20 HALAMAN
NOMOR 244 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
jumat wage, 4 mei 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Tekan Kemiskinan, Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Buleleng Suguhkan Seni Budaya, Kampanye Koster-Ace Diminati Wisman DUKUNGAN masyarakat Kabupaten Buleleng terhadap Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan KosterTjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), sungguh luar biasa. Terbukti tiap kali menghadiri kampanye terbuka di kabupaten paling ujung utara Pulau Bali itu, selalu dipadati ribuan massa. Pada Kamis (3/5) kemarin giliran ribuan warga dari lima desa seKecamatan Sawan menyatakan dukungan bulat mendukung, memilih dan memenangkan paslon KosterAce pada Pilgub Bali 2018 dengan perolehan kemenangan minimal 85 persen suara. Adapun kelima desa adalah Desa sudaji, Suwug, Kerobakan, Sinabun dan Desa Kloncing. Hadir dalam kampanye terbuka
itu Calon Gubernur Wayan Koster didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPC PDI-P Buleleng Gede Supiatna, para anggota Fraksi PDI-P DPRD Buleleng, anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali, perwakilan partai politik pengusung serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Di hadapan ribuan warga, Koster memaparkan program kerja yang akan diusungnya lima tahun ke depan. Salah satu yang menjadi prioritas Koster untuk tanah kelahirannya adalah percepatan infrastruktur. Menurutnya, hal itu akan mempercepat pengentasan kemiskinan di Gumi Panji Sakti. ‘’Buleleng ini paling luas wilayahnya, jumlah penduduknya juga
Denpasar Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
66,43 66,99 58,95 59,27
54,76 65,04 55,29 52,23
Turun Turun Turun Turun
Klungkung Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
53,13 65,12 52.00 54,47
52,84 58,34 46,17 45,18
Turun Turun Turun Turun
paling banyak. Di Buleleng ini juga tingkat kemiskinan lumayan tinggi. Harus ada prioritas dan fokus mempercepat pembangunan di Buleleng,’’ kata Koster saat menggelar kampanye di Lapangan Desa Pakraman Sudaji. Dalam hal infrastruktur, Koster mengaku sudah menyiapkan master plan pembangunan di kabupaten utara Bali itu. Salah satunya adalah jalur singkat yang menghubungkan Denpasar-Singaraja. ‘’Itu akan dipercepat pembangunannya. Nanti ada satu ruas jalan di tengah, satu lagi di barat,’’ paparnya. Selain itu, Koster juga berkomitmen mempercepat pembangunan bandara di Buleleng. Hal. 19 Pendekatan Khusus
Bali Post/kmb
ANTUSIAS - Warga Buleleng antusias menyambut Wayan Koster saat kampanye di Buleleng, Kamis (3/5) kemarin.
Dibandingkan 2017
Nilai UNBK 2018 Turun, Kecuali Program Bahasa
Di Bali UNBK SMA/MA diikuti 30.115 orang, sementara SMK 30.181 orang. Dibandingkan tahun lalu, rata-rata nilai UN tahun 2018 mengalami penurunan. Namun, ada beberapa kabupaten yang mengalami peningkatan di masing-masing program tertentu. Penurunan secara keseluruhan dialami di Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung.
Badung Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
55,19 58,25 52,78 55,33
57,52 58,29 50,69 47,51
Naik Naik Turun Turun
Gianyar Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
49,34 59,38 51.90 53.20
57.30 63,52 51,38 46,92
Naik Naik Turun Turun
Bangli Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
44,44 50.00 43,69 52,52
54,23 53,52 44,82 45.00
Naik Naik Naik Turun
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, S.H., M.H. mengatakan dari 546 sekolah yang mengikuti UN, baik SMA/MA maupun SMK perbandingan rata-rata nilai UN tahun 2017 dan 2018 setiap kabupaten/kota di Bali pada setiap program mengalami penurunan. Namun, ada beberapa kabupaten yang mengalami peningkatan di masing-masing program tertentu. Penurunan secara keseluruhan dialami di Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung. ‘’Secara keseluruhan di Bali, nilai rata-rata UN masingmasing program hanya program Bahasa yang meningkat dari 49,71 pada tahun 2017 menjadi 54,80 pada tahun 2018 ini. Sementara yang lainnya mengalami penurunan (program IPA turun dari 60,09 menjadi 59,49, Program IPS dari 50,13 turun menjadi 48,84, dan program SMK dari 55,39 turun menjadi 47,95 - red),’’ jelas TIA Kusuma Wardhani. Sementara itu, lanjut Kusuma Wardhani, perbandingan rata-rata nilai UN 2017 dan 2018 masing-masing mata pelajaran (mapel) juga mengalamai fluktuatif. Pada program Bahasa, mapel Bahasa Indonesia mengalami peningkatan dari 53,38 menjadi 59,88, mapel Sastra Indonesia dari 54,92 menjadi 62,85, mapel Antropologi dari 56,04 menjadi 69,11. Semantara penurunan terjadi pada mapel Bahasa Inggris dari 51,00 menjadi 47,43, mapel Matematika dari 36,37 turun menjadi 34,30 dan mapel Bahasa Asing dari 68,25 turun menjadi 65,22. Pada program IPA, mapel yang mengalami penurunan nilai rata-rata UN, yaitu Bahasa Indonesia dari 73,71 turun menjadi 72,67 dan mapel Bahasa Inggris dari 66,80 turun menjadi 64,55. Sementara mapel Matematika mengalami peningkatan dari 45,57 menjadi 46,23, mapel Fisika dari 49,48 menjadi 51,68, mapel Kimia dari 59,37 menjadi 60,06, dan mapel Biologi dari 54,40 naik menjadi 61,21. Hal. 19 Alami Penurunan
Gara-gara ’’Gadget’’ MENURUNNYA nilai rata-rata hasil UN tahun ini tidak terlepas dari semakin besarnya waktu siswa atau remaja pada umumnya berkutat dengan gadget atau smartphone mereka daripada alokasi waktu untuk kegiatan yang berhubungan dengan pelajaran. Teknologi informasi memang baik dan tidak bisa dihindari, namun penggunaannya tanpa manajemen waktu yang tepat atau tanpa pembatasan durasi tentu akan menyerap energi dan waktu anak-anak untuk belajar. ‘’Bermain memang perlu (termasuk bermain gadget), tetapi jika waktu bermain tidak diimbangi dengan waktu ‘’belajar’’ tentu akan mengurangi penguasaan anak-anak pada materi pelajaran yang mestinya mereka kuasai. Dalam jangka panjang tentu ini dapat menurunkan daya saing anak-anak kita dibandingkan anak-anak daerah atau negara lain,’’ ujar akademisi Dr. IB Radendra Suastama, S.H., M.H., Kamis (3/5) kemarin. Ketua Yayasan Handayani ini menyarankan agar orangtua menerapkan jam-jam tertentu di rumah ketika gadget tidak boleh disentuh pada jam-jam tersebut. Atau orangtua mengarahkan penggunaan gadget justru untuk mencari ilmu di internet. Hal. 19 Berbasis Budaya
Jokowi Vs Bolkiah Imbang 25-25 Menlu Retno Marsudi, dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Usai pertandingan, Presiden Jokowi mengatakan persahabatan antarnegara ini tidak selalu dilakukan dalam sebuah forum yang formal saja. Kepala Negara menyebutkan, upaya yang dilakukan dengan Sultan Brunei merupakan bagian dari soft diplomacy. ‘’Ada yang namanya soft diplomacy. Dan memang saya tahu Sultan Hassanal Bolkiah itu memang hobinya badminton, saya pernah bertanya dan beliau menjawab. Dalam sehari, beliau tiga kali main badminton dan sekali main bisa sampai tiga set. Jadi, waktu di ASEAN Summit, kemudian di Australia dan Singapura, saya mengajak beliau untuk datang ke Indonesia bermain badminton,’’ ujarnya. Jokowi mengaku mengeluarkan keringat yang cukup banyak dan merasa segar. ‘’Keringat keluar banyak, tapi yang paling penting tamunya terlayani dan senang. Inilah bagian dari persahabatan antarnegara,’’ kata Presiden. (ant) BRUNEI - Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah yang berkunjung ke Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (3/5) kemarin.
Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
51,23 58,52 47,67 54,49
56,11 60,87 49.00 48.00
Naik Naik Naik Turun
Buleleng Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
48,26 55,21 43,73 55,25
56,85 54,82 45,61 47,15
Naik Naik Naik Turun
Jembrana Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
50.30 55.01 43,78 51.90
57.01 53,63 45,02 43,97
Naik Turun Naik Turun
Tabanan Program
2017
2018
Perbandingan
B. Indonesia IPA IPS SMK
41,96 56,58 46,85 53,42
43,02 54,77 45,19 45,27
Naik turun Turun Turun
Ditawari Pesawat, Brunei Beli Panser
Bulu Tangkis
PRESIDEN Joko Widodo dan Sultan Hassanal Bolkiah beradu kemampuan lewat pertandingan bulu tangkis di GOR Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/5) petang, dengan skor imbang 25-25. Dalam pertandingan ini, Presiden Jokowi berpasangan dengan legenda bulu tangkis Indonesia Alan Budi Kusuma, sementara Sultan Hassanal berpasangan Hendri Saputra. Pertandingan antarkedua kepala negara ini berlangsung sengit. Presiden Jokowi yang mengenakan kaos oblong putih awal-awal memimpin atas Sultan. Namun, perlahan orang nomor satu di Brunei Darussalam itu menyamakan skor menjadi 10-10. Setelah itu pertandingan berimbang dengan saling mengejar. Duel semakin sengit saat tim Jokowi diimbangi 20-20 oleh tim Sultan Bolkiah. Kejar-kejaran poin berlangsung hingga skor akhir 25-25 untuk kedua tim. Jokowi pun langsung angkat raket tidak melanjutkan pertandingan. Jokowi pun digantikan oleh Menko Polhukam Wiranto. Tim Sultan Bolkiah berhasil mengalahkan tim Wiranto dengan skor 21-16. Pertandingan ini berjalan meriah dengan teriakan dan tepuk tangan dari penonton yang diisi anggota TNI dan para wartawan. Hadir menonton pertandingan perwakilan dari Indonesia dan Brunei Darussalam. Dari Indonesia ada Mensesneg Pratikno,
Karangasem
Bali Post/ant
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan, soft diplomacy antara Indonesia dan Brunei Darussalam dalam kunjungan kehormatan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah ke Indonesia menghasilkan rencana pembelian Panser Anoa buatan PT Pindad. ‘’Ya, tadi sudah dalam proses dan memang kita sudah perintahkan untuk segera diproses mengenai pembelian yang ada di PT Pindad, baik berupa senjata maupun Panser Anoa,’’ kata Presiden Jokowi, Kamis (3/5) kemarin. Selain itu, kata Presiden, pihaknya juga menawarkan kapal buatan Indonesia, namun pihak Brunei menyampaikan akan berhitung terlebih dulu. ‘’Kita juga menyampaikan untuk pembelian pesawat CN buatan PT DI, namun beliau (Sultan) menyampaikan masih hitung-hitung dulu. Tadi sudah langsung dipanggil menterinya. Tapi yang sudah jelas adalah produk Pindad,’’ katanya. Presiden Jokowi mengatakan, persahabatan antara kedua negara ini tidak selalu dilakukan dalam sebuah forum yang formal. Kepala Negara menyebutkan, olahraga bersama dengan Sultan Brunei merupakan bagian dari soft diplomacy. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memimpin pertemuan bilateral dengan Sultan Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah beserta delegasi di Istana Bogor, Jawa Barat. ‘’Selamat datang Sultan Bolkiah dan delegasi di Kota Bogor. Sebuah kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Sri Baginda ke Indonesia,’’ kata Presiden saat membuka pertemuan bilateral. Presiden mengatakan kerja sama Indonesia dengan Brunei hingga saat ini telah berjalan sangat baik dalam semua bidang. Sultan Bolkiah yang juga didampingi para delegasinya mengucapkan terima kasih atas penyambutannya yang sangat meriah dan diterima dengan baik. Sultan Brunei ini mengaku lawatannya ke Indonesia sebagai kunjungan balasan setelah Presiden Jokowi menghadiri Perayaan 50 Tahun Sultan Hassanal Bolkiah Bertahta pada 6 Oktober 2017 yang lalu. ‘’Saya percaya pertukaran lawatan ini mencerminkan semangat setia kawan dan memperkuat kerja sama yang telah terjalin selama ini,’’ kata Sultan Bolkiah. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan pertemuan bilateral ini membahas masalah perdagangan, tenaga kerja serta masalah Laut Cina Selatan. Retno mengatakan perdagangan antara Indonesia-Brunei memang mengalami penurunan, namun tidak terkait dengan volume perdagangan. ‘’Penurunan ini terkait nilai perdagangan karena turunnya harga minyak. Brunei banyak sebelumnya mengekspor minyak ke Indonesia dengan harga minyak yang turun otomatis nilai dari perdagangan itu sendiri menjadi turun,’’ jelas Retno. (ant)
denpasar
2
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Aksi Corat-coret dan Konvoi Warnai Pengumuman Kelulusan SMA/SMK Puluhan Siswa Diamankan
Bali Post/eka
Denpasar (Bali Post) Pengumuman kelulusan yang dilakukan secara online, ternyata tidak menghilangkan tradisi konvoi dan aksi corat-coret siswa di jalanan. Kamis (3/5) kemarin, sejumlah siswa-siswi kelas XII SMA/SMK tampak berkeliling jalanan dengan cara berkelompok di sejumlah ruas jalan utama. Mereka juga terlihat berkumpul di tempattempat umum lainnya, seperti Lapangan Puputan Margarana, Taman
Budaya Bali, dan sejumlah tempat strategis lainnya. Pantauan di lapangan Kamis kemarin, salah satu lokasi yang menjadi tempat aksi corat-coret siswa-siswi yang merayakan kelulusannya adalah kawasan Taman Budaya Bali. Di tempat ini ratusan siswa-siswi SMA/SMK yang berasal dari sejumlah sekolah di Denpasar melakukan aksi corat-coret seragam dengan menggunakan cat semprot dan spidol berbagai warna. Alhasil seragam yang awalnya
putih bersih menjadi kotor dengan beragam gambar dan tanda tangan yang tak karuan. Usai melakukan aksi corat-coret seragam, mereka langsung berkeliling kota dengan menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat. Sayangnya, banyak dari mereka yang ugal-ugalan mengendarai sepeda motor di jalan raya tanpa menggunakan helm. Tak hanya itu, siswa-siswi SMA/SMK yang membawa motor juga tampak menyuarakan
knalpot motor mereka dengan keras. Ada pula yang membawa bendera dan sejumlah atribut lainnya. Tak pelak aksi konvoi ini mengakibatkan sejumlah arus lalu lintas di sekitar Taman Budaya Bali yakni di Jalan Nusa Indah, Jalan Hayam Wuruk dan sejumlah ruas jalan lainnya menjadi macet. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai Denpasar. Kawasan ini nampaknya menjadi kawasan favorit
bagi ribuan siswa SMA/SMK untuk merayakan kelulusan. Pasalnya dengan halaman parkir yang cukup luas, membuat para siswa leluasa untuk menggelar aksi maupun menggeber kendaraannya dengan keras. “Kami merayakan dengan konvoi biar ada kenangkenangan. Konvoi juga hanya keliling-keliling saja. Cuma corat-coret seragam saja,” ujar salah satu siswa, Putu Winyana, saat ditemui di kawasan Taman Budaya Bali, Denpasar. Disdikpora Provinsi Bali sebenarnya sudah mengeluarkan surat edaran yang melarang siswa konvoi saat kelulusan. Namun hal itu tidak digubris siswa. Saat di sekolah masih mampu direm oleh kepala sekolah dan guru, namun begitu keluar sekolah mereka berkonvoi. Di Denpasar konvoi kemarin diawali oleh siswa di sebuah SMK negeri di kawasan Ubung. Sekitar pukul 10.00 Wita mereka menguasai Jalan Gatot Sebroto menuju Jalan Nangka, Jalan Patimura dan di depan GOR Ngurah Rai bagian utara sudah ditunggu siswa SMK PGRI di kawasan Jalan Kenyeri. Mereka melanjutkan konvoi ke Jalan Kamboja dan Jalan Sudirman, karena di sana sudah ditunggu siswa SMA negeri dan swasta favorit yang ikut konvoi. Yang jelas aksi mereka bergerombol
sambil membunyikan klakson secara keras telah mengganggu ketertiban umum. Anehnya, aksi ini justru dikomandani oleh siswa negeri. Aparat keamanan menghalau konvoi tersebut karena mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Bahkan puluhan siswa diamankan di Mapolda karena tak memakai helm saat konvoi. Pengamat pendidikan Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. mengaku setuju dengan tindakan aparat keamanan yang menindak tegas para peserta konvoi. ‘’Kalau sebatas corat-coret baju seragam tak masalah. Tapi, jika konvoi dan mengganggu keamanan pantas diberi hukuman agar ada efek jeranya,’’ tegasnya. Hal senada juga dilontarkan Kepala SMA Saraswati Denpasar Ir. Budadnyana. Jika siswa sudah diluar sekolah menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Apalagi jika sudah sampai mengganggu keamanan dan pengguna jalan lain, dia setuju siswa bersangkutan diberikan pembinaan. Dia mengingatkan, masa depan lulusan SMA/SMK masih panjang. Untuk itu, dia berharap aparat keamanan bertindak tegas agar aksi konvoi ini tidak menambah pengikut pada tahun mendatang. (kmb12/025)
figur Lebih Baik Persuasif AKSI konvoi siswa di jalan raya saat merayakan kelulusan harus disikapi secara persuasif, bukan dengan cara kekerasan. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengungkapkan, cara dengan menghukum siswa adalah tindakan salah. Sebab, aksi konvoi ini bukan budaya dan tradisi Bali, suatu saat akan hilang dengan sendirinya karena dinilai tidak menguntungkan. ‘’Namun, kalau untuk memunculkan efek jera bolehlah diisi hukuman, asal dalam bingkai mendidik,’’ tegasnya, Kamis (3/5) kemarin. Menurut kepala sekolah yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar ini, aksi konvoi tahun ini tidak sedahsyat tahun-tahun sebelumnya. Hal ini lantaran pengikutnya makin berkurang. Di lingkungan YPLP ia mengaku mengeluarkan surat edaran, bahwa siswa yang kedapatan konvoi terancam ditunda pembagian STTB-nya. Dengan gertak ini, teryata mampu mengerem siswa sekolah PGRI berkonvoi. Jika ada satu-dua yang terlibat, itu karena pengaruh siswa-siswa sekolah lain. ‘’Kami paling khawatir karena SMK PGRI 3 meluluskan 742 siswa. Syukur tak ada yang ke sekolah melihat pengumuman, karena dilakukan secara online,’’ tegasnya. (sue)
Bunuh Turis Belanda
Dua Pemuda Dituntut 18 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Terdakwa Winda Wilantara alias Wili alias Win (23) asal Lampung dan Andika Budiyanto (30) asal Bogor Jawa Barat, dituntut hukuman 18 tahun penjara, Kamis (3/5) kemarin. Kedua pemuda ini dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap turis asal Belanda, Robert Geelhoed. JPU Putu Gede Suriawan di hadapan majelis hakim pimpinan Ketut Suarta, mengatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, sebagai orang yang melakukan, menyuruh melakukan, turut melakukan dengan sengaja, dan direncanakan terlebih dahulu untuk merampas nyawa orang lain (membunuh-red). Terdakwa Winda dan Andika dalam perkara ini dijerat dengan pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dalam dakwaan pertama primair. Disebutkan, aksi pembunuhan dilakukan pada 26 Oktober lalu di Perumahan Puri Gading, Jimbaran, persisnya di Jalan Ambon Kompleks Amsterdam, Jimbaran. Kasus ini bermula dari datangnya Winda ke Bali untuk mencari pekerjaan. Dalam perjalanan Winda bertemu Andika di dalam bus. Mereka membicarakan masalah pekerjaan dan bahkan Andika menyanggupi. Sebelum bekerja, mereka jalan-jalan dan nongkrong di Pantai Kuta. Saat itulah terdakwa berkenalan dengan korban Robert dan dia menawari Winda bekerja. Akhirnya korban mengajak terdakwa ke kondotel Jalan Dewi Sri, Kuta. Pada 23 Oktober Winda diajak Robert ke Perum Puri Gading dan dari sanalah mereka akrab. Besoknya diajak mandi hingga terdakwa diminta memuaskan nafsu birahi korban dengan cara menjilat kemaluan korban. Awalnya Winda tidak mau, namun Andika mau. Tapi lama kelamaan kedua lelaki itu mau memuaskan nafsu birahi Robert. Setelah terbiasa, Winda menawarkan ke Andika apakah mau punya usaha. Syaratnya membunuh Robert dan mobilnya dijual. Selanjutnya, terjadilan kesepakatan. Setelah melakukan onani berulang-ulang, aksi pembunuhan terhadap korbanpun dilakukan. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Masyarakat Berpenghasilan Rendah Didata Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
STERILISASI - Petugas tengah melakukan sterilisasi terhadap anjing liar di Sanur, Denpasar, Kamis (3/5) kemarin. Bali Post/eka
Minimalisasi Kasus Rabies
Distan Sasar Anjing di Objek Wisata
Denpasar (Bali Post) –
Kasus rabies masih menghantui warga Kota Denpasar. Pasalnya, masih banyak hewan pembawa rabies (HPR) yang berkeliaran di tempat umum. Menyikapi hal itu, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar secara kontinu melakukan kegiatan untuk meminimalisasi kasus rabies. Seperti yang dilakukan di objek wisata Sanur, Kamis (3/5) kemarin, Distan bersama sejumlah LSM, seperti Bali Animale Walfare Association (BAWA) Program Sanur, melakukan vaksinasi serta sterilisasi anjing-anjing yang
diliarkan di kawasan Pantai Sanur. Sejak pagi petugas gabungan tersebut melakukan kegiatannya, mulai dari vaksin hingga sterilisasi. Kegiatan ini mendapat sambutan yang positif dari kalangan pelaku wisata di sepanjang Pantai Sanur.
Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambawa Putra mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang berada di Sanur. Selama ini masih ada keluhan wisatawan terhadap keberadaan anjing liar. Mereka merasa terganggu dengan keberadaan anjing-anjing tersebut. Melihat kondisi itu, pihaknya bersama beberapa LSM melakukan kegiatan vaksinasi agar wisatawan tidak merasa takut lagi. Semua anjing yang ditemukan di sekitar pantai divaksin.
Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga sore. Manager Hotel Besakih Gusti Ngurah Putra menyambut baik kegiatan yang dilakukan Distan Denpasar tersebut. Apalagi, keberadaan anjing liar tersebut sering menjadi keluhan wisatawan. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah aktif melakukan kegiatan vaksinasi. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari tamu yang menginap di sekitar pantai ini,” ujarnya.
Sementara itu, Program Manager BAWA Gusti Ngurah Bagus mengatakan, pihaknya ikut membatu melakukan vaksinasi serta sterilisasi terhadap anjing-anjing liar di kawasan wisata ini. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap wisatawan yang ada di Sanur tidak lagi merasa terganggu. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Masyarakat Berpenghasilan Rendah Didata
Denpasar (Bali Post) Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai program perlindungan sosial sudah diterapkan sejak tahun 2007 di seluruh Indonesia. Program ini memberikan bantuan tunai kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Di Kota Denpasar, program ini diterapkan dengan pendataan secara maksimal kepada setiap keluarga yang dianggap berhak mendapatkan alokasi bantuan KPM PKH. Menurut Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Pemkot Denpasar terus berkomitmen menyukseskan Program Keluarga Harapan dan terkait dengan pendataan di lapangan terus dimaksimalkan. “Pemerintah daerah sudah seharusnya terus berupaya maksimal untuk menyukseskan segala program pemerintah pusat,” ujar Jaya Negara, Kamis (3/5) kemarin.
Jaya Negara menambahkan, tujuan pelaksanaan program ini adalah untuk percepatan penanggulangan kemiskinan, sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial. Dikatakan, cakupan PHK dalam hal ini meliputi siswa SD, SMP, SMA, ibu hamil, balita, anak pra sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas yang tergolong keluarga berpenghasilan rendah. “Pendataan di Kota Denpasar mencakup empat kecamatan dengan jumlah total 43 desa/kelurahan. Verifikasi dan validasi terus dilakukan dengan berkoordinasi hingga di tataran desa/kelurahan,’’ ujarnya. Hal senada juga dilontarkan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya. Dia menegaskan, PKH diberikan kepada penduduk Kota Denpasar yang memiliki KTP Denpasar dan bertempat tinggal di Denpasar, dengan kategori berpenghasilan rendah. “Kendala yang dialami dalam proses pendataan adalah terkait dengan mobilitas penduduk yang begitu tinggi. Banyak penduduk yang tiba-tiba pindah kecamatan atau pindah ke daerah lain,” ujarnya. Untuk memaksimalkan pendataan tersebut,
pihak desa/kelurahan melakukannya setiap enam bulan sekali. “Itu dilakukan agar data selalu teru p d a t e . Jadi, jika ada perpindahan penduduk akan segera terekam dan dilaporkan,’’ terangnya. Tahun 2018 ini, kata Mertajaya jumlah KPM di Kota Denpasar tercatat 2.958 j i w a d a r i empat kecamatan di Kota Denpasar. Diharapkan alokasi dana PKH yang diterima masyarakat dapat bermanfaat, karena bagaimanapun keluarga adalah salah satu unit yang sangat relevan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (kmb12)
BADUNG
Jumat Wage, 4 Mei 2018
3
Badung Canangkan BBGRM XV
Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Gotong Royong
BBGRM - Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV Kabupaten Badung Tahun 2018 di Banjar Adat Petang Dalem, Kecamatan Petang, Kamis (3/5) kemarin. PANCASILA sebagai dasar negara dengan lima sila di dalamnya memiliki inti sari yang sangat mendalam, yakni gotong royong. Gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata atau bahkan jargon. Gotong royong harus dilakukan dalam kehidupan seharihari dan harus diwujudkan dalam sebuah tindakan nyata. Demikian ditekankan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kabupaten Badung I Ketut Martha pada Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV Kabupaten Badung Tahun 2018 di Banjar Adat Petang Dalem, Kecamatan Petang, Kamis (3/5) kemarin. Acara tersebut dihadiri Forkompinda Badung, Ketua Tim Penggerak PKK Badung Ny.
Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, Kepala BNN, Ketua Dharma Wanita Persatuan, camat, perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung. Dijelaskan, Bulan Bakti Gotong Royong merupakan momentum bersama untuk mengingatkan semua tentang arti penting gotong royong, terutama bagi generasi penerus yang akan memikul sejarah ke depan. “Semangat gotong royong harus kita tanamkan sejak dini dalam proses pendidikan di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Kegiatan gotong royong harus diajarkan melalui kegiatan yang nyata, bukan hanya sekadar wacana semata,” jelasnya. Di bagian lain, Ketut Martha menyampaikan Pemkab Badung juga sangat mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di Desa Pangsan yang sudah dilak-
sanakan sebulan penuh, dan pada 3 Mei ini dilaksanakannya Upacara Penutupan di Lapangan Umum Kecamatan Petang. Ini telah membuktikan gotong royong antara TNI dan masyarakat untuk saling bahu-membahu membangun jalan dan senderan sepanjang 165 meter, untuk memperlancar arus distribusi hasil produksi pertanian. “Kami menyampaikan penghargaan, apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah mampu mewujudkan pembangunan jalan dan bedah rumah di Kabupaten Badung,” katanya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Badung Putu Gede Sridana melaporkan, maksud dan tujuan kegiatan BBGRM ini untuk memperingati dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam peran serta aktif berdasarkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Tujuanya untuk mewujudkan penanaman nilai-nilai kebersamaan, etika, moral dan budaya bangsa bagi masyarakat dan anggota keluarga sejak dini. Diharapkan, keluarga menjadi wahana yang tangguh untuk mewujudkan ketahanan nasional itu sendiri. BBGRM merupakan upaya untuk menggelorakan semangat dan peran aktif masyarakat dalam membangun yang merupakan modal gerakan membangun yang didasarkan oleh tiga pertimbangan utama, yaitu memperkuat integritas sosial, kepedulian dan peran aktif masyarakat serta meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat membangun diri dan lingkungannya secara mandiri. (ad217)
Sempat Terkendala Utilitas
Bali Post/kmb23
Pengerjaan Proyek ”Underpass” Dikebut Mangupura (Bali Post) -
Pengerjaan proyek pembangunan jalan underpass di Simpang Tugu Ngurah Rai, Tuban terus dikebut. Saat ini progres pembangunan jalan underpass kedua di Bali itu sudah mencapai 55,4 persen. Sebelumnya, pengerjaan proyek ini sempat terkendala oleh adanya utilitas pipa maupun kabel di sekitar lokasi proyek. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara mengatakan hal itu, Kamis (3/5) kemarin. Menurut Yasmara, progres pembangunan yang mencapai 55,4 persen itu sudah termasuk dengan proses pengeboran di sisi utara Bundaran Tugu Ngurah Rai. Sedangkan untuk pengeboran di sisi selatan masih tersisa 47 titik. Sementara di sisi utara dan selatan saat ini sedang dilakukan penggalian secara paralel. Penggalian sudah bisa dilanjutkan, mengingat semua utilitas milik PLN,
PDAM maupun pipa avtur sudah direlokasi. “Saat ini juga sedang dilakukan penggalian sampai kedalaman tiga meter, yang diikuti dengan penyiapan dinding penahan tanah. Pengerjaan underpass dan penggunaan alat-alat berat semakin mudah dioperasikan pascadirelokasinya utilitas PLN, PDAM maupun pipa avtur,” ujarnya. Meski pengerjaan semakin mudah, namun demi kes-
elamatan penerbangan karena lokasi proyek berdekatan dengan Bandara I Gusti Ngurah Rai, ketinggian alat menjadi pertimbangan. Yasmara mengatakan, peralatan dapat dioperasikan secara normal dari pukul 02.00 Wita hingga pukul 07.00 Wita. Di luar waktu itu, ketinggian alat hanya dibatasi hingga empat meter dari tinggi maksimal 15 meter. Yasmara mengakui, saat ini lalu lintas dari arah Sim-
pang Dewa Ruci menuju bundaran cukup padat. Hal itu disebabkan oleh adanya penyempitan ruas jalan di sekitar proyek underpass. Lebar jalan sebenarnya enam meter dan bisa dilalui oleh dua mobil. Namun, karena terjadi penyempitan arus lalu lintas menjadi agak tersendat. “Saat ini sedang ada pengerjaan penggalian di dalam underpass, sehingga terjadi penyempitan ruas jalan,” akunya. Yasmara menargetkan proyek ini bisa rampung pada Agustus mendatang. Rencananya proyek ini akan mulai diujicobakan per September 2018 mendatang. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0
Stikom Bali Gelar Kuliah Industri
UNTUK menyiapkan kelulusan yang berkualitas sekaligus menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0, pada tahun 2018 ini STMIK Stikom Bali kembali menggelar acara kuliah industri selama tiga hari, 3-5 Mei 2018, bertempat di Kampus STMIK Stikom Bali. Sedikitnya 3.000 mahasiswa dari sekitar 6.000 mahasiswa Stikom Bali mengikuti acara ini. Kuliah industri dibuka oleh Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (induk Stikom Bali) Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. Ketua Panitia Kuliah Industri 2018 Stikom Bali IGKG Puritan Wijaya menjelaskan, kuliah industri tahun 2018 ini bertemakan ‘’Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0’’. Dewasa ini dunia sudah memasuki revolusi industri keempat yang ditandai salah satunya pesatnya kemajuan dalam bidang ICT. ‘’Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendekatkan para mahasiswa dengan dunia industri terutama bidang ICT sekaligus belajar dari pengalaman nyata para pegiat
PEMBUKAAN - Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. (tengah) bersama Ketua Yayasan WDS Ida Bagus Dharmadiaksa (lima dari kiri), Ketua Stikom Bali Dadang Hermawan, Ketua Panitia IGKG Puritan Wijaya dan pejabat Stikom Bali lainnya usai pembukaan kuliah industri. ICT dan bisnis yang memanfaatkan ICT,’’ katanya. Kegiatan dalam kuliah industri meliputi seminar, workshop, pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan tenant expo start up bisnis Stikom Bali. Tampil sebagai pembicara adalah Erlangga Maharesha (Regional Marketing Manager Gojek), Iptu Andi Prasetyo, S.H. (Panit 1 Unit Cyber Crime Direskrimsus Polda Bali), Rizky Zulkarnaen (IT Integrasi Doku), Tromol Sihotang (Bank Danamon), Indra Dwi Hari-
adi dan Agung Priyanto Dwi Nugroho (Telkomsel Digital Regional Expansion Bali Nusra), Putu Bagus Windhi Santhika (Jibolba Studio), Aditya Prabhawa Artawan (BPR Lestari), Dodi Putra Artawan (Start up Bali), R. Arief Prawiro Utomo (SCADA PLN), Duwi Arsana (Praktisi IoT), A.A. Indra Dwipayani (Agung Bali Collection), Hai Puja (Content Creator), Hendro W. Saputro (Bali Orange Communication), Anggita Prathama (Google Gapura Digital) dan Feryanto Syukur (Android Developer Oddbit).
Panitia juga menghadirkan JRX, drumer Band SID, sebagai pembicara. Selama ini JRX dikenal sebagai musisi sekaligus entrepreneur yang sukses. Sementara itu, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. dalam sambutannya memaparkan ciri-ciri umum revolusi Indusri 4.0 adalah kreativitas, leasdership (meliputi visi, misi, dan strategi yang jelas) dan entrepreneurship. Sementara ciri khususnya adalah kemajuan dalam bidang internet of things, artificial intellegence, new materials, big data, robotics, augmented reality, cloud computing, manufacturing 3D, nano and bioteknologi dan elearning. Perkembangan Revolusi Industri 4.0 akan menyentuh sektor otomotif, textiles, electricity, fashion dan gastronomi atau makanan. ‘’Untuk mencapai semua itu ada lima disiplin atau the Fifth Dicipline yang harus dimiliki seseorang yakni personal mastery, share vision, system thinking, dan mental model,’’ ungkapnya. (ad215)
SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar
Nilai UNBK Terbaik di Bali, Siswanya ke LKS Nasional
UANG SAKU - Ketua Yayasan PR Saraswati Bagus Ketut Lodji bersama pengurus menyerahkan uang saku kepada Santi disaksikan Kasek Gede Made Suradnyana dan guru pembina Asih Juanita. SETIAP tahun SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sukses meraih posisi terbaik dalam raihan nilai rata-rata UNBK. Tahun ini SMK Farmasi Sarasati 3 Denasar kembali menyabet ranking I nilai rata-rata terbaik UNBK SMK di Bali. Nilai rata-rata UNBK SMK Farmasi 3 Saraswati tercatat 269,06. Nilai tertinggi Bahasa Indonesia 98, Bahasa Ingris 96, Matematika 90 dan Kompetensi Keahlian 100. Empat siswa meraih
nilai 100 di Kompetensi Keahlian yakni Ni Kadek Devi Pradnya Andina, Ni Ketut Nitya Cahyani, I Putu Maheswara Dharma Sanjaya dan I Gusti Ayu Agung Dinda Artika Putri. Sukses kedua, dua siswa lulus SMPTN Jurusan Farmasi di Unud dan Universitas Negeri Jember. Keberhasilan ketiga, anak SMK Farmasi Saraswati 3 menjadi duta Bali pada lomba LKS tingkat Nasional di Lombok. Santi Candra Wijaya (XI-2) yang
dibina Rr. Asih Juanita, S.Farm., Apt. mewakili Bali di ajang LKS Nasional pada 6 Mei. Selain itu, siswa SMK Farmasi Saraswati meraih juara III Pharmagames 2018 se-Jawa-Bali di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga dan juara III Olimpiade Farmasi (KOFEIN) tingkat Bali 2018. Siswa, guru dan Kepala SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar diterima Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Dewa Made Sukanada, B.A., dr. I G.N. Susila dan Drs. Made Dirgha, Kamis (3/5) kemarin. Saat itu yayasan menyerahkan uang saku kepada siswa dan guru selama tujuh hari. Kepala SMK Farmasi Saraswati Denpasar I Gede Made Suradnyana, S.Si., M.Farm., Apt. didampingi Wakasek Drs. I Made Widiartha, Dewa Gede Sukmantara, S.E., M.M., Ketut Hery Tonik, S.Si., Apt. dan Suprihatin, S.Si., M.Farm., Apt. mengaku bangga dan
berysukur karena sekolahnya mampu mempertahankan tradisi kakak kelasnya meraih nilai UNBK tertinggi di Bali. Ini menunjukkan SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar adalah sekolah berkualitas. ‘’Prestasi ini menunjukkan kerja keras guru dan siswa serta orangtua tak sia-sia karena terbayar dengan prestasi terbaik di Bali. Ini juga berkat pendidikan karakter yang serius digembleng di sekolah hingga lulus 100 persen,’’ ujar Suradnyana. Pada PPDB 2018 ini, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar akan menerima empat kelas siswa baru atau menambah satu kelas dibanding tahun lalu. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Bagus Ketut Lodji mengungkapkan rasa bangganya SMK Farmasi Saraswati 3 mampu mempertahankan posisi terbaik I nilai UNBK di Bali. SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sejak dulu dikenal gudangnya siswa berprestasi, disiplin dan berkarakter. (ad221)
Jumat Wage, 4 Mei 2018
SLUA Saraswati 1 Denpasar Terima 12 Kelas Siswa Baru Tiga Lulusannya Diterima di Kedokteran
SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar tahun ini melepas 482 siswa kelas XII. Yang membanggakan, puluhan siswanya diterima di PTN seperti di Unud dan Undiksha. Seorang diterima di Fakultas Kedokteran (FK) Unud dan dua lagi diterima di FK swasta. Pengumuman kelulusan dilakukan Kamis (3/5) kemarin secara online. Dengan demikian tak ada siswanya berkumpul di sekolah apalagi melakukan aksi corat-coret dan konvoi di jalan raya. ‘’Kami sudah pantau di lapangan bahwa pengumuman berlangsung kondusif tanpa aksi konvoi,’’ tegas Kepala SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar Ir. I Made Budiadnyana. Dipaparkannya, tahun ini siswanya lulus 100 persen dengan nilai minimal kelulusan 73. Ranking I nilai tertinggi di UNBK bidang MIPA diraih Ni Wayan Yoni Cantika (MIA-1) dengan nilai 345,5, disusul Komang Hartadi Wiratama (MIA-1/328,5) dan I Putu Wahyu Widhi Surya Putra (MIA-1
/327,5). Di IPS, ranking I direbut Mega Camelia (Iis-2/273,0), diikuti Ni Putu Sega Okta Habriana (Iis-1/261,0) dan A.A. Gede Oka Wicaksana (Iis-3/246,0). Nilai UNBK tertinggi di MIPA, ranking I ditempati Gusti Ayu Agung Diah Cahya Prabandari (MIA-4) dengan nilai rata-rata 90,58. Atas prestasi ini ia langsung diterima di FK Unud. Ranking II diraih Ni Putu Siwi Pratiwi (MIA-1/88,47) dan ketiga Ni Kadek Miranda Permatasari (MIA-3/88,01). Untuk IPS, ranking I direbut I Gusti Agung Istri Mirah Pradnyaswari (IIs-2/88,44), disusul Ni Putu Sega Okta Habriana (Iis-1/87,22) dan A.A. Istri Vidya Ayuni (Iis-2/85,16). PPDB 2018 ini SLUA Saraswati 1 Denpasar akan menerima 12 kelas siswa baru atau 432 siswa dengan kapasitas 36 siswa tiap kelas. Sejak kemarin sekolah ini dibanjiri calon siswa baru, baik yang mengambil dan mengisi formulir maupun yang bertanya soal fasilitas
MENDAFTAR - Siswa lulusan SMP sedang mengisi formulir pendaftaran didampingi Kepala SLUA Saraswati Denpasar I Made Budiadnyana dan I.A. Kendran. sekolah. Dendi dan Deni, calon siswa yang mendaftar kemarin, mengaku memilih SLUA Saraswati Denpasar karena sekolah ini dikenal memiliki disiplin tinggi, kualitas guru dan PBM-nya bagus serta fasilitasnya lengkap. Mendapat sanjungan demikian, Kasek Budiadnyana mengatakan semua itu berkat dukungan guru, siswa, orangtua siswa dan Yayasan PR Saraswati. Ada hal baru di SLUA Saraswati yakni penataan taman sekolah yang kian rindang dan asri, termasuk meningkatkan disiplin siswa dan guru.
Budiadnyana didampingi Wakasek Dra. I.A. Kendran, Drs. Nyoman Musten, Drs. I Made Resika dan Ni Nyoman Jani Artini, S.S. menambahkan, sekolahnya kini juga sedang semangat menanamkan gerakan gemar membaca. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. memberi apresiasi atas kreativitas SLUA Saraswati. Sekolah ini adalah SMA unggulan dengan program unggulan pula, termasuk soal menumbuhkan minat baca generasi muda. (ad220)
Tingkatkan Kedamaian dan Pererat Persaudaraan
Bandara Ngurah Rai Gelar Dharma Santi
MASIH dalam rangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1940 serta menyambut Galungan dan Kuningan, Manajemen PT Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar Dharma Santi. Kegiatan yang diselenggarakan di Pura Jagat Tirta, kompleks peribadatan Angkasa Pura I, Kamis (3/5) kemarin, diisi ceramah keagamaan oleh Ida Pedanda Gede Kekeran Blahbatuh. Menurut Ketua Suka Duka Umat Hindu Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Wayan Majuarsa, tema yang diusung kali ini adalah ‘’Melalui Pelaksanakan Catur Brata Penyepian Çaka 1940, Kita Tingkatkan Srada (Kepercayaan) dan Bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Masyarakat’’. Kegiatan ini dihadiri pegawai internal Angkasa Pura I dan perwakilan komunitas bandara. Dharma santi ini merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan/
DHARMA SANTI - Suasana pembukaan Dharma Santi serangkaian Nyepi serta menyambut Galungan dan Kuningan di Pura Jagat Tirta, kompleks peribadatan Angkasa Pura I. Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sejalan dengan tema, kegiatan ini juga menjadi sarana dalam memperoleh kedamaian, kesejahteraan dan mempererat tali persaudaraan keluarga besar Bandara I Gusti Ngurah Rai. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, didampingi Co-General Manager Sigit Herdiyanto menyambut baik dan mendukung pelaksanaan dharma santi ini. Seluruh pegawai yang ada di lingkungan AP I harus memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri dan saling memberikan
motivasi agar menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, berbakti dan mengabdi kepada Tuhan, bangsa dan negara. ‘’Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa meningkatkan hubungan dengan Tuhan, hubungan antara sesama sebagai makhluk sosial dan lingkungan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis. Kami percaya lingkungan kerja yang harmonis akan berpengaruh pada kinerja dan profesionalisme kita,’’ pungkasnya. Yanus menyampaikan, momen ini merupakan waktu yang tepat untuk
memohon kelancaran serta perlindungan khususnya dalam melaksanakan proyek pengembangan bandara. Pihak Angkasa Pura I tengah gencar menyelesaikan pekerjaan penambahan 10 lahan parkir pesawat untuk menampung 17.000 delegasi IMF dan World Bank Annual Meeting. ‘’Saat ini kami sedang mengerjakan beberapa pekerjaan besar terkait pertemuan IMF di Bali pada Oktober mendatang,’’ ucapnya. Selain menjalin kebersamaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkokoh hubungan baik yang selama ini telah terbina. Dengan begitu antarindividu dan instansi dapat saling medukung peningkatan kinerja bersama. Seperti diketahui, tidak hanya umat Hindu, namun juga ada umat lain yang turut berkiprah dalam bandara. ‘’Dharma santi ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa apa yang dilakukan, kebersamaan dan saling menghargai, merupakan etos kerja kita bersama,’’ tegas Yanus Suprayogi. (ad223)
DV Medika Perkenalkan Teknologi SMA Darma Praja Denpasar Hanya Modern Olah Sampah Medis Rekrut Enam Kelas Siswa Baru Komitmen Jaga Mutu
SMA Darma Praja sejak lama dikenal sebagai sekolah bermutu dan berbasiskan budaya Bali. Sekolah ini ada di bawah Yayasan Darma Praja milik Pemkab Badung. Makanya biaya pendidikan di sekolah ini relatif terjangkau. Tahun ini SMA Darma Praja yang akrab disebut Daprasma sukses meluluskan siswanya 100 persen. Sebanyak 169 siswa kelas XII, Kamis (3/5) kemarin dinyatakan lulus dengan nilai baik. Pengumuman secara online. Hal ini dilakukan Kepala SMA Darma Praja Denpasar I Gede Bagus Arsawikanta, S.Pd. untuk menghindari aksi coratcoret seragam sekolah dan konvoi di jalan. Yang membanggakan, sejumlah siswanya juga meraih nilai 9,5 ke atas di UNBK. Sebanyak 13 siswa diterima di PTN favorit seperti Unud dan Undiksha. Untuk itu, SMA Darma Praja Denpasar tetap komitmen menjaga mutu, kualitas serta rasio guru dan siswa. Pada PPDB 2018, sekolah ini hanya menerima enam
kelas siswa baru. Sejumlah calon siswa baru sudah mendaftar. Mereka menilai SMA Darma Praja mempunyai model pendidikan disiplin dan karakter. Menurut Kasek I Gede Bagus Arsawikanta, sekolah di Jalan Gatot Subroto ini memiliki 18 ruang belajar, sehingga semua siswa bisa masuk pagi. Ruang kelas dilengkapi LCD yang didukung dua lab komputer dan lab IPA. Calon siswa baru diberikan keringanan pembayaran uang gedung. Sementara siswa yang mendulang prestasi disiapkan bonus Rp 1 juta untuk peraih medali emas, Rp 500 ribu buat perebut perak dan Rp 250.000 bagi penyumbang perunggu. SMA Darma Praja juga dikenal menyiapkan lulusannya untuk bekerja. Buktinya sejak tahun lalu membuka program unggulan bidang pariwisata khususnya kompetensi front office, house keeping, bartender dan akomodasi perhotelan ditambah penguatan bahasa Inggris, Prancis dan Mandarin. Guru-
PENTAS SENI - Seniman Janger SMA Darma Praja saat pentas seni di Nawanatya. nya diambil khusus dari pelaku pariwisata yang profesional. Materi program pariwisata diberikan kepada semua siswa dua jam seminggu tiap Sabtu. I Gede Bagus Arsawikanta didampingi Waksek Kurikulum Drs. I Wayan Pageh, Wakasek Sarpras Drs. I Wayan Murja, Wakasek Kesiswaan Drs. I Made Yasa menambahkan, segudang prestasi diraih siswanya. Yang teranyar merebut juara II se-Bali dalam LKTI di Unhi. Ni Kadek Ayu Puspawati langganan juara tenis meja hingga
kejurnas. Sementara di Wali Kota Cup sukses meraih medali di tenis meja dan woodball. Siswa yang menyumbang piala terbanyak diberikan penghargaan Daprasma Award berupa uang dan piala untuk memotivasi. Di bidang seni, SMA Darma Praja adalah gudangnya seniman. Tim keseniannya dua kali mementaskan joged bumbung dan janger di Nawanatya. Selain itu ikut lomba baleganjur dan terakhir mengisi acara Parade Budaya Lintas Agama di Lapangan Lumintang. (ad219)
DV MEDIKA memperkenalkan alat dengan teknologi terbaru dan ramah lingkungan untuk pengolahan sampah limbah medis. Mesin pengolah limbah medis ini menggunakan sistem autoklaf dengan gelombang mikro. Mesin ini mampu mengubah limbah medis berbahaya menjadi tidak berbahaya lagi. Mesin ini sudah dipasang satu unit di RSUP Sanglah, Denpasar. Founder and Chairman PT DV Medika Health Care Group, Vicentius Lianto, mengatakan ini merupakan upaya untuk mendukung pengolah limbah di dalam area rumah sakit tanpa menimbulkan polusi terhadap lingkungan. ‘’Kami juga sedang menyiapkan pabrik pengolah limbah B3 di lokal Bali untuk membantu fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) meminimalkan biaya pengolahan pihak ketiga yang saat ini relatif mahal karena diolah di Pulau Jawa,’’ ujarnya, Kamis (3/5) kemarin. Ia menilai penanganan limbah medis di Indonesia buruk. Hal
inilah yang menjadi latar belakang DV Medika bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Daur Ulang Plastik Indonesia (APDUPI) memberikan solusi tuntas penanganan limbah medis noninsenerasi yang teknologinya lebih ramah lingkungan untuk fasyankes di Bali. Mesin ini pun sudah digunakan di 70 negara di dunia. Ketua Umum APDUPI Saut Marpaung menyatakan, sebagai asosiasi pendaur ulang pihaknya bertugas mendampingi dan mengedukasi rumah sakit memanfaatkan hasil olahan limbah medis untuk daur ulang sampah medis plastik. Sebab, beberapa jenis limbah plastik medis ada yang masih memiliki nilai ekonomis, seperti kemasan bekas obat-obatan, spuit bekas, botol infus, kemasan cairan asam kuat, selang dan masker oksigen. ‘’Itu akan kami beli dari rumah sakit untuk didaur ulang menjadi produk baru, kantong sampah medis, segel gas, ember cor dan lain-lain. Sementara untuk limbah hasil olahan yang tidak
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
bernilai ekonomis, kami bantu edukasi fasyankes manfaatkan menjadi batu bata sampah (batasam),’’ bebernya. Di Permenkes 56 disebutkan bahwa sampah medis harus didaur ulang. Maka dari itu, mesin ini bisa menjadi solusi dari 8.000 ton sampah medis yang ada di Indonesia. Contohnya, sampah medis berupa infus berbahan plastik LDPE. ‘’Plastik ini yang paling bagus untuk didaur ulang. Ini bisa dijadikan segel gas dan ember cor,’’ jelas Saut Marpaung.
Perwakilan KLHK Diah Wati menyambut baik adanya upaya pengolahan limbah medis yang ramah lingkungan ini. Terutama sampah medis yang tidak infeksius seperti botol infus, jeriken hemodialisa, botol bekas obat dan bekas suntikan. Upaya ini dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan. ‘’Apakah solusinya dengan membeli alat atau manual, silakan. Intinya kelolalah limbah ini dari sumbernya. Karena limbah ini mempunyai nilai jual,’’ tandas Diah Wati. (ad225)
MESIN - Mesin pengolah limbah medis yang diperkenakan oleh DV Medika.
daerah
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Senator RI Luncurkan Buku Gerakan Ekonomi Satyagraha
Shri Arya Wedakarna Dukung Pendirian Koperasi Sukla Satyagraha Demi Hindu TIDAK banyak pemimpin di Bali yang mampu mengeluarkan ide besar untuk kepentingan rakyat banyak dalam wujud ‘’konsepsi’’. Seorang pemimpin selain bisa memotivasi masyarakat, juga harus mampu menunjukkan kecerdasan intelektual yang pemikirannya bisa menginspirasi dan diikuti oleh orang lain. Inilah yang terekam dalam peluncuran Buku Gerakan Ekonomi Satyagraha yang digagas oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dihadiri seratusan peserta diskusi, buku yang ditulis oleh Bambang Gede Kiswardi dan diterbitkan oleh Pustaka Bali Post ini, mendapatkan apresiasi dari pemerhati, khususnya bagaimana meningkatkan potensi ekonomi keumatan. Ketua Umum Gerakan Sukla Satyagraha I Wayan Widi Adnyana menyatakan apa yang digagas oleh Senator DPD-RI Arya Wedakarna merupakan sesuatu yang langka di zaman ini, mengingat tidak semua pemimpin bisa melahirkan gagasan pemikiran yang diterima banyak orang. ‘’Apa yang membedakan Arya Wedakarna dengan pemimpin lainnya? AWK selain wakil rakyat juga mampu memotivasi warga Bali dengan karismanya. Beliau bukan sekadar pejabat, tapi juga pemimpin di hati rakyat. Lihat saja semua hasil karyanya di seluruh Bali, baik hasil fisik maupun pemikirannya diadopsi oleh banyak pemimpin lain. Kami yakin jika semua ide ini tidak dilandasi oleh jnana dan tujuan mulia (dharma), tentu tidak akan lestari bertahuntahun. Sekarang di manamana umat Hindu selalu
PELUNCURAN - Senator Arya Wedakarna (tengah) selaku penggagas Gerakan Sukla Satyagraha bersama Pande Diah (Ketum Forum Revolusi Mental), Wayan Widi Adnyana (Ketum Sukla) dan pejabat Provinsi Bali saat peluncuran Buku Sukla Satyagraha. mencari ajengan sukla demi kesucian,’’ ungkapnya. Shri Arya Wedakarna menjelaskan, sejarah sukla diamanatkan oleh (Swargi) Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa (Ketua Dharma Adhyaksa PHDI Pusat) di Candi Prambanan pada 2015. ‘’Saat kami meresmikan Sanggar Pamujaan Prambanan, beliau memberikan perintah kepada saya bahwa Gerakan Satyagraha yang berasal dari Weda dan sempat dilakoni oleh Ratu Jodha dan Mahatma Gandhi, harus dilanjutkan. Beliau menandatangani prasasti dan ini yang saya jalankan. Saya adalah anak ideologis dari Ida Pedanda Sebali. Kami para ksatria tunduk pada perintah Brahmana dan hanya itu yang kami lihat. Semoga beliau memberikan doa restu pada perjuangan anak muda Hindu terkait Sukla Satyagraha ini,’’ ujarnya. Tentang ide pendirian Koperasi Gerakan Sukla Satyagraha, AWK mendukung penuh. ‘’Dalam dialog muncul ide mendirikan Koperasi Suk-
la Satyagraha yang digagas teman-teman pengusaha Hindu. Silakan, kalau bisa negara membantu. Saya akan berikan akses ke Jakarta. Saya yakin kedaulatan Hindu Indonesia hanya bisa dipertahankan lewat ekonomi. Dalam hal kebangsaan, ekonomi satyagraha selaras dengan konsep Tri Sakti Bung Karno yakni berdikari dalam bidang ekonomi. Tidak masalah umat Hindu punya indetitas sendiri terkait gerakan ekonominya, yang penting tidak mengganggu kelompok lain dan tujuannya mulat sarira, membuat semuanya matangi dan membina. Ini bagian dari kontribusi umat Hindu berperan dalam pembangunan bangsa dan negara. Usahakan tahun ini sudah bisa berjalan,’’ papar Arya Wedakarna. Semeton bisa mendapatkan buku Sukla Satyagraha secara cuma-cuma di Kantor The Hindu Center Of Indonesia, Jalan Beliton No.4 (sebelah Dinas PU/ Kodam IX/Udayana) Denpasar atau menghubungi nomor telepon 081 237 917 112 (Desak Asti Wijaya). (ad213)
Bali Post/rah
DIGIRING – Sejumlah pelajar digiring menuju Mapolsek Abiansemal, Badung untuk diberi pembinaan, Kamis (3/5) kemarin.
Konvoi ke Jembatan Tukad Bangkung
5 Inkindo Bali Gelar Musprov X
Inkindo Berkomitmen Dalam Pembangunan Bali Berkelanjutan IKATAN Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) X dengan tema ‘’Inkindo Bersinergi dalam Pembangunan Bali Berkelanjutan’’ di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Kamis (3/5) kemarin. Musprov yang dibuka oleh Asisten III Setda Provinsi Bali I Wayan Suarjana dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi DPN Inkindo Ir. Leonardo J. Hehanussa, M.Si., Sekjen DPN Inkindo Erie Haryadi beserta jajaran, Ketua DPP Inkindo Bali periode 2014-2018 Ketut Gupta beserta jajaran, Ketua DPP Inkindo seluruh Provinsi se-Indonesia, Wakil Bupati se-Bali, perwakilan Rektor PTN dan PTS se-Bali, Ketua LPJKP Bali, Ketua Kadin Bali, Ketua Asosiasi perusahaan dan profesi tingkat Provinsi Bali. Musprov X ini diselenggarakan dalam rangka membahas dan mengambil keputusan atas laporan pertanggungjawaban DPP Inkindo masa bakti 2014-2018, menetapkan GBHKO dan APBO di tingkat provinsi untuk masa bakti 2018-2022, memberhentikan DPPH Inkindo masa bakti 2014-2018 dan mengangkat DPPH Inkindo 20182022, menetapkan satu Ketua DPP Inkindo Bali 2018-2022 selaku ketua formatur dan dua anggota formatur sesuai
hasil pemilihan langsung oleh anggota serta menetapkan Ketua DKP dan DPOP tahun 2018-2022. Ketua DPP Inkindo Bali Periode 2014-2018 Ketut Gupta mengatakan selama empat tahun kepengerusan Inkindo Bali berjalan, hampir sebagian besar program kerja dapat dilaksanakan baik secara mandiri, bekerja sama dengan lembaga/asosiasi perusahaan/profesi, pemerintah, PT maupun stakeholder lainnya atas dukungan semua pihak, sehingga membawa dampak positif bagi kemajuan anggota. Terkait tema ‘’Inkindo Bersinergi dalam Pembangunan Bali Berkelanjutan’’, Gupta menyatakan sangat tepat dengan situasi pesatnya perkembangan teknologi digital dan pembangunan infrastruktur di Bali seperti sarana akomodasi, perhotelan dan transportasi. Ini diikuti munculnya permasalahan di bidang pemanfaatan tata ruang, urbanisasi kependudukan, persampahan, air minum dan air limbah terkait Bali sering menjadi tempat pertemuan skala nasional dan internasional. ‘’Semoga Musprov X Inkindo Bali dapat menghasilkan program kerja yang membawa manfaat dan kemajuan Inkindo khususnya kesejahteraan anggota serta bisa memberi kemajuan bagi dunia jasa konsultan di Bali,’’ tandas Gupta.
SEKRETARIS Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengingatkan jajaran birokrasi yang bertugas di bidang penyusunan produk hukum agar jangan meloloskan peraturan yang merugikan masyarakat. Selain itu, ia tak menginginkan regulasi panjang yang dapat menghambat iklim investasi. Harapan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi/Konsultasi Pembangunan Hukum dan HAM Provinsi Bali Tahun 2018 di Ruang Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur, Denpasar, Kamis (3/5) kemarin. Lebih jauh Sekda Dewa Indra menjelaskan tentang dinamika yang berkembang dewasa ini. Masyarakat makin kritis menuntut jajaran pemerintah agar lebih terbuka. Jadi, pemerintah tak boleh lagi tertutup dalam menyusun sebuah kebijakan, khususnya produk hukum seperti perda, pergub atau peraturan bupati/ wali kota. ‘’Setiap kebijakan harus melibatkan masyarakat dan mengakomodasi kepentingan mereka,’’ ujarnya. Oleh karena itu, institusi
hukum dan HAM yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten/kota mempunyai kedudukan dan peran yang sangat penting. Institusi ini harus kuat. Jika tidak, ia khawatir akan berpotensi meloloskan produk hukum yang menuai protes masyarakat. Bertolak dari hal itu, pihaknya mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan rapat koordinasi dan konsultasi yang menghadirkan institusi hukum dan HAM Provinsi, Kabupaten/ Kota dan Sekretariat DPRD. Pada bagian lain, Dewa Indra menyinggung pula norma dan kaidah yang harus dipedomani dalam penyusunan produk hukum. Kaidah itu di antaranya tidak bertentangan dengan undang-undang atau peraturan yang lebih tinggi. Selain itu, regulasi yang dibuat harus dalam konteks kepentingan negara dan memperlancar arus investasi. ‘’Seperti arahan Bapak Presiden, kita jangan mengeluarkan regulasi yang memperpanjang prosedur sehingga dapat menghambat investasi,’’ tandasnya. Terkait dengan itu, ia men-
PUKUL GONG - Asisten III Setda Bali I Wayan Suarjana memukul gong saat membuka Musprov X Inkindo Bali didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi DPN Inkindo Leonardo J. Hehanussa (empat dari kiri) dan Ketua DPP Inkindo Bali Periode 2014-2018 Ketut Gupta (dua dari kiri). Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi DPN Inkindo Ir. Leonardo J. Hehanussa, M.Si. menjelaskan, Inkindo sebagai asosiasi badan usaha jasa konsultan di Indonesia saat ini memiliki 6.000 anggota yang tersebar di 34 provinsi. Ruang lingkup layanan jasa konsultan 18 bidang yaitu politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan, pertahanan, keamanan, kedirgantaraan, kelautan, manajemen dan bidang lainnya yang di dalamnya juga mengatur tentang bidang konstruksi.
Hal tersebut memberikan peluang bagi anggota untuk turut berperan dalam pembangunan di Indonesia. Pihaknya berharap Musprov X ini dapat menghasilkan program-program yang baik dan berkualitas, serta kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah seluruh anggota Inkindo Bali. ‘’Semoga yang sudah Inkindo Bali lakukan bermanfaat dan bersinergi dengan DPP Inkindo seluruh Indonesia serta berperan aktif dalam pembangunan di Bali bersama para stakeholder dan masyarakat,’’ pungkas Leonardo. (ad226)
Sekda Dewa Indra Tak Ingin Ada Produk Hukum yang Rugikan Masyarakat
SALAMAN – Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (kanan) bersalaman dengan peserta Rapat Koordinasi/ Konsultasi Pembangunan Hukum dan HAM Bali 2018 di Ruang Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur. gajak jajaran yang duduk di institusi hukum dan HAM meninjau kembali produk hukum yang tengah berjalan. Kaidah lainnya, produk hukum yang dikeluarkan pemerintah tak boleh berpihak pada kepentingan pragmatis atau politisi yang tengah berkuasa. ‘’Produk hukum yang dikeluarkan pemerintah juga tak boleh bermotif keuntungan fi-
nansial,’’ tambah Dewa Indra. Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan HAM I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra melaporkan, kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi mengenai produk hukum pusat yang berlaku di daerah dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam implementasinya. (ad228)
Pelajar Tabrak Pencuri ”Pick-Up’’Dibekuk Buru Pencuri ke Kalteng Truk di Sangeh Mangupura (Bali Post) Ratusan pelajar konvoi menuju Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, Kamis (3/5) kemarin. Mereka meluapkan rasa gembira setelah pengumuman kelulusan jenjang pendidikan SMA/SMK. Seorang pelajar SMK dari Denpasar menabrak truk parkir di objek wisata Sangeh, sedangkan belasan lainnya ditilang dan diberi sanksi menuntun sepeda motornya menuju Mapolsek Abiansemal. Dari pantauan di lapangan, ratusan pelajar mengenakan seragam sekolah yang sudah dicorat-coret memasuki wilayah Abiansemal sekitar pukul 10.00 Wita. Tak sedikit dari mereka tidak mengenakan helm, mengendarai sepeda motor modifikasi, knalpot brong dan mengibaskan bendera kelompoknya. Di depan objek wisata Sangeh, siswi salah satu SMK Kesehatan di Denpasar berinisial Ku menabrak truk parkir. Sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarainya rusak parah. Akibat kejadian itu, Ku dan temannya menderita cedera. Hanya sebagian kecil temannya peduli, sedangkan rekan lainnya langsung tancap gas mengarah ke Petang. Polsek Abiansemal melakukan pemantauan sejak pukul 09.00 Wita dipimpin Kapolsek Kompol Nyoman Weca. Bahkan, Kapolsek menghalau dan mengejar pelajar yang tidak memakai helm. Banyak yang lolos, tetapi belasan orang berhasil diamankan dan ditilang. ‘’Untuk sekolah di Kecamatan Abiansemal jauh-jauh hari sudah kami sosialisasikan agar tidak corat-coret dan konvoi. Lebih baik sembahyang bersama mengucapkan puji syukur kepada Tuhan atas kelulusannya,’’ kata Kompol Weca. Hal itu disampaikan Kompol Weca bersama anggotanya saat acara perpisahan. Upaya tersebut membuahkan hasil karena tidak ada siswa dari Abiansemal yang terjaring. ‘’Pelajar yang konvoi itu dari luar Abiansemal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka mengarah ke Jembatan Tukad Bangkung,’’ ujar
mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini. Selain sanksi tilang, pelajar yang terjaring tersebut dikumpulkan di Mapolsek dan diberikan pembinaan. ‘’Kalau pelajar yang surat-suratnya lengkap dan motornya tidak melanggar, kami biarkan melanjutkan perjalanan, tapi harus mematuhi aturan dan tertib berlalu lintas. Kami terus memantau pergerakan mereka sampai balik ke wilayah Denpasar dan Badung Selatan,’’ ungkapnya. Sesetan Tindakan tegas juga dilakukan personel Ditlantas Polda Bali saat ratusan pelajar SMA/ SMK merayakan kelulusannya dengan konvoi di jalan raya. Polisi langsung menggelar razia dan menilang puluhan pelajar di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. ‘’Kami libatkan 50 personel gabungan untuk mengawasi konvoi kendaraan pelajar di Jalan Sesetan. Mereka tidak menghiraukan safety riding,’’ tegas Kasubsatgas Dakgar Ditlantas Polda Bali Kompol Selamet H.S. Para pelajar tersebut tidak memakai helm, berboncengan bertiga, menggeber gas motor dengan knalpot brong dan tanpa melengkapi kendaraan dengan dokumen resmi, sehingga sangat meresahkan warga. ‘’Untuk itu kami memberikan penindakan tegas berupa tilang. Apalagi saat ini masih berlangsung Operasi Patuh Agung 2018,’’ jelas Kompol Selamet. Petugas menjaring 23 pelanggar yaitu 12 tanpa helm, 3 tanpa pelat nopol kendaraan, 3 tanpa SIM dan 5 tanpa STNK. (kmb36)
Bangli (Bali Post) Kasus pencurian sebuah mobil Carry pick-up dan 225 kilogram gabah di Banjar Bangbang Kaler, Desa Bangbang, Tembuku, Bangli, berhasil diungkap pihak kepolisian. Tersangka Ngakan Nyoman Sudiatmika (30) dibekuk di wilayah Gianyar bersama barang curiannya. Tersangka mengaku nekat mencuri mobil dan gabah milik desa karena kecewa lantaran tidak terpilih menjadi pemangku. Kasatreskrim Polres Bangli AKP Fajar Nuur Akbar didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi, Kamis (3/5) kemarin membeberkan, tersangka Ngakan Sudiatmika merupakan warga Desa Bangbang yang tinggal di Banjar Prangsada, Desa Pering, Gianyar. Ia melakukan pencurian pada 8 April lalu. Adapun barang yang dicuri berupa sebuah mobil pick-up bernopol DK 8527 PP yang berisi 225 kilogram
gabah. Terungkapnya kejahatan tersangka berawal dari ditemukannya Carry pick-up milik BUD Desa Bangbang di Pantai Suka Luwih, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Mobil itu ditemukan dalam keadaan kosong. Setelah diselidikin, tim juga menemukan gabah yang hilang di tempat penggilingan gabah di Desa Pering. ‘’Dari sana terungkap identitas pelaku. Pelaku berhasil dibekuk, Selasa (1/5) pukul 18.30 Wita,’’ kata Fajar. Setelah diinterogasi oleh pihak kepolisian, tersangka mengaku nekat mencuri mobil milik BUD Desa Bangbang karena sakit hati tak terpilih menjadi pemangku. Pencurian dilakukan untuk membuat resah warga desa setempat. Gabah hasil pencurian telah dijual Rp 2.140.000. Uangnya digunakan untuk menebus BPKB motornya dan membayar cicilan. (kmb41)
Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) memburu pelaku pencurian hingga Balikpapan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (1/5) lalu. Alhasil, dua maling HP yaitu Muhamad Alfah (24) dan Wylson Kennedi (22) ditangkap dan langsung dibawa ke Bali. Kanitreskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena, Kamis (3/5) kemarin, mengatakan korbannya adalah Mandagi Jerry William Wim (57) beralamat di Jalan Lembu Sora Gang Arjuna, Denpasar Utara. Mandagi melaporkan kasus itu, Senin (15/4) lalu. Saat itu korban tidur di kamarnya tanpa mengunci jendela. Ketika bangun, ia baru tahu HP dan uang Rp 800 ribu miliknya hilang. Perburuan terhadap pelaku dilakukan petugas yang dipimpin Iptu Aan. Hasil penyelidikan, pelaku terlacak di kampung halamannya di Balikpapan, Kalteng. Tersangka Wylson ditangkap di Jalan Karang Jawa, di depan Minimarket Maksi, sedangkan Alfah diciduk di rumah di Jalan Sultan Hasannudin Kampung Baru Tengah. Saat diinterogasi, keduanya mengaku menjual HP korban di Balikpapan melalui media online. Telepon genggam tersebut dijual Rp 2 juta. Uang hasil penjualan barang curian itu digunakan untuk membayar sewa kos Rp 1,2 juta dan sisanya Rp 800 ribu untuk biaya hidup sehari-hari. ‘’Diduga pelaku sengaja datang ke Bali untuk mencuri. Kami masih mengembangkan jumlah TKP-nya,’’ ungkap Kompol Wisnawa. (kmb36)
OPINI
6
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Memberdayakan Banjar sebagai Simpul Kreatif ORGANISASI kemasyarakatan setingkat banjar di Bali merupakan organisasi yang sangat kuat. Komunitas ini bahkan terikat dalam berbagai aturan dan aktivitasnya cenderung kolektif. Bahkan, tingkat komunikasi komunitas ini sangat terjaga dan cenderung intensif. Kekuatan ini membuat proses menggerakkan satu aktivitas atau program dengan memberdayakan banjar diyakini efektif. Sebagai sebuah komunitas, banjar tentu sangat relevan dijadikan basis pengembangan kebijakan dan konteks memberdayakan kekuatan ekonomi. Bahkan, dalam hal mengawal budaya dan tradisi Hindu, komunitas banjar di Bali sudah sangat teruji. Dalam pengembangan ekonomi, maka melirik banjar sebagai salah satu tempat atau wadah adalah pilihan yang sangat relevan. Menggerakkan kekuatan banjar dalam konkets pemberdayaan ekonomi juga akan mempercepat pengembangan pembangunan berbasis desa. Untuk itulah, sangatlah relevan jika ke depan birokrat dan pemimpin Bali menjadikan banjar sebagai simpul-simpul pembangunan ekonomi kerakyatan. Salah satunya yang berpotensi dan sangat mungkin dikembangkan di tingkat banjar adalah pengembangan ekonomi kreatif. Seperti kita ketahui, belakangan ini industri kreatif mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Makin banyak orang yang tertarik dan bergabung dalam bidang bisnis yang relatif masih baru di Indonesia. Sektor ini bahkan diakui memiliki kontribusi dan memiliki andil besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika kita merujuk data yang sempat dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2013, industri kreatif tumbuh 5,76 persen. Angka ini mengalahkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,74 persen. Industri kreatif mampu menyerap 11,8 juta tenaga kerja atau 10,7 persen dari angkatan kerja nasional. Ini diikuti pertumbuhan jumlah usaha yang sudah mencapai 5,4 juta unit. Pasarnya ada yang di dalam negeri dan sudah ada memiliki langganan di luar negeri. Peluang bagi industri kreatif masih terbuka luas, dari sisi pengembangan usaha, maupun dari sisi pemasaran. Umumnya pemain industri kreatif dari kalangan muda yang masih energik dan optimistis. Mencermati data BPS dan kecenderungan penguatan ekonomi yang bertumpu pada pengembangan ekonomi kreatif, maka sangatlah wajar jika Bali melakukan terobosan dalam hal ini. Bali dengan sosio kemasyarakatan yang sudah tersistem, mulai tingkat banjar hingga desa pakraman tentu akan lebih mudah melakukan pengembangan ekonomi kreatif. Selain warganya rata-rata telah memiliki pemahaman yang kuat terhadap budaya sebagai inspirasi kreatif, budaya kerjanya juga tergolong bagus. Koordinasi yang cenderung kuat juga akan menjadi keunggulan tersendiri. Untuk itulah, ke depan, pemimpin Bali harus cerdas menerjemahkan kekuatan yang ada di masyarakat khususnya komunitas banjar lalu mengoneksikannya dengan kebijakan. Jika nantinya, ekonomi kreatif memang bisa diandalkan menjadi salah satu penguatan ekonomi, maka rancangan pengembangan ekonomi kreatif berbasis banjar layak diaplikasikan. Menjadikan banjar sebagai ruang pengembangan ekonomi kerakyatan tentu juga harus diimbangi dengan permodalan. Dalam hal ini, pemerintah harus mampu meyakinkan perbankan mendukung permodalan dalam konteks pengembangan ekonomi kreatif.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Apakah UN SMP/MTs 2018 Bebas Kecurangan?
Anak saya telah mengikuti Ujian Nasional (UN) SMP/MTs tahun pelajaran 2017/2018. Tidak ada nampak kegembiraan di wajahnya, setelah bebas dari belenggu UN. Terus-menerus mengeluh, kesal, dongkol, mengomel, mengapa guru petugas penjaga UN tidak melakukan tugasnya dengan baik, disiplin sesuai dengan prosedur UN (UN itu adalah ujian). Memberikan kelonggaran kepada siswa peserta UN selama dua jam penuh untuk berbuat curang. Memberikan kesempatan bekerja sama dengan sesama grup paket UN yang dibentuk oleh siswa seminggu sebelum UN dimulai (bukan grup belajar). Siswa zaman canggih maka setiap empat orang inilah membentuk kelompok yang disebut “grup paket UN”. Antarpaket 1, 2, 3, 4, 5 memang sepintas kelihatan berbeda, tetapi isi soalnya hanya bertukar nomor terutama untuk Matematika dan IPA. Para siswa jelas tahu hal itu karena nampak jelas ada gambar dan angka yang sama dalam nomor yang berbeda pada soal UN. Maksud dari guru pengawas adalah memberikan kelonggaran, mungkin maksudnya membantu para siswa yang kesulitan menjawab soal-soal UN. Nah kalau begini, guru pengawas mempunyai andil besar dalam meracuni dunia pendidikan. Siswa canggih. Soal UN yang tidak mampu dijawab, difoto dengan HP smartphonenya kemudian dikirim kepada guru Matematika atau IPA untuk minta kirim balik jawaban yang benar, guru diminta tinggal membuat A atau B atau C atau D. Kalau ini dibiarkan dan tidak menghukum guru yang lalai melaksanakan tugasnya, maka pada tahun-tahun berikutnya akan ada sistem joki atau pemandu UN bagi siswa-siswa kaya. HP smartphone adalah kamus bahasa Inggris paling canggih, cari Google maka semua katakata sukar yang ada dalam soal UN dapat diketahui dengan gampang. Siswa cerdas pintar juga mengakali supaya tidak dimusuhi oleh temannya (diancam di-puikin). Si pintar memberikan jawaban yang salah kepada si bodoh yang terus memaksa minta jawaban soal A, B, C, D. Toh si bodoh tidak tahu mana jawaban yang benar dan mana jawaban yang salah. I Bagus Putu Sudarmaya Jl. Sentanu, Peguyangan Kaja, Denpasar
Banjar sebagai Pusat Komunitas Kreatif Zaman boleh berkembang, zaman boleh berubah, namun keberadaan banjar hingga kini dapat dikatakan masih eksis. Sadar ataupun tidak, suka ataupun tidak, harus diakui bahwa banjar menjadi sumber kekuatan sosial dan budaya Bali yang diwariskan oleh para leluhur. Keberadaan banjar sangat fleksibel dalam menghadapi perubahan, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan dan penghidupan tradisi yang diwadahi dalam balai banjar. Balai banjar merupakan karya arsitektur yang mewadahi berbagai kegiatan di masyarakat. Telah terbukti bahwa balai banjar tidak hanya menjadi wadah fungsi sosial, namun juga kesenian, pendidikan, perdagangan, upakara manusa ataupun pitra yadnya. Beberapa kata kunci dalam tulisan ini antara lain adalah banjar, komunitas, kreativitas, dan pembangunan berkelanjutan.
Oleh Putu Rumawan Salain ejarah banjar di Bali juga diperoleh dari cerita yang terdapat dalam lontar Maha Rsi Markandya yang berkaitan dengan Desa Taro. Istilah banjar telah dikenal pada zaman prasejarah Bali. Pada tahun 836 Çaka atau 914 masehi dalam Prasasti Gobleg Pura Desa yang berbahasa Bali Kuno. Pada prasasti itu disebutkan “......ser tunggalan banjar di indrapura.” yang artinya “....pengawasan bersama tunggalan untuk lingkungan atau kelompok di indrapura.” Menurut Salain (2017) menyatakan bahwa banjar awalnya merupakan unit terkecil dalam sistem pemerintahan tradisi, kehidupan dan penghidupan hingga keruangan masa lalu hingga kini di Bali. Banjar juga merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan tradisi masa lalu “kerajaan”. Tiap-tiap kesatuan banjar adat diikat oleh adanya awig-awig. Awig-awig disusun oleh krama banjar. Batang tubuh awigawig adalah Tri Hita Karana, yaitu harmoni hubungan antara
S
manusia dengan alam, manusia dengan manusia, dan manusia dengan Tuhan. Transformasi harmoni hubungan tersebut terimplementasi pada pola desa, dan banjar menjadi pusat desa atau permukimannya. Batas wilayahnya ada namun secara spasial sampai dengan saat kini belum bisa digambarkan batasbatasnya. Kenyataan di lapangan adalah bahwa batas ruang banjar adat satu dengan lainnya yang saling seluk. Keberadaan fungsi banjar adat lebih mengutamakan kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan adat dan agama. Jumlahnya di Kota Denpasar ada 392 banjar adat dalam lingkup 35 desa adat. Selain banjar adat, dikenal juga banjar dinas yang bertugas menangani administratif pemerintahan. Di Kota Denpasar yang terdiri dari empat kecamatan memiliki 43 desa/kelurahan dengan 406 banjar dinas. Keberadaan banjar dinas dapat dikatakan sebagai ujung tombak dari pemerintahan. Secara organisatoris banjar dinas memiliki hubungan vertikal dengan pemerintahan di wilayahnya. Sedangkan dengan banjar adat dia memiliki hubungan koordinatif. Melalui pendekatan interpretatif banjar adat dengan banjar dinas bagaikan lanang-wadon (laki-perempuan) yang dalam keberlangsungannya membangun sinergi yang berkelanjutan.
Masing-masing perangkat banjar tersebut berada dalam suatu wadah berupa bangunan bale banjar. Sehingga tidak berlebihan bila disebutkan bahwa balai banjar merupakan representasi dari pemerintahan terkecil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keberadaannya hingga kini telah melampaui fungsi yang direncanakan. Balai banjar selain sebagai tempat rapat, perhelatan kesenian dan sabungan ayam, kini telah berkembang menjadi fasilitas pendidikan seperti PAUD atau TK, kantor koperasi, sewaktu– waktu untuk pelayanan kesehatan seperti Posyandu, KB, di samping itu juga kini dimanfaatkan untuk kepentingan upakara manusia dan pitra yadnya yang dilaksanakan secara periodik dan berkelompok, pembuatan ogoh-ogoh, dan sebagainya. Bahkan ada pula balai banjar yang difungsikan sangat jauh dari dugaan seperti misalnya untuk fasilitas perdagangan, parkir mobil dan lainnya. Dengan demikian berbagai hal yang berkaitan dengan kebutuhan pelayanan publik maupun ruang publik apakah digunakan oleh anak–anak, anak muda, ataupun orang tua, lelaki ataupun perempuan selalu bertempat dan berpusat di balai banjar. Mereka juga membentuk wadah berupa organisasi yang disebut dengan sekaa seperti se-
kaa teruna-teruni, dan lainnya. Dengan demikian, balai banjar dapat dikatakan sebagai representasi sebuah komunitas. Komunitas ini dipahami sebagai sekelompok orang yang tinggal dalam suatu wilayah karena memiliki ketertarikan dan minat yang sama. Dengan kata lain bahwa orang-orang yang bersedia dan mau tinggal dalam syarat kebersamaan saling mengenal satu dengan lainnya, bahkan tercipta suatu interaksi dan juga berkontribusi bagi lingkungannya dapat disebutkan sebagai komunitas. Komunitas berintikan orang yang berkumpul dan melakukan sosialisasi di antara sesamanya kemudian berpikir untuk melangsungkan kehidupan dan penghidupannya. Bila diperlukan mereka menyadap, meniru bahkan mungkin saja melakukan kreativitas sampai dengan memperoleh inovasi terhadap berbagai tuntutan zamannya. Demikian pula halnya dengan banjar, khususnya banjar adat merupakan kumpulan orangorang yang karena kebersamaannya diikat oleh aturan yang disepakati bersama yang disebut dengan awig-awig. Dengan demikian, kumpulan warga banjar adar dapat dikatakan sebagai komunitas adat, sedangkan komunitas banjar dinas adalah warga banjar dinas. Hubungan banjar sebagai pusat komunitas kreativitas dalam pembangunan berkelanjutan ditampilkan dengan berharap bahwa banjar sebagai pusat komunitas kreativitas menjadi sebuah modal penting dalam pembangunan berkelanjutan! Apa itu pembangunan berkelanjutan? Pembangunan berkelanjutan merupakan suatu konsep pembangunan yang saling memperkuat dimensi lingkunganekonomi-sosial budaya, sehingga keharmonisannya terjaga. Unsur banjar yang terdiri dari kumpulan insan yang saling berhubungan merupakan modal
sosial budaya yang merupakan salah satu dari tiga dimensi pembangunan berkelanjutan. Artinya, sepanjang kreativitas terus bertumbuh dan berkembang dalam komunitas banjar, maka dengan sangat penuh keyakinan dapat dinyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat tercapai jika banjar masih berfungsi sebagai pusat kreativitas komunitas. Pembangunan berkelanjutan di Bali sangat dibutuhkan untuk memberikan kesempatan bagi generasi penerus untuk menikmati keindahan, kesuburan, dan potensi sosial budaya sebagai sebuah warisan yang perlu ditumbuhkembangkan agar identitas dan kebanggaan mereka sebagai insan Bali. Di seluruh pelosok daerah di Provinsi Bali ini memiliki banjar yang mewadahi seluruh anggota masyarakatnya. Artinya dari segi kepentingan pemerintahan maupun adat dan budaya secara sistematis dan terstruktur dapat terlaksana dengan baik dan cepat. Seandainya setiap balai banjar mampu menampilkan kreativitas yang berdampak pada pemuliaan kebudayaan sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi melalui kreativitas masing-masing, maka masyarakat Bali akan meningkat dan merata kesejahteraannya. Konsep OVOP (One Village One Product) dipertajam menjadi satu banjar satu produk. Kreativitas produk tersebut dapat saja berupa pascapanen, pahat/ukiran, lukisan, dupa, katik sate, semat, kain ndek, dan lain sebagainya. Pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah adalah melalui konsep integrated island. Mari kita pelihara dan bangun “revitalisasi” eksistensi banjar se-Bali dengan sumber kreativitas yang mumpuni menjadi kekuatan ekonomi sekaligus pemersatu. Bersama pasti bisa! Penulis, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas
Menguji Visi Reformasi Cakada
Kinerja pemerintah baik pusat hingga daerah tergantung pada kualitas birokrasi. Kualitas tersebut mulai dari individu hingga sistem birokrasinya. Faktanya masih jauh panggang dari api. Beragam permasalahan klasik masih menghantuai dunia birokrasi. Birokrasi kerap dikesankan publik lambat, berbelit, dan cenderung koruptif. Persepsi ini mesti dibongkar melalui pembuktian kualitas kinerja. Stigma yang telanjur menjalar mesti segera diputus. Untuk itu dibutuhkan akselerasi reformasi birokrasi, mulai dari regulasi, peningkatan kapasitas, dan lainnya. Kontestasi demokrasi seperti Pilkada Bali menjadi momentum menakar visi dan misi calon kepala daerah (cakada) terkait keberanian melakukan reformasi birokrasi. Political will dari pemimpin menjadi kunci pembuka bagi hadirnya upaya akselerasi reformasi birokrasi tersebut. Publik dapat menilai terkait visi dan potensi implementasinya, sehingga tidak akan berhenti di tataran wacana semata. Kekuatan pemerintahan Jokowi salah satunya tergantung pada kualitas birokrasi. Konsekuensi logisnya Jokowi mesti
Oleh Ribut Lupiyanto melakukan optimalisasi reformasi birokrasi, yaitu melanjutkan yang berjalan baik dan membuat program reformasi baru. Pelaksanaan reformasi birokrasi telah mendapatkan landasan yang kuat melalui peraturan perundangan. Reformasi birokrasi terjadi perubahan paradigma dari UU Nomor 5 Tahun 1974 yang menggunakan the structural efficensy model menuju UU Nomor 22 Tahun 1999 yang selanjutnya diperbarui dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 yang menggunakan the local democracy model (Tim Fisipol Unwar, 2006). Selanjutnya, pelaksanaan reformasi birokrasi dikuatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Implementasi PP tersebut diatur lebih rinci melalui Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 20 Tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014. Hingga kini, baru 13 kementerian/lembaga yang melaksanakan reformasi birokrasi instansi
(RBI). Peningkatan koordinasi serta penajaman dan pengawalan pelaksanaan reformasi birokrasi juga telah ditempuh. Hal ini ditempuh melalui langkah-langkah kebijakan, antara lain penerbitan Keppres 14 Tahun 2010 tentang Pembentukan Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional dan Tim Reformasi Birokrasi Nasional, yang disempurnakan menjadi Keppres Nomor 23 Tahun 2010; Keputusan Menpan dan RB Nomor 355 Tahun 2010 tentang Pembentukan Tim Independen, dan Keputusan Menpan dan RB Nomor 356 Tahun 2010 tentang Pembentukan Tim Penjamin Kualitas (Quality Assurance). Akselerasi Reformasi Reformasi birokrasi selama ini tidaklah berjalan mulus sebagaimana dibayangkan. Laporan The World Competitivness Yearbook Tahun 1999 menyatakan bahwa birokrasi Indonesia berada pada kelompok negara-negara yang memiliki indeks competitivness yang paling rendah di antara
100 negara yang diteliti (Cullen& Cushman, 2000). Hasil penelitian PSKK UGM di 3 provinsi menyimpulkan bahwa kinerja birokrasi dalam pelayanan publik masih amat buruk disebabkan oleh kuatnya pengaruh paternalisme (Dwiyanto, 2003). Kajian Political And Economic Risk Consultancy (2001) di 14 negara juga menyatakan adanya indikasi kinerja birokrasi di Indonesia yang makin buruk dan korup. Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tahun 2013 ini sebesar 32 (TI, 2014). Indonesia menempati urutan 114 dari 177 negara yang diukur. Temuan Global Corruption Barometer 2013 (GCB 2013) menempatkan kepolisian sebagai lembaga terkorup dalam persepsi dan pengalaman masyarakat. Lemahnya koordinasi antarlembaga pemerintah mengakibatkan praktik korupsi dan suap masih tinggi di lembaga-kembaga publik. GCB 2013 menyebutkan 1 dari 3 orang yang berinteraksi dengan penyedia layanan publik di Indonesia masih melakukan praktik suap dengan berbagai alasan.
POJOK
Sejumlah program pelajaran pada UNBK 2018 alami penurunan. - Ini juga pelajaran. *** Turunnya nilai UNBK 2018 akibat pelajar banyak main gatget. - Tidak mengagetkan. *** Konvoi rayakan kelulusan, puluhan siswa SMA/SMK diamankan. - Pengangguran bertambah.
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
TABANAN Bupati Eka Buka ”Kick Off” dan ”Workshop”
7
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Konsolidasi Internal RIF di Pupuan BUPATI Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan rasa bangganya, karena Tabanan termasuk Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional (KPPN) pada acara ‘‘Kick Off dan Workshop Konsolidasi Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata” di Kawasan Nikosake yang merupakan proyek Resfonsive Innovation Fund (RIF) di Balai Serbaguna Desa Blimbing, Pupuan, Kamis (3/5) kemarin. “Saya bangga Tabanan satu-satunya di Bali yang punya lima desa yang mendapatkan dana hibah Program Responsive Innovation Fund (RIF), karena masuk kawasan KPPN. Program ini merupakan kerja sama Bappenas dengan pemerintah Kanada. Bantuan itu diberikan karena sebagai desa yang memilikki inovasi di bidang pertanian,” urai Bupati perempuan pertama di Bali saat memberikan sambutan. Kata Bupati Eka, lima
desa itu di-branding dengan nama kawasan ‘‘Nikosake’’. ‘’Istilah itu sudah ditetapkan dengan Keputusan Bupati tentang lokasi pembangunan kawasan Nikosake sebagai Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan juga Pariwisata,’’ jelas Bupati yang akrab disapa Eka itu. Dilihat dari namanya, ini agak ke Jepang-jepangan. Semoga hasilnya bisa seperti di Jepang. Pemerintah Jepang sangat memperhatikan para petaninya. ‘’Dengan adanyan RIF ini, semoga petani di Tabanan bisa maju dan tambah sukses,” tambah Eka. Acara itu dihadiri Senior Development Officer Global Affair Kanada Mr. Jefry Ong. Bupati Eka juga menjelaskan bahwa sudah ditetapkan program Serasi Jilid II. Di sanalah arah kebijakan pembangunan Tabanan. Salah-satunya menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberday-
Bali Post/kmb28
CORAT-CORET - Aksi corat-coret baju masih mewarnai pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK.
Pengumuman Kelulusan
Ditandai Aksi Corat-coret Baju dan Konvoi
Tabanan (Bali Post) -
Sudah menjadi tradisi pengumuman kelulusan siswa kerap diwarnai aksi corat-coret dan juga konvoi di kalangan pelajar. Hal itu dilakukan untuk meluapkan dan mengekspresikan rasa bahagia mereka setelah dinyatakan lulus. Seperti yang terjadi Kamis (3/5) kemarin, sejumlah pelajar SMA/SMK di Kabupaten Tabanan juga menggelar aksi serupa, seperti di daerah lainnya. Dari pantauan di sejumlah lokasi sekolah, meski pengumuman kelulusan bisa diakses via website, namun antusias pelajar merayakan kelulusan bersama rekan-rekannya masih banyak terlihat. Bahkan mereka sengaja datang ke sekolah untuk sekadar bisa bertemu teman-teman dan melakukan aksi euforia yang sudah menjadi tradisi, yakni corat-coret baju. Meski sebelumnya sudah ada imbauan dari UPT Dinas Pendidikan dan aparat polisi setempat, yang melarang kegiatan tersebut. Namun, sepertinya hal itu tidak diindahkan para siswa. Apalagi aksi corat-coret dan aksi konvoi merayakan kelulusan itu sudah menjadi tradisi tahunan. Anak-anak sangat berbahagia. Mereka pun tertawa riang ketika para pelajar ini melakukan tradisi tahunan seperti itu. Ada yang foto bersama, ada saling tanda tangan. Tetapi ada pula yang saling berebut memakai cat semprot. “Memang tidak ada diperintah ke sekolah. Karena memang pengumuman kelulusan via website. Hanya kami memang ingin kumpul dan bahagia bersama merayakan kelulusan. Bahkan tadi sempat disuruh pulang pihak sekolah,” beber Eka Wahyuni, salah seorang pelajar di SMK Tabanan, yang mengaku bajunya penuh coretan dari temannya. Rencananya baju itu akan disimpan untuk kenangan. Mereka tidak hanya puas sampai di situ. Konvoi sepeda motor di jalan raya juga tidak menjadi pemandangan ganjil lagi saat anak-anak pelajar merayakan kelulusan mereka. Namun hal itu diatensi langsung Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kadek Citra Dewi. Kasat bersama anggotanya turun langsung melakukan penindakan kepada pelajar yang secara kasat mata melakukan pelanggaran. Seperti tidak mengenakan helm
dan sepeda motornya dimodif dengan suara keras. Atensi awal jajaran Sat Lantas Polres Tabanan, kata AKP Citra Dewi, masih pada Operasi Patuh Agung 2018. Tujuannya untuk keselamatan berlalu lintas. Anak-anak yang memeriahkan dengan euforia kebablasan akan ditindak. Tujuannya, agar jangan sampai membahayakan masyarakat umum. “Macam-macam ulah anak-anak itu. Ada pelajar yang tidak menggunakan helm. Knalpot motornya bersuara brong. Mereka yang seperti itu ditindak untuk menghindari kecelakaan. Jumlah mereka banyak, sebelumnya Babhinkamtibmas Polsek dan Kapolsek sudah mengimbau untuk menginformasikan kepada siswa agar lebih taat berlalu lintas,” ucapnya. Sejumlah titik yang dapat atensi, di antaranya seputaran TL Kediri, Lapangan Wagimin, Jalan Pahlawan, Lapangan Alit Saputra dan sepanjang Ir. Soekarno. “Kendaraan ditahan, kalau hanya ditilang dan dibiarkan kami khawatir mereka tetap melakukan aksinya. Hal itu justru berbahaya bagi keselamatan mereka,” pungkasnya. Meski tradisi corat-coret baju dan konvoi masih mewarnai pengumuman kelulusan. Di sejumlah sekolah ada yang mengisi acara pengumuman kelulusan dengan menggelar persembahyangan bersama. (kmb28)
”Kendaraan ditahan, kalau hanya ditilang dan dibiarkan, kami khawatir mereka tetap melakukan aksinya. Hal itu justru berbahaya bagi keselamatan mereka.” AKP Citra Dewi Kasat Lantas Polres Tabanan
aan masyarakat berbasis pertanian dan pariwisata. Diharapkan adanya kawasan Nikosake (Nira, Kopi, Salak dan Kelapa) membuat desa itu lebih maju. Desa itu yakni Desa Belimbing dengan niranya, Munduktemu andalan kopinya, Wanagiri salaknya yang sangat potensial dan Lumbung Kauh dengan kelapanya. Di samping membangun pusatpusat pertumbuhan ekonomi baru (Generator Ekonomi). Nikosake diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi seluruh masyarakat Tabanan, terkait peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya petani. Bupati cantik itu juga mengajak seluruh stakeholders terkait, baik pemerintah, pengusaha dan masyarakat agar serius dan bersungguhsungguh merencanakan konsep pengembangan kawasan. ‘’Sehingga upaya meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat menuju Tabanan Serasi bisa
terwujud,’’ harap Bupati Eka. Bupati mengaku hanya sebagai penyambung lidah saja. Selanjutnya kita gotong royong, bahu-membahu menggarap serius membangun Tabanan menjadi lebih baik lagi. “Saya berharap petani di Tabanan bisa menjadi contoh dan juga tuan rumah di rumahnya sendiri. Kita harus jadi raja di rumah sendiri, bukan menjadi orang asing,” sambung Eka. Senior Development Officer Global Affair Kanada Mr. Jefry Ong mengatakan, kegiatan ini memang merupakan kerja sama antara pemerintah Kanada dengan pemerintah Indonesia, untuk pengembangan ekonomi kerakyatan yang bermitra dengan Bappenas. RIF ini merupakan suatu komponen proyek yang tujuan kegiatannya mendukung terciptanya inovasiinovasi kegiatan di tingkat lokal, juga digunakan mem-
fasilitasi koordinasi lebih baik di tingkat pusat, agar bisa mendukung kegiatan ekonomi di tingkat lokal. “Kami di sini juga belajar agar mengerti dan paham kearifan lokal yang ada di sini (di Tabanan). Itu menjadi suatu modal besar mewujudkan semangat gotong royong. Apalagi di sini sudah diapresiasi hukumhukum adat yang menjaga lingkungan sekitar. Saya rasa ini merupakan modal sangat besar membangun wilayah ini”, jelas Jefry Ong. Ia menerangkan, yang bisa dilakukan timnya adalah mendukung dan memfasilitasi pengembangan inovasi di Tabanan. ‘’Kami harap ada dorongan pula dari seluruh stakeholders yang ada di Tabanan, sehingga bisa memberikan dampak sangat besar bagi perekonomian di wilayah ini,” jelasnya. Diharapkan pengembangan ekonomi di wilayah (Nikosake) ini bisa mem-
BUKA - Bupati Eka membuka acara “Kick Off dan Workshop Konsolidasi Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata” ditandai pemukulan gong. berikan dampak dan manfaat bagi pihak-pihak atau masyarakat yang masih tertinggal. ‘’Bahkan bisa membangun wilayah sendiri menjadi lebih mandiri,” Jefry menambahkan. Program ini dihadiri Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa beserta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Perwakilan Ketua DPRD Tabanan Gusti Nyoman
Omardhani, Direktur PD Dharma Santika I Wayan Sugiharta, dan undangan terkait. Kick Off dan Workshop Konsolidasi Internal Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisita di Kawasan Nikosake, proyek RIF dibuka langsung Bupati Eka dengan ditandai pemukulan gong. Acara kemudian diakhiri makan bersama. (ad218)
KARANGASEM
8
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Polisi Datang, Aksi Corat-coret Bubar Tanpa Helm, Belasan Dihukum Jongkok-Bangun Amlapura (Bali Post) -
GOR Gunung Agung Amlapura menjadi pusat aksi corat-coret baju siswa SMA/SMK di Karangasem, Kamis (3/5) kemarin. Mereka datang dari beberapa kecamatan. Sepertinya siswa itu sengaja datang ke fasilitas olahraga di Bumi Tanah Aron itu untuk merayakan kelulusan mereka. Namun, aksi yang seakan sudah menjadi tradisi itu tak berlangsung lama. Sebab, para pelakunya langsung bubar menghindari polisi yang tiba-tiba datang menyeruak. ‘’Kami sengaja ke GOR justru agar tidak mengganggu pengguna jalan. Kami tidak berkonvoi, di sini tempatnya luas,’’ ungkap I Mada Pratama (17). Pratama datang jauh-jauh dari Manggis. Dia adalah siswa SMKN 1 Manggis yang berlokasi di pertigaan menuju Pelabuhan Padangbai. Meski berdalih menghindari konvoi, faktanya dia datang ke GOR bersama sejumlah teman sekolahnya. Rombongan siswa SMKN 1 Manggis itu tiba sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu, GOR Gunung Agung sudah penuh sesak oleh siswa dari sekolah lainnya. Mereka tidak hanya dari sekolah di seputaran kota Amlapura, tetapi juga dari Bebandem, Abang bahkan Kubu. Di lokasi itu, mereka kembali melakukan aksi corat-coret baju setelah se-
belumnya menggelar aksi serupa di tempat lain. Menariknya, mereka bukan hanya melakukan aksi semprot baju menggunakan cat pilok. Sebagian besar juga menggambari punggung bajunya dengan lukisan bermacam karakter, mulai lukisan rangda, hingga karakter-karakter dalam film kartun. Umumnya, lukisan itu dibuat sendiri, tetapi banyak juga yang mengaku dibuatkan oleh temannya. ‘’Ada yang dibuatkan teman, ada juga yang oleh pacar,’’ kata salah seorang siswi. Polisi sejatinya tidak terlalu memusingkan aksi corat-coret seragam tersebut. Korps baju cokelat itu menjadi sewot karena banyak siswa yang berkonvoi tanpa mengenakan helm. Beberapa siswa yang berhasil dicokok di jalan raya itu
langsung ditilang. Sedangkan yang kebetulan ngumpul di GOR Gunung Agung itu diberikan sanksi lain. Ada puluhan siswa yang tak sempat kabur ketika satu regu personel Polsek Karangasem itu merapat ke GOR Gunung Agung. Mereka terjebak karena polisi menutup pintu gerbang GOR itu. Di sana, para pelajar itu langsung dikumpulkan. Tampak belasan siswa yang ternyata tidak membawa helm itu dipisahkan. Setelah diberikan sedikit pengarahan, mereka diberi pilihan ditilang atau dihukum jongkok-bangun 50 kali. Para siswa memilih hukuman fisik. ‘’Kita arahkan mereka agar pakai helm. Tindakan itu untuk mengurangi risiko lakalantas,’’ terang Perwira Pengawas Polsek Karangasem Aiptu Ketut Pasti. (kmb)
Bali post/kmb
HUKUMAN JONGKOK - Belasan siswa yang melakukan aksi corat-coret seragam di GOR Gunung Agung menjalani hukuman jongkok-bangun karena berkonvoi tak mengenakan helm.
Bukit Lemped
Wisata Alternatif Tawarkan Rumah Pohon
Bali Post/kmb
SENSASI KETINGGIAN - Rumah Pohon Bukit Lemped menawarkan sensasi ketinggian yang memacu adrenalin.
SEBULAN beroperasi langsung terguncang oleh aktivitas vulkanik Gunung Agung. Namun kini, objek wisata Rumah Pohon Bukit Lemped itu kembali menggeliat. Objek wisata alternatif di wilayah Banjar Telugtug, Desa Adat Peladung, Kelurahan Padangkerta itu kembali ramai pengunjung. Rumah Pohon Bukit Lemped itu dibangun tahun 2017 dan mulai dibuka sekitar Agustus pada tahun yang sama. Posisinya berada di pinggir jalan raya Amlapura-Singaraja. Dari arah Denpasar jaraknya sekitar 1,5 km sebelum objek wisata Tirtagangga. Konsepnya nyaris tidak berbeda dengan rumah pohon di Desa Batudawa, Kubu maupun Rumah Pohon Temega yang berjarak sekitar 150 meter di utara Rumah Pohon Bukit Lemped itu. Yang membedakannya, hanya ketinggian menara rumah pohonnya. Menara tertinggi di Rumah Pohon Bukit Lemped itu mencapai 40 meter. Hal itu dapat memberikan pemandangan 360 derajat. ‘’Menara tertinggi kita bangun di atas pohon bunut. Dari sana, pandangan bebas ke semua arah termasuk menatap Gunung Agung, persawahan dan pantai terlihat jelas. Tidak ada penghalang ketika pandangan diarahkan ke Kota Amlapura,’’ terang pengelola sekaligus pemilik Rumah Pohon Bukit Lemped I Wayan Putu Mudita (44), Kamis (3/5) kemarin. Ada beberapa rumah pohon di sana. Tetapi yang besar dan menjulang ada tiga. Selain menara tertinggi pohon bunut, di kiri kanannya ada menara serupa, namun hanya satu lantai. Yang di sebelah utara juga dibangun di atas pohon bunut. Sedangkan yang di selatan pohon kepuh. Ketiganya terlihat begitu kokoh. Untuk kepentingan keselamatan strateginya pengunjung per lantai dibatasi. Lantai dua ke atas di tower tertinggi, maksimal tiga orang saja. Di tower tertinggi lantai satu itu bisa dijangkau dengan tangga besi. Sementara di atasnya semuanya tangga bambu. Masing-masing pohon ada tangga naiknya. Untuk pindah ke pohon lainnya pengunjung tidak harus turun dulu, karena antara pohon yang satu dengan pohon yang lain dihubungkan jembatan gantung. Sama dengan dua rumah pohon Temega dan Batudawa, Rumah Pohon Bukit Lemped ini juga menawarkan sensasi
yang memacu adrenalin. Meski pohonnya kokoh, yang fobia ketinggian sebaiknya tidak memaksakan diri naik ke tower tertinggi itu. Bagi yang tak berani naik sampai ke puncak, pihak pengelola sudah menyediakan wahana lain yang tak kalah menariknya. Semuanya juga cocok untuk aksi swafoto. Berkunjung ke Rumah Pohon Bukit Lemped sangat asyik karena tak hanya menawarkan sensasi berada di ketinggian namun juga suasana murah yang atmosfirnya berbeda. Pengunjung anakanak hanya dipatok Rp 5.000, sedangkan dewasa Rp 10.000. Tamu asing lebih mahal, Rp 30.000 per orang. Namun mulai Galungan nanti, tiket masuk lokal dewasa akan diangkat menjadi Rp 15.000 per orang. Mudita berdalih terpaksa menaikkan harga tiket karena harga sekarang tak nutup biaya operasional. ‘’Kami punya enam karyawan tetap, semua dari Peladung,’’ katanya. Pengunjung Rumah Pohon Bukit Lemped biasanya ramai ketika hari libur. Jika sudah begitu, pengelola biasanya merekrut karyawan paruh waktu yang ditugaskan mengawasi aktivitas pengunjung, sehingga rumah pohon itu tidak melebihi kapasitas. Sedangkan hari-hari biasa seperti kemarin, pengunjung baru berdatangan siang hari. Bukan hanya pengunjung luar kabupaten yang penasaran dengan sensasi Rumah Pohon Batu Lemped itu. Warga lokal juga tak mau ketinggalan. Sri (19) dan Novi (19), misalnya, kemarin kedua gadis itu sengaja datang jauh-jauh dari Nyuh Tebel, Manggis, karena mereka penasaran dengan informasi sensasi Rumah Pohon Bukit Lemped di media sosial. ‘’Tadi kami naik sampai lantai empat,’’ kata mereka. Mudita mengakui objek wisata alternatif yang dikembangkan itu belum sempurna. Masih perlu penataan di sana-sini. Yang perlu ditata mulai dari tempat parkir, hingga wahananya. Untuk memenangkan persaingan dan agar semakin menarik bagi pengunjung. Saat ini, pengelola berencana membuat wahana flying fox. Untuk startnya di Bukit Pucak Sari yang berada di sebelah barat Bukit Lemped. ‘’Kami namai Rumah Pohon Bukit Lemped, karena letaknya memang di Bukit Lemped,’’ ujarnya. (kmb)
Pengelola Mete Kubu Minta Jalan Pejukung-Ban Diperbaiki Amlapura (Bali Post) Ruas jalan Pejukung-Ban, Kecamatan Kubu, dalam kondisi rusak berat. Kerusakan ruas jalan sepanjang 1,5 km ini dikeluhkan warga sekitar, termasuk pusat pengembangan mete Kubu di Desa Ban. Mereka berharap akses jalan itu segera diperbaiki. Hal itu penting untuk memudahkan akses keluar masuk menuju pusat pengembangan mete, maupun peningkatan fasilitas umum warga setempat. Pengelola pabrik pengelolaan mete Kubu di Desa Ban, Made Sudarma, Kamis (3/5) kemarin, mengatakan kerusakan akses jalan ini sudah lama dikeluhkan warga. Bahkan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, katanya, saat awal menjabat sudah melihat sendiri kerusakan akses jalan tersebut. Waktu itu datang ke lokasi pabrik pengolahan mete Kubu di Desa Ban. Namun, hingga pertengahan tahun 2018, perbaikan akses jalan ini, menurutnya, sebatas perencanaan. Kapan realisasinya masih susah membayangkan. “Tiap hari, jalan itu cukup sibuk. Jalan itu tidak hanya dilintasi 360 karyawan pabrik, tetapi juga warga setempat lainnya,” katanya. Informasi yang dia terima, rencana perbaikan akses jalan ini sudah masuk data base jalan sejak setahun lalu. Ruas jalan Pejukung-Ban ini
pun konon sudah masuk ke dalam RKA 2018. Tetapi, dia sendiri tak yakin jalan itu bisa diperbaiki tahun ini. Alasannya, waktu APBD Perubahan itu sangat singkat untuk mengerjakan akses jalan sepanjang 1,5 kilometer itu. Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Karangasem mengatakan untuk ruas jalan Ban-Pejukung baru masuk K1, kategori rusak berat. Sehingga harus dipelihara berkala atau dilakukan peningkatan. Namun, upaya tersebut masih harus menunggu penyusunan DED lebih dulu. “Semoga di APBD Perubahan tahun ini, kami bisa susun DED-nya,” katanya. Rencana ruas jalan Pejukung - Ban itu, kata Sedana Merta, akan ditangani tahun 2018 melalui dana long segment. Sistem long segment itu merupakan penanganan preservasi jalan dalam batasan satu panjang segmen yang menerus (bisa lebih dari satu ruas). Ini dilaksanakan dengan tujuan mendapatkan kondisi jalan yang seragam. Maksudnya, jalan yang dan standar (sesuai Permen PU No.19/PRT/M/2011). Long segment meliputi beberapa lingkup kegiatan (output) yaitu pelebaran, rekonstruksi, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan. (kmb31)
Bali post/kmb31
PENGEMBANGAN METE - Salah satu lokasi pengembangan mete di Desa Ban. Dekat lokasi pabrik pengelolaan mete. Akses jalan menuju pabrik masih rusak berat.
BS BaliKu
Menginisiasi Sampah Jadi Rupiah
Berbelanja menggunakan uang adalah hal sudah biasa. Tetapi bagaimana kalau berbelanja memakai alat tukar sampah? Tentu fakta baru itu tidaklah biasa. Namun, kebiasaan itu belakangan ini mulai populer di tengah masyarakat Karangasem. Konsep itu diinisiasi Igan Meiyari Astriningsih, Manajer Bank Sampah Bali Kumara (BS BaliKu), salah satu yayasan sosial peduli kemanusiaan dan lingkungan yang ada di Amlapura. Bagaimanakah penerapan model alat tukar sampah itu menjadi uang?
YAYASAN BaliKu Amlapura berada di bawah naungan Ketuanya Ni Made Laba Dwikarini. Ditemui di sela-sela kesibukannya, di BS BaliKu, Dusun Dukuh, Desa Padangkerta, belum lama ini, Manajer BS BaliKu, Meiyari Astrininghati, mengatakan program penanggulangan dampak sampah ini sebagai bentuk inovasi yayasannya. Dengan cara ini, dipercaya dapat mengubah image sampah dari barang tidak berfungsi yang dibuang sembarangan tempat itu, menjadi sesuatu yang bernilai. “Sayang kalau sampah itu dibuang begitu saja. Padahal, sampah itu dapat dipergunakan untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari di BS BaliKu,” kata Mei. Bagaimana caranya, sampah dapat ditukar dengan kebutuhan pokok sehari-hari seperti kopi, gula, beras, alat tulis kantor termasuk beli pulsa. Meiyari menegaskan, masyarakat yang punya sampah non-organik, dapat menabung sampahnya. Sampah-sampah yang ditabung itu tercatatkan di BS BaliKu. Kemudian, uang tabungannya
itu dapat dipakai belanja di tempat bank sampah. Progam ini diberi nama “shoping and shaving dengan sampah”. Sejak berdiri hingga sekarang, masyarakat menyambut baik program ini. Karena masyarakat dapat teredukasi selain tujuannya dapat mengurangi kerusakan lingkungan akibat sampah anorganik yang dibuang di sembarang tempat. Hebatnya, sampah itu dapat menghasilkan rupiah. Terbukti saat HUT ke-3 Yayasan BaliKu belum lama ini, warga peduli sampah, itu berbondongbondong menabung sampahnya. Warga yang menabung sampah itu bukan dari perorangan, juga ada dari lembaga sekolah. Contohnya, penabung setia BS BaliKu, adalah Saka Bimantara dari Amlapura. Saat itu, tabungan sampahnya terbanyak di antara para penabung lainnya, hingga bernilai Rp 35.950. Jenis sampah yang dibawanya meliputi botol plastik 5 kg, amplong 4 kg, almunium tipis 0,5 kg, jeriken 18 buah dan botol 1 buah. Beberapa jenis sampah itu dihargakan per kilogram. Di antaranya gelas/botol plastik ke-
masan air mineral dihargakan Rp 1.800. Ember plastik Rp 1.000, kardus Rp 1.000, kertas putih Rp 1.000. Sementara pengelola BS BaliKu, Ni Kadek Aprilia, mengatakan jumlah penabung pribadi malah sudah mencapai 164 orang. Mereka itu berasal dari 19 kelompok sekolah. BS BaliKu berdiri sejak dua tahun lalu tepatnya 12 April 2016. Banyak relawan lingkungan terlibat membantu finansial, sarana termasuk manajemennya. Sehingga, BS BaliKu dapat mengembangkan sayapnya. Malah sudah melakukan kerja sama dengan sekolah-sekolah di Karangasem. Salah seorang relawan BS BaliKu, Putu Erna Yuli Adnyani, menjadi Koordinator Divisi Pedagangan dan Simpan Pinjam. Tugas Erna adalah mengoordinir ketersediaan barangbarang yang akan ditukarkan sampah. Selain itu, di BS BaliKu juga dibentuk Koordinator Divisi Tabungan yang dipegang Ni Nyoman Handayani. Divisi ini bertugas mengelola administrasi tabungan dari nasabah. Banyak bersimpati dan mendu-
kung bank ini. Salah satu BUMN di Karangasem tahun 2017 lalu memberikan bantuan sarana transportasi sepeda motor Kaisar. Sepeda motor itu untuk pengangkut sampah. Sistem jemput bola menjadi unggulannya, sehingga masyarakat jadi antusias. Pihak lembaga atau perorangan yang sudah banyak mengumpulkan sampah yang siap diangkut. Bentuk jemput bola lainnya, BS BaliKu juga hadir setiap hari Minggu pagi dalam car free day di Jalan Veteran Amlapura. Masyarakat dapat menabung sampah sembari olahraga. Tindak lanjut dari sampah yang telah terkumpul di BS BaliKu, dijual kembali ke pengepul sampah terdekat. Ini menjadi paradigma baru menyikapi sampah-sampah itu. Semakin banyak yang berpartisipasi, maka volume sampah juga tentu akan semakin berkurang. Meiyari berharap gerakan ini semakin massif, bahkan berkelanjutan. Sehingga diharapkan kesadaran dan tanggung jawab pengelolaan sampah ke depannya semakin baik. (gik)
MENIMBANG SAMPAH - Meiyari saat menimbang sampah warga di BS BaliKu.
Bali Post/gik
GIANYAR
Jumat Wage, 4 Mei 2018
9
Antisipasi Pencemaran Sungai
DLH Imbau Masyarakat Patuhi Aturan Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar membersihkan aliran sungai di Banjar Laud Desa Blahbatuh, Kamis (3/5) kemarin. Pembersihan ini dilakukan karena aliran sungai tersumbat sampah dan telah menyebabkan banjir di Puskesmas Blahbatuh sehari sebelumnya. Guna mencegah terjadinya hal serupa, DLH Gianyar kembali mengimbau masyarakat untuk lebih peduli lingkungan. Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga terkait aliran sungai yang tersumbat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat. Pihaknya kemudian menurunkan satgas kebersihan untuk mengangkat sampah penyebab tersumbatnya saluran air. ‘’Setelah ditangani petugas DLH, sehingga arus air bisa berjalan dengan normal dan tidak terjadi genangan lagi,’’ ucapnya. Ke depan pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan ke masyarakat. Pihaknya berharap ada kesadaran seluruh komponen bahwa lingkungan adalah milik bersama dan harus dijaga
pula secara bersama-sama. Jangan sampai kejadian seperti di Laud terjadi di wilayah lainnya. Dikatakannya lebih lanjut, terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, Gianyar sudah memiliki Perda Nomor 11 Tahun 2013. Di Perda tersebut tercantum setiap orang dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan dan dilarang membuang sampah sisa upacara ke media lingkungan. Pelanggaran terhadap peraturan tersebut diancam dengan pidana penjara paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Sementara itu, Kepala Desa Blahbatuh I Gusti Ngurah Kapidada menyampaikan, selain disebabkan sampah, meluapnya air di saluran air setempat juga disebabkan sedimentasi. Guna mengefektifkan pengelolaan sampah, pihaknya berencana membangun bank sampah yang nantinya dapat menampung sampah-sampah non-organik milik warga. ‘’Sosialisasi rutin kita laksanakan. Terkait sanksi bagi warga yang buang sampah sembarangan, baru bisa kita laksanakan berupa sanksi administrasi saja,’’ imbuhnya. (kmb35)
Program Jambanisasi Kembali Bergulir Gianyar (Bali Post) Karya bakti TNI berupa program jambanisasi kembali bergulir. Tujuh Koramil di Kabupaten Gianyar pun akan berlomba-lomba membantu warga kurang mampu dalam hal kepemilikan jamban. Seperti Koramil 161606 Tegallalang dan Koramil 1616-04 Blahbatuh yang pada Kamis (3/5) kemarin memberikan bantuan jamban kepada warga kurang mampu. Di Tegallalang, program yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa dan para donatur ini menyasar keluarga petani, Ketut Sutika di Banjar Pande Desa Kendran. Sementara di Blahbatuh,
penerima bantuan adalah I Made Suarnita di Banjar Kutri Desa Buruan. Danramil Tegallalang Kapten Inf. Ketut Suprapta menjelaskan, di era modern saat ini ternyata masih cukup banyak masyarakat yang belum memiliki jamban sehat. ‘’Maka itu, lewat program yang rutin digelar tiap tahun ini, kita berharap dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bersih dan bermartabat,’’ jelasnya. Selain itu, pengerjaan jamban yang melibatkan langsung personel TNI ini secara otomatis memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (kmb35)
Bali Post/nik
JAMBAN - Anggota TNI saat mengerjakan jamban untuk keluarga Ketut Sutika di Banjar Pande Desa Kendran, Tegallalang.
Penyaluran Bantuan Berdasarkan Basis Data Terpadu Gianyar (Bali Post) Di Kabupaten Gianyar tercatat ada 17.346 kepala keluarga (KK) penerima bantuan beras sejahtera (rastra). Dalam menyalurkan bantuan, Pemkab Gianyar berpatokan pada basis data terpadu. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Anak Agung Astina, Kamis (3/5) kemarin. Astina mengatakan, dalam menjaring data warga miskin, pihaknya berpatokan pada dua sistem yaitu jemput bola dan pengajuan proposal dari warga. di Kabupaten Gianyar, sejak Januari hingga April 2018, setiap bulannya Dinas Sosial menyalurkan 10 kg beras medium dengan gratis kepada 17.346 KK. Wilayah terbanyak mendapat jatah rastra yaitu Kecamatan Tampaksiring dengan total 3.154 KK. Sedangkan yang paling sedikit Kecamatan Blahbatuh dengan 1.834 KK. Selain rastra, Pemkab Gianyar juga memberikan bantuan kursi roda. Kepala Seksi Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Gianyar I Made Sujana, mengatakan 20 kursi roda sudah disiapkan untuk disalurkan pada Juni mendatang, usai hari raya Galungan dan Kuningan. Rata-rata penerima bantuan tersebut berasal dari lansia yang berkebutuhan khusus. Satu calon penerima bantuan sudah meninggal, akan digantikan dengan warga disabilitas lainnya. ‘’Bantuan ini berasal dari APBD Gianyar,’’ ucap Sujana. Sujana menegaskan, pihaknya akan terus berupaya keras memperjuangkan bantuan tersebut agar ke depannya jatah anggaran bantuan disabilitas mendapat porsi lebih banyak lagi di APBD Gianyar. Sebab, warga berkebutuhan khusus sangat layak untuk diberi perhatian lebih. (kmb35)
Bali Post/nik
BERSIHKAN SAMPAH - Petugas DLH Gianyar melakukan pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai di Desa Blahbatuh, Kamis (3/5) kemarin.
Bali Post/nik
Dinilai Memberatkan Masyarakat
Dewan Minta PDAM Tunda Kenaikan Tarif Denda
Gianyar (Bali Post) -
DPRD Gianyar mengagendakan pemanggilan terhadap PDAM Gianyar pada Senin (14/5) mendatang. Dewan akan meminta klarifikasi atas kebijakan kenaikan tarif denda rekening yang dikeluhkan pelanggan dan belum disosialisasikan ke dewan. Dewan juga akan mendesak PDAM menunda kenaikan tarif denda tersebut. Anggota Komisi III DPRD Gianyar A.A. Wira Mantara, Kamis (3/5) kemarin, menyampaikan pihaknya sangat menyayangkan sikap PDAM Gianyar yang menaikkan tarif denda rekening tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu ke dewan. Seharusnya PDAM melakukan sosialisasi dewan, mengingat PDAM merupakan milik pemerintah. Politisi PDI-P yang akrab disapa Gung Wira ini pun mengungkapkan, sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan kenaikan tarif denda yang diatur melalui Surat Edaran PDAM Gianyar Nomor PDAM.66/S. Edaran/III/2018 tersebut. ‘’Seperti kemarin ada masyarakat yang mengeluh langsung ke dewan. Di Serongga juga banyak yang mengeluh. Lalu bagaimana kami memberikan penjelasan?’’ ucapnya. Menurut ny a , seb elum menerapkan kenaikan tarif denda rekening, dilakukan kajian mendalam mengenai jumlah pelanggan yang menunggak. Jangan sampai kebijakan
seolah-olah diambil atas dasar yang kurang kuat sehingga PDAM terancam ditinggalkan. Apalagi saat ini cukup banyak warga yang beralih ke sumur bor karena pelayanan PDAM Gianyar kurang memuaskan. ‘’Kita kemarin sudah menegaskan agar ini ditunda dulu sebelum ada kajian dan data yang riil, berapa masyarakat yang menunggak. Kan ada masyarakat yang berhenti berlangganan tanpa melapor. Mungkin ini jadi tunggakan, padahal dia tidak pakai air PDAM,’’ katanya. Menurut Gung Wira, bila PDAM Gianyar ingin membuat efek jera bagi pelanggan yang kerap menunggak pembayaran tagihan, sebaiknya langsung saja lakukan penyegelan layanan pelanggan bersangkutan. Jangan sampai ulah segelintir oknum merugikan keseluruhan pelanggan PDAM. Dijelaskannya lebih lanjut, pada 2017 lalu PDAM Gianyar juga pernah mengajukan kenaikan tarif layanan ke dewan. Kenaikan tarif ini akhirnya
ditunda dan diharapkan kenaikan tarif itu hanya untuk kelas tertentu, misalnya hotel. ‘’Kalau sekarang kan tidak ada sosialisasi apa dengan kami. Kalau ada sosialisasi, kan bisa kita bahas bersama. Sekarang intinya kami minta kenaikan denda itu ditunda dulu,’’ tegasnya. Sesuai SE PDAM 2018, satu rekening yang pembayaran tagihannya melewati tanggal 23, dikenakan denda Rp 17 ribu. Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya Rp 3 ribu. Pelanggan dengan dua rekening yang pembayarannya melewati tanggal 23, dikenakan denda Rp 50 ribu dari denda sebelumnya yang hanya Rp
7.500. PDAM juga berencana melakukan pencabutan jaringan bagi pelanggan yang sudah tiga rekening melewati tanggal 23 namun belum melakukan pembayaran. Penyambungan kembali sebelum satu bulan dari tanggal pencabutan instalasi, pelanggan dikenakan biaya Rp 150 ribu ditambah tunggakan rekening yang belum dibayarkan. Sementara penyambungan kembali setelah satu bulan dari tanggal pencabutan instalasi, dikenakan biaya sebesar biaya sambungan baru ditambah tunggakan rekening yang belum dibayarkan, tanpa dikenakan biaya Rp 150 ribu. (kmb35)
Bali Post/nik
A.A. Wira Mantara
JEMBRANA
10
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Polisi Amankan ”Airsoft Gun” Ilegal
Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kamis (3/5) pagi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan boks nopol L 8097 SB. Kendaraan yang dikemudikan Wayan Suarya (58), warga Delod Bale Agung Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo ini diketahui membawa senjata airsoft gun magazine jenis multi objective training system tanpa dilengkapi dokumen atau surat-surat asal asul dan kepemilikan. Kapolsek Kawasan Laut
Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa didampingi Kanit Reskrim AKP Komang Muliyadi mengatakan berdasarkan keterangan sopir, barang-barang tersebut diangkut dari gudang paket LTH Surabaya dengan tujuan Sempidi, Denpasar. Senjata airsoft gun magazine ilegal itu ditujukan sesuai yang tertera pada kardus pengirim Joe dan penerima Ardi Natha di Padangsambian Kaja Denpasar Bali. Saat ini airsoft magazine itu masih diamankan di Polsek Gilimanuk. (kmb/kmb26)
Pemicu Kerusakan Jalan
Kerap Dilintasi Truk Kelebihan Tonase Negara (Bali Post) Kerusakan jalan nasional di jalur Denpasar-Gilimanuk disebabkan banyak faktor. Selain kelas jalan yang tidak sama dengan di Pulau Jawa, cuaca buruk dan medan yang berkelok serta menanjak, salah satu penyebab lainnya karena kerap dilintasi truk kelebihan tonase. Untuk itu, kerusakan jalan tentunya akan semakin parah.
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Senjata airsoft magazine yang diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.
Rayakan Kelulusan
Dua Siswa Bagikan Nasi Bungkus Gratis Negara (Bali Post) Merayakan kelulusan, bagi siswa-siswi SMA/SMK kebanyakan melakukannya dengan corat-coret pakaian dan konvoi. Namun hal berbeda dengan apa yang dilakukan dua siswa SMAN 2 Negara, yakni I Kadek Cahyana Adiatmika dan I Made Agus Supriadi. Mereka sengaja merayakan kelulusannya dengan membagikan nasi bungkus kepada sopir truk dan pengendara lainnya, Kamis (3/5) kemarin. Ditemui di sela-sela pembagian, kedua siswa ini mengaku sengaja melakukan hal yang beda dari siswa lainnya. Mereka mengganti uang untuk beli cat pilok dengan membeli nasi bungkus untuk dibagikan ke masyarakat. “Kami melakukan ini (pembagian nasi bungkus) supaya beda saja. Yang jelas, kelulusan kami bisa bermanfaat dan sengaja berbagi dengan orang lain,” katanya. Di sisi lain, ada ratusan siswa-siswi yang melakukan konvoi di jalan raya. Untuk mengantisipasi aksi coratcoret pada fasilitas publik, petugas Satpol PP Jembrana melakukan pengamanan.
Begitu juga dari pihak kepolisian Polres Jembrana. Ada beberapa siswa yang dibubarkan. Selain itu, petugas juga mengamankan cat pilok dan spidol yang dibawa para siswa. Penyitaan cat semprot dan spidol yang dilakukan petugas itu dilakukan guna menghindari aksi corat-coret yang berlebihan, terutama di pada fasilitas umum. Kasi Penegakan Perda Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengatakan dalam aksi pembubaran ini petugas Satpol PP Jembrana mengamankan puluhan cat semprot dan spidol. Sementara itu, Kanit Patroli Ipda Nyoman Yasa menambahkan sejumlah siswa yang ikut konvoi dan corat-coret diamankan di Pos Polisi Sudirman Jembrana. Mereka ada yang tidak menggunakan helm, tidak melengkapi surat-surat dan pelanggaran lainnya. “Ada yang mengaku tidak sekolah dan putus sekolah. Mereka lucu. Tapi tetap kami tilang,” kata Ipda Yasa. Ia berharap mereka menyadari kesalahan tersebut dan menjadi pelajar berharga bagi mereka. (kmb26/kmb)
Bali Post/kmb
KELULUSAN - Salah satu siswa SMAN 2 Negara merayakan kelulusan dengan membagi nasi bungkus kepada masyarakat.
Jalan rusak di jalur ini seakan menjadi persoalan yang belum terselesaikan hingga sekarang. Sebab, di beberapa titik jalan kerap mengalami kerusakan, bahkan hancur. Ironisnya, perbaikan dilakukan hanya dengan sistem tambal sulam. Dengan kondisi seperti itu, tentu kendaraan berat seperti truk triler dan lainnya akan mempercepat kerusakan jalan lantaran melebihi tonase. Sejatinya, di ujung Pulau Bali, Gilimanuk telah memiliki Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (Satpel UPPKB)
atau yang sering disebut jembatan timbang. Petugas di sini mengakui banyak truk yang melintas diketahui mengangkut barang dengan melebihi tonase. Bahkan, rata-rata dalam sehari, terdapat 50 pelanggaran kendaraan barang yang ditindak (tilang). Satpel yang saat ini berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan RI beroperasi 24 jam dengan melakukan penimbangan dan pengecekan kendaraan barang. Baik itu yang datang dari arah Jawa maupun sebaliknya (NTB). “Setiap hari kami memeriksa kendaraan
barang. Dari 300 kendaraan barang yang melintas setiap hari, rata-rata 50 yang ditindak karena melanggar,” kata Putu Bagus Mudita, Penyidik PPNS UPPKB Cekik, Kamis (3/5) kemarin. Pelanggaran itu, kata Bagus Mudita, beragam. Mulai dari berat muatan, surat-surat, dimensi kendaraan hingga kelengkapan kendaraan. Diakui, pelanggaran didominasi karena berat muatan yang melebihi ketentuan. Terutama kendaraan yang mengangkut material bangunan seperti pasir, besi, batu, semen hingga porselen. Untuk peninda-
kan, ketika beban melebihi antara 5-20 persen dilakukan penindakan, namun masih diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Bila melebihi dari 20 persen, lanjut Bagus Mudita, maka selain ditilang, beban muatan juga harus dikurangi. Sejatinya, petugas jembatan timbang dicekik sudah sering memberikan peringatan kepada sopir. Namun faktanya, kendaraan barang yang masuk, terutama dari Jawa banyak yang melebihi tonase. Hal itu juga dipicu karena kelas jalan berbeda antara di Jawa dan Bali, khususnya jalur Denpasar-Gilimanuk. Untuk jalan di Jawa, beban tonase lebih banyak dibandingkan dengan di Bali. Ia yang mewakili Korsatpel UPPKB Cekik I Ketut Iriana ini juga menambahkan be-
ban kendaraan yang lebih itu bukan selalu menjadi pemicu kerusakan jalan. Kerusakan jalan di sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk juga tidak merata. Hanya di titiktitik tertentu saja yang muncul lubang dan rusak. Sementara itu, dari pengamatan kemarin perbaikan jalan masih dilakukan di beberapa titik. Seperti di Melaya hingga Sumbersari yang merupakan langganan jalan rusak. Selain itu di Pekutatan juga sedang diperbaiki. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah VII nampak melakukan pengujian titik-titik jalan yang mengalami kerusakan. Tahun ini rencananya akan dilakukan perbaikan jalan dengan paket long segment, mulai dari awal ruas batas Kota Tabanan hingga Cekik, Gilimanuk. (kmb26)
Desa Pergung Dinilai Tim PHBS Pusat DI bawah bimbingan Tim penggerak PKK dari tingkat desa, kecamatan, bahkan kabupaten, Desa Pergung yang merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Mendoyo patut diteladani. Pasalnya, desa yang dipimpin Perbekel I Ketut Wimantra kini dinobatkan sebagai duta Bali dalam lomba Perilaku Hidup Sehat (PHBS) di tingkat Nasional. Hal itu terlihat saat Tim PHBS Pusat Syahrial yang mewakili Tim Penggerak PKK Pusat dan Abdul Latif dari Staf Dit. Promkes Kementerian Kesehatan RI melakukan penilaian pada Kamis (3/5) kemarin. Saat berada di Desa Pergung, tim penilai dari pusat yang berjumlah 2 orang yang menyertakan beberapa tim pembina dari Provinsi Bali, selain diterima langsung Bupati Jembrana I Putu Artha, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny. Ari Sugianti Artha dan
Bali Post/ist
PENILAIAN - Bupati Jembrana I Putu Artha di sela-sela penilaian lomba Perilaku Hidup Sehat (PHBS) tingkat Nasional di Pergung kemarin. Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo menjadi duta Bali dalam lomba PHBS tingkat nasional. Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny. Ani Setia Warini Kembang Hartawan, juga diajak untuk menyaksikan pameran yang meliputi berbagai
potensi desa, baik berupa hasil pertanian, perkebunan termasuk industri kerajinan rumah tangga masyarakat Desa Pergung. Di sela-sela penilaian,
Ketua Tim Penilai PHBS Pusat Syahrial mengatakan penilaian PHBS pada intinya untuk mengubah mindset masyarakat akan pentingnya perilaku hidup sehat. “Untuk mewujudkan perilaku hidup sehat itu tentu didukung berbagai indikator. Di antaranya, lingkungan yang bersih dan tidak kalah pentingnya adalah hilangkan kebiasaan merokok,“ ujarnya. Kata Syahrial, Desa Pergung yang mendapat nominasi 6 besar di Indonesia dalam penilaian PHBS ini tentu bisa dipertahankan bila perlu ditingkatkan. “Kita harapkan desa ini menjadi desa yang bersih, generasinya yang mengerti akan perilaku hidup sehat. Kami yakin masyarakat Desa Pergung ini mampu mewujudkan impian itu,“ tegasnya. Sementara itu, Bupati Artha mengatakan keberhasilan Desa Pergung sebagai duta Bali ke tingkat nasional
tentu melalui perjuangan yang tidak mudah. Pasalnya, untuk merubah mindset masyarakat dibutuhkan metode dan pengertian dari seluruh komponen masyarakat itu sendiri. “Tentu kita sangat berbangga dan apresiasi terhadap upaya dan kerja keras dari semua lapisan masyarakat di Desa Pergung ini. Coba kita bayangkan dari sekian banyak desa di Indonesia yang mengikuti perlombaan ini, kita mampu berada di posisi 6 besar. Sebagai kontribusi terhadap keberhasilan Desa Pergung ini tentu Pemkab Jembrana patut memberikan reward,“ ujarnya. Kepada Tim Penilai PHBS Pusat, Bupati Artha minta agar dalam melakukan penilaian dilaksanakan se-objektif mungkin. “Dari 6 besar yang kami sandang saat ini, kalau bisa tim penilai PHBS Pusat mempercayakan desa kami (Pergung) sebagai sang jawara,“ pungkasnya. (ad224)
Anak Nelayan Raih Ranking II UNBK SMK Se-Bali
Kerap Bantu Orangtua Melaut, Diselingi Baca Buku SALAH satu siswa SMK Negeri 1 Negara asal Desa Perancak Kecamatan Jembrana, I Made Oka Susana, tak menyangka bisa meraih ranking II tertinggi se-Bali dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Dua dari empat mata pelajaran bahkan mendapatkan nilai sempurna yakni 100 dengan mata pelajaran Matematika dan Produktif. Namun, meski memiliki prestasi yang mumpuni itu, anak pasangan suami-istri I Ketut Yarnata (45) dan Ni Ketut Rameyani (44) ini justru bercita-cita bisa bekerja di kapal pesiar. Saat ditemui di sekolahnya, Oka Susana nampak riang. Tergambar dalam dirinya, siswa yang mengalahkan hampir 30 ribu lebih siswa SMK lainnya ini memang cerdas. Hasil ujian ini bukan diraihnya dengan mudah. Sejak duduk di kelas X, alumni SMP Negeri 5 Negara ini memang kerap berprestasi. Terutama dalam bidang pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan program Akuntansi yang ditekuninya. Anak kedua dari dua bersaudara ini mengaku puas dengan hasil UNBK yang diperolehnya itu. Ketekunan belajar setiap hari akhirnya membuahkan hasil yang baik. “Setiap hari saya biasa belajar lima jam. Menjelang UN, saya tambah (belajar) sampai enam jam dengan kawan-kawan
(belajar kelompok) di rumah. Saling tukar ilmu membahas soal,” ujar Oka Susana. Ia dan teman-temannya juga memanfaatkan teknologi internet untuk mengunduh sejumlah soal-soal dan pembahasan UN. Menurutnya, hampir sebagian besar soal yang dikerjakan saat UN itu mirip dengan yang dipelajari di internet. “Saya sangat bersyukur (mendapatkan ranking). Orangtua mendu-
kung, Pak Kepala Sekolah dan guru yang selalu membimbing dan mengumpulkan kami dalam mempersiapkan UN. Cukup puas dengan hasil ini dan bangga sekolah di sini (SMKN 1 Negara),” tambah penggemar lagu pop Bali ini. Akan tetapi, di balik prestasi yang dicapainya itu, setelah lulus nanti, Oka Susana ternyata t i d a k berkeinginan melanjutkan jenjang ke Perguruan Tinggi.
Oka justru ingin langsung bekerja di kapal pesiar agar dapat mengumpulkan uang. Setelah dirasa cukup memiliki uang, ia baru ingin melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi. “Cita-cita saya ingin jadi dosen Bahasa Inggris. Nanti kalau sudah dari pesiar, baru saya lanjutkan (kuliah),” tambah siswa periang itu. Ia beralasan akan langsung bekerja karena merasa kondisi perekenomian keluarganya pas-pasan. Ayahnya yang bekerja sebagai nelayan mengandalkan tangkapan yang tidak menentu. Begitu juga ibunya yang bekerja buruh di pabrik sabut kelapa. Untuk itu, siswa yang juga memiliki hobi menyanyi lagu pop Bali ini mengaku memilih bekerja lebih dulu. “Sebenarnya pelajaran yang saya senangi Bahasa Inggris. Karena itu saya ingin jadi dosen Bahasa Inggris,” ujarnya. Sehari-hari, kata dia, sebagaimana keluarga nelayan, Oka Susana juga sering membantu ayahnya melaut mencari ikan maupun saat berlabuh ke daratan. Saat menunggu ayahnya pulang meBali Post/olo laut, Oka Susana RAIH - Siswa SMKN 1 Negara yang meraih nilai ranking tertinggi mengisi waktu denkedua UNBK SMK, Made Oka Susana, bersama Kepala SMKN 1 gan membaca dan Negara Putu Wardana. belajar. Selain ber-
prestasi di akademik, ia juga memiliki bakat menyanyi pop Bali dan gamelan Jegog. Dalam dunia tarik suara, siswa berpenampilan sederhana ini pernah meraih juara II dalam lomba Karaoke Pop Bali tingkat Kabupaten Jembrana. Sementara itu Kepala SMKN 1 Negara Putu Wardana mengungkapkan, Oka Susana merupakan salah satu siswa berprestasi di sekolah. Sebenarnya sekolah berharap dengan kecerdasan yang dimiliki siswanya itu, bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan beasiswa. Namun, keinginan siswa tersebut lain, yakni minatnya di bidang bahasa asing. Sejak masuk di SMKN 1 Negara, ia merupakan satu di antara beberapa siswa lainnya yang berprestasi akademik. Terutama dalam bidang mata pelajaran Matematika dan program Akuntansi. Oka juga sering mewakili SMKN 1 Negara dalam lomba-lomba seperti Olimpiade Matematika Undiksha belum lama ini. Prestasi yang didapatkan siswanya ini menjadi harapan di saat rata-rata nilai UN SMK di Jembrana tahun ini mengalami kemerosotan. Di Kabupaten Jembrana, untuk rata-rata nilai SMK tahun ini berada di peringkat paling bawah di antara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Bali. (olo)
bali dwipa
Jumat Wage, 4 Mei 2018
11
Beri Kepastian dalam Berkesenian ATRAKSI budaya tradisional Bali disepakati sebagai komoditas industri pariwisata. Namun, tetap ada batasan mengenai unsur-unsur budaya yang sakral dan profan. Dalam hal ini, atraksi budaya tradisional yang tergolong sakral dilarang untuk dipentaskan sebagai komoditas industri pariwisata. Sebaliknya, atraksi budaya bernilai profan bisa dipentaskan dan diatur agar bisa bernilai ekonomi pula. ‘’Kenapa kita bicara tetap harus ekonomi? Walaupun masalah seni dan budaya itu lebih berorientasi pada kreativitas, tapi kan mau disajikan untuk industri pariwisata yang sifatnya profan. Industri pariwisata itu berdimensi ekonomis,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali di DPRD Bali I Wayan Gunawan, belum lama ini. Menurut Gunawan, para pragina, seniman, organisasi seni ataupun pelaku-pelaku dalam atraksi budaya tradisional Bali selama ini belum diberi upah sesuai standar upah minimum regional (UMR). Ironisnya, mereka kerap diantar dengan truk pada saat ingin pentas, khususnya untuk kepentingan daya tarik pariwisata. Oleh karena itu, perlu ada standar dan pengaturan untuk memperkuat, memelihara, mengemb a n g kan, dan membina pelaku serta atraksi budaya itu sendiri. Para pelaku seni harus mendapatkan penghargaan yang layak atas karya seninya, terutama terkait dengan
pementasan untuk menghibur wisatawan. ‘’Kita pakai standar agar berkesenian itu juga berkepastian. Berkesenian itu bukan semata-mata melahirkan karya dari hasil ekspresi dan kreativitasnya, tapi juga menghasilkan nominal dalam menopang perekonomian keluarga. Kalau sekarang kan tidak ada itu,’’ papar politisi Golkar ini. Gunawan menambahkan, perusahaan, lembaga atau industri pariwisata yang akan memanfaatkan hasil berkesenian profan itu harus memenuhi standar tertentu. Standar-standar itu nantinya diserahkan kepada Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibya) untuk merumuskan. Pada akhirnya, keberadaan ranperda diharapkan bermuara pada kesejahteraan rakyat, di samping menyumbang pendapatan bagi daerah. ‘’Setiap pertunjukan wajib bagi wisatawan yang melihat ada nominal. Sekarang kan seperti ibaratnya permainan sepak bola tanpa wasit. Jangankan untuk berkesenian, untuk Padmasana saja kita tidak bisa jaga, dinaiki begitu saja oleh wisatawan. Siapa yang bertanggung jawab,’’ katanya. Ke depan, lanjut Gunawan, berkesenian, budaya, tradisi, hingga kearifan lokal harus menjadi bagian-bagian penting dalam pengembangan industri pariwisata. Di Hawai saja, yang bisa dikatakan terlambat memerhatikan peradaban kebudayaannya, saat ini sudah mulai sadar. Sejumlah kelembagaan terkait telah dibentuk di sana untuk memfasilitasi dan melakukan pengawasan yang ketat terhadap transaksi kebudayaan dalam berkesenian itu. (rin)
I Wayan Gunawan
Bali Post/rin
Wanita Hamil Tua Tabrakan dengan Pelajar
Mangupura (Bali Post) Wanita hamil 8 bulan, Ni Wayan Swantini (26), mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Angantaka, Abiansemal, Badung, Kamis (3/5) kemarin. Wanita asal Sibang Gede ini tabrakan dengan pelajar sekitar pukul 07.00 Wita. Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti yang mendapat laporan itu langsung ke TKP. Selanjutnya, membawa korban menggunakan mobil dinasnya ke RSUD Mangusada, Kapal, pukul 07.30 Wita. “Korban belum bisa dimintai keterangan. Kami masih menyelidiki kejadian ini,” kata AKP Anne. Saat evakuasi, Anne berusaha menenangkan korban.
Saat korban dinaikkan ke mobil dinasnya, dibantu warga setempat. Setibanya di rumah sakit, korban langsung ditangani tim medis. Saat ditanya oleh dokter, korban mengaku tidak hamil. Menurut Anne, secara kasatmata bisa dilihat bahwa Swantini sedang berbadan dua karena perutnya sudah membesar dan bergerak-gerak. “Tanya namanya saja korban tidak ingat. Kepala korban ada luka akibat kecelakaan tersebut,” ujarnya. Ketika suami korban tiba di RS, lanjut Anne, kehamilan Swantini dibenarkan. Diceritakan, Swantini bermaksud berangkat kerja ke Sukawati. “Kami masih berusaha mencari saksi-saksi,” ungkap Anne. (kmb36)
Bali Post/nan
SATE IKAN - Siswa saat melilit sate berbahan ikan dalam kegiatan gemarikan.
Rendah, Tingkat Konsumsi Ikan di Bangli Bangli (Bali Post) – Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Bangli masih tergolong rendah. Rata-rata masyarakat mengonsumsi ikan di daerah ini 30,23 kg/ kapita/tahun. Sementara konsumsi ikan di Provinsi Bali mencapai 33,52 kg/ kapita/tahun. Sedangkan konsumsi ikan di tingkat nasional 43,00 kg/kapita/ tahun. Guna meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Bangli, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) melaksanakan
lomba gerakan masyarakat makan ikan (gemarikan), Rabu (2/5). Bupati Bangli, Made Gianyar, mengatakan, pada tahun 2017, tingkat konsumsi ikan masyarakat Bangli jika dirata-ratakan baru mencapai 30,23 kg/ kap/tahun dengan jumlah penduduk mencapai 223.800 jiwa. Karena itu, pihaknya meminta agar tingkat konsumsi ikan terus digalakkan ke depannya. “Tahun 2017, produksi ikan baik budi daya maupun tangkapan berkisar 6.021
kg. Sehingga ke depannya diharapkan tingkat konsumsi ikan masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Minimal bisa menyamai tingkat konsumsi provinsi yakni 33,52 kg/kapita/tahun. Jadi, untuk meningkatkan konsumsi ikan jelas budi daya harus ditingkatkan agar hasil produksi ikan juga meningkat,” ucapnya. Menurut Made Gianyar, kegiatan gemarikan ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat untuk memerhatikan gizi. Mengingat dalam ikan terdapat
kandungan omega 3 yang sangat berguna untuk meningkatkan kecerdasan otak terutama untuk anak-anak pada masa tumbuh kembang otak dan pembangunan kesehatan mental dan fisik menjadi lebih fokus. “Jadi, kami meminta kepada kelompok budi daya ikan agar semakin mengintensifkan usaha perikan mereka. Kami harap mereka bisa bersinergi dengan komoditas lain dengan memelihara ikan areal persawahan yang dikenal dengan sistem mina padi. Apalagi seiring
meningkatnya kebutuhan ikan, diharapkan peluang ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan,” jelanya. Sementara itu, Kadis PKP Bangli I Wayan Sukartana mengatakan, kegiatan gemarikan ini untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Bangli terutama anak-anak gemar makan ikan. Pasalnya, ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat tinggi untuk kesehatan, kecerdasan, dan pertumbuhan. (kmb41)
USBN SD, Sepuluh Persen Soal Berbentuk Esai
Denpasar (Bali Post) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD dilangsungkan mulai Kamis (3/5) kemarin. Sebanyak 14.367 siswa kelas VI SD negeri dan swasta seKota Denpasar mengikuti USBN selama tiga hari hingga Sabtu (5/5) besok. Kabid Pembinaan Pendidikan SD Ketut Sudana menambahkan, USBN tahun ini porsi soal yang diberikan yakni 90 persen soal berbentuk pilihan ganda (multiple choise) dan sekitar 10 persen berbentuk esai. Hal ini berbeda dengan Ujian Sekolah (US/M) yang berlaku pada tahun sebelumnya. Semua soal berbentuk pilihan ganda. Dengan perubahan format ujian dari US/M menjadi USBN, maka berubah pula pola pembuatan naskah soal ujian. Sebelumnya, pada US/M, sebanyak 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar atau anchor, dan 75 persen soal disiapkan oleh guru dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Sekarang, pada USBN 2018, sebesar 20 persen hingga 25 persen soal disiapkan oleh
Pusat sebagai soal jangkar (anchor), dan 75 persen hingga 80 persen disiapkan oleh guru yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG). Secara khusus, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan SD Drs. I Ketut Sudana meninjau pelaksanaan USBN di SDN 1 Peguyangan. Mata pelajaran yang diujikan pada USBN meliputi bahasa Indonesia, matematika, dan ilmu pengetahuan alam. ‘’Saya sangat mengapresiasi pihak sekolah sudah melaksanakan USBN dengan tertib dan berintegritas sesuai dengan persyaratan POS USBN SD,’’ ungkap Wayan Gunawan. Setiap mata pelajaran yang diujikan dialokasikan waktu dua jam. Ujian dimulai pukul 08.00 – 10.00. Pelaksanaan
USBN hari pertama berjalan lancar. Naskah soal-soal tidak ada yang rusak. Anak-anak tampak tidak mengalami kesulitan mengerjakan soal-soal. Kedatangan Kadisdikpora Wayan Gunawan ke SDN 1 Peguyangan merupakan motivasi dan bentuk dukungan bagi pihak sekolah. Kepala SDN 1 Peguyangan, Drs. I Nyoman Arya, mengatakan sangat senang dan berterima kasih atas kesediaan Kadisdikpora Kota Denpasar, Wayan Gunawan, beserta jajaran meninjau ke sekolahnya. Dari 88 siswa kelas VI yang terdaftar sebagai peserta USBN, semuanya hadir. Mereka tersebar dalam lima ruangan ujian. Tiap ruangan ujian diawasi dua guru pengawas, menggunakan pengawas sistem silang dari sekolah lain. Di SDN 1 Peguyangan, para pengawasnya berasal dari
Bali Post/kmb
PANTAU USBN SD – Kadisdikpora Kota Denpasar Wayan Gunawan didampingi Ketut Sudana meninjau pelaksanaan USBN SD di SDN 1 Peguyangan, Kamis (3/5) kemarin. SDN 10, 11, dan 12 Peguyangan. Sementara guru SDN 1 Peguyangan melakukan tugas pengawasan di SDN 6, 10, dan 12 Peguyangan. Sementara data yang dihimpun di Disdikpora Kota Denpasar, tercatat sembi-
lan siswa berhalangan hadir mengikuti USBN hari pertama yang mengujikan mata pelajaran bahasa Indonesia. Dari sembilan siswa yang absen, empat siswa tidak mengikuti USBN karena sakit. (kmb)
TMMD Bangkitkan Semangat Gotong Royong
Bali Post/ist
KECELAKAAN - Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti saat menenangkan korban kecelakaan, Ni Wayan Swantini, yang hamil delapan bulan.
Mangupura (Bali Post) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 tahun 2018 di Desa Pangsan, Petang, Badung, Kamis (3/5) kemarin ditutup oleh Kasdam IX/Udayana selaku inspektur, Brigjen TNI Kasuri. Menurut Kasdam, TMMD adalah membangkitkan rasa kebersamaan dan gotong royong. Gotong royong itu merupakan jiwa bangsa. “Gorong royong itu jiwa bangsa, budaya kita semua. Mari tumbuh kembangkan lagi bersama-sama dengan banyak program, di antaranya TMMD,” tegasnya. Selain itu, lanjut Brigjen Kasuri, TMMD juga menjadi media pelaksanaan integritas lintas fungsi dan kepentingan menjadi satu untuk bangsa yang besar. TNI akan selalu mensinergikan kehidupan bersama seluruh komponen bangsa dan tujuannya satu yaitu bangsa yang besar. “Khusus untuk TMMD Kabupaten Badung, ada beberapa sasaran, ada bikin jalan, bedah rumah, dan membuat senderan. Untuk seluruh Indonesia, kita melaksanakan kegiatan ini untuk menggairahkan kembali kebersamaan, menggairahkan kembali kepedulian persatuan dan kesatuan. Imunitas kebangsaan,” ungkapnya. Kasdam saat membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, sejalan dengan tema TMMD tahun ini
Bali Post/rah
DITUTUP - Penutupan TMMD ke-101 di Desa Pangsan, Petang, Badung, Kamis (3/5) kemarin, diisi penyerahan hadiah pemenang lomba. yaitu TNI manunggal rakyat membangun karakter dan kemandirian bangsa, diharapkan TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik, namun juga mampu membangun karakter bangsa, khususnya generasi mudanya. Hal ini penting, karena output tersebut akan mendorong outcome yang sangat berharga, yaitu generasi muda yang kompetitif dan kemandirian bangsa. Di tengah badai krisis global dan epidemi virus kebangsaan, dituntut untuk lebih mampu memelihara dan mengembangkan segenap potensi bangsa, baik sumber kekayaan nasional, SDM maupun yang lainnya. Oleh karenanya, demi mewujudkan bangsa yang mandiri dan sejahtera dalam kerangka
NKRI, maka berbagai hal positif yang telah dilakukan selama ini, harus terus dilanjutkan bahkan dikembangkan. “Meski secara ekonomi global dapat dikategorikan baik, hingga kini kita belum dapat membebaskan diri dari kemiskinan dan kesenjangan. Bahkan, tanpa disadari, di tengah kebanggaan sebagai negara yang sangat demokratis, justru Indonesia tengah mengalami kerentanan konflik dengan menguatnya politik identitas dan meluasnya berita hoax serta ujaran kebencian yang berbau SARA, hampir di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional
dengan memanfaatkan pesta demokrasi secara bijak dan bertanggung jawab. Memilih adalah hak setiap orang, namun yang paling utama, menjalankan kewajiban dan menghargai berbagai pilihan secara bertanggung jawab, demi rakyat dan bangsa Indonesia. Saat ini, memasuki era Revolusi Industri Generasi ke-4. Teknologi digital telah menjadi tulang punggung dalam berbagai aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan pribadi, sosial masyarakat maupun pemerintahan. Demikian juga halnya dalam konteks pertahanan. Diseminasi teknologi dan mitigasi risiko global telah berhasil menggeser hakikat ancaman dan paradigma dari perang konvensional menjadi perang yang kompleks dan tidak terbatas. Perang yang juga dikenal sebagai unrestricted war ini, strategi dan taktiknya tidak hanya menggunakan kekuatan militer namun juga kekuatan nonmiliter seperti ipoleksosbud dan teknologi. Dalam konteks penguasaan negara pun tidak harus dilakukan secara fisik atau secara langsung, namun dapat dilakukan secara tidak langsung atau proxy. Sedangkan pelaku atau aktornya tidak lagi negara atau state, namun bisa juga bukan negara atau nonstate, seperti perorangan, kelompok orang dan berbagai organisasi nonpemerintahan lainnya, baik dari dalam negeri maupun
jaringan internasional. Untuk menghadapinya harus memiliki suatu sistem pertahanan negara yang terintegratif baik dari aspek militer maupun nonmiliter secara efektif yang dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan kesejahteraan nasional dan pertahanan keamanan negara. Sesungguhnya, jika ditelaah dengan cermat, maka sistem pertahanan terintegratif yang dimaksud tadi, salah satu di antaranya dilakukan melalui program TMMD yang juga sasarannya tidak hanya pembangunan kekuatan wilayah pertahanan yang tangguh, namun juga pembangunan fisik dan nonfisik dalam mengakselerasi upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Melalui program fisik dan non-fisik tersebut, TMMD dapat memberikan platform atau landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita bangsa Indonesia, yaitu mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Mengingat urgensi dan manfaat yang telah dirasakan, maka mulai bulan Juli nanti, TNI AD akan kembali melanjutkan program TMMD di berbagai daerah. Kegiatan TMMD ke-102 ini akan dilaksanakan bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. (kmb36)
KLUNGKUNG
12 SOSOK Yakinkan Cita-cita
MENGENYAM pendidikan kedokteran tentu menjadi impian banyak orang. Berbagai hal menjadi alasan. Salah satunya terdapat misi sosial. Itu telah berhasil diraih lulusan SMA Pariwisata Saraswati, Klungkung Ni Komang Ayu Sri Widiani. Namanya sempat beberapa kali disebut-sebut oleh guru dalam acara pelepasan dua hari lalu. Tujuannya untuk memberikan motivasi kepada siswa lain. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini bukan lahir dari keluarga berada. Ayahnya seorang petani. Ibunya hanya sebagai buruh harian lepas. Penghasilannya tak seberapa. Ia lolos masuk ke Prodi Kedokteran Unud melalui SNMPTN. Lengkap dengan beasiswa. “Memang dari dulu cita-citanya jadi dokter,” ujarnya. Raut binar terpancar dari wajahnya. Seolah tak menyangka bisa masuk pada program studi yang identik dengan orang mampu ini. Di awal, orangtuanya sempat dirundung keraguan. Namun itu terus diyakinkan bisa mengikuti pendidikan. “Awalnya memang kurang yakin. Karena berpikir biaya. Tetapi sudah diyakinkan. Akhirnya merasa bangga,” ucapnya. Tak dimungkiri, untuk lolos seleksi memerlukan sebuah perjuangan. Harus belajar ekstra, berlatih menjawab soal-soal. Itu dijalani secara rutin sejak tiga bulan sebelumnya. Bahkan, ia harus mengatur waktu supaya tak berbenturan dengan pelajaran lain, terutama yang berkaitan dengan praktik kepariwisataan. “Di sini kan tidak hanya dapat pelajaran IPA. Tetapi juga pariwisata. Jadi harus pintar ngatur waktu,” tuturnya. Selama mengenyam pendidikan di SMA, ia juga mendapat beasiswa. Ini membuatnya semakin termotivasi untuk menunjukkan kemampuan diri. Awalnya, jika tak lolos seleksi kedokteran, perempuan asal Desa Antiga, Karangasem ini sempat merencanakan untuk bekerja di bidang pariwisata. Mengikuti jejak kedua kakak perempuannya. “Maunya kerja dulu. Nyari biaya untuk kuliah,” tandasnya. (sos)
Pemantauan Proyek Biogas
Dewan Minta Pemerintah Tak Sekadar Gelontorkan Bantuan
Semarapura (Bali Post) Proyek biogas di Nusa Penida yang “diobrak-abrik” Kejaksaan Negeri Klungkung lantaran diduga korupsi juga mendapat atensi kalangan DPRD Klungkung. Kamis (3/5) kemarin, Komisi II melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Beberapa hal menjadi temuan. Anggota Komisi I Gde Artison Andarawata mengatakan kedatangannya ke wilayah kepulauan itu bersama ketua komisi dan beberapa anggota. Sesuai hasil pemantauannya, beberapa proyek biogas sudah ada yang sempat dimanfaatkan warga. Hanya saja berlangsung sesaat. Setelah itu gasnya tidak lagi keluar. “Malahan ada yang tidak tahu cara pemakaiannya. Beberapa ada yang dikatakan bisa terpakai,” ungkapnya. Jika digarap secara optimal, bantuan semacam ini sejatinya sangat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat, terutama yang tergolong kurang mampu, di samping mendukung program pemerintah yang menggalakkan energi terbarukan. Namun, berbeda dengan kondisi di lapangan, terkesan hanya digarap dan diserahkan begitu saja, tanpa ada pendampingan lebih lanjut. “Ini tidak diawasi. Dibiarkan begitu saja. Kami berharap biogas yang masih layak itu bisa dimanfaatkan supaya tak mangkrak,” kata Politisi Demokrat ini. Seperti diketahui, proyek yang tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti dan Klumpu dengan total 40 unit, anggaran pembangunannya mencapai Rp 890 juta. Itu telah diusut Kejaksaan Negeri Klungkung lantaran diduga ada bau korupsi. Disebutsebut, penetapan tersangka yang dikabarkan bakal menyeret oknum pejabat segera dilaksanakan. Tinggal menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan keterangan ahli teknik. “Ini yang menjadi dasar untuk menetukan kerugian apakah total cost atau real cost. Kalau sudah keluar, baru bisa menetapkannya (tersangka - red),” ungkap Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak. Disampaikan lebih lanjut, ahli teknik yang memberikan keterangan ada dua orang. Hanya tidak disebutkan siapa orangnya. Hasilnya ditargetkan sudah keluar minggu depan. Guna memperkuat siapa saja yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini, pihaknya juga meminta keterangan dari ahli pidana. Tak menutup kemungkinan dapat memperkuat alat bukti. “Kalau kami semakin banyak bukti, semakin bagus,” sebut pria asal Medan, Sumatera Utara ini. (kmb45)
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Investasi di Nusa Penida Masih Pincang
Semarapura (Bali Post) Pertumbuhan pariwisata di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung beberapa tahun belakangan semakin pesat. Hal tersebut menyebabkan ketertarikan investor untuk menanam modal semakin meningkat. Hanya masih pincang. Dalam artian lebih terfokus pada satu lokus. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PPTSP) Made Sudiarkajaya menjelaskan, investasi di kepulauan yang dikenal dengan sebutan the blue paradise island itu masih lebih banyak berada di Nusa Lembongan, Jungutbatu, Nusa Ceningan, Desa Sakti dan Desa Bunga Mekar. “Investasi memang lebih banyak di sebelah barat. Orang bisnis pasti melihat
potensi,” ungkapnya, Kamis (3/5) kemarin. Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, akan berpeluang memunculkan overload, layaknya kawasan Badung Selatan. Secara otomatis berdampak pada kenyamanan maupun dampak negatif lainnya. Untuk mengantiasipasi itu, pihaknya mengupayakan investasi ke depan lebih diarahkan ke wilayah timur yang potensi
pariwisatanya tidak kalah, seperti spiritual dan kerajinan kreatif, di samping juga wisata pantai, menyelam dan wisata bahari. “Untuk pemerataan investasi kami terus upayakan. Supaya tidak terfokus pada satu tempat,” katanya. Tahun ini, target investasi dalam negeri mencapai Rp 650 miliar, meningkat dari 2017 sebesar Rp 550 miliar. Sedangkan asing USD 3.000.000, meningkat dari sebelumnya
sebesar USD 2.000.000. Angka tersebut ditargetkan naik sekitar 20 persen setiap tahunnya. Guna mencapai itu, pejabat asal Nusa Lembongan ini menggelar promosi melalui pameran dan pembuatan katalog tentang daerah-daerah yang potensial untuk “dijual”. “Tahun ini ada tiga event yang kita ikuti. Untuk katalog, di dalamnya berisi informasi daerah yang cocok investasi, termasuk identitas pemilik lahan,” katanya. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta menjelaskan potensi pariwisata tak hanya ada di Nusa Lembongan, tetapi juga
di Nusa Gede. Bahkah tak kalah menarik, seperti Pantai Atuh dan Bukit Teletabis. “Kami memang menginginkan perkembangan pariwisata tidak hanya fokus pada satu tempat. Tetapi juga sampai ke Nusa Gede,” jelasnya. Mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung ini menyebutkan tahun ini tengah menyusun sepuluh perencanaan untuk mendukung perkembangan objek. Itu berupa fasilitas pendukung, seperti parkir dan toilet. “Penataan ini tak hanya pada objek yang sudah ada sejak lama. Tetapi juga yang baru,” pungkasnya. (kmb45)
Lulusan Siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan
Mayoritas Sudah Terserap di Dunia Kerja
RATUSAN siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung dilepas di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (3/5) kemarin. Mereka yang sudah menempuh pendidikan tiga tahun dan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer sebagian besar sudah diterima dalam dunia kerja. Terutama bidang pariwisata yang menjadi pendidikan plus. Kepala SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung Drs. Ida Bagus Gede Parwita, M.Pd. mengungkapkan, siswa yang dilepas mencapai 228 orang yang terdiri program studi IPA, IPS dan IPB. Sekolah yang bertetangga dengan SMAN 1 Semarapura ini juga menerapkan pendidikan plus, yakni siswa diberikan pendidikan kepariwisataan berupa Food and Baverage (FB) Produk FB Service, House Keeping, Front Office, dan Spa. Melalui ini, lulusannya banyak yang langsung terserap di dunia kerja. Salah
Bali Post/ist
PELEPASAN - Pelepasan siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (3/5) kemarin. satunya kapal pesiar. “Yang dilepas sekarang, juga sebagian besar sudah diterima untuk bekerja,” ucapnya. Program itu juga linier
dengan arahan Direktorat Jendral Pembinaan SMA, yang menyatakan sekolah harus punya daya jual untuk masyarakat. “Dengan
Cerita ”Mahut” Jinakkan Gajah
ini juga, sekolah bisa dilirik masyarakat. Kalau tidak ada, mungkin sedikit dapat siswa,” katanya. Terobosan itu, menurut Kasek asal Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan ini juga sebagai senjata dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah bergulir. “Pada program ini, tenaga kerja luar mudah masuk ke Indonesia. Kita harus bisa jadi tuan rumah. Bukan tamu,” sebutnya. Adanya lulusan yang mumpuni diharapkan bisa menjadi acuan masyarakat sebagai tempat mengenyam pendidikan untuk anak-anaknya. “Kami sangat mengapresiasi para orang tua sudah mempercayakan pendidikan anaknya di sini. Semoga ke depan semakin banyak lagi yang memilih. Kami komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan juga SDM,” tegasnya. Khusus untuk lulusan, Parwita meminta supaya
bisa menjadi generasi cerdas, siap menghadapi tantangan yang semakin komplek. “Tiap tahun lulusan, khususnya pariwisata sangat banyak. Ini menjadi tantangan. Lulusan harus bisa maju,” tandasnya. Pada pelepasan ini, tiga siswa dinobatkan menjadi yang terbaik. Prodi IPA diraih Ni Made Merta Asih dengan nilai 269,5, IPS I Made Dede Hendra Sadewa dengan nilai 265,0, dan IPB Ni KadeK Nopianti dengan nilai 289,5. Kepala UPT SMA/K Provinsi Bali Kabupaten Klungkung Nyoman Ratmaja mendorong para lulusan ini bisa menerapkan sikap profesionalisme ke depannya, terutama dalam dunia kerja. Momen ini harus dijadikan ajang pembuktian, Kabupaten Klungkung yang terkenal kecil bisa melahirkan Sumber Daya Manusia yang andal. “Klungkung meskipun kecil, tetapi sekolah sudah diperhitungkan oleh kabupaten lain,” ungkapnya. (ad22)
Tak Berbeda dengan Memperlakukan Manusia ATRAKSI gajah kerap ditemui di kebun binatang. Banyak hal lucu yang bisa dipertontonkan. Membuatnya bisa seperti itu, bukan perkara mudah. Perlu proses lama dan memerlukan kesabaran. Memperlakukannya tak jauh beda dengan manusia.
Menginjak siang, barubaru ini, suasana di Bakas Levi Rafting, Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan nampak lengang. Suasana sangat sejuk. Pepohonan besar banyak tumbuh di tempat itu. Tak ada hirup pikuk layaknya di perkotaan. Di tempat ini, tak hanya bisa menyaksikan indahnya alam pegunungan yang masih perawan. Namun juga beberapa binatang langka. Ada lutung, orang hutan, landak, ular piton maupun albino dan beberapa jenis burung. Itu seluruhnya hidup dalam penangkaran. Ketika menyaksikannya, beberapa ekor gajah juga datang. Di pundaknya berisi kuris kecil, beralaskan karung tebal. Duduk dua orang wisatawan. Jalannya pelan. Seirama dengan gerakan belalainya. Perlahan masuk ke kolam yang cukup besar, dengan airnya yang sudah menghijau. Berendam hingga separuh badannya tak terlihat. Sesekali juga menyemburkan air dengan belalainya yang panjangnya sekitar satu meter. Tak lama di tempat itu, GAJAH - Gajah tengah bera- berjalan lagi menuju traksi. Para mahut memerlukan tempat atraksi. Mewaktu lama untuk bisa melatih naikkan kaki depannya pada beton yang supaya bisa seperti itu.
tingginya sekitar 75 cm. Seperti hendak melompat. Binatang asal Sumatera ini kembali berpindah. Kembali duduk pada beton yang ada di sebelahnya. Namun, yang menjadi perhatian bukan sepenuhnya pada hal itu. Keingintahuan justru tertuju pada bagaimana binatang bertelinga besar itu bisa menjadi penurut. Rupanya, tak lepas dari peran mahut (pawang khusus gajah). Ini salah satunya ditekuni I Wayan Wardika. Di sela-sela kesibukannya, pria asli Bakas ini tak sungkan berbagi cerita. Pekerjaannya itu bukan baru dilakoni. Tetapi sejak 1993. Tak lepas dari kecintaannya terhadap binatang. “Dengan ini, bisa berinteraksi dengan binatang besar,” tuturnya. Menjadi mahut, bukan perkara mudah. Risikonya cukup tinggi. Gajah bisa saja sewaktuwaktu langsung mengamuk, terutama jantan. Terlebih yang memasuki masa-masa keluar ego yang ditandai ada cairan keluar dari lubang kecil di sekitar telinganya. “Tidak berani seratus persen percaya dengan gajah. Harus tetap waspada,” katanya. Membuat gajah penurut, perlu waktu cukup lama. Perlu kesabaran dan mengajarkannya berkali-kali. Harus ada ikatan emosional layaknya dengan manusia. Karakter gajah benar-benar harus dikenali. Jika salah, tak sungkan untuk dimarahi. “Supaya tahu namanya, harus dipanggil berkali-kali. Saat melatih, saya sempat diseruduk beberapa kali,” tutur pria berperawakan kurus ini.
Ada hal lain yang menarik dari setiap gajah-gajah itu. Belum tentu bisa dilatih oleh mahut lain. Jika pun bisa, memerlukan proses cukup lama. “Di sini ada delapan gajah. Satu mahut belum
tentu bisa akrab dengan gajah lain. Ini memerlukan kecocokan,” jelasnya. Para mahut juga harus memperlakukan binatang itu secara spesial. Setiap pagi dimandikan. Diberi
pakan, salah satunya buahbuahan. Pepaya menjadi favoritnya. Kesehatannya juga harus dipastikan. Pemeriksaan dari petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berlangsung
secara rutin. Demikian pula pemberian vitamin maupun obat cacing. “Banyak sekali yang harus diperhatikan pada gajah. Kukunya juga rutin harus dipotong,” tandas Wardika. (sos)
EKONOMI
Jumat Wage, 4 Mei 2018
13
Pelanggan Indosat Keluhkan Penyedotan Pulsa
Jakarta (Bali Post) – Para pelanggan seluler prabayar Indosat mengeluhkan pulsanya berkurang terus setiap hari meski tidak digunakan, dan meminta perusahaan ini berhenti berbuat kecurangan yang merugikan para pelanggannya. ‘’Saya heran, baru saja mengisi pulsa Rp 25 ribu, justru tersedot dari sebelumnya pulsa saya Rp 107 ribu jadi Rp 104.000, padahal seharusnya jadi Rp 132 ribu. Lalu esoknya berkurang lagi jadi Rp 100 ribu,’’ kata Sajumah (47), wiraswasta yang menjadi pelanggan Indosat sejak 2007 di Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. Padahal, menurut Sajumah, dirinya tidak pernah mendaftar untuk berlangganan internet atau layanan apa pun dengan Indosat dan sudah dibuktikan melalui sistem layanan Indosat. Warga Pasar Rebo ini mengaku sudah berusaha menghubungi petugas layanan (customer service) Indosat dan dijawab bahwa ada layanan konten yang aktif, sehingga perlu di-
nonaktifkan atau memblokir semua layanan tersebut. ‘’Bahkan setelah pernyataan CS Indosat akan menonaktifkan konten tersebut, pulsa saya masih terus berkurang. Ini merupakan pembohongan publik, tidak mungkin Indosat tidak tahu soal ini. Sebenarnya Indosat hanya melakukan pencurian pulsa pelanggan,’’ katanya. Ia pun mengasumsikan, jika 10 persen saja dari 97 juta pelanggan Indosat (per November 2017) mengalami penyedotan pulsa Rp 4.000 per pekan, maka nilai total kerugian pelanggan selama sebulan bisa mencapai Rp 155 miliar atau sekitar Rp 1,86 triliun setahun. ‘’Saya protes bukan karena jumlah pulsa tersedot, namun jika kasus seperti ini terjadi secara masif berapa total kerugian masyarakat. Bagaimana pula dengan konsumen di pedesaan yang minim akses untuk menyampaikan keluhan,’’ tegas Sajumah. Jadi, tambahnya, Indosat jangan menganggap sepele masalah-masalah seperti ini
dengan respons yang sangat lambat menangani keluhan pelanggan. Kekecewaan juga dialami Ika. Dalam sebuah kolom surat pembaca dia mengeluhkan bahwa pulsanya tersedot. Perempuan yang mengaku sudah berlangganan Indosat sejak 10 tahun lalu itu mengisahkan bahwa pada 15 April 2018 mengisi pulsa sebanyak Rp 25.000. Namun, setelah dicek pada 22 April pulsa di ponselnya ludes hanya tinggal Rp 100. Menurut call centre Indosat yang ia hubungi, pulsanya terpotong oleh layanan konten pesan pendek (SMS) yang tidak pernah ia daftarkan. Menanggapi keluhan tersebut, Manajer Humas Indosat Eni Nurifati mengatakan penyebab berkurangnya pulsa antara lain karena adanya sejumlah layanan konten yang ditawarkan Indosat. ‘’Saya akan sampaikan ke bagian pelayanan untuk mengecek sistemnya,’’ katanya singkat langsung menutup percakapan. (ant)
Peternakan Sapi Perah Lokal Tak Ekonomis Jakarta (Bali Post) – Peternakan sapi perah lokal di Indonesia tidak ekonomis karena hanya mampu memproduksi 10 liter susu per hari. Kondisi ini mengakibatkan sulitnya peternak mendapatkan keuntungan memadai. Kendala yang dihadapi karena skala peternakan yang mampu dikembangkan sangatlah kecil. Minimnya modal menjadi penyebab utama. Demikian disampaikan Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak Institut Pertanian Bogor Epi Taufik di Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. ‘’Sebanyak 93 persen produsen susu segar di Indonesia adalah peternakan skala kecil. Karena kondisi kandang dan pakan,
seringkali susu yang dihasilkan tidak bisa yang terbaik,’’ kata Epi dalam sebuah lokakarya media. Epi mengatakan 98 persen sapi perah berada di Jawa, yaitu yang terbanyak di Jawa Timur, kemudian Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebanyak 70 persen biaya produksi peternakan sapi perah skala kecil itu untuk biaya pakan. Saat ini rumput semakin sulit didapat dan konsentrat semakin mahal, sementara harga susu relatif tetap. ‘’Biaya produksi per ekor sapi perah mencapai Rp 50.000. Kalau mau balik modal saja, harga per liter susu seharusnya setidaknya Rp 5.000,’’ tuturnya. Padahal, peternakan sapi
Bali Post/ant
perah jauh lebih rumit dan berat daripada sapi potong. Itu sebabnya, produksi susu segar lokal masih belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebanyak 80 persen kebutuhan susu masih dipenuhi dari impor. ‘’Padahal, keberadaan kedai kopi dan susu yang semakin merebak, membuat kebutuhan susu segar meningkat. Peluang peternakan sapi perah sangat besar,’’ katanya. Selain Epi, narasumber lainnya adalah sejarawan kuliner Universitas Padjadjaran Fadly Rahman dan anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan Gizi Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Marudut. (ant)
Bali Post/ant
TIDAK EKONOMIS - Seorang peternak sapi perah lokal memerah susu sapi. Peternakan sapi perah lokal disebutkan tidak ekonomis, sehingga peternak tidak mampu meraup keuntungan memadai.
GPN - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kiri) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) dan Menteri Sosial Idrus Marham meluncurkan bersama kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. Kartu berlogo GPN merupakan terobosan dalam menghilangkan fragmentasi layanan perbankan retail, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan sistem pembayaran yang lebih efisien melalui interkoneksi dan interoperabilitas.
Satukan Sistem Pembayaran
BI Luncurkan Gerbang Pembayaran Nasional
Jakarta (Bali Post) –
Bank Indonesia (BI) dan sejumlah bank di Indonesia meluncurkan kartu debet dan ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Garuda secara bersama di kantor pusat BI, Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. GPN merupakan momentum penting implementasi cetak biru sistem pembayaran Indonesia yang akan menghilangkan fragmentasi sistem melalui interoperabilitas antarpenyelenggara jasa sistem pembayaran. ‘’Kami juga mendengar dukungan penuh dari pemerintah bahwa GPN ini akan menjadi suatu sistem yang akan membuat sistem pembayaran aman, efisien, dan lancar,’’ kata Gubernur BI Agus Martowardojo. Sampai dengan April 2018, BI telah melakukan implementasi GPN dengan memberikan persetujuan penerbitan kartu berlogo GPN Garuda kepada 98 penerbit. Agus menjelaskan, peluncuran GPN merupakan momentum penting implementasi cetak biru sistem pembayaran Indo-
nesia. GPN menghilangkan fragmentasi sistem melalui interoperabilitas antarpenyelenggara jasa sistem pembayaran. GPN menata ulang infrastruktur sistem pembayaran melalui penyelenggaraan lembaga standar, lembaga switching, dan lembaga services. Ia juga mengatakan platform sistem pembayaran yang ada masih eksklusif dan juga belum saling terhubung sehingga belum mampu menyediakan ekosistem yang saling melayani. ‘’Ilustrasi sederhananya adalah banyaknya deretan ATM di mall-mall dan
berjejernya mesin-mesin EDC di kasir di supermarket,’’ ucap Agus Fragmentasi sambil menambahkan hal tersebut melahirkan inefisiensi seperti biaya investasi perluasan infrastruktur dan teknologi menjadi tinggi karena industri perbankan enggan berbagi layanan, misalnya untuk mesin ATM di satu lokasi. Agus berpendapat, investasi berlebih akibat inefisiensi tersebut dapat direlokasi ke daerah di penjuru Tanah Air yang masih kekurangan infrastruktur sistem pembayaran, sehingga bisa mendukung inklusi keuangan. Ke depan, GPN disiapkan untuk dapat memperluas layanan pada transaksi pembayaran dalam jaringan (e-commerce) untuk seluruh instrumen pembayaran dengan menggunakan kartu dan memperluas kerja sama pemrosesan transaksi
dengan prinsipal internasional. ‘’GPN ini tidak dapat ditunda lagi, harus diwujudkan untuk kepentingan bersama,’’ kata Agus. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menjelaskan bahwa GPN mendukung visi pemerintah Presiden Joko Widodo untuk menyatukan sistem pembayaran. Ia menjelaskan bahwa teknologi itu berkembang begitu pesat. Sistem pembayaran nasional harus dapat diselesaikan secara domestik sebagai wujud kedaulatan. ‘’Apabila tidak menyelesaikan urusan pembayaran nasional secara domestik, kita habis dilibas karena perekonomian kita didasari dari sistem pembayaran. Kalau sistem pembayaran t erg a nt ung sist em p em bayaran dari luar, bagaimana kita bisa mengatakan kita berdaulat dan mandiri,’’ kata Rini. (ant)
Strategi Bersaing Minimarket di Tengah Melemahnya Ekonomi
Mengemas Barang Lebih Kecil dan Habis Sekali Pakai Lanskap usaha pengecer barang (ritel) atau minimarket untuk memenuhi kebutuhan masyarakat telah berubah. Pola konsumsi yang dipengaruhi faktor demografi dan juga melemahnya ekonomi dunia. Konsumen kini misalnya memiliki pola berbelanja yang berbeda. Sebuah strategi bertahan bagi peritel dipaparkan lembaga riset Kantar Worldpanel. Bagaimana strategi tersebut? PERUSAHAAN riset Kantar Worldpanel dalam laporan edisi kedua mengungkap keberhasilan para pelaku peritel lokal terhadap pasar yang tumbuh cepat, termasuk kemitraan yang terjalin antara pemasok dan produsen. Disebutkan dalam laporan yang diterima Antara, Kamis (3/5) kemarin, inovasi dan kompetisi ketat memengaruhi terhadap perkembangan sektor ini. Diungkapkan juga di dalamnya bagaimana respons dan penyesuaian pelaku bisnis dengan perubahan kebutuhan konsumen mampu mendorong dan membentuk kembali pasar fast moving consumer goods (FMCG) di Asia. Dalam laporan ini, Kantar Worldpanel juga memberikan pandangan yang mendalam tentang strategi bisnis dan rahasia di balik pertumbuhan fenomenal mereka. Perubahan demografis yang cepat menjadi salah satu faktor utama yang menentukan dalam peta (lansekap) ritel Asia, di mana populasi penduduk tua dan urbanisasi membentuk kembali pola berbelanja. Dalam menanggapi perubahan demografis ini, peritel berupaya untuk me-
mahami cara mengatasi kebutuhan populasi penduduk tua dan menyusutnya pengeluaran rumah tangga - pengurangan anggaran masak dan cenderung lebih memilih untuk membeli apa yang mereka butuhkan, ketika mereka membutuhkannya.
Langkah untuk membeli dan menjual produk dalam kemasan sekali pakai dengan ukuran yang lebih kecil menjadi salah satu tren paling penting dalam restorasi peta ritel di Asia. Beberapa keuntungan dari produk dengan kemasan kecil di antaranya
adalah untuk mendorong konsumen dalam bereksperimen, memungkinkan pembeli untuk mencoba produk dan merek baru, selain itu pengeluaran belanja lebih kecil per pembelian. Minimarket menunjukkan angka pertumbuhan yang paling signifikan pada sektor FMCG di wilayah Asia, dengan membawa kenyamanan dan kegiatan komunitas sebagai kunci pertumbuhan. Lewat format toko yang lebih kecil, minimarket menjem-
batani kesenjangan antara perdagangan modern dan tradisional, serta berfungsi sebagai penghubung komunitas di mana pembeli dapat membayar tagihan listrik, membeli tiket perjalanan, konser, maupun untuk pertemuan sosial. Venu Madhav, General Manager Kantar Worldpanel Indonesia, juga menegaskan bahwa saluran ritel modern seharusnya berperan sebagai komplemen dari e-commerce atau platform
online lainnya. ‘Saluran ritel modern seharusnya tidak merasa terancam oleh munculnya ritel online atau melihat ritel online sebagai pesaing. Malah seharusnya, melalui program yang tepat, saluran online dapat menjadi elemen pelengkap bagi toko konvensional untuk menambah nilai bagi pelanggannya,’’ Kata Venu. Pelaku ritel besar di kawasan Asia melayani lebih dari satu saluran pengiriman untuk merek-merek
FMCG, karena pertumbuhan peritel tersebut didorong oleh kemampuannya dalam mengadaptasi kebutuhan pembeli yang bertransformasi secara cepat dan komitmennya dalam merancang ulang model bisnis mereka demi memenuhi kebutuhan pelanggan. ‘’Selama bertahun-tahun, perdagangan modern telah mendorong pertumbuhan dengan menyesuaikan diri dan menawarkan lebih dari sekadar menjual produk,’’ ujar Venu. (ant)
BULELENG
14 Luapkan Kegembiraan Kelulusan dengan Berkonvoi Kendaraan Tak Pakai Helm, Ditilang
KELULUSAN siswa SMA dan SMK, diumumkan Kamis (3/5) kemarin. Meluapkan kegembiraan karena lulus ujian, sejumlah siswa di Buleleng melakukan konvoi kendaraan di jalan raya. Mereka mengenakan seragam sekolah yang sudah disemprot dengan cat atau dicoret spidol. Bahkan, ada yang tidak menggunakan helm. Polisi pun menilangnya. Konvoi itu dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Begitu mengetahui nilai Ujian Nasional (UN) dan dinyatakan lulus, mereka berkonvoi di jalanan. Tempat yang dituju untuk merayakan kelulusan ini salah satunya kawasan wisata Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Rombongan konvoi siswa pun menggeber mesin dengan kencang hingga menimbulkan suara bising. Selain itu, ada pula mengibarkan bendara yang menunjukkan perkumpulan siswa atau bendera almamater sekolah mereka. Sampai di lokasi, mereka melampiaskan kegembiraannya. Selain teriakan “lulus” siswa ini pun saling coret seragam dengan cat semprot atau spidol. Aksi yang diklaim sudah menjadi tradisi setiap pengumuman kelulusan SMA dan SMK ini menjadi tontonan pengendara yang melintas atau wisatawan yang sedang berkunjung. Salah seorang siswa, Luh Budi Arsini, menuturkan alasan mencoret seragamnya hanya untuk mengungkapkan kegembiraan setelah berhasil menyelesaikan pendidikan. Kesan mencoret seragam diakui tidak baik dilihat masyarakat, namun hal itu dianggap biasa-
biasa saja. Sementara alasan untuk konvoi kendaraan bersama teman-temannya motivasinya hanya untuk jalan-jalan. “Hanya untuk merayakan dan biar ada kenang-kenangan setelah tamat SMA,” katanya. Sementara itu, munculnya aksi konvoi kendaraan saat pengumuman kelulusan kemarin, membuat jajaran kepolisian melakukan penindakan. Ini karena pengendara atau yang dibonceng tidak menggunakan helm. Selain itu, kendaraan siswa pun banyak yang tidak diengkapi surat-surat atau menggunakan knalpot brong. Kasatlantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, dari patroli anggotanya di sejumlah tempat memang ditemukan siswa yang konvoi kendaraan di jalan raya. Upaya ini selain menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas), juga mencegah kemungkinan terjadinya aksi perkelahian antar-rombongan siswa. Sebelum menjatuhkan tindakan tegas, anggotanya sudah memberikan teguran simpatik dan mengingatkan siswa menaati tata tertib berlalu lintas. Meski demikian, hingga siang kemarin polisi terpaksa menindak tegas 21 siswa yang konvoi di jalan raya. Dari jumlah pelanggar itu, 11 orang di antaranya dikenakan sanksi tilang, 8 siswa tanpa hlem, dan 2 siswa kendaraanya tanpa suratsurat. Untuk sanksi tilang, pihaknya mengamankan sepeda motor siswa bersangkutan, STNK, dan SIM. (kmb38)
Bali Post/kmb38
KONVOI – Rayakan kelulusan, siswa melakukan aksi konvoi kendaraan di jalan raya, Kamis (3/5) kemarin. Banyak pengendara yang ditilang karena tidak menggunakan helm.
Puluhan Hektar Tanah Warga Berada Dalam Tanggul Danau Buyan Singaraja (Bali Post) – Sekitar 20 hektar tanah milik warga berada di dalam tanggul Danau Buyan. Itu hasil temuan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Dari luas keseluruhan lahan itu, seorang warga memiliki sertifikat hak milik (SHM). Sedangkan, sisanya berbentuk pipil. Perbekel Desa Pancasari, Wayan Darsana, membenarkan di dalam tanggul yang sudah dibangun Pemprov Bali itu adalah lahan milik warganya. Areal danau di desanya itu luasnya terus bertambah. Terbukti dari data tahun 1971, Danau Buyan luasnya 313 hektar dan pengukuran terakhir bertambah menjadi sekitar 460 hektar. Pada saat air menyusut meninggalkan pendangkalan sedimentasi. Lahan itu ditanami sayur, wortel, dan stroberi seperti sekarang ini. Bersamaan dengan penyusutan air tersebut, pemprov membangun tanggul. Saat itu, warga mendukung dan hanya untuk tanggul. Sedangkan, lahan di dalam tanggul seluas 20 hektar dijadikan lahan pertanian. Permintaan warga itu dikuatkan dengan surat perjanjian, sehingga sejak terjadi penyusutan air muncul areal pertanian di dalam tanggul. Sedangkan di luar tanggul tercatat luasnya sekitar 38 hektar. “Jadi, benar ada lahan milik warga di dalam tanggul. Dari penelusuran kami di desa itu lahannya sebagian besar ada pipil-nya dan satu yang sudah SHM. Warga juga sebelumnya setuju sebatas dibangun tanggul. Dan sesuai perjanjian untuk tetap menanam sayur atau stroberi di dalam tangul ketika air menyusut, Cuma arsip perpanjian itu tidak kami temukan lagi,” katanya, Kamis (3/5) kemarin. Menurut Darsana, kejelasan batas danau dengan bangunan atau lahan pertanian milik warga perlu ditetapkan. Hal ini untuk menghindari munculnya konflik antara masyarakat dengan pemerintah. Terait
program normalisasi danau dan membangun tanggul oleh BWS, pihaknya mendukung karena itu akan mengatasi kerusakan lingkungan danau yang terjadi sekarang ini. Hanya, ketika air danau menyusut pihaknya meminta agar keinginan warga mengolah tanah di dalam tanggul untuk kebun sayur tetap diizinkan. Dengan demikian, warganya tetap bisa mendapatkan hasil untuk kesejahteraan keluarga. Di sisi lain, Darsana mengatakan, sejak air danau meluap sampai sekarang total lahan pertanian di daerahnya seluas 38 hektar terendam sampai warganya kehilangan mata pencaharian. Selain itu, ada 17 rumah warga di Dusun Buyan dan Dusun Dasong terendam air danau. Dua kepala keluarga (KK) di antaranya terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. Dampak luapan air danau itu sejauh ini sudah dilaporkan kepada instansi terkait di Pemkab Buleleng. Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada ketika audiensi dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana belum lama ini mengusulkan agar pemkab segera memperjelas batas danau dengan lahan milik warga. Batas ini sangat penting mendukung percepatan penanganan kerusakan lingkungan danau. Dari program yang sedang disusun, BWS akan membangun tanggul di bibir danau. Rencananya, tanggul ini sekaligus difungsikan untuk jogging track penunjang wisata alam Danau Buyan. Selain itu, menghindari pendangkalan akibat aliran banjir atau erosi lahan pertanain di daerah hulu, BWS memprogramkan membangun kolam endap. Dari kolam endap ini aliran banjir ditampung sementara, kemudian setelah sedimentasinya mengendap airnya baru dialirkan ke arah danau. (kmb38)
Jumat Wage, 4 Mei 2018
SDN 4 Pancasari Terendam Air Danau Buyan
Komite Sekolah Minta Segera Ada Penanganan
Bali Post/kmb38
TERENDAM – Tiga ruang kelas dan mes guru SDN 4 Pancasari, Kecamatan Sukasada terendam air Danau Buyan sejak Januari 2018 lalu.
Singaraja (Bali Post) –
Genangan air Danau Buyan makin meluas. Air danau di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada itu telah merendam belasan rumah penduduk, Pura Beji, puluhan hektar lahan pertanian, SDN 4 Pancasari, dan mes guru. Bahkan, ruang kelas SDN 4 Pancasari dan mes guru tersebut tergenang air dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Akibatnya, siswa kelas I dan II direlokasi ke kelas darurat memanfaatkan ruang terbuka di gedung serbaguna di desa setempat. Sedangkan, siswa kelas III menempati ruang perpustakaan. Prihatin dengan kondisi ini, komite sekolah meminta pemerintah daerah melakukan penanganan permanen, sehingga kejadian ini tidak terus terulang setiap tahun. Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan dari dapil Sukasada Wayan Indrawan didampingi Wakil Ketua Komite SDN 4 Pancasari Made Kerta Budiasa mengatakan, terendamnya sekolah di desanya ini rutin terjadi setiap tahun. Karena itu, Indrawan berjanji akan mendorong pemerintah untuk mempercepat penanga-
nan SDN 4 Pancasari. Alokasi anggaran untuk penanganan itu agar diprioritaskan, sehingga fasilitas sekolah di daerahnya itu nyaman walaupun tahun-tahun berikutnya air danau kembali meluap. “Kami dorong dan dari segi penyiapan anggaran akan kita perjuangkan untuk mendapat prioritas, karena faktanya penanganan di sekolah ini mendesak dan kalau dibiarkan mungkin setiap tahun akan terjadi seperti ini,” jelas Indrawan sembari diiyakan Merta Budiasa. Kepala SDN 4 Pancasari, I Nyoman Dana, Kamis (3/5) kemarin, mengatakan mulai Januari 2018 lalu, areal sekolahnya terendam air danau. Saat itu, baru halaman di depan ruang kelas IV, V, dan
kelas VI serta bangunan mes guru saja yang tergenang. Beberapa bulan berikutnya, genangan air semakin tinggi sampai 1,5 meter, sehingga ruang kelas itu terendam dan tidak dapat difungsikan. Sejak itu, siswa dipindahkan ke ruang kelas yang lokasinya lebih tinggi. Siswa kelas IV, V, dan kelas VI menempati ruangan yang sebelumnya ditempati anak kelas I, II, dan kelas III. Karena terbatasnya ruangan, anak kelas I dan II direlokasi ke kelas darurat di balai serbaguna yang dekat dengan sekolah. Sedangkan, anak kelas III belajar di ruang perpustakaan. “Kami pindahkan ke ruang kelas yang bangunannya lebih tinggi dengan menempati perpustakaan yang hanya
cukup untuk kelas III. Anak kelas I dan kelas II untuk sementara kami pindahkan di balai serbaguna,” katanya. Menurut Dana, ruang kelas di balai serbaguna sudah disekat dengan tripleks dan ditutup terpal. Pembuatan kelas darurat ini setelah sekolah mendapat bantuan papan tripleks dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Sosial Buleleng. Diakuinya, ruang kelas darurat sudah nyaman bagi siswa mengikuti pembelajaran. Hanya, pihaknya tetap menugaskan guru mengawasi terutama ketika pulang sekolah. Ini karena lokasi gedung serbaguna berbatasan dengan kebun warga. Kalau siswa melewati jalan raya, dirinya khawatir akan mengancam keselamatan siswa itu sendiri. “Mulai jam pelajaran dan ketika pulang sekolah anak kembali diawasi. Namanya anak kelas I dan II perlu diawasi, sehingga biar tidak terjadi hal yang tidak kita in-
ginkan, guru kami tugaskan mengantar keluar dari lokasi kelas darurat ini,” jelasnya. Terkait penanganan, Dana menyebut sejauh ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sudah menyiapkan program penanganan ruang kelas yang terendam air danau. Solusi itu adalah membangun gedung baru dengan menambah tinggi fondasi bangunan, sehingga tidak lagi terendam kalau air danau kembali meluap. Tim Disdikpora sudah melakukan survei dan mengukur luas volume pembangunan gedung yang baru tersebut. “Kami dapat info bahwa ada dua solusi yakni relokasi dan mengangkat fondasi gedung yang terandam itu. Relokasi ke lokasi baru sulit karena kesulitan lahan, sehingga opsi pembangunan di lokasi yang sama dan meninggikan fondasinya akan dilakukan oleh pemerintah daerah,” katanya. (kmb38)
Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan
TP PKK Desa Sepang Wakili Bali ke Tingkat Nasional TIM Penggerak (TP) PKK Desa Sepang Kecamatan Busungbiu ditetapkan sebagai duta Provinsi Bali untuk berlaga dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2018. Menghadapi kompetisi bergengsi ini, Kamis (3/5) kemarin tim verifikasi melakukan penilaian lapangan. Tim verifikasi dipimpin Direktur Kerja Sama Pendidikan Kependudukan BKKBN Ahmad Taufik melakukan penilaian, Kamis kemarin. Penilaian ini dihadiri Asisten I Made Arya Sukerta, S.H. mewakili Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Ketua TP PKK Buleleng Ny. Aries Suradnyana, Camat Busungbiu Made Supartawan, Perbekel Desa Sepang Putu Agung Mahardika, Ketua TP PKK Desa Sepang Ny. Merta Dewi Mahardika, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab
Buleleng. Ahmad Taufik mengatakan, lomba ini sebagai media kompetisi sekaligus sharing pengalaman antarTP PKK dalam melaksanakan program meningkatkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kualitas manusia. Untuk menentukan pemenang, peserta dari daerah harus memenuhi indikator penilaian menyangkut koordinasi dengan TP PKK dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa. Selain itu, kolaborasi oleh kader setiap TP PKK dan masyarakat mengelola usaha positif, sehingga mengangkat kesejahteraan masyarakat. ‘’Lomba ini secara rutin kita gelar, dan bukan hanya berlomba, tapi evaluasi program dan sekaligus media untuk saling sharing program yang berkaitan kesejahteraan keluarga itu sendiri,’’ katanya. Sementara itu, Asisten I
Made Arya Sukerta didampingi Ketua TP PKK Buleleng Ny. Aries Suradnyana mengaku optimis TP PKK Desa Sepang akan merebut juara di tingkat nasional. Ini karena sebelumnya TP PKK di bawah pimpinan Ny. Merta Dewi Mahardika pernah meraih peringkat enam besar. Pengalaman dalam kompetisi itu dijadikan modal untuk TP PKK Desa Sepang untuk merebut juara untuk kebanggaan daerah. Selain itu, lomba ini bermanfaat sebagai bahan evaluasi kebijakan perbekel di dalam menggerakkan semua komponen masyarakat untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Dia mencontohkan, Desa Sepang dikenal menghasilkan komoditas perkebunan kopi, kakao, dan cengkeh. Sementara dalam olahan pangan nonberas, Kelompok Wanita Tani (KWT) di desa ini berha-
LOMBA – TP PKK Desa Sepang Kecamatan Busungbiu menjalani penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2018, Kamis (3/5) kemarin. sil mengembangkan beragam jenis olahan susu kambing. ‘’Dari pengalaman dan program dalam mengembangkan potensi desa, kami yakin TP PKK Desa Sepang akan juara di nasional. Target lainnya
bagaimana dari kompetisi ini kita bisa mengevaluasi dan menyempurnakan program di bidang kesejahteraan keluarga dan pengembangan potensi desa itu sendiri,’’ jelasnya. (ad227)
15
Jumat Wage, 4 Mei 2018 Jadwal Pertandingan Liga Inggris Sabtu (5/5) dini hari Brighton & HA vs Manchester United ----------------------------------Liga Spanyol Sabtu (5/5) dini hari Sevilla vs Real Sociedad ----------------------------------Liga Prancis Sabtu (5/5) dini hari Amiens vs Paris Saint Germain ----------------------------------Hasil Liga Champions Semifinal 2 AS Roma vs Liverpool 4-2 (Liverpool unggul keseluruhan 7-6)
Bahrain Juara PSSI Anniversary Cup 2018 Cibinong (Bali Post) Tim nasional U-23 Bahrain berhasil menjadi juara turnamen internasional PSSI Anniversary Cup 2018 setelah di laga ketiga yang menjadi laga terakhir, Kamis (3/5) kemarin, menaklukkan Korea Utara (Korut) dengan skor 4-1. Hasil dari partai yang dilaksanakan di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat tersebut membuat Bahrain meraih total tujuh poin dari tiga laga Anniversary Cup 2018 hasil dari dua kemenangan dan satu imbang. Raihan ini dipastikan tidak akan terkejar oleh tiga kontestan lainnya yakni Korea Utara, Uzbekistan dan Indonesia. Laga Bahrain kontra Korea Utara berlangsung ketat sejak awal. Namun, Bahrain bisa mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-15 melalui Ahmed Sanad. Kemudian, Bahrain memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Jasim Asalama menit ke-54 dan Ahmed Alsherooqi (58) sebelum Korut memperkecil kedudukan menjadi 1-3 setelah Song Kum Song membuat gol di menit ke-59. Bahrain yang tampil apik kemudian membuat satu gol tambahan di menit ke-75 yang lagi-lagi dilesakkan Alsherooqi. Pelatih Bahrain Samir Chammam menyambut baik kemenangan di laga terakhirnya di Anniversary Cup 2018 tersebut. Samir menyebut pemainnya sudah tampil bagus di pertandingan tersebut. ‘’Kami berhasil menang karena bisa melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang,’’ ujar Samir Chammam. Sementara itu, pelatih Korea Utara Ju Song Il tidak terlalu mempermasalahkan kekalahan tersebut. Menurutnya, yang penting skuadnya bisa belajar dari partai tersebut. ‘’Kami akan kembali ke rumah dan mengevaluasi semuanya. Setelah ini sebagian tim akan diganti,’’ kata Ju Song Il. (ant)
Bali Post/afp
FINAL - Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum (kanan) dilanggar bek Roma Kostas Manolas pada pertandingan semifinal Liga Champions, Kamis (3/5) kemarin di Stadion Olimpico. Meski kalah 2-4, Liverpool melaju ke babak final.
Liverpool Menuju Kiev Roma Liverpool mencapai final Liga Champions dan akan menghadapi Real Madrid pada laga puncak di Kiev, 26 Mei nanti. The Reds memastikan diri ke final dengan menyingkirkan AS Roma di semifinal, Kamis (3/5) kemarin. The Reds menelan kekalahn 2-4 pada pertandingan di Stadion Olimpico, Roma kemarin. Namun pasukan Juergen Klopp melaju berkat keunggulan keseluruhan 7-6. Juara Eropa lima kali itu dua kali memimpin namun dipaksa bertahan pada babak kedua ketika Roma menciptakan sejumlah peluang emas. Akhirnya tim tuan rumah memenangkan laga lewat dua tambahan Radja Nainggolan di babak kedua. Gol kedua Nainggolan, yang tercipta melalui penalti menjelang waktu normal usai, membawa Roma hanya memerlukan satu gol lagi untuk memaksakan dimainkannya babak tambahan waktu. Namun Liverpool, yang terakhir kali meraih gelar Eropanya pada 2005, mampu bertahan untuk mencapai final kesepuluhnya di Liga Champions. Penyerang Liverpool Sadio Mane membawa tim tamu unggul pada menit kesembilan. Namun gol bunuh diri yang dilakukan James Milner menyamakan kedudukan untuk Roma enam menit kemudian.
Sundulan Georginio Wijnaldum membawa Liverpool kembali unggul menit ke-25. Namun Roma, yang mampu membalikkan defisit tiga gol untuk menyingkirkan Barcelona pada putaran sebelumnya, menghidupkan kembali harapannya ketika tembakan Edin Dzeko gagal dihentikan Loris Karius pada awal babak kedua. Nainggolan melepaskan tembakan jarak jauh yang berbuah gol pada menit ke-86 untuk mengubah skor menjadi 3-2, dan sukses mengeksekusi penalti pada fase akhir pertandingan. Namun gol-gol itu tak mampu menyelamatkan tim Italia itu yang kalah 2-5 pada laga pertama di markas Liverpool. ‘’Kami 100 persen layak berada di final,’’ kata manajer Liverpool Jurgen Klopp. ‘’Anda tidak datang tanpa keberuntungan. Kami memerlukannya satu kali pada malam ini.’’ ‘’Para pemain layak mendapatkannya, karakter yang mereka perlihatkan, permainan yang mereka perlihatkan -- itu gila. Saya lupa dengan skornya. 7-6 kan? Tidak dapat dipercaya.’’
Final Pertama Menghadapi laga kedua tugas Liverpool terlihat cukup sederhana: menghindari kekalahan dengan selisih tiga gol. Jika misi itu berhasil maka satu tempat pada final di Kiev akan menjadi milik mereka. Kemenangan 5-2 di Anfield merupakan selisih gol yang tidak pernah mampu dibalikkan sepanjang sejarah kompetisi ini. Namun kekalahan mengejutkan yang diderita Barcelona di stadion yang sama, membuat the Reds kian waspada. Publik tuan rumah terlihat meyakini bahwa hasil serupa dapat terulang dan tingkat kebisingan para penonton meningkat ketika Liverpool ditekan pada fase awal pertandingan. Tetapi semangat juang Roma mendapat hantaman ketika Liverpool justru mampu membuka keunggulan, memaksimalkan kesalahan kubu lawan dengan serangan balik yang tajam. Gelandang Roma Nainggolan gagal memberikan operan yang baik. Bola dapat direbut Roberto Firmino, yang merangsek ke depan dan mengirimkan umpan terobosan kepada Mane, untuk diselesaikan dengan sepakan kaki kiri melewati kiper Roma asal Brazil Alisson. Ini merupakan pertama kalinya Roma kemasukan gol di kandang sendiri di
kompetisi elite musim ini, namun mereka hanya tertinggal selama enam menit berkat gol bunuh diri Milner. Dejan Lovren berusaha untuk membuang bola yang berada di kotak penalti namun sepakannya mengarah lurus ke wajah Milner, dan bola melaju ke gawang Loris Karius. Skor kembali berubah setelah Liverpool kembali unggul sepuluh menit kemudian. Tuan rumah gagal menyapu bola tendangan sudut dan bola disundul Dzeko ke jalur pergerakan Wijnaldum, yang meneruskannya dengan sundulan melewati Alisson. Roma menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya pada menit ketujuh babak kedua ketika tembakan Stephan El Shaarawy diblok Karius. Bola jatuh ke kaki Dzeko dan oleh pemain Bosnia itu dikirim ke pojok gawang Karius. Tim Liga Inggris itu kemudian dipaksa banyak bertahan dari gempuran Roma, sebelum Nainggolan melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti untuk membalikkan keadaan menit ke-86. Ia kemudian mencetak gol melalui eksekusi penalti di injury time setelah pemain pengganti Ragnar Klavan dinyatakan melakukan handball. Namun gol tidak cukup untuk mencegah Liverpool mencapai final untuk pertama kalinya sejak 2007. (kmb39/afp/ant)
Neymar Kembali ke Paris Paris Penyerang Brazil Neymar, Jumat (4/5) ini akan kembali ke Paris setelah menjalani operasi dan pemulihan di Rio de Janeiro. Meski kondisi belum sepenuhnya pulih namun pemain klub Paris Saint Germain (PSG) itu perlu segera membuktikan diri bermain sebelum lolos seleksi masuk timnas Brazil untuk Piala Dunia 2018. Koran Prancis L’Equipe melaporkan Neymar tidak menginginkan dirinya terlambat bergabung dengan klub karena itu berisiko. Di sisi lain fans Brazil ingin segera menyaksikan penampilan kembali Neymar sebelum tim Samba tampil di putaran final Piala Dunia di Rusia itu. Penyerang berusia 26 tahun itu mengalami retak tulang pada kaki kanannya 26 Februari lalu saat tampil bersama PSG. Neymar masih mencatatkan dirinya sebagai pemain termahal di dunia setelah dibeli PSG dari Barcelona dengan harga 263 juta dolar AS. Di sisi lain, dia juga harus membuktikan dirinya telah
pulih setelah menjalani operasi sepekan setelah cedera itu. L’Equipe melaporkan Neymar dalam dua pekan terakhir telah bisa berjalan tanpa alat bantu. Tapi dia mengingatkan bahwa dirinya tidak akan segera bermain sebelum menjalani pemeriksaan akhir pada 17 Mei mendatang atau dua hari jelang PSG memainkan laga terakhir kompetisi Liga Prancis. PSG menolak memberikan komentar seputar berita koran L’Equipe. Namun pihaknya akan melakukan konferensi pers Jumat ini jelang laga Liga melawan Amiens. Minus Neymar, PSG disingkirkan Real Madrid pada pertandingan 16 besar Liga Champions. Tapi klub ibu kota itu telah mengoleksi gelar juara Liga Prancis dan Piala Liga. PSG potensial meraup gelar ketiga bila mampu mengalahkan klub Divisi III Les Herbiers di final Piala Prancis. (kmb39/afp) Neymar
Bali Post/afp
Zarco Gabung Red Bull KTM
Pembalap Prancis Johann Zarco.
Babli Post/afp
Madrid Pembalap Johann Zarco, Kamis (3/5) kemarin bergabung dengan tim Red Bull KTM untuk musim 2019 dan 2020. Pembalap Prancis itu dibebani misi untuk mencapai level selanjutnya tim itu di arena MotoGP. Zarco yang mantan juara dunia dua kali Moto2, menyabet gelar Rookie of the Year pada 2017. Di mata tim KTM, ia dipandang sebagai juara dunia di masa mendatang. ‘’Jelas kami ingin membuat langkah baru di MotoGP. Di dua tahun pertama merupakan fase pembangunan proyek dan mengoperasikannya,’’ ungkap Pit Beirer, Direktur Olahraga Bermotor KTM. ‘’Saya yakin kami bisa mencapai level berikutnya dengan pembalap seperti Johann bersama kami,’’ katanya sambil memuji kemampuan Johann mengatrol tim satelit Yamaha Tech3 dan konsisten menempati posisi terdepan di setiap start. Zarca kini menempati peringkat kelima klasemen pembalap dengan 3 seri telah digelar. Pembalap berusia 28 tahun itu terpaut 8 poin dari pimpinan klasemen Andrea Dovizioso (Ducati). (kmb39/afp)
OLAHRAGA
16
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Gol Epson Menangkan PS Badung atas Bogor FC Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah PS Badung berhasil mengalahkan tamunya Bogor FC dengan skor 1-0 (0-0) dalam latih-tanding di Lapangan Samudra Kuta, Badung, Kamis (3/5) kemarin. Baik PS Badung maupun Bogor FC merupakan tim kontestan Kompetisi Liga 3 yang menyiapkan diri ke putaran nasional.
Bali Post/ist
EMAS — Atlet Bali Ni Made Eppi Wilantika (tengah) mendulang emas di nomor lompat tinggi pada Kejurnas Atletik Antar PPLP dan SKO se-Indonesia, di Atadion Merdeka Gorontalo, 29 April – 1 Mei lalu.
Gol semata wayang kemenangan Tim Keris hasil bidikan Epson di menit ke-54, yang mengoyak gawang kiper Khairil Zul Ashar. Sampai wasit Made Puja meniup peluit panjang, skor akhir PS Badung tetap unggul 1-0. Pasca-uji coba, pelatih PS Badung AAK Bramastra mengakui timnya baru terbentuk tiga pekan, sedangkan Bogor FC terbentuk tiga bulan lalu. Agung
Bram memuji asuhannya yang cukup piawai dalam melakukan transisi dari penyerangan ke pertahanan atau sebaliknya. ‘’Gol Epson tercipta berkat anakanak pintar memanfaatkan transisi,’’ puji Agung Bram. Selanjuntya, dirinya akan memprogamkan latihan mulai umum, seperti penggenjotan fisik. Sementara itu, CEO Bogor FC Effen-
Tunggal Putri Sisakan Gregoria
Denpasar (Bali Post) Atlet Bali sukses mendulang tiga keping emas dan dua medali perunggu pada Kejurnas Atletik Antar Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta Sekolah Khusus Olahraga (SKO) di Stadion Merdeka Gorontalo, 29 April sampai dengan 1 Mei lalu. Ketiga medali emas dipersembahkan Ni Made Eppi Wilantika di nomor lompat tinggi dengan lompatan 157 cm, kemudian Made Wiranata nomor tolak peluru dengan catatan lontaran sejauh 13,88 meter dan Ida Ayu Kadek Devi di nomor lompat jangkit (11,35 meter). Selain menyabet tiga emas, atlet Bali juga meraih dua perunggu melalui Made Wiranata (lempar cakram, 41,99 meter), serta Made Agus Dwi Permana (lompat tinggi, 183 cm). Pelatih atletik Bali Ketut Gede Widiana yang dikontak, Kamis (3/5) kemarin mengemukakan, pihaknya bangga Bali hanya menerjunkan delapan atlet, mampu menembus peringkat lima besar. Ia pun membandingkan daerah lain, seperti DKI menurunkan 30 atet lebih, bahkan NTB juga menyertakan atletnya cukup banyak mencapai 25 atlet, namun gagal menembus peringkat 10 besar, termasuk Jabar mengirim atlet banyak juga. ‘’Kami bangga sebab Bali hanya mengirimkan tim ramping, tetapi bisa menduduki peringkat lima besar,’’ ujar Ketut Gede Widiana. (022)
Perolehan Akhir Medali DKI Jateng NTT Jatim Bali Jabar Babel Maluku Sumbar SKO Ragunan
6 3 3 3 3 2 2 2 2 2
Perunggu
4 3 2 1 0 3 3 2 1 0
1 4 2 1 2 4 2 3 0 0
Bali Post/net
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.
Persija Jaga Kekompakan Jakarta (Bali Post) Kesebelasan Persija Jakarta fokus menjaga kekompakan sebelum menjalani pertandingan semifinal Piala AFC putaran pertama zona Asia Tenggara melawan Home United Singapura, mengingat tim asal ibu kota ini cukup lama tidak bertanding. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan menjalani laga tandang terlebih dahulu ke markas Home United di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa (8/5). Saat ini Persija menjalani pusatan latihan di Lapangan PS AU Jakarta. Menghadapi Home United merupakan pertandingan pertama setelah sekitar dua pekan, Persija hanya berlatih mengingat pertandingan Liga 1 yang sudah dijadwalkan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Terakhir bertanding, Ismed Sofyan dan kawan-kawan menghadapi Tampines Rovers Singapura. Setelah lawan Tampines di Piala AFC, Macan Kemayoran seharusnya menghadapi Persib Bandung di Liga 1. Hanya pertandingan yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, 28 April, batal terlaksana karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Pertandingan sendiri diundur menjadi 30 Juni. Tidak hanya lawan Persib yang diundur. Persija juga batal bertanding melawan Perseru yang sedianya digelar Minggu (6/5). Hal ini terjadi karena regulasi AFC yang mewajibkan tim harus berada di lokasi dua hari menjelang pertandingan resmi. Meski anak asuhnya lama tidak bertanding, pelatih Persija Stefano Cugurra tidak begitu mempermasalahkan. Demi menjaga sentuhan pemain, pelatih asal Brazil ini terus mencari terobosan agar pemain tidak jenuh berlatih. Kekompakan juga menjadi fokus selama latihan. ‘’Kami harus terus berpikir positif terkait situasi saat ini termasuk untuk fokus memenangkan pertandingan nanti. Selain
di antara 24 skuad Bogor FC, terdapat empat pemain Bali United. Mereka adalah Komang Adi Parwa dan kiper Putu Pager Wirajaya. ‘’Mereka ini kami pantau, sejak mengusung bendera Persikad Kabupaten Depok,’’ tuturnya. Selain itu, dua mantan Bali United U-19 juga bergabung yakni Arapenta Poerba dan kiper Khairil Zul Ashar. Effendi mengemukakan, timnya cukup bermaterikan 24 pemain, namun yang terpenting, bisa membawa promosi ke Liga 2, pada musim kompetisi tahun depan. ‘’Kalau pemain, kami mungkin hanya kekurangan seorang lagi,’’ ungkapnya. (022)
Selandia Baru Terbuka 2018
Atlet Bali Sabet Tiga Emas di Kejurnas PPLP
Kontingen Emas Perak
di Syahputra menjelaskan, dirinya tak mempermasalahkan timnya menang atau kalah dalam uji coba. Yang jelas, pihaknya memilih pemusatan latihan di Bali, sebab mengagendakan serangkaian uji coba melawan Bali United di Stadion Dipta, Ganyar, Minggu (6/5), serta meladeni Bali United U-19 pada Rabu (9/5) mendatang. ‘’Kami melakukan pemusatan latihan di Pulau Dewata selama sepuluh hari, mulai Rabu (2/5) lalu,’’ ujar Effendi. Usai berlatih di Bali, Bogor FC bakal meneruskan perjalanan ke Banyuwangi, guna meladeni Tim Liga 3 Persewangi. Effendi menerangkan,
itu, kami juga harus bekerja keras selama latihan mengingat sudah di babak semifinal. Semoga hasilnya akan bagus,’’ kata pelatih yang akrab dipanggil Teco ini. Meski sudah bersiap diri dengan baik, Persija juga mengantisipasi kejutan dari tuan rumah Home United. Apalagi sang lawan merupakan salah satu tim kuat yang dimiliki oleh kompetisi Negeri Singa itu. (ant)
Jakarta (Bali Post) Gregoria Mariska Tunjung menjadi satusatunya wakil tunggal putri Indonesia yang tersisa di babak perempatfinal turnamen bulu tangkis Selandia Baru Terbuka 2018. Sementara tunggal putra meloloskan dua pemain dan satu lagi dari ganda putra. Dalam pertandingan yang dihelat di North Shore Events Centre, Auckland, Selandia Baru, Kamis (3/5) kemarin, Gregoria memastikan langkahnya ke perempatfinal usai menjungkalkan wakil Swiss Sabrina Jaquet dalam dua game langsung 21-5, 21-12. Sejak game pertama, Gregoria yang didapuk sebagai unggulan keenam turnamen sudah memperlihatkan dominasinya. Walau di awal laga Jaquet mampu mengimbangi Gregoria, tetapi poinnya harus tertahan di angka lima sementara wakil Indonesia terus melaju dan mengamankan game pertama dengan skor telak. Di game kedua, Gregoria kembali mendominasi jalannya laga. Walau kali ini Jaquet mampu mencuri satu-dua poin, tetapi hal tersebut tidak bisa menghentikan laju poin Gregoria yang akhirnya mampu memastikan dirinya melaju ke perempatfinal turnamen Super 300 ini. Gregoria menjadi satu-satunya wakil Indonesia di fase delapan besar, usai satu wakil Merah Putih lainnya, Fitriani, tak bisa mengikuti langkah kompatriotnya tersebut kala harus menyerah dari wakil Tiongkok Zhang Yiman. Fitri dipaksa menyerah usai bertarung sengit dalam pertandingan tiga game berdurasi 63 menit yang berkesudahan 17-21, 21-15, 17-21. Di perempatfinal sendiri, Gregoria akan menghadapi wakil Tiongkok Han Yue yang ke perempatfinal dengan menumbangkan kompatriotnya, Cai Yanyan, 21-11, 21-17. Pertemuan di perempatfinal turnamen berhadiah total 150 ribu dolar AS ini merupakan pertarungan ketiga antara Gregoria dan Han. Dari rekor pertemuan, Grego masih lebih
dominan dengan mencetak dua kemenangan tanpa balas. Semifinal Nomor tunggal putra Indonesia memastikan satu tiket semifinal. Kepastian tersebut didapat setelah dua wakil Merah Putih yakni Tommy Sugiarto dan Jonatan Christie akan saling berhadapan di perempatfinal. Tommy lolos ke fase delapan besar lebih dulu dengan menghentikan perlawanan pemain muda Indonesia, Panji Ahmad Maulana, dua game langsung 21-17, 21-3 di putaran dua. Sementara itu, Jonatan Christie melaju ke perempatfinal usai menundukkan wakil Jepang Koki Watanabe dalam pertarungan dua game selama 39 menit yang berkesudahan 21-13, 21-15. Sementara itu, pasangan Berry Angriawan/ Hardianto menjadi perwakilan ganda putra Indonesia yang tersisa. Berry/Hardianto memastikan tiket perempatfinal dengan menundukkan wakil Tiongkok Ou Xuanyi/Xiangyu Ren yang berkesudahan dengan skor 15-21, 21-19, 21-7. Dengan hasil tersebut, Berry/Hardianto memastikan diri menjadi harapan terakhir ganda putra Indonesia di perempatfinal turnamen level Super 300 tersebut, usai tiga pasangan lainnya yaitu Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, Akbar Bintang/Moh Reza Pahlevi dan Sabar Karyaman/ Frengky Wijaya meraih hasil minor. Sabar/Frengky ditahan oleh wakil Toongkok Chai Biao/Wang Zekang 19-21, 14-21. Sedangkan Akbar/Reza menyerah di tangan pasangan Tiongkok unggulan tujuh, He Jiting/Tan Qiang 18-21, 21-18, 13-21. Sementara Wahyu/Ade dipaksa menghentikan langkahnya di putaran dua usai dipaksa menyerah oleh wakil Malaysia Chan Peng Soon/Tang Jie Chen dengan skor 19-21, 20-22. Pasangan Malaysia tersebut jugalah yang akan menghadapi Berry/Hardianto di fase delapan besar. (ant)
Piala Indonesia 2018
128 Tim Dibagi Dalam 16 Zona Cibinong, Jawa Barat (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan hasil pengundian Piala Indonesia 2018 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Kamis (3/5) kemarin. Piala Indonesia 2018 yang dimulai pada Selasa (8/5), diikuti 128 tim yang dibagi ke dalam 16 zona. Tim Liga 1 2018 disebar di semua zona dan akan bertindak sebagai tim tandang pada babak 128 besar. Pada babak 128 dan 64 besar, pertandingan dilakukan dengan laga tunggal (single match). Kemudian dari 32 besar dan seterusnya, laga dilaksanakan dengan sistem knock out kandang-tandang. Pembukaan Piala Indonesia 2018 dilakukan pada Selasa, 8 Mei 2018, yang mempertemukan juara Piala Indonesia 2012 atau edisi terakhir sebelum dimulai kembali pada 2018, Persibo Bojonegoro menjamu tim Liga 1 Madura United. Pada hari yang sama akan ada laga hari perdana kedua yakni PSBK Blitar menghadapi Arema FC. PSSI menambahkan, semua tim yang berstatus TBC akan diumumkan paling lambat satu minggu setelah pengundian dilakukan. Match Fee Pada babak 128 besar Piala Indonesia 2018 yang berformat single match, match fee
yang disediakan sebesar Rp 100 juta dengan pembagian 40:60, atau Rp 40 juta untuk tim kandang dan Rp 60 juta untuk tim tandang. Format 40:60 masih berlaku di babak 64 besar, tetapi total match fee meningkat menjadi Rp 125 juta. Lalu di babak 32 besar yang berformat kandang-tandang, setiap tim akan mendapatkan Rp 150 juta. Kemudian di babak 16 besar Rp 200 juta per tim dan di babak delapan besar Rp 250 juta per tim. Sementara di semifinal sampai final tidak ada lagi match fee karena semuanya sudah mendapatkan hadiah yaitu Rp 3 miliar untuk juara, Rp 2 miliar untuk peringkat kedua, Rp 1 miliar untuk peringkat ketiga dan Rp 500 juta untuk peringkat keempat. (ant)
Zona 12 PS Sumbawa Barat vs Bali United PS Badung Bali vs Persigo Semeru FC Persekaba Bali vs Perseh Ende PSKT Sumbawa vs Persewangi Banyuwangi.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Wage, 4 Mei 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dibutuhkan Segera: Pastry Decorator, Kasir, Karyawan/ti,Lamaran ke:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps
B.BP.141.05.18.0000180
Waitress/Cook/Helper untuk Restaurant di Seminyak SMS/WA # 081338384364
B.BP.004.05.18.0000007
*Pizza Hut Bali* Membutuhkan Karyawan/ti Berpenampilan Menarik,Tinggi Badan Pria Minimal 165cm,Wanita 155 cm,Umur 18-22Th.Gaji Minimal 2Juta, Catering, Jamsostek, Asuransi Kesehatan dan Bonus. Lamaran di Bawa Langsung ke Pizza Hut Terdekat.
Yamaha Bisma Dicr: 1.Sopir, 2.SMA/D1/S1 Ek, 3.Mekanik. Hubungi:Teuku Umar No.142 Dps
B.BP.001.05.18.0000168
!Db Pastry Chef,Cafe Balangan Top Cafe di Jimb 081237574747
B.BP.004.05.18.0000190
*Frlnce Mktg Deposito Koperasi Byk Relasi Fee 3% 081239011111
B.BP.001.04.18.0001566
Dibutuhkan Segera Sales.TO Sopir SIM A.Alamat Pertigaan Trenggana Penatih.087860810128
B.BP.001.05.18.0000172
Dcr S1 Akuntansi Berpengalaman Fresh graduated are welcome diutamakan lulusan Poltek/UNUD memiliki skill komputer(excel, word,PPoint,internet), mampu bekerja dalam tim.Kirim CV ke: lielie86emerentia@gmail.com
B.BP.001.05.18.0000151
Dicr Therapist Pengalaman/tdk dtg lgs ke By Pass Ngr Rai 491 Dps Hub.(0361)723593, 723637 081337985252, 081246400852 B.BP.001.05.18.0000186
DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi,kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id
G.01
Dibutuhkan Cleaning Service u/ Rai Fitness Hub.081999821210
B.BP.001.05.18.0000163
Dicari PRT Bisa Masak Segala Jenis Daging.HP:085100556511 B.BP.001.05.18.0000133
Dicari PRT Wanita Tidur Dalam belum Nikah Hub:085333468877 B.BP.001.05.18.0000174
Dicari Security Bersertifikat Hub:0361-286209/286135
B.BP.001.05.18.0000159
B.BP.001.05.18.0000175
Dcr Segera Mekanik Mobil Berpengalaman Hub.08123941575
Dicari krywan/i u/Kasir di BB Mart. Bw lamaran ke Jl.Tukad Balian No.164 Renon 0811389798
B.BP.001.05.18.0000063
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD Unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto Pst Brngkt.Line WA:081375409869&087754689692
B.BP.004.05.18.0000095
Dicari:distb/Agen utk Salon/ Toko dgn Brand Vanestris Cosmetic.Hub:081319878640 B.BP.004.05.18.0000097
B.BP.004.04.18.0001580
Dicr SPG u/Cab.Gatsu Krm CV ke Emil:tatiphotostudio@yahoo.com atau Jln Dewi Sri No.5-7 Kuta
Bella Vista Coffee and Bar Looking for Waiter/Waitress/ Barista/Cook/Cook Helper/ Bartender/Spa Terapist/Send CV to Padma Utara No.2 Legian
B.BP.001.05.18.0000156
KaryawatiTokoParfum&Dupa,Wnt Hub:0818563596/085100967935
B.BP.154.05.18.0000192
B.BP.001.05.18.0000177
!Db Waiter 1.8Jta+Mes/Makan/ Tips.Top Busy Cafe Jimb 081237574747
Krj Prkebunan Australia proses Cpt pst brgkt (081236674219)
B.BP.001.05.18.0000193
Need : Secretary, Marketing & Staff Admin, Pls WA : 082144673367/08124667259
B.BP.004.05.18.0000191
Dicr Pngws Pryk Lokasi Ubud, Min SMK Teknik Bangunan,Krm CV suryakembarbali@yahoo.com
B.BP.004.05.18.0000092
B.BP.004.04.18.0001509
Cr 2 PRT+1B.siter Gj.1,8Jt tdr dlm081999776071/082237995324
B.BP.001.05.18.0000173
Staf Produksi (Pabrik TabananBali). Llsan SMK Listrik/Mesin/ Farmasi/Kimia Hub:Dewi 08123622-2509/E: info@tsbali.com
B.BP.031.05.18.0000187
!Bersih Rmh Kost,Pria,Tggl Dlm Rajin,Jujur,Sopan/085238203818 B.BP.001.04.18.0001558
Dcr Serabutan Pria Tdr dlm 085339057458,081237572828 B.BP.004.05.18.0000206
Cr Sopir Canvas SMA UMR Bonus Penj+Tahunn 087860886822 srius
B.BP.001.05.18.0000025
B.BP.001.05.18.0000026
Dicari Pria u/Kerja di Laundry Jl.Kerobokan78XT081933110424
Dcr Staf Acc Bs MYOB,CV ke: info@wkaccountingconsultant.com
Dicari staff laki2 utk vila bs kolam,nyetir,kebun,max 35th bs English Hub.081338639511
Dibt Accounting,Admin & Sopir u/Toko Hub.0818359084
B.BP.001.05.18.0000050
B.BP.001.05.18.0000204
Dicari Security & Gardener utk Villa Jln Tirta Akasa No.28 Sanur Hub:270260/081936268622
B.BP.001.05.18.0000144
BIRO JASA
SPA
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
Dcr PRT tdr dlm gaji+bonus Gatsu barat Hub.0811380786
BIRO JASA
B.BP.820.05.18.0000132
B.BP.001.05.18.0000178
Kuta Townhouses Apartment Looking for Engineering Staff must have Experience Pls Call 082144450099 for Interview
B.BP.004.05.18.0000183
DIJUAL MOBIL
Resto di Ubud Bth Staf Berpglm Cook/Sushi/Bar/Manager Resto Email CV:nexky1975@gmail.com B.BP.001.05.18.0000056
SolidGold cabang baru Bali rekrut Besar Semua Posisi,Pria /Wanita 18-28th SMA-S1 semua jurusan Kirim CV : hrdsgbbali@ gmail.com Hub.0878-7729-6767 B.BP.031.05.18.0000196
Yamaha Bisma Dicari: 1.Sopir, 2.Mekanik, 3.GM(S1 Ek) Hubungi:Jln Teuku Umar 142 Dps B.BP.001.04.18.0001618
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Supir,Tenaga&Sales.Lam G.Andakasa 35 Gatsu Brt 08123817910
6,8A Jln.Sulatri(Utama) Kesiman 100Mtr dari Gatsu/081239999747
DIJUAL MOBIL
Djl Tnh Lbr 17x90 ada Bgn,Jl. Ry Celuk.Cck Bengkel/Swalayan Hub.081282490413
B.BP.001.04.18.0001584
DAIHATSU
Agya TRD’2015Matic Silver Tgn1 H.108Jt, 085100856999 Pribadi
B.BP.141.05.18.0000179
HONDA
Brio E A/T pth’14,Mercy’97+04, Fiesta11,Hino’14,H081807779807
B.BP.001.05.18.0000182
Jazz’2005 Manual Asli Bali Silv Hub.08123968148WA.KM87Rb,Prbd
B.BP.001.05.18.0000155
B.BP.001.05.18.0000009
J.SHM 670m2 di Jl.Tirta Tawar Ubud,dkt Ubud Center,Nice View Kawasan Villa/Htl.087745432250
B.BP.033.05.18.0000194
Kav Jl.5m+Got 130JT Ng Seririt Sgr Cash/Krdt Hub.081353577668
B.BP.001.05.18.0000169
DIJUAL RUMAH Rmh Gatsu Barat Badung DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433 B.BP.004.03.18.0001167
DISEWAKAN TANAH Dikntrkn Tnh 2A Di Canggu Sdh Listrik+SmrBor.HB:081999542211 B.BP.001.05.18.0000072
DISEWAKAN TOKO Dikontrakan Toko Jln P.Moyo 35 Hubungi: 082144736771
B.BP.001.04.18.0001617
DIJUAL RUKO
B.BP.001.05.18.0000210
Lely@RwDarmo/08557881515/9953 3555Open house tgl.3 & 4 jam 13.00wibGatsu Cokroaminoto 225 LT500, LB761
ISUZU
Dump Truk Isuzu Th’13 Kondisi Bagus,190Jt Net,Hub.0811397701
B.BP.001.05.18.0000176
NISSAN
B.BP.031.05.18.0000161
Djl Nissan Juke th 2011 merah Type(4x2)A/T,Hub.08123666158
DISEWAKAN TEMPAT Tmpt Usha 4x8M Max10Th,Trengguli Penatih-DPS.HB:081338706300
B.BP.001.05.18.0000101
JC Nissan Juke’14 Merah KM19Rb istimewa Hub:08123977029
B.BP.001.05.18.0000138
B.BP.001.05.18.0000152
SUZUKI
RUPA-RUPA
Karimun GX’2003 Gold Smst Baru Hub.081558332999/56,5Jt Nego
*Simpanan 90Juta Gratis Scoopy Tnp Diundi S&K WA 081239011111
B.BP.001.05.18.0000202
B.BP.001.05.18.0000211
Karimun GX’2003 Hitam Asli Bali,Mulus Hub:08123971699
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Telp.08123985172 / 412815
B.BP.001.05.18.0000143
B.BP.001.04.18.0001587
TOYOTA
Avanza G’18 Dp 24,5Jt Kredit 5 Th Langsung A/N T.087762984309
Cuci Gudang Alat Fitnes Second Hub.08123634805/082131234798
Hiace Commuter AsDK Putih’17 445Jt Bln Nov Hub.08123969166
Djl 1 Barung Gong Kebyar Antik /Lama,Murah Hub:08123948476
T.Lexus LX470 thn 2003 hitam A/T 5 Speed k-istmw Full Orig antik KM83Rb Tgn1 081338777777
Djl AC Portabel 1pk,Meja makan, kipas angin Hub.082341168381
B.BP.001.05.18.0000160
B.BP.159.05.18.0000181
B.BP.001.05.18.0000157
B.BP.001.05.18.0000051
B.BP.001.05.18.0000209
DICARI MOBIL
Kav bs krdt Jl.Permata Pering 10KmdrDps087862127626(180jtan)
Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349
Tanah Lok.Sekar Tunjung Luas 1/3/4/5/8 Are Hub.082147071965 B.BP.001.05.18.0000153
B.BP.001.05.18.0000140
DIJUAL TANAH
Tnh SHM Kav Pulau Moyo ,Juwet Sari,PemonganHub:082145609297
Kehilangan BPKB Mobil NM:I Nyoman Kanar DK-955-OD 0811388839
B.BP.821.05.18.0000165
B.BP.164.05.18.0000089
Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitraPmogan08123871809 B.BP.001.05.18.0000082
4-8,5Are pinggir Jl. Ry Permata Pering Lingk Vila, 087862127626 B.BP.001.05.18.0000200
B.BP.001.05.18.0000201
B.BP.001.05.18.0000064
KEHILANGAN Hlg2BPKBNo.R/17231/DK6458PN a.n Ni Made Arini, No.H0703916 7-O DK1048FG/Agus Arya Sutapan
B.BP.101.05.18.0000195
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
Mrh Rumah/Vil di Snr 50m dr By Pass,087850000021/082144985598
Urus Lap Pajak SPT Tahunan,PPN Pasport,SIUP,NPWP:082146461910
B.BP.153.05.18.0000205
B.BP.001.05.18.0000059
SERVICE
DIJUAL RUMAH
SERVICE
BENGKEL LAS
18
BANGLI
Jumat Wage, 4 Mei 2018
Dua Siswa SMK Tidak Lulus
Bangli (Bali Post) Pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA/SMK dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Bali, Kamis (3/5) kemarin. Di Kabupaten Bangli, siswa SMA lulus 100 persen. Sedangkan untuk SMK, dua siswa dinyatakan tidak lulus. Usai pengumuman sekolah, tradisi konvoi dan corat-coret seragam oleh siswa masih tetap berlangsung. Ketua MKKS SMA di Bang-li I Ketut Ada mengatakan, 100 persen atau 1.205 siswa SMA dari enam sekolah lulus sekolah. Rinciannya, SMAN 1 Bangli sebanyak 345 siswa, SMAN 2 Bangli (271), SMAN 1 Susut (210), SMAN 1 Kintamani (212), SMAN 1 Tembuku (155) dan SMA Gurukula sebanyak 12 siswa. ‘’Untuk siswa SMA di Bangli astungkara lulus 100
persen. Dan sekarang (kemarin - red) ada sejumlah siswa yang langsung melakukan acara perpisahan,’’ ucapnya. Sementara untuk SMK, sebanyak 1.394 siswa dari 12 SMK mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, dua siswa tidak lulus. Hal itu diakui Ketua MKKS SMK di Bangli I Wayan Suparta. Dia menjelaskan, dua siswa SMK yang tidak lulus masing-
masing berasal dari SMKN 2 Kintamani dan SMKN 3 Kintamani. ‘’Yang dari SMKN 2 Kintamani memang tidak lulus karena ada ujian sekolah yang memang tidak diselesaikan oleh yang bersangkutan. Sejatinya pihak sekolah sudah melakukan pendekatan-pendekatan terhadap siswa tersebut agar mau mengikuti ujian ulang. Se-
mentara siswa satu lagi, tidak lulus akibat terganjal sikap dan perilaku di sekolah belum memenuhi syarat kelulusan. Yang bersangkutan sering tidak masuk sekolah sehingga belum bisa meraih nilai minimal baik,’’ tegasnya sembari menyatakan, keduanya harus mengulang di kelas XII atau ikut ujian Kejar Paket. Lebih lanjut dikatakannya, untuk siswa tingkat SMK yang ikut UN sebanyak 1.394 orang dengan rincian yakni untuk SMKN 1 Bangli yang ikut UN sebanyak 297 siswa, SMKN 2 Bangli (325), SMKN 3 Bangli (108), SMKN 4 Bangli (56), SMKN 1 Kintamani
(65), SMKN 2 Kintamani (106), SMKN 3 Kintamani (180), SMKN 1 Tembuku (94), SMK PGRI Tembuku (35), SMKN 1 Susut (73), SMK Sastra Mandala (40), SMK Prajapandawa (10) dan SMK Una Rosa sebanyak 5 siswa.
Tilang Puluhan Pelajar Sementara itu, untuk memantau aksi konvoi yang dilakukan oleh para siswa SMA/ SMK dalam merayakan kelulusannya, petugas kepolisian melakukan pemantauan di sejumlah titik. Kanit Reskrim Polsek Kota Bangli Iptu I Ketut Purnawan menjelaskan, lokasi pemantauan an-
tara lain Penglipuran dan kota Bangli. Menurutnya, sebelum pengumuman kelulusan, pihak kepolisian telah memberikan imbauan secara langsung ke sekolah-sekolah agar para siswa tidak berlebihan ketika merayakan kelulusan dan cukup melakukan persembahyangan di sekolah. Bahkan pihaknya juga memberikan arahan bagi siswa yang lulus supaya tidak melakukan aksi corat-coret seragam sekolah. ‘’Kita juga sudah mengimbau siswa yang melakukan aksi konvoi supaya tidak arogan mengendarai kendaraan di jalan raya yang dapat meng-
ganggu arus lalu lintas yang lainnya dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk jangan sampai berkelahi antarsiswa. Merayakan kelulusan memang wajar, tapi yang terpenting, tidak melanggar hukum dan merugikan orang lain,’’ tegas Purnawan. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bangli I AKP Dewa Gede Ariana mengatakan, pihaknya melakukan tindakan tilang terhadap siswa yang melanggar aturan berlalu lintas. ‘’Jumlah pelajar yang kita tilang mencapai puluhan orang. Dan ada sejumlah kendaraan kita sita,’’ ujar AKP Ariana. (kmb41)
TP4D Belum Dimanfaatkan Bupati Made Gianyar Minta 10 Program Pokok PKK Diterapkan Pemerintah Desa Rakon PKK dan HKG PKK Ke-46
DALAM upaya meningkatkan kiprah PKK di seluruh pelosok nusantara dan Kabupaten Bangli di usianya yang kini menginjak 46 tahun, Kamis (3/5) kemarin, digelar Rapat Konsultasi (Rakon) PKK dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46. Acara yang digelar di Gedung BMB Bangli tersebut dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, perwakilan Ketua PKK Provinsi Bali, Ketua PKK Kabupaten Bangli, OPD terkait, camat, perbekel serta ketua PKK desa/kelurahan se-Kabupaten Bangli. Ketua II TP PKK Kabupaten Bangli Ida Ayu Suardini Giri Putra menyampaikan, PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat yang berawal dari seminar Home Economic di Bogor pada tahun 1957 yang menghasilkan rumusan 10 segi kehidupan masyarakat. Hal ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan, Pengajar dan Kebudayaan pada tahun 1961 dengan menetapkan 10 segi kehidupan keluarga sebagai kurikulum pendidikan kesejahteraan keluarga yang diajarkan di sekolah-sekolah oleh Pendidikan Masyarakat (Penas).
Pada Mei 1962 di Desa Sleman Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah, didirikan Pusat Latihan Pendidikan Masyarakat (PLPM) untuk menyebarluaskan segi kehidupan keluarga tersebut. Pada tahun 1967, kehidupan sebagian masyarakat di Jawa Tengah sangat menyedihkan khususnya di daerah Dieng, Kabupaten Wonosobo. Di antara mereka ada yang menderita Honger Odeem (HO). Kondisi tersebut menyentuh hati Isriati Moenadi, gubernur saat itu. Rasa tanggung jawabnya terhadap kesejahteraan rakyat membuatnya berinisiatif membentuk PKK di Jawa Tengah dari tingkat provinsi, kabupaten dan desa dengan susunan pengurus adalah istri dari pejabat daerah setempat. Dari keberhasilan PKK di Jawa Tengah itulah, Presiden RI menganjurkan kepada Menteri Dalam Negeri agar PKK dilaksanakan di daerah-daerah seluruh Indonesia. Dilanjutkan pada tahun 1978 diselenggarakan lokakarya pembudayaan 10 Segi Pokok PKK yang menghasilkan rumusan 10 program pokok PKK yang sampai sekarang menjadi program gerakan PKK. Berdasarkan keputu-
san Presiden No. 28 Tahun 1980 tentang perubahan LSD menjadi Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), posisi PKK sebagai seksi ke-10 di LKMD, yang selanjutnya gerakan dibina oleh Departemen Dalam Negeri. Sementara itu, Ketua I TP PKK Kabupaten Bangli Sariasih Sedana Arta yang membacakan sambutan Ketua Umum PKK Pusat menyampaikan, Gerakan PKK telah berkiprah selama 46 tahun yang didasarkan atas ketentuan yuridis formal. Sedangkan secara faktual, gerakan PKK sesungguhnya sudah berkiprah sejak tahun 1960. Sepanjang waktu tersebut, gerakan PKK senantiasa berupaya untuk menggerakkan peran serta keluargakeluarga dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan agar mereka lebih tahu, mau dan mampu meningkatkan kesejahteraan hidup dan penghidupannya. Gerakan PKK tidak pernah mengalami atau menghadapi situasi pasang surut, karena PKK senantiasa tumbuh seturut dengan dinamika perkembangan Pembangunan di Indonesia. Namun demiki-
PKK - Bupati Bangli I Made Gianyar saat menghadiri acara Rakon PKK yang dirangkaikan dengan peringatan HKG PKK ke-46 di Gedung BMB, Kamis (3/5) kemarin. an, sebagai keluarga PKK tidak menjadi jumawa dan berbangga hati berlebihan. Peringatan HKG PKK ke-46 tahun 2018 mengambil tema ‘’Kerukunan Dalam Keluarga dan Lingkungan untuk wujudkan Indonesia Damai’’. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, lingkup berorganisasi yang paling kecil adalah keluarga. Apabila 10 program pokok PKK yang sudah disari-
kan menjadi empat pilar pembangunan tersebut bisa dijalankan, maka diyakini SDM di Bangli akan bagus. ‘’Kita berharap program-proram PKK ini dapat dilaksanakan dengan baik karena programprogramnya sudah bagus. Desainnya sudah bagus. Setelah dipahami dan dilaksanakan, sehingga pada akhirnya menjadikan keluarga yang lebih baik untuk Indonesia,’’ kata Gianyar. (ad216)
Di Subak Mekar Sari
Pemilihan Klian Adopsi Sistem Pemilu MASYARAKAT di Kabupaten Bangli mulai banyak yang mengadopsi penyelenggaraan pemilu untuk memilih pemimpin organisasi di lingkungan masing-masing. Seperti yang dilakukan krama Subak Mekar Sari di Banjar Sidaparna Desa Yangapi Kecamatan Tembuku. Untuk memilih klian subak, krama subak menggunakan sistem pemilihan langsung layaknya pemilu. Masing-masing krama subak mendatangi balai banjar untuk menggunakan hak suaranya.
Bali Post/ina
PENGHITUNGAN SUARA - Proses penghitungan suara pada pemilihan Klian Subak Mekar Sari.
Proses pemilihan Klian Subak Mekar Sari berlangsung Kamis (3/5) kemarin. Pemilihan dilaksanakan di Balai Banjar Sidaparna mulai pukul 08.00 hingga 13.00 Wita. Layaknya pemilu, pemilihan dilakukan dengan cara mencoblos surat suara yang berisikan foto dan nama calon di bilik suara. Ada dua paket calon yang maju dalam pemilihan. Paket nomor urut 1 beranggotakan I Wayan Kuat (klian subak), I Nengah Gerot (sekretaris) dan I Nyoman Singsing (bendahara). Sedangkan paket nomor urut 2 beranggotakan I Made Sukarman (klian subak), I Nyoman Wija (sekretaris) dan Ketut Janten (bendahara). Krama subak yang
masuk daftar pemilih adalah 307 orang. Ketua Panitia Pemilihan Klian Subak Mekar Sari I Ketut Suandika mengatakan, sistem ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Subak Mekar Sari. Sebelumnya, pemilihan dilakukan secara aklamasi. Pemilihan langsung kali ini berdasarkan kesepakatan krama subak. ‘’Pemilihan klian subak dengan sistem seperti ini dirancang dan dilaksanakan karena krama ingin mewujudkan demokrasi dan pemilihannya bisa dilakukan secara transparan,’’ tuturnya. Lebih lanjut dijelaskannya, ada sejumlah tahapan pemilihan. Dimulai dari perencanaan, penetapan calon, kampanye hingga pencoblosan. Khusus kampanye, tidak seperti pemilu. ‘’Hanya madharmasewaka. Door to door. Tidak kampanye di tempat umum seperti pemilihan kepala daerah,’’ jelasnya. Hal yang melatarbelakangi bersedianya dua paket calon maju sebagai pengurus Subak Mekar Sari murni didasari semangat ngayah. Tidak ada nafkah atau gaji yang diterima. Sementara itu, berdasarkan hasil penghitungan suara siang kemarin, paket calon nomor urut 2 unggul dengan meraup 139 suara mengalahkan paket calon nomor urut 1 yang hanya 99 suara. Paket calon pengurus Subak Mekar Sari yang terpilih nantinya akan dilantik melalui upacara pawintenan. (ina)
Bangli (Bali Post) Keberadaan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dibentuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, kurang dimanfaatkan Pemerintah Desa. Sejak dibentuk sampai saat ini, belum ada satu pun permohonan dari pemerintah desa ke TP4D untuk membantu mengawal pelaksanaan kegiatan yang dananya bersumber dari anggaran desa. Hal itu diungkapkan Ketua TP4D yang juga Kasi Intel Kejari Bangli Marhaniyanto, Kamis (3/5) kemarin. Dijelaskan Marhaniyanto, tujuan dibentuknya TP4D adalah untuk mengawal dan mengamankan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah. TP4D dibentuk untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. TP4D bisa dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah desa dan pemerintah daerah apabila mengalami keraguan atau menemukan permasalahan akibat ketidakpahaman terhadap suatu peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan kegiatan. ‘’Model pendampingannya, setiap ada masalah kita rapatkan bersama untuk mencari solusi yang sesuai dengan ketentuan,” jelas Marhaniyanto seizin Kajari Bangli Ida Ayu Retnasari. Sejak dibentuk 2017 lalu, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi sekaligus penyuluhan ke setiap kecamatan. Keberadaan sekaligus manfaat pendampingan TP4D juga sering disampaikan dalam setiap kesempatan. Untuk bisa mendapat pengawalan dan pendampingan dari TP4D, pemerintah desa atau pemerintah kabupaten hanya cukup mengajukan surat permohonan ke ketua TP4D. Surat dari pemohon akan dibalas untuk selanjutnya diminta melakukan pemaparan terkait masalah yang dihadapi. Jika masalahnya sesuai dengan yang seharusnya ditangani tim, maka tim akan menindaklanjuti dengan melakukan pendampingan. ‘’Dalam sosialisasi kita selalu sampaikan manfaat pendampingan dari TP4D. Kita siap memberikan pendampingan kalau memang diperlukan,’’ katanya. Meski sosialisasi sudah cukup gencar, sampai sekarang belum ada satu pun desa di Bangli yang mengajukan permohonan ke TP4D untuk meminta penga-
walan pelaksanaan kegiatan di desa. Marhaniyanto mengaku tidak tahu pasti alasan desa belum ada yang memanfaatkan keberadaan TP4D. Menurutnya, ada kemungkinan pemerintah desa di Bangli seluruhnya sudah memahapi tentang peraturan perundang-undangan dan tidak menemukan masalah dalam pelaksanaan kegiatannya sehingga tidak membutuhkan pendampingan TP4D. Meski demikian, upaya antisipasi dengan memohon pendampingan TP4D menurutnya tetap perlu dilakukan mengingat dana yang dikelola masing-masing desa cukup besar. Bahkan ada yang sampai mengelola dana hingga Rp 2-3 miliar. ‘’Kita tetap proaktif mensosialisasikan. Dan kita selalu siap kapan desa butuh didampingi TP4D,’’ jelasnya. Berbeda dengan pemerintah desa, OPD di Pemkab Bangli cukup banyak yang memanfaatkan pendampingan TP4D. Marhaniyanto mengungkapkan, tahun 2017, TP4D telah memberikan pendampingan pada enam kegiatan yang dilaksanakan OPD di Pemkab Bangli. Sementara tahun ini, ada 19 kegiatan. Menurutnya, hal yang mendasari OPD mengajukan permohonan pendampingan ke TP4D karena merasa ketentuan aturan yang ditafsirkan kurang begitu jelas sehingga perlu mendapat kepastian. ‘’Jadi, pendampingan TP4D untuk menghindari keragu-raguan pemegang keputusan dalam melaksanakan kegiatan pembangunan daerah,’’ tegasnya. (kmb40)
Marhaniyanto
19
Jumat Wage, 4 Mei 2018
WARUNG GLOBAL
Petugas Vaksin JE Mesti Jemput Bola VIRUS JE atau kepanjangan dari Japanese Encephalitis adalah virus yang berbahaya yang telah tersebar di beberapa negara di Asia. Sayangnya, informasi mengenai cara mencegah virus JE ini masih sangat kurang. Tidak banyak masyarakat yang menyadari bahaya dari virus ini. Padahal data dari WHO (World Health Organization) dan CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menunjukkan bahwa Indonesia sudah masuk sebagai salah satu dari beberapa negara Asia lainnya yang telah menjadi daerah endemis virus JE ini. Sebaiknya setiap orangtua tetap tenang dan waspada serta melakukan beberapa pencegahan seperti mencegah gigitan pada nyamuk dan melakukan vaksinasi JE. Vaksin ini dapat diberikan sejak usia dua bulan hingga dewasa, sebanyak dua kali dengan jarak pemberian vaksi antara 28 hari. Jika belum tuntas, segera dituntaskan pemberian vaksinasi JE ini bila perlu pelayan kesehatan melakukan jemput bola ke rumah-tumah, banjar/desa, sekolah-sekolah, demikian saran yang disampaikan oleh Kawan Global yang bergabung dalam acara Warung Global, Kamis (3/5) kemarin yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Berikut rangkuman selengkapnya. Sebagai warga Denpasar, Ketut Teken menyarankan kepada seluruh masyarakat agar mengantarkan anak-anaknya untuk diberikan vaksin di pelayanan kesehatan terdekat. Begitu juga dengan dinas berwenang lebih gencar lagi memberikan sosialisasi. Sementara Arya, warga Denpasar lainnya, menyampaikan selain pemerintah, yang terpenting adalah kesadaran masyarakat. Berperilaku hidup bersih dan sehat. Jika demam tinggi, jangan disepelekan, sebaiknya segera cek ke lab. Gus Dark di Denpasar melalui akun facebook melihat bahwa di Tabanan sudah serentak dilakukan imunisasi JE. Ia hanya menyoroti hal teknisnya, yaitu pelayanan puskesmas di salah satu desa yang terlalu ketat, sampaisampai pasien terakhir dipatok jam 11 teng mirip restoran cepat saji. Sedangkan orang sakit yang masih antre diminta pulang dan kembali besok atau ke RS swasta, saran yang sangat aneh mengingat pasien bawa kertu BPJS. Jika belum tuntas, ya… segera dituntaskan, demikian saran Sugik di Mambal singkat. Gung Derah Jaya Negara di Denpasar juga
berpendapat sama. Kenapa harus segera ditutaskan? Karena vaksin JE ini sangat penting bagi kesehatan anak-anak kita di masa mendatang. Menurut Werdha di Gianyar, saat ini pola pikir masyarakat soal kesehatan adalah jika tak sakit tak akan ke dokter. Ini sangat bertolak belakang dengan lebih baik mencegah daripada mengobati. Artinya jangan tunggu sakit baru ke dokter. Ia berharap pemberian vaksin JE ini tidak ada batas waktunya. Jika belum tuntas, ya… solusinya harus segera dituntaskan. Jika ada anak-anak yang belum dapat vaksin, sebaiknya didatangi saja, jemput bola ke rumah, banjar, atau sekolah-sekolah. Senada dengan Ayu di Petang, misalnya ada orangtua (penyandang disabilitas) tak bisa antar anak-anak mereka untuk divaksin, sebaiknya didatangi ke rumah-rumah oleh petugas kesehatan. Sehingga pemberian vaksin JE bisa cepat tuntasnya. Sementara Fera di Tabanan menyarankan agar posko imunisasi JE juga dibuka di pasar-pasar tradisional, sebab banyak juga anak-anak yang diajak bekerja di pasar oleh orangtuanya. (sikha)
Pendekatan Khusus Dari Hal. 1
Jika terpilih kelak sebagai Gubernur Bali, ia akan langsung menemui Menteri Perhubungan agar segera mengeluarkan titik koordinat pembangunan bandara yang dibutuhkan masyarakat tersebut. ‘’Kami akan melakukan pendekatan khusus untuk mempercepat pembangunan bandara di Buleleng,’’ katanya. Di sisi lain, Pelabuhan Celukan Bawang akan ditingkatkan tarafnya menjadi pelabuhan berstandar internasional. ‘’Wilayahnya luas dan tempatnya strategis. Akan jadi satu-satunya pelabuhan bongkar muat berstandar internasional,’’ harapnya. Selain itu, master plan yang telah disiapkannya di antaranya membagi zonasi infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi. ‘’Tol dan kereta keliling Bali itu kami rancang dalam master plan ini. Bandaranya di Buleleng dan Badung. Pelabuhan cruise di Denpasar dan Karangasem. Tol Denpasar-Gilimanuk juga dibangun. Ini akan mempercepat perekonomian Bali,’’ tegasnya. Di sisi lain, untuk sektor pendidikan ia akan melanjutkan program SMA/SMK Bali
Mandara yang dirancang Made Mangku Pastika. Bahkan, Koster juga memiliki ide untuk membangun pusat pendidikan dengan keahlian profesional khusus di Buleleng. ‘’Nanti bentuknya apakah akademi komunitas atau politeknik, itu kita pikirkan. Yang pasti saya akan gagas pembangunan perguruan tinggi di sini. Gratis nanti dibiayai oleh APBD Pemprov Bali,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng I Putu Agus Suradnyana mengatakan bahwa Koster-Ace telah menyiapkan berbagai program sebagai solusi untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Buleleng guna mengejar ketertinggalan dari kabupaten/kota di wilayah Bali Selatan. ‘’Saya bersama Pak Koster telah menyiapkan sejumlah program solusi untuk membangun perekonomian di Buleleng khususnya di bidang pariwisata. Salah satu dengan mempercepat pembangun aksebilitas infrasutruktur yang menghubungkan DenpasarSingaraja juga Bandara Buleleng,’’ ungkapnya. Yang menarik, atraksi budaya baik tarian maupun tetabuhan yang selalu disajikan
pasangan Koster-Ace ternyata menarik minat wisatawan asing. Koster menyempatkan diri menyapa mereka. Kepada Koster, mereka mengaku berasal dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Hongaria, Republik Ceko, Australia dan Inggris. Tak sekadar ingin manyaksikan parade budaya yang ditampilkan pendukung Koster-Ace, mereka juga rupanya ingin mengetahui lebih jauh sistem demokrasi yang berjalan di Indonesia, khususnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni 2018. Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng Gede Supriatna menjelaskan jika kehadiran turis asing itu bukan bagian dari kegiatan kampanye yang diselenggarakan siang hari itu. ‘’Kehadiran bule itu bukan ikut kampanye. Kami tahu aturan jika mereka yang berhak ikut kampanye adalah WNI yan mempunyai hak pilih. Tetapi karena mereka mau melihat proses demokrasi di Bali ini berjalan, kami persilakan mereka menyaksikan dan melihat langsung. Kami tidak undang mereka. Mereka hanya ingin melihat lebih dekat bagaimana proses demokrasi berlangsung di Bali,’’ tutupnya. (kmb)
Jumat, 4 Mei 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Ritual Dalam Era Global, Perspektif Teologi Siwaisme (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Ball Ganesh (1) 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Agrobisnis Pemberdayaan Bibit Buah Lokal Bali
09:30 Wita Inovator 10:05 Wita Ista Dewata Pura Dalem Sidakarya 10:30 Wita Ajeg Bali Nyenuk 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Ritual Dalam Era Global, Perspektif Teologi Siwaisme (6) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Bali Channel Tourist TV 14:30 Wita Tembang Bali 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:05 Wita Lila Cita
Sanggar Dukuh Sakti, Denbar (2) 17:05 Wita Dialog Interaktif Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Bali Now 21:00 Wita Folk Song 21:30 Wita Game Show 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Sanggar Waringin Manik Suci (3) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song
Mantan Dirjen Hubla Akui Terima Gratifikasi Jakarta (Bali Post) – Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono mengakui menerima gratifikasi dari para rekanan selama ia menjabat sejak 2016. ‘’Majelis hakim yang mulia, pemberian itu bukan menjadi tujuan saya, saya tidak memikirkan nilainya sehingga pemberian itu terjebak begitu saja di mes tempat saya tinggal bersama dengan pakaian kotor maupun yang belum disetrika,’’ kata Tonny saat membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. Dalam perkara ini, Antonius Tonny Budiono dituntut 7 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap sejumlah Rp 2,3 miliar dan gratifikasi sekitar Rp 22,35 miliar. ‘’Jika niat saya untuk mengumpulkan harta, tas dan uang yang disita pasti tidak ada di situ (mes), tidak ada yang saya tutup-tutupi, apalagi dipoles. Sebagai orang timur, saya terima dan ini semua terbuka di sidang ini, telah disimpan dan menjadi barang bukti, hampirhampir saya tidak memiliki apa-apa lagi
di usia senja ini,’’ ungkap Tonny. Tonny mengaku sudah merenungi apa yang terjadi dan menemukan satu nyanyian yang menggugah hatinya dengan penggalan syair ‘’Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan, jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri. Hidup ini harus menjadi berkat. Oh Tuhan, pakailah hidupku selagi aku masih kuat, dan sampai hidup’’. ‘’Segala prestasi dan pengabdian saya mungkin akan dianggap sia-sia, akan saya terima apa adanya, tapi kalau majelis hakim berkenan memberi saya kesempatan di sisa usia senja saya untuk bisa hidup bersama anak, menantu dan cucu, sebab jika saya tidak terkena OTT KPK, saya haqul yakin mungkin kekeliruan saya akan menjadi-jadi. Saya percaya Tuhan masih mengasih kesempatan,’’ tambah Tonny. Tonny menjelaskan bahwa ia memulai karier dari bawah sebagai staf Direktorat Navigasi Direktorat Jenderal Hubla Kementerian Perhubungan 31 tahun yang lalu hingga menduduki jabatan teknis sebagai Dirjen Hubla dan pada waktu bersama menjabat sebagai Plt. Dirjen Perkeretaapian. ‘’Saat ini menjadi pesakitan, terdakwa karena melanggar
Fredrich Minta Resume Medis Setya Novanto Jakarta (Bali Post) – Istri mantan Ketua DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, mengaku Advokat Fredrich Yunadi meminta resume medis milik suaminya sebelum kecelakaan lalu lintas pada November 2017. ‘’Pada awal November 2017, saat saya sedang sarapan, Pak Fredrich datang menemui saya di rumah, katanya mau melihat resume dokter,’’ kata Deisti di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (3/5) kemarin. Deisti bersaksi untuk Fredrich Yunadi yang didakwa bersama-sama dengan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik. ‘’Kalau tidak salah itu hari Senin, Pak Novanto pulang dari rumah sakit beberapa minggu sebelumnya,’’ tambah Deisti. Fredrich lalu memotret resume tersebut dengan kamera telepon selulernya, katanya. ‘’Tidak dibawa, hanya difoto saja, kira-kira ada lima lembar yang isinya apa saja yang sudah dikerjakan dokter di RS Premier Jatinegara, itu hanya 10 menit saja jadi tidak lama,’’ katanya. Deisti tidak curiga saat Fredrich meminta salinan resume medis tersebut. Sebelumnya, Fredrich sempat menuduh dokter di RS Premier Jatinegara maupun di RS Medika Permata Hijau membocorkan resume medis milik Novanto ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal dalam sidang 19 April 2018, dokter Bimanesh Sutarjo yang dihadirkan sebagai saksi mengatakan bahwa pada 16 November 2017 siang, Fredrich sendiri yang mengantarkan resume medis milik Novanto ke apartemennya, bahkan mengirimkan foto-foto resume medis itu melalui sarana whatsapp. Pada 16 November 2017 Fredrich, Bimanesh mengatakan ada ‘’rencana kecelakaan’’ untuk Setnov, dan bukan pemeriksaan hipertensi dan ginjal seperti yang disampaikan Fredrich sebelumnya kepada Bimanesh. (ant)
hukum negara, sumpah jabatan, dan pakta integritas yang seharusnya tidak saya lakukan. Saya minta maaf kepada masyarakat, bangsa dan negara Indonesia, tidak lupa kepada anak, menantu, dan cucu saya,’’ tambah Tonny. Setelah dilantik sebagai Dirjen Hubla pada 16 Mei 2016, Tonny mengaku berupaya menertibkan Drektorat Jenderal Perhubungan Laut sehingga permainan curang harus diakhiri dan langkah bekerja harus disesuaikan dengan Kabinet Kerja Jokowi-JK. ‘’Memperpendek dan mempermudah mata rantai dalam mempercepat pembangunan nasional dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memang saya akui saya menerima pemberian uang, tapi bukan karena saya menyalahgunakan jabatan, apa yang saya lakukan, pekerjaan saya tidak tertuju pada ke situ, saya tidak tahu,’’ tegas Tonny. Ia mengaku memang ada sejumlah pihak yang melaporkan penerimaan uang itu kepada KPK. ‘’Tujuan mereka yang melapor ke KPK tercapai. Saya tidak hanya tersingkir, tapi saya juga tidak dapat pensiun, tapi biarlah ini semua berlalu, dan saya yakin bahwa ini adalah rencana Allah,’’ ungkap Tonny. (ant)
Berbasis Budaya Dari Hal. 1
Sebab, kultur bangsa kita yang cenderung berbasis budaya lisan dan belum melangkah pada budaya membaca dan menulis. Tetapi, tiba-tiba sudah meloncat memasuki budaya internet seperti sekarang ini. ‘’Kita sebenarnya mengalami gagap budaya dalam level tertentu. Gadget di tangan anak-anak kita lebih berfungsi to entertain daripada to inform atau to educate,’’ tandasnya. Oleh karena itu, godaan dari kemajuan TI ini tentu menjadi tugas bersama, baik orangtua, guru maupun masyarakat untuk mengelolanya dengan bijak. Melakukan ‘’diet’’ gadget dengan pemberlakuan jam-jam tanpa gadget mungkin bisa jadi salah satu opsi untuk melepaskan kecanduan gadget yang bisa saja menimbulkan kecanduan terhadap hal lainnya. Orangtua atau patron lainnya di luar rumah seperti kakak, paman, bibi, guru juga perlu memberi contoh bagaimana menggunakan gadget secara bijak, bukannya justru memberi contoh dengan tidak pernah lepas dari gadget sepanjang waktu. ‘’Jika
analisis ini benar, maka otoritas terkait perlu mengampanyekan gerakan ini secara lebih intens dan sistematis,’’ tegas Redendra. Selain itu, faktor lain yang berkemungkinan berpengaruh menurunnya nilai UN adalah bertambahnya tingkat kesulitan soal-soal yang diberikan kepada peserta Ujian Nasional. Namun, parameter tingkat kesulitan ini memerlukan riset dan kesepakatan bersama terlebih dahuku. Sehingga, karena penguasaan materi yang kurang, lalu menyalahkan pada soal yang mungkin tingkat kesulitannya relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Bagaimanapun fenomena ini perlu menjadi perhatian kita semua bersama-sama. Jangan sampai daya saing anak-anak kita justru menurun dalam era persaingan global yang makin ketat ini. Mungkin juga perlu ditanya pada anak-anak peraih nilai tertinggi tersebut atau keluarga mereka, apakah anak-anak tersebut berdisiplin dalam manajemen waktu, ataukah setiap hari hanya bergelut dengan gadget dari bangun tidur sampai tidur lagi,’’ pungkas Radendra. (win)
Alami Penurunan Dari Hal. 1
Sementara itu, pada Program IPS nilai rata-rata UN pada semu mapel mengalami penurunan. Dengan rincian, mapel Bahasa Indonesia turun dari 62,28 menjadi 61,49, mapel Bahasa Inggris dari 49,79 turun menjadi 47,61, mapel Matematika dari 34,22 turun menjadi 34,15, mapel Ekonomi dari 51,22 turun menjadi 48,58, mapel Sosiologi dari 57,22 turun menjadi 53,24 dan mapel Geografi
dari 49,57 turun menjadi 47,96. Sementara itu, pada program SMK nilai rata-rata UN hanya mengalami peningkatan pada mapel Bahasa Indonesia. Di mana pada tahun 2017 nilai rata-ratanya 62,88 menjadi 64,52. Sementara mapel Bahasa Inggris turun dari 46,49 menjadi 45,01, mapel Matematika dari 34,81 turun menjadi 33,25, dan pada mapel Kompetensi mengalami penurunan drastis dari 77,37 menjadi 49,01. (win)
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Wage, 4 Mei 2018
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Trump Ganti Rugi Uang Pengacaranya untuk Bungkam Bintang Cabul
Washington (Bali Post) –
TRUMP Donal Trump (kiri) dan bintang film cabul Stormy Daniels yang bernama asli Stephanie Clifford. Rudy Giuliani, yang bergabung dengan kuasa hukum Donald Trump, Rabu (2/5) waktu Amerika melalui Fox News Chanenel’s Hannity mengatakan Trump membayar 130.000 dolar AS lewat pengacaranya kepada Stormy Daniels.
Mantan Wali Kota New York Rudy Giuliani, yang bergabung dengan kuasa hukum Donald Trump mengatakan, Trump membayar 130.000 dolar AS lewat pengacaranya kepada bintang cabul untuk membungkamnya atas dugaan perselingkuhan dengan presiden itu. Trump sebelumnya mengatakan tidak tahu tentang pembayaran kepada bintang cabul Stormy Daniels, yang mengatakan bahwa dia bermalam dengan Trump pada 2006. Pengacara Trump, Michael Cohen, membayar Daniels, yang bernama asli Stephanie Clifford, sejumlah uang pada 2016 untuk tetap diam tentang dugaan hubungan seksual sebelum pemilihan presiden. Dalam wawancara di Fox News, Giuliani, mantan jaksa federal dan teman lama Trump, mengatakan sang presiden tahu tentang pembayaran 130.000 dolar AS dan ganti rugi Cohen. “Mereka menyalurkannya melalui
firma hukum dan presiden membayarnya kembali. Dia tidak tahu tentang rinciannya, sejauh yang saya tahu, tetapi dia tahu tentang rencana umum bahwa Michael akan mengurus hal seperti itu,” kata Giuliani. Dia mengatakan pembayaran itu tidak melanggar hukum dana kampanye karena tidak diambil dari dana kampanye Trump. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar. Ketika ditanya oleh wartawan pada 5 April jika dia tahu tentang pembayaran kepada Daniels, Trump menjawab, “Tidak”. Ditanya mengapa Cohen melaku-
kan pembayaran, Trump berkata: “Anda harus bertanya pada Michael Cohen. Michael adalah pengacara saya. Anda harus bertanya pada Michael.” Cohen mengatakan dia membayar Daniels dari kantongnya sendiri dan tidak diganti oleh Trump. Gedung Putih membantah Trump berhubungan seks dengan Daniels. Daniels menuntut Trump dan Cohen untuk dibebaskan dari perjanjian nirpengungkapan, dengan mengatakan bahwa itu tidak sah karena Trump tidak pernah menandatanganinya. Ia juga menuntut Trump atas pencemaran nama baik. (ant/rtr/afp)
Bali Post/afp
Motifora
Siap Luncurkan Album Bergenre Medium Beat
Bali Post/rin
DESTINASI - Bekas kantor Konsulat Jepang di Pulau Gulangyu yang kini jadi destinasi pariwisata andalan RRT.
Pulau Gulangyu Xiamen Tiongkok
Penuh Kepedihan di Masa Penjajahan, Kini Jadi Destinasi Wisata PULAU Gulangyu (Kulangsu) merupakan destinasi wisata paling terkenal di Kota Xiamen, Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Ada berbagai bangunan dengan arsitektur kebarat-baratan yang menjadi ciri khas Gulangyu sesekali ditimpali merdunya suara piano. Tapi di balik keindahannya, tersimpan pula cerita tentang kepedihan pulau ini saat masih dijajah bangsa asing. Berikut laporan Wartawan Bali Post Putu Ayu Rindra Devita P dari Xiamen.
Dari Xiamen, Pulau Gulangyu bisa dicapai dengan menaiki kapal kecil hanya kurang dari 10 menit saja. Pengunjung umumnya berjalan kaki untuk mengeksplorasi pulau seluas 1,78 km persegi ini. Sebelum 1840, budaya lokal yang mendominasi pulau ini. Mulai 1841-1902, barulah terjadi perpaduan kebudayaan lokal dengan asing. Semuanya bermula dari penjajahan Inggris yang menjadikan Gulangyu sebagai tanah konsesi. Inggris menancapkan kekuasaannya di sini pascaperang candu di Guangzhou. Penduduk lokal dilumpuhkan melalui perdagangan candu atau ganja, lalu penjajah mengeruk keuntungan dengan membawa emas dan perak ke negaranya. Pemandu lokal Prof. Gunawan mengatakan, negara lain seperti Amerika, Jepang, Polandia, Rusia, Jerman, Prancis, dan Italia juga pernah menjajah Gulangyu. Tahun 1870, perusahaan dari Denmark membuka perusahaan telegraf di sini. Tahun 1876 mulai dibangun club, lalu Amerika Serikat membuka beberapa sekolah di tahun 1880. Pada era 1902-1941, lahan-lahan di Gulangyu sebagai tanah konsesi dijual kepada orang-orang asing yang kaya. Meski sebagian dibeli pula oleh orang kaya keturunan Tionghoa yang
menetap di luar negeri. Muncul pula perusahaan telepon, jalan dan bank. Secara keseluruhan, tercatat 13 negara pernah membangun kantor konsulatnya di pulau yang dulu dijaga ketat oleh para serdadu ini. “Dengan adanya orang asing masuk ke Xiamen, Kulangsu, ada sisi positif dan negatifnya. Negatifnya, mereka bisa mengambil keuntungan dari sini. Tapi positifnya, kehadiran mereka juga membuka wawasan orang lokal untuk tahu apa yang terjadi di dunia,” papar Prof. Gunawan. Dikatakan, Jepang adalah negara kedua yang masuk ke Gulangyu untuk belajar dari Inggris. Negara ini membangun sebuah kantor yang dilengkapi penjara. Warga Tionghoa yang kebetulan tertangkap, langsung dijebloskan ke penjara itu. Setelah Jepang kalah dalam perang dunia kedua, bangunan megah tersebut lantas diambil alih Universitas Xiamen hingga kini. Sementara keseluruhan Pulau Gulangyu diambil kembali oleh pemerintah sejak berdirinya RRT tahun 1949. Para penjajah imperialis yang masuk ke Gulangyu juga membawa serta agamanya yakni Kristen dan Protestan. Itu sebabnya, di pulau ini terdapat 2 gereja yakni Union Church yang dibangun pada 1863
dan sebuah gereja katolik. Gereja Katolik ini dulunya adalah konsulat Spanyol, dan hingga kini masih digunakan untuk beribadah. Sementara Union Church kini sering dijadikan latar foto prawedding. “Gereja-gereja itu dulu membutuhkan orang untuk bernyanyi. Anak-anak di sini lalu diajarkan menyanyi dan dilatih memainkan piano sejak kecil. Lama-lama setelah dewasa justru memiliki bakat dan menjadi seniman. Waktu itu banyak seniman sukses di Tiongkok berasal dari sini. Setiap sore, sering terdengar suara-suara piano,” tutur Prof. Gunawan. Selain bangunan berarsitektur khas barat berpadu dengan arsitektur lokal, piano ini kemudian juga menjadi ciri khas Gulangyu. Didukung dengan keberadaan Gulangyu Concert Hall dan Museum Piano. Bangunan lain yang terbilang ikonik, yakni Vila Hai Tian Tang Gou seluas 6.500 meter persegi. Vila yang kini dikelola suami istri keturunan Tionghoa dari Filipina ini tidak lagi menerima tamu untuk menginap. Hanya sebagian saja yang dibuka untuk dikunjungi wisatawan. Kemudian, sunlight rock yang merupakan batu tertinggi untuk melihat pemandangan Kota Xiamen. Ada pula lapangan olahraga yang dulunya dimanfaatkan oleh militer Inggris. Wisatawan yang datang ke Gulangyu mencapai 30.000 hingga batas maksimal 50.000 orang per hari. Mayoritas merupakan wisatawan domestik, di samping wisatawan asing. “Pulau ini dijadikan destinasi pariwisata agar angkatan muda tahu sejarah Tiongkok yang lama dijajah orang asing,” tandasnya. (kmb32)
Band lagu pop Bali, Motifora, siap meluncurkan album terbarunya akhir pekan ini. Rekaman teranyarnya yang diberi judul ‘’2117’’ ini akan diperkenalkan secara resmi di Krisna Beach Street, Pantai Penimbangan, Singaraja, Sabtu (5/5) besok. Selain diisi dengan pengenalan video klip lagu ‘’Inspirasi’’, peluncuran album ke-3 ini juga sekaligus menandai ulang tahun ke-3 Motifora. Ada yang baru dan berbeda di album Motifora kali ini. ‘’Dari segi musik album ini tentunya tidak lepas dari dua album juga single Motifora sebelumnya. Tapi, sekarang kami lebih berani menambahkan unsur-unsur rock dan disko. Jadi bisa dibilang untuk album ini temponya medium beat. Kalau dibandingkan, 40 persen slow dan sisanya nge-beat,’’ ujar Tunick, vokalis Motifora, Rabu (2/5). Ditambahkan, album ‘’2117’’ yang diproduksi di bawah bendera Def Studio memuat 11 lagu, 10 di antaranya lagu baru dan satu lagu dari album pertama ‘’Cahaya Hati’’ yang diaransemen ulang menjadi akustik disko dan dibawakan dengan lirik
lagu berbahasa Bali, dengan judul baru ‘’CH20’’. Sementara lagu lainnya yaitu ‘’Inspirasi’’, ‘’Tetep Matimpal’’, ‘’Majujuk di Langit’’, ‘’Kanti Numadi’’, ‘’2117’’, ‘’Ajahin Beli’’, ‘’SELPI’’, ‘’Put Your Hands Up’’, ‘’Curhat Pok Neh’’, dan lagu berbahasa Indonesia berjudul ‘’Ruang Mimpi’’. ‘’Di album ini tidak terlalu banyak pihak yang terlibat, tapi untuk album ini kami melakukan recording, mixing dan mastering di tempat yang berbeda dari album Motifora sebelumnya,’’ imbuh Tunick. Keselurahan materi album sudah disiapkan dan dikonsep serta mulai pengumpulan lagu sejak 2017 lalu. Meskipun keseluruhan sudah tuntas Maret lalu, namun baru akan dirilis 5 Mei nanti untuk mendapatkan momen yang tepat. Targetnya, album ini bisa diterima oleh pecinta musik Bali dan kembali lagi mencoba dengan target yang sama, yaitu mampu mengimbangi pencapaian album pertama di tahun 2015 yang sempat booming. Motifora yang berasal dari Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng awalnya terbentuk dengan nama Mo-
Bali Post/ist
tiforline di tahun 2009. Saat ini didukung formasi Tunick (vokal, gitar), Rheno (gitar melodi), Eri (bass), dan Anna (drum). Meskipun datang dengan latar belakang dan dasar bermusik yang berbeda-beda, namun keempat anak muda ini mencoba melebur dalam satu visi dan misi dalam bermusik, bagaimana menghibur dan menyenangkan masyarakat. Grup yang memilih bermain di jalur pop rock alternative ini pernah menjadi finalis dalam ajang festival
bergengsi yang digelar salah satu produk rokok, dengan masuk 12 besar seleksi area Bali-Nusra. Selain itu juga pernah menjadi 10 besar di Festival Gong 2010 yang digelar salah satu televisi lokal Surabaya. Di kalangan penggemar lagu pop Bali, band ini setelah muncul dengan nama Motifora di tahun 2015 dan dikenal luas berkat sukses lagu ‘’Ngalahin Gumi’’. Februari 2017 lalu, mereka merilis album ke-2 yang diberi judul ‘’Sang Dewi’’. (win)