Skip to main content

Edisi 04 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 302 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa kliwon, 4 juli 2017

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Diperiksa KPK

Tarif Taksi ’’Online’’

Bali di Kisaran Rp 3.500-6.000/Km

Menteri Yasonna Bantah Terima 84 Ribu Dolar AS

Jakarta (Bali Post) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaran Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sepenuhnya diberlakukan mulai 1 Juli 2017 dan tiga hal pokok terkait kuota, tarif batas atas dan batas bawah, serta STNK sudah ditetapkan. ‘’Kita sudah melakukan diskusi dengan seluruh pihak terkait. Pertama yang menyangkut kuota kendaraan, pihak pemerintah daerah yang mengusulkan kebutuhan kuotanya untuk kemudian ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Darat atas nama Menteri Perhubungan. Hal pokok kedua adalah tarif batas atas dan tarif bawah,’’ kata Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Menhub menjelaskan, pihak Kementerian Perhubungan bersama dengan pihak-pihak terkait sama-sama menghitung komponen baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung. Hal. 19 Terlalu Rendah

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses awal pembahasan anggaran pengadaan KTP elektronik (e-KTP) kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Banggar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Senin kemarin. Usai diperiksa, Yasonna Laoly membantah menerima aliran dana 84 ribu dolar AS terkait pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (e-KTP). ‘’Tidak adalah,’’ kata Yasonna. Yasonna menyatakan dalam pemeriksaan, dirinya dipanggil sebagai saksi mengenai kasus e-KTP untuk dua terdakwa Irman dan Sugiharto serta tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam kasus e-KTP. ‘’Saya ditanya sebagai saksi. Datang sebagai saksi mengenai kasus e-KTP tentang Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto,’’ kata Yasonna. Sebelumnya, Yasonna telah dua kali tidak hadir pemanggilan KPK sebagai saksi untuk Sugiharto. Dalam pemanggilannya kali ini, Yasonna diperiksa sebagai saksi untuk Andi Narogong. ‘’Saya sebagai warga negara yang baik tentu harus hormati. Saya jelaskan juga kan sudah dua kali saya dipanggil. Pertama saya jelaskan saya ratas, yang kedua saya ke Hongkong untuk kejar harta aset Bank Century,’’ tuturnya. Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut terkait materi pemeriksaan dirinya sebagai saksi untuk Andi Narogong kali ini. ‘’Saya sudah menjelaskan pada penyidik tentang

Korban Heli Basarnas Dievakuasi

Semarang (Bali Post) – Jenazah delapan korban jatuhnya helikopter Basarnas Jawa Tengah menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Delapan jenazah tersebut tiba di rumah sakit di Semarang secara bergiliran pada Senin (3/7) dini hari. Keluarga korban, termasuk Kepala Basarnas Jawa Tengah Agus Haryono menyambut kedatangan jenazah dalam suasana haru tersebut. Identifikasi itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVi) Polda Jawa Tengah. Hal. 19 Empat Anggota

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

Yasonna Laoly

pertanyaan yang diberikan kepada saya. Keterangan diri, pekerjaan sebagai anggota DPR dan banyak, saya lupa,’’ ucap Yasonna. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, saksi Yasonna diperiksa sebagai saksi terkait dengan proses awal pembahasan anggaran misalnya terkait dengan kasus e-KTP. Febri menyatakan KPK juga mendalami beberapa hal kepada Yasonna dalam kasus e-KTP itu, misalnya beberapa informasi indikasi adanya aliran dana pada sejumlah pihak. ‘’Itu juga menjadi satu hal yang kami konfirmasi lebih jauh, beberapa informasi ini sebenarnya sudah juga dimunculkan dalam fakta persidangan kasus e-KTP,’’ kata Febri. Bahkan, kata Febri, dalam tuntutan dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, KPK sudah menyampaikan secara rinci buktibukti apa yang mendukung terkait fakta yang dimunculkan dalam tuntutan tersebut. ‘’Kami sudah sampaikan secara rinci termasuk bukti-bukti apa yang mendukung fakta yang kami munculkan di tuntutan tersebut, baik untuk dua orang yang menjadi terdakwa atau pun pihak-pihak lain yang diduga bersama-sama melakukan korupsi terkait pengadaan e-KTP tersebut,’’ ucap Febri. Hal. 19 Tujuh Tahun

Piala Konfederasi 2017

g pollin i1 menuju Bal REGENERASI kepemimpinan Bali mulai bergulir. Partai politik (parpol) mulai melakukan proses penjaringan kandidat dan memunculkan nama. Bersamaan dengan itu hak krama Bali dan elemen masyarakat Bali sebagai pihak yang akan berkontribusi langsung terhadap nasib Bali ke depan tentu juga harus diakomodasi. Partai politik dan masyarakat harus bersinergi dalam menentukan kandidat terbaik sebagai gubernur Bali dan wakil gubernur Bali 2018-2023. Sebagai rujukan, krama Bali dan elemen masyarakat Bali dalam ‘’merekomndasikan’’ kandidat tentu bisa mencermati wacana yang selama ini telah digulirkan Kelompok Media Bali Post (KMB). Setidaknya aspirasi yang bergkembang, bahwa pemimpin yang layak direkomendasikan ke depan tentu harus paham Bali, paham budaya Bali dan mau mendengar aspirasi krama Bali. Calon pemimpin Bali hendaknya juga memiliki komitmen atau sikap wirang atau bela pati untuk menjaga tradisi dan budaya Bali. Pemimpin Bali harus berani dan punya strategi dalam mengawal krama Bali sebagai pendukung utama budaya dan tradisi Bali. Harapannya pemimpin Bali ke depan harus memiliki karakter Raja Rsi, memahami Asta Brata serta memiliki rekam jejak yang jelas, bersih dan berkomitmen menjaga dan menyelamatkan lingkungan Bali. Tak hanya itu, pemimpin Bali juga harus memiliki jaringan, dan kemampuan dalam melakukan pemetaan investasi tanpa harus mengorbankan tanah Bali. Hak-hak adat krama Bali sebagai penyangga Bali haruslah menjadi prioritas dalam mengelola kekuasaan di tanah Bali. Untuk mewadahi dan memediasi aspirasi krama Bali dan elemen masyarakat Bali dalam penjaringan calon pemimpin Bali ke depan, Bali Post akan menggelar polling Calon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023. Aspirasi krama Bali akan diwadahi dalam bentuk polling dengan cara mengirim nama kandidat yang kolomnya akan dimuat di Harian Bali Post mulai Rabu besok. Hasil polling ini diharapkan bisa menjadi rujukan bagi para pengambil kebijakan dan keputusan di tingkat partai politik dalam merekomendasikan calon pemimpin Bali lima tahun ke depan. (*)

Jerman Juara

JERMAN berhasil menjuarai Piala Konfederasi 2017 untuk pertama kalinya seusai menyudahi perlawan Chile dengan skor 1-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Saint Petersburg, Rusia, Senin (3/7) dini hari waktu Indonesia. Gol tunggal kemenangan Jerman dicetak oleh penyerang dari Borussia Monchengladbach, Lars Stindl, pada pertengahan babak pertama setelah memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Chile. Berdasarkan statistik FIFA, Chile menguasai ball possesion dengan 61 berbanding 39 persen atas Jerman. Chile pun rajin menyerang dengan catatan 20 sepakan (8 on-target) sedangkan Jerman hanya melepaskan delapan sepakan (tiga on-target). Namun efektivitas dan kedisiplinan para pemain Jerman menjadi kunci dalam membungkam serangan-serangan yang dilancarkan Cile. Pada jalannya laga, Chile mengawali pertandingan dengan serangan-serangan kombinasi dari tengah dan sayap yang dilancarkan oleh Eduardo Vargas dan Alexis Sanchez. Namun serangan itu selalu digagalkan oleh kiper Jerman Andre ter Stegen, yang bermain baik pada laga ini. Pada menit ke-19, Chile memiliki peluang matang saat sepakan Arturo Vidal tidak ditangkap sempurna oleh Andre ter Stegen. Bola tersebut kemudian jatuh di kaki Sanchez, sayang sepakan penyerang Arsenal itu tidak tepat sasaran. Hal. 19 Berdiri Bebas

Bali Post/ap

JUARA - Para pemain Jerman merayakan kemenangan sebagai juara Piala Konfederasi setelah mengalahkan Chile 1-0, Senin (3/7) dini hari.

Tugas Generasi Muda Bali Menjaga Alam dan Budaya PARIWISATA yang menjanjikan ekonomi lebih baik menjadi incaran masyarakat saat ini. Tak heran jika masyarakat berbondong-bondong berkecimpung dalam pariwisata bahkan meninggalkan pertanian demi pariwisata. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, sebenarnya antara pariwisata dan pertanian bisa berjalan berdampingan. ‘’Pertanian, pariwisata dan budaya sebenarnya bisa bergandengan tangan,’’ katanya saat berkunjung ke Redaksi Bali Post, Senin (3/7) kemarin. Seperti Jatiluwih yang terdapat pertanian terasering, masih ada

hingga kini tanpa merusak sawah dan budaya subak. Bahkan hal itu menjadi daya tarik wisata. Termasuk Obama secara khusus datang ke Jatiluwih. Diakuinya, proses seperti itulah yang sedang didorong oleh Bank Indonesia (BI). BI juga memperkenalkan desa wisata. Seperti desa agrowisata. Di sana ada perkebunan kopi, pengolahan kopi, dan perkebunan jeruk. Sehingga selain menjaga alam dan pertanian juga ada daya tarik wisatanya. ‘’Sebetulnya itu bisa dibuat komprehensif, bisa antara pertanian dan pariwisata dan menjaga keseimbangan alam Bali,’’ imbuhnya. Hal itu bisa dilakukan jika semua stake-

holder duduk bersama membahas tujuan bersama. Diakuinya, alih fungsi lahan yang tinggi dengan dibangunnya hotelhotel membuat pertanian disisihkan. Menurutnya, perlu tindakan tegas dari pemerintah untuk mengatur hal tersebut. Jangan sampai pertanian dinomorduakan. ‘’Sudah ada rencana tata ruang wilayah, itu saja ikuti,’’ tukasnya. Apalagi Bali mendapat anugerah yang luar biasa yaitu alamnya. Tugas generasi muda adalah menjaga keberlangsungan budaya dan alam Bali. Hal. 19 Pertanian Organik

Causa Iman Karana


denpasar

2 figur

Asah Kemampuan Koperasi

DINAS Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung terus berupaya meningkatkan SDM koperasi yang ada di wilayahnya. Upaya ini diwujudkan lewat pelatihan-pelatihan. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Ketut Karpiana mengatakan, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus, pengawas dan petugas akuntansi dalam mengelola organisasi dan usaha koperasi, mengawasi penggunaan aset koperasi dan melaksanakan pelaporan atas hasil penggunaan aset dimaksud. Dikatakan Pemkab Badung memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) koperasi secara institusional dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. “Pelatihan sangat mutlak diperlukan, terlebih lagi dalam era globalisasi untuk menghadapi persaingan yang semakin tajam antara usaha kecil dan menengah serta koperasi dengan usaha lainnya,” ujar Ketut Karpiana, Senin (3/7) kemarin. Diterangkan, pihaknya akan terus menyasar koperasi yang ada di Badung untuk diberikan pelatihan, pengetahuan bagaimana pengelolaan koperasi ke depan terus meningkat dan lebih baik lagi. Perkembangan yang sangat pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan semakin meningkat dan beragamnya tuntutan anggota koperasi. “Semua itu merupakan dampak dari arus reformasi yang banyak membawa perubahan-perubahan di berbagai bidang kehidupan koperasi. Seperti pemberian pelayanan yang prima, efisiensi, kualitas dan kuantitas barang dan jasa, harga yang relatif murah dan adanya keterbukaan, kejujuran, transparansi dalam pengelola keuangan koperasi,” katanya. Kendati demikian, kata dia, kendala tersebut merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh usaha koperasi. (par)

Penjaringan Bacagub dan Bacawagub di PDI-P

Rai Mantra dan Rai Wirajaya Ambil Formulir Pendaftaran

Denpasar (Bali Post) – Di masa akhir pengambilan formulir pendaftaran bakal calon gubernur (bacagub) dan bakal calon wakil gubernur (bacawagub) di DPC PDI-P Denpasar, Senin (3/7) kemarin ada dua tim yang datang. Mereka adalah tim dari I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang diwakili I Ketut Sujilan dan I Gusti Agung Rai Wirajaya yang diwakili Ketut Astawa. Kedua tim ini diterima Panitia Penjaringan Bacagub dan Bacawagub DPC PDI-P Denpasar Eko Supriadi didampingi A.A. Putu Wibawa dan I Nyoman Darsa. Sujilan yang mendapat kuasa dari Rai Mantra datang bersama timnya, di antaranya Ketut Resmiyasa, I.B Indra Prasta, I.B. Tarmiana alias Gus De, mengambil formulir untuk sebagai bacagub. Sedangkan Rai Wirajaya mengambil formulir untuk bacawagub. “Meski datang bersamaan, namun ini bukan satu paket. Hanya kebetulan saja waktunya bersamaan,” ujar Astawa, tim dari Rai Wirajaya. Kedua tim setelah menyerahkan surat kuasa, akhirnya diberikan berkas formulir pendaftaran oleh Panitia Penjaringan Eko Supriadi. Menurut Eko Supriadi, masa pengambilan formulir pendaftaran sudah mulai per 1 Juli sampai kemarin. Sedangkan waktu pengembalian formulir ini mulai hari ini sampai Senin (10/7) mendatang. “Selanjutnya kami akan serahkan berkas yang dikembalikan oleh bakal calon kepada DPD PDI-P Bali untuk proses selanjutnya,” ujar Eko Supriadi. Pada saat pengembalian formulir, kata Eko harus diikuti oleh calon secara langsung. Tidak bisa hanya diwakilkan oleh tim saja. “Calon wajib hadir saat pengembalian formulir,” jelasnya. Salah seorang tim Rai Mantra, Indra Prasta, mengungkapkan dipilihnya PDI-P sebagai “kendaraan” ajang menuju pemilihan Gubernur Bali karena selama ini Rai Mantra yang telah dua kali menjadi Wali Kota Denpasar dan satu kali Wakil Wali Kota Denpasar, selalu menggunakan partai ini. Oleh itu, pihaknya tetap memilih partai ini sebagai “kendaraan” politiknya. (kmb12)

Bali Post/eka

FORMULIR - Kuasa bakal calon Gubernur Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan kuasa bakal calon Wakil Gubernur Bali A.A. Rai Wirajaya mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur dan wakilnya di DPC PDI Perjuangan Denpasar, Senin (3/7) kemarin.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : GUBERNUR TEKEN PERGUB ‘‘LABRAK’’ PERMENDIKBUD Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Sidak Administrasi Kependudukan di Pelabuhan Benoa

Tanpa Penjamin, 11 Penumpang Dipulangkan ke Daerah Asalnya

Denpasar (Bali Post) Pemeriksaan dokumen kartu tanda indentias bagi penumpang kapal yang berlabuh di Pelabuhan Benoa, kembali dilakukan tim gabungan Pemkot Denpasar. Pemeriksaan ini dilakukan setiap terjadi arus balik pascalebaran. Kali ini pemeriksaan dilakukan Senin (3/7) kemarin, setelah sebelumnya dilakukan di Terminal Ubung. Pada pemeriksaan kartu identitas kemarin, ditemukan 41 penumpang yang tidak membawa kartu identitas diri berupa KTP. Dari jumlah tersebut, sebelas orang tanpa penjamin sehingga akan dipulangkan ke daerah asalnya. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Disdukcapil dan kepolisian melakukan pemantauan terhadap penduduk pendatang yang mulai ramai berdatangan pascalebaran dengan menggunakan jalur laut. Dari pemeriksaan tersebut, ada 41 penumpang tanpa membawa kartu identitas dari dua kapal yang bersandar dengan mengangkut 1.600 penumpang. Penumpang yang tidak membawa KTP dan tidak ada penjaminnya tercatat sebelas orang penumpang. Mereka langsung diangkut ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk nantinya didata dan dikembalikan ke daerah asalnya. Sedangkan 30 penumpang lainnya bisa dibebaskan karena ada penjamin dari keluarganya yang mengajak mereka ke Bali untuk bekerja. Kabid Program Informasi Administrasi Pendudukan I Made Rapog menegaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendata administrasi kependudukan yang masuk ke Denpasar. Pasalnya, pascalebaran banyak sekali kaum urban yang masuk ke Denpasar membuat pengamanan dan pendataan penduduk harus diperketat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. “Kami sebelumnya sudah melakukan pengecekan pada arus

Bali Post/eka

PENUMPANG - Petugas gabungan mengawasi para penumpang yang turun dari kapal penyeberangan saat sidak penduduk pendatang di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (3/7) kemarin. Dari operasi tersebut, beberapa penumpang kedapatan tidak membawa KTP. balik Lebaran melalui darat dan kini melalui laut pada Pelabuhan Benoa ini untuk mendata penduduk yang masuk dan wajib membawa identitas diri,” jelas Rapog. Dari hasil pemeriksaan kemarin, kebanyakan penumpang yang masuk

melalui jalur laut berasal dari Papua, Sulawesi, Kupang, NTT dan Lombok. Menurut Rapog, tim secara sinergis bergerak untuk melakukan penyisiran terhadap penduduk pendatang yang membawa teman atau keluarganya untuk bekerja di Bali. “Dari pemeriksaan

ini, kami menemukan ada 36 orang tanpa identitas pada kapal kedua, sedangkan pada kapal pertama ada lima orang sehingga jumlahnya menjadi 41 orang. Dari jumlah tersebut, kami serahkan kepada pihak Satpol PP untuk menindaklanjutinya,” ujarnya. (kmb12)

PPDB Membuat Kisruh

Hari Ini, Gubernur Teken Pergub ”Labrak” Permendikbud

Denpasar (Bali Post) -

Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 yang menjadi acuan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini dituding membuat kisruh. Terlebih ada kuota atau persentase yang dipasang pada empat jalur PPDB, yakni sepuluh persen jalur lingkungan lokal, 20 persen jalur prestasi, 20 persen jalur miskin, inklusi dan kesetaraan serta sisanya untuk jalur reguler. Selain itu, Permendikbud juga mengurangi jumlah siswa dalam satu rombongan belajar menjadi maksimal 36 orang saja. Adanya kuota seperti ini disebut tidak fair kepada siswa miskin, khususnya di SMA/SMK. Masalah dalam PPDB ini dibahas dalam rapat kerja antara Gubernur Bali dan DPRD Bali di gedung dewan, Senin (3/7) kemarin. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry ini diikuti semua komisi yang ada di dewan. Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, PPDB sudah mengancam keutuhan masyarakat. Terlebih pada jalur lingkungan lokal yang memakai zonasi maksimal kecamatan. Anggota Komisi IV Wayan Rawan Atmaja mengatakan, PPDB di Badung paling parah terjadi di Kuta Selatan. Lantaran aturan PPDB melarang sekolah menerapkan double shift, akibatnya ada banyak calon siswa SMA/ SMK yang tidak bisa diterima. Padahal sekolah sebelumnya telah terbiasa membuka kelas pagi dan siang. Sekretaris Komisi III Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, siswa berprestasi di tingkat nasional dan internasional mestinya wajib diterima di SMA/SMK negeri. Namun lantaran KK-nya tidak sesuai dengan domisili

sekolah, siswa berprestasi itu pun akhirnya tidak bisa diterima. Sementara itu, anggota Komisi I I Nyoman Adnyana mengatakan, PPDB menjadi bias lantaran bendesa dan kepala desa ikut dilibatkan. Adanya zonasi juga memunculkan masalah baru, yakni pemaksaan untuk urbanisasi. Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 yang menjadi acuan PPDB sebetulnya sudah ideal. Namun kurang mencermati situasi lapangan, sehingga tidak bisa sepenuhnya diimplementasikan. “Undang-undang Pendidikan itu wajib belajar 12 tahun. Bagaimana mau 12 tahun kalau dibatasi seperti itu. Kasihan nanti orang miskin harus dipaksa sekolah swasta, kan mahal itu. Bagaimana dia mau sekolah? Kita kan harus berpihak kepada rakyat kita yang miskin,” ujarnya. Menurut Pastika, sekolah negeri tidak akan ada gunanya kalau hanya bisa mendidik siswa kaya dan pintar. Kalau sudah begini, yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin

miskin. Begitu juga yang pintar akan semakin pintar dan yang bodoh akan semakin bodoh. Inilah yang disebutnya tidak fair dan bertentangan dengan keadilan sosial. “Sudah kaya karena NEMnya bagus masuklah ke sekolahsekolah favorit semuanya, sekolah negeri, dibiayai lagi oleh negara. Sedangkan orang miskin karena NEM-nya rendah, harus sekolah di swasta yang bayarnya mahal. Ya... pasti enggak bisa sekolah,” jelasnya. Pastika pun meminta dukungan dewan untuk “melabrak” beberapa aturan PPDB dalam Permendikbud. Apalagi sudah tampak adanya polemik dalam jalur lingkungan lokal dengan zonasi maksimal kecamatan. Sekolah yang berada di kawasan padat penduduk akhirnya banyak mendapat protes lantaran tidak bisa mengakomodir seluruh siswa di sekitarnya. Belum lagi menyangkut jatah siswa di luar kabupaten/kota sekolah berada yang hanya 5 persen dari keseluruhan jalur. “Kan aneh, orang dari Jembrana misalnya anaknya sudah lahir di sini, karena bapaknya

itu punya KK di Jembrana terus harus pulang ke Jembrana kan enggak mungkin. Atau orangnya harus pindah lagi ke sini, kan enggak mungkin,” terangnya. Usai rapat, Pastika langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Biro Hukum untuk membuat peraturan gubernur (pergub). Pergub ini akan menjadi payung hukum agar kepala sekolah tidak dikenai sanksi ketika melabrak Permendikbud. Pergub yang rencananya diteken, Selasa (4/7) hari ini, salah satunya mengizinkan sekolah untuk kembali menerapkan double shift. “Sudahlah, selama ini sudah ada dua shift. Sekarang menjadi cuma satu shift, jelas banyak anak yang tidak masuk. Dari dulu sudah dua shift, ya... sekarang dua shift-lah. Kan begitu,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, Senin kemarin sudah langsung mengundang Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di kabupaten/kota. Ketua MKKS diajak rapat untuk menindaklanjuti kesepakatan antara Gubernur dan DPRD Bali terkait pembuatan pergub. Termasuk membicarakan masalah-masalah yang muncul dalam proses PPDB. Mengingat kebijakan ini nantinya juga akan berpengaruh pada proses pendaftaran ulang calon siswa baru. “Itu yang nanti dibahas, kan masing-masing kabupaten/ kota membawa masalahnya apa,”

ujarnya. Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada mengatakan, Pergub yang dibuat tidak bertentangan dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Justru Permendikbud Nomor 17 yang tidak sejalan dengan UU di atasnya itu. Dikatakan, Permendikbud 17 juga tidak bisa menjadi sumber hukum lantaran tidak ada perintah dalam UU Sisdiknas untuk menteri menerbitkan aturan itu. Dalam hal ini, peraturan yang lebih rendah melabrak ketentuan yang lebih tinggi otomatis batal demi hukum. “Kedua, yang fatal lagi itu Permendikbud 17 memuat sanksi di ketentuan pasal 30. Aturannya menurut UU 12/2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan, yang boleh memuat sanksi itu ada tiga, yakni UU, PP dan perda. Permendikbud membuat sanksi sampai pemberhentian kepala sekolah, tidak boleh,” ujarnya. Sugiada memastikan pergub sudah ditandatangani Gubernur Bali, Selasa (4/7) hari ini. Selanjutnya pergub juga akan disampaikan kepada pemerintah pusat paling lambat tujuh hari setelah ditetapkan. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Apel Disiplin ASN Pemkot Denpasar

Jaya Negara Serahkan SK CPNS Bidan PTT

AGENDA Apel Displin Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Denpasar rutin digelar setiap awal bulan. Senin (3/7) kemarin pelaksanaan apel bertempat di Lapangan Lumintang, Denpasar dengan pembina apel Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara yang dihadiri Sekda Kota Denpasar A.A.N Rai Iswara, para asisten, staf ahli dan seluruh OPD Pemkot Denpasar. Pada pelaksanaan apel juga dilakukan penyerahan SK CPNS Bidan Desa Program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan yang berada di lingkungan Puskesmas di Kota Denpasar. Penyerahan SK CPNS kepada 14 Bidan PTT dilakukan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, didampingi Sekda Rai Iswara dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Ketut Mister. Penerima SK CPNS bidan Ari Putri Wijayanti, mengaku sangat bahagia telah menerima SK CPNS yang dirangkaikan pada apel rutin Pemkot Denpasar. Bersama 14 rekannya, ia tampak sumringah saat berbaris rapi menuju depan podium apel. Ari Putri telah mengabdikan diri selama sepuluh tahun lebih di Puskesmas III Denpasar Utara. Tak hanya dirinya dalam pengabdian, namun juga rekan kerjanya mengabdikan diri hingga sebelas tahun. “Penyerahan SK CPNS ini juga menjadi berkah buat bayi yang saya kandung

saat ini,” ujarnya. Vivin Ika Ifanayanti yang bertugas di Puskesmas I Denpasar Utara juga mengaku sangat senang bisa menerima SK CPNS setelah pengabdian panjang selama sepuluh Tahun. “Ditugaskan di desa sebagai bidan dengan tugas pengabdian pelayan masyarakat yang diperbantukan dalam peningkatan kesehatan di desa. Senang dan merasa terharu akhirnya bisa menerima SK CPNS,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara mengatakan, penyerahan SK CPNS kepada 14 bidan yang sebelumnya berstatus pegawai tidak tetap. Diharapkan kepada para bidan dapat meningkatkan kompetensi dalam upaya memberikan pertolongan dan pelayanan yang paripurna kepada masyarakat. Di samping itu, profesi yang telah diamanatkan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Untuk para bidan agar mampu meningkatkan kompetensi dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat,’’ ujar Jaya Negara. Di samping itu, Jaya Negara juga menekankan kepada seluruh pegawai Pemkot Denpasar dapat meningkatkan disiplin kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepada pimpinan perangkat daerah, termasuk lurah dan perbekel agar secara berkesinambungan melaksanakan pengawasan melekat secara berjenjang yang nantinya berimbas pada peningkatan

pelayanan kepada masyarakat. Instansi terkait juga diharapkan terus melakukan pengawasan dan pembinaan serta memberikan sanksi terhadap pegawai yang melanggar disiplin kepegawaian. “Seluruh ASN agar mengambil peran

dalam setiap kegiatan, baik sebagai perencana, pelaksana dan pengawas kegiatan di masing-masing OPD, sehingga apa yang diprogramkan dalam APBD 2017 bernar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya. (ad203)

MENYERAHKAN SK - Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara didampingi Sekda Rai Iswara dan Kepala BKPSDM I Ketut Mister menyerahkan SK CPNS Bidan PTT pada agenda apel rutin Pemkot Denpasar, Senin (3/7) kemarin.


BADUNG

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

3

Ribuan Lulusan SD Gagal Melanjutkan Pendidikan di SMP Negeri Mangupura (Bali Post) –

Pupus sudah harapan ribuan lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Badung untuk melanjutkan pendidikan di SMP negeri. Pasalnya, jumlah siswa baru yang diterima di seluruh SMP negeri yang ada di Badung pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 ini hanya 5.990 orang siswa. Padahal terdapat 9.828 siswa SD yang menamatkan pendidikannya tahun ini yang tersebar pada 249 SD negeri dan 41 SD swasta di Gumi Keris. Artinya, terdapat 3.838 orang lulusan SD yang harus pasrah “terlempar” ke SMP swasta lantaran belum bisa diterima di sekolah negeri. Berdasarkan data yang dihimpun Bali Post, Senin (3/7) kemarin, 5.990 orang lulusan SD tersebut diterima SMP negeri yang tersebar di enam kecamatan yang ada di Badung. Rinciannya, di Kecamatan Petang tercatat 525 orang siswa memperoleh sekolah negeri, di Kecamatan Abiansemal sebanyak 1.172 orang, di Kecamatan Mengwi 1.567 siswa, di Kuta Utara sebanyak 688 orang, di Kuta 640 siswa dan di Kuta Selatan sebanyak 1.398 siswa. Sedangkan jumlah sekolah SMP negeri di Badung tercatat 22 sekolah dan SMP swasta 42 sekolah. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, jumlah lulusan SD yang diterima di SMP negeri sudah sesuai dengan ketentuan regulasi yang mengatur, yakni Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. “Itu berdasarkan laporan seluruh SMP Negeri yang ada di Badung dan semuanya sudah kami rekap,”

ujar Widia Astika. Mantan Kepala SMKN 1 Kuta Selatan ini menyarankan bagi siswa yang belum mendapatkan sekolah negeri agar melanjutkan pendidikan di SMP swasta. “Sebaiknya sekolah di swasta saja, karena jumlah tersebut sudah sesuai dengan kuota yang ditentukan,” tegasnya. Ditanya terkait patokan nilai untuk bisa diterima di SMP negeri yang terlampau tinggi, Widia Astika menegaskan, pihaknya tidak ada mematok nilai. Penerimaan siswa baru di sekolah negeri tergantung dengan nilai dari siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Jika para pendaftar memiliki nilai yang tinggi-tinggi, praktis patokannya tinggi. “Sebaliknya, jika yang mendaftar nilainya rendah, praktis patokannya juga rendah. Jadi kami tidak mematok nilainya, melainkan melihat nilai-nilai yang mendaftar di sekolah-sekolah tersebut,” katanya. Dihubungi terpisah, anggota

DPRD Badung I Nyoman Sentana mengatakan, siswa yang tidak diterima di sekolah negeri belum tentu mau dan bisa sekolah di swasta. Selain tidak siap di bidang infrastruktur, para guru-guru yang mengajar di swasta pada tahun lalu banyak yang dirumahkan. Pasalnya, tahun lalu banyak sekolah swasta yang tidak memperoleh siswa. “Saya kira sekolah swasta juga belum siap menampung karena keterbatasan infrastruktur untuk proses pembelajaran,” katanya. Legislator asal Blahkiuh, Abiansemal ini berpendapat lebih baik aturan tersebut diabaikan karena tidak sesuai dengan UU yang mengisyaratkan wajib belajar 12 tahun. Minimal sebagian besar siswa diterima di sekolah negeri. “Saya berharap Bapak Gubernur Bali segera mengambil sikap. Apakah akan tunduk dengan peraturan seperti ini, karena peraturan ini kan sudah jelas menyengsarakan rakyat,” tegasnya. (kmb27)

JAKSA penuntut umum (JPU) yang menyidangkan perkara dugaan pemalsuan surat akta jual beli tanah dengan terdakwa oknum notaris berinisial EW, dua kali menunda tuntutan. Pertama JPU Raka Arimbawa mengatakan bahwa hakim ada kesibukan. Senin (3/7) kemarin, jaksa

kembali menunda sidang dengan agenda tuntutan. Jaksa beralasan bahwa ada upaya perdamaian antara terdakwa dengan pihak korban. Alasan penundaan lainnya, rencana tuntutan (rentut) masih berada di pimpinan Kejari Denpasar. “Sidang kembali ditunda karena ada upaya per-

damaian,” tandas JPU Raka Arimbawa dari Kejati Bali. Sebelumnya, oknum notaris EW disidangkan atas dugaan pemalsuan akta otentik berupa Akta Jual Beli Nomor 55/2010 tanggal 11 Agustus 2010. Jaksa menjerat terdakwa dengan pasal 264 ayat (1) ke-1 KUHP. (asa)

Jaksa Dua Kali Tunda Tuntutan Oknum Notaris

MENATA - Dua petani tengah menata bunga gumitir di pinggir jalan di kawasan Belok Sidan, Badung. Penataan tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pengangkutan. Bali Post/eka

Bazar Ricuh, Wabup Suiasa Sidak Kehadiran Pegawai Juga Cek Progres Gaji Ke-13, Pastikan Hari Ini Mulai Cair Dua Orang Luka Parah Mangupura (Bali Post) Kericuhan terjadi saat bazar di salah satu banjar di Desa Carangsari, Petang, Badung, Senin (3/7) kemarin. Dua kelompok pemuda bentrok dan mengakibatkan dua orang luka parah yaitu Gusti Ngurah Widnyana (24) dan I Ketut Suwantara (45). Petugas Polres Badung mengatakan, kejadiannya pukul 00.30 Wita. Dari keterangan saksi-saksi, pada Minggu (2/7) pukul 19.00 Wita bazar tersebut dibuka dan pengunjung mulai berdatangan. Hingga larut malam semakin banyak pengunjung yang datang. “Pada pukul 00.30 Wita terjadi keributan dipicu kesalahpahaman antara Petris dengan Bisma. Panitia bazar langsung melerai mereka,” kata petugas tersebut. Namun keributan itu berkembang lebih besar karena teman-teman mereka tidak terima dan terjadi kericuhan. Akibat kejadian itu, Gusti Ngurah Widnyana kena sabetan pisau di tangannya. Kelompok Widnyana tidak terima dan langsung mengeroyok Suwantara hingga luka parah di bagian muka dan langsung dilarikan ke RSUD Badung. Anggota Polsek Petang yang mendapat laporan kejadian itu langsung terjun ke TKP. Langkah pertama yang dilakukan, meredam kedua kelompok itu agar kasusnya tidak melebar. Selanjutnya, petugas memeriksa saksi-saksi dan mengamankan pelaku. Polisi sudah memeriksa enam saksi dan jumlahnya kemungkinan terus bertambah. Kapolsek Petang AKP Wayan Sudita saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini sejumlah pelaku sudah diamankan dan pihaknya akan terus mengusut pelaku lainnya. “Sudah masuk penyidikan dan kasus ini terus dikembangkan. Kami mengimbau agar kedua belah pihak menahan diri dan ditangani secara hukum,” tegasnya. (kmb36)

WAKIL Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa bersama Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan Kepala Perangkat Daerah terkait melakukan sidak ke sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Badung, Senin (3/7) kemarin. Sidak ini guna memastikan kehadiran pegawai, pascacuti bersama. Selain melakukan sidak, Wabup Suiasa juga mengecek progres pencairan gaji ke-13 di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Gaji ke-13 sudah berproses dan dipastikan hari ini mulai cair. Instansi yang disidak di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Kominfo

merupakan bagian untuk melakukan penilaian kinerja pegawai dan akan berpengaruh pula pada kebijakan strategis pimpinan kepada ASN termasuk mengenai penghasilan ASN. “Kita harus bermula dari disiplin, integritas itu akan menentukan semuanya nanti. Kita juga ingin mendapatkan pengakuan dan membuktikan kepada masyarakat, melalui kebijakan-kebijakan stategis yang bermanfaat bagi masyarakat, di internal kita juga harus jaga integritas, disiplin, kehadiran dan kinerja ASN,” terangnya. Mengenai progres pencairan gaji ke-13, dari pengecekan di BPKAD, Wabup Suaisa dapat memastikan gaji ke-13 tidak ada keterlambatan, bahkan terus berprogres dan dipastikan mulai

SIDAK - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan Kepala Perangkat Daerah saat melakukan sidak ke sejumlah Instansi di lingkungan Pemkab Badung, Senin (3/7) kemarin. cair hari ini. “Setelah kita cek secara administratif juga dari sisi regulasinya, mulai besok (hari inired), gaji ke-13 mulai on dan dapat dicairkan kepada ASN di jajaran

Pemerintah Kabupaten Badung. Dan akan terus berprogres untuk bisa dicairkan. Diharapkan hal ini mampu menambah motivasi kerja pegawai,” harapnya. (ad202)

Dewan Badung Minta Cermat Revisi RPJMD Semesta Berencana

Ketua DPRD Badung Putu Parwata.

Tersangka Kapal Ikan Kemungkinan Bertambah PENYIDIK Kejati Bali, sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi mark-up bantuan pengadaan kapal ikan nelayan di Kabupaten Buleleng dengan pagu anggaran Rp 10 miliar lebih. Namun tidak tertutup memungkinkan jika tersangka bakalan bertambah seiring penyidikan yang dilakukan saat ini. Saat ini penyidik sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Informasinya mereka berisial FB, SU, Syo

dan BPKAD. Usai sidak, Wabup Suiasa menjelaskan bahwa sidak ini untuk mengecek kehadiran serta kedisiplinan pegawai di lingkungam Pemkab Badung. Dari sidak ini diamati kehadiran karyawan karyawati Pemkab Badung sangat baik. “Sudah 95 persen kehadiran pegawai dan yang lainnya dominan izin maupun sakit dan sudah ada surat keterangan,” jelasnya. Untuk itu, Wabup Suiasa memberikan apresiasi kepada ASN Badung atas kedisiplinannya dan ini akan menjadi salah satu acuan untuk selalu melakukan pengawasan melekat pada pegawai agar konsistensi disiplin diri sebagai bentuk integritas sebagai ASN betul-betul diwujudkan dan terus dipelihara bahkan ditingkatkan. Selain itu, kedisiplinan

dan I Made Su. Tersangka berasal dari rekanan, KKP dan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali. Saat ditanya soal tersangka lain, pihak kejaksaan menyatakan tidak tertutup kemungkinan bertambah. “Kami tidak mau berandai-andai. Kalau dalam proses penyidikan nanti ditemukan fakta lain dari pihak-pihak lain, maka tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah,” tandas Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin

WAKIL rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung meminta revisi RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Semesta Berencana harus cermat. Eksekutif dan legislatif harus bersama-sama menjabarkan setiap visi-misi Bupati yang menjadi skala perioritas dalam membangun Badung ke depan. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, revisi RPJMD Semesta Berencana dilatarbelakangi oleh perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sedangkan, guna mengukur kinerja keberhasilan pemerintah atau Bupati Badung, maka dilakukan asessement dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Beslar, Senin (3/7) kemarin. Penetapan empat tersangka setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup. Sebelumnya sempat berhembus bahwa kasus ini sempat membidik 24 orang dan mengerucut menjadi sebelah orang. Bahkan soal status sebelah orang itu oleh salah seorang penyidik disebutkan bahwa mereka sudah menjadi tersangka. Namun oleh pihak Humas dan Penkum diciutkan lagi menjadi empat tersangka. (asa)

Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) terkait indikator keberhasilan untuk pemerintah. “Secara konkrit wajiblah pemerintah melakukan revisi RPJMD Semesta Berencana, sebagai acuan penjabaran dari program-program yang prioritas dan strategis yang telah disampaikan oleh Bapak Bupati dalam visi misinya,” jelas Putu Parwata, Senin (3/7) kemarin. Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, penjabaran APBD harus mengacu pada ketentuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang (RPJMP) dan RPJMD yang sudah dirubah. “Kami di dewan bersama-sama seluruh anggota, baik itu pansus yang mengkaji RPJMD harus betul-betul kritis sehinga kiner-

janya dapat diukur,” katanya. Tak hanya itu, kinerja yang dikeluarkan dalam RPJMD Semesta Berencana juga harus sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan APBD, sehingga penjabaraan yang dilakukan masingmasing OPD sesuai dengan kebutuhan dasar atau prioritas yang dibuat dalam RPJMD. Seperti pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, agama, seni, adat dan budaya serta pariwisata. “Semua yang menjadi skala prioritas harus dijabarkan. Karena ini yang bisa kita ukur dalam kinerja pemerintah. Ini harus dijabarkan konkret dalam APBD. Kadangkadang program ada tapi target

tidak tercapai atau program ada tapi tidak sesuai dengan proyeksi atau melebihin,” jelasnya. Ia mengakui, dalam administrasi keuangan pemerintah, proyeksi boleh digunakan asalkan mengacu pada ketentuan. Misalnya proyeksi yang dianggarkan Rp 4,5 triliun harus didasari atas dasar sudah berlaku dua tahun sebelumnya, sehingga proyeksi tepat. “Jangan sampai sudah proyeksi tidak sampai-sampai bahkan lebih. Angka-angkanya jangan salah ini harus cermat menyusun program dan dilakukan penyelarasan bersama. Sehingga Pansus Semesta Berencana bisa lengkap, walaupun dibahasnya sebentar, karena sudah dibahas komplit sebelumnya,” pungkasnya. (ad204)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Ratusan Pegawai BPD Bali Dites Urine BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melakukan tes urine terhadap 240 pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Senin (3/7) kemarin pukul 07.30 Wita di Kantor Pusat Bank BPD Bali, Renon, Denpasar. Tes urine ini merupakan inisiatif dari manajemen BPD Bali bekerja sama dengan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Bali. Kegiatan tes urine dilanjutkan dengan audiensi Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dengan Made Sudja selaku Direktur Utama (Dirut) BPD Bali didampingi bagian Personalia BPD Bali. Dalam audiensi tersebut, Sudja mengharapkan seluruh pegawai BPD Bali bersih dari narkoba dan akan mendukung kegiatan-kegiatan BNN ke depannya. ‘’Pemberantasan narkoba di dunia perbankan sangat penting sehingga kita terhindar dari hal-hal yang bisa merugikan banyak orang,’’ tegasnya. Brigjen Suastawa mengapresiasi inisiatif Bank BPD Bali sebagai bentuk pengawasan stafnya. ‘’Bank merupakan layanan jasa keuangan yang harus menjaga kepercayaan masyarakat, sehingga sumber daya manusianya mesti bersih dan bebas narkoba,’’ ujar jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi ini.

Dari audiensi itu, BNNP Bali dan BPD Bali akan terus bekerja sama dalam berbagai bentuk kegiatan di masyarakat. ‘’Hasil tes tadi, empat orang positif benzo karena minum obat sesuai resep dokter. Jangan sampai pegawai bank termakan bujuk rayu pengedar narkoba karena semua akan rusak. Artinya, diri sendiri rusak, keluarga, pekerjaan dan perusahaan tempat kerjanya akan tercemar nama baiknya. Kalau sudah begini, banyak pihak yang rugi,’’ ungkapnya. Brigjen Suastawa berharap penguatan-penguatan di masyara-

kat akan terus dilakukan supaya benar-benar antinarkoba. Selain itu, penyuluhan-penyuluhan atau upaya represif, tes urine dan asesmen harus digencarkan. Tujuannya, agar masyarakat mau membuka diri dan pihaknya pasti lebih peduli melakukan pencegahan serta pemulihan. ‘’Jangan sekali-sekali mengenal barang terlarang tersebut. Kalau masyarakat sadar bahwa narkoba membahayakan, peredarannya bisa ditekan. Apalagi benar-benar mampu membentengi diri, keluarga dan tempat kerja dari narkoba,’’ tegas Suastawa. (bns1)

TELKOMSEL menggelar serangkaian kegiatan untuk mengantisipasi mudik Lebaran. Tahun ini layanan data Telkomsel saat perayaan Lebaran mengalami peningkatan. Kenaikannya mencapai 136 persen dibandingkan trafik data periode sama pada 2016 atau menembus angka lebih dari 6.000 TB (Terabyte) saat Lebaran. Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, dibandingkan dengan hari normal selama 2017, layanan ini juga mengalami kenaikan lebih dari 27 persen. Layanan data ini paling banyak dimanfaatkan oleh pelanggan untuk mengakses media sosial (36%), disusul layanan video streaming (29%). Peningkatan trafik layanan data terlihat paling tinggi terjadi di daerahdaerah tujuan mudik. Wilayah Sumatera mengalami peningkatan penggunaan layanan data hingga lebih dari 36 persen, sementara wilayah Jawa-

Bali (di antaranya Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur) mencapai lebih dari 32 persen dibandingkan hari normal 2017. Namun, secara nominal trafik layanan data tertinggi berada di wilayah Jabotabek-Jabar menembus angka lebih dari 1.700 TB, disusul area Jawa-Bali yang mengonsumsi lebih dari 1.645 TB. Penggunaan layanan data pada Lebaran juga tercatat mengalami peningkatan yang signifikan di beberapa lokasi yang menjadi titik berkumpulnya pemudik seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kuala Namu, Pelabuhan Merak, exit Tol Kaliangsa, Rest Area Km 9 Cibubur dan Pelabuhan Ferry Kolaka (Sulawesi Tenggara). Peningkatan terpantau naik pula di lokasi-lokasi wisata yang dipadati pengunjung, seperti Batu Karas (Pangandaran), Ancol, Pantai Kuta dan Kota Bunga (Puncak). Berbeda dengan layanan data yang semakin diminati oleh banyak pelanggan sebagai pilihan utama un-

tuk berkomunikasi di hari Lebaran, layanan suara dan SMS tidak mengalami peningkatan dibandingkan trafik di hari normal. Trafik layanan suara turun 6% menjadi 1,3 miliar menit, sedangkan SMS cenderung stagnan di angka 740 juta. ‘’Jaringan kami berfungsi dengan baik untuk melayani kebutuhan komunikasi pelanggan di momen Lebaran. Jauh-jauh hari sebelumnya Telkomsel telah melakukan peningkatan kualitas jaringan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi pelanggan yang biasanya terjadi pada H-7 hingga H+7 Lebaran,’’ ujarnya. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan optimalisasi jaringan, seperti menjaga ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan. Di sepanjang jalur utama mudik di Pulau Jawa dan Sumatera disediakan kelonggaran 35%-60%. Selain itu, Telkomsel melakukan uji coba jaringan di jalur-jalur mudik yang menempuh jarak sejauh kurang lebih 11.000 km di berbagai lokasi di Indonesia. Sementara itu, untuk menjamin kenyamanan pelanggan dalam menikmati layanan komunikasi sepanjang periode mudik Lebaran, Telkomsel menyiagakan jaringan berkualitas, terutama di 838 hotspot atau POI (Point of Interest) yang merupakan titik keramaian aktivitas mudik dan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan komunikasi cukup tinggi. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel menyiagakan 89 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi menggunakan layanan data. (ad205)

AUDIENSI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. (tengah) usai audiensi dengan Direktur Utama BPD Bali Made Sudja.

Trafik Data Telkomsel Meningkat 136 Persen Saat Perayaan Lebaran

CEK TRAFIK JARINGAN – Dirut Telkom Alex J. Sinaga (kanan), Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah (kiri) beserta jajaran direksi Telkomsel, berkunjung ke Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel guna mengecek trafik jaringan di malam takbiran Lebaran 2017.

KBS ’’Mendem Padagingan’’ Wantilan Pura Dalem Semaon Juga Buka Lomba Ceki di Sayan

ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. atau yang lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu), Minggu (2/7) menghadiri upacara pamelaspasan, mendem padangingan dan peresmian Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Pakraman Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Wantilan ini merupakan bagian dari bantuan hibah yang difasilitasi oleh KBS. KBS hadir didampingi Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I G.N. Kesuma Kelakan, panglingsir Puri Gianyar A.A. Gde Mayun, anggota Fraksi PDI-P Provinsi Bali Dapil Gianyar dan anggota DPRD Gianyar dari Fraksi PDIP. Hadir pula anggota DPRD Bali dari Fraksi Demokrat Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati (Cok Anom). Ketua Panitia yang juga Ketua Komunitas Desa Pakraman Semaon, Made Sila, menjelaskan pembangunan wantilan ini menelan dana Rp 975 juta. Sebanyak Rp 450 juta merupakan bantuan dana hibah yang difasilitasi oleh KBS. Keberadaan wantilan ini sangat penting untuk kegiatan adat, budaya dan keagamaan. ‘’Kami mewakili masyarakat Desa Pakraman Semaon mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wayan Koster, Bapak Wakil Bupati serta anggota DPRD yang telah memberikan bantuan, sehingga wantilan ini bisa terwujud,’’ katanya. Menurutnya, desa pakraman yang terdiri atas 328 KK dengan 1.600 jiwa ini sudah sangat mengenal sosok KBS. ‘’Beliau

sudah sering membantu kami dan sangat dekat dengan masyarakat kami. Jadi, tentu masyarakat akan mendukung tokoh yang sudah sering membantu dan dekat dengan masyarakat,’’ ujarnya ketika disinggung terkait pencalonan KBS sebagai Gubernur Bali tahun 2018. Pada Pileg 2009, politisi PDI-P asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini mendapat dukungan hingga 90 persen. Sementara itu, KBS me nyatakan dirinya secara sekala dan niskala, dengan hati yang tulus dan lurus, siap mengabdikan diri untuk masyarakat Bali. Dengan konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), ia akan membangun Bali. Konsep ini sejalan dengan landasan ideologi kerakyatan sesuai ajaran Tri Sakti Bung Karno, untuk mewujudkan masyarakat Bali yang berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya. Sebagai anggota Badan Ang-

garan DPR-RI, KBS telah mengalokasikan anggaran khusus untuk tujuh kabupaten/kota yang melaksanakan PPNSB, agar mempercepat tujuan yang hendak dicapai, yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selain telah banyak berbuat pada sektor pendidikan, agama dan budaya, Koster secara khusus telah menurunkan anggaran. Sebelum melakukan pesembahyangan bersama dengan krama Semaon, KBS mendem padagingan dalam rangkaian upacara pamelaspasan wantilan yang dibangun sejak 2016. Pada hari yang sama, KBS bersama Wabup Mahayastra membuka turnamen ceki yang diadakan Sekaa Teruna Kertha Cantya Banjar Sindu, Desa Sayan, Kecamatan Ubud. Kejuaraan diikuti sekitar 400 peserta. Ketua Panitia Turnamen I Made Ardana mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan menggali dana untuk mendukung kegiatan sekaa teruna. (ad206)

HADIRI – KBS (tengah di belakang) menghadiri upacara pamelaspasan, mendem padagingan dan peresmian Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Pakraman Semaon, Puhu, Payangan, Gianyar.

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

I Ketut Artawan Ucapkan Terima Kasih di Istana Mancawarna

Paspor Ditahan, Intervensi Wedakarna Selamatkan TKI Bali di Arab Saudi PERTEMUAN yang sangat mengharukan terjadi di Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, yakni antara rakyat dan pemimpinnya, saat seorang TKI asal Bali I Ketut Artawan bertemu Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Bagaimana tidak, sempat terpisah ribuan kilometer dan berkorespondensi seadanya melalui email dan instagram, tidak ada yang menyangka bahwa selembar surat dari sosok Arya Wedakarna mampu membantu TKI asal Bali yang bekerja di Arab Saudi untuk kembali ke Tanah Air dengan selamat. Rasa bahagia disampaikan Artawan saat bertemu Gusti Wedakarna di Tampaksiring. ‘’Selama berbulanbulan bekerja di Arab Saudi, tiang penuh dengan ketakutan. Paspor tiang ditahan oleh manajemen hotel dan tidak dibayar selama berbulanbulan. Satu–satunya keinginan saya adalah pulang ke Bali. Apalagi Arab Saudi sangat fanatik dan TKI rentan dengan masalah. Yang terpikir di benak tiang saat itu adalah menghubungi pemimpin tiang, Gusti Wedakarna. Tiang adalah pengagum AWK, beliau sangat aktif di media sosial,’’ kenangnya. Senator Wedakarna langsung menjawab pesan Artawan dan tidak sampai 24 jam kemudian melakukan intervensi dengan berkomunikasi dengan pihak kedutaan dan manajemen hotel. ‘’Surat rekomendasi DPDRI Bali pun tiang terima dan langsung diajukan ke manajemen. Tidak lama setelah itu, saya dipulangkan dan paspor dikembalikan. Tiang yakin pengaruh Senator Indonesia khususnya nama baik Gusti Wedakarna sangat diperhitungkan. Tiang bersyukur punya pemimpin seperti beliau. Tiang bahagia kembali ke Bali dan menjadikan masalah ini sebagai

BERSAMA TKI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama TKI asal Bali I Ketut Artawan yang baru pulang dari Arab Saudi. pelajaran untuk adik–adik yang akan jadi TKI,’’ ungkap Artawan. Gusti Wedakarna menyambut baik selamatnya warga Bali di rantauan dan berpesan agar ke depan para orangtua di Bali jangan sekadar mengirimkan anak ke LN tetapi juga harus tahu aturan, risiko dan tanggung jawab. ‘’Paspor itu adalah milik negara. Jika paspor ditahan, itu salah besar. Sekarang banyak agen pekerja yang menahan paspor pekerja dengan alasan keamanan kerja. Kalau sampai seorang WNI tanpa paspor di LN sama artinya tidak ada kewarganegaraan. Saya minta anak muda dan orangtua yang akan memberangkatkan anaknya ke luar negeri agar jangan hanya melihat sisi keuangan atau material, tapi juga konsekuensinya. Sudah banyak TKI mati di luar negeri, rumah tangganya hancur serta dipenjara karena masalah visa dan paspor. Jadi, uang yang

didapat tidak sebanding dengan masalahnya,’’ paparnya. Anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) yang mengurusi urusan internasional di DPD-RI ini mempersilakan anak muda Bali ke LN tetapi harus menguasai bahasa Inggris, budaya orang dan manajemen keuangan serta memilih negara tujuan. ‘’Tidak semua negara asing suka dengan Indonesia atau Bali. Pilih negara yang bersahabat dan baik dengan kita. Bagi saya, harga diri bangsa jauh lebih penting,’’ ujarnya. ‘’Ke depan bagi para TKI asal Bali, tolong catat kontak saya di Facebook (Gusti Wedakarna) dan Instagram (@aryawedakarna). Jika ada masalah, hubungi saya langsung. Astungkara, lembaga negara DPD-RI akan membantu masyarakat yang kesulitan di LN,’’ tambah Gusti Wedakarna yang dalam sejarah tercatat menyelamatkan TKI asal Bali dan NTT saat dipenjara di Rusia, beberapa waktu lalu. (ad199)

Asuransi Reliance Life Berkomitmen Tinggi

KEBUTUHAN ekonomi yang terus meningkat membuat masyarakat terkadang lupa akan proteksi diri, terlebih lagi dengan paradigma yang selama ini tertanam di masyarakat bahwa memiliki asuransi jiwa merupakan ‘’barang mahal’’ yang hanya dapat dibeli oleh kalangan atas. Oleh sebab itu, Reliance Life hadir menjawab kebutuhan asuransi jiwa untuk semua lapisan masyarakat. Dengan premi yang relatif terjangkau, kini semua golongan masyarakat dapat memiliki asuransi jiwa yang sangat berguna apabila terjadi risiko di luar keinginan. Reliance Life (PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia) adalah perusahaan yang bergerak dalam sektor Asuransi Jiwa, dan tersebar di berbagai daerah, salah satunya Provinsi Bali. Sebagai faktor pendukung perekonomian masyarakat Bali, dengan pinjaman modal usaha yang didapat dari koperasi, koperasi simpan pinjam menjadi tumpuan ekonomi bagi sebagian masyarakat Bali. Namun, apa jadinya bila debitur/peminjam mengalami risiko meninggal dunia? Bagaimana ahli waris akan melunasi sisa pinjaman, sementara risiko meninggal dunia yang terjadi bukanlah keinginan mereka? Sebagai bukti komitmen Reliance Life, pada 7 Juni 2017 bertempat di Balai Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, kembali membuktikan komitmennya untuk membayar kewajiban berupa manfaat klaim untuk pemegang polis. Bersama Koperasi Lingga Arta melakukan seremonial pemberian klaim Asuransi Jiwa kepada ahli waris dari dua debitur Koperasi Lingga Arta. Diwakili Kepala Kan-

KLAIM ASURANSI – Kepala Kantor Pemasaran Reliance Life Bali Yuanne Ristami (kanan) menyerahkan klaim asuransi kepada ahli waris dua debitur Koperasi Lingga Arta. tor Pemasaran Reliance Life Bali Yuanne Ristami dan Ketua Koperasi Lingga Artha I Ketut Sudarya, S.E. menyerahkan klaim asuransi Rp 82.607.974 kepada ahli waris dua debitur Koperasi Lingga Arta. ‘’Saya sangat terpukul dengan meninggalnya istri saya, Ni Nyoman Widiarti, di usia yang masih terbilang cukup muda, sekitar 42 tahun. Terlebih lagi kami masih memiliki cicilan pembayaran kredit di koperasi Rp 50 jutaan. Sewaktu melakukan pinjaman, saya dan istri ditawarkan memakai asuransi jiwa oleh patugas koperasi untuk pinjaman kreditnya. Sekarang saya baru merasakan manfaat asuransi jiwa. Saya tidak perlu melunasi sisa pinjaman istri saya karena sudah dibayarkan oleh asuransi,’’ cerita I Made Sudiana, suami debitur Koperasi Lingga Arta. ‘’Reliance Life akan terus

berkomitmen kepada nasabah di Bali sebagai pendukung perekonomian masyarakat pulau ini,’’ kata perwakilan Reliance Life yang menghadiri acara seremonial penyerahan klaim tersebut. ‘’Reliance Life (Asuransi Jiwa) tidak dapat mengembalikan kehidupan orang yang sudah meninggal dunia, namun setidaknya kami (asuransi) meringankan beban keuangan ahli waris yang ditinggalkan,’’ tambahnya. Koperasi Linggar Artha sudah bekerja sama dengan Reliance Life sejak 2015 silam dengan produk yang dipakai RCL (Reliance Credit Life) untuk AJK (Asuransi Jiwa Kredit). Salah satu manfaat asuransi yang diterima, yaitu apabila peminjam wafat, klaim dari uang pertanggungan dapat untuk melunasi sisa debit dari si peminjam sehingga piutang tidak dibebankan kepada pihak keluarga (ahli waris) yang ditinggalkan. (ad201)

Penangkaran Tukik di Pantai Yeh Gangga

Pendanaannya Andalkan Swadaya Pengurus

BENTANG Pantai Yeh Gangga sejauh sekitar 1,7 kilometer. Selain kaya lobster jenis pasir, pantai ini juga menjadi tempat bertelur penyu. Turunnya populasi penyu membuat warga Yeh Gangga berinisiatif membuat penangkaran sederhana. Hanya, penangkaran ini masih berjalan seadanya karena pendanaannya dilakukan swadaya oleh pengurusnya. Ketua Pengurus Penangkaran Penyu Yeh Gangga yang juga Klian Dinas Banjar Yeh Gangga, Ketut Pindo, Senin (3/7) kemarin, mengatakan penangkaran sederhana ini ada sejak 2014. Tidak ada tempat khusus seperti kantor atau bangunan untuk menetaskan dan memelihara tukik. Penangkarannya sederhana. Tempatnya di pinggir pantai yang hanya dipagari jala dan sarang berupa beton melingkar. Jika menetas, tukik dibesarkan di dalam baskom selama tujuh hari sebelum akhirnya dilepaskan. Pindo melanjutkan, karena dananya masih swadaya, pihaknya tidak bisa memelihara tukik secara maksimal. Sebab, baskom pemeliharaan hanya tiga atau cuma bisa menampung 10 tukik. Jika lebih dari 30 tukik menetas akan dilepaskan langsung ke laut. Akibat dana terbatas, pakan

tukik yang disediakan juga terbatas. Padahal kalau dilihat dari potensinya, penangkaran tukik ini bisa menjadi tujuan wisata di Pantai Yeh Gangga. Untuk itu, diperlukan tempat yang lebih luas untuk penangkaran tukik dan dana pemeliharaan. Saat ini ada 18 sarang penyu di Pantai Yeh Gangga yang diawasi pengurus. Telur-telur penyu itu dikumpulkan dari hasil pemantauan saat penyu bertelur dan oleh warga. ‘’Kadang ada warga mendapatkan telur penyu di pasir, kemudian dibawa ke tempat penetasan,’’ jelas Pindo.

Apresiasi warga di sekitar Yeh Gangga untuk pelestarian penyu sudah baik. Warga mulai sadar ikut serta melestarikan penyu. ‘’Dulu kalau ketemu telur penyu, kadang dimasak atau dijual. Sekarang warga dengan kesadaran sendiri membawa telur itu ke penangkaran untuk ditetaskan,’’ jelasnya seraya berharap penangkaran penyu di Yeh Gangga mendapatkan perhatian dari pemerintah dan donator. Sabtu (1/7) lalu dilepas sekitar 60 tukik dan kemarin dilepas 20 tukik lagi. Pelepasan tukik empat hari lalu dalam rangka HUT Sekaa Teruna Yeh Gangga. (san)

Bali Post/san

LEPAS TUKIK - Tukik yang ditetaskan di penangkaran Yeh Gangga dilepas ke laut, Sabtu (1/7) lalu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

DAERAH

5

Syukuran Hari Bhayangkara Ke-71

Polda Berkomitmen Raih Kepercayaan Demi NKRI

Mangupura (Bali Post) – Syukuran Hari Bhayangkara ke-71 oleh Polda Bali dilaksanakan di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Senin (3/7) kemarin. Pada peringatan tahun ini, Polda dengan semangat profesionalisme dan modernisasi berkomitmen meraih kepercayaan masyarakat demi tetap tegaknya NKRI yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan, syukuran ini dilaksanakan sebagai ungkapan terima kasih Polri terhadap apa yang dicapai selama ini serta sarana untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, introspeksi diri dan momentum perenungan. Selain itu, sebagai ajang silaturahmi dalam rangka mempererat tali persaudaraan antara anggota Polri, segenap instansi, lembaga pemerintahan dan seluruh elemen masyarakat. ‘’71 tahun merupakan usia yang cukup matang bagi sebuah organisasi. Namun, kematangan ini juga diiringi berbagai tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks sebagai dampak era globalisasi dan perkembangan teknologi, sehingga melahirkan berbagai permasalahan sosial dan tindak pidana kejahatan yang semakin beragam dengan dimensi semakin luas,’’ ujarnya. Beberapa hal menjadi atensinya sebagai Kapolda Bali seperti narkoba, terorisme, intoleransi dan kejahatan transnasional lainnya yang mengharuskan Polri lebih profesional dan transparan dalam bertindak. Dengan demikian masyarakat merasa terlindungi dan terayomi. Untuk menjawab tantangan itu, Polri telah membuat grand strategy dan program promoter sebagai penjabaran dari Nawa Cita Presiden RI. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri untuk ikut mendukung dan mewujudkan pembangunan nasional melalui pola pendekatan keamanan. ‘’Sebagaimana prinsip hari esok harus lebih baik dari hari ini, Polda Bali telah melakukan berbagai upaya perbaikan terhadap berbagai kelemahan dan kekurangan yang ada. Kami meningkatkan profesionalisme kinerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban guna melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,’’ tegas Irjen Golose. Demikian pula sinergitas dan soloditas antarlembaga selama ini yang sudah berjalan baik, semakin ditingkatkan demi mewujudkan perbaikan Polri dalam pelayanan kepada masyarakat dari waktu ke waktu. Ia menyadari berbagai upaya yang dilakukan belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Oleh karena itu, melalui kesempatan yang baik ini, Kapolda memohon maaf yang sebesar-besarnya. Pihaknya berlapang dada menerima berbagai masukan, kritik dan saran yang konstruktif dari seluruh lapisan masyarakat dan elemen pemerintah lainnya guna perbaikan Polri khususnya Polda Bali. (kmb36)

Bali Post/kmb36

SYUKURAN - Suasana syukuran Hari Bhayangkara ke-71 oleh Polda Bali di BNDCC, Nusa Dua, Badung.

Tekan Kasus DBD Melalui Lomba PSN

Denpasar (Bali Post) Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Denpasar masih menjadi ancaman tersendiri. Terlebih di masa musim peralihan seperti sekarang. Oleh karena itu, sejumlah kegiatan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran kasus ini agar tidak meningkat. Seperti yang dilakukan Kelurahan Sumerta. Kelurahan ini melakukan antisipasi kasus DBD dengan lomba pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Dihubungi Senin (3/7) kemarin, Lurah Sumerta I Made Tirana mengatakan, lomba ini melibatkan tujuh lingkungan yang ada di wilayahnya. Tujuannya, memberikan edukasi serta mengkaderisasi para jumantik yang ada di Kelurahan Sumerta. Selain itu, hal ini merupakan langkah dasar dan pertama untuk membasmi nyamuk aedes aegypti yang merupakan nyamuk penyebar DBD. Terutama nyamuk dewasa yang dapat diputus mata rantai penularannya dengan memaksimalkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD. ‘’Ke depan, kami berharap terus bisa bersinergi dengan masyarakat melakukan lomba PSN, dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada untuk turut menjaga kota ini agar tidak endemis DB,’’ katanya. Tirana juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi serangan nyamuk pembawa DBD. Selain itu, masyarakat bisa melakukan upaya menjaga kebersihan lingkungan di dalam rumah dan di luar rumah. Sementara itu, Kaling Ketapean Kelod I Made Rajeg menyambut baik kegiatan lomba PSN tingkat kelurahan ini. ‘’Dari kegiatan lomba ini kami berharap warga kami bisa terus meningkatkan kebersihan lingkungannya. Selain itu, partisipasi warga sangat diharapkan dalam mewujudkan Denpasar yang bersih dan hijau. Kebersihan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas kita bersama,’’ tegasnya. (kmb12)

Tertembak Pistol Polisi, Pegawai Polsek Tewas

Banyuwangi (Bali Post) Empat hari kritis, Mahrizal Ilham Aulia (34), korban tertembak pistol anggota Polsek Songgon, Banyuwangi, akhirnya tewas di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Senin (3/7) kemarin. Korban asal Desa Balak, Kecamatan Songgon ini meninggal sekitar pukul 06.15 WIB. Korban terkena letusan senpi jenis revolver milik Brigadir EB ketika bertugas di pos pengamanan Lebaran di Desa Sumberarum, Songgon, Jumat (30/6) siang. Kronologinya, senpi milik personel Polsek Songgon itu terjatuh, lalu meledak. Satu peluru menembus pelipis korban. Sejak kejadian, korban dalam kondisi kritis, dirawat di ruang ICU hingga meninggal. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Kehakiman RSUD Blambangan, Banyuwangi, dr. Solahudin, menegaskan hasil autopsi ditemukan luka tembak dari kepala depan hingga atas kepala kanan. Panjang luka sekitar 6 cm. Kondisi ini membuat kerusakan di bagian kepala akibat luka serong dari depan hingga ke tengah. Sampai meninggal, proyektil masih bersarang di kepala korban. ‘’Masih ada proyektil di kepala, tapi tak sampai tembus. Luka ini memicu pendarahan di otak, sehingga nyawa korban tak tertolong. Ditemukan juga bekas luka lebam di dahi korban, tapi tak fatal, kemungkinan akibat benturan,’’ jelasnya. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Banyuwangi AKP Bakin mengungkapkan, terkait kejadian ini, pihaknya sudah melakukan penyelidikan internal, termasuk menahan Brigadir EB untuk menjalani pemeriksaan. ‘’Pihak Reskrim masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Kita tunggu hasil gelar perkara,’’ ujarnya. (kmb30)

Bali Post/kmb28

KOORDINASI - Komisi IV DPRD Tabanan melakukan koordinasi dengan Disdik Tabanan, Dewan Pendidikan, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah terkait kisruh PPDB.

Sepakati Penambahan Ruang Kelas

Disdik dan Dewan Pendidikan Tabanan Tegaskan Tak Langgar Aturan Tabanan (Bali Post) – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi masih memunculkan beragam persoalan. Di Kabupaten Tabanan, dua kecamatan yang mendapat atensi yakni Tabanan dan Kediri. Pasalnya, masih banyak siswa yang belum tertampung karena minimnya sekolah swasta di wilayah tersebut. Menyikapi masalah ini, jajaran legislatif dan eksekutif bersama Dewan dan Klinik Pendidikan Tabanan melakukan koordinasi usai rapat paripurna, Senin (3/7) kemarin. Hasilnya, sejumlah sekolah negeri masih memungkinkan menambah ruang kelas. Penambahan ruang kelas dinilai tidak melanggar aturan, karena dalam Permendikbud 17/2017 diatur sekolah bisa menambah jumlah penerimaan siswa dengan menambah ruang kelas, namun tidak boleh melebihi 11 kelas. ‘’Ada penambahan kelas rata-rata dua unit untuk bisa menampung siswa yang belum mendapatkan sekolah. Ini tidak melanggar aturan PPDB,’’ tegas Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana.

Dikatakannya, penambahan penerimaan siswa tersebut tentu saja tetap mengikuti prosedur penerimaan seperti sebelumnya. Misalnya SMPN 1 Tabanan yang semula membuka delapan kelas menjadi 11 kelas dianggap tidak masalah karena sudah diatur dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. ‘’Dalam permen tersebut juga diatur jika sekolah banyak peminatnya bisa membuka hingga 11 kelas,’’ jelasnya. Pejabat asal Marga ini mengakui adanya penambahan ruang kelas

menyebabkan masih diberlakukannya penerapan double shift untuk tiga sekolah negeri di Kecamatan Tabanan. ‘’Karena ini aturan baru, masih perlu proses, sembari menyiapkan fasilitas sekolah. Kemungkinan dua tahun ke depan program ini bisa berjalan lebih maksimal,’’ ujar Adnyana. Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana yang ikut dalam rapat Komisi IV DPRD Tabanan menyebutkan, dibukanya kembali penerimaan siswa di SMPN 1 Tabanan hanya dapat diikuti oleh yang telah mendaftar. Di luar itu tidak bisa. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tabanan I Made Sucahya mengatakan pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena penambahan kelas merupakan keputusan legislatif dan Dinas Pendidikan. ‘’Saya inginnya tidak sampai double shift.

Kemungkinan siswa akan saya masukkan ke kelas yang ada meskipun melebihi jumlah 32. Dengan adanya penambahan sekitar 90-an siswa, paling tidak akan ada 42 siswa satu kelas,’’ ungkapnya. Terkait sistem perekrutan, ia menegaskan tetap akan mengacu pada sistem yang berlaku, yaitu melalui NEM dan prestasi. ‘’Jalur miskin tidak ada yang mendaftar,’’ ujarnya. Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga mengungkapan, rapat digelar karena pihaknya melihat ada permasalahan penerimaan siswa yang harus segera dicarikan solusi. Politisi PDI-P ini mengklaim ada siswa yang tidak tertampung sekolah di Kecamatan Tabanan dan Kediri. ‘’Sudah kami ambil kebijakan bersama, intinya ada penambahan ruang kelas. Dari hasil koordinasi tadi, hal itu tidak melanggar aturan PPDB,’’ tandasnya. (kmb28)

Rusak, Perbaikan Dermaga PPI Sangsit Tak Jelas

Singaraja (Bali Post) – Nasib Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, semakin tidak jelas. Bukan hanya siapa pihak yang akan mengelola, tetapi juga beberapa fasilitas pendukung PPI dibiarkan rusak. Salah satunya areal dermaga yang abruk dihantam gelombang pasang beberapa waktu lalu, tidak jelas kapan akan diperbaiki. Tidak jelasnya perbaikan dermaga itu, karena aset PPI diambil alih Pemerintah Provisi (Pemprov) Bali. Pemkab Buleleng tidak mengalokasikan anggaran untuk operasional, termasuk upaya perbaikan dermaga. Pantauan di lapangan, Senin (3/7) kemarin, tanah di sekitar dermaga tampak ambruk akibat tergerus gelombang pasang. Longsornya tanah tersebut dikhawatirkan membuat goyang tiang pancang dermaga. Jika ini dibiarkan, dermaga akan putus, sehingga menambah berat kerusakan yang yang terjadi. Menyusul kerusakan fasilitas di PPI, warga yang sebagian besar nelayan mengaku heran karena sudah berbulan-bulan belum diperbaiki. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan kerusakannya akan bertam-

bah parah, sehingga mengganggu aktivitas bongkar muat di PPI. Selain itu, warga berharap segera ada kepastian pihak yang berwenang mengelola aset PPI, sehingga bisa berfungsi seperti semula. Menurut Kepala Dinas Perikanan Buleleng Ni Made Arnika, gelombang pasang yang menghantam dermaga PPI hingga tanahnya tergerus, sudah dilaporkan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali. Ia berharap laporan itu ditindaklanjuti agar mendapat penanganan serius. Namun, pengaduan ini belum mendapat tanggapan dari provinsi dengan alasan pengelolaan termasuk pemeliharaan lanjutan aset PPI masih menunggu instruksi pemerintah pusat yang dikabarkan turun Agustus 2017. ‘’Kelautan sekarang diambil alih provinsi. Kami takut kalau kerusakan dermaga PPI itu ditangani kabupaten nanti menyalahi wewenang,’’ kilahnya. Arnika menambahkan, penyerahan seluruh aset di PPI sejauh ini juga belum mendapat kepastian. Pemerintah daerah hanya bisa menunggu dan menyiapkan dokumen yang mencantumkan nilai seluruh aset PPI. Tim yang ditunjuk masih merampungkan perhitungan aset tersebut. (kmb38)

RUSAK - Dermaga PPI Sangsit, Sawan, Buleleng, rusak setelah dihantam gelombang pasang beberapa waktu lalu.

Akhiri Lebaran, Warga Boyolangu Gelar Kebo-keboan

MASYARAKAT Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki tradisi unik mengakhiri Lebaran. Mereka menggelar acara kebo-keboan, Senin (3/7) kemarin. Tradisi ini mengarak bajak yang ditarik manusia berkostum kerbau mengelilingi kampung. Konon, kerbau merupakan binatang kesayangan leluhur kampung setempat. Ritual diawali nyekar dan selamatan ke makam Ki Buyut Jakso, leluhur warga Boyolangu. Setelah itu, ritual men-

garak kebo-keboan dimulai dari kantor kelurahan setempat. Selama arak-arakan, gamelan angklung kas Banyuwangi ditabuh bertalu-talu. Di depan iring-iringan, dua ekor ‘’manusia kerbau’’ memanggul bajak. Ratusan warga mengiringi dari belakang. Di setiap perempatan, bajak berhenti dan warga menyiramnya dengan air. Arak-arakan terus mengelilingi setiap sudut kampung. Iring-iringan berakhir di perempatan yang menjadi pusat desa. ‘’Ini tradisi turun- temurun

setiap tahun, tepatnya pada 9 Syawal atau setelah Lebaran,’’ kata Rifki A. Yamin, salah satu tokoh pemuda Boyolangu. Setelah kebo-keboan, tradisi dilanjutkan dengan puter kayun. Warga beramai-ramai menaiki dokar menuju Pantai Watudodol, Selasa (4/7) ini. Tradisi ini untuk mengenang leluhur warga. Dahulu, Ki Buyut Jakso dikenal sosok sakti, kemudian diminta penguasa Banyuwangi kala itu untuk membantu membuka jalan raya di sekitar Pantai Watudodol.

Bali Post/udi

KELILING KAMPUNG - Warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, berkeliling kampung dalam tradisi kebo-keboan.

Berkat kesaktiannya, jalan bisa dibuka. Sejak itu, setiap Lebaran, warga beramai-ramai ke Pantai Watudodol untuk menggelar selamatan bersama. ‘’Jadi, tradisi ini untuk melestarikan budaya leluhur,’’ jelasnya. Selama tradisi kebo-keboan dan puter kayun, warga se-

tempat membuka aneka kuliner khas. Ini juga menjadi ikon warga setempat. Berbagai kuliner lokal dipamerkan. Kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat wirausaha warga, mengingat Kelurahan Boyolangu memiliki banyak kuliner khas. (udi)


OPINI

6

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengelola Air dengan Pendekatan Agama Tirta AGAMA Tirta, itulah sebutan Agama Hindu di Bali pada awalnya. Ini tidak terlepas dari hampir semua aktivitas masyarakat Hindu di Bali tidak bisa dilepaskan dari penggunaa air (tirta/air suci). Karena itu pula, berbagai sumber air yang ada selalu dimuliakan (disucikan dikeramatkan/disakralkan) di Bali. Sebut saja Danau Batur, Danau Beratan, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan, semua berisi tempat sucinya (pura). Sumber-sumber air ini kemudian dikelola untuk mengairi berbagai lahan utamanya pertanian di Bali dengan sistem subaknya. Sistem subak ini telah dikenal masyarakat Bali sejak abad ke-11 Masehi. Namun, sejalan perkembangan sosial ekonomi masyarakat Bali, banyak subak yang kini malah tinggal namanya saja. Sebut saja Subak Renon, yang kini lenyap oleh pembangunan fasilitas perkantoran, perdagangan, dan perumahan. Demikian halnya subak di beberapa daerah wisata seperti Saur dan Kuta yang “menguap” sejalan hilangnya lahan pertanian di daerah tersebut karena beralih fungsi menjadi akomodasi pariwisata. Meningkatnya aktivitas pembangunan industri pariwisata tanpa memerhatikan lingkungan, berakibat kepada menurunnya daerah resapan air. Di sisi lain, kebutuhan akan air meningkat tajam berbanding lurus dengan pertumbuhan akomodasi pariwisata dan penduduk. Kondisi ini mengakitabkan semakin kritisnya kondisi hidrologis dan kelestarian konservasi air. Dampaknya, sudah dirasakan beberapa daerah di Bali beberapa waktu lalu. Saat musim penghujan, banjir bandang menerjang beberapa wilayah yang tidak hanya menelan korban material, tetapi juga korban jiwa. Sebaliknya saat musim kemarau, penduduk di beberapa wilayah berteriak-teriak karena krisis air. Ironisnya, mereka harus berebut dengan pihak penyedia akomodasi pariwisata yang membutuhkan air demikian besar. Para penyedia akomodasi pariwisata berusaha menyedot air sebanyak-banyaknya untuk mengisi fasilitas kolam renang mereka dan fasilitas lainnya, sementara para petani berusaha mengairi sawah-sawah mereka yang kekeringan. Yang tidak kalah tragisnya, warga di sekitar tempat-tempat wisata malah mengalami krisis air bersih untuk keperluan sehari-hari mereka. Defisit air di Bali telah terlihat sejak tahun 1995 lalu. Di tengah kisruh krisis air ini, pemerintah (pusat) malah dengan entengnya menargetkan 30 juta turis pada tahun 2029 dan Bali tetap menjadi destinasi utamanya. Kondisi ini membuat keberlangsungan air di Bali benar-benar di ujung tanduk. Belum lagi berbagai industri air minum dalam kemasan (AMDK) yang ikut berebut sumber-sumber air untuk dijual kepada masyarakat. Sementara pencemaran dari limbah rumah tangga maupun akomodasi pariwisata, termasuk oleh masyarakat petani sendiri dengan penggunaan pestisida secara berlebih juga mengancam keberadaan air di Bali. Lengkap sudah krisis air mewarnai Bali dari berbagai dimensi. Terhadap berbagai hal ini, pemerintah daerah harus segera mengembalikan pengelolaan air yang lebih berpihak pada masyarakat. Pemerintah harus keluar dari sistem pengelolaan air yang terlalu mengagungkan pelayanan industri pariwisata seperti yang dipraktikkan selama ini. Pendekatan pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi hanya akan berujung kepada posisi rakyat yang semakin lemah. Pemerintah daerah harus mulai melakukan upaya-upaya memperkuat posisi masyarakat lokal dalam memegang hak pengelolaan air. Pembangunan yang lebih mementingkan pada institusi modern dan formal, hanya akan memarginalkan masyarakat lokal yang selama ini sudah memanfaatkan dan mengelola sumber-sumber air yang ada. Pengelolaan sumber-sumber air dengan sistem subak yang berfilosofi pada Tri Hita Karana (hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dan dengan lingkungan) berlandaskan Agama Tirta, harus dibangkitkan kembali. Bahwa air harus dimuliakan, disucikan, dan dijaga keberlangsungannya di muka bumi ini. Karena tanpa air, tidak akan pernah ada kehidupan di dunia ini.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pengawasan Penduduk Pendatang

Perayaan Lebaran kali ini sudah terlewati dengan baik dan tingkat kecelakaan tergolong minim. Bagi Bali, perayaan Lebaran tentu akan memiliki dampak ikutan, yakni kembalinya para pemudik dengan diikuti sejumlah rekan baru. Artinya, mereka kembali dengan jumlah yang lebih besar. Secara aturan kependudukan ini tentu bukan masalah sepanjang ada kelengkapan administrasi kependudukan. Namun, bagi saya sebagai penduduk Bali, kehadiran penduduk pendatang yang tak terkendali ke Bali jelas akan berdampak pada beban Bali. Tak hanya kebutuhan terhadap bahan pangan dan sandang, Bali juga harus berhitung dari ketersediaan air bersih dan energi. Jika beban kependudukan Bali terlalu tinggi maka energi untuk Bali akan menjadi rebutan. Hal lainnya juga akan terkait dengan persaingan perebutan bahan pokok, air, dan ruang untuk hidup. Bahkan dalam konteks sosial kemasyarakatan, gangguan kamtibmas juga mungkin meningkat ketika banyak penduduk hidup tanpa pekerjaan yang jelas. Jika tindak kriminal meningkat akibat tak terkendalinya kependudukan maka citra Bali sebagai pulau pariwisata juga akan terkoreksi. Ini patut kita antisipasi bersama. Untuk itu, saya berharap pemerintah daerah Bali secara bersinergi menjaga Bali. Salah satunya dengan melakukan pemetaan dan pengendalian jumlah penduduk. Jika Bali gagal dalam melakukan pengendalian dalam kependudukan risikonya tentu akan sangat fatal. Tak hanya kriminalitas yang menguat ancaman terjadinya marginalisasi pengusung budaya Bali juga akan menjadi kenyataan. Putu Swabawa Putra Denpasar, Bali

Bangun Bali, Subsidi Petani Ketika petani Bali semakin terancam kesejahteraannya, kita semua resah akan nasib mereka di masa depan. Masihkah ada keringat yang menetes dalam setiap langkah petani mengelola air, memelihara padi hingga panen demi membangun ekonomi utama keluarga di masa depan? Bukan petani yang bekerja di lahan orang lain atau petani yang sebenarnya bekerja untuk hotel yang memiliki lahan sawah untuk menarik kunjungan wisatawan. Muram atau cerahkah potret masa depan petani kita? Masih sangat sulit untuk dijawab ketika pemerintah belum menunjukkan tekad kuatnya dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bali.

Oleh I Made Iwan Dewantama eresahan yang sama sedang pula dirasakan oleh sebagian besar rakyat Indonesia, ketika masa depan bangsa ini dalam kerangka NKRI sedang digoyahkan secara sistematis dan terorganissasi. Tata kelola negeri kaya ini dianggap sebagai sebuah kegagalan yang mengakibatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dipertaruhkan oleh segelintir orang-orang kaya yang menguasai sebagian besar kekayaan alam Indonesia. Maka muncullah khilafah yang ingin melawan dengan menyatukan seluruh umat manusia dalam satu ikatan keagamaan. Mereka sedang membangun kesamaan perjuangan dalam mendapatkan kekayaan alam Indonesia yang menjadi hak mereka pula. Walaupun masih tidak jelas bagaimana membangun sebuah tatanan masyarakat dalam ikatan keagamaan dalam sekat administrasi wilayah yang dibuat tidak nyata. Apa hubungan keresahan orang Bali dengan keresahan rakyat Indonesia? Kita sedang sama-sama resah ketika formula kesatuan dan konektivitas yang kita miliki tidak benar-benar kita jaga sehingga kemudian kita terhenyak akan

K

sejumlah fakta suram yang mungkin terjadi di masa depan. Sistem subak sangat jelas memberikan tuntunan dan perilaku menjaga konektivitas manusia dan alam dalam ikatan sosial budaya melalui simbol-simbol ritual di Pura Ulun Danu, Pura Ulun Suwi, dan pura air lainnya yang mampu menyatukan seluruh petani selaku krama subak di Bali. Ketika kita bicara air maka kita semua terhubung satu sama lain dalam tatatan nilai-nilai komunalisme yang berkeadilan. Bagaimana para pekaseh mengatur sistem pengairan secara adil dan merata sehingga semua sawah kebagian air dan pada satu waktu tertentu semua subak di Bali menghaturkan suwinih atau boleh kita sebut bagi hasil kepada Pura Ulun Danu dan masyarakat di sekitarnya agar sumber air Bali yaitu Danau Batur dijaga sehingga bisa menyediakan sumber air secara berkelanjutan di Bali. Sistem subak di Bali adalah sebuah produk kebudayaan tingkat tinggi yang masih eksis hingga saat ini di tengah gempuran dan tekanan dari pemerintah yang abai dan dampak arus industri pariwisata yang sangat kencang. Padahal, mereka mengajarkan sistem nilai-nilai tentang ke-

bersamaan dalam konektivitas yang kuat tanpa sekat administratif dalam menghormati alam (air) melalui tetesan keringat dan ritual sehingga alam senantiasa akan memberikan jasanya kepada seluruh umat manusia. Dan sekarang, kita resah karena sistem subak yang telah menjadi warisan budaya dunia sedang terancam keberadaannya. Begitu pula Pancasila yang menjadi dasar negara kesatuan Indonesia, adalah sebuah formula dalam membangun konektivitas yang kuat dalam kemajemukan. Ini membuat kita mampu secara gotong royong mengelola dan memanfaatkan kekayaan alam yang dikaruniakan kepada bangsa ini. Para pendiri bangsa sudah meneteskan keringat dan darah untuk membangun dasar yang kuat menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tapi kita tidak serius merawatnya, persis seperti keabaian kita terhadap sistem subak di Bali, sehingga suasana kebatinan kita dilingkupi kesedihan dan mungkin pula kemarahan. Namun, kita tidak akan menyerah seperti para petani yang masih bertahan menggarap sawahnya. Perjuangan masih pantas untuk dilakukan dan tidak akan

pernah usai karena formula ampuh masih kita pegang dan diyakini akan selamanya menjadi tuntunan manusia Bali dan Indonesia. Gerakan seribu lilin penting untuk mengingatkan kita kembali bahwa kegelapan adalah teman dengan cahaya di genggaman, dan esok serta hari-hari berikutnya kita berbuat nyata bersama sinar matahari yang terus memberikan cahaya. Hormati air dalam tubuh Anda sehingga kita tetap sehat dan kuat dalam berjuang. Hormati setiap tetes air yang tersedia dengan melakukan gerakan hemat air, upayakan membuat biopori dan sumur resapan, dan orang Bali harus bersatu dalam menyelamatkan sistem subak. Ini sebagai wujud nyata konektivitas sosial budaya yang terorganisasi dan kuat. Agar menjadi sistematis maka pemerintah baik kabupaten/ kota dan provinsi Bali harus menyatukan tekad menyusun langkah-langkah penting menuju one island management untuk memberikan subsidi ke petani. Pemerintah juga harus menyusun perda sawah abadi,

Oleh

Ida Bagus Made Adnyana tempat tinggal seadanya. Permukiman kumuh dan jorok akan muncul yang tentu saja mengganggu keindahan kota. Banyaknya gelandangan dan pengemis membuat pemerintah daerah dalam posisi dilematis. Tidak ditangani keberadaan mereka suatu saat akan memunculkan masalah sosial serta keamanan dan ketertiban. Jika mereka akan ditangani, anggaran Dinas Sosial dalam pengentasan kemiskinan akan terganggu. Banyak anggaran tersedot untuk memulangkan mereka ke daerah asal. Mereka yang datang ke Bali hanya dengan bermodal nekat, sangat berpotensi untuk terlibat dalam kasus kriminal. Banyak pelaku pencurian, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan lainnya adalah mereka yang tidak punya pekerjaan tetap. Karena tidak memiliki penghasilan tetap, mereka akan lebih gampang dipengaruhi oleh para penjahat yang sudah ada sebelumnya. Sebagai daerah pariwisata, Bali tentu harus tetap menjamin rasa aman bagi para pengunjungnya. Bali yang selama ini dikenal dan terkenal karena keindahan alam dan keramahan penduduknya tentu tidak ingin mendapatkan permasalahan sosial dari mereka yang datang dengan bermodal nekat. Pemerintah Provinsi Bali sebagai bagian dari negara kesatuan Republik Indonesia memang tidak boleh menghalangi keinginan warga dari luar Bali untuk memperoleh penghidupan dan kesejahteraan di Bali. Yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana caranya agar nantinya mereka yang mencari penghidupan dan kesejahteraan di Bali tidak

Penulis, aktivis lingkungan dan mahasiswa S-3 Ilmu Lingkungan Unud

’’Hormati air dalam tubuh Anda sehingga kita tetap sehat dan kuat dalam berjuang. Hormati setiap tetes air yang tersedia dengan melakukan gerakan hemat air, upayakan membuat biopori dan sumur resapan, dan orang Bali harus bersatu dalam menyelamatkan sistem subak. Ini sebagai wujud nyata konektivitas sosial budaya yang terorganisir dan kuat.’’

Mengantisipasi Pendatang Bermodal Nekat

Perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lainnya di Indonesia adalah hak konstitusional warga negara. Agar perpindahan penduduk ini tidak menimbulkan masalah di daerah tujuan, kelengkapan administrasi kependudukan dan pemahaman budaya setempat adalah hal yang wajib bagi para pendatang. Hampir setiap tahun setelah Lebaran, kotakota besar di Indonesia tidak terkecuali kotakota di Bali akan menghadapi problem pendatang baru. Denpasar dan Badung sebagai salah satu kota besar di Bali tentu akan mempunyai daya tarik bagi para pendatang. Cerita sukses dari para pemudik tentang kehidupan di kota juga mempunyai pengaruh yang besar buat para kerabat yang ada di kampung untuk datang ke kota. Persoalan akan muncul jika mereka yang datang ke kota hanya bermodal nekat. Dengan kemampuan dan keterampilan yang seadanya tentu akan sulit bisa bersaing memperebutkan lapangan pekerjaan. Bisa dibayangkan jika mereka yang berbondong-bondong datang ke kota dengan tanpa keterampilan dan kemampuan tentu akan sulit mendapatkan pekerjaan yang layak. Ketika sulit mencari pekerjaan, untuk menyambung hidupnya tentu mereka akan melakukan apa saja. Bekerja serabutan untuk sekadar bertahan sambil menunggu peluang pekerjaan yang lain. Mereka yang tanpa keterampilan dan pekerjaan tentu akan sulit untuk bertahan. Ketika pekerjaan serabutan juga sulit didapatkan, menjadi gelandangan dan pengemis terpaksa mereka lakukan. Para gelandangan dan pengemis akan menyebar di berbagai sudut kota. Pemandangan seperti ini tentu menjadikan Bali sebagai destinasi wisata menjadi kurang menarik. Karena keterbatasan biaya hidup, mereka akan tinggal pada daerah-daerah yang kosong dengan

meningkatkan luas tutupan hutan sebagai kawasan resapan (recharge area). Selain itu, pemerintah hendaknya melakukan pengawasan penggunaan air bawah tanah (ABT) dengan baik, memastikan konservasi empat danau sebagai sumber alami air Bali yang tidak tercemar dan banyak hal teknis lainnya. ini yang telah dituliskan dengan gamblang dalam dokumen “Pengelolaan Sistem Subak Sebagai Sebuah Bentang Alam Budaya (Cultural Landscape) Bali” yang sudah dipegang oleh pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat serta menjadi pegangan UNESCO. Tujuannya untuk melakukan monitoring dan evaluasi penerapan warisan budaya dunia di Bali. Dengan demikian, maka Bali telah memainkan perannya dengan baik dalam menjadi pilar budaya yang menopang NKRI sehingga kita tidak perlu lagi resah dengan khilafah karena mereka hanya khilaf.

menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Akan berbeda ceritanya kalau mereka yang mencoba peruntungan di Bali datang dengan kemampuan dan keterampilan yang di atas rata-rata. Salah satu persoalan penduduk pendatang adalah menyangkut administrasi kependudukan. Perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain adalah hak konstitusional warga negara. Aparat pemerintah tidak boleh menghambat hak tersebut. Agar nantinya perpindahan penduduk ini tidak menimbulkan masalah baru di daerah tujuan, sudah semestinya penduduk yang akan pindah melengkapi dirinya dengan administrasi kependudukan. Hal ini sangat penting karena perpindahan penduduk secara fisik tanpa diikuti perpindahan administrasi akan merugikan daerah tujuan. Misalnya, penduduk yang berasal dari daerah A tapi secara fisik tinggal di wilayah Bali namun secara administrasi masih belum diurus. Penduduk seperti ini akan tetap tercatat dan terhitung sebagai penduduk daerah A bukan sebagai penduduk Provinsi Bali, padahal dalam keseharian mereka tinggal dan beraktivitas di Bali. Dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU) kondisi seperti ini akan merugikan daerah Bali karena secara hitungan administrasi mereka tidak terhitung sebagai penduduk Bali. Untuk menghindari kejadian seperti ini, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota sudah seharusnya tidak mentoleransi pelanggaran administrasi kependudukan. Tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku wajib diterapkan pada pos-pos pemeriksaan KTP di pintu-pintu masuk wilayah Bali. Penulis tinggal di Desa Berangbang, Jembrana

POJOK Tugas generasi muda Bali adalah menjaga alam dan budaya. - Yang menikmati orang lain. *** Pendangkalan Danau Buyan ancaman krisis air di Buleleng. - Tunggu ‘’air mata’’ rupanya. *** Teror ‘’lone wolf’’ kini menjadi tren di Indonesia. - Ini PR bersama.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: - Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

WISATAWAN Sejumlah wisatawan tampak berjalan-jalan di Jalan Danau Beratan Sanur, Denpasar, Minggu (2/7). Wisatawan umumnya mengisi liburannya di Bali dengan mengunjungi sejumlah daerah tujuan wisata.

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Soal Tidak Ada Investasi Besar

Figur

Cegah Masuk Bali MEMASUKI bulan keempat menjabat Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol I Wayan Arta Ariawan, bersama anggota berhasil menangkap ratusan pelaku, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Namun, hal itu bukan jadi Bali Post/rah target utamanya. Yang diprioritaskan adalah menekan peredaran narkoba di Bali. “Menurut saya, upaya pemberantasan peredaran narkotika tetap harus digalakkan, namun yang lebih penting dan utama saat ini adalah upaya sinergis melibatkan masyarakat dan instansi terkait untuk melakukan pencegahan masuknya narkotika ke Bali,” kata Kompol Arta, Senin (3/7) kemarin. Di samping itu, mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini mengungkapkan tak kalah penting upaya mencegah generasi penerus bangsa di Bali terjerumus menjadi penyalah guna barang haram tersebut. Oleh karena itu, perlu kerja sama untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di Pulau Dewata ini, mulai dari lingkungan keluarga, banjar, dan desa pakraman. “Perlu dibahas pararem tentang narkotika di masyarakat adat, terutama soal sanksi adat. Kalau semua komit untuk itu, saya yakin peredaran narkoba bisa ditekan,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Tabanan ini. Sesuai UU Narkotika, masyarakat wajib melaporkan dan selanjutnya dilaksanakan upaya rehabilitasi terhadap keluarganya yang terjerumus narkotika. “Hanya, rehabilitasi yang dapat dilakukan terhadap para pecandu. Ketika para pecandu sudah sembuh dari ketergantungan, tentunya permintaan narkotika akan signifikan berkurang,” tegasnya. Maka dari itu, diperlukan kerja sama para pihak dan instansi terkait untuk mendukung upaya rehabilitasi terhadap para pecandu. Jika hal itu tidak optimal dilakukan, maka jumlah pengguna dan penggedar narkotika terus bertambah. Dampaknya, ruang tahanan dan lapas akan disesaki napi kasus narkoba. “Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, khususnya di Bali,” tandas Arta. (rah)

Bisa Jadi Diakali dengan UMKM Siluman

Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah kabupaten/kota di seluruh Bali mesti berhati-hati dalam mengeluarkan izin Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pasalnya, izin UMKM bisa jadi dipakai pengusaha besar yang sebelumnya gagal mendapatkan IMB untuk berinvestasi. Selain mengakali pemerintah dengan melegalkan pelanggaran yang dilakukannya, para pengusaha besar itu juga akan terbebas dari beban pajak. “Izin UMKM ini mungkin saja dimanfaatkan oleh pengusahapengusaha karena minimnya persyaratan yang dibutuhkan,” ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di gedung dewan, Senin (3/7) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, izin UMKM bisa didapat melalui pengajuan dengan permodalan di bawah Rp 50 juta di luar bangunan. Artinya, pengusaha tidak perlu lagi mengurus IMB dan sebagainya. Sedangkan saat ini ada banyak bangunan untuk keperluan investasi yang tidak mengantongi IMB. Hanya dengan mengajukan izin UMKM, usaha yang mestinya melanggar itu pun akhirnya bisa beroperasi. “Sebagai contoh, karena gagal dia (pengusaha besar - red) men-

gurus izin restoran atau gagal mengurus izin toko modern misalnya, dia lalu mengajukan izin UMKM dan banyak izin UMKM dikeluarkan tanpa pengecekan ke lapangan,” jelas politisi PDI-P asal Kota Denpasar ini. Adhi Ardhana menambahkan, izin UMKM saat ini dikeluarkan oleh camat tanpa ada penelitian lebih lanjut terhadap pengajuan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/ kota diminta lebih jeli melihat fenomena ini. Yakni dengan memperketat aturan perizinan UMKM agar tidak salah sasaran dan jauh dari tujuan keadilan sosial. Kota Denpasar yang mengaku belum mendapatkan investasi besar, secara khusus diminta untuk lebih berhatihati. Jangan sampai pemerintah setempat ternyata sudah

diakali dengan pengusahapengusaha besar melalui modus izin UMKM. “Belum ada investasi besar, mungkin investasinya dibagi kecil-kecil dimasukkan ke UMKM yang jumlahnya banyak. UMKM kan nggak kena pajak seperti pajak hotel dan restoran (PHR). Ngakalin itu yang masalah, yang tadinya sudah tidak bisa akhirnya dia mencari jalur yang membuat dia bisa. Padahal dia sudah membuat rasa tidak nyaman bagi lingkungan sekitarnya,” paparnya. Rekannya sesama Komisi II DPRD Bali, Gede Kusuma Putra, mengatakan fenomena mengakali seperti itu rentan memunculkan UMKM siluman. Mengingat, UMKM pada dasarnya memang dipermudah untuk membangkitkan

Bali Post/dok

Bali Post/dok

A.A. Ngurah Adhi Ardhana

Gede Kusuma Putra

ekonomi kerakyatan. Namun harus diperhatikan pula, bila izin UMKM mestinya diberikan kepada pengusaha kecil yang memang berhak.

“Jangan sampai semua menjadi siluman, kan repot juga. Tidak kena pajak, tapi ternyata bisnisnya menggurita,” ujar politisi PDI-P ini. (kmb32)

”Ground Breaking” Pembangunan Bandara Bali Utara Belum Jelas Bali Post/kmb38

BACAGUB - DPC PDI Perjuangan Buleleng mengusulkan KBS sebagai bakal calon gubernur (bacagub) dan dua nama calon wakil gubernur melalui rapat, Senin (3/7) kemarin.

Penjaringan Bakal Calon Gubernur

Banteng Buleleng Usulkan KBS, PAS, dan Cok Ace Bali Post/kmb32

I Dewa Gede Mahendra Putra

Bali Harus Menggali Beragam Tradisi DESTINASI wisata nomor satu di dunia telah disematkan kepada Bali. Namun, predikat ini jangan lantas membuat Pulau Dewata jumawa. Sebaliknya, Bali harus terus menggali beragam tradisi dan budaya untuk memikat lebih banyak wisatawan. “Saya kira semua juga sudah tahu, Bali itu sebagai satu destinasi wisata apalagi Bali sudah dinobatkan sebagai destinasi wisata nomor satu. Ada satu hal yang mungkin dilihat, yakni vibrasi Bali ini terhadap para pelancong,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra Putra, di Denpasar, Senin (3/7) kemarin. Mahendra melihat, para pelancong mendapatkan ketenangan saat berada di Bali. Di samping, Bali juga memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh destinasi lainnya. Tak salah, bila kemudian pulau ini belakangan menjadi pilihan berlibur tokoh-tokoh dunia. Mulai dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Husein Obama, serta Perdana Menteri Malaysia Y.M. Dato’ Sri Haji Mohd Najib Tun Abdul Razak. Obama misalnya, ternyata lebih tertarik pada vibrasi alam dan budaya Bali. Terlihat dari destinasi-destinasi yang dikunjunginya selama berada di Bali. Mulai dari Museum Arma untuk menggugah rasa dalam dirinya, kemudian ke Pura Dalem Peliatan, melakukan yoga, melihat Jatiluwih, bermain air dengan rafting, serta mengunjungi Gunung Kawi dan Tirta Empul. “Pariwisata budaya inilah kekuatan kita. Bagaimana sekarang kita mempertahankan pariwisata budaya ini. Dalam membangun pariwisata itu tidak hanya dari pemerintah tetapi semua stakeholder termasuk masyarakat dan pelaku-pelaku pariwisata. Selain membangun, kita juga harus membangunkan pariwisata,” jelas mantan Penjabat Bupati Bangli ini. Membangunkan pariwisata, lanjut Mahendra, tidak lain dengan menggali dan membangkitkan beragam tradisi dan budaya di Bali. Utamanya, tradisi-tradisi yang unik namun selama ini belum banyak dijadikan daya tarik pariwisata. Masyarakat Bali tidak boleh hanya bangga, tapi juga turut mempertahankan dan meningkatkan kualitas pariwisata. “Sebagai tuan rumah, tentu kita harus menerima tamu dengan baik. Apalagi dengan kunjungan tokoh-tokoh dunia itu, kan menjadi viral juga yang dapat membentuk citra positif bagi pariwisata kita,” tandasnya. (kmb32)

7

Singaraja (Bali Post) – Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018, jajaran DPC PDI Perjuangan Buleleng mulai merapatkan barisan. Jajaran pengurus banteng di Bali Utara Senin (3/7) kemarin, kompak mengusulkan nama seorang bakal calon gubernur dan dua bakal calon wakil gubernur. Dari rapat di sekretariat DPC PDI Perjuangan Buleleng di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng itu, disepakati mengusulkan nama I Wayan Koster sebagai bakal calon gubernur. Sementara wakilnya disepakati Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), dan Putu Agus Suradnyana (PAS) yang sekarang menjabat Ketua DPC PDI Buleleng, sekaligus bupati terpilih dalam pilkada lalu. Rapat kemarin dihadiri Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng Gede Supriatna, dan bendahara Putu Mangku Budiasa. Rapat berjalan singkat hingga keputusan diambil melalui jalur musyawarah

mufakat dengan mengusulkan secara resmi KBS, Cok Ace, dan PAS kepada DPD PDI Perjuangan Bali untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme partai. Usulan itu secara resmi akan diajukan ke DPD PDI Perjuangan Bali melalui surat yang dikirim Selasa (4/7) ini. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng Supariatna mengatakan, rapat untuk mengusulkan nama calon gubernur dan calon wakil gubernur ini merupakan inisiatif internal DPC PDI Perjuagan Buleleng. Selain itu, sesuai mekanisme dalam penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur mengamanatkan bahwa DPC PDI Perjuangan diberikan hak mengusulkan nama-nama calon kepala dan wakil kepala daerah sebelum calon bersangkutan mengambil formulir dan mendaftar sebagai bakal calon kepala dan wakil kepala daerah. “Inisiatif kita di internal dan aturan partai juga membenarkan untuk kita mengusul nama, toh juga nanti calon yang disetujui berdasarkan rekomendasi DPP PDI

Perjuangan,” katanya. Di sisi lain, pria yang akbrab dipanggil Supit ini menjelaskan, pertimbangan mengusulkan nama KBS sebagai calon gubernur tidak terlepas dari aspirasi internal partai dan fakta di lapangan menyebut bahwa KBS mendapat dukungan masyarakat maju menjadi calon gubernur dalam laga Pilkada Bali 2018 mendatang. Sementara alasan mengusulkan nama calon wakil Cok Ace juga sama karena aspirasi masyarakat dan dinamika politik di internal PDI Perjuangan. Khusus alasan mengusulkan PAS yang sekarang masih menjabat sebagai bupati aktif dan terpilih untuk kepemimpinan yang kedua kalinya, Supriatna menyatakan hal itu sudah dipertimbangkan oleh internal PDI Perjuangan Buleleng. Bahkan, dari perkembangan dinamika politik dan aspirasi masyarakat menyebut kendati PAS sudah mendapat kepercayaan untuk kali kedua, publik sendiri merestui PAS kembali maju dalam pertarungan Pilgub Bali. (kmb38)

Bali Post/kmb45

Dewa Ketut Puspaka

Singaraja (Bali Post) Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Bandara Internasional Bali Utara santer berembus akan berlangsung pada Agustus 2017 mendatang. Bahkan, informasi ini telah mengemuka ke publik. Akan tetapi, Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka justru menyebutkan itu belum ada kejelasan. Sebab, lokasi pem-

bangunannya belum ditentukan. Dikatakan Puspaka, Senin (3/7) kemarin, sesuai studi, pembangunan bandara tersebut direncanakan mengarah ke kawasan Kubutambahan. Akan tetapi, lokasi pastinya belum ada kejelasan. Hal ini masih menunggu informasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. “Sejauh ini, sudah ada dua investor yang siap menanamkan modal untuk pembangunan ini, yaitu PT Bandara Internasional Bali Utara dan PT Pembangunan Bali Mandiri. Sesuai informasi, mereka sudah sepakat untuk mendukung secara bersama-sama dalam pembangunan. Tetapi untuk lokasi pembangunan belum ditentukan. Apalagi peletakan batu pertamanya, belum ada kejelasan,” jelasnya. Perencanaan pembangunan itu, sambung dia, sudah lengkap. Presentasi Feasibility Study (FS) di tingkat pusat sudah dilakukan investor. Hal tersebut akan dijadikan dasar dalam pengajuan permohonan lokasi ke Kementerian Perhubungan. Di sisi lain, dalam hal ini bupati berpesan semua perencanaan maupun pelaksanaan harus komperhensif memerhatikan isu yang berkembang di masyarakat. “Manakala nantinya itu menjadi serius, semua dampak yang kita tidak inginkan bisa teratasi,” tegasnya. Puspaka menambahkan, jika lokasi bandara sudah ditentukan, inverstor menyatakan sudah siap melakukan kajian amdal. “Di amdal itulah nanti tertuang hal-hal yang tak kita inginkan supaya dimitigasi untuk mencegah dampak-dampak negatif yang terjadi,” tandasnya. (kmb45)

Diperketat, Pemeriksaan Arus Balik di Pelabuhan Benoa

Bali Post/rah

PERIKSA PENUMPANG - Petugas saat memeriksa penumpang KM Binaia di Dermaga Timur, Pelabuhan Benoa.

Denpasar (Bali Post) Puluhan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pol. PP, Dinas Catatan Sipil (Capil) Denpasar, Pelni, dan Pelindo, Senin (3/7) kemarin, menggelar pemeriksaan terhadap penumpang KM Binaia di Dermaga Timur, Pelabuhan Benoa, Denpasar. Setelah memeriksa ratusan penumpang, tujuh orang tanpa identitas dan langsung diproses Dinas Capil Denpasar. Kapolsek Kawasan Laut Benoa Kompol Nyoman Gatra mengatakan, pemeriksaan itu dalam rangka Operasi Rahmadniya dan arus balik setelah Lebaran. Sasarannya yaitu narkoba, miras, senjata tajam, bahan peledak, senjata api, dan administrasi kependudukan. “Kapal tersebut diageni oleh Pelni datang dari Bima dinakhodai Carles Boriau, kru 63 orang dan penumpang turun 589 orang. Tujuan penumpang ini khusus ke Bali,” ujarnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap penumpang dan barang, tidak ditemu-

kan barang sesuai sasaran tersebut. Namun ditemukan tujuh penumpang tanpa kartu identitas penduduk pendatang dan langsung dibawa ke Dinas Capil. “Rencananya, kapal tersebut meninggalkan Pelabuhan Benoa hari ini (Senin) pukul 14.00 Wita dengan tujuan Bima. Walau tidak ada operasi, pemeriksaan terus kami lakukan bila ada kapal menyandar,” kata mantan Wakapolsek Kuta ini. Selama ini, kata Gatra, upaya mengamankan wilayah Pelabuhan Benoa dari gangguan kamtibmas terus dilakukan. Selain itu, pengusaha ikan dan karyawannya terus diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan, terutama penyelundupan barang berbahaya. “Kalau kita kompak dan solid, kecil kemungkinan pelaku kriminal berani beraksi karena tidak ada kesempatan. Oleh karena itu, pemeriksaan seperti ini rutin kami lakukan bersama instansi terkait,” tandasnya. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Bernilai Ekonomis, Tanaman Melaka Justru Banyak Ditebang Bangli (Bali Post) Sebagian besar masyarakat di Desa Kutuh, Kintamani selama ini mengganggap tanaman melaka atau amla sebagai tanaman pengganggu. Padahal jika diolah dengan baik, tanaman yang tumbuh di hutan tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Kutuh Wayan Pasek, Senin (3/7) kemarin. Dijelaskan Pasek, pohon melaka banyak ditebang warga. Penebangan dilakukan karena tanaman tersebut dianggap pengganggu. Dia mengatakan, tanaman melaka sejatinya memiliki banyak manfaat. Jika diolah buah melaka bisa dijual dengan harga cukup mahal. ‘’Belum banyak warga yang mengetahui manfaatnya,’’ jelasnya. Pasek mengungkapkan, di India, buah melaka harganya sangat mahal. Per satu liternya, minyak melaka bisa dijual Rp 1,5 juta. ‘’Di Denpasar ada yang mengolahnya membuat manisan,’’ terangnya. Karena nilai ekonomisnya cukup tinggi, Pasek berharap suatu saat tanaman itu bisa dikembangkan warganya. Selain bisa diolah, untuk menjadi buah tangan khas Desa Kutuh, tanaman tersebut juga cocok untuk penghijauan hutan. ‘’Saya harapkan ke depan tanaman ini bisa dikembangkan oleh warga,’’ harapnya. (kmb40)

Bali Post/ina

KOL - Tanaman kol milik petani di wilayah Kintamani.

Harga Kol Anjlok

Bangli (Bali Post) Harga kol di tingkat petani Bangli kembali anjlok sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini kol hanya laku dijual petani dengan harga Rp 1.200 hingga Rp 1.500 per kilogram. Murahnya harga kol menyebabkan para petani merugi. Salah seorang petani kol

Bali Post/ina

ANTRE - Para wajib pajak tampak mengantre di Kantor Samsat Bangli.

Pascalibur Panjang, Kantor Samsat Diserbu WP

Bangli (Bali Post) Pascalibur Lebaran, jumlah warga yang membayar pajak ke kantor Samsat Bangli mengalami peningkatan. Jika di hari sebelumnya warga yang membayar pajak rata-rata hanya 200 orang per hari, namun pada Senin (3/7) kemarin terjadi peningkatan hampir dua kali lipat. Kanit Regident Polres Bangli Ipda I Wayan Nariana mengatakan, pascalibur panjang, terjadi lonjakan jumlah wajib pajak (WP) yang datang ke kantor Samsat. ‘’Untuk data pastinya belum bisa saya sampaikan. Tapi hari ini saya perkirakan warga yang bayar pajak ke samsat mencapai 350 orang,’’ terangnya. Kendati demikian, peningkatan kali ini tidak terlalu signifikan jika dibandingkan beberapa waktu lalu saat diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP. Dia menyebutkan, pada saat diberlakukannya PP tersebut, jumlah WP yang datang ke kantor Samsat membeludak mencapai 400 orang per hari. Lantaran membeludaknya WP, pihaknya pun ketika itu harus memperpanjang waktu pelayanan hingga pukul 16.00 Wita. Ipda Nariana mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali perihal hari libur nasional, cuti bersama dan hari raya Idu l Fitri 1438 H, kantor Samsat Bangli tidak memberikan pelayanan selama beberapa hari yakni tanggal 23, 26 sampai dengan 30 Juni lalu. Terhadap WP yang masa berlaku pajaknya jatuh tempo tepat saat libur Lebaran, tidak dikenakan sanksi atau denda. Hal itu juga berlaku terhadap warga yang masa berlaku SIM-nya berakhir saat libur Lebaran. (kmb40)

yang juga Perbekel Desa Batukaang Kintamani, Nyoman Yudana, Senin (3/7) kemarin, menuturkan anjloknya harga kol terjadi memasuki libur Lebaran. Selama libur Lebaran, banyak pengepul yang libur sehingga menyebabkan kol yang diproduksi petani di Bangli tidak terserap maksimal seperti sebelumnya. ‘’Per-

mintaannya sedikit sekali, ini yang menyebabkan harganya murah,’’ ujarnya. Dikatakan Yudana, sebelum anjlok, kol mampu dijual petani dengan harga Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogramnya. Harga tersebut menurutnya sudah cukup ideal bagi petani. Karena dengan harga itu petani sudah

bisa menutupi biaya produksi dan sekaligus mendapat keuntungan. ‘’Kalau harganya seperti sekarang Rp 1.500 per kilonya, petani tidak bisa dapat untung,’’ ungkapnya. Meski harganya murah, dia dan petani lainnya tetap menjual kol hasil panen. Hal itu terpaksa dilakukan agar tidak menambah kerugian

bagi petani. Yudana mengatakan, sejauh ini belum ada petani yang sampai frustasi menjadikan kol sebagai pupuk atau pakan ternak lantaran harganya anjlok. ‘’Petani tetap jual kolnya walaupun harganya murah. Belum ada yang sampai dijadikan pakan ternak,’’ jelasnya. (kmb40)

Sekolah Dilarang Pungut Biaya Seragam Siswa Bangli (Bali Post) -

Seluruh SD dan SMP di Kabupaten Bangli kini dilarang melakukan pungutan apa pun terhadap siswa, termasuk pungutan untuk seragam sekolah. Sekolah hanya diperbolehkan melakukan pungutan untuk pengadaan seragam sekolah jika ada permintaan dari masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli Nyoman Suteja saat ditemui, Senin (3/7) kemarin.

Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja

Bali Post/ina

Dijelaskan Suteja, larangan terkait pungutan oleh sekolah tersebut sudah disosialisasikannya ke seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Bangli saat pertemuan di SMPN 3 Bangli beberapa waktu lalu. Pihaknya mengeluarkan imbauan itu untuk menghindari adanya pungutan yang memberatkan orangtua siswa. ‘’Kita tidak izinkan sekolah-sekolah melakukan pungutan atau mengondisikan pengadaan seragam sekolah. Kalau memang sekolah ada dimintai tolong oleh masyarakat untuk membelikan seragam, silakan,’’ terangnya didampingi Kabid Dikdas Nengah Danta Haryana. Lebih lanjut dikatakan-

nya, jika ada permintaan dari masyarakat maka harus ada kerja sama antara sekolah dengan komite. Pihak sekolah juga diwajibkan membuka rekening untuk menampung pungutan dari sumbangan dari masyarakat baik untuk pengadaan baju maupun untuk kegiatan pembangunan lainnya. Nantinya sumbangan dari masyarakat itu harus digunakan sesuai peruntukan dan dipertanggungjawabkan ke publik. ‘’Imbauan agar sekolah membuka rekening untuk menampung pungutan dan sumbangan dari masyarakat itu merupakan salah satu poin dari surat edaran yang kita keluarkan belum lama ini,’’ katanya. Sementara untuk menghin-

dari perbedaan seragam antara satu siswa dengan lainnya, pihaknya mengharapkan sekolah membuat ketentuan mengenai jenis dan warna seragam. Dia mengatakan, jika nantinya ditemukan ada sekolah yang masih melakukan pungutan tanpa ada persetujuan orangtua siswa maka tidak menutup kemungkinan sekolah bersangkutan akan dikenai sanksi. Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandi mengakui adanya larangan terkait pengadaan seragam sekolah yang dikeluarkan Disdikpora Bangli. ‘’Nanti kami akan lakukan pertemuan dengan orangtua siswa dan komite untuk membahas soal itu,’’ katanya. (kmb40)

Wakili Polres Bangli

Aiptu Subamia Raih Juara III Lomba Bhabinkamtibmas Bangli (Bali Post) Bhabinkamtibmas Desa Tiga Aiptu I Nyoman Subamia berhasil meraih juara III dalam lomba pembina keamanan desa (Bhabinkamtibmas) tingkat Polda Bali. Dia tampil dalam lomba tersebut mewakili Polres Bangli. Lomba Bhabinkamtibmas tersebut merupakan salah satu dari beberapa kegiatan yang digelar Polda Bali dalam rangka menyambut HUT ke-71 Bhayangkara. Penilaian lomba Bhabinkamtibmas dimulai Mei lalu. Sementara hasilnya diumumkan pada akhir Juni. Penyerahan hadiah dan piagam dilaksanakan pada peringatan HUT Bhayangkara, Sabtu (1/7) lalu di belakang rumah jabatan Kapolda Bali. Penyerahan hadiah untuk pe-

menang lomba Bhabinkamtibmas dilakukan Irwasda Polda Bali Kombes Pol Drs. Suradiyana disaksikan Kapolda Bali, Wakapolda beserta PJU Polda Bali dan Kapolresta/Kapolres jajaran. Terkait keberhasilan Aiptu Subamia, Kapolsek Susut AKP I.B. Karyawan, Senin (3/7) kemarin, menyampaikan apresiasinya. Dia mengaku bangga atas dedikasi dan pengabdian anggotanya tersebut yang telah mampu mengangkat nama institusi kesatuan Polsek Susut dan Polres Bangli di tingkat Polda Bali. ‘’Kita harapkan ini bisa menjadi contoh bagi anggota Polsek Susut lainnya sehingga nantinya dapat berkompetisi lebih baik lagi sampai tingkat Mabes Polri,’’ harapnya. (kmb40)

Telepon Penting Bangli

Bali Post/ina

TERIMA PENGHARGAAN - Bhabinkamtibmas Desa Tiga Aiptu I Nyoman Subamia usai menerima penghargaan di Polda Bali.

RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

GARASI - Garasi yang dibangun untuk armada damkar di Kintamani.

Bali Post/ina

Tak Difungsikan

Garasi Armada Damkar Kintamani Mubazir Bangli (Bali Post) Rencana Pemkab Bangli menyiagakan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) lengkap dengan petugas damkar untuk wilayah Kecamatan Kintamani hingga saat ini tak kunjung terealisasi. Akibatnya, garasi armada damkar yang dibangun di Kantor Kintamani tahun 2015 mubazir. Berdasarkan pantauan, garasi yang dibangun untuk Pos Damkar Kintamani berada tepat di antara dua bangunan kantor camat. Karena belum ada mobil damkar yang menempatinya, garasi tersebut kini dijadikan tempat parkir kendaraan oleh pegawai kantor camat setempat. Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekretaris Dinas Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma,

Senin (3/7) kemarin, mengatakan pihaknya belum bisa menyiagakan armada damkar di Kintamani lantaran jumlah personel yang dimilikinya masih terbatas. Saat ini pihaknya, hanya memiliki 29 personel. Mereka dibagi dalam tiga shift. Dengan jumlah tersebut tidak memungkinkan dibagi lagi untuk ditugaskan di Kintamani. Selain alasan keterbatasan anggota, pihaknya juga mengaku belum bisa menyiagakan damkar di Kintamani karena armada yang dimilikinya terbatas. Meski ada empat armada, namun dua di antaranya rawan mogok lantaran usianya yang sudah uzur. Terkait hal itu, pihaknya mengaku akan mengajukan penambahan armada damkar. Demikian juga untuk me-

menuhi kekurangan personel, pihaknya akan berupaya meminta BKD untuk melakukan rekrutmen. ‘’Kita harapkan ada petugas khusus yang direkrut, bukan memanfaatkan PTT,’’ jelasnya. Untuk diketahui, pascapengadaan dua unit armada damkar awal Agustus 2015, total armada damkar yang dimiliki Bangli saat ini berjumlah empat unit. Selain melakukan pengadaan armada, Pemkab juga melakukan pengadaan satu unit mobil tangki air. Selama ini semua kendaraan tersebut diparkir di Pos Damkar Bangli. Karena garasi yang ada di Pos Damkar Bangli hanya mampu menampung dua unit mobil damkar, maka dua unit mobil damkar lainnya dan satu unit mobil tangki air terpaksa diparkir di luar garasi. (kmb40)


GIANYAR

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

9

Kodim akan Buka Akses Jalan di Desa Pupuan Gianyar (Bali Post) Menjelang akhir tahun 2017, jajaran Kodim 1616/Gianyar akan kembali menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program yang bertujuan mengoptimalkan pembangunan ekonomi masyarakat ini akan menyasar Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Programnya berupa membuka jalan penghubung Banjar Tangkub dengan Banjar Timbun. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E. menjelaskan, kegiatan fisik pembukaan jalan akan dikerjakan pada awal Oktober mendatang. Pihaknya pun sudah melakukan pengecekan sepanjang jalur yang cukup terjal tersebut. Diperkirakan TMMD kali ini akan kembali memecah beberapa bukit. Dikatakannya, kurang lebih jalan yang akan dibuat sepanjang 1,650 meter dengan lebar tujuh meter. Terkait anggaran pembangunan jalan, Asep Noer Rokhmat mengaku sedang berkoordinasi dengan Pemkab Gianyar. Namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti berapa yang akan dianggarkan untuk pembukaan jalan ini. Meski demikian dipastikan anggarannya akan muncul di APBD Perubahan Tahun 2017. ‘’Belum tahu nilai anggarannya. Karena belum ketok palu. Yang pasti dianggarkan pada perubahan,’’ jelasnya. Sementara terkait pembebasan lahan, pihaknya mengaku tak mengalami kendala.

Sebab masyarakat setempat sudah merelakan lahannya untuk dipakai jalan. ‘’Pemkab juga sudah berkoordinasi dengan warga terkait hal ini. Dan kemarin warga sangat mendukung sekali, karena akses ini sangat dibutuhkan,’’ ucapnya. Sementara itu, Danramil Tegallalang Kapten Arh. Pande Made Sudarta menyampaikan, pembukaan akses jalan ini merupakan usulan dari warga setempat terutama warga Banjar Tingkub dengan 25 KK yang selama ini kesulitan melakukan aktivitas di luar banjar. ‘’Warga Banjar Tingkub sebagian besar termasuk KK miskin. Karena warga selama ini kesulitan untuk mendistribusikan hasil panennya ke pasar. Jalan yang dilalui cukup sempit dan terjal,’’ jelasnya. Selain untuk akses ekonomi, pembukaan jalan ini mendesak dilakukan untuk kepentingan kegiatan adat. Dikatakan di lokasi tersebut terdapat Pura Beji, di mana upacara keagamaan di pura tersebut dilangsungkan tiap enam bulan sekali. ‘’Nah, setiap perayaan di sana melibatkan ratusan krama. Jadi akses ini sangat dibutuhkan untuk lalu lintas setiap upacara,’’ katanya. (kmb35) Bali Post/nik

PENGECEKAN - Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat saat melakukan pengecekan jalur TMMD di Desa Pupuan, Tegallalang.

Wabup Kembali Perintahkan Satpol PP Tutup Toko Modern Bodong

Gianyar (Bali Post) -

Dalam arahannya saat apel kemarin, pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini mengaku gerah dengan bawahannya yang lamban melakukan penertiban. Apalagi ia sudah memberikan perintah tertulis per 30 Mei 2017

lalu. Jajaran Satpol PP pun kembali diintruksikan untuk segera menutup toko modern dan tower bodong yang masih beroperasi. ‘’Toko modern dan towertower tak berizin, dua hal ini menyangkut hajat hidup

orang banyak. Untuk itu saya dan Bapak Bupati menugaskan kepada Kepala Satpol PP agar menata toko modern dan tower yang ilegal. Bila kata menata belum jelas, maka menutup yang saya maksudkan,’’ tegas Wabup

Mahayastra yang disambut tepuk tangan para peserta apel. Mahayastra juga menegaskan, bahwa Pemkab Gianyar tidak bisa mengeluarkan izin untuk toko modern ilegal. Meski saat ini permohonan izin menumpuk, namun pihaknya tetap tidak akan mengeluarkan izin. Hal ini dilakukan karena menghormati keinginan masyarakat kecil yang terancam dengan menjamurnya toko modern berjaringan. ‘’Seingat saya, saya belum pernah merekomendasikan satu pun izin toko modern, semenjak saya bisa memantau langsung terkait dengan perizinan yang ada di Kabupaten Gianyar. Di samping itu, desakan masyarakat sangat besar, makanya ini harus segera dieksekusi,’’ tegas pejabat asal Payangan ini. Pada kesempatan tersebut, Wabup Mahayastra juga menyampaikan agar para pegawai tidak terlena dengan peraihan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2016, yang merupakan opini WTP ketiga kalinya dari BPK-RI. Para pegawai justru harus berupaya memperbaiki kele-

Gianyar (Bali Post) Sejumlah orangtua siswa mulai mengeluhkan jalur bina lingkungan pascapengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sabtu (1/7). Jalur ini diperkirakan masih menjadi jalur tikus alias rawan penyimpangan. Orangtua yang memiliki modal untuk meloloskan anaknya masuk sekolah fa-

vorit diduga memanfaatkan jalur bina lingkungan. Putu Intan, salah satu wali siswa menyatakan kekecewaannya pascapengumuman PPDB. Sebab adiknya tidak bisa diterima di SMPN 1 Sukawati. Ia pun meragukan keabsahan jalur bina lingkungan. ‘’Rumah saya di belakang sekolah. Saya yakin dapat

lewat jalur bina lingkungan. Tapi saat pengumuman kaget, kok siswa yang rumahnya jauh dapat, adik saya tidak,’’ ungkapnya. Kekecewaannya semakin memuncak ketika ia melihat nilai sejumlah siswa yang diterima pada jalur bina lingkungan lebih rendah dari nilai adiknya. ‘’Adik saya nilainya 273,5 pakai jalur lingkungan tapi tidak dapat. Setelah saya cek, yang dapat nemnya jauh lebih kecil,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala SMPN Sukawati Komang Jati mengaku ada 81 orang siswa yang melamar melalui jalur bina lingkungan di sekolahnya. Namun pihaknya hanya memiliki kuota untuk 19 siswa. ‘’Hasil ini sudah kami rembugkan dengan komite

bendesa, perbekel dan klian. Jadi hanya 19 siswa yang diterima sesuai kuota,’’ tegasnya. Disingung terkait alasan memilih 19 siswa itu dari 81 pelamar, pihaknya pun mengaku masih mempertimbangkan Nilai Ujian Nasional (NUN) guna memenuhi kuota yang ada. ‘’Salah satu pertimbangannya NUN, tapi ada juga yang kami pertimbangkan karena memang terdekat misal lingkungan banjar di sekolah kami atau kondisi ekonomi keluarga yang bersangkutan,’’ katanya. Jati mengakui jalur bina lingkungan rentan menuai keluhan dari orangtua siswa. Pihaknya pun mengaku sangat hati-hati dalam melakukan seleksi. Bahkan pihaknya mewanti-wanti

Masih maraknya toko modern berjaringan dan menara telekomunikasi atau tower tak berizin alias bodong yang beroperasi di Kabupaten Gianyar, membuat Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra geram. Mahayastra kembali memerintahkan Satpol PP Gianyar untuk segera melakukan penutupan terhadap toko modern dan tower bodong. Hal ini diungkapkan saat apel perdana pascalibur panjang, di halaman Kantor Bupati Gianyar, Senin (3/7) kemarin. Bali Post/nik

BERSALAMAN - Made Mahayastra didampingi Anak Agung Mayun bersalaman dengan Sekretaris DPC PDI-P Gianyar Wayan Tagel Winarta di sela-sela pengambilan formulir pendaftaran calon, Senin (3/7) kemarin.

Paket Aman Ambil Formulir Pendaftaran

Gianyar (Bali Post) Proses penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar di PDI-P mulai bergulir. Senin (3/7) kemarin Made Mahayastra dan Anak Agung Mayun atau paket Aman mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wabup di kantor DPC PDI-P Gianyar. Menariknya, sebelum ke kantor DPC paket Aman berkumpul di Kecamatan Sukawati yang merupakan daerah asal Nyoman Parta. Paket Aman juga diantar ratusan klian dinas dan adat se-Kecamatan Sukawati. Sebelum berangkat, paket Aman dan pendukungnya berkumpul di warung Ulam-Ulam. Mahayastra mengakui sengaja unjuk gigi di Sukawati lantaran pentingnya memenangkan suara di kecamatan ini. Menurutnya, Sukawati adalah penentu kemenangan dalam Pilbup Gianyar karena basis massanya yang terbesar. Maka dari itu, pihaknya merasa perlu mengamankan suara pemilih di kawasan ini. Gerakan tersebut juga diakuinya untuk menjaga dukungan kader tetap solid pascamunculnya nama Nyoman Parta dalam bursa Pilbup. ‘’Intinya, yang bisa memenangkan Sukawati, bisa memenangkan Gianyar,’’ tegas Ketua DPC PDI-P Gianyar ini. Untuk diketahui, Mahayastra mengambil formulir pendaftaran melalui PAC Blahbatuh. Sedangkan Agung Mayun mengambil formulir melalui jalur PAC Gianyar. Mahayastra menyebut sah-sah saja jika mengambil formulir pendaftaran lewat PAC mana pun di Gianyar. Lebih lanjut dia mengungkapkan, meskipun pihaknya telah meraih dukungan tujuh PAC di Kabupaten Gianyar, namun pihaknya tetap menghormati mekanisme partai. Pihaknya tetap mengikuti mekanisme penjaringan bakal calon. Untuk rekomendasi, dia menyebut akan dikeluarkan Agustus mendatang. Setelah mengambil formulir, tahapan selanjutnya adalah menyerahkan kembali formulir atau resmi mendaftar di DPC. Soal kapan paket Aman mendaftar, Mahayastra mengaku akan mencari hari baik terlebih dahulu. Di sisi lain sejumlah PAC telah menggelar rapat untuk menentukan arah dukungan. PAC PDI-P Gianyar menggelar rapat kemarin. Menurut Ketua PAC Alit Sutarya, hasil rapat tersebut pihaknya mendukung penuh paket Aman. Hal senada juga diungkapkan Ketua PAC Blahbatuh Putu Aryawan. Dia menyebut, pada rapat yang digelar Minggu (2/7), PAC Blahbatuh juga mengusung paket Aman. (kmb25)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056

Koramil Tegallalang - 974792

DPRD - 943144

Koramil Tampaksiring - 901601

BPBD - 7844717/7844718

Koramil Sukawati - 297564

PMK - 943113

Koramil Ubud - 975314

Kantor Satpol PP - 944436

Koramil Payangan - 974793

RSUD Sanjiwani - 943020

Siaga Lantas/

PDAM - 944225/943233

TMC Gianyar - 945820

KPA Gianyar - 942184

Polsek Gianyar - 944510

PMI Gianyar - 8958414

Polsek Blahbatuh - 941165

KONI Gianyar - 947261

Polsek Tampsiring - 901110

BNN Kab. Gyr. - 946122

Polsek Tegallalang - 901575

PLN - 947166

Polsek Sukawati - 298723

Kodim 1616 Gyr - 943069

Polsek Ubud - 975316

Koramil Gianyar - 942289

Polsek Payangan -974794

Koramil Blahbatuh -

Unit Kesehatan Matra -

941167

972913

Bali Post/nik

MENGINSTRUKSIKAN - Apel awal bulan Pemkab Gianyar, Senin (3/7) kemarin. Di apel tersebut, Wakil Bupati Mahayastra menginstruksikan Kepala Satpol PP Cokorda Gde Agusnawa menutup toko modern ilegal.

mahan dan kekurangan yang menjadi catatan dari BPK untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ‘’Saya minta kepada seluruh OPD agar melaksanakan program dan kegiatan yang telah tertuang dalam DPA (Dokumen Pelaksana Anggaran-red) masing-asing sehingga serapan anggaran dapat terlaksana baik,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gede Agusnawa mengatakan, setelah mendapat instruksi langsung dari Wabup Mahayastra, pihaknya langsung terjun ke lapangan melakukan penertiban. ‘’Usai apel, jajaran langsung turun melakukan penertiban toko modern berjaringan bodong di seputaran Ubud dan Blahbatuh,’’ katanya. Tokoh Puri Peliatan Ubud ini menjelaskan, dalam sidak kemarin pihaknya menjatuhkan SP 1 terhadap tiga toko modern berjaringan. Pihaknya juga menjatuhkan SP 2 terhadap toko modern yang sebelumnya terjaring dalam sidak. ‘’Sesuai mekanisme, tunggu lagi seminggu. Setelah itu sesuai arahan pimpinan, kami akan melakukan penutupan,’’ tegasnya. (kmb35)

kepada penanggung jawab lingkungan dalam hal ini perbekel, bendesa dan para kepala dusun agar menentukan calon siswa yang lolos dengan sebaik mungkin. Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Gianyar Made Suradnya, Senin (3/7) kemarin mengakui sampai saat ini jalur bina lingkungan kerap membingungkan orangtua siswa. Suradnya kembali mengingatkan bahwa jalur bina lingkungan tersebut diserahkan ke sekolah masing-masing yang kemudian diteruskan ke penanggung jawab lingkungan meliputi perbekel dan bendesa hingga klian. ‘’Jalur ini kami serahkan ke sekolah untuk dibicarakan kesepakatan di lingkungan masing-masing,’’ katanya. (kmb35)

Ortu Siswa Keluhkan Jalur Bina Lingkungan

Cemburu, Remaja Curi Hp Pacar

Gianyar (Bali Post) Gusti Putu Eka (46) melaporkan aksi pencurian hp yang terjadi di rumahnya di Banjar Tengah, Desa Blahbatuh, Minggu (2/7) sore. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya mengetahui hp tersebut dicuri remaja berinisial MZ. Pelaku tak lain adalah pacar dari putri Gusti Putu Eka. Informasi dihimpun, awalnnya Gusti Putu Eka menerima pengaduan kehilangan hp dari putrinya, I Gusti Ayu Eka Diah Savitri. Menurut keterangan gadis 18 tahun itu, hp senilai Rp 1,7 juta tersebut sempat ditaruh di atas kasur lalu hilang. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Mapolsek Blahbatuh. ‘’Dalam laporannya, korban Gusti Putu Eka mengaku merasa curiga dengan seorang pria berinisial MZ yang selama ini sering berkunjung ke rumahnya,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh AKP I.B. Dana Ginawa saat dikonfirmasi, Senin (3/7) kemarin. Menerima laporan ini, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mencari orang yang dicurigai sebagai pelaku. Akhirnya MZ ditemukan di jalan Pasung Grigis, Gianyar pada Minggu malam, sekitar pukul 19.00 Wita. ‘’Nah pada saat kami melakukan penggeledahan, yang bersangkutan masih membawa barang bukti hp yang dilaporkan hilang oleh korban,’’ ucapnya. Berdasarkan hasil interogasi di Mapolsek Blahbatuh, MZ mengakui datang ke rumah korban pada Sabtu (1/7). Namun kedatangannya untuk bertemu Ayu Eka itu berujung cekcok. MZ sempat merusak sepeda motor Honda Beat DK 4617 LY milik korban. Selain itu, MZ juga mengakui perbuatannya mengambil hp korban. Namun ia beralasan melakukan aksi tersebut lantaran cemburu. ‘’ Maunya MZ mengambil hp itu untuk mencari tahu siapa pria lain yang kini dekat dengan putri korban,’’ kata Dana Ginawa. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim menambahkan, pihaknya sedang berupaya melakukan mediasi kasus ini, karena dari hasil penyelidikan tidak ada unsur pencurian. ‘’Rencananya kasus ini akan kita mediasi, karena ini kenakalan remaja belum sampai pada pencurian,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

PENGUMUMAN - Puluhan warga saat melihat pengumuman PPDB di SMPN 1 Sukawati.


KLUNGKUNG

10

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Bali Post/ist

SIDAK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melakukan sidak pegawai ke sejumlah OPD di Lingkungkan Sekretariat Daerah Kantor Bupati Klungkung, Senin (3/7) kemarin.

Pascalibur Lebaran

Bupati Suwirta Lakukan Sidak Pegawai ke Sejumlah OPD PASCALIBUR panjang terkait hari raya Lebaran, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung melakukan sidak ke ruang kerja pegawai di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungkan Sekretariat Daerah Kantor Bupati Klungkung, Senin (3/7) kemarin. Dalam sidak yang dilakukan, Bupati Suwirta mengunjungi satu per satu ruang kerja pegawai yang dimulai dari Bagian Ekonomi, Hukum dan HAM. Di ruangan tersebut, Bupati langsung melakukan pengecekan terhadap jumlah pegawai yang masuk hari pertama pascalibur panjang. Selain pegawai, ia juga mengecek peralatan seperti komputer dan fasilitas lainnya agar bisa nantinya dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dalam sidak itu, hanya satu pegawai yang tidak masuk karena sakit. Setelah itu, Bupati melanjutkan sidak ke Kantor Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Bagian Pemerintahan dan Bagian Organisasi. Di sini terlihat para pegawai banyak yang masuk. Bupati meminta agar semua pegawai di hari pertama kerja pascalibur panjang bisa memaksimalkan tugas-tugas yang ada di kantor dengan baik. Terutama hal yang paling penting peralatan yang harus bisa dioptimalkan dengan baik. Tak berhenti sampai di situ, pejabat asal Ceningan, Nusa Penida ini bergeser mengunjungi unit kerja Pelayanan KIR di Dinas Perhubungan Klungkung. Di kantor ini terpantau bersih, hanya saja masih kurangnya pendingin ruangan. Melihat hal tersebut, Bupati langsung memerintahkan agar dinas terkait memasang pendingin ruangan serta koran sebagai bahan informasi ketika masyarakat berkunjung. Bupati Suwirta menambahkan setelah libur panjang selama 10 hari harus ada yang dipikirkan dan dilakukan. Untuk itu, nantinya semua pegawai bisa bekerja lebih efektif. Jadi evaluasi pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Sementara untuk Dinas KIR, ia memerintahkan supaya segera pasang pendingin ruangan agar masyarakat yang berkunjung bisa lebih nyaman saat memasuki ruangan. “Dengan spirit Gema Santi, mari bersama-sama bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing. Kerjakan tugastugas ini dengan baik dan bersihkan ruangan setelah lama libur. Hal ini dilakukan agar bisa bekerja lebih nyaman,” tegas Suwirta. (ad200)

Bali Post/kmb41

CEK - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek kondisi IPAL di kawasan pemindangan ikan tongkol Desa Kusamba, Dawan, Senin (3/7) kemarin.

Tak Diolah, Limbah Pemindangan Ikan Dikeluhkan Nelayan Bupati Sebut IPAL Segera Dioperasikan

Semarapura (Bali Post) Sejumlah nelayan dan warga di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, mengeluhkan limbah pemindangan yang tak diolah. Limbah pemindangan ikan tongkol ini langsung dibuang ke laut, sehingga memicu terjadinya pencemaran, baik udara maupun air laut. Atas kondisi ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pun menyebut IPAL yang selama ini tidak dioperasikan karena terkendala biaya listrik yang tinggi akan segera difungsikan. Salah seorang nelayan, Senin (3/7) kemarin mengaku sangat menyayangkan bahwa

limbah pemindangan itu tidak diolah dengan baik. Sebab, jika hal ini terus dibiarkan, maka pencemaran air laut akan semakin parah. “Warga dan nelayan di sini sering mengeluhkan polusi limbah pemindangan yang dibuang langsung ke laut tanpa proses pengolahan. Jika terus begini, tak hanya warga yang akan merasakan dampaknya, tapi juga ekosistem di laut ikut rusak,” katanya sembari tak mau namanya dikorankan. Menanggapi hal itu, Bupati Suwirta yang langsung meninjau kondisi IPAL di Gunaksa juga terlihat sangat kecewa. Apalagi dalam kunjungannya

itu ia mengeluhkan kurang tanggapnya instansi terkait dalam proses penganggaran biaya listrik. Padahal dirinya sudah memerintahkan untuk mengoperasikan IPAL tersebut sejak tahun 2016 lalu. Akibatnya masyarakat setempat dan nelayan sering mengeluhkan polusi yang diakibatkan oleh limbah pemindangan yang dibuang langsung ke laut tanpa proses pengolahan. “IPAL ini harus segera beroperasi, anggarkan pada anggaran perubahan sekarang. Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus menerus, maka kasihan masyarakat sekitar dan para nelayan

yang paling merasakan dari dampak polusi limbah pemindangan ini,” tegas Bupati Suwirta. Sementara itu, Kepala Bidang di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung Tirtayasa menambahkan pengoperasian IPAL selama ini masih terkendala tingginya biaya konsumsi listrik. Kata dia, dibutuhkan biaya sekitar Rp 9 juta sampai dengan Rp 11 juta per bulan untuk mengoperasikan IPAL bantuan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan ini. “Anggaran dinas memang terbatas. Namun, kita optimis bulan depan IPAL akan

bisa beroperasi karena sudah dianggarkan pada anggaran perubahan yang sedang dibahas bulan ini,” katanya. Perlu diketahui, IPAL pemindangan ikan ini merupakan bantuan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan tahun 2013 dengan nilai Rp 800 juta. Namun, ternyata IPAL tersebut hanya beroperasi selama sebulan atau saat masa uji coba saja. Hal ini dikarenakan biaya operasional IPAL tersebut relatif tinggi. Masyarakat setempat yang mengelola usaha pemindangan tersebut mengaku cukup berat jika terus-menerus seperti itu. (kmb41)

Gorok Leher Sendiri, Guru SD Tewas di Kamar Mandi

Semarapura (Bali Post) -

Warga di seputaran Banjar Tengah, Gunaksa, Klungkung, Senin (3/7) kemarin dikejutkan dengan adanya kasus dugaan bunuh diri. Ni Nengah Sri Arini (55), guru SDN 3 Gunaksa, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi. Kuat dugaan korban bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri. Belum diketahui pasti motif dari kejadian ini. Penyidik Polsek Dawan masih mendalami kasusnya.

Bali Post/kmb41

LANSIA - Sejumlah lansia saat melakukan olahraga di lapangan belum lama ini.

Tetap Perhatikan Kesejahteraan Lansia Semarapura (Bali Post)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung, dalam hal ini Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung tetap akan memperhatikan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) di Klungkung. Mengingat perjuangan yang dilakukan para lansia selama ini cukup besar. Hal ini diungkapkan Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana, belum lama ini. Anom Adnyana mengatakan hidup bermartabat di usia senja memiliki makna bahwa negara memiliki perhatian tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat lansia. Berpihak kepada hak-hak dan pemenuhan kebutuhan lansia serta menjamin peningkatan aktualisasi diri dan peran sosial masyarakat. Dengan memperingati hari lansia memiliki tujuan untuk mewujudkan para lansia yang sehat, bahagia dan sejahtera. “Kita harap kepedulian pemerintah terhadap kesejahtraan lansia di Klungkung. Selain pemerintah, pihak swasta, organisasi sosial atau LSM, masyarakat, keluarga juga mesti memperhatikan para lansia,” ungkapnya. Anom Adnyana juga berharap ke depannya pemerintah tetap bisa terus meningkatkan komunikasi, kebersamaan di antara lansia dari pemerintah dan berbagai perhimpunan. “Dapat memfasilitasi lansia untuk melaksanakan kegiatan yang menyehatkan, maka pemerintah bisa berkompeten untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas kepada lansia. Dengan begitu ke depannya, kesejahteraan para lansia di Klungkung bisa terus diperhatikan,” katanya. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menambahkan para lansia harus benar-benar mendapatkan perhatian, baik dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah desa serta pemerintah di kabupaten. “Harus ada edukasi kepada masyarakat tentang cara merawat, mengajak, dan membina para lansia,” katanya. (kmb41)

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, I Ketut Rasna, sekitar pukul 07.00 Wita. Sebelumnya, saksi ini curiga akan keberadaan korban ketika tidak dilihatnya setelah pulang dari Pasar Gunaksa. Saksi pun mencari korban ke Pasar Gunaksa, namun tidak ditemukan. Saksi kembali dan mencarinya di sekitar rumah. Setelah dicek di kamar mandi, saksi pun kaget bukan main. Ia melihat istrinya sudah terkapar dan bersimbah darah di sana. Mengetahui hal itu, saksi pun memberitahukannya kepada kakak korban dan dilanjutkan dengan melaporkan kejadian itu ke Polsek Dawan. “Anggota kami langsung meluncur ke TKP. Tiba di TKP, korban masih berada di kamar mandi. Kami pun langsung melakukan olah TKP dan langsung mengevakuasi korban karena sudah tak bernyawa,”

kata Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana, kemarin. Ia mengatakan belum mengetahui pasti motif korban bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri. Pihaknya masih menunggu keterangan dari suami korban yang hingga saat ini masih shock. “Karena suaminya sangat shock, maka pemeriksaannya ditunda dulu. Kalau sudah stabil, nanti kami akan memeriksanya. Dugaan sementara, korban bunuh diri,” jelasnya saat ditemui di TKP. Sementara itu, dokter yang bertugas di kamar jenazah RSUD Klungkung Made Batu Bulan mengatakan jenazah korban tiba pukul 09.20 Wita. Berdasarkan informasi dari dokter puskesmas yang mengantar korban, saat ditemukan di kamar mandi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Hasil pemeriksaan luar, hanya terdapat luka goresan di bagian leher depan dengan lebar sekitar 5 cm. Penyebab

Bali Post/kmb41

PERIKSA - Petugas medis saat memeriksa jenazah Ni Nengah Sri Arini, korban yang diduga bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri, Senin (3/7) kemarin. meninggalnya korban lantaran kekurangan darah,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, pihak kelurga menolak jika jenazah korban diautopsi. “Pihak keluarga memang menolak diautopsi. Kalau polisi menemukan kejanggalan dari kematian korban, kemungkinan hal itu (autopsi - red) dilakukan. Karena menolak, jenazah korban pun sudah dipulangkan ke rumah duka,” pungkasnya. Sementara salah satu sau-

dara ipar korban, Nyoman Sujana, mengaku ia mengetahui kejadian ini dari salah satu keluarganya. Mengingat tinggalnya di Denpasar, tentunya ia mendapat kabar dari keluarganya. “Setelah menerima kabar duka ini, saya langsung meluncur ke sini (rumah duka). Jadi, saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa. Begitu juga motifnya apa, saya tidak tahu,” tuturnya saat ditemui di rumah duka. Di lain pihak, Bendasa Adat

Gunaksa I Wayan Mardana saat ditemui di RSUD Klungkung mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui pasti apa pangkal permasalahannya sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya itu. “Saya tidak tahun kenapa korban nekat melakukan hal itu,” ungkapnya sembari menjelaskan kalau korban memiliki tiga anak, yakni Ni Putu Eka Krisna Yanti, Ni Made Ayu Sutrisna Dewi, I Komang Oka Ari Gunadnya. (kmb41)

Peringati HUT Ke-71 Bhayangkara

Satreskoba Polres Gelar Syukuran

Bali Post/kmb41

POTONG TUMPENG - Kasat Reskoba Polres Klungkung AKP I Gede Sudyatmaja S.H., M.H. saat memotong tumpeng dalam acara syukuran serangkaian HUT ke-71 Bhayangkara, Senin (3/7) kemarin.

Semarapura (Bali Post) Serangkaian memperingati HUT ke-71 Bhayangkara, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Klungkung menggelar acara syukuran, Senin (3/7) kemarin. Syukuran ini dipimpin langsung Kasat Reskoba Polres Klungkung AKP I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H. ditandai dengan pemotongan tumpeng. Acara ini dihadiri seluruh anggota Reskoba. Kasat Sudyatmaja mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggotanya yang selama ini sudah melakukan kinerja yang baik. Hal itu dilihat dari pengungkapan dan penangkapan jaringan narkoba dengan enam tersangka. “Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya. Saya harap, ke depannya akan lebih baik lagi,”

harapnya. Tak hanya itu, perwira ini juga berterima kasih kepada media yang turut hadir dalam acara syukuran tersebut. Ia menambahkan selama ini media, baik cetak, elektronik dan online telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas yang dilakukan, khususnya di Satuan Narkoba Polres Klungkung. “Sejauh ini, kerja sama kita bisa berjalan sesuai dengan harapan,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, khusus untuk semua anggotanya agar menunjukkan kinerja yang lebih baik dan bisa memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Diharapkan ke depannya pelayan yang diberikan bisa lebih baik lagi. (kmb41)


BULELENG

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

11

Dewan Sambut Positif Pendirian SMPN 8 Singaraja

Bali Post/dok

Gede Supriatna

Singaraja (Bali Post) – Langkah cepat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) membuka SMPN 8 Singaraja mendapat respons positif pimpinan DPRD Buleleng. Penambahan sekolah baru utamanya di Kecamatan Buleleng ini dinilai dapat mengatasi angka drop out (DO) pada tahun ajaran 2017/2018. Selain itu, penambahan sekolah baru ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendekatkan akses pendidikan yang tidak terpaku di perkotaan saja, tetapi menyebar ke desa-desa. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, ketika ditemui di ruang kerjanya Senin (3/7) kemarin.

Lebih jauh, Supriatna mengatakan, perkembangan penduduk harus diimbangi dengan pendekatan pelayanan vital. Salah satunya fasilitas pendidikan perlu terus ditambah, sehingga semua wilayah terutama di desa memiliki sekolah. Dengan meratanya akses pendidikan di daerahnya, dia optimis dapat mengatasi masalah siswa yang DO setiap tahun ajaran baru. Seperti tahun ajaran 2017/2018, dipastikan akan ada siswa yang tidak melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Untuk itu, upaya Disdikpora yang telah membuka SMPN 8 Singaraja dengan meminjam gedung SDN 4 Kalibukbuk akan mengatasi munculnya anak-anak yang terancam DO. Selain itu, perkembangan wilayah terutama di Desa Kalibukbuk, Anturan, Tukadmungga, dan Desa Pemaron (Kecamatan Buleleng) ke depan, akan semakin pesat, sehingga sekolah yang baru itu akan sangat dibutuhkan dan sasaran akhir hak anak-anak mendapatkan pendidikan akan terpenuhi dengan optimal. “Saya kira, Komisi IV dan Disdikpora sudah mengambil langkah cepat dan pembukaan SMPN 8 Singaraja itu sangat tepat dan ke depan akses pendidikan

di daerah kita semakin dekat dengan wilayah terutama di desa-desa,” tegasnya. Sementara itu, 152 tamatan SD dari empat desa bertetangga di Kecamatan Buleleng mendaftar di SMPN 8 Singaraja. Calon siswa itu berasal dari Desa Kalibukbuk, Anturan, Tukadmungga, dan Desa Pemaron ini semula terancam tidak dapat sekolah akibat kebijakan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Beruntung, DPRD dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kemudian menyepakati membuka SMPN 8 dengan meminjam gedung SDN 4 Kalibukbuk. Sejak diputuskan membuka sekolah baru, Disdikpora menunjuk Pengawas SMP Kabupaten Buleleng, I Gede Duniawan, sebagai Plt. Kepala SMPN 8 Singaraja. Tahap awal, SMPN 8 hanya membuka empat ruang kelas belajar, dengan jumlah murid per kelas sebanyak 32 orang. Untuk memastikan seluruh siswa semula terancam drop out (DO) dari keempat desa, SMPN 8 Singaraja melibatkan perbekel dari keempat desa bertetangga. Perbekel dari keempat desa itu memastikan siswa yang tidak dapat sekolah, dan merekomendasikan ke SMPN 8. (kmb38)

Bali Post/sos

SIDAK - Wabup Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, didampingi Sekda Dewa Ketut Puspaka sidak di Badan Keuangan Daerah, Senin (3/7) kemarin.

Hari Pertama Kerja, OPD Disidak

Singaraja (Bali Post) Usai libur Panjang serangkaian hari raya Idul Fitri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Buleleng yang bergelut dengan pelayanan publik disidak Wabup dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Senin (3/7) kemarin. Tak hanya itu, pada apel bersama yang dipimpin Sekda Dewa Ketut Puspaka juga dilakukan absensi pegawai. Berdasarkan laporan yang dilakukan setiap Bagian, hampir semua pegawai masuk pada hari pertama kerja ini. Yang tidak hadir sudah didasari keterangan yang jelas. “Kita lihat hampir semua masuk kerja hari ini, walaupun ada beberapa yang izin kita masih bisa terima

karena mereka memiliki alasan yang masuk akal. Namun, kami tidak akan memberikan toleransi bagi pegawai yang malas. Kita bekerja sama dengan Inspektorat untuk melakukan absensi dan mengecek siapa yang tidak masuk tanpa alasan,” tegas Dewa Puspaka.

Sementara itu, Wabup Sutjidra yang juga didampingi Dewa Puspaka melakukan sidak ke beberapa kantor pelayanan publik, seperti Badan Keuangan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kantor Camat Buleleng, serta

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Saat itu, pelayanan dan kehadiran pegawai menjadi perhatian utama. Hasilnya, tak ditemukan adanya pelanggaran. “Di lima instansi ini rawan. Tapi dari kesan masyarakat yang saya tanya semuanya merespons positif. Untuk tempat atau instansi lain, tentunya Inspektorat sudah disebar dan akan ada sanksi untuk pegawai yang tidak hadir ataupun melanggar aturan,” kata Sutjidra. (kmb45)

Pemkab Diduga Tak Lunasi Utang

Pemilik Toko Serba Jaya Mengadu ke Dewan

Bali Post/sos

CENGKEH - Petani cengkeh di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar panen cengkeh. Jika dibandingkan musim lalu, kini produksinya turun drastis.

Musim Hujan Berkepanjangan

Produksi Cengkeh Anjlok hingga 70 Persen Singaraja (Bali Post) Produksi cengkeh di Kabupaten Buleleng pada musim panen tahun ini turun signifikan. Hal tersebut salah satunya sebagai dampak musim hujan yang berkepanjangan. Salah seorang petani di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Nyoman Rauh, menuturkan, musim ini nyaris tidak ada pohon cengkeh yang berbunga. Yang tumbuh hanya daun. Berbeda dengan sebelumnya yang sangat berlimpah. Kondisi tersebut disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu cukup lama. “Musim hujan terlalu lama. Cengkeh tidak bisa berbunga. Yang ada hanya tumbuh daun. Produksi turun drastis,” tuturnya Senin (3/7) kemarin. Produksi yang demikian, tak hanya menyebabkan petani, terutama penggarap gigit jari. Namun, warga yang berprofesi sebagai tengkulak maupun pemetik juga tak bisa bekerja. “Kalau saat panen raya, tengkulak banyak yang berkeliaran. Sekarang, hampir tidak ada. Sangat sepi,” tuturnya. Selain itu, sebut dia, kuali-

tas cengkeh musim ini juga kurang bagus. Perbandingan dari mentah dan kering tidak lagi bisa seperti musim lalu, yakni 3:1. Itu disebabkan kadar air yang berlebihan. “Sekarang kadar airnya banyak. Jadinya perbandingan mentah dan kering tak lagi seperti dulu,” sebutnya. Harga cengkeh saat ini tergolong mahal, di atas Rp 100 ribu per kilogram. Panen yang anjlok, secara otomatis membuat petani tak bisa banyak menikmati kabar gembira itu. “Kalau harga lumayan mahal. Tapi produksi cengkeh seperti ini,” imbuh petani dua anak ini. Hal serupa juga dirasakan petani Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Made Sukarsa. Diceritakan, jika musim mendukung, bulan ini panen cengkeh sudah cukup banyak dan berlangsung hingga Oktober.

Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Nyoman Swatantra, mengakui produksi komoditas unggulan daerah itu turun drastis. Meski belum melakukan pendataan, sesuai laporan beberapa PPL, jumlahnya kisaran 70 persen. “Kalau menghitung, kami belum. Tapi kalau dilihat kondisi di lapangan dan juga laporan PPL, memang produksinya tak seperti tahun lalu,” ungkapnya. Selain musim, produksi juga dipengaruhi oleh cara pemetikan pada panen sebelumnya, di samping pemeliharaan yang kurang maksimal. “Saat panen, daun pada pangkal bunga banyak yang rontok. Itu memengaruhi pertumbuhan bunga. Semestinya harus lebih diperhatikan. Petik bunganya saja. Pemeliharaan juga harus lebih maksimal,” tandasnya. (kmb45)

Produksi Cengkeh Kabupaten Buleleng Tiga Tahun Terakhir Tahun 2014 2015 2016

Luas Lahan

7.857 hektar 7.075 hektar 7.753 hektar

Produksi 5.270 ton 4.907 ton 8.510 ton

Singaraja (Bali Post) – DPRD Buleleng menerima surat pengaduan pemilik Toko Serba Jaya Singaraja, Nyoman Suhendra Tanaya, terkait pengadaan barang dan jasa tahun 2011 dan 2012 oleh Pemkab Buleleng. Pemkab disebut belum melunasi pembelian alat tulis kantor (ATK), beberapa jenis produk mebel dan peralatan elektronik, yang nilainya sekitar Rp 1,3 miliar. Lantaran tidak dilunasi, masalah ini diadukan ke DPRD Buleleng dan dilengkapi rincian utang. Menyusul pengaduan melalui surat tertanggal 17 Mei 2017 itu, Suhendra meminta agar dewan memfasilitasi terkait utang yang belum dulunasi pemkab. Surat itu ditujukan kepada pimpinan dewan dan semua pimpinan komisi di DPRD Buleleng. Sesuai surat tersebut, beberapa instansi pemerintah tahun anggaran 2011 dan 2012 membeli barang di toko milik

Suhendra. Instansi tersebut yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah. Sekarang instansi ini telah diubah menjadi Bagian Umum dan Perawatan. Sedangkan, bidang Aset Daerah bergabung dalam Badan Keuangan Daerah (BKD). Mendapat pesanan itu, Suhendra kemudian memasok barang tersebut. Setelah berlangsung lima tahun, pembelian barang tersebut belum dilunasi. Menanggapi surat pengaduan tersebut, Senin (3/7) kemarin, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng menggelar rapat internal. Sedianya, rapat ini akan menghadirkan pemilik Toko Serba Jaya, tetapi karena yang bersangkutan tidak hadir, rapat hanya diikuti oleh anggota Banggar. Dua orang wakil ketua dewan yakni Ketut Susila Umbara dan Ketut Wirsana memimpin rapat tersebut.

Sementara anggota yang hadir Putu Mangku Budiasa, Putu Tirta Adnyana, Wayan Teran, dan Gede Suradnya. Ketut Susila Umbara usai rapat menegaskan, untuk sementara pihaknya belum mengambil keputusan atas pengaduan tersebut. Banggar masih mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak yakni pemilik Toko Serba Jaya dan instansi yang tercatat membeli barang-barang itu. “Tadi rapatnya memutuskan untuk mengumpulkan keterangan dari para pihak. Kami belum tahu seperti apa masalah yang terjadi. Hanya dari surat ini pemkab ngutang pengadaan barang dan jasa dalam dua tahun anggaran senilai sekitar Rp 1,3 miliar. Ini akan kita pelajari dulu,” katanya. Hal senada diungkapkan anggota Banggar Putu Mangku Budiasa. Dikatakan, setelah menerima surat pengaduan

itu, dirinya mengaku heran pemkab tersangkut utang. Dia tidak tahu persis seperti apa duduk persoalannya. Jika benar terjadi, politisi PDI Perjuangan Buleleng ini menilai hal ini akan mencoreng citra pemerintah di mata publik. Jika pemkab memiliki bukti memang membeli barang atau jasa dengan bukti barang yang dipesan masih ada sampai sekarang, tentu saja pemerintah harus melunasi sesuai kesepakatan. “Kita akan panggil dulu instansi yang tercatat ngutang, apa benar membeli barang dan di mana barangnya sekarang. Kalau sudah dibayar, kita minta bukti ditunjukkan. Demikian juga pemilik toko akan kita panggil, sehingga akan ketemu di mana titik persoalan dan kita akan fasilitasi untuk menyelesaikan, karena sudah lewat lima tahun lebih pemkab ngutang ke rekanan,” jelasnya. (kmb38)

Pascalibur Lebaran, Pengurusan Administrasi Kependudukan Normal

Singaraja (Bali Post) Pascalibur Lebaran, pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng kembali dibuka Senin (3/7) kemarin. Meski demikian, jumlah masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan tergolong normal. Berdasarkan pantauan, masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan hingga pukul 09.00 masih tergolong lengang. Nomor antrean yang tersedia juga masin tersisa. Tak muncul kesan krodit. Kepala Disdukcapil Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, menyebutkan pascalibur panjang, masyarakat yang mengurus administrasi kepen-

Bali Post/sos

NORMAL - Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Buleleng, normal, Senin (3/7) kemarin. dudukan diperkirakan membeludak. Namun, realitasnya justru berjalan normal. “Kami juga memprediksi, karena libur lama, hari ini (kemarin -red)

masyarakat yang datang membeludak. Ternyata tidak. Masih tergolong normal,” jelasnya. Meski demikian, birokrat berparas ayu ini mengaku

tetap melakukan persiapan untuk mengantisipasi kekroditan, dengan menambah loket layanan. Selain itu, kinerja petugas yang ada juga semakin dimaksimalkan. “Kami sudah melakukan langkah antisipasi. Petugas juga harus sudah di kantor pukul 07.00 wita,” tegasnya. Suasana kantor pada pelayanan perdana Juli ini tampak jauh berbeda dengan mendekati libur panjang. Saat itu, nomor antrean yang mencapai 250 orang habis dalam waktu sekejap. Masyarakat juga sangat membeludak hingga memunculkan kesan krodit. “Mungkin saat itu karena berkaitan dengan PPDB. Banyak yang legalisir KK maupun lainnya,” tandasnya. (kmb45)


JEMBRANA

12 Kekurangan Siswa, SMP Negeri Buka Pendaftaran Ulang Negara (Bali Post) – Sejumlah SMP Negeri di Kabupaten Jembrana yang masih kekurangan murid membuka pendaftaran ulang. Syaratnya, sekolah diminta memprioritaskan siswa di wilayahnya yang terdekat. Dari informasi yang dihimpun, Senin (3/7) kemarin pascapengumuman sejumlah SMP Negeri yang kekurangan siswa seperti SMPN 6 Negara (Awen Lelateng) dan SMPN 3 Negara (Pendem) masih membuka pendaftaran. Hal tersebut dilakukan setelah ada restu dari dinas terkait. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Putu Eka Suarnama saat dikonfirmasi membenarkan adanya pendaftaran di sejumlah SMP Negeri yang kekurangan murid untuk memenuhi kuota. Tetapi, pihaknya menginstruksikan yang diutamakan adalah siswa yang tempat tinggalnya masih dekat dengan sekolah. “Setelah pengumuman kemarin, langsung dibuka lagi khusus SMP Negeri yang kekurangan siswa,” terang pejabat asal Melaya ini. Teknis penerimaan pendaftaran susulan ini, kata dia, pihaknya menyerahkan ke sekolah. Pihaknya hanya menekankan untuk mengutamakan siswa yang berada

di zonasi sekolah. Untuk siswa dari zonasi lain, dibolehkan apabila masih tersedia dengan seleksi nilai ujian nasional (NUN). Masih ada waktu hingga pendaftaran ulang hingga sebelum 10 Juli nanti. Sejatinya pihaknya sudah memetakan jumlah siswa SD dengan jumlah kuota SMP Negeri dan swasta sudah sesuai tiap zonasi. Pihaknya juga tetap menekankan tiap rombongan belajar (rombel) 32 siswa. “Dengan rombel 32 itu, semua SMP Negeri dan swasta sebenarnya mencukupi untuk menampung,” tambah Eka. Selain menambah waktu pendaftaran untuk SMPN kekurangan murid, Dinas juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Buleleng adanya sejumlah siswa di perbatasan yang tidak diterima SMP di sana. Sedikitnya 10 siswa dari Manggissari dan sekitarnya, tidak lulus seleksi PPDB di sekolah terdekat. “Kita koordinasikan agar bisa diterima di sana (Buleleng), karena lokasi SMP yang terdekat di sana,” tandasnya. Memang ada dua SMP Negeri di Pekutatan, tetapi lokasinya jauh dari tempat tinggal para siswa tersebut. Justru yang terdekat masuk wilayah Buleleng. (kmb26)

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Setubuhi ABG, Pemuda Putus Sekolah Diamankan

Negara (Bali Post) Seorang pemuda putus sekolah, AS (15), diamankan jajaran Polres Jembrana lantaran dilaporkan menyetubuhi seorang gadis di bawah umur. Korban berinisial MW (13), anak baru gede (ABG) yang baru lulus SD ini, disetubuhi berulang kali di sebuah kamar kos di Dauhwaru. Pelaku dan korban awalnya sudah berpacaran sejak 2016 lalu. Namun, hubungan mereka putus-nyambung. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana, Senin (3/7) kemarin mengatakan kejadian persetubuhan itu bermula pada Selasa (27/6) lalu sekitar pukul 22.00 Wita. Korban menghubungi pelaku melalui BBM dan meminta dijemput. Keesokan harinya, korban dijemput pelaku di gang rumahnya sekitar pukul 07.15 Wita. Selanjutnya pelaku mengajak korban ke sebuah kos yang diakuinya menyewa sehari. Tiba di kos, pelaku dan korban langsung masuk kamar. Pintu kamar pun dikunci oleh pelaku. Pelaku dan korban tiduran lalu bercumbu. Sekitar pukul 10.00 Wita, terjadilah persetubuhan pertama. Setelah puas, mereka istirahat sejenak. Pukul 14.00 Wita, mereka kembali melakukan adegan layaknya suami istri. Adegan layak sensor itu berlanjut hingga keesokan harinya. Selama satu hari satu malam bersama, mereka melakukan persetubuhan beberapa kali. Sebelum melakukan persetubuhan itu, pelaku sempat merayu korban dengan mengatakan cantik. Pelaku yang bekerja di tempat cuci kendaraan bermotor

ini juga mengaku siap bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu terhadap korban. “Dari keterangan mereka, keduanya sudah kenal sejak Juni 2016 dan berpacaran. Tetapi putus nyambung,” ujar AKP Sooai. Sementara itu, dari pengakuan pelaku, ia sudah berulangkali menyetubuhi korban. Saat pacaran tahun 2016, pelaku sempat mengambil foto korban dalam kondisi telanjang. Foto itulah yang digunakan untuk mengancam korban agar bisa menyetubuhinya. Kejadian ini akhirnya terbongkar oleh orangtua korban, setelah mengetahui korban tidak pulang semalaman. Pelaku mengaku menginap di kos di Jalan Jawa dengan menyewa sehari senilai Rp 25 ribu. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Jembrana pada Kamis (29/6) lalu. “Saat itu juga kami amankan pelaku,” terangnya. Tersangka dijerat Pasal 81 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah (PP) pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Pelaku persetubuhan anak di bawah umur (berzebo) diamankan di Polres Jembrana kemarin.

Keberadaan Rumpon Diduga Picu Paceklik Ikan

Bali Post/olo

MENUNGGU - Keluarga korban tenggelam di Gilimanuk masih bertahan menunggu hasil pencarian.

Hasil Pencarian Masih Nihil

Keluarga Korban Pilih Bertahan di Gilimanuk

Negara (Bali Post) Pencarian korban Mahbub (18) yang jatuh dari KMP Mutiara Alas III di perairan Gilimanuk, hingga Senin (3/7) kemarin masih dilakukan. Keluarga korban dan perwakilan rombongan masih menunggui proses pencarian yang dilakukan tim SAR, TNIAL dan Polair Polres Jembrana. Ayah korban, Hisbulloh, nampak berharap cemas anaknya bisa ditemukan. Berbagai upaya dilakukan pihak keluarga. Termasuk menanyakan ke orang pintar, namun hingga sekarang, pelajar SMK asal Pasuruan, belum ditemukan. Hisbulloh bersama adik dan rombongan mengaku masih bertahan hingga batas akhir pencarian. Senin pagi ini memasuki hari ke-6 pencarian korban. Sesuai sop pencarian dilakukan selama 7 hari. “Tetap ada keyakinan bisa ditemukan. Kami serahkan ke petugas,” ujar Hisbulloh saat ditemui di Pura Segara Gilimanuk. Selama proses pencarian dilakukan, pihak keluarga menanti cemas di dekat Pura Segara. Ketua rombongan, Sami juga terlihat masih menanti hasil pencarian. Setelah korban terjatuh dan dilakukan pencarian, rombongan berjumlah puluhan orang itu sempat menunggu hasil pencarian. Harapannya mereka bisa pulang saat korban ditemukan. Namun karena pencarian masih berlangsung, rombongan akhirnya pulang dan tidak jadi keliling Bali. Sami menceritakan kesaksian kawan korban yang sempat berada d i

dek bawah kapal. Korban beberapa saat sebelum terjatuh sempat memencet HP. “Jadi tidak bermain HP, saksi sempat melihat korban memencet HP sebelum terjatuh. Lalu ketika kapal berputar haluan hendak bersandar, saat itulah korban terpeleset dan jatuh,” ujarnya. Ia pun menyesalkan di lokasi tersebut tidak ada tanda larangan maupun petugas kapal yang berjaga. Korban sejatinya sempat terlihat dan berteriak minta tolong. Saat itu semua panik termasuk petugas yang turun dari atas. Pelampung juga sulit didapatkan. Saat pelampung dilempar juga jauh dari titik korban tenggelam. Untuk itu, korban lemas dan hilang terbawa arus. Sejatinya korban bisa berenang, namun kondisi laut yang dingin dan gelap tak bisa dihadapi korban yang masih remaja itu. “Kapal tempat berhenti dan mencari, bahkan juga dibantu kapal yang lain tapi tidak juga ditemukan,” ujarnya. Di sisi lain, Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo mengatakan pencarian masih dilakukan hingga hari ketujuh pascakorban tenggelam. Sejumlah upaya dilakukan termasuk menyisir p e r a i r a n m e ng g un a ka n helikopter, namun belum terlihat korban. Selain itu petugas juga melibatkan nelayan tradisional untuk memberikan informasi ketika melihat korban. Pada pencarian hari keenam kemarin, petugas juga menyisir pesisir Gilimanuk bergabung dengan tim SAR. (kmb26)

Negara (Bali Post) Para nelayan di Kabupaten Jembrana hingga saat ini masih mengalami paceklik tangkapan. Kondisi ini sudah berlangsung selama setahun. Sejumlah nelayan mencurigai keberadaan rumpon di tengah laut menjadi salah satu penyebab paceklik ikan. Lokasi rumpon memang jauh dari jangkauan melaut kapal mereka. Mas Kurin, salah seorang nelayan di Desa Pengambengan, Senin (3/7) kemarin mengatakan dari informasi rumpon tersebut jumlahnya ratusan. Karena itulah ikan tidak mau masuk ke Selat Bali yang menjadi wilayah tangkapan nelayan. Awalnya ia meyakini rumpon itu hanya untuk ikan tertentu, bukan jenis tangkapan nelayan di Selat Bali. Namun, dari infomasi ne-

layan-nelayan di Jawa, lokasi tempat kapal yang menguras rumpon bersandar, juga terdapat ikan Lemuru. Hal itu yang menjadi keberatan para nelayan selerek. Sudah hampir satu tahun ini, para nelayan di Desa Pengambengan dan Muara Perancak mengalami paceklik ikan. Kapal-kapal selerek (purse seine) yang digunakan untuk menangkap banyak yang menganggur. Pelabuhan perikanan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang biasanya ramai juga sepi. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jembrana Made Widanayasa mengatakan pihaknya sepakat agar ditelusuri keberadaan rumponrumpon itu. Tetapi juga harus berhati-hati mengambil sikap. Harus dilihat lebih lanjut, apakah rumpon tersebut berizin atau tidak. Bila pun ada

izin, harus dilihat batasan izinnya dari sisi lokasi maupun jenis ikan yang ditangkap. Rumpon itu sejatinya bukan untuk menangkap ikan lemuru melainkan untuk menangkap ikan lain seperti tuna, cakalang dan tongkol. “Secara pribadi pengurus HNSI saya sepakat dan mendukung keinginan nelayan menelusuri rumpon itu, asalkan tidak gegabah mengambil sikap atau tindakan,” tandas pria asal Perancak ini. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa mengatakan terkait hal tersebut pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan pihak terkait, salah satunya Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebab jika rumpon tersebut berada di laut lepas, kewenangan izin ada di pusat. (kmb26)

Bali Post/olo

BERSANDAR – Ratusan kapal tangkap ikan (selerek) bersandar di sepanjang dermaga di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Sejak setahun ini, para nelayan mengalami paceklik tangkap ikan.

Bali Post/kmb

DITANGANI - Korban kecelakaan, I Gede Suardana, ketika sempat ditangani di RSU Negara sebelum meninggal dunia.

Diduga Mabuk, Suardana Tewas Tabrakan

Negara (Bali Post) Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Denpasar Gilimanuk, Banjar Baler Bale Agung, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Minggu (2/7) sekitar pukul 20.30 Wita. Sepeda Honda Beat DK 5760 ZO yang dikendarai I Gede Suardana terlibat tabrakan dengan Honda Scoopy DK 2832 CZ yang dikendarai I Made Febri Gunawan (23). Akibatnya, Suardana asal Banjar Munduk, Desa Poh Santen, Mendoyo ini tewas setelah mendapatkan perawatan medis. Sementara, Febri yang juga saat itu membonceng Ni Komang Ayu Dian Lestari (22) asal Jalan Singosari Gang II RT 002 RW 003, Desa Dangintukadaya, Jembrana, mengalami luka ringan. Saat tabrakan terjadi, kuat dugaan Suardana dalam kondisi terpengaruh minuman alkohol alias mabuk. Namun, petugas kepolisian masih menyelidiki kasus kecelakaan ini. Dari informasi, kejadian tersebut berawal ketika Suardana dari arah timur (Poh Santen) dengan kecepatan tinggi. Ketika sampai di depan Balai Benih Pembantu (BPP) Pohsanten, Suardana tidak hati-hati dan kurang konsentrasi saat mengendarai motor sehingga tidak memperhatikan situasi di depannya. Suardana pun menabrak motor Febri yang

saat itu melaju di depannya. Akibat kejadian itu, Suardana terpelanting ke bahu jalan. Sementara Febri dan Komang Ayu terjatuh dan mengalami luka ringan. Mereka pun dilarikan ke RSU Negara. Karena luka Suardana cukup serius, maka yang bersangkutan dirujuk ke RS Sanglah. Sayangnya, dalam perjalanan, korban menghembuskan napas terakhirnya. Dari penuturan sejumlah rekannya di RSU Negara, Suardana disebut-sebut sempat minum-minuman beralkohol. Kemudian, meminjam motor salah satu temannya untuk dibawa keluar dengan alasan membeli ikan untuk diolah bersama. Suardana yang saat kejadian diduga mabuk dan tidak mengenakan helm mengalami benturan pada kepala sehingga tidak sadarkan diri dan mengeluarkan banyak darah dari telinganya. Kasat Lantas Polres Jembrana saat dikonfrimasi, Senin (3/7) kemarin membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan korban sekaligus pelaku yang meninggal dunia itu. Kasusnya telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Jembrana. Sementara itu, dari data di Polres Jembrana selama Operasi Ketupat Agung 2017 terjadi 7 kasus, meninggal dunia 5 orang, luka ringan 10 orang. (kmb)


Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

KARANGASEM

13

Pergantian Kepala Pasar Telaga Cacat Prosedur Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb31

PATROLI LAUT - Sat. Polair Polres Karangasem saat melakukan patroli di tengah laut, untuk mengawasi proses arus balik dan sekaligus mengawasi aktivitas wisata diving dan snorkling di sekitar perairan ini.

Puncak Arus Balik

Ribuan Duktang Masuk Melalui Padangbai Amlapura (Bali Post) Ribuan penduduk pendatang (duktang) kembali ke Pulau Bali, dalam puncak arus balik Lebaran selama dua hari, 1-2 Juli lalu. Data terakhir produksi angkutan Lebaran tahun 2017 yang dirilis PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lembar, cabang Padangbai, Senin (3/7) kemarin, memperlihatkan angka ini naik signifikan dari hari-hari sebelumnya. Setelah puncak arus balik, ini situasi penyeberangan di Pelabuhan Padangbai diperkirakan berangsur-angsur normal. Sesuai data produksi angkutan itu jumlah penumpang Roro, untuk pejalan kaki 1 Juli lalu mencapai 554 orang, ditambah penumpang dalam kendaraan 3.792, sehingga total penumpang menjadi 4.346 orang. Jumlah ini kemudian menurun pada puncak arus balik hari kedua pada 2 Juli jumlah penumpang pejalan kaki 469 orang, ditambah penumpang kendaraan 3.093 sehingga total menjadi 3.562 penumpang. Demikian juga total kendaraan juga menjadi ribuan kembali masuk ke Bali melalui Pelabuhan Padangbai. Pada 1 Juli lalu, kendaraan roda dua yang masuk mencapai 660 unit, roda empat 440 unit dan kendaraan roda empat/lebih seperti bus sebanyak 13 unit, jenis truk 120 unit. Sehingga total kendaraan yang masuk mencapai 1.233 unit. Jumlah ini tidak jauh beda pada 2 Juli lalu. Untuk kendaraan roda dua mencapai 720 unit, roda empat 285 unit, dan kendaraan roda 4/lebih seperti bus 11 unit dan truk 101 unit, sehingga total menjadi 1.117 unit. Kepala PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lembar cabang Padangbai, Wayan Rosta, mengatakan kalau digabung pada dua hari puncak arus balik Lebaran ini, maka total penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan yang masuk melalui Pelabuhan Padanbai tercatat 7.908 orang. Sedangkan total kendaraan dari roda dua, empat hingga 4/lebih mencapai 2.350 unit dengan total kapal dan trip 20 pada 1 Juli dan 17 kapal dan trip pada 2 Juli lalu. Pihaknya bersyukur, proses arus balik Lebaran tahun ini berlangsung lancar. Ini juga berkat kerja sama semua pihak yang terlibat langsung di dalamnya. Seperti unsur kepolisian, TNI dan pengamanan, pemerintah daerah khususnya Dinas Perhubungan dan lembaga terkait lainnya. Proses penyeberangan arus balik juga didukung cuaca cukup baik, sehingga selama dua hari arus balik berjalan cukup lancar tanpa adanya antrean, yang menyebabkan kemacetan. Di pihak lain, Sat. Polair Polres Karangasem juga terus melakukan patroli di tengah laut. Seperti yang dilakukan, Senin kemarin, Sat. Polair turun bersama enam personel melakukan pengawasan arus balik dari arah Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai. “Kami juga melakukan pengawasan terhadap wisatawan yang melakukan aktivitas diving dan snorkling di perairan Karangasem,” tegas Kasat Polair Polres Karangasem, AKP I Made Wartama. (kmb31)

SMAN 3 Amlapura Gagal Tampung Seluruh Siswa Seraya Amlapura (Bali Post) Terbitnya peraturan terbaru tentang sistem penerimaan siswa baru memicu kisruh di tiga desa di wiayah Seraya, Kecamatan Karangasem. Pasalnya dengan ketentuan terbaru itu SMAN 3 Amlapura yang berlokasi di Banjar Delod Sema, Desa Seraya Tengah, tidak mampu menampung seluruh tamatan SMP setempat. ‘’Ada 23 calon siswa yang tidak bisa masuk, semuanya dari wilayah Seraya. Jumlahnya bisa jadi bertambah karena masih ada sejumlah siswa yang belum melakukan pendaftaran,’’ I Ketut Badra ungkap Ketua Komite SMAN 3 Amlapura, I Ketut Badra, Senin (3/7) kemarin. Anggota DPRD Karangasem yang juga mantan Perbekel Seraya Tengah ini mengatakan SMAN 3 Amlapura merupakan sekolah rintisan yang dananya berasal dari Kementerian Daerah Tertinggal. Sesuai sumber dananya, sekolah itu dibangun untuk mengentaskan status Seraya sebagai salah satu wilayah tertinggal di Karangasem. Namun, adanya Permendagri terbaru yang mengatur sistem penerimaan siswa baru tahun 2017, keberadaan sekolah itu menjadi tidak sesuai tujuan awal pembangunannya. ‘’SMAN 3 adalah satu-satunya sekolah negeri di Seraya, sekolah swasta ada di kota,’’ ungkapnya. Tahun ajaran ini, lanjutnya, SMAN 3 Seraya hanya boleh merekrut 252 siswa baru sesuai kuota. Padahal, jumlah tamatan SMP yang berasal dari Seraya melebihi kuota tersebut. Selain 23 siswa yang sudah dinyatakan gugur, sampai saat ini juga masih ada beberapa siswa yang ragu melakukan pendaftaran karena faktor nilai NEM. Pihak Komite sudah menjelaskan kondisi tersebut kepada pihak sekolah, namun sejauh ini belum ada jalan keluarnya. Kepsek Ni Made Juliasih belum bisa dikonfirmasi, ponselnya mendadak tidak aktif ketika dihubungi awak media. Meski begitu, sebelumnya kepada Badra, sang kepsek mengakui kuota siswa untuk sekolahnya hanya 252 orang. Kondisi yang sama terjadi pada sekolah-sekolah lainnya. Di SMKN 1 Manggis misalnya. Anggota DPRD Karangasem asal Manggis, I Wayan Tama, mengaku mendapat banyak keluhan tentang mekanisme penerimaan siswa baru di sekolah tersebut. Calon siswa yang melakukan pendaftaran 429 orang, tapi kuota yang tersedia hanya 348 orang. ‘’Dari empat sistem seleksi yang diberlakukan, sebenarnya ada 14 kuota yang masih kosong. Tapi karena sebelumnya ada 80 pelamar yang gugur, sampai saat ini sisa kuota itu dibiarkan kosong. Sekolah tak berani ambil resiko dengan hanya menerima sebagian kecil dari mereka. (kmb)

Pergantian Kepala Pasar Telaga di Desa Adat Sibetan, Bebandem menambah polemik pemerintah daerah. Setelah sempat menyatakan protes melalui surat kepada lembaga DPRD Karangasem, kabarnya masyarakat setempat akan segera menggelar aksi demo ke rumah rakyat itu. Pergantian Kepala Pasar Telaga ini dinilai cacat prosedur akibat diputuskan sepihak atau tidak melibatkan Desa Adat Sibetan dalam pengambilan keputusan. Mantan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pasar Telaga, I Made Sutama, Senin (3/7) kemarin, membenarkan pihak Desa Sibetan sudah melayangkan surat protes ke lembaga dewan. Pergantian kepala pasar ini dinilai cacat prosedur. Alasannya, Pemkab Karangasem melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil keputusan sepihak mengganti kepala pasar. Awalnya Pasar Telaga, kata Sutama, dipimpin oleh I Wayan Buda (alm) dan dirinya sebagai anggota. Setelah Wayan Buda meninggal, posisinya digantikan Sutama sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pasar Telaga. Namun, tiba-tiba pada 8 Juni lalu, datang I Ketut Suana. Dia mengaku sebagai Kepala Pasar

Telaga yang baru, bersama petugas teknis baru lainnya Putu Winata dan aggota Ketut Suarta dan I Gusti Lodra. Dia datang dan langsung mengambil alih tugas-tugas kepala pasar. Dia mengaku saat itu sudah mengantongi SK Pemkab Karangasem dan ditugaskan mengganti petugas lama. Proses pergantian kepala pasar, itu dinilai janggal. Padahal, sesuai aturan dan perjanjian antara desa adat dan Disperindag tentang perekrutan, tenaga pasar diajukan oleh desa adat. Kemudian tinggal disetujui Disperindag, sebelum melaksanakan tugas di Pasar Telaga Desa Adat Sibetan. “Padahal, dari desa adat sendiri belum pernah ada yang mencalonkan

atau mengganti petugas lama. Lucunya kok sudah ada kepala pasar dan petugas baru,” kata Sutama. Sebetulnya perekrutan tenaga pasar, tidak dilakukan sembarangan. Selain harus diajukan oleh desa adat dan warga yang hendak dicalonkan sebagaimana isi perjanjian itu, harus berasal dari tiga banjar yakni Banjar Telugtug, Banjar Telaga, dan Banjar Pengawan dari total 22 banjar adat di Desa Adat Sibetan. Sebab, Pasar Telaga ini di-empon oleh warga dari tiga banjar ini. Sementara, petugas pasar yang terpilih secara sepihak oleh Disperindag ini, ternyata berasal dari Banjar Tengah. “Ini jelas cacat prosedur,” tegas Sutama.

DUTA KARANGASEM - Bupati Mas Sumatri bersama duta Karangasem yang akan mewakili Bali dalam Lomba Apresiasi Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas di Bengkulu.

Guru Berprestasi Audiensi dengan Bupati

Amlapura (Bali Post) Tiga orang guru berprestasi melakukan audiensi yang diterima Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Senin (3/7) kemarin. Ketiga guru berprestasi yang didampingi Kadisdikpora IGN Kartika itu merupakan duta Karangasem yang akan mewakili Bali dalam Lomba Apresiasi Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas (GTK) di Bengkulu. IGN Kartika mengatakan, lomba tersebut akan dilaksanakan 9 sampai 16 Juli mendatang. Provinsi Bali mengirimkan 19 peserta yang berasal

dari sembilan kabupaten/ kota. Audiensi dengan Bupati adalah untuk memohon doa restu agar dalam mengikuti lomba bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Bali dan juga Karangasem. ‘’Sebelum berangkat, semua peserta menjalani masa karantina di LKP Salon Agung Denpasar, 2 sampai 8 Juli nanti,’’ jelasnya. Ketiga tenaga pendidik asal Karangasem yang akan mewakili Bali itu yakni I Wayan Merta Yasa asal Kubakal, Rendang, mewakili PKBM Paket A Amerta Yulia Ganesa. I Made Tinggen dari Batusesa,

Rendang, mewakili PKBM Paket B Yoana Sastra dan I Komang Sukayasa dari Tianyar Tengah, PKBM Keaksaraan Widya Santhi. Bupati Mas Sumatri memberi apresiasi dan sangat bangga. Pihaknya berharap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dan menjadi agenda ke depan akan didalami utamanya dari sisi sasarannya. Sehingga semua kegiatan termasuk perlombaan yang diikuti bisa benarbenar dijadikan inovasi dan semangat menunjukkan jati diri. (kmb)

Aturan Baru Permendagri Kepala Disperindag Karangasem, Gusti Ngurah Suarta, yang dihubungi Senin kemarin, mengakui penunjukan petugas Pasar Telaga ini memang tidak melibatkan Desa Adat Sibetan. Sebab, terbitnya SK baru soal petugas Pasar Telaga ini, mengacu pada aturan baru yakni Permendagri Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional pada pasal 12 ayat 3. Dalam pasal itu disebutkan, bupati/wali kota menetapkan kepala pasar, pejabat keuangan dan pejabat teknis lainnya dengan Keputusan Bupati/Wali Kota berdasarkan usulan kepala SKPD. Sedangkan, sebelumnya proses penunjukan petugas pasar berdasarkan Perbup Nomor 17 Tahun 2007. Di dalamnya memang diatur calon petugas Pasar Telaga diajukan oleh Desa Adat Sibetan. Pasar Telaga itu dibangun atas kerja sama antara Pemkab Karangasem dengan Desa

Adat Sibetan. Tanahnya adalah milik desa adat. Sedangkan bangunannya milik pemerintah daerah. Atas persoalan ini, pihaknya mengaku sudah melakukan beberapa kali pembahasan dengan pimpinan. Tetapi, belum ada jalan tengah. “Mungkin Perbupnya perlu direvisi dulu. Karena sudah tidak relevan dengan Permendagri,” kata Gusti Ngurah Suarta. Di pihak lain, setelah menerima surat protes dari Desa Adat Sibetan, lembaga dewan belum lama ini sudah menindaklanjutinya dengan memanggil pihak eksekutif terkait. Tetapi, waktu itu tidak ada pihak eksekutif yang datang. Jajaran eksekutif mangkir dari panggilan legislatif tanpa alasan jelas. Informasi terbaru Sekwan DPRD Karangasem, Wayan Ardika, rencananya melakukan hearing dengan eksekutif, legislatif melibatkan pihak Desa Adat Sibetan. Hearing itu rencananya dilaksanakan Senin (10/7) mendatang. (kmb31)

Urus Surat Miskin, Rumah Terbakar

Amlapura (Bali Post) Pagi-pagi buta I Wayan Gede Wiranata (60) sudah berangkat menuju rumah sang kadus untuk mengurus surat miskin. Namun, ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula, saat berada di rumah kadus, rumah warga Banjar Yehe, Desa Sebudi, Selat itu, dilalap si jago merah. Peristiwa tragis itu terjai Senin (3/7) sekitar pukul 06.45 kemarin. Rumah petani miskin itu terbakar habis. Diduga kebakaran itu akibat tersulut sisa api tungku dapur. Dugaan itu muncul karena korban meninggalkan rumah dengan kondisi tungku dapur masih menyisakan bara. Kebakaran rumah semipermanen itu pertama kali diketahui adik korban, I Wayan Dite Adnyana (51). Dita Adnyana yang rumahnya hanya berjarak lima meter dengan rumah korban, kaget mendengar suara seperti ada benda terbakar. Dita Adnyana yang saat itu sedang nonton TV buru-buru keluar dan mendapatkan rumah sang kakak sudah diselimuti asap tebal. Api membubung tinggi di bagian atapnya. Dibantu sejumlah tetangganya, Dita berusaha memadamkan si jago merah. Namun, karena telanjur dilalap api, rumah korban tak bisa diselamatkan. Semua barang yang ada di dalamnya juga ludes terbakar. Korban sendiri baru pulang sekitar pukul 07.00, sepulang dari rumah sang kadus Komang Budiarta. ‘’Pagi bangun tidur saya sempat masak air. Api tungku sudah mati, cuma memang masih ada baranya,’’ terangnya kepada petugas kepolisian yang turun ke lokasi kejadian. Beberapa barang milik korban juga terbakar di antaranya satu lembar SPPT tanah atas nama I Wayan Raba yang juga merupakan ayah korban. Selain itu selembar KK atas nama korban dan keluarganya, uang tunai Rp 1,5 juta dan satu buah TV. Api juga menghanguskan sebuah magic jar dan peralatan dapur launnya, spring bed dan lemari pakaian. Kapolsek Selat AKP Made Sudartawan mengatakan kebakaran itu akibat keteledoran korban sendiri. ‘’Korban meninggalkan rumah dalam kondisi tungku masih ada baranya. Kerugiannya sekitar Rp 20 juta,’’ ujarnya. (kmb)

Virus-virus Cinta Perlu Ditebar

Hindari Anak Muda Matikan Bahasa Bali Keberadaan bahasa Bali sebagai bahasa ibu kenyataannya memang kian terpinggirkan. Salah satu bukti nyata dalam keseharian teramat sulit menemukan generasi muda berbicara dan juga paham bahasa Bali. Hal itu diungkapkan siswa SMAN 2 Amlapura I Gede Wikania Wira Wiguna, juara I Lomba Cerpen Sastra Bali Modern PKB ke-39 Tingkat Provinsi tahun 2017, pada interaktif program acara “Anak Bangsa” Radio SWiB 106,8 FM Bali (Kelompok Media Bali Post – KMB). Bagaimanakah solusinya menarik warga agar lebih mencintai bahasa Bali? WIKANIA mengaku terus terang dirinya awalnya tidak terlalu tertarik mempelajari bahasa Bali. Itu karena ia menganggap bahasa Bali susah dipelajari. Namun, saat ditunjuk oleh guru pembinanya, Ni Made Gawati, mewakili sekolah pada lomba nyastra, ia akhirnya mulai mempelajari banyak kosa kata bahasa Bali. “Ternyata setelah dipaksa memper-

siapkan diri lomba menulis cerpen sastra Bali modern, belajar bahasa Bali tidak sesulit yang saya pikirkan,” ujarnya. Siswa SMA PGRI 1 Amlapura Luh Komang Galuh Somia Antari, juara II putri dalam lomba yang sama menambahkan, keberadaan bahasa Bali sekarang ini perlu mendapatkan perhatian serius. Apresiasi idealnya

tidak hanya dari kalangan pemerintah, pencinta bahasa, sastra serta generasi muda. Jangan sampai arus globalisasi dan modernisasi membuat anak muda saat ini melupakan jati diri local genius bahasa Bali itu sendiri. Galuh sangat mengapresiasi pemerintah pusat yang mulai mawas diri. Ada gebrakan bahasa ibu dilestarikan. Gebrakan melalui lomba-lomba nyastra. Ia yakin melalui lomba nyastra ini ada pengaruh berarti dalam hal melestarikan bahasa dan sastra Bali. “Dengan lomba nyastra, generasi seperti saya jadi tambah semangat belajar bahasa Bali,” ucapnya. Guru Pembina Sastra I Gede Aries Pidrawan mengatakan tahun ini ada delapan jenis lomba nyastra Bali yang digelar di PKB Provinsi. Menurutnya, lomba nyastra Bali, bisa men-

jadi media menguatkan karakter dan jati diri masyarakat Bali dari anak-anak mencitai bahasa Bali. Dikatakan, materi lomba nyastra mengandung ajaran-ajaran tentang etika dan moral. “Contohnya, saat wawancara dewan juri untuk cerpen sastra Bali karya Wikania dengan judul ‘Tukad’ dan karya Galuh dengan judul ‘Leteh’, anak-anak diminta menceritakan kandungan nilai moralnya. Selain itu, harus paham karakter setiap tokoh dalam cerpen yang ditulis,” ungkap Aries Pidrawan. Pembina sastra lainnya yang turut mendampingi para siswa berprestasi, I Ketut Sandiyasa, menambahkan penumbuhkembangan bahasa Bali bisa dimulai dengan perubahan sistem pembelajaran di kelas atau di luar kelas (keluarga, ruang diskusi, atau lembaga kursus). Pembelajaran

pun bisa dengan memperkenalkan Sastra Bali Modern sebagai salah satu alternatif. Dengan harapan, generasi muda tertular virus-virus cinta terhadap bahasa Bali agar tidak mati secara perlahanlahan. Menurutnya, para guru harus mulai mengenalkan terlebih dulu bahwa sastra itu sesungguhnya menyenangkan. Manfaat lainnya, mereka bisa menumpahkan kegelisahan ide mereka dan emosi jiwa mereka dengan cara positif. “Berikan mereka kemudahan dalam menekuni bakat sastra mereka. Misalnya kita sediakan tempat diskusi dengan para guru pembina, fasilitasi dan karya mereka ditampung di media electronik atapun media cetak. Kita juga ada rencana membuat antologi cerita Bali modern khusus Karangasem,” ujarnya. (gik)


TABANAN

14

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

BK DPRD Belum Menyikapi Wirama Putra yang Terlibat Narkoba Tabanan (Bali Post) DPRD Tabanan belum bersikap terkait kasus Nyoman Wirama Putra, anggota DPRD Tabanan Fraksi Golkar, yang ditangkap di Jakarta karena terlibat narkoba. Ketua Badan Kehormatan DPRD Tabanan I Putu Desta Kumara mengatakan hal itu, Senin (3/7) kemarin. Dikatakan pihaknya belum bisa mengambil sikap. Pasalnya, ia belum mendapatkan surat resmi dari pihak kepolisian tentang status hukum Wirama. “Jika sudah ada surat resmi, baru nanti akan kita rapatkan di BK untuk penentuan sikap lembaga. Hasilnya baru akan kita buatkan dalam bentuk rekomendasi untuk diberikan pada Fraksi Golkar,” jelasnya. Politisi PDI-P asal Delod Peken ini menegaskan, pada prinsipnya BK selalu berupaya menjaga wibawa lembaga. Seperti diberitakan sebelumnya, pascakasus narkoba yang melibatkan salah satu anggota DPRD Tabanan I Nyoman Wirama Putra, jajaran Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tabanan langsung melakukan tes urine pada seluruh anggota dewan Tabanan. Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘Boping’ Suryadi menegaskan, tes urine ini untuk menjawab tafsiran publik tentang kinerja legislatif. Negatif Narkoba Ketua Badan Narkotika Tabanan I Komang Gede Sanjaya, akhirnya mengatakan hasil tes urine 39 anggota DPRD Tabanan semua negatif. “Saya sudah terima hasil dari BNN Provinsi Bali. Laporan tes urine yang dilakukan 22 Juni 2014 lalu hasilnya semua negatif, tidak ada mengandung zat-zat narkotika yang memang dilarang undang-undang,” beber Ketua BNK Tabanan Komang Gede Sanjaya yang juga menjabat wakil Bupati Tabanan. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan tes urine pada seluruh pimpinan perangkat daerah. “Kami tidak main-main dalam upaya preventif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Selain jajaran legislative, dalam waktu dekat kita sasar eksekutif,” bebernya. Tidak hanya tes urine, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan BNN Bali terkait tes rambut atau tes lainnya yang memang bisa membuktikan seorang pejabat terlibat narkotika atau tidak. “Jika pejabat terlibat narkotika, bagaimana bisa mengambil keputusan yang baik,” tegasnya. (kmb28)

Rapat paripurna DPRD Tabanan.

Bupati Eka Beri Apresiasi Pandangan Umum Lima Fraksi DPRD Tabanan

Tabanan (Bali Post) -

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan apresiasi atas pandangan umum lima Fraksi DPRD Kabupaten Tabanan, terhadap tujuh buah Ranperda. Nantinya Ranperda itu akan dibahas lebih mendalam pada rapat kerja melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku. Hal tersebut terungkap pada sambutan tertulis Bupati Eka yang dibacakan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat Sidang Paripurna di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Senin (3/7) kemarin. Sidang paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani.

Bali Post/kmb28

TES URINE - Ketua BNK Tabanan saat memperlihatkan hasil tes urine dari BNN Bali.

Harga Telur Tak ’’Sejeblok’’ Tahun Lalu

Tabanan (Bali Post) Adanya momen Lebaran beberapa waktu lalu yang diharapkan mendongkrak harga telur, ternyata tidak sesuai harapan peternak. Harga telur justru mengalami penurunan. Walau turunnya harga telur itu, hemat para peternak tidak sejeblok harga setahun lalu. Salah satu peternak ayam petelur di Desa Buruan Tabanan, Darma Susila, mengatakan momen lebaran ternyata tidak berdampak pada penguatan harga telur di pasaran. Harga telur saat ini Rp 1.070 per butir atau turun dari harga sebelumnya Rp 1.120 per butir di tingkat peternak. Meski terjadi penurunan, namun kata Susila penurunan ini tidak seperti tahun lalu. Malah pernah di momen yang sama harga telur turun menjadi Rp 960 butir di tingkat peternak. Penurunan harga itu terjadi, kata Susila karena terjadi over produksi. Meski diakui ada lonjakan permintaan di momen hari raya Lebaran. ‘’Harga telur memang turun, tetapi tidak sejeblok tahun lalu karena ditopang peraturan Gubernur (Pergub) Bali yang melarang masuknya telur ayam, ayam afkir dan ayam potong dari luar (antarpulau),’’ ujarnya. Diprediksi harga akan kembali stabil, bahkan cenderung naik pasca lebaran. Alasannya, masyarakat yang sebelumnya mudik atau pulang kampung, seminggu pascalebaran sudah mulai kembali ke Bali. Jika harga telur ayam ditingkat peternak, kata Susila Rp 1.250 hingga Rp 1.300 per butir, maka peternak bisa mendapatkan keuntungan. ‘’Harga ini disesuikan dengan biaya produksi. Minimal harga jualnya Rp 1.200 per butir agar bisa kembali modal. Kisaran harga yang bisa menggairahkan usaha peternakan ayam petelur, sehingga menarik minat wirausaha baru adalah pada kisaran Rp 1.250 hingga Rp 1.300 per butir,’’ paparnya. (kmb24)

Bali Post/kmb28

“Terhadap substansi materi Ranperda Perubahan Pajak Hiburan, Pajak Restoran, Pajak Hotel, Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan, Hak Keuangan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Tabanan dan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2016, kami sepakat akan membahas lebih mendalam pada rapat kerja sesuai mekanisme, sehingga substansi materi Ranperda tersebut memenuhi syarat yuridis, filosofis dan sosiologis,” ungkapnya. Pihaknya juga sepakat

dengan pemandangan umum fraksi terkait penerapan pajak selambat-lambatnya akan dilaksanakan September 2017 mendatang. “Kami sependapat dengan pemandangan umum fraksi terkait penerapan pajak online untuk pemungutan pajak hotel dan restoran. Nanti launching-nya direncanakan selambat-lambatnya September 2017,” jelasnya. Sehubungan dikeluarkannya PP No.18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD, pada prinsipnya pihaknya sudah menyiapkan

rancangan Perda tersebut. “Substansi dari materi Ranperda sudah mengatur hal-hal tentang tunjangan operasional dan pakaian khas daerah. Kisaran tunjangan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya. Dalam sambutannya, Bupati Eka juga memberikan apresiasi kepada fraksi dewan, karena sudah memiliki persepsi dan pandangan sama dengan eksekutif atas prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah. “Opini WTP pada hakeka-

tnya merupakan prestasi bersama seluruh SKPD dan pihak terkait. Atas rekomendasi BPK, kami sependapat semua rekomendasi BPK harus ditindaklanjuti dan dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya. Disinggung pendapatan APBD 2016, ada muncul selisih? Hal itu disebabkan penyaluran dana DAK ke rekening Kasda tidak sesuai plafon. “Pendapatan APBD tahun 2016 ditetapkan RP 1,9 triliun lebih. Sedangkan yang terealisasi Rp 1,7 triliun lebih. Jadi terdapat selisih Rp 120 miliar lebih. Hal itu disebabkan penyaluran dana DAK ke rekening Kasda tidak sesuai plafon yang terdiri dari DAK fisik 24 miliar dan non fisik 96 miliar,” imbuhnya. Dijelaskan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di bawah

target tidak berpengaruh pada pelaksanaan kegiatan. Pasalnya, karena tidak ada pengurangan volume pekerjaan dan penundaan kegiatan termasuk perencanaan belanja disusun cermat. “DAK dirancang RP 372,82 miliar lebih dengan realisasi sebesar Rp 252,20 miliar lebih (67,65%) terhadap ini secara umum tidak berpengaruh kepada pelaksanaan kegiatan,” jelasnya. Dalam agenda sidang sebelumnya, Kelima Fraksi DPRD terdiri dari Fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Gerindra, Demokrat dan Fraksi Gabungan Nasdem dan Hanura setuju. Kelima Fraksi menerima Ranperda yang diajukan. Dan selanjutnya dilakukan pembahasan pada rapat-rapat kerja dengan OPD terkait, sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku. (kmb28)

Warung Global

Aparat Perlu Punya Komitmen Jaga Bali dengan Baik TERTIB pada administrasi kependudukan memang kewajiban semua warga. Namun, kalau sampai jadi persoalan klasik tiap tahun, berarti aparatnya bisa dikategorikan tidak bekerja dan tak punya komitmen menjaga Bali. Pulau Seribu Pura ini perlu diproteksi dengan baik, tetapi tidak semua menginginkan Bali aman dan damai, karena masih ada kepentingan sesaat dan saling membutuhkan. Demikian terungkap pada acara Warung Global, Senin (3/7) kemarin yang membedah topik “Puluhan Penumpang Terjaring Razia”. Acara ini disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM. Permasalahan sosial seperti kriminal, gepeng, keamanan dan efek sosial akibat kelebihan penduduk pendatang sepertinya sudah menjadi topik klasik. Tema itu sering dibahas pada acara-acara dialog interaktif. Persoalan penduduk pendatang tanpa identitas diri sering menjadi bahasan tiap tahun pascamudik lebaran. Itu terjadi, karena pemeriksaan dan penjagaan di pintu-pintu masuk Bali tidak beres. Buktinya di terminal ada penumpang tanpa KTP terjaring razia. Dari sinilah mengindikasikan aparat tidak serius bekerja. Jika punya komitmen menjaga Bali dari serangan penduduk

pendatang yang tak memiliki tujuan jelas, dana dan tanpa KTP persoalan ini tidak akan terus terulang. Mahayadi di Kuta Selatan menyampaikan

ia sendiri beberapa waktu lalu datang dari Jawa, sampai di pintu masuk Bali tidak diperiksa apapun, “Bisa jadi karena dilihat kendaraan pelat Bali. Jadi lolos pemeriksaan”. Ia berharap agar semua pihak berkoordinasi. Jangan hanya diperiksa, dirazia saja tetapi tidak ada tindak lanjutnya. Ayu di Petang dan Fera di Tabanan mengatakan, sepertinya aparat sendiri yang membuat dirinya repot. Kalau dipintu masuk sudah diperketat, diperiksa dengan baik, maka dipercaya tidak akan direpot-

kan lagi dengan menurunkan dan memeriksa penumpang di terminal. Jika aparat bekerja dengan baik dan benar, pasti hasilnya juga akan baik. Intinya aparat tegas menjalankan aturan yang sudah ada. Selama ini Arya di Denpasar melihat aturan beserta sanksi hanya ketat bagi warga lokal saja. Kalau pemeriksaan di pintu masuk Bali seperti dikatakan rekan Mahayadi, wajarlah bisa lolos. Ia bahkan mengusulkan agar aparat selain bertugas di pintu masuk Bali, juga bertugas di perbatasan sehingga pendatang

yang tanpa identitas itu tidak terlanjur masuk Bali. Tertib administrasi kependudukan memang kewajiban semua warga, namun kalau sampai jadi persoalan klasik tiap tahun, berarti aparat ini bisa dikategorikan tidak bekerja atau tidak punya komitmen menjaga Bali, demikian kata Putu Artha di Padangsambian. Dia pribadi sesungguhnya ingin Bali ini diproteksi dengan baik, tetapi tidak semua menginginkan Bali aman dan damai, karena masih ada kepentingan dan saling membutuhkan. (sikha)


15

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017 Hasil Pertandingan Piala Konfederasi FINAL Chile

vs

Jerman

0-1

Peringkat ketiga Portugal vs

Meksiko

2-1

Villa Sambut Kedatangan John Terry

London Mantan kapten timnas dan juga bek Chelsea John Terry bergabung dengan Aston Villa yang kini berlaga di kompetisi level kedua Liga Championship. Pemain veteran itu, Senin (3/7) kemarin dikontrak satu musim di klub Birmingham itu. ‘’Selamat datang JT di Birmingham… Aston Villa,’’ pesan pemilik klub Aston Villa Tony Xia di jejaring sosial Twitter. Pemain berusia 36 tahun itu dianggap sebagai kapten dan pemimpin baru bagi the Villans meski dia juga diincar rival sekotanya Birmingham City. Terry menjadi free agent musim lalu setelah 22 tahun bermain di Stamford Bridge. Setelah sepanjang kariernya membela the Blues, ia tidak masuk dalam skuat pilihan Antonio Conte. Koran The Birmingham Mail dan media lain di Inggris melaporkan Terry telah menandatangani kontrak dengan durasi satu musim dengan Villa. Dia diketahui juga telah bergabung dengan pemain-pemain Villa untuk latihan bersama pada sesi pramusim. Penampilan terakhirnya di Chelsea terjadi Mei lalu. Ia memilih bermain selama 26 menit yang mengacu pada nomor punggungnya sebelum keluar lapangan meninggalkan klub juara musim 2016/2017 itu. Meski diincar sejumlah klub top seperti West Bromwich Albion, Stoke City dan Bournemouth, Terry terpikat membela Villa yang dipimpin manajer Steve Bruce. Meski berlaga di level dua, Villa memiliki nama besar. Klub ini pernah menjadi juara Eropa sebelum terdegradasi dari kompetisi Liga Utama Inggris pada 2016. Meski mendapat dukungan finasial dari pemiliknya Xia asal Tiongkok, klub ini kesulitan untuk mendapatkan promosi dengan segera. Musim lalu Villa menempati peringkat ke-13. (kmb39/afp)

Bali Post/rtr

BERSETERU - Pemain Jerman Joshua Kimmich (kanan) berseteru dengan Gonzalo Jara dari Chile (kanan) pada pertandingan final Piala Konfederasi di Saint Petersburg, Rusia, Senin (3/7) kemarin.

Pizzi Bela ’’Blunder’’ Diaz Saint Petersburg -

Pelatih Chile Juan Antonio Pizzi membela gelandang Marcelo Diaz yang blunder-nya di babak pertama menyebabkan La Roja menelan kekalahan 0-1 atas Jerman di final Piala Konfederasi, Senin (3/7) kemarin. Diaz kehilangan konsentrasi saat menguasai bola di daerah pertahanan sendiri pada pertandingan yang digelar di Saint Petersburg itu. Penyerang Jerman Timo Werner merebut bola dan memaksa kiper Claudio Bravo keluar dari sarangnya. Ia kemudian mengumpankan

Pemain baru Aston Villa John Terry.

London Cuaca tak bersahabat mengganggu pergelaran grand slam Wimbledon di hari pertama, Senin (3/7) kemarin. Kendati demikian, petenis Jepang Kei Nishikori berhasil lolos ke putaran kedua sebelum hujan menunda sejumlah pertandingan. Nishikori yang menempati unggulan ke-9, tak mengecewakan sejumlah pendukung Jepang-nya saat tampil di Lapangan 12. Ia menghakhiri perlawanan petenis Italia Marco Cecchinato 6-2, 6-2, 6-0 yang untuk pertama kalinya tampil di level senior. Cecchinato yang memiliki ranking 102 dunia, tak mampu meladeni penampilan seniornya itu. Bahkan pukulan backhand-nya tak berfungsi maksimal menghadapi lawannya yang berusia 27 tahun itu. Di set ketiga perlawannya berhenti setelah Nishikori melepaskan drop shot dan pukulan voli. Petenis Australia Nick Kyrgios mengundurkan diri karena cedera. Unggulan ke-20 itu tertinggal 3-6, 4-6 atas Pierre-Hugues Herbert (Prancis). Juara bertahan Andy Murray memimpin dua set 6-1, 6-4 atas Alexander Bublik dari Rusia. Set ketiga ditunda setelah hujan turun. Sejumlah pertandingan lain juga ditunda selama 30 akibat derasnya hujan itu. Di tunggal putri juara lima kali Venus Williams melaju ke putaran kedua dengan menghentikan Elise Mertens dari Belgia 7-6 (7), 6-4. Unggulan kedua Simona Halep menyusul ke putaran kedua dengan mengakhiri perlawanan Marina Erakovic (Selandia Baru) 6-4, 6-1. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

Bali Post/rtr

GOLDEN - Pemain Jerman Timo Werner (kanan) meraih trofi Golden Boot pada Piala Konfederasi. Kiper Chile Claudio Bravo (tengah) merebut Golden Glove dan gelandang Jerman Julian Draxler menerima trofi Golden Ball.

Jerman Borong Gelar

Saint Petersburg Gelaran Piala Konfederasi ke-10 menghasilkan Jerman sebagai juara setelah di final menaklukkan Chile 1-0 di Stadion Saint Petersburg. Kemenangan ini juga mengantarkan Jerman mendapat trofi lain: FIFA Fair Play Award. Jerman yang diisi banyak pemain muda hanya mengoleksi 8 kartu kuning sepanjang tiga pekan penyelenggaraan turnamen ini. Die Mannschaft arahan Joacim Loew ini tercatat 66 kali melakukan pelanggaran. Pasukan Loew juga dipuji dengan tradisi memberikan seragam timnas Jerman kepada penonton sebelum memulai pertandingan. Sebagai balasan, panitia memberikan cek senilai 10 ribu dolar AS untuk federasi sepak bola Jerman untuk menambah perlengkapan latihan pemain-pemain muda. ‘’Spasiba (terima kasih) dan Doswidanja (selamat tinggal),’’ kata kapten timnas Jerman Julian Drexler menyambut penghargaan itu. ‘’Kami siap kembali lagi ke sini 2018,’’ lanjut Drexler mengungkapkan target timnya lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia ini. Drexler juga memenangkan trofi Golden Ball sebagai pemain terbaik di turnamen ini. Rekan setimnya Leon Goretzka mendapatkan Bronze Ball. Sedangkan Silver Ball menjadi miliki penyerang Chile Alexis

Chile, kata Pizzi, selanjutnya mampu menguasai pertandingan, mengontrol permainan serta menciptakan sejumlah peluang. Tapi hal terpenting namun tak terjadi adalah mencetak gol. Permainan keras dengan tensi tinggi membuat wasit asal Serbia Milorad Mazic melayangkan empat kartu kuning bagi Chile, termasuk untuk Gonzalo Jara yang menyikut wajah Werner. Pizzi membela penampilan pemain-pemainnya. ‘’Ini pertandingan final,’’ ujarnya. (kmb39/afp)

Morata Ingin Tinggalkan Real Madrid

Bali Post/rtr

Hujan Ganggu Hari Pertama Wimbledon

Petenis Jepang Kei Nishikori.

bola pada Lars Stindl sebelum diarahkan ke gawang yang kosong. Gol pada menit ke-20 itu cukup untuk membawa Jerman juara. ‘’Marcelo, seperti temantemannya yang lain, sedih. Kami juga sedih,’’ jelas Pizzi. ‘’ak seorang pun menginginkan hal seperti ini.

Tapi masalah seperti ini bisa saja terjadi dalam sebuah pertandingan. Kami mendukung dia sepenuhnya,’’ lanjutnya. Pizzi mengakui gol itu meruntuhkan kepercayaan diri pemainpemain Chile. Apalagi tembakan Arturo Vidal dan pemain pengganti Angelo Sagal di babak kedua melayang jauh di atas mistar sehingga gol itu tak tercipta. ‘’Gol itu mengubah segalanya. Itu mengubah gaya permainan kami dan menjadikan lawan lebih baik penampilannya,’’ tegas Pizzi.

Sanchez. Trofi Golden Glove untuk kategori Kiper Terbaik direbut Claudia Bravo. Kiper Chile itu memang gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan tipis di laga final. Namun penampilan heroiknya diperlihatkan saat semifinal dengan menghentikan tiga tendangan penalti Portugal. Trofi Golden Boot (pencetak gol terbanyak) direbut Timo Werner (Jerman). Penyerang berusia 21 tahun itu menghasilkan 3 gol dan 2 assist dan menjadi pilihan Loew di turnamen ini setelah Miroslav Klose mengundurkan diri dan menjadi asisten pelatih timnas. Di klub Werner memiliki kontribusi besar saat RB Leipzig menjadi runner-up Liga Jerman dan ia akan menjadi pemain kunci timnya saat berlaga di Liga Champion musim depan. Musim lalu ia menghasilkan 21 gol dan 8 assist. (kmb39/ fifa.com)

Madrid Alvaro Morata kian mendekati keinginannya untuk meninggalkan Real Madrid. Penyerang muda itu dikabarkan akan pindah ke Manchester United (MU) setelah gagal masuk tim inti Real musim lalu. Morata yang dua musim lalu dipinjamkan ke Juventus, potensial segera meninggalkan Real setelah agennya, Juanma Lopez dan bapaknya, Alfonso Morata, bertemu dengan perwakilan klub, Senin (3/7) kemarin. Media AS di Madrid menyatakan pertemuan itu berlangsung selama satu jam, namun tak ada keterangan yang diberikan pada wartawan. Morata diberi label harga 70 juta pound oleh Real, menjadi target utama MU sepanjang musim panas ini. Namun klub Liga Inggris itu belum menyepakati harga tersebut meski penyerang berusia 24 tahun itu cukup produktif musim lalu dengan menghasilkan 20 gol dalam 43 pertandingan. Pekan lalu, Morata mempercepat liburannya demi segera kembali ke Madrid untuk mempercepat proses kepindahannya.

Selama ini ia menginginkan masuk di tim utama namun selalu kalah bersaing dengan Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo yang menjadi pilihan pelatih Zinedine Zidane. Kendati begitu mencintai klub Real Madrid, tempatnya berlatih sejak remaja, sebagai pemain profesional, ia membuktikan diri sebagai penyerang andal saat membela Juventus. Rival MU, Arsenal dikabarkan sepakat mendatangkan Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon sebesar 44 juta pound. Pemain timnas Prancis itu kini menjadi pemain termahal di Arsenal. Pelatih Arsene Wenger sebelumnya mencatat pembelian termahal saat membeli Mesut Ozil dari Real Madrid dengan harga 42,5 juta pound pada 2013. Namun Wenger tak bisa menyembunyikan ketertarikannya pada striker Lyon Lacazette yang dikagumi sejak lama. Musim lalu Wenger mengajukan penawaran sebesar 29 juta pound pada penyerang berusia 26 tahun itu. Tawaran tersebut ditolak oleh Lyon. Demikian pula dengan tawaran 39,5 juta pound pada awal musim panas ini, juga tak diterima

klub Liga Prancis itu. Pembicaraan terakhir dengan pemilik Lyon JeanMichel Aulas menghasilkan kesepakatan dan Lacazette akan menjalani tes kesehatan di Arsenal sebelum menandatangani kontraknya. Klub Liga Jerman Werder Bremen melepas penyerang veteran Claudio Pizarro. Pemain yang telah berumur 38 tahun itu tercatat tiga kali membela Werder dan dua kali bermain untuk Bayern Munich. Sepanjang pengabdiannya di Werder 18 tahun lalu, Pizzaro menjadi pencetak gol terbanyak dengan 104 gol. Pizarro menerima keputusan klub yang ingin melakukan peremajaan pemainnya. Dia bangga bisa membela Werder dalam kurun waktu lama. ‘’Saya ingin terus bermain untuk Werder, tapi saya menerima keputusan klub,’’ kata pemain yang pernah dipinjamkan ke Chelsea pada 2007 dan 2009 itu. Pemain asal Peru itu tercatat enam kali meraih trofi Bundesliga dan lima kali Piala Jerman bersama Bayern. Sementara saat di Werder ia meraih sekali Piala Jerman pada 2009. (kmb39/rtr/ap)

Juara Piala Konfedera 2017 — Jerman 2013 — Brazil 2009 — Brazil 2005 — Brazil 2003 — Prancis 2001 — Prancis 1999 — Meksiko 1997 — Brazil 1995 — Denmark 1992 — Argentina

Bali Post/rtr

Penyerang Real Madrid Alvaro Morata (kiri) menggantikan Toni Kroos.


OLAH RAGA

16

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Hadapi Grup Keras, Timnas U-16 Optimis Tampilkan Kualitas Terbaik Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ingin tim nasional U-16 menjadi juara di ajang Piala AFF U-15 di Chonburi, Thailand, yang digelar pada 9-22 Juli 2017. ‘’Di setiap turnamen, keinginan kami adalah menjadi yang terbaik,’’ ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Joko, yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas sekretaris jenderal PSSI, menyadari Indonesia berada di grup yang ketat karena bergabung dengan Australia, tuan rumah Thailand, Laos, Myanmar dan Singapura. Namun, menilik beberapa uji coba tim nasional asuhan Fakhri Husaini tersebut termasuk menjadi juara di turnamen Tien Phong Plastic 2017 di Vietnam, PSSI optimistis timnas bisa menunjukkan kualitas tertinggi di kompetisi tersebut. ‘’Ada optimisme melihat persiapannya. Insya Allah kita siap di Piala AFF termasuk melawan Myanmar di laga perdana,’’ kata Joko, sembari mengingatkan bahwa usia U-16 masih dalam masa pengembangan pesepak bola muda. Jika berhasil menjadi juara di Piala AFF 2017, PSSI kemungkinan akan memberikan bonus khusus. Namun, Joko belum bersedia mengungkapkannya secara rinci. ‘’Biasanya itu akan terpikir sesaat begitu turnamen selesai. Ya, begitulah kira-kira,’’ tuturnya. Di Piala AFF U-15, timnas U-16 yang berjuluk Garuda Asia bergabung di Grup A bersama Australia, Thailand, Laos, Myanmar dan Singapura. Mereka akan memainkan pertandingan pertama melawan Myanmar pada Minggu (9/7) pukul 19.30 waktu Bangkok di Stadion Princess Sirindhorn. Usai turnamen tersebut, timnas U-16 nantinya akan menjalani kualifikasi Piala Asia U-16 2018 pada 16-24 September 2017 di Thailand. Mereka berada di Grup G bersama dengan Thailand, Laos, Timor Leste dan Kepulauan Mariana Utara. (ant)

SEA Games 2017

PSSI Keberatan Pengundian Cabor Sepak Bola Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengajukan keberatan kepada panitia pelaksana SEA Games 2017 Malaysia (Masoc) terkait pengundian grup cabang olahraga sepak bola, melalui surat resmi yang diberikan melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI). ‘’Hari ini suratnya kami sampaikan ke KOI agar selanjutnya diteruskan ke Masoc. PSSI tidak bisa mengajukan keberatan secara langsung karena ini adalah kejuaraan multicabang,’’ ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Menurut Joko, PSSI menolak regulasi yang membebaskan tim nasional sepak bola Malaysia untuk memilih sendiri grupnya di SEA Games karena hal tersebut mencederai prinsip keadilan, integritas turnamen dan sportivitas. Keistimewaan itu, lanjut pria yang juga menjabat pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI ini, juga tidak lazim dan tidak pernah diterapkan di SEA Games. ‘’Jadi PSSI meminta agar mekanisme pengundian grup dilakukan seperti biasa yaitu dengan mempertimbangkan tim tuan rumah, juara turnamen serupa tahun 2015 juga prestasi timnas sebelumnya,’’ kata Joko. Selain surat keberatan yang akan disampaikan melalui KOI, PSSI selaku anggota Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) juga turut menyetujui surat keberatan kolektif oleh AFF terkait pengundian grup sepak bola SEA Games 2017 yang disepakati dalam rapat dewan pada Sabtu (1/7) di Nha Trang, Vietnam, di mana PSSI turut serta di dalamnya. Pada rapat yang disebut Joko tidak dihadiri oleh perwakilan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) itu, Dewan AFF menyatakan surat keberatan akan diajukan kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) selaku penentu regulasi turnamen sepak bola resmi di kawasan Asia, termasuk dalam kejuaraan multicabang SEA Games. ‘’Nanti AFC bisa berinteraksi langsung dengan FAM dan Masoc terkait regulasi pengundian grup sepak bola di SEA Games 2017 Malaysia. Semoga suratnya ditanggapi dan diteruskan menjadi keputusan, dengan semangat semua kegiatan olahraga sepak bola harus menjunjung tinggi sportivitas, fair play dan integritas olahraga. Semangat itu pula yang dipegang oleh PSSI dan federasi sepak bola Asia Tenggara lainnya,’’ tuturnya, sembari menegaskan bahwa PSSI akan mengikuti apa pun yang nantinya diputuskan oleh AFC terkait permasalahan itu. Pengundian grup cabang olahraga sepak bola sendiri diadakan pada Sabtu (8/7) di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam acara tersebut, PSSI akan diwakili oleh Wakil Kepala Departemen Timnas PSSI Fanny Riawan dan Manajer timnas U-22 Endri Erawan. (ant)

START - Pembalap Team Sky Geraint Thomas (keempat dari kanan) memimpin start etape ketiga lomba balap sepeda Tour de France, Senin (3/7) kemarin. Etape kertiga sejauh 212,5km dari Verviers (Belgia) menuju Luksemburg dan berakhir di Longwy (Prancis).

Sagan Menangi Etape Ketiga Bali Post/rtr

Longwy, Prancis -

Etape ketiga Tour de France, Senin (3/7) kemarin dimenangkan pembalap Slovakia Peter Sagan. Juara dunia dari Slovakia itu menuntaskan rute sejauh 212,5 km dengan waktu 5 jam 07 menit 19 detik. Menjelang akhir balapan dengan rute menanjak, Sagan meluncur di depan dan sempat kehilangan kendali setelah kakinya lepas dari pedal. Namun pembalap tim Bora-Hansgrohe itu dengan cepat memperbaiki diri dan berhasil menyelesaikan lomba di depan Michael Matthews (Team Sunweb) dan Dan Martin (Quick-Step Floors) serta Greg van Avermaet (BMC Racing). Kelima pembalap menuntaskan lomba dengan waktu sama. Pembalap Australia Richie

Porte sempat memberi perlawanan saat rombongan terdepan memasuki puncak bukit Nunns di kota bekas industri baja itu. Tetapi Sagan menguntit dengan cermat sebelum melepaskan diri menjelang garis akhir. Pembalap Team Sky Geraint Thomas tetap menguasai jaket kuning. Thomas menuntaskan balapan di posisi ke delapan terpaut dua detik dari Sagan. Menyusul di posisi berikutnya juara bertahan Chris Froome dan Rafal Majka (Bora).

Hasil Etape ketiga Tour de France 2017 1. Peter Sagan 2. Michael Matthews 3. Dan Martin 4. Greg van Avermaet 5. Alberto Bettiol 6. Arnaud Demare 7. Jakob Fuglsang 8. Geraint Thomas 9. Chris Froome 10. Rafal Majka

(Bora) 5:07:19 (Team Sunweb) (Quick-Step Floors) (BMC Racing) (Cannondale-Drapac) +02 detik (FDJ) (Astana) (Team Sky) (Team Sky) (Bora)

Klasemen Keseluruhan 1. Geraint Thomas (Inggris Raya) 10 jam 00 menit 31 detik 2. Chris Froome (Inggris Raya) +12 detik 3. Michael Matthews (Team Sunweb) 4. Peter Sagan (Slovakia) +13 detik 5. Edvald Boasson Hagen (Dimension Data) +16 detik

Pemain BU U-19 Irvin Sidi Berlabuh ke Perseden Denpasar (Bali Post) Bek Bali United U-19 Irvin Sidi dipastikan merapat ke Perseden Denpasar yang siap melakoni Kompetisi Liga 3 Rayon Bali. Kompetisi ini mulai digulirkan pada Minggu (9/7) mendatang. ‘’Irvin usianya lebih dari 19 tahun, dan dia mengikuti seleki selama sebulan, akhirnya kami memutuskan untuk layak direkrut,’’ ungkap pelatih Perseden Liga 3 AAK Bramastra, di Denpasar, Senin (3/7) kemarin. Menurutnya, AAN Surya

Negara dan kawan-kawan sudah melahap porsi latihan, hingga tinggal uji coba terakhir, di Lapangan Kompyang Sujana, Rabu (5/7) besok. Dia tinggal membekali asuhannya teknik, taktik, dan strategi menghadapi Liga 3. Disebutkan, Tim Laskar Catur Muka menghuni Grup B bersama Singaraja FC, Bintang Persi, Putra Pegok, dan Putra Pemenang. Sedangkan Grup A melibatkan Persekaba Badung, PS Gianyar, Tunas

Kejuaraan Tenis Junior Diikuti 360 Peserta

Jakarta (Bali Post) Kejuaraan Tenis Junior 2017 yang bertajuk Detec Open di Lapangan Tenis Gelora Manahan, Solo, Jawa Tengah, mulai digelar Senin (3/7) kemarin, diikuti lebih dari 360 peserta. Berdasarkan pernyataan resmi PP Pelti di Jakarta, para peserta tersebut bertanding di nomor tunggal dan ganda untuk putra dan putri yang terbagi dalam kelompok umur (KU) 10, 12, 14, dan 16, serta 18 tahun. ‘’Terdaftar sekitar 360 petenis yang datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua,’’ kata pengelola Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec) Anshari Nursida dalam pernyataan tersebut. Anshari yang juga merupakan Direktur Turnamen dalam kejuaraan tersebut memperkirakan jumlah peserta kemungkinan akan terus bertambah. Pasalnya, batas akhir pendaftaran untuk KU 8 tahun hingga Kamis (6/7). ‘’Ini lonjakan cukup signifikan karena tahun lalu hanya diikuti 246 peserta,’’ ujarnya. Selain melonjak secara kuantitas, pihak penyelenggara menyebut kualitas peserta yang tampil di turnamen yang masuk dalam kalender kompetisi resmi PP Pelti (TDP) ini juga mengalami peningkatan. Peringkat pertama nasional (PNP-1) menjadi unggulan teratas di setiap kategori pertandingan, di antaranya Diego Armando asal Pati (Jawa Tengah) menjadi unggulan pertama KU 10 putra dan M. Nur Fachry dari Cianjur (Jawa Barat) pada KU 12 serta KU 14 atas nama M. Tito Zuhda Irhani (Blora/Jawa Tengah). Demikian pula di sektor putri, petenis papan atas nasional pun mendominasi daftar unggulan di setiap kategori. Misalnya, Nadya Dhaneswara dari Kudus (Jawa Tengah) yang bercokol pada PNP-1 menempati seeded teratas KU 16. Sementara itu, Shinar Zahra (PNP-2) dari Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, menjadi unggulan pertama KU 10. Sesuai dengan regulasi induk organisasi tenis nasional, PP Pelti dan Federasi Tenis Internasional (ITF), turnamen yang telah digelar dua kali sejak tahun lalu itu tidak menyediakan hadiah uang. Juara turnamen ini berhak membawa pulang piala dan piagam penghargaan serta berbagai hadiah berupa produk dari sponsor. ‘’Melihat animo peserta tahun ini, kami berencana memberi hadiah tambahan dalam penyelenggaraan tahun mendatang berupa kesempatan mengikuti training camp bersama pelatih level dunia dari Belanda,’’ ucap pendiri Detec Deddy Prasetyo di sela-sela pertandingan putaran pertama turnamen. Selain menggelar turnamen, Detec juga rajin menyelenggarakan workshop kepelatihan dalam 1 dekade ini bersama tutor kelas dunia, Frank Frayenhoven dan Paul van Der Knap dari Belanda. ‘’Di samping melibatkan petenis yang menjuarai ajang ini, workshop itu juga akan diikuti oleh pelatih yang menghasilkan juara tersebut. Jadi, baik petenis maupun pelatihnya bisa maju bersama-sama,’’ ucapnya. (ant)

Di klasemen umum posisi Thomas belum aman karena juara bertahan Chris Froome (Team Sky) mulai mendekat kendati kedua pembalap Team Sky itu terpisah 12 detik. Namun setidaknya hingga etape keempat, Thomas masih bisa mengenakan jaket kuning. Peserta memulai lomba dari kota Verviers di Belgia, melewati Luksemburg dan berakhir di kota Longwy Prancis dengan total jarak 212,5 km. Dengan jalanan yang kasar dan bergelombang, para pembalap juga dihadapkan pada medan tanjakan yang terbagi dalam lima kategori. Sagan membuktikan dirinya yang terbaik meski terjadi insiden jelang finis. (kmb39/bbc.co.uk/rtr)

Bali Post/ist

Kapten PS Badung Wayan Gede Bayu Yusa.

PS Badung Berhentikan Syahrial dan Agus Tiono Mangupura (Bali Post) Tim PS Badung resmi memberhentikan dengan hormat pelatih kepala Syahrial Effendy bersama asistennya Agus Tiono. Pasalnya, manajemen menilai duet pelatih itu belum mampu mendongkrak prestasi Tim Keris yang kini bercokol di urutan keenam dari tujuh kontestan yang menghuni Grup VII Kompetisi Liga 2. Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Senin (3/7) kemarin menerangkan, dalam dunia sepak bola semipro merupakan hal biasa pemberhentian pelatih. Bahkan, sejak PS Badung menggelar latihan perdana pasca-Lebaran, persisnya sejak 30 Juni lalu, PS Badung hanya dilatih Nyoman Sujata. ‘’Ya… kemungkinan ke depan kami bisa bekerja sama lagi bersama Syahrial dan Agus Tiono,’’ ujar pria yang akrab disapa Koming ini. Dijelaskannya, Syahrial merupakan pelatih tim PON Sumut, bahkan beberapa pemain asal Sumut juga belum bergabung bersama Wayan

Gede Bayu Yusa dan kawankawan, termasuk kiper Syamsidar yang didera cedera. ‘’Sekitar tujuh pemain asal Medan belum ikut latihan,’’ kata Koming. Dia masih mempertahankan Nyoman Sujata, sebab dianggap memahami karakter pemain, karena ikut menangani sejak awal pembentukan tim. Ia menambahkan, PS Badung bakal menjamu tamunya Persigo Semeru Lumajang di Lapangan Samudra Kuta pada Sabtu (8/7) nanti. ‘’Laga ini sekaligus penutup putaran pertama, dan kekuatan kami hanya mengandalkan 18 pemain,’’ katanya. Saat jedah menjelang putaran kedua, pihaknya bakal menggelar rapat bersama manajemen, termasuk kemungkinan melakukan pergantian pelatih, berikut penambahan pemain. ‘’Saya kira sudah ada beberapa pemain yang ingin gabung PS Badung, guna menyelamatkan Tim Keris, agar tetap eksis di Liga 2 pada musim kompetisi tahun depan,’’ tuturnya. (022)

Muda Ubud, Undiksha, dan Pro Kondalini. Pria yang akrab dipanggil Gung Bram itu optimis Perseden yang juara nasional Liga Nusantara 2016, bakal kembali mewakili Bali ke pentas nasional. Apalagi, tim yang dipoles trio pelatih yakni Nyoman Ambara, Gung Bram, dan Nyoman Magrung Jumada persiapannya cukup matang. ‘’Kami sudah berlatih 2,5 bulan, dan berkekuatan 24 peman,’’ jelasnya. (022)

Bali Post/022

TARGET JUARA — Tim Perseden Denpasar mematok target juara Liga 3 Rayon Bali, yang mulai diputar pada Minggu (9/7) nanti.

Horn Tak Peduli Kemenangannya Diprotes

Sydney Petinju Australia Jeff Horn tak peduli dengan protes sejumlah pihak terhadap kemenangan kontroversialnya atas Manny Pacquiao dan mengatakan bahwa kesuksesan merebut gelar kelas welter WBO dari petinju Filipina itu akan menjadi penyegaran bagi dunia tinju. Mantan guru berusia 29 tahun itu mendapat hadiah kemenangan angka dalam pertarungan 12 ronde atas juara dunia delapan divisi itu, Minggu lalu. Laga di Brisbane Lang Park disaksikan lebih 51.000 penonton dan menghasilkan kemenangan tak terduga. Ketiga juri memberi Horn keunggulan angka 117-111, 115-111 dan 115-111. Bahkan mantan juara dunia kelas berat Lennox Lewis berada di antara orang yang tidak mengakui kemenangan itu. ‘’Akan selalu ada reaksi di mana orang mengatakan saya beruntung atau apa saja,’’ kata Horn di Brisbane, Senin (3/7) kemarin. ‘’Selalu ada yang mengatakan sebetulnya saya tidak pernah memenan gi pertarungan, tapi saya pikir saya memenangi pertarungan, banyak orang Queensland dan seluruh dunia mengatakan saya memenangi pertarungan, maka anda akan selalu memiliki beberapa pilihan menurut anda,’’ tambahnya. Kritik tersebut dilancarkan karena mereka menganggap Pacquiao memiliki 182 pukulan, sedangkan Horn hanya 92. Horn mendapat hadiah kemenangan karena usahanya dalam menghindari pukulan. ‘’Ini kesalahan dalam tinju, Horn aktif tapi saya melihat bagaimana dia bisa memenangi pertarungan dengan hanya bermain ket-

at,’’ kata Lewis. Hasil itu merupakan kekalahan pertama bagi Pacquiao sejak pertarungannya melawan Floyd Mayweather Jr. pada 2005, dan mengindikasikan bahwa dia akan bertarung ulang dan Horn mengatakan dirinya akan senang untuk kembali bertarung dengan petinju berusia 38 tahun itu untuk mempertahankan gelar.

‘’Saya senang bisa bertarung ulang, itu bagus bisa kembali bertarung dengannya di sini,’’ tambahnya. Dengan hasil kemenangannya kini Horn mengukir rekor bertinju 17 kali menang dan sekali kalah dan dia mengatakan juga senang kalau bisa bertarung melawan petinju gaek berusia 40 tahun Mayweather. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

WELTER - Petinju Australia Jeff Horn berpose dengan sabuk kelas welter WBO.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Arsitek lamaran WA pdf 087861777063

B.BP.164.07.17.0000191

Dbthkn Sgr Asst Rmh Tangga di Sidakarya Hub:081514266706

*!Dcr Receptionist&SpaTherapis Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744

B.BP.001.07.17.0000056

Dbthkn Sgr Cook&Waiters.LamLgs bw ke Warung Boo Boo’s Jl.Pengubengan Kauh No.80 Kerobokan

B.BP.001.07.17.0000155

B.BP.001.07.17.0000006

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.004.07.17.0000052

B.BP.001.06.17.0001985

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Spa Therapist Wnt Pglm Ari Putri Hotel,Jl.Cemara Semawang Sanur 08976778714

Bali Royal Heritage Villas B.BP.001.07.17.0000060 B.BP.004.07.17.0000135 Requires Freelance Marketing Dcr Apoteker Hub:427508/427504 Dcr Staf Adm Single Hub.Indo B.BP.001.07.17.0000119 Man or Woman,Please Call in Bina Usada Gatsu Barat 455X Home&Co Jl.Cokro 165 Ubung Dcr Spa Trainer Pglmn Min.3Th 0822 3633 1486 or 0361 735351 B.BP.166.07.17.0000196 Samp mandiri TaspenPost 429047 Disiplin.CV ke:Hospitality&Spa Dcr IT Brpglm u.IT Office Syrt B.BP.004.07.17.0000182 B.BP.001.07.17.0000124 Agency Jl.Tkd.Badung 2B Renon Laki2 mnguasai sstm Ops Window Bth 1 Perawat Wanita, AMD utk Dcr Staff Akunting/Admin,Sale/ B.BP.001.06.17.0001838 App Office Kompetensi Jringan Praktek Pagi, Dr.Spesialis SPG,Housekeeper,Barista,Waiter Dcr:FO,Belboy,HK,Driver,EngeKompt LAN,Troubleshoot Kompt. Lam.CV + Ijazah Jl.Veteran 61 /Waitress,Bartender,Cook, neering,Laundry,Security,u/Htl B.BP.001.07.17.0000024 Pddkn Min.SMK Teknik Komptr&jaSteward. Send CV to IKATBATIK E:newarenahotelkutabali@gmail. Butuh Cepat! Admin laki-laki ringan/Sdrjt.Hb.081236269898/0 Jl.Monkey Forest (0361)975622/ com/Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali Hub:PT.Hatindo 724095/724096 82236353434 PT.Elnusa Petrofin Email to:info@ikatbatik.com B.BP.164.07.17.0000059 B.BP.001.07.17.0000137 B.BP.001.07.17.0000114 Pendftaran Tgl 5-6 Juli 2017 Dcr: Sales Ban CORSA,1 Org.Lk, Butuh Drafter S1/STM & Sopir Dcr Staff Marketing utk Tmp B.BP.001.07.17.0000152 Max35Th Min.SLTA.Srt Bw Lsg ke Logt. 08123950649/081246006744 Wisata DMZ Bali,Wanita/Pria Dcr Kryawati u.Rest Panjer Dps B.BP.001.07.17.0000089 PT.Banoli Jl.Buluh Indah 75Dps Max 35Th Minat Hub:8496220 Hb:081999920027 Umur Max.25Th Cari Cleaning Service/OB utk B.BP.001.07.17.0000186 B.BP.004.07.17.0000165 B.BP.001.07.17.0000130 Dicari Karyawati utk buat kue Dpsar Hub.0811396250 max.30th Dcr Supir Keluarga,Bujang, Dcr Krywti Tmt SMA/SMK,Bs Komp B.BP.001.07.17.0000127 Bali Gj.1,5Jt+Bns 085103851168 Tidur Dalam Hub.085378877761 Pny SIM CV Dikirim ke Jl.Letda Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1.8Jt Tdr B.BP.001.07.17.0000198 B.BP.001.07.17.0000144 Looking for Marketing Manager dlm 081999776071 082237496717 Ngurah Putra No2A 085205509492 Dcr Therapist good massage P/W B.BP.135.07.17.0000194 B.BP.001.07.17.0000133 Please Email CV to:info@baliba Cr Pembantu Gj1,5 yg antar dpt Dcr SPG Adm/Supir/Satpm/Gudang Jl.D.Toba22 Sanur,081239651456 hamarafting.com Tlp.270811 B.BP.001.07.17.0000173 B.BP.001.07.17.0000163 Kms 500 T.487706/085337647918 Kasir/pramu:Dps-Jimbran-Tabann Dcr Tkg Masak/Goreng,Taho,Tkg B.BP.001.07.17.0000080 !!Bth 8org Sopir B1/A,8org Tng Info:087860965662-081246200344 Potong,Cleaner,Waiter,utk Kuta Cr Pgw Tk Sembako,Wanita B.BP.001.07.17.0000118 Angkat Kuat,Gaji Min 75.000/Hr Lmr bawa ke Rest Renon Jln. Hub.082147596079 Gatsu Barat Dcr Sales AC Mitsubishi S1 dpt Kost+U.Makan,Makmur Abadi Cok A. Tresna 85 Dps B.BP.001.07.17.0000116 B.BP.001.07.17.0000126 Bangunan Jl.T.Umar Brt 888 Dps Dcr PRT Tdr Dlm Gj1,2Jt Daerah Hub.03618495675 Jl.Imam Bonjol 386 Imbo Residence Kav.17 B.BP.005.07.17.0000195 Gatsu Barat.Hub:085100482022 Dcr untuk Hotel Sales,House B.BP.001.07.17.0000159 keeping,Engineering,FO: !Db Cook Helper,1.8Jta+Mes/ Dcr utk Bakery,FreshFood,Sopir B.BP.001.07.17.0000132 Dcr Salesman u/Distrbtr Income CV ke Kepundung Hotel Dps Makan/Tips.Top Busy Cafe Jimb CS (ank kuliahan),Ksir,Prmniaga Dcr PRT Tinggal Dalam Gj.1,2Jt s/d 8Jt&Sopir.Bedahulu IV No.12 Jl.Kepundung No.62 Tlp.222976 Tlp.087852459519/085738559532 081246913601 Hub.081236061394 Jln.Plawa B.BP.004.07.17.0000174

: : : :

� � � �

Di bth Colektor KSU Sari Tirta Jl.G.lempuyang Gianyar 942218

Dicr Gr Bhs Jpn utk PAUD IP Hub.089621759346

Pegawai bs psg tenda,rajin,bs setir tgldlm,bjgn 081999058233

Dibtkan sgr Kasir & Pramuniaga u/Surya Mas Mart Jl.Legian Kaje 478, 0361-753732-087862979641

Dicr HK Pria Tdr Dlm utk Kost Bule Jl.Tambak Sari 29/30A Snr

Pria HK/Srbt Single SMA,SMK sdrjt Max27Th, H:0361225353/462069

B.BP.014.07.17.0000147

B.BP.154.07.17.0000192

Dibutuhkan 2PRT 1.Diutamakan yg Bisa masak,gaji Rp.2,5Jt, 2.PRT biasa Gaji 2,2Jt,Tinggal Dalam,Hub:Bapak Nyoman Nirka Telp:081237777772

Dicari Pgw u/Minimart Hub.Jl. Pura Demak No.2A/88X (T.Umar) Hub.08113972040

B.BP.001.07.17.0000156

B.BP.001.06.17.0001981

B.BP.001.07.17.0000129

B.BP.004.07.17.0000162

B.BP.001.07.17.0000136

Dicr Pengasuh Balita 2,5Th Segera Bth Spa Terapis Pglm u/ Gatsu Timur Hub.087862244442 Pnempatn di Htl H:087777438887 B.BP.001.07.17.0000181

B.BP.145.07.17.0000053

B.BP.001.07.17.0000151

B.BP.004.07.17.0000167

B.BP.001.07.17.0000146

B.BP.001.06.17.0001839

Dicr Sgr Pgwai Rumah Tangga yg Ubud Rest.Cook,Waiter/ress,Bar Serius Kerja H:081338661656 dekco@dekco.com SMS 0811399375

Jari Menari Nusa Dua Membutuh- rajawalikonsultanbali@gmail.com B.BP.001.07.17.0000134 kan Manager yang mempunyai Cari Adm,Acct Max 30Th Dpsar Dibutuhkan Segera Sopir PariwiB.BP.001.07.17.0000128 Pengalaman Dibidang Marketing sata 081337218080/08123636156 Waiter Cook Barista baru tamat. bisa Berbahasa Inggris dan B.BP.001.07.17.0000113 Lamaran ke Shankara Kuta Bali Mempunyai Jiwa Kepemimpinan. Dicari Sopir pariwisata Pglmn Coffee Warung 63 Kuta, Jl.Bakung Kirim CV ke:Jalan Pratama 88X, Wiguna Transport 081386676388 Sari Blok D33 Kuta Square (depan B.BP.001.07.17.0000112 Tanjung Benoa.Hp 081 338 991 McD), shankarakuta18@gmail.com, Dicari sgr tukang payet kebaya 999 Email ke:jarimenarinusadua SMS 081291086818 Hub. 081999866888 G.01 @jarimenari.com B.BP.820.07.17.0000157 B.BP.004.07.17.0000169 SMEA Akuntansi, S1 Akuntansi Dicari:Guru Musik Ukulele, Job Vacancy. The Griya Villas baru tamat untuk staf kasir audit. Cajon,Djembe&Drum Circle Bunutan,Abang,Kr.Asem. Dicari Lamaran ke Bali Mart Jl.Bakung Sari Facilitator.Ubud 085279791379 Kuta Pasar Seni Kuta. CDP,Sous Chef,Chef. Kirim CV G.02 robert@bali-treasures.com email: info@thegriya.com B.BP.817.06.17.0001852 B.BP.012.07.17.0000143 Sopir SIM B1 dan A pengalaman Dicari:Marketing Freelance utk Need Waiter/ss Krm CV K Tutmak 2th umur dibawah 25 th. Lamaran Koperasi Krama Bali, Percetakan Hub:085100102640/ Rest Ubud Jl.Dewi Sita T975754 0361255687 Email: Jl.Kepundung 61A Dps E:infotutmak@gmail.com G.03 info@godesign-mediagraphic.com B.BP.004.07.17.0000171 B.BP.001.07.17.0000040 P.Distributor Bth Adm.Piutang SINGARAJA Dicr Admin+Bs Pajak Min SMU ke Berpengalamn Hub.PT.Dwiniaga Cr Therapist Brpglmn Diutmkan Jl.T.Umar Brt 81, 085101687883 Jl.P.Moyo & Pedungan T.720882 bs Thai/Shiatsu,087 761 787 000 B.BP.001.07.17.0000188

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Telah Hilang Sertifikat Tanah DIJUAL TANAH DICARI TANAH DISEWAKAN TOKO No.15099 A/N Vikesh A Nanwani, “Dikon Toko d Kedonganan 8x7m Renon Jalan Tukad Jinah mau 23Are Batubulan kangin BrPuseh B.BP.001.07.17.0000183 ltk tnh Kel/Ds.Benoa Kec.Kuta H200Jt/Are 081337283254/081338 beli luas minimal 4 s.d 7are, pemilik dkt RS Kasih Ibu.082147038579" Jual Land Cruiser’2000 W. B.BP.001.07.17.0000048 B.BP.001.07.17.0000122 Selatan,Kab.Badung,LT.85m2 B.BP.004.07.17.0000170 langsung atau masalah jaminan Hitam 082146432183 791301/081237449024/0361466840 B.BP.156.07.17.0000158 HONDA TOYOTA bank. Hubungi SMS B.BP.012.06.17.0001843 B.BP.155.07.17.0000164 B.BP.001.07.17.0000115 B.BP.001.06.17.0001996 BUC New CRV 2.0 AT’11 Wrna Abu Vellfire 2.4 Th’11 Hitam HJP.085108880888 Kediri Garden Estate Tabanan RUPA-RUPA Yaris’11 Limited 147Jt+E’10 PENGUMUMAN Cpt Tnh 2,5+1,5A Penatih 250Jt B.BP.001.07.17.0000207 DIJUAL TANAH Istmw,0818343171,08123802909 KM38Rb AsDK+New Harrier Prem 138Jt+E’2012 H.085100856999 Hub:081338791301/081337283254 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% Dcr Ir AA.Ngurah Wirya Sanjaya B.BP.001.07.17.0000168 /A.2,6+1,10A Jagapati 250Jt/A B.BP.141.07.17.0000177 B.BP.001.06.17.0002002 Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & Advance Modelista Th’14 KM19Rb H.087862223922 / 082237457658 DISEWAKAN RUKO dulu Jl.Tkd.Buaji 80,sgr bayar MITSUBISHI Perum Permata Hijau Jln.raya B.BP.164.07.17.0000189 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 Hb.081338437957-087761153794 Dikontrakan Ruko Jl.Kepundung Hub.0361-464948/0812390168 Tagihan Brng Kpd Putu Hadi Pajero Sport Dakar LTD’2013, B.BP.001.07.17.0000131 Dalung Abian Base,081337283254 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat DIJUAL RUMAH B.BP.001.07.17.0000120 B.BP.141.07.17.0000179 No.1 087860814882 Denpasar Kusuma Jl.Mertasari No.2 Dps Coklat, 4x2,08123808478 Dijual Tanah Murah Cpt 8Jt Per 081338791301,081237449024 T.08123985172 / 412815 Rumah+Toko Penamparan Bs TT BU Jual Cpt Inova A/T 2010 Htm B.BP.154.07.17.0000193 B.BP.001.07.17.0000175 B.BP.001.06.17.0001995 DIJUAL RUKO B.BP.001.07.17.0000073 B.BP.004.07.17.0000166 Are Lok Selat Hub.087762631125 165&Smart A/T Prb-081338311368 Mobil/Tanah H.085100856999 Dijual Ruko 3Lantai Luas Tanah DISEWAKAN TANAH B.BP.158.07.17.0000153 BIRO JASA B.BP.141.07.17.0000176 DISEWAKAN RUMAH B.BP.001.07.17.0000125 NISSAN KEHILANGAN 2Are Alamat Jl.Bay Pas Kediri Dkont Tnh LT1,85Are Jl.KenArok Hlg BPKB Spm:01364219-O,Nosin: Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Jual Tanah pinggir jalan BatuJuke Revolt Red Edition’16 Pmk BUC Djl Rmh 45/90 Lok.Gn.Abang Dikont Rmh LT1,5A Jl.Tk.Badung Dijual Avanza G’2012 Silver Gg.Pudak Dps Hub:085100938292 3C1696011,Hub:082339668770 Bulanan NPWP SIUP 081338344155 Tabanan Hub:081237698174 Htm&Avanza G’07Slv085100840907 Hub:Bapak Bambang:081916127750 II/25 Prum MM Dps 081338792660 X/5 Renon Dps Hub:085100938292 bulan,SHM Hub.087860644530 DAIHATSU

Ayla X Hitam Manual’16 AsliDK KM2000an T.081338181444(NoSMS)

B.BP.001.07.17.0000197

FOTOCOPY

Djl Inova G’2013 Manual Silver ada Ijin 081999450890 Pribadi

SUZUKI

Karimun GX’2006 Gold Pribadi Hub: 081338999885 Murah

B.BP.001.07.17.0000121

RUPA-RUPA

B.BP.001.07.17.0000123

BENGKEL LAS

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh 2lt.106/110,Maja R S3,Jl.Tk Badung 28 Renon ,Dps Rp. 2,2M Hub:085339139168 BUC

B.BP.001.07.17.0000160

TOUR

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh+Garase dan Kos2an Jln.Noja Br.Oongan Gg.Rahwana No.4 HP:081999915860.

B.BP.001.06.17.0001888

BIRO JASA

B.BP.001.07.17.0000161

B.BP.001.07.17.0000148

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.06.17.0001603

DIJUAL RUMAH

PELUANG USAHA

WC

LAMPU LED PRODUKSI DALAM NEGERI MULAI 1 JUTA

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

SEMUA WILAYAH BALI

242389 / 081236774491 C.0001897-brj

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001956-SRV

SERVICE

PELUANG BISNIS

SERVICE MAMPET

GARANSI

SERVICE

B.BP.001.06.17.0001934

klik www.bohlam.co.id C.0001944-djr

C.0001325-p.bis


EKONOMI

18

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Inflasi Juni di Atas Proyeksi

Lebaran 2017

Pertamakali Bali Alami Deflasi Denpasar (Bali Post) Sepanjang sejarah, pada bulan Juni 2017 Bali mengalami deflasi pada momen hari raya Lebaran. Biasanya tingkat inflasinya selalu positif dan cenderung tinggi. Tercatat Bali pada Juni 2017 mencapai deflasi sebesar 0,01 persen di Denpasar dan 0,64 persen di Singaraja. ‘’Ini adalah rekor sejarah selama saya mengikuti inflasi daripada bulan Lebaran dan puasa. Yang mengalami deflasi ya… baru sekarang ini,’’ kata Adi Nugroho, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Senin (3/7) kemarin. Hal itu, menurutnya, merupakan tanda pemerintah daerah (pemda) Bali sudah sangat mengenal pola konsumsi masyarakat Bali dan bersama-sama masyarakat sudah menemukan formula untuk mengendalikan lajunya berbagai barang konsumsi. Sehingga pada saat kebutuhan meningkat, ternyata pasar bisa menyediakan dengan harga yang terkendali. Secara yoy, inflasi Denpasar yaitu 2,01 persen dan Singaraja 1,00 persen. Sedangkan inflasi Juni 2016 dibandingkan Juni 2017, inflasi Denpasar adalah 4,05 persen dan Singaraja 3,90 persen. Ia berharap hingga akhir Desember 2017, gejolak inflasi di Denpasar dan Singaraja tetap terkendali.

Penyumbang deflasi di Denpasar adalah kelompok bahan makanan yaitu 1,23 persen. ‘’Inilah rekor yang dicapai setelah belasan tahun pada momen lebaran yang selalu menyertai naiknya harga barang kebutuhan terutama barang kebutuhan pokok bahan makanan,’’ ujarnya. Tahun ini, di Kota Denpasar, kelompok bahan makanan menyumbang deflasi yang cukup dalam. Kelompok lain inflasi atau deflasinya tergolong terkendali, tidak jauh lebih dari setengah persen. Hal itu menandakan situasi harga terkendali. Makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau inflasinya 0,56 persen. Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar inflasinya 0,26 persen. Kelompok sandang inflasinya 0,56 persen. Kesehatan inflasinya 0,27 persen. Pendidikan, rekreasi dan olahraga inflasi 0,13 persen. Begitu juga transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yang biasanya pada perayaan Idul Fitri kerap menjadi momok karena permintaan meningkat. Ternyata kebutuhan transportasi juga sangat terkendali, sehingga inflasinya terkendali yaitu 0,12 persen. Situasi di Singaraja juga hampir sama dengan Denpasar mengalami deflasi 0,64 persen. (kmb42)

I Nyoman Mudita

Produk Seni dan Kerajinan Bali

Eksistensi Perak Digeser Alpaka

Denpasar (Bali Post) Penyelenggaraan PKB telah berlangsung 39 tahun. Dari segi nilai seni, PKB telah mendunia. Secara internasional telah membooming, baik tari-tarian dan gamelan. Namun di samping pementasan seni, pada stan UKM juga seharusnya dipamerkan barang-barang seni yang berkualitas. Demikian disampaikan I Nyoman Mudita, owner Mudita Gold and Silver yang juga Ketua Asosiasi Perak Bali, Senin (3/7) kemarin. Menurutnya, PKB merupakan ajang para UKM untuk menunjukkan produk seni hasil ciptaannya. Maka dari itu, UKM hendaknya memamerkan barang-barang terbaiknya di PKB yang betul-betul dilihat dari segi seninya. Termasuk stan kerajinan dari logam. Logam yang memiliki nilai seni dan berkualitas adalah emas dan perak. Namun dengan terjadinya perubahan zaman dan tuntutan ekonomi, sejak lima tahun belakangan bahan logam dari alpaka marak dipajang di stan UKM PKB. Pangsa pasar lokal maupun nasional berbeda dengan di Asia dan internasional. Pangsa pasar lokal dan nasional lebih memilih alpaka daripada perak. ‘’Jadi perak bergeser ke alpaka,’’ ungkapnya. Padahal alpaka bukan handmade tetapi cetakan. Dengan begitu perajin perak yang mengerjakan desain perak berkurang, tergantikan dengan alpaka yang merupakan produk cetakan. Hal itu berarti pengurangan tenaga kerja. Keberadaan alpaka sejak lima tahun terakhir juga mendesak kerajinan perak yang telah dibangun sejak 40-an tahun. Masyarakat yang tidak mengerti tentang bahan perak dan alpaka tentu akan membandingkan kedua produk tersebut dari segi harga. ‘’Barang dengan nilai Rp 300.000 sudah bisa dimiliki padahal bahannya beda,’’ tukasnya. Perak memang memiliki harga yang lebih mahal dari alpaka, namun kualitasnya lebih bagus. ‘’Alpaka itu dikategorikan seng. Kalau orang telinganya tidak cocok, bisa iritasi,’’ ungkapnya. Perak yang diakui secara internasional adalah kadar 925. Karena pasar internasional agak lesu, bergeserlah bahan bakunya ke alpaka. Alpaka juga tidak bisa disen-

tuh dengan hati. Artinya, ketika alpaka selesai dipakai, diletakkan begitu saja seperti barang tidak berharga. ‘’Yang namanya alpaka dipakainya tidak lebih dari sebulan, sudah terbuang. Tidak bisa didaur ulang,’’ cetusnya. Sedangkan perak akan diletakkan dengan baik di tempat yang aman, layaknya barang berharga. Ia berharap tahun depan mengingat gaung PKB telah sampai tingkat internasional, sehingga UKM perlu dikembangkan. Pasar juga perlu ditingkatkan ke tingkat Asia dan Eropa. ‘’Ajang satu bulan ini seharusnya dijadikan para UKM untuk mempertontonkan kualitas kerja dan motif kerja,’’ tandasnya. Selain itu, dalam mengajukan izin, pengusaha logam tidak mencantumkan alpaka. Yang tercantum malah perak dan emas. Art center memiliki nilai besar di mata dunia. ‘’Maka art ini yang menonjol. Dari sisi UKM-nya, art sekarang sudah tidak lagi,’’ pungkasnya. Menurutnya, kalaupun nanti alpaka masuk dalam stan UKM di PKB hendaknya letaknya terpisah dari perak dan emas, agar konsumen juga dapat membedakan antara perak dan alpaka. (kmb42)

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan laju inflasi pada Juni 2017 sebesar 0,69 persen sedikit di atas perkiraan sebelumnya. ‘’Memang agak tinggi, artinya 0,69 persen, agak di atas harapan,’’ kata Darmin, di Jakarta, Senin (3/7) kemarin.

Bali Post/ant

ISI BBM - Anggota Satuan Tugas (Satgas) BBM mengendarai mobile SPBU setelah melakukan pengisian BBM jenis pertamax pada mobil milik pemudik di Jalan Tol Sumatra ruas Palembang-Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Selasa lalu. Dalam menghadapi arus mudik 2017, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel menyiapkan dua titik Mobile SPBU, satu titik SPBU Kantong dan tiga titik SPBU Buffer di jalur mudik lebaran.

Pemudik Lebih Memilih BBM Nonsubsidi

Jakarta (Bali Post) – PT Pertamina (Persero) menyatakan selama arus mudik hingga arus balik, konsumen (pemudik) lebih memilih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, Senin (3/7) kemarin, pada mudik tahun ini animo konsumen terhadap BBM dengan oktan lebih tinggi semakin meningkat. Data Satgas BBM Mudik 2017 per 2 Juli 2017 menunjukkan kenaikan signifikan pada seluruh varian BBM nonsubsidi. Untuk jenis gasoline, realisasi konsumsi Pertalite sebanyak 44,625 kl melonjak tajam hingga 113,8 persen dibandingkan pada 2016. Begitu juga dengan pertamax, selama masa mudik 2017, konsumsi sebesar 18.352 kl atau naik 33,4 persen dibanding periode 2016. Kenaikan lebih besar terlihat pada konsumsi dexlite. ‘’Hingga H+7 Lebaran, BBM jenis gasoil ini mencatat kenaikan hingga 268 persen sebanyak 808 kl dibanding tahun sebelumnya. Varian lain jenis ini yakni Pertamina Dex juga naik 46 persen sebesar 500 kl. Perilaku konsumen terhadap konsumsi

BBM berubah lebih positif, produk BBM nonsubsidi menjadi favorit pemudik karena sesuai dengan spesifikasi kendaraannya,’’ kata Adiatma. Pertamina mencatat adanya respons positif pemudik terhadap BBM kemasan dan penjualan dengan mobil tanki dispenser di jalur mudik. Satgas BBM mencatat realisasi penjualan BBM yang diproduksi untuk mengantisipasi kebutuhan di wilayah rawan macet cukup tinggi. ‘’Realisasi penjualan pertamax kemasan mencapai 205 kl, dexlite 8,8 kl, Pertamina Dex 18,6 kl. Sementara untuk penjualan pertamax melalui mobil dispenser mencapai 130 kl. Inovasi produk untuk memudahkan pemudik mengisi BBM di jalur padat kendaraan ini disambut baik oleh konsumen, sehingga penjualan sangat signifikan,’’ ujarnya. Selain itu, kelancaran distribusi BBM Pertamina di masa mudik ditopang dengan meningkatkannya pengguna aplikasi PertaminaGo. Sekitar 50 ribu masyarakat pengguna smartphone telah mengunduh dan meregistrasi aplikasi yang akan memudahkan pemudik untuk mengetahui lokasi SPBU terdekat. (ant)

Rupiah Menguat Jadi 13.348/Dolar Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (3/7) pagi, bergerak menguat sebesar 42 poin menjadi 13.306 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.348 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan terapresiasinya harga minyak mentah dunia memberikan kesempatan bagi rupiah untuk bergerak di area positif. ‘’Harga minyak mentah dunia yang terapresiasi membuat harga komoditas lainnya turut terangkat, situasi itu membuat mata uang berbasis komoditas mengalami penguatan,’’ katanya. Terpantau harga min-

yak jenis WTI Crude menguat 0,25 persen ke posisi 46,27 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,16 persen ke level 48,93 dolar AS per barel. Ia menambahkan bahwa perkiraan inflasi yang yang terkendali juga turut menjadi salah satu faktor positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah di pasar valas. ‘’Sedianya, Badan Pusat Statistik akan merilis inflasi, diproyeksika n m a sih t erkend a li. Untuk tahun ini, sasaran inflasi pemerintah sebesar

4 persen dengan deviasi 1 persen,’’ katanya. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa pascalibur panjang hari raya Lebaran, rupiah menguat seiring dengan penguatan kurs di kawasan Asia dalam sepekan terakhir merespons anjloknya dolar AS. ‘’Keraguan terhadap stimulus fiskal Presiden AS Donald Trump, yang semakin meredup membuat dolar Amerika Serikat mengalami depresiasi,’’ katanya. (ant)

Menurut Darmin, pengendalian harga bahan makanan relatif berhasil dalam periode ini, meski laju inflasi ini sedikit lebih tinggi dari proyeksi. ‘’Kalau dilihat dari year to date masih oke, dan year on year masih oke. Kita masih mengharapkan inflasi dari pangan tidak terlalu tinggi,’’ ujarnya. Darmin juga menambahkan, tingkat inflasi pada periode Lebaran ini masih lebih baik dari inflasi dalam periode sama tahun-tahun sebelumnya. Ia meyakini melalui upaya stabilisasi harga pangan yang dilakukan pemerintah hingga akhir tahun, dapat menjaga target laju inflasi berada pada kisaran empat persen. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi nasional pada Juni 2017 sebesar 0,69 persen disebabkan oleh kenaikan tarif listrik, tarif angkutan udara dan tarif angkutan antarkota. Dengan tingkat inflasi pada Juni 2017 sebesar 0,69 persen, maka laju inflasi tahun kalender Januari-Juni 2017 telah mencapai 2,38 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (yoy) tercatat sebesar 4,37 persen.

Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi dalam periode ini di antaranya kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,27 persen diikuti kelompok sandang sebesar 0,78 persen. Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar ikut menyumbang inflasi 0,75 persen, kelompok bahan makanan 0,69 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,39 persen. (ant)

Lebaran 2017

Stabilitas Harga Pangan Terbaik 10 Tahun Terakhir Jakarta (Bali Post) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja seluruh pihak terkait untuk mewujudkan stabilitas harga pangan, terutama pada Lebaran 2017 yang dinilai terbaik dalam 10 tahun terakhir menurut Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). ‘’Tahun ini produksi kita baik, kemudian harga juga stabil. Menurut KPPU, 10 tahun terakhir harga yang paling stabil adalah tahun 2017,’’ kata Menteri Amran usai acara halalbihalal di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Amran mengatakan harga komoditas pangan, seperti daging ayam, telur dan daging sapi terkendali selama Ramadan hingga Lebaran 2017. Ia mengapresiasi sinergi kementerian dan lembaga, yakni Kementerian Perdagangan, Satgas Pangan dan Kapolri, Kementerian BUMN, KPPU, Bulog, perusahaan BUMD lainnya

dan petani serta pedagang yang mendorong produksi dalam memenuhi kebutuhan warga saat Ramadan dan Lebaran. Atas sinergi tersebut, Amran mengatakan Indonesia berhasil mencapai peringkat 21 dalam Indeks Keberlanjutan Pangan atau Food Sustainability Index (FSI) yang dirilis dari lembaga riset dan analisis ekonomi internasional di Inggris, Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN) Foundation. Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa pertanian Indonesia masuk 25 besar dunia. Negara yang diteliti dengan pertimbangan 2/3 penduduk dunia berada di 25 negara tersebut dan sudah mencakup 87 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Secara keseluruhan, Indonesia berada pada peringkat ke-21 dengan skor 50,77 setelah Brazil serta berada di atas Uni Emirat Arab, Mesir, Arab Saudi, dan India. (ant)


19

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

Terkait Seleksi Akpol Pendangkalan Danau Buyan Ancaman Krisis Air di Buleleng Tengah SK Putra Daerah Tanpa Sepengetahuan Kapolri Buleleng (Bali Post) Pendangkalan danau di Provinsi Bali sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Belum ada pihak yang secara serius memikirkan dampak pendangkalan tersebut. Contohnya, pendangkalan Danau Buyan di Desa Pancasari, Buleleng. Selama ini dianggap biasa-biasa saja, padahal jika ini berlanjut akan mengakibatkan krisis ar di kawasan Buleleng Tengah. Danau Buyan dan Tamblingan adalah sumber air utama bagi kawasan Kecamatan Sukasada, Banjar, serta Seririt. Demikian diungkapkan Wakil Rektor II Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Ketut Budi Susrusa, M.S. saat membuka pengabdian masyarakat serangkain perayaan HUT ke-50 Fakultas Pertanian Unud di Desa Pancasari, Sabtu (1/7). Prof. Budi Susrusa meminta civitas akademika tidak hanya melaksanakan pengabdian dalam jangka pendek seperti pemasyarakat teknologi pertanian tepat guna tetapi juga melaksanakan pengabdian jangka panjang berupa solusi permasalahan lingkungan tersebut. ‘’Jangan sampai ketika krisis air sudah terjadi baru panik dan saling menyalahkan. Kasihan anak-cucu kita di kemudian hari,’’ tegas Wakil Rektor yang membidangi masalah keuangan tersebut. Ditambahkan, Desa Pancasari sebelumnya bernama Desa Benyah karena seringnya bencana longsor. Ternyata perubahan nama tidak menjamin desa tersebut terbebas dari bencana alam, karena perubahan nama tanpa diikuti perubahan perilaku dalam mengelola SDA akan tidak berdampak apa-apa. Upaya konservasi lingkungan di Desa Pancasari harus digalakkan sehingga keberlanjutan pembangunan pertanian di kawasan ini terjamin. ‘’Ketika masih menjadi pusat budi daya kopi, kawasan ini relatif aman dari tanah longsor dan pendangkalan danau. Setelah berkembangnya hortikultura di mana upaya konservasi lingkungan tidak mendapat perhatian seimbang maka bencana alam sering terjadi,’’ katanya.

Dari Hal. 1

’’Terkait tarif, kami berusaha membuat industri ini sehat dan bukan memikirkan hanya short term saja serta kami ingin para pengemudi mendapatkan harga dan nilai yang dibawa ke rumah dengan wajar karena apabila terlalu rendah, pengemudi yang akan jadi korban,’’ papar Menhub. Dengan tarif yang wajar, Menhub menambahkan, akan ada keseimbangan sehingga keberlangsungan operasional bisa terjaga dan kompetisi bisa

BANTUAN - Ketua Ikayana Komisariat FP Unud Dr. Ir. IDP Oka Suardi, M.Si. bersama Dekan FP Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Rai, M.S. menyerahkan bantuan Peduli Bencana kepada Kasi Kesejahteraan Masyarakat Desa Pancasari I Made Sukrawan. Prof. Budi Susrusa men- guna baik berupa bibit dan gatakan pihaknya bukan be- cara pengendalian hama dan rarti mengambinghitamkan penyakit tanaman strawberry aktivitas pertanian hortikul- menjadi kebutuhan mendesak tura, namun hanya mengingat- masyarakat setempat. kan selain bicara pemanfaatan Menanggapi pernyataan SDA dalam aspek ekonomis, tersebut, Ketua Panitia HUT masyarakat setempat harus ke-50 FP Unud Dr. IGN Alit tetap melakukan konservasi. Susanta Wirya, S.P., M.Agr. Menyinggung soal kepedu- menyatakan pengabdian lian Ikayana Komisariat Per- masyarakat ini melibatkan tanian yang menyalurkan dana ahli-ahli pertanian dalam berbantuan bencana, Prof. Budi bagai bidang, sehingga dapat Susrusa berharap dana terse- membantu memberikan solusi but bisa memacu semangat masalah budi daya strawmasyarakat menyelamatkan berry secara komprehensif. lingkungan alamnya di daerah ‘’Pengabdian ini tidak dilakukonservasi tersebut. kan hari ini saja, tapi dilakKepala Desa Pancasari I sanakan secara berkelanjutan Wayan Darsana menyambut berupa pendampingan dan alih baik kegiatan pengabdian teknologi,’’ tegasnya. masyarakat di wilayahnya. Pengabdian masyarakat Diakuinya, pascabencana alam tersebut berlangsung dua hari mulai akhir tahun 2016 hingga pada tanggal 1 dan 2 Juli awal tahun 2017, masyarakat 2017 diikuti dosen, pegawai, setempat mengalami kerugian dan mahasiswa Unud serta sangat besar yakni kerugian di melibatkan masyarakat seareal pertanian mencapai Rp tempat. Hadir pada acara 7 miliar dan fasilitas umum/ tersebut Dekan FP Unud Prof. permukiman masyarakat keru- Dr. Ir. Nyoman Rai, M.S., giannya mencapai Rp 600-an Ketua Udayana Community juta. Kerugian pertanian yang Developmen Program Prof. sangat tinggi di pertanian, Dr. Ir. I Made Suparta Utama. karena Desa Pancasari menjadi Kegiatan pengabdian berupa pusat pengembangan horti- bersih-bersih di lingkungan kultura di Bali terutama budi pura, pembuatan pupuk ordaya strawberry. ‘’Saat ini ganik memanfaatkan eceng strawberry di Pancasari hampir gondok, penyuluhan kelempunah, akibat banjir kemarin bagaan dan pemasaran, budi tanaman strawberry rusak dis- daya tanaman, serta cara-cara erang bakteri atau virus yang menangani hama dan penyakit dibawa banjir,’’ kata Darsana. tanaman secara ramah lingDikatakan, teknologi tepat kungan. (kmb)

Terlalu Rendah

terjadi dengan sehat. Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar menambahkan, tarif tersebut dibagi menjadi dua wilayah yaitu wilayah I untuk Sumatera, Jawa dan Bali. Untuk wilayah I, tarif batas atasnya sebesar Rp 6.000/ km dan tarif batas bawahnya Rp 3.500/km. Sedangkan wilayah II adalah untuk Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Untuk wilayah tersebut, tarif batas atasnya sebesar Rp 6.500/km dan tarif batas bawahnya adalah Rp 3.700/

Pertanian Organik Dari Hal. 1

Salah satu caranya dengan mendorong pertanian berbasis organik, memanfaatkan alam untuk kembali ke alam dengan mengurangi pestisida. ‘’Kita sedang mengembangkan pertanian organik seperti di Gianyar, Karangasem, Jembrana,’’ katanya. Dengan begitu kualitas air juga akan terjaga. Seperti di Subak Pulagan Gianyar yang sumber airnya berasal dari Tirta Empul. Jika itu tidak dijaga maka airnya akan tercemar. BI sedang mendorong konsep tersebut dan ia pun berharap dapat diadopsi, sehingga alam Bali terjaga dan awet untuk generasi mendatang. (kmb42)

km. ‘’Tarif tersebut sudah memperhitungkan komponen, baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung seperti asuransi (pengemudi, penumpang dan kendaraan), biaya alat komunikasi (handphone),’’ jelas Pudji. Hal pokok ketiga adalah STNK yang berbadan hukum. Menhub menegaskan STNK yang berbadan hukum tetap diberlakukan, namun penggantian STNK dari pribadi menjadi berbadan hukum tersebut dapat diganti setelah masa berlaku STNK-nya habis. (010)

Tujuh Tahun

Dari Hal. 1

Dalam dakwaan disebut bahwa Yasonna yang saat itu sebagai Wakil Ketua Banggar dari Fraksi PDI-P menerima 84 ribu dolar AS terkait proyek sebesar Rp 5,95 triliun ini. Terdakwa dalam kasus ini adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi

Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto. Irman sendiri sudah dituntut tujuh tahun penjara, sedangkan Sugiharto dituntut lima tahun penjara. KPK juga telah menetapkan pengusaha Andi Agustinus, mantan anggota Komisi II DPR-RI 20092014 Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani, dan anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi Partai Golangan Karya Markus Nari sebagai tersangka dalam perkara tersebut. (ant)

Jakarta (Bali Post) – Kadivhumas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto mengatakan bahwa Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan mengeluarkan surat keputusan penerapan kuota untuk putra daerah dan non-putra daerah dalam Seleksi Rekrutmen Siswa Akpol di Polda Jabar, tanpa sepengetahuan Kapolri. ‘’Ya… begitu. Makanya dianulir,’’ kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Meski Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Anton Charliyan membantah telah mengeluarkan surat keputusan tersebut, Setyo mengakui terbitnya Surat Keputusan Kapolda tersebut. ‘’Kan sudah muncul itu Skep 702 itu,’’ katanya. Terkait kasus ini, Setyo mengatakan tim dari Asisten SDM Kapolri, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) dan Propam akan mengevaluasi dan menilai ada tidaknya pelanggaran. ‘’Kita ini organisasi besar, pasti ada (sanksi) nantinya,’’ katanya. Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menegaskan bahwa tidak ada kebijakan untuk memprioritaskan putra daerah dalam seleksi perekrutan calon siswa Akademi Kepolisian kecuali di Polda Papua. ‘’Yang ada peraturan prioritas putra daerah hanya untuk di Papua. Di Polda lainnya tidak ada,’’ kata Jenderal Tito. Di Polda Papua, kebijakan untuk memprioritaskan putra daerah diterapkan karena tingkat pendidikan di Papua masih rendah jika dibandingkan dengan daerah lain, sehingga bila kebijakan prioritas putra daerah tidak diberlakukan dikhawatirkan putra asli Papua kalah bersaing dengan pendatang. Sementara proses perekrutan siswa Akpol di Polda lain tetap menggunakan sistem peringkat. Sebelumnya, beredar Surat Keputusan Kapolda Jawa Barat Nomor Kep/702/VI/2017 tanggal 23 Juni 2017 yang mengatur pedoman penerapan persentase kelulusan tingkat panitia daerah (panda) bagi putra-putri daerah dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri secara terpadu (Akpol, Bintara, Tamtama) TA 2017 Panda Polda Jabar. Dalam keputusan Kapolda Jabar itu, hasil kelulusan sementara sebanyak 35 pria dan 4 wanita dengan kuota 13 putra daerah dan 22 orang non-putra daerah. Namun, setelah melewati tahap seleksi, hanya 12 putra daerah dan 11 orang non-putra daerah yang diterima. Namun Kapolda Jabar Irjen Pol. Anton Charliyan menyebut surat keputusan itu tidak berdasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih, dirinya mengaku tidak tahu-menahu terkait terbitnya surat tersebut. Ia berkilah, telah terjadi kesalahpahaman para orang tua calon taruna Akpol yang memrotes munculnya surat tersebut sehingga terjadi kericuhan di Mapolda Jabar pada Rabu (28/6). Terkait hal ini, Mabes Polri pun mengambil alih proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2017 dari panitia daerah Polda Jawa Barat. Asisten Divisi SDM Kapolri akan memverifikasi ulang dan membatalkan keputusan Kapolda Jawa Barat tentang penetapan kuota putra daerah Jawa Barat untuk Taruna Akpol tersebut. (ant)

Berdiri Bebas

Dari Hal. 1

Jerman yang mencuri serangan balik berhasil unggul 1-0 setelah gelandang bertahan Chile, Marcelo Diaz, melakukan kesalahan fatal. Bola yang dikuasai Diaz direbut oleh Timo Werner lalu menyodorkannya kepada Lars Stindl yang berdiri bebas di mulut gawang Chile. Stindl dengan mudah mencetak gol bagi keunggulan 1-0 Der Panzer. Dua penyerang Chile, Sanchez dan Vargas, terus berupaya mencari celah untuk menjebol gawang Jerman. Pada menit 72 sepakan Sanchez berhasil diblok Rudy, sedangkan tendangan Vargas dihentikan Ter Stegen pada menit 74. Chile terus mengepung pertahanan Jerman pada lima menit tambahan waktu, namun tidak ada gol

yang tercipta sehingga Jerman keluar sebagai juara Piala Konfederasi 2017. Pelatih Timnas Chile, Juan Antonio Pizzi, menyatakan timnya tetap bangga dan bahagia bisa meladeni permainan Jerman. ‘’Kami memainkan pertandingan yang menakjubkan dan melakukan upaya besar. Kami menerapkan permainan sesuai rencana untuk sementara waktu, menciptakan peluang, tapi sepak bola memang seperti itu. Terkadang ada kesalahan dalam sepak bola,’’ kata Pizzi dilansir dari FIFA seusai pertandingan. ‘’Hal yang normal untuk kecewa saat kalah di final. Tapi mengetahui kami bisa bersaing melawan tim terbaik di dunia membuat kami bahagia. Kami akan berusaha mempertahankan gaya permainan kami,’’ lanjut Pizzi. (ant)

Empat Anggota

Dari Hal. 1

Adapun delapan korban tewas masing-masing kru heli; Kapten Laut Haryanto, Kapten Laut Lu Solihin, Serka Hari Marsono, Peltu Budi Santoso, serta empat anggota Basarnas Maulana Affandi, Nyoto Purwanto, Budi Resti, serta Catur. Terkait kecelakaan itu, tim Basarnas akan melakukan investigasi. Direktur Operasi dan Pelatihan Basarnas Ahmad Ivan di Temanggung, Senin kemarin, mengatakkan

tim Basarnas dari Jakarta akan melakukan investigasi untuk melihat dan mempelajari penyebab kecelakaan ini. ‘’Investigasi yang bergerak dari Basarnas, untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ada perintah selanjutnya,’’ katanya. Ia menuturkan, untuk evakuasi bangkai pesawat belum bisa dilakukan hari ini, akan dilakukan investigasi dulu. ‘’Setelah dilakukan investigasi, besok tim akan menurunkan pesawat dari lokasi lereng bukit,’’ katanya. (ant)

Teror ’’Lone Wolf’’, Hindari Deteksi Dini

Jakarta (Bali Post) Kejahatan teror tunggal atau yang dikenal dengan sebutan lone wolf yang terjadi akhir-akhir ini dinilai sebagai strategi kejahatan teror baru. Targetnya pun dipilih di tempat-tempat yang jauh dari lokasi yang longgar pengawasannya seperti rumah ibadah. ‘’(Pelaku) perorangan lebih mudah bergerak dan sulit dideteksi, karena itu mereka muncul di tempat yang tidak terduga yang relatif sistem pengamanan lemah. Masjid kan tidak punya sistem keamanan, kalau di mall ada security door,’’ kata anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Supiyadin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/7) kemarin. Modus kejahatan ini dinilai sengaja diciptakan pelaku teror untuk menghindari deteksi dini sebelum melakukan aksinya. Namun, tujuan dari para pelaku teroris seperti ini tetap sama yaitu sama-sama menciptakan keresahan di masyarakat. ‘’Lone wolf itu kan modus, gunakan bom atau pisau, sekarang mereka gunakan modus perorangan,’’ katanya. Supiyadin meminta masyarakat dapat lebih waspada menjaga lingkungannya sebab, bisa saja pelaku lone wolf bertindak lebih agresif lagi. ‘’Lone wolf itu tidak menutup kemungkinan kalau tidak tercapai target sasaran yang diinginkan maka warga masyarakat jadi sasaran jadi sandera. Ini perlu diwaspadai,’’ kata anggota Komisi I DPR ini. Anggota Pansus RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme lainnya, Arsul Sani, mengusulkan Polri mengevaluasi standar keamanan personelnya. ‘’Pimpinan Polri tentu perlu mengevaluasi kembali standar keamanan bagi aparatnya sendiri, terutama ketika bertugas atau berada di ruang publik,’’ kata Arsul Sani. Arsul mencontoh hal paling sederhana, ketika ada anggotaanggota Polri sedang melakukan ibadah di rumah ibadah maka Polri dapat membuat aturan kepada sebagian anggota lain tetap berjaga, lalu kemudian bergantian. ‘’Melihat perkembangan aksi terorisme maka SOP itu bisa jadi tidak memberikan cukup perlindungan kepada aparat Polri sendiri,’’ kata Arsul merangkap anggota Komisi III DPR. Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Polri evaluasi internal lembaganya sehingga polisi bisa mengetahui secara pasti apa penyebab mereka dijadikan sasaran teror. ‘’Harus melihat kenapa yang menjadi sasaran itu aparat kepolisian ini juga mungkin karena dianggap sebagai ancaman atau masalah. Saya kira ini menjadi bahan pertimbangan,’’ ujarnya. Fadli mengaku sangat setuju jika terorisme harus diberangus dari Bumi Pertiwi. Namun di sisi lain penegakan hukum juga harus dijalankan dengan adil. ‘’Karena ketidakadilan kadang-kadang menjadi pemicu teror bagi orang-orang yang membutuhkan suatu alasan atau justifikasi,’’ kata Fadli. Dari hasil penyelidikan terhadap kasus penikaman dua personel Polri di Masjid Faletehan diketahui pelaku bernama Mulyadi merupakan pedagang kosmetik di Pasar Roxy Bekasi selama satu tahun. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Rikwanto mengemukakan, Mulyadi merupakan simpatisan organisasi teroris ISIS. Menurut Rikwanto, Mulyadi terkooptasi paham radikal setelah ia mempelajari materi-materi yang ada di situs radikal. Sementara dilihat dari keterangan saksi dan barang bukti yang ada, polisi menduga Mulyadi hanya merupakan simpatisan ISIS dan tidak bergabung dengan kelompok jaringan teror manapun yang ada di Indonesia. (kmb4)

Selasa, 4 Juli 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana

Pemahaman Sastra Agama untuk Meningkatkan Sradha dan Bhakti (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Ayodya Kanda 08.00 Education On Bali TV

08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.05 Dharma Wacana

Pemahaman Sastra Agama untuk Meningkatkan Sradha dan Bhakti (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali

14.30 Lila Cita Giri Gurnita Muntig Karangasem (1) 15.30 Education On Bali TV 16.00 Upakara 17.00 Lila Cita 17.30 Taman Sari : TK Taman Griya (1) 18.00 Puja Trisandya

18.05 Seputar Bali 19.00 Kuis KBS 19.30 Orti Bali 20.00 Solusi Alternatif : Soman 20.30 Folk Song 21.00 Serial Buddha 21.35 Taksu

Ni Wayan Rumasih, Pengabdi Seni Bondres 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.00 Lila Cita Drama Gong Aji Pengeret Semara (2) 23.00 Lila Cita : Calonarang Dukuh Suladri Lembongan (2)


16 Pages

122 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

Tuesday,

Shows ‘Baby Driver’ es Me 3’ Rules, ‘Despicable Ferrell’s ‘House’ Collaps Strong, Will Tuesday, July

ationalbalipost.c

July 4, 2017

4, 2017

done it blobs havecruising yellow, animated Me 3” is - The tiny, “Despicable weekend. The latLOS ANGELES and Universal’s 4,529 locations a busy holiday earlier win during $75.4 million from again. Illumination to box office is lower thantracking to an easyfranchise is opening ever. That total the million (earlier release est in the it remains domestic the film above $80 nevertheless -- the widest which pegged higher), but estimates, it could land even down the reside further suggested big winner. in the industry chart. weekend’s Driver,” from double duty box office

view of An aerial Doha’s diplomatic 21, 2013. area March

“Baby plays and proStarting with Pictures, MRC, Steve Carell 3” as the series’ twin latest Me Wright’s “Despicable and now also hison the Sony’s TriStar Title. Edgar biggest box ofWorking tagonist Gru, The plot centers his criminal also appears to be $30 million brother, Dru.they team up for a cruising to including Trey hit, as it’s brothers, as Park” co-creator the fice 3,226 locations -- that’sthe movie start from heist. “Souththe franchise to voice on on the million head previews Parker joins are generally on Rot- the $5.7opening early in by a 62% villain. Critics earning it an A- got a characTuesday. movie’s side, The movie earned centers around which is Elgort), who The movie ten Tomatoes. from audiences, two Baby (Ansel a kingby the first ter named getaway driver for Music CinemaScore the A earned Spacey). becomes the lower than and “Minions.” that have pin named Doc (Kevinin the film since installments role characters culexperience an integral “With these of ubiquity in our create plays suffered a traumatic level with tinnitus, Baby reached a movies continue to The that left him Carpou, ture, these see,” said Nick chief, as a child blocks out with music. Jon to this want domestic distribution best which he cast includes Lily James, the Jon Hamm, rest of the Universal’s “I think we have Eiza Gonzalez, who added,group in the business.” per- Bernthal, Foxx. (rtr) marketing “Despicable’s” rule, for and Jamie stories Despite interesting more haps the

premiere

McCarten

of “De-

g says youn n Palace Kensingtogo on Europe tour royals to

the Monday that feastatement says in a Warsaw will The palacebeginning July 17 in Britfive-day tour by the children. to bolster as an effort negotiations to ture appearances being seen The trip is ties with Europe amid “forward ain’s goodwill Union. are looking European as a leave the are happy says the royals The palace impactful tour,” and of the United friends and to a busy “such important photo, 2016 file family to meet Kate Middleton June 11, Prince Kingdom.” and the former 2, on an official In this Saturday,William holding of CamPrince Prince William 3, and Charlotte, Kate, Duchess left, on Britain’s George, right and Charlotte, Colour also took last year. (ap) George, Princess The tour to Canada Trooping bridge holding during the Palace, in London. the balcony Buckingham parade at

the Duke Palace says George Prince — Kensington LONDONof Cambridge will take they tour Gerwhen and Duchess Charlotte along and Princess Poland. many and

You

onal Bali can find Internati

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

No. 106 Dps Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

Post at:

Al-Assaad/File

Photo

two give Qatar s bia, allies Saudi Ara to accept demand s more day REUTERS/Fadi

REUTERS/Phil

attend the Lasichanh (R) and HelenJune 24, 2017. Williams U.S. California, artist Pharrell Recording 3” in Los Angeles, Me spicable

Saudi Arabia, allies give Qatar two more days to accept demands

late on Tuesboth extend until agreed to voiced concern to terrorism Donald Trump closing Qatar-based of supporting accuse Qatar as U.S. Presidentdemands, includingto be rejected. states which says the of demands, seem intended believes with a list A - Four Arab baseless and that they DUBAI/DOHfor Doha to comply called the charges are so severe Trump, nevertheless, his initiative “President Qatar has troops based there, objective of terrorism,” it day a deadline Monday that the overriding for the dispute. Kuwait on of funding tweeted: “Spoke sides aboutTV and ejecting Turkish to the arrived in is the cessation Trump Arabia al-Thani Doha’s formal response al Jazeera of Saudi On Monday, and the

said. deliver Egypt Interesting with the King and comBahrain, raised to cut diplomatic accusing yesterday in the Middle-East. (UAE) have against Arab demands. Saudi Arabia, Emirates The four statesQatar on June 5, in their about peacehappening!” United Arab of further sanctions are ties with the 13 demeddling of things terrorism, the possibility not comply with Kuwait, mercial the agenda on does to it of supporting and advancing Qatar denies. URGING RESTRAINT official said Qatar if it to Doha through According of which internal affairs encourages mands presentedas a mediator. by the U.S., foe Iran, all A State Department news agency United States to allow for which is acting on Saudi state to a request regional efforts, including separately Sunday that the Mediation the exercise restraint Trump spoke agreed a joint statement discussions.” countries 6 Sunday’s have been fruitless. Arabia, Qatar and to “all parties to to page diplomatic by 48 hours SPA, the four of Saudi the UAE Continued productive to extend to the leaders of Abu Dhabi in ongoing by Kuwait compliance. in “Bali Imwhat further Crown Prince about the deadline for not specified also be heard 96.5 from on Doha, discuss his “concerns News can Radio FM House said. They have could impose Global the White importance of stopping age” at Global am. Listen to the region they ali. 10.00 the sanctions extremist bankers inand Bahraini dispute”, 9.30 until at http://globalfmb “He reiterated and discrediting video but commercial Radio FM com or live and financing Saudi, Emirati guidance to also underscored listen2myradio. lfmbali.com believe that receive official loans from terrorist The president is critical to acfm-bali. ideology. at http://radiogloba region goals of banks might and interbank streaming the four that unity in the /channel/globalSummit’s pull deposits ministers from http://ustream.tv the Riyadhpromoting regional Wednesday and Qatar. Foreignmeet in Cairo on while Arab complishing terrorism House said. will countries Qatar, Egypt said, minis- defeating the White stability,” Qatari foreign to discuss that bin Abdulrahman media reported Mohammed ter Sheikh

Selasa Kliwon, 4 Juli 2017

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Tarikan Baris Sakral, Penari Tak Boleh Miliki Luka Tari Baris sakral atau Baris Gede di Desa Pakraman Pengotan, Bangli dihadirkan dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39. Awalnya, tari yang terbilang tua ini dirancang untuk pentas di Kalangan Angsoka. Namun, akhirnya dipindah ke Kalangan Madya Mandala lantaran ada banyak penari yang dilibatkan.

Bali Post/eka

BARIS - Sekaa Baris Desa Pakraman Pengotan Duta Kabupaten Bangli menampilkan tari baris upacara pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Senin (3/7) kemarin.

Bendesa Desa Pakraman Pengotan Wayan Kopok mengatakan, sebetulnya ada 8 Baris Gede yang biasanya dipentaskan pada saat pujawali atau ritual besar ini. Yakni, Baris Jangkang, Baris Jojor, Baris Dadap, Baris Presi, Baris Blongsong, Baris Prancak, Baris Buntal, dan Baris Bajra. Namun, yang dipentaskan saat PKB hanya 4 saja, yakni Baris Jojor, Baris Dadap, Baris Perancak, dan Baris Bajra. “Baris Jojor, Baris Perancak, dan Baris Bajra masingmasing dibawakan oleh 16 penari. Hanya Baris Dadap yang penarinya 8 orang,” ujarnya. Menurut Kopok, tari Baris diyakini sebagai ilen-ilen Ida Batara Pura Luhur Tuluk

Biyu yang ada di Pura Penataran Agung Desa Pakraman Pengotan. Tarian ini diartikan sebagai perlambang ksatria, pangabih atau prajurit. Krama Desa Pakraman Pengotan mempelajari dan menarikan tari Baris Bede secara turuntemurun sehingga bisa tetap lestari hingga sekarang. “Ini kan ada 8 soroh. Generasi muda yang disebut teruna bunga itu menarikan Baris Jangkang dan Jojor. Tari Baris Dadap sampai Bajra itu dibawakan oleh krama bala angkep. Orang yang sudah menikah statusnya naik menjadi krama, sebelum naik menjadi sekaa baris ada pawintenan. Setelah itu baru boleh memilih baris yang mana sesuai bakat masing-masing,” jelasnya.

Menurut Kopok, penari Baris harus bersih dari segi fisik dan mental. Mereka sedikit pun tidak boleh memiliki luka walau hanya segores saja. Lantaran bersifat sakral, pementasan juga harus diawali dengan matur piuning yang dilakukan pemangku setempat. Dari ke delapan soroh Baris Gede, Baris Blongsong bisa dikatakan yang paling disakralkan. “Blongsong cuma ada di Pengotan sehingga itu yang sangat-sangat disakralkan oleh desa pakraman. Kalau Baris Bajra itu sebagai penutup atau panyidakarya,” tandasnya. Keempat tari Baris yang dipentaskan dalam PKB juga memiliki ciri khas masingmasing. Baris Jojor, misalnya,

Kembali, Hipmi Fashion Week Bali 2017 Digelar

Suhu Catat Rekor Tertinggi

Turki dan Yunani Dilanda Gelombang Panas Istanbul (Bali Post) Turki dilanda gelombang panas pada Minggu (2/7) yang menyebabkan suhu menembus rekor tertinggi di sebagian besar wilayah negara itu dan memicu kebakaran hutan di kawasan Aegea. Kota pelabuhan Antalya, yang ramai dikunjungi wisatawan asing, di Turki Selatan mencatatkan suhu tertinggi sepanjang sejarah yakni 45,4 derajat Celsius, menurut laporan kantor berita Anadolu. Di Istanbul, suhu mencapai 39,2 derajat Celsius, mendekati suhu tertinggi sepanjang sejarah, menurut laporan surat kabar Hurriyet. Jalan-jalan tampak kosong karena warga berlindung dari cuaca panas. Banyak warga pergi berenang di Selat Bosphorus untuk mendinginkan badan. Suhu juga mencapai angka tertinggi di kawasan pesisir Aegea. Sekitar 500 hektare hutan terbakar di distrik Menderes, Provinsi Izmir. Sebanyak sembilan helikopter dan empat pesawat dikerahkan untuk memadamkan kobaran api, menurut keterangan pejabat setempat. Satu unit helikopter pemadam kebakaran jatuh di waduk saat mengambil air, tetapi para awak berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan, menurut laporan media Turki. Badan meteorologi setempat mengungkapkan gelombang panas dipicu oleh cuaca panas di Afrika Utara dan suhu diprediksi akan mulai turun pekan depan sementara hujan lebat akan melanda berbagai kawasan di Turki pada Selasa. Yunani juga dilanda gelombang panas dan suhu di sejumlah wilayah mencapai 43 derajat Celsius, termasuk Ibu Kota Athena. Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan tingkat ozon sangat tinggi, demikian laporan AFP. (ant)

Pesta Kesenian Bali (PKB) Selasa, 4 Juli 2017 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Genjek Kolaborasi Joged Bumbung, Sekaa Genjek Astiti Bakti, Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Tabuh-Tabuh Semara Pagulingan, Sanggar Narada Gita, Badung Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Parade Topeng Prembon, Sanggar Yoga Suara, Gianyar Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Dramatari Gambuh Calonarang, Komunitas Seni SMKN 4 Bangli, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Dramatari Prembon, Sanggar Asing Pangguh Utamayang Jero Satria, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Parade Gong Kebyar Anak-anak, Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sari Sentana, Tabanan dengan Sekaa Gong Wahana Gurnita, Provinsi Bali

memakai properti berupa keris dan tombak yang lebih pendek, dengan bagian ujungnya berwarna hitam dan kuning. Baris Dadap tidak menggunakan tombak, tapi peralatan menyerupai jukung yang dilengkapi bidak. Pasalnya, baris ini mengisahkan perjalanan mengarungi laut dengan berbagai rintangannya, dengan diiringi lantunan tembang atau pupuh. Baris Perancak menggunakan tombak berwarna merah yang artinya berani, serta menggambarkan prajurit ksatria utama dalam strategi berperang. Sementara Baris Bajra membawa tombak yang ujungnya berbentuk bajra. Selain bermakna sebagai baris pamuput wali, baris ini juga disimpulkan sebagai ksatria pemungkas. Mengingat bajra yang juga berarti gada, merupakan senjata dari Bima. (rin)

ADEGAN - Salah satu adegan di ”Despicable Me 3”.

Bali Post/ap

Minnion Kembali Duduki ”Box Office” Para minion kembali lagi lewat “Despicable Me 3”. Film sekuel yang dibintangi makhluk kecil berwarna kuning ini mampu mendulang sukses sama dengan film-film sebelumnya. Diperkirakan jumlah penjualan tiket “Despicable Me 3” yang diproduksi Universal Pictures dan Illumination

ini mencapai 75,4 juta dolar AS selama akhir pekan. Film yang sulih suaranya dimainkan sejumlah aktor Hollywood ini, dengan mudah menduduki posisi pertama di Box Office. Sementara itu, film “Baby Drive” yang dibintangi Jamie Foxx, Ansel Elgort, Joh Hamm, dan Kevin Spacey mampu

Swardinayasa, Pengabdi Seni yang Tetap Energik Swardaniyasa di usianya yang ke-65 tahun masih tetap energik membawakan Tari Kebyar Duduk di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar pada Pesta Kesenian Bali (PKB), Minggu (26/6) lalu. Atas jasajasanya dan kecintaannya mengembangkan tari Bali, baik di tingkat nasional maupun internasional, dia dianugerahi Penghargaan Pengabdi Seni oleh Pemerintah Provinsi Bali. Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Bali Made Mangku Pastika di gedung Art Center Denpasar. Swardaniyasa oleh kalangan masyarakat luas dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu. Namun, sesungguhnya pria kelahiran Banjar Ulapan I Blahkiuh, Abiansemal, Kabupaten Badung ini adalah seniman serba bisa. Dia sejak kecil sudah menggeluti dunia tari. Di tahun 70-an sebagian besar sekaa-sekaa gong yang ada di Denpasar maupun Badung pernah mengiringi dia menari untuk menghibur wisatawan. Ia sering menarikan Tari Kebyar Duduk, Terompong, Laki Tambulilingan, Raja Pala dan Tari Rama pada sendratari Ramayana dalam memeriahkan berbagai kegiatan di Bali, nasional maupun internasional. Pada tahun 1971 sampai dengan 1976, ia tinggal di Jakarta dan mengembangkan tari Bali. Ia mengajar tari Bali di Badan Kesenian Angkatan Kepolisian (BKAK) yang ketika itu dipimpin Putra Astaman, di Sanggar Saraswati Jakarta, pimpinan Diyasa, di Himpunan Seniman Muda Indonesia pimpinan Ismanto, dan juga menjadi asisten tari Bali di Lembaga Kesenian Jakarta (LKJ). Swardaniyasa bersama Joni Gingsir kemudian mendirikan Sanggar Diah Tantri di Jalan Agus Salim di belakang Sarinah. Ia juga sering

Swardinayasa

Bali Post/ist

menari mengisi acara kenegaraan di Istana dan di Bale Kota Jakarta untuk menyambut tamu luar negeri maupun dalam negeri pada zaman Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Swardaniyasa, tamatan sekolah seni Ko-Kar Denpasar dan S-1 Jurusan Administrasi Negara, pernah menjabat sebagai kepala bidang kesenian di Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Ia pernah melawat sebagai penabuh maupun penari keliling ke kota-kota di Eropa, beberapa kota di Amerika Serikat, Kanada, dan juga sejumlah negara di Asia dan Australia. Sementara sebagai penyanyi dan pencipta lagu sudah 6 kali ke negara Jepang ikut Taue Song Asia Festival, Tanada Totsukozumi Festival dan Cramics Expotition In Saga Jepang. Bahkan sudah puluhan penghargaan diterimanya karena bidang kesenian yang ditekuninya. (kmb)

menduduki posisi kedua. Sedangkan posisi 3 hingga 5 diduduki “Transformer: The Last Knight, “Wonder Woman,” dan “Cars 3”. “Spider-Man: Homecoming” diperkirakan akan memberikan kejutan pada minggu penayangan perdananya yang dijadwalkan pada awal Juli ini. (iah/ap)

Denpasar (Bali Post) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali kembali menggelar Hipmi Fashion Week Bali pada tahun ini. Acara ini akan digelar di Beachwalk Shopping Center, Kuta mulai Kamis (6/7). Pada tahun lalu, Hipmi Fashion Week Bali juga digelar di lokasi yang sama. Menurut Ketua Hipmi Gianyar I Wayan Gede Ari Danangga, yang menjadi penyelenggara kegiatan fashion ini, pelaksanaan acara selama seminggu ini akan mengedepankan potensi pelaku usaha muda di industri fashion. Selain Bali, disebutkannya ada sejumlah partisipan yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Termasuk juga pembeli dari luar negeri. Hipmi Fashion Week ini dikatakan berbeda dengan acara sejenis. Karena acara ini untuk mengakomodir semua pelaku dan beragam jenis potensi yang ada dalam industri fashion. Mulai dari sosok sang desainer, kreativitas karyanya, baik di bidang busana, aksesori penunjangnya, pengguna, pengamat, pemerintah juga pembeli. “Ini merupakan peluang dan kesempatan yang luas bagi generasi muda yang memiliki talenta di bidang fashion di Bali khususnya dan di Indonesia umumnya,” ujarnya. (kmb18)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 04 Juli 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu