Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Senin kliwon, 4 Juli 2016
20 HALAMAN
NOMOR 308 TAHUN KE 68
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
LAUTAN PEMUDIK DI GILIMANUK
Jerman Melaju ke Semifinal
Bordeaux Jerman melaju ke babak semifinal Piala Eropa 2016 dengan menyingkirkan Italia lewat drama adu penalti, Minggu (3/7) kemarin. Jonas Hector memastikan kemenangan Jerman 6-5 atas Italia pada laga di Bordeaux itu. Kemenangan ini mengakhiri kegagalan tim die Mannschaft menundukkan tim Azzurri di sembilan pertemuan, baik di Piala Dunia maupun Piala Eropa. Selanjutnya Jerman menanti pemenang antara Prancis vs Islandia yang berlaga Senin dini hari di Marseille, untuk memperebutkan tiket ke partai utama. ‘’Dari sudut daya juang, luar biasa penampilan pemainpemain Jerman,’’ puji pelatih Joachim Loew yang untuk ketiga kalinya mengantarkan Jerman ke semifinal berturut-turut di turnamen ini. Pada laga di Stade Bordeaux kemarin, Jerman lebih dahulu memimpin melalui Mesut Ozil. Gelandang Arsenal itu memainkan kerja sama apik dengan rekan-rekannya sebelum menaklukkan kiper veteran Gianluigi Buffon menit ke-65. Hal. 19 Menambah Gol
Bali Post/ant
MUDIK - Jelang Lebaran, Pelabuhan Gilimanuk terus dipadati pemudik. Hingga H-3, Minggu (3/7) kemarin, 100 ribu lebih kendaraan bermotor menyeberang ke Ketapang, Banyuwangi. Sementara jumlah penumpang sejak H-12 mencapai 330 ribu orang. (Selengkapnya baca di halaman 12)
Kasus Suap Putu Leong
KPK Nilai Lampaui Tugas, Demokrat Siapkan Sanksi Jakarta (Bali Post) – Kasus suap Putu Sudiartana terus bergulir di KPK. Demikian pula di Partai Demokrat. Ketua Departemen Koordinasi Politik, Hukum dan Keamanan Partai Demokrat Ruhut Sitompul menjelaskan bahwa status keanggotaan Sudiartana (Putu Leong) masih dibicarakan secara internal partai. ‘’Dia lagi diproses, kalau ada dua alat bukti kami tidak segan langsung memecat,’’ ujarnya, Minggu (3/7) kemarin. Gianluigi Buffon
Jajak Pendapat
Politisi Serakah Munculkan Korupsi
TERSERETNYA sejumlah politisi Bali dalam kasus korupsi membuat krama Bali miris. Rasa tak percaya pada politisi berpotensi menguat jika tak segera dilakukan pembenahan rekrutmen kader. Parpol juga diharapkan melakukan berbagai terobosan politik untuk membentengi kadernya agar tak menjadi makelar proyek atau menjadi garong di jajaran kekuasaan politis. Biaya politik yang mahal juga ditengarai turut serta menjadikan politisi Bali terjerat korupsi. Selain itu, diyakini juga ada oknum politisi memang memiliki mentalitas korup dan serakah. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan mentalitas politisi yang cenderung pragmatis dan korup. Pada jajak yang dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon ini, tercatat 29,37 persen responden menilai perilaku pragmatis politisi yang mendapat kekuasaan politik akibat tingginya biaya politik yang dikeluarkan saat pilkada. Banyak politisi terjerat ‘’pinjaman’’ rentenir untuk membiayai ambisi politiknya. Kondisi ini akhirnya dikelola oleh politisi dengan mengelola kekuasaan sebagai ruang bisnis. Bahkan, banyak politisi yang menjadi anggota DPRD maupun DPR-RI menjadi makelar proyek untuk menutup investasi politiknya. Hal. 19 Kader Parpol
Sementara itu, KPK terus mendalami motif dugaan pemberian suap kepada anggota DPR-RI I Putu Sudiartana. Karena dugaan tindak
pidana korupsi yang dikasuskan melampaui tugas dan fungsi pokoknya sebagai anggota Komisi III. ‘’Kami mendalami mengapa kepala
dinas dan pengusaha menyerahkan uang itu kepada yang bersangkutan (Putu),’’ kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief, beberapa hari lalu.
Putu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pemulusan proyek ruas jalan senilai Rp 300 miliar agar dibiayai lewat APBN-P 2016. Hal ini dinilai oleh KPK ‘’melampaui’’ ruang lingkup dan pasangan kerja Komisi III DPR-RI yang sejatinya mencakup hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Sementara proyek ruas jalan termasuk
dalam cakupan kerja Komisi V DPR-RI yang memiliki ruang lingkup dan pasangan kerja bidang infranstruktur dan perhubungan. Sudiartana sendiri diamankan saat KPK melakukan OTT pada Selasa (28/6) pukul 21.00 WIB di kompleks DPR-RI di Ulujami, Jakarta Selatan. Hal. 19 Ruang Kerja
Tolak Reklamasi ’’Nyegara-Gunung’’ Mangupura (Bali Post) Penyelamatan Bali utamanya kawasan pesisir, juga disuarakan rakyat di daerah pegunungan. Ini bukti bahwa penyelamatan Bali menjadi kewajiban semua orang Bali, baik yang ada di pedesaan, perkotaan, apalagi yang ada di
pesisir pantai. Seperti gerakan menolak reklamasi Teluk Benoa yang disuarakan pemuda ST Teruna Karya, Banjar Pande, Desa Abiansemal dan ST Kumara Canti, Banjar Petang Kelod, Desa Petang, Minggu (3/7) kemarin. Aksi ratusan pemuda
Bali dan ForBALI meminta agar Presiden RI Joko Widodo mencabut Perpres 51 Tahun 2014 serta memohon untuk mengembalikan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Hal. 19 Investasi Rakus
Hillary Clinton
Bali Post/ist
Tuding Hillary Korup
Trump Dikecam
Bali Post/kmb23
AKSI DAMAI - STT Taruna Karya, Banjar Pande, Abiansemal, Badung menggelar aksi damai untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa, Minggu (3/7) kemarin.
Washington – Bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) asal Partai Republik Donald Trump menuai kecaman, Sabtu (2/7) waktu setempat, setelah menuding lawannya asal Partai Demokrat Hillary Clinton korupsi melalui Twitter dengan menyertakan simbol Bintang Daud Yahudi. Bintang berbentuk heksagonal ini disertai dengan latar belakang tumpukan uang dolar Amerika pecahan 100 dolar (setara Rp 1,3 juta) dengan pesan yang berbunyi ‘’calon (presiden) paling korup sepanjang masa!’. Hal. 19 Anti Islam
Banyak OTT KPK
Bukti Aparat Masih Diatur ’’Mafia Kasus’’ PADA 2016 ini sudah empat panitera ditangkap tangan oleh KPK. Semuanya terlibat suap terkait kasus di pengadilan. Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa aparat penegak hukum di pengadilan masih terbelenggu oleh para mafia kasus. Persoalan tersebut juga menjadi bukti bahwa mafia kasus
masih merajalela dalam lingkup peradilan di Indonesia. ‘’Kenapa aparat mau diatur para mafia kasus? Itu yang saya sedih,’’ kata Ruhut Sitompul, Minggu (3/7) kemarin. Seperti diketahui, 30 Juni 2016, KPK kembali melakukan OTT panitera pada PN Jakarta Pusat, Santoso. Dengan penangkapan Santoso itu tercatat sudah empat
orang panitera yang ditangkap KPK terhitung sejak awal tahun 2016 ini. Ruhut yang lama berprofesi sebagai pengacara mengakui para mafia kasus berusaha agar sebisa mungkin dapat mengatur aparat pengadilan untuk memenangkan pihak yang dibela. Tetapi, semua dikembalikan lagi kepada aparat di lingkup pengadilan, baik panitera,
hakim dan aparat peradilan lainnya yang terlibat dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, soal jualbeli perkara di pengadilan ini, Ruhut mengaku kesalahan bukan pada lembaga peradilannya, tetapi oknum aparat di lembaga peradilan itu sendiri yang masih tergiur oleh janji-janji para mafia kasus. ‘’Kalau melihat salahnya, oknum-oknum itu
yang salah. MA dan pengadilan tingginya tidak salah, tetapi oknumnya,’’ ujarnya. Seperti diketahui, praktik jual-beli perkara di pengadilan saat ini menjadi sorotan publik karena banyaknya aparat di lembaga peradilan yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan KPK. Hal. 19 PN Jakpus
DENPASAR
2
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Menipu, Wanita Residivis Dipenjara 3,5 Tahun Denpasar (Bali Post) Berstatus residivis dalam kasus dugaan penipuan, menjadi salah satu pertimbangan hukuman yang memberatkan bagi Ni Wayan Pusyanti (38). Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (30/6) lalu, terdakwa kasus penipuan ini divonis penjara tiga tahun dan enam bulan. Majelis hakim pimpinan Novita Riama bersama hakim anggota I Wayan Kawisada dan I Made Pasek menyatakan terdakwa terbukti melakukan penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP. Hukuman yang diterima terdakwa lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa Ni Made Karmiyanti dan Ni Wayan Armeini. Sebelumnya, jaksa menuntut supaya terdakwa yang pernah diadili kasus yang sama di PN Tabanan itu dengan pidana penjara selama empat tahun. Sedangkan dalam perkara kali ini, pihak korban adalah Yoseph Ridwan Bharata yang dalam dakwaan jaksa disebutkan dirugikan Rp 2 miliar lebih. Atas vonis 3,5 tahun tersebut, terdakwa menyatakan menerima. Begitu juga jaksa. Sementara dalam pertimbangan hukum, Ni Wayan Pusyanti melakukan penipuan dengan rangkaian perkataan bohong dan keadaan palsu dengan menunjukkan diri sebagai pembeli tanah milik saksi Triana Lakusa (adik korban). Wanita 38 tahun tersebut mengaku sedang ada transaksi dan kekurangan dana untuk biaya komisi notaris. Terdakwa juga mengaku memiliki dana ratusan miliar rupiah yang tersimpan dan dibekukan di beberapa bank, dan pada akhir bulan akan cair. Terdakwa juga mengaku diberi hibah sebagian harta warisan milik Mrs. Margaret Barnnet, kemudian menyuruh korban Yoseph Ridwan Bharata untuk membuka rekening baru guna menampung dana-dana yang akan cair. Hal itu dilakukan terdakwa untuk meyakinkan korban. Korban pun dibuat luluh dan percaya atas apa yang dikatakan terdakwa sehingga korban berkalikali menuruti permintaan terdakwa untuk menyerahkan uang hingga mencapai perhitungan terakhir Rp 2.195.250.000. (kmb37)
DENPASAR
& SEKITARNYA
Prihatin Kebakaran Kios di Areal PKB Saya prihatin dengan kebakaran kios/stan para pedagang kecil di areal Pesta Kesenian Bali (PKB). Semoga saja semua bisa ikhlas dengan kejadian ini dan diambil hikmahnya. Semoga para pedagang yang dagangannya ludes itu diberikan ketabahan dan diberikan kekuatan untuk memulai usaha yang baru lagi tanpa rasa putus asa. Febri, Denpasar Made Bukit, Jimbaran Nyoman Mastra, Gianyar
Isi Tabung Elpiji Kurang Terkait isi tabung elpiji ukuran 3 kg dan 12 kg yang sering kurang, sangat merugikan konsumen. Setiap hari saya membeli gas di tempat berbeda dengan isi yang kurang. Hal ini saya ketahui saat regulator gas tidak berada di garis hijau yang menandakan isinya full. Saya harap dinas terkait menindak agen atau distributor nakal ini. Sugik, Nusa Dua Jadwal PKB, Senin, 4 Juli 2016 Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tabuh–tabuh Klasik Saron oleh Sekaa Saron Dadia Arya Geria Banjar Ambengan Desa Tangkas Kabupaten Klungkung Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Fragmentari oleh Sanggar Tari Manik Metu Kota Denpasar Waktu :14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Tabuh-tabuh Semar Pagulingan oleh Sekaa Tunjung Biru Desa Tanjung Benoa Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Waktu : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Dramatari Anak-anak ‘’Nanem Nyuh Mupu Daksina’’ oleh Sanggar Alit Sundari Batuyang Kabupaten Gianyar Waktu : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja oleh Sekaa Arja Manik Sari Desa Sari Mekar Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Waktu : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Wayang Listrik Kontemporer ‘’Mula Tandur’’ dengan Dalang I Made Sidia, S.SP., M.Sn. oleh Yayasan Konservasi Sawah Bali (YKSB) dan Rescue Bali Waktu : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Tari dan Karawitan Inovatif oleh Sanggar Karawitan Eka Mandala Putra Desa Sangkan Bumi Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Waktu : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Kegiatan : Parade Lagu Daerah Bali Kabupaten Klungkung, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Bangli
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : politisi serakah lahirkan korupsi Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/kmb23
PENYISIRAN - Foto diambil beberapa waktu lalu, sejumlah personel kepolisian melakukan penyisiran dengan membawa anjing pelacak untuk mengecek barang bawaan penumpang yang akan mudik melalui Terminal Ubung. Lonjakan penumpang yang akan mudik Lebaran tampak menyesaki Terinal Ubung.
Diduga Peras Pelaku Kasus Narkoba
Dua Oknum Polisi Ditangkap Denpasar (Bali Post) -
Korps Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng. Setelah sebelumnya oknum polisi terlibat kasus pencabulan bocah di bawah umur, kini korps Bhayangkara tercoreng kasus dugaan pemerasan. Dua oknum anggota Polda Bali berinisial Bripda DAS (21) dan Bripda EP (22), Sabtu (2/7) lalu ditangkap tim Propam Polda Bali. Mereka diduga melakukan pemerasan terhadap pelaku kasus narkoba yang diamankan di seputaran Circle-K di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat. Kasus itu ditangani Bid. Propam dan Dit. Reskrimum Polda Bali. Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat dimintai konfirmasi, Minggu (3/7) kemarin, mengatakan kedua oknum polisi itu sedang dilakukan pemeriksaan. Menurut Kapolda, mereka sedang diperiksa penyidik Dit. Reskrimum dan Bid. Propam. ‘’Karena mereka diduga melakukan pelanggaran pidana sekaligus pelanggaran disiplin,’’ ujar Irjen Sugeng
Priyanto. Menurut sumber, kedua pelaku ditangkap pukul 03.30 Wita. Terungkapnya kasus itu, berawal dari laporan seseorang diduga korban pemerasan tersebut. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini mengatakan, awalnya pada Rabu (22/6) lalu, Bripda DAS melakukan penyelidikan di sekitar Circle-K Umalas, Kerobokan, Kuta Utara. Dicurigai ada seseorang berinisial Gl
diduga pengedar narkotika sedang transaksi dengan orang asing. Selanjutnya, dilakukan pembuntutan karena Gl kabur. Tetapi, kedua oknum polisi itu kehilangan jejak. Pada Kamis (23/6) pukul 22.00 Wita, DAS mengajak EP melakukan penyelidikan di sekitar Circle-K di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. DAS kembali melihat Gl usai menyerahkan sesuatu diduga narkoba kepada turis asing.
Kasus Pengeroyokan Tetangga
Pelaku Divonis Sebulan Penjara SIDANG kasus pengeroyokan dengan terdakwa I Nyoman Su dan Bay yang konon masih cicit pahlawan nasional, sudah berakhir. Setelah jaksa penuntut umum (JPU) Hevy Yushantini di depan majelis hakim pimpinan Gede Haryadi menuntut supaya terdakwa dihukum selama dua bulan penjara dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada di dalam tahanan, majelis hakim kemudian memutus untuk memvonis terdakwa selama sebulan penjara. Hakim mengatakan, terdakwa terbukti bersalah mengeroyok Kresna Bayu hingga menderita beberapa luka. Terdakwa dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP dalam dakwaan kesatu. Putusan tersebut dibacakan Kamis (30/6) akhir bulan lalu. Dalam kasus ini, terdakwa juga dibebankan membayar biaya perkara masing-masing sebesar Rp 2.000. Sebelumnya dalam dakwaan disebutkan, kasus ini bermula masalah parkir karena antara terdakwa dan korban masih tetanggaan. Saat sidang, majelis hakim sempat menasihati
korban bahwa semestinya kasus dengan tetangganya itu bisa diselesaikan dengan baik-baik. ‘’Tetangga adalah keluarga terdekat, kan begitu,’’ kata hakim kala itu. Hakim kemudian menanyakan, apakah memaafkan terdakwa? Saksi korban mengatakan memaafkan. Akhirnya, I Nyoman Su dan Bay memeluk Kresna Bayu. ‘’Apakah ikhlas memaafkan,’’ tanya hakim. Saksi korban menyatakan ikhlas. ‘’Apakah terdakwa serius minta maaf,’’ tanya hakim. Terdakwa pun mangguk-mangguk dan mengatakan serius minta maaf karena mereka mengaku bersalah. Ribut-ribut dengan tetangganya itu mestinya bisa diselesaikan dengan baik-baik. Sementara saksi korban mengatakan bahwa dia dikeroyok setelah dibangunkan pembantu kakaknya yang memberi informasi ada ribut-ribut di depan rumahnya. Saat dipukul, Kresna Bayu mengaku terluka di telinganya hingga berdarah. Selain dipukul, dia juga mengaku ditarik bajunya hingga robek.
‘’Ketika saya terjatuh, saya ada di atas, saya terus dipukul dan ditendang,’’ kata korban. Ketika itu, terdakwa Bay datang dan langsung memukulnya dan kena telinga kirinya hingga berdarah. ‘’Terus saya dipukuli mereka berdua. Saya tak melawan dan tidak ada memukul,’’ jelas korban saat itu. Saat ditanyakan ke terdakwa, Su membantah memukulnya. Namun, dia mengaku menarik baju korban hingga terjatuh ke aspal dengan posisi dia di bawah dan Kresna Bayu di atas. ‘’Saya ambil bajunya, saya didorong dan ditindih. Bagaimana saya bisa memukul dan menendang, saya ada di bawah. Saya pun mengalami luka-luka,’’ elak Su kala itu. Sementara Bay mengakui membantu Su karena tidak tega melihat orangtua bergumul dengan saksi korban. Namun, dia mengaku saat itu terjadi saling pukul dan dia juga kena cakaran di dadanya. ‘’Ada visumnya,’’ sebut Bay. Kini kasus tersebut telah selesai di pengadilan. (asa)
‘Turis itu sama dengan yang di Circle-K Umalas,’’ ujar sumber tersebut. Waktu itu, Gl berada di dalam mobil X-Over bersama dua temannya, Mk dan Sw. Ketika ditanya oleh pelaku, Gl menjawab menyerahkan ganja. Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dan diamankan dua linting ganja di dalam bungkus HP. Selanjutnya, ketiga orang itu dibawa ke Mapolda. Namun setibanya di depan TK Bhayangkari, Mk mengaku menyimpan sekitar seratus linting ganja di rumahnya. Selanjutnya, mereka langsung diajak untuk mengambil barang terlarang itu di rumah Mk. ‘’Mk mengaku tinggal di Jalan Teuku Umar. Ada ganja atau tidak di
rumah Mk, saya tidak tahu,’’ tegasnya. Setelah itu, mereka langsung dibawa ke Mapolda. Setibanya di halaman belakang Mapolda, Mk negosiasi supaya kasus itu tidak diproses dan bersedia apa saja. Hasil negosiasi itu, diduga pelaku minta Rp 70 juta, tetapi hanya disanggupi Rp 40 juta. Setelah deal, Mk diajak menarik uang di ATM BCA Jalan Teuku Umar Barat, Rp 5,8 juta sebagai uang muka. ‘’Ternyata kejadian itu dilaporkan ke Propam,’’ kata sumber itu. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Antrean Operasi Urologi di RSUP Sanglah Capai 150 Denpasar (Bali Post) Antrean operasi urologi di RSUP Sanglah masih panjang, mencapai 150 antrean. Kondisi tersebut dikarenakan RSUD sebagian besar belum mampu menangani kasus urologi sehingga dirujuk ke RSUP Sanglah. Selain itu, RSUP Sanglah hanya memiliki peralatan operasi satu set saja sehingga terjadi keterbatasan proses operasi, satu hari hanya bisa menangani dua pasien. ‘’Sehingga urologi masih cukup panjang antreannya,’’ kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP Sanglah dr. Ketut Semara Jaya, MPPM., Jumat (1/7). Untuk operasi yang lain, katanya, tidak ada antrean. Operasi onkologi 5 pasien, operasi bedah saraf 3 pasien, bedah anak 4 antrean. ‘’Tidak ngantre, hanya menunggu 1 sampai 2 minggu untuk mempersiapkan proses operasi, baik alat, ruangan dan lain-lain. Karena kalau ngantre itu lebih dari satu bulan. Kalau menunggu satu minggu itu elektif, kalau emergency tetap sesuai dengan kebutuhannya,’’ jelasnya. Terkait kendala peralatan,
pihaknya tahun ini melakukan pengadaan alat operasi urologi sebanyak dua set untuk tahun 2017. Dengan demikian, RSUP Sanglah akan memiliki tiga set alat operasi urologi. Sementara itu, beberapa RSUD di Bali belum bisa melakukan beberapa penanganan operasi. ‘’Tergantung kemampuan pelayanan RS itu, alatnya, SDM-nya, kelas RS juga menentukan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. Sementara penanganan dan operasi urologi, diakuinya, banyak rumah sakit yang mampu melakukan. ‘’Banyak RSUD yang mampu, seperti RSUD Tabanan, Buleleng, Wangaya, Badung. RS tipe B umumnya mampu melakukan penanganan atau operasi urologi. Namun karena urologi merupakan kasus subspesialistik, sehingga bisa menjadi pilihan. Hal tersebut diatur dalam Permenkes 56 Tahun 2014. Bali sendiri baru memiliki 6 RSUD tipe B. ‘’Yang masih C ada di Klungkung, Jembrana dan Karangasem,’’ imbuhnya. (kmb42)
Terbentur Masalah Infrastruktur
RSUP Sanglah Kembali Ikuti Akreditasi JCI Denpasar (Bali Post) Masalah infrastruktur menyebabkan RSUP Sanglah kembali mengikuti akreditasi (reakreditasi) JCI. Setelah mengikuti akreditasi beberapa bulan lalu, 8 Agustus nanti RSUP Sanglah akan kembali mengikuti akreditasi JCI untuk mendapatkan predikat dengan standar internasional. Kabag Hukmas RSUP Sanglah Putu Putra Wisada didampingi seluruh staf humas menjelaskan, jalur pejalan di IGD RSUP Sanglah yang sebelumnya belum dipagar kini telah dipagar agar ada batasan antara jalan pengunjung dengan jalan mobil ambulans. Selain itu, tempat penyimpanan makanan harus sesuai dengan suhu makanan yang distandarkan. Pintu kamar mandi pasien yang semestinya terbuka ke arah dalam juga akan diperbaiki. Tempat pelayanan pasien seperti di IGD juga diperbaiki dengan pemasangan gorden untuk menjaga privasi
pasien. ‘’Seperti troli makanan dari instalasi gizi ke ruang-ruang perawatan pasien kan menempuh jarak yang lumayan jauh. Di situ kita perlu perbaiki untuk penyimpanan makanan agar tetap hangat ketika diberikan kepada pasien,’’ paparnya, belum lama ini. Sementara masalah alat kesehatan atau pelayanan kesehatan, dirasa sudah memenuhi standar JCI. Untuk itu, diakui pihaknya tidak mengeluarkan anggaran khusus untuk mengikuti akreditasi itu karena permasalahan yang dihadapi lebih banyak pada proses pelaksanaannya yang seharusnya sesuai dengan SOP (standar operation procedur). Beberapa bagian di RSUP Sanglah seperti IGD dan selasar rumah sakit pun telah diperbaiki dan ditata. Begitu juga taman-taman mulai ditata. Pihak direksi juga telah meninjau kesiapan SDM (tenaga kesehatan) di masing-masing ruangan atau instalasi. (kmb42)
Bali Post/wan
AKREDITASI – Foto suasana di RSUP Sanglah yang diambil beberapa waktu lalu. Kini rumah sakit terbesar di Bali itu kembali mengikuti akreditasi JCI.
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Badung
3
Saat Cuti Bersama
BPPT dan Disdukcapil Tetap Buka Mangupura (Bali Post) – Masyarakat di Kabupaten Badung masih bisa mengurus keperluan perizinan maupun administrasi kependudukan saat cuti bersama. Sebab, saat libur terkait hari raya Idul Fitri tanggal 4 dan 5 Juli 2016 ini, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung memastikan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hanya, atas pertimbangan rasa kemanusiaan, pelayanan pengurusan izin diperpendek. Jika pada hari normal buka sampai pukul 15.30 Wita, saat libur cuti bersama nanti hanya sampai pukul 12.00 Wita. ‘’Cuti bersama nanti kami tetap buka dan menerima permohonan perizinan. Masyarakat silakan datang. Bagaimanapun, staf kami juga punya hak untuk menikmati hari libur bersama keluarga,’’ ungkap Kepala BPPT Badung I Made Sutama, Minggu (3/7) kemarin. Sebagai badan pelayanan publik, BPPT dan Disdukcapil Badung memang tidak mengenal kata libur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan khusus di BPPT sendiri, tidak saja tahun ini buka pada saat seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) menikmati libur, tetapi sejak lembaga ini berdiri sejak tahun 2013. Dikatakannya, pengurusan izin yang masuk ke BPPT jumlahnya puluhan setiap hari. Ada yang mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) maupun Informasi Tata Ruang (ITR). ‘’Kalau sehari saja pelayanan itu terhenti maka bisa membeludak permohonan yang masuk nanti. Maka sesuai dengan komitmen pemerintah pula, kendati libur BPPT tetap membuka pelayanan,’’ sebutnya. (kmb27)
Bali Post/ist
TANPA AKTIVITAS - Proyek penataan jalan di Jalan Raya Padang Luwih terlihat tanpa aktivitas menjelang perayaan Lebaran ini. Sebab, para pekerja yang kebanyakan penduduk pendatang pulang kampung untuk merayakan Lebaran.
Ditinggal Mudik Lebaran
Pengerjaan Proyek APBD Dipastikan Lambat Mangupura (Bali Post) Pengerjaan sejumlah proyek APBD di Kabupaten Badung dipastikan berjalan lambat. Pasalnya, sejumlah pekerja pulang ke kampung halaman guna merayakan Idul Fitri 1437 Hijriah. Pantauan di lapangan, proyek perbaikan trotoar di Jalan Raya Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, tidak ada aktivitas lantaran ditinggal mudik oleh pekerja proyek. Kepala Dinas Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP)
Badung I.B. Surya Suamba mengakui jika mudik Leba-
ran berpengaruh terhadap proyek yang kini tengah dalam pengerjaan. Menurtnya, secara umum proyek masih tetap berjalan kendati tidak maksimal lantaran hanya mengandalkan tenaga lokal. ‘’Proyek secara umum tidak terganggu karena tetap berjalan dengan mengandalkan tenaga lokal asli Bali,’’ ujar
Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-36 STT Acarya Perkasa
Beri Garansi Pekerjaan bagi Generasi Muda Badung Bali Post/par
Kepala BPPT Badung I Made Sutama.
Jadi Tujuan Libur Lebaran
Tim Gabungan Awasi Kawasan Patitenget
Mangupura (Bali Post) Kawasan pariwisata Patitenget mendapat pengawasan tim gabungan yang melibatkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Pengawasan kawasan yang menjadi tujuan berlibur saat perayaan Lebaran ini melibatkan aparat kepolisian dari Polres Badung, TNI, dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Badung. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Satpol PP) Badung I Dewa Nyoman Oka mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman terhadap wilayah Badung khususnya kawasan Patitenget dan sekitarnya. ‘’Terutama dalam menyambut hari raya Idul Fitri, sebagai daerah wisata tentu banyak tamu yang datang berlibur dan menginap di vila maupun hotel di sana. Nah untuk tujuan keamanan, patroli gabungan dilakukan,’’ ungkap Dewa Oka, Minggu (3/7) kemarin. Menurutnya, tim gabungan bergerak melakukan patroli menyisir sejumlah bar di kawasan tersebut. Pemilik bar diimbau untuk menaati ketentuan jam buka. Sesuai aturan, jam buka sampai pukul 03.00 Wita. ‘’Kami datangi bar-bar untuk mengimbau agar menaati aturan, juga untuk mengajak menjaga keamanan bersama,’’ ujarnya. Selain itu, juga dilakukan penertiban parkir liar yang memanfaatkan trotoar jalan. Menurut Dewa Oka, hal demikian untuk memberikan efek jera agar ke depan tidak ada lagi pelanggaran serupa, parkir seenaknya di trotoar. Dikatakannya, aparat gabungan dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan. Pengawasan gabungan telah dilakukan sejak Sabtu (2/7) malam sekitar pukul 21.00 Wita hingga Minggu (3/7) pagi pukul 02.00 Wita. ‘’Ini giat rutin tiap malam Minggu untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun para wisatawan,”’’ kata AKBP Ruddi saat memberikan arahan. Monitoring dimulai dari depan Pura Patitenget, dilanjutkan menyusuri Jalan Batu Belig. Di tempat itu terdapat banyak sekali vila, hotel maupun restoran. Patroli ini juga dilakukan sampai di Jalan Kayu Aya. Jumlah personel gabungan yang terlibat dalam patroli ini aparat dari Polres Badung 45 orang, TNI empat orang, Satpol PP 12 orang, Dishubkominfo 6 orang, sehingga totalnya kurang lebih 67 orang. (kmb27)
SEKAA Teruna Teruni (STT) Acarya Perkasa Banjar Blungbang Desa Penarungan, Mengwi, Sabtu (2/7) lalu merayakan HUT-nya yang ke-36. Yang istimewa, acara ini dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Putu Parwata, Ketua Komisi I DPRD Badung Wayan Suyasa, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra dan prajuru adat dan dinas se-Desa Penarungan. Selain memaparkan program-program pro-rakyat yang akan dilakukan sesuai misi dan visinya seperti program di bidang kesehatan, pendidikan termasuk program fisik, Bupati Giri Prasta memberikan dua larangan kepada generasi muda. Pertama, tidak boleh mabuk-mabukan dan mengganggu ketertiban umum, kedua jauhkan diri dari obatobatan terlarang. Pada kesempatan itu, Bupati asal Plaga, Petang tersebut berjanji akan membuka akses pekerjaan bagi warga Badung. Di antaranya untuk mengisi posisi guru, paramedis seperti perawat dan bidan termasuk dokter. ‘’Semuanya akan diprioritaskan untuk bisa bekerja di Pemkab Badung,’’ katanya. Bupati juga menyatakan siap untuk memfasilitasi generasi muda termasuk STT yang akan bekerja di sektor pariwisata. Untuk hotel-hotel baru, Giri Prasta akan meminta jatah pekerjaan minimal 40 persen untuk warga Badung. ‘’Kami garansi untuk pekerjaan itu,’’ tegasnya. Atas dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan STT Acarya Perkasa, Bupati pun memberikan dukungan dana Rp 20 juta. Di bagian lain, tokoh
masyarakat Penarungan yang juga Ketua Komisi I DPRD Badung Wayan Suyasa, S.H. memberikan apresiasi tinggi kepada STT. ‘’Kegiatan yang positif patut didukung dan dihargai,’’ ujar Sekretaris DPD II Partai Golkar tersebut. Dengan bertambahnya usia, politisi asal Banjar Blumbang, Penarungan itu berharap STT Acarya Perkasa bisa berkontribusi dan mampu menghindari pergaulan bebas termasuk kenakalan remaja lainnya. ‘’Kami berharap anggota STT bisa memberi contoh teladan bagi masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif dan prestasi,’’ katanya. Ditanya soal program yang perlu dirancang pemerintah bagi generasi muda khususnya STT, Suyasa mengapresiasi kehadiran Bupati pada kegiatan STT seperti saat ini. Kehadiran Bupati, katanya, tentu saja akan memberikan motivasi tinggi bagi STT untuk berprestasi. Soal program, katanya, generasi muda
memang memerlukan pengayoman dan bimbingan. Selain itu, generasi muda memerlukan tempat untuk berkreasi. Ini perlu direalisasikan, termasuk dukungan finansial bagi generasi muda dalam merancang program-program positif yang mengarah prestasi. Ketua Panitia HUT ke-36 Gede Wijana didampingi Ketua STT Acarya Perkasa, Made Adi Wisnu Ambara, memaparkan rangkaian kegiatan yang dilakukan. Di antaranya berupa lomba tari Puspanjali SD se-Penarungan, lomba cerdas cermat SD se-Penarungan, lomba cerdas cermat tingkat tempekan, sepak bola mini, serta aneka lomba lainnya. Tujuannya, untuk meningkatkan solidaritas, loyalitas dan mempererat tali persaudaraan. Khusus puncak acara HUT, diisi aneka tari, pentas musik serta seni pencak silat yang membius ribuan warga yang hadir pada acara tersebut. (ad093)
HUT STT - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Ketua Komisi I DPRD Badung Wayan Suyasa menghadiri HUT ke-36 Sekaa Teruna Teruni (STT) Acarya Perkasa, Banjar Blungbang, Desa Penarungan, Mengwi, Sabtu (2/7) lalu.
Surya Suamba, belum lama ini. Surya Suamba memastikan sejumlah proyek di bawah instansinya akan berjalan sesuai target. Sebab, sebelum libur Lebaran pihaknya telah menggenjot pengerjaannya sehingga dapat diselesaikan tepat waktu. ‘’Karena Lebaran bersifat rutin, sehingga jauh hari sudah memperhitungkan. Jadi, pelaksana proyek sudah berhitung untuk menggenjot target melampui sebelum libur Lebaran sehingga tidak keteteran usai libur Lebaran,’’ terangnya. Pihaknya memaklumi para pekerja bangunan pulang
mudik. Jikapun ada pekerja yang mau bekerja selama Lebaran, pihaknya menganggap itu sebagai bonus. ‘’Kami tetap masang zero progres. Kalau ada beberapa pekerja tidak mudik, mereka melakukan pekerjaan itu adalah bonus buat kita,’’ katanya. Hal serupa disampaikan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas BMP Badung, Sang Nyoman Oka Permana. Proyek yang dikerjakan BMP tidak ada masalah, meski sebagian besar pekerja mudik ke kampung halaman masing-masing. ‘’Masih ada kok yang bekerja, kami mengandalkan tenaga lokal,’’ katanya. (kmb27)
Dua Pemuda Dikeroyok dan Ditusuk
Mangupura (Bali Post) Dua pemuda, Kadek Parta (21) dan Gede Adi Gunawan (20), dikeroyok di Jalan Padang Luwih, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Sabtu (2/7) malam. Akibat kejadian itu, Parta dirawat intensif di RSUD Badung karena mengalami luka tusuk di pinggang. Sedangkan Gunawan sudah membaik dan langsung pulang ke Bangli. Kasus tersebut kini ditangani Sat. Reskrim Polres Badung. Menurut petugas Polres Badung, Minggu (3/7) kemarin, kasus itu dilaporkan teman korban, Indah (19), yang beralamat di Dalung, Kuta Utara. Indah mengaku awalnya mendapatkan kabar jika temannya kritis dan dirawat di RSUD Badung karena dikeroyok. Saat kejadian, Indah dan temannya, I Kadek Dwik (20), melintas di TKP dan melihat orang berkelahi. Mereka takut dan memilih berbalik agar tidak kena imbas. Setibanya di warung lalapan di wilayah Buduk, Mengwi, mereka berhenti untuk makan. Selesai makan, tiba-tiba datang pria tak dikenal mengendarai motor dengan tangan berlumuran darah. Tanpa basa-basi, pria yang diduga pelaku tersebut mencuci tangan di warung tersebut. Dan ternyata, pria itu dikenali warga yang makan di warung tersebut dan sempat disapa menggunakan bahasa Bali. Pria itu berinisial YK. Namun YK diam dan bergegas menuju motornya. Tak disangka, saat berada di atas motor, sebilah pisau berlumuran darah jatuh dari saku jaketnya. YK cepat-cepat mengambil pisau itu dan langsung kabur. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, anggota Reskrim masih melakukan penyelidikan. ‘’Masih dalam penyelidikan dan mendalami keterangan saksi-saksi,’’ tegasnya. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Tapa Yoga Semadhi, Cara Mudah Meraih Tujuan Hidup Mahasiswa FKIK Unwar Lulus 75 Persen di UKMPPD
TAPA - Dalang Cenk Blong saat mengikuti Tapa Brata Yoga Semadhi. TUJUAN hidup manusia adalah di zaman modern, proses ini bisa meraih kebahagiaan, baik dalam berlangsung hanya dalam waktu kehidupan ini maupun setelah ke- beberapa hari saja. Sejak tahun matian. Dalam istilah orang Hindu, 1989, proses ini telah berlangsung di keadaan ini disebut moksartham berbagai belahan dunia. jagadhita ya chaiti dharma. MokDi Bali, proses ini dikembangkan sha adalah suatu keadaan di mana oleh Made Suambara. Selama tiga menyatunya ciptaan (Atma) dengan hari, Anda akan diajak melakukan Sang Pencipta (Parama Atma). proses baik sekala maupun niskala Keadaan ini bisa dicapai bukan saja di sebuah pertapaan di tengah hutan saat kematian namun juga pada saat yang terbebas dari hiruk-pikuk dunkehidupan ini. iawi. Dalam situasi hening ini, Made Pada zaman dahulu, proses tapa Suambara akan memberikan teknik yoga semadhi bisa berlangsug pulu- bagaimana Anda bisa membuka han sampai ratusan tahun. Namun sebuah titik yang berlokasi di otak
anda. Dalam bahasa Inggris, titik ini disebut God spot. God spot adalah pintu keluar-masuknya sang Atma. Dengan terbukanya God spot ini Anda akan dengan mudah terhubung dengan Tuhan yang anda puja. Di samping itu, Made Suambara juga akan member tahu cara membuka telinga batin anda sehingga anda mampu mendengarkan ajaran kebenaran dari guru sejati anda. Hanya guru sejati andalah yang mampu menuntun anda agar anda meraih tujuan hidup dan mejalankan tugas hidup anda. Sudah ribuan orang Bali mengikuti dan mendapatkan manfaaat dari Tapa Yoga Semadhi ini. Salah satu di antaranya adalah Dalang Cenk Blonk. Ikuti Tapa Yoga Semadhi bersama Made Suambara mulai Jumat, 22 Juli sampai Minggu, 24 Juli 2015 di AmbarWana. Bagi yang akan ikut silakan ketik: nama-tapayoga lalu SMS ke 0813 3824 3824. Peserta agar sudah kumpul jam 14.00 di Ambarashram dengan membawa dua stel pakaian sembahyang, tiga stel pakaian biasa, membawa foto keluarga dan perlengkapan menginap selama tiga hari. Peta lokasi Ambarashram: dari Patung Barong Batubulan lurus ke utara 9 kilometer, kalau sudah ketemu Pertamina di Desa Tebongkang belok kanan 1,5 kilometer sehabis jembatan nikung belok ke kiri 700 meter depan Pura Ulun Carik. (ad090)
Prodi Manajemen FE Unwar Gelar Seminar Dosen dan Kuliah Tamu
PROGRAM Studi Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar kuliah tamu ‘’Penyegaran Metodologi Penelitian’’, Sabtu (2/7). Kuliah tamu itu diisi oleh Prof. Christantius Dwiatmadja, M.E., Ph.D. dan dimoderatori oleh Ida Bagus Agung Dharmanegara. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. mengatakan, setiap kegiatan penelitian sejak awal sudah harus ditentukan dengan jelas pendekatan/ desain penelitian apa yang akan diterapkan. Hal ini dimaksudkan agar penelitian tersebut dapat benar-benar mempunyai landasan kokoh dilihat dari sudut metodologi penelitian, di samping pemahaman hasil penelitian yang akan lebih proporsional jika pembaca mengetahui pendekatan yang diterapkan. Metode dapat difungsikan secara optimal jika subjek peneliti memiliki sikap yang senantiasa skeptis, yakni selalu mempertanyakan dan mengkritisi setiap dimensi dari permasalahan (objek), bersikap objektif, yaitu lebih mengedepankan kondisi objek yang diteliti daripada pertimbanganpertimbangan subjektivitas, bersikap rasional yaitu memiliki kesabaran intelektual dalam menyikapi setiap permasalahan meskipun terkait dengan situasi riil dirinya sendiri, bersikap lugas (transparan) yaitu berani memberikan argumentasi atau pembuktian secara gambling dan jelas. ‘’Penelitian dosen itu dengan segala perkembangan mesti harus ada penyegaran,’’ ujarnya. Selama ini, penelitian hanya mengedepankan kuantitatif, padahal penelitian sesungguhnya adalah kualitatif. Maka dari itu, pada
USAHA dan kerja keras mahasiswa profesi dokter dan staf dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) membuahkan hasil yang menggembirakan. Hasil Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) FKIK Unwar mencapai kelulusan 75 persen. Angka ini menurut Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Mhurdana, Sp.FK., Minggu (3/7) kemarin, jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya mencapai 55,15 persen. Bahkan, angka ini menjadi raihan terbaik di antara FK di Bali. Dekan Gusti Ngurah Anom Mhurdana mengungkapkan, dari 52 orang (first taker) yang mengikuti ujian periode Mei 2016, 39 orang (75%) dinyatakan lulus. Bahkan pada ujian OSCE (keterampilan) yang diselenggarakan di FKIK Unwar pada 28-29 Mei, semua peserta alias 100 persen dinyatakan lulus. Pada ujian CBT yang dilaksanakan tanggal 21 Mei lalu di FK Udayana, bergabung dengan para peserta FK Udayana dan mahasiswa lainnya, tingkat kelulusan secara nasional sesuai edaran panitia PNUKMPPD untuk OSCE 87,46% dari 3.470 peserta dan CBT 56,07% dari 5.086 peserta. Ini berarti, tingkat kelulusan secara keseluruhan yaitu 55,11% dari 5.139 peserta. Yang membuat Anom Mhurdana tersenyum adalah capaian FKIK Unwar jauh di atas tingkat kelulusan nasional. Apalagi ujian kompetensi mahasiswa program profesi dokter ini prosesnya sangat ketat, sangat terjaga kerahasiaannya. ‘’Kelulusan 75% ini merupakan hasil kerja keras dari para mahasiswa dan para pengasuhnya. Semoga ke depan FKIK Unwar bisa mempertahankan prestasi itu,’’ tegasnya. Untuk mempertahankan prestasi ini, katanya, mau tidak mau harus melakukan seleksi ketat untuk mendapatkan input berkualitas. Kemudian mereka diproses berkualitas dengan sarana dan prasarana berkualitas pula. Soal input pada Penmaru kali ini, peserta bersaing ketat dengan rasio satu kursi berbanding enam orang. Untuk itu, FKIK Unwar kini terus menambah dosen muda dengan merekrut dokter di RS. Strategi lain yang dilakukan FKIK Unwar yakni menambah RS pendidikan yakni RSUD Tabanan sebagai RS satelit dan sebelumnya dengan RS Sanjiwani, Gianyar. ‘’Kalau bisa yayasan
memiliki RS pendidikan sendiri yang tak jauh dari kota,’’ ujarnya. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana juga mengungkapkan rasa gembiranya karena hasil UKMPPD FKIK Unwar sangat luar biasa. Tahun lalu mampu lulus 80,1 persen, tahun ini tetap berada di atas rata-rata nasional yakni 75 persen dan 100 persen untuk ujian praktik. Ini menunjukkan mahasiswa menyerap ilmu dan praktik secara maksimal. Namun angka itu, katanya, tak boleh membuat jajaran FKIK Unwar berpuas diri. ‘’Tinggal sekarang ditingkatkan kemampuan keilmuan untuk mencapai angka kelulusan 100 persen,’’ tegasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. langsung memberikan ucapan selamat kepada Dekan FKIK Unwar Anom Mhurdana. Menurut Wisnumurti, yayasan memberi apresiasi luar biasa atas prestasi yang diraih di UKMPPD. Ini semua berkat budaya mutu yang sukses diterapkan di FKIK Unwar, sehingga mampu melampaui rata-rata tingkat nasional. Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi tersebut. Caranya, memberi pelayanan dan proses pendidikan berkualitas. (ad151)
SELAMAT - Ketua YKKPB Wisnumurti memberi selamat kepada Dekan FKIK Unwar Anom Mhurdana karena sukses lulus 75 persen di UKMPPD.
Kundapil Made Urip Tanam Bawang Putih di Padangan Gelontorkan Bantuan Aspirasi Senilai Rp 3,443 Miliar
PEMBICARA - Prof. Christantius Dwiatmadja, M.E., Ph.D. (kanan), pembicara pada kuliah tamu di FE Unwar, membicarakan tentang penyegaran metodologi penelitian. kesempatan kuliah tamu tersebut pendidikan dalam jangka menengah ditawarkan mix method yang akan dan panjang serta penyelarasan memberikan keleluasaan masing- kebijakan program pendidikan serta masing untuk memulai kiprah yang penguatan dan akselerasi implebaru. mentasinya. Pembahasan yang lain Selama ini, kendala dosen melaku- juga tentang menggeser peran sektor kan penelitian adalah soal time informal menjadi sektor formal untuk management. ‘’Saya kira memang meningkatkan skala usaha sektor dengan beban tugas sebagai dosen industri. Pemerintah fokus pada penpengajar, ini sudah mulai kita coba ingkatan jenjang pendidikan umum merencanakan, mana waktu yang dengan biaya rendah, pembukaan kita pakai untuk merencanakan su- program vokasi di daerah kabupaten/ paya kita bisa melakukan tri dharma, kota sesuai kebutuhan pengembanterutama penelitian dan pengabdian gan ekonomi daerah masing-masing, yang betul-betul kita arahkan adalah pengembangan sistem insentif bagi binaan,’’ paparnya. industri yang mau melaksanakan Sebelumnya, FE Unwar juga te- program diklat untuk mempercepat lah melaksanakan seminar tentang peningkatan kualitas SDM. kesiapan dan strategi SDM Indonesia Dalam kesempatan yang sama menghadapi MEA yang dibawakan juga dibahas tentang strategi, tantanoleh Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, gan dan peluang SDM dalam MEA S.E., M.Si. Pada kesempatan itu, 2015 yang dibawakan oleh Ida Bagus dibahas pentingnya peningkatan Agung Dharmanegara. Seminar produktivitas SDM Indonesia melalui tersebut dimoderatori oleh I Wayan pelatihan dalam jangka pendek dan Gede Merta, S.E., M.Si. (ad150)
Polri Respons Positif Masukan DPD-RI Terkait Teror ISIS Smansa
Senator Wedakarna Minta Rakyat Laporkan jika Ada Unsur Bisnis dan Kekerasan di MOS
DISERAHKAN - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menyerahkan tembusan surat Polri terkait teror ISIS ke Pemkot, Kasek SMAN 1 Denpasar dan Luh Putu Anggreni, S.H. (Ketua P2TP2A) saat pertemuan kepala sekolah se-Denpasar. SELANGKAH lagi, seluruh beli itu. Silakan laporkan ke DPD-RI sekolah di Bali menghadapi tahun atau langsung ke Kemendikbud. Kita ajaran baru 2016 dan sudah men- akan proses termasuk rekomendasi jadi rutinitas siswa baru baik di SD, mencopot kepala sekolah,’’ ungkap SMA, SMA/SMK akan disibukkan Gusti Wedakarna. dengan kegiatan masa orientasi Ia pun menyampaikan bahwa sekolah (MOS). Peringatan terkait panitia MOS tidak boleh dari unsur pelaksanaan MOS yang beradab siswa, tetapi harus dari unsur guru dan jauh dari unsur bisnis disam- dan pelaksanaan harus berbudaya. paikan Komite III DPD-RI Bidang ‘’Tolong bedakan apa namanya diPendidikan Dr. Shri I Gusti Ngurah siplin dan galak. Saya tidak mau Arya Wedakarna MWS III saat men- ada siswa baru yang diteriaki oleh gumpulkan seluruh kepala sekolah senior, dipermalukan maupun ada se-Denpasar di Gedung Sewaka kekerasan fisik. Jika itu terjadi, Dharma. ‘’Saya ingatkan bahwa Ke- DPD-RI sendiri mendukung rakyat menterian Pendidikan telah mengel- untuk menuntut sekolah dan OSIS uarkan Peraturan Menteri Nomor 55 yang bersangkutan. Saya juga minta Tahun 2014 tentang Masa Orientasi sebelum sandyaning kala kegiatan Peserta Didik Baru di Sekolah. Saya ospek sudah bubar. Jangan ada yang minta agar pelaksanaan MOS tidak sampai MOS hingga malam hari,’’ memberatkan siswa dan orangtua ungkap Gusti Wedakarna. siswa. Termasuk tidak boleh ada Hal ini ia ingatkan karena banyak unsur bisnis di dalam pelaksanaan laporan masuk pada Ospek 2015 MOS. Jika nanti DPD-RI menemu- terkait keberadaan orangtua siswa. kan hal itu, maka bisa jadi masalah. ‘’Tahun lalu, saya menemukan kasus Masyarakat bisa menuntut sekolah sampai ada orangtua siswa yang secara pidana karena ada unsur harus dipecat dari pekerjaan hanya pemerasan. Saya minta seluruh gara-gara sibuk beberapa hari memsekolah di Bali tidak memberatkan buatkan tugas si anak dalam MOS, siswa dengan tugas aneh-aneh, belum lagi harus mencari barang ke apalagi sampai kerja sama dengan sana-sini. Sekolah harus paham bahperusahaan swasta untuk beli ini dan wa tidak semua kondisi anak di Bali
ini mampu dan bisa memenuhi kebutuhan seperti ini. Jika ada laporan seperti itu, maka saya menyarankan untuk dituntut secara hukum saja. Sudahi unsur kekerasan dan dendam kepada anak didik. Pakai pendekatan kebangsaan, jnana dan Tri Hita Karana. Jangan bermental kapitalis. Ini tidak sesuai dengan semangat Marhaen,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga penasihat Bali Education Watch (BEW). Terkait dengan teror ISIS di Smansa yang mencuat awal tahun 2016 lalu, perjuangan DPD-RI berhasil dengan diresponsnya permintaan DPD-RI untuk membebaskan dua anak Bali (Hindu) terkait masalah hukum teror ISIS. ‘’Syukurlah Mabes Polri melalui surat B/2462/V/2016/ Itwasum perihal Hasil Klarifikasi pengaduan masyarakat a.n. DPDRI Provinsi Bali telah menyatakan bahwa Putu Tania Krisna Putri dan Putu Chandra tidak cukup bukti melakukan tindak pidana terorisme dan membuat perasaan tidak menyenangkan sebagaimana dimaksud Pasal 6 UU No.15 Tahun 2003 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 Tahun 2002 jo Pasal 325 KUHP. Terima kasih pada Kapolri sudah selamatkan masa depan dua anak bangsa. Saya minta jadikan pelajaran bagi sekolah di Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga alumnus Smansa Denpasar. Hal lainnya juga dibahas dalam pertemuan tersebut. 1) Monitoring dugaan jual-beli kursi siswa baru. 2) Arahan terkait program study tour yang kerap merugikan orangtua. 3) Penolakan acara Prom Night atau berbau kebarat–baratan bagi alumni sekolah serta sejumlah aspirasi sekolah terkait dana hibah, dana BOS, sertifikasi guru dan juga perlindungan guru yang kini marak dilaporkan ke aparat hukum terkait disiplin. (ad095)
KUNJUNGAN Kerja Dapil (Kundapil) anggota Komisi IV DPRRI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali bertatap muka dengan kelompok tani di Kabupaten Tabanan. Kali ini kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu didampingi anggota DPRD Tabanan Gede Purnawan bersama perwakilan dari Staf Ahli Bupati Tabanan Ketut Subrata melakukan serah terima bantuan kepada masyarakat dari dana APBN arahan anggota DPR-RI Made Urip tahun 2016 yang diawali dengan penanaman bawang putih secara simbolis di Subak Kendal Desa Padangan, Pupuan, Tabanan, Jumat (1/7) lalu. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Made Urip sebesar Rp 3,443 miliar berupa 74 unit handtractor senilai Rp 1,85 miliar, 20 pompa air senilai Rp 300 juta, 12 power thresher senilai Rp 240 juta dan 9 combine harvester senilai Rp 1,053 miliar termasuk bantuan jalan irigasi serta bantuan bibit bawang merah, bawang putih dan cabai. Bantuan lainnya berupa pengembangan tananam bawang putih sebanyak 30 ribu kilogram termasuk pupuk organik padat dan cair serta pungisida. Bantuan Made Urip tersebut merupakan bagian dari program peningkatan produksi dan nilai tambah hortikultura seluas total 40 hektar di Subak Dangin Desa Sanda seluas 20 hektar, Subak Tibu Dalem Desa Pujungan dengan luas 2 hektar, Subak Kendal Desa Padangan dan Subak Sempol Desa Batungsel masing-masing 5 hektar dan 13 hektar. Saat Made Urip bertatap muka dengan ratusan petani dan krama subak, Kabid Pengembangan Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Gusti Putu Wiadnyana mengakui selama ini Made Urip secara khusus selalu
memperjuangkan anggaran sektor pertanian di Tabanan, sehingga mendapat bantuan jauh lebih banyak dari daerah lainnya. Bantuan tersebut dikatakan sangat berpengaruh terhadap kesejehteraan petani yang selalu difasilitasi oleh Made Urip. Made Urip menyampaikan di sektor pertanian saat ini anggarannya naik signifikan sekitar Rp 30 triliun. Namun akibat efisiensi anggaran dari APBN-P juga mendapatkan potongan Rp 3,7 triliun, sehingga ada program yang terpaksa diciutkan karena terjadi penurunan penerimaan pajak negara. ‘’Tetapi kita tetap bangga karena program pertanian di Tabanan mampu berjalan dengan baik dan tepat waktu, seperti program penanaman bibit bawang merah, bawang putih maupun sayur. Karena untuk mewujudkan Tabanan serasi harus bersinergi dengan selalu menjaga ketahanan pangan,’’ tandas anggota dewan yang dijuluki Wakil Rakyat seribu traktor ini. Made Urip juga merasa bangga dengan kelompok tani dan subak
di Tabanan, karena sudah banyak program dan aspirasi bisa dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, ke depan agar lebih ditingkatkan dari sisi manajemen dan administrasinya agar terus dibina secara intensif, baik di sektor tanaman pangan maupun hortikultura. Menurut Made Urip, pihaknya sudah memfasilitasi di pusat untuk memproteksi sektor pertanian dengan undang-undang sehingga lahan produktif tidak tergerus. Karena jika tidak ada tanah, apa yang akan ditanam, termasuk memperbaiki irigasi karena banyak program yang bisa diakses salah satunya bantuan Gerhan untuk mereboisasi hutan di Bali. ‘’Karena jika tidak ada hutan juga tidak ada air, jika tidak air juga tidak ada kehidupan. Kita mencari celah di pusat untuk memperkuat sektor pertanian dan melakukan langkah strategis untuk meningkat produktivitas pertanian. Makanya harus dibuat basis mana daerah yang cocok dikembangkan,’’ tambahnya. (ad091)
MENANAM - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (paling tengah) bersama krama subak ikut menanam bibit bawang putih di Subak Kendal Desa Padangan, Pupuan, Tabanan.
Winter Park Resort Colorado USA Rekrut Mahasiswa Perhotelan di Kampus SPB-STPBI Denpasar
UNTUK pertama kalinya Winter Park Resort yang berlokasi di Colorado, USA melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di Kampus SPB-STPBI untuk melaksanakan internship di hotel mereka. Hotel-hotel yang sebelumnya sudah melaksanakan kunjungan ke Kampus SPB-STPBI seperti Stratton Mountain Vermont dan Montage Hotel, South Carolina. Pada 24 Juni 2016, Winter Park Resort melaksanakan perekrutan perdananya di kampus SPB-STPBI Denpasar. Kunjungan mereka di wakili Case Kennedy selaku Manager of Human Resource dan Morgan Strickland selaku Director of Culinary/Food & Beverage. Dengan posisi yang ditawarkan oleh employer yaitu Culinary, Food & Beverage Service dan Guest Service. Kandidat yang sudah dinyatakan lulus akan memulai program trainingnya diperkirakan pada November-Desember 2016. Winter Park Resort merupakan ski dan snowboard resort dengan fasilitas bermain ski yang lengkap seperti penyewaan alat ski, gondola untuk menuju puncak gunung. Tak hanya itu Winter Park Resort juga menyediakan restoran untuk para pengunjung resort yang siap memanjakan lidah para pengunjung dan untuk pengunjung yang ingin memanjakan mata juga disediakan took-toko cenderamata khas Winter Park. Para mahasiswa diberikan gaji berkisar US $9 - US $ 12 per jam selama mengikuti Program Internship ini dan akan dibayar satu setengah kali gaji
normal apabila mereka bekerja lembur (over time). Gusti Made Sujana, S.E., M.M., CHT., CHA. selaku Direktur SPB dan merangkap Ketua STPBI mengatakan, banyak benefit yang akan didapatkan mahasiswa di samping pengalaman internasional yaitu kemampuan bahasa Inggris akan jauh lebih bagus, mereka bisa belajar untuk lebih mandiri, percaya diri, mengerti budaya Amerika, mendapatkan sertifikat training dari hotel-hotel berkelas di Amerika, selain itu juga para mahasiswa akan mendapatkan penghasilan (uang). Mahasiswa STPBI yang mengikuti proses perekrutan, menyampaikan ucapan terima kasih mereka pada manajemen kampus SPB dan STPBI, khususnya PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik Kampus SPB dan STPBI yang telah membantu para mahasiswa perhotelan untuk bisa melakukan on the job training di Amerika. Nyoman Gede Astina selaku Direktur Utama PT Bali Duta Mandiri mengatakan, melaksanakan internship di Amerika di
hotel-hotel berbintang 5 tentu akan memberikan pengalaman internasional yang susah didapatkan jika melaksanakan intership program/ training di Bali atau Indonesia. Pengalaman internasional ini sangat perlu sebagai bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN. Astina menambahkan, PT Bali Duta Mandiri yang merupakan PPTKIS milik kampus SPB-STPBI sangat bersyukur telah menjalin kerja sama dengan partner mereka International Training Network (ITN) yang berpusat di Los Angeles, California sejak 2010 dan sampai saat ini. Untuk informasi perekrutan mahasiswa selanjutnya silakan datang langsung ke PT Bali Duta Mandiri di Jalan Tari Kecak No.12 Gatot Subroto Timur, Denpasar atau di nomor telepon (0361) 426724. Dan follow juga media sosial PT Bali Duta Mandiri: Instagram @balidutamandiri, invite BBM PT Bali Duta Mandiri 572F4B1B. Semua informasi lowongan pekerjaan dan perekrutan untuk program J1 akan di-share di sosial media. (ad149)
PEREKRUTAN - Winter Park Resort melakukan perekrutan mahasiswa perhotelan di Kampus SPB-STPBI.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
5
Kehabisan Tiket Gratis
Puluhan Pemudik Telantar di Tanjungwangi Banyuwangi (Bali Post) -
Bali Post/udi
KEHABISAN TIKET - Puluhan pemudik melakukan protes akibat kehabisan tiket gratis di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Minggu (3/7) kemarin.
Libur Panjang
Sehari, 3.667 Kendaraan Roda Empat Serbu Bali Banyuwangi (Bali Post) Memasuki libur panjang Lebaran, peningkatan kendaraan juga terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sejak Sabtu (2/7) malam hingga Minggu (3/7) pagi kemarin, total kendaraan roda empat yang sudah menyeberang ke Bali mencapai 3.667 unit. Antrean roda empat terlihat cukup padat, Minggu pagi. Kebetulan, mereka nyaris bersamaan masuk di Pelabuhan Ketapang. Namun, para wisatawan domestik ini tak perlu menunggu lama untuk bisa masuk kapal. Sebab, jadwal sandar dan bongkar muat kapal dipercepat menyusul antrean di Gilimanuk. ‘’Saya hanya antre sekitar satu jam, ini sudah mau masuk kapal,’’ kata Andri, salah satu wisdom asal Surabaya. Pria ini mengaku sengaja pergi ke Bali untuk mengisi musim libur panjang Lebaran. ‘’Kebetulan pembantu mudik, kami sekeluarga memilih ke Bali,’’ jelasnya. Menurut Andri, hampir setiap tahun pihaknya berlibur ke Bali selama musim Lebaran. Alasannya, selain dekat, banyak yang bisa dijadikan tempat berlibur bersama keluarga. Dia mengaku akan berlibur ke Bali selama seminggu. Menggunakan mobil, dia memboyong anak dan istrinya. Wisdom lainnya, Hendri Cahyo, juga mengakui hal serupa. Pria asal Sidoarjo, Jatim ini mengaku berlibur ke Bali menjadi alternatif mengisi libur panjang. Dia berangkat dari Sidoarjo, Sabtu (2/7) sore, tiba di Ketapang, Minggu pagi. Tak sampai dua jam, dia langsung masuk ke kapal. Arus kendaraan roda empat ke Bali ini mulai terasa sejak dua hari terakhir. Dari pagi hingga siang, roda empat mendominasi kendaraan yang akan menyeberang ke Bali. Diperkirakan, peningkatan arus kendaraan ke Bali akan terus berlanjut hingga H-1 Lebaran. Biasanya, wisdom asal Surabaya banyak yang memilih menyeberang pada H-1. Alasannya, menghindari macet dan menunggu tutup toko. Manajer Operasional PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang Wahyudi Susianto mengatakan, peningkatan kendaraan ke Bali belum terlalu tajam. Sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi kemarin, ada 3.667 unit kendaraan roda empat yang telah menyeberang. Jumlah ini hanya naik tipis dibanding hari biasa yang mencapai 3.000 kendaraan per hari. Sementara roda dua total yang masuk Bali sebanyak 719 unit dan penumpang pejalan kaki mencapai 22.890 orang. ‘’Ini memang fenomena biasa tiap tahun, saat musim libur Lebaran, wisatawan domestik banyak menyeberang ke Bali,’’ jelasnya. Terkait peningkatan ini, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya, menambah trip pelayaran dari 8 ke 9 hingga 10 trip per hari. Lalu, jadwal sandar dan bongkar muat kapal dipercepat. Sementara itu, jumlah penumpang dari Bali ke Ketapang kian membeludak. Hingga kemarin pagi, penumpang pejalan kaki mencapai 74.093 orang, roda dua 16.369 dan roda empat 7.277 unit. Total kapal yang dioperasikan sebanyak 42 unit dengan trip pelayaran mencapai 232 trip. (kmb30)
Puluhan pemudik asal Sapeken, Kepulauan Madura, Jatim, telantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Minggu (3/7) kemarin. Pemicunya, mereka kehabisan tiket mudik gratis menggunakan kapal laut yang digelar Pemprov Jatim. Mereka sempat menggelar aksi protes kepada petugas pelabuhan agar bisa diangkut kapal. Namun, aksi itu tak membuahkan hasil. Para pemudik ini tetap tertahan di pelabuhan. Emosi warga ini meledak setelah mendengar jatah tiket mudik gratis habis, hanya dibatasi 150 tiket. Padahal, jumlah pemudik membeludak hingga 300 orang lebih. Parahnya lagi, mereka ratarata sudah lebih dari tiga hari menunggu kapal di Tanjungwangi. Tidur di lantai, biaya hidup membengkak. Beberapa mulai sakit. ‘’Saya sudah lima hari menunggu di sini (Tanjungwangi - red), biayanya membengkak. Tetapi, tiket mudik gratis sudah habis, padahal Lebaran sudah dekat,’’ keluh Zaenudin, salah satu pemudik. Dia mengaku sudah empat
hari di Tanjungwangi bersama empat keluarga. Pria yang bekerja di Bali ini baru bisa libur sejak Jumat (1/7) lalu. Namun, saat tiba di Tanjungwangi, jatah tiket sudah habis. Parahnya, jadwal tiket untuk 5 Juli juga sudah ludes. ‘’Kami heran, tiket sudah habis duluan. Padahal, penumpang yang sudah dapat tiket tak terlalu banyak,’’ ujarnya. Para penumpang ini sempat berniat mendatangi kantor Syahbandar Tanjungwangi. Namun, berhasil dicegah aparat kepolisian. Ketegangan meletus lagi ketika penumpang yang mengantongi tiket mulai masuk
kapal Prima Nusantara 01 sekitar pukul 09.00 WIB. Kapal ini ternyata hanya dijatah 150 penumpang. Imbasnya, penumpang yang tak kebagian tiket berusaha merangsek masuk. Petugas langsung memblokir pintu dermaga. Gagal berangkat, para penumpang ini tetap bertahan di ruang tunggu pelabuhan. Mereka tidur di lantai lantaran biayanya pas-pasan. ‘’Kami sebenarnya bukan mengejar mudik gratis, jika bayar juga enggak apa-apa, tetapi armadanya tidak ada,’’ keluh Samsuri, pemudik lainnya. Pihaknya mengeluhkan layanan mudik gratis yang
amburadul setiap tahun. Sebab, armada terbatas, tak sebanding dengan jumlah pemudik. Yang disayangkan lagi, layanan tiket mudik gratis terkesan tak transparan. Bahkan, tiket yang idealnya dipakai tanggal 5 Juli, sudah ludes sejak 3 Juli. ‘’Kami tak ada alternatif lagi untuk mudik ke Sapeken, kecuali kembali ke Bali menumpang kapal dari Sangsit, Singaraja,’’ kata Burhamin yang juga pemudik. Dia mengaku, ada beberapa pemudik yang memilih bertahan di Tanjungwangi menunggu kapal selanjutnya, 5 Juli mendatang. Padahal, jatah tiket untuk kapal itu sudah habis. Para pemudik ini dipastikan tak bisa sampai di rumah tepat saat Lebaran tiba. Kepala Seksi Tertib Pelayaran Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi Jatmiko menegaskan, pembatasan jumlah
Bali Post/udi
ANTRE - Kendaraan roda empat yang hendak ke Bali antre di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (3/7) kemarin.
Abrasi Makin Parah di Pengambengan Warga Mengaku Resah
Negara (Bali Post) Kondisi di pesisir Desa Pengambengan, khususnya di Ketapang Lampu, Pengambengan, kini semakin parah. Ombak di sekitaran wilayah itu makin tinggi, sehingga menyebabkan abrasi. Bahkan, merusak beberapa rumah warga. Meskipun ombak besar mengancam, sejumlah warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun, mereka mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mbah Sri Ani (80), seorang lansia yang rumahnya menjadi korban amukan gelombang laut, mengaku tetap bertahan karena tidak punya tempat lagi untuk pindah. Apalagi, dia hidup sebatangkara di pinggir pantai tersebut. ‘’Ke mana lagi saya pindah karena sudah tidak punya tempat. Saya bertahan dulu di sini, mudah-mudahan air tidak makin besar,’’ harap Mbah Sri Ani. Sementara pengakuan yang sama diungkapkan Juhri. Warga lainnya ini mengaku ombak besar kerap menghantam dinding rumahnya. Tetapi, ia tidak punya pilihan selain bertahan di rumah yang sudah ditempatinya puluhan tahun tersebut. Kemudian, Parno yang juga merupakan warga setempat, mengaku bertahan di rumah dengan dinding tembok sudah retak karena terus dihantam ombak. Warga yang rumahnya berbatasan langsung dengan laut ini berharap pemerintah berbuat cepat untuk mencegah abrasi semakin meluas. Atas kondisi itu, Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa mengaku prihatin dengan pesisir pantai yang porak-poranda karena dihantam ombak. Apalagi, belasan rumah sudah hancur. Sugiasa mengoordinir pemasangan buis di pesisir pantai tersebut untuk melindungi jalan agar tidak semakin putus. Pihaknya berharap peran semua pihak membantu untuk penanggulangan sementara. ‘’Kami masih berjuang ke pusat semoga ada realisasi. Namun, untuk penanggulangan sementara, kita harus mencari solusi,’’ jelasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
ABRASI - Abrasi semakin parah di pesisir Pengambengan, tepatnya di Ketapang Lampu.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
tiket pemudik tersebut menyangkut keselamatan pelayaran. Menurutnya, kapasitas palkah kapal yang digunakan hanya muat 150 orang, jika dipaksakan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan penumpang. ‘’Kita mengikuti aturan keselamatan dan kapasitas angkut kapal, ini demi penumpang agar selamat,’’ jelasnya. Namun, pihaknya memastikan masih ada kapal lagi yang akan melayani pemudik hingga Lebaran mendatang. Terkait kejadian ini, pihaknya berharap ke depan kapal yang disediakan Dinas Perhubungan bisa jenis feri, sehingga para pemudik bisa terangkut semua. ‘’Jadi, untuk jenis kapal, semua ditangani Dinas Perhubungan. Kami hanya bertugas mengatur pemberangkatan kapal dan keselamatannya,’’ pungkas Jatmiko. (kmb30)
OPINI
6
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Memenangkan Persaingan di Era ’’Tak Menentu’’
BANYAK pengusaha yang bingung menyikapi kondisi saat ini. Terbukti banyak yang telah melakukan pemutusan hubungan kerja. Sebagian lagi merumahkan karyawannya sembari menunggu kondisi lebih baik. Walaupun tak separah era 1998, namun kondisi saat ini tak jauh berbeda. Banyak sektor usaha yang mulai mengerem jumlah produksinya. Banyak kontraktor yang tak lagi maksimal memanfaatkan potensinya. Alasannya, ekonomi lagi melambat. Peredaran uang tersendat. Dampaknya tentu pada daya beli masyarakat. Kondisi ini memang tak bisa lepas dari pengaruh global. Tekanan dan kebijakan negara adidaya telah memaksa negara lain untuk banyak melakukan penyesuaian. Kalau tidak, maka petaka ekonomi tentu akan datang. Cepat atau lambat. Karenanya perubahan yang serba cepat sangat diperlukan. Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi pada pengumunan pemberlakuan tax amnesty akhir pekan lalu. Kata Jokowi, aparat pemerintah harus berpikir cepat, bekerja cepat dan bertindak yang cepat pula. Perubahan setiap saat harus disikapi secara cepat. Semuanya harus satu komando. Sasarannya juga satu; memajukan bangsa dan negara. Sebelum diputuskannya kebijakan pengampunna pajak, pemerintah Jokowi telah mengeluarkan banyak kebijakan. Sasarannya mendorong pertumbuhan ekonomi serta mencegah terpuruknya nilai rupiah. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan menumbuhkan usahausaha kecil baru yang siap bersaing di dunia global. Penurunan kredit usaha rakyat menjadi 7 persen/ tahun adalah bukti nyata bahwa pemerintah berpihak pada sektor mikro. Demikian pula ketika pemerintah mengeluarkan peraturan terkait dengan pengampunan pajak, juga diharapkan bisa mendorong investasi di dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan akan mendorong masuknya uang ke dalam negeri dan secara jangka panjang akan meningkatkan pendapatan negara dari sektor perpajakan. Namun, kebijakan itu tentu tak akan bisa berhasil dari sisi usaha bila swasta tidak melakukan terobosan. Gerakan efisiensi adalah salah satunya. Kedua, melakukan peninjauan kembali terhadap program jangka panjang yang sudah tidak efektif. Apalagi usaha tersebut telah menimbulkan kerugian yang berdampak pada usaha lainnya. Tentu satu-satunya jalan adalah menjadwal ulang tentang rencana tersebut. Untuk memutuskan apakah program tersebut diputus atau dilanjutkan, tentu memerlukan pemikiran yang visioner. Para pemimpinnya juga harus mempunyai landasan manajerial yang cukup dan memiliki karisma. Adapun kelebihan gaya kepemimpinan karismatis ini adalah mampu menarik orang. Sang pemimpin mampu membangkitkan semangat. Biasanya pemimpin dengan gaya kepribadian ini sangat visionaris. Mereka sangat menyenangi perubahan dan tantangan. Visi sang pemimpin menduduki porsi yang sangat penting dalam memengaruhi keberhasilan sebuah usaha atau negara sekalipun. Visi merupakan suatu pernyataan yang berisi arahan yang jelas tentang apa yang harus diperbuat organisasi atau negara di masa yang akan datang. Karena itulah, jika ingin menjadi seorang pemimpin, maka harus menjadi pemimpin yang visioner dan berkarakter. Sebab, visi yang jelas dalam suatu kepemimpinan dan sesuai dengan kebutuhan organisasi, mampu menumbuhkan komitmen anak buah terhadap pekerjaan. Mereka juga mampu memupuk semangat untuk bekerja. Sebuah visi dengan sendirinya tidak dapat menciptakan pemimpin, namun pemimpin yang mempunyai visi dan memiliki kemampuan mengomunikasikannya yang akan dapat mengembangkan banyak pemimpin baru untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dalam organisasi. Sikap dan karakter seperti inilah yang sekarang dibutuhkan di negeri ini. Tak hanya dalam urusan ketatanegaraan, juga dalam upaya bangkitnya perusahaan swasta nasional. Sebab, setiap pemimpin memiliki tantangan dan masalahnya sendiri, meskipun tantangan atau masalah tersebut tidak berdiri sendiri, akan tetapi rangkaian masa lalu dan juga masalah saat ini yang harus dipecahkan sekarang. Seorang pemimpin memang ditakdirkan untuk memecahkan masalah, makanya seorang pemimpin harus mau dan berani melakukan tindakan untuk memecahkan masalah, selain itu seorang pemimpin harus mau mendengar dan memiliki kemampuan berpikir yang sistemik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Batasi Kendaraan, Tata Transportasi Publik Penambahan jalan baru dan jumlah kendaraan di Bali bahkan di Indonesia sangat pincang. Buktinya, sehebat apa pun sistem diciptakan, kemacetan dalam mengelola musim mudik tak membuat nyaman. Ini bukti bahwa pembangunan infrastruktur sangat lambat. Pembangunan jalan kalah jauh dengan penambahan kendaraan. Selain akibat penambahan penduduk dan lambatnya pembangunan jalan, kemacetan yang terjadi pada musim mudik merupakan dampak dari keserakahan mengeruk pajak kendaraan bermotor. Meskipun jalan sudah macet, pemerintah yang rakus dan hanya berpikir mencari pendapatan, jarang melakukan evaluasi terhadap beban mobilitas di jalanan. Mereka hanya memikirkan uang dari pajak untuk memfasilitasi kekuasaan dan proyekproyek untuk diperdagangkan. Akibatnya, negara ini banyak memiliki makelar proyek, baik mereka menjabat sebagai wakil rakyat termasuk birokrat. Untuk mengurai kemecetan batasi jumlah kendaraan dan optimalkan angkutan umum. Pemerintah harus melakukan kebijakan yang terpadu menata transportasi. Desak Made Aridewi Gianyar, Bali
Membedah Penyakit Pemimpin Pemimpin hingga kini harus diakui punya peran besar dalam kehidupan. John W. Gardner dalam ‘’No Easy Victories’’ menulis pemimpin berperan signifikan dalam membangun pandangan hidup masyarakat. Mereka, dapat menjadi simbol moral masyarakat. Mereka dapat mengekspresikan nilai-nilai yang dapat mempersatukan masyarakat. Mampu memahami dan mengutarakan target-target yang bisa mengangkat orang berintensi dari kepicikan. Piawai memanajemeni konflik–konflik yang potensial memecah belah, kemudian sukses menyatukan mereka dalam mengejar tujuan. Tetapi dalam praktik, pemimpin itu tak jarang mengundang rasa penasaran. Ada organisasi atau perusahaan yang skala usaha atau skala organisasinya sama, saat dipimpin oleh orang yang berbeda, ternyata dinamika atau perkembangannya bisa berbeda. Acap pula terdengar tentang pemimpin yang sukses di lingkungan perusahaan tertentu, namun gagal tatkala memimpin perusahaan lain.
Oleh I Komang Ardana
S
ebagai manusia, ternyata pemimpin itu juga rentan penyakit, yakni ‘’penyakit kepemimpinan’’, suatu penyakit yang disebabkan oleh kekuasaan itu sendiri. Gejalanya, rasa mawas diri menipis, terlena, suhu ego meningkat. Bagi seorang pemimpin yang tidak sadar terhadap bahayanya kekuasaan, mudah terpapar oleh penyakit tersebut. Tahta alias kekuasaan yang over sering melahirkan persepsi di kalangan anak buah: bahwa pemimpin itu serba nomor satu - dan oleh karenanya mesti diperlakukan secara eksklusif. Kondisi mana berpengaruh kepada perilaku sang pemimpin. Kekuasaan terkadang sangat ampuh dalam mengubah perilaku dan karakter seorang pemimpin. Memang, pemimpin butuh kekuasaan, namun bukan berarti banyak kekuasaan akan lebih baik. Biasanya, pemimpin yang legitimate power akan dipandang sebagai orang ‘’superior’’. Ikutan dari pandangan tersebut adalah: perlakuan-perlakuan yang lebih istimewa terhadap sang pemimpin dibanding non-pemimpin. Persepsi superior dan perlakuan eksklusif terhadap pemimpin seringkali tidak dapat dihindari, terutama dalam masyarakat yang paternalis. Hal lain, yang tak kalah serius, yang dapat mengubah perilaku seorang pemimpin, adalah justru
kesuksesannya saat berpredikat ‘’bos’’. Banyak pemimpin yang karena dimabuk sukses, lantas menangguk kegagalan. Wibowo (2005), seorang Guru Besar Manajemen Perubahan, dan John P. Kotter(1996), pakar Kepemimpinan, mengidentifikasin beberapa penyakit yang sering menggerogoti para pemimpin itu. Di antaranya tidak mau mendengarkan. Gejala penyakit ini, ogah untuk mendengarkan, menolak nasihat yang baik, menutup saran atau ide orang lain serta didominasi oleh ide sendiri. Efeknya: bawahan bungkam, tidak mau mengemukakan pendapat. Kalaupun berpendapat, tidak mau dikemukakan secara objektif, lantaran yakin tidak akan ada manfaatnya. Penyakit ini dapat membuat pemimpin itu menjadi tidak efektif, karena boros waktu, dan membuat orang menjadi tidak sabar. Penyakit lainnya adalah mempraktikkan apa yang dikatakan alias tidak satya wacana. Penyakit lain yang sering mendera banyak pemimpin adalah kecenderungan menjadi hipokrit atau munafik alias tidak satya wacana. Bicara banyak tentang sesuatu, tetapi melakukan hal–hal yang lain. Kebanyakan tidak tepat janji, sehingga menjadi tidak konsisten dan tidak punya prinsip. Akibat dari penyakit ini, pemimpin tidak hanya akan kehilangan kepercayaan dan kredibilitas, tetapi juga efektivitas dalam memimpin.
Mengintimidasi Orang Lain Selain itu, pemimpin juga rawan mempraktikkan favoritisme. Penyakit favoritisme dalam kepemimpinan tergolong berbahaya, karena dapat mematikan kepercayaan. Ketika pemimpin gemar memperlakukan beberapa stafnya lebih baik dari yang lain, yang terjadi kemudian adalah ketidaksenangan, dan kecemburuan, apalagi kalau itu dilakukan tanpa dasar yang kuat. Perlakuan istimewa yang tidak ada relasinya dengan kinerja. Merefleksikan pemimpin tersebut telah menerapkan standar ganda. Perlu diketahui, ketidakpuasan di tempat kerja timbul bukan karena kompensasi semata, tetapi juga bisa karena ulah pemimpin yang mempraktikkan subjektivitas ketimbang kinerja. Dampak bagi pemimpin yang hobi mempraktikkan favoritisme adalah hilangnya kepercayaan dan penghargaan anggota, yang kemudian akan melumpuhkan ‘’moral kerja’’, dan berujung pada melorotnya kinerja. Pemimpin juga rawan terserang penyakit mengitimidasi orang lain. Jenis penyakit lain yang juga acap menghinggapi pemimpin, terutama yang haus kekuasaan, adalah suka mengintimidasi bawahan. Penyakit ini cenderung menciptakan lingkungan kerja yang menakutkan, yang dapat menumpulkan kreativitas anggota, karena mereka tercekam oleh rasa takut. Membangun lingkungan kerja yang menakutan, pemimpin secara pasti, telah membangun kelemahan organisasi. Pemimpin menjadi tidak peduli pada tantangan riil yang menghadang, dan dapat menggiring organisasi ke arah kebangkrutan. Penyakit lain seorang pemimpin adalah suka mendemoralisasi orang lain. Pemimpin tipe ini punya kebiasaan buruk yang sulit disembuhkan. Gejalanya bahagia kala menginjak orang lain. Sangat pelit memuji, murah mengkritik, paranoid terhadap bawahan serta gemar membunuh gagasan dan saran, sekalipun itu sesuatu yang baik. Pemimpin seperti ini bukannya membangun orang, justru menisbikan harga diri anggota. Dapat dipastikan, orang yang bekerja di bawah pemimpin seperti ini, tidak akan dapat menghasilkan kerja terbaik. Kinerja pasti merosot,
Suara Publik Mengenal Pembentukan Awan
AWAN adalah sekumpulan tetesan air dan juga kristal es yang menggantung di atas atmosfer yang terbentuk akibat pendinginan volume udara lembap atau uap air yang besar di bawah temperatur titik embunnya. Pendinginan terjadi melalui banyak hal, utamanya melalui ekspansi adiabatik udara yang naik, pemanasan radiasi, dan pencampuran massa udara dengan temperatur dan kelembaban berbeda. Di Indonesia, pendinginan sering terjadi akibat konveksi, orografi, dan konvergensi. Pendinginan harus terus berlanjut agar terjadi presipitasi sehingga uap air harus berkondensasi. Uap air di atmosfer akan berinteraksi dengan inti-kondensasi awan (IKA) untuk membentuk tetes air awan. Hal ini disebut pengintian heterogen. IKA yang berperan adalah aerosol. Aerosol merupakan partikel padat atau cair dalam medium udara yang mempunyai kecepatan jatuh yang sangat kecil (Tjasyono HK, 2009:73). Karena kecepatan jatuh yang kecil, aerosol dapat melayang di udara. Aerosol dapat berasal dari sumber alami atau sumber buatan. Sumber alami dapat berasal dari letusan gunung berapi. Sumber buatan berasal dari kendaraan bermotor dan pembakaran fosil atau industri. Aerosol di muka bumi paling banyak berasal dari aerosol garam laut (AGL). Terlebih lagi, di Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan luas maritim yang sangat luas. Jumlah AGL sangatlah besar. AGL berkontribusi tinggi dalam pembentukan tetes awan. AGL terdiri tetes air laut dan partikel garam laut. Aerosol dikatakan aktif apabila butiran awan sudah stabil. Butiran awan akan stabil apabila melampaui ukuran jejari kritis (r*) dan rasio jenuh (s*). Butiran awan besar akan tumbuh dan butiran awan kecil akan lenyap. Sebelum dan sesudah butiran awan mencapai ukuran kritis, maka akan terjadi difusi molekul menjadi tetes awan. Kejadian ini disebut pertumbuhan tetes awan melalui kondensasi. Pertumbuhan melalui kondensasi berlangsung sangat lambat. Untuk menambah radius sebuah tetes awan dibutuhkan waktu sekitar 2 jam atau lebih, sedangkan kebanyakan waktu hidup awan
Oleh Miranti Indri Hastuti hanyalah 1 jam sehingga pertumbuhan tetes awan melalui kondensasi tidak bisa menjelaskan pertumbuhan tetes awan ketika memasuki fase tetes hujan. Oleh karena itu, dibutuhkan mekanisme lain yang dapat menjelaskan pertumbuhan tetes hujan yaitu mekanisme kolisi-koalisensi. Mekanisme ini disebut proses tumbukan-tangkapan. Mekanisme ini terjadi pada awan panas (yang berada di bawah isoterm -10°C). Dalam mekanisme ini harus dapat dibedakan antara butiran dan tetes. Butiran akan terkoleksi menjadi tetes awan, lalu tetes awan akan tumbuh menjadi tetes hujan. Proses tumbukan tetes awan disebabkan gaya gravitasi bumi yang mengakibatkan butiran besar memiliki kecepatan jatuh terminal lebih cepat dari butiran kecil dan kecepatan jatuh terminal tetes lebih besar dari butiran. Tetes awan akan bertumbukan dengan tetes awan lain pada lintasan tetes awan. Ada beberapa tipe interaksi tumbukan tetes awan yang bisa terjadi, yaitu sepasang tetes terpisah, sepasang tetes bergabung (koalisensi), sepasang tetes bergabung kemudian berpisah dengan mempertahankan identitas masing- masing, dan sepasang tetes bergabung kemudian pecah menjadi tetes-tetes kecil (Tjasyono HK, 2009:137). Setelah proses kolisi-koalisensi dapat menumbuhkan tetes awan menjadi tetes hujan hingga mencapai ketinggian yang temperaturnya lebih dingin dari 0°C, maka fase berikutnya adalah tetes hujan menjadi tetes kelewat dingin atau kristal es. Mekanismenya disebut mekanisme es (proses Bergeron-Findersein). Untuk mengubah tetes hujan menjadi kristal es, ada yang terjadi spontan disebut pengintian homogen karena tidak ada partikel asing (inti es atau aerosol), ini bisa terjadi apabila temperatur lebih dingin dari -10°C (awan dingin). Kemudian, ada yang terjadi secara tidak spontan karena dibutuhkan inti es atau aerosol yang disebut pengintian
heterogen dan terjadi pada awan campuran, yaitu terdiri atas tetes kelewat dingin dan kristal es (temperatur lebih dingin dari 0°C). Sebuah inti es mengintikan es dengan cara yang berbeda. Terdapat 3 cara, yaitu: Pertama, melalui fase uap air, dalam udara campuran, udara jenuh terhadap air cair sehingga kelewat jenuh juga terhadap es, akibatnya es dapat terbentuk langsung dari uap air melalui deposisi (proses fase uap air menjadi fase padat atau es). Kedua, melalui pembekuan tetes, dalam awan campuran, tetes kelewat dingin bertumbukan dengan partikel es sehingga massa partikel es bertambah. Partikel es yang tumbuh akibat pembekuan tetes menghasilkan batu es (hailstone). Ketiga, melalui pengggabungan, pertumbuhan partikel es dapat terjadi karena tumbukan dan gabungan antar partikel es. Kecepatan jatuh terminal antara partikel es berbeda sehingga terjadi tumbukan dan penggabungan antara partikel es tergantung pada jenis partikel es dan temperatur es. Penggabungan yang paling efektif ketika temperatur sekitar -5°C saat permukaan es sangat lengket. Presipitasi (hujan) dapat terjadi saat mekanisme kolisi-koalisensi dan mekanisme es. Agar presipitasi terbentuk diperlukan penggabungan tetes (agregasi) atau penambahan (akresi) tetes saat pertumbuhan. Namun, ada juga kasus pada awan stratus dimana kristal melebur dan jatuh tanpa ada penggabungan dan penambahan yang menghasilkan hujan gerimis. Presipitasi jatuh tergantung kadar air cair awan, tingkat konsentrasi butiran, dan temperatur puncak awan. Sejauh ini, efek aerosol sangat penting dalam pembentukan awan dan presipitasi sehingga sangat memberikan kontribusi dalam cuaca dan iklim. Aerosol memengaruhi sistem iklim melalui tiga mekanisme: pertama, aerosol dapat menghamburkan dan menyerap radiasi matahari. Kedua, aerosol menyerap kemudian memancarkan radiasi matahari. Ketiga, aerosol bertindak sebagai inti kondensasi awan dan inti es.
karena moral dan motivasi mereka terpengaruh oleh sikap dan perilaku pemimpinnya yang justru men-‘’demotivasi’’. Selain gejala tersebut, pemimpin juga rawan terserang penyakit gagal menciptakan arah kebijakan. Pemimpin yang ‘’besar’’ harus mampu memberikan arah yang jelas bagi orang untuk mengikuti. Arah tersebut sangat diperlukan dalam kondisi lingkungan yang cepat berubah. Pemimpin yang terus berjalan tanpa mengambil pertimbangan perubahan lingkungan akan menyebabkan ketidakpastian dan ketakutan di tempat kerja, yang pada gilirannya memengaruhi moral staf, dan kinerja. Pemimpin yang notabene punya kekuatan untuk menunjukkan arah tersebut, tetapi tidak punya rencana strategis untuk menghadapi ketidakpastian lingkungan. Hasilnya adalah bencana. Pemimpin yang sakit juga tak akan mampu mengembangkan orangnya. Penyakit pemimpin yang tidak kalah berbahaya, bahwa tidak perlu ‘’membimbing dan melatih’’ bawahan, karena dianggap makan waktu dan merepotkan Penyakit berat dalam kepemimpinan yang lain adalah merasa puas dengan dirinya sendiri, apalagi secara overdosis alias berlebihan, sehingga berada dalam zona nyaman terus-menerus. Pemimpin yang sudah puas dengan dirinya sendiri cenderung berpikir bahwa organisasi dapat bertahan, hanya dengan melakukan pola pengelolaan yang sama, dengan yang sebelumnya. Akibatnya organisasi justru menjadi korban perubahan, bukannya menjadi pemenang perubahan. Pertanyaan berikutnya adalah resep obat apa yang bisa disumbangkan kepada para pemimpin yang terpapar penyakit-penyakit tersebut? Adanya kesadaran bahwa tahta atau kekuasaan itu bukan hak, apalagi hak milik, dia adalah titipan. Oleh karenanya harus dijalankan secara amanah. Pemimpin jangan yang merasa berkuasa terhadap rakyatnya dan rakus mengelola kekuasaan itu sendiri. Pemimpin yang ‘’sakit’’ harus cepat mulat sarira sebelum rakyat menerjemahkan kekecewaan menjadi kebencian. Penulis, Dosern Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana
POJOK Banyak OTT KPK, bukti aparat masih diatur ‘’mafia kasus’’. - Berbuat baik hanya kata-kata. *** Kesalahan rekrut kader, sebabkan politisi banyak korupsi. - Repot, kalau maling jadi kader. *** Penolak rencana reklamasi Teluk Benoa ‘’nyegara-gunung’’. - Kompak tolak investor rakus.
Penulis tinggal di Komp. Marelan Indah No.18 Medan Marelan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
NONTON - Salah seorang pengunjung terpaksa mengintip dari balik dinding pembatas, agar dapat menonton seni dolanan di ajang Pesta Kesenian Bali ke-38 di Kalangan Angsoka Taman Budaya, Sabtu (2/7).
senin kliwon, 4 Juli 2016
LINTAS
Dishub Cek Kondisi Bus Singaraja (Bali Post) – Armada bus yang mengangkut pemudik dari Buleleng ke luar Bali, Minggu (3/7) kemarin menjalani tes kelayakan dari petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng bersama polisi. Dishub memastikan bus dalam kondisi laik jalan, termasuk kondisi awak bus pun dalam kondisi sehat saat melayani pemudik ke kampung halaman. Kepala Dishub Buleleng Gede Gunawan A.P. di Terminal Banyuasri mengatakan pengecekan menyasar seluruh armada bus. Fokus pengawasan ini mulai dari dokumen surat-surat kendaraan, terutama masa uji kir, hingga kondisi fisik kendaraan mulai dari fungsi reting, rem, ban, dan komponen penting lainnya. Tidak hanya itu, kondisi fisik pengemudi dan kondektur armada bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan, dari petugas Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng. Sementara itu, salah seorang sopir bus Komang Wardana mengatakan, langkah Dishub bersama kepolisian mengecek kondisi awal armada bus dianggap sebuah perhatian serius pemerintah terhadap angkutan mudik lebaran. Memasuki tiga hari sebelum lebaran, telah terjadi kenaikan penumpang yang akan meninggalkan Buleleng. Lonjakan penumpang ini terpantau mulai, Sabtu (2/7) pekan lalu. Mencegah penumpang yang tidak terangkut, perusahaan angkutan di Bali Utara mulai menambah pengoperasian bus cadangan. Jika sebelumnya hanya ada satu armada bus, sekarang ditambah lagi dua armada, sehingga ada tiga bus sehari melayani pemudik dari Bali Utara ke Jawa. (kmb38)
Dikremasi
Jenazah Siswi SD Tewas di Bendungan Seraya Amlapura (Bali Post) – Bendungan atau embung mangkrak di Selalang, Seraya, Karangasem menelan korban jiwa, Sabtu (2/7) sore sekitar pukul 15.30 Wita. Korban tewas tenggelam siswi kelas III SD di Seraya, Ni Putu Erni Anjani (9). Mayat korban dikremasikan, Minggu (3/7) kemarin. Korban merupakan anak pasangan Nyoman Endri Sudarma (45) dengan Wayan Erniwati (44) dari Banjar Tenggang, Seraya. Korban menurut keluarganya tengah mandi bersama tiga rekannya sesama perempuan dari Seraya. Diduga saat hendak mandi, kakinya terpeleset. Korban yang tak bisa berenang lantas tenggelam, tanpa diketahui teman-temannya. Sore itu ada juga seorang kakek memandikan sapi di sana. Rekan korban terkejut karena korban tiba-tiba hilang. Teman dan warga sempat mencari ke rumah korban, guna mengecek apakah korban pulang lebih dahulu tanpa memberitahu. Namun di rumahnya, korban juga tak ada. Orangtuanya pun bingung. Dibantu warga lantas mencari korban ke bendungan yang airnya keruh itu. Saat dicari, korban ditemukan tenggelam di dasar bendungan di bagian barat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Seraya. Di Puskesmas, air sempat keluar saat dadanya ditekan. Namun, nyawa korban tak terselamatkan. Seorang warga Made Wikan mengatakan, bendungan itu dikenal angker. Banyak warga yang mandi, merasakan ada yang aneh. Di mana dompetnya terasa ada yang menarik. Namun tak ada orang di sekitarnya. Bendungan itu, seingat Wikan baru kali ini menelan korban tewas tenggelam. Selama ini di bendungan yang dibangun tahun 1984 semasa Mensos Nyonya Nani Sudarsono itu, pada musim kemarau digunakan warga untuk mandi. Ada juga warga petani memandikan sapi di bendungan yang kian dangkal akibat endapan tanah dari hulu. Warga tak mengkonsumsi air itu, karena kondisinya keruh. Menurut Wikan, sebenarnya lokasi di mana korban Erni tenggelam, airnya tak terlalu dalam. (013)
Pengedar Narkoba Ditangkap di RS Denpasar (Bali Post)Pengedar narkoba ditangkap di areal parkir RSUD Wangaya di Jalan Kartini, Denpasar, Rabu (29/6) lalu. Pelakunya STY (38) bekerja sebagai sopir pariwisata freelance. Saat ditangkap, tersangka membawa enam paket sabu-sabu (SS), bong dan dua korek gas. “Tersangka mengaku habis nengok istrinya pascaoperasi caesar. Itu baru pengakuan tersangka, perlu kami cek kebenarannya,” tegas Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, Minggu (3/7) kemarin. Tersangka beralamat di Jalan Buana Raya, Padangsambian, Denpasar Barat, ditangkap pukul 17.30 Wita. Sebelumnya pihak kepolisian dapat informasi, jika STY dengan ciri-ciri tinggi 160 sentimeter, rambut lurus, kulit sawo matang dan di lengan kiri tatoan sering mengedarkan narkotika jenis SS di seputaran Jalan Gunung Saputan, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kargo dan Sempidi, Badung. Berdasarkan informasi itu dilakukan penyelidikan dan akhirnya terlacak alamatnya. Pada Rabu pukul 16.00 Wita, polisi melakukan pembuntutan saat tersangka keluar dari tempat kosnya. Waktu itu tersangka asal Klungkung ini mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. “Tersangka menuju ke arah RSUD Wangaya. Kami terus melakukan pemantauan sampai di rumah sakit,” ujarnya. Pukul 17.30 Wita, tersangka keluar dan menuju tempat parkir sepeda motor. Saat itulah polisi langsung menangkapnya, disaksikan satpam RS. Selanjutnya dilakukan penggeledahan, di dalam tas pinggangnya ditemukan enam paket SS, bong dan dua korek gas. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar kosnya di Jalan Buana Raya, Denpasar. Alhasil polisi mengamankan 12 paket SS, tiga timbangan elektrik, tiga ball plastik klip kosong, tujuh isolasi, bong dan buku catatan pengambilan SS. “Total barang bukti sabu-sabu yang kami sita seberat 30,66 gram,” ujar mantan Kasat Intelkam Polresta Denpasar. Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari seseorang tak dikenal dan hanya berkomunikasi lewat HP. Narkotika itu diambil di suatu tempat dan paket SS ditempel. “Tersangka sebagai pengedar sekaligus tukang tempel. Dia sudah biasa mengambil tempelan paket sabu-sabu 200 gram dan diedarkan sejak Maret 2016. Dari catatan kami, dia belum pernah dihukum,” tegas Ganefo. (kmb36)
Bali Post/wan
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Pasutri Miskin dari Jungutan
Kebingungan Lunasi Utang di RSUP Sanglah PERJALANAN hidup pasangan suami-istri (pasutri) Wayan Sujana dan Wayan Sari mengundang pilu. Setelah berusaha keras memperjuangkan nyawa anaknya di RSUP Sanglah, pasutri asal Banjar Dinas Yehkori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem ini harus merelakan kepergian anak ketiganya itu. Setelah anaknya meninggal, masalah yang dihadapi pasutri ini belum selesai. Sebab, pasutri yang sehari-hari hanya sebagai petani ini masih menyisakan utang jutaan rupiah dengan pihak rumah sakit. Anak ketiga Sujana dan Sari lahir tanpa anus. Kondisi anaknya seperti itu baru diketahui setelah proses bersalin di salah satu bidan di Kecamatan Bebandem. Setelah 45 hari mendapat penanganan di RSUP Sanglah, anak berjenis kelamin laki-laki itu meninggal. Lantaran tak punya biaya untuk menyewa ambulans, pasutri Sujana dan Sari, Sabtu (2/7) lalu nekat membawa pulang mayat bayinya dengan sepeda motor dari RSUP Sanglah menuju rumahnya di Yeh Kori, persis di lereng Gunung Agung. Perjalanan yang ditempuh cukup panjang, selama lebih dari empat jam tanpa mengenakan jaket sambil membonceng istrinya di belakang. “Mayat bayi saya ikat pakai kain di dada biar aman dalam perjalanan. Di jalan sempat khawatir, dalam perjalanan saya tak bisa tenang,” tutur Sujana seraya mengatakan tak bisa membayar sewa ambulans
hingga lebih dari Rp 1 juta. Menemukan rumah Sujana dan Sari ternyata cukup sulit. Setelah melintasi jalan desa menanjak sejauh sekitar 30 kilometer dari Kota Amlapura, untuk menemukan rumahnya masih harus memasuki hutan lereng Gunung Agung. Di rumah sederhananya itu, Sujana dan Sari saat ini hidup sederhana bersama dua anaknya Kadek Sariani (17) dan Komang Sulastra (16). Ditemui di rumahnya, Minggu (3/7) sore kemarin, Sujana nampak berusaha tegar. Dia masih bisa tersenyum mengikhlaskan kepergian anaknya. ”Rencananya akan dikubur dua hari lagi,” kata Sujana yang masih mengenakan kemeja kotakkotak saat mengurus anaknya di RSUP Sanglah. Dalam suasana duka, dia menceritakan persoalannya saat ini dengan pihak RSUP Sanglah. Setelah mendapat penanganan di sana, ada biaya sebesar Rp 10,9 juta yang masih belum dilunasi di luar biaya yang sudah ditanggung JKBM. Sujana mengaku meminjam uang Rp 3 juta dari keluarganya untuk membayar biaya itu. Tapi uangnya masih kurang, sehingga saat ini keluarganya masih menanggung utang Rp 7,9 juta. Untuk melunasi biaya ini, Sujana mengaku masih kebingungan. Sebab, untuk hidup sehari-hari dan menyekolahkan dua anaknya dia masih sulit. Hutang ini awalnya harus segera dilunasi 11 Juli nanti. Namun, setelah melihat kondisi keluarga Sujana, dia akhirnya
Bali Post/gik
SEDERHANA - Pasutri Wayan Sujana dan Wayan Sari (kiri) bersama kerabatnya saat mempersiapkan sarana untuk penguburan jenazah anaknya. Pasutri ini tinggal di rumah sederhana di tengah hutan lereng Gunung Agung. diberikan keringanan untuk mencicil pembayaran utangnya itu. “Saya akan berusaha melunasinya. Sementara KTP saya masih ditahan di sana,” kata Sujana usai memperlihatkan kuitansi pembayaran dari pihak RSUP Sanglah. Sejumlah kerabat Sujana dan Sari turut prihatin dengan yang dialami keluarga ini. Mereka nampak memenuhi rumah Sujana yang tersusun dari batako dan susunan bambu, beratapkan genteng lawas itu untuk mempersiapkan sarana pen-
guburan mayat, Rabu (5/7) besok. Beda dengan Sujana, istrinya Sari nampak masih shock setelah anak yang lahir normal di salah satu bidan di Bebandem itu, lahir tanpa anus dan akhirnya meninggal. Kedua bola matanya masih terlihat memerah. Sebelum anaknya meninggal, Sari mengaku sempat mimpi buruk tiga hari sebelum bayinya meninggal. Dia mengaku bermimpi anaknya diambil paksa dari RSUP Sanglah dan dibawa ke Banjar Dinas Yeh Kori. Setelah
proses operasi pembuatan saluran anusnya, dia sempat bernapas lega. Tapi, setelah mendengar kabar kondisinya makin memburuk, dia pun hanya bisa pasrah. Sepupu pasutri ini, Ketut Budiarta, berharap ada uluran tangan dari pemerintah daerah atau lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk membantu meringankan beban keluarga ini. Sebab, sebagai petani tegalan hasil yang diperoleh setiap harinya juga tak menentu. (gik)
Penguatan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dinilai sangat perlu, di tengah persaingan dengan lembaga keuangan yang ada. Baik dari segi kelembagaan LPD, regenerasi Kepala LPD, hingga peran Lembaga Pemberdayaan LPD.
di Pergub,” jelasnya. Sementara itu, Karo Ekbang Setda Provinsi Bali, I Nengah Laba mengatakan ketentuan yang diatur dalam Perda LPD pada hakikatnya sudah melindungi, mendorong, menguatkan dan melayani tumbuh kembang LPD Bali. Saat ini ada 1.433 LPD di seluruh Bali, yang 76,1 persen diantaranya masuk katagori sehat, 15 persen cukup sehat, 7,4 persen kurang sehat, dan 1,4 persen tidak sehat. Mayoritas LPD memiliki aset antara Rp 1 milyar sampai Rp 5 milyar. Kendati ada pula yang memiliki aset mencapai antara Rp 50 milyar sampai Rp 100 milyar. “Perda provinsi Bali tentang LPD juga sejalan dengan hukum adat desa pakraman tentang LPD yang sudah ada
Jumlah LPD di Bali 1.433
di masing-masing desa pakraman,” imbuhnya. Laba mengakui sempat muncul pertanyaan mengenai legalitas LPD pascaterbitnya Undang-undang No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. Namun pro-kontra itu kini telah selesai dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari ahli hukum, perguruan tinggi dan Otoritas Jasa Keuangan. (kmb32)
dalam rangka pencegahan terorisme di Bali. “Situasi Bali saat ini relatif kondusif, tapi tidak boleh lengah. Pemda dan lembaga adat harus aktif bersinergi melakukan pencegahan,” ujarnya. Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Hamidin mengatakan, soal terorisme hampir semua negara pernah mengalami. Saat ini di seluruh dunia ada 10 organisasi besar melakukan kegiatan teror. “Indonesia merupakan negara satu-satunya mampu menangani teroris tiga generasi. Bangsa kita saat Bom Bali I mampu mengungkap generasi satu sampai tiga teroris. Negara lain jarang bisa lakukan itu. Tiga generasi mampu kita berangus,” ujarnya. Sebetulnya teroris sekarang ini, lanjut Brigjen Hamidin, tidak sehebat pelaku Bom Bali I. Persoalannya bukan itu, tapi kenapa anak muda sudah begitu gampang jadi pelaku radikal, mau mengorbankan nyawanya hanya untuk membunuh orang lain. Namun ia mengakui kesadaran masyarakat tidak jadi radikal semakin baik. “Jangan persepsikan ISIS itu semua Islam. Ada yang atheis gabung. Basik teroris tidak hanya ideologi semata,” tegas Hamidin. Oleh karena itu, pencegahan terorisme tidak bisa dilakukan oleh negara saja, tapi semua elemen masyarakat harus terlibat di dalamnya, termasuk media massa. Dalam penanganan terorisme, BNPT melakukan tiga hal yaitu penegakan hu-
kum, penindakan hal-hal yang ada keterkaitan seseorang atau beberapa orang, atau kelompok teroris dari masuk penjara hingga penanganan setelah bebas, sehingga mereka sadar dan bisa kembali ke masyarakat dengan normal. Selain itu, BNPT melakukan pedekatan kerja sama yang disebut kerja sama antarkementerian lembaga. Kerja sama tersebut tidak bisa dihindari jika ingin mencegah terorisme tidak berkembang di Indonesia. Akademisi Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H. juga sepaham bahwa masyarakat Bali jangan sampai lengah terhadap aksi teroris. Meskipun hingga saat ini kondisi Bali kondusif dari upaya-upaya aksi terorisme. “Jangan lengah dan terbuai dengan situasi aman. Peningkatan kewaspadaan harus terus dilakukan, misalnya sidak duktang, pemeriksaan hotel, penginapan dan kos-kosan. Aparat keamanan, terutama kepolisian kontinyu melakukan razia dan perketat pemeriksaan di pintu masuk Bali,” ujarnya. Desa adat, lanjutnya, ikut andil dan terdepan dalam menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai ada celah teroris menyusup di suatu wilayah di Bali. “Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, terutama saat arus balik setelah Lebaran. Jangan sampai kesempatan itu dimanfaatkan oleh teroris,” tegas Prof. Rai Setiabudhi. (rah)
Perlu Penguatan LPD 1,4 Persen Tidak Sehat
Denpasar (Bali Post) -
“Termasuk juga di dalamnya melakukan revisi terhadap peraturan-peraturan LPD, khususnya bagi hal-hal yang kurang jelas dibuat menjadi jelas,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta usai menggelar pertemuan antara Komisi IV dengan Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Badan Kerja Sama LPD, dan Lembaga Pemberdayaan LPD di Gedung Dewan, belum lama ini. Parta menambahkan, ada beberapa hal yang masih belum jelas diatur, khususnya dalam Perda No.4 Tahun 2012 tentang LPD. Terkait regenerasi misalnya, untuk menjadi Kepala LPD harus memiliki sertifikat
atau surat keterangan calon Kepala LPD (Cakep). Namun dalam Perda belum diatur lembaga apa yang bisa mengeluarkan Cakep itu. “Kalau kepala sekolah misalnya, itu kan LPMP yang mengeluarkan. Kalau Cakep siapa yang mengeluarkan, di dalam Perda tidak ada. Padahal ketentuan ini diperlukan agar pergantiannya landai dan tidak ribut,” jelasnya. Hal lain yang belum diatur, lanjut Parta mengenai sanksi bagi LPD yang tidak mau menyetor 5 persen keuntungan LPD untuk keperluan pemberdayaan. Sanksi itu belum tercantum, baik dalam Perda LPD maupun Peraturan Gu-
bernur No.11 Tahun 2013. “Pergub-nya tidak bisa mengatur kalau di Perda-nya tidak ada,” terangnya. Ketua BKS LPD I Nyoman Cendikiawan justru menilai Perda LPD masih sangat relevan dengan kondisi LPD saat ini. Kalaupun perlu perbaikan atau revisi, lebih baik dilakukan pada Peraturan Gubernur terkait LPD. Hal ini pun telah menjadi aspirasi LPD se-Bali, yang dikuatkan melalui Deklarasi Shanti. “Iya, ini ibarat analoginya rumah, pondasinya (Perda, red) sudah kuat karena 32 tahun berjalan. Jadi pondasinya kita jaga, bukan diubah. Kalau untuk perbaikan, cukup
* 76,1 Persen masuk kategori sehat * 15 persen cukup sehat * 7,4 persen kurang sehat * 1,4 persen tidak sehat
Generasi Teroris Terus Bermunculan
PIHAK keamanan dan instansi terkait, sulit mensterilkan Indonesia dari teroris. Pasalnya, cap teroris akan berimbas pada keluarga, bahkan anak cucu pelaku. Akibatnya mereka akan dikucilkan di masyarakat dan memilih hidup dengan kelompok teroris yang ada di Indonesia, bahkan luar negeri. Selain itu, balas dendam pasti terjadi. Jika itu terjadi, maka generasi teroris akan terus bermunculan di Indonesia. “Ketika media mempublikasikan keluarga pelaku (teroris-red) maka mereka akan dikucilkan. Seperti istri teroris di Lombok dikucilkan, akhirnya mereka gabung ke Poso karena sudah terpublikasi keluarga teroris. Akhirnya mereka ikut jadi teroris,” tegas Wadir Intelkam Polda Bali AKBP Dekananto Eko Purwono, beberapa waktu lalu di Sanur. Dekananto menjelaskan, bila anak teroris dikucilkan akan ikut jadi teroris. “Kami berharap pers memberikan edukasi yang baik ke publik, khususnya dalam menafsirkan atau mengikuti berita tentang aksi atau kejadian teroris. Jika salah menyampaikan, efeknya banyak sekali. Publik juga kami harapkan lebih cerdas menerima informasi terkait teroris,” ujar mantan Kapolres Tabanan ini. Bali menurutnya masih berpotensi jadi sasaran teroris, apalagi perkembangan pariwisata terus meningkat. Karena itu perlu disikapi bersama untuk mengantisipas-
Brigjen Pol. Hamidin
Prof. Rai Setiabudhi
inya. “Saya takut bangsa ini lupa terhadap upaya-upaya pencegahan terorisme, karena disibukkan isu lainnya. Perlu membangunkan kembali kesadaran masyarakat. Daya cegah dan tangkal harus digencarkan terus,” tandasnya. Informasi terakhir, lanjut Dekananto, awalnya yang berpotensi jadi target yakni Jakarta dan Bali. Namun akhirakhir ini berubah yaitu Medan, Surabaya dan Bali. Bali tetap berpotensi jadi target. Kalau masyarakat dan aparat keamanan tidak aktif atau proaktif terhadap upaya pencegahan, jaringan teroris ini akan masuk. Mereka memanfaatkan situasi lengah. Oleh karena itu, pacalang harus aktif melakukan pencegahan, diantaranya
sidak penduduk pendatang, sedangkan kepolisian dengan aparat keamanan lainnya mesti meningkatkan razia di pintupintu masuk Bali. “Mereka selalu memikirkan kapan polisi dan masyarakat lengah, saat itulah mereka masuk. Kita sadari terorisme merupakan kejahatan luar biasa. Apalagi berangkat dari sebuah ideologi, akan sulit dibasmi. Tidak seperti kejahatan lain,” tegas Dekananto. Bicara ideologi, lanjutnya, sulit diatasi apalagi sudah mengakar. Kalau mereka berkeyakinan mati sahid dan akan ketemu bidadari, hal itu sulit diubah. Oleh karena itu kepolisian dan peran media massa merupakan salah satu komponen cukup signifikan
BANGLI
8 Dua Kali Dianggarkan
Sosok
Pembangunan Jalan Blumbang-Tegalalang Gagal Direalisasikan
Bangli (Bali Post) -
Ngakan Putu Suarsana
Bali Post/sos
Tawarkan Kearifan Lokal KEARIFAN lokal di Dusun Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Bangli masih dilestarikan dengan baik oleh warga setempat. Seiring berkembangnya desa wisata, warisan leluhur itu kini dijadikan sebagai daya tarik utama bagi wisatawan. ‘’Kearifan lokal itu harus pertama ditawarkan ke wisatawan. Itu bisa jadi daya tarik,’’ ujar Bendesa Adat Guliang Kangin Ngakan Putu Suarsana, Minggu (3/7) kemarin. Kearifan lokal yang ditawarkan, yakni di bidang pertanian berupa matekap atau membajak sawah maupun nebuk atau menumbuk padi. Wisatawan tak hanya bisa menyaksikan saja melainkan bisa bersentuhan langsung dengan lumpur sawah. Cara tradisional produksi padi ini diyakini sebagai tradisi yang sepenuhnya menganut konsep Tri Hita Karana, salah satunya hubungan manusia dengan lingkungan. Kegiatan membuat sarana banten juga turut diperkenalkan. Meskipun terlihat sederhana, hal ini mampu memikat hati wisatawan mancanegara. ‘’Itu beberapa contoh kearifan lokal yang kami tawarkan ke wisatawan,’’ katanya. Selain kepada wisatawan, kearifan lokal ini diajarkan kepada generasi muda melalui kegiatan pasraman. Hal itu penting dilakukan lantaran mereka menjadi generasi penerus Bali. Sebagai wujud menjaga alam, akomodasi pariwisata juga tak dibuat megah hingga mengikis lahan hijau. Saat beristirahat, wisatawan hanya ditawarkan fasilitas yang ada di rumah penduduk. ‘’Kearifan lokal itu harus dipertahankan,’’ tegas Suarsana. (sos)
Toko di Pasar Tenten Dibobol Maling Uang Puluhan Juta Raib Bangli (Bali Post) -
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Toko milik Martin Wijaya (60) di Pasar Tenten, Kintamani dibobol maling. Akibat kejadian ini, uang tunai puluhan juta rupiah dan sejumlah barang berharga yang disimpan korban di laci meja kasirnya raib. Informasi yang dihimpun, Minggu (3/7) menyebutkan, kasus pencurian itu pertama kali diketahui korban kemarin pagi saat hendak membuka toko. Korban sangat terkejut karena melihat rolling door tokonya terbuka seperti habis dicongkel. Saat dicek, korban menemukan laci meja kasir dalam kondisi rusak dan berantakan. Tak hanya itu, uang tunai senilai Rp 80 juta dan beberapa barang berharga berupa dua buah ATM, buku tabungan dan beberapa kotak rokok yang sebelumnya disimpan di laci meja kasir juga hilang. Atas kejadian tersebut korban kemudian melapor ke Polsek Kintamani. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya laporan kasus pencurian tersebut. Sebagaimana laporan yang diterimanya, sebelum pencurian terjadi, korban bersama istrinya pada Selasa (2/7) petang sempat menyimpan uang hasil jualan dengan rapi di laci mejanya. Hanya saja saat menyimpan, korban tidak mengunci laci meja kasir. ‘’Sekitar pukul 22.00 wita korban sempat mengecek ke toko. Karena situasi aman tidak ada hal-hal mencurigakan korban dan keluarganya kemudian tidur di ruko yang ada di belakang toko. Korban baru mengetahui tokonya dimasuki maling saat akan persiapan membuka toko,’’ terangnya. Arbawa Manik mengatakan, atas adanya kejadian pencurian tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan olah TKP di toko milik korban. Pihaknya juga sudah meminta keterangan beberapa saksi di TKP untuk mengungkap identitas pelaku pencurian. (kmb40)
Rencana pembangunan jalan Blumbang-Tegalalang, Bangli tak kunjung terwujud. Padahal dananya sudah diplot dua kali di APBD yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Gagalnya pembangunan itu karena pembangunan terganjal persoalan lahan. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum I Putu Wida Gunawan belum lama ini menjelaskan, sesuai perencanaan, pembangunan jalan hotmix tersebut mulai dari Banjar Blumbang Kelurahan Kawan, tepatnya di Jalan Merdeka, selatan Pasar Kidul tembus di Perempatan Balai Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan. Guna mewujudkan jalan sepanjang 1,1 kilometer itu, pemkab sudah menyiapkan dana pada tahun anggaran 2014 dan 2015 yang masing-masing Rp 1,3 miliar. Namun sayang, hal tersebut gagal terealisasi. Kegagalan tersebut dikatakannya karena ada salah satu warga yang tak merelakan lahannya dipakai akses jalan. Sementara warga lainnya sudah setuju. Sesuai Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW), jalur tersebut
memang diizinkan untuk jalan. Tujuannya, mengurai kemacetan di lingkungan kota dan pengembangan daerah Tegalalang sekitarnya. ‘’Kalau jalur itu bisa dibangun, saat ada acara di lingkungan kota, akses lalu lintas dari Tembuku bisa lewat di sana,’’ terang Wida Gunawan. Dikatakannya, tahun ini kembali dilakukan kajian pembangunan jalan. Hal ini mengingat persoalan lahan sudah bisa dipecahkan. Hanya saja luas yang diberikan oleh warga bersangkutan tak sesuai perencanaan. Anggaran pembangunan jalan akan kembali diplot pada 2017 mendatang. ‘’Lebar jalan di lahan itu jadi lebih sempit jika dibandingkan lahan lain. Tapi mobil sudah bisa lewat. Tahun depan anggarannya akan dipasang lagi,’’ sebutnya. Pembangunan jalan tersebut mendapat dukungan dari angggota DPRD Bangli asal Kelurahan Kawan I Wayan Wedana. Jalan itu akan mampu mengembangkan daerah pinggir kota dan juga mempersingkat jalur tempuh warga sekitar. Namun, ia berharap pembangunannya bersifat jangka panjang.
Bali Post/kmb45
LOKASI - Lokasi pembangunan jalan Blumbang-Tegalalang. Patung Saraswati itu dibangun untuk menghindari penggunaan lahan oleh warga. ‘’Saya sangat mendukung ada jalan itu. Sangat bagus. Tapi pembangunannya perlu untuk jangka panjang,’’ tegasnya. Politisi PKPI ini mengung-
kapkan, pembangunan jalan itu sangat diharapkan sebagian besar masyarakat. Oleh kerenanya, segala jenis persoalan bisa dituntaskan secepat mung-
kin supaya anggaran yang diplot nantinya tak lagi mubazir. ‘’Warga sudah banyak yang menginginkan ada jalan itu,’’ pungkasnya. (kmb45)
Penagihan Pajak dengan Surat Paksa
Dispenda Siapkan Juru Sita dan Pejabat Penilai Bangli (Bali Post) Kendati Perda tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa telah disahkan, namun hingga saat ini perda tersebut belum bisa diterapkan. Sebab untuk penerapannya, masih diperlukan petunjuk teknis melalui peraturan bupati (perbup). Selain itu, Pemkab melalui Dispenda juga tengah mempersiapkan juru sita dan pejabat penilai. Kepala Dispenda Bangli Gede Suryawan mengatakan, pascadisahkan, Perda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa saat ini masih dilakukan koreksi di Bagian Hukum. Hal itu dilakukan lantaran dalam perda tersebut masih ada beberapa kesalahan redaksional. ‘’Masih sedang disempurnakan di Bagian Hukum,’’ kata Suryawan saat ditemui belum lama ini. Lebih lanjut dikatakannya, setelah nantinya Perda selesai
disempurnakan, tahap selanjutnya yang akan dilakukan yakni menyiapkan Perbup. Setelah ada Perbup, barulah Perda itu bisa diterapkan. Tak hanya itu, untuk menerapkan Perda, pihaknya juga sedang menyiapkan petugas juru sita dan pejabat penilai. Mereka yang akan ditugaskan sebagai petugas juru sita dan pejabat penilai diambil dari unsur pegawai Dispenda yang sudah disertifikasi.
Suryawan mengatakan, dari jumlah ideal yakni enam orang, saat ini pihaknya baru memiliki dua orang petugas juru sita. Demikian juga pejabat penilai yang dimilikinya baru dua orang. ‘’Karena kita punya kecamatan empat, idealnya kita punya petugas juru sita dan petugas penilainya masingmasing 6 orang,’’ terangnya. Untuk memenuhi kekurangan tersebut pihaknya mengaku sedang mempersiapkannya dengan merancang program pelatihan. Pegawai yang disiapkan menjadi juru sita dan petugas penilai akan diikutkan untuk mengikuti diklat Kemenkeu. Di samping itu Suryawan juga mengaku akan membuat MoU dengan kepolisian se-
Genjot Realisasi APBD
Eksekutif Diminta Konsisten Jalankan Program Bangli (Bali Post) -
Realisasi kegiatan triwulan II APBD 2016 yang berada jauh di bawah target sebagai imbas adanya penundaan sejumlah program, menjadi sorotan legislatif. Supaya hal serupa tak terulang pada triwulan selanjutnya, eksekutif diminta konsisten melaksanakan program yang telah dirancang. Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma mengatakan, realisasi APBD khususnya pada triwulan II masih di bawah target perlu dijadikan evaluasi untuk ke depannya. Rendahnya realisasi kegiatan karena adanya penundaan pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah terpasang pada Perda APBD. Jika ingin realisasi anggaran maksimal maka perlu konsistensi dari eksekutif. ‘’Ke depannya perlu kegiatan yang telah dirancang, khususnya yang di induk bisa direalisasikan sesuai perencanaan. Tak ada penundaan lagi,’’ tegasnya, Minggu (3/7) kemarin. Wakil rakyat asal Desa Suter, Kintamani ini juga menegaskan, belum terealisasinya program salah satunya juga akibat perencanaan yang kurang matang. Oleh karenanya, di pemerintahan periode keduanya ini, Bupati I Made Gianyar diminta lebih menggenjot kinerja SKPD. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam hal perencanaan program juga perlu dilakukan.
‘’Kegiatan yang tertunda itu memang bisa dibahas pada APDB perubahan. Tapi kalau itu kasusnya sama dengan sekarang, realisasinya tak maksimal, anggaran jadi Silpa. Itu kan menunjukkan kualitas kerja kurang baik,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata menyebutkan, penundaan realisasi program juga diakibatkan karena status kepemilikan aset pemkab belum jelas. Guna menghindari Silpa yang lebih besar dari 2015, legislatif juga mendorong eksekutif untuk segera mengajukan rancangan Perubahan APDB 2016. Diharapkan, pengajuannya paling lambat sudah dibahas pada Agustus mendatang. ‘’Triwulan II realisasinya belum maksimal, Perubahan APBD harus segera dibahas. Program yang belum jalan harus dikejar,’’ imbuh politisi PDI-P asal Desa Bangbang, Tembuku ini. Seperti diberitakan sebelumnya, realisasi keuangan triwulan II APBD 2016 hanya 25,65 persen, berada jauh di bawah target yang mencapai 57 persen. Pemkab menyatakan, hal tersebut karena adanya penundaan sejumlah kegiatan seperti pembelian mobil dinas, moratorium pembangunan gedung, penundaan kegiatan di beberapa SKPD yang anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) serta pembatasan perjalanan ke luar daerah. (kmb45)
bab saat melakukan penyitaan harus didampingi oleh aparat keamanan. ‘’Kemungkinan Perda ini akan bisa kita berlakukan secara efektif tahun 2017 mendatang,’’ ujarnya. Dalam penerapan Perda tersebut nantinya, pihaknya baru akan melakukan penyitaan terhadap barang yang dimiliki wajib pajak jika cara penagihan secara persuasif gagal. Sebelum dilakukan penyitaan pihaknya akan memberikan teguran dan peringatan selama beberapa hari. ‘’Kita beri teguran satu minggu dari jatuh tempo. Kalau tidak juga dibayar, kita berikan surat peringatan. Kalau surat peringatan juga tidak dihiraukan, kita bisa bergerak melakukan penyitaan,’’ jelasnya. (kmb40)
Bali Post/ina
Gede Suryawan
Jelang Lebaran, Harga Sapi Turun Bangli (Bali Post) -
Harga sapi jelang Lebaran ternyata tidak seperti yang diharapkan kebanyakan peternak. Harga sapi yang diharapkan meningkat jelang hari raya, justru mengalami penurunan. Tak hanya itu, permintaan terhadap sapi saat ini juga jauh lebih sedikit dibandingkan hari raya tahun lalu. Seperti yang diungkapkan salah seorang peternak sapi di Dusun Tiga Kawan, Desa Penglumbaran Susut, Wayan Darma. Dia mengatakan, harga sapi saat ini mengalami penurunan dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu per kilogram untuk ukuran sapi di atas 450 kilogram. Penurunan harga sapi ini sudah mulai dirasakannya sejak memasuki Bulan Puasa. ‘’Selain harganya turun, pembelinya juga sedikit. Saya maunya jual sapi, tapi tidak ada yang beli. Kalaupun ada, dibeli dengan harga murah,’’ terangnya. Darma mengaku tidak tahu secara pasti apa penyebab menurunnya harga sapi saat ini. Namun yang jelas turunnya harga sapi saat ini cukup disayangkan para peternak di desanya. ‘’Padahal setahu saya harga daging sapi di pasaran saat ini cukup tinggi. Tapi entah kenapa harga sapi justru menurun,’’ ujarnya. Meski harga sapi menurun, tak sedikit peternak sapi di desanya yang terpaksa menjual ternaknya untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak di tahun ajaran baru. Namun banyak juga peternak sepertinya terpaksa menunda menjual sapi hingga menunggu harga kembali naik. Darma berharap kondisi ini bisa berangsur-angsur pulih. Harga sapi diharapkan bisa kembali normal bahkan naik seperti hari raya sebelumnya. ‘’Idealnya harga sapi yang bagus di atas Rp 40 ribu per kilogram,’’ imbuhnya. (kmb40)
GIANYAR
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
9
Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan
Rekonstruksi Digelar Setelah Lebaran
Gianyar (Bali Post) -
Rencana rekonstruksi kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan ditunda hingga akhir Lebaran. Hal ini dikarenakan polisi harus menunggu instansi terkait yang cuti serangkaian hari raya Idul Fitri. Sementara tiga tersangka yang menjadi DPO, hingga kini belum terendus unit Buser Polres Gianyar.
Made Krya Gunarta
Bali Post/nik
Tangani Gepeng
Kasatpol PP Sebut Perlu Disiapkan Rumah Binaan Gianyar (Bali Post) Meski sudah puluhan kali diangkut petugas Satpol PP, namun para gelandangan dan pengemis (gepeng) masih saja nekat berkeliaran, khususnya di kawasan Ubud. Melihat kondisi ini, pola penanganan perlu terus dibenahi. Kepala Satpol PP Gianyar Made Krya Gunarta, Minggu (3/7) kemarin mengatakan, pihaknya sudah melakukan patroli rutin di wilayah Gianyar memantau keberadaan gepeng. Upaya penertiban pun sudah gencar dilakukan. Namun para gepeng tetap nekat kembali beroperasi. ‘’Banyak gepeng yang sudah ditertibkan, serta dikembalikan ke daerah masing-masing. Namun berselang beberapa hari atau seminggu mereka kembali lagi,’’ katanya. Dari kondisi ini ia tidak menampik bila upaya penertiban tidak cukup menangani gepeng. Perlu ada upaya lain memutus budaya menggepeng, salah satunya membangun rumah binaan yang bisa menjadi tempat untuk pembinaan, serta memberikan efek jerak kepada para penggepeng. ‘’Saya juga berharap adanya rumah binaan untuk para gepeng ini. Tapi perlu dikoordinasikan lagi dengan Dinas Sosial,’’ katanya. Bila para gepeng terus dibiarkan berkeliaran di sejumlah objek wisata, khususnya Ubud, ini tentu sangat disayangkan karena berpengaruh terhadap citra pariwisata Gianyar. Oleh sebab itu, penanganan intensif baik dari pemerintah maupun kesadaran masyarakat untuk tidak memberikan celah bagi gepeng sangat diperlukan. (kmb35)
Isi Liburan
Puluhan Siswa Ikuti Kemah Budaya Gianyar (Bali Post) Berbagai kegiatan dilakukan para siswa untuk mengisi liburan sekolah. Salah satu contoh kegiatan positif seperti yang dilakoni para siswa yang tergabung dalam Kader Pelestari Budaya Gianyar. Siswa SMA/SMK ini mengikuti kemah budaya di Wantilan Pura Taman Pule, Desa Mas, Kecamatan Ubud sejak, Jumat (1/7) hingga Minggu (3/7) kemarin. Menurut Ketua Panitia Kemah Budaya Ni Wayan Devi Ekacandra, Kemah Budaya Kader Pelestari Budaya diikuti 18 SMK/SMA se-Kabupaten Gianyar. Setiap sekolah mengirim sepasang kontingen laki dan perempuan. Siswa berkemah di areal Parkir Pura Taman Pule selama tiga hari. ‘’Dipilihnya lokasi ini, karena peserta juga akan diajak mengenali salah satu peninggalan serta warisan leluhur yang adiluhung,’’ katanya. Selama kemah, peserta telah mengikuti kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), studi lapangan ke para pematung di Desa Mas, lomba berpakaian adat, serta berbagai kegiatan lainnya. Semua kegiatan bertujuan melestarikan budaya Bali. Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan yang bertema ‘’Andap Asor Swadharma Ikang Satya’’ ini bertujuan mengingatkan besar kecilnya tugas dalam kesetiaan menjaga budaya. Rencananya kemah dimulai Mei lalu. Namun karena berbagai keterbatasan dan belum optimalnya kegiatan penggalangan dana yang dibuat, kemah ini diundur dan berjalan sederhana. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sejarah Purbakala, Dinas Kebudayaan Gianyar Ida Ayu Made Adnyani mengatakan, kegiatan ini sangat penting bagi generasi muda. Pelestarian budaya sangat tergantung dari para kader, serta generasi muda Gianyar. Apalagi di Gianyar terdapat berbagai peninggalan sejarah benda maupun tak benda yang telah diakui Unesco. ‘’Tanpa peranan penerus generasi muda, semua perlahan akan hancur. Semoga ke depannya tercipta ratusan kader pelestari budaya setiap tahunnya,’’ ujarnya. (kmb25)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati
- 943056
DPRD
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani
- 943020
PDAM
- 944225/943233
KPA Gianyar PMI Gianyar
- 942184 - 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
Koramil Gianyar
- 942289
Koramil Blahbatuh
- 941167
Kapolres Gianyar AKBP Farman, Minggu (3/7) kemarin mengatakan, untuk pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan di Banjar Dentiyis tersebut, pihaknya tidak melakukannya sendiri melainkan bersama sejumlah instansi terkait. ‘’Rekonstruksi nanti tidak hanya melibatkan polisi, tetapi juga kejaksaan dan
instansi lainnya. Namun sekarang beberapa rekan sedang merayakan Lebaran, jadi harus menunggu usai hari raya ini,’’ jelasnya. Disinggung pengejaran terhadap tiga DPO, perwira melati dua di pundaknya ini mengatakan jajarannya masih bergerak di lapangan. Namun sampai sekarang keberadaan ketiga orang yang
dipastikan terlibat kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan itu belum berhasil diketahui. ‘’Sampai sekarang anggota masih melakukan pengejaran,’’ katanya. Meski demikian AKBP Waluya menegaskan, untuk proses rekonstruksi yang paling penting adalah kehadiran I Wayan Buda Artama alias Buda, sebagai eksekutor dan
Diumumkan, PPDB Jalur SHUN
SMPN 1 Sukawati Tertinggi, SMPN 3 Payangan Terendah Gianyar (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP melalui jalur Surat Hasil Ujian Nasional (SHUN) akan diumumkan hari ini (4/7). SMPN 1 Sukawati menjadi sekolah dengan penerimaan nilai SHUN tertinggi. Sementara penerimaan dengan SHUN terendah ada di SMPN 3 Payangan. Berdasarkan data kouta rombel, jumlah siswa dalam PPDB tingkat SMP di Kabupaten Gianyar, dari 22 SMP negeri di Kabupaten Gianyar, SMPN 1 Sukawati menjadi sekolah dengan penerimaan SHUN tertinggi, yakni antara 486,0 dan terendah 449,0. Sekolah favorit dengan SHUN tertinggi selanjutnya yaitu SMPN 3 Sukawati dengan tertinggi 483,5 dan terendah 422,5. Di posisi ketiga ada SMPN 2 Ubud dengan SHUN terting-
gi 481,0 dan terendah 411,5. Sementara SMPN 1 Gianyar yang menjadi satu-satunya sekolah yang menerapkan UNBK dan meraih posisi ketiga rata-rata UN tertinggi di Bali, tetap menjadi sekolah favorit pada PPDB melalui jalur SHUN tingkat SMP se-Kabupaten Gianyar, SHUN terendahnya 451,0 dan tertinggi 480,0. Sedangkan SMPN 2 Ubud, SHUN tertinggi 481,0 dan terendah 411,5. Sementara lima SMP negeri di Kabupaten Gianyar dengan SHUN terendah pada PPDB kali ini meliputi SMPN 3 Tegallalang, SMPN 4 Tegallalang dan SMPN 2 Tampaksiring, SMPN Satu Atap 1 Tampaksiring. SMPN 3 Payangan berada di urutan paling bawah dengan SHUN tertinggi 402,0 dan terendah 294,5. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga
Kabupaten Gianyar Made Suradnya mengatakan, dari pengumuman ini semua peserta didik baru diimbau untuk mempersiapkan semua persyaratan ke tahapan selanjutnya. ‘’Semua siswa yang diterima dengan hasil SHUN yang sudah tertera wajib mempersiapkan untuk pendaftaran ulang selanjutnya tanggal 8 Juli mendatang di masing-masing sekolah yang sudah diterima,’’ katanya. Disinggung mengenai sekolah terfavorit pada PPDB kali ini, Suradnya tetap mengatakan SMPN 1 Gianyar sebagai sekolah favorit dengan jumlah pendaftar terbanyak. ‘’Siswa dengan nilai SHUN tertinggi memang memilih sekolah lain. Tapi melihat jumlah pendaftar, tetap paling banyak jatuh pada SMP Negeri 1 Gianyar,’’ tandasnya. (kmb35)
DS sebagai otak perencana pembunuhan. ‘’Yang paling penting ya eksekutor dan otak perencanaan ini. Sementara tiga DPO perannya tidak banyak, seperti Bayu sebagai sopir dan DPO lainnya yang diketahui ikut turun namun tidak ikut mengejar korban,’’ terangnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kapolres kembali menjabarkan bahwa DS mengaku kalau aksi ini dilatar belakangi dendam, lantaran salah seorang teman baiknya terbunuh oleh anggota ormas lawan. Kemudian ia pun merencanakan
aksi balas dendam dengan mengajak belasan orang. Saat kejadian, DS berada di dalam mobil Ertiga warna abu-abu DK 1469 BX. Di mobil itu Bayu yang masih DPO berperan sebagai sopir. Di dalam mobil DS mendampingi Buda selaku eksekutor. Kapolres menambahkan, sampai saat ini tersangka DS masih ditempatkan di sel khusus seorang diri, terpisah dengan enam tersangka lainnya. Kini polisi tinggal memburu tiga DPO yakni Bayu, KS dan MD. (kmb35)
Daftar Hasil Seleksi Calon Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur SKHUST Nilai Tertinggi dan Nilai Terendah Tingkat SMP Negeri di Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017 No. Nama Sekolah Shun Tertinggi Terendah Jenjang SMP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
SMPN 1 Sukawati SMPN 3 Sukawati SMPN 2 Ubud SMPN 1 Gianyar SMPN 1 Ubud SMPN 1 Balahbatuh SMPN 2 Gianyar SMPN 3 Gianyar SMPN 2 Blahbatuh SMPN 2 Sukawati SMPN 2 Payangan SMPN 1 Tampasiring SMPN 1 Tegallalang SMPN 3 Ubud SMPN 3 Tampaksiring SMPN 1 Payangan SMPN 2 Tegallalang SMPN 3 Tegallalang SMPN 4 Tegallalang SMPN 2 Tampaksiring SMPN Satu Atap1 Tampaksiring SMPN 3 Payangan
486,0 483,5 481,0 480,0 478,5 475,5 475,5 475,0 467,5 467,0 461,5 460,5 458,5 457,5 452,0 450,5 448,0 434,5 432,5 422,5 408,0 402,0
449,0 422,5 411,5 451,0 438,5 441,5 412,0 432,5 428,5 431,0 223,5 398,0 409,0 402,5 394,5 374,0 295,0 341,0 366,0 349,5 300,0 294,5
Sumber : Disdikpora Gianyar
Enam Wanita Pelukis
Gelar Pameran di Restu Bumi Gallery Gianyar (Bali Post) Enam pelukis wanita menggelar pameran di Restu Bumi Gallery, di Jalan Raya Sanggingan, Ubud. Pameran yang berjudul Color Full ini akan diselenggarakan selama dua minggu, dari pembukaan pada 2 Juli hingga 16 Juli 2016 mendatang.
Enam perupa wanita yang terlibat dalam pameran tersebut, yaitu Agnes Yulianiawati, Anastasya Ni Luh Andriani, Ni Made Kurniati Andika, Ni Putu Eni Astarini, Ni Nyoman Emi Agustriani dan Sri Rahayu. Mereka merupakan perupa asal Bali dari lintas
Bali Post/nik
KARYA - Sejumlah pengunjung menikmati salah satu karya dari enam perupa wanita di Restu Bumi Gallery.
generasi. ‘’Mereka hadir dalam konsep dan prinsip seni rupa modernis, namun mereka tetap membawa gen kultur sebagai perempuan Bali,’’ kata penulis pameran Made Susanta Dwitanaya. Kehadiran enam perupa wanita dalam satu pameran ini tidak terfokus pada satu tema. Mereka hadir membawakan karakteristik masing-masing. ‘’Dari spirit itulah pameran ini berjudul Color Full yang mengungkapkan kehadiran
mereka dalam pameran ini,’’ jelasnya. Selama pameran di Galerry Restu Bumi milik Jro Mangku Jiwatman ini, akan ditampilkan 29 karya dari enam pelukis wanita tersebut. Seperti karya Ni Putu Eni Astiarini, menghadirkan karya yang berangkat dari eksplorasi dengan pengembangan pada ragam motif, khususnya patra Bali. ‘’Pada karya saya lebih banyak memadukan antara seni tradisional ukiran Bali dengan objek yang saya
anggap menarik. Kemu dian ini saya padukan lagi dengan pewarnaan yang cerah,’’ terang Ni Putu Eni Astiarini. Sementara pelukis lainnya, Ni Luh Andriani lebih banyak bertutur ikhwal harmonisasi antara manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam. ‘’Seperti karya saya yang berjudul Pohon Kehidupan, memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia, hewan dan tumbuhan,’’ ucap Ni Luh Andriani. (kmb35/k100)
KLUNGKUNG
10
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Banjir, Jalan ke Pelabuhan Gunaksa Kembali Jebol Semarapura (Bali Post) – Jalan eksisting atau alternatif menuju Pelabuhan Gunaksa kembali jebol dihantam banjir. Kondisi ini makin mengganggu aktivitas menuju pelabuhan yang dibangun di eks galian C tersebut. Apalagi jalan eksisting putus sepanjang tiga sampai empat meter serta di sekitar Pelabuhan Gunaksa ada pembangunan ruang tunggu dan pemasangan instalasi listrik. Akan tetapi menurut Kadis Perhubungan dan Kominfo Klungkung Nengah Sukasta, pembanguan ruang tunggu dan pemasangan instalasi listrik di sekitar Pelabuhan Gunaksa sudah selesai dua minggu lalu. Sekarang ini tidak ada lagi aktivitas atau proyek fisik di sekitar Pelabuhan Gunaksa. ‘’Pastinya terganggu, namun pembangunan kantoran dan pemasangan listrik sudah selesai dikerjakan dua minggu lalu,” katanya dihubungi, Minggu (3/7) kemarin. Jalan eksisting diketahui jebol empat hari yang lalu. Kondisi ini diperkirakan terjadi saat hujan lebat turun, sehingga air Sungai Unda meluap dan menimbulkan banjir. Aliran sungai yang liar menghantam jalan menuju pelabuhan hingga putus. ‘’Masalah ini telah dilaporkan ke provinsi. Kami sudah komunikasikan agar bisa diuruk lagi, tapi saat ini belum ada jawaban,” kilahnya. Sebelumnya, jalan alternatif ini sempat putus sekitar Februari lalu. Akses jalan tersebut jebol sepanjang 20 meter dengan lebar 10 meter. Dishub Klungkung sempat minta bantuan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII untuk meminjam box culvert atau beton blok U. Hal ini dilakukan untuk memudahkan kembali aktivitas menuju pelabuhan. Apalagi saat itu baru dimulainya pembangunan ruang tunggu senilai Rp 115 juta dan pemasangan jaringan listrik dengan biaya sekitar Rp 400 juta. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sebelumnya mengatakan jalan eksisting menuju pelabuhan semakin hancur bahkan tidak bisa dipergunakan. Hal ini menjadi permasalahan baru buat Pemkab Klungkung. Di satu sisi pemkab tidak berani berbuat apa-apa karena masalah akses jalan kini menjadi kewenangan pusat. “Anggaran pembuatan jalan belum ada kepastian sampai sekarang,” tegasnya. Pemkab Klungkung yang telah membebaskan lahan untuk akses jalan masih melakukan proses pensertifikatan di BPN. (kmb)
Bali Post/dwa
BOAT – Wisatawan bersiap di boat menjelang menyelam di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida.
UPT KKP Nusa Penida akan Batasi ’’Boat’’ di Titik Penyelaman
Semarapura (Bali Post) –
Ramainya kunjungan wisatawan ke Nusa Penida untuk menikmati wisata bahari ternyata mengancam puluhan jenis ikan langka yang hidup di Kawasan Konservasi Perairan (KKP). Makin banyaknya boat yang beroperasi di lokasi menyelam membuat ikan di sekitarnya sulit bergerak. Salah satu hewan langka jenis hiu paus, dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena baling-baling boat. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP Nusa Penida, I Nyoman Karyawan, telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait temuan hewan langka itu. Menurutnya, hiu paus tersebut pertama kali terlihat 25 Juni di Manta Point dalam kondisi masih sehat. Pada 28 Juni kembali dijumpai di perairan Banjar Sental, Desa Ped, dalam keadaan
terluka di ekor, sirip, dan kepala. “Diindikasikan luka karena baling-baling mesin,” tuturnya, Minggu (3/7) kemarin. Dengan adanya kasus tersebut, UPT KKP Nusa Penida bersama Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denp a sa r m int a ke p a d a masyarakat yang beraktivitas di kawasan konservasi
untuk mengambil tindakan yang tepat saat menemukan hewan langka yang sedang terluka. Sementara itu, terkait dengan rencana jangka panjang, pihaknya sedang membahas rencana membatasi jumlah boat yang beraktivitas di titik penyelaman. Pasalnya, awak boat tidak mungkin mengetahui adanya ikan yang beraktivitas di
bawah permukaan air. Bila boat yang ada dalam satu titik terlalu banyak, aktivitas ikan di titik penyelaman tersebut terbatas. Ini bisa menimbulkan luka pada ikan akibat tidak sengaja terkena baling-baling. Karyawan menjelaskan, pada satu titik penyelaman seperti di Mangrove Point, dalam dua jam ada sekitar 40 boat yang beraktivitas. Permukaan perairan pun penuh dengan boat yang membawa wisatawan melakukan diving atau snorkeling. ‘’Idealnya boat yang beraktivitas pada saat bersamaan di perairan mangrove
sekitar 15 hingga 20 agar tidak mengganggu aktivitas ikan yang ada di bawah permukaan air,’’ katanya. KKP Nusa Penida sedang membahas soal pembatasan jumlah boat yang beraktivitas di satu titik secara bersamaan dan berapa orang yang boleh menyelam dalam satu durasi. Dengan cara ini diharapkan wisata bahari yang semakin diminati di Nusa Penida tidak mempengaruhi lingkungan dan ikanikan yang ada di dalamnya. Apalagi semakin banyak masyarakat di kecamatan ini yang beralih ke dunia pariwisata. (dwa)
Operasi Ramadnya Agung
Personel Harus Saling Dukung Bali Post/kmb
PUTUS – Akses jalan eksisting menuju Pelabuhan Gunaksa putus dihantam banjir.
42 Anak Putus Sekolah Jalani Pelatihan Semarapura (Bali Post) – Masih saja ada anak-anak di bawah umur di Kabupaten Klungkung yang bekerja. Selain karena faktor ekonomi, kebanyakan dari mereka memilih bekerja pada usia dini akibat pengaruh lingkungan utamanya keluarga. Untuk mengembalikan anak-anak itu ke bangku sekolah, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Klungkung melaksanakan pelatihan Pengurangan Pekerja Anak dan Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) yang diikuti anak-anak putus sekolah yang memilih bekerja. Sebanyak 42 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas tamatan SD 12 orang dan lulusan SMP 30 anak. Kepala Disosnakertrans Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana, Minggu (3/7) kemarin, menjelaskan program ini bertujuan melindungi hak anak untuk mendapatkan pendidikan dengan cara mengembalikan ke bangku sekolah. Pelatihan PPA-PKH dilaksanakan selama 21 hari mulai 14 Juni hingga 4 Juli ini bertempat di UPT SKB Banjarangkan, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan Klungkung. Peserta mendapatkan 25 materi yang berhubungan dengan pengembangan diri dan pengetahuan, delapan materi dari instansi terkait, dan delapan materi dari tutor. Keseluruhan materi diberikan enam pendamping. ‘’Klungkung baru pertama kali menerima program PPA-PKH ini,” tuturnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya berharap anak-anak yang mendapatkan pelatihan mampu menumbuhkan niat untuk belajar lagi dan kembali ke bangku sekolah. Apa yang didapatkan dalam pelatihan hendaknya digunakan untuk melepaskan diri dari kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup. Jangan berkecil hati dan terus bersemangat untuk mengubah nasib menjadi lebih baik dan keluar dari garis kemiskinan. “Keluarga dan lingkungan sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak. Peserta yang telah mendapatkan pelatihan agar terus dipantau dan dilaporkan perkembangannya,’’ jelas pria asal Nusa Ceningan tersebut. (dwa)
Bali Post/dwa
PELATIHAN – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyalami anak-anak yang mengikuti pelatihan PPA-PKH.
Bali Post/kmb
PERINGATAN - Papan peringatan daerah rawan longsor dipasang di depan objek wisata Goa Jepang, Minggu (3/7) kemarin.
Objek Wisata Goa Jepang Rawan Longsor Semarapura Bali Post) – Di sekitar objek wisata Goa Jepang, Banjarangkan, rawan terjadi longsor ketika musim hujan. Pemkab dalam hal ini Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung sudah mulai mengambil langkah antisipasi salah satunya dengan memasang papan peringatan di kawasan tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Dinas PU Klungkung I Putu Widiada membenarkan pihaknya telah memasang papan peringatan daerah rawan longsor di depan Goa Jepang. Hal ini dilakukan lantaran labilnya kondisi tanah di kawasan peninggalan penjajahan tersebut. Bahkan kerap terjadi longsorlongsor kecil di sekitarnya ketika musim hujan. Pihaknya memasang papan peringatan sejak beberapa waktu lalu. “Peringatan ini juga berlaku bagi wisatawan yang hendak masuk ke Goa Jepang. Kami imbau mereka agar hati-hati, apalagi saat musim hujan,” kata mantan Camat Banjarangkan itu, Minggu (3/7) kemarin. Tidak hanya di sekitar Goa Jepang dipasangi papan peringatan. BPBD juga telah memetakan sejumlah daerah yang rawan bencana. Empat kecamatan di Kabupaten Klungkung, yakni Klungkung, Dawan, Banjarangkan, dan Nusa Penida, rata-rata memiliki memiliki tebing yang rawan longsor. Meskipun sudah memasang papan peringatan, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap wasapa saat melintas di kawasan tersebut. “Tidak hanya longsor, pohon tumbang juga kerap terjadi. Kami sudah melakukan menebang pohon tua yang sudah mati di beberapa titik,” jelasnya. Dalam dua pekan terakhir bencana melanda sejumah wilayah di Klungkung pasca-
diguyur hujan. Pohon lantoro setinggi 17 meter dan diameter 30 centimeter tumbang di kawasan Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan. Pohon tumbang juga terjadi di di dekat Pura Agung Kentel Gumi, Tusan, Banjarangkan. Tebing longsor di jalan menuju objek wisata Tukad Unda, Klungkung. Untungnya musibah tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. (kmb)
Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung mengadakan rapat analisa dan evaluasi (anev) Operasi Ramadnya Agung 2016 di Gedung Nusa Penida Harapan Polres, Minggu (3/7) kemarin. Kabag Ops. Rapat dipimpin Polres Klungkung Kompol Nyoman Suarsika didampingi Kasat Lantas AKP I Wayan Mudiasa, S.H. Rapat anev diikuti masingmasing satuan tugas operasi yang mempunyai tanggung jawab melaksanakan kegiatan terkait pengamanan pelaksanaan hari raya Idul Fitri, dari mulai arus mudik sampai arus balik. Suarsika menyampaikan tentang laporan yang harus dibuat sebagai pertanggungjawaban dari pelaksanaan kegiatan. “Harus dibuat setiap hari untuk melengkapi administrasi posko dan pertanggungjawaban pelaksanaan Operasi Ramadnya Agung 2016 di wilayah Polres Klungkung,” tuturnya. Menurut Mudiasa, selama kegiatan Operasi Ramadnya berlangsung, personel yang terlibat harus saling mendukung agar pelaksanaan operasi berjalan dengan baik serta sesuai dengan petunjuk dan pedoman rencana operasi atau arahan dari pimpinan. (dwa)
Bali Post/dwa
ANEV - Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ramadnya Agung 2016 di Polres Klungkung.
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
BULELENG
11 Digenjot
SOSOK
Potensi Pertanian dan Perkebunan
Bergandeng Tangan
KEINDAHAN pantai di Buleleng menjadi modal utama pengembangan industri pariwisata bahari ke depannya. Suasana laut yang tenang, terumbu karang yang indah, hingga atraksi dolphin yang menawan, memiliki nilai jual tinggi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara (wisman). Berbagai potensi ini, bagi mantan Puteri Pariwisata Indonesia Dikna Faradibia, hematnya luar biasa. Apalagi sudah dikelola dengan baik, kelompok masyarakat maupun pemilik modal. Perusahaan Krishna Holding Company, contohnya. Tidak hanya concern menjual potensi yang ada, juga peduli terhadap lingkungan. Partisipasi perusahaan seperti ini perlu digalakkan kepada yang lain. Pihak swasta perlu lebih banyak care ikut menjaga lingkungan. “Saya datang ke Buleleng untuk lihat pantai. Ternyata pantai di utara pulau Bali ini sangat indah. Pantai di sini tidak kalah dengan daerah lain. Ini potensi luar biasa, bisa menjadi modal menjanjikan industri pariwisata di daerah ini,” katanya. Sayang akibat masih kurang intensitas bersih bersih, kata Dikna keindahan laut Buleleng tampak terganggu sampah kiriman yang mengotori pesisir di daerah ini. Mendesak masalah sampah, ini perlu atensi warga, investor, selain juga tanggung jawab pemerintah. ‘’Mereka perlu bergandeng tangan bersama-sama mengatasi masalah sampah itu,’’ pinta Dikna. Hematnya kesadaran semua elemen ini penting. Apalagi prihal kebersihan masuk satu aspek ‘’Sapta Pesona’’. Jika kebersihan ini diabaikan, maka Sapta Pesonanya hanya menjadi pajangan saja. Implikasinya sudah pasti berdampak tidak baik di mata wisatawan yang berkunjung. “Saya kira semua pihak perlu lebih peduli dan bergandeng tangan bersama menyelesaikan persoalan sampah ini. Bagaimanapun kebersihan ini menjadi hal penting dalam pengelolaan industri pariwisata,’’ pungkas Dikna. (mud)
Sesuai Regulasi
KPU Rekrut PPK dan PPS
Singaraja (Bali Post) – Rekruitmen PPK dan PPS oleh KPU Kabupaten Buleleng mendapat pengawasan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Panwaslih mengingatkan, agar KPU mengikuti regulasi yang mendasari rekruitmen PPK dan PPS tersebut. Panwaslih sendiri menduga adanya indikasi dalam persyaratan calon yang mengikuti rekruitmen itu menyalahi prosedur. Tetapi kenyataanya proses rekruitmen PPK dan PPS pada Pilkada Buleleng 2017, sudah baik dan dianggap sesuai regulasi yang ada. Ketua KPU Gede Suardana, Minggu (3/7) kemarin menegaskan, rekruitmen PPK dan PPS sudah mengacu Peraturan KPU No. 3 Tahun 2015, tentang tata kerja penyelenggara pemilihan dan Surat Edaran (SE)
KPU No. 183. Pada Peraturan itu tertuang tidak boleh merekrut anggota PPK, PPS, dan KPPS yang pernah menjabat dua kali periode pada rekruitmen badan adhoc PPK dan PPS Pilkada 2017. ”Sebanyak 91 calon anggota PPK yang lolos seleksi administrasi telah melalui proses yang baik. Perekrutan itu sudah sesuai regulasi yang ada,” jelas Gede Suardana. Semua calon PPK, kata Suardana telah mengikuti uji tulis di SMPN 2 Singaraja, 1 Juli 2017 lalu memenuhi syarat. Seluruh calon itu belum pernah menjabat dua kali periode sebagai anggota PPK dan PPS, yakni yang pertama mulai tahun 2004-2009. Sedangkan yang kedua tahun 2010-1014. Ini dikuatkan surat pernyataan dan hasil konfirmasi wawancara. (kmb38)
Bali Post/kmb34
KAPAL DIPERIKSA - Sejumlah aparat dari jajaran Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang memeriksa ketat kapal-kapal yang berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Minggu (3/7) siang.
Dua Kapal Terjaring Operasi
Singaraja (Bali Post)Peningkatan arus mudik mulai terlihat di wilayah Kota Singaraja menuju Pelabuhan Gilimanuk. Tidak sedikit masyarakat memanfaatkan Pelabuhan Celukan Bawang. Pelabuhan itu sebagai alternatif transportasi laut. Situasi keluar masuknya penduduk pendatang, diantisipasi Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang. Aparat memeriksa kapal barang dan penumpang yang berlabuh dalam operasi Ramadniya. Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang AKP Ketut Adnyana TJ seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. mengatakan jajaran yang dilibatkan dalam pemeriksaan itu mencapai belasan anggota. Petugas langsung memeriksa kapal yang berlabuh di Celukan Bawang. Sejumlah penumpang juga tidak luput disidak. Barang-barang berupa bahan peledak, narkoba dan satwa langka diantisipasi aparat. “Kami periksa benda mencurigakan dibawa penumpang dalam kapal. Upaya ini mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah hukum Celukan Bawang,” ujar Adnyana TJ, Minggu (3/7) kemarin.
Pelabuhan Celukan Bawang memang rawan penyelundupan barangbarang illegal. Pihaknya tidak ingin kecolongan. Karena itu, pengiriman barang benar benar diawasi bukan hanya dari Polri. Aparat TNI, sahbandar, Bea Cukai dan Pelindo III juga ikut berperan. Selama sidak di Pelabuhan Celukan Bawang. Salah satu kapal Maumere 1 dinahkodai Sugiyono (48) dari Desa Sewulan, Dagangan Madium. Ia diperiksa bersama 17 Anak Buah Kapal (ABK) lainnya. “Kapal Maumere 1 kami periksa, juga KTP dan surat-surat bersangkutan diperiksa bersama 17 ABK yang mereka bawa. Mereka berlayar dari Pelabuhan Carik Bima dengan rute pelayaran Lombok-Celukan BawangMadura,” ucapnya. Mantan Kasat Reskrim Polres Buleleng ini menambahkan, kapal lainnya diperiksa di dermaga 1 Pelabuhan Celukan Bawang bernama KM Lega Niaga. Kapal tersebut diketahui bermuatan 15 ABK dinahkodai Rama Dian Aries (40), alamat Kecamatan Wonocolo Surabaya. “KM Lega Niaga itu mengangkut semen,” imbuhnya. (kmb34)
Bali Post/kmb38
MERUGI - SPDN di kawasan PPI Desa Sangsit, Sawan bangkrut, karena pihak pengelola merugi.
Merugi, SPDN di PPI Sangsit Bangkrut
Singaraja (Bali Post) – Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN) di areal Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, sudah lebih dari setahun tutup. Pasalnya, pihak pengelola mengalami kerugian besar. Kini fasilitas pendukung di PPI yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini terbengkalai. Selanjutnya, menunggu pihak swasta yang tertarik bekerja sama mengelola SPDN tersebut. Pantauan di lapangan, Minggu (3/7) kemarin menyebutkan SPDN ini dibangun beberapa tahun lalu. SPDN ini memanfaatkan bantuan DAK dari pemerintah pusat. Setelah pembangunannya rampung, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) menyerahkan pengelolaan SPDN ini kepada Koperasi Mina Bahari. Dalam perjalannya, antara modal pembelian BBM dengan keuntungan yang diperoleh tidak sebanding. Atas kondisi ini pihak pengelola menutup usaha tersebut. Koperasi telah melayangkan surat pengunduran diri sebagai pengelola SPDN kepada pemerintah daerah. Menyusul situasi ini, areal SPDN sekarang dibiarkan terbengkalai. Petugas operator telah diberhentikan oleh koperasi yang mempekerjakan mereka. Tidak hanya itu, peralatan SPDN seperti mesin pompa BBM dan peralatan teknis lain dikhawatirkan mengalami kerusakan karena lama tidak difungsikan. SPDN sempat beroperasi melayani pembelian solar dari nelayan atau anak buah
kapal (ABK) yang berlayar dari Sepeken, Madura dan kapal dari daerah lain. Mereka pun menilai SPDN ini sangat membantu mendapatkan bahan bakar untuk kapal. Sejak pengelolaannya tutup, nelayan maupun ABK kapal dari Madura kini harus membeli BBM untuk kapal ke SPBU yang jauh dari PPI. Selain itu, mereka harus membawa surat keterangan membeli BBM di SPBU menggunakan jeriken atau drum. Situasi itu sepertinya sedikit menyulitkan, karena jika SPDN masih buka pembelian BBM untuk konsumsi kapal tidak menggukan surat keterangan dan lokasinya pun dekat dari pelabuhan. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng Ni Made Arnika ketika dikonfirmasi membenarkan SPDN telah bangkrut lebih dari setahun. Hanya saja data-data terkait pengelolaan SPDN itu belum diketahui pasti, karena masih dipegang pengurus koperasi. “Memang bangkrut, karena koperasi tidak dapat untung. Tapi berapa kerugian
atau data teknis lain soal pengelolaan semuanya dipegang pengurus koperasi,” katanya. Atas kondisi ini, untuk sementara SPDN dibiarkan tutup sampai pihaknya mendapatkan pihak pengelola yang baru. Rencananya pemerintah daerah menawarkan kepada pihak ketiga yang tertarik mengelola SPDN tersebut. Rencana ini sudah beberapa kali dibahas dalam rapat dengan Koperasi Mina Bahari. Hingga sekarang belum ada keputusan menunjuk pihak swasta sebagai pengelola. Dalih kerja sama dengan pihak ketiga, karena pengelolaan ini memerlukan dukungan modal memadai dan memiliki manajemen usaha yang mapan. Untuk itu pemerintah daerah mencari pihak ketiga yang memiliki keseriusan dan dukungan modal memadai, untuk ditunjuk selaku pengelola SPDN. “Kami masih mencari pihak swasta yang mau bekerja sama mengelola SPDN itu. Kami akan cari yang serius dan memiliki modal cukup,” jelasnya. (kmb38)
Singaraja (Bali Post)S ektor pertanian dan perkebunan sangat potensial. Karena itu kedua sektor itu mempunyai keunggulan yang layak dikembangkan secara optimal di Buleleng. Ketua Organisasi Masyarakat Swastika Bali Kabupaten Buleleng, Nyoman Dukhajaya menyatakan, Minggu (3/7) kemarin sektor tersebut, apabila serius digarap dipercaya mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Ia menuturkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendirian. Karena itu perlu kontribusi pihak lain. Bukan bermaksud promosi, hematnya, cendikiawan Swastika Bali bersedia mendukung program pemerintah. Mereka itu berasal dari kumpulan tamatan perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur, siap membantu dengan mengedepankan semboyan
‘Ngardi Bali Shanti’. Sesungguhnya masyarakat petani di Buleleng, katanya masih banyak bertumpu pada sektor pertanian dan juga perkebunan. “Peluang pengembangan dua sektor tersebut terbuka lebar. Belum lagi sektor perikanan memiliki potensi cukup besar. Kami di Swastika Bali, melihat potensi itu. Kami siap membantu membangun Buleleng,” janjinya. Menurutnya, keberadaan Swastika Bali senantiasa berupaya meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) di Bali, termasuk Buleleng dengan mengedepankan peran generasi muda. Mereka dapat menyumbangkan pemikiran sebagai seorang intelektual. “Intelektual Bali perlu menyumbangkan pemikirannya dalam membangun potensi di daerah kelahirannya,’’ pintanya. (kmb34)
SEBAGAI salah satu bentuk kepedulian dan toleransi antar umat beragama, serta untuk menjalin tali silahturahmi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bekerja sama dengan Kemenag dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buleleng menggelar acara Buka Puasa Bersama di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Minggu (3/7) kemarin. Pada kesempatan ini hadir Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, didampingi Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Majelis Madya, Tokoh Masyarakat dan Tokoh muslim Buleleng. Ketua MUI Buleleng H. Abdurahman Said LC menyatakan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkab Buleleng. Walaupun yang berbuka puasa saat bulan ramadan ini hanya umat islam kata H. Abdurahman Said, tapi sesungguhnya makanan puasa yang mendalam adalah pengendalian diri. Dengan pengendalian diri kita bisa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha
Esa,” ini merupakan salah satu ajang memupuk kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah, sehingga kita bisa memajukan daerah bersamasama,” jelasnya Lebih lanjut, Abdurahman Said sebagai umat islam pihaknya selalu mendukung program Pemkab Buleleng.” Mudah-mudahan ke depan jalinan silahturahmi ini bisa terus ditingkatkan dan kerukunan antar umat beragama juga bisa terjalin dengan baik,” imbuhnya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan bulan suci ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Beruntunglah umat muslim melaksanakan ibadah puasa di bulan ini. Menurutnya, buka puasa bersama di Lobi Kantor Bupati ini baru pertama kali dilakuakan Pemkab Buleleng. Ke depan kegiatan serupa juga akan dilakukan umat beragama lainnya.” Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kami terhadap agama lain. Keyakinan boleh beda, tapi Tuhan kita tetap satu,” ucapnya. (ad096)
Bupati PAS Hadiri Buka Puasa Bersama
BUKA PUASA - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menghadiri buka puasa bersama, Minggu (3/7) malam kemarin di rumah dinas bupati.
Soal Sampah Kiriman di Pesisir
Perlu Partisipasi Elemen Masyarakat
SAMPAH kiriman tetap saja menjadi faktor yang mengotori pesisir di Bali Utara. Keberadaan sampah di laut itu, hingga kini masih menjadi persoalan pelik. Pemerintah daerah sendiri masih mengalami keterbatasan petugas kebersihan, bagaimana mengatasi persoalan sampah kiriman secara efektif. Lalu bagaimanakah strategi yang harus dilakukan mengatasi persoalan sampah tersebut? Segenap elemen masyarakat, termasuk pengusaha perlu berkontribusi dan berpartisipasi aktif mengatasi persoalan sampah itu. Sesungguhnya langkah ini telah membuahkan hasil. Paling tidak, masyarakat
dan perusahaan di Bali Utara sudah berpartisipasi. Mereka mulai care terhadap sampahsampah pengganggu pemandangan itu. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bule-
leng, Nyoman Genep di selasela menghadiri aksi bersih bersih di pantai Dusun Pegayaman, Desa Temukus, Banjar, Minggu (3/7) kemarin mengatakan aksi bersih bersih di pantai ini merupakan gagasan dari karyawan dan karyawati Krisna Holding Company. Acara ini juga dihadiri Putri Pariwisata Indonesia tahun 2015, Dikna Faradibia. Lebih jauh Genep mengatakan, pesisir pantai menjadi tempat pembuangan sampah
Bali Post/mud
BERSIH BERSIH SAMPAH - Aksi bersih bersih sampah digagas Krisna Holding Company, Minggu (3/7) kemarin di kawasan pantai Dusun Pegayaman, Desa Temukus, Banjar.
akibat banyaknya aliran sungai di Buleleng bermuara di pantai. Karena itu, sampahsampah banyak yang hanyut saat banjir. Ada pula sampah yang sengaja dibuang warga ke sungai. Jadi semua sampah bermuara di pantai. Akibatnya, kawasan pesisir sering menumpuk sampah mulai wilayah Pelabuhan Buleleng di Kelurahan Kampung Tinggi, hingga Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga. Selain itu, ada beberapa lokasi lain, termasuk di kawasan pesisir Desa Temukus, Banjar. “Sampah kiriman di pantai ini menjadi persoalan pelik. Kita akui belum optimal menangani masalah itu. Sebab selain sampah hanyut saat banjir, juga disebabkan prilaku warga membuang sampah di sungai,’’ katanya. Pejabat asal Desa Panji, Sukasada ini, penanganan sampah kiriman ini tidak bisa dikerjakan pemerintah sendiri. Perlu dukungan perusahaan yang berinvestasi di daerah ini. Mereka diharapkan mengatasi persoalan sampah kiriman di pantai. Selama ini dukungan dari pihak swasta sudah sering dilakukan, salah satunya dari Krisna Holding Company. Partisipasi ini perlu dibangkitkan terus, sehingga lebih banyak lagi perusahaan yang peduli dan ikut menjaga kebersihan pantai di daerahnya. Owner Krisna Holding Company I Gusti Ngurah Anom mengatakan, untuk membangkitkan kesadaran masyarakat, termasuk peru-
sahaan perlu ada pihak yang mempelopori. Sejak memulai menanamkan investasinya di Bali Utara, kebersihan lingkungan termasuk di pesisir pantai sudah menjadi agenda rutin bersih bersih di pantai. Pihaknya melibatkan karyawan dan karyawati di perusahaannya. Hal ini dilakukan, karena dunia pariwisata sangat membutuhkan lingkungan bersih dan juga asri. Jika destinasi pariwisata tidak bersih, Ajik Cok meyakini pengembangan pariwisata di suatu daerah tidak akan berkembang. Buleleng sesungguhnya memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisata ketiga di Bali. Untuk menjaga kepariwisataan Buleleng, perlu partisipasi semua pihak memperhatikan kebersihan lingkungan sekitarnya. “Perlu ada yang mengawali, setelah sudah dilihat ada hasil, saya yakin kesadaran warga atau rekan pengusaha terpanggil ikut menjaga keberihan lingkungan baik di pantai atau di desa-desa,” jelasnya. Dalam upaya membantu pemerintah daerah bebas sampah, Ajik Cok berjanji menyiapkan puluhan petugas kebersihan. Mereka diberi tugas melakukan aksi bersih bersih ke masing-masing desa secara bergiliran. Tak hanya personel, pihaknya juga melengkapi mobil pengangkut sampah yang berhasil dikumpulkan pasukan kuning sumbangan Krisna Holding Company tersebut. (mud)
JEMBRANA
12
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Dirombak, Petugas Jaga Pos KTP Gilimanuk
Negara (Bali Post) Pascaberedarnya video pungli seorang oknum anggota Satpol PP Pemkab Jembrana berinisial ES beberapa waktu lalu, kini petugas yang berjaga di Pos KTP Gilimanuk dirombak. Perombakan itu dilakukan sejak Sabtu (2/7) lalu. Delapan PNS yang bertugas di Pos KTP yang sempat dimintai keterangan oleh Inspektorat Jembrana tersebut di-rolling. Sekarang digantikan dengan PNS lainnya dari beberapa satuan kerja. Seperti dari Dinas Kelautan dan beberapa dinas lainnya. Kadis Dafduk Capil Jem-
brana Ketut Wiaspada, Minggu (3/7) mengatakan pihaknya sejak awal sudah menyerahkan permasalahan tersebut kepada Inspektorat. “Jadi, dari hasil pemeriksaan Inspektorat diputuskan oleh Bupati dan ditindaklanjuti oleh BKD. Kami hanya menerima saja,” kata Wiaspada. Wiaspada mengatakan perombakan tersebut bukan karena adanya permasalahan, namun untuk penyegaran. “Selain itu, juga untuk antisipasi arus balik,” tandasnya. Ke depan, menurut Wiaspada, rolling penugasan akan rutin dilaksanakan. (kmb) Bali Post/olo
KANDAS – Kapal LCT Pancar Indah yang kandas di Dermaga LCM Gilimanuk saat arus mudik sedang padat, Minggu (3/7) kemarin.
Gilimanuk Jadi Lautan Pemudik Bermotor
Negara (Bali Post) – Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk meningkat tajam, pada Minggu (3/7) kemarin. Pintu masuk Bali itu dijejali puluhan ribu kendaraan bermotor (ranmor), baik roda dua maupun roda empat serta truk dan bus. Pemudik bermotor paling dominan terlihat sebelum masuk pintu pelabuhan, sehingga Gilimanuk menjadi lautan pemudik bermotor.
Bali Post/kmb
PEMERIKSAAN - Sejumlah petugas terlihat memeriksa identitas pengendara di Pos KTP Gilimanuk, Minggu (3/7) kemarin.
Mudik, Penumpang Bus Meninggal
Negara (Bali Post) – Seorang penumpang bus, Suprapti (55), asal Sulawesi Tengah, meninggal dalam perjalanan mudik, Minggu (3/8) kemarin. Sebelumnya, korban diketahui batuk lalu kejang-kejang dan jatuh di dalam Bus Dahlia dengan nopol AG 7560 UR. Sempat mendapat perawatan medis di puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Salah seorang saksi, Desi Kristiani (19), kepada wartawan di Puskesmas Gilimanuk mengatakan korban bersama suaminya, Supar (76), berangkat dari Denpasar menuju Banyuwangi. Dalam perjalanan di bus korban sering batukbatuk. Begitu bus sampai di Gilimanuk, korban ke-
jang-kejang. Korban sempat mau turun bus, tetapi tidak jadi. Lantas korban pindah ke bangku cadangan dan saat itulah terjatuh. Desi lantas memberitahu Supar dan meminta tolong anggota polisi di dekat pos pengamanan di Pura Dalem. Selanjutnya, korban dilarikan ke puskesmas. Sempat dilakukan perawatan, namun nyawa korban tak bisa ditolong. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, perlu dilakukan otopsi. Sementara dari keterangan Supar, sebelum berangkat istrinya masih sehat dan tidak mengeluh sakit. Pihaknya masih menunggu keluarganya untuk membawa pulang jenazah korban. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Selama akhir pekan, dari data ASDP tercatat ratusan ribu orang dan puluhan ribu kendaraan meninggalkan Bali. Data di Posko Gilimanuk menunjukan mulai Kamis (30/6) atau H-7 hingga Minggu kemarin, tercatat sudah 216.387 penumpang menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan, untuk sepeda motor (R2) sebanyak 47.165 unit dan mobil (R4) sebanyak 22.403 unit. Jika dihitung dari Sabtu (26/6) lalu atau H-12, total untuk R2 sebanyak 64.296 unit dan R4 sebanyak 41.856 unit. Sementara, jumlah penumpang, termasuk yang ada di dalam kendaraan sudah mencapai 330.000 orang. Jumlah ini akan terus bertambah hingga H-1 Lebaran nanti. Dari pantauan Bali Post, sejak Minggu dini hari, antrean sepeda motor dan mobil terus terjadi. Puncaknya pada Minggu pagi, antrean sepeda motor hingga mencapai dua kilometer dari pelabuhan. “Biasanya trotoar ini kosong. Sebab digunakan sebagai tempat istirahat bagi yang dibonceng. Tetapi, sekarang diserobot oleh kendaraan karena begi-
tu banyaknya pemudik yang membawa sepeda motor,” kata salah seorang warga kepada wartawan kemarin. Sejumlah ruas trotoar seperti di sepanjang jalan Kantor Lurah dipenuhi sepeda motor yang mengantre. Apalagi, Minggu siang a nt re a n s e m a ki n p a d a t . Bahkan antrean memenuhi lajur jalan depan Pasar Gilimanuk yang biasanya dua jalur. Terlihat, di sisi kanan ada truk dan bus. Kemudian, separuh jalan dijejali antrean sepeda motor Salah seorang pemudik bermotor, Nuranini mengaku sudah tiba di Gilimanuk pukul 02.00 wita. Namun, baru pukul 09.00 wita, dia hendak naik kapal. Nuranini yang mengajak anaknya yang masih balita mengaku sempat tidur di emperan toko. “Sekarang ini baru mau naik. Masih nunggu suami saya yang masih antre di tenda,” akunya saat istirahat di depan Dermaga Ponton, Pelabuhan Gilimanuk. Kapal LCT Kandas Di lain pihak, seluruh dermaga dioperasikan Minggu pagi. Bahkan, landasan dermaga LCM yang biasanya
maksimal hanya bersandar tiga kapal, namun kemarin digunakan empat sampai lima. Untuk itu, baik kapal LCT maupun KMP saling berhimpitan. Kroditnya dermaga LCM mengakibatkan sebuah kapal LCT yang sudah mengangkut muatan kandas sekitar pukul 09.00 wita. Air laut yang sudah surut mengakibatkan badan kapal, terutama lambung di bagian depan nyangkut di plengsengan (landasan dermaga). Alhasil, seluruh truk yang sudah telanjur naik ke kapal itu harus menunggu hingga air pasang. Sementara, awak truk naik kapal penumpang. Dari informasi, sejatinya kapal sudah diupayakan ditarik dengan kapal lainnya. Akan tetapi, saat ditarik talinya putus. Sementara, di tengah antrean yang padat, seluruh petugas jajaran Polres Jembrana terus berupaya mengatur lalu lintas. Meski antrean tidak bisa dihindari lantaran jumlah kendaraan yang datang hampir bersamaan. Terlihat, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo juga ikut mengatur lalu lintas di dalam areal pelabuhan. (kmb26)
Kejari Dalami Kasus Bansos untuk Desa Pakraman
Negara (Bali Post) – Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara saat ini tengah mendalami kasus bantuan sosial (bansos) ke salah satu desa pakraman di Kecamatan Negara. Kasi Pidsus Kejari Negara, Suhadi, mengatakan terkait kasus ini pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah pihak yang terkait. Kasus ini terkait penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) dari Provinsi tahun 2014 kepada desa pakraman tersebut senilai ratusan juta rupiah. “Kami masih mendalaminya. Beberapa orang sudah kami periksa,” kata Suhadi. Dari informasi, kasus ini mencuat setelah adanya dug-
aan penyelewengan dana bansos yang digunakan untuk pembangunan bale di salah satu Pura Khayangan Tiga di desa pakraman tersebut. Pertanggungjawaban dari pihak Bendesa tidak jelas, sehingga diragukan adanya pembangunan tersebut. Kasus ini akan digeber setelah kasus pungli prona di Desa Manistutu dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tipikor Denpasar. Saat ini, Kejari juga sedang menangani kasus Prona tahun 2012 di Desa Manistutu dengan tersangka perbekel yang masih aktif. Kasus ini merupakan limpahan dari penyidik Tipikor Polres Jembrana.
Selain itu, Kejari juga masih menunggu salinan putusan Kasasi kasus BBM bersubsidi dengan tersangka mantan Kadis Perindagkop. Kendati telah menerima petikan putusan MA No. 2017 K/Pidsus/ 2015 itu, namun pihaknya masih menunggu. “Salinan itu turunnya di pengadilan yang menyidangkan (Tipikor Denpasar), kami juga sudah aktif menanyakan dan memang belum ada,” tukasnya. Dalam petikan putusan itu divonis 4 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Namun, hingga saat ini Kejari belum menerima salinan putusan tersebut. (kmb26)
Kejuaraan Catur di Jembrana
Diharapkan Lahirkan Pecatur Kelas Dunia
Negara (Bali Post)Guna memeriahkan Jembrana Festival 2016, digelar Kejuaraan Provinsi Catur Bali di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana mulai Jumat (1/7) sampai Senin (4/7). Kejuaraan catur di Jembrana ini dibuka Bupati Jembrana Putu Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, Jumat (1/7) lalu. Ketua Panitia Kejuaraan Provinsi Catur Bali di Jembrana, Ketut Sugiasa, yang juga Ketua DPRD Jembrana, Sabtu (2/7) mengatakan kegiatan ini dilaksanakan serangkaian Jembrana Festival/HUT ke-121 Kota tahun 2016. Selain itu kejuaraan ini juga merupakan program tahunan Percasi Provinsi Bali yang digilir di seluruh Bali. Sugiasa mengatakan pihaknya di DPRD Jembrana juga setiap tahun menggelar DPRD Cup untuk olahraga catur dan sudah mampu mencetak bibit pecatur handal. “Jadi, mulai penjaringan atlet di DPRD Cup sehingga menaikkan level mereka ke depannya dengan berlaga di tingkat provinsi. Kami harapkan dengan kejuaraan ini nantinya Jembrana bisa menghasilkan atlet atau pecatur di tingkat nasional dan juga kelas dunia/internasional,” harap lelaki asal Keladian Dauh Waru Jembrana ini. Hal ini, katanya, dibuktikan dengan dua kali diselenggarakannya DPRD Cup sudah ada atlet yang mewakili Jembrana, bahkan Bali dan Indonesia ke Mongolia yaitu Nonia Andyk Ulandari. Demikian juga ada anak TK yang sudah bisa ikut bertanding di kelompok SD di DPRD Cup. Pihaknya berharap dengan kegiatan ini mampu memotivasi anak-anak agar
lebih berani tampil bersaing. “DPRD bersama Bupati sangat peduli dalam memotivasi anak-anak dalam meningkatkan kreativitasnya. Serta DPRD menjadi bapak asuh cabang olahraga catur. Harapan kami semua lembaga mampu mengambil bagian sehingga semua cabang olahraga di Jembrana bisa lebih maju,” harap Sugiasa didampingi Pembina Wayan Suparsa. Kejuaraan ini diikuti 226 peserta, di antaranya 139 putra dan 87 putri. Khusus untuk atlet dari Jembrana yang ikut 54 orang. Dengan kelompok/kelas junior dan senior. Kejuaraan dilaksanakan dengan sistem swis 7 babak. Dimana setiap pemain harus main sampai babak ketujuh. Setelah babak ketujuh kali permainan b a ru d i h i t un g /d i ke t a hu i akumulasinya. Dana yang dianggarkan untuk pertandingan ini dari KONI Jembrana Rp 100 juta, sedangkan bantuan Percasi Bali Rp 7,5 juta. Harapan kejuaraan ini selain mengasah kemampuan otak juga hadiahnya cukup besar di mana uang pembinaan jutaan untuk juara I Rp 2.300.000, juara II Rp 2.000.000. serta juara III Rp 1.700.000. “Permainan catur ini katanya sangat besar pengaruhnya terhadap kemampuan intelegensia, karena melatih otak dan kesabaran. Jadi kami harapkan generasi muda kita menjadikan permainan catur ini sebagai salah satu pilihan untuk kegiatan yang positif sehingga nantinya bisa berprestasi,” harap Sugiasa. Pihaknya juga nanti pada 11-14 Agustus juga akan melanjutkan dengan menggelar DPRD Cup di gedung DPRD sehingga anak-anak muda bisa diasah terus kemampuannya. (kmb/k100)
Bali Post/kmb
KEJUARAAN CATUR - Kejuaraan Catur Provinsi Bali digelar di Jembrana untuk memeriahkan Jembrana Festival/HUT ke-121 Kota.
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
PDAM Tak Andalkan Air Telaga Waja Manfaatkan Sumur Bor Mangkrak di Tumbu
Amlapura (Bali Post) – PDAM Karangasem tidak mengandalkan air dari proyek pipanisasi Telaga Waja. Pasalnya, air dari proyek beranggaran ratusan miliar rupiah itu sampai kini belum jelas kapan bisa dialirkan tanpa meledak pipanya. Pjs. Direktur PDAM Karangasem I Gusti Lanang Oka mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Lanang Oka, sumber mata air di Karangasem masih sangat banyak. Air yang sebelum terbuang mengalir ke laut itu lebih baik dikelola dan dimanfaatkan demi kelancaran pasokan air PDAM kepada para pelanggan. Dikatakan, salah satu sumber air yang bakal dikelolanya yakni dari sumur bor di Desa Tumbu. Kalau menunggu membeli air curah dari pipanisasi Telaga Waja, kata dia akan sangat lama dan belum jelas kapan mengalir. Dia memperkirakan, dari dua tahun air dari proyek itu belum tentu aman dialirkan. Soalnya, pipanya sering meledak dari beberapakali uji coba. Dia menduga, karena jaraknya jauh dari Telaga Waja di Rendang, menyebabkan tekanan pipa sangat tinggi. Saat diuji coba dialirkan airnya dari reservoir Batusesa kerap meledak. Ledakan pipa memanjang, seperti salah satu contoh ledakan pipa di bawah jalan di Pidpid. “Kalau pipa ADPE diganti dengan pipa besi, mungkin lebih tahan dengan tekanan tinggi,” kata Lanang Oka. Menurut pria asal Sibetan itu, kalau membeli air curah dari proyek pipanisasi Telaga Waja, dari perhitungannya sangat mahal jatuhnya. Satu bak sehari biayanya Rp 10 juta. Belum lagi kalau bocor. ”Kalau beli air curah satu bak Rp 10 juta, PDAM tak bisa membayar. PDAM nanti bisa bangkrut. Namun dengan memanfaatkan potensi mata air yang masih sangat banyak di Karangasem. Dalam dua tahun lagi masyarakat pelanggan PDAM di Karangasem tak bakal kekurangan air,” katanya. Lanang Oka menambahkan, pihaknya akan mengoptimalkan sumur bor milik subak yang tak terpakai selama ini. Dicontohkan, debit air dari sumur bor di Desa Tumbu 8 liter per detik. Sumur bor itu sejak lama tak dimanfaatkan oleh subak di desa setempat. Sumur bor bantuan pemerintah pusat itu tak mampu dimanfaatkan petani subak karena biayanya besar untuk memompa air dengan tenaga listrik. Padahal di sumur itu pemerintah pusat melalui Kementerian PU dulu sudah dibantu dengan mesin pompa. Karena sudah lama tak digunakan, mesinnya sudah rusak. Pihak PDAM akan memperbaikinya. Potensi air sumur bor dari Tumbu itu, kata Lanang Oka akan dipakai memasok pelanggan PDAM di Tumbu dan sampai ke Jalan Bhayangkara Amlapura. Debit air 8 liter per detik, berarti cukup untuk 640 sambungan pelanggan, karena 1 liter per detik untuk 80 pelanggan. Sementara, pelanggan di Tumbu sampai Jalan Bhayarangkara hanya 360 orang, sehingga bisa dipasok ke Jalan Gajah Mada atau Kota Amlapura bagian selatan. Selama ini di wilayah itu dipasok dari mata air Tauka. Selain itu, air dari Tirta Ujung yang baru dipakai tujuh liter per detik dan bakal ditingkatkan pengambilannya lagi 8 liter per detik. Air 15 liter per detik untuk memasok 1.200 pelanggan di Jasri, Pesagi, Jalan Sudirman, Subagan, Jalan Ahmad Yani yang selama ini sering krisis air. “Kami juga sudah bersepakat dengan pihak Desa Tauka, untuk pemanfaatan mata air di sana secara permanen. Juga dengan pengelola Taman Tirtagangga, guna memanfaatkan potensi air yang selama ini berlebih dan terbuang,” paparnya. (013)
35 Tahun Terpisah
Angkatan 1978 SMAN 1 Karangasem Terharu RATUSAN angkatan 1978 SMAN 1 Karangasem (kini SMAN 1 Amlapura - red), Minggu (3/7) kemarin menggelar temu kangen di Taman Soekasada Oejoeng (TSO), Karangasem. Pertemuan itu, kata Ketua Panitia Made Suama, S.H. dan Sekretaris Drs. Komang Pasek Antara, setelah mereka selama 35 tahun terpisah dengan profesi masing-masing. Saat bertemu mereka terharu. Temu kangen yang dihadiri ratusan orang itu juga dihadiri Kepala SMAN 1 diwakili Wakasek Humas Drs. Ketut Bawa alias Pan Gonjak. Sejumlah mantan guru mereka juga hadir, diantaranya Drs. Ketut Suantara, Gede Pica, IG Rita Yudana serta Made Karita. Ketut Bawa menyampaikan, dari segi areal SMA tertua di Karangasem itu masih sempit. Namun dari segi prestasi alumni, paling menonjol. Seperti alumni angkatan 1978, empat orang sudah menjadi guru besar, menjabat kepala dinas, menjabat di TNI/Polri termasuk Letkol CAJ IGA Suci Aryati Muliartha, S.Ag., M.H., yang bertugas di Mabes TNI AD. Suci Aryati kemarin sebagai MC temu kangen itu. ”Kami selalu berpesan kepada siswa SMAN 1 agar mengejar karier setinggi-tingginya setamat SMA, dan tetap menjaga citra alumni,” ujar Ketut Bawa dalam sambutannya. Pasek Antara alias Mang Cepot mengatakan, banyak temannya alumni angkatan itu tak bisa hadir karena kesibukan dan jauh. Mereka yang sukses, diantaranya Paultio tinggal di Sanfransisco, AS. Meski sudah 30-an tahun meninggalkan Bali, tapi masih ingat Bahasa Bali halus. ”Meski baru pertamakali ini temu kangen langsung, tapi kami sering berkomunikasi lewat media sosial,” ujar Made Arianta, mantan Kasat Reskrim Polres Karangasem yang kini bertugas di Mapolda Bali. Acara selain dimeriahkan penyanyi pop Bali A.A. Raka Sidan, juga magibung (makan bersama). Mereka terharu dan saling cium pipi kanan dan kiri begitu bertemu. Sejumlah alumni membaca puisi, melepas rindu 35 tahun tak bersua. Mereka seakan tak mau terpisahkan lagi. (013/k100)
TEMU KANGEN - Ratusan alumni angkatan 1978 SMAN 1 Karangasem temu kangen dan diakhiri magibung di TSO Karangasem, Minggu (3/7) kemarin.
KARANGASEM
13
Mudik Lebaran
Padangbai Padat, Penumpang Antre Tiga Jam
Amlapura (Bali Post) Arus mudik di Karangasem dari jalur Yeh Malet menuju Pelabuhan Padangbai, kini mulai padat. Kepadatan mulai nampak di Pelabuhan Padangbai, khususnya penumpang dengan kendaraan roda dua yang hendak melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Bahkan penumpang harus antre hingga tiga jam. Pemandangan itu terlihat saat, Sabtu (2/7) malam. Kendaraan mulai berjubel sejak pukul 20.00 Wita. Namun kepadatan penumpang ini tidak sampai meluber ke luar pelabuhan, karena areal parkir pelabuhan sudah diperluas. Para penumpang memilih memulai perjalanan sore hari, untuk menghindari panas terik matahari sehingga mayoritas penumpang sampai di Pelabuhan Padangbai pada malam hari. Kepadatan penumpang ini membuat proses penyeberangan penumpang sedikit terlambat. Salah satu penumpang tujuan Pelabuhan Lembar, Lombok, Edy Jamaludin mengaku sudah antre hingga tiga jam di Pelabuhan Padangbai agar bisa naik ke kapal melakukan penyeberangan. Namun penumpang lainnya, seperti Abdurahman dan Jaelani mengaku antre di pelabuhan berjam-jam sudah terbiasa saat momen mudik menyambut Lebaran. “Yang penting bisa pulang dengan selamat,” kata Abdurahman yang bekerja sebagai buruh kasar di Bali. Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Padangbai I Wayan Rosta mengakui kepadapatan penumpang di Pelabuhan Padangbai mulai terasa pukul 20.00 Wita. Saat Sabtu malam, kapal ferry sudah memberangkatkan 1.126 unit kendaraan roda dua dan 226 unit kendaraan roda empat. Meski tergolong padat, namun angka ini dikatakan bukan menjadi puncak kepadatan penumpang pada arus mudik di Pelabuhan Padangbai. Pihaknya memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau, Minggu (3/7) malam. Meski demikian, pihak Pelabuhan Padangbai sudah siap mengantisipasinya dengan mengerahkan seluruh armada yang aktif, guna menghindari penumpukan penumpang. (kmb31)
Bali Post/kmb31
BERJUBEL - Penumpang dengan kendaraan roda dua saat berjubel di tempat parkir Pelabuhan Padangbai, menunggu giliran melakukan penyeberangan, Sabtu (2/7) malam.
Jadi Tenaga Kontrak, Dijerat ”Pasal” Rp 15 Juta Amlapura (Bali Post) -
Praktik lama mengeruk keuntungan dari perekrutan tenaga kontrak ternyata masih mengakar di Karangasem. Untuk menjadi tenaga kontrak di lembaga pemerintahan, mereka harus rela dijerat “pasal” Rp 15 juta. Nama Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dipakai kedok oleh oknum untuk meyakinkan para korbannya. Ketika janji menjadi tenaga kontrak tak bisa dipenuhi, para korbannya akhirnya mengadu ke Polres Karangasem, Minggu (3/7) kemarin. Mereka terpaksa membongkar praktik suapnya sendiri untuk menjadikan anaknya tenaga kontrak, lantaran sang broker tak kunjung bisa menepati janjinya. Salah satu pelapor, Haji Badilah, mengaku harus mengeluarkan uang Rp 25 juta kepada seorang calo tenaga kontrak yang mengaku orang dekat Bupati Mas Sumatri tersebut. Dia diketahui berinitial MS, mantan sopir Bupati Mas Sumatri saat menjadi legislator di DPRD Karangasem. Haji Badilah mengaku ingin menjadikan dua anaknya sebagai tenaga kontrak di instansi pemerintahan Karangasem, dengan uang suap masing-masing Rp 10 juta dan Rp 15 juta. “Uang itu saya letakkan jadi
satu di dalam map lamaran pekerjaan anak saya. Katanya itu untuk pimpinan di instansi pemerintahan yang akan disodorkan lamaran kerja,” kata Haji Badilah saat ditemui di Mapolres Karangasem, Minggu (3/7) kemarin. Haji Badilah asal Kampung Bangras ini mengaku percaya, karena MS dulu memang dekat dengan Mas Sumatri. Bahkan dia tahu kalau MS ini masuk dalam lingkaran tim pemenangan Mas Sumatri saat Pilkada Karangasem. Setelah menyerahkan lamaran dan uang suap, calo tenaga kontrak yang juga dikenal sebagai pengurus PAC salah satu partai politik di Kecamatan Manggis itu sempat menjanjikan akan memberi kepastian sejak Maret lalu. Kemudian diundur, April hingga Mei. Tapi hingga lewat waktunya, anaknya tak kunjung mem-
peroleh kepastian. Malah ketika dicari ke tempat kontrakannya di Lingkungan Karanglangko, Amlapura, ternyata terlapor sudah tidak tinggal di sana lagi. Setelah memastikan hal itu penipuan, Haji Badilah lantas mengajak tujuh korban lainnya mengadu ke Polres Karangasem. Tujuh korban lainnya juga samasama dari Kampung Bangras. Mereka antara lain Mastur, Faisal, Syahrudin, Abdurahman, Sri Mulyani, Hamidin dan Jumanah. Para korban ini ingin mendaftarkan anaknya menjadi tenaga kontrak. Nominal uang yang diserahkan agar bisa lolos menjadi tenaga kontrak ternyata bervariasi. Mulai dari Rp 8 juta, Rp 10 juta, Rp 15 juta sampai Rp 20 juta. Total dari delapan korban, pelaku penipuan ini total mengantongi uang suap Rp 122 juta. Seluruhnya ada
tanda bukti kwitansi pembayaran. “Selain uang Rp 25 juta, saya juga menyerahkan uang tanpa kwitansi Rp 4,5 juta. Katanya biar lebih cepat diurus. Saya ingin seluruh uang saya kembali, karena itu uang hasil pinjam sama saudara,” ujar Haji Badilah. Sama dengan Badilah, tujuh korban lainnya asal Kampung Bangras juga berharap hal serupa. Mereka mengaku telah tertipu karena terlalu percaya dengan terlapor. Sebab, selama ini Kampung Bangras telah memberikan lebih dari 90 persen suara saat pilkada kepada Mas Sumatri. Para korban ini mengira perekrutan tenaga kontrak ini sebagai balasan atas dukungan penuh warga Kampung Bangras saat itu. “Saat menemui saya, dia mengaku mendapat jatah 13 tenaga kontrak. Kemudian dia menawarkan saya untuk bisa anak saya diangkat dan minta sejumlah uang,” ujar Mastur. Selain beraksi di Kampung Bangras, ternyata terlapor juga ramai diinformasikan melakukan hal serupa di
sejumlah desa di Kecamatan Kubu. Bahkan, lantaran tak tepat janji, beberapa korban dari Kubu sempat mendatangi rumah kontrakan terlapor dan menyita mobilnya. Kabar ini dibenarkan beberapa korban dari Kampung Bangras yang sempat melihat kejadian itu. “Mobilnya disita karena tak bisa mengembalikan uangnya. Di sana tidak jadi ribut, karena beberapa korban lain uangnya dikembalikan,” imbuh Mastur. Hingga berita ini ditulis, terlapor belum berhasil dimintai konfirmasi terkait laporan warga terhadapnya. Sejak hal ini dipersoalkan, terlapor makin sulit dihubungi dan ditemui para korbannya. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Komang Orta memastikan sudah menerima laporan para korban. Total kerugian mereka mencapai Rp 122 juta. Setelah menerima laporan, pihaknya memastikan akan melakukan lidik terhadap persoalan ini. Termasuk melakukan klarifikasi terhadap terlapor. (kmb31)
Bupati Mas Sumatri ”Ngaturang Panyineban” di Pura Alas Purwo BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri dan rombongan ngaturang bhakti panyineban di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Sabtu (2/7) malam, terkait pujawali di pura itu. Selepas pamuspaan, Bupati Mas mengatakan persembahyangan itu sebagai wujud sradha bhakti umat Hindu. Dikatakan, umat menyampaikan rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas karunia yang diberikan. Umat mendoakan terciptanya kerahayuan jagat agar terhindar dari kali sengara lara roga, seperti bencana alam serta berbagai bentuk penderitaan duniawi, serta mensucikan bhuana agung dan bhuana alit agar senantiasa diberikan karunia-Nya kepada umat manusia. “Kegiatan bhakti panganyar dan panyineban dengan pamuspaan bersama ini sangat bermanfaat selain mendoakan juga untuk meningkatkan sradha bakti kita kepada Sang Pencipta serta sebagai wujud bakti umat kehadapan Ida Bhatara dan Bhatari, utamanya Ida Bhatara dan Bhatari yang ber-stana di Pura Luhur Giri Selaka Alas Purwo Banyuwangi, serta diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan dan kerahayuan jagat serta memberikan kedamaian bagi masyarakat Bali umumnya dan masyarakat Karangasem khususnya,” ujarnya.
Seusai pamuspaan bersama, Bupati Mas Sumatri menghaturkan sarin canang Rp 15 juta, yang diterima pemangku pura setempat, Jero Mangku Suparno. Jero mangku Suparno menyampaikan, serangkaian karya pujawali di pura tiap enam bulan, banyak umat pedek tangkil ke sana. Mereka umumnya sekalian ngaturang pakemit. Tirtayatra dalam rangka ngaturang bhakti panganyar umat Hindu dari Karangasem difasilitasi Bagian Kesra Setda Karangasem, dipimpin langsung Bupati Sumatri dan Wabup I Wayan Artha Dipa serta didampingi Sekda I Gde Adnya Mulyadi, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala SKPD beserta staf. Bhakti panganyar panyineban diawali menghaturkan bebantenan. Di pelataran pura ini pamedek dari kabupaten/kota dari Bali melaksanakan pamuspaan secara bertahap. Bupati Karangasem dan rombongan berbaur dengan masyarakat melaksanakan pamuspaan. Persembahyangan pamedek dari Karangasem berlangsung khusyuk di-puput Ida Pedanda Gede Pinatih Pasuruan, Geriya Tengah Jungutan Karangasem. Prosesi ini juga diiringi berbagai tari wali dari sejumlah seniman, serta ditutup dengan Tari Topeng Sidakarya. Plt. Kabag Kesra Setda Karangasem I Wayan Sutris-
na mengatakan, kegiatan ngaturang bhakti panganyar panyineban itu merupakan rangkaian kewajiban Pemkab Karangasem dalam memperkokoh spiritual umat melalui pelaksanaan agamanya. (ad092) SARIN CANANG Bupati Mas Sumatri menyerahkan sarin canang diterima Jero Mangku Suparno.
TABANAN
14
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Poliklinik BRSUD Hanya Libur Dua Hari Tabanan (Bali Post) – Cuti bersama tidak berlaku untuk layanan di BRSUD Tabanan. Poliklinik atau layanan rawat jalan hanya tutup selama dua hari atau berdasarkan tanggal merah, yaitu Rabu (5/7) dan Kamis (6/7) nanti. Di luar itu poliklinik BRSUD Tabanan buka seperti biasa. Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila menyatakan karena tidak mengambil cuti bersama, pelayanan di poliklinik tetap buka Senin (4/7) ini. ‘’Hanya libur saat tanggal merah,’’ ujarnya, Minggu (3/7) kemarin. Meski layanan rawat jalan libur pada tanggal merah, masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan karena IRD dibuka 24 jam. BRSUD Tabanan telah menyiapkan tenaga medis dan keperawatan onsite dan oncall jika diperlukan serta menyediaan bahan medis dan nonmedis. Hal ini dilakukan karena kantor lain dan perusahaan terkait tutup selama satu minggu. ‘’Sudah kami siapkan dan cukup untuk delapan hari ke depan,’’ tegasnya. Libur panjang juga tidak mempengaruhi layanan cuci darah di BRSUD Tabanan. Pihak BRSUD telah mengatur jadwal cuci darah bagi pasien yang mendapatkan jadwal pada tanggal merah. ‘’Layanan cuci darah terus berjalan. Pegawainya yang kami atur liburnya,’’ tambahnya. (kmb24)
MULUS - Ruas jalan Pucuk-Gadungan, Seltim, yang dulunya rusak parah kini sudah mulus setelah diperbaiki pada anggaran 2016.
PU Tuntaskan Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan
Tabanan (Bali Post) –
Bali Post/kmb24
POLIKLINIK - Pasien menunggu layanan di Poliklinik BRSUD Tabanan. Layanan poliklinik tetap buka, Senin (4/6) ini.
Diperpanjang, Pendaftaran Calon Direksi Perusda
Tabanan (Bali Post) – Meski pendaftaran calon direksi perusahaan daerah (perusda) telah diperpanjang sampai tahap dua, rupanya minat pendaftar masih minim. Terbukti, hanya tiga orang yang mendaftar hingga Jumat (1/7) lalu. Untuk itu, Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Prof. Dr. Wayan Gede Supartha masih memberikan kesempatan kepada masyarakat luas yang ingin bergabung. “Kami perpanjang sampai usai Lebaran. Jika ada yang ingin bergabung, kami masih beri kesempatan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi dan Pengendalian Pembangunan Setda Tabanan Gusti Ngurah Alit mengatakan, persyaratan calon tidak berubah, karena sudah diamanatkan oleh perda. Calon direksi perusda yang dicari oleh tim pansel, yakni minimal S1, mempunyai pengalaman kerja minimal lima tahun dalam mengelola perusahaan yang dibuktikan referensi dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik, serta membuat dan menyajikan proposal tentang visi dan misi Perusda Dharma Shantika dengan batas usia paling tinggi 52 tahun. Pansel akan mengawali tugasnya dengan melakukan seleksi kelengkapan administrasi. Setelah dinyatakan lolos barulah melangkah ke pelaksanaan testing meliputi tes kompetensi teknis/tulis, penyampaian visi dan misi, tes potensi/tertulis, dan tes wawancara. “Dari hasil tes ini nantinya tim pansel akan menentukan tiga nama untuk diajukan sebagai calon direksi oleh bupati ke DPRD,” jelas Supartha. Jika sudah ada calon direksi yang ditetapkan dengan surat keputusan bupati, barulah digelontorkan penyertaan modal Rp 10 miliar. Satu tahun setelah direksi terbentuk selanjutnya melangkah ke pendirian PT sesuai dengan komitmen awal. Dengan berbentuk PT diharapkan ke depan perusahaan daerah ini bisa memberikan kesempatan pada masyarakat untuk bergabung dan proses kontrol akan lebih profesional. (kmb28)
Infrastruktur selama ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Tabanan. Pasalnya, PAD kabupaten ini sangat kecil dibandingkan dengan jumlah ruas jalan yang rusak. Oleh karena itu, pemkab menerapkan skala prioritas terkait upaya penanganan masalah jalan rusak.
Dari data Dinas PU Tabanan, perbaikan jalan telah selesai dilakukan di tiga kecamatan. Di Kecamatan Selemadeg Timur ruas jalan Pucuk-Gadungan sepanjang 1,8 kilometer dan ruas jalan Gadungan-Gempinis sepanjang 2,7 kilometer. Kedua ruas ini merupakan akses utama menuju Monumen Markas Besar OemoemMunduk Malang yang selama ini kerap dikeluhkan sejumlah veteran setiap menghadiri peringatan hari jadi MBO Munduk Malang. Selanjutnya ruas jalan MegatiBeraban sepanjang 4,7 kilometer. Perbaikan berikutnya di Kecamatan Tabanan pada ruas
jalan Perumnas Bukit Sanggulan sepanjang 1,4 kilometer dan di Kecamatan Marga pada ruas jalan Pengembungan-Marga sepanjang 2,5 kilometer. Ruas jalan yang sudah diperbaiki itu mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitarnya. Beberapa di antaranya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya. Sudarma, warga Pucuk, Selemadeg Timur yang sedang beraktivitas di pinggir jalan Pucuk-Ga-
”Support” Pengamanan
dungan mengatakan, sejak jalan menuju monumen MBO-Munduk Malang diperbaiki, akses lalu lintas menjadi lebih lancar. Padahal sebelumnya jalan itu rusak parah dan penuh lubang, sehingga sangat menyulitkan pengendara yang melintas. ‘’Belum lagi saat musim kering, abu beterbangan. Sekarang kalau perlu apa-apa atau ada urusan ke Gadungan jadi lancar,” tandasnya, Minggu (3/7) kemarin. Hal yang sama dituturkan Rai Sugiono, pedagang di pinggir Jalan Perumnas Bukit Sanggulan. Akses lalu lintas yang mulai lancar bisa menghemat air saat musim kering, karena tidak lagi harus menyiram permukaan jalan agar abu tidak beterbangan. “Dulu harus sering disiram pakai air supaya abunya tidak terbang,” ungkapnya. Rai berharap perbaikan jalan
SEJAK dikukuhkan Februari 2014 silam, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Bali Chapter Tabanan telah banyak melakukan hal-hal positif. Kumpulan pencinta dan penggemar otomotif pabrikan Jepang ini tidak hanya melakukan aksi bernuansa spiritual, tetapi juga kegiatan sosial. Seperti Sabtu (2/7), didukung penuh oleh perwakilan pengurus TLCI Bali, puluhan anggota TLCI melaksanakan aksi sosial berupa penyerahan bingkisan kepada petugas kepolisian di sejumlah pos pengamanan. Kegiatan ini menyasar jalur arus mudik dari Bypass Soekarno, Kediri, hingga pos pengamanan di Soka dan Selabih. Putra Gede, Koordinator TLCI Tabanan, mengatakan pemberian bingkisan kepada aparat kepolisian yang tengah bertugas melakukan pengamanan arus mudik Operasi Ramadaniya merupakan gagasan pertama kali. Aksi sosial yang dilaksanakan pihaknya selama
ini mengarah ke panti asuhan dan tirtayatra ke sejumlah tempat. “Ide ini muncul untuk pertama kalinya dan kami mendapat respons dari pengurus TLCI Bali,” ujarnya. Sekjen TLCI Bali Komang Ria Sutriawan didampingi Koordinator Kegiatan yang kerap disapa Boboho menjelaskan, selain serangkaian peringatan HUT Bhayangkara, pemberian bingkisan kepada aparat kepolisian yang tengah bertugas dalam pengamanan arus mudik Lebaran ini juga bentuk motivasi agar dalam melaksanakan tugasnya tetap bersemangat serta hubungan antara anggota TLCI, polisi, dan umat muslim terus terjaga baik. “Jangan dilihat isinya, tapi niat dan ketulusan kami yang benarbenar ingin membantu memberikan support dan motivasi bagi aparat kepolisian dalam mengemban tugasnya mengamankan para pemudik sampai di kampung halaman dengan selamat,” ucapnya. TLCI sebagai wadah para pen-
cinta kendaraan Toyota Land Cruiser selalu berupaya menghilangkan kesan sebagai kendaraan yang sangar dan arogan, menjadi kendaraan keluarga yang santun. Oleh karenanya, dalam acara yang rutin dilakukan baik itu kegiatan sosial, spiritual, maupun kumpul-kumpul para anggota dalam ajang camping, TLCI selalu melibatkan keluarga. “Kami berupaya mengembalikan fungsi kendaraan ini sebagai kendaraan keluarga, jadi tidak terkesan gagah-gagahan,” imbuhnya. Sutriawan menjelaskan, TLCI terbentuk dari hobi penggemar kendaraan tua dan menjaga warisan kehebatan teknologi, agar tidak hancur dan musnah, meski ada yang masih original atau sudah dimodif modern. Tidak hanya kumpul sharing tentang kondisi kendaraan, anggota TLCI juga kerap melakukan kegiatan tirtayatra di sejumlah pura di Bali hingga luar daerah seperti Candi Ceto Solo. (ad094)
Prioritaskan Tempat Ibadah
Saya harap Pemerintah Provinsi Bali memberikan perhatian lebih atau skala prioritas terhadap perbaikan atau pembuatan tempat ibadah bagi umat Hindu. Seperti di Lombok, pemda di sana memberikan skala prioritas rutin untuk pembangunan dan perbaikan tempat ibadah Muslim. Saya harap Pemprov Bali berbuat hal yang sama. Suardana, Tabanan
Telepon Penting
Polres Tabanan
0361-812519
Polsek Kediri
0361-812280
Polsek Marga
0361-8946155
Polsek Kerambitan
0361-8943991
Polsek Selemadeg
0361-8943669
Polsek Pupuan
0362-71110
Polsek Penebel
0361-819194
Polsek Baturiti
0368-21110
Polsek Selemadeg Timur
0361-8509985
Pemadam Kebakaran
0361-812113
BPBD
0361-7809054
PDAM
0361-9311213,
0361-9311706
BRSU Tabanan
0361-811027
UGD BRSU Tabanan
0361-819810
RS Kasih Ibu
0361-3005757
Puskesmas Tabanan I
0361-814102
Puskesmas Tabanan II
0361-810650
Puskesmas Tabanan III
0361-815049
Puskesmas Kerambitan I
0361-8943982
Puskesmas Kerambitan II
0361-814027
Puskesmas Selemadeg
0361-8943636
Puskesmas Selbar
0361-815181
Puskesmas Pupuan I
0362-71233
Puskesmas Pupuan II
08113856736
dilakukan secara merata. Sebab, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di wilayah Perumahan Bukit Sanggulan. “Di utara yang tembus ke arah Alas Kedaton juga masih rusak. Akan bagus kalau perbaikannya dilakukan secara merata, biar tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” ujarnya. Manfaat perbaikan jalan juga dirasakan beberapa warga lainnya dari luar Tabanan. I Ketut Wirawan, pedagang ikan dari Jem-
brana yang sering berjualan di Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, dijumpai di dekat Balai Banjar Batan Buah, menyatakan sejak jalan tersebut diperbaiki, setiap sudut desa bisa dijangkaunya dengan mudah. “Saya jualan di sini sejak 1995. Sebelumnya kondisi jalan memang parah. Sampai-sampai batu dacin (timbangan) saya sempat hilang akibat goncangan. Sekarang sudah cukup bagus dan tidak ada abu lagi,” tuturnya. (kmb28)
TLCI Serahkan Bingkisan pada Polisi
Suara Tabanan
tabanan
Bali Post/kmb28
BINGKISAN - Keluarga besar TLCI memberikan bingkisan kepada sejumlah aparat kepolisian yang tengah berjaga di pos-pos arus mudik.
Bali Post/kmb24
VAKSIN – Petugas dari Dinas Peternakan Tabanan melaksanakan vaksinasi anjing, Minggu (3/7) kemarin.
Disnak Vaksinasi Anjing Tiap Minggu
Tabanan (Bali Post) Untuk mencapai Bali bebas rabies, Dinas Peternakan Tabanan menggelar vaksinasi di luar jadwal vaksinasi massal. Vaksinasi dilakukan rutin setiap Minggu mulai Minggu (3/7) kemarin di Lapangan Dangin Carik, Jalan Pahlawan, dan Banjar Dajan Peken, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan. Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio mengharapkan vaksinasi rutin setiap Minggu ini bisa menyasar anjing yang tidak sempat divaksin pemiliknya saat jadwal vaksinasi massal di banjarnya. Vaksinasi massal menyasar 817 banjar yang tersebar di 133 desa. Namun, tidak semua anjing peliharaan bisa divaksin akibat pemilik tidak sempat datang ke banjar setempat pada hari vaksinasi dengan berbagai alasan. Jadi, vaksinasi yang digelar rutin setiap Minggu menyasar anjing peliharaan yang tidak sempat tervaksin pada kegiatan vaksinasi missal. ‘’Sengaja dilakukan hari libur sehingga masyarakat tidak sibuk dan tidak bekerja. Ini akan terus dilakukan hingga Bali dinyatakan bebas rabies,’’ jelas Kotio. Disnak Tabanan mendapatkan bantuan 50.000 vaksin dari Disnak Provinsi Bali. Kasus gigitan anjing positif rabies di Tabanan pada 2016 ini menurun dibandingkan tahun lalu. Tahun 2015 tercatat rata-rata lima orang per bulan atau kurang lebih 60 orang, sedangkan hingga Juni 2016 terjadi 19 kasus. Adanya kasus gigitan positif artinya masih ada anjing rabies yang berkeliaran dan menularkan virus di Tabanan. Untuk itu, melakukan vaksinasi rutin pada anjing peliharaan sangatlah penting. ‘’Vaksin ini harus diulang setahun sekali,’’ ujarnya. Vaksin yang diberikan pada anjing tidak dikenakan biaya. Oleh karenanya masyarakat diminta jangan enggan membawa anjingnya untuk divaksin. ‘’Bisa dibawa ke Dinas Peternakan jika anjingnya tidak sempat divaksin pada vaksinasi massal,’’ katanya. Kotio juga mengimbau masyarakat agar tidak meliarkan anjingnya. Sebab, anjing yang dilepas masih ada potensi terinfeksi virus dari anjing liar meski sudah divaksin. (kmb24)
Warung Global
KPK Mesti Intensifkan OTT
MESTINYA panitera menegakkan hukum, tetapi malah tertangkap KPK. Ini harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Mahayadi di Ungasan mengutarakan ini mengomentari topik ‘’OTT KPK Terhadap Panitera’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Sabtu (2/7). Menurut Mahayadi, satu per satu pejabat terjerat OTT KPK. Seakan para pejabat dan petinggi pemerintah kalau tidak korupsi tidak bisa makan. Para pejabat serakah makan uang rakyat. KPK harus terus mengintensifkan pelaksanakan OTT sesuai dengan standar.
Hal ini sudah sering terjadi. Seolah ada pembiaran terhadap hal ini. Mungkin masih ada pejabat yang terindikasi korupsi, namun masih menunggu waktu ditangkap. Untuk itu, Ugi di Kediri minta ada tindakan pencegahan. Harus dicarikan jalan keluar agar tidak
terjadi lagi hal seperti ini. Upaya pencegahan korupsi di Indonesia bisa dilakukan melalui upaya perbaikan totalitas sistem ketatanegaraan dan penanaman nilai-nilai antikorupsi, baik di pemerintahan tingkat pusat maupun daerah. Arya di Denpasar berpendapat, korupsi merupakan kejahatan luar biasa, maka hukum yang diberlakukan untuk pelakunya juga harus luar biasa, yakni dihukum mati seperti bandar narkoba. DPR tidak mau membuat UU antikorupsi dengan hukuman mati karena takut merekalah yang nantinya kena hukuman tersebut. Pelanggar hukum harus ditindak tegas. Banyak kemunafikan yang dilakukan pejabat seperti halnya
penjahat. Selama tidak ditindak tegas maka akan ada lagi yang ditangkap KPK karena tidak ada efek jera. Koruptor harus ditahan di Nusa Kambangan, bukan di Suka Miskin. Proses hukum dilanggar penegak hukum. Banyak kasus hukum di pengadilan bisa dibeli dengan uang. Kita tidak bisa berbuat banyak di hadapan hukum kalau tidak mempunyai uang. Oleh karena itu, Gede Biasa di Denpasar mengharapkan hukum ditegakkan dan koruptor ditindak tegas agar pelanggaran tidak terjadi lagi sehingga masyarakat merasakan adanya keadilan. Kalau hukum tidak tegas, sampai kapan pun kejadian seperti ini akan terus
terulang karena membela yang membayar dan tidak ada efek jera. Bhaskara di Tabanan menilai korupsi membawa pengaruh yang begitu besar terhadap kelangsungan hidup rakyat, sedangkan pelakunya seenaknya merampas uang rakyat. Pemerintah supaya mencari penyelesaian masalah ini. Pemberantasan korupsi tidak hanya bagaimana menangkap pelakunya, tetapi juga bagaimana mencegah agar tidak terulang. Perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi. Hukum yang tegas diperlukan untuk menjerat para koruptor. (dika)
15
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Buffon Tak Menyesal Bordeaux ‘’Tak ada yang perlu disesali.’’ Demikian ucapan kiper veteran Gianlugi Buffon setelah Italia tersingkir dari Piala Eropa 2016, Minggu (3/7) kemarin.
Gianlugi Buffon
BP/ap
Buffon meninggalkan lapangan dengan airmata mengalir di pipinya. Kiper
berusia 38 tahun itu masih tidak percaya timnya kalah oleh juara dunia Jerman setelah dilakukan 18 kali tendangan penalti. ‘’Air mata ini adalah kekecewaanku. Ini pengalaman ajaib yang membangkitkan sesuatu dalam diri kami semua dan fans tentunya. Tapi itu mencapai tahap akhir,’’ ungkap Buffon setelah langkah Italia di babak perempatfinal dihentikan Jerman lewat adu penalti 5-6 di Bordeaux. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Italia potensial melupakan dua kali kegagalan adu penalti di Piala Dunia. Bahkan tim Azzurri potensial meraih tiket ke empat besar meski penendang pertama Graziano Pelle gagal membuahkan skor karena tembakannya melebar. ‘’Ini memalukan. Jika sebuah tim gagal di tiga dari lima penendang pertama, dan anda belum juga memenangkan pertandingan, kondisinya akan rumit,’’ jelas kiper Juventus itu. Dan demikianlah yang terjadi. Set-
Krychowiak Ikuti Jejak Emery
elah Thomas Mueller, Mesut Oziel dan Bastian Schweinsteiger gagal, Italia juga melakukan kesalahan serupa ketika Simone Saza, Graziano Pelle dan Leonardo Bonucci tak mampu menaklukkan kiper Jerman Manuel Neuer. ‘’Kami tak ingin meninggalkan turnamen ini dengan penyesalan dan demikianlah yang k a m i lakukan. Kami ingin fans tetap bangga dan kami minta maaf atas k ek a lahan ini,’’ tambahnya. Pertandingan di Bordeaux ini menjadi laga terakhir y a n g dipimpin pelatih Antonio Conte. Mantan pelatih Juventus itu selanjutnya menangani klub Liga Inggris, Chelsea. Sementara Buffon menegaskan kekalahan itu tidak menghentikan kariernya di laga internasional. Meski penggantinya Gianluigi Donnarumma, kiper berusia 17 tahun dari AC Milan, telah siap menerima tongkat estafet. (kmb39/afp)
Tak Ingin Ditaklukkan Bonucci
Bordeaux Italia seharusnya bisa memenangkan pertandingan bila Leonardo Bonucci sukses melakukan penalti kelima. Tetapi kiper Jerman Manuel Neuer telah berjanji pada dirinya sendiri tak akan ditaklukkan oleh pemain yang sama bila melakukan dua kali penalti. Leonardo Bonucci menaklukkan Neuer dari titik putih pada menit ke78 di waktu normal yang menyamakan skor 1-1. Pertandingan perempatfinal ini kemudian ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim tak mampu mencetak
skor di babak tambahan. Bonucci ditunjuk sebagai penendang kelima saat skor imbang 2-2 dan Italia memiliki satu kesempatan terakhir dalam adu penalti. “Saya tidak pernah punya pengalaman adu penalti seperti itu sebelumnya. Dua penendang (Graziano Pelle dan Simone Saza) bisa saya hentikan dan lainnya meluncur ke tengah gawang,” ujar Neuer usai pertandingan, Minggu (3/7) kemarin. “Saya tidak menginginkan Bonucci mencetak penalti dua kali. Jadi saya
harus menghentikan penaltinya,” tambah Neuer yang bergerak tepat ke sisi kanan untuk menepis tembakan Bonucci. Puncaknya adalah saat dia menghentikan tembakan Mattheo Darmian dengan bergerak ke sisi kanan. Sedangkan rivalnya kiper Italia Gianlugi Buffon, sebenarnya sudah tepat menjatuhkan diri ke kanan saat hendak menghentikan penalti ke-9 Jerman. Namun tangannya terlalu lemah untuk menepis tembakan Jonas Hector hingga Jerman akhirnya menang 6-5. (kmb39/afp)
Bali Post/ap
PENALTI - Kiper Jerman Manuel Neuer menghentikan penalti Leonardo Bonucci dari Italia pada drama adu penalti babak perempatfinal Piala Eropa, Minggu (3/7) kemarin.
Paris P o landia gagal ke putaran perempatfinal Piala Eropa 2016 setelah ditundukkan Portugal lewat adu penalti. Namun salah satu pemainnya mulai memetik hasil setelah turnamen ini. Gelandang Grzegors Krychowiak, Minggu (3/7) kemarin menandatangani kontrak lima tahun dengan Paris Saint Germain (PSG). Pemain berusia 26 tahun itu ikut memperkuat Polandia pada Piala Eropa. Sayangnya perjalanan timnya hanya sampai babak perempatfinal. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Polandia harus mengakui keunggulan Cristiano Ronaldo dkk. 3-5 lewat adu penalti. Krychowiak bergabung dengan PSG dari klub Spanyol, Sevilla. Ia mengikuti jejak pelatih Unai Emery yang sebelumnya juga direkrut PSG dari Sevilla. Namun, PSG tidak menyebutkan Bali Post/ap
Pemain timnas Polandia Grzegorz Krychowiak.
nilai transfer yang diperkirakan mencapai 25 juta euro (27,9 juta dolar AS), menurut media Spanyol. Krychowiak mengawali karier di akademi sepak bola remaja di Girondins Bordeaux dan pernah bermain untuk klub Prancis Stade Reims dan Nantes sebelum bergabung dengan Sevilla pada 2014. Bersama Sevilla, ia turut memenangi dua gelar berturut-turut Liga Eropa bersama klub Spanyol tersebut. Krychowiak menjadi pemain PSG kedua yang menandatangani kontrak di bawah Emery setelah gelandang serang Hatem Ben Arfa yang bergabung dari klub liga Prancis Nice melalui kontrak dua tahun. Emery menggantikan pelatih Laurent Blanc yang mengundurkan diri dua pekan lalu. “Saya sangat bangga bisa kembali ke Prancis dan mamakai warna kaos klub ambisius seperti Paris Saint Germain ini,” kata Krychowiak. “Bisa terus bekerja bersama Unai Emery merupakan faktor utama keputusan saya,” tambahnya. (kmb39/afp/ant)
Messi Diminta Kembali ke Timnas
Buenos Aires Ratusan warga berunjuk rasa di pusat kota Buenos Aires, Minggu (3/7) kemarin. Mereka meminta agar Lionel Messi tidak meninggalkan timnas Argentina menyusul pengunduran dirinya setelah kegagalan di Copa America Centenario. Peraih lima trofi Pemain Terbaik Dunia, gagal total saat tampil di final Copa America 2007, 2015 dan 2016 serta Piala Dunia 2014. Pada final Copa
America Centenario melawan Chile, Messi gagal memasukkan tembakan penalti dan Argentina akhirnya kalah. Di bangku pinggir lapangan, penyerang Barcelona itu beruruai air mata. “Saya memikirkan hal ini. Berakhir sudah penampilan saya di timnas,” katanya kepada wartawan seusai pertandingan. Namun kegundahan Messi ditolak publik. Bahkan Presiden Mauricio Macri dan legen-
da sepak bola Diego Maradona turut hadir dalam aksi di depan monumen Obelisco di Buenos Aires untuk meminta kembali memperkuat tim Tango. Usai kekalahan melawan Chile, skuad Argentina pulang dan Messi langsung menuju kampung halamannya di Rosario. Ia melanjutkan jeda musim ini dengan berlibur di Bahama, sementara pendukungnya menunggu pernyataan darinya. (kmb39/rtr)
Bale-Ronaldo Lupakan Sejenak Persahabatan Dinard, Prancis Duel antara Wales vs Portugal di babak semifinal Piala Eropa 2016 mempertemukan dua pemain di klub Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Kedua sosok yang sama-sama diakui keandalannya dalam menggiring atau menendang bola itu akan melupakan pertemanan mereka demi tiket menuju final. Pelatih Wales Chris Coleman, Minggu (3/7) kemarin menyatakan pertandingan itu akan ditentukan banyak faktor. Namun publik akan menyorot pemain bernomor punggu 11 di Wales yakni Bale dan No.7 di Portugal: Ronaldo. ‘’Mereka pemain terbaik di planet ini. Kedua tim juga faham apa yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini. Jadi semua hubungan persahabatan ditunda dulu sampai akhir pertandingan. Ini masalah kami berhadapan dengan mereka,’’ ujar Coleman jelang laga semifinal di Lyon mendatang.
Wales melaju ke babak empat besar dengan menjungkalkan tim penuh Bintang Belgia 3-1 di Lille. Ini menjadi prestasi terbaik the Dragon di mana sejauh ini Bale telah menghasilkan tiga gol dan bercokol di papan atas pencetak gol terbanyak bersama Antonie Griezzman dari Prancis. Bale yang berusia 26 tahun, menjadi motor serangan Wales kendati tidak menghasilkan gol pada laga melawan Belgia itu. Sedangkan Ronaldo (31) juga mulai menampakkan ketajamannya dengan koleksi 2 gol di turnamen ini. Ronaldo tak bisa dimungkiri dengan ambisinya meraih trofi FIFA Ballon d’Or yang sebelumnya pernah dimenangkannya tiga kali. Tetapi Coleman yakin Bale tak memiliki motivasi serupa . ‘’Saya yakin, ini tidak ada dalam pemikiran Bale,’’ ujar Coleman yang meyakini Bale lebih mengutamakan tim dibandingkan prestasi pribadi. (kmb39/afp)
Rivalitas Hamilton - Rosberg Kembali Memanas Spielberg Persaingan antara juara dunia Formula 1 Lewis Hamilton dan rekan setimnya Nico Rosberg kembali memanas setelah insiden di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (3/7) kemarin. Hamilton menjuarai seri ini setelah terlibat insiden dengan Rosberg di lap terakhir. Insiden senggolan itu terjadi di tikungan kedua. Rosberg memaksa Hamilton meminggirkan mobilnya hingga keluar trek. Tetapi Hamilton mampu kembali dan persaingan menuju garis finis itu kemudian diwarnai dengan senggolan. Rosberg yang menuju garis akhir dengan sayap depan dalam kondisi rusak, menempati peringkat ke-4. Sementara pembalap muda Belanda Max Verstappen (Red Bull) di posisi kedua diikuti Kimi Raikkonen (Ferrari). ‘’Saya tidak percaya akan hal ini,’’ jelas Rosberg yang menuduh Hamilton menutup laju mobilnya dan menyebabkan insiden tabrakan itu. Hasil ini mengantarkan Hamilton mendekati Rosberg di puncak klasemen dengan selisih 11 poin saja. Balapan musim ini yang terdiri dari 21 seri, kini menyisikan 12 kali lagi. Hamilton tidak sepakat dengan pendapat rekannya itu. Ia merasa tidak bersalah dan bukan menjadi penyebab kecelakaan yang mendimpa Rosberg. ‘’Saya berada di sisi luar, bukan saya yang menyebabkan kecelakaan itu,’’ kata Hamilton yang kini memenangkan tiga seri musim ini, sedangkan Rosberg lima kali. Insiden ini akan ditindaklanjuti oleh pengawas lomba yang menyelidiki aksi Rosberg. Pembalap Jerman itu akan dimintai keterangan tentang tabrakan
itu dan tidak berhenti meski mobilnya mengalami kerusakan. Bos Mercedes Toto Wolff menggambarkan insiden itu sebagai ‘’tak berotak’’ tanpa menunjuk siapa yang dimaksud. Tapi tim Mercedes melaporkan bahwa Rosberg mengalami masalah pada sistem pengereman dan dalam kondisi passive mode menjelang akhir balapan saat Hamilton memangkas jarak dan mendekati dia. Saat Hamilton menaiki podium untuk
menerima trofi kemenangan, penonton pun mengejek dia dengan suitan dan cemoohan. ‘’Ini bukan masalah bagi saya, ini masalah mereka,’’ katanya mengomentari ejekan penonton. Kemenangan Hamilton yang memulai lomba dari posisi terdepan, menjadikan negara Inggris mengoleksi 250 kemenangan di balapan ini sejak 1950. Bagi Hamilton sendiri ini menjadi kemenangan ke-46 sepanjang kariernya.
Pembalap Australia Daniel Ricciardo (Red Bull) menempati posisi kelima dan Jenson Button (McLaren) di tempat keenam. Menyusul kelompoak 10 besar adalah Romain Grosjean (Haas), Carlos Sainz (Toro Rosso) dan Valtteri Bottas (Williams). Tim Manor akhirnya mendapat poin melalui rookie Jerman Pascal Wehrlein yang menempati posisi ke-10. Ini menjadi poin pertama musim ini bagi Manor. (kmb39/rtr)
hasil 1.Lewis Hamilton (Mercedes) 1:27:38,107 2.Max Verstappen (Red Bull) +00:05,719 3.Kimi Raikkonen (Ferrari) 00:06,024 4.Nico Rosberg (Mercedes) 00:16,710 5.Daniel Ricciardo (Red Bull) 00:30,981 6.Jenson Button (McLaren) 00:37,706 7.Romain Grosjean (Haas) 00:44,668 8.Carlos Sainz Jr (Toro Rosso) 00:47,400 9.Valtteri Bottas (Williams) 1 lap 10.Pascal Wehrlein (Manor) 1 lap Klasemen Pembalap 1. Nico Rosberg (Jerman) 153 poin 2. Lewis Hamilton (Inggris) 142 poin 3. Sebastian Vettel (Jerman) 96 poin 4. Kimi Raikkonen (Finlandia) 96 poin 5. Daniel Ricciardo (Australia) 88 poin 1. 2. 3. 4. 5.
Konstruktor Mercedes 295 poin Ferrari 192 poin Red Bull - TAG Heuer 168 poin Williams-Mercedes 92 poin Force India - Mercedes 59 poin
RUSAK - Pembalap Mercedes Nico Rosberg menyelesaikan lomba dengan sayap depan yang rusak akibat bersenggolan dengan rekan setimnya Leiws Hamilton pada Grand Prix Formula 1 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (3/7) kemarin. Bali Post/afp
OLAHRAGA
16
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Kelelahan, Del Potro Kandas di Putaran Ketiga
Ayu Gary Luna Maharani
Tetap Getol Berlatih PEBULUTANGKIS PON Bali Ayu Gary Luna Maharani mendapat libur Lebaran dari klubnya PB Djarum Kudus selama 10 hari, persisnya dari 1-10 Juli. Kesempatan ini pun tetap digunakan untuk getol berlatih. ‘’Saya tetap menjaga kondisi dengan berlatih sparring bersama kakak, Ngakan Gary Gemilang,’’ ungkap Ayu Gary saat berlatih di GOR Dharma Praja, Dalung, Minggu (3/7) kemarin. Ayu Gary direkrut PB Djarum bukan melalui jalur audisi, melainkan berdasarkan pemantauan. Dia mengisahkan, ketika dirinya duduk di bangku kelas SD, Ayu Gary mengusung bendera Pelatprov Bali, masuk final meladeni Goh Jin Wei (Malaysia) pada turnamen Piala Wali Kota Surabaya, International Series. ‘’Saya harus puas runner-up dan Goh Jin Wei baru-baru ini juara dunia junior (U-17) pada turnamen di Peru,’’ ungkap pebulu tangkis kelahiran Denpasar, 2 Januari 2000 ini. Ayu Gary sendiri ikut andil meloloskan tim bulu tangkis Bali ke PON. ‘’Saya turun ganda berpasangan dengan Made Deya Surya Saraswati,’’ ungkap putri kedua pasangan Ngakan Nyoman Suwetha dan Ni Wayan Sunadi ini. Pada ajang Porprov Bali di Buleleng 2015 lalu, Ayu Gary menyumbang 2 emas untuk Badung, di nomor beregu dan ganda bersama Made Deya Surya Saraswati. Ia pun mengakui jadwal latihan di klubnya sangat padat, dan tiap hari dari pukul 07.00-09.00, sore 15.00-18.00, atau 09.00-12.00 dan malam 18.00-21.00. ‘’Saya dilatih Wahyu Hartanto dan Rosaria. Kemungkinan saya tak bisa berlatih di Bali, bahkan saat PON langsung berangkat dari Kudus ke Jabar,’’ ucap siswi kelas II SMAK Kanisius Kudus, Jateng ini. Beberapa rekan di klubnya juga memperkuat daerahnya masing-masing. Prestasi Ayu Gary terakhir juara II junior pada kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya dan International Series, usai di laga pamungkas dikalahkan rekan setimnya Savitri. Ayu Gary juara III pada Sirkuit Nasional (Sirnas) di Pontianak. (nel)
London -
Juan Martin del Potro harus mengakhiri penampilannya di grans slam Wimbledon secara dini akibat kelelahan. Petenis Argentina itu, Minggu (3/7) kemarin terhenti langkahnya di putaran ketiga setelah ditundukkan rivalnya dari Prancis Lucas Pouille. Kelelahan fisik disebut-sebut sebagai penyebab kekalahan tersebut. Apalagi selama ini dia akrab dengan cedera dan operasi untuk memulihkan kondisi fisiknya. Pada pertandingan kemarin Poullie memerlukan empat set untuk menghabisi petenis jangkung itu dengan skor 6-7(4), 7-6(6), 7-5, 6-1. Di putaran keempat Poullie yang menempati unggulan 32 akan ditantang Bernard Tomic dari Australia. Del Potro yang untuk pertama kali tampil setelah absen t i g a tahun di turnamen lapangan tanah rumput ini, sempat memimpin di set pertama. Poullie merebut dua set b e r i ku t n y a dan pertandingan terpaksa dihentikan akibat penerangan lapangan yang kurang memadai. Sete keempat berlangsung cepat dan Potro tak bisa mengendalikan permainannya. Del Potro terakhir kali tampil di Wimbledon pada 2013. Ia sempat mencapai babak semifinal namun kalah akibat cedera pergelangan tangan. Pada laga kemarin, ia mengaku keha-
bisan tenaga setelah bermain empat set di putaran ketiga. “Seperti anda lihat, saya benar-benar lelah,” kata del Potro yang mengalahkan Stan Wawrinka di putaran ketiga dengan skor 3-6, 6-3, 7-6(2), 6-3. “Kemarin lebih buruk dibandingkan hari ini,” tambah juara AS Terbuka 2009 itu. “Badan saya sakit di mana-mana. Saya pikir itu normal karena yang saya hadapi adalah petenis sekelas Wawrinka. Saya harus tetap bekerja keras, karena di kemudian hari, saya harus siap menghadapi pertandingan-pertandingan dan dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan sekarang.” (kmb39/rtr) Hasil Putaran III Wimbledon Putra Richard Gasquet vs Albert Ramos 2-6, 7-6(5), 6-2, 6-3. Lucas Pouille vs Juan Martin Del Potro 6-7(4), 7-6(6), 7-5, 6-1. Putri Ekaterina Makarova vs Barbora Strycova 6-4, 6-2. Svetlana Kuznetsova vs Sloane Stephens 6-7(1), 6-2, 8-6. Serena Williams vs Annika Beck 6-3, 6-0. Elena Vesnina vs Julia Boserup 7-5, 7-5. Anastasia Pavlyuchenkova vs Timea Bacsinszky 6-3, 6-2. CoCo Vandeweghe vs Roberta Vinci 6-3, 6-4.
Bellaetrix dan Ade Dikembalikan ke Klub Askab Tabanan Putar Kompetisi 17 Juli
Ayu Gary Luna Maharani
BP/ist
Futsal PON Tunggu Pembagian Grup Denpasar (Bali Post) Tim Futsal Bali sampai saat ini masih terus menunggu kepastian terkait pembagian grup pada PON Jabar XIX September 2016 setelah satu peserta Provinsi Banten mengundurkan diri ecara mendadak. Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali Komang Mahendra Wistawan mengungkapkan mekanisme pembagian grup sedikit rumit dan perlu pertimbangan matang, mengingat dengan mudurnya Banten kini tinggal 11 peserta yang akan mengikuti turnamen multi-event empat tahunan antarprovinsi tersebut. “Pembagian grup ini memang masih dilema. Sebab, jumlahnya ganjil. Jika dibagi dua nanti ada selisih 1 jumlahnya, ada 5 tim dan 6 tim,” ungkap Ketua AFP Wistawan di Denpasar, Minggu (3/7) kemarin. Wistawan mengatakan, lain lagi ceritanya kalau jumlahnya masih 12 tim sebelum tim futsal Provinsi Banten mundur. Dan waktu itu cukup dibagi dua grup. Satu grup dihuni masing-masing 6 tim. Juara grup dan runner-up berhak melaju ke babak semifinal. Namun dengan jumlah tim yang ganjil, jelas pembagian tim diakuinya semakin sulit. “Apakah dibagi dua grup, atau berapa itu yang belum bisa kami pastikan. Bahkan federasi organisasi pusat juga belum berani memutuskan hal ini. Karena masih dipertimbangkan, apakah nantinya ada cukup dibagi dua grup, dan juara serta runner-up langsung ke fase semifinal atau bagaimana. Yang jelas, pembagian grup itu masih membingungkan,” jelas Wistawan, Hal serupa juga diutarakan Sekum AFP Nasser Attamimy. Ia mengaku bingung dan kondisi ini cenderung merugikan tim futsal Bali. Pertimbangannya, dulu sudah hampir fixed dibagi dua grup. Sehingga tim dimatangkan untuk persiapan melakoni 5 kali pertandingan di fase grup. “Jika sekarang memang agak sulit dipetakan. Meskipun nanti tergantung regulasi pembagian grup. Sebab, hal ini akan sangat memengaruhi persiapan tim futsal Bali nantinya. Jadi kami persiapkan sejumlah alternatif saja. Dan, kini fokus pembenahan fisik pemain,” jelas Nasser Attamimy. (kmb41)
Kurang Disiplin, Tilo Pilo Terancam Dicoret
Denpasar (Bali Post) Tilo Pilo Bahari terancam dicoret dari tim Bali untuk PON XIX Bandung, Jawa Barat, September mendatang. Pasalnya, dia tidak mau bergabung latihan bersama dengan petinju lainnya. Tak hanya itu, Pilo juga tak pernah berkomunikasi dengan pelatih yang seharusnya menanganinya. Dengan kondisi itu, pelatih merasa kesulitan untuk memantau latihannya lantaran dia berlatih sendiri di sasananya. Bahkan, dalam tiga kali tes fisik yang dilaksanakan KONI Bali, putra petinju legendaris Daniel Bahari itu sekalipun tak pernah menampakkan batang hidungnya. “Saya sudah angkat tangan menangani dia (Tilo Pilo red). Saya biarkan saja dia seperti itu,” keluh pelatih tinju PON Bali Leo Bunga di Sasana Adi Swandana Boxing Camp di Panjer Denpasar, Minggu (3/7) kemarin. Leo Bunga menjelaskan, dari aspek disiplin, ini dinilai sudah sangat kurang bagi seorang atlet. Apalagi dari komunikasi juga sangat kurang selama ini. “Saya sering mencoba menghubungi dia namun sulit sekali bisa dihubungi. Dan kami juga pernah SMS tapi tidak pernah direspons,” kata Leo Bunga. Pria yang mengantarkan tinju Denpasar meraih juara umum pada Porprov XII Buleleng 2015 itu menyatakan sekarang ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada KONI Bali. Apakah yang bersangkutan bakal dicoret atau tidak. Karena pihaknya sudah tidak bisa berbuat apa lagi menangani asuhannya itu. “Kami serahkan semuanya ke KONI Bali untuk memutuskan nasib dia. Kami sudah angkat tangan,” tegasnya. Sementara itu, Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi menyayangkan sikap atlet yang seperti itu. Karena jika dilihat dari kedisiplinan atlet sudah tidak perlu dicontoh lagi. Karena tidak seharusnya seorang atlet seperti itu. (kmb41)
Jakarta (Bali Post) Pebulu tangkis tunggal putri Bellaetrix Manuputty dikembalikan ke klub Jaya Raya Jakarta karena harus menjalani proses pemulihan dalam beberapa bulan ke depan setelah melakukan operasi lutut kiri pada pertengahan Juni 2016. “Kami memang sudah menentukan bahwa ada atletatlet yang dipantau sampai Juni 2016,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky dikutip dari laman PBSI di Jakarta. Pada awal 2016, ia telah menyatakan jika Bella belum bisa kembali berlatih selama enam bulan, maka Bella harus kembali ke klubnya. Sementara setelah melakukan operasi, Bella tidak dapat berlatih kembali di Pelatnas pada Juni sehingga dikembalikan ke klub. Jika selama berlatih di klub
Bella bisa berprestasi sesuai dengan kriteria PBSI, maka peraih medali emas tunggal putri di ajang SEA Games Myanmar 2013 itu akan diberikan kesempatan untuk kembali ke pelatnas. Selain Bella, pemain ganda putra Ade Yusuf Santoso juga dipulangkan ke klubnya HiQua Wima Surabaya karena masih dalam proses penyembuhan penyakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir sehingga tidak bisa menjalani program latihan di Pelatnas Cipayung. Ade merupakan pasangan main dari Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dan pasangan itu pernah duduk di peringkat 16 dunia dan meraih gelar Thailand Open Grand Prix Gold 2015. Posisi Ade kini digantikan oleh Hafiz Faisal. “Dari evaluasi, kami memu-
langkan dua orang atlet yaitu Ade karena sakitnya belum sembuh dan Bella karena belum pulih dari cederanya,” ucap Rexy. Pemain-pemain yang lain, katanya, masih akan dipantau sampai Desember 2016. Pemulangan Bella dan Ade ke klub mereka berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor SKEP/032/0.5/V/2016 dan SKEP/034/0.5/VI/2016. Pemulangan dan pemanggilan atlet biasa dilakukan pada akhir dan awal tahun, tetapi ada beberapa pemain yang diobservasi performanya selama enam bulan. Jika atlet dapat mengikuti program dan mencapai target yang telah ditentukan, maka mereka dinilai mampu bersaing dan dipertahankan sebagai anggota tim nasional, begitupun sebaliknya dan PBSI akan memberikan kesempatan untuk pemain muda. (ant)
Bandung (Bali Post) Kaldron megah senilai Rp 2 miliar dipastikan menjadi milik Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah stadion itu diputuskan menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jabar. ‘’Kaldron itu akan ditempatkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kaldron itu masih dalam pemesanan dan sedang dikerjakan di Tiongkok,’’ kata Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat Yudha M Saputra di Bandung, Minggu (3/7) kemarin. Ia menyebutkan, kaldron yang secara khusus dipesan dari Tiongkok itu bernilai Rp 2 miliar. Namun demikian, ia tidak menyebutkan bentuk dari kaldron yang akan menyimpan api PON XIX/2016 pada 17-29 September 2016 itu. Sebelumnya, kaldron itu akan ditempatkan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung karena rencananya upacara pembukaan PON akan digelar di tempat itu. Namun setelah Stadion GBLA layak untuk digunakan perhelatan dengan menghadirkan banyak orang, maka upacara pembukaan PON XIX/2016 ditetapkan digelar di stadion termegah di Jawa Barat itu.
Dengan demikian, penempatan kaldron itu juga akan ditempatkan di stadion yang sejak awal memang sudah dipersiapkan untuk ajang PON XIX/2016 itu. ‘’Terkait administrasi pembiayaanya tidak ada masalah, akan dialihkan,’’ kata Yudha. Ia menyebutkan, penganggaran pemesanan dan pembelian kaldron dari Tiongkok itu sudah dialokasikan dari PB PON XIX/2016 ke Kabupaten Bandung. Namun dengan pengalihan itu, maka dana itu diputuskan tidak akan diserap oleh Kabupaten Bandung, tetapi dialihkan menggunakan anggaran PB PON XIX/2016 untuk dialokasikan ke Stadion GBLA di Kota Bandung. Menurutnya, status anggaran untuk pembelian kaldron itu adalah dari PB PON XIX/2016 yang akan dialokasikan melalui Kabupaten Bandung. ‘’Teknisnya tidak ada masalah,’’ katanya. Kaldron Api PON XIX/2016 merupakan bagian dari unsur kemegahan PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016 Jabar. Meski demikian, Yudha tidak menyebutkan bentuk dan nilai filosofi dari kaldron itu, termasuk pula cara menyulutnya. ‘’Saya tidak tahu cara menyalakannya, namun yang jelas menjadi salah satu daya
tarik PON XIX/2016 Jabar,’’ kata Yudha yang juga Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar itu. Rencananya kaldron itu akan menyalakan api PON selama perhelatan olahraga nasional itu digelar. Sementara itu api PON akan diambil dari sumber api abadi di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu dan diarak 5-15 September 2016 melintasi 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Api akan diarak menggunakan obor yang dibawa oleh pelari dari anggota TNI Kodam III/Siliwangi serta dikawal sejumlah legenda olahraga di tiap kabupaten/kota. Setelah disemayamkan di Gedung Sate, maka api itu akan digunakan untuk menyulut kaldron PON XIX/2016 di Stadion GBLA. Penyulutan kaldron juga menjadi salah satu daya tarik, namun sejauh ini Bidang Upacara PB PON XIX/2016 masih belum mengeluarkan statemen terkait cara dan sistem penyulutan api PON XIX/2016. Namun, berdasarkan pengalaman pada Asian Games 2016 di Guangzhou, Tingkok, kaldron produk negeri itu biasanya menggunakan kembang api untuk prosesi penyulutannya. (ant)
Kaldron PON Ditempatkan di Stadion GBLA
SEMI PRIVATE ENGLISH CONVERSATION SD-SMP-SMA-SMK-Mahasiswa-Dewasa DUA BULAN DIJAMIN BISA Garansi Uang Kembali*
AYO DAFTAR SEKARANG..!! EC Gatsu: (0361) 410405
EC Sudirman: (0361) 255305 C.0000679-krs
Tabanan (Bali Post) Askab PSSI Tabanan bakal memutar kompetisi internal bertajuk ‘’Liga Perst 2016’’. Turnamen ini mulai digulirkan 17 Juli sampai dengan 31 Agustus, yang melibatkan 42 klub, terdiri atas divisi utama (12 klub), serta 30 klub divisi pratama (gabungan klb divisi I, II, dan Liga Perst). Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan, di Tabanan, Minggu (3/7) kemarin menjelaskan, dari segi jumlah kontestan terjadi kenaikan signifikan, mengingat tahun lalu hanya diikuti 27 klub dari total 55 klub yang masih tercatat sebagai anggota Askab PSSI Tabanan. Khusus untuk divisi utama digelar 1-21 Oktober mendatang. Dijelaskannya, ke-12 tim divisi utama Liga Perst
adalah Duta Sakti Cekik, Bintang Muda Bajera, Tabanan United, Persilu Luwus, Rebatek FC Bantas, Tunjuk Putra, Putra Buana Sarinbuana, Perkasa Yudha Beraban, Pejaten FC, Kencana Fc Tibubiu, ASFC Tabanan, dan Seribu Buruan. ‘’Ke-12 tim dibagi dalam dua grup, masing-masing dihuni 6 klub, menggunakan sistem setengah kompetisi, dan bertanding di Stadion Debes serta Lapangan Bajera,’’ terang Sugi. Menurutnya, Liga Perst 2016 bakal memperebutkan Piala bergilir Bupati Tabanan untuk divisi utama, dan Piala bergilir Ketua DPRD Tabanan untuk divisi pratama. ‘’Total hadiahnya Rp 37,5 juta,’’ jelas Sugi yang berharap pembukaan kompetisi di Lapangan Bajera dibuka langsung Bupati Tabanan. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Honest Min 1 year Experience on Similiar Position Acct Mgr & IT Mgr Willing Working in Trawangan.Pls Send to: hairulhr@scallwagsresort.com Cc:erwin@scallywagsresort.com
A.BP.001.06.16.0002256
Bth PRT Tgl Dlm,Pglaman,Bs Pk Mtor Max 35Thn.1.7JtBln,Panjer 081222108858
B.BP.004.07.16.0000047
Cook ke Sidoi Resto & Htl Jl.Benesari Kuta T.0361756522
A.BP.001.07.16.0000144
Cr 3 Peg Salon Wnt Pglm T.Umar Dcr Kayti utk Guru Baca Tulis 081977414141, 082140776776 di Bangli,Gianyar,Klungkung A.BP.001.06.16.0002215 min.SMA/SMKMax28Th.SukaAnak2 Cr Freelance D.Grafis Expert Hub.Bimba-AIUEO,081237909009 Logo/Branding Hub:0817556266 A.BP.001.06.16.0002249 !!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call:769073 Mon-Fri 9am-5pm
B.BP.004.07.16.0000022
Brazilian BBQ Restaurant LookingWaitress,Bartender,Cashier, Steward&Driver Email:derrick@k utatownhouses.com 082144450099
B.BP.004.07.16.0000044
A.BP.001.07.16.0000136
Cr Krywti 17-22Th.Ms Word & Excel,SIM C.Gj Awal 1.5Jt/Bln, Lok Panjer.085792224440 B.BP.004.07.16.0000048
Dcari Guru Bhs.Inggris Private Laki2 Pngl 1th,Disiplin,Sabar & Telaten.CV:rismasata@gmail.com A.BP.001.07.16.0000052
Dcr Ass Manager,Sous Chef Healthy Food,Cook,Waitress dan waiter berpeng min 1Th.utk project baru di Ubud.Opening soon 081915660971 atau 081339657230
B.BP.004.07.16.0000079
Dcr Chef,Purchasing,Cashier, Bartender,Runner,Steward, Butcher House Keeping,Gardener Engineering.utk Restaurant di Kuta.Tlp(0361)730603/Email: ayupurnamalafavela@gmail.com
B.BP.004.07.16.0000020
Dcr Cook,Cook Helper Utk Restoran di Petitenget T:4739659
B.BP.004.07.16.0000049
Dcr Cook,Waitress Krm CV ke Retro Rest Sanur, 08123882271
A.BP.001.07.16.0000142
Dcr Karyawan/ti Laundry di Petitenget Kuta Utr 082147086628
Dcr sgr therapist,GP+UM+Kmsi+ Bonus.Home Base Spa Jl.Dyana Pura Seminyak +6282188689710
Dcr:Salesman 2 orang,Lk,Max 35 Th,Srt Bw Lsg ke PT.Banoli Mtr Jl.Buluh Indah 75 Dps.
Dcr Sales mrkting(P/W)Sembako & Accounting (W) 085237983536
A.BP.001.06.16.0000658
Dicari Dokter Umum & Bidan u/ Kry/i;Adm u/MMart,Min.SMA Pglm Praktek Pagi Hub.081239038782 SpeedyMart,KartikaPlzDpn Centro A.BP.001.07.16.0000035
Dcr Sopir SimB1 Tk Las,Mekanik &Adm bs Komp Min SMA,425082/3
Dicari Guru TK Hub.TK.Kumara Lestari Jl.P.Batanta 41 Dps
Dcr Krywn untuk Rumah Makan Hub:081999003416
Dcr Staf Gdng,Ksir,Prmnaga.Wil Dps-BtBln. 085738559532/290407
Dcr PRT bs Setrika & Bersih2 Tidur Dalam. H.085333468877
Dcr Waiter,Waitres, Bartender utk Bar di Petitenget T:4739659
Dicari HK-Butler 25-35th untuk Kerja di Villa-Hotel Daerah Seminyak.Good English + Waiter Experience.SMS:081999830058
B.BP.154.07.16.0000087
A.BP.001.07.16.0000063
A.BP.001.07.16.0000137
A.BP.001.07.16.0000006
A.BP.001.07.16.0000133
A.BP.001.07.16.0000040
A.BP.001.07.16.0000148
B.BP.004.06.16.0001236
Dcr Peg.Salon pengalaman,ramah gaji+bonus Hub.081805617781
Dibthkn Sgr Staff Akunting S1/ SMU Usia max30Th,Lamaran ke PT Sadhana Satya Wacana,Komplek Baliarum Green Village Ruko 3
A.BP.001.07.16.0000101
Dcr Pembantu Gj 1,5Jt yg antar dpt 500, 488315/081805481810 Lgs
Dcr Marketing Pend.Min.SMA/SMK B.BP.004.07.16.0000068 Lam PT.BPR Mayun Utama Perdana Dicari Sales Toko,Drum FacTory Raya Andong,Ubud prnah menjaga Jl.Ry.Abianbase No.12 Mengwi Bdg Tlp.0361- 4425709/9006652 toko. Hub.Robert 085279791379 B.BP.004.06.16.0001200
A.BP.001.07.16.0000084
A.BP.001.07.16.0000116
Dcr:Reseptionist,HK,Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
A.BP.001.07.16.0000146
Dcr Pembantu Rumah Tangga,Tdr Luar/Dalam Hub.082147007505
Dicr Karyawati Toko bs Kasir Hub.Toko Krisna Jl.Gn.Catur 100X Gatsu Brt T.082145521880
A.BP.001.07.16.0000132
B.BP.820.07.16.0000032
Dicari Pegawai Toko,Gaji:2,2Jt -2,5Jt Hub:085737901469 A.BP.001.06.16.0002264
Dicari SPG,Sopir,Room Boys PRT,gaji nego, 087762566220 A.BP.001.07.16.0000147
Dicari waitress & cook helper wnt u/Tubes Rest Hub.760063
A.BP.001.06.16.0002197
A.BP.001.07.16.0000138
B.BP.145.07.16.0000086
B.BP.154.07.16.0000085
Looking for Sales & Marketing min 2 years Experience, Fluent English, Hard Work. Send CV to hrdbali2016@gmail.com
A.BP.001.07.16.0000054
Menerima Krywti Salon Penglman Gj.Pokok1,2Jt++ H.081239924488
A.BP.001.07.16.0000110
PT.Duta Duro MCH Expres Bth Kry Ttp Pss:Adm 15,Csir 10,SPG 20,Acct 4,Gdg 5,OB 5,MD 10,Spv 5,Gj 2,6Jt/Bl,SMS:081236776772
A.BP.001.07.16.0000135
Urgent Guest Relation Officer (GRO) 1 Year Exp. Team Work, Fluent English,Hard Work. Send CV to hrdbali2016@gmail.com A.BP.001.07.16.0000053
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
HONDA
Freed’2011 Hitam asliBali Istw Terios Adventur Will’2015 Putih asBali KM9Rb,087860856999 Prbd 165Jt Brg Pribadi,085100856999 B.BP.164.07.16.0000077
B.BP.164.07.16.0000076
JEEP
TOYOTA
*Mentari Auto Bali H.464168* *Rubicon Th’2010 Ready* *Mini Cooper S Th’2015 Low KM*
*Mentari Auto Bali H.464168* *New Vellfire Th’2016 Ready* *Nw.Ford Mustang 2.3 EcoBoost*
B.BP.141.07.16.0000081
B.BP.141.07.16.0000083
Dijual Avanza’08 Type S Silver Velg Racing 082144023262
A.BP.001.07.16.0000140
Djl Agya’14 Fullvariasi Pth AsDK Pribadi Dokter 08179787578
B.BP.155.07.16.0000082
SUZUKI
APV Mega Carry’2014 asli Bali Putih H.88Jt,085100856999 prbd
SUZUKI
Karimun GX’05 Htm Ban+Smst Br Tgl Pake 72Ng,085100478834 BUC B.BP.141.07.16.0000084
DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
DIJUAL TANAH Tnh Kvl di Mengwi 65Jt/A & 160Jt/A Bs Kredit 087862450004
A.BP.001.07.16.0000143
DIJUAL MOTOR KAWASAKI
Dijual Ninja 2013 merah mulus, Hub.087860606058
B.BP.164.07.16.0000078
B.BP.166.07.16.0000088
SERVICE
A.BP.001.07.16.0000059
A.BP.001.07.16.0000134
BUC 1-2Are Sempidi Br.Tegeha **Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase Jln5m Paving 385,081338460110 Jl6m,085935497688/081238920022
DISEWAKAN TANAH A.BP.001.07.16.0000064 Sewakan Tanah Lok.Sanur u/Rest !!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma Hotel 08563734043/081916224335 Kandara view Laut 087770077777 A.BP.001.07.16.0000045
Dijual Tanah 1A,Lokasi Strategis belakang Polres Badung Mengwi,081916127266
A.BP.001.06.16.0002069
1,5A Tnh Perumahan Kopertis Denut 085337000819 Owner A.BP.001.07.16.0000139
A.BP.001.06.16.0001785
RUPA-RUPA
TOUR
BU!! Tnh mrh 10A Wisata Sangeh cck Invest/Vila H.087761550449 A.BP.001.07.16.0000021
Jual Tanah 1,76Are LC.GOR Buruan Hub.081337429262
DISEWAKAN RUMAH Dikon Rmh Jl.Palapa IV/G8 Dps 2KT,Grs 24Jt/Th 085100978741
A.BP.001.07.16.0000141
A.BP.001.07.16.0000104 RUPA-RUPA Dcari Property macet di Bank/ Kv 275Jt Nego Jln Mobil + SHM 325Jt 4+2 BatuBln 087761245398 Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.07.16.0000014
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.07.16.0000145
BIRO JASA Nyusun Lap.Keu/Pajak,Auditor Training Acounting087863113888
A.BP.001.07.16.0000091
FOTO COPY
PELUANG BISNIS
SPA
DIJUAL MOBIL
PELUANG BISNIS
INTERIOR
DIJUAL MOBIL
RADITYA JAYA Interior & Furniture
Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0001200-INT
AC
BIRO JASA
EKONOMI
18
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
70 TAHUN BNI SINERGI KEMBANGKAN NEGERI GELARAN KISAH SUKSES MITRA BINAAN BNI Balizen Home Décor
Exotic Coffee Luwak Harmoni Bali
Berawal dari Dua Ekor Luwak Ramah Lingkungan
UD Cemara 12
Festival Dupa
Kebutuhan masyarakat Bali akan dupa terbilang tinggi. Utamanya dalam mendukung upacara keagamaan umat Hindu Pulau Dewata. Berpijak dari hal ini, I Nyoman Mahabudi akhirnya menekuni usaha di bidang sarana persembahyangan tersebut sejak 2005 lalu. Awalnya, Mahabudi mengambil dupa dari pengepul. Lalu mengharumkan kemudian mengemasnya sendiri. ‘’Saya menjual dupa tersebut dengan cara keliling ke pasarpasar,’’ ujar pemilik UD Cemara 12 ini. Pada tahun 2012, Mahabudi mengaku pernah mencoba mempromosikan usaha dupanya dengan membuat semacam acara bertajuk ‘’Festival Dupa’’. Acara itu berlangsung di tokonya sendiri yang berlokasi di Lingkungan Pembebetan Kapal, Mengwi, Badung. ‘’Saya ingin mengenalkan
jenis dan aroma dupa kepada masyarakat khususnya pelanggan setia kami,’’ jelasnya. Usaha dupa Mahabudi kini sudah semakin berkembang. Mengingat, proses produksi dupa telah menggunakan mesin yang didatangkan dari Cina dan Vietnam. Hal ini juga tidak lepas dari peran serta BNI yang memberikannya bantuan modal kerja. ‘’BNI merupakan bank yang memanusiakan manusia. Contoh sederhana, saya tidak harus berdiri saat menunggu transaksi di BNI,’’ begitu ungkapan pertama yang keluar dari Mahabudi saat ditanya kesan menjadi nasabah dan mitra binaan BNI. Mahabudi ingin selalu mewujudkan ide dan kreativitasnya terkait pengembangan usaha dupa. Ia pun berharap dapat membuat pameran di berbagai tempat. *
Berawal dari kecintaan terhadap berbagai jenis hewan, Raka Santhi Harmini, S.H. mengembangkan industri kopi luwak ‘’Exotic Coffee Luwak Harmoni Bali’’. Sejak awal, Raka Santhi memang sudah memiliki cukup banyak hewan peliharaan seperti kucing, anjing, ayam, dan sebagainya. Pada tahun 2006, Raka Santhi memperoleh dua ekor luwak yang menjadi cikal bakal sukses usahanya saat ini. Semakin hari jumlah luwak yang diternakkan semakin banyak, hingga saat ini mencapai 187 ekor. Luwak-luwak tersebut dipelihara dengan penuh kasih sehingga mampu memberikan hasil berupa bahan baku kopi luwak. Pemasaran atas produk kopi luwak tersebut untuk saat ini masih di dalam negeri, namun penggemar kopi ini adalah para wisatawan mancanegara yang sering berkunjung ke wisata agro miliknya di bilangan Bangli. Lantaran bermitra dengan BNI, Raka Santhi kini berhasil membuka
satu outlet agro lagi bekerja sama dengan rekan bisnisnya hingga saat ini. ‘’BNI selama ini sangat mensupport kelangsungan usaha saya. Mulai jarak yang dekat, komunikasi yang baik, layanan yang penuh kekeluargaan, menjadikan BNI sebagai bank pilihan keluarga kami untuk segala urusan keuangan,’’ ujarnya. Raka Santhi berharap agar kopi luwak ke depan semakin eksis dan tidak terdapat tindakan pemalsuan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, selama segala pekerjaan dilakukan dengan hati dan penuh kejujuran, niscaya akan menemukan hasil terbaik dan biarlah alam yang akan melakukan seleksi atas hasil terbaik tersebut. ‘’Ke depannya, saya sebagai petani lokal juga meminta dukungan dan perhatian pemerintah untuk dapat melibatkan petanipetani lokal dalam segala event yang digelar di dalam maupun luar negeri,’’ imbuhnya. *
Produk-produk yang dihasilkan Balizen Home Décor dikenal sangat cantik dan kreatif. Bahan utamanya berupa kain-kain panel dan perca yang memanfaatkan limbah industri garmen. Di tangan sang pemilik, Nyoman Sumaartha, banyak lahir ide-ide kreatif, tak heran kemudian terciptalah produk berupa pakaian, sarung bantal, boneka, dan sebagainya yang minim bahan kayu. Sumaartha menuturkan, awalnya ia berbisnis sebagai buying agent di tahun 1992. Saat itu dirinya melihat ada peluang yang lebih baik daripada hanya sekadar menyalurkan barang-barang yang dipesan consumer. Sampai pada akhirnya di tahun 2008, Sumaartha memutuskan menghentikan bisnis untuk kebutuhan branding konsumennya dan memilih memproduksi barangbarang yang dijual dan di-branding sendiri dengan nama Balizen. Naluri bisnis Sumaartha membisikkan pada dirinya, bahwa ia harus memulai strategi baru yakni mengurangi kegiatan ekspor. Alasannya, ia melihat kenyataan persaingan yang kurang sehat dan akibat banyaknya batasan serta mahalnya ongkos kirim ke luar negeri. Sehingga sejak tahun tersebut, pria yang membuka usaha di Seminyak ini concern dengan pemasaran dalam negeri. Hal itu sebagai suatu cara mengurangi ketergantungan ekspor. Di samping melihat peluang yang sangat bagus terhadap pasar lokal atas produkproduk home décor yang sangat ramah lingkungan hasil kreasinya. ‘’Saya selalu menekankan pada continous improvement di mana saya dituntut untuk berinovasi, menciptakan ide-ide kreatif dan selalu mengikuti perkembangan zaman,’’
ujarnya. Menurut Sumaartha, BNI merupakan bank yang sangat mensupport perkembangan usahanya selama ini. Terlebih lagi dengan kebijakan single digit dari BNI, benar-benar membantu UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Sebagai bank besar, BNI selama ini sangat memperhatikan kebutuhan nasabahnya. Mulai dari permodalan, konsultasi keuangan usaha melalui produkproduk BI, hingga program CSR BNI yang selama ini sangat menyentuh seluruh lapisan. ‘’Ke depan, budaya-budaya tersebut agar tetap dipertahankan sehingga keberadaan UMKM di Bali semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Bali,’’ pintanya. Untuk Bali, Sumaartha berharap lebih banyak lagi melahirkan wirausaha-wwirausaha muda karena saat ini jumlah wirausaha muda jauh lebih kecil dibanding jumlah penduduk Bali. Dengan pembinaan dan arahan yang tepat dari segenap komponen pemerintahan dan swasta, diharapkan pengusaha Bali semakin berkembang dengan segala inovasinya. *
Inflasi Bali Terkendali
Perlu Komitmen Antisipasi
Denpasar (Bali Post) Bank Indonesia (BI) mengumumkan inflasi Bali bulan Juni terkendali di bawah inflasi nasional. Inflasi bulanan Denpasar tercatat 0,39, inflasi kalender 0,92, inflasi yoy 2,78. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Adi Nugroho mengatakan hal itu di Denpasar, Minggu (3/7) kemarin. Sementara inflasi Singaraja, bulanan, 0,13, kalender 1,65, inflasi yoy 3,83. Tertimbang inflasi Provinsi Bali, inflasi bulanan 0,34, inflasi kalender 1,05, inflasi yoy 2,96. Sedangkan inflasi nasional, inflasi bulanan 0,66, inflasi kalender 1,06, inflasi yoy 3,45. Menurutnya, inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan karena naiknya indeks pada enam kelompok pengeluaran. Pada kelompok bahan makanan inflasinya sebesar 1,02 persen, kelompom transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,54 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,33 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13 persen, kelompok sandang 0,07 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga deflasi sebesar 0,06 persen. Komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain buah apel, jeruk, pir, daging ayam ras, ikan tongkol pindang, tarif angkutan udara, dan tarif listrik. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga selama bulan Juni 2016 antara lain bawang merah, cabai merah, kangkung, jagung manis, nangka muda, pepaya dan pisang. Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. menilai inflasi Bali yang terkendali, di bawah inflasi nasional, tidak lain disebabkan komitmen pemerintah dan juga masyarakat tidak terpengaruh kondisi yang ada di
luar. ‘’Ini memang perlu dipertahankan. Artinya upaya yang dilakukan sudah diantisipasi sebelumnya. Tidak bergerak setelah terjadi, jadi antisipasi itu yang harus dilakukan pemerintah juga masyarakat. Produsen perlu bersinergi, jika sebelumnya seperti pemadam kebakaran, ada permasalahan baru bergerak,’’ paparnya. Antisipasi inflasi, kata Made Sara, harus terprogram. Paling tidak ada kegiatan-kegiatan dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan pokok masyarakat. Misalnya, pemerintah melakukan pasar murah. Hal itu berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, memfungsikan lembaga yang namanya seperti Bulog. ‘’Bulog sudah mulai menyegarkan harga kebutuhan pokok seperti minyak, beras, biar menjelaskan kepada masyarakat dari pameran, penjualan langsung, itu akhirnya meng-cut atau mengerem masing-masing produsen penjual
sendiri dan juga menaikkan harganya,’’ jelasnya. Pengendalian harga dapat dilakukan bekerja sama dengan koperasi. Koperasi yang merupakan media efektif itu perlu dihidupkan. Koperasi perlu dimanfaatkan untuk pengendalian harga. Koperasi yang ada saat ini seolah-olah disaingi LPD. Sedangkan LPD hanya memutar keuangan saja di lingkungan masyarakat. ‘’Lupa kalau koperasi bisa menjual kebutuhan pokok, memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, sehingga koperasi hanya sebatas koperasi simpanpinjam. Koperasi bisa menjual kebutuhan pokok yang ketinggalan,’’ imbuhnya. Kenapa masyarakat harus membeli ke swalayan, supermarket. Padahal segela keperluan itu bisa disiapkan koperasi, sehingga dipercaya harga bisa terkendali. Banyak media yang bisa dipergunakan mengendalikan
inflasi ini, hanya yang perlu dilakukan ada komitmen pemerintah mendorong masyarakat, produsen untuk bersinergi. Secara teori sudah lengkap, tetapi dalam mengimplementasikan itu yang kadang-kadang susah, akhirnya tumpang tindih. Britain Exit (brexit) juga dirasa belum berpengaruh
pada inflasi di Indonesia atau Bali. Namun perlu dilakukan antisipasi sejak awal. ‘’Sementara pengaruh Brexit belum terasa karena baru saja terjadi, tapi kalau Bali mampu bertahan dengan industri kecilnya, perajinnya, dengan dilakukan pembinaan-pembinaan terhadap industri kecil, perajin,’’
ujarnya. Pelaku UMKM atau perajin jangan justru menjadi monopoli dalam pemasaran suatu produk, terutama hadirnya pasar oleh-oleh, kenang-kenangan yang dimiliki pemodal besar. ‘’Sebenarnya kita harus rem itu sedikit,’’ imbuhnya. Jika pemodal besar tetap
mau tampil seperti itu, mestinya perajin yang di dalamnya itu perlu diayomi. Pemodal besar hanya memediasi saja. Mereka tidak perlu menjual produk itu dan membiarkan perajin itu me-manage sendiri. Dengan begitu tidak akan terpengaruh dengan kondisi global. (kmb42)
19
Senin Kliwon, 4 Juli 2016
Kader Parpol Dari Hal. 1
Di sisi lain, ada 31,23 persen responden mengatakan terpuruknya citra politisi setelah berbagai kasus korupsi yang menimpa kader politik, akibat pola rekrutmen yang buruk. Parpol diyakini melakukan pendekatan pragmatis dalam merekrut kader. Proses kaderisasi tak berjalan di internal partai. Buktinya, banyak figur yang mendadak mendapat posisi strategis di jajaran partai. Parpol juga kerap menjadi penampungan politisi kutu loncat, sehingga mental pialang dalam pengelolaan partai meBali Post/ant PANTURA - Ribuan kendaraan memadati jalan dua arah di jalur pantura, pertigaan nyuburkan budaya korup. Sementara 35,34 persen Losari, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (3/7) kemarin. H-3 Lebaran menjadi puncak arus mudik, sementara kemacetan tak kunjung terurai meskipun polisi telah memberlaku- responden sangat yakin, biaya politik yang mahal bukan satukan sistem buka-tutup jalan dan sistem lawan arah. satunya pemicu yang membuat politisi pragmatis dan serakah. Diyakini, memang politisi yang merebut kekuasaan politik vestasi rakus,’’ sebutnya. ikut memberikan orasi menolak Dari Hal. 1 memiliki karakter dan mental Ketua ST Kumara Canti, reklamasi Teluk Benoa terse‘’Kawasan Teluk Benoa Banjar Petang Kelod, Desa but. Ia mengatakan, walaupun merupakan campuan agung, Petang, Putu Yudhi Antara, berada di wilayah Badung yakni lokasi pertemuan air juga meminta rencana terse- Utara pihaknya dengan tegas laut dengan air sungai,’’ teriak but dibatalkan. Sebab, Bali ikut menolak reklamasi Teluk Dari Hal. 1 Ketua ST Teruna Karya, Ban- telah memiliki banyak destinasi Benoa. ‘’Kita agama Hindu Sudiartana ditetapkan sejar Pande, Desa Abiansemal, I pariwisata, sehingga tidak lagi memiliki adat, seni dan budaya Gede Putra Dananjaya. membutuhkan destinasi pari- yang berlandaskan Tri Hita bagai tersangka penerima suap. KPK juga telah menyeMenurutnya, dalam kon- wisata baru. ‘’Dampak ekologi Karana,’’ katanya. sep Hindu, campuan adalah dari rencana itu juga harus Dia mengatakan konsep gel ruang kerja Sudiartana di kawasan suci yang tidak bisa dipikirkan. Selain itu kepadatan Tri Hita Karana tidak cukup Ruang 0906 lantai 9 Gedung dirusak dan ditukar guling den- penduduk di Bali Selatan yang hanya diucapkan saja, na- Nusantara I kompleks DPR, gan uang. Untuk itu, mereka bertambah apabila rencana itu mun harus dilaksanakan. ‘’Kita Jakarta. Anggota legislatif yang juga meminta Presiden RI mencabut diwujudkan,’’ ungkapnya. memiliki gunung, memiliki Perpres 51 Tahun 2014. Putra Karena itu, dia meminta lautan memang boleh untuk menjabat Wakil Bendahara Dananjaya didampingi Klian Presiden untuk mencabut dimanfaatkan, tetapi jangan Umum (Wabendum) Partai Adat Banjar Pande I Ketut Perpres 51 Tahun 2014 dan merusaknya. Kalau semua itu Demokrat tersebut diduga terSulatra mengatakan, berdasar- mengembalikan kawasan Teluk dirusak bagaimana dengan gen- libat dalam suap senilai Rp 500 juta yang diberikan melalui kan rapat yang dilakukan pada Benoa sebagi kawasan konser- erasi selanjutnya,’’ ujarnya. 11 Juni 2016, telah diputus- vasi. ‘’Bangsa pelaut tidak perlu Dia juga mengakui di ka- tiga kali transfer ke tiga rekenkan bahwa ST Teruna Karya menguruk laut,’’ teriaknya wasan Teluk Benoa banyak menolak reklamasi berkedok mengakhiri orasinya di depan kawasan suci. Sebagai umat revitalisasi Teluk Benoa. ‘’Kami Pasar Petang. Hindu, wajib menjaga serta menilai itu (rencana reklamasi Sementara itu, Perbekel melestarikan tempat-tempat Dari Hal. 1 - red) hanya alasan demi in- Petang Wayan Suryantara juga suci tersebut. (kmb27) Pernyataan ini dinilai sebagai stereotipe anti-Semit yang mengaitkan umat Yahudi dengan suap. ‘’Ketika saya memenghentikan tembakan sukses menyelesaikan tugas- lihat taktik anti-Islam atau Dari Hal. 1 Bonucci dan Matteo Darm- nya meski menanggung beban anti-Yahudi Trump, ini semua Italia terselamatkan oleh ian. Ozil yang membuka gol berat memenangkan timnya. merupakan tindakan jahat gol penalti Leonardo Bonucci. kemenangan, malah gagal ‘’Pemain berpengalaman ga- yang harus dikecam,’’ ujar Bek Jerome Boateng menyen- dalam mengeksekusi penalti. gal dan pemain muda bisa salah satu pengguna Twitter tuh bola dengan tangannya Dua pemain bintang Jerman menutupnya. Ini benar-benar seperti dikutip AFP. dalam sebuah kemelut di lainnya yang gagal adalah positif,’’ ungkap Loew seusai Trump kemudian mengdepan gawang pada menit Thomas Mueller, dan Bastian pertandingan yang mengakui hapus tweet kontroversial ini ke-78. Bonucci kemudian Schweinsteiger. timnya gampang kehilangan dan menggantinya dengan mengeksekusi penalti dengan Tercatat 18 kali tendangan bola, kesulitan menaklukkan tepat yang membuat skor penalti dilakukan setelah Buffon dan tak berkutik saat menjadi imbang 1-1. kedua tim sama-sama meng- Muller dimatikan geraknya. Meski telah memainkan hasilkan skor imbang. Namun Kemenangan bersejarah waktu tambahan, namun ked- pada akhirnya sang juara ini membawa Jerman berpeDari Hal. 1 ua tim tidak mampu menam- dunia memastikan diri lolos luang untuk menjuarai turnaPada OTT terakhir, KPK bah gol sehingga pemenang ke babak empat besar setelah men ini sejak 1996. Loew diditentukan lewat adu penalti. Neuer bisa menghentikan pastikan kehilangan bek Mats mencokok Santoso, seorang Tercatat 4 penendang Italia tembakan Darmian dan Buf- Hummels di babak empat p a n i t e r a d i P N J a k a r t a gagal menghasilkan gol dari fon tak mampu menggagalkan besar karena menjalani hu- Pusat. Pada 20 April 2016 titik putih, sedangkan di pihak penalti Hector. kuman larangan bertanding lalu, KPK juga menangkap Jerman tedapat tiga orang. Loew memberikan pujian setelah mendapat kartu kun- panitera PN Jakarta Pusat Kiper Jerman Manuel khusus pada Hector dan pe- ing kedua. Sedangkan Sami Edy Nasution yang berujung Neuer mendapat trofi Man main muda Joshua Kimmich Khedira dan striker Mario pada dugaan keterlibatan pejabat di MA. of the Match setelah berhasil yang berusia 21 tahun, yang Gomez cedera. (kmb39/rtr)
Investasi Rakus
buruk yakni memiliki mentalitas korup, pemeras dan serakah. Figur semacam ini bila memegang kekuasaan politik sangat berbahaya bagi negeri, sehingga politisi korup dan serakah idealnya diamputasi. Sementara 4,06 persen responden lainnya mengaku punya pilihan lain terkait dengan perilaku pragmatis dan korupnya sejumlah oknum politisi. Responden mengatakan, selain karena memang ada kesempatan untuk korup, lemahnya UU terkait penindakan kejahatan korupsi membuat politisi berani memangsa uang negara. Selain itu, masih rapuhnya lembaga yudikatif atau peradilan membuat oknum politisi memanfaatkan celah kolusi untuk bebas. Menurut responden, adanya kesempatan korupsi dan lemahnya penegakan hukum menjadi alasan maraknya politisi korup di negeri ini. (dir)
Ruang Kerja
ing berbeda, salah satunya ke rekeningnya sendiri. Dari bukti transfer yang dijadikan barang bukti oleh KPK, transaksi pertama sebesar Rp 150 juta, kedua sebanyak Rp 300 juta, dan terakhir Rp 50 juta. KPK juga masih mendalami commitment fee yang dijanjikan kepada Putu. Diduga uang itu diberikan untuk memuluskan pengesahan anggaran proyek pembangunan ruas jalan di Sumbar dengan nilai proyek Rp 300 miliar agar didanai APBN-P 2016. (ant)
Anti Islam
Menambah Gol
foto disertai dengan lingkaran bukan Bintang Daud. Tweet asli Trump masih dipajang di berbagai media. Ini bukan kali pertama Trump melontarkan pernyataan di Twitter yang memicu kontroversi dan ia dituding sebagai politikus fanatik. Ia sebelumnya pernah mengusulkan warga muslim dilarang memasuki AS dan menyebut rakyat Meksiko sebagai pemerkosa dan pelaku tindak kriminal. (ant)
PN Jakpus
KPK sebelumnya juga menangkap panitera PN Jakarta Utara Rohadi dan panitera PN Bengkulu Badaruddin Amsori Bachsin alias Billy. Badaruddin ditangkap KPK bersama dua hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu, Janner Purba dan Toton, pada 23 Mei 2016. (kmb4)
Senin, 4 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pengetahuan & Keterampilan Menghasilkan Kemakmuran (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Canting Camplung (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV (Bali Channel Tourist TV) 09.05 Dialog Interaktif Prita 10.00 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song 11.05 BCTTV (Bali Channel Tourits TV) 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Pengetahuan & Keterampilan Menghasilkan Kemakmuran (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali
13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari TK Widya Kumara Tangeb (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif SPP 21.00 Bali Channel 21.30 Seputar Bali Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Seputar Bali Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Desa Satra Klungkung (3) 23.00 Lila Cita Calonarang Jehem Bangli (2) 00.00 Closing
Kemarahan Bhima Ditakuti Ksatria-ksatria Utama Kuru
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Empat)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
OH SANJAYA, Aswatthaman dan penguasa Madra dan Kripa digabungkan bersama-sama. Tidak dapat berdiri di hadapan Bhimasena. Mereka ini paham kekuatan Bhima mengerikan setara 10.000 ekor gajah. Bhima dilengkapi energi Maruta itu sendiri. Bagaimanapun Bhima yang memiliki kelakuan sungguhsungguh kejam. Kenapa mereka memancing api pada pertempuran dari pahlawan yang kelakuannya kejam itu? Prajurit itu menyerupai Dewa Yama itu sendiri, ketika yang belakangan muncul pada akhir yuga. Kelihatan putra Suta, Karna, yang berlengan perkasa itu mengandalkan keberanian dari lengan-lengannya sendiri. Karna bertarung pada pertempuran itu mengabaikan yang belakangan. Putra Pandu itu mengalahkan Karna pada pertempuran itu. Tampak seperti Purandara mengalahkan seorang asura, yang tidak dapat dikalahkan siapa pun pada pertarungan. Siapa di sana akan mengharapkan hidup ketika mendekati Bhima? Bhima benarbenar mengerahkan kekuatan sepenuhnya dalam upaya mencari adiknya, Arjuna. Vrikodara
sendirian memasuki kelompokku, setelah menggiling Guru Drona sendiri. Siapa yang ada di sana, oh Sanjaya, yang akan berani berdiri di mukanya Bhima? Siapa di sana di antara para asura yang berani mencoba-coba berdiri di hadapan Indra, Dewa Agung Halilintar yang diacungkan di tangannya. Seorang bisa kembali setelah memasuki tempat tinggal sang Kematian. Tetapi tak seorang pun dapat kembali setelah bertarung menghadapi Bhimasena. Manusia itu lemah keberaniannya. Tidak ada gunanya menyerbu melawan Bhimasena yang sedang marah. Sama halnya seperti serangganseranggan yang jatuh di atas sebuah api sedang berkobar. Tanpa diragukan, membayangkan terhadap apa yang Bhima, yang dahsyat sedang marah itu telah katakan di persidangan pada pendengaran semua keturunan Kuru tentang pembantaian putraputraku. Dan setelah melihat kekalahan Karna itu, Duhsasana dan saudara-saudaranya berhenti bertarung melawan Bhima. Mereka benar-benar ketakutan. Putraku yang jahat itu, oh Sanjaya, berulang-ulang mengatakan
dalam persidangan dengan kalimat seperti ini. Karna, Duhsasana dan aku sendiri mengalahkan para Pandava pada pertempuran. Tanpa diragukan melihat Karna dikalahkan dan kehilangan keretanya oleh Bhima yang dihabiskan dengan kesedihan, hal itu sebagai akibat dari penolakannya terhadap pakaian Dewi Krishna. Setelah melihat saudaranya yang berbaju zirah dibantai dalam pertempuran oleh Bhimasena sebagai akibat dari kesalahannya sendiri. Jadi, tanpa diragukan, putraku terbakar dengan kesedihannya. Siapa menginginkan hidup lagi apalagi membuat sebuah permusuhan maju melawan putra Pandu, Bhima, yang digairahkan kemarahannya. Apalagi, dia bersenjatakan senjata-senjata mengerikan. Bhima sedang berdiri pada pertempuran itu. Dia seperti sang Dewa Kematian itu sendiri. Seorang bisa lolos dari rahang-rahang api Vadavapun, tetapi itu adalah kepercayaanku, bahwa tak seorang pun dapat lolos dari hadapan Bhima. Sungguh, tidak Partha, tidak keluarga Panchala, tidak Kesava, tidak Satyaki, ketika digairahkan kemarahan dalam pertempuran,
menunjukkan sedikit penghargaan terhadap hidupnya. Sayang, oh Suta, benar-benar kehidupan dari putra-putraku berada dalam bahaya. Sanjaya berkata, Paduka, oh Kaurava, demikian bersedih memandang penyembelihan itu. Tanpa diragukan paduka adalah akar kehancuran dunia ini! Paduka harus patuh terhadap nasihat-nasihat dari putra-putra paduka, dari paduka sendiri telah memancing permusuhan dahsyat ini. Walaupun didorong teman-teman yang baik, paduka tidak menerima obat
yang pantas. Seperti seseorang yang ditakdirkan untuk mati. Oh baginda, oh yang terbaik dari manusia, setelah diri paduka sendiri meminum racun paling dahsyat yang sangat sulit dicernakan. Ambillah oleh paduka semua akibatnya sekarang. Para pejuang itu sedang bertarung dengan kekuatan terbaik mereka. Masih paduka berbicara yang tidak baik terhadap mereka. Dengarkan hamba, karena hamba akan menggambarkan kepada paduka bagaimana hebatnya perang itu. (bersambung)
Sloka 8.18
Avyaktad vyaktayah sarvah prabhavanty ahar-agame ratry-agame praliyante tatraivavyakta-samjnake Pada harinya Brahma, semua yang nyata ini mengalir keluar dari tubuh halus Sang Brahma yang tidak nyata. Dan menjelang malamnya Sang Brahma, semua ini kembali menyerap ke tubuh halus Sang Brahma yang tidak nyata—tubuh sang Brahma yang sama juga.
16 Pages
126 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Monday,
takes on to Spielberg challenge daunting BFG’ to life e bring ‘Th Monday, July
4, 2016
- Steven shied LOS ANGELES has rarely Spielberg a challenge, from to away from in “Jaws”“Juin deadly sharks g dinosaurs resurrectin but when it came rassic Park,”a giant for “The vetto creatinglatest film, the prosBFG,” his found the eran director daunting.” pect “very intimidated
get told “I don’t usually ” Spielberg by technology, foreReuters TV. try and be at the time McCarten “I usually but this me REUTERS/Phil BFG” It took front of technology, of “The wake of it. get my sea the premiere to I was in the of weeks how I could Hall attends a couple realize 21, 2016. 30th feaof motion Cast member Rebecca legs to really U.S., June marks the the medium Angeles, “The BFG” 69-year-old Spielbest utilize film in Los thing of the ture film by the won three Oscars capture.” a Walt Disney the essential has decades film you “The BFG,” on Friday, tells girl out a certain said. “In So it’s berg, who spanning five book,” Rylance and plot. it’s a over a career “Indiana Jones,” out in theaters an orphaned Sophie, that includes List” and “Saving need experience book, but story of the Big Friendly will be Oscar- very faithful to the the book.” who encountersplayed by of new- “Schindler’s creature than Ryan.” Spielberg Giant (BFG), actor Mark Rylance different Sophie, played by BFG Private for the fifth installment motionstar Harrison sees the his returning When winning British to life using Barnhill, to Jones” with comer Rubyhe takes her back out of “Indiana for release in 2019.when and brought of Walt DisFord, due really flattered never one night, of giants capture animation. character based on home in the land give away his “I get The title but I can he my films book “The BFG,” she might people like the way they can,” my ney Co’s Roald Dahl’s gi- fear that films author becomes the ordinary no see secret. British going to enjoy girl quickly name, is unlike other people The plucky confidante to help said. “I am never of the same eat children, colthe way being and instead own output a friend gentle giant from ant. He doesn’t giants, and spread his fellowcreates dreams to cover the kind, his larger, uncultured can.” (rtr) bullied by lects and country under the brethren. through the brings of nighttime. of a book “Every film
You can
ional Bali
find Internat
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur
Jl. D.Tamblingan
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
July 4, 2016
an Australi cliffelection leaves hanger limbo nation in Page 6
y’s German worst penalty t ends shootou Italian hoodoo
eshis behind Banglad killings, nt restaura onal link internati probed Page 13
Honesty of le Balinese peop es experienc n degradatio
De Chowdhuri
victims with the , Bangladesh show solidarity India, to cafe in Dhaka, vigil in Kolkata, the upscale attacked during a militants candles others light after Islamist a sign as restaurant A man placesat Holey Artisan of the attack July 2, 2016.
-The increasing getting DENPASAR politician number ofin corruption cases involved the character of show that people known to Balinese has degraded. Of be honest very embarrassing is course, it people in general. experience for Balinese eventually leaders. Even public will Moreover, confidence’ to their it explicnot express Balinese a ‘crisis of people do consider that they are though Balinese and opinion may itly, public been contaminated time. people have corruptors all this assume that it same as the some people might people are in“Indeed, that Balinese of the Corruption what is just coincidence the sting operations who knows volved in Commission, but practitioner, Dr. Eradicationabout?” said a legal they think Radendra Suastama. Balinese... Ida Bagus on page 2 Continued
Who are the terror groups jostling for influence in Bangladesh?
tling groups jos the terror gladesh? Who are nce in Ban for influe REUTERS/Rupak
for its de claimed responsibility
as in Paris. them such use when they directed by expert in the Middle Radio broadcasts ISIS, terrorism kill Muslims inspired by said. was simi- they he said. (this attack)not a East,” Sajjan Gohel announcement, it’s Amaq would imply the Orlando
“It An ISIS , but via Amaq, after deaths of the Dhaka attack But some U.S. lar to one issued and the assas- more opportunistic it’s an indicahave facto news agency. the claim. The nightclub shooting police chief, hard and fast rule, the hacking such as French it does not minorities, doubted killings a worldwide sination of a tor.” (ap) and religious even in a country officials - Brutal used when Musrecently issued also be heard itself. DHAKA is typically LGBT activists months. Butattacks, the Dhaka group arms during the holy News can at Global which is come from the groupresponsibility in recent such left the call to in “Bali Image” from 9.30 secular thinkers, claims of Ramadan, 96.5 be more y numb to dead Saturday in Bangladesh “If ISIS Radio FM am. Listen to lim period it tends to escalated ISIS until 10.00 FM at http:// become increasingl20 hostages through Amaq,were inspired by of ongoing. claims responsibility that has that left at least groups Global Radio ten2myBut ISIS and analysts followers that had some degree for extremist at attacks, cafe siege globalfmbali.lis between who may have necessarily streaming created room the links r- for many on but not or live video tenuand http:// nation stunned. training claimed are Syria, communicati say sometimes to flourish. in the Muslim-majo quickly the groups been to Raqqa,said. Terrorism be broadly divided events and While ISISfor the attack, some a for have Gohel can affiliIndian ISIS uses to with them,” ous. responsibilityal Qaeda in the likely ity country groups and their is made through much “If the claim The platformcan offer hintsthe it is very experts say (AQIS) is more con- between two Mujahideen Banglachannel, Jamaatul local ISIS affiliate, claiming attacks raising planned by Telegram Subcontinent are ates: is a bloodshed, groups it was a plot or simply behind the rival terror groups and desh (JMB) extremist Team whether leadership Bangla group’s central while Bangladeshi cerns that outdo one another as the Ansarullah in the region. trying to AQIS. has such dominance establish political landscapeonly (ABT) follow The rocky much, and has not helped
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba ustream.tv/chan
SENIN KLIWON, 4 JULI 2016
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Ada Sentuhan Seni Tradisi
Cut Memey Bangga Terminal 3 Ultimate
KECANGGIHAN dan kemegahan Terminal 3 Ultimate mungkin sudah terdengar. Tak hanya memberikan fasilitas mewah, terminal ini juga menawarkan nilai seni tradisional. Di beberapa area dalam Terminal 3 Ultimate akan dibuat galeri seni yang memamerkan karya seni dari seniman-seniman Indonesia. Hal ini disambut oleh Cut Memey (35) yang lahir dari keluarga pemerhati bandara. Meskipun mengaku sedih harus meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta dengan bangunan lamanya, Cut Memey senang karena nantinya terminal baru ini bisa memberi sentuhan seni tradisional. ‘’Sebenarnya agak sedih meninggalkan bandara yang jadi kebanggaan Indonesia. Tapi aku baca juga di tempat ini akan ada banyak karya seni dari seniman-seniman yang dipasang, seperti lukisan. Jadi, tidak menghilangkan budaya kita,’’ tutur Cut Memey di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, belum lama ini. Ia juga tidak memungkiri bahwa mau tidak mau perkembangan zaman harus diikuti. Hal ini yang nantinya dirasakan oleh para penumpang setia Bandara Soekarno-Hatta. Meski bangunan di terminal lama mengusung desain joglo, namun Cut Memey berharap semuanya bisa menerima keberadaan Terminal 3 Ultimate yang baru dengan desain lebih modern. ‘’Perkembangan zaman semakin canggih. Jadi, kita tidak bisa stuck with the old airport. Jadi memang oke, disesuaikan dengan bandara yang canggih, tapi masih ada seni tradisionalnya,’’ ujar Cut Memey. Menurutnya, dengan adanya pameran karya seni di Terminal 3 Ultimate, maka tidak akan meninggalkan nilai tradisional khas Indonesia. Justru dengan adanya perkembangan zaman, ia mengharapkan masyarakat Indonesia bisa menyesuaikan diri. ‘’Karena ini desain standar internasional dengan sentuhan budaya seperti lukisan, tetap tidak meninggalkan budaya. Kita memang harus berpacu dengan zaman, tapi tetap menandakan bahwa ini Indonesia,’’ tandas Cut Memey. (pik)
Cut Memey
Bali Post/wan
GENJEK - Sekaa Penting Merdu Komala, duta Kabupaten Karangasem, menampilkan seni Genjek di Kalangan Ayodya, Taman Budaya, Art Centre, Sabtu (2/7).
Genjek
Genre Karawitan Bali Menggunakan Vokal GENJEK sebuah genre seni karawitan Bali yang menggunakan vokal sebagai sumber bunyi utama. Sepuluh hingga tiga puluh orang pemain duduk membentuk sebuah atau setengah lingkaran, menyanyi disertai gerakan-gerakan tubuh, dan menghasilkan paduan bunyi. Satu orang bertindak sebagai pembawa melodi sekaligus komando, satu orang sebagai pemegang ritme, sementara yang lainnya sebagai cipak, membuat jalinan ritmis suarasuara sa, pak, sriang, cek, de, tut, ces, jos, dan sir. Jalinan dan perpaduan yang harmonis berbagai jenis dan warna suara itulah membentuk sebuah
musik yang diberi nama Genjek. “Selain seni vokal, dalam Genjek juga terkandung seni sastra lewat lirik-lirik lagu yang dinyanyikan. Tema lagu Genjek sebagian besar mengenai kegembiraan. Ada juga yang bersifat romantis, rayuan, nasihat, dan sindiran,’’ kata Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum., Jumat (1/7). Pada dekade 1980-an, dikatakannya, ada satu tradisi unik dari sajian Genjek, yaitu kebiasaan minum tuak/arak sebagai teman akrab sebelum dan selama pertunjukan. Konon minuman beralkohol tinggi ini dapat merangsang gairah sekaa Genjek untuk
bernyanyi, sehingga sajiannya menjadi lebih mantap. Namun, sepuluh tahun kemudian, yaitu mulai dekade 1990-an terjadi perubahan, dalam kegiatan matuakan unsur bernyanyi dan ekspresi kegembiraan menjadi lebih dominan. Nama kegiatannya berubah, bukan lagi matuakan, tetapi magenjekan. Pada masa selanjutnya terjadi penataan artistik, mulai dari sruktur, musikalitas, dan tata penyajian sehingga kegiatan magenjekan kemudian berubah namanya menjadi seni Genjek. ‘’Jika dicermati lagi, seni Genjek sesungguhnya lahir dari kebiasaan berkumpul, ngerumpi
Bali Post/pik
Bali Post/kmb
DIPERKENALKAN - The New Kawasaki Ninja ZX-10R diperkenalkan untuk kalangan terbatas, Sabtu (2/7).
medis, dan dokter. Perkembangan lainnya, Genjek telah mengalami pelebaran used and function (penggunaan dan fungsi). Genjek kini digunakan untuk memeriahkan berbagai perayaan dan memiliki fungsi baru, yaitu selain sebagai hiburan pribadi juga seni tontonan. ‘’Dengan adanya perkembangan penggunaan dan fungsi, Genjek sudah mulai menapak jalan menuju bentuk kesenian yang lebih terpola memenuhi unsur presentasi artistik. Sebelumnya Genjek hanyalah mengutamakan nilai kebersamaan tanpa menghiraukan nyanyian dan tariannya baik atau tidak,’’ pungkasnya. (win)
Bebek Lingsir Bali Gelar Bakti Sosial
Miliki New Kawasaki Ninja ZX-10R, Konsumen Bali Jadi yang Pertama KAWASAKI Ninja selama ini merupakan kendaraan roda dua idaman bagi kalangan pria. Bahkan di Bali, penjualan kendaraan ber-cc besar ini cukup mendominasi. Tak heran, bila konsumen Bali menjadi konsumen Kawasaki pertama di Indonesia yang bisa memiliki produk the New Kawasaki Ninja ZX-10R. Kawasaki Ninja terbaru ini pertama kali diperkenalkan di event Jakarta Fair, JIexpo Kemayoran, pada booth Kawasaki, mulai dari 10 Juni – 17 Juli 2016. Menurut GM PT Duta Intika Bali, Calvin Gozali, Kawasaki Ninja ZX-10R telah jelas membuktikan potensialnya di sirkuit balap melalui serangkaian kemenangan di kejuaraan dunia Superbike World Championship. Juara II pada 2012, juara I pada 2013, juara II pada tahun 2014 sampai pada 2015. ‘’Dengan banyaknya manfaat, hasil dari feedback, serta penelitian dan pembangunan yang terus berjalan dari Kawasaki Racing Team, Kawasaki meluncurkan The New Kawasaki Ninja ZX-10R, yang merupakan The closest thing to a world Superbike Champion machine,’’ paparnya. Dengan performa yang ditingkatkan dan didesain untuk meraih lap time lebih cepat di sirkuit, Ninja ZX-10R baru diposisikan untuk melanjutkan dominasi Kawasaki Ninja di dunia. Dipersenjatai mesin 998 cc, 4 silinder segaris, yang mengeluarkan tenaga 200 PS, menawarkan hantaran tenaga merata hingga ke tenaga puncaknya. ‘’Update terhadap mesin meliputi tenaga lebih kuat pada rentang RPM rendah-menengah untuk akselerasi lebih cepat saat keluar dari tikungan di sirkuit. Crankshaft lebih ringan menghasilkan karakter mesin quickrevving dan handling lebih ringan,’’ katanya. Ia mengatakan New Kawasaki Ninja ZX-10R ini cukup diminati di Bali. Terbukti sudah ada 3 konsumen yang membeli kendaraan yang dibanderol dengan harga Rp 476 juta untuk wilayah Bali. ‘’Untuk SPK (surat pesanan kendaraan - red) sudah ada 3 di Bali. Sedangkan produknya baru tiba 1 unit dan sudah diserahkan kepada pembelinya,’’ kata Calvin, Sabtu (2/7), dalam acara pengenalan the New Kawasaki Ninja ZX-10R. Ia mengetengahkan, ada sejumlah perbaikan yang dilakukan pada produk terbaru ini, yakni bodi bagian depan lebih besar menghasilkan resistan yang lebih rendah terhadap angin dibanding model terdahulu. Suspensi depan dan belakang yang mudah diatur dari Showa yang dikembangkan dari Superbike World Championship menghasilkan kenyamanan pengendalian dan stabilitas pengereman. ‘’Untuk menunjang performa ZX10R, sistem perangkat pengereman high-spec dari Brembo yang merupakan komponen terbaik untuk model produksi masdal diimplementasikan,’’ imbuhnya. Untuk melengkapi dan menunjang potensial yang ada pada New Ninja ZX-10R ini, beragam perangkat elektronik ditanamkan, seperti S-KTRC (Sport-Kawasaki Traction Control), KLCM (Kawasaki Lauch Control Mode), Cornering Management Function, Power Mode, serta perangkat KIBS (Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System). (kmb18/k100)
disertai minum tuak/arak dan apabila dalam keadaan mabuk, nyanyian Genjek keluar dengan lancar, mereka pun beryanyi bersama membuat jalinan irama dan melodi yang cukup menarik,’’ imbuh Prof. Arya yang baru-baru ini dikukuhkan sebagai Guru Besar di ISI Denpasar. Fenomena menarik lainnya berkaitan dengan seni Genjek adalah adanya perkembangan habitat dan pelaku. Telah terjadi perkembangan habitat dari pedesaan ke perkotaan, dari pelaku-pelaku kaum petani, sopir, nelayan, dan buruh menjadi golongan masyarakat intelektual, seperti pegawai negeri, pengusaha, tenaga
BATU PERTAMA - Jero bendesa pakraman se-Kota Denpasar melakukan peletakan batu pertama sebagai simbolis penataan Pantai Padanggalak.
Pantai Padanggalak Ditata
19 Desa Pakraman se-Denpasar Letakkan Batu Pertama KERAP mendapat predikat kumuh dan kotor, kini Pantai Padanggalak mulai ditata. Penataan tidak hanya berupa pembersihan pantai, tetapi juga penataan stage dengan memperpanjang stage sekitar 150 meter untuk tempat dewa yadnya (melis). Selain itu juga akan dibangun Padmasana, pos induk, toilet, lapangan olahraga desa dan tempat bermain anak, taman pinus dan area tempat duduk, jalan yadnya, kios, pedestrian/tempat sembahyang, pedestrian, genah pralina, dan bale. Penataan pantai mulai dilakukan secara simbolis dengan peletakan batu pertama Minggu (3/7) kemarin di Pantai Padanggalak. Turut hadir dalam acara tersebut tokoh Puri Kesiman I Gusti Ngurah Gede, S.H., Ketua LPD Desa Kesiman, Klian Dinas Kedaton, Klian Dinas Kedaton Klod, 19 Jero Bendesa Pakraman se-Denpasar di antaranya Kesiman, Sumerta, Pagan, Tonja, Peninjoan, Penatih Puri, Laplap, Kedua, Pohgading, dll. I Gusti Ngurah Gede, S.H., tokoh masyarakat dan selaku penasihat tim penataan Pantai Padanggalak, menyampaikan pihaknya mulai berproses dari melihat keberadaan Pantai
Padanggalak yang begitu luas dan hancur akibat abrasi dulu. ‘’Sekarang sudah bisa tertata dengan baik sehingga kami perlu menyikapi dalam hal ini, supaya tidak lagi mendapat kesan kumuh dan kotor,’’ ujarnya. Masyarakat Kesiman berharap sekali bantuan pemerintah, namun pemerintah sudah banyak tugasnya sehingga tidak mungkin akan bisa fokus memikirkan salah satu lokasi. Maka dari itu, muncul niat dari desa adat dan Banjar Kedaton untuk membentuk tim penataan Pantai Padanggalak, mengingat pantai ini merupakan tempat yang strategis untuk melakukan seremonial keagamaan, baik manusa yadnya maupun dewa yadnya. Tim penataan Pantai Padanggalak mulai berproses dari meminta sumbangan ke masyarakat yang akan melakukan seremonial ke Pantai Padanggalak. Penggunaannya untuk menata kembali, menjaga kebersihan pantai, dll. Adanya upacara dewa yadnya berupa melis setahun sekali dengan stage yang ada saat ini dirasa kurang, karena yang memakai Pantai Padanggalak, terhitung secara resmi 20 desa adat, belum termasuk Gianyar. ‘’Di sinilah betul-betul disiapkan kapasitas pantai untuk keg-
iatan seremonial,’’ imbuhnya. Sementara itu, untuk mengatasi abrasi, pada tahun 2003, pemda telah memberikan bantuan berupa penanggulan pantai. Dengan adanya penanggulan tersebut dirasa sudah bisa mengatasi abrasi, hanya pantai yang dulunya landai, sekarang agak curam dengan adanya penanggulan ini sehingga agak sulit melakukan prosesi ke laut. Penataan pantai dimulai dengan penambahan penerangan, pembangunan fasilitas umum terutama untuk umat yang melakukan prosesi upacara. ‘’Kami sudah mulai melakukan pemungutan parkir. Dana itu kami kembalikan dalam bentuk penataan kembali,’’ imbuh I Wayan Sukra, Ketua Tim Penataan Pantai Padanggalak. Penataan pantai diharapkan selesai secepatnya, karena dalam pelaksanaan penataan ini dilakukan secara mandiri, sumber dana dari parkir. ‘’Mudah-mudahan dengan jalan ini ada uluran dari Pemkot atau Pemerintah Provinsi Bali memberikan kepada desa kami lokasi ini sebagai hak guna pakai, statusnya tanah negara. Kalau itu sudah hak pakai, perencanaan kami selanjutnya adalah melakukan 12 langkah yang sudah kami rencanakan,’’ harapnya. (kmb42/k100)
BEBEK Lingsir Bali kembali mengadakan kegiatan bakti sosial dalam bentuk pengobatan gratis, donor darah dan pembagian sembako kepada 111 warga miskin di Balai Desa Banjar Manikaji, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli. Kegiatan kali ini sangat berbeda dengan kegiatan bakti sosial pada tahun-tahun sebelumnya. Kali ini Bebek Lingsir Bali yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bangli mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat Bali berupa sumbangan sembako, pakaian bekas layak pakai dan uang tunai untuk disalurkan pada kegiatan bakti sosial, Minggu (3/7) kemarin. Selain pengobatan gratis, donor darah dan pembagian sembako, Bebek Lingsir Bali juga menyempatkan diri mengunjungi enam kepala keluarga yang spesial diberikan bantuan berupa uang tunai, sembako dan pakaian layak pakai di desa tersebut. Keluarga yang dikunjungi dan diberikan bantuan yaitu, pertama, Ketut Nyanding. Keluarga yang beranggotakan 7 orang ini tidur di sebuah rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni. Keluarga ini membutuhkan bedah rumah dan biaya sekolah untuk 5 anaknya. Kedua, Ni Nyoman Wirta, hidup sendirian di rumah yang sudah tidak layak huni. Ia berharap bantuan sembako, pengobatan, alat dapur dan juga bedah rumah. Ketiga, Sang Ketut Merta yang mengalami cacat fisik pada salah satu tangannya, membutuhkan bantuan sembako dan juga rehab tempat tinggalnya.
Keempat, Sang Ayu Kompiang Nadi, janda beranak tiga, membutuhkan rehab dapur dan membutuhkan bantuan uang untuk menyekolahkan anaknya. Kelima, Nengah Widartayasa, bayi berusia 6 bulan penderita hydrocephalus, alamat Banjar Kebon Kaja. Keenam, Ni Kadek Ayu Lestari umur 12 tahun, tidak bisa melakukan aktivitas layaknya anak-anak seusianya, karena adanya kelainan pada fisik. Total bantuan yang disalurkan berupa uang tunai senilai lima juta tiga ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah dan sembako berupa beras 420 kg, telur 42 krat, gula 72 kg, minyak goreng 192 liter, mi instan 38 dus. Semua bantuan yang terkumpul dari kegiatan ini diperoleh dari penggalian dana Bebek Lingsir Bali berupa penjualan merchendise (kaos, topi, pin, dll) Bebek Lingsir Bali, donasi dari dermawan, dan dari bantuan member/anggota Bebek Lingsir Bali yang kini berjumlah 130 anggota di seluruh Bali. Tujuan kegiatan ini selain untuk menjalankan program rutin tiga bulan Bebek Lingsir Bali yaitu sosial dan kemanusian, juga untuk meningkatkan rasa kekeluargaan, kerja sama tim, dan rasa peduli terhadap sesama. Dengan demikian diharapkan agar komunitas Bebek Lingsir Bali selain menjadi perkumpulan motor Honda C70 juga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, seperti dikatakan Ketua Umum Bebek Lingsir Bali I Putu Dila Nurgatha. Ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan turut menyukseskan kegiatan ini. (r/k100)
Bali Post/ist
BAKSOS - Bebek Lingsir Bali menggelar bakti sosial (baksos) di Balai Desa Banjar Manikaji, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli.