Skip to main content

Edisi Sabtu, 31 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 211 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu kliwon, 31 maret 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Mantra-Kerta Siapkan Tiga Program Prioritas Bali Utara TIGA program kerja prioritas bakal dilaksanakan pasangan calon Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) untuk mendorong dan mewujudkan keseimbangan pembangunan di Bali Utara dengan Bali Selatan. Hal tersebut diungkapkan Cawagub Sudikerta, Kamis (29/3), usai melakukan simakrama dengan masyarakat di Desa Pengastulan, Kecamatan

Seririt, Buleleng. ‘’Membangun Buleleng ini dilihat dari geografisnya membentang dari barat sampai ke timur, Buleleng barat dengan kawasan industri terpadu pariwisatanya, tengah dengan dunia pendidikan dan timur dengan infrastruktur udaranya serta seluruhnya didukung dengan pembangunan infrastruktur antarlintas Provinsi Bali ini,’’ papar Sudikerta. Diungkapkan, konsep pemban-

gunan Buleleng dengan dorongan Sembilan Program Nawacandra akan mampu memberikan pemerataan pembangunan di Bali. Di mana prioritas pembangunan itu lebih banyak pada kebutuhan masyarakat dengan menjadikan Kabupaten Buleleng dalam tiga wilayah pembangunan secara sinergi dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal. 19 Jalan Tol DISAMBUT - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, disambut antusias para pendukungnya di Buleleng. Sebanyak 13 desa di Kecamatan Kubutambahan membulatkan tekad dukung Koster-Ace.

Terbukti Banyak Berbuat untuk Buleleng

13 Desa di Kubutambahan Siap Menangkan Koster-Ace

SIMAKRAMA - Calon Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta di tengah-tengah massa saat simakrama dengan masyarakat di Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Polda Metro Tahan Penghina Jokowi

Jakarta (Bali Post) – Penyidik Polda Metro Jaya menahan seorang netizen Arseto Suryoadji atas dugaan penghinaan kepada Presiden RI Joko Widodo dan ujaran kebencian terhadap kegiatan salah satu agama melalui media sosial. ‘’Ditahan tadi (Kamis) pagi,’’ kata Kepala Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto Pasaribu, di Jakarta. Polisi menahan Arseto usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka ujaran kebencian terhadap kegiatan salah satu agama melalui media sosial. Pada Rabu (28/3), penyidik Polda Metro Jaya menangkap Arseto di apartemen kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia dinilai menyampaikan ujaran kebencian melalui akun Facebook dengan tuduhan salah satu kegiatan agama terkait komunisme. Ketua Umum DPP Joko Mania Nusantara (Joman) Immanuel Ebenezer juga mengadukan Arseto atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial lantaran menuduh sukarelawan Jokowi menjual undangan pernikahan putri Presiden RI, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Nasution seharga Rp 25 juta. Selain menyidik kasus penghinaan, petugas Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan penyalahgunaan narkoba terhadap Arseto Suryoadji. ‘’Kita cek (barang bukti narkoba) di apartemen lain,’’ kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Suwondo Nainggolan, di Jakarta, Kamis (29/3). Suwondo menuturkan, polisi telah menggeledah apartemen yang ditempati Arseto di Peganggsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (28/3). Namun petugas tidak menemukan barang bukti narkoba di unit kamar apartemen yang ditempati Arseto tersebut. Petugas melanjutkan pencarian barang bukti narkoba di apartemen lain yang diduga menjadi tempat huni Arseto. Pada Rabu (28/3), penyidik Polda Metro Jaya menangkap Arseto di apartemen kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (ant)

DUKUNGAN deras dari warga Buleleng terus mengalir untuk calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster. Kandidat yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang itu panen dukungan saat menggelar kampanye di Kabupaten Buleleng. Kali ini dukungan penuh datang dari 13 desa di Kecamatan Kubutambahan. Mengambil tempat di Wantilan Rsi Mejajar, Selasa (27/3), sekitar seribu warga

menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada pilkada serentak mendatang. Ke-13 desa itu yakni Desa Adat Kubutambahan, Desa Adat Bukti, Desa Adat Bengkala, Desa Adat Bulian, Desa Adat Bila, Desa Adat Tamblang, Desa Adat Depeha, Desa Adat Tajun, Desa Adat Tunjung, Desa Adat Bontieng, Desa Adat Pakisan, Desa Adat Mengening dan desa Adat Tambakan. Tokoh masyarakat Desa Kubutambahan Ketut Sandirat men-

jelaskan, ada 13 desa di Kecamatan Kubutambahan menyatakan kesiapannya berjuang satu jalur memenangkan Koster-Ace pada Pilgub Bali mendatang. Bukan tanpa alasan, karya nyata Koster menjadi dasar mereka menentukan pilihan. ‘’Karya nyata beliau (Wayan Koster) sudah terbukti dan dirasakan oleh warga. Wajar jika kami berkomitmen memenangkan beliau dengan perolehan 80 persen suara,’’ kata Sandirat. Hal. 19 Obat Penawar

Menko Luhut Beri Kepastian

Bandara Bali Utara Tetap Dibangun Mangupura (Bali Post) Megaproyek Bandara Bali Utara segera terwujud. Kepastian itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (29/3) di Nusa Dua.

Bali Post/edi

IMF-WB - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali, Kamis (29/3).

Ditemui usai meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan Annual Meeting IMFWB 2018 di Bali, Luhut mengatakan, pembangunan Bandara Bali Utara sudah dibahas dalam rapat kerja yang digelar Selasa (27/3) lalu di Jakarta. Rapat itu melibatkan pihak Bapenas, Pemda Bali dan World Bank. Dalam rapat tersebut, ada persamaan pandangan terkait rencana pengembangan pariwisata di kawasan Bali Utara. Sebagai penunjang, Bandara Bali Utara tetap akan dibangun. Tinggal menyesuaikan jadwal, karena investasinya cukup besar. ‘’Untuk lapangan udara di Bali Utara, peletakan batu pertamanya segera dilakukan. Namun untuk studinya diharapkan segera bisa diselesaikan,’’ kata Luhut. Katanya, selain pembangunan bandara, juga segera direalisasikan pembangunan tol menuju Bali Utara. Selain itu, untuk pemerataan pariwisata di kawasan lain, jalan kiri dan kanan Bali, misalnya Tanah Lot dan sejumlah objek di Karangasem juga akan diperbaiki. Sehingga diharapkan Bali itu betul-betul lingkungannya bisa terpelihara, dan infrastrukturnya juga baik. ‘’Saya kira itu sudah selesai. Jadi dengan pak Gubernur, dengan pemda juga sudah,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Luhut menyampaikan hasil studi world Bank terkait Bandara Bali Utara. Hasilnya, World Bank menyatakan pembangunan Bandara Bali Utara

belum layak. Atas pernyataan tersebut, berbagai reaksi muncul. Di antaranya dari Gubernur Bali, DPRD Bali dan para pengamat termasuk pengusaha. Mereka mempertanyakan hasil studi tersebut. Atas reassi tersebut akhirnya digelar rapat di Jakarta. Gubernur Bali Made Mangku Pastika pun memberikan penjelasan terhadap hasil rapat koordinasi tersebut. Kata Gubernur, akan dilakukan studi ulang. Hal ini pun dikatakan telah disetujui oleh tim dari World Bank yang sebelumnya menyatakan proyek tersebut tidak layak. Terlebih setelah ditelusuri, World Bank rupanya memakai data sekunder tahun 2015 sehingga tidak menggambarkan situasi saat ini. ‘’Mereka memakai data sekunder tahun 2015, jadi jauh sekali. Sekarang perubahan sudah terjadi seperti ini. Saya katakan, masalah airport ini kita sudah mulai memimpikannya puluhan tahun lalu karena melihat ketimpangan yang sangat mencolok. Baik dari segi kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan sebagainya. Saya menganggap survei ini tidak lengkap. Apalagi ini adalah satu proyek yang sangat strategis, seharusnya melibatkan kita. Minta izin dulu, mendapat penjelasan-penjelasan dari kita dan kalau perlu melibatkan kita karena ini adalah kepentingan kita, kepentingan rakyat Bali dan nasional juga,’’ jelasnya. Hal. 19 Berpasir Hitam

Tuntut Novanto 16 Tahun

KPK Pertimbangkan Banyak Hal

Bali Post/ant

UJARAN KEBENCIAN - Polisi meghadirkan tersangka bernama Arseto Suryoadji (tengah) dalam rilis kasus ujaran kebencian di Polda Metro Jaya (PMJ), Jakarta, Jumat (30/3) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempertimbangkan banyak hal terkait Setya Novanto yang dituntut 16 tahun dalam perkara tindak pidana korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP). ‘’Kami sudah membicarakan hal tersebut, tentu sebelumnya jaksa penuntut umum membahasnya bersama dan ada keputusan kelembagaan juga bahwa akhirnya kami memutuskan mengajukan tuntutan 16 tahun, ada denda juga, dan ada uang pengganti,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (29/3) malam. Menurut Febri, kasus yang menjerat Novanto tersebut tentu perlu dilihat sebagai bagian juga dari konstruksi kasus yang lebih besar, sehingga lembaganya juga akan mempelajari lebih lanjut fakta-fakta yang sudah muncul

di persidangan sambil menunggu putusan pengadilan nantinya. ‘’Untuk posisi sebagai justice collaborator atau JC sesuai yang diajukan, kami tidak bisa kabulkan seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Setya Novanto kami pandang tidak memenuhi syarat sebagai JC, sehingga pada tuntutan ini kami abaikan atau tidak kami kabulkan JC-nya,’’ ujar Febri. Namun, kata Febri, Novanto masih mempunyai ruang untuk memperoleh status JC tersebut, karena saat ini posisi mantan Ketua DPR-RI itu juga sebagai saksi untuk tersangka lain dalam kasus e-KTP. ‘’Masih ada ruang saya kira bagi Setya Novanto karena posisinya juga sekaligus sebagai saksi untuk penyidikan yang lain,’’ kata Febri lagi. Menurutnya, KPK telah beber-

apa kali memanggil Setya Novanto sebagai saksi untuk tersangka lainnya dalam kasus e-KTP, yakni Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung. ‘’Jika memang Novanto punya niat baik untuk membuka seterang-terangnya perkara ini atau pelaku-pelaku lain tentu dengan informasi yang benar dan valid, maka hal tersebut masih terbuka dalam proses penyidikan tersangka yang lain,’’ katanya pula. Dalam perkara ini, Setya Novanto dituntut 16 tahun penjara, ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, dan pembayaran uang pengganti sejumlah 7,435 juta dolar AS dan dikurangi Rp 5 miliar seperti yang sudah dikembalikan Novanto dengan subsider tiga tahun penjara. Hal. 19 Novanto Kaget

Setya Novanto


denpasar

2

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

figur Sangat Transparan POLDA Bali kembali memberikan kesempatan kepada putra-putri Indonesia untuk menjadi anggota Polri. Tahun 2018 ini dibuka pendaftaran untuk Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Jumat (30/3) kemarin, ada juga pembukaan untuk Taruna Akademi Kepolisian. “Pendaftarannya dibuka mulai 26 Maret sampai 11 April 2018. Jadi, silahkan daftarkan diri sesuai jenjang pendidikan. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan buka website Polri yaitu www.penerimaan. polri.go.id. atau bisa datang ke Bagsumda polres terdekat dan akan diberikan penjelasan lebih detail,” tegasnya. Khusus untuk Bintara dibagi menjadi enam bagian, yaitu Bintara Polisi tugas umum, teknologi informasi, musik, kimia, penerbangan dan pelayaran. Sedangan untuk Tamtama nantinya diarahkan ke Brimob dan Polair. “Kami imbau kepada masyarakat jangan sampai tertipu oleh orang yang mengaku bisa membantu dengan imbalan uang. Saat ini Polri sangat transparan, bersih, akuntabel dan humanis saat seleksi. Lebih baik persiapkan diri sebaik mungkin dan yakin akan kemampuan diri sendiri,” katanya. Ia menegaskan, proses pendaftaran hingga tes dilakukan pengawasan sangat ketat oleh tim internal Polda dan eksternal. Selain itu, proses pembagian soal hingga penilaian dilakukan di tempat tes dan penilaian hasil tes menggunakan sistem komputer. (rah)

