Skip to main content

Edisi 03 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 332 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis kliwon, 3 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

Guru dan Kasek Harus Berubah

HASIL polling Bali Post menunjukkan hampir semua siswa SMA menginginkan mereka diajarkan pelajaran Pancasila secara khusus. Tidak lagi menjadi bagian mata pelajaran PPKn. Hal ini direspons positif oleh sejumlah pengamaat pendidikan. Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) SMA Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd., mengungkapkan jika memasukkan mata pelajaran Pancasila ke dalam kurikulum sangat tak mungkin. Karena kurikulum pendidikan menengah saat ini sudah padat pelajaran. Apalagi dengan prinsip belajar tuntas dan konstektual. Karenanya, materi Pancasila ini bisa diajarkan oleh semua guru dengan gaya berbeda di semua mata pelajaran. Bagi dia, bukan materi yang diutamakan,

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tanamkan Bela Negara

namun perlunya guru menjadi contoh dan panutan, termasuk kepala sekolah dalam pengamalkan nilai-nilai Pancasila dan bela negara. Bahkan, dia melihat 36 butir P4 zaman Soeharto dulu masih relevan diterapkan. Pengamat pendidikan yang juga Koordinator Kopertis VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa , S.E., M.Si., juga mendukung penerapan Pancasila lewat panutan guru dan kepala sekolah. Caranya dengan menyisipkan materi Pancasila dan bela negara di semua mata pelajaran. ‘’Ini wajib dilakukan guru karena tak ada alasan nilai–nilai Pancasila tak terkandung dalam mata pelajarannya,’’ ujarnya. Siapa bilang di mata pelajaran Matematika tak ada nilai-nilai Pancasila. Hal. 19 Wujud Aplikasi

Denpasar Bentuk Saba Upadesa, Tabanan Gandeng Polri dan LSM Sikap bela negara kini menjadi penting di tengah berkembangnya isu SARA. Banyak cara yang bisa dilakukan. Selain lewat sekolah juga bisa melalui pendekatan adat dan kemasyarakatan.

Program implementasi bela negara yang dirancang Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dilakukan dengan beberapa kegiatan. Upaya tersebut dilakukan dengan pendekatan, pembinaan, dan sinkronisasi terhadap keberadaan potensi pemberdayaan desa pakraman, desa dinas di Kota Denpasar. Langkah ini dilakukan dengan membentuk lembaga Sabha Upadesa pada 30 November 2013. Sinkronisasi dilakukan Sabha Upadesa dari permasalahan yang muncul di tingkat lingkungan, desa, kecamatan hingga tingkat kota dengan pembahasan

bersama kedua lembaga adat dan dinas dalam menjaga keharmonisan. Dalam tingkat pendidikan melalui penguatan pengamalan Pancasila di setiap sekolah dengan kegiatan rutin belajar mengajar. Penguatan ini juga dilakukan dengan membentuk Forum OSIS dan Forum Anak Kota Denpasar. Terbentuknya organisasi ini juga tak terlepas dari langkah antisipasi berbagai permasalahan yang ada. Salah satunya kenakalan remaja. Hal. 19 Berbagai Pelatihan

Martinus Sitompul

Kasus Beras

Dirut PT IBU Jadi Tersangka

Jakarta (Bali Post) – Banyak sorotan pascapenggerekan PT Indo Beras Unggul (IBU). Tindakan aparat dinilai keliru, karena PT IBU membeli gabah petani dengan harga lebih tinggi. Jadi dianggap wajar kalau mereka jual lebih tinggi pula. Namun, polisi punya pendapat lain soal itu. Hal. 19 Ayam Jago

Bali Post/ant

KASI PIDSUS - Satpam melintas di depan ruang Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pamekasan yang disegel KPK, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (2/8) kemarin.

OTT KPK di Pamekasan

Bupati dan Kajari Tersangka Neymar Jr

Bali Post/AP

Neymar Tinggalkan Barca

Madrid – Neymar Jr meninggalkan FC Barcelona, klub Katalan tersebut mengonfirmasi pada Rabu kemarin, ketika laporan radio mengatakan bahwa penyerang Brazil itu -- yang nilai buy-out-nya mencapai 22 juta euro -- pindah ke tim Prancis Paris St Germain (PSG). Ia tiba di lapangan latihan Barcelona pada Rabu untuk mengatakan kepada rekan-rekan setimnya bahwa ia pindah ke Paris, demikian dilaporkan radio Katalan RAC1. Sang penyerang Brazil itu meninggalkan area latihan beberapa menit kemudian, katanya. Hal. 19 Media Eropa

Jakarta (Bali Post) KPK sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka pasca-operasi tangkap tangan (OTT) di Pamekasan. “Setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/8) malam kemarin.

Kelima tersangka kasus suap tersebut adalah Bupati Pamekasan Ahmad Syafii (ASY), Kajari Pamekasan Rudi Indra Prasetya (RUD), Inspektur Pemkab Pamekasan Sutjipto Utomo (SUT), Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi (AGM) dan Kabag Administrasi Inspektur Kabupaten Pamekasan Noer Seolehhoddin (NS). “Hal yang disesalkan seharusnya inspektur itu pengawas internal tapi pengaswas internal itu jadi mata rantai proses suap-meyuap ini,” sesal Syarif. Dalam kasus ini, para pejabat di Pemerin-

tah Kabupaten Pamekasan diduga menyuap Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan sebesar Rp 250 juta. Suap tersebut diduga untuk menghentikan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri dalam perkara tindak pidana korupsi proyek infrastruktur. Proyek senilai Rp 100 juta tersebut menggunakan dana desa. Ada pun, pasal yang disangkakan pihak diduga memberi SUT, AGM dan NS disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana

korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kemudian, pasal yang diberikan terhadap ASY yang merupakan pihak yang diduga pemberi atau yang menganjurlan memberi disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf atau b atau pasal 13UU No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 atau ke-2 KUHP. Hal. 19 Sudah Koordinasi

Proyek Rp 100 Juta, Suap Rp 250 Juta Bali Post/ant

OTT- Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait OTT, Rabu (2/8).

KPK telah mengangkut lebih dari tujuh orang ke Jakarta pascapemeriksaan di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut lima orang ditetapkan sebagai tersangka. Kasus itu terkait penyimpangan pemanfaatan dana desa sebanyak Rp 100 juta. Namun suap yang diberikan senilai Rp 250 juta. OTT itu berawal saat KPK

mengamankan 4 orang sekitar pukul 08.00 WIB di rumah dinas aparat penegak hukum. Diduga saat itu terjadi penyerahan uang Rp 250 juta. Dari lokasi, tim KPK mengamankan uang pecahan Rp 100 ribu yang dibungkus dalam kantong plastik. Hal. 19 Pemeriksaan Intensif

Gemuruh Tabuh Baleganjur Meriahkan Pembukaan Buleleng Festival ”The Power of Buleleng” GEMURUH tabuh baleganjur dan suara pukulan ketungan yang dibawakan oleh Sekaa Ngoncang, mengawali ajang Buleleng Festival (Bulfest) “The Power of Buleleng” 2017. Festival seni dan budaya tahunan ini dibuka secara resmi pada Rabu (2/8) malam kemarin dan berlangsung hingga Minggu (6/8) mendatang. Festival ini secara resmi dibuka oleh Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar-RI) Putu Ngurah. Tercatat 76 sanggar seni terlibat dalam festival seni dan budaya kelima kalinya ini. Selain itu, ada seratusan stan yang terdiri atas stan kuliner dan stan industri kecil menengah (IKM) yang berpartisipasi dalam festival rintisan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud)

Buleleng Putu Tastra Wijaya mengatakan, dalam pembukaan ini, 20 sekaa baleganjur pentas secara massal. Mereka dengan antusias memainkan tabuh masing-masing. Tak pelak, suasana sepanjang Jalan Ngurah Rai Singaraja menjadi bergemuruh. Situasi bertambah meriah dengan penampilan sekaa ngoncang dari Desa Pakraman Buleleng. Suara pukulan pada ketungan (alat menumbuk padi zaman dahulu-red) secara langsung menjadi hiburan dan memberi warna tersendiri. “Baleganjur merupakan musik yang sangat berenergi, sedangkan ngoncang bisa dibilang sebagai sumber kekuatan musik tradisi di daerah ini,” katanya. Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G., mengatakan, Bulfest bertujuan menggali, mengidentifikasi, dan mengembangkan kesenian yang ada di daerahnya. Selain itu, Bulfest

juga menjadi wahana melestarikan dan mempromosikan budaya yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Buleleng. “Kami ingin eksplorasi lebih maksimal terhadap seni-seni di Buleleng ini, sehingga lebih membanggakan. Upaya penggalian dan identifikasi itu mutlak diperlukan, sehingga mudah menyusun arah kebijakan pembangunan ke depan. Kami harap Bulfest ini benar-benar jadi pesta seni budaya, bukan hanya bagi seniman, juga bagi masyarakat,” tegasnya. Asisten Deputi Pengembangan Kominukasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Putu Ngurah, mengatakan, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk mengembangkan dan memajukan kemasan Buleleng Festival. Hal. 19 Seluruh Masyarakat

BULFEST - Buleleng Festival (Bulfest) “The Power of Buleleng “ dibuka Asisten Deputi Pengembangan Kominukasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Putu Ngurah, Rabu (2/8) malam kemarin.


denpasar

2

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

figur Trotoarisasi Setengah Hati

PENATAAN trotoar di sepanjang Jalan Diponegoro, Denpasar diharapkan mampu memperindah wajah kota Denpasar. Sayangnya, proyek pemeliharaan berkala jalan provinsi di Bali Post/ara Kota Denpasar sepanjang 1,90 kilometer itu tidak disertai dengan penataan drainase, sehingga dikhawatirkan akan memicu terjadinya luapan air atau banjir. Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar Ir. Eko Supriadi menilai proyek penataan trotoar di Jalan Diponegoro terkesan setengah hati. Pasalnya, penataan trotoar tidak disertai dengan perbaikan drainase atau got. ‘’Semestinya drainase juga ditata ulang dengan menggunakan box culvert. Jika seperti sekarang dibiarkan got yang lama, maka tidak akan berfungsi dengan baik. Terlebih cara pengerjaannya hanya ditutup paving. Sedangkan got tidak dibersihkan atau dikeruk, sehingga kami khawatir akan memicu banjir. Khususnya pada saat musim hujan nanti,’’ kata Eko Supriadi, Rabu (2/8) kemarin. Ia mengaku sangat mengapresiasi penataan infrastruktur berupa jalan nasional dan provinsi di Kota Denpasar. Namun pihaknya mengharapkan agar kualitas proyek lebih ditingkatkan lagi. Berdasarkan pengamatannya, secara umum kualitas proyek nasional dan provinsi di Kota Denpasar masih jauh dari harapan. Terbukti belum bertahan setahun sudah rusak. ‘’Kami harapkan organisasi perangkat daerah terkait lebih meningkatkan pengawasan. Selama ini kami melihat pengawasan sangat lemah, sehingga kualitas proyek menjadi korban. Terbukti, banyak proyek provinsi maupun nasional cepat rusak,’’ ujar politisi PDI Perjuangan itu. Seperti diketahui, saat ini proyek pemeliharaan berkala Jalan Diponegoro tengah dalam pengerjaan. Berdasarkan informasi, proyek sepanjang 1,90 kilometer itu sepenuhnya memanfaatkan dana APBD Provinsi Bali, sebesar Rp 17,7 miliar lebih. (ara)

Soal Tanah “Ayahan Desa”

Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Desa Adat Semate

Denpasar (Bali Post) Gugatan yang dilayangkan Desa Adat Semate yang diwakili Bandesa Adat I Gede Suryadi, didampingi kuasa hukumnya I Ketut Suwindra dkk atas tanah ayahan desa atau tanah pakarangan desa (PKD) membuahkan hasil. Majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami dengan hakim anggota Gde Ginarsa dan Ketut Suarta dalam sidang di PN Denpasar, Rabu (2/8) kemarin mengabulkan sebagian gugatan desa adat. Sebelumnya desa adat menggugat Andreas Wayan Wenes, Fransiskus I Nyoman Mertawan dan Anthonius I Made Restika. Mereka didampingi kuasa hukumnya Nyoman Putra dkk. Dalam sidang dengan agenda putusan kemarin, majelis hakim juga menguraikan gugatan penggugat. Yakni tergugat dituding atau patut diduga melakukan perbuatan melawan hukum, yakni diduga menguasai tanah PKD. Kasus ini diawali dari dibentuknya panitia untuk melakukan pendataan tanah ayahan desa dan untuk mengembalikan pihak-pihak yang menggunakan tanah ayahan desa. Saat pendataan itu, tergugat I Andreas Wayan meletakkan bahan bangunan di salah satu tanah PKD yang dulunya dikuasai Nyarikan (almarhum). Pihak desa adat kemudian melakukan sosialisasi, namun tergugat Andreas mengklaim itu tanah miliknya. Atas klaim itu, pihak desa adat mengecek ke Dinas Pendapatan Badung. Dari sana diperoleh informasi bahwa daftar blok ringkas PKD yang menjadi objek sengketa adalah tanah PKD Banjar Adat Semate dan NJOP tercatat atas nama Andreas I Wayan. Atas adanya data itu, pihak adat bermaksud mengadakan persembahyangan bersama. Namun pihak adat mengaku dihalangi karena tanah itu diklaim milik tergugat. Atas perdebatan itu, desa adat memilih mengajukan gugatan atas tanah seluas 659 meter persegi ke pengadilan. Dalam gugatannya ada tiga orang yang digugat. Mereka adalah Andreas Wayan Wenes, Fransiskus I Nyoman Mertawan dan Anthonius I Made Restika. Di samping itu, tergugat juga digugat atas kerugian materiil Rp 200 juta dan imateriil Rp 5 miliar. Dalam amar putusannya, majelis hakim membeber fakta hasil persidangan. Di antaranya, bukti surat, keterangan saksi ahli di bawah sumpah dan dilakukan pemeriksaan di tempat (objek sengketa). Hakim dalam kesimpulannya menolak eksepsi tergugat karena masuk perkara pokok. Yakni yang menjadi pokok perkara adalah tanah ayahan desa. Begitu juga bukti Dispenda Badung bahwa tanah itu sah milik pakarangan desa (PKD). Sehingga hakim memutuskan tanah itu harus dikembalikan ke desa adat dan tergugat melakukan perbuatan melawan hukum. Walau sebagian dikabulkan hakim, namun sebagian juga ditolak. Yakni soal kerugian tidak dikabulkan karena tidak dirinci secara jelas kerugiannya materiil dan imateriil. Sehingga majelis hakim menolak. Atas putusan itu, baik penggugat maupun tergugat diberikan hak untuk menerima putusan itu atau melakukan upaya hukum banding. (kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : GAUNG RAHINA MABASA BALI NYARIS TAK TERDENGAR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

BERMAIN – Sejumlah orangtua mengawasi anak-anaknya bermain di taman bermain Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Hampir tiap hari taman bermain yang berada di pusat Kota Denpasar ini dikunjungi orangtua yang mengajak anak-anaknya bermain.

Pembuang Limbah Sablon dan Pemotongan Hewan Diganjar Denda Rp 1,5 Juta

Denpasar (Bali Post) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar makin menggencarkan penegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2015, tentang Ketertiban Umum. Tidak tanggungtanggung, kali ini pembuang limbah sablon dan limbah pemotongan hewan diganjar denda Rp 1,5 juta. Vonis itu dijatuhkan pada sidang tindak pidana ringan (tipiring) terhadap pelanggar kebersihan yang dipimpin Esthar Oktavi, S.H., M.H., di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (2/8) kemarin. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Denpasar I.B. Putra Wirabawa, mengatakan pelaksanaan sidang tipiring kali ini menyidangkan dua pembuang limbah, yaitu limbah sablon dan limbah pemotongan hewan, Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

serta empat pembuang sampah sembarangan. Untuk pembuang limbah ditemukan di Jalan Gunung Talang, sedangkan pembuang sampah sembarangan di tiga tempat berbeda, yaitu Jalan Nangka, Jalan Gunung Agung dan Jalan Imam Bonjol. “Sidang tipiring yang kami lakukan untuk dijadikan pembelajaran bagi warga yang masih melanggar membuang limbah dan sampah secara sembarangan,” ujarnya. Putra Wirabawa menambah-

kan, sidang tipiring bagi pelanggar dilaksanakan dua kali dalam sepekan, dengan melibatkan Pengadilan Negeri Denpasar. Sedangkan untuk pengawasan pelanggaran di lapangan dilakukan Juru Pemantau Lingkungan (Jumali) yang berjumlah 50 orang. Di samping juga ada Satgas DLHK yang terus keliling untuk melakukan pemantauan. Dari hasil pemantauan yang dilakukan tersebut ditemukan terjadinya pelanggaran. Petugas juga terus melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan. “Kami meminta kepada seluruh warga Kota Denpasar untuk bersamasama menjaga kebersihan. Sidang tipiring ini merupakan suatu pembinaan sekaligus pendidikan kepada warga Kota Denpasar agar tidak melakukan pelanggaran hukum,” ujarnya. Pada sidang tipiring tersebut, Hakim Esthar Oktavi, S.H., M.H., yang memimpin jalannya sidang

Bali Post/kmb12

SIDANG - Suasana sidang tindak pidana ringan terhadap pelanggar kebersihan yang dipimpin Esthar Oktavi, S.H., M.H., di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (2/8) kemarin. menjatuhkan denda Rp 300 ribu bagi pembuang sampah dan Rp 1,5 juta untuk pembuang limbah sablon. Mereka dinyatakan melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015, Tentang Ketertiban Umum di Kota Denpasar.

Salah seorang pelanggar, Minto, mengaku tidak tahu kalau telah melakukan pelanggaran. Setelah mendapat penjelasan dari hakim, akhirnya mengakui telah melakukan kesalahan dan berjanji tidak akan mengulanginya. (kmb12)

19 Negara Ramaikan “Sanur International Kite Festival 2017”

Bali Post/kmb23

LAYANG-LAYANG KREASI - Berbagai jenis layang-layang kreasi akan ditampilkan pada Sanur International Kite Festival 2017, yang dibuka Kamis (3/8) hari ini. Denpasar (Bali Post)Sebanyak 64 peserta dari 19 negara dan 58 peserta dari berbagai kota di Indonesia akan

mengikuti Sanur International Kite Festival (SIKF) 2017. Selain menampilkan layang-layang tradisional bebean, pecukan dan

janggan, festival ini juga menghadirkan layang-layang kreatif dan kontemporer. Festival ini akan digelar di Pantai Mertasari, Sanur, Kamis (3/8) hingga Senin (7/8) mendatang. Dipastikan ratusan jenis layang-layang akan tampil pada event tersebut. Setiap peserta menampilkan lebih dari satu jenis layang-layang kreasi dengan berbagai bentuk, bermacam bahan dan berbagai ukuran. Khusus untuk pementasan wayang di angkasa akan digelar, Minggu (5/8) pukul 18.30 hingga pukul 20.30 Wita, dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika”, yang juga merupakan semboyan NKRI yang diambil dari Kekawin Sutasoma karya Mpu Tantular. Tema yang sarat filosofi ini diterjemahkan para kreator layang-layang dalam berbagai figur dari pewayangan. Sedangkan pada sesi Wayang Sutasoma akan disuguhkan figurfigur dunia pewayangan seperti

Bima, Kresna, Hanoman, Gatot Kaca, Dasamuka dan lainnya. Ketua Panitia SIKF 2017 Kadek Dwi Armika mengatakan, festival ini merupakan bagian dari Sanur Village Festival yang memadukan seni, aerodinamika, budaya, termasuk filosofi, sejarah dan imaji inovatif. “Kali ini kami menyuguhkan sesi wayang di angkasa yang melibatkan pesinden dan dalang yang menggunakan berbagai bahasa, dilengkapi gamelan dan tata lampu yang spektakuler,” kata Dwi Armika, Rabu (2/8) kemarin. Dwi Armika menjelaskan, tema ini masih relevan dengan isu kekinian yang diharapkan bisa menggugah kembali betapa penting persatuan dan kerukunan di antara keragaman suku, adat, agama dan budaya kita. “Ini akan menjadi isu positif yang bisa diwartakan peserta internasional ke seluruh penjuru dunia,” katanya. Dwi Armika menambahkan,

festival kali ini juga diiringi berbagai kegiatan penunjang yang bisa dinikmati masyarakat luas yakni pameran layang-layang di Sudakara Art Space, Sudamala Suites & Villas Sanur, workshop, pemutaran film dokumenter. Sementara kompetisi layang-layang dari tingkat anak-anak sampai dewasa digelar di tempat festival. Ketua Panitia Sanur Village Festival (SVF) Ida Bagus Gede Sidharta Putra berharap, acara ini mampu memunculkan gagasan baru dalam rangka mengembangkan kreasi layang-layang untuk menunjang industri ekonomi kreatif. Selain membantu kepariwisataan, pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi setempat. “Layang-layang bisa jadi oleh-oleh atau untuk dikoleksi, ini tantangan bagi para kreator,” katanya seraya menambahkan, SVF akan digelar pada tanggal 9 Agustus hingga 13 Agustus 2017 di Maisonette Grand Bali Beach Sanur. (kmb23)

Beri Pembekalan di Wisuda Stikom

Rai Mantra Ajak Latih Jiwa Kepemimpinan dan Kewirausahaan

WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra terus mendapatkan kehormatan sebagai pembicara di setiap kegiatan yang digelar komunitas kreatif hingga dunia pendidikan di Kota Denpasar. Dalam pelaksanaan pembekalan calon Wisudawan Gelombang XX Kampus Stikom Bali Rabu (2/8) kemarin, Wali Kota Rai Mantra diundang untuk memberi pembekalan dalam kepemimpinan dan kewirausahaan. Di hadapan mahasiswa calon wisudawan Stikom, Rai Mantra membangkitkan jiwa Kepemimpinan dan Kewirausahaan lewat diskusi langsung. Bahkan Rai Mantra memberikan pertanyaan kepada mahasiswa serta memberikan tabungan kepada dua orang yang menjawab pertanyaannya dengan tepat. Menurut Rai Mantra, anak muda memiliki jiwa penuh talenta dan tantangan. Hal ini menjadi sebuah kekuatan untuk melatih

BERFOTO BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra berfoto bersama dengan calon Wisudawan Stikom Bali gelombang XX, Rabu (2/8) kemarin. diri dalam membangkitkan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan yang memberikan manfaat besar dalam perjalanan kesuksesan masing-masing anak muda. ‘’Menjadi seorang yang berjiwa kewirausahaan atau en-

trepreneurship yang sukses juga harus memiliki jiwa kepemimpinan atau leadership. Karena seorang pemimpin memiliki kemampuan dalam organisasi untuk mencapai tujuan serta seorang pemimpin harus bisa

menggerakkan pikiran, perasaan dan juga spirit kemanusiaan,’’ ujarnya. Lebih lanjut, Rai Mantra mengharapkan anak-anak muda memiliki jiwa kewirausahaan dengan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang tentunya sangat dibutuhkan dalam kelangsungan pembangunan. Di samping itu, menjadi seorang pemimpin, mahasiswa juga telah dilatih melalui kegiatan organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sehingga kepemimpinan dan kewirausahaan harus terus dilatih melalui kepribadian, kemampuan, keramahan, emosional dan intelektual. Apalagi memasuki era globalisasi dengan berbagai tantangan yang diharapkan mahasiswa mampu memahami ekonomi yang berkembang di eranya. Seperti halnya pada tahun era 1750 yang maju saat itu adalah ekonomi pertanian, tahun 1750-2000 adalah era

industri, tahun 2000-2010 yang maju adalah ekonomi informasi dan tahun 2010 hingga sekarang untuk menjadi sukses harus kreatif. ‘’Era saat ini, seseorang sangat cepat menjadi sukses asalkan kreatif dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memasarkannya, sementara seorang pemimpin harus mempunyai jiwa karakteristik, yakni entreprenurship, kreatif dan produktif dan kunci untuk sukses adalah percaya diri, motivasi diri dan ulet,’’ ujarnya. Rektor Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Denpasar karena menyempatkan diri untuk memberikan pembekalan tentang leadership dan entrepreneurship kepada calon wisudawan Stikom Bali. ‘’Dengan diberikan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan untuk menjadi sukses ke depannya,’’ harapnya. (ad154)


BADUNG

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

3

TP4D Kejari Denpasar Evaluasi Santunan Penunggu Pasien Mangupura (Bali Post) –

Draf Peraturan Bupati (Perbup) terkait Santunan Penunggu Pasien dievaluasi Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Alhasil, program ini belum dapat diberlakukan lantaran belum ditanda tangani Bupati Badung. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana mengatakan hal itu, Rabu (2/8) kemarin.

Bali Post/eka

MENUNGGUI - Beberapa warga tengah menunggui anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan di RSUD Mangusada, Badung.

Menurut Sudarsana, TP4D Kejari Denpasar tengah melakukan koreksi dan evaluasi sejumlah poin pada rancangan Perbup. Namun pihaknya memastikan santunan penunggu pasien sudah bisa dilaksanakan pada anggaran perubahan 2017 ini. “Draf Perbup Santunan Penunggu Pasien masih dalam evaluasi terakhir di TP4D Kejari Denpasar. Secara prinsip tidak ada masalah. Hanya beberapa poin yang masih perlu direvisi,” ujarnya. Sudarsana menambahkan, Perbup tersebut akan segera ditanda tangani setelah evaluasi TP4D rampung. Namun pelaksanaan santunan penunggu pasien khusus pasien kelas III sudah bisa dilaksanakan pada anggaran

perubahan 2017. “Pemohon juga harus menyertakan surat keterangan opname alias rawat inap minimal tiga hari. Pasien juga harus dirawat pada rumah sakit atau puskesmas yang telah ditentukan, seperti yang tercantum dalam Perbup,” jelasnya. Sudarsana menjelaskan, teknis permohonan santunan dapat dilakukan setelah semua persyaratan administrasi terpenuhi, selanjutnya diajukan ke Dinas Sosial. Kemudian Dinas Sosial bekerja sama dengan pihak rumah sakit dan puskesmas melakukan verifikasi. “Setelah lolos verifikasi, nanti pengamprahannya masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Sebelum santunan dicairkan, harus mendapat

persetujuan dari Bapak Bupati,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, APBD Perubahan tahun 2017 sudah diketok palu dan saat ini dalam proses verifikasi di Gubernur. Dalam APBD Perubahan tahun 2017 ini, anggaran yang disiapkan untuk santunan penunggu pasien mencapai Rp 8 miliar. Sedangkan nominal yang akan diberikan sebesar Rp 450 ribu per hari hingga maksimal Rp 5 juta, dengan ketentuan dan persyaratan yang diatur dalam Perbup. Dalam Perbup diatur, penunggu pasien yang menerima santunan ber-KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kabupaten Badung dan harus masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan pasien. (kmb27)

”Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar 2017”

Undang Jawara Tari Barong Se-Bali Tampil di Taman Ayun TAMAN Ayun Barong Festival Regeneration Superstar 2017 kembali digelar dari tanggal 5-6 Agustus di Pura Taman Ayun Mengwi, Badung. Menariknya, peserta bapang barong khusus untuk superstar dibatasi. Yakni, 12 peserta bapang barong dan 12 peserta makendang tunggal. Selain itu, keikutsertaan para peserta bapang barong superstar tidak dipungut biaya, melainkan mereka wajib pernah mendapat juara I selama dua kali. A.A. Gde Agung selaku Pengelingsir Puri Ageng

Mengwi menerangkan, yang melatarbelakangi untuk melanjutkan event ini karena pihaknya tetap ingin melestarikan warisan budaya. Mengingat Pura Taman Ayun sebagai Warisan Budaya Dunia tahun 2013 yang ditetapkan oleh UNESCO. Begitu juga barong yang sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Tak heran Taman Ayun Festival sebelumnya sangat diapresiasi oleh seniman dan masyarakat luas, sehingga acara tersebut kembali digelar. “Jadi, kami tidak

cukup melestarikan tetapi harus ada regeneration,” jelas Gde Agung kepada awak media yang juga didampingi Putu Ngurah Thomas Yuniarta selaku Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Rabu (2/8) kemarin. Untuk peserta bapang barong superstar dan makendang tunggal, kata Gde Agung dibatasi dari segi usia maksimal 30 tahun ke bawah. Sehingga mereka dapat menunjukkan kualitas dan juga ada regenerasi. Selain itu, para peserta tidak dipungut biaya melain-

Tampung Pendatang Terjaring Razia

Pemkab Perlu Rumah Singgah

Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung saat ini sangat memerlukan keberadaan rumah singgah yang representatif untuk menampung dan melakukan pembinaan terhadap penduduk pendatang yang terjaring razia. Rumah singgah ini diperlukan untuk menampung mereka, sebelum dikembalikan ke daerah asalnya. Dikonfirmasi Rabu (2/8) kemarin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Badung Ketut Sudarsana mengatakan, usulan tersebut sudah direspons. Bahkan hal tersebut sudah direncanakan dan akan difungsikan. Saat ini karena pihaknya belum mempunyai rumah singgah, maka mereka sementara disinggahkan di kantor setempat. “Ke depan ada alternatif mengadakan rumah singgah dengan memanfaatkan gedung yang tidak dimanfaatkan Pemkab atau membangun gedung yang baru,” ujarnya. Pengadaan rumah singgah tersebut diakuinya bukanlah menjadi prioritas, tapi masih

ada yang perlu diutamakan. Kendati begitu, rencana tersebut tetap menjadi salah satu perhatian Dinas Sosial. Adapun yang akan diutamakan, pertama adalah panti jompo dan yang kedua adalah taman lansia. Bahkan untuk panti jompo dan taman lansia tersebut, feasibility study atau studi kelayakannya sudah dikerjakan. Nantinya pembangunan akan dilakukan oleh Dinas PUPR dengan manajemen dari Dinas Sosial. Menurut Sudarsana, rumah singgah tidak menjadi prioritas utama ,karena selama ini lokasi pembinaan yang dilakukan di kantornya tidak mengalami kendala. Selain itu, rumah singgah ini sifatnya relatif dan insidental. “Jumlahnya tidak terlalu banyak dan mereka yang terjaring juga harus segera dikembalikan ke daerah asal,” katanya. Sebelumnya, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan, selama ini Badung belum memiliki rumah singgah yang representatif dan efektif. Sehingga hal

tersebut diakuinya akan menjadi pemikiran Pemkab Badung agar bisa menyediakan fasilitas rumah singgah yang layak dan pantas. Dikatakan, keberadaan rumah singgah tersebut memang sangat diperlukan di Badung, seiring dengan meningkatnya permasalahan gepeng, pengangguran maupun penduduk yang tak ber-KTP. Suiasa menegaskan, meningkatnya permasalahan gepeng, pengangguran maupun penduduk yang tak berKTP merupakan indikator keberhasilan Pemkab Badung dalam pengetatan masalah penertiban kependudukan. Sehingga ketika pengetatan tersebut berhasil dilakukan, tentu yang harus dipikirkan kini adalah pemenuhan hak azasi mereka dengan memberikan tempat yang layak dan pantas berupa rumah singgah. “Ini keberhasilan kita melakukan penertiban penduduk. Banyak yang terjaring, maka kita harus siapkan rumah singgahnya,” tegasnya. (kmb23)

ASN Tersangkut Kasus Hukum Diberikan Pendampingan Mangupura (Bali Post) Adanya Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung yang tersangkut kasus hukum mendapatkan perhatian serius pemerintah setempat. Bahkan Pemkab Badung berencana memberikan pendampingan hukum. Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa membenarkan jika Pemkab Badung akan memberikan pendampingan hukum, melalui Tim Hukum yang dimiliki Pemkab Badung. Pendampingan hukum dimaksudkan memberikan saran dan masukan berkaitan dengan hukum, sehingga proses hukum yang dijalani ASN tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku. “Kami sangat menghormati proses hukum yang sedang dijalani pegawai kami, karena hukum adalah panglima di negara kita. Namun demikian, semua pihak juga harus menghormati asas praduga tak bersalah, sebelum ada keputusan berkekuatan hukum tetap,” ujar Ketut

Suiasa saat ditemui di Puspem Badung, Rabu (2/8) kemarin. Pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini berharap dengan adanya peristiwa ini jangan lantas membuat kinerja menjadi kendur. Bahkan ia mengingatkan seluruh staf yang ada di Kabupaten Badung dalam melaksanakan tugasnya harus mengikuti peraturan yang berlaku. “Kalau kita sudah melaksanakan tugas sesuai dengan aturan, tidak perlu takut. Tapi harus tetap berhati-hati. Bapak Bupati sering mengingatkan agar tidak terjerat kasus hukum, ya jangan melanggar hukum,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Badung Nyoman Sentana mengatakan, penetapan tersangka tersebut adalah cambuk sekaligus tamparan bagi pemerintah. “Ini cambuk buat kami di Pemerintahan Kabupaten Badung agar dapat melihat dengan jelas, bahwa apa yang dikerjakan itu mengandung bentuk tanggung jawab,” tegasnya. Dia sangat mendorong pihak

kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut. Sebab, kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Pihaknya juga akan berembug terlebih dahulu dengan jajaran dewan lainnya untuk mengambil sikap. “Jangan sampai berhenti pada yang bersangkutan saja. Siapa tahu yang lain-lain ada juga. Tapi nanti kami akan berembug juga, bagaimana DPRD menyikapi karena ini tamparan bagi Badung,” terangnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung AAG D ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar. Yang bersangkutan terjerat kasus penyenderan Tukad Mati. Sedangkan Kasi di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak IKT SKTY, tersandung kasus pengadaan alkes tahun 2013 saat masih bertugas di RSUD Mangusada. (kmb27)

kan mereka diundang untuk ikut, tetapi peserta dibatasi hanya 12 orang. Peserta barong superstar yang dapat ikut syaratnya wajib pernah mendapat juara I sebanyak dua kali. Selama pementasan, piranti barong dan kendang sudah disediakan oleh panitia. Penampilan peserta juga nanti tampil bebas. Mereka tampil berdasarkan undian mereka. Misalnya, penari bapang barong dari Gianyar dan peserta makendang tunggal bisa dari Badung. Jadi, selain menampilkan estetika juga diperlukan kemampuan

dalam penampilannya. “Keistimewaan festival ini saya sebutkan superstar. Jadi, peserta tidak mendaftar tapi kami mengundang juarajuara festival di Bali untuk ikut lomba, ” terangnya. Selain itu juga ada festival barong buntut bagi anakanak SD dan SMP atau pada usia 15 tahun ke bawah. Pesertanya juga dibatasi, yakni hanya 22 peserta. Tidak hanya festival barong, pada rangkaian acara itu juga ada pameran fotografi, lukisan dan juga pameran aneka topeng barong. (ad155)

KETERANGAN PERS - Pangelingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Taman Ayun Barong Festival Regeneration Superstar 2017.


info seremoniAL

4

A Tingkatkan Tali Persaudaraan dan Dukung Program Pemerintah K Forum Sekar Gelar Dharma Santi pada 6 Agustus up di rantauan, sehingga bisa sejajar T dengan yang lainnya. Kegiatan sosial yang dilakukan Forum Sekar telah banyak, I seperti penghijauan, bedah rumah serta berpartisipasi sebagai tim ahli di DPRD dan Pemkab Karangasem V melibatkan para akademisi yang. Forum Sekar juga berperan aktif I dalam mengkritisi kepemimpinan menjelang pemilihan kepala daerah di Bali, terutama di Karangasem. T “Yang spesial di forum ini tidak ada gaji untuk ketua atau pengurusnya, A tetapi dengan semangat kekeluarPERS - Ketua Forum Sekar, Ida Bagus Bima gaan kami bisa menyelesaikan apa Putra, (dua dari kanan) didampingi Ketua Panitia Dewa Gede pun yang terjadi dalam program S KONFERENSI Maharta (dua dari kiri) saat konferensi pers terkait Dharma yang direncanakan. Anggota yang Santi yang akan digelar Art Center Denpasar.

S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

DALAM rangka memperingati hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 serta Galungan dan Kuningan, Forum Semeton Karangasem (Forum Sekar) akan kembali menyelenggarakan kegiatan Dharma Santi dengan tema “Dengan Semangat Pasemetonan Kita Tingkatkan Pengabdian untuk Keberhasilan Pembangunan Bali” di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Minggu (6/8) mendatang. Dharma Santi ini bertujuan meningkatkan komunikasi kekeluargaan dan mempererat tali persaudaraan sesama Semeton Karangasem yang ada di perantauan, serta mendukung program pembangunan pemerintah. Sebanyak 500 orang Pasemetonan Karangasem dari berbagai kabupaten/kota se-Bali akan mengikuti acara yang dimulai pukul 08.30 wita. Kegiatan ini bakal dihadiri Bupati Karangasem, Wali Kota Denpasar, Ketua DPRD Karangasem beserta jajarannya. Ketua Forum Sekar, Ida Bagus Bima Putra, saat konferensi pers di Warung Ziro, Sanur, Selasa (1/8) lalu, menjelaskan, Forum Sekar merupakan perkumpulan

pasemetonan warga perantauan asal Karangasem yang berdomisili di luar terutama di Denpasar dan sekitarnya. Forum yang dibentuk sejak lama ini memiliki visi dan misi yang tertuang dalam program kerja guna mendukung program pembangunan Pemkab Karangasem khususnya dan Pemprov Bali pada umumnya. Forum ini merupakan organisasi kemasyarakatan yang legal (sudah terdaftar di Kesbangpol sejak 2015) dan bersifat independen, namun tidak alergi dengan politik. “Forum ini tidak mengotak-ngotakkan diri yang semata-mata mendukung program pembangunan Pemkab Karangasem, tetapi juga mendukung program pembangunan Pemprov Bali. Karena keberhasilan Forum Sekar akan tercapai apabila bisa mendukung program pembangunan di Bali untuk seluruh kabupaten/kota di Bali,” ujar Bima Putra. Forum Sekar juga peduli terhadap pasemetonan Karangasem yang belum berhasil dalam ekonomi di tempat domisilinya. Bantuan yang diberikan dalam bentuk motivasi agar lebih semangat menjalani hid-

bergelar profesor atau berkasta tetap disamakan seperti anggota lainnya,” tandasnya. Ketua Panitia Dewa Gede Maharta menambahkan, kegiatan Dharma Santi tahun ini diisi pengukuhan pengurus Forum Sekar Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar dan Buleleng oleh Bupati Karangasem. Di samping itu, mengundang Semeton Karangasem yang tinggal di Jakarta (Pakar/Pasemetonan Karangasem) dan pasemetonan di kabupaten/kota se-Bali. Peserta yang hadir akan diberikan suvenir berupa bibit pohon kelapa daksina yang disiapkan oleh panitia. Melalui Dharma Santi, pihaknya berharap Pasemetonan Karangasem turut andil dalam memberikan pandangan, pemikiran dan semangat dalam mendukung pembangunan di Karangasem. “Meskipun tinggal di luar Karangasem, nantinya kami akan pulang ke tanah kelahiran. Pemikiran-pemikiran untuk mendukung pembangunan Karangasem dan Bali harus disumbangkan dan yang tinggal di Denpasar dan daerah lainnya harus mendukung program pemerintah di daerahnya,” ungkapnya. (ad151)

FEB Gelar Lepas Pesan Calon Wisudawan

TERBAIK - Lulusan terbaik FEB berfoto bersama saat Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) periode I tahun akademik 2017/2018. FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud), Rabu (2/8) kemarin, menggelar Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) periode I tahun akademik 2017/2018. Bertempat di Auditorium Widya Sabha, kampus Unud Jimbaran, LPCW kali ini diikuti 340 calon wisudawan dari program studi (prodi) Profesi, S-1, S-2, sampai S-3. Dari 340 calon wisudawan itu, rinciannya dari program S-1 Reguler 81 orang, S-1 Nonreguler 72 orang, Diploma 3 sebanyak 144 orang, Profesi Akuntansi 17 orang, Program Magister 22 dan Doktor 4 orang. Lulusan terbaik Prodi Doktor/Ilmu Manajemen diraih Made Reina Candradewi, Prodi Megister/Akuntansi direbut I Gusti Ayu Putu Weni Andayani, S-1 Ekonomi Pembangunan dicapai Luh Gede Arieska Dianthy, Diploma Akuntansi diperoleh Novi Ervawati dan PPAk., disabet L.K. Inten Pratiwi Sucandra.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si., saat ditemui di sela acara mengatakan, LPCW pada prinsipnya merupakan kegiatan rutin pelepasan secara formal calon wisudawan di tingkat fakultas. Pihaknya optimis ke depannya karena FEB selalu memperhatikan antara kesempatan dan daya saing yang dikaitkan dengan kompetensi. Demikian juga terkait soft skill. Alumni FEB harus optimis menatap masa depan karena daya saing di dunia kerja cukup tinggi. “Kalau daya saing cukup tinggi, harus diisi dengan kompetensi yang tinggi juga. Kompetensi ini sangat dinamis, disesuaikan dengan dinamika di masyarakat,” ujarnya. Ia mengharapkan lulusan FEB selain bisa membuat atau merancang kesempatan kerja untuk diri sendiri, juga dapat menciptakan

kesempatan kerja bagi orang lain, sehingga mampu memberi kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi di Bali dan Indonesia. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S., menambahkan, kalau disandingkan terutama di program S-1 Reguler, input dan output hampir mendekati. Tahun 2017 daya tampung sebanyak 450, dan tiga prodi menerima 467 orang. Pada periode I LPCW ini, lulusan sudah di angka 387. Itu berarti ada tambahan lagi, sehingga pada periode II tahun 2017 akan mendekati 450. “Kami bersyukur antara input dan output hampir mirip,” ungkapnya. Ia menargetkan pada tahun 2020 bisa menjadikan Fakultas Ekonomi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia di bidang ekonomi yang unggul, mandiri dan berbudaya di Asia Tenggara. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan SDM, modal, sarana dan prasarana yang memadai. Saat ini pihaknya sedang fokus pada satu sumber daya, yaitu mahasiswa. Menurutnya, saat ini jumlah mahasiswa aktif relatif besar dibandingkan fakultas lainnya. Unud memiliki 25 ribu mahasiswa yang terdiri atas 12 Fakultas. FEB mempunyai mahasiswa paling banyak, yaitu 5.013 yang berasal dari berbagai prodi. “Ke depan, angka perkembangan lulusan antara input dan output kami harap bisa mendekati 100 persen untuk S-1 reguler,” tandas Kerti Yasa. (ad153)

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

30 Lulusan Stikes Bali Siap Kerja di Jepang AGUSTUS adalah bulan produktivitas bagi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Ketua Stikes Bali, I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D., Rabu (2/8) kemarin, mewisuda 223 lulusan ahli madya yang terdiri atas 55 Kebidanan dan 168 ahli madya Keperawatan. Mereka yang diwisuda adalah SDM Bali pemilik masa depan. Menurut Putu Darma Suyasa, keberhasilan yang dicapai bukanlah hadiah dan tidak diraih dengan mudah. Keberhasilan ini berkat kerja keras, disiplin, semangat pantang menyerah serta dukungan dari para orangtua dan pihak-pihak lainnya. Perjuangan mereka belum selesai karena masih ada satu tahapan penting, yaitu uji kompetensi pada tahap berikutnya tahun 2017. Putu Darma Suyasa juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. D-3 Kebidanan, terbaik I Ni Kadek Lisa Pramita (3,87), kedua Ni Nyoman Ayu Chandra Sari Sudiarta (3,82) dan ketiga Desak Ayu Moona Masniari (3,81). Ahli Madya Keperawatan, lulusan terbaik diraih Ni Putu Lia Rahayu Nika (3,82), Ni Komang Evi Artika (3,81) dan Ni Made Susiyantini (3,80). Setelah proses wisuda, pada 12 Agustus akan dilakukan angkat sumpah dan pelepasan. Untuk meningkatkan kualitas dosen, yayasan mengirim dua orang dosen Stikes Bali ke Mahidol University untuk S-2 dengan beasiswa LPDP, satu orang untuk S-3 dengan beasiswa Ramathibodi di Thailand dan lima orang ke Shanghai untuk pendidikan S-2 Akupuntur. Tahun ini juga akan lulus seorang bidan

WISUDA - Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa (kiri) saat mewisuda 223 lulusan ahli madya Kebidanan dan Keperawatan. dari Program Magister di National Taipei Unversity of Nursing and Health Science Taiwan dan satu orang Magister Keperawatan dari Universitas Brawijaya. Kegiatan Student and Faculty Exchange (Pertukaran Mahasiswa dan Dosen) yang bertujuan meningkatkan wawasan mahasiswa dan dosen pada proses pendidikan dan pelayanan kesehatan di ASEAN, dilakukan bekerja sama dengan tujuh Faculty of Nursing di Thailand, St Louis College di Bangkok, Mahidol University Bangkok dan National Taipei Unversity of Nursing and Health Science. Untuk kerja sama dengan institusi pengiriman tenaga kerja ke Jepang, Stikes Bali telah menandatangani MoU dengan Yayasan Bina Mandiri ASEAN dan Hapinesu Fukushikai Jepang berkaitan dengan kegiatan magang dan belajar Bahasa Jepang. Program magang mahasiswa ke Jepang akan

dimulai 2018. Sementara itu, Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka menekankan, sukses belajar di kampus ditentukan oleh ada tidaknya pujian masyarakat atas pelayanan. Dengan senyum 227, lulusan Stikes Bali makin berkualitas dan unggul, terbukti terbanyak di Bali yang lulus uji kompetensi. Ia setuju lulusan Stikes Bali bekerja di sektor lain. Kuncinya, peluang kerja tak hanya di Bali, tapi juga di Jepang. Dari lulusan D-3 Keperawatan mendaftar 11 orang dan D-3 Kebidanan dua orang untuk bekerja di Jepang dengan kuota 30 orang. Koordinator Kopertis VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa menegaskan, lulusan Diploma dan S-1 harus menjadi SDM hebat dan bermartabat. Lakukanlah tiga keberanian agar menjadi orang hebat, yakni berani berubah, jangan malas karena akan menjadi miskin, berani memulai dengan sesuatu yang berbeda dan ketiga giat bekerja. (ad152)

Bersama Undhira, Kemenristek Dikti Gelar Pelatihan Paten

SEIRING perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks), dosen perguruan tinggi didorong menghasilkan publikasi dan aplikasi ipteks yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu realisasinya adalah dalam bentuk produk yang dapat dipatenkan. Sebagai bentuk komitmen terhadap pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat para dosen, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar pelatihan “Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Berpotensi Paten” di Hotel Harris, Sunset Road Denpasar, selama tiga hari, Senin (31/7) hingga Rabu (2/8) kemarin. Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta yang terdiri atas para dosen/peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Bali, NTB dan NTT. Acara dibuka Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristek Dikti Dr. Sadjuga, M.Sc., dan Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.K.J., M.Repro., FIAS. Rektor Made Nyandra menyampaikan, para peserta pelatihan ini merupakan dosen/peneliti yang dipilih dari ribuan peneliti di Indonesia khususnya Bali dan Nusa Tenggara. Mereka harus memanfaatkan momen pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. “Kegiatan riset yang dilakukan oleh peneliti dan dosen dari perguruan tinggi diharapkan tidak memenuhi perpustakaan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk dan berguna

PATEN - Kemenristek Dikti bekerja sama dengan LP2M Undhira menggelar pelatihan “Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Berpotensi Paten. bagi masyarakat umum. Semakin banyak riset yang dilakukan apalagi sudah dipatenkan, maka semakin meningkatkan kesejahteraan kita dan aplikasinya berguna bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Drs. Endang Taryono, Kasubdit Valuasi dan Fasilitasi KI Kemenristek Dikti menyampaikan dari proses seleksi terdapat 6.000-8.000 penemuan/ invensi yang masuk di Ristek Dikti, namun hanya sekitar 800 invensi yang lolos seleksi, 70 di antaranya dari Bali dan Nusa Tenggara. “Kami undang 70 dosen tersebut mengikuti pelatihan ini. Manfaatkan kesempatan dengan sebaikbaiknya untuk meresap materi dan mendapatkan pendampingan dari 12 pakar Kemenristek Dikti dan Kemenkumham. Kemenristek Dikti siap memberikan insentif bagi 290 dari 800 invensi dengan membiayai pendaftaran patennya. Karena itu perlu dilakukan pembinaan agar peran perguruan tinggi untuk pembangunan bangsa makin maksimal,” jelasnya. Para peserta mendalami peman-

faatan sistem Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sistem paten dalam kegiatan penelitian dan pengembangan serta komersialisasi kekayaan intelektual. Selain itu, mempraktikkan langsung metode penulisan dokumen spesifikasi paten dan mendapatkan umpan balik langsung dari para pakar. Undhira mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin dengan Direktorat KI Kemenristek Dikti dalam mengadakan pelatihanpelatihan semacam ini, dengan Undhira sebagai mitra lokal sekaligus tuan rumah di Bali. Undhira mengirim enam orang dosen yang lolos invensinya untuk mengikuti pelatihan ini. Undhira sudah memiliki Sentra Pengembagan HKI untuk mewadahi dosen dan mahasiswanya yang memiliki invensi yang berpotensi paten. Di samping itu, LP2M Undhira merintis inkubator bisnis, sehingga hasil penelitian para dosen dan mahasiswa yang berpotensi paten dan bernilai ekonomis dapat direalisasikan sebagai produk dan layanan yang berguna bagi masyarakat. (ad156)

Senator Bali Rapat Bersama Direksi PLN di Kantor Pusat

“Space’’, Erlangga Back To Scholl 2017 Wedakarna Bahas Komposisi Naker Lokal dan Kasus Tanah di Pemecutan

PAMERAN – Pameran buku dan edutainment yang diselenggarakan PT Penerbit Erlangga. ERLANGGA Back To School (EBTS) adalah ajang pameran buku dan edutainment yang diselenggarakan oleh PT Penerbit Erlangga sebagai salah satu penerbit terbesar di Tanah Air dalam rangka turut serta menumbuhkan minat baca masyarakat dan mencerdaskan bangsa sekaligus dalam rangka menyambut momentum tahun ajaran baru (TAB) sekolah. EBTS tahun ini adalah pelaksanaan kedua. Tahun lalu hanya digelar di Jakarta, sedangkan kali ini hadir di Jakarta dan Bandung. Penyelenggaraan di Jakarta dipusatkan di Grand Floor-Fashion Atrium, Mall Kota Kasablanka, 17-23 Juli, sedangkan Bandung bertempat di Grand Floor-Main Atrium, Mall Cihampelas Walk, 31 Juli-6 Agustus 2017. Rizal Pahlevi, Manajer Marketing Nasional Penerbit Erlangga sekaligus Ketua Panitia EBTS menyebutkan latar belakang diselenggarakannya EBTS. Pertama, bertepatan dengan momen masuk

sekolah siswa yang harus dipersiapkan baik secara fisik maupun mental. Kedua, mempermudah siswa memperoleh buku sekolah. Ketiga, memperkenalkan brand Erlangga sebagai brand terpercaya yang dibuktikan dengan penghargaan Top Brand for Teens Award selama lima tahun berturut-turut. Tahun ini EBTS mengangkat tema “Space”. Tema ini dilatarbelakangi oleh keinginan dari perusahaan untuk mengajak anak-anak Indonesia mengejar serta mewujudkan mimpi dan cita-cita setinggitingginya. Tidak hanya berhenti di bumi, namun hingga ke ruang angkasa. Luas area pameran Erlangga kurang lebih 400 meter persegi. Di dalam area terdapat booth utama produk buku Erlangga dan boothbooth sponsor, yaitu Gelora Aksara Pratama, 2 Madison, Pegadaian, Eureka, Indosurya Inti Finance, Prajawangsa City, Indo Jerman Education Consultants (IGEC), Sinar Dunia, ZAP Paper Office, The British

Institute, Tes Bakat Indonesia dan Diamond. EBTS didukung pula oleh IBS Insurance Broking Service, Microlux Indonesia, Bank BRI, Bank UOB Indonesia, Bank OCBC NISP, Bank Mayapada, Bank CIMB Niaga, Indoprima, Bangun Caka Contractors, Tunas Jaya Sanur, Heidelberg Indonesia, Tunas Toyota, Nagitec, Upside Down World Alam Sutera, The Hive Best Western, Itasuki, Central Spring Bed, Chef’s Kitchen Bakery, Narama dan Cartonindus. Media partner Liputan 6, Jak FM, Radio DFM, Wanita Indonesia, Gontor dan INTV. Selasa (18/7) lalu, digelar Speech & Debate Contest SMP & SMA. Erlangga English Speech Contest merupakan wadah positif yang ditujukan untuk para pelajar di Indonesia. Perkembangan dunia globalisasi menuntut para pelajar memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin modern. Program yang diselenggarakan secara nasional ini diharapkan dapat dijadikan tempat oleh para siswa untuk lebih berani bicara, karena sudah saatnya Bangsa Indonesia mengikuti kemajuan perkembangan zaman. Secara keseluruhan program ini memiliki daya tarik yang tinggi, terbukti dari ribuan peserta yang mendaftar di seluruh kota besar Indonesia. Peserta lomba 20 siswa SMA/SMK dan 15 siswa SMP. Peserta adalah siswa yang masih aktif. Juri lomba masing-masing Editor Penerbit Erlangga, Ari (perwakilan The British Indonesia) dan Paramitha Andini (perwakilan Liputan 6). (bns1)

SENATOR RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menunjukkan keseriusannya terkait aspirasi masyarakat Bali terhadap kinerja PLN. Itu terekam dalam rapat bersama Komite III Bidang Tenaga Kerja dan Kesra di Kantor PLN Pusat di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan keprihatinannya menyusul adanya laporan perekrutan 15 tenaga kerja (naker) PLN di Kantor Distribusi Bali yang setelah diperiksa ternyata 100% bukan merupakan putra daerah Bali alias pendatang dauh tukad. “Saya minta PLN Pusat dan PLN di Bali memprioritaskan tenaga kerja lokal di mana pun PLN berdiri. Jika sampai perusahaan milik negara macam PLN tidak mengakomodir hal ini, tentu akan menjadi preseden buruk bagi NKRI. Kalau seperti ini kan sudah mencederai perasaan masyarakat lokal, apalagi yang diterima 100% non-Hindu. Walau masalahnya sudah cukup lama, bagi saya selaku anggota DPD tentu harus minta penjelasan pada PLN,” ungkap Gusti Wedakarna dalam rapat tersebut. Setelah mendengar penjelasan dari Okto Rinaldi, Manajemen Pusat PLN, pihak DPD RI Bali memberikan sejumlah masukan bahwa ke depan sosialisasi mengenai naker permanen dan ahli (standar diploma dan sarjana) harus digencarkan dan jangan seolah–olah ada diskriminasi. “Saya amati bahwa selama ini perekrutan tenaga kerja PLN di Bali agak misterius alias tidak pernah diketahui secara luas oleh publik. Kalau pun ada kerja sama dengan Politeknik Negeri Bali sebagai stra-

PIMPIN RAPAT - Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) memimpin rapat dengan manajemen PLN Pusat di Kantor Pusat PLN Jakarta. tegic partner, tetap saja tidak mengena dan dikenal. Publikasi minim, branding juga kurang, akibatnya muncul ketidakmengertian dari masyarakat,’’ ujarnya. Ia menyayangkan niat baik PLN untuk memajukan Indonesia harus tercederai gara-gara soal komposisi pekerja yang dianggap SARA. ‘’Saya minta pimpinan PLN di Bali dan pejabat PLN di Bali agar dievaluasi. Mereka seharusnya ditegur karena tidak pernah memberikan jawaban atas pertanyaan masyarakat. Kini lewat DPD RI Bali sebagai pegawas UU, saya gunakan kewenangan untuk mencari tahu terkait hal ini. Saya minta adakan perubahan secepatnya pada 2017 ini,’’ tegas President The Sukarno Center ini. Terkait permasalahan tanah sengketa di Pemecutan sebagaimana dibahas di Kantor DPD RI Bali beberapa waktu lalu, Senator Wedakarna mempersilakan kedua belah pihak menyelesaikan lewat jalur

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pengadilan jika mediasi tidak bisa berjalan. “Sebagai pejabat negara, saya berkepentingan melindungi aset republik. Seyogianya hal–hal kecil di lapangan tak sampai mengganggu kinerja. Jika kedua belah pihak baik keluarga maupun PLN sudah merasa cukup bukti, silakan ajukan ke pengadilan karena ini adalah solusi terbaik. Yang penting penyelesaiannya cepat, tuntas dan jelas. Dalam hal ini, saya berharap Pemkot Denpasar kooperatif mengayomi masyarakatnya jika butuh bantuan bukti hukum administrasi,’’ tandasnya. Gusti Wedakarna juga rencananya memberikan masukan terkait program pembangunan Instalasi Listrik Bali Crossing yang menghubungkan Jawa-Bali yang ditentang oleh sejumlah tokoh dan organisasi Hindu karena diduga akan melintasi kawasan suci Pura Segara Rupek di Utara Bali terkait radius kawasan suci. (ad157)


Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

DAERAH

5

Pura Luhur Pucak Petali

Tempat Mohon Keadilan dan Kesejahteraan PURA Luhur Pucak Petali berlokasi di Desa Pakraman Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan. Pura ini dipercaya sebagai tempat memohon keadilan atau tuntunan untuk bisa berbuat adil bagi umat Hindu serta memohon kesejahteraan. Piodalan di Pura Kahyangan Jagat ini jatuh pada Budha Kliwon Ugu dan biasanya nyejer kurang lebih tiga hari hingga hari Sabtu. Sebagai tempat memohon keadilan, biasanya menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan legislatif (pileg), pura ini ramai didatangi oleh para caleg dan calon pimpinan daerah dari seluruh Bali. Jero Mangku Pura Luhur Pucak Petali, I Wayan Mundra, ditemui beberapa hari lalu menerangkan, nama Pura Luhur Pucak Petali berasal dari kata butali yang artinya bumi dan tali yang jika digabungkan berarti pengikat atau pengerajeg jagat. Namun, hingga saat ini belum ditemukan babad atau purana yang menjelaskan mengenai keberadaan pura ini. Pura Luhur Pucak Petali masuk situs bersejarah berupa Punden Berundak karena dulunya kawasan ini merupakan gundukan batu. Saat memasuki pura ini kita akan disambut areal Penataran Bale Agung yang terdiri atas palinggih pokok, bale pegat, bale kulkul, bale gong empat, bale dawa, linggih tapakan Ida Batara dan jineng. Setelah itu, memasuki areal Palinggih Ratu Nyoman dan Ratu Wayan yang terdiri atas piasan madu kekalih, apit lawang, palinggih gedong, palinggih madya (Palinggih Ratu Nyoman dan Ratu Wayan), gedong pengabih yang ada di kedua sisi palinggih madya, piasan pokok Ratu Nyoman dan Ratu Wayan, bale pasamuan dan bale panitia. “Sebelum menghaturkan persembahyangan di areal utama mandala, kami terlebih dahulu harus mohon izin di hadapan Palinggih Ida Ratu Nyoman dan Ratu Wayan,” lanjut Wayan Mundra. Di utama mandala ada bale linggih di sebelah timur, meru pasimpangan tamblingan, gedong krinan, gedong simpen, palinggih pokok (palinggih utama), pasimpangan taksu agung, piasan alit, bale pasamuan dan piasan ageng. Di belakang palinggih utama juga terdapat sebuah beji pengit dan palinggih bambang. Berikutnya pasraman puri dan mangku, dapur suci dan bangunan lainnya di sisi sebelah barat pura. Pura ini sudah direnovasi dua kali, yaitu pada tahun 1970 dan 1997. Pada renovasi kedua hampir semua palinggih yang dibuat dari kayu diganti karena sudah rusak. (san)

Bali Post/kmb28

RESMIKAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan jalan hasil program TMMD Kodim 1619 di Desa Jelijih Punggang, Pupuan, Rabu (2/8) kemarin.

TMMD Ke-99 Ditutup

Tuntaskan Jalan Sepanjang 1,175 Km

Tabanan (Bali Post) Jalan sepanjang 1,175 kilometer hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Kodim 1619/Tabanan tahun anggaran 2017 di Desa Jelijih Punggang, Pupuan, akhirnya rampung. Rabu (2/8) kemarin, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan jalan tersebut. Peresmian ditandai pengguntingan pita disaksikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, anggota DPRD I Gusti Nyoman Omardani, Danlanud Kolonel I Wayan Superman dan Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan.

Pura Luhur Pucak Petali

Bali Post/san

Renovasi Gedung Maria Tetap Jalan

Tabanan (Bali Post) Meski mengalami defisit anggaran, tidak ada pembatalan dalam renovasi Gedung Ketut Maria. Pengerjaan sudah mulai dilakukan di gedung kesenian yang menjadi ikon Kabupaten Tabanan ini. Beberapa pekerja mulai memasang pagar dari kayu di luar tembok panyengker untuk persiapan pembongkaran. Seorang pekerja proyek renovasi, Zaenal (20), asal Jember, Jawa Timur, menyebutkan, dirinya bersama delapan orang rekannya sejak Minggu (31/7) lalu. “Sudah sejak Minggu di sini, bekerja memasang pagar bersama tujuh rekan lainnya,” katanya, Rabu (2/8) kemarin. Sebelumnya, beredar kabar bahwa renovasi Gedung Ketut Maria, pembangunan open stage serta renovasi Museum Sagung Wah akan ditunda, karena dana Rp 45 miliar yang diminta DPRD Tabanan sulit dipenuhi pada APBD Perubahan. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Bappelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja mengatakan tidak ada pembatalan rencana renovasi Gedung Ketut Maria serta kelanjutan pembangunan open stage dan Museum Sagung Wah. ‘’Pembangunan berjalan seperti rencana,’’ tegasnya. Menurutnya, Pemkab Tabanan berusaha memenuhi anggaran tersebut di tengah kondisi defisit saat ini lewat beberapa solusi. Seperti diketahui, anggaran untuk renovasi Gedung Ketut Maria senilai Rp 9 miliar, pembangunan open stage Rp 3,6 miliar dan lanjutan pembangunan Museum Sagung Wah Rp 2,7 miliar. (kmb24)

Seusai meresmikan, Bupati Eka menyusuri jalan mengendarai motor bersama sejumlah rombongan. Bupati asal Banjar Tegeh, Baturiti, ini tidak canggung dan sangat bersemangat menyusuri jalan yang dibuat oleh masyarakat dan TNI. Acara dilanjutkan meninjau pembuatan jamban yang telah tuntas. Di sela-sela peninjauan, Bupati Eka mengatakan melalui kegiatan ini pemerintah dan TNI bekerja sama memberikan bantuan kepada masyarakat. “Jamban merupakan salah

satu syarat untuk hidup sehat yang diperlukan oleh masyarakat. Jika tidak ada fasilitas ini, tentunya kesehatan masyarakat akan memburuk. Dengan adanya fasilitas ini masyarakat akan hidup bersih dan tidak buang air sembarangan,” ungkapnya. Menurutya, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan selalu mendukung program-program TNI untuk menyejahterakan masyarakat. “Kita akan terus bekerja sama. Kami siap mendukung material dan berharap ke depan lebih banyak kegiatan/program

inovatif untuk diberikan kepada masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Herwin Gunawan menyatakan kegiatan TMMD ke-99 Kodim 1619 Tabanan telah ditutup. Hasilnya berupa jalan sepanjang 1,175 kilometer, senderan, bedah rumah, jamban dan tempat pembuangan sampah resmi yang diserahkan kepada masyarakat. “Mohon dirawat dengan baik, karena sekarang semua ini telah menjadi milik bapak ibu,” ujarnya. Dandim berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu menyukseskan kegiatan TMMD, sehingga dapat berjalan dengan baik. ”Kami juga meminta maaf apabila ada yang kurang berkenan selama pelaksanaan TMMD,” ucapnya. TMMD tahun ini mengambil tema ‘’Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita

Pilkades Massal Rawan Ngadat

Basarnas Perlu Alat Pendeteksi Mayat Masyarakat Jatiluwih Kembangkan Kopi Celepuk

Bali Post/kmb28

POTENSI - Desa Jatiluwih memiliki ragam potensi yang belum bisa digarap maksimal untuk mendukung sektor pariwisata.

Mangupura (Bali Post) Semakin kompleksnya penanganan kecelakaan dan bencana yang terjadi saat ini memerlukan peralatan yang memadai. Seperti untuk penanganan bencana tanah longsor, Badan SAR Nasional (Basarnas) masih kesulitan melakukan pendeteksian terhadap korban yang tertimbun longsor. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Muda TNI Muhammad Syaugi di sela pembukaan Nasional SAR Challenge 2017 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pecatu, Badung, Rabu (2/8) kemarin. Alat dimaksud cara kerjanya seperti sebuah alat USG atau citiscan untuk tanah. “Selama ini, kami hanya mempunyai alat untuk mendeteksi orang yang terkena longsor tapi masih hidup. Kami belum memiliki alat untuk mendeteksi korban longsor yang tewas,” ujarnya Peralatan tersebut diperlukan untuk mempercepat penanganan dan evakuasi korban musibah tanah logsor. Selama ini pihaknya hanya mengandalkan alat ekskavator, sehingga tidak bisa memastikan berapa sisa jumlah mayat yang tertimbun longsor. “Kita akan optimalkan ini dan tingkatkan Pos SAR yang jumlahnya 65 titik di seluruh Indonesia serta sinergi dengan TNI, Polri, masyarakat dan pihak terkait lainnya,” ucapnya. (kmb23)

Tabanan (Bali Post) Desa Jatiluwih di Kecamatan Penebel, Tabanan, selama ini dikenal sebagai daerah pariwisata dengan keindahan sawah teraseringnya. Ternyata Jatiluwih juga memiliki potensi lain pendukung pariwisata. Setelah beras merah, kali ini tengah digarap kopi lokal turun-temurun yang diberi nama kopi celepuk. “Sengaja kami pilih nama yang mudah diingat, karena kebiasaan warga di sini sehari bisa minum kopi tiga kali dan hasilnya mata kuat terjaga sampai pagi,” ujar Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika belum lama ini. Menariknya, kopi celepuk dibuat dari campuran beras merah yang membuat cita rasa kopi semakin kental dan nikmat. Akan tetapi, kopi lokal ini belum bisa

menembus daerah luar karena belum diolah dan dikemas secara maksimal. Bahkan, lahan kopi masih tersebar di tegalan milik warga masing-masing. Satu kepala keluarga memiliki lahan minimal 50 are. “Kemasannya kami rancang tahun ini. Kami sudah lakukan pendekatan dengan perusahaan daerah Darma Santika. Harapan kami ke depan, kopi lokal celepuk bisa dikembangkan lewat BUMDes sehingga menambah deretan jenis kopi pilihan bagi para pencinta kopi,” ucapnya. Jika sudah benar-benar diolah dan dikemas dengan baik, kopi lokal celepuk bisa menjadi ciri khas pendukung daya tarik wisata di WBD Jatiluwih serta dapat diserap oleh restoran, penginapan, dan kafe di wilayah desa. Potensi lain yang tengah dikem-

Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI’’. Sebelumnya dilaksanakan upacara penutupan TMMD ke-99 di Lapangan Umum Desa Padangan, Pupuan. Sebagai Inspektur Upacara Danlanud Kolonel I Wayan Superman. Peserta upacara terdiri atas TNI-AD, TNI-AL, TNI-AU, Polisi, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, Pemuda Panca Marga (PPM), FKPPI, mahasiswa, siswa, pecalang dan masyarakat. Dalam upacara tersebut, Bupati Eka dan Dandim 1619/Tabanan menandatangani naskah hasil pelaksanaan TMMD ke-99 dan penyerahan piagam penghargaan kepada 20 orang bapak asuh karena rumah tinggal mereka dijadikan tempat tingggal oleh Satgas TMMD. (kmb28)

bangkan adalah komoditas jeruk Kintamani. Pasalnya, tekstur tanah dan suhu di Jatiluwih sangat cocok untuk pengembangan jeruk Kintamani. Hasilnya sudah diserap oleh kalangan pengusaha baik pemilik restoran, penginapan, dan maupun kafe di wilayah WBD Jatiluwih, termasuk untuk keperluan piodalan. “Saat ini baru ada lahan seluas kurang lebih 2 hektar dengan tiga orang petani. Cukup berhasil dan banyak masyarakat yang ingin membudidayakannya,” jelasnya. Desa Jatiluwih memiliki 800 kepala keluarga yang notabene sebagian besar bergerak di sektor pertanian. Wilayah ini didukung lahan pertanian sekitar 303 hektar, lahan kebun seluas 597 hektar, permukiman sesuai potensi desa seluas 24 hektar dan selebihnya hutan lindung. (kmb28)

Banyuwangi (Bali Post) Pilkades massal di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang dijadwalkan 8 November mendatang, rawan ngadat. Pemicunya, banyak desa yang kelimpungan menutupi anggaran pilkades. Dari 51 desa yang akan menggelar pilkades, kebanyakan belum menyusun rancangan APBDes perubahan. Belum jelasnya anggaran membuat tahapan pilkades ikut tertunda. Sesuai jadwal, setelah panitia pilkades dibentuk, masing-masing desa harus menyusun daftar pemilih sementara (DPS) pemutakhiran. “Sampai detik ini, baru beberapa desa yang menyusun APBDes perubahan, termasuk DPS pemutakhiran. Pemicunya anggaran,” kata Ketua Asosiasi Badan Perwakilan Desa (BPD) Banyuwangi Rudi Hartono Latief, Rabu (2/8) kemarin. Menurutnya, ke-51 desa yang akan menggelar pilkades sudah membentuk panitia, namun belum semua melakukan pendaftaan pemilih. Kondisi ini lantaran terganjal anggaran. “Seharusnya pemkab tak sekadar menunggu proposal dari desa, tapi bisa menekan penjabat kades agar segera menyusun APBDes perubahan,” jelasnya. Menurut Rudi, dana pilkades yang ada di APBDes nominalnya tak cukup, sehingga wajib dilakukan penambahan di APBDes perubahan. Celakanya, ada penjabat kades yang terkesan sulit diajak melakukan perubahan APBDes. “Contohnya di Desa Genteng Kulon, penjabat kades bingung mau diambilkan dari mana dana pilkades yang didanai APBDes, termasuk payung hukumnya,” tegasnya. Contoh lainnnya di Desa Banyuanyar, Kecamatan Glenmore, APBDes justru sudah dihabiskan kades sebelumnya untuk pembangunan. Kabag Tata Pemerintahan Desa Pemkab Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi menjelaskan, tahapan pilkades sudah berjalan di masing-masing desa. Panitia pilkades mulai menyusun rencana anggaran biaya (RAB) hingga pendataan pemilih. ‘’Anggaran dari APBD sudah siap. Nanti kami masukkan ke perubahan anggaran keuangan (PAK) 2017,” tuturnya. Sementara dana APBDes yang dikeluhkan kurang akan dilakukan perubahan, namun masih menunggu perbup yang dalam tahap proses. (kmb30)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Tantangan Mengelola Perguruan Tinggi MEMBANGUN generasi cerdas dan profesional merupakan muara dari dunia pendidikan. Dalam konteks ini, pengelolaan lembaga pendidikan hendaknya memiliki korelasi dan tanggung jawab moral yang jelas dalam melahirkan generasi bangsa yang peka dengan masalah bangsanya dan mampu menjadi manusia cerdas dan profesional. Untuk itulah pengeloaan pendidikan jangan menjadi lahan bisnis, terlebih menjadi ‘’ruang’’ yang identik dengan perusahaan yang orientasinya keuntungan. Kontribusi lembaga pendidikan bagi negeri ini haruslah terukur dan menjamin lahirnya generasi profesional. Sayangnya, kini ada sejumlah permasalahan mendasar yang dihadapi oleh perguruan tinggi, baik itu swasta maupun negeri. Permasalahan tersebut bisa dari sisi internal perguruan tinggi yang berkorelasi dengan kualitas dosen, sarana pembelajaran atau perkuliahan termasuk kurikulum yang menjadi dasar pembentukkan kualitas lulusan. Sedangkan dari eksternal kampus adalah terkait dengan lingkungan serta stabilitas ekonomi dan politik negeri. Pergeseran cara pandang masyarakat terhadap kampus juga berpotensi menjadi hambatan serius dalam pengembangan perguruan tinggi sebagai lembaga pembentuk SDM berkualitas dan berdaya saing. Kini diakui atau tidak, banyak generasi muda yang memandang kampus bukanlah satusatunya tempat atau cara untuk bisa memenangkan prsaingan dalam merebut dunia kerja dan menjadi orang profesional. Terkait dengan tantangan pengelolaan kampus dari sisi internal adalah kualitas dan jumlah tenaga dosennya. Banyak lembaga pendidikan tinggi yang mengalami krisis SDM dosen dan tenaga kependidikan. Kondisi ini karena lambatnya rekrutmen dan banyaknya dosen-dosen senior yang akan pensiun tahun 2018. Dari tahun- ketahun semakin banyak terutama Lektor Kepala dan Guru Besar yang pensiun, sehingga berdampak langsung pada pencapaian tujuan dan sasaran strategis, terutama terkait dengan akreditasi program studi dan peringkat perguruan tinggi. Masalah lainnya terkait dengan sumber pendanaan kampus. Jika PTN mengandalkan APBN dan UKT(Uang Kuliah Tunggal) mahasiswa, maka di kampus swasta operasional kampus sangat tergantung dengan jumlah mahasiswa serta kekuatan modal yayasan. Padahal kita tahu bahwa lembaga pendidikan jelas memerlukan anggaran yang memadai untuk menjabarkan berbagai programnya. Untuk itulah pendanaan perguruan tinggi juga berpotensi menjdi masalah jika tidak diantisipasi sejak dini. Hal lainnya yang berdampak serius terhadap kualitas lulusan perguruan tinggi adalah manajerial kampus. Berkembang atau tidaknya kampus tentu sangat dipengaruhi pola kepemimpinan rektor dan jajarannya. Figur yang menjadi pengendali kampus ini hendaknya memiliki visi dan misi yang jelas dalam membangun citra kampus dan menjabarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rektor dan jajarannya hendaknya memiliki jaringan yang luas serta tahu tantangan dan kebutuhan dunia kerja ke depan. Rektor dan jajaranya juga harus mendapat kuat dari Civitas Akademika agar program-program yang ditetapkan dipastikan bisa berjalan. Dengan memhami berbagai tantangan dan fungsi perguruan tinggi, maka kampus hendaknya berperan dalam menfasilitasi mahasiswa memperoleh wawasan yang luas terhadap kehidupan manusia. Perguruan Tinggi juag harus memberikan peluang yang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan ketrampilan. Dengan demikian, dapat dihasilkan lulusan yang berkompeten sesuai dengan bidangnya masingmasing.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Memaksimalkan Peran Semua Pihak

Melihat usaha pemerintah saat ini yang sangat gesit menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk keutuhan NKRI, maka semua pihak harus turut serta membantu. Tidak ada bahasa bahwa pembentukan karakter itu hanya menjadi segelintir orang atau institusi tertentu, semua. Ini adalah pekerjaan kolektif yang harus secara sadar dilakukan untuk mencegah berbagai paham yang bertujuan menggantikan Pancasila dan UUD 1945. Di tengah rongrongan terorisme yang mengglobal maka tidak salah pemerintah menghidupkan kembali kegiatan P4 di masa Orde Baru dahulu, untuk meyakinkan bahwa setiap generasi kita harus menjunjung tinggi dan hormat kepada Pancasila. Tindakan tegas akan Pancasila harus terus dilakukan, agar bibit perongrong keajegan Pancasila tidak seperti api dalam sekam, membara di dalam tapi tidak dirasakan padahal bisa menghanguskan. Semua pihak yang berdiam di Indonesia wajib hukumnya mengupayakan semua ini, mengingat tantangan global semakin berat menghadang. Kalau kita masih berkutat dengan semangat mengagungkan SARA, maka niscaya bangsa Indonesia hanya menuju kehancuran belaka. OLeh karena itu, marilah kita bangun Indonesia dengan semangat kebersamaan tanpa mengatakan diri lebih berperan dari yang lain. I Wayan Sutarsa Br. Piakan, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Implementasi Strategis dan Internasional PTN

Berdasarkan Renstra Menristekdikti tata kelola PTN wajib fokus pada peningkatan kualitas, daya saing dan relevansi output secara berkesinambungan, berkelanjutan, efektif dan efisien dalam rangka semakin banyak PTN setara dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka ditingkat internasional.

Oleh A. A. Raka Sudewi ewujudkan Renstra Menristekdikti maka PTN (baca Unud) wajib fokus pada visi melalui upaya-upaya mewujudkan tata kelola bermutu, berkemampuan iptek dan budaya melalui inovasi, internasionalisasi dan hilirisasi Tri Dharma sebagai agen pembangunan ekonomi, terutama menanamkan nilai-nilai kebangsaan untuk seluruh civitas akademika dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Visi tersebut diwujudkan melalui empat pilar misi kelembagaan, yaitu : (1). Menguatkan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui tata kelola kelembagaan universitas berdasarkan prinsip-prinsip good university governance. (2). Menguatkan dan meningkatkan kompetensi, karier dan kesejahteraan SDM, serta pemberdayaan sumber daya kelem bagaan lainnya. (3). Menguatkan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui inovasi, internasionalisasi dan hilirisasi hasil penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (4). Meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber pendanaan, efektivitas dan efisiensi pembiayaan, serta kuantitas & kualitas sarana prasarana kelembagaan. Permasalahan mendasar harus dipecahkan PTN dalam jangka pendek maupun jangka panjang meliputi, yaitu pertama, SDM dosen dan tenaga kependidikan akan mengalami Loss Generation dengan banyaknya dosen akan pensiun terakumulasi mulai tahun 2018. Dari tahun-ketahun semakin banyak, terutama Lektor Kepala dan Guru Besar, berdampak langsung pada pencapaian tujuan dan sasaran strategis, terutama terkait dengan akreditasi

M

program studi dan peringkat perguruan tinggi. Kedua, sumber pendanaan operasional PTN masih tergantung sepenuhnya dari APBN dan UKT(Uang Kuliah Tunggal) mahasiswa. Menteri Keuangan mewajibkan PTN besar (peringkat pertama s/d 50) sumber dana proporsinya diluar APBN dan UKT Mahasiswa semakin besar dari tahun ke tahun. Malahan menjadi sumber pendanaan bagi APBN melalui pajak langsung dan pendapatan bukan pajak dari operasional PTN bersangkutan. Ketiga, manajerial dan kepemimpinan PTN tidak berkesinambungan pada setiap pergantian Rektor. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya inskonsistensi terhadap pencapaian strategis untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Setiap terjadi pergantian Rektor diganti pula program strategis telah disusun dengan kajian komperhensif, sedangkan tugas Rektor hanya empat tahun, belum lagi harus sosialisasi dan konsolidasi sehingga kapan Rektor mengimplementasikan programnya. Rendah dan lemahnya komunikasi dan ketaatan terhadap perundangan dan per at ur an-peraturan yang ditetapkan Menristek-Dikti mengakibatkan sering tidak terkoordinasi dan singkrun antara program strategis ditetapkan Menristek-Dikti dengan PTN bersangkutan, terutama terkait dengan suksesi kepemimpinan PTN sehingga timbul kegaduhan/ kericuhan dalam pemilihan Rektor PTN dari beberapa PTN di Indonesia. Beberapa implementasi strategis dapat diambil terhadap kompleksitas permasalahan mendasar yang dihadapi PTN dapat dilakukan melalui beberapa program strategis, yaitu: Pertama, fokus pada sumberdaya meliputi sumberdaya manusia, sumberdaya keuangan, infrastruktur dan aset serta sumberdaya infor-

masi. Implementasi program terkait dengan terjadinya loss generation dosen dengan menginventarisasi Guru Besar dan Lektor Kepala pendidikan Doktor menjelang pensiun untuk diangkat dengan status sebagai dosen kontrak, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program studi dan kemampuan sumber dana dari PT bersangkutan. Menyiapkan sistim dengan transparan, adil dan dapat dipertanggung jawabkan dalam proses pengrekrutan. Implementasi program lain adalah dengan mengangkat dosen kontrak sesuai kebutuhan masing-masing program studi dan kemampuan sumber dana, di mana sumber pendanaannya masih terbatas, serta berjuang untuk memperoleh kuota lebih besar pengangkatan dosen PNS dari pemerintahan pusat. Kebijakan pemberian reward berupa remunirasi harus jelas indikator penilaiannya, transparan dan taat asas. Keadilan harus dirasakan dosen pendidikan Doktor dan Guru Besar mengajar di Program Pascasarjana S-2 dan S-3 dengan jumlah mahasiswa minim, angka indexnya harus perlakukan sama dengan program studi S-2 dan S-3 dengan jumlah mahasiswa banyak. Sumberdaya keuangan merupakan simpul terlemah dari sumberdaya yang ada. Sumber dana PTN sebagian besar dari APBN dan UKT mahasiswa. Untuk itu perlu dilakukan program strategis melalui diversifikasi sumber pendanaan dengan memperdayakan aset-aset strategis yang dimiliki PTN sebagai sumber pendapatan/ revenue center. Memperbanyak unitunit bisnis dan memperdayakan serta mengembangkan unit-unit bisnis yang sudah ada, tentunya semua ini harus berdasarkan dan berlandaskan undang-undang dan peraturan pemerintah sehingga jelas payung hukumnya. Implementasi program sumber pendanaan lainnya

Langka Garam di Negeri Maritim

SELAIN polemik seputar persoalan beras oplosan, dalam urusan komoditas pangan negeri kita tercinta ini juga tengah dilanda masalah langka dan mahalnya harga garam yang dewasa ini tengah menjadi sorotan dan persoalan nasional. Sebab, persoalan langka dan mahalnya harga garam ini terjadi secara merata di banyak wilayah di tanah air. Sesungguhnya, persoalan kelangkaan garam dan lonjakan harga garam di Indonesia yang tergolong sebagai Negeri Maritim yang kaya dan memiliki visi untuk menjadi “Poros Maritim Dunia” ini sangat lah ironis, bahkan memalukan. Persoalan garam ini pun sewajarnya tidak harus terjadi, apabila pemerintah cakap untuk melakukan pemetaan produksi dan pasar garam, serta menjamin pasokan distribusi garam agar tidak tersendat, apalagi sengaja dipermainkan oleh kartel. Sebab, pada tahun 2017 ini baru pada bulan April lalu Indonesia telah mengimpor garam untuk bahan baku konsumsi sebesar 75.000 ton dengan rincian 20.000 ton dari India dan 55.000 ton dari Australia. Data dari Badan Informasi Geospasial (BIG) menyebutkan bahwa total panjang garis pantai Indonesia adalah 99.093 kilometer, dengan 5,8 juta kilometer persegi wilayah laut, memiliki iklim tropis dengan musim kemarau efektif rata-rata 5-6 bulan. Kemudian tekstur dan kontur tanah di sejumlah wilayah juga dapat didayagunakan sebagai tambak garam. Namun, saat ini Indonesia masih mengimpor garam dari Australia, India, Selandia Baru, Inggris dan mungkin ini yang akan membuat kening kita berkerut, bahwa negara maritim besar bernama Indonesia mengimpor dari

Oleh

Ridwan Nanda Mulyana negara kecil, yaitu negara tetangga kita, Singapura. Menurut data statistik, penggunaan garam untuk industri secara nasional mencapai 2,5 juta ton per tahun. Sementara untuk konsumsi dapur menyerap 0,8 juta ton per tahun. Idealnya, konsumsi garam nasional berasal dari garam rakyat yang kemudian diproses lebih lanjut menjadi garam briket untuk bahan pengawet dan keperluan industri, garam halus untuk garam meja atau dapur dan yang halus untuk bahan baku hujan buatan. Terkait dengan produksi Garam Rakyat dan pemenuhan kebutuhan garam nasional ini sebenarnya pada 2012 lalu, Indonesia mencatat sejarah penting dalam upaya pemenuhan garam konsumsi. Program Pemberdayaan Usaha Garam Rayat (Pugar) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2010 berhasil memicu tercapainya swasembada garam rakyat. Produksi garam rakyat pada tahun 2012 tercatat lebih dari 2,1 juta ton, sementara kebutuhan garam konsumsi pada tahun yang sama diperkirakan hanya sebesar 1,5 juta ton. Secara realistis, harus diakui bahwa produksi garam nasional memang menghadapi berbagai masalah, seperti anomali cuaca, efektivitas produksi, persoalan teknologi pengolahan, akses pasar, kesejahteraan petambak garam, serta persoalan kartel. Terkait tentang persoalan efektivitas, teknologi serta keterampilan pengolahan (produksi),

dapat dilakukan melalui peningkatan populasi mahasiswa asing. Salah satu rencana strategis Menristek-Dikti dengan Internasionalisasi PTN, maka implementasi program strategis dari PTN adalah memperbanyak populasi mahasiswa asing minimum 20 persen dari jumlah total mahasiswa pada setiap program studi seperti, khusus nya memiliki peluang besar adalah pada Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pariwisata dan Fakultas Ilmu Budaya. Kedua, fokus pada Tri Dharma khususnya penelitian dan pengabdian masyarakat. Implementasi program membuat badan jurnal dengan pengelolaan terintegrasi melalui satu atap dengan memperbanyak jurnal-jurnal terindeks DOAJ berbahasa PBB dan terakreditasi B. Berdasarkan aturan baru jenjang karier dosen jurnal tersebut dikategorikan sebagai jurnal internasional. Sedangkan terindeks DOAJ, berbahasa PBB dan terakreditasi nasional A dikategorikan sebagai jurnal internasional bereputasi. Program strategis terpenting adalah dengan menyiapkan dua atau tiga jurnal dapat terindeks scopus atau sejenisnya. Apabila bisa direalisasi menjadi alternatif sumber pendapatan bagi perguruan tinggi. Membuat unit pelatihan dan pengabdian masyarakat berintegrasi di bawah satu atap dengan LP2M, seperti misalnya pelatihan akreditasi kurikulum, penulisan jurnal internasional dan pelatihanpelatihan lainnya dalam upaya meningkatkan mutu perguruan tinggi. Apabila ini dilakukan terintegrasi dengan sistem baik, maka menjadi salah satu sumber pendapatan bagi perguruan tinggi. Meningkatkan kerja sama Nasional melalui kerja sama dengan instansi pemerintah, swasta dan alumni. Meningkatkan kerja sama internasional dalam upaya mendukung kualitas Tri Dharma PT. Semua ini harus dapat direalisir melalui program realitis, rasional dan didukung sumber pendanaan jelas, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai contoh nyata kerja sama antara Pemkab Badung dengan RS Pendidikan Unud harus segera direalisir karena akan menguntungkan masyarakat berpenghasilan rendah dan karyawan sektor pariwisata di Badung Selatan melalui Kartu Badung Sehat dan BPJS, untuk mendapatkan pelayanan berkualitas,

pemerintah tampaknya mesti bergerak secara aktif dan progresif, karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas garam yang dihasilkan, karena harus juga diakui, kualitas garam dalam negeri merupakan salah satu persoalan dan alasan mengapa untuk jenis tertentu kita masih harus melakukan impor garam dari negara lain. Pada titik ini, kita tentu berharap sekaligus mendorong pemerintah supaya dapat menjadikan persoalan garam kali ini sebagai momentum dan media untuk menguatkan komitmen dan dapat secara konsisten dan konsekuen menjalankan politik kedaulatan garam rakyat, yang secara riil dapat berwujud pada swasembada garam, tentu tak hanya soal jumlah garam yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri (bahkan sejatinya, kita harus berorientasi untuk dapat menjadi negara pengekspor garam), tetapi juga diiringi dengan perbaikan kesejahteraan para petambak garam, yang tak boleh dirugikan, baik karena persoalan alamiah (cuaca), apalagi karena persoalan pasar, terutama karena ulah kartel yang harus diselesaikan secara hukum. Perihal garam ini, sungguh, kita sangat berharap, “logika: langka, harga naik, lalu impor” dapat segera diakhiri, karena logika ini sungguh sangat tidak ideal untuk diterapkan di negara besar, Indonesia tercinta ini. Apalagi, jika secara politik pemerintah sudah menjanjikan terwujudnya negara ini sebagai “Poros Maritim Dunia”, yang tentu saja tidak semestinya rakyatnya kekurangan garam di tengah lautan yang begitu luas mengelilingi negeri kaya ini.

terjangkau dan tempat strategis. Bagi Pemkab Badung tidak memerlukan dana besar untuk investasi infrastruktur, terutama SDM kesehatan membutuhkan dana besar dengan biaya tetap tinggi. Sedangkan bagi Unud merupakan pengabdian untuk masyarakat Badung Selatan berpenghasilan rendah. Ketiga, fokus pada kepemimpinan dan manajerial. Mengatasi permasalahan mendasar jangka menengah dan panjang, Rektor harus menjalankan kepemimpinan dengan prinsip dasar dipegang teguh adalah terjadinya konsistensi dan berkelanjutan dengan program-program strategis rektor terdahulu terbukti berhasil untuk dilanjutkan, apalagi sama-sama berasal dari fakultas memiliki tradisi kepemimpinan kuat. Tidak perlu mengadakan perubahan terhadap statuta dan organisasi tata kelola (OTK), karena akan menghambat momentum kelancaran pencapaian sasaran strategis. Statuta dan OTK dipertahankan untuk tiga atau empat pergantian Rektor. Salah satu kemampuan manajerial Rektor adalah menetapkan Wakil Rektor bertanggung jawab terhadap implementasi program sesuai tupoksi berdasarkan sasaran strategis dan organisasi tata kelola. Solid saling mendukung dan memiliki cara pandang sama dalam mengatasi kompleksitas permasalahan. Melaksanakan sasaran strategis melalui implementasi program terukur, rasional d a n d a p a t d ip e rt a ng g ung jawabkan. Pemilihan wakil rektor paket/non paket dengan pemilihan rektor merupakan suatu upaya menampung aspirasi dari senat fakultas, memberikan kesempatan, peluang dan kaderisasi pimpinan fakultas menjadi pimpinan universitas berdasarkan profesionalitas, kompetensi, rekam jejak baik dan solid didukung fakultas asalnya serta memiliki cara pandang sama dalam mengatasi kompleksitas permasalahan perguruan tinggi. Apabila ini dilakukan ada kosistensi dan berkelanjutan program strategis rektor sebelumnya dan didukung soliditas wakil rektor menjadi pondasi dasar dan dorongan kuat untuk lebih maju dan dipercaya, baik nasional maupun internasional. Penulis: Guru Besar Fak. Kedokteran Unud dan Direktur Program Pascasarjana Unud.

POJOK Aparat negara dan kejaksaan di Pamekasan ditangkap KPK. -Bayangkan kalau tak ada KPK. *** Dalam bela negara, guru dan kasek harus memberi contoh. -Buktikan, guru patut digugu dan ditiru. *** Pembuang limbah sablon dan limbah pemotongan hewan didenda Rp 1,5 juta. -jangan sekadar, harus ada efek jera.

Penulis: Mahasiswa FIB, Undip.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

LARANGAN Spanduk larangan membuang sampah terpasang di tikungan Jalan Hayam Wuruk – Jalan Akasia dan Jalan Kembang Matahari, Denpasar. Foto diambil, Rabu (2/8) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

7

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Melalui Proses Pendidikan SALAH satu cara yang dapat ditempuh untuk mencapai ‘’kemerdekaan’’ di era merdeka ini adalah melaui proses pendidikan. Sebab pendidikan menurut Freire dapat memerdekakan masyarakat dari berbagai bentuk penindasan, pemBali Post/ist bodohan dan kemiskinan. ‘’Oleh karena itu, generasi muda harus mampu memerdekakan dirinya dari berbagai bentuk penindasan tersebut dengan cara belajar yang rajin dan bekerja keras,’’ ujar guru besar Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Prof. Dr. I Ketut Suda, Rabu (2/8) kemarin. Dengan cara seperti itu, generasi muda mampu menjadikan pendidikan sebagai alat memerdekakan diri menuju makhluk yang bermartabat. Jadi kata kuncinya adalah kita baru akan bisa merdeka jika proses pendidikan dapat dilalui dengan baik dan benar. Artinya, para generasi muda harus memaknai kemerdekaan dalam konteks pendidikan sebagai salah satu upaya untuk membangun karakter seseorang, baik sebagai makhluk sosial maupun sebagai makhluk individu yang berakhlak mulia, beriman dan memilik sradha bhakti yang tinggi. Dengan meminjam istilah Erich From, ini yang disebut to be religion bukan to have religion. Namun dapat dipahami bahwa di tengah pergolakan globalisasi dan modernisasi saat ini terjadi subordinasi nilai-nilai kemanusiaan yang dalam terminologi Rabindranath Tagore, nilai-nilai moral telah terkoyak-koyak, sehingga pendidikan agama seharusnya menduduki posisi dan peran yang sangat penting. Akan tetapi, dalam kenyataannya justru pendidikan agama dan humaniora malah terpinggirkan. Dalam kondisi demikian, generasi muda kita akan sulit memerdekakan dirinya karena mereka secara budaya tersubordinat dan terhegemoni. Solusinya, generasi muda harus berani menunjukkan identitas diri yang sesungguhnya, baru akan bisa merdeka. Dikatakannya, kemerdekaan berasal dari kata mahardika yang artinya kebebasan. Tetapi dalam memaknai kebebasan, jangan kebablasan, maksudnya adalah kebebasan yang bertanggung jawab. Dalam arti bebas bicara, bebas mengemukakan pendapat, bebas berkeinginan (freedom of want) dan kebebasan yang lain, tetapi semua itu harus bertanggung jawab. Jadi generasi muda seharusnya memaknai kemerdekaan itu dengan cara bebas berkreativitas. Jadi, pikiran generasi muda harus merdeka dalam menentukan jalan hidupnya, tetapi tetap berada dalam koridor empat pilar kebangsaan. (lun)

Bali Post/wan

PERAHU – BMKG menghimbau masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari selalu waspada dan memperhatikan tinggi gelombang laut. Tinggi gelombang laut di perairan selatan Bali diprediksi berkisar antara 1,0 – 4,0 meter. Dalam foto tampak sejumlah perahu ditambatkan para nelayan di kawasan Pantai Sanur, Denpasar, Rabu (2/8) kemarin.

Waspadai Gelombang Tinggi Denpasar (Bali Post) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah III Denpasar memprediksi tinggi gelombang laut di perairan selatan Bali berkisar antara 1,0 – 4,0 meter. Sedangkan tinggi gelombang di perairan Selat Bali dan perairan Selat Lombok mencapai 5,0-4,0 meter.

Sementara di perairan Utara Bali berkisar 0,5-2,0 meter. Untuk itu, BMKG menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk selalu waspada dan memperhatikan tinggi gelombang, serta selalu memperhatikan informasi peringatan dini cuaca atau

iklim ekstrem dari BMKG untuk keselamatan bersama. BMKG juga memprediksi Bali pada umumnya masih berawan hingga hujan ringan, dengan suhu udara berkisar 21-32 C. Angin bertiup dari arah Timur-Selatan dengan kecepatan 0.8 – 40 km/ jam. Kondisi ini disebakan suhu

muka laut di perairan Bali dan sekitarnya berkisar antara 26-27 C, masih dalam kondisi lebih hangat dari rata-ratanya, sehingga masih memberikan kontribusi bagi pertumbuhan awan-awan di sekitar Bali. Selain itu, kondisi massa udara basah yang terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 850 mb juga mendukung pertumbuhan awan di atas wilayah Bali. “Dari analisis pemodelan cuaca, kondisi cuaca wilayah Bali masih

berpotensi hujan ringan hingga sedang pada dini hari di Bali bagian Timur dan Selatan, serta potensi hujan ringan hingga sedang pada sore dan malam hari di Bali bagian Timur dan Tengah. Perlu diwaspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombag laut yang mencapai lebih dari dua meter di perairan Utara dan Selatan Bali,” ujar Kepala Balai BMKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl.,SEIS., dalam siaran persnya Rabu (2/8) kemarin. (win)

secara kontinyu. ‘’Memang harus ada aksi nyata untuk melestarikan bahasa Bali. Generasi muda Bali wajib diperkenalkan dengan bahasa Bali sejak usia dini dan jangan malu menggunakan bahasa Bali,’’ katanya. Suwija menegaskan, realitanya, generasi muda Bali kini memang sudah sangat ‘’berjarak’’ dengan bahasa ibunya. Mereka tidak lagi jadi penutur aktif dan cenderung lebih memilih menggunakan bahasa di luar bahasa Bali dalam pergaulan kesehariannya. ‘’Jika sebuah bahasa mulai ditinggalkan para penuturnya, itu sama artinya bahasa itu tengah bergerak menuju gerbang kema-

tian,’’ tegasnya. Karenanya, ia sangat berharap sebelum bahasa Bali benar-benar tinggal nama, segenap komponen masyarakat Bali wajib melakukan aksi nyata untuk melestarikannya. Sekecil dan sesederhana apa pun wujud aksi itu, tentu saja jauh lebih baik ketimbang tidak melakukan aksi sama sekali. Menurut Suwija, meskipun hanya diberlakukan selama satu hari setiap Rabu, Purnama dan Tilem, paling tidak kita punya setitik harapan bahwa program yang mewajibkan seluruh siswa menggunakan bahasa Bali ini akan menjadi ‘’rahim’’ yang subur bagi “kelahiran” generasi-generasi penutur bahasa Bali baru. (kmb)

Gaung ’’Rahina Mabasa Bali’’ Nyaris Tak Terdengar

Denpasar (Bali Post) –

Keputusan Wali Kota Denpasar yang mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan daerah hingga sekolah, setiap Rabu, Purnama dan Tilem sebagai rahina mabasa Bali, harus dilakukan secara terus-menerus, tak hanya euforia sesaat. ‘’Jadi jangan hangat-hangat tahi ayam karena Wali Kota meluncurkan program rahina mebasa Bali, kemudian diikuti gerakan di lapangan hanya dengan waktu yang temporer,’’ kata praktisi pendidikan, Nyoman Suwija, Rabu (2/8) kemarin. Menurut Suwija, bahkan pada awal peluncuran rahina mabahasa Bali, agenda sidang penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Rabu (19/10/2016) dengan berbahasa Bali halus. Bahkan seluruh peserta sidang

berpakaian adat Bali, yang nantinya akan berkelanjutan dengan hari tertentu yang telah ditetapkan Wali Kota Rai Mantra sebagai hari berbahasa Bali. Sayangnya, setelah beberapa bulan berjalan, gaung program ini nyaris tak terdengar lagi. Suwija menilai, keputusan Wali Kota Rai Mantra yang mewajibkan seluruh jajaran Pemkot Denpasar, mebasa Bali pada hari yang telah ditentukan ini dianggap tepat. Ini sebagai langkah penguatan dan pelestarian bahasa

Bali yang makin terpinggirkan dan seolah jadi bahasa ‘’asing’’ bagi manusia Bali sendiri. Karenanya, Suwija yang dosen IKIP PGRI Bali ini mengharapkan program yang sangat mulia dalam menyelamatkan bahasa Bali dari ancaman kematian permanen ini tidak sebatas wacana atau sekadar hangat-hangat tahi ayam. Seluruh instansi di Pemkot Denpasar diharapkan bisa menindaklanjuti program barbahasa Bali tiap Rabu, Purnama dan Tilem yang digulirkan Wali Kota Denpasar

Memaknai Kemerdekaan

Peluang Generasi Muda Tingkatkan Kualitas DUA pekan lagi masyarakat Indonesia kembali merayakan HUT Kemerdekaan RI. Bagaimana mestinya generasi muda memaknai nilai-nilai kemerdekaan? Menurut Asdir I Program Pascasarjana Unhi Dr. Wayan Budi Utama, kemerdekaan itu membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas diri sesuai bakat dan minat. Terlebih fasilitas sudah dibuka lebar oleh negara. Hanya pada era saat ini, di samping peluang, tantangan juga makin besar seperti maraknya peredaran obat-obat terlarang yang sudah merambah generasi muda. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bersama untuk membangun nilai-nilai intrinsik seperti kejujuran, kerja keras, bela negara dan sebagainya. ‘’Kadang kita sering terjebak pada nilai-nilai ekstrinsik jangka pendek, sehingga sering kali menerobos

tanpa memperhatikan norma sosial budaya yang penting tujuan tercapai. Ringkasnya, generasi muda harus membangun jiwanya kemudian baru membangun badannya,’’ ujarnya. Senada dengan Budi Utama, dosen Unhi Dr. I Wayan Winaja mengatakan, kemerdekaan esensinya mahardika atau bebas. Untuk mencapai kebebasan itu, semua warga negara harus tunduk dan patuh pada kewajiban dan hak sebagai warga negara Indonesia. Inilah sejatinya civil society. Menurut Winaja, saat ini telah terjadi kegagalan dalam mentransfer makna mahardika kepada generasi muda, sehingga terjadi kebebasan tanpa batas, tanpa taat pada etika, aturan dan kewajiban sebagai warga negara. Karena itu, kata Winaja untuk mencapai mahardika generasi muda

harus mengisi diri dengan ilmu pengetahuan. Sebab ilmu pengetahuan sejatinya untuk menjadikan hidup lebih baik. Dikatakan, kegagalan lain dalam hal transfer kemahardikaan kepada generasi muda, pertama tidak ada keteladanan yang bisa ditiru generasi muda. Kedua, adanya pembiaran sikap intoleransi pada generasi muda. Contoh dahulu, apel bendera tiap Senin. Anak-anak hampir semua hafal lagu-lagu kebangsaan. Sekarang anakanak lebih hafal lagu orang dewasa. Ketiga, teredukasinya makna perayaan hari-hari nasional. Dosen BPLE Tiara Course Wayan Sigra menyampaikan, generasi muda mempunyai tugas yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran sebagai generasi penerus bangsa. Sebagai calon pemimpin di masa depan, gen-

erasi muda harus menghargai perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang melawan penjajah demi kemerdekaan RI. Generasi muda mesti mampu mengambil pelajaran di dalamnya, sehingga dapat membangun bersama menuju Indonesia yang damai. Dalam mengisi kemerdekaan, generasi muda mesti meningkatkan potensi dirinya. Dengan mengasah keterampilannya, diharapkan mereka menjadi kompeten dan pada akhirnya mampu bersaing menghadapi era global. ‘’Generasi muda mesti membekali diri dengan ilmu pengetahuan, sehingga terbebas dari keterbelakangan dan keterpurukan. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang memadai, niscaya generasi muda akan eksis menghadapi persaingan dunia kerja,’’ ujarnya. (lun)

Budi Utama

Bali Post/dok

Bali Post/dok

Wayan Winaja

Bali Post/dok

Wayan Sigra


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Dewan Minta Pos Pungut Retribusi Wisata Kintamani Ditambah Bangli (Bali Post)Jumlah pos pungut retribusi pariwisata di Kintamani selama ini dinilai Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, masih kurang. Penambahan pos pungut menurutnya perlu dilakukan di beberapa pintu masuk agar tidak terjadi kebocoran dan pendapatan dari retribusi wisata. Diwawancara belum lama ini, Carles mengungkapkan bahwa pintu masuk menuju objek wisata Penelokan Kintamani cukup banyak. Seperti Sekardadi, Bayung Gede, Katung dan lainnya. Sejak dihotmik, banyak wisatawan memilih melalui jalan tikus untuk menuju Kintamani. Lantaran tak dijaga petugas, wisatawan selama ini bisa lolos begitu saja tanpa harus membayar retribusi sebagaimana mestinya. “Jadi, karena itu menurut saya perlu dilakukan penambahan pos pungut termasuk juga tenaga penjaganya,” ujarnya. Menurutnya, dari semua pintu masuk yang ada, beberapa di antaranya selama ini tidak dilengkapi pos pungut. Salah satunya Banjar Talemba Desa Batur. Dikatakan politisi asal Batur ini, selama ini banyak wisatawan yang melalui jalur tersebut tanpa membayar retribusi. “Mereka bisa lolos begitu saja,” terangnya. Menurutnya kalau saja pemerintah bisa membangun pos jaga di lokasi tersebut, maka retribusi yang masuk ke daerah bisa dimaksimalkan. Penambahan pos pungut, tambah Carles, bisa menjadi upaya jangka pendek dalam memaksimalkan potensi pendapatan. Sementara untuk jangka panjangnya, Pemkab Bangli bisa memaksimalkan dengan pembentukan Badan Pengelola Geopark. “Badan pengelola sudah direncanakan dari dulu, tapi sampai sekarang tidak kunjung terbentuk,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah terkait adanya usulan penambahan pos pungut di Kintamani, Kepala Bidang Bina Objek Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli Wayan Bona menyatakan hal itu tidak perlu. Menurutnya, keberadaan pos pungut saat ini sudah cukup untuk memungut retribusi. Untuk bisa mendirikan pos pungut, ada beberapa hal yang harus disiapkan. Selain tenaga petugas, pendirian pos pungut juga memerlukan lahan. “Lahan juga menjadi kendala untuk mendirikan pos pungut,” ujarnya. Menurut Bona, sebagai jalan tengah, yang harus dilakukan untuk menekan kebocoran itu adalah dengan memasangi rambu yang menyatakan bahwa jalur itu bukan untuk wisatawan. Tentunya pemasangan rambu hanya bisa dilakukan Dinas Perhubungan. (kmb40)

Bali Post/kmb40

BANGUN - Terminal Loka Crana yang akan dibanguni pasar.

Proses Tender Rampung

Pembangunan Pasar Loka Crana Segera Terlaksana Bangli (Bali Post) Kekhawatiran sejumlah anggota dewan akan adanya beberapa proyek yang gagal terealisasi tahun ini termentahkan. Salah satu proyek segera terwujud karena proses tender sudah rampung. Proyek dimaksud adalah pembangunan Pasar Loka Crana. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Rabu (2/8) kemarin bahkan memastikan bahwa proyek pembangunan Pasar Loka Crana yang dananya dianggarkan Rp 10 mil-

iar dalam APBD 2017 akan terlaksana tahun ini. Hanya saja pengerjaannya tahun ini tidak sampai finishing. Ditemui di kantornya kemarin, Sudibya menjelaskan bahwa proyek pembangunan Pasar Loka Crana tersebut sudah melalui proses tender dan ada pemenangnya. Sebelum proyek mulai dikerjakan, pihaknya tengah melakukan verifikasi terhadap rekanan yang memenangkan. “Yang memenangkan adalah rekanan dari Lombok. Dan saat ini sedang kami lakukan verifikasi ke Lombok,” terangnya. Diungkapkan Sudibya,

bahwa untuk proyek pembangunan pasar yang dirancang berlantai dua itu, anggaran yang disiapkan, yakni sebesar Rp 10 miliar lebih. Sesuai rencana pembangunan pasar Loka Crana pada tahun ini hanya sebatas strukturnya saja. Sementara pembangunan sekaligus finishing-nya akan dilanjutkan pada tahun 2018 mendatang. “Sekaligus juga nanti akan dilanjutkan untuk renovasi ruko yang ada di terminal,” jelasnya. Selain membangun Pasar Loka Crana, Sudibya juga menyebutkan bahwa pada tahun ini pihaknya melaku-

kan pembangunan di Pasar Kayuambua, Susut dan renovasi ruko di areal Terminal Loka Crana dan Pasar Kidul. Untuk pembangunan Pasar Kayuambua, kata dia, sudah mulai dikerjakan 17 Mei lalu dengan nilai kontrak Rp 581.468.000. Sesuai kontrak, pihak rekanan yakni PT Pembangunan Karyaindo Pratama akan mengerjakan pembangunan Pasar Kayuambua hingga 13 September mendatang. Sementara untuk pembangunan ruko di areal Terminal Loka Crana yang dikerjakan menggunakan dana alokasi

khusus (DAK) senilai Rp 1,113 miliar, sudah mulai dikerjakan sejak 10 Juli lalu oleh CV Dua Serangkai Jaya. Sesuai kontrak perenovasian ruko akan berlangsung hingga 6 November mendatang. Sedangkan proyek perenovasian ruko di Pasar Kidul yang pada tahun lalu sempat tertunda karena adanya persoalan hukum, sudah mulai dikerjakan oleh PT Duana Bali sejak 19 Juli. Dengan nilai kontrak Rp 4,437 miliar, rencananya proyek perenovasian akan berlangsung hingga 15 Desember mendatang. (kmb40)

Di Bangli

Bali Post/kmb40

TRUK - Truk bermuatan sekam melintas di jalur Bangli-Besakih tepatnya Desa Bangbang, Tembuku, Bangli.

Truk Melintang di Jalan, Arus Lalin Dialihkan Bangli (Bali Post) Truk bermuatan sekam terperosok dan melintang di jalur Bangli – Besakih, Karangasem, tepatnya di wilayah Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Rabu (2/8) kemarin. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas (lalin) di jalur tersebut terpaksa dialihkan polisi untuk mencegah kemacetan. Informasi menyebutkan, truk bernopol S 9192 WC yang dikemudikan Ide Kurniawan (28) awalnya datang dari arah Karangasem. Rencananya truk bermuatan 4 ton sekam itu akan menuju Banjar Pulasari, Desa Peninjoan, Tembuku. Setibanya di lokasi, truk tersebut tak kuat menanjak hingga menyebabkan truk mundur perlahan. Untuk menghindari adanya pengendara di belakang truk yang tertabrak, sopir truk terpaksa membanting setirnya ke kanan dan menyebabkan roda truk terperosok ke got. Sementara badan truk melintang di jalan. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di lokasi sempat terganggu hingga beberapa jam. Untuk mengatasi terjadinya kemacetan, petugas kepolisian harus mengalihkan arus lalu lintas ke jalur Klungkung. Kapolsek Tembuku AKP I Gede Sunjaya Wirya saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi peristiwa tersebut. Dikatakan AKP Sunjaya Wirya, bahwa akibat truk melintang di jalan, arus lalu lintas sempat terganggu dari pukul 07.00 hingga 11.00 wita. “Kita antisipasi kemacetan dengan menutup di simpang empat Desa Bangbang dan mengalihkan arus ke jalur Klungkung,” terangnya. (kmb40)

Terdata 779 Unit Rumah Tidak Layak Huni Bangli (Bali Post) -

Rumah tidak layak huni di Kabupaten Bangli cukup banyak. Sesuai usulan yang diterima Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangli, dari seluruh desa di Bangli, total jumlah rumah yang tidak layak huni tercatat 779 unit. Kepala Dinsos Bangli Nengah Sukarta, Rabu (2/8) kemarin mengatakan data rumah tidak layak huni tersebut merupakan data terakhir yang didapatnya dari desa per Juli lalu. Agar bisa fokus dan memiliki capaian yang jelas dalam menangani data rumah tidak layak huni tersebut, pihaknya mengaku akan menutup usulan perbaikan rumah tidak layak huni dari desa-desa pada pertengahan Agustus ini. “Tujuannya agar pemerintah mempunyai parameter untuk menuntaskan program bedah rumah tersebut,” ujarnya. Dikatakan Sukarta, penanganan rumah tidak layak huni tersebut akan dilakukan melalui program bedah rumah. Sebelum memberikan bantuan be-

dah rumah, dinsos tentunya akan melakukan verifikasi terhadap seluruh usulan yang sudah masuk untuk memastikan kelayakannya. Sesuai rencana, perbaikan terhadap rumah tidak layak huni akan dituntaskan dalam waktu lima tahun. Ditanya terkait pelaksanaan program bedah rumah yang sempat tertunda karena persoalan teknis, yakni kesalahan penempatan rekening belanja, pejabat asal Banjar Pande ini mengatakan bahwa saat ini sudah dilakukan perbaikan. Untuk merealisasikannya, pihak dinsos saat ini hanya tinggal menunggu penetapan dari bupati terkait perubahan rekening tersebut. Dinsos mengupayakan pengerjaan program bedah rumah da-

Nengah Sukarta

Bali Post/kmb40

Tangan Dipelintir Suami, Ibu Muda Lapor Polisi

Harga Garam Naik 50 Persen Bangli (Bali Post) – Harga garam di sejumlah daerah belakangan ini mulai mengalami kenaikan yang signifikan. Tak terkecuali di Bangli. Hasil pantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, kenaikan harga garam mencapai 50 persen. Kendati naik cukup signifikan, namun tidak sampai memunculkan keluhan dari masyarakat. Kasi Persediaan dan Distribusi Disperindag Bangli Dewa Ketut Kantor, Rabu (2/8) mengatakan, saat ini harga garam beryodium isian 1 kilogram dijual pedagang seharga Rp 7.500. Sebelumnya harga garam beryodium dijual pedagang dengan harga Rp 5.000. Menurutnya, naiknya harga garam terjadi karena stoknya menipis. Dia menambahkan, selama ini garam yodium yang dijual pedagang di Pasar Bangli dipasok dari wilayah Madura, Jawa Timur. Demikian juga dengan garam lokal sebagian juga ada yang dipasok dari pasar lokal seperti Klungkung. Oleh masyarakat garam lokal biasanya dipakai untuk kebutuhan ternak. Meski harganya naik, namun Dewa Kantor menyatakan tidak sampai memunculkan keluhan dari masyarakat. “Daya beli masyarakat bagus,” katanya saat ditemui mendampingi Kadisperindag Nengah Sudibya. Terpisah, Biang Oka, salah seorang pedagang di Pasar Kidul mengakui bahwa sejak beberapa hari terakhir memang terjadi kenaikan harga garam. Garam Jawa yang biasa dijual pedagang dengan harga Rp 3 ribu kini naik menjadi Rp 6 ribu. Untuk garam yodium dijual dengan harga Rp 20 ribu per bal. Sementara Garam Kusamba harga Rp 5 ribu kini naik menjadi Rp 8 ribu. Meski terjadi kenaikan, namun pasokan garam diakuinya masih cukup aman. (kmb40)

pat dilaksanakan segera. “Tahun ini jumlah rumah tidak layak huni yang akan dibedah sebanyak 76 unit di empat kecamatan,” kata Sukarta. Sebelumnya, program bedah rumah yang dirancang Pemkab Bangli pada bulan Mei belum bisa direalisasikan. Pemicunya karena persoalan teknis menyangkut kekeliruan pada penempatan rekening belanja. Sesuai hasil pemeriksaan BPK, ditemukan adanya kekeliruan pada penempatan rekening belanja. Anggaran bedah rumah yang seharusnya di pasang pada rekening belanja bantuan sosial barang, sebelumnya dipasang pada rekening belanja hibah. Oleh dinsos, hal itu ditindaklanjuti dengan menggesernya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

VISUM - Korban Luh Putu EM saat menjalani visum.

Bangli (Bali Post) Tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dialami seorang ibu muda di Banjar Tandang, Desa Batur Tengah, Kintamani. Korban yang berinisial Luh Putu EM (17) dianiaya suaminya, I Nengah S (35), di kompleks Pasar Kintamani. Sebelum penganiayaan itu terjadi, pasangan suami istri (pasutri) itu sempat terlibat cekcok saat korban meminta uang untuk membeli susu anaknya. Informasi yang dihimpun Rabu (2/8) kemarin menyebutkan, kasus KDRT yang dialami korban terjadi pada Selasa (1/8) sore. Kejadian berawal saat korban yang bertemu I Nengah S di Pasar Kintamani meminta uang untuk membeli susu anaknya. Permintaan itu dipenuhi terlapor dengan memberikan

uang Rp 200 ribu. Hanya saja cara terlapor yang memberikan uang dengan cara melempar ke tanah yang membuat korban emosi. Terjadilah percekcokan antara ibu muda itu dengan I Nengah S. I Nengah S yang emosi melihat istrinya marah-marah langsung menganiaya dengan cara memelintir tangan korban. Tak terima dengan aksi penganiayaan itu, korban bergegas melaporkan tindakan suaminya ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, atas laporan tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan visum terhadap korban yang merupakan istri kedua terlapor. Pihaknya juga melakukan interogasi terhadap sejum-

lah saksi dan mengamankan pelaku. Dikatakan AKP Dewa Oka, sebagaimana hasil interogasi pelaku, diketahui bahwa saat keduanya bertemu di TKP, korban sempat merampas kunci dari tangan terlapor hingga terjadi rebutan kunci. Saat itu korban sempat menggigit lengan kanan I Nengah S hingga mengakibatkan luka. “Sehingga pelaku menggigit korban. Dan karena korban berontak akhirnya tangan korban terpelintir,” jelasnya. Sesuai permintaan kedua pihak keluarga, tim penyidik telah berupaya memediasi kasus tersebut. Kedua pihak sepakat permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan. “Kedua pihak juga berjanji tidak mengulangi lagi tindak kekerasan tersebut,” imbuhnya. (kmb40)


GIANYAR

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

9

Minim, Perusahaan Besar Rekrut Penyandang Disabilitas

Bali Post/nik

KELIKI - Ariana sedang mengajarkan teknik melukis gaya keliki kepada dua anak desa setempat.

Pertahankan Lukisan Gaya Keliki

KOTA Seni Gianyar banyak menelorkan pelukis muda yang mempertahankan gaya lokal. Salah satunya I Wayan Ariana asal Banjar Keliki, Desa Keliki, Tegalalang. Pria 25 tahun ini memilih melukis dengan mempertahankan gaya Keliki, yang detail dengan ukiran kecil. Selain itu, ia juga melestarikan gaya ini dengan mengedukasi anak-anak secara gratis. Ditemui di I Wayan Gama Painting School, Banjar/ Desa Keliki, Tegallalang, beberapa waktu lalu, Ariana mengaku prihatin dengan munculnya berbagai lukisan gaya baru yang meninggalkan ke-khasan lokal. Khususnya lukisan gaya Keliki yang detail dengan ukuran kecil atau yang disebut dengan konsep postcard. Dikatakan, sebelum terjadinya bom Bali I 2002, hampir semua warga Keliki bisa melukis dengan corak khas Keliki. “Tapi, setelah pariwisata terpuruk banyak yang beralih profesi. Akhirnya, gaya lukisan Keliki terancam punah,” ungkapnya. Ariana pun mengaku masih beruntung. Saat dia berusia 11 tahun, ia sudah mulai belajar melukis dengan gaya Keliki. Sehingga, goresan tangannya kini bisa mempertahankan gaya lukisan Keliki. Bahkan digemari kolektor asal Singapura. Lukisan pemuda kelahiran 1992 ini juga mengandung banyak cerita, pesan moral dan kritik sosial. Ia juga mencurahkan pemikirannya tentang alam Bali, yang telah berubah ke dalam 24 karya lukisan. Karya-karya itu dihasilkannya selama 2 tahun terakhir. 24 lukisan yang penuh makna ini telah dipamerkan di sekolah melukis I Wayan Gama beberapa waktu lalu. Walau pameran ini hanya dihadiri oleh perbekel desa setempat, hal itu tak membuatnya berkecil hati. Langkah Ariana mempertahankan gaya lukisan Keliki takkan pernah surut. Terbukti dirinya bersama 6 rekannya yang lain, setiap sore dengan setia membagi ilmu melukis pada 25 anak se-Desa Keliki. Bahkan, belajar melukis ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Menariknya, jika ada lukisan anak-anak yang terjual, maka 90% hasil penjualan diberikan langsung kepada si pemilik karya. Sedangkan 10% sisanya masuk kas sekolah melukis, untuk keperluan operasional dan pembelian alat-alat melukis seperti kanvas, tinta, cat air, dan cat akrilik. Di sekolah melukis yang berdiri sejak 2005 lalu itu, anak-anak usia 8 tahun, banyak yang sepulang sekolah menyempatkan diri belajar melukis. Untuk bisa menguasai teknik melukis gaya Keliki, minimal anak didiknya belajar selama dua hingga tiga tahun. Diawali dengan membuat sket, pilih objek berupa dewa/dewi, penari tradisional Bali maupun tokoh cerita wayang. Selanjutnya membuat detail dan terakhir diwarnai. (nik)

DPC PDI-P Tunggu Rekomendasi Pusat Terkait Balon Bupati dan Wakil Bupati

Bali Post/kmb35

Made Mahayastra

Gianyar (Bali Post)Memasuki awal Agustus ini belum ada tanda-tanda turunnya rekomendasi PDI-P terkait bakal calon (balon) bupati Gianyar. Made Mahayastra selaku Ketua DPC PDI-P Gianyar, mengaku masih menunggu hasil rekomendasi tersebut dari DPP PDI-P. “Masalah rekomendasi itu kewenangan DPP (Dewan Pengurus Pusatred), kami semua sekarang hanya menunggu keputusan DPP,” ucap

Mahayastra, Rabu (2/8) kemarin. Diakui pihak DPC PDI-P Gianyar sempat menjanjikan jika rekomendasi akan turun pada Agustus ini. Namun, tidak dipastikan rekomendasi turun di awal pertengahan atau akhir Agustus. Kini, DPC PDI-P masih menunggunya. Sebagai kader banteng yang sebelumnya sempat percaya diri memperoleh rekomendasi bersama adik bupati, Anak Agung Mayun, pihaknya meminta semuanya menanti. “Tunggu saja dengan sabar,” pintanya yang baru pulang dari Thailand mengikuti pertemuan bersama Megawati Soekarno Putri itu. Disinggung terkait hasil pertemuan di Thailand bersama Ketum DPP PDI-P dan para kader banteng, Mahayastra enggan menjawab. “Itu agenda tertutup, ampura (maaf-red). Siapapun gak boleh komen di media,” tandasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Perusahaan besar di Kabupaten Gianyar masih banyak yang belum menerapkan Perbup No. 87 tahun 2014, yang mewajibkan perusahaan dengan 100 lebih buruh, memasukan 1% di antaranya tenaga kerja penyandang disabilitas. Hal ini terungkap dari sidak (inspeksi mendadak) yang dilakukan Komisi IV DPRD Gianyar ke objek wisata Bali Safari And Marine Park, Rabu (2/8) kemarin. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Cokorda Wisnu Parta menerangkan, sidak Rabu kemarin dilakukan untuk mengecek terserapnya penyandang disabilitas di lingkungan perusahaan besar, yang memiliki 100 lebih tenaga kerja. Namun, hasil sidak ke objek wisata kebun binatang yang memiliki 600 lebih tenaga kerja itu, tak satu pun mempekerjakan penyandang disabilitas. “Perbup mengatur harus ada penyandang disabilitas 1 % yang dipekerjakan. Tetapi kenyataannya mereka sampai sekarang tidak ada memenuhi perihal aturan itu,“ ucap Cokorda Wisnu Parta. Dikatakan, manajemen Bali Safari And Marine Park mengaku hal tersebut terjadi lantaran memang belum ada penyandang disabilitas yang melamar. Padahal, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar sudah merangkul semua orang berkebutuhan khusus yang siap bekerja. “Mungkin ini kurang komunikasi saja. Sehingga

DPRD Sidak Bali Safari And Marine Park

Bali Post/kmb35

TEMUI - Anggota DPRD Gianyar saat menemui pengelola Bali Safari And Marine Park, Rabu (2/8) kemarin. dalam pertemuan tadi kami menekankan agar aturan tentang penyandang disabilitas ini dijalankan, dan Disnaker Gianyar wajib untuk terus berkoordinasi dengan perusahaan ataupun akomodasi yang ada di Gianyar,“ tegas dewan dari Fraksi Golkar ini. Hal senada disampaikan anggota DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara. Dikatakan, dari 600 lebih tenaga di Bali Safari And Marine Park harusnya bisa

menampung 1 % atau sekitar 6 tenaga disabilitas. “Entah diberikan posisi apa, yang jelas sesuai perbup penyandang disabilitas harus diberikan tempat yang layak bagi perusahaan yang mempekerjakan 100 lebih tenaga kerja,“ sambung dia. Legislator asal Sukawati ini membeberkan masih tingginya perusahaan besar di Gianyar yang belum mempekerjakan penyandang disabilitas. Dijabarkan, dalam

sidak sebelumnya dari 30 lebih perusahaan yang memanfaatkan tenaga di atas 100 orang, hanya dua perusahaan yang menerima penyandang disabilitas. “Itu data yang kemarin, data terbaru akan kami cek lagi, sehingga penyandang disabilitas yang memiliki semangat kerja ini bisa terserap,“ tegasnya. Politisi PDIP ini mengatakan aturan yang mencantumkan perusahaan wajib mempekerjakan penyandang

disabilitas ini bukan barang baru. Bahkan dalam UU No. 4 tahun 1997 juga menegaskan ketentuan bahwa setiap perusahaan yang memiliki karyawan minimal 100 orang dan kelipatanya, wajib 1% mempekerjakan penyandang disabilitas. “Di Gianyar juga ada sejumlah yayasan yang memiliki puluhan penyandang disabilitas yang semangat dan siap kerja. Ini harus segera disalurkan,“ tukasnya. (kmb35)

SMP khusus ini dan sudah dinantikan oleh warga Gianyar, Sadra memastikan akan mengajukan kembali anggaran pembangunan SMP pada APBD 2018. “Akan dibahas dalam tim anggaran pembangunan daerah dan akan diajukan ke bupati. Sekarang memang gak bisa, tapi tahun 2018 semoga bisa full dikerjakan,” harap Sadra. Dikatakannya, hingga saat ini soal penamaan sekolah tersebut belum dapat dipastikan. Namun demikian, konsepnya jelas, yakni membangun dua sekolah khusus yang lokasinya di dekat pesisir dan di wilayah gunung. Dari dua sekolah tersebut, lokasi

di pegunungan menjadi prioritas. Jika sudah dibangun, sekolah ini akan menerima siswa miskin berprestasi dari seluruh pelosok Gianyar. “Akan ada satu asrama, satu kelas, dapur, aula, padmasana dan dua kamar mandi untuk pelajar laki-laki dan perempuan,” tegasnya. Namun jika dalam perjalanan, pemilihan lokasi di Banjar Patas, Desa Taro mengalami kendala, pihaknya punya lahan alternatif di seputaran RPH Temesi, Gianyar. “Sampai saat ini belum ada kendala terkait lahan. Bahkan warga sangat mengharapkan pembangunan sekolah ini,“ jelasnya kembali. (kmb35)

orang wanita. Selama 28 hari para calon paskibra ini akan dilatih dari unsur TNI, polres dan Debzipur Gianyar dan juga dari Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kabupaten Gianyar. “Pelatihan ini diharapkan dapat membentuk pasukan yang akan bertugas mengibarkan serta menurunkan bendera pusaka, yang berkepribadian tegas dan mempu-

nyai jiwa yang cinta tanah air,” tegas Made Suradnya. Ditambahkan, pembentukan pasukan paskibra ini melalui dua metode yaitu selama 10 hari dilaksanakan penyesuaian latihan di Lapangan Astina d a n p e s e r t a d i p e r b o l e hkan pulang. Sedangkan 18 harinya lagi peserta sudah masuk karantina di Hotel Gianyar. (kmb35)

Dianggarkan Rp 3,4 Miliar, SMP Khusus Batal Dibangun

Gianyar (Bali Post) -

Padahal rencana pembangunan tersebut sudah dianggarkan hingga Rp 3,4 miliar di APBD induk 2017. Pembangunan sekolah itu sedianya berlokasi di Desa Taro, Tegalalang. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Wayan Sadra, Rabu (2/8) kemarin mengatakan pembangunan SMP yang digadanggadang bernama SMP Segara Gunung ini memang sudah dicantumkan dalam APBD

induk 2017. “Anggaran sudah masuk di induk. Tapi kami belum berani jalan karena dari Bapeda menginformasikan ada rasionalisasi anggaran,“ katanya kemarin. Dijabarkan informasi dari Bapeda Gianyar bahwa rasionalisasi juga meliputi agenda pembangunan sekolah yang dibangun khusus untuk KK miskin berprestasi. “Menanggapi informasi ini, kami sudah bersurat ke

Bapeda agar rencana pembangunan sekolah ini dipertahankan. Tapi tetap tidak diberikan jawaban hingga akhirnya sampai memasuki Agustus ini kami tidak berani tender,“ ucap Sadra. Akibat waktu yang terus diulur, hingga kini anggaran yang bernilai miliaran rupiah yang sudah masuk pada APBD induk itu tidak bisa dijalankan karena terbentur waktu pengerjaan. “Terakhir alasan yang kami terima dari Bapeda, waktu sudah tidak memungkinkan untuk proses tender hingga pengerjaannya,“ beber dia. Mengingat pentingnya

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 75 orang calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Gianyar akan digodok selama 28 hari menjelang apel Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang. Hal ini ditegaskan Ketua Panitia Pembukaan Pelatihan Calon Anggota Paskibra Kabupaten Gianyar Drs. I Made Suradnya pada aca-

ra pembukaan pelatihan calon anggota paskibra di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Rabu (2/8) kemarin. Ditambahkan Made Suradnya, untuk perekrutan calon anggota paskibra dilaksanakan melalui tiga tahapan seleksi, yaitu seleksi pertama melalui seleksi di masing-masing sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Gianyar dan membentuk

pasukan di masing-masing sekolah. Seleksi tahap kedua melalui pelaksanaan Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB). Tahap ketiga melalui pembinaan fisik, mental, kesehatan dan bakat serta minat para calon paskibra Kabupaten Gianyar. Dari hasil seleksi terakhir sejumlah 270 orang, dikerucutkan menjadi 75 orang yang terdiri dari 36 orang pria dan 39

Rencana pembangunan SMP khusus yang menyerupai sistem pendidikan di Sekolah Bali Mandara dipastikan batal terlaksana tahun ini. Hal tersebut terjadi karena adanya beberapa kendala.

75 Calon Paskibra Digodok di Gianyar

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Waspada Bencana CUACA buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi melanda Kabupaten Klungkung. Hal ini berpotensi memicu sejumlah bencana. Oleh sebab itu, masyarakat diminta waspada. Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klungkung, I Putu Widiada, Rabu (2/8) kemarin. Dijelaskan, sesuai prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, hujan lebat disertai angin masih berpotensi terjadi tiga hari ke depan. Ini juga berpotensi mengunBali Post/sos dang tanah longsor hingga pohon tumbang. “Ini perlu diwaspadai. Potensi hujan masih ada. Begitu juga dengan angin kencang,” katanya. Khusus potensi longsor, sambung dia ada di seluruh kecamatan. Itu tak lepas dari kondisi geografis yang berbukit. Hal ini pun sudah disosialisasikan ke masyarakat. Demikian juga dengan rambu imbauan sudah terpasang di sejumlah lokasi. “Ini sudah sering disampaikan,” sebutnya. Gelombang tinggi pada laut juga perlu diwaspadai, khususnya oleh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan yang bergelut pada usaha penyeberangan dari Klungkung ke Nusa Penida maupun sebaliknya. “Kalau sesuai pantauan, gelombang masih normal. Tapi ini perlu diwaspadai juga,” tandasnya. (sos)

Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-72

Tampilkan Muspus ”Merah Putih”, Ratusan Siswa Gelorakan Cinta Indonesia MENJELANG hari Kemerdekaan RI ke-72, semangat cinta tanah air digelorakan ratusan siswa SMAN 2 Semarapura di Lapangan Umum Kecamatan Dawan berkaitan dengan penutupan program TMMD ke-99, Rabu (2/8). Mereka yang tergabung dalam Teater Taksu ini menampilkan pertunjukan musikalisasi puisi (muspus) bertemakan “Merah Putih”. Puluhan remaja perempuan masuk ke tengah lapangan. Mengenakan baju kebaya putih. Berpadu apik dengan kamben berwarna merah. Lengkap dengan pita merah putih yang terikat pada kepala. Layaknya akan tampil di medan pertempuran. Semangatnya nampak menggebu, melawan langit yang tengah mendung. Mereka juga diiringi belasan remaja laki-laki dengan berpakaian putih. Kedua tangannya memegang erat tongkat yang di ujungnya terikat bendera merah putih. Itu dikibaskan secara perlahan, mengkuti lantunan lagu “Kebyar-kebyar”. Tak lama, muncul puluhan remaja laki-laki. Menyibak barisan yang rapi. Hanya mengenakan kamben berbalut saput poleng. Kepalanya juga diikat pita merah putih. Satu orang yang menjadi monolog, wajahnya juga diberi sentuhan warna merah putih layaknya bendera. Mereka duduk melingkar. Mengangkat tangan dan langsung menampilkan kesenian kecak. Itu bukanlah pertunjukan biasa. Bukan hanya memberikan hiburan kepada seluruh undangan yang hadir dalam penutupan program TMMD ke-99 di Desa Besan, Dawan. Lebih dari itu, juga untuk menyambut hari Kemerdekaan RI ke-72 yang peringatannya pada 17 Agustus. “Ini ditampilkan anak-anak yang tergabung dalam Teater Taksu SMAN 2 Semarapura. Jumlahnya ratusan,” ungkap seorang peserta Nengah Adi Wiratama. “Merah putih”, itulah tema yang diusung dalam pementasan ini. Terdengar sederhana, namun bermakna. Menggugah hati para penonton untuk selalu cinta tanah air. Tak hanya untuk kalangan generasi muda, tetapi juga tua dan anak-anak. Tak hanya dari sebuah kelompok, namun secara bersama. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih cinta lagi pada Indonesia,” imbuhnya. Peserta lain, Nanda Pricilia mengatakan menampilkan karya apik ini bukan perkara mudah. Perlu proses berhari-hari. Harus ada persamaan komitmen. “Persiapan sudah sejak seminggu. Ada beberapa kendala, seperti kehadiran dan kedisplinan,” tuturnya. Suara semarak menyambut hari kemerdekaan juga nampak di sepanjang jalan menuju lapangan. Tak hanya ditunjukkan dengan pemasangan sejumlah atribut. Ratusan siswa juga turun. Mengibaskan bendera merah putih. Raut ceria terpancar binar dari wajahnya. (sos)

Bali Post/dok

ANGDES - Salah satu angkutan desa (Angdes) masuk ke Terminal Galiran. Sejumlah angdes di Kabupaten Klungkung akan dijadikan angkutan untuk siswa.

Program Angkutan Siswa

Sopir Angdes akan Dibuatkan Koperasi Semarapura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung memastikan program angkutan siswa bergulir tahun ini. Mengingat jumlah Angkutan Desa (Angdes) lebih banyak dari keperluan, program ini akan dikelola melalui koperasi. Hal ini untuk menghindari polemik antarsopir. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan program angkutan siswa dipastikan sudah berjalan

pada Oktober mendatang. Sebagai langkah awal, itu akan melayani siswa di lingkungan perkotaan. Sesuai pendataan, angkutan desa yang masih layak operasi sekitar 80 unit. Namun, berdasarkan hasil kajian, yang diperlukan untuk melayani siswa hanya 32 unit. Artinya, akan ada puluhan angkutan yang “menganggur”. Supaya tak menuai polemik, program ini akan dikelola melalui koperasi. “Dengan koperasi, seluruh

angkutan (80 unit-red) ini bisa beroperasi secara bergiliran. Semua sopir akan dapat penghasilan,” jelasnya, belum lama ini. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Nyoman Sucitra, Rabu (2/8) kemarin menjelaskan sebelum beroperasi, angkutan itu akan kembali diuji kelayakannya. “Itu akan diuji lagi kelayakannya. Masih sesuai standar atau tidak,” sebutnya. Program ini akan melayani

SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura dan SMP PGRI Klungkung. Sebelumnya, Kepala SMPN 1 Semarapura Nyoman Karyawan menyampaikan selama ini peserta didiknya banyak yang berasal dari sejumlah desa di luar perkotaan, seperti Desa Akah, Desa Selat, Kusamba dan wilayah Kecamatan Banjarangkan. Untuk sampai di sekolah, tak sedikit yang harus diantar orang-

tua. Beberapa juga ada yang memilih untuk langsung mengendarai sepeda motor sendiri. Guna memecahkan persoalan itu, penggunaan angkutan perdesaan untuk mengangkut siswa dipandang sebagai solusi yang sangat strategis. Diharapkan itu bisa direalisasikan sesuai target. “Kami berharap itu bisa terealisasi. Tahun lalu sudah disosialisasikan. Kami juga diminta menyampaikan data,” katanya. (kmb45)

Ruko Pemerintah Diduga Beralih Jadi Milik Perorangan Fraksi PDI-P Minta Pemkab Lakukan Inventarisasi Semarapura (Bali Post) -

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Klungkung Sang Nyoman Putrayasa menengarai adanya ruko milik pemerintah Kabupaten Klungkung yang telah terkonversi atau menjadi hak milik perorangan. Atas hal tersebut, instansi terkait diminta untuk melakukan inventarisasi. Langkah ini penting untuk menghindari menyusutnya pendapatan daerah yang bersumber dari retribusi.

Bali Post/sos

Sang Nyoman Putrayasa

Dikatakan, pada rapat gabungan bersama eksekutif membahas Ranperda tentang perubahan atas Perda Klungkung Nomor 13 tahun 2013 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaaan Daerah, terungkap baru 16 ruko yang diusulkan penyertifikatan ke Badan Pertanahan Nasional. Di sisi lain, sebelum itu pihaknya yang duduk di komisi III mendapatkan keluhan dari sejumlah pemanfaat ruko menyampaikan adanya penyertifikatan

ruko lain yang diduga milik pemkab. “Yang mengeluhkan ini jadinya ingin mendapatkan sertifikat. Karena temannya sudah duluan dapat. Untuk itu, kami khawatir ada ruko milik pemkab yang sudah dikonversi atau menjadi hak milik perorangan,” ungkapnya, Rabu (2/8) kemarin. Guna memastikan hal itu, pemkab diminta untuk menginventarisasi seluruh ruko yang ada. Hal ini dipandang penting untuk menghindari

berkurangnya sumber pendapatan daerah saja. Namun juga sebagai upaya penataan aset yang kini sangat menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kalau misalnya ada yang beralih kepemilikan dan jumlahnya banyak, tiwas jadinya daerah,” kata politisi asal Desa Nyalian, Banjarangkan. Langkah serupa, sambung dia juga harus dilakukan pemkab pada aset lain, salah satunya sekolah. Ini pun tak

hanya menyasar Klungkung daratan, namun juga Nusa Penida. “Semua kekayaan milik daerah berupa tanah di mana pun termasuk di Nusa Penida, Klungkung daratan agar jangan ada penguasaan hak perorangan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung Luh Gede Widiyanti menjelaskan ruko yang secara jelas dimiliki pemkab baru 16 unit. Penyertifikatannya sudah diusulkan ke BPN. Itu berlokasi di seputaran Jalan Diponegoro, Nakula dan Gajah Mada. Sementara untuk yang lainnya masih dalam tahap penelusuran. (kmb45)

Transisi BNK ke BNNK

Pemkab Siap Penuhi Seluruh Persyaratan

Bali Post/sos

MERAH PUTIH - Ratusan siswa SMAN 2 Semarapura yang tergabung dalam Teater Taksu menampilkan musikalisasi puisi bertemakan “Merah Putih” di Lapangan Umum Kecamatan Dawan, Rabu (2/8) kemarin.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Semarapura (Bal Post) Transisi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) nampaknya menjadi keinginan besar Pemkab Klungkung untuk bisa terwujud. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya kesiapan untuk menyediakan sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM). Demikian disampaikan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat bertemu tim BNNP Bali, Rabu (2/8) kemarin. Dijelaskan, seiring dengan adanya pemantauan dari tim BNNP Bali, Pemkab Klungkung telah menyatakan siap untuk membangun lembaga pemberantaasan Narkotika tersebut. Sekretariat sementara untuk BNK sudah disiapkan di Desa Tojan, meminjam bangunan milik pemerintah provinsi yang dipakai menjadi rumah dinas dua pejabat. Demkian juga dari sisi anggaran dan pengadaan sumber daya manusia. “Untuk anggaran dan SDM juga kami siap. Seluruhnya siap,” tegasnya. Pada September mendatang, BNN Pusat akan melakukan verifikasi, salah satunya untuk mengetahui kesiapan pemkab mendukung pendirian BNNK. Ditegaskan Kasta, lahan untuk ini juga sudah disiapkan. “Untuk pendirian BNNK, lahannya sudah kami siapkan. Pertama, di rumah jabatan ketua

DPRD dengan luas tujuh are dan di Gunaksa tanah milik pemprov. Luasnya 19 are. Yang diperlukan minimal 10 are,” bebernya. Menurut Wabup asal Desa Akah, Klungkung ini, pendirian BNNK ini sangat penting untuk mencegah munculnya kasus narkoba. Ini nantinya tak hanya berisi ruang tahanan. Tetapi juga tempat rehabilitasi maupun

sejumlah fasilitas lainnya. “Di sini nanti langsung bisa rehabilitasi. Ada dokter juga,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Umum Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali Sang Gede Sukawiyasa mengharapkan untuk mendirikan BNNK, pemkab harus mempersiapkan sarana dan prasarana. Hal ini pun diharapkan bisa terpenuhi. (kmb45)

Bali Post/sos

BERTEMU - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta (paling kanan) saat bertemu tim BNNP Bali, Rabu (2/8) kemarin


Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

BULELENG

11

Ribuan Jatah KIS ”Nganggur”

Singaraja (Bali Post) – Jatah Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Buleleng masih terdapat 3.362 yang belum terserap sampai akhir Juli 2017. Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng akan mengarahkan jatah KIS yang “nganggur” tersebut untuk pemangku Pura Kahyangan Tiga, pemangku Pura Dang Khayangan dan sulinggih di Bali Utara. Sementara itu, jatah KIS yang sudah disalurkan kepada warga yang berhak mencapai sebanyak 117.439 jiwa. Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang, Rabu (2/8) kemarin mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan pendataan untuk mengetahui data pasti keberadaan pemangku dan sulinggih. Pendataan ini diikuti dengan verifikasi lapangan agar KIS tepat sasaran untuk meringankan dan menjamin kesehatan pemangku dan sulinggih sebagai pelayan umat Hindu. Untuk sementara pihaknya memperkirakan di daerahnya terdapat sekitar 2.000 jiwa pemangku dan sulinggih, sehingga jika dana itu tepat maka jatah KIS yang tersedia saat bisa memenuhi keperluan di lapangan. Jika masih tersisa juga akan diisi dengan pengusulan tambahan secara regular, sehingga jatah KIS di Buleleng terealisasi seratus persen pada Agustus 2017 ini. “Pendataan sedang kami lakukan dan nanti akan ada verifikasi karena kita ingin KIS ini diterima oleh setiap pemangku atau sulinggih sebagai bentuk penghormatan dan meringankan kebutuhan dan sekaligus menjamin kesehatan beliau,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

HILANG – Dua nelayan asal Dusun Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar hilang saat mancing di laut lepas sejak Minggu (30/7) lalu.

Dua Nelayan Hilang Saat Mancing

Singaraja (Bali Post) – Dua nelayan asal Dusun Buntut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Husni (32) dan Abdul Wahid (25), sejak Minggu (30/7) lalu belum kembali ke rumahnya. Kedua nelayan ini sebelumnya mancing di laut menggunakan perahu bermesin tempel. Tidak diketahui penyebab keduanya belum kembali, sehingga keluarga melaporkan hal itu kepada Polair Polres Buleleng.

Gede Komang

Bali Post/kmb38

Garap Sektor Pertanian

Pemkab Siapkan Anggaran Rp 23 Miliar Singaraja (Bali Post) – Sektor pertanian yang menjadi penyumbang terbesar dalam Produk Domestik Bruto (PDRB) di Buleleng mulai tahun depan mulai digarap Pemkab Buleleng. Guna menangani persoalan dan pengembangan potensi di sektor ini, tahun 2018 Pemkab mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp 23 miliar. Kucuran anggaran yang jauh meningkat dari tahun-tahun sebelumnya tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang akan fokus menangani pertanian di Bali Utara. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Gede Dharmaja, Rabu (2/8) kemarin mengatakan rencana alokasi anggaran di Dinas Pertanian (Distan) tahun 2018 meningkat sebesar Rp 10 miliar dibandingkan alokasi anggaran tahun ini sebesar Rp 13 miliar. Peningkatan ini sebagai komitmen pemerintah daerah yang fokus menangani permasalahan dan sekaligus mengoptimalkan pengembangan potensi pertanian. Kebijakan ini digulirkan karena fakta dunia pertanian di Den Bukti sampai sekarang masih dihadapkan dengan beberapa persoalan pelik. Salah satunya produktivitas yang rendah, serangan hama, penyakit, akses pasar lemah dan penanganan pascapanen. Persoalan pelik ini bukan muncul baru-baru ini, tetapi terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Untuk itu, pemerintah melakukan pembenahan mulai dari hulu hingga hilir melalui program atau peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani itu sendiri. Dana yang murni bersumber dari APBD itu nantinya akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur pertanian, irigasi, sarana prasarana pertanian dan program teknis lainnya. Meskipun telah merancang alokasi anggaran murni dari APBD, pemerintah daerah tetap berjuang untuk mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Bali dan juga kementrian terkait. Dengan persedian dana yang mumpuni, dipastikan langkah awal dalam menuntaskan persoalan pertanian dapat direalisasikan sesuai visi dan misi pemerintah daerah. “Lumayan tinggi peningkatannya dibandingkan tahun ini dan kita ketahui bersama memang pimpinan akan fokus menangani sektor pertanian yang memang menjadi penyumbang PDRB terbesar, namun mengalami persoalan pelik. Sehingga bagaimana dana ini akan diplot menjawab persoalan dan mengembangkan potensi yang ada,” katanya. Mantan Asisten III Sekkab Buleleng ini menambahkan, satu program yang fokus pada sektor pertanian mulai digulirkan adalah penyiapan sarana dan prasarana (sarpras) di masing-masing kecamatan. Sarparas ini adalah pengadaan alat berat berskala kecil yang dapat berfungsi ganda. Satu sisi alat berat ini untuk membantu petani dalam membuat lubang (lorak-red) pada areal perkebunan apakah itu buahbuahan atau kopi, cengkeh dan kaku. Sementara fungsi lainnya adalah ketika musim penghujan di mana rawan terjadi bencana tanah longsor atau banjir, maka alat berat berskala kecil ini dapat difungsikan. Penanganan kedaruratan menjadi lebih optimal dibandingkan harus menunggu bantuan alat berat dari kabupaten, provinsi atau bahkan alat berat milik pemerintah pusat. (kmb38)

Gede Dharmaja

Bali Post/kmb38

Pantauan Bali Post di lokasi kejadian, Rabu (2/8) kemarin tampak keluarga dan warga di kampung nelayan berkumpul di pinggir pantai. Keluarga tampak syok setelah mengetahui keberadaan Husni dan Abdul Wahid tidak jelas. Keluarga bersama nelayan berusaha mencari, tetapi belum berhasil. Demikian pula anggota Pol Air, SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Buleleng berusaha melakukan pencarian menggunakan raber boot. Namun belum berhasil menemukan kedua nelayan tersebut. Sementara cuaca kemarin angin bertiup kencang. Hunaini (63), orangtua Husni ditemui di rumahnya menceritakan anaknya bersama temannya itu sudah terbiasa mancing menggunakan perahu. Seperti biasa, setiap akan mancing anaknya membawa bekal nasi dan sejumlah peralatan pancing. Sebelum berangkat pada Minggu (30/7) sekitar pukul 05.00 Wita, anaknya berpamitan. Saat melaut dirinya tidak merasakan firasat buruk apapun dan

cuaca laut saat itu normal. Hingga menginjak sore hari, Husni dan temannya belum juga balik ke rumahnya. “Anak saya itu sudah pengalaman melaut dan seperti biasa kalau mancing hanya pamitan dan membawa bekal secukupnya. Waktu berangkat cuaca laut biasa saja. Biasanya sore sudah kembali, namun sampai malam belum balik dan temannya yang sempat bertemu mengajak balik, namun dia (Husni) memutuskan tidak ikut pulang,” katanya. Setelah malam hari anaknya tidak kembali, keluarga dan warga mulai panik. Saudara kandung bersama nelayan lain berusaha mencari menggunakan perahu. Pencarian itu tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian ini baru dilaporkan oleh salah seorang pengurus kelompok nelayan Abdul Hadi kepada polisi. Di sisi lain Hunaini mengaku yakin kalau anaknya akan ditemukan dan firasatnya menyebut bahwa anaknya selamat. Keyakinannya itu dikuatkan setelah dia berusaha menanyakan

kepada paranormal (orang pintar-red) di Jawa. Hasil menanyakan kepada orang pintar itu menyatakan bahwa Husni dan Abdul Wahid kondisinya masih selamat. Sementara posisi keduanya menurut keterangan orang pintar itu berada di Barat Laut dari rumah tinggalnya di Kaliasem. Mendapat petunjuk itu, saudaranya bersama nelayan fokus mencari ke lokasi hasil menanyakan kepada orang pintar tersebut. “Saya berusaha tenang dan yakin dia masih selamat karena ada petunjuk setelah saya tanya ke orang pintar dia berada di Barat Laut dari daratan. Mudah-mudahan petunjuk itu benar adanya dan saya masih tunggu kabar dari rekannya yang mencari ke tengah,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasatpolair) AKP Putu Ariyana seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, personel Polair bersama SAR masih melakukan pencarian. Lokasi yang disasar adalah rumpon milik nelayan yang menyebar dari barat

Singaraja (Bali Post) – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali merenggut korban jiwa. Kali ini motor Honda Vario DK 6996 UH ditabrak truk Hino DK 9576 SH. Akibatnya, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan satu orang lainnya menderita luka berat hingga dirawat di rumah sakit. Informasi dikumpulkan di lapangan Rabu (2/8) kemarin, lakalantas terjadi di jalan raya Seririt-Pupuan (Tabanan) wilayah Desa Rangdu, Kecamatan Seririt, Selasa (1/8) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Berawal dari kendaraan truk DK 9576 SH dikemudikan Pongki (40) asal Lombok Barat, NTB melintas dari arah Selatan menuju ke Utara. Di lokasi kejadian dari Utara menuju Selatan melintas sepeda motor DK 6996 UH yang dikendarai oleh Made Agus Susantika (37) membonceng Luh Astrini (38) asal Banjar Dinas Ideren, Desa Kayu Putih, Kecamatan Banjar. Diduga pengendara truk tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga oleng ke kanan. Akibatnya, truk menabrak sepeda motor yang meluncur di depannya. Sepeda motor terpental, hingga pengendaranya terkapar di lokasi kejadian. Pengendara sepeda motor Susantika mengalami luka berat hingga dilarikan ke rumah sakit. Sementara yang diboncengnya mengalami luka berat dan korban dinyatakan meninggal dunia

di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi truk dalam kondisi sehat. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas AKP Nyoman Suartika, seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, setelah polisi mendapat laporan kejadian lakalantas itu, Unit Lantas Polsek Seririt melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari pemeriksaan sementara, lakalantas diduga terjadi karena kurang hati-hatinya penge-

mudi truk hingga menabrak sepeda motor korban. Saat ini kasus lakalantas ini masih ditangani Satuan Lantas Polsek Seririt untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pengendara sepeda motor masih menjalani perawatan intensif. Sedangkan jenazah korban disemayamkan di rumah duka untuk diupacarai. “Barang bukti dan pelaku lakalantas ini sudah diamankan di polsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya. (kmb38)

Truk Tabrak Vario, Seorang Meninggal

Bali Post/kmb38

MENUNGGU - Hunaini (63) menunggu hasil pencarian anaknya, Husni (32). sampai timur. Ini karena dari informasi keluarga dan sesama nelayan menyebutkan bahwa keduanya sering mancing di sekitar rumpon di tengah laut lepas. “SAR bersama anggota Pol Air dan nelayan di sini masih berusaha melakukan pencarian. Memang kalau informasi dari nelayan kedua orang ini suka mancing di sekitar rumpon (rumah ikan-red).

Kami masih tunggu kabar dan operasi pencarian masih berlangsung sesuai SOP yang ada,” jelasnya. Sementara itu, operasi pencarian dua nelayan tersebut terpaksa dihentikan karena cuaca di perairan Buleleng memburuk sejak siang hingga petang kemarin. Pencarian akan kembali dilanjutkan setelah cuaca membaik. (kmb38)

Pembetulan

Berita Bali Post halaman 11 berjudul “Hadapi Era Globalisasi, Pemuda Dituntut Memiliki Jiwa Kepemimpinan, Cerdas, Kreatif dan Inovatif”, Rabu (2/8), terdapat kesalahan foto. Foto yang dimuat kegiatan P2M Undiksha, yang benar foto dialog kebangsaan KNPI Kabupaten Buleleng. Redaksi


JEMBRANA

12

Kamis kliwon, 3 Agustus 2017

Lembaga Hindu Tolak Pembangunan SUTET Jawa-Bali ”Crossing”

Negara (Bali Post) Adanya rencana pembangunan tower utama Jawa-Bali Crossing setinggi 375 meter di dekat Pura Segara Rupek, Taman Nasional Bali Barat (TNBB) menuai respons dari umat Hindu di Kabupaten Jembrana. PHDI Jembrana bersama lembaga dan organisasi Hindu di Jembrana, mengambil sikap untuk menolak pembangunan yang dinilai melanggar kesucian pura tersebut. Wilayah Jembrana yang nantinya akan dilalui SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) itu merespons dalam paruman madya PHDI Jembrana, Rabu (2/8) kemarin. Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Jembrana I Nengah Subagia menegaskan ketika bhisama kawasan kesucian pura dilanggar, maka pihaknya menolak dengan tegas. Pihaknya sejalan dengan sikap yang ditelurkan komponen Hindu di Kabupaten Buleleng sebelumnya. Kendati lokasi pembangunan tower itu dekat Pura Segara Rupek yang notabene berada di wilayah Kabupaten Buleleng, namun hal tersebut juga sangat mengusik umat Hindu di Jembrana apabila bhisama dilanggar. Penolakan ini juga disepakati para bendesa yang hadir dalam paruman tersebut. Sikap yang sama diungkapkan perwakilan dari

Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana Putu Agus M. Selaku generasi muda Hindu di Jembrana tetap menjaga bhisama. Tetapi di satu sisi, sebagai program percepatan pembangunan dari pemerintah pusat, kebutuhan listrik di Bali juga sangat perlu untuk beberapa tahun ke depan. Harus ada solusi untuk mengatasi kekurangan listrik ini ke depan dengan tetap mengabaikan konsep Tri Hita Karana. “Secara tegas kami menolak ketika itu melanggar bhisama kesucian pura. Tetapi sejak sekarang kita harus berpikir ke depan untuk memenuhi kelistrikan di Bali,” tandasnya. Ketua PHDI Jembrana I Komang Arsana mengatakan dari masukan dan pertimbangan seluruh komponen Hindu yang hadir dalam pesamuan, sikap PHDI Jembrana menolak pembangunan Jawa-Bali

Crossing di Pura Segara Rupek. Dikhawatirkan keamanan dan kenyamanan umat dalam melakukan persembahyangan terganggu. “Kita memberikan dukungan kepada masyarakat Buleleng. Tetapi memang Buleleng yang tahu persis kondisinya. Kami menolak, dan memberikan dukungan kepada Buleleng untuk menolak,” ujar Arsana. Sikap dan masukan ini nantinya akan disampaikan secara tertulis ke PHDI Provinsi. Sebelumnya sejumlah lembaga Hindu di Kabupaten Buleleng menolak pembangunan tower utama SUTET Jawa-Bali Crossing tersebut. Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana berdasarkan bhisama PHDI radius kesucian pura pada 24 Januari 1994. Bhisama ini merupakan batasan-batasan agar pura tidak tercemar kesuciannya.

Tempat suci dan kawasan suci, gunung, laut, pantai danau, campuhan dan sebagainya diyakini memiliki nilainilai kesucian. Tempat suci itu memiliki radius kesucian yang disebut daerah kekeran dengan ukuran apeneleng, apenimpug dan apenyengker. Untuk Pura Sad Khayangan apeneleng agung minimal 5 kilometer dari Pura, untuk Dangkhayangan dipakai ukuran apeneleng alit minimal 2 kilometer dari tembok panyengker pura dan untuk khayangan tiga dipakai ukuran apenimpug atau apenyengker. Adanya sikap dari lembaga Hindu di Jembrana karena wilayahnya merasa dilalui merupakan sikap yang cerdas. “Kami dari Parisada Provinsi menyerap melalui pasamuan ini, bagaimana masukan kabupaten terkait penerapan kesucian pura. Hasil ini nantinya dituangkan dalam keputusan,” ujarnya. Dari masukan, Bali diharapkan tidak kekurangan listrik dengan konsep ramah lingkungan dan program Provinsi Bali, Mandiri Energi untuk Bali. (kmb26)

Paruman Madya PHDI

Bali Post/kmb

TERGULING - Minibus yang mengalami out of control (OC) terguling di seputaran Jalan Umum Banjar Puseh, Desa Tuwed, Melaya, Jembrana, Rabu (2/8) kemarin.

Minibus Tabrak Pohon, Empat Penumpang Luka-luka

Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Jembrana, Rabu (2/8) kemarin. Minibus DK 9012 WE yang dikemudikan I Kadek Purna Wijaya mengalami out of control dan menabrak pohon perindang di seputaran Jalan Umum Banjar Puseh, Desa Tuwed, Melaya, Jembrana. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, hanya ada empat penumpang yang mengalami luka-luka. Informasi yang dihimpun menyebutkan minibus jenis Isuzu itu melanju dari arah timur. Dengan kecepatan sedang, sang sopir melihat ada pengendara motor yang datang

dari arah berlawanan lalu tibatiba belok ke kanan. Melihat hal itu, sang sopir pun banting setir untuk menghindari pengendara motor tersebut. Karena saat itu cuacanya sedang hujan gerimis, sopir pun tak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga oleng dan menabrak pohon perindang yang ada di pinggir jalan sebelah utara. Benturan keras membuat minibus terguling ke kiri. Akibat kejadian itu, sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Di antaranya Usnawiyah (43) dari Jember mengalami pinggul kanan dirasakan nyeri. Robek kepala blakang, lecet di pipi kiri dan kaki kiri robek.

Kemudian Mu’awanah (30), karyawan BUMN dari Banyubiru, Negara mengalami luka robek pada pipi kanan. Luka pada mulut. Ni Putu Sri Damayanti (30) dari Manistutu Melaya mengalami luka lecet pada kepala samping kiri, Abidatus Zahidah (34), warga Selemadeg Barat mengalami luka lecet pada kepala samping kiri. Sementara, Putu Antara (43) dari Mertasari, Loloan Timur Negara dalam kondisi sehat. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kini dua korban masih dirawat di RSU Negara. (kmb)

Bahas Kesucian Pura dan ”Pangabenan Ngelanus”

Negara (Bali Post) – PHDI Kabupaten Jembrana menggelar paruman madya atau rapat kerja di aula Kantor Departemen Agama Jembrana, Rabu (2/8) kemarin. Rapat kerja yang dihadiri sulinggih, WHDI, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), Majelis Alit Desa Pakraman (MADP), bendesa se-Jembrana, Peradah dan FKRH ini membahas dua materi yang urgent terkait umat Hindu di Bali pada umumnya, dan Jembrana pada khususnya. Yakni tentang kesucian pura dan pangabenan ngelanus. Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten I Setda Jembrana I Gusti Putu Mertadana dan Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana. Ketua PHDI Kabupaten Jembrana I Komang Arsana mengatakan paruman madya ini merupakan salah satu program kerja PHDI Kabupaten Jembrana. Sejumlah materi yang dibahas seperti kesucian

pura dan pangabenan ngelanus merupakan materi yang urgent dan banyak kendala ditemui masyarakat Hindu di Jembrana. Melalui paruman madya ini diharapkan ada masukan, pertimbangan sehingga masalah yang dialami umat bisa dicarikan solusi yang terbaik. Bagaimana mempertahankan filosofi masyarakat Bali, Tri Hita Karana, meliputi parahayangan, pawongan dan palemahan. Begitu halnya dengan pangabenan ngelanus, terkadang ada orang meninggal yang mendapat kesulitan melaksanakan upacaranya langsung. Seperti terbentur dengan upacara agama. “Ini yang kita perlu carikan pertimbangan, sehingga umat tidak terlalu beban. Umat melalui Jro Bendesa bisa memberikan solusi masukan kepada Ida Sulinggih, sehingga lebih baik ke depan,” ujar Arsana. Para sulinggih yang hadir di antaranya Ida Bhujangga

Bali Post/olo

PARUMAN – Paruman Madya PHDI Kabupaten Jembrana membahas tentang kesucian pura dan pangabenan ngelanus, Rabu (2/8) kemarin. Rsi Hari Anom Palguna dari Gria Batur Tegalcangkring dan Ida Sri Bagawan Dharma Yoga, Geria Kedautan Dharma Sunya, Lelateng juga menjadi narasumber khususnya terkait pangabenan ngelanus. Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan kegiatan ini merupakan salah

satu program PHDI Kabupaten. Dan dalam anggaran dasar harus menyelenggarakan pesamuan, minimal sekali dalam lima tahun. Dilanjutkan nantinya dengan Lokasabha. Sebelumnya kegiatan ini juga dilakukan PHDI Buleleng dan berlanjut ke seluruh PHDI Kabupaten di Bali. (kmb26/k250)


Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

KARANGASEM

13

SOSOK Rumah Bersubsidi PEMERINTAH pusat meluncurkan program rumah bersubsidi, dengan harga sangat terjangkau. Harga yang dipatok hanya Rp 141 juta per unit, dengan luas tanah sekitar 60 meter persegi. Program Presiden Joko Widodo ini diprioritaskan untuk ASN, anggota TNI maupun Polri. “Tetapi, tidak menutup peluang bagi kalangan tenaga kontrak dan masyarakat umum, dengan syarat pendapatan di bawah Rp 4 juta per bulan,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Karangasem Made Suama belum lama ini. Dia menyebut program ini cukup bagus. Rencananya, sebagaimana dipaparkan Pengurus DPD Bali Post/gik REI Bali, tahun ini program tersebut juga direalisasikan di Karangasem. Made Suama menawarkan, program ini sangat tepat untuk pegawai kontrak di Karangasem, dengan jumlah saat ini yang mencapai sekitar 3.500 orang. “Kalau menyasar PNS atau ASN, mungkin sedikit, karena belakangan sudah tidak ada pengangkatan lagi. Tetapi kalau tenaga kontrak, khususnya yang sudah bersuami istri sangat memungkinkan,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya mengarahkan program ini agar menyasar para tenaga kontrak yang berminat memiliki rumah baru dengan harga terjangkau. Sebab, rumah ini sudah disubsidi oleh pemerintah pusat. Yang disubsidi pemerintah bukan harga rumahnya, tetapi cicilan bunga bank setiap bulan. Sehingga, total cicilan setiap bulan menjadi sangat terjangkau. Belum diketahui, berapa unit akan dibangun di Karangasem dan di mana saja lokasinya. Made Suama menegaskan, Pemkab Karangasem siap memfasilitasi REI Bali yang menggarap program ini di Karangasem, baik dari dukungan regulasi perizinan maupun infrakstruktur pendukung, seperti sarana air bersih. (gik)

Usai Nyabu, Lima Orang Diamankan

Amlapura (Bali Post) Dua kali gagal, Sat. Reskrim Polres Karangasem akhirnya berhasil menciduk HK (35), warga Banjar Saren Jawa, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, yang menjadi target operasi kasus narkoba. Dia diamankan usai berpesta narkoba lengkap dengan barang bukti dua klip kristal bening yang diduga sabu-sabu. Penangkapan terjadi di teras rumah salah seorang warga Saren Jawa, Selasa (1/8) sekitar pukul 14.00. Selain HK, polisi juga mengamankan empat orang lainnya. Sama dengan HK, tes urine tiga dari empat orang itu yakni WHD (30) asal Saren Jawa dan STK (30) dan GPL (25) asal Gelumpang, Karangasem, positif narkoba. Namun demikian dari keempat orang tersebut, sampai Rabu (2/8) kemarin polisi belum menemukan barang yang diduga narkoba. Informasi yang dihimpun, HK sudah lama menjadi target operasi (TP) polisi atas kasus narkoba. Namun, dalam dua kali penyergapan sebelumnya, polisi selalu pulang dengan kegagalan. Pelaku sulit dijerat karena polisi tak menemukan alat bukti. Kasat Reskoba Polres Karangasem AKP Agus Trisnadi membenarkan penangkapan tersebut. Dia juga tak menampik para pelaku diamankan usai berpesta narkoba. Hanya saja pihaknya tak mau berkomentar banyak dengan alasan hasil tes laboratorium terhadap barang bukti yang dicurigai narkoba belum diterima. ‘’Kalau dugaan kita sih sabu-sabu. Beratnya tak sampai satu gram,’’ ujarnya. Barang bukti yang dicurigai sabu-sabu itu ditemukan dalam tas pinggang HK. Dari tangan pria yang disebutsebut sebagai pemain lama itu, polisi juga mengamankan peralatan nyabu berupa bong dan plastik klip kosong. Meski barang bukti cukup mendukung namun polisi belum menetapkan pasal pengedar untuk HK. ‘’Kami belum bisa memastikan itu, pembeli belum ketemu,’’ terang Agust Trisnadi. Perwira pertama asal Jember, Jatim ini mengatakan kasus sabu tersebut masih dikembangkan. Para pelaku yang kini diamankan di Mapolres Karangasem, masih akan diinterogasi lagi. ‘’Pengakuan mereka akan kita dalami,’’ pungkasnya. (kmb)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem

Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

14 SMAN 1 Manggis

Penjagaan Polres

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483

ROBOH - Angin kencang merobohkan bale gong Pura Puseh Desa Pakraman Bukit, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu.

Bali Post/kmb

Angin Kencang Robohkan Bale Gong di Kubu

Amlapura (Bali Post) -

‘’Hanya kerugian material, ditaksir sekitar Rp 250 juta,’’ ungkap Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana. Bale Gong dengan pilar kayu itu roboh sekitar pukul 10.00. Bangunan berarsitektur Bali itu seketika terhempas hingga remuk berkeping-keping. Bale

gong yang ambruk juga menimpa tembok penyengker pura di bagian belakangnya hingga juga menimbulkan kerusakan. ‘’Saya pas melintas di depan pura ketika bele gong ambruk. Suaranya terdengar cukup keras dari jalan raya,’’ ucap salah seorang warga setempat,

I Ketut Kriawan (41). Kriawan mengatakan sejak pagi angin di wilayah Kubu memang cukup kencang. Namun demikian pihaknya mengaku tak menyangka hembusan angin akan merobohkan bale gong tersebut. Sampai berita ini ditulis,

puing-puing bangunan bale gong masih teronggok di tempat semula. Untuk proses perbaikannya, Desa Pakraman Bukit akan dibahas dalam paruman. Selain itu bencana tersebut juga sudah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem. Perbekel Sukadana I Gede Suardana mengatakan bele gong yang ambruk tersebut cukup permanen dan kokoh. Kerugiannya menjadi besar karena bangunan mengguna-

Amlapura (Bali Post) Kasus gigitan anjing di Karangasem cenderung konstan, antara 47 sampai 75 kasus tiap bulannya. Kondisinya terbalik dengan stok vaksin anti rabias (VAR) di RSUD Karangasem yang cenderung menipis. Sampai awal Agustus ini, sebanyak 1.521 ampuls vaksin sudah terpakai dan hanya menyisakan persediaan 112 ampuls saja. ‘’Itu kondisi di RSUD Karangasem saja, belum ter-

masuk yang di Dinas Kesehatan dan puskesmas-puskesmas,’’ jelas Humas RSUD Karangasem, Gede Dedy Arto, Rabu (2/8) kemarin. Jika dirata-ratakan, pasien gigitan anjing yang melakukan penanganan di RSUD Karangasem mencapai tiga orang tiap harinya. Untuk mencegah rabies, rumah sakit memberikan penanganan dengan prosedur pasien rabies, yakni dengan memberikan suntikan VAR. Dan, dari 439 kasus gigitan yang ditan-

gani di RSUD Karangasem, belum ada yang positif rabies. ‘’Kasus gigitan tertinggi Mei sebanyak 75 kasus. Paling sedikit Januari 45 kasus. Semuanya negatif,’’ terang Dedy Arto. Untuk stok VAR, pihaknya mengakui saat ini menipis. Sisa 112 ampuls sampai akhir Juli lalu, menurut dia, sudah termasuk stok awal sebelum ada pasokan dari Dinas Kesehatan. Awal tahun RSUD Karangasem punya stok 63 ampuls, kemudian mendapat

penambahan 1.570 ampuls. Untuk menangani kasus gigitan anjing, RSUD Karangasem juga memakai vaksin jenis tritarium. Vaksin jenis ini punya fungsi ataupun khasiat yang sama, hanya saja volume tiap ampulsnya lebih banyak dari vaksin yang biasa dipakai. Pemakaian vaksin tritarium juga cukup tinggi. Dari 500 ampuls yang disiapkan pada awal tahun, sampai akhir Juli hanya menyisakan 61 ampuls saja. Sementara itu data dari

KARANGASEM memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam. Namun, tidak semua dapat dilestarikan dengan baik. Seperti alat musik penting, alat musik tradisional khas Karangasem ini nyaris punah lantaran yang menggemarinya semakin sedikit. Untuk mengangkat kembali kekhasan alat musik penting, SMK PGRI Amlapura mengangkat tema alat musik penting ini dalam sebuah cerita film fiksi, yang digarap siswa dari Jurusan Multimedia. Pembina Tim Multimedia sekolah setempat, Putu Doantara Yasa, S.Pd., Rabu (2/8) kemarin mengatakan alat musik penting ini sangat khas. Dahulu, alat musik ini sempat populer di era tahun 1960-an. Namun, minimnya upaya pelestarian dan regenerasi senimannya, membuat seni musik ini sulit berkembang lagi di daerah sendiri. Bahkan, seniman yang bisa memainkan alat musik tersebut saat ini bisa dihitung dengan jari. “Kami prihatin melihat masa depan alat musik penting ini, seperti sekarang. Keprihatinan itu kami sikapi dengan mengangkat kembali tema alat musik penting ke dalam cerita film fiksi garapan anak-anak multimedia agar

terlihat lebih menarik dan mengundang minat untuk mencobanya,” kata Doantara Yasa. Film fiksi ini menceritakan bagaimana kegiatan belajar mengajar di dalam kelas berlangsung di sekolah itu. Kemudian, suatu ketika siswa diberikan tugas untuk bisa memainkan alat musik apa saja. Rata-rata siswa memikirkan memainkan alat musik modern, seperti gitar dan lainnya. Tetapi, ada salah satu siswa yang akhirnya memilih memainkan alat musik penting, berkat dorongan ibunya. Sebelum memutuskan memainkan alat musik penting, terjadi perdebatan serius antara anak dan ibunya. Namun, sang anak akhirnya luluh, karena ibunya menegaskan bahwa tidak boleh malu memainkan alat musik tradisional, karena itu adalah warisan seni budaya yang harus dilestarikan. “Kamu besar karena makanmakanan tradisional ini, lantas kenapa kamu harus malu memainkan alat tradisional penting ini,” kata sang ibu dalam cerita film itu. Sinopsis cerita film fiksi yang digarap langsung siswa kelas XII Multimedia, Kadek Ari Krisnayanti dan Firman Agi ini, cukup menarik dan

mendidik. Dimana, di tengah ancaman modernitas dunia remaja, penulis sinopsis berusaha menyampaikan pesan, bahwa budaya harus dilestarikan. Artinya, tumbuh besar di wilayah yang kaya dengan seni budaya, seharusnya tidak malu memainkan alat musik tradisional khas daerah itu sendiri. Justru sebaliknya harus mau dan mampu memberdayakan dan melestarikanya sebagai warisan yang tak ternilai harganya. “Film fiksi ini memang kami kemas sederhana. Mengingat waktu penggarapannya tidak banyak. Tetapi, kami ingin film ini mendidik remaja, sekaligus memperkenalkan alat musik penting ini, karena kami konsisten menjaga seni budaya khas Karangasem agar tidak punah,” tegasnya. Meski digarap dalam waktu singkat, film fiksi ini mampu merebut juara II di ajang FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat Provinsi Bali, belum lama ini. Capaian ini mengulang sukses tahun-tahun sebelumnya, yang mengangkat tema alat musik penting, tetapi dalam film dokumenter yang berhasil merebut juara I Provinsi Bali dan bersaing di tingkat nasional. Regenerasi seni musik pent-

Bale gong Pura Puseh Desa Pakraman Bukit di Banjar Lebah, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Rabu (2/8) kemarin, roboh. Bangunan berukuran 9 x 8 meter itu ambruk akibat hembusan angin kencang. Beruntung tak ada korban dalam musibah tersebut.

kan stil Bali lengkap dengan ukiran dan cat prada. ‘’Dibuat tahun 2015 dengan stil Bali. Untungnya tak sampai menimpa palinggih,’’ ujarnya. Suardana juga mengakui sepanjang hari kemarin wilayah Kubu tersapu angin kencang. Selain merobohkan bale gong Pura Puseh Desa Pakraman Bukit, kondisi cuaca yang tak bersahabat itu juga merobohkan tembok penyengker Kantor BPD Sukadana dengan kerugian Rp 10 juta. (kmb)

Kasus Gigitan Konstan, Stok VAR Menipis Dinas Kesehatan Karangasem menunjukkan angka kasus gigitan anjing pada semester pertama tahun ini cenderung mengalami penurunan dibanding tahun-tahun lalu. Sepanjang tahun 2016 di Karangasem terjadi 3.474 gigitan, sementara pada semester pertama 2017 (JanuariJuli) terjadi 1.184 kasus. Jika mengacu pada data tersebut, persediaan VAR di Dinas Kesehatan Karangasem yang sebanyak 1.232 ampuls masih dalam level aman. (kmb)

Nyaris Punah, Alat Musik ”Penting” Diangkat dalam Film Fiksi

Bali Post/gik

FILM- Proses pembuatan film fiksi berjudul ”Janjiku”, yang menonjolkan alat musik penting di dalam ceritanya, garapan siswa kelas XII Multimedia SMK PGRI Amlapura. ing ini harus dilakukan agar selanjutnya dapat diwariskan dan dilestarikan. Jika tidak, bukan tidak mungkin seni khas Karangasem ini diklaim daerah lain atau negara lain. Saat ini, satu-satunya yang masih aktif memainkan ini hanya Sekaa Penting Merdu Komala Karangasem yang diketuai Wayan Widana. Sejak kemunculannya lagi setelah terbentuknya sekaa ini, banyak

utusan dari daerah lain memintanya untuk membuatkan alat musik penting dan mengajarkan beberapa gendingnya. Namun, Widana mengaku menolak sambil berharap pemerintah daerah peka terhadap persoalan ini. Sebab, meski sejarah keberadaan seni musik penting ini sudah ada sejak dulu di Karangasem, namun upayaupaya untuk mematenkannya belum ada. (kmb31)


TABANAN

14

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Proses Pengisian Jabatan ”Saru Gremeng”

Tabanan (Bali Post) -

Kepala BKD Berdalih Masih Proses

Ada empat pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Tabanan yang sudah dan akan pensiun di tahun 2017 ini. Untuk pengisian jabatan eselon II tersebut, harus melalui proses assesmen melibatkan tim seleksi yang dibentuk bupati. Sayangnya sampai saat ini proses seleksi oleh Pansel terkesan saru gremeng. Bahkan kepala BKD selaku leading sektor pengisian jabatan selalu berdalih masih dalam proses. Bahkan acapkali ia menyarankan agar mengkonfirmasi hal ini dengan Sekda Tabanan selaku ketua pansel “Tanya langsung ke pak sekda ya,” ucap I Wayan Sugatra, Kepala BKD Tabanan saat dimintai konfirmasi. Setelah terus didesak akhirnya mantan Kadis DKP ini hanya menyampaikan tim panitia seleksi untuk perekrutan pejabat yang mengisi jabatan yang kosong

sebenarnya sudah ada sejak bulan Juni lalu. Namun sampai saat ini memang belum ada perintah lebih lanjut untuk melakukan proses seleksi. “Panitia seleksi sudah terbentuk, tapi belum ada kejelasan proses kelanjutannya,” ucap Sugatra.

Lanjut dikatakannya, pihaknya di BKD sudah berproses termasuk menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dan kini hanya tinggal menunggu instruksi Bupati untuk menggelar seleksi pengisian jabatan yang lowong. Kemungkinan akan ada mutasi terlebih dahulu,

namun Sugatra mengaku belum mengetahui pasti hal tersebut. Pihaknya hanya tetap menyiapkan berbagai kelengkapan administrasi, karena waktu yang tersedia sekitar tiga bulan sejak proses dimulai. Sebelumnya tim pansel yang terdiri dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dari KASN diketuai Sekkab dan Kepala BKD selaku sekretaris telah sempat menggelar rapat pada tanggal 14 Juni lalu. Namun sampai kini belum ada tindak lanjut untuk proses lelang jabatan tersebut. Belakangan muncul wacana akan melakukan mu-

tasi terlebih dahulu untuk mengisi jabatan yang kosong yang tergolong jabatan favorit, seperti Kadis PU, Perindag dan Pendidikan serta asisten III. Sementara nantinya jabatan yang lowong baru dilakukan seleksi untuk pengisiannya. Untuk diketahui, mulai Selasa (1/8) ada dua pejabat yang resmi memasuki masa pensiun. Keduanya adalah Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Perindag) I.B. Made Wiryawan dan Asisten III Bidang Administrasi dan Keuangan Setda Tabanan Tjok Alit Juli. Dengan demikian, saat

I Wayan Sugatra ini ada tiga jabatan eselon II yang kosong dan per 1 September mendatang giliran Kadis Pendidikan I Wayan Adnyana yang memasuki masa pensiun. (kmb28)


15

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Bomber The Reds Kerja Maksimal Munich -

Bomber Liverpool bekerja maksimal saat menghancurkan Bayern Munich pada pertandingan turnamen Audi Cup di stadion Allianz Arena, Rabu (2/8) kemarin. Sadio Mane, Mohammad Salah dan Daniel Sturridge masing-masing menyumbang gol saat the Reds mempermalukan juara Liga Jerman itu 3-0.

Bali Post/ap

Petenis AS Coco Vandeweghe.

Vandeweghe Tak Perlu Peras Keringat

Stanford Unggulan keenam CoCo Vandeweghe tak perlu memeras keringat ketika lawannya, Ajla Tomljanovic, mengundurkan diri dari arena pertandingan pada pertandingan putaran pertama Stanford Classic di California, Rabu (2/8) kemarin. Pertandingan keduanya hanya berjalan dalam waktu 31 menit. Petenis AS itu unggul pada set pertama 6-2 sebelum lawannya yang asal Kroasia, Tomljanovic itu mundur. Vandeweghe mengatakan bahwa pertandingan di kandang itu akan mendorong semangat untuk mengikuti AS Terbuka akhir bulan ini. “Hari ini, cukup mengecewakan (Tomljanovic) harus mundur tapi saya pikir saya telah bermain dengan baik. Ini momen permainan yang saya sukai, seri lapangan keras musim panas,” katanya. Di hari pertama, petenis unggulan Garbine Muguruza (Spanyol), Petra Kvitova (Rep. Ceko) dan Maria Sharapova (Rusia) merebut tiket ke putaran kedua. Sementara petenis AS berjaya di hari kedua. Para petenis muda, petenis kualifikasi Caroline Dolehide mengalahkan Naomi Osaka 6-4 6-2. Sedangkan Alison Riske yang bangkit pada set kedua menang atas petenis Polandia Magda Linette 6-2 6-4. Petenis AS lainnya yang meraih kemenangan adalah Catherline Bellis yang mengalahkan Alize Cornet dari Prancis 6-3, 6-2. Piala Rogers Di Montreal, Raja Grand Slam Roger Federer akan memulai kampanye pertandingan lapangan keras Amerika Utaranya dan persiapan menuju AS Terbuka dengan mengikuti Piala Rogers di Montreal. “Saya senang dapat kembali ke Montreal, sebab saya tidak memiliki kesempatan untuk bermain di sini selama bertahun-tahun,” kata Federer dalam pernyataan yang dirilis oleh Tennis Canada. “Musim 2017 ini begitu menyenangkan dan saya benar-benar tidak sabar untuk kembali ke lapangan di Tur ATP.” Federer mengincar gelar Piala Rogers ketiganya namun yang pertama di Montreal. Ia tidak pernah bermain di kota itu sejak 2011 pada turnamen yang kerap berpindah tempat antara Montreal dan Toronto. Sementara kesuksesan didapat pada 2004 dan 2006. Ini merupakan musim penuh keajaiban bagi petenis Swiss 35 tahun ini yang meraih gelar Grand Slam ke-18 dan 19 sepanjang kariernya di Australia Terbuka dan Wimbledon. “Kami merayakan hari ini dan perayaanperayaan akan terus berlanjut selama beberapa hari mendatang khususnya sejak Federer akan merayakan ulang tahunnya bersama kami pada 8 Agustus,” kata direktur turnamen Eugene Lapierre. Piala Rogers akan berlangsung dari 6 sampai 13 Agustus. (kmb39/rtr/ant) Hasil Piala Stanford Putaran I Caroline Dolehide vs Naomi Osaka 6-4, 6-2. Alison Riske vs Magda Linette 6 -2, 6-4. CoCo Vandeweghe vs Ajla Tomljanovic 6-2 (Tomljanovic mundur). Veronica Cepede Royg vs Kristie Ahn 2 -6, 7-5, 6-1.

Inter Kontrak Vecino Empat Tahun

Milan Gelandang Uruguay Matias Vecino meneken kontrak empat tahun dengan Inter Milan Rabu (2/8) kemarin dan menyelesaikan kepindahannya dari Fiorentina. “Saya sekarang telah berada di Italia selama beberapa tahun dan saya percaya bahwa saya berada di usia yang tepat dan memiliki pengalaman untuk melakukan petualangan positif ini,” kata pemain 25 tahun kepada situs resmi klub Liga Italia itu www.inter.it. Media Italia melaporkan bahwa Inter Milan membayar klausa “buy out” sebesar 24 juta euro untuk dapat merekrut pemain internasional Uruguay ini, yang telah 13 kali membela negaranya. Vecino yang mencatatkan 31 penampilan di liga dan mengoleksi tiga gol musim lalu, akan terus bermain bersama gelandang Borja Valero, yang juga didatangkan dari Fiorentina pada Juli. (rtr/ant)

Matias Vecino

Bali Post/net

Mane layak menerima gelar man of the match lewat permainan individualnya yang tidak hanya menghasilkan peluang namun juga memporak porandakan pertahanan Bayern. Ini sekaligus menjawab keraguan pendukung the Reds setelah musim lalu ia tampil buruk dan diganggu banyak cedera. Mane membuka keunggulan timnya menit ke-6 lewat penyelesaikan akhir yang akurat. Ia kemudian membuat assist atraktif yang dituntaskan Salah menit ke-34. Sturridge menutup penampilan gemilang Liverpool yang akan menghadapi Atletico Madrid di final. Di laga sebelumnya Atletico menghentikan Napoli 2-1. Bagi Bayern, kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak bagi pelatih Carlo Ancelotti dalam menyiapkan timnya menghadapi kompetisi. Akhir pekan ini, Bayern akan memainkan pertandingan Piala Super Jerman

melawan musuh bebuyutannya Borussia Dortmund. Gol pembuka Liverpool terasa terlalu cepat. Apalagi dalam proses itu melibatkan kelengahan pemain Bayern sendiri. Roberto Firmino dengan cepat merebut bola yang dikuasai pemain belakang Bayern di lapangan tengah dan mengumpankan pada Mane yang berlari cepat di sisi kiri. Mane dengan mudah menaklu-

kan kiper Sven Ulreich dengan tembakan keras kaki kiri. Bayern lebih banyak menguasai bola namun tak pernah membahayakan pertahanan Liverpool. Manajer Juergen Klopp menurunkan pemain muda Trent Alexander-Arnold dan penampilannya tidak mengecewakan di lini pertahanan Liverpool. Gawang Ulreich nyaris bobol lagi. Tembakan bebas Alberto Moreno yang mengarah ke pojok gawang berhasil ditepis. Namun untuk selanjutnya ia harus kebobolan. Bermula dari aksi cerdik Mane yang mengelabui Javi Martinez dan

mengumpan bola pada Moreno di sisi kiri. Bola kemudian dilambungkan ke depan gawang dan disambut Salah dengan sundulan kepala menit ke-34. Ini menjadi gol keempat Salah dalam lima pertandingan sejak ia ditransfer dari AS Roma. Mantan pemain Chelsea itu membuktikan dirinya layak menghuni skuad utama Klopp. Sturridge yang menggantikan Salah menit ke-67, hanya perlu waktu beberapa menit saja untuk membuktikan kualitasnya. Umpan Ben Woodburn diselesaikan dengan sempurna untuk membawa Liverpool unggul 3-0 menit ke-84. Sayanya ia kemudian cedera otot kaki. Pe-

mindaian Sturridge akan absen pada final pertandingan pramusim final Piala Audi melawan Atletico Madrid karena cedera paha namun ia tidak memerlukan pemindaian. Sturridge, yang dihantam cedera pinggang, paha, dan betis selama beberapa musim terakhir, merasakan sakit pada pahanya setelah mencetak gol terakhir Liverpool. Ia kemudian ditarik keluar dan digantikan Dominic Solanke menit ke-87. Liverpool mengatakan melalui website resmi mereka (www. liverpoolfc.com) bahwa penggantian itu merupakan langkah pencegahan dan mereka akan terus memonitor pemain 27 tahun tersebut. “Saat ini tidak ada rencana untuk melakukan pemindaian di Jerman,” tambah pihak klub. Sturridge mengatakan setelah pertandingan bahwa cederanya tidak serius dan itu hanya disebabkan kelelahan. Liverpool akan bermain melawan Athletic Bilbao pada pertandingan pramusim terakhir mereka pada Sabtu, sebelum memulai musim baru Liga Inggris di markas Watford pada 12 Agustus. (kmb39/rtr/net) SELEBRASI - Mesin gol Liverpool Mohamed Salah (kanan) dan rekan setimnya Sadio Mane melakukan selebrasi pada pertandingan turnamen Audi Cup di stadion Allianz Arena, Munich, Rabu (2/8). Liverpool menekuk Bayern Munich 3-0.

Garcia dan Dua Rekannya Dipinjamkan ke Girona

London Manchester City Rabu (2/8) kemarin, melepas tiga pemain mudanya untuk dipinjamkan ke klub promosi Liga Spanyol, Girona. Total empat pemain dipinjamkan ke klub tersebut yang memperkuat ikatan hubungan kedua klub. Gelandang Brazil Douglas Luiz, pemain sayap Kolombia Marlos Moreno serta pemain tengah Spanyol Aleix Garcia akan menjalani musim 2017/2018 bersama Girona. Awal pekan ini, City juga mengirim bek kanan Pablo Maffeo ke Girona dengan status pinjaman. Luiz sebenarnya baru saja dikontrak City dari klub Liga Brazil Vasco da Gama beberapa pekan lalu. Pemain berusia 19 tahun itu ditransfer dengan nilai 10 juta pound (13 juta dolar AS). “Giron akan memberi kesempatan pada Douglas kesempatan untuk mengembangkan diri menuju level tertinggi di pertandingan Eropa,” jelas Direktur sepak bola City Txiki Begiristain. Sementara Moreno (20) dikontrak City tahun lalu. Namun, sepanjang musim 2016/2017 dihabiskan di Deportivo La Coruna sebagai pemain pinjaman. Garcia dan Maffeo yang keduanya berusia 20 tahun, sempat tampil namun kesulitan masuk tim reguler City musim lalu. Dalam beberapa musim terakhir, City bekerja sama dengan Girona dan pekan ini mereka sepakat untuk mengadakan pertandingan persahabatan pada 15 Agustus di Katalunya. Tiga hari sebelumnya City memainkan pertandingan pembuka kompetisi Liga Utama Inggris melawan klub promosi Brighton. Puasa Trofi Sementara manajer Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino mengakui kegagalan untuk merekrut pemain-pemain berkualitas di musim panas ini akan menyulitkan timnya untuk mengakhiri puasa trofi. Tottenham merupakan satusatunya klub Liga Inggris yang belum melakukan penambahan pemain pada musim panas ini. Ironinya bek kanan internasional Inggris mereka Kyle Walker pindah ke klub rival Manchester City. Semua tim yang diperkirakan akan menjadi pesaing Tottenham untuk mendulang gelar, telah memperkuat skuadnya. Pochettino mengatakan harapan untuk mengakhiri penantian sembilan tahun klub terhadap trofi bersandar pada meningkatkan persaingan di dalam tim. “Betapa Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan klub-

Aleix Garcia

klub yang berbeda telah berusaha untuk memperbaiki musim mereka? kata pria Argentina ini kepada media Inggris. “Menurut saya hal terpenting adalah mengetahui bahwa sekarang kami perlu untuk cerdas dalam mengelola ekspektasi dan bagaimana kami meletakkan tekanan terhadap pemainpemain kami sendiri.” Di bawah asuhan Pochettino, Tottenham berubah menjadi salah satu tim papan atas di liga, finis di peringkat ketiga dua musim silam dan menjadi runner up pada musim lalu, namun sang manajer mencemaskan bagaimana untuk menjaga para pemainnya tetap termotivasi. “Kami paham bahwa Dele Alli, Harry Kane, Christian Eriksen, (Eric) Dier, (Toby) Alderweireld merupakan pemain-pemain yang sangat bagus. Mereka ingin menang namun perlu merasakan tekanan untuk dapat sedikit berkembang setiap musim,” tambahnya. Ia menegaskan kembali keyakinannya bahwa ketua Spurs Daniel Levy akan memperkuat skuat, namun mengatakan Tottenham tidak dapat bersaing ketat dengan tim-tim kaya asal Manchester. “Yang jelas Daniel sangat ingin merekrut pemain seperti saya juga. Tipe-tipe pemain yang kami bicarakan tidak mudah untuk ditemukan,” ujar Pochettino. (kmb39/ afp/ant)

Bali Post/ap

Gelandang Liverpool Philippe Coutinho (kedua dari kanan) .

Coutinho dalam Incaran Barca

Munich Barcelona diyakini akan meningkatkan tawarannya lebih dari 100 juta pound untuk mendapatkan Phelippe Coutinho dari Liverpool. Namun, manajer Liverpool Jurgen Klopp, Rabu (2/8) kemarin, kembali menyatakan pemainnya itu tidak dijual. Barca semakin dekat melepas bintangnya, Neymar, ke Paris Saint Germain. Pemain asal Brazil itu hanya 43 menit saja menemui rekan-rekannya di lokasi latihan klub sebelum meninggalkan tempat itu. Media Spanyol melaporkan Neymar berpamitan sebelum pindah ke Prancis untuk membela klub Paris Saint Germain. Dengan nilai transfer Neymar mencapai 196 juta pound, maka Barca memerlukan pengganti untuk menyokong duet ujung tombaknya yakni Lionel Messi dan Luis Suarez. Selama ini, Coutinho menempati urutan pertama pemain yang ditarget klub Katalan itu. Koran Barcelona SPORT dan Mundo Deportivo berulang kali mengulas kualitas gelandang asal Brazil. Namun sayangnya, Barca gagal mendapatkannya setelah tawaran sebesar 72 juta pound ditolak pihak Anfield pada akhir musim lalu. Opsinya kini adalah menaikkan tawaran. Kalau pun sampai gagal mendapatkan Coutinho, Barca akan mengalihkan perhatiannya pada Ousmane Dembele (Borussia Dortmund), Angel di Maria (PSG) dan penyerang Moanco Kylian Mbappe. Koran Mundo Deportivo menyebut perburuan pemain pengganti Neymar itu disebut ‘extreme operation’ dengan Dembele menjadi target utamanya. Klopp pada konferensi pers usai Liverpool menekuk Bayern Munich 3-0, kembali menjelaskan bahwa Coutinho tidak dijual. Klub-klub diminta tidak usah membuangbuang energi untuk mendapatkan pemainnya. “Kalau sudah dikatakan sebelumnya bahwa dia ‘tidak dijual’, untuk apa lagi ditafsirkan? Kata ‘tidak’ artinya tidak ada interpretasi lain. Tidak ada kabar baru mengenai isu itu,” ujar Klopp. Seperti diketahui Klopp mengincar gelandang klub runner-up Liga Jerman RB Leipzig Naby Keita namun harga yang harus ditebus terlalu tinggi. Dengan menjual Coutinho, Liverpool memiliki modal untuk membeli Keita. (kmb39/afp/net)


OLAHRAGA

16

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Elga Tumpuan Raih Emas di Nomor BMX

Jakarta (Bali Post) Pembalap BMX putri, Elga Kharisma Novanda, akan menjadi tumpuan tim balap sepeda Indonesia untuk mendulang medali pada SEA Games 2017 di Malaysia, 19-30 Agustus mengingat performa atlet asal Malang ini terus meningkat. Manajer timnas balap sepeda Indonesia, Budi Saputra, di Jakarta, Rabu (2/8) kemarin, mengatakan cabang olahraga BMX selama ini konsisten menyumbang medali emas. Untuk itu peluang yang ada harus dimanfaatkan dengan baik meski persaingan bakal berlangsung ketat. “Ya, Elga kami harapkan dalam performa terbaik dan mampu menyumbang medali emas untuk Indonesia,” katanya di sela pengukuhan atlet SEA Games 2017 di Wisma Kemenpora, Jakarta. Menurut dia, saat ini pembalap BMX putra maupun putri terus digembleng dalam pemusatan latihan di Banyuwangi Jawa Timur. Bahkan, pembalap andalan Indonesia ini juga telah beberapa kali melakukan ujicoba internasional yang hasilnya pantas dibanggakan. Untuk sektor putri, Elga Kharisma Novanda yang merupakan peraih emas SEA Games 2013 itu akan didampingi oleh pembalap asal Jawa Barat, Cup Novianti. Sedangkan di sektor putra ada nama yang sudah asing lagi yaitu Rio Akbar dan I Gusti Bagus Saputra. “Kami akui persaingan bakal ketat, tapi kita harus optimistis pebalap kita bakal meraih hasil yang terbaik. Makanya kami terus memantau perkembangan semua atlet balap sepeda yang bakal dikirim,” kata Budi menambahkan. Selain dari BMX, Indonesia memang berpeluang untuk mengejar medali dari nomor road race putra-putri maupun track putra dan putri. Hanya, dari nomor tersebut persaingannya dinilai bakal lebih ketat karena negara lain termasuk tuan rumah fokus dinomor tersebut. Untuk road race putra, Indonesia akan mengandalkan pembalap yang sudah tidak asing lagi seperti Aiman Cahyadi hingga Robin Manullang yang merupakan peraih medali emas ITT SEA Games 2015 Singapura. Sedangkan sektor putri ada nama Yanti Fuchiyanti. Sedangkan untuk nomor track, Indonesia akan menurunkan nama yang sudah tidak asing lagi seperti pembalap senior Uyun Muzizah maupun Santia Tri Kusuma. Untuk putra ada nama Puguh Ahmadi yang sebelumnya merupakan pebalap BMX namun saat ini hijrah ke lintasan track. “Track, kita harus berusaha dengan maksimal. Bukan berat. Tapi persaingan akan jauh lebih ketat. Apalagi tuan rumah Malaysia memiliki pebalap-pebalap handal,” kata Budi menegaskan. Pembalap track asal Malaysia yang saat ini sedang naik daun yaitu Fatehah Mustapa untuk sektor putri hingga juara dunia keirin yaitu Azizulhasni Awang. Bisa dipastikan keduanya bakal menjadi batu sandungan bagi peserta balap sepeda nomor track. (ant)

PENGUKUHAN - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir (kanan) menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Chief de Mission (CDM) Kontingen SEA Games Indonesia, Aziz Syamsuddin pada upacara pengukuhan kontingen Indonesia untuk SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia, di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (2/8) kemarin. Indonesia memberangkatkan 534 atlet, 166 ofisial serta 55 perangkat pendukung pada SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus 2017.

Kontingen Merah Putih Dikukuhkan Jakarta (Bali Post) -

Komite Olimpiade Indonesia mengukuhkan Kontingen Merah Putih yang akan berlaga dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, di Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (2/8) kemarin. “Kami meminta atlet-atlet untuk membuat terobosan dalam prestasi sebagaimana rekanrekan mereka pada cabang bola voli yang masuk semifinal Kejuaraan Asia dan cabang renang yang menempati peringkat delapan besar dunia,” kata Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir dalam sambutan pengukuhan kontingen Indonesia. Erick berharap para atlet

terpacu untuk membuat letupanletupan prestasi dalam SEA Games di Malaysia setelah mengorbankan pendidikan, waktu, dan kerja keras selama mengikuti pelatihan nasional. “SEA Games merupakan sasaran antara menuju Asian Games 2018. Target kita memang berat, tapi kalau ada kemauan dari atlet semua dapat tercapai,” kata Erick. KOI, lanjut Erick, telah mem-

bahas persiapan keikutsertaan Indonesia dalam kejuaraan internasional multi-cabang yang akan diikuti pada 2018 bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). “Kami juga sudah memastikan kepastian anggaran bersama Satlak Prima, Kemenpora serta dukungan dari DPR RI dan KONI. Kepastian anggaran kontingen

Bali Post/ist

Benturan dengan Popnas

Renang Porprov Diusulkan Dimajukan

Denpasar (Bali post) Cabor renang Porprov XIII sedianya digelar di kolam renang Tirta Arum Blahkiuh, Badung, 18-22 September nanti. Akan tetapi, berbenturan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), di Semarang, Jateng, 14-20 September. Karena itu, Sekum Pengprov PRSI Bali Putu Sukertiya, didampingi Binpres Wayan Wiarta, mengusulkan kepada panpel Porprov, supaya cabor renang dimajukan menjadi 9-13 September. “Kami sudah mengajukan usulan kepada panpel Porprov, mudah-mudahan usulan kami disetujui,” tutur pria yang akrab disapa Pak Era ini. Disebutkan, Bali meloloskan tujuh perenang di Popnas. Mereka adalah Ni Nyoman Dewi Setiari, Ni Luh Made Citra Dewi, Putu Wirawan, Pande Made Iron Digjaya (Badung), Dewa Gede Anom Tanaya, Dewi Novita Lestari (Denpasar), serta M. Fauzan A (Buleleng). Namun ketujuh perenang ini juga bakal mengusung daerahnya masing-msing, pada hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. “Untuk cabor renang, para atlet langsung lolos ke Popnas, tanpa melalui Popwil. Sebab, catatan waktu perenang tingkat nasional, yang dipakai acuan,” jelas Pak Era. Diakuinya, sebelumnya Bali tak mengirimkan atlet ke Popwil maupun Popnas, karena keterbatasan dana. Bahkan, ada atlet yang siap berlaga ke Popnas, atas biaya sendiri. Namum, pihak Disdikpora akhirnya sepakat mengirimkan perenang pelajar Bali. ‘’Prestasi perenang Bali, untuk tingkat pelajar masih diperhitungkan di level nasional,’’ jelas Pak Era. (022)

dan Komandan Kontingen. Indonesia akan mengikuti 35 cabang olahraga dari 38 cabang olahraga di Malaysia pada 14-30 Agustus. Kontingen Indonesia berangkat ke SEA Games 2017 dengan dukungan anggaran Rp30,5 miliar dari APBN 2017, serta Rp11 miliar dari dukungan Satlak Prima. Namun, dua cabang olahraga hoki es dan ski es berangkat ke Malaysia atas biaya mandiri. Selain SEA Games 2017, Indonesia juga akan mengirimkan kontingen dalam ASEAN Paragames 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17-23 September. (ant)

Kemenpupr Bangun Lima ‘’Venue’’ PON Jayapura (Bali Post) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr) rencananya membangun lima venue cabang olahraga yang digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 di Provinsi Papua. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Yusuf Yambe Yabdi, di Jayapura, Rabu (2/8) kemarin, mengatakan pemerintah provinsi (pemprov) setempat telah berkoordinasi dengan Kemenpupr terkait pembangunan venue PON yang dibiayai APBN. “Lima venue yang akan dibangun Kemenpupera antara lain, venue

Aquantik, lapangan Hockey Indoor, pembangunan Istora Papua Bangkit, venue Cricket dan venue Velodrome,” katanya. Menurut Yusuf, kelima venue ini dibangun dengan anggaran APBN yang sudah dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo sebesar Rp 1,6 triliun dan akan dimulai pada 2018, di mana masuk dalam dana dekonsentrasi. “Dengan pembangunan lima venue ini oleh Kemenpupera, maka kami hanya tinggal mengurus masalah akomodasi, karena masalah pembangunan infrastruktur venue sudah tuntas,” ujarnya. Dia menuturkan meskipun

demikian, pihaknya berharap di akhir 2018 semua venue sudah selesai dibangun, sehingga dalam waktu dekat sudah bisa mengumumkan 38 cabang olahraga yang sudah diputuskan sementara akan dipertandingkan di lima wilayah cluster mana saja. “Selain itu, Kabupaten Keerom juga masuk dalam daftar untuk penyelenggaraan pertandingan cabang olahraga futsal,” katanya lagi. Sebelumnya, Pemprov Papua telah melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta mengenai pembiayaan infrastruktur PON XX pada 2020 di Bumi Cenderawasih. (ant)

Timnas U-19 Jalani Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Dewi Novita Lestari

itu untuk memastikan atlet-atlet Indonesia tidak terlunta-lunta,” tutur Erick. Komandan Kontingen (CdM) Indonesia dalam SEA Games 2017 Aziz Syamsuddin mengatakan kontingen Indonesia menargetkan capaian peringkat yang lebih baik dibanding hasil SEA Games 2015 yaitu peringkat lima. “Kontingen Indonesia akan dilepas oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara pada 7 Agustus,” kata Aziz. Kontingen Indonesia yang berkekuatan 755 atlet dan ofisial terdiri dari 534 atlet, 166 ofisial pelatih dan manajer, dan 55 orang perangkat pendukung dari KOI

Sleman (Bali Post) Timnas U-19 Indonesia menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta selama satu bulan dalam rangka persiapan menjelang berlaga pada Piala AFF 2017 di Myanmar. “Ini merupakan TC tahap akhir, ada sebanyak 30 pemain yang mengikuti program latihan ini,” kata pelatih Tim Nasional (Timnas) U-19 Indra Sjafrie, di Sleman, Yogyakarta, Rabu (2/8) kemarin. Menurut dia, TC yang dilakukan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini menjadi ajang terakhir kali bagi Garuda Nusantara sebelum mengikuti kejuaraan Piala AFF di Myanmar pada September 2017. “Pada TC tahap akhir ini, fokus latihan dititikberatkan pada segi taktikal, terutama soal penyelesaian akhir,” katanya. Ia menyatakan, sebelum bertolak ke Myanmar telah diagendakan empat kali uji coba melawan tim-tim lokal, yakni melawan PSS Sleman, PSIM Yogyakarta, dan Persebaya Surabaya. “Selain tiga tim tersebut, kami juga akan melakukan satu kali uji coba dengan tim lokal di Jakarta,” katanya lagi. Indra mengharapkan dengan TC terakhir di Yogyakarta ini, persiapan para pemain dapat semakin matang dan siap berlaga pada AFF dengan prestasi terbaik. Pada AFF 2017, Timnas U-19 akan berada satu grup dengan Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru, dan tuan rumah Myanmar. AFF 2017 akan digelar pada 4 hingga 17 September 2017. Traget Emas Manajer tim nasional sepak bola U-22 Indonesia, Endri Erawan, meminta timnya fokus sejak pertandingan awal SEA Games 2017, Malaysia, yang akan melawan

Thailand, demi meraih target emas. “Mudah-mudahan apa yang terjadi di Kualifikasi Piala Asia U-23 lalu tidak terulang. Ketika itu di laga pertama, anak-anak kurang fokus, tegang dan terlihat tidak menikmati pertandingan. Mungkin karena suasana turnamen,” ujar Endri di Jakarta. Yang dimaksud Endri adalah ketika Timnas U-22 Indonesia bertanding di kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok, Thailand, pada Juli 2017. Di laga awal kompetisi itu, timnas U-22 ditaklukkan Malaysia dengan skor 0-3. Itu menjadi satu-satunya kekalahan Indonesia di Bangkok karena di laga kedua timnas U-22 asuhan Luis Milla bisa menaklukkan Mongolia dengan skor telak 7-0 dan menahan imbang Thailand 0-0. Kekalahan dari Malaysia itu menjadi penyebab utama Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di Tiongkok, karena pada akhirnya hanya mengumpulkan empat poin di Grup H dan menempati posisi ketiga klasemen. “Dengan bisa mengendalikan

emosi, memainkan bola dengan tenang dan mengikuti instruksi pelatih, Indonesia berpeluang menang dari Thailand di pertandingan perdana SEA Games 2017,” tutur Endri. Dia melanjutkan, tim nasional U-22 akan berkumpul kembali pada Minggu (6/8) di Karawaci, Tangerang, untuk melakoni pemusatan latihan (TC) yang dimulai keesokan harinya. Timnas U-22 dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (12/8) dan akan melakoni laga pertama di Grup B pada Selasa (15/8) melawan juara bertahan SEA Games, Thailand pukul 15.00 WIB. Selain Indonesia dan Thailand, Grup B dihuni oleh Filipina, Timor Leste, Vietnam, dan Kamboja. Pertandingan kedua dilangsungkan pada Kamis (17/8) kontra Filipina, lalu dilanjutkan versus Timor Leste pada Minggu (20/8). Pertandingan Indonesia melawan Vietnam dan Kamboja masingmasing diadakan Selasa (22/8) dan Kamis (24/8). Partai final cabang olahraga sepak bola putra sendiri dilaksanakan pada Selasa (29/8). (ant)

Timnas Indonesia U-19.

Bali Post/ant

Bali Post/kmb

DI DIPTA - Para skuat Perseden Denpasar (kiri) bakal kontra melawan Persekaba Badung, dalam laga final Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (6/8) nanti.

Final Liga 3 Digelar di Stadion Dipta

Denpasar (Bali Post) Laga final Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, antara Perseden Denpasar meladeni Persekaba Badung, bakal digelar di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (6/8) nanti. Kepastian jadwal itu, setelah panpel menerima surat persetujuan peminjaman stadion oleh manajemen Bali United, Rabu (2/8) kemarin. Ketua Panpel Kompetisi Liga 3 Rayon Bali Gede Made Anom Prenatha, di Denpasar, Rabu (2/8) kemarin, mengemukakan, laga pemungkas antara Perseden melawan Persekaba digelar pukul 15.30, sedangkan perebutan juara III antara Putra Pegok kontra PS Gianyar, dilaksanakan pukul 13.30. ‘’Hanya tim juara yang berhak mewakili Bali ke putaran nasional,’’ sebut Anom Prenatha yang juga Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali ini. Dikemukakan, untuk Kompetisi Liga 2 Rayon provinsi se-Indonesia harus tuntas digulirkan sampai dengan akhir Agustus mendatang. ‘’Bagi tim juara Bali ke pentas nasional, dan kontestannya dari 34

provinsi,’’ jelasnya. Sejauh ini, Anom belum tahu wakil Bali bakal masuk grup mana. ‘’Yang jelas, sebelum putaran nasional digulirkan, didahului dengan pertemuan manajer (manager meeting) tim yang lolos, berikut pengundian (drawing) grup,’’ terang dia. Menurut dia, tercatat tiga tim urutan tiga besar, otomatis promosi ke Liga 2, pada musim kompetisi tahun depan. Bahkan, kemungkinan ada tambahan tiga tim lagi yang naik ke Liga 2, melalui babak play-off. Sedangkan bagi tim yang tetap bertahan di kasta Liga 3, usianya U-19 pada musim kompetisi mendatang. ‘’Sebab, tahun depan juga digulirkan Liga 4 yang usianya U-16,’’ ungkap Anom. Sedangkan Liga 2, kata dia, usianya U-23. ‘’Jadi, bagi tim yang mengikuti kompetisi tahun depan, tidak ada lagi variasi komposisi pemain di lapangan hijau, seperti kompetisi tahun ini, tetapi merata dalam batasan usia yang sama. Hanya, Kompetisi Liga1 yang bebas usianya, karena sudah dianggap semipro,’’ terang dia. (022)

Gianyar (Bali Post) Perhelatan Porprov Bali XIII/2017, di Gianyar, diawali cabor bola basket di GOR Kebo Iwa dan sepak bola, di Stadion Kapten Wayan Dipta, persisnya pada 31 Agutus mendatang. Pembukaan hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali, dipusatkan di Stadion Kapten Wayan Dipta, pada 17 September nanti. Sekum KONI Gianyar Made Erawan, di Gianyar, Rabu (2/8) kemarin, menjelaskan, kondisi Stadion Dipta harus steril sepuluh hari menjelang pembukaan. ‘’Kami harapkan Stadion Dipta steril sejak 7 September, kemungkinan Bali United juga menggunakan

stadion di luar Bali, saat menjamu tim lain,’’ tutur Erawan. Dikemukakan, untuk cabor sepak bola babak penyisihan mulai 31 Agustus sampai dengan 7 September. ‘’Sementara basket 31 Agustus hingga 13 September,’’ ujarnya. Bagi tim sepak bola yang lolos, babak berikutnya dilanjutnya sampai dengan menjelang penutupan Porprov. Dia mengakui, sampai saat ini, kondisi tempat pertandingan (venue) sudah rampung 90 persen, dan sisanya 10 persen lagi, diharapkan bisa tuntas pada akhir Agustus nanti. ‘’Kami akan mengebut menyelesaikan bangunan venue dalam sisa waktu sebulan ini,’’ kata Erawan. (022)

Porprov XIII Diawali Basket dan Sepak Bola


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Kontraktor diDps Membutuhkan “Dcr Sgr!!Checking&SPG di Nusa Dcari Karyawan Utk di Showroom Supervisor Lapangan,Logistic Dua,Seminyak&Ubud,Gj 2.250+Bns BsNyetir+Cuci Mbl,081246769449 B.BP.001.08.17.0000146 B.BP.141.08.17.0000137 QS/Estimator(SMK,D3/S1 Teknik Hub.082145548444 (Pak Leo)” Dibutuhkan Segera Posisi Dcr 2 Wnt Tkg Jarit yg Pnglmn B.BP.004.08.17.0000045 Sipil/Arsitektur,Peng Min.2Th Receptionist Wanita atau Pria *Dibthkan SPG & Admin Syarat Bs u/Tailor Gj Blnn 081999958825 Dibidangnya).Kirim CV ke: B.BP.001.07.17.0002133 yang Berpengalaman, Lamaran di BhsInggris,Komputer Penampilan accounting@pansa-karya.com Dcr Arsitek u/SupervisorInterior bawa ke Shambala Spa. Menarik & Aktif 081999661557 UUp.Dewi Hub.0361-8947645/47 E:adhyara@gmail.com/9347196 B.BP.166.08.17.0000141 DiBelakang Rahayu Restaurant, B.BP.145.08.17.0000117 B.BP.001.08.17.0000121 2Administrasi Property Pemogan Jln.Monkey Forest Ubud Gianyar Cr SPG/SPB,Sales,Adm,Teknisi Dcr Drafter(bisa Sketchup/3D Hub.082145955086 081337225559 Prsh Alat Fitness.Lam&wwcr lsg Tlp:(0361)4792229/082144187039 max) Hub:081337029091 B.BP.001.07.17.0002334 B.BP.004.08.17.0000042 Jl.Diponegoro 135/5 Dps.223516 B.BP.001.08.17.0000036 B.BP.001.08.17.0000020 Bth 15 lls SMU-S1 utk guru PG/TK. Dibutuhkan Segera Drafter Dcr Driver Villa Berpengalaman Ada training.Langsung krj Dicari Sopir untuk Perusahaan untuk Kontraktor,Hub: bisa Bhs Inggris/081237576680 0361-4714827 / 081916233011 Hub.Jl.Gadung No81 Kreneng,Dps Hub:085857153581/0811380028 B.BP.101.08.17.0000129 B.BP.821.08.17.0000088 B.BP.001.08.17.0000043 B.BP.004.08.17.0000136 Dcr Karyawati Toko Perak di Bth Cpt Kryw/ti Bag.Marketing Job Vacancy. The Griya Villas “Dcr Staff Pria 17-23Th,Gaji Seminyak Umur 20-30th Bahasa Min.SMA/K Max.30th.Lamrn Bawa Bunutan,Abang,Kr.Asem. Dicari 1,5-2,5Jt H.081802777997" Inggris Hub: 085739912100 ke CV.Fadara Jl.Sangga Buana B.BP.004.07.17.0002333 CDP, Sous Chef, Chef. Kirim CV B.BP.001.07.17.0002310 Email: info@thegriya.com No.67 Monang-Maning Dcr PRT Wnt 25-35Th Gj 2Juta Join us! PT.Clipan Finance B.BP.001.08.17.0000114 B.BP.012.07.17.0002305 Tinggal dalam Hub.082146808888 Dibuka: Staff Surveyor(CMO) Dcari Karyawati Fotocopy/Print Bth Sopir Pribadi bs Matic B.BP.001.08.17.0000147 & Supervisor,Umur Max.30Thn, Usia Min 40Th,Jujur,Rajin Hub Hb.Wineebali,Jl.Hym Wuruk 71D !!Dcr Staff Administrasi & Sales Jl.Buluh Indah 789 Dps Brpengalaman,Info:081212420396 081936247579 Gj 2,3Jt+Bonus H:081337553373

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.005.08.17.0000148

B.BP.001.07.17.0002313

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dicari Waiter/ss,Chef & PRT(utk Pribadi)082247191953

B.BP.166.08.17.0000139

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

� � � �

Dibutuhkan Karyawn/i AdminisDicari Tkng Patrun & Tkng trasi SMA/Sedrajat di CV.Jaya Jarit Penglmn Hub.081236440745 B.BP.001.07.17.0001778 Tunik Mandiri Hub:087860146777 B.BP.001.08.17.0000104 B.BP.001.08.17.0000091 Dcr Sgr Tng Garden u/di Hotel Dicari Waitress u/Restoran di Dibutuhkan Perawat / Bidan Hub:Diponegoro 51 Dps T:228872 Sanur Gj 1.6Jt H.081338291806 B.BP.001.08.17.0000122 B.BP.001.08.17.0000094 Hub:Bali Medical Service Dcr Penanggung Jwab Teknis utk Dcr Sopir SIM B1 Berpengalaman Jl.Padma Utara Legian Kuta Tinggal Dalam 087862163222 Pabrik Kosmetik Min.D3 Farmasi B.BP.154.07.17.0002360 B.BP.001.08.17.0000082 Dicari PRT Paruh Waktu Daerah Memiliki STR Hub.08123803628 B.BP.004.08.17.0000116 Dcr Supervisor&Logistik u/Proyek Teuku Umar Hub.082148443595 SPG for silver & accesories. E:adhyara@gmail.com/9347196 B.BP.001.08.17.0000097 Good English&experiences.Sanur B.BP.001.08.17.0000120 Dicari Therapist wanita Pglmn/ 08113866371/Kuta:08113866372 Dcr Teknisi&Asisten,SMK Elekttidak berminat SMS 0811399109 B.BP.821.08.17.0000087 ro/Listrik max25Th 08123643659 B.BP.154.07.17.0002265 Sgr Accounting D3/S1,Exp 1thn, B.BP.001.08.17.0000099 Pizza Hut Bali membutuhkan KarEnglish,CV:hrd@kapitmas.com Dcr Tng Sopir Srbtn&Sales,Gj yawan/ti Berpenampilan Menarik B.BP.001.08.17.0000131 2,4Jt+Bns&Tdr dlm.081237808080 Tinggi badan Pria Min.165CM,WaUrgent HK u/Villa Phone:847662 B.BP.001.08.17.0000128 nita 155CM,Umur 18-22Thn.Gajih 6 info@thebuahbali.com Dcr karyawan Kurir,Marketing, Minimal 2,1Jt,Catering, JamsosB.BP.001.08.17.0000096 berpnglmn Hub.sgr:081236078027 tek,Asuransi Kesehatan & Bonus Ymh Bisma dicr:1.Sopir SIM B1 B.BP.001.07.17.0002365 Lamaran dibawa langsung ke Karyawati Min SMA,SIM C,Gaji 2.Mekanik 3.SMA/SMK Pizza Hut Terdekat. Tinggi Hub Jl.BuluhIndah789Dps Hub.T.Umar 142 Dps Dcr Llsn SMU 18-23Th u/Kru Bandara.Ada Diklat 081337380006

Dcr Kolektor(L)Max35Th Hub: Indohome Finance Cokroaminoto 165 Ubung Hub:0361-429047

B.BP.001.08.17.0000102

B.BP.001.08.17.0000103

Dibutuhkan kasir 3 orang Hub: Royal Palace Jl.Diponegoro 180 Telp:0361-257813/14 B.BP.001.08.17.0000111

B.BP.001.08.17.0000093

B.BP.005.08.17.0000149

B.BP.001.08.17.0000085

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Inova G Diesel’2015 AT Bedugul 107 Sidakarya 082147274698

Dijual Tanah 3,2A Jayagiri IX harga 1,3M nego H.0811387484

Kijang Innova V Th’2013 AsBali Tgn1 Hub.081238116467

B.BP.141.08.17.0000125

Jual Tnh 3560m2 Pnggir Jl Arah Wisata Kawah Ijen Banyuwangi Hub:0817752415191/081233650233

B.BP.001.08.17.0000133

Kv.1Are Krtamulya 450Jt Sdkrya Jl.5mtr Hub:085935203897 strgs

Ov Krdt Avanza Type E Putih’16 ada IjinPariwisata,08179797508

B.BP.001.08.17.0000142

Tnh Kav 1A-an Jl 4,5m,Jl.Pertulaka Penatih Dps,085103816888

B.BP.005.08.17.0000150

B.BP.001.08.17.0000143

Mobilio’2014 EMT Pth Smst Baru Swift ST’11M/T Putih AsliBali Low KM AsBaliTgn1/081353072222 Sangat Terawat HP.08124682119 B.BP.001.08.17.0000113

B.BP.001.08.17.0000145

BUC Grand Vitara JLX’11 Istmw Velk Racing 185Jt 081999567481

JEEP

***Matahari Auto Gallery*** ***Telp.081999315168*** *Wrangler Rubicon’2013 FullVar *Mazda CX 5 Th’2014 Istimewa *Mercedes C250 Avangarde Th’2016 KM4Ribu Seperti Baru *Vellfire Th’2011 Hitam AsBali

B.BP.166.08.17.0000138

Ertiga GL’14 Hitam,asli DK,Low KM,(142Jt)081999750009 TT/Krdt TOYOTA

B.BP.141.08.17.0000126

Avanza G’09M/T Silver AsliBali Istimewa Sekali T.081353981060

Over Krdt Nissan Serena HWS’10 Dp35Jt Sisa 40 bln.08199988181

Avanza G’11 Slvr AsDK Orgnl Hr 127Jt Ng Hb:0818554339 NusaDua

B.BP.001.08.17.0000107

AC

Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Hlg BPKB A6192165-J DK9774SE TgglVila Ruko Pool081337099764 AN:Sudarsono & BPKB A8762842-O B.BP.166.08.17.0000140 DK143EE AN:Tri Agung Hartono

B.BP.001.07.17.0002311

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

B.BP.101.08.17.0000127

Dp Suka-Suka Rumah Lantai 2 di Denpasar,Hub:08123983100

B.BP.001.07.17.0002008

RAJA BUNTU

SERVICE MAMPET

ATASI :

WC 081338013066 Garansi 1 bulan

B.BP.001.07.17.0002181

KEHILANGAN Hlg BPKB D4190528-G DK784XF AN I Ketut Suardana Nosin:DA77912

DIJUAL TANAH B.BP.001.08.17.0000080 3,70are Jl.Tkd.Badung, LB.Jln. Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Tlh Hilang BPKB No.I04691011-O PondokCitra Pmogan 08123871809 8mt,sdh aspal Hub.082145270447 DK1427FI An.Ni Kdk.Listiari,SS

BIRO JASA

WC

B.BP.164.07.17.0002354

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

Perum Permata Hijau Jln.raya Dalung Abian Base,081337283254 081338791301,081237449024

BIRO JASA

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

GARANSI

B.BP.001.08.17.0000132

BIRO JASA

B.BP.001.08.17.0000105

SERVICE

KERJASAMA **Alya Spa Muslimah** On Call Service for Ladies Only (Villa/Hotel/Home)085739959672

B.BP.001.08.17.0000135

PRIVATE Jasa Les Privat Semua Mata Pljran SD/SMP/SMA 085739959672

B.BP.001.08.17.0000134

BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Bulanan NPWP SIUP 081338344155

B.BP.001.07.17.0002123

SERVICE

SERVICE Service Bergaransi Kerja ditempat

M.CUCI KULKAS FRESEER W.HEATER CHILLER

AC

ALUMINIUM

082339189900 C.0002241-srv

SPA

242389 / 081236774491

C.0001941-BRJ

DWIJAYA TEKNIK SERVIS AC & KOMPOR GAS MENERIMA PANGGILAN SERVIS :

KULKAS BONGKAR PASANG M.CUCI CHILER W HEATER FREEZER BERGARANSI

AC

085935324152 081338192225 C.0002128-srv

PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP SIGRA XENIA

RUPA-RUPA

CENTRAL JAYA

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

DP DP Jt-an READY K C PROSES CPT & MUDAH STO FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

8

C.0002125-mbl

B.BP.001.08.17.0000084

B.BP.001.07.17.0002051

B.BP.001.08.17.0000144

NISSAN

B.BP.001.08.17.0000109

Djl Rmh T.45,lokasi Sading,Br Puseh,LT.107M,Air Sumur pompa Hub: 081 338 3434 75, BU

TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598

BENGKEL LAS

B.BP.001.08.17.0000092

B.BP.001.08.17.0000095

B.BP.001.08.17.0000130

FOTOCOPY

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

DIJUAL RUMAH *****Rmh Mewah Golden Gate Kepaon T170/B200-Rp3M.0811395806

SUZUKI

GEBYAR DAIHATSU JULI READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan

B.BP.001.07.17.0002329

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

HONDA

DIJUAL MOBIL

SERVICE

B.BP.001.08.17.0000119

B.BP.001.08.17.0000106

11Jt-an

PICK-UP DP

5Jt-an

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA

0821 4505 4252 / 0822 4445 9698 C.0001504-MBL


EKONOMI

18

Garuda Tawarkan 2,6 Juta Kursi Promo

Jakarta (Bali Post) – Maskapai Garuda Indonesia menawarkan 2,6 juta kursi dengan harga tiket promo dalam Garuda Online Travel Fair Fase II yang akan diselenggarakan mulai 3-9 Agustus 2017. “Kita menyediakan 2,6 juta kursi untuk bisa dibeli secara online (daring) di situs garuda atau channel (saluran) lainnya dalam periode sekitar seminggu,” kata Direktur Utama garuda Indonesia Pahala N. Mansury dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu kemarin. Pahala mengatakan pihaknya juga menyediakan diskon hingga 85 persen untuk tiket-tiket tertentu dan hanya bisa didapatkan di jam-jam tertentu. Sebagai contoh, untuk tiket Jakarta-Labuan Bajo dihargai Rp 2,2 juta, Jakarta-Raja Ampat PP Rp 1,9 juta dan Jakarta-Medan PP Rp 1,2 juta. Dia menambahkan jangka waktu masa berlaku tiket tersebut, yakni hingga enam bulan ke depan. Dengan adanya penjualan tiket murah lewat pameran perjalanan yang digelar setiap tahun tersebut, dia mengaku hal itu bisa berkontribusi terhadap pendapatan, meskipun skalanya masih kecil. “Kita

berharap total penjualan Rp 180 miliar dalam GOTF ini, dibandingkan dengan keseluruhan penjualan kita satu tahun ini, sekitar Rp 3 triliun, tentunya kecil,” katanya. Dia mengaku GOTF itu pun turut berkontribusi dalam membantu memulihkan keuangan perusahaan yang saat ini masih dilanda kerugian, yaitu Rp 3,7 triliun. “GOTF dan GATF ini kita selenggarakan untuk meningkatkan target penjualan, bukan hanya di periode ini dan mendorong adanya pembelian tiket oleh masyarakat,” katanya. Selain itu, Pahala menilai tren penjualan di Semester II lebih baik dibandingkan di Semester I karena pergerakan penumpang lebih meningkat dalam bepergian karena didukung banyaknya hari libur. Pahala mengatakan dalam GOTF 2017 Fase II ini, pihaknya menawarkan menyiapkan lima rute domestik dan lima rute internasional unggulan, yaitu untuk rute domestik di antaranya Denpasar, Padang, Balikpapan, Lombok dan Labuan Bajo, sementara untuk rute internasional yaitu Melbourne, Seoul, Singapura, London, dan Hongkong. (ant)

BSN Berharap Produk Pangan ’’Go Global’’ Jakarta (Bali Post) Kementerian atau Lembaga serta pihak lain untuk semakin meningkatkan kontribusi dan kemampuannya dalam penyusunan standar internasional, sehingga produk pangan Indonesia tidak hanya dapat menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, tapi dapat diterima di pasar internasional alias go global. Demikian harapan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya, Rabu (2/8) kemarin. Momentum terpilihnya pakar pangan Indonesia, Purwiyatmo Hariyadi sebagai Vice Chair Codex Alimentarius Commission (CAC), dikatakan Prasetya, sebagai langkah strategis agar produk pangan Indonesia tidak dipandang sebelah mata, dan dapat bersaing dan diterima masyarakat dunia. “Prestasi ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus kesempatan bagi Indonesia untuk semakin berkiprah dan memberikan warna dalam forum standar pangan internasional,” papar Prasetya. CAC merupakan badan internasional yang dibentuk PBB di bawah Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO) yang diberi mandat untuk mengembangkan standar pangan dan teks

terkait dalam rangka melindungi kesehatan konsumen dan memfasilitasi perdagangan pangan internasional yang fair. Saat ini, keanggotaan Codex yang diwakili oleh pemerintah telah mencakup 188 negara, satu Organisasi Internasonal (European Union) serta organisasi internasional nonpemerintah yang bertindak sebagai observer. Sebagaimana diketahui, standar, pedoman, rekomendasi, dan teks lain yang terkait di bidang pangan ditetapkan oleh CAC secara konsensus berdasarkan data ilmiah untuk memastikan pemenuhannya terhadap persyaratan keamanan pangan. Dalam perdagangan pangan internasional, ungkap Prasetya, standar Codex merupakan referensi bagi negara anggota WTO dalam melakukan harmonisasi standar atau regulasi di bidang pangan, dan menjadi acuan apabila terjadi perselisihan (dispute) dalam perdagangan internasional. Purwiyatno Hariyadi terpilih sebagai ViceChair Codex Alimentarius Commission (CAC) dalam pemilihan yang dilaksanakan pada sidang CAC ke-40 di Jenewa, Swiss, 17-22 Juli 2017 lalu. Posisi Vice Chair CAC diperebutkan antara wakil dari Indonesia, Lebanon, PNG, dan UK. (010)

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Pelaku Pasar Ragu Perbaikan Ekonomi AS

Jakarta (Bali Post) – Ekonom senior Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, menilai lesunya konsumsi masyarakat dan swasta domestik saat ini karena meningkatnya ketidakpastian dari ekonomi global, terutama karena menurunnya prospek perbaikan ekonomi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Menurut Tony, masyarakat dan dunia usaha saat ini menahan konsumsi dan lebih memilih mengendapkan dananya di perbankan atau instrumen lain di pasar keuangan. “Itulah alasan kenapa penjualan barang-barang konsumsi itu turun, kuncinya terletak pada kepercayaan diri konsumen,” ujarnya dalam paparan ekonomi di rangkaian “Wealth Wisdom Bank Permata 2017” di Jakarta, Rabu kemarin. Indikator perekonomian AS, kata Tony, yang menjadi pemicu meningkatnya ketidakpastian saat ini. Saat Donald Trump baru saja dilantik menjadi Presiden AS pada Januari 2017, ketidakpastian ekonomi global sebenarnya mereda, yang ditunjukkan dari perbaikan nilai saham, seperti yang terjadi di bursa saham di New York, AS. Tony mengutip kajian Standard and

Poors terkait naiknya harga saham sebesar 3,8 persen ketika Trump baru saja dilantik jadi Presiden AS. Namun, data penyerapan tenaga kerja di AS, ditambah dinamika politik yang semakin mempersulit gerak Trump saat ini, membuat pelaku pasar semakin ragu terhadap perbaikan ekonomi AS. Misalnya, indikator penyerapan tenaga kerja (non-farm payroll) di AS pada Maret 2017 kembali turun menjadi 50.000, setelah pada Januari 2017 naik menjadi 216.000 dari Desember 2016 yang sebesar 155.000. “Kemarin itu istilahnya saat baru dilantik, AS masih bulan madu, tapi kita tidak tahu sampai kapan?,” kata dia. Tony mengatakan meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada triwulan II 2017 saat ini juga menjadi bukti banyaknya masyarakat dan

dunia usaha yang menahan konsumsi dan lebih memilih menampung dananya di perbankan. “Di sisi lain walaupun DPK naik, kredit tetap melambat, tetap bertumbuh hanya satu digit, karena memang permintaan kreditnya belum banyak,” ujar dia. Data Analisis Uang Beredar BI menyebutkan pertumbuhan kredit perbankan pada Juni 2017 memang melambat menjadi sebesar 7,6 persen (yoy) dibandingkan Mei 2017 yang sebesar 8,6 persen (yoy). Namun di semester II 2017, Tony meyakini konsumsi ekonomi domestik dapat segera pulih, salah satunya jika ditopang perbaikan belanja pemerinah dan juga realisasi pembangunan proyek infrastruktur. Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2017 akan sebesar 5,1 persen (yoy). (ant)

Koperasi Kubu Gunung akan Kelola Hotel di Buleleng

Bali Post/may

UPACARA - Sejumlah tokoh hadir dalam upacara Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya Koperasi Kubu Gunung. KOPERASI Kredit (Kopdit) dan Koperasi Jasa Kubu Gunung melaksanakan upacara Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya pada Selasa (1/8). Hadir pada acara tersebut Deputi Produksi dan Pemasa-

ran Kementerian Koperasi dan UMKM dan pejabat dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi

Bali, Gede Indra, mengatakan, Kopdit Kubu Gunung dimasukkan dalam koperasi skala besar. “Kopdit Kubu Gunung volume usahanya kan sudah Rp 158 miliar, anggotanya 5.600,” bebernya. Anggotanya pun hampir 95 persen aktif baik aktif menabung dan aktif meminjam kredit. Dengan adanya Kopdit Kubu Gunung diharapkan dapat membawa inspirasi dan motivasi bagi koperasi yang lain. “Jadi, koperasi skala besar menjadi contoh bagi koperasi lainnya di Provinsi Bali baik dari sisi kompetensinya, dari sisi online, mutu pelayanan, dan lain sebagainya,” imbuhnya. Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM, I Wayan Dipta, mengatakan, Koperasi Kubu Gunung merupakan koperasi di tingkat provinsi sehingga pengurusan aktanya/badan hukumnya di tingkat provinsi. Koperasi ini diharapkan bisa

menjadi contoh dalam rangka perkembangan koperasi di Bali. “Koperasi ini cukup baik karena omzetnya sudah Rp 157 miliar. Meskipun koperasi jasanya baru berkembang. Mereka kan mengawal untuk pariwisata,” ujarnya. Seperti Hotel Zizz yang juga kantor Koperasi Kubu Gunung. Selanjutnya, Koperasi Kubu Gunung akan mengembangkan hotel di Singaraja untuk eco tourism. Pihaknya berharap semakin banyak koperasi hebat seperti Koperasi Kubu Gunung. Dengan munculnya koperasi di bidang pariwisata ke depannya diharapkan bisa menjadi contoh perkembangan koperasi di Bali. Di Bali ada 3 koperasi yang mengelola hotel yaitu di Jembrana, Ubud, dan Denpasar. Bali yang merupakan tujuan wisata. Sehingga jika koperasi dapat mengelola hotel menurutnya sangat bagus. Karena koperasi anggotanya adalah individu, jadi akan semakin banyak orang yang sejahtera. Koperasi Kredit dan Koperasi Jasa Kubu Gunung, kemarin, melaksanakan upacara Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya. Rangkaian acara dari awal adalah ngajegang dilanjutkan dengan negtegang, dan upacara mendak bhatara tirta. Di samping melakukan upacara mendak bhatara tirta, juga dilakukan caru manca kelud. Tujuan dari upacara caru manca kelud adalah untuk mengubah mindset manusia khususnya anggota Koperasi Kubu Gunung. “Mindset yang diharapkan adalah, apa yang harus kita persembahkan untuk ibu pertiwi,” kata Ketua Panitia Putu Suka Adha. Setelah upacara pembersihan dengan melakukan caru dilanjutkan dengan ngenteg linggih. “Negtegang Ida Batara agar koperasi ini berkembang dengan baik sesuai dengan keinginan anggota, termasuk kita mempunyai suatu paham pemikiran yang benar-benar murni untuk menyejahterakan anggota,” terangnya. (ad159)


19

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

Media Eropa Dari Hal. 1

Bali Post/ade

DEMO KPK - Sejumlah demonstran membawa ayam jago sebagai simbol agar KPK lebih jago, di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8) kemarin. Mereka mendesak KPK untuk mengusut kasus-kasus korupsi besar di Indonesia.

Kerja Pansus Angket KPK Dibatasi Hingga 28 September

Jakarta (Bali Post) Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan akan bekerja lebih giat lagi untuk memenuhi target penyelesaian pansus dalam mengevaluasi kinerja KPK. “Kita dibatasi waktu sampai 28 Sepetember, kita akan jalankan ini. KPK sudah banyak merespons pernyataan Pansus di media, kalau sudah seperti ini ke depan kita akan layangkan surat untuk duduk bersama membahas,” kata Agun Gunandjar Sudarsa saat menyerahkan hasil sementara kerja Pansus kepada sejumlah pihak di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/8) kemarin. Agun menjelaskan Pansus Angket KPK masih terus mengumpulkan fakta dan bahanbahan dari semua pihak berkompeten antara lain sejumlah pakar di bidangnya, ahli hukum, mantan Komisioner KPK, dan Komisioner KPK di periode saat ini termasuk Ketua KPK Agus Rahardjo. Menurutnya, bahan yang dimiliki saat ini masih berupa bahan yang akan diklarifikasi dan ditindaklanjuti langkah

selanjutnya. “Dari pertama saya ditunjuk menjadi ketua, saya selalu katakan Pansus Angket KPK tidak akan menutupi segala sesuatu, hal yang akan kita kerjakan yang sifatnya terbuka pasti kita beritahukan,” kata Agun. Namun, dirinya sangat menyayangkan rendah aspek pemberitaan, yang menyebabkan kebutuhan informasi publik untuk mengetahui secara detail menjadi sangat rendah. Maka dari itu, ia berharap informasi yang disampaikan Pansus Angket dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat dan segera mendapat respons positif dari KPK. “Kami berharap KPK bisa terbuka, saling menghargai, saling menghormati kewenangan lembaga masingmasing. Jangan dilandasi iktikad buruk untuk melemahkan atau menghancurkan,” katanya. Politisi dari Golkar itu mengatakan Pansus dibuat bukan berdasarkan satu kasus atau kepentingan partai, namun memang untuk melihat secara utuh bagaimana KPK menjalankan kewenangannya selama 15 tahun. (kmb4)

Jokowi Mengalir Dukungan

Bentuk Kepuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Jakarta (Bali Post) – Setelah Golkar menyatakan dukungan terhadap pencaloan Jokowi pada Pilpres 2019, kini Perindo juga melakukan hal yang sama. Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengindikasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo sebagai Capres 2019. Terhadap hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengingatkan bahwa partai politik yang boleh mengusung Joko Widodo untuk Pemilu Presiden 2019 adalah partai yang pernah mengikuti Pemilu 2014, sesuai dengan UU Pemilu yang mensyaratkan angka presidential treshold 20-25 persen. Dia mengatakan parpol baru bisa bergabung dan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019, namun tidak berstatus pengusung. Menurut dia, dukungan terhadap Jokowi bukan sekadar deklarasi, namun harus ditopang dengan kerja mesin politik. “Apabila ketentuan presidential treshold belum dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi maka parpol baru bisa bergabung dan hanya sebagai pendukung seperti di Pilkada,” kata Baidowi. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan semakin banyaknya dukungan partai politik kepada Joko Widodo untuk pencalonan presiden pada 2019 menunjukkan bentuk kepuasan terhadap kinerja pemerintah saat ini. “Tentunya karena Presiden incumbent dan baru satu periode, beberapa parpol kalau kemudian memberikan dukungan kembali ke Presiden, ini kan menunjukkan adanya kepuasan yang tinggi terhadap Presiden,” kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu kemarin. Ia menambahkan, saat ini memang kalau dilihat kepuasan masyarakat kepada kinerja Presiden tergolong cukup tinggi. Oleh karena itu, kata dia, kalau kemudian ada yang memberikan endorsement, apresiasi, dan dukun-

05.00 Gayatri Mantra

05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilkan Tenaga Profesioanal & berkarakter (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Krisna Sudama 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Gong Kebyar SMA 3 Denpasar 10.05 Lejel Homeshopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Folk Song 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Pendidikan yang Menghasilakn Tenaga Profesioanal & Berkarakter (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali

gan maka itu menjadi kewenangan Presiden sepenuhnya. Pramono sendiri melihat fenomena pemberian dukungan tersebut disebabkan karena dalam pemilu mendatang Pilpres dan Pileg digelar bersamaan. “Karena memang pemilu sekarang ini, Pilpres dan Pemilu Legislatif kan itu berjalan bersamaan. Sehingga kemudian prosesnya kalau dilihat dari apa yang sudah dipersiapkan oleh KPU dari waktu dan sebagainya, ini memang membuat yang disebut tahun politik itu menjadi lebih maju sedikit dibandingkan dengan yang lalu. Karena ada urusannya di mana pemilu itu berjalan bersamaan,” katanya. Namun, Pramono menekankan hal itu tidak memengaruhi kinerja kabinet karena para menteri tetap bekerja seperti biasa. “Ya para menteri di kabinet akan bekerja seperti biasa dan mereka tentunya tidak perlu terpengaruh dengan proses tahun politik yang saat ini sedang berlangsung karena tantangan untuk bisa melakukan perbaikan ekonomi, itu menjadi salah satu hal yang oleh Presiden saat ini betul-betul menjadi perhatian beliau. Sebab, beliau ingin pada tahun 2017, 2018, dan 2019, pertumbuhan ekonomi kita lebih berkualitas, lebih baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya. Ia juga mengatakan, adanya dukungandukungan parpol yang bahkan sebelumnya berseberangan dengan Presiden Jokowi menunjukkan bahwa politik di Indonesia berjalan sangat dinamis. “Dalam politik kita kan sangat dinamis dan politik kita kan politik yang blocking-nya permanen. Hal itu terbukti, misalnya dalam pilkada. Di setiap daerah bisa berubah-ubah dan sangat dinamis. Ini menunjukkan bahwa ada kedewasaan dalam politik kita sebenarnya. Kalau kemudian yang dulu berseberangan lalu bergabung menurut saya hal yang biasa-biasa saja. Bukan hal yang istimewa,” kata Pramono. (ant)

Kamis, 3 Agustus 2017 13.30 Taksu : Nyoman Wenten, Panggilan Jiwa Berkesenian 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis : Bercocok Tanam Sawo di Halaman Rumah 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Desa Adat Sedang – Abiansema 17.30 Taman Sari : TK Hindu Yowana (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak 21.35 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi : Manfaat Bunga Gumitir 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : Calonarang Desa Satra Klungkung (4) 23.00 Lila Cita : Calonarang Anyarsari Negara (4)

Neymar meneken kontrak baru di Barcelona yang berlaku sampai 2021 pada Oktober, di mana klausa buy-out dia naik sampai lebih dari dua kali lipat biaya transfer terbesar sepanjang sejarah sepak bola. Kepindahannya ke PSG telah disebut-sebut sejumlah media Eropa, namun belum dapat diselesaikan. Barcelona mencuit tidak lama setelah laporan radio itu bahwa Neymar tidak berlatih pada Rabu dengan izin dari pelatih. Pada cuitan lain yang terbatas pada pers olahraga, klub mengatakan ia hengkang namun tidak memberi detail lebih lanjut. Cuitan itu dikonfirmasi oleh juru bicara kepada Reuters. Sumber-sumber media di seantero Eropa melaporkan bahwa Neymar kini akan menuju ke Paris untuk meneruskan negosiasi-negosiasi pada kontrak berdurasi enam tahun yang bernilai

lebih dari 550.000 euro per pekan. Pemain 25 tahun ini baru kembali ke Spanyol pada Selasa setelah perjalanan ke Tiongkok dan Timur Tengah. Neymar begitu aktif di media sosial, berbagi kutipan Perjanjian Baru (Filipi 4:11) di Instagram yang berkata, “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.’’ Neymar direkrut Barcelona dari klub Brazil Santos dengan transfer senilai 57,1 juta euro, meski belakangan terungkap bahwa biaya transfer sebenarnya mendekati 100 juta euro, demikian Reuters melaporkan. (ant)

Seluruh Masyarakat

Dari Hal. 1

Kemenpar telah mempromosikan Bulfest ke luar negeri, dengan menggandeng beberapa maskapai penerbangan. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar seluruh masyarakat, membangun rasa memiliki terhadap seni budaya di Buleleng. “Ke depan, kami mendorong agar para penglingsir, orang tua, ikut tampil pada ajang Bulfest. Yang lebih penting lagi kalau tidak ada rasa memiliki, semua tidak ada artinya,” jelasnya. Putu Ngurah menambahkan, selama ini berbagai macam strategi sudah dilakukan untuk

mempromosikan pariwisata di tanah air termasuk di Buleleng. Salah satunya adalah strategi BAS yakni Branding, Advertising, dan Selling. Hal tersebut sudah terus-menerus dilakukan jajaran Kemenpar, sehingga potensi yang dimiliki Buleleng diketahui oleh banyak orang dan orang tersebut tertarik untuk datang ke Bali Utara. “Seperti tadi, orang tidak tahu ada sate khas dari Buleleng. Jadi, dengan menampilkan kuliner khas Buleleng seperti sate tersebut orang menjadi tahu bahwa ada kuliner khas dari Buleleng, itulah yang akan dicari oleh wisatawan,” jelasnya. (ad158)

Berbagai Pelatihan

Dari Hal. 1

“Hal ini mendapat apresiasi dari para orang tua siswa yang dapat dilihat dari tingkat keikutsertaan para siswa dalam berbagai pelatihan tersebut setiap tahunnya,” kata Wali Kota. Selain memupuk rasa toleransi, bela negara bisa juga dimaknai bagaimana kita memperkuat ekonomi kerakyatan dan bagaimana memberdayakan akses untuk kemudahan ekonomi kerakyatan itu sendiri. Sementara itu, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, berpendapat generasi muda Tabanan sebagian besar telah mengetahui apa arti bela negara dan menerapkan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ini bisa dilihat dari kerukuran agama maupun suku dan ras di Tabanan yang terpelihara baik. Meski demikian, menurutnya pendidikan bela negara maupun empat pilar kebangsaan harus terus diberikan. Untuk itu, pemkab

Tabanan menggandeng LSM dan kepolisian dalam hal ini Polres Tabanan. Eka mengatakan pemkab bekerja sama dengan Polres Tabanan melakukan sosialisasi mengenai program empat pilar kebangsaan kepada anak-anak SMA se-Kabupaten Tabanan. Selain itu, juga digandeng LSM Balanusa yang peduli akan tema kebangsaan memberikan pengetahuan mengenai kebangsaan ke sekolah-sekolah. Tidak hanya itu, banyak kegiatan yang dilakukan Pemkab Tabanan untuk memupuk rasa kebangsaan generasi muda seperti Kemah Budaya yang digelar setiap tahun. Dalam kegiatan ini generasi muda menghabiskan waktu bersama berkreasi baik di bidang seni, budaya maupun sastra. Tidak hanya berkreasi, kegiatan yang diikuti siswa SMA/SMK Tabanan ini juga diberikan ruang dan tempat untuk mempertontonkan kreasi mereka. (ara/san)

Sudah Koordinasi Dari Hal. 1

Sementara pihak yang diduga penerima RUD disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurif b atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999

tentang tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. “Dalam kasus ini, KPK juga sudah lakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung,” ucapnya. (010)

Pemeriksaan Intensif Dari Hal. 1

Sejam berikutnya, KPK kembali mengamankan dua orang. Keduanya aparat penegak hukum yang merupakan staf RUD. Setelah itu, KPK berturut-turut mengamankan oknum aparat desa. Mereka sebanyak dua orang. Keduanya dijemput di rumahnya masing-masing. Atas informasi yang dikumpulkan akhirnya KPK mengamankan ASY. Ia diambil saat berada di Pendopo Kabupaten Pamekasan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif. Latar belakang perkara

itu berawal dari dilaporkannya oknum kepala desa oleh sebuah LSM ke Kejari Pamekasan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan di desanya yang menggunakan dana desa dengan nilai proyek Rp 100 juta dan diduga ada kekurangan volume. Atas laporan itu, Kejari Pamekasan menindaklanjuti dengan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Namun, pihak yang dilaporkan berinisiatif mengamankan kasus itu dengan suap. Komunikasi pun dilakukan pada pihak di Kejari Pamekasan dan pejabat pada Pemkab Pamekasan, kemudian disepakati nilai suap Rp 250 juta. (kmb)

Ayam Jago Dari Hal. 1

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul mengatakan PT Indo Beras Unggul (PT IBU) melakukan pelanggaran hukum karena mencurangi konsumen dalam memperdagangkan beras merek Maknyuss dan Ayam Jago. “Pelanggarannya yakni dari sistem pelabelan,” kata Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Rabu kemarin. Menurut dia, produk beras PT IBU tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). “Sistem pelabelan, mutunya tidak sesuai SNI,” katanya. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya produk beras tidak perlu pencantuman SNI, namun bila mencantumkan paten SNI maka harus mengikuti aturan SNI yang berlaku. “Jadi misal menggunakan SNI 2008, harus mengikuti prosedur SNI 2008,” katanya. PT IBU, menurut dia, berani menggunakan paten SNI 2008 tanpa mencantumkan mutu beras sebagaimana peraturan dalam SNI 2008.

Dalam SNI 2008, tidak dikenal istilah beras medium atau premium melainkan menggunakan istilah mutu beras satu hingga mutu beras lima. “PT IBU mencantumkan kategori beras medium premium. Padahal dalam SNI 2008 tidak dikenal istilah medium dan premium melainkan menggunakan mutu 1, mutu 2, hingga mutu 5,” katanya. Kategori beras medium dan premium itu, menurut dia, baru ada dalam peraturan SNI 2015. “Setelah dicek di laboratorium, ternyata kualitas beras jauh di bawah kualitas beras medium,” katanya. Pelanggaran lainnya, menurut polisi, PT IBU menggunakan informasi nilai gizi beras dalam Angka Kecukupan Gizi (AKG), padahal pencantuman AKG seharusnya untuk produk olahan, bukan produk mentah seperti beras. Dalam kemasan beras, Martinus mengatakan, seharusnya tercantum komposisi saja. Dalam kasus perdagangan beras Ayam Jago dan beras Maknyuss, polisi telah menetapkan Direktur Utama PT IBU sebagai tersangka. (ant)

Wujud Aplikasi Dari Hal. 1

Mengajak siswa bermusyawarah, menghargai pendapat orang lain bahkan menemukan jawaban atas permasalahan adalah wujud aplikasi Pancasila. Juga di mata pelajaran lainnya. Dia sepakat kurikulum saat ini sudah padat dengan materi pelajaran, namun lima menit sebelum mengajar guru bisa memberi transformasi soal Pancasila dan bela negara. Yang terbaik, kata dia, semua guru menjadi contoh dan panutan dalam tugas sehari-harinya. Misalnya datang ke sekolah tepat waktu, menjadi panutan dalam disiplin kerja dan seterusnya. Bahkan, Dasi Astwa meminta kepala sekolah juga turun ke kelas-kelas memberi transformasi nilai-nilai Pancasila, sekalipun dalam waktu singkat. Dia harus mengisi jam kosong agar tak ada istilah siswa pulang lebih awal. Kasek juga harus paling awal datang dari guru

dan siswa serta memberi contoh sembahyang lebih awal. ‘’Nah, maukah guru dan Kasek berubah,’’ ujarnya. Pengamat pendidikan Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. mengajak para guru dan Kasek untuk mau dan berani menjadi panutan transformasi nilai-nilai pendidikan karakter, Pancasila, dan bela negara. Mereka harus berani memulai, tak lagi seperti sekarang sehabis mengajar dianggap pekerjaan sudah selesai. Rektor IKIP PGRI Bali ini mengusulkan guru bisa mengambil materi Pancasila dan bela negara lewat berbagai geguritan. Geguritan Bali dikenal sarat dengan nilainilai Pancasila. Geguritan ini harus dikampanyekan karena mengandung semua nilai kebenaran humanis, bela Negara, dan Pamcasila. Ia mencontohkan geguritan Mahabrata, Ramayana, Tri Kaya Parisudha, dll. ‘’Kami sudah sejak awal mengisi calon guru agar bisa membawakan geguritan,’’ tegasnya. (025)


4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Kliwon, 3 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Digagalkan, Penyelundupan Gading dan Trenggiling Senilai Satu Juta Dolar Kuala Lumpur (Bali Post) -

Pihak berwenang Malaysia pada Rabu (2/8) menyatakan telah menyita 23 buah gading gajah dan 301 kilogram (664 pon) sisik trenggiling yang diyakini telah diselundupkan dari Afrika. Total barang sitaan tersebut mencapai 1 juta dolar AS.

BALI 2018

POLLING

Ilustrator/Suka Adnyana

RAKYAT BALI MEMILIH Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali.

Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Pejabat senior Bea Cukai Mohamad Pudzi Man mengatakan petugas menggerebek gudang kargo bandara Kuala Lumpur pada Minggu dan menemukan gading itu dalam dua kotak yang ditandai sebagai “makanan”. Dia mengatakan bahwa gading itu, senilai 275.000 ringgit (sekitar 64.139 dolar AS), diterbangkan dalam penerbangan Etihad Airways dari Lagos dan transit di Abu Dhabi sebelum tiba di Kuala Lumpur. Dia mengatakan ketika itu juga disita enam karung timah seharga 3,86 juta ringgit (900.291 juta dolar AS) sesaat setelah tiba di sebuah penerbangan Ethiopian Airlines dari Kongo. Karung tersebut ditandai sebagai “ikan maw” dan alamat pada kedua kasus tersebut palsu. Mohamad Pudzi mengatakan tidak ada yang ditangkap dari kasus tersebut.

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Calon wakil Gubernur Bali Nama :

BALI 2018

apa wilayah di Cina, daging trenggiling dikonsumsi karena dianggap lezat. Sementara dianggap sebagai

kelezatan, sedangkan sisik dan kuku jarinya banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Per-

mintaan tersebut menyebabkan perburuan merajalela dan menghancurkan populasi trenggiling. (iah/ap)

Dari Band ke Format Solo

Nama :

Kirim ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau bisa dititipkan di kantor Biro Bali Post di seluruh Bali.

Bali Post/ap

DISITA - Petugas Bea dan Cukai Malaysia memperlihatkan gading gajah dan trenggiling yang berhasil disita dalam sebuah konferensi pers di Sepang, Malaysia, Rabu (2/8).

Agung Vivo

Calon Gubernur Bali

BALI 2018

Penyitaan tersebut menandai telah disitanya sejumlah produk satwa selundupan oleh aparat berwenang di Malaysia dalam beberapa bulan terakhir, termasuk lebih dari satu ton trenggiling hanya dalam waktu dua bulan. Kelompok pemantau perdagangan satwa liar (TRAFFIC) telah menyatakan keprihatinannya bahwa Malaysia tampaknya merupakan titik transit untuk perdagangan trenggiling dan gading ilegal. Para pelaku penyelundupan secara rutin memindahkan barang selundupan mereka melalui Malaysia. Delapan spesies trenggiling tinggal di Asia dan Afrika dan menjadi target perburuan. Lebih dari 1 juta trenggiling telah diburu dalam 1 dekade terakhir, sehingga makhluk hidup ini terancam punah. Di Vietnam dan beber-

Agung Vivo

Bali Post/ist

Menjaga eksistensi dalam berkarya, tidak harus terpukau dengan sesuatu yang sudah ada. Tetapi, juga bisa dilakukan dengan mengubah format tanpa mengabaikan atau membubarkan format yang lama. Hal inilah yang dilakukan oleh Gung Vivo agar tetap eksis menghasilkan karya musik. Mengawali karier dengan membentuk sebuah band pada 28 September 2015 lalu, kini Gung Vivo mengubah formatnya menjadi solo. Ini dilaku-

kan untuk menjaga eksistensi band dan untuk memenuhi kebutuhan para penggemarnya. “Kisah dari band ke solo itu dukungan dari penggemar, karena personel sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan takut dibilang sombong pada saat ada job ngamen (manggung), maka itu saya putuskan untuk solo, akan tetapi band masih berjalan bila ada waktu luang,” tandas Gung Vivo, Rabu (2/8) kemarin. Sejak memutuskan berkarier dengan format solo

4 bulan lalu, pemilik nama lengkap AA. Gede Dwi Mulia Priyari ini telah mengeluarkan single andalan yang mampu menarik perhatian dan dukungan dari penggemarnya. Single tersebut berjudul “3 Kata.” Lagu ini ia ciptakan dan aransemen sendiri. Dalam setiap penampilannya, lagu tersebut selalu mendapat sambutan hangat dari penggemarnya. “Astungkara dengan lagu pertama yang berjudul “3 Kata” perlahan-

lahan banyak yang suka dan banyak juga yang mendukung saya untuk terus berkarya,” ujar pria kelahiran Denpasar, 26 Februari 1983 tersebut. Dengan mengusung genre metatonik dan pop, pria asal Gianyar ini berharap karyanya bisa terus diterima dan disukai oleh masyarakat pecinta musik Bali. “Rencana ke depan saya di belantika musik Bali membuat suatu karya yang berbeda dari genre-genre musik Bali yang lainnya,” pungkasnya. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook