20 HALAMAN
NOMOR 301 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Wage, 3 Juli 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Kawah Sileri Dieng Meletus Freatik
Wisatawan Panik, Empat Luka-luka Semarantg (Bali Post) -
Kawah Sileri yang berada di kompleks Gunung Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, meletus Minggu (2/7) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Letusan disertai material lahar dingin, lumpur dan asap hingga mencapai ketinggian 50 meter. Akibatnya belasan wisatawan terkena lumpur dan empat lainnya luka-luka akibat terjatuh saat menjauh dari letusan. Tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan.
Bali Post/ant
DEMO EVAKUASI - Petugas melakukan aksi demo evakuasi untuk korban luka ringan dalam simulasi penyelamatan korban kecelakaan pesawat saat geladi besar dalam rangka HUT Basarnas, di Buperta Cibubur, Jakarta, Senin (27/2) lalu.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya yang diterima Bali Post menyebutkan, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung terkena dampak letusan tersebut. Hal. 19 Tinggalkan Lokasi
Heli Basarnas Jatuh, Tiga Tewas
Bali Post/ant
DELAPAN ORANG - Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas Marsekal Pertama Wahyu Adjaja membenarkan delapan orang berada dalam helikopter.
Jakarta (Bali Post) – Helikopter milik Basarnas jatuh di Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7) sore. Heli yang sebelumnya disiagakan di pintu tol Gringsing, jatuh di sebuah tebing curam saat ditugaskan mengevakuasi korban letusan kawah di Gunung Dieng. Petugas gabungan telah berhasil mengevakuasi tiga korban tewas. ‘’Kita sedang evakuasi, baru tiga yang bisa dievakuasi,’’ kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djarod Padakova. Ia belum bisa menjelaskan identitas ketiga korban tewas tersebut. Demikian pula jumlah korban yang diduga tewas dalam kecelakaan tersebut. Atas kejadian itu, Kementerian Sosial mengerahkan seluruh Ta-
runa Siaga Bencana (Tagana) Kota Temanggung untuk melakukan evakuasi terhadap helikopter Basarnas. Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Adhy Karyono langsung memerintahkan Tagana Kota Temanggung untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban begitu mendengar informasi tersebut dari radio komunikasi masyarakat. ‘’Saya langsung instruksikan Tagana setempat ke lokasi jatuhnya heli. Mereka bersama-sama dengan TNI, Polri dan masyarakat melakukan pencarian dan melakukan evakuasi,’’ ujar Adhy Karyono. Hal. 19 Gunung Butak
Radius Bahaya Tetap 100 Meter
Bali Post/ant
BERLARI - Letusan dengan ketinggian sekitar 50 meter di Kawah Sileri Dieng, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (2/7) kemarin. Tampak sejumlah pengunjung berlari menjauhi kawah pascaletusan.
Marquez Juara
Jajak Pendapat
Tinjau Permendikbud 17/2017 Soal PPDB RUJUKAN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 direspons negatif banyak pihak. Dominan orangtua mengaku Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB layak ditinjau. Selain menimbulkan kegaduhan baru di masyarakat, aturan ini tak memotret kondisi real di lapangan. Kegagalan sejumlah anak masuk sekolah negeri dinilai akibat rancunya pemahaman dan penjabaran atas Permendikbud ini. Bahkan, pemahaman atas zonasi yang terkesan menjadi syarat utama penerimaan perserta didik juga rancu dan kacau. Beda penafsiran juga terjadi akibat minimnya sosialisasi atas Permendikbud ini. Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat di seluruh kabupaten/kota di Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara via telepon. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terdapat 79,23 persen responden mendesak agar Permendikbud ini ditinjau. Responden menilai penerapan aturan ini menimbulkan diskriminasi kewilayahan di tengah upaya memperkuat rasa nasionalisme. Zonasi yang menjadi rujukan dalam hal ini justru mengabaikan kecerdasan siswa. Banyak siswa pintar harus tersisih dalam perebutan sekolah. Kesalahan strategi menentukan pilihan sekolah juga membuat banyak orangtua harus terpisah dengan anaknya. Responden berharap ada pendekatan yang lebih realistis dalam merumuskan aturan. Pendidikan yang dirancang dan diatur dengan rujukan yang sangat kaku dan multitafsir ini rawan menimbulkan gesekan kewilayahan. Bahkan, ada kecenderungan rujukan PPDB ini mempermainkan psikologi anak, yakni anak pintar belum jaminan dapat sekolah. Persepsi tentang pentingnya mengurus tempat tinggal dekat tempat sekolah pun menguat. Hal. 19 Sudah Ideal
PEMBALAP Repsol Honda Team, Marc Marquez, sukses meraih kemenangan Grand Prix (GP) Jerman di Sachsenring, Minggu (2/7) kemarin. Kemenangan ini merupakan yang kedelapan bagi pembalap asal Spanyol itu di Sachsenring, dengan kemenangan sebelumnya diraih di kelas 125cc pada 2010 serta Moto2 2011 dan 2012. Marquez yang memulai balapan di posisi terdepan, menuntaskan 30 lap dalam waktu 40 menit 59,525 detik, disusul pembalap Monster Yamaha Tech 3 sekaligus tuan rumah Jonas Folger dengan catatan waktu 41 menit 2,835 detik. Rekan setim Marquez, Dani Pe-
Bali Post/ant
BASARNAS - Sejumlah Tagana dan Basarnas melihat dampak letusan Kawah Sileri Dieng, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (2/7) kemarin.
drosa, melengkapi podium dengan torehan waktu 41 menit 11,071 detik. Jonas Folger sempat merebut posisi terdepan pada lap keenam, namun Marquez kembali merebutnya dari lap ke-11 hingga balapan berakhir. Sementara itu, dua pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, melengkapi posisi lima besar. Marc Marquez menyatakan puas dengan performanya saat meraih kemenangan. ‘’Memimpin balapan adalah sesuatu yang tidak bisa saya percayai. Kami melakukan balapan dengan sangat baik,’’ katanya sesudah balapan sebagaimana dilansir dari laman Crash.net. Mengenai jalannya balapan, Marquez menyebutnya sebagai salah satu yang paling cepat dan menantang. ‘’Ini adalah balapan yang benar-benar cepat. Ritme yang luar biasa. Saya berkendara dengan baik, namun saya melihat Jonas menyalip. Saya menekan dia tapi dia mengikuti. Dalam lima lap terakhir saya mencoba meningkatkan ritme dan cukup untuk memperlebar jarak,’’ ujarnya. Marquez yang memulai balapan di posisi terdepan, menuntaskan 30 lap dalam waktu 40 menit 59,525 detik, disusul pembalap Monster Yamaha Tech 3 sekaligus tuan rumah Jonas Folger dengan catatan waktu 41 menit 2,835 detik. Sebelumnya Valentino Rossi mengaku heran dengan performa motornya yang tidak konsisten pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Sabtu waktu setempat. Rossi yang menjuarai MotoGP Belanda pekan lalu terpaksa memulai GP Jerman dari baris ketiga setelah finis di posisi sembilan pada kualifikasi setelah tertinggal 1,367 detik dari Marc Marquez yang akan memulai balap dari baris terdepan. (ant)
PUSAT Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih mempertahankan radius bahaya Kawah Sileri sejauh 100 meter, kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Surip. ‘’Radius bahaya sejauh 100 meter yang diberlakukan sejak 24 Mei 2017 masih dipertahankan, meskipun siang tadi terjadi letusan freatik,’’ katanya, Minggu (2/7) petang. Menurutnya, letusan freatik selama tahun 2017 terjadi pada bulan Maret, April, dan 2 Juli. Dari sekian kali kejadian, letusan freatik pada tahun 2009 merupakan yang terbesar karena radius sebaran material berupa lumpur mencapai 500 meter, sedangkan yang terjadi pada hari Minggu (2/7) hanya sejauh 50 meter. Hal. 19 Kamera Pengintai
Penikam Dua Polisi, Simpatisan ISIS Jakarta (Bali Post) – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Rikwanto mengemukakan, Mulyadi, pelaku penikaman dua anggota Brimob di Mesjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, merupakan simpatisan organisasi teroris ISIS. ‘’Mulyadi merupakan simpatisan ISIS,’’ katanya di Jakarta, Minggu (2/7) malam. Menurut Rikwanto, Mulyadi terkooptasi paham radikal setelah ia mempelajari materi-materi yang ada di situs radikal. ‘’Dia juga ikut dalam sejumlah grup messenger yang bernuansa radikal,’’ katanya. Sementara dilihat dari keterangan saksi dan barang bukti yang ada, polsi menduga Mulyadi hanya merupakan simpatisan ISIS dan tidak bergabung dengan kelompok jaringan teror manapun yang ada di Indonesia. ‘’Mulyadi melakukan aksi terornya secara lone wolf yang diduga termotivasi dari maraknya materi-materi yang diunggah pada grup-grup telegram radikal yang dia ikuti,’’ katanya. Dari hasil investigasi, diketahui Mulyadi merupakan pedagang kosmetik di Pasar Roxy Bekasi selama satu tahun. Mulyadi diketahui tinggal bersama kakak kandungnya, Nismardani, dan kakak iparnya, Hendriyanto, di Jalan Kedasih 7 Blok D/1 Nomor 135 RT 02 RW 09 Kelurahan Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara. ‘’Mulyadi tinggal bersama kakak kandung dan kakak iparnya selama sekitar setahun,’’ katanya. Sebelumnya, dua anggota Brimob yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bahtiar menjadi korban penikaman di Mesjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/6) malam. Peristiwa itu terjadi usai pelaksanaan shalat Isya berjamaah sekitar pukul 19.40 WIB. Mulyadi tiba-tiba menikam dua anggota Brimob tersebut yang posisi shalatnya tidak jauh dari pelaku, dengan menggunakan pisau sangkur. Keduanya mengalami luka di bagian muka dan leher. (ant)
BEI Persiapkan Infrastruktur untuk UKM SAAT ini Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang menyiapkan infrastruktur perdagangan untuk membantu perusahaanperusahaan kecil menjadi besar. Infrastruktur perdagangan itu dimaksdukan agar perusahaan memiliki market maker, sehingga selalu ada yang melakukan bid and offer (penawaran beli dan penawaran jual). ‘’Bagaimana caranya orang mau jual atau mau beli perusahaan kecil agar selalu ada market maker-nya, dan ini peraturan infrastrukturnya sedang kita siapkan,’’
ungkap Tito Sulistio, Direktur Utama BEI, kepada Bali Post, Bali TV dan Indonesia Network, Sabtu (1/7). Bursa efek, katanya, tidak hanya untuk perusahaan besar tetapi juga perusahaan kecil. Sebab, pada prinsipnya bukan karena besar sebuah perusahaan go public, tetapi karena go public-lah perusahaan menjadi lebih besar. Perusahaan kecil tersebut bisa termasuk UKM. Namun baginya lebih tepat menamainya dengan perusahaan yang belum besar. BEI, dikatakan, telah memfasilitasi para pengusaha kecil dengan cara menyiapkan infrastruktur perdagangan. Namun jika perusahaan kecil masuk dalam bursa saham, dengan perubahan aturan, dikhawatirkan tidak ada yang membeli sa-
hamnya. ‘’Apakah orang mau beli perusahaan kecil? Karena orang biasanya pembeli berpikir, ngapain beli perusahaan kecil yang tidak ada likuiditasnya. Lebih baik saya beli perusahaan besar yang sudah pasti,’’ selorohnya. Maka dari itu, perusahaan yang belum besar ini memerlukan keberpihakan pemerintah. Pemerintah harus mengatur dan memfasilitasi supaya dana pensiun, asuransi, bahkan dana BUMN itu membantu ke dalam perusahaan yang belum besar itu melalui IPO (go public). ‘’Pemerintah harus hadir agar perusahaan yang belum besar ini bisa dibantu menjadi besar,’’ katanya. Kendala terbesar untuk menuju IPO (go public) adalah struktur kerapihan hukum perusahaan tersebut. ‘’Kadang-
kadang karena merasa perusahaan sendiri, jadi sembarangan. Meminjam uang perusahaan tapi tidak memakai perjanjian. Beli tanah pakai duit perusahaan, karena merasa perusahaan sendiri, sayang jadi HGB, lebih baik milik pribadi. Intinya adalah bagaimana membuat legal dan administrasi rapi,’’ bebernya. Hal. 19 Punya Mimpi
’’Pemerintah harus hadir agar perusahaan yang belum besar ini bisa dibantu menjadi besar.’’ Tito Sulistio Direktur Utama BEI Berita Siang 12.30 Wita Seputar Bali 18.00 Wita Senin, 3 Juli 2017
denpasar
2
Senin Wage, 3 Juli 2017
figur Perlu Kajian Mendalam
PROSES Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pasti akan terjadi setiap tahun, baik di jenjang satuan pendidikan SD, SMP maupun SMA/ SMK dan sederajat. Supaya proses itu berjalan dalam suasana kondusif dan tidak mencuatkan polemik, langkah arif dan bijaksana dari pemerintah sangat diperlukan. Dalam konteks ini, pemerintah disarankan juga melibatkan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS). “Bagaimanapun juga, komponen lembaga pendidikan swasta itu sudah sejak lama menjadi mitra setia bagi pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Jadi, pemerintah tidak boleh melupakan kontribusi pihak swasta tersebut,” ujar pengamat pendidikan Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd., Minggu (2/7) kemarin. Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali ini juga menyoroti wacana yang dilontarkan oleh kalangan pejabat pemerintahan di Bali terkait urgennya pembangunan sekolah negeri baru. Ditegaskan, wacana itu sah-sah saja jika alasan utamanya adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi komponen anak bangsa untuk menikmati pendidikan yang layak. Namun, rencana pembangunan sekolah negeri baru itu perlu kajian yang lebih mendalam lagi. “Sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada lembaga pendidikan swasta atas jasanya ikut aktif mencerdaskan anak bangsa, maka pemerintah perlu duduk bersama dengan BMPS untuk mengkaji rencana itu secara mendalam. Jangan sampai pembangunan sekolah baru itu justru mematikan sekolah swasta, mengingat kedua komponen ini memiliki tanggung jawab bersama di bidang pendidikan sesuai amanat Undang-undang Sisdiknas,” katanya mengingatkan. Ia menegaskan, sekolah yang akan dibangun perlu memperhatikan lokasi. Apabila di wilayah itu sudah banyak sekolah negeri/swasta dan sudah dapat menampung peserta didik yang baru, sebaiknya jangan membangun sekolah lagi. Artinya, pembangunan sekolah baru hanya dilaksanakan di wilayah yang kekurangan sekolah baik negeri maupun swasta. Selanjutnya, sekolah swasta diberikan kesempatan untuk berbenah dan bila perlu dibina dan diberikan subsidi sehingga dapat bersaing secara kualitas dengan sekolah negeri. Dengan begitu, pandangan masyarakat terhadap sekolah negeri dan swasta sama saja. Apabila ada sekolah swasta yang tidak bisa meningkatkan kualitasnya secara signifikan yang salah satunya dapat dibuktikan dari hasil akreditasi, maka sekolah tersebut bisa dipertimbangkan keberadaannya dan bila perlu ditutup atau diambil alih pemerintah. “Peserta didik yang baru dibebaskan menentukan pilihannya di seluruh wilayah RI, mengingat kita adalah NKRI. Untuk alasan mutu, maka jumlah siswa per kelas perlu dibatasi maksimal 36 orang dan tidak perlu dibuka kelas pagi dan sore (double shift). Pemerintah perlu membuat regulasi yang jelas terkait hal ini, sehingga tidak ada lagi kegamangan dalam pelaksanaannya di lapangan,” tegasnya. (ian)
denpasar
& Sekitarnya
Dialog Interaktif ”Pabligbagan” BALI TV dan DPD-RI Provinsi Bali kembali menggelar kerja sama Dialog Interaktif “Pabligbagan”. Dialog yang dilaksanakan pada Senin (3/7) pukul 16.00 – 17.00 Wita (Live) ini, akan menghadirkan narasumber Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III dengan tema “Sikap Bali Terkait Pembelokan Sejarah Majapahit”. Akhir-akhir ini menjadi viral dan trending topic bahwa ada oknum yang mengklaim bahwa Kerajaan Majapahit bukanlah kerajaan Hindu. Selain itu, juga ada klaim bahwa Mahapatih Amangkubumi Gajah Mada juga bukan figur Hindu, namun diplesetkan menjadi Gaj Ahmadah. Bagi sebagian warga bangsa, bahwa klaim sepihak ini sebuah tindakan a-historis, sebuah tindakan lupa sejarah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, mengingat sejarah suatu bangsa ditentukan bukan berdasarkan asumsi, tapi pada data ilmiah, data akademis dan arkeologi. Lalu bagaimana sikap umat Hindu Indonesia khususnya orang Bali yang selama ini secara genetik dianggap sebagai keturunan Majapahit terkait dengan pembelokan sejarah ini? Bagaimana dengan gerakan membangkitkan Majapahit ini bisa direvitalisasi lagi, sehingga sejarah Siwa Budha tidak diklaim sepihak oleh mayoritas. Selain itu, juga akan dibahas terkait sejumlah masalah pembelokan sejarah di Nusantara yang selama ini massif terjadi, seperti keinginan menghilangkan Gending Sriwijaya di Palembang, klaim Candi Borobudur adalah peninggalan seorang nabi, sejumlah candi di Lamongan yang diklaim menjadi Makam dan juga terbengkalainya sejumlah situs sejarah bangsa di Tanah Air. Semua akan dibahas dalam perspektif implementasi UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. (r)
Bali Post/edi
TINGGALKAN Bali - Suasana pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai yang meninggalkan Bali setelah berakhirnya libur Lebaran.
Libur Lebaran Berakhir
Membeludak, Penumpang Tinggalkan Bali
BERAKHIRNYA libur Lebaran, sejak Sabtu (1/7) lalu pergerakan penumpang yang meninggalkan Bali melalui Bandara Ngurah Rai mulai membeludak. Hal itu bisa dilihat dari data yang dirilis pihak Humas Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai. Puncak arus balik melalui Bandara Ngurah Rai terjadi Minggu (2/7) kemarin. Dari data monitoring Posko Lebaran, tren kenaikan penumpang terlihat sejak H+1 Idul Fitri.
Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, tanda-tanda melonjaknya penumpang arus balik mulai terlihat Jumat (30/6) lalu. Namun, lonjakan penumpang terus terjadi dan mencapai puncaknya Minggu kemarin. Pasalnya, Senin (3/7) hari ini sebagian besar pegawai instansi pemerintah dan instansi swasta mulai efektif bekerja. Dari data yang ada pada H+5 atau
Denpasar (Bali Post) –
Kondisi ekonomi secara nasional yang masih stagnan, berdampak besar terhadap pembangunan di daerah. Tidak terkecuali di Denpasar. Lesunya ekonomi secara nasional juga dirasakan dampaknya. Buktinya, memasuki pertengah 2017 ini belum ada satu pun investasi besar yang akan menanamkan modalnya. Kalaupun ada, hanya bersifat melanjutkan rencana tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM dan PPTSP) Denpasar I Made Kusuma Diputra, Minggu (2/7) kemarin. Kusuma Diputra mengatakan, bukan saja investasi besar yang belum menggeliat. Sejumlah pembangunan yang berskala menengah pun masih sepi. Hal ini terlihat dari minimnya pengurusan IMB yang dilakukan oleh para pengem-
bang perumahan. Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sudah mulai ramai pada pertengahan tahun. Dikatakan, selama ini yang masih stabil hanya pengurusan IMB rumah tinggal. Itu pun jumlahnya tidak
Puluhan Penumpang Terjaring Razia di Terminal Mengwi
PULUHAN penumpang terjaring razia yang digelar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama pihak Kepolisian, TNI serta Kejaksaan Negeri Denpasar. Para penumpang yang terjaring razia itu kebanyakan tidak membawa tanda identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau masa berlaku KTPnya sudah habis. Kepala Satpol PP Badung IGK Surya Negara mengatakan, tim penertiban administrasi kependudukan dan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) akan digelar selama arus balik Lebaran. “Dari penertiban administrasi kependudukan di Terminal Mengwi, kami berhasil menjaring sebanyak 27 penumpang tanpa melengkapi dirinya dengan kartu identitas diri,” kata Surya Negara, Minggu (2/7) kemarin. Kegiatan sidak dan sidang Tipiring administrasi kependudukan
selama dua hari, kata Surya Negara pihaknya berhasil menjaring 27 orang. Pada tanggal 29 Juni lalu, pihaknya menjaring sembilan orang di antaranya tujuh KTP mati dan dua orang tanpa identitas. Sementara pada tanggal 30 Juni berhasil menjaring 18 orang. “Mereka semuanya kena Tipiring sesuai dengan Perda Badung Nomor 7 Tahun 2016, pasal 28 ayat 1,” terangnya. Surya Negara menambahkan, Tim Penertiban Penduduk pendatang juga memulangkan delapan orang penumpang yang terjaring razia. Sedangkan sisanya tetap diberikan masuk lantaran ada pihak penjamin. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan serta menciptakan ketentraman dan ketertiban di Badung. “Kegiatan ini juga diharapkan bisa menekan tingkat kriminalitas di wilayah Badung,” ujarnya. (par)
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
terlalu banyak. Oleh karena itu, pihaknya memprediksi perolehan retribusi IMB tidak terlalu signifikan kenaikannya. “Beruntungnya Bali menjadi daerah tujuan wisata, sehingga masih ada yang bisa diandalkan dari segi perolehan pendapatan daerah,” katanya. Lesunya kondisi ekonomi secara umum ini juga terlihat dari target perolehan retribusi IMB yang dirancang Pemkot Denpasar. Dalam APBD 2017 ini, Pemkot tidak terlalu muluk-muluk dalam memasang target retribusi IMB. Bahkan dirancang sama dengan tahun 2016 lalu, yang dipatok hanya Rp 14,8 miliar. Sementara itu, realisasi pajak hotel dan restoran yang dipungut Badan Pendapatan
Daerah Kota Denpasar pada periode Januari–Maret 2017, meningkat bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini terjadi pada semua pajak, yakni hotel dan restoran. Menurut Kepala Badan Pendapatan Kota Denpasar Dewa Semadi, pada Januari 2017 realisasi pajak hotel sebesar Rp 12,8 miliar meningkat bila dibandingkan pada 2016 yang hanya mencapai Rp 11,9 miliar lebih. Demikian pula pada Februari 2017 dengan capaian Rp 11,7 miliar lebih, sedangkan pada 2016 sebesar Rp 10,5 miliar. Hanya pada Maret terjadi penurunan yang sangat kecil bila dibandingkan pada 2016. Karena pada 2017 tercapai
Rp 10.255.324.378 dan pada 2016 sebesar Rp 10.277.324. 724. Dewa Semadi menambahkan, untuk pajak restoran pada Januari 2017 tercapai Rp 7,5 miliar dan pada 2016 sebesar Rp 9,3 miliar lebih. Disusul pada Februari 2017 berhasil diraup Rp 8,3 miliar, meningkat dibandingkan pada 2016 yang hanya Rp 6,4 miliar. Pada Maret 2017 terealisasi Rp 7,2 miliar, meningkat tajam dibandingkan 2016 yang hanya Rp 6,5 miliar. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Status Terminal Ubung Tipe C
Dikelola Pemkot, Bus AKAP Masih Bisa Singgah
Denpasar (Bali Post) Hiruk-pikuk suasana Terminal Ubung kini sudah tidak seramai lima tahun lalu. Kondisi tersebut dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya, yakni beroperasinya secara penuh Terminal Mengwi yang kini menyandang status tipe A. Sedangkan untuk Terminal Ubung, kini hanya mengantongi status tipe C. Perubahan status tipe terminal ini diakui Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Gede Astika, Minggu (2/7) kemarin. Menurut Astika, perubahan status tersebut tidak memengaruhi secara signifikan fungsi dari terminal tersebut. Pasalnya, bus-bus AKAP (AntarKota Antar-Provinsi - red) masih bisa singgah atau transit untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Dikatakan, bila terminal dengan status tipe C, bus AKAP tidak wajib masuk terminal tersebut. Berbeda bila menyandang status tipe A, semua bus AKAP wajib masuk terminal itu untuk menaikkan dan menurunkan penumpang seperti yang terjadi di Terminal Mengwi saat ini. “Kalau di Ubung AKAP masih bisa transit, hanya tidak wajib. Itu yang membedakan,” katanya. Turunnya status Terminal Ubung menjadi tipe C, kata Astika, berdampak pada pengelolaan asetnya. Bila tipe C maka pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Denpasar berwenang untuk mengelola aset tersebut. Kalau terminalnya tipe
A, semua aset dan juga SDM-nya merupakan kewenangan pemerintah pusat. “Jadi, untuk Terminal Ubung asetnya menjadi hak pengelolaan Pemkot,” ujarnya. Terkait dengan retribusi, Astika mengakui tidak ada kendala. Bahkan untuk tahun 2017 ini retribusi dari terminal yang ada di Denpasar dirancang naik. Pada 2016 lalu, retribusi terminal dirancang Rp 1,7 miliar, kini naik menjadi Rp 1,8 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 50 juta atau 2,84 persen. Astika menambahkan, jumlah terminal di Denpasar mencapai lima buah, termasuk terminal barang. Terminal penumpang terdapat di Ubung, Kereneng, Wangaya dan Tegal. Satu terminal, yakni di Jalan Gunung Agung telah berubah menjadi pasar. Demikian pula fungsi Terminal Wangaya juga sudah menjadi pasar, namun statusnya masih terminal. Banyaknya terminal yang mati suri ini, kata Astika, karena sepinya pengguna angkutan umum. Bahkan untuk di Denpasar saat ini tidak lebih dari tiga persen dari total masyarakat yang ada di Denpasar. Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya kepemilikan sepeda motor. ‘’Ini tidak terlepas dari banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan angkutan pribadi, terutama sepeda motor,’’ katanya (kmb12)
’’Karya Atma Wedhana’’ Desa Adat Bualu
Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 1,5 Miliar
GUNA meringankan beban masyarakat adat Bualu dalam melaksanakan yadnya, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan hibah senilai Rp 1,5 miliar kepada Desa Adat Bualu, Sabtu (1/7) lalu. Hal tersebut diserahkan secara simbolis serangkaian den-
gan upacara Atma Wedana Desa Adat Bualu 2017. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, anggota DPRRI Wayan Koster, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana didampingi anggota DPRD Badung dapil Kuta Selatan (Kutsel)
FM 96,5
web E-mail
penerbangan internasional juga mengalami peningkatan yakni 17.920 penumpang atau naik 18,82 persen dibandingkan tahun lalu yaitu 15.082 penumpang untuk keberangkatan internasional. ‘’Meski demikian, kedatangan internasional mengalami penurunan yakni 16.068 penumpang atau turun 10,96 persen atau dari tahun lalu yang mencapai 18.046,’’ kata Arie Ahsanurrohim memaparkan. (edi)
2017, Belum Ada Investasi Besar di Denpasar
081 337 032 965, (0361) 819446
Topik : PULUHAN PENUMPANG TERJARING RAZIA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
Sabtu (1/7), jumlah kedatangan domestik sebanyak 16.401 penumpang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 15,74 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 14.171 penumpang. Sedangkan jumlah keberangkatan domestik sebanyak 19.330, mengalami peningkatan sebesar 7,29 penumpang dibandingkan tahun lalu sebanyak 18.017 penumpang. Tidak hanya penerbangan domestik,
MENGHADIRI - Bupati Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa dan anggota DPR-RI Wayan Koster, saat menghadiri karya Atma Wedana Desa Adat Bualu, Sabtu (1/7) lalu.
lainnya, anggota DPRD provinsi Bali Wayan Rawan Atmaja serta Muspika Kecamatan Kutsel dan tokoh masyarakat lainnya. Penyerahan hibah tersebut, ditegaskan Giri Prasta, merupakan konsep yang dilakukan pihaknya di Badung, dengan tujuan membantu meringankan masyarakat dalam pelaksanaan yadnya. Salah satunya melalui pelaksanaan atiwa-tiwa atma wedhana nyekah massal yang dilaksanakan Desa Adat Bualu. Sebab, tidak dimungkirinya selama ini masyarakat adat banyak sekali waktunya disibukkan dengan urusan adat, sementara banyak yadnya yang memerlukan dana. “Semoga upacara ini berjalan antar, sida sidaning don dan labda karya. Kami hadir selaku pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam pelaksanaan adat dan yadnya. Karena itulah, apa yang kami serahkan hari ini mudah-mudahan dapat bermanfaat dan dipergunakan dengan baik demi meringankan beban masyarakat,” terangnya didampingi Wabup Suiasa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang leluhurnya berasal
dari Bualu ini juga mengungkapkan sejumlah program yang akan dilaksanakan di Kutsel, demi kepentingan masyarakat Kutsel. Pihaknya mengaku akan totalitas berjuang demi kepentingan masyarakat, sebab ia telah dipercaya oleh masyarakat Kutsel sebagai pemimpin Badung. Terlebih lagi, Kutsel adalah lumbung PAD-nya Kabupaten Badung. “Masyarakat Badung harus menjadi raja di tanah kelahirannya sendiri. Saya mohon dukungan masyarakat agar semua program yang saya kerjakan bisa terlaksana dengan sukses. Ini demi kepentingan masyarakat sendiri, bukan demi Giriasa,” tegasnya. Sementara itu, Bendesa Adat Bualu Wayan Wita berterima kasih kepada Bupati Giri Prasta yang telah berkenan hadir dan memberikan bantuan kepada pihaknya. Dana tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk upaca tersebut dan keperluan lainnya. Sebab, dalam melaksanakan yadnya tersebut dan yadnya lainnya, tidak dimungkirinya dana masyarakat banyak yang dipergunakan serta banyak waktu yang tersita untuk berkonsentrasi
melakukan yadnya, demi memohon keselamatan dunia akhirat. “Upacara ini sudah dari 1,5 bulan yang lalu dipersiapkan, sebab banyak sarana yang perlu dimatangkan dan beberapa sarana yang sulit dicari. Kalau dulu kondisinya relatif gampang dan mudah dicari, tapi sekarang di Bualu sangat sulit diketemukan sarana upakara lainnya. Memang ini kita tidak pungkiri karena imbas perkembanhan wilayah kita yang menjadi destinasi internasional,” terangnya. Upacara tersebut juga diakuinya sudah dilaksanakan sebanyak empat kali dan tiga tahun lagi akan kembali dilaksanakan dengan meminjam lokasi yang saat ini jika tanah milik salah satu bekas toko modern di Kutsel tersebut masih belum dibangun. “Kami akan melaksanakan upacara pitra yadnya dan manusa yadnya. Ini kami harap supaya krama Bualu bisa segilik-seguluk, selunglung sebayantaka,” imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta Bupati Giti Prasta untuk mengukir (menulis) nama salah satu perwakilan yang diupacarai tersebut. (ad100)
Senin Wage, 3 Juli 2017
OTOMOTIF
3
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Penmaru Gelombang I IKIP PGRI Bali Tembus 500 Peserta Pemerintah Didesak Segera Angkat Guru PNS
SELEKSI Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) IKIP PGRI Bali 2017 Gelombang I, Sabtu (1/7), menembus angka 500 peserta. Ini menunjukkan bahwa minat lulusan SMA/SMK di Bali untuk menjadi calon guru masih tinggi. Dari jumlah itu, kata Ketua Panitia yang juga Pembantu Rektor I IKIP PGRI Bali Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si., tersebar merata di semua program studi (prodi) yakni Olahraga dan Jasmani (FPOK), BK, Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Bali, Seni Rupa, Seni Tari, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi. Pengumuman hasil tes dilakukan tanggal 5 Juli 2017. Sementara itu pendaftaran Gelombang II dimulai 27 Juni - 22 Agustus 2017. Tahun ini IKIP PGRI Bali hanya menerima 800 mahasiswa baru. Semua dibebaskan dari uang gedung dan bebas SPP bagi Prodi Bahasa Bali dan Seni Rupa. Seleksi Penmaru Gelombang I, Sabtu lalu, langsung dipantau Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. bersama Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H. M.Pd. dan Wakil Rektor II Drs. Dewa Putu Juwana, M.Pd. Rektor I Made Suarta mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan masyarakat terhadap IKIP PGRI Bali sebagai LPTK berkualitas di tingkat nasional. Sekalipun gejala nasional terjadi penurunan, namun animo remaja Bali menjadi calon guru sangat tinggi. Sebagai lembaga pencetak calon guru berkualitas, calon mahasiswa baru juga wajib lulus tes bebas tatto dan narkoba serta tes kebugaran bagi FPOK. Apalagi IKIP PGRI Bali merupakan pusat kajian pendidikan karakter di Bali.
PENMARU - Rektor Made Suarta (tengah) bersama IGB Arthanegara, Ngurah Oka dan Pande Wayan Bawa saat memantau Penmaru IKIP PGRI Bali. Dia mendesak di tengah Bali kekurangan guru di semua jenjang pendidikan, pemerintah segera mengangkat guru kontrak atau guru PNS. Bahkan, dia mengusulkan agar pengangkatan guru negeri tak lagi sentralistik, melainkan diserahkan kepada daerah kabupaten/kota. Alasannya, di era otonomi daerah, hanya daerah yang tahu pemetaan kebutuhan guru yang diperlukan. Kedua, dia mengkritisi pejabat di daerah jangan bicara soal kekurangan guru hanya di atas meja, melainkan didasarkan data di lapangan. Made Suarta yang juga seniman Arja ini meminta wakil rakyat di DPRD Bali dan DPRD di kabupaten dan kota berteriak untuk segera mengangkat guru baru. ‘’Kalau mereka melempen, apa pas disebut wakil rakyat,’’ katanya. Dia tetap optimistis profesi guru sangat prospektif di masa datang. Apalagi lulusan IKIP PGRI Bali kini tak hanya diarahkan menjadi guru,
dengan inkubator bisnis, mereka juga disiapkan menjadi pengusaha dan bekerja di sektor lain. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara ikut bergembira, jumlah peminat masuk ke IKIP PGRI Bali konsisten sepanjang tahun. Mereka yang memilih IKIP PGRI Bali, katanya, adalah pemilik masa depan yang baik. Untuk itu, dia mengajak lulusan SMA/SMK di Bali bergabung di gelombang II. Sekalipun tak membayar uang gedung, IKIP PGRI Bali sedang membangun gedung lantai empat dengan 46 ruang kuliah. Dengan 70 ruang belajar. Ia optimis bisa menampung 700 hingga 800 mahasiswa baru tiap tahun. Dia setuju pemerintah segera mengangkat guru baru dan guru kontrak. Kenyataannya semua jenjang sekolah kini dipadati guru honorer, sementara banyak didirikan sekolah baru. Hal ini harus dibarengi dengan pengadaan SDM guru. (ad106)
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Santo Paulus Kulibul Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 1 Miliar
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa meletakkan batu pertama sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan Gereja Santo Paulus Kulibul, di Jalan Raya Padonan, No. 65, Banjar Kulibul Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Minggu (2/7) kemarin. Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Wayan Sandra dan Made Duama, Camat Kuta Utara A. A. Arimbawa, Perbekel Tibubeneng, Bendesa Adat Padonan
dan tokoh masyarakat. Penyerahan hibah dan peletakan batu pertama tersebut dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-56 Gereja Santo Paulus Kulibul. Bupati Giri Prasta menyampaikan, merupakan sebuah kehormatan bagi pimpinan Pemkab Badung berada di tengah-tengah umat Katolik Kulibul. Kehadiran pemerintah ini merupakan sebuah komitmen Pemkab Badung bersama DPRD Badung untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan cinta kasih serta ingin berbuat yang terbaik bagi masyarakat Badung. Bupati menyampaikan rasa
SERAHKAN BANTUAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa foto bersama usai meletakkan batu pertama sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan Gereja Santo Paulus Kulibul, di Jalan Raya Padonan No. 65, Banjar Kulibul Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Minggu (2/7) kemarin.
bangganya, karena kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Badung sangat bagus. Hal ini tidak terlepas dari berpegang teguh pada empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Empat pilar kebangsaan ini harus kita jaga bersama, dan kita harus lawan kelompok radikalisme untuk melindungi kerukunan umat beragama,’’ tegas Giri Prasta. Sementara terkait pembangunan Gereja Santo Paulus Kulibul, Bupati akan senantiasa mendukung sehingga pembangunan gereja ini bisa selesai dengan tuntas. Bupati juga mengharapkan gereja sebagai tempat suci harus dijaga dengan baik untuk kegiatan ibadah, fungsi persekutuan, kebaktian dan pelayanan. Ketua Panitia I Ketut Murdana menyampaikan terima kasih atas dukungan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Badung. Dana bantuan tersebut akan digunakan untuk pembangunan Gereja Santo Paulus Kulibul yang rencananya terbangun dua lantai dengan rencana anggaran biaya mencapai Rp 6 miliar. ‘’Kami umat Katolik Kulibul menyampaikan terima kasih atas bantuan Bapak Bupati. Dari 56 tahun gereja ini berdiri, baru kali ini mendapat bantuan dari Bupati Badung,’’ imbuhnya. Dijelaskan pula, rangkaian HUT ke-56 Gereja Santo Paulus Kulibul, banyak kegiatan yang telah digelar seperti donor darah, pengobatan gratis, gerak jalan sehat, bazzar mini serta mebat bersama. (ad099)
Utamakan Pelayanan Terbaik bagi Pengunjung
Senin Wage, 3 Juli 2017
Pameran Felice Jewellery
Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 Karat Harga Promo Rp 1,999 Juta PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Senin (3/7) hingga Kamis (6/7) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pecinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, Minggu (2/7) kemarin. Menurut Bazari, pihaknya juga menawarkan berlian putih 1 karat dengan harga Rp 39 juta dan untuk berlian fashion satu set Rp 15 juta. Ada juga cincin new flower dan berlian solitaire 0,50 karat. Dikatakan, berlian-berlian Felice semuanya dipadu-padankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition, sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Bazari juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery, kata Bazari, memang tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya.
PAMERAN - Black Diamond Solitaire bisa didapatkan pada pameran yang digelar Felice Jewellery di Hotel Aston, Gatsu, Denpasar, mulai Senin (3/7) hingga Kamis (6/7) mendatang Bagi anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (ad109)
Senator RI Soroti Kasus Spanduk FPI di Desa Tegallinggah Wedakarna Apresiasi Permintaan Maaf Tokoh Muslim
RIBUT-RIBUT masalah pemasangan spanduk provokatif yang mendukung Front Pembela Islam (FPI) dan Rizieq Shihab di depan sebuah masjid di Desa Tegallinggah, Sukasada, Buleleng, ditindaklanjuti oleh Senator RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Di hari yang sama dengan rapat desa terkait dengan ditemukannya sejumlah oknum yakni 11 orang anak muda yang diduga melakukan pemasangan spanduk yang dinilai antiPancasila, Senator Wedakarna langsung menemui Kepala Desa Tegalinggah I Ketut Murdana, S.Sos., klian dusun serta tokoh desa setempat. Dalam penjelasannya, Perbekel Desa Tegallinggah menyampaikan kronologi kejadian hingga menjelaskan penyelesaian secara bertahap yang dilakukan oleh pihak desa. Di antaranya melaksanakan pertemuan dengan tokoh muslim dan ditindaklanjuti dengan pertemuan langsung dengan 11 orang oknum warga yang sebagian besar anak-anak masih muda yang diduga memasang spanduk provokatif yang sampai menjadi perhatian nasional. Atas penyelesaian yang cepat itu, senator Arya Wedakarna (AWK) sangat mengapresiasi atas kinerja pihak desa dan aparat keamanan tersebut. ‘’Saya senang dengan figur Bapak Perbekel Desa Tegallinggah. Beliau punya daya intelijen yang baik. Dari laporan tadi, ternyata beliau tidak puas dengan hasil pertemuan hari pertama yang hanya melibatkan para tokoh. Beliau bergerak dan mengumpulkan informasi dari banyak pihak, sampai akhirnya ketemu 11 pelaku pemasangan spanduk. Walau kecolongan,
NASIONALIS – Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWSI III bersama I Ketut Murdana, S.Sos. (Perbekel Tegallinggah) dan komponen Banser dan Ansor NU di Kantor Desa Tegallinggah. tetapi ke depan saya minta semua pihak waspada. Apalagi spanduk FPI itu katanya dibawa dari Jawa. Dari awal saya sudah curiga, tidak mungkin ada provokator dari luar desa yang memasang spanduk itu, pasti ada local boy, karena kehidupan tetangga umat Hindu dan Islam ini di sini sangat dekat. Ini kecolongan. Saya yakin desa adat, pakraman dan para aparat akan semakin waspada terhadap gerakan radikalisme,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menyampaikan bahwa kasus ini bisa menjadi pelajaran, bahwa tidak semua orang yang tinggal di Bali memiliki pandangan yang sama terkait Pancasila. FPI juga bermasalah dengan pecalang di Bali dan kasus tersebut sedang diproses di Polda Bali. Jadi jika ada warga yang mendukung FPI dan Rizieq Shihab, artinya sudah berseberangan dengan orang/masyarakat Bali. Semua komponen, baik Hindu maupun muslim harusnya men-
jaga kedaulatan budaya Hindu lewat desa adat. ‘’Syukurlah pelaku dari pemuda muslim dan tokoh muslim sudah meminta maaf lewat surat pernyataan. Saya sudah terima copy suratnya dan akan kita apresiasi. DPD-RI Bali akan koordinasi dengan 1.488 desa adat agar Bali waspada. Kasus Tegallinggah akan kita jadikan contoh,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas peran Banser Ansor dan NU yang ikut meredam masalah ini. ‘’Saya agak kaget juga jika spanduk pro-FPI ini ada di Tegallinggah yang katanya basis NU. Padahal selama ini NU selalu bersama-sama kami kaum nasionalis menjaga NKRI. Semoga ke depan tidak kecolongan dan agar diadakan pembinaan internal. Jangan sampai paham radikal dan wahabiyah masuk Pulau Dewata. NU dan saya punya visi yang sama untuk yang satu ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad101)
Komang Subada
Level 21 Mall Berikan Fasilitas Valet Parkir Gratis Tiba-tiba Bisa Mengobati dan Ramai Dikunjungi Pasien
LEVEL 21 Mall dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, yakni sejak beroperasi sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan bagi warga Denpasar, terus berbenah demi meningkatkan kualitas dan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Memahami kondisi keterbatasan lahan parkir di area pusat Kota Denpasar, kini Level 21 Mall memberikan layanan terbaru dalam bentuk valet parkir secara gratis. Ditemui Minggu (2/7) kemarin, Dennisha Sinay selaku Marketing Communication Level 21 Mall mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses pembangunan area parkir modern yang terletak di lahan yang baru sekitar 50 meter dari area parkir tambahan sebelumnya. ‘’Dalam proses peralihan ini, kami terus mengupayakan layanan terkait parkir semaksimal mungkin agar tetap bisa memberikan kenyamanan dan alternatif sebanyak-banyaknya bagi customer,’’ katanya. Dia menyampaikan salah satunya adalah dengan layanan valet gratis, kerja sama pick-up & drop off service dengan beberapa penyedia transportasi publik juga penyediaan beberapa area parkir alternatif di sekitar area mall. Di antaranya di area Toko Buku Uranus, Jalan Sersan Mayor Made Pil dan Jalan Sekolah Santo
Yoseph. Selain itu, bagi para pengendara motor saat ini seluruh area bahu Jalan Pulau Seram dengan kerja sama juga dukungan pihak banjar setempat kini sudah dapat digunakan sepenuhnya. Selain itu area parkir motor dari lahan parkir yang baru juga sudah dapat digunakan, pelanggan bisa mengikuti rambu-rambu arah parkir yang telah tersedia dengan bantuan petugas. ‘’Kami harap upaya maksimal kami ini berkenan bagi para pengunjung. Hal ini tentunya
menjadi concern utama bagi manajemen untuk dapat mewujudkan prasarana parkir yang ideal secepatnya,’’ sambung Dennisha Sinay. Layanan valet parkir sudah bisa dinikmati oleh para pengunjung sejak tanggal 21 Juni 2017 selama jam operasional Level 21 Mall. ‘’Apabila anda berkunjung ke Level 21 Mall, anda cukup menuju ke arah lobi utama dan meregistrasi di meja valet parkir. Petugas valet profesional telah siap melayani anda,’’ tutup Dennisha Sinay. (ad108)
GRATIS - Level 21 Mall memberikan layanan terbaru dalam bentuk valet parkir secara gratis.
TIDAK ada yang tahu nasib seseorang. Komang Subada yang pada awalnya merupakan pebisnis dupa, kini ditakdirkan ngayah untuk mengobati orang-orang yang sakit yang dialami masyarakat, baik medis maupun nonmedis. Pria berusia 35 tahun itu pun kini kembali ke kampung halamannya di Karangasem untuk ngayah Sasuhunannya di sana. Keluarga Komang Subada memang keturunan balian. Ia sendiri telah lama diharuskan untuk ngiring. Namun karena ia fokus berbisnis, akhirnya ia menunda untuk melakukan ritual ngiring. Banyak cobaan yang menimpanya termasuk keluarganya. Belum lama ini, anaknya mengalami kecelakaan yang cukup parah yang mencederai kepala anaknya. Setelah meminta petunjuk, disampaikan bahwa dia memang harus ngiring. Semula ia terus menunda-nunda permintaan untuk ngiring tersebut. Namun karena kejadian yang menimpa anaknya, ia akhirnya mengiyakan untuk ngiring. Begitu mengiyakan, ia ternyata bisa mengobati orang sakit. Pasien pun banyak berdatangan, dengan tujuan tentu untuk berobat dan sembuh. Padahal ia sendiri belum memperkenalkan dirinya bahwa ia bisa mengobati. Pasiennya mulai merasakan manfaat berobat padanya. Semakin hari, semakin banyak pasien yang datang. Ia yang terbiasa berbisnis dupa keliling bertemu orang untuk berbisnis, tiba-tiba harus berdiam diri di rumahnya untuk mengabdikan diri pada pengobatan. Anehnya, tanpa dipelajari, ilmu pengobatan bisa ia kuasai. Komang Subada juga ahli dalam ilmu pasupati. Beberapa barang yang kerap dipasupati adalah dupa. Niat tulus untuk ngiring itu akan direalisasikannya dengan mawinten agung pada sasih kapat nanti. Mawinten agung merupakan prosesi penyucian diri, sehingga dapat menjalankan tugas-tugas agama di seluruh tempat suci di Indonesia. Masyarakat yang ingin mengetahui pengobatan Komang Subada dapat menghubungi nomor telepon (HP) 081353205941. (ad105)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Komang Subada
Senin Wage, 3 Juli 2017
DAERAH
5
Anak Harus Diajarkan Etika dan Moral Denpasar (Bali Post) Saat ini terjadi penurunan etika dan moral di kalangan anak-anak. Begitu juga orang-orang yang ribut masalah agama, dipastikan mereka kurang mendapat pendidikan maupun pemahaman tentang kebinekaan dan juga Tat Twam Asi. Hal itu disampaikan Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya saat menjadi narasumber seminar di Denpasar, Sabtu (1/7). Atas kondisi itu, mantan Pangdam IX/Udayana ini berharap kepada para orangtua harus mengajarkan anak bertindak adil dan sopan santun, termasuk etika moral. Wisnu yang dalam paparannya diselingi humor juga berharap kepada orangtua dan guru menanamkan kedisiplinan. Selain juga arif dan bijaksana dalam mendidik anak-anak. Jangan sampai dalam mendidik anak bersifat instan. ‘’Pendidikan ideologi paling penting,’’ tegas pria asal Mengwi, Badung ini. Pada kesempatan itu, Wisnu mengajak peserta seminar salam lima jari yaitu salam Pancasila, merdeka, cinta tanah air, cinta Pancasila, cinta sesama dan satu dengan yang lain saling menghormati. ‘’Jangan ruwet-ruwet, mari kita happy. Kalau tidak happy berarti ada utang,’’ selorohnya. Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya mengatakan, penyebaran paham radikal sekarang ini seiring dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu masyarakat terkepung dengan paham-paham anti-Pancasila. ‘’Peran tokoh agama sangat penting dan harus menjadi panutan. Saat ini anak-anak paling mudah dipengaruhi dan disusupi,’’ ujarnya. Menurutnya, segala sesuatu yang terjadi di Bali gaungnya mendunia. Contohnya Bom Bali 1 dan 2. Tak salah, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Golose mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pulau Dewata agar selalu aman dan kondusif. ‘’Salah satu yang mendapat atensi beliau (Kapolda) tindak kekerasan yang dilakukan anggota ormas. Kami berkomitmen untuk memberantas segala bentuk tindak kekerasan,’’ ujar Mahendra. (kmb36)
Siswa di Perbatasan, Disdik Jembrana Koordinasi dengan Buleleng Negara (Bali Post) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Jembrana secara umum berlangsung lancar. Namun, ada sejumlah catatan yang menjadi evaluasi Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Jembrana. Salah satunya masih adanya sejumlah calon siswa SMP yang terdampak sistem zonasi, terutama di daerah perbatasan antarkabupaten. Kepala Dinas Dikpora Jembrana I Putu Eka Suarnama, Minggu (2/7) kemarin mengungkapkan, dari pemantauan selama proses PPDB berjalan baik. Tetapi pihaknya tidak memungkiri ada sejumlah hal yang menjadi evaluasi dalam pelaksanaan PPDB itu. Salah satunya, kondisi yang terjadi di Kecamatan Pekutatan khususnya di sejumlah SD di Desa Manggissari yang berada di perbatasan dengan wilayah Buleleng. Karena terbentur sistem zonasi, para siswa ini selanjutnya akan dikoordinasikan dengan kabupaten terdekat yakni Buleleng. Hal tersebut, menurutnya, memungkinkan, karena melihat kondisi lokasi yang memang jauh dari SMP terdekat di Pekutatan. ‘’Yang di perbatasan itu kita masih koordinasikan dengan Buleleng. Karena lokasinya memang jauh dari SMP di Pekutatan,’’ tandasnya. Dikatakan, di Pekutatan ada dua SMP negeri, satu di Pekutatan dan satu lagi di Gumbrih. Namun jaraknya jauh dengan Manggissari. Justru lokasi itu lebih dekat dengan Buleleng. Hal ini, menurutnya, juga akan menjadi evaluasi ke depan, apakah perlu nantinya dibuat lagi SMP negeri untuk para siswa di zonasi tersebut. Selain itu, menurutnya, ada beberapa SMP negeri yang masih kurang pendaftar di satu zona kecamatan. Namun di satu sisi, lebih banyak pendaftar. Ia mencontohkan seperti yang dialami di SMPN 3 Negara dan SMPN 6 Negara. ‘’Untuk kuota dan jumlah kita masih koordinasikan. Kita tunggu sampai daftar ulang,’’ tandas mantan Camat Melaya ini. (kmb26)
RODA DUA - Antrean pengendara roda dua masuk kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (2/7) kemarin.
Puncak Arus Balik, 47.220 Penumpang Menyeberang ke Bali Banyuwangi (Bali Post) Antrean penumpang ke Bali dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, terus berlanjut hingga Minggu (2/7) kemarin. Total penumpang yang menyeberang ke Bali di puncak arus balik ini mencapai 47.220 orang, roda dua 7.449 unit dan roda empat 5.685 unit. Diprediksi, arus balik ke Bali ini masih berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Namun jumlahnya terus menurun. Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Ardi Ekapati menjelaskan, perkiraan puncak arus balik dari Ketapang ke Gilimanuk sudah terjadi mulai Sabtu (1/7) dan berlanjut Minggu (2/7). Menurutnya, mereka yang menyeberang pada dua hari itu diyakini murni pemudik. Sebab, akan kembali ke Bali untuk mengejar jadwal kembali masuk kantor. Meski puncak arus balik, katanya, tak ada antrean kendaraan yang meluber di Pelabuhan Ketapang. ‘’Puncak arus balik penumpang dan kendaraan memang terjadi Sabtu dan Minggu ini. Terutama, roda empat, sedangkan roda dua belum maksimal jika dilihat dari data saat arus mudik dari Gilimanuk,’’ kata Ardi. Karena
itu, diprediksi pemudik dengan roda dua yang akan kembali ke Bali akan terus mengalir hingga beberapa hari ke depan. Ditambahkan, hingga H+6 Lebaran, jumlah penumpang yang sudah kembali ke Bali mencapai 274.906 orang atau sekitar 54 persen. Roda dua yang kembali ke Bali sekitar 34.808 atau 34 persen dan roda empat 58 persen atau 34.681 unit. Jika dilihat saat arus mudik lalu, total penumpang yang mudik dari Bali mencapai 675.070 orang, roda dua 111.548 unit dan roda empat 84.921 unit. ‘’Trennya, roda dua turun dibanding tahun lalu, roda empat yang jumlahnya naik. Mungkin faktor eko-
nomi, pemudik banyak menggunakan armada kendaraan pribadi,’’ jelas Ardi. Ditambahkan, jumlah pemotor yang kembali ke Bali tertinggi pada Sabtu (1/7), mencapai 4.449 unit. Jumlah ini naik sekitar 100 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan roda empat naik sekitar 109 persen dibanding tahun lalu. Pantauan di Pelabuhan Ketapang hingga pukul 18.00 WIB, arus kendaraan roda dua dan roda empat terus mengalir ke Bali. Namun, seluruhnya tak harus menunggu lama untuk bisa masuk kapal. Terkait tidak adanya antrean yang meluber, Ardi menegaskan pihaknya membuat skenario cepat menangani pemudik. Salah satunya, mengerahkan dua kapal super jumbo, KMP Portlink VII dan KMP Madani. Keduanya mampu mengangkut 130 unit kendaraan campuran roda dua dan empat, serta 100 kendaraan campuran. ‘’Kapal ini memang untuk antisipasi antrean panjang. Sehingga pengendara tak sampai berlama-lama
Bali Post/ist
PENGHORMATAN - Kapolda Bali Irjen Golose saat memberi penghormatan kepada jenazah Kombes Pol. I Nyoman Gede Sujarsa.
di pelabuhan, apalagi sampai meluber,’’ jelasnya. Selama puncak arus balik, katanya, sebanyak 33 kapal dikerahkan, termasuk dua kapal super jumbo. Tidak adanya antrean panjang ini, imbuhnya, juga dipicu banyaknya dermaga dan kapal berukuran besar di Selat Bali, rata-rata sekitar 1000 gross ton (GT). Masih banyaknya pemotor yang belum kembali ke Bali, pihak ASDP Ketapang akan tetap menyiagakan tenda untuk kenyamanan pemudik. Sedangkan dua kapal super jumbo tetap siaga di Ketapang. ‘’Kita tetap lihat kondisi lapangan,’’ pungkasnya. Masih adanya arus balik ke Bali membuat Polres Banyuwangi memperpanjang pengamanan di Ketapang. Rencananya, Operasi Ramadania 2017 baru akan diakhiri Selasa (4/7). ‘’Ketapang ini arus baliknya biasanya lebih panjang. Jadi, pengamanan juga kita perpanjang,’’ kata Kabag Operasional Polres Banyuwangi Kompol Samsudin. (kmb30)
Edukasi dan Literasi Perbarindo DPK Bali Barat
Ajak Masyarakat Hidup Sehat dengan Senam Zumba
Jatuh, Mantan Kapolres Badung Meninggal Denpasar (Bali Post) Kombes Pol. I Nyoman Gede Sujarsa, SSt.Mk., S.H., M.H., mantan Kapolres Badung, meninggal dunia saat mengikuti olahraga dengan tim sepeda Polda Maluku, Sabtu (1/7) lalu. Sujarsa merupakan Kapolres Badung pertama dan jabatan terakhirnya sebagai Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Maluku. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Wakapolda Brigjen Pol. I Gede Alit Widana menyambut dan memberi penghormatan saat jenazah almarhum tiba di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Minggu (2/7) kemarin. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, awalnya Sujarsa mengikuti olahraga dengan tim sepeda Polda Maluku dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-71. Namun saat melintas di jembatan Merah Putih, almarhum terjatuh dari sepeda. Personel Polda Maluku berusaha memberi pertolongan dan Sujarsa langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Maluku. Namun setibanya di rumah sakit, Sujarsa dinyatakan meninggal dunia. Jenazah almarhum diberangkatkan dari Maluku ke Bali menggunakan pesawat komersial diantar oleh perwakilan Pamen Polda Maluku. Setibanya di Bandara Ngurah Rai, pesawat tersebut langsung menuju Base Ops Lanud Ngurah Rai. Turun dari pesawat, jenazah almarhum langsung dimasukkan ke mobil jenazah RS Bhayangkara Denpasar, selanjutnya diantar ke rumah duka di Kabupaten Karangasem. (kmb36)
Bali Post/udi
ali Post/udi
SIDAK - Dirjen Hubda Kemenhub Pudji Hartanto melakukan sidak arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (2/7) kemarin.
Dirjen Hubda Kemenhub Soroti Penumpang Kapal Jatuh Banyuwangi (Bali Post) Dirjen Perhubungan Darat (Hubda) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pudji Hartanto Iskandar menggelar sidak di puncak arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (2/7) kemarin. Secara umum, pejabat ini mengapresiasi penanganan arus balik yang mampu menghindari antrean penumpang di pelabuhan. Meski begitu, pihaknya menyoroti insiden jatuhnya penumpang kapal di perairan Gilimanuk. Menurut Dirjen, insiden jatuhnya penumpang di Selat Bali menjadi pembelajaran semua pihak terkait pelayaran. ‘’Inilah pentingnya manifest, life jacket dan lainnya. Lalu, SOP pelayaran harus diperhatikan, untuk keselamatan semua,’’ kata Pudji Hartanto. Dia menambakan, setiap operator kapal dan pihak terkait wajib melaksanakan SOP pelayaran dengan benar. Misalnya, ketika kapal belum bersandar, penumpang dilarang bergerak. ‘’Jadi, saling mengingatkan, baik operator kapal maupun penumpangnya,’’ jelasnya. Pihaknya juga meminta seluruh peralatan
keselamatan disiapkan sebelum kapal berlayar. Terkait insiden ini, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, termasuk menyiapkan sanksi. ‘’Tentunya, sanksi pasti ada. Kita sedang penyelidikan terkait insiden itu,’’ tegasnya. Dia juga mengapresiasi seluruh pihak terkait mulai TNI/Polri, pemkab hingga Dinas Perhubungan yang mampu melayani arus mudik dan balik dengan baik, khususnya di Ketapang-Gilimanuk, sehingga bisa mengurai antrean dengan cepat. Karena itu, pihaknya diperintahkan Menhub untuk memantau situasi arus balik di wilayah timur. Menurutnya, secara nasional, arus mudik dan balik berjalan lancar. Ada peningkatan pelayanan dari berbagai instansi yang terlibat. ‘’Intinya, kita apresiasi petugas yang di lapangan. Semua berjalan dengan lancar menangani arus mudik dan balik,’’ jelasnya. Pengalaman ini, katanya, bisa dijadikan pelajaran pada tahun berikutnya. Dia mencontohkan di Pelabuhan Ketapang yang selalu langganan macet saat arus balik, kini tak ada lagi. (kmb30)
EDUKASI dan literasi adalah kegiatan rutin yang digelar oleh Perbarindo (Persatuan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia) DPK Bali Barat setiap dua kali dalam setahun. Salah satu kegiatan tersebut adalah mengajak masyarakat hidup sehat dengan menggelar Senam Zumba, Minggu (2/7) kemarin di Lapangan Alit Saputra, Tabanan. Ketua Panitia Ngurah Adiputra mengatakan kegiatan yang mengambil tema ‘’Masyarakat Sehat Finansial, Sehat Jasmani’’ ini juga diisi dengan acara hiburan sekaligus melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat. Dengan adanya edukasi dan literasi ini diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai keuangan sekaligus keberadaan BPR yang ada di daerahnya semakin luas. Serta juga mengetahui layanan keuangan apa saja yang bisa diakses oleh BPR yang ada di daerahnya. Ketua Perbarindo DPK Bali Barat I Nyoman Suamba menambahkan, saat ini anggota Perbarindo DPK Bali Barat sebanyak 32 BPR. Dalam perkembangannya, terutama dalam hal penyaluran kredit untuk usaha, BPR saat ini bersaing dengan program kredit yang dikucurkan pemerintah dalam bentuk KUR (Kredit Usaha Rakyat). Dari segi bunga tentu KUR lebih unggul di mana menawarkan bunga sembilan persen per tahun, sementara ratarata BPR menerapkan bunga sebesar 21 persen dalam setahun. Untuk bisa bersaing ini, salah satu yang dilakukan BPR adalah memberikan pelayanan yang prima dan cepat serta dijamin keamanannya. Selain itu program edukasi dan literasi yang digelar saat ini juga menjadi salah satu cara menjangkau masyarakat untuk memperkenalkan BPR serta layanannya. ‘’Salah satu cara dalam bersaing dengan program KUR dalam menyalurkan kredit salah satunya adalah pelayanan yang prima dan cepat selain rutin menggelar acara edukasi dan literasi seperti saat ini,’’ jelasnya. Meski tidak bisa bersaing dalam hal suku bunga dengan program KUR, tetapi Suamba percaya dengan layanan yang prima dan cepat serta mengedepankan kehati-hatian menjadi salah satu kelebihan BPR dan menjadi daya tarik masyarakat untuk mengakses layanan keuangan di BPR. (ad102)
SENAM - Untuk mengajak masyarakat hidup sehat, Perbarindo DPK Bali Barat menggelar Senam Zumba, Minggu (2/7) kemarin.
OPINI
6
Senin Wage, 3 Juli 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Lahirkan Politisi Pengabdi POLITISI Indonesia sering berwacana yang berbeda dengan keinginan rakyat. Salah satunya adalah wacana tidak membahas anggaran Polri dan KPK. Alasannya, kedua institusi tersebut tidak menghormati DPR, selaku lembaga terhormat yang mewakili rakyat. Akibatnya, wacana tersebut memunculkan banyak protes. Tak ketinggalan juga dari wakil rakyat. Mereka menilai wacana tersebut bukan jalan keluar untuk saling menghormati antarlembaga negara. Malah hal tersebut merupakan bumerang bagi perpolitikan di Tanah Air. Bahkan bisa menimbulkan ketidakpercayaan kepada wakil rakyat. Atas munculnya wacana tersebut, maka tak salah banyak yang menilai bahwa mereka yang berkecimpung di dunia politik bukanlah anak terbaik bangsa yang benar-benar ingin memajukan Indonesia. Padahal kunci kesuksesan sebuah bangsa terletak pada komitmen warganya untuk secara bersamasama memajukan bangsanya. Merekalah yang semestinya duduk mewakili rakyat dan benar-benar punya ambisi memajukan rakyatnya. Dalam banyak teori menyebutkan bahwa politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat, dan politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. Dengan teori tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasanya politik adalah tempat mengabdi secara total untuk memajukan bangsa. Namun, realitas yang terjadi di negeri ini adalah politik sering dijadikan lahan pekerjaan. Atau mereka yang terjun di politik masih pada urusan mencari uang. Akibat politik dijadikan sebagai lahan pekerjaan maka banyak persoalan yang semestinya cepat bisa diselesaikan, malah dibuat berlarut-larut. Bahkan kebijakan yang sudah baik untuk masyarakat sengaja dipolitisasi, sehingga menimbulkan pertentangan di masyarakat. Bahkan dengan tujuan kebijakan tersebut tidak jalan dengan baik, sehingga ada alasan bagi mereka untuk mewacanakan penurunan kekuasaan seorang kepala daerah bahkan kepala negara sekalipun. Persoalan inilah yang sekarang dihadapi bangsa ini, ketika seorang pemimpin miskin kecakapan dan pengetahuan. Proses seleksi yang tidak ketat, akan melahirkan pemimpin karbitan. Seharusnya partai politik dijadikan sebagai instrumen politik yang mendidik kader partai maupun nonkader yang memiliki kapasitas untuk dikirim ke perwakilan dewan terhormat. Akan tetapi partai yang terkadang lebih berorientasi pada pragmatisme dan oportunis maka tak perlu heran akan lahir politisi yang berkarakter oportunis yang hanya mementingkan keuntungan kelompok dan pribadi, tidak memikirkan kepentingan rakyat. Jangan heran jika proses politik kita terkesan transaksional dan kapitalisme yang berpihak kepada pemilik modal. Akibat kapitalisme politik terjadi maka makna politik pun mengalami pergeseran, berkuasa hanya sebatas untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, bukan pengabdian.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Berjihad Versi Mahabharata Vyasa
Epos Mahabharata yang diciptakan oleh Maharsi Vyasa sekitar 5000 tahun silam, merupakan “konsep membangun manusia seutuhnya” meliputi etika, moral, mental dan spiritual yang kemudian diadopsi oleh agama Hindu. Meskipun dengan berbagai penafsiran, namun pada prinsipnya tidak jauh berbeda. Tokoh sentral Pandawa dan Korawa yang lahir secara tidak wajar ditinjau dari aspek biologi, merupakan simbol berbagai karakter atau sifat bawaan lahir pada seorang individu. Pada masa kanak-kanak sifat Korawa lebih dominan. Hal ini dikiaskan dalam episode permainan dadu yang dimenangkan oleh Korawa. Melalui proses pendidikan selama 12-13 tahun yang dikiaskan dengan pembuangan Pandawa ke dalam hutan (Wanaparwa) diharapkan dapat meningkatkan rasa pengendalian diri, simbol Yudhistira; Kekuatan dan keteguhan iman, simbol Bima; Kebijaksanaan dan kecerdasan pikiran, simbol Arjuna; dan rasa toleransi terhadap sesama atau tat twam asi, simbol NakulaSahadewa. Dengan demikian sifat-sifat seperti rasa iri hati, serakah, curang, tidak jujur, mabuk harta/jabatan dan lain-lain (Sadripu) yang bermukim di dalam pikiran kita bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. Perang Baratayudha melambangkan perang jihad antara sifat dharma dan sifat adharma yang ada di dalam pikiran setiap orang. Pada akhirnya kemenangan ada di pihak yang memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai dharma. Khusus di Bali, peringatan kemenangan melawan adharma yang dikenal dengan hari raya Galungan pada tanggal 5 April 2017 ini adalah yang ke-1974. Hal ini merupakan momen yang baik untuk introspeksi diri terkait pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai dharma tersebut. Dr. I Made Tjekeg, Sp.THT. Pemecutan Kelod, Denpasar Barat
Politik Identitas Melawan Koruptor Masuk dunia politik tidak mudah, banyak hal yang mesti dipersiapkan, baik mental maupun modal. Pernyataan bahwa berpolitik itu memerlukan biaya besar tidak salah. Kenyataannya memang demikian. Mahar politik bahkan mencapai miliaran rupiah, membuat politisi dan pemburu kekuasaan menghalalkan banyak cara. Korupsi pun cenderung menjadi pilihan untuk mengumpulkan modal dan mengembalikan modal politik.
Oleh AAn Oka Wiranata eskipun diakui di antara para politikus dan pemburu kekuasaan masih ada yang memiliki moralitas, baik dan terhindar dari permainan politik uang, namun ada banyak faktor yang harus tetap dikoreksi. Tingginya mahar politik dan banyaknya kader partai terjerat kasus korupsi memunculkan persepsi ketidakpercayaan masyarakat terhadap para politikus dan partai politik. Anggapan dan kenyataan mahar berpolitik itu tinggi, di era teknologi informasi dapat dilawan dengan membangun politik identitas. Artinya, bagi mereka yang memiliki kepentingan sama dalam memberantas korupsi akan megelompokkan diri dalam satu gerakan untuk melawan partai politik dan kader yang tersandera korupsi. Perhelatan politik satu dua tahun ke depan memiliki nilai strategis bagi bangsa Indonesia. Kenapa demikian? Memasuki tahun 2018 akan kembali dilaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak jilid III. Menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joko WidodoJusuf Kala pada tahun 2019, rakyat Indonesia akan melaksanakan pemilihan presiden bersamaan dengan pileg. Karya
M
besar bangsa Indonesia ini bukan saja menuntut penyelenggara, dalam hal ini KPU mampu menyelenggarakan rangkaian pilkada, pileg dan pilpres secara serentak dengan baik, tetapi para kontestan juga dituntut memiliki kemauan dan kemampuan dalam membangun kepercayaan publik terhadap moralitas yang dimiliki sehingga rakyat memang pantas dan layak memilihnya. Berdasarkan realita menjelang dan pasca-Pilkada DKI Jakarta memungkinkan bangkitnya kembali politik identitas dalam kancah perhelatan politik yang lebih luas lagi, baik saat pileg maupun pilpres yang akan dilaksanakan secara bersamaan. Politik identitas untuk menjelaskan situasi yang ditandai dengan kebangkitan kelompok-kelompok identitas sebagai tanggapan untuk represi yang memarginalisasikan mereka di masa lalu. Identitas berubah menjadi politik identitas ketika menjadi basis perjuangan aspirasi kelompok (Bagir, 2011: 18). Identitas bukan hanya persoalan sosiopsikologis, namun juga politis. Ada politisasi atas identitas. Identitas yang dalam konteks kebangsaan seharusnya digunakan untuk merangkum kebinekaan bangsa ini, namun justru mulai tampak penguatan identitas-identitas sektar-
ian baik dalam agama, suku, daerah dan lain-lain. Terjadinya kriminalisasi terhadap satu lembaga maupun perseorangan salah satu faktor yang akan berdampak pada bangkitnya politik identitas dikalangan masyarakat yang memiliki simpati yang sama. Partai politik sebagaimana yang diatur dalam undang-undang sah-sah saja memunculkan nama-nama kader atau tokoh yang dijadikan kepala daerah maupun kepala Negara atau presiden, tetapi bagi rakyat yang memiliki hak suara dapat saja membuat suatu gerakan untuk menyuarakan aspirasinya, seperti yang dilakukan pascaBasuki Tjahaya Purnama alias Ahok dijatuhkan hukuman dua tahun penjara. Permasalahan mendasar diabaikan para politikus yang akan bersaing, baik di ajang pileg maupun sejenisnya adalah dalam merespons perubahan yang diharapkan oleh konstituen. Rakyat saat ini berharap para politikus tidak hanya beretorika semata, tetapi mereka dituntut untuk bekerja bersandarkan tatanan aturan dan mengacu terhadap permasalahan yang terjadi dalam masyarakat. Partai politik sebagai penyumbang politikus memiliki peranan strategis mengubah pola pikir kader,
dari yang sekadar bermodalkan material menjadi kader memiliki integritas. Aspek profesionalitas sumber daya manusia dapat diukur dari kompetensi dan perilaku kader dalam menjalankan visi - misi partai politik. Profesionalitas dapat dimaknai sebagai kualitas para kader partai dalam upaya melaksanakan program parpol untuk kepentingan rakyat dan bangsa. Sebagai partai politik, ke depan tidak lagi hanya bermodalkan uang dan otot, tetapi juga diimbangi professionalitas SDM dalam upaya membangun identitas berintegrasi. Parpol tidak jauh berbeda dengan organisasi pada umumnya, di mana para pengusungnya menuntut adanya profesionalisme kader sebagai kunci keberhasilan bagi proses roda organisasi, termasuk memberikan kontribusi terhadap konstituennya. Untuk itu profesionalisme kader parpol perlu terus dikembangkan dan selayaknya menjadi perhatian khusus bagi pengurus partai. Isu negatif terhadap profesionalisme, khususnya terhadap kualitas dan kinerja kader partai politik perlu dilakukan respons positif dengan melakukan evaluasi. Rakyat sebagai pemegang hak suara pemilih memandang profesionalisme kader parpol dilihat dari integritas yang masih kurang, kompetensi masih perlu ditingkatkan dan pergerakan kinerja kader yang masih menoton dan lambat dalam merespons kepentingan publik. Masalah integritas kader parpol dapat dilihat dari perilaku menyimpang yang dilakukan, terutama bagi mereka yang duduk baik di legislatif maupun eksekutif. Hal ini
Meminimalisasi Urbanisasi dengan Dana Desa
MUSIM libur Lebaran sudah hampir usai. Sesuai dengan tradisi, mudik tampaknya masih menjadi budaya khas yang menghiasi nuansa Lebaran di tanah air. Mudik Lebaran ini memang merupakan fenomena yang multidimensional, yang terkait erat dengan dimensi keagamaan, kultural, sosial, dan perekonomian. Secara sosial-kultural, fenomena ini tentu tak menjadi soal, malahan dapat dilihat sebagai modal sosial-kultural positif yang menandakan bahwa budaya kekeluargaan yang mengutamakan kebersamaan masih menjadi sendi kehidupan masyarakat di negeri Pancasila tercinta ini. Namun, apabila kita melihat lebih dalam dan dengan menggunakan kacamata yang kritis pada konteks politik pembangunan, tradisi mudik dapat kita pandang sebagai suatu fenomena belum mampunya pemerintah (baik nasional maupun lokal) dalam mengaktualisasikan politik pembangunan yang merata dan berkeadilan, yang tidak hanya bertumpuk pada satu (ibu) kota saja. Dalam bahasa yang lain, fenomena mudik ini tak dapat dilepaskan dari belum meratanya pembangunan ataupun akses-akses perekonomian dalam memperoleh penghidupan yang layak. Mengadaptasi Ahmad Suaedy (salah seorang anggota Ombudsman RI tahun 2015), yang menyejajarkan bahwa dalam kebahasaan kita, kata ’’mudik’’ berarti ’’pulang ke kampung halaman’’, dan dalam praktek kekinian “mudik” ini telah beririsan maknanya dengan konteks reaksi terhadap kata serapan dari bahasa Inggris ’’urbanisasi’’ yang berarti ’’perpindahan
Oleh
dengan subur. Pendeknya, apabila tidak terkelola dengan baik, urbanisasi akan mendatangkan persoalan, baik di desa, maupun di kota.
penduduk secara berduyun-duyun dari desa (daerah kecil) ke kota’’. Pada titik ini, “mudik” tak dapat dilepaskan dari “urbanisasi”, dan urbanisasi di sini bisa dilekatkan dengan belum meratanya pembangunan atau akses-akses dalam memperoleh penghidupan yang layak, sehingga sebagian masyarakat masih harus bertaruh nasib untuk mencari peruntungan dan penghidupan di (ibu) kota yang telah mendapatkan pembangunan lebih intensif atau telah kebagian porsi kue pembangunan yang besar. Pada tataran ini, harus kita akui bahwa urbanisasi ini memang bukanlah persoalan yang mudah untuk diselesaikan. Butuh proses yang tidak instan untuk menuntaskan (salah satu) persoalan klasik bangsa kita ini. Urbanisasi pun tentu tidak semuanya dan tidak selamanya memberikan dampak yang buruk. Namun, bukan hal yang baik pula manakala arus urbanisasi itu mengalir terlalu deras, karena hal tersebut setidaknya akan bermuara pada dua hal. Pertama, desa menjadi “sepi” karena ditinggalkan oleh warganya yang produktif, dan hal ini dapat mengakibatkan tersendatnya laju pembangunan desa (daerah). Kedua, kota akan menjadi sangat padat, yang apabila tidak diimbangi dengan fasilitas yang mendukung, dampak negatif seperti pengangguran, kemacetan, hingga kriminalitas pun akan tumbuh
Optimalisasi Pengelolaan Dana Desa Dalam upaya untuk membendung ekses negatif urbanisasi dan untuk mewujudkan pemerataan, atau lebih tepatnya keadilan dalam pembangunan, sejatinya negara telah memberikan solusi “tak langsung” berupa Dana Desa. Dalam hal ini, disebut solusi “tak langsung” karena Dana Desa ini tentu bukan merupakan “obat maha mujarab” yang langsung dapat mengobati penyakit ketidak merataan pembangunan serta urbanisasi dengan segala macam problematikanya. Dana Desa ini haruslah dikelola! Berhasil atau tidaknya Dana Desa dalam memeratakan pembangunan yang berkeadilan antara kota dan desa, akan sangat bergantung dari bagaimana Dana Desa itu dikelola oleh para pengelolanya. Hal ini sejatinya terkait pula dengan Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang juga memiliki semangat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan antara desa dan kota. Dalam strategi pembangunan yang sentralistis di masa lalu, desa seringkali diposisikan sebagai “daerah pinggiran” dalam agenda pembangunan dan UU ini juga dimaksudkan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Ridwan Nanda Mulyana
dibuktikan masih saja ada kader partai yang terjerat kasus korupsi, meskipun institusi KPK dan penegak hukum lainnya sudah sering menangkap dan menjebloskan kader partai yang tersangkut korupsi ke dalam jeruji besi. Mahar politik yang mahal ataupun biaya politik yang sampai menghabiskan miliaran rupiah memang menjadi salah satu indikator mencari peluang dari berbagai cara untuk sebanyakbanyaknya mengdapatkan uang, guna mengembalikan ongkos modal politik yang dikeluarkan. Di satu sisi, menilai kinerja kader politik dalam melaksanakan visi-misi yang telah digariskan tidak terlepas dari dua faktor, yakni fairness dan objektivitas dapat dijadikan kunci kesuksesan sesuai harapan. Fairness dalam konteks ini adalah perlakuan yang adil dan setara dalam memenuhi hak-hak yang timbul berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang diterapkan oleh masing-masing parpol. Subjektivitas terkadang muncul akibat dari faktor kedekatan antara pengurus partai dengan kader, hal ini menimbulkan ketidakharmonisan di antara kader yang merasa dinomorduakan, padahal memiliki kinerja sesuai ketentuan yang ditetapkan, tetapi koneksi dan relasi ke pengurus partai kurang, sehingga “tersingkirkan”. Minilai kinerja kader partai politik tidak jauh berbeda dengan menilai kinerja PNS atau pegawai swasta. Kepentingan dari berbagai aspek di lingkungan menjadi faktor dominan dalam melakukan hubungan kerja, termasuk penilaian kinerja kader parpol. Penulis, Alumni S-2 Unhi
POJOK Jajak Pendapat: tinjau Permendikbud 17/2017 soal PPDB. - Bikin gaduh ya? *** Perajin yang pameran di PKB harus terus berinovasi. - Kalau monoton, mati. *** Tak ber-KTP, puluhan penumpang terjaring razia di Terminal Mengwi. - Gilimanuk ada ‘’lubang tikus’’ ya?
Penulis, Esais, Berstudi di FIB Undip
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: - Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
SENIN WAGE, 3 JULI 2017
PASIR - Seorang warga didampingi anakanak melakukan terapi dengan pasir di Pantai Mertasari Sanur, Sabtu (1/7). www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/ian
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Figur
Selalu Solid
PERINGATAN Hari Bhayangkara (Polri) ke-71, Sabtu (1/7) lalu ada yang berbeda di Polres Badung, yaitu hadirnya Komandan Koramil (Danramil) 161104/Mengwi Mayor Armed Lastanto Putro bersama beberapa anggotanya. Bahkan Mayor Lastanto membawa tumpeng dan diserahkan kepada Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta. “Tujuan kedatangan kami ke Polres Badung untuk mengucapkan dirgahayu ke-71 Kepolisian Republik Indonesia. Ini sebagai bukti TNI dan Polri solid serta sinergitas selama ini terbangun sangat baik,” tegas Mayor Lastanto, Minggu (2/7) kemarin. Pada kesempatan itu, Kapolres Badung mengucapkan terima kasih kepada Danramil beserta anggotanya. Ia berharap ke depan jalinan komunikasi yang harmonis antara ini Polri dan TNI semakin kuat guna menegakkan NKRI yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan. (rah)
Kenaikan Retribusi DTW Harus Dikaji Mendalam
Singaraja (Bali Post) -
Munculnya rencana kenaikan retribusi sejumlah Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kabupaten Buleleng mendapat atensi kalangan DPRD setempat. Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa menegaskan, kenaikan retribusi DTW itu perlu dikaji secara mendalam dan tidak gegabah. Putu Mangku Budiasa mengatakan, Minggu (2/7) kemarin, kenaikan retribusi DTW sebagai hal yang wajar. Sebab, itu berkaitan dengan biaya operasional maupun lainnya. Meski demikian, perlu ada kajian yang mendalam. Selain pertimbangan
masing-masing pengelola, juga harus berdasarkan aspirasi masyarakat yang nantinya sebagai pengunjung. “Ini berkaitan dengan pembebanan masyarakat umum. Jadi harus dikaji secara mendalam,” ucapnya. Politisi PDI-P ini menegas-
kan, kenaikan retribusi itu jangan sampai menimbulkan kesan negatif dari pengunjung yang nantinya memicu dampak buruk bagi pariwisata Buleleng yang kini sudah mulai berkembang. “Ini perlu dihindari,” katanya. Sebelumnya, Kepala Di-
TNI-Polri Lakukan Tradisi Spesial
Bali Post/rah
TUMPENG - Danramil 1611-01/Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra menyerahkan tumpeng kepada Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena.
nas Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna mengungkapkan rencana kenaikan retribusi diusulkan pengelola DTW. Alasannya, untuk menghindari pungli yang masih rentan terjadi dan untuk menutupi biaya operasional yang cenderung naik. Usulan itu sudah ditindaklanjuti dengan pemantauan langsung ke masing-masing DTW. “Kenaikan ini sudah wajar. Itu sudah didasari analisis
sebelumnya,” jelasnya. Kenaikan itu direncanakan terjadi pada DTW Air Panas Banjar, Air Sanih, Air Terjun Bertingkat, Air Terjun Campuhan, Air Terjun Gitgit, Air Terjun Les, Air Terjun Melanting, Air Terjun Sekumpul, Air Panas Banyuwedang, Danau Tamblingan dan Gedong Kirtya. “Kenaikannya kisaran 20 sampai 100 persen. Sebelum diperdakan, masih tetap berlaku yang lama,” sebutnya. (kmb45)
Masih Ada Pementasan Tak Sesuai Tema PKB
Peringati Hari Bhayangkara
Denpasar (Bali Post)Sabtu (1/7) lalu menjadi hari istimewa bagi seluruh anggota Polri, yaitu Hari Bhayangkara ke-71. Ada tradisi spesial dalam perayaan hari tersebut, yakni prajurit TNI menyerahkan tumpeng kepada anggota Polri. Hal itu yang dilakukan Danramil 1611-01/Denpasar Timur (Dentim) Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra kepada Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Gede Sumena dan Kapolsek Dentim Kompol Putu Indrajaya. “Tradisi ini sudah kami lakukan sejak beberapa tahun lalu. Koramil Dentim mewilayahi Dentim dan Denut (Denpasar Utara),” tegas Kapten Ngurah Putra, Minggu (2/7) kemarin. Menurut Danramil, sinergitas yang terbangun sangat baik selama ini harus terus dipupuk, salah satu caranya menyerahkan tumpeng kepada Kapolsek sebagai ucapan selamat HUT. Ia sangat bersyukur karena selama ini hubungan dan komunikasi Polsek Denbar, Polsek Dentim dengan Koramil Dentim sangat baik. Bahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan saling bahu-membahu dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan NKRI. “Pimpinan kami terus mengingatkan untuk bersinergi dengan kepolisian. Bila kita kuat dan solid, rakyat pun senang,” ungkapnya. Ia berjanji akan terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan kepolisian, terutama dalam menjaga kamtibmas. Selama ini personel kedua institusi ini selalu berjalan beriringan untuk mewujudkan wilayah yang aman, tertib dan damai. Hal sama juga disampaikan Kapolsek Sumena. Tradisi ini dinilai sangat baik untuk menjaga hubungan harmonis antar aparat negara ini. “Kami juga demikian. Saat HUT TNI kami selalu menyerahkan tumpeng sebagai hadiah dan ikut merayakan,” tegasnya. Selama ini, lanjut Sumena, koordinasi anggota di lapangan sangat bagus. Hal itu dibutikan dengan pelibatan anggota Koramil dan Polsek Denbar dalam setiap kegiatan. “Seperti sekarang ini, saat razia duktang polisi dan tentara pasti sama-sama dilibatkan. Kami kalau ada kegiatan juga melibatkan anggota TNI, khususnya Koramil Dentim,” kata mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Perwira melati satu asal Buleleng ini berharap hubungan harmonis seperti sekarang ini terus dipertahankan. Bila TNI dan Polri solid, maka upaya menjaga kamtibmas hasilnya lebih optimal. “Saya selaku pribadi dan Kapolsek Denbar mengucapkan terima kasih kepada Danramil Dentim bersama jajarannya,” ujar Sumena. (kmb36)
7
Bali Post/dok
SAMPI GRUMBUNGAN - Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra mencoba atraksi sampi grumbungan pada acara Twin Lake Festival tahun lalu.
Sebagai Ikon Buleleng
”Magangsing” dan ”Sampi Grumbungan” Akhirnya Ditampilkan pada TLF Singaraja (Bali Post)Atraksi magangsing dan sampi grumbungan yang sebelumnya direncanakan ditiadakan, akhirnya ditampilkan pada event Twin Lake Festival (TLF) 2017, yang diselenggarakan 6-9 Juli mendatang. Alasannya, karena keduanya menjadi ikon Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Pertanian Buleleng Nyoman Swatantra selaku Sekretaris Panitia TLF pada jumpa pers, Minggu (2/7) kemarin, menyampaikan menghadapi event yang menginjak tahun IV itu, pihaknya selaku leading sector sudah melakukan sejumlah persiapan, baik di tempat acara maupun berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. Sesuai draf, acara ini akan dimeriahkan dengan lomba cipta menu kudapan non beras, lomba merangkai bunga, yoga masal, gemar makan buah, gemar minum sayur, lomba menggambar dan mewarnai, kontes bunga, lomba dayung pedau singa hingga berbagai jenis atraksi dan hiburan. “Persiapannya sudah kami lakukan. Berbagai acara akan ada di festival itu,” jelasnya didampingi Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Gede Subudi. Pada rapat sebelumnya,
atraksi magangsing dan sampi grumbungan sempat direncanakan tak tampil dengan alasan terbentur dana. Namun, karena itu sebagai ikon daerah akhirnya kembali ditampilkan. Sesuai informasi dari Dinas Pariwisata, keduanya dianggarkan Rp 75 juta. “Itu awalnya direncanakan tidak ada. Tapi karena sebagai ikon, jadinya ditampilkan. Itu yang jadi pertimbangan,” ungkapnya. Khusus untuk pelaksanaan lomba dayung pedau singa juga diberlakukan persyaratan ketat. Usia peserta 18 sampai 45 tahun dan harus melampirkan surat keterangan sehat dari dokter. Ini dimaksudkan untuk menghindari tragedi seperti tahun lalu, seorang perserta meninggal dunia. “Lomba ini diikuti masyarakat umum dan juga perwakilan OPD. Totalnya ada 22 tim,” sebut Swatantra. Pelaksanaan acara dibagi di dua lokasi. Secara umum, yang berkaitan dengan subsektor pertanian terselenggara di Danau Buyan. Sementara yang berbau spiritual di Danau Tamblingan. “Ini menyesuaikan dengan kondisi lingkungan,” terangnya. Festival ini, imbuh Swatantra, sebagai salah satu upaya untuk mem -
bangkitkan sektor pertanian, khususnya di wilayah Pancasari dan sekitarnya. Pelaksanaannya juga akan melibatkan asosiasi pertanian hortikultura. Melalui itu, ke depan pemasaran hasil panen diharapkan semakin maksimal. (kmb45)
Denpasar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 tak terasa telah berjalan selama tiga pekan. Selama itu pula beragam jenis pementasan telah disuguhkan oleh para seniman terpilih dari seluruh Bali. Kendati sudah ditetapkan bila tema PKB tahun ini adalah Ulun Danu (Melestarikan Air Sumber Kehidupan), nyatanya masih ada pertunjukan yang tidak sesuai dengan tema. “Pementasan itu memang belum sepenuhnya mengikuti tema, karena seniman tradisional itu kalau tidak diberitahukan mereka lakon apa yang menjadi bingkainya, mereka kadangkadang hanya masih sibuk dengan masalah teknis, latihan. Tidak sampai mereka memikirkan mengenai temanya itu,” ujar Ketua Tim Pengawas Independen PKB Ke-39 I Made Bandem, Sabtu (1/7). Artinya, lanjut Bandem, tema PKB masih ada yang belum menyatu dengan garapan seniman. Beberapa seniman juga ada yang malas menuangkan garapan mereka ke dalam sinopsis. Kalaupun sudah membuat sinopsis garapan berikut kaitannya dengan tema, namun pada saat pementasan dilakukan malah hampir tidak menyinggung soal Ulun Danu. Penghayatan tema PKB justru lebih banyak ditemukan pada seni-seni yang merupakan pengembangan. “Seperti seni
kontemporer, seni pop, mereka sudah menyesuaikan dengan tema. Jadi nanti ke depan memang fokus untuk tema itu, bisa juga pada seni pengembangan,” jelas budayawan ini. Bandem menambahkan, penajaman diperlukan juga dalam pengklasifikasian garapan. Sebagai contoh, selama ini masih ada kerancuan antara ciptaan tari murni, fragmentari dan sendratari. Ketua Tim Kurator PKB ke-39 I Wayan Dibia melihat apresiasi masyarakat terhadap acara-acara di PKB sekarang sudah semakin bagus. Tampak dari arena pertunjukan yang selalu padat dengan penonton. Kendati dirinya tak menampik bila masih ada bagian-bagian dari pertunjukan yang tidak bisa masuk ke tema Ulun Danu. “Secara kualitas sudah semakin baik sekarang, dan yang saya sukai sekarang bahwa pertunjukan sudah semakin bersih karena tidak lagi ada gangguan-gangguan dari para penonton yang tidak bisa kita atur. Jadi, pertunjukan kita sudah semakin professional walaupun sarana prasarananya masih kurang,” ujar dosen Pascasarjana ISI Denpasar ini. Menurut Dibia, kesenian rekonstruksi belum semuanya bisa berhasil dengan baik. Bisa jadi karena proses rekonstruksi yang dilakukan masih belum menemukan dasarnya. (kmb32)
BANGLI
8
Senin Wage, 3 Juli 2017
Bali Post/ina
SERAHKAN TUMPENG - Danramil 1626-01/Bangli Kapten Inf. Made Yudha Kencana menyerahkan tumpeng kepada Kapolsek Bangli Kompol Dewa Mahaputra.
Rayakan HUT Bhayangkara
Danramil Bawa Tumpeng ke Polsek
Bangli (Bali Post) – Danramil 1626-01/Bangli Kapten Inf. Made Yudha Kencana bersama jajarannya membawa nasi tumpeng ke Polsek Bangli, Sabtu (1/7). Hal itu dilakukan Danramil sebagai bentuk ucapan selamat untuk Polri yang kini berusia 71 tahun. Nasi tumpeng yang dibawakan langsung Danramil Kapten Yudha Kencana itu diterima Kapolsek Bangli Kompol Dewa Mahaputra bersama jajarannya. Pada kesempatan tersebut, Danramil mengungkapkan, penyerahan tumpeng ini adalah sebagai wujud syukur TNI atas HUT Bhayangkara. Hal itu juga wujud simpati TNI terhadap pengabdian dan kinerja Polri. ‘’Ini juga sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan kami yang selama ini sudah terbangun dengan baik,’’ terangnya. Kapten Yudha berharap melalui HUT Bhayangkara kali ini ke depannya TNI dan Polri bisa selalu bersinergi untuk memberikan rasa aman pada masyarakat sesuai cita-cita pendiri Bangli. ‘’Sesuai perintah pimpinan TNI-Polri menjaga kemitraan dengan satuan kerja lain harus terus dibangun untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif,’’ imbuhnya. Sebelumnya, pada HUT TNI tahun lalu, Kapolres Bangli juga pernah membawakan nasi tumpeng ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/Bangli. Perayaan HUT TNI yang dilakukan dua institusi yang dulunya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) saat itu berlangsung penuh suasana kekeluargaan dan keakraban. (kmb40)
Satpol PP Gelar Sidak Duktang
Bangli (Bali Post) Sidak penduduk pendatang (duktang) akan kembali digencarkan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Bangli usai libur Lebaran. Sidak akan dilaksanakan bersama anggota kepolisian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Bangli Dewa Agung Suryadarma saat dikonfirmasi, Minggu (2/7) kemarin, mengatakan pihaknya telah menyusun jadwal terkait rencana razia duktang. Sesuai yang Bali Post/ina dijadwalkan, sidak akan dilakukannya mulai Senin Dewa Agung Suryadarma (3/7) hari ini. ‘’Sebenarnya dari antisipasi bulan puasa kita sudah lakukan pengawasan terhadap penduduk pendatang,’’ terangnya. Dikatakannya, sebagaimana pengalaman tahun sebelumnya, jumlah duktang yang datang ke Bangli tidaklah terlalu banyak. Pada tahun lalu, duktang yang berhasil didata hanya 12 orang. Mereka terdata petugas di wilayah Bebalang dan Kelurahan Cempaga. ‘’Di Bangli, dari pengalaman tahun sebelumnya tidak banyak ada penambahan duktang. Biasanya pendatang baru ngikut yang sudah tercatat,’’ terangnya. Di Bangli, duktang kebanyakan mengadu nasib menjadi pedagang dan buruh serabutan. ‘’Namun pada akhirnya tak sedikit dari mereka yang keluar lagi cari kerja ke luar Bangli,’’ jelasnya. Meski biasanya para duktang yang datang ke Bangli sudah dilaporkan ke kepala lingkungan/dusun oleh masing-masing penanggung atau yang mengajaknya, namun pihaknya mengaku tetap akan melakukan razia. (kmb40)
Warga Minta Pemkab Tangani Limbah Ikan di Pasar Kidul Bangli (Bali Post) – Bau tak sedap limbah ikan mujair yang dibuang sembarangan oleh pedagang di sebelah timur Pasar Kidul Bangli kerap dikeluhkan warga Banjar Pule. Meski keluhan tersebut telah beberapa kali disampaikan ke instansi terkait, namun hingga saat ini belum ada upaya penanganan untuk menuntaskan persoalan tersebut. Klian Adat Banjar Pule I Made Sukadana, Minggu (2/7) kemarin, mengatakan setidaknya sudah tiga kali pihaknya melayangkan protes terkait bau limbah ikan mujair yang dibuang pedagang secara sembarangan. Setahun lalu, Disperindag bersama Ketua DPRD Bangli dan pengelola pasar diakuinya sudah sempat turun ke lokasi, tetapi persoalan itu belum bisa tuntas diatasi. Pedagang hanya mau mengikuti saran dari Disperindag untuk tidak membuang limbah sembarangan, tetapi hanya beberapa hari. Akibat pembuangan limbah sembarangan, tak hanya membuat kondisi pasar kumuh namun juga rentan mengundang penyakit bagi warga yang tinggal di sekitar pasar. Pihaknya berharap Pemkab maupun pengelola pasar bisa segera mengatasi persoalan tersebut. ‘’Kita harapkan pedagang ikan mujair tersebut diberikan tempat untuk berjualan di dalam pasar bersama pedagang daging sehingga untuk limbah bisa dibuang di tempat yang telah disediakan di dalam,’’ harapnya. Tak hanya mengeluhkan soal limbah ikan, Sukadana juga mengeluhkan kondisi parkir kendaraan yang semrawut serta pedagang yang berjualan di atas trotoar terutama di sebelah utara Pura Melanting. Sementara itu, Kepala Disperindag Bangli Nengah Sudibya mengatakan, pihaknya sudah memikirkan rencana terkait keinginan warga agar pedagang ikan mujair ditempatkan di dalam pasar. Pihaknya mengupayakan hal itu bisa terlaksana di tahun 2018 mendatang. (kmb40)
PENELOKAN - Sejumlah wisatawan menikmati panorama Gunung dan Danau Batur dari kawasan Penelokan.
Bali Post/ina
Tak Jelas, Rencana Penataan Penelokan
Bangli (Bali Post) -
Rencana Pemkab Bangli untuk menata Objek Wisata Penelokan, Kintamani tidak jelas. Pasalnya, hingga memasuki Juli, belum terlihat tanda-tanda penataan di objek wisata andalan Bangli tersebut. Bupati Bangli I Made Gianyar mengakui bahwa kegiatan penataan Penelokan belum bisa dilaksanakan. Hal itu terjadi bukan disebabkan masalah anggaran. Made Gianyar menyebut anggaran penataan yang bersumber dari pembagian dana PHR dari Kabupaten Badung sudah turun. Hanya
pencairannya dilakukan bertahap. ‘’Dananya sudah cair. Itu sudah di APBD,’’ terangnya, belum lama ini. Dia mengatakan, untuk menata kawasan wisata pihaknya tidak mau bergantung dari sumber pendanaan tertentu. Ketika pendanaan belum pasti, pihaknya memutuskan kegiatan-kegia-
tan kecil, pengadaan barang dan jasa ditunda pelaksanaannya. Demikian juga dengan perjalanan dinas ke luar daerah diefisienkan. Kini dengan meningkatnya pembagian PHR dari Kabupaten Badung, tidak ada kendala lagi dalam pendanaan. Terlebih pemerintah pusat juga bakal mencairkan dana
DAK yang tidak cair pada tahun lalu. Mengenai belum terlaksananya kegiatan penataan kawasan Penelokan, Gianyar mengaku akan mengecek kendalanya ke dinas yang membidangi hal itu usai libur Lebaran. Dia menegaskan, penataan Penelokan menjadi kegiatan prioritas yang harus terlaksana tahun ini. ‘’Nanti kita akan cek dimana kendalanya,’’ ujarnya. Untuk diketahui, penataan kawasan Penelokan
menjadi salah satu pekerjaan besar dan masuk dalam program strategis Bupati Bangli tahun ini. Selain Penelokan, pekerjaan besar yang juga akan dikerjakan tahun ini yakni program jalan hotmix, pembangunan Pasar Kidul dan pembangunan sentral parkir di Kintamani. Bupati awal tahun lalu menargetkan pekerjaan besar yang ditangani beberapa SKPD tersebut harus sudah masuk tender pada Maret lalu. (kmb40)
DPC PDI-P Bangli
Dukung Koster-Cok Ace Maju di Pilgub 2018 Bangli (Bali Post) DPC PDI-P Bangli sepakat mendukung I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati alias Cok Ace untuk maju dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali periode 20182023. Hal itu disampaikan langsung Ketua DPC PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta usai menggelar rapat pleno penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Bali di kantor DPC PDI-P Bangli, Minggu (2/7) kemarin. Sedana Arta mengatakan, rapat pleno penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Bali periode 2018-2023 yang dipimpinnya kemarin dihadiri belasan anggota DPC PDI-P Kabupaten Bangli. Rapat juga dihadiri Wakil Ketua DPD PDI-P Bali Ngakan Kutha Parwata dan
Budi Utama. Sebelum rapat pleno dimulai, pihaknya menerima kedatangan Cok Ace yang mendaftar sebagai calon wakil gubernur. Dikatakan Sedana Arta, hasil rapat pleno, DPC PDI-P Bangli memutuskan mendukung Koster dan Cok Ace untuk maju dalam Pilgub 2018. Keputusan itu telah dituangkan dalam sebuah berita acara. Sesuai rencana, keputusan ini selanjutnya akan dibawa untuk didaftarkan ke DPD PDI-P Bali pada 4 Juli mendatang bersama seluruh struktur DPC, fraksi PDI-P kabupaten dan provinsi, ketua serta sekretaris PAC seKabupaten Bangli. ‘’Dengan adanya keputusan ini kita minta kepada seluruh jajaran struktural untuk mensosialisasikan ke masyarakat bahwa DPC PDI-P Bangli kini
Bali Post/ina
FOTO BERSAMA - Ketua DPC PDI-P Bangli Sang Nyoman Sedana Arta berfoto bersama Cok Ace, jajaran fraksi dan kader PDI-P. resmi mengusung Koster dan Cok Ace untuk maju dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali mendatang,’’ kata Sedana Arta yang juga Wakil Bupati Bangli ini.
Sementara itu, Ngakan Kutha Parwata didampingi Budi Utama menerangkan, selain karena merupakan tokoh senior partai, Koster pantas didukung untuk maju da-
lam pilgub karena kinerjanya sudah terbukti. Selama tiga periode duduk sebagai anggota DPR-RI, Koster memiliki kepedulian dan perhatian terhadap berbagai hal, salah satunya pendidikan. ‘’Untuk di Bali, di samping kesehatan, pendidikan juga masih menjadi bidang prioritas kita. Sehingga kita sangat butuh pemimpin yang memang intens dengan bidang tersebut,’’ ujarnya. Demikian juga dengan Cok Ace, menurut Kutha Parwata, juga sangat pantas menjadi pendamping Koster karena kinerjanya sudah teruji. Cok Ace yang pernah menjabat sebagai Bupati Gianyar periode 2005-2009 dinilai memiliki komitmen tinggi di bidang sosial kemasyarakatan, seni dan pariwisata. ‘’Kita yakin keduanya akan bisa saling mengisi,’’ terangnya. (kmb40/k250)
Harga Menjanjikan
Petani Batur Budi Dayakan Cacing Tanah Bangli (Bali Post) Bagi sebagian besar orang, cacing hanya dianggap sebagai binatang menjijikkan. Namun tidak demikian bagi Wayan Badan, warga Toya Mampeh Desa Batur Selatan, Kintamani. Pria yang tergabung dalam Kelompok Tani Amerta Lestari ini justru membudidayakan cacing di rumahnya hingga ratusan kilogram. Diwawancarai Minggu (2/7) kemarin, Badan menjelaskan, cacing yang dibudidayakannya ini merupakan jenis Lumbricus Rubbelus. Cacing tersebut diimpor dari Australia. Dia mulai membudidayakan cacing sejak tahun 2003. Menurut Badan, mengembangkan cacing memiliki banyak keuntungan. Kot oran yang m enjad i media pemeliharaan cacing bisa dijual untuk dijadikan pupuk tanaman. Per kilogramnya, pupuk cacing laku dijual dengan harga Rp 3 ribu. Setiap harinya pupuk yang dihasilkan cacing ini setara dengan berat badannya. Misalnya, kalau cacing seberat 2 gram, maka pupuk yang dihasilkan juga sebanyak 2 gram per hari. Sem ent ar a, c ac i ngnya sendiri bisa dijual untuk obat berbagai jenis penyakit. Per satu kilogramnya cacing laku dijual Rp 150 ribu. Untuk bisa dikonsumsi sebagai obat, cacing ada yang diolah dalam bentuk kapsul dan ada juga yang berupa jus. ‘’Jus cacing ini mampu mengobati berbagai macam penyakit seperti typhus, asma, kuning, kencing
manis, tekanan darah tinggi termasuk demam berdarah,’’ terangnya. Dijelaskannya, untuk membuat jus cacing terlebih dahulu cacing yang sudah siap panen direndam dalam air selama beberapa jam. Setelah itu barulah diolah. Cacing dicampur dengan berbagai buah seperti terung maupun jambu biji. Dia mengakui sejauh ini jus cacing belum begitu dikenal masyarakat. Mengenai cara pengembangbiakan cacing, Badan mengatakan tidaklah sulit. Yang dilakukan pertama
adalah menyiapkan sebuah tempat yang diisi kotoran ternak seperti sapi maupun kotoran ayam. Agar cacing bisa hidup dengan maksimal, maka kelembapan ruangan harus tetap dijaga. Caranya dengan melakukan penyiraman. Setelah semua itu tersedia, barulah cacing-cacing itu dilepaskan. ‘’Mengenai makanannya bisa memberikan sampah sisa rumah tangga seperti sayuran yang busuk,’’ katanya sembari menambahkan, meski ukurannya lebih kecil namun cacing impor sangat rakus. (kmb40)
Bali Post/ina
BUDI DAYA CACING - Wayan Badan menunjukkan cara membudidayakan cacing.
GIANYAR
Senin Wage, 3 Juli 2017
Wayan Gede Arsania
Bali Post/nik
Kadin Ajak Generasi Muda Berwirausaha
Gianyar (Bali Post) Geliat generasi muda dalam berwirausaha harus terus digali demi mengoptimalkan perputaran ekonomi ke depan. Upaya ini dapat dilakukan dengan menunjukkan peluang bisnis kepada pelajar SMA/SMK. Hal ini diungkapkan Kepala Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gianyar Wayan Gede Arsania, Minggu (2/7) kemarin. Arsania mengatakan, kini Kadin Gianyar sedang berupaya menggerakkan ekonomi dengan mengoptimalkan peran generasi muda. Pihaknya pun sedang berupaya menumbuhkan semangat wirausaha muda di Gianyar. ‘’Langkah ini akan kita lakukan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Tentu saja kerja sama juga kita lakukan dengan semua komponen masyarakat,’’ kata Arsania. Dikatakannya, Kadin Gianyar akan mengagendakan acara membangun wirausaha muda. Dalam hal ini Kadin Gianyar menjadi inspirator dalam membangkitkan niat orang-orang muda untuk menjadi wirausahawan. Kegiatan membangun wirausaha muda ini menyasar kalangan siswa SMA/SMK dan karang taruna. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan membuat MoU dengan Kadisdik Provinsi Bali dan para kepala desa guna mempercepat keterlibatan generasi muda dalam dunia usaha. Langkah ini akan dilanjutkan dengan kontes wirausaha muda. ‘’Kami sudah menyiapkan panitia untuk event ini. Yang jelas kami ingin menggerakkan anak muda kita untuk berwirausaha,’’ ujar Arsania. (kmb35)
Tepergok Mencuri, Residivis Diamankan Pemilik Rumah
Gianyar (Bali Post) Seorang residivis, I Gede Suastika (20), kepergok saat beraksi membobol rumah di Jalan SMK I, Desa Batubulan Kecamatan Sukawati, Minggu (2/7) kemarin. Pemilik rumah, Komang Suarjana, yang memergoki aksi tersebut menghajar pelaku hingga tak berkutik. Pelaku asal Kubu Karangasem ini lantas digiring ke Mapolsek Sukawati. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana membenarkan adanya percobaan pencurian yang dilakukan pelaku, Suastika. Dijelaskannya, aksi pelaku diketahui oleh Suarjana pada Minggu dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 Wita. ‘’Kala itu Komang Suarjana yang baru pulang sudah mendapati gembok pintu mes karyawan bengkel yang jadi satu dengan rumahnya ini dalam keadaan rusak tercongkel,’’ ungkapnya seizin Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiarta. Mendapati temuan tersebut, Suarjana langsung masuk ke dalam. Ia pun semakin terkejut setelah memergoki maling sedang mengobok-obok seisi rumah. Geram dengan aksi itu, Suarjana yang bertubuh kekar itu langsung berupaya meringkus pelaku bertubuh mungil itu. Sempat melakukan perlawanan, namun pelaku yang bertato di lengan dan dada ini tidak berkutik melawan pemilik rumah. Pelaku yang sudah kehabisan tenaga ini lantas diseret ke luar rumah. Warga setempat turut mendekat lokasi serta mengerumuni Suastika yang sudah tak berdaya. Menerima informasi ini, petugas kepolisian yang malam itu masih berpatroli di lapangan dengan cepat mengamankan pelaku sebelum dihakimi massa. ‘’Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu buah gunting kecil dan satu set grendel,’’ kata Kompol Pande Sugiarta. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi memastikan Suastika merupakan residivis kasus pencurian. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP jo Pasal 53 ayat (1) KUHP tentang percobaan pencurian dengan pemberatan. ‘’Pelaku masih kami Bali Post/nik amankan di Mapol- DIAMANKAN - Pelaku pencurian, sek Sukawati,’’ ucap- I Gede Suastika, saat diamankan nya. (kmb35) polisi.
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianya r - 947261 BNN Kabupaten Gianyar - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564
9
PASAR DARURAT - Pasar darurat yang sudah rampung dibangun awal Juni lalu. Hingga kini pasar tersebut belum dimanfaatkan.
Bali Post/nik
Belum Jelas, Anggaran Revitalisasi Pasar Seni Sukawati
Pasar Darurat Terancam Mubazir
Gianyar (Bali Post) -
Rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati makin tak jelas. Pasalnya, memasuki Juli 2017, pemerintah pusat belum memberikan kepastian terkait pencairan anggaran untuk revitalisasi pasar tersebut. Pasar darurat senilai miliaran rupiah yang dibangun di Lapangan Sutasoma, Sukawati yang direncanakan menjadi tempat relokasi sementara pedagang Pasar Seni Sukawati pun terancam mubazir. Bangunan pasar darurat yang didirikan di atas lapangan sepak bola milik desa itu sudah rampung dibangun sejak Juni lalu. Di lapangan tersebut dibangun 45 los kecil dan dua los besar di bagian depan. Pembangunan pasar
darurat itu dianggarkan dari APBD Gianyar senilai Rp 1.059.965.000. Dari pantauan di lapangan, hingga kini pasar tersebut belum bisa dimanfaatkan. Pemkab Gianyar masih menunggu keputusan pemerintah pusat
untuk relokasi pedagang. Apabila anggaran revitalisasi sudah turun, pedagang di pasar seni akan direlokasi ke pasar darurat yang lokasinya tak jauh dari Pasar Seni Sukawati. Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar Wayan Suamba menjelaskan, anggaran Rp 60 miliar yang awalnya dijanjikan untuk merevitalisasi Pasar Seni Sukawati batal dicairkan tahun ini. Walau batal, Suamba menampik jika pasar darurat yang sudah kadung terbangun mubazir.
Dewan Ingatkan Jangan Ada Siswa Tercecer
Gianyar (Bali Post) Kalangan DPRD Gianyar mengingatkan agar tidak ada siswa yang sampai tercecer dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini hanya demi melaksanakan Permendikbud Nomor 17 tahun 2017. Pemerintah daerah juga diminta mulai merancang penambahan sekolah hingga pengangkatan guru tidak tetap (GTT) untuk melaksanakan peraturan baru tersebut. Anggota DPRD Gianyar, P ut u Ge d e P e b ri a nt a ra , mengatakan aturan sebaiknya dibuat realistis dengan kondisi di masyarakat. Hal ini sangat penting terutama jika tujuannya demi pembenahan sistem pendidikan dalam hal ini PPDB. ‘’Jangan sampai ada siswa tercecer. Seharusnya aturan itu fleksibel dan disampaikan ke pusat bila tidak bisa dilaksanakan. Karena memang pada kenyataannya kapasitas yang kita miliki belum memadai,’’ ucap Pebriantara, Minggu (2/7) kemarin. Namun, pihaknya tidak menampik bahwa aturan pada Permendikbud No. 17 Tahun 2017 yang sudah telanjur disahkan itu harus dilaksanakan. Sebab itu pihaknya pun meminta eksekutif mengambil langkahlangkah persiapan. ‘’Salah satunya kita harus segera mencari lahan untuk
membangun sekolah baru. Pertama, di empat kecamatan yang padat penduduk, yakni Gianyar, Sukawati, Blahbatuh dan Payangan. Ini harus jadi prioritas,’’ katanya. Terkait persoalan lahan, anggota dewan dari Fraksi PDI-P ini pun mengajak eksekutif memanfaatkan lahan yang ada. Lahan dimaksud bisa saja aset pemerintah pusat, provinsi ataupun lahan pemerintah kabupaten. ‘’Kewajiban membangun sekolah bukan hanya tanggung jawab kabupaten. Dari pusat bisa, provinsi juga bisa karena urusan pendidikan harus paling prioritas. Kita harapkan benar-benar ada komitmen semua komponen dalam memajukan dunia pendidikan,’’ ujarnya. Solusi lainnya menurut Pebriantara ialah melakukan revitalisasi sejumlah sekolah guna menambah ruang kelas baru. Namun dia mengingatkan, selain menambah fasilitas, minimnya tenaga pengajar juga patut menjadi pertimbangan. Terlebih hal ini merupakan persoalan sudah terbilang klasik di Gianyar. Pihaknya pun sudah mengingatkan hal tersebut sejak lama. ‘’Sekarang sudah sekian tahun tidak ada pengangkatan guru. Makanya salah satu solusinya ialah di Gianyar tahun depan harus ada pengangkatan GTT,’’
Bali Post/nik
Putu Gede Pebriantara
ungkapnya. Pengangkatan GTT diharapkannya bisa terlaksana tahun depan khusus di tingkat SMP. ‘’Anggaran pada APBD untuk pendidikan itu lumayan besar. Makanya ini bisa diarahkan untuk mengangkat GTT tahun depan,’’ katanya. (kmb35)
‘’Tetap terpakai. Kami siapkan dulu. Nanti anggaran datang kan tinggal direlokasi,’’ jelas Suamba, Minggu (2/7) kemarin. Suamba mengatakan, hingga kini pihaknya tetap memperjuangkan anggaran pusat. Seperti pada 19 Juni lalu, Disperindag Gianyar telah mengadakan pembahasan di Direktorat Logistik Ditjen Perdagangan Dalam Negeri. ‘’Hasil rapat, masih ada sisa waktu hingga Desember 2017 untuk merrevitalisasi Pasar Seni Sukawati,’’ terangnya. Suamba mengakui, untuk mengambil dana pusat,
pihaknya harus melakukan sejumlah pembahasan lagi bersama instansi terkait. ‘’Dengan ULP, BPKAD yang melaksanakan pembongkaran bangunan lama, Dinas PU dan Bappeda,’’ ungkapnya. Lebih lanjut Suamba menyampaikan pihaknya pun kini hanya bisa menunggu pencairan dana di kisaran Rp 20 miliar dari pusat untuk proses pembangunan fisik Pasar Seni Sukawati. Pengajuan ulang dana revitalisasi itu sudah dikirim ke pusat beberapa pekan lalu. ‘’Kini masih menunggu pencairan itu,’’ tegasnya. (kmb35)
Parta dan Mahayastra Siap Rebut Rekomendasi
Gianyar (Bali Post) Meski sempat melakukan deklarasi, ternyata Made Mahayastra harus kembali bersaing dengan Nyoman Parta untuk merebut rekomendasi melalui mekanisme penjaringan di PDI-P. Dua tokoh PDI-P Gianyar ini pun menyatakan siap mendaftar ke kantor DPC yang berlokasi di Jalan Banteng, Gianyar itu. Made Mahayastra mengaku masih mencari hari baik untuk melakukan pendaftaran. Dia akan maju bersama A.A. Gde Mayun melalui paket Aman. ‘’Masih mencari dewasa baik (hari baik - red),’’ ujar politisi asal Payangan ini. Disinggung soal persaingan dan peluang dirinya, pria yang menjabat Wakil Bupati Gianyar ini mengaku akan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku di partai besutan Megawati Soekarno Putri itu. ‘’Ya ikuti aja proses, sesuai mekanisme,’’ jelas Ketua DPC PDI-P Gianyar ini. Sementara itu, Nyoman Parta yang sedari awal mendesak digelarnya penjaringan itu kini tengah merencanakan pendaftaran dirinya sebagai bakal calon bupati Gianyar. Sebelum mendaftar yang direncanakan dilakukan pada Selasa (4/7) besok, Ketua Komisi IV DPRD Bali itu berembuk terlebih dahulu di Sekretariat PAC Sukawati pada Minggu (2/7) kemarin. ‘’Untuk formulir, saya sudah diambilkan oleh PAC Sukawati. Dan saya sudah ambil di PAC,’’ ujar Parta. Politisi asal Desa Guwang Kecamatan Sukawati itu akan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebagai calon bupati lewat kendaraan PDI-P. Parta mengaku keinginannya mendaftar sebagai bupati karena desakan dari berbagai pihak. Awalnya desakan mencuat dari masyarakat Sukawati dan merembet ke desa di kecamatan lain. ‘’Banyak pihak yang mendesak saya maju,’’ ujarnya. Sementara itu, Sekretaris DPC PDI-P Gianyar Wayan Tagel Winarta mengaku pihaknya hanya sebatas menerima pendaftaran. ‘’Nama yang masuk, langsung kami serahkan ke DPD. Nanti DPD yang menentukan kelanjutannya,’’ tegasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Senin Wage, 3 Juli 2017
Tersisa Tiga, Dokar Masih Diminati Masyarakat Bangli (Bali Post) Alat transportasi seperti dokar jumlahkan semakin sedikit di Kabupaten Klungkung. Jika tahun 1995-an, alat transportasi dokar mencapai puluhan unit, kini jumlahnya terus berkurang. Bahkan, saat ini hanya tersisa tiga dokar yang masih aktif. Meski sedikit, jasa dokar masih tetap diminati masyarakat Klungkung. Salah satu pemilik dokar, I Wayan Gunung, mengatakan jasa dokar sekarang ini memang sangat sedikit sekali. Berbeda dengan dulu, dokar masih banyak digandrungi masyarakat. Tahun demi tahun, jasa dokar di Klungkung semakin berkurang. ‘’Sekitar 20 tahun yang lalu, jasa dokar masih banyak di Klungkung. Kini yang beroperasi tinggal tiga,’’ katanya, Minggu (2/7) kemarin. Gunung menerangkan, berkurangnya dokar di Klungkung tidak lepas dari perkembangan zaman yang semakin maju. Pasalnya, saat ini masyarakat sudah kebanyakan memiliki sepeda motor dan mobil. Untuk itu, mereka memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi. ‘’Masyarakat yang mau naik dokar, palingpaling ibu-ibu yang tidak bisa naik sepeda motor saja. Itu pun jumlahnya hanya beberapa,’’ jelasnya. Disinggung terkait pendapatan per harinya, pria asal Banjar Ayung, Semarapura Kelod ini mengaku tidak tentu. Tergantung banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa dokar. ‘’Kalau pendapatan memang tidak menentu, tergantung rezeki. Apalagi, saya hanya beroperasi setengah hari saja. dari pagi hingga pukul 11.00 Wita. Intinya setiap hari pasti dapat saja penumpang. Untuk setengah hari itu, paling sedikit Rp 25 ribu,’’ aku Gunung. (kmb41)
TUNJUKKAN BB - Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta didampingi Kasat Narkoba AKP Gede Sudiatmaja saat menunjukkan barang bukti (BB) hasil tangkapan dari enam tersangka narkoba jenis SS, Minggu (2/7) kemarin.
Pengungkapan Kasus Narkoba
Tersangka Mengaku Peroleh SS dari Lapas Kerobokan Bali Post/kmb41
DOKAR - Jasa dokar di Klungkung masih diminati masyarakat sebagai alat transportasi.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Semarapura (Bali Post) -
Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Klungkung terus melakukan pengembangan terhadap enam pelaku penyalahgunaan narkoba yang dibekuk di empat TKP, beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan, dari enam tersangka yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan pengedar. Bahkan, para pelaku ini mengaku mendapat narkoba ini dari Lapas Kerobokan. Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta didampingin Kasat Narkoba AKP Gede Sudiatmaja, Minggu (2/7) kemarin, mengungkapkan pada 21 Juni lalu, petugas Reskoba Polres Klungkung mengamakan enam pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabusabu (SS). Mereka itu yakni Aditya Surya Putra alias Gus Ambon (30), I Putu Aldi Prastika alias Patol (21), Anak Agung Gde Agung Yoga Putra alias Gung Yoga (38), Putu Agus Adnyana alias Gus Pa (27), I Ketut Adi Mahendra alias Mori (34), dan Made Widya Pramana (27). ‘’Dari hasil pengembangan yang kita lakukan terhadap enam tersangka, tiga
di antaranya merupakan pengedar. Mereka satu jaringan yang mengedarkan sabu-sabu di Klungkung. Mereka memang sudah menjadi target operasi kita,’’ kata Kompol Sadiarta. Menurutnya, ketiga tersangka pengedar itu adalah Patol, warga Dusun Nesa, Banjarangkan; Gung Yoga, warga Lingkungan Mergan, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung; dan Gus Pa (27), warga Dusun Kanginan, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung. Tersangka Patol ditangkap ketika hendak membawa pesanan lima paket SS kepada tersangka lainnya yakni Gus Ambon di Jalan Kecubung. Barang haram
tersebut diperoleh dari Pa. Sedangkan Gus Pa yang juga sebagai pengedar ditangkap ketika mengadakan pesta SS bersama dua tersangka lainnya yakni Mori dan Widya Pramana. Ketiganya ditangkap saat pesta SS di rumah Mori di BTN di Banjar Sema Agung, Desa Tusan. Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu paket SS seberat 0,25 gram brutto atau 0,1 gram netto dan bong atau alat isap sabu. Tidak berselang lama, datang tersangka Gung Yoga di depan kos milik Gus Pa. Gung Yoga kaget karena ada penggerebekan di kediaman rekannya tersebut. Karena panik, ia membuang dua bungkusan
di bawah mobil yang parkir di depan rumah. Bungkusan itu ternyata berisi satu paket SS seberat 0,35 gram brutto atau 0,2 gram netto. ‘’Setelah kami mintai keterangan, mereka (pengedar) mengaku mendapatkan sabu-sabu di Lapas Kerobokan. Setelah itu dijual secara eceran atau paket hemat di wilayah Klungkung. Bahkan, jangkauan penjualannya sudah cukup luas,’’ ucap Kompol Sadiarta. Ia menerangkan, para pemakai terutama yang sudah dikenali biasanya memesan paket sabu ke para tersangka via telepon. Para tersangka lalu mengedarkan paket tersebut secara eceran dengan sistem tempel di beberapa wilayah di Klungkung. Hasil penjualan digunakan para tersangka untuk kehidupan sehari-hari, dan juga untuk memutar kembali modal mereka dalam menjual narkoba. ‘’Kita tidak berhenti sam-
pai di sini saja. Kita akan kembangkan terus untuk dapat menangkap bandar narkoba yang lebih besar, khususnya di Klungkung,’’ katanya. Sementara penangkapan para pengedar dan pemakai narkoba ini berawal dari penyelidikan anggota Satreskoba di wilayah Sulang, Dawan, Rabu 21 Juni. Sebelumnya, petugas mendapat informasi ada seseorang yang kerap melakukan transaksi narkoba di sana. Setelah melakukan pengintaian, petugas mencurigai salah seorang laki-laki mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Ketika masuk ke salah satu rumah warga di Desa Sulang, petugas langsung melakukan penangkapan. Bah, dari pengembangan inilah akhirnya menangkap lima tersangka lainnya. ‘’Untuk membongkar jaringannya, kami masih terus melakukan pengembangan,’’ imbuhnya. (kmb41/kmb)
Prajurit Kodim Buka Akses Jalan ke Pura Puncak Sari
BERKUNJUNG - Sejumlah turis asing saat berkunjung ke objek wisata Kertha Gosa, Klungkung, Minggu (2/7) kemarin.
Stabil, Kunjungan Wisatawan ke Kertha Gosa
Semarapura (Bali Post) Pascalibur hari raya Lebaran, kunjungan wisatawan ke objek wisata Kertha Gosa Klungkung tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Kunjungan ke objek wisata yang menawarkan situs purbakala itu masih tergolong stabil. Hal itu diungkapkan salah seorang petugas objek wisata Kertha Gosa, Klungkung, Ida Bagus Yudi, Minggu (2/7) kemarin.
Yudi mengatakan, pengunjung yang datang ke objek ini didominasi wisatawan mancanegara. Sedangkan, wisatawan domestik tidak terlalu banyak. ‘’Pengunjungnya dominan wisatawan asing dari Eropa,’’ katanya. Menurut Yudi, pada harihari biasa, kunjungan per harinya mencapai ratusan pengunjung. Sementara, ketika hari libur seperti Tahun Baru, Galungan, dan Kuningan, ter-
jadi peningkatan signifikan. ‘’Kalau Galungan dan Kuningan wisatan mancanegara tetap ada. Wisatawan domestik, hanya orang Bali saja. Kalau dari daerah di luar Bali, tidak begitu banyak,’’ tandasnya. Untuk karcis masuk ke objek wisata ini, lanjut Yudi, para pengunjung mulai dari remaja hingga dewasa dikenai Rp 12 ribu per orang. Sedangkan, untuk anak-anak Rp 6 ribu. (kmb41)
Semarapura (Bali Post) Prajurit Kodim 1610/Klungkung membuka akses jalan menuju Pura Puncak Sari Desa Besan, Dawan. Jalan sepanjang 3,95 kilometer ini menghubungkan Bukit Abah dengan pura. Pembangunan akses jalan ini dalam rangka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke99 tahun 2017. Bahkan untuk mewujudkan jalan tersebut, anggota TNI bersama warga harus “membongkar” Bukit Abah. Belum lagi kondisi cuaca hujan sehingga lokasi di sana rawan longsor. Dandim Klungkung Letkol Kav Janes Jacob Patty mengatakan pembukaan akses jalan menuju Pura Puncak Sari sudah mulai dikerjakan mulai Mei 2017. Program TMMD ini tidak hanya membangun desa melalui fisik saja, namun juga berbagai kegiatan yang intinya dilakukan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara prajurit dan masyarakat. “Pembukaan akses jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan merupakan usulan dari Desa sendiri sejak tahun 2016,” ujar Letkol Jacob Patty, belum lama ini. Menurut Dandim, pihaknya telah mengerahkan sedikitnya 160 prajurit untuk membantu Pemkab Klungkung membuka akses jalan tersebut. Diakui, selama ini masyarakat Desa Besan harus menempuh jalan setapak untuk bisa mencapai pura yang jaraknya mencapai dua kilometer. Belum
lagi medan jalan yang berat dan terjal. “Dengan kondisi jalan yang terjal, masyarakat sampai memilih jalan memutar melalui Desa Paksebali menuju Karangasem yang jaraknya mencapai sekitar 10 kilometer,” terangnya. Dengan dibuka akses jalan tersebut, Dandim Jacob Patty berharap masyarakat bisa terbantu. Apalagi pembukaan jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena nantinya jalan tersebut juga bisa menghubungkan Desa Besan dan Karangasem yang menjadi akses jalan menuju Pura Puncak Sari. “Kalau dibuat lurus, jalan yang dibangun sekitar 1,5 kilometer. Tapi karena medannya cukup terjal dan kemiringan tanahnya tinggi, maka dibuat berkelok hingga panjangnya mencapai 3,95 kilometer. Sekarang tinggal 800 meter lagi,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, pembukaan akses jalan ini menggunakan dana APBD sekitar Rp 1 miliar. Proyek tersebut dibuka menggunakan alat berat dan dibantu prajurit TNI bersama warga. Meski proyek tersebut dijadwalkan mulai 4 Juli sampai 2 Agustus, prajurit TNI sudah lebih dahulu bergerak untuk membuka jalan. “Kita memang lebih awal membuka jalan, karena kalau disesuaikan dengan jadwal pengerjaannya bakal tidak terkejar. Belum lagi kondisi tanah di Bukit Abah rawan longsor di musim hujan,” terangnya. (kmb)
Letkol Kav. Jacob Janes Patty
Bali Post/kmb
BULELENG
Senin Wage, 3 Juli 2017
11
Arus Balik Pasca-Lebaran di PPI Sangsit
Puluhan Warga Tumpangi Kapal Barang
Bali Post/kmb38
RAZIA - Polres dan Kodim Buleleng menggelar razia di pintu masuk Kota Singaraja, Sabtu (1/7) malam.
Antisipasi Teroris
Singaraja (Bali Post)Arus balik para pemudik asal Kepulauan Madura ke Bali pascalibur lebaran melalui jalur Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan, berlangsung, Minggu (2/7) kemarin. Dalam perjalanan, pemudik yang mencapai puluhan orang ini kembali menumpangi kapal barang Mutiara Biru. Berdasarkan pantauan, kedatangan kapal itu sekitar pukul 08.00 Wita. Kapal
itu tak hanya mengangkut berbagai jenis ikan, tetapi juga warga dari Sapekan, Madura yang sempat mudik beberapa hari lalu berkaitan dengan Hari Lebaran. Kapolsek Sawan AKP Made Derawi seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekannya, penumpang yang berlabuh di PPI mencapai 31 orang yang berasal dari Sapekan dan Sepanjang, Madura. Mereka sebagian
besar kembali melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum menuju Denpasar. “Mereka ke sini dengan kapal barang. Hampir seluruhnya dengan tujuan Denpasar,” jelasnya. Guna menjaga keamanan, sambung dia, kapal dan penumpang diperiksa secara ketat sebelum sampai ke daratan. Ini juga di-back up Satpol Air Polres Buleleng dan TNI-AL. “Sejumlah personel sudah kami siagakan. Itu untuk menjaga keaman-
an,” sebutnya. Selain arus balik, PPI yang berlokasi di Dusun Pabean Sangsit ini juga dijadikan jalur mudik oleh warga Sapekan. Menurut salah seorang warga, Imam Hadi itu dikarenakan jarak tempuh yang dihabiskan lebih sedikit jika dibandingkan melalui Pelabuhan Gilimanuk. “Kalau dari sini (PPI - red) bisa sampai sekitar tujuh jam. Kalau dari Gilimanuk lebih lama,” ujarnya. (kmb45)
Polres dan Kodim Gelar Razia
Singaraja (Bali Post) – Personel Polres Buleleng dan Kodim 1609 Buleleng menggelar razia di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Sabtu (1/7) tengah malam. Aparat melengkapi diri dengan senjata laras panjang saat melancarkan razia dengan sandi Ramadniya Agung 2017 tersebut. Kendaraan dari kedua arah diperiksa secara ketat. Dalam razia ini, Polres menurunkan 78 orang personelnya serta dibantu tiga orang prajurit
dari Kodim 1609 Buleleng. Kasatgas Ban Ops Ramadniya AKP I Nyoman Suartika seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, aparat memeriksa semua jenis kendaraan baik itu roda dua, mobil boks serta jenis kendaraan roda empat lainnya. Sasaran pemeriksaan mulai dari dokumen kendaraan, penumpang, benda-benda berbahaya seperti bahan peledak, senjata tajam (sajam), narkoba dan benda berbahaya lainnya. “Kita periksa kemungkinan adanya
benda berbahaya seperti bahan peledak maupun narkoba. Ini sebagai bagian dari operasi Ramadniya Agung 2017 dan langkah antisipasi terhadap aksi terorisme,” katanya. Dalam operasi ini, tidak ditemukan warga yang mencurigakan ataupun bendabenda berbahaya lainnya. Pihak kepolisian hanya memberikan sanksi terhadap beberapa pengendara, karena tidak membawa dokumen kendaraan dan kelengkapan diri sebagai pengendara. (kmb38)
Pasca-PPDB, Disdikpora Buka Posko DO
Singaraja (Bali Post) – Pascapengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng membuka posko Drop Out (DO - red) atau putus sekolah. Ini untuk menjaring anak-anak yang sudah cukup umur bersekolah di SD atau tamatan SD yang akan melanjutkan ke SMP. Upaya ini juga sekaligus mengatasi masalah siswa yang tidak dapat sekolah melalui PPDB. Kadisdikpora Buleleng Gede Suyasa, Minggu (2/7) kemarin, mengatakan pembukaan posko DO ini bukan yang pertama dilakukan, tetapi setiap tahun ajaran baru. Masing-masing Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) akan ditugaskan menelusuri dan menjaring anak-anak yang tidak bersekolah. Masyarakat atau pihak terkait yang mengetahui ada anak-anak yang tidak sekolah juga diminta melapor ke UPP atau langsung ke Disdikpora. “Jadi kalau masyarakat punya info anak yang tidak dapat sekolah, silakan lapor, UPP akan mendata untuk dicarikan sekolah sehingga tidak ada lagi anak-anak yang DO,” katanya. Menurut Suyasa, meski berusaha keras menjaring siswa dengan membuka posko, tetapi masih saja ada masyarakat yang seperti kurang mendukung agar anak-anak mereka mendapatkan hak pendidikan sesuai kebijakan pemerintah yang mewajibkan pendidikan dasar sembilan tahun. Dia men-
Bali Post/kmb38
Gede Suyasa
contohkan, pernah menemukan orangtua yang meminta dengan membuat surat pernyataan bahwa tidak menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. “Kita akan rayu agar mau sekolah dan kalau yang sudah telanjur bekerja ke luar daerah tentu itu tidak bisa kita sentuh, namun kalau orangtua mau menjemput anaknya untuk berhenti bekerja kemudian sekolah, kita akan sekolahkan,” jelasnya. Di mana anak-anak yang
terdata dalam posko DO akan ditampung? Suyasa mengatakan, sekolah yang berada pada jarak terdekat tempat tinggal anak bersangkutan diinstruksikan dapat menerima siswa hasil penelusuran UPP melalui posko DO. Sementara jika alasan tidak cukup biaya untuk perlengkapan sekolah, Disdikora bekerja sama dengan sejumlah donatur akan menyalurkan bantuan mulai dari buku tulis dan bantuan seragam. Bahkan Disdikpora berjanji menyiapkan ongkos untuk angkutan umum bagi anak kurang mampu dan jarak sekolah yang jauh dari tempat tinggal mereka. “Kita siapkan anggarannya dan seperti tahun-tahun sebelumnya, itu ada pihak ketiga yang bersama-sama bantu buku tulis, pakaian atau sepatu. Seperti itu upaya yang kita lakukan dan harapannya ini bisa didukung oleh semua komponen masyarakat,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb45
KAPAL BARANG - Warga dari Madura tiba di PPI Sangsit, Minggu (2/7) kemarin dengan menumpang kapal barang.
Cetak Guru Profesional
Undiksha Laksanakan PPL di Negara ASEAN
PENINGKATAN kualitas sumber daya manusia (SDM) oleh Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, tak hanya melalui sejumlah program berskala nasional. Namun perguruan tinggi di Bali Utara ini juga terus mengepakkan sayap dengan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di negara ASEAN. Program ini diikuti belasan mahasiswa dari sejumpah program studi. Mereka diberangkatkan, Sabtu (1/7) lalu. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. menjelaskan, meskipun telah diberikan hak perluasan mandat dengan membuka prodi non kependidikan, perguruan tinggi besutannya tetap berusaha mencetak guru dan calon guru profesional. Itu telah dilaksanakan melalui PLPG, PPG SM3T dan PPG Reguler. “Untuk mencetak guru professional, kami telah mengikuti banyak program skala nasional,” jelasnya. Seiring perhelatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), arus barang dan jasa
bebas keluar-masuk di antara negara-negara ASEAN. Menghadapi itu, universitas negeri yang memiliki tujuh fakultas ini kembali melakukan terobosan dalam mencetak calon guru yang siap bersaing. Salah satu upayanya adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa kependidikannya melaksanakan PPL di negara-negara ASEAN. Tahun ini 12 orang mahasiswa dikirim ke Thailand bekerja sama dengan Prince of Sonkla University (PSU). mereka berasal dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, IPA, TI, Teknologi Pendidikan dan Matematika. “Semakin memantapkan tenaga pendidik, maupun calonnya, program kerja sama dengan perguruan tinggi negara lain juga dijalin,” katanya. Mahasiswa itu, sambung Rektor kelahiran Badung ini, akan melaksanakan latihan praktik mengajar di sekolahsekolah, baik dari tingkat dasar sampai menengah. Program ini berjalan lima minggu dan minimal masingmasing tampil mengajar sebanyak 20 kali. Di samping
PPL - Mahasiswa Undiksha mengikuti PPL di Thailand. Keberangkatannya diantar Rektor Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. didampingi Kepala Pusat Urusan Kerja Sama Dr. Ni Made Ratminigsih. belajar mengajar di kelas, juga diharapkan memahami sistem pengelolaan pendidikan, budaya sekolah, serta kurikulum yang digunakan. “Mereka juga didorong bisa memahami metode pendidikan yang diterapkan di sana,” tegasnya. Sebelum diberangkatkan, mahasiswa ini diberikan pembekalan oleh para dosen Undiksha dan dosen PSU melalui video conference. Kegiatan PPL
itu diakui setara dengan tiga SKS. Kembali dari Thailand, mereka diberikan tugas menyampaikan pengalamannya kepada mahasiswa lain. “Ke depan Undiksha akan mengirim lebih banyak lagi mahasiswa untuk PPL ke semua negara ASEAN,” imbuhnya. Keberangkatan mahasiswa ini diantar langsung oleh Jampel didampingi Kepala Pusat Urusan Kerja Sama Dr. Ni Made Ratminigsih. (ad104)
Monumen Puputan Jagaraga
Tempat Edukasi Sejarah, Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan SETELAH diresmikan beberapa waktu lalu, Monumen Perang Puputan Jagaraga di Dusun Dauh Teben, Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, sekarang mulai ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) dan domestik (wisdom). Tak hanya dijadikan pusat edukasi sejarah bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, monumen ini juga dimanfaatkan sebagai tempat foto selfi oleh masyarakat. Monumen ini dibangun oleh Pemkab Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali. Warga menunggu sejak lama berdirinya monumen yang bercerita tentang sejarah perang puputan Jagaraga di bawah kendali Gst. Ketut Djelantik dan Jro Jempiring tersebut. Setelah terkatung-
katung lama karena persoalan anggaran, akhir tahun 2016 lalu monumen ini berhasil dibangun dan diresmikan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Dari pusat Kota Singaraja, pengunjung bisa mengendarai sepeda motor, mobil atau bus ke arah timur dengan lama
perjalanan sekitar 30 menit untuk sampai di monumen ini. Sedangkan jika dari pusat wisata Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng perjalanan ditempuh sekitar 45 menit. Tiba di lokasi parkir, wistawan leluasa menyaksikan seluruh areal monumen yang sudah tertata rapi. Di kawasan ini pengunjung bisa melihat dari dekat sosok pejuang Gst. Ketut Djelantik dan Jro Jempiring dalam wujud patung menjulang tinggi. Tangan kedua pejuang ini tampak menghunus keris saat bertempur melawan penjajah Belanda. Belakangan lokasi patung ini menjadi tempat
Bali Post/mud
WISATA SEJARAH – Monumen Perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan mulai dikunjungi wisatawan. Tempat ini selain untuk wisata sejarah, juga dijadikan tempat untuk berfoto selfie.
untuk berfoto selfie. Puas mengabadikan foto patung Gst. Ketut Djelantik dan Jro Jempiring, pengunjung bisa menyaksikan kisah Perang Puputan Jagaraga dalam diorama yang berada di ruang bawah. Cerita perang heroik itu dipajang lengkap dengan patung berukuran kecil yang dibuat mirip dengan aslinya. Dimulai dari masuknya kapal barang Belanda di Pelabuhan Sangsit yang kini menjadi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Dusun Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Berikutnya, dikisahkan Gst. Ketut Djelantik menolak peng-
hapusan hukum Hak Tawan Karang yang berlaku pada masa itu. Hukum ini menyebut bahwa setiap kapal yang masuk ke Buleleng, barang yang diangkut dikuasai oleh kerajaan pada masa tersebut. Penolakan ini memicu awal pertempuran yang pertama berhasil dimenangkan oleh pasukan Gst. Ketut Djelantik. Penjajah Belanda kembali melakukan serangan dan terjadilah perang puputan. Gst. Ketut Djelantik dan Jero Jempiring bersama pasukannya gugur pada 19 April 1849 silam. Koordinator pengelola
monumen Perang Puputan Jagaraga Gede Hendra Gunawan saat ditemui Minggu (2/7) kemarin mengatakan, setelah monumen diresmikan setiap hari ada saja rombongan wisatawan yang berkunjung. Kebanyakan wisatawan asal Belanda dan Jerman yang berkunjung ke tempat ini. Wisatawan ini sangat menikmati objek, tidak saja untuk foto tetapi mendapatkan referensi terkait sejarah kerajaan dengan penjajah Belanda. Wisatawan domestik terlebih pascalibur sekolah ini tidak kalah ramai berkunjung ke monumen. Hanya pelajar
atau mahasiswa ini lebih banyak untuk nongkrong di areal monumen. Namun demikian, wisatawan domestik ini juga sangat menikmati keberadaan monumen yang tidak saja untuk tempat wisata, namun untuk mencari referensi sejarah yang bermanfaat untuk pendidikan. “Sekitar dari enam bulan tamu ramai berkunjung. Kalau mancanegara biasanya datang setelah berkunjung ke objek wisata alam di Desa Sekumpul lalu pulangnya melihat monumen ini. Selain itu, mereka juga mengunjungi kawasan Pura Dalem Segara Madu di seberang monumen,” jelasnya. (mud)
JEMBRANA
12
Senin Wage, 3 Juli 2017
Truk Dua Sumbu Tak Beroperasi
Arus Lalin Lebih Lancar Selama Arus Mudik
Negara (Bali Post) – Imbauan pihak Kadin kepada pengusaha untuk tidak mengoperasikan truk lebih dari dua sumbu selama arus mudik dan arus balik Lebaran mendapat apresiasi dari Kementerian Perhubungan RI. Sebab, tidak adanya truk dua sumbu itu di jalan raya, kemacetan sedikit berkurang. Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto di sela-sela pemantauan arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, Minggu (2/7) kemarin, mengungkapkan secara umum ada penurunan kepadatan lalu lintas dari sebelumnya. Trip kapal yang melayani penyeberangan Selat Bali juga sudah operasional seperti biasa. Dari evaluasi arus balik ini, truk-truk yang sudah mulai beraktivitas diminta untuk diparkirkan dulu di kantong-kantong parkir yang aman oleh polisi. Menurutnya ini merupakan upaya yang membantu kelancaran arus lalu lintas selama mudik dan arus balik. “Kami mengapresiasi Polres Jembrana dan Tabanan. Tidak beroperasinya truk lebih dari dua sumbu ini sangat berpengaruh. Ini wujud sinergi antara pemerintah dan pengusaha,” katanya. Dengan tidak beroperasinya truk itu berkontribusi besar untuk tidak menimbulkan kepadatan lalu lintas. Sebab,
evaluasi tahun-tahun sebelumnya truk sangat berdampak saat kondisi lalu lintas padat. Terutama truk lebih dua sumbu. Selain berat, berjalan pelan juga sulit untuk berbelok. “Dari pantauan kami, bukan hanya di sini (Ketapang-Gilimanuk), di Jakarta pun tidak ada. Kami juga apresiasi Kadin,” tandas Pudji. Sementara itu, dari data yang dihimpun pihak ASDP Gilimanuk, jumlah pemudik yang kembali baru sekitar 50 persen. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan hingga H+6 total orang dan kendaraan yang masuk ke Bali baru rata-rata 50 persen dibanding saat arus mudik. Sehingga kemungkinan arus balik masih terjadi hingga beberapa hari ke depan. Bahkan dimungkinkan setelah operasi Ramadniya 2017 berakhir, masih akan terjadi arus balik ke Bali. Menurut Kapolres ada beberapa sebab arus balik tidak bersamaan, pertama sekolah masih libur hingga 10 Juli dan para pedagang yang juga belum datang karena masih nuansa Idul Fitri sehingga perdagangan belum bergeliat. Kendati demikian petugas akan tetap siaga antisipasi kepadatan arus balik hingga Operasi Ramadniya 2017 usai pada 4 Juli. Pos pemeriksaan kendaraan yang dilakukan terpadu dekat Pos KTP Gilimanuk
masih tetap dilakukan melihat kondisi dan situasi. “Kita terapkan terpadu dan gabungan di sana, untuk antisipasi arus balik. Ketika sudah normal pos pemeriksaan akan kita geser lagi ke tempat semula,” ujarnya. Dari pantauan kemarin, pemeriksaan terhadap pemudik yang kembali ke Bali dilakukan terpadu. Pos Pemeriksaan digeser di luar Pelabuhan dengan mendirikan tenda untuk jalur pemeriksaan kendaraan roda dua (R2). Sedangkan untuk mobil pribadi, bus dan kendaraan umum lainnya diarahkan ke jalur Pos KTP di dalam Terminal Gilimanuk. Sementara truk yang sudah mulai beroperasi me-
lintasi jalur lurus menuju jalan Denpasar-Gilimanuk. Kapolres mengatakan sistem ini lebih efektif, selain dilakukan secara gabungan juga mengurai kepadatan di dalam pelabuhan. Dari data di ASDP Gilimanuk, jumlah pemudik dan kendaraan yang keluar Bali selama arus mudik (H-10 hingga H1) lalu sebanyak 487.898 orang, 98.290 unit roda dua dan 57.426 unit roda empat. Sementara selama arus balik (H-2 hingga H-5) kemarin, baru terdata penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang sebanyak 217.154 orang, roda dua 31.455 unit dan roda empat 26.214 unit. (kmb26)
Bali Post/olo
TINJAU - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Pudji Hartanto bersama jajaran dan Kapolres Jembrana meninjau arus balik di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (2/7) kemarin.
Bali Post/olo
PENGAMANAN – Sejumlah anggota Brimob bersenjata laras panjang melakukan pengamanan di terminal yang menjadi salah satu objek vital.
Polres Perketat Pengamanan Mako
Negara (Bali Post) – Pascapenyerangan anggota polisi yang terjadi di sejumlah daerah membuat jajaran Polres Jembrana memperketat pengamanan, terutama di Markas Komando (Mako) pos pengamanan. Guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sejumlah anggota dilengakpi senjata laras panjang. Begitu juga disiagakan pasukan Brimob untuk melindungi anggota lainnya yang melaksanakan pemeriksaan atau operasi. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Minggu (2/7) kemarin, mengatakan selain anggota, pengamanan di tiap-tiap mako, baik Polres hingga Polsek juga lebih diperketat. Seluruh anggota diinstruksikan untuk tetap siap siaga dan meningkatkan kewaspadaan. Begitu juga untuk setiap orang yang masuk ke mako harus mengikuti SOP yang saat ini ditingkatkan. Di setiap pintu depan Polres dan Polsek dipasang pa-
pan pengumuman SOP kepada masyarakat yang hendak masuk ke kantor polisi. “Orang yang masuk mengenakan jaket agar dilepas dan ransel dibuka oleh yang bersangkutan, pengecekan disaksikan oleh anggota,” tandasnya. Selain di Polres dan Polsek, untuk pengamanan di sepanjang pospos polisi dan pos pengamanan akan dilakukan patroli bersenjata oleh Pasukan Raimas Satuan Sabhara. Kapolres juga memerintah-
kan kepada anggota yang piket di pos penjagaan (SPK) agar tidak boleh ada yang tertidur. “Kita menindaklanjuti kejadian di Sumut, selama piket tidak boleh ada petugas tertidur. Silakan ada waktunya saat lepas piket,” tegasnya. Khusus di pos pemeriksaan di pintu masuk Bali, juga akan dilibatkan anggota Brimob bersenjata laras panjang untuk mengawasi anggota yang melakukan pemeriksaan kendaraan. (kmb26)
Bupati Artha Puji Partisipasi Warga BB Agung Sulap Kampung Jadi Lebih Asri
Bali Post/ist
TINJAU - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ny. Ari Sugianti Artha meninjau Lingkungan Anyar Sari di Perumnas Baler Bale Agung. Di kampung ini, warga berinovasi menyulap lingkungan perumahannya menjadi lebih bersih dan asri.
INOVASI warga Perumnas, Kelurahan Baler Bale (BB) Agung, Kecamatan Negara, dengan menyulap lingkungan perumahannya menjadi lebih bersih dan asri mendapat apresiasi dari Bupati Jembrana I Putu Artha. Selain mengubah kampung yang dulunya kumuh menjadi lebih hijau dengan beraneka ragam jenis tanaman, warga juga mengecat gang rumahnya dengan warna warni lukisan tokoh kartun kesukaan anak-anak. Gang ini juga ditutup tiap minggunya sehingga anakanak dapat leluasa bermain. Idealnya menjadi kampung ramah anak. Minggu (2/7) kemarin, ditemani istrinya, Ny. Ari Sugianti Artha, Bupati Artha melakukan pengece-
kan dengan menyusuri tiap ruas gang di Perumnas BB Agung yang terkenal sebagai permukiman padat penduduk di Kota Negara. Kesempatan ini juga digunakannya untuk meninjau pelaksanaan program gotong royong tiap awal bulan yang dicanangkan Pemkab Jembrana. “Penataan lingkungan haruslah melibatkan partisipasi warga seluas-luasnya. Apabila kita melibatkan warga dalam perencanaan, pengadaan, pemanfaatan dan juga pemeliharaan, maka warga akan menjaga fasilitas-fasilitas tersebut,” kata Artha. Ia juga menambahkan partisipasi warga secara aktif akan memunculkan interaksi dan komunikasi. Apalagi dibarengi dengan aktivitas
nyata dalam memperbaiki lingkungan, hubungan sosial antarwarga akan makin erat. Saat berinteraksi dengan warga, Bupati Artha juga menyampaikan pentingnya gotong royong senantiasa dihidupkan dalam penataan lingkungan. Seperti rutin membersihkan got di depan rumah, mengingat kawasan Perumnas merupakan pemukiman padat penduduk. Ditegaskan, lingkungan yang sekarang sudah lebih asri dengan tanaman hijau yang tertata rapi di sepanjang jalan akan lebih seimbang, apabila didukung dengan kesadaran menjaga kebersihan selokan/got dari sampah yang menyumbat. Aliran air menjadi lancar,
genangan/banjir bisa dicegah serta yang tak kalah pentingnya akan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. “Lingkungan yang sehat ini akan mendukung tumbuh kembang anak-anak sehingga mereka nyaman dalam bermain. Jangan lupa libatkan tokoh-tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, banjar setempat agar kegiatan membersihkan selokan didukung dan menjadi kegiatan rutinitas,“ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Lingkungan Anyar Asri Dewa Wirawan mengaku bersama pihak kelurahan serta LPM, sengaja membuat konsep perkampungan yang dulunya kumuh menjadi bersih, aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bermain.
“Di permukiman yang padat tentu anak-anak terkendala tempat bermain. Kita konsepkan di jalan ini menjadi jalan yang bersih, aman, dan nyaman sehingga anak-anak bisa bermain di jalan tersebut,” paparnya. Agar menjadi kampung yang bersih, warga di lingkungan Anyar Sari Perumnas BB Agung juga melakukan berbagai langkah untuk menanggulangi sampah dengan mewajibkan masing-masing rumah tangga memiliki pemilahan sampah. “Saat ini dari 13 rumah tangga (RT) yang ada, konsep ini baru terealisasi di 3 RT. Ke depan kami ingin perbanyak lagi ruas-ruas gang yang mendapat fasilitas serupa,” pungkas Wirawan. (ad098)
Senin Wage, 3 Juli 2017
KARANGASEM
13
”Karya Agung” di Pura Dalem Puri
Ribuan ”Pamedek’’ Melasti ke Pura Tirta Toya Sah
Amlapura (Bali Post)Ribuan pamedek di Pura Dalem Puri Besakih, Desa Besakih, Rendang, mengikuti prosesi melasti ke Pura Tirta Toya Sah Desa Muncan Selat, Sabtu (1/7) lalu. Melasti ini serangkaian prosesi nyanggra puncak karya melaspas, nubung padagingan dan ngenteg linggih di Pura Dalem Puri Besakih, yang akan dilangsungkan selama 22 hari. Puncak karya akan dilaksanakan Buda Kliwon Ugu, 19 Juli mendatang. Iring-iringan melasti berangkat dari Pura Dalem Puri Besakih sekitar pukul 10.15 wita. Pengiring mengusung pratima Ida Batara dengan berjalan kaki menuju Pura Tirta Toya Sah. Upacara ini bertujuan melepas unsur negatif yang bersentuhan dengan manusia, dan sekaligus menyucikan seluruh pratima Ida Batara dan perlengkapannya. Rangkaian melasti di Pura Tirta Toya Sah itu diiringi alunan gamelan dan genta di-puput Wiku Manggalaning Karya, Ida Pedanda Gede Peling Penatih dari Geria Carik Sidemen, Ida Pedanda Gede Jelantik Duwaja dari Geria Jelantik Dauh Pasar Budakeling dan Wiku Tapini Karya Ida Pedanda Istri Karang dari Geria Sibetan dan Ida Pedanda Istri Wayan Jelantik Duwaja dari Geria Jelantik Dauh Pasar Budakeling. Manggala Prawartaka Karya I Wayan Artha Dipa mengatakan, selanjutnya ada beberapa rangkaian upakara/upacara yang akan dilaksanakan usai melasti. Pada Anggara Kliwon Prangbakat, Selasa (4/7) besok, sebelum Tawur Balik Sumpah Agung yang dilanjutkan Buda Kliwon Ugu sekaligus prosesi puncak karya/mendem padagingan, ngenteg linggih, mapeselang dan pedanan. “Karya akan di-puput lima Sulinggih. Setelah puncak karya akan dilaksanakan panganyar dengan melibatkan Pemprov Bali dan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali. Karya masineb pada Redite Umanis Klawu, Minggu (30/7) nanti,” kata Artha Dipa. Hadir saat prosesi melasti itu Bupati Gusti Ayu Mas Sumatri, para Kepala OPD di jajaran Pemkab Karangasem dan krama panyungsung pura serta umat sedharma dari berbagai daerah. Sebelum melasti diawali Sukra Kliwon Medangkungan, Jumat (9/6) lalu prosesi mapiuning, nuwasin karya, nyukat genah tawur. Selanjutnya rahina Tilem, Sukra Wage Uye, Jumat (23/6) lalu prosesi nuur tirta pamiyut negtegang daging serta Panitia Karya Majaya-jaya. Prosesi selanjutnya Rahina Anggara Pon Menail, Selasa (27/6) lalu ngaturang piuning dan nuwur Ida Batara Tirta. Terakhir Sukra Umanis Menail, Jumat (30/6) lalu, dilaksanakan prosesi melaspas genah tawur serta nuur Ida Batara yang prosesinya dilaksanakan panitia karya. (kmb31)
”Otonan”, Cipung Gantung Diri Amlapura (Bali Post) Orang Bali biasanya antusias ketika menyambut datangnya hari otonan, tetapi rupanya tidak demikian dengan Made Purwata (34). Sabtu (1/7) lalu, tepat otonan-nya (kelahiran berdasarkan perhitungan pawukon - red), pemuda asal Banjar Tegallinggah, Karangasem itu justru memilih mengakhiri hidupnya. Tragisnya dengan cara gantung diri di ruang tamu rumahnya. Korban yang biasa disapa Cipung itu menjerat lehernya dengan selendang kuning pada iga-iga atap rumahnya. Meski ada dugaan korban nekat bunuh diri karena depresi, pihak kepolisian masih memperdalam penyelidikan. Itu dilakukan untuk mengungkap motif sesungguhnya. ‘’Korban selama ini dikenal mengalami gangguan kejiwaan. Pihak keluarga menduga kondisi itu membuat korban depresi,’’ kata Kapolsek Karangasem Kompol Gede Wali saat dikonfirmasi, Minggu (2/7) kemarin. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi serta visum tim medis Puskesmas Karangasem II, korban diduga bunuh diri sekitar pukul 12.00. Namun, pihak keluarga baru mengetahui sekitar pukul 18.00. Saat itu kakak korban, I Wayan Supradnya (37), dan ibu korban, sama-sama baru pulang kerja. Sampai di rumah, keduanya bingung melihat rumah gelap. Korban yang biasanya menjadi penunggu rumah, tidak menyahut ketika dipanggil. Curiga campur khawatir, Supradnya kemudian mencoba mengintip ke dalam kamar tamu melalui ventilasi rumah. Benar saja, dari ruang tamu yang gelap dia melihat tubuh adiknya bergelayut. Seketika itu suasana petang hari itu di perkampungan sebelah timur Kota Amlapura itu menjadi gaduh. Setelah berhasil mendobrak pintu rumah, pihak keluarga dibantu warga akhirnya menurunkan tubuh korban yang sudah dalam kondisi tak bernyawa. Setelah itu pihak keluarga melapor ke Mapolsek Karangasem. ‘’Tangannya sudah dingin, sudah tidak ada denyut nadi,’’ kata Supradnya menceritakan kondisi korban saat diturunkan dari gantungannya. Kapolsek Kompol Gede Wali mengatakan, hasil penyelidikan maupun visum tak ditemukan unsur kekerasan pada mayat korban. Dipastikan kejadian itu murni kasus gantung diri. ‘’Sudah ada lebam mayat, tapi belum kaku. Tim medis menduga korban meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan,’’ jelasnya. (kmb)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura SMAN 1 Manggis SMPN 1 Amlapura SMPN 2 Amlapura SMPN 1 Rendang Kantor Camat Karangasem Kantor Camat Bebandem Kantor Camat Manggis Kantor Camat Selat Kantor Camat Sidemen
0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363
21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388
0363
21791
0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0366 0363 0363 0363 0366 0366
2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254 41668 21288 21483 23077 21145 21005 41213 23046 23001
MERAH PUTIH - Pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut Tulamben memperingati HUT Ke-71 Bhayangkara.
Bali Post/kmb
Di Dasar Laut Tulamben
Polisi Kibarkan Merah Putih
Amlapura (Bali Post) –
Memperingati HUT ke-71 Bhayangkara tahun 2017 ini, Polres Karangasem melaksanakan sejumlah kegiatan. Acara digelar mulai yang bersifat hiburan hingga menantang adrenalin. Yang paling spektakuler apel pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut perairan Tulamben, Kecamatan Kubu. Pengibaran bendera di dasar laut itu juga diikuti sembilan dive master (instruktur selam). Kegiatan itu dilaksanakan 1 Juli lalu dipimpin langsung Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana. Selain itu ikut juga menyelam Kapolsek Kubu AKP Gede Suadnyana. ‘’Karangasem punya pemandangan bawah laut luar biasa. Kita ingin mengangkat
ini agar lebih mendunia,’’ kata Kapolres. Tulamben sendiri dikenal memiliki pemandangan bawah laut menakjubkan. Baru-baru ini objek wisata yang menawarkan aktivitas menyelam dan diving itu ditetapkan sebagai kawasan bawah laut terindah di dunia. Selain Tulamben, panorama serupa juga bisa ditemukan di laut Amed dan
sepanjang perairan Candidasa sampai Padangbai. Kapolres mengatakan apel bendera di bawah laut itu merupakan salah satu sumbangsih kepolisian dalam rangka ikut memajukan Karangasem. Melalui kegiatan tersebut diharapkan makin banyak wisatawan yang berkunjung sehingga memberi kontribusi bagi kehidupan masyarakat. Selain itu pesan
yang tidak kalah penting adalah mengajak jajaran Polri dan juga masyarakat Karangasem untuk cinta bahari atau lautan. ‘’Kegiatan ini juga untuk melatih personel menghadapi tantangan lebih kompleks ke depan,’’ tegasnya. Kapolres menyatakan Karangasem memiliki bentang pantai cukup panjang, mencapai 84 kilometer mulai dari Kubu hingga Manggis. Itu membutuhkan perhatian serius. Sebab dengan potensi pantai yang panjang itu bisa menjadi celah masuknya berbagai tindak kejahatan. Lebih dari itu, kata Kapolres,
melalui pengibaran bendera tersebut juga sebagai bentuk penghormatan Polri, khususnya jajaran Polres Karangasem atas jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Apel bendera di bawah laut itu baru pertama kali ini dilakasanakan korp baju cokelat di Bumi Tanah Aron. Aksi itu mendapat apresiasi masyarakat. Selain pengibaran Bendera Merah Putih, juga ada pembentangan spanduk bertuliskan ‘’Dirgahayu Ke-71 Bhayangkara. Jalayalah Polri selalu ada di Hati’’. (kmb)
Dikelola Serius, Penyeberangan Jemeluk-Gili Trawangan Amlapura (Bali Post) Untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat serta perolehan pendapatan asli daerah (PAD), Pemkab Karangasem berusaha menggarap potensi yang ada. Di bidang transportasi laut, misalnya, setelah membentuk Badan Pengelola untuk aktivitas Pelabuhan Rakyat Padangbai, juga ada keinginan melakukan langkah serupa untuk Pelabuhan Rakyat Jemeluk yang juga melayani jalur wisata ke Pulau Gili Trawangan, Lombok
Utara. Hasrat memaksimalkan potensi Pelra Jemeluk dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, IB Swastika. Menurutnya, saat ini di Jemeluk tidak ada dermaga khusus meskipun aktivitas boat cepat cukup tinggi. Boat cepat yang melayani rute wisata ke Gili Trawangan, bongkar muatnya di pinggir pantai. ‘’Posisinya sama dengan Pelabuhan Rakyat Padangbai, melayani jalur wisata ke Gili. ‘’Kami tidak tahu siapa pengelo-
lanya sekarang,’’ ucapnya, beberapa waktu lalu. Swastika mengatakan, pemkab melalui instansi terkait berencana melakukan pendekatan untuk pengelolaannya ke depan. Keinginan pemkab mengelola pelabuhan rakyat itu didasari banyak pertimbangan. Salah satunya memperhatikan faktor keamanan. Dengan terlibatnya pemerintah dalam pengelolaan itu diharapkan faktor keselamatan yang menjadi hal penting dalam kegiatan pariwisata, itu bisa
lebih ditingkatkan kualitasnya. ‘’Kita bukan hanya berpikir tentang PAD. Keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi itu juga menjadi pertimbangan kita,’’ tegasnya. Selama ini, Swastika mengaku tidak mengetahui sistem pengawasan keamanan yang diberlakukan di sana. Pemkab Karangasem merasa berkepentingan terlibat dalam pengelolaannya, karena kelalaian dalam faktor keamanan juga dapat berdampak terhadap citra pengelolaan sektor pari-
wisata Karangasem secara umum. Swastika belum merinci kapan rencana itu akan direalisasikan. Yang jelas, saat ini Pemkab Karangasem sudah mewujudkan pembentukan Badan Pengelola untuk jalur penyeberangan Padangbai-Gili Trawangan. Melalui Badan Pengelola itu diharapkan pengelolaan potensi pelabuhan rakyat bisa dilakukan secara profesional dan juga memberi manfaat kepada masyarakat luas. (kmb)
Puncak Arus Balik
Pelabuhan Padangbai Sepi Puncak arus balik Lebaran kali ini di Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, di luar perkiraan banyak pihak. Arus balik yang diperkirakan padat penumpang maupun kendaraan, Minggu (2/7) kemarin, situasinya justru sebaliknya. Puncak arus balik di pintu masuk Bali Timur ini justru sepi sejak pagi hingga sore kemarin. Bagaimanakah situasi arus balik di Pelabuhan Padangbai? Kepala ASDP Padangbai Wayan Rosta mengatakan puncak arus balik diperkirakan berlangsung sejak Sabtu (1/7) hingga Minggu (2/7) kemarin. Namun, faktanya kepadatan penumpang justru masih sangat minim. Sepinya penumpang membuat banyak kapal yang dioperasikan khusus untuk arus balik ini banyak menganggur. Sehingga pihak Pelabuhan Lembar, Lombok, NTB, memutuskan kapal berlayar ke Pelabuhan Padangbai, setiap dua jam sekali. “Untuk arus balik kami siapkan 33 kapal. Satu kapal diperbantukan ke Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan satu kapal lagi sedang rusak, sehingga kapal yang siaga 31 unit,” katanya. Rosta mengaku kurang tahu, kenapa puncak arus balik kali justru sepi, tidak seperti tahun-tahun lalu. Padahal situasi di tengah laut amat mendukung. Cuacanya bagus dan gelombang tidak terlalu tinggi. Kondisi cuaca
sangat bagus melakukan penyeberangan. “Mungkin karena masih merayakan Lebaran Ketupat. Ramainya mungkin saja nanti malam. Kami siap-siap saja di sini,” tegasnya. Data terakhir produksi angkutan lebaran tahun 2017, per tanggal 30 Juni 2017, memperlihatkan H+4 lebaran, jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 17 kapal. Jumlah trip juga 17 trip. Untuk penumpang Roro, yang pejalan kaki dewasa 484 orang, anak-anak 66 orang. Total semuanya 550 penumpang, sedangkan kendaraan 3.392. Total penumpang pejalan kaki dalam kendaraan 3.942 orang. Jumlah ini naik dari tahun lalu yang hanya 2.685. Untuk kendaraan roda 2 sebanyak 633 unit, roda 4 sebanyak 365, roda 4 (bis) sebanyak 18, dan roda 4 (truk) 177. Total jumlah kendaraan roda 4/lebih, sebanyak 500 unit. Bila digabung dengan
total kendaraan roda 2 dan 4, maka total kendaraannya 1.133 unit. “Untuk data riil puncak arus balik, setelah hari ini. Mungkin malam baru ramai,” tegasnya. Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian telah melakukan peningkatan keamanan, dengan menam-
bah personel di pintu keluar pelabuhan. Upaya itu untuk menjaring penduduk datang (duktang) yang tidak dilengkapi identitas diri alias liar. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana mengatakan selama Operasi Ramadya berlangsung, 21 duktang liar terpaksa dicegat di pintu
keluar pelabuhan. Mereka terpaksa dipulangkan kembali ke daerah asalnya. Sebab, mereka datang tanpa dilengkapi identitas diri. “Kekuatan personel sudah kami tambah. Untuk penduduk yang tidak bawa identitas, kita langsung pulangkan ke daerah asalnya,” tegas kapolres. (gik)
TABANAN Tingkatkan Kualitas Bidan Pengabdian Masyarakat FH Unwar di Desa Timpag Diisi Tanam Kelapa Daksina dan Penyuluhan Hukum IBI Tabanan dan RSWP Gelar Seminar Sehari 14
Senin Wage, 3 Juli 2017
PUNIA KELAPA DAKSINA - Dekan FH Unwar saat menyerahkan punia dan kelapa daksina kepada Perbekel Desa Timpag dan perwakilan masyarakat setempat. MEREALISASIKAN implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ketiga yakni pengabdian pada masyarakat, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa memilih Desa Timpag Kecamatan Kerambitan, Tabanan sebagai lokasi pengabdian masyarakat tahun ini. Program itu dilakukan dua hari, yakni Sabtu (1/7) Minggu (2/7). Pengabdian masyarakat itu diisi dengan sejumlah kegiatan. Seperti aksi penanaman pohon kelapa gading daksina hingga membersihkan lingkungan di sejumlah titik di desa setempat. Selain itu, juga beragam penyuluhan. Khusus penyuluhan hukum. Untuk kesempatan penyuluhan hukum ini disampaikan sejumlah dosen senior Fakultas Hukum Unwar. Penyuluhan agama diisi Ida Pandita Mpu Acarya Nanda dari Geria Serongga.
Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat FH Unwar I Made Minggu Widyantara, S.H., M.H. mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat kali ini diikuti 110 mahasiswa, 50 dosen, pegawai serta 75 masyarakat setempat. Penanaman pohon kelapa daksina di masing-masing desa adat sebanyak 50 pohon. “Di sini ada tiga desa adat, tiap desa adat kita tanami 50 pohon,” ujarnya, Sabtu (1/7). Tidak hanya penanaman pohon kelapa daksina, pada pengabdian masyarakat kali ini juga diisi penyerahan bingkisan dan sumbangan. Di antaranya perlengkapan sarana olahraga bulu tangkis yang diberikan kepada sekaa teruna desa setempat. Selain itu, punia Rp 2 juta yang diberikan kepada Desa Timpag. Selain itu, kata Made Minggu,
The Hearing Centre Bali Branch Jl.Raya Kuta No.40b Kuta Bali (80361) Indonesia
HEARING AIDS OPEN HOUSE Datanglah untuk mencoba secara gratis & dapatkan diskon khusus
13 - 15 Juli 2017 10.00 s/d 16.00 reservasi hubungi
08123952504 085737667286
www.thehearingcentre.sg
50%*
Up to
gar bantu den untuk alat belian sepasang em khusus p The Hearing Centre adalah tempat dimana anda mendapatkan berbagai jenis alat bantu pendengaran dan jasa perawatan indera pendengaran untuk meningkatkan kualitas hidup anda. Kami menyediakan berbagai jenis diagnosis audiological dan alat bantu dengar dengan menjamin kepuasan anda L. 0001855 - BLS
beragam topik penyuluhan hukum juga diberikan khususnya untuk masyarakat Desa Timpag. Seperti penyuluhan hukum waris, hukum lingkungan kepariwisataan dan hukum perkawinan. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha menyampaikan dari hasil penelitian dan survei, kesadaran hukum di Kabupaten Tabanan sudah cukup baik. Hanya memang dalam sejumlah kasus perlu adanya sharing pendapat antara kalangan akademis. “Jangan sampai kasus serupa di tempat lain terjadi di Tabanan. Selama ini, untuk kasus hukum didominasi soal warisan dan kepastian hukum pendaftaran tanah,” jelasnya. Bahkan pihaknya juga menggagas keberadaan klinik hukum. Klinik hukum ini nantinya bisa membantu mem-follow up kasus hukum di masyarakat. Misalnya tentang pembinaan LPD atau terkait BUMDes. “Desa Timpag adalah salah satu desa yang masih memerlukan kerja sama dengan perguruan tinggi khususnya. Kerja sama dalam upaya memotivasi masyarakat lebih meningkatkan laju pembangunan dibidang kebersihan lingkungan, ekonomi kreatif, termasuk kasus hukum lainnya,” pungkasnya. Perbekel Desa Timpag I Gusti Wayan Sukawahana menyampaikan saat ini Desa Timpag masih mengedepankan pembangunan di bidang kesehatan dan infrastruktur. Harapannya dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi krama Desa Timpag khususnya. (ad107)
BIDAN adalah ujung tombak pelayanan kesehatan. Bidan tak hanya bertugas mengobati, juga bertanggung jawab memberikan edukasi dalam upaya menciptakan ibu dan anak sehat, sehingga bisa menekan angka kematian ibu dan bayi. Dalam melakukan tugas itu, bidan perlu terus-menerus meng-update informasinya, sehingga tidak tertinggal. Karenanya, untuk meningkatkan kualitas pengetahuan bidan di Tabanan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tabanan bersama RS Wisma Prashanti (RSWP), Sabtu (1/7) mengadakan seminar sehari. Seminar itu diikuti seluruh bidan yang ada di Tabanan. Seminar dengan tema ‘’Mengawal Kesehatan Perempuan dan Keluarga dengan Layanan Holistik dan Berkesinambungan’’ ini sekaligus untuk merayakan HUT ke-66 IBI yang juga masih dalam rangkaian HUT ke-16 RSWP. Ketua IBI Tabanan Ni Made Suliani, SKM., M.Kes. didampingi Ketua Panitia Luh Kadek Sarini, Amd.Keb. mengatakan upgrade pengetahuan para bidan merupakan hal wajib dilakukan tenaga bidan dalam upaya menunaikan tugasnya. Terlebih upgrade pengetahuan ini menjadi salah satu syarat memperpanjang izin praktik. Selain seminar sehari dalam meng-upgrade pengetahuan bidan, IBI Tabanan rutin menggelar Midwifery Update setiap tahunnya. ‘’Pelaksanaannya tergantung jumlah pendaftar. Setiap ada 30 orang kita laksanakan Midwifery Update. Biasanya berlangsung selama tiga hari dan para bidan akan diberikan
SEMINAR - Seminar sehari untuk tenaga bidan di Tabanan yang digelar Sabtu (1/7). pengetahuan terkait kesehatan terkini,’’ jelasnya. Saat ini di Tabanan sendiri tercatat ada 630 tenaga bidan. Bidan itu tersebar di 133 desa. Proporsinya sekitar dua persen berpendidikan D-1 dan paling banyak sudah D-4. Menurut Suliani, syarat minimal pendidikan bidan adalah D-3. ‘’Untuk yang D-1 ada yang sedang belajar. Ada juga yang tidak karena dari segi usia mendekati pensiun,’’ paparnya. Direktur RSWP dr. I Made Surya Agung berharap dengan dilakukan seminar sehari ini dipercaya bisa meningkatkan kualitas bidan dan pengetahuannya, sehingga AKI (Angka Kematian
Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Tabanan bisa ditekan. ‘’AKI dan AKB di Tabanan di bawah rata-rata nasional dan kita menargetkan ke depan tidak ada kejadian kematian ibu maupun bayi,’’ ujarnya. Dalam mendukung target ini, RSWP sudah melakukan kerja sama dengan para bidan di seluruh Tabanan dalam hal rujukan pasien. Terlebih saat ini RSWP merupakan RS swasta di Tabanan bekerja sama dengan BPJS. Selain itu, dalam perawatan ibu melahirkan ditekankan program rawat gabung antara ibu dan bayinya untuk mendukung program ASI eksklusif. (ad103)
15
Senin Wage, 3 Juli 2017
Hasil Grand Prix Jerman MotoGP 1. Marc Marquez 2. Jonas Folger 3. Dani Pedrosa 4. Maverick Vinales 5. Valentino Rossi
(Honda) (Yamaha) (Honda) (Yamaha) (Yamaha)
40:59,525 41:02,835 41:11,071 41:13,778 41:14,505
Klasemen 1. Marc Marquez (Spanyol) 2. Maverick Vinales (Spanyol) 3. Andrea Dovizioso (Italia) 4. Valentino Rossi (Italia) 5. Dani Pedrosa (Spanyol)
poin 129 124 123 119 103
Moto2 1. Franco Morbidelli 2. Miguel Oliveira 3. Francesco Bagnaia 4. Simone Corsi 5. Mattia Pasini
(Kalex) (KTM) (Kalex) (Speed up) (Kalex)
41:05,137 41:05,203 41:05,711 41:05,886 41:06,437
Klasemen 1. Franco Morbidelli (Italia) 2. Thomas Luethi (Swiss) 3. Miguel Oliveira (Portugal) 4. Alex Marquez (Spanyol) 5. Mattia Pasini (Italia) Moto3
poin 173 136 114 113 93
1. Joan Mir 2. Romano Fenati 3. Marcos Ramirez 4. Nicolo Bulega 5. Philipp OEttl
(Honda) (Honda) (KTM) (KTM) (KTM)
Klasemen 1. Joan Mir (Spanyol) 2. Romano Fenati (Italia) 3. Aron Canet (Spanyol) 4. Jorge Martin (Spanyol) 5. Fabio Di Giannantonio (Italia)
39:34,775 39:34,896 39:34,993 39:39,849 39:47,848 poin 165 128 110 89 85
Tanpa Ronaldo, Portugal Peringkat Ketiga Moskow -
Gol Adrien Silva di babak perpanjangan waktu mengantarkan Portugal menempati peringkat ketiga turnamen Piala Konfederasi, Minggu (2/7) kemarin. Portugal yang tak diperkuat mesin golnya, Cristiano Ronaldo, menyingkirkan Meksiko 2-1 setelah di babak normal berbagi angka imbang 1-1. Bek Pepe juga menjadi pahlawan Portugal saat golnya di injury time babak kedua, menyelamatkan Selecao Eropa itu dari kekalahan. Silva kemudian memastikan kemenangan dari titik penalti setelah Miguel Layun menyentuh bola dengan tangannya di depan gawang menit ke-104. Pelatih Portugal Fernando Santos membuat delapan perubahan dari skuadnya saat melawan Chile di semifinal. Penyerang andalan Cristiano Ronaldo absen dan menjenguk anak kembarnya yang baru lahir. Sementara Pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio membuat lima perubahan dari timnya yang ditekuk Jerman di semifinal. Portugal seharusnya bisa memimpin lebih dahulu pada menit ke-16 setelah Andre Silva dijatuhkan Rafael Marquez di kotak terlarang. Namun tembakan Silva mampu dihentikan kiper Guillermo Ochoa.
Bali Post/ap
KETIGA - Pemain-pemain Portugal menerima medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga turnamen Piala Konfederasi dengan mengalahkan Meksiko 2-1 di perpanjangan waktu, Minggu (2/7) kemarin. Gawang Portugal jebol pada menit ke-65. Tembakan keras Javier ‘’Chicharito’’ Hernandez membentur bek Luis Neto dan bola berbelok arah menembus gawangnya sendiri. Meksiko sepertinya akan mengemas medali perunggu pada pertandingan yang digelar di Stadion Spartak ini. Tanpa diduga Pepe tampil sebagai
penyelamat timnya saat bek Real Madrid itu melepaskan tembakan voli yang tak bisa dihentikan Ochoa. Pertandingan memanas di babak perpanjangan waktu. Wasit melayangkan kartu merah pada Nelson Semedo setelah menerima kartu kuning kedua untuk pelanggaran kerasnya menit ke-106. Enam menit
berikutnya giliran pemain Meksiko Raul Jimenez yang diusir wasit keluar lapangan karena jegalan kasarnya. Pelatih Meksiko Osorio juga tak luput dari kartu merah. Protesnya dinilai berlebihan setelah wasit tak menjatuhkan hukuman penalti menyusul pelanggaran pemain Portugal di kotak terlarang. (kmb39/ap)
Kalah Kontroversial, Pacquiao Hormati Keputusan Juri
Bali Post/ap
PSG - Bek PSG Marquinhos (kanan) dihadang gelandang Barcelona Andres Iniesta (kiri) pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions.
Marquinhos Diperpanjang Kontraknya di PSG
Paris Bek Brazil Marquinhos, Minggu (2/7) kemarin mendapat perpanjangan kontrak selama tiga tahun dengan klub Paris Saint Germain. Ia akan mengakhiri kontraknya di klub top Liga Prancis itu pada 2022. Pemain berusia 23 tahun itu meninggalkan AS roma 2013 untuk bergabung dengan PSG. Sepanjang tiga musim penampilannya tidak menentu dan baru menjadi skuad inti pelatih Unai Emery mulai musim lalu. Marquinhos yang kontrak lamanya berakhir 2019, telah 161 kali membela PSG dan menghasilkan 13 gol. Ia mengandalkan sundulan kepala untuk menuntaskan tembakan bebas atau tendangan sudut mencetak gol timnya. Presiden PSG Nasser El-Khelaifi memuji Marquinhos sebagai pribadi yang memperkuat hubungan dengan fans dan juga klub. Perilaku juga baik dan bertanggungjawab. Ia menjadi pemain ketiga yang mendapat perpanjangan kontrak di Parc des Princes. Sebelumnya PSG juga memperpanjang kontrak penyerang Edinson Cavani dan center back Thiago Silva. (kmb39/afp)
Conte Inginkan Bonucci di Stamford Bridge London Pelatih Chelsea Antonio Conte beharap bisa bertemu lagi bek Leonardo Bonucci di Stamford Bridge. Bek Juventus itu menjadi incaran the Blues meski sejumlah klub lain Eropa juga menginginkan jasanya. Harian Italia Tuttosport, Minggu (2/7) kemarin melaporkan upaya Chelsea itu tidak akan berjalan lancar karena Manchester City dan Barcelona juga membidik bek tangguh itu. Bahkan diprediksi klub Katalan itu bisa mengalahkan pesaing lainnya. Namun, Chelsea memiliki Conte yang sebelumnya melatih Juve dan akrab dengan Bonucci. Hubungan masa lalu mereka diprediksi bisa melancarkan kepindahan pemain berusia 30 tahun itu ke London. Chelsea memerlukan sosok tangguh di lini belakang untuk menggantikan John Terry. Pilihan Conte jatuh pada Bonucci yang berhasil mengantarkan Juve ke final Liga Champions bulan lalu sebelum dikalahkan Real Madrid. Bahkan meski Juve memberikan bandrol 70 juta pound sekalipun, the Blues mampu mendapatkannya. Bek Tengah Southampton merekrut bek tengah Jan Bednarek dari klub Polandia Lech Poznan dengan ikatan kontrak lima tahun. ‘’Jan merupakan pemain muda yang sangat menjanjikan yang memiliki potensi signifikan,’’ kata wakil ketua Southampton Les Reed dalam pernyataannya mengenai pemain yang mewakili Polandia di level U-21. ‘’Jan memberikan tambahan kekuatan yang kami miliki di area itu, dengan Virgil van Dijk, Maya Yoshida, dan Jack Stephens yang semuanya tampil begitu impresif pada musim lalu.’’ Bek Stephens juga meneken kontrak baru berdurasi lima tahun dengan Southampton setelah menembus tim inti pada musim lalu. Pemain 23 tahun itu telah membentuk kemitraan yang kuat dengan Yoshida di jantung pertahanan ‘’The Saints’’, mencatatkan 23 penampilan untuk klub pesisir selatan itu setelah musim Van Dijk berakhir prematur karena cedera. ‘’Saya sangat senang dapat memperpanjang masa kerja saya,’’ kata Stephens kepada situs resmi klub (www.southamptonfc.com). ‘’Ini terasa seperti rumah bagi saya. Saya benar-benar menikmati waktu saya di sini dan sekarang tidak sabar untuk lima tahun mendatang.’’ (kmb39/rtr/ant)
Brisbane Petinju Filipina Manny Pacquiao menghormati keputusan dewan juri yang memenangkan Jeff Horn (Australia) yang akhirnya berhasil merebut sabuk juara kelas welter versi WBO dalam pertarungan bertajuk ‘’Battle of Brisbane’’, Minggu (2/7) kemarin. ‘’Saya menghormati keputusan dewan juri tersebut,’’ kata Pacquiao selepas pertandingan di Stadion Suncorp yang dinilai sebagian pihak berakhir dengan controversial, di Brisbane, Australia. Dalam pertarungan yang dimulai pukul 14.05 waktu setempat atau 11.05 WIB, Horn memang memberikan usaha yang luar biasa, namun komentator di televisi dan penonton memperkirakan Pacquiao yang akan menjadi juaranya. Hal itu mengingat sang legenda mendaratkan pukulan jauh lebih banyak, namun akhirnya Horn yang diberikan kemenangan dengan keputusan mutlak 117-111, 115-113, 115-113. Atas hasil tersebut, Horn memperbarui rekor bertandingnya menjadi 17 kemenangan dan satu hasil imbang tanpa sekalipun menderita kekalahan. Sementara Pacquiao menderita empat kekalahan dari sembilan pertarungan terakhirnya. Horn menyatakan selanjutnya dia akan menantang Floyd Myweather, akan tetapi dia juga tidak menutup kemungkinan untuk memberikan Pacquiao pertandingan ulang. ‘’Hari ini bukanlah
Bali Post/rtr
PUKULAN - Petinju Filipina Manny Pacquiao (kiri) mendapat pukulan telak dari lawannya, Jeff Horn, pada pertarungan kelas welter WBO di Brisbane, Australia, Minggu (2/7) kemarin. Pacquiao kalah angka mutlak atas lawannya dari Australia itu. momen terbaik dalam karier Pacquiao, karenanya saya tidak menutup kesempatan itu,’’ ujar Horn yang datang dan menang di arena dengan istrinya yang mengandung anak pertamanya. Walau keputusan akhirnya penuh dengan kontroversi, namun pertemuan dua petinju tersebut merupakan pertarungan yang sangat menghibur dan menjadikan Horn yang menjadi juara baru WBO serta pertandingan itu sendiri sebagai sejarah tinju bagi Australia. Imbang Di awal pertarungan kedua petarung saling mengukur kemampuan lawannya, sampai Horn mendaratkan beberapa pukulan keras namun berhasil diredam oleh
Pacquiao. Horn kemudian bisa mendaratkan beberapa pukulan bagus, demikian pula Pacquiao membalasanya melalui beberapa pukulan balik cepat. Kondisi tersebut bertahan hingga ronde keempat divmana kedua petinju saling mengimbangi serangan. Di ronde kelima Pacquiao melepaskan pukulan yang lebih banyak, kendati Horn harus mendaratkan beberapa pukulan yang telak untuk mengejar ketertinggalannya di papan skor. Pada ronde keenam, Pacquiao mengeluarkan banyak darah dari dahinya karena benturan kepala yang tidak disengaja oleh Horn. Namun luka tersebut dianggap tidak terlalu mengganggu oleh dokter pertandingan.
Murray Mengaku Bugar Hadapi Wimbledon
Petenis Inggris Raya Andy Murray.
Bali Post/rtr
London Juara bertahan Wimbledon Andy Murray, Minggu (2/7) kemarin mengonfirmasi kebugarannya untuk turnamen tahun ini setelah cedera pinggang mengganggu persiapannya. Petenis peringkat satu dunia itu akan memulai upayanya mempertahankan gelar dengan melawan Alexander Bublik, petenis peringkat 134 dunia, di Centre Court di depan para penggemar tuan rumah pada Senin ini. ‘’Ini terasa lebih baik daripada beberapa hari silam,’’ kata Murray jelang laga melawan Bublik. ‘’Saya memiliki masalahmasalah pinggang sejak saya sangat muda. Rasanya sangat nyeri dalam beberapa pekan terakhir.’’ ‘’Jika saya merasa seperti yang saya rasakan hari ini, saya akan mampu untuk bermain di turnamen. Saya akan baik-baik saja untuk memainkan tujuh pertandingan,’’ tambahnya. Murray mengundurkan diri dari dua pertandingan ekshibisi di Hurlingham Club London pekan lalu, dan terlihat tertatih-tatih saat berlatih pada beberapa hari terakhir. (rtr/ant)
Ronde selanjutnya Horn mencoba terus melawan Pacquiao, tetapi dia masih lebih banyak melakukan pukulan melenceng daripada yang dilakukan petinju Filipina. Di ronde ini, Pacquiao memiliki luka di sisi lain dahinya karena benturan lainnya antara kedua petinju. Horn menyentuh kanvas ring di tengah ronde kedelapan, namun itu lebih karena tergelincir. Pacquiao ‘’menggila’’ di ronde kesembilan dengan melancarkan berbagai pukulan yang menyebabkan sisi kanan wajah dari Horn babak belur dan berdarah. Wasit sempat memperingatkan Horn atau pertarungan akan dihentikan. Pertarungan tidak selesai di ronde 10, meski Horn tampak sudah habis di ronde sebelumnya. Horn sepertinya juga terselamatkan oleh Pacquiao yang lebih tua darinya sembilan tahun dan terlihat
lelah di ronde ini. Di dua ronde terakhir di mana Horn yang dalam keadaan tertinggal harus melancarkan pukulan yang menjatuhkan Pacquiao, mengeluarkan semua kemampuan yang dimilikinya. Sementara Pacquiao secara mengejutkan seperti tidak berusaha menjauh untuk melindungi keunggulannya. Akhirnya, dalam pertarungan yang menjadi pertunjukan hebat dari awal hingga akhir ronde 12 dan memberikan kredit pujian tersendiri bagi Horn yang berhasil melewati 12 ronde. Kendati menderita kekalahan, penampilan Pacquiao tetap menghasilkan 10 juta dolar AS dalam pertarungan itu, sementara Horn dipastikan mendapatkan 500 ribu dolar AS, namun diprediksi akan mendekati satu juta dolar AS berkat bonusnya dari penjualan tiket pertandingan. (kmb39/rtr/ant)
OLAH RAGA
16
Senin Wage, 3 Juli 2017
Kittel Menangi Etape Kedua Liege -
Seperti diprediksi sebelumnya, adu kecepatan di akhir etape kedua lomba balap sepeda Toour de France akhirnya terjadi saat Marcel Kittel memenangi rute antara Duesseldorf menuju Liege, Belgia, Minggu (2/7) kemarin.
Bali Post/ap
KECELAKAAN - Pembalap Spanyol Alejandro Valverde ditolong tim medis akibat mengalami kecelakaan di etape pembuka Tour de France.
Valverde Sukses Jalani Operasi
Duesseldor Pembalap Spanyol Alejandro Valverde, Minggu (2/7) kemarin berhasil menjalani operasi tempurung lututnya setelah mengalami kecelakaan pada etape pembuka Tour de France. Ia akan istirahat beberapa bulan untuk menyembuhkan lukanya ini. Timnya, Movistar, mengumumkan bahwa operasi yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Duesseldorf itu berjalan lancar. ‘’Operasi tidak hanya untuk menyembuhkan luka serius pada tempurung lutut kirinya namun juga pada cedera tibia dan gluteus Alejandro,’’ kata tim itu dalam pernyataannya. Pembalap berusia 37 tahun itu menjadi salah satu dari tim di bawah pimpinan Nairo Quintana dari Kolombia. Saat mengikuti nomor time trial di etape pembuka sejauh 14 km, ia terpeleset dan jatuh menabrak pagar pembatas. Hujan deras menyebabkan jalanan menjadi licin dan mengubah pertarungan jalanan menjadi lebih hati-hati. Pembalap Team Sky Geraint Thomas memenangi etape pembuka ini dengan catatan waktu 16 menit 4 detik. Posisi kedua direbut Stefan Kueng dari tim BMC dengan selisih lima detik disusul Vasil Kiryienka (Team Sky) di posisi ketiga, tujuh detik lebih lambat. Juara bertahan Chris Froome (Team Skty) yang tampil di posisi terakhir, menyelesaikan etape pertama ini di posisi ke-6 setelah tertinggal 12 detik dari Thomas. Thomas berhak mengenakan jaket kuning pada etape kedua yang digelar Minggu. Etape sejauh 203,5 km ini menjadi yang terpanjang pada balapan selama tiga pekan ini. Dengan jalanan cenderung datar antara Duesseldorf menuju Liege, Belgia memberi kesempatan pada pembalap untuk memacu sepedanya dalam kecepatan tinggi. (kmb39/rtr)
Bali Post/022
BEREBUT BOLA - Pemain Perst Tabanan berebut bola dengan pemain Bali All Stars dalam laga Turnamen Piala Soeratin U-17 rayon Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (2/7) kemarin. Dalam pertandingan ini tim Perst Tabanan berhasil menang dengan skor 2-0.
Perst Tabanan ke Final
Pembalap Jerman yang membela tim Quick-Step menyelesaikan rute sejauh 203,5km dengan catatan waktu 4 jam 37,06 detik. Posisi kedua dan ketiga ditempati Arnaud Demare (Prancis/FDJ) dan Andre Greipel (Jerman/Lotto). ‘’Saya begitu gembira dengan kemenangan ini. Start dari Jerman ini luar biasa,’’ ungkap Kittel kepada BBC setelah Grand Depart lomba ini dilakukan di Duesseldorf, Sabtu lalu. ‘’Sangat tidak benar jika saya tidak memiliki harapan atau tekanan ini. Saya menginginkan kemenangan ini. Jadi ini target besar start di Jerman
dan memenangi etape ini,’’ lanjut Kittel yang memenangi sprint dengan rombongan besar di belakangnya. Kittel merayakan kemenangan ini dengan mengucurkan air mata. Ia tak menyangka bisa menjadi pemenang di 10 etape balapan legendaris ini. Apalagi etape kedua kemarin diakhiri dengan duel sengit. Ia tak pernah diperhitungkan dan memimpin rombongan tiba-tiba mampu menyodok di posisi terdepan dan tak terkejar pembalap lainnya. Sementara pembalap tangguh lainnya Mark Cavendish (Dimension Data) juga menembus rombongan depan sebelum
Hasil Etape Kedua Tour de France
Bali Post/rtr
1. Marcel Kittel (Quick-Step) 4:37:06 2. Arnaud Demare (FDJ) “ 3. Andre Greipel (Lotto) “ 4. Mark Cavendish (Dimension Data) “ 5. Dylan Groenewegen (LottoNL) “ 6. Sonny Colbrelli (Bahrain) “ 7. Ben Swift (UAE Team Emirates) “ 8. Nacer Bouhanni (Cofidis) “ 9. Michael Matthews (Sunweb) “ 10. Peter Sagan (BORA) “
Singaraja (Bali Post) – Pertandingan semifinal Piala Soeratin U-17 digelar di Stadion Mayor Metra, Singaraja, Minggu (2/7) kemarin. Kesebelasan PS Badung menyingkirkan Perseden 5-4 lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Kemenangan ini membawa tim berjuluk Laskar Keris ini masuk ke babak final melawan Perst Tabanan. Laga final akan digelar di Stadion Kapten Dipta, Gianyar. Pertandingan kemarin berlangsung sengit sejak awal. PS Badung melancarkan serangan mengandalkan umpan-umpan panjang untuk menekan lawan. Strategi itu menciptakan sejumlah peluang meski belum bisa dikonversi menjadi gol. Sementara Perseden tampil menyerang dengan permainan umpan-umpan pendek. Tak berbeda dengan lawannya, Perseden pun gagal membuahkan gol hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua,
Bali Post/kmb38
PIALA SOERATIN - Pemain PS Badung dan Perseden Denpasar berebut bola pada pertandingan semifinal Piala Soeratin U-17 di Stadion Mayor Metra Singaraja, Minggu (2/7) kemarin. strategi permainan kedua tim tidak mengendur. Pada menit 70 pemain Perseden Valentino Rosi berhasil mencetak gol. Berawal dari tendangan bebas ke jatung pertahanan PS Badung, pemain Perseden bernomor punggung
Bali Post/ist
Dojo Sepang Boyong Piala Rektor Undiksha
Ribuan Pelari Susuri Pulau Serangan
Denpasar (Bali Post) Hampir 1.000-an pelari dari berbagai daerah di Bali serta pelari nasional dan iternasional turut serta pada ajang lari Sunrise Running di Pulau Serangan, Minggu (2/7) kemarin. Sambil menikmati indahnya panorama Pulau Serangan saat pagi hari, pelari menempuh rute sepanjang 6 km. Ditemui di sela kegiatan, Ketua Harian Ormas Pemuda Bali Bersatu (PBB) Made Muliawan Arya mengatakan, Sunrise Running yang digelar serangkaian HUT XV PBB bertujuan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan. Dengan mengusung tema ‘’Menjaga Kebinekaan dan Taksu Bali’’, Sunrise Running ini juga bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali dengan konsep fun running. ‘’Kami ambil konsep fun (bergembira). Jadi tidak hanya siapa yang cepat, tapi juga pelari menikmati udara pagi yang segar, serta menikmati indahnya suasana Serangan. Sesuai tema ‘Bersatu Menjaga Kebinekaan dan Taksu Bali’, lari ini juga diikuti oleh semua ormas, etnis di Bali dan juga komunitas di Bali,’’ ucapnya. Selain untuk menjalin persatuan dan kesatuan, kegiatan ini juga sebagai salah satu pengembangan wisata olahraga serta promosi patiwisata. Karena, menurutnya, meski Bali sudah terkenal di dunia, namun Bali tidak bisa berkembang tanpa pariwisata. ‘’Dengan adanya peserta dari luar negeri, tentu ini bisa menjadi salah satu media untuk pengembangan wisata olahraga serta promosi pariwisata,’’ ujarnya. (kmb23)
Sky) masih berhak mengenakan jaket kuning setelah memimpin klasemen keseluruhan dengan 4 jam 53 menit 10 detik. Kemenangan terbaiknya terjadi di hari pembukaan di nomor time trial.
Posisi kedua ditempati pembalap Swiss Stefan Kueng (BMC Racing) dengan selisih 5 detik lebih lambat. Sementara Kittel (Quick-Step) di tempat ketiga dengan selisih 6 detik. (kmb39/rtr/ap)
PS Badung Singkirkan Perseden Lewat Drama Adu Penalti
JUARA — Para kenshi yang keluar sebagai juara pada kejuaraan kempo memperebutkan Piala Rektor Undiksha, di GOR Undiksha Singaraja, yang berakhir Minggu (2/7) kemarin.
Bali Post/kmb23
finis di posisi keempat. Juara bertahan Chris Froome (Team Sky) berhasil menuntaskan balapan meski berada di rombongan belakang. Dengan hasil ini, pembalap Inggris Geraint Thomas (Team
Piala Soeratin U-17
Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Perst Tabanan melaju ke final pascamenundukkan lawannya Bali All Stars (BAS) dengan skor 2-0 (10) pada babak semifinal Piala Soeratin U-17 di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (2/7) kemarin. Dua gol kemenangan Perst dilesakkan Wahyu Agusta di menit ke-9, yang mengoyak gawang Alfan Bagus Rizal serta di babak kedua oleh tandukan Riki Agustina di menit ke-46. Pascalaga, pelatih Perst U-17 Ngurah Jovi Adi Saputra menegaskan, sukses asuhannya melenggang ke laga pamungkas, membuktikan pembinaan di Tabanan dan regenerasi pesepak bola berjalan lancar. Ngurah Jovi menegaskan, asuhannya siap meladeni PS Badung pada babak final. Apalagi, di babak penyisihan Perst berhasil menundukkn PS Badung 1-0. (022)
LARI - Lomba lari Sunrise Running di Pulau Serangan.
TERDEPAN - Pembalap Jerman Marcel Kittel dari tim Quick-Step melintasi garis finis di urutan terdepan pada etape kedua lomba balap sepeda Tour de France, Minggu (2/7) kemarin. Lomba sejauh lebih dari 200km itu mengambil start di Duesseldorf, Jerman dan berakhir di Liege, Belagia.
Singaraja (Bali Post) Dojo Sepang keluar sebagai juara umum kejuaraan kempo memperebutkan Piala Rektor Undiksha Singaraja di GOR Undiksha Singaraja, yang berakhir Minggu (2/7) kemarin. Empat emas berhasil direbut para kenshi Dojo Sepang. Mereka yang sukses mendulang emas seperti Kadek Erianto (randori 50 kg), Komang Okta Ritama (randori 54 kg), Ni Kadek Yuliantini (randori 49 kg), serta Putu Juli Dewi (randori 55 kg). Sementara kenshi dari Dojo Swarnagiri berada di posisi kedua dengan tiga emas. Kenshi Dojo dari Bangli yang merebut emas seperti Komang Adinda Mahesuari Oka/Ni Made Septyanti Putri Wibawati di nomor embu pasangan pemula putri II kyu. Tuan rumah yang diwakili Dojo Undiksha harus puas di urutan ketiga. Mereka yang berhasil menyumbang emas untuk tuan rumah adalah
Luh Desi Mertasari (randori 46 kg), dan Luh Desi Mertasari/Ni Made Vina Restu Wahyuni di nomor embu pasangan remaja putrid I kyu, serta Komang Wahyu Yuda Arimika/Aries. Para kenshi STP Nusa Dua juga ada yang merebut emas seperti Rikki Pardede (randori 46 kg), dan Kristhorus Lina kobe (randori 62 kg). Kenshi lain yang menyumbang emas seperti M. Havid Effendi (Banyuwangi). Ketua Harian Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy menyatakan event ini cukup baik untuk menambah jam terbang dan pesertanya mencapai 175 atlet dari 11 dojo. Akan tetapi, sayangnya jadwalnya berbenturan dengan Lebaran, sehingga beberapa dojo tak bisa ambil bagian. Apalagi, sederet atlet juga menyiapkan diri mengikuti Kejurnas Antarkota di Tangerang, 13-15 Juli nanti. (022)
Perolehan Medali Piala Rektor Undiksha No. Tim Emas 1. Sepang 4 2. Bangli 3 3. Undiksha 3 4. STP Nusa Dua 2 5. PLN Badung 2
Perak 2 7 1 1 0
Perunggu 5 5 3 1 0
22 itu langsung melesatkan bola ke dalam gawang PS Badung hingga skor berubah 1-0. Kebobolan lebih dulu, PS Badung bereaksi dan meningkatkan tempo permainanya. Menit 82 pemain PS Badung
Weda Darmawan mencetak gol balasan hingga skor imbang 1-1. Gol tercipta dari tendangan bebas. Hingga peluit ditiup tanda babak kedua berakhir kedudukan tetap sama kuat 1-1. Pertandingan yang disaksikan oleh sejumlah pendukung fanatik kedua kesebelasan akhirnya harus melalui babak perpanjangan waktu. Pertandingan di babak perpanjangan waktu ini kedua tim menampilkan permainan menyerang. Namun, hingga dua kali babak perpanjangan tidak ada tambahan gol baik dari kubu PS Badung dan Perseden. Hasil ini memaksa kedua kesebelasan menjalani adu penalti. Kelima penendang PS Badung tak menemui kegagalan. Sementara penendang kedua Perseden gagal menjalankan tugasnya dan sisanya sukses. Atas hasil ini, Ketua Askab PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi mengaku permainan asuhannya sudah maksimal dan sesuai instruksi pelatih. Hanya karena faktor keberuntungan belum memihak timnya, sehing-
ga harus puas menerima kekalahan atas PS Badung. ‘’Dewi fortuna belum memihak kita, sehingga hasil ini harus kita terima apa adanya,’’ jelasnya. Sementara itu, Manajer PS Badung Nyoman Graha Wicaksana mengatakan berkat kedisiplinan pemain hingga berhasil merebut kemenangan. Di awal pihaknya mengakui kalau timnya sempat ditekan oleh anak-anak Perseden. Namun berkat strategi yang jitu, di akhir babak kedua berhasil menyamakan kedudukan. ‘’Ini sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi. Kami sempat kalah di awal dan berkat kedisiplinan pemain, kita bisa menyamakan kedudukan dan memenangi permainan. Kami akui permainan Perseden juga bagus,’’ katanya. Fokus PS Badung kini adalah recovery fisik sebelum menghadapi laga puncak. ‘’Kami kini memulihkan fisik karena beberapa pemain cedara, sehingga mereka bisa bermain pada laga pemungkas nanti,’’ jelasnya. (kmb38)
Sekum Pengkot Pergatsi Kota Denpasar Agung Surya menyatakan meski pihaknya juara umum, namun masih belum puas, sebab semestinya atlet gateball Denpasar bisa menambah gelar juara, tetapi meleset. Kendati demikian, Agung
Surya bersyukur asuhannya bisa memanfaatkan latihtanding pada event ini, sebagai ajang pemanasan menjelang Porprov. ‘’Target kami di Porprov lebih ditingkatkan lagi, utamanya dalam perolehan medali,’’ tuturnya. (022)
Pergatsi Denpasar Juara Ganda dan Beregu
Denpasar (Bali Post) Tim Pergatsi Kota Denpasar berhasil mengawinkan gelar di nomor ganda (double) dan beregu (group) dalam turnaman gateball Seafarers Cup II/2017, di Istana Taman Jepun, yang berakhir Minggu (2/7) kemarin. Di final, ganda Dance/Agus Dubles menundukkan Joker Jembrana 13-7, sedangkan beregu mengalahkan NTT dengan skor 14-9. Sementara juara tunggal (single) diraih NTT, disusul Pergatsi Denpasar A, dan juara III Denpasar B yang menekuk Karangasem. Sedangkan di nomor ganda juara III Wahana Jatim, dan juara III beregu NTB pasca mengalahkan Karangasem. Tim beregu Pergatsi Denpasar yang juara bermaterikan kapten Nyoman Seniarta, William Antonio, Putu Agung Andhira Putra, Ketut Ari Adnyana, IGN Wisnu Adi Prakasa, Putu Putra Diana, serta Yosef Juvenal.
Bali Post/022
BERAKHIR — Suasana Turnamen Gateball Seafarers Cup II/2017, di Istana Taman Jepun, yang berakhir Minggu (2/7) kemarin.
Senin Wage, 3 Juli 2017
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling Butuh Drafter S1/STM & Sopir Sari Kembar 99 di Dalung berpe Logt. 08123950649/081246006744 B.BP.001.07.17.0000089 ngalaman Gj.2jt H.081338665134 Cr Pembantu Gj1,5 yg antar dpt B.BP.001.07.17.0000094 Kms 500 T.487706/085337647918 Looking for Secretary & Staff B.BP.001.07.17.0000080 Salary + Bonus.CV Send to Cr.Sgr Staff Scurity&HK, Bs Ing Highway Ubud Dewi2 Villa sanur 085100048580 www.BaliConsultant.com B.BP.004.06.17.0001862 B.BP.004.06.17.0001699 *!Dcr Receptionist&SpaTherapis Dbthk Apoteker&Ass.Aptkr,S.Lam Aptk Qitta,Jl.R.Sesetan12A Dps Reborn Spa ,Jl.Sunset A1 P:766744 B.BP.001.07.17.0000056
B.BP.001.06.17.0001916
Dcr Krywti bs Bhs Mandarin / Taiwan Hub.08123812758
B.BP.004.07.17.0000066
Dcr PRT wnt tgl dalam bs masak Gj.2Jt Hub.081236151023
B.BP.001.07.17.0000096
Dcr PRT,Wnt,Tdr dlm,Lgs Krj,Gj 1,3-1,5Jt Serius 081353193575
B.BP.001.06.17.0001931
Dcr Salesman u/Distrbtr Income s/d 8Jt&Sopir.Bedahulu IV No12
B.BP.001.07.17.0000006
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
B.BP.004.07.17.0000036
B.BP.001.06.17.0001985
B.BP.001.07.17.0000086
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcr Terapis Salon Wanita Max 35Thn bisa Menipedi,Crmbath, Blow Hub.Nadya Salon Citraland Cargo HP:081339307747
Dicari Guru Seni Budaya,PGPAUD Kepsek SMA,Kirim CV ke:hrdbsch @gmail.com Hub.085238152121
B.BP.141.07.17.0000043
Dicari Pembantu Wanita Tgl Dlm Rajin Suka Anjing, bisa English utk Villa Area Sanur Hub.081338639511/737995
B.BP.001.06.17.0001918
Dcr teknisi,sales,sopir SIM B Gj+bns+komisi+BPJS,lam PT PMA, Bedahulu XVII/7 Dps
B.BP.001.06.17.0001827
B.BP.821.06.17.0001993
Dicari SPG untuk Toko diCanggu Pengalaman,Jujur,bisa Bahasa Inggris.Kirim Lmr ke Teuku Umar 133 Dps Telp.236735
Dcr untuk Hotel Sales,House keeping,Engineering,FO: C V ke Kepundung Hotel Dps Jl.Kepundung No.62 Tlp.222976
Dbthkn Sgr Cook&Waiters.LamLgs Dcr Sopir u/Cargo SIM B1,Max40 bw ke Warung Boo Boo’s Jl.Pe- Th,H.03614791789 Ketewel-Gnyar B.BP.004.07.17.0000052 B.BP.001.06.17.0001971 ngubengan Kauh No.80 Kerobokan B.BP.001.07.17.0000060 Dibutuhkan Guru SD diutamakan Dcr Spv,Sales & Helper B.BP.001.07.17.0000024 Dcr Karyawati Usia Max.40Th Bth Admin&staff Guru Math/IngH.081237726794/087860794455 PGSD,081338231945,082147469883 Hub.Union Mini Market Jl.Badak B.BP.001.06.17.0001799 B.BP.001.07.17.0000076 gris utk d Kuta. H.081999456618 B.BP.004.07.17.0000085 Agung XI Renon,Hp.082341723399 Dibutuhkan Key Account ExecutiDcr Srabutan pria SIM A,tdrdlm B.BP.001.07.17.0000009 Dcr Org Gudang bs Nyetir,SIM A Hub.087861722648,081237909448 ve Pria/Wnt Pnglaman usia max Dcr utk Bakery,FreshFood,Sopir Lamaran Krm ke Jl.P.Moyo B.BP.001.07.17.0000083 35Th,pendidikan S1. Memiliki CS(ank kuliahan),Ksir,Prmniaga Perum Jadi Pesona 28 Dps Dicari pegawai Rental PS bisa SIM A,Lamaran dikirim (AQUA) Tlp.087852459519/085738559532 Komputer Hub.085737300777 Tlp.0361720715 Jl.Mahendradatta No.117 Dps Bth 1 Perawat Wanita, AMD utk Praktek Pagi, Dr.Spesialis Lam.CV + Ijazah Jl.Veteran 61
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
B.BP.004.06.17.0001933
Kafe Krbokan,Tkg Bakery/Pastry Wnt Counter Kasir,Steward/Cook Helper/Tanpa Pglmn Dilatih dg Cara Professional,087861378730
B.BP.001.07.17.0000047
Dicari:Guru Musik Ukulele, Cajon,Djembe&Drum Circle Facilitator.Ubud 085279791379 robert@bali-treasures.com
B.BP.817.06.17.0001852
B.BP.001.06.17.0001967
Dicari krywn Suplayer Jl.Yudistira Gg.I No.2,H.085100156999
Segera Bth Spa Terapis Pglm u/ Pnempatn di Htl H:087777438887
Dicari:Marketing Freelance utk Percetakan Hub:085100102640/ 0361255687 Email: info@godesign-mediagraphic.com
Need HK&Waiters/ess send CV & Come Interview to Echo beach Club Rest Jln Pura Batu Mejan Canggu Hub:085100474604
B.BP.001.06.17.0002005
B.BP.001.07.17.0000040
Dicr Gr Bhs Jpn utk PAUD IP Hub.089621759346
B.BP.145.07.17.0000053
B.BP.169.06.17.0002004
Waiter Cook Barista baru tamat. Lamaran ke Shankara Kuta Bali B.BP.001.06.17.0001981 Coffee Warung 63 Kuta, Jl.Bakung Dist ATK Bth Tng Adm,Pendidikn Sari Blok D33 Kuta Square (depan SMK Akuntansi Max30Th H.427881 McD), shankarakuta18@gmail.com, B.BP.001.07.17.0000058 SMS 081291086818 G.01 Distributor Tisu Cr Staf Admin SMEA Akuntansi, S1 Akuntansi SMKAkutansi/Penjualan,Teknisi baru tamat untuk staf kasir audit. SMK Bangunan/Listrik 20-25Th Lamaran ke Bali Mart Jl.Bakung Sari Tidak Pengalaman Ok,0811394946 Kuta Pasar Seni Kuta. B.BP.001.06.17.0002027 G.02 PT Global Citra Dewata bth kry Sopir SIM B1 dan A pengalaman /i Gj 2,6-3,8jt Pss:Adm,SPG,MD 2th umur dibawah 25 th. Lamaran Csir,Acct,Gdg,OB,Spv,SMS Putu Koperasi Krama Bali, 085858402976 (10 plmr lsg krja) Jl.Kepundung 61A Dps B.BP.001.07.17.0000092
G.03
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
HONDA
CRV 2.4’12 MMC+HRV’16 Prestige Alya Sporty’2014 MT,Grey asli Bali SptBaru,081999925143 Prbd FortunerTRD’12+Terios’12+Wagon B.BP.001.07.17.0000088 R’16 Pth,085737180911 TT/Krdit B.BP.164.07.17.0000090 Ayla X Hitam Manual’16 Asli DK Jazz RS’2009 Manual Silver KM2000an T.081338181444(NoSMS) B.BP.001.07.17.0000048 H.085100856999 Bs Tukar TOYOTA
BU.Tyt Dyna Engk Box Alm putih 2011 srt lkp,08123810103,nego B.BP.001.07.17.0000078
Kjg LSX 1.8cc th 00 Slv asBali Pjk Off 1X H.63jt, 081238169620
B.BP.141.07.17.0000082
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk B.BP.001.07.17.0000093
B.BP.001.07.17.0000087 KONTRAKTOR Rush s Aoutomatic Th’2012 Putih YogaDesign&Kntrktor:JasaBangun Tgn 1 Hub.085 333 124 554 Gambar+Urus IMB,H.081338146376 B.BP.164.07.17.0000091
B.BP.001.07.17.0000095
DIJUAL RUKO Djl Ruko Jln Tkd Barito Tmr 97 Cocok u/Usaha CP.082139065376
B.BP.001.07.17.0000055
DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 2LT LB102m2 LT100m2 3KT,AC/3KM,prum Ceningan Sari Kav 11 2200W/PDAM,082236089568
B.BP.001.06.17.0001742
DIJUAL TANAH Djl 275jt Tnh 1,5A Jl .Kecubung Sari Ketewel H.08124638098 TP
B.BP.001.06.17.0002024
Djl tanah 2A Jl paving 5 mtr, Glogor Carik Dps 085102180922
B.BP.001.07.17.0000081
Jual Tanah pinggir jalan Batubulan,SHM Hub.087862275114
AC
SERVICE
FOTOCOPY
PELUANG BISNIS
B.BP.001.06.17.0001887
Kav 1A Tmn Pancing,TiyingTutul Jl.GedeDesaSading,081339036099
DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas
B.BP.001.07.17.0000077
AC
RUPA-RUPA Bantu murah Pajak SPT Tahunan bulanan SIUP NPWP 081338344155
Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321
B.BP.001.06.17.0001935
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
B.BP.001.07.17.0000072
Deposito Koperasi Min 10jt Jgk waktu 1th Bunga 15%/th 243337
FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM
C.0001956-SRV
BIRO JASA
PELUANG USAHA
LAMPU LED PRODUKSI DALAM NEGERI MULAI 1 JUTA SEMUA WILAYAH BALI
klik www.bohlam.co.id C.0001325-p.bis
SERVICE
RUPA-RUPA
TOUR
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.07.17.0000097
BIRO JASA
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491 C.0001897-brj
C.0001944-djr
EKONOMI
18
PKB Memperkuat Ekonomi Kerakyatan Omzet Per 30 Juni Rp 8,9 Miliar Denpasar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) tidak hanya mementaskan kesenian Bali, tetapi juga memberikan ruang perajin di Bali untuk unjuk gigi. Karena Bali memiliki potensi tidak hanya pariwisata, juga industri kecil dan menengah (UMKM). Melalui ajang PKB inilah para perajin Bali dapat memamerkan produk-produknya kepada masyarakat luas. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha belum lama ini mengatakan telah mewawancarai perajin yang ikut dalam PKB. Dari sana terungkap bahwa
omzet perajin meningkat dari PKB tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga stan kuliner. Bahkan pukul 20.00, makanan yang disiapkan di stan kuliner telah habis. ‘’Warung Be Genyol dalam sehari bisa dapat Rp 10 juta,’’ ungkapnya. Hal ini juga berarti krisis ekonomi nasional tidak memengaruhi PKB. Mengajak para perajin dan pelaku UMKM di Bali untuk mengikuti PKB adalah salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pedesaan. Hingga 30 Juni 2017 saja, omzet PKB telah mencapai Rp 8,9 miliar. Berdasarkan kelom-
pok produk, kelompok logam dan turunannya meraih omzet tertinggi yaitu Rp 3,2 miliar. Di urutan kedua adalah kelompok tekstil dan turunannya yaitu Rp 967.900.000, Dekranasda Rp 576.714.000, kelompok kerajinan kayu dan turunannya Rp 487.043.000, kelompok kerajinan ate, rotan, bambu, eceng gondok, daun lontar dan lidi Rp 106.680.000, kelompok kulit hewan dan turunannya Rp 40.695.000, dan kelompok kerajinan lainnya Rp 3,5 miliar. PKB tinggal semingu lagi. Ia berharap hingga akhir PKB 2017 nanti, omzet perajin dapat terus bertambah.
Pemilik Vajra Silver (kelompok perajin logam dan turunannya) Mahadev Sugianti mengatakan, PKB merupakan ajang untuk memamerkan produk kreasi barunya. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga 75 pcs anting/subeng dengan harga mulai Rp 50.000 – Rp 700.000 tergantung bahannya. ‘’Justru di sini lebih laku produk yang harganya mahal-mahal,’’ katanya. Setelah tiga kali mengikuti PKB, satu hal yang dipelajarinya adalah terus berinovasi terhadap produk. Ia sendiri yang membuat desain aksesorisnya kemudian pengerjaannya diserahkan ke tukang. (kmb42)
Senin Wage, 3 Juli 2017
Tindak Lanjuti Instruksi Jokowi
Lion Group Buka Rute Halim-Tasik Jakarta (Bali Post) Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo agar operator penerbangan segera membuka rute menuju beberapa bandara pada jalur selatan Jawa, mendapat respons Lion Group dengan mengoperasikan pesawat Wings Air dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya, Jabar. Inagurasi penerbangan perdana dilakukan Direktur Safety Wings Air Capt. Iyus Susanto di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (1/7). Pada hari yang sama, Wings Air melayani beberapa rute penerbangan perdana seperti Kualanamu-Jambi. Tidak hanya itu, maskapai yang beroperasi menggunakan pesawat tipe ATR 72-500/600 tersebut juga mengoperasikan penerbangan dari Halim PerdanakusumaBandung, Bandung-Malang, Balikpapan-
Palangkaraya, dan Ujung Pandang-Raha. Tercatat, ada 10 rute baru akan dilayani kedua maskapai tersebut pada bulan Juli ini. Public Relations Manager Lion Air Group Andy M. Saladin mengatakan, rangkaian ruterute baru ini dibuka tentu untuk dapat terus memberikan pilihan yang beragam terhadap akses yang disediakan oleh maskapai Lion Air Group. ‘’Kami berharap dapat menjadi pilihan dan solusi bagi masyarakat khususnya pelanggan setia kami untuk bepergian,’’ ujar Andy. Andy menambahkan, penambahan akses dan jam penerbangan juga dilakukan mengingat permintaan yang tinggi serta kebutuhan yang beragam, sehingga Lion Air dan Wings Air merasa perlu untuk dapat terus hadir melayani masyarakat dalam menyediakan penerbangan yang aman dan nyaman. (010)
19
Senin Wage, 3 Juli 2017
Gunung Butak
BPBD Temanggung berupaya menjangkau lokasi jatuhnya helikopter. ‘’Kami masih berupaya menuju lokasi,’’ kata Kapolres Temanggung AKBP Maesa Sugriwo di Temanggung, Minggu kemarin. Ia membenarkan ada helikopter warna oranye jatuh di wilayah Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung. ‘’Kami belum tahu pasti helikopter tersebut dari institusi mana, berdasarkan informasi heli tersebut berwarna oranye,’’ katanya. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djarod Padakova mengakui adanya informasi jatuhnya heli tersebut. Menurutnya, dari informasi yang diperoleh, helikopter jenis Dauphin tersebut sebelumnya disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran. Heli tersebut, lanjutnya, bertolak menuju Dieng untuk membantu proses evakuasi letusan Kawah Siler dengan membawa sejumlah personel. (ant)
Dari Hal. 1
Adhy mengatakan, kecelakaan yang terjadi di atas Desa Canggal Bulu, Kecamatan Candiroto, Perbukitan Gunung Butak sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, dia belum mendapatkan informasi secara detail berapa jumlah penumpang dalam heli tersebut. Dia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak mendekat lokasi karena masih ada bahan bakar heli yang bisa membahayakan. Untuk itu, mereka harus menunggu kedatangan pihak berwajib. ‘’Masyarakat belum berani mendekat mengevakuasi korban, menunggu pihak yang berwenang,’’ katanya. Adhi mengatakan, BPBD Temanggung dan relawan juga sudah menuju ke lokasi kecelakaan. ‘’Tim BPBD Temanggung dan relawan sudah merapat ke TKP,’’ ujarnya. Tim dari Polres dan Kodim Temanggung serta dari
Kamera Pengintai
Punya Mimpi
Kendati demikian, dia mengakui bahwa pihaknya tidak bisa mengukur tinggi lontaran material saat terjadi letusan freatik pada tahun 2009 karena lokasi Kawah Sileri jauh dari Pos PGA Dieng dan tidak terpasang kamera pengintai. ‘’Terjadinya letusan freatik tidak diawali dengan gempa-gempa vulkanik. Letusannya berupa lumpur panas, gas, dan air,’’ katanya. Surip mengatakan berdasarkan hasil pengukuran kadar gas di sekitar Kawah Sileri pascaletusan yang terjadi Minggu (2/7) siang tercatat masih pada batas normal. ‘’Yang pasti, Kawah Sileri tidak mengeluarkan gas beracun seperti halnya yang dikeluarkan Kawah Timbang. Kawah Timbang lebih berbahaya lagi karena mengeluarkan gas beracun, sedangkan Kawah Sileri hanya letusan-letusan freatik,’’ katanya. Sebelumnya, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara Arief Rahman menyatakan bahwa sejumlah kawah di Dataran Tinggi Dieng cukup aman bagi wisatawan pascaletusan freatik di Kawah Sileri. Menurutnya, letusan freatik di Kawah Sileri tidak memicu peningkatan aktivitas kawah lainnya di Dataran Tinggi Dieng seperti Kawah Timbang, Kawah Sikidang, dan Kawah Candradimuka. (ant)
Kendala kedua adalah mimpi. Perusahaan itu harus mempunyai mimpi yang reasonable, masuk akal, ada jangka waktunya misalnya lima tahun. ‘’Dengan modal itu, perusahaan itu siap ke penjamin emisi dan bursa efek,’’ tandasnya. Tahun 2020, BEI menargetkan diri menjadi bursa terbesar di ASEAN. Pasar modal adalah tempat mobilisasi dana jangka panjang, bukan hanya untuk perusahaan besar tetapi juga perusahaan yang belum besar, bukan hanya perusahaan di Jakarta tetapi seluruh Indonesia. Mengingat bunga di bank, baik tabungan maupun deposito adalah 4,5 persen sampai 6 persen, sedangkan dulu 7 persen – 8 persen, maka yang terjadi adalah masyarakat akan beralih ke pasar modal. ‘’Biasanya pilihannya adalah ketika bunga turun, masyarakat akan berinvestasi ke pasar modal. Pasar modal adalah suatu tempat sarana alternatif investasi yang dalam jangka panjang pasti lebih besar dari deposito,’’ tegasnya. Maka dari itu investor/emiten diimbau untuk melihat dan mempelajari mengenai bursa efek karena ke depan, menurutnya, tidak ada negara maju yang pasar modalnya tidak maju. (kmb42)
Dari Hal. 1
Dari Hal. 1
Tinggalkan Lokasi Dari Hal. 1
Dari Jumlah itu 4 di antaranya menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur. Petugas dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, PVMBG, TNI, Polri, SKPD, relawan dan lainnya sudah berada di lokasi. Pengunjung maupun warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk area kawah sudah dikosongkan. Kejadian tersebut berpotensi akan menimbulkan letupan susulan. Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dieng Plateau, memiliki bentuk unik berupa kepundan datar. Sehingga permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah. Adapun permukaan air mencapai 4 hektar. Aktivitas kawah ini cukup tinggi, sempat beberapa kali
Sudah Ideal Dari Hal. 1
meletus, sehingga menjadi kawah yang paling berbahaya di Dieng. Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003, 2009. Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Djarod Padakova mengatakan sejumlah wisatawan mengalami luka ringan karena berusaha berlari menyelamatkan diri dalam situasi kepanikan. ‘’Sebagian luka karena terjatuh saat lari menjauh,’’ katanya. Meski demikian, lanjutnya, terdapat pula pengunjung yang juga terkena sisa semburan kawah berupa lumpur tersebut. Ia menuturkan, lumpur yang mengenai pengunjung tersebut bukanlah lumpur panas. Para korban luka tersebut selanjutnya dirawat di Puskesmas Batur. (kmb)
Sementara itu, 16,32 persen responden mengatakan penerapan Permendikbud tentang PPDB ini secara teoretis memang sudah ideal. Namun, ada kesan Permendikbud ini kurang sosialisasi, sehingga eksekusi atas aturan ini kacau. Kalaupun tak dilakukan revisi, ke depan wajib dilakukan sosialisasi yang lebih jelas terkait rujukan ini. Pemerintah diingatkan melakukan pendekatan yang lebih rasional dalam menjabarkan aturan ini. Pemerintah juga harus menyiapkan infrastruktur berupa sekolah dan guru di daerah-daerah padat penduduk agar ada jaminan aturan didukung tersedianya fasilitas pengajaran. Responden mengatakan aturan ini hanya perlu disosialisasikan agar pemahaman para guru dan pelaksana pendidikan sejalan. Selain itu, rujukan ini juga memungkinkan anak-anak yang dekat dengan sekolah bisa ditampung. Sementara 4,45 persen responden mengaku tak tahu soal aturan penerimaan PPDB tahun ini. Mereka umumnya mengaku tak tertarik memahami aturan ini karena tahun ini tak ada anaknya mencari sekolah baru. Bahkan, sejumlah responden kelompok ini mengingatkan agar pemerintah jangan melakukan inovasi atau merumuskan aturan yang pada akhirnya merugikan rakyat. Perumusan aturan PPDB sebaiknya menjamin semua anak mendapat layanan pendidikan yang berkualitas dari pemerintah. (dir)
Rudra Buat Om Jadi Cambuk, Gayatri-Savitri sebagai Tali Kekang
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Ratus Tiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-
gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
ARJUNA mencakupkan tangan kepada penguasa kaum surgawi, ibu-ibu dan kelompokkelompok hantu yang dikenal dengan para Gana. Salam selalu kepada penguasa sapi dan upacara-upacaranya. Salam kepada penguasa air dan dewa-dewa penghancur gigi-giginya Surya. Salam kepada dia yang bermata tiga, pemberi hadiah-hadiah yang juga bernama Hara. Lehernya biru serta rambutnya keemasan. Aku sekarang akan ceritakan kepadamu sesuai pengetahuanku. Seperti yang aku semua telah dengar perbuatan kedewataan Mahadeva. Dia mahabijaksana dan dewa tertinggi. Jika Mahadeva menjadi marah maka tidak aka ada dewa-dewa, para Asura, gandharva, para rakshasa, bahkan mereka yang menyembunyikan dirinya di lautan dalam, tidak akan punya kedamaian. Pada zaman dahulu, Daksha melaksanakan upacara kurban. Prajapati Daksa bahkan telah mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan. Namun karena egonya terlalu tinggi, sehingga Mahadeva tidak diundang, padahal Rudra itu sebagai menantunya karena Sati menjadi istri dari Mahadewa. Setelah tidak diundang pada prosesi homayadnya itu, Mahadewa menjadi marah. Tidak berlangsung lama Mahadewa kemudian menghancurkan upacara kurban Daksa itu. Dalam kemarahan, sungguh dia menjadi sangat bengis dan kejam. Setelah menembakkan sebuah anak panah dari busur Pinaka,
Mahadewa mengumandangkan teriakan-teriakan mengerikan. Para kaum surgawi kemudian menjadi dipenuhi kegelisahan dan juga ketakutan yang mendalam. Sungguh, ketika Mahadeva menjadi marah upacara uewadewa menjadi ketakutan atas suara dentingan busur dan kemudian melarikan diri mendengar suara busur Mahadeva yang keluar dari telapak-telapak tangannya. Dewa-dewa dan para asura semuanya terjatuh dan menyerahkan diri kepada Mahadeva. Air-air bertambah dalam guncangan. Bumi ikut bergetar. Gunung-gunung terbelah. Semua tempat dari arah mata angin dan para naga menjadi kebingungan. Alam semesta, ditutupi sebuah kegelapan pekat. Terang tidak bisa lebih lama lagi dilihat. Kemegahan dari semua badan bersinar dengan mataharinya dihancurkan. Para rishi depenuhi ketakutan. Mereka menjadi terguncang dan banyak di antaranya menginginkan kebaikan mereka sendiri sebagaimana juga semua makhluk. Pada pelaksanaan ritual perdamaian itu Surya kemudian memakan persembahan utama. Kemudian, Dewa Sankara mendekatinya dan memperlihatkan gigi-giginya. Dewa-dewa sendiri kemudian dengan rendah hati minta perlindungan kepadaNya. Tidak sedikit melarikan diri sambil gemetar. Sekali lagi, Mahadeva membidikkan kepada dewa-dewa sebuah hujan anak-
anak panah. Anak panah itu berkobar menyerupai nyala api bercampur asap awan-awan dengan halilintar. Setelah melihat hujan anak-anak panah itu semua dewa menunduk hormat kepada Maheswara. Mereka memberikan kepada Rudra sebuah bagian besar upacara kurban itu. Dalam ketakutan, dewa-dewa, oh pangeran, meminta perlindungannya. Setelah kemarahan Mahadewa dihilangkah, dewa yang agung itu kemudian memperbaiki upacara itu. Dewa-dewa yang telah melarikan diri datang kembali. Sungguh saat itu mereka ketakutan terhadap Maheswara. Dahulu, para asura yang gagah berani itu berada di surga. Di sana ada tiga buah kota yang disebut Tripura. Masing-masing kota itu sangat baik dan besar. Satu kota itu dibuat dari besi. Kota lainnya dari perak. Sedangkan kota ketiga dari emas. Kota yang keemasan itu milik Kamalaksha, kota perak ditempati Tarakaksha, dan kota ketiga yang terbuat dari besi punya Vidyunmalin. Kendati dengan semua senjatasenjatanya, Maghavat alias ewa Indra tidak bisa membuat sesuatu pengaruh terhadap ketiga kota itu. Bahkan sebaliknya para dewa dibuat menderita oleh para asura itu. Akhirnya, semua dewa meminta perlidungan Rudra. Setelah mengunjunginya, semua dewa dengan Vasava berada di depan mereka berkata, ‘’Para penghuni kota kembar tiga, oh Rudra, telah menerima anugerah Brahma. Dipenuhi kesombongan sebagai
akibat hadiah-hadiah itu mereka membuat alam semesta ini menderita, oh Penguasa Dewa-dewa, tak seorang pun, kecuali paduka, yang mampu membantai mereka. Karena itu, oh Mahadeva, mohon bantailah ketiga kota itu yang adalah musuh-musuh dewadewa itu. Oh kemudian, makhlukmakhluk yang dibantai dalam setiap upacara kurban kemudian akan menjadi milik paduka.’’ Demikian Mahadewa disapa oleh dewa-dewa. Mahadewa kemudian menerima permintaan mereka. Didorong keinginan bermanfaat buat para dewa, lalu Rudra berkata, ‘’Aku akan menumbangkan para asura ini.’’ Dan Hara membuat dua buah gunung, yaitu Gandhamadana dan Vindhya, menjadi dua tiang keretanya. Dewa Sankara juga memaksa bumi, lautan-lautan dan hutanhutan sebagai kereta tempurnya. Dewa bermata Tiga itu membuat
pangeran ular-ular itu, yaitu Sesha sebagai Aksha kereta itu. Dan dewanya para dewa, pemegang busur Pinaka itu membuat bulan dan matahari sebagai dua roda kendaraannya. Penguasa bermata tiga itu membuat Elapatra dan Pushpadanta, menjadi kedua penjepit gandarnya kereta itu. Mahadeva yang gagah berani itu membuat Gunung Malaya juga sebagai gandarnya. Takshaka yang hebat sebagai tali yang mengikat gandar itu ke tiang kendaraan itu. Sedangkan makhluk-makhluk di sekitar beliau itu menjadi tali temali keempat kudanya. Maheswara juga membuat keempat Veda sebagai kuda-kudanya. Penguasa ketiga dunia itu membuat tambahan Veda-veda sebagai tali kekangnya. Maheswara juga membuat Gayatri dan Savitri menjadi tali kekangnya, kata Om sebagai cambuknya, dan Brahma sebagai sais keretanya. (bersambung)
Sloka 14.7 Rajo ragatmakam viddhi trsna-sanga-samudbhavam tan nibadhnati kaunteya karma-sangena dehinam Sifat nafsu dilahirkan dari keinginan dan hasrat yang tidak terhingga, wahai putra Kunti. Karena itu, makhluk hidup di dalam badan terikat terhadap perbuatan material yang dimaksudkan untuk membuahkan hasil atau pahala.
16 Pages
121 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
On rainy 150th birthday, nation celebrates the meaning of Canada
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com.
online: http://www.inte
Monday,
two sell-out the last Wembley cancelled Adele hastake place at London’s cords. - Singer to her vocal LONDON world tour due damaging her the shows. shows of this weekend after miming atit and I cannot done a considered you,” Stadium
Blinch
“I’ve neveryears do that to went to see me said she who be the real Adele, 29, on Friday night, had in a million She said. “It wouldn’t be throat doctornot to perform. to she two nights she up there.” said refunds would advised her not be that performed Adele the shows could already Wembley, but said ard if available crowds at struggling vocally. . The Grammy-aw would be had to cancel had been I’m heartbroken said on rescheduled previously with her singer hasdue to problems surgery “To say nt,” Adele, concerts vocal cord an understateme artists page. following her Twitter the biggest sellingwas so throat (rtr) she 2011. One of she said even in that she had in the world, perform desperate
issued said it had with can government ban on fishing of a permanentthe northern Gulf in Asia. Mexico a plan in a delicacy few remainon toaba, weeks ago unveiled the di- gillnets where the California, live. three to protect CITY - Mexico estivaquitas MEXICO fishing with gillnets with DiCaprio mammal. now sizes ingDiCaprio’s foundation marine there are the Friday banned Gulf of Californiaa minutive which use mesh only in early June to save Gillnets, fish to get but mated in 30 vaquitas left in the northern of its pledge to allow the netting fewer than designed as part of angered species the has been their head throughare blamed for wild. account, critically-end and body, actor whose cause as “great On his Twitter not their vaquita porpoises porpoise by Hollywood actor hailed that a the and others. American announcement championed the DiCaprio vaquita por- trappingthem. Mexinews” thetemporary ban on killing Leonardo gazette, the out due to In its official The snub-nosed previous been made permanent, all but died and toto Mexican nets had poise has for shrimp and his thanks speaking offering Enrique Pena Nieto gillnet fishing prior to ry looks on President Wildlife Fund. (rtr) DiCaprio of the documenta in the World Leonardo premiere Chatelet U.S. actorduring the Paris the Theatre du at on stage the Flood” 17, 2016. film “Before on October Paris, France
You can
ional Bali find Internat 19 Smirnof Cafee No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan
No. 106 Dps Jl. Raya PuputanRenon No 148 Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Sanur Mandala No. Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Mohamad No.88 Renon Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget
Post at:
y with “Canada
REUTERS/Mark s, in 150” celebration
tion thday, na nada 150th bir On rainy the meaning of Ca celebrates
inflatable a large front of July 1, 2017. stand in People Ontario, Canada Toronto,
on type can ban hails Mexi DiCaprio net killing porpoises of fishing
Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor
July 3, 2017
“Hello” Adele sings Annual in at the 59th Awards Grammy CaliforLos Angeles,February nia, U.S., 12, 2017.
July 3, 2017
cels Adele can of world remainderdamaged tour with ds vocal cor Monday,
http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
duck installation
on the waterfront,
as the country
marks its
150th anniversar
150th anofmarks the Saturday the day Canada of duck, Britain niversary a country. The yellow ($154,273) ficially became 1867. “Canada red and white. to it was C$200,000 it before had ruled ago was a project, colowere marked which cost the rent, according four years drew critirevelers including s on Saturday and Mail, described 150idea to bring together historical spirits of celebration an different to dampen Prime Minister the Globe birthday some who with very said Pierre Anctil, ated 150th downpour failed and parades. cism from of taxpayer money. ,” up nies ces the people assembled long-anticip as a waste already ramped backgrounds at the University - Canada’s protests, thoughmusical performanand some 25,000 where Irish singer it was professor the celebraSecurity some OTTAWA security to enjoy ahead of contended history but we in Ottawa, rains and numbers of Ottawa. in the days celebrate It’s not s amid heavy Parliament by heavy in large erected tion and partygoersand concrete “We should celebration of the national the audience. Activists on closures who thronged kicked off into Par- should not be complacent. in front he added. with road enous people.Parliament Hill entrances project,” 6 celebrationrock band U2 enthralled Justin Trudeau to page shook hands a teepee on protest. On Saturday, barriers acrosslocated in downtown a finished outdoor of Continued of rev- Thursday in at a large other members protesters liament Hill, Prince Charles, heard carindigenous you ain’s some of the thousands also be Bono and on Canada’s about 100 Toronto, Ottawa. downpours prompted with build walls, News can at Global water divide, is a coun- marched throughand with some who converged Heavy to pump Hill 9.30 “When others in “Bali Image” “Canada flag our flags 96.5 from when others where elers Radio FM am. Listen to Parliamenturged in spite of Ottawa firefighters rying red Canadian national on open doors;are open wide; Bono capital Ottawa. not strong of them,” holding the until 10.00 FM at http:// off the grounds Fire Service your arms others follow,” a try made but because “We .com Global Radio down. safety instrucand the Ottawa you lead,the bad weather meant isten2myradio pot – upside to follow local police war- differencestold the gathering. at http:// globalfmbali.l streaming citizens and Canadian on, Trudeau said. But http:// to be a melting and DUCK security in more tions. National or live video bali.com and -bali. and later by don’t aspire RUBBER true strength fly-past featuring celebrated in in force, with canceled we know radioglobalfm nnel/global-fm Some cities Toronto, Canada’s were also outfor many Canadians planes was concert was delayed to indeed, flows through Canadian ustream.tv/cha London, ways. a giant rub- top of mind unusual attacks in resilience an evening allow the rain storms the cel- largest city, featuredin its harbor, the wake of fatal an hour to long-anticipated Canada diversity.”in the run-up to was floating a “living Paris and Germany. Still, ber duck pass. The which included some controversy among while Calgary planned wearing of people Day festivities,such as acrobats, ebrations,home, particularly Canada’s composed ceremonies stirred at other features who notedt of indig- flag” with citizenship First Nations and special cities, concluded of mistreatmen across large Brit- history fireworks. accompanied by Trudeau,
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
SENIN WAGE, 3 JULI 2017
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Miss ASEAN Friendship 2017
Kostum Rancangan Pancer Langit Raih ”The Best National Costume”
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Mystical of Gorga meraih penghargaan The Best National Costume pada perhelatan Miss ASEAN Friendship 2017 di Vietnam. “Mystical of Gorga”, kostum rancangan Komunitas Seni Pancer Langit sukses meraih penghargaan The Best National Costume pada perhelatan Miss ASEAN Friendship 2017 di Vietnam. Kostum rancangan Pembina Yayasan Pancer Langit Agung Rahma Putra yang dibantu tim kreatif Gung Sas, Bogi, Soma Ratmaja dan Widya Antara itu dikenakan Putri Dessy Natalia Siburian. Menurut Agung Rahma Putra, “Mystical of Gorga” terinspirasi dari keindahan motif batik khas Gorga Batak. Dikatakan, Gorga adalah salah satu karya seni masyarakat Batak di bidang seni rupa yang biasanya terdapat pada bagian luar (eksterior) rumah adat Batak, alat kesenian dan
sebagainya. Motif Gorga didominasi tiga warna, yaitu merah, putih dan hitam yang disebut Tiga Bolit. Ketiga warna ini dibuat dari bahan alami yang memiliki makna tersendiri. Yakni, warna merah berarti berani, putih melambangkan kesucian dan warna hitam berarti kemurnian. “Pertama kali melihat motif Gorga, saya sudah jatuh hati dengan motif batik khas Batak itu. Motif batik itu tidak hanya indah, namun juga mencuatkan aura mystical yang sangat kental. Selanjutnya, saya dibantu sejumlah rekan yang tergabung dalam Tim Kreatif Pancer Langit memadukannya dengan rumah adat Batak yang megah dan kami transformasikan ke dalam bentuk rancangan kostum yang unik sekaligus megah,” ujar Agung Rahma Putra kepada Bali Post, Minggu (2/7) kemarin. Agung Rahma Putra menambahkan, kostum dengan bobot sekitar 10 kilogram itu juga sarat dengan pesan moral. Melalui kostum rancangan Pancer Langit itu, duta Indonesia ingin menyampaikan pesan bahwa keseimbangan hidup harus dijalani dengan penuh keberanian. Namun, keberanian itu wajib diimbangi dengan kesucian dan kemurnian hati. Dengan keseimbangan yang diciptakan, maka keharmonisan, kedamaian dan kesejahteraan semesta dapat terwujud. “Jadi, pesan moralnya sangat universal yakni sebentuk perdamaian yang hakiki yang tidak dibatasi oleh sekat etnik, suku, ras, agama maupun bangsa. Pancer Langit merasa sangat bangga diberikan kepercayaan untuk menggarap kostum yang dikenakan oleh putri-putri terbaik Indonesia di ajang bergengsi tersebut. Kami juga sangat bersyukur bisa ikut mengantarkan mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia melalui kostum tersebut,” tegasnya. Pada ajang Miss ASEAN Friendship 2017 di Vietnam tersebut, kata Agung Rahma Putra, Pancer Langit juga merancang kostum duta Indonesia lainnya, Ni Luh Putu Lilyk Rahmawati, yang merupakan Putri Pariwisata Nusantara 2017. Putri dari Bali ini mengenakan kostum bertema “The Beauty of Jepun”. (ian)
JADWAL ACARA PKB Senin, 3 Juli 2017 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tari Baris Upacara, Sekaa Baris Desa Pakraman Pengotan, Bangli Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Dolanan, Sanggar Dharma Panji Lestari, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Gambelan Suling Inovatif, Sanggar Suling Semeton Nika Manu, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tari dan Tabuh Kreasi, Komunitas
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Seni Kencana Agung, Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Barong Landung Melelampahan, Sanggar Tari Rare Kumare, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegalalang,Gianyar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Partisipasi Kesenian dari Noujourn Ermasrah Korba, Tunisia Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Parade Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Sekar Nagasari, Bangli dengan Sekaa Gong Wanita Swandewi, Provinsi Bali
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
4 Juli, Kuis KBS Peduli Pendidikan Tayang Perdana di Bali TV
Kuis Koster Bali Satu (KBS) Peduli Pendidikan yang digulirkan di seluruh kabupaten/kota di Bali akan tayang perdana, mulai Selasa (4/7) besok di Bali TV. Jam tayangnya pukul 19.00 Wita. Selanjutnya kuis akan tayang Senin hingga Jumat secara maraton. Kuis KBS yang digagas anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. ini memberikan nuansa baru dalam adu kecerdasan, kerja sama dan kreativitas pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bali. Kuis yang digulirkan secara maraton mulai Kabupaten Badung dan berakhir di Kabupaten Gianyar ini bertujuan memupuk rasa persaudaraan, kerja sama dan membiasakan anak berada dalam suasana persaingan atau kompetisi yang sehat. Tak hanya itu, kuis dengan durasi tayang 30 menit
ini juga memberikan ruang kepada pelajar Bali untuk menampilkan kreativitasnya. Keunggulan kuis ini selain pilihan materi pertanyaan yang memberikan ruang terakomodasinya pemahaman terhadap budaya dan tradisi Bali, juga memberikan ruang kepada siswa untuk menguji wawasannya secara bekerja sama dan personal. Bahkan, desain panggung kuis ini dibuat khusus dengan ciri khas budaya Bali yang kental. Selama kuis ini digulirkan, respons pelajar dan jajaran birokrat di kabupaten/ kota sangat positif. Siswa-siswa dari sekolah favorit ambil bagian dengan spirit dan optimisme positif. Bahkan di sejumlah kabu-
Bali Post/dok
GAGAS - Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. menggagas kuis untuk pelajar SMA/SMK yang digelar di kabupaten/kota se-Bali dan akan ditayangkan di Bali TV mulai Selasa (4/7). paten, kuis dihadiri langsung Ketua DPRD, Bupati dan Wakil Bupati hingga kuis berakhir. Secara keseluruhan
Kuis KBS memberikan warna baru dalam persaingan intelektualitas dan kreativitas. (dir)
BARONG - Sejumlah anak dari Sanggar Seni Sangita Mredangga Kabupaten Jembrana tampil mementaskan kesenian bapang tapel barong di areal Taman Budaya Art Centre, Sabtu (1/7).