Skip to main content

Edisi Sabtu 4 Agustus 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 330 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

BPJS Kesehatan Batasi Tiga Layanan

RS Dibatasi Lakukan Operasi Katarak Bali Post

SEJAK 1948

Ketidakadilan di Desa Adat

JIKA tahun politik terjadi sepanjang tahun, bisa jadi kita bisa berharap desa adat akan banyak dibicarakan dan diperhatikan, walaupun sebatas wacana. Masalahnya, ketika tahun politik bergulir wacana tentang keberpihakan dan bantuan dana tunai untuk desa adat menjadi salah satu propaganda politik. Entah itu dijalankan atau tidak, rasional atau irasional, yang penting berjanji untuk memberdayakan desa adat menjadi kemasan khusus. Semua ingin membuktikan diri berpihak pada desa adat. Faktanya, mungkin bisa kita katakan jauh panggang dari api. Krama desa adat tetap mandiri menjaga tradisi dan budayanya. Dari sekian ragam aktivitas desa adat dan beban tradisi di desa adat, hanya sebagian kecil yang bisa ditopang oleh dukungan pemerintah. Anggaran yang dikucurkan kepada desa adat dengan tanggung jawab besar yakni menjaga dan mengawal Bali sangat pincang. Kini, warga desa adat berinvestasi untuk bisa menjaga ruang dan tradisinya. Bahkan, ada salah satu pakar dan politisi mengkalkulasikan beban modal yang dikeluarkan krama adat untuk menjaga tradisi, palemahan, serta kerukunan antar-pawongan-nya mencapai triliunan rupiah. Angka yang sangat fantastis di tengah lemahnya daya tahan ekonomi krama Bali di pedesaan. Inilah sebuah ironi pemertahankan Bali dengan tulang punggung desa adat. Sebuah ironi yang mungkin akan mempercepat proses akultursasi di tanah Bali, sehingga lambat laun Bali menjadi ‘’modern’’. Fakta lain membuktikan ketika desa adat dijadikan panglima atau benteng terakhir menjaga arus globalisasi, teknologi dan persaingan ekonomi, krama desa adat makin terjepit. Mereka yang sibuk urusan adat, akhirnya sering kali mengabaikan kesempatan untuk bisa bekerja untuk kepentingan ekonomis. Hal. 15 Tradisi Leluhur

SEJAK dibentuknya tahun 2014, BPJS Kesehatan tak berhenti menuai pro-kontra. Tidak hanya dari masyarakat umum, tetapi juga dari rumah sakit dan asosiasi terkait. Terbaru, kebijakan yang menuai prokontra adalah tiga aturan baru dari Direktur BPJS Kesehatan terkait pembatasan layanan. Yaitu penjaminan pelayanan persalinan dengan bayi baru lahir sehat, penjaminan pelayanan katarak dalam pelayanan kesehatan, dan penjaminan pelayanan rehabilitasi medik. Direktur RS Mata Bali Mandara dr. Ni Made Yuniti, M.M.

Tak Sengaja, Kapolsek Tembak Anak Buah

KAPOLRES Buton AKBP Andi Herman mengatakan tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus penembakan salah sasaran Kapolsek Siotapina Iptu Suwoto terhadap anak buahnya, Brigadir Sanusi. ‘’Itu peluru nyasar. Tidak ada unsur kesengajaan di situ, tujuannya untuk mengamankan massa yang tawuran. Ini musibah,’’ kata AKBP Andi Herman, Jumat (3/8) kemarin. Andi menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi pada Selasa (31/7) itu, awalnya terjadi tawuran antarpelajar dan warga dari dua desa di Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sultra yang kemudian polisi berupaya mengamankan situasi. Kapolsek Iptu Suwoto ikut turun dan memberi tembakan peringatan terhadap massa yang mengamuk. ‘’Situasi chaos. Kapolsek memberi tembakan peringatan hingga terjatuh dan lututnya berdarah. Telapak tangannya jatuh ke tanah dengan posisi memegang senjata,’’ katanya lagi. Kemudian, dalam jarak sekitar enam meter, Kapolsek melihat salah satu anggotanya jongkok bersimbah darah dan ternyata dia adalah Brigadir Sanusi yang menjadi korban salah tembak Kapolsek. Andi menambahkan, Polda Sulawesi Tenggara mengambil alih penanganan kasus ini. ‘’Kapolsek saat ini masih berada di Polres Buton dan diperiksa oleh penyidik Polda Sultra,’’ katanya lagi. Kondisi Suwoto, menurut Andi, masih shcok atas kelalaian perbuatannya. Sedangkan jenazah Brigadir Sanusi sudah dikebumikan pada Selasa (31/7) malam. (ant)

dari BPJS Kesehatan baru dilakukan tanggal 1 Agustus. Tercatat 70 persen pasien RS Mata Bali Mandara merupakan peserta BPJS Kesehatan, maka aturan tersebut mau tidak mau harus ia terapkan. Padahal sepuluh besar kasus yang terbanyak dilayani di RS Mata Bali Mandara, salah satunya katarak. Sementara aturan baru BPJS Kesehatan tersebut membatasi layanan katarak. RS Mata Bali Mandara diakui mendapatkan kuota layanan katarak dari Juli hingga Desember 2018 sebanyak 535. ‘’Rumah sakit

dibatasi untuk melakukan operasi katarak. Jadi yang bisa kami lakukan adalah yang kasus katarak dengan visus kurang dari 6/18. Kita juga ada kuota. Tiap rumah sakit ada kuotanya sampai Desember 2018,’’ ungkapnya. Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Bali dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. mengatakan, saat ini aturan tersebut sedang dalam proses. Meski Menteri Kesehatan meminta menunda peraturan tersebut, namun BPJS Kesehatan bersikukuh tetap menjalankan. Namun,

dari rumah sakit sebagai pemberi pelayanan tidak boleh mengabaikan pelayanan. ‘’Pelayanan harus tetap berjalan. Karena BPJS Kesehatan selaku pihak yang membayar jadi mereka meminta membatasi itu. Persi meminta dikomunikasikan saja dengan pasien bahwa sekarang dibatasi fisioterapi misalnya dua kali seminggu,’’ ujarnya. Karena di rumah sakit tidak ada petugas BPJS Kesehatan, maka terkait peraturan baru tersebut dikomunikasikan oleh petugas rumah sakit. Hal. 15 Harus Tunduk

Imunisasi MR Dilanjutkan, Kecuali di Jawa Jakarta (Bali Post) – Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan kampanye imunisasi measles rubella (MR) di 28 provinsi luar Pulau Jawa tetap dilanjutkan bagi masyarakat yang tidak mempermasalahkan isu kehalalan. ‘’Kami tetap melakukan imunisasi bagi yang tidak mempermasalahkan isu halal ini. Jadi itu tetap kita lakukan,’’ katanya usai melakukan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia di kantor MUI Jakarta, Jumat (3/8) kemarin. Namun, bagi sebagian masyarakat yang masih mempermasalahkan kehalalan vaksin MR dari produsen vaksin asal India, Serum Institute of India (SSI), pemerintah mempersilakan apabila ingin menunda imunisasi sambil menunggu keputusan MUI terkait dengan fatwa vaksin MR. MUI secara khusus akan mengeluarkan fatwa halal ti-

Keberpihakan pada Petani Harus Riil

Denpasar (Bali Post) Dunia pariwisata diprediksi akan semakin maju seiring dengan arah pembangunan ekonomi pemerintah. Saat ini pariwisata diplot sebagai pendulang devisa terbesar, bahkan bisa melampaui kontribusi dari minyak dan gas. Bali khususnya, ke depan diperkirakan bergerak semakin cepat dengan semakin meningkatnya angka kedatangan wisatawan. ‘’Permasalahan yang timbul, tentu akan sangat dirasakan pada masyarakat adat pengawal budaya Bali sebagai sumber pariwisata budaya, dan budaya Bali bersumber pada agama Hindu, budaya pertanian dan alam,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana dikonfirmasi, Jumat (3/8) kemarin. Menurut Adhi Ardhana, pemerintah daerah perlu tegas memberi keberpihakan pada dunia pertanian. Dari segi ekonomi, keberpihakan ini penting agar sumbangsih sektor pertanian dapat meningkat lebih tinggi. Hal. 15 Sangat Moderat

mengatakan, RS Mata Bali Mandara telah menerapkan aturan BPJS Kesehatan tersebut. Meskipun BPJS Kesehatan menginformasikan aturan tersebut melalui telepon, tidak melalui surat resmi, ia berupaya untuk menyosialisasikannya kepada pasien. ‘’Sampai saat ini belum ada komplain dari masyarakat atau pasien,’’ tandasnya. Untuk RS Mata Bali Mandara yang merupakan rumah sakit pusat rujukan mata, diakui telah menerapkan aturan tersebut sejak 25 Juli 2018. Namun sosialisasi

daknya vaksin yang digunakan dalam kampanye imunisasi MR di Indonesia dengan terlebih dahulu ada pengujian kandungan vaksin. Menkes Nila juga akan menyurati SSI untuk meminta dokumen-dokumen terkait dengan komponen yang terkandung dalam vaksin MR untuk mengetahui ada tidaknya unsur keharaman pada vaksin tersebut. Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI akan mengkaji unsurunsur yang terdapat dalam vaksin MR untuk selanjutnya ditetapkan melalui fatwa oleh MUI. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Soleh mengatakan,

meski vaksin MR asal India itu belum mendapatkan sertifikasi halal MUI maka tidak bisa dikatakan vaksinnya haram, dan juga belum bisa dipastikan halal karena belum melalui tahap pengujian. Apabila hasil pengujian kandungan vaksin tidak ditemukan unsur haram, MUI mendukung kampanye imunisasi MR sebagai upaya pencegahan suatu penyakit. Namun, jika hasil pengujian menunjukkan ada unsur haram, penggunaan vaksin tetap diperbolehkan dengan mempertimbangkan kedaruratan sebagaimana yang tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi. (ant)

Densus Tangkap Terduga Teroris di Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) Terduga teroris ditangkap tim Densus 88 di Banyuwangi. Dia ditangkap saat keluar dari sebuah kampus teknik negeri di Kabat, tempatnya bekerja. Terduga teroris itu, EPW (31), asal Probolinggo, Jawa Timur. Selama ini pelaku tinggal bersama keluarganya di Dusun Krajan Wetan, RT 1/I, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. ‘’Ditangkapnya Rabu (1/8)

malam. Katanya saat keluar kampus. Kami dikabari sudah malam, lalu ada Densus di rumah EPW,’’ kata Kades Parangharjo Panji Widodo, Jumat (3/8) malam. Pria ini mengaku sempat kaget ketika diajak petugas ke rumah terduga pelaku. Ternyata, kata Panji, saat di lokasi sudah ada puluhan personel bersenjata laras panjang. Ada yang berseragam, ada juga yang berpakaian

Bali Post/ant

BARANG BUKTI - Anggota Polres Tasikmalaya Kota membawa barang bukti usai penggeledahan di rumah terduga jaringan teroris di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (3/8) kemarin.

preman. ‘’Jadi kami hanya diajak saat menggeledah rumah terduga pelaku. Pengakuannya memang dari Densus 88,’’ jelasnya. Terduga EPW tinggal di desa setempat mulai lima tahun silam, sejak menikah dengan warga setempat. Dia memiliki dua anak yang masih kecil. Menurut Panji, EPW mulai tak aktif kegiatan warga sekitar tiga bulan lalu. Dia jarang kelihatan berbaur dengan masyarakat. ‘’Kalau penampilannya biasa, selalu bersahabat,’’ kisah Panji. Rumah terduga teroris ini juga agak jauh dari perkampungan warga, sehingga tak banyak yang tahu kegiatan pastinya setiap hari. Dua terduga teroris juga ditangkap di Bandung. Penangkapan dua orang terduga teroris oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di kawasan Gedebage, Kota Bandung pada Rabu (1/8), termasuk dalam pengembangan kasus di Surabaya, kata Wakapolri Komjen Syafruddin. ‘’Yang saya dapat laporan sebelum (tugas) keluar itu masih pengembangan kasus Surabaya,’’ ujar Wakapolri, di Jakarta, Jumat kemarin. Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mem-

Bali Post/udi

SEPI - Rumah terduga teroris di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi tampak sepi, Jumat (3/8) malam. benarkan dua orang terduga teroris ditangkap tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di kawasan Gedebage, Kota Bandung pada Rabu (1/8). Agung mengatakan, penangkapan terduga teroris ini berkaitan dengan pengamanan menjelang penyelenggaraan Asian Games, di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Informasi yang dihimpun, penangkapan dua terduga

teroris tersebut dilakukan di salah satu kompleks yang berdekatan dengan Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), juga dekat dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Menurut Agung, tim Densus 88 Antiteror kini tengah melakukan penyelidikan terhadap keduanya, tetapi belum ada indikasi akan melakukan aksi teror di Polda maupun di GBLA. (udi/ant)

Barter Hasil Bumi dengan 11 Sukhoi

RI Tunggu Bebas Sanksi Embargo AS

Pesawat Sukhoi

Bali Post/dok

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah Indonesia menunggu pembebasan sanksi embargo dari Amerika Serikat terkait rencana pembelian 11 pesawat tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia. ‘’Indonesia saat ini dalam posisi menunggu AS membebaskan sanksi tersebut,’’ kata Menko Polhukam Wiranto saat menggelar rapat koordinasi khusus menyangkut pengadaan SU-35 dan program pengembangan jet tempur Korean Fighter Xperiment/Indonesian Fighter Xperiment (KFXIFX), di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (3/8) kemarin. Pembelian 11 pesawat

tempur generasi 4,5 itu untuk menggantikan F-5 Tiger yang sudah usang dengan nilai total 1,14 miliar dolar AS. Pembayaran atas kebijakan bilateral Indonesia-Rusia itu dilakukan melalui sistem barter, yaitu menukar dengan produk ekspor berupa kopi, kelapa sawit, teh, dan hasil bumi lainnya. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rostec (BUMN Rusia) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) itu di Moskow, Rusia pada Agustus 2017 yang disaksikan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita. Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump pada Agustus 2017 telah

menandatangani UU Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). Regulasi itu mengatur soal sanksi kepada negara yang membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Rusia. Namun, pada Juli 2018, Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis mengambil sikap dengan meminta Kongres untuk memberikan keringanan atas sanksi yang diberikan. Menurut Wiranto, sanksi yang dikeluarkan oleh Donald Trump itu bersifat umum dan kemungkinan ada tiga negara yang diberikan keringanan sanksi. ‘’Ada pernyataan bahwa sangat besar kemungkinan-

nya bahwa ada tiga negara yang bisa dilepaskan dari sanksi, seperti Indonesia, India, dan Vietnam. Makanya sekarang kita tunggu. Jangan sampai press conference ini mendahului apa yang belum jelas. Makanya saya hati-hati untuk menjelaskan hal-hal yang belum pasti kepada publik, sehingga tidak membuat kegelisahan,’’ ujar mantan Panglima TNI ini. Wiranto pun menyambut positif kebijakan AS dengan pengajuan keringanan dan rencana pembebasan sanksi tersebut. ‘’Kalau nekat (membeli) tapi ada sanksi bagaimana. Dipikirkan enggak akibatnya,’’ kata Wiranto pula. (ant)


DENPASAR

2

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Pengunduran Diri Rochineng Disetujui Gubernur GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika memberikan persetujuan atas pengunduran diri sebagai PNS yang dimohon Kepala BKD Provinsi Bali I Ketut Rochineng. Dalam Surat Persetujuan No.882/7290/BKD, Rochineng diketahui mengajukan surat permohonan pengunduran diri sebagai PNS pada tanggal 9 Juli 2018, karena akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Rochineng didaftarkan oleh PDI-P sebagai caleg DPRD Bali dari dapil Buleleng. “Gubernur Bali menyatakan memberikan persetujuan atas pengunduran diri Kepala BKD Provinsi Bali I Ketut Rochineng sebagai PNS, terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2018,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengutip isi Surat Persetujuan Gubernur saat dikonfirmasi, Jumat (3/8) kemarin. Mahendra menambahkan, Gubernur juga telah menunjuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali Ketut Lihadnyana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Provinsi Bali per 1 Agustus lalu. Jabatan ini akan disandang Lihadnyana sampai dengan ditetapkannya pejabat definitif Kepala BKD Provinsi Bali. Dikonfirmasi terpisah, Lihadnyana membenarkan dirinya kini juga ditunjuk menjadi Plt. Kepala BKD Provinsi Bali. Kendati terhitung mulai tanggal 1 Agustus, namun ia mengaku baru mengetahuinya kemarin. Itu pun setelah diberi tahu oleh stafn y a . “Mungkin tanggal 1 sudah keluar, tapi saya baru tahu karena saya terus ke lapangan. Ini saja masih dalam perjalanan mau ke kantor dari Karangasem,” ujarnya. (kmb32)

TBS Ke-3 Perebutkan Hadiah Lebih Besar

Denpasar (Bali Post) Pada tahun 2018, blibli.com kembali menggelar pencarian pengusaha kreatif muda terbaik. The Big Start Indonesia (TBS) season 3 kali ini memperebutkan hadiah yang lebih besar, yakni Rp 1,1 miliar. Senior Brand Strategy Manager blibli.com Maria Hermina dan Senior Marcomm Manager Lani Rahayu mengatakan hal itu saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Jumat (3/8) kemarin. Menurut Maria Hermina, blibli.com sebagai perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia berupaya untuk mendukung pengembangan UMKM lewat ajang kompetisi ini. Seperti tahun lalu, Bali menjadi kota yang disasar dalam rangkaian roadshow TBS ke-3 ini. Melalui tema “Buktikan Kepada Mereka”, TBS Season 3 diharapkan dapat menjawab tantangan terbesar para pengusaha muda Indonesia untuk mengembangkan bisnis mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas. Lani Rahayu menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya, TBS kali ini lebih besar karena akan ada roadshow ke lima kota. Tahun lalu lebih dari 20.000 peserta berpartisipasi. Tahun ini diharapkan lebih banyak lagi pengusaha dari Bali yang ikut serta. “Tahun lalu jumlah peserta dari Bali masih relatif sedikit. Tahun ini diharapkan bisa mengalami peningkatan,” ujarnya. Dalam roadshow, kata Lani Rahayu, ada open market yang menjual produk-produk karya pengusaha lokal. Ada juga talkshow para local heroes atau pengusaha muda masing-masing kota, serta berbagai kegiatan komunitas dan hiburan. Kegiatan ini digelar di Bandung pada tanggal 20-22 Juli dan Yogyakarta pada tanggal 27-29 Juli, serta akan digelar di Surabaya pada tanggal 24-26 Agustus, kemudian ditutup di Jakara pada 31 Agustus - 2 September. Untuk kegiatan TBS, Lani Rahayu mengakui para pengusaha masih ada yang kurang konsisten dalam menghasilkan produk. Untuk itu, di tahun ini pihaknya bekerja sama dengan Prasetiya Mulya Business School untuk memberikan ilmu tentang bisnis serta sejumlah pihak dalam hal pengemasan, pengiriman, dan penunjang setelah produk dihasilkan. (kmb18)

Bali Post/eka

Proyek Pasar Badung Terkendala Cuaca Buruk Pengiriman Beton Terlambat Denpasar (Bali Post) Proyek lanjutan pembangunan Pasar Badung tahap II mulai digarap sejak April 2018. Namun, akibat cuaca buruk yang berakibat naiknya permukaan air laut dan disertai gelombang tinggi, progress proyek dengan nilai kontrak Rp 61.803.873.000 dari pagu Rp 70 miliar itu mengalami sedikit keterlambatan alias molor seki-

tar 4,78 persen. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan hal itu, Jumat (3/8) kemarin. Jimmy Sidharta mengatakan, molornya progress proyek tersebut akibat ombak yang besar di laut beberapa hari terakhir. Pengiriman bahan berupa beton terlambat,

sehingga berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek. Namun setelah bahan datang, pihaknya memastikan progress-nya naik cukup jauh. Artinya, ketika beton sudah dipasang, keterlambatan itu akan terkejar. ‘’Sekarang ini mungkin sudah lebih dari target yang dicapai, karena bahannya sudah datang,’’ katanya. Menurut Jimmy Sidharta,

proyek tahap II ini sudah dikerjakan sejak 25 April lalu. Per 31 Juni lalu, seharusnya sudah mencapai 26,17 persen. Namun akibat cuaca, baru bisa terealisasi 22,09 persen. ‘’Ini kan akhir bulan, jadi sekarang mungkin sudah melampaui,’’ jelas Asisten II Setda Kota Denpasar ini. Jimmy Sidharta menambahhkan, proyek tahap II ini akan sampai pada finishing.

Artinya, setelah proyek ini rampung, pedagang sudah bisa menempati bangunan baru ini. Namun, proses penempatan pedagang tersebut akan diatur oleh PD Pasar. ‘’Kami hanya menyediakan tempatnya saja. Soal relokasi pedagang dari tempat berjualan sementara di bekas Tiara Grosir, akan dilakukan PD Pasar,’’ tegasnya. (kmb12)

Mediasi Warga Serangan - PT BTID

Disepakati Membuka Akses Jalan ke Pantai Denpasar (Bali Post) –

Kasus penutupan akses jalan menuju pantai di Serangan, akhirnya dibahas oleh kedua belah pihak antara perwakilan warga dengan PT BTID, Jumat (3/8) kemarin. Pertemuan ini dimediasi oleh Camat Denpasar Selatan Wayan Buda. Mediasi ini juga dihadiri Asisten I Setda Kota Denpasar, Kapolsek Densel, Koramil, DPD HNSI Bali, Lurah Serangan, Bendesa Adat Serangan, serta perwakilan nelayan. Setidaknya ada enam poin kesepakatan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut. Salah satunya, yakni tidak menutup akses jalan ke pantai untuk kepentingan warga setempat. Asisten I Setda Kota Denpasar I Made Toya yang memimpin mediasi ini mengungkapkan, perlu ada komunikasi dan koordinasi antarpihak desa/lurah dengan PT BTID. Beberapa persoalan yang mengemuka di kawasan itu dinilai sebagai bentuk koordinasi dan komunikasi yang kurang, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Menurut Bendesa Adat Serangan I Made Sedana, semua warganya sebenarnya sangat mendukung rencana pembangunan yang dilakukan PT BTID. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika akses jalan ke pantai mulai ditutup. Bahkan warung-warung warga yang ada di pantai telah dibongkar dengan alasan un-

tuk menjaga keamanan serta kegiatan IMF-WB yang akan berlangsung akhir tahun ini. Akibatnya, masyarakat resah dan kehilangan mata pencaharian. Hal senada juga diungkapkan warga setempat, Wayan Loka, Temu Antara, serta perwakilan nelayan lainnya. Pada prinsipnya, mereka berharap jalan menuju pantai tetap dibuka. “Kami berharap jalan menuju pantai tetap dibuka. Kalaupun sekarang ada satu pintu, cukup berat bagi mereka yang tidak bisa naik sepeda atau sepeda motor,” ujar Temu Antara. Terkait hal ini, Deputi GM Bidang Lisensi dan Litigasi Agung Buana mengatakan, proses pembangunan fasilitas pariwisata di kawasan itu akan segera dilakukan. Terlebih dalam menyukseskan hajatan IMF-Word Bank, di kawasan itu akan dibuatkan Beach Club. Terkait dengan itu, pihaknya harus melaku-

Bali Post/kmb12

MEDIASI - Suasana mediasi antara perwakilan warga dengan PT BTID, Jumat (3/8) kemarin. kan pengamanan agar pembangunan tahap awal ini bisa berjalan lancar. Setelah melakukan pertemuan yang cukup alot, akhirnya disepakati beberapa poin yang harus dilakukan kedua belah pihak. Kesepakatan itu di antaranya akses menuju pantai, terutama untuk masyarakat nelayan/ masyarakat umum dan jalan menuju tempat sembahyang

tidak ditutup. Kedua, PT BTID wajib selalu berkoordinasi dengan Lurah Serangan dan Bendesa Serangan setiap akan melaksanakan kegiatan yang dilakukan di wilayah Pulau Serangan. Poin ketiga, agar semua pihak baik masyarakat maupun PT BTID bersamasama menjaga kebersihan, ketentraman dan ketertiban. Kesepakatan lainnya, yakni pembangunan jalan melingkar

agar segera menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan. Jalan melingkar akan dibahas oleh tim harmonisasi, dan tim harmonisasi agar segera dibentuk dan bekerja. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kurir Narkoba ”Urgent”, Standardisasi Keamanan di Taman Rekreasi Dituntut 15 Tahun Penjara

Bali Post/kmb

BERKUNJUNG - Senior Marcomm Manager blibli.com Lani Rahayu saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Jumat (3/8) kemarin.

Topik : ”Urgent”, Standarisasi Keamanan di Taman Rekreasi

Denpasar (Bali Post) Menjamurnya objek ayunan untuk selfie yang belum lama ini makan korban seorang wisatawan asal Prancis, menimbulkan kekhawatiran pelaku usaha taman rekreasi. Salah satunya diutarakan IGAA Inda Trimafo Yudha. Menurut Inda yang juga Ketua BPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali, objek ayunan yang kini banyak bermunculan seharusnya dibarengi dengan safety yang baik. Dengan begitu, adanya standardisasi keamanan di taman rekreasi merupakan hal yang sangat urgent. Sayangnya saat ini hal tersebut terkesan dilupakan sehingga memakan korban jiwa. Peristiwa tragis itu seharusnya tidak terjadi jika keamanan dan keselamatan dalam taman rekreasi diperhatikan. “Di sinilah fungsi perhimpunan itu penting untuk mewadahi dan membuat rambu-rambu untuk keamanan dan keselamatan, sehingga peristiwa yang bisa mencoreng

nama Bali sebagai destinasi wisata tidak akan terjadi,” ujarnya, Jumat (3/8) kemarin. Namun, ia mengaku tidak bisa berbuat banyak tanpa ada dukungan dari pemerintah. Sebab, di satu sisi para pelaku usaha yang lebih paham dan bisa merumuskan aturan keamanan dan keselamatan di tempat rekreasi, sementara di sisi lain pemerintah yang bisa mengeluarkan regulasinya. “Fungsi asosiasi bisa berjalan kalau ada pengakuan dari pemerintah,” katanya seraya mengatakan, saat ini jumlah anggota Putri Bali mencapai 50 taman rekreasi. Jika ada pengakuan dari pemerintah, Inda percaya pelaku usaha taman rekreasi bisa diwadahi dengan lebih baik, karena mereka merasa ada keuntungannya menjadi anggota perhimpunan. Persoalan-persoalan yang dihadapi pelaku usaha, seperti perang tarif dan keselamatan serta keamanan wisatawan saat berwisata juga bisa dibicarakan, sehingga ada solusinya. (kmb18)

Denpasar (Bali Post) Gara-gara diduga kuat menjadi perantara atau kurir dalam jaringan bisnis narkotika jenis sabusabu, Made Aries Kurniawan (23) dituntut pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 miliar, Kamis (2/8) lalu. Apabila pria yang beralamat di Banjar Tegal Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Kuta, Badung ini tidak mampu membayar, maka akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Dalam perkara ini, jaksa menilai terdakwa Aries bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mendengar tuntutan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya, Dody Arta Kariawan menanggapi dengan mengajukan pembelaan (pledoi) secara lisan. Pada intinya terdakwa mengakui dan menyesali perbutannya. Untuk itu, baik terdakwa maupun Dody memohon kepada majelis hakim pimpiman Angeliky Handayani Day agar terdakwa dijatuhi hukuman seringan-ringannya dan seadil-adilnya. Sementara JPU Gede Arthana dalam surat tuntutan menyatakan terdakwa Made Aries terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan, menjual, membeli, atau menjadi perantara dalam jual

beli atau menyerahkan, menukar atau menerima narkotika seberat 22,55 gram bruto. Sebelumnya disebutkan, terdakwa ditangkap petugas Direktrot Reserse Narkoba Polda Bali di Jalan Raya Sesetan, Gang Sentul, Denpasar Selatan, Jumat (9/2) lalu. Saat itu petugas mengamankan barang bukti dua paket plastik klip sabu-sabu dengan total berat 13,2 gram neto. Sehari sebelum ditangkap, terdakwa dihubungi oleh seorang yang bernama Boneng (DPO) dengan meminta terdakwa agar menempel enam paket sabu-sabu di dekat rumahnya, di Kubur Anyar, Gang Buntu, Lingkungan Tegal Kuta, Badung. Namun karena ada kesibukan di banjar, terdakwa tidak sempat melaksanakan perintah Boneng. Lalu pada malam hari sekitar pukul 19.15 Wita Boneng kembali menghubungi terdakwa untuk mengambil bahan sabu di Jalan Raya Sesetan, Gang Sentul, Denpasar Selatan. Setelah menemukan barang tersebut, kemudian terdakwa menyimpannya di bagasi depan (box) sebelah kiri sepeda motor Vario yang dikendarainya. Polisi langsung menangkap terdakwa. Selain itu, saat rumahnya digerebek juga ditemukan sabu-sabu. Total barang bukti di dua TKP mencapai 17,58 gram neto. (kmb37)


BADUNG

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

3

PENATAAN - Alat berat dioperasikan untuk penataan kawasan pantai utara Kedonganan, Jumat (3/8) kemarin.

Kedonganan ”Cruise” Mulai Dikembangkan Mangupura (Bali Post) Pantai Kedonganan yang selama ini terkenal dengan aktivitas nelayan dan pasar ikan, dalam waktu dekat akan ditata. Penataan salah satunya mencakup kawasan pantai utara Kedonganan yang diproyeksikan sebagai kawasan mina wisata. Menurut Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha S.E., M.Si., selama ini wilayah tersebut belum dikelola secara optimal. Untuk itu, pihaknya mulai merancang pantai utara Kedonganan sebagai

aktivitas pariwisata berbasis perikanan. ‘’Langkah awal yang akan dilakukan adalah pengembangan aktivitas Kedonganan sunset cruise,’’ katanya. Kedonganan sunset cruise merupakan aktivitas menikmati keindahan sunset, keindahan Bali Selatan dari laut dengan menaiki kapal cruise. Wisatawan nantinya diberangkatkan menggunakan cruise dari Dermaga Watununggul, kemudian menyusuri laut pinggir tebing kapur sepanjang pantai Bali

selatan. Perjalanan ditempuh sekitar 1 sampai 1.5 jam. Selama perjalanan wisatawan bisa menikmati panorama matahari tenggelam. ‘’Ini sedang dipersiapkan. Itu adalah langkah awal dalam penataan wilayah utara Pantai Kedonganan yang rencananya akan diluncurkan pada pertengahan September nanti,’’ ucapnya. Ditambahkannya, kawasan pantai utara saat ini masih terlihat kumuh. Penataan dengan konsep mina wisata itulah yang nantinya

Pegawai UPT Disdikpora Kelimpungan isasi anggaran OPD yang dicairkan per triwulan. Birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini pun mengaku masih mencari formula yang tepat untuk pencairan TPP. ‘’Masih cari formula yang pas untuk pencairan TPP ini, khususnya yang 15 persen itu berdasarkan realisasi anggaran OPD. Sebab, UPT Disdikpora tidak mengelola anggaran, karena anggaran semua dari kita (Disdikpora - red),’’ terangnya. Dia mengaku telah berkoordinasi mengenai masalah tersebut. Hasilnya, diputuskan untuk menyamakan pegawai di UPT dengan di Disdikpora. ‘’Mudahmudahan dengan cara ini minggu depan bisa cair,’’ katanya. Ditegaskannya, pencairan TPP di lingkungan Disdikpora Badung telah dilakukan sesuai aturan, yakni per triwulan. TPP triwulan pertama telah dibayarkan pada April lalu. Sedangkan triwulan kedua, dibayarkan Juli. Untuk diketahui, terhitung sejak tahun 2018 Pemkab Badung memberlakukan TPP dengan perincian 70 persen bersifat statis dibayar rutin tiap bulan, sedangkan sisanya 30 persen bersifat dinamis. Dari 30 persen itu, dibagi lagi beberapa bagian. Sebanyak 15 persen dibayar tiap bulan berdasarkan absensi yang diverifikasi Diskominfo dan 15 persen lainnya dibayarkan per triwulan berdasarkan realisasi anggaran OPD terkait. (kmb27)

disional menjadi pasar ikan higienis. Bila ini terwujud, pihaknya meyakini pasar tersebut menjadi satu-satunya pasar ikan higienis di Bali. Pasar higienis yang ada saat ini diakuinya memang tidak berjalan sesuai fungsinya. ‘’Ke depan kami ingin mengelola pasar higienis yang akan dibangun nanti untuk benar-benar kita wujudkan sebagai pasar ikan higienis. Walaupun tradisional, namun betul-betul higienis,’’ tegasnya. Konsep pembangunan akan

disampaikan kepada Bupati Badung. Saat ini ada hal urgent yang harus dilakukan yaitu membangun sistem pengolahan limbah, mengingat saat ini di sana belum ada sistem pengolahan limbah sisa ikan dari pedagang. Selain itu, yang juga perlu dibuat adalah kantong parkir. Karena seperti diketahui, di Kedonganan sangat minim lahan. Untuk kantong parkir diharapkan bisa diterapkan sistem basement di bangunan pasar. (kmb23)

Pariwisata Tumbuh di Tengah Erupsi Gunung Agung

TPP Tak Kunjung Cair

Mangupura (Bali Post) – Para pegawai di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, mulai uring-uringan. Pasalnya, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tak kunjung cair. Tambahan pendapatan tersebut selayaknya mereka terima setiap tiga bulan sekali. Menurut salah seorang pegawai UPT Badung, ASN di lingkungan Pemkab Badung sudah semuanya menerima TPP. Hal inilah yang membuat para pegawai UPT bertanya-tanya, mengapa hanya di UPT Disdikpora saja yang ngadat. ‘’Sampai sekarang belum sama sekali (menerima TPP),’’ katanya, Jumat (3/8) kemarin. Pihaknya mengaku bersyukur mendapatkan tambahan pendapatan. Hanya kebijakan orang nomor satu di Badung itu belum dapat mereka nikmati. Tak ayal para pegawai UPT Disdikpora yang tersebar di enam kecamatan mempertanyakan alasan ngadatnya pencairan TPP. Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika membenarkan prihal tersebut. Namun, dia menegaskan tidak semua pegawai belum menerima tunjangan tersebut. Bahkan, 85 persen sudah cair. ‘’Ya, TPP untuk pegawai yang ada di UPT Disdikpora belum cair. Tapi tidak semuanya, hanya 15 persen saja belum cair,’’ ungkapnya. Menurutnya, masalah pegawai yang belum menerima TPP berasal dari real-

akan mengurangi kesan kumuh. Meski ditata khusus, namun aktivitas perikanan di kawasan tersebut tetap berlangsung karena itu merupakan sumber penghidupan masyarakat sekitar. ‘’Karena pariwisata merupakan leading sector Bali, maka kemudian akan ditambahkan aktivitas pariwisata yang notabene nanti ke depan justru ini adalah bagian utamanya,’’ tambahnya. Ke depan pihaknya ingin membangun dan mengubah pasar tra-

Bali Post/edi

Mangupura (Bali Post) –

Erupsi Gunung Agung membuat iklim pariwisata Bali bergejolak. Tak sedikit wisatawan, baik asing maupun domestik mengurungkan niatnya mengunjungi Pulau Seribu Pura ini. Beda halnya dengan kondisi pariwisata di Kabupaten Badung, sektor yang menjadi tulang punggung pembangunan di Gumi Keris ini justru mengalami pertumbuhan. Sesuai data yang ada, kunjungan wisatawan mancanegara dari Januari hingga Juni 2018 telah mencapai 3.088.535 orang. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang sebanyak 2.908.661 orang, maka tahun ini terjadi kenaikan sebesar 179.874 orang atau 6,18 persen. ‘’Erupsi gunung agung memang berpengaruh terhadap pariwisata, namun kita patut memberikan informasi bahwa pariwisata Bali, khususnya Badung aman untuk dikunjungi,’’

ujar Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, belum lama ini. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas, mengingat sektor ini secara nyata telah terbukti mampu sebagai pilar sekaligus motor penggerak perekonomian masyarakat Badung. Karena itu, pemerintah setempat berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata. ‘’Baru-baru ini Kabupaten Badung diberikan penghargaan Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Award 2018. Merupak-

an bentuk penghargaan kepada kabupaten/kota yang memiliki komitmen, performansi, inovasi, kreasi dan leadership dalam membangun pariwisata daerah,’’ jelasnya. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi pemerintah daerah yang memiliki peran yang sangat besar untuk mengembangkan pariwisata daerah, guna mendukung pencapaian target nasional 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019. ‘’Dan Bali khususnya, dipandang menjadi daerah yang paling siap. Hal tersebut berkaitan dengan dukungan infrastruktur fisik dan nonfisik yang telah ada,’’ katanya. Pejabat asal Desa Pecatu, Kuta Selatan itu menyebutkan, PAD Kabupaten Badung 80 persen lebih bersumber dari sektor pariwisata. Terlebih

APBD Badung tahun 2018 telah disahkan sebesar Rp 8,15 triliun dan RAPBD 2019 dipasang Rp 10 triliun lebih. ‘’Karena itu, diperlukan pembangunan kepariwisataan yang berkesinambungan serta menyebarluaskan potensi pariwisata yang ada secara terus menerus kepada insan pariwisata, baik masyarakat, pengusaha pariwisata maupun pemerintah. Agar eksistensi Badung sebagai daerah tujuan wisata tetap terjaga,’’ sebutnya. Lebih lanjut dia berharap Dinas Pariwisata membuat riset pasar potensial dari beberapa negara bekerja sama dengan STP Nusa Dua Bali tentang kepariwisataan sehingga ke depannya mampu membuat suatu program pariwisata yang berkualitas dan berbasis masyarakat. (kmb27)

Bupati Giri Prasta Buka PIP Badung 2018

Budi Daya Padi Varietas Unggul, Mantapkan Ketahanan Pangan

Bali Post/ist

TERGULING - Truk Fuso yang terguling di jembatan Sading, Mengwi, Badung.

Truk Terguling, Tiga Terluka

Mangupura (Bali Post) Kecelakaan tunggal terjadi di jembatan Sading, Mengwi, Badung, Jumat (3/8) kemarin. Truk Fuso bermuatan material bangunan terguling dan mengakibatkan tiga orang lukaluka. Korbannya yaitu Mohamad Sholeh (42), Apriyanto (31) dan Heri kuswanto (43). Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti mengungkapkan, dari penyelidikan awal, kejadian berlangsung sekitar pukul 08.45 Wita. Awalnya truk yang dikemudikan Sholeh asal Banyuwangi, Jatim, melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di TKP yang kondisi jalan menurun,

sopir kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan sebelah kiri. ‘’Truk kehilangan kendali diakibatkan sopir saat itu menghindari sepeda motor yang datang dari arah berlawanan yaitu dari arah barat dan terlalu mengambil haluan ke kanan,’’ katanya. Akibat kejadian itu, truk terbalik dan posisi terakhir truk berada di atas pembatas jembatan. Sholeh terjepit body truk dan memerlukan waktu cukup lama untuk mengevakuasinya. ‘’Ketiga korban sudah dibawa ke RSUD Mangusada,’’ tegasnya. (kmb36)

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa secara resmi membuka Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung tahun 2018, Jumat (3/8) kemarin, di ruang rapat rumah jabatan Bupati, Puspem Badung. PIP melalui Bagian Humas bersinergi dengan instansi terkait, beberapa Pekaseh dan insan pers ini mengambil topik ‘’Melalui Budi Daya Padi Varietas Unggul, Kabupaten Badung Memantapkan Ketahanan Pangan’’. Turut hadir di acara tersebut Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung Putu Oka Swadiana, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan I Ketut Karpiana, Kabag Sumber Daya Alam, Bappeda, dan empat pekaseh dari Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi dan Kuta Utara. Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha melaporkan, PIP merupakan agenda tahunan sebagai salah satu wujud konkrit aktualisasi terbangunnya sinergi dan konektivitas antara pimpinan serta lingkup perangkat daerah di Badung dengan pers selaku mitra kerja strategis pemerintah dalam upaya transformasi dan desiminasi informasi publik. Topik yang diangkat kali ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam meningkatkan produksi dan produktivitas

pertanian dalam arti luas untuk mencapai swasembada pangan. Setelah pembukaan dan pembekalan, akan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan pada 5-8 Agustus ke Kabupaten Klaten dan Boyolali. Dipilihnya Klaten dan Boyolali sebagai objek kunjungan, karena kedua daerah ini telah bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berkaitan dengan budi daya padi varietas unggul hasil dari pemuliaan atau radiasi sinar gamma. ‘’Klaten sudah direkomendasikan oleh Batan untuk program Agro Techno Park yang berhasil memperkenalkan padi varietas unggul lokal serta dalam proses kerja sama pemuliaan varietas lokal rojolele. Sementara Boyolali berhasil dalam penangkaran benih tingkat nasional,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta sangat mengapresiasi kegiatan PIP tahun ini yang mengangkat tema tentang pertanian. Hal ini sejalan dengan visi dan misi serta prioritas pembangunan Kabupaten Badung, salah satunya dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan, sandang dan papan masyarakat Badung. Terkait dengan pertanian di Badung, Bupati telah mempunyai konsep dan pemikiran untuk menjadikan Badung utara sebagai pengembangan sektor pertanian bersinergi dengan pariwisata.

PIP - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa membuka PIP Kabupaten Badung tahun 2018, Jumat (3/8) kemarin. Mewujudkan hal tersebut, Pemkab akan bekerja sama dengan masyarakat petani dengan lahan mencapai 500 ha sehingga petani menjadi komisaris. Dengan kerja sama ini, kebutuhan hotel di Badung Selatan dapat disiapkan petani Badung Utara. ‘’Kami akan wujudkan pertanian kontemporer dengan penyiapan lahan pertanian yang baik, dan lahan pertanian itu akan dijadikan destinasi pariwisata,’’ tegasnya. Contoh yang dipaparkannya yakni pengembangan One Village One Product (OVOP), adanya kereta gantung serta memperbanyak sawah dengan pola tradisional. Terkait tema PIP yakni budi daya padi varietas ung-

gul, memang sudah menjadi komitmen Pemkab Badung di sektor pertanian. Selain padi dan hortikultura, Bupati juga komit dengan pembangunan sarana prasarana pertanian seperti di bagian hulu dibangun bendungan dan saluran irigasi dengan precast. Selain itu, Pemkab akan memberikan penguatan modal bagi pekaseh sehingga dapat membeli hasil krama subak, agar tidak ada tengkulak. Dibangun pula gudang penampungan serta penggilingan padi dengan teknologi modern untuk meningkatkan hasil beras. Badung juga akan mempersiapkan Badan Pangan yang bergerak secara langsung dengan pasar. (ad202)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Konferensi Internasional di Unmas Denpasar

Wujudkan Kawasan Asia Pasifik Barat yang Damai

SEMINAR internasional mahasiswa hukum Indonesia pada Kamis lalu dilanjutkan dengan konferensi internasional, Jumat (3/8) kemarin. Konferensi digagas Confederation of Lawyer of Asia and Pacific (COLAP) bekerja sama dengan Unmas, LBH Bali dan Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP). Konferensi bertemakan ‘’Mewujudkan kawasan Asia Pasifik Barat yang Damai’’. Dalam seminar ditandatangani kerja sama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Unmas dan COLAP oleh Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dan Presiden COLAP Jitendra Sharma. MoU ini ditindaklanjuti dengan LOA COLAP dengan FH Unmas yang ditandatangani Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. President COLAP Jitendra Sharma menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Unmas Denpasar menjadi tuan rumah koferensi yang diikuti duta dari Nepal, India, Filipina, Bangladesh, Vietnam, Korea Utara, Korsel, Jepang, dll. Konferensi membahas tiga isu utama yakni kehadiran militer AS di kawasan dan dampaknya bagi hak rakyat atas perdamaian, kedaulatan nasional dan keamanan kawasan. Kedua, soal konflik Laut Cina Selatan dan Laut Cina Timur serta tema reunifikasi Korea dan kekuatan yang mengintervensi. Dia berharap dari konferensi ini lahir ide segar pemikiran dilanjutkan dengan kebijakan luar negeri membangun kawasan yang damai. Rektor Unmas Made Sukamerta menyambut baik konferensi ini sebagai ide bagus untuk bersama menciptakan kawasan Asia Pasisif Barat yang damai. Dari Bali disuarakan ke seluruh dunia soal

MoU - Rektor Unmas Made Sukamerta dan President of COLAP Jitendra Sharma saling tukar naskah MoU di sela-sela konferensi internasional di Unmas. pentingnya menjaga perdamaian. Kehadiran pangkalan militer di kawasan ini, katanya, jelas menimbulkan dampak pada sektor politik, keamanan dan ekonomi. Dia berharap konferensi di Bali melahirkan deklarasi mengutamakan kedamaian bersama. Konferensi yang juga diikuti duta dari Korsel dan Korut diharapkan menghasilkan kesamaan pandangan untuk menciptakan kawasan Asia Pasifik yang damai. Sementara itu, Direktur LBH Bali Dewa Putu Adnyana, S.H. menekankan perdamaian akan terwujud jika dimulai dari pikiran yang baik, baru diselaraskan dengan ucapan dan tindakan. Soal MoU dengan FH Unmas, Dekan FH Unmas Nengah Susrama, S.H., M.H. mengatakan kerja sama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi ini tak hanya dalam bentuk penelitian, namun juga sharing soal pendampingan hukum dan ilmu hukum internasional. Kerja sama

ini akan memperkuat lulusan FH Unmas yang berdaya saing internasional. Pada seminar kemarin menampilkan sejumlah narasumber. Di antaranya Karlos Zarate dari Filipina soal militer AS di Filipina. Hasan Tarique Chowdhury dari Bangladesh soal kehadiran militer AS di Bangladesh, dan Kita Jinen dari Jepang soal kehadiran dan peran pengkalan militer AS di Jepang serta pembicara dari Korea soal krisis Korea dan pengkalan militer AS di Paninsula. Dari Indonesia Kurniawan Sabar, Direktur Eksekutif INDIES Indonesia tentang meningkatnya tensi konflik dan persaingan ekonomi politik di Laut Cina Selatan dan arti pentinnya bagi kawasan dan kedaulatan rakyat. Juga tampil pembicara dari Vietnam, Neri Javier Colmenare (Filipina) dan Niloufer Bagawati (India). Konferensi akan dilanjutkan dengan konferensi khusus COLAP, Sabtu (4/8) ini. (ad203)

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Beri Kuliah Umum

Presiden Zanzibar Tertarik Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Unud UNIVERSITAS Udayana (Unud) sebagai universitas negeri terbesar di Bali, Jumat (3/8) kemarin mendapat kunjungan kehormatan dari Presiden Zanzibar Dr. Ali Mohamed Shein. Bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Unud, pada kunjungan tersebut Presiden Zanzibar juga berkesempatan memberikan kuliah umum. Ditemui usai menerima kunjungan, Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) merasa terhormat bisa menerima kunjungan dari Presiden Zanzibar. Pada kesempatan tersebut, Presiden Shein juga membicarakan terkait ketertarikan untuk menjalin kerja sama ke depannya dengan Unud, terutama bidang pariwisata. ‘’Kami di Unud sebelumnya sudah mempunyai kerja sama dengan sejumlah negara. Seperti Asia, Eropa, Amerika, Australia. Namun dengan Afrika belum ada. Ini bagaikan gayung bersambut, beliau senang sekali untuk bisa menjalin kerja sama dengan Unud,’’ ucapnya. Dikatakan Raka Sudewi, kerja sama yang dimaksud di sini tentu di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik itu pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya itu, seperti pertukaran mahasiswa, dosen dan sebagainya, ke depan juga bisa dikerjasamakan. ‘’Secara teknis baru secara lisan setuju melakukan kerja sama. Nanti akan ditindaklanjuti kerja sama secara real,’’ pungkasnya. Diungkapkannya, kalau dilihat Zanzibar dan Indonesia memang memiliki persamaan geografi. Sep-

KULIAH UMUM - Presiden Zanzibar Dr. Ali Mohamed Shein (kiri) memberikan kuliah umum di sela kunjungannya ke kampus Unud, Jumat (3/8) kemarin. erti di Maluku sebagai penghasil cengkeh. Mungkin melalui kerja sama nanti, Zanzibar bisa berbagi bagaimana untuk membuat nilai cengkeh itu bisa lebih bernilai ekonomis dan bermanfaat. Sementara itu, Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud menyampaikan banyak hal bisa diambil melalui kesempatan langka kunjungan Presiden Zanzibar ini. Karena, Zanzibar sebagai sebuah negara yang memiliki golden history di bidang perdagangan, tentu Indonesia dan Unud khususnya bisa belajar banyak. Dikatakannya, di Zanzibar saat ini sudah banyak universitas baru. Untuk itu, Presiden Zanzibar mem-

berikan kesempatan kepada Unud untuk berkunjung dan kemudian bekerja sama terutama di sektor pariwisata. Karena, saat ini selain perdagangan dan pertanian, Zanzibar sedang mengembangkan sektor pariwisata. ‘’Ke depan kami akan bikin perencanaan dulu sebelum melakukan kerja sama. Perlu dilihat potensi yang ada di Zanzibar, kemudian kita ukur potensi kita. Saya kira permintaan Pak Presiden harus dijawab,’’ ujarnya. Kuliah umum yang disampaikan lebih banyak memperkenalkan tentang Zanzibar sebagai sebuah negara yang mempunyai sejarah emas di bidang perdagangan, sejarah emas di bidang pertanian dan sekarang mereka juga akan mengukir sejarah di bidang pariwisata. (ad200)

Surabaya Printing Expo 2018 Dibuka Bertemu Presiden Zanzibar, Pastika DEMI mendukung perkembangan industri dalam bidang percetakan, Krista Exhibitions dengan bangga kembali menyelenggarakan pameran percetakan terbesar di Jawa Timur, Surabaya Printing Expo 2018 - The 13th International Exhibition on Printing (PrePress, Press, Post-Press), Machinery, Equipment, Supplies yang diadakan pada tanggal 2-5 Agustus 2018 di Grand City Surabaya. Surabaya Printing Expo 2018 diikuti lebih dari 50 peserta baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri yang menampilkan berbagai teknologi dan produk-produk unggulan seperti Pre-Press, Press, Post-Press, Printing Offset, Printing Digital, Printing 3D, Printing Kain, dan masih banyak teknologi printing lainnya. Pameran Surabaya Printing Expo resmi dibuka oleh Dr. Ir. Drajat Irawan, S.E., M.T. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Daud D Salim selaku CEO Krista Exhibitions, Christina Sudjie selaku CMO Krista Exhibitions, Mughira Nurhani selaku Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Pusat, Dhamar Suprihatono selaku Ketua Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia Jawa Timur (PPGI Jatim), Drs. Totok Soedarnjoto selaku Sekretaris Kadin Surabaya, Drs. M. Munif, M.M.

Jelaskan Potensi Pariwisata Bali

selaku Kepala Bidang Industri NonAgro, dan Usman Batubara selaku Ketua KOPI Grafika – Komunitas Printing Indonesia. Berbagai acara menarik juga dihadirkan dalam pameran ini seperti Workshop Illustration & Seminar Perancangan Destination Branding oleh Stikom Surabaya, Talkshow Penggunaan Media Fotografi untuk meningkatkan Promosi oleh STTS Surabaya, Special Talkshow dengan tema ‘’Meraih Sukses di Bisnis Percetakan oleh Print Graphic, Seminar Eksplorasi Teknologi Cetak Berbasis CNC Dalam Era Ekonomi Kreatif, dan masih banyak acara menarik lainnya. Surabaya Printing Expo didu-

kung oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kadin Indonesia, Kadin Surabaya, Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), ASPERAPI, Kopi Grafika, Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia, Indonesia Packaging Federation (IPF) dan asosiasi terkait lainya. Surabaya Printing Expo 2018 terbuka bagi pelaku bisnis dari pukul 10.00-19.00 WIB. Para pengunjung diharapkan menggunakan pakaian rapi dan anak-anak di bawah umur 14 tahun tidak diperkenankan masuk ke dalam lokasi pameran. (bns1)

Gandeng UNR, DPD KAI Gelar Pelatihan Khusus Profesi Advokat DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali bekerja sama dengan Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar Pelatihan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari tanggal 3–5 Agustus 2018. Pada pelatihan kali ini diikuti oleh 38 orang, terdiri dari 13 orang perempuan dan 25 orang laki-laki. Pelatihan ini diisi narasumber dari unsur akademisi dan praktisi. Ketua DPD KAI Bali A.A. Kompiang Gede, S.H. mengatakan, pelaksanaan PKPA oleh KAI bekerja sama dengan UNR ini sudah kali kedua dilaksanakan. PKPA pertama berjalan lancar dan menghasilkan output sesuai harapan. Sementara PKPA yang kedua, diakui telah meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. ‘’Dari jumlah, kita juga lebih baik karena sebelumnya yang ikut 31 orang, sedangkan sekarang 38 orang. Tentu ke depan harapannya lebih banyak dari sisi kuatitas maupun kualitasnya juga,’’ ujarnya. Selama tiga hari pelatihan, peserta PKPA diberikan materi yang sifatnya wajib. Ada sekitar 14 mata kuliah wajib dan 4 mata kuliah pilihan. Itu sifatnya wajib. Peserta kali ini diikuti dari beragam usia dan latar belakang. ‘’Peserta yang ikut rata–rata baru lulus dari universitas dan sudah ada yang pensiun,’’ kata Kompiang sambil menyebut anggota KAI Bali saat ini ada lebih dari 100 orang. Sekjen KAI Aprilia Supaliyanto, S.H., M.H. menjelaskan, penyelenggaraan PKPA merupakan kewajiban konstitusi dalam rangka menjadi advokat. Untuk menjadi advokat ada beberapa tahapan yang

KENANG-KENANGAN - Penyerahan kenang-kenangan dari KAI ke FH UNR begitu juga sebaliknya dari FH UNR menyerahkan ke KAI. harus dilalui, di antaranya tahapan sama karena syarat formal telah ujian dan tahapan PKPA. dipenuhi, hal–hal yang terkait denYang berhak menyelenggarakan gan teknis, kualitas, pandangan, PKPA adalah organisasi. ‘’KAI seb- penilaian dari kalangan akademisi, agai organisasi advokat termasuk praktisi, masyarakat dan lainnya di dalamnya yang mempunyai hak juga sesuai dengan persyaratan. dan kewenangan dalam menyeleng- ‘’Lebih dari itu ada satu kecocokan garakan PKPA,’’ ucapnya. Namun, KAI dan UNR dalam membangun sesuai dengan keputusan Mahka- kerja sama. Itu yang paling utama,’’ mah Konstitusi, PKPA hanya bisa imbuhnya. diselenggarakan oleh organisasi Dekan FH UNR IWP Sucana manakala organisasi itu bekerja Aryana, S.E., S.H., M.H. mensama dengan perguruan tinggi gatakan, dalam penyelenggaraan dengan akreditasi tertentu yaitu PKPA, KAI Bali harus bekerja sama minimal B. dengan institusi pendidikan, dalam KAI sendiri sudah bekerja sama hal ini adalah FH UNR. ‘’Kerja sama dengan UNR sejak 3-4 tahun yang kedua ini kita berjalan lagi. Denlalu. ‘’Ini sudah angkatan kedua gan kerja sama KAI UNR terjalin, dan saya kira kerja sama ini sangat diharapkan output yang dihasilkan baik dengan UNR, yang kita kerja lebih berkualitas,’’ jelasnya. samakan bukan hanya masalah Dari 38 peserta PKPA yang ikut ujian, pendidikan tapi ada hal–hal pada kali kedua ini, ada 4 mahalain yang kami kerja samakan,’’ siswa UNR yang ikut. Ia berharap cetusnya. lebih banyak lagi mahasiswa UNR KAI mengajak UNR bekerja yang mengikuti PKPA ini. (ad206)

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika bertemu Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein di Hotel Kartika Plaza, Kuta, Badung, Jumat (3/8) kemarin. Dalam kesempatan itu, Mangku Pastika yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Ida Bagus Kade Subiksu, Kepala Dinas Pariwisata A.A. Gede Yuniartha Putra, serta Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang diwakili Kepala Bidang Sejarah dan Tradisi Ida Ayu Masyeni menyatakan jika potensi unggulan di Bali adalah sektor pariwisata. Menurutnya, pariwisata Bali menjadi industri utama penggerak ekonomi Bali, serta menjadi sumber mata pencaharian masyarakat yang utama. ‘’Setiap tahun kita kedatangan turis hingga 15 juta wisatawan yang terdiri dari hampir enam juta wisatawan mancanegara dan sisanya adalah wisatawan domestik,’’ jelasnya. Sementara secara geografis, Pastika menambahkan, jika luas Bali hanya 0,29% dari luas wilayah Indonesia. Keadaan geografis Bali yang terdiri dari laut dan gunung yang menjadikan pulau ini mempunyai bentang alam yang indah dan menambah daya tarik wisata. Selain itu Bali juga sering menjadi tempat untuk acara-acara internasional. ‘’Oktober nanti kami akan menyelenggarakan event internasional IMF-World Bank Forum yang akan dihadiri oleh para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara. Saya kira Menteri Keuangan anda juga akan datang

ke pertemuan tersebut,’’ jelasnya kepada Presiden Ali Mohamed Shein yang pada kesempatan itu turut juga didampingi para menteri dan pejabat tinggi negara. Sementara itu, Presiden Ali Mohamed Shein menyatakan jika kedatangannya beserta rombongan ke Indonesia adalah untuk membicarakan kemungkinan kerja sama antarkedua negara. Sebelumnya, ia telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta dan telah membicarakan beberapa kemungkinan kerja sama yang akan terjalin seperti pertanian, perikanan, dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, fokus kerja sama lainnya yang dibicarakan adalah di bidang pariwisata. ‘’Salah satunya kami ingin memperkuat hubungan dengan Indonesia terkait

masalah konektivitas penerbangan langsung dari Indonesia,’’ ujarnya. Sementara khusus untuk Bali, ia berharap bisa menjalin hubungan di bidang pariwisata juga, mengingat keduanya memiliki keadaan wilayah yang hampir mirip. ‘’Bentang alam wilayah kami juga terdiri dari laut dan gunung, sehingga kami ingin menggali potensi tersebut untuk pariwisata kami,’’ jelasnya. Bahkan, menurutnya, negaranya telah meraih predikat best diving di dunia setiap tahun. ‘’Untuk itu kami ingin belajar mengelola pariwisata kepada anda Pak Gubernur, terutama tentang promosi pariwisata,’’ imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Presiden Shein juga mengundang Gubernur Pastika beserta jajarannya untuk mengunjungi Zanzibar. (ad205)

AHM Hadirkan Beragam Motor Premium Honda di GIIAS 2018

PT ASTRA Honda Motor (AHM) memperkenalkan beragam jajaran motor premium Honda di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang dihelat pada tanggal 2-12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pada pameran ini, untuk pertama kalinya Honda Forza dan Honda Super Cub C125 secara resmi diluncurkan di Indonesia. Big bike Honda CRF1000L Africa Twin Adventure Sport dengan tampilan desain teranyar juga turut hadir di pameran ini. Berlokasi di Hall 10A ICE BSD City, Booth AHM menyiapkan empat zona bagi pengunjung pameran pecinta motor premium Honda, yaitu Cruiser, Urban Lifestyle, Adventure dan zona Total Control. AHM juga menghadirkan beragam aksesoris dan apparel Honda untuk melengkapi nuansa premium Booth Honda. Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengatakan, kehadiran sepeda motor premium Honda di GIIAS 2018 ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menemani gaya hidup kelas atas yang mendambakan sepeda motor premium dengan teknologi dan mesin terbaik di kelasnya. ‘’Pada GIIAS 2018 kami ingin konsumen kami memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan partner berkendara yang sesuai dengan karakter, kebutuhan, serta gaya hidup mereka,’’ katanya Pada zona Cruiser, AHM menghadirkan Honda Gold Wing yang merupakan salah satu varian tertinggi dari motor global Honda.

PELUNCURAN - (Kiri-kanan) Marketing Director AHM Shigeto Kimura, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, Chief Officer for Regional Operation Asia & Oceania at Honda Motor Co. Ltd. Masayuki Iragashi, President Director AHM Toshiyuki Inuma dan Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya meluncurkan Honda Forza dan Honda Super Cup C125 pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (2/8). Model ini mengusung konsep ‘’The Honda Premium Tourer’’ yang merupakan perpaduan sempurna antara kenyamanan pada desain, fitur canggih berlimpah yang mendukung kesenangan berkendara dan juga performa tinggi. Pada zona Urban Lifestyle, AHM menghadirkan skutik premium teranyar Honda Forza dengan tampilan desain premium yang mewah dan sporty. Selain itu sepeda motor cub premium Honda Super Cub C125 turut hadir dengan desain yang tidak lekang waktu melengkapi jajaran motor di zona ini. Di zona Total Control, AHM

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

menghadirkan motor karya anak bangsa New Honda CBR250RR. Motor yang mendulang kesuksesan di lintasan balap ini baru saja mendapatkan penyegaran varian warna pada Juli lalu. Beragam varian dengan tampilan agresif menjadikan model ini semakin mencerminkan karakter pengendaranya serta memberikan kebanggaan tertinggi saat dikendarai. Menempati zona Adventure, big bike Honda CRF1000L Africa Twin Adventure Sport dengan desain teranyar hadir menjumpai pecinta Big Bike Honda yang senang berpetualang. (bns2)


Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

figur Kontribusi Pelabuhan Benoa MASYARAKAT Bali jangan sampai hanya menjadi penonton dalam rencana pengembangan cruise terminal dan marina di Pelabuhan Benoa. Apalagi ada proses reklamasi laut termasuk Tahura untuk selanjutnya dibangun bangunan super mewah, dermaga cruise, hotel, convention hall, dan fasilitas penunjang lainnya. “Pertanyaannya, apa yang akan didapat rakyat Bali untuk penambahan PAD (Pendapatan Asli Daerah - red)? Ataukah kita menjadi penonton di tanah Bali sendiri, seperti menonton lalu-lalang pesawat udara, sementara Bali tidak dapat apa-apa?” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya, Jumat (3/8) kemarin. Sebelum proyek ini terealisasi, katanya menegaskan, harus ada kepastian mengenai kontribusinya nanti untuk Bali. Demikian juga dalam proyek perluasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pasalnya, dampak lingkungan yang ditimbulkan dari proyek itu sangat luar biasa. “Ada sampah, limbah, dan risiko mengerikan karena terus disedotnya pasir di alur laut Tanjung Benoa, itu desa bisa amblas. Buktinya Pulau Pudut sudah habis 10 hektar, siapa yang akan bertanggung jawab? Ini juga belum pernah ada sosialisasi,” katanya mengingatkan. Politisi PDI-P asal Tanjung Benoa, Badung ini menegaskan, pemerintah daerah harus berupaya secara maksimal untuk memperjuangkan kontribusi dari Pelabuhan Benoa untuk Bali. “Paling tidak ada MoU dengan pusat tentang kontribusi itu, termasuk Bandara Ngurah Rai,” tegasnya. (rin)

Indonesia Rentan Bencana Gempa

Pentingnya Kesadaran Pengurangan Risiko Bencana Gempa bumi yang melanda NTB, Minggu (29/7) lalu mengingatkan kembali bahwa posisi Indonesia yang berada pada sabuk cincin api (the ring of fire) sangat rentan diguncang bencana. Kurangnya kewaspadaan dan kesadaran, membuat korban baik materi maupun jiwa seringkali berjumlah besar. Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan agar akibat gempa bumi berkekuatan besar tidak memakan terlalu banyak korban jiwa. Apa saja langkah tersebut? AWAL 2018 tepatnya 23 Januari, organisasi di bawah naungan PBB, United Nations Secretariat for International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR), mengeluarkan pernyataan ‘’Cincin Api Pasifik Aktif Hari Ini’’. Sementara dua peneliti, Roger Bilham dari University of Colorado dan Rebecca Bendick dari University of Montana, akhir 2017 merilis hasil penelitian tentang perlambatan rotasi bumi yang akan mengakibatkan makin seringnya bumi terutama di negara tropis diguncang gempa bermagnitude kuat pada tahun 2018. Indonesia merupakan negara yang berada di garis depan pertemuan antara tiga lempeng, yaitu lempeng Austronesia, Asia, dan Pasifik. Indonesia dipastikan berada dalam lilitan sabuk cincin api Pasifik. Terlepas dari apakah ancaman gempa bumi yang akan makin sering terjadi sesuai prediksi para alhi tersebut benar atau tidak, masyarakat terutama yang berada di kawasan ring of fire perlu ditanamkan sejak dini cara-cara bagaimana menekan risiko bencana. ‘’Gempa bumi termasuk bencana alam yang tidak bisa diprediksi, berbeda dengan bencana banjir yang pasti didahului tanda seperti hujan lebat. Karena itu, langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa semestinya diketahui warga,’’ kata Budi Suharjo, Kepala Markas PMI Daerah Bali. Misalnya ketika terjadi gempa bumi, ke mana warga harus berlari atau bagian tubuh mana yang paling perlu dilindungi. Jika antisipasi tepat dapat dilakukan, maka korban jiwa akibat gempa akan dapat diminimalisir. Pihak-pihak yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana selama ini, seperti PMI, menurut Budi, telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman melalui sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga diharapkan memberikan perhatian atas pentingnya kesadaran penanggulangan bencana. Salah satunya, lanjut Budi, bisa dilakukan dengan membentuk desa tangguh bencana. Selama ini sudah ada beberapa daerah di Bali yang telah membentuk desa-desa tangguh bencana yang memiliki tujuan utama bagaimana risiko bencana dapat dikurangi. Selain itu, pemahaman pengurangan risiko bencana gempa bumi perlu diberikan kepada anak-anak. ‘’PMI memiliki lagu khusus anak-anak yang isinya tentang apa yang dilakukan saat gempa bumi terjadi,’’ terang Budi. Lagu ini biasanya disampaikan saat memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah. Tidak dimungkiri bahwa budaya masyarakat yang merasa hidup di tanah yang konon diberkati Tuhan ini kadang membuat lengah. Bencana gempa bumi yang terjadi tiba-tiba dan berlangsung singkat membuat kewaspadaan tidak terlalu tinggi. Bahkan tidak sedikit warga yang mungkin menganggap simulasi-simulasi menghadapi bencana tidak begitu penting. Kalaupun dilakukan, sering dianggap main-main. Terkait risiko bencana gempa bumi, struktur kekuatan bangunan menjadi hal yang sangat penting. Sayangnya banyak bangunan terutama rumah tempat tinggal yang tidak memperhatikan perhitungan ketahanan menghadapi kekuatan gempa. Dengan tingkat ekonomi masyarakat yang masih rendah, bangunan permukiman lebih mempertimbangkan faktor kemampuan ekonomi dan kebutuhan tempat tinggal. (ata)

daerah

5

SOMASI - Kebakaran di Pelabuhan Benoa awal Juli lalu berbuntut disomasinya pemilik Kapal Millenium 1 yang diduga penyebab kebakaran. Pemilik kapal disomasi membayar kerugian Rp 5,3 miliar.

Pemilik Kapal Millenium 1 Disomasi Rp 5,3 Miliar Diduga Penyebab Kebakaran di Pelabuhan Benoa

Denpasar (Bali Post) Terbakarnya tujuh kapal dan disusul puluhan kapal lainnya di Benoa, ternyata berbuntut panjang. Persoalan terjadi justru pascaterbakarnya 7 kapal ikan di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (2/7) lalu. Masalah muncul manakala pemilik kapal yang menjadi korban mulai melakukan somasi kepada pemilik kapal yang diduga menjadi sumber kebakaran untuk mengganti kerugian.

Somasi ini dilakukan Herman yang merupakan pemilik KM Zulfana Jaya Baru yang ikut terbakar. Herman melalui kuasa hukumnya, Agus Sujoko, menggugat kerugian Rp 5,3 miliar kepada pemilik KM Mil-

lenium 1 yang diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut. Agus menilai dari hasil penyelidikan, ada dugaan kelalaian dari salah satu ABK KM Millenium 1 sebelum kebakaran terjadi. ‘’Seharusnya sesuai aturan setelah pukul 18.00 Wita kapal tidak boleh menyalakan mesin atau menyalakan api dalam kapal yang bersandar. Tapi saat itu ABK KM Millenium 1 menyalakan mesin dan menjadi penyebab kebakaran awal,’’

tegas Agus Sujoko, Jumat (3/8) kemarin. Akibat kebakaran tersebut, KM Zulvana Jaya Baru yang sandar di sebelahnya ikut terbakar. Kejadian ini membuat pemilik KM Zulvana mengalami kerugian yang cukup besar, sehingga pihaknya mensomasi pemilik kapal Millenium 1. Bahkan somasi kedua sudah dilayangkan. Dikonfirmasi wartawan, pihak KM Millenium 1 melalui Rodi Asbi membenarkan

pihaknya disomasi dari KM Zulvana yang meminta ganti rugi. Ia megatakan saat ini masih menyelesaikan dengan cara kekeluargaan. Asbi juga memastikan tidak bisa memberikan ganti rugi apa pun. ‘’Kalau ganti rugi sepertinya tidak,’’ jelasnya singkat. Seperti diketahui, 7 kapal yang sandar di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa terbakar pada Senin (2/7) dini hari. (kmb37)

Bantu Teman Beli Narkoba, Rofiki Diganjar Empat Tahun Denpasar (Bali Post) Peristiwa ini menjadi pelajaran buat semua orang. Ya, karena terjebak permintaan teman membelikan narkoba, Mohammad Rofiki alias Viki pada Kamis (2/8) dipidana penjara selama empat tahun. Oleh majelis hakim pimpinan I Dewa Budi Watsara, pria kelahiran Mlangdingan, Situbondo, Jawa Timur itu dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Karenanya, hukuman empat tahun dinilai telah sesuai dengan amal perbuatan terdakwa. Di samping itu, atas ulahnya membantu temannya membeli narkotika jenis sabu-sabu (SS), terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

Sebelum pada putusan, hakim lebih dulu menguraikan hal memberatkan dan meringankan vonis terdakwa. Pertimbangan memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan terhadap segala jenis peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Pertimbangan yang meringankan, terdakwa dinilai sopan dalam persidangan serta mengakui dan menyesali perbuatannya. Atas putusan ini, terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Yanuar Nahak dkk., langsung menerima. Terlebih putusan ini sudah setahun lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya. Namun JPU masih mengatakan pikir-pikir. Sebelum disidang, terdakwa dibekuk polisi di areal parkir

Toko Mommy Shop yang beralamat di Jalan Tukad Balian, Banjar Suwung Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan. Sebelum tertangkap, terdakwa dihubungi via telepon oleh temannya bernama Ipung bermaksud untuk menyuruhnya membelikan sabu-sabu. Singkat cerita, setelah menerima uang sebesar Rp 400.000 dari Ipung, terdakwa kemudian

menghubungi saksi Edy Suprato alias Bayu (terdakwa dalam berkas terpisah) untuk memesan sabu. Terdakwa mendatangi kos milik Bayu untuk mengambil sabu yang sudah dipesannya. Dari sana, terdakwa dengan mengendarai sepeda motor menuju Toko Mommy Shop untuk menyerahkan sabu kepada Ipung. Setiba di area parkir

tempat tersebut, dua petugas polisi langsung mengamankan terdakwa. Pada tangan kiri terdakwa ditemukan 1 potongan pipet warna hitam di dalamnya berisi plastik klip sabu dengan berat bersih 0,05 gram. Menurut pengakuan terdakwa, sebelum ditangkap terdakwa sudah dua kali membantu Ipung untuk membelikan narkoba. (kmb37)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Dukungan untuk Asian Games DALAM setengah abad terakhir, belum pernah Indonesia menyelenggarakan pesta besar setingkat Asia. Tanggal 18 Agustus 2018 (18-8-18) nanti untuk pertama kalinya dalam setengah abad Indonesia akan menjadi penyelenggara pesta olahraga tingkat Asia, Asian Games. Penyelenggaraan ini telah dipersiapkan sejak dua tiga tahun yang lalu. Kini, dua minggu menjelang pesta itu diselenggarakan, kita lihat persiapannya sudah rampung. Beberapa media menyebutnya telah 99 persen rampung. Mungkin ada beberapa kekurangan, tetapi kita pandang ini telah selesai. Dengan konteks itu, kita pandang bahwa dari sisi manajemen persiapan penyelenggaraan pesta olahraga, bolehlah dikatakan Indonesia itu mampu. Di lapangan memang kita lihat banyak pekerja asing, entah dari Eropa maupun Asia yang terlibat dalam pengerjaannya. Sementara masih kelihatan para pekerja Indonesia masih mengerjakan pekerjaan mengangkut-angkut barang keperluan. Tetapi sekali lagi, pada level manajerial sebagian orang Indonesia masih tetap memegang peran besar. Dan puncak manajerial itu jelas Indonesia. Dari sisi ini, kita katakan bahwa penyelenggaraan Asian Games ini merupakan batu ujian kepada bangsa dan masyarakat Indonesia, apakah mampu mengelola dan menyelenggarakan atau tidak. Untuk persiapan, barangkali boleh kita katakan bahwa kemampuan itu ada. Kini yang tinggal ke depan adalah kemampuan dalam menyelenggarakan pesta ini. Tantangan berikutnya adalah penyelenggaraan. Inilah yang akan terjadi mulai tanggal 18 Agustus 2018 sampai kurang lebih sebulan lamanya. Isu teroris, ledakan bom, macet, dan terakhir asap telah berkembang sebelumnya, menjadi kekhawatiran kita. Juga mulai diembuskan tentang kekhawatiran terhadap polusi udara Jakarta. Bisa dibayangkan, bagaimana tercorengnya Indonesia apabila dalam penyelenggaraan nanti teroris beraksi dengan berbagai bentuknya. Juga tetap akan tercoreng jika kemacetan Jakarta membuat para atlet terganggu bertanding. Di sini kita lihat pemerintah telah berjuang keras untuk mengatasi hal itu. Terhadap teroris yang menjadi kekhawatiran utama, pemerintah sejak awal sudah melakukan tindakan. Di antaranya mengendus dan kemudian menindak tokoh-tokoh teroris yang ada melalui operasi intelijen. Terhadap kemacetan di Jakarta, dilakukan dengan berbagai rekayasa, di antaranya dengan pengaturan pelat nomor ganjil genap yang boleh melaju di ruas jalan tertentu di Jakarta. Karena penyelenggaraan juga berlangsung di Sumatera, maka kabut asap yang sering mengganggu wilayah ini juga ditangani. Beberapa titik api dipadamkan dengan menyiram dengan pesawat helikopeter. Polusi Jakarta, termasuk bau got, telah berupaya keras diatasi. Dengan diselenggarakannya Asia Games ini, kita bukan saja berharap mampu meraih prestasi terbaik. Akan tetapi, justru mengetahui bahwa demikianlah permasalahan dan kelemahan yang kita miliki di Indonesia. Maka, perjuangan berikutnya yang harus dilakukan adalah kemampuan para atlet di lapangan. Para atlet inilah yang akan memperlihatkan bagaimana Indonesia pada cabang-cabang olahraga tersebut. Atlet akan memperlihatkan kapasitas manusia Indonesia dalam pentas internasional. Tentu saja, para atlet akan mampu berjuang maksimal jika mendapat dukungan maksimal dari rakyat Indonesia. Karena itu, giliran masyarakatlah yang harus menyukseskan acara ini. Masyarakat mesti berbondongbondong datang ke stadion untuk menyaksikan dan memberikan dukungan semangat kepada atlet yang bertanding. Dan sudah jelas, masyarakat juga mesti menjaga keamanan dan ketenteraman untuk mendorong dan melecut semangat atlet bertanding.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Selamatkan Bendega Bali Sebagai sebuah mata pencaharian, profesi bendega atau nelayan di Bali mestinya tetap dijaga. Pemerintah harus turun tangan menjaga hak-hak nelayan di pesisir pantai. Untuk itu, semua pihak jangan sampai melakukan penghalangan atau penghambatan bagai nelayan atau bendega menggunakan areal pesisir untuk penambatan perahu. Saya juga mengapresisi disahkannya Perda tentang Bendega di tingkat Provinsi Bali. Ini tentu merupakan sebuah bentuk kepedulian pemerintah untuk mengayomi para bendega. Sebaiknya, perda ini segera dijabarkan dengan pembuatan peraturan teknisnya, sehingga kabupaten/kota bisa segera menjabarkannya. Sekali lagi, selaku warga Bali, saya berharap ke depan perlindungan terhadap para bendega dilakukan secara lebih jelas. Pemerintah dan legislator harus turun tangan. Investasi jangan sampai menghapuskan hak-hak bendega atas pesisir. Ruang untuk menerima dan menolak investasi yang dimiliki pemerintah jangan sampai membuat para bendega terdesak karena hanya mengejar keuntungan ekonomis. Untuk itulah penting bagi para bendega di Bali melakukan penyatuan kekuatan dalam organisasi yang jelas. Semoga bendega Bali tetap berdaulat atas hak-haknya di pesisir. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Nuansa Politik Dalam Perhelatan Pesta Olahraga Dua minggu lagi, Indonesia akan menggelar acara pesta olahraga terbesar di kawasan Asia, Asian Games, yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Jika pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games, sudah sering dipentaskan di Indonesia. Asian Games ini baru dua kali, yaitu tahun 1962 dan tahun ini. Karena Asian Games (dan Ganefo) inilah kemudian Indonesia mempunyai kompleks olahraga megah di Senayan. Stadion Utama Senayan (Gelora Bung Karno) merupakan ikon Indonesia yang tidak kalah dengan negara-negara lain. Stadion itu, sebelum diperbaiki sekarang, mampu menampung penonton sampai 125 ribu orang. Tidak ada stadion sebesar ini di Asia.

Oleh GPB Suka Arjawa

O

lahraga sering kali dijadikan sebagai alat politik bagi sebuah negara dengan tujuan-tujuan internal dan eksternal. Ia dapat dipakai untuk menggertak negara lain, memperlihatkan kemampuan negara, menghibur masyarakat sampai dengan membagkitkan rasa nasionalisme. Pembangunan Stadion Senayan yang demikian megah tahun 1962, adalah untuk membangkitkan kepercayaan diri dan nasionalisme Indonesia sebagai negara yang baru merdeka tahun 1945. Pada masa kolonialisme, bangsa Indonesia sering dicap sebagai bangsa rendahan. Kemampuan membangun bangunan yang demikian mewah, membuat kepercayaan diri bangsa menjadi meningkat. Dan stadion itu juga dipakai oleh Presiden Soekarno untuk memperlihatkan kepada dunia, bahwa Indonesia mampu untuk melaksanakan pesta olahraga sendiri dengan mengundang negara-negara sahabat ketika Indonesia menyatakan keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Indonesia menggelar Games of New Emerging Forces (Ganefo),

dan berhasil. Olahraga sebagai “alat” politik itu tidak hanya dilakukan oleh Indonesia, tetapi juga oleh negara-negara lain. Tahun 1980 misalnya, ketika Uni Soviet menggelar Olimpiade, Amerika Serikat dan kawan-kawan (termasuk Indonesia), memboikot pesta olahraga ini karena invasi Uni Soviet ke Afghanistan. Dan seperti berbalas pantun, tahun 1984, manakala Olimpiade itu digelar di Amerika Serikat (Los Angeles), giliran Uni Soviet dan sekutunya yang memboikot. Dunia pun menjadi semakin sadar bahwa olahraga menjadi bagian dari alat politik. Jauh sebelum itu, Hitler tidak mau mengalungkan medali emas kepada Jessie Owen, pelari kulit hitam Amerika Serikat yang juara lari 100 meter di Olimpiade Berlin tahun 1936. Penggelaran pesta olahraga juga mampu membalik pendapat atau citra terhadap negara tertentu. Korea Selatan mulai menapak citra positif sebagai negara maju justru setelah mampu menyelenggarakan Olimpiade tahun 1988. Negara ini mengekspos dasar-dasar kebudayaan mereka

ke penjuru dunia melalui televisi. Dari berbagai nilai-nilai budaya tersebut, mulai tertancap bahwa negara ini bukanlah negara yang represif tetapi mempunyai budaya luhur. Citra tentang tentang negara represif itu perlahan hilang. Kepercayaan diri itu membantu Korea Selatan untuk menjadi negara maju seperti sekarang. Di pihak lain, dunia tidak meragukan kehebatan cabang tinju dari Kuba. Negara ini mengisolasi diri dari dunia karena beraliran komunis. Namun, dunia mengakui kehebatan negara itu pada bidang olahraga tinju (dan dunia kedokteran). Sebaliknya, keinginan daerah-daerah di Indonesia untuk menjadi penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) dapat juga dikatakan sebagai upaya untuk memperlihatkan diri tentang kemampuan dirinya sebagai daerah yang mempunyai kemampuan manajemen, keuangan yang cukup, serta sumber daya yang kuat untuk menyelenggarakan kegiatan nasional. Ini juga akan menjadi kebanggaan bagi masyarakatnya sendiri. Tentu saja itu menjadi ukuran juga bagi para elite yang berkuasa di

daerah tersebut. Dengan demikian, di balik kemeriahan dari pesta olahraga yang digelar oleh negara (dan daerah), terselip agenda-agenda politik tertentu yang mempunyai pesan menyebar ke berbagai segmen (sosial, ekonomi, dan kebudayaan). Bagaimana dengan Asian Games? Secara jujur memang harus diakui bahwa ada nuansanuansa sosiologi politis di sini. Pada awal rencana Indonesia mau sebagai penyelenggara pesta olaharaga ini, ada pihak-pihak yang tidak setuju. Alasannya adalah untuk mengirit biaya ekonomi. Indonesia harus membangun perekonomiannya terlebih dahulu untuk memantapkan laju perjalanan negara ke depan. Penentangan ini mirip dengan apa yang dilakukan oleh masyarakat Brazil ketika menggelar Piala Dunia tahun 2014. Namun, pada sisi sosial, juga harus diakui bahwa penyelenggaraan pesta olahraga ini penting secara internal. Dari sisi prasarana misalnya, Gelora Senayan (Bung Karno), sudah banyak kelihatan kusam, dengan kerusakan di sana-sini. Wisma atlet yang pernah dipakai tahun 1962, sudah sangat tidak terawat. Demikian juga Istora (stadion bulu tangkis, voli dsb.), termasuk kolam renang, sudah tidak terawat lagi. Maka ketika ada keputusan politik pemerintah untuk menggelar Asian Games ini, alokasi ekonomi mau tidak mau harus diarahkan menuju perbaikan sarana olahraga tersebut terutama di seputar Senayan. Yang kini kita lihat adalah demikian kembali megahnya kompleks Stadion

Memberangus Rasisme Lewat Pendidikan Multikultural

Keberagaman sebagai karakter bangsa Indonesia ialah suatu keniscayaan yang tak terbantahkan. Ibarat dua sisi mata uang logam, satu sisi bisa berdampak positif, akan tetapi di sisi lain dapat memicu konflik. Tidak jarang, masyarakat Indonesia tidak menerima secara positif eksistensi keberagaman ini. Bahkan, ada beberapa individu dan golongan nampak ingin mendominasi. Tak pelak modal sosial yang berpotensi membangun bangsa yang berkarakter, kuat, kokoh, toleran, dan maju menjadi kontra-produktif bagi tatanan sosial bangsa ini. Berbagai kasus kekerasan dan konflik lantaran perbedaan telah mencoreng wajah bumi pertiwi. Bhinneka Tunggal Ika semboyan sekaligus cerminan karakter bangsa, telah tercederai. Kasus kekerasan dan konflik yang dipicu oleh tindakan rasisme telah menyasar ampai ke dunia pendidikan, baik antarpelajar maupun pelajar dengan guru. Tidak jarang siswa mendapatkan diskriminasi lantaran perbedaan warna kulit, kemampuan (difabel), dan budaya. Merespons hal tersebut, penanaman kesadaran multikulturalisme pada generasi bangsa sangatlah penting dan mendesak. Pendidikan merupakan wahana sekaligus media yang tepat untuk membangun

Oleh Rohalina kesadaran tersebut. Pendidikan multikultural harus ditanamkan dalam proses pembelajaran di setiap jenjang pendidikan mulai dari pendidikan pra-sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi. Pendidikan yang berwawasan budaya akan membentuk manusia yang arif dan beradab. Meminjam ungkapan Paulo Freire, tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia dan membebaskan dari segala bentuk diskriminasi. Pendidikan juga oleh Yamin (2009) harus senantiasa berjalan di atas prinsipprinsip ideologi bangsa, yakni Pancasila. Menurut Sudrajat (2014) multikulturalisme merupakan sebuah konsep bahwa sebuah komunitas dalam konteks kebangsaan dapat mengakui, menerima keberagaman baik ras, suku, etnis, dan agama yang berpegang pada prinsip egaliter. Dalam kehidupan ini, keberagaman adalah realitas yang tidak bisa dimungkiri. Manusia dituntut saling akomodatif dan kooperatif dalam memainkan perannya sebagai makhluk sosial demi tercapainya kehidupan yang damai. Multikulturalisme ini juga

harus melekat dalam pendidikan dalam balutan pendidikan multikulturalisme berwawasan budaya. Pendidikan multikultural dipahami sebagai reformasi pendidikan yang mengutamakan keadilan sosial bagi semua golongan masyarakat tanpa memandang identitas dan latar belakang siswa yang beragam agar tercapai tujuan pendidikan yang optimal. Berbagai tindakan rasisme harus diantisipasi sedini mungkin supaya tidak menjalar ke mana-mana. Sekolah sebagai miniatur masyarakat, di dalamnya terdapat sejumlah pelajar yang berbeda latar belakang sosialbudaya dan kemampuannya. Oleh karenanya, ini perlu penanaman kesadaran multikulturalisme baik di kalangan murid maupun guru. Kesadaran tersebut menuntut sikap tenggang rasa, kasih sayang, tanggung jawab, dan toleran dalam proses pendidikan. Guru sebagai model agen perubahan yang bertanggung jawab dalam mendidik siswa juga perlu menanamkan nilai-nilai luhur multikulturalisme dalam rangka memberangus virusvirus rasisme. Pendidikan multikultural

ini bisa diintegrasikan di setiap mata pelajaran. Ia semacam alat bantu untuk menanamkan rasa toleransi dan semangat kesetaraan. Guru menjadi elemen terpenting dalam merealisasikannya karena ia merupakan aktor yang berhadapan langsung dengan peserta didik. Menurut Banks (2005), guru harus mampu menciptakan iklim yang multicultural oriented yang mengedepankan keadilan sosial. Dalam hal ini, guru harus menjadi garda depan keteladanan dalam mencontohkan multikulturalisme dalam proses pembelajaran. Dari semua itu, hakikatnya pendidikan multikultural ini bermuara pada internalisasi nilai-nilai Pancasila dan semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika. Semua entitas pendidikan dan pembelajaran di institusi pendidikan harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip Pancasila. Jangan sampai pendidikan malah justru terjangkit tindakan rasisme. Harapannya, pendidikan multikultural ini dapat memberangus tindak rasisme sampai ke akar-akarnya, sehingga Pancasila benar-benar hadir dalam kehidupan nyata, termasuk di lingkungan institusi pendidikan.

Gelora Bung Karno. Fasilitas olahraga yang dimiliki menjadi berkualitas internasional. Rumput Stadion Utama berkualitas internasional, pencahayaan lampunya terbaik di dunia. Demikian juga dengan kolam renang, ruang ganti dan sebagainya. Satu hal kecil yang bermakna sangat besar adalah bahwa membangun yang baru itu, tidak berarti meruntuhkan bangunan yang lama. Kompleks olahraga yang diperbaiki itu adalah bangunan yang selesai dibuat tahun 1962. Bangunan itu masih utuh dan kuat fisiknya. Tetapi dengan memoles dan memperbaikinya lagi, bangunan itu justru nampak hebat, kuat, dan mentereng. Jadi, upaya perbaikan bangunan lama ini merupakan sindiran kepada para pemilik modal di Indonesia yang suka membongkar dan menghancurkan bangunan lama, dan menggantinya dengan bangunan baru yang corak budayanya jauh dari asli dan dengan kualitas keropos. Wisma atlet tahun 1962 yang sempat terbengkalai dan kumuh, kini sudah modern lagi dengan peralatan yang canggih setelah diperbaiki. Dari sisi ini saja sudah memberikan rasa bangga kepada masyarakat. Jika kemampuan manajerial Asian Games nanti bagus, juga akan menjadi pesan bagi para atlet yang akan diceritakan kepada anggota keluarga di negaranya sendiri sehingga mampu menambah citra positif Indonesia. Apalagi jika kelak, atlet-atlet Indonesia mampu mendulang banyak medali emas. Penulis, Staf Pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana

POJOK Sebagai pelestari budaya, desa adat mendapatkan ketidakadilan. - Ketidakadilan ada di mana-mana. *** ‘’Masatua’’ Bali di sekolah dasar sebagai ajang pelestarian budaya. - Terpenting selamatkan budaya Bali. *** Bupati Jembrana minta OPD prioritaskan permintaan warga. - Prioritas layani rakyat.

Penulis pegiat Muslimat Muda NU Lumajang, peneliti Literasi Perempuan UIN Sunan Kalijaga

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Petani Diimbau Manfaatkan Teknologi Tabanan (Bali Post) Biaya hidup yang semakin tinggi menyebabkan profesi petani tidak menjadi pilihan utama generasi muda saat ini. Profesi petani dianggap kurang menjanjikan, terutama dari sisi ekonomi. Pandangan itu tidaklah sepenuhnya benar. Sebab, jika ditekuni dan petani mampu menerapkan teknologi serta terus berinovasi, profesi tersebut justru sangat menguntungkan. Pengamat pertanian yang juga anggota DPRD Tabanan Gusti Nyoman Omardani memaparkan, kondisi petani saat ini memang relatif sulit. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari hasil panen yang tidak sesuai ekspektasi seperti harga anjlok sehingga tidak menutupi biaya produksi. Selain itu, harga kebutuhan hidup juga semakin meningkat. Untuk mengatasi kondisi tersebut, lanjut Omardani, memerlukan keterpaduan atau kerja sama antara petani dan pemerintah. Petani harus mampu berinovasi serta tidak terpaku pada produk mentah. Petani harus mampu memanfaatkan teknologi dalam sistem penanaman maupun pengolahan produk pertaniannya, sehingga menjadi produk olahan dengan nilai jual lebih tinggi. Peran pemerintah adalah memberikan informasi, ilmu dan pembinaan terkait teknologi, menyiapkan sarana dan prasarana mulai dari hulu ke hilir, seperti pupuk, bibit, alat pengolahan produk hingga pemasaran. ‘’Saya rasa petani yang hanya tergantung pada produk mentah bukannya mereka tidak mau berinovasi tetapi karena mereka tidak tahu. Sehingga di sinilah peran pemerintah untuk mendorong mereka, memberikan pengetahuan dan menyiapkan sarana prasarana serta pemasarannya,’’ ujarnya. Ia mencontohkan petani kopi di Pupuan yang sudah mulai mengolah kopi menjadi kopi bubuk. Dengan menerapkan pola panen petik merah, kualitas kopi Pupuan mulai menarik perhatian publik, bahkan dilirik pasar luar negeri. Pengolahan beras merah menjadi teh juga sangat positif. ‘’Dengan mengolah hasil mentah pertanian menjadi produk olahan, lebih menguntungkan petani,’’ tegasnya. (kmb24) Bali Post/san

PERAHU - Perahu nelayan yang diparkir di Pantai Yeh Gangga. Gelombang laut yang masih tinggi menyebabkan nelayan di Tabanan tidak bisa melaut.

Tiga Pekan Tak Melaut, Nelayan Diusulkan Dapat CBP Tabanan (Bali Post) -

Tiga pekan lamanya nelayan di Tabanan tidak bisa melaut karena gelombang tinggi. Bahkan gelombang laut yang sempat diramalkan kembali normal bulan ini, masih tetap tinggi. Dari ramalan cuaca pada Sabtu (4/8) hari ini, tinggi gelombang diperkirakan bisa mencapai empat hingga lima meter. Guna meringankan beban ekonomi nelayan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tabanan berencana mengusulkan agar nelayan mendapatkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Gusti Nyoman Omardani

Bali Post/san

Ketua HNSI Tabanan Ketut Arsana Yasa, Jumat (3/8) kemarin mengatakan, usulan ini sebenarnya sudah ia sampaikan kepada Bupati Tabanan. Hanya saja dia mengakui usulan resmi melalui surat belum dilayangkannya.

‘’Sudah saya bicarakan juga dengan Dinas Sosial dan BPD. Proses penyaluran CBP sedang berjalan dan semoga bisa terealisasi,’’ ujarnya. Selama ini perhatian Pemkab Tabanan soal nasib nelayan sudah sangat baik.

Beberapa kali dalam kondisi sulit yang menyebabkan nelayan terpaksa tidak melaut, pemerintah telah menyalurkan bantuan CBP. Diharapkan bantuan serupa bisa kembali diberikan, mengingat nelayan sudah tidak melaut

sejak 14 Juli lalu. Mengenai gelombang tinggi yang terjadi tahun ini, kata Arsanaya Yasa, adalah yang terlama. ‘’Seingat saya sejak tahun 2007, tahun inilah yang terlama. Biasanya gelombang tinggi 7-10 hari. Ada selingan gelombang landai agar bisa nelayan melaut, kemudian gelombang tinggi lagi. Tetapi ini sejak tanggal 14 Juli tidak ada jeda dan sampai sekarang sudah tiga minggu lamanya,’’ jelasnya. Karena belum ada tandatanda mereda, Arsana Yasa mengimbau agar nelayan ti-

dak melaut. Sebab, berdasarkan ramalan cuaca, gelombang tinggi ini akan terus berlangsung hingga Kamis (9/8)) mendatang. Kondisi ini tentu sangat disayangkan. Terlebih awal Agustus seharusnya musim lobster dan menjadi musim bagi nelayan untuk bisa mendapatkan pendapatan lebih dari melaut. ‘’Semoga Sabtu depan gelombang sudah mulai normal kembali sesuai dengan ramalan. Sehingga nelayan bisa kembali melaut,’’ imbuhnya. (kmb24)

’’Masatua’’ Bali

Ajang Pelestarian Budaya di SDN 4 Kukuh Marga Tabanan (Bali Post) Kekhawatiran punahnya bahasa Bali kerap muncul di permukaan. Hal ini menyusul makin jarangnya penggunaan bahasa Bali, terutama di dunia pendidikan. Kegelisahan itu pula yang dirasakan para guru di SDN 4 Kukuh, Kecamatan Marga. Mereka pun berusaha keras menjaga eksistensi bahasa Bali melalui berbagai program. SDN 4 Kukuh mengemas pelestarian bahasa Bali dalam bentuk kegiatan pendukung pembelajaran, seperti masatua Bali, nyurat aksara Bali, dharma gita dan lain-lain. Meski saat ini pemerintah mengharuskan sekolah menerapkan pembela-

jaran berdasarkan Kurikulum 2013 yang lebih mengarah pada pembentukan karakter siswa, namun pembelajaran bahasa Bali di SDN 4 Kukuh tetap diadakan. ‘’Kami ingin menguatkan karakter dan jati diri sejak dari anak-anak. Kalau kurikulum lama ada kegiatan ekstrakurikuler, tetapi kurikulum sekarang tidak ada lagi. Hanya pembelajaran bahasa Bali tetap kita adakan, biasanya di hari Sabtu,’’ kata Kepala SDN 4 Kukuh Ni Nyoman Sudiratnadi didampingi guru Bahasa Bali Gusti Pramita Dewi, Jumat (3/8) kemarin. Dikatakannya, hampir seluruh SD di Kecamatan Marga juga melestarikan bahasa Bali

dengan kegiatan serupa. Apalagi setiap tahun, baik di desa maupun tingkat kecamatan digelar berbagai macam perlombaan budaya Bali dari tingkat SD sampai SMA. ‘’Kali ini kami tengah persiapan lomba tingkat desa,’’ ucapnya. Guru sekaligus penyuluh bahasa Bali Gusti Pramita Dewi mengakui saat ini penggunaan bahasa Bali dalam percakapan sehari-hari khususnya di wilayah perkotaan tergerus, lantaran faktor lingkungan keluarga maupun sekolah yang cenderung menggunakan bahasa Indonesia. Namun, jika secara bertahap mulai dibiasakan berbahasa Bali, secara otomatis siswa akan bisa me-

nyesuaikan diri. ‘’Di sekolah kami pernah ada siswa pindahan dari sekolah lain. Karena di rumah dan lingkungan sekolah lama menggunakan bahasa Indonesia, namun setelah pelan-pelan kita perkenalkan bahasa Bali, hanya perlu enam bulan si anak mulai bisa beradaptasi. Ini memang harus dilatih sejak dini,’’ ucapnya. Misalnya, kegiatan masatua Bali tingkat SD menggunakan bahasa Bali yang sangat sederhana, namun dengan tema menarik, seperti kehidupan binatang. Dengan begitu, para siswa tidak sampai merasa terbebani untuk belajar bahasa Bali. (kmb28)

Pemkab Gencarkan Gerakan Gemar Makan Ikan Tabanan (Bali Post) – Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Tabanan dari data statistik perikanan dan kelautan menunjukkan angka 29,9 kilogram perkapita pertahun atau masih lebih rendah dibandingkan tingkat konsumsi nasional. Mengatasi hal itu, Pemkab Tabanan gencar melakukan kampanye gerakan gemar makan ikan bagi anak TK/PAUD dan SD serta ibu

hamil atau menyusui. Seperti yang disampaikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Tabanan I Wayan Miarsana pada kampanye gerakan gemar makan ikan di SMPN 1 Bajera, Kecamatan Selemadeg, belum lama ini. Minimal gerakan ini bisa menumbuhkan kesadaran pentingnya makan ikan serta meningkatkan

Bali Post/bit

MAKAN IKAN - Kampanye gerakan makan ikan di Kecamatan Selemadeg.

pengenalan produk aneka hasil olahan ikan. Ikan mengandung nilai gizi yang tinggi, seperti protein dan omega3 yang penting bagi perkembangan jaringan otak, menguatkan tulang dan mencegah penyakit. Kondisi geografis Tabanan yang memiliki pantai sepanjang 35 kilometer serta potensi sumber daya air yang melimpah untuk budi daya ikan air tawar, merupakan peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan wahana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Melalui pelaksanaan program optimalisasi pemanfaatan sumber daya perikanan tersebut, kinerja program untuk peningkatan produksi perikanan dan kelautan tahun 2017 telah mencapai sebesar 3.991,63 ton,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan I Made Subagia mengatakan, kampanye gemar makan ikan yang dilaksanakan di SMPN 1 Selemadeg menyasar anakanak tingkat SD dan SMP di Desa Bajera. Tujuannya meningkatkan gizi masyarakat dan menumbuhkan kesadaran tentang manfaat mengkonsumsi ikan, di samping untuk meningkatkan pengenalan produk aneka hasil olahan ikan. ‘’Kami harap ke depan gerakan ini mampu bersinergi dengan visi Tabanan Serasi melalui pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan yang optimal,’’ jelasnya. (kmb28)

Bali Post/bit

MASATUA BALI - Siswa SDN 4 Kukuh Marga saat mengikuti lomba masatua Bali.

Anggota Dewan Usulkan Bakeuda Diformat Ulang Tabanan (Bali Post) Tak tercapainya target PAD pada semester I tahun anggaran 2018, masih menjadi perhatian kalangan dewan. Jika sebelumnya jajaran Komisi III DPRD Tabanan mengecek sejumlah komponen pendapatan, kini giliran Ketua Komisi I DPRD Tabanan Putu Eka Nurcahyadi yang mengusulkan agar Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (Bakeuda) dipisahkan atau kembali ke format sebelumnya. Menurut politisi asal Marga ini, sejak Bagian Keuangan dan Dinas Pendapatan digabung menjadi Bakeuda, pengelolaan PAD kurang maksimal. Hal ini sangat disayangkannya. Sebab, seluruh komponen pasti mengharapkan PAD dikelola intensif sehingga mampu meningkat signifikan. ‘’Jika memungkinkan berdasarkan undang-undang, coba kami usulkan biar dipisah,’’ jelasnya, Jumat (3/8) kemarin. Apabila memungkinkan,

tentunya akan dikoordinasikan ke Pemprov Bali. Dia mengusulkan Bakeuda dipecah menjadi dua, menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dikatakannya lebih lanjut, Kabupaten Tabanan sebenarnya memiliki banyak potensi PAD. Jika dikelola dengan

baik, bisa meningkatkan PAD hingga 50 persen dari yang sekarang. Untuk itulah dia berharap pemerintah dapat benar-benar mengambil langkah yang tepat untuk pengelolaan PAD. ‘’Dengan fokus membidangi pengelolaan pendapatan daerah, kita percaya PAD akan tergali secara maksimal,’’ tegasnya. (kmb28)

I Putu Eka Putra Nurcahyadi

Bali Post/bit


BULELENG

8 Yoga Massal Kader PKK Singaraja (Bali Post) Buleleng Festival (Bulfest) VI hari ke-2, Jumat (3/8) kemarin, diisi dengan yoga massal. Selain peserta umum, kegiatan ini diikuti ibu-ibu Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng. Yoga massal itu dipimpin Ketua TP PKK Buleleng Ny. Aries Sujati Suradnyana dan Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Buleleng Ny. Ayu Wardhany Sutjidra. Yoga ini menghadirkan instruktur Bhuana Yoga Singaraja. Selain itu, pada hari yang sama digelar lomba mewarnai, menggambar, dan karikatur serta gemar makan ikan (gemarikan). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Rumah Dinas Bupati itu diikuti oleh anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan sekolah SMP. Total 600 peserta antusias mengkuti lomba ini. Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra Sp.OG. bersama Bunda PAUD Kabupaten Buleleng Ny. Aries Suradnyana dan Ny. Ayu Wardhani Sutjidra menyaksikan dengan antusias lomba yang menyedot banyak penonton. (kmb38)

Semarak Rangkaian HUT Proklamasi di Busungbiu

Singaraja (Bali Post) – Memasuki bulan peringatan HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2018, Semarak Merah Putih mulai digelar ke kecamatan. Seperti dilakukan Pemerintah Kecamatan Busungbiu, Jumat (3/8) kemarin, yang menggelar sejumlah pertandingan olahraga dan juga permainan tradisional. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Umum Kecamatan Busungbiu. Acara itu dihadiri Camat Busungbiu Made Supartawan. Selain diikuti peserta dari masing-masing desa, dan ibuibu tim penggerak (TP) PKK, kalangan pelajar terlibat aktif dalam kegiatan ini. Pertandingan olahraga yang digelar seperti futsal, bola voli, tenis meja, catur, senam aerobik, zumba, dan lomba gerak jalan. Selain itu, juga permainan tradisional dilaksanakan seperti lomba menjunjung ngiu¸ lari karung, dan juga lomba bakiak. Camat Busungbiu Made Supartawan mengatakan, kegiatan ini bukan semata-mata tujuannya untuk merebut juara. Akan tetapi, dalam suasana bulan Kemerdekaan RI ini, semangat 17 Agustus 1945 dapat memberikan spirit mengisi kemerdekaan dengan penuh sukacita, menjaga persatuan, dan nilai-nilai perjuangan menjadi panutan dalam mengisi pembangunan. “Lewat kegiatan ini bukan saja prestasi, tetapi bagaimana perayaan kemerdekaan ini kita isi dengan cara menanamkan jiwa nasionalisme,” tegasnya. (kmb38)

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Tari Truna Jaya dan Tradisi ’’Nyakan Diwang’’

Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO Singaraja (Bali Post) –

Pamkab Buleleng sekarang masih menunggu keputusan penetapan usulan tari Truna Jaya dan juga tradisi Nyakan Diwang (memasak di pinggir jalan - red) agar menjadi warisan budaya tak benda dari United Nations Educational Scientific and Culture Organisation (UNECO). Tari yang diciptakan oleh maestro tari Gde Manik (alm) itu diusulkan karena pernah dipentaskan secara massal pada gelaran Buleleng Festival (Bulfest) beberapa tahun sebelumnya. Truna Jaya sendiri adalah tari yang dipentaskan oleh hanya seorang penari. Namun saat pentas dalam arena Bulfest itu, penari dan penabuhnya justru mampu tampil memukau penonton. Atas penampilan itu, pemkab diminta mengusulkan ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda. Sementara tradisi Nyakan Diwang adalah warisan leluhur turun-temurun para pendahulu di beberapa desa di Kecamatan Banjar. Dari sekian banyak desa di wilayah itu, warga di Desa Banjar, Banyuwati, Kayu Putih, dan desa lainnya tidak pernah melanggar dan rutin melaksanakannya terutama pada saat hari Ngembak Geni (sehari setelah pelaksanaan catur bratha panyepian - red). Dari penuturuan para pendahulu dan referensi yang ada, Nyakan Diwang itu lebih pada perwujudan interaksi sosial dan silaturahmi sesama warga setelah satu hari penuh khusyuk melangsungkan tapa brata panyepian. Masuk Nominasi Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si. di ruang kerjanya, Jumat (3/8) kemarin mengatakan, usulan ke UNESCO ini tinggal menunggu penetapan dari pejabat

Karena syarat sudah lengkap dan hari ini (Jumat, 3/8 kemarin - red) kami tugaskan staf untuk berkoordinasi ke perwakilan UNESCO di Jakarta. Sebab, ada informasi kalau usulan tari Truna Jaya dan tradisi Nyakan Diwang itu menjadi warisan budaya tak benda itu sudah masuk nominasi. Kami yakin itu bisa diputuskan. Rencananya, diserahkan pada penutupan Bulfest nanti. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si. yang diberikan kewenangan. Dia mengatakan, proses pengusulan ini cukup panjang, sebab pengusulan itu tidak sebatas melengkapi dokumen adminitrasinya, namun pemerintah juga wajib menyertakan naskah yang berisi sejarah tari tradisi yang diajukan tersebut. Selain itu, dokumen pementasan atau pergelaran wajib juga dipenuhi dalam

bentuk video. ‘’Karena syarat sudah lengkap dan hari ini (Jumat, 3/8 kemarin - red) kami tugaskan staf untuk berkoordinasi ke perwakilan UNESCO di Jakarta. Sebab, ada informasi kalau usulan tari Truna Jaya dan tradisi Nyakan Diwang menjadi warisan budaya tak benda itu sudah masuk nominasi. Kami yakin itu bisa

Bali Post/dok

WARISAN BUDAYA UNESCO – Tari Truna Jaya dan tradisi ‘’Nyakan Diwang’’ diusulkan mendapat pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO. diputuskan. Rencananya, diserahkan pada penutupan Bulfest nanti,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng menegaskan, pengakuan oleh UNESCO terhadap warisan seni dan budaya Bali itu penting untuk ‘’melindungi’’ karya tersebut, agar tidak dibajak atau diakui oleh daerah lainnya. Dengan pengakuan itu, pemerintah daerah memiliki ‘’modal’’ untuk melakukan lobi ke pemerintah yang lebih tinggi untuk mendapatkan perhatian baik dalam bentuk program atau sokongan dana untuk melakukan pelestar-

ian dan pengembangan terhadap kasenian dan budaya yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai lembaga yang diberikan kewenangan memberikan perlindungan kepada setiap warisan seni dan budaya dunia. ‘’Kalau ini sudah kita dapat jadikan dasar melakukan program pelestarian dan penggalian seni dan budaya yang sudah diakui, sehingga setelah dua usulan itu kami akan kaji potensi karya seni atau budaya langka yang masih terpendam di daerah kita untuk bisa kita lindungi,’’ tegasnya. (kmb38)

Lakalantas di Desa Busungbiu

Dua Luka Berat, Seorang Meninggal Dunia Bali Post/kmb38

HUT PROKLAMASI – Semarak HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2018 mulai digulirkan tidak saja di kota Singaraja, namun pemerintah kecamatan di Buleleng mulai menyambut dengan sukacita peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini.

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450

Singaraja (Bali Post) – Nasib nahas dialami pengendara sepeda motor DK 4376 UI, Kadek Yeni Kusuma Dewa (38). Pengendara asal Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu itu tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan Seririt – Busungbiu, Km 32,200, Kamis (2/8) lalu. Selain korban tewas, dalam lakalantas itu seorang penumpang mobil pick-up DK 8853 UE Luh Endra (39) asal Desa Umajero Kecamatan Busungbiu mengalami luka berat dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Pengemudi pikc-up Putu Agus Artawan (20) hanya mengalami luka ringan. Tetapi juga dirawat di rumah sakit. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (3/8) kemarin mengatakan, lakalantas ini berawal ketika kendaraan pick-up datang dari Seririt menuju Desa

Umejero. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi tidak bisa mengendalikan mobilnya dan oleng ke kanan jalan. Saat bersamaan dari arah selatan meluncur sepeda motor DK 4376 UI yang akan menuju utara. Karena panik, pengendara sepeda motor itu tidak bisa menghentikan kendaraannya. Kemudian bertabrakan dengan mobil pick-up itu. Pengendara sepeda motor ini terjatuh dan tubuhnya membentur aspal hingga mengalmi luka berat. Setelah dirawat di rumah sakit, pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan pengemudi mobil dan penumpang sempat terjebak di dalam kendaraan pick-up yang terbalik di dasar jurang. Penumpang itu berhasil ditolong warga dan langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius. ‘’Hasil pemeriksaan kami, mobil pick-up itu oleng ke kanan sampai melewati as

Bali Post/kmb38

LAKALANTAS – Mobil pick-up DK 8853 UE dengan sepeda motor DK 4376 UI mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengakibatkan dua korban luka dan satu orang tewas. jalan. Sedangan sepeda motor yang melaju pada jalurnya itu tidak bisa menghindar, sehingga bertabrakan. Dua orang dari pengemudi dan penumpang masih dirawat.

Mereka belum bisa dimintai keterangan,’’ katanya. Menurut AKP Diah Kurniawandari, kejadian ini dipicu kurang hati-hatinya pengemudi mobil pick-up itu.

Saat itu kendaraan melewati as jalan dan menimbulkan lakalantas. Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk pemeriksaan lebih lanjut. (kmb38)

Imigrasi Menangkan Gugatan Praperadilan

WNA Asal Nigeria Terancam Dipanggil Paksa Kantor Imigrasi Singaraja nampaknya tidak ingin membuang-buang waktu menuntaskan penanganan kasus dugaan pelanggaran tindak pidana keimigrasian oleh tersangka warga negara asing (WNA) asal Nigeria, Charles George Albert. Setelah Kantor Imigrasi itu memenangkan gugatan praperadilan itu, tersangka kemudian diancam dipanggil paksa karena dua kali surat panggilan dari pihak Imigrasi tidak ditanggapi. Tidak hanya memanggil paksa, tersangka akan dicekal dan dilarang pergi ke luar negeri. Bagaimanakah tanggapan kuasa hukum tersangka terhadap kasus kliennya itu? UPAYA hukum lanjutan itu dilakukan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Singaraja menjatuhkan vonis terhadap sidang praperadilan, Jumat (3/8) kemarin. Dalam amar putusan hakim tunggal PN Singaraja Ni Made Dewi Sukrani, S.H. itu menolak seluruh materi gugatan praperadilan pemohon. Pertimbangan hakim adalah dalil hukum yang diajukan pemohon tidak sesuai objek yang disengketakan. Selain itu, bukti-bukti yang diajukan pemohon, tidak memiliki relevansi dengan materi

praperadilan tersebut. Atas vonis itu, pemohon dan termohon tidak lagi melakukan upaya hukum. Ini sesuai ketentuan, PN memutuskan sah atau tidaknya proses penyidikan dari sebuah kasus hukum. Menyusul keputusan itu, Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Singaraja, Thomas Aries Munandar langsung memproses pelimpahan Berita Acara Pemeriksan (BAP) kasus dugaan tindak pidana keimigrasian tahap dua ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja. Pelimpahan ta-

Tersangka sudah bebas demi hukum. Dan sekarang mau dipanggil paksa ya silakan. Kami tidak mengomentari hal itu. Nanti dalam persidangan kasus pidananya, kami akan melakukan pendampingan hukum terhadap tersangka. Kuasa Hukum Tersangka, Wirasanjaya Bali Post/kmb38

VONIS – Hakim tunggal PN Singaraja memutuskan menolak seluruhnya dalil gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum tersangka WNA asal Nigeria Charles George Albert yang tersangkut kasus dugaan pidana keimigrasian, Jumat (3/8) kemarin. hap dua ini akan disertakan dengan menyerahkan tersangka. Hanya, tersangka yang sudah dua kali dipanggil setelah keluar dari Lapas Singaraja, tidak menanggapi panggilan aparat. Sekarang, pihaknya memproses pemanggilan ketiga. Kalau pemanggilan ketiga tidak ada tanggapannya, maka tersangka akan dipanggil secara paksa. Selain itu, pihak Imigrasi juga sudah

melakukan pencekalan untuk melarang tersangka ke luar negeri. Dengan upaya ini, pihaknya optimis kalau tersangka sangat kecil kemungkinan kabur ke negaranya. Apalagi, sejak kasus ini bergulir, Imigrasi menahan paspor tersangka sebagai barang bukti. ‘’Kami akan lanjutkan penanganan kasus ini dengan pelimpahan BAP dan tersangka ke Kejaksaan.

Sudah dua kali tidak muncul, dan pemanggilan ketiga akan kami proses dan kalau tidak hadir, kami panggil paksa, sesuai aturan di KUHP,’’ katanya. Sementara itu, kuasa hukum tersangka sekaligus pihak pemohon gugatan praperadilan, Wirasanjaya, mengaku kecewa dengan keputusan hakim. Ini karena dalil hukum yang disampaikan termohon dalam

persidangan terdahulu itu terkesan mencampuradukkan antara pelanggaran tindak pidana keimigrasian dengan pelanggaran administrasi keimigrasian. Sepatutnya, kliennya hanya didetensi saja bukannya langsung dijebloskan lalu menjalani menahanan. Namun, kenyataan tersangka yang sebagai detensi itu justru ditahan dan dititipkan di ruang tahanan Lapas Singaraja. ‘’Sesuai UU No. 6 Tahun 2011 tentang Imigrasi

dan Peraturan Pelaksanaan No. 31 Tahun 2013 itu ada diatur, seorang bersatus detensi sanksinya adalah deportasi, bukan ditangkap apalagi ditahan seperti klien kami itu,’’ katanya. Terkait ancaman Imigrasi akan memanggil paksa tersangka, Wirasanjaya mempersilakan upaya yang sudah diamanatkan oleh regulasi tersebut. Meski demikian, pihaknya dan anggota tim kuasa hukum akan mendampingi tersangka dalam proses hukum tersangka itu. ‘’Tersangka sudah bebas demi hukum. Dan sekarang mau dipanggil paksa ya silakan. Kami tidak mengomentari hal itu. Nanti dalam persidangan kasus pidananya, kami akan melakukan pendampingan hukum terhadap tersangka,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, WNA asal Nigeria Charles George Albert dijadikan tersangka karena menggunakan dokumen kependudukan palsu. Ia dijerat Pasal 126 huruf C Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dia ditangkap di Kantor Imigrasi Singaraja. Saat itu, ia mengajukan permohonan paspor menggunakan KTP atas nama Komang Eli Agus Hermanto, warga Desa Cempaga. (mud)


GIANYAR

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

9

Nyaleg, Sekwan Gianyar Mundur Gianyar (Bali Post) Drs. Ketut Astawa Suyasa dipastikan mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Gianyar. Terhitung per 1 Agustus 2018, pria asal Desa Seronggo Kecamatan Gianyar ini resmi pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini lantaran Astawa Suyasa memutuskan ikut memperebutkan kursi di DPRD Gianyar pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Dikonfirmasi Jumat (3/8) kemarin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, Pemkab Gianyar sudah menyetujui surat permohonan pengunduran diri sebagai ASN yang diajukan Drs. I Ketut Astawa Suyasa pada tanggal 11 Juli lalu. “Per 1 Agustus lalu, Bapak Ketut Astawa Suyasa sudah resmi mundur sebagai ASN,” ujarnya. Menurut Wisnu Wijaya, surat pengunduran diri Astawa Suyasa ditujukan kepada Penjabat Bupati Gianyar. Dikatakan, alasan pengunduran diri yang bersangkutan sebagai ASN karena persiapan untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif (celeg) DPRD Gianyar periode 2019-2024. “Sejatinya Astawa Suyasa akan pensiun akhir tahun ini. Namun karena akan bertarung dalam Pileg 2019, dia mengajukan pensiun lebih awal,” katanya. Guna menghindari kekosongan posisi Sekwan, Penjabat Bupati Gianyar melalui Surat Perintah Nomor 800/1814/BKPSDM tertanggal 17 Juli 2018 menunjuk I Wayan Arthana, S.H., M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar. Penunjukkan I Wayan Arthana selaku Plt. Sekwan berdasarkan pertimbangan bahwa yang bersangkutan sebelumnya pernah menduduki jabatan tersebut sebelum ditugaskan sebagai Kepala Dinas Perhubungan Gianyar hingga saat ini. “Jadi, beliau ini sudah berpengalaman di Sekwan. Itu dasar pertimbangan pertama Bapak Pj. Bupati menunjuk yang bersangkutan,” ujarnya. Wisnu Wijaya menegaskan, posisi Sekwan tidak boleh kosong dalam waktu yang lama, karena kegiatan di dewan cukup padat. Jika dibiarkan kosong, maka akan mengganggu kelancaran aktivitas di dewan. Dengan ditunjuknya I Wayan Arthana sebagai Plt. Sekwan, maka selain melaksanakan tugas pokoknya selaku Kepala Dinas Perhubungan, yang bersangkutan juga akan menangani tugas-tugas di dewan. I Wayan Arthana akan menjabat sebagai Plt. Sekwan hingga ditetapkannya Sekwan definitif. “Penunjukkan Sekwan definitif tentu saja melewati proses yang cukup panjang. Ada pembentukkan panitia seleksi terlebih dahulu, nanti setelah dilantiknya Bupati Gianyar,” katanya memaparkan. Sementara itu, anggota Komisioner KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna mengatakan, nama Drs. Ketut Astawa Suyasa memang sudah dari awal masuk dalam daftar nama calon legislatif di dapil Kecamatan Gianyar lewat Partai Gerindra. “Sudah dari awal masuk nama beliau, dan tiga item khusus ASN untuk menjadi syarat calon legislatif sudah terpenuhi,” katanya. Agus Tirta Suguna mengatakan, tiga syarat yang sudah dipenuhi Ketut Astawa berupa surat keterangan pengunduran diri, tanda terima dari instansi terkait dalam hal ini Pemkab Gianyar dan surat keputusan bahwa SK masih dalam proses dari instansi terkait. “Kemudian SK pemberhentian itu harus sudah masuk pada H-1 sebelum penetapan DCT yang dijadwalkan tanggal 11 September mendatang,” tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SAMPAH - Sejumlah buruh sedang mengikat kubus sampah plastik yang sudah dicetak.

Bali Post/kmb35

Nelayan Masih Takut Melaut Gianyar (Bali Post) -

Kondisi gelombang di sepanjang pantai di wilayah Gianyar mulai mereda, Jumat (3/8) kemarin. Namun, para nelayan belum ada yang berani melaut karena kondisi gelombang dinilai masih belum bersahabat. Akibatnya, sejumlah jukung masih terlihat parkir menjauhi tepi pantai. “Kemungkinan sampai pertengahan Agustus ini masih seperti ini kondisinya. Kami belum berani melaut,” ujar Made Kreteg, salah seorang nelayan di Pantai Manyar, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati. Menurut Kreteg, kondisi ombak di laut hingga saat ini belum bisa ditebak. Dikatakan, saat ini mungkin ombak di tepi pantai sudah nampak mereda, namun di tengah laut diduga gelombang masih

besar. “Kondisi ombak belum bersahabat. Saya dan nelayan lainnya belum berani melaut,” katanya. Kreteg mengatakan, kondisi ini sesungguhnya fenomena musiman. Namun, kali ini kondisinya memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan ketinggian gelombang juga lebih tinggi. Ia memperkirakan kondisi ini akan berlangsung selama dua bulan. Lantaran terlalu lama tidak bisa melaut, pihaknya kini memilih untuk beraktivitas di sawah. “Kalau saya memang punya

sawah. Jadi saya memutuskan beralih ke sawah sambil menunggu kondisi ombak benar-benar aman untuk melaut,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gianyar Dewi Hariyani mengatakan, keganasan ombak yang terjadi beberapa hari lalu membuat belasan jukung yang parkir maupun yang sedang mencoba melaut mengalami kerusakan akibat diterjang ombak. “Sesuai data yang masuk, kerusakan paling banyak pada bagian kantih (kaki - red). Hal ini

Ajak Masyarakat Pilah Sampah

MENUMBUHKAN kesadaran masyarakat dalam memilah sampah plastik dan organik, bukan persoalan mudah. Namun, upaya ini tetap dilakukan Nyoman Adi Artana dalam menggerakkan masyarakat memilah sampah di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. “Daripada sampah merusak lingkungan, kan lebih baik dipilah lalu dijual ke pengepul,” ujar Adi Artana yang merupakan pengepul sampah ini, Jumat (3/8) kemarin. Adi Artana mengatakan, pihaknya kerap menerima berbagai jenis sampah plastik dari warga di Desa Batuan. Namun, sampah rumah tangga itu dipilah lagi karena di gudangnya hanya mencetak kubus sampah plastik jenis polyethylene terephthalate (PET). “PET itu sejenis botol minuman plastik. Apabila ada jenis lain seperti kardus, saya serahkan ke teman yang mengolah kardus,” katanya. Tidak hanya di Desa Batuan, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan sejumlah pengepul di Gianyar, Bangli dan Denpasar. Dari para pengepul ini, pihaknya bisa menerima lima hingga enam truk khusus sampah plastik setiap harinya, dengan harga antara Rp 4.500 hingga Rp 5.000 per kilogram. “Sampah plastik ini kemudian dipilah, setelah itu baru dimasukkan ke dalam mesin cetak untuk dipress,” katanya memaparkan. Mengandalkan satu mesin press sampah plastik, pihaknya bisa mencetak 18 hingga 20 kubus sampah plastik setiap hari. Satu kubus sampah yang sudah dicetak memiliki berat antara 100 kilogram hingga 135 kilogram. “Mesin saya ini bisa mencetak dua ton sampah untuk 10 jam kerja,” ujarnya. Untuk mengolah seluruh sampah itu, Adi Artana mengaku mempekerjakan 13 orang tenaga lokal yang bertugas memilah sampah hingga ke proses pencetakan sampah menjadi bentuk kubus. “Selanjutnya, sampah plastik ini saya serahkan ke beberapa perusahaan untuk diolah kembali,” tegasnya. (nik)

sudah kami laporkan ke pusat,” jelasnya. Dewi Hariyani mengaku belum mengetahui secara pasti berapa nilai kerugian yang diderita para nelayan akibat kondisi tersebut. Dikatakan, pihaknya perlu melakukan penghitungan terlebih dahulu. Kalaupun nantinya nelayan dinilai perlu diberikan ganti rugi, maka harus dianggarkan pada APBD. “Itu perlu dihitung dulu. Tentunya kami harus usulkan lewat APBD. Kalau sifatnya mendesak, itu ke bencana dan usulannya ke BPBD,” terangnya. Disinggung mengenai nasib nelayan yang tidak bisa melaut, Dewi Hariyani mengaku sudah pernah memberi sosialisasi sebelum cuaca bu-

ruk menerjang. Tidak hanya itu, pihaknya juga pernah mengajak perwakilan nelayan di Gianyar untuk studi banding ke Banyuwangi. “Kami ajari mereka cara beternak lele di rumahnya. Jadi ketika cuaca buruk, nelayan bisa mengandalkan pendapatan dari hasil beternak lele tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digajaya mengaku belum bisa memperkirakan sampai kapan cuaca akan normal. Untuk sementara, kondisi di tepi pantai saat ini sudah nampak membaik. “Yang pasti, kita harus tetap waspada karena kondisi alam masih tidak menentu dan sulit diprediksi,” katanya mengingatkan. (kmb35)

Komsos Kreatif

Kodim 1616/Gianyar Gelar Lomba untuk Pelajar

Bali Post/kmb35

KOMSOS - Suasana lomba catur di Desa Pakraman Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh sebagai rangkaian dari Komsos Kreatif Kodim 1616/Gianyar.

Gianyar (Bali Post) Pendekatan kemasyarakat melalui berbagai kegiatan komunikasi sosial (komsos) kreatif terus digenjot jajaran Kodim 1616/Gianyar. Komsos tidak hanya digelar dengan sosialisasi, namun juga dengan interaksi berupa lomba yang melibatkan pelajar di Gumi Seni ini. Seperti lomba yang digelar TNI di Desa Pakraman Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kamis (2/8) lalu. Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E. mengatakan, kegiatan komsos kreatif Kodim 1616/ Gianyar bertujuan untuk mendekatkan TNI dengan rakyat. Komsos kali ini difokuskan pendekatan kepada pelajar SMA/SMK melalui sejumlah lomba. “Melalui kegiatan ini, Kodim 1616/Gianyar

berupaya menanamkan jiwa sportif di kalangan generasi muda,” ujarnya. Ia mengatakan, melalui lomba melukis dan catur ini juga diharapkan dapat menggerakkan generasi muda kepada hal-hal yang positif. Paling penting bagi Dandim Gianyar ialah menangkal paham radikal. “Bila para pemuda sudah sibuk dengan kegiatan positif yang memacu kreativitas, tentunya hal-hal negatif seperti paham radikal bisa ditangkal,” tegasnya. Menurut Asep Noer Rokhmat, kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari SMA/ SMK se-Gianyar. Setelah ini pihaknya kembali merancang agenda komsos kreatif lainnya. “Intinya, melalui komsos ini kita ingin mendekatkan diri ke masyarakat,” ujarnya. (kmb35)

75 Calon Paskibra Siap Ikuti Binlat Polisi Ungkap Kasus Pencurian di Vila

Gianyar (Bali Post) – Menjelang peringatan HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Kabupaten Gianyar telah mulai dipersiapkan putra-putri terbaik yang akan bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Sebanyak 75 siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Gianyar telah terpilih dan siap mengikuti pembinaan dan pelatihan (binlat) calon anggota Paskibra. Kepala Anggota Paskibra Wayan Suardana menekankan, selama mengikuti proses pelatihan mereka akan diberikan pengetahuan dan wawasan kebangsaan serta kemampuan baris-berbaris yang bertujuan untuk membentuk karakter dan kedisiplinan. “Mereka kan bertugas melaksanakan pengibaran dan penurunan bendera, jadi saya harap mampu melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan disiplin yang tinggi,” ujarnya. Suardana berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya diaplikasikan dalam proses pengibaran bendera saja. Namun yang lebih utama lagi adalah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diketoktularkan kepada lingkungan sekitarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gianyar Drs. A.A Gede Agung, M.AP. menjelaskan, seleksi calon Paskibra dilaksanakan melalui tiga tahap seleksi. Tahap pertama melalui tingkatan seleksi di masing-masing sekolah dengan membentuk suatu pasukan. Tahap kedua melalui pelaksanaan Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB). Pada tahap ini dilaksanakan penjaringan calon Paskibra Kabupaten Gianyar. Tahap ketiga melalui seleksi kesempatan, berupa pembinaan fisik, mental, kesehatan, bakat serta minat para calon Paskibra. Dari seleksi awal berjumlah 235 orang siswa, kini menyisakan sebanyak 75 orang calon Paskibra yang terdiri dari 36 putra dan 39 putri. Proses seleksi ini, menurut A.A Gede Agung, bekerj sama dengan unsur TNI (Kodim) sebagai koordinator pelatihan, Polres, matra kesehatan dan PPI Kabupaten Gianyar. (kmb35)

Pelaku Mengaku Jaringan Prostitusi ”Gay”

Gianyar (Bali Post) Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika, Jack Daniel Bush, menjadi korban pencurian di Vila Kusuma Sari, Desa Sukawati, Kamis (2/8) lalu. Pelaku pencurian Moh. Ridho Ghabil Mastura mengambil uang Rp 4,5 juta. Sementara itu, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, pelaku mengaku sebagai jaringan dari prostitusi gay terselubung. Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu I Gusti Ngurah Winangun mengatakan, pelaku yang berasal dari Sulawesi Tengah ini melakukan aksi pencurian di vila korban, sekitar pukul 09.30 Wita, Kamis (2/8) lalu. Kala itu pelaku yang berada di kamar vila korban memanfaatkan situasi yang sepi, kemudian mengambil uang Rp 4,5 juta yang ada di laci kamar tersebut. “Saat itu korban sedang ke toilet. Saat melihat ada uang tersimpan di laci, lang-

sung diambil oleh pelaku,” ujar Iptu Winangun. Saat kembali ke kamar, korban menyadari laci miliknya dalam keadaan terbuka dan uang yang ada di dalamnya lenyap. Saat itu Jack sempat menanyakan kepada korban, namun ia mengaku tidak tahu-menahu terkait uang tersebut. Merasa curiga, korban akhirnya meminta karyawan vila menghubungi aparat kepolisian. Ketika aparat kepolisian tiba di lokasi, pelaku mulai menunjukkan gelagat ketakutan dan berupaya untuk kabur. Beruntung upaya ini cepat disadari petugas. Pelalu akhirnya dibekuk di Gang Jelantik yang berlokasi di sebelah vila tersebut. “Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” kata Iptu Winangun. Berdasarkan pemeriksaan di Mapolsek Sukawati, kata Iptu Winangun, pelaku mengaku baru kenal dengan korban lewat media

sosial. Dari perkenalan itu Moh. Ridho diundang ke vila tersebut sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (1/8) lalu. “Jadi, di vila ini pelaku menginap dan tidur sekamar dengan korban. Sementara aksi pencurian dilakukan Kamis pagi,” katanya. Iptu Winangun menambahkan, pelaku mengaku sebagai gay sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Bahkan Moh. Ridho mengaku kerap mendapat bayaran untuk setiap kali melakukan hubungan sesama jenis. “Beberapa hari lalu ia mengaku dapat bayaran sekitar Rp 200 ribu,” ungkapnya. Perwira yang juga mantan Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Gianyar ini mengatakan, pihaknya akan mendalami kasus ini. Apalagi pelaku juga mengaku punya jaringan prostitusi khusus gay. “Pelaku mengaku demikian, tapi keterangan ini masih kami dalami,” tegasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

OLAH TKP - Polisi saat melakukan olah TKP di Vila Kusuma Sari, Desa Sukawati.


JEMBRANA

10

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Nelayan Selerek Mulai Melaut Negara (Bali Post) – Setelah sempat tidak melaut hingga beberapa pekan, sejumlah nelayan di pesisir Jembrana mulai melaut. Nelayan khususnya perahu selerek (purse seine) sejak Selasa (31/7) lalu sudah berlayar menuju spot-spot tangkapan ikan. Beberapa perahu selerek yang mu-

lai melaut pun sudah menangkap ikan. Lantaran banyak nelayan yang memilih libur selama beberapa lama, harga ikan laut pun sempat melonjak. Sakirin, anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, Jumat (3/8) kemarin mengatakan, setelah sempat

SOSOK Pasukan Merah Putih SELAMA menjalani pembinaan dalam rumah tahanan (rutan), para narapidana (napi) juga mengikuti sejumlah kegiatan, salah satunya pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada sesama itu dilakukan dengan berbagai cara dalam wujud faktual. Seperti turut serta dalam gotong royong membersihkan lingkungan sekitar atau kegiatan lain secara nyata bisa dirasakan masyarakat sekitar. ‘’Seperti kegiatan pasukan merah putih napi Rutan Kelas IIB Negara yang membersihkan dan menata fasilitas umum TPA Peh, bersama jajaran terkait. Ini wujud faktual dan aplikasi misi pembinaan napi,’’ ujar Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Purniawal. Dalam kegiatan itu, ada 15 orang warga binaan yang tergabung dalam pasukan merah putih napi bergabung bersama petugas Rutan Negara berpartisipasi melakukan gotong royong. Misi pembinaan yakni menyatukan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan napi dengan lingkungan masyarakat. Salah satunya melibatkan napi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Para napi yang tergabung dalam pasukan merah putih ini menurutnya merupakan napi yang memiliki perilaku baik selama menjalani pembinaan. Selain itu, mereka juga memiliki skill (keahlian) pertukangan. Dimaksudkan untuk membentuk suatu kelompok atau komunitas narapidana yang dibekali dengan kegiatan-kegiatan kerja dalam peningkatan kapasitas diri dan kemampuan diri. ‘’Sehingga kualitas sumber daya manusia (SDM) mereka menjadi unggul. Ketika kembali ke lingkungan masyarakat bisa menjadi tenaga yang handal serta bemanfaat bagi bangsa dan negara,’’ pungkas Purniawal. (olo)

lama libur, sudah banyak nelayan perahu selerek melaut. ‘’Tadi siang (kemarin - red) kebanyakan sudah jalan. Biasanya sampai ke daerah Bukit (perairan Badung),’’ katanya. Dari pengamatan, di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, beberapa pasang perahu selerek berdatangan usai

Nelayan perahu selerek beroperasi di Selat Bali mencakup Kabupaten Jembrana, Bali dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Satu unit kapal penangkap terdiri dari dua perahu selerek yang beroperasi. Masing-masing perahu memiliki fungsi berbeda. Untuk di Jembrana, ada 60 pasang

kapal purse seine (selerek) yang masih aktif beroperasi. Sementara lelang ikan di TPI PPN Pengambengan didominasi dari hasil tangkap kapal selerek dengan komoditi utama lemuru. Namun sudah beberapa tahun belakangan ini nelayan selerek paceklik ikan tersebut. (kmb26)

Kapal Liputan XII Kandas di Perairan Gilimanuk 25 Penumpang Dievakuasi

Negara (Bali Post) -

Dampak angin kencang yang menerjang Selat Bali, mengakibatkan salah satu kapal penumpang Ketapang-Gilimanuk kandas, Kamis (2/8) malam. KMP Liputan XII kandas sekitar 300 meter dari Dermaga LCM Gilimanuk. Hingga Jumat (3/8) kemarin, kapal tersebut belum berhasil ditarik. Sementara puluhan penumpang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, TNI-AL dan Satpolair Polres Jembrana. Dari informasi yang dihimpun, kapal yang mengangkut 25 penumpang itu kandas saat hendak bersandar di Dermaga LCM Gilimanuk sekitar pukul 24.00 Wita. Begitu kandas kru kapal memutuskan untuk mengevakuasi penumpang kapal sekitar satu jam kemudian. Personel yang siaga di pelabuhan langsung bergerak dengan mengerahkan satu unit RIB dan satu unit Rapid Deployment Land. Sekitar pukul 02.40 Wita, ke-25 penumpang yang sebelumnya menunggu di tengah kapal berhasil dievakuasi ke

Sejumlah Parpol Ajukan Pengganti Bacaleg Negara (Bali Post) – Sejumlah partai politik (parpol) mengajukan penggantian bakal calon legislatif (bacaleg) yang didaftarkan dua pekan lalu. Penggantian dilakukan berdasarkan sejumlah alasan, salah satunya bacaleg tersebut dipastikan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Sementara kesuluruhan parpol yang mengikuti Pemilu legislatif di Kabupaten Jembrana juga telah melakukan perbaikan syarat bacaleg yang belum lengkap. Komisioner KPU Jembrana Divisi Teknis Penyelenggaraan Ketut Gede Tangkas Sudiantara, Jumat (3/8) kemarin mengatakan, hingga batas akhir perbaikan persyaratan bacaleg pada Selasa (31/7) malam, diakui ada sejumlah parpol yang mengajukan pengganti bacaleg. Dari pemantauannya, Partai Gerindra dan Partai Perindo masing-masing mengajukan satu pengganti. Selain itu, Partai Berkarya juga mengajukan penggantian sejumlah bacalegnya. ‘’Untuk (pengganti) yang lainnya ada dari Partai Berkarya. Kalau dua bacaleg dari Gerindra dan Perindo yang pasti TMS, sebab mereka merupakan mantan narapidana korupsi,’’ tandas Tangkas. Partai Perindo mengajukan nama Ni Ketut Sudiasih sebagai pengganti I Ketut Sukadana yang sebelumnya mendaftar untuk Dapil Jembrana 2 (Melaya) dengan nomor urut 2. Sementara di Partai Gerindra, Dapil Jembrana 2 I Wayan Sudirna dengan nomor urut 2 digantikan I Putu Agus Ambara Nata Kusuma. ‘’Selain adanya dua calon pengganti, 13 parpol juga sudah melakukan perbaikan syarat calon. Setelah ini kita verifikasi lagi sebelum ditetapkan DCS (Daftar Calon Sementara),’’ tandas Tangkas. Pada hari terakhir batas waktu perbaikan syarat yang masuk kategori Belum Memenuhi Syarat (BMS), sudah semuanya memperbaiki. Terakhir yang masuk data perbaikan pukul 23.00 Wita, pada Selasa malam atau menjelang penutupan. Ketua KPU Jembrana Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, mengatakan pihaknya memiliki waktu hingga 7 Agustus untuk memverifikasi seluruh berkas

melaut. Menurut warga di sekitar pelabuhan, tangkapan para nelayan merupakan ikan jenis tongkol. ‘’Ada sekitar tiga perahu yang mendapatkan ikan rata-rata satu ton. Mungkin karena baru melaut waktunya juga sedikit,’’ terang Hadi, salah seorang warga sekitar.

Bali Post/olo

Bali Post/olo

Ketut Gede Tangkas Sudiantara

yang diajukan bacaleg. Selanjutnya baru akan diumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) dari hasil verifikasi sebelumnya. Sementara itu, Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan mengatakan, dari pengawasan selama proses perbaikan, pihaknya menyayangkan pihak parpol baru melakukan perbaikan di menit-menit akhir jelang penutupan. ‘’Sama kasusnya seperti saat pendaftaran lalu. Di menit terakhir, baru mengajukan perbaikan. Padahal jadwal yang diberikan begitu panjang,’’ terang Pande. Sementara untuk syarat-syarat perbaikan itu, dari pengawasan memang belum ada yang menonjol. Namun Panwaslu masih menelusuri dua bacaleg yang diduga masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) serta sejumlah perangkat desa. ‘’Nanti kita telusuri ke pimpinannya, apakah masih menjadi ASN atau tidak? Logikanya kalau mendaftar (bacaleg) pastinya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) parpol. Ini yang akan kita telusuri,’’ imbuhnya. (kmb26)

darat. Mereka selanjutnya menunggu di Pelabuhan Gilimanuk hingga kapal kembali bisa bersandar dan bongkar muat. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Komang Sudiarsana mengatakan, seluruh penumpang kapal yang kandas di perairan dangkal tersebut dalam kondisi selamat dan sehat. Tim pertolongan yang siaga di lokasi mengerahkan boat untuk mengevakuasi para penumpang dari kapal. Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Penyeberan-

gan (UPP) Kelas III Gilimanuk Nyoman Suryanta saat dikonfirmasi membenarkan adanya salah satu KMP di penyeberangan KetapangGilimanuk tersebut kandas. ‘’Hingga sekarang (Jumat sore - red) belum bisa ditarik, masih menunggu air naik,’’ tandas Suryanta. Berdasarkan data manifest kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang, kapal tersebut mengangkut 12 truk tronton dan empat truk besar. Kondisi cuaca buruk seperti saat ini sistem bukatutup pelabuhan masih diberlakukan. Pihak pelabuhan mengaku mengedepankan keselamatan, menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Sementara itu, cuaca buruk yang masih terjadi di Selat Bali juga mengharuskan adanya penutupan. Pelabuhan ditutup mulai pukul 13.30 Wita. (kmb26)

Bali Post/olo

EVAKUASI - Sejumlah petugas tim SAR mengevakuasi para penumpang KMP Liputan XII yang kandas di perairan Gilimanuk, Jumat (3/8) dini hari kemarin.

Turun ke TPA Peh

Bupati Tegaskan Permintaan Warga Diprioritaskan Negara (Bali Post) Menindaklanjuti permintaan warga Banjar Peh, Desa Kaliakah, Bupati Jembrana I Putu Artha beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI dan Polri mendatangi TPA Peh, Jumat (3/8) kemarin. Bupati Artha menemui masyarakat setempat sekaligus bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan sekitar TPA. Bupati Artha juga melaksanakan penghijauan di areal TPA dengan menanam pohon mangga dan kelapa. Selain menghijaukan, pohon itu nantinya diharapkan mampu membantu mengurangi penyebaran polusi udara yang terjadi di sekitar TPA Peh. Dalam pertemuan antara warga sekitar TPA Peh, Bupati Artha menyerap langsung aspirasi warga sekitar TPA yang sempat tersumbat. Sejumlah perwakilan warga di antarnaya I Ketut Suardika dan I Ketut Witamayasa yang berasal dari sekitaran TPA Peh menyampaikan keluhan serta usulan sebagai kompensasi warga yang tinggal di sekitar TPA. Beberapa poin usulan yang disampaikan di antaranya diprioritaskan sebagai penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), segera diwujudkannya TPS 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) di tiap kecamatan, penyediaan air bersih yang berkelanjutan, pengaspalan jalan menuju TPA sebagai akses lalu lintas warga sekitar serta diharapkan tidak adanya perluasan pada zona aktif TPA Peh. Mendengar aspirasi masyarakat itu, Bupati Artha meminta OPD terkait untuk siap menindaklanjuti dengan catatan selama tidak melanggar rambu-rambu dan aturan yang ada. “Instansi dan OPD terkait agar menindaklanjuti usulan tersebut secepatnya, saya ingin bukti bukan janji. Bahkan bila perlu dibuatkan

perjanjian dalam penyelesaian masalah tersebut,” ucap Bupati Artha. Menjawab usulan warga terkait pengaspalan jalan, Bupati Artha mengatakan pemerintah telah menganggarkan pengaspalan tersebut sejak lama, namun mengingat jalan tersebut juga digunakan sebagai lalu lintas kendaraan proyek yang notabene kerap mengangkut material melebihi tonase kelas jalan, pihak pemerintah masih mencari solusi terbaik untuk bisa mengakomodasi usulan warga tersebut. “Kita akan realisasi pengaspalan, namun perlu diingat maksimal kita bisa membuat jalan kelas IV sebagai jalan kabupaten. Bila dilewati truktruk bermuatan berat, jalan akan

cepat rusak,” terangnya. Harapannya di kemudian hari tidak akan jadi masalah lagi. Diberitakan sebelumnya, TPA Peh di Desa Kaliakah sempat ditutup warga lantaran protes dengan polusi yang ditimbulkan. Banyak dampak yang dialami warga sekitar, namun tidak ada tindaklanjut. Dampak tidak bisa masuknya kendaraan truk ke TPA mengakibatkan sampah-sampah meluber di TPS dan kontainer. Setelah dilakukan pertemuan mediasi akhir pekan lalu, akhirnya pintu masuk TPA yang diblokir dibuka kembali. Namun warga meminta agar bertemu dengan bupati guna menyampaikan aspirasi mereka. (kmb26)

Bali Post/olo

TEMUI WARGA – Bupati Jembrana I Putu Artha saat turun ke TPA Peh menemui warga sekitar. Selain menemui warga, juga dilakukan kegiatan gotong royong melibatkan ratusan orang.


Karangasem

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

Rapat Paripurna

Dewan Sepakati Dua Ranperda Jadi Perda SETELAH melalui pembahasan, lembaga DPRD Karangasem akhirnya sepakat mengesahkan dua ranperda menjadi perda, Jumat (3/8) kemarin. Perda itu disepakati melalui rapat paripurna yang menghadirkan Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi bersama anggota serta Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama seluruh pimpinan OPD terkait. Dua Ranperda yang disepakati jadi Perda yakni Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 dan Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak. Pada pandangan umum itu yang dibacakan anggota DPRD Karangasem I Made Dipta, Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017, dapat disepakati dan juga diterima sesuai rancangan. Realisasi anggaran pendapatan tahun anggaran 2017 mencapai Rp 1.525.935.905.692. Sementara realisasi anggaran belanja mencapai Rp 1.506.221.682.564. Melihat angka tersebut maka terjadi surplus anggaran Rp 19.714.223.127. Di sisi lain, realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 125.239.937.529. Sedangkan realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 22.771.070.518. Pembiayaan neto Rp 102.468.867.011. Sisa lebih pembiayaan anggaran yang dituangkan pada laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah sejumlah Rp 122.183.090.138. Dalam Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak, juga ada beberapa pasal mengalami perubahan saat sidang pembahasan itu. Dari pendapat akhir fraksi relatif banyak disorot. Salah satunya, terkait PAD yang terus merosot dari tahun ke tahun. Fraksi Golkar menyebutkan jika dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, realisasi PAD justru malah

Tiket Retribusi Rawan Penyimpangan

Kejaksaan Sarankan Dikeluarkan oleh BPKAD

Amlapura (Bali Post) Kejaksaan Negeri Amlapura menyarankan agar tiket retribusi tidak lagi dikeluarkan masing-masing OPD. Kejari memberikan solusi lebih baik tiket retribusi pemungutan pengelolaan objek wisata maupun parkir itu sebaiknya dikeluarkan satu pintu saja. Idealnya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem.

DUA RANPERDA JADI PERDA - Ketua DPRD Karangasem saat melakukan penandatanganan, usai dua ranperda disahkan menjadi perda di ruang rapat paripurna, lantai III Gedung DPRD Karangasem, Jumat kemarin. terus menurun. Karena itu, Fraksi Golkar meminta agar pemerintah secara bertahap dapat meningkatkan realisasi PAD. “Caranya terus menggali dan meningkatkan pengawasan terhadap sumber-sumber potensi kebocoran pajak,” ujar Made Dipta. Fraksi Golkar juga meminta agar Pemkab Karangasem bisa mempertimbangkan pemanfaatan pembiayaan dari pihak ketiga. Mengingat peluangnya terbuka lebar terutama berkenaan dengan rasio utang dan rasio equitas terhadap total aset yang relatif baik. Sejalan dengan Golkar, Fraksi PDI-P mengamanatkan agar Pemkab Karangasem mampu mendongkrak PAD. Fraksi PDI-P menyarankan agar penerimaan Pajak Asli Daerah, dapat dioptimalkan dengan tidak melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku. Terkait APBD Karangasem 2017 yang menyisakan Silpa cukup tinggi, ke depannya agar anggaran yang dituangkan di APBD itu dapat dipergunakan lebih efektif dan juga tepat guna.

Agar sesuai dengan peruntukannya serta senantiasa ada dalam pengorganisasian APBD. Dalam padangan umumnya, Fraksi PDI-P juga menyoroti soal kekurangan pembayaran sertifikasi guru pada tahun 2017, agar tidak lagi terjadi pada tahun 2018. Dari sekian banyak pendapat akhir fraksi, pendapat akhir Fraksi NasDem cukup nyeleneh. Bukannya mengkritisi perjalanan APBD Tahun Anggaran 2017, Fraksi NasDem justru menyampaikan pendapat akhir fraksi dengan menyorot di luar konteks. Misalnya mendorong pembentukan pansus terkait mangkraknya Pasar Seni Manggis. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan terima kasih setelah kedua ranperda ini disepakati dewan menjadi perda. Setelah keduanya jadi perda, Bupati Mas Sumatri pada kesempatan itu juga sekaligus menyerahkan Ranperda KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Tahun Anggaran 2019 yang diterima oleh Ketua DPRD, I Nengah Sumardi. (ad 204)

Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, Jumat (3/8) kemarin, mengatakan pihaknya mempertimbangan hal itu setelah belajar dari pengalaman sebelumnya. Dikatakan, pengeluaran tiket retribusi melalui masingmasing OPD menjadi rawan penyimpangan alias kebocoran. Menurutnya, sistem satu pintu itu mesti harus dibangun sejak sekarang. Hal itu penting dalam kaitan menekan adanya kebocoran. Apalagi, Karangasem saat ini kesulitan memenuhi peningkatan pendapatan di tengah situasi bencana alam seperti sekarang ini. Dengan sistem satu pintu, menurutnya, ada faktor kelebihannya. Maksudnya, pengeluaran jumlah tiketnya menjadi lebih terkontrol. Malah akan lebih baik lagi berapa tiket retribusi yang keluar, dengan pendapatan yang masuk dilaporkan setiap hari. Dengan cara itu, progres per harinya malah bisa langsung diketahui pe-

jabat terkait. ‘’Kita tak lagi hanya ngitung pendapatan sebulan. Kalau sistemnya seperti ini, pendapatan per hari pun dapat dilaporkan langsung. Jadi, semuanya malah bisa terkontrol dengan lebih baik,’’ kata Sucitrawan. Kepala BPKAD Karangasem I Nengah Mindra belum bisa dimintai komentarnya. Beberapa kali dihubungi, dia memilih tak memberi tanggapan. Sikap demikian sudah ditunjukkan kala lembaga yang dia pimpin itu terus menjadi sorotan, lantaran dinilai legislatif tidak mampu meningkatkan pendapatan asli daerah. Sucitrawan mengatakan belajar dari kasus pungli di Tulamben. Malah, dicurigai

Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan

tahun ini, menurut Subrata, panitia memberikan kebebasan bagi peserta untuk berekspresi. Jika tahuntahun sebelumnya ada ketentuan khusus menyangkut kostum, misalnya, namun tahun ini panitia membolehkan menggunakan kostum modifikasi. SDN 1 Duda Utara sudah m em p ers i a p ka n kebut u han tersebut yang tentunya disesuaikan dengan atraksi seni yang akan ditampilkan sebagai atraksi pembuka pada garis start. ‘’Tahun 2016, anak-anak kami juara pertama tingkat kecamatan. Mudah-mudahan tahun ini bisa,’’ harap salah satu orangtua siswa, I Wayan Putra. (kmb)

atau tiga objek wisata saja. ‘’Kami pantau terus. Setiap kekurangan dokumen, kami langsung lengkapi ke BPKP. Kalau bisa semuanya, sekalian saja diproses semuanya,’’ tegasnya. Kejari Amlapura mencium ada yang tidak beres, setelah melakukan pengembangan terhadap kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku pungli di objek wisata Tulamben, Kecamatan Kubu. Selama kurun waktu 2011-2017, diduga terjadi tindak pidana korupsi. Ini menjadi salah satu bentuk penyebab kebocoran pendapatan di sektor pariwisata. Upaya pengembangan penanganan kasus ini, setelah pada persidangan, terungkap kasus OTT di Tulamben itu terjadi karena minimnya pengawasan OPD terkait. Sucitrawan melihat pelakunya, I Nengah Subrata alias Panyong (40), yang sudah divonis satu tahun dua bulan bisa leluasa ‘’bermain’’ dalam tiket, karena tidak ada kontrol. ‘’Kalau tidak ada kontrol, jadinya petugas pungut mau ambil tiket berapa pun jadi tidak masalah. Namun, kami melihat justru di situlah letak masalahnya,’’ kata Sucitrawan. (kmb31)

FB Kena ’’Hacker’’, Kadisdukcapil Lapor Polisi Amlapura (Bali Post) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Karangasem I Wayan Sumidia mendatangi Mapolres Karangasem. Dia datang bersungut-sungut guna melaporkan aksi hacker yang ‘’merampas’’ akun Facebook (FB)nya. Mantan Sekretaris DPRD Karangasem ini geram karena sang hacker memanfaatkan akun media sosialnya itu untuk melakukan aksi penipuan. Terbongkarnya aksi peretas itu diketahui berkat informasi dari salah satu pengguna facebook yang juga merupakan seorang wartawan. Kamis (2/8) siang, sang kuli tinta itu mendapatkan pesan messenger dari akun facebook Sumidia Wayan. Dalam pesan messenger itu, pemilik akun (Sumidia Wayan - red) minta tolong dikirimkan pulsa ke nomor HP yang disertakan dalam pesan messenger tersebut. Untuk meyakinkan sang wartawan calon korbannya, si

Agustusan, Siapkan Gerak Jalan Kecak S e l a i n i t u, m er ek a j uga sudah mempersiapkan koreografi tarian kecak yang akan dipentaskan. Guru sekaligus pelatih gerak jalan sekolah setempat, I Gede Subrata, Jumat (3/8) kemarin mengatakan anak didiknya selalu antusias menyambut setiap kali datangnya detik-detik peringatan Proklamasi. Dia mengaku sangat mengapresiasi semangat anak didik karena meski pagi belajar, sepulang sekolah mereka tetap antusias mengikuti latihan gerak jalan yang kadang berlangsung sampai hari benar-benar sore. ‘’Kita sudah latihan sejak 9 Juli,’’ katanya. Dalam lomba gerak jalan

ada sepuluh objek wisata lainnya yang melakukan praktik serupa. Berawal dari kasus ini, malah Kejari Amlapura sudah melakukan penyelidikan lanjutan terhadap objek wisata lainnya. Pihaknya sudah merampungkan proses penyelidikan. Sehingga saat ini tinggal menunggu hasil audit BPKP terhadap dugaan kerugian negara akibat praktik demikian dari tahun 2011 sampai 2017. ‘’Dari hasil pemeriksaan itu memang ada yang tidak balance (baca seimbang) antara tiket dan pemasukan,’’ katanya. Sucitrawan menambahkan, dari awalnya sasaran sepuluh objek wisata, BPKP meminta agar Kejari Amlapura fokus pada dua

’’Kita tak lagi hanya ngitung pendapatan sebulan. Kalau sistemnya seperti ini, pendapatan per hari pun dapat dilaporkan langsung. Jadi, semuanya malah bisa terkontrol dengan lebih baik.’’

SDN 1 Duda Utara

Amlapura (Bali Post) Sekolah-sekolah di Karangasem sudah mulai mempersiapkan diri mengikuti lomba gerak jalan serangkaian peringatan Kemerdekan RI yang ke-73. Tidak terkecuali SDN 1 Duda Utara, Selat, menyambut Agustusan ini, regu gerak jalan sekolah setempat akan menampilkan atraksi tarian Kecak pada awal start. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini SDN 1 Duda Utara di Banjar Geriana Kangin itu akan mengirim regu putra dan regu putri. Persiapan sudah dilakukan sejak 9 Juli lalu. Sebanyak 34 siswa dan siswi digembleng latihan baris berbaris sepulang sekolah.

11

peretas mengaku terpaksa minta bantuan karena sedang ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Sang wartawan tentunya tidak langsung percaya. Dugaannya pun diyakini benar karena sang hacker salah menyebutkan alamat asal Kadisdukcapil Sumidia. Setelah diusut, ternyata ada wartawan lain yang juga menerima pesan messenger serupa. Namun, wartawan tersebut langsung mengeluarkan jurus skak-mat. Sumidia kontan kaget setelah mengetahui akun facebook-nya digandakan hacker dan digunakan untuk menipu. Dia memastikan aksi minta pulsa HP itu adalah aksi penipu karena akun facebook-nya sudah tidak aktif sejak setahun terakhir. ‘’Itu sudah pasti aksi penipu, hacker pasti,’’ katanya saat dikonfirmasi, Jumat (3/8) kemarin. Seorang anggota TNI juga mengaku akun facebook-nya sempat dibajak hacker. Modusnya sama yaitu minta dikirimi pulsa HP. Pelaku melakukan aksinya dengan cara menduplikasi akun sang anggota TNI. Setelah mengetahui akunnya kena hacker, anggota TNI tersebut buru-buru membuat postingan agar teman-teman media sosialnya tidak meladeni jika ada permintaan seperti itu. (kmb)

Telepon Penting

kARANGASEM Polsek Selat

0363 24187

Polsek Abang

0363 23330

Polsektif Karangasem 0363 23222

Polsek Kubu

0363 22988

Polsek Kota

0363 21167

Polsek Sidemen

0363 21709

Polsek Manggis

0363 41768

Polsek Bebandem

0363 22110

Polsek Rendang

0363 23082

Polsek Candidasa

0363 41677

Polres Karangasem Penjagaan Polres

Wayan Sumidia

0363 21220

Petani Kubu Kembali Tanam Jeruk Dinas Pertanian Diminta Antisipasi CVPD

Sejumlah petani di Kecamatan Kubu kembali mengembangkan tanaman jeruk itu setelah 30 tahun beralih ke tanaman jenis lainnya. Tanaman jenis jeruk keprok Bali Tejakula itu di antaranya mulai dibudidayakan secara serius oleh petani di Desa Tianyar Tengah dan juga Tianyar Barat itu. Lalu, bagaimanakah kira-kira prospek jeruk keprok Bali Tejakula ke depannya, apa cocok juga ditanam di Desa Tianyar, Kubu?

Bali Post/gik

KEMBANGKAN TANAMAN JERUK - Sejumlah petani di Kubu mulai kembali mengembangkan tanaman jeruk.

SALAH satu petani yang telah berhasil mengembangkan kembali jeruk keprok Tejakula itu adalah Jro Mangku Suar (45). Warga Banjar Munti Desa, Desa Tianyar Tengah, Kubu, awalnya sempat dijuluki petani gila. Pasalnya, Mangku Suar itu berani melakukan spekulasi, menanam jeruk keprok Tejakula itu di Kubu. Namun, kenyataannya bertolak belakang. Sebab, saat ini Mangku Suar justru sudah mulai dapat menikmati hasil jerih payahnya itu. Anggota DPRD Karangasem asal Kubu, Nyoman Musna Antara, mengatakan dulu sekitar tahun 1990-an Kecamatan Kubu dikenal sebagai penghasil jeruk keprok Bali Tejakula. Jeruk jenis itu laku keras karena ukurannya cukup besar dan rasanya manis. Namun kegembiraan petani seketika sirna setelah kebun jeruk mereka terserang virus Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). Virus itu menyerang dan mematikan semua tanaman hingga

akhirnya petani beralih ke komoditas lainnya. ‘’CVPD menyerang daun, cabang, dan buah. Tanaman yang terserang tumbuhnya tidak normal, buahnya kehitaman, rasanya masam dan bijinya kempis,’’ terangnya. Sejak dilanda serangan virus, petani jeruk beralih ke jenis tanaman lain seperti undis atau kedelai hitam, ketela pohon, mangga, dan jambu mete. Sayangnya, hasil komoditas baru itu sekarang mulai bisa dikembangkan setelah hampir 30 tahun menghilang. Musna Antara minta Dinas Pertanian Karangasem mengambil langkah-langkah strategis terutama untuk mengantisipasi munculnya kembali serangan virus CVPD. Ketua Komisi IV DPRD Karangasem ini juga berharap Dinas Pertanian meningkatkan porsi perhatian terhadap sektor pertanian di Kubu. Dikatakannya, saat ini banyak petani yang sudah berani mengembangkan tana-

man hortikultura jenis lainnya, seperti bawang merah dan buah melon. ‘’Petani sudah ada semangat, saya harapkan pemerintah kabupaten juga ikut semangat,’’ pintanya. Kepala Dinas Pertanian Karangasem I Wayan Supandi mengaku sudah sempat mengecek kebun jeruk keprok petani di Kubu itu. Namun, apakah jeruk itu sudah bisa dikembangkan secara besarbesaran, sejauh ini pihaknya mengatakan masih perlu dilakukan penelitian. Penelitian itu minimal memerlukan waktu dua tahun. Dari hasil pemantauan menunjukkan, tanaman jeruk yang dikembangkan di sejumlah petani itu memang terlihat bagus. Buahnya lebat dan kualitasnya juga bagus. Untuk pengembangan secara massal, pihaknya mengaku segera berkoordinasi dengan provinsi untuk dapat dilakukan penelitian, mengumpulkan sampel apakan wilayah Kubu itu sudah steril dari potensi munculnya virus CVPD. ‘’Kita akan cek secara detail mulai dari kondisi tanah maupun tananan dan buah jeruk yang ada sekarang. Kita juga akan membuat demplot untuk bahan penelitian,’’ jelasnya. (gik)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

SOSOK Dekatkan Pelayanan

MASYARAKAT Klungkung masih ada yang enggan mengurus perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Berbagai hal disebut-sebut menjadi alasan. Ada karena akses jauh maupun ada kesibukan. Menyikapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klungkung mengambil sikap. Pelayanan tak hanya diberikan di Mapolres, tetapi juga masuk desa, mendekat ke masyarakat. “Layanan SIM keliling menjadi alternatif untuk mempercepat pengurusan,” ungkap Kasat Lantas AKP Taufan Rizaldi, Jumat (3/8) kemarin. Layanan ini berjalan dua sampai tiga kali dalam seminggu. Hanya, baru menyasar desa-desa di Klungkung daratan. Sementara untuk di Kepulauan Nusa Penida belum mampu berjalan berkelanjutan. Penyebabnya bukan hanya karena akses yang sulit, tetapi juga jaringan yang kurang mendukung. “Dulu sempat memberi pelayanan di sana (Nusa Penida - red), tetapi jaringan kurang bagus. Sekarang ini berjalan di Klungkung daratan saja,” katanya. Pelayanan tersebut tidak membutuhkan waktu lama. Sejauh ini, respons masyarakat tergolong baik. Ditunjukkan dengan jumlah yang mengurus cenderung meningkat. Hal tersebut diharapkan bisa berkelanjutan. “Kesadaran masyarakat sangat kami harapkan,” ucap perwira asal Jakarta ini. Sementara itu, untuk pembuatan SIM yang datang langsung ke Mapolres juga menunjukkan tren positif. “Kalangan pelajar sudah banyak yang punya inisiatif untuk mengurus. Kalau orang tua, lebih banyak ngurus perpanjangan saja,” ucapnya. Namun, imbuhnya sosialisasi terus dilakukan. Salah satunya menyasar sekolah-sekolah. Ini juga disertai edukasi ketertiban berlalu lintas. (sos)

Bali Post/ist

SIDAK - Komisi II DPRD Klungkung melakukan sidak proyek jalan Telaga-Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (3/8) kemarin. Ditemukan adanya keterlambatan pengerjaan.

Proyek Jalan Telaga-Klumpu Disidak

Dewan Geram, Temukan Pengerjaan Lambat Semarapura (Bali Post) Pemeliharaan berkala ruas jalan Telaga–Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung dilakukan tahun ini dengan anggaran miliaran rupiah dan bersumber dari APBD Klungkung 2018. Sesuai Surat Perjanjian Kerja (SPK), pengerjaannya sudah berlangsung sejak 21 Mei lalu. Namun, sesuai inspeksi mendadak (sidak) Komisi II DPRD Klungkung, Jumat (3/8) kemarin, belum ada progres yang berarti. Hal tersebut pun membuatnya geram.

Kasus Dugaan Korupsi Biogas

Kerugian Negara Capai Rp 792 Juta Semarapura (Bali Post) Kasus dugaan korupsi proyek biogas di Nusa Penida terus diusut Kejaksanaan Negeri (Kejari) Klungkung. Hasil penghitungan kerugian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang cukup lama ditunggu, akhirnya telah turun. Besarannya mencapai Rp 792.912.654, mendekati nilai proyek Rp 890 juta. Hal tersebut diakui Kasi Pidana Khusus Kejari Klungkung I Kadek Wira Atmaja saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/8) kemarin. Hasil penghitungan kerugian resmi diterima 20 Juli lalu. Hal tersebut diduga muncul akibat adanya pengurangan spek proyek. Saat Kasi Pidsus dijabat Meyer Volmar Simanjuntak menyebutkan sudah ada nama calon tersangka dalam kasus ini, lebih dari satu orang. Namun, Atmaja belum bisa mengungkapkan hal itu. Sebab, ia mengaku belum sebulan menjabat. Ia mengaku akan mempelajari Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “BAP sudah ada. Kita akan pelajari dulu. Mana yang kurang, itu akan dlengkapi lagi. Dalam waktu dekat, kita akan ekspos perkara bersama tim,” jelasnya didampingi salah satu penyidik, Cokorda Agung Indrasunu. Pejabat asal Denpasar ini menyatakan sejak penyelidikan dimulai dari akhir 2016, sejumlah pihak telah diperiksa, mulai dari pejabat pemkab selaku pengguna anggaran, pelaksana proyek, penerima bantuan hingga konsultan perencanaan dan pengawas. “Sudah banyak yang diperiksa,” sebutnya seraya menegaskan pengusutan kasus ini terus berlanjut hingga tuntas. Seperti berita sebelumnya, proyek energi terbarukan ini tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti, dan Klumpu dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, ditambah sepuluh persen dana pendampingan dari APBD Klungkung. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. Proyek yang berjalan tahun 2014 itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Keluarga Berencana (KB) yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. (kmb45)

Ketua Komisi II Komang Suantara mengatakan sesuai pantauannya bersama sejumlah anggota, pengerjaan proyek tersebut baru sebatas pembangunan senderan jalan di sejumlah titik. Sementara untuk coolmix, sama sekali belum berjalan. “Proyek ini sudah mulai dua bulan lebih. Tetapi sesuai pantauan, baru jalan penyenderan saja. Yang lain belum. Tadi ada material, tetapi airnya

tidak ada,” ungkapnya. Pelaksanaan proyek jalan sepanjang lima kilometer itu berlangsung sampai Oktober mendatang atau 150 hari. Hal tersebut dinilai sesuai dengan kajian teknis dan memerhatikan kualitas. “Tetapi kalau terjadi keterlambatan, dikhawatirkan berdampak pada kualitas. Ini harus diperhatikan oleh pelaksana, meskipun mengaku punya iktikad baik untuk

Bali Post/sos

dianggarkan Rp 4,3 miliar itu karena kekurangan tenaga kerja. “Jadinya realisasinya masih terbatas. Baru bangunan pelengkap saja. Belum pengaspalan,” jelasnya. Pihaknya pun mengaku segera melakukan evaluasi. Pelaksana akan didesak untuk melakukan langkah-langkah percepatan, salah satunya dengan menerapkan lembur. “Waktu ini sudah sempat rapat evaluasi. Kami segera melakukan lagi. Diharapkan pengerjaannya bisa tuntas tepat waktu karena jalur itu cukup padat. Untuk menjaga kualitas, nanti kan ada tes. Tetapi kami tetap perketat pengawasan,” imbuhnya. (kmb45)

Soal Dugaan Pungli di Pelabuhan Nusa Penida

Bupati Segera Rombak Sistem Pelayanan Semarapura (Bali Post) Informasi dugaan pungli retribusi hewan ternak maupun calo tiket pada layanan kapal Roro Nusa Jaya Abadi dari Pelabuhan Nusa Penida, Klungkung menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem tak ditampik Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. “Ada beberapa laporan masuk ke saya. Itu sudah langsung dirapatkan. Kemarin, inspektorat turun, mencari tahu terkait retribusi hewan ternak. Hasilnya masih ditunggu,” ungkapnya, Jumat (3/8) kemarin. Menyikapi hal itu, Bupati asal Nusa Ceningan Kecamatan Nusa Penida ini segera melakukan pembenahan secara menyeluruh. Tak sebatas pada sistem pengang-

kutan penumpang, namun juga dari sisi petugas. “Kapal Roro tidak boleh ada hal di luar sistem. CCTV segera dipasang di penjualan tiket dan pintu masuk. Tidak ada mem-backing orang masuk. Apalagi saya denger info ada jual tiket di warung. SDM akan dirombak. Tenaga kontrak di sana banyak lama tidak masuk. Kita akan tindak lanjuti,” tegasnya. Jika hal tersebut belum mendatangkan hasil sesuai harapan, pengelolaan kapal Roro yang beroperasi setiap hari ini akan diubah dengan melibatkan pihak ketiga, dengan harapan bisa lebih profesional. “Kalau dijalankan pemerintah, kadang tidak konsisten,” sebutnya. Khusus untuk tindakan pungli mau-

pun praktik calo, ditegaskan harus “dihabisi”. Masyarakat juga diharapkan bisa memberikan dukungan. Jangan sampai menghalalkan segala cara untuk bisa mendapat pelayanan dalam waktu cepat. “Masyarakat juga harus mengerti mekanismenya seperti apa. Kalau tidak bawa tiket, jangan masuk,” pintanya. Sementara itu, terkait retribusi hewan ternak yang belum dipungut pemerintah, kata Suwirta akan segera dibahas. “Kalau memang perdanya ada, ya harus dipungut,” imbuhnya. Sebelumnya, Komisi II DPRD Klungkung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Nusa Penida. Ditemukan, perangkat pada loket tiket masih kurang.

Hanya ada dua komputer yang digunakan untuk melayani orang, kendaraan roda dua dan mobil. Ketua Komisi, I Komang Suantara, meminta hal tersebut segera disikapi pemkab. “Perbaikan pelayanan harus dilakukan. Penambahan perangkat di loket sangat penting,” ucap. Selain itu, politikus Partai Gerindra juga menduga adanya pungli pada retribusi hewan ternak. “Ini (p e rd a - red ) t id a k d i jalankan pemkab. Tetapi ada kekhawatiran ada setoran ke seseorang. Ini perlu disikapi. Itu (retribusi - red) kan bisa jadi sumber pendapatan daerah,” sebutI Nyoman Suwirta nya. (kmb45)

Bali Post/sos

Usai Pesta Miras

Rusak CCTV, Dua Siswa Diamankan Semarapura (Bali Post) Duduk di bangku sekolah semestinya harus lebih banyak belajar dan melakukan hal positif. Namun, berbeda halnya dengan dua siswa asal Kecamatan Dawan, Klungkung, I Komang AS (16) dan Gede A (16). Mereka justru pesta minuman keras (miras) dan berujung pada aksi perusakan CCTV depan toko emas di Jalan Diponegoro, Kota Semarapura. Sebagai imbasnya, kedua siswa ini diamankan aparat polisi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jumat (3/8) kemarin, siswa salah satu SMK swasta di Kota Semarapura itu nongkorong di TKP bersama tiga orang temannya pada Kamis

(2/8) sekitar pukul 02.30 Wita. Tak lama kemudian, mereka mengambil sebatang bambu dan langsung memukul CCTV di depan toko emas Notina dan Rosiana sampai pecah dan terjatuh. Selanjutnya, CCTV itu diambil dan dibanting di atas trotoar. Aksi mereka ini tak sampai di sana. I Komang AS juga kembali mengambilnya dan membuang di jalan sekitar Tukad Unda, Lingkungan Lebah, Kelurahan Semarapura Kangin. Nah, saat menginjak pagi, petugas keamanan pasar melihat kerusakan itu dan langsung penyampaikan ke karyawan toko. Ini pun dilanjutkan dengan melapor ke Polres Klungkung.

Bali Post/sos

I Kadek Wira Atmaja

menuntaskan sesuai jadwal,” ucapnya. Politikus Partai Gerindra ini meminta pemkab untuk mengevaluasi. Jika ada indikasi proyek bermasalah, tindakan blacklist untuk pelaksana dipandang tepat. “Kalau misalnya pengerjaan sesuai prosedur, kami sangat mendukung. Apalagi kalau hasilnya bagus. Tetapi kalau seperti ini, terjadi keterlambatan, kami sangat me-

nyayangkan,” ucapnya. Ia pun menambahkan, pengawasan juga perlu diintensifkan. Ini pun sudah dikomunikasikan dengan UPT Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman. “Hasil yang kami dapatkan di lapangan akan dibahas internal dulu. Setelah itu direncanakan ada rapat kerja dengan Dinas PU,” imbuhnya. Pelaksana Tugas (Plt.) Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, Ida Bagus Gede Eka Putra, mengatakan sesuai informasi yang diterima dari pelaksana, keterlambatan pengerjaan proyek jalan yang

PERUSAKAN - TKP perusakan CCTV depan toko emas di Jalan Diponegoro, Semarapura yang dilakukan dua siswa.

Kasat Reserse Kriminal AKP I Made Agus Dwi Wirawan menyatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. “Aksi anak-anak ini terekam CCTV, termasuk dengan motor yang dikendarainya juga kelihatan,” jelasnya. Berbekal data itu,

kedua pelaku akhirnya berhasil dibekuk di rumahnya. Mereka langsung digiring ke Mapolres. “Saat dibawa ke kantor, orangtuanya ikut mendampngi,” kata perwira asal Buleleng ini. Disampaikan pula, aksi tersebut dilakukan lantaran berada di bawah pengaruh

minuman keras. “Mereka sempat minum di tempat lain. Setelah itu baru ke TKP,” terangnya. Proses hukumnya tetap berlanjut. Setelah pemeriksaan saksi, dilakukan sidang diversi. “Keduanya kami amankan dulu,” imbuhnya. (kmb45)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Sardine Restaurant Looking for Hostess,Waitress, Female Bartender Must Speak English Mail : sardine@sardinebali.com Telp.733617 Jl.Petitenget 21

Cr PRT Pribadi Tinggl dalam P. Misol Tlp/SMS/WA:081999038555

Dcr Pembantu Rmh Tgga Jl.Ry Tuban 168 Telp.0361751953

Dbthkn Lk2,D3 Thnk Spl u/Lpngn Projct, Krm CV ke ancalaone@yahoo.com

Dcr SPG,Max.28th Min.SMA,Jujur Rajin,Mau Belajar,Penempatan Discovery Shopping Mall Kuta Hub.Lusi 082144355655

B.BP.001.08.18.0000174

B.BP.004.08.18.0000189

Cr Pembantu Tggl dlm/Luar Gj 2Jt S.Siur Kuta 081239232035

Dcr Cleaning Service Pria Single Usia 20-30Th untuk HammerheadGym.Call:0811388661

Dcr Kurir & Staff Min.SMU/D3 Datang Langsung ke PT.SAP Dps Jl.Tukad Batanghari No.88 Dps

Dcr Waiter/Waitress,Cook,Pglmn Ari Putri Hotel Jl.Cemara, Semawang Sanur 087866834578

B.BP.141.08.18.0000178

B.BP.154.08.18.0000183

B.BP.001.08.18.0000191

Lowongan:1.Audit Staff,D3/S1 Acct,Dom Bali,Min2Thn Pengalaman Hotel,Max Usia 30Thn; 2.Asst Financial Controller, D3/S1 Acct, Domisili Bali, Min 2Th Pengalaman Hotel,Usia 28-35Thn Lmran ke : heru@samabe.co.id

B.BP.004.08.18.0000182

B.BP.001.07.18.0001272

Dcr Sgr Penjahit Berpengalaman u/Garmen.Telp:081338278481

B.BP.001.08.18.0000160

B.BP.001.07.18.0001665

Dicari Tamatan Pariwisata Jurusan Tata Boga & Cleaning Service Hub.08123637000

B.BP.001.08.18.0000114

B.BP.001.08.18.0000034

B.BP.031.08.18.0000187

G.05

Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com

G.06

Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com

G.07

Dicari IT Support, Pendidikan D3 Tehnik Computer,peng min 1 th dibidangnya.Lam CV&Foto,Krm ke:hr@lotus-enterprises.com

AdminGarmen,Wnt,BisaComp,Bhs Ingg, sari.oktora25@gmail.com

B.BP.001.08.18.0000068

Bank Devisa,Cr Mrketing Wnt S1 Brpglmn;CV ke Jl.Thamrin 43Dps

B.BP.001.08.18.0000040

B.BP.001.08.18.0000156

Bth Admin u/Peternakan Dentim Hub:087861041828 SMK di utmkan

B.BP.001.07.18.0001012

Dibutuhkan Marketing Horeca yg Berpengalaman, Jl.Mertasari 102 Sidakarya - Denpasar

B.BP.004.08.18.0000120

Dcr Karyawati u/Money Changer, SMU/A, KTP NTT H.085100007205

B.BP.004.08.18.0000197

B.BP.001.08.18.0000123

Cr Krywn/ti Tk Chaniago Grosir Jl .Thamrin 12 Dps/085238189997

Dcr P.Salon yg Berpglmn&Tk.Ptg CowokBpnglmn.Hub:081999978466

Dibutuhkan Security untuk di villa Ubud. Kirim lamaran ke Atman Kafe Jl.Hanoman 38 Ubud WA 081239307827 B.BP.004.07.18.0001582

BIRO JASA

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com

G.04

B.BP.001.08.18.0000173

B.BP.001.08.18.0000148

G.02

Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com

B.BP.004.08.18.0000049

Chef, Manager, Barista Needed for Cafe in Canggu Phone.087822533604

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com

!!!! Sopir SIM A,CV Kirim: Jln Kartini No.80/WA:081238122222

B.BP.001.08.18.0000194

G.01

G.03

Sebuah Perusahaan yang sedang Berkembang Mmbthkan Supervisor di Bagian HRD,Syarat: Lulusan Min.D2,Max 35Th,Pengalaman di Bidang HRD Min 1Th,bisa Bahasa Inggris,Computer Skill.World + Excel.Kirim CV ke:Jari Menari, Jl.Raya Basangkasa 47,Seminyak Tlp.0361 736740, Email ke jarimenari@jarimenari.com

Bth Sgr HRD berpengalaman u/ GarmenHub.08179728394/237757

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

B.BP.001.08.18.0000150

Dibutuhkan! Sopir.Gaji+ Fasilitas Memuaskan.Hub.PT.Asia Sejahtera. Jl.Tunjung Kuning No.1 Ph:081338652526

Dcr Sopir Peng Mercy & Alphard Gaji 2,3jt Hub: 08123850501

B.BP.101.08.18.0000190

Dcr Tng.Serabutan&Tkg.Bersih2 Pria&Wanita,Kuta,082144877778 B.BP.001.08.18.0000155

Dcr Tukang Perak,usia max 35th. Hub.08113990076 B.BP.004.07.18.0001548

Dicari Cleaning Service&Sales u/Rai Fitness.Hub:081999821210 B.BP.001.08.18.0000108

Dicari Guru yg Fasih Berbahasa Inggris Hub.0811398772

B.BP.001.08.18.0000171

B.BP.001.08.18.0000185

DIJUAL RUMAH

Free

SERVICE

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY SERVICE

SERVICE

Dicari Lulusan SMK Busana bisa jahit, fresh grad welcome&juga Tkg Sepatu krj rapi/halus Hub.081243483625 B.BP.001.08.18.0000131

Dicari Pegawai Salon yg tidak BerpengalamanHB.081999303763 B.BP.001.08.18.0000010

Dicari Sopir Pribadi u/ antar anak sekolah. Sopan. Tanggung jawab&jujur.Hub/WA:08123847123 B.BP.001.08.18.0000130

Dicari Supir SIM B1, penglmn bw mbl doble ban,Hub.08123637000 B.BP.001.08.18.0000037

Dicari Tkg jahit Kby&Srbtn Wnt diutmkan bs Payet/082340866394 B.BP.001.08.18.0000166

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dicari Tukang Masak pengalaman Chinese & Western,08123637000

Fortuner Diesel VNT Th’2014 Hitam Istw Hub.081238116467

Dicr Acct S1 Akunt,Paham Pajak Penglman,Max45Th Diutmkan Pria Krm:PT.Nusa Raya Cipta (Jln By Pass Ngurah Rai No.38 Tohpati) Email:nrcbali@indosat.net.id

Vellfire 2.4 ZG Th’12 Cool Box J.Kulit,Eltrik H.081999315168

B.BP.001.08.18.0000036

B.BP.001.08.18.0000019

Dicr Karyawan/Karyawati untuk Restaurant Hub.(0361)466840-43

B.BP.001.08.18.0000167

Distributor Philips:Salesman/ Girl Income s/d 10 Juta,Kepala Cabang,Hub:Bedahulu 4 No.12 Dps,email:herryy.hr@gmail.com

B.BP.141.08.18.0000176

B.BP.141.08.18.0000175

DIJUAL RUMAH Dijual Citraland Cargo Tp Crystal Hill 2lt Lt179.Lb219. Kt4.Km3.Hub:085649867670

B.BP.031.08.18.0000113

Rumah Siap Huni SHM Luas 188m2 Renon,Maaf TP Hub.08113199908 B.BP.004.08.18.0000193

B.BP.001.08.18.0000157

B.BP.001.08.18.0000151

DIJUAL TANAH B.BP.001.08.18.0000186

Tnh Kav Murah Daerah Kerobokan Harga 550Jt Cek Lok.0811399161

B.BP.153.07.18.0001641

Tnh Kav Murah Daerah Tuban Bdg Harga 550Jt Cek Lok. 0811399161

B.BP.153.07.18.0001640

Tnh Kav Murah JuwetSari Densel Harga.400Jt Cek Lok.0811399161

B.BP.001.08.18.0000149

Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,Coordinator, Guru Bhs.Inggris,Olah Raga, Musik,Komputer,PAUD,PGSD, Mandarin,Maintenance,Gardener Driver,Receptionist,Dokter, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

B.BP.153.08.18.0000132

SINGARAJA

Tnh 2,5 dan 3A Jl.6 meter Jl.Lingga Sgr Hp.0811398154

B.BP.001.08.18.0000192

DISEWAKAN TANAH Dikontrkn Tnh 1H Sblh Beverly Hill Hotel HUb:082227776866

B.BP.004.06.18.0001087

Urgently Require Admin / Marketing, Min 1 year Experienced, Good in English, Excel and Word.To Apply : balisurflife33@gmail.com

B.BP.001.08.18.0000024

DIJUAL HOTEL Djl Hotel Lt3, Jln.Melasti Legian Kuta. 085100888379 B.BP.004.08.18.0000181

B.BP.004.08.18.0000118

B.BP.001.08.18.0000199

Nissan Navara’2014 Manual Ban Baru Mulus Bersih,08123633777

B.BP.141.08.18.0000177

TOYOTA

Avanza G’14 DK Putih Mnl trwt baik 0818-0561-3699 Ng 149,5jt

B.BP.001.08.18.0000195

B.BP.001.08.18.0000168

Dikontrkn Rumah 3Kmr,2KM Mandi Dkt KFC Jimbaran/082227776866

Dijual 2 Are Tanah di Sanur Strategis Hub.0811398772

B.BP.001.08.18.0000116

NISSAN

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rumah 2Lt 3KT Jl.Subak Dalem Gg XXIV Hub.085237077978

B.BP.001.08.18.0000170

Pembantu Rumah Tangga,Bujang, Tdr Dlm,Bisa Masak,08123861941

Mobil Honda HRV Prestige 1.8' 2015/April mulus 085935094478

B.BP.001.07.18.0001669

Kont Rmh 2Lt4KT Pool Jl.Tukad Pakerisan Panjer 085237077978

Moena Fresh.Dcri:1)Kasir(P/W), SMA/SMKKomp,2)Pramuniaga(P/W) SMA/SMK.Usia Max.25Th tdk sdng Kuliah,Blm Menikah.utk Pnmptan Wil.Badung.Krm CV+Srt Lmrn ke Jl.Padma Penatih Gg Kampus Ngurah Rai No.22 (Lgs Intrview) / Hub.461617

HONDA

B.BP.001.08.18.0000169

Jual Ruko 3Lt,SHM,2,6M Nego,LT 100m2(5x20),LB201m2(2KT+4KM) PDAM,PLN. Jl.Gn Lempuyang 65A MonangManingDps/081331755548

B.BP.001.08.18.0000023

Krywati Akunting Bs MYOB/Internet SMK Akuntansi 081338344155

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUKO Dijl/Dikont.6 Ruko Baru 3Lt Jl. Mahendradata Hub.085237077978

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN APARTEMEN

Dijual Rmh Jayagiri Renon Dps DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:081338183031/081805374433

Dikont 2 Kamar Apartemen Dekat Pantai Sanur.Hub:082227776866

Djl Rmh 1 Lt, 1 Are,Minimalis, Hrg 350jt Siap Huni Saba Gianyar Tlp:082141296158

ARSITEKTUR

B.BP.004.07.18.0000149

B.BP.004.08.18.0000184

B.BP.001.08.18.0000025

CV.Yoga Desain & Arsitek:Urus IMB,SIUP,SITU/HO:081338146376 B.BP.001.08.18.0000198

DIJUAL RUKO Dijual Murah Ruko 4 Lantai Pinggir Jln Diponegoro Utama Hub:08123804558/081999110707

B.BP.001.08.18.0000006

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP IMB 081338344155 B.BP.001.07.18.0000914


BANGLI

14

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

DTW Abang Erawang Minim Fasilitas

ABANG ERAWANG - Wisatawan berfoto di puncak DTW Abang Erawang.

Bali Post/ist

Bangli (Bali Post) Daerah Tujuan Wisata (DTW) Abang Erawang di Kintamani sejak beberapa tahun terakhir mulai menggeliat. Kawasan yang menawarkan keindahan Danau Batur dan Gunung Batur ini, setiap harinya ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, di tengah menggeliatnya DTW yang dikelola tiga desa yakni Abang Batudinding, Abang Songan, dan Suter itu, pengelola sampai saat ini terkendala fasilitas yang masih sangat minim. Koordinator Pertamanan dan Kebersihan I Nyoman Toko didampingi Koordinator Guide DTW Abang Erawang I Gede Putu Wirya, Jumat (3/8) kemarin mengungkapkan,

DTW Abang Erawang dikembangkan mulai 2011 lalu. Dalam perintisan DTW ini pihaknya terus bekerja keras agar kunjungan meningkat. Hasilnya, saat ini kawasan pariwisata tersebut ramai dikunjungi wisatawan. ‘’Awal-awal dibentuk masih sepi. Tapi sekarang ini kunjungan yang datang mulai lumayan ramai dari pengunjung lokal maupun mancanegara. Setiap harinya pasti ada saja puluhan pengunjung yang datang, tapi yang lebih mendominasi pengunjung lokal,’’ ucapnya. Dia mengatakan, view yang ditawarkan dari kawasan ini adalah hamparan Danau Batur, Gunung Batur, dan Gunung Agung. Dari puncak juga bisa langsung bisa me-

lihat Bukit Tuluk Biu Buleleng, Bukit Buyan, dan view yang lainnya. Jarak tempuh ke puncak yakni tiga jam. ‘’Sedangkan untuk di bawah, pengunjung bisa menikmati motocross, sepeda santai, trekking pendek, offroad, dan downhill. Fasilitas ini dibawa langsung oleh pengunjung. Karena sejauh ini kita belum bisa menyediakan fasilitas itu,’’ ujarnya. Menurutnya, pengembangan DTW ini terhambat minimnya fasilitas. Fasilitas seperti toilet, tempat parkir, dan gazebo masih belum memadai. Selain dari sisi jumlah, kualitas fasilitas tersebut juga tergolong belum bagus. ‘’Kita harap dengan menjalin MoU dengan Pemkab Bangli dan pusat, nantinya segala

keterbatasan fasilitas pendukung bisa dilengkapi untuk mendukung dan menunjang pengembangan DTW ini. Karena dari hasil penjualan tiket belum cukup untuk membangun fasilitas itu. Begitu juga dengan bak sampah. Sebelumnya, kita sudah mengusulkan bak sampah ke pemkab namun sampai saat ini belum ada respons. Semoga saja nantinya fasilitas yang kita butuhkan bisa dibantu,’’ harapnya. Lebih lanjut dikatakannya, dengan dibangunnya menara pandang di dekat DTW Abang Erawang, pihaknya berharap bisa berdampak signifikan terhadap tingkat kunjungan. ‘’Kita harap kunjungan ke depan terus meningkat,’’ katanya. (kmb41)

Soal THR dan Gaji Ke-13

Pencairan Komponen Tambahan Penghasilan Belum Jelas

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli telah mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sekitar dua bulan lalu. Hanya, dari empat komponen THR dan gaji ke-13 yang seharusnya dicairkan, Pemkab hanya merealisasikan tiga komponen meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Sedangkan untuk pencairan komponen tambahan penghasilan atau tunjangan kinerja (tukin), sampai saat ini belum ada kejelasan. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi, Jumat (3/8) kemarin, mengakui bahwa pencairan THR dan gaji ke-13 khususnya untuk komponen tambahan penghasilan atau tukin belum dilakukan sampai saat ini. Untuk pencairan komponen tersebut, pihaknya sudah melakukan penghitungan terkait kebutuhan

dan ketersediaan anggaran di daerah, termasuk sudah mengusulkannya ke Bupati. Sesuai laporan Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD), tersedia Silpa dari TPP. Jika Bupati memutuskan komponen tambahan penghasilan atau tukin dicairkan, maka pembayarannya bisa dilakukan

menggunakan Silpa. ‘’Namun kembali lagi, keputusannya ada pada Bupati. Di satu sisi kondisi keuangan kita sekarang juga sedang kekurangan uang dan minus,’’ terangnya. Mantan Sekwan ini menegaskan, pihaknya selaku Sekda hanya bertugas mengusulkan ke Bupati, sesuai surat edaran Mendagri.

Bangli (Bali Post) – Pemerintah Desa di Kabupaten Bangli kembali diingatkan untuk segera menyampaikan laporan realisasi serapan Dana Desa tahap I dan II. Hal itu agar pencairan Dana Desa tahap berikutnya bisa berjalan lancar dan tepat waktu. Sekretaris Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli A.A. Trisna Wijaya, Jumat (3/8) kemarin menjelaskan, total Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat untuk 68 desa di Kabupaten Bangli tahun ini sebesar Rp 52 miliar lebih. Pencairan Dana Desa dilakukan dalam tiga tahap, dengan pagu masing-masing Rp 10,571 miliar pada tahap I, Rp 21,143 miliar pada tahap II dan Rp 21,130 miliar pada tahap III. Sejauh ini realisasi serapan tahap I dan II sudah 100 persen. Hanya lapo-

ran realisasi serapan Dana Desa tahap I dan II dari 68 desa penerima belum mencapai target. ‘’Sampai saat ini laporannya baru 69 persen. Seharusnya per tanggal 7 Juni lalu laporannya sudah 75 persen,’’ terangnya. Atas hal itu, pihaknya pun mengharapkan kepada desa-desa yang belum menyelesaikan kewajibannya me-

laporkan realisasi penyerapan Dana Desa tahap I dan II untuk segera menyampaikan laporan yang dimaksud ke Pemkab Bangli melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan ditembuskan ke BKPAD. Diharapkan laporan realisasi penyerapan Dana Desa tersebut bisa disampaikan paling lambat minggu kedua bu-

Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Sosial (Dinsos) sampai saat ini belum mampu menerapkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang merupakan program pemerintah pusat. Sesuai rencana, penerapan bantuan tersebut ditargetkan mulai dijalankan tahun 2019 mendatang. Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta belum lama ini mengungkapkan, ada dua bentuk bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat yakni BPNT

dan bansos rastra. Untuk saat ini, Kabupaten Bangli masih menerapkan bansos rastra. Agar dapat menerapkan BPNT, pihaknya harus benar-benar menyiapkan data yang yang valid terkait kelengkapan identitas calon penerima. Sebab, bantuan akan masuk ke rekening masing-masing penerima. Dia menjelaskan, dalam penerapan BPNT, penerima mendapatkan bantuan uang tunai yang nominalnya Rp 110 ribu. Dana tersebut

Keputusan terkait dicairkan atau tidaknya komponen tambahan penghasilan atau tukin, sepenuhnya ada pada Bupati. Dikatakan juga oleh Giri Putra bahwa sesuai edaran Mendagri, pencairan seluruh komponen THR dan gaji ke13 oleh pemerintah daerah disesuaikan dengan kemampuan keuangan masingmasing. ‘’Tugas saya selaku Sekda hanya mengusulkan sesuai edaran Mendagri. Seperti apa keputusan Bupati, tentu itu akan menjadi yang terbaik bagi kita semua sebagai seorang staf,’’ tegasnya. (kmb40)

JALAN SANTAI - Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, M.M. saat membuka jalan santai bernuansa merah putih, Jumat (3/8) kemarin.

Desa Diminta Segera Laporkan Peringatan HUT Ke-73 RI Dilaksanakan Sebulan Penuh Realisasi Serapan Dana Desa Sekda Giri Putra Buka Jalan Santai Bernuansa Merah Putih

A.A. Trisna Wijaya

Bali Post/ina

lan ini untuk kemudian diteruskan ke pusat. ‘’Karena ini akan berpengaruh pada pencairan Dana Desa tahap III. Makanya kita dorong desa untuk menyampaikan laporannya segera,’’ jelasnya. Lebih lanjut disampaikannya, jika penyampaian laporan realisasi penyerapan Dana Desa lamban, maka nantinya akan berdampak pada molornya pencairan dari pemerintah pusat. Tak hanya itu, jika laporan realisasi serapan lambat disampaikan maka bukan tidak mungkin akan ada sanksi dari pemerintah pusat berupa pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kabupaten Bangli. ‘’Kalau ngaret, transfer dari pusat juga akan molor. Sebaliknya, kalau kita bisa menyampaikan serapan dan laporan tepat waktu, kita bisa diberi penghargaan dari pusat,’’ imbuhnya. (kmb40)

Tahun Depan, Pemkab Terapkan BPNT masuk langsung ke rekening yang nantinya bisa ditukarkan dengan beras dan telur. Untuk menyalurkan bantuan ini, harus melalui agen-agen resmi. Saat ini pihaknya masih melakukan validadi data agar data di daerah dan pusat bisa sinkron. Sinkronisasi data sangat penting mengingat pemerintah pusat memberikan bantuan berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT), sementara data di daerah berdasarkan hasil muskel dan mus-

Bali Post/nan

RASTRA - Pemkab Bangli sejauh ini baru bisa menyalurkan bansos rastra kepada KK miskin. Tahun depan, pemkab berencana menerapkan BPNT.

des. ‘’Kita telah memanggil perangkat desa untuk melakukan verifikasi data KK miskin, sehingga nama dan NIK-nya penerima bantuan tidak ganda,’’ tegas Sukarta. (kmb41)

SEKDA Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, M.M., Jumat (3/8) kemarin membuka kegiatan jalan santai bernuansa merah putih yang digelar serangkaian HUT ke-73 RI di Kabupaten Bangli. Acara yang digelar di Lapangan Kapten Mudita Bangli tersebut diikuti ribuan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, siswa SMP, SMA dan SMK di Kota Bangli. Mengambil start dari depan kantor Bupati Bangli, rute jalan santai menempuh Jalan Lettu Kanten, Jalan Nusantara, Jalan Pura Puseh Bebalang, Jalan LC Aya dan finis di Lapangan Kapten Mudita. Untuk semakin memeriahkan suasana, panitia menyediakan kupon doorprize dengan hadiah utama satu unit sepeda gunung serta berbagai jenis hadiah hiburan lain seperti 2 unit blender, 2 dispenser, 2 kipas angin, 2 unit pemanas air dan 10 payung. Sekda Giri Putra mengatakan, tujuan dilaksanakannya jalan santai bernuansa merah putih adalah untuk menggugah semangat masyarakat, utamanya ASN

dan pelajar di Kabupaten Bangli agar lebih memaknai dan menghargai semangat juang pahlawan. Sehingga dalam suasana Hari Kemerdekaan ini, masyarakat bisa mengisinya dengan halhal yang positif, khususnya kegiatan yang bisa meningkatkan semangat kecintaan terhadap negeri. Kata Giri Putra, sesuai surat edaran Menteri Sekretaris Negara RI, kegiatan HUT ke-73 RI di Kabupaten Bangli akan dilaksanakan selama satu bulan penuh, baik melalui lomba-lomba maupun kegiatan lainnya. Selain itu, untuk menambah semarak peringatan HUT RI di Kabupaten Bangli, pihaknya juga sudah mengeluarkan edaran agar seluruh kantor pemerintahan di Bangli maupun masyarakat mulai memasang ornamen bertemakan merah putih, baik melalui pemasangan bendera maupun umbulumbul per 31 Juli 2018. ‘’Mudah-mudahan dengan dukungan dari masyarakat, peringatan HUT RI di Bangli bisa berjalan sesuai dengan rencana,’’ harapnya. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI

yakni gerak jalan ketepatan waktu tingkat SD dan pameran UMKM yang akan dilaksanakan pada Rabu (8/8), gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMP pada Kamis (9/8), gerak jalan ketepatan waktu tingkat SMA/SMK dan lomba pepenjoran merah putih pada Jumat (10/8), lomba tari Puspanjali, Condong, Margapati dan Baris Tunggal tingkat TK, SD, SMP se-Bangli pada Sabtu (11/8), lomba mewarnai dan menggambar tingkat TK dan SD se-Bangli pada Minggu (12/8), lomba menyanyi tingkat TK, SD, SMP dan SMA/K se-Bangli pada Senin (13/8), karnaval sepeda hias anak-anak pada Selasa (14/8), napak tilas dan lomba fashion show tingkat TK, SD dan SMP se-Bangli pada Rabu (15/8), pawai obor pada Kamis (16/8), apel HUT RI dan panjat pinang pada Jumat (17/8), lomba baca puisi tingkat SD, SMP dan SMA/ SMK se-Bangli, karnaval PAUD pada Minggu (19/8), lomba cipta menu pada Jumat (24/8), gerak jalan kreasi STT pada Jumat (24/8) dan gerak jalan kreasi PKK pada Sabtu (25/8) mendatang. (ad201)


15

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

50 Tahun Daihatsu

Wujudkan Semangat ’’Light You Up’’

TAHUN ini, menandai tonggak 50 tahun sejak Daihatsu memulai produksi di Indonesia. Selama periode tersebut, Daihatsu terus berkembang sebagai brand yang dicintai oleh masyarakat Indonesia. ‘’Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan Daihatsu, pemerintah, serta PT Astra International Tbk., dealer, mitra Value Chain, Supplier, dan semua karyawan di PT Astra Daihatsu Motor (ADM),’’ kata President of Daihatsu

Motor Company Ltd., Japan (DMC) Soichiro Okudaira, di Tangerang, Jumat (3/8) kemarin. Tahun ini, kata Soichiro, juga merupakan peringatan ulang tahun yang ke-111 untuk Daihatsu di Jepang. Selama bertahun-tahun, Daihatsu secara konsisten berusaha menjadi perusahaan yang dekat dengan pelanggan melalui pengembangan kendaraan yang berorientasi pada pelanggan. Bahkan untuk lebih menyosialisasikan

filosofi pada seluruh karyawan Grup Daihatsu, Daihatsu mengumumkan slogan grup yang baru ‘’Light you up’’ pada tahun lalu, saat peringatan 110 tahun Daihatsu. ‘’Light’’ dalam slogan ini memiliki dua arti. Pertama adalah ‘’cahaya’ seperti dalam ‘’iluminasi’’ yang berarti ‘’menerangi’’. Dengan kata lain, Daihatsu akan sangat fokus pada setiap pelanggan dengan memberikan produk dan layanan terbaiknya. Daihatsu akan terus menyediakan gaya hidup individu yang lebih cemerlang. Yang kedua adalah ‘’ringan’’ seperti dalam ‘’bobot ringan’’. Mobil Compact memberi beban yang sedikit pada kehidupan sehari-hari dan lingkungan, memungkinkan memberikan perasaan ringan kepada para pelanggan. ‘’Kami bertekad untuk terus terlibat dalam dua misi ini, dan memasukkan spirit ini dalam slogan baru kami. Daihatsu Group akan bersatu untuk memberikan mobility life yang ideal bagi setiap pelanggan kami,’’ katanya. Daihatsu Jepang dan PT Astra Daihatsu Motor di Indo-

nesia telah mengembangkan model mobil compact yang berkualitas tinggi, terjangkau, dan ramah lingkungan, termasuk model Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), untuk berkontribusi pada kehidupan pelanggan yang lebih baik. ‘’Ke depannya, kami akan terus menjadi perusahaan yang paling dekat dengan pelanggan Indonesia,’’ katanya. Mengenai pengembangan mobil masa depan Daihatsu, Soichiro menganggap penting untuk meningkatkan kualitas mesin dan akan terus mengembangkan model kelas mobil compact yang paling ringan dengan harga terjangkau. Sementara itu, untuk model kelas atas, perlu mengurangi emisi CO2 dengan mempromosikan elektrifikasi. Daihatsu juga mendorong dengan perkembangan teknologi canggih. Di pameran ini, memperkenalkan tampilan teknologi kami, yaitu ‘’DAIHATSU ADVANCED TECH’’. Dalam skema teknologi canggih dan yang paling penting adalah teknologi ini dapat diakses dan dilihat oleh semua orang.(010)

irkan bengkel body and paint, layanan perbaikan booth berstandar internasional pertama di Indonesia yang siap menjaga tampilan mobil agar tetap mulus. Menariknya lagi, layanan bengkel Suzuki Body and Paint juga memberikan layanan pick up and drop service serta one day repair guna memudahkan konsumen dalam mendapatkan pelayanan terbaik. ‘’Sebagai bagian dari komitmen Suzuki untuk memberikan layanan terbaik untuk konsumen setianya, kami menghadirkan bengkel body and paint sebagai pelengkap layanan purnajual Suzuki. Layanan ini kami hadirkan untuk mengakomodir konsumen yang memerlukan perbaikan pada bodi dan cat kendaraannya,’’ tegasnya. Dengan penerapan standar internasional, konsumen akan mendapatkan layanan terbaik untuk kendaraannya. Selain itu, pihaknya juga ingin semakin memperkuat kerja sama dengan pihak asuransi guna meng-cover unit populasi Suzuki yang besar. Bengkel Suzuki Body and Paint memiliki standar seperti area workshop berupa

working stalls, prep booth, spray booth dan area quick repair. Selain itu, tiap bengkel juga dilengkapi collision system yang menangani masalah benturan pada mobil. Para konsumen juga dimanjakan dengan wifi gratis, bar, ruangan full AC, televisi dan musola untuk menambah kenyamanan selama berada di bengkel. Selain memiliki peralatan dan sumber daya manusia yang andal sesuai standar internasional, fasilitas bengkel body and paint, juga meliputi klaim perbaikan dari asuransi maupun pribadi, one day repair untuk perbaikan ringan, garansi cat selama tiga bulan dan tentunya high quality control oleh teknisi yang mumpuni dalam proses perbaikan. ‘’Apabila konsumen tidak sempat ke bengkel, layanan Suzuki Body and Paint menyediakan layanan storing service untuk towing dari lokasi konsumen agar bisa diperbaiki di bengkel,’’ ungkapnya didampingi Section Head of 4W Service PT SIS, Totok Yulianto. Bengkel Suzuki Body and Paint kini sudah tersedia di 20 titik di Indonesia. (kmb36)

Peduli Pendidikan, Suzuki Donasi Puluhan Mobil

Bali Post/rah

DONASI - Head of Service 4W, 2W & Marine PT SIS Riecky Patrayudha secara simbolis menyerahkan donasi satu unit Baleno Hatchback cut model kepada perwakilan SMK PGRI 3 Malang. DI PERGELARAN GIIAS 2018, Suzuki melalui program Suzuki Peduli Pendidikan mendonasikan satu unit Baleno Hatchback cut model kepada SMK PGRI 3 Malang. Sejak 2015 hingga 2018, Suzuki mendonasikan 52 unit mobil dan 34 sepeda motor ke sekolah SMK dari Medan hingga Ambon. ‘’Semoga para siswa semakin terpicu dan tertarik memperkaya ilmu pengeta-

huannya di bidang otomotif, sehingga mereka bisa siap dalam mengakomodir kebutuhan industri otomotif,’’ kata Head of Service 4W, 2W & Marine PT SIS Riecky Patrayudha didampingi Section Head Body and Paint PT SIS Herli Barlian. PT SIS selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia, kata Riecky, semakin memperkuat layanan purnajual dengan menghad-

Sangat Moderat

Harus Tunduk ‘’Kalau dulu waktu Askes ada petugas Askes di masing–masing rumah sakit yang bisa menginformasikan kepada pasien,’’ tandasnya. Ia menegaskan, aturan tersebut dijalankan rumah sakit bukan berarti menerima atau tunduk terhadap aturan tersebut. Namun di masa transisi (proses perbaikan aturan), pasien tidak mungkin ditolak untuk menunggu keputusan itu. ‘’Kami tetap ingin sesuai dengan kaidah kendali mutu kendali biaya,’’ pungkasnya. Melalui release resmi dari BPJS Kesehatan Pusat, Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat menyampaikan bahwa ketiga layanan tersebut tetap dijamin BPJS Kesehatan. Dalam peraturan mengenai pelayanan katarak, BPJS Kesehatan akan

menjamin pelayanan operasi katarak. Terkait peraturan bayi lahir sehat, disampaikan bahwa BPJS Kesehatan akan menjamin semua jenis persalinan, baik persalinan biasa/normal maupun persalinan dengan tindakan bedah atau caesar, baik dengan penyulit maupun tanpa penyulit. Termasuk pelayanan untuk bayi baru lahir yang dapat ditagihkan oleh fasilitas kesehatan dalam

satu paket persalinan untuk ibunya. Terkait peraturan yang mengatur tentang rehabilitasi medik atau fisioterapi, pelayanan tersebut tetap dijamin dengan kriteria frekuensi maksimal yang ditetapkan dalam Perdirjampelkes Nomor 5. Dengan diimplementasikannya 3 peraturan ini, bukan berarti ada pembatasan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN KIS. (kmb42)

‘’Saat ini 15 persen sumbangsih pertanian kepada PDRB yang naik sangat moderat tidak lebih 0,5 persen,’’ imbuh politisi PDI-P asal Kota Denpasar ini. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, UMKM, koperasi, dan usaha-usaha desa seperti LPD dan BUMDes harus mendapat perhatian yang lebih serius ke depan. Terutama dalam mendorong pergerakan ekonomi di pedesaan. (kmb32)

Auto2000 Front Line Jaga Mutu Pelayanan dengan Layanan Prima

HOME SERVICE - Pelayanan Auto2000 Home Service yang diberikan kepada customer. KOMITMEN terhadap metode penjualan dan after sales yang terpercaya sangat dipegang teguh oleh Auto2000 sebagai dealer Toyota terbesar di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1989, membuat Auto2000 begitu paham karakter konsumen di Indonesia dan mewujudkannya dalam bentuk layanan yang sesuai dengan kebutuhan pemilik mobil. Auto2000 memahami layanan prima merupakan strategi utama penentu keberhasilan, kualitas layanan garda terdepan, seperti para sales, teknisi, supervisor, hingga level manajerial seperti kepala bengkel dan kepala cabang sebagai kunci pelayanan. Salah satu bukti upaya Auto2000 untuk men-

jaga kualitas garda depannya adalah dengan banyak diraih gelar juara, baik di sales maupun after sales yang diperoleh di ajang penghargaan prestisius The Best Toyota Dealer People Contest yang diadakan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia. Sementra itu, salah satu bentuk inovasi layanan after sales Auto2000 adalah dengan mengembangkan layanan THS, Auto2000 Home Service Premium untuk pengguna mobil mewah, seperti Toyota Fortuner, Voxy, Camry, Alphard, Vellfire, Crown, dan Lexus. Layanan eksklusif yang disajikan diharapkan dapat memberikan rasa tenang dan nyaman ke-

pada para pemilik kendaraan mewah Toyota yang selalu ingin mendapatkan prioritas dalam hal layanan servis berkala kendaraan. ‘’Keberhasilan kami meraih penghargaan prestisius The Best Toyota Dealer People Contest adalah bukti keseriusan Auto2000 dalam menjaga kualitas layanan dengan orang-orang di level terbaik. Kami menyadari kepercayaan pelanggan adalah yang utama untuk meraih loyalitas. Kepercayaan pelanggan kami jaga dengan standar dan kualitas man power yang selalu kami tingkatkan serta membuat inovasi layanan,’’ ujar Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000, Jumat (3/8) kemarin. (win)

Tradisi Leluhur Mereka memilih setia pada tradisi leluhurnya, beryadnya untuk keselamatan alam dan manusia Bali. Beban ini makin berat, ketika aliran penduduk masuk wilayah pedesaan yang juga merupakan wilayah desa pakraman nyaris tak terkontrol. Kita seolah dibiarkan masuk pasar bebas bertarung merebut ruang ekonomi, tanpa ada keberpihakan dari pemerintah. Padahal pemerintah menjadikan tradisi Bali sebagai ‘’jualan’’ pariwisata. Pariwisata budaya yang diiklankan setiap hari, hanya menempatkan krama Bali sebagai pendukung budaya, bukan sebagai pengelola dan pelaku pariwisata. Krama Bali hanya sebagai objek pemasaran, tanpa pernah menikmati kontribusi yang adil dari pariwisata itu sendiri. Sebagai gambaran daya dukung Bali sebagai kekuatan adat dan budaya mencakup 1.488 desa adat dengan 3.625 banjar pakraman. Di Bali juga ada 1.604 subak sawah serta 1.107 subak abian. Sebaran ini terdapat di 716 desa/kelurahan atau di 57 kecamatan. Kini bantuan desa pakraman setiap tahunnya untuk desa adat mencapai Rp 225 juta. Jumlah ini meningkat Rp 25 juta dari tahun sebelumnya. Menyikapi beragam ironi pemberdayaan desa pakraman atau desa adat ini, perbincangan penulis dengan Nyoman Dhamantara, politisi PDI Perjuangan yang kini duduk di DPR-RI, tentu layak menjadi bahan renungan. Pandangannya mengarah pada pemikiran

bahwa sangatlah wajar dan relevan jika untuk menjaga kelangsungan dan eksistensi adat, tradisi, agama dan budaya di Bali, sudah saatnya diupayakan pembaruan terhadap keberadaan Undang-undang Pembentukan Provinsi Bali No. 64 Tahun 1958. Nantinya dengan UU provinsi yang baru, diharapkan Bali memiliki payung hukum di dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan, dengan pengaturan dan tata kelola yang berorientasi ataupun sejalan dengan keberadaan adat, tradisi, agama dan budaya di Bali. Seperti halnya pelestarian budaya, pemerintah bersama pemerintah daerah dari sejak dahulu, selalu saja memberikan komitmen untuk melakukan pelestarian adat dan budaya, bahkan diikuti dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan hal yang sama. Namun yang terjadi jauh dari harapan. Kini, pariwisata budaya yang seharusnya dipahami sebagai kegiatan pariwisata yang berwawasan dan sekaligus memiliki manfaat untuk kepentingan budaya dengan pelestariannya, tetapi yang terjadi justru sebaliknya, kegiatan pariwisata berlangsung eksploitatif terhadap budaya, dengan kecenderungan memberikan dampak negatif yakni menurunnya semangat serta kemampuan masyarakat ataupun krama adat untuk melakukan pelestarian, seiring dengan terpuruknya daya saing ekonomi mereka. Fakta ini dengan mudah dapat dilihat, karena semakin hari, krama merasakan semakin berat beban biaya peles-

tarian yang ada. Sementara peningkatan biaya pelestarian itu sendiri, tidak diikuti dengan meningkatnya pendapatan ataupun kesejahteraan krama adat sebagai agen pelestari di Bali secara proporsional. Belum lagi punahnya semangat gotong royong, akibat hilangnya kemandirian krama adat di desanya. Ditambah lagi dengan hadirnya kebijakan saber pungli, yang berpotensi mengabaikan struktur organik pengaturan adat, yang membenarkan dilakukannya pungutan retribusi hanya kepada krama adat lewat peturunan ataupun sejenisnya, dan melarang keras desa adat melakukan retribusi kepada krama tamiu (urban yang berasal dari luar Bali). Kondisi ini memunculkan kesan ketidak- adilan, karena pariwisata yang dinikmati oleh semua krama yang ada di Bali, tetapi biaya pelestariannya hanya dibebankan kepada krama adat. Sementara pemerintah pun masih enggan berbagi fiskal dari penerimaan pajaknya di Bali yang begitu besar. Idealnya penerimaan pajak itu diutamakan untuk menanggulangi biaya pelestarian yang setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 3 triliun untuk sekitar 1.488 desa adat. Pada akhirnya, semua ini membuat upaya atau kegiatan pelestarian dipahami sebagai sesuatu yang akan menambah beban krama adat, yang notabene jika meminjam istilah Bung Karno, didominasi oleh kaum marhaen seperti petani, buruh dan nelayan. * Dira Arsana

ADV.0001264-ADV04


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Umanis, 4 Agustus 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Liga 1 Indonesia

BU Gempur PSIS Sejak Awal Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) bertekad merebut poin penuh di depan pendukung setianya, Semeton Dewata, dalam lanjutan Kompetsi Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (4/8) sore ini pukul 16.30 Wita. Untuk itu, Tim Serdadu Tridatu akan menggempur habis-habisan benteng pertahanan PSIS Semarang sejak menit awal. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro sudah memberikan instruksi kepada Fadil Sausu dan kawan-kawan guna meredam keganasan Tim Mahesa Jenar. ‘’Kami sudah berikan taktik dan strategi untuk memenangkan laga. Tinggal para pemain yang menerjemahkan di lapangan hijau,’’ tegasnya di Gianyar, Jumat (3/8) kemarin. Ia telah mengevaluasi penampilan asuhannya, utamanya dalam dua laga terakhir saat meladeni Bhayangkara FC dan PSMS Medan. ‘’Intinya, skuad Bali United siap berjibaku dan memenangkan laga ini,’’

jelasnya. Widodo berpesan kepada asuhannya agar tidak meremehkan lawan, mengingat pemain PSIS rajin menjelajahi lapangan. Jika ditekan, mereka cepat melakukan transisi dan berjubel membantu lini pertahanan. Selain itu, grafik permainan Tim Mahesa Jenar makin meningkat ditambah diperkuat pemain Lebanon dan diarsiteki pelatih Italia. ‘’Saya pernah ditangani pelatih Italia. Mereka terkenal disiplin,’’ tutur mantan bomber timnas Merah-Putih ini. Widodo juga mengingatkan pasukannya untuk mewaspadai serangan balik cepat PSIS.

Mantan pemain PSIS yang kini berkostum Bali United, Taufik Hidayat, bersama rekan setimnya siap memenangkan laga. ‘’Yang penting tak meremehkan kekuatan lawan,’’ sebut Taufik. Di kubu PSIS, pelatih Vicenzo Alberto Annese mengatakan asuhannya hanya melakukan sekali latihan usai meladeni PSM Makassar. Ia memuji kekuatan Bali United, sehingga mampu berprestasi di kancah Liga 1, sedangkan Tim Mahesa Jenar hanya pendatang baru. Kendati demikian, Vicnezo tetap ingin PSIS memenangkan laga ini. Pemain belakang PSIS Haudi Abdillah bertekad tampil maksimal. Ia bersama rekan-rekannya akan berupaya memanfaatkan setiap peluang emas yang didapat menjadi gol ke gawang tuan rumah. ‘’Kami sangat bersemangat demi meraih poin di kandang Bali United,’’ terangnya. (022)

PIMPIN – Muhamad Taufiq dan Fadil Sausu memimpin Bali United meladeni PSIS Semarang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (4/8) sore ini.

City Perpanjang Tiket AG Sesuai Daya Beli Masyarakat Pinjamkan Higuain, Kembalikan Bonucci Kontrak Gabriel Jesus London – Manchester City mengumumkan telah menyepakati perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun bagi penyerang Gabriel Jesus, yang membuatnya kini diikat kontrak bersama juara bertahan Liga Utama Inggris hingga 2023. Kendati demikian, pihak klub tak menyebutkan berapa nilai kontrak yang ditandatangani oleh penyerang berusia 21 tahun itu. ‘’Bisa saya katakan datang ke Manchester City adalah keputusan terbaik yang saya ambil dalam hidup saya, sebab di sini saya bisa berkembang baik secara profesional maupun secara personal,’’ kata Jesus kepada laman resmi klub, ManCity.com, Jumat (3/8) kemarin. Pemain asal Brazil itu berterima kasih kepada sambutan dan dukungan yang didapatkan dari penggemar City sejak tiba di klub peraih lima kali gelar juara kasta sepak bola tertinggi Inggris tersebut pada Januari 2017. Jesus juga mengumbar pujian kepada sang pelatih yang mendatangkannya, Pep Guardiola, sembari menyebut peran penting seluruh pengelola klub. ‘’Pep memainkan peran penting atas keputusan ini, namun juga klub ini. City adalah klub yang kian hari kian membesar, terima kasih untuk semuanya. Semoga saya tetap bisa membuat penggemar bahagia,’’ ujarnya. Direktur Sepak Bola City Txiki Begiristain menegaskan, kepastian Jesus mengikat masa depannya di City adalah sebuah dorongan penting bagi klub mengingat talentanya yang begitu menjanjikan. ‘’Tak diragukan lagi Gabriel adalah salah satu penyerang muda terbaik di dunia. Bisa melihat dia berkomitmen akan masa depannya bersama kami adalah dorongan besar,’’ ungkapnya. Sementara itu, penyerang sayap Chelsea Pedro menandatangai perpanjangan kontrak satu tahun sehingga tetap di Stamford Bridge hingga 2020. Pemain berusia 31 tahun yang ikut memenangi Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa bersama Spanyol ini, bergabung dengan Chelsea pada 2015 dan sejak itu tampil dalam 131 pertandingan di seluruh kompetisi, memenangi gelar Liga 2017 dan Piala FA lalu. ‘’Ini penting bagi saya untuk terus bersama Chelsea. Saya mantap di sini dan ingin memenangi gelar dan trofi baru. Saya juga ingin membantu tim dengan mencetak gol, saya sungguh senang,’’ jelas Pedro dalam laman klub. Sebelumnya, pemain asal Spanyol ini bermain untuk Barcelona. Ia tampil lebih dari 300 pertandingan dengan mengoleksi sekitar 20 gelar, termasuk menjuarai Liga Champions. (ant/rtr)

Jakarta (Bali Post) – Panitia Penyelenggara Asian Games (AG) 2018 (INASGOC) bersikukuh bahwa harga tiket upacara pembukaan dan pertandingan di Asian Games 2018 ditetapkan sesuai daya beli masyarakat. ‘’Dalam penentuan harga tiket itu, kita bukan tebak-tebakan tetapi berdasarkan riset dan desain,’’ kata Ketua INASGOC Erick Thohir di Jakarta, Jumat (3/8) kemarin. Erick mengungkapkan hal tersebut setelah menggelar rapat persiapan Asian Games bersama Wapres RI Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dikatakannya, INASGOC menggandeng suatu badan riset untuk mengadakan studi dalam menentukan harga tiket Asian Games 2018. Mereka mengidentifikasi pertandingan-pertandingan apa saja yang bisa menarik banyak penonton dan yang sepi peminat. Dikatakannya, harga tiket Asian

Games 2018 lebih murah dibanding harga tiket Asian Games sebelumnya, yaitu Cina dan Korea Selatan. Untuk tiket pembukaan, INASGOC membanderol tiket paling murah Rp 750 ribu hingga yang paling mahal Rp 5 juta. Sementara ketika Cina menjadi tuan rumah Asian Games, mereka memasang harga hingga Rp 15 juta untuk tiket menonton pembukaan. Ia melanjutkan, terdapat persepsi yang salah di masyarakat yang menggangap bahwa tiket pertandingan Asian Games harganya Rp 750 ribu. Padahal, INASGOC memasang harga tiket pertandingan mulai Rp 50 ribu hingga Rp 600 ribu. Selain itu, pihak penyelenggara menggandeng sejumlah mitra untuk memberikan diskon harga tiket hingga 50-70 persen. INASGOC juga menyediakan 25 ribu tiket gratis untuk para pelajar, difabel dan orang tua. ‘’Jadi, kita tidak mau menjadi seperti menara gading di tengah-tengah perayaan itu tetapi rakyatnya tak dilibatkan,’’

tegas Erick. Sementara itu, sepak bola menjadi cabang olahraga pertama yang dipertandingkan di Asian Games 2018 yakni pada 10 Agustus, mendahului upacara pembukaan. ‘’Kalau semua berjalan sesuai rencana, 10 Agustus dan 12 Agustus adalah pertandingan pertama dari cabang olahraga sepak bola, lalu diikuti cabang olahraga basket pada 14 Agustus,’’ imbuh Erick Thohir. Dengan adanya pertandingan pertama pada 10 Agustus, maka INASGOC memperkirakan para atlet akan tiba di Indonesia pada 7 dan 8 Agustus. Sebisa mungkin atlet sepak bola tersebut akan ditempatkan di Wisma Atlet Kemayoran. Terkait pengunduran diri Timnas Irak dari Asian Games 2018, Erick menyatakan akan ada keputusan mengenai pengundian ulang terkait pembagian grup laga sepak bola. Irak sebelumnya masuk Grup C bersama timnas Suriah, Timor Leste dan Cina. (ant)

KE FINAL — Pemain futsal SMAN 1 Kuta (biru) melaju ke final setelah menaklukkan SMA PGRI 2 Denpasar 8-4 pada semifinal, Jumat (3/8) kemarin.

Milan – Penyerang Argentina Gonzalo Higuain bergabung ke AC Milan dari klub juara Liga Italia, Juventus, sedangkan bek Italia Leonardo Bonucci pindah ke arah sebaliknya. Bonucci bergabung kembali ke klub Turin tersebut satu musim setelah kepindahannya yang mengejutkan. Bek Juve, Mattia Caldara, juga pindah ke Milan sebagai bagian dari kesepakatan yang kompleks. Menurut kedua klub, Kamis (2/8), Higuain (30) bergabung ke Milan dengan status pemain pinjaman selama semusim dengan nilai transfer 18 juta euro dengan opsi pembelian di akhir masa pinjam. Juve membeli Bonucci dengan nilai 35 juta euro, satu tahun setelah menjualnya ke Milan. Saat melepas Bonucci, Juventus merekrut Caldara (24) dari Atalanta dengan nilai yang sama. Kedua pemain meneken kontrak lima tahun. Higuain pindah ke Juventus pada 2016 dengan transfer senilai 90 juta euro setelah mengukir rekor 36 gol di Liga Italia pada musim sebelumnya untuk Napoli. Pemain 30 tahun ini memenangi gelar Liga Italia dan Piala Italia pada kedua musimnya di Juventus dan mengoleksi 55 gol dari 105 penampilan di semua kompetisi, termasuk 40 gol dari 73 penampilan di Liga Italia. Ia menjadi surplus di lini depan setelah Juventus merekrut Cristiano Ronaldo bulan lalu. Kepulangan Bonucci ke Juve akan membuat dirinya bereuni dengan Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini, yang ketiganya membentuk apa yang disebut sebagai trio BBC, yang terbukti menjadi salah satu lini belakang paling tangguh di Eropa. Barzagli (37) memperpanjang kontraknya satu musim lagi Juni lalu. Juventus memenangi tujuh gelar Liga Italia terakhir. Ambisi utama mereka sekarang adalah menjuarai Liga Champions, setelah menjadi runner-up pada 2015 dan 2017. Sementara Milan, juara Eropa tujuh kali, menjalani musim-musim yang mengecewakan sejak terakhir kali menjuarai Liga Italia pada 2011. (ant/rtr)

”All Kuta Final’’ di Turnamen Futsal

Denpasar (Bali Post) Tim futsal SMAN 1 Kuta (Smansaku) meladeni tetangganya, SMAN 2 Kuta, dalam babak final turnamen futsal antar-SMA se-Bali di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu (4/8) ini. Final sesama tim dari Kuta (All Kuta Final) juga terjadi di sektor putri antara Smansaku dan SMAN 2 Kuta. Smansaku melenggang ke babak final usai menang atas SMA PGR 2 Denpasar dengan skor 8-4 pada semifinal, Jumat (3/8) kemarin. Gol-gol kemenangan Smansaku dile-

sakkan Mang Tri dan Rafi masingmasing tiga gol, Nanta dan Irgi. Di kubu SMA 2 PGRI 2 Denpasar, gol dihasilkan oleh Patris (2) dan Alan (2). Hasil semifinalis lainnya, SMAN 2 Kuta menaklukkan SMAN 1 Gianyar (Dosman) dengan skor 7-2. SMAN 2 Kuta membuat gol lewat kaki Wiguna (2), Muliawan (2), Wahyu (2) dan Aditya. Sementara dua gol balasan Dosman dicetak Ardinata dan satu gol bunuh diri. Untuk tingkat SMP, tim SMPN 1 Semarapura bertemu SMPN 3 Den-

pasar di final. SMPN 1 Semarapura tampil di laga pamungkas setelah menundukkan SMPN 6 Denpasar dengan skor 5-4. Gol-gol SMPN 1 Semarapura dipersembahkan Pebri Asdnyana (3), Triyana Adi dan Ngakan Ade. Sementara empat gol SMPN 6 Denpasar dicetak Angga Aditya (2) dan Asta Prabawa (2). Hasil lainnya, SMPN 3 Denpasar menekuk SMPN 10 Denpasar 4-3. Kempat gol SMPN 3 hasil bidikan Anam, Bayu, Cipta dan Wahyu, sedangkan tiga gol SMPN 10 dicetak Gus Yoga (2) dan Krisna. (022)

Gonzalo Higuain

Bali Post/afp

Kejuaraan Dunia

Kevin/Marcus Terhenti di Perempatfinal

Bali Post/ist

SEMIFINAL - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu menundukkan juara bertahan Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok) 23-21, 23-21 untuk merebut tempat di semifinal.

Nanjing – Indonesia harus kehilangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (World Championships) 2018 yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok. Pasangan nomor satu dunia itu kembali harus memendam ambisinya untuk menjadi juara dunia setelah dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang dengan skor 19-21, 18-21, Jumat (3/8) kemarin. Kevin/Marcus tak bermain dalam penampilan terbaiknya dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Di set pertama, Kevin/Marcus sempat tertinggal 6-15, namun keduanya berhasil mendekat hingga kedudukan 16-17. Tetapi mereka kembali tak dapat mengatasi tekanan Kamura/Sonoda. Hal yang sama terjadi di game kedua saat Kevin/Marcus tertinggal jauh 9-17 dan akhirnya menyamakan kedudukan 18-18. Tiga poin krusial justru tak berhasil diamankan Kevin/Marcus. ‘’Lawan pertahannnya rapat, bolanya

berat dan tak gampang dismes, jadi lebih enak untuk lawan. Selain pertahanan yang bagus, Kamura/Sonoda serangannya juga bagus. Ketemu mereka memang selalu ramai. Semoga kami bisa meraih hasil yang lebih baik di Asian Games,’’ sebut Marcus usai pertandingan. ‘’Lawan tidak gampang dimatikan. Kami sudah tahu dari awal kalau lawan mereka pasti tidak akan gampang,’’ tambah Kevin. Penonton sempat dihibur oleh aksi reli lob panjang kedua pasangan, khususnya Kevin dan Kamura. Reli ini berlangsung cukup lama dan memancing sorak-sorai penonton. Hal ini juga terjadi di pertemuan mereka sebelumnya di Super Series Finals 2017, kala Kevin/Marcus berhasil memenangkan pertandingan. Indonesia sementara baru mengirim satu wakil ke babak semifinal lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Greysia/Apriyani ke semifinal setelah menundukkan Chen Qingchen/ Jia Yifan (Tiongkok) dengan skor 23-21, 23-21. Perjuangan luar biasa ditunjuk-

kan Greysia/Apriyani dalam pertarungan melawan wakil tuan rumah sekaligus unggulan pertama tersebut. Tertinggal 19-20 dan 18-20 di game pertama dan kedua, Greysia/Apriyani tak gentar. Perlahan tapi pasti, mereka menyusul dan hal ini balik membuat Chen/Jia tertekan. Di babak semifinal, Greysia/Apriyani berhadapan dengan Mayu Matsumoto/ Wakana Nagahara. Pasangan Jepang ini lolos ke empat besar setelah mengalahkan Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) dengan skor 21-12, 22-20. Indonesia masih punya tiga wakil yang akan bertanding di babak perempatfinal hari ini. Sektor ganda putri punya dua amunisi lagi yang akan bertarung melawan wakil Jepang. Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris meladeni Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto, sedangkan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani berjumpa unggulan kedua Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. (*)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook