20 HALAMAN
NOMOR 76 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis paing, 3 november 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Jelang Demo Besok
Polri Kerahkan Brimob dari 17 Polda Jakarta (Bali Post) – Berbagai pesiapan telah dilakukan Polri dan TNI menjelang demo dugaan penistaan agama, Jumat (4/11) besok. Setidaknya Polri telah melibatkan ribuan anggota Brimob dari 17 Polda di Indonesia. Demikian pula TNI juga telah menyiapkan ribuan anggota untuk mem-back-up polisi.
Bali Post/ade
APEL BERSAMA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meninjau apel bersama pengamanan Pilkada 2017 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/11) kemarin.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut tuntutan aksi unjuk rasa yang akan digelar 4 November 2016 sejatinya sudah dipenuhi. ‘’Saya tetap menyatakan bahwa urusan-urusan tanggal 4 sebenarnya sudah selesai, ada tuntutan supaya Saudara Ahok itu diperiksa, diproses, sudah dijawab oleh Presiden, sudah,’’ kata Wiranto di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (2/11) kemarin. Namun, Wiranto menyadari bahwa merupakan hak setiap warga negara
untuk menyatakan pendapat di muka umum, tetapi tetap ada aturannya. ‘’Saya selaku Menkopolhukam yang memang membidangi masalah hukum, saya sampaikan bahwa ada aturan main, ada hukum, ada undang-undang yang mengatur masalah demonstrasi, boleh silakan tapi nanti lapor ke polisi dulu, berapa jumlahnya, maksudnya apa, alat peraganya apa, tidak boleh mendatangi rumah-rumah kediaman, jam 18.00 harus bubar, ada aturannya,’’ katanya. Hal. 19 Masalah Ahok
Bali Post/ade
APEL PASUKAN - Pasukan Asmaul Husna Polri mengikuti apel pasukan pengamanan Pilkada 2017 di Monas, Jakarta, Rabu (2/11) kemarin. Sebanyak 4.000 pasukan gabungan TNI dan Polri melaksanakan apel pengamanan pilkada serentak 2017.
Terjaring OTT Saber Pungli
Menteri BUMN Pecat Direktur di Pelindo III Jakarta (Bali Post) – Menteri BUMN Rini Soemarno secara resmi memberhentikan Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III (Persero) Rahmat Satria yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar di ruang kantor Pelindo III, Surabaya, Selasa (1/11). ‘’Kami tidak mentolerir praktik atau kegiatan yang melanggar hukum dalam operasional BUMN memberikan pelayanan kepada publik,’’ kata Rini di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/11) sore kemarin. Rini selaku kuasa pemegang saham BUMN, juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri dan Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli yang telah menjalankan
tugas dengan baik. Berkenaan dengan itu, Kementerian BUMN dengan Surat Edaran Nomor: SE-02/ MBU/10/2016 tanggal 2 November 2016 tentang Penegakan Citra Badan Usaha Milik Negara Bersih. Surat tersebut meminta seluruh Komisaris Utama dan Direktur Utama BUMN, untuk menghindari perbuatan tidak terpuji atau kegiatan yang bertentangan dengan hukum dan terus menerapkan praktik Good Corporate Governance secara konsisten dan berkesinambungan serta melakukan pengawasan kepada seluruh jajarannya untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli) dalam menjalankan tugas. Hal. 19 Membekuk Pelaku
Bali Post/ant
BARANG BUKTI - Polisi menata sejumlah barang bukti saat gelar kasus pungutan liar di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Rabu (2/11) kemarin.
Kader PDI-P Nilai Klaim SBY Tak Berdasar Pep Guardiola
Liga Champions
City Tempel Ketat Barca MANCHESTER City menempel ketat Barcelona di klasemen sementara Grup C Liga Champions usai rangkaian laga penyisihan, Rabu (2/11) kemarin. City sukses membungkam Barcelona 3-1 di Stadion Etihad, Inggris, berkat permainan efektif yang dihasilkan tim besutan Pep Guardiola itu. Tiga poin yang diraih membuat City kini mengoleksi tujuh poin dan berada di urutan kedua, terpaut dua poin dari Barcelona (9) yang tetap memuncaki klasemen walau kalah. Sementara itu di laga lain di Stadion Borussia Park, Jerman, tuan rumah Borussia Moenchengladbach (4) harus puas ditahan imbang jawara Skotlandia, Glasgow Celtics (2), dengan skor 1-1. Gladbach yang sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Lars Stindl pada menit 32, harus kehilangan seorang pemain dari lapangan lantaran kartu merah yang diterima Julian Korb pada menit 75. Pelanggaran yang dilakukan Korb berbuah tendangan penalti untuk Celtics yang dieksekusi dengan tenang oleh Moussa Dembele demi memaksa hasil imbang 1-1. (ant)
SBY Minta Jangan Diputarbalikkan SUSILO Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat menyatakan pendapatnya tentang berbagai hal yang terjadi belakangan ini. Mulai dari putra sulungnya, Agus Yudhoyono, Munir hingga demonstrasi 4 November besok. Tentang putranya yang melangkah ke pilkada 2017, dia menyatakan, ‘’Semoga Agus Harimurti Yudhoyono yang menggunakan hak konstitusionalnya untuk ikut berkompetisi, tidak dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.’’ Sejak putranya itu mencalonkan diri, katanya, Rabu (2/11) kemarin, ‘’angin’’ menerpa dia dan keluarga secara sangat kencang. Ada juga ‘’analisis’’ bahwa ada seseorang atau partai politik mendanai rencana demonstrasi 4 November 2016. Menurut Yudhoyono, jika ada analisis seperti itu dari intelijen maka hal itu adalah fitnah. Hal. 19 Lebih Kejam
Jakarta (Bali Post) – Anggota Fraksi PDI-P Charles Honoris mengatakan, klaim mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak tersentuh hukum adalah tidak berdasar dan bisa dilihat sebagai intervensi melalui agitasi di ruang publik. ‘’Sebagai tokoh politik yang pernah menjabat sebagai presiden, SBY harusnya berdiri di atas semua golongan dan menjadi penyejuk,’’ kata Charles di Jakarta, Rabu (2/11) kemarin. Ia menilai pernyataan SBY terkait Ahok adalah bentuk intervensi terhadap proses hukum, padahal pihak kepolisian saat ini sedang menjalankan proses hukum terhadap laporan terkait Ahok. Bahkan, menurutnya, Ahok sudah dimintai keterangan di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri sehingga pernyataan SBY itu tidak berdasar. ‘’Pernyataan SBY pada Rabu pagi terkait rencana aksi 4 November semakin menunjukkan bahwa SBY sedang berupaya menggunakan aksi ini untuk kepentingan Pilkada DKI Jakarta yang kita ketahui putra sulungnya ikut menjadi calon gubernur DKI Jakarta,’’ ujarnya. Hal itu, menurutnya, bertolak belakang dengan apa yang sedang berupaya dibangun oleh Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menunjukkan keduanya adalah negarawan sejati. Hal. 19 Hanya Pencitraan BERTEMU - Wapres Jusuf Kalla dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono saat bertemu di Rumah Dinas Wapres, Selasa (1/11). Pertemuan itu membahas sejumlah isu terkini, salah satunya demonstrasi 4 November.
‘’…Ada juga ‘analisis’ bahwa ada seseorang atau partai politik mendanai rencana demonstrasi 4 November 2016. Jika ada analisis seperti itu dari intelijen maka hal itu adalah fitnah. Fitnah lebih kejam dari pembunuhan dan sekaligus itu penghinaan.’’
Bali Post/ant
Susilo Bambang Yudhoyono Ketua Umum DPP Demokrat
KBS Kunjungi SMAN Bali Mandara
Berkomitmen dan Pastikan akan Jalankan Model Pendidikan Berideologi Marhaenis ANGGOTA Komisi X DPR-RI, Fraksi PDI Perjuangan, Wayan Koster, berkunjung ke SMA Negeri Bali Mandara yang berlokasi di Kubutambahan, Buleleng. Di tengah kesibukannya mengurusi kegiatan partai sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Koster menyempatkan diri datang berkunjung ke SMAN Bali Mandara milik Pemerintah Provinsi Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Kedatangan Koster didampingi sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bule-
leng, dan disambut hangat dan meriah oleh Kepala SMAN Bali Mandara I Nyoman Darta, para guru, pegawai dan siswa sekitar 265 Orang. Koster yang mulai populer dengan nama KBS - Koster Bali Satu - dengan sangat gamblang dan terbuka tampil secara memukau di hadapan para siswa yang semuanya berasal dari keluarga kurang mampu yang datang dari seluruh kabupaten/ kota se-Bali. Pada pertemuan itu KBS memberi motivasi dan sejumlah kiat kepada para siswa
yang nampak dengan disiplin dan antusias menyimak pemaparan yang disampaikan Koster. Pemaparan dimulai dengan memperkenalkan diri bahwa Koster juga berasal dari keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan yang lahir di Desa Sembiran. Salah satu Desa Bali Age di Kecamatan Tejakula, Buleleng. Meski berasal dari keluarga yang miskin, dalam menjalani kehidupan yang serba sulit, Koster ceritakan bahwa dirinya tak pernah berhenti bersabar dan
bersyukur seraya terus berdoa agar Hyang Widhi Wasa senantiasa membukakan jalan agar bisa lolos dari kesulitan hidupnya, sehingga selalu memiliki motivasi dan semangat tinggi untuk menjadi siswa yang berprestasi dan menjadi juara di sekolah. Dalam kondisi keluarga yang dihimpit oleh berbagai kesulitan, anak pertama dari lima bersaudara ini mengakui mampu melewati jalan hidup yang terjal dan sulit. Hal. 19 Kuliah di ITB
TANAM MANGGA - Anggota Komisi X DPR-RI, Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Ir.Wayan Koster, menanam bibit mangga ketika berkunjung ke SMAN Bali Mandara. KBS menyatakan akan tetap berkomitmen dan menjalankan model pendidikan di SMAN Bali Mandara.
DENPASAR
2
Kamis Paing, 3 November 2016
FIGUR Penataan Infrastruktur
MASA reses yang dimiliki anggota DPRD dimanfaatkan untuk bertemu dengan para konstituennya. Hal ini pula yang dilakukan anggota DPRD Kota Denpasar Drs. I Wayan Duaja. Ditemui di kantornya, Rabu (2/11) kemarin, Duaja mengatakan, selama masa reses pihaknya menyempatkan bertemu warga Banjar Tegal Bali Post/ara Kawan, Banjar Teges Mas Jati dan krama Pura Ulun Suan, Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Dalam pertemuan pertama di Banjar Tegal Kawan, muncul usulan perbaikan paving di Jalan Gunung Welirang I. Kemudian dari sekaa teruna yang diwakili Ketua ST Dharma Kerti Tegal Kawan Agus Suryantara, muncul usulan perbaikan lapangan voli di banjar tersebut. Sementara itu di Banjar Teges Mas Jati, lanjut Duaja, warga mengusulkan perbaikan got di depan banjar dan di Gang Ulun Suan. Di samping itu, masyarakat kembali minta agar penataan trotoar di Jalan Imam Bonjol, wilayah Banjar Buagan, Banjar Batan Nyuh, Banjar Samping Buni dan Banjar Munang Maning. Dari reses di sejumlah tempat yang ia lakukan itu, rata-rata masyarakat mengusulkan agar dilakukan penataan infrastruktur di wilayahnya. Dan, hal ini patut mendapat perhatian pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Denpasar. (ara)
Kasus UP di Bangli
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Denpasar (Bali Post) Setelah ‘’diserang’’ oleh tim kuasa hukum terdakwa, jaksa penuntut umum (JPU) Suryanto, dkk. dalam jawaban atas eksepsi terdakwa, Rabu (2/11) kemarin, meminta majelis hakim pimpinan Sutrisno menolak seluruh keberatan terdakwa, mantan Kadispenda Kabupaten Bangli Bagus Rai Darmayudha dan A.A. Gede Alit Darmawan. Selain meminta majelis hakim menolak seluruh eksepsi kedua terdakwa, jaksa Suryanto menyatakan surat dakwaan JPU No. register perkara: PDS-01/BNGLI/09/2016 tanggal 11 oktober 2016 sudah disusun secara cermat, jelas dan lengkap serta memenuhi syarat-syarat formal. Pun dakwaan JPU disebutkan telah sesuai dengan ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP. Penjelasan JPU ini terkait dengan keberatan masing-masing tim penasihat hukum para terdakwa yang menyatakan dakwaan jaksa tidak cermat dan kabur. ‘’Karena semua alasan keberatan penasihat hukum tidak berdasar, maka kami mohon agar majelis hakim menolak semua keberatan terdakwa dan penasihat hukum. Menyatakan keberatan dari penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima atau ditolak,’’ jelas Jaksa Suryanto. Dua mantan Kadispenda Bangli tersebut didudukkan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi upah pungut (UP) di Bangli. Dalam beberapa sidang sebelumnya, mereka menyeret nama beberapa petinggi di Bangli agar ikut diadili karena juga menerima UP. Bahkan, persentase yang diterima para petinggi tersebut disebutkan lebih besar dari para terdakwa ini. (kmb37)
Suara Denpasar & Badung DB Terjadi Tiap Tahun Penyakit demam berdarah (DB) terjadi setiap tahun. Ini terjadi di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Bali. Bahkan, sering kali Bali menduduki peringkat teratas jumlah penderita. Karena ini adalah masalah tahunan, pemerintah harus melakukan langkah antisipasi bersinergi dengan masyarakat. Melakukan sosialisasi secara terus-menerus kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan dan lain–lain. Angga, Denpasar
Media Jangan Perkeruh Suasana Terkait kasus Jesica, sebaiknya media jangan memperkeruh suasana. Seperti sebuah acara yang ditayangkan oleh sebuah TV berita swasta nasional, Selasa (1/11) malam, menghadirkan para pakar hukum, yang hampir semuanya menyalahkan hakim dan jaksa penuntut umum. Masih ada banding. Biarkan dulu sampai selesai. Febri, Denpasar
Hukum Peninggalan Penjajah Para pakar bicara hukum di sebuah acara di TV swasta. Indonesia masih dengan hukum kolonial peninggalan penjajah, sudah tidak relevan lagi dengan kondisi Indonesia saat ini. Kenapa idak membuat produk hukum yang sesuai dengan kondisi Indonesia, yang berbasis Pancasila dan keadilan sosial? Wilson, Denpasar
Keberanian KPK Telusuri Reklamasi Teluk Benoa KPK akan kaji reklamasi Teluk Benoa. Baru akan. Mudah–mudahan KPK ada keberanian untuk menelusuri dan mengungkap. Apakah memang ada apa-apanya atau tidak, biar semuanya terbuka jelas. Made Torek, Denpasar
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : desa diminta bentuk tim respons cepat Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
DERMAGA - Sejumlah pekerja sedang membuat perpanjangan dermaga timur di Pelabuhan Benoa, Denpasar. Perpanjangan dermaga tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kapal pesiar maupun kapal besar lainnya bersandar, sehingga kegiatan ekspor-impor makin leluasa.
Geng Motor Resahkan Masyarakat
Desa dan Kelurahan Diminta Bentuk Tim Respons Cepat Denpasar (Bali Post) -
Munculnya kasus geng motor yang melibatkan pelajar dan meresahkan warga masyarakat, membuat Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra geram. Rai Mantra meminta agar dilaksanakan patroli malam dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat. Seluruh komponen desa/kelurahan serta bendesa adat diminta membentuk tim respons cepat untuk menyisir wilayah-wilayah desa/kelurahan dan langsung tersambung ke kepolisian ataupun aparat terkait untuk tindak lanjutnya. Hal ini dalam upaya menjaga kondusivitas serta mencegah terjadinya kenakalan remaja yang menjerumus kepada tindakan anarkis dan asusila. Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima forum perbekel/lurah, paruman bendesa, guru-guru, forum pecalang serta pihak terkait lainnya, Rabu (2/11) kemarin. Perilaku remaja yang bertentangan dengan moral dan etika ini, menurutnya, perlu mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya dengan mengadakan patroli malam yang melibat-
kan komponen masyarakat dan dinas dengan menyasar tempattempat berpotensi rawan sebagai tempat berkumpulnya remaja. Selain itu, tempat-tempat seperti biliar, playstation/game online diminta hanya buka hingga pukul 22.00 Wita serta warung-warung yang menjual minuman keras (miras) tanpa izin harus diawasi ketat dan diberi peringatan. ‘’Kalau hanya nakal dan masih sewajarnya anak remaja, saya bisa maklumi. Tetapi kalau sudah mengarah ke tindakan kriminal seperti anggota geng motor ini sudah meresahkan warga dan tidak
manusiawi sampai tusuk-tusukan hingga ada korban, ini harus menjadi perhatian kita bersama,’’ tegas Rai Mantra. Rai Mantra mengatakan, beberapa titik rawan seperti seputaran Jl. Mahendradata, Jl Gatot Subroto, dan Renon, diminta agar diintensifkan pengamanannya. Ia juga meminta kepada seluruh komponen desa/kelurahan serta bendesa adat untuk membentuk tim respons cepat sekitar 5-10 orang yang bertugas menyisir wilayah-wilayah desa/kelurahan dan langsung tersambung ke kepolisian ataupun aparat terkait
untuk ditindak lebih lanjut jika terjadi gangguan ketertiban. Kepala Satpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, menindaklanjuti permasalahan geng motor, pihaknya akan mengintensifkan pasukannya dan bekerja sama dengan perbekel/lurah serta bendesa untuk menertibkan atau mengadakan sidak di beberapa tempat agar keamanan lebih kondusif. Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk menindak siswa-siswa yang berkumpul pada saat jam sekolah. ‘’Semua pihak harus ikut mengawasi atau paling tidak segera melaporkan jika ada potensi yang mengarah pada kenakalan remaja, sehingga bisa dicegah sedini mungkin,’’ katanya. Terkait kasus geng motor yang telah meresahkan warga ini, sebelumnya Dandim 1611/Badng Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa
mengatakan, untuk menjaga kamtibmas wilayah Denpasar, Pemkot Denpasar harus terlibat. Menurutnya, hal ini tidak bisa mengandalkan polisi dan tentara saja, apalagi kriminalitas di wilayah Denpasar tinggi. ‘’Jangan seperti pemadam kebakaran, setelah ada kejadian baru turun. Bapak Wali Kota harus melihat kondisi ini dan mengerahkan jajarannya seperti Satpol PP ikut patroli untuk menjaga kamtibmas. Selain itu, Jalan Kamboja dan sekitarnya kan rawan, minimal dipasangi CCTV. Lebih baik mencegah dan mestinya Pemkot Denpasar mencari solusi mengatasi geng motor ini,’’ tegas Dandim, belum lama ini. (kmb12/kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Tujuh Anggota Geng Motor Jadi Tersangka Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus geng motor diintensifkan kepolisian. Hingga Rabu (2/11) kemarin, penyidik menetapkan tujuh anggota geng motor sebagai tersangka. Mereka diproses di Polda Bali dan Polresta Denpasar. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana menegaskan, tiga tersangka ditangani Polda dalam kasus pengeroyokan di beberapa TKP di kawasan Denpasar. Sedangkan 15 anggota geng motor lainnya dilimpahkan ke Unit PPA Polresta Denpasar. ‘’Totalnya ada 7 anggota geng motor yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik sudah memiliki cukup bukti keterlibatan mereka di beberapa TKP,’’ ujarnya. Selain itu, salah satu tersangka yang ditangani Polda akan dilimpahkan ke Polres Badung terkait kasus di wilayah Badung. Para tersangka terancam dengan pasal berlapis yakni terkait Undang-undang Lalu Lintas dan tindakan kekerasan. Mantan Kapolresta Denpasar ini menjelaskan, anggota geng motor yang diamankan berasal dari Manusia Gila (MG), Warung Gila (WG) dan Dongki. Ke depan, Polda akan melakukan tindakan preventif dalam mencegah munculnya tindakan kriminal. Apalagi, mereka rata-rata berasal dari kalangan remaja. Pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan terhadap remaja yang kumpulkumpul di jalan, diduga kuat akan memicu tindakan kejahatan sehingga meresahkan masyarakat. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo menilai ada peningkatan kenakalan remaja khususnya siswa SMA dan SMP. ‘’Kemarin (Selasa - red) ada penyerahan dari Polda anak di bawah umur (geng motor - red) yang melakukan tindakan kriminalitas, penganiayaan dan perampasan barang milik masyarakat. Anak sekolah dan di bawah umur,’’ ujarnya. Kasus itu, katanya, akan tetap diproses
sesuai prosedur, memanggil orangtuanya dan berkoordinasi dengan Bapas. Untuk menekan aksi geng motor itu, mantan Kapolres Gianyar ini menegaskan sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, bendesa dan pecalang, termasuk Kodim 1611/Badung. ‘’Kami akan menggelar operasi gabungan,’’ tegasnya. Ditanya motif, Hadi mengungkapkan, mereka sebenarnya ingin coba-coba, apalagi ada hal baru seperti miras dan narkoba. Selain itu, mereka akan di-bully bila menolak, bahkan dibilang banci atau tidak gaul. ‘’Anak sepenuhnya tanggung jawab orangtua. Tolong awasi anakanaknya, kalau tidak pulang di atas jam 9 malam, patut dicurigai,’’ ujarnya. Sasar Tempat Berkumpul Sementara itu, jajaran DPRD Denpasar mulai bereaksi setelah melihat aksi-aksi yang dilakukan geng motor. Mengantisipasi meluasnya aksi geng motor, polisi diminta melakukan tindakan tegas untuk memberikan efek jera. Anggota DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada dan A.A. Made Sumenadi, Rabu kemarin mengharapkan pihak-pihak terkait melakukan langkah antisipasi. Sedangkan untuk yang sudah terlibat dalam kelompok-kelompok geng motor dan telah melakukan tindakan meresahkan, harus ada pembinaan. Di pihak lain, Tim Yustisi Pemkot Denpasar akan memantau tempat-tempat yang disinyalir dijadikan lokasi berkumpulnya anggota geng motor. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, pemantauan dan penertiban dilakukan menyusul merebaknya aksi geng motor belakangan ini di Denpasar. ‘’Kami akan terus pantau beberapa lokasi yang kami sinyalir menjadi tempat mangkalnya anggota geng motor. Kami juga mengajak aparat desa dan kelurahan untuk ikut memantau wilayahnya, sehingga bisa dicegah sedini mungkin,’’ katanya di sela-sela penertiban yang dilakukan, kemarin. (kmb36/kmb12)
Bali Post/sue
DIKUMPULKAN - Geng Crush yang berjumlah 150 orang dikumpulkan di aula Dwijendra. Mereka akhirnya mendeklarasikan pembubaran Geng Crush.
Geng Crush Dibubarkan Anggotanya Capai 150 Siswa
Denpasar (Bali Post) Yayasan Dwijendra secara cepat mengantisipasi keberadaan geng motor yang diduga melibatkan siswanya. Rabu (2/11) kemarin, 150 siswa dihadirkan di aula bersama para orangtuanya. Mereka ternyata anggota Geng Crush. Mereka kemudian diberi pembinaan oleh Komandan Intel dari Kodim Badung Bagus Kusmandar. Anggota Geng Crush ini ditanamkan jiwa kepahlawanan, bela negara dan cinta tanah air. Para siswa ini ditayangkan film ‘’Pahlawanku’’ agar mereka kelak menjadi pemimpin masa depan dan bukan menjadi anggota ormas dan menjadi ketua geng motor. Para orangtua siswa dan guru mengaku khawatir dengan kondisi siswa dan anaknya salah pergaulan. Para orangtua mendesak agar mereka membubarkan segala jenis bentuk geng motor. Kia Sanciha sebagai Ketua Geng Crush bersama rekan-rekannya langsung merespons. Di hadapan Kepala SMA Dwijendra Ida Bagus Alit Bajra Manuaba, S.Pd. dan Sekretaris Yayasan Dwijendra Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si., mereka secara resmi membubarkan Geng Crush. Kia San-
ciha membantah Crush termasuk geng motor, melainkan geng untuk olahraga bersama. Dia mengaku organisasi ini dibuat bareng-bareng. Dia pun ditunjuk menjadi ketua, bukan meminta melainkan atas desakan rekan-rekannya. Kia Sanciha pun menyatakan Crush dibubarkan dengan suka rela. Kepala SMA Dwijendra Denpasar Ida Bagus Alit Bajra Manuaba langsung memberikan surat pernyataan yang diisi siswa dan orangtuanya. Intinya, jika siswa yang bersangkutan melanggar aturan sekolah dan berhubungan dengan tindak kriminal, mereka akan dikembalikan kepada orangtuanya. Bagus Kusmandar mengatakan, pelaku utama penusukan Sabtu malam lalu sudah enam kali melakukan penebasan, namun tak pernah ditangkap. Anggota Crush ini tak termasuk geng motor, melainkan hanya intens di cabang olahraga. Bahkan, mereka mengaku tak pernah ikut trek-trekkan. Bagus Kusmandar mengatakan, masa depan anak muda Bali harus diselamatkan. Jangan sampai kumpul-kumpul yang tak jelas, misalnya mengisap narkoba dan kebut-kebutan. Dengan demikian, kasus Sabtu malam tak terulang di Denpasar. (025)
Bobol Kos-kosan, Mahasiswi Ditangkap Denpasar (Bali Post) Seorang oknum mahasiswi berinisial CS (16) ditangkap di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Rabu (2/11) kemarin. Pasalnya, wanita asal Sumatera Utara ini membobol kamar kos teman kuliahnya di Jalan Kubu Gunung, Dalung, Kuta Utara. Waktu itu, tersangka mencuri dua laptop dan tas. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek AKP Pius X Febbry Aceng Loda, Rabu (2/11) kemarin menyebutkan, korbannya adalah I Nyoman Agus Astika (23) asal Klungkung dan Amanda Suryani Novita Damanik (21) beralamat di TKP. Sedangkan kasus pencurian itu terjadi Kamis
(27/10) pukul 17.00 Wita. Awalnya, kedua korban menyimpan laptop Acer dan Lenovo di TKP. Saat itu, korban dan tersangka rencananya sama-sama melamar kerja. Begitu hendak berangkat dan sudah di atas motor, tibatiba tersangka mengatakan kunci motornya ketinggalan di kamar korban. Selanjutnya, ia meminjam kunci kamar korban. Berselang 5 menit kemudian, terrsangka keluar kamar. Selanjutnya, mereka meninggalkan TKP. ‘’Ternyata itu modus tersangka. Kunci motornya ketinggalan hanya alasan, padahal sedang mengincar laptop korban. Dia sengaja tidak mengunci kamar korban,’’ tegas
Iptu Ika. Setelah jauh meninggalkan koskosan itu, diam-diam tersangka balik ke TKP. Selanjutnya, dia masuk ke kamar korban dan mengambil kedua laptop tersebut. Sementara korban curiga karena tiba-tiba tersangka balik. Mereka langsung menuju tempat kos dan saat itu diketahui laptopnya dicuri. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Kuta Utara. ‘’Tersangka kami tangkap dini hari tadi (kemarin - red). Sedangkan barang curian disembunyikan di lahan kosong di Jalan Teuku Umar dan rencananya mau digadaikan,’’ ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini. (kmb36)
Bali Post/ist
DITAHAN - Tersangka CS berstatus mahasiswi ditahan di Polsek Kuta Utara terkait kasus pencurian.
Badung
Kamis Paing, 3 November 2016
3
Dugaan Gratifikasi di PDAM Karangasem
Dituntut Tujuh Tahun, Bhaktiyasa Minta Bebas
Denpasar (Bali Post) Mantan Dirut PDAM Karangasem Gde Baktiyasa tidak terima dituntut selama tujuh tahun penjara. Dia merasa tidak pernah menerima suap, atau minta hadiah dalam pengangkatan karyawan PDAM di Karangasem. Karenanya, Bhaktiyasa minta dibebaskan dari segala tuntutan. Hal itu disampaikan kuasa hukumnya, Made ‘’Ariel’’ Suardana bersama Made Somya Putra dalam sidang dengan agenda pledoi di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (2/11) kemarin. Suardana mengatakan, banyak kejanggalan yang terjadi dalam kasus ini. Di antaranya, tidak diperiksanya Sekda Karangasem selaku dewan pengawas. Jaksa justru menghadirkan stafnya, sehingga kesaksian tidak relevan. Meski demikian, dia menghormati keputusan jaksa. Sebaliknya sebagai penasihat hukum, karena dia menilai ada kejanggalan, maka Suardana, dkk. bakal menyurati Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Agung terkait dengan kejanggalan dalam kasus ini. Apalagi, dalam pemeriksaan terdakwa maupun fakta saat persidangan, tidak ada yang mengatakan Bhaktiyasa menerima suap atau gratifikasi dalam pengangkatan karyawan PDAM. ‘’Hanya satu saksi yang mengatakan, yakni Darmawati. Mestinya dia dulu dijadikan tersangka karena ini berkaitan,’’ kata Suardana. Di samping itu, ucap Suardana didampingi Made Somya Putra di Pengadilan Tipikor Denpasar, kasus ini tidak berdiri sendiri. Bahkan, kliennya (terdakwa - red) tidak pernah melakukan gratifikasi. ‘’Tidak ada satu pun saksi yang mengatakan bahwa klien kami menerima gratifikasi. Klien kami tidak tahu-menahu masalah ini. Justru di persidangan, yang terlibat adalah Putu Darmawati,’’ kata Somya. Oleh karenanya, dia minta supaya majelis hakim membebaskan terdakwa dari segala tuntutan. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Bekti Wicaksono, dkk. dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (26/10) lalu, di hadapan majelis hakim pimpinan Dewa Gede Suarditha menuntut supaya terdakwa Bhaktiyasa dihukum selama tujuh tahun penjara. Di samping hukuman fisik, jaksa dari Kejari Karangasem ini juga menuntut supaya terdakwa membayar denda Rp 250 juta, subsider enam bulan kurungan. (kmb37)
Kasus Perdin
Winasa Merasa Dikriminalisasi
Denpasar (Bali Post) Pascamendengar dakwaan jaksa, Rabu (2/11) kemarin giliran Prof. Winasa yang mendapatkan kesempatan mengajukan eksepsi. Dalam eksepsi yang dibacakan dalam kondisi listrik mati itu, kuasa hukum meminta supaya Winasa dibebaskan. Alasannya, Winasa dalam kasus ini mendapatkan perlakuan diskriminalisasi. Winasa ngotot menyatakan tidak pernah diperiksa sebagai saksi maupun tersangka. Bahkan ketika dilakukan penyelidikan dan penyidikan, dirinya tidak diberi tahu. ‘’Terdakwa belum pernah diperiksa siapa pun, tahu-tahu ditetapkan sebagai terdakwa melalui surat,’’ ucap Agus, salah satu kuasa hukum Winasa. Winasa juga disebutkan belum pernah didampingi kuasa hukum selama ini. Namun, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana tetap menetapkan Winasa sebagai tersangka dan terdakwa. Padahal, terdakwa Winasa juga sudah membayar kerugian negara pada Agustus 2013 sebesar Rp 20 juta. Namun, Winasa tetap dijadikan sebagai tersangka. Di samping itu, kuasa hukum terdakwa meminta majelis hakim memerhatikan tanda tangan jaksa dalam berkas saksi, tersangka hingga terdakwa. ‘’Tanda tangan jaksa dalam berkas tersebut tidak identik. Ada indikasi tanda tangan jaksa tidak asli,’’ tegasnya. Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, kuasa hukum Winasa menyebut dakwaan jaksa kabur, tidak jelas dan tidak cermat. Kuasa hukum meminta majelis hakim membatalkan dakwaan jaksa. Selain itu, kuasa hukum menuntut membebaskan Winasa dari segala tuduhuan. ‘’Agar majelis hakim membebaskan terdakwa dan memulihkan nama baik terdakwa. Kalau ada putusan lain, kami minta putusan seadil-adilnya,’’ tegas Agus. (kmb37)
MENUMPUK – Sampah di TPA Swung terus menumpuk. Investor kini melirik pengelolaan sampah pemda Sarbagita ini.
Kelola Sampah Sarbagita, Investor Dekati Badung
Mangupura (Bali Post) – Penanganan sampah di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung Gianyar, dan Tabanan) yang belakangan terkendala masalah pengelolaan, dilirik investor. Pemilik modal yang diketahui dari PT Bali Waste Energy telah melakukan pendekatan dengan penguasa wilayah Sarbagita serta melakukan presentasi. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membenarkan adanya pihak ketiga yang berniat mengelola sampah di wilayah Sarbagita. Bahkan, pihak investor, Rabu (2/11) kemarin telah melakukan presentasi mengenai penanganan dan pengolahan sampah melalui Pabrik Sampah From Waste to Energy untuk wilayah Bali dan khususnya di pemda Sarbagita di Puspem Badung. ‘’Saya
menyambut baik presentasi terkait penanganan sampah dari PT Bali Waste Energy ini. Sebab, hingga saat ini memang permasalahan sampah belum tertangani dengan baik,’’ kata Wabup Suiasa. Menurutnya, perlu dilakukan langkah-langkah untuk penanganan sampah tersebut. Hal ini dapat dilakukan melalui sentuhan teknologi untuk penanganan sampah dan perlu adanya kerja sama
dengan pihak ketiga. Dari presentasinya, investor ingin membangun sebuah pabrik sampah di TPA Suwung. ‘’Dari presentasi ini sudah memberikan gambaran kepada kami bahwa ada satu inovasi dan terobosan secara teknologi, sehingga penanganan sampah ke depan dapat dilakukan dengan lebih efisien, efektif dan produktif,’’ katanya. Sementara itu, Vice President PT Bali Waste Energy Marshal Manegkei mengatakan, kehadirannya di Bali ini didasari atas belum optimalnya penanganan sampah, khususnya di TPA Suwung, dari pemda Sarbagita. ‘’Kami ingin membantu Bali secara
menyeluruh dan Sarbagita secara mengkhusus, sehingga Bali bersih dari sampah,’’ jelasnya. Untuk pembangunan pabrik sampah ini, pihaknya memerlukan sebuah kesepakatan dengan pemda terkait. Ia juga menyampaikan sudah melakukan komunikasi dengan pemda Sarbagita untuk mengadakan kunjungan lapangan ke pabrik sampah di Jerman dan Belanda. ‘’Pabrik sampah ini akan mampu memproduksi berbagai energi mulai dari energi listrik, bio coal (batu bara), uap panas, CO2 Sertifikasi dan tentunya pupuk kompos,’’ katanya. Pada pabrik sampah itu, juga akan dibangun perumahan
untuk pemulung yang bahan bakunya dari hasil pabrik sampah. Belum optimalnya pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita) di Suwung, Denpasar, akibat dari kelalaian PT Noei sebagai operator yang ditunjuk oleh pemda Sarbagita. Hal ini berdampak serius terhadap menumpuknya sampah. Karena itu, Pemkab Badung berupaya membangun TPA Mandiri yang berskala sedang untuk kecamatan dan untuk skala kecil untuk di desa pada anggaran perubahan 2016 dan anggaran induk 2017. (kmb27)
Terdakwa Korupsi BPD Dituntut Empat Tahun Penjara
Mangupura (Bali Post) Sidang kasus dugaan korupsi di BPD Bali Cabang Tabanan dengan modus fraud (deposito fiktif) dengan terdakwa I Wayan Sukarja Sastrawan, Rabu (2/11) kemarin mengagendakan pembacaan tuntutan. I Wayan Sukarja Sastrawan, terdakwa korupsi dana nasabah dalam bentuk deposito ini, dituntut hukuman penjara selama empat tahun dan denda Rp 50 juta, sibsider enam bulan kurungan. Dalam sidang yang dipimpin Sutrisno, jaksa penuntut umum (JPU) Fitrah menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Dia kemudian dijerat Pasal 9 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan Undangundang 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU
No. 31 tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 54 ayat 1 KUHP. Sebelum pada proses pembacaan tuntutan, jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Hal yang memberatkan tuntutan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi, terdakwa berulang kali dan berlanjut melakukan perbuatannya mengambil dana nasabah dan akibat perbuatan terdakawa telah membuat citra buruk BPD Bali di mata masyarakat. Yang meringankan hukuman, terdakwa selama persidangan bersikap kooperatif, mengakui secara berterus terang perbuatannya dan menyesali perbuatannya. Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya, Putu Gede Darmawan, akan mengajukan pledoi atau pembelaan pada Rabu (9/11) pekan depan. Usai persidangan, Gede Darmawan
Belasan Penghuni Lapas Positif Narkoba
Ada Indikasi Menjerumuskan Mereka yang Baru Masuk INDIKASI beredarnya narkoba di dalam Lapas Kerobokan, menguat setelah tim gabungan menggelar sweeping, Selasa (1/11) malam lalu. Alhasil, selain mengamankan tiga paket sabu-sabu (SS) dan tiga paket diduga ganja, 13 napi dan tahanan positif mengonsumsi narkoba dengan rincian 9 orang positif sabu-sabu (SS), 2 orang positif ganja dan 2 orang positif morfin. Dimintai konfirmasi terkait temuan itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa, Rabu (2/11) kemarin mengaku tidak habis pikir, karena masih ada barang-barang itu di dalam lapas. Ia langsung ingat arahan dan ancaman Ketua Panja Pengawasan dan Penegakan Hukum Terkait Sindikat Narkoba Komisi III DPR-RI Bambang Soesatyo saat menggelar pertemuan di Mapolda Bali. Waktu itu, Bambang mengaku geram karena sindikat narkoba di Bali diduga dikendalikan napi Lapas Kerobokan. Oleh karena itu, jika masih ada satu HP saja lolos, Ketua Komisi III DPRRI akan minta Menteri Hukum dan HAM mencopot Kalapas termasuk Kakanwil Bali. ‘’Kalau melihat sistem pengamanan satu pintu, dijaga orang tertentu dan begitu ketat, kenapa barang-barang itu sampai bisa masuk? Itu mestinya dievaluasi kembali sistem yang digunakan. Apakah sistemnya yang salah atau manusia yang bertugas mengawasi sistem yang salah?’’ tegas Brigjen Suastawa. Menyikapi tujuh penghuni Blok Danau Batur positif memakai narkoba padahal statusnya tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dan baru diserahkan ke lapas, Kepala BNNP mengungkapkan, ada indikasi upaya penjerumusan ke narkoba. ‘’Ini berarti memang benar ada peredaran narkoba di lapas. Selain itu, indikasinya sindikat di sana menyasar orangorang baru masuk lapas. Kan tidak semua orang masuk sana kena kasus narkoba?’’ ungkapnya.
Bali Post/dok
Dengan kondisi seperti itu, maka lebih berat lagi tugas BNN ke depan. Pasalnya, lembaga pemasyarakatan (lapas) yang mestinya membina mental dan disiplin napi, justru mereka yang bukan terlibat kasus narkoba malah terjerumus barang terlarang itu dan itu sangat memprihatinkan. Kalau itu sampai terjadi, akan semakin membahayakan Bali. ‘’Semua orang, baik tahanan, terdakwa dan napi saat di dalam lapas jadi penyalah guna bahkan pengedar narkoba. Perlu introspeksi diri, antisipasi, kerja sama, kolaborasi, apa harus kita lakukan supaya hal ini tidak terjadi lagi,’’ ujar jenderal asal Gulingan, Mengwi ini. Bagaimana dengan temuan 77 HP? ‘’Alat komunikasi itu bisa dipakai apa saja. Dipakai menghubungi keluarga, sahabat, tetangga, komunitasnya dan tidak menutup kemungkinan ke sindikatnya, salah satunya dipakai jaringan narkoba dikendalikan dari lapas,’’ ucap Suastawa. Selama ini, lanjut Suastawa, hasil penyelidikan cukup banyak sindikat narkoba bermuara atau pengendalinya di lapas. Oleh karena itu, perlu adanya operasi rutin. ‘’Perlu adanya evaluasi sistem pengamanan di sana. Soalnya ini masalah narkoba, BNN tidak akan tinggal diam,’’ tegasnya. Dandim 1611/Badung Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa menegaskan, berkali-kali dilaksanakan sweeping selalu ditemukan barang-barang tersebut. Itu berarti, masih ada celah yang dimanfaatkan oleh penghuni lapas untuk meloloskan benda-benda terlarang tersebut. ‘’Harusnya ini dievaluasi dan diidentifikasi, lewat mana benda-benda tersebut bisa lolos. Setelah diidentifikasi, ya… diambil langkah konkret untuk menutup celah itu,’’ tegasnya. Untuk membersihkan lapas dari barang-barang terlarang, lanjut Leo, perlu komitmen bersama, terutama para pihak penentu kebijakan untuk merealisasikan langkah-langkah atau solusi yang disepakati. Ia mengungkapkan, lemahnya sistem penga-
wasan dan pengamanan harus terus dievaluasi. ‘’Penentu kebijakanlah yang harus berupaya membersihkan dan memulihkan nama baik lapas dari image negatif, salah satunya sebagai sarang pengendalian narkoba,’’ ungkapnya. Jika narkoba itu diselundupkan oleh pengunjung, mesti ada ruang khusus untuk menggeledah barang bawaannya, termasuk dipasang CCTV dengan kamera resolusi bagus. ‘’Sehingga pada saat sweeping kita harus tahu siapa pemilik HP, kemudian lihat daftar tamu dan petugas yang berjaga. Setelah ketemu, ambil langkah tegas bagi yang melakukan pelanggaran, baik dari penghuni lapas maupun petugasnya,’’ ungkap perwira TNI asal Sumatera Utara ini sembari menambahkan, harus diambil langkah yang membuat efek jera bagi warga binaan maupun petugas.
Sebelumnya, untuk mengantisipasi adanya narkoba dan barang berbahaya di Lapas Kerobokan, Selasa (1/11) malam lalu puluhan personel dari Kodim 1611/Badung, BNNP Bali, Polres Badung, Brimob, Polresta Denpasar dan Satgas Kemenkum HAM melakukan sweeping. Hasilnya, berkarung-karung benda terlarang diamankan dan dipilah-pilah di Aula Ardha Chandra. Barang bukti diamankan di antaranya 77 HP, tiga paket diduga sabu-sabu, tiga paket diduga ganja, puluhan ikat pinggang, televisi, tab, notebook, kompor gas, gunting, speaker aktif dan beberapa AC portable. Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Bali Nyoman Putra Surya mengatakan, temuan tersebut masih didalami cara penyelundupannya. Belum bisa dipastikan, bagaimana masuknya. (rah)
Bali Post/rah
NARKOBA - Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Bali Nyoman Putra Surya menunjukkan narkoba jenis sabu-sabu (SS).
mengatakan, tuntutan yang dijatuhkan kepada kliennya sangat fantastis. ‘’Tuntutan JPU sangat tinggi dan sudah saya prediksi dari awal. Padahal, klien kami sudah mengembalikan uang nasabah itu,’’ ujarnya. Dalam dakwaan sebelumnya, perbuatan terdakwa dilakukan sejak tahun 2012-2014 dengan nilai dana nasabah yang dicurangi mencapai Rp 1,7 miliar. Pengakuan terdakwa dalam sidang sebelumnya, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadinya seperti membeli pendingin ruangan, televisi, beberapa unit sepeda motor, satu unit mobil CRV dan Honda Jazz. Di samping itu, digunakan untuk membangun satu unit rumah di Tabanan. Sukarja juga menggunakan uang untuk membeli peralatan karaoke di rumahnya, membiayai orangtuanya sakit dan untuk keperluan sehari-hari sejak tahun 2012 hingga 2014. (kmb37)
Belasan Rumah Tak Layak Dapat Peningkatan Kualitas Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya masih dinilai tidak layak huni. Hingga tahun 2016, pemerintah telah menyalurkan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat untuk 15 kepala keluarga (KK) dengan anggaran sekitar Rp 30 juta. ‘’Tahun ini giliran RTS Nengah Suparma mendapatkan bantuan itu. Untuk tahun 2017 mendatang, kita akan naikkan bantuan tersebut. Penerimaannya juga akan lebih dari 15 KK,’’ ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Rabu (2/11) kemarin. Wabup Suiasa juga melakukan peninjauan ke rumah tangga sasaran (RTS) atau warga miskin pasangan suamiistri (pasutri) Nengah Suparma dengan Nengah Kariani di Banjar Negari Kelurahan Sading, Mengwi, Badung yang belum mendapatkan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat tahun 2016. ‘’Kami akan koordinasikan dengan pihak terkait, sehingga dapat dipastikan bantuan tersebut akan segera diterima oleh keluarga ini,’’ tegas Wabup Suiasa di hadapan Camat Mengwi dan Lurah Sading. Pemkab Badung juga telah siap mensubsidi program beras miskin (raskin) untuk Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM). Realisasi kebijakan ini akan mulai dilaksanakan pada APBD Perubahan tahun 2016 ini. Setidaknya Pemkab Badung akan mengeluarkan anggaran sebesar Rp 2.821.416.000 untuk 9.043 RTS-PM yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Badung. Sebelumnya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjelaskan, kebijakan subdisi raskin dilakukan untuk membantu kehidupan warga masyarakat Badung yang belum berkecukupan. ‘’Kami harapkan, dengan subsidi ini bisa meringankan beban kehidupan warga yang kurang mampu. Artinya, uang yang dulunya untuk membeli raskin bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya,’’ katanya. Bupati Giri Prasta mamastikan, kebijakan raskin gratis untuk RTM-PM akan dilaksanakan pada APBD Perubahan tahun 2016 ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat kurang mampu. Khusus untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Badung, yaitu tetap melaksanakan program-program inovatif yang dilaksanakan oleh masing-masing SKPD. ‘’Untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Badung, dilaksanakan secara bersama-sama lintas SKPD melalui program-program inovatif, sehingga pelaksanaannya bisa menyeluruh dan tidak sepotongsepotong,’’ ujarnya. Jumlah RTS-PM yang berhak menerima raskin tahun 2016 dengan menggunakan data RTS-PM berdasarkan data hasil musyawarah desa (musdes) dan musyawarah kelurahan (muskel) tahun 2016 sebanyak 9.041. Tiap RTM–PM akan menerima jatah sebanyak 15 kg/bulan dengan harga per kilogram Rp 1.600. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Paing, 3 November 2016
Wifi.id Corner Ke-200 dengan Kecepatan 200 Mbps Kadin Bali Gelar Seminar untuk 200 Orang Di-’’launching’’ di Bali ’’Konservasi Air Bersih untuk Industri Pariwisata di Bali’’ BALI menjadi pulau yang sangat ramah digital. Tingginya kebutuhan terhadap akses data di Pulau Dewata ini, kini tak hanya bisa dipenuhi dengan akses mobile broadband melalui gadget semata, namun sudah pada kebutuhan terhadap pemenuhan dengan fixed broadband melalui wifi.id corner yang tersebar di 200 lokasi se-Bali area. 170 di antaranya di Denpasar dan 30 lainnya di Singaraja. Rabu (2/11) kemarin, Wifi.id Corner ke-200 dengan kecepatan 200 Mbps untuk 200 pengunjung (jumlah seat) di-launching di Kantor Telkom Monang Maning, Denpasar oleh Executive Vice President Telkom Regional 5 Jatim, Bali, Nusra Suparwiyanto bersama dengan 12 General Manager Telkom yang ada di coverage Jatim, Bali, Nusra. Suparwiyanto sesaat setelah me-launching Wifi.id Corner mengatakan, kebutuhan netter yang terus meningkat terhadap akses internet kecepatan tinggi sudah tidak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan netter tersebut, pihaknya harus memperbanyak jumlah lokasi dan memperluas tempat. ‘’Wifi.id Corner yang baru-baru dibangun memang lokasinya besar-besar saat ini. Letaknya pun tidak harus di halaman Kantor Telkom, tetapi juga public area lain, sekolah, kampus, perumahan, pelabuhan, bahkan di alun-alun dan taman kota,’’ ujar Suparwiyanto. Untuk seluruh wilayah yang menjadi coverage area yang dipimpin Suparwiyanto yakni di Jatim, Bali dan Nusra, saat ini sudah terbangun kurang lebih 2.200-an
Wifi.id Corner dan jumlah ini terbanyak di antara seluruh Divisi Regional yang ada di Telkom. Secara nasional, jumlahnya telah mencapai 6.500-an lokasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. ‘’Pembangunan Wifi. id Corner ini biasanya mengikuti demand yang ada, yakni tempattempat hangout atau berkumpulnya netter atau komunitas pengguna internet. Tetapi, tentu saja juga berada di lokasi yang sudah ter-cover jaringan fiber optic,’’ tambah Suparwiyanto. Pembangunan jaringan fiber optik ini dilakukan Telkom untuk mempercepat pemerataan akses broadband karena akses broadband menjadi salah satu pendorong percepatan pembangunan ekonomi di Indonesia. Survei dari ITU menyebutkan bahwa setiap kenaikan penetrasi broadband sebesar 10 persen
akan berdampak pada 1,38 persen GDP penduduknya. Telkom sangat mendukung upaya pembangunan infrastruktur broadband ini karena sesuai dengan tekad pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur di Indonesia. Suparwiyanto menyatakan kegembiraannya karena pembangunan infrastruktur atau connectivity yang telah dilakukan oleh Telkom juga sangat ditunjang oleh device yang beredar di pasar. ‘’Banyaknya perangkat elektronik yang dilengkapi konektivitas ke jaringan wifi, seperti ponsel, televisi, kamera digital, surveillance camera, PC (personal computer) dan PC tablet makin menumbuhkan kebutuhan yang tinggi terhadap lokasi-lokasi dengan akses WiFi.ID atau WiFi. ID Corner di area Jatim Bali dan Nusra,’’ pungkasnya. (bns 2)
LAUNCHING - Wifi.id Corner ke-200 dengan kecepatan 200 Mbps untuk 200 pengunjung di-launching di Kantor Telkom Monang Maning, Denpasar, Rabu (2/11) kemarin.
PEDULI terhadap permasalahan krisis air bersih di Bali, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali bekerja sama dengan PT Moya Indonesia dan Maynilad Water Philippines menggelar seminar bertajuk ‘’Konservasi Air Bersih untuk Industri Pariwisata di Bali’’. Seminar yang dibuka Kadis PU Provinsi Bali Ir. I Nyoman Astawa Riadi, M.Si. mewakili Gubernur Bali ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu dari PDAM Tirta Mangutama Badung, Mayland Water Philippines dan PT Moya Indonesia. Seminar ini bertujuan untuk mencari solusi pemecahan masalah krisis kebutuhan air bersih di sektor industri pariwisata dan masyarakat Bali. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. mengatakan, Kadin Bali yang merupakan mitra kerja pemerintah di bidang perindustrian sangat peduli dengan permasalahan yang sedang dihadapi pemerintah Bali, terutama untuk perkembangan di sektor pariwisata. Salah satunya, mencari solusi untuk memecahan masalah krisis air bersih yang selama ini belum dapat diatasi secara maksimal dan optimal oleh pemerintah. Sebab, pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum di Bali hanya terpenuhi 31 persen dari total kebutuhan. ‘’Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mengadakan seminar ini dengan tujuan mendapatkan solusi yang jitu untuk mengatasi permasalahan krisis air bersih di Bali pada sektor industri pariwisata dan masyaraka Bali yang melibatkan partner-partner kami,’’ ujar Alit Wiraputra di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Rabu (2/11) kemarin. Dikatakan, Kadin Bali dengan
SEMINAR - Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Wiraputra, S.H., M.H. (paling kanan) berfoto bersama pada acara seminar ‘’Konservasi Air Bersih untuk Industri Pariwisata di Bali’’ di Hotel Grand Inna Bali Beach, Rabu (2/11) kemarin. partnernya akan siap berinvestasi merintah menyambut baik prodi atas Rp 5 triliun untuk menye- gram tersebut. Sebab, di tengah diakan air bersih dan air minum lesunya perekonomian nasional, khususnya di wilayah Denpasar, Kadin Bali dalam setahun terakhir Badung, Gianyar dan Tabanan terus bisa mendatangkan investor (Sarbagita) yang notabene adalah untuk menyelesaikan permasalapengembang pariwisata di Bali. han yang dihadapi di Bali. Ia Dipilihnya wilayah Sarbagita, berpesan kepada masyarakat Bali karena wilayah ini, khususnya untuk bijak dalam menggunakan di Badung Selatan hampir 90 air dengan seefisien mungkin. persen hotel memanfaatkan air ‘’Astungkara, dalam dua tahun bawah tanah untuk kebutuhan ke depan dengan investasi kami hotel yang menyebabkan rongga ini, hotel di Bali tidak lagi mengtanah di Badung Selatan sudah gunakan air bawah tanah untuk mengalami kekosongan, sehingga kebutuhan hotelnya. Sebab, itu sangat berbahaya untuk jangka akan berdampak pada ekosistem panjangnya. ‘’Oleh karena itu, dan lingkungan,’’ pungkasnya. sudah saatnya hotel di Badung Selain permasalahan krisis air harus memanfatkan air permu- bersih, Kadin Bali juga mempukaan. Kami di Kadin Bali dengan nyai target untuk menyelesaikan partner kami akan berinvestasi permasalahan yang dihapai pesebesar Rp 5 triliun untuk penye- merintah Bali, seperti masalah diaan air bersih dan air minum. infrastruktur dan transportasi, Tentu hal ini kami lakukan untuk sampah, limbah, abrasi pantai, mengatasi permasalahan dan masalah energi terbarukan rabencana yang akan terjadi ke mah lingkungan dan pemerataan depannya,’’ ungkapnya. investasi dan pembangunan. Alit Wiraputra berharap pe- (ad154)
Senator Wedakarna Hadiri Pelantikan Tingkatkan Implementasi KTSM Honda Prajuru dan STT Banjar Anyar Kuta Astra Motor Bali Jalin Kerja Sama dengan Tiga SMK DPD-RI Tetap Konsisten Dukung Pendaftaran Desa Adat di UU Desa SIKAP konsistensi sosok Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang merupakan senator termuda dari Bali akan ideologi menjaga adat Bali tetap dijalankan tanpa pengaruh dan intervensi dari sikap politik pragmatis. Itu terekam dalam pidato Dr. Arya Wedakarna (AWK) saat menghadiri pengukuhan pengurus STT dan Banjar Adat Anyar Kuta. Di hadapan ratusan undangan, Senator Wedakarna membakar semangat krama Hindu di Kuta dengan menggugah kesadaran akan menjaga eksistensi budaya Bali dan agama Hindu. ‘’Saya masih ingat bagaimana desa-desa adat di Kuta Utara, Tengah dan Selatan berjuang mati-matian untuk mendaftarkan desa adat sesuai amanat UU No. 6 Tahun 2014. Kita masih ingat perjuangan rakyat Bali dikhianati oleh para elite politik saat itu. Dan kini, kita sendiri yang kehilangan momentum, cita-cita mendirikan kedaulatan Bali dan desa adat digagalkan oleh manusia-manusia Bali sendiri. Tetapi jangan karena hal itu, jangan jadi mandek, jangan menyerah dan harus tetap semangat khususnya pada warga Kuta. Bahwa cita-cita yang tertunda adalah sinyal dan pertanda dari leluhur bahwa ada hal yang perlu kita selesaikan segera. Dan yakinlah hari kemenangan itu akan tiba, hari di mana desa adat akan berdaulat penuh dalam bingkai NKRI. Jika bersatu, momentum itu tidak akan lama lagi. Tugas saya memberikan semangat pada para bendesa, para prajuru adat dan kalangan tradisional,’’ ungkap Gusti Arya Wedakarna. Ia menyatakan bahwa sejak awal sikapnya untuk mendukung pendaftaran desa adat sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tetap menjadi agenda politik yang harus diprioritaskan dan ia meminta rakyat Bali tidak memadamkan api semangat perjuangan desa adat. ‘’Bali tanpa desa adat adalah mayat tanpa roh. Bali membutuhkan proteksi sistem UU untuk melindungi eksistensi
SENATOR - Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Bendesa Adat Kuta dan Prajuru serta STT di Kuta.
Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan akan menyelenggarakan ‘’Pemetaan Jabatan/ Job Fit’’ melalui Assessment Center pada 7 hingga 11 November 2016 yang bertempat di Kantor Regional X BKN Denpasar. Peserta assessment adalah pejabat struktural eselon III di lingkungan Pemkab Tabanan yang berusia maksimal 57 tahun. Penjaringan calon peserta assessment melalui Computer Assisted Test (CAT) digelar Selasa (1/11). Adapun materi yang diujikan dalam CAT di antaranya Tes Pengetahuan Umum (TPU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan Tes Substansi (TS) yang terkait dengan Kabupaten Tabanan. Penjaringan tersebut diikuti oleh 155 orang pejabat eselon III, yang terdiri dari para kepala bagian, camat, kepala kantor, sekretaris pada badan dan dinas, kabid pada badan dan dinas serta sekre-
taris camat di lingkungan Pemkab Tabanan. Kuota lulusan yang dicari sebanyak 50 orang, sehingga yang masuk nanti adalah peserta yang lulus assessment dan menduduki peringkat I sampai dengan ke-50 dan yang lulus ini akan mengikuti pemetaan jabatan melalui Assessment Center yang akan diselenggarakan pada 7 hingga 11 November 2016. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tabanan I Made Yasa mengatakan, tujuan dari kegiatan ini agar diketahui seberapa kompeten PNS tersebut dan potensi apa saja yang dimiliki oleh PNS bersangkutan. Dikatakan, setelah terjaring peringkat ke-50 terbaik dari uji CAT ini akan diuji assessment psikologi. Karena terbentur anggaran, kata Yasa, peserta assessment tahun ini terbatas. Diharapkan, sisanya akan mengikuti assessment pada tahun anggaran berikutnya, sesuai
Hindu dan budaya adatnya. Tidak ada jalan lain. Dan yakinlah, di hadapan masyarakat adat di Kuta bahwa sikap seorang Wedakarna sampai kapan pun akan tetap mendukung pendaftaran desa adat di UU Desa. Sikap ini sama konsistensinya dengan sikap saya menolak reklamasi Teluk Benoa. Sampai kapan pun sikap saya tidak akan bergeser. Saya ingin memberi contoh bahwa dalam sejarah Bali akan dikenang orang-orang konsisten dalam berjuang. Dan itu akan jadi PR dari generasi muda ke depan. Maka dari itu, ayo ciptakan anak-anak muda Bali, STT yang kuat, yang berani bicara dan yang berani berhadapan dengan pendatang serta argumentatif mempertahankan nilai-nilai Bali. Hanya dengan cara seperti itu Bali akan bertahan sebagai Majapahit terakhir Nusantara sebagaimana pesan Bung Karno,’’ ungkap Senator Wedakarna. Khusus untuk Kuta, dirinya berpesan agar masyarakat Kuta tetap menjadi komunitas kuat secara ekonomi dan kuat secara ideologi agar tidak tergerus dalam pusaran globalisasi. ‘’Saya menilai warga Kuta itu hebat dan semangat juangnya tinggi. Tingkat masalah sosial di sini
sangat tinggi dan persaingan juga tinggi. Kuta tiap tahun menerima jutaan wisatawan dan pendatang dengan beragam karakternya sembari menjaga adat, menjaga pura kahyangan, menjaga LPD, menjaga norma-norma Hindu. Luar biasa hebat ketahanan untuk survive. Maka, tak heran jika Kuta banyak mendapat blessing dan berkah dari sikap konsistensi itu. Dan desa adat di Bali harus meniru Desa Adat Kuta,’’ ungkap Senator Wedakarna. Dalam kesempatan tatap muka dengan komponen prajuru adat, tim PKK dan STT itu, Gusti Wedakarna mengingatkan sejumlah program Satyagraha pada warga Kuta. Di antaranya, stop penjualan tanah di Bali, ubah karakter juragan kontrakan menjadi pengusaha Bali, menciptakan risk taker generation, sukseskan KB 4 anak di Bali, selektif terhadap pendatang, berdayakan ekonomi sukla, sosialisasi Piagam Tantular tolak desa dan wisata syariah di Bali, penyederhanaan upacara adat, dukung penertiban KUPVA ilegal, pemberdayaan pecalang jagabaya, tolak ormas anarkis dan pembinaan LPD di Bali serta kewaspadaan terhadap penyakit sosial di Bali. (ad065)
KERJASAMA - Astra Motor Bali menjalin kerja sama dengan tiga SMK untuk meningkatkan implementasi KTSM Honda. ASTRA Motor Main Deal- juga dengan upacara pacaruan Rsi er Bali kembali menunjukkan Gana & Pamelaspas. komitmennya dalam menyiapHadir dalam penandatanganan kan generasi muda Indonesia MoU ini Asisten II Setda Jemyang cerdas dan berdaya saing brana I Ketut Windia mewakili tinggi di industri otomotif dengan Bupati Jembrana, Wakil Ketua melakukan perjanjian kerja sama DPRD Jembrana, PT Astra Honda (Memorandum of Understand- Motor, Kepala Dinas Dikporaing) program Kurikulum Teknik parbud Kabupaten Jembrana, Sepeda Motor (KTSM) Honda Management Astra Motor Bali, kepada tiga SMK di wilayah Bali. jajaran dewan guru serta tokoh Program ini merupakan program masyarakat. ‘’Melalui kerja sama kerja sama PT Astra Honda Motor link and match ini diharapkan dengan Astra Motor Bali sebagai bisa meningkatkan proses pembentuk tanggung jawab sosial pe- belajaran di ketiga SMK KTSM rusahaan di bidang pendidikan. Honda ini yang nantinya mengDengan mengambil lokasi di hasilkan output dan outcame halaman SMKN 2 Negara, MoU ini kompeten serta dapat bersaing di merupakan bagian dari kontribusi dunia kerja,’’ ujar Handy Hariko, perusahaan dalam menciptakan Senior Manager Technical Service generasi muda yang berkualitas & Training Dept. PT AHM. dan terampil di dunia kerja. PenTidak hanya fokus pada kuanandatanganan kerja sama kuri- titas, tetapi juga akan meningkulum ini dilakukan Selasa (1/1) katkan kualitas implementasi lalu bersama tiga SMK terpilih KTSM Honda dengan mengoptidi antaranya SMKN 1 Gerokgak, malkan pelatihan teknik guru dan SMKN 1 Klungkung dan SMKN 2 siswa dan meningkatkan status Negara yang saat itu bertepatan SMK KTSM Honda yang ada di
Bali. Setiap calon mekanik akan melalui tes atau sertifikasi uji kompetensi keterampilan teknik sebelum memasuki dunia kerja. Manager Technical Service Astra Motor Bali Anton Prihatno mengatakan, program ini sebagai salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan, Silabus KTSM Honda ini dikembangkan dengan memadukan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi pelatihan teknik Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Untuk menjamin kualitas lulusan SMK KTSM Honda, secara periodik Astra Motor Bali menggelar pelatihan khusus kepada para guru SMK KTSM Honda dengan memberikan materi dan pengetahuan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini yang ada di sepeda motor Honda. Selain itu, mekanik-mekanik muda yang berkualitas memiliki peluang bekerja di jaringan bengkel resmi Honda dan juga dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilannya untuk berwirausaha dengan membuka bengkel khusus yang dibina langsung oleh jaringan AHASS. Dengan dilakukannya penandatanganan MoU ini, menambah jumlah KTSM Honda di Pulau Dewata menjadi 7 sekolah, setelah sebelumnya SMK PGRI 2 Badung, SMKN 1 Manggis, Karangasem, SMK Rekayasa Denpasar dan SMKN 1 Amlapura diresmikan. (bns1)
an beban korban. Selain bergotong royong, Polres Jembrana juga memberikan bantuan sembako kepada korban. Diharapkan, bantuan tersebut bermanfaat untuk keluarga korban yang tertimpa musibah. Sementara itu, korban Made Rai mengaku tidak berani menempati lagi rumahnya tersebut lantaran rawan longsor. Dia bersama keluarganya berencana pindah ke tanah kerabat-
nya, tetapi masih terkendala biaya untuk membangun tempat tinggal. Seperti diberitakan sebelumnya, musibah longsor menimpa rumah korban, Minggu (30/10) sore lalu. Rumah korban yang merupakan bantuan bedah rumah mengalami kerusakan dan tidak dapat ditempati. Korban selanjutnya tinggal sementara di tenda bantuan Dinas Sosial. (kmb26)
Polisi Gotong Royong Bantu Korban Longsor
Ratusan Pejabat Pemkab Tabanan Ikuti Uji Kompetensi
dengan kemampuan anggaran saat itu. Dia juga membeberkan, ke depan bukan hanya pejabat eselon III, tetapi pejabat eselon IV secara bertahap sampai dengan eselon V dan terakhir staf juga akan di-assessment. Sehingga Tabanan mempunyai para PNS yang berkompeten dan mempunyai banyak potensi dalam memajukan Tabanan. Pada uji CAT yang berlangsung kemarin, diketahui hasil 10 besar terbaik, berurutan dari posisi pertama I Gusti Agung Nyoman Oka Kamasan, Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi, I Made Wiratha, I Putu Dian Setiawan, I Nyoman Arianta, I Nyoman Hari Sujana, I GA Supartiwi, I Made Murdika, I Gusti Nyoman Indrayana, I Putu Adi Artana dan I Gusti Made Darma Ariantha, I Putu Yudasuara serta terakhir I Gusti Nyoman Triana. (kmb24)
Negara (Bali Post) Puluhan anggota Polres Jembrana dan Polsek Mendoyo, Rabu (2/11) kemarin, bergotong royong membantu warga yang rumahnya terkena musibah tanah longsor di Banjar Pangkung Languan Mekar, Desa Yehsumbul, Mendoyo. Sebanyak 35 personel polisi dipimpin Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba membantu korban Made Rai dan keluarganya mengeluarkan material longsor dari dalam rumah korban yang hancur. Polisi secara bergotong-royong membersihkan puing-puing longsoran yang lebih banyak berupa batu padas dan tanah tersebut dengan alat manual dan alat seadanya seperti cangkul dan linggis. Material longsor tersebut dikeluarkan dari kamar yang menjebol rumah korban. Selain membantu mengeluarkan material longsoran, Polres juga membantu menyelamatkan barang berharga milik korban yang masih tertimbun material longsor. Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba mengaku terkendala memecah material longsor di dalam kamar korban berupa batu cadas yang ukurannya cukup besar. Tetapi, upaya jajarannya membantu membersihkan puing secara manual dapat meringank-
MEMBERSIHKAN - Sejumlah anggota Polres Jembrana dipimpin Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba membersihkan puing-puing material di rumah yang tertimpa longsor di Yeh Sumbul, Mendoyo.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Kamis Paing, 3 November 2016
5
Usulan Ranperda Ditolak
Paripurna DPRD Banyuwangi Memanas Banyuwangi (Bali Post) Rapat paripurna DPRD Banyuwangi, Rabu (2/11) kemarin, berlangsung panas. Pemicunya, salah satu rancangan perda (ranperda) yang diusulkan DPRD mendadak ditolak oleh Fraksi HanuraNasDem. Kontan saja, kejadian ini membuat Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Joni Subagio yang memimpin paripurna, tersulut emosi. Dia meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD turun tangan menangani persoalan ini. Sedianya, paripurna yang dihadiri ratusan undangan ini mendengarkan jawaban fraksi terkait pandangan umum eksekutif dari dua ranperda yang diusulkan DPRD dan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi dari lima ranperda yang diusulkan eksekutif. Dua ranperda yang diusulkan DPRD, masing-masing Perlindungan TKI dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi. Awalnya, dari tujuh fraksi di DPRD, enam di antaranya menyatakan sepakat dengan pembahasan ranperda perlindungan TKI. Namun, giliran Fraksi Hanura-NasDem
yang dibacakan juru bicara Ahmad Masrohan membuat pernyataan mengejutkan. Politisi Hanura ini menyatakan menolak pembahasann ranperda tersebut, meski usulan DPRD. Alasannya, UU tentang TKI masih dalam tahap pembahasan. Pernyataan nyeleneh ini membuat Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Joni Subagio tersulut emosi. Politisi PKB ini langsung meminta maaf kepada audiens yang hadir. Isinya, meminta maklum dengan kualitas anggota D P R D B a ny uwa ng i. Dia juga meminta fraksi menindaklanjuti oknum anggota yang dinilai tak patut itu. ‘’Ini kan aneh. Ranperda usulan DPRD ditolak lewat paripurna oleh anggota fraksi. Kami mohon maaf, jika kualitas anggota DPRD yang dipilih rakyat seperti ini,’’ ujarnya. Tak hanya soal penolakan ranperda, di awal paripurna, Joni juga meluapkan emosinya. Tiga anggota DPRD terkena teguran lantaran tertidur saat mendengarkan jawaban Bupati terkait lima
ranperda. ‘’Itu anggota yang tidur, bangun. Ini paripurna, jangan tidur,’’ teriak Joni. Meski ditolak satu fraksi, Joni memastikan pembahasan Ranperda Perlindungan TKI tetap jalan terus, bahkan sudah dibuatkan pansus. Juru bicara Fraksi Hanura-NasDem Ahmad Masrohan membantah pihaknya menolak Ranperda Perlindunga TKI. Namun, pihaknya berharap ranperda itu ditunda pembahasannya. Sebab, UU tentang TKI masih digodok. ‘’Jadi, maksud kami bukan menolak, tetapi ditunda dulu. Kan, UU TKI masih digodok. Itu yang jadi alasan kami,’’ tegasnya. Justru, Masrohan menyayangkan sikap Wakil Ketua DPRD Joni Subagio dalam memimpin sidang. Sementara itu, anggota Fraksi HanuraNasDem Punjul Ismowardoyo menampik penolakan Ranperda Perlindungan TKI adalah keputusan fraksi. Dia menyayangkan kejadian itu. ‘’Itu pendapat pribadi. Sejak awal, fraksi kami sepakat menerima,’’ tegasnya. (kmb30)
Bali Post/olo
PERMUKIMAN – Suasana permukiman di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Negara. Salah satu anak yang tinggal di lingkungan ini meninggal dunia karena positif terserang DBD.
Sejumlah Anak di Ketugtug Terserang DBD
Negara (Bali Post) –
Satu Orang Meninggal
Meski sudah ada korban jiwa, warga menyayangkan tidak ada penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. Penanganan seperti fogging atau yang lainnya sama sekali belum ada sejauh ini. Bahkan, karena khawatir akan penyebaran penyakit DBD ini lebih luas, maka warga pun berinisitaif melakukan penyemprotan sendiri di permukiman dengan alat manual. ‘’Warga khawatir. Sebab, anak saya sudah jadi korban jiwa akibat DBD. Tetapi, sampai sekarang belum ada penanganan dari pemerintah. Fogging juga tidak ada. Kami harapkan, minimal ada sosialisasi ke masyarakat tentang DBD ini,’’ kata Sutrianto (36), ayah almarhum Bintang
Kayana, saat ditemui, Rabu (2/11) kemarin. Ia menjelaskan, anaknya meninggal pada Senin (24/10) dini hari lalu. Korban diketahui positif DBD beberapa jam sebelum meninggal di RSUD Negara setelah sempat muntah darah. Tiga hari sebelumnya, sempat berobat ke dokter praktik swasta dan diindikasikan sakit radang tenggorokan. Namun, tiga hari kemudian korban muntah darah. Korban pun cepat-cepat dibawa ke RSU swasta di Negara. Karena kondisinya dinilai sudah parah, korban dirujuk ke RSUD Negara. Korban dirawat di sana dan akhirnya meninggal dunia. Dari keterangan pihak RSUD
Negara, korban dinyatakan mengalami Dengue Syok Syndrome (DSS). Dari kejadian itu, ada sejumlah anak lainnya yang mengalami gejala serupa di Lingkungan Ketugtug. Gejala itu salah satunya demam tinggi, bahkan juga sampai dirawat di RS. Sedikitnya, ada tiga anak di sekitar rumah korban diduga mengalami hal serupa. Tetapi karena penanganangan cepat, mereka kini sudah sembuh. Tidak jauh dari permukiman padat penduduk itu, dua orang anak yang juga mengalami gejala demam tinggi. Sebelumnya, warga juga sudah menyampaikan kondisi itu ke aparat lingkungan setempat. Tujuannya, supaya
di lingkungan tersebut cepat mendapat penanganan, salah satunya fogging. Sementara itu, Direktur RSUD Negara I Made Dwipayana saat dikonfirmasi membenarkan adanya pasien yang meninggal itu karena DBD. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan I Putu Suasta mengaku belum menerima informasi adanya korban DBD. Ia menjelaskan, sesuai protapnya setiap ada kasus positif DBD, baik di RSU Negara, RS swasta maupun di puskesmas rawat inap, pasti ada laporannya. Dengan adanya laporan itu, maka petugas langsung melakukan fogging. Pihaknya mengaku akan melakukan pengecekan terhadap anak yang sempat dirawat di RS, apakah juga positif DBD atau bagaimana. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan, jumlah kasus DBD sejak Januari 2016 hingga akhir Oktober 2016 mencapai 793 kasus. (kmb26)
Negara (Bali Post) Gara-gara ketiduran usai belajar dan pintu kamar kos terbuka, seorang siswi SMA berinisial DR (15), warga Melaya, nyaris menjadi korban pemerkosaan, Rabu (2/11) dini hari. Beruntung korban cepat bangun lantas berteriak sambil melakukan perlawanan, sehingga pelaku yang diduga mabuk itu langsung kabur. Atas kejadian itu, korban pun melaporkan kasusnya ke Polres Jembrana guna ditindaklanjuti.
Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, peristiwa yang dialami korban ini terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Sebelumnya, korban datang dari les dan masuk ke kamar kos. Kemudian, korban mencuci baju. Setelah itu, sekitar pukul 23.00 Wita korban belajar. Nah, ketika belajar itu, rupanya korban ketiduran. Sementara pintu kamar kos masih dalam kondisi terbuka. Sekitar pukul 02.00 Wita, tiba-tiba ada orang tak dikenal masuk ke kamar
korban. Pelaku ini mematikan lampu dan mengunci kamar. Saat korban tertidur itu, pelaku hendak menyetubuhinya. Tetapi, korban terbangun dan langsung kaget sudah mengetahui ada lakilaki yang menindihnya. Pelaku yang diduga mabuk (karena mulutnya bau alcohol - red) ini mencoba menciumi korban. Korban langsung berontak dan berteriak minta pertolongan. Dalam perlawanan itu, hidung korban sempat digigit pelaku. Kor-
ban kemudian menjambak rambut pelaku. Panik adanya perlawanan, pelaku yang diketahui mengenakan celana pendek itu langsung kabur. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooii ketika dimintai konfirmasinya kemarin membenarkan adanya laporan tersebut. Korban sudah diperiksa. Kini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. ‘’Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi,’’ kata AKP Yusak. (kmb26)
Warga di Lingkungan Ketugtug Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Negara belakangan ini diresahkan adanya serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sejumlah anak mengalami sakit dengan gejala DBD. Bahkan, sepekan lalu, salah satu anak Bintang Kanaya (6) meninggal dunia akibat terserang penyakit ini.
Bali Post/udi
PARIPURNA - Suasana paripurna DPRD Banyuwangi yang sempat memanas, Rabu (2/11) kemarin.
Diduga Sakit, Penumpang Bus Tewas
Banyuwangi (Bali Post) Ketenangan para penumpang bus Mila Sejahtera jurusan Yogyakarta-Banyuwangi mendadak geger, Rabu (2/11) kemarin. Salah satu penumpang ditemukan tewas saat bus berhenti di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Penumpang laki-laki itu diketahui tanpa identitas. Pemicu kematiannya juga misterius. Dugaan sementara, penyakitnya kambuh. Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Kala itu, bus sarat penumpang ini berhenti di halaman terminal. Sejumlah penumpangnya tu-
run. Awak bus curiga melihat korban tak bergerak. Setelah diperiksa, ternyata sudah tak bernapas. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Gambiran. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi. Usai olah TKP, mayat korban dievakuasi ke RSUD Genteng. ‘’Tak ditemukan tandatanda kekerasan. Dugaannya, penyakitnya kambuh,’’ kata Kapolsek Gambiran AKP Ketut Redana. Dari pakaian korban, kata Kapolsek, tak ditemukan satu pun identitas. Polisi hanya menemukan sebuah HP dan pakaian terbungkus karung
Bali Post/udi
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi penumpang yang tewas misterius di dalam bus di Terminal Jajag, Gambiran, Banyuwangi, Rabu (2/11) kemarin.
plastik. Ciri-ciri korban, berambut ikal, kulit sawo matang, menggunakan kaos oblong putih dan celana kain cokelat. Umur korban sekitar 50 tahun. ‘’Kami masih melacak identitas korban. Belum ada warga yang mengenalinya,’’ tegas Kapolsek. Perwira asal Desa Patoman, Rogojampi ini menambahkan, hasil penggalian informasi ke awak bus, korban sempat mengeluhkan sakit di bagian kaki. Selama perjalanan, korban lebih banyak terdiam. ‘’Infonya, korban naik dari Klaten, Jawa Tengah, tujuannya ke Banyuwangi,’’ imbuh Kapolsek. Kini, pihaknya berusaha menghubungi sejumlah nomor yang tertera di HP korban untuk melacak identitasnya. Untuk sementara, jenazah korban dititipkan di RSUD Genteng. Petugas juga menunggu hasil visum dari rumah sakit. Sementara itu, sopir bus Ahmad Mujiono (50) mengaku saat naik bus, korban dititipkan oleh petugas di daerah Klaten. Kata petugas yang mengantarnya, korban akan turun di Jajag, Banyuwangi. Saat naik, korban membawa bungkusan karung plastik. ‘’Korban itu penumpang titipan. Kami juga tak tahu identitasnya,’’ kata sopir asal Lumajang, Jawa Timur tersebut. (kmb30)
Ketiduran, Siswi SMA Nyaris Diperkosa
Antisipasi Virus JE
Diskes Minta Masyarakat Gencarkan PSN
Bali Post/ina
dr. Nengah Nadi
Bangli (Bali Post) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bangli menyatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya masyarakat yang terjangkit virus Japanese Ensephalitis (JE). Kendati demikian Diskes tetap meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penyakit yang ditularkan oleh perantara nyamuk culex ini. Kadiskes Bangli dr. Nengah Nadi, Rabu (2/11) kemarin, mengatakan sebagaimana laporan petugas yang menangani program penanggulangan penyakit menular, sampai saat ini belum ditemukan masyarakat yang dicurigai terinfeksi JE.
Dijelaskannya, JE merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Japanese Ensephalitis. Virus ini hidup pada hewan babi dan bisa ditularkan ke manusia dengan perantara nyamuk culex. Gejala yang ditimbulkan apabila seseorang terjangkit virus ini yakni demam, sakit kepala, badan lemah, kejangkejang hingga penurunan kesehatan. Untuk mengantisipasi penyakit ini, pihaknya meminta masyarakat melakukan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan rumah termasuk parit seh-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ingga tidak terjadi genangan air dan tempat perindukan nyamuk. Di samping itu masyarakat bisa mencegah penyakit ini dengan menjauhkan kandang babi dari tempat tinggal mengingat kandang babi sebagai reservoir penyakit JE. ‘’Masyarakat harus membersihkan kandang babi dan lingkungan sekitar dengan rutin,’’ jelasnya. Meski demikian, jika ada warga yang sudah terindikasi terjangkit virus JE, Nadi menyarankan untuk segera ke puskesmas atau rumah sakit. ‘’Kita akan tindak lanjuti dengan abatisasi dan fogging bila ada laporan kasus,’’ imbuhnya. (kmb40)
OPINI
6
Kamis Paing, 3 November 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Tuntaskan Masalah Pendidikan Nasional SEPERTINYA masalah pendidikan di negeri kita ini tidak habis-habisnya. Sejatinya, masalah yang lama belum hilang, cuma redup dari perdebatan saja, eh tahu-tahu muncul lagi masalah baru. Selalu begitu. Seperti siklus. Hilang satu tumbuh seribu. Sebenarnya pula, masalah dasarnya itu apa? Sejauh ini belum ada pernah identifikasi secara substansial. Selalu saja ada hal-hal yang remeh muncul ke permukaan, jadi debat kusir nasional. Kita banyak punya orang pintar, pandai, cendekiawan, agamis dan sebagainya. Baik yang tamatan luar negeri, dalam negeri. Banyak juga yang otodidak. Namun sayangnya, sejauh ini belum juga mampu meracik sebuah rumusan yang pas atas sistem pendidikan nasional. Selalu saja tumpang tindih. Selalu saja anak didik dijadikan kelici percobaan, ubah sana-sini sistem yang telah dibuat sebelumnya. Rezim yang berkuasa di negeri ini, sepertinya rezim selebritis. yang sangat senang nampang di media massa. Alih-alih mau menuntaskan masalah, kemunculan mereka yang setiap hari di media massa justru membuat masalah sendiri. Apalagi di era media sosial saat ini, virus selebritis ini sepertinya semakin merasuki para pembuat kebijakan di tingkat pusat maupun di daerah sekalipun. Semua ingin tenar, terkenal, menjadi pembicaraan orang dan sebagainya. Tetapi sayangnya, bukan prestasi yang membuat prestise, tetapi juga kebijakan kontroversial yang layak dibuang ke tong sampah. Sekarang soal Lembaran Kerja Siswa (LKS) yang memang sejak dari dulu menuai kontroversi. Bagaimana siswa menjadi tahu, mengerti, dan merasa dia benar-benar bagian dari apa yang diajarkan kalau materi yang disajikan terlalu pendek dan tidak bermutu? Hal ini diperparah lagi kondisi sang pengajar yang tidak siap. Guru baru, pengalaman baru, punya pengetahuan cekak dan kemudian ditambah materi yang cekak pula, maka begitulah nasib siswa kita. Menyedihkan. Mereka tidak merasa memiliki ilmu yang diberikan. Hanya sebatas hafalan. Singkat kata dan cerita, kita masih mencaricari. Entah sampai kapan. Kalau kondisinya terus begini tidak akan ada kata akhir dari kondisi pendidikan kita ini. Akhir dari kondisi yang menyedihkan ini. Kalau belum ada niat baik dari rezim itu sendiri untuk membenahi, terlalu banyak sisi politik dan ambisi pribadi dari para pejabatnya. Tidak bisa begini terus. Bangsa ini akan terus terbenam dalam kubangan sistem pendidikan yang amburadul. Pemerintah harus tegas, punya komitmen serta kredibilitas untuk membangun serta mengembangkan sistem pendidikan nasional. Kita sudah ketinggalan jauh dari negara-negara tetangga yang dulunya belajar kepada Indonesia. Untuk itulah, pembelajaran di negeri ini harus segera dicarikan format yang benar dan efektif. Salah satu strateginya adalah lakukan rembuk nasional dan buatkan standardisasi yang jelas. Jangan sampai pengelolaan pendidikan nasional hanya berdasarkan selera kekuasaan tanpa memikirkan kesinambungan arah pendidikan. Sangat ironis jika lembaga yang menjadi hulu dari pembentukan karakter bangsa ini dihinggapi banyak masalah. Bebaskan dunia pendidikan dari kepentingan-kepentingan politis, apalagi dijadikan lahan bisnis. Negara ini harus tegas mengatur dunia pendidikan, komersialisasi dunia pendidikan harus ditindak mengingat negara bertanggung jawab atas pembentukan karakter generasi bangsanya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Bersinergi Membangun Bali Membangun Bali tak bisa dilakukan hanya oleh kekuasaan. Rakyat harus hadir dan memberikan kontribusi dalam menjaga dan menentukan arah Bali ke depan. Untuk itulah, saya lewat surat pembaca ini sangat berharap Bali bisa menjaga diri dari berbagai ancaman, baik itu ekonomi, kriminalitas dan ancaman krisis air. Saya juga berharap agar partai politik di Bali melakukan komunikasi politik yang sehat dengan warga Bali, sehingga dalam pemilihan kandidat calon pemimpin Bali ke depan benarbenar aspiratif, sehingga tak ada upaya jual-beli suara untuk memenangkan kandidat. Ini juga akan membuat Pilkada Bali 2018 akan murah dan demokratis. Bagi kandidat, yang namanya sudah beredar di masyarakat — Wayan Koster, Sudikerta dan Wisnu Bawa Tenaya — saya juga berharap agar lebih komunikatif dengan calon pemilihnya. Kegiatan-kegiatan publik akan menjadi tolok ukur sejauh mana mereka diterima masyarakat. Dan ini tentu akan menjadi salah satu tolok ukur kualitas kandidat di tengah-tengah masyarakat. Saya juga mendengar kandidat telah melakukan survei lapangan untuk menentukan potensi diri. Ini saya nilai langkah positif dan penting. Namun akan lebih realistis hasilnya jika kandidat menunjukkan kualitas diri dengan mengabdi kepada masyarakat Bali. Fokus dan bobotnya tentu pada pendekatan ritual, budaya, alam dan komitmen menjaga Bali. Ini perlu dipertegas agar calon pemilih sejak awal tahu kandidat yang paling pas mengawal Bali lima tahun mendatang. Mudah-mudahan Bali bisa memilih pemimpin dengan arif dan bijak, sehingga konflik politik tak membuat kekuatan Bali terbelah. Wayan Sudarsa Gianyar, Bali
Penghapusan LKS dan Gerakan Literasi Nasional Lembaran Kerja Siswa (LKS) murahan, tak ubah junk food atau makanan sampah, teks serba pendek, dangkal menjadi ‘’menu’’ bacaan siswa dan guru, selama puluhan tahun. Tamatan semua jenjang sekolah tidak memiliki budaya literasi atau keberaksaraan (baca, tulis) karena seluruh kegiatan belajar disajikan lisan, sehingga guru tidak memiliki pengalaman literasi yang ditularkan kepada murid. Perpustakaan sekolah pun mati suri. Siswa dan guru sama-sama fobia buku. Kini, kejayaan LKS diberangus oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Gayung bersambut dengan Gerakan Literasi Nasional.
Oleh Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. ewat Gerakan Literasi Nasional, siswa dikondisikan agar membaca dan membaca secara autentik, berkelanjutan. Pada momen ini literasi harus mampu menggantikan LKS dengan mengintegrasikannya ke dalam setiap pembelajaran. Saat ini gerakan literasi tampaknya hanya ‘’barang gandengan’’. Mengingat pentingnya keterampilan membaca dan menulis gerakan ini seharusnya terintegrasi dengan pembelajaran. Semua guru mengimplementasikan dalam pembelajarannya. Terciptalah pengalaman belajar yang paling pokok atau mendasar, yaitu kegiatan membaca teks. Melalui membaca teks yang autentik siswa memperoleh informasi. Informasi ini bisa dijadikan bahan diskusi atau materi tanya jawab, bisa dipresentasikan, dan bisa pula dijadikan bahan laporan. Dari semua jenis kegiatan belajar itulah siswa memperoleh konsep yang telah terolah dan mengalami internalisasi. Siswa menjadi subjek belajar. Penghapusan LKS mengembalikan kebebasan guru dalam menyusun materi pelajaran sendiri, dari berbagai sumber, dengan sejumlah pertimbangan. Materi pelajaran yang ‘’diracik’’ guru jauh lebih bermakna ketimbang materi junk food dalam LKS karena membumi. Dalam waktu yang bersamaan dengan sendirinya pendekatan kontekstual terimplementasi secara natural. Untuk menyambut kembalinya kemandirian
L
guru, guru harus membangun literasi untuk dirinya terlebih dahulu, yang diberangus oleh LKS. Selama belasan hingga puluhan tahun, LKS menjadikan guru bergantung kepada ‘’buku tipis kertas buram kejar tayang’’ karena agen pemasaran buku melakukan persekongkolan dengan pejabat pendidikan kabupaten. Pejabat dinas pendidikan, setelah disogok mobil terbaru atau perjalan wisata ke luar negeri, memaksa guru di wilayahnya menggunakan LKS tertentu. Guru pun kecipratan komisi dan karenanyalah dia juga memaksa siswa membeli buku LKS hampir seluruh mata pelajaran yang ada. LKS memang ringkas namun tidak selamanya teks yang ringkas atau buku tipis tanpa kualitas. Tidak begitu halnya dengan LKS. Semua LKS tidak bermutu karena niat semula menerbitkan atau memassalkan ‘’buku pelajaran’’ini untuk meraih untung pengusaha percetakan dan penerbitan. Niat inilah yang kini diberangus oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. LKS, niat buruk berdampak buruk.Dalam rangka mengintegrasikan gerakan literasi ke dalam pembelajaran, semua guru bertanggung jawab dalam gerakan ini, harus memulai membaca teks autentik atau asli. Memang tidak cukup hanya membaca tetapi harus mengerti wawasan bacaan, menyangkut bahasa, gaya pengungkapan, dan materi bacaan. Mungkin menemukan materi pelajaran yang ‘’seratus persen klop’’ dengan materi yang diajarkan, sulit. Tetapi guru harus
tahu, bacaan atau teks asli yang berhubungan dengan materi yang akan diajarkan. Dengan demikian, guru tidak berkomentar, ‘’tidak ada bacaan yang cocok’’. Di dalam keluasan belantara teks, melintasi semua zaman, pasti ada bahan bacaan yang berkaitan dengan materi pelajaran. Kemampuan menera hubungan materi pelajaran dan sumber bacaan atau teks autentik, memang membutuhkan akar literasi yang dalam. Karena guru pada umumnya tidak memiliki akar literasi ini, pasti guru mengalami hambatan. Hambatan ini terjadi karena soal kurang terbiasa. Karena itu, pada diri guru juga harus muncul kesadaran untuk menjadi bagian atau sasaran Gerakan Literasi Nasional. Kini guru tidak boleh tinggal diam seperti era LKS karena pihak penerbit telah menyediakan materi ‘’siap saji’’. Mulailah membaca kamus atau ensiklopedi berbahasa Indonesia. Jangan takut ketebalan buku kamus atau ensiklopedi karena tidak semua harus dibaca, cukup membaca bagian atau entry (kata kepala) yang dicari. Lalu bergantilah membaca surat kabar, usahakan bagian esai, tajuk rencana, opini, atau berita kisah. Baca pula karya sastra, seperti cerpen untuk menemukan ragam bahasa teks yang khas. Buku, tidak perlu dibaca dengan beban ‘’harus habis’’ dan mulai dari awal hingga akhir. Membaca buku bergantung keperluan karena yang berkuasa atas bacaan tentu saja para pembaca. Temukan halaman
mana yang bisa dimanfaatkan sebagai teks sumber belajar siswa. Temukan juga buku yang ‘’cocok’’ bagi diri sendiri namun buku tersebut termasuk bacaan standar. Mengenai hal ini bisa meminta rekomendasi orang lain yang memiliki akar literasi yang kuat atau lewat ulasan buku di surat kabar. Bisa pula memilih buku karena kepakaran penulis atau kredibilitas penerbit. Membaca buku sastra, hindari sinopsis ceritanya. Bacaan atau teks yang dipilih tidak perlu panjang. Silakan guru menakar sendiri. Yang penting ada hubungannya dengan materi dan kalau bisa menarik (awalnya menurut selera guru), sehingga siswa tergerak membaca. Mengintegrasikan Gerakan Literasi Nasional dengan pembelajaran, perlu diawali dengan ‘’pemaksaan’’ secara bertahap. Guru mulai membiasakan menyajikan sedikit bagian materi lewat membaca teks autentik. Jadi tidak, ujug-ujug membaca buku tebal karena menakutkan bagi semua siswa yang tidak memiliki akar literasi. Yang perlu diciptakan pembiasaan, kesinambungan karena literasi memerlukan proses yang panjang. Guru harus memiliki ‘’stok’’atau simpanan bacaan terpilih. Bayangkan jika semua guru melakukan hal ini, dalam satu hari siswa memiliki kesempatan membaca berbagai jenis teks. Siswa juga memperoleh berbagai nuansa bahasa dan cara pengungkapan tertulis. Pengalaman siswa dalam hal teks pasti beragam dan inilah yang membentuk minat siswa terhadap bacaan dan tumbuhlah tradisi literasi. Literasi bangsa dimulai dan berakar di sekolah. Tanggung jawab sekolah sangat besar dalam menyemai akar literasi. Lebih-lebih ketika keluarga tidak memiliki fondasi literasi. Sekolah menjadi motor gerakan literasi yang seharusnya berimbas ke dalam tumbuhnya literasi keluarga. Basis literasi keluarga membentuk literasi bangsa. Literasi di tengah keluarga berwujud pada terbinanya membaca sebagai salah satu aktivitas di rumah. Penulis, Dosen Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali
Kericuhan Pemilihan Rektor PTN
PERGURUAN Tinggi Negeri (PTN) berperanan strategis dan vital dalam memajukan negeri ini, tempat penggodokan calon-calon pimpinan bangsa. PTN juga memiliki peranan besar di masyarakat sebagai motivator, teladan dan penanaman nilai-nilai luhur. Terbukti pimpinan bangsa ini dari presiden, gubernur, bupati, pimpinan legislatif, yudikatif, aparatur pemerintah lainnya sebagian besar merupakan produk perguruan tinggi PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). PTN mengelola dana besar bersumber dari APBN, PNBP dan sumber lain sehingga banyak insan kampus tertarik dan berminat untuk mengikuti perebutan kekuasaan di kampus. Posisi PTN demikian strategis maka diperlukan pimpinan perguruan tinggi/rektor memiliki fondasi dasar kuat mengelola perguruan tinggi. Rektor juga harus berkarakter dalam artian memiliki kejujuran, tanggung jawab, inovatif dan kreatif, toleransi terutama bersih diri dan bersih lingkungan. PTN sebagai lembaga strategis ada beberapa mengalami keguncangan dalam tata kelolanya, terutama dalam pemilihan rektor. Sinyalamen dari Ketua KPK bahwa terindikasi adanya masalah dengan tidak transparannya dan terindikasi suap dalam pemilihan rektor patut dipertanyakan. Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Nasional ‘’Konsolidasi Gerakan Anti-Korupsi Berbasis Akademisi dan Kampus’’ di Universitas Gajahmada (UGM). Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 24 Tahun 2010 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua/Direktur pada Perguruan Tinggi diselenggarakan pemerintah. Beberapa tahap harus dikerjakan dari (1) Penjaringan Calon, (2) Penyaringan Calon, (3) Pemilihan Calon, (4) Pengangkatan. Tahap terjadinya titik kritis dari proses pemilihan adalah tahap pemilihan calon terutama keanggotaan senat universitas sebagai pemilih dan suara yang dimiliki menteri sebesar 35 persen. Titik Kritis dari tahap-tahap proses pemilihan rektor menimbulkan masalah adalah (1) Tingginya kewenangan rektor. (2) Regulasi keanggotaan senat akademik universitas Menristek Dikti. Kewenangan rektor adalah dari pemben-
Oleh I.B. Gede Udiyana tukan panitia sampai dengan tahap-tahap proses pemilihan sampai penetapan anggota senat universitas akan memilih calon rektor. Rektor memiliki dasar hukum kuat dalam menetapkan keputusannya yaitu Statuta dan Organisani Tata Kelola (OTK) perguruan tinggi negeri telah disahkan oleh Menritek Dikti. Kericuhan tidak akan terjadi apabila rektor dapat bersikap netral/tidak memihak, berjiwa kenegarawanan dan mengayomi semua kandidat calon. Prinsip dasar harus dipegang teguh adalah selalu berorientasi untuk kepentingan institusi, bukan kepentingan kelompok. Sehingga proses penetapan panitia pemilihan sampai anggota senat universitas harus transparan, kredibel dan taat asas yaitu asas kepatutan, asas ketaatan dan asas keadilan. Apabila rektor mampu bersikap netral, berjiwa kenegarawanan dan selalu berorintasi kepada kepentingan institusi kericuhan pemilihan rektor tidak akan terjadi. Sumber kericuhan apabila rektor sebagai pemegang kekuasaan berpihak terhadap salah satu kandidat calon rektor. Apalagi calon rektornya kredibilitas dan elektibilitasnya rendah ditambah dengan kewenangannya menimbulkan praktikpraktik tidak sehat seperti melakukan rekayasa, manipulasi untuk kepentingan calonnya dari proses pembentukan panitia pemilihan sampai dengan penetapan keanggotaan senat universitas. Situasi dan kondisi inilah menimbulkan kericuhan dalam penetapan rektor. Ditambah dengan kewenangan penggunaan anggaran dari rektor, inilah menjadi sumber indikasi suap dan beberapa mantan rektor tersangkut masalah hukum. Salah satu pasal menjadi titik kritis dalam statuta adalah senat universitas. Kebanyakaan statuta untuk keanggotaan senat dari PTN (nonBadan Hukum/BH) menggunakan syarat keanggotaannya adalah seluruh guru besar ditambah dengan dekan dan wakil fakultas. Sedangkan dari Menristek Dikti diubah dengan dipaksakan berdasarkan segala argumentasinya tanpa
memperhatikan aspirasi dari kebanyakan PTN di Indonesia bahwa keanggotaan senat adalah senat akademik. Menjadi permasalahan adalah dalam implementasi pelaksanaan terutama dari definisi operasional dari keanggotaan senat akademik, karena menyangkut: keanggotaan, kriteria keanggotaan, proses pemilihan dan penetapan serta kewenangan menetapkan. Semua ini perlu waktu dan kajian mendalam, sedangkan waktu pemilihan rektor sudah mendesak. Inilah menjadi salah satu sumber kericuhan karena penetapan dilaksanakan oleh rektor dengan segala kepentingannya. Dapat dibuktikan dua PTN di Sulawesi, anggota senatnya dari ketua kerohanian, kepala perpustakaan, kepala petugas keamanan dan paling fatal adalah anggota senat dosen sedang menjalani tugas belajar. Menghindari kericuhan pemilihan rektor dapat diambil beberapa alternatif pemecahan yaitu aspirasi dari anggota senat universitas dari PTN tentang penetapannya dalam statuta, terutama mengenai keanggotaan senat terdiri dari guru besar, dekan dan wakil fakultas untuk tidak diubah. Beberapa alasan/argumentasi dapat diberikan: (1) Guru besar adalah jabatan karier akademik tertinggi pada perguruan tinggi dengan proses dan kriteria yang cukup berat untuk menjadi guru besar, sehingga memiliki kematangan, kejernihan dan rasional dalam menetapkan pilihannya. (2) Menghindari penunjukan anggota senat akademik secara langsung oleh rektor karena kewenangannya dalam mengambil keputusan berdasarkan statuta dan OTK, terutama kalau rektor tidak netral dan sarat kepentingan. (3) Perlu dikaji komposisi suara Menristek Dikti sebesar 35%, semua kajian harus didasarkan pada upaya otonomi dan pembangunan demokrasi di perguruan tinggi. Apabila Menristek Dikti memaksakan PP No. 4 Tahun 2014 tentang pengelolaan PTN terutama terkait dengan keanggotaan senat akademik sesuai dengan kewenangannya dan tidak inspiratif mengakibatkan terjadinya kericuhan pemilihan rektor/ketua/direktur PTN di seluruh Indonesia. Penulis, Ketua STIMI Handayani Denpasar & Alumni G81 Ekonomi Bisnis Unud
POJOK Desa agar bentuk tim respons cepat cegah geng motor. - Bila perlu buatkan ’’pararem’’. *** Kader PDI-P nilai klaim Yudhoyono tidak berdasar. - Jelasnya bukan pencitraan. *** Wiranto nilai demo 4 November urusannya sudah selesai. - Targetnya belum selesai.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
BERSANDAR Sebuah kapal milik Cina bersandar di Pelabuhan Benoa. Foto diambil Minggu (30/10) lalu. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Paing, 3 November 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Terkait Penurunan PAD
Figur
7
Pansus Ranperda APBD 2017 Beri Catatan
Denpasar (Bali Post) -
Pansus Ranperda APBD 2017 DPRD Bali menggelar rapat tertutup di Ruang Banggar, Rabu (2/11) kemarin. Rapat ini digelar untuk menghimpun masukan dari pimpinan dan anggota DPRD Bali terkait struktur APBD Provinsi Bali 2017, baik dari komposisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan.
Bali Post/rah
Mesti Ukir Prestasi MARAKNYA aksi anarkis geng motor akan mengganggu kamtibmas, apalagi menjelang digelar Sidang Umum Interpol di Nusa Dua, Badung. Oleh karena itu, Dandim 1611/Badung, Letkol CZI M. Leo Pola Ardiansa, mengimbau kepada anggota geng motor tidak meneruskan kegiatan negatif tersebut. “Salurkan energi muda untuk kegiatan-kegiatan positif. Kalau hobi berkelahi, silakan ikut olahraga beladiri. Dengan demikian hobi tersalurkan, sekaligus mengukir prestasi. Jangan jadi pengecut yang beraninya main keroyok, apalagi mabuk dulu baru berani,” tegas Letkol Leo Rabu (2/11) kemarin. Sedangkan kepada genggeng motor yang masih ada, ia berharap segera membubarkan diri, daripada masa depan rusak. “Kepada stakeholder terutama Pemkot Denpasar, ikut peduli terhadap permasalahan ini. Semua hal yang terjadi di wilayah menjadi tanggung jawabnya, bukan aparat kemanan semata. Menurut saya, masalah ketertiban umum tanggung jawab Bapak Wali Kota, kamtibmas tanggung jawab kepolisian, dan pertahanan dan keamanan tanggung jawab TNI,” ujarnya. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus saling bersinergi untuk menuntaskan masalah tersebut dan duduk bersama mencarikan solusi. (rah)
“Katanya nanti sore (kemarin, red) penjabaran APBD itu sudah akan diserahkan ke DPRD sehingga akan lebih detail bisa mempelajari jumlah poin-poin yang tertuang di dalam struktur anggaran itu,” ujar Ketua Pansus Ranperda APBD 2017 DPRD Bali I Wayan Gunawan. Menurut Gunawan, ada beberapa hal yang cukup urgen untuk dibahas. Salah satunya mengenai organisasi perangkat daerah karena ada revisi di tingkat pusat. Dalam hal ini, dari 53 SKPD yang diusulkan sekarang dipangkas menjadi 51. Itu artinya, ada konsekuensi terhadap reposisi anggaran sesuai dengan
nomenklatur dan kelompok dari SKPD bersangkutan. “Kedua, tentu kita memposisikan sekarang atas kewenangan SMA/SMK dan sekolah khusus itu ke provinsi berarti mereposisi anggaran, serapan anggaran pasti besar untuk anggaran pendidikan dalam arti luas,” imbuh Ketua Fraksi Golkar ini. Gunawan menambahkan, pihaknya juga akan memberikan catatan-catatan mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mengingat, PAD yang dipasang pada APBD 2017 tercatat menurun dari APBD 2016 yakni sebesar Rp 3,250 triliun. Padahal, sebelumnya telah dibuat Perda mengenai Pajak Progresif yang
dirancang mampu meningkatkan PAD. Kemudian dari penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, mestinya dapat dilakukan melalui pemakaian standar bobot kendaraan. “Dalam pengenaan pajak kendaraan bermotor, biasanya standar digunakan adalah nilai jual kendaraan bermotor dikalikan bobot. Sampai sekarang apa di Provinsi Bali sudah terlaksana itu atau belum? Rupanya dari apa yang kita pelajari kan belum. Kalau ini dilaksanakan, ada peluang, prospek untuk itu,” jelasnya. Gunawan melanjutkan, beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mestinya juga bisa memberikan kontribusi
Bali Post/kmb34
JURU PARKIR – Salah seorang juru parkir tampak sedang bertugas di Kota Singaraja.
Diwawancara terpisah, Karo Aset Setda Provinsi Bali I Ketut Adiarsa mengatakan, target pendapatan dari aset tahun 2016 ini dirancang Rp 10 miliar. Dari target itu, hingga triwulan III sudah tercapai 79% atau sekitar Rp 8 miliar. Paling besar berasal dari sewa tanah dan kerja sama pemanfaatannya. Sementara tahun 2017, pendapatan dari aset ditarget Rp 15 miliar. Mengenai revisi Perda No.2 tahun 1992, pihaknya mengaku masih memerlukan kajian akademis. “Kajian akademis, masuk baru di APBD Perubahan. Nanti akan ada formula harga sewa sesuai dengan lokasi tanah. Sekarang kan di satu kabupaten itu sama, itu akan kita perbaiki. Misalnya tanah pemprov di kota, harga sewanya berbeda antara yang berada di dalam atau di pinggir jalan,” jelasnya. (kmb32)
Diajak Rapat di Cruise
Delapan Menteri Diundang Bahas Nusa Penida
Hindari Pungli, Dishub Bina Juru Parkir
Singaraja (Bali Post) Menghindari terjadinya pungutan liar (pungli), Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng melakukan pembinaan terhadap juru parkir di wilayah Kota Singaraja dan sekitarnya, Rabu (2/11) kemarin. Pembinaan juru parkir di aula Kantor Dishub itu menindaklajuti instruksi pemerintah pusat memberantas pungli sampai ke akar-akarnya. Menurut Kadishub Buleleng Gede Gunawan AP, S.E., M.Si., kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada juru parkir supaya bekerja atau melaksanakan tugas dengan benar. Juru parkir yang berjumlah 261 orang lebih di Buleleng itu diingatkan agar jangan melakukan tindakan pungli. “Dishub Buleleng mengajak juru parkir supaya bekerja sesuai aturan berlaku. Mereka dapat menunjukkan profesionalisme kerja dengan memberi karcis kepada pemilik motor usai membayar parkir. Ini meminimalisasi pungli di lapangan sebagai juru parkir yang jujur,” ujar Gunawan yang juga mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Buleleng, Rabu (2/11) kemarin. Ia menyampaikan, pembinaan dilakukan terhadap koordinator juru parkir di Buleleng. Kordinator parkir diharapkan mampu memberi edukasi kepada rekan kerjanya. Inti dari pertemuan tersebut yaitu menciptakan pelayanan parkir bersahaja tanpa pungli. Sebab pungli akan merusak citra kinerja juru parkir di masyarakat. Salah seorang juru parkir Nengah Arcana asal Desa Wanagiri mengatakan, hampir dua puluh tahun dia melakoni profesi juru parkir. Ia mengucapkan terima kasih kepada Dishub Buleleng sudah memberi pembinaan menghindari pungli. “Sejak menjadi juru parkir saya belum temui hambatan dan berterima kasih kepada Dishub sudah memberi informasi dan pembinaan juru parkir,” ujar Arcana. (kmb34)
lebih. Tapi nyatanya, pendapatan dari BUMD yakni hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan malah dirancang menurun pula. Kemudian persoalan aset, pihaknya menyesalkan eksekutif yang tak kunjung merevisi Perda No.2 tahun 1992 tentang pemanfaatan tanah milik provinsi. “Perda itu sudah 24 tahun, belum direvisi. Bagaimana kita bicara soal pemanfaatan aset. Padahal sekarang, perda yang berumur 5 tahun sudah bisa diperbarui. Kalau tidak beres dalam transaksinya, MoU-nya, kontribusinya, kan bisa dicabut,” terangnya. Padahal, lanjut Gunawan, revisi Perda tentang pemanfaatan tanah milik provinsi itu berpotensi menaikkan pendapatan dari aset secara signifikan. Idealnya, pendapatan dari aset bisa mencapai Rp 250 miliar.
Bali Post/eka
INTERPOL - Pasukan polisi siaga di samping kedaraannya saat gelar pasukan pengamanan Sidang Umum Interpol ke-85 di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Rabu (2/11) kemarin. Sekitar 1.754 personel dikerahkan untuk menjaga keamanan Sidang Umum Interpol yang akan digelar di Nusa Dua.
Polda Gelar Pasukan Pengamanan Sidang Interpol Denpasar (Bali Post) Pengamanan Sidang Umum Interpol ke-85 dilaksanakan selama sembilan hari, dari 4-12 November. Guna mengecek kesiapan pengamanan, Rabu (2/11) kemarin, dilaksanakan gelar pasukan di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar Timur. Menurut Kapolda Bali, Irjen Pol. Sugeng Priyanto, pengamanan tersebut bukan urusan polisi saja, tapi bangsa Indonesia, khususnya Bali di mata
dunia. “Kami sudah menggelar seluruh persiapan pengamanan dalam menyambut Sidang Interpol. Kami telah melaksanakan operasi cipta kondisi, latihan pra-operasi, simulasi keamanan serta gelar pasukan,” tegasnya. Oleh karena itu, lanjut jenderal bintang dua ini, operasi pengamanan sidang dimulai Rabu pukul 00.00 wita dan berakhir tanggal 10 November. Polda tidak main-main dalam menyambut sidang umum
terbesar kedua di dunia, setelah sidang PBB. Untuk mengamankannya, pihaknya mengerahkan 3.800 personel dan melibatkan TNI serta pecalang. Sedangkan topik yang akan dibahas hampir semua isu kepolisian terutama kejahatan lintas negara. “Isu ancaman teroris masuk dalam agenda utama Sidang Interpol. Selain itu, ada masalah cyber crime, narkotika hingga human trafficking akan dibahas,” ungkapnya. (rah)
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali berencana mengundang delapan menteri untuk datang ke Bali khusus membahas pengembangan Nusa Penida. Para menteri akan diajak rapat di atas kapal cruise, sepanjang perjalanan menuju pulau kecil di Kabupaten Klungkung itu. Sejauh ini, Bappeda Bali selaku leading sector telah menyiapkan 11 daftar menteri untuk selanjutnya dipilih menjadi 8 oleh gubernur. “Kami ada sebelas list menteri yang akan diundang, tidak terpaku dengan delapan menteri saja, yalni Menteri Pariwisata, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Keuangan, Bappenas, Menteri Koordinator Ekonomi, Menteri Desa dan PDT, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Kesehatan,” ujar Kabid Praswil Bappeda Bali, Putu Naning Djayaningsih, dalam Rapat Koordinasi dengan SKPD terkait di Ruang Cempaka, Bappeda Bali, Rabu (2/11) kemarin. Menurut Naning, SKPD terkait selanjutnya menyiapkan bahan untuk dipresentasikan kepada para menteri. Dinas PU misalnya, menyiapkan materi tentang akses jalan ke Klungkung daratan atau pelabuhan Gunaksa. Dinas Perikanan dan Kelautan antara lain menyiapkan materi tentang pengembangan pelabuhan ikan, pengembangan produk perikanan, dan pembangunan garam ikan. Kemudian dari Dinas Pariwisata, bisa menyiapkan materi tentang pengembangan pariwisata di Nusa Penida. Selain SKPD di Pemprov Bali, Balai Besar Pelak-
sanaan Jalan Nasional Wilayah VIII Surabaya (Jawa Timur dan Bali) dan Balai Sungai BaliPenida juga dilibatkan dalam penyiapan bahan. Kepala Bappeda Bali, I Putu Astawa, mengatakan, para menteri rencananya diundang antara tanggal 25, 26, atau 27 November mendatang. Para menteri diajak berangkat ke Nusa Penida dari Pelabuhan Benoa sejak pagi hari menaiki kapal cruise. Dalam perjalanan kurang lebih satu jam, akan dilakukan rapat di atas kapal. Kapal baru akan merapat di Nusa Penida bila rapat benarbenar sudah selesai. “Setelah itu, para menteri kami ajak melihat objek di Nusa Penida termasuk meninjau jembatan kuning sebelum akhirnya kembali ke Denpasar,” imbuhnya. Astawa menambahkan, saat ini pihaknya masih menyiapkan semacam buku kecil yang memuat bahan mengenai Nusa Penida. Meliputi materi tentang sekilas Nusa Penida, inventarisasi kebutuhan Nusa Penida, serta usulan yang diajukan kepada para menteri untuk memerhatikan Nusa Penida. Terlebih, Nusa Penida saat ini menyandang lima predikat sekaligus. “Pertama, Nusa Penida sebagai batas terluar dari wilayah Indonesia, ada patok di sana. Kedua, ditetapkan sebagai wilayah pulau-pulau kecil. Ketiga, sebagai kawasan strategis pariwisata nasional. Keempat, sebagai kawasan konservasi perairan dan kelima, sebagai pusat peternakan sapi Bali. Sebagai penyandang predikat itu, kita ingin membangun infrastruktur di sana terutama jalan, air, listrik, jembatan,” paparnya. (kmb32)
Ditetapkan, Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana PERATURAN Daerah (Perda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana ditetapkan dalam Sidang Paripurna IV masa Persidangan I, Rabu (2/11) kemarin di Kantor DPRD Jembrana. Sidang dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha, Ketua DPRD Ketut Sugiasa, para Wakil Ketua DPRD, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, 33 anggota DPRD dari 34 orang anggota. Ketua Komisi C DPRD Jembrana Ida Bagus Susrama dalam laporan pimpinan gabungan komisi atas hasil pembahasan Ranperda mengatakan bahwa setelah melalui berbagai pembahasan, pengkajian dan rapat kerja, sepakat pada kesimpulan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jembrana diusulkan kepada Paripurna DPRD untuk dapat disetujui menjadi Perda. Namun, ada beberapa hal
yang terlebih dahulu diadakan penyempurnaan antara lain Bab 1 Ketentuan Umum ditambah pengertian perangkat daerah. Beberapa nomenklatur diubah dan ditambah misalnya, Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan diubah menjadi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan urusan Sosial tetap di dalamnya. Kemudian Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian diubah menjadi Dinas Komunikasi dan Informatika di mana Statistik dan Persandian ada di dalamnya. Beberapa badan juga disempurnakan semisal Badan Keuangan Daerah Tipe A diubah menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah Tipe B. Selain itu penambahan Badan Pendapatan Daerah Tipe B dan Badan Penanggulangan Bencana Bencana Daerah. Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutannya mengatakan dirinya bersyukur karena
rancangan peraturan daerah ini dapat ditetapkan tepat waktu sehingga masih punya kesempatan untuk segera membahas Ranperda yang lain, khususnya Ranperda tentang APBD 2017. Setelah ini Bupati Artha berharap waktu yang masih tersisa tahun ini dapat difokuskan untuk melaksanakan pembahasan anggaran. Selain itu menurut Artha dirinya akan merumuskan formulasi pengisian personel perangkat daerah. Dalam Pengisian personel perangkat daerah akan dilakukan assessment dan fit and proper test khususnya terkait dengan pengisian pimpinan perangkat daerah termasuk pengisian sekretaris daerah. Bupati Artha meyakini hal ini tidak akan menemui suatu kesulitan yang berarti karena struktur kepegawaian di Pemkab Jembrana relatif sudah tertata. “Kita hanya butuh proses, kaderisasi dan penataan yang akan kita kerjakan sebagaimana mestinya” kata Artha. (ad064)
PERDA - Suasana sidang penetapan Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah di Gedung DPRD Jembrana. Bupati Artha berjabat tangan dengan Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa seusai penyerahan draf Perda.
BANGLI
8
Kamis Paing, 3 November 2016
Perda Susunan Perangkat Daerah Direvisi
Bangli (Bali Post) Perda tentang Susunan Perangkat Daerah yang sudah disepakati DPRD dan Pemkab Bangli akan mengalami penyesuaian. Hal tersebut menyusul hasil verifikasi pemerintah provinsi yang menyatakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) perlu penambahan bidang. Selain itu, beberapa nama nomenklaur juga perlu diseragamkan. Kabag Ortal Setda Bangli I Made Kirmanjaya menjelaskan dalam perda yang sudah diketok palu belum lama ini, Dinas Penanaman Modal dan PTSP yang tergolong tipe B hanya memiliki tiga bidang. Namun, hasil verifikasi Pemprov Bali menyatakan hal berbeda, yakni harus ada enam bidang. Alasannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, revisi juga akan dilakukan pada nomenklaur Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat menjadi Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Demikian juga dengan Dinas Satpol PP menjadi Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran. ‘’Nomenklatur ini harus seragam dengan daerah lain. Ini hanya berubah pada namanya saja. Kalau di dalamnya tetap,’’ katanya. Mantan Kabid Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal Bangli ini menyatakan, revisi itu sudah langsung dilakukan pascahasil verifikasi diterima. Diupayakan itu bisa tuntas secepatnya. Sebab, sesuai ketentuan, susunan perangkat daerah yang baru ini harus sudah efektif berlaku 1 Januari 2017. ‘’Meskipun secara tertulis belum turun, hasil verifikasi itu sudah kami tindak lanjuti. Ini harus selesai secepatnya,’’ ungkapnya. Revisi ini juga mengakibatkan Struktur Organisasi Tata Kerja yang telah dirancang turut mengalami beberapa perubahan. ‘’Itu jelas mengikuti. Tetapi rasanya tidak banyak,’’ tandas pejabat asal Batur Selatan, Kintamani ini. Percepatan penuntasan revisi mendapat dukungan dari Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana. Revisi diharapkan sudah tuntas sebelum ketok palu APBD 2017. ‘’Yang menjalankan anggaran kan SPD baru. Jadinya revisi harus tuntas sebelum itu ketok palu,’’ tegasnya. (kmb45)
TANAM PADI - Suasana penanaman padi oleh Dinas P3 Bangli bersama Kodim 1626/Bangli di Subak Jalanbau, Desa Sulahan, Susut, Rabu (2/11) kemarin.
Penanganan Secara Massal, Efektif Putus Serangan Hama Bangli (Bali Post)Saat cuaca buruk, potensi serangan hama pada tanaman hortikultura sangat tinggi. Guna memutus serangan hama, petani harus melakukan langkah-langkah preventif berupa penanganan secara serempak. Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli Ni Wayan Manik menjelaskan, cuaca buruk yang berlangsung sejak September lalu sangat berpengaruh pada sek-
tor pertanian. Serangan hama, seperti wereng, belas dan tungro pada tanaman hortikultura salah satunya padi berpotensi sangat tinggi. ‘’Cuaca buruk ini memicu munculnya hama. Sekarang sudah ada serangan di beberapa subak. Tapi belum parah,’’ ujarnya di sela-sela menanam padi bersama Kodim 1626/Bangli dan petani di Subak Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Susut, Rabu (2/11) kemarin. Guna mengantisipasi seran-
gan hama, petani tak hanya melakukan pembasmian menggunakan obat-obatan secara rutin. Namun juga bisa secara massal dan penanaman padi dalam satu hamparan berlangsung serentak. Guna menggenjot hal itu, bantuan alat tanam berupa transplanter sudah digelontorkan. ‘’Kalau tanamnya tak serentak, nanti hama bisa berpindah-pindah. Cara seperti ini yang belum dilakukan seluruh subak,’’ katanya.
Bali Post/sos
Sementara itu, Dandim 1626/ Bangli Letkol. Inf. Susanto Lastua Manurung mengatakan, gerakan penanaman padi dan pembasmian hama secara massal ini akan terus dilakukan bersama petani. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil dan kualitas panen yang nantinya berujung pada terwujudnya ketahanan pangan nasional. “Gerakan seperti ini akan terus bergulir,” pungkasnya. (kmb45)
KUA-PPAS 2017 Terancam Dirombak Bangli (Bali Post) -
Dijelaskannya, pada KUAPPAS APBD 2017, pagu sementara yang dipasang sebesar 145,6 miliar. Hal ini sudah diajukan ke legislatif untuk dibahas. Akan tetapi, sebelum pembahasan berlangsung, pada 24 Oktober lalu Pemprov Bali melayangkan surat yang menyatakan pagu sementara Dana Bagi Hasil hanya Rp 116,6 miliar.
Hal tersebut menunjukkan adanya kekurangan Rp 29,3 miliar. ‘’Pagu sementara yang kami pasang itu berkaca dari lima tahun sebelumnya yang cenderung meningkat. Ternyata untuk 2017 jumlahnya justru berkurang,’’ jelasnya didampingi Kasubag Anggaran I Nengah Astawa. Pejabat asal Gianyar ini men-
gakui kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan perombakan KUA-PPAS. Hal ini juga dikhawatirkan akan berdampak pada waktu pembahasan APBD 2017 yang semakin terbatas. ‘’Dana yang dipasang itu sudah dibagi untuk beberapa kegiatan. Karena ada perubahan, bisa saja nanti ada penyisiran anggaran lagi. KUA-PPAS dirombak. Mu-
Bupati Bangli Kunjungi Transmigran di Konawe Selatan
Berikan Motivasi dan Serahkan Bantuan SEBAGAI bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga Bangli yang menjadi transmigran, Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. melakukan kunjungan ke daerah transmigrasi, yakni di Desa Arongo dan Desa Amahola Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain memberikan motivasi, Bupati Made Gianyar juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga transmigran untuk membuat tempat suci serta kebutuhan lainnya. Dalam kunjungannya selama tiga hari di Konawe Selatan, yakni sejak Senin (31/10) hingga Rabu (2/11) kemarin, Bupati juga mengajak sejumlah pimpinan SKPD di antaranya Kepala Disoskertrans, Kepala BPMD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPPKB, Camat Tembuku serta para Perbekel di Bangli. Kedatangan rombongan Bupati Bangli diterima oleh Kabid Penyiapan dan Penempatan Dinas Nakertras Kabupaten Konawe Selatan Halik Udin. Di Konawe Selatan, Bupati Made Gianyar bersama rombongan pertama melakukan kunjungan ke UPT (Unit Penempatan Transmigrasi) Arongo di Desa Arongo. Di tempat tersebut Bupati mengadakan dialog dan memberikan pengobatan gratis kepada 31 KK warga Bangli yang menjadi transmigran sejak 2010. Setelah mengunjungi UPT Arongo, Bupati kemudian mengunjungi UPT Amahola SP (Satuan Pemukiman) 2, dan SP 1. Di tempat tersebut Bupati berdialog dengan warga transmigran asal Bangli yang berjumlah 25 KK. Sejumlah persoalan pun disampaikan warga transmigran kepada Bupati Made Gianyar. Salah satunya warga meminta agar diperhatikan masalah fasilitas umum seperti air bersih yang belum terjangkau di daerah tersebut. Selama ini warga mengaku
Di sisi lain, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli ini menyebutkan, serangan hama juga marak terjadi pada tanaman jeruk. Hal ini tak hanya dipicu cuaca buruk tetapi juga akibat penggunaan pupuk kandang yang masih mentah. ‘’Penggunaan pupuk juga harus diperbaiki. Jangan langsung yang mentah. Itu sangat mempengaruhi munculnya hama, seperti lalat buah,’’ tandasnya.
Asumsi Dana Bagi Hasil Meleset
Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2017 yang telah diajukan eksekutif ke legislatif terancam dirombak. Hal ini lantaran Dana Bagi Hasil dari provinsi tidak sesuai asumsi semula. Hal itu diungkapkan Kabag Keuangan Setda Bangli I Ketut Nurjana, Rabu (2/11) kemarin.
I Made Kirmanjaya
Bali Post/sos
KUNJUNGI TRANSMIGRAN - Bupati Bangli I Made Gianyar saat mengunjungi warga transmigran di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. terpaksa mengambil air dari mata air yang letaknya jauh dari pemukiman dan memanfaatkan air hujan. Warga juga menyampaikan persoalan mendasar lainnya yakni soal belum dikeluarkannya sertifikat tanah permukiman maupun tanah garapan. Menyikapi berbagai persoalan yang disampaikan warga, Bupati Made Gianyar berjanji akan berusaha men-
jembatani dengan bersurat ke Kementerian Transmigrasi agar persoalan yang dihadapi warga cepat terselesaikan. Dalam kesempatan itu Bupati memberikan motivasi kepada warga transmigrasi khususnya warga Bangli dan umumnya warga Bali agar dalam kehidupannya di tempat yang baru ini mampu membawa perubahan pada dirinya sendiri.
Bupati berpesan agar para warga transmigrasi bisa berbaur dan bersatu dengan penduduk lokal dan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan daerah. ‘’Karena salah satu daerah yang berpotensi cepat mengalami perkembangan dan kemajuan adalah daerah transmigrasi,’’ terangnya. (ad066)
dah-mudahan penetapan APBD tidak terkena imbas,’’ ucapnya. Turunnya alokasi Dana Bagi Hasil itu karena pemasukan provinsi tidak mencapai target. Dana tersebut biasanya bersumber dari penerimaan pajak kendaraan bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pajak air tanah, dan sumber lainnya. Hal senada juga disampaikan Sekda Bangli I.B. Gede Giri Putra. Penurunan Dana Bagi Hasil mengakibatkan anggaran SKPD akan dirasionalisasi, menyesuaikan dengan kemampuan
daerah. Program unggulan yang menjadi prioritas akan didahulukan. ‘’Kalau seperti itu, anggaran kegiatan pasti dirasionalisasi,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles mengaku sudah menerima KUAPPAS dari eksekutif. Namun, informasi terkait jumlah dana bagi hasil yang tak sesuai dengan pagu yang dipasang eksekutif belum diterimanya. ‘’Besok (hari ini-red) baru ada rapat terkait ini. Bagaimana baiknya, di sana akan disampaikan,’’ katanya. (kmb45)
Anggota Polres Ikuti Sosialisasi ”Tax Amnesty” Bangli (Bali Post) Puluhan anggota Polres Bangli diberikan sosialisasi mengenai pengampunan pajak atau tax amnesty. Kegiatan sosialisasi yang digelar di gedung Sasana Bhayangkara Polres Bangli, Rabu (2/11) menghadirkan langsung narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gianyar. Kegiatan dibuka Wakapolres Bangli Kompol Wimboko, S.Ik. Dalam sambutannya, Wakapolres mengatakan, tax amnesty merupakan program yang dibuat oleh pemerintah. Polri sebagai penegak hukum akan mengawal pelaksanaan tax amnesty tersebut. ‘’Ini merupakan arahan dari Kapolri, kemudian oleh kita ditindaklanjuti dengan menggelar sosialisasi bekerja dengan pegawai pelayanan pajak. Kita ingin tahu apa yang dimaksud tentang tax amnesty ini, supaya nantinya program pemerintah ini bisa berjalan sesuai dengan hara-
Bali Post/ina
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi tax amnesty di gedung Sasana Bhayangkara Polres Bangli. pan,’’ harapnya. Sementara itu, Narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gianyar Subagiono menjelaskan, tujuan utama dari tax amnesty adalah untuk meningkatkan
penerimaan pajak dalam jangka pendek berupa uang tebusan. Dalam jangka panjang, penerimaan pajak akan dilakukan berdasarkan basis data yang lebih lengkap dan akurat. (kmb40)
GIANYAR
Kamis Paing, 3 November 2016
9
Eksistensi Subak Kian Terancam
Gianyar (Bali Post) -
Eksistensi dan peran subak khususnya di Kabupaten Gianyar kian terancam. Laju alih fungsi lahan pertanian yang demikian cepat menjadi tantangan terbesar. Maka tak heran, meski secara kuantitas jumlah subak di Gianyar tak berkurang, namun dari sisi lahan garapan dan peranan, subak mengalami degradasi. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Wijana, Rabu (2/11) kemarin, tidak menampik tingginya alih fungsi lahan pertanian khususnya di Gianyar Selatan. Ketersediaan infrastruktur hingga tuntutan hidup di era kekinian cukup banyak memengaruhi aktivitas dan mata pencaharian masyarakat. ‘’Saya kira kondisi ini juga terjadi di daerah lain. Misalnya saja setelah ada dibangun jalan, biasanya akan mulai berdiri permukiman atau tempat industri. Jadi lahan yang dulunya lahan pertanian, berubah fungsi,’’ katanya. Dipaparkannya, total jumlah subak di Kabupaten Gianyar saat ini 575 subak yang terdiri dari 524 subak yeh dan 51 subak abian. Wijana menyebut, jumlah subak saat ini cenderung
PANEN - Seorang petani memanen padi dengan cara tradisional.
sama dengan beberapa tahun lalu. Yang membedakan adalah luas lahan dari subak-subak tersebut. ‘’Jumlah subak saya kira masih tetap 575. Nah dari sekian subak, mungkin ada yang dialihfungsikan. Misal di awal 100 hektar, mungkin menyusut menjadi 15 hektar. Jadi jumlah subaknya tetap, tetapi lahan yang digarap berkurang,’’ katanya. Lebih lanjut dikatakannya, subak adalah warisan adi luhung yang harus dilestarikan. Untuk itulah, upaya pemberdayaan terus dilakukan. Dinas Kebudayaan rutin memberikan pembinaan dan anggaran terutama untuk keperluan upacara keagamaan bagi subak di Gianyar. ‘’Itu kalau dari Disbub saja memang sudah rutin dianggarkan,’’ katanya. Masih terkait pelestarian subak,
Pemkab Gianyar kini tengah fokus pada tiga subak di sepanjang DAS Pakerisan yang mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Dunia dari UNESCO. Subak dimaksud yakni Subak Pulagan, Subak Kulub atas dan Subak Kulub bawah. ‘’Kompensasi untuk tiga subak ini melibatkan SKPD terkait misal Dinas PU dengan perbaikan saluran irigasi, pertanian pemberian bibit dan pupuk gratis dan lainnya,’’ katanya. Selain itu Museum Subak di Pantai Masceti yang dalam proses pengerjaan juga disebut sebagai upaya Pemkab Gianyar dalam pelestarian dan pewarisan budaya terutama subak. ‘’Nanti berbagai konten terkait subak akan dimuseumkan di sana sehingga ada proses pendidikan dan pelestarian subak,’’ katanya. (kmb35)
Dewan Pertanyakan Hasil Sinergi BNI dan Pemkab Gianyar Buka Peluang Pemasaran Produk UMKM Melalui Pasar ’’Online’’ Verifikasi Perda OPD Gianyar (Bali Post) DPRD Gianyar berencana melakukan pembahasan dengan eksekutif terkait penyesuaian jumlah SKPD yang menangani masalah keuangan sesuai hasil verifikasi Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dewan akan meminta penjelasan untuk mengetahui pertimbangan dilakukannya penyesuaian tersebut. Anggota DPRD Gianyar, Kadek Era Sukadana, Rabu (2/11) kemarin, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan eksekutif terkait hasil verifikasi Pemprov Bali yang mengarahkan satu SKPD untuk masalah keuangan. Menurut rencana, pertemuan akan dilakukan hari ini. ‘’Kita akan koordinasikan ini langsung dengan eksekutif untuk mengetahui secara rinci mengenai perubahan ini,’’ katanya. Era Sukadana yang menjadi Ketua Pansus Ranperda OTD ini mempertanyakan mengapa setelah ketok palu SKPD yang menangani keuangan dipersoalkan. Padahal dari hasil konsultasi sebelumnya, tidak mencantumkan masalah keuangan harus ditangani satu SKPD sehingga dewan Gianyar dan eksekutif menyetujui isi Perda OPD yang mencantumkan masalah keuangan masuk dalam dua SKPD yakni Badan Pendapatan Daerah (BPD) dan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). ‘’Kenapa ini baru sekarang munculnya, bukan dulu saat konsultasi,’’ katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana (Kabag Ortal) Setda Gianyar I Made Rai Ridartha menyebutkan, perda yang disetujui pemkab dan dewan Gianyar itu memang belum bisa diterapkan sebelum ada persetujuan dari Pemprov Bali. Pemprov Bali berkewajiban melakukan verifikasi dan hasilnya menunjukkan ada beberapa poin yang harus disesuaikan. ‘’Ada penyesuaian. Jadi, ini bukan revisi perda,’’ katanya. Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi verifikasi yang mencantumkan rekomendasi dari Pemprov Bali. Meski surat itu belum turun, pihaknya sudah memiliki gambaran terkait penyesuaian pada SKPD yang menangani masalah keuangan. ‘’Masih menunggu surat resminya kita disuruh apa. Tetapi apa yang turun dalam surat resminya sudah bisa kita raba-raba, perbaikan redaksional sudah mulai kita lakukan,’’ ucapnya. (kmb35)
Satpol PP Tertibkan Gepeng di Pasar Umum Gianyar Gianyar (Bali Post) Masalah gepeng di Kabupaten Gianyar masih sangat sulit untuk dituntaskan. Meski penertiban telah dilakukan secara berkala namun para gepeng tak pernah jera. Mereka tetap kembali beroperasi terutama di kawasankawasan strategis. Seperti Rabu (2/11) kemarin, jajaran Satpol PP Gianyar yang melakukan operasi di kawasan kota menciduk delapan gepeng di Pasar Umum Gianyar. Mereka terdiri dari perempuan berusia produktif, lansia, dan anak-anak. Semuanya berasal dari Desa Medahan, Karangasem. Menurut Kasi Operasional dan Trantib Satpol PP Gianyar, I Wayan Suala Susila, kebanyakan dari gepeng yang diciduk adalah muka-muka lama yang sebelumnya sudah beberapa kali ditertibkan dan dipulangkan. Para gepeng ini seakan tak kenal jera dan tetap membandel. Suala Susila menyebutkan, alasan para gepeng kembali beraksi terbilang klasik yakni tidak punya pekerjaan. Para gepeng ini akhirnya memilih menggepeng di kawasan strategis di Gianyar. Dikatakannya lebih lanjut, keberadaan gepeng sudah cukup mengganggu pengunjung pasar. Apalagi saat melakukan aksinya, para gepeng ini cenderung memaksa agar diberi uang. Guna menuntaskan persoalan ini diakuinya cukup sulit. Pihaknya hanya bisa menyarankan masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada gepeng, sebab rata-rata mereka masih mampu bekerja. ‘’Dan kembali kami ingatkan, anak kecil yang diajak hanya dijadikan kedok untuk menambah belas kasihan masyarakat,’’ katanya. Ditambahkannya, penertiban dilakukan untuk menegakkan Perda No.15 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Setelah ditertibkan, para gepeng yang terjaring kemudian dibina di kantor Satpol PP. Kemudian mereka diserahkan ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke daerah asal. (kmb25)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar telah menyepakati kerja sama untuk mengembangkan e-commerce (marketplace) untuk mendukung pemasaran produk-produk UMKM. Pembukaan situs online ini merupakan salah satu bentuk dukungan BNI untuk meningkatkan akses pelaku UMKM ke jalur pemasaran secara online atau e-commerce sehingga akan membantu para pelaku usaha tersebut mengembangkan pasar bagi produk-produknya. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata dengan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT A.A.G. Agung Dharmawan di Denpasar, Rabu (2/11) kemarin. E-commerce yang akan dimiliki Pemkab Gianyar ini nantinya dikelola oleh Rumah Kreatif yang dibina oleh Dinas Perindus-
trian dan Perdagangan. Dalam kesempatan tersebut disepakati juga kerja sama terkait pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan perbankan seperti pembiayaan KUR untuk UMKM, fasilitas Cash Management, Branchless Banking (Keagenan/Laku Pandai), penerimaan pajak dan penerimaan daerah lainnya secara online serta pengelolaan aktivitas jasa dan keuangan lainnya. Produk yang akan dipasarkan melalui situs online ini tidak hanya produkproduk yang dihasilkan pelaku UMKM di Gianyar seperti kerajinan, tenun ikat atau endek, suvenir, furnitur, tas, busana saja tetapi juga akan menampilkan objek wisata serta atraksi budaya unggulan, travel wisata, transportasi, makanan oleh-oleh, dll. Untuk memudahkan pengunjung situs, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dalam melakukan transaksi belanja, BNI akan melengkapinya dengan ber-
FOTO BERSAMA - Bupati Gianyar dan Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT berfoto bersama para pelaku UMKM di Kabupaten Gianyar. bagai fasilitas pembayaran online (e-payment), seperti BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI Kartu Kredit serta BNI Virtual Account Payment. ‘’Untuk menarik pengunjung situs, nantinya kami juga akan memberikan penawaran menarik untuk tiap transaksi dengan fasilitas tertentu,’’ ungkap Agung Dharmawan. BNI meyakini bahwa pasar online ini nantinya mem-
berikan dampak positif tidak hanya terhadap peningkatan dan pemberdayaan sektor UMKM tetapi juga sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar mengingat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia terus meningkat mencapai 15 persen setiap tahunnya dan saat ini jumlahnya sudah mencapai sekitar 88 juta pengguna. Bupati Gianyar Agung Bharata berharap dengan
Pendataan Tenaga Kontrak
adanya sistem pemasaran yang lebih luas ini, UMKM punya komitmen untuk menjaga ketersediaan stok produk. ‘’Kepercayaan konsumen harus kita jaga,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, pemkab memberikan kesempatan kepada UMKM di Gianyar untuk memanfaatkan pasar online ini untuk memperluas pemasaran mereka. (ad063)
BKD Harus Perhatikan Masa Pengabdian dan Keahlian Gianyar (Bali Post) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gianyar melakukan pendataan ulang tenaga kontrak untuk penempatan baru lantaran dilakukannya penyesuaian organisasi perangkat daerah. Pendataan ulang ini pun mendapat perhatian serius sejumlah kalangan. BKD diharapkan memerhatikan masa pengabdian dan keahlian yang dimiliki masingmasing tenaga kontrak. Anggota Komisi III DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra, Rabu (2/11) kemarin, mengatakan pihaknya tidak ingin BKD diskriminatif dalam melakukan pendataan
Bali Post/nik
Ngakan Ketut Putra
ulang. Oleh karena itu, masa pengabdian dan kemampuan tenaga kontrak harus menjadi pertimbangan utama. Dari laporan yang ia terima, tenaga kontrak memang sangat dibutuhkan di sejumlah instansi. Bahkan kinerja mereka ada yang sangat diandalkan. Sejumlah tenaga kontrak dinilai lebih mampu menuntaskan pekerjaan dari pegawai berstatus PNS. Namun besarnya kontribusi tenaga kontrak dinilainya tak sepadan dengan upah yang mereka terima. Upah tenaga kontrak jauh di bawah UMR. Bahkan rata-rata gaji yang diterima di kisaran Rp 700 - 800 ribu per bulan. Itu pun masih menghitung jumlah hari kerja. ‘’Informasi yang saya dapat, mereka ditetapkan gaji harian senilai Rp 40 ribu per hari. Kondisi ini jelas sangat memprihatinkan bila melihat besarnya kontribusi tenaga kontrak, terlebih bagi mereka yang memiliki keahlian,’’ tandasnya. Sebelumnya, Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa mengatakan, pendataan ulang dilakukan dalam rangka rasionalisasi jumlah pegawai di masing-masing SKPD. Hal ini bertujuan untuk mengefektifkan pelayanan. ‘’Maka keberadaan pegawai harus dibagi supaya merata. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki,’’ jelasnya belum lama ini. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Kamis Paing, 3 November 2016
Amankan Sidang Umum Interpol
Wakapolres Periksa Senpi dan Kendaraan Dinas Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung melaksanakan operasi Sandi Puri Agung VII untuk mengamankan jalannya Sidang Umum Interpol ke-85 yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, 4-14 November 2016. Polres memeriksa senjata api, senjata yang dipegang masing-masing personel dan kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat. Pemeriksaan kendaraan dinas dan senjata api dilakukan Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta didampingi Kabag Sumda Kompol Ketut Sutaman di Mapolres, Rabu (2/11) kemarin. Kegiatan ini bertujuan mengecek kesiapan kelengkapan personel dalam menyukseskan operasi Puri Agung VII. “Ini merupakan pengawasan dan pengendalian terhadap barang-barang dinas agar tetap terawat dan siap dipakai apabila diperlukan pada Sidang Umum Interpol. Personel harus merawat barang dinas yang dibawa,’’ katanya. Wakapolres juga mengecek sikap tampang personel Polres peserta apel pagi, mulai dari kaos kaki sampai rambut serta surat-surat seperti KTA, KTP dan SIM. Bagi yang ketahuan melanggar langsung dikumpulkan Kasi Propam Ipda Wayan Selamet. Namun, tidak ada personel yang melakukan pelanggaran, baik itu gampol, sikap tampang maupun administrasi perorangan. (dwa)
Bali Post/dwa
PEREKAMAN - Sejumlah warga melakukan perekaman e-KTP di Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung.
Blangko Kosong hingga Akhir Tahun
Warga Keluhkan E-KTP Cepat Rusak Semarapura (Bali Post) –
Sebanyak 10.857 warga belum mendapatkan e-KTP setelah sebelumnya melakukan perekaman di Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung. Kondisi ini disebabkan blangko pencetakan e-KTP yang dialokasikan hingga akhir 2016 telah habis. Bali Post/dwa
PERIKSA - Wakapolres Klungkung Kompol Nengah Sadiarta memeriksa senpi personel.
Warga Lembongan Gelar ”Pacaruan” di Jembatan Kuning Semarapura (Bali Post) – Warga Nusa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, menggelar upacara pacaruan di sekitar Jembatan Kuning, Selasa (1/11) sore. Sejumkah warga yang datang melakukan persembahyangan mengalami kerauhan massal. Ada yang berteriak dan bertingkah layaknya ikan menari di tepi pantai. Menurut Perbekel Lembongan, Ketut Gede Arjaya, upacara pacaruan panca sata di Jembatan Kuning dimulai sekitar pukul 16.00 Wita. Upacara ini dirangkaikan dengan ngulapin yang dilaksanakan untuk mengembalikan jiwa raga korban yang selamat agar kembali normal atau tidak mengalami trauma berkepanjangan. “Orang Bali percaya akan hal itu, maka dilaksanakanlah upacara ngulapin,” katanya. Upacara pacaruan dan ngulapin tersebut diikuti warga Lembongan dan Jungutbatu. Sarana upakara yang dipakai mengorbankan lima ekor ayam berwarna sebagai pacaruan. Warga yang kerauhan dipercaya sebagai rencang atau pengikut Ida Batara di sana. Sebab, tidak sedikit yang bertingkah seperti ikan dan lainnya. “Tidak ada pawisik yang kami terima dari kejadian tersebut. Kemungkinan roh yang masuk ke dalam tubuh warga rencangan Ida Batara di sana,” jelasnya. Setelah upacara pacaruan, warga Lembongan akan menggelar upacara lebih besar, yaitu labuh gentuh. Upacara ini rencananya digelar di catus pata, persisnya di lokasi Jembatan Kuning yang roboh. “Upacaranya dilaksanakan pada sasih kadasa. Sebelumnya akan dibuat panitia,” tambah Arjaya. (kmb)
Puluhan ribu orang yang melakukan perekaman sejak dua bulan lalu terpaksa harus menunggu hingga awal 2017 untuk mendapatkan eKTP. Di sisi lain, tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan e-KTP yang diperolehnya mudah rusak dan terkelupas setelah difotokopi. Kepala Disdukcapil Klung-
kung I Komang Darma Suyasa, ditemui Rabu (2/11) kemarin, menyatakan blangko e-KTP baru datang awal 2017. Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku belum mendapatkan surat edaran atau informasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri terkait jadwal pasti kedatangan blangko tersebut. Kondisi ini membuat
masyarakat yang melakukan perekaman kecewa karena tidak langsung mendapatkan e-KTP. Agar masyarakat tetap dapat menggunakan identitas kependudukan yang lama, untuk sementara Disdukcapil memberikan surat keterangan. Surat ini dapat digunakan untuk keperluan administrasi yang membutuh-
kan identitas kependudukan. “Kami berikan surat keterangan pengganti e-KTP agar dapat mengurus administrasi yang membutuhkan identitas kependudukan. Ini dibenarkan undang-undang sebelum kami mendapatkan blangko e-KTP,” tuturnya. Disdukcapil Klungkung juga mendapatkan keluhan terkait kualitas e-KTP. Pasalnya, kartu yang dilengkapi chip tersebut mudah terkelupas baik plastik maupun tulisannya. Hal ini diakuinya, namun pihaknya tidak dapat
berbuat banyak mengingat seluruh bahan pembuatan e-KTP berasal dari pusat. “Memang banyak keluhan terkait kualitas e-KTP,” imbuhnya. E-KTP yang rusak dapat diganti di Disdukcapil. Hanya, saat ini pihaknya memprioritaskan pembuatan e-KTP bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman, namun belum mendapatkan KTP. “Untuk sementara gunakan dulu KTP lama bila masih layak sambil menunggu datangnya blangko,” ungkap Darma Sutapa. (dwa)
”Karya Ngenteg Linggih” di Pura Puseh Desa Pakraman Timuhun Semarapura (Bali Post) – Banjar Kaleran, Desa Pakraman Timuhun, melaksanakan karya mamungkah, padudusan agung, numbung padagingan dan ngenteg linggih di Pura Puseh Desa Pakraman Timuhun. Puncak karya dilaksanakan pada Buda Umanis Tambir, Rabu (2/11) kemarin. Hadir panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semara Putra, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, anggota DPRD Klungkung asal Desa Timuhun Wayan Buda Parwata, dan undangan lainnya. Sekretaris Panitia Karya Wayan Watiarsana didampingi Ketua Panitia I Wayan Murah mengungkapkan, karya memungkah dan padudusan agung dilaksanakan untuk pertama kalinya setelah 90 tahun. Pura Puseh Desa Pakraman Timuhun di-sungsung masyarakat Banjar Kaleran yang berjumlah 312 KK. Puncak karya di-puput tri sedaka yang diikuti seluruh masyarakat Desa Pakraman Timuhun. Pelaksanaan karya menggunakan dana Rp 1,5 miliar yang berasal dari urunan masyarakat dan bantuan dari dana desa Rp 300 juta. Karya di Pura Puseh ini dilaksanakan sejak 3 Agustus lalu yang diawali dengan matur piyuning ring Pura Kahyangan Tiga dan Dalem Penyarikan. Selanjutnya upacara pacaruan
balik sumpah, melaspas dan mendem padagingan pada 26 Oktober lalu. Pelaksanaan upacara ini bertujuan mengembalikan kesucian alam dan menghaturkan bakti kepada Ida Batara yang berstana di Pura Puseh. Upacara ini juga untuk mengembalikan keseimbangan alam sehingga masyarakat hidup tentram. Wagub Bali I Ketut Sudikerta menyampaikan, yadnya yang dilaksanakan masyarakat Desa Pakraman Timuhun sangat penting untuk menyucikan pura dan wilayah desa. Menurutnya, karya ini merupakan implementasi dari ajaran Tri Hita Karana. Selain untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, karya ini sebagai upaya untuk membersihkan alam sekala niskala serta mendekatkan hubungan antarmasyarakat dengan bersama-sama melaksanakan upacara. Desa Pakraman Timuhun terdiri atas tiga dusun, yakni Kaleran, Tengah dan Kawan. Masyarakatnya didominasi petani. Menurut sejarah, Desa Timuhun berasal dari kata patemuan yang merujuk pada perdamaian antara bala tentara Kerajaan Gelgel, Gianyar, Bangli dan Dalem Tarukan setelah sebelumnya terjadi perperangan di wilayah desa tersebut antara bala tentara Kerajaan Gelgel dan Dalem Tarukan. (dwa/k100)
Bali Post/dwa
KARYA - Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta (kanan) menghadiri karya mamungkah, padudusan agung, numbung padagingan dan ngenteg linggih di Pura Puseh, Banjar Kaleran, Desa Pakraman Timuhun.
Antisipasi Geng Motor
Kasek dan Guru Harus Turun Tangan Bali Post/ist
KERAUHAN - Sejumlah warga kerauhan saat upacara pacaruan di sekitar Jembatan Kuning, Lembongan.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Nyoman Mudarta
Bali Post/kmb
Semarapura (Bali Post) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung memberikan perhatian besar terhadap kasus geng motor yang mulai merajalela di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Untuk mengantisipasi maraknya aksi geng motor dan kekerasan yang melibatkan pelajar, Disdikpora menempuh langkah preventif. Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta meminta masing-masing kepala sekolah (kasek) dan guru mengenali siswa yang berpotensi melakukan hal-hal yang dapat merugikan siswa itu sendiri dan orang lain. Jika menemukan siswa yang melakukan kenakalan walau dalam ruang lingkup kecil, segera antisipasi agar tidak berkembang menjadi kenakalan lebih besar. “Kasek dan guru di sekolah jangan seperti pemadam kebakaran, setelah ada kejadian
baru turun tangan,” katanya, Rabu (2/11) kemarin. Pihaknya sudah sering memberikan pengarahan kepada para kasek dan guru di Klungkung agar di sekolah tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual semata, melainkan harus diimbangi dengan kecerdasan emosional dan sosial. Ini akan menumbuhkan rasa kepekaan siswa terhadap lingkungan dan bisa mengontrol dirinya sendiri. “Jika semua itu sudah kuat, siswa akan bisa membentengi dirinya dari pengaruh negatif,” ujarnya. Pejabat asal Desa Tegak itu mengaku sejauh ini belum menemukan adanya pelajar di Klungkung yang melakukan aksi kriminal seperti geng motor. Akan tetapi baik di sekolah negeri maupun swasta pasti ditemukan siswa yang nakal dan bandel. Jika kenalakan mereka disalurkan ke arah
positif, tidak akan berulah di jalanan. Apalagi di wilayah Klungkung sudah tersedia wadah, yaitu tempat balapan motor di eks galian C di kawasan Tukad Unda. “Perkembangan siswa tidak hanya ditentukan di sekolah. Kami berharap orangtua murid juga aktif mengawasi anaknya,” tegasnya. Geng motor sempat muncul di wilayah Klungkung pada 2014 bernama Gemes. Anggota geng motor ini sempat melakukan pengerusakan dan pelemparan terhadap rumah warga. Kejadian ini mendapat perhatian Kapolres AKBP Ni Wayan Sri Yudatni Wirawati dan Wakil Bupati Made Kasta. Saat itu Kapolres langsung mengumpulkan dan membina sembilan pelajar yang melakukan pengerusakan di Kantor Disdikpora Klungkung. Dari sembilan pelajar yang dibina, enam siswa SMP dan tiga SMA. (kmb)
Kamis Paing, 3 November 2016
BULELENG
11
SOSOK
Bali Post/kmb38
Tingkatkan Solidaritas Pemuda
KERUKUNAN antarumat beragama di Buleleng diharapkan tidak terpengaruh rencana demo 4 November di Ibu Kota Jakarta. Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Buleleng berkeyakinan masyarakat Buleleng senantiasa mampu menjaga toleransi, solidaritas dan keamanan. “Generasi muda diharapkan tidak terpancing hal-hal mengarah pada sikap anti-Pancasila dan antitoleransi. Perkuat lagi kerukunan dan perdamaian antarsesama,” ujar Ketua DPK Peradah Buleleng, I Made Bagus Andi Purnomo, Rabu (2/11) kemarin. Dia menambahkan, aksi demonstrasi 4 November di Jakarta bertepatan dengan hari pertama kampanye di Pilkada Buleleng. Ia menilai demokrasi di Tanah Air telah berkembang ke arah kemajuan, sangat disayangkan bila tercoreng aksi yang mencederai keharmonisan umat beragama. “Buleleng menjadi kabupaten yang tidak pernah ada pergesekan antarumat beragama. Kami harap keharmonisan tersebut senantiasa dijaga seluruh elemen masyarakat,” tambahnya. Bagus Andi menerangkan, masyarakat Buleleng terdiri atas beragam suku, ras, agama dan golongan, yang mampu menjadi barometer kerukunan umat di Bali dan Indonesia. DPK Peradah Buleleng mengingatkan generasi muda tidak terpancing isu-isu SARA. “Pemuda mesti memberi pemahaman penting toleransi. Kerukunan umat beragama dijaga sejak ratusan tahun lalu. Agama dan budaya mestinya beriringan dan saling melengkapi. Bukan sebaliknya mencari perbedaan dan pembenaran demi kepentingan etnis atau kelompok dikedepankan,” terangnya. (dgk)
BALIHO – Satpol PP bersama Kesbangpol Buleleng Selasa (2/11) kemarin, menurunkan baliho yang berisi foto calon petahana Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.
Satpol PP Turunkan Baliho Pilkada
Singaraja (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng menurunkan baliho yang berkaitan dengan pilkada. Penurunan ini karena menjelang masa kampanye bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai Jumat (4/11) besok. Selain itu, pada masa kampanye calon petahana Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) sudah memasuki masa cuti, sehingga baliho milik calon petahana itu seluruhnya diturunkan. Pantauan di lapangan Rabu (2/11) kemarin, personel Satpol PP bersama staf dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menurunkan baliho berukuran besar mulai dari kawasan Monumen Tri Yudha Sakti, Kecamatan Sukasada, hingga di seputaran Kota Singaraja. Baliho yang memuat foto PASSutjidra ini diturunkan. Penurunan baliho kemarin dipimpin Kasatpol PP Ida Bagus Suadnyana, S.H. Selain di dalam kota, Satpol PP di masing-masing kecamatan juga diinstruksikan untuk menurunkan baliho yang sama di wilayah masing-masing. Ini karena hampir di setiap desa di Buleleng sebelumnya terpasang baliho yang memajang foto PAS-Sutjidra. Ditemui di sela-sela memimpin operasi penurunan baliho, Suadnyana mengatakan, penurunan baliho milik calon petahana ini menindaklanjuti surat perintah dari KPU yang ditujukan kepada Bupati Buleleng agar menurunkan baliho milik calon petahana. Baliho milik petahana ini harus sudah seluruhnya diturunkan satu hari sebelum mengawali kampanye calon bupati dan wakil bupati. Atas perintah itu, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan masing-masing camat untuk membantu menurunkan baliho yang terpasang di
wilayahnya. “Surat tembusan KPU per 31 Oktober 2016 yang kami terima dan secara langsung kami sudah dipanggil oleh Pak Sekda dan Asisten I. Baliho milik petahana harus diturunkan dan tanggal 3 November ini harus sudah bersih karena 4 November sudah memulai masa kampanye,” katanya. Menurut mantan Camat Buleleng ini, baliho milik calon petahana yang diturunkan adalah yang dipasang di tempat-tempat umum. Sedangkan, yang dipasang di pekarangan rumah warga, Satpol PP belum mendapat petunjuk. “Kita sasar yang di tempattempat umum dan kalau di pekarangan rumah warga kami belum dapat petunjuk apakah kami juga ditugaskan menurunkan atau dibiarkan,” jelasnya. Di tempat terpisah, Ketua KPU Kabupaten Buleleng Gede Suardana mengatakan, sejak masa kampanye, calon petahana PAS-Sutjidra sudah mulai cuti di luar tanggungan negara. Atas kondisi itu, pihaknya mengirim surat kepada Pemkab Buleleng agar menurunkan baliho-baliho yang berkaitan calon petahana di seluruh wilayah di Buleleng. Langkah ini dilakukan karena sesuai surat cuti calon petahana tidak diizinkan untuk menggunakan fasilitas negara. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Musyawarah sengketa pilkada kembali dilanjutkan Rabu (2/11) kemarin di sekretariat Panwaslih Kabupaten Buleleng. Dalam musyawarah lanjutan ini pihak termohon (KPU Kabupaten Buleleng) mengajukan saki-saksi. Menariknya, saksi yang dihadirkan membawa “bekal” kronologis saat melakukan tugas verifikasi faktual (virtual) dukungan perbaikan bakal pasangan calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan I Gede Dharma Wijaya. Pantauan di ruang musyawarah kemarin, catatan kronologis dibacakan oleh saksi dalam musyawarah lanjutan yang dipimpin Putu Sugi Ardana. Tak pelak, situasi ini mengundang perhatian para pengunjung musyawarah. Dalam kesempatan itu, pemohon yang diwakili oleh Tim Advokasi bakal pasangan calon perseorangan Surya, tidak mendapat kesempatan menyanggah. Mereka hanya mendengarkan. Bahkan, saat saksi termohon membawa kertas yang berisi catatan kronologis, mereka tidak bisa interupsi. Itu terlihat ketika saksi PPS Desa Bila, Kubutambahan I Ketut Dipawirya dan anggota PPK Kubutambahan Komang Leni Sawitri beberkan kronologis. Pimpinan musyawarah Ketut Ariyani sempat menanyakan karena di Desa Bila sempat terjadi masalah dalam pelaksanaan virtual. Pemicunya, PPS tidak membawa formulir B1-KWK Perseorangan Perbaikan karena dipinjam anggota PPK. Kedua saksi ini tak bisa banyak memberikan keterangannya, karena sebelumnya diperingati karena kurang profesional dalam melaksanakan tugas.
Sekretaris Tim Advokasi Surya, Nyoman Sunarta menjelaskan, dalam musyawarah penyelesaian sengketa hal yang dikedepankan adalah musyawarah. Hal ini membuat banyak hal berbeda dengan persidangan umum. Atas kondisi ini, pimpinan musyawarah dapat memberikan penilaian kepada saksi-saksi yang membacakan kronologis yang sudah dipersiapkan. Atas kondisi ini, Sunarta berjanji akan memberikan tanggapan kesimpulan musyawarah Sabtu (5/11) ini. “Bisa saja dia (saksi, red) membuat sendiri catatan yang dibacakan itu. Namun kalau di sidang peradilan umum, tentu hal itu tidak dibenarkan, karena bisa terindikasi rekayasa atau diarahkan,” katanya. Sementara itu, kuasa hukum KPU Buleleng, Agus Saputra menyatakan, pihaknya tidak menyiapkan berkas kronologis yang dibawa para saksi tersebut, sehingga tidak ada kesan merekayasa kesaksian. Catatan kronologis itu sepenuhnya dipersiapkan jauh-jauh hari oleh para saksi yang memberikan keterangan. “Catatan itu dibuat oleh saksi dan bukan untuk musyawarah saja, namun sebagai pegangan ketika timbul masalah dengan tugas-tugas mereka,” katanya. Setelah mendengarkan keterangan saksi, musyawarah kembali dilanjutkan (Kamis 3/11) ini dengan agenda musyawarah. Jika dalam musyawarah ini tidak ada kesepakatan kedua belah pihak, maka akan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan dari pihak pemohon dan termohon. (kmb38)
47 Guru Non-PNS Gagal Terima TPG Saksi KPU Beberkan Kronologi Virtual Perbaikan KTP Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 47 orang guru non-PNS dinyatakan gagal mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari pemerintah pusat. Puluhan guru ini kesulitan memenuhi jam mengajar, sehingga persyaratan mendapat TPG tak terpenuhi. Sebenarnya, peluang mendapatkan TPG terbuka lebar. Namun faktanya, masih ada guru yang tidak optimal memanfaatkan peluang itu, sehingga syarat jam mengajar tidak terpenuhi. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa di ruang kerjanya Rabu (2/11) kemarin, mengatakan, kebijakan pemerintah pusat memberikan penghargaan bagi profesi guru belum dimanfaatkan dengan baik oleh guru non-PNS di Buleleng. Guru non-PNS sebenarnya telah memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). Dengan bukti ini, guru non-PNS layak mendapatkan TPG. Sayang, guru nonPNS ini masih terkesan malas memenuhi jam mengajar yang dipersyaratkan, sehingga TPG gagal diterima. Dari jumlah total guru non-PNS, pihaknya mencatat ada 47 orang gagal menerima TPG. “Tugas dan tanggung jawab besar tersebut kini telah dihargai oleh pemerintah berupa TPG, tetapi masih ada jam mengajar yang tidak terpenuhi, sehingga mereka gagal dapat TPG,” jelasnya. Di sisi lain, Suyasa mengatakan, TPG untuk guru non-PNS dibayarkan oleh pemerintah pusat dengan mentransfer ke rekening guru bersangkutan. Disdik hanya memfasilitasi dengan mengajukan kebutuhan anggaran kepada pemerintah pusat. Setelah permohonan anggaran TPG lengkap, pemerintah pusat kemudian mentransfer dana TPG melalui rekening guru bersangkutan. (kmb38)
Suara Buleleng LPJ Padam Lampu penerangan jalan (LPJ) di depan taman kota Singaraja sudah beberapa hari ini padam. Apakah pemadaman LPJ itu disebabkan belum dibayarnya pajak penerangan jalan ke PLN? Padahal, pajak tersebut sudah dibayarkan masyarakat setiap bulannya saat membayar tagihan listrik PLN. Nang Kocong, Singaraja
Calon Tunggal Munculnya calon tunggal di Pilkada Buleleng 2017 merupakan bentuk kegagalan parpol dalam merpersiapkan calon pemimpinnya dan juga sebagai akibat kurangnya pembelajaran berdemokrasi di masyarakat untuk melahirkan pemimpin yang potensial. Ke depan, hal itu jangan sampai terjadi lagi sehingga pesta demokrasi lima tahunan itu bisa berlangsung lebih bergairah dan lebih gereget lagi. Km. Suparta, Kerobokan Putra, Batupulu
’’Traffic Light’’ Simpang Empat Jalan Diponegoro Mati
Singaraja (Bali Post) Kerusakan power supply pada lampu pengatur lalu lintas (traffic light) di simpang empat Jalan Diponegoro, Jalan Pramuka, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Dr. Sutomo Kota Singaraja, menimbulkan kekroditan lalu lintas. Kadishub Buleleng, Gede Gunawan AP, dikonifimasi Rabu (2/11) kemarin, mengatakan, petugas teknis Dishub telah mencoba memperbaiki kerusakan tersebut. Namun kerusakannya tidak ringan. Karena itu, pihaknya menugaskan jajarannya secara bergantian di sana untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas. “Kerusakan lampu pengatur lalu lintas di simpang empat Jalan Diponegoro kami sudah coba diperbaiki. Setelah dicek, kerusakan ada pada power supply. Ini membutuhkan waktu penanganan,” ujar Gunawan. Gunawan meminta pengguna jalan lebih berhati-hati ketika melewati simpang empat yang mengalami kerusakan power supply agar tidak terjadi kecelakaan. Kekroditan arus lalu lintas sudah coba ditanggulangi, sehingga dapat diminimalisasi. Dikatakannya, secara regulasi lampu lalu lintas dimaksud menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII yang berdiri di jalan nasional. Gunawan mengaku sudah bersurat, melaporkan kerusakan itu, tapi belum memperoleh jawaban. Lampu lalu lintas yang rusak itu baru dipasang kurang dari setahun dengan biaya Rp 650 juta. (kmb34)
Bali Post/kmb34
LALU LINTAS – Kerusakan power supply menyebabkan lampu pengatur lalu lintas di simpang empat Jalan Diponegoro tak berfungsi.
KPU Tetapkan DPS
Singaraja (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng memasuki tahap akhir rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat kabupaten untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS), 27-2 November 2016. DPS berkait dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Proses pemutakhiran DPS mengalami beberapa tahapan. Selanjutnya, KPU Buleleng mengagendakan penyampaian DPS kepada PPS 3-9 November, pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS 10-19 November, perbaikan DPS 20-24 November, rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat desa/kelurahan dan penyampaian beserta DPS hasil perbaikan kepada PPK 25-27 November. Kemudian rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat kecamatan dan penyampaiannya kepada KPU Buleleng 28-29 November dan penyampaian rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat desa/kelurahan dan DPS hasil perbaikan kepada KPU Buleleng 28-29 November 2016. KPU Buleleng menetapkan jumlah pemilih sementara mencapai 611.156 pemilih dan menetapkan tempat pemungutan suara (TPS) untuk sementara mencapai 1.086 TPS. Setelah KPU menetapkan DPS, masyarakat yang memiliki hak memilih dan belum tercatat, dapat melapor ke PPS atau sekretariat KPU Buleleng. “Rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran di tingkat kabupaten, untuk ditetapkan DPS, selanjutnya setelah ditetapkan DPS akan disampaikan ke PPS. Kita selanjutnya mengumumkan dan meminta tanggapan masyarakat terhadap PPS, lalu melakukan proses perbaikan DPS dari 20-24 November,” ujar Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Rabu (2/11) kemarin. Sementara itu, rekapitulasi DPS ditetapkan KPU Buleleng, dari 611.156 pemilih, tercatat Kecamatan Buleleng memiliki pemilih tertinggi mencapai 120.166 pemilih dengan 194 TPS, disusul Kecamatan Gerokgak dengan 71.581 pemilih dalam 124 TPS, Kecamatan Seririt sebanyak 69.347 pemilih dengan 110 TPS, Sawan dengan 66.639 pemilih dalam 113 TPS, Sukasada dengan 65.830 pemilih dalam 124 TPS, Kecamatan Banjar mencatat 64.220 pemilih dengan 124 TPS, Tejakula sebanyak 59.337 pemilih dengan 114 TPS, Kubutambahan sebanyak 54.091 pemilih dengan 110 TPS, dan Kecamatan Busungbiu sebanyak 39.945 pemilih dengan 73 TPS. (kmb34)
Satpol PP Dalami Vila Bodong di Brongbong Singaraja (Bali Post) – Temuan vila tanpa izin dan melanggar Perda RTRWK Buleleng di Banjar Dinas Brongbong Desa Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak mendapat respons Satuan Polisi Pamong Praja (Pol. PP). Sebelum menjatuhkan sanksi, Satpol PP akan melakukan pemantauan ke lokasi dan memastikan dokumen perizinan vila tersebut. Hal itu diungkapkan Kasatpol PP Buleleng Ida Bagus Suadnyana, S.H. ketika dihubungi Rabu (2/11) kemarin. Lebih jauh, mantan Camat Buleleng ini mengatakan, sebelum mengambil tindakan sesuai kewenangan yang dimiliki, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Investasi Pemkab. Hasil koordinasi itu, pemilik vila di Buleleng Barat itu belum pernah mengajukan permohonan izin untuk membangun akomodasi pariwisata. Data tersebut belum cukup, sehingga Pol. PP akan melakukan pemeriksaan ke lapangan dalam waktu dekat ini. Setelah ini dilakukan, Pol. PP baru akan menjatuhkan sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, pihak Kecamatan Gerokgak disarankan untuk membuat laporan terkait investasi bodong itu kepada Bupati Buleleng. Nantinya, laporan ini menjadi dasar Satpol PP dalam mengambil tindakan sesuai regulasi yang ada. “Jujur kalau tidak baca di koran kami tidak tahu dan syukur Komisi II begitu cekatan melakukan sidak ke lapangan. Kami juga telusuri dan dari keterangan Tim Investasi pemilik belum memohon izin,” katanya. Di sisi lain, Suadnyana mengatakan, proses pembangunan atau masuknya investasi di desa-desa di Buleleng tidak dapat terpantau secara detail oleh pemerintah di kabupaten. Untuk itu, peran kecamatan dan utamanya tim investasi mestinya lebih gencar melakukan koordinasi, sehingga ketika ada investasi dan terindikasi melanggar dapat diketahui sejak dini. Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi II DPRD Buleleng menemukan vila di Banjar Dinas Brongbong Desa Celukan Bawang tanpa dilengkapi izin dari pemerintah daerah. Vila ini dibangun oleh pemiliknya secara bertahap sejak tiga tahun yang lalu. Dari pembangunan bertahap itu, vila ini memiliki delapan kamar tidur, kolam renang, bar, dan kantor depan. Setelah ditelusuri, bangunan vila ini belum dilengkapi izin. Tak hanya itu, lokasi vila ini melanggar Perda RTRWK Buleleng. Mengacu perda itu, Kecamatan Gerokgak ditetapkan menjadi zona industri. Namun faktanya, di kawasan ini justru dibangun akomodasi pariwisata. Atas pelangagran ini, dewan menyarankan pemiliknya menghentikan pembangunan sampai mendapatkan izin dari instanasi terkait di Pemkab Buleleng. Pihak pemilik vila mengaku kalau bangunannya belum dilengkapi izin. Ini dilakukan karena pembangunan belum rampung seratus persen. Di hadapan dewan, pemilik vila mengaku sedang mengurus izin di pemkab. Namun hal ini berbanding terbalik karena tim investasi pemkab belum menerima permohonan izin pembangunan vila di Banjar Dinas Brongbong tersebut. (kmb38)
12
Kamis Paing, 3 November 2016
Kamis Paing, 3 November 2016
Pemkab Mutasi Lima Pejabat Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem kembali memutasi pejabat setingkat eselon III dan IV. Jumlah pejabat yang dimutasi sebanyak lima orang. Rencananya, pengambilan sumpah janji akan dilakukan Kamis (3/11) ini. Kepala BKD Karangasem I Nyoman Tari yang dihubungi Rabu (2/11) kemarin, mengakui perihal mutasi tersebut. Dari lima orang yang digeser, terdiri dari tiga orang pejabat eselon III dan dua orang pejabat eselon IV. Disinggung siapa identitas kelima pejabat I Nyoman Tari tersebut, Tari enggan menyebutkan nama, maupun jabatan lama dan barunya. Tari hanya menyebut, mereka adalah kepala kantor, kabag, sekdis, dan sekban. Kelimanya dimutasi, kata Tari, sematamata hanya untuk mengisi kekosongan, tidak ada alasan lain, baik politis maupun lainnya. “Pergeseran tugas pejabat tersebut murni karena kebutuhan,” katanya. Tari menegaskan, usai mutasi 103 pejabat pada eselon yang sama sebelumnya, ada beberapa yang sakit, sehingga perlu ditempatkan lebih dekat dari tempat tinggalnya. Selain itu, juga untuk mengisi kekosongan yang belum terisi dari mutasi sebelumnya. Tari mengaku, tidak ada aturan yang membatasi melakukan pergeseran tugas jabatan sepanjang itu sesuai kebutuhan. Tari juga mengiakan mutasi yang dilakukan kali ini karena saat mutasi sebelumnya luput dari pantauan, karena jumlah pejabat yang dimutasi sebelumnya cukup banyak. Ditanya apakah mutasi yang dilakukan hari ini salah satunya mengisi kekosongan sekretaris di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Tari mengaku untuk di Disdukcapil pihaknya harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Saat ini, pihaknya sedang mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Gubernur Bali untuk mengisi Sekdis di Disdukcapil. Sebelumnya, Pemkab Karangasem sudah memutasi 103 pejabat setingkat eselon III, IV dan V pada 28 September lalu. Mutasi ini menjadi kontroversi, karena banyak pejabat yang dicap dekat dengan era mantan Bupati Wayan Geredeg “dibuang” ke tempat-tempat yang tidak strategis. Tidak hanya pejabat eselon ini, mutasi juga rencananya dilakukan untuk ratusan guru SD dan SMP serta kepala sekolah. Tetapi, kapan pengumumannya belum ada kejelasan. (kmb31)
Beberapa Vila dan Spa Tak Berizin
Dewan Sayangkan Pajak Tidak Bisa Dipungut
Amlapura (Bali Post) – Sejumlah vila dan usaha spa di Karangasem diduga tak berizin. Karena tak berizin, vila atau spa itu tak diketahui pasti jumlahnya. Akibatnya, pihak Pemkab Karangasem tidak bisa memungut pajaknya. Diperkirakan, usaha kepariwisataan baik vila, rumah pribadi yang disewakan untuk wisman itu mencapai puluhan bahkan ratusan. Atas kenyataan banyaknya vila dan usaha spa tak berizin itu, Ketua Komisi III DPRD Gusti Agung Dwi Putra sangat menyayangkan hal itu tejadi. Hal itu dikatakan ketika diminta konfirmasinya di DPRD Karangasem, Rabu (2/11) kemarin. Kata Dwi Putra, beberapa bulan lalu, pihaknya sudah sempat melakukan pemantauan dan inspeksi mendadak di beberapa wilayah kecamatan. Dia mencontohkan, di kampungnya di Kecamatan Selat, ada satu ashram yang beroperasi seperti hotel. Ashram itu memiliki banyak kamar, restoran, artshop, dan fasilitas kolam renang. Wisman juga banyak menginap di sana. ‘’Saat kami dari dewan mendatangi pengelolanya, mereka menyatakan bersedia mengurus izin serta membayar pajak. Semoga eksekutif tetap mengatensi hal itu,’’ katanya. Atas informasi warga, pihaknya beberapa bulan lalu juga sudah mendatangi Vila Rohutu di Desa Tenganan Dauh Tukad. Pihak pemilik vila itu adalah orang Eropa yang bekerja sama dengan warga lokal. Dia sebetulnya sudah ada niat mengurus izin. Cuma, kata Dwi Putra dari Padangtunggal, Selat itu, vilanya yang dibangun di atas bukit ada masalah dengan fasilitas kolam renangnya. Dwi Putra meminta Bupati Karangasem menugaskan staf terkait terus menelisik dan memantau pembangunan vila, atau usaha spa dan sejenisnya di Karangasem. Itu penting agar mereka membuat izin, sehingga bisa mengoptimalkan hasil pungut pajak di tengah merosotnya APBD Karangasem. ‘’Jangan sampai ada vila, hotel, atau usaha spa yang konsumennya orang asing, tetapi karena tanpa izin, malah bebas tak membayar pajak. Sementara kita masih memerlukan anggaran untuk membangun,’’ tegasnya. Sementara, dari data yang diperoleh di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T), dari puluhan vila dan usaha spa termasuk di Kota Amlapura, baru satu yang mengantongi izin, yakni usaha spa yang dikelola PT Scuba Seraya Barat. Empat spa lainnya tengah memproses izin. Sementara ratusan vila yang ada, tercatat hanya 38 yang sedang mengurus izin. Tahun lalu, terdata 16 hotel melati dan 19 pondok wisata yang sudah terbit izinnya. Dari pantauan dan informasi seorang pengelola vila di Seraya, di banjar ada tiga vila. Namun, hanya satu yang berizin. Sedangkan, dua lainnya satu rumah atau vila itu tidak berizin. Pengelola vila itu mengaku dengan mengelola tiga rumah/vila, dia paling sedikit sebulan membayar pajak Rp 7 juta bahkan pernah Rp 17 juta. Dia menyayangkan ada hotel dengan jumlah kamar banyak hanya bayar Rp 300 ribu per bulan. Itu diketahuinya saat membayar pajak. ‘’Itu saya tahu karena sama-sama saat membayar pajak di Dispenda. Masa sebulan sama sekali tak pernah ada wisatawan menginap, mustahil. Kalau mau, pemkab mudah sebenarnya mendata turis yang menginap di hotel atau vila tersebut. Dispenda bisa melihat dari akun mereka, kapan dan berapa tamu yang booking,’’ ujar seorang pengelola vila yang tak mau disebutkan namanya itu. (013)
KARANGASEM
13
Setubuhi Siswi SMP
Dituntut 14 Tahun, Alit Semaput Amlapura (Bali Post) –
Terdakwa I Made Alit (20) menangis, badannya gemetar dan akhirnya lemas dan pingsan usai dituntut pidana penjara selama 14 tahun pada sidang di Pengadilan Negeri Amlapura, Selasa (1/11) lalu. Pemuda itu dibuktikan bersalah oleh JPU Nur Aprilianto, S.H. dari Kejari Amlapura. Selain dituntut hukuman 14 tahun penjara, dia juga diwajibkan membayar denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan. Begitu jaksa membacakan tuntutan bahwa dia dituntut 14 tahun, pemuda dari perbukitan Gulinten, Desa Bunutan, Karangasem itu tertunduk lesu. Dia menangis dan tak bisa
menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Putu Ayu Sudariasih, apakah dia bakal menyampaikan pembelaan secara tertulis. Karena pemuda enam bersaudara itu tak mampu meneruskan berkatakata, majelis hakim mempersilakan penasihat hukumnya menyampaikan pembelaan pada sidang minggu depan.
Amlapura (Bali Post) Pembangunan pasar desa yang baru di Desa Adat Bugbug, Karangasem, juga diikuti perubahan pengelolaan pasar. Desa adat setempat memutuskan menggunakan sistem kontrak yang berlaku selama tiga tahun. Sistem baru ini juga membedakan perlakuan antara pedagang dari warga desa adat setempat dengan pedagang dari desa adat lain. Fakta demikian mengemuka dalam sosialisasi panitia pembangunan pasar desa kepada ratusan pedagang di Wantilan Desa Adat Bugbug, Rabu (2/11) kemarin. Sistem baru ini akan berada di bawah kendali Badan Pengelola Pasar Desa Adat Bugbug yang sudah dibentuk desa adat setempat. Tercatat ada sekitar 240 pedagang yang mengais rezeki setiap hari di pasar ini. Namun, dari desain baru pembangunan pasar, dipastikan tidak akan mampu memuat seluruh pedagang. Bila tidak muat di pasar yang baru, maka sisa pedagang akan ditempatkan di pasar eks selip atau atau Pasar Tirta Arum. “Saat ini pembangunan pasar baru sedang dalam tahap pengerjaan. Juni 2017 sebelum Usaba Manggung, pengerjaan ditargetkan sudah selesai,” kata Ketua Panitia Pembangunan Wayan Merta.
Porsi jatah pedagang nanti, dibagi 70 persen untuk pedagang warga asli Desa Adat Bugbug. Sedangkan, 30 persen lagi untuk pedagang dari luar Desa Adat Bugbug. Nilai kontrak untuk kios dan los sudah dirancang panitia pembangunan. Bagi warga desa adat, untuk kios dalam nilai kontraknya mencapai Rp 3,6 juta per tahun. Sedangkan, untuk los sebesar Rp 1,8 juta. Nilai kontrak untuk warga nonDesa Adat Bugbug, antara lain, kios dalam sebesar Rp 5,04 juta. Sedangkan, untuk los senilai Rp 2,88 juta per tahun. “Nilai kontrak akan dievaluasi setiap tiga tahun. Sudah dikontrak, tidak boleh dikontrakkan lagi. Kalau dilanggar, nanti haknya terhadap kios atau los akan dicabut dan diberikan kepada warga lain,” tegasnya. Tidak hanya sistem kontrak, pedagang juga masih dikenakan berbagai biaya lain, seperti biaya retribusi, listrik, sampah, dan air. Biaya retribusi akan dipungut setiap hari. Sedangkan, listrik, sampah, dan air dipungut bulanan. Besarannya, Merta menegaskan belum ditentukan. Hal itu akan dikoordinasikan lagi dengan prajuru desa.
Alit lantas digiring ke luar sidang. Badannya lemas, tangannya tampak gemetar. Saat hendak diajak naik ke mobil tahanan, dia lemas dan tampak pingsan. Tubuhnya diangkat dan didorong ke mobil tahanan. Penasihat hukum terdakwa Ni Nyoman Suparni, Rabu (2/11) kemarin, menyampai-
kan, kliennya tak menduga dia bakal dituntut hukuman sampai 14 tahun. Selama ini tuntutan kasus pelecehan seksual berkisar enam sampai delapan tahun. Made Alit sudah cukup lama pacaran dengan korban siswi sebuah SMP di Karangasem, Ni KLS (14). Suatu hari beberapa bulan lalu, korban berkunjung ke rumah terdakwa di Bunutan hingga malam. Pada akhirnya korban menginap di rumah terdakwa. Rupanya, mereka tidur sekamar dan akhirnya terdakwa terungkap menyetu-
buhi korban dua kali. Di lain pihak, orangtua korban dari satu desa di dekat Kota Amlapura, kelimpungan karena kehilangan anak gadis yang masih di bawah umur. Mereka lantas melapor ke polisi. Pada akhirnya, korban diketahui menginap di rumah terdakwa. Saat ditanyai, korban mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Orangtua korban tak terima lalu melapor ke polisi agar diproses sesuai mekanisme hukum. Made Alit pun dijerat melanggar UU tentang Perlindungan Anak. (013)
Desa Bugbug Rombak Pengelolaan Pasar Desa
Kekurangan Rp 1,04 Miliar Saat ini proses pembangu-
Bali Post/kmb31
PASAR BARU - Para pedagang saat mengikuti sosia-lisasi sistem pengelolaan pasar yang baru. nan fisik pasar ini sudah berjalan. Namun, dari rancangan pembiayaan, pembangunan pasar ini menghabiskan anggaran Rp 1,54 miliar. Sementara alokasi dana Desa Adat Bugbug hanya Rp 500 juta, sehingga masih kekurangan anggaran Rp 1,04 miliar. Untuk memenuhi kekurangan ini, panitia pembangunan meminta bantuan kepada pedagang, khususnya para pemenang kontrak nanti, untuk bersinergi meringankan beban desa adat.
Anggaran Terbatas
Pemeliharaan Menjangan Tak Memadai Amlapura (Bali Post) – Pemeliharaan menjangan di Wanawisata Pura Sana, Desa Purwakerthi, Abang, Karangasem memang belum memadai. Hal itu karena anggaran yang didistribusikan ke sana relatif terbatas. Kondisi itu disampaikan Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dishutbun Karangasem, I Made Sunada, S.P., Rabu (2/11) kemarin di Amlapura. Sebenarnya sudah ada anggaran untuk memelihara menjangan itu, yang ditangani kelompok tani Wanasari di desa setempat. Alokasi anggarannya memang baru bisa Rp 1 juta per bulan, pada tahun anggaran ini. Pencairan anggaran tiap bulan sekali. Jadinya, tiap tiga bulan 16 ekor menjangan itu mendapatkan biaya makan dan minum Rp 3 juta. ‘’Tak benar kami tak memerhatikan menjangan itu. Selama ini, kami melalui Dishutbun telah menyediakan anggaran pemeliharaan untuk membeli pakan dan air minum, walaupun besar anggarannya memang belum mencukupi,’’ kata Sunada. Sampai kini dikatakan masih belum mampu memberikan anggaran lebih. Alasannya, anggaran yang ada di Dishutbun masih terbatas. Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kelompok tani berharap ada tambahan anggaran. Soalnya, saat kondisi jarang
terjadi hujan seperti saat ini, sangat sulit mencari rumput. Demikian juga rumput pengganti, hijauan yang bisa dipakai pakan menjangan, juga sangat terbatas. Air juga mahal, karena sumbernya sangat jauh. Banyak pihak berharap, Wana Wisata itu bisa ditata dan dikelola dengan baik. Karena prospeknya cukup menjanjikan untuk pariwisata. Karena merana, dulu menjangan itu malah sempat dilepas oleh seorang turis yang berwisata ke wana wisata itu. Turis itu mengaku kasihan dengan kondisi menjangan itu, yang tampak merana. Saat turis itu menengok populasi menjangan di kandang itu, tak tersedia pakan dan air minum memadai. Akibatnya, menjangan itu jadinya kurus-kurus. Sementara, sejumlah pengunjung yang sering ke wana wisata itu, berharap objek itu ditata, menjangan yang kini sudah ada 16 ekor bisa dipelihara dengan baik. Apalagi jalan raya ke sana kini sudah dibenahi. Selama ini, menjangan itu selain direncanakan sebagai daya tarik wisata, juga diharapkan populasi menjangan itu bisa bertambah. Diharapkan juga bisa digunakan sebagai wewalungan, saat karya besar yang menggunakan menjangan. Hutan di sekitarnya juga diharapkan dijaga, jangan sampai ada kebakaran seperti saat musim kemarau tahun lalu. (013)
Para pemenang kontrak dimohon membayar ke depan, nilai kontrak dalam satu tahun, khususnya kepada warga desa adat. Sedangkan, untuk warga non-desa adat diminta membayar cicilan pertama, sesuai nilai kontrak dalam surat perjanjian kontrak. Volume rencana pembangunan pasar, nantinya dapat 140 los dan 38 kios. Dari jumlah itu, sesuai dengan pembagian 70 persen dan 30 persen, berarti ada 98 los untuk warga Desa Adat
Bugbug dan 42 los untuk warga non-desa adat. Sementara untuk kios, sebanyak 27 unit untuk warga Desa Adat Bugbug dan sebanyak 11 unit untuk warga non-desa adat. Sistem baru ini ditanggapi beragam oleh pedagang setempat. Ada yang setuju dengan sistem baru ini. Namun ada juga yang mengeluh nilai kontraknya terlalu tinggi. Namun, melihat respons pedagang saat sosialisasi, mayoritas pedagang setuju. (kmb31)
Calon Direktur PDAM
Satu Gagal Administrasi, Dua Uji Kelayakan Amlapura (Bali Post) – Dua orang calon direktur PDAM Karangasem, Rabu (2/11) kemarin, menjalani fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Keduanya, calon direktur itu yakni I Gusti Made Singarsi, S.H. dan IGL Oka, S.H. Sementara satu lagi pendaftar yakni Dharma dari Kubu gagal lolos seleksi administrasi. Singarsi asal Subagan merupakan pendaftar dari luar karyawan PDAM Karangasem. Sementara, IGL Oka sebelumnya sempat beberapa bulan Plt. Direktur PDAM pascadirektur I Gede T. Baktiyasa ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Amlapura. Dalam sidang di pengadilan Tipikor, Baktiyasa dituntut enam tahun penjara, dengan dakwaan melakukan penyalahgunaan wewenang, yakni memungut uang dari sejumlah karyawan kontrak saat diangkat menjadi karyawan tetap PDAM. Saat itu, IGL Oka menjabat Kepala Unit Pelayanan PDAM Kecamatan Karangasem. Kabag Ekonomi Setdakab Karangasem I Wayan Sutrisna, di sela-sela uji kelayakan bagi dua calon direktur itu mengatakan, Dharma asal Kubu yang bekerja sebagai marketing itu, usianya sudah lewat. Di mana, pendaftar dari luar karyawan PDAM
usia maksimal yang bisa diterima 50 tahun saat nantinya dilantik menjadi direktur. Sedangkan, Dharma usianya sudah lewat satu tahun yakni 51 tahun. Sementara, pendaftar dari lingkungan dalam PDAM maksimal 55 tahun.Tim uji terdiri enam orang diketuai Dr. AAAA Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M. dengan Sekretaris I Dewa Nyoman Wiratmaja, S.E. M.M.Ak. dengan empat anggota IGL Ngurah, S.H. mantan Sekda Karangasem Made Madri, IA Alit Maharatni, S.Psi., M.Si., dan psikiater dari RSUP Sanglah dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.Kj. Pelaksanaan uji kemarin di dekat Taman Ujung juga dipantau Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ketua Pansel Sekda Gde Adnya Mulyadi dan anggota Komisi III Nyoman Sumadi. Tini Rusmini Gorda menyampaikan, setelah seleksi tahapan administrasi dan uji publik, kemarin, dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Uji itu dalam tiga sesi, yakni psikotes, tes tertulis, dan wawancara. ‘’Uji kompetensi ini guna mengetahui kemampuan calon direktur dalam mentransformasikan visi, misi dan strategi yang bakal dilakukan dalam kepemimpinannya,’’ ujarnya. (013)
Pipa Air Telaga Waja Meledak Lagi Proyek pipanisasi air Telaga Waja, Karangasem, realitasnya sampai kini belum dinikmati warga yang memerlukan air yang dialirkan dari Tukad Yeh Sah, Rendang itu. Proyek itu sesungguhnya untuk warga di Kecamatan Abang, Kecamatan Kubu dan sekitarnya. Jangankan air mengucur, ternyata pemasangan pipanya pun ditengarai kurang baik, soalnya beberapa kali instalasi pipa itu meledak. Bagaimanakah idealnya penanganan pipanisasi air Telaga Waja itu?
RABU (2/11) dini hari sekitar 01.00 wita, kemarin, terjadi ledakan instalasi air proyek pipanisasi Telaga Waja. Dentuman ledakan yang terjadi sangat keras. Air bertekanan tinggi pun muncrat. Hal itu terjadi lagi di atas jembatan di dekat SDN 1 Duda, di wilayah Banjar Duda, Kecamatan Selat. Warga yang tinggal 50 meter dari lokasi ledakan yakni Gede Wirawan (50) kemarin, menyampaikan suara ledakan instalasi pipa air Telaga Waja itu sangat keras. Wirawan yang juga pegawai tata usaha di SDN 1 Duda itu, menambahkan ledakan pipa di tempat yang sama sudah ketiga kali ini terjadi. Bahkan, hanya berselang beberapa bulan. Dulu, ledakannya jauh lebih keras. Air muncrat bertekanan tinggi
itu sampai mengguyur halaman rumahnya. Dia mengaku khawatir, kalau pipa besar sebesar drum itu meledak lagi. Bisa-bisa nanti membahayakan warga di sekitarnya. Dia meminta petugas yang berkompeten segera memperbaiki dengan lebih baik. Sehingga, harapnya tidak terjadi lagi ledakan yang keempat kalinya. ‘’Saya kawatir ledakan itu mengancam keselamatan orang,’’ ujarnya. Dulu saat uji coba air pertama kali dialirkan, pipa meledak di wilayah Desa Duda. Hal itu menyebabkan seorang pekerja jaringan pipa asal Banyuwangi tewas akibat dadanya dihunjam ledakan air bertekanan tinggi. Dari pantauan kemarin, ledakan pipa itu sudah di-
tangani pihak pemilik yakni Balai Air Bali Penida. Ledakan terjadi, disebutkan akibat kerusakan sel atau staf ‘’N’’-nya, bukan pada sambungannya. Sambungannya masih tampak bagus. Kerusakan staf ‘’N’’ itu diduga dari pabriknya yang kualitas materialnya tidak kuat menahan tekanan air dari pipa besar itu. Catatan sebelumnya, ledakan pipa itu terjadi beberapa kali. Selain tiga kali di dekat SDN 1 Duda, juga pernah di lokasi lainnya seperti di aspal pertigaan Bambang Biaung. Saat itu ledakan merusak badan jalan. Di Putung beberapa bulan lalu di dekat rumah warga setempat, Komang Gede. Ledakan itu disebabkan karena pelepasan an-
gin yang kurang, sehingga pemicu tekanan tinggi dan pipa tak kuat menahan tekanan itu. Ledakan pipa juga pernah terjadi di Tihingan, dekat bak di Desa Pidpid. Ledakan pipa yang ditanam di bawah tanah di Pidpid itu juga sempat menghancurkan badan jalan. Proyek pipanisasi air Telaga Waja ini mulai dikerjakan delapan tahun lalu sejak 2008 lalu. Anggarannya ratusan miliar rupiah dari APBN melalui Balai Air Kemen PU. Proyek ini digagas dan dikerjakan saat Bupati Karangasem I Wayan Geredeg. Harapannya, warga Karangasem tak menjadi terbiasa mengalami kesulitan air bersih. Namun meski pipa sudah dipasang sampai ke jaringan banjar ke sejumlah desa di Kecamatan
Kubu, anehnya sampai kini air bersih itu belum sampai ke Kubu. Air bersih itu belum dinikmati warga secara luas. Tetap saja, saat lama tidak turun hujan, warga di desa-desa tandus di Abang dan Kecamatan Kubu, tiga desa di Seraya, desa pegunungan di Kecamatan Rendang Desa Besakih, Pempatan, Pemuteran, Kecamatan Selat seperti di desa Badeg, Sebudi, Sogra, dan Kecamatan Bebandem masih tetap menjerit krisis air bersih. Karena proyek proyek bermasalah, Presiden Joko Widodo melalui media massa dua hari lalu mengancam proyek yang mangkrak pengerjaannya itu serta yang tak bisa dinikmati warga bisa dilaporkan ke KPK guna ditelisik lebih saksama. (bud)
TABANAN
14
Kamis Paing, 3 November 2016
SOSOK Ekonomi Kerakyatan Berbasis Desa TAHUN 2017 hanya tinggal hitungan bulan. Harapan untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Tabanan yang lebih baik lagi menjadi impian semua kalangan, termasuk I Gede Purnawan. Anggota DPRD Tabanan dari fraksi PDI-P ini mengatakan fokus pembangunan pada 2017 adalah menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui pemantapan sektor hulu. Sektor hulu yang dimaksud adalah pertanian yang selama ini kurang digarap maksimal. Tidak hanya itu, fenomena yang ada saat ini masyarakat enggan bertani. “Tidak heran yang tumbuh di lahan pertanian bukan padi atau Bali Post/bit jagung melainkan beton yang kokoh, karena tidak ada jaminan dan kepastian akan masa depan petani,” ucap politisi asal Kecamatan Pupuan ini, Rabu (2/11) kemarin. Melihat kondisi itu, sektor hulu harus digarap maksimal. Salah satu bentuk karya nyata DPRD Tabanan adalah membuat perda inisiatif yang sudah disepakati dengan eksekutif belum lama ini. Ia berharap perda inisiatif ini bisa mengembalikan rasa atau keinginan untuk kembali terjun bertani. Menurutnya, jika pertanian dikelola dengan baik dari hulu sampai hilir, masyarakat Tabanan akan mencapai kesejahteraan dan kembali mendapat julukan lumbung beras. Salah satu upaya Dewan tahun depan adalah mengusulkan agar APBD difokuskan untuk membangun infratruktur guna menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Artinya, infrastruktur desa diprioritaskan dibangun. Setelah itu dibarengi dengan pemantapan pertanian sebagai sektor hulu. “Sektor hulu dimantapkan dengan cara mengembangkan kegiatan pertanian dan pengolahan hasil pertanian dengan konsep pengembangan potensi wilayah dan penjaminan pemasaran hasil produksi pertanian melalui BUMDes dan BUMD,’’ jelasnya. (bit)
Tenaga Kontrak Wajib Pakai Seragam Putih-Hitam Tabanan (Bali Post) Kebijakan baru kembali dikeluarkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan diharuskan menggunakan seragam atas baju putih dan bawahan hitam. Kebijakan ini dikuatkan dengan surat edaran (SE) yang ditandatangani bupati. Dalam SE Nomor 800/5179/BKD Tahun 2016 Tanggal 6 Oktober itu, ada beberapa poin penting seperti penerapan penggunakan pakaian untuk tenaga kontrak berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2016 tentang ketentuan bagi tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Tabanan. Dalam pasal 6 ayat 1 huruf l disampaikan beberapa hal tentang pakaian. Tenaga kontrak wajib mengenakan atasan kemeja warna putih lengan pendek dan bawahan celana/rok warna hitam yang hanya berisi atribut nametag, tanpa atribut lain. Pakaian ini wajib dikenakan Senin sampai Rabu. Di poin dua disebutkan, pakaian kerja tenaga kontrak dikecualikan untuk beberapa SKPD seperti tenaga medis, perhubungan, pemadam kebakaran, BPBD, Satpol PP dan petugas parkir yang mengikuti tata cara berpakaian yang berlaku di SKPD bersangkutan. Sementara poin tiga mengatur pakaian yang dikenakan pada Kamis, Jumat, Purnama dan Tilem mengikuti arahan yang telah berlaku di lingkungan Pemkab Tabanan. “Aturan ini mulai berlaku per 1 November 2016,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tabanan I Made Yasa, Rabu (2/11) kemarin. SE ini memang mulai berlaku per 1 November, namun masih tahap sosialisasi. Pihaknya tidak memaksa pegawai kontrak langsung mengenakan kostum ini karena harus menyediakan sendiri. “Efektifnya berlaku mulai awal 2017 mendatang,” tegasnya. Hal ini dilakukan untuk membedakan antara pegawai negeri dan tenaga kontrak yang selama ini masih rancu dan tidak jelas statusnya di lingkungan Pemkab Tabanan. Sejumlah tenaga kontrak yang diminta konfirmasinya terkait kebijakan baru tersebut mengaku tidak masalah. Meski demikian, mereka berharap SE itu tidak langsung dijalankan karena harus membeli tiga setel pakaian putih hitam. Hal lain yang juga mesti menjadi perhatian pemkab adalah beban kerja tenaga kontrak mesti dibedakan dengan pegawai negeri. (kmb28)
Gula Aren Pupuan Terancam Punah
Tabanan (Bali Post) – Gula aren Pupuan terkenal karena rasa manis dan aromanya. Gula ini dibuat dari aren asli tanpa campuran sehingga keasliannya terjamin. Namun, keberadaan gula aren terancam punah karena tumbuhan aren tidak dibudayakan, pelakunya masyarakat berusia tua atau 60 tahun ke atas dan tidak ada generasi muda yang menerjuni profesi ini. Perbekel Desa Belimbing, I Made Adi Suyana, Rabu (2/11) kemarin, mengatakan semasih bersatu dengan Desa Karya Sari, Belimbing merupakan daerah yang memproduksi gula aren paling besar di Pupuan. Setelah pemekaran, hanya dua dusun yang masih membuat gula aren karena sebagian banjar lainnya lainnya masuk Desa Karya Sari. Akan tetapi permasalahan dalam memproduksi gula aren tetap sama, yaitu berkurangnya pohon aren dan tidak adanya generasi penerus. Membuat gula aren memerlukan ketepatan waktu terutama saat memanen getahnya. Apabila terlambat diambil, getah aren sebagai bahan baku gula aren akan basi. Hal inilah yang menyebabkan petani gula aren sulit dikumpulkan oleh pihak desa baik untuk pelatihan maupun pertemuan lainnya dalam rangka meningkatkan usaha mereka. Pelatihan yang diadakan desa hanya diikuti generasi muda. Hingga saat ini belum ada budidaya pohon aren karena masyarakat Pupuan memelihara pohon aren yang tumbuh di kebunnya secara alami. Petani di Belimbing rata-rata memiliki tiga hingga tujuh pohon “Kebanyakan tumbuh di pinggir kebun. Untuk budidaya masyarakat lebih memilih menanam kopi, manggis dan cokelat,” jelas Adi Suyana. Sementara itu, potensi pasar gula aren cukup besar. Peminatnya banyak karena gula aren Pupuan sudah terbukti keasliannya dan per kilonya dijual Rp 20 ribu. Sayangnya karena kurangnya kemampuan manajemen pemasaran, petani kebanyakan melakukan barter barang dengan pengepul. “Pengepul ambil barang di toko sembako. Pengepul melunasinya tetapi sebagai gantiBali Post/kmb24 nya petani memberiBUAT GULA AREN – Seorang kan gula aren sebanyak warga Desa Belimbing, Pu- harga barang sembako puan, membuat gula aren di yang diambil,” ujarnya. rumahnya. (kmb24)
Bali Post/dok
NORMAL – Kunjungan wisatawan ke objek wisata Tanah Lot tetap normal meskipun pengelola menaikkan retribusi hingga 100 persen.
Kenaikan Retribusi 100 Persen
Tak Pengaruhi Kunjungan ke Tanah Lot
Tabanan (Bali Post) –
Sempat diprediksi akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan, kenaikan retribusi atau tiket masuk objek wisata Tanah Lot sebesar 100 persen rupanya tidak berpengaruh signifikan. Data yang didapat dari pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot menunjukkan selama Oktober kunjungan ratarata mencapai 8.000 orang per hari. Manajer DTW Tanah Lot, Toya Adnyana, memang sempat memprediksi kenaikan tiket masuk 100 persen akan mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan hingga 15 persen. Namun, setelah berjalan satu bulan kunjungan ke salah satu objek wisata ternama di Kabupaten Tabanan ini relatif normal. “Rata-rata 8.000 per hari. Wisatawan asing lebih banyak daripada
domestik. Sebagian besar asal Tiongkok, Taiwan dan Australia,” bebernya, Rabu (2/11) kemarin. Disinggung soal keluhan dari pengunjung, ia menyebut sejauh ini tidak ada. Pasalnya, sebelum mulai menerapkan harga tiket baru sudah dilakukan sosialisasi ke agen dan pribadi lewat penyebaran brosur dan online. Kenaikan tarif dimungkinkan karena
empat tahun terakhir belum pernah dilakukan untuk mendongkrak pendapatan daerah. Harga tiket wisatawan asing dewasa yang sebelumnya Rp 30.000 per orang naik menjadi Rp 60.000, anakanak dari Rp 15.000 per orang menjadi Rp 30.000. Sementara wisatawan lokal dewasa dari Rp 10.000 per orang menjadi Rp 20.000 dan anak-
anak dari Rp 7.500 per orang menjadi Rp 15.000. Kunjungan pada Oktober lalu, wisatawan domestik 121.943 orang, sedangkan wisatawan asing 154.277 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan September yang hanya 105.850 domestik dan 165.318 asing. Total jumlah kunjungan 2016 sampai Oktober tercatat 2.907.714 orang. Sejalan dengan kenaikan tarif tiket, saat ini badan pengelola DTW Tanah Lot tengah menata kios utama dan pembenahan di tingkat lapangan seperti pemavingan jalur tengah dan penambahan
Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional
SD Saraswati Tabanan Raih Juara Harapan II
SEKOLAH Dasar Saraswati Tabanan menjadi salah satu SD swasta yang mewakili Bali dalam lomba budaya mutu di Balikpapan, Kalimantan Timur. Lomba bertaraf nasional ini berlangsung 11-14 Oktober lalu. Dalam perlombaan tersebut SD Saraswati berhasil meraih juara harapan II kategori perpustakaan. Kepala SD Saraswati Tabanan, Ni Ketut Erly Wahyuni, S.Pd., Rabu (2/11) kemarin, mengatakan dipilihnya SD Saraswati sebagai salah satu SD swasta yang mewakili Bali dalam lomba nasional tersebut setelah melalui penjaringan terlebih dahulu. Dinas Pendidikan Provinsi Bali memilih SD Saraswati Tabanan berdasarkan delapan kategori, di antaranya prestasi sekolah, penerimaan siswa terus mengalami peningkatan dan lingkungan sekolah yang representatif. SD Saraswati Tabanan lulus seleksi dan kemudian divisitasi pusat dua kali. Dari hasil visitasi SD Saraswati Tabanan masuk tahap grandfinal. Dalam tahap ini bersaing dengan 168 SD swasta dari seluruh Indonesia. Setelah menjalani proses presentasi dan pameran dari empat
kategori yang diikutkan, SD Saraswati Tabanan meraih juara harapan II untuk kategori perpustakaan. Mengikuti lomba budaya mutu menjadi salah satu tolok ukur bahwa kualitas SD Saraswati Tabanan telah teruji. Namun, bukan berarti sekolah ini berhenti meningkatkan mutu sekolah. Ke depannya
pihak sekolah akan terus berupaya menambah kualitas dan fasilitas. Seperti perpustakaan, meski koleksi buku termasuk lengkap akan terus dilakukan penambahan. Sementara untuk pembelajaran, SD Saraswati Tabanan dipercaya oleh pemerintah pusat menerapkan pendidikan berkarakter. (ad151)
CCTV di tiga titik. ‘’Saat ini CCTV sudah ada 24 titik dan akan diusulkan penambahan di sebelah barat,’’ kata Toya. Komisi III DPRD Tabanan I G.N. Sanjaya menyatakan kenaikan tarif khususnya di objek wisata yang mendunia seperti Tanah Lot tidak akan berpengaruh signifikan. “Layaknya kurang lengkap jika ke Bali belum ke Tanah Lot,” ujarnya. Ia mendorong DTW Tanah Lot mempersiapkan diri dengan sistem online untuk penjualan tiket. “Sistem ini tentu akan lebih akuntabel dan transparan,” tegas Sanjaya. (kmb28)
Suara Tabanan Junjung Kedaulatan NKRI
Terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah merespons rencana demo di Jakarta pada 4 November. Jika ada pendemo yang berlaku anarkis atau berbau SARA harus ditindak tegas. Jangan biarkan aliran–aliran keras dari luar negeri masuk tanpa filter dan memporakporandakan Indonesia. Semua pihak harus menjunjung tinggi kedaulatan NKRI. Kedaulatan ada di tangan negara, bukan di tangan ormas atau agama. Suluh, Tanah Lot
Disdikpora Mesti Turun
Di sektor pendidikan masih ada guru honorer yang mengajar untuk memenuhi kuota jam mengajar guru PNS yang bersertifikasi. Disdikpora yang mempunyai pengawas mesti sekali waktu turun ke lapangan. Lihat dan koreksilah hal-hal semacam ini. Ugi, Kediri
Hukum Geng Motor
TERIMA PIALA - Wakil Kepala SD Saraswati Tabanan A.A. Gede Artawan (kiri), Kepala Sekolah Ni Ketut Erly Wahyuni, S.Pd. (tengah) dan Operator Dewa Ayu Putu Winda Kusuma Dewi, saat menerima piala dalam Grandfinal Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional di Balikpapan beberapa waktu lalu.
Saya minta dengan sangat kepada aparat penegak hukum agar menghukum geng motor yang melakukan tindakan pengerusakan, apalagi membawa pedang dan menusuk. Tindakan mereka sangat meresahkan dan membahayakan masyarakat. Kenakan UU darurat dan pasal pembunuhan, jangan hanya dibina lalu dilepas karena tidak akan menimbulkan efek jera. Dengkek, Tabanan
Warung Global
Diskes Harus Putus Rantai Penyebaran JE
SEKARANG makanan kebanyakan mengandung penyakit. Untuk mengatasinya, makanan harus dimasak sampai matang. Sementara babi sebaiknya divaksin terlebih dahulu agar terhindar dari penyakit JE. Pemerintah mesti bertindak cepat mengatasi permasalahan ini supaya masyarakat merasa tenang dan aman. Harapan ini dilontarkan Agung Jaya Negara di Denpasar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Babi Positif JE’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (2/11) kemarin.
Menurut Sugi di Denpasar, virus JE (Japanese Encepalitis) harus segera diatasi oleh pemerintah. Ternak babi dan kandangnya mesti dijaga kebersihannya serta di-fogging untuk menghambat penyebaran virus. Febri di Denpasar menambahkan, semua peliharaan ada penyakitnya. Jadi, adanya babi yang positif JE jangn dipolitisasi. Budiada di Tabanan menyatakan, virus JE berbahaya bagi kehidupan manusia. Dinas Kesehatan harus segera menang-
gulanginya dengan menangkal dan menyetop perkembangan virus ini agar masyarakat tidak waswas. Perlu ada sosialisasi ke peternak terhadap bahaya dan pentingnya menjaga kebersihan. Untuk mengurangi penyebaran penyakit JE pada ternak dan manusia, Suardana dan Vera di Tabanan minta dilakukan upaya memutus rantai penularannya. Dinas Kesehatan agar memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan baha-
ya infeksi JE pada manusia. Ternak harus dikandangkan dan jauh dari permukiman penduduk. Masyarakat mesti menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sehingga kesehatan tetap terjaga. Sridam di Denpasar minta peternak babi membuat kandang sedemikian rupa sehingga mengurangi kesempatan nyamuk untuk bersarang. Kebersihan kandang harus dijaga dan mempunyai pembuangan air limbah. (dika)
15
Kamis Paing, 3 November 2016 Hasil Pertandingan Grup A FC Basel Ludogorets 1. Arsenal 2. PSG 3. FC Basel 4. Ludogorets
vs PSG vs Arsenal 4 4 4 4
Grup B Benfica Besiktas
3 3 0 0
1 1 1 1
0 0 3 3
Gol Cerdas Mesut Ozil
1-2 2-3
12-3 10* 9-3 10* 2-8 1 4-13 1
vs Dynamo Kiev 1-0 vs Napoli 1-1
1. Napoli 2. Benfica 3. Besiktas 4. Dynamo Kiev
4 4 4 4
2 2 1 0
1 1 3 1
1 1 0 3
9-7 6-5 6-5 2-6
Grup C Moenchengladbach vs Celtic Man.City vs Barcelona 1. Barcelona 4 2. Man. City 4 3. Moenchengladbach 4 4. Celtic 4
3 2 1 0
0 1 1 2
1 1 2 2
7 7 6 1 1-1 3-1
14-4 10-8 4-7 4-13
9 7 4 2
Grup D Atletico Madrid vs Rostov 2-1 PSV Eindhoven vs Bayern Munich 1-2 1. Atletico Madrid 2. Bayern Munich 3. PSV Eindhoven 4. Rostov
4 4 4 4
4 3 0 0
0 0 1 1
0 1 3 3
Atletico Madrid dan Bayern Munich ke 16 Besar
GOL KETIGA - Gelandang Arsenal Mesut Ozil (kiri) melambungkan bola jauh dari jangkauan kiper PFC Ludogorets Razgrad Milan Borjan sebelum menyarangkan gol ketiga timnya pada pertandingan Liga Champions, Rabu (2/11) kemarin.
5-1 12* 11-3 9* 4-9 1 3-10 1
Ket. : * = lolos ke babak 16 besar
Jadwal Pertandingan Liga Eropa Grup A Fenerbahce vs Zoryha Luhunsk vs
Manchester United Feyenoord
Grup B FC Astana APOEL
vs vs
Olympiakos Young Boys
Grup C Qabala Anderlecht
vs vs
Saint-Etienne Mainz 05
Grup D Maccabi Tel Aviv vs Zenit v s
AZ Alkmaar Dundalk
Grup E Astra Giurgiu vs Austria Vienna vs
Viktoria Plzen AS Roma
Grup F Athletic Bilbao Sassuolo
vs vs
Genk Rapid Vienna
Grup G Ajax Panathinaikos
vs vs
Celta Vigo Standard Liege
Grup H Gent Braga
vs vs
Shakhtar Donetsk Konyaspor
Grup I Schalke 04 Nice
vs vs
Krasnodar Salzburg
Grup J Fiorentina PAOK
vs vs
Slovan Liberec Qarabag
Grup K Sparta Prague vs Southampton vs
Hapoel Beer-Sheva Inter Milan
Grup L FC Zurich Villarreal
vs vs
Steaua Bucharest Osmanlispor
Sofia -
Mesut Ozil mencetak gol cerdas yang sekaligus memberi kemenangan Arsenal 3-2 atas tuan rumah Ludogorets pada pertandingan Grup A Liga Champions, Rabu (2/11) kemarin. Kemenangan di Sofia itu mengantarkan the Gunners maju ke babak 16 besar. Mendampingi langkah pasukan Arsene Wenger adalah Paris Saint Germain (PSG) yang menaklukkan FC Basel 2-1. PSG dan Arsenal sama-sama mengemas 10 poin dan tak bisa dikejar lagi lawan-lawannya di dua laga tersisa. Klub London Utara itu, yang mencapai fase gugur turnamen untuk ke-17 kalinya secara beruntun. Namun kemenangan kali ini harus diraih penuh susah payah. Pemain Brazil Jonathan Cafu yang tidak terkawal mencetak gol pembukaan menit ke-12 untuk Ludogorets dari jarak dekat yang menaklukkan kiper Arsenal David Ospina. Tiga menit berselang, Cafu menggiring bola melewati Kieran Gibbs, mengirimkan umpan silang kepada penyerang Romania Claudiu Keseru, yang menggandakan keunggulan Ludogorets sekaligus membuat para penggemar tuan rumah bersuka
cita di Stadion Vasil Levski. Granit Xhaka, yang kembali masuk tim inti Arsenal setelah mendapatkan skors domestik, mengurangi ketertinggalan timnya pada menit ke-20 lewat sepakan dari jarak dekat. Penyerang Prancis Olivier Giroud mengubah skor menjadi 2-2 tiga menit sebelum turun minum, setelah ia mendapatkan bola di depan kiper Milan Borjan dari umpan silang Aaron Ramsey dan memasukkan bola melalui sundulan kepala. Ludogorets nyaris merestorasi keunggulan mereka pada babak kedua namun Ospina mampu menepis tembakan Wanderson dalam dua kesempatan, namun Ozil yang mengemas trigol saat Arsenal menang 6-0 atas Ludogorets dua pekan silang, menjadi pemain terakhir yang mencetak gol di pertandingan ini. Ozil mendapatkan bola di area pertahanan Ludogorets, mengangkatnya melewati Borjan
yang melaju ke depan sebelum menaklukkan dua pemain bertahan dan dengan tenang memasukkan bola ke gawang yang kosong. Menjelang lawatan ke markas seteru abadi di Liga Inggris Tottenham Hotspur, Minggu nanti, Wenger memilih untuk mengistirahatkan sejumlah pemain kunci termasuk Theo Walcott, Santi Cazorla, Hector Bellerin, dan Nacho Monreal. Di Basel, Thomas Meunier melepaskan sepakan voli spektakuler yang berbuah gol di menit terakhir untuk membawa Paris St Germain (PSG) menang 2-1 di markas Basel. PSG membuka keunggulan melalui gol Blaise Matuidi dua menit sebelum turun minum, namun Basel bangkit melalui upaya Luca Zuffi pada menit ke-76. Gol Zuffi kelihatannya akan menjadi umpan silang, namun bola justru masuk tanpa dapat dihalau kiper PSG Alphonse Areola. (kmb39/afp/ant)
Madrid Aletico Madrid dan Bayern Munich memastikan diri sebagai wakil Grup D menuju babak 16 besar Liga Champions usai meraih kemenangan pada laga keempat, Rabu (2/11) kemarin. Atletico diuntungkan oleh gol Antoine Griezmann untuk menang 2-1 atas Rostovs dan Bayer Munich menang dengan skor serupa atas tuan rumah PSV Eindhoven. Atletico meraih kemenangan keempat di Stadion Vicente Calderon, Spanyol. Penyerang Prancis Griezmann menjadi bintang kemenangan Atletico dengan memborong dua gol di laga tersebut, sementara Sardar Azmoun mencetak gol balasan Rostov. Selain itu kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan tim besutan Diego Simeone memastikan satu tempat di babak 16 besar. Atletico sementara ini memimpin klasemen Grup D dengan raihan 12 poin, sementara Rostov (1) sebagai juru kunci. Simeone memberikan kesempatan melakukan debut kepada pemain bertahan asal Kroasia Sime Vrsaljko, namun selain itu ia menurunkan susunan pemain yang familiar dengan pertandingan melawan Rostov, setelah menang 1-0 di Rusia dua pekan silam. Gol pembuka Atletico lahir menit ke-28 setelah Yannick Carrasco mendapatkan b o l a d a r i Filipe Luis mengarahkannya ke Griezm a n n setelah mengenai pemain Rostov Azmoun. Pemain Prancis itu, dengan punggungnya menghadap ke gawang, bereaksi cepat untuk menyambar bola dengan
sepakan voli. Azmoun menebus kesalahannya beberapa saat kemudian, menerima operan dari Dmitry Poloz ketika Atletico diserang melalui serangan balik, dan menggulirkan bola melewati Jan Oblak. Atletico menggempur gawang Rostov setelah turun minum namun berulang kali dibuat frustrasi oleh kiper Soslan Dzhanayev, yang menggagalkan peluang-peluang dari Griezmann, Diego Godin, Carrasco, dan Kevin Gameiro. Griezmann mematikan kemenangan tuan rumah di injury time babak kedua. Ia awalnya tidak merayakan gol tersebut karena merasa offside, namun ia kemudian bersuka cita saat hakim garis tidak mengangkat bendera. Di Eindhoven, dua gol dari Robert Lewandowski membawa Bayern Munich dapat memastikan laju ke fase gugur. Bayern bangkit dari tertinggal satu gol untuk menang 2-1 atas tuan rumah PSV Eindhoven di Stadion Philips. Upaya Lewandoski dua kali mengenai tiang gawang sebelum ia menyamakan kedudukan dari eksekusi penalti pada menit ke-34 setelah gelandang PSV Andres Guardado melakukan handball di kotak terlarang. Penyerang Polandia itu kemudian mengemas gol penentu kemenangan pada menit ke-73. Tim tuan rumah secara kontroversial memimpin pada menit ke-14. Tayangan ulang memperlihatkan bek Santiago Arias berada dalam posisi offside ketika ia bereaksi cepat untuk menyambar bola tepisan Manfred Neuer dari tandukan Davy Proper. Wasit mengesahkan gol tersebut. Kemenangan ini menempatkan Bayern di posisi kedua klasemen dengan sembilan angka dengan dua pertandingan yang masih harus dimainkan. Sedangkan PSV di posisi ketiga dengan 1 poin. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/afp
Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann.
MU dan Inter Milan Duel Joshua Vs Klitschko Perlu Kembalikan Dimundurkan Jadi 2017 Ketajamannya Petinju kelas berat Inggris Anthony Joshua.
Bali Post/ap
London Duel Anthony Joshua vs Vladimir Klitschko untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas berat yang lowong versi WBA dimundurkan hingga musim panas mendatang. Sebaliknya Joshua diharuskan mempertahankan sabuk kelas berat IBF melawan Eric Molina pada 10 Desember di Manchester. Joshua, dalam pernyataannya Rabu (2/11) kemarin menyebutkan ia akan mendahulukan pertarungan melawan Molina. Ini menjadi laga mempertahankan gelar yang kedua kalinya setelah ia menaklukkan Dominic Breazeale dari AS pada ronde ke-7 awal tahun ini. Hasil tersebut membuat rekor bertarungnya mengjadi 17-0. Klitschko kehilangan sabuk kelas berat IBF, WBO dan WBA setelah dikalahkan Tyson Fury, November lalu. Tetapi laga ulang yang diminta Klitschko gagal terwujud setelah Fury cedera. Bahkan rencana keduanya akhirnya batal setelah Fury mengaku mengalami depresi dan sepakat menjalani program penyembuhan. Keputusan Fury itu membuat gelar kelas berat WBA dan WBO menjadi lowong. Joshua berencana menghadapi Klitschko namun tidak bisa dipastikan rencana itu mendapat persetujuan dari WBA. (kmb39/ap)
Paris Manchester United (MU) dan Inter Milan memerlukan kesuksesan di kompetisi Liga Eropa untuk mengembalikan kredibilitasnya. MU, Jumat (4/11) dini hari melawat ke Turki untuk menghadapi Fenerbahce, sedangkan Inter Milan menuju Inggris menghadapi tuan rumah Southampton. Liga Eropa yang terdiri dari 12 grup dan memainkan 6 pertandingan penyisihan, memasuki fase penting di mana Zenit, Ajax, Shakhtar Donetsk dan Schalke 04 mengharapkan kemenangan Jumat ini untuk meraih tiket ke fase knock out. Pada saat bersamaan MU justru tertatih meski diperkuat pemain kaliber dunia. Pekan lalu, skuad mahal MU tak berkutik saat ditahan imbang 0-0 Burnley. MU melepaskan 37 tembakan namun tak satu pun yang mampu menembus gawang
lawannya meski menurunkan pemain termahal di dunia Paul Pogba serta Zlatan Ibrahimovic. Padahal kedua pemain itu samasama menakutkan bila menemukan ketajamannya. ‘’Dua hari lalu dia (Pogba) menjadi pemain terburuk di kopmpetisi Liga Utama Inggris,’’ jelas pelatih MU Jose Mourinho jelang laga melawan Fenerbahce di Turki. ‘’Padahal sebelumnya dia tampil mengesankan.’’ Ucapan Mourinho mengarahkan ke mantan gelandang Juve yang dibeli seharga 110 juta dolar AS musim panas ini. Pogba menyumbang gol saat MU membantai Fenerbahce 4-1 dua pekan lalu di Liga Eropa ini. Penampilannya tetap impresif saat MU menjungkalkan tetangganya Manchester City 1-0 di turnamen Piala Liga. MU dan Feyenoord samasama mengoleksi 6 poin di Grup A. Sementara Fenerbahce yang
MU - Penyerang Manchester United (MU) Zlatan Ibrahimovic dan rekan-rekannya memasuki lapangan pertandingan. dilatih Dick Advocaat dan diperkuat penyerang Belanda Robin Van Persie mengoleksi 4 poin. Bek MU Marcus Rojo menyebut permainan timnya telah sesuai rencana dan penuh intensitas sepanjang pertandingan. Persoalannya hanyalah gol yang tak tercipta meski puluhan peluang ada di depan mata. Bek Argentina itu akan dimainkan bersama Eric Bailly pada laga nanti. Chris Smalling, Michael Carrick dan Memphis Depay masih belum bugar dan Antonio Valencia cedera. Mourinho membuat kejutan dengan memanggil Bastian Schweinsteiger untuk ikut ke Turki bersama 20
rekannya termasuk Ibrahimovoic dan Wayne Rooney. Gelandang mahal Henrikh Mkhitaryan juga diikutkan dalam lawatan ke Fenerbahce. Pemain Armenia yang dibeli dari Borussia Dortmund itu tercatat hanya empat kali dimainkan Mourinho sepanjang musim ini. Sementara itu Inter Milan menang 1-0 atas Southampton dua pekan lalu. Namun jelang pertemuan kedua, Inter memecat pelatih Frank De Boer. Stefano Vecchi bertindak sebagai pengganti De Boer pada pertandingan tandang ini. Inter yang juga tak sukses di kompetisi Serie A Liga Italia, me-
Bali Post/rtr
nempati peringkat ke-3 klasemen Grup K dibelakang Sparta Prague dan Hapoel Be’er Sheva. Southampton tengah berusaha bangkit menyusul kekalahan telak atas Chelsea. Tim asuhan Claude Puel itu sebelumnya mencatat hasil imbang 1-1 melawan Manchester City. Di Grup E, AS Roma tampil buruk saat ditahan imbang tamunya Austria Viennna di Stadion Olimico yang berakhir 3-3. Tim asuhan Luciano Spaletti ditahan imbang Empoli 0-0 pekan lalu di Liga Prancois. Namun Roma menargetkan juara saat melawat ke kandang Vienna, Jumat nanti. (kmb39/afp)
16
OLAHRAGA
Kamis Paing, 3 November 2016
Mumbul FC Masih Kurang Tajam Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Mumbul FC berhasil mencukur lawannya Sawangan FC dengan skor 3-0 (0-0) pada lanjutan turnamen Piala Bupati Badung I/2016, Grup A, di Lapangan Samudra Kuta, Rabu (2/11) kemarin. Kendati unggul tiga gol, FC Mumpul masih dinilai kurang tajam lini depannya. Gol pembuka kemenangan Mumbul hasil sontekan Gede Guruh Krismana (67). Berawal dari umpan lambung Bayu Tri Permadi dari sektor kanan, disongsong gocekan Guruh hingga memperdaya kiper Sawangan Rahima Kautsar. Bayu Krisnadana menggandakan kemenangan di menit ke-79. Diawali sepak pojok IGN Sukajaya, bola lambung di mulut gawang, ditanduk Bayu Krisnadana, dan kembali menggetarkan jala Rohima Kautsar. Sontekan Putu Mustika di menit ke-83, kembali memperbesar kemenangan Mumbul FC menjadi 3-0. Manajer Mumbul FC Made Suarma menyatakan tim polesan Nyoman Jono Wirawan hingga kini mengemas poin 7. Ia pun menargetkan agar tinmnya bisa lolos ke babak delapan besar. Suarma mengakui Mumbul FC sebenarnya bisa menang besar, namun barisan penyerangnya kurang tajam. Karena itu, dirinya berharap ke depan, penyelesaian akhir (finishing) bisa diperbaiki, sehingga strikernya lebih produktif lagi dalam mencetak gol. Hasil lainnya, Perssib Blahkiuh unggul atas Cani Putra 4-1, pada Grup C, di Lapangan Cok Tresna, Sobangan. Keempat gol Perssib hasil bidikan Deni Mahendra (2), penalti Adi Wirawan (11), Redy Gunawan (18), dan Kadek Septiawan (84). Sementara Susila Putra Sibangkaja unggul atas Putra Mengwi 3-1, pada Grup D, di Stadion Mengwi. Ketiga gol (hattrick) Susila Putra diborong Andi Pradana (39, 42, 77), serta sebiji gol balasan Putra Mengwi diciptakan Wikanjana (78). (022)
Peraih Medali Olimpiade-Paralimpiade Resmi Terima Bonus Jakarta (Bali Post) Peraih medali pada Olimpiade dan Paralimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brazil secara resmi menerima bonus yang dijanjikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Pemberian bonus tersebut diberikan langsung Menpora Imam Nahrawi kepada atlet maupun pelatih yang sukses mengharumkan nama bangsa di Gedung POPKI PP-PON Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (2/11) kemarin yang juga dihadiri perwakilan pengurus cabang olahraga. Sesuai dengan janji dengan pemerintah, peraih emas dalam hal ini Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masingmasing berhak mendapatkan bonus Rp 5 miliar. Peraih perak yaitu Eko Yuli dan Sri Wahyuni berhak mendapatkan bonus masing-masing Rp 2 miliar dan peraih perunggu Paralimpiade yaitu Ni Nengah Widiasih berhak bonus Rp 1 miliar. Begitu juga pelatih. Richard Mainaky yang mengantarkan Tontowi/Liliyana meraih emas berhak mendapatkan bonus Rp 2 miliar. Pelatih angkat besi yaitu Dirja Wijardja dan Supeni yang masing-masing Rp 800 juta dan pelatih Ni Nengah, Toni Rusmanto sebesar Rp 400 juta. ‘’Ini yang sudah lama ditunggu-tunggu. Seharusnya bonus cair pertengahan November. Tapi karena ada keseriusan dari semua pihak maka bonus bisa diberikan secara cepat,’’ kata Menpora Imam Nahrawi saat memberikan bonus secara simbolis. Orang nomor satu di Kemenpora ini juga mengapresiasi kinerja Deputi Bidang Pembudayaan yang telah bekerja sesuai tugas dan fungsinya, bahkan bonus yang diberikan tanpa potongan pajak. Hal tersebut juga merupakan sebuah terobosan. ‘’Bonus sekarang diberikan secara utuh. Ini adalah salah satu bentuk penghargaan dan apresiasi pemerintah atas prestasi atlet maupun pelatih yang sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,’’ ujarnya menambahkan. Dalam pemberian bonus selain dihadiri oleh sang penerima juga dihadiri oleh perwakilan cabang olahraga. Selain itu, juga dihadiri oleh siswa-siswi Sekolah Olahraga Ragunan. Selain itu, juga siswa-siswa beberapa sekolah yang ada di sekitar PP-PON Cibubur. (ant)
Livoli 2016 Digelar di Ungaran dan Blora Jakarta (Bali Post) Kejuaraan Nasional Bola Voli Antarklub PGN Livoli 2016 digelar di Jawa Tengah yaitu di Ungaran, Kabupaten Semarang dan Blora, pada November dan Desember 2016. ‘’PGN Livoli sendiri terdiri atas Divisi Satu yang bertanding 6-13 November 2016 di Ungaran dan Divisi Utama 4-11 Desember 2016 di Blora,’’ kata Wakil Ketua V Bidang Kompetisi PP PBVSI Reginald Nelwan di Jakarta, Rabu (2/11) kemarin. ‘’Divisi Utama diikuti 13 tim putra dan 13 tim putri, sedangkan Divisi Satu diikuti 16 klub, masing-masing delapan tim putra dan putri,’’ ujarnya. Reginald melanjutkan klub-klub tersebut berasal dari sembilan provinsi di Indonesia yaitu Sumatera Utara, banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebagai tuan rumah, Jawa Tengah dipersilakan mengirim lebih dari dua tim. Karena itu, provinsi tersebut akan diwakili tiga tim putra dan tiga tim putri sepanjang kejuaraan. ‘’Itu belum termasuk Vita Solo yang didegradasi dari Divisi Utama musim 2015 lalu,’’ tutur Reginald. Livoli memang menggunakan sistem promosi-degradasi. Dua tim terbaik Divisi Satu Livoli sebelumnya otomatis akan naik atau promosi ke Divisi Utama. Sementara itu, dua tim terbawah Divisi Utama turun ke Divisi Satu. PBVSI sendiri menilai persaingan di PGN Livoli 2016 akan berjalan ketat, baik di perebutan gelar juara maupun laga-laga untuk menghindari juru kunci. ‘’Kami berharap dengan persaingan yang ketat, kualitas kejuaraan meningkat dan seiring dengan hal itu, atlet juga semakin kompetitif terutama untuk menghadapi ajang internasional,’’ kata Reginald. Adapun para peserta Divisi Utama PGN Livoli 2016 adalah tim putra yaitu Mars Probolinggo, Samator, TNIAU, Yuso Jogya, Indomaret Sidoarjo, Berlian Semarang, TNI-AL (tim promosi dari Divisi Satu) dan Pasundan Bandung (promosi). Tim putri yaitu ALKO Bandung, LNG Bontang, Petrokimia Gresik, TNI-AU, Bank Jatim, Mabes TNI, Vobgard (promosi) dan Mitra Kencana Semarang (promosi). Peserta Divisi Satu yaitu kelompok putra terdiri dari Bank Sumut, Mabes TNI (degradasi dari Divisi Utama), Asabri, Viking, Surya Muda, Porvid Sukun, Ivokas, Putra Semeru, Amanah, Ganevo, Borneo, Perdapa dan ALKO. Kelompok putri terdiri dari Popsivo Polwan, Bahrata Muda, Bravo, Vita Solo (degradasi), Ivokas, Voska ASMI, Putri Banyuwangi (degradasi), Dinas Pengairan, Bintang, JWS, Veni Vidi Vici, Tektona dan Pertiwi. (ant)
Bali Post/ant
KONTES - Peserta mengikuti kompetisi mobil hemat energi saat Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016 di kompleks Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (2/11) kemarin. Acara yang digagas Universitas Gadjah Mada dan diikuti 60 tim dari berbagai universitas di Indonesia itu guna meningkatkan kemampuan para mahasiswa dalam penguasaan ilmu dan teknologi automotif hemat bahan bakar serta ramah lingkungan. Kontes berlangsung hingga 4 November 2016.
Batal ke Popwil, Tim Sepak Takraw Putra Kecewa
Denpasar (Bali Post) -
Denpasar sebagai juara cabor sepak takraw putra SMP dan SMA pada Porsenijar berhak tampil mewakili Bali ke Popwil di DIY pada 14 November nanti. Tetapi mimpi mereka berlaga di kualifikasi wilayah tersebut potensial pupus menyusul keputusan tak tampil di ajang tersebut. Ketua Pengkot PSTI Kota Denpasar Farid Ahmad menanyakan kepada Disdikpora Bali terkait rencana pemberangkatan atlet Bali ke Popwil. Kenyataannya, Farid mendapat jawaban dari Disdikpora Bali bahwa karena dananya minim, sehingga Bali tak memberangkatkan cabor ke Popwil. ‘’Saya hanya minta rekomendasi dari Disdikpora, biarlah biaya kami tanggung sendiri,’’ tuturnya di Denpasar, Rabu (2/11) kemarin. Farid pun mendapat jawaban tetap tak diberi rekomendasi, sebab dikhawatirkan nanti cabor lain juga mengajukan hal yang sama. ‘’Terus terang, anak-anak kecewa berat, sebab pascajuara di Porsenijar Bali, mereka rajin berlatih lima kali dalam sepekan,’’ tegasnya. Farid menjelaskan, jika juara Porsenijar Bali tak berlaga ke Pop-
wil, otomatis atlet Bali absen dan jangan harap bisa tampil di ajang Popnas. Padahal, Farid optimis jika tim putra Denpasar mewakili Bali dipastikan lolos ke Popnas. Bali sendiri satu grup bersama DIY, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Banten. ‘’Kalau yang lolos dua tim, kami yakin bisa lolos. Apalagi, Jateng selaku tuan rumah Popnas tak perlu lagi melakoni Popwil,’’ ucapnya. Tim sepak takraw putra Denpasar yang mewakili Bali kelahiran 1999, bermaterikan siswa SMP dan SMA. Mereka adalah Feby, Agus, Panji, Faisal, Agus, Putra, dan Agung Lanang. Mereka ditangani duet pelatih Farid Ahmad dan Udiana. ‘’Anak-anak sudah lama persiapan, tetapi gagal tampil di Popwil, membuat mereka kecewa berat,’’ tandasnya. (022)
Bali Post/wan
KECEWA -- Tim sepak takraw putra SMP dan SMA Denpasar yang juara di Porsenijar Bali kecewa berat karena tak bisa tampil pada Popwil, di DIY, 14 November nanti, meskipun siap menanggung biaya sendiri.
BU Berharap Keberuntungan di Laga Kandang Terakhir Denpasar (Bali Post) Bali United (BU) bakal melakoni laga kandang terakhir menjamu Barito Putera pada Senin pekan depan di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar. Dalam laga tersebut, salah satu punggawa Serdadu Tridatu Syakir Sulaiman berharap keberuntungan menghampiri timnya. ‘’Kami akui belakangan ini tim selalu kesulitan untuk meraih kemenangan di kandang. Meski di setiap laga tim selalu mendominasi, namun apa akhirnya tim kalau tidak main seri ya kalah,’’ ungkap Syakir Sulaiman, Rabu (2/11) kemarin. Mantan punggawa tim nasional Indonesia U-23 saat perhelatan Asian Games 2014 tersebut mengaku Bali United
perlu keberuntungan lagi untuk bisa meraih kemenangan di kandang. Apalagi meladeni Barito Putera merupakan laga kandang terakhir yang bakal dilakoni timnya. Jadi, momen itu harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk meraih tiga poin. ‘’Jujur saya penasaran dengan sulitnya kami meraih kemenangan khususnya di putaran kedua. Namun inilah sepak bola. Sebuah tim bisa saja bermain bagus, namun tidak menang. Begitu juga sebaliknya. Sepak bola juga butuh keberuntungan. Mudahmudahan lawan Barito Putera keberuntungan bisa menghampiri agar tim mampu meraih kemenangan,’’ harapnya. Menanggapi soal banyaknya
komentar miring dari para suporter terhadap hasil yang diraih tim Serdadu Tridatu akhir-akhir ini, Syakir memiliki pandangannya sendiri. Dia mengimbau para fans untuk tetap bersabar lantaran kompetisi yang sebenarnya baru akan berlangsung tahun depan. Di sanalah baru tim akan berbicara soal prestasi. ‘’Kami mengerti keinginan suporter yang selalu ingin kami menang di kandang. Kami juga sudah bekerja keras, tetapi itulah hasil akhirnya. Namun kami harap dari fans tidak berhenti memberikan dukungan kepada kami. Karena dukungan mereka sangat kami butuhkan untuk meraih hasil terbaik,’’ jelas Syakir Sulaiman. (kmb41)
Bali Post/ant
IMBANG - Pesepak bola Bali United meluapkan kegembiraannya seusai mencetak gol pada pertandingan Torabika Soccer Championship 2016 melawan Bhayangkara FC di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (29/10). Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2.
Menpora Mengaku Belum Terima Undangan Kongres PSSI Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku belum menerima undangan untuk menghadapi Kongres PSSI dengan agenda pemilihan pengurus baru periode 20162020 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, 10 November. ‘’Belum ada undangan,’’ kata Imam Nahrawi dengan singkat di sela penyerahan bonus peraih medali olimpiade dan paralimpiade di PP-PON Cibubur, Jakarta, Rabu (2/11) kemarin. Meski belum mendapatkan undangan, orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini mendukung penuh pelaksanaan kongres yang waktu dan pelaksanaannya sudah setujui oleh FIFA itu. Pihaknya berharap pelaksanaan kongres pemilihan berjalan dengan sukses dan lancar.
Pihaknya juga mengajukan permintaan maaf jika pada Kongres PSSI dengan agenda pemilihan pengurus periode 2016-2020 tidak bisa memberikan dukungan secara finansial seperti yang dilakukan sebelumnya. ‘’Saat ini banyak terjadi pemangkasan dan pengiritan anggaran. Jadi kami saat ini tidak bisa memberikan dukungan secara finansial,’’ ucapnya menambahkan. Kongres PSSI di Ancol merupakan keputusan terakhir setelah sebelumnya terjadi polemik dalam penetapan lokasi kongres. PSSI berdasarkan rapat komite eksekutif menetapkan lokasi kongres di Makassar, namun tidak mendapatkan rekomendasi pemerintah. Sedangkan Kemenpora merekomendasikan di Yogyakarta. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 3 November 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dicari Pegawai Dapur Berpengalaman utk Usaha Jus di Seminyak 087862391976
Dcr karyawan bersih2 laki & Wanita,Bujangan.H.085333468877 A.BP.001.11.16.0000148
Looking SPG for Boutique, To be Placed at Ubud and Seminyak Areas,081338678121
B.BP.164.10.16.0001103
!!1,5Ajt=Gj+U.Mkn Reception Spa Wnta,08983399626
A.BP.001.11.16.0000146
Cari Karyawan Rest Putus Sekolah Hub:Dewi Sri Jl.Kartika Plaza 087761301643
B.BP.154.10.16.0001113
Need asap experienced HK/ Butler female&cook/Chef villa in Seminyak Call 0817943577 E:info@balivillamassilia.com
!Dcr Kary Hotel utk FB&HK,Lam lgsg ke Jl.Cokroaminoto63(Sltn Terminal Ubung)081236488688
Dcr Karyawan Wanita Untuk Catering Hub.087861207988
A.BP.001.11.16.0000096
Dcr Admin,Supir u/ Tk Bangunan,hub:085253988660
Cr PRT 20-30Th Tdr Dlm Gaji 1,3Jt Rajin Tekun 089509255504
Dcr Kywti Srbtn,Tdr dlm, Gj s/d 2 Jt T.082236165561
Cr Pembantu Gj1,5,Suster Gj2Jt yg Anter 500.T.081805481810
Dcr Sales Bhn Bangunan pengalaman,gj+bns+kms, Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022
A.BP.001.11.16.0000059
B.BP.004.11.16.0000013
Dcr Sgr Driver(B1),Mrktg, IT Tkns Listrik, Bw Lsng Lmrn ke BEC Teuku Umar 180-Dps-255080
D’Cari Sales & Sopir SIM A Min SMA umur maks 35th Krm Lam ke PT.Gunung Slamat T.410188
B.BP.001.11.16.0000002
B.BP.001.11.16.0000046
Cr Lk2 Rmh Mkn Min.SD,Mess,Gj Makan,Bns Dps Kuta085737647417
Dcr 12 Kry Reflxy,1Kasir,Jln. Jaya Giri IX/1 HP:082332953850
A.BP.001.11.16.0000084
Dcr Barwaiter,Spv,Manager u/ A.BP.001.11.16.0000142 Restauran H.775058,08113968877 Dcr QS min S1 Sipil Pglmn,Eng A.BP.001.10.16.0001970 Aktf8476574/subali81@gmail.com Dcr Sopir Kantor Lam:Jl.MahenA.BP.001.11.16.0000041 B.BP.154.11.16.0000032 dradatta Selatan No.11(Arah !!Dcr Cpt PRT Brsih2 TglDlm !!!Dicari PRT Tdr Dalam Wanita Max30Th Gj 1,7Jt. 082236810777 G.1,4jt081237903622/087861412911 Soputan) 0361-8466692 A.BP.001.11.16.0000074
B.BP.135.11.16.0000061
A.BP.001.11.16.0000089
B.BP.164.10.16.0001027
A.BP.001.11.16.0000124
***Dicari tukang packing Hub.085338223233 Segera
A.BP.001.11.16.0000128
Dcr:Front Office,Housekeeping, Driver,Engineering,Bellboy, Security,PRT&Bag.Hukum utk Hotel Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali
A.BP.001.11.16.0000092
Dcr Krywn/ti Admin Min.D3/S1 & Spr Sim B1 Kirim CV ke Jln.Teuku Umar Barat 331/081916499222
B.BP.166.11.16.0000055
A.BP.001.11.16.0000139
!!!Cari PRT Tidur dalam Gaji Memuaskan Hub.081338410002
B.BP.141.11.16.0000057
Dcr HK,Waiter/ss Tunjung Bali 0361-762990
A.BP.001.11.16.0000132
B.BP.145.11.16.0000047
!!Karyawati Min. SMA,SIM C,Gaji Tinggi,Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888Dps
!!Karyawati Mini Market SD/SMP Dalung Serius H:081916404050
Dibthkan Chef,Cook,Waiter dan Waitress Hub:286826, 952333
A.BP.001.11.16.0000104
Dibutuhkan segera.Part time sales consultant & lead generator.Waktu flexible.Bisa mulai secepatnya.Pelajar boleh mendaftar.Hub 0816570164
A.BP.801.11.16.0000085
A.BP.001.11.16.0000016
B.BP.004.11.16.0000049
Dicari Karyawati Sebagai Penjaga Toko Souvenir Lokasi Dijalan Pantai Berawa,Canggu Tlp:081907545078
B.BP.004.11.16.0000015
Dcr Staff House Keeping Htl Dps 081 936 008 333
A.BP.001.11.16.0000075
Dicari Karyawati untuk Tenaga Bersih2 Divilla Kerja 3Jam Perhari bisa Bhs Inggris Almt Jln Pantai Berawa,Canggu 087862521828
A.BP.001.11.16.0000094
Dcr Therapis Wnt Brpglm/Blm, H:087761133786 Pin BB:5B000814
A.BP.156.10.16.0002024
Dcr Tng Serabutan Tgl Dalam Hub.08113854405
A.BP.001.11.16.0000077
Dicari Segera Sopir,MD,Helper, u/Persh Distributor Hub: (0361)426276,081999561887
A.BP.001.11.16.0000135
Dcr karyawati u/Warung Nasi di Tegal Buah Hub.0818355251
A.BP.001.11.16.0000138
Dicari Therapist(Laki-Laki), Tinggi Min160,Max 35 Tahun, Sopir bisa Bahasa Inggris & Mengenal Area Nusa Dua, Reception bisa Bahasa Inggris, bisa Computer,Night Cleaning Crew Laki-Laki.Kirim CV ke jarimenari@jarimenari.com / Jl.Raya Basangkasa #47 Seminyak. Tlp.(0361)736 740
B.BP.004.10.16.0000890
Dicari Tukang Patrun Freelance Jl.Mertanadi No.72C Hub:Putu No.0812-3510-1479
A.BP.001.10.16.0002038
Dicari Waiter Lamaran Restoran Hongkong Jl.Gajah Mada 99 Dps
A.BP.001.11.16.0000119
Dicr Penjahit,Bag.Produksi(SIM A), Tk.Potong u/Garmen.Lam Jl.Laksamana I/6 Dps atau Email: lgproduction168@yahoo.com
A.BP.001.11.16.0000134
Villa at Balangan Need Staf Rsrvation,SalesFO,Butler,Driver, Engeneering,Eccomers,Email to:lenixsun_villa@yahoo.co.id A.BP.001.11.16.0000079
A.BP.001.11.16.0000080
Dicr Staff Berbahasa Mandarin PT.Neverneverland Travel 0361-757636/08113869543
B.BP.004.10.16.0001016
Looking for Bartender&Waitress for Brazilian Aussie BBQ resto call 082144450099 for appoitm ent derrick@kutatownhouses.com
B.BP.004.11.16.0000014
Looking for Secretary for Furniture Company in Kediri/Tabanan,CV to contact@casamoderno.com +62 821 44835239
B.BP.004.11.16.0000016
PT.XPS Link Bth:Acct(minD1,single, max28th)Oprational,KurirMtr, OB.Jl.G.Soputan I/107,8466317
A.BP.001.10.16.0001681
Pers otomotif Interior Bth Sales Laki-laki 22-35Thn Lamaran Lederpro Jl.Roon No.19 Dps 08133860237 lederpro.hrd@gmail.com A.BP.001.11.16.0000113
Yamaha Bisma Dicr 8 Mekanik Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.10.16.0002017
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post !!!Cash/Krd Jual Mrh Rmh Mnmls 2Lt Sekar Jepun H.081558041018 Dj Rmh 2Lt LB.90 LT.115 Kertadalem Sari 1 Hub:081337370000
DIJUAL TANAH Djl Tnh Cav Lok Bypas IB Mantra 150mtr dr Bypas 200Jt/A Hub.081338382564 081916141464
Taruna CL’2002 Efi AsBali Orisinil 61Jt T.081239617999
Djl Rumah Kos 8 Kmr Lok.Kampus UNUD Jimbaran Hub.08123805574
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121
HONDA
R LT2 4,5A Ling Aptmen M.Datta Sltn,Hal Dpn Blkg Luas,Cck Rmh /Ktr 081337549000/081246382168
Tnh 1 1/2Are Jln Cokroaminoto G.Kedondong Dps,081353341547
COLT
Dijual Colt Diesel/Canter 2014 Murah Pribadi Hub:081933106626
B.BP.141.11.16.0000059
A.BP.001.11.16.0000129
DAIHATSU
A.BP.176.10.16.0002025
B.BP.141.11.16.0000062
A.BP.001.11.16.0000097
Jazz RS MT Th’14 Strip Pth+Asesoris Tg1 Kon.Mls,085857065545
A.BP.813.11.16.0000083
A.BP.001.11.16.0000131
Rmh 2Lt 2unt 3KT,2KM Perum Nuansa Sandat T.082144857060
ISUZU
New Panter LV’2006 Silver Istw sekali 104juta,H.085100456477
A.BP.001.11.16.0000073
B.BP.164.11.16.0000056
Karimun’2002 GX Silver Super Panther Grad Touring’12 As DK Hitam STNK Baru 081236009045 Istimewa,Audio,H.085100456477 A.BP.001.11.16.0000133
B.BP.164.11.16.0000054
TOYOTA
MITSUBISHI
Avanza G’11 Silver,Samsat baru, mulus T.081353156600
Dijl Mbl PU Strada Pth Th 2013 Akhir BU 135Jt T.087852889977
B.BP.004.11.16.0000050
SUZUKI
Dijual Cpt Suzuki Pick UP Thn’2004 Hub:08123981401
A.BP.001.10.16.0002026
Lexus RX 270 Th’2011 Hitam KM25Rb AsDK 575jt,081999315168
B.BP.141.11.16.0000060
Toyota Harrier 2010 Htm Pjk Br A.BP.001.11.16.0000144 Agya TRD S Th2014 Hitam Manual Tgn1,istw,350Jt Ng 08123805504 A.BP.001.11.16.0000105 Tgn 1 Hub:087862270180 BUC
A.BP.001.11.16.0000130
T36/70 KeboIwa450Jt,Rmh Prmnas Kav Canggu 2A Hub.081239851138
A.BP.001.11.16.0000149
DISEWAKAN RUMAH Rmh kost 3 Lt 8 Kmr Garasi Ls 60 Jt/Thn Hub.082244451555 A.BP.001.11.16.0000082
A.BP.001.11.16.0000095
Djl T.Hiace Th’13 W.Putih Lkp A.BP.001.11.16.0000100 Ijin Prwt 5Th Ors,Asli Bali Karimun’2002 50Jt 081236097470 Tg1 DoubleTV Istw,081236984666 Jl.Marlboro IX No.1 Denpasar A.BP.001.11.16.0000076
PENDIDIKAN
Innova G’08 Hitam Manual DK Hub:287727/289032
Rmh Lt3 1,7A Jl.Utama Sedap Mlm Cck Kantor-Ruko1,8M,0817565823
A.BP.001.11.16.0000126
BIRO JASA
DIJUAL RUMAH Rumah @Jl.P.Moyo Strategis LT/LB 165/220 5KT.081237446655
KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:081337686936
A.BP.001.11.16.0000145
AC
A.BP.001.11.16.0000107
Djl Tnh 36 are di Cemagi 0361466842 - 081337283254 081338791301 - 081934310335
A.BP.001.11.16.0000109
Djl Tnh Kav Ls 1,5Are Lok:Komp Per.Bali Beach,087827984666
A.BP.001.11.16.0000127
A.BP.001.11.16.0000091
Jl Tnh 2A Jl.Aspal 6m Dlm Kota dkt Pura Demak Hub:0818350880
A.BP.001.09.16.0001743
Jual Tanah 1Are 2Are 3Are Jimbaran 081338734870
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
BUC Tnh diMuding 1,4Are,Dalung 90m2,Bukit 4Are 08124606929
B.BP.166.11.16.0000053
Dijual Tanah Luas 3,25Are Jl.Bukit Leastari II Jimbaran Ling Vila BUC Hub.081338675243
A.BP.001.11.16.0000111
Djl Tanah 250Jt/A dekat Bypass di Pering Jl.Utama 08123923726
A.BP.001.11.16.0000125
Djl Tnh 1,3 Are,Lbr Dpn9,25mtr Jln.Sekar Tunjung XIV Gatsu Timur Hub.081916750254,Maaf TP
A.BP.001.11.16.0000028
Tnh Kavl Jl.Anggung Lukluk Bdg Hb:081999306817/08113946240 A.BP.001.11.16.0000140
A.BP.001.10.16.0001977
A.BP.001.11.16.0000121
BIRO JASA
A.BP.001.11.16.0000001
Djl Tnh 200m2,Luwus Baturiti Tbn 0361466842-081338791031 087862974863
SALON
A.BP.001.11.16.0000123
A.BP.001.11.16.0000087
Murah! 50Jt/A LT.33A,14A Tbnan 10A Klk Asp Prmhn 085100726148
A.BP.001.11.16.0000106
Tnh Kav Lok.Takmung Klungkung Cash/Kredit Hub:081337388558
B.BP.821.11.16.0000008
DISEWAKAN TOKO Disewakan toko Lt1, Jl.Tukad Irawadi No.18 Dps Hub.Hp.08113935518/0361-235122 A.BP.001.11.16.0000150
Sewa Toko Jl.Nakula 88A Legian 4x14 @50Jt & 8x14,H:0811392629 A.BP.001.11.16.0000090
Badut Sulap Fun Games Dekorasi Keren Murah HP/WA 081338544255
DICARI TANAH Dicari Tanah 1-2A Lokasi Denpasar 400jt-an,082247524900
A.BP.001.10.16.0002006
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.141.11.16.0000058
DISEWAKAN HOTEL Ovr Knt Hotel Lok.Legian 56Kmr +Pool,3Lt Sisa27Th085107418881
A.BP.001.10.16.0001892
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
A.BP.001.11.16.0000114
A.BP.001.10.16.0001978
DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakkan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2.08123812222
Peluanasan/Gestun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545 A.BP.001.10.16.0002001
Siup Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155
A.BP.153.11.16.0000143
DIJUAL RUKO Ruko Lokasi Jl.Utama Slt Pasar KerambitanTabanan 085107711196
A.BP.001.10.16.0001067
KEHILANGAN Hilang Buku KIR DK 9594 AX AN:Nelvi Chaterine
A.BP.167.11.16.0000120
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Tempat Usaha/Gdg LT. 2A LB 1A T.Bdg Idk 08179738635
A.BP.001.11.16.0000103
Hlng BPKB DK3295FB No BPKB: E-1485497-O AN:Ni Nengah Sukerti
A.BP.001.11.16.0000099
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.11.16.0000024
PELUANG BISNIS
A.BP.001.11.16.0000078
Dijual Galon Aqua Stok Banyak Harga 28Rb Hub.08123890014
MESIN Jual Msn Cuci(30KG)&Msn Pengering(30KG)55Jt Hb:081999656888
SERVICE
SERVICE
A.BP.001.11.16.0000147
A.BP.001.11.16.0000102
KONTRAKTOR BIRO JASA
BIRO JASA
AC
DIJUAL MOBIL
PINJAMAN
SERVICE
DIJUAL MOTOR
SERVICE
FOTOCOPY
C.0000847-kom
18 BRI Dorong Satu Juta UMKM ’’Go Digital’’ Jakarta (Bali Post) BRI memberikan dukungan kepada pemerintah dalam upaya menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Salah satunya dengan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui platform digital dalam rangka mendukung program satu juta domain. Komitmen tersebut tertuang dalam kerja sama antara BRI dan Kemenkominfo. Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Menkominfo Rudiantara dan Dirut BRI Asmawi Syam di Jakarta, Rabu (2/11) pagi. Dirut BRI Asmawi Syam mengatakan, sebagai bank yang fokus pada segmen UMKM, BRI mendukung program 1 Juta Domain Gratis untuk UMKM yang diinisiasi Kemkominfo dalam rangka peningkatan transaksi e-commerce di Indonesia. Program 1 Juta Domain Indonesia Go Online ini merupakan pemberian nama domain Indonesia secara gratis selama satu tahun dengan sasaran UMKM yang memiliki potensi penjualan online. Setelah mendaftar untuk mendapatkan domain gratis, kata Asmawi, para pelaku usaha UMKM akan diberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website. Asmawi meyakinkan, program ini sangat menguntungkan bagi nasabah UMKM BRI, karena dengan memiliki website maka penjual tidak lagi dibatasi ruang dan waktu, memiliki jangkauan lebih luas dan manajemen usaha yang lebih efektif, sehingga akan meningkatkan daya saing serta skill digital entrepreneur untuk menghadapi bukan hanya persaingan di pasar domestik, tetapi di masa mendatang juga akan menjangkau pasar internasional. Sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan program ini, kata Asmawi. BRI telah melakukan sosialisasi internal di 12 Kantor Wilayah BRI yang meliputi 10 provinsi di Indonesia dan terus melakukan sosialisasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Selain sosialisasi internal, Bank BRI bersama Kemkominfo telah memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website kepada nasabah BRI di Yogyakarta, Bekasi, Cianjur, Cirebon, Bandung, Banjar, Tasikmalaya dan Sukabumi. Di samping Program 1 Juta Domain Gratis, BRI telah berkontribusi untuk pengembangan digitalisasi UMKM, di antaranya peluncuran aplikasi e-UMKM dan e-Pasar. E-UMKM berupa iklan baris (directory) pada Web BRI yang menampilkan informasi dan kategori produk UMKM yang menjadi nasabah BRI. Web tersebut berisi mitra UMKM binaan Bank BRI. (010)
EKONOMI
Kamis Paing, 3 November 2016
16 Kecamatan Jadi Lumbung Cabai
Banyuwangi (Bali Post) Cabai menjadi salah satu komoditi andalan baru di Banyuwangi. Apalagi, produksi cabai di kabupaten ini terbesar di Jawa Timur. Pasokannya dikirim ke beberapa kota di Jawa, termasuk Bali. Kini, sebanyak 16 kecamatan dijadikan lumbung budi daya cabai, total mencapai 190 hektar. Dari jumlah itu, diprioritaskan cabai besar dengan luas 115 hektar. Sisanya cabai rawit 75 hektar. ‘’Kita kembangkan dua jenis cabai di 16 kecamatan. Program ini sudah berjalan tiga bulan terakhir,’’ kata Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Rabu (2/11) kemarin. Di tahap awal, katanya, ada sembilan kecamatan yang dijadikan sentra cabai besar. Masing-masing Kecamatan Srono, Cluring, Gambiran, Singojuruh, Songgon, Siliragung, Genteng, Sempu, dan Kalibaru. Sedangkan cabai rawit ada di delapan kecamatan,
antara lain Wongsorejo, Purwoharjo dan Cluring. Untuk mengawal sentra cabai ini, Anas mengklaim sudah menerjunkan 174 petugas penyuluh lapangan (PPL). Rinciannya, 124 PPL Pembak dan 50 tenaga harian lepas dari Kementerian Pertanian. Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Banyuwangi Ikhrori Hudanto menambahkan, Banyuwangi merupakan produsen cabai terbesar di Jawa Timur. Tahun 20015, luas panen cabai kecil mencapai 2.970 hektar, total produksi 21.146 ton. Sedangkan cabai
besar produksinya 14.684 ton dengan luas panen 1.254 hektar. Produktivitas cabai kecil mencapai 71,20 kuintal per hektar. Sedangkan cabai besar 117,10 kuintal per hektar. ‘’Selain meningkatkan pendapatan petani, program sentra cabai ini untuk ikut menjaga ketersediaan komoditas cabai sepanjang tahun,’’ jelasnya. Sebagai percontohan, pihaknya melibatkan 24 kelompok tani. Sejumlah bantuan dikucurkan. Mulai benih, pupuk organik dan peralatan pompa air. Sistem tanam menggunakan manajemen pola produksi, yakni proses penanaman tak dilakukan serempak di awal musim hujan atau kemarau. Bahkan, ketika kemarau, tanaman cabai tetap bisa digalakkan dengan bantuan mesin pompa. ‘’Jadi, proses tanam kita jadwal secara bertahap,’’ pungkasnya. (kmb30)
PAMERAN WAYANG - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga membuka pameran wayang, keris, dan batik yang diselenggarakan Universitas Airlangga dalam rangka Festival Budaya dan Ekonomi Kreatif didampingi Rektor Universitas Airlangga dan Wakapolda Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (1/11) lalu.
Presiden Joko Widodo
Bali Post/ant
Presiden Ingin Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6 Persen Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pertumbuhan ekonomi pada tahun depan bisa melampaui 6 persen agar APBN 2018 semakin sehat. ‘’Masuk ke APBN 2018, yang pertama yang kita inginkan nanti ada pertumbuhan di atas 6 (persen),’’ kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar dalam rapat paripurna di Istana Negara Jakarta, Rabu (2/11) kemarin. Presiden menyadari untuk mencapai itu tidaklah mudah karena juga harus ada investasi yang tumbuh di atas 10 persen. Ia sekaligus meminta Kepala BKPM untuk menyampaikan perkiraan-perkiraan termasuk langkah antisipasi yang harus dilakukan. ‘’Kemudian juga penopang lainnya, konsumsi mestinya tumbuh di atas 5 (persen), ekspor juga sama tumbuh kalau bisa di atas 4 (persen), impor juga tumbuh paling tidak dua sampai tiga,’’ katanya. Namun, ia menegaskan angka-angka itu masih menyisakan ruang untuk dikoreksi bahkan ditingkatkan lagi. Pada kesempatan itu, Presiden ingin mengubah tradisi yakni membahas APBN 2018 lebih awal agar dalam pelaksanaannya nanti semakin baik. (ant)
19
Kamis Paing, 3 November 2016
Praperadilan Irman Dinyatakan Gugur Jakarta (Bali Post) Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang dimohonkan oleh mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. Dalam putusannya, hakim tunggal I Wayan Karya menyatakan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Irman Gusman gugur karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan pelimpahan berkas perkara. ‘’Mengadili, menyatakan permohonan praperadilan gugur dengan segala akibat hukumnya. Dan menghukum biaya perkara sebesar nihil kepada pemohon,’’ kata hakim I Wayan Karya di Ruang Sidang Utama PN Jakarta Selatan, Rabu (2/11) kemarin. Sebelumnya, KPK telah melimpahkan berkas penyidikan Irman Gusman, selaku tersangka kasus dugaan suap pengurusan kuota gula impor untuk wilayah Sumatera Barat ke tahap penuntutan. Penyidik juga melimpahkan berkas dua tersangka lainnya, yakni Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi. Pelimpahan berkas Irman Gusman dilakukan lima hari menjelang pembacaan putusan atau pada 28 Oktober 2016. Tim kuasa hukum Irman Gusman sudah mengajukan protes atas pelimpahan berkas ini. ‘’Tanggal 28 Oktober 2016 sudah dilakukan pelimpahan perkara atas nama Irman Gusman dengan nomor Perkara 112/pid.sus. pn.jakpus. Dengan dilimpahkannya berkas perkara maka status tersangka pun berubah menjadi terdakwa. Sehingga hakim praperadilan mempertimbangkan dalam hal praperadilan belum selesai maka perkara pokok sudah dilimpahkan maka perkara praperadilan gugur,’’ kata hakim Wayan Karya. Dengan gugurnya permohonan praperadi-
lan tersebut maka hakim menganggap tidak perlu ada pertimbangan mengenai isi petitum dari permohonan praperadilan yang diajukan oleh Irman Gusman. ‘’Karena dinyatakan gugur maka hakim praperadilan tidak mempertimbangkan permohonan a quo. Dan pemohon dihukum biaya perkara,’’ ujarnya. Perkara Irman Gusman berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu, 17 September 2016 dini hari terhadap Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto isterinya, Memi, dan adik Xaveriandy serta Ketua DPD Irman Gusman di rumah dinas Irman di Jakarta. Kedatangan Xaveriandy dan Memi untuk memberikan uang senilai Rp 100 juta kepada Irman yang diduga sebagai ucapan terima kasih karena telah merekomendasikan kepada Bulog agar Xaverius mendapatkan jatah untuk impor tersebut. Irman Gusman disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Penyidik KPK menilai Xaverius dan Memi terbukti menyuap Irman dan jaksa Farizal yang menangani perkara dugaan impor gula ilegal dan tanpa Standar Nasional Indonesia (SNI) seberat 30 ton di mana Xaverius merupakan terdakwanya. KPK sudah menggeledah gudang gula dan rumah Xaverius pada 18 September di Padang dan membawa dokumen dan alat elektronik. Sedangkan pada 19 September, penyidik KPK memeriksa 3 pegawai Xaverius dan seorang swasta di Padang. (kmb4)
Lebih Kejam
Dari Hal. 1
‘’Fitnah lebih kejam dari pembunuhan dan sekaligus itu penghinaan,’’ kata SBY. Tentang kematian pegiat HAM Munir, yang dokumennya tidak ada sampai kini, dia katakan, masih ada pihak yang mengejar dan mencaricari kesalahan dia terkait dokumen laporan TPF Munir. Bahkan, ada yang men-
gatakan SBY harus diperiksa Jaksa Agung. ‘’Kemudian saya mendapat laporan bahwa jajaran Kejaksaan Agung mau bicara dengan saya. Apa tidak terbalik dunia ini jika SBY dituduh terlibat dalam konspirasi pembunuhan Munir. Come on, gunakan akal sehat,’’ tegas Yudhoyono. Dia menyatakan penegakan hukum terkait kasus Munir pada era pemerintahannya
sudah dijelaskan terang benderang. Pemerintahan Jokowi, katanya, juga sudah mendapatkan laporan rekomendasi TPF Munir. ‘’Jangan diputarbalikkan,’’ kata SBY. Terakhir, Yudhoyono mengklarifikasi berita bohong yang menyebut dia memiliki harta Rp 9 triliun dan menerima rumah seluas 5.000 meter persegi dari negara atas statusnya sebagai mantan presiden. (ant)
Kamis, 3 November 2016 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Melalui Banten Kita Maknai 3 Kerangka Dasar Agama Hindu (1) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Kartun Adi Parwa (2) 08:00 Wita Education On Bali TV 08:35 Wita Bali Channel Tourist TV 09:05 Wita Lila Cita Janger SMKN 1 Singaraja 10:05 Wita Lejel Home Shopping
11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Ista Dewata 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Melalui Banten Kita Maknai 3 Kerangka Dasar Agama Hindu (1) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita DW TV 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Kidung Interaktif 15:30 Wita DW TV 16:05 Wita Education On Bali TV 16:30 Wita Dunia Pendidikan 17:05 Wita Agrobisnis 17:30 Wita Taman Sari TK Kumara
Bhuwana III (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Giliran Anda 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Lila Cita Arja Penarungan (3) 21:00 Wita Bali Channel 21:30 Wita Berita dan Bincang Terkini 21:35 Wita Mahadewi 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Drama Gong Sampik Ing Tai (4) 23:00 Wita Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (4) 24:00 Wita Closing
Kuliah di ITB Dari Hal. 1
Masa kritis kehidupannya dialami sejak bersekolah di SD, SMP, SMA bahkan sampai kuliah di ITB Bandung tahun 1981. Sebagai orang yang berlatar belakang pendidikan sebagai dosen kemudian terpilih sebagai anggota DPR-RI yang bertugas di Komisi X membidangi pandidikan selama tiga periode, Koster menilai bahwa model pendidikan dan sistem pembelajaran yang diterapkan di SMAN Bali Mandara adalah satu-satunya model di Indonesia, tidak ada di daerah lain. Model dan sistem yang diterapkan di sekolah ini memiliki dua dimensi sekaligus, yaitu dimensi pendidikan dan dimensi kemanusiaan. Dimensi pendidikan dilihat dari misinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang sesuai dengan amanat dalam Pembukaan UUD Tahun 1945 dan melaksanakan sistem pendidikan sesuai dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional terutama jenis pendidikan layanan khusus. Dimensi kemanusiaan bisa dilihat dari peserta didiknya yang khusus melayani siswa berasal dari keluarga tidak atau kurang mampu. Ini merupakan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat miskin, yang mengandung makna memuliakan dan memanusiakan manusia, suatu keberpihakan yang berlandaskan pada ajaran agama Hindu. Bagi PDI Perjuangan, keberpihakan kepada para siswa mikin itu merupakan implementasi dari ideologi marhaenisme. Oleh karena itu, model dan sistem pendidikan yang dilaksanakan di SMAN Bali Mandara ini harus dipertahankan dan didukung oleh semua pihak. Bahkan bila perlu dikembangkan dan ditingkatkan ke depan. Dalam konteks ini pulalah, dengan jujur dan gamblang memohon doa restu
kepada siswa, guru dan orangtua siswa agar KBS bisa terpilih menjadi gubernur pada pemilihan gubernur Bali tahun 2018 nanti. Ia pun menyampaikan posisinya dengan sangat jelas dan tegas bahwa model dan sistem pendidikan di SMAN Bali Mandara ini akan terus dikembangkan dan ditingkatkan sasarannya agar bisa lebih banyak menjangkau para siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu yang ada di seluruh Bali. Model pendidikan ini bisa menjadi bagian dari strategi kebijakan dalam mengatasi kemiskinan dan menanggulangi pengangguran secara permanen. ‘’Itu pasti akan dilakukan oleh KBS,’’ katanya yang kemudian mendapat sambutan meriah dari para siswa yang hadir dalam acara tersebut. Bahkan, Koster berjanji akan memberikan bantuan program bantuan Bidikmisi kepada para lulusan sekolah ini ketika sudah diterima masuk sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi mana pun. Bahkan, DPR telah memutuskan bahwa program Bidikmisi tetap dilanjutkan pada tahun 2017 mendatang. Demikian pula Komisi X DPR-RI bersama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi telah memutuskan program bantuan Bidikmisi yaitu bantuan pendidikan siswa miskin berprestasi yang meliputi biaya kos per bulan dan biaya kuliah per semester. Sehingga mereka mampu mengikuti kuliah sampai lulus tanpa kesulitan biaya. Koster pun memuji bahwa sistem seleksi dan pembelajaran yang diterapkan di SMAN Bali Mandara ini bersifat paripurna. Karena lulusannya tidak saja berkualitas tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi, sehingga akan menjadi sumber daya manusia profesional bermutu yang memiliki daya saing dalam menghadapi persaingan baik dalam skala lokal, nasional dan global. (ad152)
Membekuk Pelaku
Dari Hal. 1
Rahmat Satria terkena OTT pungli di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur dengan dugaan menerima uang ratusan juta rupiah saat ruangannya digeledah. Sebelum Rahmat Satria ditangkap, tim Saber Pungli terlebih dahulu membekuk sejumlah pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pekan lalu, di
antaranya empat orang dari PT Akara Multi Karya sekaligus direktur utamanya yang berinisial AH saat meminta uang kepada importir. Saat OTT, Bareksrim Polri menyita uang tunai Rp 600 juta dan sejumlah dokumen, yang diduga total pungli yang menghambat kelancaran arus barang atau dwelling time di pelabuhan itu mencapai Rp 10 miliar. (ant)
Masalah Ahok Dari Hal. 1
Ia kembali menegaskan bahwa tatkala masalah Ahok sudah terjawab, menurutnya, tujuan demonstrasi sudah terpenuhi. ‘’Lalu tujuan demonstrasi itu apa ya, apalagi kalau sampai menimbulkan keresahan masyarakat, mengganggu kebebasan masyarakat, mengganggu orang kerja, mengganggu orang cari makan ya… berarti kan yang rugi masyarakat,’’ katanya. Untuk itu, ia mengimbau agar aksi unjuk rasa yang dilakukan tidak menjurus kepada aksi-aksi yang negatif. Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mendatangi Markas Komando Brigade Mobil (Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (1/11), untuk mengecek kesiapan para personel guna mengamankan aksi demonstrasi organisasi massa yang direncanakan berlangsung 4 November 2016. ‘’Saya instruksikan Korps Brimob untuk mempersiapkan fisik dan psikis agar benarbenar siap menghadapi aksi demo yang waktunya mungkin akan panjang,’’ kata Jenderal Tito. Tito juga mengingatkan Korps Brimob agar melindungi demonstran selama unjuk rasa.
‘’Yang demo adalah saudara kita, kita harus lindungi, layani, dan ayomi mereka sesuai aturan UU. Koridor kita cuma satu, sistem hukum. Kita wajib memberikan perlindungan,’’ katanya. Namun, dia memerintahkan aparatnya menindak provokator pendemo dan pelanggar aturan. ‘’Kalau ada pelanggaran hukum, lakukan tindakan hukum dari persuasif sampai keras!’’ tegasnya. Kapolri minta jajaran Brimob mampu mengamankan jalannya aksi unjuk rasa agar tidak sampai berujung anarkis. ‘’Waspadai jangan sampai demo jadi anarkis, kacau. Kekacauan bisa terjadi karena beberapa faktor (termasuk) faktor pendemo sengaja melakukan aksi provokatif,’’ kata Kapolri. Seperti diketahui, organisasi-organisasi massa Islam berencana melakukan unjuk rasa di beberapa titik di Ibu Kota, termasuk Balai Kota DKI Jakarta, Istana Presiden, dan Monumen Nasional serta Bekasi dan Tangerang pada 4 November. Mereka akan mendesak penegak hukum segera menuntaskan proses hukum perkara tuduhan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (ant)
Hanya Pencitraan Dari Hal. 1
Bahkan, dirinya sepakat dengan apa yang disampaikan politisi Ruhut Sitompul bahwa Presiden Jokowi dan Prabowo adalah demokrat sejati. ‘’Beda halnya dengan SBY yang melakukan safari politik melalui pertemuan dengan Menkopolhukam Wiranto dan Wapres Jusuf Kalla,’’ katanya. Menurut anggota Komisi I DPR ini, pertemuan tersebut ternyata hanya pencitraan dan dibingkai lebih ke klarifikasi personal, meskipun akhirnya itu terbantahkan sendiri dengan pernyataan SBY hari ini. Sebelumnya, Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut mengomentari terkait kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja
Purnama atau Ahok. Menurut SBY, jangan sampai ada anggapan jika Ahok yang kembali mencalonkan diri sebagai gubernur itu tidak tersentuh hukum. ‘’Kalau ini Pak Ahok, jangan sampai beliau dianggap kebal hukum. Jangan sampai ada tudingan Ahok tidak boleh disentuh,’’ kata SBY dalam keterangan pers di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu kemarin. Dia meminta, pihak kepolisian dapat menyelesaikan kasus dugaan penistaan agama tersebut hingga tuntas, sehingga tidak ada anggapan Ahok bisa bebas dari kasus tersebut. SBY juga mengajak seluruh rakyat Indonesia agar menghormati semua proses hukum yang tengah dilakukan Mabes Polri dan juga meminta rakyat Indonesia tidak membuat gaduh. (ant)
Kripa Sebut Membual, Karna Yakin Beri Duryodhana Kemenangan
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Tujuh Puluh Tujuh)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DAHULU, kata Guru Kripa, putra-putra Dhritarashtra ditangkap dijadikan tawanan oleh para gandharva. Semua pasukan bertarung sengit kecuali dirimu sendiri, Karna. Bahkan kamu, lanjut Guru Kripa kepada Karna, yang pertama kali melarikan diri. Di kota Virata dengan bersatu bersama, termasuk Duryodhana sendiri, dan saudaramu yang lebih muda telah dikalahkan oleh Partha dalam pertempuran tidak seimbang itu. Sesungguhnya, engkau Karna, tidak sebanding bahkan dengan salah seorang dari putra-putra Pandu itu, apalagi dengan Phalguna di medan pertempuran ini. Bagaimana kemudian engkau dapat mencobacoba untuk menaklukkan semua putra Pandu, dengan Sri Krishna di depan mereka? Engkau larut dalam banyak bualan, Karna. Oh putra Suta, libatkan dirimu sendiri saja dalam pertempuran, tanpa mengatakan apa pun. Kerahkan keberanianmu yang sesungguhnya tanpa larut dalam bualan adalah kewajiban ksatria yang baik. Engkau, oh putra Suta, selalu
berteriak lantang, seperti awanawan kering pada musim gugur. Apa yang engkau katakan, hal itu hanya menunjukkan kelemahan dirimu sendiri saja. Jadi, itu oh dirimu menjadi tanpa arti. Sang Prabu Duryodhana bagaimanapun tidak mengerti hal itu. Engkau meraung, oh putra Radha, tetapi sepanjang engkau tidak melihat putra Pritha itu. Raungan-raungan ini menghilang ketika engkau melihat Partha ada di dekatmu. Sungguh, engkau meraung sepanjang engkau tidak berada dalam jangkauan panah-panah Phalguna. Raungan-raunganmu menghilang ketika engkau dibombardir panah-panahnya Partha itu. Para ksatria menunjukkan keunggulan mereka dengan memakai lengan-lengan dan bahu-bahunya. Para brahmana menggunakan ucapan suci dalam formulasi mantra-mantra, yantra dan juga tantra. Arjuna si ksatria utama pilih tanding itu menunjukkannya dengan memakai anak-anak panah surgawi dan busur Gandivanya yang hebat. Tetapi Karna memperlihatkan istana-istana yang dia bangun di
awing-awang. Siapa di sana yang akan sanggup menahan Partha. Dia sangat istimewa. Dia satusatunya ksatria yang mampu menyenangkan Rudra itu sendiri dalam pertempuran. Demikian putra Saradwata alias Guru Kripa mencerca Karna, yang utama dari para pemukul itu. Karna kemudian menjawab Kripa dengan nada berikut ini, ‘’Pahlawan-pahlawan selalu berkoar seperti awan-awan pada musim hujan. Seperti kuda-kuda yang ditaruh di atas tanah, dengan cepat menghasilkan buahbuah. Aku tidak melihat sesuatu kesalahan pada pahlawan-pahlawan itu yang mengambil beban berat di atas pundak mereka, yang larut dalam bualan-bualan di medan pertempuran. Ketika seorang secara diam-diam bertekad menanggung sebuah beban, sang Takdir itu sendiri niscaya akan membantunya dalam pelaksanaannya. Setelah menginginkan, di dalam hatiku, menanggung sebuah beban berat itu. Aku selalu mengumpulkan tekad yang kuat untuk itu. Jika setelah membantai putra-
putra Pandu dengan Krishna serta keluarga Satwata dalam pertempuran, aku akan larut dalam raungan-raungan seperti itu, bagaimana denganmu, oh Brahmana? Mereka adalah pahlawan-pahlawan yang tidak pernah berkoar tanpa hasil seperti awan-awan pada musim gugur. Menyadari kekuatan mereka sendiri, orang bijaksana larut dalam raungan-raungan. Di dalam hatiku aku menetapkan untuk mengalahkan Krishna dan
Partha yang digabung bersama, dan bertarung dengan tekad kuat! Untuk itulah bahwa aku berkoar, oh putra Gotama! Lihatlah hasil dari bualan-bualanku ini, oh brahmana! Setelah membantai putra-putra Pandu dalam pertempuran, nanti dengan semua pengikut mereka, termasuk Krishna dan keluarga Satwata, aku akan memberikan kepada Duryodhana seluruh bumi tanpa sebuah duri pun di dalamnya.’’ (bersambung)
Sloka 10.30 Prahladas casmi daityanam kalah kalayatam aham mrganam ca mrgendro ‘ham vainateyas ca paksinam Di antara Daitya adalah Prahlada, di antara benda-benda yang mengukur Aku adalah sang Waktu, di antara binatang yang buas Aku adalah raja hutan singa, di antara burung-burung Aku adalah sang Vinata, Garuda.
16 Pages
207 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
online: http://www.inte
er 3, 2016
, Novemb Thursday
r 3, 2016
p enters Johnny Depical world in Rowling’s mag sts’ sequel ‘Fantastic Bea Thursday,
Novembe
and top actors to sequel one of Hollywood’s the 2018 Nov. 18, co-star in Depp, 53, theaters on draws, will box office Beasts,” due out in Reporter and Variety also said “Fantastic , The Hollywood The reports but did sources. Deadline.com unnamed the first film, said, citing make a cameo in play. Depp will what part he will Warner Bros Depp’s Inc-owned not reveal announce studio Time Warner for the not formally studios did and a representative requests for return casting, about the did not immediately Little is knownwhich stars comment. Beasts,” with a plot of “Fantastic Eddie Redmayne new featuring Oscar-winner York by Rowling, screenplaystory and set in NewPotter” characters,preceding the “Harry in in England in 1926, long which were set films, that books and this month five the 1990s. revealed earlier of first be the Rowling world. The Beasts” will “Fantastic set in her wizarding of a powerrise and his new movies will trace the Grindelwald the new franchise named Gellert Albus Dumbledore, stories. ful wizard duel with the Potter eventual 1945headmaster fromPotter” series sold “Harry worldwide, and popular wizard seven-book Rowling’s 450 million copies in 2011 with Part 2,” which ended more than Hallows: global the film franchise, at the and the Deathly $7 billion “Harry Potter than took in more (rtr) box office.
ional Bali
find Internat
Sterling touch fromCity ahead A poor
him putting half but thrilled was left bid by stoppedstart of the second long to the to wait Pep Guardiola League C at not have free kick they did TER - Coach their Champions open Group the De Bruyne’s MANCHES City revived 3-1 in a gloriously Guendogan go ahead as the wall and beat ter Ilkay in a dipped over after Manchester free kick dive of Marc-Andre old club Barcelona on Tuesday. beating hisat the Etihad Stadium netted a superb Barcelona’s despairing to adding to that endedfor City’s 4-0 Stegen. came close encounter and Kevin De Bruyne home side De Bruyne hosts flooded forward.a scored twicet display from the handsome amends the the lead as have equalised whenled magnificen record and madetwo weeks ago. should John Stones a Barca Camp pass from the bar when 100 percent stages for stray back at the Nou hitting knockout drubbing place in the to Andre Gomes to score. season.
have sev- 13th successive night start- it seemed easier earned reward men now side’s big two and some Guardiola’s four matches, The home as Raheem Sterling City, though, Mofrom down in for their domination by the visitors en points Barca. Borussiapoints ed brightly to them to be brought defending behind leaders ch are on four club appeared Samuel Umtiti onlyfor wayward Bruyne’s pass cut to enchengladba 1-1 with bottom un- the box by harshly perhaps, when De set up Jesus Navas after drawing victory looked be booked, apart and cross that eventually Guencounter followed diving. in the Celtic. City’s a devastatingMascher- whipto Germany midfielder Lionel Messi at the his fourth Then, in likely when in the gameopener by Javier hammered thrust fell up a City Ney- dogan who games.(rtr) up his hat-trick attack initiated with a dazzling he broke the 21st Nou Camp goal in two attack in control ano when box, Messi found in marauding his own heard on the counter Barca were also be on a in on the left before on to the News can cashed in minute and mar at Global to latch his 90th 9.30 the field in “Bali Image” before Guendogan 96.5 from mistake. fine down pass and claim Radio FM am. Listen to Sergi Roberto peppered with Brazilian’s League goal. until 10.00 FM at http:// take over, In a game dubious defending, poised to Global Radio sten2myand as the Champions until Sergi Barca looked at attacking ran Barca ragged globalfmbali.li in a second goal carelessly streaming City then De Bruyne netted set threatening or live video a pass and http:// radio.com line, allfmbali.com li. exceptional Roberto stroked before helping defensive 74. http://radiogloba own nel/global-fm-ba minute to intercept second after the 51st across his ustream.tv/chan for League lowing Sergio Aguero up Guendogan’s who crossed Champions as feed Sterling City’s best Barca frustrated ball in. to tap the win and night left Guendogan to gain the they failed have sealed their that would
Guardiola cheeras Man City floor old club Barca
reclamation Benoa Bay ers many endang
Post at:
Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
a cheer Guardiol y floor Cit as Man Barca old club rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
r City’s ManchesteKolarov, Aleksandar to head right, jumps Barcewith the ball Messi. lona’s Lionel
in the the water at the will cause will remain –the Reclamation addressed. and the pollution more concentrated R - The bay to be reduced become even should not be reclaimed DENPASA reclamation sames level but controlled”, The bay Benoa Bay stopped before water will be dirtier. pollutants must be Research of be plan must The plan has instead, the source Coastal Engineering of Technology late. of the and it is too presentagreat discordeven said Chairmanthe Bandung Institute during his in to already caused Group from Workshop could lead Muin Ph.D., that conflicts that on Journalist the claim that (ITB), Muslim Muslim added help hor- izontal Anti-corrupti friction. Additionally tion at an on Tuesday (Nov.1).the estuary will also garbage and of more severe help to clean up will Bay is ill-founded Denpasar, at the mouth the reclamation problem in Benoa solution to these ocean currentsif Benoa Bay is reclaimed. trigBenoa... the sedimentation plan could it be weakened is not an appropriate the reclamation and make to page 2 as reclamation in the bay Conversely, Continued problems. sedimentation to funtion. not be reHarbour ger more severe Benoa should for be bay impossible water is dirty, the pollution needs to “If the source of rather the claimed,
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
KAMIS PAING, 3 NOVEMBER 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Subak Pulagan
Terapkan Metode SRI, Hasilkan 10,4 Ton Gabah/Hektar
AREAL pertanian dengan sistem pengairan yang baik di Subak Pulagan, Desa Tampaksiring, Gianyar memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dikembangkan. Beras yang diproduksinya juga dianggap suci dan digunakan untuk upacara di seluruh wilayah Bali.
Dewa Endra
Bali Post/ist
Rilis ’’Restu Meme Bapa’’
Dewa Endra Ajak Pemuda Tetap Semangat MEMILIKI kekurangan dalam menjalani sebuah kehidupan tidak lantas membuat Eka Alih Opok untuk terus terpuruk dalam kesedihan. Walaupun terlahir dalam keadaan tidak sempurna, Eka Alih Opok berusaha bersyukur dan juga mengambil sebuah hikmah untuk menjalani hidup dan meraih masa depannya. Ia berkeinginan untuk mengajak para pemuda tidak mudah putus asa jika hidup dalam kekurangan maupun tidak sempurna. Di balik itu, pastinya ada orangtua yang tak akan pernah bosan untuk merawat dan mendampingi serta mendukung anaknya. Bagi Eka, perjuangan hidupnya sudah ia rasakan sejak kecil. Sepenggal kisah kehidupannya tersebut diangkat ke dalam sebuah lagu oleh Dewa Endra serta diaransemen Wiwit Setyawan. Lagu tersebut sebenarnya sudah ditulis sejak sepuluh tahun lalu. Lagu ‘’Restu Meme Bapa’’ nantinya akan bergabung ke dalam album kompilasi Saron Sapta Kanda yang akan diproduksi oleh Gita Dewata Lentera Budaya. ‘’Lagu ini sudah saya tulis sejak sepuluh tahun lalu, namun baru bisa saya rilis tahun ini bersama Gita Dewata Lentera Budaya di bawah pimpinan De Lingga. Cerita lagu ini juga merupakan kisah nyata yang saya harap mampu menginspirasi masyarakat,’’ ujar Dewa Endra saat dikonfirmasi. Dewa Endra menambahkan, lewat lagu tersebut ia berharap bisa menginspirasi masyarakat untuk tetap semangat dan tidak menjadikan kekurangan tersebut sebagai penghalang dalam berkreativitas. Sebab, bagi Dewa Endra, setiap kelemahan pastinya ada kelebihan yang dimiliki setiap orang. ‘’Saya sangat berterima kasih kepada Gita Dewata Lentera Budaya terutama De Lingga yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bergabung bersamanya. Semoga lagu saya ini bisa diterima semua kalangan,’’ ujarnya. (win)
Namun hingga awal tahun 2015, petani yang bergabung di Kelompok Tani Pulagan masih menggunakan bahan kimia secara luas dalam budi daya pertanian padinya, baik untuk pupuk maupun obat pembasmi hama. Penggunaan pupuk dan pestisida kimia selama bertahun-tahun berpotensi menyebabkan produktivitas lahan menurun dan kondisi ini diperparah dengan beberapa unsur hayati seperti belut, cacing tanah dan kunangkunang makin menghilang. Kondisi tersebut merupakan indikasi bahwa unsur hara tanah telah berkurang. Melihat fenomena tersebut, dalam upaya pengendalian inflasi dan pengembangan ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Bali (KPW BI Bali) sejak Maret 2015 lalu telah mengembangkan klaster padi di Kelompok Tani, Ternak dan Ikan Pulagan, Kabupaten Gianyar dengan metode SRI (System of Rice Intensification) yang dikombinasi dengan sistem tanam Jajar Legowo berbasis MA-11. Dengan pendampingan dari BI Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar dan Kodim 1616/Gianyar, Kelompok Tani Pulagan telah berhasil meningkatkan hasil panen dan mengembalikan kesuburan serta unsur hara tanah. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil panen padi varietas cigeulis secara bertahap dari sebelumnya rata-rata 5,5 ton
gabah per hektar (ha), meningkat menjadi rata-rata 7,8 ton/ha pada tahap I kemudian meningkat lagi menjadi rata-rata 9,4 ton/ha pada tahap II. Di samping itu, yang lebih utama adalah pulihnya unsur hara tanah dan ekosistem sawah seperti cacing dan belut. Pengembangan klaster ketahanan pangan komoditi padi sebagai upaya pengendalian inflasi dan mendukung program swasembada pangan di Provinsi Bali serta program Bali Go Green & Clean dan Go Organic. ‘’Berbeda dengan jenis bibit yang sebelumnya menggunakan varietas cigeulis, pada tanam tahap III kami mencoba menggunakan bibit ciherang. Berdasarkan hasil pengamatan terakhir kami pada tanggal 1 November 2016, hasil pengubinan pada sampel di petak 30 menghasilkan padi sebanyak 10,4 ton/ha dengan jumlah anakan sebanyak 25, tinggi rata-rata 105
cm dan jumlah bulir sebanyak 165 di tiap malainya,’’ ujar Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan BI Bali, Rabu (2/11) kemarin. Panen padi tahap III yang dilaksanakan Rabu (2/11) kemarin diharapkan dapat mencapai hasil yang lebih dari sebelumnya, sehingga dapat menjadi percontohan terhadap penggunaan teknologi yang baru, yaitu MA-11 dan SRI serta dapat menumbuhkan minat dan memotivasi generasi muda untuk kembali berkiprah di dunia pertanian. Pertumbuhan ekonomi Bali dan terkendalinya harga-harga, kata Causa Iman Karana, tidak terlepas dari terkendalinya harga beras yang selama ini menjadi penyumbang inflasi Bali. ‘’Kondisi tersebut merupakan hasil keras para petani dalam meningkatkan supply atau pasokan beras melalui peningkatan produktivitas lahan pertanian yang makin terbatas di Bali,’’ ujarnya. (may)
PANEN - Panen padi tahap III di Subak Pulagan, Desa Tampaksiring, Rabu (2/11) kemarin.
Bali Post/may
Warung Sepek Tabanan
Bertahan hingga Generasi Kedua
Bali Post/ist
Bryan Adams Siap Konser di Indonesia
PROMOTOR Live Nation kembali memboyong musisi internasional untuk konser di Indonesia. Kali ini mereka mendatangkan musisi legendaris, Bryan Adams. Konser Bryan Adams akan digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta pada 16 Januari 2017. Konser Bryan Adams di Indonesia merupakan bagian dari rangkaian tur dunia bertajuk ‘’Get Up’’ miliknya. ‘’Bryan Adams adalah artis legendaris. Hampir empat dekade menjalani tur. Album ‘Get Up’ sudah masuk top 10 di sembilan negara. Tahun depan juga menandai 30 tahun dirilisnya album Reckless,’’ kata Kimberley Fraser, Managing Director Live Nation Indonesia, belum lama ini. Sepanjang kariernya selama 30 tahun lebih di industri musik, Bryan Adams meraih banyak penghargaan dan menjual lebih dari 65 juta rekaman di seluruh dunia. Lagulagunya yang menjadi hits di dunia yaitu ‘’(Everything I Do) I Do It For You’’, ‘’Heaven’’, ‘’Summer of 69’’ dan masih banyak lagi. ‘’Kita tahu orang Indonesia suka lagu balad. Salah satu konser yang sukses kemarin adalah Bon Jovi. Ada kesamaan antara Bon Jovi dan Bryan Adams. Ketika kita melihat mereka menyanyi akan merasakan pengalaman yang luar biasa. Lagu-lagunya diingat dan membawa anda mengingat memori masa lalu,’’ jelasnya. (pik)
WARGA Tabanan tidak asing lagi dengan Warung Sepek yang berlokasi di Jalan Melati, tepatnya di sebelah selatan Pasar Tabanan. Bagaimana tidak, warung ini sudah buka dan tetap eksis hingga 50 tahun. Bahkan, usaha makanan yang menjual menu soto dan bakso sapi ini sudah dijalankan oleh generasi kedua. Salah satu pelanggan setianya, Wayan Suanda (75), warga asal Banjar Sakenan Belodan, Desa Delod Peken, Tabanan memaparkan, seingatnya Warung Sepek telah berdiri sejak tahun 1959. ‘’Dulu yang jualan adalah orangtua dari penjual yang
sekarang,’’ ujarnya. Menurut Suandra, dirinya suka makan di Warung Sepek terutama menyantap soto sapinya. Menurutnya, soto sapi Sepek tidak ada duanya di Tabanan. ‘’Saya paling suka menyantap sotonya. Rasanya gurih, beda dari yang lain,’’ katanya. Penjual soto di Warung Sepek I Komang Suweca (55) mengatakan, Sepek diambil dari nama panggilan ibunya. Usaha berjualan soto tersebut dirintis ibunya, Suparwi, yang telah meninggal dunia tiga tahun yang lalu. Awalnya, sang ibu berjualan dengan menggunakan gerobak di Jalan Gajah
Mada, Tabanan. Setelah ada penertiban, ibunya akhirnya mengontrak ruangan seluas 5 x 12 meter persegi. Selama lima puluh tahun, menu yang menjadi ciri khas adalah nasi soto, nasi bakso, bubur bakso ditambah sate. Warung tersebut buka dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita setiap hari. Selain berada di Jalan Melati, Tabanan, warung tersebut juga buka cabang di Jalan Kenyeri, Tabanan dan sore hingga malam buka di Pasar Senggol Tabanan. ‘’Kami juga punya cabang di Jalan Kenyeri. Cabang tersebut dijalankan kakak saya,’’ ujarnya. (san)
Bali Post/san
MEMPERSIAPKAN - I Komang Suweca sedang mempersiapkan bakso sapi di Warung Sepek.
Bali Post/ist
Pierce Brosnan
Pierce Brosnan Raih Penghargaan
AKTOR Irlandia Pierce Brosnan, yang dikenal di dunia berkat perannya sebagai James Bond di ‘’Goldeneye’’, ‘’Tomorrow Never Dies’’ dan ‘’The World Is Not Enough’’ akan menerima penghargaan dari European Film Academy. Selain jadi agen 007, Brosnan telah membintangi karakter di film independen dan film produksi studio seperti ‘’The Thomas Crown Affair’’, ‘’The Tailor of Panama’’ dan ‘’The Ghost Writer’’. Meski bukan dikenal sebagai pria bersuara emas, Brosnan juga memukau penonton saat menyanyi di film musikal ‘’Mamma Mia!’’. Dia membintangi film komedi ‘’Love Is All You Need’’ garapan sutradara Susanne Bier. Brosnan kini aktif sebagai aktor dan produser lewat Irish Dreamtime. Baru-baru ini, dia membintangi ‘’The Only Living Boy in New York’’ bersama Jeff Bridges, Kate Beckinsale dan Callum Turner, seperti dilansir Hollywood Reporter. Brosnan akan dianugerahi penghargaan di European Film Awards ke-26 di Wroclaw, Polandia pada 10 Desember. (ant)