Skip to main content

Edisi 4 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 337 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis umanis,

Pengemban Pengamal Pancasila

4 agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Jokowi Minta Lakukan Penghematan Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Jakarta (Bali Post) –

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kementerian dan lembaga melanjutkan dan memperkuat pelaksanaan program prioritas pada 2017, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur. ‘’Dalam hal kebijakan belanja, kementerian-lembaga agar betul-betul fokus melanjutkan dan memperkuat pelaksanaan program prioritas. Jangan lepas dari program prioritas yang telah dibuat dan direncanakan,’’ kata Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna membahas draf Nota Keuangan dan Postur RAPBN 2017 di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/8) kemarin.

Krisdayanti

Krisdayanti Lebih Energik KESAN diva dengan penampilan megah yang melekat pada Krisdayanti (KD) kini bertransformasi dalam debut single internasional yang baru diluncurkan, ‘’Sleep to Dream’’ dan ‘’In Love Again’’. ‘’Jadi lebih muda, segar, dan seksi. Muda maksudnya atraktif dan lebih energetik ya,’’ kata Krisdayanti, Rabu (3/8) kemarin. Dalam video klip ‘’Sleep to Dream’’ yang berlokasi di Pantai Zuma, Malibu, California, penampilan dan lagu yang dibawakan Krisdayanti mengingatkan pada lagu-lagu Shakira yang bertempo cepat. Bukan hal mencengangkan karena lagu yang direkam Krisdayanti di Amerika Serikat itu berasal dari komposer dan penata musik Matteo Camargo serta Nathan Leone, yang pernah bekerja sama dengan Shakira. Hal. 19 Bertempo Lambat

Selain pembangunan infrastruktur, menurut Jokowi, prioritas lainnya adalah peningkatan kualitas pelayanan bidang kesehatan, pendidikan, serta penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan efektivitas program perlindungan sosial yang telah ditetapkan. ‘’Utamakan belanja yang betul-betul prioritas sesuai prinsip money follow program,’’ kata Presiden dalam rapat yang juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla. Presiden juga meminta agar momentum kondisi perekonomian sekarang yang terlihat cukup baik tetap dijaga dan diupayakan peningkatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II, III dan IV 2016. Hal. 19 Amnesti Pajak

Belanja Daerah Dikurangi Rp 68 T

Joko Widodo Jakarta (Bali Post) – Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (3/8) petang, memutuskan pemerintah akan merevisi kembali APBN 2016. ‘’Menkeu juga sampaikan revisi APBN 2016 walaupun hanya tersisa sekitar lima bulan saja,’’ kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam konferensi pers usai sidang cabinet, di Jakarta, Rabu kemarin. Pramono mengatakan secara prinsip usulan perubahan APBN 2016 itu disetujui Presiden dan Wapres dan mengikat bagi seluruh kementerian dan lembaga. Sebelumnya pemerintah sudah mengajukan perubahan APBN 2016 kepada DPR dan sudah disetujui menjadi APBNP 2016 pada sekitar Juni 2016. Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan sidang kabinet hari ini memang membahas finalisasi Nota Keuangan dan Postur RAPBN 2017. Hal. 19 Kegiatan Ekonomi

’’…dengan kurangnya penerimaan pajak maka akan diusulkan penghematan belanja kementerian/lembaga sekitar Rp 65 triliun dan belanja ke daerah sekitar Rp 68 triliun. Kami dengan Kemenko Perekonomian dan Bappenas akan menyisir belanja yang bisa dikurangi tanpa ganggu belanja prioritas.’’ Sri Mulyani Menteri Keuangan

Saut Langgar Kode Etik KPK

Jakarta (Bali Post) – Komite Etik menjatuhkan putusan sanksi tertulis kepada Wakil Ketua KPK Saut Situmorang karena dinilai terbukti melakukan pelanggaran kode etik tingkat sedang. ‘’Menjatuhkan putusan yang bersifat final dan mengikat. Satu, menyatakan terperiksa Saut Situmorang secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan pelanggaran sedang melanggar Peraturan KPK tanggal 30 September 2013 dan Komite Etik menjatuhkan sanksi peringatan tertulis harus memperbaiki sikap, tindakan dan perilaku,’’ kata Ketua Komite Etik Buya Syafii Maarif di gedung KPK Jakarta, Rabu (3/8) kemarin. Komite Etik tersebut terdiri atas tujuh orang anggota yaitu mantan Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah Buya Syafii Maarif yang juga merangkap sebagai ketua, sosiolog Imam Prasodjo, pegiat antikorupsi Nathalia Subagyo, mantan Komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas, budayawan Frans Magnis Suseno, serta dua pimpinan KPK saat ini yaitu Agus Rahardjo dan Alexander Marwata. Pembentukan Komite Etik tersebut ditujukan untuk mengusut pernyataan Saut Situmorang dalam talk show di sebuah stasiun TV swasta, Benang Merah bertajuk ‘’Harga Sebuah Perkara’’ pada 5 Mei 2016. Saut menyinggung sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terbukti korupsi saat menjadi pejabat negara. ‘’Lihat saja tokoh-tokoh politik, itu orang-orang pintar semuanya, cerdas. Saya selalu bilang, kalau dia HMI minimal dia ikut LK 1, saat mahasiswa itu pintar, tapi begitu menjabat dia jadi curang, jahat, greedy,’’ kata Saut pada acara tersebut. Hal. 19 Berdasarkan Ras

TERBAKAR - Pesawat Emirates Airline terlihat bekas terbakar di Bandara Internasional Dubai, 3 Agustus 2016. Sebelumnya pesawat tersebut terbakar pascamendarat. Diduga ada kerusakan teknis pada roda, sehingga pesawat berpenumpang 300 orang itu mendarat dengan lambungnya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (Beritanya di halaman 19) Bali Post/rtr

BNN dan TNI Laporkan Haris Azhar

Kapolri Sebut Wajar

Haris Azhar

Jakarta (Bali Post) – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan TNI telah melaporkan Haris Azhar atas pencemaran nama baik. Kedua institusi itu melaporkan Koordinator Kontras itu ke Bareskirim Polri. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman membenarkan adanya laporan ke Bareskrim Mabes Polri. ‘’Tolong dipahami pengaduan TNI ini jangan dilihat hanya sebagai upaya menyeret atau memidanakan semata, tetapi yang terpenting mendorong adanya upaya pembuktian dan kebenaran,’’ ujar Tatang melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu (3/8) kemarin. Dengan surat laporan ke kepolisian yang dilayangkan pada Selasa

(2/8), TNI ingin mendapatkan kepastian hukum melalui penyelidikan dan penyidikan, juga pengumpulan bukti yang dilakukan Bareskrim Polri. Dari bukti tersebut akan diperoleh fakta benar atau tidaknya perwira TNI melakukan backing atau dukungan dalam operasi bisnis narkoba Freddy Budiman. Laporan polisi yang dialamatkan kepada Haris Azhar menyangkut tulisannya tentang keterlibatan pejabat penegak hukum di bisnis narkoba berdasarkan wawancara dengan terpidana kasus narkoba yang telah dieksekusi mati, Freddy Budiman, yang dianggap merugikan citra TNI dan BNN sebagai institusi penegak hukum. Hal. 19 Kasus Pidana

Ahli Pastikan Mirna Tewas karena Sianida Jakarta (Bali Post) – Ahli forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, Slamet Purnomo, meyakini bahwa Wayan Mirna Salihin tewas karena sianida. ‘’Yang menyebabkan kematian adalah sianida, apalagi dalam lambung (Mirna) ditemukan zat itu,’’ kata Slamet Purnomo di PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8) kemarin. Kesimpulan itu, dikatakan Slamet, setelah keluar hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan melihat kondisi lambung Mirna yang mengalami korosif hingga muncul bercak-bercak hitam bekas pendarahan lambung. ‘’Dari hasil forensik tersebut bahwa dari sampel yang dikirimkan sudah mengandung sianida. Saya yakin, karena ada kelainan pada

lambungnya. Dalam lambung tersebut, dari cairan lambung tersebut memang ada,’’ jelas Slamet. Kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, kemudian mempertanyakan adakah kemungkinan penyebab kematian selain sianida, misalnya karena serangan jantung. Namun, Slamet yakin bahwa kematian Mirna karena adanya zat sianida yang masuk ke tubuhnya. ‘’Kalau sebab lain, bukan karena siandia, maka kematiannya tidak spektakuler atau dramatis seperti itu. Jantung tidak pernah sampai menimbulkan bercak hitam (pada lambung), racun lain juga memerlukan waktu yang panjang,’’ kata Slamet. Hal. 19 Karena Jantung

Bali Post/ant

TERTAWA - Terdakwa Jessica Kumala Wongso tertawa saat jeda sidang dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (3/8) kemarin.

Tito Karnavian

Garuk-garuk Tangan dan Dampak Sianida

JESSICA Kumala Wongso, terdakwa kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, sempat tertangkap kamera pemantau (CCTV) di Kafe Olivier sedang menggaruk-garuk tangan saat Mirna kejang usai menelan es kopi bersianida. Ahli forensik toksikologi kimia dan biologi Puslabfor Mabes Polri Kombes Pol. Nur Samran Subandi mengatakan tindakan menggaruk tangan Jessica tidak bisa disimpulkan bahwa dia telah menyentuh siandia, kendati zat beracun itu memang menimbulkan efek gatal dan panas jika terpapar di kulit. ‘’Salah satu gejala adalah gatal, tetapi saya tidak bisa katakan karena (siandia) itu,’’ kata Kombes Pol. Nur Samran Subandi pada per-

sidangan lanjutan perkara tewasnya Wayan Mirna Salihin di PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8) kemarin. Sebagai ahli toksikologi, ia mengaku pernah terkena sianida di tangan dan merasakan gatal dan panas di kulit. ‘’Saya pernah rasakan gatal dan panas. Rasa gatalnya berlangsung lama jika tidak lekas dicuci. Melepuh atau tidak tergantung jumlahnya,’’ lanjut Nur Samran Subandi. Sebelumnya, pada persidangan Rabu (13/7), diperlihatkan rekaman kamera CCTV yang menunjukkan Jessica sedang menggaruk tangan saat Mirna mengalami kejang. Hal. 19 Garuk Tangan


DENPASAR

2 Cakupan Vaksinasi HPR Diperluas Denpasar (Bali Post) Kasus rabies pada hewan masih menghantui masyarakat. Meskipun,kasus rabies pada hewan belum ditemukan di Denpasar. Upaya antisipasi munculnya kembali kasus ini, tetap dilakukan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Depasar. Bahkan, cakupan pemberian vaksin diperluas dengan melakukan penyisiran dan dilakukan secara massal. Kepala Disnakanlut Denpasar A.A. Gede Bayu Brahmasta, Rabu (3/8) kemarin mengatakan, vaksinasi massal yang dilaksanakan secara serentak sejak pertengahan April lalu, hingga akhir Juli ini telah mencapai 94 persen. Estimasi populasi anjing di Kota Denpasar sebanyak 64.000 ekor serta hewan pembawa rabies (HPR) lainnya seperti kucing, juga cukup banyak. ‘’Secara keseluruhan, HPR yang sudah divaksinasi sebanyak 60.239 ekor. Sebenarnya kami hanya menargetkan cakupan vaksin 90 persen. Setelah adanya kegiatan dan juga antusiasme masyarakat cukup tinggi, cakupan vaksin untuk HPR cukup tinggi. Ini melampaui target,’’ ujarnya. Menurut Bayu Brahmasta, vaksinasi massal dan juga penyisiran sudah dilaksanakan di 43 desa/kelurahan se-Kota Denpasar. ‘’Saat ini proses vaksinasi masih terus berjalan, khususnya melalui penyisiran karena masih ada beberapa HPR yang belum divaksin,’’ katanya. Dia mengakui, dalam pelaksanaannya petugas sering mengalami hambatan tidak adanya pemilik di tempat. Selain itu, masih banyak hewan belum dikandangkan. Selain melalui vaksinasi, mengantisipasi kasus rabies pada hewan juga dilakukan dengan eliminasi. Menurut Bayu Brahmasta, untuk di Kota Denpasar eliminasi merupakan langkah terakhir. Karena sebelum dilakukan eliminasi, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan, seperti vaksinasi serta komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). (kmb12)

DENPASAR

& SEKITARNYA

Bali Post/iah

BERKUNJUNG - Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Bali Agus Astapa, S.Sos., M.M. bersama anggota KIP IGA Widiana Kepakisan, S.Sn., I Made Wijaya, S.H., I Gusti Ngurah Wirajasa, S.E. dan Drs. Ketut Suharya Wiyasa berkunjung ke Kantor Bali Post, Rabu (3/8) kemarin. Dalam kunjungannya, KIP Bali selain menyosialisasikan tentang keterbukaan informasi publik, juga menyerahkan buku tentang UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

DPRD Bali Dukung Pembangunan ’’Shortcut’’ Denpasar (Bali Post) Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry menyambut baik realisasi pembangunan shortcut di ruas jalan MengwitaniSingaraja pada 2017. Seperti diberitakan, shortcut yang akan dibangun pertama kali tahun depan adalah shortcut Candi Kuning 2 sepanjang 385 meter. Shortcut Candi Kuning 2 merupakan satu dari empat shortcut yang memungkinkan untuk dibangun di ruas jalan nasional itu. ‘’Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas direalisasikannya program shortcut di jalan Mengwitani-Singaraja tahun 2017,’’ ujarnya di Denpasar, Rabu (3/8) kemarin. Sugawa Korry menambahkan, pembangunan shortcut merupakan salah satu langkah strategis untuk mempersempit kesenjangan antardaerah. Dalam hal ini, antara Bali Selatan dan Bali Utara. ‘’Sudah tentu pembangunan shortcut nantinya berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat di wilayah utara Bali,’’ jelas politisi Golkar asal Buleleng ini. Kendati baru satu shortcut yang akan dibangun, lanjut Sugawa Korry, DPRD Bali akan memberikan dukungan maksimal. Terutama untuk mengatasi masalah penyelesaian pembebasan lahan. Semua pihak juga diharapkan memberi dukungan secara terkoordinatif. Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui rencana pembangunan shortcut sudah sangat lama diwacanakan. Namun, sampai saat ini belum ada realisasinya. Oleh karena itu, pihaknya menargetkan minimal satu shortcut sudah bisa dibangun tahun depan. ‘’Pembangunan shortcut sangat memberikan manfaat dalam upaya memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja. Kami harapkan juga bisa mengurangi kemacetan di jalur tersebut, utamanya pada saat musim liburan,’’ ujarnya. (kmb32)

(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5

Topik : anggaran ke daerah dipangkas rp 68 triliun Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Denpasar Lirik Parkir Elektrik di Tepi Jalan Denpasar (Bali Post) –

Setelah berhasil merancang Perda Pajak Parkir, kini Pemkot Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melirik penerapan parkir elektrik di tepi jalan. Kondisi ini dilatarbelakangi masih adanya kesan semrawut dan kurang tertatanya parkir di tepi jalan. Petugas juga sering mengabaikan faktor kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Bali Post/dok

PARKIR – Deretan kendaraan parkir di tepi salah satu jalan di Denpasar. Kondisi ini cukup mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan karena ruas jalan yang ada menjadi lebih sempit.

Terdakwa Korupsi BPD Bali Diadili Tak Dilakukan Penahanan

Denpasar (Bali Post) Setelah dikabulkannya verset jaksa penuntut umum (JPU) oleh hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, kasus dugaan korupsi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Tabanan dengan modus fraud (deposito fiktif), Rabu (3/8) kemarin mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Komposisi hakim pun berubah total. Sebagai hakim ketua adalah Sutrisno, sedangkan hakim anggotanya Wayan Sukanila dan Sumali. Sementara terdakwa I Wayan Sukarja Sastrawan didampingi tim kuasa hukumnya, Gede Darmawan, Agus Gunawan Putra, dkk. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) Ida Ayu Sulasmi, Ketut Yasa dan Fitrah. Sidang perdana dengan agenda pembuktian, pihak JPU langsung menghadirkan empat orang saksi, yakni Kepala BPD Bali Cabang Tabanan dan tiga orang nasabah. Menariknya, usai sidang jaksa sempat meminta pada majelis hakim supaya dilakukan penahanan terhadap terdakwa sebagaimana dilakukan jaksa sebelum hakim terdahulu mengabulkan eksepsi terdakwa. Namun, majelis hakim mengaku akan melakukan

musyawarah sehingga usai sidang kemarin, belum dilakukan penahanan terhadap terdakwa. Tak ketinggalan, kuasa hukum terdakwa ternyata juga sudah mempersiapkan surat penangguhan penahanan jika dilakukan penahanan terhadap terdakwa. ‘’Terdakwa harus kooperatif. Sekecil apa pun nanti ada kesalahan, jika tidak kooperatif kami akan lakukan penahanan,’’ ancam ketua majelis hakim Sutrisno. Sementara dalam sidang dengan agenda pembuktian, kemarin, posisi I Wayan Sukarja Sastrawan masih cukup aman. Salah satu saksi dari BPD Bali menyatakan soal kerugian keuangan negara. Namun secara finansial tidak ada kerugian, dan pihak BPD mengaku hanya kerugian reputasi. Namun saat dikejar reputasi dimaksud, apakah penurunan nasabah atau terjadi rush (penarikan besar-besaran), pihak bank mengatakan tidak. Atas jawaban itulah tim kuasa hukum terdakwa merasa lega. Apalagi, menurut Darmawan, bahwa uang itu sejatinya bukan milik BPD Bali, melainkan milik nasabah sebagaimana keterangan pihak bank. Saksi nasabah BPD Bali

Cabang Tabanan menjelaskan mengenai mekanisme deposito. M. Tohir dan istrinya mengaku total deposito Rp 1,7 miliar. Rp 1 miliar melalui pemindahan dari BRI dengan meminta bantuan pada terdakwa, sedangkan Rp 700 juta milik istrinya diambil secara tunai di rumah saksi oleh terdakwa. Anggota majelis hakim Sumali sempat bertanya ke saksi, apakah uang Rp 1 miliar yang didepositokan sudah masuk tabungan BPD apa masih dipegang terdakwa? ‘’Bisa dipastikan gak,’’ tanya hakim. Saksi mengatakan tidak tahu. Ditanya apakah ada di buku tabungan (tercatat), saksi pasutri ini bilang tidak ada. Hakim menanyakan, berapa ganti rugi yang diterima? Saksi mengatakan semuanya sudah dikembalikan. Namun yang menarik, dalam sidang kemarin ditunjukkan dua bilyet giro (BG) fiktif dan indeksnya tidak sesuai dengan neraca. Terdakwa kembali diuntungkan manakala ada pengakuan saksi bahwa uang dikembalikan setelah kasus ini disidik kejaksaan. Sidang akan dilanjutkan dua pekan mendatang. (kmb37)

Beberapa waktu lalu, Dishub Denpasar telah mengundang konsultan perencana untuk melakukan pemaparan terkait dengan penerapan sistem parkir eletrik ini. Pemaparan ini dilakukan di hadapan jajaran Dishub, DPRD, serta instansi terkait lainnya. ‘’Penerapan parkir elektrik ini masih bersifat kajian, jadi tidak bisa ditentukan kapan akan diberlakukan karena ini baru tahap awal,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika ditemui di Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (3/8) kemarin. Di sisi lain, Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi menyambut baik penerapan parkir elektrik di tepi jalan. Hanya, yang perlu dipikirkan adalah penyediaan sarana dan prasarananya yang membutuhkan biaya cukup banyak. ‘’Kemungkinan akan diterapkan secara bertahap untuk mengetahui plus-minusnya dulu. Selain itu, Dishub belum memiliki alatnya,’’ ujar politisi PDI-P ini. Sementara dalam pemaparan konsultan perencana, CV Maha Laksmi menyebutkan jumlah kepemilikan kendaraan di Denpasar cukup tinggi. Dikutip dari

data BPS 2015, rasio kepemilikan kendaraan per rumah tangga sekitar 4,8. Artinya, dalam setiap rumah tangga terdapat 4,8 kendaraan. Sedangkan peningkatan jumlah jalan dalam lima tahun hanya sebesar 0,48 persen. Dalam hal parkir, kebanyakan pengguna kendaraan parkir di tepi jalan. Kondisi ini mengakibatkan ruas jalan yang ada semakin sempit. Dalam pemarapan itu, juga disebutkan jumlah tempat parkir di Denpasar saat ini sebanyak 406 titik yang terdiri dari 152 titik parkir pelataran, 254 parkir tepi jalan dengan 750 juru parkir. Sedangkan untuk rata-rata lama parkir berkisar antara 0,4 - 1,2 jam per kendaraan. Turn over berkisar antara 0,22 sampai 059 jam per kendaraan per petak, sehingga indeks parkir adalah 0,7-1,8. Penggunaan parkir elektrik ini akan berbeda dengan parkir biasa. Dengan parkir elektrik, petugas parkir tidak lagi memegang uang secara tunai karena transaksi sudah melalui alat parkir meter. Selain itu, dengan pola parkir seperti ini semua proses operasional parkir on street dapat terawasi dengan baik. (kmb12)

Korupsi Lahan Jalan By-pass Prof. Mantra

Pekak Bawa Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan lahan Jalan Bypass Prof. Mantra di Desa Keramas, Gianyar, dituntut tinggi. Seorang kakek (pekak) yang kini berusia 64 tahun, terdakwa Made Bawa, dituntut hukuman penjara selama empat tahun enam bulan (4,5 tahun) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (3/8) kemarin. Jaksa penuntut umum (JPU) Rika dkk. menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) jo Pasal 64 ayat (1). Selain menuntut dengan pidana penjara 4,5 tahun, Pekak Bawa juga dituntut membayar denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Jaksa di depan majelis hakim pimpinan Gede Hariadi menyampaikan sejumlah pertimbangan. Yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah memberantas korupsi, berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Yang meringankan, terdakwa sopan selama persidangan. Atas tuntutan itu, kuasa hukum terdakwa, Made Suardika, menyatakan akan mengajukan pledoi. ‘’Tuntutan jaksa disorientas. Perbuatan terdakwa bukan termasuk korupsi, tetapi perkara administrasi negara karena tidak ada uang negara yang dikorupsi terdakwa,’’ terang Suardika. Selain itu, pengacara asal Kintamani ini menyatakan tuntutan 4,5 tahun penjara itu terlalu berat. ‘’Yang korupsi di Undiksha miliaran (rupiah) saja cuma dituntut 1,5 tahun penjara, ini terdakwa tidak merugikan uang negara dituntut 4,5 tahun,’’ tandas Suardika. (kmb37)

Mantan Dirut PDAM Karangasem Didakwa Kasus Gratifikasi Denpasar (Bali Post) Mantan Dirut PDAM Karangasem Gede Baktiyasa, Rabu (3/8) kemarin mulai diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Oleh jaksa penuntut umum (JPU) Bekti Wicaksono dkk., Baktiyasa didakwa atas kasus gratifikasi dalam pengangkatan pegawai baru PDAM Karangasem. Jaksa di depan majelis hakim Tipikor pimpinan Dewa Gede Suarditha menyatakan bahwa gratifikasi dilakukan di PDAM Karangasem, Senin 13 Januari 2014 dan Kamis 16 Januari pada tahun yang sama. Saat menjabat dirut, Baktiyasa diduga menerima hadiah

berupa uang dari sejumlah saksi. Di antaranya Ni Ketut Budiantari Dewi Rp 35 juta, dari I.B. Nyoman Sudirga Wisnawa Rp 35 juta, I Ketut Sudana Wirata Rp 50 juta, dari I Made Parsayasa Rp 35 juta, sehingga total ada dugaan pemberian uang hingga Rp 150 juta. Gratifikasi tersebut diduga didasari pengangkatan para saksi untuk menjadi pegawai tetap PDAM Karangasem. Atas peristiwa itu, jaksa menuding ada indikasi perbuatan yang dilakukan terdakwa melanggar sumpah jabatan sebagai Dirut PDAM Karangasem. Ketentuan itu diatur dalam Pasal 5 ayat 6

UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bebas dari KKN. Dalam perkara ini, sebagaimana dalam dakwaan jaksa, terdakwa dijerat Pasal 12 huruf b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Dakwaan alternatif kedua yakni melanggar Pasal 12 huruf e UU yang sama. Atas dakwaan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Made Suardana, akan mengajukan eksepsi pada sidang berikutnya. (kmb37)

Bali Post/kmb23

TUMBANG - Sejumlah petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar memotong dan memindahkan batang pohon akasia yang tumbang di kawasan Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar, Rabu (3/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini. Angin yang bertiup kencang akhir-akhir ini, masyarakat diminta mewaspadi kejadian pohon tumbang.

Kasus Dana Punia IHDN Denpasar

Divonis Dua Tahun, Praptini Ancam Lapor ke KPK Denpasar (Bali Post) Setelah Prof. Titib dihukum selama setahun dalam kasus korupsi dana punia mahasiswa baru Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Rabu (3/8) kemarin gilirian Dr. Praptini yang divonis bersalah oleh majelis hakim tipikor pimpinan Dewa Suardhita dengan hakim anggota Wayan Sukanila dan Sumali. Setelah membacakan berbagai pertimbangan, hakim akhirnya menghukum (vonis) Praptini dengan pidana penjara selama dua tahun. Selain itu, mantan Kabiro Umum IHDN itu juga dihukum membayar denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan. Atas putusan tersebut, terdakwa akan melakukan perlawanan dengan mengajukan upaya hukum yang lebih tinggi yakni banding. Yang cukup menjadi perhatian, Praptini bahkan mengancam akan

melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus yang dihadapi saat ini. Namun saat disinggung materi apa atau soal apa yang akan dilaporkan ke KPK, Praptini mengatakan, ‘’Nanti dulu. Nanti saya sampaikan. Saya akan lapor ke KPK.’’ Melihat fakta persidangan, hukuman yang diterima terdakwa sejatinya jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana, Hari Soetopo, dkk. Pasalnya, jaksa sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum empat tahun penjara. Sedangkan hakim memberikan hukuman separuh dari tuntutan jaksa. Selain itu, Praptini juga tidak dibebankan mengganti keuangan sebagai akibat kerugian keuangan negara. Dalam pertimbangan, salah satu yang dibacakan majelis hakim adalah penyalahgunaan wewenang yang ada padanya

(terdakwa - red) sudah dapat terpenuhi. Terdakwa sebagai Kabiro Umum IHDN Denpasar tidak menyetorkan uang dana punia ke kas negara sebagai PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak). Terdakwa tidak mengindahkan dan menjalankan keuangan dengan baik, sehingga menjadi temuan BPKP. Hakim juga menilai IHDN bukan lembaga yang berwenang mengelola dana dunia, sebagaimana tertuang dalam Menawa Dharma Sastra. Sehingga unsur Pasal 3 UU Tipikor sebagaimana dakwaan subsider sudah dipenuhi. Yang memberatkan, kata hakim dalam pertimbangannya, perbuatan Praptini tidak mendukung administrasi keuangan yang berasal dari PNBP, tidak mendukung pemerintahan yang baik. Sedangkan yang meringankan, terdakwa sebagai tulang punggung keluarga dan

tidak menikmati uang hasil korupsi. Atas putusan itu, terdakwa yang diberikan kesempatan menyampaikan unek-unek oleh majelis hakim langsung menangis. Masih di posisi kursi pesakitan, dengan suara terbata-bata Praptini merasa dizolimi oleh IHDN. ‘’Sakit di dada saya tahan. Saya punya dua anak perempuan. Mohon maaf yang mulia hakim, saya berusaha hidup sehat. Saya akan mencari upaya hukum, karena saya di sini belum merasa punya keadilan. Saya akan melakukan upaya hukum,’’ ucap Praptini di depan persidangan. Dia menambahkan, saat ditugaskan di IHDN Denpasar, dirinya diminta melakukan perubahan ke hal yang lebih baik. ‘’Saya ditugaskan di IHDN untuk membenahi, bukan merusak,’’

kata Praptini di depan hakim, jaksa dan kuasa hukumnya. Sebelumnyan, Dr. Praptini dituntut empat tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi dana punia penerimaan mahasiswa baru di IHDN Denpasar. Jaksa Arthana saat itu mengatakan, berdasarkan keterangan Rudy Ojak Sitohang selaku auditor BPKP Provinsi Bali, bahwa akibat perbuatan terdakwa tersebut telah merugikan keuangan negara Rp 752.834.939. Jaksa Arthana mengatakan, terdakwa bersalah yakni secara bersama-sama, dua orang atau lebih dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan keuangan negara. Terdakwa dijerat Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (kmb37)


BADUNG

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

3

Dipraperadilankan Turis Italia

Imigrasi Denpasar Menang

Mangupura (Bali Post) Kepala Imigrasi Kelas I Denpasar sempat dipraperadilankan oleh turis asal Italia, Carmine Sciaudone. Sebagaimana gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, pihak Imigrasi Kelas I Denpasar dituding menetapkan tersangka dan penahanan tidak sesuai prosedur. Namun dari hasil sidang praperadilan dengan hakim tunggal I Made Pasek, gugatan tersebut dimenatahkan. Imigrasi Kelas I Denpasar dimenangkan karena gugatan turis Italia itu ditolak. Dalam sidang Senin (1/8), dalam amar putusannya hakim menolak gugatan tersebut untuk seluruhnya dan menyatakan penetapan tersangka, penyidikan dan penahanan yang dilakukan pihak Imigrasi adalah sah sesuai UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Selain itu, hakim praperadilan menyatakan gugatan yang dilakukan Carmine Sciaudone melalui tim kuasa hukumnya, H.M. Rifan, dkk. tersebut tidak berdasarkan hukum, juga telah memasuki pokok perkara yang bukan termasuk kewenangan praperadilan sehingga ditolak. Hakim praperadilan Made Pasek menilai proses penangkapan, penyekapan, pendeteknsian, penahanan dan penetapan tersangka yang dilakukan petugas Imigrasi terhadap Carmine karena pelanggaran izin tinggal sudah sah dan sesuai prosedur. Atas pertimbangan tersebut, majelis hakim memutuskan menolak gugatan yang dilayangkan Carmine melalui kuasa hukumnya untuk seluruhnya. ‘’Kami kalah. Gugatan ditolak,’’ ujar salah satu kuasa hukum penggugat, Ali Sadikin, Selasa (2/8). Dengan putusan ini, berarti Carmine tinggal menunggu persidangan atas dirinya yang dijerat Pasal 122 huruf (a) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman lima tahun. Sementara Kepala Imigrasi Kelas I Denpasar Feri Monang Sihite tidak mau berkomentar banyak tentang putusan tersebut. ‘’Itu kewenangan pengadilan. Putusan itu juga sudah menjadi pertimbangan hukum pengadilan. Kita harus hormati putusan pengadilan tersebut,’’ ujar Feri. Sebelumnya, Carmine Sciaudone melalui kuasa hukumnya mempertanyakan proses penangkapan, penyekapan, pendeteksian, penahanan dan penetapan tersangka yang dilakukan petugas Imigrasi. Kuasa hukum pemohon menganggap semua tindakan yang dilakukan pihak Imigrasi tanpa didasari dengan administrasi yang benar dan sah serta tidak berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup dan sah sesuai KUHAP. Dijelaskannya, kejanggalan dalam proses yang dilakukan Imigrasi sudah terlihat sejak proses penangkapan Carmine pada 22 Mei 2016 di Kapal Dragon 130 yang saat itu sandar di Pelabuhan Benoa. Saat kejadian, pria asal Latina, Italia ini menjadi undangan dalam pesta yang digelar di atas kapal mewah ini. Ketika acara dimulai, proyektor dalam kapal mati. Carmine kemudian memperbaiki, dan saat itu dia ditangkap Imigrasi. Dia dituding melanggar izin tinggal karena bekerja secara ilegal. (kmb37)

BENDERA Salah seorang pedagang merapikan bendera yang dijualnya di Denpasar, Rabu (3/8) kemarin. Memasuki bulan Agustus, pedagang bendera Merah Putih mulai memajang dagangannya di beberapa sudut Kota Denpasar. Bendera dan berbagai jenis backdrop merah putih dijual dengan harga bervariasi, tergantung ukurannya.

Bali Post/eka

Diduga Banyak Bodong

Badung Kehilangan Pajak Akomodasi Pariwisata

Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung rupanya tidak mau kehilangan pendapatan dari sektor pajak. Tak hanya usaha kos-kosan yang menjadi bidikan, pemkab setempat melalui Dinas Pariwisata juga akan menertibkan akomodasi pariwisata yang tidak berizin alias bodong. Pasalnya, Badung kehilangan pajak cukup besar dengan keberadaan akomodasi pariwisata bodong ini. Kepala Dinas Pariwisata (Diparda) Badung Cok. Raka Darmawan mengatakan, penertiban usaha akomodasi tersebut sesuai Instruksi Bupati Badung No. 1 Tahun 2016 tentang Pendataan Sarana Pariwisata di Kabupaten Badung. Instruksi tersebut, katanya, ditandatangani Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tertanggal 18 Juli 2016. Instruksi yang ditujukan kepada perbekel dan

lurah se-Kabupaten Badung tersebut, diterbitkan dalam rangka mendapatkan data yang valid terhadap perkembangan usaha kepariwisataan di Kabupaten Badung dan dalam upaya tertib perizinan. ‘’Dalam instruksi bupati itu sudah sangat jelas, perbekel dan lurah diminta mendata akomodasi wisata yang ada di wilayahnya masing-masing. Jangka waktu pendataan dan pelaporan juga

sudah jelas,’’ ungkap Cok. Darmawan saat dimintai konfirmasi, Rabu (3/8) kemarin. Dalam instruksi tersebut, lurah dan perbekel wajib melakukan pendataan jumlah hotel bintang dan nonbintang, kondotel, rumah sewa, vila, pondok wisata, restoran/bar/rumah makan, spa, hiburan malam (karaoke, live music/diskotik) baik yang berizin maupun tak berizin yang berada di

wilayah desa dan kelurahan masing-masing. Melaporkan hasil pendataan sebagai data dasar mulai tanggal 3 hingga 10 Oktober 2016. ‘’Dengan banyaknya akomodasi bodong menyebabkan Badung banyak kehilangan pendapatan dari pajak. Bupati menginstruksikan melakukan pendataan ulang seluruh akomodasi wisata yang ada. Kali ini pendataan melibatkan aparat pemerintahan terbawah yaitu perbekel dan lurah,’’ katanya. Menurutnya, instruksi ini mulai berlaku sejak 25 Juli 2016. Hasil pendataan akan menjadi data riil, di mana saat ini sering terjadi perbedaan

data antara SKPD terkait. Bagi akomodasi yang belum berizin juga dapat diketahui, karena selama ini ditengarai banyak akomodasi wisata seperti vila yang belum mengantongi perizinan. ‘’Data ini nantinya akan kita laporkan ke bupati dan bisa digunakan oleh SKPD terkait, baik itu Dispenda, BPPT, Satpol PP termasuk Dinas Pariwisata sendiri,’’ ucapnya. Hingga pertengahan tahun 2016, ada total 1.049 hotel yang terdiri dari 155 hotel bintang, 849 Hotel nonbintang, 45 kondotel. Kemudian untuk pondok wisata berjumlah 1.127 buah, dan rumah sewa berjumlah 43 buah. (kmb27)

Omzet FBP Tembus Rp 1 Miliar Tanggulangi Sampah, DKP Siapkan SOP Mangupura (Bali Post) – Festival Budaya Pertanian (FBP) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Senin (1/8) resmi ditutup. Selama empat hari berlangsung, omzet FBP Badung telah menembus Rp 1 miliar. Kadis Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gusti Agung Ketut Sudaratmaja berharap

kegiatan yang diselenggarakan kali kelima di Tukad Bangkung tersebut mampu membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Badung. Sudaratmaja mewakili Bupati Badung mengatakan, FBP dilakukan sesuai roadmap yang mencakup proses pengenalan pada tahun pertama dan kedua. Kegiatan ini dilanjutkan pen-

erimaan ide oleh masyarakat pada tahun berikutnya, dan pada tahun kelima ini akhirnya FBP menjadi bagian dari masyarakat Badung. ‘’Hal ini terbukti dari tingginya animo masyarakat untuk turut serta dalam FBP. Masyarakat telah menyadari FBP merupakan bentuk investasi, edukasi, dan peningkatan daya saing,’’

Bali Post/dok

GUMITIR – Selain asparagus, bunga gumitir menjadi komoditi andalan wilayah Badung. Berbagai komoditi andalan tersebut dipamerkan pada ajang Festival Budaya Pertanian (FBP) yang digelar di Tukad Bangkung, Petang.

Pembelajaran Teknologi Perlu Didesain

ORANG banyak yang salah langkah menerapkan teknologi pendidikan. Pemanfaatan teknologi pendidikan bukan semata-mata berbicara soal alat, namun yang paling penting adalah proses dalam mencapai tujuan teknologi pendidikan. ‘’Teknologinya dulu, pakai teknologi apa, teknologi yang canggih-canggih yang dipilih. Itu salah, wrong practise. Yang betul itu tujuan pembelajarannya apa, orang yang mau belajar ingin kemampuan seperti apa. Itu yang ditentukan dulu. Setelah itu, baru dicari strateginya seperti apa agar sampai tujuan,’’ terang Mike Spector, mantan President Association of Educational and Communication Technology (AECT). Teknologi, katanya, adalah penerapan cara-cara

yang sistematik sehingga bukan bentuk teknologi yang diutamakan. Kegagalan pemahaman tersebut bukan saja terjadi pada negara berkembang, tetapi juga di Amerika yang notabene adalah negara maju. ‘’Jadi, sekali lagi bukan karena alat teknologinya, smartphone apa atau apa, tetapi mencari strategi interaksi orang yang belajar itu. Mungkin pakai smartphone atau yang lain, mungkin juga tidak smartphone atau TV,’’ imbuhnya. Dengan kata lain, lanjutnya, penerapan teknologi pendidikan tergantung pada masing-masing individu. Sedangkan pemerintah hanya berperan memfasilitasi agar setiap orang bisa belajar menurut kondisi masingmasing, mengingat kondisi di Kota Denpasar berbeda dengan kondisi di kota lainnya.

‘’Jadi, harus berdasarkan apa yang sudah ada di sini. Itu baru namanya teknologi yang tepat guna,’’ tandasnya. Teknologi yang tepat guna adalah teknologi yang bisa digunakan oleh orang yang belajar untuk mencapai kemampuan yang diharapkan dengan difasilitasi oleh pengajar atau instruktur. Untuk mengerem liarnya perkembangan teknologi, maka pendidikan teknologi harus didesain pembelajarannya. Agar anak paham alat teknologi yang digunakan tujuannya untuk apa. ‘’Jangan tergila-gila dengan alatnya, tetapi tergila-gila dengan proses interaksinya, sehingga orang yang belajar mencapai kompetensi yang diinginkan,’’ imbuh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Atwi Suparman. (may)

ujarnya. Menurutnya, daya saing yang dimaksud adalah daya saing aspek ekonomi, sumber daya alam, komoditas dan SDM yang semakin hari semakin meningkat. Terbukti, komoditas pertanian yang ditawarkan dalam festival ini semakin beragam. ‘’Dari sisi ekonomi, hingga hari terakhir sebelum penutupan, 40 pedagang berpartisipasi dalam FBP dengan nilai transaksi langsung mencapai Rp 965 juta. Jika ditambah transaksi setelah hiburan malam, transaksi langsung dapat menembus satu miliar rupiah,’’ tegasnya. Camat Petang Gusti Putu Ariawan berharap FBP ke depan tidak hanya digelar selama empat hari, tetapi diperpanjang menjadi seminggu bahkan lebih. Sebab, festival ini telah membawa dampak positif terhadap ekonomi masyarakat Badung, khususnya Petang. Penutupan FBP juga diisi penyerahan hadiah bagi pemenang sejumlah perlombaan yang digelar serangkaian FBP. Seluruh pemenang menerima piala, piagam dan uang pembinaan. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung mulai merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) guna menanggulangi bencana sampah. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi lonjakan volume sampah selama musim angin kencang yang diprediksi akan terjadi hingga Februari tahun depan. Kepala DKP Badung I Putu Eka Merthawan mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengantisipasi lonjakan volume sampah, baik sampah kiriman dan pohon tumbang. ‘’Dalam penanganan penomena alam, kami bersinergi dengan BPBD. Jadi kami tidak sendiri, bahkan dalam waktu dekat ini kami akan membahas bagaimana penanggulangan sampah akibat angin kencang, hujan dan sampah kiriman,’’ ujar Eka Merthawan, Rabu (3/8) kemarin. Selain melakukan koordinasi dengan SKPD terkait, Eka Merthawan juga mengakui telah melakukan antisipasi dengan melakukan perompesan terhadap ribuan tanaman per-

indang. Langkah antisipasi ini telah dilakukan sejak Februari lalu. ‘’Ini merupakan SOP lama (perompesan - red). Hampir 15 ribu pohon yang sudah kami rompes sejak Februari hingga bulan ini,’’ ungkapnya. Upaya yang dilakukan, diharapkan Eka Merthawan, mampu meminimalisir dampak dari bencana alam yang mengakibatkan peningkatan volume sampah. ‘’Kami menyiapkan personel khusus, yakni URC (Unit Reaksi Cepat) perompesan pohon yang terdiri dari dua tim untuk Badung Utara dan Selatan,’’ katanya. Personel yang dilibatkan, katanya, terdiri dari 12 personel dengan dua mobil tangga dan dua truk yang bertugas mengangkut sampah setiap harinya. Sedangkan terkait sampah kiri-

man di kawasan pantai, pihak DKP juga telah menyiapkan SOP penanggulangan sampah kiriman. ‘’Perkiraan dari banyak ahli, akibat terjadi banjir besar di Jakarta dan daerah lain di Jawa pada tahun lalu, jadi diprediksi sampah akan melimpah datangnya di Pantai Kuta dan sekitarnya,’’ katanya. Kondisi tersebut diperkirakan akan terjadi pada November mendatang hingga Januari 2017. ‘’Kami juga menyiapkan perangkat yang mampu mengantisipasi keadaan yang parah ini. Mudah-mudahan tahun ini kami bisa menambah armada seperti louder dan truk,’’ sebutnya. Disebutkannya, jumlah alat berat yang kini dimiliki DKP adalah empat louder dengan jumlah tenaga sebanyak 12 orang. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

PPLP Dhyana Pura Gelar Uji Kompetensi Smansa Rebut Juara Umum Divisi Utama Langgam Indonesia 2016

MARCHING Band Suara Smansa Manggala Dara (MBSSMD) SMAN 1 Denpasar (Smansa) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam event Langgam Indonesia XXIX Tahun 2016 yakni sebagai Juara Umum Devisi Utama. Tim yang dimotori I Made Andika Tresnananda Putra (Kelas XII-MIA.4) dan Tim Pelatih Staf Teknis IAM BAND ini mengusung tema ‘’High School Story’’. MB Smansa membawakan lima lagu yakni ‘’Pergi Belajar (Ayah dan Ibu)’’, ‘’It’s Time to Study’’, ‘’Andai Dia Tahu’’, ‘’Happy’’ dan ‘’Hymne Guru’’ sebagai arranger Ir. Dewa Gede Sujaya Pasupade dan kawan-kawan. Trofi yang diraih antara lain menjadi tim terbaik babak penyisihan Display Indoor, terbaik Display dan Showmanship, terbaik Music Analysis Percussion Line, peringkat kedua General Effect, peringkat kedua Colour Guard Performance dan terbaik babak final Display Indoor. Menurut Pembina MBSSMD Smansa Drs. I Gusti Ketut Adiawan, M.Pd., persiapan telah dilakukan sejak Januari 2016. Untuk meraih prestasi itu, tantangan berat yang dihadapi mulai dari rekrutmen anggota, pembiayaan, mengerahkan siswa agar mampu menyeimbangkan antara kegiatan belajar dan memenuhi jadwal latihan. ‘’Berkat dukungan orangtua, alumni marching band dan seluruh keluarga besar SMAN

JUARA UMUM - Tim MBSSMB Smansa Denpasar tampak bersukaria dengan piala juara umum Divisi Utama Langgam Indonesia 2016. 1 Denpasar semuanya dapat sangat besar di Smansa. Untuk dilalui,’’ ujarnya. itu diperlukan kerja sama dan Sementara itu, Kepala SMAN dukungan orangtua siswa,’’ 1 Denpasar Drs. I Nyoman tegasnya. Purnajaya, M.Pd. mengungPurnajaya yang meraih pengkapkan, tanpa kerja sama yang hargaan Indonesian Figure of baik antarindividu, mustahil Education 2015 ini mengungtampilan bisa maksimal. Se- kapkan, Smansa bisa mengibab, mereka dituntut mampu kuti berbagai event lomba serta menyelaraskan antara gerak meraih puluhan piala setiap dan lagu yang memerlukan kon- bulan berkat dukungan dana sentrasi tinggi. Kegiatan ekstra komite. Di samping itu juga para MB Smansa, diakuinya, sangat orangtua siswa berperan langmendukung kerja tim, social sung untuk mendorong siswa skill dan karakter siswa. Dia berprestasi, baik moral maupun berharap ke depan MB Smansa finansial. Apalagi untuk mengidapat mempersiapkan tim un- kuti lomba sejenis Langgam Intuk mengikuti event Grand Prix donesia memerlukan biaya yang Marching Jakarta. ‘’Potensi itu cukup banyak. (ad266)

KKN di Nusa Penida

Bupati Suwirta Lepas 334 Mahasiswa ISI Denpasar

KKN - Bupati Suwirta saat melepas 334 mahasiswa ISI Denpasar yang melaksanakan KKN di Nusa Penida. SEBANYAK 334 mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dilepas oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Pura Dalem Ped, Minggu (31/7) lalu. Mereka yang terdiri dari 119 orang dari FSB dan 215 orang dari FSRD akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama sebulan penuh dari 31 Juli hingga 31 Agustus. Ketua Pantia Dr. Ida Ayu Trisnawati, S.ST., M.Si. mengatakan, KKN yang pertama kali dilaksanakan di Nusa Penida ini akan tersebar di 16 desa yang ada di Nusa Penida. Di antaranya Desa Batukandik, Batumadeg, Batununggul, Bunga Mekar, Jungut Batu, Kampung Toya Pakeh, Klumpu, Kutampi, Kutampi Kaler, Lembongan, Ped, Pejukutan, Suana, Tanglad dan Desa Sekartaji. ‘’Masing-masing desa akan ditempati 21-23 orang mahasiswa yang pendistribusiannya secara merata berdasarkan program studinya dan

didampingi oleh 1-2 dosen pembimbing yang diawasi 2 orang koordinator lapangan,’’ jelasnya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyambut baik mahasiswa KKN ISI Denpasar di Nusa Penida. Suwirta menjelaskan, potensi desa di Nusa Penida masih banyak yang belum terdeteksi. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada mahasiswa KKN ISI Denpasar untuk menggali potensi tersebut, khususnya kesenian dan tradisi di Nusa Penida. Selain itu, Suwirta juga berharap kepada mahasiswa KKN ISI Denpasar agar dapat memberikan pemetaan seni di Kecamatan Nusa Penida dan memberikan rekomendasi terkait seni-seni yang perlu dan urgen dibangkitkan agar pemerintah Klungkung cepat melakukan tindakan. ‘’Saya sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN ISI Denpasar yang telah memilih Nusa Penida sebagai tempat KKN dengan jumlah terbesar. Selamat datang di Nusa Penida. Selamat mengabdikan dan menyelami serta belajar tentang Nusa Penida yang saat ini telah menjadi buah bibir,’’ ujar Suwirta saat menerima dan melepas mahasiswa KKN ISI Denpasar. Sementara itu, Wakil Rektor I Prof. Dr. Nyoman Artayasa, M.Kes. mewakili Rektor dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Klungkung dan segenap lapisan masyarakat Kecamatan Nusa Penida yang telah menerima mahasiswa ISI Denpasar peserta KKN dengan sangat ramah. ‘’Mahasiswa kami masih dalam proses belajar. Untuk itu, kami mohon bimbingan masyarakat sehingga anak-anak kami dapat meningkatkan kemampuan diri serta kedisiplinan sebagai upaya meningkatkan pendidikan karakter. Mahasiswa peserta KKN saat ini tidak lagi hanya menjadi agent of development, tetapi lebih berperan sebagai agent of empowerment dalam masyarakat,’’ tegasnya. (ad261)

kan pentingnya uji kompetensi ini. Melalui uji kompetensi, mahasiswa yang lulus akan mendapat sertifikat kompetensi yang merupakan pengakuan akan kemampuan dan sikap yang dimiliki sebagai bekal untuk mencari atau melamar pekerjaan. Sertifikat yang didapatkan akan sangat berguna dalam penilaian yang dilakukan oleh pihak hotel atau industri. ‘’Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kompetensi dari mahasiswa dalam empat bidang yakni Kantor Depan, Tata Hidangan, Tata Boga dan Tata Graha,’’ ujarnya. Dikatakannya, kurikulum yang diterapkan di PPLP Dhyana Pura adalah Kurikulum SKKNI yang sesuai dengan kebutuhan di industri kerja. Sehingga diharapkan semua mahasiswa yang ikut dalam kegiatan uji kompetensi ini adalah kompeten sesuai dengan bidang ilmu dan keahliannya. PPLP selalu mencetak lulusan yang memiliki daya saing, baik nasional maupun internasional dan profesional dalam mengisi setiap peluang kerja

UJI KOMPETENSI - PPLP Dhyana Pura menggelar uji kompetensi bagi seluruh mahasiswa yang akan tamat tahun 2016 ini.

SETELAH seluruh tim Elektro Undiknas meraih profesi insinyur kateagori Insinyur Profesional Madya (IPM) dan satu Insinyur Profesional Utama (IPU), kini Prodi Teknik Elektro Undiknas Denpasar segera membuka Program Profesi Insinyur (PPI). Sebelumnya, Bali Post memberitakan bahwa tujuh orang Tim Elektro Undiknas meraih gelar IPP, 1 orang IPM dan 1 orang IPU. Yang sebenarnya adalah seluruh Tim Elektro Undiknas telah meraih gelar IPM (Insinyur Profesional Madya) yakni sebanyak 8 orang. Rektor Undiknas sendiri Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., DBA., IPU. meraih gelar profesi IPU (Insinyur Profesional Utama). Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma, DBA., Rabu (3/8) kemarin menjelaskan, gelar profesi tersebut diperoleh setelah dilakukan penilaian dan wawancara oleh

Majelis Penilai dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat yang bermarkas di Jakarta. Seluruh Tim Elektro Undiknas telah tersertifikasi dengan baik dan sudah memiliki pengalaman yang matang dalam penanganan kegiatan keinsinyuran bidang elektro dan teknologi informasi. Selain dalam bidang pendidikan, dosen-dosen Teknik Elektro Undiknas juga secara profesional mengetahui etika profesi dan teknis pekerjaan yang sesungguhnya di lapangan. Berbekal hasil tersebut, Rektor Prof. Gede Sri Darma mengungkapkan, Teknik Elektro Undiknas sudah melakukan pembentukan Program Profesi Insinyur yang sebentar lagi akan dibuka. Di mana persyaratan untuk mendirikan Program Profesi Insinyur (PPI) adalah minimal memiliki enam orang IPM dan 1 IPU. ‘’Jadi, Teknik Elektro Undiknas telah

Teknik Elektro Undiknas Segera Buka Program Profesi Insinyur

Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti Raih Doktor

Teliti Pemasaran Pedet Sapi Bali yang Efisien SATU lagi dosen Prodi Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) meraih gelar doktor. Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, M.P., Rabu (3/8) kemarin, sukses mempertahankan disertasinya pada ujian terbuka program doktor Program Studi Ilmu Peternakan Program Pascasarjana Universitas Udayana. Dia menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun. Saat mempertahankan disertasinya berjudul ‘’Sistem Pemasaran Pedet Sapi Bali di Bali’’, Dr. Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti mampu menjawab semua pertanyaan penguji dengan ilmiah dan lugas. Makanya, istri tercinta dari I Nyoman Arka, S.H. dan ibunda Putu Ciria Angga Pramana, S.T. dan Made Ciria Angga Mahendra, S.H. ini berterima kasih atas binaan promotornya Prof. Dr. Ir. I Nyoman Suparta, M.S., M.M. dengan kopromotor Prof. Ir. I Gusti Lanang Oka, M.Agr.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Ir. I Made Antara, M.S. Saat ujian kemarin, Ni Made

Gemuh Rasa Astiti mendapat dukungan penuh dari para dosen Fakultas Pertanian Unwar serta Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti adalah anak kedua pasangan I Nengah Widjaja (alm) dan Ni Made Suetri (alm) asal Banjar Tegal, Denpasar. Dia menyelesaikan studi S-1 di Unwar dan S-2 di UGM. Dia adalah dosen bergelar doktor kedua di Prodi Ilmu Peternakan Unwar. Wisnumurti langsung mengucapkan selamat atas keberhasilan Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti meraih doktor dengan nilai terbaik. Ini juga menjadi kebanggaan warga Warmadewa sebagai bentuk peningkatan iklim akademik di kampus. Pada ujian kemarin, Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti memaparkan pemasaran pedet sapi Bali umur 6-8 bulan sering dilakukan oleh peternak di Bali, padahal memberikan pendapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan menjual-

DOKTOR - Ni Made Gemuh Rasa Astiti (tengah) bersama keluarga usai meraih gelar doktor di PPS Unud.

nya setelah dewasa. Peternak menjual pedet dengan harga yang relatif murah, karena penentu harga ada pada pedagang perantara (blantik). Tingginya produksi tidak akan mampu meningkatkan pendapatan peternak secara maksimal, jika tanpa diikuti dengan sistem pemasaran pedet yang efisien untuk peningkatan pendapatan peternak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling di Badung dan Buleleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif peternak memelihara sapi Bali induk adalah untuk menghasilkan pedet yang bisa dijual sewaktu-waktu. Sistem pemasaran pedet sapi Bali dijumpai ada empat saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran I (peternak langsung ke peternak lain 12,22%), saluran pemasaran II (peternak – pasar hewan – belantik – peternak lain 7,78%). Saluran pemasaran III (peternak – belantik – pasar hewan – peternak lain 74,44%) dan saluran pemasaran IV (peternak – kelompok peternak – peternak lain di pasar hewan 5,56%). Pendapatan peternak tertinggi dijumpai pada saluran IV yaitu sebesar Rp 6.842.500/ekor pedet jantan dan Rp 3.717.500/ ekor pedet betina. Makanya, dia menyimpulkan saluran pemasaran melalui kelompok ke peternak lain (saluran pemasaran pedet IV) memberikan pendapatan peternak yang tertinggi, sedangkan saluran pemasaran yang paling efisien dan farmer’s share tertinggi ditunjukkan oleh saluran pemasaran pedet I yaitu peternak langsung menjual pedetnya ke peternak lain. (ad263)

yang ada. Manager Sertifikasi LSP Pariwisata Indonesia Gede Wijana menyatakan proses sertifikasi yang diselenggarakan di PPLP Dhyana Pura merupakan perwujudan dari manajemen PPLP Dhyana Pura dalam menyikapi persaingan di dunia kerja. Mahasiswa yang sudah lulus disiapkan dengan dua sertifikat, sehinga mampu bersaing baik di dalam negeri maupun luar negeri. LSP Parindo merupakan LSP yang dibentuk oleh tiga lembaga yaitu unsur dari pemerintah, unsur dari industri/hotel/pengguna dan unsur dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Ini berarti, proses assessment yang dilakukan adalah berdasarkan standar kerja yang ada di industri serta sertifikat yang dikeluarkan dan diberikan kepada mahasiswa adalah sangat diakui pihak industri/hotel. PPLP Dhyana Pura masih melakukan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2016– 2017 sampai tanggal 31 Agustus 2016. (ad267)

PUSAT Pendidikan dan Latihan Pariwisata (PPLP) Dhyana Pura merupakan sebuah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di bidang perhotelan. Lembaga ini sudah berdiri sejak tahun 1987 dengan beberapa program pelatihan seperti Front Office, Housekeeping, Food & Beverage Service, Kitchen, Akomodasi dan Manajemen F&B. PPLP Dhyana Pura menyediakan program pelatihan untuk 1 – 3 tahun yang terbukti menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional di bidangnya. Dalam meningkatkan daya saing dan kemampuan mahasiswa di bidang perhotelan, PPLP Dhyana Pura menggelar uji kompetensi bagi seluruh mahasiswa PPLP Dhyana Pura yang akan lulus tahun 2016 ini. Uji kompetensi ini dilaksanakan di Kampus PPLP Dhyana Pura oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Indonesia/ Parindo Bali dari tanggal 1 – 6 Agustus 2016. Jumlah mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi tercatat 380 orang dari beberapa bidang kehalian yaitu Front Office 35 orang, Housekeeping 50 orang, F&B Service 20 orang dan F&B Production 175 orang. Para lulusan PPLP Dhyana Pura akan dibekali atau memiliki dua sertifikat yaitu sertifikat kelulusan dari PPLP Dhyana Pura dan sertifikat kompetensi yang diberikan oleh LSP Pariwisata Indonesia. Pembukaan kegiatan uji kompetensi ini dilaksanakan Senin (1/8), yang dihadiri Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa, S.E., M.M., Manager Sertifikasi LSP Pariwisata Indonesia Drs. I Gede Widjana, M.M. dan beberapa asessor. Direktur PPLP Dhyana Pura I Gede Agus Mertayasa menyampai-

IPM-IPU - Tim Teknik Elektro Undiknas meraih predikat IPM dan IPU bergambar bersama di depan gedung Undiknas University.

memenuhi syarat tersebut,’’ tegasnya. Dikatakannya, Teknik Elektro Undiknas segera melakukan koordinasi dengan Kemenristek Dikti dan PPI dalam menyiapkan kurikulum. Program profesi insinyur ini nantinya akan berorientasi ke dalam dunia kerja di mana 70% adalah melakukan magang di perusahaan dan 30% kegiatan di kelas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah dan industri di dalam pelaksanaannya. Jika program ini dibuka, katanya, maka Teknik Elektro Undiknas mejadi satu-satunya prodi yang memiliki jenjang profesi insinyur bidang Kejuruan Elektro se-Indonesia Bagian Timur. Seluruh alumni Teknik Elektro Undiknas yang ingin mendapat pengukuhan sebagai insinyur serta melanjutkan ke jenjang insinyur profesional nantinya dapat menempuh jalur profesi di Undiknas. Hal ini adalah bentuk nyata kepedulian Undiknas membuatkan wadah kepada para alumni untuk menempuh jalur profesi serta mencetak lulusan yang bermutu dan siap bersaing di tataran internasional. Gede Sri Darma kembali menegaskan, ke depan hanya SDM yang berkualifikasi IPM dan IPU yang berhak bersaing memenangkan proyek-proyek bertaraf internasional. Karena dalam era MEA ini, proyek-proyek bernilai tinggi di suatu negara boleh dikerjakan oleh SDM dari negara lain yang sudah memiliki sertifikasi IPM dan IPU. (ad262)

Bamboomedia Raih ’’Global Stars Award’’

Majalah ’’Forbes’’ Memilih 20 Perusahaan Terbaik 2016 FORBES Indonesia kembali menyelenggarakan ajang pemilihan 20 perusahaan Rising Global Star 2016. Forbes adalah majalah keuangan dan bisnis paling terkemuka di AS. Ajang bergengsi ini diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Tahun ini, Bamboomedia berhasil terpilih setelah melalui seleksi ketat dan analisis banyak jurnalis Forbes. Peghargaan ini diterima langsung oleh Putu Sudiarta sebagai Direktur Bamboomedia. Selesai menerima award, Putu Sudiarta menyampaikan bahwa apresiasi ini adalah buah kerja keras dari seluruh karyawan dan tim kreatif Bamboomedia. Uniknya, kali ini dari 20 perusahaan yang dipilih Forbes, enam di antaranya dari Bali. Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya juga memberikan pandangan terkait 20 perusahaan terpilih ini. Semuanya memiliki tiga kunci keunggulan yaitu technopreneurship, kreativitas dan produktivitas. Pada bulan Agustus ini, bertepatan dengan hari peringatan Kemerdekaan RI, Bamboomedia akan meluncurkan aplikasi mobile terbaru bernama BooPOS, sebuah aplikasi pencari toko, produk, jasa dan apa pun yang terdekat dengan lokasi anda. Sebuah inovasi e-commerce dan teknologi geospasial untuk mendukung kota cerdas (smart city). Bamboomedia bersama lima studio animasi ternama juga akan bergabung dalam konsorsium pengembangan Film Animasi 3D ‘’Si Unyil’’. Serial animasi televisi ini diharapkan mampu mengembalikan jati diri anak-anak Indonesia yang berkarakter berani, jujur dan penuh percaya diri. Di samping mengembangkan aplikasi inovatif, Bamboomedia juga membantu berbagai instansi pemerintah, baik di Bali maupun beberapa kementerian di Jakarta dalam pengembangan sistem/aplikasi data online dan mobile. Semua aplikasi yang berkualitas tinggi ini dikembangkan oleh programmer (software engineer) SDM lokal Bali. (ad264)

PENGHARGAAN - Putu Sudiarta menerima penghargaan dari Forbes di Jakarta.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Senator Wedakarna Dukung Pendirian Sekolah Hindu di Monang Maning

Apresiasi Pergantian ’’Odalan’’ di Pura Taman Kumuda Sari Jadi Setahun Sekali

BERSAMA TOKOH - Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Arya Wedakarna MWS III bersama tokoh dan pangempon Pura Taman Kumuda Sari serta kaum Ibu Hindu Dharma di Desa Tegal Kertha dan Tegal Harum, Denpasar Barat. SENATOR DPD-RI Dr. acara berdasarkan wuku Shri I Gusti Ngurah Arya (tiap enam bulan sekali), kini Wedakarna MWS III menda- diubah berdasarkan sasih pat kehormatan untuk hadir (tiap satu tahun sekali). Hal dalam upacara ngenteg ling- ini merupakan sikap umat gih di Pura Taman Kumuda Hindu yang harus ditiru. Sari di tengah Perumahan ‘’Sejak dulu saya memMonang Maning, Denpasar. inta pada umat Hindu untuk Rasa salut dan bahagia dis- menyederhanakan upacara. ampaikan Gusti Wedakarna Salah satu caranya dengan saat mengetahui bahwa up- mengubah hari wali atau

odalan di pura di Bali yang begitu banyak jumlahnya. Saya mendukung jika ada umat yang mengubah hari wali dari 6 bulan menjadi satu tahun. Seperti apa yang dicontohkan pura ini. Sangat revolusioner. Ini Satyagraha,’’ kata Wedakarna. ‘’Saya menilai upacara di sini masih dikategorikan sederhana. Apalagi pura ini dibangun bersamaan dengan Jagatnatha oleh swargi IB Mantra. Dan jika reformasi ini dimulai dari Denpasar, maka ini hal tepat. Saya mendukung dan berharap Pura-pura di Bali berani mengubah tradisi menuju efisiensi. Saya dapat masukan dari para sulinggih, dalam agama Hindu yang tidak bisa diubah adalah Kitab Suci Weda. Sebab, Weda adalah wahyu Tuhan. Tetapi yang namanya raja purana atau resi purana sekalipun bhisama, bisa disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Jika kita tidak berani mengubah diri, maka Bali akan hancur seperti Majapahit. Majapahit hilang karena gengsi para raja dan resinya terhadap perubahan. Mengubah bukan berarti menghilangkan, tetapi menyederhanakan dan mengefisiensikan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait dengan keberadaan Monang Maning, pihaknya tertarik untuk mendorong umat setempat membangun Hindu Center yakni pusat pendidikan Hindu. (ad143)

KARYA - Karya Atiwa-tiwa, Matatah, dan Mamukur massal di Desa Pakraman Kepaon, Denpasar.

Gelar ’’Karya Atiwa-tiwa, Matatah dan Mamukur’’ Massal

LPD Desa Pakraman Kepaon Biayai hingga Rp 800 Juta

GUNA meringankan beban masyarakat (krama) dan menjalankan program Pawongan, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Kepaon membiayai seluruh biaya Karya Atiwa-tiwa, Matatah, dan Mamukur massal. Sedikitnya Rp 800 juta disediakan untuk menyukseskan upacara tersebut dari awal hingga akhir upacara. Ketua Panitia Upacara A.A. Ketut Oka mengatakan, berdasarkan keputusan paruman Desa Pakraman Kepaon yang terdiri dari 10 banjar dan kurang lebih 1.300 KK telah melaksanakan upacara Atiwa-tiwa, Matatah dan Mamukur massal mulai 15 Juli lalu. Diawali dengan matur piuning pada 1 Juli, dilanjutkan dengan melaspas pengorong (10 Juli 2016), ngulapain ke Pura Desa (12 Juli 2016), nunas tirta (13 Julu 2016), ngendag (14 Juli 2016), ngaben (15 Juli 2016), ngerorasin (22 Juli 2016), nancep surya, sunari (27 Juli 2016), nunas tirta (29 Juli 2016, maparisuda bumi (30 Juli 2016), matatah massal (31 Juli 2016). ‘’Pada Buda Kliwon Gumbreg ini (kemarin - red), kami melaksanakan puncak karya mamukur yang diikuti 104 orang. Semua biaya upacara dari awal hingga akhir, kami tidak ada memungut dari krama. Tetapi dibiayai semua oleh LPD Desa Pakraman Kepaon. Setelah ini, besok (hari ini) pukul 04.00 Wita, kami akan melanjutkan upacara nganyud di Segara Matahari Terbit. Pada 7 Agustus akan melakukan Nyegara Gunung di Pura Goa Lawah,’’ jelas Ketut Oka, Rabu (3/8) kemarin. Hal tersebut dibenarkan Kepala LPD Desa Pakraman Kepaon, Gede Sugiarta. Dikatakan, LPD Desa Pakraman Kepaon memang membiayai semua upacara dari awal hingga akhir yang bekerja sama dengan prajuru Desa

Pakraman Kepaon. Sebab, dikatakannya, fungsi dan kewajiban LPD tidak hanya mencari keuntungan semata (profit oriented) saja, melainkan juga harus berasaskan budaya, sosial, dan religius keagamaan. ‘’Saat ini dengan kemampuan finansial yang ada, LPD Kepaon sudah saatnya membantu masyarakat untuk melaksanakan yadnya. Seperti diketahui, biaya yadnya di Bali cukup besar, sehingga upacara seperti ini, kita di LPD bisa menekannya dan meringankan beban krama,’’ ujarnya. Selain itu, pihaknya juga ingin membuktikan kepada krama Desa Pakraman Kepaon, bahwa LPD telah mampu menjaga keharmonisan antara pengelola dengan stakeholder yang ada. Ia pun berharap kepada krama Kepaon agar LPD tetap bisa menjadi mitra keuangan krama, baik menabung, meminjam maupun menggunakan fasili-

tas lainnya. Sementara itu, Jro Bendesa Adat Kepaon I.B. Suteja mengapresiasi kinerja LPD Desa Pakraman Kepaon selama ini. Sebab, program yang telah dicanangkan LPD dan Desa Pakraman Kepaon telah berjalan dengan baik. Apalagi LPD telah membantu krama dalam melaksanakan upacara yang tujuannya untuk mempersatukan krama Desa Pakraman Kepaon. Dengan digelarnya upacara ini krama dapat berkumpul dan bertemu, sehingga timbul rasa persatuan dan kesatuan. ‘’Di sinilah kesempatan LPD menunjukkan program yang telah dicanangkan yaitu di bidang parahyangan, palemahan dan pawongan. Dengan ini saya berharap agar masyarakat Desa Pakraman Kepaon tetap segilik-seguluk subayantaka, sehingga program-program tetap bisa berjalan dengan baik ke depannya,’’ imbuhnya. (ad265)

5

Tak Dilengkapi Dokumen

22 Ekor Sapi Diamankan di Karantina Ketapang Banyuwangi (Bali Post) -

Pengiriman sapi Bali ke Jawa tampaknya makin liar. Satu tronton sapi terpaksa diamankan di Kantor Karantina Ketapang, Banyuwangi, Rabu (3/8) kemarin. Diduga sapi berjumlah 22 ekor tersebut tak dilengkapi dokumen resmi. Hingga sore kemarin, ternak tersebut masih dibiarkan di depan kantor karantina.

Informasi di lapangan menyebutkan, ternak itu datang dari Bali sekitar pukul 10.00 WIB. Diangkut tronton bernopol B 9239 UU. Ukuran ternak itu terlihat standar. Diyakini akan dikirim ke Jakarta untuk ternak potong. ‘’Tadi turun dari kapal langsung digiring ke karantina. Sepertinya suratnya tak lengkap,’’ kata petugas Pelabuhan LCM Ketapang yang menolak disebut namanya. Petugas ini mengaku kondisi ternak terlihat sehat. Namun, belum diketahui kelengkapan surat-suratnya. Penanggung Jawab Balai Karantina Pertanian Ketapang Imam Agung membenarkan satu tronton sapi diamankan. Namun, pejabat ini berdalih, ternak tersebut memiliki surat jalan. Tetapi, terbawa oleh truk di depannya. ‘’Jadi, ada dua rombongan tronton. Versi sopir, surat dibawa tronton satunya,’’

kata Imam via telepon. Karena tak bisa menunjukkan surat jalan, pihaknya menunda keberangkatan pengiriman ternak itu. Lalu, meminta sopir mengambil surat kelengkapan. Menurutnya, ternak itu akan terus ditahan jika sopir tak bisa menunjukkan bukti surat kelengkapan. Sesuai aturan,

kata Imam, pihaknya hanya mengecek kelengkapan surat kesehatan ternak. Pengiriman ternak sapi Bali ini mengingatkan keluhan para pedagang sapi di Banyuwangi. Sebelumnya, para pedagang menyoroti banyaknya sapi Bali anakan yang dikirim ke Jawa. Padahal, aturannya, hanya

sapi jantan di atas 350 kilogram yang diperbolehkan ke luar Bali. Ini untuk menjaga populasi sapi Bali. Nyatanya, banyak sapi anakan di bawah berat 300 kilogram dibiarkan mengalir bebas ke Jawa. Para pedagang khawatir, populasi sapi Bali akan cepat punah. Sebab, sapi Bali banyak disukai di Jawa. Selain dagingnya lebih tahan lama, harganya terjangkau. Pasalnya, ukuran ternaknya cenderung kecil. (kmb30)

Bali Post/udi

DITAHAN - Satu tronton ternak sapi Bali ditahan di kantor Karantina Ketapang, Banyuwangi, Rabu (3/8) kemarin.

Made Urip Dorong Akselerasi Adopsi Teknologi Pertanian

Percepat Komunikasi dan Alih Teknologi Pertanian

PERCEPATAN komunikasi dan alih teknolgi antara peneliti, penyuluh dan petani dalam hal percepatan inovasi teknologi juga menjadi perhatian serius anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. selama ini. Seperti saat peringatan Hari Krida Pertanian ke-44 juga ikut mendorong akselerasi adopsi teknologi pertanian di Bali untuk membangun komunikasi antara peneliti, penyuluh dan petani lewat talk show yang digelar Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) Provinsi Bali di Subak Sengempel, Desa Bongkasa, Abiansemal, Badung, Rabu (3/8) kemarin. Ketua DPP PDI Perjuangan ini diharapkan juga bisa ikut menumbuhkan adopsi teknologi pertanian yang diundang bersama Balai Besar Pelatihan Penyuluhan Ketindan Malang Dr. Ir Adang Warya, Balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian Prof. (riset) Dr. Risfaeri, termasuk dari perguruan tinggi dari Universitas Udayana yang diwakili Prof. Nyoman Suparta dan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Teknologi Pertanian Dr. Ir. Mat Syukur. Pada kesempatan itu, Kepala BPPT Bali Ir. A.A. Ngurah Bagus Kamandalu, M.Si. menegaskan tujuan pertemuan itu untuk mempercepat pengenalan inovasi teknologi pertanian yang diciptakan oleh perguruan tinggi, termasuk dari litbang dan pihak swasta kepada para

petani yang bisa dipraktikkan di lapangan. ‘’Selain itu nantinya diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan tentunya tujuan akhirnya untuk mengangkat derajat kesejahteraan para petani di Bali,’’ ujarnya. Selama ini sektor pertanian di Bali sudah berkembang karena banyaknya sentuhan dari perhatian pemerintah pusat, salah satunya yang difasilitasi Made Urip. Diharapkan Made Urip bisa mendorong regulasi sektor pertanian yang ikut bisa menopang kesejahteraan petani. ‘’Pak Urip sangat terkenal dan selalu intens dan perhatian dengan sektor pertanian. Selain itu juga dikenal terus membawa bantuan untuk para petani, sehingga kesejahteraan petani bisa terwujud,’’ ujarnya. Made Urip juga selalu memberikan bantuan langsung, terutama program pertanian di tingkat pusat. Seperti bantuan langsung yang diterima petani berupa traktor. ‘’Kita bersyukur Pak Urip bisa membantu membuat regulasi di pusat, misalnya soal penyetaraan harga pupuk yang sebenarnya sangat mahal. Seperti urea yang harganya biasanya Rp 5.000 sampai Rp 6.000, harganya bisa disubsidi menjadi 1.300 rupiah,’’ katanya. Pemerintah pusat juga diharapkan bisa mengangkat esensi pertanian. Karena petani selalu mengeluh dan terus merasa rugi bergelut di sektor pertanian. Padahal,

Banyuwangi (Bali Post) Program lahir dapat akta yang digagas Pemkab Banyuwangi mendapat perhatian pusat. Bahkan, program ini diklaim akan dijadikan percontohan di daerah lain. Hal itu diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur kepada pejabat Pemkab/Pemkot se-Jatim di Surabaya, Selasa (3/8) kemarin. Menteri yang baru dilantik ini mengatakan, di Jatim ada beberapa inovasi pemkab/ pemkot yang layak dijadikan contoh. Salah satunya, program lahir dapat akta yang

digagas Pemkab Banyuwangi. ‘’Ada program lahir bawa akta di Banyuwangi. Ini sangat memudahkan warga desa. Jadi, bisa diadopsi di daerah lain,’’ kata Asman. Menurutnya, program ini bukan hanya milik warga kota, tetapi bisa disasar ke tingkat desa. Pihaknya juga berjanji memberikan fasilitas bagi daerah yang ingin maju dan kerja. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan siap membagi sistem dan prosedur sejumlah inovasi di daerahnya. Salah satunya program ‘’Lahir Procot Pulang Bawa

masalahnya karena lahan yang dikelola petani rata-rata sangat sedikit sehingga hasil yang diperoleh juga tidak banyak. ‘’Rata-rata petani hanya punya lahan 0,3 sampai 0,5 hektar setiap petani sehingga sedikit mendapat keuntungan,’’ jelasnya. Selaku wakil rakyat, Made Urip menjadikan penyuluh pertanian dan peneliti bisa memperkuat sektor pertanian dengan alih teknologi. Karena teknologi harus aplicated di lapangan agar bisa meningkatkan produksi pertanian dan mengurangi beban petani dengan akses teknologi. ‘’Peneliti, penyuluh, petani, tiga simpul ini harus bersinergi dan mata rantai yang tak bisa dipisahkan,’’ kata politisi asal Tabanan itu. Menurutnya, teknologi

yang dihasilkan peneliti harus bisa aplicated dan tepat guna. Apalagi persoalan penyuluh saat ini sangat galau dan gelisah dengan keberadaan penyuluh terutama regenerasi penyuluh yang berjalan lambat karena sekarang penyuluh PNS sebagian besar sudah dan mau pensiun maka pemda harus segera memperhatikan ini. Dijelaskan lebih jauh, petani di Bali sebagian besar sudah lansia sehingga perlu mendorong dan memotivasi generasi muda untuk menekuni dunia pertanian. ‘’Selain itu juga perlu pemberian insentif berupa penguatan modal, penggunaan teknologi, inovasi baru dan kemudahankemudahan lainnya perlu diberikan kepada generasi muda,’’ tambahnya. (ad139)

TALK SHOW - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (paling kanan) saat talk show mendorong akselerasi adopsi teknologi pertanian di Bali untuk membangun komunikasi antara peneliti, penyuluh dan petani.

Program Lahir Dapat Akta di Banyuwangi Dilirik Pusat Akta’’ yang menjadi bagian program ‘’Smart Kampung’’. Menurutnya, hingga 2015 lebih dari 60.000 bayi telah mendapatkan akta kelahiran secara cepat. Jika semua syarat lengkap, seperti KTP, KK, dan nama bayi, begitu bayi lahir, akta kelahiran langsung terbit dan diantarkan ke rumah/puskesmas oleh tim. ‘’Kebetulan sudah ada beberapa kabupaten/kota yang berkunjung ke Banyuwangi, dan kita menjalin kerja sama untuk saling tukar inovasi,’’ jelasnya. Ditambahkan,

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pihaknya sudah melakukan uji coba, sehingga sudah paham celah yang harus diperbaiki dari sistem dan mekanisme itu, sehingga daerah lain bisa langsung mengadopsi. Menurutnya, kepala daerah tak bisa one man show. ‘’Jadi, semua karena tim yang bekerja,’’ tegasnya. Tahun ini, Pemkab Banyuwangi menargetkan mendapatkan nilai A dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP). Tahun lalu, Banyuwangi mendapat predikat B. (kmb30)


OPINI

6

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Metamorfosis Gerakan Koperasi GERAKAN koperasi yang selama ini dianggap sebagai sebuah gerakan moral sekaligus gerakan ekonomi memang mengalami metamorfosis yang cukup signifikan dalam perjalanan sejarahnya. Memang, tidak bisa dimungkiri, lembaga ini merupakan sebuah entitas ekonomi kemasyarakatan yang punya peran besar dalam perjalanan ekonomi bangsa ini. Jadi, tidak bisa juga dimungkiri bahwa slogan koperasi sebagai salah satu soko guru kekuatan ekonomi Indonesia masih ada gemanya sampai saat ini. Namun ketika disadari saat ini, kriteria koperasi yang berdasarkan kemauan anggota dan dioperasikan oleh pengurus untuk kesejahteraan anggota, sampai saat ini sudah mengalami pergeseran. Walaupun masih banyak yang berkiprah sesuai dengan relnya namun masih banyak juga yang hanya papan nama dan hanya beroperasi sewaktu-waktu. Selain itu, substansi dasarnya pun ada yang mengalami pergeseran. Koperasi apa pun jenisnya, merupakan sebuah lembaga alternatif di samping lembaga keuangan lain serta sektor perbankan. Di tataran desa, komunitas serta lainnya kehidupan koperasi memang lebih subur. Sejatinya di kota pun dengan masyarakat yang heterogen, merupakan lahan yang subur bagi kehidupan koperasi. Tinggal bagaimana sekarang, anggota terutama pengurusnya berinisiatif memelihara serta mengembangkannya sebagai koperasi yang benar-benar andalan bagi anggotanya. Koperasi itu tumbuh tidak semata-mata karena pengurusnya, tetapi juga bagaimana komitmen anggotanya. Untuk lebih hidup secara modern, tentu peranan pemerintah cukup signifikan. Bagaimana pemerintah membantu dalam hal manajemen modern serta membantu dalam hal permodalan. Juga lembaga perbankan. Bagaimana hubungan ekonomi ini berjalan secara mulus dalam hal permodalan. Korelasi antara lembaga koperasi, pemerintah lembaga keuangan serta perbankan harus dibina dengan baik. Jejaring ini memungkinkan koperasi hidup lebih baik dan subur. Di samping tentu bagaimana menjalin hubungan dengan unit usaha lainnya, baik jasa maupun barang. Ideologi koperasi yang saat ini dikhawatirkan mulai luntur memang ada benarnya. Jadi, bukan rahasia lagi kalau banyak koperasi yang tinggal papan nama dan tidak sehat, dibangun bukan di atas landasan ideologi koperasi yang kuat. Semata-mata mencari keuntungan bukanlah tujuan utama. Bagaimana membuat sebuah koperasi yang memberikan kemudahan bagi anggotanya, itu yang utama. Bukan koperasi sebagai jalan atau tunggangan bagi oknum pengurusnya untuk mencapai tujuan lain di luar jalur koperasi. Semangat koperasi memang perlu ditumbuhkembangkan lagi. Model ini memang sangat cocok untuk dipakai di Indonesia. Sejarah sudah membuktikan. Bahkan di luar negeri pun, kalau dikelola dengan benar maka koperasi bisa benar-benar memainkan posisi sangat vital bagi perekonomian suatu negara. Hanya masalahnya di Indonesia, komitmen serta dedikasi para pengurusnya perlu direvisi lagi. Koperasi bukan jalan antara untuk mengejar tujuan lain. Ini yang perlu dipahami benar. Koperasi dibangun untuk menyejahterakan anggotanya. Pemerintah melalui Dinas Koperasi diharapkan terus melaksanakan berbagai penyuluhan, peningkatan kemampuan pengurus koperasi dan tentu saja terus mendorong tumbuhnya koperasi-koperasi baru. Selain itu, tindakan pembinaan serta hukuman pun perlu ditegakkan agar tidak jauh melenceng. Koperasi sampai sejauh ini belum merupakan soko guru. Lembaga-lembaga ekonomi lain yang sarat modal memang menyeret negeri ini ke jalan ekonomi kapitalis. Namun demikian, roh koperasi perlu dihidupkan lagi karena bagaimanapun koperasi memiliki sejarah panjang di negeri ini dan untuk banyak hal, masih cocok tumbuh dan dikembangkan terus di negeri ini.

S URAT PEMBACA

Koperasi Kehilangan Jati Diri Keberadaan koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum dinyatakan oleh berbagai pihak sebagai lembaga yang mampu memajukan usaha anggota koperasi dan kesejahteraan rakyat. Di samping itu, bangun usaha koperasi mempunyai kedudukan yang demikian strategis dan sangat diperlukan untuk mendukung dan memperjuangkan pertumbuhan, pemerataan, dan stabilitas ekonomi Indonesia. Sejalan dengan itu keberadaan koperasi bukan saja merupakan suatu kewajiban konstitusional melainkan juga harus merupakan komitmen politik dan kebijakan dasar ekonomi Indonesia.

Oleh Bambang Gede Kiswardi operasi sebagai salah satu pelaku ekonomi yang secara jelas dan tegas tercantum dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 ‘’Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan’’ dan bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Sampai saat ini pembangunan koperasi belum banyak menunjukkan (memberikan) kontribusi terhadap produk domistik brutto (PDB) untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Maka dari itu, peran koperasi harus dapat disejajarkan dengan pelaku ekonomi lainnya (badan usaha milik negara dan badan usaha milik swasta). Dengan demikian koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat, tangguh, mandiri, dan modern berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi. Sejalan dengan itu koperasi sebagai badan usaha harus meletakkan ideologi dan jati diri koperasi sebagai fondasi dan pilar dalam membangun rumah ekonominya. Adapun yang dimaksud dengan ideologi koperasi adalah bentuk keyakinan-keyakinan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai dan prinsip-

K

prinsip koperasi, ini berarti ideologi memberikan keyakinan tentang masa depan yang dicita-citakan yang memberikan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupan berkoperasi. Sedangkan jati diri koperasi meliputi pengertian, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip koperasi seperti yang dikehendaki oleh anggota dan masyarakat koperasi yang mencerminkan ideologi koperasi. Dengan demikian ideologi koperasi dan jati diri koperasi merupakan satu-kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ideologi koperasi merupakan sumber dari nilainilai dan prinsip-prinsip koperasi yang tercermin pada jati diri koperasi dan jati diri koperasi adalah ‘’Pancaran’’ dari ideologi koperasi (Ibnoe Soedjono, 1997). Perkembangan koperasi di Indonesia telah memasuki sejarah yang

panjang, dengan penuh pasang-surut dalam perjuangannya mengemban amanat dan cita-cita Pasal 33 UndangUndang Dasar Republik Indonesia 1945 dan sampai saat ini gerakan koperasi di Indonesia telah genap berusia 69 tahun (Harkopnas ke-69). Adapun perkembangan koperasi di Indonesia sebanyak 209 ribu koperasi, sedangkan koperasi yang aktif sebanyak 147 ribu koperasi (baru mencapai 70,34%) dan koperasi yang tidak aktif sebanyak 62 ribu koperasi (belum tercapai lagi 29,66%) (Bali Post, Kamis, 21 Juli 2016). Terkait hal tersebut, di mana berdasarkan pengamatan dan kajian di lapangan hampir sebagian besar koperasi di Indonesia telah kehilangan ideologi dan jati diri koperasi sehingga banyak koperasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat adalah kop-

Ideologi koperasi merupakan sumber dari nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi yang tercermin pada jati diri koperasi dan jati diri koperasi adalah ‘’Pancaran’’ dari ideologi koperasi.

erasi-koperasi yang tidak mengerti dan tidak memahami ideologi koperasi dan jati diri koperasi. Bahkan ada koperasi yang dimiliki oleh perorangan (sistem kapitalistik) dan ada juga koperasi yang pelangnya koperasi (namanya koperasi) tetapi operasionalnya bukan koperasi (neoliberalisme). Dengan demikian koperasi benar-benar kehilangan ideologi koperasi dan jati diri koperasi, benarkah demikian? Dengan keberadaan kondisi koperasi yang amburadul (tidak sesuai konstitusi) maka ke depan koperasi harus di-‘’reformasi total’’ yaitu mereorientasikan koperasi melalui peningkatan kualitas koperasi dan pengembangan koperasi melalui identifikasi peraturanperaturan yang menghambat koperasi serta mendorong pengembangan koperasi sektor riil yang tujuannya untuk mengembalikan fungsi dan peranan koperasi yang sesuai dengan amanat dan cita-cita konstitusi seperti membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya (koperasi sektor riil) untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial para anggota dan masyarakat, juga berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat (kualitas koperasi). Di samping itu koperasi dapat memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya, juga berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Penulis, pemerhati koeparsi dan akademisi Universitas Warmadewa

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Penjelasan PT Bali Tangi Membaca harian Bali Post, Rabu (3/8), halaman 12/ Jembrana terkait senderan pengaman Sungai Ijogading di Kelurahan Loloan Barat Kecamatan Negara ambrol. Dalam berita dituliskan ‘’proyek dengan nilai miliaran rupiah seharusnya tidak dikerjakan sembarangan. Rekanan yang mengerjakan proyek yakni PT Bali Tangi bertanggung jawab’’. Atas berita ini, kami PT Bali Tangi sangat keberatan. PT Bali Tangi tidak mempunyai izin pemborong atau melakukan tindakan sebagai subpemborong. Untuk jelasnya PT Bali Tangi izinnya Industri Kosmetik kelas A yang beralamat di Jalan Kebo Iwa Utara/Jalan Citra Mandala, Banjar Robokan, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat. Nama Bali Tangi sudah dipatenkan/sudah mendapatkan Sertifikat Merek dengan No. Pendaftaran IDM 00303034 pada tanggal 2 Mei 2011. Demikian surat keberatan ini kami buat agar Bali Post meralat berita tersebut di atas serta mohon diterbitkan selambat-lambatnya tanggal 5 Agustus 2016. PT Bali Tangi I Wayan Sukhana Pemilik

Hukuman Mati

Belakangan ini perdebatan hukuman mati saya sering dengar dan baca di media massa. Ada pihakpihak yang menentang hukuman mati dengan berbagai argumennya. Di lain pihak ada yang mendukung. Sebagai warga negara, saya ingin urun rembuk terkait hal ini. Prinsipnya, saya sangat mendukung hukuman mati bagi para bandar narkoba. Kompromi terhadap bandar narkoba hanya akan menunggu kehancura bangsa. Dalam kasus hukuman mati ini, saya juga berharap pegiat hak asasi manusia (HAM) memperhatikan dampak dari masifnya peredaran narkoba. Terus terang sebagai orangtua dari anakanak yang masih SMA, peredaran narkoba membuat kami resah. Saya dukung pemerintah menghukum mati bandar narkoba. Dewa Budiasa Mambal, Badung, Bali

Suara Mahasiswa Puting Beliung yang Sulit Diprediksi PUTING beliung merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem yang sering terjadi di Indonesia. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga bulan Juni 2016 menunjukkan bahwa kejadian puting beliung menduduki tempat kedua dalam banyaknya kejadian yang terjadi di Indonesia, yaitu sebanyak 314 kejadian. Puting beliung merupakan sebuah kolom udara yang berputar di permukaan bumi sebagai produk dari jenis awan cumulonimbus dan bersifat merusak. Secara visual, awan cumulunimbus berbentuk awan hitam yang menggumpal yang tumbuk secara vertikal (konvektif) dan biasanya menghasilkan angin kencang (downdraft) serta petir. Awan cumulonimbus ini akan tumbuh menjadi lebih besar dan tinggi akibat adanya pemanasan matahari yang intensif di suatu daerah. Pemanasan intensif ini mengakibatkan banyaknya penguapan yang terjadi yang menambah banyaknya awan yang tumbuh. Hal ini diperparah apabila terdapat tekanan rendah di suatu wilayah yang memicu pengumpulan massa udara di daerah tersebut, sehingga pertumbuhan awan konvektif di daerah tersebut sangat cepat. Pertumbuhan awan cumulonimbus meliputi tiga fase, yaitu fase pembentukan, fase matang, dan fase punah. Pada fase pembentukan, inti-inti kondensasi mengikat massa udara dan membentuk partikel awan. Partikel awan ini lama-kelamaan akan berkumpul dan menjadi lebih besar dan terus tumbuh membubung tinggi. Fase matang terjadi

Oleh Erik Handono ketika awan cumulonimbus sudah mencapai lapisan tropopause pada ketinggian kurang lebih 15 km dan kemudian terbentuk seperti landasan di puncaknya. Pada fase inilah biasanya terjadi proses pembentukan angin puting beliung. Setelah itu, apabila energi pembentukan awan sudah tidak ada maka massa udara awan akan turun menjadi hujan. Pada saat ini fase punah terjadi dan paling lama terjadi sekitar satu jam. Proses pembentukan angin puting beliung pada fase matang di awan terdapat arus udara naik (updraft) dan arus udara turun (downdraft) yang sangat besar yang antara satu dan lainnya saling bergesekan dan terjadi arus geseran memuntir yang dalam kondisi tertentu angin puntiran yang berbentuk tabung ini dapat menembus sampai ke bumi dalam bentuk mirip belalai gajah (funnel cloud) dan apabila mencapai permukaan bumi akan menjadi puting beliung. Kejadian puting beliung hingga saat ini belum bisa diprediksi secara akurat walaupun menggunakan instrumen prakiraan cuaca modern, yaitu citra satelit dan radar cuaca. Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat untuk memahami ciri-ciri kejadian angin puting beliung dari melihat perkembangan awan konvektif yang ada di sekitar kita. Karakteristik akan terjadinya angin puting beliung, yaitu sehari sebelumnya

udara terasa panas dan pengap. Pada pagi hari sekitar pukul 10.00 terjadi pertumbuhan awan vertikal yang gelap dan cepat. Terbentuknya awan cumulonimbus yang besar, hitam dan gelap yang kemudian ranting dan dedaunan bergoyang kencang yang semakin lama semakin kencang dan terjadi angin puting beliung. Hal yang harus diperhatikan dalam kejadian angin puting beliung tidak harus terjadi pada musim peralihan (pancaroba). Walaupun kebanyakan terjadi pada musim peralihan pada pagi, siang dan sore hari serta tidak semua awan cumulonimbus menghasilkan angin puting beliung. Durasi kejadiannya relatif singkat hanya hitungan menit yaitu sekitar 5-20 menit. Namun jika berskala lebih besar bisa berlangsung lebih lama dan kerusakan yang ditimbulkan akan lebih besar juga. Lintasan kejadian puting beliung bergantung pada pergerakan awan cumulonimbus yang menghasilkannya. Angin puting beliung dapat terjadi kapan pun dan di mana pun. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu waspada akan potensi kejadian puting beliung. Apalagi di Indonesia merupakan daerah yang cuacanya banyak dipengaruhi oleh banyak faktor yang berakibat Indonesia menjadi daerah rawan bencana yang disebabkan oleh faktor pertumbuhan awan vertikal. Juga karena daerahnya di ekuator di mana pertumbuhan awannya bisa sangat besar dan luas.

POJOK Pemerintah pusat berencana pangkas anggaran ke daerah Rp 68 triliun. - Ekonomi daerah makin lesu. *** Presiden Jokowi minta perketat anggaran khususnya belanja yang tak perlu. - Bila perlu dihapus. *** Banyak bodong, Badung kehilangan pajak akomodasi pariwisata. - Potensi pungutan liar.

Penulis, Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TITI BANDA Seorang pria mengambil foto di depan Patung Titi Banda, Rabu (3/8) kemarin. Patung ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Denpasar.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

2017, Dibangun Satu Bendungan di Bali

Juli, 34 Orang Ditangkap karena Narkoba

Denpasar (Bali Post) Pada tahun 2017 mendatang, satu bendungan atau waduk akan kembali dibangun di Bali. Namun belum ditentukan antara waduk Sidan atau waduk Telaga Waja. Seperti diketahui, dua waduk itu sudah masuk dalam daftar 65 bendungan yang akan direalisasikan hingga 2019. Realisasi 65 bendungan merupakan bagian dari program Nawacita Presiden Joko Widodo yakni kedaulatan pangan. “Jadi tahun depan, kita akan mencoba salah satu, kalau nggak di Sidan kita coba di Telaga Waja. Kami masih mengkaji desainnya dulu. DED (Detail Engineering Design, red) memang sudah ada, dua-duanya visible. Tapi harus kita kaji mana yang sudah siap,” ujar Kepala Pusat Bendungan Kementerian PUPR Ir. Imam Santoso, M.Sc. saat ditemui di Kuta, Badung, belum lama ini. Menurut Imam, desain bendungan harus dicek dengan saksama karena bendungan merupakan bangunan yang high risk atau berisiko tinggi. Begitu juga mengenai kesiapan lahan, sangat penting untuk dikaji. Lahan yang akan dipakai untuk waduk Sidan dan Telaga Waja harus benar-benar sudah bebas sebelum dilakukan pembangunan. “Kalau kita bangun di Telaga Waja atau di Sidan, kita akan melihat dulu di sana tanahnya sudah bebas belum. Izin penetapan lokasi oleh gubernur sudah terbit belum. Ada lagi, apakah sudah masuk dalam RTRW atau belum, kita cek dulu,” jelasnya. Imam mengharapkan pembangunan waduk tersebut nantinya ada sharing dari pemerintah daerah. Sharing ini salah satunya untuk mengatasi masalah sosial yang mungkin timbul, bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah. “Sejauh ini kita minta pemda untuk sharing. Mengenai berapa biayanya, kita belum tahu. Kalau desainnya sudah selesai baru kita bisa hitung biayanya,” terangnya. Imam memaparkan, program membangun 65 bendungan di seluruh Indonesia dilakukan sejak 2014 sampai 2019. Dari 65 bendungan itu, 16 di antaranya merupakan bendungan yang belum selesai dibangun dari pemerintahan sebelumnya. Realisasi 65 bendungan akan meningkatkan tampungan air di Indonesia, yang saat ini sebesar 12 miliar meter kubik menjadi 17 miliar meter kubik. “Kemudian dari sisi pertanian, irigasi, kita ketahui di Indonesia jumlah lahan irigasinya 7,3 juta hektar namun hanya 11 persen atau sekitar 800 hektar yang diairi dari waduk, yang lainnya adalah dari hujan. Sehingga dengan 65 bendungan ini, kita menaikkan areal irigasi yang diairi waduk menjadi sekitar 17 persen atau 1,2 juta hektar,” paparnya. Imam menambahkan, bendungan sejatinya multiguna atau tidak sekadar berfungsi untuk irigasi. Tapi bisa juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air baku, pembangkit listrik, hingga pariwisata. Di Bali sendiri, sudah ada satu bendungan yang terealisasi yakni Bendungan Titab di Buleleng. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Hingga saat ini belum bisa didata jumlah pengedar dan bandar narkoba di Bali. Meskipun pelaku terus ditangkap oleh kepolisian, peredaran narkoba tetap ada. Pada Juli lalu, Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar saja berhasil menangkap 34 orang. Ini membuktikan bandar narkoba juga gencar merekrut pemain baru. “Pemicunya karena masalah ekonomi sehingga gampang direkrut. Selain itu, kalau sudah kencanduan, otomatis akan jadi pengedar untuk bisa memenuhi kebutuhannya. Menjadi pengedar tidak perlu kursus atau ijazah,” tegas Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo saat mendampingi Wakapolresta AKBP Nyoman Artana, Rabu (3/8) kemarin. Ganefo menyebutkan pada Jumat (29/7) dan Sabtu (30/7) lalu, pihaknya menangkap enam tersangka. Pengedar sabu-sabu (SS) berinisial DHS (20) ditangkap di Jalan Pulau Kawe, Denpasar dengan barang bukti 50 paket SS seberat 29,54 gram. Barang bukti tersebut ditemukan di bawah sadel sepeda motornya. Tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari Kt.

Bali Post/eka

TERGULING - Polisi tengah mengatur lalu lintas saat sebuah truk boks salah satu minimarket berjaringan terguling di Jalan Prof. I.B. Mantra, Gianyar, Selasa (2/8) malam. Informasi di lokasi bahwa truk tersebut melaju kencang beriringan menuju arah Padangbai. Akibatnya, truk oleng, menabrak pembatas median jalan dan terguling, terseret puluhan meter.

Diduga Terlibat Korupsi APBDesa

Hamil Tua, Tersangka Dijemput di Rumahnya

Denpasar (Bali Post) -

Penyidik Subdit III Dit. Reskrimsus Polda Bali menjemput tersangka NKW yang sedang hamil tua di rumahnya di wilayah Desa Mengwitani, Badung, Rabu (3/8) kemarin, untuk diserahkan ke Kejati Bali. Pasalnya, tersangka NKW diduga terlibat kasus korupsi APBDesa Mengwitani saat menjadi staf pembantu Kaur Keuangan atau Bendahara II Desa Mengwitani yang menimbulkan kerugian negara Rp 1.230.291.097,75.

“Kasus ini ditangani sejak 2014. Penanganan kasus korupsi tidak seperti kasus pidana lainnya karena perlu koordinasi dengan instansi terkait. Setelah berkasnya dinyatakan P-21 (lengkap) oleh Kejati Bali, tersangka dan berkas perkaranya harus diserahkan ke sana,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Sudana yang didampingi Kasubdit III Dit. Reskrimsus AKBP Ida Putu Wedanajati. Terkait kasus itu, lanjut Kabid Humas, penyidik sedang melakukan penyidikan terhadap MRS yang saat kejadian menjabat seba-

gai Kepala Desa Mengwitani dan NWN, mantan Kaur Keuangan. “Mereka (MRS dan NWN -red) sudah ditetapkan tersangka tapi masih tahap I. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” ujar Kombes Sudana. Mantan Kapolresta Denpasar ini mengungkapkan, NKW yang paling tahu dana yang masuk dan keluar. Ia menarik dana APBDesa Mengwitani sejak Januari hingga pertengahan Desember 2014. Tak hanya itu, tersangka sedang hamil anak kedua ini juga mengambil

uang kas desa atas perintah MRS untuk keperluan di luar administrasi desa dan tidak sesuai prosedur. “Dari total dana yang diselewengkan tersebut, tersangka NKW menggunakan untuk kepentingan pribadi sebesar Rp 220 juta,” ujar Wedanajati. Kasubdit III menegaskan, APBDesa tersebut dari banyak sumber di antaranya pajak, hibah, APBD provinsi dan kabupaten. “Dana tersebut sebagian digelapkan dan ada yang tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya karena salah kelola,” ujarnya. (kmb36)

Meriahkan HUT Ke-71 RI

Korem WSA Gelorakan ”Bali Merah Putih”

MEMPERINGATI HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Korem 163/Wira Satya (WSA) beserta jajarannya menggelar program wawasan kebangsaan dengan tema “Bali Merah Putih” untuk tingkat SLTA dan SLTP di seluruh wilayah Bali. Program ini telah dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali dan telah dimulai sejak 1 Agustus lalu dan akan berlanjut secara merata di seluruh SLTA dan SLTP di wilayah Bali sampai dengan tanggal 16 Agustus 2016. Demikian diungkapkan Danrem 163/WSA Kol. Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. di selasela kesibukannya memantau pengamanan beberapa kegiatan bertaraf internasional yang sedang berlangsung di Bali, Rabu (3/8) kemarin. Menurut Danrem, program tersebut merupkan gagasan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko sehingga dibuat kegiatan Bali Merah Putih, NTB Merah Putih, dan NTT Merah Putih. Merah Putih tersebut mengandung makna mengajar sejarah di sekolah untuk mewujudkan putra-putri Indonesia hebat yang berwawasan kebangsaan. Momentum HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus ini, harus dimanfaatkan untuk kegiatan revolusi mental dengan menanamkan jiwa patriot bela negara. “Kata merah singkatan dari mengajar sejarah di sekolah, sedangkan putih kepanjangannya putra-putri Indonesia hebat,” tegasnya. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk menggugah semangat dan rasa nasionalisme generasi muda untuk selalu mencintai tanah airnya dan bangga terlahir sebagai orang Indonesia yang memiliki jiwa, identitas, serta karakter sebagai bangsa Indonesia. “Kita harus ingat bahwa kemerdekaan Bangsa Indonesia bukan hadiah dari negara lain seperti negara persemakmuran, tetapi

DHS mengaku dua kali dapat kiriman SS dari Kt. Kiriman pertama pada Rabu (27/7) lalu dan dibagi menjadi 20 paket, lima paket sudah diedarkan. Kiriman kedua Jumat (29/7) lalu dan dibagi menjadi 35 paket. Tersangka membuat paket SS bersama temannya, KP (18). Selanjutnya, polisi menangkap KP di Jalan Diponegoro, Denpasar, Sabtu (30/7) pukul 01.30 wita. Selain itu, polisi mengamankan satu paket SS seberat 0,2 gram. Sebelumnya, Jumat (29/7) lalu, ditangkap tersangka AL (35) di kamar kosnya di Jalan Gunung Ringin, Denpasar. Terkait kasus itu, petugas menyita dua paket SS seberat 1,18 gram. “Barang bukti ditemukan di dalam saku celananya. Tersangka residivis kasus narkoba dan pernah ditangkap tahun 2013. Saat ini, dia menjalani PB (pembebasan bersyarat -red) sejak Februari lalu,” ujarnya. Komplotan pengedar narkoba dibekuk saat pesta SS, Sabtu lalu. Tersangka NK (25) ditangkap di kosannya di Jalan Pura Banyu Kuning, Denpasar dengan barang bukti enam paket SS seberat 3,94 gram. Sedangkan dari tersangka RC (30) diamankan satu paket SS seberat 0,1 gram. (kmb36)

kemerdekaan yang dicapai dengan perjuangan, keringat, tangisan, dan tetesan darah para pejuang dan pahlawan kita bahkan dengan pengorbanan jiwa dan harta yang tidak ternilai harganya,” ujarnya. Saat ini, kemajuan informasi dan teknologi mempunyai dampak yang luar biasa bagi perkembangan anakanak. Mereka bisa mengakses perkembangan ilmu dan pengetahuan, melakukan pertukaran pengetahuan tentang kebudayaan dan bàhkan juga menjalin eratnya persahabatan yang terjadi antardaerah maupun antarnegara. Tetapi harus diketahui pula bahwa perkembangan teknologi juga memiliki dampak negatif yang tidak kecil dan selalu mengintai generasi muda di mana pun di dunia ini. “Kehadiran kita di tengah-tengah generasi muda di sekolahsekolah mereka adalah untuk mengajak dan mengingatkan, agar selalu menjaga diri dari pengaruh-pengaruh negatif yang merusak. Baik yang timbul karena perkembangan teknologi maupun yang ada lingkungan masyarakat, seperti narkoba dan tindak kriminal lainnya,” kata Cantiasa. Utamanya generasi muda saat ini harus dapat memiliki kecerdasan emosional dan intelektual yang memadai sehingga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Mereka akan selalu ingat pernah memiliki momentum tersendiri ketika melaksanakan upacara bendera dengan atribut Merah Putih baik berupa udeng, syal, pita dan selempang dan inspektur upacaranya dari TNI. Dalam rangka mensosialisasikan jiwa dan semangat patriotisme, rela berkorban dan pantang menyerah, harus gunakan cara serta metode untuk menanamkan jiwa kejuangan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Disinggung tentang hak dan kewajiban bela negara dalam pasal 27 UUD 1945, lulusan ter-

Bali Post/rah

BENDERA - Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa bersama guru dan siswa SMA Negeri 1 Denpasar membentangkan bendera Merah Putih ukuran jumbo, beberapa waktu lalu. baik Akabri 90 ini menegaskan, hak dan kewajiban bela negara tidak selalu identik dengan kegiatan militerisasi. Makna hak dan kewajiban bela negara itu sangat luas. Setiap warga negara yang melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik sesuai dengan profesi yang dimilikinya juga masuk dalam kategori bela negara. “Tidak ada program militerisasi dalam kegiatan ini (Bali Merah Putih -red). Kegiatan pemberian materi Wawasan Kebangsaan ini sifatnya terbuka dan bisa diakses oleh siapa pun. Sekali lagi kita hanya ingin para generasi muda selalu mengingat dan mengetahui jati dirinya sebagai anak bangsa dan mulai menata dirinya untuk mencapai tujuan serta cita-citanya, di antaranya untuk nantinya mengawal bangsa ini menuju masyarakat adil dan makmur,” tegas peraih penghargaan Adhi Makayasa ini. “Menjelang puncak HUT Kemerdekan RI, akan dikibarkan 17 bendera besar, delapan bendera sedang, dan selebihnya bendera ukuran kecil. Kita juga akan terbangkan 71 layang-layang merah putih di Pantai Kuta. Seluruhnya akan melibatkan anak-anak sekolah, masyarakat Bali khususnya di Kuta dan juga turis-turis yang sedang berlibur. Semoga momentum HUT Kemerdekaan

RI ini membuat kita bangga menjadi bangsa Indonesia dan terlebih bagi mereka para gen-

erasi muda,” ujar Danrem yang ramah dan murah senyum ini. (rah)

Bali Post/eka

NARKOBA - Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana menggelar barang bukti narkoba beserta tersangkanya di Mapolresta Denpasar.


BANGLI

8 SOSOK Perlu Pasar Induk KABUPATEN Bangli kaya akan hasil pertanian. Namun, potensi tersebut tidak tergarap maksimal. Belum ada pasar yang representatif yang mampu menampung dan memasarkan hasil pertanian masyarakat. Akibatnya, pemasaran hasil pertanian termasuk kerajinan Bali Post/ina masyarakat Bangli selama ini tidak jelas. Anggota DPRD Bangli, Ketut Mastrem, Rabu (3/8) kemarin mengatakan untuk menampung produk hasil pertanian maupun kerajinan masyarakat, Bangli sangat membutuhkan pasar induk. Jika pasar induk tersedia dia yakin pemasaran maupun penyaluran produk-produk yang dihasilkan masyarakat lokal Bangli menjadi jelas dan lancar. Tak hanya itu, keberadaan pasar induk secara tidak langsung akan turut mempengaruhi harga jual. ‘’Contohnya hasil pertanian. Selama ini hasil pertanian dari Bangli banyak dikirim ke wilayah Klungkung, Gianyar bahkan Tabanan. Ini sangat ironis. Bangli yang sebagian besar masyarakatnya hidup dari pertanian tidak memiliki pasar induk untuk menampung hasil pertanian tersebut,’’ kata Mastrem. Lebih lanjut dikatakan Mastrem, jika saja usulan pasar induk ini bisa direalisasikan maka penentuan lokasi harus benar-benar melalui kajian mendalam. Ada beberapa tempat strategis di seputar Kota Bangli yang memungkinkan untuk dijadikan pasar induk. ‘’Sekitar lima kilometer dari pusat kota Bangli ke utara maupun selatan. Kalau bisa dibangun di wilayah Bangli Selatan lebih bagus sehingga bisa dekat dengan konsumen di Gianyar maupun Denpasar,’’ ujarnya. Mastrem mengatakan, usulan pembangunan pasar induk ini sudah sempat disampaikannya dalam rapat kerja (raker) antara Komisi II DPRD Bangli dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Selasa lalu. Dalam raker yang membahas RPJMD tersebut, Mastrem menyebut Disperindag juga memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya keberadaan pasar induk. (ina)

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Bangli Kekurangan 300 Guru Bangli (Bali Post) -

Banyaknya guru yang memasuki masa pensiun tahun ini menyebabkan angka kekurangan tenaga guru di Bangli kian meningkat. Bulan ini Bangli mengalami kekurangan guru hingga 300 orang. Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPRD Bangli bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, Rabu (3/8) kemarin. Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja didampingi sejumlah kabid menjelaskan, salah satu penyebab meningkatnya jumlah kekurangan guru di Bangli yaitu banyaknya guru yang memasuki masa pensiun tahun ini. Di samping itu kurangnya tenaga guru juga disebabkan karena beberapa guru ada yang meninggal dunia dan memilih pensiun muda. ‘’Total kekurangan guru di semua tingkatan mulai SD, SMP dan SMA/SMK sebanyak 300 orang,’’ terangnya. Selain kekurangan tenaga guru, Kabid Dikdas Disdikpora Nengah Danta Haryana juga mengungkapkan bahwa beberapa SD juga mengalami kekurangan ruang guru. Hal ini terjadi lantaran dikembalikannya fungsi ruang guru menjadi ruang kelas oleh pihak sekolah menyusul keluarnya Permendikbud No. 23 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar. ‘’Dulu di SD banyak menggunakan ruang kelas sebagai ruang guru. Tapi sejak terbitnya Permendikbud tersebut yang mengharuskan setiap sekolah memiliki ruang guru, maka banyak sekolah yang kemudian

mengembalikan fungsi ruang guru menjadi ruang kelas,’’ terangnya. Danta juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa SD di Bangli yang belum punya ruang perpustakaan karena terkendala penghapusan mes guru. Kabid Dikmen Sang Nyoman Nada juga mengatakan, sampai saat ini beberapa sekolah swasta di Bangli ada yang belum memiliki perpustakaan. Sekolah dimaksud seperti SMK Sastra Mandala di Susut, SMK Unarosa, Tembuku dan SMA Gurukula. Untuk SMK Unarosa dan Sastra Mandala, pihaknya mengaku belum bisa memberikan bantuan karena sekolah tersebut belum terakreditasi. ‘’Sementara SMA Gurukula karena statusnya masih sekolah yayasan,’’ terangnya. Terkait persoalan kekurangan guru, anggota komisi II Gelgel Wisnawa meminta Disdikpora mencari terobosan. Hal ini mengingat rencana pengangkatan guru PNS sampai saat ini belum jelas, sementara di sisi lain Pemkab juga dilarang mengangkat tenaga guru honorer serta guru tidak tetap (GTT). Pihaknya berharap

Bali Post/ina

RAPAT KERJA - Rapat kerja Komisi II DPRD Bangli bersama Disdikpora Bangli, Rabu (3/8) kemarin. keberlangsunan pendidikan di Bangli tidak terhambat karena masalah kekurangan guru. Disbudpar Tak Hadiri Raker Sementara itu, Koordinator Komisi II DPRD Bangli Komang Carles usai memimpin raker bersama Disdikpora kemarin mengaku cukup kecewa dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli. Masalahnya tak satu pun perwakilan dari dinas tersebut yang hadir dalam raker siang

dampingi asesor melakukan revalidasi geopark. ‘’Kalau kadisnya tak bisa hadir kan seharusnya beberapa kabidnya yang bisa ikut rapat di DPR. Masak semuanya harus ikut revalidasi geopark,’’ terangnya. Atas ketidakhadiran ini, Carles pun mengaku harus mengagendakan ulang rapat dengan Disbudpar. ‘’Harusnya hari ini (kemarin) rapat pembahasan dengan semua SKPD selesai,’’ imbuhnya. (kmb40)

Terkendala Dana, Kelanjutan Proyek Jalan Lingkar di Kutuh

Anggota Paskibraka Diminta Tampilkan yang Terbaik

Bangli (Bali Post) Anggota Paskibraka diminta untuk mengikuti pelatihan dan mencermati seluruh instruksi pelatih dengan baik. Dengan begitu diharapkan para anggota Paskibraka nantinya bisa menampilkan yang terbaik saat puncak peringatan HUT RI ke-71 mendatang. Harapan tersebut disampaikan Plt. Asisten III Setda Bangli Wayan Warta Megantara saat membuka pelatihan dan pembinaan Paskibraka di Gedung BMB, Rabu (3/8) kemarin. Warta Megantara menyampaikan, para anggota Paskibraka saat ini merupakan hasil seleksi terbaik. Mereka adalah orang beruntung yang berkesempatan menjadi pengibar bendera pusaka. Warta Megantara juga mengingatkan bahwa Paskibraka buka semata-mata menekankan pada kegiatan baris berbaris melainkan banyak ilmu dan pengetahuan yang akan didapatkan dengan bergabung menjadi Paskibraka. Karena dalam Paskibraka tidak hanya dilakukan penggemblengan fisik tetapi juga mental. Oleh karenanya, Warta Megantara berpesan agar peserta Paskibraka selama mengikuti pelatihan bisa mencermati dan menjalankan instruksi pelatih dan instruktur. Begitu juga dengan pelatih dan Pembina agar benar-benar melakukan pendampingan dan memberi transfer ilmu dengan baik. Sehingga segala bentuk pembelajaran selama pelatihan bisa terserap dengan maksimal. Ketua panitia Paskibraka 2016 Cok Bagus Gaya Dirga menyampaikan, peserta dalam pelatihan tahun ini terdiri dari 80 orang terdiri dari 40 orang hasil seleksi tingkat kabupaten tahun 2016 dan 40 orang dari peserta Paskibraka tahun 2015 serta 36 orang pelatih, pembina dan panitia. Orientasi PBB dan pengenalan formasi dilaksanakan dari tanggal 27 Juli sampai dengan 5 Agustus. Untuk pemantapan langkah dan latihan formasi akan dilaksanakan 6 sampai 13 Agustus di Lapangan Kapten Mudita. Sedangkan untuk pemondokan dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai 18 Agustus nanti. Selain pelatihan lapangan, Paskibraka Kabupaten Bangli juga diberikan materi pembekalan kelas di antaranya pendidikan politik, hukum, bela negara dan wawasan nusantara. (kmb40)

kemarin. Padahal sesuai agenda, raker yang mengagendakan pembahasan ranperda RPJMD Semesta Berencana kemarin juga turut mengundang instansi yang dipimpin Wayan Adnyana itu. Carles mengaku tidak mendapat konfirmasi apapun dari pihak Disbudpar terkait alasan ketidakhadiran dalam raker kemarin. Ia hanya mendapat informasi dari stafnya bahwa pihak Disbudpar berhalangan hadir karena sedang men-

Bali Post/ina

JALAN LINGKAR - Jalan lingkar di Desa Kutuh yang proses pembangunannya masih terbentur dana.

Bangli (Bali Post) Guna menekan tingginya biaya yang harus dikeluarkan petani di Desa Kutuh, Kintamani saat mengangkut hasil pertaniannya, pemerintah desa setempat berinisiatif membangun jalan lingkar mengelilingi areal pertanian warga. Hanya saja karena terbentur anggaran, kelanjutan pembangunan yakni proses pengerasan jalan sepanjang 3 kilometer tersebut untuk sementara waktu belum bisa dilakukan. Perbekel Desa Kutuh Wayan Pasek saat ditemui belum lama ini menjelaskan, badan jalan melingkar itu sengaja dibuka pihaknya bersama warga untuk memudahkan mobilitas petani setempat. Selama jalan itu belum dibuka, setiap musim panen warga selalu kesulitan mengangkut hasil pertanian. Selain hasil pertanian, warga juga kesulitan untuk mengangkut ternak sapi untuk dijual ke luar desa.

Wayan Pasek mengatakan, selama belum dibukanya jalan lingkar, keuntungan yang dinikmati petani dari hasil pertaniannya sangat sedikit. Hal ini lantaran sebagian hasil pertanian dipergunakan untuk membayar ongkos buruh angkut. ‘‘Pengepul sudah memperhitungkan ongkos buruh angkut sehingga keuntungan petani sedikit,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Wayan Pasek, untuk pembukaan jalan tersebut pihaknya memanfaatkan dana desa sebesar Rp 85 juta. Hanya saja karena dana yang digunakan terbatas, maka jalan lingkar itu baru bisa dibuka dan belum bisa dilakukan pengerasan. ‘’Dana yang digunakan saat ini baru cukup untuk pembukaan jalan saja. Jalan ini dibuat di pinggir areal hutan mengelilingi lahan pertanian. Ke depan rencananya jalan itu akan kami rabat beton,’’ jelasnya. (kmb40)

SMPN 1 Bangli Ditunjuk sebagai Sekolah Rujukan Bangli (Bali Post) SMPN 1 Bangli kini menjadi barometer perkembangan pendidikan SMP di Kabupaten Bangli. Hal itu menyusul ditunjuknya sekolah yang beralamat di Jalan Nusantara, Bangli ini sebagai sekolah rujukan oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandi saat ditemui Rabu (3/8) kemarin menjelaskan, ditunjuknya SMPN 1 Bangli oleh pemerintah pusat sebagai sekolah rujukan di Kabupaten Bangli dikarenakan sekolah yang dipimpinnya tersebut dinilai mampu memenuhi beberapa kriteria penilaian seperti delapan standar nasional pendidikan. Adapun delapan standar nasional pendidikan yang dimaksud yakni standar isi, proses pendidikan, kompetensi lulusan, sarana dan prasarana, pe-

nilaian, pengelolaan, pembiayaan pendidikan serta standar pendidik dan tenaga kependidikan. Selain itu, ditunjuknya SMPN 1 Bangli sebagai sekolah rujukan karena SMP unggulan di Kabupaten Bangli ini merupakan sekolah eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) serta menggunakan Kurikulum 2013. ‘’Walaupun eks RSBI, tapi tidak bisa memenuhi delapan standar pendidikan, tidak akan bisa ditunjuk jadi sekolah rujukan,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Widiana Sandi, dengan ditunjuknya SMPN 1 Bangli sebagai sekolah rujukan maka SMP lainnya yang ada di Bangli dapat meminta informasi maupun belajar ke SMPN 1 Bangli baik menyangkut proses belajar mengajar, kurikulum, pembinaan kesiswaan, standar kelulusan dan hal mengenai pendidikan lainnya. ‘’Jadi semacam sekolah model. Sekolah kami nanti akan

dijadikan contoh untuk sekolah lainnya,’’ jelasnya. Atas ditetapkannya sebagai sekolah rujukan, Widiana Sandi mengaku cukup bangga. Namun, di sisi lain dengan ditunjuknya SMPN 1 Bangli sebagai sekolah rujukan, pihaknya mengaku mengemban tanggung jawab yang besar. Untuk itu pihaknya pun telah meminta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di sekolahnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan diri. Di sisi lain Widiana Sandi juga mengungkapkan kebanggannya bahwa dalam waktu dekat ini salah seorang siswanya atas nama Cory Agung Praticia akan melaju ke tingkat nasional untuk lomba Festival Seni Siswa Nasional bidang cerpen berbahasa Indonesia. Lomba yang diselenggarakan di Manado tersebut bakal dilangsungkan pada 18 Agustus hingga 4 September mendatang. (kmb40/k100)

Bali Post/ina

PIMPIN RAPAT - Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandi saat memimpin rapat persiapan sekolah rujukan dan program unggulan.


GIANYAR

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

9

Terkait Penundaan Revitalisasi Pasar Seni Sukawati

Bupati Diminta Serius Lobi Pusat Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

LAMBAIKAN TANGAN - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsudin Said atau yang akrab disapa Pasha Ungu melambaikan tangan kepada para PNS Pemkab Gianyar.

Pasha Ungu Ingin Libatkan Gianyar dalam Festival Budaya Gianyar (Bali Post) Ada yang menarik dalam kunjungan kerja (kunker) Pemkot Palu, Rabu (3/8) kemarin di kantor Bupati Gianyar. Keikutsertaan Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsudin Said atau yang akrab disapa Pasha Ungu mendampingi Wali Kota Hidayat menjadi magnet tersendiri. Banyak di antara PNS di Pemkab Gianyar memanfaatkan momen itu untuk melihat langsung sosok vokalis Band Ungu tersebut. Para PNS di Pemkab Gianyar banyak yang mengaku kaget dengan kedatangan Pasha. Apalagi bagi mereka yang memang fans Band Ungu. Meskipun sebagian besar hanya bisa memandangi dari jauh namun hal itu sudah cukup untuk melepaskan rasa penasaran, karena baru kali ini bisa melihat idola mereka secara langsung. Kedatangan jajaran Pemkot Palu tersebut dalam kaitannya pelaksanaan Festival Pesona Palu Nomoni 2016 yang akan digelar September mendatang. Di hadapan Asisten II Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa beserta sejumlah pejabat lainnya, Wali Kota Hidayat mengaku kunjungan ke Gianyar merupakan hal wajib jika pihaknya melakukan lawatan ke Bali. Mengusung pariwisata budaya, Gianyar selalu sukses menggelar festival bertaraf internasional seperti Ubud Writers and Readers Festival, Ubud Jazz Village Festival, Bali Emerging Writers Festival, dan Bali Spirit Festival. Pihaknya pun ingin belajar dari kesuksesan Gianyar untuk lebih mengangkat sektor pariwisata Palu. ‘’Kota Palu sudah me-launching Festival Pesona Palu Nomoni 2016. Festival ini mengangkat potensi wisata dengan keanekaragaman budaya dan kultur adat istiadat yang ada di Palu,’’ katanya. Sementara itu, Pasha menyebutkan, pihaknya berharap dalam festival tersebut ada pertukaran budaya antardaerah khususnya dengan Gianyar melalui kolaborasi pertunjukan. ‘’Kami berharap Gianyar ambil bagian dalam festival,’’ katanya. Tak hanya itu, dia juga mengaku membawa rombongan kesenian yang akan berkolaborasi dengan seniman Jawa dan Bali di Arma Museum, malam ini. (kmb25)

Penundaan revitalisasi Pasar Seni Sukawati menuai sorotan tajam kalangan DPRD Gianyar. Pemkab Gianyar diminta serius melakukan lobi ke pemerintah pusat agar revitalisasi untuk pasar yang sudah berdiri sejak 1980 itu bisa terealisasi tahun depan. Anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai, Rabu (3/8) kemarin mengatakan, bila melihat sejumlah kendala teknis serta sisa waktu pengerjaan hingga akhir tahun ini, memang tidak cukup melakukan pengerjaan fisik apalagi sekelas proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati. ‘’Kalau dengan pertimbangan waktu pengerjaan kemungkinan memang tidak cukup. Sisa empat bulan jelas tidak bisa,’’ katanya. Atas kondisi ini, ia pun meminta agar instansi terkait di Pemkab Gianyar secepatnya berkoordinasi dan gencar melobi pemerintah pusat agar dana Rp 60 miliar untuk

revitalisasi pasar ini bisa dianggarkan lagi di APBN 2017. ‘’Kita berharap kepada SKPD yang menangani, Disperindag atau bupati lebih serius dan aktif melakukan pendekatan ke pusat, menyampaikn kendala teknis pelaksanaan sehingga tahun depan proyek ini dapat dilaksanakan serta dana yang telah dikeluarkan untuk perencanaan tidak mubazir,’’ jelasnya. Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, kondisi ini akan menguji kepiawaian bupati dalam melakukan diplomasi. Disebutkan, bila ini sampai gagal akan ada kerugian besar baik bagi pemerintah maupun masyarakat Gianyar. ‘’Bila ini sampai gagal, jelas ini keru-

gian finansial. Masyarakat tentunya akan sangat kecewa kalau proyeknya tidak berlanjut,’’ ujarnya. Diberitakan sebelumnya, proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati yang direncanakan berlangsung tahun ini dipastikan mengalami penundaan. Hal ini akibat adanya sejumlah kendala yang dihadapi. Asisten II Setda Gianyar Ketut Astawa Suyasa didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wayan Suamba, Selasa (2/8) menyebut, kepastian proyek baru bisa diketahui awal 2016 sehingga Pemkab Gianyar tidak menyiapkan anggaran relokasi bagi para pedagang. Dikatakan pula bahwa Daf-

I.B. Nyoman Rai tar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) proyek ini baru turun pada 25 April. Meski sudah dikebut, tetap saja perencanaan tuntas Juli lalu

Bali Post/nik

sehingga diperkirakan waktu yang tersisa tahun ini tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya tender hingga pengerjaan fisik. (kmb35)

Diduga Terjangkit DB, Bocah Dua Tahun Meninggal Diskes Lakukan Investigasi

Gianyar (Bali Post) Putu Sintya Surya Dewi, anak berusia dua tahun asal Banjar Betan Ancak Desa Mas, Ubud diduga meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) di RSUP Sanglah, Rabu (3/8) kemarin. Dinas Kesehatan Gianyar akan melakukan investigasi guna memastikan penyebab kematian korban. Hal ini mengingat korban terdeteksi mulai demam sejak Senin

(1/8) lalu. Informasi yang dihimpun menyebutkan, Senin pagi Putu Sintya Surya Dewi mendadak demam. Kala itu pihak keluarga langsung memeriksakannya ke RS Ari Canti, Mas, Ubud. Saat itu pun sebenarnya sudah dipastikan bila korban terkena DB. Keesokan harinya kondisi Sintya semakin kritis, hingga akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Sempat menjalani

perawatan intensif di RSUP Sanglah, nyawa anak ini tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 wita. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gianyar dr. Ida Ayu Cahyani mengaku sudah mendapat laporan mengenai kejadian tersebut. ‘’Ya saya baru juga menerima laporannya, karena anaknya juga baru meninggal hari ini (kemarin -red),’’ katanya.

Meski sudah menerima laporan, pejabat yang akrab disapa Dayu Cahyani ini mengaku belum bisa memastikan bahwa apakah anak tersebut meninggal karena DB. Terlebih dahulu ia akan melakukan investigasi di rumah sakit tempat korban dirawat. ‘’Kita investigasi dulu untuk memastikan apa benar korban menderita DB. Karena gejalanya sangat mepet dari awal diketahui

hingga meninggal,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, sampai saat ini, jumlah pasti korban meninggal akibat DBD yang terdata di Dinas Kesehatan Gianyar sebanyak delapan orang. Bila benar Putu Sintya Surya Dewi terjangkit DB, maka jumlah korban akan bertambah. Pihaknya pun menegaskan akan meningkatkan upaya antisipasi dan penanganan DBD. (kmb35)

Pura Dalem di Batuyang Terbakar Api Diduga dari Pembakaran Sampah

Gianyar (Bali Post) Puluhan warga harus berupaya keras melakukan pemadaman api yang melalap Pura Dalem Desa Adat Batuyang, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Rabu (3/8) kemarin. Api menghanguskan tiga atap bangunan pura. Kerugian ditaksir Rp 150 juta. Kebakaran pertama kali diketahui Kadek Pasek Sura, sekitar pukul 11.00 wita. Kala itu, pria 31 tahun ini melihat percikan api dari bagian atap palinggih pura tersebut. Kejadian ini pun disampaikan kepada warga lainnya hingga akhirnya puluhan warga datang ke lokasi dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Tiga bangunan yang atapnya terbakar yakni gedong palinggih Sesuhunan, palinggih Batara Yama dan bale pelik. Beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Petugas damkar pun langsung berupaya melakukan pemadaman api bersama warga hingga akhirnya api berhasil ditaklukkan pukul 11.45 wita. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar A.A. Oka Digjaya yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, bangunan yang terbakar dominan hanya pada bagian atap karena berbahan ijuk yang mudah terbakar. ‘’Petugas bersama warga sudah berupaya cepat memadamkan api agar tidak menjalar pada pangunan lain. Selang waktu 30 menit, api bisa dipadamkan,’’ ucapnya. Sementara Kapolsek Sukawati AKP I Wayan Wisnawa mengungkapkan, berdasarkan keterangan beberapa saksi di seputaran lokasi, sekitar pukul 09.00 wita di sebelah timur Pura Dalem ada kegiatan membersihkan semak-semak, kemudian sisa sampahnya dibakar. ‘’Diduga kebakaran ini akibat percikan api dari pembakaran sampah yang lokasinya tidak jauh dari areal pura,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

PEMADAMAN API - Warga bersama petugas BPBD Gianyar berupaya melakukan pemadaman api yang melalap Pura Dalem Desa Adat Batuyang.

PEKERJA - Terlihat sejumlah pekerja tengah menggarap proyek bangunan di areal kantor Bupati Gianyar.

Bali Post/nik

Pasir Makin Mahal dan Langka

Pengerjaan Proyek Pemerintah Melambat Gianyar (Bali Post) Sejumlah proyek di wilayah Kabupaten Gianyar baik milik swasta maupun pemerintah mulai mengalami perlambatan. Salah satu penyebab adalah ditutupnya usaha galian C di Kabupaten Karangasem yang berimbas pada langkanya pasokan pasir. Selain itu, harga beberapa material bangunan juga mengalami lonjakan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar Ir. Nyoman Nuada, Rabu (3/8) kemarin. Nuada menyebutkan, selain berakibat pada perlambatan proyek fisik, penutupan galian C juga berdampak pada naiknya harga hingga

15 persen. Seperti harga pasir super per truknya yang sebelumnya Rp 1,6 juta, kini naik menjadi Rp 1,8 juta atau lebih. Bahkan di tingkat pengecer di Gianyar, harga bisa mencapai Rp 2,1 juta. Begitu pula dengan harga batu kali yang biasanya per truk Rp 1,4 juta saat ini sudah mencapai Rp 1,7 juta. Tak hanya itu, truktruk yang biasanya melayani pelanggan tiga kali sehari, saat ini hanya bisa melayani dua kali. Hal ini disebabkan antrean masuk di galian C yang legal. Nuadi mengatakan, kondisi ini tidak hanya terjadi di Gianyar namun hampir di seluruh daerah di Bali. Sebab

selama ini setiap pengerjaan proyek hanya mengandalkan pasokan dari kawasan galian C di Karangasem yang ditutup. ‘’Tentu saja semua pelaksanaan proyek terpengaruh.

Hampir di semua kabupaten merasakan hal serupa. Bila biasanya dengan gampang order pasir, kini datangnya agak telat karena semakin langka,’’ ujarnya. Pihaknya berharap kon-

disi ini tidak berlangsung lama. Sebab, ia sendiri khawatir kalau sampai terjadi perlambatan realisasi proyek, bisa berdampak pada target yang tidak sesuai harapan. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Lima Hektar Sawah Terendam Air Laut Semarapura (Bali Post) – Wilayah pesisir Klungkung kembali dihantam gelombang tinggi, Rabu (3/8) kemarin. Ini terjadi di sepanjang Pantai Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan. Air laut di Pantai Lepang naik hingga ke daratan sepanjang 300 meter dari bibir pantai. Akibatnya, lahan persawahan di Subak Lepang terendam. “Air laut sudah naik sejak Senin (1/8) lalu, bahkan sampai merendam persawahan,” kata Wayan Sugata, salah seorang warga Lepang. Ia memperkirakan lima hektar sawah di Subak Lepang terendam air laut. Ini merupakan kejadian kedua pada 2016. Peristiwa pertama terjadi saat musim panen akhir April lalu. Saat itu petani banyak dirugikan karena sawah yang terendam air laut tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah dengan alasan tidak masuk asuransi. Belum lagi Pantai Lepang kini mulai terkikis ombak. Naiknya air laut di Pantai Lepang hingga ke daratan membuat waswas warga yang berkunjung. Salah satunya I Gusti Ngurah Sudarsana. Ia bersama keluarganya terpaksa mengurungkan niat untuk melaksanakan upacara adat di sana kemarin. Pria asal Banjar Banda, Takmung, ini tidak mau mengambil risiko ketika gelombang di Pantai Lepang sangat tinggi. “Saya bermaksud untuk melaksanakan upacara telu bulanan. Karena gelombang besar, kami terpaksa menggelar upacaranya agak jauh dari pantai,” jelas guru SMP di Dawan itu. Gelombang tinggi juga mengganggu aktivitas pencari batu sikat di Pantai Sidayu yang lokasinya berdampingan dengan Pantai Lepang. Menurut salah satu pencari batu sikat, Made Suana, akibat terjangan air laut, dirinya dan rekan-rekannya lari tunggang langgang. Menurut Bendesa Desa Pakraman Sidayu Kangin, Jero Dalang Wayan Lamu, fenomena gelombang tinggi terjadi tiga kali setiap tahun. Ia menilai gelombang laut tahun ini paling besar dibandingkan sebelumnya. “Cuaca sekarang memang tidak menentu. Saya khawatir gelombang laut akan semakin besar dan semakin mengikis pesisir,” tandasnya. (kmb)

Penanganan Putusnya Jalan Eksisting

Satuan Kerja Serahkan ke Pemkab Semarapura (Bali Post) –

Setelah sebulan tidak ada kejelasan terkait perbaikan jalan eksisting yang terputus akibat luapan air Tukad Unda, akhirnya satuan kerja meminta Pemkab Klungkung untuk memperbaiki sendiri akses menuju Pelabukan Gunaksa di eks galian C tersebut. Hal itu terkuak pada rapat percepatan operasional Pelabuhan Gunaksa di Kantor Praja Mandala, Semarapura, Selasa (2/8).

Bali Post/kmb

DARATAN - Air laut di Pantai Lepang naik ke daratan hingga merendam areal persawahan, Rabu (3/8) kemarin.

Kasus Jatuhnya Penumpang ”Boat” Caspla III

Polisi Kesulitan Cari Bukti Kematian Korban

Semarapura (Bali Post) – Dua bulan sudah Ni Ayu Sukaseni terjatuh dari boat Caspla III Bali di perairan Nusa Penida. Meski begitu, kasus yang ditangani Polres Klungkung ini belum jelas sampai sekarang. Tim yang dibentuk Polres kesulitan menyelidikinya dengan alasan masih belum cukup bukti, terutama bukti yang menyatakan korban telah meninggal dunia. Kasat Reskrim AKP Wiastu Andri Prajitno menyatakan mesti ada saksi yang bisa memberikan keterangan bahwa korban sudah tewas dan tewasnya bagaimana. ‘’Kamis masih mencari bukti-bukti tersebut,” katanya saat diminta konfirmasinya, Rabu (3/8) kemarin. Pihaknya terus melakukan koordinasi dan minta petunjuk dari pihak kejaksaan terkait kasus tersebut, termasuk melakukan gelar perkara di internal Polres. Hanya, kejaksaan tetap meminta agar Polres mencari saksi-saksi lagi yang menyatakan kalau korban sudah tewas. “Kasusnya masih tetap berjalan. Kami masih mencari bukti siapa yang punya SOP menyatakan kalau korban meninggal,” jelasnya. Menurut Wiastu Andri, kasus ini tidak gampang, karena bukti kematian korban harus ada secara legalitas seperti akte kematian. Jika tidak menunjukkan hal tersebut tidak akan diterima oleh jaksa atau hakim. Apalagi jika sampai sudah ada tersangkanya. Sejauh ini belum ada tersangka dalam kejadian tersebut. Nakhoda kapal boat yang dilaporkan baru berstatus terlapor. Polres sendiri sudah memeriksa banyak saksi. Saksi yang diperiksa di antaranya penumpang boat, keluarga korban, ABK, nakhoda, dan syahbandar. Pihak Polres juga berencana meminta keterangan petugas Basarnas dan BMKG yang mengetahui situasi laut dan cuaca saat kejadian. Kasat Reskrim mengakui sudah mengembalikan kapal boat Caspla III kepada pemilik boat setelah sempat diamankan sebagai barang bukti. “Untuk kepentingan penyelidikan kami hanya mengamankan barang yang perlu seperti radio dan rekaman GPS yang ada di kapal boat,” tambah Andri. Gusti Ayu Sukaseni, seorang guru asal Banjar Celuk, Panjer, Denpasar Selatan, jatuh ke laut setelah boat Caspla II yang ditumpanginya dihantam gelombang pada 8 Juni lalu. Korban yang Kepala SD 13 Sesetan diketahui jatuh ke laut ketika boat berangkat dari Pelabuhan Buyuk, Nusa Penida, menuju Pelabuhan Pesinggahan, Dawan, sekitar pukul 15.45 Wita. (kmb)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/dwa

PUTUS - Jalan eksisting di Pelabuhan Gunaksa terputus akibat luapan air Tukad Unda beberapa waktu lalu.

Rapat percepatan operasional Pelabuhan Gunaksa melibatkan dinas terkait di provinsi dan Kementerian Perhubungan serta pihak konsultan dari PT Pal Marine Service (Palmars) selaku pengelola Kapal Roro. Mendengar permintaan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyanggupi dan segera mungkin menyelesaikannya. Pihaknya akan secepatnya mengalokasikan anggaran dan bila diperbolehkan berupaya menggunakan dana tidak terduga dari APBD

Klungkung. Bila aturan tidak mengizinkan, pihaknya bakal mendekati kontraktor yang bekerja di Pelabuhan Gunaksa untuk melakukan perbaikan. ‘’Dana perbaikan jalan eksisting tidak terlalu besar. Anggaran ada, tapi apa boleh atau tidak kami gunakan. Kalau tidak boleh kami terpaksa mencari sumber lain. Mudah-mudahan ada kontraktor di sana yang bisa diajak kerja sama,” kata Suwirta usai memimpin rapat. Menurutnya, yang men-

jadi persoalan adalah apakah Pelabuhan Gunaksa bisa dioperasikan atau tidak. Setelah uji coba dermaga, PT Palmars sempat memberikan pertimbangan. Di antaranya soal posisi dermaga yang tepat di depan pintu masuk pelabuhan dan jarak yang terlalu dekat (kurang lebih 100 meter) membuat efek gelombang dan ombak pantai langsung mengenai kapal. Draft kapal rendah (1,62,00 meter) sehingga sekecil apa pun gelombang sangat

berisiko terhadap penumpang dan kendaraan seperti terpeleset, jatuh, terjepit, dan bergeser). Sebelumnya, Suwirta melemparkan pertanyaan apa yang bisa dilakukan satuan kerja untuk mempercepat penanganan akses jalan menuju Dermaga Gunaksa. Menurut Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Bali Putu Naning Djayaningsih, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk menangani jalan eksisting mengingat upaya normalisasi Tukad Unda terbentur masalah lahan. Hingga saat ini belum ada kepastian dari Pemkab Klungkung terkait pengadaan lahan untuk melakukan normalisasi. Dikatakannya, akses jalan

ke dermaga masih dalam proses presentasi kajian simpang. Pada kajian ini dibahas terkait struktur dan konstruksi jalan. “Kami masih menginformasikan lagi ke Kementerian PU terkait jalan dermaga dan kajian simpangnya,” tutur Putu Naning. Sementara itu, Kasubdit Pelabuhan Penyeberangan Direktorat Prasarana Perhubungan Darat Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Johnny Siagian berharap minimal tahun ini Pelabuhan Gunaksa bisa beroperasi. Kerusakan yang terjadi di laut dan darat akibat gelombang mesti diperbaiki oleh pihak kontraktor pelaksana karena masih dalam pemeliharaan satu tahun. (dwa/kmb)

Banyak Pintu Masuk ke Nusa Penida

Disbudpar Sulit Naikkan Retribusi Semarapura (Bali Post) – Wisata bahari di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kabupaten Klungkung. KKP Nusa Penida menjadi objek wisata utama yang berkontribusi terhadap PAD. Sayangnya, banyak pintu masuk menuju perairan Nusa Penida, sehingga retribusi bocor. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Klungkung I Wayan Sujana dihubungi Selasa (3/8) kemarin, mengakui saat ini banyak aktivitas diving, snorkeling, dan olahraga air di KKP Nusa Penida. Selain musim liburan mulai Juni hingga Agustus, tingginya kunjungan juga dikarenakan munculnya ikan mola-mola. Akan tetapi, banyaknya pintu masuk menuju perairan Nusa Penida mem-

buat Disbudpar kelimpungan mengenakan retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga, KKP Nusa Penida menjadi salah satu objek yang mengenakan tarif kepada wisatawan. Wisatawan yang mengunjungi wilayah ini diharuskan membayar Rp 7 ribu (dewasa) dan Rp 4 ribu (anak-anak) per orang. Menurut Sujana, sementara ini pihaknya hanya mampu mengenakan retribusi kepada wisatawan yang mengunjungi perairan Nusa Penida melalui kapal cruise seperti Bounty Cruise, Quicksilver Cruise, dan Bali Hai Cruise. Sementara tamu yang masuk melalui penyeberangan tradisional di Sanur atau jasa diving yang membawa boat pribadi, sangat sulit dikenakan retribusi. ‘’Meski

sudah ada petugas yang mengontrol, tidak sepenuhnya dapat memungut retribusi. Kami sulit sekali memantau apalagi lintas kabupaten dan aktivitasnya di tengah laut,” jelasnya. Untuk mengatasi kebocoran retribusi tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mencetuskan untuk menggarap segi tiga emas penyeberangan. Dengan cara ini diharapkan wisatawan yang akan berkunjung ke Nusa Penida menyeberang melalui Klungkung, yakni Pantai Pesinggahan, sehingga dapat mudah didata. Segi tiga emas meliputi Pantai Bias Munjul di Nusa Penida, Pelabuhan Pesinggahan (Kecamatan Dawan) dan Pelabuhan Sampalan (Nusa Penida). Ketika tempat penyeberangan ini diharapkan menjadi transportasi andalan menuju perairan Nusa Penida. (dwa)

Desa Wisata Harus Pertahankan Ciri Khas

Semarapura (Bali Post) – Tahun ini Pemkab Klungkung fokus menggarap Desa Kamasan sebagai desa wisata. Pemkab membuat gapura dan akan menata jalan di wilayah sekitar Desa Kamasan. Masyarakat diminta berperan aktif dengan menggarap berbagai ciri khas Desa Kamasan yang dimiliki secara turun-temurun. Selain itu, menyediakan akomodasi seperti penginapan dan restoran yang menampilkan ciri khas Klungkung. Anggota DPRD Klungkung asal Desa Kamasan, Ketut Sukma Sucita, menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Klungkung yang telah menggarap secara serius Desa Wisata Kamasan. Untuk menyukseskan desa wisata ini juga diperlukan peran serta masyarakat sebagai eksekutor. Berbagai aktivitas seni dan budaya masyarakat yang diwariskan leluhur dapat menjadi daya tarik wisatawan. Ia minta masyarakat berpartisipasi dengan melestarikan aset-aset budaya yang ada di Kamasan, baik fisik berupa pura maupun kesenian. Warisan kesenian seperti lukisan tradisional Wayang Kamasan, perajin bokor, perajin cincin bertahtahkan karang boma, dan

Bali Post/dwa

LESTARI - Lukisan tradisional Wayang Kamasan masih lestari sampai sekarang. uang bolong harus digarap apik agar wisatawan tertarik dan mau berkecimpung. “Peran serta muda-mudi untuk mengembangkan kembali kegiatan berkesenian dapat menjadi daya tarik Desa Kamasan,” tuturnya saat diminta konfirmasinya, Rabu (3/8) kemarin. Selain itu, fasilitas akomodasi berupa home stay di rumah-rumah warga diharapkan terealisasi agar wisatawan mau tinggal lama dan berbaur dengan masyarakat sekitar. “Hidangkan pula kuliner asli Klungkung, bukan kuliner

seperti hotel-hotel. Ini untuk menampilkan ciri khas Desa Wisata Kamasan,” jelas Ketua DPC NasDem tersebut. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Klungkung akan memberikan pelatihan ke aparat desa, kelompok sadar wisata, masyarakat dan sekaa teruna teruni terkait pengembangan daerah wisata. Sementara Dinas Pekerjaan Umum menggarap perbaikan jalan dan mengatasi banjir yang terjadi di pintu masuk timur menuju Desa Kamasan. (dwa)

Bali Post/dwa

BOCOR - Retribusi dari wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida mengalami kebocoran.


Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

BULELENG

11

Lomba Kreativitas Anak di Bulfest

Singaraja (Bali Post) – Gelaran Buleleng Festival (Bulfest) 2016 tidak saja menampilkan kesenian tradisional dan modern. Akan tetapi, juga diisi dengan kompetisi kreativitas anak. Di antaranya, lomba mewarnai untuk TK/ PAUD, lomba menggambar tingkat SD, dan lomba menggambar karikatur tingkat SMP. Lomba yang dipusatkan di halaman rumah dinas jabatan Bupati, Rabu (3/8) kemarin itu menyedot ratusan siswa mulai TK/PAUD, SD, dan SMP di Bali Utara. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten

Wayang Wong Tejakula Raih Penghargaan UNESCO

Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa, menggali potensi dan bakat siswa dalam hal mewarnai, menggambar dan membuat karikatur. Kreativitas mendapat ruang yang luas dalam pendidikan berbasis karakter. Utamanya untuk meningkatkan integritas dan menjadikan pendidikan sebagai ekosistem yang menyenangkan. “Dengan semakin sering kita gelar kompetisi kreativitas, anak didik di sekolah akan semakin tumbuh dan berkembang,” katanya. (kmb38) Bali Post/kmb38

CABUT PERDA - Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Buleleng Gede Ody Busana (kiri) membahas pencabutan empat dari tujuh Perda yang telah diinstruksikan oleh pemerintah pusat dan Pemprov Bali.

Dewan Bahas Pencabutan Empat Perda

Bali Post/kmb38

BULFEST - Lomba kreativitas anak turut mewarnai gelarang Bulfest 2016 di halaman rumah dinas Bupati, Rabu (3/8) kemarin.

Ngoncang Diharapkan Tetap Lestari Singaraja (Bali Post) Kesenian ngoncang turut memeriahkan pembukaan Buleleng Festival (Bulfest) 2016. Tidak tanggung-tanggung, ada sepuluh sekaa ngoncang membawakan kesenian yang umumnya dipentaskan dalam upacara keagamaan itu. Kepala Disbudpar Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. yang dikonfirmasi Rabu (3/8) kemarin, mengatakan 10 sekaa yang dilibatkan berasal dari wilayah Kecamatan Buleleng, Sukasada, dan Sawan. Kelompok ngoncang ada yang terdiri dari enam sampai sepuluh orang. Mereka menggunakan alat terbuat dari kayu jati atau pule berbentuk bulat memanjang dengan ukuran dua hingga tiga meter. Di tengah kayu berisi lubang dan dipukul menggunakan alat disebut elu atau alu dari kayu berbentuk bulat memanjang, umumnya untuk menumbuk padi. “Lewat tema Masterpiecies Of Buleleng atau Kembang Rampe Den Bukit,

ngoncang kami harapkan tetap lestari karena tradisi ngoncang sebagai warisan nenek moyang memiliki makna sekala-niskala,” ujarnya. Sutrisna menambahkan, kesenian ngoncang merupakan representasi kegembiraan rasa syukur ibu-ibu merayakan hasil panen. Hentakan irama serasi ngoncang yang terbuat dari kayu adalah simbol rasa persatuan dan kesatuan. Ngoncang merupakan peninggalan leluhur dan keberadaannya masih lestari sampai saat ini. Lewat Bulfest, generasi muda diharapkan mengetahui tradisi yang dimilikinya ini. “Bagaimana bentuk dan pola memainkan ngoncang mereka jadi tahu karena melihat langsung. Makna suara yang dihasilkan ngoncang menjadi simbol keserasian hidup. Pengunjung belajar dan mengetahui banyak hal kalau Buleleng memiliki beragam kekayaan budaya dan tradisi di dalamnya,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

KESERASIAN - Ibu-ibu dari sepuluh sekaa ngoncang di Buleleng terlibat melestarikan kesenian ngoncang yang memiliki makna tradisi dan keserasian di masyarakat.

Singaraja (Bali Post) – Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Buleleng bersama Bagian Hukum Sekkab Buleleng membahas pencabutan empat dari tujuh peraturan daerah (perda), Rabu (3/8) kemarin. Pembahasan ini terkait dengan instruksi pencabutan perda oleh pemerintah pusat. Sementara pencabutan tiga perda lainnya belum dibahas, lantaran belum dilengkapi dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali terkait pasal yang akan dicabut. “Alasan tujuh perda ini dicabut karena bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi. Selain itu, kewenangan untuk menindaklanjuti penerapan regulasi ini telah diambil alih oleh pemerintah provinsi. Namun dari 7, baru 4 yang sudah dilengkapi SK Gubernur Bali,” ujar Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Ody Busana. Empat perda yang dimaksud, lanjut Ody, yakni Perda No. 3 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Perda No. 2 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Perda No. 2 Tahun 2012 tentang Perizinan, dan Perda No. 10 Tahun 2011 tentang

Pajak Hiburan. Sementara tiga perda yang belum bisa dibahas yakni Perda No. 19 Tahun 2011 tentang Pergantian Biaya Cetak KTP dan Akta Catatan Sipil, Perda No. 22 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, dan Perda No. 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Sesuai isi SK Gubernur, Bupati Buleleng diminta selambat-lambatnya tujuh hari menghentikan penerapan Perda tersebut dan segera dilakukan penyesuaian dengan peraturan yang baru. “Untuk mencegah keterlambatan menindaklanjuti instruksi pencabutan itu, kami secara maraton akan membahas pencabutan perda tersebut,” imbuhnya.

Disisi lain, Ody juga mendesak eksekutif segera melakukan koordinasi untuk meminta penjelasan terkait SK pencabutan tiga Perda yang belum keluar itu. Percepatan pembahasan penyempurnaan ini penting karena jika dibiarkan begitu saja, dewan khawatir pemerintah pusat atau provinsi mengangap pemkab tidak respek terhadap kebijakan dari lembaga yang lebih tinggi. “Kita minta tiga Perda yang belum ada SK Gubernur itu segera diajukan agar dilakukan penyesuaian terhadap beberapa substansi yang telah dibatalkan. Baik terkait Undangundang No. 23 Tahun 2014 dan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK),” jelas politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Seririt ini. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Kesenian wayang wong asal Desa Tejakula, Buleleng, makin dikenal di mata dunia. Lakon cerita Ramayana dibawakan menggunakan bahasa Kawi di setiap pementasan. Dirjen K ebudayaan K ementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Pemerintah Kabupaten Buleleng, di malam pembukaan Buleleng Festival yang ke-4 telah menyerahkan sertifikat penghargaan penetapan wayang wong Desa Tejakula, sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO. Kini, generasi muda diharapkan ikut melestarikan sebagai tantangan di era globalisasi. Tokoh masyarakat sekaligus pemain wayang wong, Drs. Gede Komang, M.Si., menerima langsung sertifikat dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. mewakili Desa Tejakula. Ia mengatakan, nilai kesakralan topeng wayang wong sangat dijaga masyarakat di wilayahnya. Tidak sembarang topeng di Pura Pemaksan Desa Tejakula, yang berjumlah lebih dari 75 topeng dapat ditampilkan di tempat umum. “Topeng aslinya tidak boleh dibawa keluar dan hanya boleh dipentaskan di Pura Pemaksan Desa Adat Tejakula. Setiap pangempon sangat menjaga ke sakralan topeng wayang wong ini,” ujarnya saat ditemui Bali Post, Rabu (3/8) kemarin. Padahal, lanjut Gede Komang, cukup banyak wisatawan mancanegara yang tertarik ke Desa Tejakula untuk melihat pementasan wayang wong. Lantaran wayang wong di dalam Pura tidak bisa dibawa keluar, akhirnya tokoh masyarakat Desa Tejakula membuat suatu duplikat.

Tapel alias topeng wayang wong dibuat menyerupai aslinya seperti di Pura Pemaksan. “Duplikat itulah dibolehkan pentas keluar desa. Di tahun 1970-an, topeng duplikat wayang wong dibawa pentas di dalam maupun luar negeri. Baru kemudian wayang wong ini dikenal di negara Asia dan Eropa,” imbuhnya. Gede Komang menjelaskan, wayang wong dikenal di berbagai negara dibantu tokoh kenamaan Nyoman Tusan dan Made Bandem, Jero Bendesa serta Santika. Gede Komang sendiri, sedari awal juga ikut ngayah masolah atau menari di Desa Tejakula. Dia kemudian diangkat sebagai penasihat sekaa wayang wong Teja Murti dan hanya satusatunya ada di desanya. Sejauh ini, para penari wayang wong dikatakan tidak kesulitan dalam gerakan tari. “Memang kalau menari wayang wong teman-teman tidak kesulitan. Hanya ketika makekawin, makidung dan berucap sesuai alur cerita lakon Ramayana tentu tidak gampang. Sebab, bahasa Kawi yang dipakai belum banyak dipahami. Wayang wong asli Tejakula, berkembang sejak abad ke17 dan wajib dipentaskan aslinya setiap hari Umanis Galungan,” ucapnya. Menurut Gede Komang, pemain wayang wong mendapat pawisik turuntermurun untuk melestarikan di generasi berikutnya. Konon apabila tidak mematuhi kepercayaan atau istilahnya ngiring, maka dipercaya yang bersangkutan kerap mengalami sakit atau kesulitan dalam kehidupannya. “Sedangkan yang bukan keturunan juga diberi ruang untuk belajar menari wayang wong,” tandasnya. (kmb34)

Gagal Cari Investor

Aset SPDN akan Dilimpahkan ke Pemprov Bali Singaraja (Bali Post) – Nasib pengelolaan Stasiun Pengisian Disel Nelayan (SPDN) di kawasan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit Kecamatan Sawan tampaknya semakin tidak jelas. Hal ini karena pihak ketiga (investor -red) belum ada yang tertarik mengelola fasilitas penunjang PPI tersebut. Padahal, SPDN telah ditutup sejak satu tahun lalu. “Kami masih berusaha mencari investor untuk mengelola SPDN itu,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Buleleng Ni Made Arnika yang ditemui, Rabu (3/8) kemarin. Kendati demikian, Arnika mengaku juga tengah berkoordinasi dengan Pemprov Bali terkait penyerahan pengelolaan aset SPDN ke provinsi. Hal ini memungkinkan dalam Undang-undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang salah satunya mengatur bahwa pengelolaan kelautan diambil alih pemerintah provinsi. Namun dari koordinasi awal, pemprov masih melakukan pendataan aset sarana dan prasarana kelautan. Dengan kata lain,

belum ada kepastian pengelolaan aset sarana kelautan apakah ikut diserahkan kepada pemprov atau tidak sesuai isi Undang-undang No.23 Tahun 2014. “Jika regulasi mengatur bahwa aset sarana dan prasarana bidang kelautan di daerah juga diambil alih provinsi, pemkab tidak lagi dibebani dengan tanggung jawab mengelola fasilitas itu,” jelasnya seraya mengatakan SPDN dulunya dibangun untuk meringankan dan membantu nelayan, serta mendatangkan keuntungan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Bali Post, sejak Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Mina Bahari menghentikan pengelolaan SPDN, pemkab sudah menawarkan

kepada pihak ketiga untuk mengelola SPDN. Sayangnya, setelah lebih dari setahun sejak SPDN tutup, belum ada satu pun investor yang mau bekerja sama mengelola SPDN tersebut. Sulitnya mendapat pihak ketiga tidak lepas dari minimnya permintaan bahan bakar untuk kepal nelayan. Situasi ini bertambah parah karena PT Pertamina (Persero) terkesan menyulitkan persyaratan nelayan pada saat membeli BBM di SPDN. Lantaran alasan itu pula, SPDN yang dibangun dari dana APBD Buleleng itu terpaksa ditutup lebih dari setahun. Langkah ini dipilih karena jika dipaksakan, pengelolaan SPDN ini tidak mampu mendatangkan keuntungan bagi pengelolanya. (kmb38)

Bali Post/kmb34

WARISAN BUDAYA - Wayang wong asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, semakin dijaga kelestariannya pascamemperoleh sertifikat penghargaan dari UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.


JEMBRANA

12

Bupati Artha Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kebun Raya Jagatnata BUPATI Jembrana I Putu Artha menandai dimulainya pembangunan Kebun Raya Jagatnata dengan meletakkan batu pertama, Rabu (3/8) pagi di areal kawasan Pura Jagatnata Kabupaten Jembrana. Peletakan batu pertama turut disaksikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa beserta sejumlah pejabat Pemkab Jembrana. Hal ini akan menjadi sejarah penting bagi pembangunan pelestarian dan konservasi alam di Jembrana. Pasalnya konsep pembangunan Kebun Raya Jagatnata berbeda dengan kebun raya pada umumnya di Indonesia. Kebun Raya Jagatnata dibangun dengan konsep tematik yang nantinya akan lebih mengutamakan penanaman pohon untuk keperluan sarana upakara, ter-

masuk pelestarian tanaman langka di Jembrana, bahkan Bali sekalipun. Tidak itu saja, Kebun Raya Jagatnata akan menjadi satu-satunya kebun raya di Bali yang dikelola langsung pemerintah Kabupaten Jembrana. Selain tanaman usada dan tanaman langka, juga akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas umum yang bangunannya bernuansa alam dan ornamen Bali. Kebun Raya Jagatnata juga ditujukan sebagai wahana penelitian, konservasi dan edukasi. Mengawali pembangunan Kebun Raya Jagatnata Tahun 2016 ini Pemkab Jembrana telah menyiapkan anggaran mencapai Rp 4,3 miliar untuk membangun gerbang utama dan pagar yang berornamen khas Bali, jalan sirkulasi, areal parkir, planter box, bangunan pusat informasi alias Tourism Information

PELETAKAN BATU – Bupati Jembrana I Putu Artha melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kebun Raya Jagatnata.

Centre (TIC), plat deker dan landscape. Pembangunan yang diproyeksikan selesai selama tiga tahun tersebut, pada tahun 2017 nanti biayanya akan dibantu dengan APBN. Jumlahnya mencapai Rp 50 miliar untuk pengadaan tanaman dan pembangunan sarana pendukung lainnya. Pembangunan Kebun Raya Jagatnata akan semakin memperkuat keberadaan Pura Jagatnata. Pasalnya ke depan tidak akan ada lagi kendaraan bermotor yang boleh masuk ke areal pura karena telah disiapkan lahan parkir yang sangat memadai. Bupati Jembrana I Putu Artha mengungkapkan, pembangunan Kebun Raya Jagatnata terlaksana berkat dukungan masyarakat Jembrana. Begitu juga bantuan dari berbagai pihak, baik itu pusat seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), termasuk perjuangan tokoh-tokoh masyarakat Jembrana dan Bali yang memiliki akses di pusat. Ia berkeyakinan Kebun Raya Jagatnata akan menjadi destinasi baru kepariwisataan di Jembrana. “Kebun Raya Jagatnata akan memberikan dampak positif bagi kemajuan perekonomian yang muaranya akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Jembrana,“ terangnya. Selain itu, ia menekankan supaya pembangunan yang dilakukan benar-benar dikerjakan sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang telah ditetapkan. (ad142)

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Sosialisasi Pencegahan Korupsi

Selama Ikuti Aturan, Jangan Takut Jalankan Program

Negara (Bali Post) Guna memberikan pemahaman terkait kasus korupsi, pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali menggelar sosialisasi di Gedung Kesenian Bung Karno. Kepala BPKP Perwakilan Bali Sudiro menegaskan, selama mengikuti aturan dan tidak ada niatan yang tidak baik, jangan takut bekerja dan menjalankan program yang sudah ditetapkan. Hal ini disampaikan di hadapan ratusan pegawai Pemkab Jembrana, Rabu (3/8) kemarin. Para pegawai ini di antaranya pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Jembrana, para pejabat pengadaan barang, pejabat pembuat komitmen serta pengurus dan penyimpan barang termasuk Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengikuti guna pemahaman yang sama terkait korupsi. Sudiro mengatakan pemahaman kasus korupsi ini penting supaya seluruh pemangku kebijakan, khususnya dalam pengadaan barang dan

jasa bisa bekerja sesuai jalur, aturan dan tidak terpeleset ke hukum. Bersikap terlalu hatihati, bahkan sampai tidak berani menjalankan program justru berimbas ke hal negatif pada daerah bersangkutan. “Serapan anggaran daerah menjadi rendah. Dana yang mesti disalurkan ke masyarakat terhambat. Ini tentu merugikan,” ucapnya. Untuk itu, ia meminta agar para pemangku kebijakan bekerja sesuai aturan yang ada. Sementara, Wabup Kembang Hartawan menerangkan faktor takut dan kehati-hatian merupakan penghambat peny-

erapan anggaran, termasuk di Jembrana. Diakuinya serapan anggaran berjalan lambat, khususnya di semester awal. Hal tersebut akan merugikan sendi-sendi ekonomi warga yang masih sangat bergantung pada kucuran APBD. “Apabila kegiatan pemerintah lambat dikerjakan, maka berdampak pada ekonomi lokal tidak bergerak sehingga secara tidak langsung akan membunuh pengusaha beserta karyawannya. Ini merupakan kesalahan kita yang duduk di pemerintahan selaku pemangku kebijakan,” tandas Wabup Kembang. Ia pun memahami selama

ini kehati-hatian stafnya dalam bekerja disebabkan adanya berbagai aturan yang mesti diikuti. Karena itu Wabup meminta kesempatan yang diberikan BPKP dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Wabup berharap kepada jajarannya agar tidak takut asal senantiasa mau belajar, bertanya dan bekerja. Bukan diam karena takut berbuat apa. Contohnya, apabila ada aturan yang dianggap memberatkan program yang sedang berjalan, jangan berkutat pada pasal yang memberatkan karena akan lama prosesnya. “Cobalah bekerja dari pasal-pasal yang dianggap mendukung, namun sebelumnya tetap dikonsultasikan ke pihak berwenang. Dengan demikian, mekanisme yang dianggap menghambat itu bisa diminimalisir,” pungkasnya. (kmb26)

Negara (Bali Post) Terkait ambrolnya senderan pengaman Sungai Ijogading di Kelurahan Loloan Barat, Negara, kini mulai diperbaiki pihak rekanan. Pihak rekanan yang bertanggung jawab ternyata PT Cahaya Bali Bangun Persada (bukan PT Bali Tangi, seperti berita Bali Post, 3 Agustus 2016). Dari pengamatan di lapan-

gan, Rabu (3/8) kemarin, sejumlah pekerja terlihat beraktivitas memperbaiki senderan tersebut. Sedikitnya, ada 8 buruh yang bekerja di lokasi. Para pekerja juga tampak sudah memasang besi untuk memperkuat senderan. Direktur PT Cahaya Bali Bangun Persada Ir. Muhamad Y. mengatakan proyek itu masih dalam masa

pemeliharaan. Sejauh ini, pihaknya memang yang bertanggung jawab dengan ambrolnya senderan tersebut. Senderan itu ambrol karena diterjang banjir besar. Di sana merupakan bekas tempat pembuangan sampah sehingga kondisinya masih labil. “Sekarang kami perkuat lagi dengan besi kolom. Tujuannya, jika ada banjir supaya tidak ambrol

lagi,” jelas Muhamad. Seperti berita sebelumnya, proyek senderan Sungai Ijogading dengan nilai miliaran rupiah baru diserahkan Desember 2015, namun sudah hancur. Kondisi ini membuat warga penyanding mendesak agar senderan ambrol itu segera diperbaiki. Tentunya, yang berhak memperbaiki kerusakan itu yakni pihak rekanan. (kmb)

Ambrol, Senderan Sungai Ijogading Mulai Diperbaiki


Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

SOSOK Siap Berpartisipasi AGENDA Genjek Kolosal menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan RI tahun ini disambut antusias masyarakat Karangasem. Akan tetapi, ada juga sebagian masyarakat yang pesimis pesertanya tidak mencapai target 15.361 orang penari. Apalagi dilaksanakan dadakan tanpa dianggarkan lebih dulu dalam APBD Kabupaten Karangasem. Di tengah rasa pesimis itu, sejumlah perbekel justru menyatakan kesiapannya berpartisipasi memenuhi ambisi Pemkab Karangasem memburu rekor Muri keduanya tahun ini. Salah satunya, Perbekel Duda Timur, I Gede Pawana. Menurutnya, persiapan serius Bali Post/gik yang dilakukan pemerintah daerah seharusnya didukung penuh dari seluruh perbekel. Meski tanpa uang pembinaan atau biaya pelatihan dari pemerintah daerah, menurutnya desa-desa di seluruh Karangasem harus tetap berpartisipasi. Pawana sendiri mengaku langsung mengumpulkan seluruh klian banjar dinasnya dan menjelaskan sikap yang harus diambil desa dalam mendukung kegiatan-kegiatan pemerintah, usai menerima surat dari Pemkab Karangasem. ”Saya jelaskan kepada kadus, kita akan memperingati kemerdekaan RI. Sekarang, kita hanya diminta menyiapkan penari genjek 125 orang, tidak perlu bawa pedang merebut kemerdekaan. Saya kira itu tidak sulit,” kata Pawana Senin (1/8) lalu. Ia mengajak rekannya sesama perbekel punya pemikiran yang sama, bahwa memperingati HUT Kemerdekaan RI tidak semata-mata diukur dengan uang. Tapi semangat bersama-sama mengisinya agar HUT Kemerdekaan itu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan semarak. Salah satunya, agenda genjek kolosal ini dirasakan momentumnya cukup tepat. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, juga sebagai upaya melestarikan budaya khas Karangasem. (gik)

Jelang Genjek Kolosal

Ketua Badan Pengelola Taman Soekasada Oejoeng Dicopot Amlapura (Bali Post) Kejutan terjadi menjelang pelaksanaan genjek kolosal di Taman Soekasada Oejoeng, 10 Agustus mendatang. Ketua Badan Pengelola Taman Soekasada Oejoeng, Nyoman Matal, dicopot mendadak dari posisinya. Dia digantikan Ida Made Alit sebagai ketua baru, sejak 1 Agustus lalu. Dihubungi Rabu (3/8) Bali Post/kmb31 kemarin, Nyoman Matal I Nyoman Matal tidak menampik adanya pergantian secara mendadak itu. Dia sendiri tak tahu apa kesalahannya sehingga harus diganti mendadak. Tapi, mantan Ketua DPRD Karangasem asal Desa Adat Seraya ini tidak mempersoalkannya. Sebab, hal itu memang menjadi kewenangan Bupati Karangasem bersama pihak Puri Karangasem. Dengan keputusan bersama keduanya, Ketua Badan Pengelola diakui memang bisa diganti sewaktu-waktu. “Mohon maaf, saya sudah tidak lagi bertugas di sana. Saya sudah diganti sejak 1 Agustus lalu,” kata Matal saat hendak ditanya mengenai persiapan Taman Soekasada Oejoeng yang akan menampung 15.361 penari genjek nanti. Matal mengaku sudah menjadi Ketua Badan Pengelola lebih dari lima tahun. Sejak adanya badan pengelola ini, Taman Soekasada Oejoeng dapat dikelola lebih profesional. Alhasil, peninggalan Kerajaan Karangasem ini pun dapat terawat dengan baik. Sehingga setiap musim liburan, Juni sampai Agustus, taman air seluas sekitar 40 hektar ini dipastikan penuh sesak dengan wisatawan asing dan nusantara. Usai dicopot dari Ketua Badan Pengelola, Matal mengaku tidak mempersoalkannya. Dia memilih kembali ke kampung halamannya di Desa Adat Seraya dan bertugas seperti biasa atas mandat masyarakat setempat sebagai Bendesa Adat Seraya. Dia hanya berharap, pengurus yang baru dapat meneruskan pengelolaan Taman Soekasada Oejoeng menjadi lebih baik dan sebelumnya. Sebab, Taman Soekasada Oejoeng sudah menjadi ikon Kabupaten Karangasem dan terus menunjukkan tren perkembangan yang positif. ”Taman Soekasada Oejoeng sudah tertata dengan baik. Kini, bagaimana mengembangkan sarana pendukungnya saja untuk menunjang kebutuhan wisatawan asing dan nusantara yang berkunjung ke sana,” tegasnya. Dihubungi terpisah, Ida Made Alit belum berkenan memberikan keterangan. Dihubungi beberapa kali melalui sambungan telepon genggamnya, dia tidak memberikan jawaban. Begitu juga pesan singkat SMS yang dikirimkan ke ponselnya, juga tidak mendapat balasan. Pencopotan Ketua Badan Pengelola sebelumnya, Nyoman Matal, ini akhirnya menjawab spekulasi yang berkembang dalam sepekan terakhir. Pasalnya, Ida Made Alit selalu terlihat mendampingi Gusti Made Tusan (suami Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri) dalam setiap kesempatan pembahasan kegiatan genjek kolosal. Terakhir, dia terlihat bersama-sama memimpin rapat evaluasi terakhir bersama panitia dari Pemkab Karangasem di Gedung UKM Center Amlapura, Senin lalu. Saat itu, dia bahkan berpesan kepada seluruh perwakilan SKPD yang hadir agar bersama-sama serius mempersiapkan agenda besar itu untuk mencetak rekor Muri, sebagai genjek dengan jumlah penari terbanyak. Namun, apa alasan Bupati Karangasem dan Puri Karangasem menunjuk Ida Made Alit sebagai Ketua Badan Pengelola yang baru, belum diketahui. (kmb31)

KARANGASEM

13

Pencurian Marak

Pedagang di Pasar Amlapura Timur Resah Amlapura (Bali Post) –

Ratusan pedagang di Pasar Amlapura Timur, Karangasem, resah karena pasar itu tidak aman lagi bagi mereka. Selama ini, berulang kali terjadi kasus pencurian. Saat pedagang melaporkan maraknya aksi pencurian tersebut kepada Kepala Pasar, tidak mendapatkan tanggapan berarti, sehingga pencurian terus terjadi tanpa ada penanganan. Keluhan itu dilontarkan sejumlah pedagang yang menjadi korban pencurian di pasar itu, Rabu (3/8) kemarin. Para pedagang mengatakan, pencurian silih berganti terjadi sejak pasar dibuka 2014. Sejumlah pedagang mengaku dagangannya dibobol pencuri berulang kali. Dalam sebulan ini, setidaknya ada delapan kali kasus pencurian. Korban pencurian di pasar tepatnya di lantai dua, seperti Helmi. Pedagang topi ini kehilangan uang Rp 500 ribu beberapa hari lalu. Sejumlah pedagang aksesori juga mengaku kiosnya dibobol maling, seperti Yuli kehilangan uang sekitar Rp 800 ribu. Korban lainnya, Marzuki pedagang aksesori, Abdurahman pedagang sepatu dan sandal serta Mariana yang sepuluh hari lalu kehilangan uang. Para pedagang mengaku heran, karena pencuri ada yang masuk dengan membuka rolling door. Pelaku diduga menggunakan kunci palsu karena roling door tidak rusak. Aksi pelaku juga rapi, di mana terkadang dagangan yang ditutupi terpal dan diikat, usai maling mengambil barang berharga, terpal kembali dikat rapi. ”Ada yang kehilangan uang, ada juga barang berharga bukan uang yang digondol maling,” ujar

Marzuki. Para pedagang yang menjadi korban pencurian itu menegaskan, pihaknya sudah melaporkan kasus pencurian berulang itu kepada kepala atau pengelola pasar. Namun, sejauh ini tak ada upaya pengamanan yang berarti sehingga pencurian terus berulang. “Kami hanya disuruh berhati-hati dan diminta tak menaruh barang berharga di kios dalam pasar. Bagi kami, semua barang kami berharga, lalu apakah tiap hari harus dibawa pulang?” ujar salah seorang dari pedagang. Para pedagang itu mengatakan, pihaknya belum pernah melapor ke polisi. Soalnya, para korban sudah melapor ke kepala pasar dan diharapkan pengelola pasar itu yang melapor ke polisi. Korban juga mengaku tak mau melangkahi kepala pasar, apalagi pengelola pasar juga sudah memiliki tenaga keamanan. Dihubungi terpisah, Kepala Pasar Amlapura Timur I Wayan Gina Astika mengakui, dalam minggu ini ada lima korban pedagang yang melapor kehilangan. Dia mengakui, pihaknya belum meneruskan

laporan korban kepada polisi. Pasalnya, pihak pengelola pasar berharap korban sendiri yang langsung melapor ke polisi. Terkait tidak amannya pasar yang dipimpinnya, Gina Astika mengaku tidak tahu penyebabnya. Soalnya, sudah ada bagian keamanan pasar yang dikoordinasi IGK Grantipala. “Memang ada enam tenaga keamanan. Namun, apakah mereka aktif berjaga dan tiap malam apakah ada yang menjaga pasar ini, saya tak tahu,” kilahnya. Gina malah mengatakan, justru dulu ketika pasar itu masih sangat sederhana dan gedungnya belum semegah kini, para pedagang justru lebih aman. Jarang ada pedagang menjadi korban pencurian, kecuali satu dua kasus copet saat pasar ramai menjelang hari raya. ”Dulu, petugas keamanan hanya tiga dan mereka menjaga dagangan di pasar atas dan bawah, justru aman. Kini, anggota keamanan sudah ditambah menjadi enam, malah pedagang berulang kali menjadi korban pencurian,” ujar Gina yang mengaku tak

DPRD Karangasem Sepakat Bahas Ranperda RPJMD

Tata Kelola Pemerintahan Diminta Jangan Feodal

ENAM fraksi di DPRD Karangasem menyatakan sepakat dan menyetujui membahas Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Karangasem pada sidang paripuna di DPRD Karangasem dipimpin Ketua DPRD Nengah Sumardi, Rabu (3/8) kemarin. Namun, dalam penyusunan RPJMD nantinya, kata juru bicara (jubir) Fraksi Partai Gerindra, Putu Deni Suryawan Giri, mesti mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkarakter modern, jangan feodal. Menurut Suryawan Giri, tata kelola pemerintahan Karangasem mesti berkarakter melayani dan bukan dilayani. Diminta juga memperpendek birokrasi serta mempercepat pelayanan atas kebutuhan mayarakat. ”RPJMD mesti disusun supaya mampu mengurangi penduduk miskin secara signifikan dengan membuat dan merealisasikan program padat karya yang bisa menggerakkan ekonomi rakyat,” papar Suryawan Giri. Ranperda RPJMD itu sebelumnya diajukan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri-Wabup Wayan Artha Dipa. Persetujuan membahas Ranperda itu disampaikan juru bicara (jubir) keenam fraksi. Selain menyatakan setuju melanjutkan membahas Ranperda RPJMD tahun 20162021 itu, sejumlah fraksi selain Fraksi Gerindra juga Fraksi Partai Demokrat (F-PD) dengan Jubir Gede Bendesa Mulyawan. Menurut F-PD, RPJMD hendaknya tetap memberikan penekanan kepada peningkatan infrastruktur. “Isu pembangunan strategis hendaknya dikupas tuntas. Jangan mengabaikan persoalan yang pada dasarnya masih terjadi,” ujar Bendesa.

SEPAKAT - Keenam fraksi di DPRD Karangasem sepakat membahas Ranperda RPJMD pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Nengah Sumardi, Rabu (3/8)kemarin. Jubir Fraksi NasDem Kadek Sujana Yasa menambahkan, terkait pembangunan infrastruktur pentingnya pemenuhan air bersih dengan peningkatan cakupan dengan kualitas layanan yang berkesinambungan. NasDem, kata Sujana Yasa, melihat sampai kini belum optimal fasilitas membangkitkan dan pelestarian kesenian berbasis budaya lokal. “Perlu diprogramkan pembangunan fasilitas dalam rangka menumbuhsuburkan seni budaya lokal Karangasem,” paparnya. Fraksi Partai Golkar melalui Jubir Wayan Tama menyoroti masih tingginya angka pengangguran terbuka dan itu terus bertambah tiap tahun dengan munculnya angkatan kerja baru dan lulusan tenaga terdidik baru. Karena itu, ke depan Pemkab mesti membuka lapangan kerja baru melalui terobosan baru di sektor lapangan usaha. Beberapa sektor penting seperti jasa, industri, perdagangan dan pariwisata diyakini F-PG bakal mampu mengurangi pengangguran. “Optimalkan kinerja perangkat daerah

dalam pengelolaan keuangan daerah, penerapan disiplin dan pelayanan publik mesti lebih prima,” tegas Tama. Pembangunan dan sosialisasi di bidang kesehatan perlu terus ditingkatkan. Menurut F-PG, prevalensi sumber penyakit mesti dikurangi sehingga mampu mengurangi beban dan biaya pengeluaran masyarakat dari anggaran berobat. “Kondisi sanitasi lingkungan dan perilaku hidup dan pola hidup sehat mesti dimotivasi dan disosialisasikan sehingga kesadaran masyarakat meningkat. Hal itu guna menghindari banyak warga jatuh sakit, seperti tahun ini akibat demam berdarah,” ujar Tama. Fraksi PDI-P lewat juru bicara Wayan Sudanta menyatakan sependapat dan menyatakan perlunya dirancang program pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti pemenuhan air bersih, memberikan kemudahan petani kecil dalam arti luas dalam memperoleh sarana produksi. (ad140)

Bali Post/013

PENCURIAN - Kondisi pedagang di lantai II gedung Pasar Amlapura Timur. Sejumlah pedagang mengeluh lantaran sering terjadi aksi pencurian di lokasi tempat mereka berdagang. habis pikir. Koordinator pemungutan retribusi pasar Gede Jaya mengatakan, pihaknya tak habis pikir. Apalagi, pencurinya tahu di mana pedagang menaruh barang berharga. Dikatakan, ada pedagang yang sudah berulang kali kecurian, sengaja menyebar barang dagangannya yang cukup mahal, seperti satu buah di taruh di atas dan yang lainnya ditaruh di bagian lainnya. Justru pencurinya tahu dan barang berharga yang mahal itu dicuri maling. Gedung pasar itu, pada Oktober 2014 diresmikan pembukannya oleh Menperindag Gita Wirjawan. Kini, kata

Gina, total pedagang termasuk sampai ke pelataran pasar mencapai 928 orang. Gedung pasar itu dibangun dari dana pinjaman Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu Rp 54 miliar, termasuk gedung UKM Center. Gina mengaku belum memiliki kiat jitu guna mengamankan barang dagangan para pedagang tersebut. Namun, pihaknya sudah melaporkan masalah itu kepada Kadis Perindag Karangasem IGN Suarta. “Sejak 2014, kami mengusulkan agar dipasangi CCTV di gedung pasar. Tapi, sampai kini tak terealisasi karena anggaran tak ada,” katanya. (013)

Peranan Prawayah di Desa Bali Aga

Berkedudukan Istimewa, Menjadi ”Pamuput” Seluruh Ritual Keagamaan ISTILAH prawayah memang terdengar asing dalam struktur desa adat di Bali pada umumnya. Namun, bagi masyarakat di desa tua, prawayah begitu mudah ditemukan. Prawayah dalam tatanan Desa Bali Aga memiliki kedudukan istimewa. Bahkan, prawayah ini mendapat kepercayaan penuh untuk muput atau menyelesaikan seluruh ritual keagamaan di desa adat. Salah satu desa yang masih bertahan dengan struktur kepemimpinan di desa adat seperti ini adalah Desa Adat Timbrah, Karangasem. Salah satu desa tua ini memiliki keunikan dalam menjalankan kegiatan adat yang bersifat ritual. Sebab, dalam pelaksanaannya, selain dipimpin Klian Desa dan prajuru lainnya, juga ada sosok prawayah dan didukung krama desa adat. Seperti saat Aci Usaba Sumbu yang baru kasineb Rabu (3/8) kemarin, prawayah selalu terlibat dalam segala ritual. Prawayah memiliki kesakralan kekuasaan yang terungkap dalam perasaan-perasaan yang sangat mengikat, antara masyarakat dengan prawayah. Dalam sebuah penelitian oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, I Nengah Sudarsa, menerangkan, seorang prawayah memiliki kekuatan gaib yang bersifat transendental sehingga mampu mengatasi gangguan dari kekuatan yang berada di luar diri manusia. Untuk mendapat kekuatan seperti itu, diperlukan kemurnian rohani lewat pelepasan materi, seperti melalui semedi, tapa brata dan ritual keagamaan yang sifatnya saling terkait. “Dalam perannya menyelesaikan segala ritual keagamaan, seorang prawayah harus madwijati dan mendapat upacara pamelisan dan desa adat,” terang Sudarsa dalam hasil penelitiannya. Prawayah di desa ini terdiri dari prawayah lanang (laki-laki) dan prawayah istri (perempuan). Prawayah istri ini berperan sebagai pelaksana ritual keagamaan sesuai dengan emponan atau amongan masing-masing. Sedangkan, sisanya yang ngambil peran dalam melaksanakan upacara di desa adat dilakukan prawayah lanang sebagai pamuput jalannya setiap ritual. Sehingga, di desa tua ini, nyaris tak pernah ditemukan ada sulinggih lain, seperti Ida Pedanda muput ritual keagamaan. Untuk diketahui, prawayah di Desa Adat Timbrah ini terdiri dari berbagai posisi. Seperti Bapa Desa, sebagai pucuk pimpinan prawayah yang bertugas memimpin dan mengkoordinir segala aktivitas prawayah lainnya. Bapa Kubayan, sebagai wakil dari Bapa Desa, Penyarikan, mengurus administrasi prawayah, Sedahan sebagai bendahara prawayah, para Buyut sebagai perencana dan pelaksana upacara yadnya adat dan agama di desa. Ada juga para pemangku yang bertugas membantu para Buyut, selain tugasnya di masing-masing Pemaksan. Para Klian Desa membantu Bapa Desa membagikan tugas-tugas upacara adat dan agama dan berkoordinasi dengan prajuru desa adat. Ada juga Dahyang sebagai juru sapuh di Pura Dalem dan bertanggung jawab penuh dalam setiap pelaksanaan ritual di Pura Dalem. Selain itu, masih ada lagi Penglapuan yang bertugas menyusun jadwal upacara dan menyampaikannya kepada masyarakat melalui kentongan khusus. Sisanya, adalah Juru Tenung, penghubung aktivitas upacara yadnya masyarakat dengan Ida Sanghyang Widhi dalam penentuan suba dewasa. Juru Sapuh bertugas melaksanakan kebersihan dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan sangkepan prawayah setiap sebulan sekali, tepat saat Purnama. Juru Ider sebagai protokoler dalam setiap pelaksanaan upacara agama dan Juru Payas yang berkewajiban menghias pratima, palinggih dan perangkat upacara sebelum puncak upacara dimulai. (gik)


TABANAN

14

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Gedung Maria Terinfeksi HIV Mampu Beri PAD Tabanan (Bali Post) Meski terkesan kurang terawat, Gedung Kesenian I Ketut Maria rupanya masih mampu memberikan PAD bagi Pemkab Tabanan. Dari target penerimaan retribusi Rp 14 juta tahun 2016, hingga Juli lalu sudah terealisasi Rp 6,3 juta. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan I Wayan Sugatra mengatakan retribusi penggunaan Gedung Maria yang masuk dalam aset kekayaan daerah diatur dalam Perda Nomor 3 Tahun 2011. Untuk keperluan komersil dikenakan biaya sewa Rp 500 ribu per hari, nonkomersial Rp 300 ribu per hari dan kegiatan sosial tidak dikenakan biaya sewa. “Ada empat aset yang kami kelola, yakni Gedung Maria, Lapangan Alit Saputra, Lapangan Debes, dan Gedung SKB Kediri,” katanya, Rabu (3/8) kemarin. Retribusi kekayaan daerah pada 2016 ditarget lebih tinggi dibandingkan tahun sebelummya yang hanya Rp 7 juta. Target penerimaan retribusi dinaikkan melihat meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan Gedung Maria. Pembayaran sewa langsung masuk kas daerah. Berhubung aktivitas masyarakat untuk memanfaatkan gedung tersebut terbilang cukup tinggi, pihaknya berencana mengusulkan kenaikan tarif. Sebab, sejak perda ketentuan retribusi kekayaan daerah yang dikeluarkan tahun 2011, belum pernah dilakukan penyesuaian harga. “Saya kira sahsah saja mengusulkan kenaikan tarif, karena di kabupaten lain retribusi gedung minimal sudah di angka Rp 1 juta,” ungkapnya. Kadis PU Tabanan Gusti Ngurah Anom Antara menjelaskan, kewenangan pengelolaan Gedung Maria ada di DKP, namun teknis perbaikan dan pemeliharaan gedung ada di PU. Ketika ada pengajuan rencana perbaikan atau pemeliharaan, tim pengelolaan anggaran daerah yang menentukan apakah perbaikan itu ke PU. Salah seorang warga yang pernah memanfaatkan Gedung Maria untuk menggelar sebuah acara nonkomersil mengatakan, biaya sewa gedung ini murah, lokasinya gampang dijangkau, dan halaman parkirnya luas. (kmb28)

13 Balita Jalani Terapi ARV

Tabanan (Bali Post) –

Infeksi HIV tidak sebatas pada orang dewasa berisiko saja. Anak-anak yang masuk dalam golongan faktor risiko rendah pun ada yang terinfeksi. Berdasarkan data dari Voluntary Counselling and Testing (VCT) Pelangi BRSU Tabanan, tercatat 13 anak usia balita (18 bulan hingga lima tahun) menjalani terapi ARV (Anti-Retro Viral).

APRESIASI – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi kebersamaan masyarakat Desa Pakraman Tista dan panitia dalam melaksanakan ngaben massal.

Kepala VCT Pelangi, dr. Ni Nyoman Tri Darmayanti, mengungkapkan ke-13 balita yang menjalani terapi ARV diketahui terinfeksi HIV karena kedua orangtuanya terjangkit virus yang sama. “Apabila ada suami-istri yang datang untuk berobat akan kami telusuri apakah punya anak atau tidak. Jika ada, akan dilakukan perawatan juga,” ujarnya, Rabu (3/8) kemarin. Dalam pemberian ARV pada anak-anak, pengambilan obat dan saat meminumnya harus diawasi oleh orangtuanya. Jika orangtua meninggal, pengawasan dan pemberian minum obat diserahkan kepada kerabat terdekat. Beruntung ke-13 pasien anak yang ditangani VCT Pelangi masih memiliki orangtua. Mengenai adanya kasus anak yang terinfeksi HIV, namun belum tersentuh pengobatan, Darmayanti tidak bisa memastikan. Sebab, kasus HIV yang ditangani VCT sistemnya adalah menerima bola, atau kesadaran

AD AT istiadat, budaya, agama, dan tradisi menyatukan perbedaan di antara masyarakat khususnya di Kabupaten Tabanan. Terbukti sangat sering masyarakat di desa-desa di Tabanan mengutamakan semangat kebersamaan dan gotong-royong dalam suatu kegiatan membangun desa. Rabu (3/8) kemarin, Desa Pakraman Tista melaksanakan ngaben massal yang dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi unsur muspika terkait dan tokoh masyarakat setempat. “Semangat gotong royong berdasarkan hati yang tulus ikhlas memudahkan segala kegiatan. Inilah yadnya yang satwika utama, bukan dilihat dari biaya dan besar upakara (banten),’’ ucap Sanjaya. Ia mengapresiasi panitia karya yang begitu sigap. Membangun karya dengan tanggap, tidak mementingkan untung

pasien sendiri untuk diperiksa dan menjalani perawatan. “Jadi, jika orangtuanya datang untuk berobat, kami akan mengobati anaknya juga,” ujarnya. Dijelaskannya, ciri-ciri anak atau orang dewasa terinfeksi HIV hampir sama. Jika sudah tahap AIDS, gejala yang umumnya muncul adalah berat badan menurun drastis, kulit kehitaman, dan tumbuh jamur pada mulut. Daya tahan tubuh masing-masing orang berbeda dalam menahan serangan virus. Anak-anak jauh lebih rentan terhadap serangan virus ini sehingga memerlukan penanganan segera. Menurut Darmayanti, sejak enam tahun lalu sudah ada obat ARV untuk anak-anak. Pemberiannya hampir sama dengan obat lainnya. Dosisnya disesuaikan dengan berat badan si anak. Bila anak belum bisa atau susah minum obat dalam jumlah pil, dokter bisa menyarankan anak untuk minum obat dalam bentuk puyer yang dibuatkan oleh apoteker rumah sakit. (kmb24)

Sanjaya Hadiri Ngaben Massal di Desa Tista rugi. Semua dilakukan secara ikhlas. “Ini karya luar biasa, karena panitia melaksanakannya sesuai dengan tradisi dan sangat tanggap. Meski banyak sawa, dalam jangka waktu tidak kurang dari seminggu bisa melaksanakan kegiatan sebesar ini,” ujarnya. Ditambahkannya, beginilah kegiatan sosial masyarakat di Tabanan. Adat, budaya, dan tradisi menyatukan perbedaan di antara mereka. Selalu bisa pakedek pakenyem dalam membangun karya. “Masyarakat Tabanan khususnya di Tista masih memegang teguh adat, budaya, dan tradisi serta mengutamakan kebersamaan di atas segalanya,” ungkapnya. Kebersamaan harus dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi. ‘’Kebersamaan bukan hanya dengan masyarakat semata, melainkan bersama mendukung pemerintah dalam

mewujudkan pembangunan menuju Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi,’’ jelas Sanjaya. Sebelumnya, Ketua Panitia I Ketut Sudiasa mengatakan puncak karya ngaben massal dilaksanakan 5 Agustus besok. Sebanyak 40 sawa dan 42 ngelungah turut di dalamnya. Tidak hanya dari Tista, tetapi juga asal Desa Kerambitan, Blumbang, dan Mambang. Dana ditanggung bersama (rombo). Masing-masing sawa dikenakan iuran Rp 3,5 juta dan ngelungah Rp 750 ribu. Panitia juga melakukan penggalian dana dan mendapat sumbangan dari pihak lain, sehingga terkumpul Rp 170 juta. ‘’Berapa yang akan kami habiskan belum bisa dipastikan. Yang jelas kami mohon kepada Wabup Sanjaya selaku wakil dari pemerintah agar bisa membantu kekurangannya,” tandasnya. (ad138)

Warung Global

Layanan JKN Jangan Menjebak dan Menjerat

BEGITU banyak jaminan kesehatan yang dikeluarkan oleh masing-masing pemimpin, seperti, JKBM, dan KIS, sehingga menjadi tumpang-tindih. Padahal negara mengalokasikan dana jaminan kesehatan kepada masyarakat, namun tidak dikelola secara profesional. Demikian pendapat Gusti di Renon dalam acara Warung Global dengan topik ‘’JKN Perlu Banyak Perbaikan’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Rabu (3/8) kemarin.

Bali Post/kmb28

Gedung I Ketut Maria

Suara Tabanan

Tak Sesuai Harapan

Pemerintah jangan hanya mengeluarkan program, sedangkan praktiknya di lapangan jauh dari harapan. Seperti kartu kesehatan, pelayanan yang diberikan petugas tidak sesuai harapan. Budiada, Yeh Gangga

Sebenarnya, lanjut Gusti, yang perlu diperhatikan adalah pelayanan di rumah sakit yang selama ini selalu dibatasi. Masyarakat sebagai pengguna layanan perlu dilindungi undang-undang. Ketika dirugikan, masyarakat bisa menggugat dan tidak mendapat kesulitan. Agar sama-sama merasakan, sesekali pejabat ikut pelayanan seperti masyarakat miskin. Made Olan Santosa di Denpasar setuju pelayanan JKN perlu diperbaiki. Salah satunya pelayanan publik agar tidak lima hari kerja, karena orang sakit tidak mengenal hari. Selain itu, sudah di rumah sakit dan opname, sangat susah mendapatkan kamar perawatan. Pasien yang seharusnya sudah pulang, karena hari libur maka harus menunggu petugas yang bertugas

Senin, sehingga pasien lain harus menunggu. Jam kerja mesti memakai shift seperti karyawan swasta, maka hal tersebut tidak akan terjadi. Menurut Ayuk di Petang, Badung, begitu banyak program pemerintah untuk jaminan kesehatan, tetapi kenapa masih banyak masyarakat

yang memerlukan pelayanan tidak tersentuh. Masyarakat miskin bertanya-tanya ke mana harus mengurusnya. Di luar daerah ditemukan kartu JKN yang palsu. Jangan-jangan, kata Arya di Denpasar, dokternya palsu. Kenapa negeri ini penuh dengan kepalsuan? Jangan sampai program ini hanya nafsu besar tenaga kurang. Pemimpin kita memiliki nafsu besar, tetapi kenyataan di lapangan jauh berbeda. Agung Jaya Negara di Denpasar menyatakan jaminan kesehatan di Indonesia hanya menjebak dan menjerat.

Terkesan menyengsarakan masyarakat yang sudah sakit. Terbukti dengan pelayanan yang diberikan semuanya harus membayar alias pembohongan publik. Ada jaminan pelayanan kesehatan dari pemerintah, tetapi pelayanan di lapangan tidak sesuai program. Menurut Gede Biasa di Denpasar, sudah sakit parah dirujuk ke sana ke mari sehingga pasien meninggal. Pelayanan kesehatan sangat mahal dan sulit didapatkan oleh masyarakat tidak mampu. Lain dengan masyarakat kaya, pasti mencari pelayanan kesehatan yang terbagus.

Semua ini disebabkan oleh pejabat yang sering berobat ke luar negeri. Carut-marutnya JKN, kata Made Suarjana, perlu penanganan semua pihak karena ada sisi positif dan negatifnya. Positifnya masyarakat terbantu, sedangkan sisi negatifnya pelayanan kurang cepat. Kalau pemerintah ingin program ini sukses, sebaiknya rumah sakit, puskesmas, dan klinik yang bekerja sama dengan JKN meningkatkan sarana prasarana. Di samping itu, jangan membedakan pelayanan dan kuantitas harus diimbangi dengan kualitas. (eka/bram)


15

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016 Hasil Pertandingan Liga Champions Putaran III, Pertandingan II Qarabag vs Viktoria Plzen 1-1 (Imbang 1-1. Viktoria Plzen diuntungkan gol tandang) APOEL

vs Rosenborg 3-0 (APOEL menang 4-2)

Dinamo Tbilisi vs Dinamo Zagreb 0-1 (Dinamo Zagreb menang 3-0) Red Star Belgrade vs Ludogorets 2-4 (Ludogorets menang 6-4) Dundalk

vs BATE Borisov 3-0 (Dundalk menang 3-1)

Bali Post/afp

Pemain AS Roma Mohamed Salah.

Salah Permanen di AS Roma

London Pemain sayap asal Mesir Mohamed Salah telah meninggalkan Chelsea dan bergabung ke AS Roma dengan kesepakatan permanen. ‘’Chelsea Football Club berterima kasih kepada Mohamed untuk jasanya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,’’ demikian bunyi pernyataan di situs resmi klub (www.chelseafc.com), Rabu (3/8) kemarin. Pemain 24 tahun itu menjalani musim lalu sebagai pemain pinjaman di Roma, mencetak 14 gol dan mengukir enam assist untuk membantu klub ibu kota itu finis di peringkat ketiga di Serie A Liga Italia. Ia pindah ke Chelsea dari Basel pada Januari 2014, namun dipinjamkan ke Fiorentina setahun kemudian setelah kesulitan menembus tim inti di Stamford Bridge. Ia hanya tampil sebanyak 13 kali di Liga Inggris. Salah mencetak enam gol dari 16 pertandingan liga untuk Fiorentina di musim pertamanya di Italia. Namun, ia kemudian menolak untuk kembali ke Florence agar dapat menghabiskan musim lalu bersama Roma. Jese ke Prancis Sementara itu, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengumumkan bahwa penyerang Spanyol Jese Rodriguez sedang melakukan pembicaraan terkait kepergiannya dari klub itu untuk bergabung dengan Paris St Germain (PSG). Pemain 23 tahun itu masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya dengan sang juara Liga Champions. Namun hasrat untuk bermain lebih banyak menjadi motivasi untuk pindah ke Liga Prancis. ‘’Kesepakatan belum tercapai namun negosiasi-negosiasi berjalan dengan baik,’’ kata Zidane kepada situs resmi klub (www. realmadrid.com) menjelang pertandingan persahabatan pramusim melawan Bayern Munich di New Jersey. ‘’Saat kami kembali ke Madrid, kita akan tahu lebih banyak mengenai masalah ini.’’ Jese mencetak enam gol dan melakukan enam assist pada lebih dari 39 penampilan untuk Real pada musim 2015/2016. Namun, ia hanya tampil sebanyak 12 kali sebagai pemain inti pada pertandingan-pertandingan tersebut. Kembalinya penyerang Spanyol Alvaro Morata setelah dua musim memperkuat juara Italia Juventus akan semakin membatasi waktu bermain bagi Jese pada lini serang yang sudah bertabur bintang, yang mencakup Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema. Zidane meyakini kepindahan ke PSG akan menjadi opsi terbaik bagi sang pemain. ‘’Menurut saya itu adalah tempat ideal untuk dia karena itu adalah tim yang bagus dan dia akan mencetak banyak gol di sana,’’ tambah Zidane. Harian olahraga Spanyol Marca melaporkan pada pekan ini bahwa Jese telah setuju untuk meneken kontrak empat tahun dengan sang juara Prancis, dan akan pindah ke PSG dengan nilai transfer 25 juta euro. Zidane memberi indikasi kuat bahwa Real kemungkinan memasukkan klausa pembelian kembali pada kontrak Jese, seperti yang dilakukan klub ketika Morata bergabung dengan Juventus dua tahun silam. Pelatih asal Spanyol Unai Emery, yang menggantikan Laurent Blanc di PSG pada bulan lalu, belakangan mendeklarasikan minatnya terhadap Jese, pemain yang sebelumnya ia coba rekrut saat masih menangani Sevilla selama tiga setengah tahun. Seandainya kesepakatan dapat segera tercapai, Jese akan menjadi pemain pertama dari tim inti Real yang meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. (afp/ant)

Ketum PSSI Dipilih Dua Bulan Lagi Jakarta (Bali Post) -

Kongres PSSI dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua dan anggota Komite Eksekutif PSSI dengan jumlah 15 orang akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2016. Keputusan tersebut ditetapkan pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Rabu (3/8) kemarin, setelah sebelumnya dilakukan voting dengan melibatkan seluruh pemilik suara. Pimpinan sidang Hinca Panjaitan sebelum menetapkan tanggal pelaksanaan Kongres Pemilihan PSSI menawarkan kepada seluruh pemilih suara yang berjumlah 105. Semua pemilik suara yang hadir dilibatkan dalam penetapan. Berdasarkan voting terbuka yang dilakukan, 103 pemilik suara menyetujui Kongres Pemilihan PSSI dilakukan 17 Oktober. Untuk sisanya tidak setuju dan satu orang abstain. ‘’Dengan hasil hitungan ini maka ditetapkan Kongres Pemilihan PSSI akan dilakukan pada 17 Oktober 2016,’’ kata Hinca Panjaitan dengan tegas. Dengan adanya penetapan waktu pelaksanaan Kongres Pemilihan PSSI, maka harus dilakukan perubahan kode pemilihan (electoral code) karena berdasarkan aturan yang akan proses pelaksanaannya harus enam bulan. ‘’Apakah proses pemilihan dari enam bulan menjadi 10 minggu bisa disetujui,’’ katanya Hinca Panjaitan kepada semua pemilik suara yang hadir. Ternyata, apa yang disampaikan oleh mantan Ketua Komisi

1. Menetapkan Hinca Panjaitan menjadi pelaksana tugas Ketua Umum PSSI hingga pemilihan terdekat. 2. Menetapkan jika Kongres Pemilihan akan melakukan pemilihan 15 Komite Eksekutif baru buka mengganti tiga anggota yang berhalangan tetap. 3. Menetapkan pelaksanaan Kongres Pemilihan PSSI pada 17 Oktober 2016 meski tempat pelaksanaan belum ditetapkan.

Dispilin PSSI disetujui dengan total dukungan 103 pemilik suara. Satu pemilik menyatakan menolak dan satu pemilik suara abstain. Dengan adanya penetapan tersebut, tahapan selanjutnya adalah penetapan Komite Pemilihan dan Komite Banding pemilihan. Tanpa Menpora KLB PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta tanpa kehadiran Menpora Imam Nahrawi dan pemerintah hanya mewakilkan Pelaksana Tugas Sesmenpora Sakhyan Asmara untuk menghadiri kegiatan yang cukup menyita perhatian ini. Meski tanpa Menpora, KLB PSSI dengan agenda yang telah ditetapkan di antaranya penetapan pelaksana tugas ketua umum tetap sesuai dengan jadwal dan pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat Tono Suratman. ‘’Saya ditugaskan oleh Pak Menteri untuk menghadiri KLB PSSI. Pak Menteri berharap kongres dapat dilaksanakan dengan prinsip demokrasi, transparan, dan tidak

Hasil KLB PSSI:

4. Menetapkan revisi kode pemilihan (electoral code) yaitu tahapan pemilihan dari enam bulan menjadi 10 pekan.

Bali Post/ant

ENAM AGENDA - Perwakilan FIFA Primo Cavalero memberikan penjelasan kepada peserta Kongres Luar Biasa PSSI di Jakarta, Rabu (3/8) kemarin. KLB PSSI yang dihadiri para pemilik suara itu membahas enam agenda di antaranya pemilihan Plt. Ketua Umum PSSI hingga kongres pemilihan terdekat, penetapan pemilihan Komite Exco, Penetapan tanggal pelaksanaan Kongres Tahunan Pemilihan PSSI dan Pengesahan revisi Kode Pemilihan PSSI. ada politisasi,’’ kata Sakhyan saat memberi kata sambutan. Selain Plt. Sesmenpora, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga mengirim Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S Dewa Broto. Pada KLB PSSI selain dihadiri perwakilan pemerintah dan KONI, juga dihadiri oleh perwakilan KOI dalam hal ini Muddai Madang

serta Dewan Kehormatan PSSI yaitu Agum Gumelar dan Nurdin Halid. Tidak hanya itu, KLB PSSI yang dihadiri 105 dari 107 anggota PSSI juga dihadiri perwakilan dari FIFA dan AFC yaitu Head of Member Association FIFA Primo Carvaro dan International Relations Officer AFC Purushottam Kattel. (ant)

5. Menetapkan Agum Gumelar sebagai Ketua Komite Pemilihan yang didukung wakil ketua IGK Manila dan lima orang anggota yaitu Haruna Soemitro, Irawadi Hanafi, Putera Wirasana, Theo Hartono dan Budiman Dalimonte. 6. Menetapkan Erick Thohir sebagai Ketua Banding Pemilihan dan dibantu oleh wakil ketua yaitu Hamid Awaludin dan seorang anggota yaitu Dodik Widjanarko.

Draxler Ingin Tinggalkan Wolfsburg Nasib Persebaya Berlin Pemain Jerman Julian Draxler masih berlatih bersama tim Wolfsburg, Rabu (3/8) kemarin. Namun sebenarnya pemain berusia 22 tahun itu ingin meninggalkan klub tersebut dan sejumlah klub telah bersiap merekrutnya. Draxler baru saja menyelesaikan tahun pertama di klub Liga Jerman itu dan menyisakan empat musim lagi. Akibatnya pelatih dan direktur sport klub itu terkejut dengan keinginan pindah pemain bersangkutan. Draxler bergabung dengan Wolfsburg musim lalu dari Schalke dengan nilai transfer 39 juta dolar AS. Ia melontarkan keinginannya untuk pindah tiga pekan lalu kepada pelatih Dieter Hecking dan Direktur Olahraga Klaus Allofs.

Kedua petinggi Wolfsburg kaget dan tetap bersikukuh bahwa Draxler tetap bertahan. ‘’Saya mengungkapkan dengan jelas setelah Piala Eropa lalu kepada Dieter Hecking bahwa saya ingin meninggalkan VfL Wolfsburg,’’ kata Draxler kepada koran Bild. Draxler masih menjalani latihan bersama rekan-rekannya di Wolfsburg, Rabu kemarin, setelah menjalani liburan musim panas. Namun, ia kemudian tidak memberikan pernyataan kepada wartawan. Selain Arsenal, klub yang memburu Draxler adalah juara Serie A Liga Italia, Juventus. Kegagalan Wolfsburg tampil di kompetisi Eropa ditengarai sebagai pemicu keinginan Draxler meninggalkan klub itu. (rtr/kmb39)

Budapest Pemain tertua di Piala Eropa 2016 lalu Gabor Kiraly secara resmi gantung sepatu. Kiper antik Hungaria itu tercatat 107 kali membela timnas. ‘’Saya telah mencapai level maksimal dan selalu tampil maksimal. Tapi di usia ke-40 saya tak lagi mampu memberikan level yang diperlukan baik untuk klub atau pun negara,’’ tegas penjaga gawang

yang selalu tampil dengan celana panjang itu. Mantan kiper Hertha Berlin dan Crystal Palace mengakui pelatih timnas Hungaria Bernd Storck memberinya pilihan untuk tetap bertahan atau mundur setelah Piala Eropa 2016. Pilihan terbaiknya adalah mundur. Terkait celana panjang yang selalu dikenakan, ia hanya bisa menjelaskan bahwa dengan memakai celana panjang perasaannya lebih nyaman. ‘’Saya bukan top model,’’ ujarnya mengenai pilihannya yang aneh itu. Hungaria melaju hingga babak 16 besar setelah menjuarai Grup F. Ini menjadi prestasi terbaik negeri itu sejak Piala Dunia 1986. Hungaria mengalahkan Austria 2-0, menahan sang juara Portugal 3-3, langkah Kiraly dkk. dihentikan Belgia 0-4 di babak 16 besar. (kmb39/afp)

Dibahas pada Kongres 17 Oktober

Jakarta (Bali Post) Nasib Persebaya Surabaya akan dibahas pada Kongres PSSI, 17 Oktober, setelah pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (3/8) kemarin, pihak federasi sepak bola Indonesia akan memasukkan permasalahan tersebut pada agenda kongres. ‘’Kami putuskan masalah Persebaya dibawa ke kongres, tentunya dengan masukan-masukan. Yang terpenting kami sudah mencatat bahwa masalah Persebaya menjadi agenda kongres 17 Oktober,’’ kata Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan usai KLB PSSI. Menurutnya, pembahasan permasalahan Persebaya Surabaya merupakan agenda tambahan karena pada kongres 17 Oktober agenda utamanya adalah pemilihan kepengurusan baru yang akan memimpin PSSI empat tahun mendatang. Mantan Ketua Komisi Disiplin PSSI itu menambahkan, pembahasan masalah Persebaya ini juga akan dilaporkan ke FIFA. Dengan demikian, jika nantinya terpilih kepengurusan baru, agenda ini tetap akan dibahas. Masalah klub Persebaya Surabaya saat ini memang menjadi pembicaraan setelah ribuan Bonek (sebutan suporter fanatik Persebaya) datang ke Jakarta untuk memperjuangkan status klub kebanggaannya. Bahkan, ada rencana melakukan aksi di lokasi KLB meski akhirnya mampu ditahan. Bonek yang datang langsung dari Jawa Timur selama di Jakarta ditempatkan di Stadion Tugu, Jakarta Utara. Selama di kompleks stadion yang dulunya menjadi kandang Persitara itu, Bonek terus menyampaikan aspirasinya. Adapun tuntutan Bonek yang diharapkan bisa disetujui oleh PSSI itu adalah pertama mendesak PSSI memulihkan status keanggotaan klub yang berjuluk Bajol Ijo itu, kedua mendesak PSSI mengakui dan mengikutsertakan Persebaya di kompetisi nasional dan ketiga menanyakan tidak lanjut sengketa perebutan merek dan logo Persebaya antara PT Persebaya Surabaya dengan PT Mitra Muda Inti Berlian. Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) yaitu Tony Apriliani menjadi motor dengan memberikan dukungan kepada perjuangan Bonek. Bahkan, pengurus PSSI asal Jawa Barat itu memberikan surat jaminan. ‘’Saya saat ini datang bersama surat yang saya janjikan kemarin dan saat ini suratnya sudah ditandatangani sembilan anggota Exco yang artinya sudah memenuhi syarat sebagai sesuatu yang sah,’’ kata Tony di hadapan Bonek. Surat yang ditandangani Exco PSSI, katanya, merupakan langkah awal untuk melakukan pemutihan permasalahan Persebaya. Bahkan, pihaknya juga berjanji akan memperjuangkan di kongres 17 Oktober mendatang. (ant)

Kiraly Pensiun

Bali Post/afp

Kiper veteran Hungaria Gabor Kiraly.

Ferrari Ditinggal Legenda F1 Chris Amon Wellington Mantan pembalap Ferrari Chris Amon, Rabu (3/8) kemarin meninggal dunia pada usia 73 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker. Amon disebutsebut sebagai salah satu pembalap terbaik di Formula 1 yang tidak pernah menjadi juara. Amon merupakan bagian dari trio pembalap Selandia Baru yang berkomptisi di Formula 1 pada 1960-an dan awal 1970-an

bersama Bruce McLaren dan Denny Hulme. Namun, McLaren dan Hulme keduanya menikmati lebih banyak kesuksesan di ajang olahraga papan atas ini. Nasib buruk sering disebut sebagai alasan kunci untuk minimnya kesuksesannya di Formula 1. Mantan juara dunia Mario Andretti pernah bertutur, ‘’Jika dia menjadi pengurus pemakaman, orang-orang akan berhenti meninggal dunia.’’

Seperti McLaren, yang bersama dirinya memenangi balapan ketahanan 24 jam Le Mans dengan menggunakan Ford GT40 50 tahun silam, ia membentuk timnya sendiri, namun Chris Amon Racing gagal mendulang banyak kesuksesan. Amon finis di podium sebanyak 11 kali. Ia juga pernah membela March dan Matra di antara 13 tim yang pernah diperkuatnya selama 14 musim. (rtr/ant)

Bali Post/ap

AMON - Pembalap Selandia Baru Chris Amon saat mengikuti Grand Prix Australia di Sirkuit Sandown Park, Victoria pada 26 Februari 1968.


OLAHRAGA

16

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Tim Angkat Besi Jalani Tes Doping Jakarta (Bali Post) Tim angkat besi Indonesia yang akan turun pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, 5-21 Agustus, menjalani tes doping secara acak yang langsung dilakukan Badan Anti Doping Dunia atau WADA dengan harapan kejuaraan ini berlangsung bersih. Berdasarkan data dari tim media kontingen Indonesia, Rabu (3/8) kemarin, tes doping atlet secara acak ini dilakukan Selasa (2/8) pagi waktu setempat dan petugas langsung mendatangi atlet yang harus menjalani tes. Tes ini dipantau langsung oleh manajer tim Alamsyah Wijaya. Lifter Indonesia yang harus menjalani tes doping sebanyak tiga atlet dari tujuh yang lolos ke kekejuaraan empat tahunan tersebut yaitu Deni, I Ketut Ariana dan Muhammad Hasby. Meski terkesan mendadak, tes doping yang dilakukan tersebut dinilai ofisial hal yang biasa. ‘’Ini memang bagian rutinitas. Kami sudah diberi tahu bahwa setidaknya akan ada tes menjelang dan selama Olimpiade. Kami tidak menyembunyikan apa pun, kami menerima mereka dengan terbuka,’’ kata Alamsyah Wijaya dalam keterangannya. Menurutnya, sebelum bertolak menuju Brazil, Eko Yuli dan kawan-kawan juga menjalani tes di luar kompetisi oleh WADA saat menjalani pemusatan latihan di Cape Town, Afrika Selatan. Dengan demikian, hal tersebut tidak dipermasalahkan. ‘’Kami memang punya kewajiban untuk melaporkan keberadaan kami setiap tiga bulan. Jadi saat berangkat ke Cape Town, kami juga melapor. Setibanya di sana, petugas tes doping dari WADA mendatangi latihan kami dan seluruh tim angkat besi yang terdiri dari tujuh lifter menjalani tes di luar kompetisi,’’ kata Alamsyah. Selain menjalani tes doping, Alamsyah menjelaskan bahwa seluruh lifter Indonesia yang akan bertanding di Olimpiade Rio juga harus mengisi formulir untuk member tahu suplemen yang dikonsumsi selama menjalani latihan. Pengawasan doping pada Olimpiade 2016 memang terbilang ketat setelah skandal doping Rusia. Federasi Angkat Besi Internasional, IWF, telah melarang tim Rusia untuk berlaga di kompetisi angkat besi Olimpiade 2016. Setelah melakukan tes doping sebelum kejuaraan berlangsung, WADA juga akan melakukan tes lagi kepada lifter yang menjadi peringkat tiga besar masing-masing nomor serta 10-12 lifter lain secara acak. Cabang angkat besi ini merupakan salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali selain dari cabang bulu tangkis. Eko Yuli Irawan dan Triyatno tetap menjadi andalan Indonesia untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Brazil. (ant)

Adi Parwa dan Yunus Siap Gabung Tim PON Bali

Denpasar (Bali Post) Pemain Bali United (BU) Nyoman Adi Parwa siap bergabung dengan di tim PON Bali. Kesiapan mantan pemain PS Badung itu ditegaskannya saat bertemu dengan Manejer Tim PON Bali IGN Jaya Negara. ‘’Adi Parwa dkk. dipanggil khusus terkait kesiapannya membela Bali. Dan, dia memastikan akan segera gabung latihan bersama Warih Sentanu dkk.,’’ ungkap Bendahara Tim PON Bali Anom Prenatha, Rabu (3/8) kemarin. Anom Prenatha menyatakan, kesiapan itu bukan dari Adi Parwa saja yang kini memang tenaganya masih dibutuhkan oleh pelatih BU Indra Sjafri, Felicianus Rato Bate juga melakukan komitmen yang sama. ‘’Adi Parwa, Felicianus, dan pemain Bali United U-21 yang masuk di tim PON Bali, siap latihan bersama,’’ tambahnya. ‘’Yang tidak hadir hanya Putu Gede Juniantara,’’ terangnya. Dikatakannya, kini tim tinggal fokus saja. Karena pemain sudah bisa dikumpulkan kembali dalam jumlah komplit. Dan, kini tinggal pelatih saja memadukan pemain yang sudah jadi ini. ‘’Untuk Putu Gede tidak ada masalah, sebab CEO Bhayangkara Surabaya United Gede Widiade ada kesanggupan memberikan izin kepada Putu Gede main di PON Bali,’’ jelas Anom. Sementara itu, IGN Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada para pemain termasuk dukungan selama ini. Dia berharap pada momen tertentu Indra Sjafri akan hadir ke lapangan. Tujuannya, untuk memberikan evaluasi terhadap proses kinerja selama ini. Apalagi, mantan pelatih Timnas U-19 itu sanggup akan hadir ke lapangan guna memberikan arahan dengan segala kemampuan yang dimiliki. ‘’Manajer berpesan koordinasi terkait program latihan di intensifkan kembali dengan Indra Sjafri, karena bagaimanapun banyak pemainnya memperkuat Tim PON sepak bola Bali,’’ tutup Anom Prenatha. (kmb41)

Phelps Bawa Bendera AS di Upacara Pembuka

BERLATIH - Petenis Spanyol Rafael Nadal berlatih di Lapangan Tenis Olimpade di Rio de Janeiro., Rabu (3/8) kemarin. Bali Post/afp

Nadal Tampil di Tiga Nomor

saya ingin memenangi medali emas untuk negara saya. Untuk Beijing, saya ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain. Di London, saya ingin mengukir sejarah.’’ ‘’Dan sekarang, saya ingin berjalan di upacara pembukaan, membawa bendera, mewakili Amerika dengan cara sebaik mungkin dan membuat keluarga saya bangga. Kali ini, ini lebih dari medali-medali,’’ tegas Phelps. Ambil bagian pada upacara pembukaan akan berarti pulang larut malam bagi Phelps. Stadion Maracana berjarak setidaknya satu jam dari Perkampungan Atlet di Barra. Bagaimanapun, atlet 31 tahun itu belum bertanding hingga pertandingan pembuka renang Sabtu. Nomor pertamanya adalah 4 x 100 meter gaya ganti putra digelar pada Minggu. Tim AS belum mengumumkan tim mereka untuk ajang itu. Phelps kemungkinan tidak ambil bagian pada lomba sore hari yang berarti dia akan melakukan penampilan kompetitifnya di kolam renang pada malam hari jika terpilih. (afp/ant)

Rio de Janeiro -

Petenis Spanyol Rafael Nadal, Rabu (3/8) kemarin memastikan akan tampil pada tiga nomor di Olimpiade Rio meski ia tidak sedang berada dalam kemampuan terbaiknya. Meski sempat istirahat karena cedera pergelangan tangan sejak Mei, mantan petenis nomor satu dunia itu akan berlaga di nomor tunggal, ganda dan ganda campuran. Terdapat keraguan apakah peraih medali emas 2008 ini, yang mengundurkan diri dari Prancis Terbuka dan absen di Wimbledon, akan pulih tepat waktu untuk bersaing di Olimpiade. Setelah dua hari berlatih di Rio bersama petenis senegaranya, David Ferrer, Nadal mengatakan kepada stasiun radio Spanyol Cadena Cope tentang kesiapannya. ‘’Ini adalah bukti bahwa kondisi pergelangan tangan saya tidak ideal dan jika ini bukan Olimpiade, saya tidak akan mengambil risiko ini,’’ kata Nadal. ‘’Bagaimanapun, setelah berbicara kepada tim saya dan dengan Conchita (Martinez), saya memutuskan untuk bermain di kategori tunggal dan yang lainnya.’’ ‘’Selalu ada risiko, namun saya berlatih enam jam antara Senin dan Selasa, dan meski pergelangan tangan masih membuat saya cemas, setidaknya ini tidak memburuk dan ini merupakan kabar baik,’’ lanjutnya.

Juara Grand Slam sebanyak 14 kali, absen pada Olimpiade empat tahun silam karena cedera lutut. Di usianya yang ke-30 ia harus bersaing dengan unggulan utama dari Serbia Novak Djokovic. Petenis peringkat lima dunia, yang akan menjadi pembawa bendera Spanyol, akan turun di nomor tunggal putra. Ia berpasangan dengan Marc Lopez pada kategori ganda, dan bersama Garbine Muguruza di ganda campuran. ‘’Saya akan melakukan sebaik mungkin pada setiap ajang yang saya ikuti,’’ kata Nadal. ‘’Kategori-kategori ganda mungkin merupakan opsi yang lebih baik bagi saya dengan mempertimbangkan bagaimana saya datang ke Olimpiade, namun Anda tidak pernah tahu.’’ ‘’Satu-satunya hal yang dapat saya katakan adalah saya akan memberikan yang terbaik dan tidak seorang pun akan mengambil antusiasme saya untuk mengikuti Olimpiade dengan cara apa pun semampu saya,

dan berusaha untuk memenangi medali.’’ Pulihnya Nadal akan menjadi dorongan moral signifikan bagi tenis di Olimpiade, di mana sejumlah petenis papan atas lainnya dipastikan absen. Dua petenis Swiss Roger Federer dan Stan Wawrinka mengundurkan diri karena masalah-masalah cedera, sedangkan finalis Wimbledon Milos Raonic mengundurkan diri karena kekhawatiran seputar virus Zika. Conchita Martinez, kapten tim Spanyol untuk Piala Fed dan Piala Davis, optimistis Nadal akan tampil. ‘’Kami memerlukan waktu untuk melihat bagaimana pergelangan tangannya akan merespons latihan intens sebelum mengonfirmasi dia akan bermain pada ketiga nomor,’’ kata Martinez kepada Cope. ‘’Nadal merupakan opsi terbaik yang kami miliki untuk memenangi medali. Rafa dapat melakukan hal-hal hebat.’’ (afp/ant)

Kejurnas Silat

Tambah 3 Perak, Bali Sempat Protes Denpasar (Bali Post) Tim Bali hanya menambah 3 perak pada hari terakhir Kejurnas Silat Dewasa dan Remaja di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (3/8) kemarin. Donasi 3 perak dipersembahkan Henoch Lopies (B dewasa), Wahyu Riartana Giri (G dewasa), dan Ketut Wahyu Pratama (D remaja). Selain itu, Bali juga meraih perunggu melalui pesilat Arya Widhyantara (C remaja), David Anggara P (F remaja), Sefiana Dwiningtyas (D remaja), Putu Ayu Mas Rista Dewi (F remaja), Kadek Adi Putra Pradnyana (H dewasa). Dengan demikian, Bali total membawa pulang 3 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Bali sempat mengajukan protes kepada panitia pelaksana, sebab pesilat Arya Widhyantara (C remaja) mampu menaklukkan lawannya hingga tak mampu melanjutkan pertandingan. Akan tetapi, tim dokter memberikan keputusan lawan bisa bangun hingga bisa meneruskan pertandingan. Manajer Tim silat Bali Putu Sugiartha yang dikontak, kemarin, menyatakan panpel mohon maaf kepada tim silat Bali atas kesalahan tim dokter yang bertugas. Oleh sebab itu, panpel berjanji akan memanggil atlet guna mengikuti seleknas akhir pembentukan timnas. ‘’Uang protes kami pun juga dikembalikan,’’ tutur Sugiartha. (022)

Rio De Janeiro Perenang Michael Phelps akan membawa bendera AS pada upacara pembukaan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, Jumat (5/8) kemarin. Phelps terpilih karena dia salah satu atlet paling gemilang di Olimpiade dengan koleksi 18 medali emas sepanjang kariernya. Komite Olimpiade AS mengatakan pada Rabu (3/8) kemarin bahwa Phelps, yang akan menjadi perenang putra pertama AS yang mengikuti lima Olimpade, terpilih melalui pemungutan suara oleh sesama anggota tim untuk memimpin delegasi menuju Stadion Maracana. Phelps, yang memenangi delapan medali emas di Beijing pada 2008, siap menambahi kesuksesannya di Rio dengan tiga kategori individual dan gaya ganti. ‘’Saya merasa terhormat dapat terpilih, merasa bangga untuk mewakili AS, dan merasa rendah hati dengan signifikansi membawa bendera dan semua yang menyertainya,’’ kata Phelps. ‘’Untuk Sydney (pada 2000), saya hanya ingin masuk tim. Untuk Athena,

Lomba senam aerobik.

Bali Post/dok

Lomba Senam Piala Menpora di Bali TV Denpasar (Bali Post) Lomba senam aerobik memperebutkan Piala Menpora digelar di halaman Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (7/8) nanti. Ketua Panpel Adolfina Grace Tangkudung, di Warung 63, Jalan Veteran, Rabu (3/8) kemarin menerangkan, lomba ini dihelat guna memeriahkan HUT ke-68 Bali Post. Menurut Grace, acara lomba diisi dengan Senam Bersama, berhadiah aneka peralatan elektronik, seperti TV, kompor gas, rice cooker, kipas angin, setrika, baju senam, dan

voucher. Dijelaskannya, serangkaian Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, peserta Senam Bersama disarankan mengenakan busana olahraga bernuansa merahputih, sebab panitia bakal mengadakan pemilihan peserta Merah-Putih yang berhak memboyong trofi eksklusif. ‘’Gerakan Senam Bersama cukup sederhana mulai aerobik, hip-hop, poco-poco, dangdut, hingga gemu fa mire,’’ ungkapnya. Senam Bersama dipimpin alumnus Lala Studio yang berasal dari Gianyar, Bangli, dan

Karangasem. Senam Bersama diliput Bali TV, dan ditayangkan dalam program ‘’Sehat dan Bugar’’. Selain itu, panpel juga menobatkan the Best Instructure putra dan putri. ‘’Persyaratan menjadi the best harus bisa menjuarai lima kategori,’’ terang Grace. Sejauh ini, peserta yang menyatakan ambil bagian datang dari Jembrana, Karangasem, dan Buleleng. Lomba ini melibatkan dewan juri dari Persatuan Juri Senam se-Bali (Perjusba). (022)

Perenang AS Michael Phelps.

Bali Post/ap

Perwakilan ITF Tinjau Kesiapan Kompleks Jakabaring

Palembang (Bali Post) Perwakilan federasi tenis internasional (ITF) meninjau Stadion Tenis PT Bukit Asam di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Rabu (3/8) kemarin, untuk memantau kesiapan Sumatera Selatan dalam menyelenggarakan Asian Games ke-18 tahun 2018. Peninjauan arena ini diikuti Major Shunmugam Uthrapathy sebagai Delegasi Teknik Dewan Olimpiade Asia (OCA), Susan Soebakti selaku manajer kompetisi PB Pelti, Gunawan Tedjo Sutikno sebagai manajer arena, beserta sejumlah penjabat pemerintah Provinsi Sumsel. Gunawan Tedjo yang sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal PB Pelti mengatakan perwakilan ITF ini didatangkan untuk mendampingi Pemprov Sumatera Selatan yang berencana melaksanakan perenovasian dan pembangunan delapan lapangan baru. ‘’Masalah kesiapan venue menjadi kekhawatiran tersendiri PB Pelti karena ajang Asian Games ini memiliki level lebih tinggi dibanding Asian Games. Pelti tidak mau nanti akan menjadi masalah karena kesalahan dalam ukuran lapangan, dan hal-hal teknis lainnya,’’ kata Gunawan. Ia mengatakan, dengan melibatkan ITF sedari awal maka bukan saja memastikan arena sesuai standar, tetapi juga memberikan garansi ke penyelenggara bahwa venue yang disiapkan sudah sesuai standar internasional. ‘’Nanti jika stempel layak sudah diberikan ITF maka penyelenggara tidak dapat disalahkan lagi oleh peserta. Tetapi, untuk menyandang sesuai standar ini, tentunya ITF memiliki sejumlah persyaratan,’’ kata Gunawan. Sementara itu, Delegasi Teknik Dewan Olimpiade Asia (OCA) Major Shunmugam Uthrapathy mengatakan bahwa arena yang disiapkan Sumsel ini belum memenuhi standar Asian Games. ‘’Secara sekilas sudah bagus, tapi untuk level SEA Games masih perlu ditambah lagi beberapa fasilitas agar sesuai dengan standar dan klasifikasi ITF,’’ katanya. Penambahan itu yakni ruang kantor, ruang konferensi pers, ruang pers, ruang pijat, ruang pengujian doping, ruang istirahat atlet,

ruang wasit, dan ruang kesehatan. Selain itu, penyelenggara diminta menyediakan setidaknya 17 lapangan berstandar intersional mengingat yang tersedia baru sembilan lapangan. Penambahan lapangan ini terkait asumsi jumlah negara peserta yakni sekitar 35-36 negara dengan masing-masing akan mengirimkan sekitar 9 orang jika turun dengan full team. ‘’ITF berharap semua fasilitas ini selesai paling lambat pada Januari 2018 karena pada Maret ada test event. Meski saat ini Sumsel belum memulai tetapi saya optimistis bakal membangun yang sesuai standar dan tepat waktu karena adanya keseriusan dari pemerintah setempat,’’ katanya. Terkait ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumsel Basaruddin Ahmad mengatakan bahwa pemerintah provinsi dalam waktu dekat akan menyelesaikan Detail Enginering Design (DED) arena Stadion Tenis yang baru dengan dibantu dari ITF. ‘’Target DED selesai Desember 2016, sehingga pada Januari 2017 sudah bisa jalan,’’ katanya. Asisten III Bidang Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib mengatakan bahwa selain menyiapkan Stadion Tenis ini, Sumatera Selatan juga akan membangun Convention Hall pada lahan seluas 5,5 hektar yang dapat diproyeksikan untuk pertandingan final tenis Asian Games. ‘’Fasilitas ini sangat mewah yang akan dibangun oleh PT Bukti Asam dengan biaya sekitar Rp 140 miliar, jangankan untuk tenis Asian Games, digunakan pertandingan sekelas Wimbledon pun bisa,’’ kata Najib. Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Asian Games bersama DKI Jakarta dengan dipercaya menggelar sejumlah pertandingan berdasarkan keputusan Rapat Kordinasi Komite (Corcom) ke-4 digelar di Bali pada 11 Mei 2016. Sumsel dipercaya menggelar 12 cabang olahraga yakni sepak bola untuk babak penyisihan, kano/kayak, bola voli untuk babak penyisihan, dayung, menembak, triatlon, bola basket untuk babak penyisihan, sepak takraw, olahraga panjat tebing, tenis untuk babak penyisihan, soft-tenis untuk babak penyisihan dan boling. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr,Front Office,House Keeping,Driver,Engeneering,Bell Boy dan Security,Loundry,untuk Hotel Hub:POBOX 2005 Kuta Bali

B.BP.164.08.16.0000060

PT.XpsLink Bth:Acct(Min D1, Single,Max28Th,Admin,Kurir Mtr & Packer.Krm Lam ke Jl.Gn. Soputan I/107 Dps,8466317

A.BP.001.07.16.0001323

Three Monkeys Sanur looking for Senior Waiter/ waitress.min 5 years exprience.Email CV to monkeybizbali@gmail.com

B.BP.004.08.16.0000119

Mendesak!!!! Export-Import mbthkn Karyw/ti pnya Niat Krj tggi,tnp Pglmn. SMU/K max S1 u/pss.CS,Gdg, Adm,kasir,staff,Acc,Spv,Asment Gaji tetap rata2 3-8jt/bln,Hub HRD Jl.Cokroaminoto Utr No152B Sblh Brt Clandys Ubung.Berlaku 3Hr.Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 24 plmr pertama lgs krj tetap!

A.BP.001.08.16.0000219

Dcr Tkg Jahit,Engeneering listrik,sopir Hub.085100482576 B.BP.004.08.16.0000122

Dibthkan Segera Waitress& Kitchen.Gurita Seafood Restaurant 0361-765131 B.BP.154.08.16.0000116

Dibth Barista&Waiter u/Hotel di Kuta 08155753703

B.BP.154.08.16.0000115

Srbt L SIM A;Bag Penj.W Blk RS Siloan 08124614777

*Ast Mgr Sales&Spv Peng:Hospitality/DayTour/Travel Hub:0856 55513323 Email:dic@vci.co.id

Dcr Karyawati(Admin)Min.SMU/K Sdrjt Lgs Intrview081916329073

A.BP.001.08.16.0000202

Asisten Pribadi,Bs Kom,SIM C, Max27th Hub:773055/08179729992

Dcr Kryti SMK/D3 u/Admin By E:dewatajayapaper@gmail.com Telp.085100589707

BPR SEN Mencari Marketing Kredit/AO D3 Jl.Thamrin 23 Dps

Dcr Kryw Pria u/Tour Couter di Hotel area NusaDua081999150844

A.BP.001.08.16.0000245

A.BP.001.08.16.0000257

A.BP.001.08.16.0000191

A.BP.001.08.16.0000210

B.BP.135.08.16.0000133

A.BP.153.08.16.0000248

Cari Therapist Spa untuk di Kuta Hub.081805495808

Dcr PRT Wnt Tdr dlm,Jl.G.Salak Gaji 1,5Jt Bersih,08129229286

B.BP.135.08.16.0000132

Cr 2Krywti Pnmpln Mnrik u/Cafe Oucha di Ramayana,081999956675

Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm,Lgs Krj, Serius Gj1-1,3Jt 081353193575

Cr Adm,Gdg,Krobokan Br.Campuan Bisma/1.L/P 081999514998 NoSMS

Dcr Personalia Brpnglmn utk Echo Beach Club Canggu Krm CV ke email salim@salimkho.com

A.BP.001.07.16.0002027

“(Coffe Shop Terkenal Didaerah Seminyak,Membutuhkan Posisi)” Runner Food”Syarat:Menarik,Ceria&Team Work.Kirim CV&Foto ke: ( golfrid@revolverespresso.com atau Cp 082247237222 ) B.BP.145.08.16.0000058

***Dcr Kary Sayang Hewan 22Th BaliSuperDog Hub:087861802397 A.BP.001.08.16.0000232

A.BP.001.08.16.0000197

B.BP.154.08.16.0000073

A.BP.001.08.16.0000184

A.BP.001.08.16.0000213

Cr Sgr Mgr.Produksi,Tkg Jahit utk Garmen Tlp. 081805503545, Email: gingersnapbali@gmail.com

B.BP.004.08.16.0000118

Dcr Adm pria & wanita, Gaji & insentif Hub:226970

A.BP.001.08.16.0000215

2Jt Warung Murah.081933007574 B.BP.154.08.16.0000135

Dcr Waitrs,Chef Bpnglmn,Acct. Min.S1&Sales Min S1 Bpnglm,OB. Hub.Dith 082145690803

A.BP.001.08.16.0000207

A.BP.001.08.16.0000205

Dcr sopir serabutan,tdr dlm, KTP Bali Hub.08123928624

B.BP.154.08.16.0000134

A.BP.001.08.16.0000102

Dcr:Bagian Produksi/Mengurus Jaritan.Hub.(0361) 4744881

A.BP.001.07.16.0001897

A.BP.001.08.16.0000077

Dcr:Staf Admn,Excel,0818346548 bynicoleandsam@gmail.com

A.BP.001.08.16.0000044

Dcr SM Tspl Brpnglmn u/DLombok H.087761357222 / 087860415122

A.BP.001.08.16.0000037 Dcr 2Org Accounting&Marketing Dcr Sopir 4orang & 2 Karyawati Wnt,Tkg Sablon P/W Single Max 25Th Lam Hangtuah 36B Snr Hub.087860258262/08123816845 A.BP.001.07.16.0001820

Dicari Tnaga Serabutan Pria Dcr T.Sipil utk Estimator&Pngws, Dibutuhkan Supervisor Consumer Looking for Production Manager utk Sekolah TK di Gatsu Barat Mandor+Tkng Hub:081238541121 Goods Hub.087861219689 Female,min 30yo,speak English, A.BP.001.08.16.0000254 A.BP.001.08.16.0000142 Tgs Utama:CS.SMS:087761012098 Comp & Admin Skill,Garment exDicari Peg.u/Minimart A.BP.001.08.16.0000230 Dcr Tng Londry 2orng Gj1Jt+Bns perience,good personality Send Hub.082145368344/082147180888 Hub.081139 72040 Dicari Waiter/Waitress untuk CV to:sari.oktora25@gmail.com A.BP.001.08.16.0000218 A.BP.001.08.16.0000235 Dimsum Telp:735593 / Email: A.BP.001.08.16.0000252 Dcr Waiter,Waitres,Bartender, Dicari Pegawai Sorum Mbl Bekas dimsumhousecanggu@gmail.com PT Maco Express Mart Bth Kary Cook,Sopir utk Restoran di Serabutan Segera.081216566622 Gj UMR-2,8 Jt Pss:SPG,Acct,Adm A.BP.001.08.16.0000208 A.BP.001.08.16.0000256 Petitenget T:4739659 Caris,MD,Gdng,OB,Spv Dicari Pembantu RT Tidur Dalam B.BP.004.08.16.0000051 SMS ke:081236776772 Dcr Waitress,SMK/SMA Sdrjat,Gj Belum Menikah Hp.08123987194

A.BP.153.08.16.0000250

B.BP.154.08.16.0000113

!Serabutan utk Rmh Kost,pria, Tgl Dlm,Rajin,Jjr,085238203818

B.BP.004.08.16.0000125

A.BP.001.08.16.0000190

Dcr PRT Tgl Dalam,Area Kuta Gj.1,5.Tel/SMS 087862389529

!!Dcr PRT/Jaga Anak TglDlmG.1,5Jt 081237903622/087861412911

A.BP.001.08.16.0000139

Dicari Security,Receptionist, & Cook Staff.CV ke The Amasya Jl.Kayu Aya88x Seminyak.731601

Bth Sgr Pengasuh Penitipan Anak Dcr Krywti & Admin min.SMU Hub DiRenon Gaji/Bln 1.300.000 Asri Gallery Jl.By Pas Ngr Rai Tidur Luar H.082340336433(SMS) Suwung Kauh 300m Timur Mitra10 Cari Salesman/Girl Pengalaman Gaji 3Jt 082147591197(Tdk SMS)

Dcr Peg.HK,Sopir Travel,Staff Marketing Hub.081933091476

Dcr Staff Wanita Utk Waitress Controller Sgr Hub:723593/ 723637/ 082147596115

A.BP.153.08.16.0000247

Dcr Sopir simA yg Tau Wil.Bali Hub:08883155305/085730215773 A.BP.001.08.16.0000127

A.BP.001.08.16.0000229

Dicari Tamatan SMK Jurusan Tata Hidangan & Tata Boga Utk Rumah Makan Hub:08124658250 A.BP.001.08.16.0000220

Dcr Tenaga Serabutan Wanita untuk Warung Makan di Renon Hub.081338336494

A.BP.001.08.16.0000228

HK,FO,Reservations,Gardener, GSA,Engineering,PuriYuma Hotel 723808/085106570052(sari) A.BP.001.08.16.0000132

Htl&Rest need Steward,Direct Intvw to The Yulia Inns Jl. Pantai Kuta No.43 T.751893

A.BP.001.08.16.0000238

A.BP.001.08.16.0000253

Dicari STM / Poltek Bisa CAD dan Sketchup Hub.081337880194

A.BP.001.08.16.0000180

Dicari Sopir Pariwisata Berpengalaman H.081386676388-297784

A.BP.001.08.16.0000195

Dicari Tehnikel Berpengalaman Dibidang Kosmetik Rambut Pria atau Wanita umur Max 35Th. Lamaran Langsung Dikirim ke PT.GIEB Indonesia Jln.Gatot Subroto No.66 X Dps. Telp.0361-437994 Hub:Diah A.BP.001.08.16.0000214

Dicari Security Wanita untuk Hotel Hub:0361-736301/736304

Dicari,QS,Administrasi,dan Marketing,Hub.0361-419677

Dibthkan Sopir Pribadi.Hub.Bpk Gede,081236112723/087862249960

KSU.Bayu Artha Bth Ptgs dlm Wnt Jl.Katalia I/8D T.430455

A.BP.001.08.16.0000237

A.BP.001.08.16.0000121

A.BP.001.08.16.0000010

Dibutuhkan Segera Therapys Pria/Wanita Hub.085100080455

A.BP.001.08.16.0000156

Karyawati Admin bisa Comp. Hub.222782/233020

A.BP.001.08.16.0000231

A.BP.001.08.16.0000224

A.BP.001.08.16.0000243

Restau Kerobokan,tkg Bakery/ Pastry,Wnt Kounter Kasir.tanpa pglmn dilatih dg cara professional,0878 6137 8730 A.BP.001.08.16.0000206

SPG for jewelry shop,Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud 08113866372 B.BP.804.08.16.0000005

Three Monkeys Ubud/Sanur look for Secretary PA to CEO. min 5 years exp. must have excellent admin skills. wri$en & spoken English. self mo’vated. good people skills. Email CV to monkeybizbali@gmail.com B.BP.004.08.16.0000121

Ymh Bisma Dicr:1.S1 Ek/SMA/D1 2.Supir(matic)3.Mekanik(2th) Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.08.16.0000212

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

B.BP.004.08.16.0000124

HONDA

B.BP.141.08.16.0000130

TOYOTA

CRV’2011 Hitam 2.4cc AsliDK Jl Agya14AT,Mercy C200’95,Rover95 Cokro 377 H.085100462764 Ubung Terano97,Chrade92,081807779807 B.BP.164.08.16.0000127

A.BP.001.08.16.0000258

Mobilio’2015 Hrg Nego,Hub:Bpk. Avanza G’06,Gold VVTi,AsliBali Gede,081236112723/087862249960 Samsat Baru Mulus,085100584428 A.BP.001.08.16.0000011 ISUZU

Dijual Panther Hi-Grade’95 Biru Muda Metalik,081338176905 A.BP.001.08.16.0000152 NISSAN

BUC Juke’13Akhir RX Tgn1,Putih LowKM,195Jt Ng,0818350999 Prbd B.BP.164.08.16.0000126

X-Trail XT’06 Pmk 25cc Silver AsDK Istmw 97Jt AT 08123804634 A.BP.001.08.16.0000244

SERVICE

DIJUAL MOTOR

SUZUKI

Xenia 1.3 2011 Silver KM.50rb Swift ST’2007 Matic Silver terawat 110Jt Ng,085264506304 Istimewa KM40rb T.087861230199

A.BP.001.08.16.0000240

Djl Kijang LGX Silver’2001 Hrg 75Jt Ng,Hb:PT.Rajawali Nasindo Jl.Seruni 11 B Dps Telp.265425

A.BP.001.08.16.0000128

Fortuner V’12 4x4 Matic KM17rb Asli DK H.Jl.P.Ambon 51 Dps

A.BP.001.08.16.0000226

Rush G’2012 Pmk Putih AsliBali Sgt Bagus Hub:085100421453 Krd

B.BP.164.08.16.0000128

Veloz’2013 Air Bag Metik Putih asBali Spt Baru 08123869823

A.BP.153.08.16.0000251

SERVICE

KAWASAKI

KLX’13 Ban Besar bs TT Vario+ Inova G’10/085100856999 Prbd

B.BP.141.08.16.0000131

Djl Rmh lt 2,luas Tnh 1,75m2 daerah Dps Brt Jl.Merpati Gg Cendrawasih Hub:085738348666

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 110Jt/A Bs Kredit 087862450004

Djl Tnh 2are 250Jt/A Nego Lok Semebaung,Gianyar 082237786596

A.BP.001.08.16.0000181

1,38Hktr Bkt Ungasan View Laut Dkt Pantai 08123665040 Maaf TP

Jl Tnh 10,35,2,5 Are SHM Utara SMA.N.Kutuh Hp:08113864428

A.BP.001.08.16.0000183

10A @ByPas Ketewel 750Jt/A & 9A @Ry Cekomaria 082147026666

Tanah 530m2 di Jl.Sutoyo di Blk Br Gemeh Hub.0811399570

Pdg Sambian Lt.1 Jl.Buana Raya Ls 200m2,H.Nego Hb:08124623265

DISEWAKAN KIOS Dikont.Kios Jl.Serma Made Pil No.1 Muka Pasar Sanglah Dps Hb.085105012033

A.BP.001.08.16.0000182

A.BP.001.07.16.0001005

DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.08.16.0000042 Rmh Fas:6KT,Grsi,R.Kerja Jl. BUC 50Are Lok Sebatu Gianyar Meduri Dentim cck u/Garment& 65Jt/Are Nego 081999333989 TP Kantor 40Jt/Th Hb:081999926143 A.BP.014.08.16.0000148 A.BP.001.08.16.0000216 A.BP.001.08.16.0000255 BUC,strategis,jual tanah 2 are Dikont Rmh 2Lt Jl.Tunjungsari DIJUAL RUMAH 295Jt/are Braban Tanah Lot,SHM 0818551966 2 Rmh T140/125 AC+Ktcn Set,Jl. Denbar 1gate jln8M. Hub:Wayan 082236302111 A.BP.001.08.16.0000200 A.BP.001.08.16.0000125 Nagasari Penatih,081339133960 Dikont Rmh Jl Tk Balian No.98 A.BP.001.08.16.0000211 DiJual Tanah Hak Milik Renon Hub:082146594334 BUC Djl Rmh PuriGading LT.150 50 Are Daerah Baturiti A.BP.001.08.16.0000196 m2 Jimbaran Nego 082144510419 Hubungi Bu Wayan 081999325057 DIJUAL TANAH A.BP.001.08.16.0000004 A.BP.001.07.16.0001881 Dijual Tnh Kav Tanpa Uang Muka Dijual Tanah + Rumah L.Tanah Djl Rmh 2Lt LT.285 LB.265 15-20Thn Lok.Dalung Juwet 295m2 Lok.Jl.Sekuta Gg.Orchid Tuban Kuta 5KmT,3KmD,Hub: No.3 Sanur Hub:08123664435 087836366296 Hrg 6,5M nego Sari Pemogan Hub:081239891555 A.BP.001.08.16.0000217

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0000186

A.BP.001.08.16.0000201

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0000199

A.BP.001.08.16.0000236

A.BP.001.08.16.0000225

Tnh Kav & Rumah Jl.KenArok Dps Hub.0811399361,083119366667 A.BP.001.08.16.0000064

Tnh 13A Jl. D.Tamblingan Sanur Hrg.810Jt/Are Hub: 081236362822

A.BP.001.08.16.0000260

Tnh Puri Gading Utama Jimbaran 4,56Are H:2,5M Global Jl.IB Mantra Utama 13Are H:700Jt/Are Nego,081999195888/081239119977

A.BP.001.07.16.0001900

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tnh & Bgn Lt.4A Kertanegara 17Dps,085237178348

A.BP.001.08.16.0000032

Dcari Property macet di Bank/ Hlng BPKB DK1587EI AN:Zoqoni KOST Kena Rentenir Sms 087760451006 NO BPKB:R36442 V-0 Kos Elit Fas Lgkap,nyaman A.BP.001.08.16.0000160 A.BP.001.08.16.0000124 Jl.Nangka utr Dps,082144138844 Jasa fnshg cat tembok,politur, Tlh Hlg BPKB Mtr Beat A/N A.BP.001.08.16.0000241 Plafon Tektur,dll,085338223838 Debora Pellondou yg menemukan Super Elite Bule Sanur S.Pool, A.BP.001.08.16.0000242 tlg Hub.085338099215 Jimbaran Lengkap 3Jt UP:087762566220 Pelunasan/Gestun kartu kredit B.BP.101.08.16.0000067 A.BP.001.08.16.0000161 promo 2,3% hub.082340004545 PELUANG BISNIS A.BP.000.08.16.0000088 Cara mudah bisnis onecoin RUPA-RUPA KEHILANGAN hanya di www.onecoinina.id 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% 1 BPKB No:F0304660-O DK7824I B.BP.817.07.16.0000528 H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.08.16.0000129 AN:I Nym Jarwita Noka:MH1JF121 GENSET Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat 68K354713 Nosin:JF12E1359164 A.BP.001.08.16.0000120 **Cummins,6Ctaa 8.3-G2,Stamford, T.085337370228 / 412815 200Kva,Silent.Msh Baru Blm A.BP.001.07.16.0001973 Hilang Buku KIR DK9618BH Noka: Kredit Renov/Bangun Rmh,Proses MHCTBR54B1K101357 AN:Lely dipakai Murah 08113858989 Tjandrawati S & Akte Kelahiran 3hr,Jw 5Th CP.Nika087751055862 A.BP.001.08.16.0000194 AN:Lilyana febriantySantoso Gusde 081237872524 HOTEL A.BP.001.07.16.0001092 28 Feb 2011 No.1146/UM.DT/2011 **Brg Hotel Msh Br Blm Pake 1 A.BP.001.08.16.0000198 Deposito Koperasi 100Jt Bunga 9%/Th dilock 4Th Gratis Scoopy Hlg BPKB Spt Mtr No.E5942983-O Genset,100AC,100Bed Dll,Kitcen H.081239011111 & 085279198812 an I Wyn Wesana H.082236685666 Equip Nayati Murah 08113858989 A.BP.001.08.16.0000246

AC

B.BP.166.08.16.0000136

A.BP.001.08.16.0000192

SPA

PINJAMAN

FOTOCOPY

KOMPUTER

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 BIRO JASA

ALUMINIUM TOUR

KONTRAKTOR SERVICE

SERVICE BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

PROPERTY

BIRO JASA

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

AC

DIJUAL MOTOR


EKONOMI

18

Kamis Umanis, 4 agustus 2016

Produk UKM Siap Masuk Pasar Global

Jakarta (Bali Post) Pelaku UKM Indonesia secara umum tidak perlu khawatir terkait daya saing produk yang dihasilkannya. Pasalnya, sebagian besar produk UKM sudah siap masuk pasar global. Terutama produk UKM Indonesia yang bisa menguasai pasar domestik. ‘’Kalau produk UKM Indonesia bisa menguasai pasar domestik, maka dipastikan produk tersebut bisa masuk ke pasar global. Kami sebagai pengelola gedung Smesco merupakan sarana sebagai pengantar bagi produk UKM masuk ke pasar global,’’ ujar Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi dalam sebuah diskusi bertema ‘’Menguji Ketangguhan Daya Saing UKM di Pasar Global’’, di Jakarta, Rabu (3/8) kemarin. Menurut Zabadi, pihaknya memang bertugas untuk membantu para UKM untuk bisa meningkatkan daya saing produknya agar mampu kompetitif di pasar global. ‘’Kita selalu mengadakan business matching dengan para buyer dari luar negeri, promosi dagang di luar negeri, dan sebagainya,’’ katanya seraya menyebutkan bahwa pihaknya

sudah memiliki mitra UKM lebih dari 2.000 UKM dari seluruh Indonesia. Sebagian besar produk UKM terutama yang dibina LLP Kemenkop UKM sudah siap masuk pasar global. ‘’Sudah banyak delegasi dari negara-negara lain yang datang ke Smesco untuk melihat kualitas produk-produk UKM kita. Mereka merupakan buyer potensial bagi produk UKM kita. Dan sebagian besar produk kita adalah produk kerajinan handmade. Jadi, nilai ekspornya tidak bisa diukur hanya nilai ekonomis. Yang jelas, ke depan produk UKM kita memiliki prospek yang bagus,’’ papar Zabadi. Sayangnya, aku Zabadi, masih banyak kesan di masyarakat yang menyebutkan kualitas produk UKM Indonesia masih kalah dibanding produk asal luar negeri. ‘’Jujur saja, masih banyak yang meragukan kualitas

produk UKM kita. Nah, tugas kita semua untuk bisa mengubah mindset tersebut dengan lebih mencintai produk buatan negeri sendiri. Kalau masyarakat berpihak pada produk lokal dengan membeli, maka kualitas mereka pun akan meningkat,’’ ungkapnya. Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, produsen manisan buah mangga asal Cirebon bernama Buyung menjelaskan bahwa dari sisi kualitas produk tidak kalah dengan produk asal negara lain. ‘’Hanya, mereka lebih bisa diterima pasar karena memiliki packaging produk yang sangat bagus. Sedangkan produk UKM kita packaging-nya alakadarnya. Bahkan, kalau berpameran pun, stan-stan mereka sangat bagus desainnya sehingga bisa menarik orang untuk mengunjungi stan mereka,’’ ulas Buyung.

Buyung menambahkan, UKM luar negeri bisa seperti itu karena sangat didukung oleh pemerintahnya masing-masing. ‘’Untuk hal itu, pemerintah Indonesia kurang mendukung. Padahal, dari sisi makanan, produk kita jauh lebih enak. Hanya, kita kurang menarik karena tampilan packaging-nya kurang. Soal promosi juga kita kalah dibanding negara lain. Mereka maju karena dana promosinya dibantu pemerintahnya,’’ katanya. Sementara itu, menurut Anto Suroto, seorang pengusaha produk kulit (ular phyton dan buaya), produk UKM Indonesia tidak kalah dengan barang-barang dari negara lain. ‘’Menurut saya hanya satu kurangnya, yaitu tidak fokus atau tidak aware dalam mengangkat brand image. Rata-rata UKM kita tidak bisa membangun brand image di pasar luar negeri. Kalangan akademisi, pengusaha, dan pemerintah harus sinergi dan terintegrasi untuk memajukan dan mengembangkan produk UKM di pasar global,’’ pungkas Anto. (010)

Bali Post/ant

TOMAT - Petani memanen buah tomat di Desa Panagguan, Larangan, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (3/8) kemarin. Produksi tomat dalam tiga bulan terakhir turun hingga 50 persen akibat tingginya serangan penyakit dan tidak menentunya cuaca.


19

Kamis Umanis, 4 Agustus 2016

Kecelakaan Pesawat di Bandara Dubai 300 Orang Penumpang Selamat

Dubai – Sebuah pesawat penumpang Emirate Airline yang membawa 300 orang termasuk kru, mengalami kecelakaan dalam pendaratan di Bandara Internasional Dubai, Selasa (2/8) pagi waktu setempat. Pesawat sepertinya mendarat dengan lambungnya, dan rekaman video menunjukkan asap hitam tebal membubung dari badan pesawat. Penyebab insiden belum diketahui, menurut BBC dalam laporannya. Menurut laporan Gizmondo, pesawat kemungkinan mengalami masalah pada roda pendaratan. Roda pesawat diduga tidak bisa terbuka sehingga memaksa pesawat mendarat dengan lambungnya. Boeing 777 dengan nomor penerbangan EK521 itu

terbang mendarat di Dubai setelah penerbangan dari negara bagian selatan India, Kerala. Kantor media pemerintah Dubai mengatakan semua penumpang dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban cedera telah dilaporkan. Penerbangan dari bandara terbesar Dubai, sempat dihentikan atau ditutup, sebelum kemudian dibuka kembali pukul 18.30 waktu setempat (14:30 GMT). Pesawat EK521 membawa 282 penumpang dari 20 negara dan 18 kru berada di dalamnya, menurut pernyataan yang di-posting Emiretes di Facebook. Kepala Eksekutif Emirates Sheikh Ahmed Bin Saeed Al Maktoum mengatakan prioritas utama adalah menyelematkan para penumpang dan kru. (ant)

Bali Post/ant

KAWAH SIKIDANG - Sejumlah umat Hindu Bali bersama masyarakat Kejawen melakukan ritual Mahayuning Bumi di tepi kawah Sikidang kawasan dataran Tinggi Dieng, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (3/8) kemarin. Ritual tersebut bertujuan untuk menyucikan alam yang saat ini diyakini telah kotor, agar tercipta keharmonisan antara manusia, alam dan Tuhan.

Kasus Pidana Dari Hal. 1 Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian menilai wajar tindakan yang dilakukan TNI maupun BNN. ‘’UU ITE itu kan tidak boleh sembarangan mengeluarkan informasi yang belum tentu benar. Itu yang dilaporkan oleh BNN dan TNI, Polri juga akan (ikut melaporkan),’’ kata Tito, Rabu kemarin. Menurut Kapolri, informasi dalam tulisan Haris sulit dibuktikan kebenarannya karena bersumber dari Freddy yang terlibat beberapa kasus pidana, sehingga kredibilitasnya sebagai sumber informasi belum tentu konsisten. ‘’Kedua, informasi yang diberikan juga belum dikonfirmasi ke sumber lain. Nilainya kalau menurut bahasa intelijen itu F6 yaitu sumbernya diragukan, orang yang tidak dipercaya, dan informasinya belum dikonfirmasi ke orang lain,’’ ungkap Tito. Koordinator KontraS Haris Azhar mengaku telah mengetahui perihal laporan kepada dirinya itu. Tiga institusi tersebut adalah Polri, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang melaporkan Haris Azhar secara resmi ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (2/8). ‘’Be-

Kegiatan Ekonomi

lum ada (penetapan tersangka), (saya) baru dilaporkan, masih diproses,’’ aku Haris kepada wartawan. Haris menyayangkan mengapa tulisannya kemudian disalahtafirkan sebagai pencemaran nama baik. Padahal, menurutnya, apa yang dia lakukan semata dengan niat untuk mendorong institusi Polri lebih baik lagi dengan membongkar mata rantai bisnis narkoba. ‘’Kalau misalnya itu dianggap jadi pandangan buruk bagi masyarakat, ada banyak kesaksian masyarakat yang bilang ke saya bahwa itu sudah menjadi satu rahasia publik. Saya hanya membahasakan saja,’’ katanya. Menurut Haris, seharusnya respons pemerintah apabila mendapat informasi dari masyarakat termasuk dari dirinya maka segera membentuk tim independen untuk menelusuri cerita Freddy Budiman tersebut. ‘’Jadi, mestinya bukan saya yang dilaporkan,’’ kata Haris. Haris Azhar mengakui dirinya sadar bahwa kesaksian Freddy yang ditulisnya kemudian disebarkan ke publik melalui media sosial akan berbuah risiko terhadap dirinya. (kmb4/ant)

Bertempo Lambat Dari Hal. 1 Istri Raul Lemos itu menuturkan, penampilannya yang berbeda turut dikomentari kawan-kawannya, termasuk rekan penyanyi Titi DJ. ‘’Dia bilang, kamu hebat berani keluar dari jalur (zona nyaman) kamu,’’ kata KD yang dikenal dengan lagu mellow bertempo lambat. Menjajal rekaman di Studio NRG, Los Angeles, Amerika Serikat, yang kerap dipakai penyanyi top, di antaranya Justin Bieber, Shakira, Beyonce

hingga Celine Dion, menjadi pengalaman seru untuk Krisdayanti. ‘’Pertama kali di studio yang biaya per jam ribuan dolar,’’ katanya, menambahkan kualitas audio yang memuaskan berhasil menunjang penampilannya. Lagu yang disebut KD merupakan lompatan besar dalam kariernya ini sudah bisa diunduh di iTunes. Sementara itu, Raul Lemos selaku produser eksekutif menambahkan, single tersebut rencananya akan dirilis juga di negara lain, termasuk Malaysia. (ant)

Dari Hal. 1 ‘’Namun untuk menyusun anggaran yang kredibel dan solid, kita harus melihat kondisi 2016. Presiden telah memutuskan bahwa APBN tetap menggunakan APBN sebagai instrumen untuk menjaga momentum kegiatan ekonomi, sehingga kesempatan kerja tetap bisa diperluas, dan dalam upaya mengurangi kemiskinan,’’ katanya. M enk eu m enyebut k an dalam dua tahun terakhir realisasi penerimaan perpajakan mengalami tekanan berat dengan jatuhnya harga komoditas migas, batu bara, kelapa sawit dan lainnya, sehingga penerimaan pajak juga turun. ‘’Sektor perdagangan dan konstruksi pada 2016 juga tertekan, terlihat dari volume yang hanya tumbuh separuh dari tahun sebelumnya,’’ katanya. Selain itu, melemahnya kondisi perdagangan global menyebabkan ekonomi In-

donesia juga mengalami kontraksi dari 2015 hinnga 2016. ‘’Dengan kondisi itu, Kemenkeu melaporkan penurunan potensi pajak tahun 2016 yang cukup besar karena basis penghitungan tahun 2016 masih tinggi,’’ katanya. Ia menyebutkan pada 2014 realisasi penerimaan pajak sekitar Rp 100 triliun di bawah target, tahun 2015 Rp 249 triliun lebih kecil dari rencana. ‘’Kami laporkan bahwa kami perlu penyesuaian sehingga APBN kita menjadi kredibel, confidence dan trust, yang mencerminkan kondisi ekonomi kita,’’ katanya. Namun, menurutnya, tidak akan ada pengenduran upaya meningkatkan penerimaan pajak. Menkeu memperkirakan penerimaan pajak pada tahun 2016 jika tidak ada perubahan maka akan kurang Rp 219 triliun dari target. Ia menyebutkan dengan kurangnya penerimaan pajak maka pihaknya men-

gusulkan penghematan belanja kementerian/lembaga sekitar Rp 65 triliun dan belanja ke daerah sekitar Rp 68 triliun. ‘’Kami dengan Kemenko Perekonomian dan Bappenas akan menyisir belanja yang bisa dikurangi tanpa ganggu belanja prioritas,’’ katanya. Ia menyebutkan untuk asumsi makro pada APBN 2016 akan tetap sama kecuali kurs yang berubah dari angka di APBN-P 2016 sebesar 13.500 menjadi 13.300 per dolar AS. ‘’Defisit diperkirakan akan 2,5 persen meningkat dari 2,35 persen, sehingga ada tambahan pembiayaan sekitar Rp 17 triliun,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Menkeu menyebutkan untuk postur RAPBN 2017 yang akan disampaikan ke DPR, pemerintah akan menggunakan angka-angka yang selama ini disetujui dalam pembahasan awal bersama DPR. (ant)

‘’Kita ingin lebih baik sejalan dengan pembangunan infrastruktur, perbaikan iklim investasi dan dampak dari amnesti pajak,’’ katanya dalam rapat yang dimulai sekitar pukul 16.15 WIB. Jokowi juga meminta semua pihak mengendalikan inflasi, sehingga berdampak juga dalam upaya menekan kemiskinan. BPS telah mengumumkan inflasi pada Juli 2016 sebesar 0,69 p e rse n. ‘ ’ I ni m erup a ka n yang terendah dalam lima tahun terakhir sejak 2012. Ini harus dijaga terus terutama yang berkaitan dengan bahan makanan, agar setiap jam, hari dipantau terus, ditekan sehingga bisa dikendalikan,’’ katanya.

Presiden meminta dalam merumuskan asumsi makro dan besaran pokok awal RAPBN 2017 dipastikan sesuai dengan kondisi perekonomian Indonesia dan memperhatikan situasi dan kondisi perekonomian global. ‘’Kita harus mengalkulasi pengaruh global terhadap ekonomi kita seperti melemahnya harga komoditas, risiko penyesuaian suku bunga, ini harus kita pantau terus,’’ katanya. Jokowi juga meminta momentum amnesti pajak dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya untuk memperluas sekaligus memperbaiki basis data pajak yang valid, terintegrasi, komprehensif, sehingga bisa meningkatkan rasio pajak. Selain itu, Presiden meminta kemen-

terian-lembaga melakukan efisiensi pada program nonprioritas nasional. ‘’Efisiensi bisa untuk belanja-belanja operasional dan barang. Ini saya tekankan terus saat perencanaan APBN agar belanja modal yang lebih diprioritaskan,’’ katanya. Ia pun memerintahkan pimpinan kementerian-lembaga disiplin dalam melaksanakan penghematan belanja. ‘’Coba lihat sampai satuan tiga yang kira-kira terlalu tinggi, tidak masuk akal angkanya, coret, ganti yang masuk logika,’’ katanya. Terkait dana alokasi khusus (DAK), Presiden meminta agar semua detail dan bisa dipertanggungjawabkan, terutama terkait dengan DAK penugasan. (kmb4/ant)

Garuk Tangan Dari Hal. 1

Bali Post/ant

BTN - Tim penyidik memasuki ruang kantor saat penggeledahan Kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/8) kemarin. Penggeledahan oleh tim penyidik tindak pidana korupsi Kejari Parigi Moutong itu berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutung sebesar Rp 2,4 miliar dan bantuan hibah BUMD Rp 350 juta pada Perusahaan Daerah Kabupaten Parigi Moutung.

Pada rekaman CCTV yang diperlihatkan di persidangan, Jessica yang berbaju cokelat berdiri di depan meja atau di depan Mirna yang sedang kejang mulai menggaruk-garuk tangannya pada pukul 17.24 WIB. Dalam rekaman terlihat pegawai Cafe Olivier berusaha menggeser meja ke arah kanan dan terlihat juga Jessica masih menggaruk tangan kemudian berpindah posisi ke sisi kiri. Nur Samran Subandi juga mengatakan pelaku

pembunuhan Wayan Mirna Salihin merupakan orang yang cerdas. ‘’Pelaku ini cukup smart, pokoknya pintar. Dia tahu kalau sianida bisa hilang jika terkena panas,’’ kata Nur Samran. Hal itu, dikatakannya, karena efek sianida akan hilang jika dilarutkan dalam air panas atau jika terkena panas. Namun sianida akan bekerja lebih baik jika dimasukkan pada sesuatu yang dingin. ‘’Sianida akan hilang kalau panas, kalau dingin bereaksi bagus,’’ katanya. Nur Samran juga ber-

Dari Hal. 1 Dia pun diminta menjaga seluruh sikap dalam kapasitasnya sebagai pimpinan KPK dan kedua tidak bersikap diskriminatif atau melecehkan terhadap siapa pun lembaga berdasarkan ras, usia atau status ekonomi dalam pelaksanaan tugas dan ketiga bersikap lebih hati-hati dalam menjalin hubungan dengan kelompok yang dapat mengganggu kemandirian dan independensi. Keputusan keempat, Saut diminta mematuhi Peraturan KPK dalam mengambil keputusan, dan kelima, menarik garis tegak apa yang patut dan tidak patut. Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, Komite Etik dibentuk pada 29 Juni 2016 yang sudah bersidang secara maraton sebanyak empat kali dan menghasilkan

pendapat bahwa sianida akan tetap berbahaya kendati dilarutkan ke dalam minuman apa pun, termasuk es kop i. ‘’Sep a nja ng z a t sianida masih ada di dalam kopi, sifatnya sama saja berbahaya,’’ katanya. Wayan Mirna Salihin kejang-kejang usai meminum es kopi Vietnem di Kafe Olivier Jakarta Pusat kemudian tewas di RS Abdi Waluyo pada 6 Januari 2016. Jaksa penuntut mendakwa teman Mirna, Jessica Kumala Wongso, dengan tuduhan pembunuhan berencana atas perkara itu. (ant)

keputusan secara mufakat. ‘’Setelah membaca laporan dugaan pelanggaran kode etik dari direktur pengawasan internal tanggal 8 Juni 2016, mendengarkan pihak terkait, pendapat ahli, surat dan dokumen lainnya serta keterangan dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Pak Saut juga sangat kooperatif dan dalam dua kali pertemuan beliau menangis, saya rasa itu autentik,’’ ungkap Buya. Terhadap putusan ini, Buya Syafii berharap agar semua pihak memahami dan Bareskrim juga dapat berkeja sama untuk memahami bahwa martabat KPK harus dijaga. ‘’Yang bersangkutan bersedia meminta maaf. KPK yang akan datang sekiranya akan lebih tenang, kompak dan tidak dibebani oleh hal-hal semacam ini,’’ tambah Buya. (ant)

Karena Jantung Dari Hal. 1

Amnesti Pajak Dari Hal. 1

Berdasarkan Ras

Slamet menambahkan, ‘’Dalam kasus ini saya bisa menyingkirkan kemungkinan karena jantung.’’ Ahli forensik bidang toksikologi kimia dan biologi Pusat Laboratorium Forensik Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Puslabfor Mabes Polri) Komisaris Besar Pol. Nur Samran Subandi juga mengatakan temuan zat menyimpulkan bahwa Wayan Mirna

tewas akibat racun sianida. ‘’Dapat dipastikan akibat sianida di tubuh korban. Saya pastikan akibat sianida. Saya pastikan karena hasil autopsi menemukan korosif pada lambung korban. Saya pastikan karena siandia,’’ katanya pada sidang yang sama. Nur Samran Subandi menyatakan pendapatnya itu berdasarkan fakta berupa hasil pemeriksaan laboratorium dan analisis tim forensik. (ant)

Kamis, 4 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Lila Cita Sekaa Gong Wanita Hindu Dewi Laksmi 10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif

15.30 Kreasi Kirana Bali TV 16.05 Bali Channel Tourist TV 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Badung (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Bisnis Divi Multimedia 21.00 Lipsus Festival Pertanian Badung 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Bondres Inovatif: Sugih Nagih (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Windhu Segara-Sanur (4) 24.00 Closing


16 Pages

147 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

L O N A A T I E R N I N T

se ps sex abu Kesha dro inst Dr. Luke lawsuit aga music to focus on Thursday,

August 4,

2016

to say. This

rnationalbalipo

online: http://www.inte

Arce gets chance second of in charge y Paragua

4, 2016 , August Thursday can rift Republi as Trump widens to endorse declines Ryan, McCain Page 6

You can

find Internat

Jl. D.Tamblingan

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

ing Rice plant area not on target

- So DENPASARof rice far the area Bali has planting in the tarnot reached the get even though the rise in target of producthe acreage, production tivity and seasons. in two planting from has been set planting season 2016, In the first through March October 2015 reach 73,056 hectares or it could onlyset at 79,751 hectares rate of of the target with productivity mean91.6 percentmilled rice. In the season in 6.2 tons of 2016 second growing time, the until September April 2016 47.05 percent. April reached season of only rice plant“For the growing 2016, the reach 80,374 to September targeted to it only ing area is of July 20, 2016 47.05 As or hectares. 37,818 hectares shortage still is reached Head So, Bali percent. hectares,” said the Ida of 42,556 Agriculture Agency, a, in Denpasar. of the Bali Bagus Wisnuardhan Rice... on page 2 Continued

on so heavy lawsuit is I can only and

spirit, her sexual my once freeday feel that happiness dropped one Kesha has producer Dr. Luke, pray to Christine - Pop star again.” attorney, against recordto her music. Dr. Luke’s a statement the accuLOS ANGELES in Californiaon getting back and in week, Lepera, said him were “false focus years. Last abuse lawsuit decision wants to against single in three tour. that Kesha’s in saying she for sations U.S. has first

a and fans who meritless” the sex abuse claimshas she started she thanked Tok” singer, she On Monday The “Tik an album for four to dismiss “because (rtr) in I need to California came support. them.” not releasedcontinue her fight continues. of their of winning on her to get out “My fight no chance she wrote years, will York courts deal with get my music out,” “I have so much the New recording account. her ata multi-albumand Dr. Luke, in a Instagram Sony Music Petrocelli, said torney, Daniel Calistatement. has dismissed her prejudice “Kesha without appeal and fornia action York pursues her while she claims in the New other legal said. “Kesha is focused has courts,” he back to work and rethe on getting28 new songs to delivered filed a cord label.” old singer accusThe 29-year in 2014 California the music inin lawsuit one of ing Dr. Luke, successful producers, abuse during dustry’s most emotional career. her of rape and stages of name is the early whose realrepeatedly Dr. Luke, has has counterLukasz Gottwald, claims andBut the denial denied the a New York sued for defamation. year by to extricate bid earlier this Kesha’s contract judge of Photo her recording Marcus/File herself fromemotional #FreeKesha that REUTERS/Steve in Las Vesparked an on social media stars Awards Billboard campaign from leading and at the 2016 earned support Swift, Adele Kesha arrives 22, 2016. such as Taylor U.S., May York Singer Lady Gaga. appealing the New her gas, Nevada, Kesha is April she released Post at: in Jl. D.Tamblingan ional Bali ruling and Sanur

Korea Latest North lands launch missile waters, near Japan alarms Tokyo Page 13

3 Indonesian volcanoes erupt, disrupting some flights

erupt, lcanoes esian vo flights 3 Indon ng some disrupti IBP/antara

The eruption

of Sinabung

Mountain

year, mostly since last Sinaberuptions slopes of into the around the debris high down the from blasting tumbled as 2,000 ung.(ap) also be heard Hot ash The archifar News can is air. at Global into slopes as Indonesia. in “Bali Image” from 9.30 Sinabung noes in 250 million people southward 96.5 and vol- meters (yards) Radio FM am. Listen to pelago of the and 10.00

in Indonesia volcanoes and disrupted prone to earthquakes farms a river. it sits along at three said that Nugroho the three volcanoes Bali, the canoes becauseof Fire,” a string — Eruptions of the archipelago Island near the Pacific trees around in gray ash, but JAKARTA skies in parts Pacific “Ring were that lines on Lombok covered Mount Gamalama and villages have darkened in the past of faults the were Island and Mount Rinjani Nugroho, Di- nearby towns Ocean. on Sumatra have all erupted some flights. volcano in danger.13,000 people have islands Sutopo Purwo for Indonesia’s said not Sinabung chain of More than Agency, and Lombok’s spokesman due to volcanic in the Moluccas was closed saster Mitigationand Sinabung been evacuated days. closed Wednesday l airport couple of injured, internationa Tuesday. has been hours on t a i n s a r e have n No one for several ee mou at two airports T h e t h r 130 active volcabut flights Sultan Babullah the capital among about been disrupted. Ternate, was airport inMaluku province, of North

until FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba

balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

ustream.tv/chan

Tuesday, that Gamalama again late erupted

KAMIS UMANIS, 4 AGUSTUS 2016

Jun ‘‘Bintang’’

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bali Post/win

Jun ’’Bintang’’ Ulangi Kesuksesan

SETELAH merilis single ‘’Satya’’ duet dengan Tika Pagraky beberapa waktu lalu, Jun ‘’Bintang’’ mengulangi kesuksesan. Pasalnya, dalam waktu singkat ia merampungkan lagu ‘’Sakit’’. Bahkan, video klipnya sudah selesai dibuat secara maraton. Jun memastikan, dua lagu tersebut akan mengisi album ke-9 Bintang yang masih dalam perencanaan. Jun mengakui, dipilihnya duet dengan biduanita dari berbagai karakter, karena amat menghormati wanita khususnya wanita penyanyi yang bertalenta dan mempunyai karakter suara yang khas serta beretika. Selain itu, Jun juga tidak suka musik dan lagu yang terlalu monoton. Baginya, mengajak duet biduanita pada satu atau dua lagu di album Bintang diharapkan dapat menghilangkan kesan monoton itu. ‘’Selain sebagai pemanis, kehadiran biduanita juga lebih mendekatkan Bintang dengan para Bidadari Bintang, sebutan untuk fans wanita kami,’’ ungkap Jun ‘’Bintang’’, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, vokalis yang juga penggemar motor tua ini membantah jika duet dengan penyanyi wanita akan menjadi ciri khas Bintang ke depannya. Menurutnya, ciri khas Bintang tetap seperti yang dulu, musik pop rock dengan lirik yang lugas kadang ‘’nakal’’. Dengan adanya lagu duet, Jun tidak memungkiri penggemar Bintang kian bertambah, khususnya dari kaum hawa. Begitu pun lagu mereka banyak dibuat cover version di media sosial. (win)

Di FTF

Stan Klepon Tanah Lot di FTF 2016, baru-baru ini.

Bali Post/kmb

Klepon Tanah Lot Laris Manis

TAK hanya pemilik Pondok Sate I Komang Sugiantara yang mengatakan penjualan kulinernya laris manis pada ajang KMB Food Truck Festival (FTF). Hal yang sama juga diungkapkan Komang Indah Ariyani, penjual Klepon Tanah Lot. Satu-satunya pedagang kue tradisional Bali di FTF ini menawarkan berbagai jenis camilan, mulai dari klepon khas Tanah Lot, pisang rai, muati dan laklak.

‘’Dari semua jenis jajan Bali ini, yang paling laris dan favorit yaitu klepon Tanah Lot. Karena rasa klepon dan teksturnya berbeda dengan yang berasal dari daerah lainnya,’’ ujar perempuan asal Kedungu, Desa Belalang, Tabanan ini. Bahkan saking larisnya, dalam acara pembukaan FTF (pagi hari) saja klepon yang dihabiskan sudah mencapai 5 kilogram. ‘’Paginya lumayan habisnya, baru buka itu su-

dah habis sekitar 5 kilogram. Selain klepon jajan lainnya juga banyak diminati masyarakat,’’ tuturnya, belum lama ini. Di luar FTF, Komang Indah biasanya hanya menerima pesanan dari pelanggannya. Selain itu, ia juga menitipkan di warung-warung maupun pasar tradisional. Dalam satu hari, ia mampu menghabiskan bahan 10 kilogram lebih untuk memenuhi pesanan para pelanggan.

Pantas saja klepon digandrungi masyarakat. Selain rasa dan teksturnya, kue nyentrik tersebut dijual dengan harga murah dan tentunya tidak sampai membuat kantong bolong. Untuk dapat menikmati kue yang dibuat oleh perempuan kelahiran 1979 ini, pencinta kuliner hanya perlu mengeluarkan uang Rp 5.000 per kotaknya. Anak pasangan Nyoman Sutama dengan Ni Ketut Masri ini mengaku memulai

usahanya sejak satu tahun lalu. Ia berjualan kue tradisional tersebut lantaran ingin mengikuti jejak orangtuanya yang sudah lebih dulu sukses dalam usaha kue tradisional. ‘’Awalnya kan bapak saya yang jualan klepon ini. Melihat kesuksesan itu saya ingin mencoba dan ingin meneruskan usahanya karena saat ini bapak tidak lagi berjualan setiap hari hanya saat ada event besar seperti PKB dan lainnya,’’ katanya. (kmb42)

Lewat Musik

Krisna J. Sadrach

V1MAST Harumkan Nama Bangsa

Bali Post/pik

Krisna J. Sadrach Tutup Usia MUSISI metal senior Indonesia Krisna J. Sadrach tutup usia, Selasa, 2 Agustus 2016. Kabar meninggalnya Krisna sudah ramai diperbincangkan di jejearing sosial, Twitter. ‘’Innalillahi wa innailaihi rajiun. Telah meninggal dunia Krisna J Sadrach ‘SUCKERHEAD’ hari ini jam 14.00 WIB,’’ tulis akun @shofyanhadi. Almarhum meninggal karena penyakit kanker paru-paru yang dideritanya. Krisna memang sempat jatuh sakit dan terlihat dirawat di rumah sakit pada awal Juli 2016 lalu. Sekadar diketahui, Krisna merupakan sosok senior di kalangan musisi metal Indonesia. Krisna dulu adalah pentolan grup trash metal asal Jakarta era 90-an, Sucker Head. Krisna juga sosok penting penggagas event metal terbesar se-Asia Tenggara, Hammersonic. (pik)

NGABEN - Klian Desa Adat Pecatu I Made Sumerta (kanan) mengikuti prosesi ngaringkes/nyiramin dan ngajum serangkaian ngaben masa Desa Adat Pecatu 2016, Rabu (3/8) kemarin.

’’Ngaben Masa’’ Desa Pecatu Didukung LPD Pecatu

Ringankan Beban Masyarakat dan Efisien Anggaran Bali Post/kmb34

SLANK - Ribuan penggemar Slank memadati Bulfest 2016, Selasa (2/8) malam.

Slank Meriahkan Bulfest

BULELENG Festival (Bulfest) ke-4 tahun 2016 dimeriahkan penampilan Slank, Selasa (2/8) malam. Ratusan personel Polres Buleleng dilibatkan untuk mengamankan konser Slank di panggung Bulfest. Konser grup musik papan atas tersebut kali pertama di kota Singaraja. Slank dikenal memiliki penggemar fanatik. Sekali pentas ribuan orang memadati setiap panggung. ‘’Personel kami libatkan 100 persen menjaga keamanan selama berlangsungnya konser Slank,’’ ujar Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Made Joni Antara Putra seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa malam. Pengamanan ekstraketat dilakukan di lapangan. Penggemar Slank banyak yang datang untuk menyaksikan penampilan band idolanya. Polisi mengantisipasi penonton bertindak brutal dan anarkis. ‘’Konser Slank kebetulan gratis. Penggemar Slank banyak yang datang. Dari mana pun penggemar kami harap saling menjaga keamanan,’’ imbuhnya. ‘’Pintu masuk diperiksa ketat. Kami mencegah penonton membawa senjata tajam,’’ pungkasnya. (kmb34)

DESA Adat Pecatu menggelar upacara ngaben masa yang prosesinya sudah berlangsung sejak 18 Juni. Rangkaian ngaben ini, Rabu (3/8) kemarin dilanjutkan dengan prosesi ngaringkes/ nyiramin dan ngajum. Sedangkan puncak ngaben akan berlangsung 5 Agustus besok. Menurut Klian Desa Adat Pecatu I Made Sumerta, jumlah sawa yang ikut pada ngaben masa kali ini sebanyak 147. Ngaben masa ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Pecatu lewat program ‘’Ida Ngaben’’. Masyarakat yang ikut ngaben dan nyekah di sini, sebagian besar sudah ikut program Ida Ngaben yang merupakan program LPD Pecatu. Dengan program ini, krama yang ikut santunan kematian dengan dana mengendap Rp 200 ribu, berhak mendapat santunan kematian sebesar Rp 5 juta. Dikatakannya, ngaben masa ini merupakan pro-

gram tiga tahun sekali yang sudah berjalan sejak tahun 2006. Tahun ini merupakan kegiatan yang ke-4. Dengan adanya program ini, banyak manfaat yang diperoleh masyarakat dan meringankan beban masyarakat. ‘’Ini sangat dirasakan ringan oleh masyarakat, karena ada kebersamaan atau konsep gotong royong. Selain itu, ngaben masa ini bisa mengefektifkan waktu juga mengefisienkan anggaran,’’ katanya. Yang lebih diutamakan melalui kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa persaudaraan atau manyama braya. Bahkan di sini tidak ada perbedaan soroh atau status sosial. Karena semua terlihat setara, tanpa ada status sosial. Kepala LPD Pecatu Ketut Giriarta menambahkan, LPD Pecatu berperan strategis sebagai lembaga komunitas adat dan hasilnya dikembalikan kepada krama dan meringankan kegiatan upacara adat. Salah satunya

program Ida Ngaben yang sudah dirancang sejak tahun 2001. Menurutnya, untuk kegiatan yadnya pihaknya sebagai pimpinan LPD akan selalu mendukung. Sehingga dengan ini mampu meringankan beban krama dan meningkatkan rasa persaudaraan dan gotong royong. ‘’Setelah 28 tahun ini LPD Pecatu selalu berperan dalam membantu krama. Seluruh krama yakni 99 persen dari yang baru lahir sudah ikut porduk Ida Ngaben,’’ ungkapnya. Ketua Panitia Ngaben Masa I Nyoman Kani Artana mengatakan, dari awal sudah mempersiapkan tahapan upacara ini. Semua prosesi sudah berlangsung lancar sesuai dengan rencana. Pihaknya mengharapkan apa yang sudah diprogramkan, harus dilaksanakan dengan baik. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta supaya kegiatan ini berjalan lancar. (edi/k200)

MUSIK Indonesia hasil karya anak bangsa patut diacungi jempol. V1MAST salah satunya. Setelah mengikuti festival musik dan budaya tingkat internasional yang berlangsung di Bosnia & Herzegovina, 18-22 Juni lalu, V1MAST dengan bangga membawa nama Indonesia dan mendapatkan penghargaan tertinggi sebagai penampil terbaik yang dipilih dari 10 negara peserta yang berpartisipasi dalam festival Dukat Fest. V1MAST adalah project yang berbentuk band dan dipelopori oleh Viza K. Mahasa (vokal & gitar). V1MAST resmi terbentuk pada 3 September 2015. Beranggotakan Viza K. Mahasa dan Vais Randi (drum), V1MAST boleh dikenal sebagai band baru di belantika musik Tanah Air dan sempat memberikan salam perkenalan melalui single ‘’Dewasa Sejak Dini“ sebagai single jagoan yang diharapkan bisa menjadi “tamparan“ menyegarkan bagi industri musik Indonesia. Bahkan, V1MAST sudah melakukan kampanye #SaveOurChildren dan menggunakan lagu ini sebagai theme song. Kampanye tersebut sukses memikat perhatian masyarakat, pemerintah, dan publik figur Indonesia. “Kami percaya, lagu kami bisa sampai ke hati para pendengar. Kami membuatnya dari hati dan harusnya bisa sampai ke hati lagi,” ujar Viza, Rabu (3/8) kemarin. Nama V1MAST bermakna Viza Mahasa & Team, sekaligus (V1ctory MASyarakaT) yang berarti Viza mengedepankan kemenangan masyarakat. Banyak lagu lainnya dalam album yang sedang digarap V1MAST yang

kaya akan pesan sosial, seperti single lainnya #Race4Survival yang menjadi theme song gerakan internasional milik Save The Children dan juga single ‘‘Melek Indonesia’’, yang akan rilis di tahun 2016 ini. “Konsep V1MAST akan lebih baru dan seru. Genre musik pop rock, namun sekarang ditambahkan sedikit unsur etnik. Saya ingin selalu membawa budaya Indonesia di setiap karya saya, seperti di beberapa lagu, saya menggunakan gamelan, dan jika dilihat, logo V1MAST pun ada unsur batiknya,” jelas Viza. Lagu lainnya yang pernah ada dalam EP ”Pemanasan” seperti ‘‘Teman Terkadang Bercinta’’, ‘‘Cinta Itu Bisa Hilang’’, ‘‘Dewasa Sejak Dini’’, ‘‘Manusia’’, ‘‘Khilaf’’, dll. masih akan dipilih kembali untuk masuk ke dalam album pertama V1MAST. Mereka melibatkan beberapa musisi senior yang membantu mereka sebagai produser dalam album ini, adalah Deddy Kalis dan Pay Siburian, musisi yang tentu tidak perlu dijelaskan lagi kredibilitasnya di industri musik lokal. Sebagai langkah awal, V1MAST sudah memberikan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat dengan mendukung kampanye #Race4Survival yang diselenggarakan oleh organisasi Save The Children-Yayasan Sayangi Tunas Cilik. V1MAST mendukung kampanye Race for Survival ini dengan menciptakan dan mendedikasikan sebuah lagu di mana hasil yang didapatkan V1MAST, sepenuhnya akan diberikan kepada Save The Children untuk kepentingan anak-anak Indonesia. Lagu ini mengandung pesan bahwa “Tak aeorang Anak pun boleh ditinggalkan”! (win)

Bali Post/win


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook