20 HALAMAN
NOMOR 217 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat umanis, 6 april 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Lima Ribu Massa dan Parade Budaya Mantra-Kerta Gagas Bangun Pasar Komoditi Pertanian Gandeng Pasar Seni di Bangli Tegaskan Kemenangan Koster-Ace di Sukasada
PROBLEM mendasar yang membuat surutnya minat anak muda untuk menggeluti industri pertanian adalah kerap terguncangnya stabilitas harga yang merugikan petani. Adalah hal klasik di saat panen harga jatuh, sehingga petani menjadi rugi bahkan terjerat utang. Jika ini terus terjadi maka pertanian di Bali akan ditinggalkan oleh anak muda dan menjadi pilihan terakhir di bidang usaha. Untuk mengatasi hal itu perlu terobosan cerdas yang realistis dan aplikatif. Hal tersebut disampaikan Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, di sela-sela acara kampanyenya di sejumlah lokasi di Kabupaten Ban-
gli, Kamis (5/4) kemarin, di antaranya Pasar Taksu, Pasar Kedisan, Pasar Seni Geopark, dan dua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Desa Pengotan dan Kayuambua. Menurut Rai Mantra, persoalan di atas harus diatasi secara terpadu dan berkesinambungan. Mula-mula yang harus diberdayakan adalah petaninya agar produktivitas mereka unggul dan kemampuan manajemennya pun baik. Untuk menopang itu, dari sisi modal produksi, selain memberi pelatihan mengenai industri pertanian, pemerintah juga perlu memberi subsidi pupuk dan keringanan pajak bagi sawah-sawah produktif. Hal. 19 Posisi Tawar
DI TENGAH WARGA - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, di tengah warga saat berkampanye di Kabupaten Bangli, Kamis (5/4) kemarin.
MASYARAKAT Buleleng identik dengan Koster-Ace. Di setiap acara simakrama, selalu dipadati massa. Jumlahnya pun ribuan. Mereka juga mengelu-elukan Koster-Ace yang diyakini akan membawa perubahan di Gumi Panji Sakti tersebut. Seperti yang terjadi di Lapangan Umum Desa Panji, Buleleng, Rabu (4/4). Tak kurang dari lima ribu warga Kecamatan Sukasada menyambut kehadiran pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (KosterAce). Warga menyemut menghadiri simakrama Koster-Ace di Lapangan Umum Desa Panji, Buleleng, den-
gan suguhan parade budaya. Pada acara itu Koster didampingi istri Ny. Putri Suastini Koster, Ketua Tim Pemenangan KosterAce Gede Supriatna, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana, kader PDI Perjuangan Buleleng Nyoman Sutjidra, Ketua DPD Hanura Bali Made Sudarta, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dan DPRD Buleleng, penyanyi Mr. Botax serta sejumlah tokoh masyarakat se-Kecamatan Sukasada. Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng Putu Agus Suradnyana mengaku sangat gembira. Pasalnya, setiap kali acara simakrama ke tengah masyarakat Buleleng,
Koster-Ace selalu disambut antusias oleh warga yang menyemut hingga mencapai ribuan orang. Oleh karena itu, sebagai ungkapan rasa bahagianya, Putu Agus Suradnyana yang juga Bupati Buleleng mempersembahkan parade budaya untuk menghibur warga yang hadir. Agus Suradnyana juga mengungkapkan peran Wayan Koster dalam membangun Buleleng. Berkat bantuan Wayan Koster selama tiga periode menjadi anggota DPRRI telah membantu pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat Gumi Panji Sakti. Hal. 19 Pembangunan Buleleng
Perda Tajen
Tak Penting, Hanya untuk Lindungi Kelompok Tertentu Ranperda Tajen yang dibahas DPRD Bali menuai penolakan dari sejumlah akademisi dan pengusaha. Selain memiskinkan masyarakat, perda tajen dinilai hanya untuk melindungi kelompok tertentu. Oleh karenanya, wakil rakyat sebaiknya memikirkan regulasi yang memberi perlindungan pada masyarakat Bali untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraannya.
’’Perlu dilihat apa dasar dan tujuan serta manfaat diperdakannya tajen itu. Jika untuk melindungi tabuh rah agar tetap lestari, maka hal itu tak perlu diperdakan. Sebab, semasih upacara di Bali terlebih macaru dilakukan, maka selama itu tabuh rah akan tetap ada dan menjadi salah satu bagian dari ritual.’’
Dosen Agama Universitas Hindu Indonesia, Denpasar, I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H. mengatakan bahwa perda tajen tidak perlu dibuat. Di samping tidak urgen, meng-
I Kadek Satria, S.Ag., M.Pd.H. Akademisi
habiskan biaya yang banyak, juga perda tersebut sematamata untuk melindungi para judi tajen saja. Hal. 19 Tidak Perlu
’’Belum tentu wisatawan senang nonton tajen, karena mereka akan ngeri melihat taji yang membunuh ayam. Terlebih bagi wisatawan dan masyarakat umum yang menyayangi binatang akan tidak tega memperlakukan binatang sebagai taruhan dan binatang itu pasti mati.’’ Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par. Akademisi
’’Rancangan perda atraksi budaya yang kerap disebut perda tajen justru lebih banyak menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu iklim usaha lebih penting dibahas karena dampaknya pasti positif bagi perekomian terutama bagi masyarakat Bali sendiri.’’ Bali Post/dok
DIAMANKAN - Polisi mengamankan barang bukti berupa ayam pascamenggerebek tajen.
A.A. Ngurah Alit Wiraputa Pengusaha
Tidak Dalam Konteks Melegalkan Judi
Denpasar (Bali Post) Pansus Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali DPRD Bali menegaskan, pembahasan ranperda ini tidak dalam konteks melegalisasi judi. Kendati, ada materi tentang sabungan ayam di dalam ranperda. Sebaliknya, ranperda justru akan memperkuat berbagai bentuk pertunjukan karya dan hasil karya seni, adat istiadat/tradisi,
tata cara upacara keagamaan yang unik dan menarik sebagai atraksi budaya. ‘’Kita tidak dalam konteks melegalisasi judi, tapi kita memperkuat tradisi dan mencoba untuk mendesain sedemikian rupa, mana yang sifatnya sakral, mana yang sifatnya profan, sehingga nanti ke depan tidak semena-mena yang sifatnya sakral dijadikan profan,’’
Bali Post/kmb
BULELENG - Wayan Koster disambut ribuan warga saat ‘‘masimakrama’’ di Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (4/4).
Kasus Pemberhentian dr. Terawan
Menkes Minta Cari Solusi Jakarta (Bali Post) Keputusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang mememecat dr. Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI, mendapat tanggapan sejumlah pihak. Dr. Terawan yang juga Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto itu dijatuhi sanksi melalui sidang Mejelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengharapkan segera ada penyelesaian masalah dr. Terawan Agus Putranto yang dipecat dari keanggotaan IDI berdasar keputusan MKEK. ‘’Saya kira masalahnya kita tunggu dulu. Kami mengharapkan terjadi penyelesaian antara IDI sebagai organisasi profesi di sini dengan anggotanya yaitu dr. Terawan,’’ kata Menkes ditemui usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Ia meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyelesaikan masalah itu secara internal. ‘’Nanti kita lihat, nanti kita carikan solusinya, kalau sudah ada solusinya ya biarkan,’’ katanya. Ketika ditanya apakah benar ada kode etik yang dilanggar dr. Terawan, Menkes menyatakan belum bisa menjawab. ‘’Saya belum bisa menjawab karena kami belum terima laporannya,’’ katanya. Sementara itu, Brigjen CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad.(K) yang dijatuhi sanksi pemberhentian sementara sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI akan melakukan pembelaan terkait dugaan melakukan pelanggaran etik kedokteran dengan menerapkan metode cuci otak. Hal. 19 Sanksi Etik
ujar Ketua Pansus I Wayan Gunawan, Kamis (5/4) kemarin. Menurut Gunawan, persoalan judi sebetulnya sudah tuntas dengan adanya Pasal 303 KUHP. Jadi, Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali tidak mungkin disahkan menjadi perda kalau memang memuat konten judi di dalamnya. Hal. 19 Rakyat Bali
Sanksi kepada dr. Terawan dengan dugaan berlebihan mengiklankan diri terkait terapi cuci otak melalui metode Digital Substraction Angiography untuk pasien stroke. Alasan lain pemberian sanksi yang tertera di surat itu ialah adanya janji-janji tentang kesembuhan dengan metode cuci otak, padahal MKEK menilai terapi tersebut belum ada bukti ilmiah.
dr. Terawan Agus Putranto
Terbaik Dalam Berdayakan Koperasi
Kabupaten Tabanan Raih Penghargaan dari Kemenkop KERJA keras dan perhatian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam memberdayakan koperasi dan UMKM di Tabanan akhirnya berbuah manis. Setelah meraih sederet penghargaan nasional, kali ini atas kerja kerasnya tersebut Bupati Eka meraih penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Terbaik Tahun 2017. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM kepada kepala daerah atas kinerja dalam pemberdayaan koperasi dan UMKM di wilayahnya masing-masing. Penghargaan diserahkan langsung AAGN Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM, di Ramayana Ballet Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (4/4). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2018 Bidang Koperasi dan
UMKM. Bupati Eka yang ditemui seusai acara mengungkapkan rasa syukurnya dan dirinya berkomitmen untuk mengubah koperasi ke arah yang lebih baik. ‘’Penghargaan ini merupakan wujud perhatian kepada usaha perkoperasian kita, khususnya di Tabanan. Karena memang kita komit untuk berubah ke arah yang lebih baik,’’ ungkap Eka. Ke depan dirinya juga berharap agar Koperasi dan UMKM tidak hanya memberikan kredit tetapi lebih berbuat untuk memajukan usaha kecil dan menengah. ‘’Ke depan, Koperasi dan UMKM diharapkan tidak hanya memberikan kredit tapi mampu berbuat banyak untuk kemajuan usaha-usaha kecil dan menengah, sehingga usaha tersebut mampu bersaing,’’ imbuh Eka. Sementara itu, AAGN Puspayoga mengungkapkan pembangunan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) ditunjukkan pada upaya untuk mewujudkan bangsa yang berdaya saing dalam rangka memperkuat perekonomian domestik dengan orientasi dan berdaya saing global. ‘’Panggung pembangunan Koperasi dan UMKM cukup kompleks dan menantang. Untuk itu semangat keberpihakan pemerintah Pusat dan daerah dalam membangun koperasi dan UMKM harus disertai dengan semangat membangun kemandiriannya,’’ ungkapnya. Ia juga menjelaskan, Rakornas Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2018 mengangkat tema ‘’Sinergitas Pusat dan Daearah Dalam Pemberdayaan Koperasi dan UMKM’’. Ini sangat strategis dan relevan dengan upaya peningkatan koordinasi dan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan Koperasi dan UMKM. Hal. 19 Sangat Urgen
PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (kanan) menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Terbaik Tahun 2017. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Rabu (4/4) di Yogyakarta.
denpasar
2
Jumat Umanis, 6 April 2018
Minimalisasi Kasus Libatkan Anak
Desa Didorong Bentuk PATBM
Bali Post/eka
BURUH ANGKUT - Seorang tukang suun (buruh angkut - red) menawarkan jasa angkut barang pada pembeli di Pasar Kumbasari, Denpasar, Kamis (5/4) kemarin. Untuk membantu perekonomian keluarga, sejumlah anak dari keluarga kurang mampu menggeluti profesi tukang suun di pasar.
Polantas Tangkap Penjambret Turis Asing Denpasar (Bali Post) Anak baru gede (ABG) asal Karangasem berinisial WM (15) menjambret HP yang dibawa turis wanita asal Denmark, Mads Schjerlund Langberg (29), hingga jatuh dari sepeda motornya, Rabu (4/4) lalu. Kejadiannya di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Denpasar Selatan, tepatnya di jembatan Pura Tanah Kilap. Namun WM berhasil ditangkap anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Bali Aiptu Gusti Gede Suyana, Aiptu I Wayan Suwirta dan Brigadir Putu Bagus Raditya. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada pergelangan kaki. Bahkan saat terjadi tarik-menarik HP, tersangka juga jatuh bersama korban. Untuk menyelamatkan diri, pelaku nekat melompat ke Sungai Taman Pancing. Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana didampingi Aiptu Gusti Gede Suyana menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat. Waktu itu Aiptu Suyana sedang melakukan pengaturan lalu lintas di depan Karaoke Grahadi Bali di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, ada pengendara sepeda motor menyampaikan ada kasus penjambretan di jembatan Pura Tanah Kilap. Pelakunya melompat ke sungai karena lalu lintas saat itu sedang macet. “Kami langsung berangkat ke TKP. Setibanya di TKP, kami melihat tersangka di tengah sungai dan sedang dilempari batu oleh masyarakat,” kata Gusti Suyana. Melihat hal itu, Gusti Suyana, Suwirta dan Bagus Raditya menyuruh pelaku menepi dan keamanannya dijamin. Mendengar permintaan petugas tersebut, pelaku mau menepi. “Mungkin karena kelelahan, tersangka hampir tenggelam sehingga langsung kami evakuasi dibantu warga,” terangnya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke tempat aman dikawal anggota tersebut. Warga yang kesal berusaha mendekati pelaku lalu memukul dan menendangnya. “Selama evakuasi tersangka, kami terus mengimbau warga agar tidak memukul dan main hakim sendiri,” imbuhnya. Saat diinterogasi pelaku mengaku sudah lima kali menjambret. Selanjutnya pelaku diserahkan ke Polsek Denpasar Selatan. Menurut sumber, korban bersama temannya, Christina Bruun (29) sekitar pukul 16.00 Wita keluar Hotel Kima Surf Camp, Seminyak untuk membeli peralatan surfing. Waktu itu mereka mengendarai sepeda motor mencari alamat toko surfing mengikuti rute GPS dari HP milik korban. Saat melintas di TKP, datang pelaku mengendarai sepeda motor dan langsung memepet. Pelaku menjambret HP yang dibawa korban. “Korban dibawa ke Rumah Sakit BIMC. Sedangkan pelaku masih diperiksa intensif di Polsek Densel,” kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini. (kmb36)
Bali Post/ist
DITANGKAP - WM (15), pelaku kasus penjambretan HP milik turis asal Denmark, saat ditangkap anggota Ditlantas Polda Bali.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Tahun Ini, Perda RDTR Ditargetkan Rampung Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) – Tingginya kasus-kasus yang melibatkan anak, maka dipandang perlu untuk melakukan penanganan secara komprehensif. Bahkan, penanganan kasus anak harus dilakukan mulai dari tingkat terbawah, yakni lingkungan banjar dan desa masing-masing. Oleh karena itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2 dan KB) Denpasar, mendorong setiap desa membentuk aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Kepala DP3AP2 dan KB Denpasar Gusti Agung Laksmi Dharmayanti didampingi Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Made Atmajaya mengatakan hal itu, Kamis (5/4) kemarin. Menurut Agung Laksmi, PATBM merupakan sebuah gerakan kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai perlindungan anak serta sebagai ujung tombak pencegahan terhadap kekerasan terhadap anak. Melalui
pembentukan lembaga ini, diharapkan kekerasan terhadap anak di Denpasar bisa menurun. Saat ini kasus yang melibatkan anak masih cukup tinggi. Agung Laksmi menambahkan, saat ini Denpasar baru memiliki PATBM di empat desa dan dua kelurahan. Desa yang sudah memiliki PATBM, yakni Kesiman Kertalangu, Sanur Kaja, Tegal Harum dan Ubung Kaja. Sedangkan kelurahan yang sudah membentuk PATBM, yakni Kesiman dan Sesetan. “Ke depan kita dorong agar semua desa dan kelurahan memiliki PATBM ini,” ujarnya. Atmajaya menambahkan, keberadaan PATBM ini diharapkan mampu mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing. Selain itu, dengan terbentuknya PATBM ini, sudah ada jejaring dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. “PATBM ini juga bisa melakukan identifikasi, menolong serta melindungi anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Oleh ka rena it u, ora ng orang yang duduk di PATBM merupakan tokoh-tokoh masyarakat setempat,” katanya. (kmb12)
Pembahasan Sempat Mentok
Tahun Ini, Perda RDTR Ditargetkan Rampung Denpasar (Bali Post) – Denpasar hingga kini belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Padahal Perda RTRW telah dikeluarkan pada 2011 lalu, yakni Perda Nomor 27 Tahun 2011. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini kembali mengoptimalkan penggarapan ranperda terkait. Untuk merealisasikan keinginan tersebut, Dinas PUPR melakukan penyelesaian Ranperda dengan pola paralel.
”Harapan kami, perda yang akan dikeluarkan ini bisa mengakomodasikan semua kepentingan stakeholder dan produknya legitimit”. I Gede Cipta Sudewa
”Kita akan bedah pasal per pasal Ranperda ini, dan akan dikorelasikan dengan Peraturan Zonasi sehingga bisa nyambung”. Wayan Suadi Putra
Pengirim Narkoba ke Lapas Ditangkap Denpasar (Bali Post) – Perburuan pengirim sabu-sabu (SS) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan menggunakan jasa tukang ojek online, akhirnya ditangkap, Sabtu (31/3) lalu. Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas dua hari mengintai tempat kos wanita asal Jawa yang berinisial Ny ini, yaitu di Jalan Tukad Petanu Gang Kiwi, Denpasar Selatan. Menurut sumber, Kamis (5/4) kemarin awalnya anggota Polsek Kuta Utara nyaris putus asa karena informasi diamankannya tukang ojek online, DI, bocor. Setelah tahu DI diamankan petugas lapas, Ny langsung kabur dari tempat tinggalnya. Polisi pun harus kerja keras melacak tempat persembunyiannya. “Anggota terus memantau tempat kos pelaku selama dua hari. Hari Sabtu lalu pelaku datang dan langsung ditangkap. Dikira polisi tidak mencarinya lagi,” ungkap sumber ini. Selanjutnya, Ny digelandang ke Polsek Kuta Utara. Hasil interogasi, ternyata pelaku tinggal di dua rumah kos. “Satu kamar dipakai tempat tinggal dan tempat kos lain digunakan menyimpan narkoba. Sekarang kebanyakan pengedar narkoba punya dua tempat kos,” ujarnya. Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menangkap Ny. Ia mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti SS di tempat kos Ny. “Hari Senin (9/4) Bapak Kapolsek merilis penangkapan ini,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tukang ojek online berinisial DI (27) asal Jakarta Barat diamankan petugas Lapas Kerobokan, Selasa (27/3) lalu. Pasalnya, roti yang diantarkannya berisi paket sabu-sabu (SS) seberat 21 gram. Awalnya DI yang beralamat di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan ini mengaku barang itu dikirim wanita berinisial Ny beralamat tinggal di Jalan Tukad Petanu Gang Kiwi, Denpasar Selatan. Oleh Ny, DI disuruh menyerahkan barang tersebut kepada seorang napi berinisial ALT (38). (kmb36)
Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Denpasar Ir. I Gede Cipta Sudewa, M.T. mengatakan, penyelesaian Ranperda RDTR ditargetkan rampun tahun ini. Mengingat selama ini pembahasan Ranperda ini sempat mentok hingga beberapa tahun. Menurut Cipta Sudewa, awalnya Ranperda ini digarap Bappeda, namun mulai Januari 2018 pembahasan ini digarap Dinas PUPR. Guna mempercepat rampungnya ranperda ini, pihaknya sudah sempat melakukan konsultasi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Bukan hanya itu, untuk menyempurnakan ranperda ini, pihaknya sudah melakukan konsultasi publik untuk menjaring masukan dari masyarakat umum. Setelah semua proses dilalui, kini pembahasan ranperda ini akan dilakukan di dewan.
“Kami melakukan konsultasi dan koordinasi dengan semua stakeholder secara paralel, sehingga waktunya menjadi lebih efektif, tanpa mengesampingkan aturan. Harapan kami perda yang akan dikeluarkan ini bisa mengakomodasikan semua kepentingan stakeholder dan produknya legitimit,” jelasnya. Cipta Sudewa menambahkan, ranperda tersebut sudah masuk ke meja dewan untuk dibahas lebih lanjut. Bersamaan dengan itu, pihaknya sudah mengajukan draf ranperda ini kepada provinsi untuk mendapatkan rekomendasi Gubernur. “Inilah yang kami sebut pembahasan secara paralel, agar bisa lebih cepat selesai,” ujarnya. Sementara itu, DPRD Denpasar sudah melakukan persiapan untuk membahas Ranperda RDTR tersebut. Bahkan dewan sudah membentuk pansus yang akan bertugas untuk merampungkan Ranperda ini menjadi perda. “Ketua Pansusnya telah ditetapkan yakni Pak Suadi Putra,” ujar Ketua Komisi I DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pansus Ranperda RDTR Wayan Suadi Putra mengatakan, RDTR beserta Peraturan Zonasi merupakan turunan dari Perda RTRW, sehingga tidak bisa digarap secara grasa-grusu karena akan menjadi panduan dalam pemanfaatan ruang selama 20 tahun ke depan. “Kita akan bedah pasal per pasal ranperda ini dan akan dikorelasikan dengan Peraturan Zonasi sehingga bisa nyambung,” ujar politisi PDI-P asal Desa Sidakarya ini. Menurut Suadi Putra, pihaknya melihat sepintas ada beberapa kesalahan tempat yang perlu diluruskan. Demikian pula akan ada beberapa usulan terkait kawasan yang belum masuk. Pihaknya juga akan menstressing kawasan pesisir agar dipertahankan menjadi kawasan suci yang mendukung pelaksanaan upacara keagamaan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
”Bali Post Goes to School” dan HUT Ke-39 SMPN 3 Denpasar
Dari Lomba ”Ajeg Bali” hingga Pemilihan Dokter Cilik
Semua ruang kelas dan aula di SMPN 3 Denpasar, Kamis (5/4) kemarin dipadati siswa SD dan masyarakat. Mereka sangat antusias mengikuti berbagai lomba bernuansa Ajeg Bali dan pemilihan dokter cilik. LOMBA ini sudah menjadi agenda tahunan bagi SMPN 3 Denpasar yang dikenal dengan sebutan Spentri. Tahun ini HUT ke-39 Spentri juga dirangkaikan dengan Bali Post Goes to School yang sama-sama memiliki visi mengajegkan Bali mulai dari usai dini. Lomba ajeg Bali yang digelar meliputi lomba melukis, masatua Bali, menulis aksara Bali, pidarta Bahasa Bali, membaca puisi, macepat, paduan suara, magender wayang , ngerindik berpasangan dan tari Bali. Yang banyak menyedot penonton adalah lomba ngerindik dengan peserta siswasiswa SD. Tiap peserta terdiri dari tiga orang, dua orang bertindak ngerindik dan seorang lagi memainkan suling. Jadilah event ini pentas seni ala Pekan Seni Remaja (PSR) Kota Denpasar. Para seniman cilik ini dengan riang dan lugasnya memainkan tetabuhan rindik dengan pangugal dari suling. Busana yang dikenakan juga tak sembarangan, hampir semuanya menampilkan khasanah khas Bali yang bernilai tinggi. Merekapun tak melupakan unsur
Bali Post/sue
NGERINDIK - Salah satu peserta tampil memukau di lomba ngerindik HUT SMPN 3 Denpasar. niskala yakni banten pajatian. Ajang lomba dokter cilik yang digagas PMR SMPN 3 Denpasar juga banyak menyedot penonton. Menurut Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi., agenda lomba Ajeg Bali dan dokter cilik adalah bagian dari visi dan misi SMPN 3 Denpasar yang bersamaan dengan visi Bali Post mengajegkan Bali. Bahkan kata dia, materi lomba disesuaikan dengan materi di PSR Kota Denpasar sehingga secara langsung bisa dijadikan ajang pemanasan bagi SD di Denpasar sebelum terjun ke PSR. Makanya dia mengatakan ajang ini juga sebagai evaluasi hasil pembinaan esktra seni budaya di SD. Sementara untuk pemilihan dokter cilik, kata Murdana adalah bagian dari menumbuhkan pola hidup bersih dan sehat sesuai
dengan status sekolah Adiwiyata Mandiri. Semua agenda ini sangat strategis dilakukan, guna membentuk SDM Bali yang unggul, cerdas dan berkarakter. Makanya, semua lomba menekankan pada kejujuran, perjuangan keras serta pembentukan karakter yang positif. ‘’SDM yang berkarakter inilah menjadi ciri khas SMPN 3 Denpasar,’’ tegasnya. Ketua Panitia HUT SMPN 3 Denpasar I Wayan Sumiara menambahkan, agenda lomba nonakademis kemarin diikuti sekitar 200 peserta. Para juara akan diberi kesempatan untuk tampil di acara puncak HUT pada 14 April mendatang di Lapangan Puputan Badung. Acara puncak HUT akan diisi dengan pentas seni siswa Spentri, SLUB Saraswati dan SMP Pertiwi ini juga bisa disaksikan masyarakat umum secara gratis mulai pukul 17.00 Wita. (sue)
BADUNG
Jumat Umanis, 6 April 2018
3
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2017
Sarankan Puskesmas Abiansemal I Jadi Rumah Sakit
DPRD Kabupaten Badung kembali menggelar sidang paripurna, Kamis (5/4) kemarin. Sidang paripurna kali ini beragendakan penyampaian rekomendasi DPRD Badung atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, didampingi kedua Wakilnya I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta. Hadir Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan seluruh pimpinan OPD Pemkab Badung.
Wakil Ketua I DPRD Badung I Nyoman Karyana yang membacakan rekomendasi mengatakan, secara garis besar pihak dewan sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan Pemkab Badung terutama dalam peningkatan pelayanan publik. “Meski begitu, ada beberapa rekomendasi kepada pemerintah yang perlu kami sampaikan,” ujarnya. Pada bidang kesehatan, dewan menyarankan agar mengembangkan Puskesmas Abiansemal I untuk menjadi rumah sakit. Pembangunan rumah sakit di Kuta Selatan
dan pengembangan layanan Puskemas rawat inap di Kuta Utara. “Kami juga mendorong operasional sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar kinerja Puskesmas semakin meningkat dan profesional,” katanya. Pemerintah, lanjut Karyana, disarankan memberi pendampingan sebagai fasilitator dan mediator UMKM dengan sektor usaha besar agar menjadi usaha yang maju dan kompetitif. Dalam upaya peningkatan akses layanan pendidikan, pemerintah diharapkan terus melakukan inovasi-inovasi baru. “Langkah yang perlu
dilakukan yakni pendirian unit sekolah menengah baru dan regrouping sekolah yang jumlah siswanya sedikit,” sarannya. Kemudian di bidang penataan ruang dan lingkungan, dewan menyarankan p emerintah membangun tempat pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat secara bertahap dan pengadaan tong pemilah sampah. “Pengangkutan sampah terutama di jalan protokol dan daerah pariwisata kami sarankan harus dilakukan sebelum pukul 06.00 Wita,” paparnya. Selanjutnya, di bidang
pariwisata dan pertanian, pemerintah harus meningkatkan peran masyarakat dengan memberdayakan desa adat untuk kenya manan wisatawan. Dewan juga berharap retribusi pada objek wisata agar menggunakan nontunai sehingga para turis nyaman berkunjung. “Pada bidang pertanian, pemerintah agar lebih berperan aktif memfasilitasi penyaluran dan pemasaran hasil sektor pertanian secara luas. Serta mendorong petani agar menghasilkan komoditi pertanian berkualitas sesuai kebutuhan pasar,” jelasnya. (ad277)
KETERANGAN PERS - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi kedua Wakilnya, I Nyoman Karyana dan I Made Sunarta saat memberi keterangan pers kepada awak media usai sidang paripurna di Gedung DPRD Badung, Kamis (5/4) kemarin.
Potensial Rusak Citra Pariwisata
Pemkab Perangi Penjualan Daging Anjing
Mangupura (Bali Post) –
Peredaran daging anjing di masyarakat Bali, khususnya di wilayah Badung, mendapat perhatian serius dari Pemkab Badung. Pasalnya, penjualan daging hewan mamalia ini berpotensi mencemari citra pariwisata, sehingga harus diperangi.
MENGHADIRI - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa saat menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Badung, Kamis (5/4) kemarin.
Akan Jadi Referensi
Bupati Giri Prasta Apresiasi Catatan dan Evaluasi Dewan BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta akan menjadikan catatan, saran serta evaluasi DPRD Badung terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017 sebagai referensi dalam merancang program pembangunan pada tahun-tahun berikutnya. Hal itu dikemukakannya saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna istimewa DPRD Badung, Kamis (5/4) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata, juga dihadiri dua wakilnya Nyoman Karyana dan Made Sunarta serta segenap anggota Dewan. Hadir pula Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa dan pimpinan perangkat daerah di Pemkab Badung. Bupati Giri Prasta sangat mengapresiasi catatan-catatan strategis yang diberikan Dewan terhadap LKPJ-nya, baik dalam hal pengelolaan keuangan maupun kebijakan pemerintahan daerah. “Kami menyampaikan apresiasi terhadap semua catatan strategis yang diberikan Dewan,” tegasnya. Hal ini dikatakannya, karena disadari tak mungkin semua
program pembangunan bisa berjalan sempurna. “Namun karena komitmen besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tentu program harus dilakukan secara baik dan bertanggung jawab,” katanya. Untuk itu, catatan, saran maupun evaluasi yang diberikan Dewan, kata Bupati Giri Prasta akan dijadikan referensi untuk merancang program pembangunan pada tahun berikutnya. “Sekali lagi terima kepada Dewan,” katanya. Sementara itu, ditanya mengenai realisasi pendapatan daerah pada 2017 yang hanya 96,89 persen, Giri Prasta menegaskan, pendapatan merupakan asumsi, sementara belanja merupakan komitmen. Karena asumsi, tegasnya, bisa saja pendapatan yang dirancang di bawah atau di atas target. Namun menurut pejabat asal Pelaga Petang tersebut, realisasi 96 persen lebih tersebut sudah luar biasa. Apakah ada pendapatan yang lost atau ada potensi pendapatan yang belum tergarap? Menjawab hal ini, Bupati Giri Prasta menyatakan, kekurangan sekitar empat
persen tersebut semata-mata terkendala dalam hal penyetoran. “Namun secara umum tak masalah karena Badung masih memiliki piutang pajak yang masih bisa ditagih untuk menutupi kekurangan target tersebut,” tegasnya. Bupati Giri Prasta menyatakan sadar, program pembangunan tak bisa tuntas dalam satu atau dua tahun. Karena itulah pihaknya merancang Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Semesta menyeluruh, berencana terpola. Untuk itulah, pihaknya merancang program satu tahun, dua tahun dan lima tahun. Ini proses yang telah dilakukan di Badung. Untuk menuntaskan setiap program pembangunan, ujarnya lagi, Badung juga sudah menerapkan tripola yakni program, penjelasan dan pembiayaan. Misalnya, program pendidikan, penjelasannya SMP atau SD dan pembiayaan apakah APBN, APBD provinsi atau cukup dari APBD kabupaten. “Dengan pola ini, setiap program dipastikan bisa tuntas dalam kurun waktu tertentu,” tegasnya. (ad278)
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Syamsul Ma’arif mengatakan, isu penjualan daging anjing sangat riskan terhadap pariwisata Indonesia, khususnya Bali. “Jadi, isu penjualan daging anjing sangat berpengaruh terhadap pariwisata,” kata Syamsul Ma’arif pada Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (5/4) kemarin. Menurut Syamsul Ma’arif, anjing dikenal sebagai hewan peliharaan. Terlebih bagi masyarakat mancanegara, hewan berkaki empat ini menjadi hewan kesayangan keluarga. “Di luar negeri anjing adalah
hewan peliharaan yang sangat disayang. Jadi, berpengaruh sekali jika mereka melihat perdagangan daging anjing,” katanya mengingatkan. Hal senada juga dilontarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Putu Oka Swadiana. Dia mengatakan, isu perdagangan daging anjing di Bali telah beredar di dunia maya. Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 524.3/9811/KKPP/Disnakkeswan tanggal 6 Juli 2017 yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota, isu perdagangan daging anjing yang sempat beredar di media sosial dan media massa diharapkan tidak sampai berdampak buruk kepada citra pariwisata
Bali. Dengan demikian, bupati dan wali kota se-Bali diminta melaksanakan empat poin. Pertama, pendataan terhadap lokasi penjualan daging anjing. Kedua, sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat bahwa daging anjing bukan merupakan bahan pangan asal hewan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi, terlebih lagi bagi wisatawan mancanegara. Ketiga, pengawasan terhadap ke-
mungkinan adanya penjualan daging anjing, namun dengan merk daging lain. Terakhir, penertiban terhadap penjualan daging anjing karena tidak dijamin kesehatannya dan dapat berpotensi terhadap penularan penyakit zoonosis terutama rabies dan bahaya fatal lainnya. “Selain berkaitan dengan citra pariwisata, isu penjualan daging anjing juga perlu mendapat masukan dari tokoh agama, adat dan budaya di Bali. Sebab, secara umum konsumsi daging anjing dinyatakan tak sesuai dengan adat dan budaya Bali,” ujarnya. (kmb27)
”Di luar negeri anjing adalah hewan peliharaan yang sangat disayang. Jadi, berpengaruh sekali jika mereka melihat perdagangan daging anjing.” Syamsul Ma’arif (Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Beachwalk Shopping Center ’’Eat & Repeat’’-April 2018
FOOD Starts Here! Mengawali Tahun Baru 2018, Beachwalk Shopping Center mengangkat tema ‘’Eat & Repeat’’. Melalui tema ini Beachwalk memberikan suasana yang baru dengan spirit baru untuk para pengunjung. Selain itu, Beachwalk Shopping Center mengadakan berbagai macam kegiatan dan promo menarik kepada para pengunjung. Pada April ini untuk memeriahkan suasana perayaan Hari Paskah, Beachwalk melakukan kegiatan untuk memberikan hiburan kepada setiap pengunjung Beachwalk
Shopping Center meliputi kegiatan anak-anak seperti melukis wajah dan menghias telur. Selain itu, Beachwalk Shopping Center memberikan dekorasi nuansa Paskah dengan patung-patung kelinci. Anak-anak dan pengunjung dapat berfoto di Beach Gate Level 1 untuk memberikan momen spesial dalam kunjungannya. Beachwalk Shopping Center juga mengadakan kegiatan reguler yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Setiap Selasa dan Rabu, pengunjung dari mancanegara dan domestik dapat menikmati berbagai macam
Kampanye Indonesia Jadi Anggota Tak Tetap DK PBB
kesenian tradisional Bali seperti Bali Cultural Experience dan Experiance with the Costume sebagai tambahan untuk menghibur pengunjung. Beachwalk mengadakan tambahan acara regular yakni ‘’Acoustic Eve’’ setiap Kamis-Senin pukul 17.30. Acara ini berlangsung di area Fountain Stage Beachwalk lantai 1. Your Rewards, Your Way! Beachwalk Shopping Center meluncurkan kartu ‘’Corner’s Card’’ sebagai program kepada para pelanggan setia Beachwalk. Melalui program loyalitas ini customer dapat mengumpulkan dan menukarkan poin dengan berbagai macam hadiah serta voucher menarik. Cara mendapatkan ‘’Corner’s Card’’ sangat mudah. Hanya dengan melakukan minimum transaksi di seluruh tenant Beachwalk Shopping Center senilai Rp 50.000 dalam satu struk di hari yang sama, customer dapat menukarkannya di Customer Service lantai 1. Kelebihan lainnya memiliki ‘’Corner’s Card’’ adalah customer dapat menggunakannya tidak hanya di Beachwalk Shopping Center, namun di semua mall Management Cornerstone lainnya yakni FX Sudirman Jakarta dan 23Paskal Bandung. Selain itu, bagi customer yang telah mempunyai ‘’Corner’s Card’’ berkesempatan memenangkan lucky draw yaitu menginap semalam di Raddison Blu Bali Uluwatu. Beachwalk Shopping Center juga meluncurkan website dengan tampilan konsep baru. Dengan adanya tampilan serta fitur tambahan untuk memudahkan customer dalam mengakses website, seperti fitur floor map yang interaktif sehingga lebih mudah mengetahui lokasi dan store apa saja yang ada di Beachwalk. Customer dapat mengakes website tersebut di www. beachwalkbali.com. Beachwalk Shopping Center selalu menghadirkan pengalaman menarik untuk pengunjung dan pembeli di Beachwalk. Hadirnya berbagai program di Beachwalk memberikan daya tarik lebih bagi Kuta dan mengukuhkan tagline Beachwalk Shopping Center, ‘’Bali Starts Here’’. (ad286)
Gas Beracun Mereda
Ijen Dibuka Lagi untuk Pendakian Banyuwangi (Bali Post) Hampir dua minggu ditutup akibat gas beracun, pendakian ke Kawah Ijen, Banyuwangi, akhirnya dibuka lagi. Pembukaan objek wisata di puncak setinggi 2.443 meter di atas permukaan laut ini menyusul meredanya semburan gas beracun. Meski dibuka, wisatawan tetap dilarang mendekati pusat kawah, maksimal hanya radius 1 kilometer. Objek wisata Kawah Ijen resmi dibuka lagi, Jumat (6/4) dini hari ini. Wisatawan kembali boleh beraktivitas melakukan pendakian, termasuk penambangan belerang. ‘’Berdasarkan surat edaran dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jatim, Taman Wisata Alam (TWA) Ijen kembali dibuka. Kondisinya sudah layak untuk wisatawan,’’ kata Kepala Resort TWA Kawah Ijen Sigit Hari Wibowo, Kamis (5/4) kemarin.
Menurutnya, kunjungan wisatawan tetap dibatasi mulai pukul 04.00 hingga 12.00 WIB. Setelah itu, akan ditutup lagi. Wisatawan hanya boleh menikmati dari bibir kawah. Hal ini demi keamanan. Hanya para penambang belerang yang diperbolehkan mendekati kawah. Ketentuan ini sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitogasi Bencana Geologi (PVMBG). Sebab, masih memungkinkan munculnya gas beracun di sekitar kawah. Sigit menambahkan, hingga detik ini belum ada pembatasan jumlah wisatawan yang boleh berkunjung ke TWA Kawah Ijen. Pihaknya menempatkan petugas khusus di puncak Gunung Ijen, tepatnya di pintu masuk menuju dasar kawah. Tujuannya, melarang pengunjung turun ke dasar kawah. Pembukaan kembali Kawah Ijen
Jumat Umanis, 6 April 2018
disambut gembira Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Menurutnya, penutupan kawah Ijen sejatinya hal biasa, sebab Gunung Ijen memang sering mengeluarkan gas beracun. Ini demi keselamatan pengunjung, meski banyak wisatawan yang harus menunggu untuk bisa menikmati keindahan Kawah Ijen. ‘’Wisatawan yang kemarin antre dan menunggu, kini bisa naik lagi ke Ijen,’’ tegasnya. Pendakian ke Kawah Ijen ditutup total mulai Kamis (22/3) lalu. Hal ini menyusul munculnya bualan gas beracun dari dasar kawah. Fenomena ini dipicu musim hujan yang terus mengguyur puncak Ijen. Gas beracun ini membuat sejumlah warga di Kabupaten Bondowoso, lereng barat Ijen, dievakuasi. Sejumlah warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat menghirup gas beracun. (kmb30)
Bali Post/kmb30
KAWAH IJEN - Kondisi Kawah Ijen, Banyuwangi, pascamenyemburkan gas beracun sejak 22 Maret lalu.
Shri Arya Wedakarna Sambangi Inggris Terkait Sejumlah Rancangan UU
LANGKAH Senator RI termuda asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III untuk membawa nama Bali dan Indonesia ke pentas dunia kembali dibuktikan dengan perjuangan diplomasi cerdas. Hal ini terekam saat kunjungan Senator Arya Wedakarna di sejumlah kota di Inggris, di antaranya Oxford dan London. Kunjungan ini dalam rangka tugas negara terkait rencana pembahasan sejumlah RUU yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat (kesra). Dalam kunjungan singkat di Inggris, selain menyambangi sejumlah kantor urusan kesra, Senator Wedakarna juga menyampaikan dukungannya terhadap kampanye Indonesia untuk menjadi salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2019-2020. Demikian disampaikan Gusti Wedakarna di sela-sela acara dengan Dr. Rizal Sukma (Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris). ‘’Bali mendukung perjuangan pemerintahan Presiden Joko Widodo agar Indonesia bisa menjadi Candidate For Non Permanent Member UN Security Council periode 2019–2020. Ini penting agar Indonesia tidak tertinggal dalam pergaulan elite dunia. Salah satu jabatan bergengsi yang bisa menaikkan posisi tawar Indonesia adalah peran UN Security Council. Semoga Indonesia mendapatkan dukungan dari negara–negara sahabat. Kita harus optimis,’’ ungkap Senator Arya Wedakarna yang juga anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP). Gusti Arya Wedakarna juga mengomentari tentang bagaimana sistem jaringan sosial dan kesejahteraan di Inggris bisa dijadikan rujukan untuk sejumlah RUU yang akan segera disahkan oleh parlemen. ‘’Kita sudah sempat bertemu dengan Care Quality Commission London. Di sana kita mendapatkan wawasan, bahwa hubungan antara pelayanan yang paripurna di bidang sosial termasuk kesehatan sangat terkait dengan tingkat keberhasilan program kesra. Inggris sebagai negara monarki yang bertahan selama ribuan tahun, tentu memiliki protap hebat yang bisa
DI LONDON - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) di Kedutaan Besar RI di London, Inggris. dijadikan acuan untuk Indonesia. Ini bagus untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa dicontoh. Sistem Eropa sangat transparan dan dinilai yang terbaik di dunia. Saya rasa Indonesia tidak akan kalah, karena SDM-nya ada, potensi ada dan user juga ada. Jadi, tinggal karakter penyelenggara instalasi kesra dan masyarakatnya yang menentukan,’’ paparnya. Selain itu, Shri Arya Wedakarna minta praktisi pariwisata di Bali belajar bagaimana manajemen pariwisata budaya di Inggris sangat maju dari sisi pelayanan. ‘’Inggris sebagai salah satu kerajaan tertua di dunia yang masih eksis, sangat lihai memanfaatkan potensi sejarahnya. Sebagai perbandingan, hanya dengan menjual suvenir yang berisi ikon kerajaan mendapat triliunan rupiah. Hampir menyamai angka APBD satu kabupaten di Bali. Jika ada badan pariwisata atau pemerintah studi
Dukung Germas
banding ke Inggris, ya… ngiring studi banding yang benar dan eksekusi kebijakan di daerah. Urusan kreativitas di daerah tidak perlu izin pusat. Dengan UU Otda, dalam bidang pariwisata dipersilakan provinsi, kabupaten, kota berkreasi. Pertanyaannya, apakah Bali sudah punya gubernur, bupati dan wali kota yang wawasan internasionalnya sudah luas atau tidak? Wisata puri-puri di Bali harus dikembangkan, jangan hanya seasoning. Jangan sekadar atraksi seremonial,’’ tegasnya. Menurutnya, DPD memiliki kewenangan terbatas, namun bisa mengingatkan pemerintah daerah termasuk asosiasi pariwisata agar mengeksekusi kebijakan dengan program. ‘’Jangan hanya ramai di grup WhatsApp (WA). Kita akan dorong agar pariwisata Bali terprogram dengan baik,’’ pungkas Shri Arya Wedakarna yang juga Duta Besar UPF PBB. (ad284)
RSK Bedah BIMC Kuta Pengabdian Masyarakat di Banjar Temacun Kuta MENDUKUNG Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang merupakan program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, RSK Bedah BIMC Kuta melaksanakan pengabdian masyarakat di Banjar Temacun, Kuta, Badung, Bali, Kamis (5/4) kemarin. RSK Bedah BIMC Kuta memberikan penyuluhan kesehatan dan pelayanan kesehatan berupa konsultasi kesehatan, pemeriksaan gula darah, tensi darah serta pengobatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSK Bedah BIMC Kuta Dr. I Made Indra Wijaya, MARS. bersama Kepala Lingkungan Banjar Temacun, Kuta, Ida Bagus Rai Santra, S.H. Dr. I Made Indra Wijaya, MARS. Mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan untuk mengidentifikasi secara dini kesehatan masyarakat Banjar Temacun dengan melakukan edukasi dan penyuluhan kesehatan. ‘’Kegiatan yang merupakan bagian dari program Germas ini memberikan penyuluhan kesehatan tentang hypertensi dan diabetes dilanjutkan dengan konsultasi dokter sampai pengobatan,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan ini untuk khususnya masyarakat lanjut usia (lansia). Beragam penyakit sangat rentan diderita masyarakat lansia, karena penyakit sering tidak disadari dan tidak memberikan gejala yang signifikan, sehingga saat datang ke pelayanan kesehatan sudah dalam kondisi yang cukup parah. Dengan pengecekan dini, pencegahan datangnya penyakit seperti darah tinggi, gula darah atau penyakit lainnya dapat dikenali dan diketahui dengan segera, sehingga kemudian dapat mulai melaksanakan
PENGABDIAN MASYARAKAT – Petugas dari RSK Bedah BIMC Kuta (kiri) melaksanakan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan pelayanan kesehatan di Banjar Temacun, Kuta, Badung, Kamis (5/4) kemarin. pola hidup sehat sebelum beralih ke pengobatan. ‘’Besar harapan kami kegiatan dalam rangka mendukung program Germas yang telah dilakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Banjar Temacun, Kuta,
sehingga tercapai derajat kesehatan yang jauh lebih baik. Komitmen terhadap Germas ini akan menjadi suatu kegiatan yang berkesinambungan untuk menjangkau masyarakat lebih banyak lagi,’’ ungkap dr. I Made Indra Wijaya, MARS. (ad283)
Sidang Korupsi BKK Candikuning
Dituntut 7 Tahun, Jro Bendesa Divonis 2 Tahun Denpasar (Bali Post) Majelis hakim tipikor pimpinan Angeliky Handajani Day berbeda pendapat dengan JPU soal hukuman yang mesti diterima terdakwa dalam perkara dugaan korupsi dana BKK Desa Candikuning, Bedugul, Tabanan. Dalam perkara yang merugikan keuangan negara Rp 200 juta itu, JPU Made Rai Joniartha dan kawan-kawan menuntut terdakwa Bendesa Adat Candikuning I Made Susila Putra, S.Pd. dengan pidana penjara selama 7 tahun. Akan tetapi dalam sidang dengan agenda putusan, Kamis (5/5) kemarin, majelis hakim pimpinan Angeliky Day dengan hakim anggota Esthar Oktavi dan Miptahul Halis menghukum terdakwa jauh
dari tuntutan jaksa. Hakim menghukum Jro Made Susila dengan pidana penjara dua tahun. ‘’Mengadili, menyatakan terdakwa I Made Susila tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer. Membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan primer,’’ vonis hakim. Sambung majelis hakim dalam amar putusannya, terdakwa I Made Susila terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider. Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider tiga bulan
kurungan. Terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti Rp 200 juta sebagaimana perhitungan kerugian negara dalam penggunaan dana BKK. Namun, karena terdakwa telah mengembalikan di depan persidangan Rp 200 juta saat mengajukan pledoi pascadituntut 7 tahun penjara, maka terdakwa disebut sudah mengembalikan kerugian keuangan negara. Oleh karena terdakwa selama ini menjalani tahanan kota alias tidak dilakukan penahanan secara fisik, maka terdakwa Made Susila menjalani penahanan rutannya dikurangi 1/5 dan diperintahkan agar terdakwa dilakukan penahanan.
Sebelum pada proses kesimpulan, majelis hakim terlebih dahulu membacakan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas korupsi, perbuatan terdakwa menghambat usaha pemerintah dalam membangun masyarakat adat Desa Candikuning. Sementara yang meringankan, terdakwa sopan, menerangkan secara jelas rangkaian peristiwa dan pemakaian dana BKK, belum pernah dihukum dan masih dibutuhkan pihak keluarga. Sebelumnya, dalam perkara dugaan korupsi BKK ini, Made Susila Putra dituntut hukuman pidana penjara selama tujuh ta-
hun, denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. JPU Rai Joni diwakili Ida Ayu Sulasmi juga menuntut supaya terdakwa dibebankan mengganti uang sebagai akibat kerugian keuangan negara Rp 200 juta. Dengan ketentuan apabila uang pengganti tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah perkara ini mempunyai kekuatan hukum tetap, harta bendanya dapat disita oleh jaksa untuk dilelang. Jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup, diganti dengan pidana penjara selama tiga tahun enam bulan. Terdakwa melalui kuasa hukumnya kemudian melakukan pembelaan alias pledoi yang intinya minta terdakwa dibe-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
baskan. Dalam analisis yuridis, sebagaimana 23 saksi yang dihadirkan, menurut tim kuasa hukum terdakwa Wayan Suarsa dkk., tidak seorang pun saksi yang melihat terdakwa melakukan pidana korupsi atau suatu korporasi terlebih memperkaya diri sendiri. Bendesa adat (terdakwa) selalu menjalankan tugas sesuai hasil paruman desa adat. Jika ada kesalahan mestinya paruman warga adat yang disalahkan secara menyeluruh. Pun keterangan sejumlah saksi, dana BKK itu digunakan untuk upacara ngenteg linggih dan dibenarkan warga adat dilengkapi surat pernyataan sekitar 217 orang. Selain itu, dana BKK dipakai untuk kegiatan pasraman kilat. (kmb37)
daerah
Jumat Umanis, 6 April 2018
5
Dinas Pertanian dan Pangan Badung Tanpa ”Nakhoda’’ Mangupura (Bali Post) – Program menjadikan masyarakat Kabupaten Badung bangga menjadi petani terus digulirkan pemerintah setempat. Asuransi pertanian, pertanian kontemporer dan pembangunan Cold Atmosphere Storage (CAS) merupakan secuil dari program yang telah digulirkan pemerintah di bawah komando Bupati Nyoman Giri Prasta. Akan tetapi Dinas Pertanian dan Pangan Badung yang menjadi leading sector dari program tersebut belum memiliki pemimpin alias nakhoda. Seperti diketahui, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I GAK Sudaratmaja memasuki masa pensiun per 1 Agustus 2017. Posisi ini hingga kini masih lowong, namun sementara kursi kepala dinas dirangkap pelaksana tugas (plt) oleh Kepala Dinas Perikanan Putu Oka Swadiana. Menyikapi hal itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, kekosongan posisi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung sejatinya akan terisi April 2018 ini. Pihakya telah menyiapkan prosedur yang bakal mengisi jabatan lowong tersebut. ‘’Teknis sudah
lengkap, tunggu saja,’’ tegasnya saat ditemui seusai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Badung, Kamis (5/4) kemarin. Kendati tanpa kepala dinas, program pengembangan sektor pertanian telah tercover dalam program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) tahun 2016-2021. Di dalam PPNSB itu sudah lengkap ada tabel dan program yang berkenaan dengan pangan. ‘’Karena kami di Badung ini pangan tidak hanya berpikir tentang beras, tetapi juga bagaimana jagung manisnya, ketela ubinya dan lainnya,’’ terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala BKD SDM I Gede Wijaya menyatakan pihaknya belum mendapat perintah dari Bupati Badung untuk melakukan seleksi bakal calon Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung. Ditanya terkait pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk menentukan ‘’nakhoda’’ di Dinas Pertanian dan Pangan Badung, lagilagi birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini menyebut belum terbentuk. ‘’Belum terbentuk juga. Kami tunggu perintah dulu,’’ jelasnya. (kmb27)
RSUP Sanglah Terima Mayat Dipenuhi Belatung Denpasar (Bali Post) Bau busuk menyeruak ketika masuk ruangan ber-AC Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar. Bau ini tidak seperti biasanya. Bau tersebut datang dari mayat seorang laki-laki yang ditemukan di rumah bedeng, Benoa, Kamis (5/4) kemarin. Mayat diterima Instalasi Forensik RSUP Sanglah pukul 13.40 Wita. Kepala Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. IB Putu Alit,
Sp.F., DFM. mengatakan, mayat tersebut sudah tidak bisa dikenali karena dipenuhi belatung, telah mengalami proses pembusukan lanjut dan berwarna hijau kehitaman. Pada beberapa bagian tubuh mengalami pengelupasan, marbeling (pelebaran pembuluh darah), membengkak dan berisi larva terutama pada wajah dan sekitar kepala. Diperkirakan waktu kematiannya 72-84 jam atau tiga atau empat hari sebelumnya. Identitas korban telah
diketahui namun diakui belum dikonfirmasi. Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan celana dalam hijau dan sarung kotak-kota berwarna hijau biru. Ciriciri fisiknya, panjang badan 162 cm dan berat 62 kg. Berdasarkan iritasi akar gigi diperkirakan berusia 45-50 tahun dengan ras mongoloid. Hingga saat ini belum ada satu pun keluarga yang mengecek jenazah tersebut ke Forensik RSUP Sanglah. (kmb42)
Perampokan di Indomaret
Polisi Pastikan Pistol Pelaku Mainan
Mangupura (Bali Post) Tim Satreskrim Polres Badung bekerja keras menyelidiki kasus perampokan di minimarket Indomaret, Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung. Hasil pemeriksaan saksi-saksi, pistol yang dibawa pelaku adalah mainan. Tujuannya hanya untuk menakut-nakuti korban. Kasatreskrim Polres Badung AKP Made Pramestia, Kamis (5/4) kemarin mengatakan, awalnya karyawan minimarket yang disekap, Muhamad Miki, Irma Suryani dan Kalikit Hung Anding, mengira pistol itu asli. Namun, hal itu tidak berlangsung lama. Korban yang geram melihat ulah pelaku kemudian berusaha melawan. ‘’Saat korban melawan, pelaku menggunakan pistol itu (menembakkan - red) tapi tidak ada suara letusan,’’ ujarnya. Melihat hal itu, korban sempat melempar pelaku menggunakan benda yang ada di dekatnya. Ternyata pelaku keder juga dan memilih kabur. ‘’Kami masih menyelidiki kasus ini dan mudah-mudahan cepat ditangkap,’’ ungkapnya. Terkait kejadian tersebut, tempat usaha yang buka sampai tengah malam dan 24 jam
itu mendapat pengawasan. Selain itu, pihaknya mengimbau pemilik atau pengelola tempat usaha supaya meningkatkan keamanan. ‘’Kami berharap dapat rekaman CCTV yang ada di TKP, tapi server CCTB dibawa pelaku. Pelaku tahu server itu setelah tanya karyawan yang disekap tersebut,’’ tandasnya. Seperti diberitakan, kasus perampokan terjadi di minimarket Indomaret, Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung, Selasa (3/4) pukul 23.00 Wita. Karyawan minimarket, Muhamad Miki, Irma Suryani dan Kalikit Hung Anding ditodong senjata diduga pistol lalu disekap dalam gudang. Pelakunya dua orang yang berpura-pura mau mengecek CCTV. Pelaku sempat menodongkan senjata diduga senpi ke arah karyawan bernama Muhamad Miki. Selain itu korban sempat dipukul tiga kali di bagian perut sebelah kanan. Pelaku membawa kabur uang hasil penjualan Rp 5.232.650 dan mengambil HP merek Vivo seharga Rp 2.500.000 milik Kalikit Hung Anding. Dengan demikian total kerugian Rp 7.732.650. (kmb36)
Disnaker Bali Imbau Calon TKI Waspadai Calo
Semarapura (Bali Post) Animo masyarakat Kabupaten Klungkung untuk bekerja ke luar negeri kian meningkat. Sejalan dengan itu, keberangkatannya harus hatihati. Waspada dengan calo yang masih marak. Hal tersebut terungkap saat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali memberikan sosialisasi di salah satu lembaga pelatihan kerja di Kecamatan Klungkung, Kamis (5/4) kemarin. Pejabat Fungsional Pengantar Kerja, Disnaker dan ESDM Bali Ir. Rr Pra Ekowati mengungkapkan, keberangkatan tenaga kerja (naker) melalui calo masih menjadi persoalan yang dihadapi di Indonesia. Hal itu tak menutup kemungkinan membelit naker di Kabupaten Klungkung. Jika jalur ini terbelit masalah, pemerintah akan sulit memberikan perlindungan. Oleh karena itu, pihaknya minta para naker bisa memanfaatkan Pelaksana Penempatan
TKI Swasta yang mendapat pengakuan dari Dinas Tenaga Kerja. “Kalau sudah berangkat sesuai prosedur, kecil peluang menemui masalah,” jelasnya. Keberangkatan secara resmi, sambungnya, seluruh data akan terekam dan dikantongi pemerintah, mulai dari asal hingga rekomendasi pengurusan paspor. Jika terbelit persoalan, pemerintah bisa lebih mudah melakukan pemeriksaan. Sesuai data, pekerja yang terjerat kasus lebih banyak yang berangkat secara ilegal. Mereka salah satunya berprofesi sebagai asisten rumah tangga. Namun, khusus dari Bali, hal demikian masih tergolong sedikit. “Biasanya yang bekerja dalam rumah tangga. Perlindungannya sulit dipantau,” ungkapnya. Khusus untuk prosedur bekerja di luar negeri, tak dipungkiri masih ada tenaga kerja yang belum paham. Mengatasi hal itu, pihaknya terus menggencarkan penyuluhan
dengan menyasar sejumlah daerah. Materi yang diberikan menyangkut proses perekrutan calon Pekerja Migran Indonesia, pelaksana penempatan, mekanisme penempatan, mekanisme dan perlindungan TKI. “Kalau dilihat dari peserta pendidikan dan pelatihan di LPK, minat orang Bali termasuk Klungkung untuk bekerja ke luar negeri cukup tinggi,” imbuh Ekowati. Kasi Penempatan dan Informasi Pasar Kerja Dinas Perindstrian dan Tenaga Kerja Klungkung Luh Ketut Eka Susanti mengatakan, penyuluhan terhadap TKI sudah dilakukan setiap tahun. Ia membenarkan minat warga untuk bekerja ke luar negeri cukup tinggi. Pada 2017 tercatat 401 orang. Dari jumlah itu, 133 memilih kapal pesiar dan sisanya spa. Gaji yang tergolong menggiurkan menjadi penyebab hal tersebut. “Akses untuk bekerja ke luar negeri juga semakin mudah,” tandasnya. (kmb45)
SOSIALISASI - Sosialisasi prosedur penyaluran tenaga kerja di salah satu Lembaga Pelatihan Kerja di Kabupaten Klungkung oleh Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, Kamis (5/4) kemarin.
Bali Post/kmb45
Bali Post/kmb23
PARKIR DI KUTA - Suasana parkir di kawasan Kuta. Pemerintah Kabupaten Badung mulai melakukan kajian terhadap penerapan sistem parkir berbasis teknologi.
Sistem Parkir Berbasis Teknologi di Badung Tunggu Kajian
Mangupura (Bali Post) Sistem perparkiran yang diterapkan di Kabupaten Badung saat ini masih manual atau belum berbasis teknologi. Ke depan untuk mempermudah dalam hal penerimaan pendapatan dari sektor parkir, Pemerintah Kabupaten Badung akan menerapkan sistem perparkiran berbasis teknologi. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung A.A. Ngurah Rai Yuda Darma saat dikonfirmasi, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan untuk penerapannya pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap sistem perparkiran berbasis teknologi ini. Pengembangan ke arah teknologi ini perlu dilakukan kajian dari beberapa hal, seperti dari sisi aturan, struktur, infrastruktur dan budaya masyarakat. Sebab, secara teknis parkir berbasis teknologi memerlukan TPE (Terminal Parkir Elektronik) yang terintegrasi dengan aplikasi untuk transaksi. Menurutnya, untuk menunjang penerapan parkir berbasis teknologi, masyarakat harus mempersiapkan uang elektronik, karena transkasinya menggunakan nontunai. ‘’Hal-hal seperti itu kiranya yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar penerapannya bisa berjalan balik di lapangan. Ada yang mempergunakan parkir meter
portabel dan kawasan parkirnya harus ada in dan out-nya,’’ ujarnya. Selama ini sistem atau pola yang diterapkan masih bagi hasil antara pengelola dan pemkab yang diatur dengan perbup yakni bersama lembaga kemasyarakatan seperti LPM, desa adat, banjar adat, BUMDes dan lembaga masyarakat sejenis lainnya. Area parkir yang difasilitasi Dishub berkaitan dengan retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus parkir yang pelaksanaannya masih manual dengan karcis parkir yang dikeluarkan oleh pemkab. ‘’Bagi hasilnya 60 untuk pengelola, 40 untuk pemkab dan semuanya didasari oleh perbup, termasuk penentuan zona parkir sesuai dengan satuan ruas parkir yang penetapannya melalui survei oleh tim,’’ terang Rai Yuda Darma. Ketua LPM Kuta Gusti Agung Made Agung dihubungi terpisah mengaku belum mengetahui seperti apa model sistem parkir
berbasis teknologi yang akan diterapkan oleh Pemkab Badung. Ia mengharapkan sistem parkir baru tersebut disosialisasikan terlebih dahulu. ‘’Kami masih menunggu seperti apa program tersebut,’’ katanya. Sejauh ini pengaturan parkir di Kuta masih dilakukan secara manual dengan menempatkan juru parkir (jukir) pada setiap titik parkir yang telah ditentukan. Setiap dua bulan sekali para jukir diberikan pembinaan dan pengarahan. ‘’Sejauh ini sebenarnya tak ada kendala. Cuma masyarakat yang kurang menaati aturan parkir,’’ pungkasnya. Made Agung menilai penerapan sistem parkir teknologi tersebut tergantung pada tempat. Apabila diterapkan di pasar, kemungkinan bisa. Namun, jika diterapkan untuk mengatur parkir di pinggir jalan, tentu agak sulit. Karena sistem parkir seperti ini memerlukan tempat yang luas. Di kawasan Kuta, yang sudah menggunakan sistem teknologi baru di mall karena membutuhkan lahan yang luas. ‘’Bila diterapkan di pinggir jalan sepertinya sulit. Tapi kita tunggu saja seperti apa sistem itu nanti. Mungkin ada teknologi lain yang bisa diterapkan secara efektif untuk parker di pinggir jalan,’’ tambahnya. (kmb23)
OPINI
6
Jumat Umanis, 6 April 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Pemerintah Jangan Membela Pengusaha DITEMUKANNYA cacing pada makanan kemasan kaleng sungguh memprihatinkan. Ini mengindikasikan fungsi pengawasan yang sebenarnya melekat pada institusi yang memang bertugas untuk itu tidak berjalan dengan baik. Walaupun kemudian pemerintah menegaskan bahwa hal itu tidak berbahaya, tetapi bukan itu permasalahannya. Tidak ada pengawasan, pemantauan dan sebagainya, hal ini sungguh tidak adil bagi konsumen yang telah bulat memberikan kepercayaan kepada pemerintah untuk keselamatannya. Ada semacam hal yang mesti dipahami saat membeli semacam makanan atau minuman dalam kemasan. Pertama adalah tentu masa berlakunya dan kemudian baru bentuk fisik kemasannya. Apakah rusak atau masih utuh. Ini sangat menentukan bahwa makanan yang ada di dalamnya itu memang layak dikonsumsi. Namun adakalanya juga hal itu tidak menjamin seratus persen. Seperti tanggal berlaku masih valid dan bentuknya juga baik. Namun ketika dibuka ditemukan hal lain. Cacing salah satunya. Lalu salah siapa kalau seperti ini terjadi? Pemerintah lewat Departemen Kesehatan maupun BPPOM tentu punya kompetensi serta perangkat yang jelas untuk mengatasi hal ini. Ada hal yang sudah bisa diantisipasi sebelumnya, sehingga hal ini tidak merugikan masyarakat. Kita tidak menutup mata, kemungkinan ada saja oknum pengusaha yang nakal dengan meggunakan kesempatan hari raya misalnya untuk menghabiskan barang-barang mereka yang tidak laku ataupun kedaluwarsa. Bermacam taktik dagang digunakan, mulai dari diskon sampai obral. Tentu masyarakat akan tertarik dan tidak bisa dimungkiri akan sangat menantikan hal-hal seperti ini. Tetapi bagaimana tanggung jawab pengusaha, tanggung jawab profesional maupun moralnya untuk tidak menjual barang tidak layak kepada masyarakat, apalagi menyangkut makanan. Sebenarnya pemerintah juga melakukan blunder dengan mengklarifikasi bahwa hal itu tidak berbahaya pada kasus terakhir. Yakni ada cacing dalam makanan kemasan kaleng. Seolaholah, meskipun niatnya baik, pemerintah ‘’membela’’ pengusaha. Semestinya berikan tindakan hukum terlebih dulu kepada yang bertanggung jawab, sehingga wibawanya ada. Setelah itu baru mengadakan penelusuran medis hogienis. Kalau tidak demikian tidak akan ada efek jera. Masyarakat kecil akan selalu dirugikan dan senantiasa merasa waswas. Apakah makanan yang akan mereka konsumsi itu aman atau tidak. Pemerintah mesti tegas. Berikan rasa aman dan nyaman kepada rakyat. Sebelumnya tentu pemerintah tetap mengedukasi pengusaha, produsen dan yang terkait soal standardisasi mutu produk. Juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana caranya atau langkah-langkah mengonsumsi makanan yang baik, benar dan sehat.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pembangunan Bandara Buleleng
Saya sempat bingung dengan adanya dua pernyataan yang saling bertolak belakang. Sebulan lalu, bandara Buleleng diinformasikan batal dibangun atas kajian dari pihak World Bank. Belakangan ini, bandara Buleleng dipastikan bisa dibangun. Dua wacana ini tentu membuat saya sebagai warga Bali merasa terganggu, dalam artian apa mungkin keputusan terbaru yakni bandara Buleleng bisa dibangun akan dibatalkan kembali? Yang pasti, saya sangat berharap pembangunan fasilitas dan infrastruktur baru di Buleleng jangan sampai mengorbankan hal-hal prinsip bagi keseimbangan alam dan budaya Bali. Saya mendukung jika pembangunan bandara ini nantinya mempercepat pertumbuhan ekonomi Bali, termasuk membuat peluang makin meratanya kesempatan kerja di Bali. Hal lainnya, yang saya harapkan adalah pembangunan bandara Buleleng hendaknya tetap memiliki dan mencerminkan budaya Bali. Identitas lokal Bali hendaknya tetap diadopsi sehingga, daya tarik bandara sebagai salah satu destinasi baru di Buleleng bisa dibanggakan. Saya berharap pemerintah Bali mengawal pembangunan bandara Buleleng agar benarbenar bisa diwujudkan. Jangan sampai bandara Buleleng seperti dermaga Gunaksa, uang habis pelabuhan tak bisa dioperasikan. I Putu Putrawan Denpasar, Bali
Kapan Ekonomi Membaik?
Belakangan ini, saya sering mendengar keluhan bahwa ekonomi lagi sulit. Jangan berharap apa-apa, apalagi berharap ada peluang kerja yang menjanjikan. Kini, investasi dengan padat karya juga jarang. Harga-harga juga jadi mahal dan peluang kerja juga sulit. Lalu, kapan ekonomi akan membaik? Saya juga tak tahu mengapa ekonomi dikatakan sulit. Yang jelas, kini kita memang merasakan dampak dari kondisi ekonomi saat ini. Kita merasa lesu. Kondisi ini diperparah oleh cuaca yang sangat panas belakangan ini sehingga tubuh juga terkesan lelah untuk bergerak. Menghadapai kondisi begini, saya tetap berharap kita tetap bekerja dan bekerja. Menunggu perubahan ekonomi untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka usaha baru tampaknya juga sulit kita pastikan. Kapan itu akan terjadi? Yang jelas, kini kita harus menghadapi kondisi terkini terkait perekonomian bangsa. Mudah-mudahan dengan berakhirnya masa pelaporan data wajib pajak kita segera bisa menikmati perbaikan ekonomi. Kita juga berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk mengendalikan harga. Bayangkan saja, beras kini tembus angka Rp 12.000/kg padahal sebelumnya hanya Rp 9.000/kg untuk beras kualitas rata-rata. Mudah-mudahan kebutuhan pokoknya tak naik, sehingga dengan penghasilan yang kita dapatkan sekarang kita masih bisa bertahan. I Putu Arsana Gianyar, Bali
Demi Masyarakat, Razia Makanan Perlu Dilakukan
Produk pasar Indonesia kini sedang mengalami gangguan dari dalam negerinya sendiri. Beberapa produk daging kaleng disebutkan terpapar cacing sehingga ditarik dari peredaran. Akibatnya meluas. Di satu sisi, masyarakat sebagai konsumen ragu mengonsumsi makanan tersebut, pada sisi lain pabrik yang memproduksi makanan kaleng berhenti beroperasi dan mengakibatkan ribuan pekerja menganggur. Meski untuk sementara, masalah pengangguran tidak boleh dianggap sepele. Sehari saja menjadi pengangguran, keluarga akan terganggu penghasilannya dan amat berpotensi menimbulkan konflik internal. Konflik di keluarga berbahaya bagi masyarakat karena keluarga menjadi basis pertahanan sosial. Dengan demikian, masalah yang terjadi pada level atas sangat mengganggu level bawah pada hubungan masyarakat. Pengemasan daging kaleng berada pada struktur atas sedangkan konflik keluarga, ada pada basis sosial.
Oleh I Made Ladra anyak yang kurang mengetahui bahwa kemasan dalam kaleng, bukan sekadar produk yang merupakan strategi pemasaran jangka lama (karena produknya bisa tahan lama) dan meluas, tetapi kini telah menjadi ikon dari globalisasi. Kini tidak hanya daging, tetapi air pun telah dikemas dalam kaleng dan karena itu dapat dipasarkan ke seluruh dunia, sesuatu yang tidak terbayangkan pada dekade delapan puluhan pada saat daging kaleng sudah masuk pasar dunia. Sebagai sebuah produk yang mengekor globalisasi, tentu saja kemudian perkembangannya mengikuti perkembangan globalisasi tersebut. Salah satu perkembangan itu dan yang paling dipertahankan oleh para pelaku global, adalah kualitas. Kualitas ini bersifat internal dan eksternal. Dalam konteks internal adalah kualitas produk yang dimuat di dalam barang yang bersifat global tersebut. Produk itu lebih sehat,
B
lebih enak di mata konsumen, dan tentu saja lebih dapat dinikmati. Sedangkan pada konteks eksternal berupa kemasan yang mengikuti perkembangan zaman. Dalam konteks kemasan ini, karena diekspor ke berbagai negara, akan mengikuti selera budaya di negara tersebut dan budaya masyarakat. Produk minuman kalengan misalnya, kini lebih kecil dibanding dengan sebelumnya karena masyarakat dunia kini mobilitasnya tinggi. Produk yang lebih kecil mudah dibawa pergi ke mana-mana. Dengan demikian, jika produk makanan kaleng Indonesia itu ternyata ada cacing di dalam kemasannya, akan sangat bertolak belakang dengan perkembangan globalisasi. Benar jika dikatakan cacing itu tidak berbahaya bagi kesehatan. Akan tetapi, sebagian konsumen terbelah pendapatnya karena ada juga cacing yang berbahaya bagi kesehatan, dan sebagian lagi mengatakan bahwa cacing itu justru memberikan protein tinggi bagi manusia. Tetapi bagaimana
dengan tingkat profesional produsen? Di sinilah yang menjadi persoalan. Dalam kultur Indonesia, cacing merupakan binatang yang dipandang menjijikkan. Dengan kacamata yang paling tradisional pun akan dikatakan bahwa produk ini menjijikkan. Karena itulah, kemudian yang paling mendapat sorotan adalah tingkat profesionalisme produsen makanan kaleng Indonesia. Dalam konteks kecaman ini, sesungguhnya boleh dikatakan beruntung karena yang mengecam adalah konsumen di dalam negeri. Jika kecaman itu dilakukan oleh konsumen di luar negeri, akan bertambah banyak runtutan kecewanya. Satu produk yang mengecewakan di Indonesia, dipandang sebagai representasi produk-produk lain di Indoensia. Karena itu, fenomena ini akan menghancurkan produk yang lain, bisa jadi juga pada makanan bukan dalam kaleng. Lantas, apa penyebab daging kalengan yang “berlumur” cacing itu? Yang pertama, secara teoretik
adalah ketidaksiapan SDM kita terhadap perkembangan globalisasi perdagangan. Ketidaksiapan ini cenderung akibat tidak kuat menghadapi kompetisi tinggi. Dalam iklim globalisasi kompetisi pasti tinggi. Tingginya kompetisi ini harus dibarengi dengan berbagai macam pelatihan untuk mengikuti perkembangan tersebut. Masuknya cacing itu, baik karena melekat dalam daging sebelumnya atau karena faktor lain adalah faktor ketidakcermatan. Secara teknik mungkin disebabkan terlalu tergesa-gesa dalam melakukan proses agar cepat selesai. Di sinilah tempatnya kegagalan itu. Kecepatan bukan dilakukan dengan ketergesa-gesaan tetapi dengan kecermatan. Kecepatan dengan kecermatan merupakan produk globalisasi sedangkan kecepatan dengan ketergesaan merupakan sikap pihak yang kalah. Perusahaan pengalengan daging di Indonesia harus memperbanyak pelatihan itu agar kecepatan yang dilakukan diimbangi dengan kecermatan. Negara-negara luar sebagian menerjemahkan kecepatan dan kecermatan itu dengan memasukkan sistem teknologi. Indonesia ketinggalan di sini. Kedua kemungkinan gabungan pengaruh kebiasaan menggampangkan makna pemeriksaan. Pemerintah melalui balai pemeriksaan obat dan makanan, selalu meminta contoh produk yang akan diedarkan ke masyarakat. Ini merupakan prosedur normal dan keharusan pada makanan yang akan diedarkan kepada masyarakat luas. Fungsi praktis pemerintah adalah menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Bisa jadi, pada saat ini produsen pengo-
Sekuriti Maya Melalui Digital Forensik Derasnya arus teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dewasa ini tak hanya menimbulkan dampak baik, tetapi juga mulai menimbulkan kekhawatiran. Laju kilat TIK ini membuat informasi sangat mudah diakses oleh masyarakat. Namun di sisi lain, justru menebar keresahan masyarakat. Pasalnya, konten internet, media sosial (medsos), ataupun pesan berantai lainnya seringkali disuguhi dengan berita hoax atau ujaran kebencian. Fenomena kejahatan digital tersebut tak hanya menjangkiti masyarakat awam, melainkan juga masyarakat terdidik. Kaum intelektual sekelas mahasiswa atau dosen, bahkan doktor ataupun profesor tak sedikit ikut terbius masuk dalam lingkaran hoax. Kejahatan di dunia maya pun tak pandang bulu siapa pun bisa menjadi korban ataupun pelakunya. Apalagi momentum menjelang pemilihan umum, berita hoax sangat rentan dijadikan sebagai senjata untuk menyudutkan atau memfitnah salah satu pasangan calon (paslon) tertentu. Tentunya ini sangat berbahaya serta dapat mencederai demokrasi. Bayangkan saja, suara pemilih bisa berubah dalam menjatuhkan pilihannya hanya lantaran mempercayai berita hoax. Kalau sudah
Oleh Suwanto begini, tentunya hasil pemilu akan mengkhianati asas demokrasi. Salah satu pendekatan yang selaras dengan perkembangan TIK untuk memberangus berbagai kejahatan di dunia maya ialah dengan digital forensik. Teknik ini digunakan untuk tujuan hukum, bersifat tidak memihak yang merupakan bukti ilmiah untuk digunakan dalam kepentingan peradilan serta penyelidikan. Meiyanti dan Ismaniah (2015) menjelaskan, bahwa digital forensik merupakan salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang masih terdapat pada sebuah atau lebih komputer pada media penyimpanan digital lainnya sebagai bukti-bukti digital yang digunakan sebagai kejahatan di dunia maya. Dalam menerapkan digital forensik tentu membutuhkan pakar digital forensik. Seorang pakar digital forensik harus benarbenar terlatih dan berpengalaman dalam menggunakan cara untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan sehingga bisa dijadikan bukti legal, sebagaimana telah diatur dalam UU-ITE. Selain itu, diperlukan juga peralatan inves-
tigasi dan aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan di dunia sekuriti maya serta dapat digunakan untuk digital forensik pada saat ini dan juga pada masa mendatang. Dezfoli (2013) menyebutkan bahwa ada beberapa peralatan investigasi yang digunakan dalam digital forensik dewasa ini yaitu, pertama, Digital Media Exploitation Kit (DMEK) yaitu dengan mengambil data dari hard drive PC, sehingga dapat diketahui siapa yang telah menggunakan komputer yang tidak sesuai dengan otoritasnya. Kedua, pencarian kata kunci. Hal ini sering terjadi dan dapat menimbulkan bahaya dalam kesalahan menganalisis kata kunci yang dilakukan dalam berbagai bahasa yang dapat digunakan dalam komputer yang menggunakan Unicode sebagai standar encoding yang meliputi 16 bahasa dunia yang terdiri dari 12 bahasa Eropa, beberapa bahasa Timur Tengah dan Asia yang dipelopori oleh Rosette Core Library for Unicode. Ketiga, perluasan format penyimpanan data atau sering disebut dengan Advanced Forensic Format (AFF) di mana dapat dilakukan
tindak kejahatan dengan menyembunyikan atau menghapus data yang terdapat di dalam tempat penyimpanan data. Dalam Cloud Computing System investigasi forensik menjadi lebih kompleks lagi karena menyangkut otoritas dengan pemeriksaan enkripsi data sebelum dan sesudah data dihantarkan ke jaringan publik. Berbagai upaya tersebut mulai dari adanya ahli digital forensik sampai dengan ditunjang peralatan investigasi serta didukung masyarakat digital yang melek media digital harapannya akan mampu mengikis kejahatan digital di jagat maya. Selain itu, literasi digital penting bagi masyarakat dalam mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memproteksi diri dari informasi yang mengundang keresahan bahkan perpecahan masyarakat. Sudah saatnya masyarakat Indonesia mampu menjadi generasi digital native yang cerdas dalam mengakses informasi. Tidak asal share informasi yang belum tentu valid kebenarannya. Masyarakat harus bisa menjadi kontrol dan filter informasi yang beredar untuk meredam berbagai kejahatan digital di dunia maya.
lahan ikan dalam kaleng itu hanya memberikan contoh yang baik-baik dengan proses yang teliti kepada pemerintah untuk diperiksa, sehingga hasilnya bagus dan baik. Tetapi mereka lalai (atau sengaja?) untuk barang-barang yang dilepaskan beredar di masyarakat. Bukan tidak mungkin produk yang berisi cacing itu adalah akibat kelalaian dan menggampangkan kualitas kepada masyarakat. Jika ini terjadi, bisa jadi ini merupakan bagian kebudayaan kita di Indonesia yang mengabaikan kesehatan. Lihat saja misalnya cara masyarakat memelihara ayam, anjing, bahkan sapi yang berkeliaran di tempat umum. Dengan konteks seperti yang diuraikan di atas, maka pemerintah sudah benar melakukan penelitian terhadap produk kalengan yang beredar di masyarakat, kemudian mengumumkannya ke media massa. Ini untuk menjaga kualitas barang yang ada di pasaran, agar tidak membahayakan kehidupan masyarakat. Pemerintah sudah berkali-kali mengingatkan produsen maupun konsumen. Akan tetapi, berkali-kali juga dilanggar. Maka cara yang paling bagus adalah merazia dan mengumumkan temuan itu secara luas. Yang penting juga diperhatikan pemerintah adalah razia juga harus dilakukan kepada makanan jajajan anak sekolah seperti bakso dan sejenisnya. Razia ini justru penting karena berpengaruh luas kepada anak-anak kita yang sedang tumbuh kembang. Banyak makanan yang terpapar bahan pengawet berlebihan dan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan dan pertumbuhan mereka. Ini juga harus digalakkan oleh pemerintah.
POJOK Perda tajen tak penting, hanya menguntungkan kelompok. - Kelompok pemilih ya? *** Gelaran IMF-WB di Bali membutuhkan 15.000 kamar. - Petani Bali dapat apa? *** Hadapi pelemahan ekonomi, optimalkan padat karya. - Dulu padat modal.
Penulis, peneliti di UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Jumat Umanis, 6 April 2018
Kunjungi Empat Puri di Tabanan
Permasalahan Gizi
Kasus Kurus Masuk Kriteria Kronis
Tabanan (Bali Post) Kasus kurus merupakan salah satu permasalahan gizi yang menjadi salah satu indikator penilaian keberhasilan terkait perbaikan gizi di masyarakat. Ukuran kurus itu sendiri adalah Berat Badan per Tinggi Badan (BB/TB) pada Balita yang tidak mencapai angka normal pada indeks rentang usianya. Angka kurus di Tabanan saat ini naik satu persen dari lima menjadi enam. Namun satu persen itu membuat kejadian kurus di Tabanan masuk kriteria kronis. Artinya, permasalahan gizi di Tabanan ini memerlukan penanganan lebih spesifik. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Made Supardiyadnya, Kamis (5/4) kemarin mengatakan, selain kasus kurus ada banyak indikator yang menunjukkan status gizi di suatu daerah. Seperti stunting yang indikatornya Tinggi Badan per Umur pada Balita, gizi buruk, kurang gizi, maupun obesitas. Dalam kasus permasalahan gizi, lanjut Supardi, Tabanan sudah cukup baik dengan jumlah kasus di bawah rata-rata. Hanya kasus kurus tahun ini naik satu persen. Karena itu ma-
suk kriteria kronis, sehingga memerlukan penanganan lebih spesifik. Tindakan kesehatan spesifik harus dilakukan lebih intensif. Seperti memberikan makanan tambahan, pengetahuan gizi seimbang maupun menerapkan pola makan yang benar. ‘’Meski tindakan spesifik ke kesehatan, namun tidak melupakan tindakan dari lintas sektor,’’ ujar Supardi. Ia melanjutkan, banyak faktor yang menjadi penyebab naiknya kasus kurus di Tabanan. Salah satu yang paling utama adalah pola asuh yang
salah dalam memberikan makanan kepada balita. Contohnya, orangtua membiarkan kebiasaan anaknya yang tidak mau makan atau pilihpilih makanan. Kebiasaan itu menyebabkan asupan gizi pada anak menjadi kurang maksimal. Permasalahan itu bisa menyebabkan balita menderita penyakit penyerta yang menyebabkan tidak bisa menyerap gizi makanan maupun akses pelayanan kesehatan lebih baik. Program intensif Dinas Kesehatan mengatasi permasalahan gizi warga itu
sendiri, kata Supardi telah dilakukan baik ditingkat Posyandu maupun Puskesmas. Bahkan juga dilakukan intervensi langsung ke rumah-rumah. Tidak hanya masalah gizi yang menyebabkan kurus, saat ini juga pemerintah fokus pada kasus stunting atau permasalahan gizi yang berpengaruh tinggi badan balita dikemudian hari. ‘’Semuanya ini masuk program 1.000 hari pertama kehidupan. Jadi permasalahan gizi itu wajib ditangani sejak anak di dalam kandungan. Dengan cara memperhatikan gizinya dan juga kesehatan ibunya,’’ jelas Supardi. Diharapkan dilakukan penanganan yang lebih intens. Dengan cara itu, diyakini Tabanan akan mampu menurunkan kasus kurus maupun permasalahan gizi lainnya. (kmb24)
MUSRENBANG RKPD - Suasana musrenbang RKPD 2019 di Kantor Bupati Tabanan.
Bali Post/bit
Musrenbang RKPD 2019
Satukan Langkah Program Pembangunan PEMERINTAH Kabupaten Tabanan melalui leading sector Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019. Musrenbang FKPD itu dilangsungkan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (5/4) kemarin. Musrenbang bertujuan menyatukan langkah pembangunan di tahun 2019. Yang mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Petani melalui Sektor Hulu dan Profitable Sektor Hilir”, Musrenbang RKPD itu dihadiri seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan. Program apa saja yang ‘ditelorkan’ pada Musrembang RKPD itu?
BUPATI Tabanan Eka Wiryastuti dalam sambutan yang dibacakan Asisten Perekonoian dan Pembangunan Sekda Tabanan I Wayan Miarsana, mengatakan selain menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019 antara stakeholder di Kabupaten Tabanan dan juga untuk menyatukan langkah pembangunan tahun 2019. Musrenbang RKPD itu juga untuk memberikan kesepahaman kepada seluruh elemen masyarakat agar berperan lebih aktif lagi dalam pembangunan. “Pembangunan didesain di Tabanan dimulai dari penyusunan dokumen perencanaan yang baik”, tegasnya. Dirinya juga menjelaskan Musrenbang RKPD itu merupakan bagian dari proses perencanaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Dijelaskan, pertemuan kali ini fokus dan memberikan prioritas pembangunan di 2019 yang merupakan penjabaran RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan 2016-2021. “Kata kuncinya, bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani di Tabanan melalui pengembangan pertanian yang fokus pada komoditi unggulan, hingga penjaminan pasar produk tersebut bisa memperoleh keuntungan,” tegasnya. Tidak hanya itu, kesejahteraan petani yang dimaksud adalah terwujudnya kondisi ekonomi dan daya beli, derajat kesehatan, tingkat pendidikan dan
life skill masyarakat Tabanan, khususnya bagi petani. Juga agenda progresif sektor Hulu menyasar pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, pengembangan jenis produk pertanian dan pemberian nilai tambah hasil pertanian. Sedangkan profitable sektor hilir berfokus pada peningkatan kualitas manajemen BUMDes dan BUMDa. Miarsana juga mengakui, membangun itu tidak hanya sekadar wacana semata. Sangat disadari pula pembangunan itu memerlukan pendanaan yang cukup. Dan hal itu selalu menjadi kendala, khususnya di Tabanan. Alasannya, kapasitas fiskal keuangan yang ada sangat terbatas. Disisi lain diakuinya juga banyak permasalahan yang harus ditangani, mulai dari keperluan infrastruktur, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan hingga penanganan kemiskinan, serta prasarana gedung perangk a t d a erah yang sangat memprihatinkan. “Keterbatasan kemampuan keuangan daerah akan memperkecil kemampuan jangkauan kita mencakup permasalahan tersebut. Sehingga diperlukan kesepahaman untuk menitikberatkan penggunaan kemampuan keuangan pada program utama yang menyasar pada motto, Sejahtera, A m a n dan Berprestasi,” pungkas Miarsana. Sebelumnya, Ketua Panitia Kegiatan A.A. Ngurah Sutapa melaporkan.
7
TABANAN
Musrenbang itu merupakan tahapan penyusunan rencana kerja Pemerintah Tabanan 2019 Itu. Penyusunan rencana, itu telah dimulai sejak januari 2018 yaitu Rancangan Awal RKPD yang kemudian dipublikasikan kepada masyarakat melalui Konsultasi Publik RKPD tanggal 22 januari 2018. “Setelah mendapat sejumlah masukan dan saran konsultasi publik, rancangan awal RKPD itu kemudian disempurnakan menjadi Rancangan RKPD melalui serangkaian tahapan seperti Musrenbang RKPD di tingkat Kecamatan, Forum Perangkat Daerah dan berakhir saat ini pada Musrenbang RKPD di Tingkat Kabupaten,” kata Sutapa. Kegiatan ini diapresi-
asi Kepala Bappelitbang Provinsi Bali I Wayan Wiasthana. Kegiatan ini dipandang sangat positif dan selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan. Dijelaskannya juga kegiatan Musrenbang itu memang sangat penting dilaksanakan, guna menyaring isu strategis di tingkat nasional, provinsi untuk diselaraskan dengan pembangunan di Tabanan. “Hal seperti ini merupakan cara Pemerintah Daerah untuk menciptakan suatu dokumen perencanaan yang selaras, yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional untuk kemajuan pembanguan di Tabanan,” pungkasnya. (bit)
Cok Ace Ingatkan ”Semeton” Bali Bersatu
CALON wakil gubernur (cawagub) Bali yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Cokorda Artha Ardhana Sukawati menggelar kunjungan di empat puri di Tabanan. Kunjungan yang berlangsung Rabu (4/4) sore hingga malam hari tersebut, diawali di Puri Agung Kerambitan, Puri Anyar Kerambitan, Puri Kaleran Tabanan dan Puri Penebel. Usai di Puri Penebel, tokoh yang dikenal dengan panggilan akrab Cok Ace itu juga berkesempatan hadir di Pura Puseh lan Desa Wongaya Betan, Penebel. Kebetulan di sana sedang berlangsung Karya Ngenteg Linggih. Kunjungan cawagub Bali yang berpasangan dengan calon gubernur (cagub) Dr. I Wayan Koster itu didampingi Ketua DPC PDI-P Tabanan yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., para anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan, segenap pengurus DPC PDI-P Tabanan dan kalangan tokoh PDI-P Tabanan. Kunjungan Cok Ace dan rombongan ke Puri Agung Kerambitan langsung disambut Ida Anglurah Kerambitan beserta keluarga besar Puri Agung Kerambitan, dan ratusan kader PDI-P Kerambitan. Berikutnya, di Puri Anyar Kerambitan disambut penglingsir puri setempat, Anak Agung Ngurah Rai Giri Gunadi berserta keluarga besar. Selanjutnya Cok Ace mengunjungi Puri Kaleran Tabanan. Di sini rombongan disambut panglingsir puri I Gusti Ngurah Raka Haryana bersama keluarga besar puri tersebut, dan juga dari berbagai puri serta jero se-Tabanan, termasuk pula ratusan masyarakat disekitar Puri Kaleran. Pada kunjungan Cok Ace ke Puri Penebel, rombongan Cok Ace disambut panglingsir puri setempat, sekaligus juga Ketua Paiketan Puri Penebel, Puri Jegu, Puri Oka, Puri Biaung
KUNJUNGAN COK ACE - Kunjungan Cawagub Bali Cokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) ke sejumlah puri di Tabanan. dan beberapa puri di Penebel lainnya. Hadir pula Ketua DPC BMI Tabanan dr. I Gusti Bagus Mahayasa, Sp.KJ. dan ratusan masyarakat Penebel. Dalam setiap sambutan pengantarnya, Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, puri-puri di Bali termasuk pula puri-puri di Tabanan itu merupakan benteng budaya sekaligus pula benteng pelestarian adat dan budaya Bali. Sehingga diharapkan puri-puri di Tabanan bersatu dan dapat selalu berperan serta dalam membangun Tabanan maupun Bali. ‘’Sebagai wakil pemerintah Tabanan, saya mengajak agar seluruh puri, jro di Tabanan bersatu dan selalu bersinergi dengan pemerintah untuk terwujudnya kehidupan masyarakat Tabanan yang sejahtera,’’ ungkapnya. Sanjaya menambahkan, Tabanan memiliki sumber daya berlimpah, terutama pada sektor pertanian. Sayangnya hasil panen yang berlimpah itu seringkali mengalami kendala dalam pemasaran. Terkait hal tersebut, Sanjaya mengatakan pasangan calon Koster-Ace memiliki konsep One Island One Management. Dengan konsep
tersebut, hasil pertanian di Tabanan akan dibeli oleh Badung melalui hotel-hotel dan fasilitas pariwisata yang ada di Kabupaten Badung. ‘’Dalam membangun Bali ke depan, apabila Koster-Ace dipercaya memimpin Bali akan menerapkan kepemimpinan dengan konsep atau pola pembangunan semesta berencana, sehingga pembangunan di Bali menjadi menyeluruh,’’ imbuhnya. Sementara itu, Cok Ace mengatakan, dampak UU Otonomi Daerah tahun 2002 menjadikan Bali seperti terkotak-kotak. Hal itu justru sangat berbahaya bagi masa depan Bali. “Dengan adanya kesan Bali terkotakkotak, berdampak kemudian terhadap ketimpangan dalam membangun Bali,’’ ingatnya. Cok Ace kemudian mengajak seluruh puri, jero dan masyarakat Bali untuk bersatu. Sehingga cita-cita besar, motto Sat Kerthi Loka Bali yakni membangun Bali dengan keseimbangan dapat terwujud yang pada akhirnya kehidupan masyarakat Bali menjadi gemuh, landuh, santhi lan jagadhita. ‘’Mari perkuat semangat bersatu sebagai semeton Bali, sehingga Bali ke depan semakin sejahtera,’’ tutupnya. (ad280)
bana I Nyoman Gunawan mengatakan, pembagian logistik itu juga menjadi salah satu kegiatan Tagana Tabanan terkait perayaan HUT-nya yang ke-14. Kegiatan sosial lainnya adalah menggelar acara bakti sosial di Desa Babakan Marga, Kamis (5/4) kemarin. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Tabanan Ni Made Murjani menambahkan, saat ini bantuan logistik pengungsi Gunung Agung yang masih tersisa adalah beras dengan berat kurang lebih satu ton. Selain itu, mi instan 50 dus, satu dus susu dan kecap 15 dus. ’’Sayang logistik itu
dibiarkan dan akhirnya rusak serta kedalawarsa. Jadi diputuskan bersama Tagana logistik didistribusikan ke Yayasan dan Panti Asuhan di Tabanan,’’ ujarnya. Logistik itu memang tidak dikirimkan ke tempat penampungan pengungsi di Tanah Ampo, Karangasem. Pasalnya, bantuan logistik di sana dilaporkan menumpuk. Karena itu logistik yang tersisa kemudian dibagikan ke yayasan dan panti asuhan yang memerlukan. ‘’Logistik itu sekarang ini masih baik. Artinya, belum lewat tanggal kedaluwarsanya,’’ ujarnya. (kmb24)
Logistik Gunung Agung Dibagikan ke Panti Asuhan
Tabanan (Bali Post) Pengungsi Gunung Agung sudah tidak lagi ada di Posko Pengungsian di Tabanan. Mereka memilih pulang ke Karangasem. Baliknya pengungsi menyebabkan bantuan logistik seperti beras, mi instan dan lainnya masih tersisa karena belum tersentuh. Agar logistik itu tidak mubazir dan dikhawatirkan rusak akibat kelamaan disimpan, Dinas Sosial bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tabanan membagi logistik itu ke Yayasan maupun ke Panti Sosial yang memerlukan. Kepala Dinas Sosial Ta-
KARANGASEM
8
Jumat Umanis, 6 April 2018
PENGUNGSI KE POSKO - Lima kepala keluarga dari Banjar Telung Bhuana, Desa Sebudi, Selat, sempat mengungsi ke Posko Induk Tanah Ampo karena merasa takut mendengar suara gemuruh dari dalam Gunung Agung.
Gunung Bergemuruh, Warga Ngungsi ke Tanah Ampo
Bali post/kmb
Netizen Diminta Bijak Unggah Visual Gunung Agung Lima kepala keluarga terdiri dari 16 jiwa warga Banjar Telung Bhuana, Desa Sebudi, Selat, mendadak mengungsi ke Posko Induk Tanah Ampo, Rabu (4/4) malam. Mereka memilih meninggalkan kampung halamannya di lereng Gunung Agung karena takut mendengar suara gemuruh dari dalam gunung setinggi 3.142 mdpl tersebut. Bagaimanakah ceritanya sehingga 16 jiwa itu nekat meninggalkan rumahnya pergi ke posko induk?
KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem I.B. Ketut Arimbawa, Kamis (5/4) kemarin, membenarkan ada beberapa warga Telung Bhuana itu mengungsi ke Posko Induk Tanah Ampo di Kecamatan Manggis. Warga yang terdiri dari 9 dewasa, 3 remaja, dan 4 balita itu kata Arimbawa, tiba sekitar pukul 20.00 wita. ‘’Selain karena alasan ada suara gemuruh, mereka mengaku waswas tinggal di rumahnya. Pasalnya, kemarin, juga lereng Gunung Agung itu berkabut,’’ jelasnya.
SOSOK Berdayakan Potensi Lokal SETELAH sempat viral di media sosial, produksi kopi kedelai I Gede Budi Widana semakin banyak dicari masyarakat. Produk itu menjadi potensi lokal yang layak dikembangkan warga yang berasal dari Banjar Penginyahan, Desa Tianyar Tengah, Kubu itu. Jika dikembangkan dengan baik, potensi itu dipercaya bisa membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitarnya. Legislator dari desa setempat, Nyoman Musna Antara, sejak awal sangat mendukung penuh berkembangnya produksi kopi kedelai ini. Terlebih, warga dari berbagai daerah di Bali dan luar Bali sudah membuktikan khasiatnya, setelah mengonsumsi beberapa bungkus kemasan kopi kedelai tersebut. “Saya sendiri membantu memasarkan. Saking banyaknya pesanan, produksinya sekarang sampai kewalahan,” kata politisi muda Partai Golkar ini, Kamis (5/4) kemarin. Dia meminta Disperindag Karangasem bisa membantu memfasilitasi usaha warganya, khususnya yang berkaitan izin usaha, hak paten, dan uji kelayakan BPOM. Termasuk, juga nanti proses pemasarannya, agar dikenal luas sebagai produksi asli putra daerah Karangasem. “Ini luar biasa. Buah karya anak Penginyahan. Semoga ke depan terus berkembang dan memberikan dampak bagi masyarakat lainnya di wilayah kami. Potensi ini semoga terus tumbuh, sehingga tercipta lapangan pekerjaan di Kubu. Selain itu, yang menderita diabetes tidak putus asa lagi. Karena sudah ada obat efektif, penormal gula darah,” tegasnya. Tingginya apresiasi pelanggan terhadap produksi kopi kedelai itu menjadikannya sebagai identitas baru potensi daerah Kubu. Karena itu, dia berharap ke depan, usaha ini semakin berkembang, menjadi wajah baru potensi Karangasem yang memberi dampak terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi warga Kubu khususnya. (gik)
Potong Jalur, ’’Bajang Jegeg’’ Terkapar Amlapura (Bali Post) Memotong jalan tanpa memerhatikan kondisi lalu lintas menjadi petaka bagi Ni Kadek Juliantari (20). Bajang jegeg (gadis cantik - red) ini mengalami perdarahan dari telinga setelah sepeda motornya disenggol minibus di ruas jalan Amlapura-Klungkung tepatnya di simpang tiga Yeh Poh, di depan Mapolsek Manggis, Karangasem. Lakalantas yang dialami karyawan swasta asal Manggis itu terjadi Rabu (4/4) petang. Sebelum kecelakaan, Juliantari mengendarai sepeda motor DK 5614 SS datang dari arah Amlapura menuju Klungkung. Setiba di lokasi kejadian, Juliantari mendadak memotong jalan, belok kanan hendak masuk menuju jalan kecil jalur Banjar Yeh Poh. Petaka terjadi karena pada saat bersamaan dari arah Klungkung meluncur kencang minibus angkutan umum DK 9209 WE yang dikemudikan I Putu Widiana (41). Karena mobil ngebut dan Juliantari menyeberang secara mendadak, sopir asal Kediri, Tabanan itu tak kuasa menghindari benturan. Meski sudah berusaha banting stir ke kiri, motor Juliantari tetap saja tersenggol. Benturan keras itu mengakibatkan sepeda motor korban terpelanting, Juliantari yang tak menyadari adanya bahaya, itu terkapar di aspal. Beruntung saat itu lalu lintas agak lengang sehingga lakalantas tak berakibat lebih fatal kepada Juliantari. Selain perdarahan dari telinga, Juliantari juga mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. Gadis yang saat kejadian mengenakan dress seksi itu kemudian dievakuasi ke Klinik Penta Medica yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Sedangkan Putu Widiana digiring ke Mapolsek Manggis. Kepada polisi, dia mengaku sudah melihat posisi Juliantari ketika meluncur dari arah Amlapura. Namun, dia tak habis pikir karena Juliantari memotong jalan seolah tak memperhitungkan kondisi lalu lintas dari arah depan. Humas Polres Karangasem I Nyoman Juwita, Kamis (5/4) kemarin, membenarkan kejadian lakalantas tersebut. ‘’Kasusnya sudah ditangani Polsek Manggis,’’ ujarnya. (kmb)
Arimbawa mengatakan para pengungsi itu disiapkan tempat beristirahat di salah satu ruang rapat Posko Tanah Ampo. Untuk memberikan rasa aman serta mempermudah pelayanan, pihak Posko Tanah Ampo itu rencananya mengarahkan para pengungsi itu ke pos pengungsian yang masih aktif seperti Pos Pengungsian UPTD Pertanian di Rendang dan di Banjar Tegeh, Desa Amerta Bhuana, Selat. Namun, para pengungsi itu menolak dan berencana mengungsi ke rumah keluarganya. ‘’Tapi rencana melanjutkan pen-
gungsian tidak jadi. Dini hari tadi (kemarin - red) sekitar pukul 05.00 Wita, mereka sudah kembali ke kampungnya,’’ ungkap Arimbawa. Salah seorang pengungsi, I Ketut Sukerta (40), mengaku memilih Tanah Ampo sebagai tempat mengungsi karena dinilai nyaman. Selain ada gedung yang bagus, di dermaga yang kini sedang ada proyek pembangunan brake water dan jetty ramdor itu, mereka berharap bisa melakukan kegiatan memancing. Namun, keinginan memancing tidak terkabul. Alasannya, pihak keamanan
dermaga tidak mengizinkannya. Sementara itu, menyangkut kondisi Gunung Agung, Arimbawa mengaku sudah berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Agung di Rendang. Hasilnya, suara gemuruh dari dalam gunung itu merupakan hal wajar. Pasalnya, Gunung Agung itu masih aktif. Namun, masyarakat diminta tetap tenang karena pemantauan dilakukan 24 jam penuh dan setiap perkembangan situasi akan diinformasikan kepada masyarakat. Berdasarkan koordinasi itu pula, Arimbawa minta masyara-
kat dan netizen bisa bersikap bijak menyikapi perkembangan Gunung Agung. Apabila menangkap sesuatu yang berbeda terhadap struktur Gunung Agung, para netizen, masyarakat termasuk, relawan diharapkan berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Rendang, sebelum mengunggah foto maupun video ke media sosial. ‘’Seperti soal rekahan ataupun retakan di bagian puncak, itu fenomena biasa saat terjadi erupsi gunung api. Kalaupun ada longsoran tidak sampai berdampak terhadap masyarakat di bawahnya,’’ terangnya. (kmb)
Kasus Pelecehan Anak TK
Polisi Gali Kemungkinan Ada Korban Lain
Amlapura (Bali Post) Setelah menggali keterangan dari korban dan saksi, kasus pelecehan seksual anak TK dengan pelaku berinisial S (60) itu terus didalami jajaran Sat. Reskrim Polres Karangasem. Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pelaku Kamis (5/4) kemarin. Polisi memastikan, dari kasus itu dugaan pelecehan seksualnya tidak sampai terjadi hubungan badan antara pelaku dan korban yang berinisial A (6) itu. Meski demikian, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya korban anak-anak yang lain. Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Decky Hendra Wijaya, Kamis kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan visum terhadap kondisi kemaluan korban. Hasilnya, tidak ada robekan akibat dorongan benda tumpul. Sebagaimana pengakuan pelaku, rasa sakit yang dialami korban, pada kemaluannya itu diduga karena pelaku memainkan kemaluan korban dengan tangan. “Hasil visum itu menunjukkan tidak ada robekan pada kemaluan. Berarti, tidak ada
hubungan seksual pada kasus seksual itu,” tegasnya. Tetapi, melihat aksi bejat pelaku, polisi mencurigai adanya korban lain. Sebab, adanya perilaku seorang paedofilia seperti itu disinyalir ada korban bisa lebih dari satu. Hal itu didasarkan atas banyak kasus serupa yang terjadi di tempat lain. “Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, belum ada mengungkap korban lainnya. Kami sampaikan, kalau ada anak-anak di sekitar tempat tinggal pelaku itu yang pernah mengalami pelecehan serupa,
agar segera dilaporkan ke Polres Karangasem,” pintanya. Hingga kemarin, polisi masih melanjutkan proses pemeriksaan terhadap pelaku. Terhadap aksi bejatnya itu, kakek asal Desa Pertima itu dijerat Pasal 76 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pada pasal itu dijelaskan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian
kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Ancaman hukumannya termuat dalam pasal 82 ayat 1, dijelaskan setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada pasal 76 E itu dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Selain itu, denda paling banyak Rp 5 miliar. Sebagaimana berita sebelumnya, aksi bejat pelaku asal Desa Pertima, Karangasem itu terjadi di sebuah tanah lapang di dekat areal persawahan di Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. Terbongkarnya aksi pria yang tak punya pekerjaan tetap itu bermula ketika Selasa (3/4) lalu, sekitar pukul 12.00 Wita, korban mengeluh ada rasa sakit di kemaluan-
nya. Mulanya, korban hanya terdiam ketika orangtuanya menanyakan perihal sakitnya itu. Bingung melihat kondisi anaknya, orangtua korban kemudian berusaha mengusut kasus tersebut hingga mendapat jawaban. Tak butuh waktu lama, orangtua korban menemukan jawaban atas pengakuan sang anak itu. Berselang 15 menit, pelaku datang ke rumah korban. Kepada orangtua korban, dia minta maaf karena telah melakukan perbuatan yang tak sepantasnya kepada korban. Pengakuan mengejutkan itu, kontan saja membuat kedua orangtua korban geregetan. Mereka marah namun untungnya masih bisa mengontrol emosinya. Pukul 14.30 Wita, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Karangasem. (kmb31)
Urus Administrasi di Karangasem
Mal Pelayanan Publik Sangat Membantu Masyarakat RENCANA Pemkab Karangasem mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi kenyataan. Setelah dilakukan uji coba sejak 2 April lalu, saat ini, MPP semakin mendapat respons sangat baik dari masyarakat Karangasem. Sebab, seluruh pelayanan yang didesain satu atap itu membuat masyarakat lebih mudah mengurus administrasi publik, maupun keperluan lainnya. Dari pemantauan yang dilakukan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Karangasem I Gede Waskita Suta Dewa beserta staf, Kamis (5/4) kemarin, MPP Karangasem yang dipusatkan di gedung UKM Center Amlapura itu ramai dikunjungi masyarakat yang melakukan kegiatan pelayanan administrasi. Waskita Suta Dewa menyebutkan, MPP ini merupakan pelayanan satu pintu yang digagas Pemkab Karangasem. Di sana berisikan semua pelayanan administrasi. Di antaranya pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Pelayanan PDAM, Pelayanan Pajak Daerah, Pelayanan Perizinan dan administrasi lainnya. Seperti pembuatan Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan Akta Perceraian, Akta Kematian serta banyak pelayanan lainnya yang sudah beroperasi di sana.
“Antusiasme masyarakat yang datang dikarenakan Mal Pelayanan Publik itu dirasa lebih mudah dan juga lebih cepat dengan cara dilaksanakan satu pintu seperti itu. Sebab, proses administrasi yang ingin dilaksanakan itu sangat mempermudah pelayanan,” ujarnya. Waskita Suta Dewa di sela-sela pemantauannya menambahkan keberlangsungan proses pelayanan administrasi itu sudah sangat bagus. Pelayanan sudah bisa jauh lebih cepat. Akan tetapi, masyarakat yang berkepentingan juga harus sudah menyiapkan persyaratan yang akan diajukan. “Kalau semua persyaratannya sudah disiapkan, pasti proses pembuatannya akan mudah dan selesainya cepat,” ucap Waskita, Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkab Karangasem ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, I Wayan Putu Laba Erawan, mengatakan bisa jadi ada ketidaknyamanan sementara dirasakan masyarakat. Pasalnya, karena tempat seperti ini baru pertama kali digagas di Karangasem. Ia mengaku, sambil memantau jalannya kebijakan baru, pihaknya akan menggali semua kekurangan kemudian akan diperbaiki menjadi lebih sempurna. “Terkait
kemacetan kita sudah koordinasi dengan Pol PP dan Dinas Perhubungan untuk diatur lebih lanjut, demi kesempurnaan program yang sangat bagus ini,” imbuhnya. Laba Erawan menambahkan, pelaksanaan MPP ini dilatarbelakangi arahan Permen PAN-RB Nomor 23 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Ini merupakan inovasi untuk mempermudah dan memperluas akses perizinan guna meningkatkan kualitas secara berkelanjutan seluruh jenis layanan publik itu. “Komitmen Kepala Daerah Bupati dan Wabup adalah untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman, nyaman, dan juga terintegrasi,” lanjutnya. LabaErawan juga menjelaskan tujuan pelayanan di Mal Pelayanan Publik itu yaitu memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik. Selain itu, juga guna meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha bagi masyakarakat. OPD, kementerian/lembaga yang tergabung di MPP itu ada 13 OPD, yaitu Diskes, Disdukcapil, DLH, Perpustakaan
dan Arsip, Kecamatan Karangasem DPUPR, Disos, BPKAD, Perikanan, Pertanian, Disnaker, DPM & PTSP, Diskop. Sedangkan dari lembaga terdapat 4 lembaga yaitu BPD, PDAM, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kementerian BPN dan ATR. Salah satu masyarakat asal Pasedahan Desa Nyuh Tebel Manggis, Ni Ketut Mutiarni, saat ditanya terkait kebijakan baru itu mengatakan, pelayanan satu pintu seperti itu sangat bagus. Alasannya, hal itu dapat mempermudah masyarakat
yang melakukan pelayanan publik. Sama halnya dengan pembayaran rekening PDAM yang dilakukan oleh I Ketut Rai asal Glumpang. Dikatakan, ke depannya perlu diintegrasikan seperti ini pelayanan kepada warga. Seperti itulah yang sesungguhnya diperlukan masyarakat. Ketika semua pelayanan dijadikan satu tempat seperti sekarang ini maka masyarakat akan merasakan lebih mudah dan cepat proses pembuatan semua administrasinya. (ad276)
PELAYANAN ADMINISTRASI - Petugas MPP saat memberikan pelayanan administrasi di gedung UKM Center Amlapura.
GIANYAR
Jumat Umanis, 6 April 2018
Fraksi PDI-P Tak Setuju Pencairan Bansos Ditunda Gianyar (Bali Post) Berbeda halnya dengan sikap empat fraksi di DPRD Gianyar, Fraksi PDIP meminta pencairan bantuan hibah dan bansos tetap dilakukan meskipun dalam masa kampanye. PD-P menilai, pencairan bantuan untuk masyarakat tersebut tidak ada kaitannya dengan kampanye Pilkada. ‘’Tegas kami tentang itu (penundaan - red). Pencairan hibah-bansos tidak ada kaitannya dengan kampanye,’’ kata Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD Gianyar I Nyoman Amertha Yasa, Kamis (5/4) kemarin. Amertha Yasa menyampaikan, APBD 2018 sudah ketok palu. Di dalamnya, anggaran hibah-bansos sudah tercantum sehingga proses ini harus dijalankan seperti biasa. ‘’Kalau ditunda, saya khawatir malah ini jadi masalah,’’ ucapnya. Menurutnya, dalam anggaran hibah bansos di APBD 2018 tercantum hibah untuk Panwaslu hingga hibah untuk pengamanan pilkada. Anggaran ini tidak bisa ditunda. Demikian pula untuk kelompok masyarakat. Sebab jika untuk masyarakat ditunda, masyarakat akan
merasa pemerintah diskriminatif. ‘’Hibah ini kan hak masyarakat. Bila ini saja yang ditunda, malah diskriminatif,’’ ujarnya. Amertha Yasa juga mengingatkan pesan Pemerintah Pusat yakni APBD yang sudah ketok palu wajib dilaksanakan segera dan 100 persen. Bila ditunda, juga berpotensi memicu masalah dari segi waktu pelaksanaan kegiatan terutama hibah berupa fisik. ‘’Bagaimana kalau pelaksanaan setelah Juni, apa tidak menjadi temuan nanti? Belum lagi bansos untuk
upacara atau bangunan fisik yang diikuti upacara. Itu kan ada hari baik, sedangkan permohonan mereka sudah lengkap, asak ini kita tunda?’’ ucapnya. Sebelumnya, empat fraksi yakni Golkar, Demokrat, Gerindra dan NasDem meminta pencairan hibah bansos ditunda selama masa kampanye. Anggota dewan dari Fraksi Gerindra I.B. Nyoman Rai menyatakan, penundaan ini untuk mengikuti dan menghormati imbauan Bawaslu Bali. Alasan penundaan lainnya yakni masih adanya mata anggaran
yang perlu disesuaikan antara KUA-PPAS dengan APBD yang sudah ditetapkan. Meski demikian pihaknya juga tetap mempertimbangkan aspek waktu yang terbuang selama proses kampanye. Sebab itu, dia meminta eksekutif tetap melakukan proses verifikasi hibah-bansos, minimal 80 persen dari total keseluruhan yang dianggarkan. ‘’Kita memberikan peluang kepada eksekutif untuk menyelesaikan dulu verifikasinya. Minimal 80 persen dari total hibah bansos. Jadi, tetap diproses administrasinya,’’ tegasnya, Rabu (4/4) lalu. Bila proses kampanye sudah selesai, saat itulah dilakukan pencairan secara bersamaan. Gus Rai pun berharap pencairan ini bisa diagendakan dalam satu acara bersama. (kmb35)
Kasus Percobaan Pembobolan ATM di Ubud
Dua Warga Bulgaria Ditetapkan Tersangka Gianyar (Bali Post) Polisi akhirnya menetapkan dua warga negara asing (WNA) asal Bulgaria, yakni Atanasov (28) dan Mihaylov (26) sebagai tersangka kasus percobaan pencurian dengan pemberatan. Hal ini didasarkan pada sejumlah barang bukti yang diamankan serta laporan dari Bank CIMB Niaga terkait perusakan mesin ATM C di Jalan Bisma, Ubud. Menurut Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan, kedua tersangka masih ditahan di Mapolsek Ubud. Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Diduga mereka merupakan anggota jaringan atau sindikat. Untuk mengorek informasi
dari keduanya pun diakui Deni cukup sulit. ‘’Jangankan mengakui di mana saja mereka sudah beraksi, barang bukti yang kita temukan di TKP pun gak diakui. Mereka sudah lihai sekali, karena ini jaringan,’’ ujarnya, Kamis (5/4) kemarin. Dikatakannya, saat penangkapan dua WNA ini, perbuatan skimming belum terjadi. Namun melihat dari gelagat mencurigakan serta barang bukti yang berhasil diamankan, dua bule ini diduga akan memasang alat skimming pada ATM. ‘’Saat digeledah, ditemukan master key, kunci untuk membuka ATM,’’ jelasnya. Alat lain yang mengindikasikan adanya upaya skim-
ming juga diamankan seperti kabel LAN, tang penjepit kabel, obeng, pisau dan konektor. ‘’Di ATM kamera CCTV ditutup lakban. Dari situlah diduga mereka adalah jaringan,’’ tegasnya. Pascadigeledah di TKP, polisi pun menggiring kedua pelaku ke tempat tinggal sementaranya yakni di Sidakarya, Denpasar Selatan dan sebuah vila di kawasan Canggu, Badung. Di kedua tempat ini polisi tidak menemukan barang bukti baru. ‘’Makanya perkiraan kami ada pelaku lain dan sudah lebih dulu beres-beres,’’ jelasnya. Polisi juga langsung menghubungi vendor Bank CIMB Niaga untuk meng-cross check kondisi ATM yang hendak
dibobol pelaku. Hasilnya, ditemukan kerusakan pada kunci ATM. ‘’Oleh karena pembobolan ATM belum terjadi, laporannya adalah percobaan pencurian dengan pemberatan. Akhirnya mereka disangkakan pasal 363 KUHP junto 53 tentang percobaan pencurian dengan pemberatan. Keduanya diancam hukuman enam tahun penjara,’’ tegasnya. Dia kembali menyampaikan, belum banyak pengakuan dari kedua tersangka. Bahkan salah satu pelaku mengaku tidak bisa berbahasa Inggris. Untuk menyikapi kasus ini, Polres Gianyar telah berkoordinasi dengan Konsulat Bulgaria di Bali. (kmb35)
PENJOR - Staf salah satu OPD di Gianyar saat mempersiapkan penjor kreasi, Kamis (5/4) kemarin.
Mulai Hari Ini
Penjor Ramah Lingkungan Hiasi Kawasan Kota
Gianyar (Bali Post) Kawasan Kota Gianyar mulai Jumat (6/4) hari ini hingga akhir April akan semarak dengan dipasangnya ratusan penjor hias. Hal ini merupakan bagian dari lomba penjor untuk memeriahkan HUT ke-247 Kota Gianyar. Pemasangan penjor kreasi menurut rencana dilakukan di seputar Lapangan Astina Raya dan sepanjang Jalan Raya Ngurah Rai, Gianyar. Penjor baru akan dicabut setelah puncak HUT yakni antara tanggal 23 hingga 30 April mendatang. Asisten I Setda Kabupaten Gianyar I Wayan Suardana, Kamis (5/4) kemarin menjelaskan, lomba penjor ini tidak hanya diikuti seluruh OPD hingga Camat, namun juga melibatkan sekolah negeri dari tingkat SMP dan SMA/SMK. ‘’Sehingga akan ada 173 penjor kreasi yang dipasang,’’ jelas pejabat yang juga Ketua Panitia HUT ke-247 Kota Gianyar. Dijelaskannya, kriteria penjor yang akan dilombakan ini meliputi tinggi
minimal delapan meter dan maksimal 10 meter, hiasan penjor seindah-indahnya sesuai kreasi peserta, ditekankan pula harus seimbang antara tinggi dan besar hiasan. Paling penting dari lomba ini, peserta wajib menggunakan hiasan dan sampian penjor dari bahan ramah lingkungan. ‘’Pakai bahan yang ramah lingkungan sehingga tidak membahayakan,’’ katanya. Suardana juga menekankan larangan penggunaan styrofoam. Peserta yang menggunakan bahan styrofoam akan dikurangi nilainya. ‘’Tidak sampai didiskualifikasi, hanya secara otomatis nilainya akan dikurangi,’’ ujarnya. Pihaknya masih melakukan pembahasan terkait pembuatan gapura HUT Kota Gianyar kali ini. Hal ini mengingat gapura sebelumnya yang dipasang di depan Puri Gianyar dan depan kantor Disparda Gianyar, 90 persen menggunakan bahan styrofoam. Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah OPD siang kemarin membuat penjor kreasi.
Seperti di Badan Kesbanglinmas Gianyar terlihat sejumlah staf membuat penjor dengan bahan-bahan ramah lingkungan seperti
daun lontar hingga ilalang. Tidak nampak penggunaan bahan berbahaya bagi lingkungan seperti styrofoam. (kmb35)
9 Evaluasi Penilaian Perlombaan Desa Tingkat Provinsi
Desa Sukawati Unggul Lewat Program Goyang Gayo
TIDAK percuma Desa Sukawati dikenal sebagai rohnya kesenian di Kabupaten Gianyar. Sebab, pada penilaian perlombaan desa tahun 2018 tingkat provinsi Bali, Kabupaten Gianyar diwakili oleh Desa Sukawati. Begitu tiba di lokasi penilaian di wantilan Pura Desa, Desa Sukawati, tim penilai yang diketuai Kepala Dinas PMD Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana disuguhkan dengan berbagai atraksi seni dan pameran berbagai produk UKM unggulan masyarakat setempat, Kamis (5/4) kemarin. Kepala Desa Sukawati Dewa Gede Dwi Putra saat menyambut tim penilai yang juga didampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, Pj. Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. dan Ketua Pj. TP PKK Gianyar Ny. Sri Ardiani Rochineng, memaparkan Desa Sukawati memang dikenal sebagai rohnya seni di Kabupaten Gianyar. Sebagian besar geliat perekonomian masyarakat di Desa Sukawati tidak lepas dari seni. Salah satu ikon wisata belanja yang terkenal hingga ke mancanegara adalah Pasar Seni Sukawati. Saat ini yang sedang diunggulkan, menurut Dwi Putra adalah potensi seni ukir wayang kulit yang pengembangannya didukung APBDes. Tidak hanya itu, potensi wisata di desa ini juga didukung oleh wisata bahari yaitu Pantai Purnama. ‘’Geliat perekonomian masyarakat kami didukung oleh beberapa potensi seperti Pasar Seni Sukawati, pasar pagi dan potensi wisata bahari yaitu Pantai Purnama. Semua ini kami kemas sebagai wisata unggulan di Desa Sukawati,’’ tegas Dwi Putra. Tidak hanya di bidang
LOMBA DESA - Suasana penilaian perlombaan desa tahun 2018 tingkat Provinsi Bali di wantilan Pura Desa, Desa Sukawati. ekonomi dan wisata, geliat pembangunan di Desa Sukawati juga didukung oleh struktur pemerintahan desa yang cukup solid. Partisipasi masyarakat, tokoh masyarakat mapun para generasi muda dalam membangun desa tidak diragukan lagi. Selain itu, sesuai dengan apa yang menjadi garis besar dalam Perlombaan Desa tahun 2018 yakni Gerakan Mengkonsumsi Garam Beryodium (Goyang Gayo), Pemerintah Desa juga sudah menggakomodir gerakan tersebut dengan menganggarkan di APBDes Sukawati. Masyarakat diberikan bantuan berupa garam beryodium untuk dikonsumsi dalam menu masakan sehari-hari. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Tim Penilai Perlombaan Desa Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana menegaskan, tagline perlombaan desa tahun ini adalah menggelorakan gerakan mengkonsumsi garam beryodium dalam menu sehari-hari. Seperti diketahui, salah satu indikator kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari derajat kesehatan masyarakat-
nya. Salah satunya dapat dicapai dengan asupan gizi yang seimbang. Dengan mengunakan garam beryodium, kata Lihadnyana dapat mengurangi dampak penyakit gondok dan pertumbuhan kerdil. Ditambahkannya, penilaian ini merupakan evaluasi penilaian ke lapangan sebagai data pembanding yang telah dikirim ke provinsi. Selain itu juga dinilai dari aspek kewilayahan, partisipasi masyarakat dan aspek kelembagaan. Sementara itu, Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng mengaku kagum dengan semangat yang ditunjukkan masyarakat Desa Sukawati dalam menghadapi lomba desa. Ia berharap agar saat penilaian ini para kader memberikan data yang benar dan selengkaplengkapnya. Rochineng yakin, desa ini mampu meraih prestasi dengan melihat potensi dan pemberday aan yang telah dilakukan, seperti adanya penurunan angka kemiskinan melalui musyawarah desa, pem bentukan BUMDes dan pelaksanaan Goyang Gayo. (ad275)
Sidang Paripurna DPRD Gianyar
Rochineng Sampaikan Tujuh Ranperda PENJABAT Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyampaikan tujuh rancangan peraturan daerah (Ranperda) dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Gianyar, yang dilangsungkan di ruang Sidang DPRD Gianyar, Kamis (5/4) kemarin. Pada sidang paripurna yang dihadiri 23 anggota dewan tersebut, Rochineng menyampaikan perubahan Ranperda yang diusulkan eksekutif. Dari 22 ranperda yang diagendakan, hanya tujuh yang menjadi prioritas untuk dapat dilakukan pembahasan. Tujuh ranperda dimaksud adalah Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perbekel, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Kabupaten Gianyar Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum, Ranperda tentang Sistem Online Pajak Daerah, Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah BPR Werdhi Sedana dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada BPR Werdhi Sedana. Pj. Bupati Gianyar I
RANPERDA - Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng (kiri), saat menyerahkan ranperda ke dewan dalam sidang paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Kamis (5/4) kemarin. Ketut Rochineng menyampaikan, di samping tujuh buah Ranperda tersebut, terdapat tiga buah Ranperda yang masih perlu ditindaklanjuti melalui rapat pansus, mengingat begitu kompleksnya substansi dan materi muatan yang diatur. Tiga Ranperda yang merupakan luncuran propemda tahun 2017 tersebut yakni Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Mandara Giri, Ranperda tentang Cagar Budaya dan Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. ‘’Penjelasan lebih rinci dari substansi Ranperda tersebut, kiranya pimpinan
dan segenap anggota dewan yang terhormat nantinya dapat mengkaji dari penjelasan eksekutif dalam rapat-rapat pansus yang akan diselenggarakan,’’ terang Rochineng. Ditambahkannya, dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat yang berkualitas, dibutuhkan harmonisasi produk hukum daerah. Produk hukum yang dimaksud diwujudkan dengan melakukan perubahan terhadap produk hukum yang telah ada maupun membentuk produk hukum baru sesuai perkembangan dan kebutuhan daerah. (ad279)
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 6 April 2018
Dewan Usul Hidupkan Sekolah Asrama
Negara (Bali Post) – Sekolah dengan sistem one day school sejatinya pernah diterapkan di Kabupaten Jembrana. Bahkan sekolah satu atap (satap) TK, SD, SMP dan SMA itu menerapkan asrama untuk para siswa. Namun, sekolah yang terletak di Tegalcangkring itu kini sudah tidak memanfaatkan lagi sejumlah gedung untuk asrama. Belakangan muncul, usulan dari sejumlah anggota DPRD Jembrana untuk menerapkan lagi sekolah asrama tersebut. Sistem asrama dinilai perlu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa. Anggota Komisi A DPRD Jembrana Komang Adiyasa, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan perlu diaktifkannya kembali sekolah asrama yang sebelumnya pernah diterapkan di SMP Negeri 4 Mendoyo. Menurutnya dengan siswa menjalani sekolah asrama lebih intens belajar dan mengurangi pergaulan bebas. Waktu sehari banyak digunakan untuk belajar dan pihaknya meyakini siswa lulusan dari sekolah asrama ini lebih mumpuni. “Kami mengusulkan agar dibuka kembali. Paling tidak jadi percontohan dulu untuk sekolah menengah pertama (SMP). Di sana kan dulu juga pernah diterapkan itu,” terang dewan asal Tegalcangkring ini. Politisi Partai Hanura ini menilai sejalan dengan program pemerintah pusat khususnya untuk one day school. Bila perlu nantinya sekolah ini lebih bernapaskan Agama Hindu. “Kalau asrama, mereka bisa fokus. Waktu luang sekolah juga dimanfaatkan untuk belajar ataupun ekstrakurikuler, sehingga siswa lebih banyak menjalani kegiatan positif,” tambahnya. Adiyasa mencontohkan sekolah yang menerapkan sistem asrama yang di antaranya menjadi sekolah unggulan, seperti SMA Bali Mandara. Saat ini di sekolah yang terletak di Tegalcangkring tersebut terdapat sejumlah jenjang sekolah yang arealnya berdekatan. Bahkan sejumlah sarana pendukung sekolah satu atap juga sudah disediakan. Seperti asrama, kolam renang, lapangan, hingga gedung-gedung praktik ekstrakurikuler. Sekolah yang berada satu arela itu meliputi SMP Negeri 4 Mendoyo dan SMK Negeri 3 Negara. Namun, belakangan sekolah itu tidak menerapkan lagi sistem asrama. Apalagi sejak pelimpahan kewenangan SMA/SMK ke provinsi. Adiyasa menilai yang difokuskan untuk diterapkan sekolah asrama itu khusus untuk SMP saja dahulu. Sehingga bisa dikelola oleh pemerintah kabupaten yang juga memiliki kewenangan. (kmb26)
Bali Post/olo
KOTAK SUARA – Sejumlah kotak suara yang kondisinya sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan dalam Pilgub 2018 nanti. KPU Jembrana mulai mempersiapkan logistik, salah satunya kotak suara berbahan alumunium.
Ratusan Kotak Suara Rusak
Negara (Bali Post) – Ratusan kotak suara pemilihan umum (pemilu) berbahan alumunium milik KPU Jembrana sudah tidak bisa dipergunakan. Kotak suara yang rusak itu kini tertumpuk terpisah dengan kotak suara lainnya di gudang. Sementara kotak yang masih utuh, sejak tiga hari ini mulai dikeluarkan dari gudang untuk dibersihkan. Dari ribuan kotak suara yang tersimpan di gudang, rencananya akan digunakan 520 unit untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali.
I Komang Adiyasa
Bali Post/olo
Jalin Sinergitas, Personel Kodim dan Polres Olahraga Bersama Negara (Bali Post) Ratusan anggota TNI-Polri, Kamis (5/4) kemarin mengikuti apel bersama di Lapangan Pecangakan, Dauhwaru. Apel yang dipimpin Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok dan Wakapolres Jembrana Kompol Ni Nyoman Wismawati ini merupakan bentuk sinergi aparat keamanan di Gumi Makepung. Selain apel bersama, ratusan personel dari Kodim 1617/ Jembrana dan Polres Jembrana yang jumlah masingmasing sebanyak 150 melakukan olahraga bersama. Diawali dengan jalan santai dan jogging mengelilingi lintasan yang ada di Stadion Pecangakan. Tak hanya itu, juga senam aerobik dan pertandingan sepak bola serta voli antara anggota Kodim dengan Polres. Selain olahraga, juga digelar lomba megendong dengan berlari sprint sejauh 50 meter. Dandim Letkol Djefri Marsono Hanok mengatakan kegiatan olahraga bersama ini dalam rangka silaturahmi dan sinergitas guna mewujudkan Kabupaten Jembrana yang kondusif. “Tujuan dari olahraga bersama ini adalah untuk memupuk kebersamaan dan keharmonisan antara TNI dan Polri, sehingga terwujud kondusivitas wilayah,” tegas Dandim. Sementara itu, Wakapolres Kompol Ni Wayan Wismawati mengutarakan bahwa TNI-Polri itu harus solid dan senantiasa bersinergi dalam menjalanan berbagai tugas di wilayah. “Itu yang ingin kami pelihara dan jaga melalui kegiatan seperti ini. Agar nantinya kita (TNI dan Polri) dapat seirama dalam melanjutkan pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan negara,” jelasnya. Selain satuan jajaran Kodim 1617/Jembrana dan Polres Jembrana, kegiatan tersebut juga melibatkan beberapa satuan TNI lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Jembrana, seperti Minvet Negara, Subdenpom III/3 Negara dan Yonif 741/Garuda Nusantara. (kmb26)
Bali Post/olo
OLAHRAGA - Ratusan personel TNI-Polri menggelar olahraga bersama di Stadion Pecangakan, Kamis (5/4) kemarin. Olahraga ini sebagai bentuk silaturahmi serta memperkuat sinergitas TNI-Polri.
Dari pengamatan, Kamis (5/4) kemarin sejumlah pekerja nampak membersihkan kotak suara yang sebelumnya digunakan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 silam. Di bagian kotak berlogo timbul KPU itu masih tertempel stiker Pileg seperti DPD, DPRD Provinsi dan lain-lain. Para pekerja yang rata-rata merupakan buruh serabutan ini mengaku mendapat pekerjaan borongan untuk servis kotak suara tersebut. Bukan hanya membersihkan alumunium
menggunakan cairan tiner, mereka juga memperbaiki baut-baut kotak agar tidak lepas. Salah satu pekerja, Tri Toni, warga Banjar Tengah mengatakan sudah dua hari ini memperbaiki kotak suara tersebut. Ia bersama beberapa orang lainnya mengaku mendapat ongkos Rp 10 ribu per kotak. Namun, servis itu termasuk menyediakan peralatan sendiri. Sehari rata-rata para pekerja ini bisa memperbaiki lebih dari 100 kotak. Proses perbaikan kotak yang
akan dipakai di depan gudang. Sementara kotak yang rusak disimpan terpisah di halaman kantor Sekretariat KPU. Komisioner KPU Jembrana Divisi Logistik, I Putu Eka Suta Marbawa, didampingi Sekretaris KPU Gede Martiana membenarkan saat ini untuk logistik sedang mempersiapkan kotak suara. Nantinya kotak suara ini akan didistribusikan ke tiaptiap TPS. Total yang akan digunakan sebanyak 517 kotak dengan rincian 499 TPS. Di masing-masing kecamatan
tiga kotak atau 15 kotak suara dan sisanya di KPU. Selain kotak suara, selanjutnya akan menyervis bilikbilik yang juga berbahan dari alumunium. “Sekarang kotak suara dulu, nanti baru bilikbiliknya. Sudah sejak dua hari ini mulai diservis,” tandas Eka. Selain kotak suara yang masih bisa digunakan, memang ada sekitar 200 lebih kotak yang sudah tidak dipakai karena rusak. Kotak yang tertumpuk tiga tingkat tersebut kerusakanya karena penyok. (kmb26)
Hutan Mangrove Tuwed Tercemar Bangkai Ayam
Negara (Bali Post) Sejumlah warga di sekitar hutan mangrove di Desa Tuwed mengeluhkan pembuangan bangkai ayam ke Sungai Tukadaya, Melaya. Diduga bangkai ayam boiler ini dibuang pemilik kandang ayam potong di sekitar Tukadaya dan Tuwed. Dalam sehari, puluhan bangkai ayam ditemukan mengambang di sungai. Padahal di sungai itu sering digunakan untuk menjaring ikan serta mencari kerang oleh warga. Selain menyebarkan bau busuk, bangkai ayam juga mengotori sungai, bahkan tersangkut di sela-sela akar mangrove. Saat air sungai surut, bangkai ayam itu banyak terlihat, bahkan sudah membusuk. Kondisi tersebut menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan warga yang kebetulan berkunjungi ke sekitar lokasi hutan mangrove. I Putu Mahariana, salah seorang warga yang sering ke lokasi, Kamis (5/4) kemarin mengatakan setiap warga mencari ikan di sekitar aliran sungai Tukadaya, sering menda-
pati bangkai ayam itu. Warga Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya mengungkapkan kondisi itu sudah terjadi sejak dua pekan belakangan ini. Diduga bangkai itu dibuang dari sekitar aliran sungai. Kebetulan di sekitar aliran sungai banyak terdapat kandang ayam. Seperti di Banjar Munduk Ranti dan Banjar Puseh. Kemungkinan besar, ayam-ayam ini mati karena penyakit sehingga dibuang begitu saja di sungai yang tembus ke Tuwed itu. Bangkai itu pun terlihat jelas oleh warga lantaran belakangan ini air sungai surut. Apalagi di muara
sungai, banyak bangkai yang tersangkut di sela-sela akar mangrove. Banyaknya bangkai ini membuat warga yang biasanya ramai mencari ikan enggan ke lokasi. Mereka merasa terganggu lantaran sungainya sudah mirip tempat sampah. Mahariana mengaku lebih dari 50 bangkai ayam yang hanyut di aliran sungai itu. Warga berharap hal ini bisa ditindaklanjuti pihak yang terkait. Apalagi mangrove merupakan wilayah wisata desa. Bila perlu para pelaku diberikan sanksi agar tidak mengotori sungai.
Bali Post/olo
BANGKAI AYAM - Salah seorang warga yang sedang memancing di Sungai Tukadaya menunjukkan bangkai ayam yang mengambang. Sejak dua pekan terakhir banyak ditemukan bangkai ayam di mangrove Tuwed. Sementara itu, Camat Melaya I Wayan Andi Anjasmara saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pembuangan bangkai ayam
itu. Pihaknya akan segera menindaklanjutinya dengan mengecek ke lapangan. selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan desa setempat. (kmb26)
Tabrakan, Warga Tegal Cangkring Tewas Negara (Bali Post) Kecelakaan maut terjadi di jalan umum di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, tepatnya pada Km 86-87 jurusan Denpasar-Gilimanuk, Kamis (5/4) kemarin. Agus Gana Satya Dharma (31), warga Jalan Tunjung, Lingkungan Bilukpoh Kauh, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tewas setelah terlibat tabrakan dengan pengendara motor lainnya I Made Santra (64). Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RSU Negara. Ia mengalami robek pada mulut, keluar darah dari mulut dan hidung. Sedangkan Santra yang merupakan pensiunan PNS asal Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo menderita luka lecet pada siku tangan kanan. Sementara Ni Putu Shinta Nirmala Dewi (28), yang dibonceng korban Agus juga mengalami luka-luka pada tangan kanan dan kiri, lecet pada kaki kanan. Informasi yang dihimpun kemarin menyebutkan,
korban Agus yang membonceng Shinta Nirmala dan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio DK 2955 ZI melaju dari arah timur. Pada situasi jalan lurus dan aspal bergelombang, korban diduga tidak memperhatikan sepeda motor Honda Revo DK 3782 ZR yang dikendarai Made Santra. Made Santra saat itu akan berbelok ke kanan dan sudah menyalakan lampu sein kanan. Bahkan, pecalang setempat sudah memberikan prioritas yang saat itu sedang mengatur lalu lintas. Laju motor yang sedikit kencang membuat tabrakan tak terelakan. Benturan keras pun terjadi, sehingga membuat korban Agus mengalami cedera kepala berat (CKB) dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan kasus kecelakaan itu kini masih ditangani Satlantas Polres Jembrana. (kmb)
Bali Post/kmb
RAWAT - Salah satu korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit.
Jumat Umanis, 6 April 2018
BALI DWIPA
11
Sebulan, 30 Ton Manggis Bali ’’Terbang’’ ke Tiongkok
Bali Post/08
UNBK – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK berakhir Kamis (5/4) kemarin, dengan mengujikan mata pelajaran Teori Kejuruan. Tampak peserta UNBK dari SMKN 1 Denpasar sedang menjawab soal-soal UNBK. Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd. mengatakan, di sekolah ini tercatat 760 orang mengikuti UNBK.
Izin Galian C Terbentur Perda RTRW Karangasem
Satpol PP Bali Dorong Adanya LO dari Kejaksaan Denpasar (Bali Post) -
Perda RTRW Kabupaten Karangasem, khususnya yang mengatur ketinggian galian C sampai saat ini belum dilakukan revisi. Imbasnya, masih banyak pengusaha galian C yang beroperasi tanpa izin. Sementara Pemprov Bali yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin harus mendapatkan rekomendasi dari kabupaten. “Pengusaha (galian C) di Sebudi dari dulu sudah mengajukan izin. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Dari pihak Satpol PP, polisi itu mencari-cari kita. Kita mau ditangkap,” ungkap salah seorang pengusaha galian C, Made Warsa, di sela-sela Rapat Gabungan Masalah Pengelolaan Galian C di Kantor Satpol PP Provinsi Bali, Kamis (5/4) kemarin. Padahal, lanjut Warsa, dirinya bersama pengusaha galian C yang lain sudah mau mengikuti aturan pemerintah untuk memiliki izin. Pihaknya berharap, Pemkab Karangasem segera menuntaskan revisi Perda RTRW-nya. Dengan demikian, rekomendasi dapat dikeluarkan sebagai dasar pemberian izin oleh Pemprov Bali. Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Made Sukadana membenarkan jika niat masyarakat untuk mencari izin galian C sangat besar. Oleh karena itu, Pemkab Karangasem diminta untuk segera menyesuaikan Perda RTRW-nya dengan Perda Provinsi Bali No.4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan. Di dalam
Perda RTRW Karangasem, batas ketinggian galian C diatur maksimal 500 mdpl. Sementara Perda 4/2017 tidak mengatur soal ketinggian galian C lantaran melihat potensi galian C di atas batas ketinggian itu. “Saya harapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya perda (RTRW) itu terselesaikan. Dengan begitu, para pengusaha ada jaminan kepastian hukum. Mereka wajib pajak yang baik, makanya mengajukan permohonan karena tidak mau dikatakan ilegal,” paparnya. Sukadana menambahkan, saat ini ada sekitar 50 hingga 60-an pengusaha galian C ilegal. Pihaknya tidak mungkin terus-terusan “nongkrong” di lokasi galian C tak berizin dan melakukan penindakan. Jika mereka diberikan izin, tentu akan menjadi potensi pendapatan asli daerah (PAD) bagi Karangasem. Lantaran revisi Perda RTRW Karangasem masih berproses, pemkab setempat pun didorong untuk mencari Legal Opinion (LO) dari kejaksaan. “Saya harapkan nanti teman-teman di bagian hukum membuat Peraturan Bupati untuk LO dan koordinasi dengan kejaksaan sehingga bisa
memungut pajak. Kalau pengusaha siap membayar pajak, secara tidak langsung akan memproses izinnya sehingga ada kepastian hukum,” jelasnya. Menurut Sukadana, PAD Karangasem secara bertahap juga akan meningkat dari pajak galian C. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat dan infrastruktur bisa terbangun dengan baik. Dikatakan, Karangasem jangan hanya menghasilkan pasir untuk daerah lain. Tapi juga harus menikmati hasil dari kekayaan alamnya itu. Sementara itu, Kabag Hukum dan HAM Setda Provinsi Karangasem I Gusti Bagus P. Sudewa mengaku akan segera menindaklanjuti saran untuk meminta LO dari kejaksaan. Terlebih, hal tersebut juga telah mendapat atensi dari Bupati Karangasem. Bagaimana
“Saya harapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya perda (RTRW) itu terselesaikan. Dengan begitu, para pengusaha ada jaminan kepastian hukum. Mereka wajib pajak yang baik, makanya mengajukan permohonan karena tidak mau dikatakan ilegal.” Kepala Satpol PP Provinsi Bali, I Made Sukadana
Penjambret Sasar Pelajar Asal Belanda Mangupura (Bali Post) Penjambret asal Jember, Jawa Timur, Huri (36), meringis kesakitan karena kaki kirinya ditembak saat dibawa ke tempat rilis. Pelaku yang beraksi di puluhan TKP ini ditangkap berdasarkan laporan Pleur Sohie Scarreburg (21) berstatus pelajar asal Belanda, Rabu (10/1) lalu. Kapolsek Kuta, Kompol Nyoman Wirajaya, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan, korban dijambret saat sedang jalan menuju hotel tempatnya menginap, tepatnya di depan salon Marmelande di Jalan Drupadi, Seminyak, Kuta, pukul 14.15 Wita. Pelaku membawa kabur tas korban berisi HP, dompet, kartu kredit, dan uang Rp 400 ribu. “Setelah kejadian tersebut, korban melapor ke Polsek Kuta dan anggota Reskrim langsung menindaklanjutinya,” kata Kompol Wirajaya, didampingi Kanitreskrim Iptu Ario Seno Wiboko. Hasil olah TKP oleh tim Opsnal dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budi Artama mendapat rekaman CCV dan pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario. Hasil penyelidikan terlacak tempat tinggal pelaku di Jalan Danau Tempe Gang Cempaka, Sanur, Denpasar Selatan. Namun, saat polisi melakukan penggerebekan, pelaku lolos. Perburuan terus dilaku-
Bali Post/ist
UNGKAP JAMBRET - Polsek Kuta merilis pengungkapan jambret di puluhan TKP. kan dan pada Minggu (1/4) pukul 11.45 Wita, pelaku melintas di wilayah Seminyak, Kuta dan polisi langsung memburunya. Melihat ada petugas, pelaku langsung tancap gas dan akhirnya jatuh di depan Restoran Sicilia dan langsung ditangkap. Hasil interogasi, pelaku mengaku beraksi di wilayah Kuta 17 kali, Denpasar Selatan 2 kali, dan Kuta Utara 3 kali. “Kasus ini masih kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan
agar pengusaha galian C tetap bisa melakukan aktivitasnya meski masih dalam proses pengurusan izin. “Karena (aktivitas galian C - red) harus berizin. Jadi, bagaimana nantinya kajian yang akan diberikan oleh kejaksaan. Makanya dari eksekutif (Pemkab Karangasem - red) segera mengajukan LO ke kejaksaan. Kita akan mengikuti apa kajian kejaksaan,” jelasnya. Sudewa menambahkan, Dinas PUPR Kabupaten Karangasem selaku pemrakarsa sebetulnya sudah mengajukan rancangan revisi Perda No.17 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Karangasem. Namun, masih perlu ada penyempurnaan terkait pokok-pokok pikiran yang diajukan. “Kemarin dibahas di DPRD, masih ada koreksi,” ujarnya. Menurut Sudewa, revisi Perda tidak hanya menyangkut soal batas ketinggian galian C. Sayang, pihaknya tidak bisa menyebut secara rinci substansi apa saja yang akan direvisi ataupun disesuaikan dengan Perda Provinsi Bali No.4 tahun 2017. (kmb32)
pelaku beraksi di tempat lain,’’ ujarnya. Sebelumnya diberitakan, kerja keras tim Buser Polsek Kuta memburu penjambret membuahkan hasil. Polisi menggerebek kos-kosan di Jalan Drupadi, Kuta dan menangkap pelaku jambret berinisial Hu, Minggu (1/4) lalu. Pelaku baru mengaku beraksi di 22 TKP dan paling banyak di wilayah Kuta. Karena melawan saat diajak ke TKP, kaki kiri pelaku terpaksa ditembak. (kmb36)
SEJAK sebulan terakhir, manggis Bali kembali diekspor langsung ke Tiongkok setelah sebelumnya ditolak selama hampir lima tahun. Seperti Kamis (5/4) kemarin, volume manggis yang diekspor mencapai 7,2 ton dari rata-rata 2 sampai 3 ton per hari. Menggeliatnya ekspor manggis, tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi petani. “Kita patut berbangga karena ekspor manggis kita ini memasuki satu bulan, sudah berlangsung setiap hari dan hari ini juga volumenya cukup banyak sekitar 7,2 ton,” ujar Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, I Putu Terunanegara, di Regulated Agent (RA) Pelabuhan Benoa Denpasar, Kamis (5/4) kemarin. Terunanegara menambahkan, keran ekspor ke Tiongkok sejatinya telah dibuka sejak Desember 2017. Lantaran masih perlu persiapan, ekspor akhirnya baru mulai dilakukan 3 Maret lalu. Persiapan itu meliputi registrasi kebun, packing house, hingga pemeriksaan buah yang membutuhkan ketelatenan dan tenaga kerja yang banyak. “Sekarang memang fokus ke Cina karena dari sisi bisnis lebih menjanjikan. Permintaan Cina tahun ini 20 ribu ton (manggis), apalagi Imlek kemarin, dibutuhkan sangat banyak. Tapi kawankawan di Bali masih butuh persiapan untuk melakukan persyaratan ekspor,” terangnya. Menurut Terunanegara, manggis Bali yang diekspor berasal dari Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, Tabanan. Dalam sebulan,
sudah ada 30 ton manggis Bali yang diekspor langsung ke Tiongkok. Hal ini membuat petani manggis bergairah karena merasakan adanya peningkatan harga. Pasalnya, harga yang ditawarkan Tiongkok memang paling menjanjikan. Namun, persyaratan untuk bisa masuk ke negara itu juga cukup ketat. Termasuk harus mengantongi sertifikat phytosanitary. “Karant ina m engawal pascapanen di packing house, karena memang ada persyaratan yang cukup ketat terkait dengan semut dan kutu putih. Jadi, manggis yang masuk ke Cina benarbenar harus bersih,” jelasnya. Sementara itu, Eksportir Manggis, Jero Putu Tesan, mengatakan, dibukanya kembali ekspor langsung ke Tiongkok membuat harga manggis Bali kini bersaing. Selain itu, risiko yang dihadapi juga lebih kecil dibanding sebelumnya. Sebab, pada saat manggis Bali ditolak oleh Tiongkok sejak 2012, pihaknya terpaksa mengekspor lewat Malaysia atau Thailand. “Kita bayangkan melalui Malaysia itu bisa 11 sampai 12 hari baru sampai. Jadi, kita tidak tahu posisi barang kita di mana, manggis kita bagaimana di jalan. Dengan langsung ke Cina, 5-6 jam, kita sudah tahu posisinya dan manggis sampai di sana langsung dijual pagi hari,” ujar Dirut PT Raja Manggis Sejati ini. Tesan menambahkan, manggis Bali dulunya juga diakui sebagai manggis Malaysia atau Thailand. Imbasnya, keuntungan dari manggis justru lebih banyak dirasakan negara-negara
tersebut. Kini setelah bisa diekspor langsung, petani manggis diharapkan tidak lagi enggan untuk menanam manggis. Ataupun mengalihfungsikan pohon manggis menjadi tanaman perkebunan lainnya. Terlebih, produksi manggis Bali merupakan yang terbesar di Indonesia. Menurut Tesan, cita rasa manggis Bali berbeda bila dibandingkan manggis produksi daerah lain sehingga lebih disukai pasar Tiongkok. Mulai dari pasar elite hingga pasar becek dengan harga beli 4,1 hingga 6 dolar AS per kg. Ke depan, budi daya harus ditingkatkan untuk menjaga ketersediaan manggis. Importir manggis dari Shanghai Holdfresh, Richard Zhou, mengatakan, kebutuhan manggis di Tiongkok mencapai 30 ton per hari. Ketika manggis Bali masih dikirim lewat Malaysia atau Thailand, waktu pengiriman yang lama membuat kualitas manggis menjadi jelek. Tetapi sekarang, hanya menghabiskan waktu dua hari, sehingga manggis masih dalam keadaan fresh saat sampai di negeri Tirai Bambu. (rin)
’’Cita rasa manggis Bali berbeda bila dibandingkan manggis produksi daerah lain sehingga lebih disukai pasar Tiongkok. Mulai dari pasar elite hingga pasar becek dengan harga beli 4,1 hingga 6 dolar AS per kg. Ke depan, budi daya harus ditingkatkan untuk menjaga ketersediaan manggis.’’ Eksportir Manggis, Jero Putu Tesan
Bali Post/rin
MANGGIS - Jero Putu Tesan (kanan) dan I Putu Terunanegara saat menunjukkan manggis Bali yang saat ini kembali bisa diekspor langsung ke Tiongkok, setelah sebelumnya ditolak sejak 2012 lalu.
”Demand” Narkoba Ditargetkan Menurun Denpasar (Bali Post) BNN secara berkesinambungan melakukan evaluasi terhadap peran Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang telah dibentuk selama ini. TAT ini bertugas menangani permasalahan narkotika di daerah dan memiliki peran penting dalam menentukan nasib penyalah guna narkotika. BNN menargetkan jumlah demand menurun sehingga supply narkoba ke Indonesia termasuk Bali semakin berkurang. “Saat ini, prevalensinya mengalami penurunan. Ini terkait dengan penurunan demand yang berakibat supply yang berkurang,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen (Pol) I Putu Gede Suastawa, S.H., Kamis (5/4) kemarin, usai Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Provinsi Lintas Program Lintas Sektor di Hotel Aston, Denpasar. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Bali, Kejaksaan Negeri Denpasar, pengadilan, kepolisian, rumah sakit, serta BNNK se-Bali. Menurut Brigjen Suastawa, menurunnya demand diakibatkan oleh dua aspek yaitu aspek hukum yang memberikan sanksi hukuman berat dan TPPU. Selain itu, aspek bidang pencegahan dengan meningkatkan imunitas badan
deteksi awal, peningkatan peran serta masyarakat serta terapi dan rehabilitasi. “Data tahun 2018 dari bulan Januari sampai Maret ini, sebanyak 93 orang yang menjalani proses rehabilitasi. Rinciannya 47 orang melapor diri secara sukarela, 46 lewat compulsary terbagi 79 orang laki-laki dan 14 orang wanita,” ujarnya. Dalam Undang-undang No. 35 Tahun 2009 dijelaskan rehabilitasi pecandu atau penyalah guna narkotika bagi yang berstatus tersangka diatur dalam beberapa pasal yang terkait rehabilitasi. Para pecandu narkoba dapat menjalani proses rehabilitasi tanpa harus menjalani proses hukum atas kesalahannya menggunakan narkoba. Syaratnya, para pecandu menjalani rehabilitasi atas kesadaran dan kemauan diri sendiri. “Sesuai undang-undang tersebut, pecandu narkoba atau korban penyalah guna harus direhabilitasi melalui medis dan rehabilitasi sosial. Untuk rehabilitasi medis dapat dilakukan di rumah sakit yang ditunjuk kementerian terkait, sedangkan rehabilitasi sosial adalah rehabilitasi yang diadakan oleh instansi pemerintah ataupun masyarakat. Jika pecandu narkoba terjerat hukum maka hakim berhak memutuskan atau mengharuskan menjalani rehabilitasi baik itu terbuk-
Bali Post/ist
TAT - BNNP Bali menggelar rakor peran Tim Asesmen Terpadu (TAT) lintas sektor. ti bersalah atau tidak dalam tindak pidana narkotika,” ujarnya. Kata mantan Direktur Binmas Polda Bali ini, pendekatan kesehatan adalah cara utama untuk menekan permintaan atau demand narkotika yaitu melalui program wajib lapor serta penanganan korban atau pecandu narkotika lewat program rehabili tasi. “Kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur tingkat
pemahaman petugas, khususnya Tim Asesmen Terpadu terhadap pelaksanaan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, PP Nomor 25 Tahun 2010 dan Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BNN,” tegas jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini. (kmb36)
“Data tahun 2018 dari bulan Januari sampai Maret ini, sebanyak 93 orang yang menjalani proses rehabilitasi. Rinciannya, 47 orang melapor diri secara sukarela, 46 lewat compulsory, terbagi 79 orang lakilaki dan 14 orang wanita.” Kepala BNNP Bali, Brigjen (Pol.) I Putu Gede Suastawa
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 6 April 2018
SOSOK
Bali Post/sos
NUSA PENIDA - Wilayah kepulauan Nusa Penida yang kerap dilanda kesulitan air bersih. Di tengah semakin dekatnya target capaian program 100-0-100 dari pemerintah pusat, itu belum ada penanganan.
Motivasi Kaum Perempuan
DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) tak selamanya identik dengan laki-laki yang dipandang melekat dengan sosok seorang pemimpin. Namun, belakangan kaum perempuan juga ikut mengambil peran untuk duduk di kursi legeslatif itu. Seperti Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum. Perempuan kelahiran 18 April 1970 ini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Klungkung, periode 2014-2019. Dunia politik bukan menjadi hal baru baginya. Sudah menjadi hal biasa di tengah keluarganya. “Saya dulu dari lulus SMA sudah biasa sebagai simpatisan. Sudah sering ikut kampanye. Karena keluarga banyak jadi politisi,” tuturnya, Kamis (5/4) kemarin. Sejak 2007, ia memutuskan untuk terjun menjadi anggota Partai Golkar. Hanya menunggu dua tahun, langsung maju sebagai calon anggota legeslatif dan berhasil merebut kursi yang menjadi incaran banyak orang. Ambisinya untuk menjadi wakil rakyat bukan mengejar popularitas. Namun menyampaikan aspirasi masyarakat bawah, yang menginginkan perhatian dari pemerintah. “Saat maju, saya mendapat dukungan dari keluarga,” ucapnya. Tak hanya itu, langkahnya itu juga untuk menunjukkan kaum perempuan bisa bersaing dengan laki-laki. Bahkan bisa lebih baik. Tidak sebatas sibuk mengurus rumah tangga. Ini juga untuk memotivasi kaum perempuan lain untuk turut bergerak melakukan perubahan. “Kita bisa mewakili masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasan untuk pembangunan daerah. Kalau pekerjaan rumah tangga, itu kan sifatnya domestik,” katanya. Di tengah kesibukannya, perempuan yang juga bergelut di dunia usaha ini tak lupa untuk manyama braya. Pola kehidupan itu tetap dilakoni dan dijadikan media untuk menyerap aspirasi. “Dengan manyama braya, kita kan bisa tahu aspirasi masyarakat yang diwakili. Saya tetap melakukan itu. Begitu juga dengan keluarga, tetap ada perhatian,” tandasnya. (sos)
Kesulitan Air Bersih Belum Tertangani Program 100-0-100 Terancam
Semarapura (Bali Post) Program seratus persen layanan air bersih, nol persen lingkungan kumuh dan seratus persen sanitasi layak (100-0-100) ditargetkan sudah terwujud oleh pemerintah pusat pada 2019. Namun, untuk di Kabupaten Klungkung, program nasional ini terancam. Hal tersebut tak lepas dari masih adanya tiga desa di Kepulauan Nusa Penida, yakni Pejukutan, Tanglad dan Sekartaji kesulitan air bersih. Di tengah hal tersebut, penanganan secara maksimal belum nampak. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana mengatakan, langkah penanganan kesulitan air bersih di desa tersebut telah dilakukan pemerintah Provinsi Bali beberapa tahun lalu dengan memanfaatkan air pada sumber Guyangan dan Penida dengan debit lebih dari 500 liter per detik. Hanya, kondisi geografis yang sangat sulit, hal
tersebut tidak bisa berjalan maksimal. Di tengah semakin dekatnya target capaian program 100-0-100, rencana penanganan lanjutan belum berhembus. “Untuk program itu (100-0100-red) kami belum berani mengatakan bisa atau tidak. Karena ini penanganannya juga dari provinsi,” ungkapnya, Kamis (5/4) kemarin. Menangani persoalan yang telah bertahun-tahun ini,
sambungnya pemkab juga melakukan upaya. Di Desa Batukandik dilakukan pembangunan sumur bor tahun ini. Sejatinya, program serupa juga diusulkan bisa terealisasi di Desa Bungamekar dan Sekartaji. Namun, anggaran terbatas membuat harus ditunda. “Kami berupaya melakukan langkah-langkah penanganan. Ini memerlukan anggaran cukup besar,” tandasnya. Sebelumnya, Perbekel
Pejukutan I Nyoman Yudiadnyanawan mengatakan kesulitan air bersih cukup membebani ratusan KK warganya. Hal tersebut juga menyebabkan pembangunan fisik, salah satunya akomodasi untuk mendukung sektor pariwisata yang belakangan ini semakin berkembang menjadi terhambat. “Satu sisi sektor pariwisata digenjot semakin berkembang. Tetapi air jadi persoalan. Warga yang punya modal jadi tanggung untuk berbuat karena ini,” keluhnya. Memasuki musim kemarau ini, warganya sudah mulai kesulitan mendapat air untuk memenuhi kebutuhan MCK. Beberapa ada yang harus meminta ke warga lain yang
masih memiliki persediaan. Hanya tidak bisa setiap hari. “Untuk warga ada punya dua sampai tiga cubang. Beberapa warga ada yang minta air kepada warga yang masih punya. Tetapi ini hanya dua sampai tiga kali. Tidak berani kalau sering-sering,” jelasnya. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah diharapkan bisa segera mengambil langkah penanganan. Ini telah disampaikan setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung setiap tahun. “Kalau kabupaten kan anggarannya terbatas. Tetapi Bapak Bupati dan dewan sudah sering menekankan, supaya ini ditangani,” tandasnya. (kmb45)
Keberadaan BUMDes
Strategis Entaskan Kemiskinan, Pendirian Masih Terkendala SDM DESA di Kabupaten Klungkung belum seluruhnya memiliki badan usaha. Perannya yang sangat penting dalam menggenjot perekonomian desa, bahkan mengentaskan kemiskinan, membuat pemkab berkeinginan usaha ini terus bermunculan. Namun hal tersebut belum mampu berjalan cepat. Apakah yang menjadi penyebab? Bali Post/sos
Tjokorda Raka Parta Wijaya
Bali Post/sos
I Made Kariada
DPS Pilkada 2018
Panwaslu Temukan Ratusan Data Ganda
Semarapura (Bali Post) Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada serentak sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung. Namun, berdasarkan hasil penyisiran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), ditemukan ratusan data ganda. Hal ini berpotensi mempengaruhi kehadiran saat pemilihan. Anggota Panwaslu Klungkung Tjokorda Raka Partawijaya, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan penyisiran tersebut dilakukan sesaat setelah penetapan DPS dengan membandingkan data pemilih antar-TPS, lintas TPS, lintas desa dan Kecamatan. Hasilnya, yang ditemukan 612 data ganda. Rinciannya, Kecamatan Klungkung 66 orang, Dawan 151 orang, Nusa Penida 296 orang dan Banjarangkan 99 orang. “Yang ganda itu nama sampai nomor induk kependudukannya. Ini ada lintas TPS, desa dan kecamatan,” jelasnya. Hal tersebut, kata dia sudah disampaikan kepada KPU supaya segera dilakukan perbaikan. Jika tidak, akan mempengaruhi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), maupun jumlah kehadiran saat pemilihan. “Rekomendasi untuk menindaklanjuti sudah kami sampaikan. Tentu ini akan kami pantau dan awasi terus,” katanya. Ketua KPU Klungkung I Made Kariada mengatakan data tersebut sudah ditindaklanjuti PPS dalam perbaikan DPS yang akan berakhir pada 7 April, besok. Nantinya data terbaru akan diupload ke Sistem Data Pemilih (Sidalih) untuk diverifikasi. “Kalau masih ada yang ganda, akan ditindaklanjuti lagi oleh PPS sebelum penetapan DPT. Pasti akan dihapus salah satu,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, DPS yang dikantongi KPU sebanyak 157.095 orang. Sebelum mendapatkan angka itu, KPU melakukan pencocokan dan pencoklitan data dari KPU pusat. petugas menemukan 10.626 orang yang tidak memenuhi syarat. Mereka terungkap sudah meninggal, di bawah umur dan tidak berdomisili di Kabupaten Klungkung. Oleh sebab itu, langsung dicoret dari daftar. Tak hanya itu, pada tahapan hajatan politik lima tahunan ini, juga ditemukan 2.651 orang belum mengantongi e-KTP yang didominasi lanjut usia dan rantauan dan 5.685 pemilih baru. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung
(0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172
Desa di Kabupaten Klungkung memiliki berbagai potensi. Ada pariwisata, perdagangan, alam hingga jasa. Beberapa sudah ada yang memanfaatkannya secara baik. Dikelola dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Seperti Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Sejak berdiri 2014 lalu, sudah ada lima usaha yang digarap. Mulai dari unit pengolahan sampah, unit air, simpan pinjam, unit wisata dan pasar. Kemunculannya bertahap. Dua tahun berdiri, telah mampu memberikan angin segar untuk masyarakat. Melalui program simpan pinjam, sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan perindustrian, seperti tenun, prada, klangsah maupun ingka dapat semakin berkembang. Selain itu, keberadaannya juga mampu menjadi penyedia lapangan pekerjaan. Misalnya, pada unit pasar. Buruh angkut maupun lainnya bisa dilakoni warga yang sebelumnya berstatus pengangguran. “Dampaknya sangat bagus untuk membangun desa. Tenaga kerja terserap. Ekonomi bisa bergerak,” ungkap perbekel setempat, I Putu Ariadi, Kamis (5/4) kemarin. Badan usaha yang memiliki puluhan pegawai ini juga memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan. Adanya pergerakan perekonomian secara berkelanjutan, mampu memberikan ruang bagi RTM untuk mencari penghasilan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan. “2015, angka kemiskinan 212 KK. 2017 tinggal 41 KK,” ucapnya. Dampak serupa juga ditimbulkan BUMDes Dawan Kaler, Kecamatan Dawan. Angka kemiskinan dapat ditekan, salah satunya melalui usaha produksi air kemasan. “Usaha kami mengelola pasar desa, usaha air minum kemasan dan simpan-pinjam. Kalau dampaknya sangat bagus. Terutama ikut berperan serta dalam penanggulangan kemiskinan,” ungkap Perbekel I Kadek Sudarmawa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja mengungkapkan berdasarkan data terakhir, terdapat 37 BUMDes di Bumi Serombotan yang tersebar di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida. Dari itu, 23 mendapat dukungan dana dari pemerintah Provinsi Bali dan sisanya dari desa. “BUMDes kalau dikelola dengan baik, kontribusinya untuk desa cukup banyak. Salah satunya dalam pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Pejabat asal Karangasem ini menyebutkan pemkab tengah mendorong supaya desa lain bisa membentuk BUMDes. Hanya hal tersebut belum bisa berjalan cepat. Di samping potensi desa belum dipetakan, juga disebabkan Sumber Daya Manusia untuk mengelola sulit didapatkan. “Kami telah melakukan langkah-langkah pengembangan melalui pelatihan kepada pengurus dan mengintensifkan pendampingan,” ungkapnya. Ditambahkan, seiring besarnya dana yang dikelola desa, baik yang bersumber dari daerah maupun pusat, pembentukan badan usaha itu dipandang tidak sulit. “Sekarang dana sudah mudah didapat. Desa bisa memberi penyertaan. Tinggal bagaimana memetaan potensi desa saja,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
BUMDES - BUMDes Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung. Sejak berdiri 2014, sudah memiliki lima usaha. Keberadaannya mampu berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan.
EKONOMI
Jumat Umanis, 6 April 2018
13
Hadapi Pelemahan Ekonomi
Optimalkan Program Padat Karya dan Belanja Dana Desa Jakarta (Bali Post) – Perekonomian dunia sebagai faktor eksternal semakin dipenuhi ketidakpastian, memberikan ancaman melemahnya perekonomian Indonesia. Perang dagang yang ditabuh Amerika Serikat dan Cina adalah faktor yang cukup berpengaruh, selain kebijakan dari Bank Sentral Amerika Serikat dengan menaikkan suku bunga. Mendorong konsumsi dalam negeri dengan optimalisasi program padat karya dan belanja dana desa dinilai bisa menjadi satu solusi. Demikian disampaikan ekonom senior Mari Elka Pangestu yang ditemui usai seminar ‘’The Economist’’ di Jakartam Kamis (5/4) kemarin. Mari Elka menilai ketidakpastian eksternal yang bisa memengaruhi perekonomian nasional semakin bertambah. ‘’Meningkat ketidakpastiannya, bukan karena perang dagang tetapi juga karena the Fed kelihatannya akan lebih cepat meningkatkan tingkat suku bunga sehingga rupiah akan mengalami
pelemahan,’’ kata Mari Elka. Mantan Menteri Perdagangan itu menilai perang dagang global memunculkan kekhawatiran mengganggu iklim perdagangan dan ekspor yang dalam satu tahun terakhir membaik. Kekhawatiran perang dagang antara Amerika dan Cina muncul setelah Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif untuk produk impor baja sebesar 25 persen dan produk aluminium 10 persen.
‘’Selama setahun terakhir perdagangan dan ekspor membaik, ini (perang dagang) bisa menganggu,’’ ucap Mari Elka. Menghadapi berbagai ketidakpastian eksternal itu, Mari Elka berpendapat Indonesia perlu merangsang permintaan dari dalam negeri. ‘’Kita beruntung masih punya pasar dalam negeri yang besar,’’ katanya. Upaya mendorong permintaan dalam negeri oleh pemerintah dapat di-
lakukan melalui belanja negara yang membantu lapisan masyarakat paling bawah, misalnya melalui program padat karya dana desa dan program keluarga harapan. Sela in m end oro ng p e rm int a a n dalam negeri, perlu pula memperhatikan mengenai kepercayaan konsumen (consumer confidence) melalui penyelesaian permasalahan isu-isu mengenai pajak dan ketidakpastian regulasi. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Memasuki pertengahan pekan pertama April, nilai tukar rupiah terus tertekan. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (5/4) sore, bergerak melemah sebesar delapan poin menjadi 13.762 dibandingkan posisi sebelumnya 13.754 per dolar AS. Meredanya isu perang dagang, dinilai menjadi penyebab menguatnya dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan bahwa dolar AS bergerak menguat seiring dengan munculnya kabar mengenai meredanya sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. ‘’Ada peluang terjadinya kompromi antara AS dan Tiongkok mengenai kebijakan bea impor terhadap produk kedua negara,’’ katanya. Ia mengemukakan bahwa ketegangan perdagangan kedua negara itu mereda setelah penasihat ekonomi Presiden AS Donald Trump menyatakan tarif yang diusulkan pada produk Tiongkok mungkin tidak benar-benar berlaku dan tidak ada perang dagang. Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah cenderung stabil seiring dengan naiknya investasi asing di pasar obligasi. ‘’Asing cenderung memindahkan investasinya dari saham ke obligasi di tengah ketidakpastian,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (5/4) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.767 dibandingkan posisi sebelumnya 13.760 per dolar AS. (ant)
Sudah Di-’’booking’’ 6.500 Kamar
Denpasar (Bali Post) Sebanyak 6.500 kamar telah dipesan (booking) untuk delegasi IMF-WB dan telah membayar down payment (DP). Kamar yang diperlukan diperkirakan sekitar 15.000 kamar. Tersebar di kawasan ITDC, Tanjung Benoa, Jimbaran, Uluwatu, Nusa Dua. Ketua Bali Hotel Association I Gede Ricky Putra membeberkan, di kawasan Bali Selatan diperkirakan ada 12.000-an kamar, sehingga untuk menutupi kekurangan akan diarahkan ke daerah Sanur. Di Nusa Dua ada 23 hotel dengan 5.000 kamar, Tanjung Benoa ada 23 hotel dengan jumlah 2.500 kamar, Nusa Dua atas ada sekitar 2.000 kamar, Jimbaran, Uluwatu diperkirakan ada 3.500 kamar. Untuk penyewaan kamar saja diperkirakan nilai nominalnya mencapai Rp 2,5 triliun. Karena rate harga kamar Rp 4 juta – Rp 8 juta per malam. Namun secara total baik untuk makanan, minuman, akomodasi, transportasi, nilai nominalnya mencapai Rp 5,6 triliun – Rp 5,7 triliun. Meskipun acara annual meeting tersebut berlangsung dari tanggal 8-12 April, namun beberapa delegasi memesan kamar untuk satu bulan. Bahkan ada satu bank sentral memesan satu hotel. ‘’Seperti Westin sudah confirm 1 bulan akan menjadi sekretariat. Akan ada persiapan logistik di hotel tersebut, karena akan banyak sekali alat yang dibawa terutama IT,’’ ungkapnya. Bulan Agustus, September, Oktober merupakan peak season, ia memastikan tidak terjadi kenaikan tarif kamar. Karena kunjungan ramai dan kamar hotel terisi semua. ‘’Tidak ada yang mengubah harga, hargnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya,’’ tandasnya. Ia meyakini, impact dari IMF WB sangat besar, bahkan lebih besar dari event APEC tahun 2013 lalu. Pemesanan kamar untuk APEC paling lama dua minggu, sedangkan pada IMF–WB sampai satu bulan. Impact-nya tidak dirasakan tidak hanya saat acara, namun sebelum dan sesudah acara. Terlihat dari triwulan I 2018, kunjungan wisatawan naik 8 persen. April pun pemesanan kamar dikatakan bagus. ‘’Dampak positifnya tidak hanya pada saat event saja tapi sebelum dan sesudah event juga karena tamu yang akan datang pada saat event, mereka akan memajukan atau memundurkan jadwal kunjungannya,’’ ungkapnya. Ia berharap kunjungan tamu 18.000 – 20.000 kamar pada season biasa di bulan Oktober, bisa dimundurkan ke bulan November atau Desember awal. Karena bulan-bulan tersebut merupakan low season, dengan okupansi 45 – 50 persen. Dengan adanya IMF WB, ia berharap dampak okupansi di bulan low season tersebut bisa mencapai 60 – 65 persen. (kmb42)
Bali Post/ant
Akhir Mei, Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung
Rupiah Masih Tertekan
IMF-WB Butuh 15.000 Kamar
Ekonom Senior Mari Elka Pangestu
PETANI GARAM — Seorang petani garam di rumah produksi garam di kawasan penggaram Talise Sulawesi Tengah. Garam produksi 105 Petani dipastikan diserap 10 industri pengolahan.
Garam 105 Petani Dipastikan Diserap 10 Industri Pengolahan Jakarta (Bali Post) – Sebanyak 10 industri pengolahan garam berkomitmen menyerap garam produksi 105 petani di dalam negeri melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang penyerapan garam rakyat. ‘’Saya mengapresiasi para industri dan petani garam atas sumbangsih kepada Indonesia, khususnya pada sektor pergaraman nasional dalam ketahanan industri dan pangan nasional,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Airlangga menyampaikan, kebutuhan garam nasional pada 2018 diperkirakan sekitar 4,5 juta ton, terdiri 3,7 juta ton kebutuhan industri dan 800.000 ton konsumsi. Direktur Jenderal Industri, Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono menyampaikan, 10 industri yang menandatangani nota kesepahaman itu akan menyerap 1.430.000 ton garam petani. Adapun petani garam yang turut menandatangani nota kesepahaman tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Pulau Jawa, Sulawesi hingga
Nusa Tenggara. Untuk wilayah Jawa Barat, garam yang akan diserap adalah petani di daerah Cirebon, Indramayu dan Karawang. Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah, industri akan menyerap garam milik petani asal Demak, Jepara, Rembang dan Pati. Selain itu, industri juga akan mendapatkan pasokan garam dari wilayah Jawa Timur seperti Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan dan Surabaya. Sementara untuk Sulawesi Selatan, industri akan mendapatkan pasokan dari petani garam Takalar dan Jeneponto. Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pasokan garam didapat dari daerah Bima, Nagakep dan Kupang. Sementara itu, 10 industri pengolahan garam yang menandatangani nota kesepahaman itu adalah Sumatraco Langgeng Makmur, Susanti Megah, Budiono Madura Bangun Persada, Niaga Garam Cemerlang, Unichem Candi Indonesia, Cheetam Garam Indonesia, Saltindo Perkasa, Kusuma Tirta Perkasa, Garindo Sejahtera Abadi dan Garsindo Anugerah Sejahtera. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Sejumlah pihak masih meragukan komitmen Cina dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung karena hingga saat ini belum ada realisasi berarti. Untuk memastikan proyek prestisius itu berjalan, Menteri BUMN Rini Soemarno bertolak ke Beijing, Cina. ‘’Proyek kereta cepat ini harus segera diakselerasi pada Mei 2018 terutama pada area konstruksi kritikal. Termasuk alih teknologi dan penguatan kompetensi SDM Indonesia untuk memiliki keahlian konstruksi proyek kereta cepat,’’ kata Rini, di Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Rini menjelaskan, proyek prestisius ini diyakini akan menjadi kebanggaan kedua negara di bidang transportasi publik. Di Cina, Rini beserta rombongan disambut tim lengkap China Railway Corporation (CRC) yaitu President China Railway International, Head of Consortium of Jakarta Bandung HSR Project, Chairman CRRC Qingdao Sifang. CRC sendiri merupakan induk usaha dari PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. ‘’Berbagai pekerjaan konstruksi direncanakan dilakukan secara masif di 21 titik yang dianggap paling kritikal mulai awal Mei 2018. Selain itu, pembebasan lahan juga ditargetkan rampung pada akhir Mei 2018,’’ ujar Rini. Dalam pertemuan tersebut, CRC juga menyatakan komitmennya untuk mempercepat pembangunan terowongan, baik terowongan Walini ataupun terowongan lainnya. Bersama dengan PT KCIC, CRC juga akan merencanakan secara rinci pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Halim Perdanakusuma dan Walini. Bahkan desain utama, Walini akan menjadi kota baru di Bandung Barat dengan memiliki 1.270 hektar (ha). Dalam proyek ini, Cina berkomitmen memberikan para tenaga ahli teknis terbaik dalam hal alih teknologi serta kemampuan. Dengan begitu, ke depannya para teknisi Indonesia akan mampu membangun proyek kereta cepat secara mandiri. Ketika beroperasi, kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 143 kilometer (km) diyakini akan diminati masyarakat. Seperti halnya rute Beijing - Tianjin yang berjarak tempuh 126 km. Kereta dengan kecepatan 350 km per jam ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 40 menit. Kereta ini akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar. (ant)
TEROWONGAN — Sejumlah pekerja nampak menyelesaikan terowongan Walidi yang menjadi bagian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Akhir Mei 2018, pembebasan lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan rampung.
’’Dwelling Time’’ Diupayakan Jadi Hanya 3 Hari
Jakarta (Bali Post) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tengah berupaya layanan dwelling time dalam waktu sebulan harus lebih baik dengan terus melakukan pengamatan, pengawasan dan perbaikan. Ditargetkan waktu dwelling time menjadi hanya 3 hari. Dwelling time adalah waktu berapa lama peti kemas (barang impor) ditimbun di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di pelabuhan sejak dibongkar dari kapal sampai dengan barang impor keluar dari TPS. ‘’Kita lakukan perbaikan atas berbagai kebijakan yang telah dilakukan oleh kementerian dan lembaga,’’ kata Menhub Budi Karya kepada pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Usai mendengarkan paparan dari sejumlah kementerian dan lembaga, Menhub mengatakan
dirinya akan memberi masukan dan perbaikan agar yang selama ini belum maksimal bisa dimaksimalkan lagi. Menurutnya, dirinya juga akan bertemu satu per satu pimpinan kementerian dan lembaga untuk minta perbaikan agar layanan dwelling time bisa berjalan baik dan sesuai target. ‘’Saya tetap berkeinginan dwelling time tiga hari dengan melakukan berbagai perubahan dan perbaikan,’’ kata Budi. Menhub menginginkan pelaksanaan dwelling time bisa memenuhi empat kriteria, yaitu mudah, murah, cepat, dan transparan agar pengusaha bisa menjalankan usahanya dengan baik dan efektif dan efisien. Dia mencontohkan sejumlah masalah yang harus diperbaiki oleh kementerian dan lembaga, antara
lain sumber daya manusia (SDM) kurang banyak sehingga harus ditambah, SDM kurang kompeten sehingga harus dicarikan yang kompeten. ‘’Selain itu tempat pengurusan dokumen kurang luas jadi harus diperluas, serta jaringan online yang kurang konsisten harus konsisten,’’ katanya. Adapun data dari Kementerian Perhubungan, Pelabuhan Tanjung Priok saat ini memiliki dwelling time 3,33 hari, sedangkan Pelabuhan Belawan 3,46 hari, dan Pelabuhan Tanjung Emas/Tanjung Perak selama 3,73 hari. Aturan dwelling time selama tiga hari ini juga sebagai upaya Kementerian Perhubungan menurunkan biaya logistik yang dikeluhkan terlalu mahal. Sehingga dengan menurunnya biaya logistik diharapkan juga dapat meningkatkan ekspor. (ant)
BULELENG
14
Jumat Umanis, 6 April 2018
SOSOK Kunci Anggaran
ALOKASI anggaran menjadi kunci dalam suksesnya pemerintah daerah menjalankan kebijakan. Tidak banyak kebijakan berjalan mulus karena kesulitan anggaran untuk membiayai program. Situasi ini sering dialami pemerintah daerah yang notabene memiliki APBD kecil atau bahkan pas-pasan. Buleleng yang merupakan daerah dengan penghasilan tergolong rendah, rupanya mulai melakukan kreasi dalam mengalokasikan anggaran untuk membiayai program yang sudah direncanakan. Salah satu kreasi dalam mengalokasikan anggaran itu dicetuskan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Dia mengatakan, untuk ke depan anggaran yang memang dibutuhkan untuk membiayai kegiatan yang masuk skala prioritas harus ‘’dikunci’’ dan tidak bisa dialihkan atau bahkan dibatalkan. ‘’Ke depan saya mengusulkan anggaran yang memang sangat dibuthkan ini harus diamankan, sehingga program yang sudah disusun itu dapat terealsiasi dalam menjawab masalah yang terjadi,’’ katanya. Politisi asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula ini menambahkan, anggaran perlu dikunci karena fakta di daerahnya beberapa sektor masih memerlukan penanganan serius. Dia mencontohkan, kekurangan guru SD dan SMP saat ini perlu ditangani dengan mengangkat guru honor daerah menjadi guru kontrak. Ini bisa dilakukan dengan menyiapkan anggaran yang tidak bisa ditunda-tunda. Demikian juga sektor infrastruktur di perkotaan penanganannya tidak bisa ditunda. Pasalnya, setiap hujan sejumlah lokasi di kota Singaraja dilanda banjir. Penanganan dengan menormalisasi got atau saluran di tempat umum dan permukiman warga harus ditangani secepatnya. Selain itu aggaran untuk dana kesehatan masyarakat miskin tidak bisa ditawar-tawar, karena selain sudah menjadi instruksi pemerintah pusat, pemerintah daerah wajib melayani kesehatan warganya. (mud)
Diserahkan, Hasil Visum Korban Pelecehan Seksual
Singaraja (Bali Post) – Hasil visum korban dugaan pelecehan seksual IASU (14) dari salah satu desa di Kecamatan Banjar, diserahkan manajemen RSUD kepada penyidik Satreskrim Polres Buleleng. Hasil visum ini digunakan melengkapi alat bukti yang sudah dikantongi sebelumnya yaitu pengakuan pihak terlapor IBKS (65). Dua alat bukti ini dianggap belum cukup, sehingga polisi belum berani menetapkan calon tersangka dalam kasus ini. Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. Rabu (4/4) lalu, mengatakan, pihaknya belum memutuskan tersangka karena dalam beberapa hari ke depan, pihaknya ingin mengumpulkan barang bukti lain. Alat bukti tambahan itu tidak lain adalah hasil pemeriksaan korban. Saat ini, penyidik belum bisa mengumpulkan keterangan, karena kondisi kesehatan korban belum pulih seratus persen. Bahkan, informasi dari manajemen RSUD yang sempat merawat korban masih memerlukan waktu untuk perawatan lanjutan. “Kami belum bisa menyimpulkan tersangka walau sudah ada visum dan pengakuan terlapor. Sekarang, kita menunggu keterangan tambahan dari korban. Kalau kondisinya sudah membaik dan bisa dimintai keterangan, nanti pasti akan kami putuskan siapa tersangka,” katanya. Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara, mengatakan, setelah dirawat beberapa hari setelah divisum, korban telah diperbolehkan pulang. Berdasarkan hasil pemeriksana dokter, korban keluar rumah sakit pada Selasa (3/4) lalu. Keputusan pemulangan ini karena, secara umum kondisi fisik korban sudah pulih. “Kondisi secara umum sudah membaik, korban juga sudah bisa diajak komunikasi dengan keluarganya dan kembali bisa mengonsumsi makanan,” katanya. Sementara itu, tim kuasa hukum korban, Kadek Doni Riana, menyatakan tetap memberikan bantuan hukum kepada korban sampai kasus ini disidangkan di pengadilan. Dia berharap, polisi menangani kasus ini dengan baik dan segera ditetapkan pihak yang bertangung jawab dalam kasus ini. Selain itu, pihaknya bersama rekan sejawatnya merencanakan akan menemui Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) untuk memohon dukungan perawatan lanjutan terhadap kesehatan dan psikis korban. Ini karena setelah korban diperbolehkan pulang, korban yang merupakan keluarga kurang mampu itu memerlukan perawatan, sehingga kesehatan dan psikisnya kembali pulih dan bisa memberi keterangan untuk mendukung penanganan kasus hukum oleh polisi. Seperti diberitakan sebelumnya, korban menjalani visum di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng, 28 Maret 2018 lalu. Korban menjalani visum atas permintaan polisi yang sedang menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. (kmb38)
MUSRENBANG – Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. membuka Musrenbang RKPD Buleleng, Kamis (5/4) kemarin.
Bali Post/kmb38
Kendalikan Alih Fungsi, Pemkab Intensifkan Peruntukan Lahan
Singaraja (Bali Post) – Sejalan dengan kebijakan fokus menggarap sektor pertanian mulai tahun ini, Pemkab Buleleng serius mengendalikan laju alih fungsi lahan pertanian. Upaya membentengi lahan pertanian dari alih fungsi, pemerintah daerah mengintensifkan pemanfaatannya sesuai peruntukan. Upaya ini dilakukan karena regulasi yang mengatur alih fungsi ini belum dibentuk, sehingga dengan penegasan peruntukan itu dipastikan lahan yang memang produktif tetap akan dipertahankan. Demikian terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Buleleng di Lovina Kamis (5/4) kemarin. Musrenbang ini diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, perbekel desa/lurah, dan undangan penting lain. Musrenbang dibuka Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Ketua DPRD Gede Supriatna, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, dan Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Gede Dharmaja. Wakil Bupati mengatakan, pengendalian alih fungsi lahan pertanian ini satu dari sekian banyak program yang dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pemerintah fokus menangani sektor pertanian di daerahnya. Selain itu, fakta menyebut bahwa lahan pertanian di Bali
Utara semakin menyempit hingga secara keseluruhan luasnya sekarang nomor tiga di Bali. Lahan pertanian di Bali Utara sekarang tercatat luasnya 10.791 hektar. Fakta ini menunjukkan bahwa lahan sawah banyak yang beralih fungsi. Ada yang beralih fungsi menjadi lahan perkebunan anggur atau tanaman lain. Selain itu, ada juga sawah “disulap” menjadi kawasan perumahan atau dijadikan ladang bisnis tanah kapling. “Luas sawah kita sekarang nomor tiga di Bali. Meski luasnya semakin sempit, tapi capaian produksi beras berada pada posisi dua. Ini membuat Buleleng kelebihan stok beras,” katanya. Menurut Sutjidra, laju alih fungsi lahan ini harus dikendalikan dengan baik. Selain mengandalkan regulasi berupa peraturan daerah (perda), juga dilakukan dengan teknik peng-
aturan peruntukan lahan yang baik. Pengendalian alih fungsi saat ini dilakukan dengan pengawasan peruntukan lahan. Ini karena perda yang mengatur alih fungsi lahan sampai tahun ini belum dibentuk. Meski demikian, pengendalian alih fungsi dilakukan mengacu Perda No. 9 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng 2013-2033 pasal 37 ayat 2 yang menyebutkan kawasan peruntukan tanaman pertanian pangan berkelanjutan ditetapkan seluas 9.250 hektar tersebar di delapan kecamatan. Pengawasan ketat menyasar kawasan tersebut. Kalau kawasan ini diincar pengembang atau pebisnis tanah kapling, pemerintah akan mengarahkan mencari lahan yang tidak produktif. Sebaliknya, kalau upaya itu mentok, langkah tegas yang akan diambil adalah tidak menerbitkan izin pendukung investasinya.
“Pengawasan itu kami akan arahkan untuk mencari lahan yang memang tidak produktif. Pengaturan peruntukan lahan ini sudah jelas pembagiannya di Buleleng Tengah, Timur dan Barat. Jadi, kalau produktif kita arahkan ke kawasan lain dan juga perizinan akan diperketat,” katanya. Wakil Bupati menambahkan, selain melindungi lahan pertanian, pemkab ke depan tidak memberi ampun kepada pengembang atau pengusaha lain yang terbukti merusak infrastruktur pendukung pertanian. Dia mencontohkan, persoalan yang sering ditemukan adalah penutupan irigasi untuk kepentingan yang bukan pertanian. Untuk itu, kalau kasus seperti itu terjadi, pemkab berjanji akan menindak tegas dengan sanksi pembongkaran. “Ini juga menjadi fokus kita ke depan karena sering terjadi irigasi banyak dirusak atau dikorbankan untuk pembukaan kawasan perumahan atau bisnis lain. Ini tidak bisa dibiarkan dan kalau ditemukan pasti kami tindak tegas,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Gede Dharmaja mengatakan, musrenbang
diawali dengan musrenbang desa yang menghasilkan 1.461 usulan program dan kegiatan. Ribuan usulan itu kemudian dibahas kembali lewat diskusi publik yang menghasilkan 56 saran terhadap dokumen RKPD Buleleng tahun 2019. Tahapan berikutnya adalah pra-musrenbang dan usulan itu dipilah dengan rincian 573 usulan kewenangan kabupaten dan 888 usulan musrenbang kecamatan belum dapat disepakati karena bukan kewenangan kabupaten. Dari pra-musrenbang itu ditetapkan 428 usulan kecamatan dapat dibahas ke tingkat musrenbang kabupaten. Sisanya 145 usulan belum dapat diakomodir karena dianggap belum sesuai skala prioritas pembangunan kabupaten 2019. “Dari tahapan itu hari ini, dilakukan sinkronisasi degan rencana kerja di provinsi yang meliputi infrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan sistem pertanian terintegrasi. Dalam kesempatan ini juga kita paparkan program unggulan daerah yakni pertanian terintegrasi, infrastruktur perdesaan perkotaan, dan sektor perdagangan dan industri di daerah kita,” jelasnya. (kmb38)
Polemik Penganugerahan Gelar Raja Fadli Zon
Pasemetonan Puri Sampaikan Pernyataan Sikap
Bali Post/ist
RAPAT - Pasemetonan Puri Agung Buleleng menggelar rapat menyikapi polemik penganugerahan gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon, Rabu (4/4) malam.
Sikapi dengan Bijaksana MENYUSUL polemik penganugerahan gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Panglingsir Puri Agung Buleleng, masyarakat diajak menyikapi hal tersebut dengan bijaksana. Ini karena penganugerahan gelar ada di internal puri, tidak ada kaitan dengan kebijakan pemerintah daerah. Pihak bersangkutan diharapkan duduk bersama dan mengedepankan musyawarah untuk mengakhiri polemik yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Bali Post/mud Harapan itu diungkapkan dr. Nyoman Sutjidra Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Buleleng di Lovina, Kamis (5/4) kemarin. Sutjidra mengatakan, penganugerahan gelar apa pun di lingkungan puri, pemerintah daerah tidak punya hak mencampuri. Terkait polemik pemberian gelar Sri Paduk Raja kepada Wakil Ketua DPRRI Fadli Zon, Sutjidra menilai sudah ada kedewasaan tokoh dan panglingsir puri untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Dari upaya tersebut, pihaknya mengajak semua komponen masyarakat di daerahnya untuk dewasa dan menyikapi dengan bijaksana. “Kami tidak paham soal itu. Itu di luar kebijakan kita di pemerintahan. Kita berharap polemik diakhiri dan masyarakat menyikapi hal ini dengan bijaksana,” katanya. (mud)
Singaraja (Bali Post) – Penganugerahan gelar Sri Paduka Raja oleh Penglingsir Puri Agung Buleleng A.A. Ngurah Ugrasena kepada Fadli Zon menimbulkan kegaduhan segenap keluarga puri. Keluarga puri yang tergabung dalam Pasemetonan Puri Agung Buleleng, Rabu (4/4) malam, menggelar pertemuan di Puri Tukadmungga, Kecamatan Buleleng. Dari pertemuan itu diputuskan bahwa gelar Sri Paduka Raja tidak diakui. Sebaliknya, keluarga puri tidak bertangung jawab atas akibat hukum penganugerahan gelar yang diketahui dalam tahta tertinggi dalam struktur puri. Itu diungkapkan Manggala Eka Sthana Dharma Puri Agung Buleleng A.A. Wiranata Kusuma usai memimpin rapat bersama keluarga di Puri Tukadmungga. Rapat ini dihadiri tokoh dari Pemerajan Dadia Puri Bangkang, Puri Tukadmungga, dan Pemerajan Dadia Kubutambahan. Sementara itu, Panglingsir
Puri Agung Buleleng A.A. Ngurah Ugrasena yang telah diundang lewat surat dan undangan via WhatsApp (WA - red) memilih tidak hadir. Alasan Ugrasena berada di Bone menghadiri undangan pertemuan raja-raja se-Indonesia. Pertemuan yang berlangsung alot itu memutuskan beberapa poin yang dituangkan dalam pernyataan sikap. Poin pernyataan itu yakni, pasemetonan tidak mengakui dan tidak ikut bertanggung jawab terhadap penganugerahan gelar dan produk hukum yang dibuat A.A. Ngurah Ugrasena. Pasemetonan menyadari sepenuhnya berada pada naungan NKRI dan tunduk terhadap kaidah hukum nasional dan dengan sendirinya tidak mengakui status raja yang berada di bawah Pasemetonan Puri Agung Buleleng atau trah Ki Gusti Anglurah Pandji Sakti. Pasemetonan mempunyai satu wadah keluarga besar Eka Stana Dharma Puri Agung
Peryataan Sikap g Pasemetonan Puri Agung Buleleng tidak mengakui dan tidak ikut bertangung jawab terhadap penganugerahan gelar dan produk hukum yang dibuat A.A. Ngurah Ugrasena. g Pasemetonan menyadari sepenuhnya berada pada naungan NKRI dan tunduk terhadap kaidah hukum nasional dan dengan sendirinya tidak mengakui status raja yang berada di bawah Pasemetonan Puri Agung Buleleng atau trah Ki Gusti Anglurah Pandji Sakti. g Pasemetonan mempunyai satu wadah keluarga besar Eka Stana Dharma Puri Agung Buleleng meliputi Pemerajan Dadia Puri Bangkang, Puri Tukadmungga, dan Pemerajan Dadia Kubutambahan.
Buleleng meliputi Pemerajan Dadia Puri Bangkang, Puri Tukadmungga, dan Pemerajan Dadia Kubutambahan. Poin terakhir, pasemetonan memohon maaf atas keresahan atau kegaduhan di masyarakat. Manggala Eka Sthana Dharma Puri Agung Buleleng A.A. Wiranata Kusuma mengatakan, berdasarkan keputusan rapat, gelar Sri Paduka Raja yang diberikan kepada Fadli Zon tidak ada. Ini karena dianggap bertentangan dengan dasar hukum di mana negara ini adalah republik dalam naungan NKRI. Struktur pemerintahan sudah
jelas dari presiden, gubernur, bupati/wali kota, camat, dan perbekel desa/lurah. Untuk itu, penganugerahan oleh A.A. Ngurah Ugrasena dan produk hukum yang lain di luar tanggung jawab keluarga Puri Agung Buleleng. “Sudah kami putuskan bahwa gelar raja tidak ada. Kalau gelar itu memang ada, itu yang bertangung jawab adalah oknum itu sendiri,” katanya. Ditanya pembatalan gelar itu, tokoh puri yang menjabat Kapolsek Kota Singaraja ini mengatakan, hal itu menjadi tanggung jawab oknum panglingsir itu sendiri. Ini kar-
ena yang menganugerahkan sendiri adalah oknum tersebut. Terkait tindak lanjut kepada oknum yang menganugerahkan gelar itu, akan dibahas kembali lewat pertemuan keluarga besar Puri Agung Buleleng. “Yang memberi dia (A.A. Ngurah Ugrasena - red) jadi tanggung jawab termasuk pembatalannya itu dilakukan yang bersangkutan. Setelah ini akan kami bahas kembali bersama keluarga besar yang jelas sesuai pernyatan sikap kami polemik ini diakhiri dan puri mohon maaf atas kegaduhan yang timbul,” jelasnya. (kmb38)
15
Jumat Umanis, 6 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ---------------------------------------Sabtu (7/4) dini hari Deportivo la Coruna vs Malaga --------------- Liga Jerman ----------------------------------------Sabtu (7/4) dini hari vs Werder Bremen Hannover 96 --------------- Liga Prancis ----------------------------------------Sabtu (7/4) dini hari vs Paris Saint Germain Saint Etienne Hasil --------------- Liga Champions ----------------------------------Barcelona vs Roma 4-1 vs Manchester City 3-0 Liverpool --------------- Liga Italia --------------------------------------------Benevento vs Hellas Verona 3-0 Chievo vs Sassuolo 1-1 vs Inter Milan 0-0 AC Milan Torino vs Crotone 4-1 --------------- Liga Prancis ------------------------------------------vs Monaco 1-1 Rennes
Monaco Belum Aman Dampingi PSG
Paris Monaco ditahan imbang 1-1 tuan rumah Stade Rennais pada pertandingan kometisi Liga Prancis (L1), Kamis (5/4) kemarin. Dengan tujuh laga tersisa musim ini, tim asuhan Leonardo Jardim itu belum aman untuk mendampingi Paris Saint Germain (PSG) ke kompetisi Liga Champions musim depan. Hasil ini membuat Monaco mengoleksi 67 poin dari 31 pertandingan, unggul lima poin atas tim peringkat ketiga Olympique Marseille dan terpaut jauh 16 poin dari PSG yang memimpin klasemen dan mendekati gelar juara. Rennes berada di peringkat kelima dengan 46 poin. Tuan rumah membuka keunggulan dari jarak dekat pada menit ke-20 melalui Joris Gnagnona yang memanfaatkan umpan silang Sanjin Prcic saat Rennes mendominasi pada fase awal pertandingan. Kiper Monaco Danijel Subasic tercatat dua kali membuat penyelamatan untuk mementahkan tembakan Prcic dan sepakan melengkung Gnagnona. Monaco menyamakan skor menit ke-29. Setelah operan satu-dua antara Fabinho dan Radamel Falcao membongkar pertahanan Rennes, Rony Lopes melakukan penyelesaian akurat sekaligus memperpanjang laju tidak terkalahkan Monaco di Liga Prancis menjadi 16 pertandingan. Pertandingan merupakan hasil penjadwalan ulang setelah Monaco bermain pada final Piala Liga Prancis melawan PSG. Pada laga itu, Monaco untuk kesekian kalinya harus mengakui keunggulan PSG 0-3. (kmb39/rtr/ant)
Pemain Monaco Rony Lopes.
Bali Post/net
Gol Icardi Dianulir, Inter Batal Menang
Milan Kapten Inter Milan Mauro Icardi mencetak gol namun dianulir wasit setelah menyaksikan rekaman pertandingan (VAR). Akibatnya, Inter hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi lawan satu kotanya AC Milan pada pertandingan Serie AS Liga Italia, Kamis (5/4) kemarin. Icardi mengira membawa Inter unggul pada menit ke-38 ketika ia menghancurkan pertahanan Milan dan menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma. Inter telah merayakan gol itu dan bola telah dikembalikan ke lingkaran tengah sebelum wasit mengindikasikan tinjauan ulang video. Pengadil lapangan hijau itu kemudian menganulir gol karena offside, memicu perayaan besar-besaran dari para penggemar AC Milan. Pemain Argentina itu, yang merupakan pencetak gol terbanyak Inter dengan 25 gol di liga musim ini, juga tidak mampu memaksimalkan peluang bagus dari jarak enam meter pada awal babak kedua. Antonio Candreva menyusup ke belakang Milan dan mengirim bola kepada Icardi, yang menyepak bola melebar. Hasil ini menempatkan Inter di posisi ke-4 dengan 59 poin dan Milan di tempat ke-6 dengan 50 poin. Kedua tim sama-sama memburu tiket ke Liga Champions dengan berusaha finis di kelompok empat besar. Pada pertandingan lain Chievoverona ditahan imbang tamunya Sassuolo 1-1, Bennevento vs Hellas Verona 3-0 dan Torino vs Crotone 4-1. (kmb39/rtr/ant)
Tiga Gol Dalam 31 Menit Liverpool -
Pimpinan klasemen Liga Utama Inggris Manchester City merasakan petaka di setengah jam pertama pertandingan babak perempatfinal Liga Champions melawan Liverpool di Stadion Anfield, Kamis (5/4) kemarin. Tuan rumah the Reds mampu menceploskan tiga gol dalam waktu 31 menit untuk meraih kemenangan 3-0 atas City. Fakta bahwa City masih mampu memberikan perlawanan merupakan peringatan kepada kubu Liverpool bahwa perjuangan belum selesai. Beberapa tim mampu membalikkan defisit 0-3 saat melawan Liverpool, dan pasukan Guardiola merupakan salah satu di antaranya. ‘’Kami sedikit sekali menciptakan peluang karena mereka membuat pertahanan yang solid. Kami perlu sebuah gol (tandang) tapi kami gagal mencetaknya,’’ ungkap pelatih City Pep Guardiola seusai pertandingan. ‘’Tak seorang pun percaya kami mampu lolos. Tapi kami percaya diri pada laga nanti.’’ Anfield menghadirkan salah satu malam paling spektakuler ketika penampilan beringas tim asuhan Juergen Klopp di babak pertama berujung pada gol-gol dari Mohamed Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Sadio Mane. Pertarungan ini belum selesai, di mana masih tersisa 90 menit di Etihad pada pekan depan. Klopp menikmati lebih banyak kemenangan atas sejawatnya di City Pep Guardiola dibanding manajer lain manapun. Ia senang dengan komitmennya untuk memainkan sepak bola menyerang. Liverpool merupakan satu-satunya tim yang telah mengalahkan City di Liga Inggris musim ini, dengan kemenangan 4-3 pada Januari, dan mereka mengulangi formula kesuksesan itu dengan menggebrak pertah-
anan City. Dibakar semangatnya oleh para publik tuan rumah, Liverpool membawa sang kandidat juara Liga Inggris itu berada di bawah tekanan sejak sepakan pertama dan hanya diperlukan waktu 12 menit untuk merobek gawang City. Setelah tendangan sudut City, James Milner mengirim bola ke depan, Salah berlari dari garis tengah lapangan dan mengoperkan bola kepada Roberto Firmino. Tembakannya dapat diblok kiper City Ederson, namun Firmino menyambar bola liar dan mengirimkannya kepada Salah untuk diarahkan kembali ke gawang, tanpa bisa dibendung. City merespons dengan serangan balik, namun Leroy Sane menyepak bola melebar ketika ia semestinya mengirimkannya kepada rekan setimnya, Kevin De Bruyne. Minus Sergio Aquero, City jarang merepotkan kiper Loris Karius. Liverpool menaikkan tekanan dan mencuri bola di lapangan tengah ketika Milner memenangi penguasaan bola dan menyodorkannya kepada Alex Oxlade-Chamberlain. Mantan gelandang Arsenal itu yang melepaskan tembakan dari jarak 25 meter untuk mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-20. City terpuruk dan tidak terlihat seperti tim yang unggul 16 poin di puncak klasemen Liga Inggris dan tidak lama kemudian juara Eropa
Bali Post/net
MENANG - Pemain-pemain Liverpool merayakan kemenangan 3-1 atas Manchester City pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (5/4) kemarin di Stadion Anfield. lima kali itu mengubah skor menjadi 3-0. Salah mengirimkan umpan silang dari sisi kanan tertuju kepada Sadio Mane, yang mengalahkan pertahanan City untuk menanduk bola melewati Ederson, 3-0. City tampil lebih baik setelah turun minum, di mana mereka akhirnya mampu mendapatkan ketenangannya untuk memainkan permainan operan mereka.
Liverpool tidak mampu mendapatkan kembali irama mereka sebagaimana pada babak pertama, dan mereka mendapat hantaman ketika Salah harus meninggalkan lapangan karena cedera pada menit ke-52. Pasukan Guardiola kembali memainkan permainan tim yang mengendalikan penguasaan bola, namun kesulitan untuk menciptakan peluang. (kmb39/rtr/ant)
Tiket Semifinal Dalam Jangkauan Barca Bek Barca Gerard Pique menambah penderitaan klub Italia tersebut empat menit kemudian, menyambar bola pantul setelah upaya Luis Suarez digagalkan kiper Alisson Becker. Pencetak gol terbanyak Roma Edin
Dzeko mencetak gol balasan pada menit ke-80 untuk memberikan sedikit harapan kepada tim tamu dapat membalikkan keadaan pada laga kedua. Tetapi Suarez menghapus harapan tersebut, melalui gol keempat
Barcelona Barcelona diuntungkan dengan dua gol bunuh diri AS Roma untuk meraih kemenangan 4-1 pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (5/4) kemarin di Nou Camp. Tiket semifinal kini dalam jangkauan tim asuhan Ernesto Valverde setelah kegagalan dalam dua musim terakhir. Kekalahan Roma ini melengkapi kegagalan tim Italia melawan Spanyol yang tampil lebih superior. Sebelumnya juara Serie A Juventus malah menelan kekalahan memalukan 0-3 di depan publiknya sendiri di Turin. Kapten Roma Daniele De Rossi melepaskan sepakan ke gawangnya sendiri untuk memecah kebuntuan pada menit ke-38. Gol bunuh diri kedua tercipta pada menit ke-55 kali ini melalui bek asal Yunani Kostas Manolas, untuk memperbesar keunggulan sang pemuncak klasemen Liga Spanyol itu.
GOL BALASAN - Penyerang AS Roma Edin Dzeko mengambil bola dari gawang Barcelona usai mencetak gol balasan. Roma menelan kekalahan 1-4 atas wakil Spanyol itu pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (5/4) kemarin.
London Penyerang Liverpool Mohamed Salah meyakinkan manajer Juergen Klopp bahwa dirinya baik-baik saja setelah mendapat cedera pada pertandingan Liga Champions melawan Manchester City. Namun sang manajer mengakui bahwa ia mencemaskan kebugaran pemain produktif itu. Salah meninggalkan lapangan saat babak kedua di Anfield baru berlangsung tujuh menit. Pemain Mesir itu mengemas gol pembuka di babak pertama sebelum the Reds menaklukan City 3-0. Klopp mengonfirmasi bahwa pemain 25 tahun itu, yang telah mengoleksi 38 gol untuk
Liverpool di semua kompetisi pada musim ini, akan dinilai kondisinya beberapa hari mendatang menjelang pertandingan melawan rival sekota Everton di Goodison Park di ajang Liga Inggris. ‘’Mengenai Mo, untuk saat ini saya belum tahu,’’ kata Klopp, Kamis (5/4) kemarin. ‘’Dia menepi ke pinggir lapangan dan mengatakan dia merasakan sesuatu, sesuatu. Itu sudah cukup bagi saya untuk tidak menanyakan apa penyebabnya kepada dokter, maka kami segera menariknya keluar dari lapangan.’’ ‘’Setelah pertandingan saya bertanya kepada dia dan dia menjawab, ‘Saya akan baikbaik saja, ini akan segera mem-
Bali Post/net
timnya tiga menit sebelum pertandingan usai untuk mengakhiri puasa gol penyerang Uruguay itu di Liga Champions dalam rentang waktu setahun lebih. Juara Eropa lima kali Barca masih tidak terkalahkan di Liga Spanyol dan Liga Champions dan menjadi favorit saat menghadapi tim asuhan Eusebio Di Francesco di babak delapan besar ini. Roma sendiri menghuni peringkat ketiga di Liga Italia dan tidak pernah melangkah lebih jauh dari perempatfinal sejak mencapai final pada 1984. Roma tampil cukup baik sampai gol bunuh diri De Rossi tujuh menit sebelum jeda. Dzeko semestinya mendapat hadiah penalti ketika didorong oleh Nelson Semedo di depan gawang Barca yang. Tim tamu tiba-tiba berupaya bangkit setelah gol Pique. Kiper Barca MarcAndre ter Steger hampir menghadiahkan gol kepada mereka ketika ia meninggal-
kan areanya dan kehilangan bola. Namun, pemain Jerman itu mampu melakukan penyelamatan brilian untuk menggagalkan upaya pemain pengganti Roma Gregoire Defrel. Ia menepis sepakan jarak jauh dari pemain Prancis itu semenit kemudian. Penyelesaian jarak dekat Dzeko sepuluh menit jelang bubaran semestinya dapat menjadi penawar rasa sakit bagi klub Italia tersebut. Namun, Suarez tidak memperlihatkan rasa kasihannya dengan menyambar bola sapuan yang gagal dari Federico Fazio dan mencetak gol Eropa pertamanya dari 11 pertandingan terakhirnya. Gol yang dibukukan pemain Uruguay itu mengamankan posisi Barca di semifinal untuk pertama kalinya sejak menjuarai kompetisi ini pada 2015. Pada dua musim terakhir, tim Katalan itu tersingkir di perempatfinal setelah kalah Atletico Madrid dan Juventus. (kmb39/rtr/ant)
Klopp Cemaskan Kondisi Salah baik.’ Namun sekarang kami harus menunggu diagnosis sebenarnya, bukan diagnosis yang dilakukan Mo sendiri.’’ Liverpool berupaya mempertahankan keunggulan tiga gol mereka atas City menghadapi laga kedua di Stadion Etihad pada pekan depan. (kmb39/rtr/ant) CEDERA - Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kanan) membuat selebrasi usai mencetak gol pembuka timnya melawan Manchester City. Salah cedera di babak kedua digantikan Georginio Wijnaldum.
Bali Post/net
olah raga
16 Sebelas Pesepak Bola MU Lolos Seleksi BU U-17
Denpasar (Bali Post) SSB Mandala United (MU) mengirimkan 14 pemainnya guna mengikuti seleksi pembentukan tim Piala Soeratin Bali United (BU) U-17. Alhasil, tercatat 11 pemain MU lolos seleksi dan siap membela Bali United pada Kompetisi Piala Soeratin Rayon Bali yang mulai diputar pada Minggu (15/4) mendatang. Ketua Umum MU H. Samsudin di Lapangan Niti Mandala Renon, Kamis (5/4) kemarin menyebutkan, kesebelas pemain yang lolos adalah Prince Patrick Musa Kallon, Made Tito Bali Post/ist Wiratama, Gede Sunu Jesta, Gede Mahendra (kiri) berMade Dwi Arya Dea, Riswanda, sama Made Dwi Arya Dea. Made Yoga Prasetia, Kadek Lanang, Made Bintang serta tiga pemain lagi yang tahun lalu membela Perseden Denpasar. Mereka adalah Dodik, Gede Mahendra dan Kadek Tri. ‘’Kami harapkan ketiga pemain bisa dilepas Perseden Denpasar. Saya juga kurang memahami regulasinya surat keluar dari klub yang dibela tahun lalu, atau surat pelepasan dari klub asal?’’ tanya Samsudin. Dikemukakan, kesebelas pemain yang lolos seleksi ke Bali United saat ini duduk di bangku kelas III SMP. Bahkan, tercatat 10 pemain minus Prince Patrick Musa Kallon mengikuti seleksi masuk Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta, kemarin. ‘’Alhasil, yang lolos hanya Gede Mahendra dan harus menempuh ujian kesehatan dan psikotes, Jumat (6/4) ini,’’ tuturnya. Diakuinya, Mahendra memang lolos masuk skuad timnas U-16, sedangkan Made Dwi Arya Dea pernah dipanggil pemusatan latihan timnas U-16 di Cijantung. ‘’Kami harapkan Mahendra bisa diterima di SKO Ragunan Jakarta,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua Harian MU Made Sugiarto menyatakan awalnya para pemain MU berniat mengikuti seleksi di Perseden U-17. Hanya, katanya, belum ada kejelasan antara mengikuti Piala Soeratin atau tidak, akhirnya mereka mengadu nasib ke Bali United, dan bersyukur diterima 11 pemain. MU juga mengikuti Piala Soeratin U-15 yang ditangani pelatih Purnomo, serta Piala Soeratin U-13 yang dilatih Mario. Bahkan, skuad MU U-12 baru saja mewakili Bali ke putaran nasional mengikuti Turnamen Sepak Bola Anak Indonesia (SBAI) di Stadion Cendrawasih, Jakarta Barat, pekan lalu. (022)
Arena Asian Games Dijamin Selesai Pembangunannya pada Akhir Juni
Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjamin sejumlah arena pertandingan Asian Games 2018 yang masih dalam tahap pembangunan akan selesai pada akhir Juni, termasuk penyediaan peralatan pertandingan. ‘’Di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, arena yang belum selesai itu untuk cabang squash. Sedangkan di Jakabaring, Palembang, ada arena menembak dan dayung yang belum selesai penuh,’’ kata Menpora di sela-sela kunjungan di Kompleks GBK Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Menpora mengklaim arena-arena pertandingan lain baik di Jakarta, Palembang, ataupun Jawa Barat dan Banten sudah sesuai dengan target penyelesaian. ‘’Arena pertandingan itu harus menjadi momentum untuk masyarakat sebagai sarana olahraga setelah Asian Games,’’ kata Menpora yang mengunjungi Stadion Utama GBK dan lapangan panahan GBK. Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) meminta arena pertandingan dan arena nonpertandingan Asian Games selesai pada ‘’H-100’’ atau pada awal Mei menyusul penataan tenda-tenda tambahan area pertandingan. ‘’Kami mengharapkan 94 arena pertandingan dan nonpertandingan sudah selesai pada ‘H-100’. Kalaupun ada yang belum selesai, mungkin hanya satu atau dua arena,’’ kata Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto. INASGOC menyiapkan 76 arena pertandingan dan latihan serta 27 arena nonpertandingan ataupun latihan selama penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang. ‘’Kami tidak dapat mengatakan jumlah minimal arena pertandingan untuk cabang olahraga karena masing-masing cabang punya persyaratan sendiri. Tapi, arena pertandingan dan latihan memang sudah disyaratkan Dewan Olimpiade Asia (OCA),’’ tutur Eris. Pemerintah DKI Jakarta, pemerintah Sumatera Selatan, serta pemerintah Jawa Barat, menurut Eris, telah membantu menyiapkan arena-arena pertandingan yang sesuai dengan standar internasional. ‘’Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan 10 gelanggang olahraga, termasuk gelanggang Simprug sebagai lokasi latihan cabang bola voli,’’ ujar purnawirawan TNI Angkatan Udara itu. (ant)
Jakarta Pertamina Energi Berpeluang ke Grandfinal Solo (Bali Post) -
Tim putri Jakarta Pertamina Energi mempunyai peluang besar lolos ke babak grandfinal pada pertandingan bola voli Final Four putaran kedua di GOR Sritex Arena, Solo pada 6 hingga 8 April. Direktur Proliga Hanny S Surkatty dalam jumpa pers di Solo, Kamis (5/4) kemarin, menyatakan persaingan memperebutkan peluang ke grandfinal Proliga 2018 semakin ketat, dan penentuan baik dua tim putri maupun putra yang melangkah ke partai puncak akan ditentukan dalam ‘’laga panas’’ final four putaran kedua di GOR Sritex Arena, Solo. Namun, ada tim yang berpeluang besar lolos dan ada juga tim yang berpeluang tipis lolos ke partai puncak, yang dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta, pada 15 April mendatang. Hanny S Surkatty mengatakan empat tim putri yang berlaga di final four putaran kedua di GOR Sritex Arena, Solo, Jakarta Pertamina Energi, Bandung Bank BJB Pakuan, Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta PGN Popsivo Polwan. Di bagian putra: Palembang Bank Sumselbabel, Jakarta Pertamina Energi, Surabaya Bhayangkara Samator, dan Jakarta BNI Taplus. Tim putri yang berpeluang besar tampil di babak final yakni Jakarta Pertamina Energi, sedangkan bagian putra Palembang Bank SumselBabel. Kedua tim itu sangat berpeluang
untuk memajukan olahraga dan kepemudaan di tanah air. ‘’Saya meyakini PP PGSI dapat berkoordinasi baik dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam mengakses pendanaan. Jika ada hambatan atau membutuhkan jembatan koordinasi dengan berbagai pihak lainnya, saya siap membantu,’’ tutur Bamsoet. Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet juga berpesan, PP PGSI harus dapat memasyarakatkan gulat ke seluruh elemen masyarakat. Bamsoet juga mengingatkan
karena keduanya belum terkalahkan dari tiga laga final four putaran pertama di GOR Ken Arok Malang pada pekan lalu. Menurutnya, laga di Solo akan berjalan ketat karena semua tim yang masuk final four putaran kedua akan berusaha memenangi setiap pertandingan agar lolos ke grandfinal. Laga Solo juga akan menentukan peringkat ketiga dan keempat. Juara ketiga dan keempat akan ditentukan di Solo, sekaligus penyerahan hadiahnya. Manager Tim Jakarta Pertamina Energi Sutrisno mengatakan semua tim masih mempunyai peluang lolos ke grandfinal di Yogyakarta, timnya berharap mampu memenangkan setiap pertandingan di Solo sehingga maju ke grandfinal Proliga tahun ini. ‘’Kami di Solo hanya butuh satu kali kemenangan saja bisa lolos ke grandfinal Proliga,’’ katanya. Asisten Pelatih Tim Jakarta Elektrik PLN Abdul Munib mengatakan timnya masih mempunyai kesempatan bisa maju ke grandfinal, dan di Solo harus dapat mengambil poin penuh. Alit SA, asisten pelatih Tim Jakarta PGN Popsivo Polwan, mengatakan semua tim yang masuk final four putaran
Bali Post/ant
GRANDFINAL - Pebola voli putri Jakarta Pertamina Energi merayakan kemenangan seusai mengalahkan tim voli putri Gresik Petrokimia pada Proliga 2018 seri III putaran kedua di GOR C’Tra Arena, Bandung, Jawa Barat. Jakarta Pertamina Energi menjadi salah satu tim yang difavoritkan masuk grandfinal turnamen ini. kedua di Solo merupakan tim-tim yang bagus, meski timnya posisi saat ini, keempat atau paling bawah. Namun, Popsivo akan berusaha bermain bagus di Solo untuk mendapatkan poin Asisten pelatih Bandung Bank BJB Pakuan Alex Bonapea mengatakan timnya pada laga di Malang sebelum ada tiga pemainnya yang cedera termasuk andalannya Aprilia Manganan yang sangat berpengaruh terhadap timnya. ‘’Namun, Aprilia mudah-mudahan sudah dapat tampil di
Solo dan sembuh dari cederanya untuk menambah daya serang timnya,’’ kata Alex. Pada sektor putra Tim Palembang Bank SumselBabel yang hanya butuh satu kemenangan untuk menempati timnya tampil di grandfinal tetap akan berusaha tampil sempurna dengan memenangi tiga laga di Solo. Asisten Pelatih Palembang Bank SumselBabel Samadji mengatakan tugas timnya di Solo hanya perlu satu kemenangan. SumselBabel tetap ingin tampil sempurna
dengan tiga kemenangan minimal. Tim lainnya yang juga memiliki peluang adalah Jakarta Pertamina Energi dan Surabaya Bhayangkara Samator. Pertamina menempati peringkat kedua klasemen sementara. Sedangkan Samator di posisi ketiga. Di bawahnya lagi ada Jakarta BNI Taplus. Namun, posisi tim asuhan pelatih asal Tiongkok Li Qiujiang itu berada di peringkat akhir klasemen sementara. Dari tiga laga di Malang, BNI tak pernah menang. (ant)
Obor Asian Games Lalui 51 Lokasi
Jakarta (Bali Post) Api obor Asian Games ke-18 akan melalui 51 titik di berbagai daerah Indonesia yang pada akhirnya nanti akan diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani usai rapat koordinasi persiapan Asian Games dan Asian Paragames 2018 di kantor Kemenko PMK Jakarta, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan api Asian
Games akan dibawa dari New Delhi India pada 15 Juli. ‘’Persiapan torch relay atau membawa api Asian Games dimulai dari New Delhi pada 15 Juli yang akan diwakili oleh Kemenpora yang ada di India untuk kemudian langsung dibawa ke Indonesia,’’ kata Puan. Titik pertama api obor Asian Games datang ke Indonesia ialah di Yogyakarta dan kemudian akan melewati 51 titik atau lokasi yang ada di Indonesia. ‘’Kenapa dipilih jalur 51 titik atau
lokasi, karena kita juga berharap momen Asian Games ini sekaligus bisa meningkatkan ekonomi dan pariwisata. Dan tentu saja menjalin kerja sama di bidang olahraga dan mempererat kerja sama di bidang politik,’’ kata Menko Puan. Beberapa lokasi yang akan dilalui oleh api Asian Games tersebut seperti Yogyakarta, Bali, Makassar, Raja Ampat, Padang, Balikpapan, Palembang, Aceh, Malang. Perjalanan api Asian Games tersebut akan
berakhir di Jakarta untuk diserahkan pada Presiden Joko Widodo sebelum upacara penurunan bendera pusaka pada 17 Agustus. Puan menerangkan penyelesaian proyek infrastruktur untuk Asian Games akan selesai pada akhir Juli. Sementara sebanyak 25 dari 40 cabang olahraga sudah melakukan uji coba pertandingan. Sebanyak 15 cabang olahraga sisanya akan melakukan uji coba secara bertahap sebelum Asian Games dimulai. (ant)
Pejudo Sakura Tolak Seleknas AG
Denpasar (Bali Post) Pejudo Bali asal Kota Denpasar Putu Dewi Ayu Sakura sesungguhnya dipanggil guna mengikuti seleknas pembentukan tim Asian Games pada Oktober 2017 lalu. Hanya, dirinya tidak bisa memenuhi panggilan seleknas, sebab harus pulang ke Jepang, Desember tahun lalu. Sakura dipanggil berkat prestasinya meraih perunggu, di kelas -70 kg, pada Kejurnas Piala Wismoyo, di Jakarta tahun lalu. Selain itu, Sakura juga mendulang emas untuk
Denpasar pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar. ‘’Saya memang rutin pulang dan liburan ke Negeri Matahari Terbit, setahun dua kali,’’ sebut Sakura di Denpasar, Kamis (5/4) kemarin. Ia pun tak mempermasalahkan tak bisa memenuhi panggilan seleknas, mengingat dirinya di Jepang juga berlatih judo di Dojo Warabi Judo Renmei, Kota Saitama, Jepang. ‘’Bahkan, saya sejak kelas II SD juga belajar judo di dojo tersebut,’’ ungkap Sakura. Selanjutnya, Sakura pin-
dah sekolah kelas III SD Raj Yamuna hingga melanjutkan sekolah ke SMP Cipta Darma dan kini duduk di bangku kelas I SMA Dyatmika Jurusan IPS. Rencananya, usai kenaikan kelas, Juni mendatang, Sakura akan meneruskan sekolah kelas II SMA di Jepang. ‘’Saya akan menetap di Jepang, doakan saya bisa diterima di SMA di Jepang,’’ ungkap putri pertama pasangan Kadek Ngurah Sukarta dengan Tomoko Tsugawa ini. Meskipun bermukim di Jepang, Sakura tetap berlatih judo. (022)
agar pengurus PGSI baik di tingkat pusat maupun daerah dan cabang, harus aktif turun ke kampus atau sekolah untuk memasyarakatkan olahraga gulat, guna menjaring para pemuda-pemudi berbakat di berbagai daerah. ‘’Masyarakat Indonesia tampaknya belum begitu akrab dengan olahraga gulat. PP PGSI punya tantangan berat menghadirkan gulat ke dalam kehidupan masyarakat. Rekrut kaum muda berbakat dengan bekerja sama melalui berbagai sekolah dan kampus,’’ kata Bamsoet. (ant)
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) menyiapkan lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Surabaya jelang Asian Games 2018 menyusul sterilisasi komplek Gelora Bung Karno (GBK), Senayan pada Mei hingga Juli. ‘’Kami mempertimbangkan lokasi di Surabaya atau Yogyakarta. Tapi jika masih diizinkan, kami tentu memilih berlatih di GBK,’’ kata Manajer Pelatnas Panahan Indonesia Freddy Rosandi di sela-sela kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi
di lapangan panahan GBK, Kamis (5/4) kemarin. Tim pelatnas Indonesia, menurut Freddy, akan melakukan survei lokasi pelatnas pengganti lapangan panahan GBK bagi atletatlet mereka di Surabaya dan Yogyakarta pada Mei. ‘’Kami akan survei sebelum mengikuti kejuaraan dunia di Turki pada 20 Mei. Setelah kembali dari Turki, kami masih akan berada di GBK selama sepekan saja,’’ kata Freddy. Selain kejuaraan dunia di Turki, tim pelatnas panahan Indonesia juga akan
Pegulat Timnas Ditargetkan Minimal Satu Emas
Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo berharap cabang olahraga gulat Indonesia dapat mengharumkan nama Indonesia pada event olahraga internasional, dengan meraih minimal satu medali emas pada Asian Games 2018. ‘’Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) di bawah kepemimpinan ketua umum baru, Trimedya Panjaitan, diharapkan dapat menggeliat menjadi lebih kuat dan lebih hebat lagi. Asian Games 2018 sudah di depan mata,’’ kata Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (5/4) kemarin. Bambang Soesatyo yang juga dikukuhkan sebagai Dewan Penasihat PP PGSI berpesan, target satu mendali emas di Asian Games 2018 di Jakarta pada Agustus mendatang harus dapat terpenuhi. Kepengurusan baru PP PGSI, katanya, harus fokus pada peningkatan latihan fisik dan mental, serta mampu meningkatkan kesejahteraan para atlet gulat, sehingga dapat membantu meningkatkan konsentrasi para atlet dalam berlatih maupun bertanding. ‘’Kesejahteraan para atlet harus menjadi salah satu perhatian utama,’’ katanya. Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, DPR-RI telah menyetujui alokasi anggaran lebih dari Rp 5 triliun kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada APBN 2018. Menurutnya, ini merupakan bentuk komitmen DPR-RI dalam menjalankan fungsi anggaran
Jumat Umanis, 6 April 2018
Putu Dewi Ayu Sakura
Bali Post/022
Perpani Pindah Lokasi Pelatnas di Surabaya mengikuti kejuaraan dunia tahap pertama di Shanghai, Cina pada 21 April. ‘’Kami akan mengikutsertakan 16 atlet yang terdiri dari 12 atlet utama dan empat atlet tambahan yang dibiayai pengurus daerah masingmasing,’’ katanya. Perpani, lanjut Freddy, telah mengajukan empat atlet tambahan itu sebagai tim inti panahan Indonesia kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga menyusul keberadaan atletatlet cadangan pada Asian Games. ‘’Enam belas atlet itu sudah tim inti. Kami
memang meminta tambahan atlet sebagai pemain cadangan jika ada salah satu atlet yang terganggu sebelum pertandingan Asian Games,’’ ujar Freddy tentang kebutuhan atlet cadangan bagi tim tuan rumah. Tim panahan Indonesia membidik target satu medali emas dari nomor tim campuran, baik pada disiplin recurve ataupun disiplin compund. ‘’Semua peserta tentu adalah pesaing terberat seperti Cina, India, Jepang, Korea Selatan ataupun Taiwan,’’ ujar Freddy. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 6 April 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Kerja Diluar Negeri,Semua Usia Pasutri 081375409869
B.BP.004.03.18.0001383
Dicari Pengepul Squen untuk Garmen Alamat:Jalan Tangkuban Perahu 107 Padangsambian Hub : 081337542061
B.BP.001.04.18.0000266
Dcr Sales,Spv,Teknisi STM,Gj+ Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
Dibthkn 2 Karyawan Suplyer Jl. Yudistira G1/2 Hub.0361-224783
Dicari Sopir,Gudang, Kasir.Toko DapurkuSupratman/081933100262
Dibthkn Sgr Security,Min SMK/ Sederajat, Sertifikat Security, Bs Nyetir.Kirim Lamaran ke: rm@thebidadarivillasandspa.com
Dicari Kasir Wanita Single Min SMK Akuntansi, Jujur, Ulet Rm.Suharti.Hub:082342461022
B.BP.001.04.18.0000245
B.BP.001.04.18.0000176
Dicari Sgr Bagian Produksi u/ Printing Textil H:081237201410
B.BP.001.04.18.0000110
B.BP.001.04.18.0000169
B.BP.001.04.18.0000167
Dicr Karyawati,Pglmn Fotocopy/ Printing Lam Jl.Hayam Wuruk 71 D Dps Hub.081936247579
B.BP.001.04.18.0000186
B.BP.821.04.18.0000255
Dicari Marketing untuk Produk Otomotive,Pria/Wanita Min.SMU Gaji+Bonus Menarik.Hub/Lam ke Auto Nyaman Jl.Gn.Agung 183 Dps
Dicr Pgwi Toko Pndptn 2-2,3Jt Hub.081547608225
B.BP.001.04.18.0000242
B.BP.001.04.18.0000010
Dicr Sopir Yang Berpengalaman Hub:420800,422700/081558409999
B.BP.001.04.18.0000043
B.BP.001.04.18.0000251
*** Desain Grafis & Adm.Pajak CV Jl.Gadung No.81 Kreneng-Dps
Dicr Sopir,Helper u/Perusahaan Distributor.Hub:(0361) 426276
B.BP.001.04.18.0000244
B.BP.001.04.18.0000228
*Job Australi Korea Jepang Hub. WA:081649477140/082231577240
Dicr Staf Purchasing&Acounting Ari Putri Hotel, Jln .Cemara Sanur.HP:087866834578
B.BP.166.04.18.0000269
Cari Receptionist Fasih Bhs Inggris Gaji 2,5 & Staf Delivery MakananSrabutanH.08124630812
B.BP.004.04.18.0000118
Elizabeth International Cari Dosen Perhotelan T.230110/CV ke:elizabethdenpasar@yahoo.com
B.BP.001.04.18.0000006
Cr Supir,Sales,Kolektor,Gaji Tinggi H.081558096445/4745296
B.BP.004.04.18.0000247
Karyawati TokoParfum&Dupa,Wnt Hub:0818563596/085100967935
B.BP.001.04.18.0000264
Dcr Housekeeping Pengl Min 2Th utk di Privt Villa,Jjr, Dsiplin Hardworking,Team Work.Kirim CV ke : hrdbali2018@gmail.com
B.BP.001.04.18.0000253
B.BP.001.04.18.0000261
B.BP.101.04.18.0000263
Dcr: HK Berpengalaman Kirim CV:Hotel Sinar Bali Jl.Padma Utara Legian/T.751404 E:sinarbali@dps.centrin.net.id B.BP.001.04.18.0000256
AC
RUPA - RUPA
BAHAN BANGUNAN
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
B.BP.001.04.18.0000106
Dicari:Therapist sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5jt+16rb/jam instv Cleaning Service, L/P (2,5jt + 500rb instv)Pengalaman Min 1th Lam ke Bodyworks Spa,Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget Tlp735058
B.BP.001.04.18.0000241
!Bersih Rmh Kost,Pria,Tggl Dlm Rajin,Jujur,Sopan/085238203818
Dcr Sopir Berpengalaman Mobil Alpard & Mercy Hub:08123850501
Dicari: 1 Org Sopir Dgn Mobil Pribadi Untuk Kerjasama Travel Hub.HP/Wa:081238503154
B.BP.001.03.18.0001114
!!Dcr Sgr PRT/Jg Ank TglDlm Gj 1,5Jt081237903622/087861412911
B.BP.001.04.18.0000230
B.BP.001.04.18.0000108
Dicr Admin Keu Bs Pajak,SMK/D3 &TeknisiKompt.HP:087868000008
B.BP.141.04.18.0000141
Dcr Mekanik Sepeda Motor Honda Taman Agung Hub.081236700700
Dicari Tng Marketing Laundry GajiUMK+BOnus&Uang-Saku.Hub: P.WayanSunada.Hp:08174749418 ke Jln.Tukad Badung XIII Renon
Dicari Sgr Customer Service u/ Printing Textil H:081237201410
B.BP.001.04.18.0000109
Dicari: karyawan(laki) Bagian Gudang.Lamaran ke Merpati Transport Jl.Raya Kuta 67 T.752137
B.BP.001.04.18.0000249
Dibutuhkan Karyawan Admin Min SMA/Sederajat Hub.0361430845/9074289
B.BP.001.04.18.0000117
FOTO COPY
Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall, Kuta Hub.Didik 081220595444 B.BP.001.03.18.0001287
Need Accountant & Hs.Keeping Villa In Canggu Hub:0811385656 Email:bali_villa8@yahoo.com B.BP.001.04.18.0000060
Kuta Ardenia needed House Keeping.Send CV reception@kuta ardeniaresidence.com Jl.Kubu Anyar No.28 / 8468828 B.BP.154.04.18.0000207
Kuta:Bartender,Waiters(3Jt)DJ SPA,CS,Kasir,Cook,08123807241 B.BP.001.04.18.0000273
Lwg Pembantu Rumah Tangga Sanur SMS 081237888238
B.BP.004.04.18.0000223
Satria Catering membutuhkan Tenaga Steward,FB Service&Cook SMS/WA ke: 08123890603
B.BP.001.04.18.0000227
DIJUAL MOBIL
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL TANAH
DIJUAL TANAH
Tnh 23A di blkng Jl.Lingkar Unud Jmbrn (Fak Sipil) 08123994312
Tanah murah 970m2 Ds.Sulanyah Kc.Seririt Buleleng.Hub.Gede: 081337911213 (pemilik langsung)
B.BP.101.04.18.0000262
Tnh 4are Pinggir Sungai,Guwang Sukawati Gianyar,081337536464 B.BP.001.04.18.0000252
Djl Tanah 1A 2A 350jt/Are BUC Hub.082147454248 B.BP.164.04.18.0000257
B.BP.001.04.18.0000229
FORD
B.BP.001.04.18.0000007
Dijual Cepat Ford Special Kondisi Th 2012, Jok Kulit Full Audio.Hub.WA 0811380420
ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll. 081337230907
B.BP.004.04.18.0000166
MITSUBISHI
B.BP.001.03.18.0000181
Truk Mitsubishi Engkel Box’13 Plat Kuning DK.Hub:08123826424
RUPA-RUPA
B.BP.001.04.18.0000240
*Simpanan 15%/Thn S&K Berlaku Aman,Untung,Legal 081239011111
TOYOTA
Avanza G’2012 Silver,Manual Samsat baru, Hub:081236476030
B.BP.001.04.18.0000274
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172 / 412815
B.BP.001.04.18.0000095
AvanzaG’2010 Silver AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070
B.BP.001.03.18.0001373
Bth Dana Modal Usaha Kmi Bantu Jminan BPKB H.081237951356 Cpt
B.BP.141.04.18.0000267
Yaris TRD Hyker Mnual Trlkp di kelasnya.Pth,FVariasi Kon Spt baruTgnPrtmaHp081238169620TP
B.BP.001.04.18.0000225
Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP.08123634805/082131234798
B.BP.001.04.18.0000268
B.BP.001.04.18.0000183
DIJUAL RUMAH
KEHILANGAN
Akasia Lok strategis LT.2,5are 3KT,2KM,SHM,087840912088KPR
Hlg Bk Kir No.BPKB A3077738-0 DK 1903 BZ An.I Ketut Sari
B.BP.001.04.18.0000202
Rmh LT2&S.Pool,Seaview,Furnish Kori Nuansa Jmbrn,085935208386
B.BP.001.04.18.0000181
B.BP.001.04.18.0000126
B.BP.004.03.18.0001140
DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh3KT,2KM,Dpr,RT,Jl8m Jl.T.Irawadi Hub.081338748051 B.BP.001.04.18.0000193
B.BP.153.04.18.0000265
Disewakan Gudang Baru Jl.Kebo Iwa Selatan-Kebo Ireng,LT 700m LB 13x20,Kantor,Kmr Mandi Jln 12mtr Hub.08123649587
Dijual Xenia’08 Silver,Mulus, Jrg Dipkai,Tgn1.Tl:0361-263426
Pizza Hut Bali membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan Menarik Tinggi badan Pria Min.165CM,Wanita 155CM,Umur 18-22Thn.Gaji Minimal 2,3Jt,Catering,Jamsostek,Asuransi Kesehatan & Bonus Lamaran dibawa langsung ke Pizza Hut Terdekat.
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222
DISEWAKAN GUDANG
DAIHATSU
Dijual Rumah di Griya Loka Tbn DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433
B.BP.004.04.18.0000151
B.BP.001.04.18.0000224
**Dijual Tanah 4,2Are HM Sunset-Seminyak Hub.0816660599 / 0817738999
B.BP.001.03.18.0001387
Djl Tnh Luas 400m2 Lokasi Desa Banyu Biru Negara,Blkng Pondok Noris, SHM, Hub.085100488612
B.BP.001.04.18.0000232
Tanah 1,5Are Perum Bhayangkara Jagapati Badung T.081338593219 B.BP.001.04.18.0000271
Hlg BPKB No.N 02859340-O DK 3573 AAD An.Bambang Mustofo. B.BP.001.04.18.0000226
Hlg Buku KIR Szk ST150PU,DK 8044-Ian.WynRedita081338057631 B.BP.001.04.18.0000254
BIRO JASA Urus Lap Pajak SPT Tahunan PPN PasportSIUPNPWP082146461910 B.BP.001.04.18.0000011
18
BANGLI
Jumat Umanis, 6 April 2018
Wakapolres Kunjungi Warga Terdampak Luapan Air Danau Batur
Bali Post/nan
MENINJAU WARGA - Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel beserta jajarannya saat meninjau warga di Desa Terunyan yang terdampak bencana meluapnya air Danau Batur.
SOSOK Potensi Atlet
DI tengah kesibukan menjadi anggota DPRD Bangli, Satria Yudha sesekali tetap menyempatkan diri menjalani hobinya bermain sepak bola dan sepak takraw. Hobinya tersebut dilakoninya sejak duduk di bangku SD. Kata Satria Yudha, prestasi yang membanggakan pernah diraihnya adalah saat bersekolah di SMAN 1 Bangli. Pada Porsenijar tingkat kabupaten, dia turut menyumbangkan medali emas bersama tim sepak bola SMAN 1 Bangli. ‘’Setelah itu saya terus dibina oleh pelatih. Bali Post/nan Dan pada tahun 2004, saya ikut membela Kabupaten Bangli di ajang Porda Bali. Dan selanjutnya saya ditunjuk untuk mengikuti TC Pra PON Bali. Hanya saja, kala itu saya tidak mengikuti TC tersebut karena lebih memilih untuk melanjutkan kuliah di Undiksha, Singaraja,’’ katanya, Kamis (5/4) kemarin. Hobinya ini pula yang membuatnya memiliki kepedulian tinggi untuk mengangkat potensi atlet Kabupaten Bangli. Menurut pria yang tahun 2004 lalu ikut membela Bangli di ajang Porda Bali itu, potensi generasi muda Bangli untuk menjadi atlet berprestasi, cukup tinggi. Maka dari itu, sangat diperlukan kepedulian dan sumbangsih berbagai pihak untuk memajukan dunia olahraga. Selain menjadi anggota dewan, pria kelahiran 1987 ini dipercaya menjadi pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Bangli. Dia pun gencar melakukan pembinaan terhadap anakanak di desanya yakni Tanggahan Peken, Susut. (nan)
Bangli (Bali Post) Meluapnya kembali air Danau Batur hingga merendam puluhan rumah warga di Desa Terunyan, mendapatkan perhatian dari jajaran Polres Bangli. Guna memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak bencana itu, Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel beserta jajarannya, Kamis (5/4) kemarin, mengunjungi warga yang rumahnya terendam air danau. Dalam kesempatan tersebut, Gelgel sempat bertatap muka dengan I Wayan Darma, salah seorang warga yang rumahnya terkena dampak luapan air Danau Batur. Darma menyampaikan, sekitar 60 KK warga setempat terpaksa mengungsi akibat bencana ini. ‘’Kejadian ini sudah sering terjadi dari tahun 2007. Namun, pada tahun ini yang paling parah dari sebelumnya karena ketinggian air mencapai kurang lebih 4
meter. Lebih tinggi dibanding sebelumnya,’’ ungkap Darma. Sementara itu, Wakapolres Kompol Ketut Gelgel mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polres Bangli terhadap warga yang terdampak meluapnya air Danau Batur. Pihaknya ingin secara langsung memantau sekaligus menampung keluhan masyarakat. ‘’Kami akan secepatnya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pelayanan yang diperlukan masyarakat,’’ imbuhnya. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menambahkan, dalam waktu dekat, Polres Bangli akan memberikan bantuan kepada puluhan warga yang terdampak bencana tersebut. ‘’Kami akan berikan bantuan untuk dapat meringankan beban warga yang terdampak akibat peristiwa ini,’’ ujarnya. (kmb41)
biasa dilalui oleh pamedek. Radiusnya 100 meter dari pura mengarah ke selatan,’’ jelasnya. Suratnata menyebutkan, dari pertemuan tersebut, pada prinsipnya tokoh masyarakat di tiga desa menyambut baik rencana pembangunan cable car dengan catatan, kelestarian alam dan kesucian pura di kawasan Bukit Abang tetap terjaga. Selain melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat di tiga desa, investor tersebut juga sudah sempat bertatap muka dengan Bupati dan OPD terkait di kantor Bupati belum lama ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli Made Alit Parwata mengakui dua pekan lalu, investor didampingi perbekel melakukan audiensi dengan Bupati Bangli Made Gianyar. ‘’Bapak Bupati sangat respons dan mendukung pembangunan itu. Sekarang masih dalam tahap pengkajian dan perencanaan oleh investor,’’ jelasnya. Alit Parwata menegaskan, pihaknya menyambut baik adanya investor yang berminat menanamkan modalnya di Bangli. Pihaknya berupaya memfasilitasi perizinannya dan mengkoordinasikannya dengan pihak-pihak terkait. (kmb40)
Investor Rusia Berencana Bangun ”Cable Car” di Bukit Abang
Bangli (Bali Post) –
Investor asal Rusia tertarik menanamkan modalnya di Bangli dengan membangun cable car di kawasan Bukit Abang, Kintamani. Investor sudah sempat melakukan penjajakan awal dengan Pemkab Bangli serta tokoh masyarakat di tiga desa di wilayah tersebut. Sesuai rencana investor, panjang lintasan cable car yang dibangun di kawasan itu mencapai 3 km. Ketua Lokal Working Group (LWG) Abang Erawang Nengah Suratnata, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan investor belum lama ini melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Desa Suter, Abang Batu Dinding dan Abang Songan. Dalam pertemuan itu, investor menyatakan, kawasan Bukit Abang potensial dikembangkan untuk pariwisata karena view yang ditawarkan dari Bukit Abang sangat
indah berupa pemandangan Gunung Agung dan Danau Batur. Pembangunan cable car itu diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bangli sekaligus memeratakan sektor pariwisata Bali yang selama ini cenderung fokus di Bali Selatan. ‘’Kalau proyek ini jalan, 99 persen ekonomi masyarakat Bali Utara diyakini akan menggeliat,’’ ujarnya. Dikatakan Suratnata,
Pengembangan Desa Wisata
sesuai rencana investor, cable car akan dibangun sepanjang 3 km dari kaki hingga puncak Bukit Abang. Lahan yang digunakan adalah milik negara. Agar tak mencemari kesucian pura di kawasan Bukit Abang, cable car dibangun di sebelah timur Pura Bubung Renteng. Dengan adanya cable car, wisatawan hanya membutuhkan waktu 13 hingga 15 menit untuk bisa mencapai puncak bukit. ‘’Tidak melalui jalan yang
Konsep Pembangunan Pasar Singamandawa
Pengelola Harus Punya Perencanaan Berkelanjutan Terintegrasi dengan Pariwisata dan Pertanian Bangli (Bali Post) Jumlah desa wisata di Kabupaten Bangli terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) ada 29 desa wisata di Kabupaten Bangli. Empat di antaranya ditetapkan tahun ini. Guna menjaga eksistensi desa wisata, pengelola harus memiliki komitmen mengembangkan desa wisata secara berkelanjutan. Hal itu diungkapkan Kadisparbud Bangli I Wayan Adnyana, Kamis (5/4) kemarin. Menurutnya, beberapa desa wisata sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Guna memperkuat positioning desa wisata, selain punya komitmen, pengelola harus memiliki perencanaan pembangunan berkelanjutan. Pengelola desa wisata harus terus menggali potensi desa dan menyediakan fasilitas pendukung. ‘’Saya lihat dari 29 desa wisata, hampir semuanya sudah mulai menggeliat. Jadi, agar desa wisata semakin menggeliat, maka pengelola desa wisata harus aktif. Agar pengunjung tertarik datang untuk berkunjung, maka desa wisata harus unik, original,’’ ucapnya. Dijelaskannya, peran pemerintah desa sangat strategis. Hal ini mengingat perencanaan dan pembangunan desa wisata adalah dari, oleh dan untuk masyarakat. Untuk mengembangkan desa wisata, bantuan
ke desa seperti Alokasi Dana Desa (ADD) bisa dimanfaatkan. ‘’Jadi pada intinya, untuk bisa mengembangkan desa wisata, masyarakat harus bergerak. Karena jika tidak, maka akan sulit desa wisata itu bakal berkembang,’’ tegasnya. Kabid Bina Objek Disparbud Bangli I Wayan Bona menambahkan, 29 desa wisata itu meliputi Penglipuran, Guliang Kangin, Pengotan, Sedit, Undisan, Jehem, Kayuambua, Terunyan, Bayung Gede, Kintamani, Suter, Buahan Kintamani, Sukawana, Batur Utara, Batur Tengah, Batur Selatan, Belandingan, Abang Batudinding, Abang Songan, Songan A, Songan B, Pinggan, Kutuh, Kedisan, Bunutin, Tembuku, Selulung, Catur dan Peninjoan. Empat desa yakni Tembuku, Selulung, Catur dan Peninjoan, ditetapkan sebagai desa wisata tahun ini. Kata Bona, ada beberapa hal yang harus dimiliki sebuah desa jika untuk menjadi desa wisata seperti aksebilitas, potensi dan atraksi wisata. Sebuah desa harus memiliki keunikan untuk ditawarkan ke wisatawan. Bona menegaskan, fasilitas pendukung seperti jalan, toilet dan yang lainnya, sudah menjadi kewenangan pengelola desa wisata. Pemkab baru bisa membangun fasilitas-fasilitas tersebut apabila asetnya milik Pemkab atau ada kesepakatan antara desa dengan Pemkab. (kmb41)
Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli berencana membangun dan menata Pasar Singamandawa dengan konsep berbeda dari pasar lainnya di Kabupaten Bangli. Pasar yang berlokasi di Kecamatan Kintamani itu akan ditata menjadi pasar unik, yang tak hanya menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, namun juga menarik minat wisatawan. Untuk mewujudkan rencana itu, Pemkab Bangli belum lama ini telah melakukan pertemuan sekaligus pembahasan dengan sejumlah pelaku pariwisata di Kintamani. Kepala Dinas Perindus-
Bali Post/nan
DESA WISATA - Desa Wisata Penglipuran yang ramai dikunjungi wisatawan.
Banyak Pipa Rusak Tertimbun Longsor
Kerugian PDAM Ratusan Juta
Bangli (Bali Post) Kerugian yang harus ditanggung PDAM Bangli akibat kerusakan pipa jaringan yang tertimbun longsor, cukup tinggi. Selama tiga bulan terakhir, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Askara, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan pipa jaringan PDAM yang rusak akibat tertim-
bun longsor cukup banyak. Kerusakan sempat terjadi di wilayah Malet, Desa Jehem dan beberapa titik lainnya. Yang terbaru, kerusakan pipa akibat longsor terjadi di Gamongan, Kayubihi. Selain tertimbun longsor, ada juga pipa yang dihanyutkan banjir bandang. Dijelaskannya, kerusakan pipa yang terjadi di beberapa titik tersebut sebagian besar sudah berhasil diperbaiki. Total
biaya perbaikannya sekitar Rp 250 juta. ‘’Kerugiannya belum dihitung. Masih tunggu selesai perbaikan pipa jaringan di Gamongan. Tapi kalau dari hitungan sementara, kerugiannya mencapai Rp 250 juta,’’ ujarnya. Selama proses perbaikan pipa, PDAM mendistribusikan air menggunakan mobil tanki. Seperti yang saat ini masih dilakukan untuk warga di Lingkungan Geria Bukit dan Bajar
Pekuwon, selama proses perbaikan pipa jaringan di wilayah Gamongan. ‘’Kalau dihitung, sudah lebih dari ratusan tangki air bersih yang kita suplai ke masyarakat,’’ katanya. Dibandingkan periode yang sama tahun 2017, kerugian yang ditanggung PDAM tahun ini lebih besar. Menurutnya, bencana longsor yang menimbun pipa jaringan PDAM dipicu karena cuaca yang ekstrem. (kmb40)
trian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Kamis (5/4) kemarin, mengatakan, sesuai konsep, Pasar Singamandawa akan diintegrasikan dengan sektor pariwisata dan pertanian. Sejumlah fasilitas akan dibangun di pasar itu, di antaranya tempat kuliner, artshop dan lokasi untuk meninjau view hamparan lahan pertanian dan Danau Batur. Pasar tersebut juga akan dilengkapi ruang menyusui, ruang merokok dan fasilitas lainnya. Dijelaskan Sudibya, untuk mewujudkan konsep itu, pihaknya akan melakukan review desain pasar yang sudah dibuat tahun lalu.
Review ini untuk menyesuaikan semua masukan yang diberikan para pelaku pariwisata. ‘’Walaupun kita juga sudah punya DED, tapi karena pembangunannya baru akan dilakukan 2019, maka perlu dilakukan perbaikan,’’ ujarnya. Disampaikannya lebih lanjut, pembangunan Pasar Singamandawa, akan dilakukan secara bertahap. Pada 2019, hanya fokus di bagian belakang. Sementara ruko-ruko di bagian depan pasar, akan dibangun dan ditata di tahun berbeda, mengingat HGB ruko tersebut baru berakhir tahun 2020. (kmb40)
19
Jumat Umanis, 6 April 2018
Sanksi Etik
WARUNG GLOBAL
BPOM Mesti Lebih Tanggap PENEMUAN makanan ikan kemasan kaleng yang berisi cacing sangat mengagetkan dan meresahkan masyarakat. Selama ini masyarakat sangat percaya kualitas makanan ikan kemasan kaleng yang beredar di pasaran tanpa sedikit pun menduga adanya cacing. Dan yang menjadi ironi sebagian besar ikan kemasan kaleng yang terinfeksi ini merupakan produk impor dari beberapa negara. Ini mengindikasikan betapa negara sangat lemah melindungi warganya dari potensi kerugian akibat praktik seperti ini. Di satu sisi kita memberi apresiasi kepada BPOM yang berhasil mengungkap kasus ini, tetapi di sisi lain kita sangat menyayangkan lemahnya pemerintah dalam memberi perlindungan awal sebelum kasus ini terjadi. Atas temuan tersebut mau tak mau membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan, termasuk lebih selektif memilih olahan ikan kalengan. Selain itu, sebagian besar masyarakat yang bergabung dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global FM 96,5, Kamis (5/4) kemarin, menyarankan agar produk ikan kaleng mengandung cacing segera ditarik dari peredaran. Beberapa Kawan Global menilai respons aparat berwenang ini sangat lamban. Mestinya mereka melakukan pencegahan, pengawasan serta sidak berkala atas beredarnya makanan, minuman yang beredar di pasaran, bukan hanya bertindak setelah ditemukan. Demikian menurut Ardana di Tabanan, Winaja di Denpasar, Werdha di Gianyar. Mereka berpendapat cacing yang terdapat dalam makanan tentu saja membuat waswas, produk olahan dalam kaleng ini sudah dari sejak dulu beredar di pasaran, kenapa baru bertindak setelah ada temuan? Dengan melakukan penarikan dari sejumlah produk ikan kaleng yang positif mengandung cacing, meskipun secara medis katanya tidak begitu
membahayakan kesehatan manusia jika diolah dengan benar (pernyataan Menkesbeberapa waktu laludi media massa). Namun jika terus seperti ini pola kerjanya, konsumen yang menderita kerugian. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus konsumen, Ayu di Petang, Fera, Lilis di Tabanan mengakui tetap saja cemas dengan temuan ikan kaleng yang mengandung cacing ini. Untuk itu mereka menyarankan sebaiknya mengonsumsi makanan yang diolah sendiri, lebih higienis. Selain itu, Lilis juga menyarankan agar BPOM rutin melakukan sidak ke pasarpasar baik modern maupun tradisional, makanan yang berpengawet juga harus dicek, agar konsumen tidak rugi. Kemudian ikan kaleng
Tidak Perlu
Dari Hal. 1
Apalagi, tajen dan tabuh rah mempunyai makna yang berbeda, sehingga tidak perlu dibuatkan perda. ‘’Mohon bedakan antara tajen dan tabuh rah. Tabuh rah berkaitan dengan kegiatan bhuta yadnya atau nyomya bhuta. Sedangkan tajen adalah kegiatan judi yang dilakukan secara sadar dan sangat tidak tepat jika ini disebutkan sebagai salah satu budaya yang perlu dilestarikan,’’ tegas Satria, Kamis (5/4) kemarin. Apalagi dalam ajaran Hindu, katanya, menonton pembunuhan di luar kegiatan kesucian tidak dibenarkan. Tabuh rah dibenarkan agama karena di sana ada unsur nyomya bhuta, sedangkan tajen itu hanya memenuhi keinginan semata. Oleh karena itu, untuk melindungi tabuh rah agar tetap lestari, tidak perlu dibuatkan perda tajen. ‘’Perlu dilihat apa dasar dan tujuan serta manfaat diperdakannya tajen itu, jika untuk melindungi tabuh rah agar tetap lestari, maka hal itu tak perlu diperdakan. Sebab, semasih upacara di Bali terlebih macaru dilakukan, maka selama itu tabuh rah akan tetap ada dan menjadi salah satu bagian dari ritual,’’ tandasnya. Lebih lanjut dikatakan, bahwa ada beberapa orang mengatakan tajen yang dilakukan tujuannya untuk melepas lelah setelah ngayah. Menurut Satria,
hal tersebut merupakan kekeliruan dalam memaknai ajaran agama Hindu tentang tabuh rah tersebut. ‘’Saya tak setuju ada perda tajen, ini tak ada kebermanfaatannya, kecuali hanya akan membahagiakan bebotoh yang suka matajen. Perda tajen bukan tak urgen, tetapi tak perlu. Karena ada hal lain yang perlu diperdakan, seperti perda tentang perlindungan seni dan budaya Bali, alih fungsi lahan, pendidikan Hindu dan lain sebagainya,’’ tukasnya. Hal senada juga diungkap akademisi pariwisata Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par. Anom mengatakan bahwa perda tajen yang dibahas di DPRD Bali bertentangan dengan undangundang pemerintah pusat yang melarang segala bentuk perjudian. Dalam membuat kebijakan, DPRD Bali seharusnya melihat semua aspek dan lebih mementingkan kepentingan orang banyak dibandingkan kepentingan perorangan/ golongan/kelompok. ‘’Harus dibedakan antara tajen dengan tabuh rah yang terkait dengan ritual Hindu di Bali. Kalau menjadikan tajen sebagai daya tarik wisata berarti Bali akan disalahkan, karena mendukung wisata judi yang dilarang secara nasional,’’ ujar Anom. Apalagi, kata Anom, judi seperti tajen telah terbukti memiskinkan masyarakat dan merusak rumah tangga. Di samping juga merusak moral, martabat
yang mengandung cacing ini harus ditarik dari peredaran/pasaran. Beratayasa di Sangeh sa ng a t se t uju t ip s y a ng diberikan oleh beberapa kawan sebelumnya. Sebaiknya mengolah sendiri makanan yang akan kita konsumsi, lebih hemat, sehat dan higienis. Dari hal ini ia menyampaikan bahwa kualitas produk impor ini belum tentu bagus. Febri di Denpasar menilai bahwa kinerja BPOM belum optimal, jika betul bekerja, mestinya tidak sampai beredar dalam waktu lama, produk ikan kaleng sudah ada sejak dulu. Atas temuan ini, ia mengajak masyarakat lebih teliti dan waspada dalam membeli makanan dalam kaleng. (sikha)
dan mental generasi muda bangsa. Terlebih, tajen yang dijadikan atraksi budaya wisata selama ini juga belum sepenuhnya diterima oleh semua wisatawan. ‘’Belum tentu wisatawan senang nonton tajen, karena mereka akan ngeri melihat taji yang membunuh ayam. Terlebih bagi wisatawan dan masyarakat umum yang menyayangi binatang akan tidak tega memperlakukan binatang sebagai taruhan dan binatang itu pasti mati,’’ pungkasnya. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputa mengatakan, atraksi budaya yang dibahas DPRD Bali memang mampu memberdayakan ekonomi Bali, terutama di desa. Namun ada hal yang lebih penting dibahas untuk saat ini yaitu iklim usaha. Karena perkembangan dunia usaha saat ini sangat dipengaruhi digitalisasi yang begitu cepat, sehingga menuntut regulator untuk membuat kebijakan juga lebih cepat. Menurutnya, rancangan perda atraksi budaya yang kerap disebut perda tajen justru lebih banyak menimbulkan dampak negatif. Selain itu, atraksi budaya tajen dan ceki rentan disalahgunakan dan didomplengi dengan judi. Oleh karena itu iklim usaha dinilai lebih penting dibahas karena dampaknya pasti positif bagi perekomian terutama bagi masyarakat Bali sendiri. (win/may)
Dari Hal. 1
Ketua Umum PB IDI Prof. dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG. dalam keterangannya di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan dr. Terawan memiliki hak untuk mendapat pembelaan dari Biro Hukum, Pembinaan dan Pembelaan anggota PB IDI. ‘’Pemberian sanksi etik adalah ranah dari MKEK. Tapi sesuai dengan ketentuan organisasi (AD/ART PB IDI), maka dr. Terawan memiliki hak untuk mendapat pembelaan,’’ kata Prof. Marsis. Sebelumnya MKEK ID telah menerbitkan surat yang berisi pemberian sanksi kepada dr.
Terawan Agus Putranto yang juga Kepala RSPAD Gatot Subroto berupa pemberhentian dalam jangka masa satu tahun. Ketua MKEK IDI Dr. dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad. (K) menandatangani surat pemberian sanksi kepada dr. Terawan dengan dugaan berlebihan mengiklankan diri terkait terapi cuci otak melalui metode Digital Substraction Angiography untuk pasien stroke. Alasan lain pemberian sanksi yang tertera di surat itu ialah adanya janji-janji tentang kesembuhan dengan metode cuci otak, padahal MKEK menilai terapi tersebut belum ada bukti ilmiah. (kmb4/ant)
Pembangunan Buleleng Dari Hal. 1
‘’Karena PAD (Pendapat Asli Daerah) Buleleng sedikit, tiang ngidih tulung ajak Pak Koster agar dibantu anggaran dari APBN di Pusat. Pak Koster nto nak tipe kerja, kerja, kerja gen. Pak Koster cara siap kancingan, cenik tapi wanen, jeg maju terus,’’ ujarnya dengan disambut tepuk tangan warga yang hadir. Melihat kesungguhan komitmen Koster dalam membangun Kabupaten Buleleng, Agus Suradnyana mengungkapkan keyakinannya ketika calon gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini terpilih sebagai Gubernur Bali periode 20182023 akan mampu mempercepat proses pembangunan di Buleleng. Harapan itu disampaikan Agus Suradnyana mengingat potensi daerah Buleleng sangat luar biasa. Sayangnya masih tertinggal dengan kabupaten/kota lain di Bali. ‘’Inilah pola satu jalur. Bupati Buleleng dan gubernurnya satu jalur sehingga percepatan pembangunan Buleleng bisa terealisasi. Jadi di Utara pun akan bisa berkembang seperti di Bali Selatan,’’ tegasnya. Cagub Wayan Koster menyatakan telah menyiapkan jurus jitu untuk mempercepat pembangunan di Buleleng. ‘’Kuncinya adalah pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi,’’ sebutnya. Ia pun memaparkan jurus jitu yang dimaksud tersebut. Di antaranya penataan kawasan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pelabuhan bongkar muat berstandar internasional, juga bisa disinggahi kapal pesiar. Memperlancar aksesibilitas jalan Denpasar-Singaraja melalui pembangunan short cut, mengembangkan ekonomi masyarakat pesisir, perkebunan dan pertanian. ‘’Tiang akan bangun jalur darat, udara dan laut untuk mempercepat pembangunan di Buleleng, sehingga akan membuka lapangan pekerjaan yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng itu
sendiri,’’ jelasnya. Dengan begitu, lanjut Koster, akan mampu memutus mata rantai kemiskinan yang masih banyak membelenggu masyarakat Buleleng selama ini. Selain itu, Koster juga telah menyiapkan sejumlah program pro-rakyat lainnya, mulai bidang pendidikan gratis 12 tahun, kesehatan gratis juga bedah rumah. ‘’Di Buleleng masih banyak warga yang belum mempunyai rumah yang layak. Tiang sudah siapkan program rumah layak yang dulu namanya adalah bedah rumah. Dulu besarnya Rp 30 juta, tapi sekarang tiang siapkan sebesar Rp 50 juta per rumah supaya selesai hingga sampai diplester. Dan akan dilaksanakan secara swakelola,’’ paparnya. Usai acara simakrama, digelar parade budaya sekaligus menghibur masyarakat yang hadir, seperti parade sapi gerumbungan, ngejuk kucit dan panjat pinang. Warga pun berlomba-lomba serta berebutan mengikuti kegiatan tersebut, termasuk kegiatan ngejuk kucit yang diikuti oleh kaum ibu-ibu. Ini yang menjadi atraksi yang paling menyedot perhatian warga. Juga sejumlah lomba lainya dengan disediakan berbagai hadiah hiburan seperti kompor gas, kipas angin dan handphone. Seperti diketahui, Koster selama tiga periode menjadi anggota DPR-RI telah memperjuangkan sejumlah pembangunan yang terkait kepentingan masyarakat Buleleng di Pusat. Di antaranya pembangunan RSUD Singaraja sehingga menjadi rumah sakit yang memiliki fasilitas sangat memadai, Rumah Sakit Pratama di wilayah Buleleng Timur dan Barat, pembangunan SMK tiap kecamatan, beasiswa bagi warga miskin, fasilitas gedung sekolah dari tingkat PAUD hingga SMK/SMA, pengembangan Universitas Ganesha (Undiksha) Singaraja yang dulunya bernama IKIP Singaraja, pipanisasi air bersih, pembangunan wantilan, pemugaran pura dan lain sebagainya. (kmb)
Posisi Tawar Dari Hal. 1
‘’Dengan cara ini, para petani akan menjadi lebih berdaya dan memiliki posisi tawar yang lebih tinggi,’’ ujar Rai Mantra. Namun, langkah itu belum cukup. Untuk menghindari spekulasi harga di saat produksi berlimpah, masyarakat petani perlu dibekali dengan pengetahuan teknologi pascapanen. Sehingga jika komoditi tertentu tidak laku akibat permainan para spekulan, petani dapat mengolahnya menjadi produk ikutan yang nilai ekonomisnya tak kalah tingginya. ‘’Bahkan sisa-sisa produknya pun dapat dimanfaatkan menjadi produk kerajinan yang mendatangkan keuntungan ekonomis,’’ imbuh putra Prof. I.B. Mantra yang dikenal sebagai peletak dasar LPD di Bali itu. Karena Bali dikenal sebagai daerah wisata, Rai Mantra juga menawarkan gagasan membangun pasar komoditi pertanian yang bergandengan dengan pasar seni. Kombinasi tersebut, menurut Rai Mantra, akan menjadi objek wisata alternatif di mana wisatawan
dapat menikmati suasana pasar tradisional yang nuansanya berbeda dengan pasar-pasar yang ada selama ini. Langkah lainnya, membuat regulasi yang mewajibkan hotel dan restoran membeli buah, sayuran, dan komoditas pertanian lainnya yang dihasilkan oleh petani lokal. ‘’Semua itu terangkum program ‘Simantri + PasTI’ yang terbuat dalam Nawacandra,’’ tegas Rai Mantra. Sementara cagub Rai Mantra blusukan di pasar lain, cawagub Sudikerta mengunjungi para pedagang di Pasar Singhamandawa dan Pasar Kintamani. Sudikerta prihatin melihat situasi pasar yang rusak dan kumuh. ‘’Pasar terkesan seperti permukiman kumuh. Ke depannya kami akan jalankan renovasi dan revitalisasi agar pasar ini tertata dengan rapi dan sesuai dengan fungsinya,’’ ujarnya. Seorang pedagang dari Desa Catur, Wayan Puspawati, mengharapkan agar keamanan di pasar tersebut ditingkatkan, karena sering terjadi pencopetan. (kmb)
Rakyat Bali Dari Hal. 1
Selain itu, pembahasan ranperda juga akan melibatkan banyak tokoh dan melalui diskusi yang terus-menerus. ‘’(Ranperda ini) Ya...untuk Bali, untuk rakyat Bali, untuk umat Hindu dalam konteks kepastian. Perda ini (nantinya) melindungi, memelihara, menggali semua potensi (atraksi budaya). Di dalam perda ada mana yang boleh, mana yang tidak,’’ tandasnya. Diwawancara terpisah, Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya mengatakan, roh dari ranperda adalah pelestarian atraksi budaya Bali yang ada hubungannya dengan kepariwisataan. Tujuan utamanya tentu melestarikan atraksi budaya itu agar tidak punah. Di samping tujuan jangka panjang, mendaftarkan atraksi budaya yang
ada agar memiliki hak paten. ‘’Jangan sampai nanti atraksi budaya kita diklaim negara lain,’’ tandasnya. Sementara itu, Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra mengaku masih menunggu hasil pembahasan ranperda inisiatif dewan itu di DPRD Bali. Pihaknya berharap pembahasan ranperda nantinya memberikan yang terbaik untuk Bali. ‘’Nanti kan ada masukan dari masyarakat, karena setiap aturan yang dibuat jelas harus ada sosialisasi. Baik sebelum perda itu dibuat maupun setelah jadi produk hukum juga sama harus disosialisasikan,’’ ujarnya. Terkait sikap Gubernur Bali, lanjut Mahendra, diagendakan memberi pandangan terhadap Ranperda Atraksi Budaya pada Senin (9/4) mendatang. (kmb32)
Sangat Urgen
Dari Hal. 1
‘’Oleh karena itu peningkatan sinergi peran pemerintah pusat dan daerah sangat urgen untuk secara serius mengembangkan dan menindaklanjuti kebijakan serta program/kegiatan pembangunan Koperasi dan UMKM yang telah dirumuskan,’’ Jelasnya. Puspayoga juga berharap rakornas ini dimanfaatkan untuk menginformasikan capaian kinerja pembangunan Koperasi dan UMKM serta memperoleh umpan balik dari pemerintah daerah khususnya OPD yang membidangi Koperasi, UMKM terhadap pelaksanaan kebijakan dan program/kegiatan
pembangunan sektoral bidang KUMKM. ‘Saya juga berharap sinergi dan kerja sama agar makin diperkuat dan terus berlanjut dalam dinamika yang harmonis untuk mendukung secara nyata, merumuskan dan mengimplementasikan semua kebijakan dan program pemerintah yang lebih bermanfaat,’’ imbuhnya. Dalam acara tersebut diserahkan juga penghargaan dengan kriteria-kriteria yang lain di bidang perkoperasian serta penyerahan bantuan berupa kredit kepada beberapa Koperasi dan UMKM. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada koperasi-koperasi yang di nilai berkinerja terbaik sepanjang tahun 2017. (ad282)
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 6 April 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Setelah 35 Tahun Dilarang, Arab Saudi Izinkan Pembukaan Bioskop Tanpa Pemisahan Penonton Pria dan Wanita Los Angeles/Riyadh (Bali Post) –
Setelah dilarang beroperasi sejak 35 tahun silam oleh ulama karena alasan agama, bioskop pertama di Arab Saudi, akan dibuka pada 18 April mendatang di Kota Riyadh, kata otoritas setempat pada Rabu. Bioskop-bioskop itu tidak akan dipisahkan menurut gender (pria dan wanita) sebagaimana sebagian besar area publik lainnya di kerajaan yang terkenal konservatif tersebut, kata seorang sumber kepada Reuters.
Dr. Ir. Pande Ketut Diah Kencana, M.S.
Bali Post/kmb42
Mencintai Bambu Tabah, Bambu Asli Bali Denpasar (Bali Post) Banyak yang tidak mengetahui bahwa bambu tabah merupakan bambu asli Bali. Bambu jenis ini memiliki nilai gizi dan ekonomi yang tinggi. Dr. Ir. Pande Ketut Diah Kencana, M.S., peneliti dari Universitas Udayana, sudah sejak tahun 1986 meneliti bambu tabah. Kecintaannya akan bambu tabah dilanjutkan dengan penelitian-penelitian berikutnya. Termasuk pengembangan bambu tabah yang mulai dilakukan tahun 2004. Ketua Puslit Bambu LPPM Unud ini tidak tanggungtanggung mengabdikan diri untuk penelitian dan pengembangan bambu ini. Karena ia
Pengumuman itu disampaikan setelah otoritas setempat menandatangani perjanjian dengan AMC Entertainment Holdings untuk membuka 40 bioskop selama lima tahun mendatang. AMC bekerja sama dengan Dana Investasi Publik (PIF), yang merupakan dana kesejahteraan utama di
Arab Saudi. Arab Saudi pernah punya beberapa fasilitas layar lebar pada tahun 1970an. Namun para ulama lokal menutup mereka dengan alasan agama. Namun sejak tahun 2017, pemerintah mengatakan akan mencabut larangan tersebut sebagai bagian dari reformasi ekono-
mengetahui bahwa bambu tidak hanya tanaman perindang atau hiasan, namun juga mampu menyimpan air. “Jika ada tanaman bambu, di sana pasti ada sumber air,” ungkapnya. Bambu tabah juga bisa dikonsumsi dan berfungsi sebagai konservasi. Komitmennya dengan tanaman asli Bali ini ia juga diperkenalkan ke luar Bali. Sementara di Bali pengembangan bambu Tabah dilakukan di Pupuan, Tabanan, Desa Kerta Payangan dan Patas, Taro, Gianyar. Setelah Gianyar, ia juga membawa bambu tabah ke Bangli tepatnya Kintamani di wilayah Dusun Bubungklambu, Badung dan Jembrana. (kmb42)
mi dan sosial sesuai gagasan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dia saat ini tengah mengunjungi Amerika Serikat untuk mencari investor yang bisa membantu negaranya terlepas dari ketergantungan terhadap minyak. Warga Arab Saudi adalah konsumen yang antusias terhadap produk budaya dan media Barat. Meski ada larangan bioskop, film-film Hollywood dan serial televisi terbaru masih sering ditonton di rumah dan didiskusikan. Bioskop pertama AMC akan berlokasi di Distrik Finansial Raja Abdullah, dalam sebuah gedung yang awalnya ditujukan sebagai tempat pertunjukan simfoni, kata kepala eksekutif AMC, Adam Aron. Teater utama dalam bioskop itu akan menyediakan 500 kursi berlapis kulit, balkon, dan kamar mandi berlantai marmer. Tiga teater tambahan akan dibangun pada pertengahan musim panas. “Kami
berpendapat ini akan menjadi teater paling cantik di dunia. Ini adalah bangunan yang dramatis,” kata Aron. Untuk memenuhi kebutuhan hiburan bagi 32 juta warga, yang sebagian besar di antaranya masih berusia di bawah 30 tahun, Arab Saudi akan membangun sekitar 350 bioskop dengan 2.500 teater pada 2030, dengan perkiraan nilai ekonomi sebesar satu miliar dolar AS per tahun. “Kembalinya bioskop akan membantu pertumbuhan ekonomi lokal dengan menaikkan pengeluaran rumah tangga untuk industri hiburan, dan secara bersamaan menciptakan lapangan kerja di kerajaan,” kata Menteri Kebudayaan dan Informasi, Awwad Alawwad, dalam pernyataan tertulis. Kepala asosiasi bioskop nasional Amerika Serikat, John Fithian, mengatakan bahwa dia telah bertemu dengan perwakilan pemerintah di Riyadh untuk mendiskusikan film apa saja yang boleh tayang di Arab Saudi. Dia menilai sebagian besar film-film Hollywood akan mendapat izin tayang, meski harus ada pemotongan adegan. (ant) REFORMASI – Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi melakukan sejumlah reformasi, salah satunya mengizinkan pembukaan bioskop yang akan memutar film-film Hollywood, sesuatu yang dilarang para ulama sejak 35 tahun silam.
”Suksma Sampun Nresnain”
Ungkapan Kebahagiaan Tias Ananda “Menatap indah muan beline, kalem mawibawa. Ne ngaenang hatine milih beli, milih dadi kurenan beli, Ne seken sayang, Perhatian beli ne ngeluluhin hati”.
Tias Ananda
Bali Post/win
Begitulah sepenggal lirik single terbaru dari penyanyi pop Bali Tias Ananda yang berjudul “Suksma Sampun Nresnain”. Single keduanya itu diciptakan oleh Widhi Wikan dan didukung garapan musik dari Dek Artha Hartapro. Menariknya, single ini menjadi kebahagiaan sendiri bagi Tias Ananda. Pasalnya, single keduanya ini dirilis tepat di hari ulang tahun pernikahannya yang ke-14 tahun. Tias Ananda mengatakan bahwa dirinya sengaja merilis single keduanya ini tepat di hari ulang tahun pernikahannya
sebagai kado spesial untuk dirinya dan sang suami. Selain itu, Tias pun ingin merayakan hari bahagianya itu lewat karya musik pop Bali. “Saya memang sudah mempersiapkan lagu ini jauh-jauh hari sebelumnya. Saya ingin memiliki momen yang spesial di usia pernikahan saya yang sudah menginjak usia 14 tahun. Semoga ke depan makin langgeng dan tetap bersama hingga kakek nenek,” ungkap Tias Ananda, Kamis (5/4) kemarin. Perempuan yang memiliki nama lengkap Ni Made Sariasih, S.Pd., M.Pd. dan mengajar di SMAN 2 Mengwi itu menjelaskan cerita dari single terbarunya itu yaitu mengisahkan seorang laki-laki yang berwibawa dan memiliki cinta yang tulus. Ketulusan itulah yang membuat hati si perempuan luluh dan men-
cintai si laki-laki tersebut. “Lagu ini bisa dibilang menjadi momen spesial saya untuk merayakan hari ulang tahun perkawinan saya. Cerita lagu ini pun berdasarkan apa yang saya rasakan,” ungkapnya. Dengan dirilisnya single “Suksema Sampun Nresnain”, perempuan kelahiran Singaraja, 11 September itu berharap singlenya tersebut bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Selain itu ia juga berharap lagunya ini bisa menginspirasi banyak orang untuk bisa terus menjaga usia pernikahannya. “Saya berharap lagu ini bisa menjadi inspirasi. Bagaimana bisa kita menjaga sebuah pernikahan agar tetap utuh dan bertahan. Saya juga berharap lagu ini bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat pencinta musik Bali di manapun berada,” pungkasnya. (win)
Pemuda Tibubeneng Gelar Festival Musik
Hadirkan Joni Agung, Lolot hingga Band Lokal
Pemuda-pemudi yang tergabung dalam wadah Karang Taruna Desa Tibubeneng “Satya Darma Manggala” punya kegiatan baru, yaitu menggalang kreativitas lewat ajang musik berskala cukup besar. Pasalnya, festival musik yang bertajuk “Manggala Music Art Festival” ini menghadirkan sejumlah band dan penyanyi papan atas di Bali, seperti Joni Agung & Double T, Lolot Band, 4WD, Rocktober Band, Gek Diah 3G, dan penyanyi lokal lainnya. Event ini akan digelar selama 3 hari, yaitu 6-8 April 2018 di Lapangan Segara Perancak, Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Ketua Panitia I Putu Yoga Bawantara mengatakan kegiatan ini murni keinginan kalangan pemuda yang tergabung dalam karang taruna. “Kami merancang festival ini sudah 5 bulan lamanya. Event ini sebagai ajang untuk menumbuhkan semangat kreativitas pemuda sekaligus memperkenalkan daerah Tibubeneng agar lebih dikenal lagi. Sebab selama ini desa kami lebih dikenal dengan Pantai Be-
rawa saja,” kata Yoga saat jumpa media, di Kantor Kepala Desa Tibubeneng, Kamis (5/4) kemarin. Yoga menyebutkan sederetan band-band papan atas Bali turut diundang. Di antaranya ada Kelompok Raggae Joni Agung, Lolot Band, serta menghadirkan musisi lokal yang asli dari Tibubeneng, seperti grup band 4 WD, Rocktober Band dan beberapa band yang berasal dari desa setempat. Tak hanya itu, juga dihadirkan Gek Diah 3G yang siap menggoyang para pengunjung. “Temanya memang lebih pada music and art, selain musik juga kami tampilkan kesenian tradisi seperti lawak, mengundang grup bondres Celekontong Mas, tari dan sekaa baleganjur yang dipersembahkan pemuda dari masing-masing Banjar,” tegas Yoga. Sementara itu, Kepala Desa Tibubeneng I Made Kamajaya, S.E. mengatakan tujuan festival ini tiada lain memberikan ruang seluasluasnya kepada anak muda untuk belajar bekerja, berorganisasi dan berkomuni-
kasi yang baik, khususnya kepada para pemuda yang ada di Desa Tibubeneng. Sehingga, mereka terbiasa dan terlatih menyelenggarakan suatu event besar untuk memajukan potensi desa setempat. “Ini sangat penting, apalagi perkembangan Tibubeneng saat ini cukup pesat, kita tidak mau hanya jadi penonton, untuk itu kami ingin memberikan ruang, pendidikan karakter bagi kalangan pemuda kami, sehingga tumbuh jiwajiwa kreator andal,” ujar Made Kamajaya yang turut mendampingi para panitia acara. Lebih lanjut dikatakan, pihak desa melalui kegiatan karang taruna sangat mendukung penuh. Tidak hanya dari segi materi, tetapi juga dukungan moral. Sehingga, segala bentuk kegiatan yang dilakukan bisa berjalan sesuai dengan harapan. “Kami dukung kegiatan “Manggala Music Art” ini dan sangat mengapresiasi kreativitas kalangan pemuda sehingga mereka sangat aktif. Dengan melibatkan lebih banyak sekaa taruna di Tibubeneng, tentu sangat kita harapkan
Bali Post/win
FESTIVAL MUSIK - Kades Desa Tibubeneng I Made Kamajaya bersama Panitia Manggala Music Art Festival siap menggelar Festival Musik. keberlanjutan di masa mendatang,” harapnya. Selain diagendakan menggeber musik, festival ini juga memberi ruang bagi aktivitas usaha kecil dan menengah (UKM), seperti kuliner dan potensi usaha yang ada di Desa Tibubeneng. “Kami libatkan seluruh banjar, dari 13 banjar di Desa Tibubeneng,
mereka akan menggeber berbagai usaha, mulai kuliner atau makanan, maupun usaha lainnya. Sehingga dari kegiatan ini masyarakat benar-benar mendapatkan ruang untuk mempromosikan produknya. Dengam harapan sektor ekonomi masyarakat Tibubeneng bergerak dengan baik,” pungkas Kamajaya. (win)
Bali Post/win
UFF - GM UFF 2018, Kadek Purnami didampingi Ketut Suardana, Ketua Yayasan Mudra Swari Saraswati saat presscon, Kamis (5/4) kemarin terkait pelaksanaan UFF 2018 yang akan berlangsung pada 13-15 April mendatang.
Ubud Food Festival 2018
Kenalkan Keunikan dan Lezatnya Kuliner Indonesia Denpasar (Bali Post) Ubud Food Festival (UFF) akan kembali digelar. Festival kuliner keempat kalinya ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai pada 13 hingga 15 April 2018 mendatang berlokasi di Taman Kuliner Jalan Raya Sanggingan, Ubud, Bali. Berbagai jenis kuliner akan dihidangkan pada festival yang mengangkat tema “Generasi Inovasi” ini. Mulai dari kuliner khas Bali, kuliner dalam negeri hingga kuliner bertaraf internasional yang melibatkan berbagai cheef dalam maupun luar negeri. Tema “Generasi Inovasi” ini diangkat, sebagai bentuk penghargaan bagi generasi muda Indonesia yang kini membawa banyak inovasi ke dalam industri kuliner. Apalagi, generasi muda saat ini sedang mengubah lanskap kuliner Indonesia dan mendorong ledakan ekonomi dalam berbagai bidang ke arah yang lebih baik. Dengan menggunakan teknologi, mereka menemukan hal-hal baru sekaligus menciptakan tren yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Mulai dari resep-resep unik yang memadukan bahan makanan tradisional dan internasional, mempromosikan kuliner Indonesia hanya melalui lini masa, hingga menciptakan aplikasi ponsel yang memudahkan pnggunanya unguk mencicipi sebuah hidangan. “Di tahun 2018 ini kami ingin mengangkat tema yang membahas masa depan industri kuliner Indonesia, dari sensasi sosial media hingga solusi untuk lingkungan alam, dari usaha star-up yang menginspirasi hingga perusahaan yang memiliki misi sosial. Yang sudah berkembang maupun yang baru terbentuk, kami akan membawa mereka yang berada di barisan terdepan inovasi kuliner Indonesia. Pada UFF 2018 ini kami juga tidak akan melupakan ikon-ikon kuliner yang sejak dulu telah mengembangkan industri ini, sekaligus tetap merayakan keberagaman dan aspek-aspek tradisional yang membuat kuliner Indonesia semakin unik,” tandas GM UFF 2018, Kadek Purnami, Kamis (5/4) kemarin. Di samping itu, lanjut Purnami, UFF 2018 akan kembali menggandeng ikon-ikon kuliner terkenal Indonesia dan beberapa negara lainnya untuk tampil dengan berbagai pengalamannya, sekaligus mempertunjukkan keahlian mereka, serta bekerja sama dengan restoran-restoran, produsen pangan, pelaku industri kuliner, pengusaha, serta para pecinta makanan. Menariknya, tidak hanya menyajikan hidangan makanan, berbagai program, seperti sesi diskusi, demo masak, workshop, spesial event, jalan-jalan kuliner, dan pertunjukkan seni dan hiburan juga ditampilkan untuk menghibur para pengunjung yang ditargetkan 12 ribu orang selama festival berlangsung. (win)