20 HALAMAN
NOMOR 134 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat kliwon, 5 januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Investor Asing Minati Bangun Jalan Tol Denpasar-Gilimanuk Denpasar (Bali Post) Delapan investor asing tertarik berinvestasi di Bali. Delapan investor tersebut ada dari Cina, Jerman, Korea, Malaysia, Taiwan. Investasi yang diminati adalah pembangunan jalan tol Denpasar-Gilimanuk, pengembangan air bersih, pembangunan pembangkit listrik terbarukan, dan investasi atraksi wisata dan akomodasi wisata. ‘’Kemarin sudah ada beberapa yang presentasi. Seperti Cina, Jerman, Korea, Malaysia. Empat investor itu sudah presentasi. Selanjutnya mereka minta ada data lanjutan,’’ kata A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Ketua Umum Kadin Bali, Kamis (4/1) kemarin. Investasi yang diminati yaitu pembangunan tol DenpasarGilimanuk, Denpasar-Seririt, pengembangan air bersih di Bali, pengembangan bandara di Singaraja, dari Jerman tertarik membangun rumah sakit internasional, dan Taiwan tertarik membangun pembangkit listrik tenaga surya dan bayu. Sementara investor lain dari Cina juga tertarik membangun atraksi wisata air dan akomodasi. ‘’Investor dari Cina ada 3, Malaysia 2, Jerman 1, Korea 1, dan Taiwan 1,’’ bebernya. Terkait izin, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Bappenas sebagai perencana pembangunan nasional. ‘’Kita sedang mintakan ke Bappenas, di pusat apakah ini sudah menjadi daftar investasi yang boleh dilakukan,’’ ungkapnya. Investor tersebut dikatakan tertarik karena melihat kebutuhan akan infrastruktur tersebut. ‘’Kalau ke Negara dan Gilimanuk dengan tol akan lebih singkat. Mereka melihat ada prospek keuntungan di sana. Karena kendaraan Denpasar-Gilimanuk jumlahnya banyak sekali, sehingga mereka tertarik. DenpasarGilimanuk ini pasti visible karena jumlah kendaraannya banyak. Wajibkan saja truk melewati tol, itu pasti penuh,’’ bebernya. Hal. 19 Investor Cina
Bali Post/dok
JALUR - Padatnya jalur Denpasar-Gilimanuk sehingga menimbulkan kemacetan. Bahkan ketika berlangsung mudik hari raya, jalur tersebut dipastikan macet total berkilo-kilometer.
Auditor BPK Minta Moge dan Dibayari Karaoke
Jakarta (Bali Post) –
Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap permintaan motor gede (moge) seharga Rp 115 juta dan berbagai kegiatan karaoke dengan biaya total Rp 107,877 juta dari tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memeriksa PT Jasa Marga (Persero) Tbk. cabang Purbaleunyi. Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (4/1), jaksa penuntut umum KPK Rony Yusuf mengungkapkan bahwa pada 8 Mei 2017, tim pemeriksa BPK yang antara lain meliputi Epi Sopyan, Kurnia Setiawan Sutarto, Bernat S Turnip dan Roy Steven ke Havana Spa & Karoke di Jalan Sukajadi No.
206 Bandung bersama dengan Cucup Sutrisna, Asep Komarwan dan Andriansyah dengan biaya sebesar Rp 41,721 juta. ‘’Yang dibayar Janudin dari PT Gienda Putra yang merupakan subkon pelaksana beberapa proyek di PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi,’’ kata jaksa saat membacakan
dakwaan General Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk. cabang Purbaleunyi Setia Budi yang didakwa menyuap auditor madya BPK Sigit Yugoharto dengan satu unit motor Harley Davidson dan beberapa kali fasilitas hiburan malam di tempat karaoke. Sigit adalah ketua tim pemer-
Ribut di Kokpit, Dua Pilot Dibebastugaskan
OTT di Dua Lokasi
Enam Diamankan, Satu Kepala Daerah
SEBUAH maskapai India, Kamis (4/1) kemarin membebastugaskan atau menggrounded dua pilotnya atas tuduhan berkelahi dan ribut di kokpit pesawat dalam perjalanan terbang dari London ke Mumbai selagi malam pergantian tahun. Maskapai Jet Airways tengah menyelidiki tuduhan, seorang pilot pria yang menampar kopilotnya yang seorang perempuan, setelah mereka beradu mulut di dalam pesawat yang tengah mengudara dengan mengangkut 324 penumpang. Laporan dari berbagai surat kabar India menyebutkan bahwa pertengkaran di udara ini membuat pilot wanita meninggalkan kokpit sambil menangis. Dia kemudian dibujuk untuk kembali ke tempatnya oleh awak kabin. Pada satu kesempatan si pilot pria juga meninggalkan kokpit, sehingga ruangan kendali pesawat kosong melompong sejenak, lapor Times of India seperti dikutip AFP. ‘’Kesalahpahaman terjadi antara awak kokpit. Namun keduanya sepakat damai kembali dan penerbangan melanjutkan perjalanannya ke Mumbai, dan mendarat dengan selamat,’’ kata Jet Airways. Hal. 19 Tunggu Penyelidikan
Wagub DKI Serahkan Jaket Habibie ke KPK
Jakarta (Bali Post) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan jaket bomber pesawat R80 pemberian dari Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Kehadiran KPK di ruang rapat Wagub mengenai laporan gratifikasi yang sudah kami berikan selama tiga bulan terakhir. Memberikan klarifikasi mulai dari jaket yang diberikan oleh Pak Habibie, ternyata itu sekarang jadi milik negara,’’ kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/1) kemarin. Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga melaporkan ke KPK terkait pemberian jaket bomber berwarna hijau lumut itu. Ada banyak badge yang ditempel di jaket itu dengan gambar pesawat dan tulisan R80. ‘’Setelah kami laporkan, sudah keluar surat keputusannya. SK-nya bahwa ini jaket yang kemarin sempat hits, yang kemarin saya diberi bersama Pak Anies, karena kami mendukung R80, ini diambil dan diserahkan kepada negara,’’ kata Sandiaga. Pesawat R80 yang diproduksi oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) ini merupakan lanjutan pengembangan pesawat karya BJ Habibie yaitu N250, yang sempat terhenti. ‘’Jadi saya melaporkan lebih dari 12 item ke teman-teman KPK. Yang 11 item lagi diverifikasi. Ada yang berbentuk gift dari tamu-tamu yang datang beraudiensi di sini tapi masih dilengkapi datanya,’’ kata Sandiaga. Hal. 19 Tinggalkan Benda
iksa BPK atas Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap pengelolaan pendapatan usaha, pengendalian biaya dan kegiatan investasi pada PT Jasa Marga (Persero) Tbk. cabang Purbaleunyi tahun 2015 dan 2016. Hal. 19 Menginap di Hotel
Bali Post/ant
DIAMANKAN - Aparat kepolisian bersenjata laras panjang mengamankan seorang napi yang diduga sebagai otak kerusuhan yang berlanjut pembakaran ruangan di Lembaga Kelas II A Banda Aceh, di Banda Aceh, Kamis (4/1) kemarin. Kerusuhan yang berlanjut pembakaran di lapas yang dihuni sebanyak 500 napi tersebut, mengakibatkan lima ruangan perkantoran hangus terbakar.
Jakarta (Bali Post) – Mengawali tahun 2018, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Lokasinya di dua tempat; Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Dalam OTT tersebut enam orang diamankan. Salah satunya adalah kepala daerah. Ratusan juta rupiah disita petugas untuk dijadikan barang bukti. Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan KPK mengamankan total enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan dan Surabaya di Jawa Timur. ‘’Ada enam orang yang diamankan, termasuk satu kepala daerah dan swasta. Ada yang diamankan di Kalimantan Selatan dan Surabaya. Di Surabaya pihak swasta yang diamankan,’’ kata Febri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif termasuk yang terjaring dalam OTT ini. Febri mengungkapkan telah terjadi transaksi penerimaan hadiah atau janji diduga lebih dari Rp 1 miliar terkait proyek pembangunan rumah sakit di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Febri Diansyah ‘’Kami juga mengamankan uang ratusan juta rupiah di daerah Kalimantan Selatan tersebut. Informasi yang lebih rinci kami akan sampaikan dalam konferensi pers besok. Dari enam orang itu, siapa saja yang kemudian memenuhi syarat-syarat bukti permulaan yang cukup dan statusnya seperti apa kami sampaikan besok,’’ papar Febri. Direncanakan mereka yang diamankan di Kalimantan Selatan akan dibawa ke gedung KPK untuk diproses lebih lanjut. ‘’Saya belum bisa konfirmasi soal nama, inisial, dan jabatan secara spesifik karena kami masih akan melakukan pemeriksaan maksimal 1 x 24 jam,’’ tegasnya. (ant)
Kasus E-KTP
Pengacara Novanto Sebut Orang Depdagri Pelaku Utama Jakarta (Bali Post) – Pengacara Maqdir Ismail menyatakan Setya Novanto tidak ingin mengajukan diri sebagai saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum atau justice collaborator (JC) agar tidak menjadi penyebar fitnah. ‘’Kami belum memastikan mau mengajukan JC atau tidak. Kami tidak mau karena JC itu menyebut nama orang. Kami tidak mau jadi sumber fitnah,’’ kata Maqdir usai sidang putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (4/1) kemarin. Dalam putusan sela, majelis hakim menolak keberatan Setya
Bali Post/ade
SIDANG - Setya Novanto saat sidang e-KTP, Kamis kemarin.
Novanto dalam perkara dugaan korupsi e-KTP, sehingga persidangan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi pekan depan. Maqdir mengaku tidak ingin menjadikan Setya Novanto ‘’bulan-bulanan tukang fitnah’’ seperti sidang-sidang sebelumnya. ‘’Saya kira itu yang harus dilihat secara baik. Untuk menjadi JC itu kita kan tidak mau menimbulkan fitnah, harus ada fakta, harus ada bukti, harus ada saksi,’’ kata Maqdir. Maqdir menegaskan kliennya tidak bisa disebut pelaku utama. ‘’Karena kan beliau ini DPR, itu mulai ikut di tengah, bahkan bagian akhir.’’ Maqdir menilai pelaku utama perkara koruspi e-KTP justru orang-orang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri - red). ‘’Tapi karena majelis hakim sudah me-
mutuskan dan putusan majelis hakim ini harus kita anggap benar dan harus kita terima,’’ ungkap Maqdir. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, terbuka bagi semua pihak untuk menjadi JC. ‘’Jika terdakwa memiliki iktikad baik menjadi JC silakan ajukan ke KPK. Tentu dipertimbangkan dan dipelajari dulu. Seorang JC haruslah mengakui perbuatannya, dan kooperatif membuka peran-peran pihak lain secara lebih luas dan ingat, JC tidak bisa diberikan kepada pelaku utama,’’ kata Febri. Setya Novanto diduga menerima 7,3 juta dolar AS dan jam tangan Richard Mille senilai 135 ribu dolar AS dari proyek e-KTP. Total kerugian negara akibat proyek ini adalah Rp 2,3 triliun. (ant)
denpasar
2
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
figur SOP Mitigasi Bencana
KONDISI Gunung Agung yang hingga kini masih menyandang status level IV (Awas) memengaruhi berbagai sektor, tak terkecuali sektor pariwisata. Menyikapi hal itu, PemBali Post/ist kot Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar serta pelaku pariwisata mengupayakan berbagai cara untuk menjamin keberadaan wisatawan di Denpasar. Salah satunya dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) Mitigasi Bencana ketika adanya kemungkinan penutupan Bandara Ngurah Rai, Denpasar akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung. Kadis Pariwisata Kota Denpasar M.A. Dezire Mulyani mengatakan hal itu, Kamis (4/1) kemarin. Dikatakan, saat ini pihaknya bersama Bali Tourism Hospitality (BTH) tengah melakukan finalisasi terhadap SOP Mitigasi Bencana seandainya terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung. BTH sendiri merupakan perkumpulan pelaku (stakeholder) pariwisata, Kementerian Pariwisata, pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait guna meminimalisasi dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung, khususnya di sektor pariwisata. ‘’Saat ini SOP Mitigasi Bencana tentang penanganan wisatawan jika terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat adanya aktivitas Gunung Agung sedang difinalisasi dan SOP tersebut telah dilakukan simulasi beberapa waktu lalu. Saat ini hanya menunggu untuk ditetapkan saja,’’ katanya. Ia menegaskan, Dinas Pariwisata Kota Denpasar yang bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar telah menandatangani MoU, sehingga wisatawan yang berada di Kota Denpasar saat bandara ditutup tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal. ‘’Seperti halnya memberikan fasilitas penginapan selama satu malam secara gratis dan memberikan harga terendah yang berlaku ketika wisatawan hendak memperpanjang kunjungannya di Bali saat bandara ditutup,’’ jelasnya. Selain penginapan, Pemkot Denpasar yang bekerja sama dengan Perkumpulan Angkutan Wisatawan Bali (Pawiba) turut menyediakan layanan transportasi secara gratis menuju bandara terdekat. Seperti Bandara Internasional Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bandara Banyuwangi di Jawa Timur, Bandara Juanda di Jawa Timur dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. ‘’Nantinya untuk menuju bandara di luar Bali, wisatawan akan dikumpulkan di Hotel Inna Grand Bali Beach untuk selanjutnya bersama-sama menuju bandara terdekat yang dituju,’’ paparnya. Ia menambahkan, saat ini zona bahaya Gunung Agung hanya berada di radius delapan kilometer hingga 10 kilometer sektoral. Sehingga Kota Denpasar masih tergolong aman bagi wisatawan untuk berwisata. ‘’Jadi, wisatawan yang berada di Kota Denpasar tidak perlu panik jika terjadi kemungkinan terburuk terhadap aktivitas Gunung Agung. Pemkot Denpasar sudah siap terhadap kemungkinan terburuk serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan,’’ tegasnya. (ara)
Meningkat, Jumlah Kunjungan ke RSUP Sanglah
Denpasar (Bali Post) Jumlah kunjungan pasien ke RSUP Sanglah sepanjang 2017 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pasien pada tahun 2016 dan 2015. Jumlah kunjungan rawat jalan dari Januari sampai November 2017 yaitu 342.047 orang. Sementara jumlah rawat inap dihitung berdasarkan Bed Occupancy Rate (BOR) dari Januari sampai November 2017 adalah 93,54 persen. Layanan operasi yang dilakukan pada periode yang sama mencapai 9.497 orang. Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M.Kes. mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Sudana, pada tahun 2016 jumlah kunjungan ke RSUP Sanglah mencapai 339.849 dan tahun 2015 jumlah kunjungannya 323.482. Sementara tahun 2017 hingga November jumlah kunjungannya telah mencapai 342.047. Ditegaskan, peningkatan kunjungan ini mengindikasikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RSUP Sanglah semakin tinggi. “Tapi kami belum menelusuri lebih teliti, apakah peningkatan ini memang karena RSUP Sanglah semakin dikenal dan semakin dipercaya atau apakah semakin banyak orang sakit. Tapi jumlah orang sakit tidak meningkat secara keseluruhan di Bali. Derajat kesehatan bahkan meningkat untuk seluruh Bali. Sehingga indikasinya kepercayaan mereka terhadap rumah sakit ini semakin meningkat,” tegasnya. Sementara itu, BOR RSUP Sanglah yang mencapai angka di atas 90 persen sejak tahun 2015, mengindikasikan tingkat hunian bednya semakin padat. Tahun 2015 BOR RSUP Sanglah mencapai 97,69 persen, tahun 2015 mencapai 94,39 persen dan tahun 2017 hingga November mencapai 93,54 persen. Saat ini RSUP Sanglah memiliki 765 bed dengan porsi rawat inap kelas III lebih banyak yaitu 358 bed, VIP 164 bed, kelas II 106 bed, kelas I 80 bed dan kelas khusus 57 bed. (kmb42)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : ANGGARAN PENGAMANAN PILKADA RP 20 MILIAR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/wan
MEMANCING - Sejumlah warga mengisi waktu luangnya dengan memancing di tepi sungai di wilayah Wangaya Kelod, Denpasar, Kamis (4/1) kemarin.
Anggaran Pengamanan Pilkada Rp 20 Miliar Polisi Petakan Titik Rawan
Denpasar (Bali Post) -
Persiapan pengamanan Pilkada 2018 telah dilakukan Polda Bali beserta jajarannya. Dana pengamanannya dianggarkan Rp 20 miliar. Anggaran tersebut berdasarkan hasil rapat pembahasan finalisasi APBD Induk 2018 antara DPRD Bali dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bali, belum lama ini. Kamis (4/1) kemarin, Polda Bali dan Polres se-Bali menggelar latihan Praops Mantap Praja Agung 2018 dan memetakan titik rawan. ‘’Kita bersyukur dana pengamanan pilkada tahun ini ada kenaikan. Hal tersebut tidak lepas dari perjuangan Bapak Kapolda Bali. Terkait
kerawanan, kemungkinan terjadi saat masa kampanye, masa tenang dan hari H pencoblosan. Kita menyiapkan tim penyidik sebagai antisipasi terjadinya pelanggaran dalam tahapan pilkada,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo dalam sambutannya saat
membuka latihan Praops Mantap Praja Agung 2018 di salah satu hotel di Denpasar. Menurut Hadi Purnomo, pada Pilkada 2018 ada 20 tahap. Di antaranya, pendaftaran paslon tanggal 8 Januari. Pihaknya berupaya memberikan imbauan kepada para kandidat saat pendaftaran didampingi perwakilan saja. Terkait latihan tersebut, mantan Kapolres Gianyar ini berharap seluruh peserta memperhatikan materi yang disampaikan narasumber. Dengan demikian, benar-benar memahami dan menguasai cara
bertindak saat operasi ini dilaksanakan. Kegiatan serupa juga dilakukan Polres Badung di GOR Mengwi, Badung. Polres Badung beserta jajaran dibantu instansi terkait siap mengamankan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 secara profesional dan prosedural. Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, tujuan dilaksanakannya pelatihan tersebut di antaranya untuk meningkatkan dan menyinergitaskan kemampuan teknis dan taktis operasi, melatih prosedur, koordinasi dan
kerja sama. Di samping itu, dapat mencapai target yang ingin dicapai dan berguna untuk mendukung pelaksanaan operasi. ‘’Pelatihan ini berlangsung selama dua hari yaitu Kamis dan Sabtu. Dengan pelatihan ini, dalam pelaksanaannya nanti seluruh personel mampu menguasai apa yang harus diperbuat pada tahapan pilkada nanti,’’ tegasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
I.B. Mayun Suryawangsa
Produksi Sabu-sabu
Ayung dan Cak Ni Diadili Plt. Kabag Humas dan Protokol Denpasar (Bali Post) Dua orang pria yang didakwa atas kasus prekusor, Kamis (4/1) kemarin mulai diadili di Pengadilan Negeri Denpasar. Mereka adalah Putu Ruly Wirawan alias Ayung (40) dan Mohammad Hifni alias Cak Ni (37). Keduanya didakwa atas dugaan permufakatan pembuatan sabu-sabu. JPU Megawati bersama Hary Soetopo di hadapan majelis hakim pimpinan Ketut Suarta mengatakan, Ayung pada 27 September 2017 di Jalan Seroja Gang Nanas, Tonja, Denpasar, tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I. Yakni dengan cara memproduksi sabu-sabu yang dilakukan bersama temannya. Terdakwa melakukan dengan Cak Ni (berkas terpisah). Disebutkan bahwa dalam percakapan Ayung menilai bahwa Cak Ni punya resep untuk membuat sabu-sabu dan mereka ingin mencoba membuatnya. Kata jaksa, awalnya Ayung tidak percaya bahwa Cak Ni bisa membuat sabu-sabu. Namun dia akh-
irnya mencoba mengundang Cak Ni asal Pasuruan ke Bali serta membawa bahan pembuatan sabu-sabu. Bahan sabu-sabu itu dibeli dengan biaya bersama. Pada 7 September Ayung ditelepon Cak Ni yang mengatakan dirinya sedang perjalanan menuju Bali dan Ayung diminta menjemput di Terminal Ubung. Besoknya Cak Ni tiba dan langsung diajak ke rumah kontrakan di Perum Mutiara Jalan Raya Abianbase, Badung. Terdakwa meminta pada Made Irwan Widiana alias Dek Wan (berkas terpisah) sebagai penyewa rumah kontrakan agar Cak Ni diizinkan menempati rumah tersebut. Setelah diizinkan, besoknya Cak Ni membeli bahan seperti korek api, 10 botol kecil aceton, air aki (accu) dan bahan lainnya. Setelah bahan siap, mereka justru pindah rumah dan kos di Jalan Tukad Banyupoh Gang 8 Sesetan. Pada 15 September Ayung dari Singaraja berangkat menuju Denpasar untuk bertemu Cak Ni. Sementara pada 24 September, kedua terdakwa menggunakan sabu-sabu hasil olah-
annya. Pola pembuatannya atau sabu-sabu buatan Cak Ni proses pembuatannya dicampur dengan menggunakan prekusor (bahan membuat narkotika). Yakni mencampur ephedrine, acetone, toluene dan hydrochloric acid serta bahan pendukung seperti fosfor, iodine, NaOH. Bahan ini semuanya diolah di tabung kimia (elenmeyer) dan diekstrak menjadi sabusabu yang selanjutnya menyerahkan hasil pembuatan itu berupa kristal warna coklat pada Dek Wan. Pada 27 September, berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas BNNP Bali menangkap Ayung yang saat itu berada di lokasi proyek di Jalan Seroja Gang Nanas, Tonja. Petugas menyita HP yang digunakan berkomunikasi dengan Cak Ni dan selanjutnya petugas BNNP menangkapnya. Bahkan, kata jaksa dalam dakwaanya, Ayung sempat memvideokan pembuatan sabu-sabu itu. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 113 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 129 huruf a jo Pasal 132 ayat 1 UU yang sama. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) – Kursi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar sudah beberapa hari lowong pascaditinggal I.B. Rahoela yang pensiun. Lowongnya jabatan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah melalui berbagai pertimbangan dan memadukan peraturan yang ada, maka kini Pemkot Denpasar telah menunjuk seorang pelaksana tugas (Plt) untuk posisi Kabag Humas dan Protokol tersebut. Dihubungi Kamis (4/1) kemarin, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, posisi Kabag Humas sudah ditetapkan. SK sudah diteken Wali Kota dan tinggal diserahkan saja. ‘’Sesuai dengan peraturan, maka yang dapat ditunjuk sebagai Plt. Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar yakni pejabat yang posisinya sejajar. Bukan hanya itu, dia juga harus berada di satu wilayah koordinasi Asisten I, sebagaimana posisi Humas dan Protokol. Karena itu, ditunjuk Kabag Umum Gus Mayun (drh. Ida Bagus Mayun Suryawangsa - red),’’ ujar Rai Iswara. Ditemui di ruangannya, Gus Mayun mengaku sudah sempat dipanggil oleh Asisten I. Ia ditunjuk sebagai Plt. Kabag Humas. Namun SK-nya belum diterima. ‘’Nanti kalau SK sudah saya terima, saya akan datang ke press room sambil berkenalan dengan rekanrekan wartawan,’’ kata mantan Kabid Produksi pada Dinas Pertanian ini. Sementara itu, sejumlah kursi ke-
Bali Post/ara
drh. Ida Bagus Mayun Suryawangsa
pala dinas kembali lowong. Misalnya, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Kepala Dinas PUPR. Ketiga posisi ini masih diisi pelaksana tugas sambil menanti pejabat yang definitif. Artinya, ada tiga kursi kepala dinas yang harus diisi kembali. Menurut Rai Iswara, pengisian jabatan lowong di eselon II atau setingkat kepala dinas bisa dilakukan dengan dua cara. Untuk lebih cepat, bisa dilakukan hanya dengan me-rolling saja. Sedangkan untuk proses yang sebelumnya menggunakan sistem lelang. ‘’Pola ini yang kami koordinasikan dengan Bapak Wali Kota, mana yang akan dilakukan. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan KASN,’’ ujarnya. (kmb12)
Pesan Narkoba, Napi Lapas Kerobokan Ditangkap POLSEK Kuta Utara bersinergi dengan sipir Lapas Kerobokan berhasil mengungkap upaya penyelundupan narkoba, Kamis (28/12) lalu. Terkait kasus ini, petugas menangkap kurir Siti Mariam (29), mantan karyawan karaoke di Kuta dan seorang narapidana (napi) Riki Wijaya. Saat ditangkap, Siti membawa satu klip plastik bening berisi 16 butir ekstasi warna pink logo Hello Kitty dan lima plastik klip bening berisi sabu-sabu (SS) seberat 5,39 gram bruto. ‘’Narkotika tersebut dipesan oleh napi bernama Riki Wijaya. Dia ditahan di lapas terkait kasus narkoba,’’ kata Kapolsek Kuta Utara AKP Johanes H. Widya Dharma Nainggolan didampingi Kanit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa, Kamis (4/1) kemarin. Berdasarkan hasil penyidikan, kata Johanes pukul 15.00 Wita petugas lapas melakukan pemeriksaan terhadap pembezuk tahanan, Siti Mariam yang beralamat di Jalan Gelogar Carik Gang Kafe Dewi Denpasar. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan barang mencurigakan terbungkus tisu putih dililit isolasi bening. Se-
lanjutnya, sipir tersebut menghubungi Polsek Kuta Utara. Beberapa menit kemudian anggota Polsek tiba di Lapas Kerobokan. Selanjutnya, petugas membuka bungkusan tisu tersebut disaksikan Siti dan dua pegawai lapas. Ternyata isinya ekstasi dan SS. Saat diinterogasi, Siti mengaku pukul 14.00 Wita berada di kamar kosnya dan ditelepon Riki Wijaya yang merupakan napi Lapas Kerobokan. Dia disuruh membawakan narkotika ke dalam lapas dengan berpura-pura bezuk. Beberapa menit kemudian datang pria tak dikenal mengantarkan tas plastik berisi paket ekstasi dan SS serta minuman kotak dan beberapa sachet obat penghilang panas dalam. ‘’Setelah menerima titipan tersebut, tersangka langsung menuju lapas. Modusnya, sabu-sabu dan ekstasi dibungkus dengan tisu warna putih lalu dimasukkan ke dalam kotak obat penghilang panas dalam. Sehari sebelumnya, pelaku mendapat transfer uang sebanyak Rp 500 ribu sebagai upah untuk mengantarkan barang tersebut,’’ ujarnya.
Berbekal alat bukti yang cukup, petugas menangkap Riki. Saat diinterogasi, napi ini tidak
bisa berkelit dan mengakui barang terlarang itu miliknya. Selanjutnya, kedua tersangka
dibawa ke Polsek Kuta Utara guna dilakukan proses hukum selanjutnya. (rah)
Bali Post/ist
PENGUNGKAPAN - Kapolsek Kuta Utara AKP Johanes H. Widya Dharma Nainggolan merilis pengungkapan upaya penyelundupan narkoba ke Lapas Kerobokan.
BADUNG
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
3 Urai Kemacetan di Canggu
Pelebaran ”Shortcut” Canggu-Tibubeneng Dinilai Lebih Urgen
Bali Post/eka
DIKERINGKAN - Seorang nelayan membersihkan peralatan usai membelah ikan di Pantai Kedonganan, Badung. Ikan yang terbelah tersebut kemudian dikeringkan agar tahan lama.
Kasus Sengketa Lahan SDN 1 Buduk Usai Mangupura (Bali Post) – Kasus sengketa lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Buduk, Kecamatan Mengwi yang berujung pada penyegelan, akhirnya usai. Hasil penelusuran Komisi IV DPRD Badung Kamis (4/1) kemarin, terungkap jika lahan sekolah yang sempat diklaim masyarakat setempat sudah dihibahkan kepada pemerintah setempat. Ketua Komisi IV DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra menjelaskan, lahan sekolah tersebut merupakan druwe geria (milik geria) yang telah dihibahkan untuk pembangunan SD kepada Pemprov Bali. Namun, pihak Pemprov kembali menghibahkan tanah tersebut kepada Pemkab Badung. “Ada salah satu anggota geria yang masih memegang bukti kepemilikan tanah itu. Dengan begitu, anggota geria tersebut mengajukan tuntutan terhadap lahan itu. Pemkab Badung juga lambat dalam memproses atas hak terhadap aset, sehingga muncul masalah,” jelasnya. Menurut Agus Nadhi Putra, tidak hanya lahan SDN 1 Buduk yang belum tutas disertifikatkan. Masih ada 29 lahan sekolah lainnya yang hingga kini belum disertifikatkan. Politisi Golkar Dapil Kuta Utara ini mendesak Pemkab Badung melalui Badan Aset dan Keuangan secepatnya memproses aset-aset tersebut. Ini untuk menghindari kejadian seperti ini terulang kembali. Komunikasi juga tetap harus dijalankan agar tidak ada lagi ganjalan-ganjalan. “Harus ada mediasi antara Pemkab Badung dan pihak penggugat sehingga masalahnya jelas,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung I Ketut Widia Astika sudah memanggil pihak kepala sekolah dan UPT untuk meminta kejelasan terkait kejadian tersebut. “Kami sudah panggil kepala sekolah dan kepala UPT untuk meminta kejelasannya. Kami akan berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut,” ungkapnya. Birokrat asal Kerobokan ini mengatakan, berdasarkan keputusan Gubernur, sekolah tersebut diserahkan oleh Pemprov Bali kepada Pemkab Badung pada tahun 2006 lalu. Sehingga, sejak saat diserahkan resmi menjadi aset dari Pemkab Badung. (kmb27)
Mangupura (Bali Post) –
Setelah sekian lama tidak pernah dibahas di meja dewan, peraturan mengenai pertanian abadi kembali digulirkan. Salah satu solusi untuk mengerem laju alih fungsi lahan pertanian ini akan dituangkan dalam peraturan daerah (perda) inisiatif tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Wacana terkait urgennya keberadaan peraturan mengenai pertanian abadi tersebut sempat dibahas dalam Rancangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Badung di era kepemimpinan Bupati A.A. Gede Agung. Namun kebijakan yang menjadi kunci untuk mengerem alih fungsi lahan akibat pembangunan yang tidak terkendali tersebut tak kunjung rampung. Panitia khusus (pansus) yang diketuai oleh I Nyoman Dirgayusa telah melakukan rapat perdana dengan agenda membahas
tentang naskah akademik yang bekerja sama dengan Universitas Udayana, Rabu (3/1) lalu. Keberadaan Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan tersebut sangat dibutuhkan guna memproteksi lahan pertanian di Badung dari alih fungsi lahan yang tak terkendali. “Perda ini sangat penting agar lahan pertanian tidak beralih fungsi. Jika pertanian itu lenyap, lalu apa yang bisa dibanggakan dari parwisata,” ujar I Nyoman Dirgayusa, Kamis (4/1) kemarin.
Menurut Dirgayusa, pertanian adalah ibunya pariwisata. Oleh karena itu, kelestarian lahan pertanian harus tetap terjaga. “Jika tanah pertanian sudah tidak ada lagi, bagaiman mau berbicara pertanian. Untuk itu, perlu perlindungan lahan pertanian berkelanjutan,” katanya. Dirgayusa menambahkan, urgennya perda tersebut dibuat karena semua orang membutuhkan hasil pertanian yang bersumber dari lahan pertanian itu sendiri. Namun aturan ini
akan dibuat lebih spesifik, sehingga tidak tumpang tindih dengan Perda RDTR. “Seberapa tingginya pun jabatan seseorang, ia tetap membutuhkan hasil pertanian,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Witra mengatakan, sejak lama pemerintah merancang lahan pertanian pangan berkelanjutan atau istilah lainnya lahan pertanian abadi. Pasalnya, selama ini lahan pertanian terancam dengan perkembangan akomodasi wisata yang makin meningkat. “Apa yang dilakukan legislatif merancang Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan tentu
sangat positif. Sebab, pemerintah sejak awal juga berkomitmen menekan alih fungsi lahan. Melalui perda akan makin jelas, mana lahan pertanian yang tidak boleh beralih fungsi,” katanya. Witra menjelaskan, rancangan awal lahan pertanian pangan berkelanjutan diusulkan seluas 17.020 hektar. Rinciannya, lahan sawah seluas 9.737 hektar dan lahan kering 7.283 hektar. Namun luasan tersebut mungkin saja bisa berubah. Untuk kepentingan itu, pihaknya kini sedang melakukan kajian bersama pihak terkait. “Mudahan-mudahan pembahasannya bisa cepat, sehingga ada payung hukum yang jelas terkait lahan pertanian pangan berkelanjutan di Badung,” tegasnya. (kmb27)
Nilai Ganti Rugi Belum Disepakati Warga
Proses Pembebasan Lahan Diserahkan ke Pengadilan
Bali Post/kmb23
SIMPANG JIMBARAN - Proyek pelebaran Simpang Jimbaran sampai saat ini belum bisa dikerjakan. Pasalnya, pemilik lahan belum sepakat dengan nilai ganti rugi yang ditawarkan.
Penanganan Abrasi di Pantai Kuta
Bali Post/kmb23
berebut jalur. “Kondisi ini penting diperhatikan. Kalau terbentur masalah lahan untuk pelebaran, kan tingkal pendekatan saja sama pemilik lahan, asalkan ada kemauan,” tegasnya. Canggu dan Tibubeneng, kata Aryantha, sudah menjadi rumah kedua bagi wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, infratruktur penunjang di kawasan itu perlu dibenahi. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Badung berencana membangun jalur pintas yang menghubungkan Canggu dengan Desa Pererenan, Mengwi. Bahkan pemerintah setempat telah melakukan survei lahan. Pembangunan jalur penghubung Desa Canggu dengan Desa Pererenan tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan dari jalan utama. Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, penambahan Detaile Engineering Design (DED) akan diusulkan pada Anggaran Perubahan 2018 mendatang. “Dari DED itu, yang diutamakan adalah infrastruktur jalan, di mana sangat minimnya akses jalan lingkar dari Kuta menuju Canggu-Pererenan dan seterusnya. Untuk pekerjaan fisik akan diusulkan di tahun 2019,” ujarnya. Terkait luas jalan, kata Surya Suamba, kurang dari 500 meter persegi dengan lebar tujuh meter. “Namun luasan jalan dapat dikaji kembali sesuai aturan,” katanya. (kmb27)
Wacana Lahan Pertanian Abadi Kembali Digulirkan
Belum Ada Kejelasan
ABRASI - Kondisi Pantai Kuta yang mengalami abrasi akibat tergerus ombak.
Mangupura (Bali Post) – Rencana pembangunan jalan lintas (shortcut) yang menghubungkan Canggu, Kuta Utara dengan Desa Pererenan, Mengwi ditanggapi kalangan wakil rakyat di DPRD Badung. Pasalnya, pembangunan shortcut Canggu-Pererenan kurang tepat untuk mengurai kemacetan di wilayah Canggu. Legislator Badung justru mengusulkan dilakukan pelebaran pada shortcut yang menghubungkan Canggu-Tibubeneng karena dinilai lebih urgen alias mendesak. Anggota Komisi III DPRD Badung I Gede Aryantha mengatakan hal itu, Kamis (4/1) kemarin. Menurut Aryantha, pelebaran shortcut Canggu-Tibubeneng akan memecah simpul-simpul kemacetan di wilayah Canggu. “Membangun shortcut Canggu-Pererenan sangat baik. Tapi yang mendesak justru jalur Canggu-Tibubeneng. Jika pelebaran jalur ini bisa diwujudkan, maka kemacetan sepanjang jalur Batu Belig-Berawa-Canggu dapat terurai,” ujar politisi asal Canggu ini. Aryantha mengatakan, mewujudkan pelebaran shortcut Canggu-Tibubeneng lebih mudah. Sebab, telah terdapat badan jalan di jalur tersebut. “Tinggal perbaikan atau jika memungkinan dilakukan pelebaran,” katanya. Aryantha menambahkan, shortcut yang ada di Canggu-Tibubeneng sangat krodit. Bahkan kerap terjadi kecalakaan karena kendaraan
Mangupura (Bali Post) Pantai Kuta yang merupakan objek wisata andalan di Kabupaten Badung, sampai saat ini masih compang-camping akibat mengalami abrasi di sejumlah titik. Salah satunya seperti yang tampak di dekat Setra Asem Celagi Desa Adat Kuta. Padahal sebelumnya sudah sempat diwacanakan tentang rencana penanganan abrasi di pesisir Pantai Kuta, namun sampai saat ini realisasi dari rencana tersebut belum ada kejelasan. Dikonfirmasi Kamis (4/1) kemarin, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa tidak memungkiri hal tersebut. Dikatakan, rencana penanganan abrasi di Pantai Kuta tersebut terakhir kali terdengar setahun yang lalu. “Kami beharap agar abrasi tersebut bisa segera disikapi seperti yang direncanakan. Dengan begitu, abrasi tersebut tidak semakin meluas,” katanya. Menurut Swarsa, penanganan abrasi di Pantai Kuta memang sangat mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, abrasi
tersebut cukup parah. Apalagi Pantai Kuta berstatus tujuan wisata utama di Kabupaten sehingga penanganan abrasi tersebut wajib diprioritaskan. Bahkan saat ini abrasi terus meluas dan mengarah ke area Setra Asem Celagi Desa Adat Kuta. “Kepastian terhadap penanganan abrasi itulah yang saat ini diinginkan masyarakat Kuta. Baik itu dari Pemkab Badung, Pemprov Bali maupun Pemerintah Pusat. Jika dibiarkan, bisa jadi akan semakin parah dan berdampak buruk pada perkembangan pariwisata,” katanya mengingatkan. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana juga membenarkan kondisi tersebut. Kendati demikian, ia berkilah leading sector penanganan abrasi tersebut berada di pihak Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Bahkan dulu sempat ada rencana bantuan penanganan dari pemerintah Jepang. “Sekarang kabarnya itu tidak terdengar lagi. Belum ada beritanya,” ujarnya. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) Proses pembebasan lahan terkait proyek pelebaran Simpang Jimbaran, sampai saat ini belum rampung. Pasalnya, warga atau pemilik lahan belum sepakat dengan nilai ganti rugi sebesar Rp 10 juta per meter persegi. Menyikapi kondisi tersebut, tim pembebasan lahan Kabupaten Badung terpaksa menitipkan uang ganti rugi lahan tersebut kepada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan yang sempat melakukan komunikasi dengan pemilik lahan mengatakan, warga atau pemilik lahan tetap tidak setuju dengan penawaran harga maksimal dari tim appraisal. Yakni, senilai Rp 10 juta per meter persegi atau Rp 1 miliar per are. “Sampai saat ini, warga masih tetap tidak mau dengan penawaran harga yang diberikan,” kata Rimbawan, Kamis (4/1) kemarin. Dihubungi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar Nyoman Yasmara mengakui, warga pemilik lahan di Simpang Jimbaran memang tidak setuju dengan harga yang ditetapkan tim appraisal. Oleh karena itu, proses selanjutnya yang
bisa ditempuh adalah ke pengadilan. Nantinya pihak pengadilan yang akan memutuskan hal tersebut. Saat ini, kata Yasmara, untuk berproses ke pengadilan tim masih pada tahap penyiapan berkas. Sebelum ada keputusan dari pengadilan, pihaknya tidak akan berani memulai pengerjaan proyek pelebaran tersebut. “Kami masih menunggu hasil keputusan pengadilan. Apakah kami bisa menggunakan lahan tersebut atau seperti apa, nanti semua itu tergantung keputusan pengadilan,” tegasnya. Menurut Yasmara, pihaknya mengharapkan Pemkab Badung selaku pihak yang membebaskan lahan bisa melakukan komunikasi yang intensif dengan warga. Ditegaskan, proses pembebasan lahan ini diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Badung. Apabila proses pembebasan lahan tersebut sudah selesai, maka pengerjaan proyek bisa dilakukan per Januari ini. Karena hanya pelebaran jalan, maka masa pengerjaan tidak terlalu lama, yakni hanya tiga bulan. “Kami berharap proses pembebasan lahan tidak melewati tiga bulan dari Januari. Sebab, hal itu akan berpengaruh pada pengerjaan nantinya,” ujarnya. (kmb23)
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Kejutan BPR Lestari pada Awal Tahun
Hadiah Mobil Parkir di Garasi Nasabah KEJUTAN awal tahun 2018 dirasakan oleh I Kadek Sudiarta, nasabah BPR Lestari Jimbaran, yang pada pengundian Tabungan Jumbo Wow Periode III berkesempatan memenangkan hadiah utama satu unit mobil Honda HR-V. Ia pun sempat terkejut ketika rombongan tim BPR Lestari berkunjung ke rumahnya untuk mengantar hadiah hingga mobil diparkir di garasinya. ‘’Dahsyat sekali, saya sangat terkejut. Terus terang saya tidak pernah berpikir bisa mendapatkan hadiah dari BPR Lestari,’’ katanya. Sebelum diparkir di garasi Kadek Sudiarta, mobil diantar keliling Kota Denpasar dengan dikawal oleh satuan Pengawalan Jalan Raya (PJR) Polda Bali. Konvoi dimulai dari Kantor BPR
Lestari Teuku Umar, menuju bilangan Renon, WR Supratman dan berakhir di daerah Batubulan, Gianyar. ‘’Selamat kepada Bapak Kadek atas hadiah yang didapat. Terima kasih sudah menjadi nasabah setia BPR Lestari,’’ ujar Okaini, Kepala Kantor BPR Lestari Cabang Jimbaran, yang ikut serta dalam pengantaran hadiah. Undian Tabungan Jumbo Wow diselenggarakan sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada nasabah yang setia mempercayakan dananya disimpan di BPR Lestari. ‘’Kurang lebih empat tahun saya menjadi nasabah BPR Lestari. Selama ini semua transaksi yang saya lakukan baik untuk pribadi maupun bisnis berjalan lancar. Saya merasa puas atas pelayanannya,’’ tambah Kadek Sudiarta.
‘’Total 48 hadiah telah diundi tahun 2017 dalam tiga periode pengundian. Tahun 2018 akan ada kejutan baru bagi nasabah Tabungan Jumbo. Tingkatkan terus saldo dan transaksi Tabungan Jumbo Anda, siapa tahu Anda pemenang selanjutnya,’’ jelas Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari. Tidak hanya melalui undian ini, keuntungan lain bisa didapatkan oleh nasabah Tabungan Jumbo. Promo terbatas hanya dengan saldo Rp 50 juta, nasabah sudah dapat memiliki kartu Lestari First atau Lestari First Ladies. Dengan kartu tersebut nasabah akan mendapatkan fasilitas prioritas, yakni diskon di lebih dari 400 merchant yang bekerja sama dengan BPR Lestari. (ad228)
RAPAT - Ketua Bapemperda DPRD Badung I Nyoman Oka Widyanta bersama anggota I Nyoman Mesir, Gede Aryantha, Gede Suraharja dan Made Subawa menggelar rapat perdana mengawali 2018.
Bapemperda DPRD Badung Rapat Awal Tahun
Rancang Dua Perda Inisiatif Baru
MOBIL – Rombongan tim BPR Lestari mengantar dan memarkir hadiah mobil di garasi I Kadek Sugiarta, nasabah BPR Lestari Jimbaran.
NTB Kekurangan Ratusan Pengawas Ketenagakerjaan Mataram (Bali Post) – Jumlah tenaga pengawas ketenagakerjaan yang dibutuhkan Nusa Tenggara Barat (NTB)sebanyak 200 orang, namun saat ini hanya ada 18 personel. Kekurangan jumlah tenaga pengawas menjadi kendala dalam mengawasi ribuan perusahaan. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB H. Wildan di Mataram, Rabu (3/1). Meskipun jauh dari jumlah ideal, semua aparat pengawas yang ada telah diminta membuat skala prioritas dan target dalam melakukan pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang terdata. ‘’Pengawas yang ada di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Pulau Lombok dan Sumbawa, sudah
saya ingatkan untuk rutin memantau perusahaan mana saja yang berpotensi timbul konflik,’’ ujarnya. Wildan juga mengaku sudah mengusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah NTB untuk membuka formasi calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) khusus untuk jabatan pengawas ketenagakerjaan. ‘’Kami ingin menambah jumlah pengawas sampai mendekati jumlah ideal agar pengawasan bisa berjalan maksimal,’’ katanya. Menurut Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB H. Musta’in, sejak berlakunya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, fungsi pengawasan ketenagakerjaan menjadi kewenan-
gan pemerintah provinsi. Namun, pengawasan terhadap pelaksanaan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan belum bisa dilakukan maksimal karena personel yang terbatas. ‘’Jumlah perusahaan di NTB yang harus diawasi mencapai 8.000 lembaga, di satu sisi tenaga pengawas baru belasan orang,’’ kilahnya. Pengawasan tidak hanya dari sisi pelaksanaan pengupahan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP), tetapi juga bagaimana perusahaan memberikan jaminan sosial dan keselamatan kerja bagi pekerjanya. ‘’Sekali waktu perlu diinvestigasi seluruh perusahaan untuk membuktikan apakah mereka sudah menjalankan undang-undang ketenagakerjaan,’’ tegasnya. (ant)
Mataram (Bali Post) – Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk provinsi ini pada September yang diukur oleh gini ratio tercatat 0,378 persen atau meningkat 0,007 poin dibandingkan Maret 2017. ‘’Meningkatnya ketimpangan pengeluaran tersebut disebabkan belum meratanya distribusi pendapatan,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Hj. Endang Tri Wahyuningsi di Mataram, Kamis (4/1) kemarin. Angka gini ratio penduduk NTB pada September 2017 juga meningkat 0,013 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 0,365 poin. Gini ratio di daerah perkotaan pada September 2017 tercatat 0,413 persen, sama dengan gini ratio Maret 2017. Naik 0,003 poin dibanding den-
gan keadaan pada September 2016 sebesar 0,410 persen. Sementara gini ratio di daerah pedesaan pada September 2017 tercatat 0,323 poin, naik dibanding kondisi pada Maret 2017 sebesar 0,314 persen dan naik dibanding September 2016 dengan tingkat ketimpangan pengeluaran 0,306 persen. Pada September 2017, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah 17,85 persen. Artinya, pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat 16,05 persen yang artinya berada pada kategori ketimpangan sedang. ‘’Sementara untuk daerah pedesaan, angkanya tercatat 20,14 persen, yang berarti masuk dalam kategori ketimpangan rendah,’’ ujar Endang.
Menurutnya, angka ketimpangan pengeluaran penduduk NTB masih lebih rendah dibandingkan nasional yang mencapai 0,390 persen. Meskipun demikian, upaya menurunkan angka gini ratio perlu dilakukan. Salah satu caranya dengan mendorong penduduk kelas atas yang mencapai 20 persen untuk mendistribusikan sebagian pendapatannya kepada golongan masyarakat kelas bawah yang mencapai 40 persen. Distribusi pendapatan tidak berarti memberikan dana secara tunai, tetapi bisa melalui berbagai kegiatan yang bersifat produktif dan berkelanjutan. ‘’Perusahaan di NTB juga harus berkomitmen menerapkan standar upah minimum provinsi, sehingga bisa menekan angka ketimpangan pengeluaran penduduk,’’ tutur Endang. (ant)
Mataram (Bali Post) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menilai rencana pembangunan jalan di pinggir pantai di daerah ini untuk memenuhi kebutuhan penting masyarakat. Pemkot Mataram sangat berkepentingan direalisasikannya jalan itu yang nantinya menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk koneksi lebih representatif. Asisten I Sekretaris Daerah Pemkot Mataram Lalu Martawang menyatakan, rencana pembangunan jalan pinggir pantai yang akan terhubung langsung dari Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, hingga Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, dengan melintasi sembilan kilometer pantai di Kota Mataram itu menjadi bagian keutuhan negara. ‘’Pasalnya, jalan tersebut bisa menghubungkan pulaupulau yang dipisahkan oleh laut, sehingga semakin dipersatukan,’’ ujarnya di Mataram, Kamis (4/1) kemarin. Keberadaan sarana dan prasa-
rana jalan yang represetatif mampu memenuhi kebutuhan standar masyarakat. ‘’Kondisi saat ini ketika kita berkendara ke arah timur, kita dapat merasakan begitu padatnya arus kendaraan,’’ katanya. Oleh karena itu, apabila jalan pinggir pantai bisa segera terealisasi, pengguna jalan akan memiliki jalan alternatif sekaligus memperluas promosi potensi objek wisata yang dimiliki NTB secara umum di sepanjang kawasan pesisir. ‘’Tapi, persoalan yang dihadapi pemerintah saat ini adalah ketersediaan anggaran. Paling tidak Mataram menginisiasi agar program tersebut bisa menjadi prioritas ke depan,’’ ungkap Lalu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram Mahmuddin Tura pada kesempatan sebelumnya mengatakan posisi Kota Mataram saat ini menunggu realisasi pembangunan jalan di sepanjang pinggir pantai di kawasan Ampenan. Pasalnya, berbagai proses dan tahapan di tingkat pemerintah kota sudah
dikerjakan. ‘’Tugas kami hanya membuat dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan itu sudah selesai. Dengan demikian, saat ini kami sifatnya menunggu realisasi fisik,’’ jelasnya. Terkait hasil rencana desain bangunan yang akan membebaskan sejumlah lahan milik warga untuk pembangunan jalan tersebut, pada prinsipnya pemerintah kota siap. ‘’Tugas kami mendukung realisasi pembangunan jalan pinggir pantai sudah tuntas. Kalau pun harus ada pembebasan lahan lagi, pemerintah kota siap mengalokasikan anggaran,’’ terangnya. Rencana pembangunan jalan di sepanjang pinggir Pantai Ampenan, Mataram, sudah menjadi program nasional sebab diwacanakan pemerintah kota serta telah menjadi program strategis dan isu nasional. ‘’Jalan pinggir pantai ini ke depan akan menjadi akses by-pass untuk memudahkan wisatawan menuju sejumlah objek wisata,’’ tambah Mahmuddin. (ant)
Meningkat, Ketimpangan Pengeluaran Penduduk NTB
BADAN Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung menggelar rapat kerja awal tahun, Kamis (4/1) kemarin. Rapat digelar guna membicarakan rencana kerja tahun 2018 serta pembentukan Pansus DPRD Badung. Rapat yang dipimpin Ketua Bapemperda I Nyoman Oka Widyanta dihadiri anggota I Nyoman Mesir, Gede Aryantha, Gede Suraharja dan Made Subawa. Ketua Bapemperda I Nyoman Oka Widyanta mengatakan, tahun ini ada dua perda inisiatif baru yang dirancang DPRD Badung, yakni Perda tentang Pemberdayaan Desa Adat dan Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan. Sementara ranperda baru usulan dari eksekutif hanya satu, yakni ten-
tang Retribusi Kekayaan Daerah. ‘’Kami juga melanjutkan perda tahun 2017 yang belum selesai. Sekarang pembahasannya perlu disesuaikan dengan peraturan baru,’’ ujarnya ditemui usai rapat. Menurutnya, total 14 perda lanjutan yang masih harus dibahas tahun 2018 ini. Di dalamnya termasuk enam Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di enam kecamatan di Badung yang belum selesai dibahas sejak tahun 2014. ‘’Target pembahasan tahun 2018 dibagi sesuai masa sidang. Bahkan, mengawali tahun 2018 ini, kami di dewan sudah mulai melakukan pembahasan dengan akademisi dari Universitas Udayana dan Warmadewa,’’ jelas ketua badan yang dulu bernama Badan Legislasi (Banleg) DPRD Badung tersebut.
Anggota Bapemperda Made Subawa mengharapkan ke depan agar jadwal yang dikeluarkan untuk pansus-pansus lebih jelas. Hal ini untuk menghindari lamanya perda tersebut finalisasi. ‘’Jadwal harus jelas agar program benar-benar terukur. Berapa lama pansus harus membahas, sehingga lembaga kita betul-betul bekerja,’’ tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Nyoman Mesir. Ia mengatakan ranperda tahun 2018 seharusnya mulai Januari ini sudah harus masuk, sehingga dewan mempunyai jadwal kerja yang jelas. ‘’Kapan dua perda inisiatif ini harus selesai, perda lanjutan berapa, perda baru berapa, ini harus jelas. Perda lanjutan kalau bisa disidang pertama sudah selesai,’’ tandasnya. (ad227)
Wedakarna Terima Wakapolda di Perpustakaan Bung Karno
Dukung Kinerja Saber Pungli dengan Payung MoU antara Polri, MUDP, Jaksa dan Disbud
SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima kedatangan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana dan jajaran di Perpustakaan Agung Bung Karno di Kawasan Niti Mandala, Renon, Denpasar. Tujuan pertemuan ini selain silaturahmi, Senator RI juga menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program Polda Bali, yakni pemberantasan narkoba, rencana sinergi program sosialisasi antiradikalisme di kalangan perguruan tinggi serta masukan dari DPD-RI Bali terkait masalah Saber Pungli khususnya di kalangan adat. ‘’Untuk Saber Pungli, pada prinsipnya kita harus mengamankan Peraturan Presiden (Perpres) No.87 Tahun 2016. Tujuan dari Saber Pungli sebenarnya baik dan tentu Bali harus mengimplementasikannya. Saya sudah mendapatkan penjelasan sekilas terkait peran Polri terhadap pemberantasan pungli di Bali. Saya rasa Saber Pungli harus terus disosialisasikan dan disinergikan dengan desa adat di Bali. Ini yang kita dorong, salah satu solusinya dengan MoU antara pihak terkait,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia memberikan usul kepada pemerintah Bali khususnya Dinas Kebudayaan sebagai pengayom
desa adat di Bali agar mengambil inisiatif terkait penyelesaian masalah keresahan desa adat dengan adanya simpang-siur informasi terkait pungli, termasuk ketakutan memungut iuran di desa adat. ‘’DPD-RI Bali mengusulkan MoU antara Polda Bali, Kejaksaan, Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) dan Dinas Kebudayaan Bali agar satu visi tentang hubungan desa adat, awig-awig dan pararem dengan gerakan berantas pungli, termasuk batasannya. Saya yakin hukum adat dan hukum positif akan berjalan selaras. Secara hukum dan administrasi negara, MoU dimungkinkan. Contohnya MoU yang dilakukan Kemendagri RI dengan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Kejaksaan dan Polri pada 30 November 2017 di Jakarta terkait Tata Kelola Keuangan dan Pembangunan agar tidak ada kegamangan kepala daerah mengeluarkan kebijakan. Ini bisa diadopsi di Bali khusus tentang hubungan adat dan Saber Pungli,’’ papar Gusti Wedakarna. Ia meyakini semua pihak di Bali berkomitmen menjaga desa adat termasuk aparat hukum. ‘’Saya mengakui dan sepaham bahwa banyak desa adat di Bali kurang rapi dalam hal membuat
pararem dan awig-awig khususnya urusan iuran/restribusi atau punia. Bahkan, ada desa adat yang memutuskan pararem bukan dari proses paruman tapi hanya keputusan prajuru. Ini yang menjadi titik lemah. Ada pula oknum prajuru desa adat di Bali yang diduga tidak transparan dalam hal pertanggungjawaban keuangan sehingga menimbulkan riak-riak. Belum lagi masalah beratnya biaya Kipem yang dikenakan khususnya pada semeton Bali perantauan. Ini harus dirapikan,’’ tegasnya. Menurutnya, ini merupakan momentum berbenah (mulat sarira) bagi prajuru adat dan merapikan kembali sistem administrasi yang ada, serta sebisa mungkin jangan sampai melawan aturan positif. Walau begitu, setiap pihak di Bali harus menghormati eksistensi desa adat yang sudah dipayungi oleh Pasal 18b UUD 1945 dan Perda Desa Pakraman 2003. ‘’Dalam jangka pendek harus ada MoU dan jangka panjangnya kita mesti merevisi Perda Desa Pakraman 2003, menyesuaikan dengan UU Desa No.6/2014,’’ jelas Gusti Wedakarna yang kini menjadi bagian Tim Pemenangan Marhaen untuk Presiden Jokowi Dua Periode 2019. (ad226)
Pembangunan Jalan Pinggir Pantai untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat
TERIMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) menerima kunjungan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Gede Alit Widana dan Dirintelkam Polda Bali di Perpustakaan Bung Karno.
Bertambah, Kasus Terduga Difteri di NTB
Mataram (Bali Post) – Kasus terduga atau suspect penderita penyakit difteri di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi delapan orang. Sebelumnya, lima kasus terjadi di Bima dan tiga lagi di Lombok. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB di Mataram, Rabu (3/1), dari delapan orang, lima yang sebelumnya dirawat di RSUD Bima sudah dipulangkan karena setelah dilakukan pemer-
iksaan hasilnya dinyatakan negatif difteri oleh laboratorium di Surabaya. Sementara tiga warga Lombok lagi masih dirawat di RSUD Provinsi NTB di Kota Mataram. Mereka adalah Ibnu Khalil (11) asal Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Humaira Airlangga (5) dari Labuapi, Lombok Barat dan Mulyani (28) dari Kayangan. Itu baru suspect dan dan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di RSUD juga negatif. Saat ini, kondisi tiga pasien
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
yang dirawat perkembangan baik dan tetap dilakukan pemantauan oleh tim dokter. Meski dinyatakan negatif oleh pihak RSUD, Diskes NTB akan menunggu hasil laboratorium Surabaya yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan. Pihaknya masih menanti keputusan Kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan Outbreak Response Imunization Difteri (ORI Difteri) atau imunisasi difteri di NTB, khususnya di wilayah Bima. (ant)
DAERAH
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
5
Masyarakat NTT Diminta Jaga Persaudaraan Kupang (Bali Post) – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengimbau masyarakatnya agar tetap menjaga persaudaraan menyambut pemilihan gubernur-wakil gubernur dan bupatiwakil bupati pada 10 kabupaten yang digelar tahun 2018 ini. ‘’Saat ini kita sedang persiapan menyambut Pilkada 2018, saya minta masyarakat tetap menjaga persaudaraan,’’ kata Lebu Raya di Kupang, Kamis (4/1) kemarin. Menurut Gubernur dua periode ini, masyarakat boleh berbeda-beda dalam memilih pemimpin, namun tidak lantas memecah belah persaudaraan yang dirajut selama ini. Berbagai peristiwa konflik dalam pilkada masa lampau harus bisa menjadi cerminan yang mendewasakan setiap orang untuk menjaga agar suasana aman dan damai tetap tercipta. ‘’NTT di mata daerah lain telah menorehkan penilaian yang baik sebagai daerah yang damai, yang toleransinya yang tinggi. Saya minta ini tetap dijaga, karena dengan suasana aman dan damai kita bisa membangun daerah ini menjadi cepat maju,’’ ujarnya. Gubernur mengajak semua elemen masyarakat agar memilih pemimpin secara dewasa dan cerdas tanpa memainkan isu-isu primodial dan sektarian. ‘’Mari kita sambut pilkada ini dengan memilih pemimpin secara rasional yang kita yakini bisa membawa daerah ini menjadi lebih sejahtera di masa mendatang. Persiapkan diri dengan baik, ikuti segala proses yang diadakan penyelenggara seperti mendaftarkan diri menjadi pemilih sehingga nanti tidak bermasalah,’’ tegasnya. Menurut Frans Lebu, perkembangan teknologi media sosial juga sering mengkhawatirkan karena banyaknya informasi bohong yang disebarluaskan penggunanya yang sulit diketahui identiasnya. Untuk itu, ia mengingatkan masyarakatnya agar berhati-hati mengonsumsi informasi terutama menyambut pilkada, sehingga tidak terprovokasi dengan berita-berita bohong. Masyarakat NTT akan mengikuti pilkada serentak tahap III tahun 2018 pada 17 Juni untuk memilih gubernur-wakil gubernur dan bupati-wakil di 10 kabupten. Ke-10 kabupaten dimaksud adalah Kupang, Timor Tengah Selatan, Rote Ndao, Nagekeo, Sikka, Ende, Alor, Manggarai Timur, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. (ant)
Polda NTB Bongkar Modus Curanmor
Mataram (Bali Post) – Petugas Subdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat membongkar modus pencurian sepeda motor (curanmor) yang dilaporkan hilang di halaman parkir Kampus Universitas Islam Negeri Mataram. Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan modus pencurian kendaraan roda dua yang dilaporkan hilang pada pertengahan tahun 2017 berhasil dibongkar dengan menangkap pencuri dan penadahnya. ‘’Kasus ini awalnya terbongkar dari penangkapan para penadah. Rabu (3/1) malam, identitas pelaku pencurian berhasil diketahui dan langsung diamankan,’’ katanya. Aksi penangkapan langsung dipimpin Kanit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKP Elyas Ericson. Menurut informasi yang disampaikan anggotanya, pelaku pencurian yang ditangkap berinisial MN (30) asal Gerung, Kabupaten Lombok Barat. ‘’Anggota langsung menjemput yang bersangkutan di rumahnya sesaat pulang kerja,’’ ujarnya. Sehari sebelumnya, Selasa (2/1) siang, petugas kepolisian mengamankan enam orang pelaku yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Dari hasil pemeriksaan, keenam pelaku berperan sebagai penadah dan pihak yang menukar onderdil kendaraan korban. Mereka ditangkap saat hendak bertransaksi dengan calon pembelinya di wilayah Gunung Sari. Para pelaku termasuk barang bukti berupa kendaraan roda dua korban merek Suzuki Satria FU telah diamankan petugas kepolisian. Akibat perbuatannya, para pelaku yang saat ini telah mendekam di balik jeruji besi Rutan Polda NTB dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Penadah dan 363 KUHP tentang Pencurian. (ant)
NTT Kirim 66.554 Ekor Sapi
Kupang (Bali Post) – Jumlah ternak sapi yang dikirim antarpulau dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke sejumlah daerah di Tanah Air pada 2017 mencapai 66.554 ekor. Jumlah ini meningkat dibanding sebelumnya sebanyak 63.429 ekor. Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Dani Suhadi dihubungi di Kupang, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan secara keseluruhan jumlah ternak besar seperti sapi (paling banyak), kerbau dan kuda yang diantarpulaukan lebih dari 75.700 ekor. ‘’Ini berdasarkan hasil rekomendasi yang kami keluarkan dan itu riil yang dikirim per 31 Desember 2017,’’ katanya. Pengiriman sapi tersebut didominasi ke daerah tujuan seperti DKI Jakarta yang juga masuk melalui wilayah Jawa Barat mencapai 58 persen atau sekitar 38.300 ekor lebih. Sekitar 33 persen atau 20.000 ekor lebih dikirim ke sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan dan ke Sulawesi Selatan sekitar 2.800 ekor. Sapi juga dikirim untuk sejumlah wilayah di Pulau Sumatera seperti Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung meskipun jumlahnya kecil. ‘’Dari Sumatera minta khusus, namun kami belum bisa penuhi banyak karena masih konsentrasi ke DKI Jakarta. Belum lagi terkait kewajiban pemenuhan kebutuhan secara nasional. Pengiriman juga tergantung kemudahan akses seperti dari Kalimantan dan Sulawesi kebanyakan langsung mengambilnya melalui sejumlah pelabuhan di wilayah utara Pulau Flores,’’ ujarnya. Dani menambahkan, transportasi kapal untuk antapulau sapi dari NTT juga akan didukung penambahan dua kapal ternak dari Kementerian Perhubungan yang direncanakan tahun 2018 ini. Pihaknya masih mendiskuisikan rute kapal ternak tersebut sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mempermudah penyaluran ternak dari daerah-daerah potensial atau kantong produksi. ‘’Kami masih diskusikan dulu terkait rutenya. Di Pulau Timor kemungkinan ada dua yang masuk lewat Pelabuhan Wini dan Pelabuhan Atapupu. Tetap ada untuk jalur di Kupang, sedangkan ke Rote masih dipertimbangkan lagi,’’ jelasnya. (ant)
BERSAKSI – Terdakwa Abdulrahman Willy (tengah) bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (4/1) kemarin.
Jaksa Tiga Kali Gagal Hadirkan Pemilik Akasaka Hakim Minta Panggil Ulang
Denpasar (Bali Post) Empat terdakwa kasus 19 ribu butir pil ekstasi, Kamis (4/1) kemarin kembali dihadirkan di Pengadilan Negeri Denpasar. Mereka adalah Dedi Setiawan, Iskandar, Budi Liman dan Abdulrahman Willy. Keempatnya didengar keteranganya untuk saling bersaksi satu sama yang lainnya. Jaksa juga melakukan konfrontir atas keterangan terdakwa saat menjadi saksi dengan saksi polisi dari Dit. Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Untuk terdakwa Willy Bin Ng Leng Kong, jaksa penuntut umum (JPU) Nyoman Bella P. Atmaja tiga kali gagal menghadirkan pemilik Akasaka Musik Club, Ir. Yeremias Filmon W. alias Jery Akasaka. Di hadapan majelis hakim pimpinan Made Pasek, jaksa menyatakan sudah tiga kali memanggil Jery, namun belum mendapatkan respons. Hanya, disebut bahwa Jery saat ini ada di luar kota. Jaksa dari Kejari Denpasar itu di depan persidangan minta pada majelis hakim untuk membacakan keterangan Jery. Alasannya, saat diperiksa Jery sudah disumpah sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Namun, majelis hakim minta jaksa
memperlihatkan surat panggilan pada pemilik Akasaka tersebut. JPU Bella Atmaja pun memperlihatkan surat panggilan ke Jery. Hakim tidak sependapat bahwa keterangan Jery harus dibacakan. Walau sudah dipanggil tiga kali dan tidak hadir di pengadilan, hakim kembali meminta jaksa untuk menghadirkan Jery selaku pemilik Akasaka tempat terdakwa Willy ditangkap. Atas dasar itu majelis hakim minta Jery datang ke pengadilan, sehingga kasus 19 ribu butir ekstasi yang membawa Willy ke pengadilan menjadi terang benderang. Akhirnya keterangan Jery tidak dibacakan jaksa. Soal konfrontir untuk terdakwa
Willy, dihadirkan Iskandar, Budi Liman (saksi sekaligus terdakwa dalam berkas terpisah) serta polisi dari Mabes Polri, Bayu dan Aris. Yang ditanyakan meliputi penentuan harga ekstasi, dugaan pemaksaan, ancaman yang dilakukan polisi dan orang yang membawa 19 ribu pil ekstasi ke Akasaka. Bayu, salah seorang polisi yang ikut menangkap Willy, mengatakan tidak mengancam dan tidak melakukan tindakan pemaksaan terhadap terdakwa serta saksi Iskandar dan Budi Liman. Ia juga membantah memaksa Iskandar membawa barang (ekstasi) ke Bali. Namun, Iskandar dalam kesaksiannya mengatakan dirinya dipaksa polisi menghubungi Budi Liman supaya menjual barang itu ke Bali. Majelis hakim kemudian menanyakan ke polisi adakah memaksa? ‘’Tidak ada pak,’’ jawab Bayu. Menurut Iskandar, bukan saksi polisi Aris atau polisi Bayu yang mengancam dengan senjata, tetapi polisi lainnya.
Begitu juga Budi Liman mengaku di bawah ancaman, namun tidak dilakukan oleh polisi Bayu dan Aris, melainkan polisi lain. Bayu kukuh pada keterangan tidak ada menodongkan senjata atau melakukan pemaksaan. ‘’Saya tidak pernah menodongkan pistol pada Budi Liman untuk menjual ekstasi pada Willy,’’ tegasnya. Tim kuasa hukum terdakwa Robert Khuana dkk. kemudian mengonfrontir terkait siapa yang membawa 19 ribu butir pil ekstasi itu ke Akasaka. Pertanyaan ini dilanjutkan hakim dan menanyakan ke Bayu. Saksi Bayu mengakui awalnya mengawal dan membawa eksktasi itu ke Akasaka mengendarai mobil. Setibanya di lobi, ekstasi diserahkan ke Budi Liman untuk dibawa ke tong sampah di kamar 26. Pernyataan ini dibantah Budi Liman yang mengatakan yang membawa ekstasi itu polisi. Pengakuan Budi Liman searah dengan Willy yang juga memberikan keterangan pada terdakwa Iskandar. (kmb37)
Pariwisata Lesu
Penggunaan Listrik di Kuta Sempat Turun Mangupura (Bali Post) Bulan Oktober dan November tahun 2017, penggunaan listrik di wilayah Kuta dan Kuta Selatan, Badung, sempat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2016. Kondisi ini terjadi pasca-erupsi Gunung Agung yang mengakibatkan banyak hotel tidak beroperasi karena turunnya jumlah kunjungan wisatawan. Menurut Manajer PLN Area Kuta I Made Ariana, penurunan penggunaan lisrik di wilayah Kuta jika dilihat dari beban puncak mencapai 10 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kondisi ini sangat dirasakan, apalagi di Kuta pelanggannya adalah golongan bisnis di bidang pariwisata. Bahkan, banyak pengusaha pariwisata meminta penangguhan pembayaran akibat penurunan okupansi hotel. ‘’Hotel-hotel di Kuta banyak meliburkan karyawannya. Kami lihat memang betul-betul terjadi penurunan kunjungan,’’ pungkasnya, Kamis (4/1) kemarin. Sementara pada malam tahun baru, penggunaan listrik di Kuta meningkat. Sebab, perayaan tahun baru dipusatkan di pantai kecamatan ini. Selain itu, sebelum tahun baru, Presiden dan Wakil Presiden RI berkunjung di Bali sekaligus meyakinkan bahwa Pulau Dewata aman dikunjungi. ‘’Menjelang tahun baru, semua unit kami dalam kondisi siaga apabila terjadi gangguan,’’ ujarnya. Di wilayah Kuta, beban listrik mencapai 30 persen dari beban Bali. Ini membuktikan Rayon Kuta bebannya cukup besar dibandingkan dengan rayon lain di Bali. Di Kuta, sebagian besar merupakan pelanggan tegangan menengah. Jumlahnya 416 pelanggan dengan daya sekitar 200 kVA ke atas. ‘’Pelanggan menengah ini termasuk juga Bandara Gusti Ngurah Rai dan perhotelan. Di Rayon Kuta total ada 116.000 pelanggan,’’ jelasnya. Terkait proyek underpass simpang Tugu Ngurah Rai, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PU dan Pemkab Badung untuk memastikan distribusi listrik di wilayah Kuta serta objek vital seperti bandara dan kawasan Nusa Dua masih aman. ‘’Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak pengawas pekerja di lapangan sekiranya ada pekerjaan yang berdekatan dengan utilitas kabel PLN. Sejauh ini aset PLN termasuk untuk suplai bandara dan kawasan Nusa Dua masih dalam batas aman,’’ imbuh Ariana. (kmb23)
Polda NTT Usut Penyebar Gambar Pembantaian Rusa Kupang (Bali Post) – Kasus penyebaran gambar pembantaian rusa di Pulau Komodo tetap diusut. Kasus ini sekarang ditangani Polda NTT. Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Sudiyono mengatakan ini, Kamis (4/1) kemarin, terkait perkembangan penanganan kasus penyebaran foto pembantaian rusa di Pulau Komodo. Menurutnya, perkembangan terakhir yang diperoleh dari tim penyidik Polda NTT menyebutkan, terduga
Bali Post/kmb37
penyebar foto itu berada di Makassar. Dari terduga inilah nanti bisa terungkap kebenaran apakah dugaan pembantaian puluhan rusa di Pulau Komodo benar terjadi seperti di dalam foto yang beredar di media sosial atau tidak. Foto tersebut belum dapat menjelaskan asal usulnya rusa, kapan kejadian tersebut berlangsung, siapa pelakunya, dan data lain yang diperlukan dalam proses pengungkapan. ‘’Tetapi hal yang pasti bahwa dari investigasi awal
terhadap akun Facebook yang memuat foto-foto tersebut, pelaku penyebar foto telah dikantongi. Nanti bisa dibuktikan kaitan antara foto yang beredar tentang rusa yang mati dan Taman Nasional Komodo,’’ katanya. Ia berharap kasus ini bisa ditangani secara tuntas agar tidak terulang di masa yang akan datang. ‘’Kami sangat berharap kasus ini bisa ditangani secara tuntas, karena penyebaran foto itu dapat merusak citra pariwisata di NTT,’’ sebut Sudiyono. (ant)
Bali Post/kmb23
KABEL TANAM - Sebuah alat berat digunakan untuk pemasangan kabel tanam di kawasan By-pass Ngurah Rai, Tuban.
42.000 Masker Untuk Korban Erupsi Gunung Agung P T Av r i s t A s s u ra n c e (Avrist), perusahaan asuransi yang telah berdiri selama lebih dari 42 tahun berupaya untuk membantu keadaan para pengungsi korban erupsi Gunung Agung melalui bantuan kesehatan dan logistik. Sejumlah 42.000 masker,
ratusan peralatan mandi dan m a k a n a n r i n g a n Av r i s t salurkan secara langsung kepada PMI Bali pada pertengahan Desember lalu. “Sejalan dengan slogan Avrist yaitu Advancing Life yang bertekad untuk terlibat dalam upaya meningkatkan ke-
h i d u p a n m a sya ra ka t d i Indonesia, kami merasa terpanggil untuk membantu korban. Dengan mendonasikan masker yang sesuai dengan data sebagai salah satu barang yang sangat dibutuhkan untuk melindungi kesehatan para pengungsi saat ini,” ujar Sufintri Rahayu, Head of Corporate Marketing and Communications PT Avrist Assurance dalam kunj u n g a nnya m e m b e r i k a n bantuan langsung kepada para pengungsi di lapangan bersama tim kantor pemasaran Avrist dan sejumlah agen asuransi Avrist Bali
ADV.0000194-ADV
OPINI
6 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Babak Baru Pengelolaan Bali PESTA politik lima tahunan bergulir di Bali. Pesta politik ini tentu sudah terbiasa bagi kita. Ini juga akan menjadi momentum penting bagi Bali. Pada pilkada kali ini, pengelolaan kepemimpinan Bali memasuki babak baru. Selain figurnya akan berganti, situasinya juga beda. Besar kemungkinan kebijakan politik dan komitmennya dalam mengelola Bali akan beda. Setidaknya, ini akan terjadi jika kita merujuk makna pepatah lain lubuk lain ikannya, lain padang lain pula belalangnya. Artinya, ketika figur pimpinan berganti dan gerbongnya juga baru, maka besar kemungkinan Bali akan menampilkan cerita baru dalam pengelolaan budaya, alam, adat istiadat, dan aspirasi warganya akan beda. Sebagai babak baru, tentu patut kita yakini bahwa pemimpin Bali punya komitmen membangun Bali. Menjaga Bali di dalamnya tentu termasuk menjaga regenerasi manusia Bali sebagai pengawal dan pewaris budaya Bali. Patut juga diyakini ini akan menjadi tema utama visi misi para kandidat dalam merebut simpati pemilih pada pertengahan tahun 2018 mendatang. Yang pasti, sebagai calon pemilih, kita patut memberi ruang kepada para kandidat memvisualisasikan karakter dirinya, termasuk menyampaikan pesan moralnya kepada masyarakat Bali. Dalam konteks ini, kita tentu memberikan apresiasi kepada para kandidat yang telah menyatakan kesediaannya mengabdi kepada Bali, tanah kelahirannya. Tanah yang telah memberikan mereka kehidupan. Tanah yang telah memberikan kenyamanan hidup. Dalam hal ini, kandidat kita yakini punya niat baik sebagai pemimpin Bali. Namun, sebagai warga Bali, kita jangan sampai mengabaikan daya tawar. Sebagai pemilih, kita tentu punya ruang yang lebih besar dari para kandidat. Setidaknya, peluang untuk menentukan layak tidaknya kandidat diberikan mandat memimpin perjalanan hidup kita bersama ada di tangan kita. Kita juga harus mempertanyakan sejauh mana komitmen politik dan komitmen kandidat sebagai manusia Bali untuk menjaga Bali. Kita jangan sampai abai menyodorkan tantangan dan masalah yang mungkin dihadapi Bali ke depan. Kita juga harus mempertegas sikap bahwa calon pemimpin yang tak sanggup mengabdikan diri kepada Bali hendaknya lebih dini mengundurkan diri dari pertarungan politik ini. Babak baru kepemimpinan Bali haruslah merujuk aturan main dan rujukan sastra yang ada. Pemimpin hendaknya memiliki sikap-sikap bijak, damai, aspiratif, dan inovatif. Ada kalanya pemimpin harus bertindak tegas dan jangan serakah. Pemimpin Bali dalam episode baru ini hendaknya mencerminkan Asta Brata kepemimpinan Bali yang telah dituangkan dalam sejumlh buku suci. Tentu akan menjadi dramatis dan ironi, jika pada babak baru ini, pemimpin tampil sebagai peran antagonis. Peran ini tentu akan mempercepat kehancuran Bali. Peran antagonis yang dimaksud tentu jika kebijakan pemimpin menimbulkan konflik internal dan mengabaikan hak-hak adat dan hak-hak tradisional umat Hindu. Kenapa? Karena jika pemimpin kita melakoni peran antagonis, mereka akan cenderung terobsesi mengejar angka-angka semu pertumbuhan ekonomi dan memberikan karpet merah kepada investor perusak lingkungan. Yang jelas episode kepemimpin Bali ke depan harus memberikan manfaat yang seoptimal mungkin bagi alam Bali dan manusia Bali. Jika alam Bali terjaga dan manusia Bali memiliki integritas, kita sangat yakin peradaban Bali akan terjaga. Ini tentu menjadi episode kepemimpinan yang kita harapkan lahir dari Pilkada Bali 2018. Untuk itu, mari kita kawal pilkada ini dengan tetap menjadi pemilih yang bijak. Pemilih yang tak silau karena gelontoran uang, tapi menjadi pemilih yang memang meyakini kualitas figur pilihan kita.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Masukan untuk Pameran Lukisan Denfest
Kota Denpasar setiap akhir tahun mengadakan festival dan kali ini festival yang dibuka 28 Desember lalu adalah yang ke-10. Berbagai kegiatan seni, kuliner, busana, musik, pameran lukisan, dll. ditampilkan untuk menghibur masyarakat Kota Denpasar khususnya dan di luar kota. Saya, orang luar Kota Denpasar, Sabtu pagi lalu sempat datang ke Denpasar khusus menyaksikan pameran lukisan yang dipamerkan di Gedung Merdeka. Saat itu sepi pengunjung hanya saya sendiri padahal stan-stan pameran di luar Gedung Merdeka pengunjung membeludak ada yang beli makanan, beli pakaian, dan barang lainnya yang lokasinya di Lapangan Puputan Badung. Nah, mengapa pameran lukisan tak tersentuh pengunjung? Saya menilai karena kurangnya promosi, banyak orang mengira bahwa di Gedung Merdeka yang lokasinya sebelah utara Pura Jagatnata itu tidak ada pameran lukisan. Untuk menarik pengunjung sebenarnya harus ada petunjuk atau spanduk yang dipasang di luar gedung menghadap ke barat atau ke selatan dengan tulisan cukup jelas. Umpama, ‘’Di gedung ini ada pameran lukisan’’. Saya perhatikan memang ada tulisan yang tak jelas sebab hurufnya kecil di atas papan terbaca Art Exibition. Saya kira banyak orang awam tidak tahu apa arti tulisan tersebut. Walaupun masyarakat tahu ada pameran lukisan namun hanya sebagian kecil yang mau menyaksikan atau menikmatinya. Saya perhatikan sudah sejak lama jika ada pameran di mana pun dan kapan pun maka sangat amat banyak yang tak mau peduli dengan karya seni tersebut. Kecuali ada pentas tarian, musik dll. Masyarakat Timur terutama Bali sebagian kecil bisa menikmati lukisan umpama yang dipajang di museum, di galeri dan tempat lain. Sangat beda dengan masyarakat Barat seperti Eropa dan Amerika. Mereka senang berkunjung ke museum dan galeri yang memajang hasil karya seni. Masyarakat kita kapan bisa begitu? W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Menakar Kemampuan Bali Mendatang Dinamika pembangunan Bali tahun demi tahun semakin menunjukkan perkembangan sekaligus perubahan pada bentang alam maupun sikap dan etika masyarakatnya. Perubahan ataupun perkembangan tersebut dipicu oleh berbagai tekanan dunia seperti pasar bebas, kemajuan iptek, dan lainnya, juga oleh desakan pembangunan nasional sampai dengan lokal yang diterapkan melalui otonomi daerah. Berbagai tekanan, desakan tersebut kian membelit Bali jika dihubungkan dengan perubahan iklim dunia dan berbagai persoalan lingkungan di seantero Bali. Pembangunan Bali mendatang wajib mengedepankan pelestarian lingkungan, budaya, dan ekonomi agar pembangunan dapat berkelanjutan. Pilihlah pemimpin Bali yang memahami permasalahan, sistem, dan perencanaan!
Oleh Putu Rumawan Salain ulau Bali dengan berbagai sebutannya kini perlu merenung untuk mengevaluasi apakah nama maupun sebutan tersebut masih layak atau telah tergelincir menjadi pulau seribu Spa, seribu kafé, seribu hotel dan lainnya. Namun yang pasti sesuai dengan data yang bersumber dari Bappeda Bali untuk tahun 2015 adalah bahwa Pulau Bali memiliki luas 5.636,66 Km2, terdiri atas delapan kabupaten dan satu kota, 1.488 desa pakraman, 3.625 banjar pakraman, 1.604 subak sawah, 1.107 subak abian, dengan 4.125.800 jiwa penduduk merupakan aset riil sebagai modal pembangunan Bali. Kini di akhir tahun 2017 diperkirakan jumlah penduduk sudah melampaui angka 4,2 juta jiwa. Kini mari kita tengok beberapa capaian yang secara garis besar selalu lebih baik dari nasional, misalnya: angka pertumbuhan ekonomi tahun 2015 untuk Bali adalah 6,04% mengungguli nasional yang hanya 4,79%. Terhitung sejak tahun 2011, Provinsi Bali selalu unggul dibanding nasional. Di persoalan PDRB, Bali selalu mendominasi capaian nasional sejak tahun 2010 yang lalu. Pada tahun 2015 mencapai 45,18 juta untuk setiap tahunnya sedangkan nasional baru mencapai 42,66 juta. Demikian pula di persoalan inflasi, terhitung sejak Januari hingga Desember 2015 rata-rata inflasi adalah 2,75% (angka terendah sepanjang tahun 1986), sedangkan inflasi nasional adalah 3,35%. Demikian pula di Indeks Gini Ratio Bali hingga bulan September 2015 berada pada dimensi ketimpangan rendah karena capaiannya ada pada 0,340. Hebatnya lagi, ke-
P
tika posisi kemiskinan secara nasional diukur awalnya pada bulan Maret 2015, Bali berada pada posisi terkecil nomor dua setelah DKI, beberapa bulan kemudian pada bulan September di tahun yang sama melorot ke nomor 4. Persentase angka kemiskinan bertengger di angka 5,25 % atau 218.790 orang. Sejak tahun 2011 hingga tahun 2015 yang lalu, jumlah penduduk miskin selalu bertambah, perubahan menurun di tahun 2012 dan 2013. Ada apa? Bahkan lebih menarik lagi, kenapa pada tahun 2014 diperolah data bahwa penduduk miskin di Buleleng terbanyak dan terkecil ada di Klungkung? Dan hebatnya lagi ternyata bahwa angka pengangguran di Bali adalah terendah di Indonesia yaitu 1,99 % dibandingkan dengan nasional yang 6,18%. Bagaimana dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)? Ternyata Bali sejak 2010 hingga tahun 2017 menunjukkan peninggkatan dari tahun ke tahun dengan capaian di tahun 2014 berada pada angka 72,48. Hebatnya lagi bahwa Kota Denpasar mencapai angka 81,65 mengungguli Kabupaten Badung yang mencapai 77,98. Ada apa? Jika dilihat dari rerata pengeluaran yang disesuaikan nasional maka Provinsi Bali mencapai Rp 12.831.000 dan berada pada posisi ketiga setelah Kepri dan DKI. Rerata pengeluran nasional adalah Rp 9.903.000. Angka-angka capaian di atas menunjukkan bahwa Provinsi Bali selalu unggul jika dibandingkan dengan nasional. Untuk itu, disampaikan apresiasi atas capaiannya. Akan tetapi, patutkah kita mematutkan diri atas prestasi tersebut? Pertama, kita harus lihat keberhasilan tersebut
terhadap provinsi lain. Kedua, kita harus tahu bahwa segala peningkatan tersebut out come-nya bagaimana? Ketiga, kita harus evaluasi apakah ada degradasi persoalan lingkungan. Keempat, bagaimana dengan modal sosial dan modal budaya kita. Kelima, kenapa masih menyimpan kemiskinan dan pengangguran, dan lain sebagainya. Apakah yang menyebabkan keberhasilan berbagai peningkatan prestasi tersebut? Banyak pihak yang menyatakan bahwa berbagai peningkatan dimaksud dihasikan oleh karena pertumbuhan pariwisata. Pariwisata budaya yang digunakan landasan pembangunan Bali suka tidak suka telah dengan nyata membuat perubahan manusia dan alam Bali jauh dari yang kita duga sebelumnya. Pembangunan di bidang kepariwisataan telah mampu mendatangkan wisatawan sejumlah 4.001.654 orang di tahun 2015 yang lalu. Angka ini meningkat dengan signifikan dari tahun ke tahun sejak tahun 2011. Rerata pertumbuhannya adalah 9,272 %. Angka terakhir tercatat ada sejumlah 4,9 juta wisatawan mancanegara yang mengunjungi Bali. Sedangkan minat wisatawan nusantara juga meningkat terus, setidaknya dari salah satu sumber menyatakan bahwa kehadiran mereka ke Bali telah menembus angka 7 juta lebih. Untuk dapat menerima wisatawan yang meningkat terus maka penyediaan kamar hotel di Bali telah mencapai 130.000 dari 200.000 jumlah kamar hotel di Indonesia dan 97.000 di antaranya ada di Badung. Dari data ini dapat dibayangkan berapa lahan yang dibutuhkan untuk bangunan hotel dan fasilitas pendukungnya? Berapa banyak
tenaga kerja yang ditampung dan berapa % tenaga lokal yang ditampungnya. Kemudian berapa banyak kebutuhan bahan makanan mereka, bagaimana dengan pengelolaan sampah, kemacetan, listrik, dan berapa banyak dibutuhkan air bersih untuk berbagai fasilitas kepariwisataan mereka? Padahal, jika kita tertib terhadap Perda nomor 4 tahun 1999 disebutkan bahwa 18 % luas daratan Bali untuk 15 kawasan pariwisata. Dampak yang berlangsung kini setelah pembangunan di Bali menunjukkan capaian yang menawan walaupun masih menyisakan kemiskinan dan pengangguran juga memberikan perubahan bentang alam Bali berupa menyusutnya lahan persawahan di atas 600 Ha setiap tahunnya, abrasi pantai, longsor, banjir, pendangkalan danau, kesulitan air bersih, pertumbuhan area kumuh, sampai dengan degradasi sosial dan ketidakmeratanya pembangunan di Bali. Ketergantungan Bali sangat signifikan, mulai dari beras, buah, bunga, listrik, bahan bakar, dan lainnya. Tidak menggunakan elektrik saat hari raya Nyepi bukanlah masalah, akan tetapi jika seminggu tanpa listrik karena kabel bawah laut putus, maka ini merupakan persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Cobaan akan semakin berat jika erupsi Gunung Agung terjadi dan berlangsung untuk jangka waktu setahun, maka dampak pertumbuhan ekonomi Bali yang juga bermuara pada perekonomian nasional akan berpengaruh pada seluruh sendi kehidupan dan penghidupan masyarakat. Dibutuhkan waktu yang lebih panjang lagi untuk pemulihannya. Semoga saja erupsi tidak terjadi sehingga perekonomian dan kerusakan lingkungan tidak terjadi. Di samping itu, perlu diperhatikan keberadaan alam Bali seperti adanya luas lahan kritis 9,81% dan potensial kritis 44,3% dari luas wilayah Pulau Bali. Sedangkan proporsi hutan hanya 23%, kurang dari target 30% luas wilayah. Abrasi pantai pada tahun 1987 sebesar 11% meningkat menjadi 20% dari total panjang pantai. Sebagai sebuah pulau kecil rentan bencana alam (tsunami dan gempa kar-
NKRI dan Ajeg Bali di Karang Grahastin NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah bentuk ke-Indonesia-an yang terbangun oleh manusia penghuni pulaupulau Indonesia dari Sabang hingga Meraoke/Papua dengan berbagai suku, agama, ras, dan antargolongan yang berakronim sara”. Dalam sejarah perjuangan bangsa; Indonesia berdaulat sejak 17 Agustus 1945 dengan UUD45 sebagai landasan geraknya yang dijiwai oleh Pancasila, terpatri pada Alenia IV Pembukaan UUD45 sekaligus menjadi tujuan Nasional. Seperti juga dalam konsep Tri Hita Karana yang menjadi landasan dalam pengembangan sosbud Bali yang Bali; titik sentral pencapaian tujuan nasional tersebut adalah manusia Indonesia sendiri yang beraneka ragam dengan akronim SARA dimaksud. Sujatinya akronim SARA tersebut adalah material dasar pembentuk NKRI. Hanya, di zaman now, aneka ragam material dasar yang disarakan tersebut mengental dalam sentimen identitas yang semakin menyeramkan. Pengertian SARA tersebut berbeda dengan pengertian “sara” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang diartikan sebagai sesuatu yang dipakai untuk memelihara atau menyelamatkan hidup. Namun, kata SARA di luar KBBI diartikan sebagai tindakan yang melibatkan kekerasan, diskriminasi, pelecehan, penghinaan, ketegangan yang didasarkan pada sentimen identitas diri dan golongann yang menjurus pada perpecahan bangsa. Padahal, nilai ke-Indonesia-an yang ditanamkan melalui Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah Indonesia yang satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air. Akan tetapi aneka ragam material dasar yang disarakan tersebut belum mengkristal dalam satu kebulatan yang padat melekat menjadi sebuah bangunan NKRI yang kokoh kuat. Sebagai ilustrasi, bangunan Monumen Nasional yang berdiri tegak di pusat kota Jakarta, dan itu tentunya terbangun dari aneka ragam material dasar berupa pasir, semen, batu kali, batu bata, besi, air, dan bahan aseseori lainnya seperti cat tembok misalnya. Dan setelah menjadi bangunan semua material dasar pembentuknya tidak lagi
Oleh I Wayan Sariasa terlihat dan tidak lagi terasakan dalam kemasing-masingannya, kecuali hanya berupa sebuah bangunan yang kokoh kuat berwibawa berdiri tegak ajeg jeg-jeg menasional, yang dikenal sebagai Monas. Dengan demikian, tak tertampikkan bahwa “sara” di luar KBBI dimaksud masih merupakan onggokan aneka material yang hingga kini masih dalam kemasing-masingannya, yang hanya berupa himpunan di setiap pulau dalam wilayah Indonesia dan sulit beririsan satu sama lain. Walau dalam kemasingmasingannya, mereka percaya kalau Tuhan yang menciptakan manusia lahir ke bumi melalui penunggalan dua pribadi manusia yang berbeda yakni laki-laki yang maskulin dan wanita yang feminin. Tuhan tidak menitahkan memeluk agama/suku/ ras/gologan A bagi manusia ciptan-Nya yang satu dan memeluk agama/suku/ras/ gologan B/C/D/E/F untuk manusia yang lainnya. Dalam konteks keyakinan kepada Ketuhanan YME; apa pun sukunya, apa pun agamanya, apa pun rasnya, dan atau apa pun golongannya, antarsesama manusia tidak harus saling bermusuhan hanya karena perbedaan kelompok. Binatang/hewan wajar bersetru dengan sesamanya, karena modal kodratinya memang tanpa idep (akal budi), hanya memiliki dwi pramana berupa sabda (suara) dan bayu (tenaga). Terlebih tanaman/tumbuhan yang hanya bermodal kodrati eka pramana berupa bayu saja tanpa idep dan tanpa sabda; justru tidak pernah saling bermusuhan antara sesamanya, bahkan tanaman/tumbuhan rela berkorban tidak hanya demi kelangsungan hidup manusia dan binatang, tapi juga sebagai sarana sembah bakti kepada Tuhan (sloka IX.26 Bhagavad Gita). Berbeda dengan makhluk hidup yang tercipta sebagai manusia dengan modal kodrati tri pramana yakni selain memiliki sabda dan bayu, juga lengkap dengan idep. Dengan akal budi (idep) yang dimiliki, seyogianya manusia bisa menempatkan
dirinya sebagai makhluk sosial yang berbudi dan berbudaya di bawah Ketuhanan YME. Tapi hal ini sulit terjadi di antara kelompok manusia yang di-SARA-kan tersebut, terlebih yang terkait dengan sentimen agama hingga harus tersebut sebagai kafir dan non-kafir. Masing-masing agama mengental menjadi; agamamu ya agamamu bukan agamaku; agamaku ya agamaku bukan agamamu. Dalam perkawinan pun sulit mempersatukan kodrat pribadi laki-laki dan wanita yang beda agama, padahal secara nyata Tuhan menciptakan manusia berpasangan dalam pribadi laki-laki dan wanita tersebut di atas untuk dipersatukan agar kehidupan terus berlangsung alias tidak punah. Seperti diketahui perkawinan di Indonesia dan juga di berbagai bangsa umumnya menganut sistem patrilineal (ikut garis laki-laki) dan di beberapa tempat ada juga yang menganut sistem matrilineal (ikut garis wanita) dan atau juga sistem bilineal (mengikuti garis laki-laki dan garis wanita). Sistem perkawinan patrilineal dan matrilineal dalam konteks adat budaya Bali sama artinya dengan kapurusa dan atau nyentana (kapradana). Dalam kaitan kedua sistem perkawinan tersebut; ketika laki-laki dan wanita menunggal sebagai suami istri di karang grahastin (kehidupan berumah tangga), kodrat wanita ikut katut pada laki-laki yang menjadi suaminya, dalam suka maupun duka, apa pun agama suaminya, swarga nunut neraka katut. Dengan demikian, karang grahastin dapat menjadi miniaturnya NKRI dan Bali pun akan tetap ajeg adanya. Bali tidak mengenal sistem bilineal atau kawin pada gelahang yang gencar diwacanakan akhirakhir ini, dan wacana ini jangan terbiarkan bertumbuh menjadi sistem perkawinan karena akan mengentalkan sentimen identitas di dalam SARA di luar KBBI dimaksud sekaligus meredupkan cahaya karang grahastin sebagai miniaturnya NKRI, hingga membuat Bali menjadi semakin tidak ajeg lagi.
ena berada pada tiga lempeng dunia; gempa bumi dan gunung meletus karena berada di atas ring of fire, banjir dan longsor karena hujan) dan sensitif terhadap perubahan iklim. Hal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas perkonomian adalah dengan akan berlangsungnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati serta wakil bupati pada tahun 2018 di beberapa kota di Bali serta pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2019 akan berpotensi memicu konflik dan terpecahnya konsentarasi pembangunan akibat perhelatan politik. Tahuntahun tersebut dapat dikatakan sebagai tahun politik yang akan berpengaruh pada program pembangunannya. Dana akan banyak terinvestasi untuk kepentingan politik “kampanye”. Adanya kenyataan telah berubahnya lingkungan alam maupun sosial di Provinsi Bali tercinta disandingkan dengan kemajuan pariwisata yang telah dicapai, kiranya untuk pembangunan berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi generasi penerus untuk menikmati modal alamsosial/budaya-lingkunganekonomi untuk kehidupan dan penghidupan mereka, Bali perlu menakar ulang orientasi dan fokus pembangunan mendatang mengingat daya dukung Bali yang kian tidak memadai, bahkan sama sekali tidak memiliki daya lenting. Bukankah Tri Hita Karana mengajarkan kita tentang keseimbangan atau harmoni di antara manusia dengan manusia, alam, dan Tuhan. Oleh karenanya, pilihlah pemimpin Bali mendatang yang mengerti persoalan dan kebutuhan Bali, paham sistem dan ilmu perencanaan, berpihak pada kebudayaan dan lingkungan, serta berani dan selaku manajer yang mampu meningkatkan harkat dan kesejahteraan masyarakatnya. Dan yang pasti tidak menjual Bali bagi keperluan para pengusaha dan atau penguasa. Megurangi ketergantungan atau meningkatkan posisi tawar diduga dapat memperkuat pembangunan berkelanjutan bagi Bali. Penulis, Guru Besar Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Udayana
POJOK Kementerian Pertanian janji tak akan impor beras. - Janji juga beras takkan naik. *** Kata jaksa, tim auditor BPK minta moge dan dibayari karaoke. - BPK bilang, itu oknum. *** Kasus e-KTP, Setya Novanto tidak mau menjadi penyebar fitnah. - Takut sakit lagi ya?
Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
DIGENANGI AIR Warga melintas di jalan yang digenangi air di salah satu permukiman warga di Batubulan, Sukawati, Gianyar, tepatnya di Jalan Dewi Sri. Foto diambil Kamis (4/1) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Generasi Penerus Hampir Zero
Figur
Miliki Determinasi dan Visi Kuat BANYAKNYA pemilih pemula pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 yaitu Pilgub Bali, bisa menjadi harapan baru meningkatnya partisipasi pemilih. Namun, hal itu tidak akan sejalan apabila tidak dilakukan edukasi politik yang intens dan berkelanjutan oleh penyelenggara pemilu Bali Post/win dalam hal ini KPU. Sebab, fenomena banyaknya politikus yang bermasalah dengan hukum tentu berpengaruh juga pada persepsi masyarakat usia muda, terutama pemilih pemula terhadap politik. “Bisa saja muncul persepsi di benak mereka (pemilih pemula - red) bahwa politik itu penuh dengan kebohongan dan kepalsuan. Padahal filosofi politik itu sesungguhnya mulia, sebagaimana dikatakan dalam Arthasastra, bahwa politik adalah mengenai kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat banyak. Namun, fenomena politikus yang bermasalah menjadikan penilaian negatif terhadap politik yang bisa saja memunculkan sikap apatisme terhadap politik,” tandas pengamat politik Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Kamis (4/1) kemarin. Selain itu, paraktisi hukum ini juga mengatakan, konsistensi calon pemimpin juga harus ditunjukkan dengan motivasi secara tulus dalam melaksanakan tugasnya untuk menyejahterakan rakyatnya. Artinya, kandidat yang terpilih menjadi pemimpin nanti, tidak sekadar menjadikan rakyat sebagai alat untuk meraih posisi, dan yang dibela nantinya hanyalah kelompok pendukungnya. “Pemimpin jangan punya utang budi politik dengan siapa pun kecuali dengan seluruh rakyat. Bahkan, kepada partai-partai pendukungnya pun tak ada balas budi politik. Partai-partai yang telah mengusung bukanlah untuk kepentingan mereka sendiri, tapi mengartikulasi kepentingan masyarakat luas sebagaimana menjadi fungsi partai politik sebagai sarana agregasi dan artikulasi kepentingan publik,” tegasnya. Apalagi, Bali perlu pemimpin yang punya determinasi dan mempunyai visi jauh ke depan. Determinasi untuk mengabdi total untuk rakyat, bukan untuk partai pengusung. Pemimpin mesti punya visi kuat tentang Bali masa depan. Semua itu sangat tergantung pemimpin yang kita pilih nanti. “Jika pemimpin yang terpilih kurang punya determinasi dalam memperjuangkan rakyat, maka Bali pasti akan mengalami degradasi atau minimal stagnasi. Banyak daerah lain yang sekarang sedang giat-giatnya siap menggantikan Bali sebagai contoh daerah yang layak dijadikan model. Bukan hanya dalam soal pariwisata, tapi kehidupan sosial budaya yang selama ini banyak menginspirasi dunia. Determinasi dan visi menjadi prasyarat mutlak pemimpin Bali ke depan. Harus bebas dari utang budi dan balas budi politik,” ujar Radendra. (win)
Bali Perlu Lirik Sektor Pertanian dalam Arti Luas
Denpasar (Bali Post) -
Pariwisata selama ini menjadi tulang punggung utama perekonomian Bali. Namun, dengan adanya erupsi Gunung Agung, Pulau Dewata juga perlu memikirkan pengembangan sektor lain. Salah satunya, dengan melirik sektor pertanian dalam arti luas. Terlebih, generasi penerus untuk sektor ini bisa dikatakan hampir zero atau tidak ada. “Bali tidak bisa hanya menggantungkan perekonomian dari sektor pariwisata. Ketika pariwisata lumpuh karena penerbangan terganggu abu vulkanik, perekonomian Bali juga ikut terganggu,” ujar anggota DPRD Bali dapil Karangasem, I Gusti Putu Widjera, Kamis (4/1) kemarin. Menurut Widjera, dampak erupsi Gunung Agung di tahun 1963 silam tidak begitu terasa pada perekonomian Bali. Pasalnya, masyarakat kala itu mayoritas masih menekuni pertanian. Sementara pariwisata baru mulai berkembang pada tahun 1970-an dan booming wisatawan pada tahun 1980-an. Sampai akhirnya, kehidupan masyarakat Bali menjadi sangat tergantung pada pariwisata hingga kini. “Anak-anak muda sekarang sebaiknya dialihkan untuk berprofesi di bidang pertanian. Dengan sistem pertanian yang disesuaikan tentunya, sehingga mereka bangga menjadi seorang petani. Kalau sekarang kan pemahaman
anak muda menjadi petani itu belepotan lumpur, kotor,” imbuh politisi Partai Demokrat ini. Padahal, lanjut Widjera, pertanian Bali memiliki potensi yang sangat besar. Tidak sebatas menjadi petani di sawah, tapi juga profesi lain seperti peternak ayam petelur. Menurutnya, kebutuhan telur di Bali sangat tinggi sehingga penghasilan seorang peternak bisa dikatakan menjanjikan. Kunci untuk menekuni profesi di bidang pertanian adalah tidak gengsi. “Citra seorang petani harus diubah. Petani, peternak itu gagah. Seperti di Amerika, Jimmy Carter itu kan seorang peternak yang bisa menjadi presiden,” jelas anggota Komisi I ini. Sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga mengajak generasi muda Bali untuk menekuni sektor pertanian. Terlebih setelah erupsi Gunung Agung sempat membuat angka kunjungan wisatawan menurun drastis. “Mungkin ini momentum kita kembali lagi ke pertanian. Anak-
anak kita yang tidak bisa bekerja di pariwisata, mungkin saatnya dia pulang kampung menggarap tanahnya, piara ayam atau bebek,” tambahnya. Pastika sendiri sudah berpikir untuk memfasilitasi mereka dalam menekuni pertanian maupun peternakan. Misalnya melalui pemanfaatan lahan kosong milik pemprov yang tersebar di seluruh Bali. Seperti di Pekutatan seluas 1.100 hektar atau di Sumberklampok seluas 600 hektar. “Kita punya lahan kosong banyak, apakah tidak bisa kita tanamin apa. Atau fasilitasi pelihara apa,” jelasnya. Sementara itu, Made Agus Siswa Putra dari Hipmi Bali mengatakan, usaha-usaha yang berkaitan dengan alam seperti sektor pertanian dalam arti luas memang masih jarang ditekuni. Termasuk sektor perikanan. Padahal, perikanan Indonesia dengan hasil tuna terbesar justru ada di Bali. “Jangan salah, meskipun kapal atau pelabuhannya kelihatan kecil tapi ekspor fresh tuna itu dari Bali.
Bali Post/ist
DITAHAN - Pelaku ditahan di Polsek Denbar.
Penangkapan Residivis Viral di Medsos
Denpasar (Bali Post) Kasus penganiayaan terjadi di warung soto ayam Cak Dul Jalan Gunung Batur Denpasar Barat (Denbar), Rabu (3/1) lalu. Made Parta Sunantara (47) diduga memukul karyawan warung tersebut, Fathorrasi (28). Akibat perbuatannya itu, pelaku ditangkap di rumahnya tak jauh dari TKP. “Kejadiannya pukul 17.00 Wita. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung ke TKP dan menangkap pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Kamis (4/1) kemarin. Awalnya, lanjut Iptu Aan, pelaku makan soto di TKP. Usai makan, ia langsung bayar di kasir lalu menuju tempat parkir. Tibatiba pelaku balik dan langsung memukul korban. “Diduga pelaku tersinggung pada korban karena membawa anjing ke TKP. Akibatnya pipi kanan korban memar akibat dipukul dengan tangan kosong,” ungkapnya. Mendapat laporan kejadian itu, tim Opsnal Polsek Denbar dipimpin Panit Buser Ipda Nengah Seven melakukan penyelidikan. Dari keterangan korban dan saksisaksi akhirnya terlacak alamat pelaku tak jauh dari lokasi kejadian. “Kebetulan pelaku ada di rumahnya dan langsung ditangkap. Pelaku sudah kami tahan,” kata mantan Aan Saputra. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Residivis kasus narkoba, Riski Aldino (25) bersama temannya, Rahman Hudin (28), ditangkap di Jalan Kartini depan RSUD Wangaya, Denpasar Barat, Rabu (3/1) lalu. Penangkapan tersebut viral di media sosial (medsos). Polisi mengamankan satu paket sabu-sabu (SS). Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku kembali menggunakan narkoba. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan di TKP sekitar pukul 14.00 Wita. Dari kedua tersangka ini diamankan satu paket SS seberat 0,11 gram. Rencananya, mereka hendak pesta SS. “Tersangka (Riski) merupakan residivis kasus narkoba tahun 2010 dan divonis 6 bulan penjara,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Kamis (4/1) kemarin. Selain itu, lanjut Kompol Arta, juga ditangkap tersangka lain yang mengaku mendapat narkoba dari napi Lapas Kerobokan. Seperti pengakuan tersangka Rizon Afrianto (19) yang dibekuk di Jalan Taman Gria, Kuta Selatan dengan barang bukti satu butir ekstasi,
Ditangkap karena Pukul Dagang Soto
I Gusti Putu Widjera Hanya, sampai sekarang untuk generasi penerus di perikanan maupun pertanian hampir zero. Zero sama sekali,” ujar Sekjen Asosiasi Tuna Longline Indonesia ini. Di sisi lain, lanjut Agus, sektor pertanian dalam arti luas ini juga kerap mati karena regulasi. Semakin ketat pemerintah membuat regulasi, para pelakunya
Bali Post/kmb32
juga harus bersiap “lari” ke usaha lain. “Contoh kasus di pertanian, kalau regulasi tidak benar juga, semua dibangun beton, apa yang mau kita tanam. Semua masalah perikanan, pertanian, matinya pasti di kebijakan. Kita tidak minta subsidi uang atau bantuan finansial, yang penting ada subsidi di kebijakan,” jelasnya. (kmb32)
Diisi Januari, Kepala TU dan Kepala SMA/SMK yang Kosong
DITANGKAP - Beberapa tersangka ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar awal tahun. Bali Post/ist
7
Jumat (29/12). Awalnya, petugas melakukan tes urine secara random pada acara musik di TKP dan dilihat gerak-gerik pelaku mencurigakan. Selanjutnya dilakuan tes urine dan positif narkoba. Hasil penggeledahan diamankan satu butir ineks. “Tersangka mengaku mendapat ekstasi dari temannya berinisial UD berada di Lapas Kerobokan,” ungkap Arta. Polisi juga meringkus seorang wanita, Eva Yulita (41), alamat Jl. Raya Pemogan, Denpasar Selatan, Selasa (2/1) lalu. Dari pelaku disita satu paket SS seberat 0,08 gram. Eva mengaku mendapat SS dari AS yang berada di Lapas Kerobokan. Tersangka mengatakan mengonsumsi narkoba sejak empat bulan lalu. Begitu juga pengakuan tersangka Andrianto (31) yang dibekuk di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Hasil penggeledahan disita 1 paket SS seberat 0,13 gram dan 1 pipa kaca berisi SS seberat 0,05 gram. Saat diinterogasi, pelaku mengatakan mendapat SS dari DOP yang berada di Lapas Kerobokan. Biasanya dia beli seharga Rp 1,5 juta per gram. Sedangkan tersangka Ahmad Suyud (35) dibekuk di Jalan
Gatot Subroto VI, Denpasar Barat, Rabu (3/1) lalu. Dari tersangka diamankan satu paket SS seberat 0,15 gram. “Pelaku (Ahmad - red) juga mengaku mendapat sabu-sabu dari Yiyit saat ini berada di Lapas Kerobokan,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Jaringan pengedar narkoba diungkap tim Satresnarkoba Polresta Denpasar. Petugas awalnya menangkap Putu Sud a rsa na (4 0 ), ka ry a wa n di jasa penukaran valuta asing di Kuta. Selain menangkap pelaku di Jalan Mekar VI, Pemogan, Denpasar selatan, petugas mengamankan 2 paket SS seberat 1,5 gram. Hasil pemeriksaan, pelaku mengatakan membeli barang terlarang itu dari Nengah Purnianta (25) seharga Rp 3,1 juta. Berdasarkan pengakuan Sudarsana, polisi meringkus Nengah Purnianta di Perum Mekar VI, Pemogan, Denpasar Selatan. Hasil penggeledahan disita satu paket SS seberat 4,30 gram. “Tersangka ini mengaku mendapat sabu dari And yang berada di Lapas Kerobokan. Dia ini dijadikan kurir oleh napi tersebut dengan upah Rp 100 ribu. Tapi pengakuan ini masih kami dalami,” ujarnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali memastikan jabatan kepala sekolah (kasek) dan kepala Tata Usaha (TU) yang kosong di SMA/SMK, diisi bulan Januari ini. Pasca-SMA/ SMK dilimpahkan ke provinsi, jabatan kepala TU banyak yang kosong karena ditinggal pensiun. Pun dengan jabatan kepala sekolah, meski jumlahnya lebih sedikit. “Tahun 2017, baru efektif penyerahan 129 sekolah (SMA dan SMK di Bali - red). Hampir setengah lebih kosong kepala TU-nya. Kalau kepala sekolah paling 5 sampai 6 orang. Mudahmudahan bulan Januari ini sudah terisi semua,” ungkap Kepala BKD Provinsi Bali I Ketut Rochineng, Kamis (4/1) kemarin. Khusus jabatan kepala sekolah, lanjut Rochineng, dipilih satu dari tiga wakil kepala sekolah yang umumnya ada di SMA/ SMK. Namun dari segi administrasi, mereka harus mengantongi sertifikasi calon kepala sekolah (cakep) melalui pendidikan dan latihan (diklat). “Kedudukannya di sekolah itu paling tidak wakil kepala sekolah. Artinya, pola kariernya sudah terpenuhi. Daripada ngambil guru biasa kan ramai nanti,” imbuhnya. Menurut Rochineng, kepala sekolah bukanlah jabatan struktur atau pejabat eselon. Melain-
kan staf yang diberikan tugas tambahan di sekolah. Berbeda dengan kepala TU yang merupakan pejabat eselon IV atau setara dengan kepala seksi. Itu sebabnya, pelantikan kepala TU akan dilakukan terlebih dahulu. “Biasanya kalau kita melantik dari jabatan tinggi dulu. Eselon II minggu depan, terus eselon III langsung eselon IV sekaligus, barulah staf,” jelasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengatakan, jabatan kepala sekolah yang kosong saat ini diisi oleh kepala sekolah dari sekolah lain. “Jadi, plt-nya bukan guru, tapi kepala sekolah yang sudah menjabat di satu sekolah. Contoh di SMK Negeri 4 Denpasar, plt-nya adalah Kepala SMK Negeri 3 Denpasar,” ujarnya. Menurut TIA, penetapan dan penempatan kepala sekolah baru merupakan ranah BKD. Dinas Pendidikan hanya membentuk tim untuk melakukan proses seleksi terhadap calon kepala sekolah. “Kita hanya menyiapkan data mengenai siapa yang memenuhi kualifikasi untuk jabatan kepala sekolah. Kepala sekolah harus memenuhi sejumlah kriteria yang menjadi persyaratan, karena jangan sampai setelah menjadi kepala sekolah dipermasalahkan,” jelasnya. (kmb32)
Terkait Jabatan Strategis yang Lowong
Komisi I DPRD Bali Segera Panggil Pansel Denpasar (Bali Post) Komisi I DPRD Bali dalam waktu dekat segera memanggil tim panitia seleksi (pansel) lelang jabatan eselon II (setara kepala dinas). Tim pansel sendiri diketuai oleh Sekda Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun. Pemanggilan ini terkait akan lowongnya belasan jabatan strategis di lingkungan Pemprov Bali. ‘’Supaya tidak terjadi salah persepsi dan kegaduhan publik karena selama ini eksekutif kurang terbuka terhadap dewan ketika ada seleksi pejabat,’’ ujar Ketua Komisi I DPRD Bali,Ketut Tama Tenaya dikonfirmasi, Kamis (4/1) kemarin. Menurut Tama, eksekutif mestinya memberikan informasi ke dewan setiap kali ada perekrutan apa pun. Dengan demikian, akan ada penyamaan persepsi untuk menekan risiko saling menyalahkan. Terlebih dalam suasana jelang pilkada serentak dan masa jabatan gubernur termasuk sekda (eselon I) akan habis, sangat riskan muncul masalah dalam proses lelang jabatan.
‘’Ketika ada masalah di tengah masyarakat, maka legislatif bisa ikut menjernihkan suasana,’’ jelas politisi PDI-P ini. Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali I Ketut Rochineng mengatakan, lima jabatan kepala OPD (eselon II) akan kosong bulan Februari mendatang. Di antaranya Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Biro Organisasi, Staf Ahli Bidang Hukum Politik, serta Kepala Biro Hukum dan HAM. Satu pejabat di antaranya menjabat Kepala Inspektorat, dua pejabat sakit, dan sisanya pensiun. Hingga akhir 2018, pejabat eselon II yang pensiun berjumlah 13 orang. Selain itu, Sekda baru juga harus sudah dilantik pada 1 Maret mendatang karena Cok Pemayun juga pensiun tahun ini. Pansel kini hanya tinggal menunggu turunnya izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri untuk melakukan rotasi dan mutasi. Setelah itu, proses seleksi akan dilakukan selama 45 hari. (kmb32)
BANGLI
8
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
SOSOK
Total ’’Ngayah’’ di Adat
PENSIUN sebagai Aparatur Sipil Negara pada 2017 lalu, membuat mantan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli, I Ketut Kayana, kini bisa punya waktu lebih banyak Bali Post/ina untuk bermasyarakat. Termasuk bisa lebih total untuk ngayah di adat. ‘’Kalau dulu masih aktif di ASN, agak sedikit terbatas untuk ngayah di adat. Karena harus menyelesaikan tugas dan siap sewaktu-waktu dipanggil Bupati. Kalau sekarang bisa total ngayah,’’ ujar pria yang menjabat sebagai Bendesa Desa Pakraman Sala Desa Abuan Kecamatan Susut ini. Selain ngayah sebagai bendesa selama lima periode di desanya, pria 60 tahun ini juga aktif ngayah di lembaga adat lainnya. Di Pasemetonan Mahagotra Catur Sanak Sapta Rsi, Kayana ngayah sebagai ketua. Pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas Setda Bangli ini kini juga aktif ngayah sebagai Sekretaris Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Bangli. Menurutnya, ngayah yang selama ini dijalaninya selepas pensiun merupakan salah satu cara dirinya untuk mengabdi dan men-support pemerintah. Karena baginya, mendukung program pemerintah bisa dilakukan dengan berbagai cara, sesuai bidang tugas masing-masing. Selain ngayah, kakek dari dua cucu ini kini juga mengaku bisa memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga. Kayana yang dulu sering diantar sopir, kini menjadi sopir antar-jemput untuk istrinya yang berdinas di Disdikpora Bangli. ‘’Saya menikmati masa pensiun dengan tidak membebani diri untuk terlalu banyak berbisnis,’’ imbuhnya. (ina)
Antisipasi Rabies
Pemkab Andalkan Vaksinasi Massal Bangli (Bali Post) Kasus positif rabies pada Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Bangli mengalami penurunan pada tahun 2017. Pada 2017, jumlahnya sembilan kasus atau jauh berkurang dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 27 kasus. Penurunan kasus rabies ini tidak bisa dilepaskan dari program vaksinasi massal. Program ini pun tetap menjadi andalan dalam mencegah kasus rabies tahun ini. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas PKP Kabupaten Bangli Sri Rahayu seizin Kepala Dinas, I Wayan Sukartana, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan sembilan kasus positif rabies pada HPR terjadi di sejumlah desa yakni Pengotan, Songan A, Bantang, Sukawana, Ulian, Selulung, dan Terunyan. ‘’Di Kecamatan Tembuku, nihil kasus positif rabies HPR,’’ ungkapnya. Menurutnya, target HPR yang divaksinasi massal pada 2017 sebanyak 50.000 ekor. Namun, hanya 41.013 HPR yang berhasil divaksin dengan rincian, anjing 40.432 ekor, kucing 562 ekor, dan monyet 19 ekor. Sedangkan untuk vaksinasi massal tahun ini targetnya juga sekitar 50.000 ekor. Dikatakannya, untuk vaksinasi di tingkat desa, pihaknya sudah menyiapkan dua kader di masing-masing desa dengan jumlah petugas 144 orang. Jika ada anjing yang belum divaksinasi oleh pemiliknya, kader-kader inilah yang mempunyai tugas untuk menanganinya. ‘’Jadi, yang tertinggal ini mereka bisa diarahkan ke UPTD yang ada di desa. Jika mereka belum sempat memvaksin anjing peliharaannya, maka kader-kader ini bisa langsung menyambangi rumah-rumah warga untuk melakukan vaksinasi ini,’’ jelasnya. Pejabat asal Rendang itu menyatakan, pengadaan vaksin tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Tahun ini, jumlahnya 8.500 dosis. Sementara tahun lalu hanya 4.300 dosis. Bangli juga masih punya stok vaksin sekitar 400 dosis. ‘’Pengadaan 8.500 dosis vaksin ini bersumber dari APBD Bangli. Dari provinsi kita tetap dibantu vaksin. Sesuai pengalaman sebelumnya, vaksin datang bulan Mei,’’ jelasnya. Lebih lanjut diungkapkannya, pelaksanaan vaksinasi massal tahun ini kemungkinan dilaksanakan Mei atau sama seperti tahun sebelumnya. Vaksinasi massal dilaksanakan secara serentak di semua kabupaten/kota di Bali. (kmb41)
PASAR - Pasar Seni Geopark Batur khususnya lantai atas, tidak diminati pedagang.
Pasar Seni Geopark Batur Tak Diminati Pedagang Bangli (Bali Post) -
Pasar Seni Geopark Batur yang berada di kawasan Penelokan, Kintamani, tak diminati pedagang. Sejak mulai dioperasikan, pasar itu khususnya di lantai dua dan tiga tetap kosong alias nihil pedagang. Terkait kondisi ini, Perusda BMB berencana menjadikan pasar tersebut sebagai tempat menjajakan produk unggulan Bangli seperti kopi Kintamani. Berdasarkan pantauan, Kamis (4/1) kemarin, untuk lantai dua hanya ditempati satu pedagang kerajinan. Sementara di lantai tiga juga hanya ditempati satu pedagang kerajinan. Itu pun tutup karena tidak ada wisatawan yang naik ke atas untuk berbelanja. Di lokasi juga terlihat banyak sampah plastik berserakan sehingga membuat kondisi pasar terlihat kurang terawat. Bagian tembok
terlihat kusam ditumbuhi lumut. Salah seorang pedagang, I Ketut Marut, mengungkapkan dari tiga lantai, hanya di lantai satu yang diminati pedagang. ‘’Kondisi seperti ini sudah terjadi lama. Karena memang sejak dioperasikannya pasar ini memang tidak ada pedagang yang berjualan di atas. Hanya di lantai bawah saja ditempati 12 pedagang,’’ ungkapnya. Pihaknya tidak tahu alasan
pedagang tidak mau berjualan di lantai atas pasar. Namun dia menyebut kemungkinan, lokasinya kurang strategis. Tak hanya pedagang yang menempati los di pasar, Bu Wayan, pedagang acung di kawasan itu pun mengaku sulit menjual barang dagangannya. Bahkan dalam sehari dia bisa tidak dapat pembeli. ‘’Pengunjung yang datang hanya parkir saja di depan Pasar
Bali Post/nan
Seni Geopark. Setelah itu, mereka langsung menuju ke timur untuk melihat pemandangan. Setelah balik, mereka pergi lagi dan tak mau mampir ke toko,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli I Nengah Sudibia tidak menampik bahwa lantai dua dan tiga Pasar Seni Geopark tidak diminati pedagang. Agar tidak terbengkalai, saat ini pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan Perusda BMB. ‘’Mereka merencanakan memanfaatkan pasar itu untuk memajang pruduk unggulan Bangli, salah satunya kopi Kintamani
termasuk memajang produk unggulan lainnya untuk ditawarkan kepada pengunjung. Sekarang ini koordinator Perusda masih sedang membuat perencanaan untuk memanfaatkan tempat tersebut. Dan saat ini kita masih menunggu itu,’’ katanya. Dikatakannya, untuk pemanfaatan tempat tersebut, nantinya pihaknya bakal menggunakan sistem sewa dengan Perusda BMB. Sementara untuk pedagang yang berjualan di lantai dasar, mereka sejak awal sudah dikenai retribusi. ‘’Penarikan retribusi itu sudah sesuai dengan Perda,’’ tegas Sudibia. (kmb41)
PDAM Usulkan Pengadaan Mobil Tangki ke Provinsi
PROYEK DRAINASE - Proyek rehabilitasi drainase di kawasan kota Bangli.
Bali Post/ina
Proyek Rehabilitasi Drainase Kawasan Kota Dilanjutkan Rekanan Diberikan ’’Deadline’’ 50 Hari
Bangli (Bali Post) Meski batas waktu pengerjaan proyek rehabilitasi drainase di kota Bangli sudah berakhir 25 Desember lalu, namun pengerjaan proyek tersebut hingga Kamis (4/1) kemarin, masih berjalan. Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Bangli masih memberikan kesempatan kepada rekanan untuk menyelesaikan pekerjaannya demi teratasinya masalah banjir yang selama ini kerap melanda kota Bangli saat musim hujan. Berdasarkan pantauan kemarin, pengerjaan proyek senilai Rp 7,6 miliar itu masih berlangsung. Bagian yang kini tengah dikerjakan yakni di sebelah selatan SMAN 1 Bangli. Sekretaris Dinas PUTRPKP Bangli I Made Soma mengatakan, pihaknya tetap memberikan kesempatan rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sesuai kesepakatan Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) dengan rekanan, limit waktu yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut selama 50 hari, terhitung dari 26 Desember. Dijelaskan Soma, pemberian kesempatan terhadap rekanan itu mengacu pada beberapa aturan di antaranya Pasal 93 Perpres No. 54 Tahun 2010, Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 Tahun 2012, Peraturan Kepala LKPP Nomor 15 Tahun 2012 dan Permenkeu nomor 243/PMK/05/2015 tentang Perubahan atas Permenkeu nomor 194/PMK/05/2014 terkait pelaksanaan anggaran pekerjaan yang tidak terselesaikan sampai dengan akhir tahun anggaran. ‘’Jadi, memang ada beberapa pertimbangan yang kami gunakan untuk memutuskan hal itu,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya juga memberikan kesempatan rekanan untuk menuntaskan pekerjaannya agar masalah banjir di kota Bangli yang rutin terjadi setiap hujan deras
bisa teratasi. Jika proyek itu dihentikan, masalah banjir akan terus terjadi. Terlebih saat ini hampir semua drainase sudah dalam keadaan dibongkar. ‘’Sehingga dengan pertimbangan itu, diberikanlah kesempatan kepada rekanan untuk menyelesaikan pekerjaannya,’’ kata Soma. Pejabat asal Gianyar ini menyatakan, meski diberi kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaannya, rekanan tetap dikenakan denda. Bila hingga batas waktu 50 hari proyek tersebut tidak juga tuntas, maka rekanan akan diputus kontrak dan di-blacklist. ‘’Saat ini, persentase pekerjaannya sudah sekitar 60-an persen,’’ terangnya. Mengenai pembayaran proyek, disesuaikan dengan volume dari pekerjaan yang sudah diselesaikan rekanan sampai batas akhir proyek 25 Desember. Sedangkan untuk pembayaran proyek yang dikerjakan saat ini (50 hari - red) akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2018. (kmb40)
22 Ranperda Dibahas Tahun Ini VAKSINASI - Petugas saat melakukan vaksinasi rabies pada anjing beberapa waktu lalu.
Bali Post/nan
Bangli (Bali Post) Sebanyak 22 rancangan peraturan daerah (ranperda) akan dibahas DPRD Bangli tahun ini. Dari 22 ranperda tersebut, dua di antaranya merupakan ranperda inisiatif dewan. Sesuai data yang dihimpun
di Sekretariat DPRD Bangli, Kamis (4/1) kemarin, 22 ranperda tersebut sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2018. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bangli Dewa Sang Widana usai
rapat paripurna buka tutup masa sidang mengatakan, untuk membahas 22 Ranperda itu, DPRD akan membentuk Panitia Khusus (Pansus). Dia menyebutkan, dua ranperda inisiatif dewan yakni Ranperda tentang Perlindungan
Bangli (Bali Post) PDAM Bangli tengah berupaya mendapatkan bantuan mobil tangki dari Satker Cipta Karya Provinsi Bali untuk mendistribusikan air bersih kepada pelanggan. Hal ini mengingat mobil tangki PDAM Bangli mengalami kerusakan cukup parah sehingga ketika memerlukan armada untuk menyuplai air bersih ke pelanggan, harus meminjam dari Kementerian Sosial. Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Bangli I Wayan Gede Yuliawan Askara, Kamis (4/1) kemarin. Menurut Yuliawan, kebutuhan akan mobil tangki sangat mendesak. Hal ini lantaran di beberapa daerah di Bangli, masyarakat masih mengandalkan pasokan air bersih dari mobil tangki yang dikirim PDAM. Karena itu, sebagai langkah sementara sembari menunggu kepastian ada tidaknya bantuan dari Satker Cipta Karya tersebut, pihaknya hanya mengandalkan mobil tangki yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial. ‘’Sebenarnya jika melihat daerah-daerah yang masih membutuhkan suplai air bersih dari mobil tangki, kebutuhan ideal kami di PDAM akan mobil tangki yakni dua unit. Itu pun untuk satu unit mobil tangki, minimal dengan kapasitas 4 meter kubik. Kalau beli sendiri, belum bisa. Karena untuk satu mobil tangki itu harganya lumayan mahal, antara Rp 200 juta sampai Rp 400 juta,’’
imbuhnya. Disinggung mengenai wacana Bupati Bangli I Made Gianyar yang menginginkan supaya tarif air PDAM Bangli dalam beberapa tahun ke depan bisa diseragamkan lantaran untuk saat ini ada perbedaan tarif yang cukup besar di tiga kecamatan, Yuliawan menjelaskan, hal itu memang masih sangat jauh. Guna menyeragamkan tarif, membutuhkan perhitungan yang matang khususnya untuk menutupi selisih tarif. ‘’Itu harus hitung biaya dulu. Mungkin jika seperti pemerintah pusat yang ada disubsidi, di sini juga bisa dilakukan itu. Tapi tetap saja harus dihitung dulu hingga selisih tarifnya berapa. Misalnya kalau disamakan semua Rp 3.700, kalau subsidi berapa yang di Kintamani? Itu harus diperhitungkan,’’ katanya. Ditambahkannya, untuk bisa merealisasikan itu dibutuhkan proses yang panjang, dari administrasi, penghitungan, selisih dan pihaknya juga harus menyampaikan ke Bupati. ‘’Sebelumnya, kami memang sudah ketemu Bapak Bupati, dan itu memang belum diputuskan. Makanya kami juga belum mengkaji hal itu (penyetaraan tariff -red),’’ tegasnya. Ditanya mengenai apa yang membuat tarif di wilayah Kintamani jauh lebih mahal dibandingkan tiga kecamatan lainnya, Yuliawan menegaskan hal itu disebabkan biaya operasional di Kintamani yang jauh lebih mahal. (kmb41)
Bali Post/nan
RUSAK - Mobil tangki milik PDAM Bangli yang saat ini mengalami kerusakan. dan Pemberdayaan Petani serta Ranperda tentang Ketahanan Keluarga. Alasan dibentuknya Ranperda tentang Ketahanan Keluarga adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga. ‘’Untuk kajian akademisnya kita akan kerja sama dengan Universitas Warmadewa,’’ terangnya. Disinggung mengenai lima ranperda yang sudah sempat
dibahas di akhir tahun 2017 namun belum diketok palu, politisi PDI-P ini mengatakan, itu akan disahkan awal tahun ini. Hal tersebut sudah sesuai dengan hasil koordinasinya dengan Bagian Hukum Setda Bangli. Meski disahkan tahun ini, namun lima ranperda yang sudah sempat dibahas di pengujung tahun kemarin, tidak masuk dalam Prolegda 2018. (kmb40)
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
gIANYAR Memilih
GIANYAR
9
Gianyar Belum Bebas Rabies Gianyar (Bali Post) -
Kabupaten Gianyar belum bebas dari kasus rabies. Terbukti memasuki awal tahun ini ditemukan anjing positif rabies di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh. Pemkab Gianyar pun kembali mengimbau agar masyarakat proaktif menjaga kesehatan hewan peliharaannya, khususnya anjing serta melaporkan sesegera mungkin apabila menemukan hewan diduga rabies.
Bali Post/nik
LATIHAN - Latihan Pra-Operasi Mantap Praja Agung serangkaian pilkada 2018, Kamis (4/1) kemarin.
ASN Dilarang Antarkan Kandidat Mendaftar
TAHAPAN Pilbup Gianyar 2018 telah berlangsung. Pekan depan para kandidat mulai mendaftarkan diri ke KPU Gianyar. Terkait hal ini, Panwaslu Gianyar pun mengingatkan bahwa tidak semua komponen bisa ikut terlibat dalam kegiatan itu. Sejumlah komponen, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh ikut terlibat termasuk turut mengantarkan kandidat mendaftar. Ketua Panwaslu Gianyar Wayan Hartawan saat mengikuti Latihan Pra-Operasi Mantap Praja Agung serangkaian Pilkada 2018 di Balai Budaya Gianyar, Kamis (4/1) kemarin, menegaskan pihaknya sudah menerima informasi mengenai jumlah massa yang hendak turut mengiringi pendaftaran dua paslon di Pilbup Gianyar. Dia mengingatkan, ASN sebaiknya tetap menjaga netralitas dengan tidak turut mengantarkan paslon, karena itu sudah masuk ranah politik praktis. ‘’Kami ingatkan, jangan melibatkan ASN. Termasuk perbekel dan perangkat desa tidak boleh ikut,’’ tegas Hartawan. Apabila ada yang terlibat, Panwaslu akan menelusurinya. “Manakala kami temukan, kami akan klarifikasi pihak-pihak yang tak sepatutnya ada di acara (pendaftaran paslon - red) itu,’’ tegasnya. Tidak saja pada acara pendaftaran, saat prosesi pilkada lainnya seperti kampanye dan simakrama juga pihakpihak tersebut tidak diperbolehkan ikut. Apabila sampai ada yang nekat melanggar ketentuan itu, akan ada sanksi yang menantinya. ‘’Sanksinya cukup berat. Kalau mengacu pada UU 10/2018 dan UU ASN 5/2014, sanksi bisa pemecatan. Seharusnya netral dalam pilkada,’’ pintanya. Sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran oleh bakal calon. Sementara terkait gesekan yang bisa terjadi saat kampanye, Hartawan mengatakan, bila terkait kamtibmas pihaknya menyerahkan kepada aparat kepolisian. ‘’Misal terjadi bentrok atau gangguan kamtibmas lainnya, itu kami serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian,’’ katanya. Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo berharap para kandidat ikut mengawasi masing-masing massa agar tidak sampai merusak ketertiban umum. ‘’Saat kampanye agar disampaikan kepada para pendukung dan massa simpatisan agar mengikuti aturan berlaku. Misal yang berkaitan Undang-undang Lalu Lintas, kalau kampanye gunakan perlengkapan helm,’’ jelasnya. Polisi juga menyiapkan pengawalan dan pengamanan selama hajatan kampanye berlangsung. Tidak itu saja, Polres telah menyiapkan delapan polisi untuk bertindak sebagai ajudan bagi para kandidat. ‘’Karena ada kandidat perempuan, maka kami juga telah siapkan Polwan. Mereka telah kami latih,’’ kata perwira. Sebagai langkah awal, pihaknya telah melaksanakan latihan Pra-Operasi Mantap Praja Agung, serangkaian pilkada 2018 di Balai Budaya. Acara yang dihadiri jajaran kepolisian itu dipandu langsung oleh KPU dan Panwalu Gianyar. ‘’Pra-ops ini bertujuan menyamakan persepsi anggota manakala saat tugas di lapangan, bisa menentukan cara bertindak yang benar,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua KPU Gianyar Anak Agung Gde Putra mengaku telah berkoordinasi dengan pimpinan partai politik dan instansi terkait mengenai pelaksanaan pilkada. ‘’Untuk keamanan, yang penting (kandidat) sama-sama menjaga ketertiban dalam proses pendaftaran. Kalau ingin tampilkan seni dan budaya, jangan buat masyarakat antipati,’’ tegasnya. (kmb35)
Kasus gigitan anjing positif rabies menimpa Ketut Catur Udaya (54) dan istrinya, Sang Ayu Sumargi (53). Mereka sempat tergigit anjing peliharaannya sebelum anjing itu mati pada Selasa (2/1) sore. Petugas peternakan yang berada di bawah Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk eliminasi anjing secara selektif di kawasan Desa Buruan. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ngakan Putu Readi, Kamis (4/1) kemarin mengungkapkan, anjing yang dipelihara oleh Catur itu awalnya dibiarkan bebas, tanpa dikurung atau diikat di rumah. Anjing ini sempat menghilang selama tiga hari. Saat anjing tersebut balik ke rumah, kondisinya sudah sangat kotor. Tanpa curiga Catur lantas memandikan anjingnya. Usai dimandikan itulah anjing ini menggigit pergelangan tangan kiri Catur. Kejadian ini berlangsung pada 31 Desember 2017. ‘’Di waktu yang hampir bersamaan, istrinya, Sang Ayu Sumargi, juga digigit pada jari tangan kiri,’’ ucap Readi. Kejadian ini lantas dilaporkan ke petugas peternakan
pada keesokan harinya, Senin (1/1). Saat melakukan observasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda rabies. Namun petugas tetap meminta agar anjing itu diikat atau dikurung. ‘’Secara kasat mata memang tidak ada kelihatan tanda-tanda anjing rabies,’’ katanya. Namun keesokan harinya anjing itu mati mendadak. Petugas peternakan pun kembali melakukan pengecekan. Dari hasil cek laboratorium, diketahui anjing itu positif rabies. ‘’Ini yang cukup unik. Sehari sebelum mati, secara kasat mata tidak ada tanda-tanda rabies pada anjing ini. Tapi setelah mati dan dicek lebih dalam di lab, baru bisa dipastikan positif rabies,’’ ujarnya. Catur dan istrinya langsung diberikan Vaksin AntiRabies (VAR) di Puskesmas Blahbatuh. Selain itu, ada juga Sang Putu Asmara diberikan VAR karena yang bersangkutan merasa takut setelah mengubur anjing itu. ‘’Hanya ketakutan saja karena sempat mengubur anjing itu, pas ada luka di tangannya tapi bukan gigitan,’’ kata Readi. Pascatemuan itu, Kepala Dinas Pertanian Gianyar Made Raka bersama tim dari Dinas Peternakan Provinsi
Bali turun langsung ke rumah Catur Udaya. Petugas Peternakan Gianyar juga kembali melakukan sosialisasi terhadap jajaran Pemerintah Desa setempat. ‘’Kami juga akan melakukan penelusuran sumber rabies dari anjing ini. Dan sesuai SOP, akan dilakukan eliminasi selektif di kawasan itu,’’ katanya. Readi menjelaskan, setiap tahun terjadi penurunan kasus rabies. Berdasarkan data 2016, tercatat 38 temuan anjing positif rabies di Kabupaten Gianyar. Pada 2017 jumlahnya turun menjadi tujuh kasus. ‘’Memasuki 2018 kita sudah temukan satu kasus ini,’’ katanya. Dia mengingatkan, untuk mewujudkan zero rabies di Gianyar, dibutuhkan pemahaman seluruh komponen masyarakat tentang bahaya dan pencegahan rabies. Masyarakat harus merawat anjing dengan baik, berupa diikat atau dikurung hingga vaksinasi rutin setahun sekali. ‘’Kami sebenarnya tidak ingin melakukan eliminasi. Tapi kalau ingin menjaga anjing Bali, tolong secara bersama merawat anjing dengan baik,’’ pesannya. Sementara itu, Catur Udaya mengatakan anjing jantan
Bali Post/ist
ANJING - Petugas peternakan saat mengecek anjing yang mati dan positif rabies di rumah Ketut Catur Udaya di Desa Buruan, Blahbatuh. miliknya itu tidaklah galak dengan manusia meskipun kerap agresif bila bertemu anjing lain atau kucing. ‘’Termasuk kemarin setelah hilang tiga hari, dia kembali saat hujan, langsung saya mandikan dan lap. Tidak ada menunjukkan tanda galak. Malahan dia kalem. Tapi sejak itu, memang kurang mau makan,’’ ucapnya. Gigitan yang dialaminya terjadi saat ia tengah mengelus anjing bernama Nino
itu. Catur menyebut, saat itu kemungkinan ia mengelus bagian tubuh anjing yang sedang bengkak. ‘’Mungkin dia kaget dan menggigit tangan kiri saya,’’ katanya. Catur mengakui, anjing yang dipelihara hampir setahun itu memang belum sempat divaksin. ‘’Ya, itu kami lambat. Baru setelah hilang itu maunya divaksin, tapi lebih dulu anjingnya sakit dan mati seperti ini,’’ katanya. (kmb35)
Wujudkan Pelayanan Berbasis IT
Pemkab Gianyar Jalin Kerja Sama dengan BRI
DALAM rangka mewujudkan pelayanan yang berbasis IT dalam upaya percepatan pelayanan kepada masyarakat, Pemkab Gianyar menjalin kerja sama dengan BRI Denpasar, NTB, NTT. Penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang penggunaan jasa dan produk perbankan dilakukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dengan Pimpinan Wilayah BRI Denpasar, NTB, NTT, Dedi Sunardi di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Rabu (3/1) lalu. Bupati Agung Bharata mengatakan, pajak daerah memiliki peranan strategis dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Karena itu, dalam melakukan pungutan pajak daerah perlu didukung oleh petugas yang andal serta kesadaran dari
KERJA SAMA - Suasana penandatanganan kerja sama antara Pemkab Gianyar dan BRI. wajib pajak. Namun, dalam mewujudkan pelayanan yang efektif dan efisien, perlu didukung oleh IT sehingga memudahkan wajib
pajak. ‘’Semua ini nanti akan melancarkan pekerjaan dan lebih akurat. Sekarang tanpa IT, sama dengan kita
jalan kaki melawan orang yang memakai mobil. Kita akan ketinggalan,’’ terang Agung Bharata. Agung Bharata menambahkan, ke depan setelah RSUD Sanjiwani resmi dilaunching, dia berharap kerja sama ini bisa diaplikasikan di sana untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga nantinya RSUD Sanjiwani menjadi satu-satunya rumah sakit di Gianyar yang menggunakan sistem online. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BRI Denpasar, NTB, NTT, Dedi Sunardi, mengatakan Pemkab Gianyar merupakan kabupaten yang pertama di Bali yang mengantisipasi penerapan pajak online dengan tujuan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk
melakukan transaksi pajak. Di samping itu, Pemkab Gianyar merupakan salah satu kabupaten yang sangat mendukung program pemerintah pusat dalam penerapan transaksi non tunai di wilayah kerjanya. ‘’Kami BRI mendukung dan memfasilitasi kebutuhan Pemkab Gianyar yang akan melakukan transaksi perbankan berteknologi tinggi,’’ terang Dedi Sunardi. Dedi Sunardi menambahkan, dengan menerapkan teknologi ini, banyak yang akan bisa diperoleh seperti kecepatan, kemudahan dan yang paling penting akuntabilitas lebih terjaga. Dengan adanya teknologi ini, semua tranksaksi terekam dengan baik. ‘’Dalam tahapan lebih lanjut, kerja sama ini akan lebih dikembangkan,’’ tambahnya. (ad229)
Lelang Jabatan Sekda
Hasil Seleksi Administrasi Diumumkan Hari Ini
I Ketut Artawa
Bali Post/nik
Gianyar (Bali Post) Pend aftaran seleksi jabatan Sekda Gianyar memasuki batas akhir pada Rabu (3/1). Hingga batas itu, hanya lima Kepala OPD di Pemkab Gianyar yang melamar. Pengecekan administrasi pendaftaran pun sudah dilakukan dan hasilnya akan diumumkan, Jumat (5/1) hari ini. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gianyar I Ketut Artawa, Kamis (4/1) kemarin menjelaskan, semenjak dibukanya pendaftaran lelang jabatan Sekda Gianyar pada 11 Desember 2017 lalu, hanya ada lima pejabat yang mendaftar.’’Tidak ada lagi tambahan pejabat yang mendaftar. Jadi hanya ada lima,’’ katanya Lima orang pendaftar ini mas-
ing-masing I Made Gede Wisnu Wijaya (Asisten II Setda Gianyar yang merangkap Plt. Sekda Gianyar), A.A. Bagus Ari Brahmanta (Kadisparda Gianyar), Made Watha (Kadisos Gianyar), Dewa Alit Mudiarta (Kepala Badan Kesbanglinmas Gianyar) dan I Made Raka (Kepala Dinas Pertanian Gianyar). Menurutnya, selain lima orang pejabat yang sudah dipastikan lulus seleksi administrasi ini, di lingkungan Pemkab Gianyar sesungguhnya ada sejumlah kepala OPD yang berpeluang bersaing dalam seleksi ini. Namun sampai batas akhir mereka memilih tidak ikut seleksi. Demikian pula pelamar dari luar lingkungan Pemkab Gianyar dipastikan nihil alias tidak ada yang mendaftar. Lebih lanjut dikatakannya, ada
sembilan orang dari latar belakang beragam yang masuk tim panitia seleksi jabatan sekda. Diawasi sembilan orang tersebut, para pelamar akan menjalani tes kompetensi bidang, sosio-kultural hingga wawancara akhir yang akan dilaksanakan pada 8 hingga 9 Januari. ‘’Pada tanggal yang sama juga akan dilakukan penilaian kinerja dan penelusuran rekam jejak peserta,’’ ungkap Artawa. Kemudian, pada 10 Januari akan dilakukan penyusunan rekapitulasi penyesuaian. Dilanjutkan dengan penyampaian laporan ke KASN pada 11 hingga 12 Januari. ‘’Penyampaian hasil penilaian kepada Pejabat yang Berwenang dan Pejabat Pembina Kepegawaian akan dilakukan pada 15 Januari,’’ katanya. (kmb35)
Mencuri, Buruh Bangunan Ditangkap Polisi Bali Post/wan
PERBAIKAN TROTOAR - Sejumlah pekerja melakukan perbaikan trotoar di kawasan Batubulan. Proyek ini selain untuk mencegah banjir juga bertujuan memberikan kenyamanan terhadap pejalan kaki.
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056
BNN Kab. Gyr. - 946122
DPRD - 943144
PLN - 947166
BPBD - 7844717/7844718
Kodim 1616 Gyr - 943069
PMK - 943113
Koramil Gianyar - 942289
Kantor Satpol PP - 944436
Koramil Blahbatuh - 941167
RSUD Sanjiwani - 943020
Koramil Tegallalang - 974792
PDAM - 944225/943233
Koramil Tampaksiring - 901601
KPA Gianyar - 942184
Koramil Sukawati - 297564
PMI Gianyar - 8958414
Koramil Ubud - 975314
KONI Gianyar - 947261
Koramil Payangan - 974793
Gianyar (Bali Post) Seorang buruh bangunan, Iwan Saputra (22), diamankan jajaran Polsek Sukawati lantaran mencuri di gudang bekas tempatnya bekerja di Desa Sukawati. Setelah dilakukan pengejaran hingga wilayah Kelurahan Ubung Kecamatan Denpasar Barat, pria asal Lombok ini diringkus pada Selasa (2/1) malam. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiharta, Kamis (4/1) kemarin menerangkan, penangkapan ini berawal dari laporan pemilik gudang toko bangunan bernama Ayung. Kepada polisi, Ayung mengaku kemalingan pada Minggu (31/12) lalu. ‘’Bos gudang itu mengaku kehilangan beberapa benda berharga, di antaranya tiga unit hp beragam merk. Pelaku juga membawa kabur sebuah laptop dan sebuah speaker aktif,’’ katanya. Menerima laporan itu,
polisi langsung melakukan penyelidikan. Polisi pun mencurigai salah satu mantan buruh di gudang itu. ‘’Dari hasil lidik, kami dapati pelaku ini tinggal di wilayah Ubud. Lalu kami amankan dia di tempat tinggalnya di Ubud,’’ jelasnya. Dikomandoo Panit 1 Reskrim Polsek Sukawati Ipda Komang Sudarsana, pelaku diburu hingga ke wilayah Ubung, tepatnya di belakang hotel Aston Denpasar. Menurut Kompol Sugiharta, pelaku dengan mudah membobol gudang toko bangunan lantaran sudah tahu situasi di lokasi kejadian. ‘’Pelaku ini pernah bekerja di gudang itu. Jadi tahu seluk-beluknya dan mudah masuk,’’ jelasnya. Polisi lantas melakukan pengembangan dan mengetahui bahwa laptop yang dicuri disembunyikan oleh teman pelaku, Junaedi. Barang bukti itu disembunyikan di
gudang batako milik Nengah di Kelurahan Ubung. Sementara hp disembunyikan di kamar kos pelaku. Sayangnya polisi hanya berhasil mengamankan pelaku Iwan Saputra saja. Junaedi yang diajak kerja sama melarikan diri dengan membawa sejumlah barang bukti lain, seperti hp dan speaker. ‘’Kami masih telusuri keberadaan pelaku lainnya,” katanya. Kompol Sugiharta menegaskan, pihak kepolisian telah mengantongi ciri-ciri Junaedi yang kabur dengan sepeda motor Honda Beat. Sementara Iwan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati. (kmb35) MENGAMANKAN - Polisi mengamankan Iwan Saputra beserta barang bukti hasil curian.
Bali Post/nik
JEMBRANA
10
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Perekrutan Petugas PPL Harus Disaring Negara (Bali Post) Panitia Pengawas (Panwas) mulai merekrut petugas Pengawas Pemilihan Langsung (PPL) di setiap desa/kelurahan. Ketua Panwas Kabupaten Jembrana Pande Made Ady Muliawan, Kamis (4/1) kemarin mengatakan dalam perekrutan yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) ini pihaknya menekankan agar menyeleksi ulang supaya pengawas di tingkat desa tidak berafiliasi ke partai politik (parpol) tertentu. “Kita tekankan agar janBali Post/olo Pande Made Ady Muliawan gan sampai setelah tahapan berjalan, baru ketahuan (anggota parpol). Karena itu agar benar-benar disaring,” kata Ady Muliawan. Ketika ada PPL yang diketahui berafiliasi ke parpol, Panwas tidak akan segan-segan untuk memberhentikan. PPL yang bertugas di tingkat desa/kelurahan itu dalam waktu dekat sudah mulai bertugas mengawasi tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Kabupaten Jembrana. Proses coklit yang dilakukan petugas dari KPU Jembrana ini penting guna memastikan pemilih yang sudah punya hak pilih terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ia mengaku telah menerima DP4 Kabupaten Jembrana untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darma Sanjaya mengatakan DP4 ini nantinya digunakan untuk pemetaan TPS dan DPT. Namun kepastian jumlah TPS baru diketahui setelah proses coklit dilakukan. Berdasarkan DP4 itu, jumlah pemilih potensial sebanyak 239.982 jiwa, dengan rincian laki-laki sebanyak 117.620 122 jiwa dan perempuan sebanyak 122.362 jiwa. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan pemilihan sebelumnya. Sementara itu, mendekati pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub), personel untuk pengamanan mulai bersiap-siap dan melakukan latihan. Ratusan personel dari Polres Jembrana melakukan latihan di GOR Kresna Jvara Jembrana, Dauhwaru. Latihan ini dilakukan guna mengantisipasi bila terjadi keributan saat pemilihan. Saat tahapan pemilihan nanti, Polres Jembrana menyiagakan 606 personel. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, dari pemetaan kerawanan ada beberapa TPS yang masuk rawan I dan II. Terutama yang berada di perbatasan dengan Buleleng dan di Gilimanuk. Di TPS rawan II akan disiagakan dua personel, dibantu empat linmas dan TNI. (kmb26)
Bali Post/olo
BENDUNGAN - Bendungan Palasari yang dibangun di era Presiden Soeharto saat ini sudah mulai berfungsi tak seperti dulu. Selain sedimentasi juga sumber air yang sudah sedikit.
Dangkal, Bendungan Palasari Perlu Dikeruk
Negara (Bali Post) Bendungan Palasari yang terletak di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya menjadi sumber air untuk sejumlah subak di Jembrana. Bendungan tertua di Bali ini debit airnya kecil ketika musim kemarau, sehingga subak-subak di Melaya kesulitan air. Disamping pasokan air yang kecil, pengendapan tanah di dasar waduk selama puluhan tahun sudah cukup tebal. Untuk itu, perlu pengerukan sehingga lebih banyak air tertampung di bendungan tersebut
Putu Libra Setiawan
Bali Post/kmb
Pengembangan Wisata Mangrove Terkendala Perizinan
Negara (Bali Post) Selain terkenal dengan jambu Budeng dan kepitingnya, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana juga memiliki banyak potensi wisata. Salah satunya hutan mangrove. Wisata ini perlu dikembangkan. Sayangnya pengembangan wisata mangrove ini terkendala perizinan. Sebab, hutan mangrove tersebut tidak hanya milik desa, namun sebagian milik Kementerian Kehutanan serta Balai Riset Kelautan. Bahkan jembatan kayu sepanjang 50 meter yang dibangun Dinas Perhubungan Perikanan Kelautan Pemkab Jembrana 2017. Kini jembatan kayu itu kerap dikunjungi warga untuk berfoto. Perbekel Budeng Putu Libra Setiawan, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan jembatan kayu itu sejatinya dibangun untuk akses jalan ke sebuah pura yang lokasinya di tengah hutan mangrove. Pura itu, katanya, ada kaitannya dengan sejarah Desa Budeng. Untuk hutan mangrove, pihaknya memang berencana mengembangkannya menjadi tempat wisata, utamanya wisata edukasi maupun penelitian. Pihaknya juga sudah mempunyai kelompok pembibitan, pemeliharaan hingga penjaga keamanan hutan mangrove. Diakui Libra Setiawan untuk benar-benar mengembangkan menjadi tempat wisata, memang masih perlu waktu dan banyak kendala. Misalnya terkait perizinan, karena mangrove yang ada tidak hanya milik desa, namun juga sebagian besar milik Kementerian Kehutanan, termasuk Balai Seacorm. Menurutnya sekarang saja pihaknya masih menunggu izin Kehutanan untuk pemanfaatan hutan mangrove. “Memang untuk akses yang dibuka sekarang bukan desa yang membangun, namun Dinas Perhubungan. Lantaran dianggap menarik, belakangan banyak didatangi pengunjung untuk selfie. Itu sah-sah saja,” katanya. Terkait masalah keamanaan hutan mangrove, tetap menjadi pengawasan desa. (kmb)
2017, Pencapaian PTSL Jauh dari Target
Negara (Bali Post) Tahun 2017, Pencapaian Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jembrana jauh dari target. Pada tahun 2018 ini, BPN ATR Kantor Pertanahan (kantah) Jembrana ditarget 18.000 bidang, turun dibandingkan tahun lalu yakni 22.500 bidang. Kepala Seksi Hukum Pertanahan Kantor Pertanahan Jembrana Ngurah Mahartha mengatakan jatah sebanyak 18.000 bidang itu menurutnya merupakan keputusan dari pusat. Kantah Jembrana hanya menjalankan tugas yang diberikan dari pusat. Diakui untuk tahun 2017 lalu, pencapaian PTSL memang jauh dari target. Selama setahun pelaksanaan berjalan, dari target 22 ribu sudah terdata dalam pemetaan 10.111 bidang. Selanjutnya berkas yang rampung sebanyak 12.004 bidang. Untuk itu, baru tercapai 40 persen dari target. Kantah Jembrana sejatinya sudah berupaya keras untuk mencapai target PTSL tersebut. Selain sosialisasi ke desa-desa juga ditambah dengan lembur staf, bahkan sampai larut malam. Tetapi semangat Kantah Jembrana untuk melakukan PTSL itu kurang dari masyarakat. Artinya, partisipasi masyarakat masih sangat rendah. Padahal sejatinya program ini sangat bermanfaat untuk data agraria. Semua bidang tanah nantinya akan terekam dalam peta, baik manual maupun digital. Pihaknya juga berharap masyarakat yang belum mendaftarkan PTSL tahun lalu, bisa mendaftarkan tahun ini. (kmb26)
Para petani yang menggantungkan pasokan air dari bendungan itu berharap ada solusi menangani permasalahan itu. Sejumlah pengurus Subak di Melaya saat ditemui belum lama ini mengaku tahun lalu merupakan masa yang bagus untuk padi. Sebab dalam setahun, sejumlah subak bisa panen hingga beberapa kali dalam setahun. Hal tersebut dipicu musim hujan dan pasokan air dari bendungan Palasari lancar.
“Yang masalah ketika musim kemarau. Bendungan ini sebagian besar dari (tadah) hujan. Kalau mengandalkan dari sumber air, ya sedikit,” ujar Ketut Astawa, salah seorang petani di Melaya. Di sejumlah Subak yang lokasinya paling jauh dengan bendungan Palasari juga merasakan kondisi kesulitan air ketika musim kemarau. Subak Pangkung Jajang misalnya, dari puluhan hektar sawah hanya beberapa saja
yang mampu ditanami. Itupun tanaman di luar padi (palawija). Wayan Sudiana, petani lainnya mengakui dari tahun ke tahun, permasalahan yang dihadapi di subak itu adalah air. Selain mengandalkan air dari bendungan, sejumlah sawah juga mengambil air dari empelan (embung) dan sumur bor. Saat kemarau, banyak lahan yang menganggur menunggu masa tanam selanjutnya. Para petani pun tidak bisa lagi men-
gandalkan air dari bendungan Palasari, karena saat ini berbeda dibanding tahun-tahun awal dibukanya bendungan tersebut. “Sekarang sudah tidak ada sumber air lagi, sementara di sini (subak-red) tanahnya keras. Kalau sudah kering susah basah,” tambah pengurus subak lainnya. Bendungan yang diresmikan Presiden Soeharto tahun 1989 itu kini sudah jauh dari harapan. Air sering surut akibat sumber air berkurang. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah petani yang menggantungkan pengairan sawah itu tidak bisa lagi mengandalkan bendungan seperti dulu. Sejak 10 tahun terakhir debit air terus mengecil, apalagi saat musim
kemarau. Menurut warga sekitar berkurangnya debit air ini karena faktor sumber air yang telah dibagi. Hulu air bendungan dari Tukad Sangyang Gede itu beberapa tahun lalu juga digunakan untuk kabupaten lain. Dengan demikian, air yang sebenarnya bisa semuanya masuk di sana kini sudah tidak sebanyak dulu lagi. Terkait penanganan Bendungan Palasari itu, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida mengaku pengerukan bendungan akan dilakukan ketika terjadi sedimentasi. “Pengerukan (bendungan-red) tetap akan ada,” ujar I Ketut Jayadi, Kepala BWS Bali-Penida belum lama ini. (kmb26)
Serbuan Nelayan Luar Bali Dikeluhkan Negara (Bali Post) Sejumlah nelayan perahu tradisional mengeluhkan banyaknya kapal atau perahu dari luar Bali yang masuk ke perairan Jembrana. Para nelayan lokal yang mengandalkan tangkapan dari memancing dan menjaring ini pun sering tersingkirkan. Perahu yang masuk bukan hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari Makassar. Seperti yang diungkapkan Malikur, salah seorang nelayan asal Desa Air Kuning, Kecamatan Negara. Nelayan perahu tradisional ini seringkali tersisih ketika mencari ikan di Selatan Yehembang, Mendoyo. Padahal di sana ia sering mendapatkan tangkapan ikan. Namun sejak sepekan ini, banyak perahu, baik selerek maupun perahu lainnya dari luar Bali berkerumun di lokasi tersebut. “Mereka lebih dulu datang dan kalau sudah begitu kita kesulitan. Peralatan mereka lebih bagus,”
keluh Malikur Kamis (4/1) kemarin. Kondisi ini juga pernah terjadi saat para nelayan jukung berebut dengan perahu selerek beberapa waktu lalu. Tetapi sekarang ini justru nelayan lokal dengan nelayan dari luar Bali. “Kalau nelayan dari sini rata-rata kami tahu, ini kebanyakan dari Muncar. Ada (perahu) selerek dan jukung juga,” ujarnya. Keluhan senada diutarakan nelayan lain, Jamiran yang sering mencari ikan di perairan Yehembang. Sejatinya para nelayan lokal sudah sering menyampaikan keluhan ini kepada desa maupun perbekel. Tetapi belum ada tindakan. Kadang mereka pulang tanpa tangkapan sama sekali, walaupun sudah berkeliling mencari ikan. Perairan di Yehembang itu, tepatnya di selatan tebing Pura Rambut Siwi, menurut nelayan banyak didapati ikan. “Kami harap ada tindakan dari pihak terkait. Khawatirnya nanti bisa terjadi konflik di
Bali Post/olo
PERAHU - Deretan perahu tradisional di pesisir Jembrana saat tak melaut. Para nelayan mengeluhkan banyaknya nelayan dari luar Bali yang mencari ikan di perairan Jembrana. laut,” ujar Jamiran. Sementara itu, Kepala Desa Air Kuning Samanuri saat dikonfirmasi membenarkan sering menerima keluhan dari warganya
yang sebagian besar nelayan. Mereka mengaku sering rebutan lahan di perairan dengan nelayan dari luar Bali. Pihaknya telah meneruskan keluhan
warga tersebut ke Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana. Bahkan keluhan itu melalui surat agar dapat ditindaklanjuti. (kmb26)
Penyu Hijau Tersangkut Jaring Nelayan
PENYU - Penyu hijau yang terjerat jaring nelayan di Air Kuning.
Bali Post/olo
Negara (Bali Post) Seekor penyu hijau tersangkut jaring nelayan di Desa Air Kuning, Jembrana, Kamis (4/1) kemarin. Penyu dengan nama latin chelonia mydas itu nyaris mati lantaran terluka terkena jaring pakis. Beruntung sejumlah warga di Air Kuning yang mengetahui langsung membawanya ke konservasi Penyu setempat. Penyu dengan panjang karapas 73x80 cm ini diketahui tersangkut pertama oleh warga Air Kuning, I Gede Sudita. Sekitar pukul 13.00 Wita, ia melihat seorang nelayan membopong penyu yang diketahui tersangkut dijaring. Setelah didekati ternyata di sekujur tubuh penyu menga-
lami luka. Sudita yang juga pemerhati lingkungan ini lantas berkoordinasi dengan Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih di Desa Perancak. Koordinator KPP Kurma Asih I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan dari observasi penyu betina memiliki bobot sekitar 100 kg. Dengan perkiraan umur mencapai 30 tahun lebih. Akibat jeratan jaring, penyu ini mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, termasuk pada sirip depannya. Menurutnya, ini penyu hijau pertama yang ditemukan di pantai Jembrana tahun ini. Setahun lalu juga ditemukan dua ekor penyu hijau di Pebuahan. (kmb26)
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
BULELENG
11
Genjot Kehadiran Dewan Saat Sidang
BK Lakukan Pendekatan ke Fraksi-fraksi
Singaraja (Bali Post) – Badan Kehormatan (BK) mulai melakukan upaya untuk meningkatkan disiplin anggota dewan. Untuk mengingatkan anggota dewan agar lebih rajin bersidang, BK berjanji melakukan koordinasi dengan fraksi-fraksi di DPRD Buleleng. Ketua BK DPRD Buleleng Gusti Made Artana di gedung dewan, Kamis (4/1) kemarin mengatakan, tingkat kehadiran anggota pada sidang paripurna sudah menjadi catatan BK. Catatan kehadiran itu sudah dikomunikasikan dengan pimpinan DPRD Buleleng dan fraksi-fraksi di DPRD. Kendati sudah memiliki catatan absensi, BK tidak berhak memanggil anggota. Sebaliknya, yang berhak adalah pimpinan di fraksi masing-masing. “Pimpinan fraksi yang bisa memanggil anggota yang tingkat kehadirannya kurang. Kecuali ketika ada laporan khusus yang menyangkut kelembagaan, itu baru kewenangan kami memanggil,” katanya. Menurut mantan Perbekel Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng ini, anggota dewan semestinya kembali memikirkan tanggung jawab moral terkait kehadiran dalam sidang paripurna. Mengingat hal-hal yang pantas dan tidak pantas dilakukan, sudah diatur secara rinci dalam kode etik anggota DPRD Buleleng. Selain itu, ketika sidang paripurna dilakukan, wajib hukumnya anggota DPRD Buleleng hadir. Hanya, dalam aplikasinya, banyak yang mengakali tidak hadir pada lima sidang, dan hadir pada sidang keenam. Selain itu pembahasan pada forum sidang paripurna juga kerap kali tidak sampai enam kali persidangan. Melainkan hanya tiga sampai lima kali persidangan. “Kalau enam kali berturut-turut tidak hadir dalam sidang pembahasan yang sama, bisa kami panggil dan itu ada sanksinya baik lisan, tertulis, pemecatan juga ada,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sidang paripurna yang digelar 19 Desember 2017 lalu menjadi catatan kinerja dewan dalam setahun. Pasalnya sidang gagal karena anggota yang hadir tidak kuorum. Padahal aturan tata tertib internal mewajibkan anggota hadir pada sidang paripurna. Pasca pembatalan itu, sidang dilanjutkan 20 Desember 2017 dan persidangan digelar dengan maraton. Bahkan, dalam sehari penuh dewan bersidang untuk menetapkan empat peraturan daerah (perda). (kmb38)
Pengangkatan Guru Kontrak Terganjal SE Bupati
Singaraja (Bali Post) – Larangan pengangkatan tenaga kontrak baru lewat Surat Edaran (SE) Bupati mulai mengganjal upaya penambahan guru kontrak di Buleleng. Guru kontrak sendiri sangat efektif mengatasi krisis guru SD dan SMP yang sekarang masih terjadi di daerah ini. Sedangkan tambahan guru PNS lewat rekrutmen CPNS Bali Post/kmb38 sampai sekarang masih dituGede Suyasa tup oleh pemerintah pusat. Krisis guru ini terjadi karena jumlah guru tingkat SD dan SMP belum ideal, ditambah adanya guru PNS yang memasuki masa pensiun. Data di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menyebutkan, total kekurangan guru sekarang mencapai 410 orang. Jumlah ini terdiri atas 235 orang guru SD dan 175 orang guru SMP. Kekurangan ini ditambah lagi dengan jumlah guru PNS yang memasuki masa pensiun tahun ini tercatat 160 orang. Kekurangan ini kalau ditutupi dengan pengangkatan guru kontrak, maka diperlukan tambahan guru kontrak untuk jenjang SD sebanyak 1.251 orang dan guru SMP 579 orang. Dengan tambahan guru kontrak baru itu, maka jumlah ideal untuk guru kontrak di SD 1.400 orang dan 800 orang guru SMP bisa dipenuhi. Kepala Disdikpora Gede Suyasa di Singaraja, Kamis (4/1) kemarin mengatakan, hasil kajian teknis menyebutkan, sekolah yang masih kekurangan guru didominasi di jenjang SD. Sekolah yang krisis guru itu juga kebanyakan lokasinya di pedesaan dengan medan berbukit. Dia mencontohkan, sekolah krisis guru kebanyakan di Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, Sukasada, Sawan, Kubutambahan, dan Tejakula. ‘’Jumlah siswa bertambah, rombongan belajar juga nambah, dan sekolah pun bertambah, jadi guru kita masih kurang,’’ katanya. Menurut mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng ini, solusi mengatasi kekurangan guru ini adalah mengangkat guru kontrak. Hanya, tahun ini dirinya belum memprogramkan pengangkatan guru kontrak baru. Ini karena Bupati sudah mengeluarkan SE kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melarang pengangkatan pegawai kontrak. Meski demikian, Suyasa tetap melakukan kajian teknis terkait sebaran guru di daerahnya. Tentu saja hasilnya akan dilaporkan kepada Bupati untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut dalam mengatasi krisis guru di Bali Utara. ‘’Kami tetap melakukan telaah terkait kondisi yang terjadi. Kalau diizinkan, maka guru kontrak harus kita tambah dari jumlah yang sudah ada sekarang,’’ tegasnya. (kmb38)
Suara Buleleng ’’Shortcut’’ Singaraja - Bedugul
Pembangunan shortcut Singaraja - Bedugul mudah-mudahan lebih cepat terwujud. Dengan demikian, masyarakat Buleleng berpeluang mendapat lapangan pekerjaan. Tentunya, mengurangi kecelakaan di wilayah Gitgit. Sengen, Nagasepaha
Penanganan Jalan Rusak
Masyarakat Buleleng berharap besar terhadap shortcut. Minimal Pemkab Buleleng melalui Bupati, dapat memajukan Buleleng dari segi pembangunan infrastruktur fisik. Penanganan jalan-jalan rusak dalam hal ini penanganan pihak provinsi, apakah bisa dikelola kabupaten? Bila ditemukan jalan rusak dapat segera ditinjau dan diusulkan perbaikannya.
Bali Post/kmb38
TERBAKAR – Rumah milik Nyoman Suyasa, warga Jalan Serma Karma, Gang I No. 3 Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, terbakar Kamis (4/1) dini hari kemarin.
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Terbakar Kerugian Rp 500 Juta
Singaraja (Bali Post) – Warga Jalan Serma Karma Gang I Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng tiba-tiba panik karena rumah salah satu warga setempat terbakar, Kamis (4/1) dini hari kemarin pukul 01.20 Wita. Rumah milik Nyoman Suyasa (33) itu ludes terbakar, diduga karena hubungan arus pendek (korsleting) listrik di salah satu kamar. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian pemilik rumah sedang beristirahat. Satu dari empat kamar di rumah yang berukuran 12 x 8 m tersebut kebetulan kosong. Di kamar yang paling selatan itu, pemilik rumah mengisi daya baterai (nge-charger) HP. Menjelang dini hari, pemilik
rumah tiba-tiba terbangun, karena merasakan hawa panas. Saat keluar kamar, api sudah membesar. Semua penghuni rumah kemudian keluar menyelamatkan diri. Api semakin besar, warga berhamburan keluar rumah. Upaya menyelamatkan barang-barang gagal dilakukan. Pemilik rumah kemudian
kita bertahap akan menambah PPNS baru,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, di tengah gencarnya pembentukan perda baru atau penyempurnaan belum diimbangi dengan keberadaan PPNS yang memadai. Atas kondisi ini, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna khawatir kalau situasi ini penerapan perda tidak optimal. Utamanya, pada saat terjadi pelanggaran tindak lanjutnya tidak optimal karena PPNS sendiri belum disiapkan. Bahkan, penindakan pelanggaran perda yang ditemukan dewan hanya sebatas peringatan dan paling tegas penutupan paksa (segel - red). Atas kondisi ini, dewan mengusulkan agar pemerintah menambah PPNS baru. Untuk mendukung penambahannya, dewan sendiri siap mendorong penyiapan anggaran melalui APBD Buleleng. (kmb38)
khusus Pilgub Bali juga harus bersama-sama menjaga keamanan dan karena ini pada tahun politik kami mengingatkan seluruh jajaran tetap netral dan jangan mencoba-coba ikut berpolitik praktis,’’ jelasnya. Segenap tamu dan undangan kemarin di akhir acara, antusias menyaksikan demonstrasi Kolone Senapan, Yong Moodo, Gultor, dan hiburan yang mencerminkan sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat dalam merajut kebersaman. Sebelum meninggalkan Makoyonif Raider 900/SBW, Pangdam dan rombongan meninjau pembangunan fasilitas kolam renang untuk prajurit Yonif Raider 900/SBW. Kolam renang ini dibangun dengan bantuan pemerintah pusat yang ditargetkan rampung tahun ini. Fasilitas ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan setiap prajurit raider dalam melatih kemampuan di bidang infanteri. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Buleleng dinilai penting keberadaannya. Dewan sempat mengkritisi bahwa pemerintah hanya menambah produk hukum (perda), namun eksekutornya (PPNS) justru tidak disiapkan dengan jumlah memadai. Namun, pemerintah berdalih tidak memiliki anggaran yang cukup untuk merekrut pegawai yang ditugaskan mengeksekusi setiap pelanggaran produk hukum di daerah. Atas sorotan DPRD itu, Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memprogramkan merekrut PPNS secara bertahap tahun ini. Kepala BKPSDM Buleleng Ni Made Rousmini, Kamis (4/1) kemarin, tidak menampik kalau PPNS yang sekarang tercatat tidak lebih dari 10 orang. Dia mengatakan, dari jumlah itu hanya
Ni Made Rousmini
Gede Supriatna
enam orang yang menjalankan tugasnya sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi red). Sedangkan empat orang lagi status kepegawaiannya sebagai pejabat struktural. Kondisi ini ditambah parah lagi karena pegawai yang
telah ditugaskan sebagai PPNS sudah menginjak masa pensiun. ‘’PPNS di daerah kita sangat langka dan betul disampaikan pihak DPRD bahwa PPNS ini perlu ditambah. Saat ini PPNS di Buleleng, ada yang pensiun dan
ada yang duduk di jabatan struktural. Kondisi ini belum bisa kita tangani secara optimal,’’ katanya. Menurut Rousmini, pemerintah harus merekrut PPNS lebih banyak lagi. Ini dapat dilakukan dengan baik kalau didukung dengan anggaran yang memadai. Untuk itu, mulai tahun ini BKPSDM telah mengusulkan anggaran untuk merekrut PPNS baru. Namun, secara pasti berapa PPNS yang akan direkrut itu sedang dikaji. Dengan upaya ini, dia optimis krisis PPNS secara perlahan bisa ditambah sampai memenuhi jumlah yang ideal. Apalagi, pemerintah bersama dewan setiap tahun akan membentuk produk hukum, baik yang baru atau perubahan, sehingga hal ini perlu disiapkan PPNS yang mumpuni. ‘’Jumlah PPNS berkurang karena penambahannya terganjal anggaran. Untuk itu tahun ini
Singaraja (Bali Post) – Awal tahun 2018, pucuk pimpinan di lingkungan Yonif Raider 900/SBW dimutasi. Letkol Inf. Handoko Yhudo Wibowo, S.E. yang sebelumnya ditugaskan mengendalikan Yonif Raider 900/SBW, Kamis
(4/1) kemarin diganti oleh pejabat baru Mayor Inf. Toni Sri Hartanto. Upacara serah terima jabatan (sertijab) ini dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. Hadir mendampingi
Pangdam dalam upacara itu di antaranya Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Wakil Ketua DPRD Buleleng Made Adi Purna Wijaya, Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Selamat Winarto dan Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Pangdam Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak usai melantik pejabat baru menegaskan, keberadaan Danyon Raider 900/SBW merupakan kebutuhan organisasi. Pergantian pucuk pimpinan di lingkungan Kodam IX/Udayana merupakan kaderisasi, penyegaran, dan tuntutan kebutuhan organisasi. Di samping itu, mutasi kesempatan bagi perwira mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan wawasan manajerial dan profesionalitas keprajuritan. ‘’Ini tantangan tersendiri bagi Yonif Raider 900/SBW agar mau
meningkatkan kemampuan, kewaspadaan, kepekaan, dan antisipasi agar keamanan di lingkungan Kodam IX/Udayana tercipta serta terpelihara dengan baik,’’ katanya. Di sisi lain, Pangdam mengatakan, tugas Danyon Raider 900/SBW penting dalam rangka membantu menciptakan situasi kondusif di wilayah kedaulatan NKRI khususnya Bali, NTB, dan NTT. Di tengah tugas berat itu, prajurit TNI ditugaskan bersinergi dengan kepolisian untuk mengamankan wilayah terlebih lagi ancaman terorisme patut diwaspadai. Apalagi, memasuki 2018 ini, merupakan tahun politik dan di Bali sendiri akan menggulirkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali. Untuk itu, komitmen awal jajaran TNI akan membantu Polri dalam memberikan jaminan keamanan wilayah. ‘’Komitmen kita membantu rekan di kepolisan dalam mengamankan wilayah dan
Bali Post/kmb38
Bali Post/kmb38
Pangdam IX/Udayana Lantik Danyonif Raider 900/SBW
Sebaiknya Dialihkan ke Kabupaten
Setiap jalan yang ditangani provinsi, memang lama diperbaiki. Tentu anggarannya tidak sedikit. Jadi, sebaiknya dialihkan ke kabupaten saja. Mudah-mudahan tidak ada kasus korupsi dan lembaga dewan terhormat tahun ini dapat bersih dari jeratan korupsi.Agar dilantunkan garapan kreasi baru para seniman di Buleleng. Sehingga dalam tiap pementasan suatu event di Buleleng mereka menjadi lebih tertantang. Gung Surya, Lovina
Intens Lakukan Komunikasi
Nang Mologan, Mayong
mengetahui penyebab kebakaran. Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan rumah ini terbakar diduga akibat korsleting listrik pada kamar yang tidak ditempati tersebut. Percikan api ini diduga muncul saat penghuni rumah membiarkan HP dicharger dalam waktu lama. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, untuk mendapatkan kepastian penyabab kejadian tersebut. Sementara, kerugian yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp 500 juta. (kmb38)
Tahun Ini Pemkab Rekrut PPNS
Gede Merta, Celukbuluh
Pemerintah daerah dan masyarakat harus intens melakukan komunikasi. Berbagai persoalan di masyarakat diungkap melalui ‘’Suara Buleleng.’’ Artinya, informasi, aspirasi masyarakat kecil dari bawah supaya juga didengar pejabat elite di Buleleng.
menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng tiba di lokasi. Dengan bantuan warga, petugas pun menyemprotkan air. Sekitar 40 menit setelah kejadian, petugas berhasil menjinakkan api, sehingga tidak sampai merembet ke
bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng Gede Sugiartha Widiada mengatakan, saat menerima laporan kejadian, pihaknya segera menerjunkan mobil pemadam ke lokasi. Saat itu api sudah besar. Api dapat dipadamkan menghabiskan tiga tangki air. Pemadaman ini juga berhasil menyelamatkan bangunan di sekitar lokasi kejadian yang tidak sampai terkena percikan api. Sementara itu, polisi masih menyelidiki kasus ini untuk
Bali Post/kmb38
MELANTIK – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak melantik Komandan Yonif Raider 900/SBW di lapangan Makoyonif Raider 900/SBW Jalan Sudirman, Singaraja, Kamis (4/1) kemarin.
KLUNGKUNG
12
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
KLUNGKUNG MEMILIH Pilkada dan Pilgub
Pemilih Jangan Terkecoh ”Money Politics”
Semarapura (Bali Post) Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali semakin dekat. Sederet partai sudah menyatakan pilihan untuk mengusung calon yang akan bertarung. Guna menggalang dukungan untuk bisa meraih kemenangan, tak menutup kemungkinan akan muncul praktek money politics. Namun mewujudkan demokrasi cerdas, pemilih diharapkan tak terkecoh hal demikian. ‘’Kalau ada yang melakukan itu, masyarakat jangan menerima,’’ tegas Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto di sela-sela pelaksanaan simulasi pengamanan pemilihan di depan Monumen Puputan Klungkung, Kamis (4/1) kemarin. Mengantisipasi munculnya aksi itu, sosialisasi ke masyarakat telah dilakukan, sejalan dengan mulainya tahapan pemilihan. Langkah ini langsung melibatkan tim yang sebelumnya telah terbentuk. ‘’Ini (money politics - red) kan gayung bersambut. Ada memberi, ada menerima. Kalau menolak, tentu tidak terjadi,’’ ungkapnya. Jika ditemukan indikasi itu, tindakan tegas dipastikan siap mengganjar. ‘’Kalau terjadi, tindakan sesuai aturan kami ambil,’’ sebutnya. Sementara itu, terkait potensi terjadinya kerusuhan saat pemilihan belum terlihat. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan persiapan pengamanan sejak dini. ‘’Simulasi ini sebagai bentuk persiapan kami untuk menghadapi pemilihan nanti,’’ terang perwira melati dua di pundak ini. Antisipasi juga dilakukan dengan sosialasi secara berkelanjutan. Diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah desa maupun stakeholder lainnya. ‘’Kami percaya masyarakat Bali sangat santun. Cinta Damai. Tetapi kami sebagai pihak yang punya tugas untuk mengamankan, tetap melakukan persiapan,’’ tandasnya. Seperti berita sebelunya, pengamanan hajatan politik lima tahunan ini sedikitnya ada 558 personel yang diturunkan Polres Klungkung. Itu termasuk back-up dari Polda Bali. (kmb45)
Bali Post/sos
PENGUNJUNG - Objek wisata di Nusa Penida, Kabuaten Klungkung ramai pengunjung. Tahun ini Pemkab menargetkan kunjungan naik ratusan ribu orang.
2018, Kunjungan Wisatawan Ditarget Meningkat Ratusan Ribu
Semarapura (Bali Post) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klungkung tahun ini ditarget meningkat ratusan ribu orang dibandingkan tahun 2017. Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung pun berupaya memaksimalkan promosi, baik melalui event yang rutin terselenggara setiap tahun maupun media sosial.
Bali Post/sos
SIMULASI - Simulasi pengamanan Pilkada dan Pilgub yang diselenggarakan Polres Klungkung, Kamis (4/1) kemarin. Guna menciptakan demokrasi cerdas, pemilih diharapkan tak terkecoh money politics.
Banjir Lumpur Berkurang
Petani Berharap Saluran Irigasi Dibuka
Semarapura (Bali Post) Banjir lumpur di Tukad Unda beberapa hari belakangan mulai berkurang. Warna airnya juga tak sepekat sebelumnya. Melihat kondisi itu, para petani di sejumlah subak berharap saluran irigasi yang sempat ditutup sebelumnya bisa kembali dibuka supaya bisa mengolah tanah. Penutupan saluran irigasi yang berlangsung sekitar sebulan itu berdampak terhadap Subak Toya Cau, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung. Lahan persawahan seluas 28 hektar yang seharusnya sudah memasuki masa tanam padi, kini harus tertunda. Namun salah seorang petani, Kadek Sudiarta mengungkapkan, dengan kondisi air Tukad Unda yang sudah membaik, diharapkan saluran irigasi bisa dibuka. Untuk itu, bersama petani lainnya akan bisa mengolah tanah menjelang penanaman palawija, salah satunya jagung. “Kami berharap air bisa segera mengalir. Juga untuk menyiram tanaman,” ungkapnya, Kamis (4/1) kemarin. Disampaikan pula, di tengah keringnya saluran irigasi, petani hanya mengandalkan air hujan untuk pengolahan tanah. Hal tersebut menyebabkan tak mampu berjalan maksimal. “Banyak yang belum bisa mengolah tanah harusnya sudah tanam padi. Tapi tidak bisa. Bibitnya sudah menguning,” katanya. Petani Subak Toya Ehe, I Wayan Sukarma, juga mengharapkan hal serupa. Adanya air akan bisa melakukan pengolahan lahan yang telah lama terbengkalai. “Sekarang maunya tanam jagung. Tapi tidak ada air. Agak sulit mengolah tanah,” ucapnya. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida mengungkapkan, sepintas kondisi air di sungai perbatasan Kecamatan Klungkung dan Dawan itu nampak normal. Namun terkait langkah untuk membuka saluran irigasi, masih dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. “Dari dinas, jika kualitas air sudah memenuh syarat, kita tentu berharap irigasi bisa dibuka,” jelasnya. Seperti berita sebelumnya, penutupan irigasi itu mengakibatkan penundaan tanam padi di Subak Sampalan Delod Margi seluas 47 hektar, Subak Gunaksa 110 hektar dan Subak Selat 64 hektar. (kmb45)
Bali Post/sos
BIBIT PADI - Salah satu petani di Subak Toya Ehe, Desa Tojan saat mengecek bibit padi yang akan di tanam. Dengan berkurangnya banjir lumpur di Tukad Unda, para petani berharap saluran irigasi segera dibuka supaya bisa mengolah tanah.
Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta, Kamis (4/1) kemarin, menjelaskan pada 2017 jumlah kunjungan ditarget 333.000 ribu orang, baik domestik maupun asing. Meski saat itu situasi sempat tak menentu akibat erupsi Gunung Agung, capaiannya berhasil menyentuh 423.726 orang atau melampaui target. Berdasarkan hal tersebut, target pada 2018 dirancang naik yakni sebanyak 478.169
orang. “Penentuan target ini mengacu pada capaian 2017,” terangnya. Disampaikan lebih lanjut, untuk mencapai itu Pemkab sangat bergantung pada objek wisata di wilayah Nusa Penida. Guna mendukung hal tersebut, promosi terus digalakkan, baik melalui media sosial atau website maupun event Nusa Penida dan Semarapura Festival yang telah berlangsung beberapa kali dan tahun ini
tetap diagendakan. “Untuk promosi memang baru skala nasional. Tetapi untuk keluar, kami maksimalkan dengan website. Secara keseluruhan, anggaran hampir mencapai Rp 2 miliar. Ini sudah termasuk untuk festival,” sebutnya. Terkait penataan objek wisata, dinyatakan untuk skala besar belum ada. Yang direncanakan hanya penataan ringan di Kertha Gosa maupun objek lain penyum-
bang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara untuk desa wisata yang jumlahnya mencapai belasan lokasi, diserahkan kepada masingmasng desa. “Kalau desa wisata, pemkab hanya lebih banyak memberikan pendampingan,” tandasnya. Memaksimalkan penggarapan sektor pariwisata, termasuk menggenjot jumlah kunjungan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sempat melontarkan rencana untuk membentuk badan pengelola, baik untuk wilayah Nusa Penida maupun city tour. Menurutnya, hal tersebut juga akan mampu mempercepat
penanganan persoalan-persoalan yang ada di lapangan. “Badan pengelola sedang dibuatkan. Nanti ini tinggal koordinasi saja dengan Pemkab terkait apa yang harus diperbuat. Jadi bisa bersaing dan lebih cepat mengambil keputusan. Dinas pariwisata tidak lagi sibuk mengelola,” ungkapnya. Sekretaris Komisi II DPRD Klungkung I Wayan Buda Parwata pun menyatakan meningkatkan kunjungan, Pemkab juga perlu mengambil langkah-langkah yang lebih inovatif. Tak kalah penting juga harus diimbangi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. (kmb45)
Cekdam Tertimbun Pasir
Warga Tangkas Khawatir Timbulkan Pengikisan Lahan
Semarapura (Bali Post) Pendangkalan Tukad Unda akibat pasir tak hanya terjadi di bawah jembatan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung. Namun juga pada cekdam yang berada di hulu. Hal tersebut dikhawatrikan memicu terjadinya pengikisan pada lahan di sekitarnya lantaran aliran air meluas. Menyika-
pi hal itu, instansi terkait diharapkan bisa mengambil langkah penanganan. Sesuai pantauan Kamis (4/1) kemarin, cekdam sepanjang 25 meter itu tidak lagi berfungsi. Seluruhnya tertimbun pasir sehingga mengakibatkan aliran air meluas. Hal tersebut, menurut Perbekel Tangkas I Wayan Tilem, dikhawatirkan mengakibatkan lahan yang ada
Bali Post/sos
CEKDAM - Cekdam di Tukad Unda tertimbun pasir. Hal ini menyebabkan warga Desa Tanggas tidak bisa melintas.
di sekitarnya tergerus. Cekdam itu juga berfungsi sebagai akses dari pusat desa ke wilayah seberang. Kondisinya seperti itu, secara otomatis mengakibatkan warga tidak bisa melintas. “Kalau bawa roda empat, harus lewat ke sana. Tapi karena mendangkal, air naik, jadi tidak bisa,” ungkapnya. Menangani hal itu, Tilem menyatakan prajuru dinas dan bendesa sudah berkomunikasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida supaya ada pengerukan. Namun hal tersebut belum mendapat tindak lanjut. “Infonya hari ini (kemarin - red) datang, tapi belum ada,” katanya. Pengerukan pendangkalan oleh BWS, Tilem kurang yakin bisa berlangsung cepat lantaran sudah tutup tahun anggaran. Jika desa mengambil langkah itu, juga dipandang tidak mungkin karena memerlukan anggaran cukup besar. Saat ini pengerukan sudah di-
lakukan oleh warga. Hanya secara manual. Lokasi yang bisa dijangkau sebatas di bawah jembatan Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Ini pun masih dirundung rasa dilema karena bertentangan dengan peraturan penutupan segala aktivitas di lokasi tersebut. Namun di sisi lain, aliran air yang meluas mengancam lahan di sekitarnya. Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan BWS Bali-Penida Wayan Suteja saat meninjau tanggul Tukad Unda di Kelurahan Semara-
pura Kangin yang jebol diterjang banjir sempat menyatakan penanganan pendangkalan sungai yang membujur dari wilayah Karangasem itu masih perlu kajian dan memerlukan strategi supaya tidak bersinggungan dengan hukum. “Dengan situasi Gunung Agung tak menentu, pengerukan perlu strategi. Biar tidak sekarang dikeruk, nanti mendangkal lagi. Pas ada pemeriksaan, mana yang dikeruk, kan tidak bisa jawab. Bisa kena (sanski - red) nanti,” tegasnya. (kmb45)
KARANGASEM
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Radius Berbahaya Diturunkan Jadi 6 Km
Amlapura (Bali Post) Radius berbahaya Gunung Agung telah diturunkan PVMBG dari 8 km sektoral 12 km, menjadi 6 km, Kamis (4/1) kemarin. Pengurangan radius berbahaya ini, tidak akan mengurangi soliditas Pasebaya yang terbentuk dari 28 desa terdampak sebelumnya pada radius hingga 12 km. Intensitas edukasi Pasebaya Gunung Agung terhadap warga di 28 desa terdampak akan tetap berjalan. Pasebaya tetap mengedukasi warga hingga radius 12 km. Ketua Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan apa pun yang menjadi keputusan PVMBG, Pasebaya Gunung Agung akan mengikutinya. Pasebaya akan tetap bekerja normal seperti program awal, meski terjadi pengurangan radius berbahaya. Sebab, status Gunung Agung saat ini masih Awas atau level IV. “Yang perlu kami tekankan, warga di radius 6 km, agar tetap berada di lokasi pengungsian. Jangan dulu ikut-ikutan balik ke rumah,” kata Pawana. Dia meminta warga di radius berbahaya cermat terhadap keputusan PVMBG. Kalau sudah tahu ada di radius 6 km, sebaiknya tetap berada di pengungsian. Ini menyusul dampak dari keputusan ini, ada beberapa warga di radius 6 km justru nekat pulang. Dalihnya ada keputusan baru PVMBG. Padahal, pada radius 6 km, desa yang terdampak sebagaimana yang dirilis BNPB dan PVMBG sudah jelas, antara lain Desa Nawakerti, Jungutan, Sebudi, Bhuana Giri, Besakih, Datah, Pempatan, Tulamben, Dukuh, Kubu, Ban, dan Baturinggit. Demikian juga wisatawan asing yang masih saja nekat menerobos Kawasan Rawan Bencana (KRB). Bahkan, hingga naik ke puncak Gu-
nung Agung. “Tadi saja kami amankan dua turis asing asal Australia, setelah turun dari puncak Gunung Agung,” kata Pawana. Sekretaris Pasebaya I Wayan Suara Arsana menambahkan, terbentuknya Pasebaya atas dasar kesamaan nasib wilayah terdampak erupsi Gunung Agung, telah banyak membantu warga terhadap terputusnya informasi yang benar selama ini. Selama Gunung Agung masih menunjukkan aktivitas yang fluktuaktif, pihaknya tetap akan menjalankan program Pasebaya untuk terus mengedukasi warga di radius 12 km. “Di luar radius 6 km, sudah boleh pulang,” tegas Perbekel Desa Amerta Bhuana itu. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis kemarin, menegaskan setelah radius rawan diturunkan, pihaknya masih mengkaji jumlah warga di radius 6 km yang harus mengungsi. Pihaknya mengaku masih mengidentifikasi, sebelum nanti mengeluarkan pernyataan resmi sikap BNPB. Saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung masih cukup tinggi, mencapai 70 ribu orang.
Turun Jadi 6 Km Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan status Gunung Agung telah menurunkan batas radius berbahaya menjadi 6 km, per 4 Januari kemarin. Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Agung Pribadi mengatakan, Gunung Agung saat ini masih berada dalam fase erupsi dengan aktivitas vulkanik relatif tinggi. Berdasarkan hasil analisis data visual maupun instrumental (seismik, de-
formasi dan geokimia), saat ini Gunung Agung masih berada dalam fase erupsi. Aktivitas vulkanik masih relatif tinggi dan fluktuatif. Material erupsi berupa lava yang mengisi kawah, embusan/letusan abu, dan lontaran batuan di sekitar kawah. Volume lava di dalam kawah sekitar 20 juta meter kubik atau sekitar 1/3 dari volume kawah (60 juta meter kubik). Laju pertumbuhan kubah saat ini rendah sehingga untuk memenuhi volume kawah dalam waktu singkat kemungkinannya kecil. Status kegempaan Gunung Agung menunjukkan jumlah kegempaan konten frekuensi tinggi maupun rendah mengindikasikan masih adanya tekanan dan aliran magma dari kedalaman hingga ke permukaan. Namun, energi gempa saat ini belum menunjukkan tren naik yang signifikan. Data deformasi dalam beberapa hari terakhir juga nenunjukkan tren yang stagnan. Hal itu mengindikasikan belum ada peningkatan pada sumber tekanan secara signifikan. Data geokimia terakhir menunjukkan masih adanya gas magmatik SO2 dengan flux sekitar 100-300 ton/hari. Perkiraan potensi bahaya saat ini masih berupa lontaran batu pijar, pasir, kerikil dan hujan abu pekat juga lahar hujan. Bahaya lontaran batu, pasir, kerikil, dan abu pekat diperkirakan melanda area di dalam radius 6 km dari kawah. Sedangkan bahaya lahar hujan akan mengikuti lembah sungai yang berhulu dari Gunung Agung bergantung pada debit air maupun volume material erupsi. Dengan skala erupsi pada saat ini (intermittent), maka potensi bahaya awan panas kemungkinannya masih relatif kecil. (kmb31)
13
Turun dari Pendakian, Dua Turis Dicegat Pasebaya
Hotel Sebut Gunung Agung Aman Didaki Amlapura (Bali Post) -
Ulah turis asing di tengah status Awas Gunung Agung, makin sulit dikendalikan. Meski sudah berulang kali diwanti-wanti agar jangan dulu mendaki, tetapi tetap saja ada yang tak mengindahkannya. Rupanya, persoalannya tidak hanya pada turisnya, tetapi juga hotel tempat turis itu menginap. Seperti yang terjadi Kamis (4/1) kemarin, dua turis asing kembali tepergok naik Gunung Agung. Setelah diinterogasi Pasebaya Gunung Agung, kedua turis asing itu mengaku menerima informasi dari hotel bahwa Gunung Agung aman untuk pendakian.
Bali Post/kmb31
INTEROGASI DUA TURIS - Ketua Pasebaya (kiri) saat ikut menginterogasi kedua turis Australia ini di Mapolsek Selat, Kamis (4/1) kemarin. Ketua Pasebaya Gunung Agung Gede Pawana mengatakan, kedua turis asing itu adalah Ricky Tonacia (34) dan Jack Dennard (26). Keduanya tinggal di Hotel Rinaya Canggu. Keduanya baru diketahui nekat naik ke Gunung Agung setelah
sampai di puncak dan turun melalui jalur Pura Pasar Agung. Saat itu, sekitar pukul 08.30 Wita, relawan Pasebaya menghentikan mobil APV silver DK 1681 OS yang dikemudikan Gusti Putu Ngurah Bagus Pradnyana bersama ayahnya, I Gusti Gede Putu
Amlapura (Bali Post) Cuaca buruk hujan lebat disertai angin kencang sepanjang hari mengakibatkan kerusakan fasilitas umum. Seperti yang terjadi di Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, tiang telepon roboh menutup setengah jalan raya menuju Besakih. Situasi itu tidak pelak mengganggu aktivitas arus lalu lintas dari dua arah di jalur tersebut. Awalnya, tiang itu dikira tiang listrik. Sejumlah warga sempat meneruskannya kepa-
da pihak PLN Rayon Karangasem. Akan tetapi, Kepala PLN Rayon Karangasem Putu Surya Atmaja, Kamis (4/1) kemarin, memastikan tiang yang roboh itu adalah tiang milik Telkom, bukan tiang listrik milik PLN. “Sudah saya infokan ke pihak Telkom, agar segera ditindaklanjuti,” kata Surya Atmaja. Setelah mengecek ke lapangan, tiang telepon itu diperkirakan roboh karena fondasi yang rapuh tergerus air hujan. Kendaraan masih bisa
Merta (51). Setelah ditanya relawan, si sopir mengaku akan menjemput tamu yang baru saja turun dari mendaki. Setelah ditunggu beberapa jam, pukul 10.25 Wita, turis asing ini akhirnya tiba di parkiran Pura Pasar Agung, Desa Sebudi (radius 6 km), selanjutnya dibawa ke Polsek Selat untuk dimintai keterangan. Kapolsek Selat AKP I Made Sudastawan juga tampak turun bersama jajarannya, untuk mengamankan kedua turis berkebangsaan Australia ini bersama relawan Pasebaya. “Kedua turis asing ini sempat sampai di puncak Gunung Agung,” kata Pawana. Saat diinterogasi Pasebaya Gunung Agung, keduanya mengaku nekat mendaki Gunung Agung hanya ingin melihat puncak/kawah Gunung Agung. Keduanya mengaku memutuskan nekat mendaki, karena mendapat informasi dari hotelnya bahwa Gunung Agung
Tiang Telepon Roboh di Pesaban
Bali Post/kmb31
ROBOH - Tiang telepon roboh ke tengah jalan di Desa Pesaban, sangat membahayakan pengguna jalan setempat. lewat pelan-pelan dan bergantian menggunakan satu jalur. Warga sekitar berharap tiang
Villa Bugbug Terbakar Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Ketua Pasebaya Gunung Agung I Gede Pawana.
Bali Post/kmb31
Amlapura (Bali Post) Sebuah vila di Desa Bugbug tiba-tiba terbakar, Rabu (3/1) malam. Kebakaran vila milik I Komang Garia ini membuat pemilik vila dan warga sekitarnya panik. Mereka sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebelum petugas pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem terjun ke TKP. Kepala Dinas Damkar Karangasem I Nyoman Sutirta-
Derita Bocah Asal Bungaya
Mata Kanannya Terus Membengkak Cobaan yang dihadapi seorang bocah Ni Kadek Astitiani sungguh sangat berat. Pada usia satu tahun enam bulan, dia mesti menahan rasa sakit di bola matanya. Mata kanan bocah asal Banjar Dinas/Desa Bungaya, Bebandem ini tampak semakin membesar. Dengan kondisi mata seperti itu, Astitiani harus segera menjalani operasi. Tetapi, kedua orangtuanya tak sanggup memenuhi biayanya. Para dermawan sangat diharapkan memberikan donasinya untuk membantu seikhlasnya. DITEMUI di rumahnya, Rabu (3/1) lalu, bocah buah hati pasangan suami istri, I Gede Sudana (31) dan Ni Putu Sri Handayani (27) ini, tampak terus meringis kesakitan. Bola mata kanannya itu menjadi penyebannya. Semakin hari, benjolan pada matanya semakin membesar. Sejalan dengan itu, rasa sakit yang diderita bocah itu semakin parah. Sesekali tangan kiri bocah ini bergerak liar dan memegangi benjolan kelopak mata kanan yang menutupi bola matanya itu. Benjolan tersebut tampak berwana merah kebiruan. “Disentuh sedikit saja, dia meronta-ronta menangis. Sepertinya sakit sekali,” kata sang ayah Gede Sudana. Astitiani lahir 24 Juni 2016 dalam kondisi berat badan dan fisik normal awalnya. Saat itu, kedua bola matanya terlihat terbuka lebar dan tak ada keluhan apa pun. Akan tetapi, di usia dua bulan, mata kanannya mulai menunjukkan kelainan. Kelopak matanya itu mulai tampak kemerahan. Sudana dan Sri Handayani sebagai orangtuanya tak hirau kondisi anaknya itu. Awalnya, dikira merah biasa saja sebagai iritasi. Tetapi setelah usia tiga bulan mulai kelihatan ada benjolan. Tak ingin terjadi sesuatu pada putrinya, Sudana waktu itu bergegas memeriksakan anaknya langsung ke dokter
spesialis mata yang praktik di Kota Amlapura. Dari sana, dia mendapat petunjuk, anaknya itu mengalami pembengkakan pembuluh darah pada kelopak mata. Harus cepat mendapat penanganan. Dokter saat itu menyatakan bola matanya masih berfungsi, tetapi tertutup kelopak bola mata yang membengkak. Jika segera dioperasi, bisa menimbulkan kebutaan. Tetapi, usia Astitiani yang masih bayi tak mungkin dilakukan operasi. Dokter yang menangani menganjurkan agar Astitiani dioperasi saat berusia satu tahun.
Kini Astitiani sudah berusia satu tahun enam bulan, Sudana dan istrinya Ni Ketut Sri Handayani terlihat sangat kebingungan mengobati sakit yang di derita putrinya itu. Sebagai keluarga yang hidup miskim, penghasilan dari bekerja bangunan dan penjual tamas, sangat tidak mencukupi untuk biaya pengobatan anaknya. Hasil dari maburuh sehari-hari hanya cukup digunakan untuk biaya hidup keluarga. Sudana sudah berusaha mencari jalan agar anaknya bisa segera naik ke meja operasi dengan mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke Dinas Sosial Karangasem. Tetapi usahanya itu gagal, karena data yang sudah diajukan itu dinyatakan tidak lengkap oleh petugas. Dia sempat pasrah. Namun, melihat kondisi putrinya yang semakin mengkhawatirkan, dia kembali berupaya mengurus KIS itu. Tetapi, kali ini melalui klian banjar dinas setempat.
“Doakan pak, semoga kali ini berhasil,” kata Sudana. Dia berharap KIS ini bisa segera dipegang dan dipergunakan untuk operasi anaknya. Tetapi, dia sendiri kurang yakin apakah KIS ini akan bisa membiayai operasi anaknya nanti hingga tuntas? Dia berharap bantuan, uluran tangan para dermawan atau lembaga sosial yang biasa membantu memfasilitasi anak sakit mata untuk menjalani operasi itu sehingga berpeluang mendapatkan kesembuhan. Kini, kondisi kesehatan anaknya terus memburuk. Selain matanya terus membengkak, suhu tubuh bocah malang itu terus naik turun. Sempat diajak ke salah seorang bidan di Karangasem, dia kembali dianjurkan untuk segera dibawa ke dokter spesialis mata. Sebagai pencegahan, bidan bersangkutan sementara memberi obat penurun panas dan antibiotik kepada anaknya. (gik)
Bali Post/kmb31
SAKIT MATA - Ni Kadek Astitiani yang menderita sakit mata saat bersama ibunya, Ni Ketut Sri Handayani, ketika ditemui di rumahnya Desa Bungaya, Bebandem.
yasa mengatakan pihaknya menerima laporan dari I Nyoman Rayu, sekitar pukul 19.30 Wita. Ketika itu, api sudah mulai membesar di sekitar vila tersebut. Kepulan asap tebal membuat warga sekitar lingkungan Telaga itu seketika panik. Dalam sekejap, vila berukuran 9 x 6 m itu, ludes terbakar. Berselang 15 menit, Tim Damkar Karangasem terjun dengan satu unit mobil pemadam bantuan Jepang
aman untuk wisata pendakian. Benar atau tidak pengakuan ini, belum ditindaklanjuti ke pihak hotel. Jika ini benar terjadi, maka apa yang selama ini ditekankan dalam upaya mitigasi, belum dipahami pihak hotel. Jika ini terus terjadi, maka kepentingan pariwisata dengan upaya mitigasi bencana belum juga menunjukkan kesepahaman yang sama. Saat diminta Kapolsek Selat dan Pasebaya untuk memperlihatkan hasil rekaman video maupun foto-foto hasil pendakian, kedua turis itu memilih menolaknya. Keduanya tidak mau memberikan hasil rekaman video mapun fotonya selama pendakian, tanpa alasan jelas. Setelah menginterogasi cukup lama kedua turis asing ini diperbolehkan kembali ke hotel tempatnya menginap yang diantar sopir yang menjemputnya. Meski demikian, Pasebaya memperingatkan agar jangan mengulangi hal serupa, karena Gunung Agung masih berstatus Awas, radius berbahaya hingga di 6 km. Radius berbahaya ini mulai diturunkan per 4 Januari kemarin 8 km sektoral 12 km sebelumnya. “Mohon ikuti arahan PVMBG. Mendaki di tengah situasi seperti sekarang ini sangat berisiko,” kata Pawana. (kmb31)
dan tiga unit mobil tangki penyuplai air. Tim Damkar dengan personel regu 2 jumlah personel 17 orang serta 2 orang cadangan. Proses pemadaman objek terbakar berlangsung menegangkan. Tim Damkar Karangasem harus berjibaku di lapangan untuk menjinakkan api. Kobaran api baru bisa dipadamkan hingga selesai proses pendinginan pukul 21.00 Wita. Usai upaya pemadaman, petugas sempat
telepon itu segera ditangani, agar tidak menganggu lalu lintas. (kmb31) mengecek objek vila yang terbakar. Petugas Damkar Karangasem memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Korban jiwa nihil. Tetapi, korban materiil mencapai ratusan juta,” kata Sutirtayasa. Setelah dilakukan pengecekan guna mengetahui penyebab kebakaran, Tim Damkar mencurigai persoalan sambungan listrik di vila tersebut. Sehingga, Tim Damkar menduga kebakaran hebat pada Villa Bugbug ini disebabkan adanya korsleting jaringan listrik. Akan tetapi, untuk memastikan penyebab jelas kebakaran itu, perlu dilakukan olah TKP lebih lanjut. (kmb31)
TABANAN
14
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Naikkan Kunjungan Wisman
Enam Objek Wisata Rancang Festival Tabanan (Bali Post) -
Bali Post/kmb24
BERTEMU KONI - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat bertemu dengan jajaran Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan, Rabu (3/1).
Fokus Bangun GOR
Tuan Rumah Porprov 2019 Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan akan menjadi tuan rumah Porprov 2019 mendatang. Karena itu, pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) baru merupakan fokus utama yang sedang diupayakan secara maksimal. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya seusai bertemu jajaran Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan, Rabu (3/1) sore, mengatakan tahap awal anggaran pembangunan GOR itu digelontorkan sebesar Rp 15 miliar. Anggaran itu berasal dari BKK Provinsi Bali. Kekurangan anggarannya akan dicarikan dari sumber-sumber lain pada tahun anggaran berikutnya. ‘’Pembangunan GOR tidak hanya bangunan saja. Perlu fasilitas pendukung lainnya, sehingga GOR itu kelihatan cantik. Untuk itu, tentu memerlukan anggaran lebih,’’ ujarnya. Lokasi dan konsep GOR, kata Sanjaya, sudah dikaji KONI dan pemerintah daerah. Saat ini tinggal suport dari segi regulasi saja. Diharapkan pembangunan GOR baru ini membuat insan olahraga di Tabanan akan semakin termotivasi memajukan olahraga untuk prestasi. Pada pertemuan itu juga dilakukan analisa keperluan Poprov 2019 dan rencana teknis pembangun GOR baru dari pihak KONI Tabanan. Wabup Sanjaya mengatakan pihaknya sejalan dan sangat mendukung pembangunan GOR dan juga Porprov. Malah Sanjaya mengusulkan kepada pihak PU agar bangunan GOR nantinya benarbenar ada sentuhan seni, sesuai filosofi budaya Bali yang kaidah bangunannya memenuhi fasilitas publik. “Jangan lupa, harus diawali bertanya dan minta petunjuk kepada para rohaniwan agar proses pembangunan GOR itu lancar dan tidak ada halangan,” ujarnya. Ketua KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan berharap dana Rp 15 miliar itu bisa untuk membangun GOR baru di sisi utara kompleks Stadion Debes. Selain pembangunan GOR baru pihaknya juga akan mengusulkan penataan stadion Debes terutama sarana parkirnya. (kmb24)
Tabanan Negerikan TK Swasta Masih Dilakukan Pendataan
Tabanan (Bali Post) Sampai saat ini di Tabanan baru tercatat ada dua TK negeri, yakni di Desa Dajan Peken dan di Kecamatan Kerambitan. Keberadaan TK lainnya berstatus swasta atau milik yayasan. Dalam upaya peningkatan kualitas, Pemkab Tabanan melalui Dinas Pendidikan berencana menambah jumlah TK negeri. Langkah yang diambil adalah mengalih statuskan TK swasta nenjadi TK negeri. Saat ini Dinas Pendidikan masih melakukan pendataan TK swasta yang mau dialih statuskan menjadi TK negeri. “Saya baru perintahkan Kabid mendata kembali mana TK yang mau dinegerikan. Sebab, ada TK yang mau dan ada yang tidak. Alasan mereka sudah dikelola profesional,” beber Kepala Dinas Pendidikan Gede Susila, Kamis (4/1) kemarin. Lanjut dikatakannya, hingga saat ini belum ada sekolah swasta yang mengajukan diri merubah status dari TK swasta menjadi negeri. Namun, bila ada yang mengajukan langsung akan diproses. Dikatakan, memang ada beberapa standar yang harus dipenuhi, termasuk aspek lainnya. Seperti status kepemilikan TK itu. Mantan Sekretaris DPRD Tabanan ini juga menambahkan, jika TK swasta beralih status menjadi TK negeri, tentu saja ada beberapa syarat yang harus dipenuhi olah pihak sekolah swasta, dalam rangka mengubah statusnya. Selain ada pengajuan dari pihak TK swasta, yang menjadi kajian perubahan status swasta menjadi negeri adalah soal status tanah, gedung, guru dan siswanya. Jika tanah yang digunakan tanah negara, pembangunan gedungnya dari anggaran pemerintah. Demikian juga guru dan tenaga pendidiknya berstatus PNS. Jika seperti, TK swasta menjadi sekolah negeri tidak ada persoalan. Sebaliknya, bila proses pendidikan itu murni swasta tanpa campur tangan pemerintah, maka sudah pasti hal itu masih menjadi kajian. Bagi Susila, ke depan perubahan status dan pengelolaan dari swasta/yayasan ke negeri diharapkan akan mempermudah pengalokasian anggaran operasional dari pemerintah. Baik itu untuk kelengkapan sarana pendukungnya maupun sumber daya manusianya (SDM). (kmb28)
I Gede Susila
Bali Post/kmb28
Tingkat kunjungan wisatawan domestik relatif masih stabil. Namun kedatangan wisatawan mancanegara mengalami penurunan. Seperti DTW terkenal di Tabanan, Tanah Lot maupun DTW Ulun Danu Beratan. Dalam upaya memulihkan kondisi pariwisata, Dinas Pariwisata Tabanan pun meminta sejumlah objek wisata merancang sebuah kegiatan festival yang menarik. Festival yang digelar diharapkan bernuansa seni dan budaya. Tentunya sesuai potensi wisata yang dimiliki. Untuk lebih memantapkan agenda recovery itu, Kamis (4/1) kemarin Dinas Pariwisata menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah perwakilan dari pengelola objek wisata. “Imbauan dari pemerintah pusat agar daerah bisa merancang sebuah festival seni dan budaya, khususnya di objek wisata untuk memulihkan kondisi pariwisata saat ini,” beber Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Made Yasa, Kamis (4/1) kemarin. Untuk mendukung festival yang dirancang, lanjut Yasa, kementerian pariwisata memberikan bantuan dana promosi. Anggaran itu bukan berbentuk uang tunai, melainkan promosi wisata seperti spanduk, publikasi dan sebagainya. Dari hasil koordinasi dengan sejumlah objek wisata yang ada di Tabanan, setidaknya hanya enam pengelola objek wisata yang mengaku siap menggelar
festival di tahun 2018. DTW itu yakni Tanah Lot, DTW Ulun Danu Beratan, DTW Jatiluwih, DTW Alas Kedaton, objek wisata Kerambitan dan DTW Yeh Gangga. “Enam objek wisata ini yang siap menggelar festival seni dan budaya di tahun 2018. Mereka segera akan kita ajukan ke pusat. Kesiapan yang sangat diharapkan tidak hanya dari pengelola objek saja, melainkan dari masyarakat lokal sekitar objek sebagai pendukung lancarnya kegiatan festival. Apalagi tema yang diangkat bernuansa seni dan budaya lokal untuk menarik perhatian para wisatawan datang dan menyaksikan event itu,” ucapnya. Mantan Kepala BKD Ta-
banan ini mengaku erupsi Gunung Agung juga berdampak di sejumlah objek wisata di Tabanan. Mereka tentu saja berpikir masalah keselamatannya. Bahkan dari data Dinas Pariwisata hingga akhir tahun 2017, tercatat penurunan kunjungan wisatawan mencapai 50 persen. “Domestik normal, kalau mancanegara akibat gangguan penerbangan sehingga berdampak terjadi penurunan,’’ ucapnya. Salah seorang perwakilan DTW Tanah Lot, Jro Niti, mengatakan dari hasil koordinasi dengan Dinas Pariwisata Tabanan, Tanah Lot siap untuk menggelar festival di tahun 2018. Upaya itu sebagai bentuk pemulihan kondisi pariwisata yang sempat lesu
Bali Post/kmb28
RECOVERY - Rapat koordinasi terkait recovery wisata di Kabupaten Tabanan di kantor Dinas Pariwisata Tabanan. belakangan ini. Dari objek wisata lain yang menyatakan kesiapannya yakni DTW Ulun Danu Beratan. Bahkan Festival Ulun Danu sudah mendapat kucuran bantuan anggaran, baik pusat maupun daerah. Pasalnya, kegiatan itu memang sudah dirancang sebelum adanya recovery wisata. Rencananya
untuk Festival Ulun Danu, Dinas Pariwisata Tabanan turut mengundang kabupaten lain di Bali, serta sepuluh Bali baru di Indonesia seperti Wakatobe, Toba dan Raja Ampat untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata nusantara, guna meningkatkan PAD dan juga kesejahteraan masyarakat lokal. (kmb28)
Pengemudi Mabuk, Mobil Tabrak Jembatan
Bali Post/ist
TABRAK JEMBATAN - Kondisi mobil yang hancur bagian depan setelah menabrak jembatan.
Tabanan (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas terjadi di Setwilkum Polres Tabanan. Mobil Honda HR-V DK956-GT hancur pada bagian depan usai menabrak beton ujung jembatan, Kamis (4/1) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya pengemudi atas nama I Gusti Ngurah Agung (24) asal Desa Gubug, Tabanan sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan. Tetapi berselang dua jam, pengemudi kendaraan itu sudah diperbolehkan pulang. Dari informasi yang dihimpun, lakalantas tunggal ini terjadi dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Sejumlah saksi yang melihat kejadian itu menceritakan, sebelum terjadi lakalantas, mobil yang dikemudikan Gusti Ngurah Agung ini melaju dari arah timur Denpasar menuju arah barat jurusan Gilimanuk. Setibanya di lokasi jembatan yang masuk
Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, pengemudi yang diduga mabuk dan mengantuk mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sehingga saat melintas di jembatan itu terjadi lakalantas tunggal menabrak jembatan. Pengemudi itu sepertinya usai menegak minuman beralkohol, dia tidak kuasa mengendalikan kemudinya, kemudian mobil itu oleng ke kanan dan menabrak beton/besi paling ujung timur jembatan kembar Dukuh itu. Akibat tabrakan yang cukup keras, mengakibatkan kondisi mobil hancur pada bagian depannya. Selain itu, kaca depan pecah, bumper depan hancur. Bodi depannya penyok. Beruntung pengemudi selamat, hanya mengalami sakit dan nyeri pada dada. Oleh sejumlah saksi, pengemudi dibawa ke rumah sakit terdekat. Kapolsek Kota Kompol Gede Surya Atmaja saat dikonfirmasi membenarkan
adanya laporan kecelakaan lalu lintas di Jalan By-pass Ir. Soekarno Tabanan, tepatnya di jembatan kembar, Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken. Dikatakannya, lakalantas tunggal ini disebabkan kelalaian pengemudi itu sendiri. Diduga karena pengaruh alkohol dan mengantuk, pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dengan baik, apalagi dalam kecepatan tinggi. “Kondisi mobilnya hancur bagian depan, bersyukur pengemudi baik-baik saja,” ucapnya. Pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat mengendarai kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Jika merasa lelah atau mengantuk, lebih baik mencari tempat yang dirasa aman beristirahat, agar tidak sampai terjadi halhal yang tidak diinginkan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. (kmb28)
Tunda Usia Perkawinan, Pemkab Terapkan Program Genre MEWUJUDKAN kualitas hidup masyakarat agar lebih baik, selain mengendalikan kelahiran, pemerintah juga mengeluarkan program menunda usia perkawinan. Caranya dengan menekan pernikahan dini alias usia muda. Mengacu Undang-undang Perkawinan yang ditetapkan BKKBN usia minimal perkawinan adalah 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun buat laki-laki. Bagaimanakah kiat-kiat efektif yang diupayakan Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana di Tabanan? Untuk merealisasikan kualitas hidup masyarakat lebih baik, Pemkab Tabanan lewat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana meluncurkan program Generasi Berencana (Genre). Sasaran Genre ini adalah anak usia sekolah, baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Diharapkan usia pernikahan dini di Tabanan ini bisa ditekan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana I Nengah Sumerta mengatakan, saat ini lewat program Genre usia pernikahan di Tabanan ratarata 22 tahun untuk wanita. Ini tentu sudah sesuai UU Perkawinan BKKBN. Usia perkawinan ini sudah jauh
bergeser dibandingkan tujuh tahun lalu. Kebanyakan usia wanita menikah di Tabanan rata-rata usia 19 tahun. ‘’Masih ada usia pernikahan di bawah 20 tahun, tetapi kasus itu sudah jarang,’’ ujar Sumerta, Kamis (4/1) kemarin. Masyarakat di wilayah pedesaan yang minim dan masih sulit mendapatkan informasi, menjadi salah satu target utama program Genre di tahun 2018 mendatang. Program Genre dirancang melalui dua pendekatan, yaitu melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) dan Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR). Dalam pendekatan itu dilakukan peningkatan pemahaman,
pengetahuan serta sikap dan perilaku positif remaja tentang bagaimana remaja itu menghindari seks pranikah serta mencegah pernikahan dini, menjauhi narkoba juga agar memahami dan menerapkan delapan fungsi keluarga. Adanya pemahamanpemahaman ini diharapkan menambah informasi serta pengetahuan remajapentingnya menunda usia perkawinan dan tidak melakukan seks pranikah yang mengarah kepada pernikahan usia dini. Usia 21 tahun wanita dan 25 tahun pria, diharapkan menjadi usia minimum pernikahan. Pada usia segitu dinilai baik segi mental maupun fisik sudah dianggap siap menjalani bahtera rumah tangga. ‘’Dari sisi reproduksi sudah matang dan siap termasuk sisi ekonomi,’’ ujarnya. Keberhasilan program Genre di Tabanan itu sendiri sudah dirasakan. Di mana rata-rata usia pernikahan saat ini 22 tahun. Angka TFR atau angka kelahiran total di Tabanan 2,1 masih di bawah rata-rata Provinsi 2,3. (san)
I Nengah Sumerta
Bali Post/san
15
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Italia -------------------------------------------Sabtu (6/1) dini hari Chievo vs Udinese Fiorentina vs Internazionale --------------- Piala FA Inggris -----------------------------------Sabtu (6/1) dini hari Liverpool vs Everton Manchester United vs Derby County Hasil --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Arsenal vs Chelsea 2-2 1. Man City 2. Man Utd 3. Chelsea 4. Liverpool 5. Tottenham 6. Arsenal 7. Burnley 8. Leicester 9. Everton 10. Watford 11. Huddersfield 12. Brighton 13. Newcastle 14. Crystal Palace 15. Bournemouth 16. West Ham 17. Southampton 18. Stoke 19. West Bromwich 20. Swansea
22 22 22 22 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 21 22 22 22 22
20 2 14 5 14 4 12 8 12 4 11 6 9 7 8 6 7 6 7 4 6 6 5 8 6 4 5 7 5 6 5 6 4 8 5 5 2 10 4 4
0 64-13 3 45-16 4 41-16 2 50-25 5 41-20 5 40-28 6 19-19 8 34-32 9 25-34 11 31-40 10 18-35 9 17-27 12 20-30 10 20-33 11 22-34 10 24-39 10 21-32 12 23-47 10 16-30 14 13 34
62 47 46 44 40 39 34 30 27 25 24 23 22 22 21 21 20 20 16 16
IMBANG - Bek Arsenal Hector Bellerin (kanan) melakukan selebrasi dengan rekannya Alexis Sanchez usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan kompetisi Liga Utama Inggris, Kamis (4/1) kemarin. Laga di Stadion Emirates itu berakhir imbang 2-2.
Pencetak gol : 18 - Harry Kane (Tottenham Hotspur) --------------- Copa del Rey --------------------------------------Formentera vs Deportivo Alaves 1-3 Lleida Esportiu vs Atletico Madrid 0-4 Cadiz vs Sevilla 0-2 Las Palmas vs Valencia 1-1 --------------- Coppa Italia -----------------------------------------Juventus vs Torino 2-0
Bellerin Tebus Kesalahan London -
Bek Arsenal Hector Bellerin menebus kesalahannya dengan mengemas gol penyama kedudukan pada fase akhir pertandingan, saat tuan rumah the Gunners bermain imbang 2-2 melawan Chelsea, Kamis (4/1) kemarin, pada pertandingan Liga Utama Inggris.
Penyerang Wolverhampton Rafa Mir.
Bali Post/net
Wolverhampton Datangkan Striker Valencia Rafa Mir
London Klub Liga Championship Wolverhampton Wanderers, Kamis (4/1) kemarin meneken kontrak dengan striker Rafa Mir dari Valencia lewat perjanjian selama empat setengah tahun. Pemain asal Spanyol berusia 20 tahun yang dikontrak dengan fee yang tidak disebutkan itu, tiba di Stadion Molineux, Kamis kemarin. Dia mencetak 15 gol dalam 19 penampilannya untuk tim Valencia musim ini. Mir akan bergabung kembali bersama boss Wolves Nuno Espirito Santo, yang sebelumnya sempat bekerja di Valencia. ‘’Ini sebuah klub yang sudah pernah bermain di Liga Inggris, ini salah satu klub terbesar di Inggris dan saya sudah menunggu waktu saya untuk bergabung bersama Wolves,’’ kata Mir. ‘’Nuno telah memainkan bagian besar dari keputusan saya untuk datang ke sini, Wolves adalah proyek besar dan ini tantangan yang menyenangkan untuk menjadi bagian dari itu,’’ tambahnya. Mir akan tampil sebagai starter bersama striker Leo Bonatini, yang telah mencetak 12 gol di laga divisi dua musim ini. (rtr/ant)
Kedua tim memiliki banyak peluang, namun tidak ada yang dapat dikonversi menjadi gol sampai menit ke-63. Gelandang Jack Wilshere membawa Arsenal unggul dengan penyelesaian yang menaklukkan kiper the Blues Thibaut Courtois. Bellerin kemudian melanggar Eden Hazard empat menit kemudian. Hazard sukses mengonversi penalti yang menyamakan skor menjadi 1-1.
Chelsea terlihat akan pulang dengan mencuri tiga poin sekaligus kembali menghuni peringkat kedua ketika Marcos Alonso membukukan gol dari jarak dekat pada menit ke-84. Bagaimanapun, Bellerin memastikan Arsenal mendapatkan satu poin melalui sepakan volinya pada menit kedua masa tambahan waktu. Pemain pengganti Chelsea Davide Zappacosta nyaris menciptakan gol
di pengujung akhir pertandingan, namun bola masih mengenai mistar gawang. Duel dua klub London itu berakhir imbang dan menjadi hasil yang adil. Chelsea tetap menghuni peringkat ketiga dengan 46 poin, tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen Manchester City dan Arsenal tetap menduduki peringkat keenam dengan 39 poin. Pemain Baru Manajer Arsenal Arsene Wenger mengumumkan klubnya telah merekut pemain baru Konstantinos Mavropanos. Bek Yunani itu didatangkan dari klub PAS Giannina.
Juve ke Semifinal, Mihajlovic Dipecat
Milan Juventus merebut tiket semifinal Coppa Italia dengan menyingkirkan tim sekota Torino 2-0, Kamis (4/1) kemarin. Juventus akan bertemu Atalanta pada babak empat besar, sedangkan AC Milan berhadapan dengan Lazio di semifinal lainnya. Pelatih Torino Sinisa Mihajlovic diusir keluar lapangan akibat memprotes keputusan sistem video tayangan ulang (VAR) yang mengonfirmasi gol kedua Juve. Belakangan dia harus melepas jabatan setelah Torino memutuskan kontraknya sebagai pelatih. Sebagai penggantinya, Torino menunjuk Walter Mazzarri. Torino mengklaim bahwa gelandang Juventus Sami Khedira melanggar Afriyie Acquah ketika ia memenangi
duel perebutan bola untuk memulai pergerakan, yang berakhir dengan Mario Manduzkic mencetak gol pada menit ke-67. Para pemain Torino meminta wasit untuk berkonsultasi dengan sistem tayangan ulang. Namun mereka kemudian marah setelah wasit tidak mengubah keputusan usai mempelajari monitor di tepi lapangan. Juventus, yang mengistirahatkan penyerang Gonzalo Higuain dan memainkan Mandzukic sebagai penyerang tunggal, membuka keunggulan pada menit ke-15. Douglas Costa melepaskan sepakan voli, menyambar bola yang memantul di sekitar kotak penalti. Tidak lama kemudian Torino memiliki peluang terbaiknya
ketika bola sapuan panjang dari Vanja Milinkovic-Savic tertuju pada M’Baye Niang, dan mantan penyerang AC Milan dan Watford itu melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Selain itu, Torino, yang ditaklukkan Juventus dengan skor 0-4 di liga pada awal musim, tidak menunjukan potensi untuk mencetak gol balasan. Dengan hasil itu, Torino tercatat hanya menang sekali dalam 25 pertemuan melawan rival sekotanya itu. Pengatur permainan Juventus Paulo Dybala, pencetak dua gol saat mereka menang 3-1 di markas Verona di ajang Liga Italia pada Sabtu, kembali tampil impresif, mengindikasikan bahwa ia telah melalui masa penampilan buruknya. (kmb39/rtr/ant)
ki demikian, Everton selalu memberikan rintangan yang berat. Bulan lalu mereka bermain imbang 1-1 di Anfield dan tidak pernah kalah pada pertandingan ajang Piala FA dari tim sekotanya itu. Keempat derby Anfield di Piala FA, terhitung telah berlangsung 116 tahun dan berakhir dengan hasil imbang. Yang terakhir terjadi adalah imbang 1-1 pada 2009 ketika Everton memenangi pertandingan ulangan.
selama ini wasit dikritik karena kerap mengambil keputusan penting yang keliru. Pekan lalu di liga, Arsenal harus menelan pil pahit akibat handball yang berbuah keputusan penalti dan berujung gol penyama kedudukan untuk West Bromwich Albion. Sang juara bertahan Piala FA akan mengharapkan keberuntungan yang lebih baik ketika mereka memulai misinya untuk mempertahankan piala, dengan bekal tiga kemenangan dalam empat tahun di markas Nottingham Forest yang saat ini tidak memiliki manajer. Shrewsbury merupakan salah satu tim divisi bawah yang akan memainkan pertandingan putaran ketiga melawan tim dari strata lebih tinggi. ‘’The Shrews’’, yang menghuni peringkat kedua di kompetisi strata ketiga League One, akan menghadapi West Ham United yang memprioritaskan selamat dari ancaman degradasi. Tim ini memainkan pertandingan ketiga mereka dalam enam hari. Tim papan bawah lain dari Liga Inggris, West Brom, mungkin mendapat masalah saat bermain di markas tim League Two Exeter City, sedangkan finalis musim lalu Chelsea akan melawat ke markas Norwich City dari Championship. (rtr/ant)
Van Dijk Berpeluang Jalani Debut di Anfield
London Virgil van Dijk, bek termahal di dunia, berpeluang melakukan debutnya untuk Liverpool saat melawan tim sekota Everton pada Sabtu (6/1) dini hari pada pertandingan putaran ketiga Piala FA. Bek tengah itu dapat dimainkan setelah proses registrasinya diselesaikan menyusul kepindahannya dengan transfer senilai 75 juta pound dari Southampton. Manajer the Reds Juergen Klopp belum mengatakan apakah ia berniat langsung memainkan pemain Belanda itu, khususnya pada pertandingan besar. Namun, Van Dijk kemungkinan siap tampil setidaknya menghuni bangku pemain cadangan. Komposisi tim asuhan Klopp diperumit oleh laporan-laporan media Inggris yang mengatakan Barcelona siap mengajukan penawaran untuk pemain Brazil Philippe Coutinho. Sementara itu, Mo Salah dan Sadio Mane kemungkinan tidak tampil pada pertandingan di Stadion Anfield itu setelah manajer asal Jerman itu setuju untuk mengizinkan mereka menghadiri upacara pemberian penghargaan Pemain Terbaik Afrika di Ghana pada Kamis malam. Pesawat terbang pribadi akan membawa mereka ke Afrika dan balik lagi ke Liv-
Bek baru Liverpool Virgil van Dijk. erpool. Tetapi, Klopp terlihat rileks dengan berbagai penyesuaian yang harus dilakukannya. ‘’Kami memiliki dua dari tiga pemain terbaik Afrika di skuad kami. Kami harus menghormati mereka. Kami akan tidur di hotel pada malam sebelum pertandingan, mereka akan tidur di pesawat
Bali Post/rtr
Bali Post/net
terbang. Itu saja perbedaannya,’’ tuturnya. Dengan Manchester City begitu jauh memimpin di klasemen Liga Inggris, Piala FA, yang terakhir dimenangi Liverpool pada 2006, mungkin menjadi peluang terbaik Klopp untuk memenangi trofi pertamanya di klub. Mes-
Teknologi VAR Pada pertandingan lain akan mempertemukan juara 2016 Manchester United dengan Derby County, yang menghuni peringkat kedua di Championship, sedangkan tetangga mereka Manchester City akan bermain melawan Burnley sehari sesudahnya. Pertandingan-pertandingan putaran ini akan dimainkan dalam rentang waktu empat hari. Pertandingan terakhir antara Brighton & Hove Albion dan Crystal Palace dilaksanakan pada Selasa dini hari. Seluruh laga ini untuk pertama kalinya menggunakan video asisten wasit (VAR). Teknologi itu akan membantu wasit membuat keputusan seputar gol, penalti, dan kartu merah langsung dalam kondisi tepat waktu. Karena
Media Inggris melaporkan, Mavropanos akan melengkapi kepindahannya ke Stadion Emirates pekan ini dengan nilai transfer 2 juta pound (2,70 juta dolar AS). Wenger menambahkan, pemain barunya itu belum siap untuk dimainkan pada pertandingan level atas seperti saat melawan Chelsea. ‘’Dia belum siap bermain untuk kita, dan kemungkinan kami akan meminjamkan dia,’’ kata Wenger. Mavropanos yang masih berusia 20 tahun. Namun pada debutnya di Super Liga Yunani, ia mencetak 3 gol dalam 14 pertandingan. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/afp
SATU GOL - Penyerang Atletico Madrid Diego Costa menyumbang satu gol saat timnya menang 4-0 atas Lleida Esportiu di ajang Copa del Rey, Kamis (4/1) kemarin.
Costa Sumbang Gol Kemenangan Atletico
Barcelona Debut Diego Costa di klub lamanya Atletico Madrid menghasilkan gol yang memberi kemenangan timnya 4-0 atas Lleida Esportiu pada pertandingan Piala Raja (Copa del Rey), Kamis (4/1) kemarin. Mantan penyerang Chelsea itu hanya memerlukan waktu enam menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk mencetak gol. Costa meneruskan umpan silang mendatar Juanfran untuk menembus gawang lawan pada menit ke-69. Ini menjadi gol ketiga Atletico pada laga pertama putaran 16 besar melawan tim divisi ketiga Lleida. Namun, Costa kemudian ditandu keluar lapangan sebelum bermain lagi dan menyelesaikan permainan meski terdapat pendarahan di lututnya. Diego Godin menanduk bola untuk membuka keunggulan Atletico pada menit ke-33, menyusul bola dari tendangan bebas. Fernando Torres menggandakan keunggulan timnya, melengkapi serangan balik meski ia beruntung tidak dinyatakan offside. Antoine Griezmann melengkapi pesta Atletico den-
gan gol dari tendangan bebas di fase akhir pertandingan, beberapa saat setelah bek tuan rumah Marc Trilles diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua. Kemenangan ini membawa Atletico berada di ambang perempatfinal, di mana pertandingan kedua akan dimainkan di markas mereka, Stadion Wanda Metropolitano pada 9 Januari. Di tempat lain, Sevilla mengalahkan tuan rumah tim divisi kedua Cadiz dengan skor 2-0 pada pertandingan pertama mantan pelatih AC Milan Vincenzo Montella sebagai arsitek tim Spanyol itu. Gol-gol awal dari Nolito dan Jesus Navas membawa finalis 2016 itu berada di posisi yang menguntungkan meski tim tuan rumah gagal mengeksekusi penalti jelang akhir pertandingan. Pemain internasional Spanyol Rodrigo Moreno mencetak gol untuk mengamankan hasil imbang 1-1 bagi Valencia di markas Las Palmas, dan runner-up tahun lalu Deportivo Alaves menang 3-1 di kandang tim dari pulau kecil SD Formentera. (rtr/ant)
olah raga
16
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
IGN Agung Bayusutha
Pengobat Rindu
MANTAN defender timnas IGN Agung Bayusutha bersyukur ada wadah bagi pesepak bola yang sudah gantung sepatu. Mereka berkumpul melakukan aktivitas dalam klub Legend Mitra Devata sebagai pengobat rindu. ‘’Kami berkumpul sebagai mantan pemain bisa mempererat tali silaturahmi, bersosialisasi, dan mudah-mudahan kami diberikan umur panjang,’’ tutur pria kelahiran Denpasar, 28 Mei 1977 ini. Bayusutha patut bersyukur di Bali terdapat Bali United, yang bisa merekrut BP/ist pemain lokal. ‘’Di sinilah IGN Agung Bayusutha pesepak bola lokal dituntut memiliki skill-ball yang bisa bersaing dengan pemain nasional maupun asing,’’ katanya. Apalagi, Bali United bakal bersaing di ajang Liga Champion Asia, sehingga kualitas pemain harus di atas rata-rata. ‘’Yang membanggakan, beberapa skuad Serdadu Tridatu statusnya pemain naturalisasi seperti Illja Spasojevic, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly, sehingga kuota legiun asing bisa diperbanyak lagi,’’ ujarnya. ‘’Pemain lokal juga dituntut memiliki kemampuan teknik lebih, supaya bisa direkrut Bali United,’’ tuturnya. Hanya, kompetisi Liga 2, Liga 3, dan liga 4, sejauh ini, Bayusutha kurang mengikutinya. ‘’Biasanya kompetisi Liga 2, Liga 3, dan Liga 4 tergantung bagaimana komitmen pemerintah daerahnya,’’ katanya. (022)
Musprov POBSI Bali Setelah 16 Januari Denpasar (Bali Post) Masa kepengurusan Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali yang diketuai Njoo Daniel Dino Dinatha telah berakhir, terhitung sejak 29 Juli 2017 lalu. Oleh sebab itu, harus dilakukan perpanjangan masa kepengurusannya. Wasekum Pengprov POBSI Bali Willy Soedarno, di Denpasar, Kamis (4/1) kemarin menjelaskan, pihaknya telah melakukan perpanjangan masa kepengurusan. Maklum, pada 2017 lalu pihaknya disibukkan dengan agenda Porprov, kejurBali Post/022 nas, sampai musorprov KONI Njoo Daniel Bali, di Buleleng, pertengahan Dino Dinatha Desember tahun lalu. ‘’Pada agenda kejurnas, di Jakarta, Desember lalu, saya bersama Putu Pasek Swastawa mengikuti kursus kepelatihan biliar,’’ ucapnya. Willy menerangkan, pihaknya mendapat perpanjangan masa kepengurusan POBSI Bali, dari KONI Bali, sampai dengan 10 Desember 2017. Di sisi lain, pihaknya juga mendapat perpanjangan masa kepengurusan POBSI Bali, dari PB POBSI, sampai dengan 16 Januari 2018 mendatang. ‘’Karena itu, kami beniat menggelar musprov POBSI Bali, setelah 16 Januari nanti,’’ katanya. Dijelaskannya, pihaknya dipercaya menggelar musprov setelah 16 Januari, dengan catatan tidak boleh lagi molor terlalu jauh. ‘’Ya… kalau mundur beberapa hari, kami masih diberi toleransi PB POBSI,’’ katanya. Menurut dia, selama ini Ketua Umum Pengprov POBSI Njoo Daniel Dino Dinatha baru memimpin satu periode. (022)
Bali Post/afp
ABSEN - Petenis Inggris Raya Andy Murray dipastikan absen pada Grand Slam Australia Terbuka karena kondisinya belum bugar. Mantan petenis nomor satu dunia itu mengikuti jejak Kei Nishikori yang juga absen di grand slam pembuka ini akibat cedera.
Murray dan Nishikori Mundur dari Australia Terbuka
London -
Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray, Kamis (4/1) kemarin menarik diri dari Australia Terbuka setelah gagal pulih dari cedera pinggul. Sementara Kei Nishikori dari Jepang juga mundur Grand Slam pembuka 2018 ini karena masih menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan. Murray tidak bertanding sejak kalah di perempatfinal Wimbledon, Juli lalu. Juara tiga grand slam itu memutuskan untuk fokus kepada pemulihan cedera meski sem-
pat tampil pada pertandingan ekhibisi satu set pekan lalu di Abu Dhabi. ‘’Cukup sedih tahun ini saya tidak bisa bermain di Melbourne, dan saya belum
Exco Rapat Tetutup Putuskan Manajer Pra-PON
Tour d’Indonesia 2018
Timnas Indonesia Tak Diperkuat Pembalap Kontinental Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) mulai menyiapkan pembalap yang diturunkan pada kejuaraan internasional Tour d’Indonesia (TdI) 2018 dari Borobudur-Bali, 25-28 Januari dan sudah dipastikan tidak diperkuat oleh pembalap kontinental. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Kamis (4/1) kemarin, mengatakan meski tidak menurunkan pembalap kontinental, pihaknya telah mendapatkan namanama pembalap yang akan menjadi tulang punggung timnas pada kejuaraan level 2.1 itu. ‘’Kami menurunkan pembalap level kedua. Kenapa? Kami tidak ingin mengganggu pembalap timnas yang memperkuat tim kontinental. Tapi kami sudah sepakat dengan tim jika pembalap dibutuhkan untuk agenda federasi maka harus dilepas,’’ tuturnya. Menurutnya, ada beberapa nama yang sudah disiapkan untuk memperkuat timnas pada TdI 2018. Sebut saja nama M. Sholeh yang selama ini memperkuat tim BRCC Banyuwangi, Nandra Eko Wahyudi yang selama ini memperkuat tim United Bike Kencana, Eko Bayu hingga Bernard van Aert. Namun, kata Budi, pihaknya hingga saat ini terus melakukan komunikasi dengan pembalap tim kontinental yang dimiliki Indonesia yaitu KFC Cycling Team, PGN Cycling Team dan ACC. Hal itu dilakukan untuk meminta kepastian pembalap yang bakal diturunkan di TdI 2018. ‘’Kami terus mendata nama atlet, jika ada pembalap tim kontinental tidak dipakai maka akan kami coba untuk bergabung dengan timnas. Makanya komunikasi terus kami lakukan. Saat ini komunikasi tinggal dengan ACC,’’ ucapnya menambahkan. Selama ini, PB ISSI telah melansir beberapa nama pembalap tim kontinental yang masuk timnas. Sebut saja, Jamal Hibatulloh dan Imam Arifin dari KFC Cycling Team, Jamalidin Novardianto dan Robin Manullang dari PGN Cycling Team hingga Aiman Cahyadi yang memperkuat Sapura Pro Cycling Malaysia. Terkait dengan persiapan tim, Budi menjelaskan jika akan dimulai pekan depan. Semua pembalap yang akan memperkuat timnas dikumpulkan di Yogjakarta. Waktu dua pekan dinilai cukup untuk bersiap diri. Rencananya pembalap timnas akan dikawal oleh mantan pembalap nasional, Ferinanto. ‘’Balapan mulainya di Borobudur, jadi kami memilih persiapan di Yogyakarta. Untuk manajemen timnas, namanamanya sudah siap. Tinggal ditandatangani,’’ ujar pria asal Purwokerto itu. Untuk pembalap timnas di tim kontinental, Budi berharap semuanya bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pembalap harus menyesuaikan diri dengan program yang telah ditetapkan oleh tim dan diharapkan pula mendapatkan peak terbaik pada Asian Games 2018. TdI 2018 dari Borobudur, Jawa Tengah menuju Bali dengan jarak tempuh 755 km yang terbagi empat etape. Ada 20 tim yang terlibat dan dua di antaranya adalah tim world tour, untuk sisanya tim pro kontinental, kontinental dan timnas. Kejuaraan ini adalah level 2.1 pertama di Indonesia. (ant)
siap untuk bertanding,’’ kata Murray yang pernah lima kali menjadi runner-up di Australia Terbuka. Grand slam pertama tahun ini dimulai pada 15 Januari
Tim sepak bola wanita Bali. Gianyar (Bali Post) Kelima Executive Committee (Exco) Asprov PSSI Bali yakni Ketut Suardana, Eko Supriadi, IGAN Anom Jaksa Saputra, Ketut Sukadana, dan Wayan Artanayasa diberi kesempatan menggelar rapat tertutup, guna memutuskan Manajer Tim Pra PON sepak bola dan futsal. Demikian hasil putusan
Bali Post/ist
rapat exco di Ubud, Gianyar, Kamis (4/11) kemarin. Rapat dihadiri Ketua Exco Ketut Suardana, anggota IGN Anom Jaksa Saputra, Bendahara Nyoman Suwitera, Direktur Kompetisi Gede Made Anom Prenatha, dan Ketua Departemen Sepak Bola Nasser Atthamimy. Nasser menerangkan, pascamemutuskan manajer
sepak bola dan futsal, langkah berikutnya menentukan pelatih dan kandidat diberi kesempatan menyajikan visi dan misi, berikut programnya. ‘’Para pelatih yang berminat, kami minta melakukan fit and proper test,’’ kata Nasser. Dikemukakan, berdasarkan penjaring tim pemandu bakat yang diketuai Nyoman Ambara selama pelaksanaan Porprov, telah menjaring 47 pemain, sedangkan futsal terpantau 42 pemain. ‘’Jika pelatih sudah terpilih, berhak melakukan seleksi berjalan,’’ katanya. Yang jelas, Pra-PON dijadwalkan Maret 2019, sehingga tak mungkin merekrut pemain berdasarkan hasil Porprov Bali di Tabanan, September tahun depan. Selain itu, kata Nasser, progam Asprov menggelar turnamen Galanita, yang menyasar sekolah, kampus, dan Polres. ‘’Tim juara berhak mewakili Bali ke Pertiwi Cup,’’ terang Nasser. Program lainnya seperti kursus pelatih, kursus wasit, pengawas pertandingan (PP). (022) UJI COBA - Pesepak bola Arema FC Dedik Setyawan (kiri) berebut bola dengan lawannya dari PSIS Semarang Ibrahim Conte (kanan) dalam pertandingan uji coba di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Kamis (4/1) kemarin. Arema mengalahkan PSIS dengan skor akhir 5-3.
Bali Post/ant
di Melbourne Park. Event ini juga kehilangan salah satu bintang Asianya: Nishikori. Petenis nomor 22 dunia masih dalam pemulihan cedera pergelangan tangan. Mantan finalis AS Terbuka yang tahun lalu masuk putaran keempat Australia Terbuka, tidak bertanding sejak Agustus tahun lalu. ‘’Australia Terbuka
adalah slam favorit saya... dan cukup menyedihkan saya bakal absen tahun ini,’’ kata Nishikori. Nishikori menjadi petenis putra Jepang pertama yang melangkah ke final grand slam di AS Terbuka 2014, namun tahun lalu tidak tampil di Flushing Meadows karena cedera pergelangan tangan. (rtr/ant) MUNDUR - Petenis Inggris Johanna Konta meninggalkan lapangan setelah mengundurkan diri karena cedera pada pertandingan melawan Elina Svitolina di babak perempatfinal turnamen Brisbane International, Kamis (4/1) kemarin. Bali Post/afp
Cedera Pinggul, Konta Terhenti di Perempatfinal
Brisbane Elina Svitolina melaju ke semifinal Brisbane International setelah lawannya Johanna Konta mundur karena mengalami cedera pinggul pada set ketiga pada pertandingan perempat final, Kamis (4/1) kemarin. Petenis peringkat sembilan dunia Konta yang tampil kurang semangat di Pat Rafter Arena, sempat memenangi set pertama dengan skor 6-1 namun kalah momentum di set berikutnya ketika Svitolina bangkit percaya diri untuk menyamakan kedudukan dengan kemenangan 7-6 (8/6). Petenis Inggris itu semp a t m i n t a w a kt u u n t u k perawatan pinggul kanan menjelang pertandingan set penentuan. Namun akhirnya
dia tidak mampu melanjutkan pertandingan meskipun memegang servis dengan keunggulan 3-2. ‘’Saya tidak merasa terlalu mantap, saya belum tahu hingga besok pagi,’’ kata Konta. ‘’Saya berharap itu bukan sakit yang serius.’’ Sementara itu unggulan ketiga Svitolina berikutnya akan bertemu juara bertahan Karolina Pliskova yang menyingkirkan pemenang 2012 Kaia Kanepi 3-6, 7-5, 6-2. Pada pertandingan perempatfinal lainnya, Aliaksandra Sasnovich bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan petenis Prancis Alize Cornet 3-6, 6-2, 6-3. Sedangkan petenis Latvia Anastasija Sevastova mengalahkan Aleksandra Krunic 6-2, 6-4. (afp/ant)
Hasil ------------- Putra -----------------------------------------------------------Putaran II Denis Istomin vs Jared Donaldson 7-6, (7/5), 6-2. Ryan Harrison vs Yannick Hanfmann 6-7, (5/7), 6-4, 6-2. Kyle Edmund vs Chung Hyeon 7-6, (7/3), 5-7, 6-4. ------------- Putri -----------------------------------------------------------Perempatfinal Aliaksandra Sasnovich vs Alize Cornet 3-6, 6-2, 6-3. Elina Svitolina vs Johanna Konta 1-6, 7-6 (8/6), 3-2 (mundur). Anastasija Sevastova vs Aleksandra Krunic 6-2, 6-4. Karolina Pliskova vs Kaia Kanepi 3-6, 7-5, 6-2.
McMenemy Genjot Latihan Fisik Pemain Bhayangkara FC Depok (Bali Post) Latihan perdana Bhayangkara FC di Lapangan Youth National Training Center (YNTC) Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis (4/1) kemarin, pelatih Simon McMenemy langsung menggenjot latihan fisik pemain setelah hampir satu bulan libur. Meski baru bergabung, Indra Kahfi dan lawan langsung klop atau cocok dengan materi yang diberikan oleh pelatih termasuk dengan pemain baru yang baru saja direkrut oleh manajemen klub yang berjuluk The Guardian itu. Semua pemain langsung mendapatkan materi latihan yang sama. ‘’Latihan hari ini sangat capek karena habis libur satu bulan. Apalagi kita langsung latihan di lapangan sintetis. Kondisi ini berbeda
dengan di lapangan biasa. Tapi saya melihat semua pemain langsung bisa menjalankan instruksi pelatih,’’ kata sang kapten tim, Indra Kahfi. Latihan yang dipimpin langsung oleh Simon McMenemy ini dilakukan dalam beberapa tahap. Bahkan pemain yang baru gabung seperti Herman Dzumafo Epandi, Vendry Mofu, Maldini Pali, Ambrizal, Nurhidayat, Sedek Sanaky serta I Made Wirahadi diberi waktu khusus untuk berlatih. Setelah itu, pemain dibagi dalam tiga untuk melakukan pertandingan internal secara bergantian. Pemain yang ikut seleksi yaitu Ikris Yahmani, Rafiandi Ilham, Sandi Fauzi dan satu pemain asing James Mack. Dalam pertandingan internal, Ikris Yahmani yang sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC terlihat
cukup agresif dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bahkan dalam pertandingan internal tersebut mampu mencetak tiga gol. Bahkan sang pelatih memuji apa yang dilakukan. ‘’Kami terus mencoba pemain baru. Saya melihat mereka langsung bisa menyatu dengan pemain lain. Khusus untuk fisik saya kira semuanya cukup bagus,’’ kata Simon McMenemy usai memimpin latihan. Terkait pemain baru, mantan pelatih timnas Filipina itu mengatakan jika kemampuannya hampir sama. Bahkan selama pertandingan internal terus berusaha menunjukkan kemampuan meski semua pemain baru bergabung setelah libur kompetisi. ‘’Saya yakin pemain yang ada mampu menggantikan posisi
pemain yang musim ini tidak lagi bersama kami,’’ kata Simon menegaskan. Untuk mengarungi Liga 1 musim ini, Bhayangkara FC yang juga juara kompetisi musim 2017 kehilangan banyak pemain pilar. Sebut saja Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn yang hengkang ke Selangor FA, Ilija Spasojevic ke Bali United serta Otavio Dutra yang tidak diperpanjang kontraknya. Namun, pemain asing baru juga didatangkan. Mantan palang pintu Persib Bandung Vladimir Vujovic sudah resmi bergabung. Begitu juga Zah Rahan. Hanya pemain tersebut belum bergabung pada latihan perdana menjelang keikutsertaannya di turnamen Piala Presiden maupun Liga 1. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Receptinost Dcr Cewek u/Fitness Penampilan Menarik Hub:0361-289700 / 085737168071
B.BP.153.01.18.0000207
Butuh Marketing dan SA unt Otomotif, Wanita, Menarik Hub.08113867250
Dicari Segera! General suplier Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat Horeka:supir, lokasi:Gatsu KTP,SIM C,Spd Motor, Fasilitas Barat. Sms:085100572182 Gaji UMR Bonus Tunjangan B.BP.001.01.18.0000192 Kesehatan Termasuk Anak Istri Dicari tenaga utk bersih2 di Lamaran ke CV Gong Dewata Villa daerah Umalas Kerobokan Telp:0361-722709/0361-728443 Hub.Jam 10-16, Hp.081338908041 B.BP.001.01.18.0000205
B.BP.001.01.18.0000101
B.BP.001.01.18.0000209
Bth Tenaga Cleaning Service Wanita utk Area Kuta-Bali, Usia 18-30Thn Min SLTA Gaji UMK Hub.081230407770/08785512318
B.BP.033.01.18.0000224
Butuh Akunting,Admin,SA unt Bengkel dan Oleh2,Wanita, Mahir Komp.Hub.08113867250
B.BP.001.01.18.0000208
Dcr HouseKeeping/HK,FO,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta
B.BP.001.01.18.0000035
Urgent! LePirate Beach Club Nusa Ceningan,Looking for Waiter Staff(2 Needed),Housekeeping Staff(Must Have Skill in Driving Car(SIM A)), Good Salary,Accomodations&Transport, BPJS,Ready to Work.Age Max 30 years,Min Exp2years.Send CV to hrd@lepirate.com,0361-8452780
B.BP.004.01.18.0000196
Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland Cpt Trbatas Hub.082 221 627 678
B.BP.817.01.18.0000055
Dcr Tkg Checking utk Garment Kerobokan Hub.087862115992
B.BP.001.01.18.0000217
Dcr PRT Wanita,Tidur dalam,Gj 1,5-2Jt,Serius Hub.0811380786 B.BP.001.01.18.0000221
B.BP.001.01.18.0000167
Butuh segera PRT bisa masak utk Bubur King T.Umar, Tinggal dalam/luar.Hub:0817340143
B.BP.004.01.18.0000160
B.BP.001.01.18.0000168
BIRO JASA
BALI WANGI
RAJA BUNTU
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210
WC Garansi 1 bulan
WC
BUNGA RINGAN READY STOCK All new CRV
HUB. SALES
PUTU AGUS DHARMA
C.0000198-BRJ
SALON
JASA KURAS
BIRO JASA
SPA
BIRO JASA
SERVICE
RAJA SUMBAT
CENTRAL JAYA MANDIRI
C.0000620-brj
GARANSI
081 338 633 936
C.0000074-BRJ
Koprasi Artha Dwi Tunggal Mencari Kolektor Tabungan, Jl.Gn. Mas Gg.Seraya No.4, 08124646421
B.BP.001.01.18.0000215
NeedWaiter/Waitess,IT/Design, Bartender,Cook for Resto in Kuta. Send CV + Foto to Email: wikamitra@yahoo.com Phone/WA :089693670981
KULKAS M. CUCI AIR PANAS
AC
B.BP.001.01.18.0000201
Mobilio
0,3
%
DP.
HR-V DP.
30JT
3JT-AN
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000098-MBL
LIMBAH
WC
B.BP.001.01.18.0000216
PROMO AWAL TAHUN
AT BESAR
FOTOCOPY
Atasi WC Mampet, Saluran Air, Wastavel Dll. Tanpa Bongkar Melayani Nguras
Garment Bth Sgr Tk Potong Kaos L/P 2 Org H:08179728394, 237757
B.BP.004.01.18.0000185
DISCOUNT SANG
081 338 013 066
MELAYANI MAMPET
0877 6129 5235 081 238 450 210
B.BP.001.01.18.0000206
HONDA
BALI WANGI BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
B.BP.004.01.18.0000034
B.BP.001.01.18.0000095
- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS
C.0000139-BRJ
BIRO JASA
Bth Ass Admin Wnt Max 28Th Bdg Dibthkn Engineering 3 org Bisa Property,Gaji UMR,Tlp:8443820/ Ngelas Pnglaman.HP:08113809949 B.BP.004.01.18.0000022 Send CV:chrizchriz87@gmail.com Dibutuhkan Segera Sopir B.BP.001.01.18.0000154 Pariwisata.Hub:082146443440 Dcr Guru PGSD&PGTK utk ditemB.BP.001.01.18.0000153 patkan di Gyr Hub.081999023748 Dicari Gardener u/Villa di Jl. B.BP.165.01.18.0000190 Dcr Mekanik Pglm u/Bengkel Res- Tirta Akasa No.28 Sanur 270260 B.BP.001.01.18.0000110 mi Honda Gianyar,085105177488 Dicari Internet Marketer B.BP.101.01.18.0000200 Hubungi : 08123805089 Dcr PRT wnt Gaji 1,8jt Simpang
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Splash GL Manual TH’10 Asli Bali Siver TgnI HP:081236809809
B.BP.001.01.18.0000186
DIJUAL TANAH Murah Tnh 6A Jl.Pidada Blk Terminal 650Jt/A H.081338708444
Swift th 2012 silver MT VR17, J. Klt F.Var istmwa, 081238169620
B.BP.001.01.18.0000203
Tnh 1A,2A Jl.Keboiwa Utr Perum Gn.Sari Tahap 5,H:081337141817
Szk Splas Mnual’2012 silver VR 17 J.Kulit F.Var,082146454964
B.BP.001.01.18.0000202
Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
SUZUKI
TOYOTA
B.BP.820.01.18.0000213 Siur Kuta Hub.081239232035 Dicari PRT Tidur Dalam.Hubungi Djl Mbl Inova G Th’2017 warna B.BP.154.01.18.0000211 Cr Cpt 2PRT+1B.siter G1,8jt Tdr B.BP.001.01.18.0000157 Dokter Arik HP:081239311110 Putih Mls,BUC H.0811396640/WA Dcr Pegawai utk Showroom Mobil Dlm 082237496717,081999776071 B.BP.001.01.18.0000155 B.BP.164.01.18.0000222 B.BP.135.01.18.0000218 Bekas,Rajin&Jujur,08123633777 Dicari Pegawai Homestay B.BP.141.01.18.0000188 Djl Toyota Hilux,Dcab’14 Kond. !DibutuhkanSegera Receptionist WA: 0895800111850 Dcr Pembantu utk Villa di Jln Istmw Hrg.265Jt HP:08124118228 Kirim CV ke The Amasya Villas B.BP.001.01.18.0000156 B.BP.001.01.18.0000175 Jl.KayuAya 88X Seminyak 731601 Kesambi,Gg.Kesambi Indah No.22 Dicari PRT area Kuta bisa masak B.BP.166.01.18.0000220 Hub.081381302935/081337542061 Gaji 1,8jt, Hub.081547466080 Inova Desel G’(AT)’10+’11 ASDK B.BP.154.01.18.0000210 B.BP.001.01.18.0000214 AquaMarineDivingBali is hiring Terawat H.081236009045 Bs krdt Dcr Pembantu,Perempuan,Tinggal Dicari SPG Berpengalaman, Bisa an Admin Asst.(Indonesian B.BP.001.01.18.0000166 Bahasa Inggris u/ Butik di dalam, Hub:081246861251 Only)Excellent English/motivaYaris S’lmd 2012+Avz G’13 Hair B.BP.001.01.18.0000181 Sanur SMS ke 08123877799 ted/pro-active/highly organiBag,Silver,Mulus,081999456633 B.BP.001.01.18.0000184 Dcr QC yg Bersertifikat HACCP B.BP.001.01.18.0000030 zed/can do attitude/Ms.office Hub:0361 724526/085337259786 Dicr Supir&Penjahit utk Garmen skills5.5days/wk/8hrs/day/min Fasilitas Mes.HP:087783275758 B.BP.001.01.18.0000173 DICARI MOTOR B.BP.001.01.18.0000177 12mths Resume&Cover letter in Dcr Sopir Pribadi Hub:Jl.Pulau *087860120877 WA 085100410850* Distributor cari sales,MD & OB English Expected salary+start Kawe 69 Telp:085333577304 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Gatus Timur 226 Telp.413068 B.BP.001.01.18.0000170 date to HRD@AquaMarineDiving. B.BP.001.01.18.0000212 B.BP.001.01.18.0000044 Dcr Teknisi,Sales,SPV,ADM gdg com admin assistant TK Madhu Vidya Celuk-Sukawati B.BP.004.01.18.0000182 Gj+bns+Komisi+BPJS,Lam Jl. Cari 3Guru TK Hub:081239539944 DISEWAKAN RUMAH BPR di Kuta Mcr Satpam Max35Th Tukad Banyumas No.1 Denpasar B.BP.001.01.18.0000183 DIJUAL MOBIL Dikont Rmh Jl.Penyaringan Gg KaB.BP.821.12.17.0001280 Bersertifikat Hub:0361-461327 Urgent! LePirate Beach Club HONDA dal/11 Sanur Kauh 081999936491 B.BP.001.01.18.0000097 Dcr Tng Wanita utk jaga Warung Nusa Ceningan,Looking for B.BP.001.01.18.0000026 Cr Kasir,Bs Inggris,Tk .Baju Djl Mobil Bilio RS Matic,Putih yang bisa Masak H.087775559991 Engineering,Have experience B.BP.141.01.18.0000189 Restaurant Jepang cari Waiter/ Anak,Kuta Square,081999540922 Full Ors KM Sdkt, Tgn 1, Asli in same position min 1 years DIJUAL TANAH B.BP.004.01.18.0000165 Dcr Cpt Karyawati toko Gj.1,5jt ess,Manager,Berpengalaman, in Plumbing,Maintenance Pool, Bali,H:0817870267/085218685533 !Djl Tanah 1are Br.Sasih Batu Hub:0361 8451152/082237175378 Cr Terapis WntBrpglm/tdk,Sistem min SMA,jujur Hub.082341168381 B.BP.001.01.18.0000163 Electrical,Civil.Good salary, Bulan Gianyar Hub.082145011088 B.BP.001.01.18.0000225 B.BP.001.01.18.0000162 Persen+Gj Pkok,WA.081238679758 accomodations&transport,BPJS. NISSAN B.BP.166.01.18.0000219 Sgr Admin Cowok Bisa Excel B.BP.154.01.18.0000077 Spa Therapist Wnt Pglm, dkntrak Ready to work.Age max 30years. Grand Livina 1.8 Ultimate’2010 135m2 ByPasKdri Tab&150m2 MungDbthkn Tenaga Cleaning Service Krm ke Jln.Pulau Kawe 58 Dps Pnghslan 2-3Jt MySpa Jl.Gatsu Sent CV to hrd@lepirate.com, Jl.P.Ambon 26C Dps 081999530003 gu LinkVila J8mHok085101419992 Hub:082247258719/08164709354 Brt 10, 0811396612,0361-416130 Cahaya Kaca (081338572216) 0361-8452780
BIRO JASA
ATASI :
RUPA-RUPA
Bth sgr Akunting brpglmn. CV email: nexky1975@gmail.com Hub:082147844242
Mitsubishi Bali Pusat PT.Sun Star Motor Cr : Staf Cstmer Srvc di Singaraja (Wnt) Saleslady/Salesman,Sales Counter,Security,Staf HR-GA, Benefit:tour LN,Stts Krywn Tetap,BPJS,Bns Pnjualn dll. Interview : Jl.Gatot Subroto Barat 100:03619004767,Jl.AYani 178 Singaraja 036232883
Informasi pasang iklan Telepon
D L L
081237914340 C.0000193-SRV
B.BP.001.01.18.0000178
B.BP.001.01.18.0000199
B.BP.001.01.18.0000047
B.BP.001.01.18.0000143
DIJUAL RUMAH Djl Rmh Lt3,8KTdr,4KMndi Gandapura V/4 H.1,9M Ng.08123993236
B.BP.001.01.18.0000159
Djl Rmh,Fas.lengkap,Griyaloka Tbn,Hrg650JT/Nego,081999857582
B.BP.001.01.18.0000169
Rmh Mewah Teras Ayung A12 2Lt LT615 LB500 Jl.Gatot Subroto Tmr Denpasar.081284607566
B.BP.031.01.18.0000195
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5% Hb.430373/74-082236597695 B.BP.164.12.17.0001409
Ahli Rmh Bocor,Dak,Dinding,Tlg dll Grs P.Joni 085237991833 B.BP.001.01.18.0000204
Btuh Dana Km Bantu Jamin BPKB/ Sertifikat KUR H.081237951356 B.BP.001.01.18.0000197
KEHILANGAN BPKB No:J 01885588 O DK5896GAF an.Desak Nyoman Purwaningsih B.BP.001.01.18.0000158
BPKB No:M 01590159 O DK-723-KD a/n I Wayan Sudana,Kab.Gianyar B.BP.001.01.18.0000180
EKONOMI
18 IAB Kampanye ’’Bali is Safe’’
Kolaborasi Pancer Langiit dengan 60 Seniman India
Denpasar (Bali Post) Keberadaan India Asosiasi Bali (IAB) memang baru sekitar empat tahunan di Pulau Dewata. Namun, organisasi ini memiliki kepedulian yang besar untuk ikut terlibat dalam pemulihan pariwisata Bali. Utamanya dalam situasi bencana erupsi Gunung Agung, IAB berhasil meyakinkan 60 seniman dari India untuk datang sekaligus berkolaborasi dengan seniman Bali dalam suatu pertunjukan tari. ‘’Awalnya mereka sempat mau mengundurkan diri karena takut dengan isu itu. Tapi saya terus meyakinkan mereka bahwa Bali aman, akhirnya sekitar seminggu atau dua minggu yang lalu mereka confirm ke saya bahwa mereka akan datang,’’ ujar Sekretaris IAB Sonia Kaur usai menggelar audiensi dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Kantor Gubernur Bali, Kamis (4/1) kemarin. Sonia menambahkan, kedatangan seniman dari India ini merupakan momen yang bagus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali. Para seniman akan menggelar pertunjukan di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar pada 27 Januari mendatang. Mereka nantinya berkolaborasi dengan Pancer Langiit dari Bali, sekaligus didukung Paiketan Krama Bali. ‘’Selain itu, mereka juga akan mengunjungi daerahdaerah di Bali dan itu juga menjadikan poin ke publik bahwa Bali is Safe,’’ imbuhnya. Menurut Sonia, Gubernur sangat senang dan menyambut antusias kegiatan dari IAB ini. Gubernur bahkan menyampaikan komitmennya untuk mendukung 100 persen setiap kegiatan IAB. Termasuk mengharapkan organisasi yang beranggotakan hampir 60 orang keturunan India maupun orang Bali asli ini untuk menciptakan program di bidang lain. ‘’Gubernur sangat antusias, justru katanya IAB ini yang dicari-cari sama Gubernur,’’ jelasnya. Sebagai orang Indonesia keturunan India, Sonia mengaku turut bertanggung jawab untuk menyejahterakan masyarakat di lingkungannya berada. IAB sendiri selain fokus pada sosial budaya, juga bertujuan untuk merekatkan persahabatan dan rasa kekeluargaan antara India dan Bali. ‘’Walaupun saya seorang India keturunan, tetapi saya merasa
Indonesia adalah tanah saya dan kita kan juga bagian dari Bali ini. Kalau misalnya pariwisatanya turun, bukan orang Bali saja yang merasa, kita juga merasa. Berarti kan kita harus bergerak bersama untuk mengembangkan dan membangkitkan kembali pariwisata Bali,’’ imbuhnya. Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha dari Paiketan Krama Bali menyampaikan, pengurus IAB harus betul-betul memiliki komitmen dan bekerja lebih optimal dengan cara yang lebih cerdas. Utamanya saat fokus dalam bingkai sosial budaya, karena India dan Bali memiliki banyak kemiripan dalam hal kultural. ‘’Kedatangan seniman pada 25 sampai 30 Januari ini adalah test case untuk mengakrabkan, membangun mesin kerja sama sesama internal organisasi plus dengan saudara-saudara dari Bali yang akan di-back-up Paiketan Krama Bali. Kemudian dari Pancer Langit yang juga sama-sama dari Paiketan Krama Bali,’’ ujarnya didampingi Executive Director Paiketan Krama Bali Nyoman Merta Harnaga. Ida Rsi menambahkan, keberadaan IAB sekaligus Paiketan Krama Bali adalah untuk menjembatani perhelatan peradaban dua negara dan khususnya India-Bali. Utamanya terkait kepentingan nonformal dan informal terhadap persahabatan dalam wujud culture antara India dan Bali. A.A. Gede Agung Rahma Putra dan I Gede Agus Suparta dari Pancer Langiit mengaku akan membahas konsep pertunjukan pada 26 Januari bersama para seniman dari India. Pancer Langiit sendiri pernah berkolaborasi dengan seniman India di Malaysia. Namun untuk kolaborasi pertunjukan di Bali, merupakan yang pertama. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, penampilan sejumlah penari India di Bali tersebut tidak hanya akan mempererat hubungan dalam bidang seni dan budaya. Namun juga sebagai salah satu bukti Bali aman untuk dikunjungi wisatawan, sehingga dengan upaya ini wisatawan luar negeri khususnya India tidak ragu lagi untuk datang dan berwisata ke Bali. ‘’Saya mendukung terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan ajang promosi pariwisata bagi Bali di samping mempererat hubungan budaya dan seni yang telah ada,’’ujarnya. (kmb32)
AUDIENSI - IAB yang didukung Paiketan Krama Bali dan Pancer Langiit saat menggelar audiensi dengan Gubernur Bali Made Mangku pastika.
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Penduduk Miskin Bali Menurun
Denpasar (Bali Post) Pengukuran kemiskinan dilakukan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Penduduk miskin di Provinsi Bali sampai September 2017 menurun menjadi 176,48 ribu atau 4,14 persen dari 4,25 persen pada Maret 2017. Garis kemiskinan Provinsi Bali selain disumbang oleh beras juga rokok kretek filter. Sementara gini rasio Bali berada mendekati angka 0 yang menyiratkan adanya pemerataan yang lebih baik.
Bali Post/dok
PANEN PADI - Sejumlah petani sedang memanen padi. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menjamin tahun 2018 ini Indonesia takkan impor beras lagi.
Kementan Jamin Tak Impor Beras
Pandeglang (Bali Post) – Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin produksi beras akan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga tidak perlu impor, sementara panen masih berlanjut di sejumlah daerah di Indonesia. Demikian penegasan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto saat menghadiri panen di Kecamatan Kadu Hejo Kabupaten Pandeglang, Kamis (4/1) kemarin. Kata dia, selama ini anggota TNI dan Polri juga terlibat dalam menyukseskan swasembada pangan dengan mengawal maupun pembinaan kepada kelompokkelompok tani. Kehadiran TNI dan Polri dapat menargetkan jadwal percepatan tanam juga mengawasi pendistribusian pupuk agar tidak terjadi penyelewangan. Saat ini juga di berbagai daerah di Tanah Air setiap hari memasuki musim panen padi, termasuk di Provinsi Banten. Bahkan, dirinya juga telah menghadiri panen padi di Karawang, Jawa Barat hingga ratusan hektar. Karena itu, ia
memperkirakan sepanjang Februari 2018 seluas 1,5 juta hektar tanaman padi telah memasuki panen. Kemungkinan musim panen padi tersebut terus berlangsung Maret, April hingga Mei mendatang. Oleh karena itu, pihaknya menjamin produksi beras di Tanah Air melimpah dan tidak mendatangkan beras impor dari luar negeri. Ia juga meminta Perum Bulog segera menampung produksi panen padi petani di berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Selain itu juga Perum Bulog membeli gabah petani dengan harga di pasaran sehingga tidak merugikan petani. Sebab, kebanyakan petani hingga saat ini masih menjual gabah ke tengkulak dengan harga relatif bagus. Untuk itu, Perum Bulog dapat membeli gabah petani dengan harga lumayan dan di atas harga patokan pemerintah (HPP) Rp 4.500/Kg. ‘’Kami yakin jika gabah petani itu dibeli harga pasaran maka semua gabah petani terserap Perum Bulog,’’ katanya menjelaskan. (ant)
Konstruksi Sarang Laba-laba Berpeluang ’’Go International’’
Jakarta (Bali Post) – Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang juga ahli struktur dan tanah Prof. Dr. Ir. Herman Wahyudi, DEA. menilai konstruksi sarang laba-laba berpeluang besar untuk lebih dimanfaatkan masyarakat dunia (go international) mengingat berbagai keunggulan yang dimilikinya. ‘’Hasil inovasi anak bangsa ini sudah dipergunakan Islamic Development Bank (IDB) untuk berbagai bangunan di Indonesia. Ini seharusnya menjadi jembatan agar konstruksi ini dapat dipakai di luar negeri,’’ katanya saat dihubungi, Kamis (4/1) kemarin. Ia menilai konstruksi sarang laba-laba seperti halnya konstruksi cakar ayam hasil pemikiran Prof. Dr. Ir. Sedijatmo yang sudah lebih dulu mendunia, yakni konstruksi sarang labalaba, juga berpeluang mendunia karena sama-sama memiliki keunggulan teknis. Konstruksi Sarang Laba-laba (KSLL) ditemukan pada 1976 oleh Ir. Ryantori dan Ir. Sutjipto yang meraih hak paten nomor 7191,
Demikian terungkap dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali yang disampaikan Kepala BPS Bali Adi Nugroho, belum lama ini. Lebih lanjut Adi menjelaskan, dibandingkan dengan bulanbulan sebelumnya, angka 4,14 persen adalah angka terendah yang dicapai Provinsi Bali sejak September 2013. Pada bulan Maret 2017 persentase kemiskinan Bali sempat naik dari 4,15 persen pada September 2016 menjadi 4,25 persen pada Maret 2017. Jumlah penduduk miskin Bali di daerah perkotaan pada September 2017 yaitu 96,07 ribu (3,46 persen). Angka ini mengindikasikan penurunan karena sebelumnya penduduk miskin perkotaan di Bali mencapai 96,89 ribu (3,58 persen). Sedangkan penduduk miskin di pedesaan pada September 2017 mencapai 80,4 ribu (5,42 persen). Angka ini menurun dibandingkan Maret 2017 yang mencapai 83,23 ribu (5,45 persen). Sementara garis kemiskinan (GK) naik dari Rp 361.387 menjadi Rp 364.064 per kapita per bulan. ‘’Artinya penduduk dengan tingkat konsumsi di bawah angka inilah yang dihitung sebagai penduduk miskin,’’ jelasnya. GK di tingkat desa pada bulan September 2017 yaitu naik dari Rp 345.342 menjadi Rp 350.826 per kapita per bulan. Sementara di tingkat kota naik dari Rp 370.615 menjadi Rp 371.118 per kapita per bulan. ‘’Garis kemiskinan yang naik sementara jumlah penduduk miskin turun mengindikasikan penduduk miskin pada bulan Maret ada yang bisa survive dan keluar dari garis kemiskinan,’’ ungkapnya. GK dibentuk oleh barangbarang konsumsi makanan dan bukan makanan. Barang konsumsi makanan
selalu menyumbang lebih tinggi dari barang bukan makanan. Garis Kemiskinan Makanan (GKM) menyumbang Rp 251.921 dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM) menyumbang p 112.143. GKM menyumbang 69,20 persen dalam membentuk GK di Bali. Sedangkan GKBM menyumbang 30,80 persen terhadap GK Bali. Ada 10 komoditas yang paling berpengaruh membentuk GK di Bali dari 62 komoditas. Di wilayah perkotaan, dimulai dari beras yang menyumbang 33,15 persen pada GK disusul daging ayam ras dengan sumbangan 8,01 persen, dll. ‘’Yang menjadi perhatian serius adalah masuknya rokok kretek filter sebagai komoditas konsumsi yang ikut menyumbang pembentukan GK pada posisi yang signifikan yaitu posisi ketiga dengan sumbangan 7,70 persen. Ini baru rokok kretek filter. Masih ada rokok lainnya. Jika digabungkan sumbangannya bisa lebih tinggi dari daging ayam ras,’’ ungkapnya. Di wilayah pedesaan, beras juga menempati posisi teratas dengan sumbangan 38,70 persen. Lebih parah, rokok kretek filter menyumbang GK kedua dengan sumbangan 10,99 persen. Sementara penyumbang GK dari kelompok bukan makanan adalah perumahan, upacara agama dan adat lainnya. Dua komoditas itu menempati urutan pertama dan kedua baik di desa maupun di kota. Jumlah penduduk miskin Bali yang menurun juga diiringi dengan gini rasio yang mendekati pemerataan. Gini rasio bergerak dari 0 sampai 1. Sementara gini rasio Bali adalah 0,379. Angka ini lebih mendekati 0 yang menandakan bahwa adanya pemerataan yang lebih baik. (kmb42)
Jangan Anggap Remeh Susah Buang Air Besar
dan lisensi maupun pengembangan dipegang PT Katama Suryabumi. Sistem fondasi itu mulai diterapkan di proyek-proyek sejak 1978, dan termasuk fondasi dangkal konvensional, kombinasi antara sistem fondasi pelat beton pipih menerus dengan sistem perbaikan tanah. Herman mengatakan, bukan hal yang mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari lembaga keuangan internasional, seperti IDB menggunakan konstruksi sarang laba-laba untuk beberapa bangunan, seperti di Universitas Negeri Padang, Sumatwra Barat. Konstruksi sarang laba-laba, menurutnya, sudah teruji untuk daerah-daerah rawan gempa, seperti di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat, juga sudah banyak dipergunakan di tanah-tanah ekstrem berbiaya ekonomis. ‘’Teknologinya juga sudah teruji lebih ramah lingkungan tidak menimbulkan polusi suara (bising), sehingga banyak digunakan untuk perluasan bangunan rumah sakit atau lokasi yang padat penduduknya,’’ ujar Herman. (ant) Perwakilan Bali 081 338 904 749 Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 08124674562 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081246387032 | Sub. Jembrana 081916268341 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 ADV.0000172-ADV-05
Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-05
19
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
Menristek Targetkan Speedboat Tenggelam Hanya Ada 3.500 PT Dua Tewas, 11 Hilang
Bali post/ant
BERSAMA RAJA - Presiden Joko Widodo menerima plakat dari Forum Raja dan Sultan se-Nusantara Sultan Sepuh XIV Cirebon Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat di sela-sela dialog bersama Raja dan Sultan se-Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/1) kemarin. Dalam audiensi tersebut, Raja dan Sultan se-Indonesia mengapresiasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah serta meminta pemerintah membentuk Institusi atau Unit Kerja Presiden dan Undang-undang tentang perlindungan kearifan lokal, kebudayaan dan hak intelektual karya komunal.
Presiden Jokowi Janji Cari Solusi Masalah Keraton Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo berjanji akan mencarikan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang dialami keraton, kerajaan, atau kesultanan di berbagai pelosok Nusantara. Sejumlah raja dan sultan se-Nusantara hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/1) kemarin, untuk melakukan audiensi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). ‘’Saya telah mencatat banyak sekali dan mungkin juga dalam bentuk tulisan sudah saya terima, nantinya secara khusus saya akan merumuskan kebijakan-kebijakan yang secepatnya bisa diimplementasikan,’’ ucap Presiden. Ia berjanji untuk menampung masukan tersebut dan nantinya akan berupaya untuk mencari jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang ada. Presiden pun meminta kepada para raja dan sultan untuk memberikan laporan yang lebih detail sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan. Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk menyediakan alokasi anggaran khusus untuk revitalisasi keraton-keraton yang mengalami kerusakan. ‘’Saya juga minta mengenai keraton-keraton yang perlu diperbaiki secara total. Mungkin dikerjakan setiap tahun entah 3 sampai 5, nanti saya hitung dulu anggarannya,’’ tuturnya. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menjanjikan akan secepatnya mengumpulkan jajaran terkait dan membicarakan segala masukan yang didapat. ‘’Saya belum bisa menjawab, tapi akan ketemu nanti setelah saya rapat terbatas dengan seluruh kementerian yang ada. Termasuk di dalamnya mengenai sertifikasi tanah-tanah keraton yang memang belum dikerjakan. Akan saya perintahkan untuk segera dikerjakan,’’ tuturnya. Kedatangan para raja dan sultan tersebut secara khusus adalah atas undangan langsung Presiden Joko Widodo. Sebelumnya,
dalam satu kesempatan, Kepala Negara memang menyatakan akan mengundang para raja dan sultan untuk datang ke Istana. Kepada para raja dan sultan tersebut, Presiden menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton. Ia juga ingin mendapatkan masukan langsung dari para raja dan sultan itu. ‘’Saya ingin mendengar masalah-masalah yang ada dari yang saya hormati, yang mulia para raja dan sultan dan dari pangeran serta permaisuri yang pagi hari ini hadir,’’ ujarnya saat mengawali audiensi di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor. Pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab ini dihadiri oleh 88 raja dan sultan dari seluruh Indonesia dengan rincian 20 dari Sumatera, 17 dari Jawa, 3 dari Bali, 4 dari NTB, 5 dari NTT, 10 dari Kalimantan, 18 dari Sulawesi, 9 dari Maluku, dan 2 dari Papua. Salah seorang perwakilan dari para undangan dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya bagi Presiden Joko Widodo yang bersedia bertemu dengan para raja dan sultan se-Nusantara. Bahkan, dengan adanya pertemuan yang belakangan rutin dilaksanakan ini, Presiden disebut sangat mencintai rakyat dan juga segala macam adatnya. ‘’Atas nama seluruh raja dan sultan, kami sampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Kami merasa sangat tersanjung, sejak bulan September sampai Januari ini sudah hampir empat kali kami bertemu Bapak. Di Cirebon, Medan, dan dua kali di sini. Bagi kami, Bapak bukan hanya menghormati, tapi betul-betul mencintai adat, mencintai kami,’’ ujar Sultan Kepaksian Skala Brak, Edward Syah Pernong. Turut hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan akan menjalankan merger, sehingga menargetkan hanya akan ada 3.500 perguruan tinggi (PT) di Indonesia. ‘’Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan mahasiswa di bawah 1.000 perlu untuk merger, ini untuk efisiensi. Dari 4.570 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan PTS yang ada nanti bisa dimerger jadi sekitar 3.500 perguruan tinggi saja,’’ kata Menristekdikti di Jakarta, Kamis (4/1) kemarin. Berkaca dari Cina dengan jumlah penduduk 1,4 miliar jiwa namun hanya memiliki jumlah perguruan tinggi separuh dari yang dimiliki Indonesia, menurutnya, merger perguruan tinggi untuk memperbaiki kualitas sangat penting. Nasir mengatakan, banyaknya perguruan tinggi kecil dikhawatirkan akan memproduksi lulusan yang kurang berkualitas. Namun pelaksanaan merger perguruan tinggi, menurutnya, memang tidak mudah. Menurutnya, nantinya lima hingga enam perguruan tinggi yang berasal dari satu yayasan yang sama akan dimerger. ‘’Kalau prodinya kurang maka akan dibantu ditambah agar bisa jalan,’’ katanya. Bagaimanapun ia mengatakan riset dan inovasi yang hebat berasal dari pendidikan yang baik. Maka upaya memperbaiki kualitas pendidikan tinggi di Indonesia salah satunya dengan menjalankan program merger tersebut. Tidak hanya akan menjalankan merger perguruan tinggi, Nasir juga akan membubarkan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) di 2018, dan menggantikannya dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) untuk mengoordinasikan PTN dan PTS. Menurutnya, langkah tersebut merupakan salah satu rencana dari program reformasi 2018. Dengan LL Dikti, Menristekdikti juga optimistis bahwa layanan Ditjen Kelembagaan menjadi lebih cepat dan mudah. (ant)
Investor Cina Dari Hal. 1
Meski baru tahap presentasi, Alit mengatakan investasi ini akan berlanjut. Karena telah ada beberapa investor yang mulai bergerak. Bahkan investor Cina sudah membuat kantor di Bali dan menjajaki lahan. Sementara investor yang tertarik pada investasi pembangkit listrik telah melakukan Feasibility Study (FS). Pihaknya berharap pemerintah memberi kesempatan pada investor tersebut untuk berinvestasi. Karena investasi dilakukan tidak di Bali Selatan tetapi menyebar seluruh Bali, sehingga pemerataan pembangunan bisa terjadi. Investasi jalan tol Denpasar-Gilimanuk, Denpasar-Seririt dipercaya akan meningkatkan konektivitas antara Bali Selatan dengan Bali Barat dan Bali Utara. Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya juga
akan diarahkan ke Tabanan, Negara dan Singaraja. Sementara daerah yang diincar untuk pengembangan atraksi wisata dan akomodasi adalah Klungkung dan Nusa Penida. Sehingga pariwisata tidak hanya berpusat di Bali Selatan, tetapi juga bisa berkembang di Klungkung. Pengembangan air bersih juga di Klungkung dan Nusa Penida. ‘’Kita perlu dukungan dari pemerintah agar diberi kesempatan bagi mereka untuk berinvestasi,’’ ujarnya. Hanya, Kadin mensyaratkan para investor itu untuk melibatkan pengusaha lokal. ‘’Ini yang kita sarankan agar ada join venture dengan pengusaha lokal. Supaya mereka tidak sendiri. Kadin meminta agar semua investasi tersebut ada pengusaha lokal sebagai lokal partner,’’ imbuhnya. Dengan syarat tersebut, semua investor dikatakan setuju. (kmb42)
Tinggalkan Benda Dari Hal. 1
Namun, KPK masih meminta klarifikasi siapa yang memberikan dan tanggal berapa diberikannya. ‘’Ada juga tamu yang meninggalkan benda di meja Wagub, tapi dia tidak tahu siapa yang memberikan,’’ katanya. ‘’Sekarang sih sudah bisa dimonitor siapa yang masuk-
keluar ruang Wagub, tapi pada dua minggu pertama kerja sama sekali tidak termonitor,’’ kata Sandiaga. Masih ada dua item di meja Wagub yang sudah dilaporkan dan sampai sekarang belum tahu siapa yang memberi bingkisan isinya berupa bolpoint mahal yang juga sudah dilaporkan dan diklarifikasi. (ant)
Tunggu Penyelidikan Dari Hal. 1
Maskapai telah melaporkan insiden ini kepada Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) dan awak yang terlibat telah dibebastugaskan sampai menunggu penyelidikan. Penerbangan itu tinggal landas di London sekitar pukul 10.00 Senin pagi waktu setempat dan tiba di
Mumbai sesuai jadwal sekitar sembilan jam kemudian pada tengah malam waktu India. ‘’Di Jet Airways, keselamatan penumpang, awak dan aset itu sangat penting dan maskapai menganut toleransi nol terhadap segala tindakan dari awaknya yang membahayakan keselamatan,’’ tutup maskapai itu. (ant/afp)
Palembang (Bali Post) – Salah seorang korban selamat dalam tragedi tenggelamnya Speedboat Awet Muda di perairan Tanjung Serai, Banyuasin, Sumatera Selatan pada Rabu (3/1) diduga karena kerusakan mesin. Rizal (52) di Palembang, Kamis (4/1) kemarin, menceritakan kronologi karamnya speedboat naas itu yang menyebabkan 13 orang tenggelam (dua jasad sudah ditemukan) dari total 55 penumpang. Warga Jalan Kolonel H Burlian Km 10 Palembang ini mengatakan, speedboat bertolak dari Primer II Karang Agung hendak menuju ke Palembang tidak mengalami kendala apa pun. Namun sekitar setengah jam berjalan speedboat mengalami kerusakan mesin atau mesinnya mati. ‘’Saat itu speedboat tiba-tiba mesinnya mati, rupanya ada as mesin yang patah. Kemudian pengemudi langsung menghubungi speedboat lain untuk minta bantuan. Namun sebelum bantuan datang memang speedboat dipaksakan untuk jalan dengan ugal- ugalan oleh pengemudinya,’’ katanya. Ia melanjutkan, saat berjalan itulah tiba-tiba ada gelombang sekitar satu
meter lebih dan langsung menghantam speedboat. ‘’Seketika speedboat terbalik dan seluruh penumpang panik ada yang mengambil jeriken sebagai pelampung,’’ katanya. Saat itu, Rizal duduk di bagian belakang speedboat jadi bisa langsung melompat ke air untuk berenang menyelamatkan diri. ‘’Beruntung ada getek (kapal kecil) langsung menghampiri saya dan penumpang lainnya, meskipun ada beberapa penumpang yang tidak bisa diselamatkan,’’ katanya. Hingga kini tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, Polairud dan TNI-AL terus melakukan pencarian 11 korban yang belum ditemukan akibat tenggelamnya Speedboat Awet Muda diperairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (3/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Kepala Kantor Basarnas Palembang Toto Mulyono di Palembang, Kamis kemarin, mengatakan timnya mengerahkan empat unit kapal dan 25 personel yang fokus mencari di area bagan 13 Banyuasin. ‘’Kami mohon doanya agar cuaca bersahabat, sehingga seluruh korban yang hilang segera ditemukan,’’ katanya. (ant)
Menginap di Hotel Dari Hal. 1
Tim pemeriksa BPK untuk PDTT 2015 dan 2016 terdiri atas Dadang Ahmad Rifa’i (penanggung jawab), Epi Sopian (pengendali teknis), Sigit Yugoharto (ketua tim), Kurnia Setiawan Sutarto dan Imam Sutaya (ketua subtim) serta anggota tim Roy Steven, Muhammad Zakky Fathany, Fahsin Pratama, Andry Yustono, Bernat S Turnip dan Caceilia Ajeng Nindyaningrum. Saat proses pemeriksaan tersebut, Setia Budi memberikan pelayanan kepada tim pemeriksa BPK berupa: Pada pemeriksaan 8-10 Mei 2017 tim pemeriksa BPK menerima fasilitas menginap selama tiga hari di Hotel Santika Bandung yang seluruhnya berbiaya Rp 7,09 juta. Pada 8 Mei 2017, tim pemeriksa BPK antara lain Epi Sopyan, Kurnia Setiawan Sutarto, Bernat S Turnip dan Roy Steven ke Havana Spa & Karoke di Jalan Sukajadi No. 206 Bandung bersama dengan Cucup Sutrisna, Asep Komarwan dan Andriansyah dengan biaya Rp 41,721 juta yang dibayar Janudin dari PT Gienda Putra, subkon pelaksana beberapa proyek di PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi. Pada 3 Agustus 2017 tim pemeriksa BPK yang terdiri atas Sigit Yugoharto, Epi, Roy, Imam, Bernat, Ndry dan Kurnia menikmati hiburan malam di karaoke Las Vegas Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, dengan biaya
Rp 32,156 juta yang dibayar oleh Totong Heryana. Tim pemeriksa BPK antara lain Kurnia Setiawan, Roy Steven dan Imam Sutaya menerima fasilitas rapat dan menginap selama lima malam (7-11 Agutstus 2011) di hotel Best Western Premier the Hive Jakarta Timur dengan biaya Rp 32,6 juta yang ditanggung PT Jasa Marga Persero Pusat. Pada 11 Agustus 2017, fasilitas hiburan diberikan di ruang karaoke Las Vegas Plaza Semanggi dalam pertemuan Setia Budi dan dua pejabat PT Jasa Marga dengan tim BPK yaitu Sigit, Epi, Imam, Kurnia, Fahsin dan Roy. Tagihan atas fasilitas hiburan malam itu Rp 34 juta, dibayar Setia Budi Rp 20 juta dan Sucandra Rp 14 juta. Pada 25 Agustus 2017, Sigit mendapatkan satu sepeda motor Harley Davidson Sportser 883 senilai Rp 115 juta dari Cucup Sutrisna atas perintah Setia Budi. Motor diantarkan ke rumah Sigit di Duren Sawit. Atas perbuatan itu, Setia Budi diancam pidana berdasarkan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Setia Budi tidak mengajukan nota keberatan (eksepsi) sehingga sidang dilanjutkan pada 11 Januari 2018 dengan agenda pemeriksaan saksi. ‘’Saksi nanti ada 6-7 orang,’’ kata jaksa. (ant)
Jumat, 5 Januari 2018 05:00 Gayatri Mantra 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti
Menuju Insan Hindu Berkualitas & Berdaya Guna (2) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Wirata Parwa (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV
09:30 Inovator 10:05 Siaran Langsung K. Nadha Nugraha 2018 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas
& Berdaya Guna (3) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Homeshopping 14:00 Klip Bali 14:30 Tembang Bali 15:30 Bali Channel Tourist TV
16:00 Folk Song 16.05 Solusi Alternatif Reiki Ling Chi 17:05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Bantas, Tabanan 17:30 Kartun Wirata Parwa (2)
18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19.30 Lipsus Denpasar Festival 20.00 Orti Bali 20:30 Lila Cita Calonarang Pura Puseh
Abianbase Gianyar (2) 21:30 Wirasa Peduli Sesama 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Folk Song 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Menanga (4)
Senjata Pasupata Buat Kota Kembar Tiga Menjadi Menyatu
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh Tiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
SETELAH Brahma menaiki kereta surgawi itu, Shiva kemudian bisa berangkat menuju tempat tiga kota para asura itu. Penguasa Alam Semesta itu sambil tersenyum beberapa saat, berkata, ‘’Sangat baik, sangat baik! Lanjutkan oh Dewa pergi ke tempat di mana para daitya itu berada. Paculah kuda-kuda dengan penuh semangat. Lihatlah, hari ini kekuatan lenganlenganku, ketika aku membantai musuh dalam pertempuran ini.’’ Demikian disapa Bolenath, Brahma memacu kuda-kuda yang dilengkapi kecepatan angin alias pikiran itu menuju kota kembar tiga itu. Kota kembar tiga itu sebagai tempat tinggal para daitya maupun para danava. Dengan kuda-kuda yang dipuja seluruh dunia itu berlari dengan kecepatan pikiran. Karena itu kereta surgawi itu kelihatan seperti ditelan langit, Dewa yang terkenal itu dengan cepat meneruskan demi mewujudkan kemenangan para penghuni surga itu. Sungguh, ketika Bhawa berada dalam kereta itu sangat gagah dan penuh percaya diri menuju
kota kembar tiga itu. Lembunya mengeluarkan raungan sangat dahsyat. Raungan mengerikan memenuhi semua tempat pada arah mata angin. Setelah mendengarkan raungan lembu yang keras dan mengerikan itu, banyak para keturunan dan pengikut Taraka, musuh-musuh dewa-dewa itu, manarik napas mereka yang terakhir. Yang lain-lainnya berdiri menatap musuh berusaha mempersiapkan diri bertempur. Kemudian Sthanu, yang bersenjatakan Trisula itu, oh raja, menjadi kehilangan kesadarannya. Dalam nuansa kemarahan makhlukmakhluk ketiga dunia menjadi sangat ketakutan. Tanda-tanda menakutkan muncul ketika pada suatu titik Shiva itu membidikkan panah andalannya itu. Sebagai akibat, tekanan yang disebabkan beban dari tiga dewa -- Soma, Agni, dan Vishnu -- yang berada dalam panah itu. Sedangkan tekanan yang dari beban Brahma, Rudra dan busur yang belakangan membuat kereta itu kelihatannya tenggelam. Kemudian Narayana keluar
dari ujung panah itu. Narayana berubah dalam wujud seekor lembu. Kemudian mengangkat kereta besar itu. Selama kereta itu tenggelam musuh-musuh para dewa itu mulai meraung. Namun, Dewa yang dilengkapi kekuatan hebat itu karena marah mulai mengumandangkan teriakanteriakan keras. Selanjutnya, berdiri oh pemberi kehormatankehormatan, di atas kepala lembu di belakang kuda-kudanya itu. Pada waktu itu Rudra yang terkenal itu sedang mengamati kota para danava itu. Dalam sikap seperti itu, oh yang terbaik dari manusia, Rudra memotong puting susu kuda-kuda dan membelah juga kuku lembu itu. Terberkatilah paduka, sejak saat itu kukukuku dari semua binatang jenis lembu bovine menjadi terpotong. Dan sejak waktu itu juga, oh raja, kuda-kuda yang dibuat menderita Rudra itu secara mengherankan menjadi tanpa puting susu. Kemudian Sarva memasang tali pada busurnya. Selanjutnya membidikkan panah itu di mana telah menyatukannya menjadi senjata Pasupata. Shankara me-
mikirkan tentang kota kembar tiga itu. Oh raja, ketika Rudra berdiri memegang busurnya, ketiga kota itu menjadi bersatu. Ketika ketiga kota itu kehilangan sifat-sifat tipuan mayanya yang tadinya tampak terpisah kemudian bersatu itu. Hal itu memunculkan kegemparan dan menjadikan kegembiraan dewadewa yang berbudi luhur itu. Semua dewa, para siddha, para rishi yang agung, mengucapkan kata ‘’Jaya’’, sembari menyembah Maheshwara. Kota kembar tiga itu segera muncul di depan
Dewa yang energinya tak tertahankan itu, Dewa yang dahsyat dan wujudnya tidak dapat dilukiskan berkeinginan membantai para asura itu. Dewa Penguasa Alam Semesta itu kemudian menarik busur surgawinya yang hebat itu. Selanjutnya melepaskan panah yang mewakili kekuatan seluruh alam semesta dibidikkan ke kota kembar tiga itu. Atas ditembakkanya panah utama Pasupata itu, oh paduka, ratapan keras terdengar dari kota-kota itu. Banyak yang mulai berjatuhan ke bumi. (bersambung)
Sloka 17. 20 Datavyam iti yad danam diyate ‘nupakarine dese kale ca patre ca tad danam sattvikam smrtam Kedermawanan yang diberikan karena kewajiban, tanpa mengharapkan pamrih, pada waktu dan tempat yang tepat, kepada orang yang patut menerimanya dianggap bersifat kabaikan.
16 Pages
23 Number 10th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c online: http://www.intern
ne danger zo o a shrinks Indonesi mbling Bali volcan around gru
Friday,
Friday, January
5, 2018
bans film Singapore indicted focused on teen activist Palestinian
from screening female a film festival Palestinian has banned - Singapore that features a teenage of resistance SINGAPORE her a symbol later this week has made state a documentary arrest last month the West Bank. Asian city in activist whose occupation in the Southeast and potentially to Israeli military was “skewed” the ban, authorities of Resistance”population. Justifying eli conflict “Radiance said the film Singapore’s multi-ethnic at the Palestine-Isra young female which looks Tamimi and another divisive for ications Media Ahed The documentary, on its website. eyes of 16-year-old ce”, the Info-commun through the (IMDA) said and has the po“counterbalan religions activist, lackedAuthority of Singapore film is inflammatory races and Development narrative of the the different “The skeweddisharmony amongst at the Singapore tential to cause the IMDA said. to have been shown was due in Singapore,” in 2017 and on Thursday. worldwide Film Festival The documentary of festivals Film Festival Palestinian at a numberRespect Human Rights Tamimi’s arfollowing at the It was screened more topical Documentary assault won Best but has become even of aggravated of in Belfast, with counts adult found guilty a month. Monday An last on rest court. Tamimi is charged years, but Tamimi was in an Israeli military for up to 10 tried rein on and will bea soldier could be jailed is unlikely. known to keep a tight assaulting to matters an outcome are authorities when it comes minor so such especially are more rare. While Singapore’s the ban bans and the media, festival, called public speech and religion, outright race of the Singapore related to the organiser to be respected,” Adela Foo, le”, without elaborating.position is one the IMDA’s (rtr) “understandab of the day, “At the end student told Reuters. the 23-year-old
in an Agung remains affect
since late November, alert lava and ash raised the when authorities highest.
for “Mount and could urged status to the a was closed of are zone around eruption phase Bali airport thousands exclusion on Thursday settlements. All parties Agung Prib- three days, leavingand prompting shrank the Bali at the stranded - Indonesia resort island of farmers to to remain cautious,” the relations officer said in tourists to cancel their year-end JAKARTA allowing adi, press volcano on ministry, eruption, others grumbling of an imminent natural resources holiday plans.(rtr) would be a statement. after fears the crater has been spewing their homes. zone arounda six-km (four-mile) The volcano return to Agung to
IBP/net
Indonesia shrinks danger zone around grumbling Bali volcano
2018 January 5,
Mount The 3,000-metre major erupalert for a the danger remains on said tion, but officials
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// m Global Radio ten2myradio.co at http:// globalfmbali.lis streaming http:// or live video ali.com and li. radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
reduced 10 km. radius from
Actor ‘Alias Grace’ Sued ultz Albert Sch conduct Mis for Sexual resses by Four Act Actor Albert
Schultz
Albert against actor of civil lawsuits of sexual assault while filed separate incidents actresses haveallege 30 separate misconduct occurred and stage during Schultz’s The suits 2000 to 2013. The television the CBC. (Netflix’s Theatre Company FOUR Canadianto a report by period from Diana Bentley of a 13-year Toronto’s Soulpepper Kristin Booth, Schultz, according with over the course Black” star (“Murdoch Mysteries”). harassmentwere acting in productions are “Orphan against her Patricia Fagan actresses his genitals her the women would press and comment on director. The(“Saving Hope”) and tenure as artistic for a Soulpep- during hugs, breasts in front of the Hannah Miller rehearsals Night” white “Frontier”), of “Twelfth preda- During him “milky members.” in
“felt figure cast a serial sexual ed per production says she a prominent She other “Albert is Schultz is community well-developand in 2000, Fagan against [her].” of the his penis grabbed her thigh the Canadian theater tor who…had producer targeting actresses he push peConvemethods for into situations that an executive also says Schultzand flashed his of went and comedy “Kim’s luring them optimal for sexually under her skirt, in Part 6 before she CBC addition consideredand assaulting them,” nis at her seconds claims are eerily nience.” He appeared Grace,” in harassing to a copy of the lawsuits onstage. Booth’s detailing mul- Netflix’s “Alias television Canadian to Fagan’s, according the CBC. to many other groping, unwanted cre- similar (net) instances of about her obtained bysuit alleges Schultz belit- tiple and commentssays Schultz credits. Fagan’s of “mocking,left her kissing, Booth IBP/net by Schultz. which ated a climate bullying,” and hunted.” body of Retling and “Radiance SingaNo. 106 Dps the film for feeling “vulnerable Jl. Raya Puputan No 148 divisive state said Post at: Mandala Renon Renon potentially Asian city Kopi Made Jl. Raya Niti 148 onal Bali Southeast was “skewed” and Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 population. find Internati Smirnof Cafee sistance” Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama You can 19 No.88 Renon Renon 68 pore’s multi-ethnic Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
ash and Agung spews as Mount an obeservation People watchan eruption from Indonesia De, Bali, Foto. smoke during Karangasem by Antara photo taken post in Rendang, 2017 in this cember 9,
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget
Jumat Kliwon, 5 Januari 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
MAESTRO Ida Bagus Made Poleng
Pelukis Bali yang Idealis
Bali Post/ist
Ida Bagus Made Poleng
IDA Bagus Made Poleng merupakan salah satu pelukis Bali yang namanya terkenal hingga ke mancanegara dan lukisannya menjadi pilihan kolektor dan museum di dunia. Bahkan, salah satu kolektor lukisannya adalah Presiden I RI Ir. Soekarno. Meski sudah tiada pada 1999 karena sakit, namun hasil karya Ida Bagus Poleng masih menjadi incaran kolektor dan penikmat seni. Hal ini dikarenakan hasil lukisannya yang berkualitas dan prinsip hidupnya yang idealis. Poleng, dikutip dari berbagai tulisan tentangnya, tidak sembarangan dalam menjual hasil karyanya. Ia bisa saja menolak menjual lukisannya karena alasan kecintaan terhadap karyanya. Ia bukan pelukis yang menjual lukisannya demi harga yang mahal. Bahkan sebelum melukis, ia menjalankan ritual berpuasa agar bisa memperoleh taksu dalam karyanya. Poleng akan memberikan lukisan pada mereka yang menghargai dan mencintai karyanya. Bahkan menurut Agung Rai, dalam sebuah wawancara yang dimuat di www. we-painting.com/ida-bagusmade, Made Poleng pernah
mengatakan menolak menjual lukisannya dengan mobil seharga 50 ribu dolar AS. Di kalangan pemilik galeri dan pencinta seni, Made Poleng sangat dihormati karena prinsipnya itu. Ia pun melukis tidak berdasarkan permintaan pasar namun kebanyakan tentang keseharian masyarakat Bali. Bahkan, hidupnya pun sangat sederhana. Poleng lahir di Tebasaya, Ubud, Bali pada 1915. Ia berasal dari keluarga Brahmana yang merupakan seniman di Tampaksiring, Bali. Pertama kali belajar mengenai seni lukis, Poleng mendapatkan bimbingan dari ayahnya, Ida Bagus Kembeng (1897-1952), seorang pelukis terkenal yang memenangkan penghargaan bergengsi medali perak pada 1937 di Pameran International Colonial Art, Paris. Ia kemudian belajar melukis di bawah bimbingan Rudolf Bonnet. Bonnet pernah menulis bahwa Ida Bagus Made adalah salah satu artis paling berbakat di Bali. Ia berada di usia remaja ketika modernisasi seni Bali dimulai pada akhir 1920, dan baru berusia 21 tahun ketika ia bergabung dalam Pitamaha Artist Association. Sebuah asosiasi yang didirikan pada 1936 untuk melestarikan seni Bali dari ancaman pariwisata dan komersialisme. Poleng menikah dengan Gusti Niang dan memiliki satu putri, Ida Ayu Sadri. Karena tidak memiliki seorang putra, ia mengadopsi Ida Bagus Pudja, putra saudara tirinya, Ida Bagus Belawa. Dia dikenal oleh orang Bali sebagai spesialis ritual untuk ukiran topeng sakral dengan kekuatan magis untuk pura sekitaran Ubud. Sebagai pe-
lukis tradisional dari generasi Pitamaha, ia menjadi dikenal di seluruh dunia karena teknik melukisnya. Mendiang Soekarno adalah salah satu kolektor lukisannya sehingga Poleng dihormati di kalangan pelaku seni. Karyakaryanya bisa dilihat di Museum Puri Lukisan. Lukisannya juga telah diakuisisi oleh lembaga bergengsi di seluruh dunia, termasuk PBB, New York Museum of Modern Art (MOMA), Royal Tropical Institute Museum (Amsterdam) dan Royal Museum Etnografi (Leiden). Di Indonesia, lukisannya ada dalam koleksi mantan Presiden Soekarno, Museum Puri Lukisan, Museum Neka, Agung Rai Museum of Art, dan banyak lainnya. Sebelum Perang Dunia kedua, lukisannya termasuk dalam banyak pameran yang diselenggarakan oleh Pitamaha. Pameran diadakan di Kunst-ring (Art Circle) di Batavia (1936, 1937, 1939), Bandung (1936, 1938), Tegal (1938), Medan, Palembang, dan Surabaya (1939). Setelah 1945, ia berhenti berpartisipasi dalam pameran. Baru pada 1998, ia memberikan izin untuk menggelar pameran tunggal yang diorganisir Darga Gallery (Sanur, Ubud). Pameran yang digelar sebulan dari 14 Maret hingga 14 April itu menampilkan koleksi dari Neka Museum, The Agung Rai Museum of Art, dan sejumlah koleksi dari kolektor. Pada 2001, sebuah pameran tunggal digelar di Herbert Johnson Museum yang ada di Universitas Cornell, New York. Pameran ini dikurasi oleh Prof. Kaja McGowan dari Cornell. Lukisan yang dipamerkan berasal dari 3 kolektor lukisan Poleng. (Pusat Data)
Bali Post/ist
LUKISAN - Sejumlah pengunjung melihat lukisan Ida Bagus Made Poleng.
DISKON KHUSUS MEMBER
Bali Post/ist
Lukisan karya Ida Bagus Made Poleng, Legong Dance.
Badai Eleanor Kacaukan Eropa Paris (Bali Post) -
Badai musim dingin, Eleanor, berada di Eropa pada Rabu (3/1). Kehadirannya membawa kematian, kerusakan, dan sejumlah penundaan operasional transportasi serta mematikan aliran listrik untuk puluhan ribu orang. Morrilon yang berlokasi di pegunungan Alpen. Sejumlah resort di kawasan itu terpaksa ditutup karena kondisinya yang membahayakan. Sementara itu, hampir selusin warga terluka karena badai tersebut saat melintas di Prancis. Empat di antaranya, menurut juru bicara ketahanan sipil Prancis, Mi-
chael Bernier, mengalami luka serius. Bahkan, badan meteorologi Prancis mengategorikannya sebagai angin terkuat dalam delapan tahun terakhir. Di Pulau Corsica yang terletak di Prancis Mediterania, angin dengan kecepatan 140 kilometer per jam menyebabkan kebakaran di hutan yang
Justin Timberlake
Livi Zheng
PENYANYI, Justin Timberlake mengumumkan albumnya yang pertama setelah lima tahun pada Selasa (2/1). Ia menjanjikan lebih pribadi dalam album ini karena karya yang ditulisnya terinspirasi keluarga dan rumahnya. Pria yang juga seorang aktor ini mengatakan albumnya “Man of the Woods’’, merupakan album kelimanya. Album tersebut akan diluncurkan pada 2 Februari, dua hari sebelum ia menghibur di Super Bowl, acara tahunan di Amerika Serikat (AS) yang biasanya paling banyak ditonton. Timberlake mengungkapkan Bali Post/afp peluncuran albumnya ini dalam sebuah video di sosial media. Di video pendek itu, sesuai dengan judul albumnya, Timberlake diperlihatkan sedang berjalan dari hutan bersalju ke kebun jagung. “Album ini terinspirasi oleh anak laki-laki saya, istri, dan keluarga,” katanya dalam video itu. Timberlake memiliki anak laki-laki pada 2015 dari hasil pernikahannya dengan aktris, Jessica Biel. Ia besar di Memphis, Tennessee, salah satu ibu kota musik blues dan soul. Dalam video itu diperlihatkan juga cuplikan gitar akustik yang merupakan petunjuk akan jenis musik yang terdapat dalam album itu. Di video itu, Timberlake juga terlihat di studio bersama produser yang juga penyanyi, Pharrell Williams. Timberlake merupakan salah satu artis top di Abad ke-21, baik itu sebagai penyanyi solo maupun saat ia bergabung dalam grup band, NSYNC. Terkait album barunya ini, Timberlake sudah sempat memberikan petunjuk pada 2016 ketika diwawancarai BBC. Ia menolak mendeskripsikan album barunya sebagai album country namun mengakui adanya pengaruh jenis musik itu. “Saya memang besar di sebuah tempat di Amerika, yang bisa ditempuh sekitar 2 jam dari ibu kota musik country dunia (Nashville, red), rumah musik blues, dan tempat lahirnya rock n’ roll,” katanya. Timberlake merilis album terakhir pada 2013 silam. Meskipun tanpa album, Timberlake mampu mencetak mega hit lewat “Can’t Stop the Feeling!” pada 2016 yang merupakan lagu untuk film animasi “Trolls.” Timberlake belakangan sibuk dengan dunia akting dan terakhir bermain dalam film yang disutradarai Woody Allen, “Wonder Wheel’’. (iah/afp)
LIVI Zheng dipercaya untuk menyutradarai film kampanye Indonesia untuk keanggotaan tidak tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karena latar belakangnya yang merupakan sutradara film, penggarapan film yang syutingnya hingga di Amerika Serikat (AS) ini pun dibuat lebih sinematik. Livi mengaku ingin membuat sebuah film kampanye untuk Indonesia yang sinematik menggambarkan pengalaman dan kekuatan Indonesia. “Jadi, kami menggunakan teknik-teknik pengambilan gambar yang kami gunakan untuk layar lebar untuk menyampaikan sejumlah pesan. Pesan itu di antaranya bahwa Indonesia siap menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB,” tambah Livi. Seribuan personel TNI dilibatkan dalam syuting film tersebut. Film yang berjudul “Indonesia: A True Partner for World Peace” ini akan dipakai untuk kampanye pemerintah RI di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, dan perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Di New York City, AS, Livi melakukan pengambilan gambar bersama Perwakilan Tetap RI (PTRI) untuk PBB, Wakil Tetap RI, Duta Besar Dian Triansyah Djani, dan tim PTRI di Markas Besar PBB dan di kantor PTRI. “Di Jakarta, kami syuting di Kementerian Luar Negeri untuk mengambil gambar
Pengalaman Pribadi di Album Baru
erbangan lainnya terpaksa melakukan perubahan rute karena kencangnya angin. Eleanor menghantam Eropa setelah sebelumnya lewat di Inggris dan Irlandia. Karena kencangnya angin, Thames Barrier, salah satu pembatas banjir terbesar di dunia harus ditutup sementara untuk melindungi London dari gelombang besar. Badai ini merupakan badai keempat terbesar yang melanda Eropa sejak Desember 2017. (iah/afp)
gunting disini
Dua orang meninggal di Spanyol bagian utara. Pasangan tersebut terbawa arus, menurut pejabat berwenang, sementara satu orang lagi harus diselamatkan karena mencoba menyelamatkan pasangan malang itu. Di Prancis, seorang pemain ski berusia 21 tahun meninggal karena tertimpa pohon di
melukai tiga orang. Di Swiss, delapan orang terluka karena angin kencang membalikkan sebuah kereta. Satu orang terluka karena tertimpa pohon di Desa Heesch, Belanda. Selain itu, angin kencang juga membuat pihak berwenang menutup sejumlah bandara di Strasbourg dan Basel-Mulhouse, Prancis. Sejumlah penerbangan di Bandara Charles de Gaulle, harus ditunda pada Rabu pagi sedangkan sejumlah pen-
HOTLINE Bali Mart Kepundung Jl. Kepundung Denpasar 085 739 228 783 Bali Mart Musi Jl. Tukad Musi Renon 081 338 624 150 Bali Mart Kuta Pasar Seni Kuta 081 237 305 042
Bali Mart Nusa Dua Kawasan Parkir Hotel Inaya Putri Bali ITDC Nusadua 087 761 330 415 Bali Mart Petanu Jl. Tukad Petanu Panjer 081 238 005 157
NGOPI GRATIS setiap hari tunjukkan kupon ini
ROTI CANAI MARTABAK WARUNG 63 Jl. Veteran No. 66 Dps Tlp. 0361 227439
diskon
Garap Film untuk Kampanye PBB 5% AROWANA Food Street IKAN BAKAR . Kakap . Kerapu . Gurami . Kerang . Jangki . Udang
mulai 27K - 40K Jl. Veteran (sebelah utara Pasar Burung) Buka 18.00 - 22.00
30% diskon Mencari Penginapan Nyaman tapi harga murah? Kamilah tempatnya Bali Kepundung menyediakan discount 30% dari harga publish untuk pemegang merchant Bali Post
Livi Zheng Menteri Luar Negeri, Ibu Retno Marsudi, dan gedung bersejarah Gedung Pancasila,” jelasnya. Ia mengatakan keterlibatan pasukan TNI dilakukan saat pengambilan gambar di Sentul. Terdapat 850 orang personel dari Batalyon Mekanis TNI untuk misi perdamaian dan keamanan di Lebanon (UNIFIL/United Nations Interim Force in Lebanon) yang terlibat. Juga 309 personel Satuan Tugas Koordinasi Militer Sipil, dan Satuan Tugas Perlindungan atau “Force Protection Company”. Personel pendukung UNIFIL lainnya seperti Satuan Tugas Masyarakat
Bali Post/ist
Militer atau “Military Community Outreach Unit”, Satuan Tugas Polisi Militer dan Satuan Tugas Kesehatan (Indo Medic), serta Satuan Pendukung Markas Besar Pasukan atau “Force Headquarters Support Unit” juga ikut serta. Livi, sutradara film “Brush with Danger”, yang filmnya pernah masuk seleksi nominasi Piala Oscar pada 2015 ini mengaku sangat senang bisa menyutradarai film kampanye negaranya. “Sebagai WNI, ini adalah sebuah kebanggaan. Harapan saya, Indonesia akan menjadi anggota DK-PBB,” tuturnya belum lama ini. (iah)
diskon
10%
untuk rawat inap & medical checkup
diskon
20%
tiket masuk waterboom Bukit Jati
1. diskon 10% kamar dan perawatan untuk rawat inap 2. diskon 10% pemeriksaan laboratorium dan radiologi untuk rawat jalan 3. diskon 10% General medical check up
DISKON berlaku khusus untuk pemegang kartu Bali Post Diskon Card, Bali Post Prioritas & Kartu Ajeg Bali Semeton Bali TV G.0000029-RPA11