maksimal. Bahkan, cenderung fasilitas itu dibangun hanya mengejar persyaratan, agar PPI memiliki SPDN. Bali Post/kmb34
PANTAU TERITORIAL - Kapal KRI Sampari 628 melakukan pemantuan teritorial kelautan dan keamanan di wilayah laut Bali Utara, Senin (4/7) kemarin.
KRI Sampari 628 Amankan Teritorial Bali Utara
Singaraja (Bali Post) Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sampari 628 sejak dua hari dan selama seminggu ke depan melakukan pengamanan teritorial di sepanjang laut Bali Utara. Kapal perang yang dilengkapi rudal itu memiliki mobilitas cepat. Komandan KRI Sampari 628 Letkol Laut (P) Irwan Sobirin mengatakan selain diperlengkapi peralatan standar, kapal perang itu juga berisi benda-benda atau senjata tradisional khas Nusa Tenggara Barat (NTB). KRI itu berasal dari Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut Koarmatim (Guskamla Koarmatim). KRI ini berlayar menyusuri lautan luas di Tanah Air,
melakukan pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI). “Kami show of kekuatan dengan cara melakukan operasi rutin. Jumlah ABK TNI-AL yang terlibat mencapai 50 anggota,’’ ujarnya, Senin (4/7) kemarin. Patroli dilakukan di wilayah laut Bali Utara, selama satu minggu ke depan. Kapal yang meluncur sejak 28 Mei 2014 akan mengelilingi lautan di beberapa kepulauan di Indonesia ini. Di Buleleng, KRI Sampari 628 sempat berlabuh di pelabuhan barang, Celukan Bawang, Desa Gerokgak. “Kami berlabuh karena cuaca kurang bersahabat. Relatif berat kami melawan kencangnya angin. Bersyukur akhirnya selamat, dapat berlabuh,” tandasnya. (kmb34)
Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa mengkritisi hal itu Senin (4/7) kemarin. Menurutnya, setiap perencanaan kebijakan pembangunan di daerah mutlak dilakukan secara mendetail. Pihaknya masih menemukan kelemahaman perencanaan. Dampaknya pada pemanfaatan fasilitas yang akan dibangun. Dicontohkan SPDN di PPI Sangsit sebagai bukti lemahnya perencanaan potensi pasar. Seharusnya, potensi pasar yang akan memanfaatkan SPDN ini harus dibuat mendetail. Faktanya, usaha itu akhirnya tak menguntungkan bahkan bangkrut karena atensi pasar minim. Permintaan yang minim ini tidak lepas karena SPDN itu terlalu jauh dengan kampung-kampung nelayan. Apalagi harga penjualan BBM itu sama dengan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sehingga nelayan memilih membeli BBM di SPBU yang lebih mudah mereka jangkau. “Ini bukti kalau pemetaaan pasar tidak beres, sehingga SPDN bangkrut. Bagaimana bisa memperoleh untung karena yang membeli paling kapal-kapal dari Madura dan nelayan di sana (Desa Sangsit) saja. Nelayan lain memilih membeli BBM di SPBU karena harganya juga
sama,” katanya. Di samping menyangkut pemetaan pasar yang kurang, kata Budiasa, masih ada pemicu kebangkrutan SPDN itu yakni pihak pengelola belum berani memberlakukan harga penjualan BBM khusus untuk nelayan. Artinya, kalau memang fasilitas itu untuk membantu nelayan, seharusnya harga penjualan BBM tersebut dibedakan dengan di SPBU. Apabila pengelola berani menetapkan harga berbeda, dia meyakini SPDN berfungsi dengan optimal. “Saya juga kurang tahu persis apakah pengelola menjual BBM harganya sama dengan di SPBU. Kalau itu sama jelas saja SPDN kalah saing. Sekarang, kalau berani menjual BBM dengan harga khusus untuk nelayan, saya yakin fasilitas yang dibangun dengan uang rakyat itu berfungsi dan tidak terbengkalai seperti sekarang ini,” jelasnya. Terkait rencana Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng mencari pengelola yang baru dengan pola kerja sama, Budiasa menilai langkah itu biasa ditempuh. Pihakya menyarankan sebelum memutuskan pihak ketiga dilibatkan dalam kerja sama pengelolaan, perlu dilakukan pembahasan dengan lembaga dewan. Dari pembahasan ini, pihak ketiga yang
IDUL FITRI - Bupati PAS dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah.
Bali Post/kmb38
Putu Mangku Budiasa
ditunjuk mengelola SPDN itu benar-benar serius. Yang paling penting bagaimana usaha itu memberikan keuntungan, sehingga tidak lagi mengulang pengalaman sebelumnya. Alternatif lainnya, pemerintah daerah bisa saja menunjuk salah satu perusahaan daerah (PD) sebagai pengelola SPDN itu. Strategi itu bisa ditempuh apabila pemerintah kesulitan mencari pihak swasta sebagai pengelola SPDN menggantikan Koperasi Mina Bahari. (kmb38)
Bangun SMKN 1 Gerokgak
Pusat Bantu Rp 2,8 M
Bali Post/kmb34
POLWAN TANGGUH - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Senin (4/7) kemarin, mempersiapkan puluhan personel Polwan tangguh. Mereka mendapat job khusus mengantisipasi terjadi kerusuhan di Pilkada Buleleng.
Polwan Tangguh
Siap Hadang Demo di Pilkada
Singaraja (Bali Post) Aparat kepolisian memiliki catatan khusus menggelar pilkada di Bumi Panji Sakti ini. Belajar dari pengalaman kurang sedap masa silam, Polres melakukan upaya antisipasi, mencegah terulangnya keributan tersebut. Konflik disadari kerap dipicu akibat perbedaan aspirasi partai politik. Zaman sekarang massa memang bukan merespons rusuh, melainkan aksi aksi demo politik yang membuat muncul resistensi situasi kurang kondusif. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan pada Pilkada Februari 2017 nanti, potensi keributan tetap terbuka. Karena itu, pihaknya menyiapkan pasukan khusus yakni Polwan tangguh. Para Polwan tangguh itu malah sudah berlatih sejak sebulan lalu. Polwan tangguh itu berjumlah 30 orang. Skuadnya kemungkinan bertambah dari Polda Bali. “Mereka kami persiapkan menghadang aksi demonstrasi mencegah kerusuhan. Polwan tangguh itu sudah dilatih intensif seperti menembak, bela diri karate, dan mengendarai motor trail, bertujuan pengurai massa (raimas),” ujar Kapolres di ruangan kerjanya, Senin (4/7) kemarin. Mantan Kapolres Karimun Polda Kepulauan Riau yang telah memiliki pengalaman tugas 23 tahun di luar Bali itu, memiliki tingkat kepekaan
relatif lebih. Karena itu, ia melakukan langkah-langkah antisipasi kemungkinan terjadinya bentrok. Penempatan Polwan di barisan depan, diyakini ampuh, dalam kaitan mengurai bahkan mengurungkan niat massa bertindak anarkis. “Jadi, kami desain Polwan tangguh itu berada pada posisi barisan depan. Kita menghilangkan kesan seram kepolisian dalam mengurai keributan massa. Para Polwan berusia muda dan belum menikah itu akan dapat mengubah psikologis oknum perusuh. Tensi kemarahan menjadi menurun dan tidak jadi ribut,” jelasnya. Pilkada di Buleleng ini menjadi fokus perhatian Kapolres Sukawijaya. Ia berharap Polwan tangguh itu yang tengah dilatih intensif di Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja itu dapat bertugas optimal. Selain Polwan tangguh dipasang di depan, sedangkan pada barisan belakang dilibatkan Satuan Sabhara. “Sejauh ini belum diketahui pasti siapa-siapa saja calon bupati dan wakil bupati yang akan maju. Hal utama yang saya tekankan bagaimana Buleleng terus bisa aman kendati sedang memiliki hajatan pilkada,’’ paparnya. Status di setiap desa atau kecamatan dalam kondisi kondusif. Jika kondisi mendesak bukan tidak mungkin aparat dinaikkan menjadi rawan satu dan rawan dua. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Dalam tahun ajaran berikutnya 2017, dipastikan SMKN 1 Gerokgak, tidak lagi nebeng alias menumpang dengan SD 1 Banyupoh. Alasannya, pihak sekolah telah menerima bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tahun 2016. Nilai bantuan nya mencapai Rp 2.871.972.000. Besaran bantuan yang diterimanya itu diperuntukkan konstruksi bangunan sekolah setempat. Kepala SMKN 1 Gerokgak Sudimahayasa, S.T., M.Pd. menjelaskan, pekerjaan konstruksi diperuntukkan enam ruangan kelas baru (RKB), dua ruang praktik siswa (RPS), satu ruang kantor dan jamban. “Besaran nilai Rp 2.871.972.000. Selain untuk konstruksi juga untuk nonkonstruksi seperti perabot ruang kelas, RPS, dan ruang kantor. Kami menjadi satu-satunya SMK
di Bali yang sudah mendapat bantuan ini. Sebab, kami sudah memiliki lahan 1,5 hektar di wilayah Desa Banyupoh, Gerokgak, sebagaimana dipersyaratkan pusat,” jelasnya belum lama ini. Ia memaparkan, lahan 1,5 hektar di Desa Banyupoh, sebelumnya adalah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Ketika lahan dikelola kabupaten, terdapat surat peminjaman lahan selama dua tahun dari Sekda Provinsi Bali. “Kami minjam lahan dari bulan Juni 2014-Juni 2016. Nah saran Direktorat Jenderal Kemendikbud RI bahwa pengelolaan SMA/SMK ke depan akan dialihkan ke provinsi. Maka atas saran itu, kami diminta tidak usah memperpanjang surat peminjaman. Kami diminta menggunakan lahan yang tersedia itu sebagaimana ke depan provinsi akan mengelola SMA/SMK,” paparnya.
Peralatannya sebanyak satu paket alat praktik akomodasi perhotelan dan jasa boga digelontor sebesar Rp 150.000.000 dan satu paket alat praktik teknik sepeda motor sebanyak Rp 150.000.000. “Jadi, kami mengajukan proposal USB kepada Direktorat Pengembangan SMK di Kemendikbud di bulan Februari 2016. Kemudian terhadap penandatanganan MoU dilaksanakan Kamis (30/6) lalu di Hotel Best Western Jakarta Barat,” katanya. Pihaknya menerangkan, bantuan dari pusat itu sangat menguntungkan SMKN 1 Gerokgak. Keberadaan sekolah di wilayah Buleleng Barat ini akhirnya dapat memiliki sarana prasarana mendekati Standar Pelayanan Minimum. “Ke depannya kami dapat mempelancar proses belajar mengajar. Kami sudah tidak meminjam tempat. Dan bersama warga sekolah menjadi lebih percaya diri dengan memiliki gedung sendiri,” terangnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
USB SMKN 1 - Tampak lahan seluas 1,5 hektar di wilayah Desa Banyupoh, Gerokgak Buleleng, akan digunakan untuk lokasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 1 Gerokgak tahun 2016.
PAS-Sutjidra
Ajak Warga Muslim Maknai Spirit Idul Fitri
MOMENTUM hari raya Idul Fitri yang merupakan hari raya suci dan hari kemenangan umat muslim hendaknya dimaknai sebagai sebuah momen sangat penting setelah berpuasa selama sebulan pada bulan Ramadan. Untuk itu diharapkan seluruh umat Islam dan masyarakat Buleleng dapat merefleksikan kembali ajaran-ajaran agama Islam yang senantiasa mengajarkan kebajikan dan kemuliaan. Jadikan spirit hari raya Idul Fitri untuk lebih meningkatkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa Serangkaian perayaan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, yang jatuh pada 6 Juli 2016, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. bersama Wakil Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. secara khusus mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1437 H. “Melalui perayaan hari suci bagi umat muslim ini, kami mengajak seluruh masyarakat Buleleng selalu meningkatkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menumbuhkan rasa persaudaraan di kalangan umat beragama, sehingga akan dapat menimbulkan damai di kalangan masyarakat,” kata Agus Suradnyana yang akrab dipanggil PAS, Senin (4/7) kemarin, di Buleleng. Pada kesempatan ini, Bupati Agus Suradnyana juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Buleleng yang telah berpartisipasi menjaga kebersihan, kedamaian, dan ketertiban. Selebihnya, Agus Suradnyana mengungkapkan pada perayaan Idul Fitri ini dia juga mengajak masyarakat Buleleng selalu introspeksi. Momentum perayaan hari raya ini sangat tepat mengedepankan rasa solidaritas dan saling menghormati antarsesama umat manusia. Momentum hari raya ini sangat tepat dikedepankan demi
menjaga kenyamanan dan keamanan serta kerukunan antarwarga di Buleleng dan Bali umumnya. “Buang jauh-jauh rasa dendam, dengki, dan iri hati. Dengan rasa persatuan dan kesatuan serta kedamaian melalui hari raya Idul Fitri akan dapat mewujudkan pembangunan Buleleng lebih bergeliat,” ujarnya. Dengan memiliki benteng pengendalian diri yang kuat, masyarakat akan mampu mengalahkan musuh-musuh yang ada pada dirinya. Dalam merayakan Idul Fitri ini, kata Agus Suradnyana, umat diajarkan mengendalikan diri lewat puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan ini. Dengan mampu mengendalikan diri diharapkan tercipta kedamaian. Karena itu, pada momen hari raya yang baik ini, umat mesti berusaha menjalankan ajaran agama dengan sebaik-baiknya. Wakil Bupati dr I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. juga mengingatkan masyarakat Buleleng dalam merayakan hari raya Idul Fitri dapat berjalan aman, khidmat, dan penuh tenggang rasa. Tingginya rasa tenggang rasa yang selama ini ditunjukkan masyarakat sangat membantu pemerintah melaksanakan berbagai program yang digulirkan Pemkab Buleleng. Selain itu, Sutjidra mengajak masyarakat Buleleng dalam kesucian makna hari raya Idul Fitri ini, melakukan mawas diri, menyatukan pikiran, sehingga dapat merayakan hari raya dengan penuh khidmat. “Kemampuan mengimplementasikan toleransi antar-umat beragama memiliki makna menjadi kemenangan dalam kehidupan beragama,” ujar Sutjidra. Akhir kata, Putu Agus Suradnyana bersama Nyoman Sutjidra mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. (ad127)
Tembakau Rajangan Hitam Tingkatkan Ekonomi Petani
Singaraja (Bali Post) Tembakau rajangan hitam mulai dikembangkan pemerintah Kabupaten Buleleng. Memasuki pertengahan tahun ini akan ditanam tembakau rajangan hitam di lahan seluas 25 hektar. Tembakau menjadi salah satu komoditas yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat petani. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng, Ir. Ketut Nerda, menjelaskan tembakau rajangan hitam ini sudah dibudidayakan sejak tahun 2016. Tembakau ini dianggap mudah tumbuh dibandingkan tembakau virginia. Pemerintah telah menyusun rencana pemasaran melibatkan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) di Provinsi Jawa Barat. “Pilihan kerja sama bersama asosiasi ini karena mereka sudah melakukan kerja sama dengan perusahaan
pabrik rokok. Di sana, pabrik sudah memanfaatkan bahan baku rokok dari rajangan hitam ini. Petani diharapkan bisa mendapatkan hasil ekonomi lebih baik ketimbang sebelumnya,” jelasnya, Senin (4/7) kemarin. Untuk tembakau virginia dan virginia rajangan hitam telah dilakukan pengembangan dari Mei dan berakhir Juni 2016. Keunggulannya diharapkan membawa dampak ekonomi positif pada masyarakat. “Jadi, ada perbedaan dari dua jenis tembakau tersebut. Tembakau rajangan hitam memiliki prospek lebih baik ke depannya,” paparnya. Penanaman tembakau tahun 2016 menggunakan lahan seluas 525 hektar. Rinciannya tembakau virginia krosok di lahan 400 hektar, tembakau virginia rajangan di lahan
100 hektar dan tembakau rajangan hitam mencapai 25 hektar. “Ya kita akan gunakan lahan seluas 525 hektar untuk penanaman tembakau tahun ini,” imbuhnya. Berdasarkan hasil pantuan Dishutbun Buleleng, beberapa lokasi potensial menanam tembakau ada di Kecamatan Buleleng seperti Desa Baktiseraga, Pemaron, Anturan, Tukadmungga. Di Kecamatan Sukasada ada di Desa Panji, Panji Anom, Tegalinggah. Kecamatan Sawan berada diDesa Bebetin, Bontihing. Kecamatan Seririt, Desa Patemon dan Kecamatan Gerokgak dikembangkan di Desa Patas. Nerda menambahkan, tahun 2014 penanaman tembakau dilakukan di pada lahan seluas 343,5 hektar. Produksi tahun 2014 sebesar 626,16 ton dengan produktivitas 1.823 kg/hektar. Sedangkan tahun
2015, lahan yang ditanami seluas 493,75 hektar dengan rincian virginia krosok seluas 394 hektar, virginia rajangan seluas 60 hektar dan tembakau white burley seluas 49,75 hektar. Produksi jenis tembakau virginia krosok menghasilkan
731,724 ton dengan produktivitas sebesar 1.857,17 kg/ hektar. Tembakau virginia rajangan menghasilkan 96 ton dengan produktivitas 1.920 kg/hektar. Kemudian white burley menghasilkan 33 ton, produktivitasnya 663,32 kg/ hektar. (kmb34)
Bali Post/kmb34
TEMBAKAU - Penanaman tembakau rajangan hitam dikembangkan petani di Buleleng, Senin (4/7) kemarin. Mereka mendapat dukungan pihak Dishutbun.
JEMBRANA
12
Tinjau Arus Mudik di Gilimanuk
SOSOK Pelayanan Tetap Buka
SELAMA cuti bersama perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah, sejumlah kantor yang memberikan layanan kepada masyarakat di Kabupaten Jembrana tetap dibuka. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana Gede Gunadnya. Pejabat asal Buleleng ini menyebutkan alasan pelayanan tetap buka yakni saat liburan, biasanya banyak warga Jembrana yang pulang kampung. Untuk itu, kesempatan inilah yang digunakan untuk mengurus surat-surat kependudukan, perizinan, kesehatan dan layanan lainnya. “Jadi, kantor dan dinas yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap dibuka seperti biasa, sesuai dengan jam kerjanya,” kata Gunadnya. Unit pelayanan yang tetap dibuka di antaranya pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu), perhubungan, pelayanan surat-surat kependudukan dan pencatatan sipil termasuk pelayanan perizinan terpadu. Mulai Senin kemarin kantor–kantor itu siap melayani masyarakat. Kantor buka mulai pukul 08.00 wita hingga 12.00 Wita. Sedangkan saat hari raya Idul Fitri (6 dan 7 Juli 2016), kantor pelayanan perhubungan, kependudukan dan perizinan ditutup, sedangkan pelayanan kesehatan tetap dibuka. Gunadnya berharap meskipun libur petugas pelayanan agar melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Karena memang itulah fungsi dan tugas sebagai ASN. Melayani masyarakat, bukan sebaliknya dilayani masyarakat. Untuk itu, masyarakat yang dilayani merasa puas dan nyaman. (olo)
Bali Post/olo
BERI PENGARAHAN - Kapolda Bali saat memberi pengarahan di Senkom untuk lebih intens menginformasikan kepada pemudik kondisi antrean.
Hasil Evaluasi Polda Bali
Truk Beroperasi, Salah Satu Pemicu Antrean Panjang
Negara (Bali Post) Larangan truk melintasi wilayah Gilimanuk saat arus mudik berlangsung (mulai H-5), rupanya tidak digubris. Buktinya masih ada sejumlah truk beroperasi saat arus mudik. Dari hasil evaluasi, hal ini merupakan salah satu penyebab terjadinya antrean panjang hingga belasan kilometer. Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, Senin (4/7) kemarin mengatakan mesti pihaknya sudah melarang truk melintas sejak H-5, namun masih ada yang beroperasi. Ia pun menuding hal itu salah satu penyebab timbulnya antrean panjang. Di samping itu juga tidak beroperasinya kapal jumbo (berkapasitas besar) seperti tahun lalu. “Yang menjadi catatan bagus adalah tidak adanya kriminalitas. Antrean sampai 13 kilometer ini menjadi pekerjaan rumah kami. Begitu juga truk yang masih melintas, harus kami evaluasi tahun depan,” kata Kapolda. Mestinya, kata Kapolda truk sudah tidak boleh melintas sejak H-5. Petugas sempat menindak dengan mengarahkan di parkir jembatan timbang tetapi tidak mencukupi. “Daya tampung hanya 300 truk. Tidak ada lagi tempat penampungan,” tambah Kapolda didampingi Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dan GM ASDP Cabang Ketapang, Yusuf Hadi kemarin. Sedangkan untuk kapal jumbo, dari pemaparan ASDP tidak bisa dioperasikan seperti tahun lalu karena masalah teknis. Tetapi pengelola pelabuhan berjanji
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
tahun depan akan dilakukan perubahan, termasuk metode penjualan tiket menggunakan sistem online. Dermaga ponton akan diperpanjang lebih menjorok ke laut, sehingga kapal jumbo bisa bersandar. “Kita harapkan juga ada upaya dari pelabuhan karena setengah mati kita mengelola lalu lintas. Apabila di pelabuhan terjadi penumpukan, antrean tidak akan bisa dihindari,” tegasnya. Selain itu, Kapolda juga meminta jajarannya intens menginformasikan kepada pemudik yang antre, baik melalui pengeras suara, petugas di lapangan maupun lewat radio lokal. (kmb26)
Kapolda dan Pangdam Minta Waspadai Teroris Masuk Bali
Negara (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widyatmoko meninjau arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (4/7) kemarin. Dalam kegiatan itu, Kapolda dan Pangdam meminta jajarannya dan seluruh pihak untuk melaksanakan tugas dengan seksama. Periksa semua kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. Hal ini dilakukan untuk menangkal dan mewaspadai pelaku teroris masuk Bali. Petugas yang berjaga di pintu masuk Bali (Pelabuhan Gilimanuk-red), baik itu TNI/ Polri maupun instansi lainnya agar melakukan pemeriksaan secara detail. Sebab, berkaca dari sejumlah aksi teror di Turki dan Belgia, pelabuhan dan bandara merupakan kawasan vital. “Di pos pemeriksaan barang penumpang yang dijaga Brimob agar diperiksa secara ketat,” kata Kapolda saat melakukan peninjuan pos di kawasan Pelabuhan Gilimanuk kemarin. Begitu juga memastikan bahwa metal detector yang dipasang benar-benar berfungsi. Di pos pemeriksaan pintu masuk saat ini pemeriksaannya masih manual dengan menggunakan mirror set dan metal detector. “Setelah Lebaran ini, kendaraan yang akan masuk di Bali harus diperiksa ketat. Sebenarnya kita punya X-ray tapi masih proses berbaikan. Sempat dibawa ke sini (Pelabuhan Gilimanuk-red) tetapi ada masalah teknis. Mungkin nanti sore (kemarin-red) atau
besok pagi bisa dipakai,” ujar Kapolda. Pihaknya yakin pada arus balik nanti X-ray sudah bisa digunakan dan tidak menimbulkan antrean. “Kita periksa sebentar saja. Tidak akan menimbulkan antrean,” tegasnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga menyiagakan anjing pelacak yang telah terlatih untuk mengendus bahan atau barang berbahaya, seperti narkoba dan bahan peledak serta lainnya. Sementara, instruksi senada juga disampaikan Pangdam Mayjen Kustanto. Ia menegaskan antisipasi arus balik penting dilakukan. Pemeriksaan terhadap orang, kendaraan dan barang yang masuk ke Bali agar dicermati guna mencegah hal-hal yang tidak baik. “Tak hanya di Pelabuhan Gilimanuk, semua pintu masuk Bali, termasuk pelabuhan tradisional harus dijaga ketat. Semua pihak mesti waspada dan jika ada yang mencurigakan segera melapor ke petugas terdekat,” imbuhnya. (kmb26)
Bali Post/olo
TINJAU POS - Kapolda Bali bersama Pangdam IX/Udayana saat meninjau pos pintu masuk Bali untuk antisipasi arus balik, Senin (4/7) kemarin.
Bupati Artha Ucapkan Selamat Idul Fitri ke Seluruh Umat Muslim di Jembrana
DENGAN berakhirnya bulan puasa, maka itu menandakan hari raya Idul Fitri sebagai hari yang penuh kemenangan bagi umat muslim.
Beberapa hari lalu, Bupati Jembrana I Putu Artha ikut serta buka puasa bersama dengan seluruh pegawai Pemkab Jembrana yang beragama
IDUL FITRI – Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup Kembang Hartawan mengucapkan Selamat Idul Fitri bagi umat muslim di Kabupaten Jembrana.
Islam di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana. Bupati Artha bersama wakilnya, Kembang Hartawan, menyampaikan pesan Lebaran kepada seluruh umat Islam yang merayakan di Kabupaten Jembrana. Senin (4/7) pagi, Bupati Artha berpesan agar masyarakat Jembrana tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam melaksanakan rangkaian upacara di hari raya. Hari ini saudara-saudara umat Islam merayakan Idul Fitri, umat lain diharapkan memberi dukungan agar Idul Fitri di Jembrana berjalan dengan baik. Kepada umat Islam, Bupati Artha berpesan agar memanfaatkan momen ini untuk menyucikan diri dan tetap menjaga kebersamaan. “Assalamualaikum warah-
matullahi wabarokatuh, saya Bupati Jembrana I Putu Artha atas nama Pemerintah Kabupaten Jembrana dan keluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 syawal 1437 Hijriah, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin,” ujar Bupati Artha seusai prosesi pemugaran Pura Niti Praja Kantor Bupati Jembrana, Senin (4/7). Ditambahkan Bupati Artha, keharmonisan masyarakat Jembrana yang heterogen sudah sangat terjaga dengan baik. Bahkan dalam setiap upacara keagamaan, masingmasing petugas keamanan seperti pecalang maupun banser saling membantu, mengamankan jalannya upacara. Hal ini harus dijaga dan ditingkatkan. Meski begitu Bupati Artha juga mengingatkan agar
semua masyarakat tetap waspada terhadap gejalagejala yang dapat memicu perpecahan maupun ancaman keamanan. “Mari kita jaga tempat tinggal kita (Jembrana) agar selalu aman, rukun dan damai, dengan begitu maka pembangunan daerah akan berjalan dengan baik, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, terutama yang ada di perdesaan dan kelurahan,“ kata Artha. Wakil Bupati Jembran I Made Kembang Hartawan, mengimbau kepada warga muslim Jembrana yang mudik, tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti aturan berkendaraan dan lalu lintas dengan baik. Menurutnya tidak perlu membawa barang banyak-banyak yang dapat mengganggu perjalanan (ad128)
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
KARANGASEM
SOSOK
13
Perkuat Ketahanan Pangan
Petani Perlu Dibantu Saprodi
Mencuri Perhatian Pencinta Kuliner MENJADI seorang chef memang tak mudah. Apalagi, itu dalam dunia usaha kuliner, di tengah persaingan yang makin ketat di Karangasem. Namun, chef yang bisa memberi kualitas dalam rasa masakannya akan menjadi “juara” di hati pencinta kuliner. Hal itu amat dirasakan chef Rizky yang cukup populer di Karangasem. Dia mulai mencuri perhatian pencinta kuliner setelah membuka usaha Kedai Djakarta dengan menu utama mi ayam dan melebarkan sayap usahanya ke lokasi yang lebih luas dengan membuka Rumah Makan Arahara di Jalan Veteran, Amlapura. Rumah Makan Arahara yang lebih fokus pada Bali Post/gik seafood, rupanya disambut baik pencinta seafood di Bali. Harga yang cukup miring juga membuat Rumah Makan Arahara ini juga menjadi lokasi favorit nongkrong kalangan pelajar. Namun setelah nyaman dengan usahanya di Karangasem, chef yang bernama lengkap Julius Rizky Rejadi ini justru harus kembali ke tempat kerja lamanya di kapal pesiar. Sebagai seorang chef, keahliannya mengolah makanan sangat dibutuhkan di kapal pesiar yang memang harus diisi dengan chef yang mengerti selera turis. Permintaan yang begitu besar dari kapal pesiar, membuatnya terpaksa meninggalkan usahanya di Karangasem, termasuk Rumah Makan Arahara sejak 3 Mei lalu. Sehingga, dia tak bisa lagi menjadi chef di rumah makan dengan konsep garden tersebut. Saat ini, Rumah Makan Arahara dikelola oleh chef lain yang ditunjuk pihak owner-nya. ”Sekarang lagi berada di Italia,” kata Rizki melalui pesan singkat di media sosial, belum lama ini, menjawab pertanyaan dan rasa penasaran dari para pelanggannya. (gik)
Amlapura (Bali Post) – Guna memperkuat program ketahanan pangan, para petani perlu dibantu sarana produksi padi (saprodi). Pasalnya, karena terbatasnya saprodi dan distribusi air irigasi, petani kerap menanam jagung di sawah. Anggota DPRD Karangasem I Gede Dana mengatakan hal itu, Senin (4/7) kemarin. Gede Dana menambahkan, petani memang tidak terlalu rugi menanam jagung karena kebutuhan jagung juga lumayan tinggi di Karangasem. Jagung diperlukan cukup banyak guna memenuhi peternakan ayam ras. Namun, bertanam padi, menurut sejumlah petani lebih menguntungkan. Soalnya, harga beras lumayan tinggi belakangan ini, yang per kilogramnya sudah di atas Rp 10 ribu. Sementara jagung berkisar Rp 6 ribu per kilogram. Beras juga menjadi kebutuhan hampir semua warga karena makin jarang masyarakat yang mengonsumsi nasi jagung. Sementara itu, sejumlah petani seperti di Banjar Kutabali Desa Sibetan mengatakan, musim ini petani disuruh menanam jagung oleh pemerintah. Padahal, air irigasi masih cukup. Wayan Wati, salah seorang petani yang ditemui tengah menyiangi tanaman jagungnya di Kutabali, mengatakan, dia tidak tahu kenapa semua petani di desanya malah
disuruh menanam jagung. Padahal, selama ini sawah di sana tak pernah ngetuh atau dikeringkan. “Semua disuruh menanam jagung. Kalau tidak, katanya didenda,” kata Wati. Wati menambahkan, karena hanya berstatus petani penyakap, para petani menuruti saja perintah tuan tanah. Wati tidak tahu, apa karena diberikan bantuan benih jagung oleh pemerintah sehingga semua petani disuruh menanam jagung. Dari pantauan Bali Post di areal persawahan di Sibetan dan Jungutan, hampir semuanya ditanami jagung. Namun, tanaman jagung dari bibit bantuan itu tampak tak begitu subur tumbuhnya, tapi kekuningan. Sementara, tanaman pengganggu berupa rumput tumbuh lebih subur. Petani khawatir hasil jagung sedikit dan tidak menguntungkan. Ditemui terpisah, mantan anggota DPRD Karangasem, Nyoman Celos, menegaskan, perlunya penyediaan pupuk atau sarana produksi pertanian yang murah dan mudah didapat. Dikatakan, tata niaga pupuk dan sarana produksi mesti ditata dengan baik dan jalur distribusinya mesti diperpendek. “Kasihan para petani. Saat perlu pupuk, justru pupuk langka dan akhirnya harganya mahal,” katanya. (013)
Bali Post/013
MENYIANGI - Petani di areal persawahan di Kutabali, Sibetan, Karangasem menyiangi tanaman jagungnya yang kurus dan daunnya menguning.
Calo Tenaga Kontrak Tipu Sebelas Korban
Amlapura (Bali Post) -
Polres Karangasem merespons cepat laporan korban penipuan perekrutan tenaga kontrak di Karangasem. Sesuai laporan yang masuk, ternyata korbannya makin banyak dari sebelumnya delapan orang menjadi sebelas orang. Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Noor Maghantara mengatakan hal itu, Senin (4/7) kemarin. Noor Maghantara menegaskan, pihaknya sedang mendalami kasus ini dengan memanggil terlapor. Usai menerima laporan sebelas korban penipuan atas terlapor yang sama, saat ini pihak kepolisian masih meminta keterangan saksi-saksi. Termasuk mengamankan barang bukti berupa kuitansi bermeterai hasil transaksi suap pelapor dengan terlapor untuk memuluskan jalan menjadi tenaga kontrak. “Terlapor akan segera dipanggil,” ujarnya. Sayangnya, siapa tiga nama tambahan yang juga melapor
Bali Post/kmb31
PENCARIAN - Warga Tianyar Barat menyaksikan proses pencarian Made Raka, warga yang diduga bunuh diri dengan menceburkan diri ke tengah laut.
Warga Muntigunung Diduga Ceburkan Diri ke Tengah Laut Amlapura (Bali Post) Warga Banjar Dinas Muntigunung Kangin Desa Tianyar Barat Kecamatan Kubu, Made Raka (30), dinyatakan hilang, Senin (4/7) kemarin. Pihak keluarganya hanya menemukan sepeda motor dan sandalnya di tepi pantai. Raka diduga bunuh diri dengan menceburkan diri ke tengah laut. Kapolsek Kubu AKP Gede Sukadana mengatakan, dari penuturan pihak keluarganya, Raka sudah pergi meninggalkan rumah sejak pukul 08.30 wita. Dia berpamitan dengan istrinya Ni Nyoman Koming (26) untuk pergi berobat ke Klinik Tukad Luah karena mengaku merasa tidak enak badan. “Apabila saya mati, tolong jaga anak-anak dengan baik,” tutur istrinya menirukan pesan suaminya sebelum berangkat meninggalkan rumah dengan sepeda motor DK 2024 PD. Namun, Koming saat itu mengaku tak menanggapi ucapan suaminya itu. Ditunggu di rumah hingga siang, Raka tak kunjung pulang ke rumah. Karena khawatir, istrinya menyusul Raka ke Klinik Tukad Luah. Tapi, petugas Klinik Tukad Luah mengatakan tak ada pasien yang datang atas nama Made Raka. Koming makin panik dan segera meminta anggota keluarga lainnya untuk mencari keberadaannya. Dia khawatir, Raka benarbenar bunuh diri, setelah mendengar pesannya sebelum meninggalkan rumah. Sekitar pukul 13.00 wita, kakak Made Raka yakni Wayan Wartini (40), menemukan sepeda motor dan sandalnya di pinggir Pantai Tukad Legawa, Tianyar Barat. Pihak keluarga akhirnya melaporkannya ke Polsek Kubu. Anggota kepolisian bersama Basarnas dan BPBD Karangasem langsung melakukan pencarian di tengah laut di sekitar Pantai Tukad Legawa. Namun, Kapolsek Kubu AKP Gede Sukadana mengatakan, pencarian selama lima jam, sejak pukul 13.00 wita sampai sore sekitar pukul 18.00 wita, Raka tak kunjung ditemukan. Pencarian akhirnya dihentikan dan akan dilanjutkan Selasa (5/7) ini. Sukadana menegaskan, pihak kepolisian belum bisa berkesimpulan, apakah Raka mencoba bunuh diri atau ada peristiwa lain. Tapi, mendengar keterangan keluarganya, dia diduga menceburkan diri ke tengah laut karena putus asa sakit batuknya tak kunjung sembuh. Hal ini diperkuat dengan penemuan sepeda motor dan sandalnya di tepi pantai itu. “Kalau dia mandi, pasti masih ada bajunya,” kata Sukadana. (kmb31)
ke Polres Karangasem, belum bisa diketahui. Noor Maghantara menegaskan, seluruh pelapor ini berasal dari Kampung Bangras, Amlapura. Selain dari sana, belum ada korban dari daerah lain yang mengadu ke Polres Karangasem. Sebab, kabarnya aksi penipuan dengan mencatut nama Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri ini juga dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Kubu. Hingga berita ini ditulis, terlapor MS belum bisa dimintai klarifikasi. Keberadaannya sulit ditemukan, sejak
dikejar-kejar para korbannya. Bahkan, kontrakannya di Karanglangko juga sudah ditinggalkan sehingga membuat para korbannya kebingungan untuk mencari dan meminta uangnya dikembalikan. Seperti diketahui, MS ketika masa kampanye Pilkada Karangasem lalu sempat menjadi sopir pribadi Mas Sumatri. Dia dilaporkan telah memungut uang dari sejumlah warga yang ingin melamar menjadi tenaga kontrak daerah di instansi pemerintahan. Nominalnya mulai dari Rp 8 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta,
hingga Rp 20 juta. Dengan berkedok sebagai orang dekat Bupati Mas Sumatri, MS mengaku punya 13 jatah tenaga kontrak. Dari aksinya itu, dia berhasil mengantongi uang Rp 122 juta. Laporan penipuan yang dilakukan MS diterima Polres Karangasem, Minggu (3/7) lalu. Para korban sudah memberikan uang suap kepada MS beberapa saat setelah pelantikan Bupati/Wakil Bupati Karangasem terpilih, namun baru beberapa hari belakangan ini, mereka sadar telah menjadi korban penipuan. salah satu korbannya, Haji Badilah, mengaku percaya dengan terlapor karena MS dulu memang dekat dengan Mas Sumatri. Bahkan, dia tahu kalau MS ini masuk dalam lingkaran tim pemenan-
gan Mas Sumatri saat Pilkada Karangasem. Setelah menyerahkan lamaran dan uang suap, calo tenaga kontrak yang juga dikenal sebagai pengurus PAC salah satu partai politik di Kecamatan Manggis itu sempat menjajikan akan memberi kepastian sejak Maret lalu. Kemudian diundur, April hingga Mei. Tapi, hingga lewat waktunya, anaknya tak kunjung memperoleh kepastian. Malah ketika dicari ke tempat kontrakannya di Lingkungan Karanglangko, Amlapura, ternyata terlapor sudah tak tinggal di sana lagi. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri belum merespons adanya pihak yang telah mencatut namanya untuk memperoleh keuntungan pribadi. (kmb31)
Bupati Mas Sumatri Melayat ke Rumah Duka Orangtua Bayi Tanpa Anus BUPATI Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, melayat ke rumah duka pasangan suami-istri Wayan Sujana dan Wayan Sari di Banjar Dinas Nyeh Kori Desa Jungutan Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin (4/7) kemarin. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Mas Sumatri menyerahkan bantuan uang tunai sekaligus mengucapkan rasa simpati dan belasungkawa atas meninggalnya bayi laki-laki yang lahir tanpa lubang anus tersebut. Bupati Karangasem Mas Sumatri yang didampingi
Camat Bebandem I Made Sugiartha mendatangi rumah duka yang terletak jauh dari permukiman penduduk. Mas Sumatri berharap kedatangannya dapat memberikan dukungan moril dan juga sedikit bantuan material bagi pasutri kurang mampu tersebut serta mengharapkan pula agar keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah dalam menerima cobaan. Wayan Sujana menuturkan, anak ketiganya tersebut mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (2/7) sekitar
pukul 04.30 di RSUP Sanglah Denpasar setelah menjalani operasi. Jasad bayi yang baru berusia 1,5 bulan ini akhirnya dibawa pulang ke desanya dengan mengendarai sepeda motor bersama istrinya karena keterbatasan biaya. ”Saya ingin menyewa ambulans untuk membawa jenazah anak saya, tapi saya tidak punya biaya,” ujarnya lirih. Rencananya, bayi tanpa anus yang lahir tanggal 20 Mei 2016 lalu ini akan dikubur di Setra Banjar Dinas Nyeh Kori Desa Jungutan, Selasa (5/7) ini. (ad130)
MELAYAT - Bupati Mas Sumatri saat melayat ke rumah duka pasangan suami-istri, Wayan Sujana dan Wayan Sari, Senin (4/7) kemarin.
HUT Ke-16 Pasemetonan Sri Nararya Kresna Kepakisan
Digelar Baksos Pengobatan Gratis di Tianyar
BAKTI SOSIAL - Ketua Panitia HUT ke-16 Pasemetonan Sri Nararya Kresna Kepakisan (PSNKK) IGP Parwata Tusan, S.E. di sela-sela bakti sosial pengobatan gratis di Tianyar, Kubu, Karangasem, Senin (4/7) kemarin.
PANITIA HUT ke-16 Pasemetonan Pratisentana Sri Nararya Kresna Kepakisan (PSNKK) menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan gratis di Desa Tianyar, Kubu, Karangasem, Senin (4/7) kemarin. Baksos digelar di desa itu terkait persiapan ngaben massal sameton Dadia Arya Jelantik Tianyar yang puncaknya Rabu (6/7) besok. Klian Dadia yang juga Ketua Panitia ngaben massal itu, Made Tapa, mengatakan, ngaben massal merupakan agenda rutin tiap lima tahun warga dadia setempat. Tahun ini, sawa yang diaben 50 sawa. “Semula, rencananya kami mengabenkan 49 sawa. Namun, beberapa hari lalu, ada satu warga kami lagi yang meninggal,” katanya. Made Arnawa yang juga Sekretaris Panitia HUT PSNKK menambahkan, dadia setempat total 340 KK.
Selain ngaben, ngeroras atau mamukur dilaksanakan, Rabu (27/7) mendatang. Kegiatan ngerorasang bagi 53 sekar/sekah (orang meninggal dan sudah diabenkan -red). ”Kami ngaben massal dan tiap KK urunan Rp 1 juta,” katanya. Baksos pengobatan gratis itu dihadiri juga Ketua PSNKK Kabupaten Karangasem IGG Rinceg, S.E., Ketua Panitia HUT IGP Parwata Tusan, S.E., dan para pengurus serta Ketua Pusat PSNKK I Gusti Agung Putu Yadnya. Ketua Panitia HUT IGP Parwata Tusan menyampaikan, lewat ngaben massal diharapkan warga PSNKK persatuannya makin erat. Dengan bergotong royong, tanggung jawab akan menjadi lebih ringan. Dikatakan, terkait HUT PSNKK tahun ini, panitia menggelar sarasehan babad “Sri Nararya Kresna Kepakisan” di Sub-
agan, Sabtu (9/7). Sementara puncak HUT digelar di GOR Gunung Agung, Minggu (10/7). Semua kegiatan itu diharapkan bisa dihadiri para perwakilan warga dari seluruh Karangasem. Hal serupa disampaikan IGG Rinceg dan Ketua PSNKK Pusat Gusti Agung Putu Yadnya. Disampaikan Agung Putu Yadnya, kalau dilihat dari lelintihan atau babadnya, Arya Jelantik di Desa Tianyar merupakan pratisentana dari Arya Cacaran, salah satu dari delapan cucu Sri Nararya Kresna Kepakisan dari putranya Pangeran Nyuhaya. Dalam perkembangannya, pratisentananya menggeluti fungsi dan tugas yang beragam. Namun, diharapkan warga PSNKK makin kuat kebersamaan dan kegotongroyongannya dalam rangka mengemban kewajiban dan bakti kepada para leluhur. (013/k200)
TABANAN
14
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Stok Darah Libur Lebaran Dipastikan Cukup Tabanan (Bali Post) – Libur Lebaran selama satu minggu menyebabkan turunnya pendonor sukarela, sehingga dikhawatirkan terjadi kekurangan stok darah rutin. PMI Kabupaten Tabanan telah mengantisipasi hal tersebut dan memastikan stok darah mencukupi. Koordinator Bidang Pelayanan PMI Tabanan Satrio Sabariman, Senin (4/7) kemarin, mengatakan untuk memenuhi kebutuhan darah selama libur Lebaran dilakukan beberapa langkah seperti mengoptimalkan mobil unit. ‘’Meski libur tetap ada jadwal pengambilan darah. Seperti Minggu (3/7) ada acara donor darah dan mendapatkan 16 kantung,’’ ujarnya. Langkah lainnya adalah mengoptimalkan hubungan dengan donor sukarela baik melalui SMS maupun telepon sehingga saat ada kebutuhan darurat bisa langsung dihubungi. PMI juga melakukan pengambilan darah dari donor pengganti untuk meningkatkan donor sukarela di Tabanan. Menurut Rio, pendonor di Tabanan bisa memenuhi kebutuhan darah sekitar 60 persen. Sisanya diupayakan lewat kerja sama dengan UTD se-Bali. Berdasarkan data, stok darah rutin terakhir yang tersedia di PMI adalah 10 kantong golongan darah A, 31 kantong golongan darah B, tujuh kantong golongan darah O, dan satu kantong golongan darah AB. PMI Tabanan juga menggelar pelayanan kesehatan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari mulai Jumat (1/7) hingga Minggu (10/7) mendatang. Ada pun pos kesehatan gratis ini berlokasi di areal SPBU Selabih, Desa Selabih, Selemadeg Barat. Kepala Markas PMI Tabanan I Gusti Putu Wartama mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis dilayani dari pukul 08.00 hingga 22.00 Wita. Para pemudik yang mengalami gangguan kesehatan bisa menyambangi pos kesehatan tersebut. ‘’Layanan kesehatan ini didukung ambulans transportasi. PMI Tabanan juga melaksanakan posko 24 jam melibatkan tiga personel setiap shift,’’ ujarnya. (kmb24)
Lintas Tabanan Banjir di Jembatan Penyalin JEMBATAN Penyalin kembali kebanjiran beberapa hari lalu. Hal ini dikarenakan hujan deras yang melanda Tabanan sekitar dua jam sejak pukul 15.00 hingga 16.00 Wita. Akibatnya, terjadi kemacetan cukup panjang karena kendaraan melintas dengan lamban. Beberapa pengendara motor bahkan terseret arus dan terjatuh saat melintasi jalur menikung di sebelah barat jembatan, tepatnya di depan pabrik plastik. Pekerja di pabrik plastik, Muklas (35), mengatakan banjir memang sering terjadi di jalan tersebut akibat selokan yang tidak bisa menampung air hujan. Ia mengaku sudah menolong belasan pengendara yang jatuh tepat di depan pabrik tempatnya bekerja. Pengendara motor Ni Made Elya Herawati (17) asal Banjar Mambang Celuk Kelod, Desa Mambang, Selemadeg Timur, memilih berjalan melintasi jembatan. Ia meminta tolong orang lain membawakan motornya sampai ke tempat yang airnya surut. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional Provinsi Bali di Renon, Denpasar, terkait masalah selokan yang kurang lebar tersebut. (kmb24)
Jaring Tiga Pelanggar KTR UPAYA penegakan Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terus dilakukan tim terkait. Jajaran Satpol PP Provinsi Bali dan Koordinator Pengawas Kriminal Khusus Polda Bali menyidak sejumlah tempat layanan publik di Kabupaten Tabanan beberapa hari lalu. Awalnya, tim menuju kantor layanan Samsat, namun tidak menemukan pelanggaran. Setelah itu menuju BRSUD Tabanan. Hasilnya, tim berhasil menjaring tiga orang pelanggar yang kedapatan merokok dan puntung rokok yang masih tercecer. Kepala Sesi Penegak Hukum Satpol PP Bali, I Ketut Pongres Languaga, mengatakan ketiga pelanggar tersebut didapati di areal parkir BRSUD Tabanan. Mereka adalah dua buruh yang sedang melakukan pengerjaan servis lantai dan satu pengunjung rumah sakit berstatus PNS yang hendak mengontrol kesehatan. Pelanggar diberikan surat peringatan yang harus ditandatangani dan mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Tabanan. Menurut Wakil Direktur BRSUD Tabanan dr. Luh Gede Sukardiasih, pihaknya terus melakukan pengawasan melibatkan perawat, dokter, dan satpam. Jika menemukan atau melihat pengunjung rumah sakit merokok, petugas melakukan teguran langsung. (kmb28)
Petugas Kebersihan Tetap Piket Tabanan (Bali Post) –
Libur tampaknya tidak berlaku bagi petugas kebersihan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan. Ratusan petugas kebersihan disiagakan untuk membersihkan sampah seperti hari-hari biasanya saat libur Lebaran ini.
Bali Post/kmb28
PENGARAHAN - Petugas kebersihan DKP Tabanan diberikan pengarahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan dan pakaian kerja.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan, jika seluruh PNS dan honor di lingkungan pemkab libur panjang, pegawai di DKP dan petugas kebersihan tetap menjalankan tugasnya. Begitu pula pengawas kebersihan yang merupakan PNS tidak sepenuhnya libur bekerja lantaran harus mengawasi kebersihan di sejumlah lokasi di Tabanan. “Pengawas bertugas memonitoring. Jika ada sampah menumpuk akan ketahuan dan bisa langsung memerintahkan petugas untuk mengangkut, sehingga kebersihan terus terjaga,” jelasnya, Senin (4/7) kemarin. Petugas pengawas piket bekerja mulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00 Wita. DKP telah mengumpulkan seluruh petugas dan memberi-
kan pengarahan guna penegasan pelaksanaan tugas-tugas lapangan disertai pembagian pakaian sebagai motivasi kerja. Sebanyak 530 petugas kebersihan mulai dari penyapu jalan, pengangkut sampah hingga petugas pengolahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah akan tetap bertugas membersihkan seluruh sampah yang ada. “Tidak ada istilah libur bagi petugas kebersihan. Ini sesuai ketentuan kerja dan honornya tidak ada penambahan,” katanya. Sugatra memprediksi jumlah sampah per harinya mengalami penurunan dibandingkan hari-hari biasa. Ini disebabkan saat libur panjang masyarakat Tabanan lebih banyak bepergian ke luar kota dan warga pendatang pulang ke kampung halamannya. (kmb28)
PPDB ”Online” Belum Efektif
SMAN di Kecamatan Tetap Minim Siswa
Tabanan (Bali Post) – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online yang diterapkan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan tahun ini untuk pemerataan, ternyata belum berjalan efektif. Masih banyak sekolah negeri, khususnya di kecamatan minim siswa. Sebut saja SMAN 1 Kerambitan yang hanya menerima 102 siswa baru dari 240 kuota dan SMAN 1 Marga yang cuma mendapat 99 murid. Kepala SMAN 1 Marga Wayan Kantun Arimbawa mengatakan, dalam proses penerimaan siswa baru permasalahan yang muncul hampir selalu sama setiap tahunnya. Sistem manual atau online yang mulai diterapkan tahun ini tidak memengaruhi jumlah siswa yang diterima sekolahnya. “Tahun lalu kami dapat 84 siswa, sekarang 99. Tidak menutup kemungkinan jumlah itu bakal berkurang,” ucapnya, Senin (4/7) kemarin.
Menurutnya, pola yang diterapkan untuk seleksi penerimaan siswa baru memerlukan komitmen yang tegas. “Jika tidak ada komitmen, ya sama saja, ibarat sera panggang sera tunu, patuh pengit,” kilahnya. Kalau benar-benar melaksanakan komitmen untuk pemerataan siswa, Kantun Arimbawa berharap sekolah model (unggulan) yang ada di pusat kota tidak lagi membuka keran masuk siswa di luar ketentuan online yang telah disepakati. ‘’Bila disepakati 360 siswa, ya terima sesuai jumlah itu saja. Saya harap sekolah bersangkutan jangan buka pintu masuk lainnya,” ujarnya. Sekolah yang berada di lokasi terdekat dengan sekolah model sangat terkena imbasnya. Karena mayoritas siswa lebih cenderung menggunakan beragam cara agar bisa masuk ke sekolah model tersebut, padahal dari sarana dan prasarana serta SDM
guru sebenarnya sama. Hal serupa terjadi di SMAN 1 Kerambitan. Sekolah yang terkenal dengan prestasi ekstrakurikulernya ini juga minim siswa. SMAN 1 Kerambitan hanya mendapat 102 siswa, padahal tahun sebelumnya menerima 145 siswa. “Itu sudah mendaftar kembali,” jelas Kepala SMAN 1 Kerambitan I Wayan Sueca. Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana mengaku miris terhadap permasalahan yang selalu muncul di setiap penerimaan siswa baru. Meski sudah dilakukan beragam upaya termasuk membuat ketentuan bersama, pemerataan masih saja belum bisa dipenuhi. “Saya tidak bisa berbicara banyak,” kilahnya saat diminta konfirmasinya. Sebelum proses PPDB sudah ada kesepakatan bersama antara kepala sekolah untuk tidak melebihi jumlah kuota yang ditetapkan. Pihaknya
akan melakukan monitoring agar kesepakatan ini tidak dilanggar. ‘’Kasihan guru-guru yang mengajar di sekolah
kecamatan mondar-mandir mengejar jam mengajar sebagai prasyarat sertifikasi,” ungkap Suartana. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PENDAFTARAN - Suasana pendaftaran PPDB online jenjang SMA di Kabupaten Tabanan.
Warung Global
Politisi Harus Punya Rasa Malu
POLITIKUS korup bukan kejadian baru lagi. Dari dulu seperti itu tanpa ada pembenahan sama sekali. Ini akibat partai politik yang gagal merekrut kader militan yang bersih. Demikian pernyataan Gusti di Renon, Made Bukit di Jimbaran, Fera di Tabanan, dan Sugik di Mambal dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Politisi Serakah Lahirkan Korupsi’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Senin (4/7) kemarin. Keempat pengunjung itu menyebut selama ini parpol terkesan merekrut “saudagar”, siapa yang berani membayar paling tinggi dialah yang dicalonkan menjadi wakil rakyat. Ini sudah lumrah terjadi dan rakyat pun tahu. Seperti hukum karma, ada sebab dan akibatnya. Jadilah politisi yang baik, selalu melihat rakyat yang di bawah, serta jangan bekerja untuk kepentingan pribadi dan golongan. Suparta
di Singaraja hanya bisa gelenggeleng kepala menyimak kondisi ini. Politikus melakukan korupsi karena telah mengeluarkan biaya yang banyak, jadi semua harus kembali dengan cara apa pun termasuk korupsi. Parpol sudah jeli memilih calon, yaitu mereka yang banyak duit. Mestinya parpol tidak mengedepankan “mahar politik”.
Kondisi ini, menurut Werdha di Gianyar, harus dibenahi serius. Pertama, revolusi politik. Kaderisasi memang tidak hanya mengandalkan otak, otot, dan ongkos, namun ongkos hendaknya dikesampingkan dulu. Kedua, revolusi hukum. Selama ini penegakan hukum masih lemah. Meskipun banyak yang tertangkap basah melakukan suap dan korupsi, penyelesaiannya tidak ada atau sama juga bohong. Memberantas korupsi tidak cukup dengan reformasi saja. Putu Luwih di Tabanan berpendapat sama. Selama penegakan hukum lemah, korupsi tetap akan merajalela. Contohlah pemerintah Tiongkok. Vonis mati menanti bila pejabat korupsi, sehingga koruptor makin berkurang. Ditambahkan oleh Arya di
Denpasar, sepertinya hukuman fisik lebih ditakuti. Kalau dihukum penjara sudah bisa dipastikan para pelaku korupsi enak-enak saja sebab fasilitasnya mewah. Kasihan rakyat dan negara ini karena pejabatnya banyak yang korupsi. Wayan Agus di Nusa Dua berpendapat pelaku korupsi hanya oknum. Gede Biasa di Denpasar berharap parpol atau politisi yang sudah terbukti melakukan korupsi sebaiknya diberikan sanksi bisa berupa didiskualifikasi, yaitu tidak diikutsertakan dalam pilkada atau pemilu. Ini salah satu cara untuk menyederhanakan jumlah parpol yang banyak di Indonesia. Politisi korup ada penyebabnya, yaitu mahalnya biaya politik. Jadi, mereka harus mengembalikan
modal kampanye dengan cara korupsi. Selain serakah, Aji Raka di Bangli menilai politisi yang melakukan korupsi tidak tahu malu. Korupsi adalah akibat, penyebabnya biaya politik yang tinggi dan politik transaksional. Calon pemimpin dan calon pemilihnya sudah sepakat. Jika sudah transaksional kemungkinan besar politisinya berbuat korupsi. Penegakan hukum harus tegas dan rakyat mesti cerdas. Nang Tualen di Tabanan sepakat dengan pendapat sebelumnya. Jika saja ada kontrak politik yang jelas, semuanya ikut terseret. Karena menikmati hasil korupsi, harus juga menanggung akibatnya. Semua perbuatan harus dipertanggungjawabkan. (sikha)
15
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Wales
Jerman
Portugal
Prancis
Perjalanan ke Semifinal
Perjalanan ke Semifinal
Perjalanan ke Semifinal
Perjalanan ke semifinal
Penyisihan Grup B vs Slovakia 2-1 vs Inggris 1-2 vs Rusia 3-0
Penyisihan Grup F vs Islandia 1-1 vs Austria 0-0 vs Hungaria 3-3
Grup C vs Ukraina vs Polandia vs Irlandia Utr.
2-0 0-0 1-0
Penyisihan Grup A vs Rumania 2-1 vs Albania 2-0 vs Swiss 0-0
Babak 16 Besar vs Irlandia Utara
Babak 16 Besar vs Kroasia
Babak 16 Besar vs Slovakia
3-0
Babak 16 Besar vs Rep. Irlandia
3-1
Babak Perempatfinal vs Belgia 3-1 Rekor 4 Menang, 0 Seri, 1 Kalah, Gol 10-4 Pencetak gol terbanyak Gareth Bale (3) Penguasaan bola 47 persen Penampilan terbaik di Piala Eropa Semifinal (2016) Rekor semifinal 0
1-0
Babak Perempatfinal vs Polandia 1-1 (menang adu penalti 5-3)
Babak Perempatfinal vs Italia 1-1 (menang adu penalti 6-5)
Rekor 1 Menang, 4 Seri, Kalah 0, Gol 6-5
Rekor 3 Menang, 2 Seri, 0 Kalah, Gol 7-1
Pencetak gol terbanyak Cristiano Ronaldo, Nani (2)
Pencetak gol terbanyak Mario Gomez (2)
Penguasaan bola 54 persen Penampilan terbaik di Piala Eropa Runner-up (2004) Rekor di semifinal 1 Menang, 3 Kalah Semifinal terakhir 2012 Bermain imbang 0-0 dan kalah adu penalti 2-4 melawan Spanyol
2-1
Babak Perempatfinal vs Islandia 5-2 Rekor : 4 Menang, 1 Seri, 0 Kalah, Gol 11-4 Pencetak gol terbanyak Antoine Griezmann (4) Penguasaan bola 56 persen
Penguasaan bola 63 persen
Penampilan terbaik di Piala Eropa 2 Juara (1984, 2000)
Penampilan terbaik di Piala Eropa 3 Juara (1972, 1980, 1996)
Rekor semifinal 2 Menang, 2 Kalah
Rekor semifinal 5 Menang, 2 Kalah
Semifinal terakhir vs Portugal 2-0 (2000)
Semifinal terakhir vs Italia 1-2 (2012)
Striker Portugal Cristiano Ronaldo.
Gelandang serang Wales Gareth Bale.
Data Pertandingan Piala Eropa 2016 Babak 16 besar Prancis
vs Islandia
5-2
Babak Semifinal Kamis (7/7) dini hari Portugal vs Wales Jumat (8/7) dini hari Jerman vs Prancis
Penyerang Prancis Antoine Griezmann.
Penyerang Jerman Thomas Mueller.
Prancis Punya Peluang Obati Luka Lama Paris Prancis mempunyai peluang mengobati luka lama atas rival lama Jerman di Piala Dunia 2014 dan yang utama tragedi 34 tahun lalu di Spanyol. “Ini akan menjadi pertandingan besar,” seru penyerang Prancis Olivier Giroud, Senin (4/7) kemarin, merujuk laga semifinal Jumat mendatang.
Bali Post/ap
PERAWATAN - Gelandang Jerman Sami Khedira mendapat peratawan saat pertandingan perempatfinal melawan Italia.
Khedira Absen di Semifinal
Evian Gelandang Jerman Sami Khedira dipastikan absen dalam pertandingan semifinal Piala Eropa 2016 melawan tuan rumah Prancis, Jumat (8/7) mendatang. Pemain yang merumput di Juventus itu mengalami cedera otot saat menang pada laga perempatfinal atas Italia. Pelatih Joachim Loew, Senin (4/7) kemarin, mengungkapkan Khedira menjalani perawatan dan istirahat agar siap saat laga final, bila Jerman mampu mengatasi Prancis di babak empat besar. “Sami Khedira tidak akan bermain untuk kami pada Kamis (Jumat, waktu Indonesia). Kami akan melakukan segalanya untuk dia agar siap untuk kemungkinan babak final,” kata Loew. Jerman juga tidak diperkuat bek Mats Hummels yang mendapat sanksi larangan bermain dan striker Mario Gomez yang cedera. Masalah Paha Bek Portugal Pepe melewatkan sesi latihan sebagai tindakan pencegahan setelah menderita masalah pada pahanya. “Pepe merasakan nyeri otot di pahanya dan tidak akan berlatih hari ini sebagai tindakan pencegahan,” kata juru bicara tim Portugal. Bek berusia 33 tahun kelahiran Brazil itu menjalani turnamen dengan sangat baik dan ketidakhadirannya pada babak semifinal melawan Wales akan menjadi pukulan signifikan. Kubu Wales sendiri juga tanpa Gareth Bale saat latihan, Senin kemarin. Bale menjalani latihan terpisah bersama gelandang David Edwards di ruang kebugaran sementara rekanrekannya di Dinard. Dalam konferensi pers, Bale mengatakan pertandingan semifinal antara Wales vs Portugal bukan sebagai pertarungan antara dua pribadi tetapi antara dua negara. “Ini bukan pertarungan dua pemain. Ini pertandingan antara dua negara di semifinal, 11 pemain melawan 11 pemain,” kata Bale. Pertandingan di Lyon itu akan mempertemukan Bale dengan penyerang Portugal Cristiano Ronaldo yang juga rekan seklubnya di Real Madrid. Bale mengungkapkan sepanjang Piala Eropa ini, dirinya tidak pernah melakukan kontak dengan Ronaldo. (kmb39/rtr/ant)
Sebuah sundulan dari bek Mats Hummels menyingkirkan Prancis di babak perempatfinal di Rio de Janeiro dua tahun lalu. Tidak hanya itu, Jerman kemudian menjadi pemenang Piala Dunia 2014 setelah menyingkirkan Argentina di partai puncak. Bagi Prancis, hal paling tragis menghadapi Jerman adalah pada pertandingan semifinal Piala Dunia 1982 di Sevilla, Spanyol. Kiper Jerman Harald “Toni” Schumacher menabrak dengan keras Patrick Battiston dalam duel udara. Bahu Schumacher membentur dengan keras Battiston hingga pemain Prancis itu patah tiga tulang rusuknya, punggung dan beberapa giginya tanggal. Schumacher lolos dari hukuman karena wasit tidak menyaksikan insiden mengerikan itu. Insiden itu mewarnai kekalahan Prancis yang diperkuat sang legenda Michel Platini. Prancis mampu menahan Jerman 3-3 tetapi akhirnya kalah dalam adu
penalti 4-5 atas tim Panser itu. Menghadapi Jerman, pelatih Prancis Didier Deschamps tampak telah menemukan susunan pemain yang sempurna dan tepat setelah sempat kebingungan pada awal turnamen ini. Berkat taktik yang cerdas Deschamps, tim Prancis dapat menghidupkan permainan mereka untuk mengalahkan Islandia 5-2 pada babak perempatfinal. Tim Ayam Jantan tidak pernah melewati babak perempatfinal sejak 2000. Namun, Deschamps akhirnya mendapatkan formasi terbaik pada dua pertandingan terakhir. Saat menghadapi Irlandia di pertandingan 16 besar, Deschamps meminta Dimitri Payet untuk bermain melebar, Antonie Griezmann lebih dekat ke Olivier Giroud di depan, dan mengubah formasi 4-3-3 menjadi 4-2-3-1. Hasilnya, Griezmann telah mencetak dua gol untuk mengamankan langkah ke putaran perempatfinal.
Deschamps juga memilih strategi yang sama saat melawan Islandia. Mantan kapten tim Prancis ketika meraih gelar Piala Eropa 2000 dan Piala Dunia 1998 itu memilih menurunkan Moussa Sissoko untuk menggantikan pemain cepat Kingsley Coman pada sisi kanan serangan. Demi laga semifinal menghadapi Jerman, Deschamps harus menyusun kembali pemain pengganti pada babak kedua serta lini pertahanannya yang rentan. Islandia terbukti mampu menjaringkan dua gol balasan setelah bek Patrice Evra kewalahan menghadapi serangan pemain lawan. Prancis punya catatan buruk pada laga kontra tim Panser. Selain kalah pada 1982 dan 2014, Les Blues juga ditundukkan die Mannschaft pada semifinal Piala Dunia 1986 di Meksiko. Platini lagi-lagi harus mengakui keunggulan Jerman yang menang 2-0 bekar gol Andreas Brehme dan Rudi Voller. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/afp
PARAH - Bek Prancis Patrick Battiston ditandu keluar lapangan disaksikan rekannya, Michel Platini, pada semifinal Piala Dunia 1982 di Sevilla, Spanyol. Battiston luka parah setelah bertabrakan dengan kiper Jerman Harald Schumacher.
OLAHRAGA
16
Agus Setiawan Cedera karena Tarkam
Denpasar (Bali Post) Kapten tim sepak bola PON Bali Agus Setiawan menderita cedera lutut gara-gara mengikuti kejuaraan antarkampung (tarkam). Padahal, selama ini materi latihan PON baru memasuki tahap teknik, bukan penggenjotan fisik yang keras (conditioning). Itu dilontarkan pelatih tim PON Bali AAK Bramastra, di Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Pria yang akrab disapa Gung Bram ini perlu meluruskan pemberitaan supaya tidak terkesan seolah-olah Agus Setiawan cedera lantaran latihan di Tim PON. ‘’Kami dari awal sudah mewanti-wanti dan mengingatkan supaya skuad PON jangan ikut turnamen tarkam maupun futsal,’’ katanya. Kendati demikian, dirinya tetap membantu pemulihannya, dengan memberi latihan jogging. ‘’Agus tetap rajin datang berlatih ke lapangan. Dia sudah bisa jogging, namun belum bisa berlari silang,’’ ucapnya. Menurutnya, Agus juga berlatih untuk menguatkan otot paha, betis, dan kuda-kuda. Dia berharap Agus secepatnya pulih dan bisa berlatih kembali bersama tim PON. ‘’Kami ingin dia tetap bisa berlaga di PON Jabar,’’ tuturnya. (022)
KONI Libatkan Ahli Gizi Saat TC Sentralisasi
Denpasar (Bali Post) KONI Bali melibatkan ahli gizi saat menjalankan program TC Sentralisasi terhadap atlet yang mengantongi tiket ke PON XIX Bandung, Jawa Barat, September mendatang. TC mulai dilakukan selama 40 hari mulai 25 Juli mendatang. “Ahli gizi yang diadopsi nanti itu untuk menjamin suplai makanan para atlet Pelatda PON Bali sebanyak 363 orang supaya mereka mendapatkan asupan makanan yang sehat. Itu dilakukan dengan harapan fisiknya dapat semakin meningkat, serta ketahanannya semakin bugar,” ungkap Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi di Denpasar, Senin (4/7) kemarin. “Program TC bakal kami awasi dengan ketat, terutama asupan gizi yang terkandung di dalam makanan atlet kami,” tambahnya. Suwandi mengatakan, sesuai rencana, TC Sentralisasi bakal dimulai akhir Juli yakni pada tanggal 25. Jadi, pelaksanaan TC itu hampir satu setengah bulan sebelum berangkat ke PON Jabar. “TC nanti dipusatkan di Hotel Batukaru, Ubung, Denpasar karena untuk memudahkan kami di dalam memantauan atlet. Dan, kami tegaskan, sudah tidak ada waktu untuk santai lagi. Semua fokus untuk merebut medali di multi-event empat tahunan antarprovinsi itu,” terang Suwandi. Saat disinggung soal medali di PON, pihaknya tidak akan merivisi soal target 20 keping medali emas. “Revisi target tidak ada. Masih kisaran 20-30 medali emas. Itu semua dengan segala perhitungan yang ada. Baik dari hasil kejurnas dan berbagai try out yang diikuti para atletnya,” tegas Suwandi. (kmb41)
Ambara, Pelatih Perseden Linus
Denpasar (Bali Post) Nyoman Ambara dipercaya mengarsiteki tim Perseden Liga Nusantara (Linus), sedangkan duet manajer dipegang Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi bersama Wakil Ketua Askot PSSI Denpasar IGAN Anom Jaksa. Anom Jaksa ketika ditemui di Denpasar, Senin (4/7) kemarin, membenarkan dirinya duet bersama Eko menjadi manajer. Pemilik klub Putra Tresna Anom Jaksa menyatakan dirinya tetap menangani Tim Laskar Catur Muka. Sedangkan manajer Putra Tresna ditangani I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani, serta duet pelatih Dede Mahatma Darma dan Made Juliana. Anom Jaksa menerangkan, pihaknya bakal menyurati klub-klub anggota agar menyiapkan pemainnya guna mengikuti seleksi. ‘’Kami mencari hari baik, dan seleksi perdana kami gelar di Lapangan Kompyang Sujana, 11 Juli mendatang,’’ ucapnya. Alasannya, Lapangan Kompyang Sujana dipakai POR Padangsambian pada 7-10 Juli nanti. Ia berharap seluruh klub mengirimkan pemain terbaiknya, sebab Perseden mematok target juara Rayon Bali. (022)
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Federer Samai Rekor Navratilova London -
Roger Federer melaju ke babak perempatfinal grand slam Wimbledon dengan menyingkirkan Steve Johnson 6-2, 6-3, 7-5, Senin (4/7) kemarin. Ini menjadi penampilan ke-14 Federer di babak 8 besar turnamen lapangan rumput itu. Kemenangan kemarin membuat petenis Swiss itu menyamai rekor Martina Navratilova yang mencatat kemenangan ke-306 sepanjang kariernya. Federer kini memburu gelar grand slam ke-8 di Wimbledon. Kemenangan atas Johnson memberi harapan pada Federer untuk mengoleksi gelar setelah mengalami paceklik sejak 2012. Tersingkirnya petenis nomor satu dunia Novak Djokovic di putaran ketiga juga mempermudah jalannya menuju gelar juara meski masih ada unggulan lain yang siap mengganjalnya: Andy Murray contohnya. Federer yang menempati unggulan ketiga, selanjutnya akan menghadapi uunggulan ke-9 Marin Cilic untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Di laga lainnya Cilic meraih kemenangan mudah setelah lawannya Kei Nishikori unggulan kelima dari Jepang mengundurkan diri
pada set kedua karena cedera. Saat itu Cilic memimpin 6-1, 5-1. Nishikori mundur setelah mengeluhkan sakit pada rusuknya. Ia mengikuti petunjuk pelatihnya, Michael Chang, yang berseru, “Jangan paksakan diri, itu tidak ada gunanya.” Di tunggal putri, petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova untuk pertama kalinya lolos ke babak perempatfinal. Tiket ke babak 8 besar diraih usai mengalahkan Coco Vandeweghe (AS) 6-3, 6-3. Pavlyuchenkova yang menempati unggulan ke21, tampil lebih baik dengan merebut poin-poin penting dibandingkan lawannya yang sering membuat kesalahan sendiri. Pavlyuchenkova membuat 7 unforced errors, sedangkan Vandeweghe 22 kali. Pertandingan ini juga diwarnai dengan smes-
smes akurat di depan net yang diperakan oleh kedua petenis. Pavlyuchenkova yang berusia 25 tahun Minggu lalu, menjadi salah satu dari empat petenis Rusia yang lolos ke perempatfinal. Kekalahan dua set langsung ini membuat Vandeweghe frustrasi. Ia menghibur diri dengan memberikan raket pada seorang anak di tribun penonton. (kmb39/rtr)
Sumsel Gelar Kejuaraan Triathlon Asia 2017
Bali Post/ap
DOPING - Foto tertanggal 25 Juni 2012 ini memperlihatkan saat Alysia Montano (tengah) menjuarai nomor lari 800m dalam kejuaran uji coba Olimpiade timnas AS di Eugene, Oregon. Montano potensial mendapat sejumlah medali perak dan perunggu meski menempati posisi keempat dan kelima di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia Atletik. Sejumlah atlet Rusia finis di depannya namun mereka disangka terlibat dalam kasus doping yang mengguncang negara itu.
Nasib Atlet Rusia Ditentukan 21 Juli
Zurich Komite Olimpiade Rusia (ROC), federasi atletik internasional (IAAF) dan 68 atlet Rusia telah sepakat bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akan menyelesaikan sengketa terkait partisipasi para atlet itu di Olimpiade 2016. “Para pihak telah sepakat untuk mempercepat prosedur yang harus disimpulkan pada 21 Juli 2016 dengan penerbitan keputusan
akhir,” isi pernyataan CAS, Senin (4/7) kemarin. Para atlet Rusia itu menentang sanksi IAAF yang menghukum semua atlet di cabang atletik menyusul tuduhan adanya penggunaan obat terlarang dalam skala luas di cabor tersebut di negara itu. Para atlet mengatakan mereka dikenai sanksi meski telah berkompetisi tanpa doping dan mereka har-
us memenuhi serangkaian syarat untuk bisa berkompetisi di Olimpiade Rio de Janeiro bulan depan. Olimpiade akan dimulai pada 5 Agustus, sementara IAAF mengatakan hanya segelintir saja atlet Rusia yang memenuhi sejumlah kriteria, termasuk uji yang berulang kali di luar Rusia, yang memungkinkan mereka bisa berlomba di Brazil nanti. (kmb39/afp/net)
Insiden Tabrakan Tak Pengaruhi Negosiasi Kontrak Rosberg
Spielberg, Austria Tim Mercedes memastikan negosiasi kontrak yang berjalan untuk pembalap Nico Rosberg tidak akan terpengaruh dengan insiden tabrakan yang terjadi antara pembalap Jerman itu dengan rekan satu timnya, Lewis Hamilton, pada perlombaan Formula 1 Grand Prix Austria, Minggu lalu. “Kontrak itu adalah keputusan jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh kecelakaan perlombaan,” kata Kepala Tim Mercedes Toto Wolff di Sirkuit Red Bull Ring Austria, Senin (4/7) kemarin. Wolff, yang mempunyai 30 persen kepemilikan dan menjadi direktur tim Mercedes, mengecam tabrakan antardua pembalapnya yang saling berebutan gelar juara pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring itu. Kedua pembalap itu disebut “tidak memiliki otak”. Pengawas perlombaan Grand Prix Austria menyalahkan Rosberg yang menyebabkan kecelakaan pada putaran terakhir itu. Pembalap Jerman itu diberi hukuman waktu dan teguran yang tidak terlalu berarti. Rosberg yang bersama tim Mercedes sejak 2010 dan menginjak usia 31 tahun pada
akhir Juni, menyelesaikan perlombaan pada posisi keempat pada lomba di Spielberg itu. Sedangkan juara dunia tiga kali Hamilton meraih posisi podium pertama. Ketika kontrak Hamilton berlaku hingga 2018, masa depan Rosberg di tim yang bermarkas di Brackley Inggris itu masih dalam keputusan. “Itu akan menjadi pemikiran
JANGKAU BOLA Petenis Swiss Roger Federer berusaha menjangkau bola pada pertandingan melawan Steve Johnson dari AS di grand slam Wimbledon, Senin (4/7) kemarin.
jangka pendek dari semua pihak,” kata mantan pembalap McLaren Gerhard Berger ketika ditanya kemungkinan dampak negatif dari tabrakan antara dua pembalap Mercedes itu. Rosberg memenangkan lima dari sembilan perlombaan Formula Satu musim 2016. Rosberg masih berharap tetap berada di Mercedes
pada tahun-tahun berikutnya meskipun sempat muncul isu kepindahannya ke tim Ferrari. “Sangat menyenangkan berada di sini. Tim juga sangat senang dengan saya. Saya merasa seperti berada di rumah. Ini adalah keluarga balap saya dan ini adalah tempat yang saya inginkan untuk masa depan yang jelas,” kata Rosberg.
Pembalap Tim F1 Mercedes Nico Rosberg.
Rosberg hanya menyatakan kekecewaan karena kalah pada Grand Prix Austria. “Saya telah mengantongi kemenangan itu dan sangat ingin menang di sini. Kekalahan seperti itu pada lap terakhir sungguh sangat sulit dipercaya,” kata Rosberg. “Saya hanya orang yang menderita dari tabrakan itu dan dia (Hamilton) tidak,” keluh Rosberg. (kmb39/afp/ant)
Bali Post/ap
Palembang (Bali Post) Sumatera Selatan siap menggelar Kejuaraan Asia Triathlon 2017 setelah terpilih menjadi tempat penyelenggara pada Kongres Konfederasi Triathlon Asia (Asian Triathlon Confederation/ATC) di Jepang, 1 Mei 2016. Asisten II Pemerintah Provinsi Sumsel Akhmad Najib di Palembang, Senin (4/7) kemarin, mengatakan Sumsel terpilih setelah menyingkirkan Kazakhstan dalam pemungutan suara langsung (voting). “Indonesia hanya unggul satu suara dari Kazakstan. Kepercayaan ini akan dipegang dengan menyiapkan diri sebaik-baiknya sebagai penyelenggara,” kata Najib. Ia mengatakan Sumsel terpilih karena memiliki fasilitas olahraga yang cukup lengkap di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang sehingga cabang olahraga triathlon yakni renang, balap sepeda dan lari dapat dilangsungkan dalam satu kawasan. Terkait persiapan Sumsel menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Triathlon ini, ATC meminta disediakan jalur sepeda sejauh 10 km, lintasan renang 350 meter ditambah 50 meter, dan area untuk lari dibutuhkan 5 km. “Untuk semua ketentuan ini sudah disiapkan,” katanya. Kemudian, arena akuatik yang bisa digunakan peserta untuk berlatih, area untuk helipad, rumah sakit rujukan terdekat, dan infrastruktur tes dopping. “Mengenai fasilitas yang diinginkan sudah disediakan, sebagai bagian dari persiapan Sumatera Selatan tuan rumah Asian Games tahun 2018,” kata Najib. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Dibutuhkan segera driver utk !Bth Staf&Manager Money Canger Cook ke Sidoi Resto & Htl Dcr Pembantu RT Tinggal Luar area Nusa yang mampu berbahasa Baru diPetitenget 081933100146 Jl.Benesari Kuta T.0361756522 Gaji Bsr,Krobokan,081236700700 B.BP.166.07.16.0000120 A.BP.001.07.16.0000144 Inggris, pengalaman tidak B.BP.001.07.16.0000097 !Dcr Waiter/ess Restaurant Kunti 3 Dcr Ass Manager,Sous Chef diutamakan.bagi yang berminat Dcr Sopir Berpengalaman SIM A, Kerobokan Hub.085737930387 Healthy Food,Cook,Waitress dan kirim CV ke jarimenari@jarimen Gaji sangat bagus, lamaran B.BP.166.07.16.0000121 waiter berpeng min 1Th.utk proari.com/Jl.Raya Basangkasa 47 Apply to Zanzibar Rest Jl.Arjuna Kendi Kuning Restaurant, ject baru di Ubud.Opening soon Seminyak.Tlp.0361736740 Legian for Cook Helper Jl.Drupadi 1001 Seminyak, B.BP.004.06.16.0001239 081915660971 atau 081339657230 (Wanita),Waitress,Bar Max 25Yr 08123806209 (Pak Putu) Dcr 4 Therapist/Salon,Gj 2-3Jt B.BP.004.07.16.0000079 Fluent English, Experienced, B.BP.004.07.16.0000112 Jl.JayagiriIII/26,089682828229 Dcr Cleaning Service u/Kantor or Send CV to zanzibarbali@hot A.BP.001.07.16.0000178 Dcr karyawati bersih2 u/villa Sanur Jl.Betngandang 1 No.12 mail.com Dcr Therapist Wanita Pengalarental di Legian(085792037083/ Sanur(0361)287256,081237152222 B.BP.145.07.16.0000110 man u/Legian Hb.081236006460 A.BP.001.07.16.0000171 081337967727)Batubulan(0813396 Dcr Karywn untuk semua posisi A.BP.153.07.16.0000176 72266/081337967727)pengalaman/ Dcr H.keep Griya Sunset Kuta Lam bawa langsng ke BPR Mitra Cari SMEA Bhs Inggris FO, tdk (yg penting rajin & mau Htl Jl.Pura Mertasari V/29 Bali Mandiri, Jl.Raya Kapal Acounting.Lam ke Bali Vidi Vila Jl. belajar) Full/partime. Sunset Road Kuta Sblh Harris Htl Sebelah Wr. Nasi Jerman Pasekan Batubulan 08179731178 A.BP.001.07.16.0000160
A.BP.001.07.16.0000157
A.BP.001.07.16.0000166
Dcr Security Hub.0361 9000996 BayadUbud Bali /081337460096
A.BP.001.07.16.0000169
Dcr:Salesman 2 orang,Lk,Max 35 Th,Srt Bw Lsg ke PT.Banoli Mtr Jl.Buluh Indah 75 Dps.
A.BP.001.07.16.0000063
Dcr:Security,HK,Waiter,Personalia,Operator dll.Diutamakan yg berpengalaman Hub:087761444440
A.BP.001.07.16.0000029
Dicari Cleaning Service u/ Tubes Rest Hub.0361-760063
B.BP.145.07.16.0000109
Peninsula Bay Resort in Looking for DW(3 Months Only) For HK, Experienced in The Room and Pu blic Area Minimum 2 years,Hardwork,Can Work Under Pressure, Honest.Apply To:Ibu Wanda: Peninsula Beach Resort, Jalan Pratama No.72,Nusa-Dua,Bali or Email:wanda_rbl@yahoo.com
B.BP.101.07.16.0000050
Dicari Sgr 2 Org Waitress Max 24th,English Lam ke Gosha Rest Seminyak Ph.738701(jam 4 sore)
A.BP.001.07.16.0000156 Dicari Sales Toko,Drum Factory Raya Andong,Ubud prnah menjaga Dicari Tng Cuci Mbl, Batubulan toko. Hub.Robert 085279791379 081805590490 Dpt Mes,%,Makan B.BP.004.06.16.0001200
A.BP.001.07.16.0000158
A.BP.001.07.16.0000165
Dibthkan Sgr DW+staff Krm Sgr CV ke(Wr.Subak Renon)Jln.Moh Yamin 18&Jln.Astasura no.5 Pgy (Wr.Subak Peguyangan) Telp:085100436702
A.BP.001.07.16.0000164
Dibutuhkan staff FO dan Instruktur Bahasa Inggris Segera utk Sekolah Perhotelan Monarch Dalung.Hub.(0361-9003675)Email ke:marketing@monarchdalung.com
B.BP.804.07.16.0000100
Dicari Security Hub:BPR Raga Jayatama Batubulan Tel.298277
A.BP.001.07.16.0000167
Dicari waitress & cook helper wnt u/Tubes Rest Hub.760063
B.BP.145.07.16.0000086
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post HONDA
Jazz DSI’2004 Silver Manual H.087860002341 Pribadi
B.BP.141.07.16.0000114
Honda City’1997 Manual 49Jt H.087860002341 Pribadi
MAZDA
*Mentari Auto Bali H.464168* *Mazda CX-5 AT Th’2014 Ready* *Mazda RX8 AsDK Tgn1 Th’2008*
B.BP.141.07.16.0000115
TOYOTA
*Mentari Auto Bali H.464168* *N.Harrier2.0AT+Second’15 Rdy* *Vellfire Th’2011 AsliDK Tgn1*
B.BP.141.07.16.0000116
**Tnh 1A,265Jt/A BudukAbianbase Kav 17A BsAmbil 1A2A PegokSeseJl6m,085935497688/081238920022 tan 081999556654/081999312030
KOST Kos Elit Fas.Lgkap,Hr,Bulanan, Jl.Nangka Utr Dps,082144138844
A.BP.001.06.16.0002069
2A;4A;6A&14A@By Pass Ketewel & Kv 275Jt Nego Jln Mobil + SHM 35A@Pantai Kramas,082147026666 325Jt 4+2 BatuBln 087761245398
A.BP.001.07.16.0000174
DIJUAL TANAH NISSAN Tnh Kvl Di Mengwi 65Jt/A & DIJUAL RUMAH Nisan Juke RX’14 Putih AsBali *All New CRV 2.4Putih’13 Istw* 087862450004 Samsat Baru Hub.085100434008 BU Rmh2Are Bedugul Candikuning 160Jt/A Bs KreditA.BP.001.07.16.0000134 *New CRV 2.4Htm’11+CRV 2.4’07* B.BP.141.07.16.0000113 300Jt TT Mobil 081239701777 Tnh 1A 225Jt nego Jln Pasekan *Fortuner2.7Pth’10+Cmry V08Htm A.BP.001.07.16.0000159 SUZUKI Batuyang 085935245558 C/K *AllNew Swift GX’13Pth+08 Slv* Jimny’1983 Oranye Model Serra Dibuka Program Rumah Tanpa DP A.BP.001.07.16.0000153 *Alpard Pmk’10 Htm Audio Prem* Mulus Rp.39Jt Ng,087861681168 dan Cicilan Tanpa Bunga Segera BUC 1-2Are Sempidi Br.Tegeha *Mits Pajero rxceed13 Akhr Htm A.BP.153.07.16.0000177 Unit Terbatas Hub.0361-8447987 Jln5m Paving 385,081338460110 A.BP.001.07.16.0000024 *Avanza G’14 Htm AirBag(2unit) Butuh Uang Dijual Suzuki ST100 A.BP.001.07.16.0000064 *Mits Box L300’15(Box ada AC) Rmh Baru Siap Huni,Pengilian !!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma Pick Up Th. 1989 Hubungi Tk.Barito17X Panjer08123804473 085739158381/085738147788 Dalung Bs TT Mbl,082147454248 Kandara view Laut 087770077777
A.BP.001.06.16.0002217
Djl Segera Tanah 1,04A Anggungan &1,5A Br.Cica H.081338487755
B.BP.141.07.16.0000118
A.BP.001.07.16.0000172
A.BP.004.06.16.0002235
B.BP.164.07.16.0000119
A.BP.001.07.16.0000170
A.BP.001.07.16.0000173
Jual Cpt** Pmlk lsg Tnh Buahan Ubud Payangan 25Are,3.5Are,4Are 70Are.View Bagus08179784024 B.BP.004.07.16.0000108
T/B SHM 1Ha 10mnt Bali Handara Golf,2mnt D.Tamblingn,40mnt ke Lovina. 08179748469/0818861877
A.BP.001.06.16.0001785
A.BP.001.07.16.0000163
AC
SPA
A.BP.001.07.16.0000014
Tnh 12 Are Murah BU 19Jt/Are 10km Kota Tabanan SHM Jln 4mtr Good View,085333326633 TTMobil
DIJUAL GUDANG Gdg Dentim,lkp,Kantor & AC,L. 2000m2. 0818861877/08179748469
A.BP.001.07.16.0000162
KONTRAKTOR Arsitek,Kontraktor,IMB,SIUP, 087761130180,Bali
A.BP.001.07.16.0000168
A.BP.001.07.16.0000161
DISEWAKAN GUDANG DISEWAKAN TANAH Disewakan Gudang Br Jl.By Pass 14,45Are LD50mt Jl8mt Asp,50m Ngurah Rai Pesanggaran Benoa dr ByPas Mantra H.082147026666 14,5Are (dpt 2 jln) 08123872326 A.BP.001.06.16.0002218
Swkn Tanah Lok Pantai Uluwatu u/Hotel,Villa Hub.08563734043
A.BP.001.07.16.0000046
TOUR
B.BP.004.07.16.0000111
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
B.BP.164.07.16.0000117
General Contractor+ interior Hp.085237056128 Windu
A.BP.001.07.16.0000152
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA
PELUANG BISNIS
BIRO JASA
BIRO JASA
KOMPUTER
SERVICE SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
EKONOMI
18
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Bali Bagus
Bebek Bengil Restaurant
Bali Puspa Tekstil dan Bordir
BERAWAL dari pengalaman bekerja dengan banyak hotel tahun 2005, terbersit keinginan I Gd. Ngurah Wira Budiasa Jelantik, S.H. menciptakan sebuah karya seni yang mampu mendatangkan keuntungan besar dengan memanfaatkan limbah kaca. Pemilik Bali Bagus itu memilih kaca sebagai objek karya seninya. Padahal kaca merupakan limbah yang sangat sulit didaur ulang, juga membahayakan lingkungan sekitar. Tetapi melalui ide kreatifnya lahirlah produk-produk berbahan kaca sangat indah. Selanjutnya produk itu diminati hotel-hotel di Bali. Seiring kemajuan usahanya, ia juga memanfaatkan material seperti kayu, bronze, metal dan bahan lainnya yang dipadu kaca untuk memperbanyak khasanah desain. Hal itu justru memberikan value berbeda dengan produk lainnya. Konsumennya sebagian besar adalah hotel berbintang di Bali. Produknya banyak dimanfaatkan untuk room amenities, perlengkapan FB, interior dan segala sudut bisa dihiasi berbagai barang produksi Bali Bagus. BNI merupakan Bank BUMN partner Bali Bagus sejak usahanya masih berbentuk perorangan, hingga kini berbadan hukum. Banyak manfaat bekerja sama dengan BNI. Diantaranya, pengaturan manajemen keuangan lebih simpel dan praktis serta keterbukaan BNI pada setiap kerja samanya. BNI sebagai mitranya diakui sangat baik membangun komunikasi dengan nasabahnya. Mulai dari staf hingga pemimpin Bali Bagus kenal dengan baik. Segala hal dimudahkan sesuai jalur yang sudah digariskan. “Kerja sama yang telah terjalin saat ini, agar dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya. *
TAHUN 1990, AA Raka Sueni pemilik Bebek Bengil Restaurant memulai usaha kulinernya. Dimulai dengan mengembangkan usaha kuliner dari sebuah warung kecil. Saat itu di sekitar lokasi usahanya di Ubud, belum ada rumah-rumah penduduk seperti saat ini. Hanya ada sawahsawah membentang dengan padinya yang subur. Ketika itu hujan deras, ia melihat banyak bebek-bebek yang tadinya bermainmain di sawah, beramai-ramai naik ke area warungnya. Bebek-bebek itu berteduh sambil mengepak-ngepakkan sayapnya. Ketika hujan mereda, bebek-bebek itu pun pergi meninggalkan jejak kaki kotor dan basah kuyup. Dari situlah muncul ide memberikan nama warung kecilnya itu Bebek Bengil (bebek yang kotor karena basah kuyup). Siapa yang menyangka warung kecil itu kini telah berubah menjadi restoran terkenal dengan 9 cabang di Bali dan Jakarta. “Menu bebek ini adalah menu yang saya pilih tahun 1990. Saat itu belum ada satu warung pun yang menjadikan bebek sebagai hidangan sebagai menu spesial,” ujarnya. Waktu itu niat mengangkat penghasilan dan menolong petani-petani bebek di desanya mengilhami pemilihan menu bebek, itu hingga kini masih menjadi trade mark di Bebek Bengil (dirty duck) dinner ini. “BNI sangat berperan mendukung setiap transaksi keuangan usaha saya. Sebagai nasabah lama Bank BNI, saya ingin agar BNI tetap dekat dengan beragam bentuk pembinaan-pembinaan kepada nasabahnya. Sehingga ke depan saya tetap dapat di-support tidak hanya untuk bisnis saya saat ini saja, tapi terhadap rencana-rencana pengembangan bisnis saya yang lain,” paparnya. *
USAHA itu dirintis sejak tahun 1997. Jro Puspawati terinspirasi sebuah canang sari yang sering dipergunakan sebagai sarana persembahyangan setiap wanita Bali. Cantiknya rangkaian bunga dan janur itu di benak Jro Puspawati, pemilik Bali Puspa Tekstil dan Bordir akan kian cantik jika tertuang pada sebuah media kain. Akhirnya ia memulai kegiatan menggambar di atas kain. Kain itu selanjutnya dibordir. Modalnya waktu itu satu mesin jahit warisan mertua tercinta. Ia menciptakan pasar sendiri dengan ciri khas yang tidak dimiliki orang lain. Itulah profile nya dalam menjual produk-produk yang dihasilkannya. Dorongan dari suami berkarya dan menciptakan kreasi sendiri semakin memotivasinya mencari tenaga bordir. Ia pun kemudian harus menambah kapasitas mesin bordirnya. Hingga akhirnya tahun 2005, Jro Puspawati dipercaya Ibu Wali Kota (saat itu Ibu Bintang Puspayoga) mendesain bordir motif jempiring. Bordir itu merupakan maskot kota Denpasar. Kecintaannya pada dunia desain dan mode akhirnya menghantarkan ibu cantik dan enerjik ini kerap menjuarai berbagai event fashion yang diselenggarakan tingkat lokal maupun nasional. BNI sendiri berperan luar biasa bagi bisnisnya saat ini. Sebagai nasabah sekaligus pengusaha, BNI merupakan Bank BUMN yang paling aktif berperan dalam peningkatan kapasitas UMKM di Bali, melalui seminar atau pelatihan kewirausahaan, pelatihan terhadap pengelolaan keuangan sederhana, bahkan hingga cara memasarkan produk melalui website secara online, BNI lah yang selama ini memprakarsai kegiatankegiatan tersebut. *
Ubah Limbah Kaca Jadi Karya Seni Dikunjungi Bebek Kotor dan Basah Kuyup Ciptakan Pasar Sendiri
Di Sambas Harga Daging Sapi Rp 140 Ribu/Kg Kalbar (Bali Post) Pada H-2 Lebaran 2016, harga daging sapi potong yang dijual di Pasar Flamboyan Kota Pontianak, sudah tembus di harga Rp 140 ribu/ kilogram, dari sebelumnya Rp 130 ribu/kilogram. “Naiknya harga jual daging, karena dipicu tingginya permintaan,” kata Miputra (38) salah seorang pedagang sapi di Pasar Flamboyan Pontianak, Senin kemarin. Ia menjelaskan, sudah hukum dagang kalau permintaan tinggi sementara stok tidak mengalami penambahan, maka akan memicu kenaikan harga. Bahkan, menurutnya, daging sapi yang dia jual sudah habis sejak pukul 05.00 WIB. Hal senada juga dikatakan Madi (23), pedagang daging sapi potong lainnya di Pasar
Flamboyan. Menurutnya, walaupun persediaan daging sapi potong mencukupi, kenaikan harga masih saja terjadi. “Kemungkinan harga jual daging sapi bisa kembali naik, pada H-1 Lebaran besok. Bisa-bisa harga jualnya tembus di Rp 150 ribu/kilogram,” ungkap Madi. Saat ini, harga jual daging sapi potong lokal, yakni untuk kualitas A Rp 140 ribu/ kilogram, dan kualitas B Rp 120 ribu/kilogram. “Saya hari ini sudah menjual sekitar 700 kilogram daging, dengan berjualan mulai dari semalam pukul 19.00 WIB, hingga siang ini,” katanya. Hari-hari biasa rata-rata hanya bisa menjual 200 sampai 300 kilogram saja. Namun di hari besar seperti menyambut Lebaran bisa tiga kali lipat di atas normal. (ant)
Pesona Lebaran Gairahkan Wisata Dalam Negeri Waspadai Manajemen ”Dwelling Time” Pedagang daging sapi.
Bali Post/ant
mengantre - Areal kendaraan mengantre di jalan Tol Pejagan ke arah pintu keluar tol Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah.
Tol Tak Selesaikan Kemacetan
Jakarta (Bali Post) Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai pembangunan ruas jalan Tol Cikampek-Palimanan ternyata tidak menyelesaikan kemacetan saat mudik Lebaran 2016. “Pembangunan jalan tol yang diharapkan bisa mengatasi kemacetan parah saat mudik Lebaran ternyata hanya impian,” kritik Tulus di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Hal itu terbukti dengan jarak tempuh Jakarta-Brebes yang mencapai 24 jam pada Sabtu hingga Minggu (2-3/7). Bahkan hingga Senin pagi kemacetan mengular masih terjadi. Tulus mengatakan, yang terjadi hanya memindahkan
kemacetan saja dari sebelumnya di ruas Cikampek dan Palikanci menjadi di Brebes Timur. Menurut Tulus, pemerintah dan kepolisian telah gagal mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran, khususnya di ruas tol Brebes Timur. “Kepolisian kurang progesif melakukan rekayasa manajemen lalu lintas, terutama di pusat kemacetan seperti di pintu keluar Brebes Timur,” tuturnya.
Seharusnya, pengelola tol dan kepolisian bisa memaksa pengguna jalan tol untuk tidak keluar di Brebes Timur saja, tetapi juga di pintu keluar yang lain. Kemacetan di jalan tol sama saja dengan “kemacetan yang berbayar”. “Sekarang kemacetan berpindah ke jalan tol dan harus membayar. Konsumen dirugikan dua kali dan pengelola tol yang akhirnya mendapatkan keuntungan,” katanya. (ant)
Jakarta (Bali Post) Libur Lebaran yang jatuh bersamaan dengan liburan sekolah, mendorong semakin tingginya mobilitas (pergerakan) wisnus tahun ini. Kemenpar memperkirakan pergerakan wisnus itu akan mencapai puncaknya saat libur lebaran tiba. “Perkiraan perjalanan wisnus rata-rata 20 juta per bulan dan wisata mudik 18 juta perjalanan. Maka total perjalanan wisnus sekitar 38 juta perjalanan,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (DP3N) Kemenpar Esthy Reko Astuty di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Secara khusus, kata Esthy, libur Lebaran memang mendorong peningkatan pergerakan wisnus untuk berwisata di dalam negeri dan memberikan kontribusi besar bagi target mobilisasi wisnus tahun ini sebanyak 260 juta perjalanan, dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp 223,6 triliun. Secara makro, kata Esthy, kondisi pariwisata Indonesia 2016 cukup cerah. Untuk itu pihaknya menetapkan target lebih tinggi tahun ini, khususnya dalam hal pergerakan wisnus. Diharapkan seluruh stakeholder pariwisata harus bisa menjadi entrepreneur yang jeli melihat
peluang di setiap momentum atau event yang ada. Salah satu dukungan bagi semakin lancarnya tradisi lebaran, Kemenpar menerbitkan peta jalur mudik resmi “plus”. Peta itu sekaligus memuat paket dan destinasi wisata di Sumatera, Jawa, dan Bali. “Peta jalur mudik ini bukan sekadar berisi tentang informasi perjalanan, tetapi juga memuat paket wisata yang mungkin saja diminati pemudik,” kata Esthy. Ia mengatakan, peta jalur mudik itu sampai saat ini sudah mulai didistribusikan sebagian besar di ibu kota Jakarta sebagai pusat konsentrasi pemudik terbesar di Indonesia. Pendistribusian yang sebagian besar di Jakarta itu dengan mempertimbangan prediksi Kemenpar tahun ini jutaan pemudik berasal dari Jakarta. Beragam kegiatan promosi pun digelar Kemenpar untuk menggerakkan wisatawan nusantara dan meminimalkan liburan keluar negeri. Melalui branding Pesona Indonesia, puluhan festival daerah, festival kuliner, pameran wisata, promosi media massa maupun promosi media ruang dilakukan berkesinambungan demi mengejar target pergerakan wisnus. (010)
Jakarta (Bali Post) Pemerintah diingatkan untuk mewaspadai manajemen dwelling time (waktu bongkar muat) agar barang ilegal tidak sampai masuk ke pasar dalam negeri. Anggota Komisi VI DPR-RI Bambang Haryo Soekartono mengatakan hal itu, belum lama ini. “Barang-barang ilegal kini banyak masuk ke pasar nasional akibat tak terkendalinya manajemen dwelling time barang di pelabuhan internasional di seluruh Indonesia. Dwelling time yang diperketat pemerintah pusat ternyata jadi sumber masalah maraknya barang ilegal,” kata Bambang Haryo Soekartono. Politisi Partai Gerindra
Bali Post/ant
itu mengatakan, selama ini penyelundupan barang selalu dikambinghitamkan pemerintah, padahal ia berpendapat dwelling time sumber masalahnya. Mestinya, lanjutnya, dwelling time dibiarkan saja bekerja sesuai alurnya, tanpa harus diperketat karena akibat pengetatan tersebut dinilai membuat para petugas pelabuhan juga bekerja terburu-buru. “Pemerintah meminta dwelling time diperpendek. Padahal dweeling time menjadi agak lama, akibat banyaknya pengiriman barang impor yang tidak disertai dokumen yang benar, sehingga ditempatkan pada posisi zona kuning dan merah,” katanya. (ant)
19
Selasa Umanis, 5 Juli 2016
Macet Parah di Tol Brexit Menteri Yohana Minta Pemerintah Bisa Hentikan ’’Lelaki Kardus’’ Gratiskan Pemudik
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise ingin agar peredaran video yang tidak mendidik anak-anak bertajuk ‘’Lelaki Kardus’’ dihentikan. ‘’Saya pikir kita perlu hentikan, sortir, tidak boleh dibiarkan saja begitu,’’ kata Yohana di sela kunjungannya di Stasiun Senen, Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Yohana mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan mengenai video ‘’Lelaki Kardus’’ yang dinyanyikan oleh seorang anak perempuan. Menteri PPPA rencananya akan membicarakan video berkonten negatif itu dengan tim khusus di kementerian untuk ditindaklanjuti. Sebelumnya, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam mengatakan video ‘’Lelaki Kardus’’ yang beredar sangat tidak pantas dinyanyikan seorang anak, karena temanya justru tidak memiliki nilai edukasi dan keadaban. Lagu dewasa, katanya, terasa aneh dinyanyikan seorang anak, apalagi
ada bahasa kasar. ‘’Pencipta lagu, produser dan pihak terkait dengan produksi lagu tersebut jelas melakukan eksploitasi dan perlakuan salah terhadap anak, tidak memiliki sensitivitas dan komitmen perlindungan anak, melanggar etika, kesusilaan dan kesopanan,’’ katanya. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menyurati YouTube untuk menghapus video lagu ‘’Lelaki Kardus’’ menindaklanjuti aduan konten dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia. Video dan lagu yang dinyanyikan seorang anak perempuan dengan latar suara sejumlah anak ini bercerita seorang bapak yang menikah lagi dan menduakan istrinya. Video dan lagu ini dinilai LPA Indonesia merendahkan martabat dan tidak ramah anak. Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Kamis,
mengatakan pencipta lagu, Achmad, setelah dihubungi dengan kesadaran sendiri akan menurunkan dari YouTube. ‘’Namun karena sudah banyak yang mengkopi maka lagu tersebut masih ada di YouTube. Kominfo akan mengirim surat ke YouTube agar menghapus video tersebut,’’ katanya. Sementara itu dalam rilisnya, LPA Indonesia dengan Ketua Umum Seto Mulyadi dan Sekretaris Jenderal Samsul Ridwan mengecam keras pihak yang telah memproduksi dan menyebarluaskan video itu. LPA Indonesia mengimbau masyarakat membangun persepsi bersama bahwa video ini sungguh-sungguh tidak ramah anak. Menampilkan anak-anak pada tayangan dan nyanyian bertema dewasa dapat disetarakan sebagai bentuk perlakuan salah terhadap anak. Bahkan apabila materi ini dibisniskan untuk tujuan komersial, maka patut diwaspadai bahwa ada unsur eksploitasi anak. (ant)
di turnamen ini, termasuk saat menghasilkan kemenangan mengejutkan atas Inggris di babak 16 besar. Prancis yang tak terkalahkan dalam 11 pertemuan melawan Islandia, memberikan kesempatan pada Samuel Umtiti untuk menempati posisi Adil Rami yang menjalani hukuman larangan bermain. Sementara Moussa Sissoko mengisi posisi N’Golo Kante yang juga menjalani hukuman serupa. Deschamps bertahan dengan pola 4-2-3-1 seperti saat Les Bleus mengalahkan Rep. Irlandia 2-1 di babak 16 besar. Strategi itu berjalan sempurna sekaligus menjadi antiklimaks penampilan gemilang Islandia di turnamen ini. Kiper Islandia Hannes Halldorsson membuat penyelamatan atas tembakan Payet di awal pertandingan. Namun gawangnya tak bisa bertahan lama kemudian. Blaise Matuidi melambungkan bola melewati barisan pertahanan Islandia. Giroud dengan cepat menyambut bola dan mengarahkan tepat ke gawang Halldorsson. Gol pada menit ke-12 ini mengawali gemenangan terbesar Prancis di turnamen ini. Tujuh menit kemudian Griezmann mengambil sepakan sudut dan diselesaikan dengan sundulan kepala oleh Pogba. Ini menjadi gol pertama gelandang Juventus di Piala Eropa ini. Islandia berusaha membalas dengan permainan cepat yang diperagakan seperti saat menghadapi Inggris. Tembakan Jon Dadi Bodvarsson melambung di atas gawang
Hugo Lloris setelah dia menerima umpan kapten Aron Gunnarsson. Ini menjadi peluang langka Islandia setelah Les Blues kembali mengendalikan permainan. Griezmann menyodorkan bola pada Payet dan gelandang West Ham itu melepaskan tembakan menyusur tanah yang tak bisa dijangkau Halldorsson, dua menit sebelum jeda pertandingan. Griezmann turut andil dalam pesta gol di depan lebih dari 70 ribu penonton di Stade de France ini. Penyerang Atletico Madrid itu menyambut umpan terobosan Giroud dan melambungkan bola melewati jangkauan Halldorsson sesaat sebelum wasit meniup peluit akhir babak pertama. Ini menjadi gol keempat Griezmann sekaligus mengatrol namanya di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan 4 gol. Sigthorsson yang memastikan kemenangan atas Inggris, menaklukkan Lloris menit ke-56 dengan memanfaatkan umpan silang Gylfi Sigurdsson. Tetapi Giroud kembali menjebol gawang Halldorsson setelah menerima tembakan bebas Payet menit ke-59. Usai mencetak gol Deschamps menarik keluar penyerang Arsenal itu dan digantikan dengan Andre-Pierre Gicnac. Perlawana tiada henti Islandia menghasilkan gol kedua yang dicetak Bjarnason menit ke-84. Namun itu belum cukup untuk mengejar ketertinggalan mereka atas tuan rumah. Kendati demikian, perjuangan Gunnarsson dkk. mendapat tepuk tangan meriah pendukungnya dan juga publik Prancis. (kmb39/afp)
Dua Gol
Dari Hal. 1
Islandia masih mampu menunjukkan kegigihannya dengan mencetak dua gol balasan. Kolbeinn Sigthorsson dan Birkir Bjarnason memperlihatkan lini belakang Prancis masih rawan menghadapi serangan spartan model tim berjuluk Strakanir Okkar. ‘’Kami mencetak lima gol, kami puas. Tapi Islandia tak pernah menyerah, mereka bertarung dengan gagah berani,’’ puji Giroud pada permainan Islandia. ‘’Kami memuji penampilan mereka. Mereka membuat perjalanan hebat di Piala Eropa kali ini,’’ lanjut Giroud. Penyerang Arsenal itu potensial menghasilkan hat-trick namun pelatih Didier Deschamps mengkhawatirkan dia melakukan pelanggaran tak perlu dan bisa absen di babak semifinal bila mendapatkan kartu kuning lagi. Deschamps kini mempersiapkan diri menghadapi serbuan pasukan Joachim Loew pada laga memperebutkan tiket final di Marseille, Jumat mendatang. Sedangkan Islandia pulang ke negaranya dengan label pahlawan. ‘’Jerman tim terbaik, itu tak perlu diragukan lagi. Tapi kami telah lolos ke empat besar dan kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami (demi laga itu),’’ tegas Deschamps jelang pertarungan prestius itu. Pada pertandingan kemarin pelatih Islandia Lars Lagerback dan Heimir Hallgrimsson tidak melakukan perubahan pada tim intinya. Mereka diturunkan di lima pertandingan
Selasa, 5 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pengetahuan & Keterampilan Menghasilkan Kemakmuran (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Canting Camplung (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 09.05 Dialog Interaktif Gatra Praja 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase
11.00 Seputar Bali Terkini 11.05 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Pengetahuan & Keterampilan Menghasilkan Kemakmuran (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Agung (3) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (2)
18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Gong Kebyar Dewasa Nusa Penida Klungkung (1) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Griya Budha Salahin (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Jehem Bangli (3) 00.00 Closing
Jakarta (Bali Post) Pembangunan jalan tol yang bebas hambatan untuk pemudik yang akan merayakan Lebaran di hari raya Idul Fitri justru menjadi simpul kemacetan parah. Kemacetan terparah terjadi di pintu keluar tol Brebes Timur (Brebes Timur exit/Brexit) hingga mencapai 22 km. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku prihatin dengan nasib para pemudik yang harus antre berjam-jam sepanjang puluhan kilometer di pintu keluar tol Brexit hanya untuk keluar membayar tol. Menurut Fahri, pemerintah dalam hal ini Jasa Marga ataupun pengelola tol swasta bisa mengambil kebijakan menggratiskan tol-tol yang menjadi titik kemacetan seperti di pintu tol Brexit. ‘’Saya kira siapa pun yang memiliki kewenangan baik itu pemerintah dalam hal ini Jasa Marga ataupun pengelola tol bisa mengambil kebijakan untuk menggratiskan tol-tol daripada membuat masyarakat harus mengantre untuk membayar tol. Tidak harus di semua tempat, tapi khusus di lokasi titik macet saja seperti Brexit itu. Ini kan tidak tiap hari juga hanya setahun sekali,’’ kata Fahri Hamzah di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. Menurutnya, penggratisan jalan tol dengan syarat itu merupakan momen setahun sekali untuk mengambil kebijakan yang tidak membuat masyarakat susah dan membuat masyarakat tersandera. ‘’Memang susah mengantisipasi kemacetan seperti ini karena bisa saja ada ratusan ribu mobil yang tiba-tiba
harus keluar dari tol. Jadi saya pikir, harus ada cara lain, semacam kompensasi dari BUMN paling tidak bisa dianggap untuk membayar zakat, infaq atau sedekah dari BUMN semacam Jasa Marga yang selama ini telah mengambil keuntungan yang sangat besar,’’ ujarnya. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan filosofi dari zakat adalah untuk menyucikan diri. Dengan menggratiskan pembayaran tol tersebut diharapkan BUMN bisa menyucikan dirinya. ‘’Ini juga akan berefek langsung memperlancar kehidupan dan memudahkan orang sampai ke kampung halamannya,’’ tegasnya. Dampak lainnya, katanya lagi, rasa kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi pemerintah sebagai kompensasi dari tidak adanya antisipasi sehingga membuat pemudik dikorbankan. ‘’Mereka sedang berpuasa, harus antre berjam-jam untuk bayar tol, ini kan tidak manusiawi dan tidak islami juga. Bayangkan mereka kesulitan untuk sholat dan kesulitan untuk buang hajat,’’ ujarnya. Selain itu, dengan menggratiskan maka tidak banyak bahan bakar yang terbuang percuma. ‘’Ini harusnya dipahami oleh pejabat BUMN. Dengan demikian ini juga bisa menghindari dan mengurangi angka kecelakaan karena faktor kelelahan. Jadi mumpung bulan Ramadan, sekali lagi saya imbau kepada Jasa Marga ataupun pengelola tol swasta bersedakahlah untuk para pemudik. Pahalanya besar juga,’’ tandasnya. (kmb4)
Cukup Lancar Dari Hal. 1
Perjalanan pulang dari RSUP Sanglah menuju Yeh Kori, diakuinya, cukup lancar. Sujana sampai di rumahnya sekitar pukul 15.00 Wita. Sujana mengaku sudah berusaha menyelamatkan nyawa anaknya. Sejak dirujuk dari RSUD Karangasem menuju RSUP Sanglah, dia dan istrinya sudah menghabiskan 45 hari untuk dua kali proses operasi. Istrinya, Ni Wayan Sari, mengaku sudah mengikhlaskan anaknya. Sepanjang perjalanan pulang, dia juga mengaku tegang. Sama dengan suaminya, dia bingung harus menjawab apa, kalau ada orang lain yang bertanya di jalan kepadanya. Keluarga Sujana dan Sari hidup sederhana di tengah hutan kaki Gunung Agung. Sebelum melahirkan anak ketiga, pasutri ini sudah punya dua anak, Kadek Sariani (17) dan Komang Sulastra (16). Areal rumahnya hanya terdapat dua unit bangunan tua. Sehari-hari,
Sujana dan Sari menggarap tegalan. Hasilnya, tak menentu. Namun cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah kedua anaknya yang duduk di bangku SMK. Mengetahui apa yang dialami Sujana dan keluarganya, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri datang langsung ke rumah Sujana, Senin (4/7) kemarin. Rencananya, Bupati Mas Sumatri ingin membantu melunasi utang Sujana di RSUP Sanglah. ‘’Kami dari pemerintah daerah ingin melunasi utangnya di RS Sanglah, tetapi sudah dibayar oleh Pak Wagub,’’ kata Mas Sumatri. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu salah satu warga miskin di Desa Jungutan ini. Bupati Mas Sumatri mengajak semua komponen untuk lebih peduli dengan masyarakat miskin, khususnya di Karangasem. Sebab, masih banyak warga miskin lainnya yang juga memerlukan uluran tangan, agar bisa hidup lebih baik. (kmb31)
Upaya Pelacakan Dari Hal. 1
‘’Proyek ini potensial untuk mencari dan menemukan lebih banyak objek asing yang akan membantu peneliti memahami asal mula alam semesta dan mendukung upaya pelacakan kehidupan luar angkasa,’’ kata Zheng. Zheng mengatakan teleskop radio senilai 1,2 miliar yuan (180 juta dolar AS) itu akan menjadi yang paling unggul di tataran
global dalam 10 sampai 20 tahun ke depan. Teleskop itu dibuat dalam waktu lima tahun. Proyeknya dimulai 2011. Aktivitas pertamanya akan dimulai pada September mendatang. Seperti diwartakan kantor berita Reuters, salah satu prioritas Beijing adalah memajukan program luar angkasanya, dengan Presiden Xi Jinping menyeru pembangunan kekuatan luar angkasa negara itu. (ant)
Lebih Jauh
Dari Hal. 1
Meski indikasi keterlibatan Sugiani kuat, KPK masih akan mempelajari perannya lebih jauh sebelum menetapkannya sebagai tersangka. Menurut Saut, menetapkan status hukum Ni Luh Sugiani akan lebih mudah jika perannya sudah jelas dalam kasus tersebut. ‘’Tentu kalau peran mereka bisa kita buktikan akan lebih baik,’’ kata Saut. Sebelumnya, Ni Luh Sugiani diperiksa KPK, Kamis (30/6), setelah dijemput dari Bali. Setelah diperiksa sejak pukul 10.00 WIB hingga 19.25 WIB, Ni Luh Sugiani langsung meninggalkan Gedung KPK. Sehari sebelumnya, pada Rabu (29/6), empat penyidik KPK menjemput Sugiani di kediaman Sudiartana di Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Badung. Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan penyidik KPK masih memerlukan keterangan dari Ni Luh Sugiani dan akan memanggil kembali apabila diperlukan. ‘’Ya nanti masih diperiksa lagi perannya sejauh mana,’’ kata Yuyuk. Penangkapan I Putu Sudiartana bermula dari rencana pembangunan 12 ruas jalan di Provinsi Sumatera Barat senilai Rp 300 miliar yang pembiayaannya dari APBN Perubahan Tahun 2016. Rencana tersebut diusulkan Kadis Prasarana dan Tata Ruang dan Permukiman
Pemprov Sumbar, Suprapto. Kemudian, Suhemi, pengusaha yang mengaku dekat dengan Sudiartana, menjanjikan kepada Suprapto bisa meloloskan rencana tersebut. Suprapto kemudian menghubungi Yogan untuk menyiapkan dana dan selanjutnya diserahkan kepada Suprapto dan diteruskan kepada Sudiartana. Untuk melancarkan rencana ini, Sudiartana menggunakan tiga rekening. Dua di antaranya adalah rekening Muchlis (suami Novianti), serta Ni Luh Sugiani. Tidak ada satu pun rekening milik Sudiartana dalam aliran uang yang diterimanya. Dari proses tersebut, Sudiartana diketahui menerima tiga kali transfer yang totalnya mencapai Rp 500 juta. Transfer tersebut dalam jumlah Rp 150 juta, Rp 300 juta dan Rp 50 juta. Berbekal bukti transfer tersebut, KPK menangkap Sudiartana di rumah dinas anggota DPR di Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta. Saat melakukan penggerebekan KPK menemukan sekaligus menyita uang sebesar 40 ribu dolar Singapura. Selain menangkap Sudiartana, penyidik KPK juga menangkap Noviyanti, Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat Suprapto, dan dua pengusaha: Suhemi dan Yogan. Kemudian, KPK menetapkan Sudiartana, Noviyanti, Suhemi, Suprapto dan Yogan sebagai tersangka. (kmb4)
Bhima Tidak Anggap Serangan Karna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Lima)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH menyaksikan lima putra paduka dikalahkan Bhimasena, saudara-saudara kandung lainnya yakni Durmarshana, Duhsaha, Durmada, Durdhara dan Jaya tidak dapat membiarkan Bhimasena leluasa. Dibungkus dengan baju zirah indah, semua dari mereka menyerbu putra kedua Pandu itu. Setelah mengepung Vrikodara yang berlengan perkasa dari segala sisi, mereka menyelubungi semua titik arah mata angin, dengan panah-panah yang kelihatan seperti rombongan belalangbelalang. Bhimasena pada pertempuran itu dengan tersenyum menyambut para pangeran itu. Tampak ayah dari Gatotkhaca itu menunjukkan ketampanan kaum surgawi. Setelah melihat putraputra paduka maju melawan Bhimasena, kemudian putra Radha, Karna, menyerbu melawan prajurit perkasa itu. Putra Suta itu menembakkan anak-anak panah yang ujungnya tajam. Anak panah itu dilengkapi sayap-sayap
keemasan yang diasah di atas batu. Bhima dengan cepat menyerbu melawan Karna, walaupun ditahan putra-putra paduka. Kemudian para keturunan Kuru itu, mendampingi Karna, mengeroyok Bhimasena dengan hujan-hujan panah-panah lurus. Awalnya dengan lima kemudian 20 batang anak panah. Oh raja, Bhima yang bersenjatakan busur itu mengirim semua banteng di antara manusia ke tempat tinggalnya Dewa Yama, termasuk kuda-kuda mereka dan juga sais keretanya. Setelah terlempar kereta-kereta mereka dengan sais-sais keretanya, wujud yang tanpa kehidupan itu, kelihatan seperti pohon-pohon besar dengan beban berat dari berbagai macam bunga, yang ditumbangkan badai. Keberanian Bhimasena, kami saksikan sangat menakjubkan manakala menahan putra Adhiratha beberapa lama. Bhima lalu membantai putra-putra paduka itu. Ditahan oleh Bhima, dengan anak-anak panah yang diasah,
dari segala sisi, putra Suta itu hanya melihat kepada Bhima saja. Bhimasena juga dengan mata merah dalam kemarahan, mulai melirikkkan pandangan kemarahannya kepada Karna. Kemudian, Vrikodara merentangkan busurnya yang berat beberapa saat kemudian. Sanjaya berkata, setelah menyaksikan putra-putra paduka berbaring di medan pertempuran. Karna yang keberaniannya hebat dipenuhi kemarahan sangat besar. Dia menjadi tidak mempunyai harapan tentang hidupnya. Putra Adhiratha itu menganggap dirinya sendiri sangat bersalah, setelah melihat putra-putra paduka terbantai di hadapan matanya pada pertempuran dharma itu. Bhimasena terkenang kembali penghinaan-penghinaan terdahulu saat judi dadu yang dilakukan Karna. Akibatnya, Vrikodara menjadi dipenuhi kemarahan. Dengan sangat hati-hati mulai menyerang Karna, menggunakan banyak anak panah tajam.
Karna ingin melampiaskan kekecewaanya dengan menyerang Bhima menggunakan lima batang anak panah. Sembari tersenyum sekali lagi menyerang dengan 70 batang anak panah. Anak panah itu dilengkapi sayap-sayap keemasan. Bahkan anak panah itu diasah di atas batu. Tetapi, Bhimasena sama sekali tidak menganggap panah-panah yang ditembakkan Karna. Vrikodara lalu menyerang putra Radha itu
dengan 100 batang panah lurus. Dan sekali lagi menambah serangan yang ditujukan pada bagian tubuh vital dengan lima batang anak panah tajam. Bhima, oh tuan, memotong dengan sebuah anak panah berkepala lebar dari putra Suta itu. Kemudian Karna yang sedih itu lalu mengambil busur lain. Dalam sekejap, menyelubungi Bhimasena di segala sisi dengan anak-anak panahnya. (bersambung)
Sloka 8.19
Bhuta-gramah sa evayam bhutva bhutva praliyate ratry-agame ‘vasah partha prabhavaty ahar-agame Arjuna, makhluk-makhluk yang melimpah ruah ini pergi secara terus-menerus - lahir dan lahir lagi – dan tanpa daya terserap lagi menjelang tibanya malam - Sang Brahma – dan lagi pada harinya makhluk-makhluk yang berlimpah ruah ini mengalir ke luar lagi.
16 Pages
127 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
Dory’ ’Finding ’Tarzan,’ Dominates erg’s Spielb ’ Bombs ‘The BFG Tuesday, July
5, 2016
everyone.” going to entertain one of the option that’s traditionally as the only 4th weekend is this national holiday but as costly The July Dory” domibiggest, “The over- movie business’weak crop of new releases, - “Finding Tarzan” and a box office, Legend of influx of new reLOS ANGELES ce Day to provide the suffered from The such as “The Independen adventures to excite audiences. and the weekend nated the trio of new releases e grosses, failed for BFG” did lift industry-widbiggest. coming a biggest fireworks. Derfive of the charts said Paul weekend’s to the top up $41.9 mil- leases be among the “That out there,” release swam picking The should a lot of productanalyst at comScore. n, and The Pixar weekend, $372.2 million. “There’s senior media and cannibalizatio total to the third consecutive end the four-day is garabedian, fragmentation its domestic to a lot of Nemo” should receipts. It wealth.” Legend of Tarzan” lion to bring to “Finding $50.5 million in $415 million leads of spreading the follow-up budget, “The Bros. and Village another Story 3” and its history on a lot Burin With a smaller holiday with hit. But Warner Edgar Rice surpass “Toy Pixar film rank as a lavishly to update out a reported on pace to highest-grossing Dave might spent shelling more haul as the basis. down,” said com- Roadshow king stories,picture and millions slowing jungle of parent the a domestic no signs Pixar’s out roughs’ to produce than “It’s showing chief at Disney, to see, it stands did better $180 million what it. the film the three-day weighing Hollis, distribution to market the high costs, people are million for make $44 Despite pany. “As It should than earning $38.1 projected,to take second place.$10 million more not weekend the holiday, roughly but that may David Yates, million for it would generate, was massive budget. analysts expected to cover theHarry Potter installments, Skarsbe enough Alexander Robbie several the film, with who directed camera on loincloth and Margot behind the Tarzan’s with gard donning to resonate rehis Jane. will have serving as a profit, the film of international weekend in $18.8 million To make In its first and Russia. Tarzan” pulled foreign crowds. Legend of South Korea results,” lease, “The including worldwideexecutive markets, whole 19 the at from to look in distribution “You have Warner Bros.film has yet to open the said Jeff Goldstein, noting that this as vice president, such as China. looked at Anzuoni we always REUTERS/Mario major territories of the day added. (rtr) of “Finding, “At the endinternationally,” he premiere the in Hollywood a bigger play view at A general El Capitan theatre Dory” at U.S., June 8, 2016. California
July 5, 2016
killed Nearly 120 t s in overnigh bombing Baghdad IS by claimed Page 6
Once rejected, n now Griezman toast of France at Euro 2016
rnationalbalipo
ed
Not PublishPost would like l Bali will not becuase we 6 We, the Internationa in advance Thursday, to apologize on Wednesday and Fitri Day. be published becuase the Idul and 7 July Thank You
Page 8
AP Photo/Julio
Cortez
rises The sun Statue behind the a day of LibertyUnited
before the States celebrates ce, its independen July 3, Sunday, Jersey 2016, in City, N.J.
July 4 message from Putin to Obama: Let’s have better ties
to m Putin s r tie ssage fro July 4 meLet’s have bette Obama: Elsewhere
a youth in Moscow, Russia United
in the past. for the party Medvedev Dmitry a canvassed as become announcedparPrime Minister States has attacks other has been recently the United for the upcoming state that pretext, violatparasite party leadercampaign. (ap) under any causing revocountries liamentary heard
exhibit ing their sovereignty, force, killof the ruling Monday Putin said that he wing staged an impromptu condemn lutions, using military destroying Vladimir party Obama square to and their other President on a central involvement in activ- ing civiliansactivist Denis Davydov on track. — Russian to President Barack States military Guard MOSCOW will get back statehood,”call on the United only Putin U.S. The Young Fourth message countries the Kremlin, e Day not countries. easels with the portraits said. “We in a July between the two released by of Russia-U.S. put up world leaders on the Independenc independence and sage hopes ties the history one time the ists of former their own toppled Moscow
also be News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis video streaming
or live and http:// recalled were radio.com and quotes to preserve lfmbali.com that at between the independence li. Relations hit a post-Cold War ties, saying were able to solve that the activists claim like Ukrai- but also respect http://radiogloba nel/global-fm-ba States, countries ustream.tv/chan Washington when Russia annexed the United Yanukovych other countries.” not a United and two most difficult international both our by President Viktor Moammar of Putin officially is Peninsula low in 2014, “the benefit of nian despite having Crimean President separatists problems to the humankind.” Putin Ukraine’s or Libyan Russia member all weight behind threw its Ukraine. The Kremlin, nations andhope that this experience back Gadhafi. its current leadership, of Bali in eastern has recently sought expressed two countries get “Under and Security however, ent with the United will help thetogether. Eko Purwono, in of Intelligence rapprochem to working Dekananto of a terrorist e Day mesto the wife finally joined Police,time ago in Sanur. States. happened some she 2 In the Independenc on page is inevitable Lombok, so thatmovement because Continued Terrorist.. Besides, revenge the terrorist the Poso as terrorist’sa will seas.if this happens then to appear in withhas been published to be of terrorists and she comes Director the she will continue The image family, even on terrorists. generation “When media publish family. Finally, on the asserted Deputy family, PARTISAN- have an impact the perpetrators. Indonesia. (terrorist’s—Ed) also terrorist,” of secuSHIP of the children they will be ostracized perpetrator’s be ostracized. This As a result, will live with the group then they will rity and relevant not overand agencies will in society in Indonesia, even sterilto terrorists be able from of ize Indonesia
rists ion of terro
Generat
s to grow
continue
SELASA UMANIS, 5 JULI 2016
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Harus Tetap Terjaga
Berkolaborasi dengan Ayu Azhari
Keamanan Bali Pra dan Pasca-Lebaran
LIBURAN Lebaran telah tiba. Sejumlah pintu keluar Bali, baik melalui Pelabuhan Gilimanuk maupun Bandara Ngurah Rai, selalu dipadati para pemudik. Di sisi lain, yang perlu mendapat perhatian yakni keamanan lingkungan agar tetap terjaga dan terkontrol dengan baik. Semua pihak harus ikut bertanggung jawab terhadap keamanan Bali menjelang (pra) maupun pasca-Lebaran ini. Hal ini diungkapkan Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya di Denpasar, Senin (4/7) kemarin. Mantan Pangdam IX/Udayana Bali Post/dok ini mengungkapkan, saat Wisnu Bawa Tenaya ini liburan Lebaran sudah tiba. Ada yang berangkat dan tidak sedikit pula yang datang. ‘’Kami mengimbau agar para pemudik tetap memperhatikan peraturan yang ada, sehingga perjalan mudik tetap bisa nyaman,’’ ujar mantan Koorsahli Panglima TNI ini. Wisnu Bawa Tenaya menekankan pentingnya melakukan pendataan untuk warga yang keluar dan masuk, sehingga bisa dilihat mana yang baru datang dan yang sudah lama. Biar semua bisa terkontrol dengan baik. ‘’Gate-gate masuk Bali harus menjadi perhatian petugas,’’ katanya. Dikatakan, keluar-masuknya orang harus ada yang saling mengecek satu sama lain. Di pintu masuk ada petugas, kemudian di banjar juga ada, termasuk di wilayah kabupaten/ kota, semua bisa terdata dengan baik, sehingga keamanan bisa terjaga. ‘’Yang perlu ditingkatkan adalah komunikasi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga bisa diketahui keberadaannya di sekelilingnya,’’ katanya. Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, menjaga keamanan bukan saja menjadi tanggung jawab aparat, tetapi semua komponen, mulai dari keluarga, banjar, desa dan seterusnya. Pihaknya juga menekankan perlunya data kependudukan dan kontrol yang baik agar tidak mau kecolongan untuk yang kedua kalinya. ‘’Sinergi semua komponen masyarakat yang baik akan mampu mewujudkan Bali yang aman, nyaman dan tertib,’’ kata Wisnu Bawa Tenaya. (kmb12)
Generasi Tua dan Muda
Pentaskan Tabuh Klasik Saron DENTING suara gamelan logam bersahut-sahutan dengan gamelan bambu. Kadang terasa cepat, kadang lambat. Ada yang terdengar lebih tinggi dan lebih rendah. Tetapi suatu ketika, dentingan logam dan bambu seperti terdengar bersatu. Perbedaan yang ada justru melebur menjadi sebuah tabuh nan harmonis dan indah. Begitu kurang lebih yang tergambar dalam tabuh-tabuh klasik saron yang dipentaskan Sekaa Saron Dadia Arya Geria, Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Klungkung di Kalangan Angsoka, Art Center, Senin (4/7) kemarin. Tabuh ini dimainkan secara bergantian oleh penabuh dari generasi tua dan generasi muda yang ada di dadia tersebut. Generasi tua diwakili oleh I Nyoman Rapug (65), I Nengah Wintin (73), I Nengah Rapet (69), dan I Wayan Suandi Adnyana (42). Sementara generasi muda diwakili oleh I Wayan Wirawan, I Nengah Darma Aba, I Wayan Bakti Yasa, dan I Wayan Adi Suastawan yang berusia di bawah 30 tahun. ‘’Dalam satu dadia, hanya 9 orang yang menguasai tabuh saron. Generasi muda sangat minim yang mau belajar, dan ketika mereka mau mengawali belajar pun banyak yang tidak jadi. Sampai dia menguasai 1-2 lagu saja sudah jenuh,’’ ungkap salah seorang penabuh, I Wayan Suandi Adnyana. Menurut Suandi, tabuh saron memang tidak mudah untuk dipelajari. Hal ini pula yang membuat penguasaan gending saron menjadi terbatas. Sekaa-nya baru menguasai sekitar enam gending saja, antara lain Abuang, Ratna Manggelo, Gedang Renteng, Bagus Botoh, dan Rejang. Padahal sesungguhnya ada banyak gending dalam tabuh saron.(rin)
Bali Post/kmb23
SARON - Penampilan seniman tabuh klasik saron oleh Sekaa Saron Dadya Arya Geria, Banjar Ambengan, Desa Tangkas, Klungkung, Senin (4/7) kemarin di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Denpasar.
Black Brothers Bangkit Kembali
Bali Post/ist
PILIHAN - Foto Secret Garden Village Bedugul dari udara. Tempat ini menjadi destinasi pilihan jika berkunjung ke Bali, terutama ke Kabupaten Tabanan.
Ayo Liburan di Secret Garden Village Bedugul
SEJAK dibuka untuk umum pada 1 Mei 2016, Secret Garden Village yang terletak di Jalan Raya Denpasar-Bedugul, kini menjadi ikon destinasi wisata baru di Bali, khususnya Tabanan. Bahkan, tak lengkap rasanya ke Bali jika belum berkunjung ke Secret Garden Village Bedugul. Destinasi baru bagi wisatawan lokal dan mancanegara ini merupakan tempat wisata edukasi pertama terlengkap untuk Beauty, Coffee dan Resto di Bali. Wisata edukasi ini menawarkan dua aktivitas tur yang sangat menarik, yakni Oemah Herboroist, di mana pengunjung akan diperkenalkan kekayaan leluhur Indonesia untuk kecantikan. Ada museum kecantikan, di mana kunjungan ke pabrik kosmetik, ada theater yang memutarkan film seputar kecantikan Indonesia, beauty store concept di sana terdapat tempat yang menarik. Seperti Fragrance Bar, Beauty Gourmet dan Product Premium Secret Garden Village. ‘’Yang menarik dari tur kecantikan adalah pengunjung dapat melihat cara pembuatan kosmetik yang baik dan benar sesuai standar badan POM Indonesia, dari pemilihan bahan sampai ke proses produksi,’’ ujar Asst. Manager Marketing & Event Darren Firmansyah, Senin (4/7) kemarin. Beauty Gourmet merupakan konsep baru yang menarik. Jika anda pernah melihat film ‘’Charlie and Factory Chocolate’’ di mana banyak hal menarik, salah satunya candy bar yang dibuat unik. Ada juga sabun yang dibuat mirip ice cream, donut, cupcake bahkan ada face masker yang mirip dengan gelato ice cream, baik kemasan dan wanginya. ‘’Ada yang wangi capuchino, banana, chocolate hingga strawberry dan dijamin semua bahan alami dan aman bagi kulit, karena sudah melalui verifikasi
badan POM,’’ ungkapnya. Aktivitas lainnya yang dapat dinikmati pengunjung adalah Coffee Tour, Black Eye Coffee. Tempat ini merupakan tempat kedua yang akan dikunjungi setelah Oemah Herborist, di mana keduanya memerlukan waktu 60 menit. ‘’Selama berkunjung di tour coffee, kita akan diajak mengenang masa lalu seni pembuatan dan menikmati coffee. Ada coffee gallery yang memperlihatkan peralatan tradisional dari wajan untuk menyangrai biji kopi sampai grinder dari kayu untuk menumbuk kopi,’’ jelasnya. Setelah tour coffee, kata Darren, perjalanan akan dilanjutkan ke tempat yang lebih modern di mana ada mesin roaster kopi yang modern, dan dilanjutkan ke studio kopi. Di sini pengunjung bisa belajar jadi barista yang baik. ‘’Lanjut ke cupping coffee testing. Kita diajarkan untuk mencicipi rasa kopi nusantara yang disediakan oleh Black Eye Coffee ada kopi Kintamani sampai Aceh Gayo. Semua kopi yang ada di tempat ini adalah kopi single origin asli Indonesia,’’ katanya seraya menambahkan, Secret Garden Village juga mempunyai restoran yang memiliki menu khas Indonesia terutama makanan Bali, Asian food menu dan menu internasional. ‘’Karena memiliki tempat yang menarik wisata dengan interaksi yang sangat edukatif dilengkapi tempat yang luas, nyaman dan sangat cocok untuk liburan panjang. Bulan Juli ini merupakan liburan sekolah dan hari raya,’’ ucapnya. Secret Garden Village Bedugul adalah alternatif dan pilihan baru untuk para wisatawan dalam menghabiskan liburan panjang ini. Menjelang liburan panjang bulan Juli 2016 banyak sekali program menarik. Seperti Cash Back di mana pengunjung bisa
membeli produk di semua outlet yang terdapat di SGV Bedugul dengan voucher cash back yang merupakan tiket masuk seharga Rp 50.000. Event menarik pun dibuat agar pengunjung dapat merasakan pengalaman yang tidak terlupakan setelah berkunjung ke sini. Salah satu event yang sudah berhasil dilaksanakan adalah An Evening Jazz event, di mana gigs pertama menampilkan band lokal Bali Nosstress. Cukup sukses dihadiri 250 pengunjung dan event jazz tersebut merupakan acara awal yang akan menjadi hiburan reguler ke depannya. Ayo liburan ke Secret Garden Village, belum ke Bali kalau belum ke tempat ini. (kmb27)
AYU Azhari terhanyut akan kemeriahan perhelatan showcase Konser Malam Kenangan The Legend Black Brothers yang digelar di sebuah hotel di Jakarta, belum lama ini. Ayu Azhari juga ikut menyumbangkan suaranya bersama band legendaris asal Papua, Black Brothers, pada lagu ‘’Keroncong Kenangan’’. Tak hanya Ayu, yang mengagumkan adalah anak Ayu dari Mike Tramp, Isabelle Tramp, juga digandeng untuk menyanyikan dua lagu bersama Black Brothers. Isabelle berhasil mendapatkan tepuk tangan meriah kala berduet menyanyikan lagu ‘’Hari Kiamat’’ dan ‘’Sajojo’’. ‘’Anak saya Axel sudah beberapa kali buat acaraacara musik seperti ini. Saya hanya mensupport saja. Dia mengingat almarhum papanya kan pemusik, saya ibunya juga penyanyi itu yang mendorong dia untuk terlibat di acara-acara musik,’’ kata Ayu Azhari di Motion Blue, Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat. Acara Konser Malam Kenangan The Legend Black Brothers dapat terlaksana berkat anak Ayu Azhari, Axel Gondokusumo, selaku EO dan Johny Kamuru sebagai sahabat Black Brothers. Acara yang di-
gelar sekitar pukul 20.00 WIB sampai dini hari itu mendapat respons positif. Rencananya akan ada tur Black Brothers di lima kota besar Indonesia. ‘’Kita ngundang 150 tapi yang datang 300 orang. Kita ada rencana buat turnya juga lima kota Surabaya, Solo, dan beberapa kota lain,’’ papar Ayu. Dalam showcase-nya, band yang tampil dalam formasi Yochie Pattipeiluhu (lead vocal, keyboard), David R (gitar), Amry MK (saksofon), Marthen Korwa (vokal), Pilatus Daisiu (gitar), Fret Wakum (bas), Michael R (keyboard), David Doom (drum), dan Rendra (terompet) membawakan lebih dari 20 lagu karya mereka. Beberapa di antaranya adalah ‘’Derita Tiada Akhir’’, ‘’Gadis Lembah Sunyi’’, ‘’Irian Jaya/Papua’’, ‘’Persipura’’, ‘’Kenangan November’’, ‘’Lonceng Kematian’’, ‘’Hari Kiamat’’ dan juga hits everlasting ‘’Kisah Seorang Pramuria’’. Black Brothers merupakan band legendaris yang sangat dikenal di era tahun 1970-an. Kala itu namanya bersanding dengan Koes Plus, The Mercy’s, Panbers, dan juga D’Loyd. Acara ini dibesut supaya generasi muda semakin mengenal band legendaris Tanah Air. (pik)