Skip to main content

Edisi Jumat 3 Agustus 2018 | balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 329 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Tambang Batu Jadi Tambang Dolar PEMBANGUNAN patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) sudah selesai. Bahkan dalam waktu dekat ini akan digelar syukuran. Pusat Data Bali Post mencatat, I Nyoman Nuarta bersama Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Joop Ave menggagas pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana tahun 1989. Setahun kemudian, penataan kawasan GWK seluas 67 hektar dimulai. Awalnya, kawasan GWK adalah lokasi tambang kapur. Nuarta pun berupaya keras melakukan penataan lahan, sehingga menjadi kawasan kebudayaan dengan beragam keistimewaan dan keindahannya. Pada 1993, Presiden Soeharto memberikan izin untuk pembangunan GWK. Pembangunan patung GWK sempat terhenti karena krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1998. Kini megaproyek sudah rampung dan diharapkan menjadi kawasan penambangan dolar. (*)

Ekonomi Alami Tekanan Keras

Bali Post

SEJAK 1948

Jangan Kejar Prestasi Semu PRESTASI atlet Bali termasuk luar biasa. Di tengah dana dan infrastruktur yang amat minim, prestasi atlet Bali tetap tegak. Pada PON XIX/2016 prestasi atlet provinsi berpenduduk kurang dari 4 juta jiwa ini berhasil menduduki peringkat ke-6. Mengalahkan provinsi besar dan kaya seperti Sumatera Barat, Banten, Riau, Papua dan Kalimantan Utara. Padahal kontingen Bali hanya diguyur dana Rp 30 miliar. Bandingkan dengan Kalimantan Timur yang dananya Rp 152 miliar, namun hanya mampu ung-

Bali Perlu Sumber Ekonomi Lain

HARGA ayam naik menjadi Rp 45.000/kg. Harga telur ayam ras juga naik menjadi Rp 22.500/kg. Harga cabai rawit merah menjadi Rp 53.000/kg. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini juga dibarengi dengan penurunan daya beli masyarakat. Di dunia usaha pun demikian. Pengusaha mengalami kesulitan modal. Akibatnya banyak pengusaha meminta restrukturisasi kredit ke perbankan. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra menuturkan, lebih dari 70 persen pengusaha mengalami kesulitan likuiditas sehingga mereka agak sulit untuk membayar cicilan kredit di bank. ‘’Ekonomi kita mengalami tekanan yang sangat keras saat ini,’’ ujarnya, Kamis (2/8) kemarin. Ia memprediksi pelemahan ekonomi ini akan terjadi sampai dengan tahun depan. Jika kondisi ini tidak segera teratasi, maka pengusaha akan

melakukan efisiensi. Salah satunya PHK. Ia menilai pemerintah telah gagal meningkatkan ekonomi Indonesia. Pemerintah harus mencari alternatif lain untuk menjalankan dan memperbaiki ekonomi Bali dan Indonesia. Misalnya dengan memberikan insentif bunga dan restrukturisasi kredit perbankan, juga bisa memberikan insentif pajak dan bantuan lunak dan langsung kepada para UMKM. Pengamat ekonomi Bali Viraguna Bagoes Oka juga mengungkapkan hal yang sama. Kelesuan ekonomi saat ini tidak lain adalah dampak dari perang dagang Ameriksa Serikat dan Cina. Kurs dolar menguat, sementara kurs mata uang di negara kawasan

Asia terdepresiasi. Kondisi ini pun berdampak pada ekonomi Indonesia, khususnya Bali. Nilai rupiah yang terus terdepresiasi membutuhkan cadangan devisa yang lebih banyak. Salah satu cara menambah devisa adalah dengan menggenjot ekspor. Bali sebagai daerah pariwisata juga mendatangan devisa bagi negara. Namun pariwisata yang rentan dengan isu keamanan dan kesehatan, perlu disangga oleh sumber ekonomi lain. Maka dari itu, dunia usaha menjadi kuncinya. Dunia usaha di luar pariwisata saat ini memerlukan likuiditas untuk bisa terus berproduksi. Hal. 15 Bayar Cicilan

Viraguna Bagoes Oka

gul satu peringkat di atas Bali. Dana pembinaan olahraga di Bali dapat dikatakan minim. Per tahun dari APBD di kisaran Rp 10-15 miliar, sekitar 0,02 persen dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali. Pembangunan infrastruktur olahraga di Bali juga harus diakui memang sangat minim. Bali tidak memiliki lintasan atletik atau kolam renang bertaraf internasional. Bukti infrastruktur olahraga minim adalah tidak pernah menangnya Bali dalam perebutan tuan rumah PON. Saat penentuan tuan rumah PON XX/2020, Bali dikalahkan Papua, sedangkan PON XXI/2024, Bali yang menggandeng NTB juga kalah dari Aceh dan Sumut. Hal. 15 Sarana Olahraga

Mobil Pedesaan Diluncurkan

70% Komponen Asli Indonesia

Tiga Nama Cawapres Pendamping Prabowo

Jakarta (Bali Post) – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan nama-nama bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2019 sudah mengerucut tiga nama. Tiga nama itu, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Salim Segaf Al-Jufri, dan Ustaz Abdul Somad. ‘’Kami sudah kuat paling tidak ada tiga nama calon untuk cawapres. Misalnya Demokrat AHY, lalu rekomendasi ijtima ulama untuk cawapres ada Ustad Salim Segaf dan Ustad Abdul Somad,’’ kata Fadli di kediaman Prabowo Subianto, Jakarta, Rabu (1/8) malam. Ia mengatakan, PAN mengajukan nama Abdul Somad, namun harus dibicarakan bersama-sama, karena PKS mengajukan Salim Segaf dan Demokrat mengajukan AHY, meskipun SBY tidak menyebut nama. Namun, Fadli meyakini ketiganya memiliki kapasitas dan mampu berkomunikasi dengan semua kalangan, termasuk kaum muda. ‘’Setahu saya tiga nama itu yang mengerucut menjadi pembicaraan di dalam partai, jadi jauh lebih mudah memutuskannya,’’ katanya pula. Ia mengatakan, karena nama-nama cawapres yang sudah mengerucut itu, semakin memudahkan partai-partai pendukung Prabowo Subianto ini dalam mencari pendamping dalam Pilpres 2019. (ant)

Causa Iman Karana

Bali Post/ant

GIIAS - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau Stan AMMDes di lokasi pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-26 di Indonesia Convention Exhibition Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/8) kemarin.

INDONESIA kini telah memproduksi mobil pedesaan atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Mobil yang diciptakan untuk membantu para petani dan membangkitkan industri kecil dan menengah (IKM) dalam menyiapkan komponen diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Peluncuran dilakukan Presiden Jokowi didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kamis (2/8) kemarin. ‘’Setelah perjalanan panjang, dan dilakukan serangkaian uji coba dan pengembangan, AMMDes telah memasuki tahapan produksi massal,’’ kata Airlangga saat memberikan sambutan pada pembukaan GIIAS 2018 di Tangerang Selatan. Airlangga menyampaikan, PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) selaku produsen AMMDes telah membangun komitmen kerja sama dengan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri untuk siap menjadi pemasok komponen AMMDes dan sebagian merupakan IKM. Saat ini industri dalam negeri telah mampu memproduksi 185 jenis komponen atau setara 70 persen dari nilai harga AMMDes. ‘’Ke depannya, kemampuan pasok tersebut akan terus didorong untuk ditingkatkan. Untuk itu, dengan bangga kami sampaikan bahwa AMMDes telah siap untuk diluncurkan pada hari ini, pada pembukaan GIIAS 2018,’’ kata Airlangga. Hal. 15 Pemutih Beras

Bulfest ’’The Spirit of Pluralism’’

Dibuka dengan Pentas Tari Rangrang, Simbol Keberagaman

BULFEST - Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar RI Dra. Esthy Reko Astuty bersama sejumlah pejabat penting membuka Buleleng Festival (Bulfest) VI, Kamis (2/8) kemarin.

PEMBUKAAN Buleleng Festival (Bulfest) VI Tahun 2018, Kamis (2/8) kemarin, berlangsung meriah dan semarak. Bulfest yang mengusung tema ‘’The Spirit of Pluralism’’ tersebut dibuka dengan pementasan tarian dari sejumlah etnis di Buleleng dan penampilan tari Rangrang yang mencerminkan keberagaman. Bulfest dibuka Staf Ahli Bidang Multikultural Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI Dra. Esthy Reko Astuty, M.Si. Sejumlah pejabat penting hadir menyaksikan upacara pembukaan di antaranya Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Bali terpilih Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali terpilih Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, anggota

DPRD Bali, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Mereka menyaksikan langsung pementasan massal dari empat etnis yakni Islam, Buddha, Kristen, dan Hindu di sepanjang Jalan Ngurah Rai. Diawali pementasan Legong Tombol, Baris Gede, Kesenian Budrah dan pementasan Barongsai. Pementasan ini merepresentasikan pluralisme dengan beragam etnis di Bali Utara. Seluruh tamu kemudian menuju paggung utama di depan Tugu Singa Ambara Raja untuk mengikuti upacara pembukaan. Sejumlah tarian disuguhkan dalam acara pembukaan ini. Salah satunya tari Rangrang garapan Sanggar Santi Budaya. Mereka tampil dengan apik sehingga memukau pe-

nonton. Tarian ini melambangkan pluralisme atau keberagaman di Buleleng. Tarian Rangrang ini secara filosofi berarti warna-warni, yang melambangkan kehidupan masyarakat di Buleleng yang heterogen. Melibatkan 58 penari Rangrang begitu atraktif tampil di atas panggung. Mereka mereprentasikan empat etnis seperti etnis Tionghoa, Bali, Muslim, dan Kristen hidup bersatu padu di Buleleng dengan damai. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, Bulfest mampu menjadi event tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat dan wisatawan utamanya turis mancanegara. Kebanggaan lain dari event wisata gagasannya itu adalah Bulfest masuk dalam kalender 100 event tingkat nasional Kemenpar.

Ini tidak lepas karena setiap tahunnya Bulfest selalu menampilkan hal-hal yang spesifik. Dia mencontohkan tema ‘’The Pluralism’’ sebagai upaya untuk menggali seluruh etnis yang ada di Buleleng. ‘’Dulu di awal dihadapi dengan pro-kontra, sekarang ditunggu-tunggu dan saya kira apa yang kita lakukan ini dalam track yang benar untuk mengembangkan potensi pariwisata, kesenian, kerajinan, kuliner dan UKM. Hampir setiap tahun selalu menampilkan yang spesifik,’’ katanya. Menurut Bupati, pengembangan pariwisata di Buleleng sudah pasti tergantung tiga aspek. Di antaranya Amenity atau investasi, Aksebilitas atau insfrastruktur dan Atraksi budaya. Hal. 15 Menyambut Baik


DENPASAR

2

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Mendesak, Penataan Pelabuhan Benoa Denpasar (Bali Post) Pelabuhan Benoa kini fokus digarap sebagai pelabuhan cruise, terutama setelah Pelabuhan Tanah Ampo di Karangasem gagal difungsikan untuk kepentingan tersebut. Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba menilai penataan Pelabuhan Benoa sangat mendesak. Pelabuhan ini perlu ditata secara khusus seperti halnya Nusa Dua dalam kompleks ITDC. Tamba menambahkan, Pelabuhan Benoa juga perlu infrastruktur pendukung, serta perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekitar pelabuhan. “Untuk Pelabuhan Benoa, kami berharap ada pembangunan yang komprehensif. Dia menjadi wilayah kekhususan, seperti kita lihat

Nusa Dua (ITDC-red). Begitu masuk gerbang tol, dia sudah kelihatan menarik. Mulai dari landscape, infrastruktur yang lain, terus masalah penghijauan juga,” ujar Tamba, Kamis (2/8) kemarin. Menurut Tamba, perlu ada pengaturan letak gedung atau bangunan agar jelas. Misalnya, dibuatkan zonasi untuk parkir, rest area, tempat ibadah, bisnis, hingga taman-taman atau kebun. Dengan demikian, tidak ada lagi kesan kumuh seperti sekarang. “Kita kan harus go international. Dengan sekarang Pelindo mengelola dana sekitar Rp 1,7 triliun dari pusat, kita harapkan semuanya bisa diakomodir. Termasuk juga di pelabuhan itu nanti bisa bersandar kapal dengan

panjang 300 meter ke atas,” jelas Politisi Demokrat ini. Tamba menambahkan, keberadaan pelabuhan kapal pesiar yang memadai juga menjadi alternatif kedatangan wisatawan mancanegara selain melalui jalur udara. Terlebih jika bencana erupsi Gunung Agung kembali terjadi hingga harus menutup bandara. Oleh karena itu, segala infrastruktur yang menunjang aktivitas pelabuhan harus dibuat dengan bagus dan ditunjang tata kelola secara profesional. “Tidak masalah bila masih digunakan untuk pelabuhan umum, kargo, yang penting jangan masuk semen atau yang kotor,” tegas politisi yang belakangan juga getol memperjuangkan jalan tol di Jembrana ini. (kmb32)

Tersangkut Kasus Narkoba

Pasutri Asal Malaysia Diadili Denpasar (Bali Post) Pasangan suami-istri (pasutri) asal Johor, Malaysia, Kamis (2/8) kemarin, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena tersangkut kasus narkoba. Mereka adalah Mohd. Akmar Firdaus Bin Ishak (35) dan Nor Faransia Binti Nor Azam (34). JPU Wayan Suarta di hadapan majelis hakim pimpinan IGN Parta Bhargawa menyampaikan bahwa pasutri ini bersama temannya Sharizal Bin MD Salleh dan Rosida Mardani (penuntutan terpisah) ditangkap

di Bandara Internasional Ngurah Rai pada 10 Maret 2018 lalu. Terdakwa saat itu baru tiba dengan pesawat AK376 dari Kualalumpur, Malaysia tujuan Denpasar, Bali. Saat diperiksa di Bandara Ngurah Rai, gerak-gerik rombongan ini mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan dengan X-ray. Saat itu pula badan terdakwa dan barang bawaanya diperiksa di ruang pemeriksaan bea dan cukai. Di koper warna biru, persisnya di kantong celana ditemukan plastik bening

isi narkotika golongan 1 jenis ganja seberat 9,68 gram. Ganja itu disebut milik Mohd Akmar. Sementara di barang bawan Akmar juga ditemukan sabu seberat 2,55 gram dan dalam dakwaan Akmal juga disebut ada ganja seberat 9,81 gram brutto. Atas dasar itu, jaksa menjerat terdakwa dengan pasal berlapis, baik dalam UU Psikotrapika maupun Narkotika. Terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Suroso, tidak mengajukan eksepsi dalam perkara ini. (kmb37)

Bali Post/ara

BATU - Sejumlah batu besar yang ditempatkan BTID membuat para nelayan di Serangan resah, karena lahan untuk menempatkan jukung semakin sempit.

Akses Jalan ke Pantai Ditutup, Warga Serangan Resah Denpasar (Bali Post) -

Sejak reklamasi lahan di Serangan yang dilakukan PT Bali Turtle Island Development (BTID), sejumlah persoalan mengemuka. Selain belum jelasnya kelanjutan proyek pengembangan dan pembangunan fasilitas pariwisata di kawasan itu, kini muncul persoalan baru. Salah satunya akses jalan ke pantai ditutup pihak BTID. Akibatnya, warga yang ingin mencari nafkah di pantai mulai kelimpungan.

Bali Post/kmb37

PERSIDANGAN – Mohd. Akmar Firdaus Bin Ishak saat menjalani persidangan di PN Denpasar.

Warung Kelontong dan Dua Toko Terbakar Denpasar (Bali Post) Kobaran api sangat besar terjadi di Jalan Nangka Utara, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (2/8) kemarin. Api melalap warung kelontong dan dua toko. Kebakaran yang menimbulkan kerugian material sekitar Rp 150 juta tersebut diduga akibat korsleting listrik. Kapolsek Dentim AKP Nyoman Karang Adiputra mengatakan, dari keterangan Yogi (19), karyawan minimarket, pukul 00.15 Wita dia melihat asap mengepul dari warung kelontong milik Rai (48) yang berada di depan atau di seberang jalan tempat kerjanya. Selanjutnya, dia mencari pemilik warung

yang tinggal di sebelahnya dan bersama-sama memb a nt u memadamkan api dengan alat seadanya. Selain membakar warung kelontong, si jago merah juga melalap Toko Nanda Kumara yang dikontrak Ngurah Suparta (43), menjual pakaian anak-anak dan Toko Niko yang menjual pakaian orang dewasa yang dikontrak Dian Suhendi (33). “Dugaan sementara, kebakaran tersebut karena korsleting listrik di warung kelontong, lalu merembet ke T o ko Nanda Kumara dan Toko Niko. Korban tidak melaporkan kejadian kebakaran ini, karena menganggap sebagai musibah,” ujarnya. (kmb36)

Hal ini diungkapkan Bendesa Adat Serangan I Made Sedana didampingi Lurah Serangan I Wayan Karma di sela-sela sosialisasi Perda Bendega di Taman Penyu, Rabu (1/8) malam. Hadir dalam sosialisasi tersebut Camat Densel I Wayan Buda, Ketua DPD HNSI Bali Nengah Manumudita, serta para nelayan di desa setempat. Sedana mengatakan, belum lama ini tempat nelayan menampatkan jukung diisi batu besar. Pihak desa belum mengetahui apa tujuannya dan masyarakat menjadi resah. Sebenarnya, kata dia ma-

syarakat setuju pembangunan di lahan BTID terealisasi. Namun saat ini belum ada kejelasan. “Kalau puluhan tahun seperti ini, kami dilarang masuk kawasan, jalan ke pantai ditutup. Hanya satu pintu dibuka. Ini meresahkan warga. Nelayan lain juga tidak bisa masuk,” katanya. Sedana menambahkan, pihaknya berharap agar BTID tetap memberikan akses yang lebih mudah, karena warga mencari ikan di pantai. Selain itu, akses ke pura untuk upacara serta jalur tolak bala dengan berkeliling pulau juga belum

diberikan akses. Setidaknya ada sembilan pura di dalam kawasan BTID. “Pemerintah harus bisa menjembatani persoalan ini,” katanya. Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Wayan Sudarsana berharap agar BTID melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan maupun desa adat bila melakukan kegiatan. Selama ini masyarakat tidak ada yang tahu terkait apa yang dilakukan investor. Yang lebih menyedihkan, lahan untuk menempatkan perahu milik nelayan di Pantai Utara mulai terusik kare-

na sudah ditimbun dengan batu-batu besar. Akses jalan juga ditutup. Warga yang mencari kehidupan di pantai kini telantar. Pihaknya berharap agar BTID memberikan akses masuk bagi warga, terutama nelayan agar bisa mencari nafkah. Terlebih saat ini belum ada pembangunan apapun yang dilakukan BTID. “Kalau seandainya sudah membangun, kami warga Serangan pasti akan menghormati keputusan BTID yang melarang masuk ke kawasan mereka. Namun, sebelum ada pembangunan, izinkan dong warga masuk agar bisa ke pantai,” harapnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Satpol PP Amankan 33 Pekerja Kafe Denpasar (Bali Post) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bersama Tim Gabungan TNI/ Polri gencar melaksanakan penertiban dan sidak dengan menyasar beragam tempat hiburan malam. Pelaksanaan kegiatan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat ini kembali digelar dengan menyasar kafe di wilayah Kota Denpasar, Rabu (1/8) malam. Kafe yang disasar meliputi Kafe Banjar, Kafe Doi, Kafe Cosmik, dan Kafe Janger. Pada kesempatan itu, petugas mengamankan 33 orang pekerja kafe karena tidak mengantongi kartu identitas. Dikonfirmasi Kamis (2/8) kemarin, Kepala Satpol PP Kota Denpasar I Dewe Gede Anom Sayoga mengatakan, sidak dengan menyasar tempat hiburan malam ini memang rutin dilaksanakan sebagai upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan

ini juga merupakan tindak lanjut atas laporan dan informasi dari masyarakat sekitar. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman dan nyaman,” paparnya. Anom Sayoga menambahkan, sebagian besar pemilik dan pegawai kafe tidak mampu menunjukkan identitas kependudukan serta surat izin sesuai dengan peruntukan usaha. Sehingga, dari pelaksanaan sidak tersebut sedikitnya 33 orang diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Untuk sementara mereka diamankan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Anom Sayoga menegaskan, pelaksanaan sidak sekaligus penertiban terhadap penduduk nonpermanen ini telah sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Para pelanggar perda ini akan diajukan ke sidang tindak

pidana ringan (tipiring). Anom Sayoga berharap, masyarakat dan pengusaha agar senantiasa melengkapi dan membentengi diri dengan aturan serta melengkapi segala jenis administrasi izin usaha serta identitas diri. Sehingga dalam menjalankan usaha dan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan. “Kegiatan ini bukan untuk mencaricari kesalahan masyarakat, melainkan menanamkan pentingnya tertib administrasi bagi masyarakat, baik dalam bekerja maupun melaksanakan usahanya,” tegasnya. (kmb12) SIDAK - Petugas Satpol PP Denpasar saat melakukan sidak kelengkapan administrasi kependudukan di sejumlah tempat usaha hiburan malam, Rabu (1/8) lalu.

Bali Post/ist

Perlu Langkah Strategis Optimalkan Rehabilitasi Bali Post/ist

KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di Jalan Nangka Utara.

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : Tujuh Ibu Hamil Positif HIV Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/ist

PEJABAT BARU - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa seusai melantik Kabid Rehabilitasi yang baru.

Denpasar (Bali Post) Salah satu program prioritas BNN adalah bidang rehabilitasi. Oleh karena itu diperlukan langkah strategis supaya proses rehabilitasi dan hasilnya lebih optimal. Targetnya banyak pecandu yang direhabilitasi dan tidak kumat lagi. Kepala BNNP Bali Drs. I Putu Gede Suastawa mengatakan hal itu seusai melantik AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana menjadi Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi BNNP Bali, Kamis (2/8) kemarin. Pelantikan tersebut, kata Brigjen Suastawa merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka memperkuat langkah BNNP Bali dalam melaksanakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pereda-

ran Gelap Narkoba (P4GN). “Bidang rehabilitasi punya tantangan tersendiri, di mana salah satu prioritas BNN ujungnya adalah bidang rehabilitasi. Maka dari itu, pejabat yang baru harus mampu meningkatkan prestasi daripada pendahulunya,” ungkapnya. Suastawa memberikan beberapa penekanan penting. Pertama, pejabat baru harus mengenali permasalahan yang ada di lingkungan kerja yang baru. Kedua, melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja. Ketiga, mampu memperkuat kebersamaan internal dan koordinasi dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat khususnya di bidang rehabilitasi. Poin terakhir yaitu pejabat baru harus membangun sifat kepemimpi-

nan yang berorientasi pada tugas pokok dan kepentingan masyarakat. Dalam konteks kepemimpinan, dia menguraikan secara terperinci tentang beberapa unsur yang harus ada dalam sifat kepemimpinan. Unsur pertama adalah keteladanan terdiri dari unsur kejujuran, keberpihakan kepada masyarakat, kesederhanaan, keseriusan, dan konsistensi. Sementara itu, unsur yang kedua yang harus ditunjukkan oleh pemimpin adalah menciptakan team bulding. “Di seluruh jajaran dan tim kerja itu tidak boleh ada saling iri dan sikap mengeluh. Kita harus sadar bahwa keberhasilan BNN itu ada pada semua fungsi di BNN tanpa terkecuali,” ujarnya. (kmb36)


BADUNG

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

3

Gebyar UKM Indonesia 2018 di Puspem Badung

Bali Post/eka

PETANI JERUK - Seorang petani tengah melakukan perawatan pada tanaman jeruknya di Kiadan, Pelaga, Badung, beberapa waktu lalu.

Harga Produk Pertanian Kerap Anjlok

Pelaga Rancang Sinergi Petani dan BUMDes

Mangupura (Bali Post) -

Perkembangan sektor pertanian di Desa Pelaga, Petang dewasa ini menggembirakan. Peningkatan tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas hasil pertanian. Meski demikian, petani masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan klasik, seperti sulitnya pemasaran dan permainan harga akibat ulah oknum tengkulak nakal. Hal itu diungkapkan Perbekel Pelaga I Gusti Lanang Umbara, belum lama ini. Menurut Lanang Umbara, harga produk pertanian kerap kali anjlok walaupun pasokan normal. Jika kondisi ini terjadi, petani akan serba salah menjual hasil panennya. Harga murah jelas merugikan petani, mengingat ongkos produksi cukup mahal. Petani tak bisa berbuat banyak. Sebab akses ke pasar terbatas. Alhasil mereka terpaksa menjual hasil pertaniannya ke tengkulak. Hal ini diakui salah seorang petani di Banjar Kiadan, Desa Pelaga, Ketut Rumia. Petani yang memiliki lahan sekitar

95 are tersebut menceritakan harga jeruk hasil produksinya berfluktuasi sekitar Rp 8.000 – Rp 5.000 per kilogramnya. Variasi harga tersebut tergantung daripada kelas buahnya. Namun kendala terbesarnya saat terjadi panen raya, harga jeruk anjlok hingga Rp 4.000 rupiah per kilogram. Guna memberikan perlindungan ke petani, Pemerintah Desa Pelaga tengah merancang sebuah terobosan. Rencananya akan dibangun sinergi antara petani dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan

Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan didirikan Pemkab Badung. Produk pertanian Pelaga nantinya ditampung BUMDes untuk kemudian disalurkan ke hotel maupun restoran melalui BUMD. Untuk sementara sudah ada sejumlah produk yang masuk hotel. Tapi itupun melalui pedagang yang punya akses langsung ke petani dan hotel. Dia berharap program Bupati Badung Nyoman Giri Prasta untuk memfasilitasi produk pertanian Badung ke akomodasi pariwisata bisa terwujud tahun depan. Dengan begitu, ada jaminan harga dan pasar buat petani. Selain berencana memaksimalkan peran BUMDes, Pemerintah Desa Pelaga juga memaksimalkan pembinaan dan pemberdayaan kelompok pertanian. Bahkan pihaknya turut membantu memfasilitasi di bidang permodalan. (kmb19)

Perlu Solusi Komprehensif Turunkan Angka Prevalensi Rokok

Bali Post/edi

MASALAH ROKOK - Ketua KABAR sekaligus peneliti YPKP Indonesia Dr. drg. Amaliya, M.Sc., Ph.D. (kiri) memberikan pemahaman terkait permasalahan rokok di Bali. Mangupura (Bali Post) Permasalahan mengenai rokok terutama di kotakota besar, masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Menurut data WHO Report on the Global Tobacco Epidemic 2017, angka prevalensi perokok di Indonesia pada pria sebesar 64,9 persen, sedangkan perempuan sebanyak 2,1 persen. Di Bali, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) pada 2013, perokok dewasa mencapai 18 persen dari jumlah penduduk. Melihat data tersebut, perlu suatu solusi komprehensif untuk menurunkan angka prevalensi rokok di Bali. Menurut Ketua Koali-

si Indonesia Bebas TAR (KABAR) sekaligus peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Indonesia Dr. drg. Amaliya, M.Sc., Ph.D., untuk mengatasi permasalahan rokok di Bali, masyarakat perlu terlebih dahulu mendapatkan edukasi dasar mengenai zat berbahaya yang terkandung dalam rokok. Apabila pemahaman dasarnya telah terbangun, masyarakat diharapkan termotivasi untuk berpartisipasi lebih aktif dalam gerakan menurunkan jumlah perokok di Bali. ‘’Perokok perlu mendapatkan akses terhadap fakta ilmiah dari hasil penelitian yang kredibel, sehingga mer-

eka tidak hanya mengetahui bahaya TAR, zat berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakaran rokok, namun juga tahu langkah alternatif yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kesehatan. Misalnya, melalui konsep harm reduction yang ada pada produk tembakau alternatif,’’ terangnya di sela-sela diskusi mengurangi risiko kesehatan akibat bahaya TAR, Kamis (2/8) kemarin. Merujuk hasil penelitian YPKP Indonesia, Amaliya mengatakan, produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik atau vape memiliki risiko kesehatan dua kali lebih rendah daripada rokok. Tembakau alternatif juga menjadi salah satu solusi bagi perokok aktif yang tidak bisa berhenti secara langsung. Namun, tetap cara yang paling baik untuk tidak terpapar penyakit akibat rokok adalah dengan berhenti merokok sepenuhnya. Sementara itu, peneliti sekaligus dosen FISIP Universitas Padjadjaran Dr. Satriya Wibawa Suhardjo menyatakan, pemerintah sebagai pembuat dan penentu kebijakan memiliki peran penting. Adanya kerangka regulasi yang tepat pada akhirnya akan membantu pemerintah dalam menurunkan angka perokok aktif dan pada saat yang bersamaan akan menurunkan risiko kesehatan bagi perokok. (kmb23)

SETELAH sukses digelar tahun lalu di 17 kota seluruh Indonesia, pestanya para UKM yang dikemas dalam Gebyar UKM Indonesia, kembali hadir untuk ketiga kalinya. Tahun 2018 ini lebih spesial karena Gebyar UKM Indonesia menyapa 34 kota di seluruh Nusantara. Kabupaten Badung menjadi salah satu tempat Gebyar UKM Indonesia. Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (2/8) kemarin. Acara dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sesmen Koperasi dan UKM RI Meliadi Sembiring, Ketua Dekranasda Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, Dirut Jamkrida Bali Mandara dan Direktur BPD Bali. Wabup Suiasa mengatakan atas nama Pemkab Badung pihaknya memberikan apresiasi pelaksanaan Gebyar UKM Indonesia di Kabupaten Badung. Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti penting dan strategis dalam upaya mengembangkan UKM khususnya di Badung. Dijelaskan bahwa dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif di tingkat nasional, terlebih di era yang

serba digital seperti sekarang ini, siapa yang cepat mengambil peluang, akan menguasai pasar. “Bukan yang besar mengalahkan yang kecil tetapi siapa yang cepat akan mengalahkan yang lambat,” katanya. Pemkab Badung memiliki komitmen untuk terus mendorong tumbuhnya UKM di Kabupaten Badung dengan memberikan pendampingan, baik dari legalitas perizinan, khususnya untuk perizinan usaha mikro kecil sehingga dapat memudahkan untuk memperoleh izin usaha serta pendampingan pelatihan sumber daya manusia lewat sertifikasi, bantuan peralatan sampai ke akses pasar, baik di daerah maupun luar daerah. Menteri Koperasi dan UKM RI dalam sambutannya yang disampaikan Sesmen Meliadi Sembiring berharap kegiatan ini menjadi tonggak sejarah dalam perkembangan UMKM nantinya di Indonesia. Statistik menggambarkan bahwa jumlah UMKM di Indonesia sekitar 62,9 juta, koperasi aktif sejumlah 152 ribu lebih. Pertumbuhan perekonomian secara nasional cukup baik dan stabil yaitu di atas lima persen. Untuk mengurangi kesenjangan perkembangan perekono-

UKM - Wabup Suiasa saat menghadiri Gebyar UKM Indonesia dipusatkan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (2/8) kemarin. mian salah satunya adalah melalui pengembangan koperasi dan UMKM. Founder Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya selaku penyelenggara mengatakan, Gebyar UKM Indonesia tahun ini mengangkat topik “UKM Jaman NOW!: Kewirausahaan + Pemasaran Sukses Bisnis”, menjadi sajian utama yang diharapkan mampu membawa UKM-UKM lokal percaya diri menghadapi persaingan kompetitif di tingkat nasional, bahkan sampai global. “Selain memiliki jiwa entrepreneur, UKM ha-

rus punya jiwa pemasaran. Karena yang paling penting dari membuka sebuah usaha adalah faktor marketnya atau pasar. Harus tahu dulu, pasarnya ada atau tidak,” ujarnya. Selain diisi seminar seputar UKM dari para pakarnya, Gebyar UKM Indonesia 2018 akan melibatkan langsung para UKM dengan konsep kurasi. Para UKM di tiap kota diajak berpartisipasi untuk mendaftarkan bisnis mereka dan yang terpilih berkesempatan mendapat slot untuk promosi selama event berlangsung. (ad136)

Di Badung, Imunisasi MR Membutuhkan 19.800 Vial Mangupura (Bali Post) – Dinas Kesehatan Kabupaten Badung membutuhkan 19.800 vial untuk mensukseskan program vaksinasi Measles Rubella (MR). Program ini menyasar sebanyak 148.644 orang, dengan rincian laki–laki sebanyak 76.400 orang dan perempuan 72.244 orang di 2018. Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Putra Suteja menjelaskan, total pos imunisasi untuk kampanye imunisai MR sebanyak 1.324 pos layanan imunisasi MR, dan total vaksin yang dibutuhkan 19.800 vial dengan

indeks pemakaian yaitu satu vial vaksin diberikan untuk delapan orang anak. “Virus campak (measles) dapat menyebabkan komplikasi serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak dan bahkan kematian. Rubella merupakan penyebab terjadinya keguguran atau kecacatan pada bayi apabila menyerang ibu hamil pada trimester pertama. Campak dan rubella ini merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus,” ungkap Putra Suteja, belum lama ini. Dikatakan, imunisasi

adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit tersebut. Sasaran dari MR ini dari usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang diberikan secara serentak dan massal. “Imunisasi dilaksanakan selama dua bulan, Agustus melalui jalur sekolah dan September melalui jalur nonsekolah, seperti Posyandu dan Pos Imunisasi lainnya yang selanjutnya pada Oktober 2018 akan dilanjutkan sebagai program

rutin yang khususnya diberikan pada anak usia 9 bulan,” katanya. Diterangkan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Pada Tahun 2000, lebih dari 562.000 anak per tahun meninggal di seluruh dunia karena komplikasi penyakit campak. Dengan pemberian imunisasi campak menurun menjadi 115.000 per tahun, dengan perkiraan 314 anak per hari atau 13 kematian per jam. (kmb27)


info seremoniAL

4

FIB Unud Lepas 41 Calon Wisudawan FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menggelar acara Pelepasan Sarjana Periode Ke-127 di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra, kampus setempat, Kamis (2/8) kemarin. Sebanyak 41 calon wisudawan dilepas, masing-masing 32 orang dari Program S-1 (4 orang dari Prodi Sastra Indonesia, 2 orang dari Prodi Sastra Jawa Kuno, 16 orang dari Prodi Sastra Inggris, 3 orang dari Prodi Antropologi, dan 7 orang dari Prodi Sastra Jepang), 7 orang dari Program S-2 (6 orang dari Prodi Magister Linguistik dan 1 orang dari Prodi Magister Kajian Budaya), serta 2 orang dari Prodi S-3 Kajian Budaya. ‘’Jumlah alumni Fakultas Ilmu Budaya sampai Agustus 2018 dari Doktor Linguistik 129 orang, Doktor Kajian Budaya 205 orang, Magister Linguistik 617 orang, Magister Kajian Budaya 568 orang, dari alumni Sarjana 8.004 orang. Jadi, jumlah keseluruhan alumni 9.523 orang, termasuk 41 alumni yang dilepas,’’ ujar Wakil Dekan I FIB Unud Prof. Dr. I Nyoman Suparwa, M.Hum. Menurut Suparwa, pihaknya terus berupaya untuk menghilangkan stigma bahwa studi sarjana, magister dan doktor di FIB Unud memakan waktu lama. Seperti pada lulusan kali ini, masa studi tercepat di program doktor adalah 2 tahun 10 bulan dari normalnya 3 tahun. Pada program magister, 1 tahun 10 bulan dari normalnya 2 tahun. Sementara untuk program sarjana, tercatat ada 14 orang yang menempuh studi tercepat yakni 3 tahun 8 bulan. Untuk IPK rata-rata di program doktor mencapai 3,85, di program magister 3,86, dan di program sarjana 3,60. ‘’Program Doktor jumlah cumlaude 1 orang, sangat memuaskan 1 orang. Program Magister dengan cumlaude 3 orang, sangat memuaskan 4 orang.

PELEPASAN - Suasana Pelepasan Sarjana Periode Ke-127 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana di Aula Widya Sabha Mandala Prof. Dr. I.B. Mantra. Untuk Program Sarjana, jumlah cumlaude 15 orang, sangat memuaskan 17 orang. Jadi ini angka yang bagus karena cumlaude hampir mendekati seimbang dengan sangat memuaskan, dan hampir 3 periode ini kita tidak pernah melepas mahasiswa yang predikat kelulusannya memuaskan (IPK di bawah 2,75 - red),’’ paparnya. Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. mengatakan, calon wisudawan selanjutnya diwisuda oleh Rektor Unud pada 4 Agustus nanti. Mereka diyakini mampu menjadi pengabdi yang tangguh, baik bagi dirinya, keluarga, lingkungan maupun bangsa dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman selama menempuh pendidikan di FIB Unud. ‘’Para calon wisudawan kami harapkan mampu berkontribusi untuk meningkatkan martabat bangsa melalui keunggulan daya saing dan kemampuan inovasinya,’’ ujarnya.

Sutjiati menambahkan, FIB Unud selalu berusaha berbenah agar mampu menerjemahkan visimisi Kemenristekdikti untuk menghasilkan lulusan dengan daya saing bangsa yang kuat. ‘’Pengembangan jejaring akademik internasional juga diperkuat dengan cara melakukan kolaborasi dengan akademisi kelas dunia untuk menghasilkan temuantemuan baru,’’ imbuhnya. Menurut Sutjiati, FIB Unud telah memenuhi standar pendidikan tinggi. Sementara itu, peraih IPK tertinggi atau lulusan terbaik dari Prodi Doktor adalah Dr. Bambang Parmadi, S.Pd., M.Sn. (S-3 Kajian Budaya) dengan IPK 3,93, dari Prodi Magister diraih I Gusti Agung Ayu Made Dianti Putri, S.S., M.Hum. (S-2 Ilmu Linguistik) dengan IPK 4,00, dan untuk Sarjana diraih Ni Komang Ayu Ariska Dwi Cahyani, S.S. (Prodi Sastra Jepang) dengan IPK 3,90. (ad137)

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

52 Mahasiwa FT Unud Diyudisium

Berharap Lulusannya Bisa Tingkatkan Kewirausahaan FAKULTAS Teknik Universitas Udayana (FT Unud) kembali meluluskan puluhan mahasiswa baik dari jenjang reguler, program S-1 maupun magister. Bertempat di Kampus Bukit Jimbaran, Kamis (2/8) kemarin, sebanyak 52 mahasiswa diyudisium dipimpin Dekan FT Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, Ph.D. Ada yang berbeda di yudisium kali ini yakni pihak fakultas mengundang alumni yang sudah sukses dan diminta memberikan wejangan pada adik kelasnya guna meraih kesuksesan pascadiwisuda nanti. Dekan FT Prof. Suardana mengatakan, yudisium atau pelepasan calon wisudawan periode Agustus 2018 kali ini dirangkai dengan kegiatan untuk meningkatkan kewirausahaan. ‘’Kami mengundang alumni untuk memberikan motivasi pada adik-adiknya sehingga mereka menambah wawasan. Artinya setelah dapat ‘bekal’, nanti mau ngapain setelah lulus,’’ jelas Prof. Suardana. Ditambahkan, di era revolusi industri ini pihaknya terus berupaya menumbuhkan pebisnis pemula, menumbuhkan start up-start up. Di FT Unud sendiri saat ini sudah mempunyai semacam kelompok studi untuk dapat meningkatkan entrepreneur-entrepreneur baru. Apalagi FT sudah mendapatkan dana dari Dikti. Yang membanggakan pula, mahasiwa FT Unud ada yang berhasil dan akan dikirim ke

BERSAMA - Dekan Fakuktas Teknik Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, Ph.D. foto bersama mahasiswa yang mendapatkan penghargaan. Dan setelah diyudisium, mereka akan diwisuda. Kolombia soal entrepreneur mengikuti lomba tingkat internasional. Atas dasar itulah, selaku dekan Prof. Suardana berharap lulusan atau mahasiwanya jangan hanya menjadi pencari kerja. Namun bagaimana mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Oleh karenanya, selaku pucuk pimpinan di FT Unud, ia sangat berharap lulusannya nanti bisa menjaga almamater dan menjaga nama baik Unud, mampu menciptakan pekerjaan tanpa harus menjual diri.

40 Mahasiswa FE Unmas Dilibatkan Dalam PPK Disiapkan Jadi Pengusaha Mandiri

FH Unmas Tuan Rumah Seminar Internasional Mahasiswa Hukum Indonesia

SEMINAR INTERNASIONAL - WR I Unmas Wayan Gde Wiryawan bersama Ketua Panitia Lis Julianti dan pembicara saat seminar internasional mahasiswa hukum Indonesia. FAKULTAS Hukum (FH) Unmas Denpasar, Kamis (2/8) kemarin dipercaya menjadi tuan rumah seminar internasional mahasiswa hukum Indonesia. Seminar mengambil tema ‘’Meningkatkan Peran Institusi Keuangan Global (IMF Global) dalam Pembangunan dan Pentingnya Peran Mahasiswa dalam Penegakan HAM’’. Seminar dibuka Rektor Unmas diwakili WR I Dr. I Wayan Gede Wiryawan, S.H., M.H. Menurut Ketua Panitia yang juga WD II FH Unmas Lis Julianti, S.H., M.H., kegiatan seminar dikoordinir BEM FH Unmas, diikuti 250 orang dari unsur mahasiswa FH PTN dan PTS di Bali, anggota SPHP (Serikat Pekerja Hukum Progresif), LBH Bali dan COLAP se-Asia Pasifik. Selain itu, kata Lis Julianti, seminar tersebut adalah langkah awal konferensi internasional yang diadakan Jumat (3/7) ini. Konferensi internasional membahas soal

kehadiran militer AS di kawasan dan dampaknya bagi hak rakyat, kedaulatan nasional dan keamanan kawasan. Juga soal konflik Laut Cina Selatan dan Cina Timur dan reunifikasi Korea dan kekuatan yang mengintervensi. WR I Unmas Dr. Wayan Gde Wiryawan mengapresiasi atas dipercayanya FH Unmas sebagai tuan rumah seminar internasional mahasiswa FH. Agenda ini memberi implikasi positif bagi mahaiswa FH Unmas dalam menambah wawasan dan ikut serta aktif dalam penanganan isu-isu nasional yang perlu disikapi oleh mahasiswa. Penegakan HAM di RI saat ini, katanya, perlu diperkuat oleh political will dari pemerintah. Agar tak hanya menjadi wacana, mahasiswa diharapkan terus mengawal dan mengkritisi penegakan HAM di Tanah Air. Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. menambahkan,

seminar internasional ini menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa FH Unmas dalam berperan mengkritisi berbagai bentuk penegakan hukum di Tanah Air dan isu global. Termasuk dalam penegakan HAM. Kajian-kajian hukum ini diperlukan sehingga semua tindakan mahasiswa berasaskan pada kajian akademik. Sejumlah narasumber dihadirkan di seminar sehari ini. Di antaranya Catur Widi Asmoro, Ketua Pemuda Baru (Perbaru) Indonesia yang juga Ketua Pemuda Internasional untuk Kedaulatan Pangan (YFS). Dia memaparkan peran pemuda dalam pembangunan dan penegakan HAM di Indonesia. Syamphati Dimas, Ketua Umum Front Mahasiswa Nasional (FMN), soal situasi umum pendidikan Indonesia dan relevansinya dengan ambisi IMF-WB melalui IMHERE hingga UUPT 2012. Dari Unmas tampil pembicara Dr. I Ketut Sukawati Lanang P. Perbawa, S.H., M.Hum. tentang pengaruh globalisasi terhardap penegakan HAM dan Khaerilsyah dari SPHP/SHI tentang perusakan lingkungan dan pelanggaran HAM akibat utang dan investasi berkedok kerja sama kemakmuran hijau (green prosperity). Narasumber lainnya, Rahmat Ajiguna, S.Pi., Ketua Umum AGRA yang juga Ketua Komite Koordinasi Nasional FPR, tentang IMF-WB dalam pembiayaan pembangunan di Indonesia dan rencana kampanye rakyat global merespons pertemuan IMF-WB di Indonesia. Roland Weyls dari Dewan Ekskutif IADL dan anggota Komiisi HAM PBB tentang piagam PBB dan penegakan HAM serta Edre Olalia dari Filipina. (ad142)

L2Dikti dan IKIP PGRI Bali Apresiasi Pengangkatan 100.000 Guru PNS

ATLET ASIAN GAMES - Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta dan Ketua Yayasan IGB Arthanegara menyerahkan penghargaan bagi wisudawan berprestasi tiga atlet Bali di Asian Games 2018. LEMBAGA Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) dan IKIP PGRI Bali memberi apresiasi atas rencana pemerintah mengangkat 100.000 guru PNS mulai tahun ini. Pengangkatan guru ini dinilai kunci memecahkan masalah kekurangan guru dan masalah pendidikan di Bali. Hal itu diungkapkan Sekretaris L2Dikti Wilayah VIII Ir. A.A. Ngurah Rai Indra Wardana, M.T., Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. dan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. usai mewisuda 495 sarjana baru, Kamis (2/8) kemarin. Sekretaris L2Dkti Wilayah VIII Ir. A.A. Ngurah Rai Indra Ward-

ana, M.T. menyambut baik rencana pengangkatan guru PNS termasuk untuk Bali. Namun, ia mengingatkan lulusan IKIP PGRI Bali bahwa perjuangan untuk menjadi guru PNS sangat berat karena bisa diikuti oleh SDM guru luar Bali. Sedangkan soal kemampuan akademik dan pendidikan karakter, lulusan IKIP PGRI Bali sudah teruji. Rektor IKIP PGRI Bali Made Suarta menambahkan, dengan diangkatnya guru PNS, sebagian problema pendidikan akan diatasi. Selain bisa mengisi kekosongan akibat banyak guru pensiun, juga membuat remaja Bali makin berminat menjadi guru. Namun, dia mengingatkan lulusan IKIP PGRI Bali tak hanya menunggu

diangkat menjadi guru PNS, tetapi siap menjadi wirausaha mandiri. Hal ini dibenarkan Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. karena betapa menakutkan, jika kekurangan guru di Bali sampai diisi guru asing. Untuk itu, dia minta lulusan IKIP PGRI Bali tak boleh berpangku tangan, melainkan selalu adaptif menghadapi tantangan yang begitu hebat di masa revolusi industri 4.0. Dalam kesempatan tersebut, Rektor bersama IGB Arthanegara menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik yakni Putu Ayu Kurniawati (3,96), IA Nyoman Maye Denia Ari (3,95) dan Kadek Yuniapsari Wirya Santana (3,87). Penghargaan juga diberikan kepada 14 wisudawan berprestasi, tiga di antaranya atlet Bali yang menjadi duta RI di Asian Games 2018 yakni Komang Harik Adi Putra (silat), Gregorius Gheda Dende (tinju) dan Dewi Ayu Agung Kurniayanti (atletik). Sementara itu, tujuh penelitian dosen IKIP PGRI menembus dana hibah Dikti yakni Dr. Nengah Arnawa, Dr. Nyoman Suwija, Kadek Adhi Dwipayana, I Wayan Sumandia, Dian Vanagosi, Sri Yuliastini dan Putu Laras Purnamasari. Satu tim atas nama Dr. Made Suarta, Dr. I Wayan Widana dan Dr. I Wayan Citrawan memenangkan dana hibah bidang pengabdian masyarakat. Hingga wisuda kemarin IKIP PGRI Bali sudah menamatkan 21.573 sarjana. (bns1)

Sementara itu, Prof. Ir. Ngakan Putu Suweca, M.T., Ph.D. selaku Wakil Dekan I bidang Akademik dan Perencanaan mengatakan pelepasan atau yudisium jumlah lulusan kali ini sebanyaj 52 orang. Untuk prodi S-1 reguler ada 36 orang, dan sisanya program S-1 paralel dan prodi magister. Keseluruhan alumni FT Unud saat ini mencapai 10.700.50 orang. Selain itu, Prof. Suweca juga mengumumkan mahasiwa terbaik, lulusan tercepat dan IPK tertinggi dari reguler, strata S-1 hingga magister. (ad143)

PPK FE UNMAS - Mahasiswa pelatihan PPK FE Unmas berfoto bersama WR III Made Sastra Wibawa dan instruktur. SEBANYAK 40 mahasiswa FE Unmas dilibatkan dalam proyek Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) dosen Unmas. Mereka sejak Kamis (2/8) kemarin dibina dan dilatih dalam bidang manajemen usaha guna menjadi wirausaha mandiri. Pelatihan kewirausahaan PPK FE Unmas dibuka Rektor Unmas diwakili WR III Unmas Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Er. didampingi Dekan FE Unmas Dr. Putu Kepra Marini, S.E., M.M. Ketua Tim PPK FE Unmas yang juga WR II Unmas Dr. Nengah Landra, S.E., M.M. menjelaskan, program pelatihan ini wajib dilaksanakan setelah tim dosen FE Unmas memenangkan dana hibah Dikti PPK Rp 100 juta. Tim PPK FE Unmas tersebut adalah Dr. Nengah Landra bersama Dr. Drs.

I Ketut Setia Sapta, S.E., M.Si., Dr. Drs. I Nenga Suja, M.M. dan I Putu Edy Arizona, S.E., M.Si. Para mahasiswa yang dilatih ini, katanya, akan dilibatkan dalam proyek penelitian dosen yang didanai Dikti. Kedua, beberapa di antaranya sudah menjadi pengusaha mandiri, sehingga memberi pembiasaan bagi mahasiswa lain untuk menjadi job creator baru. Pelatihan selama tiga hari ini, menurut Nengah Landra, tujuan akhirnya yakni menghasilkan pengusaha baru yang mandiri berbasiskan iptek. Misi dari PPK ini adalah memandu perguruan tinggi menyelenggarakan unit layanan kewirausahaan yang profesional, mandiri dan berkelanjutan berwawasan knowledge bases economy. Di PPK ini mahasiswa juga dilibatkan praktik alias magang di

industri selama seminggu. Sementara itu produk luar dari program ini, menurut Nengah Landra, yakni melahirkan wirausaha mandiri setiap tahun yang siap berkompetisi di masyarakat. Produknya adalah wirausaha muda baru yang memiliki keunggulan iptek. Hasil program ini wajib disebarluaskan dalam bentuk artikel ilmiah melalui jurnal internasional dan media massa. WR III Unmas Made Sastra Wibawa mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini guna melahirkan wirausaha muda mandiri. Bahkan, dia mengatakan dalam penelitian, Unmas Denpasar adalah PTS terbanyak yang proposal mahasiswanya mendapat dana hibah Dikti yakni sebanyak 9 tim. Mereka wajib membuat rencana usaha atau kreativitas program berbasiskan iptek yang diperoleh di kampus. ‘’Dulu di sini kelemahannya, sekarang diperkuat berbasis iptek,’’ tegasnya. Dia mengatakan Unmas mengapresiasi semangat Presiden Jokowi guna mencetak sebanyakbanyaknya wirausaha agar sejajar dengan negara maju yang memiliki 14 persen pengusaha dari jumlah penduduknya. Sementara RI baru memiliki 3,1 persen pengusaha. Pelatihann kewirausahaan PPK FE Unmas menghadirkan berbagai narasumber di antaranya Dr. Ketut Setia Sapta, Dr. Nengah Suja, M.M., Suyanto, S.E., M.M., Prof. Nengah Dasi Astawa, Wayan Widnyana, S.E., M.M., tim BNI, I Gede Yudi Hendrawan, S.E., MBA., Dr. Nengah Landra, Made Sastra Wibawa, M.Erg. dan pelaku bisnis Dr. Ir. Frans Bambang Siswanto, M.M. (ad141)

Hanya di Pameran Felice Jewellery

Minis Design Mulai Rp 350 Ribu PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Jumat (3/8) hingga Senin (6/8) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Seperti pameran sebelumnya, berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain masa kini siap menyambut para pecinta berlian di Bali. ‘’Pameran kali ini Felice Jewellery hadir kembali dengan Minis Design Diamond dengan harga promo yang sangat terjangkau mulai Rp 350 ribu hingga 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery Rizqon saat dikonfirmasi, Kamis (2/8) kemarin. Rizqon menambahkan, koleksi Minis ini sangat digemari oleh pecinta perhiasan, selain harganya murah, desainnya juga bagus. Menurut Rizqon, di setiap pameran Felice juga menawarkan berlian dan batu–batu mulia. Berlianberlian koleksi Felice semuanya dipadu-padankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah dan berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Rizqon menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Dikatakan, pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit, atau dengan kartu kredit. Rizqon juga menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting

Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery, kata Rizqon, memang tidak sekadar menjual emas dan berlian yang berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup.

‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br135)

Minis Design koleksi Felice Jewellery.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Info seremonial

Gubernur Bali dan Petinggi IMF-World Bank ”Matur Piuning’’ ke Pura Besakih FORUM IMF-World Bank 2018 sebentar lagi akan digelar. Demi kelancaran acara, Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta para petinggi IMF-World Bank Forum yang dihadiri oleh Sekretaris IMF Jianhai Lin dan Wakil Presiden dan juga Sekretaris World Bank Ivone Tsikata menggelar persembahyangan bersama atau Matur Piuning di Pura Besakih, Karangasem, Kamis (2/8) kemarin. Dalam acara persembahyangan yang turut juga dihadiri oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose, perwakilan dari Pangdam Udayana, serta Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Mangku Pastika mengatakan bahwa acara ini merupakan inisiatif bersama, baik dari panitia pusat maupun dari IMF dan World Bank yang bertujuan agar event internasional yang bergengsi ini bisa berjalan dengan baik. ‘’Istilahnya kita sekarang ke sini untuk matur piuning atau melaporkan kepada Tuhan, kepada para dewa yang berstana di Bali, agar event besar ini bisa berjalan dengan lancar. Ini juga demi nama baik Bali, nama baik Indonesia ke depan,’’ ujarnya. Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut dalam penyelenggaraan persembahyangan kali ini. ‘’Kepada para pemangku saya ucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga apa yang akan kita laksanakan nanti akan secure dan diberkati oleh Tuhan,’’ imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali Petrus R. Golose menyatakan jika pihaknya baik dari kepolisian maupun dari TNI sudah sangat siap untuk masalah pengamanan. Menurutnya, pihaknya nanti akan mengamankan sekitar 228 peserta VIP dan puluhan VVIP yang datang dari 189 negara, sehingga diperlukan pengamanan yang cukup ketat. ‘’Pengamanan yang kita rancang dengan militer cukup

ketat, namun tetap mengutamakan kenyamanan para peserta,’’ imbuhnya. Bahkan, ia menambahkan, Managing Director IMF dan President World Bank sudah berada di Bali dan mereka sangat yakin dengan sistem pengamanan di sini. Sementara mengenai isu Gunung Agung, pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai macam rencana. Seperti jika memang terjadi erupsi ketika event itu berlangsung, Contingency Plan sudah disiapkan, mulai dengan persiapan evakuasi serta bekerja sama dengan pihak terkait seperti TNI hingga BPBD. Sekretaris IMF Jianhai Lin sangat berterima kasih dan mengapresiasi acara persembahyangan kali ini. Dia juga menambahkan bahwa dalam pertemuan Oktober 2018, ribuan delegasi dari 189 negara di dunia tidak hanya bertemu membahas

perkembangan isu ekonomi global tetapi juga akan berwisata mengeksplorasi indahnya Bali dan Indonesia selama sekitar seminggu. ‘’Mereka dengan mata kepala sendiri akan melihat betapa cantiknya Indonesia dan Bali dan betapa hangatnya masyarakat di Bali. Saya sudah sering ke sini dan setiap ke Bali saya banyak belajar tentang kehidupan masyarakat,’’ ucapnya. Senada dengan Jianhai, Wakil Presiden dan Sekretaris Grup Bank Dunia Ivonne Tsikata mengatakan pertemuan tahunan nanti akan sekaligus promosi bagi Bali dan Indonesia. Untuk itu, panitia penyelenggara melibatkan semua pihak untuk bekerja sama, baik secara teknis hingga hal yang berkaitan dengan spiritual untuk memohon restu dan doa agar pertemuan IMF dan Bank Dunia berlangsung aman dan lancar. (ad145)

Ringankan Beban Masyarakat

Desa Adat Kedonganan Kembali Gelar Ngaben Bersama

UNTUK kelima kalinya Desa Adat Kedonganan kembali menggelar upacara ngaben bersama, Atiwa-tiwa dan Atma Wedana tahun 2018. Upacara ngaben bersama yang biasa digelar setiap tiga tahun sekali ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. Ditemui di sela puncak upacara Atiwatiwa dan Atma Wedana, Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. mengatakan, melalui ngaben bersama ini salah satu tujuan utama memang untuk meringankan beban masyarakat. Karena seperti diketahui upacara ngaben secara umum membutuhkan dana yang besar. ‘’Melalui kebersamaan ini, Desa Adat Kedonganan bertekad untuk membantu meringankan beban masyarakat dari sisi keuangan,’’ ujarnya didampingi Made Sudiasa selaku panitia upacara. Selain meringankan beban masyarakat, ngaben bersama ini menumbuhkan rasa kebersamaan. Karena masyarakat yang memiliki kesibukan dengan aktivitas sehari-hari bisa berkumpul dengan keluarga. Selain kebersamaan, juga merekatkan pesemetonan antarmasyarakat Kedonganan. ‘’Ini sangat membantu masyarakat. Dan kami sangat merasakan keringanan terutama pembiayaan,’’ pungkasnya. Dikatakannya, atiwa-tiwa dan atma wedana ini adalah tanggung jawab dari desa adat. Dalam menjalankna kewajiban tersebut, pihak desa adat berkoordinasi dengan usaha-usaha yang ada di desa adat, salah satunya LPD Kedonganan. Selama ini LPD Kedonganan mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Selain LPD, warga yang ingin mapunia, juga ikut menyumbang. Bahkan ada juga bantuan dari pengusaha-pengusaha di sekitar serta

NGABEN BERSAMA - Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. (tengah) bersama sejumlah prajuru di sela puncak upacara Atiwatiwa dan Atma Wedana, Desa Adat Kedonganan, Kamis (2/8) kemarin. juga dari Pemerintah Kabupaten Badung. Adapun rincian peserta pada ngaben bersama ini yaitu untuk ngelangkir diikuti 97 orang, ngelungah 13 orang dan ngaben 50 orang. Jadi total ada 160 sawa. Sedangkan untuk puncak atma wedana nanti akan diikuti 98 puspa. Bertempat di Pura Dalem Kedonganan, rangkaian upacara sudah dimulai sejak 22 Mei dengan prosesi matur piuning lukat genah. Rangkaian upacara ini akan berakhir pada 18 Agustus dengan prosesi Nyegara Gunung. Sementara itu, Ketua LPM Kedonganan Ketut Budana pada kesempatan tersebut meyampaikan harapan agar ngaben bersama ini bisa dilakukan ses-

uai dengan harapan bersama setiap tiga tahun sekali. Karena bagaimanapun ini sangat memberikan manfaat dalam hal finansial karena sangat membantu meringankan beban masyarakat. ‘’Jangan sampai kegiatan seperti ini terputus pelaksanaannya,’’ harapnya. Lurah Kedonganan I Nyoman Sudarta mengungkapkan, pihaknya di pemerintahan sangat mendukung agar terus berkesinambungan. Bahkan, pihaknya dari Keluarahan dan LPM selalu mendukung dan mengapresiasi kegiatan seperti ini, yang bisa meringankan beban finansial masyarakat. ‘’Di kelurahan kami terus bersinergi dengan desa adat terkait kegiatan kemasyarakatan,’’ ucapnya. (ad140)

STIE Perbanas Gandeng Undiknas

Gelar ”International Conference on Business and Banking V’’ SEKOLAH Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas menggandeng Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menggelar International Conference on Business and Banking (ICBB) V dari tanggal 2 - 3 Agustus di Aula GSD Undiknas. Undiknas sebagai co-host, dengan mengangkat tema ‘’Synchronizing the Sectors of Business, Banking and Human Resource for Enhancing the Economy Integration and Society Welfare’’. Sebelumnya, STIE Perbanas telah sukses menggandeng Sripatum University, Chonburi Campus, Thailand tahun 2014 dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2016 dalam konferensi yang diselenggarakan untuk sharing tentang penelitian dalam bidang bisnis dan perbankan. Lebih dari 55 peneliti (akademisi) terlibat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri, di antaranya India, Thailand, Australia, Nigeria, Iran, Turki, Zimbabwe, Afrika Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Malaysia. Adapun perguruan tinggi yang terlibat dalam agenda dua tahunan ini sebanyak 40 perguruan tinggi berpartisipasi untuk meneliti di bidang bisnis, keuangan, dan perbankan. Ketua STIE Perbanas Surabaya Dr. Lutfi, M.Fin. berharap ICBB yang sudah diselenggarakan oleh STIE Perbanas Surabaya selama lima kali ini terus berkelanjutan. ‘’Kami sangat yakin topik ini sangat bermanfaat bagi kita yang hadir dalam konferensi ini,’’ tegasnya. Ada dua tujuan yang ingin dicapai dari konferensi ini. Yaitu, tujuan dalam konteks kontribusi praktis di bidang bisnis dan perbankan serta tujuan publikasi artikel sebagai seorang dosen. ‘’Tujuan yang kedua ini, kami berharap artikel

BUKA ICBB V - Ketua STIE Perbanas membuka ICBB V didampingi perwakilan Undiknas. yang masuk dalam konferensi ini mampu agak berbeda. Karena ada aspek SDM masuk ke jurnal-jurnal yang berepu- yang ditonjolkan. ‘’Kali ini kita tambahtasi. Artinya jurnal yang diindeks oleh kan dengan SDM. Karena kami sadar scopus dan hari ini kita menggandeng bahwa ujung tombak perkembangan dua jurnal yang dipublish di scopus,’’ ekonomi adalah SDM. Tantangan SDM ungkapnya. ke depannya adalah perkembangan IT Hasil riset tersebut diharapkan yang sangat cepat. Karena tahun ini revbisa diterapkan di dunia bisnis dan olusi 4.0 sudah dilaksanakan,’’ ujarnya. perbankan. Artikelnya pun cukup Menurutnya, seorang mahasiswa, banyak. ‘’Bagaimana mengelola risiko, dosen, peneliti, calon pegawai harus bagaimana mendorong kewirausahaan, paham big data analisis, artificial intelebagaimana pendanaan, inklusi pada gence programming. Yang kedua adalah usaha kecil,’’ urainya. Tujuan berikutnya aspek soft skill. Ketika berkompetisi adalah diharapkan terjadi kolaborasi dengan orang-orang dari berbagai negara antarkampus, tidak hanya di Indone- maka kemampuan dalam komunikasi sia tetapi juga dengan kampus di luar harus bagus, kemampuan dalam konteks negeri. integrity juga harus bagus, dan kemamTopik yang dibahas pada ICBB V ini puan berbahasa. (ad146)

5

Gubernur Pastika Terima CEO IFC Bahas Potensi Kerja Sama

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika menerima kunjungan CEO International Finance Corporation (IFC) Mr. Philippe Le Houérou beserta rombongan di Kantor Gubernur Bali, Kamis (2/8) kemarin. Dalam pertemuan tersebut dibahas terkait potensi kerja sama yang bisa dilakukan antarkedua belah pihak. Gubernur Pastika yang didampingi Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali menyampaikan bahwa banyak hal yang bisa untuk dikerjasamakan khususnya yang berkenaan dengan pembangunan berkelanjutan. Pemprov Bali memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Bali sebagai Clean and Green Province, yang salah satunya dilakukan dengan penggunaan energi terbarukan dan pencanangan transportasi yang ramah lingkungan yang tidak menimbulkan polusi, baik polusi asap maupun polusi suara. Di sisi lain, sebagai salah satu daerah tujuan pariwisata dunia, Bali dihadapkan dengan beberapa permasalahan seperti masalah sampah, ketersediaan listrik, transportasi, penyediaan air bersih serta pembangunan infrastruktur untuk menunjang pariwisata itu sendiri. Gubernur Pastika juga menggambarkan kondisi pariwisata Bali di mana industri pariwisata Bali yang terkenal sebagai industri pariwisata massal (mass tourism) ke depannya bisa dapat berubah ke arah industri pariwisata kuali-

tas (quality tourism). Dengan pariwisata berkualitas, Gubernur berharap Bali mampu menarik minat wisatawan yang berkualiats pula, sehingga yang menjadi target dan sasaran ke depannya adalah kualitas dari wisatawannya bukan sekadar jumlah kunjungannya. ‘’Bali akan terus memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas dari kelebihan yang dimiliki, untuk itu banyak potensi kerja sama yang bisa dilakukan. Kami ingin Bali bisa jadi salah satu destinasi wisata yang berkualitas, sehingga mampu menarik wisatawan berkualitas pula, bukan sekadar pariwisata massal seperti saat ini,’’ imbuhnya. Sementara itu, IFC’s CEO Mr. Le Houérou menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan Gubernur Pastika yang mendorong Bali untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan Program Bali Clean and Green seraya berharap hal tersebut dapat

dilanjutkan oleh Gubernur yang akan memimpin Bali ke depannya. Mr. Le Houérou menambahkan bahwasannya IFC juga membuka peluang untuk menjalin kerja sama dengan sektor swasta khususnya dalam upaya penanganan permasalahan isu sampah, pengelolaan air serta energi terbarukan. Mr. Philippe Le Houérou menyampaikan bahwa IFC bersama World Bank telah menyediakan anggaran untuk pengembangan destinasi wisata tidak hanya Bali namun juga destinasi wisata di sekitarnya di mana hal ini sejalan dengan rencana pengembangan pariwisata nasional. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Pastika menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pada Bali. Ke depannya Gubernur berharap jalinan kerja sama akan terus dapat ditingkatkan dan pihaknya akan segera terus melakukan koordinasi lebih lanjut. (ad144)

Soal Data Pemilih Pemilu 2019

KPU Lakukan ”Jemput Pemilih’’ Denpasar (Bali Post) Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu 2019 telah diumumkan pada 26 Juli hingga 1 Agustus lalu. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam mencermati DPSHP Pemilu 2019 tersebut. Jika masih belum terdaftar, masih ada waktu untuk menyampaikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) terdekat hingga 15 Agustus mendatang. ‘’Kami masih membuka ruang untuk tanggapan, masukan masyarakat sampai dengan nanti penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap - red). Jika ada yang masih belum terdaftar, silakan sampaikan ke PPS terdekat di desa atau kecamatan, kabupaten, sampai dengan 15 Agustus,’’ ujar Plh. Ketua KPU Bali Kadek Wirati di Denpasar, Kamis (2/8) kemarin. Terkait pengumuman DPSHP, kata Wirati, KPU Bali bersama KPU kabupaten/kota se-Bali juga melaksanakan kegiatan ‘’jemput pemilih’’. Pihaknya terutama menyasar tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional dan area Car Free Day dengan membuka stan. Terobosan baru KPU Bali ini dilakukan untuk menyosialisasikan layanan pemilih secara online. Sekaligus melayani masyarakat agar jangan sampai kehilangan hak pilih lantaran tidak terdaftar dalam daftar pemilih. ‘’Contohnya kemarin dilaksanakan di Pasar Beringkit, kami membuka stan di sana untuk menarik masyarakat yang ada di sekitar itu untuk melakukan cek pemilih. Apakah yang bersangkutan sudah terdaftar dalam DPSHP Pemilu 2019. Kegiatan ini juga dilakukan di seluruh kabupaten/kota se-Bali,’’ jelasnya. Menurut Wirati, KPU juga menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Dengan demikian, masyarakat yang belum terdaftar dalam DPSHP karena alasan belum melakukan perekaman KTP elektronik dapat

langsung melakukan perekaman saat itu juga. Secara umum, hanya sedikit masyarakat Bali yang belum terdaftar dalam DPSHP. Dalam kegiatan jemput pemilih pada 29 Juli lalu di Gianyar, misalnya, hanya ditemukan 3 orang yang belum terdaftar. Kemudian di Jembrana ada 5 orang, dan itu pun sudah langsung ditindaklanjuti. ‘’Bali termasuk sedikit yang belum terdaftar karena kemarin kita melaksanakan pilkada. Dari Daftar Pemilih Tetap (Pilkada 2018) itu ditambah pemilih pemula dari Kementerian Dalam Negeri. Untuk pemilih pemula di Bali, termasuk hampir semua sudah melakukan perekaman karena Dukcapil melakukan perekaman ke sekolahsekolah,’’ paparnya. Sebelumnya, KPU Provinsi Bali menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019 sebanyak 3.038.877. Jumlah DPS ini tercatat lebih banyak bila dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali 2018 sebanyak 2.982.201 pemilih. Pasalnya, ada penambahan jumlah pemilih pemula sebanyak 56.676 orang. (kmb32)


OPINI

6

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menjaga Semangat Nasionalisme

SAAT ini, isu universal seperti soal hak asasi manusia (HAM) sering kali digunakan untuk mengintervensi persoalan dalam negeri atau domestik dalam suatu negara. Hal ini dilakukan baik oleh negara maupun kelompokkelompok kepentingan. Dengan mengusung masalah tersebut, mereka seolah-olah punya semacam justififikasi untuk ikut campur tangan ke dalam urusan suatu negara. Hal ini sangat jamak terjadi manakala, era internasionalisasi yang diklaim dibangun di atas adasar universalitas ‘’mengalahkan’’ ideologi manionalisme yang berdasarkan semangat kebangsaan internal negara tersebut. Apalagi kalau kemudian semangat itu berhasil dikonstruksi di atas keberagaman maka celah-celah untuk masuk semakin terbuka manakala ada sedikit konflik di dalamnya. Inilah fenomena internasional yang terjadi saat ini. Kelompok kepentingan serta negara negara yang punya tujuan dan maksud tertentu atas suatu negara atau bahkan kawasan, sering kali membangun berbagai macam opini yang didasarkan pada masalah HAM itu tadi. Tidak semata-mata di atas kondisi objektif yang ada tetapi juga sentimen itu bisa direkayasa sedemikian rupa ashingga seolah-olah menjadi sebuah fakta yang perlu disikapi oleh masyarakat internasional. Seperti, katakanlah organisasi formal PBB serta badan-badan dunia lain yang berafiliasi ke masalah-masalah HAM serta penindasan hak hak kaum minoritas. Indonesia dengan keberagaman sebagai fundamen nasionalismenya tentu sangatlah rentan dengan isu isu disintegrasi. Apalagi kalau kemudian hal itu dijadikan sebagai alat provokasi untuk melakukan aksi pecah belah. Hal ini mutlak perlu dikaji, dipahami dan dipakai sebagai renungan bahwa disintegrasi itu bukan hal yang mustahil. Itulah sebabnya, komitmen para pemimpin bangsa ini mutlak diperlukan dalam menggaungkan terus NKRI di atas keberagaman. Tidak mungin Indonesia yang majemuk ini bisa tahan kalau terus digempur oleh paham-paham radikalisme dari dalam. Kekuatan yang merongrong ini mesti dilawan dengan keyakinan serta tekad penuh. Digempur dengan sikap nasionalisme militan yang tidak akan goyah oleh aksi internal maupun eksternal yang dengan segala cara berusaha menggoyang stabilitas. Tidak bisa dimungkiri, saat ini memang kita ada pada masa rawan karena ada sekelompok oknum yang memang sudah tidak sejalan. Cuma masalahnya, kita yang masih sejalan ini mesti menguatkan barisan. Nasionalisme yang dibangun serta yang dikuatkan tentu nasionalisme peninggalan para pendiri bangsa yang dibarengi oleh nilainilai kekinian yang sifatnya universal. Hal ini merupakan jusrus yang ampuh. Strategi yang sangat jitu untuk tetap bertahan dengan nasionalisme kita sendiri. Nasionalisme yang mengadopsi nilai-nilai perkembangan modern yang diakui oleh semua bangsa yang ada di dunia ini. Sejatinya, nasionalisme internasional yang ada saat ini sudah ada spiritnya dalam semangat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kita. Semangat kebangsaan, semangat sebagai anggota masyarakat internasional yang ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi serta keadilan sosial. Apa pun itu, kini tugas kita sebagai anak bangsa memang berat dalam menjaga api nasionalisme dalam diri kita agar tidak padam. Ada embusan angin keras yang datang dari lingkungan internal yang kini memaksakan kehendak. Mereka cenderung mengingkari bahwa nasionalisme yang dibangun dulu itu adalah hasil kompromi serta kesepakatan yang dijiwai oleh kebesaran jiwa serta ketulusan hati. Api nasionalisme ini juga mendapat ancaman dari ekternal yang memakai tameng HAM dan ingin mengganggu kestabilan keamanan serta ketertiban suatu negara dengan berbagai tujuan. Tentu kita akan menjaga api nasionalisme ini agar tidak dan tidak akan pernah padam.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Bagaimana Nasib Jawa Bali Crossing Lama tak terdengar, saya ingin menanyakan perkembangan pembangunan listrik Jawa Bali Crossing (JBC). Saya sebenarnya sangat berharap Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan langkah antisipasi yang jelas dan terukur mengantisipasi kebutuhan listrik di Bali. Sebagai warga Bali, saya tentu tak ingin Bali mengalami pemadaman bergilir akibat cadangan energi listrik tak memadai. Saya juga berharap pemerintah daerah jangan melakukan penghambat terhadap program strategis ini. Di lain pihak, untuk membangun cadangan listrik secara mandiri jangan hanya diwacanakan, melainkan mestinya dijabarkan. Mohon nasib JBC ini disampaikan kepada publik. I Komang Supardika Denpasar, Bali

Antisipasi Ombak Besar Pemerintah daerah saya lihat mulai sigap merespons kekhwatiran warga pesisir atas luapan air laut. Ombak besar yang airnya sampai menggenangi kawasan wisata Pantai Lebih, Gianyar hendaknya jangan disikapi sebagai fenomena alam semata. Langkah cepat Pemda Gianyar meninjau lokasi ini hendaknya diimbangi dengan mencari solusi atas hal ini. Mudah-mudahan langkah cepat Pemda Gianyar ini bisa menjadi bentuk kesiagaan dini mengantisipasi gelombang pasang yang lebih parah. Semoga kita terselamatkan dari bencana luapan air laut. I Nyoman Murda Gianyar, Bali

Nasionalisme dan Politik Global

Perdebatan penting tentang nasionalisme terletak pada apakah ia merupakan sebab atau konsekuensi dari bangsa. Nasionalisme mengklaim bahwa bangsa harus membentuk dasar dari tatanan politik. Di samping itu, ada ide yang mengatakan bahwa tidak mungkin mendefinisikan negara bangsa secara objektif tanpa menerima asumsi nasionalisme. Apa itu bangsa? Apa hubungan antara bangsa dan nasionalisme? Dua pertanyaan ini kemudian akan bermuara ke penegasan sebagai Indonesia.

Oleh Mikael Migu Soge

A

da tiga hal yang menandai konsep bangsa menurut Miraslav Hroch di atas, yaitu 1) ingatan akan pengalaman sejarah yang sama yang dilihat sebagai nasib bersama, (2) keragaman bahasa dan kultur untuk suatu derajat komunikasi sosial yang lebih tinggi di antara kelompok dan melampaui kelompok dan, (3) konsep tentang persamaan di antara semua anggota komunitas yang terorganisir menjadi masyarakat sipil. Dari ide tentang bangsa, konsep nasionalisme yang mesti dikembangkan adalah nasionalisme yang memperkuat negara, state-strengthening nationalism. Sekurang-kurangnya, bangsa meletakkan spirit refleksi bersama sebagai orang-orang yang hidup di dalam sebuah teritori politik dengan keragaman relasi objektif. Untuk itu, nasionalisme model mana yang perlu dikembangkan dalam kaitan dengan lanskap politik global dan dalam pengaruhnya untuk komunitas sebagai Indonesia. Atau di dalam bahasa Rawls muda (young Rawls), menjadikan negara sebagai “person“ dan person selalu lebih mendalam dari ”individual“, yaitu konektivitasnya yang amat mendasar ko komunitasnya, dengan yang lain. Nasionalisme dapat didefinisikan sebagai ideologi dan sentimen. Sebagai ideologi, nasionalisme itu

pandangan politik dunia yang dimulai dengan pergerakan untuk membentuk negara-bangsa. Nasionalisme sebagai sentimen, ia membentuk perasaan indentitas. Nasionalisme sebagai ideologi dibagi lagi menjadi ideologi yang bersifat civic dan ethnic. Sebagai civic, nasionalisme sebagai komitmen kepada sebuah negara dan nilai-nilainya. Nasionalisme sebagai etnik disebut sebagai komitmen kepada sebuah kelompok yang dibayangkan sebagai punya keberasalan keturunan keluarga yang sama. Sentimen nasional bisa juga menjadi sentimen elitis dan massa di dalam term politik. (John Breuilly, ”Nationalism “ dalam John Baylis, et.al, The Globalisation of World Politics, 2008, hlm. 404-414). Bentuk baru nasionalisme bisa muncul ketika negara sebagai negara bangsa yang civic lemah, dan kelahiran nasionalisme yang baru memilih tidak mengikatkan diri dengan sistem negara yang telah dibentuk. Suatu nasonalisme negara yang bersifat etnik-rasial tampil sebagai daya destruktif barangkali sanggup membuka ruang untuk wacana pembentukan formasi negara baru dengan menggantikan state subverting (ancaman negara) ke dalam statestrengthening nationalism (nasionalisme penguatan negara). Secara politik, komunitas internasional memiliki tanggung jawab untuk pembentukan formasi negara baru

yang akan diakui sebagai sebagai civic, punya entitas teritorial yang independen. Apabila negara republik yang dibangun didasarkan atas identitas etnis, maka bahaya yang bisa terjadi adalah konflik antar-etnis di dalam negara. Kombinasi konflik di dalam negara berdasarkan nasionalisme etnik, lemahnya dukungan atau intervensi internasional, bisa saja mengakibatkan konflik etno nasionalisme yang sangat bahaya. Pada tempat lain, ada permintaan untuk komunitas internasional agar lebih tegas mengatakan tentang konflik etno nasionalisme, apakah dipraktikkan oleh negara melawan minoritas atau minoritas merongrong negara. Satu perubahan yang bisa kita lihat setelah fase perang dingin adalah meningkatnya intervensi eksternal ke dalam negara yang sah melibatkan PBB, organisasi regional di bidang politik-militer seperti NATO, dan organisasi non-pemerintah (NGOs). Justifikasi dari intervensi ini adalah universal sifatnya, hak-hak asasi manusia, dan demokrasi. Sesudah fase 1990, komunitas internasional, khususnya Amerika Serikat bereaksi melawan etno-nasionalisme, sementara pada saat yang bersamaan memampukan intervensi ke dalam tatanan kedaulatan negara yang lemah. Nasionalisme kemudian diadopsi untuk fokus kurang ke-

pada tuntutan klasik untuk satu negara, atau satu ethno-nation. Sebagai gantinya, nasionalisme mengombinasi subnegara dan koneksi transnasional. Pada era perang dunia, justifikasi adalah ethno-national, hakhak minoritas, dan pada masa perang dingin, prinsip kedaulatan negara memblokade intervensi. Kita melihat gejala-gejala yang mengubah tatanan politik global hari ini, seperti kelahiran darurat jenis baru nasionalisme, formasi negara bangsa baru, dan konflik kekerasan. Gejala ini bisa menstimulasi intervensi baru oleh banyak negara dan actor nonnegara. Intervensi ini kemudian terjustifikasi kembali ke dalam term universal hak-hak asasi manusia, demokrasi. Tetapi pertanyaannya, apakah justifikasi intervensi ini dapat melemahkan negara bangsa secara kultural, politik, ekonomi, dan militer. Dampaknya jelas, sangat besar bagi negara yang lemah. Kemudian nation-states dialami lebih diancam daripada nasionalisme. Globalisasi politik merias wajah baru bahwa nation-state menjadi lebih sebagai keterjangkaun institusi di dalam jaringan internasional, transnasional dan jaringan politik global. Dengan teknologi komunikasi pula, orang mempertahankan hubungan sebuah bentuk baru dari diaspora nasionalisme. Nasionalisme bergerak keluar dari fokus pada negara independen ke bentuk lain dari kultural atau politik objektif. Nasionalisme sesudahnya merepresentasikan dirinya sendiri sebagai sebuah pergerakan ke kesadaran hak asasi manusia, termasuk pengakuan kultural, meminta untuk perubahan konstitusional untuk devolusi politik yang lebih mandiri dan independen. Nasionalisme yang sempit tidak mendapat tempat di dalam dunia yang terglobalisasi. Kredo

sekular-modernitas, liberalisme dan sosialisme beranggapan bahwa bisa menciptkan dunia kosmopolitan baik itu berdasarkan perdagangan bebas kapitalisme atau komunisme dengan tanpa kelas. Tetapi yang menarik, apa yang bisa dicapai oleh nasionalisme belum berhasil dicapai oleh liberalisme dan sosialisme, yaitu nasionalisme menyiapkan legitimasi-legitimasi baru untuk suatu negara. Nasionalisme yang menyesuaikan diri dengan perkembangan negara-negara berdaulat dan menelurkan keputusan melampaui demarkasi teritori dengan pengertian bahwa fakta politik adalah fakta keberagaman dari suatu bangsa yang khas, yang meletakkan bangsa sebagai sumber otoritas sebagai ganti privilese dan agama. Nasionalisme yang mampu untuk mengenerasi emosi solidaritas dan menjadi ketertarikan khusus kepada skala masyarakat yang luas yang terdiri dari keragaman orang yang mungkin asing ke yang satu dan lain. Apa itu nasionalisme Indonesia? Di Jerman, tentang nasionalisme, ia melampaui menyanyikan lagu kebangsaan dan mengibarkan bendera, dengan keberanian mengkritik masa lalunya secara konsekuen. Nasionalisme Indonesia mesti dikembangkan bahwa setiap warga negaranya mendukung ideologi kebangsaannya yang civic itu, dan dengan itu melampaui nasionalisme etnik-rasial dan menjadi semakin internasionalisme. Andrew O’Hagan mengatakan, suatu nasionalisme yang baik dilandaskan pada prinsip keseluruhan warga negara dan bayangan akan perjuangan-perjuanganya Penulis, alumnus STFK Ledalero-Flores Mahasiswa ala carte Universitas Leiden-Belanda

Menabur Pancasila dan Mengubur Radikalisme POJOK

MANTAN Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa keberadaan Pancasila merupakan hasil final sebagai dasar negara. Karena itu, siapa pun yang mengubah, menentang, apalagi tidak mengakui niscaya dianggap pengkhianat bangsa. Dalam pernyataan tersebut tersirat bahwa Pancasila merupakan harga mati yang tak mungkin terganti oleh ideologi apa pun. Apalagi ideologi radikal, tidak ada ruang sedikit pun hidup di bumi pertiwi ini. Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi landasan utama Pancasila telah melewati berbagai pergulatan intelektual, batin, dan nurani hingga diputuskan Indonesia hanya berideologi Pancasila. Kita sebagai generasi pascakemerdekaan tak perlu lagi bertanya apalagi mendebat meragukan Pancasila. Ideologi Pancasila merupakan pilihan paling tepat untuk mengikat, mengakomodir, dan mempersatukan bangsa yang kaya akan keragaman karena dalam Pancasila keberadaan agama yang menjunjung Ketuhanan diakui. Kemanusiaan sebagai jati diri manusia menjadi prioritas. Persatuan guna menguatkan rasa keindonesiaan terikat erat dan musyawarah menjadi jalan utama penyelesaian masalah yang semuannya akan berbuah keadilan sebagai hasil final. Bangsa ini seharusnya tak perlu lagi mengukur elektabilitas Pancasila dengan ideologi apa pun karena sudah seharusnya Pancasila-lah pilihan tepatnya. Tak ada lagi tempat untuk ideologi tak jelas dari mana sumber dan kandungan falsafahnya

Oleh Suwanto dalam sejarah keindonesiaan. Namun faktanya, elektabilitas Pancasila terus mengalami defisit. Pancasila sebagai salah satu dari empat pilar bangsa perlahan semakin memudar di ingatan generasi tua dan muda. Pembacaan teks Pancasila yang wajib setiap hari Senin di sekolahsekolah tidak serta merta membuat mereka mampu meresapi dan memaknainya dalam setiap lini kehidupan. Bahkan, meningkatnya aksi anarkisme yang tak pandang bulu menyerang baik muda, tua, perempuan, laki-laki, buruh, dosen, dokter, pejabat, hingga kaum akademisi menegaskan posisi Pancasila yang semakin goyah tak lagi kokoh dipegang sebagai ideologi bangsa. Survei mutakhir yang barubaru ini dirilis Saiful Mujani Research & Konsulting menyebutkan masyarakat Indonesia masih memiliki kebanggaan menjadi bangsa Indonesia dan menolak sistem khilafah bukan berarti Pancasila benar-benar menjadi pedoman bangsa dalam menjalani kehidupan. Maraknya sikap intoleransi yang semakin besar, meningkatnya aksi kriminalitas, korupsi dan gaya hidup hedonis menjadi bukti bahwa kepancasilaan golongan tua pun mulai terkikis. Bahkan, teladan dari negarawan, kalangan elite, tokoh masyarakat, dan agama semakin sulit ditemukan. Pancasila kini hanya dimaknai sebatas simbol formal yang

diakui namun enggan dijadikan pedoman dalam kehidupan. Bahkan ironisnya, dalam setiap kebijakan, para pemangku kekuasaan tak jarang jauh dari nilainilai Pancasilais. Pancasila yang awal pembentukannya diharapkan menjadi alat pemersatu kini justru berfungsi sebaliknya. Dengan mudahnya rakyat kini marah hanya karena simbol tersebut diinterpretasi berbeda, sedikit sekali masyarakat yang menjadi manusia langit (Al Insan Al Samawy) mengutip bahasa Prof. Dr. KH Nassaruddin Umar yang memandang keindonesiaan dari keragamannya. Kita terlalu sibuk memandang Indonesia sebagai kelompok-kelompok kecil dan lupa jika kita adalah satu keluarga. Untuk mengembalikan kajayaan Pancasila dan mengobarkan semangat persatuan penting kiranya kita mengembalikan posisi Pancasila sebagai ideologi bangsa. Bukan Pancasila sebagai simbol agung yang terlalu agungnya hanya kita puja. Namun, menjadikan Pancasila membumi yang ada dalam setiap napas dan langkah manusia yang mengaku berbangsa Indonesia. Pancasila yang kita bela bukan hanya saat diremehkan negara lain melainkan juga saat warga negara Indonesia sendiri mulai meninggalkannya. Kita harus membela mati-matian karena Pancasila adalah harga mati bagi negeri ini. Dengan membumikan kemba-

li Pancasila di hati setiap bangsa Indonesia niscaya ideologi luar terutama yang berbau radikalisme tak dapat tumbuh subur. Penguatan inilah yang seharusnya kita jadikan senjata karena sejarah membuktikan bahwa ideologi nyaris tak mungkin dibasmi apalagi dibenturkan. Jika dipaksakan yang ada hanya akan melahirkan militansi dan radikalisme. Karenanya, penguatan merupakan jalan satu-satunya yang dapat ditempuh sebelum ideologi tak bertanggung jawab tumbuh subur. Dengan kuatnya ideologi Pancasila, maka akan sulit bagi ideologi lainnya untuk tumbuh apalagi ideologi yang berseberangan. Menguatnya ideologi Pancasila secara otomatis elektabilitas Pancasila juga akan naik dan radikalisme semakin menyusut. Untuk mewujudkannya kita harus kembali pada asas kekeluargaan. Keluarga, masyarakat, dan negara dibangun atas dasar kebersamaan dan kesatuan visi serta misi. Keluarga merupakan unit mikro yang terus berkembang menjadi negara sebagai unit makro. Sehingga setiap keputusan dan kewajiban tidak lagi berdasarkan golongan apalagi elite politik. Namun, berdasarkan keluarga besar Indonesia. Sejatinya benteng terkuat terbentuk dari sistem ketahanan keluarga yang andal. Dan nasionalisme merupakan puncak dari keterikatan keluarga sebagai bangsa Indonesia.

Ekonomi alami tekanan, gali potensi di luar pariwisata.

- Bukan gali lubang tutup lubang. *** Bantu petani, Presiden Jokowi luncurkan mobil pedesaan. - Ditunggu bantuan lainnya. *** Pengaruh cuaca, produksi kopi petani di Pupuan menurun. - Semua sektor lagi terjun bebas.

Penulis merupakan peneliti pada UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Negeri Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

7

TABANAN

Harga Kopi Robusta Naik, Produksi Turun Tabanan (Bali Post) Kopi robusta Pupuan memasuki musim panen pada Juni lalu. Puncak musim panen Agustus hingga September. Harga kopi terutama yang petik merah mengalami peningkatan dibandingkan harga jual tahun sebelumnya yaitu Rp 33 ribu dan Rp 25 ribu untuk petik campuran. Tahun sebelumnya harga kopi robusta mencapai Rp 19 ribu hingga Rp 21 ribu. Klian Subak Abian Batu Cepaka Desa Pajahan Pupuan Nyoman Kasim, Kamis (2/8), mengatakan meski harga jual kopi robusta mengalami peningkatan, produksi justru menurun. Pada tahun sebelumnya panen kopi robusta per hektar bisa mencapai minimal satu ton. Saat ini yang dihasilkan hanya

500 kg hingga 600 kg per hektar. Penurunan produksi kopi ini karena cuaca. Menurutnya, panen kopi di Tabanan dalam periode tiga tahun ada trennya yaitu musim panen menurun, menengah dan besar. ‘’Panen tahun ini turun karena tahun lalu hujan terus. Tetapi untuk tahun depan diyakini akan meningkat mengingat tahun ini cuaca kering,’’ ujar Kasim. Untuk meningkatkan kualitas kopi, selain menerapkan petik merah basah rencananya di Subak Abian Batu Cepaka akan dilakukan peremajaan kopi di lahan 100 hektar. Subak Abian Batu Cepaka memiliki total luas lahan 172 hektar yang ditanam dengan metode tumpang sari. Saat ini penjualan kopi di Pupuan lebih kepada pengepul

ataupun pembeli pribadi. Dulu, lanjut Kasim, pembelian kopi di subaknya langsung dari pemilik pengusaha kopi dari Denpasar. Namun sekarang melalui pengepul dulu barulah dibawa ke Denpasar ataupun pengusaha kopi lainnya. ‘’Kami berharap agar rantai ini diputus jadi pengusahanya bisa langsung datang membeli tidak lewat pengepul lagi,’’ ujar Kasim. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tabanan Dewa Ketut Budidana Susila mengatakan, pihak dinas sedang melakukan fasilitasi agar pengusaha kopi maupun pelaku ekspor datang langsung ke Pupuan. Dalam mencapai ini pihak Dinas bekerja sama dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Gegografis (MPIG). (kmb24)

Tiga Tersangka Kasus Narkoba Ditahan Tabanan (Bali Post) Ada perkembangan baru kasus narkoba di Desa Candikuning, 21 Juli 2018. Tiga tersangka resmi ditahan di Polres Tabanan. Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa, Kamis (2/8) kemarin mengatakan, salah satu tersangka adalah oknum polisi berinisial IB, serta dua lainnya berinisal LH dan WS. IB saat ini sedang menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut di Satnarkoba. Jika sudah ada kepastian hukum dari kasus ini, barulah proses untuk hukum profesinya berjalan. Sinar menegaskan, hukum narkoba tidak melihat profesi seseorang. Semuanya diperlakukan sama. “Bedanya tersangka yang merupakan oknum dari kepolisian ada hukum tambahan, mulai dari hukum disiplin dan kode etik,” ujarnya dalam rilis kasus narkoba dan curanmor. Terungkapnya kasus narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi ini berawal dari penggeledahan oleh anggota Sat Resnarkoba Polres Tabanan pada 21 Juli 2018 pukul 16.30 Wita terhadap tersangka WS di salah satu warung makan pasar sayur Baturiti. Dalam penggeladahan tersebut, di dalam tas pinggang warna hitam tersangka ditemukan kristal bening yang diduga

Bali Post/kmb28

KUNJUNGAN - Komisi III DPRD Tabanan saat mendengar informasi tentang kunjungan wisatawan dari Manajer Operasional DTW Tanah Lot.

PAD Tak Capai Target

Komisi III DPRD Cek Komponen Pendapatan Tabanan (Bali Post) -

Bali Post/kmb24

NARKOBA - Polres Tabanan rilis kasus narkoba dan curanmor, Kamis (2/8) kemarin. sabu-sabu yang terbungkus dengan tisu warna putih di dalam pipet plastik warna kuning. ‘’Tersangka mengakui barang bukti sabu-sabu ini adalah miliknya. Ia mengaku membeli dari tersangka LH,’’ ujar Sinar. Tersangka WS membeli sebanyak dua paket sabu-sabu dengan harga Rp 500 ribu per paket. Lewat informasi ini, anggota Sat Resnarkoba Polres Tabanan melakukan pengembangan terhadap tersangka LS. Dari pengembangan tersebut didapati alamat tempat tinggal LS. Anggota Sat Resnarkoba di hari yang sama atau sekitar pukul 18.00 Wita lang-

sung mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan. Dalam penggeladahan ditemukan 17 paket sabu-sabu dan tiga butir ekstasi. Barang bukti ini diakui sebagai milik LS dan IB. Setelah selesai melakukan penggeledahan, tersangka dan seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Tabanan guna diproses lebih lanjut. Tidak hanya kasus narkoba, Polres Tabanan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dengan lima tersangka. ‘’Lima tersangka ini ada sebagai pelaku pencurian, ada juga penadah sepeda motor curian,’’ ujar Sinar. (kmb24)

Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tabanan belum maksimal pada semester I tahun ini. Pasalnya, ada sejumlah komponen pendapatan yang tidak mencapai target. Hal ini mendapat atensi Ketua DPRD Tabanan yang lanjut menginstruksikan jajaran Komisi III turun mengecek ke komponen pendapatan, guna mendapatkan data dan informasi penyebab tidak tercapainya serapan target pendapatan. Sebagai langkah awal, Kamis (2/8) kemarin Komisi III bersama perwakilan dari Badan Keuangan Daerah dan Dinas Pariwisata turun ke tiga Daya Tarik Wisata (DTW) sebagai potensi pendapatan tinggi daerah, yakni DTW Ulun Danu, DTW Jatiluwih dan DTW Tanah Lot. Ketua Komisi III DPRD Tabanan I Wayan Lara mengatakan, pengumpulan data dan informasi ini menindaklanjuti hasil rapat kerja tentang serapan anggaran yang tidak memenuhi target. Dari target pendapatan pada semester I yang dipasang sekitar Rp 409 miliar, hingga akhir semester I baru tercapai 35 persen, yang semestinya 50 persen dari target yang ditetapkan. Hal ini-

lah yang membuat jajaran dewan ingin mengecek komponen PAD mana yang mengalami penurunan. Ternyata dari tiga objek wisata penyumbang pendapatan tertinggi, penurunan kunjungan wisatawan sempat terjadi pada Januari 2018 akibat erupsi Gunung Agung, buka tutup bandara, bom di luar daerah serta gangguan alam lainnya. “Dari ketiganya dilaporkan hanya bulan Januari yang turun, namun bulan-bulan selanjutnya kunjungan relatif normal,” ucap Lara. Tidak hanya objek wisata selaku penyumbang pendapatan tertinggi, jajaran Komisi III dalam waktu dekat juga akan mengecek komponen pendapatan lainnya di perang-

kat daerah penyumbang PAD, misalnya Dinas Perizinan, Dinas Perhubungan dan perangkat daerah lainnya, selain juga terus melakukan koordinasi dengan Badan Keuangan Daerah. “Kita genjot semua leading sector penghasil dan akan terus berkomunikasi terkait apa masalahnya. Intinya kita harus tahu data bukan laporan saja,” terangnya. Dorongan agar komponen pendapatan bisa terus digenjot untuk mencapai target yang ditetapkan juga dilontarkan seluruh anggota Komisi III yang ikut hadir dalam kesempatan tersebut, seperti I Wayan Sudiana, I Wayan Eddy Nugraha Giri, I Nyoman Wirama Putra dan Made Yasa. Mereka berharap agar pengelola objek

wisata terus berinovasi agar bisa meningkatkan potensi pendapatan. Manajer Operasional DTW Tanah Lot Toya Adnyana mengakui awal tahun 2018 memang kunjungan mengalami penurunan, namun tidak signifikan karena pada bulan-bulan selanjutnya sudah mulai normal kembali dengan rata-rata kunjungan tiap hari mencapai 8.000-9.000 orang. “Bulan Januari kunjungan bahkan hanya di angka 3.000, karena memang banyak faktor,” terangnya. Namun ke depan pihaknya merasa optimis kunjungan akan stabil kembali. “Dari kajian kami penurunan saat ini tidak terlalu signifikan. Kunjungan secara umum terjadi peningkatan di wisatawan asing,” ucapnya. Bahkan, pihaknya kini tengah melakukan pembenahan di bidang infrastruktur di semua lini, sehingga wisatawan tidak jenuh datang ke Tanah Lot. (kmb28)


BULELENG

8

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Sepuluh Bacaleg DPRD Diganti

Masa Perbaikan Berkas Administrasi Berakhir

Singaraja (Bali Post) – Setelah masa perbaikan berkas administrasi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD berakhir Selasa (31/7) lalu, sekarang KPU Buleleng melakukan verifikasi terhadap berkas perbaikan tersebut. Pada masa perbaikan itu, KPU menemukan lima partai politik (parpol) yang kemudian memutuskan mengganti bacalegnya. Kelima parpol itu yakni Partai Berkarya, PAN, Golkar, Perindo, dan Partai NasDem. MAHASISWA UNDIKSHA ATLET NASIONAL – Mahasiswa dan seorang dosen Undiksha yang terpilih menjadi atlet nasional cabor kabaddi yang berlaga di Asian Games tahun 2018 di Jakarta-Palembang dilepas Kamis (2/8) kemarin di lobi Rektorat Undiksha, Singaraja.

Hadapi Multievent Asian Games 2018

Mahasiswa Undiksha Masuk Timnas Cabor Kabaddi

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang memiliki Fakultas Olahraga Kesehatan (FOK), nampaknya menunjukkan kelasnya mampu merekrut atlet-atlet berkualitas. Pertama kalinya, tujuh mahasiswa dan seorang dosen dari kampus terbesar di Bali Utara itu terpilih sebagai atlet nasional dari cabang olahraga (cabor) kabaddi. Mereka ini memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia di pesta multievent Asian Games Jakarta-Palembang pada 19 Agustus 2018 ini. Sebagian besar atlet ini merupakan mahasiswa dari FOK dan seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Mereka itu masing-masing I Nyoman Tos Pasek Wiguna (Jurusan Penjaskesrek), Ni Putu Dewi Laraswati (Jurusan PKO), Agustina Siregar (Jurusan Penjaskesrek), Ida Bagus Ketut Wipradana (Penjaskesrek), Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd. (coach yang juga dosen Penjaskesrek), Ni Kadek Ami Ariasti (Jurusan Penjaskesrek), Aldino Indrayana (Jurusan Penjaskesrek), dan Gusti Anak Agung Pradnyawati(Jurusan PGSD FIP) Delapan atlet termasuk pelatih itu Kamis (2/8) kemarin dilepas secara resmi oleh Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. di lobi Rektorat Undiksha. Saat pelepasan itu, Rektor didampingi Wakil Rektor III Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes., Dekan FOK Ketut Budaya Astra, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan III FOK Kadek Happy Kardiawan, S.Pd., M.Pd. dan Wakil Dekan III FIP Drs. Ignatius I Wayan Suwatra, M.Pd. Pelatih atlet kabaddi Undiksha Kadek Yogi Parta Lesmana, S.Pd., M.Pd. mengatakan, seleksi nasional itu dilakukan sekitar November 2017 yang

lalu. Saat itu, mahasiswa dan dosen di lingkungan FOK Undiksha dan fakultas lain banyak yang mendaftar. Calon atlet ini kemudian menjalani test event yang dipusatkan di Jakarta Januari 2018. Dari tahapan ini, tujuh orang mahasiswa dan dirinya terpilih memperkuat Tim Nasional Indonesia cabor kabaddi, menghadapi laga Asian Games 2018 ini. Tim putra dan putri masing-masing diikuti 10 orang atlet dan empat orang pelatih. Atlet dan pelatih ini bersama atlet dari kabupaten lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan, dan Nusa Tenggara kemudian menjalani TC yang dipusatkan di Bali. Persiapan lainnya dilakukan dengan menjalankan try out ke Taiwan dan India. “Capaian ini sangat membanggakan. Sebab, Undiksha bukan hanya sebagai tempat kami studi atau menjadi pengajar, juga mampu mengantarkan kami terpilih membela bangsa Indonesia di jalur olahraga untuk pertama kalinya, sehingga kesempatan ini kami manfaatkan untuk berjuang meraih prestasi terbaik untuk bangsa Indonesia dan Undiksha,” katanya. Terkait target, Yogi Parta Lesmana mengaku anak asuhannya tidak dibebani target merebut perunggu, perak, apalagi medali emas dalam jumlah tertentu. Ini tidak lepas karena cabor kabaddi, merupakan cabang yang baru diperkenalkan. Bahkan, tim Indonesia diaggap tim lemah karena tidak terbiasa dengan olahraga yang satu ini. Namun, dirinya optimis kalau atlet dari Undiksha ini akan bisa berjuang mempersembahkan prestasi membanggakan. “Yang pasti, lawan terberat adalah negeri asal kabaddi India. Olahraga ini di Indonesia belum begitu populer, sehingga

kami tidak muluk-muluk menargetkan prestasi. Pastinya, adik-adik yang bergabung dengan atlet dari luar daerah itu akan bersatu mempersembahkan prestasi terbaik pada laga Asian Games nanti,” jelasnya. Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. mengaku bangga dengan prestasi mahasiswa dan dosen yang terpilih menjadi atlet nasional dalam Asian Games 2018 ini. Nyoman Jampel mengatakan, prestasi ini menunjukkan kalau kualitas segenap civitas akademika di kampusnya patut diperhitungkan. Kesempatan ini memang merupakan peluang positif untuk berprestasi sekaligus berorientasi merebut juara. Kesempatan berlaga di Asian Games, ini juga menunjukkan kepada publik eksistensi Undiksha sebagai salah satu perguruan tinggi besar di Bali. Sejak berdiri, mahasiswa Undiksha, senantiasa diberikan ruang luas berkegiatan intensif baik akademik maupun nonakademik. Lembaganya juga sering men-support dari segi pendanaan, sehingga mahasiswa atau dosen termotivasi mengasah prestasi dan menunjukkan kelasnya tidak saja di bidang akademik, tetapi juga non-akademik seperti olahraga kabaddi ini. Untuk itu, pihaknya mengingatkan, agar atlet dan pelatih tetap menjaga sikap mental, dan menunjukkan prestasi diri demi nama baik atlet secara pribadi, lembaga, pemerintah, dan bangsa Indonesia. “Kami bangga dan Kalian (atlet dan pelatih - red) yang terpilih sebagai atlet nasional ini jangan berpuas diri. Teruslah berlatih intensif demi prestasi puncak pada laga Asian Games itu. Jaga nama baik lembaga, pemerintah, dan bangsa Indonesia yang berkarakter Pancasila,” jelasnya. (ad134).

Dari data yang dikumpulkan di KPU Buleleng Kamis (2/8) kemarin, terdapat sepuluh orang bacaleg diganti oleh induk partainya. Bacaleg itu yakni tiga orang dari Partai Berkarya, sementara dari PAN, Partai Golkar, dan Perindo, masing-masing satu bacaleg. Sedangkan, Partai NasDem mengganti empat orang bacalegnya. Partai Berkarya mengganti bacaleg di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Gede Sumitra diganti oleh Nyoman Sukarma. Gusti Made Mariani diganti Kadek Junaidi. Dapil 2 Ni luh Putu Sri Widini digantikan Kadek Ayu Suarningsih. Partai PAN di Dapil 1 bacaleg Husni Mubarak digantikan H.M. Mohiddin Abas. Partai Golkar mengganti Putu Wibawa yang bertarung di Dapil 4 dengan I Gede Ngurah Sumpena Widiarta Yadnya. Partai Perindo yang sebelumnya mencalonkan Made Suarjana di Dapil 3 lalu ditugaskan I Gede Dasi sebagai penggantinya. Sedangkan Partai NasDem mengganti empat bacalegnya sekaligus. Mereka itu seperti di Dapil 2 bacaleg Luh Suarti digantikan Ni Made Nirawati. Dapil 4 yang sebelumnua di-

percayakan kepada Juliantari sekarang diganti Ni Kadek Suarsini. Bacaleg Artini digantikan oleh Desak Nyoman Sri Kerti. Sedangkan Dapil 5 nama Astawa digantikan oleh Ni Putu Sri Krisna Dewi. Ranah Internal Parpol Komisioner KPU Buleleng Nyoman Gede Cakra Budaya mengatakan, pertimbangan penggantian bacaleg itu murni merupakan ranah internal parpol masing-masing. Yang jelas, penggantian itu dilakukan lantaran berkas administrasinya berstatus belum memenuhi syarat (BMS). Setelah menerima perbaikan berkas administrasi dan pergantian bacaleg, sekarang KPU melakukan verifikasi terhadap berkas perbaikan itu. Tahapan ini dilakukan mulai Rabu (1/8) hingga Selasa (7/8). Jika dalam tahapan ini masih juga ditemukan berkas administrasi bacaleg BMS, maka dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Ini dilakukan, karena sesuai mekanisme, maka parpol tidak lagi bisa memperbaiki berkas administrasinya. “Tentu saja sesuai mekanisme kalau masih ditemukan berkas BMS dinyatakan tidak me-

menuhi syarat (TMS) maka tidak akan bisa lagi. Parpol itu tidak akan bisa lagi memperbaiki berkasnya. Sebab, kami sudah memberi masa perbaikan kepada parpol itu sejak 22 sampai 31 Juli lalu,” katanya. Setelah tahapan verifikasi dilakukan, kata Cakra Budaya, KPU Buleleng segera mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) mulai tanggal 12 sampai 14 Agustus 2018. Pada masa ini, masyarakat diberikan kesempatan memberikan masukan dan juga tanggapan terhadap DCS yang diumumkan oleh KPU. Selain itu, penggantian bacaleg oleh

masing-masing parpol itu bisa dilakukan kalau nanti dalam perjalanannya ada bacaleg yang meninggal dunia. Selain itu, bila bacaleg perempuan mengudurkan diri dan memengaruhi kuota keterwakilan perempuan di dapil bersangkutan, maka bacaleg itu bisa digantikan oleh parpolnya. “Kalau tidak ada syarat itu, bacaleg tidak dapat diganti kembali,’’ tegas Cakra Budaya. (kmb38)

Nyoman Gede Cakra Budaya

Bali Post/kmb38

Stiker Penunggak Pajak Cukup ”Sakti”

Pengusaha Hotel dan Restoran Mulai Bayar

Sejumlah pengusaha akomodasi pariwisata yang tercatat memiliki tunggakan pajak, akhirnya mulai melunasi kewajibannya kepada pemerintah daerah. Buktinya, tiga hotel dan restoran yang sebelumnya punya tunggakan, mereka akhirnya mulai membayar pajak. Ada yang melunasi secara penuh. Namun, ada pula tetap mencicil dengan nilai angsuran lebih besar dibandingkan sebelumnya. Konon, pengusaha ini tidak ingin dipasangi stiker sebagai perusahaan penunggak pajak oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Rupanya cukup “sakti” stiker penunggak pajak itu. Bagaimanakah langkah-langkah efektif yang akan diupayakan BKD selanjutnya? TIGA hotel dan restoran yang melunasi tunggakan pajak itu yakni, Bali Handara Hokaido Desa Pancasasri, Kecamatan Sukasada. Perusahaan ini sebelumnya mencicil tunggakan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2), Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Air Tanah rata-rata diangsur Rp 10 juta. Akan tetapi, setelah mendapt peringatan akan dipasangi stiker, manajemen perusahaan ini meningkatkan angsuran pajaknya menjadi Rp 275 juta tiap bulan. Sedangkan, Hotel Melka di Desa Kalibukbuk, Lovina juga membayar tunggakan pajak dengan nilai cicilan Rp 65 juta setiap bulan. Sedangkan pihak Nirwana Water Garden, Lovina melunasi seluruh tunggakan pajak air tanah. Namun, Hotel Sunari, Lovina masih belum memberikan kepastian apakah akan membayar tunggakan pajak atau tidak. Upaya pendekatan oleh BKD belum membuahkan hasil. Pasalnya, saat ditelusuri, pihak owner hotel itu gagal ditemui. Karena pihak BKD hanya ketemu karyawan, jadi apa keputusan owner itu masih belum didapatkan.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Gede Sasmita Ariawan, Kamis (2/8) kemarin, membenarkan kalau tiga hotel dan restoran penunggak pajak itu telah melunasi kewajibannya. Menurutnya, upaya pemasangan stiker pada perusahan penunggak pajak itu dilakukan mulai satu pekan lalu. Petugas penagihan pajak akan menempelkan stiker yang menginformasikan, perusahaan tersebut masih menunggak pajak. Dasar sanksi dengan pemasangan stiker itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No. 27 Tahun 2018 ditandatangani Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS). “Begitu surat peringatan pertama, perusahaan sudah banyak yang merespons. Malahan, ada langsung datang ke BKD membayar atau menyepakati pembayaran pencicilan melebihi dua atau tiga kali lipat dari nilai cicilan sebelumnya,” katanya. Upaya memberi sanksi pemasangan stiker efektif kata Sasmita Ariawan, untuk menagih pajak yang belum disetorkan oleh perusahaan ke kas daerah. Untuk itu, upaya ini akan terus digenjot, sehingga siapa pun pengusaha

wajib mengikuti pelunasan pajak yang sudah diatur sesuai regulasi pemerintah. “Bagi yang sudah bayar, kami akan terus pantau dan upaya ini akan terus digalakkan, sebab kalau tunggakanya ini dibiarkan akan terus membengkak. Hal itu jelas jelas merugikan pemerintah,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, BKD Buleleng mencatat pengusaha hotel dan restoran masih menunggak pajak. Nilai tunggakan pajaknya tergolong fantastis. Bahkan, ada satu hotel memiliki tunggakan PBB-P2 mencapai Rp 3,2 miliar. Atas kondisi ini, BKD mengoptimalkan penagihan. Terobosannya malah dengan ancaman akan memasang stiker yang menginformasikan perusahaan tersebut menunggak pajak. Beberapa perusahaan yang memiliki tunggakan besar seperti Bali Handara Hokaido Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, untuk Pajak Hotel Rp Rp 279.091.704,00, Pajak Restoran Rp 146.237.889,00, Pajak Air Tanah Rp 54.183.100,00, dan PBB-P2 senilai Rp 3.259.076.839,00. Hotel Nirwana Water Garden di Desa Kalibukbuk, Lovina tercatat menunggak Pajak Air Tanah Rp 1.735.150,00. Hotel Melka Lovina menunggak Pajak Hotel Rp 237.176.049,27, Pajak Restoran Rp 47.508.700,00, Pajak Hiburan Rp 20.330.550,00, dan Pajak Air Tanah Rp 3.408.100,00. Sementara itu, Hotel Sunari Lovina memiliki tunggakan Pajak Hotel Rp 755.236.236,16, Pajak Restoran Rp 388.871.187,95, Pajak Hiburan Rp 1.946.726.00, dan Pajak Air Tanah Rp 170.299.800,00. (mud)

MASUK JURANG - Diduga mobil DK 1162 FS mengalami rem blong. Akibatnya, mobil yang dikemudikan warga negara Amerika itu masuk jurang di perbatasan Desa Tigawasa dengan Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Rabu (1/8) lalu.

Diduga Rem Blong, Mobil Terjun ke Jurang Semua Penumpang Selamat

Singaraja (Bali Post) – Mobil DK 1162 FS mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) akibat out of control (OC) di jalan perbatasan Desa Tigawasa dengan Desa Kaliasem, termasuk Kecamatan Banjar, Rabu (1/8) sekitar pukul 17.00 Wita. Diduga kendaraan naas itu mengalami masalah teknis yakni remnya blong, sehingga terjun ke jurang. Akibat lakalantas itu, seorang korban mengalami luka ringan dan dua korban lainnya dalam keadaan sehat. Pengemudi dan penumpang tersebut merupakan warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, lakalantas ini berawal ketika mobil yang dikemudikan Miranda Maribel, WNA asal Amerika Serikat berusia 26 tahun yang tinggal sementara di Villa Nyoman Desa Kaliasem, melintas dari arah selatan menuju ke utara. Di dalam mobil itu ikut bersama tiga orang penumpang yang juga semuanya adalah WNA berasal dari Amerika Serikat. Ketika tiba di lokasi kejadian, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya dengan baik. Kondisi itu diperparah saat melintasi jalan dengan tikungan tajam itu rem mobil itu diduga mengalami blong. Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan sulit untuk dikontrol. Naas, kendaraan itu kemudian terjun bebas ke jurang di sisi jalan kedalamannya sekitar tiga meter. Akibat kejadian itu, satu korban Tates Jerlesa Nicole mengalami luka lecet yang disebabkan benturan relatif keras. Sedangkan Brittany Janice (28) dan Steele Danacia Lycette Essence (27) hanya luka ringan saja. ‘’Benar ada lakalantas, baik pengemudi dan juga penumpang itu adalah WNA asal Amerika Serikat. Semua yang ada di kendaraan itu selamat. Ini murni kecelakaan yang disebabkan OC (out of control) akibat remnya blong,’’ jelasnya. (kmb38)

Telepon Penting

BULELENG

SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng

3477 22713 22510, 21841

Polsek Tejakula

28541

Polsek Kubutambahan

23012

Polsek Sawan

24900

Polsek Singaraja

22566

Polsek Sukasada

25791

Polsek Banjar

93347

Polsek Seririt

92450

Polsek Busungbiu

92126

Polsek Gerokgak

92999

KP3 Celukan Bawang

92842

Pospol Wisata Lovina

41010

Pospol Pancasari

25755

Siaga Reskrim

27511

Siaga Intel

29973


GIANYAR

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

9

Tujuh Ibu Hamil Positif HIV

Gianyar (Bali Post) Hingga akhir Juni lalu, ada puluhan warga di Kabupaten Gianyar terjangkit Human Immunodeficiency Virus (HIV). Ironisnya, tujuh orang di antaranya merupakan ibu hamil yang positif HIV. Diduga masih ada pengidap HIV yang belum terdeteksi. Plh. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Gianyar Nyoman Astawa mengatakan, pihaknya mencatat sebanyak tujuh ibu hamil positif terinfeksi HIV di tahun 2018. Dikatakan, jumlah itu diperoleh dari 3.549 ibu hamil yang melakukan tes selama periode Januari hingga Juni 2018. “Perkiraan kita ada 7.000 ibu hamil di seluruh Gianyar. Namun yang melakukan tes hanya sejumlah itu,” ujar Astawa, Kamis (2/8) kemarin. Menurut Astawa, ketujuh ibu hamil yang positif HIV tersebut sudah mendapat pendampingan dari puskesmas terdekat. Sementara di tahun 2017, dari total 6.279 ibu hamil yang melakukan tes HIV, 16 orang di antaranya positif HIV. “Kami berharap ketujuh ibu hamil ini bisa memutus penularan HIV kepada calon bayinya,” katanya.

Astawa menjelaskan, penularan infeksi HIV dari seorang ibu yang positif terinfeksi HIV kepada bayinya dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, ataupun menyusui. Hal ini sejatinya dapat dicegah melalui program Prevention of Mother To Child HIV Transmission (PMTCT). Hanya kesuksesan program ini tergantung dari kemauan dan keseriusan ibu hamil tersebut. Astawa mengimbau kaum ibu agar sedini mungkin melakukan tes HIV. Sebaiknya sebelum menikah, calon pengantin sama-sama mengikuti tes. “Jika positif HIV, kan bisa sejak awal dilakukan PMTCT ini. Sayangnya banyak ibu hamil yang baru melaporkan dirinya positif HIV ketika mau melahirkan. Padahal tahun lalu PMTCT ini sudah banyak yang berhasil. Bayi yang lahir negatif HIV,” jelasnya. Menurut Astawa, selama

periode Januari hingga Juni 2018 ini terungkap 87 kasus baru penderita HIV di Gianyar. Jumlah tersebut didapatkan dari total 4.339 orang yang melakukan tes HIV. Sedangkan di tahun 2017, dari 8.845 orang yang melakukan tes HIV diketahui 364 di antaranya positif HIV. Dikatakan, terungkapnya kasus baru ini tidak sematamata buruk. Sebab di sisi lain, mengindikasikan kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus ini semakin tinggi. Terbukti dengan antusiasme masyarakat melakukan tes yang makin meningkat. Astawa menambahkan, kecamatan yang paling rawan penularan virus mematikan ini adalah Kecamatan Sukawati. Hanya, ia enggan membeberkan data pengidap HIV per kecamatan. “Sukawati rawan karena daerah transisi dan penduduknya sangat heterogen. Tapi selain

Sukawati, sejatinya hampir di seluruh desa di Gianyar ada pengidap HIV,” ujarnya. Terkait upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, kata Astawa, dilakukan mulai dari hulu sampai hilir. Mulai dari promosi kesehatan menyasar masyarakat, pemberdayaan generasi muda melalui Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba, hingga upaya pencegahan dengan memperhatikan jalur-jalur transmisinya. “Seperti transmisi seksual, transmisi melalui alat suntik pada pengguna napza, dan transmisi melalui penularan dari ibu kepada calon bayinya,” paparnya. Astawa menambahkan, saat ini ada 13 puskesmas dan dua rumah sakit swasta yang telah memiliki layanan tes HIV secara gratis dan rahasia. “Untuk rujukan, RSUD Sanjiwani telah memiliki layanan lengkap baik tes HIV, perawatan, dukungan dan pengobatan bagi ODHA dengan terapi obat ARV (anti retro viral). Ada juga pelayanan satelit ARV di UPT Kesmas Ubud II,” katanya memaparkan. (kmb35)

Desa Batuan Kaler Gelar Deklarasi ’’Kawasan Bersih Narkoba’’

Gianyar (Bali Post) Warga di Desa Batuan Kaler Kecamatan Sukawati menggelar deklarasi ‘’Kawasan Bersih Narkoba’’, Rabu (1/8) malam. Kegiatan yang dikomando Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo ini diselenggarakan di Wantilan Banjar Cangi desa setempat. Jajaran Polres Gianyar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar juga mempersiapkan deklarasi serupa di desa lain. Deklarasi Kawasan Bersih Narkoba ini dibacakan oleh Perbekel Desa Batuan Kaler I Wayan Suarma. Isi deklarasi ini, masyarakat sepakat menyatakan perang terhadap narkoba sebagai musuh bersama, memberikan informasi ke aparat penegak

hukum jika ada peredaran narkoba dan mendukung aparat penegak hukum dalam penegakan hukum tindak pidana narkoba. Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, deklarasi Kawasan Bersih Narkoba ini merupakan usaha bersama dalam penanggulangan peredaran gelap narkoba, melalui kegiatan preventif. ‘’Jadi, kita ajak peran serta masyarakat untuk perang melawan narkoba,’’ katanya. Priyanto Priyo Hutomo menambahkan, deklarasi ini dilakukan dari tingkat desa, dengan harapan masyarakat bisa tegas mengatakan tidak untuk narkoba. Melalui kegiatan ini pula, status darurat narkoba yang ada di Indonesia bisa ditanggulangi. ‘’Makanya kita awali dari

Bali Post/kmb35

DEKLARASI - Suasana deklarasi ‘’Kawasan Bersih Narkoba’’ di Wantilan Banjar Cangi Desa Batuan Kaler Kecamatan Sukawati, Rabu (1/8) malam.

lingkup terbawah, yakni desa untuk secara bersama-sama menolak narkoba,’’ tegasnya. Perwira dengan melati dua di pundak ini memasang target di setiap kecamatan ada satu desa mendeklarasikan Kawasan Bersih Narkoba. Namun, ia menegaskan, tidak sembarang desa bisa melaksanakan deklarasi ini, karena harus memenuhi persyaratan utama yakni bersih dari kasus narkoba dalam lima tahun terakhir. ‘’Nanti sambil kita evaluasi, karena harus memenuhi kriteria yakni dalam lima tahun terakhir betul-betul jadi percontohan. Yakni, tidak ada yang masuk di database kepolisian dalam kasus narkoba,’’ katanya. Selanjutnya, desa yang mendeklarasikan diri sebagai kawasan bersih narkoba ini akan mendapat pembinaan khusus dari Binmas hingga Sat Narkoba Polres Gianyar. ‘’Mereka akan diajak menjalankan program sosialisasi yang sudah didukung anggaran kepolisian,’’ katanya. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Sang Gede Sukawiyasa, S.IP., M.M. mengungkapkan, data terakhir di Gianyar sudah ditangani sampai 11 kasus tahun ini. Namun penanganan kasus itu hanya yang terlihat di permukaan. ‘’Kalau melihat lebih dalam, saya kira masih ada penyalah guna narkoba,’’ katanya. Sukawiyasa menambahkan, pasien penyalahgunaan narkoba yang sedang pengobatan di BNNK Gianyar sepanjang tahun ini ada tujuh orang. Melihat kondisi ini, pihaknya mengajak peran serta masyarakat melalui deklarasi. ‘’Ini juga sesuai amanat UUD, kewajiban kita bersama berpartisipasi memerangi narkoba,’’ tegasnya. (kmb35)

Siapkan Hadiah Satu Miliar Rupiah

Hanging Gardens of Bali Gelar Kompetisi Keindahan Taman Bunga di Depan Rumah

HANGING Gardens of Bali menggelar kompetisi membuat taman bunga di depan rumah. Kompetisi ini digelar untuk seluruh rumah yang ada di kawasan Bali. Hebatnya, pemenang dari kompetisi ini akan memperoleh hadiah utama uang tunai senilai satu miliar rupiah. Bila ingin berpartisipasi, para peserta tinggal mendaftar lewat website hgifc.com. Fitri Peretz, Director Hanging Gardens of Bali, mengatakan alasan menggelar kompetisi ini didasarkan pada keinginan mempercantik Bali. Pihaknya juga ingin mengajak masyarakat menjaga kebersihan depan rumah. ‘’Kita inginkan masyarakat meningkatkan kebersihan dan keindahan di Bali,’’ ujar Fitri Peretz didampingi owner Hanging Garden of Bali, Not Peretz, Kamis (2/8) kemarin. Kompetisi ini juga digelar karena mempertimbangkan populasi lebah yang kian menurun setiap tahunnya. Dengan setiap rumah menanam bunga, diharapkan bisa menjaga kelestarian lebah. ‘’Saya pernah mendapat hasil penelitian, bahwa kini lebah mulai punah. Saya tidak ingin itu terjadi, apalagi lebah sebagai serangga penghasil madu,’’ katanya. Fitri Peretz menambahkan, dalam kompetisi ini tidak ada persyaratan untuk kriteria bunga khusus. Terlebih di Bali sudah cukup banyak jenis bunga yang eksotik. ‘’Yang penting bunga

secantik-cantiknya yang ada di depan rumah. Tidak perlu mahal, yang penting menanam kecantikan bunga dari hati,’’ ujarnya. Kompetisi ini sudah dibuka sejak 24 Juli 2018, hingga kini sudah ada puluhan peserta yang registrasi mengirimkan foto taman bunga di depan rumah ke website hgifc.com. ‘’Minggu pertama sudah ada 20 peserta yang mendaftar, dan ini akan terus kami buka selama enam bulan ke depan,’’ katanya. Terkait sistem penilaian beberapa minggu setelah registrasi dengan mencantumkan foto taman bunga di depan rumah, dewan juri akan mengecek ke lokasi tersebut. Tidak hanya sekali, juri kompetisi ini juga akan beberapa kali melakukan pengecekan, hingga proses seleksi akan dilakukan pada Desember mendatang. ‘’Desember mendatang akan diputuskan beberapa taman bunga terbaik,’’ katanya. Ditegaskan, ada hadiah besar dari pemenang kompetisi ini yakni satu miliar rupiah. Panitia juga menyiapkan hadiah untuk pemenang kedua dan ketiga. ‘’Kita berharap kompetisi ini bisa diketahui dan diikuti oleh masyarakat luas di Bali,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mewakili Pemerintah Kabupaten Gianyar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima

KOMPETISI - Suasana pembukaan kompetisi keindahan taman bunga yang diselenggarakan di Hotel Hanging Gardens of Bali pada 24 Juli lalu. kasih kepada pihak pengelola dan manajemen Hangging Gardens of Bali, karena telah berkenan bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya membangun partisipasi masyarakat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. ‘’Spirit dari gagasan kompetisi kebersihan dan keindahan telajakan pakarangan dan lingkungan sekitarnya merupakan salah satu bentuk kepedulian pada pelestarian lingkungan,’’ katanya. Kujus Pawitra menambahkan, apabila lingkungan tertata dengan baik, ditanami bunga dan dipelihara keindahannya serta dijaga kebersihannya, tentu masyarakat akan merasa nyaman tinggal dan berkunjung. Bahkan bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan. ‘’Semoga ide dan

gagasan dari Hangging Gardens of Bali ini bisa menjadi teladan bagi para pelaku usaha yang lainnya, karena pelestarian lingkungan dan menjaga kebersihan adalah menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, swasta dan masyarakat,’’ ujarnya. Kujus Pawitra menambahkan, tujuan kompetisi ini adalah bagaimana setiap rumah tangga mampu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungannya, termasuk mengelola dan memilah sampah, menata taman telajakan dan melestarikan lingkungan. ‘’Bila semua rumah tangga sudah mengelola sampah dengan baik, menjaga kebersihan, menata taman telajakan, maka Gianyar dan Bali pada umumnya akan semakin indah,’’ tegasnya. (ad139)

Bali Post/kmb35

PENGGEREKAN - Sejumlah polisi saat melakukan penggerebekan di garasi milik pelaku pengoplos elpiji di Kelurahan Bitra, Gianyar.

Pengoplos Elpiji Digerebek Polisi Gianyar (Bali Post) Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pengoplosan elpiji yang dilakukan pelaku berinisial PS (34). Pelaku digerebek polisi saat sedang beraksi pada garasi miliknya di Jalan Mahendradatta, Kelurahan Bitra, Gianyar, Rabu (1/8) malam. Kini pelaku dengan barang bukti diamankan di Mapolres Gianyar. Penangkapan ini berawal dari informasi bahwa di sebuah garasi di Kelurahan Bitra sering dilakukan kegiatan pengoplosan atau pemindahan isi elpiji dari tabung gas 3 kilogram bersubsidi dioplos ke tabung gas 12 kilogram. Selanjutnya, Unit Tindak pidana Tertentu (Tipiter) Polres Gianyar yang dikomando Iptu A.A. Gde Alit Sudarma langsung melakukan penyelidikan. Ternyata, informasi itu benar dan aparat kepolisian menemukan pelaku sedang

melakukan proses pemindahan elpiji dari tabung 3 kilogram (subsidi) ke tabung 12 kilogram (nonsubsidi) dengan menggunakan alat berupa pipa. Tidak mau membuang waktu, polisi langsung melakukan penyergapan. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan, S.IK. mengatakan, berdasarkan hasil interogasi, pelaku sudah melakukan kegiatan pengoplosan tersebut sejak empat bulan lalu, dengan keuntungan Rp 40.000/tabung elpiji 12 kilogram. Pelaku mengaku nekat melakukan aksi ini dengan alasan tuntutan ekonomi. ‘’Berdalih karena desakan ekonomi, pelaku nekat mengoplos elpiji,’’ ujarnya. Pada penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tiga buah plastik es, 28 tabung elpiji 3 kilogram dalam kondisi kosong, 12

tabung 3 kilogram isi, 10 tabung 12 kilogram kosong, tiga tabung 12 kilogram isi setengah, 9 tabung 12 kilogram isi penuh, dan tiga buah pipa untuk memindahkan isi elpiji. Selain itu juga diamankan satu buah timbangan, satu ember seal dan tutup segel, satu kepala palu untuk memecah es dan satu unit mobil Suzuki ST 150 pick-up warna hitam dengan nomor polisi DK 9736 KT. Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar dan atau pasal 53 huruf c dan d UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman penjara paling lama tiga tahun dan denda paling tinggi Rp 30 miliar. (kmb35)


JEMBRANA

10

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Bali Post/olo

Angin Kencang

Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Ditutup Lima Jam Negara (Bali Post) -

Akibat angin kencang di Selat Bali, aktivitas penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Kamis (2/8) kemarin, sempat ditutup hingga lima jam. Kendati cuaca di jalur penyeberangan terpadat di wilayah timur Indonesia ini cerah, namun anginnya berhembus cukup kencang hingga 30 knot. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan penyeberangan. Kepala Unit Pelaksana Penyeberangan (UPP) Kelas III Gilimanuk Nyoman Suryantha mengatakan, penutupan yang berlangsung hingga pukul 16.00 Wita ini, berlaku di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang. Penundaan penyeberangan ini dipicu angin kencang

disertai ombak besar. “Penutupan dilakukan mulai pukul 11.20 Wita. Namun, kembali dibuka pukul 16.45 Wita,” kata Suryantha. Kapal-kapal yang sedang berlabuh diminta untuk mencari pelabuhan yang terdekat atau memasang jangkar. Begitu halnya

dengan kapal yang hendak melayani penyeberangan, baik di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk dihentikan sementara. Dari informasi, angin kencang yang terjadi di Selat Bali terjadi hingga mencapai 30 knot. Kondisi itu mengakibatkan kapal mengalami kesulitan bersandar di Pelabuhan

Pencuri Spesialis Kotak Amal Ditangkap Negara (Bali Post) Kasus pencurian uang kotak amal di sejumlah masjid di Jembrana akhirnya berhasil diungkap jajaran Reskrim Polres Jembrana. Pelaku pencurian, Yono (31) asal Banyuwangi, dibekuk polisi di tempat kosnya di Dusun Kelapa Balian, Pengambengan, Rabu (1/8) petang. Hingga saat ini, penyidik Reskrim Polres Jembrana masih mendalami kasusnya. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana, Kamis (2/8) kemarin, membenarkan penangkapan pelaku pencurian

kotak amal tersebut. Ada sejumlah masjid yang sudah disatroni pelaku. Di antaranya masjid di Desa Pulukan, Pekutatan, masjid di Desa Pengambengan, di Loloan Barat, di Desa Tuwed, dan masjid di Banyubiru, Negara serta masjid di dekat Polres Jembrana. Dalam menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura buang air kecil di toilet sekitar masjid. Saat kondisi sepi, pelaku menutup kotak amal itu dengan baju kaos warna hitam. Selanjutnya kotak amal tersebut dibawa keluar masjid menuju sebuah lahan kosong. Di lokasi sepi itulah pelaku mem-

Bali Post/olo

TUNJUKAN BB – Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Soaai menunjukkan pelaku dan barang bukti (BB) pencurian kotak amal di sejumlah masjid di Jembrana.

bongkar kotak amal berisi uang jutaan rupiah tersebut. Setelah mengambil uang, pelaku membuang kotak amal itu. Aksinya baru terungkap setelah pelaku mencuri di Masjid Baitul Muhtarifin di dekat Mapolres Jembrana. Kotak amal berisi uang Rp 3.500.000 itu dibongkar pelaku pada Rabu (31/7) dini hari. Imam Bukhori (51), seorang anggota polisi yang juga sebagai bendahara masjid mengetahui pencurian itu keesokan harinya. Kasus ini pun dilaporkan ke Polres Jembrana. Atas laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan. Setelah beberapa lama diselidiki, polisi akhirnya menangkap pelaku. Dari keterangan pelaku, uang hasil curian itu diakui sudah digunakan untuk keperluannya sehari-hari. Ada yang dibelikan perlengkapan dapur dan juga ada digunakan untuk modal usaha menjual gorengan. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa tas gendong warna abuabu, sebuah tang, sarung, sepasang sarung tangan, sebuah palu, obeng dan sepeda motor Suzuki Shogun biru hitam DK 6977 WL yang digunakan untuk mencuri. Selain itu, barang bukti lainnya yang disita yakni perkakas dapur seperti wajan, tiga buah sendok besi gagang kayu (irus), dua buah sendok plastik, satu lap kain, tiga buah toples plastik, dua buah sendok kawat, satu kuskusan, satu buah saringan beras dan kompor gas. (kmb26)

Komoditi Ilegal Diamankan di Gilimanuk Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan Karanina Gilimanuk, Kamis (2/8) siang mengamankan komoditi ilegal yang berusaha diselundupkan ke Bali. Komoditi tersebut disita ketika Tim UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi bersinergi dengan lima orang petugas Karantina Hewan maupun ikan wilayah kerja Gilimanuk melakukan pemeriksaan truk ekspedisi.

Komoditi ilegal tersebut diangkut dua truk ekspedisi dari Surabaya, Jawa Timur dengan tujuan Denpasar. Truk nopol DK 8338 AH yang dikemudikan Hasantoso itu mengangkut komoditi berupa daging ayam dan daging bebek beku. Barang itu dikemas dengan sterofoam besar sebanyak 8 boks. Kemudian 3 sterofoam ikan olahan dan satu kardus ikan gabus. Sementara truk nopol L 8223 US yang dikemudikan Ahmad Arifin mengangkut 13 sak (kampil) pakan anjing.

Bali Post/kmb

DIAMANKAN - Komoditi ilegal yang diamankan Tim UKL Polsek Kawasan Laut Gilimanuk.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Muliyadi mengatakan, komoditi-komoditi tersebut ilegal lantaran tidak dilengkapi dengan dokumen atau sertifikat kesehatan karantina daerah asal. Untuk proses selanjutkan nanti akan dilakukan petugas karantina wilayah kerja Gilimanuk sesuai prosedur atau ketentuan UU RI No. 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan, setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari daerah asal. Mulyadi juga menjelaskan pengawasan akan terus dilakukan karena sudah menjadi kewajiban untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melakukan upaya penegakan hukum, apabila hal itu diperlukan. Sehingga para pelaku bisnis merasakan efek jera dan akan segera mematuhi segala aturan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. (kmb/kmb26)

Ketapang. Sementara itu, akibat penutupan itu, situasi di Pelabuhan Gilimanuk mulai dipadati kendaraan. Areal parkir di pelabuhan dipenuhi kendaraan roda empat, truk dan bus yang hendak menyeberang ke Banyuwangi. Sementara antrean kendaraan juga terlihat panjang, hingga mencapai satu kilometer. Kendaraan menumpuk lantaran masih menunggu penyeberangan kembali dibuka. Penutupan ini bukan yang

pertama kalinya. Sehari sebelumnya juga terjadi penutupan karena dipicu cuaca buruk. Namun, penutupan hanya berkisar satu jam. Sejumlah calon penumpang kapal banyak yang memilih istirahat di sekitar areal pelabuhan. Salah seorang pengendara sepeda motor, Haryanto mengaku sudah hampir dua jam menunggu. Rencananya ia hendak ke Banyuwangi. Sebelumnya ia sudah masuk kapal. Namun, lantaran ada informasi

penundaan penyeberangan, ia diminta untuk turun kembali sambil menunggu cuaca kembali normal. Di pihak lain, dari informasi prakiraan cuaca dari BMKG, kecepatan angin di Selat Bali mencapai maksimal 30 knot. Kecepatan angin lebih dari 21 knot sangat berbahaya bagi pelayaran dan kegiatan maritim lainnya. Selain itu, diprakirakan tinggi gelombang laut di selatan Bali maksimum hingga 5 meter. (kmb26)

Lagi, Belasan Duktang Terjaring di Kecamatan Negara

Negara (Bali Post) Sejumlah penduduk pendatang (duktang) diciduk petugas Satpol PP Jembrana, Kamis (2/8) kemarin. Mereka diketahui sudah lama tinggal di sejumlah tempat kos, namun belum mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Operasi kependudukan ini menyasar tempat tinggal sementara, seperti rumah kos dan mes di tiga desa/kelurahan, yakni Kelurahan Lelateng, Kelurahan Banjar Tengah, dan Desa Tegalbadeng Timur. Sedikitnya, 17 orang terjaring operasi tersebut. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi melalui Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah I Made Tarma mengatakan, belasan duktang tersebut semuanya memang sudah mengantongi KTP. Namun, selama mereka menetap dan bekerja di wilayah Kabupaten Jembrana belum ada yang melapor diri untuk melengkapi SKTS. Peraturan daerah (perda) No. 3 tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan, setiap penduduk pendatang yang menetap dan bekerja di wilayah Kabupaten Jembrana harus melengkapi SKTS. Oleh petugas, mereka diminta datang ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Selain diberikan pembinaan, mereka juga menandatangani surat kesanggupan mengurus SKTS dalam waktu sebulan ini.

TERJARING – Operasi kependudukan menyasar sejumlah tempat kos di Kecamatan Negara kemarin. Belasan duktang terjaring dalam operasi tersebut. Jika tidak melengkapi SKTS itu, maka akan ditindak lagi, bahkan diancam dipulangkan ke daerah asalnya. “Setelah kami data, kami berikan kesempatan untuk membuat SKTS. Operasi kependudukan ini kita lakukan rutin untuk memastikan para duktang ini mengikuti aturan,” tandas Tarma. Sesuai Perda, para duktang yang terjaring tanpa SKTS ini juga dikenai denda senilai Rp 50 ribu per orang. Merunut Peraturan Bupati Nomor 18 tahun 2012 tentang Tatacara Pendaftaran Penduduk WNI Ting-

gal Sementara di Kabupaten Jembrana ini mengatur penduduk yang tinggal sementara di Jembrana. Sanksi administratif apabila tidak melaporkan dan mendaftarkan dalam kurun waktu 14 hari sejak kedatangan, berupa denda senilai Rp 50 ribu. Denda yang dipungut itu selanjutnya disetorkan ke kas daerah. Dari 17 orang yang terjaring itu paling banyak ditemukan di Kelurahan Banjar Tengah yakni 8 orang. Sisanya di Kelurahan Lelateng dan Desa Tegalbadeng Timur. (kmb26)

Wasev Pusterad Kunjungi TMMD di Desa Delodberawah Negara (Bali Post) Hampir sebulan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 di Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo berjalan, sejumlah pembangunan fisik hampir rampung 100 persen. Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefry Marsono Hanok di sela-sela kunjungan Wasev Pusterad, Brigjen TNI Wegig Poertjahjo ke lokasi, Kamis (2/8) kemarin membeberkan pencapaian sementara kegiatan TMMD. Pencapaian pembangunan fisik itu di antaranya rabat beton (97%), pembuatan MCK (95%), bedah rumah (98%) dan pembuatan pit stop kerbau untuk Makepung (97%). Ditambahkan Dandim yang juga selaku Dansatgas TMMD, program TMMD di Delodberawah ini berorientasi pada pembangunan pemerintah daerah sesuai dengan masyarakat pedesaan. “Melalui TMMD, TNI akan membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan program kesejahteraan, kesadaran bela negara, dan

kamtibmas di pedesaan supaya dapat terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang,” tegas Dandim. Turut hadir dalam pengecekan itu, Bupati Jembrana I Putu Artha, Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Wadan Satgas TMMD Mayor Inf. Ngakan Made Marjana, Danki SSK TMMD ke 102 Kapten Inf. Zaenul Eksan serta perangkat desa Delod Berawah. Dandim menerangkan selain sasaran fisik, TMMD ini juga melaksanakan sasaran nonfisik kepada warga Desa Delodbrawah. Di antaranya berbagai penyuluhan tentang narkoba, bahaya laten komunis, bela negara, program KB, bahaya penyakit menular dan bantuanbantuan lain kepada warga kurang mampu seperti pembagian sembako dan program pasar murah. Brigjen Wegig Poertjahjo usai mengecek pelaksanaan mengatakan, TMMD mempunyai andil yang sangat besar dan bermanfaat untuk

Bali Post/olo

KUNJUNGAN – Kunjungan Wasev Pusterad Brigjen TNI Wegig Poertjahjo di lokasi TMMD di Desa Delodberawah, Kamis (2/8) kemarin. masyarakat. Sebab, kegiatan ini melibatkan segenap unsur TNI/Polri, OPD dan juga masyarakat. TMMD saat ini tidak hanya terfokus pada pembangunan di desa, namun dilaksanakan terhadap penanggulangan bencana. “Sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan TMMD, diharapkan apa yg dikerjakan

dapat berguna kepada masyarakat, memberi kenyamanan bagi warga maupun pengunjung wisata di Desa Delodberawah,” ucapnya. Yang lebih penting lagi, menurut dia, daya manfaat yang bisa diambil dari kegiatan TMMD adalah terciptanya rasa saling memiliki antara TNI/Polri, OPD dan juga masyarakat. (kmb26)


Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Karangasem

11

SMK PGRI Amlapura Rebut Juara Lomba Fotografi dan Melukis Amlapura (Bali Post) SMK PGRI Amlapura konsisten menunjukkan prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi. Selain akademis, SMK ternama di Karangasem ini, setiap tahun juga mampu menjadi yang terbaik di bidang non-akademis. Terakhir, SMK PGRI Amlapura, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Drs. I Ketut Sutarsa, kembali menyabet juara lomba fotografi tingkat provinsi dan juga lomba melukis. Dua siswa terbaik dari kelas XI Jurusan Multimedia (MM) mampu merebut juara lomba fotografi yang digelar di Unhi Denpasar. Tema budaya dalam lomba itu dimanfaatkan dua siswa di bawah asuhan guru pembina I Wayan Gede Artawa, S.Pd. menyertakan hasil karya foto terbaiknya, setelah mendapat berbagai dasar pelajaran berharga di kelas. Sehingga, satu foto berjudul “Nyurat Lontar” dengan objek gambar penulis lontar di Museum Lontar Penaban, berhasil menjadi juara II di ajang tersebut. Karya ini adalah milik siswa kelas XI MM atas nama Ni Luh Putu Suriyasih. “Ini pertama kali saya

mendapat juara. Sudah pasti saya sangat gembira,” kata siswi asal Tegallinggah ini. Satu hasil karya lagi berjudul “Mageret Pandan”. Foto itu adalah karya siswa lainnya, I Putu Eka Pratama, yang berhasil memperoleh juara ketiga pada ajang yang sama. Lewat pembinaan berjenjang dari sekolah, kini kedua siswa tersebut menjadi andalan sekolah bersaing di level kejuaraan yang lebih tinggi. “Keduanya memang punya bakat potensial. Meski masih pemula, keduanya sudah mampu bersaing di level provinsi,” ujar pembina I Wayan Gede Artawa saat ditemui di sekolahnya, Kamis (2/8) kemarin. Satu siswa lainnya, I Gede Eka Wardana, juga tampil sebagai juara namun pada ajang berbeda yakni lomba melukis serangkaian HUT RI yang digelar Kodim/1623 Karangasem. Siswa kelas XI AP (Akomodasi Perhotelan) itu mampu menjadi juara harapan dua. Dia meraih gelar itu melalui bimbingan dari guru pembina I Wayan Yudiana, S.Pd. Dengan tema lomba “Kemanunggalan TNI-

Rakyat”, diisi karya lukisan yang menggambarkan bagaimana jajaran TNI, membantu para korban bencana erupsi Gunung Agung. Kepala SMK PGRI Amlapura Drs. I Ketut Sutarsa mengaku cukup bangga dengan capaian anak didiknya itu. Dia selalu mendorong anak didiknya itu untuk bersaing sehat dengan kompetitif. Dengan capaian ini, menunjukkan SMK swasta masih mampu bersaing dengan SMA/SMK negeri dari seluruh Bali. Tidak hanya siswa, dia juga mendorong guru-gurunya untuk menunjukkan kualitasnya pada berbagai ajang lomba jenis berbeda. “Jadi, di sekolah kita belajar. Hasilnya kita uji di berbagai ajang lomba. Setiap tahun, selalu ada yang juara di level provinsi hingga nasional,” katanya. Tidak puas dengan capaian itu ke depan, pihaknya juga mendorong agar siswanya mampu menjadi yang terbaik pada berbagai ajang lomba di bidang olahraga. Seperti pada ajang Porjar maupun ajang pesta multievent lainnya. (kmb31/100k)

Bali Post/kmb

MOBIL ANGDES TERBAKAR - Mobil angdes milik Wayan Mariana terbakar di jalan umum Banjar Kebon, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem.

Pompa Bensin Macet, Angdes Terbakar

SISWA BEPRESTASI - Siswa berprestasi dan guru pembina serta Kepala SMK PGRI Amlapura saat ditemui di sekolah setempat.

Cuaca Membaik

Pelabuhan Rakyat Padangbai Mulai Beroperasi Setelah cukup lama ditutup karena cuaca buruk, Pelabuhan Rakyat Padangbai akhirnya dibuka kembali Rabu (1/8) lalu. Fast boat pun kembali beroperasi seperti biasa, setelah laut kembali tenang. Bagaimanakah kemudian agenda Polair Polres Karangasem, dalam upaya menjalankan tugas pokoknya ikut mengamankan laut dan juga armada yang menggunakan sarana air menyeberangi Selat Lombok itu? KASAT Polair Polres Karangasem, AKP I Made Wartama, mengatakan pihaknya langsung melakukan patroli di sepanjang perairan tersebut. Menurutnya, untuk pertama kalinya, Pelabuhan Rakyat Padangbai ini dibuka lagi, setelah sempat ditutup panjang, menyusul gelompang pasang hampir sepekan terakhir ini. “Saat ini, laut sudah mulai tenang. Fast boat untuk pertama kalinya mulai melakukan penyeberangan,” kata Wartama. Sat. Polair Polres Karangasem memulai patroli dari Pangkalan Padangbai hingga Perairan Jasi dan Seraya. Kemudian kembali ke Pangkalan Padangbai pada pukul 12.15 wita. Selain memastikan situasi di perairan setempat yang sudah mulai membaik, patroli sekaligus juga dimanfaatkan untuk mengatensi fast boat yang berlayar menuju arah Gili Trawangan dan juga sebaliknya. Satu per satu fast boat itu langsung menjalani pemeriksaan di tengah laut. Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan kelengkapan administrasi surat selain persyaratan layak nyeberang lainnya. Tidak hanya boat, jajaran Sat. Polair juga melakukan pemeriksaan KM Pulau Mas 03 yang datang dari arah Sulawesi menuju Pelabuhan Benoa Bali. Setelah dilakukan pemeriksaan kapal KM tersebut terkait surat-suratnya, dinyatakan semuanya lengkap. Muatan ikan segar dari hasil pemeriksaan dokumen kapal juga lengkap atau legal. Sehingga selanjutnya kapal itu dipersilakan melanjutkan berlayar menuju tujuannya. “Setelah cuaca membaik, patroli laut akan terus kami tingkatkan lagi,” tegasnya. Sebelumnya, KSOP Kelas IV Padangbai saat itu merilis informasi agar nakhoda kapal menunda keberangkatan fast boat dari Dermaga Rakyat Padangbai menuju Gili Trawangan maupun Nusa Penida. Penundaan itu diminta sampai 29 Juli, sambil menunggu cuaca terus membaik. Penundaan keberangkatan bagi fast boat itu sudah yang

ketiga kalinya, selama cuaca buruk gelombang tinggi disertai angin kencang ini. Sebelumnya, langkah serupa juga diambil pada 20 Juli lalu, dengan cara penutupan Dermaga Rakyat Padangbai diperpanjang sampai Rabu (25/7). Kondisi cuaca yang memicu gelombang tinggi di perairan Selat Lombok itu masih menjadi alasannya. KSOP Padangbai sebelum itu

juga menerbitkan rekomendasi serupa per 19 Juli lalu. Sementara Pelabuhan Padangbai pun saat itu menerapkan sistem buka tutup, sehingga menimbulkan antrean truk cukup panjang hingga keluar pelabuhan. Tetapi, kali ini tidak separah sebelumnya. Dulu, sempat memicu kemacetan hingga ke wilayah Yeh Malet, bahkan, Gunaksa Klungkung. (gik)

PERIKSA DOKUMEN KAPAL - Kasat Polair Polres Karangasem saat turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kapal.

Amlapura (Bali Post) Keceriaan sopir angdes, I Wayan Mariana (40), karena mendapat banyak penumpang, Kamis (2/8) kemarin, berakhir dengan kemalangan. Mobil angkutan umum yang dikemudikannya itu mendadak macet di tengah jalan akibat pompa minyaknya bermasalah. Parahnya lagi, mobil itu kemudian terbakar, ketika warga Banjar Seledumi, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Karangasem itu mencoba mengotak-atik pompa minyak elektrik angdesnya yang bermasalah itu. Mobil angkutan pedesaan (angdes) itu terbakar di jalan umum Banjar Kebon, Desa Peringsari pagi hari, pukul 09.30 Wita. Saat itu, mobil hendak mengantar salah seorang penumpang ke Banjar Padangaji, Desa Peringsari. Di lokasi kejadian, mendadak mikrobus Suzuki Cary DK 1859 SE itu macet. Setelah dicek, mobil macet disebabkan pompa bensinnya tak berfungsi optimal. ‘’Pompanya macet, karena itu tidak bisa ngangkat bensin,’’ terang Mariana di sela-sela proses pemadaman yang dilakukan Tim Damkar

Karangasem Pos Selat itu. Sopir malang ini mengakui pompa bensin angdesnya itu memang sering bermasalah. Setiap kali macet, dia selalu mencoba memperbaikinya sendiri. Caranya dengan membongkar pompa otomatis itu lalu dipancing dengan cara menuangkan bensin dari bagian atasnya. Sebelumsebelumnya aksinya yang mirip serial McGyver itu, selalu berhasil. Tidak habis pikir, kemarin, justru gagal total malah berakibat mobil angdesnya terbakar. Saat bensin itu dituangkan ke dalam pompa yang

berada di bawah jok depan mobil, kata Mariana, tiba-tiba bensin itu menyembur membasahi mesin mobilnya. Tak jelas dari mana datangnya, tiba-tiba terjadi kobaran api. Akibatnya, Mariana sendiri mengalami luka bakar di tangan kanannya. Selain itu, juga pada bagian jidatnya. Dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lagi, sebab api seketika saja membesar. Beruntung semua penumpang dan barang yang ada di jok belakang itu masih sempat diselamatkan. Warga di sekitar lokasi kejadian,juga tak bisa berbuat banyak. Mer-

eka tidak berani mendekat karena takut terjadi ledakan. Untungnya, Damkar segera merapat sehingga api kemudian cepat bisa dipadamkan. Kebakaran itu mengakibatkan bagian dalam depan mobil angdesnya itu rusak berat. Kaca depan dan kaca belakangnya juga pecah. Mariana sempat mendapat perawatan di Puskesmas Selat. Dia sangat yakin mobil angdesnya itu masih bisa diperbaiki. Tetapi memang akan perlu biaya lumayan banyak. ‘’Bisa sih bisa, tapi biayanya pasti besar,’’ sesalnya. Kepala Dinas Kebakaran Karangasem I Nyoman Sutirtayasa mengatakan, saat kejadian, angdes itu memuat sembilan orang penumpang. Semua penumpang selamat. Hanya sopir yang mengalami luka bakar kategori ringan. (kmb)

Sertakan 38 ’’Sawa’’ Ngaben Massal Arya Gajah Para Sibetan Amlapura (Bali Post) Pratisentana Sira Arya Gajah Para Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem menggelar ngaben massal, Rabu (1/8). Total menyertakan 38 sawa dan 20 ngelungah. Menariknya, ngaben massal ini juga terbuka untuk semeton Arya Gajah Para di luar krama Desa Adat Sibetan. Bahkan, ada dari Pangi hingga Singaraja memilih bergabung di sana, berbaur dengan warga setempat. Ketua Panitia atau Manggala Karya Ngaben Massal Pratisentana Sira Arya Gajah Para, I Gede Jabang, yang ditemui di Setra Sibetan, mengatakan ngaben massal ini menjadi pelaksanaan ngaben massal yang keempat, setelah sebelumnya sukses digelar tahun 2006,

NGABEN MASSAL - Wadah pengabenan saat mulai dibakar usai pelaksanaan ngaben massal Pratisentana Sira Arya Gajah Para Sibetan, Rabu (1/8). 2011, dan 2015. “Seharusnya, kita gelar tahun 2020, karena ada surat edaran dari PHDI terkait upacara Panca Wali Krama di Besakih, jadi pelaksanaannya kami majukan,” kata tokoh pendidikan Karangasem ini.

Total ngaben massal ini diikuti krama dari 17 dadia di desa setempat dengan jumlah 384 kepala keluarga. Pelaksanaan ngaben massal di desa setempat menerapkan kegotongroyongan. Sehingga krama yang tak punya sawa

pun ikut urunan, membantu meringankan biaya ngaben ini. Warga yang punya sawa dikenakan biaya Rp 5 juta, ngelungah Rp 150 ribu dan yang tidak punya sawa atau ngelungah, urunan masingmasing Rp 100 ribu. Puncak ngaben Pratisentana Sira Arya Gajah Para, kapuput empat pedanda dari Geria Kawan, Sibetan, Geria Ulon, Jungutan, Gria Tengah, Jungutan, dan Geria Panji Budakeling. “Tahun ini, ada sawa dari Pangi (Klungkung) dan Singaraja. Kalau ngaben sebelumnya juga ada dari Sidemen, Tampuagan, dan semeton dari daerah lain. Kami di sini tetap terbuka, yang penting mereka mau mengikuti aturan pelaksanaannya di sini, tidak menjadi masalah,” katanya. (kmb31)


KLUNGKUNG

12

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

SOSOK Manfaatkan Beras Lokal

KEBUTUHAN beras untuk konsumsi masyarakat Klungkung setiap tahunnya sangat banyak. Memenuhi itu, tak semata-mata hanya bergantung pada produksi luar daerah. Namun juga bisa memanfaatkan produksi dalam daerah. “Kami berharap masyarakat semakin banyak yang memanfaatkan beras lokal,” ungkap Kepala Bagian Ekonomi Setda Klungkung I Ketut Sena, belum lama ini. Kualitas beras lokal tidak kalah. Kualitasnya juga dapat bersaing dengan beras yang lumrah ada di pasaran. Dari sisi harga, juga lebih murah. “Kalau dilihat, produksi padi memang rasanya tidak mampu memenuhi kebutuhan dalam daerah. Tetapi kenyataan kan banyak yang dibawa keluar. Itu menunjukkan permintaan masyarakat lokal belum begitu banyak,” ucapnya. Sejauh ini, pemkab telah menggulirkan program “beli mahal jual murah” yang bekerja sama dengan Koperasi Unit Desa (KUD). Artinya membeli gabah lebih tinggi dari pasaran dan menjual beras lebih rendah dari pasaran. Peluang ini tepat jika dimanfaatkan masyarakat. “Sekarang sasarannya masih lebih banyak PNS,” katanya. Memperluas pemasaran, pemkab juga mendorong adanya keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Pemasaran perlu bersinergi. Baik pemerintah dengan Usaha milik desa maupun lainnya,” pungkasnya. (sos)

2019, Seluruh Desa di Daratan Ditarget Terapkan TOSS

Semarapura (Bali Post) Metode Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) masih dijadikan senjata Pemkab Klungkung dalam menangani sampah yang masih menjadi persoalan, baik organik maupun non organik. Pada 2019, seluruh desa di wilayah daratan ditargetkan bisa menerapkan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Agung Kirana, Kamis (2/8) kemarin. Sejauh ini, program yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN, Jakarta ini baru diterapkan 12 dari 43 desa/kelurahan di wilayah daratan. Yakni, Desa Tangkas, Gelgel, Gunaksa, Dawan Klod, Dawan Kaler, Akah, Paksebali, Aan, Tohpati, Sampalan Klod, Banjarangkan dan Takmung. Sampah yang berhasil terolah baru kisaran 30 persen. Hal tersebut dikarenakan mesin produksi masih skala kecil dan jumlahnya terbatas. “Peralatan masih kadi kendala,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, sejak digulirkan akhir 2017, produksi pellet TOSS desa itu sudah lebih dari 5 ton dan sudah dibeli PT Indonesia Power untuk diuji coba menjadi pembangkit listrik. Mengingat implikasi metode ini cukup luas, ditegaskan pemkab tetap konsisten untuk menerapkan. Sebagai bentuk penjabaran Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 yang salah satu tertuang di dalamnya, setiap desa, unsur masyarakat diharapkan dapat mengolah sampah menjadi energi terbarukan. “Target, seluruh desa dan kelurahan di Klungkung daratan, 2019 sudah memiliki TOSS. Ini tak hanya untuk penyelamatan lingkungan. Tetapi juga bisa memberikan nilai ekonomis. Kalau untuk Nusa Penida, sekarang masih ada TPA. Tetapi kami harapkan desa-desa bisa mempersiapkan untuk menerapkan,” tegasnya. Mewujudkan itu, Pemkab belum mengalokasikan anggaran. Tetapi mendorong pemerintah desa menggunakan dana desa yang jumlahnya cukup besar digelontor pemerintah pusat. Ada pula alokasi dana desa dari pemerintah kabupaten. Sesuai gambaran kasar, cukup sekitar Rp 200 juta untuk pembangunan satu TOSS. Itu pun sudah termasuk pengadaan mesin produksi pelet skala besar. “Kalau untuk lahan, bisa menyewa atau menggunakan tanah desa. Yang terpenting komitmen saja,” ucapnya. Belum adanya TOSS, sampah sejumlah desa masih sebatas diolah menjadi pupuk organik dan plastik dijual ke bank sampah. “Soal penanganan sampah, diupayakan bisa semaksimal mungkin,” imbuh mantan Sekretaris DPRD Klungkung ini. (kmb45)

Bali Post/sos

TOSS - Salah satu TOSS di Kabupaten Klungkung. Pemkab menargetkan pada 2019 seluruh desa di wilayah daratan bisa menerapkan.

Bali Post/sos

KAPAL RORO - Kapal roro Nusa Jaya Abadi yang melayani penyeberangan dari Nusa Penida ke Padangbai (PP), Kamis (2/8) kemarin.

Layanan Kapal Roro Disidak

Diduga Ada Pungli Retribusi Hewan Ternak Semarapura (Bali Post) Pelayanan kapal Roro Nusa Jaya Abadi dari Pelabuhan Nusa Penida, Klungkung menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem yang sempat berpolemik dalam tiketing masih mendapat atensi kalangan legislatif. Kamis (2/8) kemarin, Komisi II DPRD Klungkung menindaklanjuti dengan inspeksi mendadak (sidak). Hasilnya, fasilitas pelayanan dinilai masih kurang. Selain itu, juga muncul kecurigaan adanya pungli pada layanan penyeberangan hewan ternak. Ketua Komisi II Komang Suantara mengatakan sebagai pelabuhan yang melayani banyak orang, terlebih ketika libur panjang, jumlah komputer pada loket tiket tergolong kurang, hanya ada dua unit. “Layanan sepeda motor gabung dengan orang. Untuk mobilnya khusus. Perangkatnya masih kurang,” ungkapnya. Meminimalisasi keluhan

dari penumpang, pemkab didorong untuk bisa melengkapi itu. Bahkan, tak kalah penting juga perbaikan fasilitas pendukung, seperti toilet. “Perbaikan pelayanan harus dilakukan. Penambahan perangkat di loket sangat penting,” ucap politikus Partai Gerindra ini. Pada layanan tiket, sebelumnya diendus adanya praktik calo. Pada sidak yang dipimpin

Ketua DPRD Wayan Baru itu kembali ditegaskan untuk benar-benar dihentikan lantaran bertentangan dengan hukum. “Harus dihentikan dan diakhiri,” tegasnya. Kapal roro yang beroperasi setiap hari ini juga melayani penyeberangan hewan ternak. Itu seharusnya dikenakan retribusi sesuai yang tertuang dalam Perda 15 tahun 2013. Sapi dan

Bupati Kecewa Kebersihan Kurang Diperhatikan PENATAAN Lapangan Puputan Klungkung telah tuntas. Guna memastikan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan peninjauan, Kamis (2/8) pagi kemarin. Ketika itu, ditemukan hal yang kurang memuaskan. Bupati asal Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida ini melihat masih ada infrastruktur yang belum tertata, seperti beberapa kabel dan taman di areal lapangan. Selain itu, dari sisi kebersihan juga dinilai masih kurang. Atas hal tersebut, ia tampak kecewa terhadap kinerja petugas. Itu pun dilanjutkan dengan memerintahkan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung I Nyoman Mudarta untuk mengeluarkan surat peringatan 1. “Berikan kepada semua

petugas, dan tembusannya sampaikan kepada saya”, katanya. Tak hanya itu, Disbudpora juga diminta untuk melakukan evaluasi setiap hari terhadap kinerja staf. Memberikan rasa nyaman, menurut Suwirta tak hanya cukup dengan menyapu secara rutin. Tetapi juga melakukan penataan pada taman hingga memunculkan kesan asri. “Tidak cukup hanya disapu saja, tetapi keindahan itu terlihat juga dari seberapa serius petugas merawatnya. Kesuburan tanaman juga harus diperhatikan. Untuk memperoleh tanaman subur, pemupukan juga perlu,” tegasnya. Lebih lanjut disampaikan, pemkab akan tetap berupaya dalam menata lapangan ini demi kenyamanan masyarakat. Mewujudkan itu, tak hanya cukup mengandalkan Disbudpora, namun

harus ada kerja sama dengan instansi terkait, antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan dan Dinas Perhubungan. Ke depan, lapangan yang berlokasi di depan Puri Agung Klungkung ini akan diisi dengan taman lalu lintas. “Kami berharap lapangan ini dapat digunakan oleh semua golongan. Baik anak kecil sampai lansia untuk tempat beraktivitas,” sebutnya. Terkait perintah bupati, Kadisbudpora Klungkung I Nyoman Mudarta tak berkomentar banyak. Hanya menyatakan siap melaksanakan. Penataan lapangan ini menelan anggaran Rp 2,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Itu tak sebatas digunakan untuk membangun jogging track. Namun juga arena skateboard maupun lainnya. (ad138)

Petani Gagal Panen, Mencari ”Napas” dari Batu Sikat OMBAK besar telah menerjang sebagian sawah di Tempek Babakan, Subak Sidayu dan Subak Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung. Fenomena alam ini mengakibatkan petani gagal panen. Menyambung hidup, mereka pun memutar otak. Mencari batu sikat menjadi pilihan. bebatuan kecil. Ia adalah I Wayan Sudra (55). Salah satu petani Tempek Babakan. “ I n i lagi mencari

Kepala UPT Pelabuhan Nusa Penida I Dewa Gede Agus Suarma Hendra menyatakan, untuk penambahan perangkat pada loket tiket sudah diusulkan ke pemkab. “Sudah diusulkan lagi dua komputer. Ini memang penting, apalagi saat penumpang banyak,” sebutnya. Sementara itu, terkait dengan adanya dugaan pungli retribusi hewan ternak, akan ditelusuri lebih lanjut. Ia tidak menapik ada pengakuan dari seorang anggota kelompok ternak dimintai pungutan Rp 50 ribu tiap satu truk sapi ketika masuk pelabuhan dan Rp 75 ribu ketika masuk kapal. “Sekarang masih ditelusuri siapa itu,” ucapnya. (kmb45)

Tinjau Lapangan Puputan Klungkung

Ketika Ombak Besar Menerjang Sawah di Takmung

Hamparan sawah di subak yang berada di selatan Jalan By-Pass Ida Bagus Mantra ini masih terlihat. Padinya baru berumur beberapa minggu. Tetapi tak seluruhnya bagus. Separuh, yang dekat pantai sudah mati. Warnanya kuning. Ada yang sudah membusuk. Hal serupa juga terjadi pada rerumputan yang tumbuh subur di pematang sawah. Tak kalah memprihatinkan lagi, sejumlah petak sawah yang membentang dari timur ke barat juga d i p e n u h i pasir. Tanahnya tak lagi terlihat. Berubah menjadi pantai. Itu sekelumit dampak dari amukan ombak besar yang terjadi pada 25 Juli lalu. Di tengah sawah itu, seorang pria nampak tengah sibuk beraktivitas. Mengenakan baju merah dan celana coklat mengosek pasir yang berisi

kuda misalnya, Rp 5.000 per ekor, kambing dan babi Rp 2.500 dan unggas Rp 1.000 per ekor. Akan tetapi, fakta di lapangan tidak ada pungutan karena belum ada karcis khusus. Suantara mengendus itu rawan dijadikan ladang pungli. “Ini (perda - red) tidak dijalankan. Tetapi ada kekhawatiran ada setoran ke seseorang. Ini perlu disikapi. Itu (retribusi - red) kan bisa jadi sumber pendapatan daerah,” sebutnya. Hal tersebut, imbuhnya perlu disikapi pemkab guna mengantisipasi polemik ke depannya. “Terutama untuk bupati, perlu ada pembenahan pelayanan. Begitu juga dengan SDM di dalamnya,” imbuhnya.

batu sikat,” ucapnya, Kamis (2/8) kemarin. Apa yang dilakukan itu bukan tanpa alasan. Tak lain karena padinya gagal panen setelah terendam air laut. Cukup luas, sekitar 20 are. Kerugian tak terelakkan. Besarnya sampai jutaan rupiah. “Musim ini tak dapat apa. Gagal panen,” tuturnya. Mencari batu sikat dilakoni mulai pagi, sekitar pukul 08.00 Wita. Itu untuk menghindari panas. Bu-

tuh waktu dua jam, ia dapat mengumpulkan dua karung berukuran sedang. Mencarinya tak sembarangan. Hanya yang berwarna hitam diambil. “Tidak semua bisa diambil,” kata Sudra. Batu yang lumrah digunakan untuk hiasan halaman itu dijual ke pengepul di wilayah Klungkung. Harganya cukup menjanjikan. Satu rontong Rp 12 ribu. Sangat disyukuri karena masih ada jalan untuk mengais rezeki. Uang yang didapatkan mampu untuk menutupi kebutuhan sehari-hari bersama keluarga. “Ya lumayan dapatnya,” sebutnya. Ceritanya tak sampai di sana. Ombak besar telah “menghilangkan” sekitar separuh sawahnya. Itu tertutup pasir. Tak lagi bisa ditanami padi. “Kalau misalnya mau dijual, tidak ada yang beli. Karena ombak

Bali Post/sos

BATU SIKAT - Petani di Tempek Babakan, Subak Sidayu, Desa Takmung, Banjarangkan mencari batu sikat di sawahnya. Batu itu dihempaskan ombak besar beberapa hari lalu.

sering besar,” ungkapnya. Tak ingin semakin merugi, ia hanya bisa berharap alam segera bersahabat. “Mudahmudahan ombak segera normal,” imbuhnya. Petani lain, I Nyoman Karma, menuturkan ombak besar yang hampir terjadi setiap tahum benar-benar berdampak pada lahan pertanian di sekitar. “Tiang dulu garap lahan 40 are. Semua tertimbun pasir. Tidak bisa menanam apa,” terangnya. Di lahan itu, ia kini hanya beternak sapi. Untuk menanam padi, memilih menggarap lahan lain yang jauh dari pantai. Klian Tempek Babakan, Ketut Budi mengatakan dari 11 hektar, sawah terdampak ombak besar sekitar 5 hektar. Tak hanya ditanami padi, namun juga jagung. Petani di Subak Lepang Mangku Made Runia menuturkan fenomena alam ini masuk paling besar. Tahun sebelumnya dampaknya hanya sedikit. “Kalau duludulu tidak sampai kena sawah,” ujarnya. Khusus untuk lahannya, kali ini seluruhnya terendam air laut. Luasnya 15 are. Dirinya pun hanya bisa pasrah menyaksikan itu. (sos)

Bali Post/ist

TINJAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (2/8) kemarin meninjau Lapangan Puputan Klungkung yang baru saja selesai ditata. Ditemukan lingkungan kurang bersih.


Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dcr Waitress Tlp.0361 730913

B.BP.154.08.18.0000117

Dcr Driver KTP Bali Sekitar Prof IB Mantra,Saba,Tohpati, Ketewel,Lebih Hub.081338701511

B.BP.001.08.18.0000043

Dibutuhkan Segera Guru PAUD DaerahDentimHub.081338754116

B.BP.001.08.18.0000082

Dcr SPG,Max.28th Min.SMA,Jujur Rajin,Mau Belajar,Penempatan Discovery Shopping Mall Kuta Hub.Lusi 082144355655

Dcr Waiter/Waitress,Cook,Pglmn Ari Putri Hotel Jl.Cemara, Semawang Sanur 087866834578

B.BP.001.08.18.0000114

Dcr Tng utk Tkg Potong Ayam + Sopir serius Hub.081916196888

Dibthkan Sales:Laki-Laki, SIM C/A, Max.35 Th, Paham Rute Bali, Hub:082147635665

Dcr Tukang Perak, usia max 35th. Hub.08113990076

Dicari Cleaning Service&Sales u/Rai Fitness.Hub:081999821210

B.BP.001.07.18.0001272

B.BP.001.07.18.0001682

B.BP.004.07.18.0001548

B.BP.031.08.18.0000121

B.BP.001.08.18.0000108

2 Sopir SIM A Usaha Supplier, Mess,Rajin,Jujur, 081238519459

B.BP.004.08.18.0000119

Dcr Sgr S1 Teknik Sipil.Email Lam ke:balienergyc@gmail.com

B.BP.164.08.18.0000129

BVC Kerja Luar Ngeri resmi biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti brangkat Line WA081375409869&087754689692

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com

G.07

Dibutuhkan Tukang Pasang Payet/Mote2 di Gaun Pengantin Pengalaman Min.2 Tahun,Rajin, Jujur,Serius Hub:087878605755

B.BP.001.08.18.0000123

FOTO COPY

G.02

Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com

B.BP.001.08.18.0000104

B.BP.001.07.18.0001665

Dicr SMK/D3 Teknik Putra/Putri Max 23Th.Hubungi:0361-225599

G.06

Dcr Karyawati u/Money Changer, SMU/A, KTP NTT H.085100007205

Dcr Sgr Penjahit Berpengalaman u/Garmen.Telp:081338278481

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

G.01

G.05

B.BP.001.08.18.0000105

B.BP.004.07.18.0001637

Rmh L520x133 LT4 H.Rp.5,1M,Jl. DewiSri IV Legian, 088219124095

Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com

Dbtuhkan Staff yang bisa berbahasa Jepang,Bhs Inggris& bisa mengoperasikan computer dengan baik.Gaji 10jt/bln.0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com

Dcr PRT tdr Dlm,Supir,Pglm 2th Tamat SMA Hub.085829145389

Dicari Tukang Masak pengalaman Chinese & Western,08123637000

Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com

B.BP.164.07.18.0001583

B.BP.001.08.18.0000085

Rmh di Putra Bali Hill Nusa2 LT 345/225 Furnish T.0811373029

G.04

Dbtuhkan Staff housekeeping berpengalaman & bisa berbahasa Inggris. Tlp. 0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com

Dcr Krywn Sablon berpengalaman Afdruk Screen & Campur Warna. Gaji UMK Badung + Lembur. Tlp 8975041 / WA 081239313275.

*Job Jepang Exmagang, Australia, Korea,085903685252-081337428380

Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com

Cr:FO,BelBoy,HK,Driver,Loundry Enginering,Scurity u/Htl E:new arenahotelkutabali@gmail.com

Dicari IT Support, Pendidikan D3 Tehnik Computer, peng min 1 th dibidangnya.Lam CV&Foto,Krm ke:hr@lotus-enterprises.com B.BP.001.08.18.0000040

Dcri Sales UPVC Sldng Door Kitchen Set dr Almunium Gaji+Incntv+ada Mtr fadjarlontoh1@gmail.com B.BP.004.07.18.0001690

Dicari Tamatan Pariwisata Jurusan Tata Boga & Cleaning Service Hub.08123637000 B.BP.001.08.18.0000034

Dicari Karyawati Bersih2 Toko, DaerahLegian.SMS:081239995037 B.BP.001.07.18.0001676

Dicari Mekanik untuk Mobil Hub:085739158381/087763136881 B.BP.001.08.18.0000009

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.03

B.BP.004.07.18.0001553

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.004.08.18.0000047

Dicari Sopir Pribadi u/ antar anak sekolah. Sopan. Tanggungjawab&jujur.Hub/WA:08123847123

B.BP.001.08.18.0000130

Dicari Supir SIM B1,penglmn bw mbl doble ban,Hub.08123637000

B.BP.001.08.18.0000037

Dicari Tenaga Cuci Mobil&Motor DisediaknMessHP.087765063420

B.BP.001.07.18.0001678

B.BP.166.08.18.0000133

B.BP.001.08.18.0000036

B.BP.001.08.18.0000109

Dicr Sopir Tdr Luar Umur 35Th Hubungi:08123901116

B.BP.033.08.18.0000115

B.BP.001.08.18.0000099

Dijual Rmh & Kav Sesan dan Tbn DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.07.18.0000148

B.BP.001.08.18.0000001

Kayumanis Sanur Private Villa looking for DW bell Driver, DW Waiter,DW Steward,DW HK.Send appl+CV to hrsanur@kayumanis. com or directly to Jl.Tirta Akasa No.28 Sanur 0361-270260

Tnh SHM,Ls 10,75Are Cangu Kayu Tulang, Akses 5 Mtr, Siap Bangun Hrg.549Jt/Are.Hub:082146436048 B.BP.001.08.18.0000076

Tanah Nempil,Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809 B.BP.001.07.18.0000043

Djl Tanah 2A Dama Bs TT Mobil 10A Buduk Hub.082147454248 BU B.BP.164.08.18.0000128

Tanah Kvl di Mengwi 140Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit,087862450004 B.BP.001.08.18.0000112

Tnh 12A BU Nyanyi Utr P.Sungai cck Villa 100Jt/A, 087748998222 B.BP.001.08.18.0000126

Tnh 5,5A SHM Cck u/Usaha/Rumah di sblh Utr Kantor Imigrasi Jl. Perum Taman Jimbaran Kuta Sltn Hub:087860952000/081246205744

B.BP.001.08.18.0000102

Urgent.Dbtuhkan Satff Tukang/ Kepala Tukang(mandor)brpnglamn Gaji Tinggi Tep.0361-289742 CV: asahrd2018@gmail.com

B.BP.001.08.18.0000081

Tnh Kav Murah JuwetSari Densel Harga.400Jt Cek Lok.0811399161 B.BP.153.08.18.0000132

B.BP.001.08.18.0000103

Ymh Bisma Dicr:1.SMA/D1/S1 Ek. 2.Mekanik Hub:T.Umar 142 Dps

DISEWAKAN TANAH Dikontrak Tanah 4Are Jl.Matahari Terbit Sanur WA085935104778

B.BP.001.07.18.0001666

B.BP.001.08.18.0000106

DIJUAL MOBIL

DIJUAL RUKO Dijual Murah Ruko 4 Lantai Pinggir Jln Diponegoro Utama Hub:08123804558/081999110707

DAIHATSU

Feroza Th’95 Orcat hijau botol ban 31, 58Jt Hub.082147454248 B.BP.164.08.18.0000127

B.BP.001.08.18.0000006

KIA

Picanto All New Putih Thn 2014 Tgn 1 Manual BUC,087862270180

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228

B.BP.001.08.18.0000086

B.BP.001.07.18.0001577

TOYOTA

Dcr Ex.Kapal Fiber Kcl u/Muat Material Pasir dll 10 Ton Mesin dlm.H.Jason 08113322217

*Fortuner VNT Turbo Diesel’14 KM31RbTgn.1Hub.081353696360* B.BP.141.08.18.0000122

Avanza’2017 Putih AsBali Mls Prbd,082341251453/081933610070 B.BP.141.08.18.0000125

DIJUAL RUMAH Di jual Citraland Cargo Tp Crystal Hill 2Lt Lt179.Lb219. Kt4.Km3.Hub:085649867670 B.BP.031.08.18.0000113

DISEWAKAN RUMAH Rmh/Villa LT2&Pool,Seaview,5KT F.Furnish,Jimbarn,085935208386 B.BP.001.07.18.0001472

DIJUAL TANAH Dijual Tanah Kav, Buana Raya, Padang Griya Hub.0811398086 B.BP.001.07.18.0001671

B.BP.001.08.18.0000035

KEHILANGAN BPKB No.F1014559-O DK 3227 AAZ An.I.A.Putu Eka Puspita Sari B.BP.001.08.18.0000089

HlgBPKBNo.H05664662-ODK1427 IJ An.Duncan Conrad Martin Hp:081238035254 B.BP.001.08.18.0000083


BANGLI

14

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Dampak Truk Tak Beroperasi karena Kelangkaan Solar

Sampah Menumpuk, Tebarkan Bau Tak Sedap Bangli (Bali Post) -

Tidak beroperasinya belasan truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, memicu terjadinya penumpukan sampah di beberapa titik. Bahkan, tidak sedikit sampah yang menumpuk di pinggir jalan mulai mengeluarkan bau tak sedap.

Bali Post/kmb41

MENUMPUK - Sampah menumpuk di depan Pasar Kidul Bangli yang mulai mengeluarkan bau tak sedap.

Berdasarkan pantauan di lapangan Kamis (2/8) kemarin, pascatidak diangkutnya sampah akibat kelangkaan solar membuat sampah rumah tangga menumpuk di sejumlah titik di pinggir jalan. Kondisi terparah berada di depan Pasar Kidul. Sampah menggunung dan berserakan. Bahkan, sampah mulai mengeluarkan bau tak sedap yang sangat mengganggu petugas parkir, pedagang dan para pengunjung pasar yang hendak berbelanja. Salah seorang petugas parkir di Pasar Kidul Bangli I Wayan Payu mengungkapkan, sampah yang ada di dua titik di depan Pasar Kidul sudah mulai menumpuk. Pihaknya sangat menyayangkan keberadaan sampah ini karena sangat mengganggu pemandangan, mengingat sampai meluber

jalan raya. Tak itu saja, keberadaan sampah juga sangat mengganggu pengunjung pasar karena lahan parkir untuk memarkir sepeda motor pengunjung dijejali tumpukan sampah. “Sampah ini sudah tiga hari tidak diangkut. Sehingga sampah mulai berjubel. Sampahsampah yang menumpuk tak hanya sampah pasar, namun juga sampah rumah tangga. Bahkan sekarang ini sampah mulai menebar bau tak sedap,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha mengatakan, agar bisa kembali melakukan pelayanan pengangkutan sampah, kini pihaknya bersama seluruh armada pengangkut sampah tengah melaksanakan uji praktik pembelian solar di SPBU

Kayuambua yang memiliki struk karena SPBU Bangli tidak melayani solar biasa dan akan menuju ke solardex yang harganya dua kali lipat dengan harga solar biasa. Begitu juga dengan SPBU Bunutin Bangli juga tidak melayani solar. Sementara untuk SPBU Pengotan melayani solar, hanya saja tidak ber-struk. “Sekarang ini (Kamis, red) kita sudah uji praktik ke SPBU Kayuambua. Setelah ini, kita akan kerahkan petugas untuk mengangkut tumpukantumpukan sampah di sejumlah titik yang belum terangkut kemarin (Rabu - red). Untuk menuntaskan pengangkutan itu, kita akan siapkan petugas pengangkut untuk lembur. Dengan begitu proses pengangkutan sampah bisa lebih cepat,” ujar Yudi Sutha. (kmb41)

Diduga Tak Dibelikan Motor

Pelajar Nekat Tenggak Cairan Pemutih Bangli (Bali Post) Diduga gara-gara tidak dibelikan sepada motor oleh orangtuanya, seorang pelajar salah satu SMA di Tembuku berinisial MRD (17) nekat menenggak cairan pemutih, Kamis (2/8) kemarin. Kini perempuan asal salah satu banjar di Desa Tembuku itu tengah mendapatkan perawatan secara intensif di RSU Bangli. Berdasarkan, informasi yang diperoleh kemarin, pada pukul 06.15 Wita saksi

Ni Wayan Rusitawati yang merupakan siswa satu sekolah korban, hendak berangkat menuju sekolah. Di tengah perjalanan tepatnya di sebelah Polsek Tembuku saksi melihat korban duduk sambil muntah-muntah lalu pingsan dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Melihat hal tersebut, saksi berupaya minta pertolongan kepada warga yang melintas untuk melaporkan kejadian ini kepada petugas Polsek Tembuku. Setelah menerima

laporan itu, petugas mendatangi TKP dan langsung mengantar korban menuju RSU Bangli untuk mendapatkan perawatan. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolah dari bibi korban Ni Nengah Sugianti, korban sejak seminggu terakhir mulai kelihatan ngambek-ngambek. “Dia (MRD) sempat mengancam akan minum sesuatu jika dalam seminggu ini tidak dibelikan

sepeda motor. Mungkin garagara itu dia minum cairan pemutih,” ujarnya. Sulhadi menambahkan, korban sudah mendapatkna perawatan secara intensif di RSU Bangli. “Sampai saat ini korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit. Dari keterangan pihak rumah sakit, dari aroma cairan yang keluar dari mulut korban merupakan aroma cairan pemutih. Sampai saat ini korban dalam kaadaan sadar,” tegasnya. (kmb41)

Pedagang Bendera Mulai Ramai

BENDERA - Pedagang bendera di Bangli.

Bali Post/kmb41

Bangli (Bali Post)Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus, para pedagang bendera mulai ramai menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan di wilayah Bangli. Namun, pembeli masih tergolong sepi. Pedagang bendera I Ketut Suarbawa, Kamis (2/8) kemarin mengatakan, dirinya baru pertama kali menjual bendera jelang 17 Agustus. Kata dia, harga bendera yang dijajakan bervariasi mulai dari harga termurah Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu. “Saya jualan bendera ini sejak dua hari. Sekarang ini masih sepi pembeli. Saya kurang tahu kapan pembeli akan ramai. Karena pengalaman menjual bendara baru sekarang ini. Semoga saja dekat-dekat 17 Agustus pembeli ramai datang untuk membeli bendera,” ujarnya. Sementara pedagang lainnya, Yogi asal Gianyar mengatakan, dirinya memang setiap tahun menjelang 17 Agustus menjadi pedangang bendera musiman. Sementara pekerjaan sehari-harinya sebagai buruh bangunan. “Saya baru hari ini berjualan di sini. Karena kemarin (Rabu - red) saya jualan di wilayah Gianyar. Saya memang setiap tahun jelang 17 Agustus berjualan di wilayah Bangli ini. Sampai detik ini sudah dapat menjual beberapa biji bendera ukuran kecil dan tanggung. Ada warga yang kebetulan lewat yang membeli dan ada enam warga yang memang sudah menjadi langganan setiap tahunnya membeli bendera,” ujarnya. (kmb41)

Simpan SS di Tas Pinggang, Karyawan Swasta Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) – Satuan Reserse Narkoba Polres Bangli mengamankan seorang pria asal salah satu desa di Kecamatan Tampaksiring Gianyar berinisial WG alias B (40). Pria yang kesehariannya sebagai karyawan swasta itu diamankan lantaran kedapatan menyimpan paket narkotika jenis sabusabu (SS) di tas pinggangnya. Kepada polisi, pelaku mengaku SS yang dibawanya itu akan dikonsumsi supaya kuat mengandarai mobil. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo didampingi Kasatresnarkoba AKP Putu Sunarcaya, Kamis (2/8) kemarin, mengungkapkan penangkapan terhadap pelaku berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan adanya seseorang yang sering melintas di jalan raya Kintamani. Orang tersebut dicurigai membawa barang berupa narkotika jenis sabu. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan. Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan, tim dari Satresnarkoba berhasil mengamankan orang yang dimaksud di sebuah warung

Bali Post/kmb40

NARKOBA - Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo didampingi Kasatresnarkoba AKP Putu Sunarcaya dan Kasubag Humas AKP Sulhadi saat merilis kasus penangkapan narkoba di Mapolres Bangli, Kamis (2/8) kemarin. milik warga di pinggir jalan raya Kintamani pada Senin (30/7) sekitar pukul 23.05 wita. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan dua paket sabu-sabu. Satu paket di antaranya dengan berat 0,42 gram ditemukan terbungkus plastik klip bening dibalut plester dan digulung dengan uang lembaran Rp 2 ribuan di dalam tas pinggang milik pelaku. Sementara satu paket lainnya dengan berat 0,14 gram ditemukan di dalam

mobil Kijang Rover DK 1479 JE tepatnya di bawah karpet bagian depan. Oleh polisi, dua paket sabu-sabu tersebut kemudian disita untuk dijadikan barang bukti. Agus mengatakan berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan, pelaku mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari seseorang asal Bandung berinisial A yang tinggal di Denpasar. Sabusabu yang dibeli seharga Rp 800 ribu tersebut, rencananya

Bali Post/kmb40

KREMATORIUM - Lahan milik Desa Adat Bebalang di Kelurahan Bebalang, Bangli yang rencananya akan dibanguni krematorium.

akan dikonsumsi pelaku supaya kuat mengendarai mobil. “Pelaku mengaku barang tersebut akan dipakainya sendiri. Keterangan itu akan kita kembangkan,” terangnya. Selain mengembangkan dari keterangan pelaku, untuk mengungkap adanya pengguna maupun orang yang menjadi pengedar narkoba, pihak kepolisian juga akan mengembangkannya dari alat komunikasi/handphone milik pelaku. (kmb40)

Desa Adat Bebalang akan Bangun Krematorium Bangli (Bali Post) Desa Adat Bebalang akan membangun tempat kremasi (krematorium) di wilayah desa adat setempat. Rencananya krematorium ini akan didirikan di atas lahan seluas 6 are yang berlokasi di sebelah tenggara Setra Adat Bebalang. Terkait rencana pembangunan krematorium tersebut, pihak desa adat saat ini telah membentuk yayasan dan tengah melakukan pengurusan badan hukum serta perizinan. Klian Adat Bebalang I Nyoman Karsana saat dikonfirmasi, Kamis (2/8) kemarin menjelaskan, rencana pembangunan krematorium ini sudah berdasarkan kesepakatan dengan krama adat. Krama sepakat membangun krematorium melalui yayasan yang dibentuk. Krematorium akan dibangun di lahan milik desa adat yang lokasinya berada sekitar 600 meter dari Setra Bebalang. Di areal krematorium nantinya akan didirikan sejumlah palinggih pangayen-

gan, bale banten dan tempat untuk mengkremasi jenazah. Dijelaskan Karsana, adapun hal yang melatarbelakangi pembangunan krematorium ini yakni untuk meringankan masyarakat dalam melaksanakan upacara penguburan/pengabenan, terutama ketika ada halangan di banjar. “Terutama kalau ada karya. Bilamana ada karya di banjar, warga tidak bisa melakukan upacara penguburan. Itu landasannya kami membuat krematorium,” jelasnya. Di samping itu, krematorium dibangun di Bebalang mengingat saat ini belum ada tempat kremasi di wilayah Bali Tengah. Lanjut dikatakan, krematorium yang akan dikelola Yayasan Krematorium Balangan ini nantinya tidak hanya diperuntukan bagi warga di wilayah Bangli namun juga luar kabupaten. Demikian juga warga yang bisa menggunakan krematorium ini tidak saja yang beragama Hindu, namun juga non-Hindu. Dalam

pelaksanaan proses kremasi, upakaranya akan difleksibelkan. Pihak Yayasan akan membebaskan warga yang menyelenggarakan upacara kremasi untuk membawa banten sendiri, ataupun terima bersih. “Namun kremasi di Bebalang nanti tetap menganut dresta. Dalam artian kalau ada kekeran di banjar adat, tidak boleh dilaksanakan kremasi. Contoh kalau ada odalan di pura di wilayah Bebalang, tidak boleh,” jelasnya. Karsana mnambahkan krematorium di Bebalang ini direncanakan bisa beroperasi mulai awal tahun mendatang. Saat ini pihaknya tengah melakukan pengurusan badan hukum serta mengurus perizinan pembangunan krematorium. Proses kremasi di krematorium Bebalang nantinya akan dilaksanakan secara manual. “Ke depan ada rencana untuk menggunakan oven. Tapi setelah tiga tahun berbadan hukum,” tandasnya. (kmb40)


15

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Semangat Toyota, Raih Daihatsu Pamerkan Mobil ’’World Premiere’’ Peluang dan Hadapi Tantangan GIIAS Dibuka Jokowi

PAMERAN Otomotif, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 resmi dibuka Presiden Joko Widodo di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (2/8) kemarin. Hadir dalam acara itu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Daihatsu, salah satu peserta dalam kegiatan bergensi tersebut. Booth Daihatsu tampil dengan penuh keceri-

aan dan warna baru. Booth Daihatsu dengan tema ‘’Light You Up’’ menambah warnawarni, sekaligus memperkenalkan Slogan Global Daihatsu Group yang mencerminkan visi baru Daihatsu ke depan. Hadir dalam pembukaan Booth Daihatsu adalah President of Daihatsu Motor Company–Japan Soichiro Okudaira, President Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Tetsuo Miura, Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Pongky Prabowo didampingi oleh Direktur PT

Astra International Djony Bunarto Tjondro beserta tamu undangan dari berbagai kalangan. Untuk menambah keceriaan bagi pengunjung, Booth Daihatsu juga dimeriahkan dengan warna-warni bertema olahraga, dalam menyambut Asian Games 2018 yang untuk ke-18 kalinya digelar dan akan berlangsung pada 18 Agustus 2018 mendatang. Tema ini semakin menjadikan Booth Daihatsu sebagai arena yang menyenangkan dengan nuansa ceria, dan bersahabat. Di dalam booth, Daihatsu secara konsisten menampilkan mobil-mobil baru untuk pertama kalinya dipamerkan di dunia (World Premiere), yaitu Terios Custom dan Ayla Turbo Concept Car. Tidak hanya itu, Daihatsu juga menampilkan tiga unit mobil model Jepang yakni DN Pro Cargo dan Boon Active yang pertama kalinya dipamerkan di Indonesia, dan Tanto Custom yang telah disambut baik oleh pelanggan Daihatsu di Jepang. Daihatsu turut memamerkan tiga model Special Edition. Model tersebut adalah Xenia Special Edition, Sigra Special Edition, dan Ayla

Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2018

Special Edition yang tampil sporty dengan nuansa warna hitam dan merah yang tersedia masing-masing hanya 18 unit saja. Selain itu tiga unit Terios, dan dua unit Sirion dengan berbagai warna turut menambah keceriaan Booth Daihatsu pada ajang GIIAS kali ini. Salah satu ciri khas penampilan Booth Daihatsu setiap tahun adalah keberadaan Research & Development Corner yang memperkenalkan tentang Visi Daihatsu tentang teknologi kendaraan masa depan. R&D Corner kali ini juga dilengkapi dengan satu unit Hybrid Model sebagai sarana edukasi kepada pengunjung tentang teknologi yang dikembangkan oleh Daihatsu. ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia dan pemerintah atas kepercayaannya pada Daihatsu. Kami berharap pengunjung Booth Daihatsu mendapatkan pengalaman menyenangkan dan tak terlupakan, serta memperoleh informasi terkini, dan terlengkap dari Daihatsu,’’ ujar Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Pongky Prabowo. (010)

Presiden Joko Widodo Terkenang Masa Lalu

Bali Post/ist

BOOTH SUZUKI - Presiden Republik Indonesia H. Ir. Joko Widodo mengunjungi Booth Suzuki usai membuka GIIAS 2018 di Indonesia Convention Exhibition. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali hadir pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggarakan 2 - 12 Agustus 2018. Kali ini PT SIS menampilkan berbagai inovasi dan teknologi terdepan. Pada Kamis (2/8) kemarin, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi Booth Suzuki saat pembukaan GIIAS 2018 di Indonesia Convention Exhibition. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi berpose di samping display Jimny, di-

dampingi Komisaris PT suzuki Indomobil Motor Soebronto Laras dan Seiji Itayama, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales. Kunjungan Jokowi ke Booth Suzuki tersebut, sekaligus menjadi ajang nostalgia karena Jimny generasi pertama merupakan mobil pertamanya saat masih berstatus mahasiswa. Kendaraan bernuansa sporty kian digandrungi masyarakat luas saat ini, karena tampilannya yang lebih ekspresif dan performa

maksimal saat digunakan. Oleh karena itu, pada acara tahunan GIIAS 2018, SIS meluncurkan konsep Suzuki Sport sebagai bagian dari varian kendaraan Suzuki di Indonesia. Peluncuran ini merupakan jawaban PT SIS atas kebutuhan konsumen di Indonesia akan kendaraan yang aman dan nyaman, namun tetap mencerminkan kepribadian pemiliknya. Seiji Itayama, President Director PT SIS, mengatakan Suzuki Sport merupakan

Bayar Cicilan Sementara kondisi likuiditas (persediaan modal) usaha di Bali semuanya bermuara dari bank. ‘’Likuiditas ini harus diberikan kelonggaran sedikit, tetapi bank ada keterbatasan juga, sehingga usaha ini menghadapi kesulitan membayar cicilan. Akhirnya mereka minta restrukturisasi karena dia harus berproduksi,’’ urainya. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Causa Iman Karana mengatakan, memang ekonomi Bali pasca-erupsi Gunung Agung di akhir tahun 2017 berdampak pada pariwisata yang menopang ekonomi Bali. Namun awal tahun 2018 ekonomi Bali mulai bangkit lagi. ‘’Kalau pariwisata ada gangguan memang akan terasa sekali ekonomi drop. Biasanya tumbuh di atas 6 persen, di triwulan IV 2017 menjadi 4,09 persen dan secara total tahun 2017 tumbuh 5,59 persen,’’ ucapnya. Melihat pariwisata rentan terhadap gangguan, maka Bali perlu sumber ekonomi lain. Bali sendiri telah memiliki potensi pertanian sebelumnya. Ditambah saat ini industri kreatif berkembang di Bali. Maka kedua sektor tersebut harus dikelola dengan baik. Terutama pertanian. Bali memiliki potensi perkebunan, kopi, buah tropis, bawang merah untuk dikembangkan. Hanya perlu dikelola dari hulu sampai hilir. Dalam kondisi ekonomi global yang lesu akibat perang dagang AS dan Cina, berakibat pada pelemahan rupiah. Maka peluang bagi eksportir untuk mengekspor produknya, sehingga akan mendapat keuntungan yang lebih tinggi. Bali yang memiliki potensi produk ekspor seharusnya memanfaatkan momen ini untuk menggenjot ekspor. (kmb42)

konsep yang diperkenalkan melalui nuansa sporty, baik dari sisi eksterior maupun interior dari kendaraan-kendaraan Suzuki. ‘’Pengembangan Suzuki Sport kami lakukan untuk memenuhi keinginan konsumen berjiwa muda dan agresif yang terus mencari tantangan baru dan menginginkan kendaraan sporty, stylish, serta eksklusif untuk menemani aktivitas seharihari,’’ ujar Itayama. Suzuki Sport sendiri berawal dari kehadiran tim balap Suzuki sejak tahun 1986. Menampilkan kendaraan bernuansa sporty nan gesit, Suzuki Sport dikembangkan dalam bentuk Swift Super 1600 yang diikutsertakan dalam ajang Junior World Rally Championship di tahun 2005-2010. Setelah itu, SX-4 WRC keluaran Suzuki Sport juga menjajal World Rally Championship pada tahun 2007-2008. Di GIIAS tahun ini, mendukung peluncuran Suzuki Sport, Suzuki menghadirkan booth yang gagah dan energik dengan tema ‘’Urban Sporty Gear’’ di Hall 8B. Beragam lini Suzuki Sport hadir untuk memperkuat kesan sporty seperti All New Ertiga Suzuki Sport dan Ignis Suzuki Sport. ‘’Ke depannya Suzuki Sport akan terus dikembangkan dalam produk-produk Suzuki lainnya, sehingga diharapkan mampu menunjang kebutuhan dan gaya hidup konsumen,’’ ujar Itayama. (kmb36)

PT Toyota-Astra Motor (TAM) hadir dengan semangat baru pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Pada ajang bergensi ini Toyota mengusung tema ‘’Empowering Mobility, Beyond Possibility’’. Tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan yang sudah laku di pasaran, Toyota juga fokus untuk menghadirkan kendaraan dan teknologi terkini, serta masa depan yang berbasis teknologi elektrifikasi maupun autonomous tingkat tinggi. ‘’Sebagai salah satu pelaku di pasar industri otomotif, ajang pameran seperti ini bagi Toyota memiliki arti yang sangat penting karena dapat berhubungan langsung dengan masyarakat. Tak hanya mengenai produk, tapi juga berbagai capaian dalam pengembangan teknologi otomotif, serta kecenderungankecenderungan ke depan yang dibutuhkan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik, sejalan dengan semangat Toyota Let’s Go Beyond,’’ ujar President Director PT Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, saat meresmikan Booth Toyota, Kamis (2/8) kemarin. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto mengatakan, Toyota senantiasa percaya, selalu ada peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik bersama pelanggan dalam semangat Beyond Product, Beyond Technology dan Beyond Service, termasuk kebijakan elektrifikasi industri otomotif yang tengah dicanangkan pemerintah Indonesia melalui rencana pengembangan menuju era kendaraan elektrifikasi. Menempati booth yang modern, advance dan juga youthfull seluas 2.870 m2 di Hall 10B BSD City Tangsel Banten, pada gelaran GIIAS kali ini Toyota menyajikan unit display yang benarbenar mengedepankan eksibisi teknologi terkini Toyota. Tak kurang 28 unit display disiapkan untuk memberikan

TOYOTA - President Director PT Toyota-Astra Motor Yoshihiro Nakata (2 dari kiri) bersama Vice President Director PT TAM Henry Tanoto (kiri) saat meresmikan booth Toyota pada pergelaran GIIAS 2018 di ICE BSD City, Tangsel, Banten, Kamis (2/8) kemarin. pengalaman yang lengkap meningkatkan sosialisasi bagi para pengunjung, terma- dan pemahaman masyarasuk kendaraan special exhibit kat terhadap pentingnya yang akan menampilkan pengembangan teknologi dan teknologi elektrifikasi. industri kendaraan ramah Toyota menghadirkan tak lingkungan untuk Indonekurang 6 unit kendaraan ex- sia ke depan. Toyota secara hibit, baik kendaraan terkini proaktif memperkenalkan yang berbasis teknologi elek- teknologi yang menghasilkan trifikasi, 3 unit kendaraan emisi rendah, sehingga lingmasa depan yaitu Concept i- kungan menjadi lebih baik,’’ Series yang terdiri dari i-Con- tukas Fransiscus. cept, i-Ride, dan i-Walk, serta Sementra itu, Auto2000 C-HR Hybrid EV, Prius Plug- sebagai dealer resmi Toyota In Hybrid EV dan Toyota Mi- terbesar di Indonesia dengan rai Fuel Cell EV. Penampilan pengalaman panjang di biskendaraan exhibit ini mem- nis otomotif memberikan berberi pesan bahwa Toyota se- bagai limpahan penawaran lalu mengedepankan konsep kepada para pengunjung pengembangan kendaraan dengan berbagai program yang tidak hanya sebatas menarik yang memiliki berasarana transportasi, juga gam benefit memikat hingga memberikan kebebasan dan bulan September 2018. Salah kegembiraan kepada pe- satunya terkait dengan bermiliknya. ‘’Konsep ini se- langsungnya perhelatan akjalan dengan spirit Toyota bar dunia olahraga, yakni yang selalu berupaya untuk Asia Games ke-18 di Inmengembangkan kendaraan donesia. Momentum yang yang dicintai oleh masyara- pas dan tawaran program kat, dan Toyota Concept-i promosi yang memikat ini bertujuan untuk menjadi be- membuat konsumen merasa loved car di era masa datang, aman, nyaman, dan tenang sebagai era baru dunia mo- memiiliki mobil baru Toyota. bilitas global,’’ tandas Henry ‘’Ini sejalan dengan konsep Tanoto. layanan baru kami yakni Executive General Man- ‘Auto2000 Lebih’ dengan ager PT Toyota-Astra Motor tagline ‘Urusan Toyota Lebih (TAM) Fransiscus Soerjo- Mudah’,’’ pungkas Martogi pranoto berharap penampi- Siahaan, Chief Executive lan kendaraan exhibit ini bisa Auto2000. (win)

Menyambut Baik Target ke depan bagaimana menggali seluruh potensi kebudayaan, potensi UKM, potensi kuliner di Buleleng. Apalagi kalau ditunjang oleh infrastruktur, pihaknya semakin optimis akan menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke Buleleng. Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar Dra. Esthy Reko Astuty menyambut baik upaya Pemkab Buleleng yang rutin menghelat Bulfest. Dia mengatakan, Buleleng me-

miliki potensi wisata alam dan budaya yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Di daerah ini memiliki sedikitnya 86 objek wisata yang menarik, sehingga layak untuk dikembangkan demi menarik minat wisman datang ke Buleleng. Esthy berharap ke depan event wisata seperti Bulfest tetap dipromosikan kepada wisatawan mancanegara. Dia menyarankan agar senantiasa menampilkan inovasi untuk meningkatkan daya saing Bulfest di tingkat na-

Pemutih Beras

Sarana Olahraga Ketersediaan sarana-prasarana olahraga menjadi syarat penting kemunculan atlet-atlet berprestasi. Stretegi yang kini dicanangkan dengan menggilir tuan rumah pelaksanaan porprov keliling kabupaten dan kota di Bali bertujuan pemerataan sarana olahraga. Buleleng, misalnya, dengan menjadi tuan rumah Porprov Bali XII/2015, kini mempunyai kolam renang berstandar nasional, bahkan dipakai hajatan kejurnas selam dan polo air. Namun, yang perlu ditekankan, pembangunan sarana olahraga menuntut biaya perawatan supaya tidak mangkrak. Selain itu, keberadaan fasilitas olahraga harus tetap difungsikan untuk pelatihan atlet.

Bali memang dikenal daerah yang sering melahirkan atlet berprestasi pengharum Indonesia di kancah internasional. Atlet lompat jauh Maria Londa dan peselancar Gusti Made Oka Sulaksana, tentu nama yang layak disebutkan untuk soal prestasi luar biasanya. Dari olahraga silat nama Nyoman Yamadiputra dengan prestasi sebagai juara dunia juga tidak boleh dilupakan. Namun, dalam konteks ini jajaran olahraga Bali perlu segera memikirkan regenerasi. Beruntung, saat ini telah muncul generasi pelapis Maria adalah Mita Yuni, berikut atlet lompat tinggi masa depan Gede Antara dan Ni Made Eppi Wilantika, sedangkan Oka Sulaksana melatih putrinya, Candra Pertiwi, mengikuti jejaknya menjadi berprestasi tinggi di dunia selancar.

Catatan penting yang perlu diingat adalah lahirnya atlet berprestasi tidak baik jika dilakukan dengan instan. Kontingen kabupaten dan kota harus bangga dalam upaya mencetak atlet. Untuk itu, dalam tiap penyelenggaraan porprov, kabupaten/kota di Bali jangan sampai ‘’membeli’’ atlet luar Bali. Langkah instan dan gengsi daerah sesaat, hanya melahirkan prestasi semu. Komitmen ini harus ditegakkan seluruh jajaran KONI dengan memilih pembinaan mulai dari nol dengan ketersediaan fasilitas olahraga yang layak. Memang, salah satu masalah besar lainnya yang dihadapi olaharga Bali adalah ancaman pembajakan atlet. Papua dan DKI Jakarta dengan APBD-nya yang besar sering melakukan pembajakan atlet. Papua contohnya.

sional. ‘’Ke depan bisa tetap berlangsung dengan segala inovasinya, sehingga Bulfest ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Buleleng,’’ jelasnya. Pembukaan Bulfest pun ditandai dengan membunyikan sejumlah alat musik tradisional seperti cengceng, bery dan rebanna oleh Esthy Reko Astuty didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur terpilih Wayan Koster bersama wakilnya Cok Ace dan Bupati Putu Agus Suradnyana. (ad147)

Dalam cabang olahraga cricket membajak atlet Bali. Sementara dua perenang berprestasi Bali yakni Gede Siman Sudartawa dan A.A. Istri Kania memilih hijrah ke DKI. Dengan berbagai persoalan yang menghadang, apresiasi memang layak diberikan kepada jajaran pengurus KONI Bali yang telah mencanangkan jauh-jauh hari untuk menghuni peringkat lima besar pada PON XX/2020 di Papua. Berbagai persiapan pun dilakukan sejak jauh-jauh hari, guna mewujudkan program yang diberi nama ‘’Bali Lima’’. Target lima besar, sangatlah realistis karena mengalahkan provinsiprovinsi raksasa sekelas Jabar, Jatim, Jateng atau DKI Jakarta nyaris akan menjadi misi yang imposible. * Daniel Fajri

Pada GIIAS 2018 ini Kementerian Perindustrian memfasilitasi produsen AMMDes untuk ikut tampil pada anjungan Kementerian Perindustrian yang bertempat di hall 3D, dengan mengusung tema ‘’AMMDes Karya Anak Bangsa - Satu Alat Banyak Manfaat’’. Anjungan tersebut menampilkan tujuh unit AMMDes dengan variasi aplikasi pemutih beras, pemecah gabah, pompa dan genset untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di pedesaan. Airlangga dan Jokowi sempat berkunjung ke anjungan AMMDes dan mencoba beberapa kendaraan. ‘’Yang penting produktivitasnya untuk pedesaan,’’ kata Presiden Jokowi sesaat usai mencoba naik salah satu jenis AMMDes. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Jumat Kliwon, 3 Agustus 2018

Kejuaraan Dunia

Greysia/Apriani Melaju Jakarta (Bali Post) – Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu melaju ke putaran perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 yang berlangsung di Nanjing, Cina, setelah mengalahkan pasangan Malaysia. Ganda putri Merah-Putih itu, seperti dipantau di Jakarta dari situs Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Kamis (2/8) kemarin, menang atas Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean.

Bali Post/ist

LOLOS - Ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani lolos ke perempatfinal setelah menumbangkan unggulan keenam Lee So Hee/Shin Sheung Chan (Korse) 21-15, 21-17, Kamis (2/8) kemarin.

Petinju Valentinus Meninggal

Denpasar (Bali Post) Petinju Pelatnas Asian Games (AG) kelas terbang (52 kg), Valentinus Nahak, mengembuskan napas terakhir di Ruang Angsoka RS Sanglah, Denpasar, Kamis (2/8) kemarin. Ia baru diketahui meninggal dunia pukul 18.40 Wita. Humas Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Ari menjelaskan, petinju yang digerogoti kanker ganas kelenjar getah bening di pankreasnya itu, sedianya menjalani kemoterapi siang kemarin. ‘’Syarat pasien yang dikemoterapi kondisinya harus fit,’’ tuturnya. Oleh karena kondisi Valentinus kurang bugar, akhirnya kemoterapi dibatalkan. ‘’Valentinus tidur lelap, dan baru diketahui meninggal pukul 18.40,’’ tambahnya. Dikatakannya, selama menghuni RS, Valentinus minta didampingi Ketua Umum Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gajah. De Gajah yang anggota legislator Kota Denpasar sedang melakukan kunjungan kerja ke Moscow. ‘’Pak De Gajah sedianya kontak video call, tetapi Valentinus tidur,’’ ucapnya. Rencananya, jenazah almarhum Valentinus akan dibawa ke kampung halamannya di NTT, Jumat (3/8) pagi ini. (022)

Greysia/Apriani yang menempati peringkat lima dunia, unggul dua game langsung 21-18, 21-13 selama 43 menit permainan atas lawannya yang bercokol di ranking 13 dunia. Ini menjadi kemenangan pertama Greysia/ Apriani atas Chow/Lee karena kedua pasangan belum pernah berhadapan sebelumnya. Pada putaran perempatfinal, Greysia/ Apriani akan menantang pasangan peringkat pertama dunia Chen Qingchen/Jia Yifan (Cina). Laga pada Jumat (3/8) ini akan menjadi pertemuan keempat mereka setelah kedudukan 2-1 untuk Chen/Jia. Kedua pasangan terakhir kali berhadapan pada Kejuaraan Piala Uber 2018 dengan kekalahan Greysia/ Apriani 13-21, 19-21. Kemenangan juga dibukukan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atau akrab disapa ‘’Minions’’ yang menaklukkan pasangan putra Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Kevin/Marcus yang menempati peringkat pertama dunia menang 21-19, 21-12 atas pasangan ranking 10 dunia itu dalam waktu 32 menit. Hasil itu menjadi kemenangan keempat ‘’Minions’’ atas ganda Ivanov/Sozonov dalam empat kali pertemuan. Kevin/Marcus terakhir kali menang pada turnamen Cina Terbuka 2017. Pada perempatfinal yang

Vardy dan Maguire Belum Empat Pejudo Gabung Leicester Bali Hengkang London – Penyerang Leicester City Jamie Vardy dan bek Harry Maguire berpeluang absen pada pertandingan pembukaan Liga Utama Inggris saat melawan Manchester United pada 10 Agustus mendatang. Kedua pemain tim nasional Inggris itu belum bergabung dalam latihan Leicester setelah tampil pada Piala Dunia 2018. Maguire tampil pada ketujuh pertandingan Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate yang mencapai semifinal turnamen akbar di Rusia. ‘’Jika kami serius, menurut saya mereka tidak dapat berpartisipasi pada pertandingan pertama dengan hanya lima hari berlatih bersama tim. Mereka biasanya memerlukan waktu, namun kita lihat saja bersama-sama dengan tenang. Kami tidak mendesak pemain-pemain ini,’’ manajer Claude Puel kepada para pewarta. Menurutnya, penting setelah Piala Dunia

untuk bekerja, namun juga kembali dengan tim dan hidup bersama tim untuk menemukan kembali atmosfer klub dan skuad. ‘’Jamie dan Harry merupakan pemain-pemain yang bernilai untuk kami dan kami perlu melindungi mereka. Jika mereka dapat dimainkan itu adalah hal yang bagus. Namun, kami harus mengambil keputusan yang melindungi dari kami,’’ imbuhnya. Sementara itu, penyerang Arsenal Alexandre Lacazette telah melupakan kritik mengenai musim debutnya di Liga Inggris. Ia telah belajar dari musim lalu dan ingin memperbanyak koleksi golnya. Pemain Prancis ini didatangkan Arsenal dengan memecahkan rekor transfer tahun lalu, namun menjalani musim yang tidak meyakinkan. Ia mengoleksi 17 gol dari 39 penampilan di semua kompetisi, yang memicu kritik dari sejumlah penggemar dan pengamat.(ant/rtr)

Timnas Indonesia U-16 ke Semifinal Sidoarjo (Bali Post) – Tim nasional sepak bola Indonesia berhasil menumbangkan juara bertahan Vietnam dengan skor 4-2 dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Tiimur, Kamis (2/8) malam kemarin. Kemenangan itu hampir pasti meloloskan tim Merah Putih ke babak

semifinal. Indonesia kini memimpin klasemen sementara Grup A dengan nilai sempurna 9 hasil tiga kali bertanding setelah sebelumnya sukses melibas Filipina dan Myanmar. Vietnam di tempat kedua mengoleksi nilai 6 juga hasil tiga kali bertanding. Tim tuan rumah asuhan pelatih Fakhri Husaini masih menyisakan satu laga kontra

Timor Leste. Apa pun hasilnya, Indonesia paling jelek menjadi runner-up. Dalam pertandingan sebelumnya, Myanmar mencukur Filipina dengan skor 7-0. Pelatih Filipina Reiji Hirata mengatakan sedih karena timnya kalah dalam pertandingan ini. “Tentunya kami sangat sedih, tetapi para pemain sudah bermain bagus,’’ ujarnya. (052/ant)

Lomba Aerobik Piala Bali Post di Bali TV

Bali Post/ist

DIJENGUK - Valentinus Nahak (kiri) ketika dijenguk Ketua Umum Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawan Arya, beberapa hari lalu.

Tim Futsal Dosman ke Empat Besar

Denpasar (Bali Post) Tim futsal SMAN 1 Gianyar (Dosman) memastikan merebut tiket ke babak semifinal dalam turnamen antar-SMA/SMK se-Bali, setelah unggul atas SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) melalui adu penalti di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Kamis (2/8) kemarin. Dalam pertandingan normal, Dosman dan Sakura bermain imbang 4-4. Tiga gol Dosman diborong Gus Adi dan sebiji gol lagi hasil bunuh diri. Sementara keempat gol Sakura hasil bidikan Made Sedana, Gabriel, Richard Frans dan satu gol bunuh diri. Dalam babak penalti, Dosman mampu menambah tiga gol, sedangkan Sakura hanya membuat dua gol. SMAN 2 Kuta juga melaju ke babak empat besar melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 melawan SMAN 1 Semarapura. Dua gol SMAN 2 Kuta diciptakan Gede Adgitya dan Gede Wiguna, sedangkan dua gol SMAN 1 Semarapura dilesakkan Hery Wisnu dan Gede Krisna. Dalam adu kiper, SMAN 2 Kuta sukses menambah tiga gol, sedangkan kubu SMAN 1 Semarapura hanya mampu mencetak dua gol. Hasil lainnya, SMA PGRI 2 Denpasar menyingkirkan SMAN 5 Denpasar (Smanela) juga lewat drama adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 3-3. Tiga gol SMA PGRI 2 Denpasar dicetak Patris (2 gol) dan Kadek Pradana. Pencetak gol Smanela masing-masing Krisna Pramana, Surya Mahendra dan Gede Wira. Dalam babak penalti, SMA 2 PGRI sukses menambah dua gol, sedangkan Smanela hanya menghasilkan satu gol. Tim SMAN 1 Kuta (Smansaku) juga melaju ke semifinal usai menang atas SMAK Soverdi dengan skor 5-2. Kelima gol Smansaku diciptakan Komang Tri (2 gol), Juan, Dejan dan Catur. Dua gol balasan SMAK Soverdi dihasilkan Dedi dan Rauhmas. (022)

berlangsung hari ini, Kevin/Marcus menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang). Pada putaran ketiga, Takeshi/Keigo menang atas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 21-17, 21-16. Sementara itu, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto angkat koper setelah kalah 17-21, 16-21 selama 36 menit dari pasangan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang). ‘’Mereka sudah mengantisipasi permainan kami. Kami main dalam kondisi tertekan. Saya banyak melakukan kesalahan dan membuang poin,’’ kata Fajar seperti tercantum dalam situs PBSI. Indonesia juga kehilangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang menyerah dari unggulan pertama Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Hafiz/Gloria takluk 15-21, 13-21 dalam waktu 33 menit. ‘’Kami sering merasa tidak yakin dengan seranganserangan kami. Kami seperti ragu apakah serangan itu dapat mematikan lawan, sedangkan lawan bermain konsisten,’’ ujar Hafiz. Wakil Indonesia lainnya yang tersingkir adalah ganda campuran Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti yang ditaklukkan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hongkong) 15-21, 21-19, 24-26 dalam waktu 59 menit. (ant)

Denpasar (Bali Post) Lala Studio bersama Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Bali akan mengadakan lomba senam aerobik memperebutkan Piala Bali Post di halaman Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, Minggu (12/8) mendatang. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung menerangkan, lomba senam aerobik diselenggrakan dalam rangka merayakan HUT ke-70 Bali Post. Lomba diawali senam massal yang melibatkan peserta umum mulai dari karyawan dan karyawati berbagai instansi, warga banjar, serta TN

dan Polri. ‘’Pesertanya umum bebas dari berbagai kalangan,’’ ujarnya di Denpasar, Kamis (2/8) kemarin. Peserta senam bersama atau massal dianjurkan mengenakan busana olahraga warna merah dan putih, sebab panitia akan memberikan hadiah trofi berikut uang bagi peserta yang dinobatkan menyandang predikat peserta Merah-Putih. ‘’Senam ini diliput Bali TV dan ditayangkan dalam program Sehat dan Bugar,’’ ucapnya. Senam massal akan dipimpin instruktur Lala Studio. Peserta diajak mengikuti gerakan senam Ayo Olahraga, poco-poco, aerobik dangdut dan

tobelo. Usai senam bersama dilanjutkan lomba senam yang melombakan aerobik mix impact 30 tahun ke bawah dan 30 tahun ke atas (pemula), body language 30 tahun ke bawah dan 30 tahun ke atas (pemula), fun aerobik anakanak (maksimal 8 tahun), SKJ 2018 Indonesia Bersatu (bebas), poco-poco olahraga (bebas), hip-hop, aerobik dangdut dan aerobic profesional. ‘’Juara umum ditentukan oleh poin tertinggi dari berbagai kategori yang diikuti. Peserta yang menjadi juara umum berhak memboyong trofi bergengsi Bali Post,’’ jelas Grace. (022)

Bali Post/dok

AEROBIK - Lomba senam aerobik di halaman Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar, beberapa waktu lalu.

Denpasar (Bali Post) Empat pejudo Bali hengkang mengusung bendera Jabar dan Jatim pada berbagai event nasional termasuk PON XX di Papua tahun 2020 mendatang. Mereka adalah Pasek Karisna (kelas 81 kg) dan Dewa Rama (kelas 66 kg), keduanya asal Gianyar, ke Jabar. Sementara Tony Ricardo Mantolas (kelas 90 kg) dari Denpasar dan pejudo asal Neo Judo Club Bangli Luh Eka Meidiani Pujahasita (kelas 45 kg) berniat hijrah ke Jatim. Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha di Denpasar, Kamis (2/8) kemarin menerangkan, Pasek Karisna dan Dewa Rama sudah resmi membela Jabar pada event nasional, sedangkan Tony Ricardo Mantolas mengibarkan bendera Jatim. ‘’Hanya Luh Eka Mediani Pujahasita yang statusnya mahasiswi di Jatim,’’ terangnya. Luh Eka Meidiani belum resmi dilepas Neo Judo

Club, Pengkab PJSI Bangli, Pengprov PJSI Bali dan KONI Bali. Oleh sebab itu, Meidiani selaku pemohon mengajukan upaya banding melalui Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI) yang disidangkan Jumat (3/8) ini. ‘’Luh Eka Meidiani diproyeksikan berlaga pada PON XX di Papua,’’ jelas Sudiartha seraya mengaku sudah menyiapkan atlet pelapis di kelas 90 kg, 81 kg dan 45 kg. Pada bagian lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menyebutkan, Luh Eka Meidiani pernah menemuinya secara lisan guna menanyakan perihal rencana mutasi ke Jatim. Oleh karena prestasinya baru di tingkat PON Remaja, ia menyarankan Meidiani dan atlet lainnya yang ingin pindah supaya menanyakan apakah benar tenaganya dipakai oleh provinsi yang dituju. ‘’Jangan sampai menyesal belakangan, mengingat persaingan judo di Jatim sangat ketat,’’ ujarnya. Suwandi akan hadir langsung pada sidang perdana ini dan jika mentok, sidang berikutnya akan diserahkan kepada Bidang Hukum dan Etika KONI Bali. Ia berharap kasus mutasi atlet ini bisa diselesaikan s e c a r a kekeluargaan. (022)

Luh Eka Meidiani Pujahasita


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Jumat 3 Agustus 2018 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu