20 HALAMAN
NOMOR 216 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Kamis kliwon, 5 april 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Pulang Kampung, Koster Dielu-elukan Ribuan Warga Tejakula
PAS Yakin Koster Berjuang untuk Kepentingan Bali PASANGAN Calon GubernurWakil Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace), Rabu (4/4) kemarin melakukan simakrama dengan warga se-Kecamatan Tejakula di Balai Desa Windu Sabha Budaya Desa Tejakula, Buleleng. Ribuan warga sejak pagi sudah terlihat tumpah ruah. Mereka sangat antusias menyambut kehadiran Koster, putra kelahiran Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula tersebut. Selain sebagai putra asli Kecamatan Tejakula, Koster selama tiga periode sebagai anggota Komisi X DPR-RI juga telah banyak berbuat untuk Ka-
bupaten Buleleng terutama di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Tejakula. Di antaranya pembangunan sekolah mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, beasiswa warga miskin, pembangunan wantilan, pemugaran pura dan pipanisasi. Hadir dalam simakrama tersebut, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace, Gede Supriatna, Ketua DPC PDI Perjuangan Putu Agus Suradnyana (PAS), kader PDI-P Buleleng Nyoman Sutjidra, anggota Fraksi DPRD Bali Dewa Nyoman Rai, Gede Kesuma Putra, para anggota Fraksi PDI-P Buleleng, penyanyi Mr. Botax serta se-
jumlah tokoh se-Kecamatan Tejakula. Cagub Wayan Koster usai menyampaikan visi-misi dan program kerja mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kecamatan Tejakula. ‘’Tiang suksma ping banget nggih, sampun nyarengin tiang. Nyarengin nindihin nyama gelah,’’ katanya. Koster selanjutnya menegaskan komitmennya dalam membangun Bali untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama Kabupaten Buleleng yang masih tertinggal dengan kabupaten/kota lain di Bali. Hal. 19 Mengejar Ketertinggalan
Bali Post/kmb
DISAMBUT - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, disambut ribuan warga saat simakrama dengan warga se-Kecamatan Tejakula di Balai Desa Windu Sabha Budaya Desa Tejakula, Buleleng.
DKI Hentikan Proyek Reklamasi Bali Post/ant
ROMPI TAHANAN - Made Oka Masagung yang mengenakan rompi tahanan bersiap naik mobil yang akan membawanya Rutan Cabang KPK Kavling C-1.
KPK Tahan Made Oka Masagung
Jakarta (Bali Post) – Pengusaha yang juga tersangka dalam kasus KTP elektronik (e-KTP), Made Oka Masagung, akhirnya ditahan KPK, Rabu (4/4) sore kemarin. Sebelumnya ia menjalani pemeriksaan terkait kasus e-KTP. Hal. 19 Teknis Penyidikan
Jakarta (Bali Post) – Pemprov DKI Jakarta resmi menarik dua rancangan peraturan daerah (ranperda) terkait reklamasi, yakni Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dan Ranperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil pada pertengahan Desember 2017. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sudah menyerahkan Ranperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKS Pantura) serta Ranperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) ke pemerintah provinsi. ‘’Sudah diserahkan. Kita akan melakukan pengkajian. Jadi kita cabut ranperdanya. Dengan dicabutnya perda itu, maka tidak ada pembahasan di 2018,’’ ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyatakan penghentian reklamasi di Jakarta merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ‘’Saya tidak bisa beri komentar karena itu wewenang yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta,’’ kata
Sofyan Djalil, Rabu (4/4) kemarin. Sofyan menyebutkan kewenangan BPN ada, jika reklamasi sudah menghasilkan menjadi pulau. ‘’Kalau sudah jadi ditentukan statusnya seusai dengan perjanjian atau kontraknya. Itu alasan dulu kita beri hak pengelolaan (HPL) untuk Pulau C dan Pulau G, untuk Pulau
D kita beri hak guna bangunan (HGB),’’ tuturnya. Sementara itu, mengenai usulan untuk mencabut HGB yang sudah diberikan, Sofyan mengatakan tanpa alasan kuat atau putusan pengadilan, tidak bisa dilakukan. Hal. 19 Alasan Kuat
Anies Baswedan
Tak Relevan Tajen Disebut Atraksi Budaya SESUNGGUHNYA dalam pengertian umum, tajen itu judi (taruhan). Di situ ada transaksi kalah-menang dengan harga uang. ‘’Jadi, itu sesungguhnya tidak relevan disebut atraksi budaya, karena dalam tujuh unsur kebudayaan universal, tidak ada disebutkan judi sabungan ayam sebagai unsur kebudayaan,’’ ujar Guru Besar IHDN Denpasar Prof. Dr. Nengah Duija, Rabu (4/4) kemarin. Karena itu, menurut mantan Rektor IHDN ini, sebaiknya wakil rakyat membuat perda yang menjunjung peradaban Bali sebagai pulau dewata, pulau seribu pura atau pulau surga. Artinya, pulau yang sangat estetik-religius. Menurutnya, dari sisi agama juga tidak relevan, karena dalam konsep tabuh rah itu disebutkan perang tigang perangkatan. Bisa menggunakan ayam, telor, tingkih
dan kelapa. Karena itu, jika ini dibuat perda, justru akan ‘’menyeret’’ entitas budaya Bali yang agung dan luhur bernapas Hindu ke dalam ideologi sekuler, yaitu kuasa-menguasai, kalah-menang, untung-rugi, dll. ‘’Ingat Bali pulau estetik-religius kosmik. Jangan dialihfungsikan dengan mengemas judi dengan balutan budaya Bali,’’ katanya. Sementara itu, Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha berharap anggota DPRD Bali bisa bijaksana menyusun perda tersebut, apalagi isu ini bukan baru lagi. Semua sudah paham mana tajen dan mana tabuh rah yang dilakukan di pura pada saat upacara agama. ‘’Saya kira DPRD cerdas kalau ritual tabuh rah ini ‘dijual’ sebagai bagian dari atraksi pariwisata, namun hendaknya diatur jangan sampai perda ini menjadi boncen-
gan dan ‘dimanfaatkan’ untuk melegalkan tajen judi,’’ ujarnya. Anggota DPRD yang merupakan wakil rakyat Bali paham betul aspirasi warga Bali yang berspirit dharma dan kesucian dan bakalan tak bermain-main dengan isu ini, sehingga perda yang bermutu bisa dilahirkan untuk mengatur semua kepentingan. Ketua PHDI Kabupaten Bangli Nyoman Sukra mengatakan, banyak masyarakat yang masih belum bisa membedakan antara tabuh rah dan tajen. Tabuh rah dan tajen sering dianggap sama dan dicampuradukkan karena aktivitasnya samasama mengadu ayam. Tabuh rah merupakan bagian dari kelengkapan upacara Bhuta Yadnya. Hal. 19 Tabuh Rah
Memiskinkan Rakyat RANPERDA Tajen yang sedang dibahas di DPRD Bali, mendapat penolakan mantan anggota DPDRI I Nengah Wiratha. Alasannya, tajen adalah salah satu penyebab kemiskinan masyarakat. ‘’Tajen atau tabuh rah ini bagian dari adat dan budaya kita, sehingga tidak bisa dihapuskan. Tapi tidak bisa kita mungkiri, tajen menjadi salah satu penyebab kemiskinan masyarakat Bali,’’ ungkapnya. Atas alasan itu, ia pun menolak upaya DPRD Bali dalam membuat perda tajen tersebut. Apalagi, pada saat ia menjadi DPD-RI periode 2009-2014, perda tajen tersebut sudah sempat dibahas dengan Bareskrim. ‘’Namun waktu itu saya diingatkan agar tidak membuat perda tajen karena itu bagian dari hukum positif dan dapat menjebak masyarakat,’’ paparnya. Kabid Humas Polda Bali Kombes (Pol) Hengky Widjaja menyatakan polisi akan memberi pandangan apabila dewan ingin membuat perda tajen. ‘’Itu kan baru rencana, isinya seperti apa juga belum tahu. Yang tidak diizinkan adalah perjudiannya,’’ katanya, Rabu (4/4) kemarin. Kata Kabid Humas, dalam penyusunan produk hukum berupa aturan perundang-undang harus melihat aturan-aturan di atasnya atau tidak boleh bertentangan. ‘’Terkait dengan tajen, aturannya
sudah jelas dalam KUHP (judi red) sehingga aturan di bawahnya tidak boleh bertentangan. Sekali lagi kami tegaskan apa pun bentuk perjudian itu melanggar hukum dan harus ditindak,’’ tegasnya. Seperti diberitak a n
sebelumnya, DPRD Bali mulai melakukan pembahasan terhadap dua ranperda inisiatif dewan yang sudah diajukan dalam rapat paripurna. Salah satunya, Ranperda tentang Atraksi Budaya Tradisional Bali yang selama ini kerap diidentikkan sebagai ranperda tajen (sabungan ayam). Dewan membantah bila keberadaan ranperda ini untuk melindungi judi atau taruhan yang umumnya ada pada tajen. Hal. 19 Tim Ahli
’’Ya karena sabungan ayam itu kan pakai taji, jadi wisman itu biasanya ngeri melihat ayam saling melukai seperti itu.’’ A.A. Bagus Ari Brahmanta Kadis Partiwisata Gianyar
’’Jadi, itu sesungguhnya tidak relevan disebut atraksi budaya, karena dalam tujuh unsur kebudayaan universal, tidak ada disebutkan judi sabungan ayam sebagai unsur kebudayaan.’’ Guru Besar IHDN Denpasar Prof. Dr. Nengah Duija
’’Saya kira DPRD cerdas kalau ritual tabuh rah ini ‘dijual’ sebagai bagian dari atraksi pariwisata, namun hendaknya diatur jangan sampai perda ini menjadi boncengan dan ‘dimanfaatkan’ untuk melegalkan tajen judi.’’ Ida Rsi Acharya Waisnawa Agni Budha Wisesanatha
’’Tajen dan tabuh rah ini bagian dari adat dan budaya kita, sehingga tidak bisa dihapuskan. Tapi tidak bisa kita mungkiri, tajen menjadi salah satu penyebab kemiskinan masyarakat Bali.’’ I Nengah Wiratha Mantan anggota DPD-RI
Ngeri, Wisman Lihat Tajen
Gianyar (Bali Post) Tajen atau sabungan ayam tidak bisa terlepas dari aktivitas sebagian masyarakat Bali, khususnya untuk upacara tabuh rah. Namun bagi sejumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau Dewata ini, tajen justru dilihat sebagai sesuatu yang mengerikan. ‘’Ya karena sabungan ayam itu kan pakai taji,
jadi wisman itu biasanya ngeri melihat ayam saling melukai seperti itu,’’ ucap Kepala Dinas Partiwisata Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta dihubungi, Rabu (4/4) kemarin. Dikatakannya, wisatawan Eropa, Amerika dan Australia kurang respek melihat tajen. ‘’Makanya jarang ada wisatawan dari negara ini yang mau
menyaksikan sabungan ayam, baik itu tabuh rah ataupun kalangan tajen,’’ ungkapnya. Namun, diakuinya, wisatawan Asia khususnya Filipina kerap menyaksikan tajen, bahkan sengaja ingin menyaksikan tajen di Gianyar. ‘’Yang suka hanya wisawan Filipina, mungkin karena di negaranya memang populer dengan kalangan tajen,’’ tandasnya. (kmb35)
denpasar
2
Kamis Kliwon, 5 April 2018
DLHK Dorong Terwujudnya Bank Sampah di Setiap Banjar
Denpasar (Bali Post)-
Peningkatan volume sampah di Denpasar semakin hari semakin banyak. Pada tahun 2016 lalu, volume sampah mencapai 850 ton per hari dan mengalami peningkatan di tahun 2017 yang mencapai 900 ton per hari. Peningkatan volume sampah ini perlu penanganan secara menyeluruh dari hulu sampai ke hilir. Kabid Penanganan Sampah dan Bahan Berbahaya Beracun (B-3) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Adi Wiguna mengatakan hal itu saat dikonfirmasi di sela-sela penyuluhan bank sampah di Denpasar Selatan, Rabu (4/4) kemarin. Guna menangani peningkatan volume sampah, kata Adi Wiguna, DLHK mendorong terwujudnya bank-bank sampah di setiap banjar. Tahun ini, targetnya sudah terbentuk 200 bank sampah. Tahun 2017 lalu, baru terbentuk 78 bank sampah yang tersebar di seluruh Kota Denpasar. ‘’Dengan adanya peningkatan jumlah bank sampah yang terbentuk di tahun 2018 ini, tentunya akan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA,’’ ujarnya. Adi Wiguna menambahkan, pihaknya terus gencar melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar mau membentuk bank sampah. Dengan terbentuknya bank sampah, selain dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, juga memberikan berkah pada pengelola bank sampah itu sendiri. Selain melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat membentuk bank sampah, Adi Wiguna juga mengaku melakukan pengawasan terhadap bank sampah yang telah terbentuk. Pengawasan ini selain dilakukan untuk meningkatkan peran bank sampah, juga menjaga agar bank sampah yang telah terbentuk tetap eksis. Ditanya terkait pola penanganan sampah berbasis lingkungan, Adi Wiguna mengaku cukup efektif. Bahkan, penanganan sampah berbasis lingkungan mampu mengurai lebih cepat penanganan sampah dari sumbernya. ‘’Saya kira cukup efektif pola yang diterapkan saat ini,’’ katanya.
Made Murah, Koordinator Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang Ketua Bank Sampah Kota Denpasar mengatakan, selain membentuk bank sampah di banjarbanjar, pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan 13 SD, 2 SMP dan 2 SMA yang ada di Kota Denpasar untuk membentuk bank sampah. Ke depan, ia berharap semua sekolah yang ada di Kota Denpasar memiliki bank sampah. Ini juga menjadi salah satu indikator untuk mewujudkan sekolah bersih dan rindang dalam lomba Sekolah Adiwiyata. Menurut Made Murah, masyarakat yang mengelola sampah mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. Dia mencontohkan, Bank Sampah Denpasar seharinya mampu menampung dua ton sampah. Dari jumlah tersebut, sampah terbesar merupakan sampah plastik, kertas dan sampah organik. Semua sampah tersebut dapat diolah dan didaur ulang sehingga mempunyai nilai ekonomi. ‘’Sebagian besar sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Denpasar bisa diolah kembali sehingga memiliki nilai ekonomi,’’ujarnya. (kmb12)
figur
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Bali Post/eka
SAMPAH - Seorang warga menurunkan sampah dari gerobak sampah di depo sampah Monang-Maning, Denpasar. Volume sampah di Denpasar mengalami peningkatan yang sebagian besar merupakan sampah rumah tangga.
Pelaku Trek-trekan Wajib Lapor Dewan Apresiasi Pola PPDB
Denpasar (Bali Post) Hasil pengembangkan kasus balapan liar yang diungkap Polsek Denpasar Barat (Denbar), Made Danu Wiyadana (23) dan Komang Agus Suastika (21) beraksi di Jalan Gatot Subroto Barat dan Jalan Mahendradatta, Denpasar. Selain itu, KJD yang awalnya jadi saksi akan ditingkatkan statusnya sebagai tersangka karena diduga bertugas memegang uang taruhan. “Untuk pelaku anak-anak (KJD - red), kami suruh buat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Namun, tetap wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis,” kata Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan
Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Rabu (4/4) kemarin. Langkah selanjutnya, kata Aan Saputra, pihaknya akan melakukan gelar perkara khusus dugaan perjudiannya. Oleh karena itu, para pelaku dilakukan pembinaan dulu. “Kalau hasil gelar perkara terbukti dan memenuhi unsur perjudian, kami akan melakukan penahanan. Kami mengimbau jangan melakukan balapan liar karena akan merugikan dan bersifat negatif. Kalau kecelakaan, nyawa taruhannya dan merugikan pengguna jalan lainnya,” tegasnya. Sementara sepeda motor milik pelaku masih diamankan di Pol-
sek dan dilakukan pemeriksaan fisik. Pelaku juga ditilang oleh Unit Lantas Polsek Denbar. Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat di-back-up anggota Sabata Polda Bali mengungkap balapan liar dengan taruhan uang di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Selasa (3/4) lalu. Alhasil, polisi menangkap dua pelaku, Made Danu Wiyadana (23) dan Komang Agus Suastika (21). Selain itu, petugas mengamankan barang bukti uang Rp 350 ribu. Terkait kasus ini, petugas memeriksa dua pelajar sabagai saksi berinisial AYS dan KJD. (kmb36)
Karya Inovasi Cilik Jadi ’’Trademark’’ SMPN 3 Denpasar Sasar Posyandu dan Banjar DALAM rangka mencegah penyebaran virus Japanese Enchepalitis (JE), Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah menggelar vaksinasi JE sejak Maret lalu. Saat itu vaksinasi JE menyasar sekolah-sekolah. Sementara April ini pelaksanaan vaksinasi menyasar posyandu dan banjar-banjar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini mengatakan hal itu, Rabu (4/4) kemarin. Dia mengatakan, saat ini vaksinasi virus JE di Kota Denpasar telah menyasar 132.893 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 26.591 orang berusia 9 bulan-6 tahun, 71.563 orang berusia 7-12 tahun, 34.739 orang berusia 1315 tahun. Kendati demikian, Diskes Kota Denpasar terus berupaya memaksimalkan dengan menyasar seluruh posyandu dan banjar-banjar di Kota Denpasar. ‘’Setelah memaksimalkan pelayanan vaksinasi JE di sekolah-sekolah, pada April ini akan dilanjutkan pelaksanaan vaksinasi menyasar posyandu dan banjarbanjar,’’ jelasnya. Dia menambahkan, Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun di wilayah Kota Denpasar dapat terpenuhi. Kegiatan ini menyasar 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit ini dilaksanakan mulai Rabu (4/4) hingga 30 April mendatang. ‘’Vaksinasi ini akan berlanjut hingga 30 April mendatang. Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi JE dapat melaksanakan vaksinasi di puskesmas atau rumah sakit pemerintah,’’ paparnya. Ia mengimbau masyarakat berperan aktif untuk ikut serta dalam vaksinasi JE agar tidak terkena virus JE. ‘’Diharapkan masyarakat proaktif dalam mengikuti vaksinasi guna meminimalisasi adanya kasus JE di Bali, khusus Kota Denpasar,’’ ujarnya. (ara)
Denpasar (Bali Post) SMPN 3 Denpasar sejak lama dikenal sebagai sekolah pencetak peneliti belia. Sebagai inkubator SDM peneliti belia, SMPN 3 Denpasar memiliki ajang yang diberi nama lomba Karya Inovasi Cilik (KIC). KIC ini kini menjadi trademark sekolah ini. Lomba KIC ini ikut mewarnai lomba akademik serangkaian HUT ke-39 SMPN 3 Denpasar, Rabu (4/4) kemarin. Di antaranya lomba Olimpiade IPA, IPS, Matematika dan story telling. Sementara Kamis (5/4) ini akan digelar lomba nonakademik yang melibatkan siswa SD se-Bali. Di antaranya lomba melukis, masatua Bali, nulis aksara Bali, pidarta bahasa Bali, membaca puisi, macepat, paduan suara, magender wayang berpasangan dan tari Bali. Yang banyak menyedot penonton adalah lomba KIC. Sebab, anak-anak SD mampu tampil sempurna memaparkan hasil penelitiannya layaknya seorang profesor. Ada yang menemukan bahan peredam dinding, ada juga yang membahas soal apung sebagai aksesoris dan ada yang men-
emukan material biokeramik dari kombinasi abu sekam padi dan abu limbah kulit jagung. Kepala SMPN 3 Denpasar I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi. mengungkapkan rasa bangganya bahwa anak-anak SD sangat antusias mengikuti lomba. Tercatat 518 siswa SD se-Bali terlibat di ajang ini. Hanya, dia menyayangkan belum bisa memberi jaminan kepada para juaranya untuk mendapatkan kursi gratis di SMPN 3 Denpasar. Alasannya, aturan PPDB terbaru murni menerapkan model zonasi. Padahal, lomba semacam ini sangat penting untuk menjaring input unggul di akademis dan nonakademis. ‘’Siswa yang berprestasi di luar desa zonasi otomatis tak boleh diterima,’’ tegasnya. Murdana menegaskan, SMPN 3 Denpasar tetap taat dengan aturan. Dikatakan, agenda lomba akademik dan nonakademik sangat strategis dilakukan guna membentuk SDM Bali yang unggul, cerdas dan berkarakter. Makanya, semua lomba menekankan pada kejujuran, perjuangan keras dan sekaligus sebagai ajang evaluasi pembinaan ekstra di sekolah.
‘’SDM yang berkarakter inilah menjadi ciri khas SMPN 3 Denpasar,’’ tegasnya. Murdana mengakui KIC ini merupakan cikal bakal lahirnya peneliti belia di SMPN 3 Denpasar. Dari hasil evaluasi selama ini menunjukkan juara KIC yang diterima di SMPN 3 selalu mampu mengantarkan prestasi nasional dan internasional bagi SMPN 3 Denpasar di ajang LKTI dan KIR. ‘’Makanya, KIC ini menjadi trademark SMPN 3 Denpasar,’’ tegasnya. Pada kegiatan tahun ini, tampil sebagai juara I Yuni Pratista dari SD Cipta Darma. Yuni memaparkan temuan bahan material jerami dicampur dengan alem mampu dijadikan ruangan peredam bising. Tinggal warnanya dipilih sesuai selera dicampur dengan cat tembok. Ketua Panitia HUT I Wayan Sumiara menambahkan, agenda lomba akademis diikuti 406 peserta. Mereka wajib mengikuti tes tulis untuk terpilih menjadi 15 peserta terbaik menuju ke babak final. Setelah itu, mereka kembali diadu untuk meraih tiga terbaik dengan kualitas bobot soal yang berbeda. (025)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Disidak, Ikan Kaleng Mengandung Cacing Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
KIC - Para juara di lomba KIC serangkaian HUT ke-39 SMPN 3 Denpasar.
Bali Post/025
Denpasar (Bali Post) Pola Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 mendatang dipastikan menggunakan pola zonasi. Pola ini dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya. Karena sudah ada beberapa perbaikan dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, pola yang diterapkan ini akan mampu mengurangi siswa ‘’titipan’’ dari pihak-pihak tertentu. Anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada didampingi anggota Komisi III A.A. Susruta Ngurah Putra menegaskan hal itu, Rabu (4/4) kemarin. Panglingsir Puri Peguyangan, Denpasar ini mengatakan, pada pola yang diterapkan tahun lalu yakni zonasi lingkungan telah memicu banyak keluhan. Lingkungan yang berada di sekitar sekolah akan mendominasi bisa memasukkan siswa ke sekolah bersangkutan. Namun, bila melihat pola sekarang, yakni dibagi menjadi empat zonasi akan lebih baik. ‘’Saya kira sudah lebih baik seperti yang sekarang ini,’’ ujarnya. Di sisi lain, Susruta juga menyoroti pola sebelumnya yang masih bisa dipermainkan. Selain zonasi lingkungan, prestasi juga sering tidak menjamin, karena ada tes di sekolah. Bisa jadi pemegang piagam juara satu, namun saat tes di sekolah kurang bagus, maka tidak lolos. Kalau sekarang sudah diberikan skor, semakin memudahkan untuk melihat prestasinya dan lebih terukur. Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar A.A. Gede Wiratama mengatakan, pola PPDB yang diterapkan tahun ini prinsipnya masih sama dengan tahun lalu, yakni melalui online. Hanya, sesuai dengan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), maka daerah wajib menerapkan sistem zonasi yang dipadukan dengan jalur NUM, prestasi, penghargaan serta siswa miskin. Menurut Wiratama, ada beberapa perubahan yang akan dilakukan pada tahun ini. Penerapan kuota NUM, siswa miskin, prestasi dan penghargaan masih tetap. Hanya, seorang siswa harus tetap memilih di zona yang telah ditetapkan. Misalnya, siswa di Peguyangan yang zonanya di SMPN 5 Denpasar, maka mereka wajib sekolah di sana. ‘’Kalau pindah zona, masih bisa. Tapi, kuotanya hanya 3 persen. Zona 1 misalnya, ada SMPN 3, SMPN 8 dan SMPN 12 Denpasar. Nanti kita juga tentukan desa/kelurahan yang masuk zona 1, siswa yang ada di desa bersangkutan harus masuk di sekolah yang ada di zona ini,’’ katanya. (kmb12)
Minim, Kasus Pembuangan Bayi Terungkap
Denpasar (Bali Post) Kasus pembuangan bayi yang marak terjadi belakangan ini mendapat perhatian khusus dari KPPAD Bali. Pasalnya, dari belasan kasus, sangat minim kasus yang bisa terungkap. KPPAD Bali mencatat 17 kasus pembuangan bayi, 10 di antaranya terjadi di tahun 2017. Dari 10 kasus itu, tidak ada satu pun yang terungkap. Sementara tahun 2018, hingga April ini sudah tercatat tujuh kasus yang terjadi, di mana dua kasus telah terungkap. Menyikapi hal itu, Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini meminta Polda Bali untuk memberikan atensi dan mengusut kasus-kasus pembuangan bayi tersebut. Pasalnya, hak hidup adalah hak yang paling dasar bagi manusia termasuk bayi dalam kandungan. Dari 17 kasus yang terjadi di tahun 2017 lalu, kata Yastini, hanya lima bayi yang ditemukan dalam kondisi hidup. Sedangkan yang lainnya dalam kondisi meninggal. “Patut diingat dalam UU Perlindungan Anak (UU Nomor 35 Tahun 2014 - red) Pasal 77A ditegaskan tindakan ini adalah kejahatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tegasnya. (kmb42)
BADUNG
Kamis Kliwon, 5 April 2018
3
Tangkal Banjir Rob
Muara Tukad Mati akan Dipasangi Tanggul Mangupura (Bali Post) -
Kawasan Legian dan Kuta yang sering dilanda banjir saat musim hujan mulai mendapat perhatian serius. Februari lalu, kawasan tersebut sempat diterjang banjir yang cukup besar. Kondisi tersebut akibat meluapnya air pada aliran Tukad Mati yang volumenya cukup tinggi.
Bali Post/kmb23
TANGGUL - Muara Tukad Mati, Kuta akan dipasangi tanggul pembendung air laut agar tidak terjadi banjir rob.
Ditodong Pistol
Karyawan ”Minimarket” Disekap di Gudang
Mangupura (Bali Post) Kasus perampokan terjadi di minimarket Indomaret di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Badung, Selasa (3/4) pukul 23.00 Wita. Karyawan minimarket, Muhamad Miki, Irma Suryani dan Kalikit Hung Anding ditodong senjata diduga pistol lalu disekap dalam gudang. Pelakunya dua orang yang berpura-pura mau mengecek CCTV. Dikonfirmasi Rabu (4/4) kemarin, Kapolres Badung AKBP Yudith Satria Hananta mengatakan, sekitar pukul 22.40 Wita Muhamad Miki menutup toko tapi rolling door dalam keadaan sedikit terbuka. Tiba-tiba datang seorang tidak dikenal memaksa masuk dengan alasan mengecek CCTV. Ciri-cirinya tinggi kurang lebih 170 sentimeter, gempal, rambut biasa, menggunakan jaket warna hitam,
menggunakan helm warna hitam dan sarung tangan. Selanjutnya, pelaku menyuruh Muhamad Miki dan Irma Suryani masuk ke gudang belakang. Pelaku meminta kunci brankas, namun tidak diberikan. “Pelaku sempat menodongkan senjata diduga senpi ke arah karyawan bernama Muhamad Miki. Selain itu, korban sempat dipukul sebanyak tiga kali di bagian perut sebelah kanan,” ujarnya. Selanjutnya, mereka diikat dengan tali dan matanya ditutup menggunakan lakban. Kedua pelaku keluar gudang. Seorang pelaku berusaha membongkar mesin ATM tapi gagal, sedangkan pelaku lain mengambil server CCTV yang diletakkan di dalam gudang. Setelah itu, para pelaku mengambil uang di laci kasir. Sementara itu, korban berusaha menghubungi temannya
melalui BBM grup. Berselang 30 menit kemudian, direspons oleh karyawan lain, Kalikit Hung Anding. Kalikit langsung datang ke TKP. Setibanya di TKP, Kalikit langsung dibekap dari samping oleh pelaku dan selanjutnya dibawa serta diikat bersama dua temannya di gudang. Setelah beberapa jam, datang karyawan lainnya untuk membantu dan pelaku sudah tidak ada. Pelaku membawa kabur uang hasil penjualan Rp 5.232.650 dan mengambil HP merek Vivo seharga Rp 2.500.000 milik Kalikit Hung Anding. Dengan demikian, total kerugian sebesar Rp 7.732.650. “Kasus ini masih kami selidiki. Kami mengimbau kepada pemilik atau pengelola usaha yang buka sampai tengah malam apalagi 24 jam supaya ada satpamnya,” pintanya. (kmb36)
Guna menangkal banjir rob itu, aliran Tukad Mati tersebut akan ditata untuk meminimalisasi banjir. Rencananya, Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida akan membangun prasarana pengendali banjir di Tukad Mati Tengah. Dikonfirmasi Rabu (4/4) kemarin, Kasatker PJSA dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida I Putu Eddy Purnawijaya mengatakan, penataan Tukad Mati itu pada prinsipnya bagian dari pengendalian banjir. ‘’Selama ini kan memang sering terjadi banjir. Febuari lalu banjirnya luar biasa besarnya. Tahun-tahun sebelumnya juga terjadi banjir,’’ katanya. Menurut Eddy Purnawijaya, pengerjaan akan dilakukan dari bagian tengah hingga hilir sungai. Pengerjaannya nanti akan dibagi menjadi dua segmen. Segmen I proyek ini dimulai dari daerah Gunung Soputan hingga kawasan Sunset Road. Kemudian segmen II dilanjutkan menuju areal muaranya di Kuta. ‘’Pengerjaannya antara lain normalisasi sungai. Beberapa pompa juga akan dipasang di Jalan Sunset Road dan di muara,’’ katanya. Eddy Purnawijaya menambahkan, di kawasan muara akan dibuatkan tanggul pembendung air laut atau air rob. Tujuannya supaya saat volume air dari hulu sangat banyak ketika terjadi air
pasang, air laut tidak meluap. Sehingga tidak terulang lagi kejadian seperti sebelumnya, yakni air meluap ke permukiman warga. ‘’Nanti, bendungan itu akan dilengkapi dengan pompa. Bendung atau tanggul itu menghalangi air laut tidak bisa masuk ke darat,’’ ujarnya. Menurut Eddy Purnawijaya, sungai yang akan ditata sepanjang delapan kilometer dengan dana bersumber dari APBN. Segmen I akan menggunakan anggaran sebesar Rp 180 miliar, sedangkan besaran anggaran pada segmen II mencapai Rp 246 miliar. ‘’Prinsipnya, kita kembalikan atau normalisasi sungai terlebih dahulu pada bagian yang kapasitasnya berkurang. Sementara pada bagian tanggul yang perlu ditambah akan ditambahkan, sehingga kalau terjadi banjir bandang airnya tidak meluap,’’ tegasnya. Eddy Purnawijaya menambahkan, proyek yang mengakomodasi usulan dari masyarakat setempat ini sudah dalam tahap persiapan dan pengukuran. Pihaknya menargetkan proyek ini bisa rampung pada tahun 2019 mendatang. (kmb23)
’’Nanti, bendungan itu akan dilengkapi dengan pompa. Bendung atau tanggul itu menghalangi air laut tidak bisa masuk ke darat.’’
Bupati ”Buru” Hostel hingga ke Desa
Dewan Siapkan Regulasi Mangupura (Bali Post) Keberadaan hostel atau rumah yang disewakan layaknya hotel di Kabupaten Badung menjadi perhatian serius Bupati Nyoman Giri Prasta. Menurut orang nomor satu di Gumi Keris ini, pihaknya telah melakukan pendataan di 62 desa dan kelurahan serta ke 554 banjar yang ada di wilayahnya guna menertibkan keberadaan hostel, termasuk akomodasi bodong lainnya. Bupati Giri Prasta menilai, keberadaan hostel dan akomodasi tak berizin merupakan potensi pajak yang hilang, sehingga perlu dilakukan penataan dengan baik. “Kita sudah melakukan pendataan di desa dan kelurahan, begitu juga ke 554 banjar. Target pajak ini harus ditata, kalau tidak sesuai dengan mekanisme, ya kita tutup,” ujar Giri Prasta seusai sidang paripurna, Selasa (3/4) lalu. Selain menata keberadaan hostel, pejabat asal Desa Plaga, Petang itu juga akan menata vila yang dimiliki orang asing, namun atas nama warga
lokal. “Ada juga potensi pajak yang kami lakukan penataan. Seperti kepemilikan vila, di mana perempuannya dari Bali bersuamikan orang asing. Ini juga akan kami tertibkan,” katanya. Tak hanya melakukan pendataan, politisi PDI Perjuangan itu juga akan memasang Closed Circuit Television (CCTV) di luar area private vila serta pemasangan label bahwa telah mengantongi izin dan membayar pajak. “Untuk semua wajib pajak, kami pasangi label. Di luar private area dipasang CCTV. Tim teknis nanti akan mengecek dan memberikan peringatan satu, dua dan tiga. Kalau tidak digubris, ya ditutup,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Rabu (4/4) kemarin, Ketua DPRD Badung Putu Parwata juga sepakat dilakukan penertiban hostel dan akomodasi pariwisata lainnya untuk meminimalisasi potensi pajak yang hilang. Namun, penataan akomodasi ini harus diawali dengan melakukan revisi Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pajak
Nyoman Giri Prasta
Putu Parwata
Hotel dan Perda Nomor 16 Tahun 2011 tentang Restoran. “Kita harus masuk dulu dalam revisi peraturan daerah terkait pajak hotel dan restoran (PHR). Sehingga, yang disebut dengan hostel dan vila dapat dikenakan pajak walaupun belum memiliki izin,” ungkapnya. Menurut Parwata, dasar
hukum untuk menjerat hostel dan vila harus jelas agar tidak menimbulkan gugatan hukum ke depannya. “Jadi, dasar hukumnya harus jelas. Revisi akan dilakukan dulu, sehingga sedikit demi sedikit losing (kehilangan) pajak bisa kita minimalisasi kalau aturannya sudah ada,” tegasnya. (kmb27)
STAF Seksi Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jembrana, terdakwa Indah Suryaningsih (48), diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (4/4) kemarin. Dia diduga melakukan tindak pidana korupsi dana santunan kematian. Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Ni Wayan Mearthi dan Ni Ketut Lilik Suryanti disebutkan, terdakwa diduga korupsi santunan kematian fiktif di Kabupaten Jembrana. Indah diduga melakukan perbuatan melawan hukum itu bersama be-
berapa teman lainnya (dalam berkas terpisah - red). Yakni Dewa Ketut Artawan selaku Klian Dinas Banjar Sari Kuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Melaya, Ni Luh Sridani selaku Kepala Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Melaya, I Gede Astawa sebagai Kepala Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Melaya, I Komang Budiarta selaku Kepala Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Melaya, I Gede Budhiarsa menjabat Kaur Pemerintahan Desa Baluk, Negara dan Tumari selaku Kepala Lingkungan Asih, Kelurahan Gilimanuk, Melaya.
Masih menurut jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan Made Sukereni, perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara merekayasa dokumen pendukung pencairan seperti akta kematian, kartu keluarga serta KTP warga yang meninggal atau ahli warisnya. Dengan bermodalkan 242 dokumen dengan nilai Rp 363 juta, dengan rincian ahli waris satu warga yang meninggal berhak mendapatkan santunan sebesar Rp 1,5 juta. Di samping itu, terdakwa juga menduplikasi 59 dokumen pencairan atas nama warga yang meninggal dan sudah
pernah dicairkan. Akibat perbuatan terdakwa, negara dirugikan sebesar Rp 451,5 juta. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undangundang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 UU yang sama dalam dakwaan subsider. (asa)
Bali Post/kmb27
Bali Post/kmb27
Korupsi Dana Santunan Kematian, Indah Diadili
Bali Post/eka
PERAMPOKAN - Dua karyawan membawa barang-barang menuju toko yang tengah dalam proses olah TKP terkait kasus perampokan di Indomaret Muncan Kapal, Badung, Rabu (4/4) kemarin. Perampokan dan penyekapan karyawan di toko ini terjadi, Selasa (3/4) malam.
CAS Ditetapkan Dibangun Turis Australia Minta Keringanan Hukuman di Pasar Petang
Terjerat Kasus Narkoba SETELAH dituntut selama satu tahun tiga bulan, turis asal Australia Robert Isaac Emmanuel diberikan kesempatan melakukan pembelaan, Rabu (4/4) kemarin. Didampingi pengacaranya, Mila Tayeb Sedana dan Edward Firdaus Pangkahila, pihak terdakwa menilai tuntutan itu terlalu berat. Dengan berbagai pertimbangan hukum yang disampaikan di depan persidangan pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja, terdakwa tidak minta bebas. Namun, memohon pada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk memberikan hukuman yang seringan-ringannya. Apalagi, terdakwa pemakai narkoba multipel dan membutuhkan rehabilitasi sebagaimana surat dari pihak medis. Di dalam persidangan, tim kuasa hukum terdakwa juga menyampaikan bahwa pacar terdakwa bernama Loyd baru saja meninggal di Malaysia.
Edward mengatakan kekasih terdakwa beberapa kali ikut menyaksikan jalannya persidangan. Atas meninggalnya sang pacar, terdakwa menjadi drop. Sebelumnya, jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja mengatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika dan psikotropika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 ayat 2 huruf a UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotrapika. ‘’Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini memutuskan dan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika golongan 1 untuk dirinya sendiri,’’ tuntut jaksa dari Kejati Bali itu. Sebelum pada tuntutan hukuman satu tahun tiga bulan penjara tersebut, jaksa juga mempertimbangkan sejum-
Bali Post/kmb37
SIDANG - Terdakwa Robert Isaac Emmanuel ditemani kuasa hukumnya dan jaksa sesaat sebelum menjalani sidang dengan agenda pledoi di PN Denpasar. lah hal. Pertama, perbuatan terdakwa Robert Isaac Emmanuel bertentangan dengan program pemerintah dan dapat mengganggu kesehat-
annya sendiri. Yang meringankan, terdakwa mengakui terus terang perbuatanya dan yang bersangkutan sedang menjalani assesment. (asa)
Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya menetapkan Pasar Tradisional Petang sebagai lokasi dibangunnya Cold Atmosphere Storage (CAS). Alat pendingin raksasa untuk menyimpan komoditi pertanian ini ditargetkan rampung tahun ini. Pengelolaan ruang penyimpanan pangan itu akan dikelola Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Direktur Utama PD Pasar Kabupaten Badung I Made Sutarma membenarkan, pengelolaan CAS di bawah instansi yang dipimpinnya. “Dana pengelolaannya memang di PD Pasar karena lokasi CAS kan di pasar kita. Nah, bentuk pengelolaannya itu sekarang masih dibahas. Wakil saya masih rapat dengan Bapak Sekda untuk membahas itu,” kata Sutarma, Rabu (4/4) kemarin. Dikonfirmasi terpisah,
Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Pertanian dan Pangan Badung Putu Oka Swadiana mengakui, pihaknya bersinergi dengan PD Pasar Badung dalam pengoperasian alat pendingin tersebut. Dikatakan, Dinas Pertanian dan Pangan telah melakukan MoU dengan sejumlah petani cabai dan bawang di Badung untuk komoditi yang akan disimpan dalam CAS. “Kami sudah melakukan MoU dengan sejumlah petani di Badung. Mereka menanam cabai dan bawang yang hasil panennya nantinya disimpan dalam CAS. Kami juga bersinergi dengan PD Pasar,” katanya. Oka Swadiana mengungkapkan, proyek CAS akan diselesaikan tahun ini, sehingga dapat menyimpan cabai dan bawang. Sebab, ketersediaan kedua komoditi ini tak menentu sehingga harganya cenderung fluktuatif. Bahkan,
belum lama ini harga cabai mencapai Rp 70 ribu per kilogram dari harga normal Rp 30 ribu per kilogram. “Yang jelas, tahun ini sudah rampung. Sekarang (kemarin - red), pihak kami juga sedang rapat dengan Bapak Sekda dan PD Pasar,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung sudah memproses kajian terkait pembangunan CAS. Program ini bekerja sama dengan PT Pura Agro Mandiri, Kudus, Jawa Tengah. Sebagai tahap awal, prioritas utama untuk tempat penyimpanan hasil pertanian cabai dan bawang. Jadi, dalam pengadaannya sekaligus dua unit. Satu unit khusus tempat penyimpanan cabai dan satu lagi untuk tempat penyimpanan bawang dengan masingmasing kapasitas sekitar 25 ton. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Soal LKPJ Bupati
Promosi Doktor Prodi Doktor Pendidikan Agama Hindu Unhi Denpasar
Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan, DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Internal Gusti Ngurah Ketut Putera Doktor Ke-47
PROGRAM Studi Doktor Universitas Hindu Indonesia (Prodi S-3 Unhi) Denpasar menggelar ujian terbuka Promosi Doktor Pendidikan Agama Hindu Program Pascasarjana Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd. Ujian terbuka berlangsung selama dua jam di Gedung Rektorat Kampus Unhi Denpasar, Rabu (4/4) kemarin. Gusti Ngurah Ketut Putera merupakan doktor ke-47 Program Pascasarjana Unhi Denpasar. Ujian dipimpin oleh Rektor Unhi Denpasar sekaligus Pimpinan Sidang Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Ketua Sidang Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Sekretaris Sidang Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si., Promotor Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd., Kopromotor Dr. Ni Putu Suwardani, M.Pd. serta lima dewan penguji lainnya. Gusti Ngurah Ketut Putera membawakan disertasi berjudul ‘’Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada Lembaga Pendidikan Hindu Studi Kasus di SMA Kertya Wisata Mataram’’. Ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Gusti Ngurah Ketut Putera mengatakan, SMA Kertya Wisata Mataram merupakan lembaga pendidikan Hindu tingkat atas yang peduli terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). SMA ini bernaung di bawah Yayasan Dharma Laksana Mataram yang didirikan oleh tokoh-tokoh agama Hindu di Mataram sebagai upaya memajukan umat Hindu di daerah terutama di bidang pendidikan. SMA ini memiliki otonomi sekolah tersendiri, tidak lagi menggunakan pendekatan ‘’monotetik’’ dalam men-
DOKTOR – Promotor Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd. (kanan) menyerahkan gelar doktor kepada Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd. pada ujian Promosi Doktor Terbuka Prodi Pendidikan Agama Hindu Program Pascasarjana Unhi Denpasar. jalankan manajemen. Cara melaksanakan MBS cenderung seragam. ‘’MBS di SMA Kertya Wisata Mataram dilaksanakan bersama stakeholder untuk membantu sekolah dengan berbagai bentuk dan jenis partisipannya dalam meningkatkan mutu. Hal ini ditunjukkan dengan kreativitas dalam mengelola sekolah yang tidak tergantung arahan dan panduan dari atasan tanpa melanggar aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,’’ ungkap pria kelahiran Keliki, Gianyar, 11 Februari 1968 ini. Kendati demikian, fenomena penerapan MBS di SMA Kertya Wisata Mataram masih mengalami kendala yang disebabkan faktor intern dan ekstern. Di samping itu disebabkan kenyataan SMA Kertya Wisata Mataram dianggap sebagai sekolah bernuansa Hindu, sehingga
umat lain tidak mau mendaftarkan putra-putrinya untuk bersekolah di sana. Di sisi lain, umat Hindu belum menjadikan sekolah ini sebagai sekolah tujuan utama. Sementara itu, dari segi manajemen SMA Kertya Wisata Mataram belum mampu menunjukkan tujuan sesuai MBS yaitu meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian, meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat, meningkatkan tanggung jawab sekolah dan meningkatkan kompetisi yang sehat antarsekolah. Ayu Gde Yadnyawati mengatakan, seorang doktor akan terus dituntut menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas dan bermutu, sehingga bisa menjadi teladan bagi peneliti generasi muda selanjutnya. (ad217)
PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali Raih ’’ASEAN-OSHNET Excellence Award’’ di Kamboja
PENGHARGAAN – General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra (tengah) menerima penghargaan ASEAN-OSHNET Excellence Award dari Menteri Tenaga Kerja Kamboja. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali adalah salah satu unit pembangkit listrik milik PT Indonesia Power yang meraih penghargaan ASEAN-OSHNET Award Kategori Excellence pada The 2ndASEAN Occupational Safety and Health Network (ASEAN-OSHNET) Ceremony. Ajang yang diselenggarakan di Ballroom Empress Angkor Resort and Spa, Kamboja, Selasa (3/4), dihadiri oleh 13 delegasi negara-negara ASEAN. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap perusahaan yang dalam kurun waktu tiga tahun berturutturut (2015, 2016, 2017) tanpa terjadi kecelakaan kerja (zero accident), menerapkan SMK3, Program Penanggulangan dan Pencegahan bahaya HIV/AIDS serta memiliki keunggulan dalam penerapan K3. ‘’Dalam setiap kegiatan, kami senantiasa mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan kerja, sehingga kecelakaan akibat kerja dapat dihindari. Sebagai perusahaan yang menempatkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas, PT Indonesia Power telah mengembangkan inovasi dalam Sistem Pengendalian Bahaya bernama aplikasi Nearmiss. Aplikasi ini merupakan
hasil kolaborasi Divisi K3L dan IT PT Indonesia Power. Nearmiss bertujuan membantu karyawan melaporkan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) dan Kondisi Tidak Aman (Unsafe Condition). ‘’Ini dapat diakses secara online menggunakan smartphone atau sistem aplikasi berbasis Maximo melalui perintah kerja (Work Order) sehingga dapat diverifikasi/ ditangani,’’ ujar General Manager Unit Pembangkitan Bali I GAN Subawa Putra dalam paparan resminya pada konferensi tersebut di Kamboja. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Kamboja H.E. Dr. Lth. Samheng dan diterima I GAN Subawa Putra didampingi Julian Sitanggang (Kepala Divisi K3L PT PLN/Persero), Hendres Wayen (Kepala Departemen Kepatuhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan PT Indonesia Power) dan I Wayan Sukerena (Supervisor Senior K3L Unit Pembangkitan Bali). ASEAN-OSHNET berawal dari Program ILO (International Labour Organization) untuk peningkatan kondisi kerja dan Lingkungan (Programme for the Improvement of Working Condition and Environment -- PIACT) yang diluncurkan pada tahun 1976. Selain menjadi nominator berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Binwasnaker Nomor 27/BINWASK3/II/2018 tanggal 1 Februari 2018 tentang Penetapan Perusahaan Penerima Penghargaan ASEAN-OSHNET Award dan ASEAN Red Ribbon Awards (ARROW), Unit Pembangkitan Bali juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI pada tahun 2017 karena aktif menyelenggarakan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS) di tempat kerja sejak tahun 2015, berbarengan dengan penerimaan Sertifikat SMK3 dan Zero Accident. PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali menjadi satu-satunya perusahaan di Bali dan unit di PT Indonesia Power yang memperoleh Penghargaan P2HIV/AIDS. ASEAN-OSHNET Award diberikan kepada perusahaan yang menempatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian integral penting dalam perusahaan dan K3 juga menjadi instrumen sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kawasan yang berkelanjutan. Salah satu hal yang perlu ditekankan adalah peningkatan implementasi K3 di kawasan ASEAN untuk mengatasi risiko dan bahaya yang muncul di lingkungan bisnis dan teknologi baru yang berkembang. Hal inilah yang dibahas oleh peserta dari negara-negara ASEAN yang menjadi nominator dan peserta dalam The 19th ASEAN-OSHNET Coordination Board Meeting (CBM-19) pada 2–4 April 2018. (ad218)
Rayakan 70 Tahun Pengalamam Kuliner
Mövenpick Hadirkan Tujuh Menu Andalan SEBAGAI bentuk kampanye global memasuki 70 tahun inovasi kuliner, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali menggelar 70 years of culinary excellence, Selasa (3/4). Seperti diketahui, Mövenpick yang berdiri sejak tahun 1948, kini merayakan pengalaman kuliner di seluruh dunia. Brand asal Swiss ini sebelumnya lebih dikenal karena produk makanannya seperti cokelat, es krim dan sebagainya. Menurut General Manager Mövenpick Horst Walther-Jones, acara ini dalam rangka mengenang kembali 70 tahun inovasiinovasi menu yang diciptakan oleh Mövenpick dan pendirinya. Khusus untuk mengenang 70 tahun, pihaknya menampilkan tujuh menu andalan. Ketujuh menu tersebut yaitu Scallops and Avocado Tartare, Salade bele fermiere, Mille-feuille soumon, Mushrooms and vegetables zurich style, seafood casimir, Bare beef burger cafe de Paris dan Carrot Waffle. ‘’Untuk event kali ini, kami tampilkan tujuh menu andalan yang bisa dinikmati oleh para tamu mulai tanggal 10 Maret sampai 20 April mendatang,’’ ujarnya. Tahun lalu pihaknya menampilkan tema Bistronomie. Tahun ini
tema yang disajikan berkaitan dengan perayaan 70 tahun. Setiap tahunnya memang ada kampanye global untuk kuliner. Kalau tahun lalu lebih banyak masakan klasik Prancis, tahun ini lebih kepada citarasa Swiss. ‘’Ada menu-menu seperti rosti yang sangat khas dari negara Swiss. Event seperti ini akan ada setiap tahunnya dengan tema berbeda,’’ pungkas Horst. Ke depannya untuk kuliner pihaknya akan mengadakan event serupa dua kali setahun dengan tema berbeda. Salah satunya sajian dari
Amerika Utara, ada spesial musim dingin atau spesial musim gugur. Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali merupakan cabang pertama yang ada di Indonesia. Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali yang terletak di Jalan Wanagiri Nomor 1, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, memiliki 297 kamar. Di seluruh dunia, saat ini Mövenpick mempunyai 85 cabang. Tahun 2020 diharapkan sudah ada total 120 hotel di seluruh dunia. ‘’Dalam jangka waktu tiga tahun akan ada tambahan 35 hotel,’’ terang Horst. (ad215)
DPRD Badung, Rabu (4/4) kemarin menggelar rapat paripurna internal. Rapat ini diadakan untuk menyepakati rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017. Acara yang dibuka Ketua DPRD Badung Putu Parwata tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD I Nyoman Karyana, Ketua Pansus LKPJ Putu Alit Yandinata dan sejumlah anggotanya. Hadir juga Sekwan Nyoman Predangga dan sejumlah stafnya. Ketua Pansus LKPJ Putu Alit Yandinata mengungkapkan, LKPJ ini merupakan program yang telah berjalan pada 2017 lalu. Jadi sifatnya evaluasi. Dalam hal perencanaan, Dewan sudah terlibat dari awal. Demikian juga pelaksanaan dan pengawasannya. ‘’Semua telah melibatkan Dewan sejak awal,’’ tegasnya. Oleh karena itu, Dewan Badung secara kelembagaan dipastikan dapat menerima LKPJ Bupati Badung tahun 2017. ‘’Walau begitu, catatan-catatan tetap diberikan untuk perbaikan pada tahun berikutnya,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Badung tersebut. Salah seorang anggota Pansus LKPJ Nyoman Dirgayusa pada rapat paripurna membacakan catatancatatan kritis yang nantinya bisa menyempurnakan program-program yang akan dilaksanakan Bupati Badung. Salah satunya berupa pengalihfungsian Lapangan Surem di Blahkiuh untuk dijadikan taman kota. Sementara pengganti lapangan dicarikan lokasi lain yang lebih representatif dan bisa dilengkapi fasilitas olahraga lainnya. ‘’Kami pikir sangat banyak tanah negara yang bisa dijadikan lapangan,’’ katanya.
SERAHKAN - Ketua Pansus LKPJ Putu Alit Yandinata (kiri) menyerahkan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun 2017 kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I, Nyoman Karyana. Sementara terkait kekhawatiran Bali akan kekurangan air pada 20 tahun mendatang, DPRD Badung menyarankan agar Daerah Aliran Sungai (DAS) mulai ditata. Misalnya dengan penanaman pohon atau penghijauan, sehingga sumber air akan bermunculan. Pada kesempatan itu, Dewan Badung juga menyarankan agar jembatan dari Bongkasa ke Kedewatan bisa segera diwujudkan serta perbaikan jalan provinsi sepanjang sekitar 60 km dari Plaga menuju Denpasar yang kondisinya masih rusak. Yang diberi garis bawah, Dewan merekomendasikan Bupati Badung untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Jika perlu, sekolahkan hingga ke luar negeri. Hal itu dilatarbelakangi oleh kondisi saat ini Badung memiliki banyak sarana akomodasi dan objek wisata. Namun, yang membuat miris, di atas 80 persen dipimpin
oleh SDM dari luar. Rekomendasi lainnya berupa pembentukan holding company untuk pertanian dan PD Parkir. Timnya harus sudah bisa dibentuk mulai saat ini. Di bagian lain, Ketua DPRD Badung Putu Parwata memberikan catatan di beberapa sektor. Di sektor pendidikan, ia berharap daya tampung mencukupi. Selanjutnya guru-gurunya perlu upgrade sehingga mumpuni dalam proses belajar mengajar. Di bidang kesehatan, Kartu Badung Sehat (KBS) mesti betul-betul bisa nyambung dengan JKN dan masyarakat menerima subsidi penuh. Selanjutnya, pastikan bahwa semua Terakhir soal pariwisata, menurut Putu Parwata, perlu dibangun infrastruktur. Selain itu, Dinas Pariwisata diminta mengalokasikan dana yang cukup untuk penelitian, sehingga tercipta pariwisata yang berkualitas dan berkesinambungan. (ad216)
Irjen Kemendikbud Pantau UNBK SMK TI Bali Global Denpasar Sekolah Berintegritas, Rekrut 500 Calon Siswa Baru
PANTAU UNBK – Kasek Gusti Made Murjana (kiri) mendampingi tim dari Irjen Kemendikbud memantau pelaksanaan UNBK di SMK TI Bali Global Denpasar melalui CCTV. SEBANYAK 480 siswa kelas XII SMK TI Bali Global Denpasar, Rabu (4/4) kemarin mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara tertib dan berintegritas. Dari jumlah itu, masing-masing 78 siswa program keahlian Teknik Komputer Jaringan, 159 siswa program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, 209 siswa program keahlian Multimedia dan 34 siswa program keahlian Animasi. Menggunakan lima laboratorium komputer dan dibagi dalam tiga sesi, tingkat kehadiran siswa 100 persen. Pelaksanaan UNBK untuk kedua kalinya bagi SMK TI Bali Global Denpasar ini disiapkan maksimal. Sekolah menyediakan 165 komputer client dan 15 komputer cadangan, delapan unit server termasuk cadan-
gan dan kecepatan internet 50 Mbps. Pelaksanaan UNBK di sekolah ini dipantau tim dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendikbud Emilza dan Dian Nurmala Sari. Tim Irjen Kemendikbud diterima Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. beserta jajarannya. Meskipun nilai UN tak dipakai syarat kelulusan, Kasek Gusti Made Murjana tetap memotivasi siswanya meraih nilai UN terbaik, namun yang diutamakan adalah kejujuran. UNBK di sekolah ini melibatkan pengawas dari subrayon 1 yakni SMKN 1 Denpasar. Ia mengapresiasi pelaksanaan UNBK dan selalu mengambil hikmah dari UNBK. Di antaranya, UNBK memotivasi siswa bekerja
mandiri, menyiapkan diri dan belajar lebih tekun serta disiplin. Gusti Made Murjana didampingi Kepala TU I.B. Ngurah Badra Jayapati, S.E., Wakasek Kurikulum Nyoman Sucana, M.Pd., M.Kom., Wakasek Kesiswaan Bagus Putu Eka Wijaya, S.Kom., Wakasek Sarana Dewa Made Indra Suarmika, S.Kom. dan Wakasek Humas I Wayan Arini, S.T., M.Kom. menegaskan, sekolahnya mengedepankan UNBK yang jujur dan berintegritas. Siswanya sejak awal dibudayakan tidak menyontek, apalagi berbuat tidak jujur dalam bentuk pendidikan disiplin dan menjunjung sportivitas. Emilza dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendikbud mengatakan prosedur operasional standar UN berintegritas sudah terpenuhi. Pengawas tidak ada yang membaca koran dan bermain HP, semua ruangan UNBK terbuka dan akses UNBK tidak ada hambatan atau kendala teknis. Tim Irjen Kemendikbud memantau UNBK melalui layar monitor di ruangan kasek yang menampilkan gambar kamera CCTV siswa yang tengah melaksanakan UNBK di lima ruangan laboratorium. SMK TI Bali Global Denpasar di bawah Yayasan Widya Dharma Shanti dengan Pembina/Panasihat Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., Drs. I.B. Dharmadiaksa, M.Si., Ak., Dr. Dadang Hermawan dan Drs. Satria Dharma, termasuk sekolah besar di Bali dengan student body 1.000 lebih. Tahun ini sekolah di Jalan Tukad Citarum No.44 Denpasar ini hanya menerima 500 calon siswa baru. (ad219)
Kompetisi ’’Safety Riding Advisor Community’’
Wakil Regional Bali Siap Raih Juara Nasional
SEBELUM menuju kompetisi Safety Riding Tingkat Nasional pada Juli nanti, Astra Motor Bali menjaring kemampuan skill komunitas Honda melalui ‘’Safety Riding Advisor Community Kontes’’ Regional Bali. Kegiatan ini diikuti puluhan biker dari berbagai komunitas Honda Bali bertempat di area Gudang Megati, Minggu lalu. Peserta yang mengikuti kontes ini sebanyak 26 bikers pria dan wanita yang berasal dari sembilan klub motor Honda yaitu VIBER, HMPC, HSFCI, HCST, CCI Bali Dewata, HCRC, TRB, BMTC dan HVIC. Jalannya kontes berlangsung sangat ketat. Peserta saling adu skill untuk memperoleh waktu terbaik. Seluruh peserta Kontes Safety Riding Regional Bali menjalani sesi uji teori dan praktik. Pada sesi pertama dalam uji teori, peserta diberi 25 soal pilihan ganda seputar berlalu lintas di jalan raya dan hanya diberikan waktu 45 menit. Pada tahap ini peserta diuji kemampuannya yang meliputi pengetahuan berlalu lintas serta attitude (sikap) dan teknik berkendara yang mengedepankan unsur keselamatan. Selanjutnya peserta diajak uji praktik yang dibagi menjadi tiga kategori yaitu braking, slalom course dan narrow plank. Sebelumnya peserta melakukan pemanasan sebelum berkendara dan diberi sedikit arahan cara berkendara yang baik dan benar. Peserta kontes harus mampu menyelesaikan tiga kategori yang
KE RIAU – Juara I dan II kategori sport serta juara I kategori matic Safety Riding Advisor Community Regional Bali berhak tampil pada ajang nasional di Riau. dimulai dari ujian braking atau teknik pengereman. Pada sesi ini peserta harus mampu mengendalikan motor pada kecepatan tertentu dan melakukan pengereman tanpa membuat roda terkunci dan tanpa engine brake. Setelah lolos tahap braking, peserta melanjutkan ke ujian slalom course. Mereka harus menguasai dengan cepat lintasan khusus yang baru diketahui saat hari kompetisi berlangsung dan dituntut melintasi lintasan dengan waktu tercepat. Yang terakhir ujian narrow plank. Poin penilaiannya, peserta harus menjaga keseimbangan tanpa berhenti atau menurunkan kaki pada saat melintas di atas papan keseimbangan yang telah disiapkan tanpa terjatuh atau keluar jalur.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
‘’Di sini kami sekaligus menguji kemampuan dan pengetahuan teman-teman komunitas tentang keselamatan berkendara, karena sebelumnya bikers ini sudah dibekali pengetahuan tentang safety riding,’’ kata Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding Supervisor Astra Motor Bali. Kompetisi safety riding kategori advisor community-sport dimenangkan Yuda (HMPC) diikuti Ary (HSFCI) dan Yoga (VIBER). Kategori advisor community safety ridingmatic dijuarai Putri (VIBER) disusul Kusmiyati (HCST). Tiket ke tingkat nasional diberikan kepada pemenang juara I dan II kategori sport serta juara I kategori matic. Mereka akan berangkat ke Riau untuk mengikuti kontes safety riding nasional pada Juli mendatang. (bns1)
Kamis Kliwon, 5 April 2018
info seremonial
Yudisium Sarjana Ke-57 FISIP Unwar FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Yudisium Sarjana ke-57 di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar, Denpasar, Selasa (3/4). Acara dihadiri seluruh dosen dan pegawai di lingkungan FISIP Unwar, Ketua Alumni FISIP Unwar, lembaga mahasiswa FISIP Unwar serta yudisiwan dan yudisiawati beserta keluarga. FISIP Unwar secara resmi melepas 47 sarjana baru yang terdiri atas Sarjana Ilmu Pemerintahan 21 orang dan Sarjana Ilmu Administrasi 26 orang. IP tertinggi di Prodi Ilmu Pemerintahan atas nama I Made Risana, S.IP. dengan IPK 3,66 (Predikat Pujian) dan Prodi Ilmu Administrasi atas nama Ni Kadek Octavia Dwipayanti, S.AP. dengan IPK 3,82 (Predikat Pujian). Adapun jumlah alumni FISIP Unwar sampai tahun ini sebanyak 1.587 orang terdiri atas 814 orang dari Ilmu Pemerintahan dan 804 orang dari Ilmu Administrasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dekan FISIP Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si. dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan para yudisiawan menyelesaikan studi di kampus ini tidak lepas dari kerja keras mahasiswa dan dorongan para orangtua atau keluarga yang dengan penuh kesabaran selalu memberikan dukungan material dan moral. Di samping itu, adanya kerja sama yang baik dari civitas akademika, terutama dosen yang bisa memberikan bimbingan tanpa mengenal lelah. ‘’Untuk itu, selaku pimpinan kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu lancarnya proses belajar mengajar di FISIP Universitas Warmadewa. Kami juga membuka kelas reguler B untuk Jurusan Ilmu Pemerintahan guna menampung mereka yang belum berkesempatan
YUDISIUM – Dekan FISIP Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si. (kiri) saat acara yudisium sarjana ke-57, Selasa (3/4). menikmati pendidikan tinggi karena keluarga yudisiawan,’’ ungkapnya. sudah bekerja dan terbatasnya wakKetua Panitia I Made Wimas tu yang dimiliki tetapi punya minat Candranegara, S.Sos., M.AP. mentinggi untuk melanjutkan kuliah. gatakan, untuk pertama kalinya Kami memberikan beasiswa bagi pada edisi yudisium ke-57 ini, setiap mahasiswa yang berprestasi dan penelitian (skripsi) akan dipubyang aktif dalam organisasi serta likasikan dalam bentuk jurnal. yang kurang mampu yang jumlahnya Jurnal ini merupakan ringkasan selalu meningkat,’’ ujar Mirta. dari penelitian akhir mahasiswa Unwar selalu berusaha menam- yang dipublikasikan dalam bentuk bah kuota beasiswa sehingga dapat OJS (Open Journal System) dengan meringankan beban orangtua siswa. nama Jurnal SPSR (Social Political Di samping itu, yayasan berusaha Science Research) yang akan terbit menyediakan fasilitas yang memadai Mei 2018. Ini bertujuan agar hasil seperti internet gratis, tempat istira- karya mahasiswa yang telah menyhat yang nyaman, kantin dan ruang elesaikan skripsinya tidak diplagiasi kuliah ber-AC dan LCD Projector. oleh orang lain. Tersedia pula SIMAK dan SIMON Perwakilan yudisiawan, Tri Sapu(Sistem Informasi Mahasiswa On- tro Miftakul Janah, dalam pesan dan line). Mahasiswa dapat mengecek kesannya mengucapkan terima kasih nilai mata kuliah dari mana saja. kepada Prodi Ilmu Pemerintahan ‘’Melalui kesempatan ini kami atas dan Ilmu Administrasi Negara dan nama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu FISIP Unwar atas kesempatan dan Politik Universitas Warmadewa me- fasilitas yang telah diberikan kepada nyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa selama menempuh penpara yudisiawan atas keberhasilannya didikan serta para dosen yang telah menyelesaikan studi. Selamat juga mewariskan ilmunya pada mahakami tujukan kepada orangtua dan siswa. (ad163)
Mewujudkan Gagasan ke Dalam Tindakan TANTANGAN terbesar disabilitas netra di Indonesia adalah ketersediaan akses untuk pendidikan dan pelatihan. Paradigma bahwa penyandang disabilitas tidak perlu mendapatkan pendidikan dan tidak perlu diberdayakan telah menghambat gerak maju penyandang disabilitas dan usaha-usaha memperjuangkan hak-hak mereka. Sejatinya, pendidikan dan pelatihan dapat membuka peluang pekerjaan yang lebih baik atau kesempatan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sebagai upaya pemberdayaan bagi mereka. Tantangan ketersediaan akses pelatihan ini berusaha dijawab oleh dua orang alumni penerima beasiswa pemerintah Australia, Agung Sudiani (sebagai Team Leader) dan Nurull Naisin (sebagai Master Trainer). Keduanya pemrakarsa program Dare to Hope, pelatihan bahasa Inggris dasar bagi disabilitas netra secara gratis selama dua bulan bagi 12 anggota Pertuni Denpasar yang telah diseleksi. Didanai oleh pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (Skema Dana Hibah Alumni) yang dikelola Australia Awards di Indonesia, program ini didukung pula oleh IALF Bali melalui penyediaan fasilitas belajar. Dr. Helena Studdert, Konsul Jenderal Australia di Bali, membuka program ini secara resmi pada 5 Februari 2018 di IALF Bali. Agar efektif, pelatihan dirancang sesuai kebutuhan peserta dengan menerapkan metode men ga-
DUKUNG – IALF Bali mendukung program yang dikelola Australia Awards di Indonesia dengan menyediakan fasilitas belajar bahasa Inggris gratis bagi penyandang disabilitas netra. jar yang berpusat pada partisipasi aktif siswa dan kecakapan berbicara serta menerapkan prinsip-prinsip utama pembelajaran bahasa untuk disabilitas netra yaitu vocalizing (melisankan), kinestetik (gerakan), tactile (meraba realia) dan penyesuaian materi belajar. Musik dan menyimak audio juga digunakan untuk membantu pemahaman dan mengingat konsep bahasa. Siswa juga banyak bergerak di dalam kelas, misalnya pada saat bermain peran. Kerja berpasangan atau berkelompok mendorong siswa secara aktif menggunakan konsep bahasa yang baru saja dipelajari. Pembelajaran dirancang agar me-
nyenangkan dengan materi yang bisa diakses dengan mudah oleh peserta (cetak Braille, soft-copy dan audio). Pelatihan dua bulan ini secara signifikan mengembangkan kemahiran dasar dan rasa percaya diri mereka untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Untuk mendorong peserta tetap aktif berlatih setelah program selesai, tiap peserta mendapatkan materi belajar yang lengkap. Disediakan pula seperangkat alat belajar mandiri berupa sejumlah laptop dengan software pembaca layar, audio dan materi dalam cetak awas dan Braille yang akan dikelola oleh Pertuni. (ad220)
Seminar PTK di SMKN 2 Sukawati Diikuti Puluhan Guru SMK Negeri 2 Sukawati kembali menggelar Seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK yang dilaksanakan dalam tiga sesi ini diikuti 38 guru yang berasal dari sejumlah SMK di Kabupaten Gianyar. Selain untuk memenuhi persyaratan kenaikan pangkat, melalui seminar ini diharapkan para guru meningkatkan profesionalitas dan pengembangan keprofesian sebagai tenaga pengajar. Ketua Panitia Seminar PTK SMK 2 Sukawati I Ketut Atmaja, S.Pd. mengungkapkan, peserta seminar terdiri atas 31 guru SMKN 2 Sukawati, dua guru SMKN 1 Sukawati, tiga guru SMKN 3 Sukawati dan dua guru SMK Dwijendra, Gianyar. ‘’Karena banyaknya peserta dan tingginya antusiasme guru maka seminar PTK ini digelar selama tiga hari,’’ ucapnya didampingi Sekretaris Seminar I Made Supartha, S.Ag., M.Pd.H. Sesi pertama dengan tema ‘’Dalam Rangka Meningkatkan Profesional Guru Melalui Seminar PTK’’ digelar 6-8 Februari. Sesi kedua diadakan 22-24 Februari dan terakhir sesi ketiga diselenggarakan 6-8 Maret. ‘’Jadi, dalam tiga sesi ini para peserta juga menyeminarkan tiga PTK sesuai persyaratan,’’ kata Ketut Atmaja. Seminar PTK ini dibuka pada 6 Februari 2018 lalu oleh Kepala UPT Disdik Provinsi Bali di Gianyar Wayan Adi Sucita yang diwakilkan Ketua MKPS (Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah) Dr. I Gusti Ngurah Rai, M.Pd. Narasumber dalam tiga sesi seminar UPT di SMKN 2 Sukawati ini diisi Drs. I Nyoman Gamia, M.Pd.H. Kepala SMKN 2 Sukawati I Gusti Ngurah Made Umbara, S.T., M.Pd.
PRESENTASI - Suasana presentasi seminar PTK di SMKN 2 Sukawati, Gianyar. mengatakan, guru yang sudah membuat karya tulis tentunya bisa naik ke pangkat yang lebih tinggi. ‘’Melalui penelitian ini secara otomatis melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan,’’ jelasnya. Ia mengapresiasi para guru khususnya di SMKN 2 Sukawati yang semangat mengikuti seminar PTK sebagai persyaratan kenaikan pangkat serta meningkatkan profesionalitas mengajar. ‘’Intinya kami memberi dukungan, sehingga sampai pada jumlah peserta begitu besar. Jarang ada peserta dengan kelompok begini besar,’’ sebutnya. Menurutnya, dari 67 guru PNS yang ada di SMKN 2 Sukawati cukup banyak yang mandek bertahun-tahun di golongan 4a. Padahal aturan menyebutkan seorang guru tidak boleh
terlalu lama dalam satu golongan atau minimal lima tahun. Sementara golongan 4b hanya lima guru dan 4c satu orang. ‘’Makanya dipacu dan disuport tahun ini, karena aturan tidak boleh terlalu lama di golongan yang sama. Maksimal lima tahun untuk satu golongan, tapi ada yang sampai 10 tahun bahkan lebih,’’ ujar Made Umbara. Ditambahkannya, sejumlah guru diSMK N 2 Sukawati yang sudah melengkapi tulisan karya ilmiah telah mengajukan kenaikan pangkat ke Dinas Pendidikan Provinsi Bali. ‘’Kemarin ada tujuh guru yang mengajukan dan itu masih diproses. Mereka belum menerima PAK. Guru lainnya tentu juga akan mengajukan paling cepat April atau Oktober mendatang,’’ tandasnya. (ad212)
5
7 April 2018, Simakrama Gubernur Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengundang masyarakat untuk hadir pada kegiatan simakrama yang akan dilaksanakan pada Sabtu (7/4) nanti di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Undangan terbuka ini disampaikan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Senin (2/4) lalu. Lebih jauh Dewa Mahendra menginformasikan bahwa simakrama kali ini masih mengusung tema khusus yaitu ‘’Mencari Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023’’. ‘’Pemilihan tema berkaitan dengan proses pemilihan gubernur dan wakil yang saat ini tengah bergulir,’’ ujarnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa menyampaikan harapan dan masukan terkait pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang tengah berlangsung. Dewa Mahendra berharap kegiatan simakrama dapat memberi sumbangsih bagi proses pembangunan berdemokrasi di Pulau Dewata. Sama seperti pelaksanaan simakrama sebelumnya, masyarakat yang ingin berpartisipasi diharapkan hadir pukul 08.00 Wita untuk proses registrasi. Acara akan dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 Wita. Simakrama akan diakhiri dengan Puja Trisandya dan makan siang bersama. Bagi masyarakat yang tidak berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut, dapat menyimak pelaksanaan simakrama melalui saluran Pro 1 RRI Denpasar 88,6 MHz atau menyaksikan langsung melalui live streaming di www.birohumas.bal iprov.go.id. (ad221)
I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H.
Senator RI Terima Audiensi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia
Wedakarna Ingatkan Pentingnya Kebersatuan Umat Hindu dan Nasrani untuk Hadapi Radikalisme
SENATOR DPD-RI Utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) di Kantor DPD-RI Provinsi Bali. Di sela-sela kegiatan nasional di Bali, sejumlah wartawan dari sejumlah media hadir menyambangi Shri Arya Wedakarna untuk melakukan diskusi kebangsaan. Sejumlah hal dibahas, termasuk dinamika hubungan antarumat beragama di Bali, khususnya umat Hindu dan Nasrani. Wedakarna menyampaikan hubungan kerja sama antara umat Hindu dan umat Nasrani di Bali berjalan baik. ‘’Secara umum kita harus menjaga hubungan baik antaragama di Bali. Umat Nasrani di Bali ini kan ada bersuku Bali dan ada kategori pendatang (tamiu). Ini yang perlu disinergikan, sehingga bisa berkontribusi positif dan maksimal bagi pembangunan Bali. Saya harap umat Kristen di Bali ikut menjaga adat dan tradisi budaya Bali dan tidak eksklusif dengan warga adat Hindu yang merupakan mayoritas di Bali. Sejumlah hal sensitif terkait isu misionaris, aspirasi simbol Hindu Bali yang digunakan oleh sejumlah kelompok Kristen dan berbagai permasalahan terkait dinamika di dunia pendidikan berbasis Kristen yang selama ini kami tangani juga menjadi perhatian prioritas dan harus diselesaikan. Saya yakin ke depan lembaga terkait bisa berkomunikasi dengan baik. Yang penting dialog, komunikasi dan musyawarah mufakat,’’ ungkapnya. Ia menilai potensi kerja sama ekonomi, politik dan budaya antara umat Hindu dan Kristen akan menjadi kekuatan dahsyat bagi Indonesia ke depan. ‘’Saya kira umat Hindu
AUDIENSI - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima audiensi Ketum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia Yusuf Mujiono dan rombongan di Kantor DPD-RI. dan Kristen harus terus mendorong kerja sama di segala bidang. Ini penting agar pembangunan Indonesia terisi dengan maksimal. Kita harus kesampingkan perbedaan dan fokus pada perjuangan bersama yakni memerangi kebodohan, kemiskinan dan tentunya menjaga NKRI serta tegas menolak negara agama. Jutaan umat Hindu dan Kristen akan mampu memunculkan kekuatan hebat, apalagi dengan dukungan jaringan internasional yang dimiliki. Saya kira Hindu memiliki nama baik dengan adanya Bali serta karakter umatnya dan Kristen yang dikenal memiliki SDM hebat di berbagai bidang di Indonesia. Saya melihat ada kekuatan di balik sinergi ini, semua untuk bangsa. Minoritas bukan berarti terpinggirkan tapi harus jengah juga,’’ papar Gusti Wedakarna yang pernah mengenyam pendidikan di Melbourne, Australia. Maka dari itu, ia terus mendorong kerja sama mutual dengan mengedepankan generasi muda. ‘’Jika kita
ingin Indonesia maju, umat Hindu dan Kristen kuat, yang pertama harus diperhatikan adalah anak muda. Tugas pura, gereja dan para orangtua untuk terus meletakkan nilai-nilai Pancasilais pada umat kita. Umat Hindu dan Kristen sudah sangat terbukti setia Pancasila. Gerakan kerja sama ini harus disuarakan oleh teman-teman wartawan. Saya minta selalu sebarkan kebaikan, wartawankan kekuatan kasih dan saya yakin umat Hindu dan Kristen akan sejahtera lebih awal,’’ tegas Gusti Wedakarna yang merupakan putra salah satu pendiri Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) ini. Selama di Bali, rombongan Pewarna menyempatkan diri mengunjungi Istana Mancawarna Tampaksiring, The Sukarno Center, Perpustakaan Agung Bung Karno, Renon, Denpasar, Gedung Pancasila dan mengadakan pertemuan di Kampus B Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen). (ad222)
Unmas Denpasar Kampus Terdepan Cegah Radikalisme
UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar selain dikenal sebagai perguruan tinggi berkualitas, juga sukses mencetak wirausaha muda mandiri. Kini, Unmas Denpasar bertekad menjadi kampus terdepan dalam mencegah radikalisme. Hal itu ditegaskan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. usai mewisuda 1.252 Sarjana S-1 dan S-2 di BNCC, Rabu (4/4) kemarin. Tampil sebagai lulusan terbaik Ni Kadek Indri (FE; 3,9), Putu Lina Drahanpita (FT; 3,6), Ni Luh Riana Dentika Utami (FP; 3,97), Jelita Nandya Putri Narendra Anom (FKG; 3,54), Yogi Yasa Wedha (FH; 3,91), Ni Wayan Manugandi (FKIP; 3,97) dan Ni Wayan Yuliandewi (PPS; 4,0). Acara Wisuda ke-55 dan Dies Natalis ke-36 Unmas Denpasar berjalan semarak. Kepala BIN Bali Brigjen Pol. Drs. Wayan Sunarta memaparkan orasi ilmiah soal kebinekaan di tengah isu derasnya faham radikal. Ia menekankan Pancasila sebagai dasar negara kini mendapat tantangan di kalangan kampus akibat minimnya pemahaman soal pluralisme agama. Untuk itu, mahasiswa harus cinta Tanah Air guna menangkal radikalisme. Acara Dies Natalis Unmas juga dihadiri Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dan Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. beserta pengurus. Rektor Made Sukamerta menegaskan, Unmas Denpasar sejak lama ditekankan menjadi insan yang membela dan menjunjung tinggi emat pilar kebangsaan yakni NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Empat pilar kebangsaan ini wajib ada di dada civitas akademika Unmas. Makanya di Unmas tak sampai
WISUDA - Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. (kiri) saat mewisuda 1.252 Sarjana S-1 dan S-2, Rabu (4/4) kemarin. berkembang radikalisme. ‘’Jika ada mahasiswa dan dosen yang terlibat faham radikal akan dikeluarkan dari kampus,’’ ujarnya. Menurutnya, acara wisuda dijadikan momentum untuk berusaha dan bekerja lebih keras lagi demi keberhasilan yang akan datang. Untuk itu, lulusan Unmas telah dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjadi job creator. Ketua Yayasan Bagus Ketut Lodji menekankan semua unit di Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar sejak berdiri pada 1946 mengibarkan nasionalisme. Makanya faham radikal tak diberikan berkembang mulai dari TK-PAUD hingga mahasiswa. Di sisi lain, ia minta pimpinan dan civitas akademika Unmas tak berpuas diri, melainkan terus mengembangkan diri menghadapi persaingan di era disruption yang makin ketat. Untuk itu, sekalipun belum ada UU yang mewajibkan dosen harus S-3, dirinya setuju
semua dosen Unmas harus bergelar doktor dan guru besar. Sebab, untuk menjadi PT yang besar dan hebat mutu dosennya harus unggul. Hal senada ditekankan Koordinator Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa bahwa dosen minimal S-3 baru sebatas wacana, belum ada aturan tertulis. Namun, jika sudah menjadi dosen, harus menuju doktor dan guru besar. Di era disruption, kampus harus akrab dengan kemajuan sesuai tuntutan revolusi industri 4.0 yang dicirikan dengan cepatnya perubahan. Era ini disebut era serba robot, maka dunia PT harus cepat mengantisipasi perubahan menuju serba digital. Ia minta PTS di Bali meningkatkan akreditasi program studi dan AIPT serta menjaga syarat minimal memiliki 10 prodi dengan komposisi 60 persen IPA dan 40 persen IPS. Aturan ini mulai diterapkan pada 2019. Untuk itu, PTS di Bali juga berlomba membuka program setara politeknik sesuai kebutuhan daerah. (bns2)
OPINI
6
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mengendalikan Kekerasan pada Dunia Pendidikan POTRET pendidikan nasional belakangan ini tak hanya diwarnai oleh prestasi namun juga diwarnai oleh aksi kekerasan atau (bullying) pada anak sekolah. Bahkan, kini guru juga jadi korban. Kekerasan pada anak ini bahkan tak hanya menimbulkan citra buruk pada dunia pendidikan tetapi juga memicu keprihatinan publik. Menurunnya, etika di kalangan generasi muda merupakan masalah serius dalam membangun dan menjaga peradaban. Dalam satu dekade terakhir ini, patut kita akui angka tindak kekerasan yang terjadi cukup signifikan. Walaupun kekerasan di sekolah dominan dilakukan oleh guru namun belakangan guru jadi korban kekerasan. Kasusnya juga cenderung naik. Mencermati hal ini, kita patut dan sangat pantas untuk melakukan evaluasi terhadap metode pembelajaran dan menganilisis kondisi lingkungan pembelajaran. Korelasi antara beban ekonomi, korelasi antara perkembangan teknologi dan mentalitas anak juga layak dicermati. Besar kemungkinan, faktor ekonomi, perkembangan teknologi, dan lingkungan memberikan pengaruh dominan terhadap terjadi kekerasan dalam dunia pendidikan. Untuk itulah adalah sangat mustahil jika kita memberikan kepercayaan dan meyakini guru mampu mengatasi hal ini secara perseorangan. Kekerasan pada anak didik atau kekerasan yang terjadi di sekolah tetap harus diurai secara bersinergi. Optimalisasi peran guru, orang tua, komite, pemerintah, dan kebijakan politik dalam dunia pendidikan harus dilakukan. Guru harus membuka ruang seluas-luasnya kepada komponen lainnya dalam pembentukan karakter anak didik. Bukan mustahil, sistem pendidikan yang kaku yang berorientasi pada angka-angka pembelajaran telah menjebak mentalitas anak untuk bersaing. Konfrontatif, stress, bahkan depresi sangat memungkinkan anak berperilaku menyimpang. Untuk itulah, sinergi dalam mengatasi problem pembelajaran harus dibudayakan. Sekolah harus membuka diri. Target pencapaian pembelajaran juga harus terjadi antara kecerdasan kongnitif dan behavior. Dalam membangun dan mendesain sebuah sistem pembelajaran yang kondusif guru hendaknya tidak menyelesaikan masalah siswa sendirian. Guru tetap harus melibatkan orang tua dan juga sekolah. Pola ini tentu bukan dimaksudkan mendegradasi apalagi menggerogoti hak guru. Dalam hal ini justru sinergi akan menghadirkan cara-cara terbaik mengatasi masalah. Ada kemungkinan, apa yang dulunya tak terbayangkan solusinya menjadi mudah ditangani. Yang pasti, kekerasan dalam dunia pendidikan adalah hal strategis yang harus kita atasi secepatnya untuk kepentingan bangsa. Generasi bangsa harus tetap cerdas namun tetap tumbuh jadi makhluk sosial dengan tenggang rasa yang kuat. Oleh karena itu, jangan biarkan guru menyelesaikan masalah dalam keprofesian sendiri sehingga anak yang diberi sanksi akan melampiaskan dendam pada guru tersebut. Jangan sampai tindakan perbaikan menghasilkan perilaku balas dendam yang justru dampaknya lebih buruk. Kasus kekerasan di sekolah seharusnya menjadi momentum para pendidik melalui organisasi-organisasi profesi guru untuk mendorong pemerintah memperbaiki sistem pendidikan. Perlindungan terhadap guru sebagai komponen dan pelaku utama dalam dunia pendidikan harus jelas. Sistem perlindungan guru dalam menjalankan profesinya juga harus berjalan. Untuk itu, dalam mengatasi kekerasan di sekolah guru seharusya mendapatkan pelatihan yang tidak melulu metode pembelajaran, tetapi juga keterampilan mencegah dan menangani kekerasan di sekolah. Selain itu, pemerintah juga harus membuat program berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas guru terutama dalam mencegah dan menangani kekerasan di sekolah.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Melindungi Hewan yang Tidak Dilindungi
Saya menulis surat pembaca ini karena keprihatinan saya terhadap ekosistem dan kelangsungan hidup satwa, khususnya burung-burung yang tidak dilindungi. Masih segar dalam ingatan kita ketika tahun delapan puluhan sampai sembilan puluhan, ketika kita bangun pagi, kita disambut merdunya kicauan burung yang ada di sekitar rumah kita. Tapi apa yang terjadi sekarang, dengan menyandang predikat hewan yang tidak dilindungi, begitu bebasnya orang-orang menangkap untuk diperjualbelikan. Jangankan di sekitar rumah, di kebun dan bahkan sampai ke hutan pun mereka diburu. Sepi dan sunyi sangat terasa dengan hilangnya habitat hewan-hewan yang tidak dilindungi ini. Burung crukcuk, burung pipit, burung kecinglar – kemeniran dan masih banyak lagi jenis burung yang populasinya sudah sangat berkurang karena ditangkap lalu diperjualbelikan. Masih ingat betul ketika pohon lantoro yang ditanam di perkebunan untuk perindang yang pada tahun delapan puluhan diserang oleh kutu loncat, burung kemeniranlah yang memakan kutu loncat ini. Sehingga pohon lantoro bisa hidup lagi, walaupun pertumbuhannya tidak sehat betul, walaupun status mereka hewan yang tidak dilindungi tapi mereka berhak untuk hidup dan sangat berguna bagi ekosistem di sekeliling kita. Walaupun di desa-desa sudah mulai kita temukan papan larangan untuk penangkapan habitat ini, saya berharap ada awig-awig/aturan resmi yang menangkap burung-burung yang tidak dilindungi ini. Sehingga popularitasnya seperti dulu. Dengan kicauan merdunya tetap bisa didengar anak cucu kita. I Nyoman Yadnyana Jl. Gunung Guntur Gang XXVI No.32 Denpasar Barat
Fenomena ’’Bullying’’ di Sekolah Dalam dekade terakhir ini sering muncul fenomena tindak kekerasan di lingkungan dunia pendidikan. Tindakan kekerasan yang dilakukan di lingkungan sekolah, baik oleh guru terhadap para siswanya maupun oleh senior kepada para juniornya sering dilegitimasi dengan dalih menegakkan desiplin. Anehnya, beberapa waktu lalu di Sampang, Madura terjadi kekerasan di lingkungan sekolah, yang justru pelakunya adalah siswa terhadap gurunya sendiri. Pada kasus tersebut dengan teganya seorang siswa menganiaya gurunya sampai meninggal dunia. Kasus tersebut menyisakan kesedihan yang sangat mendalam, karena guru yang dianiaya oleh siswanya ini hanya seorang guru kontrak dengan meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil.
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. al menarik dari fenomena kekerasan (bullying) yang terjadi di sekolah dalam satu dekade terakhir ini, adalah angka tindak kekerasan yang terjadi cukup signifikan. Menurut Sofian dari Plan Indonesia, bahwa hasil survei terhadap 300 orang siswa SD, SMP, dan SMA, di dua kecamatan di Bogor menunjukkan bahwa 15,3 % siswa SD, 18,7% siswa SMP, dan 16% siswa SMA mengaku menjadi korban tindak kekerasan (bullying) di sekolahnya. Dari persentase tersebut, ternyata 14,7% kekerasan di sekolah dilakukan oleh guru, dan 35,3% dilakukan sesama temannya (Kurniawan, 2011). Terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di masyarakat belakangan ini banyak disoroti oleh media massa, baik cetak maupun elektronik, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan di dunia kampus,
hingga kekerasan yang terjadi di ruang sidang terhormat gedung DPR Senayan Jakarta. Namun, kekerasan simbolik yang disistematisasi melalui materi ajar di ruang kelas terhadap para siswa tidak banyak yang mengenalinya, apalagi mengungkapnya ke ruangruang diskusi publik. Padahal, bisa jadi kekerasan simbolik yang terjadi di ruang kelas ini, merupakan embrio dari kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan dunia pendidikan. Kekerasan simbolik (symbolic violence) menurut Pierre Bourdieu, sebagaimana dikutif Pilliang (2004:359) adalah sebuah bentuk kekerasan yang sangat halus dan tidak tampak, namun di baliknya menyembunyikan pemaksaan dominasi. Artinya, dominasi dalam bentuk ide, gagasan, dan kekuasaan dilakukan terhadap pihak lain dengan cara yang sangat halus, sehingga tidak tampak sebagai sebuah pemaksaan. Konsep kekerasan simbolik di dalam institusi
pendidikan menciptakan sebuah mekanisme sosial yang di dalamnya relasi pengetahuan (knowledge relation) saling bertautan dengan relasi kekuasaan (power relation) sebagaimana dikatakan Foucoult. Artinya, bahwa tidak ada pengetahuan tanpa kuasa dan sebaliknya tidak ada kuasa tanpa pengetahuan. Berangkat dari pandangan Bourdieu tentang kekerasan simbolik, maka dalam konteks dunia pendidikan dapat dikenali beberapa bentuk kekerasan simbolik yang boleh jadi merupakan cikal bakal dari kekerasan fisik yang terjadi di sekolah. Ada pun beberapa bentuk kekerasan simbolik di sekolah adalah kekerasan dalam bentuk bahasa. Dalam kaitannya dengan kekerasan simbolik di sekolah bahasa dapat dijadikan sebagai alat oleh kelas dominan untuk menjalankan mekanisme kekerasan simbolik terhadap kaum subordinat. Alasannya, cukup jelas karena bahasa
memiliki peran sentral dalam menjalankan mekanisme kekuasaan dan dominasi, terutama untuk menyembunyikan maksud sebenarnya yang ada di balik sebuah tindakan. Misalnya, setiap bahasa (teks, tulisan, dan kalimat) hampir selalu diikuti dengan tujuan yang bersifat laten. Maksudnya, melalui bahasa, kalimat, dan teks-teks dalam buku bacaan yang dipelajari oleh siswa di sekolah sebenarnya kaum dominan ingin menyebarluaskan dan memaksakan habitusnya (baca:kebiasaannya) kepada para siswa yang notabene memiliki habitus yang berbeda. Sementara di sisi lain para siswa tidak memiliki akses untuk menyuarakan habitusnya. Hal ini sejalan dengan pandangan kaum postkolonialisme yang mengatakan bahwa kelompok terjajah tidak memiliki akses untuk menyuarakan habitusnya, sebab mereka memang merupakan ‘’sublaten’’ yang karena posisinya mereka tidak mampu untuk bersuara. Kekerasan simbolik lainnya yang terjadi di sekolah adalah kekerasan dalam bentuk penggunaan simbol-simbol kelas dominan. Hal ini dilakukan pihak sekolah melalui pengenalan berbagai benda atau perlengkapan yang familiar dengan kelas atas. Misalnya, dalam buku pelajaran sekolah diilustrasikan berbagai bentuk peralatan rumah tangga yang biasa digunakan oleh kelas dominan, sementara para siswa yang membaca buku pelajaran tersebut sebagian besar
berasal dari kalangan kelas bawah. Misalnya, dalam buku pelajaran dikisahkan seorang pembantu rumah tangga yang sedang membersihkan ruang tamu majikannya dengan menggunakan vacum cleaner. Contoh bacaan ini, secara halus telah memaksa para siswa dari kalangan kelas bawah untuk mempelajari seluk-beluk benda-benda yang jauh dari pengetahuan dan pengalaman mereka sehari-hari, karena mereka jangankan memakai, melihat peralatan seperti itu saja mungkin tidak pernah. Jadi, masalahnya makna apa yang dapat dipetik oleh para siswa, terutama yang berasal dari kalangan bawah setelah mereka membaca teks-teks seperti itu? Ketika anak-anak secara terus-menerus diberikan perlakuan seperti itu, dan mereka memandang apa yang mereka pelajari semakin jauh dari pengetahuan dan pengalaman hidup mereka sehari-hari, maka bukan tidak mungkin hal ini yang dapat menjadi pemicu munculnya bibit-bibit kekerasan pada diri anak itu sendiri. Terkait hal itu, maka disarankan agar dalam memberikan ilustrasi pelajaran, sebaiknya para guru menyeimbangkan contoh-contoh yang diberikan antara kebiasaan kelas atas dengan kebiasaan kelas bawah. Sebab, para siswa kita saat ini masih banyak yang berasal dari kalangan kelas bawah. Penulis adalah Guru Besar bidang Sosiologi Pendidikan, Program Pascasarjana, Unhi Denpasar
Tanggap Darurat Hadapi Bencana Narkoba POJOK Indonesia semakin mengkhawatirkan dan masuk status darurat narkoba. Sejumlah artis dan keluarga artis ditangkap BNN dalam waktu dekat dan berturut-turut. Terakhir antara lain Jennifer Dunn, Fachri Albar, Roro Fitria, Anak-anak Elvy Sukaesih, dan lainnya. Kabar yang lebih menggemparkan selanjutnya adalah ditangkapnya penyelundupan sabu-sabu dalam jumlah fantastis. Kapal asing pembawa sabu seberat 3 ton juga ditangkap. Penangkapan ini hanya berselang tiga hari sejak terungkapnya upaya penyelundupan sabu seberat 1,6 ton dan 1 juta ton pada 9 Februari silam. Bahkan, berdasarkan data dari National Narcotics Control Commission of China, ditaksir ada sekitar 250 ton sabu asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia. Darurat ini menuntut pemerintah melakukan akselerasi dan peningkatan ketegasan pemberantasan. Pembelajaran baik dapat dipetik dari langkah Filipina. Lebih dari 1.900 orang atau sekitar 36 orang per hari tewas dalam gerakan berdarah pemberantasan narkotika sejak Rodrigo Duterte menjabat Presiden Filipina. Sekitar 700.000 pengguna dan pengedar narkoba telah menyerahkan diri untuk melarikan diri dari tindakan keras tersebut. Lepas dari prokontra seputar hak asasi manusia, komitmen dan ketegasan Duterte layak diapresiasi dan dicontoh. Tentunya dengan tetap menjunjung penegakan hukum sesuai konstitusi dan regulasi
Oleh Ribut Lupiyanto Indonesia. Laporan World Drugs Report (2015) yang diterbitkan oleh UNODC sebagai organisasi dunia yang menangani masalah narkotika dan kriminal, memperkirakan 246 juta orang atau 5,2 persen dari populasi dunia yang berusia 15-64 tahun pernah menyalahgunakan narkotika. Terjadi peningkatan 3 juta orang secara global yang menyalahgunakan narkoba. Narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) di dunia berjumlah 643 jenis zat dan belum seluruhnya terjangkau oleh aturan hukum yang berlaku di setiap negara. NPS yang sudah masuk ke Indonesia saat ini telah berjumlah 44 jenis zat (BNN, 2016). Sebanyak 18 jenis zat telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI, sementara 26 jenis zat lainnya masih dalam proses pembahasan aktif antara BNN bersama Kemenkes RI dan instansi terkait lainnya. Kondisi di atas mengantarkan Indonesia menjadi negara darurat narkoba sejak 2014. BNN (2016) melaporkan angka prevalensi penyalah guna narkotika di Indonesia pada survei tahun 2015 mencapai 2,20 persen. Artinya, lebih dari 4 juta orang yang terdiri dari penyalah guna coba pakai, teratur pakai, dan pecandu. BNN telah melakukan dan
mendorong pelaksanaan rehabilitasi 42.429 pecandu, penyalah guna, dan korban narkotik dari 2015 hingga 2016. Terungkap juga 1.015 kasus dari 72 jaringan sindikat narkotik dengan jumlah tersangka 1.681 orang. Bersamaan dengan capaian tersebut, berhasil diungkap kejahatan tindak pidana pencucian uang dengan nilai aset besar yang berhasil dirampas. Apresiasi layak diberikan kepada BNN atas kerja kerasnya memberantas narkoba. Kinerja BNN meningkat tajam pascakepemimpinan Budi Waseso. Upaya yang telah dilakukan antara lain tes urine secara rutin di lingkungan kerja, sosialisasi, dan rehabilitasi. Upaya di atas ternyata masih kalah cepat dengan laju peredaran narkoba. Untuk itu, perlu kerja ekstra dengan menempatkan narkotik sebagai kejahatan luar biasa. Totalitas pemberantasan dapat dilakukan dengan mengambil contoh Filipina. Pertama adalah komitmen politik. Kunci pendobrak sebuah kebijakan adalah komitmen kepemimpinan. Kedudukan tertinggi yang memengaruhi optimalisasi kebijakan ialah presiden. Duterte membuktikan komitmennya dengan eksekusi lapangan yang tegas. Sengkarut peredaran narkoba telah kompleks di negeri ini. Beberapa
tahun lalu, dibentuk tim pencari fakta guna melakukan investigasi terkait kebenaran tudingan Freddy Budiman. Freddy sebagaimana diungkapkan Koordinator Kontras dikabarkan membuka informasi menghebohkan seputar keterlibatan oknum penegak hukum hingga jenderal dalam peredaran narkoba. Namun hingga kini, tidak jelas kabar perkembangannya. Kedua adalah bukti kerja keras. Komitmen politik dituangkan melalui kebijakan dan dibuktikan dalam tindakan lapangan. Duterte disebut “Sang Penghukum”. Ia menepati janjinya saat kampanye guna memberantas narkotika dan memperingatkan pengedar bahwa mereka menghadapi ancaman kematian jika tidak berubah. Ancamannya yang lain adalah siapa pun dapat dibunuh jika menghalangi usaha-usaha memberantas narkoba. Ketiga adalah optimalisasi pencegahan. Bagaimanapun pencegahan akan lebih mudah dan murah dibandingkan penindakan. Pencegahan mesti dilakukan sedini mungkin. Berbagai sektor penting diberdayakan, seperti pendidikan, keagamaan, budaya, dan lainnya. Prioritasnya antara lain anak dan remaja, termasuk dunia artis di dalamnya. Kerja sama dengan ormas, lembaga sosial, lembaga keagamaan, dan lainnya penting diintensifkan.
Memiskinkan rakyat, mantan anggota DPD-RI tolak perda tajen. - Yang penting rakyat senang. *** Pemprov DKI Jakarta akhirnya tak lanjutkan proyek reklamasi. - Bali perlu studi banding ke DKI. *** PPDB di Denpasar tahun ini diyakini lebih baik dari sebelumnya. - Kalau lebih buruk, keterlaluan.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Kliwon, 5 April 2018
TABANAN
SIDAK - Jajaran TPID Tabanan saat sidak ke sejumlah toko modern.
Capaian RAT Koperasi Hanya 53 Persen Tabanan (Bali Post) Dinas Koperasi dan UKM Tabanan memberikan batas waktu (deadline - red ) penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) hingga Maret untuk koperasi primer. Setelah waktu penyelanggaraan ini berakhir, ternyata hanya 239 alias 53 persen koperasi yang aktif melakukan RAT dari total 448 koperasi yang ada. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, di Tabanan, Rabu (4/4) kemarin mengungkapkan, sesuai ketentuan koperasi jenis primer, RAT dilakukan periode Januari - Maret. Sedangkan koperasi jenis sekunder RAT-nya dimulai Januari hingga Juli nanti. Ia menegaskan untuk jenis koperasi primer, banyak yang tidak menggelar RAT. Terkait penanganan hal itu kata Dalem Tresna pihaknya akan mengambil langkah-langkah salah satunya melayangkan surat teguran dan juga mendatangi langsung koperasi bersangkutan. Pihaknya akan bertanya kepada masing-masing koperasi, berapa kali sudah melakukan RAT. Jika diketahui sudah dua kali berturut-turut tidak melakukan RAT, maka koperasi itu akan dimasukkan ke dalam koperasi tidak aktif. Hingga saat ini, Tabanan memiliki total 559 koperasi. Sudah 107 koperasi di antaranya bersatus tidak aktif. Karena itu, hanya tinggal 448 koperasi sisanya yang wajib menggelar RAT tahun ini. Jika koperasi yang wajib RAT akan tetapi tidak menggelar RAT tahun ini kata Dalem Tresna, akan diberi perpanjangan waktu hingga Juli nanti. Pihaknya juga mengambil langkahlangkah untuk mendorong koperasi yang belum melakukan RAT itu agar menggelar RAT sepanjang perpanjangan waktu yang diberikan. Selain mencari koperasi wajib RAT yang tidak menjalankan RAT tahun ini, pihaknya tegas Dalem Tresna, juga memantau koperasi yang tidak menjalankan RAT tahun lalu. Ada sekitar 88 koperasi yang tercatat tidak menjalankan RAT pada tahun 2017 lalu. ‘’Koperasi-koperasi itu semua kami pantau. Apakah mereka sudah menjalankan RAT atau justru tidak lagi melakukan RAT. Sebab, jika sudah dua kali tidak RAT, maka koperasi itu digolongkan atau sudah masuk koperasi tidak aktif,’’ jelasnya. (kmb24)
A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah
Bali Post/kmb24
Bali Post/ist
7
Disidak, Ikan Kaleng Mengandung Cacing
Tabanan (Bali Post) Respons cepat dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tabanan menyusul temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada 28 Maret 2018 terhadap 27 merek dagang yang positif mengandung parasit cacing. Jajaran TPID Rabu (4/4) kemarin, melakukan monitoring pendataan produk sarden dan makarel yang mengadung parasit cacing atau cacing jenis Anisakis Sp di sejumlah toko modern. Monitoring itu dipimpin Kabag Perekonomian Gusti Putu Ekayana didampingi Kasat Intel Polres AKP Sri Subakti. Sidak makanan kaleng mengandung parasit cacing itu dilakukan mulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 10.30
Wita. Sidaknya menyasar toko modern berjaringan di dua wilayah Kecamatan Kediri. Sedangkan dua toko sisanya di wilayah Kecamatan Tabanan, tepatnya di Pulau Batam dan di Banjar Gerogak Gede, Desa Delod Peken. “Sidak ini adalah bentuk respons cepat tim untuk melindungi masyarakat dari produk-produk yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ucap Ekayana. Dari hasil monitoring itu, kata Ekayana, sebagian besar toko modern sesuai instruksi pimpinannya, sudah menggudangkan produk-produk yang diduga menggandung parasit cacing atau cacing jenis Anisakis Sp itu. Kenyataannya, masih ada pula ditemukan produk-produk parasit cacing
Panwaslu Temukan 2.796 DPS Nama Ganda dan 15 ’’Triple’’ Tabanan (Bali Post) Sebanyak 2.796 nama ganda (dua kali – red) ditemukan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Bali oleh Panwaslu Tabanan. Bukan saja ganda, Panwaslu juga menemukan nama triple alias tiga kali yang jumlahnya mencapai 15 nama. Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan dari hasil penyisiran DPS yang dilakukan, ditemukan 2.796 nama ganda (dua kali – red). Temuan itu tersebar di sepuluh kecamatan di Tabanan. Temuan ganda itu paling banyak terdapat di Kecamatan Pupuan yakni 1.166 ganda. Kemudian di Kecamatan Kediri 444, Kecamatan Tabanan 418, Baturiti 348, Marga 186, Kerambitan 74, Selebar 62, Penebel 58, Seltim 30, dan Selemadeg 10. “Jadi, jumlah total ganda yang kami temukan di DPS itu sebanyak 2.796,” jelas Rumada. Selain ganda pihaknya juga menemukan nama triple (tiga kali – red) dalam DPS. Dengan rincian di Kecamatan Baturiti 3, Kediri 9, dan di Kecamatan Kerambitan 3 dengan jumlah total 15 triple. Sejatinya, proses penyisiran DPS
ini masih berlangsung hingga tanggal 7 April 2018. Namun, pihaknya baru selesai melakukan penyisiran untuk nama-nama ganda dan juga triple itu. Sedangkan terkait TNI/Polri yang meninggal dunia dan pemilih berumur 17 tahun masih dalam tahap penyisiran. “Hasil penyisiran ini akan kami serahkan dalam wujud laporkan resmi kepada KPU Tabanan. Laporan itu agar segera bisa diperbaiki,” tandasnya. Selain melakukan tahapan penyisiran DPS, saat ini Panwaslu Tabanan juga masih melakukan tahap pengawasan jalannya kampanye dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali. Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni mengatakan perbaikan DPS itu akan dilakukan setelah adanya hasil proses pencermatan sampai tang-
gal 7 April. “Kami akan perbaiki nama- nama ganda juga triple yang ada di DPS. Setelah itu berlanjut proses pencermatan,” terangnya. (kmb28)
Penerapan Program BPNT Diundur
Tabanan (Bali Post) Tabanan sebenarnya sudah siap melaksanakan program Bantuan Pangan NonTunai (BPNT) per April 2018 ini. Namun, pihak pusat yang memundurkan jadwal itu dan sejauh ini belum dipastikan kapan dilaksanakan. Meski diundur, namun sosialiasi BPNT ini tetap digelar Rabu (4/4) kemarin. Sosialisasi diikuti semua stakeholder dari Dinas Sosial, Bulog, Perbankan hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) termasuk perbekel. Kepala Dinas Sosial Tabanan, Nyoman Gunawan, mengatakan untuk rencana pelaksanaan BPNT itu, Tabanan telah mendata keluarga penerima manfaat (KPM). Saat ini, sudah terdata 17.308 dan sudah masuk ke data pusat. Sudah juga disiapkan 12 e-Warung (warung gotong royong) berikut sarana dan prasarananya. Diakuinya 12
e-warung itu hanya bisa melayani 200 KPM. Hal ini tentu tidak mencukupi jika dilihat dari jumlah KPM yang ada di Tabanan. Sehingga untuk memenuhi hal itu pihak bank penyelenggara, kata Gunawan, akan menyiapkan agen yang akan melayani BPNT itu. ‘’Jadi, nanti sarananya seperti alat gesek kartu untuk transaksi BPNT. Rencananya disediakan bank penyelenggara di setiap agen. Sehingga diharapkan seluruh KPM di Tabanan dapat dilayani,’’ ujar Gunawan. Ia melanjutkan dari data 17.308 KPM itu telah ditetapkan penduduk dengan kondisi sosial ekonomi 40 persen, paling rendah di tempat pelaksanaan. Ada 44 indikator yang menjadi acuan masuk sebagai KPM itu. Data ini kemudian dimasukkan ke dalam sistem informasi kesejahteraan sosial next generation (SIKS-NG). Sistem itu merupakan basis
data terpadu (BDT) yang disinkronkan dengan pusat. Data yang keluar dari SIKS-NG inilah yang menjadi data valid KPM. Mereka nantinya tidak hanya menerima BPNT tetapi juga bantuan KIS, PKH maupun KIP. ’’Bagi yang masuk KPM, nantinya tidak akan menerima BPNT tetapi juga
SALAH satu kendalanya, disebabkan pola hubungan antara BUMDes dan kelompok usaha di desa terkait belum maksimal. Untuk lebih baik mau tidak mau perlu dioptimalkan beberapa segi. Disadari tidak semua desa di Kabupaten Tabanan itu memiliki potensi usaha ekonomi. Dari data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan, Roemi Liestyowati mengatakan hingga tahun 2018 setidaknya sudah ada 86 BUMDes. Bahkan, 15 sedang dalam proses pembentukan. “BUMDes dibentuk berdasarkan inisiatif desa. Terbentuknya BUMDes itu yang perlu didorong terlebih dahulu. Setelah itu perlu juga pendampingan agar bisa lebih baik. Target kami tahun 2019 ini sudah ada 133 BUMDes,” ucap Roemi Liestyowati saat dikonfirmasi, Rabu (4/4) ke-
marin. Di sisi lain, tuntutan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas (3K) memang masih menjadi tugas bagi BUMDes. Sebab, kenyataan di lapangan, setelah dipasarkan oleh Badan Usaha Milik Daerah, kualitass produksi yang dihasilkan oleh BUMDes itu ada yang tidak sama. Bahkan, produk yang dihasilkan setiap harinya cenderung berubah-ubah. Terkait hal itu, Roemi mengatakan, pembinaan 3K itu bukan ada pada ranah DPMD semata, melainkan perlu menggandeng sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Disperindag, Bapelitbang dan Ketua Forum Perbekel. “Jadi, kami selalu melakukan koordinasi bagaimana cara-cara terbaik mengoptimalkan produksi itu. Ya bukan sekadar kualitas, tetapi juga kuantitas dan juga kon-
tinuitasnya,” terangnya. Tidak hanya itu, pendampingan di berbagai lini baik itu tingkat desa, tingkat kecamatan, juga akan terus dimantapkan. “Para pendamping inilah yang akan membantu desa dalam mendampingi urusan apa pun di desa itu. Mulai urusan administrasi
desa hingga bisnis, harus difasilitasi oleh desa,” ucapnya. Hal senada disampaikan salah seorang pendamping kabupaten, I Wayan Rigunawan. Dikatakan, selama proses pendampingan itu dirinya melihat masih ada sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satunya pola hubungan antara
bantuan pusat lainnya,’’ ujar Gunawan. Karenanya penentuan KPM tidak boleh sembarangan. Karena bantuan itu harus tepat sasaran. Jika ditemukan KPM yang sudah layak secara ekonomi kemudian meninggal termasuk pindah, kata Gunawan bisa dilakukan penggantian. Namun siapa penganti-
Bali Post/kmb24
SOSIALISASI - Sosialisasi BPNT, Rabu (4/4) kemarin di Tabanan.
Perlu Dioptimalkan Hubungan BUMDes dan Kelompok UKM Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diproyeksikan muncul sebagai kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan. Lahirnya, UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa itu memberikan payung hukum atas BUMDes sebagai pelaku ekonomi yang mengelola potensi desa secara kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa tersebut. Sayangnya ada keterbatasan kapabilitas sumber daya manusia dari desa terkait mengelolaan dan juga pengembangan BUMDes. Lalu, bagaimanakah solusi efektif meningkatkan kontribusi BUMDes itu?
atau cacing jenis Anisakis Sp. Terkait temuan itu, TIPD Tabanan menyarakan agar produk tersebut digudangkan dulu, sampai ada instruksi didisplay kembali. “Kami menunggu info dan koordinasi lebih lanjut dari pihak yang berkompeten tentang hal ini. Apakah produk itu ditarik atau masih layak diedarkan,” terangnya. Kegiatan monitoring itu akan terus berlanjut. Bahkan, menyasar toko-toko modern lainnya. Kata Ekayana, sejumlah karyawan toko modern saat dikonfirmasi mengakui pasca-adanya temuan BPPOM, produk makarel yang diindikasikan ada parasit cacing telah ditarik dari etalase, selanjutnya disimpan di gudang. (kmb28)
BUMDes dan kelompok usaha yang perlu lebih dioptimalkan. “BUMDes belum proaktif mencari pangsa pasar lainnya. Keberadaan BUMDes ini sebenarnya untuk memperluas jaringan pangsa pasar. Pada aspek itu yang belum maksimal dilakukan,” terangnya. (bit)
nya? Pihak desalah yang harus mencari masyarakat yang layak menggantikannya, utamanya yang memenuhi kriteria 44 indikator. Perubahan data KPM ini kata Gunawan, bisa dilakukan enam bulan sekali bulan Mei dan November. ’’Jadi, tidak serta merta bisa langsung diganti. Wajib menunggu perubahan data yang dilakukan enam bulan sekali Mei dan November,’’ paparnya. Jumlah KPM Tabanan tentu diharapkan tidak bertambah justru jika berkurang lebih baik. Dengan angka berkurang, hal itu sebagai idikator tingkat kesejahteraan warga membaik. ’’Kita tentu berharap tidak ada penambahan data KPM, tetapi justru berkurang. Sebab jika data berkurang, hal itu menunjukkan kesejahteraan masyarakat mulai membaik,’’ ujar Gunawan. (kmb24)
KARANGASEM
8
Kamis Kliwon, 5 April 2018
’’Pujawali’’ di Pura Pasar Agung
Ida Batara ’’Nyejer’’ Sebelas Hari
IBTK - Pujawali IBTK di Pura Pasar Agung Sebudi.
Bali Post/kmb
Amlapura (Bali Post) Bertepatan Buda Wage Ukir, Rabu (4/4) kemarin, digelar puncak pujawali Ida Batara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Pasar Agung Sebudi, Desa Sebudi, Selat. Pura yang berada di ketinggian 1.500 mdpl itu kini masih berada dalam radius bahaya erupsi Gunung Agung. Namun, puncak piodalan tetap dipadati pamedek. Karya IBTK di Pura Pasar Agung, Ida Batara akan nyejer selama sebelas hari. Rangkaian karya diawali masucian yang kali ini hanya dilaksanakan di Pura Pasar Agung. Prosesi karya memang sedikit lain karena kondisi Gunung Agung masih level III dan Pura Pasar Agung itu berada di radius atau zona bahaya. ‘’Jaraknya sekitar 1.500 meter dari puncak gunung,’’ kata Mangku Gede Pura Pasar Agung, Jro mangku Gede Ketut Sigra. Jro Mangku Sigra mengatakan rangkaian karya kali
ini tidak ada yang dikurangi. Karya yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali itu memang wajib digelar, sehingga tetap dilaksanakan sekalipun Gunung Agung dalam kondisi masih aktif. Pada saat Purnama Kalima lalu, aci juga tetap digelar meskipun saat itu Gunung Agung masih status level Awas. Jro Mangku asal Sebudi, Selat ini berharap pada karya kali ini umat bisa datang ke Pura Pasar Agung untuk berdoa memohon keselamatan kepada Ida Batara Lingsir di Gunung Agung. Aedan pakelem juga tetap dilakukan. Hanya, pakelam menggunakan ayam dan itik, dilengkapi sesajen berupa suci petak dan dandanan. Pakelam dipersembahkan di Puncak Gunung Agung. Pujawali kali ini hanya melibatkan desa penyanggra seperti Desa Adat Sebudi, Desa Pakraman Sogra dan Pemaksan Bukit Galah. Selama Ida Batara nyejer digelar bhakti
pangayar yang ditugaskan ke desa pakraman se-Kecamatan Selat secara bergiliran. Kemarin giliran Desa Pakraman Geriana Kangin. Rombongan panganyar dari Geriana Kangin berangkat dari Jaba Pura Puseh Geriana dikoordinir Bendesa Adat Jro Ketut Yasa. Kesempatan ngaturang pangayar itu juga digunakan para pamedek melihat-lihat kondisi Pura Pasar Agung, selain lereng selatan Gunung Agung. Banyak pamedek yang baru pertama kali ke Pura Pasar Agung seteleh Gunung Agung sempat mengalami erupsi. Dampak abu vulkanik masih terasa. Pepohonan juga masih meranggas sekalipun sebagian nampak sudah tumbuh dedaunan hijau. Cuaca yang cukup cerah membuat visual Gunung Agung terlihat jelas. Sedangkan sungai di sisi timur pura terlihat beberapa bongkahan batu seperti bekas longsoran. (kmb)
Tujuh Jalur Evakuasi Rusak di Empat Kecamatan
120 KK Terisolasi di Desa Jungutan Amlapura (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem sudah melakukan pendataan terhadap dampak bencana yang melanda Karangasem. Khususnya efek banjir lahar dingin yang banyak merusak fasilitas umum di bumi lahar itu. BPBD Karangasem telah mencatat kerusakan paling parah terjadi pada tujuh jalur evakuasi di empat kecamatan. Guna melakukan perbaikan, pemerintah daerah telah mengajukan proyek pembenahan itu ke pemerintah pusat. Pengajuan itu sudah dilakukan guna mempercepat proses perbaikannya, diharapkan dari dana siap pakai (DSP) BNPB. Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan banjir lahar dan juga hujan menerjang empat kecamatan di Karangasem itu masing-masing Kecamatan Rendang, Selat, Bebandem, dan Kubu. Terjangan banjir lahar hujan itu telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur di empat kecamatan itu cukup parah. Titik kerusakan cukup fatal, karena dari catatan BPBD, jalur-jalur tersebut merupakan jalur evakuasi.
“Kami menyebutnya jalur evakuasi, karena lokasinya berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB),” kata Arimbawa. Pengajuan perbaikannya ke BNPB, kata Arimbawa, dilakukan langsung Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Jika nantinya pusat menyetujui dan dana bantuan itu bisa dicairkan, maka dana itu akan digunakan pihaknya melakukan perbaikan di lokasi. Perbaikan itu berupa pembangunan jembatan dan jalan di lokasi
jalur evakuasi yang putus itu. Selain itu, DSP itu juga akan dipergunakan melakukan kegiatan normalisasi sungaisungai, yang merupakan jalur aliran lahar hujan. Beberapa program mendesak diperbaiki di antaranya akses jalan yang putus di Kecamatan Kubu, di wilayah Temukus Kecamatan Rendang, dan beberapa akses jalan putus di wilayah Kecamatan Bebandem dan juga Selat. Di Kecamatan Bebandem, kerusakan terjadi salah satunya yang sangat
parah adalah akses jalan satu-satunya menuju Banjar Galih, Desa Jungutan. Ada 120 Kepala Keluarga (KK) di banjar ini yang akhirnya terisolasi, khususnya saat terjadi terjangan banjir besar atau air bah pada saat hujan lebat di hulu sungai di lereng Gunung Agung. “Kalau sudah hujan, tak ada yang berani menerobos, sebab sangat berbahaya,” kata salah satu warga Banjar Galih, Wayan Simpen. Demikian juga akses jalan di Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Akses ke Desa Adat Temukus itu kini juga terputus. Warga jadi kesulitan, baik sekadar pulang menengok rumah mereka. Demikian juga bagi pamedek yang hendak tangkil ke Pura Tunggul Besi, juga tidak bisa lewat, sebab, jalannya putus. (kmb31)
Bocah TK Korban Pelecehan Mengeluh Sakit di Kemaluan
Amlapura (Bali Post) Seorang bocah TK asal Karangasem menjadi korban pelecehan seksual seorang kakek berinisial S (60). Aksi bejat pelaku asal Desa Pertima, Karangasem itu terjadi di sebuah tanah lapang di dekat areal persawahan di Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem. Terbongkarnya aksi pria yang tak punya pekerjaan tetap itu bermula ketika Selasa (3/4) lalu sekitar pukul 12.00 Wita, korban berinisial A (6) mengeluh sakit pada kemaluannya. Mulanya, korban hanya terdiam ketika orangtuanya menanyakan perihal
sakitnya itu. Bingung melihat kondisi anaknya, orangtua korban kemudian berusaha mengusut kasus tersebut. Tak perlu waktu lama, orangtua korban menerima jawaban dari pengakuan sang anak. Berselang 15 menit, pelaku datang ke rumah korban. Kepada orangtua korban, dia minta maaf karena telah melakukan perbuatan yang tak sepantasnya kepada korban. Pengakuan mengejutkan itu kontan saja membuat kedua orangtua korban geregetan. Mereka marah namun untungnya masih bisa mengontrol emosinya. Pukul
Berwisata ke Kayoan Dedari
Amlapura (Bali Post) Banjir bandang di aliran Tukad Dedari menjadikan sungai di wilayah Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang itu viral di media sosial lantaran eksotisme tebing batunya. Namun di balik panorama indahnya itu sejatinya tersimpan potensi bahanya. Pasalnya, sungai tersebut berhulu langsung di Gunung Agung. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Rabu (4/4) kemarin, sempat melakukan peninjauan ke titik tereksotiknya yaitu di Kayoan Dedari. Dipimpin Kalak BPBD I.B. Ketut Arimbawa, tim juga sempat menyusuri aliran sungai yang kini terlihat dipenuhi hamparan batu tersebut. ‘’Memang sangat indah Kayon Dedari itu. Boleh jadi alternatif objek wisata baru,’’ kata Arimbawa. Dari sisi struktur bebatuan di dinding sungai, Arimbawa mengatakan Kayoan Dedari itu berada di radius 4 km dari puncak Gunung Agung. Saat ini memang masih aman untuk dikunjungi. Dikatakan, struktur bebatuan dinding tebing itu terlihat kokoh dan kuat. Karena itu, kecil potensinya untuk longsor. Namun, Arimbawa menegaskan ada potensi bahaya yang harus diwaspadai. Menurutnya, dimungkinkan terjadinya banjir bandang terutama saat hujan. Agar berwisata aman di Kayoan Dedari itu, Arimbawa minta warga yang berkunjung agar mewaspadai kondisi cuaca di sana. Sebab, menurutnya, banjir bandang itu menjadi ancaman terbesar di sungai tersebut. ‘’Kalau sudah mendung terlebih di atas Gunung Agung, sebaiknya segera bergeser,’’ sarannya. Arimbawa mengapresiasi inisiatif pihak Desa Adat Temukus yang telah memasang seruan ataupun imbauan agar pengunjung menjaga kewaspadaan ketika berada di Kayoan Dedari itu. Pihaknya berharap masyarakat mematuhi seruan tersebut, termasuk harapan agar pengunjung tidak mengotori aliran sungai, dengan sampah alasannya Kayoan Dedari itu disucikan oleh warga setempat. Pemantauan yang dilakukan BPBD Karangasem ke Tukad Dedari merupakan bagian dari giat pengecekan kondisi infrastruktur di wilayah Temukus, Besakih. Saat ini, lanjut Arimbawa, ada beberapa titik longsor di ruas jalan menuju Temukus itu. Meski masih bisa dilalui kendaraan roda empat, pihaknya mengatakan ruas jalan itu perlu segera diperbaiki. BPBD dibantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sudah menyusun perencanaan yang proposalnya sudah diajukan ke pusat untuk perbaikan infrastruktur. Harapannya, bisa ditanggulangi melalui Dana Siap Pakai (DSP) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pada masa siaga bencana saat ini Arimbawa mengatakan perbaikan infrastruktur itu diutamakan pada jalur-jalur evakuasi. Selain perbaikan infrastruktur, usulan DSP juga direncanakan untuk pengadaan dan pemasangan rambu pengaman, dan normalisasi alur sungai terutama yang berhulu di Gunung Agung. (kmb)
14.30 Wita, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Karangasem. Dari informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa itu terbongkar, beberapa saksi sudah sempat mengingatkan orangtua korban agar melarang korban bermain di areal persawahan tempat aksi pelecehan itu terjadi. Alasannya, saksi mengingatkan orangtua korban itu masih didalami polisi. Yang jelas, saksi menyarankan seperti itu karena korban dan pelaku sering terlihat bersama di sana. Meski orangtua korban mengatakan pelaku sudah
mengakui perbuatannya, Sat. Reskrim Polres Karangasem belum melakukan tindakan represif. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih mendalami pengakuan korban. Selain itu, penyidik juga masih mengorek keterangan dari para saksi. Kasat Reskrim, AKP Decky Hendra Wijaya, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan kasus tersebut sedang didalami. ‘’Sedang kita proses. Sekarang, kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga akan menggelar olah tempat kejadian perkara,’’ jelasnya. (kmb)
Bali Post/kmb31
JALAN RUSAK - Kepala BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa saat meninjau lokasi jalan rusak di Temukus, Rabu kemarin.
Taman Budaya Candrabhuana Ramai
Fasilitas Umum Dikeluhkan
Setelah Lapangan Candrabhuana Amlapura berubah jadi Taman Budaya, tempat tersebut belakangan makin ramai didatangi warga. Masyarakat ada yang datang sekadar beristirahat, tidak sedikit yang berolahraga baik pagi maupun sore hari. Akan tetapi, tempat yang sudah tertata rapi dan indah itu minim fasilitas umum. Kalaupun ada, justru tak bisa dimanfaatkan. Agar lebih baik dari segala segi, fasilitas umum apa saja yang perlu disiapkan di Taman Budaya Candrabhuana itu? TIDAK adanya fasilitas umum yang memadai, tak pelak mengundang keluhan dari warga dan juga pengunjung. Padahal, Taman Budaya, di Lapangan Candrabhuana itu dibangun dengan anggaran awal Rp 4,1 miliar yang berasal dari pusat. Anggaran itu diperoleh dari bantuan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Bantuan JKPI itu diperoleh lantaran Karangasem masuk sepuluh besar Kota Pusaka terbaik di Indonesia. Bantuan ini diberikan dengan catatan, agar seni budaya dapat sebesar-besarnya diperankan, demi kesejahteraan masyarakat Karangasem. Proses pembangunannya malah sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu. Karena itu, hasilnya sudah bisa dinikmati sekarang, meski belum rampung 100 persen. Sejak Taman Budaya Chadrabhuana itu rampung, lokasi ini perlahan mulai ramai. Malah sudah dijadikan tempat rekreasi oleh warga. Namun, setelah datang mereka men-
geluhkan minimnya fasilitas umum. Kalaupun ada, belum bisa dimanfaatkan secara optimal, seperti toilet. “Namanya Taman Budaya, banyak orang datang berkunjung. Bahkan tidak sedikit warga yang berolahraga. Anehnya, beli airnya susah. Masalah lainnya, warga yang sekadar berkunjung kemudian kebelet kencing. Sayangnya toilet yang saya cari justru digembok,” keluh salah satu pengunjung, Gede Widiaguna, Rabu (4/4) kemarin. Mestinya, pengelola Taman Budaya itu menyimak sejauh mana apresiasi warga. Namanya, tempat rekreasi, seharusnya tidak mengabaikan aspek-aspek prinsip seperti fasilitas umum. Tidak hanya itu, tempat pasirnya juga kurang dalam. Kebunkebunnya juga tak terawat. Demikian juga lampu penerangan di lokasi yang sangat minim. Sehingga, timbul kesan tempat ini dimanfaatkan untuk halhal yang tidak patut terutama saat malam hari. “Tempatnya
Bali Post/gik
BERAKTIVITAS - Warga kota Amlapura saat beraktivitas di Taman Budaya Candrabhuana. sudah bagus. Cuma, kurang penataan dan sarana pendukung. Mestinya pengelolanya tahu. Apa yang dibutuhkan kalau orang datang. Selain toilet, kios-kios kecil yang menjual kebutuhan dasar pengunjung juga diperlukan. Bukan lapaklapak darurat, seperti yang di sebelah parkir itu. Kesannya tidak pas dengan Taman Budaya,” imbuh pengunjung lainnya, Ketut Indra. Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem I Putu Arnawa, belum lama ini, mengakui Taman Budaya saat ini memang masih banyak kekurangan. Dia juga belum bisa melakukan penataan. Sebab, Taman Budaya ini belum diserahterimakan
secara penuh. Taman Budaya ini adalah proyek jangka panjang yang pengerjaannya akan terus berlanjut hingga tahun 2019. Taman Budaya ini sebelumnya memang sudah diserahterimakan oleh pihak pimpro (pimpinan proyek) kepada Dinas Kebudayaan (Disbud) Karangasem. Namun, serah terima yang dimaksud bukan serah terima asetnya, melainkan serah terima pemeliharaannya. Tujuannya, sambil jalan aspek yang sudah selesai dibangun, bisa dimanfaatkan. “Kekurangannya memang masih banyak. Tapi, kami sendiri belum bisa bertindak karena serah terima secara penuh belum dilaku-
kan,” katanya. Untuk pengerjaan proyek tahun 2018 dan 2019, Arnawa mengatakan masih ada beberapa penambahan proyek fisik lainnya. Seperti rencana akan dibangunnya museum lontar di sisi barat taman budaya itu dan penambahan beberapa fasilitas pendukung taman budaya. “Ini bagian program kota pusaka. Selain fisik bangunan, juga harus ada sarana pendukung yang menunjukkan keberadaan kota pusaka. Salah satunya, museum lontar ini maupun event budaya bisa digelar di tempat ini nanti. HUT Kota Amlapura tahun ini juga kami rancang di Taman Budaya ini,” katanya. Taman Budaya ini sebagai bagian proyek penataan kota pusaka yang dipusatkan di Lapangan Candrabuana, Amlapura. Proyek ini dikerjakan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Proyek ini mengubah total Lapangan Candrabuana, dari awalnya lapangan olahraga, berubah total menjadi Taman Budaya. Karangasem masuk dalam kategori Kota Pusaka, yakni sebagai sepuluh Kota Pusaka, terbaik se-Indonesia. Dengan status sebagai kota pusaka, pemerintah daerah berharap berbagai aset Kota Pusaka di Karangasem itu tetap dapat dilestarikan. (gik)
GIANYAR
Kamis Kliwon, 5 April 2018
9
Dilelang, Puluhan Kendaraan Aset Pemkab Gianyar (Bali Post) Sebanyak 24 sepeda motor berbagai merek dan 2 mobil aset Pemkab Gianyar dalam waktu dekat akan dilelang. Pelelangan dilakukan karena kendaraan bermotor tersebut dianggap tidak efektif dan efisien lagi untuk digunakan. Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gianyar, I Made Arianta, S.STP., Rabu (4/4) kemarin, mengatakan saat ini semua kendaraan bermotor yang akan dilelang sudah terkumpul di parkir timur kantor Bupati Gianyar. Total nilai limit dari semua kendaraan bermotor yang dilelang tersebut Rp 72.926.350. ‘’Nilai limit ini artinya harga terendah yang ditetapkan sesuai hasil penelitian fisik kendaraan oleh Dinas Perhubungan, kemudian nilai fisik tersebut dikalikan dengan Nilai Jual
Kendaraan Bermotor (NJKB) dan dikurangi tunggakan pajak. Maka, diperoleh nilai limit,’’ jelas Arianta. Nilai limit masing-masing kendaraan bermotor berbedabeda, mulai dari Rp 217.250 hingga Rp 1.956.700 untuk sepeda motor dengan tahun pembuatan mulai dari 1980 hingga 2001. Sementara, dua kendaraan roda empat merek Mitsubishi L 300 tahun 2001 dengan nilai limit Rp 22.664.500 dan Rp 29.424.000. ‘’Peserta lelang bebas untuk masyarakat umum, siapa pun boleh,’’ imbuh Arianta. Menurut Arianta, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan pelaksanaaan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) per 15 Februari lalu, namun belum memperoleh jadwal pelelangan. Pihaknya berencana bersurat kembali,
karena prosedur penjualan kendaraan bermotor dilakukan dengan mekanisme pelelangan secara online melalui KPKNL Denpasar. ‘’Untuk mengetahui waktu pelelangan, masyarakat bisa mengakses website milik KPKNL www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id–denpasar dan untuk fisik kendaraan, masyarakat bisa melihat di parkir timur kantor Bupati Gianyar saat jam kerja,’’ ujar Arianta. Arianta menjelaskan, pelelangan adalah salah satu bagian dari proses pengelolaan barang dan sesuai dengan Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. ‘’Penjualan ini sebagai proses penghapusan barang milik daerah yang sudah tidak efektif dan efisien digunakan dan hasil dari penjualan masuk ke kas daerah,’’ tegasnya. (kmb35)
Jumlah unit 24 kendaraan Total nilai limit Rp 72.926.350 Limit sepeda motor Rp 217.250 - Rp 1.956.700 Limit mobil Rp 22.664.500 dan Rp 29.424.000
LELANG - Sepeda motor dinas Pemkab Gianyar yang akan dilelang.
Empat Fraksi Minta Pencairan Bansos-Hibah Ditunda Gianyar (Bali Post) Sejumlah fraksi di DPRD Gianyar meminta eksekutif menunda pencairan dana bansos dan hibah selama masa kampanye pilkada. Permintaan ini demi mengikuti imbauan Bawaslu Bali. Tidak sinkronnya sejumlah mata anggaran yang tercantum di KUA-PPAS dengan APBD 2018 juga menjadi alasan perlunya pencairan bansos ditunda. Anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Rabu (4/4) kemarin, menyampaikan fraksi yang meminta proses pencairan hibahbansos ialah Fraksi Golkar, Demokrat, Gerindra, dan NasDem. ‘’Dalam rapat yang juga dihadiri masingmasing ketua partai, fraksi dengan total 21 kursi ini sepakat menunda pencairan hibah-bansos,’’ ucapnya saat mendampingi Ketua Fraksi Golkar Kadek Era dan Ketua Fraksi Gerindra Cokorda Gde Putra Pemayun. Pria yang akrab disapa Gus Rai ini menerangkan, alasan yang mendasari
penundaan adalah imbauan Bawaslu. Selain itu, penundaan diperlukan lantaran ada mata anggaran di KUA-PPAS dengan APBD 2018 yang masih perlu disesuaikan. ‘’Jadi, hal ini perlu komunikasi dengan lembaga, karena ini kesepakatan bersama,’’ katanya. Meski demikian, pihaknya juga tetap mempertimbangkan aspek waktu yang terbuang selama proses kampanye. Sebab itu, Gus Rai meminta eksekutif tetap melakukan proses verifikasi hibah-bansos, minimal 80 persen dari total keseluru-
han yang diajukan. ‘’Jadi, tetap diproses administrasinya,’’ tegas politisi Partai Gerindra ini. Jika masa kampanye telah usai, saat itulah dilakukan pencairan hibahbansos secara bersamaan. Gus Rai pun berharap pencairan ini bisa diagendakan dalam satu acara bersama. ‘’Mungkin bisa diagendakan dalam satu acara, sekalian diberikan pengarahan tentang ketatnya pengawasan dan pemberian hibah yang benar hingga pertanggungjawaban,’’ ujarnya. Lebih lanjut disampaikannya, usulan penundaan
pencairan bansos-hibah ini akan disampaikan keempat fraksi ke Penjabat Bupati Gianyar. Penyampaian usulan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Gus Rai juga menekankan, bila menghitung masa kampanye, masih memungkinkan untuk pengerjaan fisik dari penyaluran hibahbansos ke masyarakat. ‘’Untuk bansos kan nilainya tidak terlalu besar, paling ya... Rp 200 juta. Jadi, pembangunan fisik itu teknisnya tidak lebih dari empat bulan. Jadi, pertimbangan kita, waktu cukup,’’ jelasnya. Sebelumnya, Kepala Bagian Pengelolaan Banmas Setda Gianyar Wayan Wirasa mengaku terus memproses pencairan bansos, meskipun ada imbauan dari Bawaslu terkait penundaan
pencairan bansos-hibah. Menurutnya, bansos telah dimohonkan masyarakat setahun lalu serta telah diproses hingga masuk buku APBD 2018. Meski demikian, pihaknya mengaku siap menunda pencairan dana tersebut jika memang sudah ada ketentuan tertulis. Satu-satunya cara ialah menunda penyerahan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kepada para penerima bansos. ‘’Proses tetap kami jalankan. Kalau tidak, pekerjaan kami menumpuk. Nanti saat pencairan kapan, misalnya setelah Pilkada, saat itu kami serahkan,’’ jelasnya. Berdasarkan data, permohonan bansos yang masuk pada APBD 2018 berjumlah 1.735 proposal dengan total nilai mencapai Rp 73,8 miliar. (kmb35)
Diduga Coba Bobol ATM di Ubud
Tiga Hari Penyelenggaraan UNBK SMK
Beberapa Kali Terjadi Gangguan Teknis
Gianyar (Bali Post) Sebanyak 5.140 pelajar SMK di Kabupaten Gianyar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari ke-3, Rabu (4/4) kemarin. Selama tiga hari, terdapat sejumlah gangguan teknis. Namun secara umum, UNBK SMK berjalan lancar. ‘’Sempat ada gangguan teknis dari pusat, tapi sudah segera diatasi oleh pengawas di masing-masing sekolah penyelenggara UNBK,’’ ucap Kepala UPT Pendidikan Provinsi Bali Wilayah Gianyar Wayan Adi Sucita. Dia mengatakan, dari keseluruhan peserta UNBK, ha ny a sa t u si swa y a kni siswa SMKN 3 Sukawati yang tidak bisa mengikuti ujian. Hal ini lantaran yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di RS Ganesha akibat penyakit yang dideritanya. Adi Sucita menjelaskan, UNBK SMK dilangsungkan mulai Senin (2/4) hingga Kamis (5/4) ini. Terdapat empat
mata pelajaran yang di-UNkan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejujuran. Pria asal Desa Nongan, Karangasem itu melanjutkan, terkait kelulusan, ditentukan sekolah masing-masing. Jika siswa tidak mengikuti salah satu dari ujian tersebut, mereka dinyatakan tidak lulus. Ujian susulan dilaksanakan pada 17 dan 18 April nanti. ‘’Hasil ujian diumumkan 2 Mei mendatang,’’ ungkapnya. Sucita menilai, prospek ke depan dari lulusan SMK di Gianyar sangat positif. Sebab, segalanya sudah ditunjang oleh sarana yang memadai. Di samping itu, peluang kerja pariwisata di Kabupaten Gianyar masih sangat menjanjikan. Sucita berharap, dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing, sekolah swasta jeli melihat pangsa pasar yang berkembang sehingga mampu menghasilkan lulusan terbaik dan siap bersaing. (kmb35)
Dua Warga Bulgaria Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Dua warga negara asing (WNA) asal Bulgaria diamankan jajaran Polsek Ubud, Rabu (4/4) dini hari kemarin. WNA berinisial AS (28) dan MH (26) ini diduga melakukan pembobolan ATM dengan teknik skimming di ATM CIMB Niaga di Jalan Bisma, Lingkungan Ubud Kelod, Kelurahan Ubud. Informasi dihimpun, dua WNA ini pertama kali dilihat oleh seorang security restoran, I Dewa Gede Anom. Dewa Anom curiga melihat dua WNA itu berada di dalam ATM cukup lama. Kecurigaan itu pun semakin menjadi-jadi menyusul salah satu WNA menutup CCTV dengan lakban. Dewa Anom lantas menelepon polisi, sembari tetap mengawasi gerakATM - ATM CIMB Niaga di Jalan Bisma, Lingkungan Ubud Kelod yang sebelumnya sempat dipasangi police line.
gerik kedua WNA tersebut. Tidak berselang lama, polisi tiba di lokasi. Saat polisi tiba, kedua WNA yang diduga melakukan pembobolan ATM dengan teknik skimming itu masih berada di dalam bilik ATM. Saat diinterogasi, kedua WNA ini tidak mengakui perbuatannya. Namun, kamera CCTV yang tertutup lakban akhirnya menjadi senjata polisi untuk menggiring dua WNA tersebut ke Mapolsek Ubud. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Sedangkan TKP sempat dipasangi police line. Setelah olah TKP, garis polisi itu lantas dibuka siang kemarin. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Denny Septiawan membenarkan jajarannya mengamankan dua WNA yang diduga melakukan percobaan pembobolan ATM dengan teknik skimming ATM ini. ‘’Ya ada, tapi kami masih dalam tahap pengembangan kasus,’’ ucapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
UNBK - Suasana UNBK di salah satu SMK di Kabupaten Gianyar.
JEMBRANA Legislatif Usulkan Ranperda Desa Wisata
10 SOSOK
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Cuaca Ekstrem Agraris FENOMENA cuaca ekstrem yang terjadi setahun ini diprakirakan akan kembali terjadi. Untuk itu, masyarakat diminta waspada. Hal tersebut diungkapkan Deputi Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal di selasela Sosialisasi Aroklimat Provinsi Bali, belum lama ini. Herizal mengatakan dari pengamatan yang dilakukan BMKG, iklim Indonesia pada tahun 2018 ini hampir sama dengan tahun 2017. Ia menyebut tahun ini sebagai tahun netral fenomena cuaca ekstrem. “Walaupun tahun ini masih sebagai tahun netral, namun fenomena ekstrem masih akan terjadi,” terangnya. Diprediksi mulai April ini sejumlah daerah di Indonesia memasuki musim kemarau dan puncaknya pada Agustus mendatang. Menurutnya, dampak yang harus diantisipasi yakni musim kemarau, misalnya debit air menurun, kebakaran hutan hingga kekeringan. Di Indonesia, selain penghujan dan kemarau juga ada musim pancaroba. Hal itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Pada April inilah memasuki masa transisi dari musim penghujan ke kemarau. Saat musim pancaroba ini akan terjadi hujan yang cukup ekstrem. Kendati tidak terlalu sering, tetapi harus diwaspadai. Yang paling dirasakan nantinya terhadap aktivitas masyarakat agraris atau pertanian. Iklim dan cuaca merupakan salah satu faktor pendukung pertanian. Cuaca ini tidak bisa dikendalikan, sehingga antisipasinya hanyalah dengan penyesuaian aktivitas pertanian dengan kondisi iklim. Karena itu perlunya pemahaman masyarakat agraris terhadap cuaca dan iklim ini. ”Sehingga masyarakat bisa mengantisipasi kemungkinan dari iklim yang terjadi tiga hingga enam bulan ke depan,” terangnya. Salah satu upaya untuk pemahaman itu melalui Sekolah Lapang Iklim (SLI) dan sosialisasi agrokilimat. Masyarakat diharapkan bisa mencari strategi menghadapi tahun cuaca ekstrem ini. (olo)
Negara (Bali Post) – DPRD Jembrana, Rabu (4/4) kemarin menggelar sidang paripurna pertama untuk masa persidangan kedua bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa ini dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Wabup I Made Kembang Hartawan serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda). Di hadapan peserta sidang yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk perbekel dan lurah se-Kabupaten Jembrana, eksekutif melalui laporan yang disampaikan Bupati Artha mengusulkan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda). Di antaranya Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Jembrana Tahun 2018-2032, Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha. Sedangkan dari legislatif mengusulkan satu ranperda yakni tentang Desa Wisata. Ranperda yang dibacakan Ketua Komisi C Ida Bagus Susrama mewakili DPRD Kabupaten Jembrana ini menyebut perlunya peraturan daerah tersebut. Pariwisata sebagai sektor andalan Provinsi Bali dan kurang lebih 80 persen dari keseluruhan masyarakat Bali menggantungkan hidupnya dari hasil pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hampir seluruh wilayah Bali mengantisipasi perkembangan kepariwisataan global. Termasuk Kabupaten Jembrana yang menurut Dewan memiliki potensi wisata dan perkembangannya masuk dalam Rencana Induk Pem-
Bali post/olo
RAPAT PARIPURNA – Rapat paripurna membahas empat ranperda digelar di DPRD Jembrana, Rabu (4/4) kemarin. Salah satu ranperda yang diusulkan legislatif terkait desa wisata. bangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Jembrana. Diantaranya, wisata alam yang tersebar di sejumlah desa-desa, mulai dari Teluk Gilimanuk hingga Pantai Medewi dan Bunut Bolong di Pekutatan. Wisata budaya berupa arena Makepung dan Rumah Panggung Loloan Barat serta wisata agro dan wisata religi. “Konsep pemerintah pariwisata berbasis masyarakat atau community based tourism. Yakni menjaga warisan budaya, memelihara kelestarian alam dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat,”
terangnya. Konsep ini, menurutnya, juga sejalan dengan amanat UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Desa wisata merupakan model yang layak dikembangkan sesuai potensi pariwisata daerah. Memiliki konsep ekonomi kreatif dan fokus utamanya daya tarik budaya lokal yang menjadi tren pariwisata modern. Ranperda ini merupakan langkah pertama atau instrument utama yang harus dilakukan dalam pembentukan dan pengembangan desa wisata. Selain Ranperda Desa
Wisata, tiga ranperda yang disampaikan Bupati Artha, khususnya yang berkaitan dengan Rancangan Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Jembrana (RIPPDA) sebagai pedoman dalam pembangunan kepariwisataan daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pemerataan pembangunan. Sementara ranperda kedua dan ketiga yakni tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda nomor 14 Tahun 2011 masingmasing tentang Retribusi
Jasa Usaha. Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 dimaksudkan untuk mengadakan peninjauan tarif retribusi dengan menambah beberapa objek di Kabupaten Jembrana. Sementara untuk Perubahan atas Perda Nomor 14 Tahun 2011, untuk mengantisipasi perkembangan pariwisata yang cukup pesat di Kabupaten Jembrana. Hal ini perlu dilakukan untuk menerapkan tarif retribusi di beberapa daya tarik wisata yang sudah cukup ramai dikunjungi wisatawan. (kmb26)
Sikapi Pembangunan PLTS dan Tambak Udang
Perusda Bali Jangan Hanya Pikirkan Kejar Pendapatan Negara (Bali Post) – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan tambak udang di perkebunan Sangiang, Desa Candikusuma, Melaya kembali menuai kecaman. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa menentang keras bila pemanfaatan lahan yang dikelola Perusda Bali itu disertai dengan pembabatan ribuan pohon kelapa.
Bali Post/olo
PUNGLI - Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Sekda Jembrana Made Sudiada saat ditanya terkait penangkapan enam petugas Pos KTP yang diduga melakukan pungli, belum lama ini.
Terduga Pungli Terancam Sanksi Pemberhentian
Negara (Bali Post) Enam petugas Pos Pemeriksaan KTP yang diamankan Tim Saber Pungli akhir pekan lalu lantaran diduga melakukan pungli, hingga Rabu (4/4) kemarin masih diperiksa. Belum diketahui apakah keenam terduga pungli yang sejak Senin (2/4) lalu dilimpahkan ke aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Jembrana bersalah atau tidak. Jika nantinya terbukti bersalah, maka sanksi pemberhentian akan diberikan kepada pelaku. Bupati Jembrana I Putu Artha saat ditemui di Kantor DPRD Jembrana kemarin mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat. Selaku pimpinan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Inspektorat agar memberikan punishment, apabila memang terbukti bersalah. Bahkan sanksi itu bisa langsung pemberhentian bagi tenaga kontrak. Begitu juga dengan petugas yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), bila perlu ia mempersilakan agar diproses hukum. “Ini hal yang memalukan sekali bagi kami (pemerintah daerah),” kata Bupati Artha. Namun, apabila mereka tidak terbukti bersalah agar bekerja seperti biasa. Diakui penangkapan pungli di Pos Pemeriksaan KTP itu merupakan yang kesekian kali terjadi. Bupati Artha mengatakan harus ada evaluasi lagi pola pemeriksaan kependudukan di pintu masuk Bali itu. Sebab, para petugas ini memiliki beban yang berat dan risiko besar. Nilai upah Rp 50 ribu untuk satu shift (12 jam) tersebut dianggarkan dari Provinsi Bali dan Pemkab Jembrana. Untuk kepentingan Bali, para petugas yang seluruhnya dari Jembrana ini bekerja siang dan malam (dibagi tiga shift) saat memeriksa identitas setiap orang yang masuk ke Bali. Menurutnya inilah yang harus dievaluasi dan diperhatikan Pemerintah Provinsi. “Apakah layak senilai itu? Provinsi juga punya Satpol PP, bisa diinstruksikan segala lini,” tambah Bupati didampingi Sekda Jembrana I Made Sudiada. Sebab, dari segi kewenangan sejatinya pintu masuk Bali ini ada di provinsi. Pemkab Jembrana hanya diminta membantu untuk menjaga selaku kabupaten terdekat dan mewilayahi. Seperti berita sebelumnya, Tim Saber Pungli pada Sabtu malam menangkap enam orang terduga pungli di Pos Pemeriksaan KTP. Dari penyelidikan, selain mengamankan enam oknum petugas juga disita barang bukti uang Rp 490 ribu yang diduga hasil pungli. Keenam oknum petugas itu di antaranya tiga merupakan oknum Satpol PP dan tiga dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Setelah diperiksa, keenam petugas itu dilimpahkan ke Inspektorat Jembrana. (kmb26)
Sugiasa tidak ingin lahan perkebunan yang ada di Melaya itu bernasib sama dengan di perkebunan Pulukan, Pekutatan. “Jembrana ini paru-parunya Pulau Bali. Pohon-pohon (di Melaya) itu juga berkontribusi menjaga ketersediaan oksigen. Kalau itu dibabat, untuk mengembalikannya butuh waktu yang lama. Tentunya paru-paru Bali akan bocor,” ujar Sugiasa, Rabu (4/4) kemarin. Tindakan itu juga semakin menjauhkan upaya masyarakat Bali untuk mandiri sarana upakara. Kelapa merupakan salah satu tanaman yang sangat berguna bagi masyarakat Bali. Dewan asal Dauhwaru ini mengaku sudah cukup kecewa dengan yang terjadi di perkebunan Pulukan beberapa tahun
lalu. Di mana ratusan hektar perkebunan kelapa dibabat dan digantikan dengan pohon karet. Padahal secara ekonomi dan kultural masyarakat sekitar perkebunan, pohon kelapa saat itu sangat bermanfaat. Terkait PLTS, bila memang dibutuhkan sebagai energi diperbarukan untuk kelistrikan di Bali, pihaknya mendukung. Tetapi untuk tambak udang, pihaknya meminta agar dikaji lebih dalam. “Harus jelas kajiannya, jangan hanya berdasar pengalaman saja. Kalau sampai membabat pohon kelapa saya sangat menentang,” terangnya. Banyak lahan tambak di Kabupaten Jembrana, mulai dari Pekutatan hingga Melaya seperti di Desa Budeng,
Awen hingga Mendoyo yang kosong. “Mengapa investor tidak memanfaatkan lahan itu saja. Malah menggunakan lahan perkebunan yang notabene subur di Candikusuma itu. PLTS pun bisa memanfaatkan lahan terbengkalai (belum ditanami) yang ada di perkebunan Pulukan,” ucapnya. Dari ribuan hektar lahan perkebunan di sana, masih ada yang belum termanfaatkan dan bisa digunakan untuk PLTS. Perusda Bali diminta jangan hanya memikirkan profit instans mengejar target pendapatan dengan mengorbankan pohon-pohon yang sudah bertahun-tahun tumbuh. Sebelumnya, Direktur Perusda Bali I Nyoman Baskara sempat memaparkan kronolo-
Bali Post/olo
Ketut Sugiasa
gi hingga akhirnya muncul kerja sama untuk PLTS dan tambak itu. Menurutnya, di Sangiang ini terus mengalami penurunan produksi tiap tahunnya. Sementara target pendapatan dari Perusda dituntut untuk terus meningkat. Dengan demikian, dua kerja sama memanfaatkan lahan di Sangiang ini sebagai salah satu solusi untuk mendongkrak pendapatan. Munculnya kerja sama itu, menurutnya, berdasarkan kajian dari instansi terkait
sebelumnya. Khususnya untuk tambak, nantinya juga akan ada proses amdal. Baskara juga memaparkan bahwa para karyawan Perusda Bali yang saat ini bekerja tetap terjamin. Dari usaha ini juga sebagai solusi untuk menutupi pembayaran hakhak karyawan yang dalam beberapa tahun ini pensiun. Sementara di perkebunan Pulukan, para pekerja saat ini ditampung sepenuhnya oleh Perusda tidak di bawah perusahaan pihak ketiga lagi yang mengelola perkebunan karet. Tetapi memang dilakukan bertahap dan sengaja Perusda tidak mengambil usaha perkebunan karet itu sepenuhnya karena cost yang tinggi. Dari sisi lahan, di Perkebunan Pulukan juga sudah ada progres. Di mana dari 700 hektar yang sebelumnya dikelola pihak ketiga, sudah kembali 200 hektar. Lahan itu nantinya akan digunakan untuk destinasi wisata agro. (kmb26)
Dinas PMPTSPTK Jembrana Menangkan Gugatan PTUN DINAS Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana memenangkan gugatan sengketa pendirian sekolah yang berlokasi di depan Masjid Raya Negara, Kelurahan Dauhwaru Jembrana. Keputusan itu berdasarkan putusan pengadilan dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Himawan Krisbiantoro, dengan nomor perkara 24/G/2017/dps di Gedung PTUN Denpasar, Rabu (4/4) kemarin. Selain menolak gugatan, seluruh biaya perkara yang muncul juga menjadi beban tanggungan pihak penggugat. Adapun yang menggugat adalah Muhammad Ayub asal Loloan Barat Negara. Sedangkan yang menjadi tergugat adalah Ni Nengah Wartini selaku Kadis PMPTSPTK Jembrana. Selanjutnya majelis hakim memberikan kesempatan 14 hari untuk melakukan upaya hukum kepada pihak penggugat maupun tergugat. Atas putusan pengadilan ini, Kadis PMPTSPTK Jembrana Ni Nengah Wartini mengaku menyambut baik. “Kita selaku penyelenggara
Bali Post/ist
SIDANG PTUN – Suasana saat sidang gugatan sengketa di Gedung PTUN Denpasar. Dalam agenda pembacaan putusan, Rabu (4/4) kemarin, Dinas PMPTSPTK Jembrana selaku tergugat menangkan gugatan PTUN. tentunya taat asas dalam tata kelola kepemerintahan dan senantiasa berpedoman pada Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NPSK) sebagai standar pelayanan. Hal ini sekaligus jadi pedoman dalam memberi pelayanan kepada
masyarakat,” kata Wartini. Sementara Hanif Hartadi, S.H., Jaksa Pengacara Negara (JPN) selaku kuasa hukum tergugat, menghormati putusan majelis hakim yang telah mempertimbangkan alat bukti yang diajukan dalam
persidangan. Menurutnya sejak awal Dinas PMPTSPTK, dalam hal mencabut IMB sudah melalui mekanisme maupun peraturan yang berlaku. “Selanjutnya kami akan menunggu langkah hukum yang akan diambil oleh
penggugat,” ujar Hanif. Sebelumnya, Wartini digugat Muhammad Ayub yang merasa keberatan atas keputusan Kadis yang mencabut IMB penggugat. Dasar pencabutan itu karena ada salah satu penyanding yang belum melengkapi tanda tangan dalam surat pernyataan penyanding yang diserahkan penggugat selaku pemohon IMB. Ada tiga pokok perkara dalam tuntutan penggugat yakni menyatakan batal atau tidak sah keputusan Kepala Dinas PMPTSPTK nomor 503/670/DPMPDSPTK/2017 tentang pencabutan IMB gedung pendidikan tgl 11 September 2017. Kedua, mewajibkan kepada tergugat untuk mencabut keputusan Kepala Dinas DPMPTSPTK nomor 503/670/DPMPTSPTK/2017 tentang pencabutan IMB gedung pendidikan tgl 11 September 2017. Ketiga, menghukum tergugat dengan biaya perkara. Dalam persidangan PTUN Denpasar, Pemkab Jembrana menunjuk JPN dari Kejari Jembrana. Hasilnya gugatan penggugat telah dibantah dengan alat bukti. (ad213)
BALI DWIPA
Kamis Kliwon, 5 April 2018
11
Tekan Napi Terlibat Narkoba
BNN Bantu Peralatan Canggih di Lapas
Mangupura (Bali Post) Para narapidana kasus narkoba masih mengendalikan peredaran narkoba dalam penjara. Terungkap 60 jaringan narkoba yang dikendalikan napi di 22 lapas. Penyebabnya, hukum belum memberikan efek jera. Oleh karena itu, BNN akan membantu peralatan canggih sesuai yang dibutuhkan lapas. “Kita akan memberikan rehabilitasi napi di lapas. Selain itu, melaksanakan sistem pengawasan dan peralatan di lapas. Mesin X-ray dan jammer kita berikan sudah hancur (rusak). Kita akan kerja sama lagi dengan pihak lapas terkait alat apa yang diperlukan,” tegas Direktur Diseminasi Informasi BNN RI Brigjen (Pol.) Drs. Anthoni Hutabarat saat kegiatan pengembangan konten kreatif P4GN dalam rangka pengelolaan videotron agar lebih informatif, faktual, dan kreatif di Hotel Kuta Paradiso, Kuta, Rabu (4/4) kemarin. Ia mengatakan sudah rapat dengan lapas dan Dirjen
Hak Asasi Manusia (HAM). Dikatakannya, akan ada sosialisasi P4GN, kurikulum akademi kemasyarakatan dan pengawasan serta sistem peralatan bersama-sama dengan lapas. “Pilot project-nya di DKI Jakarta,” ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan ini merupakan salah satu kegiatan BNN terkait informasi kepada masyarakat untuk mencegah peredaran gelap narkoba. Ia juga meminta masukan dari masyarakat Bali, terkait konten apa yang dimasukkan dalam pengembangan kreatif P4GN. “Zaman sekarang, media videotron dan media sosial menarik sekali. Kita sudah punya media sosial dan radio streaming,” jelasnya. Bali, katanya, merupakan kota kelima yang dikunjungi. Dari masukan masyarakat empat kota yang sudah dikunjungi, budaya lokal menjadi salah satu daya tarik agar sosialisasi P4GN bisa diterima dengan baik. “Penduduk Indonesia jumlahnya 240 juta jiwa menjadi
pasar potensial peredaran narkoba. Sedangkan, penyalah guna narkoba di Indonesia sekitar 5 juta orang,” ujarnya. Sedangkan pengguna barang narkoba diperkirakan 40 sampai 50 orang tewas dan jika tidak ditanggulangi akan berpotensi terjadinya loss generation. Sementara jaringan internasional yang bersaksi di Indonesia yaitu Afrika Barat, Iran, Tiongkok, Pakistan, Malaysia, dan Eropa. “Peredaran narkoba di Indonesia diindikasikan sebagai instrumen proxy war oleh negara asing,” ujarnya. (kmb36)
’’Narapidana kasus narkoba masih mengendalikan peredaran narkoba dalam penjara. Terungkap 60 jaringan narkoba yang dikendalikan napi di 22 lapas. Penyebabnya, hukum belum memberikan efek jera. BNN akan membantu peralatan canggih di lapas.’’
Bali Post/martawan
BARIS - Serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani Bangli, digelar tari Baris, Rabu (4/4) kemarin.
Masa Kampanye
Bawaslu Terima Sejumlah Laporan Pelanggaran
Denpasar (Bali Post) -
Masa kampanye Pilkada serentak 2018 sudah berjalan hampir dua bulan. Sejumlah laporan telah diterima Bawaslu Bali terkait dugaan pelanggaran. Antara lain di Klungkung, Buleleng, Gianyar, dan terakhir di Universitas Udayana.
Bali Post/rah
KONTEN KREATIF - Direktur Diseminasi Informasi BNN RI Brigjen (Pol.) Drs. Anthoni Hutabarat usai membuka kegiatan pengembangan konten kreatif P4GN videotron.
Melawan Diajak ke TKP
Kaki Penjambret Ditembak
Mangupura (Bali Post) Kerja keras tim Buser Polsek Kuta memburu penjambret membuahkan hasil. Polisi menggerebek kos-kosan di Jalan Drupadi, Kuta dan menangkap pelaku jambret berinisial Hu, Minggu (1/4) lalu. Pelaku baru mengaku beraksi di 20 TKP dan paling banyak di wilayah Kuta. Karena melawan saat diajak ke TKP, kaki kiri pelaku terpaksa ditembak. “Kalau beraksi di wilayah Kuta, sasaran pelaku adalah turis asing. Alasannya, turis asing bawa uang banyak dan barang berharga,” kata sum-
ber Rabu (4/4) kemarin. Pelaku asal Jember, Jawa Timur ini, sejak lama diburu polisi. Pasalnya, dari korban yang melapor, ciri-ciri yang disebut mengarah ke pelaku. Selanjutnya, Panit Buser Iptu Putu Budi Artama bersama anggotanya langsung melacak tempat tinggalnya. Berkat keuletan petugas akhirnya berhasil melacak tempat tinggal pelaku di Jalan Drupadi, Kuta. Tanpa buang waktu lagi, dilakukan penggerebekan dan pelaku berhasil ditangkap. Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi di 20 TKP yaitu di wilayah Denpasar Se-
latan, Kuta, dan Kuta Utara. “Paling banyak (pelaku -red) beraksi di wilayah Kecamatan Kuta sebanyak 17 TKP,” ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan pelaku beraksi bersama komplotannya. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus ini. “Secepatnya, kami akan rilis kasusnya. Banyak kasus yang kami ungkap seminggu terakhir ini,” tegasnya. (kmb36)
“Sudah ada beberapa yang menjadi laporan masyarakat dan kemudian menjadi temuan. Salah satunya adalah yang terjadi di Klungkung, ASN yang kita duga tidak netral sedang disiapkan sanksinya,” ujar Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia di Denpasar, Rabu (4/4) kemarin. Menurut Rudia, hasil klarifikasi Bawaslu terhadap tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Klungkung sudah diteruskan ke Komisi ASN. Dikatakan, Komisi ASN juga sudah melakukan klarifikasi terhadap ASN yang diduga tidak netral tersebut. “Dari hasil klarifikasi itulah akan ditarik kesimpulan, apakah temuan Bawaslu itu memenuhi syarat atau tidak dan sekarang itu sudah akan diberikan sanksi,” jelasnya. Temuan lainnya, lan jut Rudia, di Buleleng ada dugaan perangkat desa ikut melakukan aktivitas kampanye. Rekomendasinya pun sudah turun untuk diberikan peringatan atau sanksi. Begitu juga dugaan adanya pelanggaran di Gianyar. Sementara untuk kasus dugaan guru besar Universitas Udayana (Unud) yang tidak netral,
KPU Bali Usulkan Anggaran Pilgub Rp 185 Miliar
Pemprov Masih Lakukan Pembahasan
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali masih melakukan pembahasan terkait anggaran Pilgub Bali 2018 yang diusulkan Rp 185 miliar oleh KPU Bali. Usulan itu lebih tinggi dari anggaran yang diketok palu Rp 155 miliar. Namun sudah dirasionalisasi dari anggaran dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sebelumnya ditandatangani Rp 229,36 miliar. “Masih dalam tahap pembahasan Tim Teknis TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah, red). Kami belum bisa sampaikan (hasilnya - red),” ujar Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Dewa Putu Mantera, saat dikonfirmasi,
Rabu (4/4) kemarin. Sementara itu, Komisioner KPU Bali, Wayan Jondra, mengaku sudah menyerahkan rincian terkait usulan anggaran Pilgub Rp 185 miliar pada Selasa (3/4) lalu. Pihaknya berharap, Pemprov Bali segera melakukan pembahasan. Sebelum penetapan KPPS pada 28 Mei 2018, persoalan anggaran agar sudah tuntas. “Kami tidak ngotot harus dalam bentuk uang, yang penting kegiatan itu terlaksana dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya. Jondra mencontohkan anggaran untuk angkutan logistik bisa ditiadakan, asalkan Pemprov menyediakan angkutan itu berikut dengan
sopirnya. Pihaknya belum melihat ada keputusan final terkait anggaran Pilgub. Termasuk anggaran Rp 155 miliar yang sudah disepakati dalam Perda APBD 2018. Mengingat, sampai saat ini memang belum ada hitam di atas putih berupa NPHD yang baru. “Tidak bisa hanya NPHD (baru) saja yang ditandatangani. Itu ada lampirannya, Rp 155 miliar itu untuk beli apa saja. Itu yang harus dibahas dulu, kalau sudah selesai baru NPHD bisa diubah. Kalau tidak begitu, Rp 155 miliar ini tidak bisa didefinisikan. Jadi, usulan kami yang Rp 185 miliar itu harus dibahas segera,” paparnya. Namun, Jondra mencatat
bahwa telah ada komitmen agar Pilgub Bali jangan sampai tertunda karena masalah anggaran. Jangankan tertunda, terganggu pun tidak boleh. Beberapa kegiatan KPU Bali bahkan ada yang dibiayai APBN karena kebetulan paralel dengan pemilu legislatif dan Pemilu Presiden-Wakil Presiden 2019. Sementara itu, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia tampak bernapas lega. Sekalipun NPHD yang baru diproses sebesar Rp 39 miliar sesuai rasionalisasi dalam APBD 2018. Pasalnya, Bawaslu RI sudah menganggarkan untuk Bawaslu Bali untuk tahapan yang paralel dengan Pemilu 2019. (kmb32)
dikatakan sudah selesai. Dalam hal ini, guru besar yang ditunjuk menjadi panelis dalam Uji Publik Pilgub Bali 2018 “Berebut Tahta Pulau Dewata” yang digelar BEM Fakultas Hukum (FH) Unud. “Kami kemarin sudah pleno bahwa pemenuhan pasal 71 berkaitan dengan netralitas itu memang tidak terpenuhi. Tetapi kami akan merekomendasikan beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan tersebut. Baik menyangkut kepada Unud selaku institusi, maupun panelis (guru besar, red),” jelasnya. Menurut Rudia, rekomendasi utamanya mengingatkan Unud untuk berhati-hati ke depannya. Selain itu, FH Unud juga diminta memberikan semacam peringatan kepada salah satu guru besarnya. Sebab, kegiatan uji publik Pilgub Bali 2018 itu dinilai tidak dikelola secara profesional sehingga menjadi tidak terkendali. “Dari sisi moderator sepertinya ada ruang yang berbeda. Memang alasannya, pendapat dari panelis ada kajian akademis. Tetapi tentu jangan sampai ada hal-hal yang seolah-olah memberi-
kan dukungan, karena panelis itu ASN,” paparnya. Kampanye di Media Massa KPU Bali kemarin, menyosialisasikan tentang perjanjian kerja sama antara KPU Bali dengan KPID Bali, KI Bali, Bawaslu Bali, dan Ombudsman RI Provinsi Bali tentang pengawasan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye Pilgub Bali serta Pilkada Klungkung dan Gianyar. Komisioner KPU Bali Ni Wayan Widiastini mengatakan, kampanye media massa (cetak dan elektronik) baru mulai dilakukan 10 Juni mendatang. “Pelaksanaan kampanye di media cetak dan elektronik range waktunya 14 hari, dari 10 Juni hingga 23 Juni 2018,” ujarnya. Widiastini mengingatkan, pasangan calon yang melakukan pelanggaran akan dikenai sanksi berat. Yakni bisa dibatalkan menjadi pasangan calon. Dalam waktu dekat, pasangan calon juga akan mengikuti debat publik sebanyak tiga kali. Masing-masing pada 28 April, 26 Mei, dan 22 Juni. (kmb32)
Laporan Pelanggaran Klungkung Kepala Dinas Perhubungan Klungkung “tertangkap” saat bertamu di kediaman Cabup I Nyoman Suwirta. Guru Olahraga SD Batukandik, Nusa Penida, dan Kepala SDN 3 Klumpu, Nusa Penida, diketahui menyaksikan acara deklarasi Teman Suwirta di Lapangan Sampalan. Ketiganya sudah diklarifikasi Komisi ASN pada pertengahan Maret lalu secara tertutup. Buleleng Panwaslu Buleleng menemukan dua oknum perangkat desa terlibat dalam kampanye paslon gubernur dan wakil gubernur. Masing-masing, Kaur Desa Sangsit, Kecamatan Sawan dan Kasi Desa Padangbulia, Sukasada. Keduanya dikenai sanksi administrasi. Guru Besar Guru Besar Universitas Udayana dituding tak netral dalam Uji Publik Pilgub Bali 2018 “Berebut Tahta Pulau Dewata” yang digelar BEM Fakultas Hukum Unud. Pasalnya, salah satu guru besar yang menjadi panelis menyebut salah satu calon layak menjadi Gubernur Bali. Kendati tak ada pelanggaran soal netralitas ASN, Bawaslu Bali tetap mengeluarkan rekomendasi.
Bangli Berharap Kembali Raih Opini WTP Bangli (Bali Post) – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil diraih Pemkab Bangli untuk pertama kalinya 2017 atas laporan keuangan pemerintah tahun anggaran 2016, menjadi pemacu Pemkab Bangli untuk terus menyempurnakan kelemahan-kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemkab Bangli berharap opini WTP dari BPK itu bisa dipertahankan dan diraih kembali tahun ini. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (4/4) kemarin, mengakui perlu usaha keras untuk meraih opini WTP dari BPK. Dalam mengejar opini BPK, banyak upaya yang telah dilakukan Pemkab Bangli mulai dari penelusuran aset, penilaian, melaku-
kan rekonsiliasi dan lainnya. Dalam upaya mengejar opini WTP, Bangli mendapat dukungan dari KPKNL, DJKN termasuk dari BPK sendiri. ‘’Ini yang sangat menyita ruang waktu untuk mengejar beberapa kekurangan saat mengejar WTP,’’ ujarnya. Agar bisa meraih kembali opini WTP atas laporan keuangan daerah 2017 yang kini tengah dalam pemeriksaan BPK, Giri Putra mengatakan pihaknya kini sudah berupaya menuntaskan beberapa kekurangan dan catatan yang diberikan BPK. Salah satunya melakukan penilaian beberapa ruas jalan yang dibantu KPKNL, termasuk beberapa langkah menyangkut lanjutan tentang pendataan pajak PBB yang merupakan
serahan pusat terdahulu. ‘’Kita sudah lakukan upaya signifikan,’’ terangnya. Giri Putra menjelaskan, keberhasilan Bangli meraih opini WTP menunjukkan bahwa tata pengelolaan keuangan dan aset daerah sudah berjalan baik. Raihan opini WTP juga membuat ASN menjadi lebih profesional menyikapi belanja maupun pertanggungjawabannya. Di samping itu, atas keberhasilan meraih opini WTP tahun lalu, Pemkab Bangli juga mendapat reward dari Kementerian Keuangan berupa dana insentif daerah (DID) sebesar Rp 52 miliar. Hal inilah yang semakin memacu semangat Pemkab Bangli untuk bisa mempertahankan opini WTP dari BPK. (kmb40)
TMMD Ke-101 Dibuka
Semangat Gotong Royong Membangun Desa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di Desa Petang, Badung, dibuka Rabu (4/4) kemarin. Program ini berlandaskan semangat gotong royong membangun desa. TMMD sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang terisolasi dengan membuatkan akses jalan. Pembukaan TMMD ke101 dilaksanakan di Lapangan Desa Petang oleh Sekda Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa. Dalam sambutannya, Adi Arnawa mengatakan, TMMD banyak memberikan sumbangsih, andil yang luar biasa dan sangat berharga serta hasilnya sungguh dirasakan oleh
seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Bali. Kegiatankegiatan yang berbasis kegotongroyongan untuk kesejahteraan masyarakat seperti TMMD ini, sangat membantu terutama bagi masyarakat yang terisolasi. Pembangunan jalan dan jembatan sehingga memudahkan aksesibilitas masyarakat untuk bekerja, bersekolah, berkegiatan sosial keagamaan maupun aktivitas lainnya. “Dengan semangat kegotongroyongan membangun bangsa mulai dari pinggiran, bahu-membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga,
keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan lainnya,” ujarnya. Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih layak dan sehat. Belum lagi upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan, ini luar biasa di tengah upaya mengatasi persoalan kemiskinan di Provinsi Bali. Tidak ketinggalan, ancaman terorisme dan radikalisme serta bahaya narkoba. Ini sangat penting dan strategis di tengah berbagai persoalan kebangsaan kita dewasa ini. Manurutnya, TMMD bu-
kan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tapi membangunkan semangat dan rasa percaya diri agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi. “Kita bersama menginginkan rakyat yang sejahtera dan mandiri, memiliki daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa. Begitu pula masyarakat juga ingin memberikan kontribusinya bagi negeri ini,” tegasnya. (rah)
Bali Post/ist
TMMD - Pembukaan TMMD ke-101 di wilayah Kodim 1611/Badung dilaksanakan Lapangan Desa Petang.
KLUNGKUNG
12
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Tidak Netral Dalam Pilkada
Kadishub ”Kehilangan” Gaji Berkala, Dua Guru Diganjar Teguran Semarapura (Bali Post) -
Sanksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klungkung yang tak netral dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) telah ditentukan. Kepala Dinas Perhubungan I Nyoman Sucitra diganjar penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun dan dua orang guru di Nusa Penida berupa teguran. Hal tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Rabu (4/4) kemarin.
Bali Post/sos
I Wayan Sugiada
Sanksi tersebut, kata birokrat asal Tabanan ini, berdasarkan rekomendasi Komisi ASN dan hasil rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Khusus Sucitra, yang “tertangkap” bertamu di kediaman Cabup I Nyoman Suwirta di Banjar Siku, Desa Kamasan di tengah masa kampanye dikenakan sanksi sedang sebagaimana tertu-
SOSOK Sehari Tanpa Kantong Plastik SAMPAH plastik masih menjadi persoalan di Kabupaten Klungkung. Meski belum tergolong mengkhawatirkan atau darurat, penanganan sejak dini sangat perlu dilakukan. Langkah yang digulirkan pemkab dalam jangka pendek tak hanya dengan menggencarkan edukasi ke masyarakat dan masuk ke sekolah-sekolah maupun pelaksanaan aksi bersih-bersih secara rutin. Yang terbaru, juga digagas gerakan satu hari tanpa kantong plastik. “Ini sebagai bentuk implementasi Perpres 97 tahun 2017,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Agung Kirana, Rabu (4/4) kemarin. Program tersebut, kata mantan Sekwan Klungkung ini akan di-launching dalam waktu dekat. Tak dipungkiri, untuk bisa menerapkan secara maksimal tak seperti membalikkan telapak tangan. Atas hal itu, edukasi ke masyarakat akan terus digencarkan. “Edukasi sudah terus kami laksanakan dan semakin dimaksimalkan,” sebutnya. Langkah yang digulirkan tak hanya itu. Penanganan yang sifatnya jangka panjang juga akan diterapkan. Program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang bekerj sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN dipandang masih menjadi strategi. Ini telah di-launching pada akhir 2017 dan sudah ada di 12 desa. “Program ini baru mulai. Evaluasi terus dilakukan,” sebutnya. Program ini tidak hanya untuk meminimalisasi sampah, terutama plastik. Namun mampu menghasilkan pelet yang bisa dijadikan bahan bakat maupun penghasil listrik. Tentunya, jika berjalan sukses, ekonomi masyarakat juga akan terdongkrak. “Hasil TOSS segera diuji di PLTU Lombok. Yang dibutuhkan lima ton,” tandasnya. (sos)
ang pada PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Pasal 7 ayat (3). “Di sana kan ada tiga sanksi. Yaitu penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama setahun. Sesuai pertimbangan, yang bersangkutan diberikan sanksi penundaan kenaikan
gaji berkala selama satu tahun,” jelasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), kenaikan gaji berkala berlangsung dua tahun sekali. Sucitra baru mendapatkannya terhitung sejak Maret 2018, sebesar Rp 140 ribu. Sesuai regulasi, seharusnya itu kembali didapatkan pada
2020. Namun akibat diganjar sanksi, penerimaannya baru berlangsung pada 2021. Sementara itu, untuk sanksi dua ASN, yakni guru olahraga SD Batukandik, Nusa Penida, Wayan Tageg serta Kepala SDN 3 Klumpu, Nusa Penida, Wayan Sadra yang diketahui menyaksikan acara deklarasi Teman Suwirta di Lapangan Sampalan, Desa Batununggul, Nusa Penida sesuai PP 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik. “Sanksi ini akan diumumkan di apel,” tegas Sugiada. Disampaikan, hukuman disiplin akan menjadi catatan untuk pejabat karier, terlebih di
tengah aturan untuk ASN semakin ketat. “Untuk mencapai karier atau jenjang yang lebih tinggi, tidak pernah kena hukuman displin. Itu syaratnya,” imbuhnya. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra seolah tak ambil pusing dengan sanksi tersebut. “Biasa-biasa saja. Kalau memang itu sudah sistem dan mekanisme, silakan,” ucapnya. Meski demikian, dikatakan, pengalamannya ini menjadi sebuah pembelajaran, termasuk untuk ASN yang lain. “Tidak hanya untuk saya saja. Tetapi juga yang lain,” pungkasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
I Nyoman Sucitra
Cegah ”Hoax” dan Ujaran Kebencian
Bhabinkamtibmas Berikan Penyuluhan dan Edukasi
Semarapura (Bali Post) Berita hoax dan ujaran kebencian masih menjadi antensi Polres Klungkung, terlebih di tengah hajatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Sebagai upaya untuk menangkal, Bhabinkamtibmas juga diminta bergerak. Hal ini disampaikan Wakapolres Klungkung Kompol I Ketut Widiada dalam pertemuan, Rabu (4/4) kemarin. Dikatakan, Bhabinkamtibmas yang aktivitasnya melekat dengan masyarakat harus memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) akan bahaya berita hoax dan ujaran kebencian. Ini juga perlu didukung deklarasi penolakannya. “Masyarakat harus dibina. Berikan penyuluhan serta edukasi,” tegasnya. Perwira asal Buleleng ini menyatakan berita yang demikian mudah tersebar di media sosial. Bahkan beberapa ada yang menyangkutpautkan dengan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Hal ini berpotensi memicu gangguan ketertiban masyarakat. Oleh sebab itu, perlu ada edukasi secara mendasar. “Penggunaan media sosial harus
lebih bijak,” ungkapnya. Sebelumnya, Kasat Intel Polres Klungkung I Wayan Sueca mengatakan mendekati masa pilkada dugaan ujaran kebencian di media sosial (medsos) semakin marak. Sejumlah akun mengumbar komentar yang mengarah dapat merugikan salah satu pasangan calon. “Kalau diperhatikan, dugaan seperti itu semakin marak,” ungkapnya. Sesuai pengamatannya, diduga pernyataan tersebut hanya dilakukan beberapa orang. Hanya akunnya diganti-ganti. “Sepertinya itu hanya beberapa orang saja. Tetapi memiliki beberapa akun. Seperti ada dalam kelompok,” katanya. Akun yang demikian, juga ditindaklanjuti pihak kepolisian dengan take down. Pada Maret saja, sudah ada 18 akun yang menjadi sasaran. “Sudah ada belasan yang kami laporkan ke Polda. Ada yang terindikasi menyebar informasi hoax, maupun ujaran kebencian. Sudah di-take down. Dengan itu tidak akan bisa diakses,” ungkap Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan. (kmb45)
Bali Post/sos
EDIKASI - Bhabinkamtibmas Polres Klungkung, Rabu (4/4) kemarin diminta menggencarkan edukasi ke masyarakat terkait menangkal berita hoax dan ujaran kebencian.
Kamis Kliwon, 5 April 2018
EKONOMI
13
Jangka Menengah, Making Indonesia 4.0 Bidik Revitalisasi Industri
Jakarta (Bali Post) Peta jalan industri untuk mengimplementasikan revolusi industri generasi keempat atau diusung dengan nama Making Indonesia 4.0 membidik revitalisasi industri dan peningkatan daya saing untuk jangka menengah. ‘’Jangka menengah kan revitalisasi industri dan memperkuat daya saing. Ini kan kita baru mulai,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin.
Bali Post/ant
BUKU DAN PIN - Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kanan) dan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) menunjukkan buku serta pin Making Indonesia 4.0 usai pembukaan Industrial Summit 2018 di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin. Program Making Indonesia 4.0 merupakan upaya membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi Industri 4.0.
April Ini, BI Luncurkan Aturan QR Code
Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan peraturan mengenai kode respons cepat (Quick Response Code/QR Code) dalam industri sistem pembayaran pada April 2018. Ketentuan QR Code itu di antaranya akan mengatur standardisasi teknologi yang digunakan dan kemampuan interkoneksi dengan jaringan pembayaran lain. ‘’Kita, April keluarkan ketentuan best practice-nya,’’ ujar Deputi Gubernur BI Sugeng, di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin. Sugeng meminta perusahaan penyelenggara sistem pembayaran yang saat ini sudah menggunakan QR Code menyesuaikan dengan peraturan baru. Bank sentral pun sudah menyosialisasikan peraturan QR Code ini ke pelaku industri. Maraknya pindai QR Code di sistem pembayaran akan membuka interkonektivitas yang lebih luas. Dengan begitu, kata Sugeng, sistem pembayaran akan lebih efisien. ‘’Selama ini tidak terhubung satu sama lain, sehingga menimbulkan inefisiensi dan menyulitkan masyarakat,’’ ujarnya. QR Code merupakan cara pemenuhan transaksi dengan pemindaian melalui gawai
atau infrastruktur lain milik pembeli maupun penjual. Peran QR Code mirip dengan mesin perekam data elektronik (Electronic Data Capture/EDC) dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Namun, teknologi QR Code dianggap bisa mengurangi biaya investasi perusahaan sistem pembayaran, dibanding investasi dan pengeluaran untuk EDC dan ATM. Peraturan QR Code juga menjadi bagian dari Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Selanjutnya, BI akan melakukan finalisasi tahapan lain yang merupakan bagian dari GPN, yaitu kewajiban bank untuk interkoneksi ke minimal dua perusahaan pengalih sistem pembayaran. ‘’Sekarang 60 bank sudah terkoneksi dengan satu switching, yang terkoneksi dengan dua switching ada 49 bank, sisanya masih menyelesaikan,’’ ujarnya. Sejumlah perusahaan jasa sistem pembayaran sudah menerapkan QR Code. Perusahaan yang sudah mendapat izin adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Penyedia dompet elektronik Go-Pay juga sempat menerapkan QR Code beberapa bulan lalu, namun dibekukan sementara oleh BI karena belum mendapat izin. (ant)
IHSG Menguat 11,80 Poin Jakarta (Bali Post) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/4) kemarin, dibuka menguat 11,80 poin seiring sebagian investor yang kembali melakukan aksi beli saham. IHSG BEI dibuka menguat 11,80 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.240,82. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,65 poin (0,26 persen) menjadi 1.020,00. Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, kemarin, mengatakan bahwa sebagian investor yang memanfaatkan pelemahan saham pada hari sebelumnya (Selasa, 3 April 2018) untuk diakumulasi menjadi salah satu faktor yang mendorong IHSG kembali ke area positif. ‘’Dalam jangka panjang, IHSG masih berada dalam tren penguatan. Kondisi itu membuat investor kembali melakukan akumulasi terhadap
saham-saham yang harganya terbilang rendah,’’ kata William Surya Wijaya. Ia menambahkan, kondisi fundamental perekonomian nasional yang masih cukup kuat turut menjadi faktor pendorong bagi investor untuk melakukan akumulasi saham. Sementara itu, Manajer Riset Shinhan Sekuritas Indonesia Teuku Hendry Andrean mengatakan, pergerakan IHSG relatif masih terbatas di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang cenderung masih melemah. ‘’Nilai tukar rupiah yang melemah turut memengaruhi investor sehingga pergerakan IHSG dapat terbatas,’’ kata Teuku Hendry Andrean. Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 21,12 poin (0,10 persen) ke 21.271,16, indeks Hang Seng menguat 59,63 poin (0,20 persen) ke 30.239,73 dan Straits Times melemah 6,61 poin (0,19 persen) ke posisi 3.405,54. (ant)
Jakarta (Bali Post) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada bulan Maret 2018 naik tipis sebesar 0,26 dolar AS per barel menjadi 61,87 dolar AS per barel dari bulan Februari 61,61 dolar AS per barel. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin, salah satu faktor yang mendorong kenaikan ICP adalah meningkatnya permintaan minyak mentah di pasar internasional. Tim harga minyak Indonesia mencatat, berdasarkan data International Energy Agency (IEA), permintaan minyak global diperkirakan meningkat sebesar 1,5 juta barel per hari menjadi 99,3 juta barel per hari pada 2018, atau meningkat 90 ribu barel per hari dibandingkan dengan laporan bulan sebelumnya. Pendapat serupa juga disampaikan oleh The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang menyebutkan bahwa adanya tambahan permintaan minyak dunia sebesar 1,6 juta barel per hari pada 2018. Sehingga diprediksikan permintaan minyak mentah rata-rata 98,63 juta barel per hari, sedikit lebih tinggi dari perkiraan bulan sebelumnya. Di samping itu, program pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang terjadi di Korea Selatan dan India membuat permintaan minyak mentah di wilayah tersebut ikut melonjak. Hal ini juga diketahui berimbas pada naiknya harga minyak global khususnya kawasan Asia Pasifik.
Faktor lain yang turut mendongkrak lonjakan ICP adalah meningkatnya harga minyak mentah utama di pasar internasional. Selain merupakan imbas dari meningkatnya permintaan, stok distillate fuel oil Amerika Serikat bulan Maret 2018 juga mengalami penurunan sebesar 9 juta barel, sedangkan stok gasoline turun sebesar 12,2 juta barel dibanding bulan Februari. Selain itu, berdasarkan informasi RIM Intelligence (19/3), apabila harga minyak global lebih dari 66 dolar As per barel maka penjualan akan tertekan oleh kekhawatiran peningkatan produksi minyak mentah Amerika Serikat. Namun apabila harga di bawah 63 dolar per barel maka pembelian minyak akan cenderung meningkat. Dengan demikian pasar akan memiliki gerak naik atau turun yang terbatas. Meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah juga berdampak pada meningkatnya harga minyak mentah global. Sebagai informasi, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Maret 2018 dibandingkan bulan Februari 2018 juga mengalami kenaikan: - Dated Brent naik sebesar 0,71 dolar per barel dari 65,19 dolar per barel menjadi 65,90 dolar per barel. Brent (ICE) naik sebesar 0,99 dolar per barel dari 65,73 dolar per barel menjadi 66,72 dolar per barel. WTI (Nymex) naik sebesar 0,59 dolar per barel dari 62,18 dolar per barel menjadi 62,77 dolar per barel. Basket OPEC (sampai dengan tanggal 28 Maret 2018) naik sebesar 0,17 dolar per barel dari 63,48 dolar per barel menjadi 63,65 dolar per barel. (ant)
Untuk penerapan awal Industri 4.0 Indonesia akan berfokus pada lima sektor manufaktur. Yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektronik. ‘’Sektor ini dipilih setelah melalui evaluasi dampak ekonomi dan kriteria kelayakan implementasi yang mencakup ukuran PDB, perdagangan, potensi dampak terhadap industri lain, besaran investasi, dan kecepatan penetrasi pasar,’’ ujar Menperin. Di samping itu, Making Indonesia 4.0 memuat 10 inisiatif nasional yang bersifat lintas sektoral untuk mempercepat perkembangan industri manufaktur di Indonesia. Kesepuluh inisiatif tersebut, mencakup perbaikan alur aliran barang dan material, membangun satu peta jalan zona industri yang komprehensif dan lintas industri, mengakomodasi standar-standar keberlanjutan, memberdayakan industri kecil dan menengah, serta membangun infrastruktur digital nasional. Kemudian, menarik minat investasi asing, peningkatan kualitas sum-
ber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi, insentif untuk investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara menyampaikan, kinerja sektor perindustrian terus menunjukkan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan ekonomi nasional. Berdasarkan nilai tambah manufaktur (manufacturing value added), posisi Indonesia di dunia melesat dari peringkat ke-11 pada tahun 2015 menjadi peringkat ke-9 tahun 2016 yang melampaui Inggris dan Kanada. Sedangkan dari sisi kontribusinya terhadap PDB, sektor manufaktur telah memberikan kontribusi sebesar 17,88 persen terhadap PDB Indonesia. Dengan nilai tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia dari 15 negara yang kontribusi industri manufaktur terhadap PDB-nya di atas 10 persen, bahkan kontribusi manufaktur Indonesia ini tertinggi di ASEAN. ‘’Kontribusi ini menunjukkan sektor industri terus mengalami pertumbuhan yang positif,’’ ungkap Ngakan Timur. (ant)
Pelemahan Daya Beli Teridentifikasi di Awal Tahun
Jakarta (Bali Post) – Gabungan Pengusaha Industri Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) mengidentifikasi adanya pelemahan daya beli pada Januari hingga Februari 2018 yang membuat pasar agak menurun. ‘’Dua hari lalu kita diskusi dengan para pelaku. Baik pelaku ritel, industri serta lembaga survei. Kita lihat bahwa ada pelemahan daya beli. Meskipun terus terang kita belum bisa menjawab kenapa,’’ kata Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin. Untuk itu, Gapmmi berkesimpulan bahwa pemerintah perlu ikut mendorong peningkatan konsumsi masyarakat
dengan beberapa upaya. Di antaranya pencairan gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan insentif konsumsi lainnya, untuk mendorong daya beli. ‘’Nah, kalau pemerintah bisa mendorong lagi misalnya dengan mengeluarkan gaji ke-13, April dikeluarkan, kemudian ada insentif konsumsi dalam negeri juga bisa didorong segera, itu akan baik,’’ ujar Adhi. Menurut Adhi, industri makanan dan minuman (mamin) tidak ingin kehilangan momen saat Ramadan dan Lebaran yang jatuh pada April hingga Mei tahun ini, di mana konsumsi diprediksi akan melonjak. Terkait tren belanja online yang
saat ini marak dilakukan masyarakat Indonesia, Adhi menyampaikan hal ini belum berpengaruh besar terhadap menurunnya daya beli industri makanan dan minuman, yang notabene memiliki toko dalam bentuk fisik. ‘’Saya tidak yakin itu. Kalau ada pengaruh iya, tapi tidak masif. Apalagi di sektor makanan dan minuman, belanja online itu masih sangat kecil sekali,’’ tukas Adhi. Kendati demikian, Adhi optimistis industri andalan ini mampu tumbuh hingga 9 persen hingga akhir 2018 dengan berbagai upaya yang dilakukan. ‘’Saya yakin masih di 9 persen,’’ pungkasnya. (ant)
Terbatas, Akses Modal Bisnis Berbasis Kreativitas
Palembang (Bali Post) Akses modal bagi pelaku bisnis berbasis kreativitas masih terbatas. Pasalnya, peluang untuk mendapatkan suntikan dana sejauh ini hanya dari dua lembaga formal yakni perbankan dan modal ventura. Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif Fadjar Hutomo di Palembang, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan kondisi saat ini sungguh tidak ideal bagi pengembangan industri kreatif karena modal di dalam negeri diketahui hanya terkonsentrasi di perbankan sebesar Rp 5.000 triliun dan modal ventura Rp 10 triliun. ‘’Sementara dua lembaga keuan-
gan ini cukup ketat aturannya dalam menyalurkan kredit. Tahu sendiri bahwa bisnis kreatif ini umumnya dilakukan anak muda yang masih minim pengalaman, tidak ada agunan, dan belum ada rekam jejak,’’ katanya. Menurutnya, persoalan ini harus dicarikan solusinya agar ekosistem industri kreatif benar-benar terbangun di masyarakat. Berbagai alternatif sudah dibicarakan dengan Otoritas Jasa Keuangan, di antaranya mengumpulkan dana masyarakat dalam lembaga investasi yang khusus mendanai bisnis anak muda ini. ‘’OJK sedang mengkajinya,’’ katanya. Sementara untuk jangka pendek,
pemerintah sudah mengalokasikan dana Rp 10 miliar untuk bisnis rintisan yakni kepada mereka yang telah memenangkan kompetisi. ‘’Ini sifatnya hibah, karena negara tidak boleh menjadi penanam modal. Karena hibah, jadi aturan harus jelas, dan salah satunya harus menang kompetisi kreatif di dalam dan di luar negeri,’’ jelasnya. Indonesia dalam tahun-tahun ke depan akan mengembangkan sektor industri kreatif ini yang baru 1,7 persen sumbangsihnya pada PDB. Sektor ini diperkirakan akan terus bertumbuh seiring dengan kebutuhan dunia akan inovasi dalam konteks pemenuhan kebutuhan konsumen. (ant)
Harga Minyak Mentah Indonesia Naik 0,26 Dolar
Bali Post/ant
TOLAK HOAX - Sejumlah perwakilan perbankan membacakan deklarasi tolak hoax di Bale Pasundan Museum Bank Indonesia Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/4) kemarin. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Barat bersama Perbankan dan Kepolisian Jawa Barat melakukan deklarasi tolak hoax agar mampu menyaring informasi yang tidak benar/hoax terhadap kegiatan perbankan dan perekonomian, sehingga tetap menjaga stabilitas ekonomi di Jawa Barat.
BULELENG
14
Siswa SMPN 3 Singaraja Ikuti Simulasi Gempa Singraja (Bali Post) – Ratusan siswa SMPN 3 Singaraja antusias mengikuti simulai penanganan bencana gempa, Rabu (4/4) kemarin. Simulasi ini untuk mengedukasi seluruh warga sekolah mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gempa berpotensi tsunami. Apalagi, posisi sekolah yang berdekatan dengan pantai. Jika terjadi gempa, berpotensi mengalami tsunami. Simulasi ini juga mendukung program pemerintah pusat yang mencanangkan kesiapsiagaan bencana pada 26 April 2018 mendatang. Sekitar 500 orang siswa, para guru, dan pegawai mengikuti simulasi ini. Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR Pos Singaraja, dan personel Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng dikerahkan dalam simulasi ini. Saat simulasi, warga sekolah diajarkan melakukan penyelamatan diri dan berusaha menolong korban yang terjebak dalam ruang kelas. Skenarionya dibuat bahwa di tengah aktivitas siswa, tiba-tiba terjadi gempa dahsyat. Situasi itu memicu kepanikan, hingga siswa, guru, dan pegawai berusaha berlindung di bawah meja. Situasi bertambah panik, ketika gempa terus mengguncang. Siswa kemudian diarahkan berkumpul di lapangan sekolah. Sementara, sejumlah siswa mengalami luka parah hingga harus dievakuasi personel SAR bers-
ama BPBD dan PMI. Bahkan, dua siswa yang terluka parah harus dievakuasi dari ruang kelas di lantai dua. Setelah evakuasi korban, situasi bertambah panik karena gempa tersebut berpotensi tsunami. Siswa, guru, dan pegawai pun dievakuasi untuk mencari tempat yang lebih aman. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ketut Susila mengatakan, simulasi melibatkan siswa SMP 3 Singaraja karena posisi sekolah yang berada di pinggir pantai. Posisi sekolah ini berada pada koordinat lempeng gempa dari Tejakula, Buleleng, dan Seririt, sehingga kalau terjadi gempa dahsyat, daerah pesisir ini rawan terkena gelombang tsunami. Pertimbangan lain adalah ruang kelas di sekolah ini umumnya sudah berusia tua dan hanya memiliki satu pintu keluar sebagai jalur evakuasi. Ini dikhawatirkan jika terjadi gempa, menimbulkan korban. Simulasi ini diakui penting guna memberikan pemahaman dan edukasi kepada warga sekolah sehingga waspasda dan mengerti tentang teknik menyelamatkan diri dan melakukan pertolongan jika terjadi gempa. Kepala SMPN 3 Singaraja Gede Sumerta Jaya mengatakan, setelah simulasi pertama ini pihaknya akan berusaha melatih semua warga sekolahnya, sehingga memiliki sikap waspada dan menguasai teknik pertolongan korban jika terjadi gempa. (kmb38)
Bali Post/kmb38
SIMULASI – Siswa, guru, dan pegawai di SMPN 3 Singaraja antusias mengikuti simulasi penanggulangan gempa, Rabu (4/4) kemarin.
L.0001252-BLS-1
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Picu Banjir, Got di Jalan Ahmad Yani Dibongkar Singaraja (Bali Post) –
Pascabanjir di kota Singaraja, Maret 2018 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng melakukan normalisasi got di pinggir Jalan Ahmad Yani, Singaraja, Rabu (4/4) kemarin. Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD membongkar got yang ditutup pada saat membangun rumah toko (ruko) di ruas jalan tersebut. Sekitar 12 meter permukaan got di jalan ini ditutup sehingga ketika hujan, volume air besar terhalang, yang menimbulkan banjir dan menggenangi rumah warga di pinggir jalan protokol tersebut. Belasan personel TRC BPBD membongkar beton penutup trotoar tepat di depan ruko yang dikontrak untuk diler sepeda motor itu. Pembongkaran ini diawasi oleh sejumlah personel Satpol PP Buleleng. Karena peralatan yang tidak memadai, pembongkaran tidak bisa diselesaikan satu hari. TRC BPBD kembali melanjutkan pembongkaran Kamis (5/4) ini. Untuk mempercepat pembongkara, aparat Kelurahan Kaliuntu berkoordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR). Upaya ini untuk meminjam alat berat, sehingga pekerjaan lebih cepat dibandingkan dengan cara manual. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Buleleng Ketut Sensus mengatakan, keputusan untuk membongkar penutup trotoar itu setelah melakukan
assessment ditemukan permukaan got dengan penjang sekitar 12 meter menyempit. Permukaan got menyempit karena diduga sengaja dibeton saat pembangunan ruko di pinggir jalan tersebut. Karena permukaan sempit, saat hujan deras beberapa waktu lalu, air tidak bisa mengalir deras ke arah barat atau timur. Justru, air meluap hingga merendam rumah penduduk di pinggir jalan tersebut. Birokrat asal Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu ini menambahkan, setelah pembongkaran ini, pihaknya akan memperbaiki kembali permukaan got kembali seperti aslinya. Trotoar yang semulaa ditutup, nantinya dilengkapi dengan lubang yang sewaktuwaktu dapat dibuka untuk melakukan pembersihan saluran kalau tersumbat.(kmb38)
Bali Post/kmb38
DIBONGKAR – Belasan personel TRC BPBD Buleleng membongkar penutup trotoar Jalan Ahmad Yani, Singaraja, Rabu (4/4) kemarin.
Kendalikan Alih Fungsi Tanaman di Hulu Danau Buyan
Distan Siapkan Ribuan Bibit Kopi Arabika
Singaraja (Bali Post) – Alih fungsi tanaman di hulu Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada mulai ditanggulangi Dinas Pertanian (Distan) Buleleng. Upaya ini ditempuh dengan mengedukasi petani untuk kembali menanam kopi atau tanaman keras lainnya. Tahun 2017 lalu, Distan membantu 6.000 pohon bibit kopi Arabika untuk petani di desa tersebut. Sedangkan pada tahun ini, bantuan yang sama disiapkan 10.000 bibit. Kadistan Nyoman Swatantra, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan luas lahan pertanian di hulu Danau Buyan meliputi di Dusun Dasong dan Dusun
Buyan diperkirakan sekitar 60 hektar. Dari lahan seluas itu, sekitar 40 hektar lebih sekarang ditanami jeruk, bunga pecah seribu, bunga krisan, sayur, dan stroberi. Selain alih komoditas tanaman, lahan di dua dusun itu diduga beralih fungsi menjadi bangunan akomodasi pariwisata seperti vila, restoran dan lain-lain. Sisanya masih tetap ditanami kopi Arabika yang menjadi tanaman asli sebagai penyangga daerah resapan air di hulu Danau Buyan. Lahan yang masih bertahan ditanami kopi ini hanya di Dusun Dasong. Di Dusun Buyan sama sekali tidak ada budi daya kopi dan diganti dengan sayur
dan stroberi. Alih tanaman di dua dusun ini diperkirakan terjadi mulai sekitar tahun 1983. Dulu, petani sebagian besar menanam kopi Arabika, namun belakangan menggantinya dengan buah di dataran tinggi dan sayur di dataran tinggi. Alih komoditas tanaman itu karena hasil budi daya kopi kurang memberi keuntungan. Petani beralih membudidayakan sayur, wortel, paprika, bunga pecah seribu, bunga krisan, stroberi, dan jeruk. Komoditas ini dianggap lebih menguntungkan karena umur panen lebih pendek, dibandingkan kopi yang menghasilkan setelah
tiga hingga lima tahun sejak ditanam. Alih komoditas tanaman itu diikuti dengan perubahan kultur tanah. Tadinya lahan dengan kultur terasering (bertingkat) dan dilengkapi tanaman perindang seperti jenis dapdap dan tanaman keras lain. Tanaman yang tidak memerlukan perindang, sehingga kultur tanah dari semula terasering terpaksa ikut dirombak. Walaupun sekarang masih ada terasering, namun tidak ditanami pohon perindang yang sesuai, sehingga tanah tergerus ketika hujan terjadi. Menurut Swatantra, pengendalian alih komoditas tana-
man di hulu Danau Buyan itu tidak bisa dilakukan sekaligus. Pemerintah tidak bisa memaksa petani membudidayakan tanaman tertentu di lahan milik warga. Meski demikian, pelan-pelan Distan menyadarkan petani untuk lebih peduli terhadap dampak kerusakan lingkungan terutama Danau Buyan akibat alih fungsi lahan di daerah hulu. Untuk itu, mulai 2017 lalu, pihaknya sudah membantu sekitar 6.000 pohon bibit kopi Arabika kepada petani di Dusun Dasong. Tahun ini, Distan kembali mengalokasikan pengadaan bibit kopi yang sama sebanyak 10.000 pohon. (kmb38)
15
Kamis Kliwon, 5 April 2018 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Europa -------------------------------------------Jumat (6/4) dini hari Arsenal Atletico Madrid Lazio RB Leipzig
vs vs vs vs
CSKA Moskow Sporting Lisbon FC Red Bull Salzburg Marseille
Hasil --------------- Liga Champions --------------------------------Juventus Sevilla
vs Real Madrid vs Bayern Munich
0-3 1-2
--------------- Liga Italia ------------------------------------------Atalanta Genoa Udinese
vs Sampdoria vs Cagliari vs Fiorentina
1-2 2-1 0-2
The Gunners Perlu Kemenangan Kandang
London Arsenal akan menjamu CSKA Moskow pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Europa, Jumat (6/4) dini hari nanti di Stadion Emirates. Kemenangan kandang menjadi target utama the Gunners. Manajer Arsenal Arsene Wenger berharap kesuksesan di turnamen ini sebagai batu loncatan menuju Liga Champions musim depan. Namun, Arsenal harus terlebih dahulu menyingkirkan wakil Rusia ini Bali Post/rtr di babak delapan besar ini. Gelandang Arsenal Tim tamu memiliki repuMesut Ozil. tasi mengalahkan pasukan Wenger pada babak penyisihan Grup Liga Champions 2006/07. Kala itu tembakan bebas Daniel Carvalho mengantarkan CSKA menang tipis 1-0. Sementara pada lawatannya ke London, CSKA mampu menahan Arsenal imbang tanpa gol. Menghadapi klub-klub Rusia, Arsenal memiliki reputasi buruk. Dalam delapan pertandingan pasukan Wenger hanya menang dua kali, seri dua kali dan empat laga sisanya berakhir dengan kekalahan. Namun, Arsenal mencapai babak delapan besar dengan penampilan terbaiknya yakni menyingkirkan klub tangguh Italia AC Milan. Usai menyingkirkan Ostersund di babak 32 besar, Arsenal meraih kemenangan mengejutkan 2-0 di San Siro. Tren tersebut dipertahankan saat menjamu Milan di laga kedua dengan kemenangan 3-1. Sementara Moskow juga mencatat kemenangan impresif di babak 16 besar. Tim asuhan Viktor Goncharenko menyingkirkan Olympique Lyon dengan skor kseluruhan 3-2. Arsenal yang pernah dipermalukan Spartak Moskva 2-5 pada Piala UEFA 1982/1983, selanjutnya tak terkalahkan di kandang sendiri menghadapi lawan dari Rusia. Usai menahan imbang CSKA 0-0, wakil Inggris ini menang 2-0 atas Lokomotiv Moskva dan 1-0 Spartak. Wenger memerlukan kemenangan kandang karena dalam setiap lawatan ke Rusia timnya tak pernah menang dalam empat pertandingan. (kmb39/net)
Persija Waspadai Kebangkitan PSMS Jakarta (Bali Post) Tim Persija Jakarta meski mempunyai motivasi tinggi saat tandang ke markas PSMS Medan, namun tim besutan Stefano Cugurra ini juga mewaspadai kebangkitan tuan rumah mengingat di dua pertandingan sebelumnya mengalami kekalahan. Pelatih Persija Stefano Cugurra di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin, mengatakan demi hasil maksimal di Medan, pihaknya telah menyiapkan tim dengan baik. Bahkan, Rezaldi Hehanusa dan kawan-kawan mendapatkan tambahan latihan baik teknik dan taktik. ‘’Setelah lawan Arema, mereka saya genjot latihan teknik dan taktik. Selain itu, kita hari ini juga latihan eksekusi bola mati,’’ katanya. Sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1, pertandingan antara PSMS Medan melawan Persija Jakarta berlangsung di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara, Jumat (6/4). Bagi PSMS, pertandingan ini merupakan yang kedua di kandang. Pria yang akrab dipanggil Teco ini mengaku telah menentukan siapa pemain yang dibawa ke Medan. Ada 18 pemain terbaik yang disiapkan dan sesuai dengan rencana tim yang berjuluk Macan Kemayoran ini bertolak menuju Medan pada Rabu sore melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Terkait kekuatan calon lawan, pelatih asal Brazil ini menilai PSMS memiliki beberapa pemain yang pergerakannya harus diwaspadai oleh anak asuhnya. Meski demikian, pihaknya mengaku sudah menyiapkan strategi tersendiri untuk menghadapi tim yang mempunyai sejarah panjang di kancah sepak bola nasional itu. ‘’Kita sudah dua kali melawan PSMS di Piala Presiden. Memang ada beberapa pemain yang bagus di sana. Tapi persiapan kami untuk menghadapi pertandingan ini cukup bagus. Saya pikir tim kita sudah siap,’’ kata Teco menambahkan. Persija Jakarta hingga pekan kedua Liga 1 telah mengantongi empat poin setelah bermain 0-0 dengan juara bertahan Bhayangkara FC dan menang atas Arema FC dengan skor 3-1. Hasil ini bisa dikatakan start yang bagus untuk tim asal ibu kota ini. Kondisi berbeda dialami oleh tuan rumah PSMS Medan. Tim asuhan Djadjang Nurdjaman ini masih haus dengan kemenangan setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun yaitu dari tuan rumah Bali United dengan skor 0-1 dan kalah dari Bhayangkara FC dengan skor 1-2. (ant)
SALTO - Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo (tengah) melepaskan tembakan salto ke gawang Juventus pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions, Rabu (4/4) kemarin. Real menundukkan Juve 3-0.
Bali Post/net
Publik Turin pun Mengakui Kehebatan Ronaldo Turin -
Setelah Cristiano Ronaldo melepaskan tembakan salto dan bola meluncur deras ke sisi kiri gawang Juventus yang dikawal Gianluigi Buffon, penyerang Real Madrid itu menuju pojok lapangan dan melakukan selebrasi sederhana. Penonton tuan rumah dengan spontan memberi tepuk tangan meriah memuji kehebatan pemain dengan kode CR7. ‘’Bagi saya, itu merupakan peristiwa yang luar biasa,’’ jelas Ronaldo kepada website UEFA, Rabu (4/4) kemarin. ‘’Saya harus bilang terima kasih banyak, grazie kepada seluruh pendukung Juventus. Apa yang mereka lakukan kepada saya mengagumkan. Saya begitu gembira - terima kasih. Hal seperti ini tidak pernah terjadi sepanjang perjalanan karier saya sebelumnya.’’ Ronaldo yang menyumbang dua gol, membawa Real menang 3-0 atas tuan rumah Juventus pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions. Marcelo menyumbang satu gol yang melengkapi kemenangan indah di Turin bagi klub raksasa Spanyol itu. ‘’Ketika Anda bermain melawan tim-tim seperti ini, Anda perlu sedikit keberuntungan,’’
kata pelatih Juventus Massimiliano Allegri. ‘’Saya kecewa dengan gol ketiga karena kami semestinya berusaha mengejar saat skor masih 0-2 dan kemudian berusaha untuk mencapai sesuatu yang layak dikenang di Madrid.’’ Juventus tidak pernah kalah di kandang sendiri di kancah Eropa sejak Bayern Munich menang 2-0 pada April 2013 di Turin. Laju 27 pertandingan itu kemudian dengan cepat berada di bawah ancaman ketika pertahanan mereka yang biasanya tangguh dapat dibongkar dengan mudah pada menit ketiga. Marcelo mengirim bola di antara dua pemain bertahan untuk diterima Isco yang berdiri bebas di sisi kiri, dan umpan silang mendatarnya dimasukkan ke gawang oleh
Ronaldo untuk menjadi gol kedelapannya dari delapan pertemuan melawan Juventus. Juventus merespons situasi itu dengan baik, melancarkan serangkaian serangan berbahaya, dan kiper Real Keylor Navas mampu melakukan penyelamatan gemilang terhadap sepakan voli Gonzalo Higuain. Bek Giorgio Chiellini juga membuang peluang bagus ketika ia keliru menyundul bola dari tendangan sudut, namun Real mampu menguasai bola dan Toni Kroos melepaskan tembakan jarak jauh yang membentur mistar gawang. Juve memulai babak kedua dengan ofensif, namun penampilannya merosot dalam delapan menit yang dramatis. Kekacauan yang dilakukan Buffon dan Chiellini mengawali serangan Real yang
Bali Post/net
Ronaldo membalas pujian pendukung Juventus. berakhir dengan gol indah Ronaldo pada menit ke-64. Ini menjadi gol ke-14-nya di Liga Champions musim ini. Dua menit kemudian, Dybala yang mendapatkan kartu karena melakukan diving di kotak penalti pada babak pertama, mendapatkan kartu kuning kedua karena pelanggarannya terhadap Carvajal. Dengan 10 pemain Juve kewalahan menghadapi gempuran lawan yang mengalahkan mereka di final musim lalu.
Marcelo melengkapi kemenangan Real pada menit ke-72 ketika ia bertukar operan dengan Isco dan kemudian Ronaldo, sebelum mengecoh Buffon dan memasukkan bola ke gawang yang kosong. Ronaldo nyaris mengukir gol ketiga dan meski Juve mampu lolos dari kekalahan yang lebih mengerikan, mereka menghadapi misi nyaris mustahil pada laga pekan depan di Santiago Bernabeu. (rtr/ant)
kan Jerome Boateng. Namun justru pemain bersangkutan mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving. Sarabia kemudian semestinya membawa tuan rumah unggul namun tembakannya melebar. Gelandang serang asal Spanyol itu menebusnya dengan mengukir gol pembukaan sebelum gol bunuh diri Navasa menyamakan kedudukan. Sevilla nyaris mencetak gol setelah turun minum namun Javi Martinez melakukan tekel tepat waktu terhadap Franco Vazquez di area penalti untuk menggagalkan peluang. Setelah itu tuan rumah kehabisan energi dan So-
ria harus melakukan penyelamatan bagus untuk menggagalkan upaya Martinez, Thiago mengemas gol penentu kemenangan dengan sundulan yang terdefleksi dari umpan silang lain kiriman Ribery. Sevilla kini memerlukan kemenangan di markas tim Jerman itu di Allianz Arena, Munich pada laga kedua pekan depan untuk mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya. ‘’Kami kalah 1-2 dan apapun dapat terjadi pada laga kedua,’’ jelas Steven N’Zonzi. ‘’Itu adalah 90 menit, 11 melawan 11, kami memiliki tim yang bagus dan kami tahu itu akan sangat berat, namun apapun dapat terjadi.’’ (rtr/ant)
Menang Berkat Dua Gol Defleksi
Sevilla Bayern Munich bangkit dari ketinggalan dengan bantuan dua defleksi, termasuk gol bunuh diri, untuk menang 2-1 di markas Sevilla pada pertandingan pertama babak perempatfinal Liga Champions, Rabu (4/4) kemarin. Pablo Sarabia membawa Sevilla memimpin. Ia mengungguli Juan Bernat dalam perebutan bola umpan silang Sergio Escudero dan melepaskan sepakan yang masuk ke gawang Bayern pada menit ke-32. Lima menit kemudian, Bayern menyamakan kedudukan ketika pemain Sevilla Jesus Navas mendefleksikan bola umpan silang Franck Ribery melewati kiper David Soria di tiang dekat. Dengan Sevilla yang kelelahan, juara Eropa lima kali Bayern mengambil keuntungan. Thiago menanduk bola yang membentur Sergio Escudero sebelum menembus gawangn Soria pada menit ke-68. ‘’Sevilla merupakan tim yang bagus dan tidak mudah (untuk menang) di sini,’’ kata Ribery. ‘’Kami bereaksi dengan baik saat tertinggal.
Bali Post/net
SELEBRASI - Pemain Bayern Munich Thiago melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya pada pertandingan melawan Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (4/4) kemarin. Anda tidak boleh melakukan kesalahan, Anda harus selalu waspada.’’ Pelatih Bayern yang sarat pengalaman Jupp Heynckes mengatakan timnya memerlukan sedikit keberuntungan untuk membalikkan situasi. ‘’Secara psikologis sangat penting untuk menyamakan kedudukan dengan cepat, bahkan jika itu memerlukan sedikit keberuntungan,’’ ucapnya. ‘’Namun jika kami ingin menjuarai Liga Champions, kami perlu berkembang.’’
Sevilla asuhan Vincenzo Montella tidak beruntung setelah turun minum. Tim tuan rumah tampil lebih baik dibandingkan pada babak pertama dan mendemonstrasikan semangat yang membawa mereka menyingkirkan Manchester United dari 16 besar. Meski tidak diperkuat pengatur permainan yang terkena skors Ever Banega, tim Andalusia itu mengabaikan status underdog mereka dan mungkin mendapat penalti ketika Joaquin Correa dijatuh-
olah raga
16
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Protes Paling Lambat Dua Jam Pascapertandingan Denpasar (Bali Post) Segala bentuk protes yang dilakukan tim kontestan kompetisi sepak bola yang dihelat Asprov PSSI Bali, paling lambat dua jam pascapertandingan. Jika melebihi waktu dua jam, otomatis protes tak ditanggapi. Hal itu dilontarkan Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha, di Denpasar, Rabu (4/4) kemarin, seraya berharap kasus pendaftaran pemain ilegal seperti kompetisi tahun lalu tidak terjadi lagi pada musim kompetisi ini. ‘’Selain protes paling lambat dua jam, setelah pertandingan usai, data dan bukti yang disertakan paling lambat 12 jam,’’ kata Gede Made Anom. Dikemukakan, persyaratan bagi tim yang melancarkan protes harus membayar biaya administrasi Rp 1 juta. Sementara segala keputusan wasit di lapangan hijau tidak bisa diganggu gugat. ‘’Jadi, protes dilakukan hanya ditujukan kepada pemain yang dicurigai tidak resmi,’’ ucapnya. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan pemain (screening) mulai 7-11 April, kemudian hasil keputusan pemain bersangkutan sah atau tidak, akan diumumkan pada pertemuan teknik, persisnya pada 12 April. Menurutnya, bagi pemain yang membela klub baru, harus disertai surat keterangan keluar dari klub asal. ‘’Kami harap jangan sampai terjadi seorang pemain didaftarkan dua tim kontestan,’’ jelasnya. Kompetisi Piala Soeratin Rayon Bali diawali U-15 dan turnamen sepak bola putri Piala Kartini pada Sabtu (14/4) mendatang. Piala Soeratin U-15 diikuti 16 tim, sedangkan U-17 melibatkan 11 tim. Sedangkan untuk Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, digulirkan sekitar Juni atau Juli nanti. Di sisi lain, Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana menambahkan, hajatan Asprov PSSI Bali mulai U-13, U-15, U-17, Liga 3 sampai sepak bola putri, supaya dikenal masyarakat. ‘’Kami berharap, bagi tim juara Rayon Bali mampu berkiprah di level nasional,’’ pesannya. (022)
LATIHAN - Atlet menembak National Paralympic Commitee (NPC) menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 11 atlet mengikuti pemusatan latihan tersebut untuk persiapan Asian Para Games 2018 di Jakarta Oktober mendatang. Bali Post/ant
Bali Post/wan
SOERATIN - Laga Kompetisi Piala Soeratin Rayon Bali antara Perst Tabana melawan PS Badung.
Arena Cabor Layar Selesai Dibangun Mei Jakarta (Bali Post) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) mengharapkan arena cabang olahraga layar Asian Games 2018 selesai pada Mei menyusul agenda Kejuaraan Layar Asia pada 18-25 Juni. ‘’Pembangunan arena layar tinggal 20 persen dan kami menerima rencana target penyelesaian proyek pada Mei. Kami optimistis akhir Mei dapat digunakan karena bangunan utama sudah selesai,’’ kata Wakil Ketua I PB Porlasi Iwan T Ngantung di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin. Iwan mengatakan bangunan-bangunan utama arena cabang layar Asian Games yang akan selesai pada akhir Mei antara lain tempat perahu, tempat penempatan kontainer, tempat peluncuran perahu, penahan gelombang. Proyek pembangunan arena cabang layar Asian Games ke-18, menurut Iwan, selalu mendapatkan pengawalan dari delegasi teknis Asian Games untuk cabang layar. ‘’Ada beberapa bangunan yang harus mendapatkan persetujuan dari delegasi teknis seperti kemiringan peluncuran perahu dan penempatan perahu,’’ katanya. Iwan mengatakan pembangunan arena cabang layar yang belum selesai pada Mei antara lain tribun penonton. ‘’Kami tidak menggunakan gedung itu dalam kejuaraan Asia,’’ katanya. Kejuaraan Layar Asia akan diikuti sembilan negara yaitu Bahrain, Brunei Darussalam, Hongkong, Jepang, Korea Selatan, Oman, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) optimistis pembangunan arena perlombaan cabang layar dan jetski di kawasan Ancol, Jakarta Utara, selesai pada akhir Juni meskipun proyek itu dimulai pada Januari 2018. ‘’Kekhawatiran pembangunan arena jetski dan layar itu muncul karena pembangunan pondasi pancang itu di laut dengan kondisi yang berbeda dengan proyek di darat,’’ kata Wakil Direktur Arena dan Kawasan Pertandingan INASGOC Natsir Gunansyah. Natsir mengatakan progres proyek arena jetski dan layar mencapai sekitar 20 persen per Maret. Sedangkan akumulasi progres arena pertandingan Asian Games secara keseluruhan mencapai 70 persen. (ant)
GOR Bulungan Dapat Digunakan untuk Persiapan Asian Games
Jakarta (Bali Post) Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan sudah dapat digunakan untuk persiapan Asian Games 2018. GOR Bulungan adalah satu dari 10 GOR yang direnovasi menuju Asian Games. Sandiaga meninjau untuk memastikan bahwa kondisinya siap dipakai sebelum Asian Games untuk latihan dan saat Asian Games. ‘’Nanti dipakai untuk tempat latihan, practice area dari tim-tim yang akan berlaga di cabang olahraga bola voli. Kalau lihat fisiknya tinggal perapian saja, dari segi persentase saya lihat angkanya perkiraan di atas 80 persen,’’ kata Sandiaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (4/4) kemarin. Pemprov DKI Jakarta telah melakukan sejumlah persiapan, seperti pekerjaan renovasi 10 GOR di Jakarta sejak November 2017 lalu. Untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan dan persiapan venue tersebut, Sandiaga bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Ratiyono dan jajaran Pemkot Jakarta Selatan meninjau GOR Bulungan. ‘’Dalam perencanaan pekerjaan renovasi GOR Bulungan ini ditargetkan selesai pada 31 Maret 2018 lalu, namun dalam realisasinya diperkirakan akan selesai pada akhir April 2018,’’ kata Sandiaga. Dia mengimbau agar semua GOR yang direnovasi memastikan ketersediaan akses dan fasilitas yang mendukung bagi penyandang disabilitas, seperti toilet. ‘’Ini kelihatannya kalau pekerjaan utamanya sudah selesai, tinggal perapihan. Tinggal lampu dan merapikan juga akses, dan tadi salah satu yang kita konsen adalah tempat ganti dan toilet serta akses masuk ke sini,’’ kata Wagub. Semua GOR diberikan akses untuk penyandang disabilitas, apalagi sekarang sedang dibangun. Jadi pengerjaannya jangan samapi dua kali. ‘’Mengenai penataan kantin dan fasilitas lain GOR Bulungan yang kerapkali dijadikan tempat kegiatan seni dan budaya juga kegiatan ekonomi warga, supaya tetap dijalankan dengan baik karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi juga mengembangkan berbagai kegiatan kreatif warga Jakarta,’’ kata Sandiaga. (ant)
Tiga Petembak NPC Indonesia Lolos Kualifikasi Solo (Bali Post) -
Tiga atlet National Paralympic Committe (NPC) Indonesia cabang olahraga menembak berhasil lolos babak kualifikasi pra event Al Ain Dubai, persiapan Asian Para Games 2018 di Jakarta Oktober mendatang. ‘’Tiga dari lima atlet penembak NPC Indonesia yang dikirimkan berhasil lolos atau memenuhi minimal qualification score (MQS) atau babak kualifikasi di Al Ain Dubai pada pekan lalu,’’ kata Pelatih Nasional Menembak NPC Indonesia Saridi usai memimpin Pelatnas Cabang Menembak di lapangan Menembak Manahan Solo, Rabu (4/4) kemarin. Menurut Saridi, tiga atlet menembak yang berhasil lolos kualifikasi APG mendatang
yakni Muhammad Ridwan kelas pistol 10 meter, Hanif Pujiastuti dua kelas di 10 meter standing dan kelas prone, serta Bolot Triyanto yang turun kelas SH2 prone 10 meter. Penembak Indonesia Muhammad Ridwan yang turun kelas pistol 10 meter berhasil mengumpulkan nilai 549, sedangkan MQS hanya 540. Penembak Hanif Pujiastuti berhasil lolos dua kelas di 10 meter standing dengan mendapat nilai 570 poin dari standar 551, dan dikelas
prone dapat nilai 625 dari standar 620. Penembak Indonesia lainnya, Bolot Triyanto, yang lolos dikelas SH2 prone 10 meter mendapatkan nilai 629 dari standar 625. Namun, dua atlet lainnya Aris dan Ratmini yang tidak lolos karena nilainya kurang dua point dari standarnya. ‘’Kami harus bekerja keras memperbaiki penampilan atlet menembak NPC Indonesia untuk memperbaiki agar mereka meningkat prestasinya
di atas standar kualifikasi,’’ kata Saridi. Menurutnya, dua atlet yang belum lolos babak kualifikasi menjadi bahan evaluasi, dan keduanya harus mampu memperbaiki nilainya dan mempertajam menembak untuk lolos ke Asian Para Games 2018. ‘’Kami yakin dua atlet menembak masih ada peluang untuk memperbaiki nilai untuk lolos ke APG. Kedua atlet ini, akan dikirim lagi mengikuti ke event kualifikasi di Palembang pada Juli mendatang,’’ katanya. Selain itu, NPC Indonesia juga akan mengirim enam atlet lainnya yang sekarang bergabung di Pelatnas di
Solo, tetapi apabila mereka hasilnya tidak sesuai standar kualifikasi, sangat merugikan Indonesia sebagai tuan rumah. Kendati demikian, pihaknya akan upayakan agar Indonesia sebagai tuan rumah bisa meloloskan semua atletnya dengan mendapatkan tiket wildcard dari International Paralympic Committee (IPC) selaku panitia. ‘’Kami cabang olahraga menembak telah mempersiapkan sebanyak 11 atletnya. Mereka akan digembleng latihan agar mampu memenuhi target memperbaiki catatan nilai sesuai MQS persiapan di APG,’’ katanya. (ant)
Pembinaan Pegulat Muda Lebih Diprioritaskan
Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) periode 2018-2022 memprioritaskan pembinaan atlet-atlet usia muda setelah mengikuti pertandingan Asian Games 2018 di Jakarta pada Agustus. ‘’Kami ingin melahirkan atlet-atlet gulat baik tingkat ASEAN, Asia, hingga dunia selain memopulerkan cabang olahraga gulat ini,’’ kata Ketua Umum PP PGSI Trimedya Panjaitan selepas pelatihan PP PGSI 2018-2022 di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin.
Trimedya mengatakan atlet-atlet muda yang menjadi prioritas pembinaan PGSI merupakan atlet-atlet berusia 12-16 tahun. ‘’Kami telah menyusun program secara sistematis, termasuk penyelenggaraan kejuaraan nasional satu tahun sekali secara rutin,’’ kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu. Trimedya mengatakan fokus utama PGSI pada awal kepengurusannya adalah mempersiapkan 18 atlet gulat nasional mengikuti pertandingan
Asian Games yang akan berlangsung pada 19-21 Agustus di Jakarta. ‘’Atletatlet kami sudah menjalani pelatihan di Sukabumi. Saya mempercayakan Gusti Randa sebagai manajer tim gulat dan dia sudah menyusun programprogram jelang Asian Games,’’ ujar anggota Komisi III DPR-RI itu. Tim Gulat Indonesia membidik dua medali emas pada nomor freestyle putra dan putri dalam pertandingan Asian Games. ‘’Potensi medali kami pada nomor-nomor kelas rendah seperti 53 kilogram. Kami yakin
dapat dua emas, dari kelas putra dan kelas putri,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Gusti Randa. Gusti Randa menambahkan, pelatnas PGSI telah mengantongi data para pesaing dalam pertandingan Asian Games ke-18 meskipun tidak menyebut negara-negara itu. ‘’Pelatih kami sudah mendata para pesaing dari negara-negara ASEAN maupun negara-negara kuat di Asia pada cabang gulat,’’ kata Gusti. (ant)
Bali Gerilya Cari Dukungan Tuan Rumah PON
Denpasar (Bali Post) Bali yang mengajukan penawaran (bidding) untuk menjadi tuan rumah PON XX/2024 terus gencar melakukan gerilya mencari dukungan. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi yang dikontak, Rabu (4/4) kemarin, sedang berada di Palangkaraya, Kalteng. Suwandi mengemukakan, Bali dan NTB mengajukan diri menjadi tuan rumah PON, bersama Sumut dan Aceh, serta Kalsel. Sebelumnya, Suwandi juga meminta dukungan dari KONI Kalmantana Utara (Kaltara) dan mendapat respons positif. ‘’Kami diterima Sekum KONI Kaltara dan mendukung Bali menjadi tuan rumah, termasuk Kalteng,’’ ujarnya.
Suwandi mengakui, meskipun jumlah dukungan bukan menjadi jaminan bakal menjadi tuan rumah, namun pihaknya optimis Bali bersama NTB bakal memenangkan bidding, yang akan ketok palu bertepatan Rakernas KONI Pusat di Jakarta pada 26 April mendatang. ‘’Rakernas selama dua hari, 24-25 April, dan esoknya penentuan tuan rumah PON XXI,’’ ucapnya. Dijelaskannya, selama berkunjung ke Kaltara dan Kalteng, mereka umumnya memahami betul posisi Bali yang secara geografis di tengah, dan mudah dijangkau. ‘’Kami bersyukur rata-rata KONI provinsi mengerti jarak tempuh ke Bali, dan anggaran biayang yang perlu diusulkan,’’ tuturnya. (022)
Bali Post/ant
DUA EMAS - Sejumlah atlet pelatnas taekwondo berlatih di GOR POPKI, Jakarta, Rabu (4/4) kemarin. Cabang taekwondo ditargetkan meraih dua medali emas pada Asian Games 2018.
Tim Futsal Putri akan Kurangi Jumlah Pemainnya Purwokerto (Bali Post) Pelatih tim nasional futsal putri Indonesia Kensuke Takahashi akan menyusutkan jumlah pemain timnas putri sebelum terjun ke turnamen Women Pro Futsal League di Surabaya, 7-8 April 2018. ‘’Saya pastikan ada penyusutan jumlah pemain di minggu ini. Terkait nama-namanya sudah saya pikirkan tetapi belum pasti,’’ ujar Kensuke Takahashi di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (4/4) kemarin. Para pemain timnas putri yang menjalani pemusatan latihan sekaligus seleksi di Lapangan Score Futsal, Purwokerto, sejak Selasa (3/4), disiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Futsal Putri Asia AFC 2018 di Thailand, 2-12 Mei. Terkait jumlah, asisten
pelatih timnas futsal putri Sumianto menyebutkan sekitar enam pemain yang akan dicoret dari tim. ‘’Pelatih akan menentukan siapa saja pemain yang tetap mengikuti pemusatan latihan timnas sebelum dia berangkat ke Surabaya untuk memantau liga. Ada kurang lebih 19 pemain yang akan bertahan untuk seleksi berikutnya,’’ kata Sumianto. Terdapat 25 pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) di Purwokerto untuk Kejuaraan Futsal Putri Asia AFC 2018. TC dan seleksi di Purwokerto sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3-5 April 2018 dan 1012 April 2018. Kemudian dilanjutkan TC di Bandung pada 16-29 April 2018. Di sela TC Bandung, dijadwalkan
ada pertandingan uji coba melawan timnas futsal putri Malaysia pada 18 dan 19 April 2018 di GOR ITB, Bandung. ‘’Anchor’’ timnas futsal putri Novita Murni Piranti optimistis bisa lolos ke babak semifinal Kejuaraan Futsal Putri Asia AFC 2018 pada 2-12 Mei 2018 di Thailand. ‘’Pasti berat karena persiapan kami sedikit. Namun pelatih selalu menuntut kerja keras dan disiplin dari kami karena itu yang bisa membantu tim meraih target,’’ ujar Novita. Demi meraih target yang dicanangkan pelatih Kensuke Takahashi tersebut, dia berjanji bersama rekanrekannya akan sejalan dengan kemauan pelatih. Sebab, menurut Novita, dengan memiliki visi dan misi serupa
pelatih, pemain akan lebih mudah mengeluarkan kemampuan terbaik. ‘’Kami harus mengeluarkan dengan semaksimal mungkin apa yang kami punya,’’ tutur pemain klub UPI Bandung di Women Pro Futsal League 2018 tersebut. Adapun di Kejuaraan Futsal Putri Asia AFC 2018 pada 2-12 Mei 2018 di Thailand, Indonesia bergabung di Grup B bersama Thailand, Macau dan Hongkong. Menurut Novita Murni Piranti, di babak grup ini timnas putri hanya berpengalaman bertemu dengan Thailand, yang mereka tahan imbang 2-2 di SEA Games 2017 lalu. Timnas putri belum pernah bertanding melawan Hongkong dan Macau. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Kliwon, 5 April 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Cr pekerja bersih2 rumah,gaji UMRdiGatsuI/Dps,H081236366226
B.BP.001.04.18.0000203
Dbthkan Program&Music Director Lam ke:Jl.Sunset Road Pertokoan Sunset Indah II-B No.5 atau Email: a.septiadi9@yahoo.co.id
B.BP.001.04.18.0000198
Dbthkn Kurir Motor & Operation Sopir (Singel Max Usia 28th) Lamaran kirim ke Jln.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317
Dibthkan Sopir Serabutan Jujur&Rajin,SIM A,Min SMP,Maks 40th.Lam+CV Kirim ke: Jl.Cargo Permai 42B (0813-5376-8578)
B.BP.004.04.18.0000170
Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Didik 081220595444
B.BP.001.03.18.0001287
B.BP.001.04.18.0000185
Dcr Krywati u/Artshop Jl.Padma Utara Legian Hub.081236175815
B.BP.001.04.18.0000137
B.BP.004.03.18.0001383
Dcr Karyawan u/Showroom Mobil Jl.Batanghari Hub.081999346883 B.BP.001.04.18.0000210
Dicari Marketing untuk Produk Otomotive,Pria/Wanita Min.SMU Gaji+Bonus Menarik.Hub/Lam ke Auto Nyaman Jl.Gn.Agung 183Dps B.BP.141.04.18.0000141
Dcri Bag.Gudang,Laki2,Max 25Th Bw Lam Lgs ke Tegal Dukuh 1/17 Gn.Andakasa Hub.081237811808 B.BP.001.04.18.0000195
DIJUAL MOBIL
*Funding Manajer Koperasi P/W S1 Pengalaman Bank,Bnyk Relasi bekerja dgn target mampu memimpin tim 10jt/bl H.081239011111
B.BP.001.04.18.0000208
Cargo & Logistic Membutuhkan Customer Service,Document Exim Marketing,D2/D3 English Comp. Krm CV ke:hrdsil2011@gmail.com
B.BP.004.04.18.0000173
Cari Receptionist Fasih Bhs Inggris Gaji 2,5 & Staf Delivery Makanan Srabutan H.08124630812
B.BP.001.04.18.0000006
SERVICE
DIJUAL MOBIL
SERVICE BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
BIRO JASA
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
FOTOCOPY
BIRO JASA
Dcr Mekanik U/Bengkel Spda Mtr SMS:08155791515 Setia Motor Jln.Pintas Siligita 10F, Depan Hotel Santika,Nusa Dua
B.BP.820.04.18.0000209
Telemarketing,Tkg Las Listrik, Sales Marketing : 085103167222
B.BP.001.04.18.0000041
Dcr Sopir Box SIM B1 Max 30Th Hub.0361-427881
B.BP.001.04.18.0000129
Dcr Tk.Pot+Patrun,Tk.Jahit Pnglmn,Gj Blnan,H.081237393388
B.BP.001.03.18.0000825
Dcri Staf Acc Bid.Travel.Send CV ke:fadjarlontoh1@gmail.com B.BP.004.04.18.0000179
Dicari Sopir,Gudang,Kasir.Toko DapurkuSupratman/081933100262 B.BP.001.04.18.0000169
BIRO JASA
B.BP.154.04.18.0000207
One of leading cargo company in Bali looking for customer service and administration team.Please send CV to: document@bayusbalicargo.com
B.BP.001.04.18.0000047
B.BP.001.04.18.0000069
B.BP.001.04.18.0000043
B.BP.001.04.18.0000175
Kuta Ardenia needed House Keeping.Send CV reception@kuta ardeniaresidence.com Jl.Kubu Anyar No.28 / 8468828
Pembantu pria utk rumah org asing di Kerobokan (single), urus rumah, pelihara anjing, laundry,kebun pnya SIM A nilai plus.Jujur,baik,btanggungjawab & inisiatif min25th,0361733939
Dcr Kywn Srbtn Wnt Tdr Dlm Gj sd 2Jt T.082236165561
Kerja Diluar Negeri,Semua Usia Pasutri 081375409869
Krywan u/Konter Minuman Pantai Legian Gaji1,5JT+ 081338723724
B.BP.004.04.18.0000178
B.BP.001.04.18.0000174
!Bersih Rmh Kost,Pria,Tggl Dlm Rajin,Jujur,Sopan/085238203818
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PRT-Nona-Jomblo!,Kerja Ringan, 1.3Jt,Tidur Dalam,081246929138
Dcr Krywti Tmt SMU bgin Pnjuln Tohpati Poultry H:081337273111
LOWONGAN
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.04.18.0000192
Dicari Admin Wnt Bisa Komputer +Pajak.Hub:Gatsu IV/6X(430271)
B.BP.001.04.18.0000180
Dicr Karyawati,Pglmn Fotocopy/ Printing Lam Jl.Hayam Wuruk 71 D Dps Hub.081936247579
B.BP.001.04.18.0000186
Dicr Staf Purchasing&Acounting Ari Putri Hotel,Jln Cemara Sanur.HP:087866834578
B.BP.004.04.18.0000118
BIRO JASA
Vacancy for Acct Staff at Travel Agency in Dps.Good English.Call from 10-4 Only 081238135727
B.BP.001.04.18.0000138
DIJUAL MOBIL HONDA
*Accord VTi AT Th’07 T.464948* *Jazz RS 1.5 AT’11 AsDK Tgn 1*
B.BP.141.04.18.0000205
MERCEDEZ
DIJUAL RUMAH
Mercedes C200 Kompresor’08 Abu Met,T.0361-464168/081353696360
Jl Rumah Dkt Simpang 6 Dps bsa Tkar Tmbah Tanah 081804020406
SUZUKI
Mrh Rmh LT2/100m2,595JT,Lukluk Indah Dkt RS Kapal 08124656485
B.BP.141.04.18.0000204
Dijual APV th’2010,Silver,Asli Bali. Hub:081999552555
B.BP.001.04.18.0000171
B.BP.001.04.18.0000172
B.BP.001.04.18.0000196 TOYOTA
Avanza G’2012 Silver,Manual Samsat baru, Hub:081236476030 B.BP.001.04.18.0000095
Inova’13 Matic Disel 11 Bensin BsTukar H.085100856999 Pribadi B.BP.141.04.18.0000206
DIJUAL RUKO
RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP.08123634805/082131234798 B.BP.001.04.18.0000183
KEHILANGAN Hlg Sertifikat HGB 452-Jimbaran An.Harianto.HB:081249516994 B.BP.001.04.18.0000191
BIRO JASA
Dijual Ruko Jl.Yeh Gangga Tbn DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433
Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWPSIUPPasport081338344155
B.BP.004.03.18.0001139
B.BP.001.04.18.0000012
BANGLI
18
Kamis Kliwon, 5 April 2018
SOSOK
Pengabdian di Dunia Musik
ADA banyak politisi dan pejabat pemerintah di Bangli yang memiliki hobi dan berbakat di bidang tarik suara dan menciptakan lagu. Salah satunya Ida Bagus Raka Mudarma. Anggota DPRD Bangli ini bahkan telah menelurkan satu album lagu. Tak hanya aktif menyanyi dan menulis lagu, Mudarma juga aktif membina anak-anak muda yang memiliki hobi di bidang musik dan tarik suara di sanggar yang dibinanya. Mudarma menuturkan, hobi di bidang musik ditekuninya sejak remaja. Sudah cukup banyak lagu yang diciptakannya. Salah satunya berjudul “Suksma Bangli”. Lagu yang diciptakannya tahun 2002 itu sering diputar di radio Pemkab Bangli. ‘’Lagu itu berisikan permohonan maaf dan rasa terima kasih saya dengan masyarakat Bangli,’’ kata politisi asal Banjar Brahmana Pande Kelurahan Cempaga, Bangli, Rabu (4/4) kemarin. Dalam menciptakan lagu, pria 66 tahun ini mengaku banyak terinspirasi dari kehidupan sosial dan tugas serta pengabdian sebagai anggota dewan. Dia mencontohkan, lagu berjudul “Ada Kene Ada Keto”, yang terinspirasi dari seringnya terjadi perbedaan pendapat dan pandangan dalam lingkungan kerjanya. Lebih lanjut politisi PDI-P yang pernah menjabat Ketua DPRD Bangli ini menyebutkan, sebagai pembina di Sanggar Bukti Mukti Bhakti, dia berharap muncul talenta muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Bangli. Untuk itulah dia mengaku mencurahkan perhatian besar terhadap kelangsungan sanggar tersebut. ‘’Di Bangli ada banyak pejabat senior yang memiliki hobi dan bakat menyanyi dan menciptakan lagu. Dan saya berencana undang mereka suatu saat untuk saling bertukar pikiran dan membina bersama anak-anak yang punya hobi di bidang seni musik dan pidato,’’ imbuhnya. (ina)
Disperindag Awasi Peredaran Ikan Kaleng
Bangli (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli mengawasi ketat peredaran produk iklan kaleng. Diharapkan, produk yang diduga mengandung parasit cacing tidak sampai dikonsumsi masyarakat. Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia, Rabu (4/4) kemarin, mengungkapkan pihaknya sudah menerjunkan sejumlah petugas untuk melakukan pengecekan ke sejumlah toko maupun pasar tradisional di Bangli. ‘’Mulai hari ini (kemarin-red) kita sudah menerjunkan petugas untuk memantau. Ini sudah menjadi isu nasional, jadi kita di daerah melakukan pemantauan tersebut. Berdasarkan laporan dari petugas, mereka belum menemukan toko yang menjual ikan kaleng. Dan sekarang petugas masih di lapangan memantau. Kita terus menyisir toko-toko tradisional maupun modern di semua kecamatan,’’ ungkapnya. Sudibia menjelaskan, sampai saat ini belum ada keluhan dari masyarakat terkait produk ikan kalengan. Pihaknya pun berharap tidak ada produk yang mengandung cacing. Selain memantau ikan kalengan, pihaknya juga menginstruksikan jajarannya melakukan pengecekan masa kedaluwarsa makanan dan minuman. Jika ditemukan produk kedaluwarsa maupun kemasannya rusak, pedagang diminta tidak menawarkannya ke konsumen. ‘’Tadi petugas menemukan produk minuman yang sudah kedaluwarsa. Dan produk tersebut sudah disisihkan agar tidak dijual,’’ tegasnya. (kmb41)
MENJAHIT - Pelatihan menjahit untuk warga miskin.
Puluhan Warga Miskin Ikuti Pelatihan Menjahit yang sebelumnya mendapat pelatihan, sudah mampu berwirausaha membuka jasa jahit pakaian di rumah masing-masing. ‘’Ada yang buka jasa jahit pakaian adat seperti kebaya, dan ada juga yang buka jasa service,’’ terangnya. Selain memberikan pelatihan dasar menjahit, Dinas Sosial juga berencana mem-
berikan pelatihan menjahit lanjutan sehingga peserta menjadi lebih mahir. Dengan kemahiran itu, peserta diharapkan bisa lebih mengembangkan keterampilannya. Hanya untuk merealisasikan pelatihan menjahit lanjutan itu, Sukarta mengaku masih kesulitan mencari instruktur. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli belum bisa memastikan mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019. Pasalnya, sampai saat ini belum ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari Kemendikbud. Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Bangli I Nyoman Suteja, Rabu (4/4) kemarin.
mengakomodir kebutuhan masyarakat. ‘’Di satu sisi, pemerintah selalu mengupayakan mampu memeratakan akses pendidikan. Tapi kita tetap menunggu juklak dan juknis ini dari pusat, seperti apa nantinya mekanisme peraturan PPDB. Jika memang sistemnya sama seperti sebelumnya memakai sistem zonasi, jelas kita akan lakukan penyempurnaan dari tahun lalu. Karena hambatanhambatan sebelumnya sudah kita pelajari,’’ tegas Suteja. (kmb41)
I Nyoman Suteja
Mekanisme PPDB, Disdikpora Tunggu Petunjuk Pusat
Meski belum ada petunjuk pusat, pada dasarnya PPDB tahun ini berpatokan pada sistem sebelumnya. Hanya, untuk tahun ini pihaknya belum bisa memastikan apakah sistem zonasi tetap berlaku atau tidak. ‘’Mengacu pada tahun sebelumnya, biasanya
Ditargetkan Tuntas Akhir April Pencegahan penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani, Rabu (4/4) kemarin. Sasiani mengatakan, imunisasi JE dimulai awal Maret waktu lalu secara serentak di Bali. Berdasarkan lapo-
Bali Post/nan
IMUNISASI - Pelaksanaan imunisasi JE di salah satu sekolah di Bangli.
Rabu (4/4) kemarin, mengatakan pelatihan dilaksanakan di dua tempat yakni di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kayuambua, Susut dan di Yayasan Bunga Bali. Jumlah peserta sebanyak 50 orang dengan usia yang masih produktif. ‘’Pelatihannya sudah kita mulai dari 29 Maret lalu, selama dua bulan. Yang ikut jadi peserta
tidak saja perempuan tapi lakilaki juga ada,’’ ujarnya. Sukarta menjelaskan, pelatihan ini adalah yang ketiga kalinya digelar dan cukup efektif untuk menjadikan warga kurang mampu lebih mandiri dalam upaya mengangkat perekonomiannya. Dari hasil monitoring di lapangan, 90 persen warga kurang mampu
Bangli (Bali Post) – Puluhan warga miskin di Bangli mendapatkan pelatihan menjahit pakaian selama dua bulan. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya Pemkab Bangli memunculkan wirausahawan dari keluarga kurang mampu. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta,
Imunisasi JE Capai 70,13 Persen
Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli menargetkan 95 persen pencapaian imunisasi JE tahun ini. Dari target tersebut, Dinas Kesehatan sudah mampu merealisasikan 70,13 persen. Hal itu diungkapkan Kabid
Bali Post/ina
ran yang diterimanya dari puskesmas, capaian imunisasi JE per 2 April sebanyak 36.355 orang atau sekitar 70,13 persen. Imunisasi terus berlangsung dan diharapkan target tercapai akhir April mendatang. Dia menjelaskan, imunisasi JE dilakukan setiap hari sesuai jadwal di masingmasing puskesmas. Anakanak yang wajib mendapatkan imunisasi ini mulai dari usia 9 bulan sampai 15 tahun. ‘’Pada Maret, petugas telah melakukan imunisasi JE dengan menyasar anakanak sekolah mulai dari TK hingga SMP. Sedangkan untuk April ini, imunisasi menyasar anak-anak yang belum sekolah atau di bawah 5 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan warga yang mempunyai anak yang usianya di bawah 5 tahun sudah banyak yang telah melakukan imunisasi JE ke puskesmas-puskesmas terdekat,’’ jelas Sasiani. (kmb41)
surat baru turun di akhir April atau awal Mei. Untuk perekrutan nanti, kita tetap berpayung dari peraturan pusat,’’ ungkapnya. Dijelaskan Suteja, pada PPDB tahun lalu yang menggunakan sistem zonasi, banyak masyarakat yang berkomentar bahwa sistem tersebut
rumit. Namun, jika ditinjau dari topografi wilayah Kabupaten Bangli, sistem apapun yang diterapkan, tetap ada kelebihan dan kekurangannya. Pihaknya bakal me-review PPDB tahun sebelumnya yang menggunakan sistem zonasi banjar. Tujuannya,
Bali Post/nan
19
Kamis Kliwon, 5 April 2018
Mantan Dirut Pertamina Tersangka
Jakarta (Bali Post) – Kejaksaan Agung menetapkan mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan (KGA) sebagai tersangka baru dalam dugaan korupsi investasi perusahaan tersebut di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009 yang merugikan keuangan negara Rp 568 miliar. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M Rum di Jakarta, Rabu (4/4) kemarin, membenarkan penetapan mantan Dirut Pertamina KGA tersebut berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-13/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018. Selain itu, Kejaksaan Agung juga menetapkan Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina (Persero) Genades Panjaitan (GP) sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-14/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018, kata kapuspenkum. Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan (FS) juga menjadi tersangka berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-15/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
‘’Sampai sekarang sudah 67 saksi diperiksa oleh penyidik,’’ katanya. Kejaksaan Agung telah menetapkan tersangka BK, mantan Manager Merger & Acquisition (M&A) Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: TAP-06/F.2/ Fd.1/01/2018 tanggal 23 Januari 2018. Kasus itu berawal pada 2009 PT Pertamina (Persero) telah melakukan kegiatan akuisisi (Investasi Non-Rutin) berupa pembelian sebagian aset (Interest Participating/IP) milik ROC Oil Company Ltd. di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia berdasarkan Agreement for Sale and Purchase-BMG Project tanggal 27 Mei 2009. Dalam pelaksanaannya ditemui adanya dugaan penyimpangan dalam pengusulan investasi yang tidak sesuai dengan pedoman investasi dalam pengambilan keputusan investasi tanpa adanya kajian kelayakan berupa kajian secara lengkap (akhir) atau Final Due Dilligence dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris. Tindakan tersebut mengakibatkan peruntukan dan penggunaan dana sejumlah 31.492.851 dolar AS serta biaya-biaya yang timbul lainnya (cash call) sejumlah 26.808.244 dolar AS tidak memberikan manfaat ataupun keuntungan kepada PT Pertamina (Persero) dalam rangka penambahan cadangan dan produksi minyak nasional yang mengakibatkan adanya kerugian keuangan negara c.q. PT Pertamina (Persero) sebesar 31.492.851 dolar AS dan 26.808.244 dolar Australia atau setara dengan Rp 568.066.000.000 sebagaimana perhitungan akuntan publik. (ant)
WARUNG GLOBAL
PPDB Harus Transparan
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai mendapat perhatian. Sebab, PPDB merupakan awal dalam proses pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Oleh karenanya perlu transparansi dalam proses PPDB. Demikian pendapat pengopini pada dialog interaktif Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (4/4) kemarin. Berikut rangkumannya. Fera d i Ta b a na n m e nyarankan agar Dinas Pendidikan mengawasi jalannya PPDB, jika ada sekolah menerima siswa melebihi kuota dalam satu kelas. Karena dengan siswa yang terlalu banyak akan menyulitkan proses belajar mengajar. Ia juga setuju dengan sistem zonasi untuk menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit serta penumpukan siswa di sekolah tertentu. Arya di Denpasar mengatakan, PPDB harus transparan, adil dan merata. Jika sekolah swasta tak kebagian siswa, sekolah swasta bisa tutup. Ini harus dipikirkan oleh pemerintah dengan membatasi penerimaan siswa di sekolah
negeri agar sekolah swasta juga kebagian siswa baru. Dalam penerimaaan siswa baru sebaiknya melalui seleksi tes tulis. Artinya sistem pendidikan juga perlu dievaluasi. Werdha di Gianyar setuju keberadaan sekolah favorit ditiadakan. Semua sekolah negeri mutunya agar hampir sama. Dinas pendidikan agar memeratakan mutu pendidikan, sehingga siswa bersekolah di mana pun akan merasakan sama. Menurutnya, sekolah yang hebat adalah sekolah yang membuat output-nya luar biasa dari yang awalnya biasa-biasa saja. Darma Yasa di Tabanan mengatakan, PPDB mestinya berjalan dengan baik jika
sistemnya baik. Lulusan nantinya berintegritas, itu yang terpenting. Sekolah swasta juga turut menyukseskan wajib belajar, pemerintah harusnya juga membantu sekolah swasta dalam hal peningkatan kualitas. Ardana di Gianyar setuju dengan sistem ini. Jika sudah merata, mutu pendidikan dan fasilitas penunjang pendidikannya juga perlu ditingkatkan. Kalau menginginkan semua sekolah seperti sekolah favorit mestinya kualitas pendidikan yang ada di sekolah itu yang harus dikembangkan. Sekolah yang telah berhasil menjadi sekolah favorit merupakan contoh keberhasilan perkembangan mutu pendidikan. (dikha)
Mengejar Ketertinggalan Dari Hal. 1
‘’Tiang lascarya sekala lan niskala ngayah untuk masyarakat Bali,’’ sebutnya. Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan bahwa Pilgub Bali 2018 merupakan momentum tepat bagi Buleleng dalam mengejar ketertinggalan pembangunan dari kabupaten/ kota lain di Bali. ‘’Karena sekarang calon gubernurnya Pak Koster dari Buleleng, tentu punya ikatan emosional dengan Buleleng. Terus satu jalur dengan bupatinya, jadi akan memudahkan untuk koordinasi terkait pembangunan dengan pemerintah di atasnya yakni Pemprov Bali,’’ jelasnya. Mengejar ketertinggalan pembangunan di Buleleng, menurutnya, masih membu-
tuhkan campur tangan pihak pemerintah provinsi. Mengingat Pemkab Buleleng memiliki keterbatasan anggaran, padahal potensi daerahnya sangat luar biasa. ‘’Seperti pembangunan shortcut Denpasar-Singaraja sebagai aksesbilitas. Demikian pula pembenahan Pelabuhan Celukan Bawang yang akan mampu menarik investasi. Dengan begitu akan menggerakkan roda ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi masyarakat Buleleng tidak perlu lagi mencari kerja ke Denpasar seperti sekarang ini,’’ paparnya. Agus Suradnyana juga mengingatkan kepada pihak tertentu agar tidak menjadikan pembangunan Bandara Bali Utara jangan dipolitisir, apalagi sebagai dagangan politik dalam perhelatan Pilgub Bali 2018.
Pasalnya, ada pihak yang mengklaim pembangunan bandara hanya atas perjuangannya, bahkan gembar-gembor jauh-jauh hari. ‘’Pembangunan Bandara Buleleng jangan diplintir untuk isu politik, tapi mari membangun Buleleng untuk kemajuan masyarakat. Mari membangun Buleleng secara bersama-sama,’’ tegasnya. Terkait pembangunan Bandara Bali Utara yang terletak di Buleleng, Agus Suradnyana optimis akan cepat terealisasi saat Koster terpilih sebagai Gubernur Bali periode 20182023. ‘’Saya tahu siapa Pak Koster. Beliau betul-betul sosok yang memperjuangkan segala kepentingan masyarakat Bali, apalagi Buleleng. Saya yakin beliau yang akan totalitas memperjuangkan Bandara Buleleng,’’ sebutnya optimis. (kmb)
Terkait Puisi ”Ibu Indonesia’’
Sukmawati Minta Maaf
Jakarta (Bali Post) Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri atau yang dikenal dengan Sukmawati Soekarnoputri akhirnya menjelaskan panjang lebar tentang isi karya puisinya ‘’Ibu Indonesia’’ yang menyulut kontroversi. Sambil menahan tangis, putri Proklamator RI Soekarno itu pun menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung atas puisinya itu. Langkah ini diambil untuk menghentikan polemik yang berkembang di masyarakat. ‘’Karena karya sastra dari puisi ‘Ibu Indonesia’ ini telah memantik kontroversi di berbagai kalangan, baik pro dan kontra khususnya dikalangan umat Islam, dengan ini dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf lahir batin pada umat Islam Indonesia khususnya bagi yang merasa tersinggung dan berkeberatan dengan puisi ‘Ibu Indonesia’,’’ kata Sukmawati Soekarnoputri yang membuka dan menutup konferensi pers dengan salam ‘’Merdeka..!’’, Rabu (4/4) kemarin. Puisi yang menyulut kontroversi itu karena sebagian baitnya menyebut sari konde yang dinilai lebih indah dari cadar, serta kidung Ibu Indonesia yang lebih merdu dari alunan adzan. Saat menggelar konferensi pers, Sukmawati didampingi Halidah Nuriah Hatta, putri Wakil Presiden RI pertama Muhammad Hatta. Sukmawati menegaskan tidak ada niat sedikit pun dirinya melecehkan umat Islam karena puisi itu murni karya sastra yang ditulis dalam kapasitasnya sebagai seorang
seniman. ‘’Tidak ada niatan untuk menghina umat Islam Indonesia dengan puisi ‘Ibu Indonesia’. Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya,’’ kata Sukma, panggilannya. Bagi Sukma, sebagai seorang muslimah, tidak masuk akal jika ada anggapan dia menghina umat muslim. Apalagi, menurutnya, Bung Karno dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah. Bahkan, ayahnya itu mendapat gelar dari Nahdlatul Ulama sebagai Waliyul Amri Ad Dharuri Bi Assyaukah (pemimpin pemerintahan di masa darurat yang kebijakannya mengikat secara de facto dengan kekuasaan penuh). Lebih jauh, ia menjelaskan puisi itu menjadi bagian dari Buku Kumpulan Puisi Ibu Indonesia yang telah terbit tahun 2006 silam. Sukma menulis sebagai refleksi dari keprihatinan rasa wawasan kebangsaan. Tujuannya untuk menarik perhatian anakanak bangsa supaya tidak melupakan jati diri Indonesia asli. ‘’Puisi itu juga saya tulis sebagai bentuk dari upaya mengekspresikan dari sebagian kaum marhaen yakni masyarakat non-Muslim terhadap Islam, dan sekaligus menjadi otokritik budaya yang saya lakukan sebagai bagian dari warga bangsa,’’ jelas Sukma. Selain itu juga untuk menciptakan masyarakat Islam Nusantara yang berkemajuan sebagaimana cita-cita Bung Karno. Dalam hal ini Islam yang baginya begitu agung, mulia dan indah. Namun, ia sadar, puisi itu telanjur viral dan banyak orang yang keburu salah paham.
Tim Ahli Dari Hal. 1
‘’Kami tidak menyusun ranperda yang berkaitan dengan persoalan judi. Tapi kami berbicara, membahas, dan mengeluarkan perda yang berkaitan dengan atraksi budaya tradisional Bali,’’ tegas Ketua Pansus Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali I Wayan Gunawan usai melakukan pembahasan dengan tim ahli di Gedung Dewan (BP, 4/4). Ranperda Atraksi Budaya sejatinya telah diusulkan sejak 2008, namun pembahasannya terus gagal lantaran selalu diidentikkan sebagai ranperda tajen. Lama terkatungkatung, DPRD Bali akhirnya mantap untuk mengajukan Ranperda tentang Atraksi Budaya Tradisional
Bali sebagai ranperda inisiatif dewan tahun ini. Gunawan menjelaskan, atraksi budaya yang dimaksud dalam ranperda adalah berbagai bentuk pertunjukan karya dan hasil karya seni, adat istiadat/tradisi, tata cara upacara keagamaan yang unik dan menarik bagi siapa pun yang menikmati. Termasuk di dalamnya adalah simbol-simbol dalam agama Hindu seperti sabungan ayam. Baik yang disebut tabuh rah maupun tajen. ‘’Sepanjang penyelenggaraan tabuh rah, apakah tajen namanya atau sabungan ayam yang berkaitan dengan upacara adat dan agama, itu sudah memenuhi kriteria ruang dan waktu. Itu sudah clear sekali,’’ jelas politisi Golkar ini. (win/rah)
Alasan Kuat Dari Hal. 1
‘’HGB diberikan dan untuk memberikan kepastian, kalau tidak ada alasan kuat atau putusan pengadilan maka kalau BPN dibawa ke pengadilan pun, kita akan membela pemilik hak itu entah itu hak milik, hak guna
bangunan maupun hak guna usaha,’’ ujarnya. Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan sudah tidak menangani masalah reklamasi Jakarta. ‘’Itu sudah bukan dalam tupoksi saya, biarin Pak Gubernur DKI yang bicara soal itu,’’ katanya. (ant)
Dinamika dan pro-kontra terkait dengan puisi ‘’Ibu Indonesia’’ yang ia bacakan pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di ajang Indonesia Fashion Week 2018 lalu, ternyata telah memantik reaksi dari sebagian kalangan umat Islam Indonesia, sehingga ia memilih menghentikan pro-kontra ini dengan permohonan maaf secara tulus. Puisi ‘’Ibu Indonesia’’ itu ia bacakan sesuai tema dari acara pagelaran busana yaitu Cultural Identity, sesuai dengan pandangannya sebagai seniman dan budayawati serta murni hasil karya sastra Indonesia. Oleh karena itu, selain meminta maaf kepada semua pihak yang sudah tersinggung dengan kemunculan puisi itu, ia juga meminta maaf kepada penyelenggara ajang Indonesia Fashion Week 2018. ‘’Saya menyampaikan permohonan maaf kepada Anne Aventie dan keluarga, serta apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fashion designer Indonesia agar tetap berkreasi dan produktif,’’ kata Sukma. Sementara itu, menanggapi kahadirannya mendampingi Sukmawati, putri Bung Hatta, Halidah Hatta, menjelaskan bahwa antara keluarga besarnya dengan keluarga besar Soekarno memiliki ikatan emosional yang sudah terbangun sejak lama. Karena Soekarno dan Muhammad Hatta merupakan dua proklamator sekaligus Presiden dan Wakil Presiden pertama RI. ‘’Kan ayahnya (Soekarno) dan ayah saya (Muhammad Hatta) sama-sama perintis kemerdekaan,’’ ujarnya. (kmb4)
Teknis Penyidikan Dari Hal. 1
KPK menahan pemilik PT OEM Investment itu di Rutan Cabang KPK Kavling C-1 untuk 20 hari ke depan. Saat ditanyai awak media, Made Oka enggan mengklarifikasi pemeriksaannya. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Oka dikirim ke rumah tahanan di kantor KPK lama, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Soal materi pemeriksaan Oka, Febri mengaku tidak bisa membeberkan lebih jauh. Namun, Febri tak membantah soal pemeriksaan dugaan sejumlah aliran uang korupsi proyek e-KTP, seperti kepada mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR Puan Maharani, mantan Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan mantan Ketua DPR Setya Novanto, turut diklarifikasi kepada Made Oka.(ant)
Tabuh Rah Dari Hal. 1
Pelaksanaan tabuh rah dalam sebuah upacara Bhuta Yadnya termuat dalam sejumlah prasasti. Dalam pelaksanaannya tabuh rah dibatasi hanya tiga seet. Terkait adanya Ranperda tentang Atraksi Budaya yang kini tengah dibahas di DPRD Bali, Sukra tidak berkomentar banyak. Dia hanya mengharapkan tidak ada campur aduk antara tabuh rah dan tajen. Sukra berharap masyarakat nantinya mengerti perbedaan tajen dan tabuh rah. ‘’Mudah-mudahan dengan perda itu, masyarakat mengerti tajen itu bukan bagian dari upacara keagamaan,’’ kata Sukra. (lun/ina)
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Kliwon, 5 April 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Mantra-Kerta akan Kelola Aset Mangkrak Se-Bali Dijadikan Hutan Kota dan Sarana Publik
Bali Post/kmb
PENGHIJAUAN - Cagub Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, saat melakukan penanaman pohon penghijauan di Denpasar, belum lama ini.
Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menempatkan program pembangunan selaras lingkungan sebagai perhatian utama. Mengusung visi mewujudkan “Bali Shanti dan Jagadhita Berlandaskan Tri Hita Karana”, Rai Mantra yang berpasangan dengan I Ketut Sudikerta sebagai Calon Wakil Gubernur ini, menjadikan spirit Tri Hita Karana sebagai landasan semua program pembangunan yang ditawarkannya. Ditemui di Denpasar, Rabu (4/4) kemarin, Rai Mantra mencontohkan gerakan penanaman pohon yang ia lakukan baru-baru ini di kawasan
Pemelisan, Pesanggaran, Denpasar. Penanaman pohon tersebut merupakan simbolis dari upaya penghijauan palemahan (tanah) Bali untuk menjaganya tetap lestari. “Gerakan penanaman pohon yang kami lakukan itu bukan sekadar meneduhkan kawasan setempat, (melainkan) simbolis dari semangat menjadikan Bali lebih hijau dan lebih asri,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra juga mengatakan bahwa jika Mantra Kerta dipercaya memimpin Bali ke depan, pihaknya akan memanfaatkan aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali, khususnya yang terbengkalai di semua kabupaten/kota, untuk dikelola oleh pemerintah
setempat sebagai hutan kota atau sarana publik lainnya. Menurut Rai Mantra, banyak manfaat dari pembangunan kawasan hutan kota. Secara ekologis, ia berkontribusi mengurangi efek pemanasan global. Secara ekonomis, kawasan tersebut dapat menjadi kawasan rekreasi yang akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Secara sosiologis, kawasan tersebut dapat menjadi tempat bersambung rasa bagi warga sehingga hubungan sosial antarmereka menjadi harmonis. “Dengan mambangun kawasan hutan kota selain isu lingkungan, (kita juga) sekaligus menjawab isu ekonomi di mana banyak lapangan kerja
yang akan terbuka,” kata Rai Mantra. Rai Mantra menambahkan, untuk mewujudkan kawasan hutan kota ini tentu beberapa hal teknis harus disesuaikan. Semisal kondisi lahan, jarak dari pemukiman, luasan, kondisi tanah hingga jenis tanaman yang cocok di lingkungan tersebut. “Intinya, bagaimana kita membangun sesuatu dengan spirit dan filosofi yang kuat (kemudian) didukung rancangan estetika dan bisnis yang tepat,” tegas Rai Mantra sembari menutup keterangannya dengan mengatakan bahwa muara dari semua itu adalah menciptakan kebahagiaan masyarakat. (kmb)
Starwick ”Picture of Tomorrow”
Kisah Panjang Dalam Enam Trek
Starwick tentu bukan nama baru di kancah musik independen Jakarta. Terbentuk sejak 2004, band yang pada 2011 solid dengan formasi Dindin (gitar vokal), Arvi (bass), Arman (gitar) dan Anto (drum+vokal) itu kerap dikenal sebagai salah satu kompatriot pengusung geek rock. Lama tak terdengar suaranya, kuartet itu kini kembali dengan sebuah debut mini album. Masih mengemas distorsi rapat dengan ketukan yang catchy nan young-ish, EP yang berisi enam track ini bisa dibilang menjadi rangkuman dari perjalanan Starwick yang tidak bisa dibilang pendek. Menyebar materi di beberapa kompilasi, bahkan situs-situs media sosial sejak 2004-2012, beberapa materi lama kini bertemu dengan
sejumlah materi baru dalam sebuah rumah bernama “Picture of Tomorrow”. “Sebenarnya sejak 2011 sampai 2013 itu kami terus melakukan proses recording, tapi memang belum waktunya aja kali yah, sehingga hanya lagu ‘Just Fair’ yang bisa diselamatkan dan kemudian menjadi rilisan bah (A Typical Moment You Would be Happy to Put on Repeat Compilation, 2012),” kata Dindin, Rabu (4/4) kemarin. Tak mau patah arang, utang rekaman yang sempat terbengkalai pun dilanjut dua tahun setelahnya. Masih mengalami kendala, proses rekaman pun dimulai kembali pada 2017. Semangat dan tanggung jawab jadi alasan mereka kenapa EP ini harus selesai. “Sejak perten-
gahan 2015 kami selalu komit untuk workshop dan menyusun demo di rumah Anto, hampir setiap Sabtu pagi sampai siang. Karena ngeband harus ada pertanggungjawabannya. Nah karya dalam bentuk EP pertama ini adalah bentuk tanggung jawab atas waktu. pemikiran dan alat-alat musik yang sudah digas selama band ini berdiri,” ucap Dindin sembari tertawa. Dindin tak memungkiri, bahwa semakin dewasanya mereka dengan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga yang kini harus diemban membuat penggarapan EP ini memerlukan waktu yang panjang. Beruntung banyak temanteman yang membantu. Dalam penggarapan album ini, ada Ario Hendarwan (The Adams) yang menjadi mixer merangkap
produser mendampingi empat personel Starwick. Ada juga nama Rully Pratama Putra, Gigih Suryoprayogo (The Adams) dan pandu Fathoni (The Adams, Morfem) yang menjadi sound engineer selama proses rekaman berlangsung di Studio Ario Bekasi dan Studio Teras Belakang Tangerang. Adapun proses mastering dikerjakan oleh Steve Carrao di Sage Audio, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Tema yang diangkat dalam ‘Picture of Tomorrow” lebih dari separuhnya adalah tema sosial ketimbang personal. Pada lagu “Just Fair” misalnya mereka hendak berpesan kalau korupsi tidak melulu hal besar tetapi juga sering terjadi dalam keseharian yang kerap dianggap sepele seperti
mencontek atau buang sampah sembarangan. Ada pula cerita tentang sudut pandang mereka atas kasus yang menjerat politisi Demokrat, Muhammad Nazaruddin lewat lagu “How The Story Ends”. Sementara trek “Picture of Tomorrow” yang jadi nama untuk EP ini diambil dari momen letihnya pulang kerja yang kemudian sirna karena keceriaan anak di rumah. Lewat lagu ini mereka hendak berpesan kalau masa depan harus lebih baik. Album yang cover-nya digarap oleh Ridwan Rau-Rau dan layout oleh Eko Siswanto ini pun akan dirilis pada 21 April 2018 mendatang dalam format cakram padat. Enam trek yang penuh tenaga dengan kisah panjang pantang menyerah ini pun siap terhantar ke telinga. (win)
Igor Saykoji Senang Bisa Kolaborasi dengan Antrabez Album kedua Antrabez yang berjudul “No Limit” secara resmi di-launching, Rabu (28/3) lalu. Ada yang menarik dari album kedua mereka itu. Di mana satu lagu yang berjudul “Indonesia”, band yang seluruh personelnya beranggotakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kerobokan itu mengajak kolaborasi sejumlah musisi dari berbagai genre. Mulai dari Made Bawa, vokalis dari Lolot Band, Ayu Laksmi, Ian Zatkimia, Bobby Kool Superman Is Dead (SID) hingga rapper Indonesia Igor Saykoji. Duet bersama Antrabez, Igor mengaku cukup senang dengan projek itu dan dia cukup kagum dengan anakanak terali besi (Antrabez) tersebut. Igor bercerita jika keterlibatannya ini mengalir begitu saja dan tak pernah ia pikirkan sebelumnya. “Ini keren sekali, mereka ini genius mampu mengumpulkan musisi yang notabene memiliki kesibukan cukup padat,” ujar Igor beberapa waktu lalu. Pelantun lagu “Online” ini juga mengapresiasi band yang terbentuk pada tahun
2017 ini. Pasalnya, musikalitas band yang beranggotakan Febri (vocal), Octav (Rhythm Guitar & backing vocal), Rifa (Melody Guitar), Ronald (Keyboard) dan Firdaus (Drum) itu dinilai cukup mumpuni. “Mereka ini mampu memadukan berbagai genre di lagu yang berjudul “Indonesia” ini,” jelasnya. Saat ditanya tentang langkah berikutnya terkait kolaborasi dengan Antrabez, Igor menjawab dengan santai jika ada kesempatan kemungkinan akan melakukan kolaborasi lagi. “Sebelumnya sih pernah masuk ke lapas, tapi dalam konteks menghibur warga di sana, dan kolaborasi ini cukup bagus dan pengalaman baru bagi saya,” tukasnya. Di sisi lain, Made Bawa, vokalis dari Band Lolot, mengaku cukup senang dengan proyek kolaborasi itu dan lagu itu pun cukup menggambarkan Indonesia. “Cukup senang saya dengan kolaborasi ini, dan musik membuktikan jika tembok menjulang tidak mampu menghambat seseorang dalam berkreativitas,” tandasnya. (win)
Bali Post/win
VIVA LAS VEGAS - The Hydrant akan kembali mengguncang panggung Viva Las Vegas Rockabilly Weekend pada 21 April 2018 mendatang.
The Hydrant Siap Guncang Lagi Panggung Viva Las Vegas
Setelah sukses menggebrak panggung Viva Las Vegas dua tahun silam, kini band Rockabilly asal Bali, The Hydrant, akan kembali mengguncang panggung yang sama Viva Las Vegas Rockabilly Weekend pada 21 April 2018 mendatang. Manager dari band yang bermarkas di Denpasar ini, Rudolf Dethu, saat dikonfirmasi mengatakan jika band asuhannya itu di tahun 2017 memang mendapat tawaran juga untuk main di Viva Las Vegas Rockabilly Weekend. Namun, dirinya lebih memilih untuk bertandang festival di Eropa. “Kita absen tahun lalu karena memilih untuk tampil di Ohoda Festival, Slovakia dan acara Mighty Sounds Festival di Ceko,”ungkap Rudolf, beberapa waktu lalu. The Hydrant sendiri akan tampil di jam primetime, yakni pukul 9 malam waktu setempat dan akan tampil di Piano Bar. “Ini juga menjadi nilai plus bagi kami jika dibandingkan tahun lalu, pada jam itu sedang ramairamainya. Tentu euforia dari festival itu akan semakin terasa,” ujarnya. Band yang beranggotakan Marshello (vokal, gitar, harmonika), Adi (bas betot), Vincent (gitar utama), dan
Chris (drum stand up) itu akan tampil di hari ke-3 dari 4 hari penyelenggaraan. Mereka akan memberikan penampilan yang berbeda jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Kami akan membawakan lagulagu baru dan belum pernah dibawakan sebelumnya. Dan kami juga akan fokus untuk kostum nanti,” ucapnya sembari mengatakan The Hydrant menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia dan di Asia bersama Jepang. Terlepas dari hal itu, Dethu menyayangkan sikap pemerintah khususnya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang dinilai kurang proaktif dan tidak cepat tanggap. Pemerintah seharusnya sudah memiliki list band atau individu mana yang memang benar-benar sudah berkontribusi ‘memasarkan’ Indonesia di kancah internasional. “Band kami ini main bukan sembarang festival, ini festival besar yang notabene
kunjungan penontonnya lebih dari 4 ribuan penonton,” kata pria yang sempat menulis buku untuk band Superman Is Dead ini. Dia mengaku jika saat ini juga membuka kotak donasi yang diprakarsai oleh rekannya sebagai bentuk dukungan untuk The Hydrant. “Ya.. itu diinisiasi oleh rekan saya melalui kitabisa.com, namun sesungguhnya itu tidaklah terlalu berpengaruh, kami juga saat ini sangat menghindari bantuan dari pemerintah karena ini masa Pemilu. Kami tidak mau terjadi hal di luar kuasa kami,” tukasnya. Pihaknya berharap, sepulang dari ajang berkelas internasional itu, bandnya bisa membawa spirit baru dan para pemusik semakin dihargai di tanah kelahirannya dan di luar negeri makin berkibar. “Ini adalah pembuktian kami, kami dalam berkarya dan bermusik tidak main-main,” pungkasnya. (win)
Bali Post/win
RILIS ALBUM - Starwick segera merilis mini album “Picture of Tomorrow” dalam format cakram padat pada 21 April mendatang.