Dukung ”Smart City”

TBG Tawarkan CSR 100 ”Wifi” dan 200 CCTV Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar telah sukses merancang program Smart City atau kota pintar guna mempercepat pembangunan. Dengan menerapkan berbagai program aplikasi Smart City, Pemkot Denpasar meraih peringkat pertama kategori Kota Sedang beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut membuat beberapa pengusaha tertarik menjalin kerja sama, bahkan memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada Pemkot Denpasar, seperti halnya PT Tower Bersama Group (TBG). Dalam upaya meningkatkan berbagai sistem program Smart City di Kota Denpasar, TBG akan memberikan hibah 100 wifi dan 200 CCTV kepada Pemkot Denpasar. Demikian disampaikan Head Digital Smart Cluster & Mobility Development Division TBG Nia Kurnianingsih, saat diskusi program Smart City di Hotel Inna Bali Jalan Veteran, Denpasar, Kamis (29/3). Diskusi ini juga dihadiri Plt Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dio lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Nia mengatakan, untuk menumbuhkan masa depan (growing the future) Kota Denpasar, Smart City harus terintegrasi antara smart governance, smart mobility, smart healthcare, smart people dan smart destination. Untuk mencapai itu, maka Smart City harus dioptimalkan fungsi fiber optic, wifi dan CCTV. ‘’Maka dari itu, kami dari TBG akan memberikan bantuan 100 wifi dan 200 CCTV kepada Pemerintah Kota Denpasar,’’ ujarnya. Sebelumnya, pihaknya juga pernah memberikan bantuan empat CCTV dan menjalin kerja sama dengan Pemkot Denpasar di dalam mengembangkan pariwisata di Denpasar dan perkembangan sumber daya manusianya. Bantuan wifi dan CCTV ini mendapat banyak manfaat bagi semua pihak, baik Pemkot Denpasar, warga, wisatawan dan TGB sendiri. Untuk Pemkot Denpasar akan meng-cover seluruh kota dengan 4G dan 5G, layanan telekomunikasi bagi warga dan turis, meningkatkan perekonomian (digital economy), melayani warga melalui aplikasi Smart City. Akses internet kapan saja dan di mana saja akan menumbuhkan potensi ekonomi digital warga, peningkatan pelayanan publik dan meningkatkan kualitas hidup. Manfaat bagi wisatawan mendapat kemudahan mengakses informasi resmi dari Pemkot Denpasar. Sementara itu, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara memberikan apresiasi terkait berbagai aplikasi yang ditawarkan terkait smart city oleh TBG. Menurut Jaya Negara, dari sekian aplikasi Smart City yang ditawarkan, Pemkot Denpasar telah menerapkan sebagian besarnya. Hal ini terbukti program Smart City Pemkot Denpasar mendapat peringkat pertama dalam kategori Kota Sedang. Untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan di Kota Denpasar, Jaya Negara meminta kepada Dinas terkait untuk menindaklanjuti atau mengoordinasikan aplikasi program Smart City khususnya wifi dan CCTV yang di-CSR-kan oleh TBG. “Dengan menjalin kerja sama ini, diharapkan Denpasar semakin maju dalam segala hal, khususnya pembangunan,” ujarnya. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Membumikan Pendidikan Inklusif Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

SURFING - Tiga warga Kota Denpasar mengamati gelombang sambil membawa papan surfing di Pantai Padanggallak, Denpasar, Jumat (30/3) kemarin. Meski tidak seramai di Pantai Kuta, sejumlah surfer sering berlatih surfing di pantai ini.

Pengirim Narkoba ke Lapas Diburu Denpasar (Bali Post) Anggota Reskrim Polsek Kuta Utara masih menyelidiki pengiriman narkoba jenis sabu-sabu (SS) ke Lapas Kerobokan. Saat ini polisi sedang memburu seorang wanita berinisial Ny. Pasalnya, Ny yang menyuruh sopir ojek online, DI mengantar barang terlarang tersebut ke lapas. “Alamatnya (Ny-red) sudah didatangi, tapi orangnya tidak ada. Kemungkinan dia masih sembunyi,” kata sumber, Kamis (29/3) lalu. Sumber yang enggan disebut identitasnya ini menegaskan,

walau narkoba tersebut diamankan sebelum diserahkan ke penerima, masih ada alat bukti lain yang bisa menjerat Ny. Namun sumber ini tidak mau menyebutkan alat bukti yang dimaksud. “Sebenarnya bisa ditangkap baik pengirim dan penerima barang tersebut, asalkan penanganannya lebih hati-hati.

Penanganan kasus narkoba beda dengan tindak pidana lainnya,” tegasnya. Bagaimana dengan sopir ojek online? “Kalau dia (sopir ojek red) itu kan statusnya mengantar saja. Kan banyak sindikat narkoba memanfaatkan ojek online ini. Di sinilah sulitnya dan rawannya mereka saat melaku-

kan pekerjaan. Ya, kalau barang yang dikirim tidak berbahaya, kalau berbahaya kan repot? Di sinilah perusahaan ojek online harus hati-hati dan lebih teliti,” kata sumber ini. Seperti diberitakan sebelumnya, sopir ojek online berinisial DI (27) asal Jakarta Barat diamankan petugas Lapas Kerobokan, Selasa (27/3) lalu. Pasalnya, roti yang diantarkannya berisi paket sabu-sabu (SS) seberat 21 gram. DI yang beralamat di Jalan

Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan ini mengaku barang itu dikirim wanita berinisial Ny yang beralamat tinggal di Jalan Tukad Petanu Gang Kiwi, Denpasar Selatan. Oleh Ny, DI disuruh menyerahkan barang tersebut kepada seorang napi, ALT (38). (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Perlu Dukungan Semua Pihak

Membumikan Pendidikan Inklusif

Bali Post/kmb

PENDIDIKAN INKLUSIF – Praktisi pendidikan Ni Wayan Ratih Tritamanti saat tampil sebagai narasumber dalam workshop pendidikan inklusif di Disdikpora Kota Denpasar, Kamis (29/3) lalu.

Denpasar (Bali Post) Penyetaraan pendidikan bagi penyandang disabilitas dilakukan melalui sekolah inklusi. Artinya, mereka yang memiliki keterbatasan juga bisa bersekolah di tempat yang sama dengan siswa pada umumnya. Menurut praktisi pendidikan Dra. Ni Wayan Ratih Tritamanti, M.Pd., pendidikan inklusif merupakan salah satu strategi untuk mempromosikan pendidikan sehingga dapat menciptakan sekolah yang responsif terhadap berbagai karakteristik dan kebutuhan anak. Siswa yang memiliki kebutuhan khusus mendapatkan pendidikan khusus sesuai dengan potensinya. ‘’Sehingga ABK mampu beradaptasi dengan lingkungan di masyarakat,’’ terang praktisi pendidikan Dra. Ni Wayan Ratih Tritamanti, M.Pd., saat tampil sebagai narasumber pada workshop pendidikan inklusif di Disdikpora Kota Denpasar, Kamis (29/3) lalu. Ratih Tritamanti mengatakan, membumikan penyelenggaraan pendidikan inklusif membutuhkan dukungan semua pihak, selain pemerintah tentu masyarakat yang terutama dalam konteks ini adalah

para praktisi pendidikan dan juga para orangtua yang punya andil besar dalam mendidik anak-anak usia dini melalui nasehat-nasehat, bimbingan, pengarahan ataupun interaksi yang positif dalam lingkungan keluarga. Memang pendidikan inklusi pada dekade terakhir ini sudah menunjukkan perkembangan, namun masih dibutuhkan lagi kerja sama yang lebih erat di antara para stakeholder. ‘’Semua unsur dari pendidikan dan warga sekolah bagaimana kesiapan sekolah memanajemen semua unsur yang ada didalamnya agar dapat melayani ABK dengan baik bukan menganggap ABK sebagai tamu. Kita perlu meningkatkan pelayanan pendidikan dengan pola asuh yang baik dan mempertimbangkan aspek psikologis,” jelas Ratih Tritamanti. Menurut lulusan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini, dalam rangka mewujudkan Kota Denpasar sebagai Kota Layak Anak, semua lembaga pendidikan seyogyanya dapat menerima ABK. Tentunya terlebih dahulu dimediasi dan difasilitasi pokja pendidikan inklusif sehingga jika ada permasalahan sudah ada

birokrasi yang menanganinya. ‘’Pendidikan inklusif harus berorientasi pada inisiatif anak sesuai dengan perkembangan dan pendekatan teacher-directed. Apa yang sesungguhnya diharapkan mengenai sekolah pendidikan inklusif adalah sekolah umum yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Sekolah penyelenggara pendidikan inklusi harus menciptakan lingkungan yang ramah terhadap pembelajaran yang memungkinkan semua siswa dapat belajar dengan nyaman dan menyenangkan,’’ bebernya. Menggalakkan pendidikan inklusif tidak terkecuali di lembaga PAUD, imbuh Ratih Tritamanti, harus dimulai dengan pemahaman secara universal tentang pendidikan inklusif itu sendiri, memaknai dan menginternalisasi dalam semua tingkah laku. Sehingga semua anak dari berbagai latar belakang dapat mengenyam pendidikan yang layak. ‘’Yang terpenting lagi, masyarakat dapat berperan aktif sehingga kebijakan pemerintah tentang pendidikan inklusif bukan menjadi beban namun dapat disambut dengan senyuman,’’ pungkasnya. (kmb)

Kuliner Jadi Daya Tarik Wisatawan KEKUATAN Indonesia itu ada pada heritage (warisan) yang bermacam-macam. Salah satu unsur yang kuat di dalamnya adalah kuliner. Kuliner memang sangat menarik untuk dicoba, bahkan di mana-mana orang suka dan sangat dibutuhkan. “Kuliner adalah hal yang paling disukai dan menjadi kebutuhan serta menjadi daya tarik wisatawan,” kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu pada pembukaan Bali Heritage Food Festival (BHFF) 2018 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Jumat (30/3) kemarin. M e n u r u t V i n s e n s i u s J emadu, festival ini merupakan salah satu program untuk recovery Bali atau menarik wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Bali. “Januari dan Februari 2018, recovery di Bali baru berkisar 30-50 persen. Namun pada akhir Maret sudah mencapai 15 ribu wisman per hari. Sehingga event pariwisata BHFF 2018 ini sekaligus menjadi soft power Bali untuk memantapkan industri pariwisata dengan negara lain,” ujarnya. Seperti Thailand, daya tarik kuliner itu sangat kuat

dalam menarik kunjungan wisatawan. Vinsensius Jemadu menegaskan, hal itu merupakan senjata mereka untuk meningkatkan awarness wisatawan untuk datang ke negaranya. Sebab, mereka punya kuliner yang luar biasa. Begitu juga Indonesia yang mempunyai potensi kuliner yang luar biasa, namun ini harus dipromosikan kepada wisatawan khususnya wisman. “BHFF bisa menjadi senjata untuk mempromosikan kuliner kepada wisman. Sebab wisatawan yang berada di kawasan Nusa Dua sebagian besar wisatawan kelas atas dengan spending time cukup besar atau lama tinggal yang panjang,” tambahnya. Pada Maret ini, kata Vinsensius Jemadu wisatawan grup dari negara Asia Pasifik sudah mulai berdatangan. Bahkan mulai April ini pihaknya memprediksi Bali kondisinya sudah 100 persen ter-cover. Hal senada juga dilontarkan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation Abdulbar M. Mansoer. Ditegaskan, kegiatan BHFF merupakan salah satu rangkaian event promosi yang dilaksanakan di kawasan The

Bali Post/edi

KULINER - Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu (kiri) mencoba kuliner saat pembukaan BHFF 2018 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Jumat (30/3) kemarin. Nusa Dua. “Kita ingin memberikan atraksi kepada wisatawan yang datang berkunjung maupun menginap di kawasan The Nusa Dua,” terangnya. Menurut Abdulbar M. Man-

soer, Nusa Dua sebagai destinasi yang terbuka menawarkan pengalaman untuk menikmati makanan asli Bali. Dengan digelarnya festival kuliner BHFF di Pulau Peninsula ini, diharapkan

banyak wisatawan termasuk masyarakat biasa memiliki pengalaman kuliner khas Bali maupun Nusantara sesuai tema BHFF yakni “Bhinneka Rasa Nusantara”. (edi)


BADUNG

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

SOSOK Bangun ”Command Center” KESIAPAN ITDC dalam mendukung pelaksanaan IMF Annual Meeting sudah dimulasi sejak tahun lalu. Persiapan yang sudah dilakukan, di antaranya untuk hospitality, infrastruktur dan keamanan. Untuk infrastruktur dan keamanan, ITDC sudah membangun command center yang akan dikombinasikan dengan satuan yang sudah ada. Bahkan sistemnya akan online dengan help desk di Polda Bali. Sehingga diharapkan bisa memonitor semua situasi keamanan di kawasan ITDC. “Luas command center 200 meter persegi dengan bangunan dua lantai. Jadi, total luas bangunan 400 meter persegi yang bisa menampung sebanyak lebih dari 100 personel keamanan yang dipusatkan di command center,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Jumat (30/3) kemarin. Untuk mengatur lalu lintas keluar dan masuk, pihaknya juga mengatur sistem lalu lintas di kawasan serta menyiapkan fasilitas parkir yang memadai baik di dalam kawasan maupun di lapangan di luar kawasan. Sedangkan untuk hospitality, pihaknya akan menyiapkan atraksi baru yang bisa menjadi daya tarik untuk peserta World Bank Annual meeting. Di Pulau Peninsula disiapkan pameran bernama Festival Art Bali. Festival ini akan menampilkan karya seni kontemporer dari seluruh Indonesia. “Ini akan menjadi acara tetap di Nusa dua, sehingga dapat mengangkat kualitas pameran terutama festival seni kontemporer,” katanya. Selain itu, akan ada juga suatu pentas kolosal di tengah laut di antara dua pulau kawasan Nusa Dua. Pentas ini akan disaksikan oleh tamu VVIP sekitar 2.500 peserta IMF World Bank. Selain itu, ada Nusa Dua Dome. Dari sisi lanscaping Nusa Dua juga berbenah. Ada beberapa pembenahan dari segi pemandangan maupun tanaman untuk memperindah kawasan. Ada juga hotel bintang 5 premium yang akan dibuka di Nusa Dua yaitu Hotel Sangrila dengan 300 kamar dan 40 vila. “Ini adalah hotel terakhir yang dioperasikan di Nusa Dua,” pungkasnya. (edi)

Laporkan Kebakaran Lewat Aplikasi Android

Mangupura (Bali Post) Kebakaran menjadi masalah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Badung, Bali. Menurut catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung, hingga Maret 2018 ini di Badung telah terjadi 30 kasus kebakaran. Sedangkan selama 2017 terjadi 177 kasus. Guna menekan angka kebakaran di wilayah kerjanya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badung menyiapkan aplikasi berbasis android untuk memudahkan masyarakat mengakses serta meminta bantuan. Aplikasi Siperan (Sitem Informasi Kebakaran dan Penyelamatan) ini dapat diunduh melalui Google Play. Kadis Kebakaran dan Penyelamatan Badung Wayan Wirya mengatakan aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk menghubungi pihaknya. “Tidak perlu mencatat semua nomor pemadam kebakaran, karena ada tombol cepat untuk menghubungi petugas,” ujar Wirya, Kamis (29/3) lalu. Menurut Wirya, aplikasi tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran serta memberikan wawasan tentang bagaimana mengetahui dan menggunakan media pemadam modern dan tradisional. “Masyarakat juga bisa men-share lokasi kejadian ataupun men-share info foto kejadian melalui nomor yang sudah disediakan dari WhatsApp yang perangkatnya terpusat di pos induk. Nanti dari pos induk akan di-share ke pos terdekat dari peristiwa kebakaran tersebut, guna memudahkan pencarian lokasi dari Google Maps,” terangnya. Terkait kasus kebakaran yang terjadi di Badung, mantan Camat Kuta itu menyebutkan sekitar 40 persen penyebab kebakaran di Badung disebabkan kasus korsleting atau arus pendek listrik. Oleh karena itu, pengelola gedung terutama yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat agar memastikan instalasi listrik di gedung tersebut tersertifikasi dengan baik. “Misalnya, besar kabel harus disesuaikan dengan daya listrik, bagaimana pemasangan instalasi dengan benar. Tentu saja kami mengimbau agar menggunakan tenaga-tenaga yang kompeten dalam pemasangan instalasi listrik ini,” katanya. Selain penggunaan bahan, alat dan tenaga yang tersertifikasi, kata Wirya, pemeriksaan instalasi juga wajib dilakukan secara berkala. Saat ini masih banyak instalasi yang sudah berumur tetapi digunakan tanpa ada pemeriksaan. “Jika instalasi sudah berumur, tentu saja juga rentan terhadap bahaya kebakaran,” katanya mengingatkan. Pada kesempatan itu, Wirya juga mengungkapkan penyebab sulitnya penanggulangan dan pengendalian kebakaran. Sedikitnya ada lima faktor. Pertama, terlambat menghubungi petugas kebakaran dengan persentase 19,8 persen. Kedua, bangunan tanpa alat proteksi kebakaran mencapai 17,8 persen. Ketiga, gangguan asap dengan persentase 15,6 persen. Dua penyebab lainnya yakni faktor angin (14,7 persen) dan bangunan ditutup rolling door (9,9 persen). (kmb27)

3

Bupati Giri Prasta Serahkan LKPD ke BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali

SEBAGAI bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Badung Unaudited tahun anggaran 2017 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali. LKPD tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, bertempat di Ruang Pertemuan BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (29/3) lalu. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Trikusumo Nugroho beserta seluruh kepala daerah kabupaten/

kota se-Bali. Turut hadir Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Sekab Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Inspektorat Luh Putu Suryaniti, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Badung Ketut Gede Suyasa. Penyampaian LKPD Kabupaten Badung tahun 2017, diterima langsung Kepala BPK Perwakilan RI Provinsi Bali Yulindra Tikusumo Nugroho. Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, penyerahan LKPD merupakan laporan keuangan tahun 2017. “Kami Provinsi Bali dan semua kabupaten/kota se-Bali merasa optimis dapat mempertanggungjaw-

abkan laporan keuangan dengan segenap keyakinan dan berusaha melaporkan keuangan sesuai dengan ketentuan dan memberikan laporan yang terbaik dan dapat mempertahankan wajar tanpa pengecualian (WTP),” terangnya. Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Trikusumo Nugroho dalam sambutannya mengharapkan laporan keuangan oleh Provinsi Bali serta kabupaten/kota tepat waktu dengan pengawasan laporan keuangan kebih teliti, ketat dan akuntabel. “Hal ini tentu untuk menjaga keakuratan dapat dipertanggungjawabkan serta tidak mengurangi kualitas laporan keuangan,” tegasnya. (ad1363)

LKPD - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan hasil Unaudited LKPD Tahun Anggaran 2017 Kabupaten Badung kepada Kepala BPK Perwakilalan RI Provinsi Bali Yulindra Trikusumo Nugroho di Ruang Pertemuan BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (29/3) lalu.

BARANG BUKTI - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai menunjukkan barang bukti tiga paket berisi bahan baku untuk campuran pembuatan tembakau gorilla seberat dua kilogram yang berhasil digagalkan dalam upaya penyelundupan melalui Kantor Pos Renon.

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba Melalui Kiriman Pos

Mangupura (Bali Post) Petugas Bea Cukai Ngurah Rai pada tanggal 22, 23 dan 26 Maret 2018 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tiga buah paket berisi sediaan narkotika di Kantor Pos Renon. Ketiga paket yang dikirim melalui barang kiriman pos tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan kasus home industry tembakau gorilla di Denpasar yang baru-baru ini berhasil diungkap. Sebelumnya petugas curiga karena anjing pelacak K-9 menunjukkan respons positif terhadap paket-paket tersebut dan hasil X-ray juga menunjukkan tampilan yang mencurigakan, sehingga dilakukan pemeriksaan secara mendalam. Dari pemeriksaan itu ditemukanlah bubuk berwarna putih dan bubuk berwarna kekuningan yang kemudian diuji pendahuluan dengan alat identifikasi Hazmat

dan hasilnya cannabinoid sintetis, narkotika golongan I. Ketiga paket tersebut diketahui dikirim secara terpisah. Bahkan salah satunya dikirim dari negara yang berbeda dari dua paket lainnya. Ketiga paket tersebut antara lain paket pos dengan nomor karal RT387103503HK (paket I) asal Hongkong tidak tercantum nama pengirim, paket RT387108467HK (paket II) asal

Hongkong tanpa nama pengirim dan paket RU141101050NL (paket III) asal Belanda dengan nama pengirim Abby. “Ada tiga paket berisi narkotika yang kami lakukan penindakan. Ketiganya dikirim secara terpisah dan tanggal penindakannyapun berbeda,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono didampingi Husni Syaiful selaku Kepala Bidang Penindakan dan

Penyidikan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Kamis (29/3). Bea Cukai Ngurah Rai bersama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali selanjutnya melakukan Control Delivery berdasarkan informasi pada paket barang. Ternyata alamat yang tertera pada paket merupakan alamat fiktif dan penerima barang tidak ditemukan. Selain itu, Adelia apartemen sudah tidak beroperasi dan petugas tidak dapat menghubungi nomor kontak yang tertera pada paket. Informasi yang diterima lebih lanjut mengungkapkan bahwa nomor kontak tersebut adalah milik KAP, tersangka atas kasus pemasukan sediaan narkotika

jenis 5-Fluoro ADB untuk kemudian digunakan sebagai bahan baku dalam memproduksi tembakau gorilla. KAP ditangkap pada tanggal 20 Maret 2018 berkat kerja sama tim gabungan KPU Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta, Kanwil DJBC Bali, NTB dan NTT, KPPBC TMP Ngurah Rai serta Bareskrim Mabes Polri. Barang bukti dari ketiga paket yang ditindak tersebut diserahkan kepada BNNP Bali untuk ditindaklanjuti. “Barang bukti diserahkan kepada BNN Provinsi Bali selaku pihak yang berwenang untuk dilakukan pengembangan,” tegas Himawan Indarjono. (kmb23)

Pembebasan Lahan Taman Bung Karno

Pemkab Anggarkan Rp 150 Miliar Lebih

Mangupura (Bali Post) Rencana pembangunan Taman Bung Karno dan fasilitas edukasi di Kabupaten Badung, mulai digarap. Bahkan Pemkab Badung sudah menganggarkan Rp 150 miliar lebih untuk tahap awal pembebasan lahan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung Made Wira Dharmaja mengatakan, ang-

garan pembebasan tanah telah masuk pada APBD 2018. “Pengadaan tanah ini juga mengikuti beberapa proses. Seperti nanti ada tim penilian atau tim appraisal independen, pembebasan lahan dan lain sebagainnya,” ujar Wira Dharmaja, belum lama ini. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika tidak

menampik pengadaan tanah untuk Taman Bung Karno dan fasilitas edukasi telah dianggarkan tahun ini. “Sekarang masih tahap feasibility study (FS) dari PUPR. Jadi, semua masih berproses,” katanya. Terkait lokasi pembangunan, Agung Wardika mengakui pihaknya masih memilih sesuai nanti hasil kajian FS. Namun kabar yang beredar untuk

Mangupura (Bali Post)Guna mendukung penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali, Oktober mendatang, pembangunan infrastruktur mulai digenjot. Seperti pengembangan Bandara Ngurah Rai dengan memperluas apron atau pelataran parkir pesawat. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, perluasan Bandara Ngurah Rai dinilai cukup mendesak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan pesawat saat kegiatan IMF. Dikatakan, pihaknya sempat mengadakan rapat yang membahas terkait proyek tersebut. “Diputuskan pembangunan lapangan terbang (Ngurah Rai) tetap dilakukan pengembangannya. Rekomendasi dari Bapak Gubernur hari ini keluar,” ujarnya saat ditemui di sela-sela peninjauan kesiapan infrastruktur pendukung pelaksanaan IMF di Bali, Kamis (29/3). Untuk beberapa masalah yang menyangkut institusi dan lembaga lain, menurut Luhut akan dikerjakan secara paralel karena

perluasan tersebut rencananya akan dimulai awal bulan depan. Dikonfirmasi terpisah, Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, membenarkan usai melakukan peninjauan ke Bandara Ngurah Rai, Menteri Luhut Binsar Pandjaitan menanyakan progress pekerjaan pengembangan bandara untuk persiapan IMF. Terutama fokus untuk Paket I atau pengembangan apron sisi barat. Untuk itu, dikatakannya, Gubernur Bali pada prinsipnya juga mendukung perencanaan pembangunan perluasan apron barat dan akan mendukung segala proses regulasi. Yakni akan mengeluarkan rekomendasi teknis sebagai dasar penerbitan izin lokasi. Namun yang menjadi catatan dari Gubernur adalah jangan sampai perluasan apron sisi barat menggerus kawasan konservasi yang tertuang di dalam kawasan strategis nasional sesuai Perpres 51/2014. “Sejauh ini masih sesuai dengan rencana, yakni reklamasi. Namun sekali lagi kami tekankan, kami tetap harus memproses

semua perizinan dan sosialisasi lebih intens dengan masyarakat,” tegas Arie Ahsanurrohim. Untuk pengerjaan apron sisi barat, kata Arie Ahsanurrohim, akan dimulai setelah izin dan restu dari masyarakat Bali diperoleh. Sedangkan untuk sosialisasi, masih menunggu waktu yang tepat. Perluasan apron secara keseluruhan akan dikerjakan seluas 47.9 ha. Sedangkan untuk mendukung pelaksanaan IMF akan dikerjakan seluas 5.8 ha. “Pengerjaan apron di sisi Timur, saat ini juga masih dalam pengerjaan. Dan progresnya sudah mencapai 6,2 persen,” ujarnya. Sementara untuk pendukung pelaksanaan IMF yang lain, seperti penyelesaian Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) saat ini progresnya sudah mencapai 60 persen. Bahkan pada tanggal 20 Mei mendatang akan dilakukan upacara secara adat Bali untuk pemasangan crown (mahkota) patung Wisnu. Sedangkan pada tanggal 28 Agustus mendatang akan dilakukan prosesi peresmian

tempatnya dominan di wilayah Kecamatan Mengwi, tepatnya di wilayah Desa Penarungan Mengwi, Desa Kapal dan juga ada di Sempidi. Sehingga keberadaan taman dan fasilitas edukasi tersebut dekat dengan Puspem Badung. “Untuk tempatnya di seputar wilayah Mengwi, sehingga dekat dengan Puspem Badung dan taman ini juga untuk menopang

keberadaan Puspem Badung,” terangnya. Agung Wardika menambahkan, anggaran yang digelontor untuk pengadaan tanah Taman Bung Karno dan fasilitas edukasi yakni Rp Rp 150.326.219.900,00. Kalangan Dewan Badung juga mendesak pengadaan taman tersebut dekat dengan Puspem Badung atau di wilayah Kecamatan Mengwi. (kmb27)

Perluasan Apron Bandara Ngurah Rai Tunggu Rekomendasi Gubernur Bali

Bali Post/kmb23

MENINJAU - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meninjau sejumlah persiapan menyambut Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali, Kamis (29/3) lalu. oleh Presiden Joko Widodo. “Penyelesaian patung GWK sudah mencapai 60 persen progresnya,” tambah Menko Luhut. Selain melakukan peninjauan perluasan Bandara Ngurah Rai dan GWK, Menko Luhut juga

melakukan peninjauan terkait kesiapan tempat pendidikan kepariwisataan di STP Bali. Selain itu, juga meninjau kawasan ITDC Nusa Dua dan juga meninjau terminal cruise di Pelabuhan Benoa. (kmb23)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Promosi Doktor Prodi Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Denpasar

Kadek Hemamalini Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’

PROGRAM Studi Doktor (Prodi S-3) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar ujian terbuka Promosi Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Program Pascasarjana Kadek Hemamalini, S.E., S.Pd.H., M.Fil., M.Si. Ujian terbuka berlangsung selama dua jam di Gedung Rektorat Kampus Unhi Denpasar, Kamis (29/3). Kadek Hemamalini merupakan Doktor ke-45 Program Pascasarjana Unhi Denpasar. Ujian dipimpin oleh Rektor Unhi Denpasar sekaligus menjadi Ketua Sidang Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. didampingi Sekretaris Sidang Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Promotor Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.Si., Kopromotor Dr. I Wayan Budi Utama, M.Si. serta tujuh penyanggah ujian lainnya. Kadek Hemamalini membawakan disertasi berjudul ‘’Yoga Sebagai Lifestyle Masyarakat Postmodern di Bintaro Jaya’’. Ia dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Kadek Hemamalini mengatakan, praktik yoga dewasa ini menjadi sebuah budaya populer yang menghasilkan budaya massa di kalangan masyarakat luas. Praktik yoga massal kerap ditampilkan pada events nasional dan internasional yang melibatkan ratusan bahkan ribuan peserta. Karena menjadi budaya populer,

praktik yoga banyak dijumpai di klub-klub kebugaran seperti di shooping center, mall, pertokoan, perkantoran dan sanggar di area perumahan dengan berbagai genre yoga dengan mengusung manfaat dan tujuan yang bervariasi. Padahal, lanjutnya, dalam filsafat Hindu yoga mempunyai makna sebuah ajaran sakral yang dalam aplikasinya dilakukan dengan mengucapkan mantra untuk penyucian dan mengheningkan, serta pengonsentrasian pikiran. Namun, karena menjadi budaya populer, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke atas, aplikasi yoga menjadi lifestyle. Yoga mengalami pergeseran praktik, tujuan dan makna. ‘’Praktik yoga yang dilakukan masyarakat modern dewasa ini bukan lagi lifestyle bagi golongan masyarakat tertentu, tetapi sudah menjadi lifestyle bagi sebagian besar masyarakat postmodern yang ingin menunjukkan eksistensi dirinya terhadap budaya yang sudah mendunia ini. Hal ini semakin meningkatknya permintaan terhadap praktik yoga dan untuk mengakomodirnya banyak kelas yoga dibuka di klub kesehatan, sanggar dan komunitas perkantoran,’’ jelas Kadek Hemamalini seusai ujian. Latar belakang perubahan yoga dari sistem keyakinan sakral menjadi lifestyle dipengaruhi oleh beberapa

hal, di antaranya kesadaran masyarakat akan kesehatan, lifestyle dengan konsep keterbukaan sosial, budaya konsumen dan pengaruh media massa sebagai perantara budaya baru. Di samping itu, kelas yoga mayoritas diminati non-Hindu, seperti praktik yoga di Celebtity Fitness Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, dengan Yoga Asanas yang merupakan bagian dari Hatha Yoga. ‘’Praktik yoga milik Hindu. Sayogianya kita mencintai dan mempraktikkan mulai dari diri sendiri, sehingga bisa mengambil ancangancang agar makna yoga yang sudah mengalami pergeseran tidak diambil oleh orang lain. Paling tidak mempertahankan praktik yoga tersebut,’’ ujar dosen di STAH Dharma Nusantara, Jakarta ini. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. berharap dengan penelitian ini yoga bisa menjadi salah satu unggulan di Unhi Denpasar tanpa mengurangi makna dan memiskinkan budaya. Yoga bisa menjadi warna baru pada bidangbidang ilmu tertentu terutama ilmu kesehatan. Apalagi Unhi Denpasar fokus pada dua bidang yaitu pendidikan dan kesehatan. ‘’Pada bidang pendidikan kami berorientasi pada nilai-nilai budaya Hindu, sedangkan kesehatannya menggunakan konsepkonsep budaya Hindu,’’ pungkasnya. (ad1367)

USAI UJIAN - Kadek Hemamalini (tengah) bersama Ketua Sidang sekaligus Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S., promotor, kopromotor dan penyanggah ujian seusai ujian Promosi Doktor terbuka.

Dr. I Ketut Sariada, S.ST., M.Si.

Pascasarjana ISI Denpasar Buka Pendaftaran Maba Mulai 9 April

Sosialisasi Juga Dilakukan di Surabaya PROGRAM Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar segera membuka pendaftaran mahasiswa baru (maba), tepatnya mulai 9 April hingga 10 Agustus 2018 mendatang. Tahun ini sosialisasi mengenai pendaftaran maba tidak hanya dilakukan di Bali atau website Pascasarjana ISI Denpasar, tetapi juga menyasar langsung Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW), Surabaya, Jawa Timur. ‘’Sosialisasi ke STKW Surabaya dilakukan 14 Maret 2018. Di sana kami diterima Ketua STKW dan WK III. Hadir mahasiswa semester VI. Mereka kan akan tamat,’’ ujar Ketua Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) ISI Denpasar Dr. I Ketut Sariada, S.ST., M.Si. di ruang kerjanya, Kamis (29/3). Menurutnya, mahasiswa STKW Surabaya tampak antusias dan tertarik untuk melanjutkan ke jenjang S-2. Apalagi budaya mereka di Jawa Timur hampir mendekati Bali, terutama dalam hal kesenian yang sama-sama bergerak dinamis seperti di Bali dan Lombok (NTB). Hanya, mereka masih mempertimbangkan soal biaya hidup, biaya pendidikan dan beasiswa. ‘’Mereka kan kuliah

di luar pulau, pasti berhubungan dengan biaya, bagaimana dengan beasiswa. Kami sarankan kalau di Kemenristek Dikti ada beasiswa tapi cuma untuk dosen yang memiliki nomor induk dosen negeri. Namun, kalau Kemendikbud, umum bisa melamar ke sana,’’ jelasnya. Sariada menambahkan, surat lamaran terkait pendaftaran maba diajukan ke alamat Sekretariat Program Pascasarjana ISI Denpasar dengan biaya pendaftaran dan seleksi Rp 500 ribu. Surat lamaran harus dilampiri beberapa persyaratan lain, seperti salinan ijazah S-1 atau surat keterangan lulus, transkrip akademik IPK minimal 2,75, nilai TOEFL minimal 400 serta karya ilmiah atau karya seni yang pernah dipublikasikan atau dipentaskan. ‘’Setelah mereka melakukan pendaftaran, kami lakukan tes seleksi. Ada dua jenis tes yakni tes tulis pengetahuan dasar seni dan tes wawancara. Ini dilakukan dua hari pada 13-14 Agustus 2018, kemudian pengumumannya 20 Agustus 2018,’’ paparnya. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi wajib mengikuti program matrikulasi selama dua hari pada 3-4 September 2018. Materi yang diberikan meliputi wawasan

seni, estetika, teori sosial, filsafat seni, metodologi penelitian dan penciptaan. Program matrikulasi dikenai biaya Rp 500 ribu, sedangkan biaya pendidikan per semester Rp 7 juta. Sementara itu, ciri khas kurikulum Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S-2) mengacu pada eksplorasi kesenian dan budaya lokal Bali yang dianalisis, diteliti, dikaji dan diinovasi berdasarkan metode ilmiah yang tercermin dalam kajiankajian ilmiah berbasis keunggulan. ‘’Beban studi yang harus ditempuh mahasiswa seluruhnya 44 SKS, terdiri atas 12 SKS mata kuliah wajib program, 30 SKS mata kuliah wajib minat, dan 2 SKS mata kuliah pilihan minat termasuk tugas akhir. Masa studi yang ditempuh minimal dua tahun atau empat semester dan maksimal empat tahun,’’ terangnya. Sariada menargetkan sebanyak 60 pendaftar untuk memperebutkan 50 kuota S-2 dengan dua minat studi/konsentrasi, masing-masing minat Penciptaan Seni dan minat Pengkajian Seni. Meskipun memberi kesempatan bagi calon mahasiswa dari provinsi di luar Bali, pihaknya tetap melihat kualitas mereka atau tidak sekadar diterima. (ad1368)

Ary Bestari, Director/CO-Founder Epistula Communications 2012

Hadir sebagai ’’Guest Lecture’’ di STPBI

SELASA (27/3) lalu, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) Denpasar kedatangan tamu spesial yaitu Ary Bestari selaku Director/CO-Founder Epistula Communications 2012. Pada pembahasan kali ini Ary Bestari lebih banyak menceritakan tentang branding. Mempromosikan sesuatu kini tidak sama dengan zaman dahulu. Mempromosikan suatu produk zaman sekarang adalah dengan cara story telling.

Menceritakan cerita yang menyangkut kehidupan sehari-hari, supaya produk lebih menarik konsumen. Dalam mempromosikan suatu produk waktu yang dibutuhkan sekitar tiga bulan sampai satu tahun. Salah satu buktinya adalah pada saat penanganan pergantian logo BPR Lestari yang sempat mirip dengan Mandiri. Ary Bestari dipercaya mengubah logo tersebut. Setelah ditangani olehnya, pendapatan BPR Lestari semakin meningkat.

Dalam kesempatan ini hadir mahasiswa-mahasiswi STPBI jurusan D-4 MKP semester VI dan D-3 MTB semester VI. Salah satu mahasiswi bernama Yovita dari D-4 MKP semester VI menjelaskan, dirinya mendapatkan banyak manfaat setelah mengikuti acara ini yaitu produk sekarang dipromosikan dengan cara diceritakan apa saja isinya, terbuat dari apa saja serta story telling yang sangat bermanfaat untuk menarik minat masyarakat. (ad1369)

TERPOPULER - PT Astra Honda Motor (AHM) menerima penghargaan sebagai perusahaan terpopuler pada ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2018.

AHM Raih Penghargaan PR Indonesia Award 2018

BERSAMA - Ary Bestari bersama mahasiswa-mahasiswi STPBI didampingi Ketua Prodi MKP Komang Trisna Pratiwi Arcana, S.ST.Par., M.Par., M.Rech.

PT Astra Honda Motor (AHM) dinobatkan sebagai perusahaan terpopuler pada ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2018. Penyerahan penghargaan PRIA 2018 yang digelar bersamaan dengan Festival Rakyat Mlaku-mlaku nang Tunjungan dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Surabaya, Kamis (29/3) malam. AHM ditetapkan sebagai perusahaan swasta non-Tbk Terpopuler di media berdasarkan hasil survei pemberitaan di 174 media di seluruh Indonesia sepanjang 2017. Deputy Head of Corporate Com-

munication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, dalam mengomunikasikan aktivitas perusahaan, AHM bersama main dealer Honda seluruh Indonesia selalu berupaya sejalan dengan perkembangan minat dan tren terkini, sehingga diharapkan komunikasi yang disampaikan dapat selalu menarik perhatian masyarakat. ‘’Terima kasih atas penghargaan PR Indonesia Awards 2018 ini. Kami akan terus menyuguhkan informasi yang paling bermanfaat dan berdampak positif, baik bagi masyarakat maupun bangsa ini,’’ ujar Muhibbuddin. Sebelum menobatkan peru-

sahaan dengan performa Public Relations (PR) terbaik, PRIA 2018 menyeleksi 105 organisasi yang terdiri atas 72 korporasi dan 33 lembaga pemerintah. Kompetisi ini menggandeng 16 juri ahli untuk memberikan penilaian objektif. Penghargaan PRIA yang diterima AHM melengkapi pencapaian PR lainnya yang juga dicetak pada periode tahun lalu (29/9/2017) melalui penghargaan Indonesia Corporate Public Relations Award (IPRA) sebagai The Most Popular Company, The Best PR Company dan The Best Head PR Company. (bns1)

OJK Wajibkan Bank Salurkan Kredit Lunak untuk Disabilitas Banyuwangi (Bali Post) Pelayanan bank selama ini kerap kurang memihak kepada para penyandang disabilitas. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan setiap bank memberikan layanan khusus bagi penyandang disabilitas mulai jasa layanan hingga kemudahan pencairan kredit lunak, sehingga bisa merasakan pelayanan yang sama seperti masyarakat umum. Seruan OJK ini wajib diberlakukan ke seluruh bank. Jika ada yang melanggar, dipastikan dikenai sanksi. ‘’Penyandang disabilitas itu bukan pilihan mereka. Karena itu, pelayanan harus di-

berikan setara dengan orang normal. Perbankan wajib membuka layanan khusus bagi penyandang disabilitas,’’ kata Mulyadi, Kepala OJK Jember, Jawa Timur, usai sosialisasi perbankan kepada penyandang disabilitas di Banyuwangi, Rabu (28/3) lalu. Pelayanan yang baik bagi penyandang disabilitas harus dilakukan menyeluruh, misalnya meja layanan khusus, penyediaan kursi roda hingga ada huruf braile. ‘’Jadi, harus lengkap pelayanannya, disesuaikan dengan kebutuhan para penyandang disabilitas,’ tegasnya. Menurutnya, perbankan di wilayah Jember sudah ada beber-

apa yang membuka layanan khusus bagi penyandang disabilitas. Bagi yang belum, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan menyerukan membuka layanan. Hanya, layanan bagi penyandang disabilitas ini masih terbatas pada bank besar, padahal penyandang disabilitas lokasinya menyebar. Oleh karena itu pihaknya meminta bank kecil mulai membuka layanan seperti ini. Mulyadi menekankan setiap bank agar memberikan kredit lunak bagi penyandang disabilitas. Seperti dilakukan salah satu bank milik pemerintah yang memberikan kredit lunak dengan bunga 3 persen per tahun. Nilai kredit bisa

mencapai Rp 200 juta. ‘’Ini bagus, bank peduli dengan penyandang disabilitas,’’ ujarnya. Layanan perbankan bagi disabilitas mulai dicanangkan tahun 2013 dan ditargetkan beroperasi ke seluruh bank tahun 2016. Karena itu, pihaknya terus memantau bank yang belum membuka layanan disabilitas. Bagi penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan layanan khusus di perbankan, bisa langsung melapor ke OJK. ‘’Nanti akan kami lihat tingkat kesalahannya. Jika memang terjadi kesalahan, pasti akan diberikan sanksi tegas,’’ pungkas Mulyadi. (kmb30)

Bali Post/kmb30

SOSIALISASI - Sosialisasi layanan perbankan bagi para penyandang disabilitas di Banyuwangi, Rabu (28/3) lalu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

daerah

5

Sidang Kasus Penyelundupan Narkoba ke Lapas

Terdakwa Akui Terima Pesanan dari Napi Denpasar (Bali Post) Sidang dugaan kasus penyelundupan narkoba ke Lapas Kerobolan kembali digelar di PN Denpasar, Kamis (29/3). Siti Mariyam mengaku mengetahui barang yang dibawanya dan dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan berisi narkotik jenis sabu-sabu dan ekstasi. Narkoba itu adalah pesanan warga binaan pemasyarakatan bernama Ricky Wijaya yang masih berstatus tahanan. Jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Lanang Arya Raharja dalam sidang itu menghadirkan lima saksi yaitu dua petugas jaga Lapas Kerobokan, dua petugas kepolisian dan Ricky Wijaya yang disebut memesan. Ricky mengaku meminta terdakwa Siti untuk mengambil dan membawa narkotik ke Lapas Kerobokan. ‘’Saya hubungi terdakwa melalui telepon meminta dia mengambil barang pesanan, lalu membawa ke lapas,’’ katanya dalam sidang pimpinan I Gde Ginarsa. Siti mengakui keterangan saksi Ricky. Bahkan, dirinya mengatakan mengetahui barang titipan Ricky itu di dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi. Jaksa Dewa Lanang mendakwa terdakwa Siti dengan dua dakwaan. Surat dakwaan kesatu menyatakan terdakwa Siti tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. Kedua, perbuatan terdakwa Siti tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman. Dewa Lanang membeberkan ikhwal perbuatan hingga ditangkapnya terdakwa Siti oleh petugas jaga Lapas Kerobokan. Berawal ketika terdakwa dimintai tolong oleh saksi Ricky Wijaya untuk mengambil barang pesanan berupa sabu-sabu dan ekstasi. Barang ini dipesan oleh Ricky dari saudara Paldi untuk diantarkan ke Lapas Kerobokan. (kmb37)

Pengurus BPPD NTB Terancam Dianulir Mataram (Bali Post) – Komisi II DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mengancam akan menganulir kepengurusan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB jika proses penyusunan kepengurusannya tidak melalui mekanisme dan aturan yang berlaku. Anggota Komisi II DPRD NTB Raihan Anwar mengaku prihatin terhadap masalah BPPD karena dalam penyusunan struktur kepengurusannya masih terkesan ada intervensi dari pemerintah provinsi. “Kami prihatin dengan tata kelola seperti itu. Mestinya dijalankan dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Jangan menciptakan kondisi yang membingungkan dan tidak kondusif, sehingga nantinya malah membuat pariwisata tidak berjalan bagus,” katanya di Mataram, Jumat (30/3) kemarin. Menurut politisi NasDem itu, terkait dualisme kepemimpinan BPPD NTB ini, pihak DPRD akan meminta penjelasan dari Gubernur atau Sekda NTB, sehingga persoalan tersebut tidak berlarut-larut yang dikhawatirkan akan berimplikasi pada pariwisata NTB. “Akan kami panggil sekda atau gubernur untuk dimintai penjelasan. Kenapa prosedurnya tidak lazim seperti ini. Kalau ini dibiarkan akan menjadi preseden buruk buat pariwisata NTB ke depan,” tegasnya. Hal senada juga diutarakan anggota Komisi II DPRD NTB lainnya H.L. Dharma Setiawan, yang menyatakan seharusnya Pemerintah Provinsi NTB mengusulkan nama-nama yang sudah lama di asosiasi dan berpengalaman dalam bidang pariwisat dan didorong menjadi Ketua BPPD NTB. “BPPD butuh orang yang berpengalaman. Seharusnya sekda usulkan orang-orang lama di asosiasi, bukan instan seperti ini. Kalau alasannya hanya bahasa Arab, tidak juga. Kami bisa carikan orang banyak kalau hanya alasan itu,” ujar politisi dari Partai Golkar ini. Ia berharap susunan kepengurusan BPPD NTB itu bisa dianulir atau dibatalkan, sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan dan hanya akan merugikan sektor pariwisata NTB. “Kami minta kepengurusan ini dibatalkan saja, buat apa kalau masih juga seperti ini. Kami akan panggil. Komisi II melakukan ini karena memang kewenangannya,” tandas Setiawan. (ant)

Ekspor Perikanan

NTT Dukung dari Kawasan Timur

Kupang (Bali Post) – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung kegiatan ekspor perikanan dari kawasan Indonesia bagian timur yang sedang dipersiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ini dikatakan Kadis Kelautan dan Perikanan NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, Jumat (30/3) kemarin. “Kalau ekspor perikanan bisa langsung dilakukan dari kawasan timur termasuk NTT, hasilnya lebih optimal karena selama ini kami masih harus transit di Surabaya dengan kuota pengiriman yang terbatas,” ujarnya. Ia mengatakan ini terkait Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti agar ekspor produk perikanan dan kelautan asal Indonesia bisa dilakukan dari Provinsi Papua Barat dan serta provinsi lainnya di Indonesia bagian timur. Ganef mengatakan, pemerintah setempat sudah lama menantikan kegiatan ekspor hasil perikanan bisa langsung dari provinsi setempat karena selama ini harus melalui Surabaya, Jawa Timur, dengan kuota terbatas. Pengiriman hasil perikanan untuk tujuan ekspor dari Kupang masih terbatas menggunakan kontainer berkapasitas 20 fit. Kondisi itu disebabkan akes jalan menuju terminal pendaratan ikan (TPI) Tenau, Kota Kupang, tidak memungkinkan dilalui truk-truk kontainer berkapasitas 40 fit. “Jalan masuk ke TPI Tenau sangat menanjak sehingga sulit diakses truk kontainer 40 fit. Pernah kejadian truk kontainer yang berani menanjak akhirnya terbanting,” katanya. Pemprov NTT telah mencarikan solusi dengan meminta pihak Pelindo III agar membuka akses jalan dari TPI Tenau menuju Pelabuhan Peti Kemas Tenau yang hanya dibatasi pagar, namun belum diizinkan hingga saat ini dengan alasan keamanan. Menurut mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu, jika eskpor dilakukan langsung dari kawasan timur termasuk dari NTT, pemerintah bisa menggenjot nilai ekspor hasil kelautan dan perikanan dari Indonesia. “Karena wilayah timur ini ikan-ikannya masih melimpah, seperti salah satu hasil andalan kita yang diekspor yaitu ikan cakalang, selain ikan tuna dan anggoli,” sebutnya. (ant)

Bali Post/ant

PERIKSA GAJAH - Tim medis Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic) memeriksa kesehatan gajah Sumatera jinak milik Balai Konservation Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh di Conservation Respons Unit (CRU) Trumon, Aceh Selatan, Jumat (30/3) kemarin. BKSDA Aceh memiliki 35 ekor gajah jinak yang ditempatkan di tujuh CRU dan satu Pusat Latihan Gajah (PLG) guna mengatasi konflik satwa dengan manusia.

Ditengarai Masih Ada Tercecer

KPU Klungkung Perbaiki DPS

Semarapura (Bali Post) Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Serentak 2018 telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung, Jumat (30/3) kemarin. Jumlahnya mencapai 156.573 jiwa. Meski demikian, calon pemilih yang tercecer ditengarai masih ada. Oleh sebab itu, KPU kembali melakukan pendataan.

I Made Kariada

Bali Post/kmb45

Ketua KPU Klungkung I Made Kariada merinci DPS di Kecamatan Klungkung berjumlah 45.097 jiwa, Nusa Penida 45.255 jiwa, Banjarangkan 34.560 dan terkecil Kecamatan Dawan 31.661 jiwa. Pada pencocokan dan penelitian, masih ada warga yang lepas sasaran, salah satunya karena tidak ada di rumah. Oleh sebab itu, kembali dilakukan perbaikan data sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang direncanakan paling lambat 19 April mendatang. ‘’Kami melakukan pendataan lagi karena masih ada yang tercecer atau yang meninggal,’’ sebutnya. Langkah pendataan akan dilakukan sampai 2 April. Pada 3-7 April akan ada penyusunan DPS hasil perbaikan yang menjadi rujukan dalam menentukan daftar pemilih tetap. ‘’Sekarang masih berjalan. Kami belum bisa menyampaikan data terbarunya,’’ ungkap pria asal Nusa Penida itu.

Direncanakan, Penusukan Istri Hamil dan PIL-nya Mangupura (Bali Post) Penyidikan kasus penusukan yang dilakukan Pa (34) masih didalami penyidik Polsek Kuta. Tersangka Pa ditahan setelah menusuk istrinya yang hamil, Rus. Selain itu, dia menusuk pria idaman lain (PIL) Rus, Ru, hingga mengalami luka di bawah ketiak kiri sedalam 1 sentimeter dan lebar 2 sentimeter. Saat diperiksa, pelaku mengaku merencanakan perbuatannya tersebut karena sakit hati terhadap Ru. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ario Seno Wiboko didampingi Panibuser Iptu Putu Budiartama, Jumat (30/3) kemarin mengatakan, pelaku sudah mempersiapkan pisau lipat sejak awal, sebelum bertemu dengan istrinya dan korban. Sasaran utamanya adalah Ru, namun istrinya terkena imbas karena berusaha menutupi keberadaan PIL-nya tersebut. ‘’Motif kasus ini adalah pelaku tidak terima istrinya

dibawa kabur oleh korban sejak empat bulan lalu,’’ ujarnya. Ditambah lagi, korban menikahi Rus di Jawa, tanpa seizin pelaku. Padahal korban sudah dianggap seperti anak sendiri dan sempat diajak tinggal bersama oleh pelaku dan istrinya di Bali. Pelaku bertambah kalap setelah mengetahui istrinya tidak mau kembali bersamanya dan sedang hamil hasil pernikahannya dengan korban. ‘’Dari kasus ini kami mengamankan barang bukti pisau lipat warna hitam, baju dan celana milik pelaku berisi bercak darah korban,’’ tegas Iptu Budi. Kasus penusukan ini terjadi di rumah kos di Jalan By-pass Ngurah Rai, Gang Patasari I, Kuta, Badung, Rabu (28/3) lalu. Pa (34) mengamuk dan menusuk pingggang istriya, Rus, yang tengah mengandung dan Ru (26) yang diduga PIL istrinya. (kmb36)

Mendukung itu, warga juga diharapkan proaktif. Menyampaikan ke petugas masing-masing desa untuk bisa didata. Demikian pula yang belum merekam e-KTP, diharapkan segera melaksanakan. ‘’Kami harapkan masyarakat berperan aktif,’’ tandas Kariada. Seperti diberitakan sebelumnya, sesuai data coklit, petugas menemukan 10.626 orang yang tidak memenuhi syarat. Mereka terungkap sudah meninggal, di bawah umur dan tidak berdomisili di Kabupaten Klungkung. Oleh sebab itu, langsung dicoret dari daftar. ‘’Ada sepuluh ribuan yang tidak memenuhi syarat,’’ ungkap Kariada. Tak hanya itu, pada tahapan hajatan politik lima tahunan ini juga ditemukan 2.651 orang belum mengantongi e-KTP didominasi warga lanjut usia dan rantauan serta 5.685 pemilih baru. (kmb45)

Denpasar Serahkan Laporan Keuangan 2017 ke BPK

Denpasar (Bali Post) Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus berkomitmen menciptakan tata pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini diwujudkan dengan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2017 sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan telah diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali di Kantor BPK-RI Perwakilan Bali, Renon, Denpasar, Kamis (29/3) lalu. Laporan Keuangan Pemkot Denpasar TA 2017 diserahkan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Plt. Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara yang diterima Kepala BPK-RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho. Rai Iswara berterima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran di lingkungan Pemkot Denpasar atas suksesnya pelaksanaan program dan pelaporan penggunaan kas daerah Kota Denpasar. Hal ini tak lepas dari kerja sama seluruh OPD serta masyarakat Kota Denpasar yang senantiasa mendukung

program dan inovasi Pemkot Denpasar. ‘’Saya mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh OPD dan jajaran di lingkungan Pemkot Denpasar atas suksesnya pelaksanaan program kerja tahun 2017 dan pelaporan keuangan yang telah dilaporkan kepada BPK-RI. Semoga usaha yang maksimal ini dapat memberikan hasil yang maksimal juga,’’ ujar Rai Iswara. Sementara itu, Kepala BPK-RI Perwakilan Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho mengatakan, setelah dilaporkan nantinya akan dilaksanakan audit lebih lanjut sebelumnya nantinya didapatkan hasil mengenai kewajaran penggunaan kas daerah. Selain itu, dalam upaya menunjang maksimalnya pelaksanaan audit, pihaknya berharap mendapat dukungan seluruh instansi terkait selama proses audit berlangsung. ‘’Kami berharap selama proses audit seluruh kabupaten/kota seBali dapat menyediakan data sesuai kebutuhan dalam upaya menunjang kelancaran proses audit,’’ tegasnya. (kmb12)

Tim Sekretariat Apeksi Komwil VI

Belajar Teknologi Terbarukan di Tabanan

TIM Sekretariat Apeksi Komwil VI Indonesia mengunjuni Kabupaten Tabanan, Rabu (28/3) lalu. Rombongan berjumlah 37 orang yang berasal dari Kota Ambon, Ternate, Palopo dan Makassar. Mereka diterima Pemkab Tabanan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana di Penebel. Rombongan yang dipimpin Wakil Wali Kota Ambon Sayarief Hadler ini berkunjung ke kabupaten lumbung berasya Bali untuk mempelajari kerja sama antara Pemkab Tabanan dan pemerintah Toyama, Jepang, mengenai teknologi terbarukan yakni Pembangkit Listrik Micro Hidro dan pengelolaan sampah. Hasil pembelajaran tersebut akan digunakan sebagai langkah awal untuk penerapannya di Kota Ambon. ‘’Masyarakat masih beranggapan bahwa sampah berakhir di tempat sampah. Bila sampah dikelola dengan benar sesuai 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) dan bantuan teknologi terbarukan, akan bisa digunakan kembali,’’ ujar Sayarief Hadler.

Wayan Miarsana mengatakan, sebagai daerah agraris, Kabupaten Tabanan mempunyai wilayah yang cukup luas yakni 89.933 hektar yang sangat potensial untuk pengembangan pertanian. Luas lahan pertanian 62.216 hektar berupa sawah 21.089 hektar dan bukan sawah 41.127 hektar. ‘’Sampai saat ini Kabupaten Tabanan masih memberikan kontribusi terbesar terhadap produksi beras di Provinsi Bali, sehingga tetap dijuluki sebagai lumbung pangannya Bali,’’ jelasnya. Dipilihnya Jatiluwih sebagai tempat pertemuan karena kawasan ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) sejak 29 juni 2012. Kekhasan wilayah Jatiluwih di antaranya lahan sawah terasering dengan panorama alam yang menarik, sebagai kawasan penyangga dan sebagai penghasil beras merah khas Tabanan. ‘’Pengelolaannya sangat memerlukan teknologi ramah lingkungan. Kami sangat bergembira atas bantuan pemerintah Jepang yang kami yakini bisa lebih mengembangkan kawasan Jatiluwih. Kami juga patut berbangga karena gerakan kami ini menarik per-

Bali Post/san

DITERIMA - Rombongan Tim Sekretariat Apeksi Komwil VI diterima Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tabanan I Wayan Miarsana. hatian Tim Sekretariat Apeksi Komwil VI Indonesia,’’ ungkap Miarsana. Ia mengharapkan kerja sama ini ke depannya dapat memberikan dorongan dan motivasi kepada ma-

syarakat, untuk mengelola potensi budaya pertanian yang ada lebih optimal tanpa merusak lingkungan hidup yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan. (san)


OPINI

6

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menyelaraskan Ketajaman Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan TUMPEK Landep bagi umat Hindu merupakan salah satu hari suci. Kali ini, Tumpek Landep diperingati pada Saniscara Kliwon, (31/3) 2018. Umumnya, Tumpek Landep diawali dengan mem-prayascita semua benda hasil karya pikiran manusia, mulai dari keris, kedaraan, senjata untuk bertani, hingga laptop. Ini merupakan fenomena yang terjadi sekarang ini. Namun, dalam konteks Hindu, Tumpek Landep adalah saat Ida Hyang Widhi Wasa dalam prabhawa-Nya sebagai “Pasupati” atau “Siwa Pasupati” itu sendiri. Pasupati itu terdiri dari pasu yang berarti jiwa atau binatang, juga berarti kehidupan, dan pati adalah penguasa, jadi “Pasupati” adalah penguasa kehidupan/binatang, binatang di sini melambangkan nafsu indria, maka jangan heran jika dalam gambar Dewa Siwa dhyana itu duduk dengan kulit harimau, artinya beliau mengajarkan kepada kita dalam hidup harus menguasai panca indra, jangan kita dikuasai oleh panca indra pemuas nafsu kita. Pada hari Tumpek Landep, Siwa sebagai Pasupati menganugerahkan jnana atau ketajaman pikiran (landeping idep), ketajaman perkataan (landeping wak), dan ketajaman perbuatan (landeping laksana). Tumpek Landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. Jadi, setelah memperingati hari raya Saraswati sebagai perayaan turunnya ilmu pengetahuan, maka setelah itu, umat memohonkan agar ilmu pengetahuan tersebut bertuah atau memberi ketajaman pikiran dan hati. Pada rerainan Tumpek Landep juga dilakukan upacara pembersihan dan penyucian aneka pusaka leluhur seperti keris, tombak dan sebagainya sehingga masyarakat awam sering menyebut Tumpek Landep sebagai otonan besi. Di dalam konteks filosofis, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi, dan manah (pikiran). Dengan demikian, umat selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai-nilai agama. Dengan pikiran yang suci, umat mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam konteks kekinian, maka mementum Tumpek Landep hendaknya kita maknai sebagai ruang untuk lebih bijak mengelola ketajaman pikiran. Pikiran hendaknya kita pertajam dengan ilmu, tapa brata yoga samadhi. Dalam konteks ini, manusia hendaknya memiliki kemampuan mengendalikan diri di tengah makin tingginya tantangan. Manusia tentu tak boleh terombang-ambing keinginan, sehingga semua yang kita lakukan tak bermuara pada kedamaian hidup. Jadi, kita harus menjadi manusia bijak dengan menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan. Dalam hal ini, sebagai penggerak dari semua indria kita, maka kita harus mengendalikan pikiran. Tentu tak hanya pikiran. Kita juga dituntut mampu mengendalikan perkataan. Ketajaman perkataan sering kali bisa membuat hati terluka, jika apa yang kita lontarkan menusuk dan membuat orang merasa tersudutkan, terhina, atau dilecehkan. Sebaliknya, jika bicara kita santun dan arif tentu menimbulkan kebahagiaan. Namun, dalam konteks ini kesadaran kita untuk tetap mengelola ketajaman pikiran dengan tetap menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan hendaknya selalu jadi tolok ukur. Keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbutan akan mengantarkan kita pada tujuan-tujuan kehidupan yang lebih mulia. Untuk itulah, pada perayaan Tumpek Landep kali ini, kita harus mengasah kebijaksanaan diri. Untuk itulah, manusia juga harus mengendalikan perbuatan ditajamkan dengan pergaulan, harmonisasi. Ritual Tumpek Landep sesungguhnya mengingatkan umat untuk selalu menajamkan manah sehingga mampu menekan perilaku butha kala yang ada di dalam diri. Tumpek Landep adalah tonggak untuk mulat sarira/introspeksi untuk memperbaiki karakter agar sesuai dengan ajaranajaran agama.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mari Kita Jaga Bali

Ketergantungan terhadap pariwisata berulang kali diingatkan agar diimbangi dengan sektor lainnya. Peringatan ini sering dilontarkan ekonom termasuk petinggi Bank Indonesia di Bali. Mendengar hal ini, rasanya sangat logis dan ideal. Namun, bagaimana memulainya? Yang saya tahu, saat ini pariwisata nyaris menjadi doktrin. Maksudnya nyaris hampir semua pihak tahu ekonomi Bali tergantung pariwisata. Lalu, apakah hal ini sepenuhnya benar? Saya juga tak tahu. Masalahnya, sejauh mana Bali tergantung pada pariwisata dan sejauh mana sektor lainnya bisa menjadi pilihan pendukung ekonomi, saya juga tak tahu. Untuk itulah, lewat surat pembaca ini saya berharap ke depan harus ada langkah nyata membangun ekonomi Bali agar memiliki sektor alternatif. Dukungan terhadap pariwisata sebagai kekuatan ekonomi tetap harus dilakukan. Sejalan dengan itu, pemerintah Bali juga harus memberdayakan pertanian dan menjaga budayanya. Coba kita hitung sekali, berapa kali pejabat kita bicara soal pemberdayaan pariwisata sebulannya? Bandingkan juga dengan berapa kali pejabat kita bicara budaya dana pertanian dalam sebulannya. Saya menduga angkanya akan kontras. Pejabat akan lebih senang bicara pariwisata ketimbang bicara budaya dan pertanian. Untuk itu, mari kita bekerja untuk Bali bukan mencari pekerjaan di Bali. Termasuk mari gunakan kekuasaan untuk menjaga Bali, bukan sebaliknya mencari kekuasaan di Bali untuk bisa menjual. Ni Wayan Purnami Gianyar, Bali

Tumpek Landep, Mengasah Pikiran Menangkal ’’Hoax’’ Secara ritual Tumpek Landep dilaksanakan dengan mengupacarai berbagai jenis produk teknologi zaman kuno seperti keris, tombak atau peralatan senjata lainnya yang dianggap memiliki nilai historis dan magis sebagai benda pusaka berdimensi budaya dan agama. Sementara pada zaman now seperti sekarang, ritual Tumnpek Landep lumrah ditandai dengan ngotonin perangkat teknologi kekinian, umumnya berupa motor, mobil, berbagai jenis mesin, termasuk komputer, laptop, kamera atau apa saja produk teknologi yang berfungsi membantu keseharian hidup manusia. Pergeseran objek ritual Tumpek Landep semata-mata didasari pemahaman elementer bahwa benda produk teknologi itu terbuat dari unsur logam, apa pun bentuk, rupa, jenis, dan fungsinya.

Oleh I Gusti Ketut Widana eski demikian, makna tattwa (filosofis) Tumpek Landep tetap tunggal, sebagai invitation (ajakan) yang bersifat imperative (perintah) kepada umat untuk nglandepin idep (mengasah dan menajamkan pikiran), agar selalu asih dalam ujaran, dengan menghindari hoax berkonten kebohongan dan kebencian. Pedomannya mengacu ajaran Tri Kaya Parisudha, semuanya mengalir dan dikendalikan pikiran (manacika), lalu terucap melalui perkataan (wacika) dan terlaksana lewat perbuatan (kayika) yang baik dan benar. Meski sosok manusia dibangun atas tiga unsur; body (badan), soul (jiwa), dan mind (pikiran), namun pusat gerak atau aktivitas badan yang melahirkan perbuatan, respons jiwa yang menyentuh perasaan/hati tetap berada dalam kendali pikiran. Pikiranlah (idep) sebagai pusat kontrol manusia yang dihasilkan melalui proses kerja otak. Bicara tentang otak, merujuk pandangan neuropsikolog, Roger Sperry (1913-1994),

M

otak manusia terdiri atas dua bagian, yang masing-masing bagiannya memiliki fungsi spesial tanpa bergantung satu dengan yang lainnya. Belahan otak kanan berfungsi mengontrol otot-otot di bagian kiri tubuh, sementara belahan otak kiri mengontrol otot-otot di bagian kanan tubuh. Bila misalnya mengedipkan mata kanan, itu artinya otak kiri yang bekerja, begitu pun sebaliknya. Oleh sebab itu, bila ada kerusakan pada satu sisi otak akan memengaruhi fungsi tubuh pada posisi organ yang berlawanan. Secara umum, otak kanan bertanggung jawab atas kemampuan spasial, dan dikenal unggul dalam hal kreativitas, serta lebih banyak bersinggungan dengan perasaan (hati) apalagi jika sedang tersinggung. Sementara otak kiri, terdepan dalam urusan rasio atau logika, dan penuh perhitungan. Keberadaan otak kanan dan otak kiri ini harus berfungsi sinergis, meski tidak simetris secara organis. Sebab, jika terjadi disfungsional kerja otak kanan dan otak kiri, dipastikan akan terlahir orang-orang dengan “otak mereng”, yang kiner-

janya acap kali memiringkan bahkan menjungkirbalikkan fakta dan data, di antaranya lewat hoax, yang belakangan kian ngetren. Hoax yang dicetuskan lewat ujaran kata-kata, karena digerakkan lidah tak bertulang acap kali dilontarkan sekenanya, sehingga tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang/pihak lain. Sering terjadi, oleh sebab perkataan bisa membawa kebaikan, bisa juga berakibat buruk, bahkan fatal, sebagaimana disuratkan dalam kitab Niti Sastra, V.3: Wasita nimittanta manemu mitra, wasita nimittanta manemu laksmi, wasita nimittanta manemu duhka, wasita nimittanta pati kapangguh (Oleh perkataan engkau akan mendapat sahabat, oleh perkataan engkau akan mendapat kebahagiaan, oleh perkataan engkau akan mendapat kesusahann, dan oleh perkataan engkau akan mendapat kematian). Dikaitkan dengan rerainan Tumpek Landep, selain sebagai momen religius membangkitkan kesadaran akan dampak negatif (selain positif) dari produk teknologi yang

digambarkan seperti “pisau bermata dua”, juga dapat diinterpretasi sebagai kesempatan umat Hindu mengasah dan menajamkan pikiran sehingga dalam ekspresinya melahirkan ujaran, atau ucapan-ucapan yang distimulus perasaan cinta kasih. Dengan demikian, fenomena hoax dapat diredam atau dicegah sepak terjangnya, yang sama artinya tidak membiarkan ujaran kebohongan dan kebencian merusak pikiran masyarakat, yang setiap saat bisa memantik pembalasan, dan tak jarang disertai aksi kekerasan atau kejahatan. Makna kekinian Tumpek Landep, diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi umat untuk bagaimana caranya meredam, mengatasi lanjut mengendalikan hasrat mengumbar hoax. Lebih-lebih pada tahun politik saat ini, ujaran kebohongan dan kebencian telah menjelma menjadi semacam industri olahan yang diproduksi secara masif, sistemik, dan terstruktur, lantaran menjanjikan keuntungan besar meski sekaligus berisiko membuyarkan sendisendi persatuan dan kesatuan bangsa. Memang sulit diterima akal-logika, bagaimana orangorang yang notabena beragama, ber-Tuhan Yang Maha Kasih, semestinya mampu memfungsikan otak kanan dan otak kirinya secara sinergis berbasis etis, filosfis, dan ideologis agar menjadi insan spiritualis yang humanis, tetapi justru mengembangbiakkan karakter “otak mereng” dengan menjadikan hoax, ujaran kebohongan dan kebencian sebagai komoditas, peluang bisnis meraup keuntungan ekonomi. Padahal, konsekuensi yang dihadapi

Calistung Tak Perlu Diajarkan di PAUD/TK KEMAMPUAN membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bukan merupakan target pokok pendidikan di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanakkanak (TK). Di jenjang PAUD/ TK, anak-anak justru harus lebih banyak bermain ketimbang belajar. Pelajaran membaca, menulis, dan berhitung sebaiknya diajarkan setelah anak berada di Sekolah Dasar (SD). Itulah kesimpulan utama dari hasil penyelenggaraan workshop pendidikan karakter dan pembelajaran inovatif guru PAUD/TK di Tabanan, Bali, seperti dilaporkan Bali Post, Rabu (28/3/2018) lalu. Kendatipun demikian, fakta di lapangan, khususnya di kota-kota besar, menunjukkan tidak sedikit pengelola Sekolah Dasar (SD) yang sekarang ini mensyaratkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi para calon muridnya. Akibat dari adanya kebijakan seperti ini, materi calistung saat ini telah lazim diajarkan di banyak lembaga PAUD dan juga TK di negeri kita. Sepintas, memang seperti tidak ada yang salah dengan kebijakan seperti ini. Banyak guru dan juga para orangtua men-

Oleh Djoko Subinarto ganggap bahwa mengajarkan materi calistung kepada anak sedini mungkin adalah hal yang bagus. Bahkan, kebanyakan orangtua di negeri kita merasa sangat bangga jika anak-anak mereka yang masih duduk di PAUD dan TK itu sudah mampu membaca, menulis, dan berhitung dengan lancar. Namun, bagus bagi orangtua, belum tentu bagus bagi anak. Mengajarkan materi calistung kepada anak-anak sedini mungkin sebenarnya adalah sebuah langkah keliru. Mengapa? Mereka yang sangat memahami dunia pendidikan dan perkembangan anak akan tidak pernah menganjurkan untuk mengajarkan materi calistung kepada anak-anak sedini mungkin. Mereka berpendapat, calistung seharusnya baru diajarkan tatkala anak-anak sudah duduk di bangku SD. Materi calistung itu pun tidak diajarkan sekaligus, tetapi harus berjenjang dan bertahap. Di jenjang kelas satu SD yang sebaiknya diajarkan hanyalah membaca dan menulis. Ada pun

materi berhitung sebaiknya mulai diajarkan di kelas dua SD, dengan cara mengajarkan materi-materi yang sangat sederhana dan sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari anak. Bagaimanapun, perkembangan anak itu memiliki fase. Pada fase sebelum memasuki jenjang pendidikan SD, yaitu fase PAUD dan TK, yang sebaiknya diberikan kepada anak bukanlah materi pelajaran calistung, melainkan peluang sebanyak mungkin bagi mereka untuk bermain. Perlu diketahui, sebuah PAUD dan TK didirikan harus dengan tujuan utama sebagai tempat bermain anak. Anak harus lebih banyak bermain ketika masuk dan berada dalam lingkungan PAUD dan TK. Kedua lembaga ini harus bisa memberi kesempatan kepada anak untuk menemukan dunia mereka sesungguhnya, yaitu bermain. Akan tetapi, pada kenyataannya, sebagian besar PAUD dan TK dewasa ini yang malah cenderung mengesampingkan aspek bermain dan lebih

terfokus pada aspek akademik, seperti menekankan pada pelajaran membaca, menulis, dan berhitung. Kita tahu dunia anak pada dasarnya adalah dunia bermain. Lewat aktivitas bermain, aspek fisik, intelektual, emosional, sosial maupun spiritual seorang anak berkembang. Bermain bagi anak-anak berguna untuk membantu pertumbuhan anak, memberi kebebasan anak untuk bertindak, memberikan dunia khayal yang disukai anak serta memberi kesempatan anak untuk berpetualang. Di samping itu, aktivitas bermain berfungsi juga sebagai wahana bagi anak dalam mengembangkan kemampuan bahasa mereka, serta membentuk dan membangun hubungan antarpribadi anak. Bermain berguna pula untuk latihan agar anak mampu menguasai diri secara fisik, memperluas minat dan pemusatan perhatian, memberi peluang anak untuk menyelidiki sesuatu, membantu anak dalam mempelajari peran orang dewasa, sarana anak belajar sejumlah hal, serta membantu menjernihkan pikiran anak.

bisa menghancurkan nilai-nilai sosial, kolegial, dan komunal yang selama ini dengan susah payah dirajut agar tetap kuat dan kokoh fondasi kehidupan bersama, berbudaya, beragama, berbangsa, dan bernegara di tengah keberagaman. Mencegah pengaruh gaya pikiran “otak mereng” lewat hoax, kitab suci Manusmrti, V.109 memberikan tuntunan, agar umat Hindu selalu membersih-sucikan pikiran sehingga tidak mudah terkontaminasi niat, hasrat, dan semangat menebar atau mengumbar ujaran kebohongan dan kebencian dengan segala bentuknya: Adbhir gatrani cudhyanti, manah satyena cudhyati, widyatapobhyam bhrtatma, buddhir jnanena cudhyati, yang artinya “tubuh dibersihkan dengan air, pikiran dibersihkan dengan kejujuran, roh dengan ilmu dan tapa, akal dibersihkan dengan kebijaksanaan. Melalui ritual Tumpek Landep (31/3), yang disertai prosesi membersih-sucikan badan, pikiran, akal, dan roh/ jiwa, berarti umat telah mengonstruksi karakter diri yang dibangun secara sinergis dan harmonis antara kinerja aktivitas badan (body), yang selalu distimulus jiwa (soul) berdasar cinta kasih, dengan pikiran (mind) selaku pengendali utama, sehingga sosok umat Hindu tidak mudah digoyahkan pengaruh apa pun, termasuk hoax lewat ujaran kebohongan dan kebenciannya. Ternyata, Tumpek Landep bukan sekadar ritual pengasah pikiran tetapi sekaligus penangkal hoax. Penulis, dosen Fakultas Pendidikan Agama dan Seni Unhi Denpasar

POJOK Menko Kemaritiman pastikan Bandara Bali Utara jadi dibangun. - Pastikan pula investornya. *** Setya Novanto mengaku terkejut dituntut 16 tahun penjara. - Jangan pura-pura terkejut. *** KPU akan melarang mantan napi korupsi nyaleg pada 2019. - Bisa mengajari korupsi.

Penulis adalah kolumnis lepas

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

7

TABANAN

APBDes Harus Direvisi Lima Fraksi Sepakat Dua Ranperda dari Eksekutif Segera Dibahas Tabanan (Bali Post) Lima fraksi DPRD Kabupaten Tabanan memberikan pandangan umum untuk dua buah rancangan peraturan daerah (ranperda) dalam sidang paripurna DPRD di ruang rapat DPRD, Kamis (29/3) lalu. Kedua ranperda itu yakni Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan juga Ranperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik. Secara umum, pada sidang paripurna itu kelima fraksi sepakat menerima ranperda yang diajukan itu. Selanjutnya dilakukan pembahasan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku. Dalam pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan I Gede Putu Kumara, menyatakan PDI Perjuangan sepakat isu lingkungan itu sudah menjadi isu global. Karena itu, upaya-upaya pelestarian lingkungan ini harus didukung Pemkab Tabanan demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang. Pemerintah hendaknya melampirkan master plan tentang rencana pengelolaan limbah domestik tersebut. “Berdasar data Dirjen Pengembalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2015, di Indonesia pencemaran terberat terjadi akibat pencemaran limbah domestik yang mencapai indeks 67,94 persen. Untuk mencegah hal itu perlu ada aturan yang dapat mengendalikan pencemaran limbah tersebut,” ungkapnya. Terkait Ranperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Fraksi Partai Golkar dalam pandangan umumnya yang dibacakan I Made Asta Dharma juga sependapat. Hal itu dibuat karena adanya penetapan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 67 Tahun 2017, sehingga tidak berakibat apa-apa jika disesuaikan atas perda yang sudah ada. Mekanismenya memang jangan sampai perda itu bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. “Secara substantif dan prinsip tidak jauh berbeda. Namun secara otonomi pembangunan desa lebih ditekankan kepada pengelolaan desa secara lebih akuntabel. Dalam penerapan formatur tunggal, urusan pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa sepenuhnya ada di tangan kepala desa,” jelasnya. Fraksi Partai Gerinda disampaikan I Wayan Wiryadana. Fraksinya juga mendukung ranperda itu. Hal terkait kewenangan mengangkat dan memberhentikan perangkat desa, khusus dalam pembentukan tim seleksinya agar melibatkan lembaga BPD di desa. “Sebab, BPD itu merupakan lembaga perwakilan masyarakat di Desa. Karena itu, hemat kami BPD sangat penting dilibatkan khususnya dalam hal pengangkatan kepala desa,” ungkapnya. Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai NasDem dan Hanura juga mendukung pengajuan dua buah ranperda tersebut. I Gusti Made Purnayasa dari Fraksi Demokrat mengatakan sistem pengelolaan air limbah domestik akan berjalan baik, apabila hal-hal antara lain perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dilakukan dengan baik. Selain itu, pemanfaatan dan pemantauan serta evaluasi. Pihaknya juga memberikan saran apabila ada pembangunan konstruksi baru agar dipersiapkan secara matang, sehingga tidak terjadi masalah nantinya. Fraksi Partai NasDem dan Hanura yang pandangannya dibacakan Gusti Ngurah Sanjaya juga mengungkapkan persetujuannya. Pihaknya menekankan standardisasi kompetensi kepala desa. Seorang kepala desa/perbekel itu harus berkualitas. Kepala desa itu diharapkan mampu menyeleksi, mengembangkan dan membina stafnya secara maksimal. Terkait ranperda pengelolaan air limbah domestik, pihaknya setuju agar pengelolaan dan pengaturannya segera dilakukan. “Pencemaran air limbah adalah isu global yang perlu mendapat penanganan serius. Sebab air limbah itu merupakan salah satu faktor dominan penyebab pencemaran lingkungan di samping sampah. Jika lingkungan tercemar, maka sudah pasti kesehatan masyarakat akan terganggu pula,” ungkapnya. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan apresiasi atas pandangan umum lima fraksi tersebut. Bupati Eka mengatakan sependapat alias setuju, pembangunan di desa bisa dipercepat. Hal itu sejalan dengan salah satu program Nawacita Presiden Jokowi, yaitu membangun dimulai dari pinggiran alias desa. Setelah infrakstruktur selesai, sekarang saatnya Tabanan fokus kepada ekonomi kerakyatan “Meningkatkan ekonomi kerakyatan, Pemkab Tabanan memaksimalkan BUMDes dan program-program lain, seperti Gerbang Pangan Serasi, Gerbang Emas Serasi dan program unggulan lainnya. Kami juga telah membuat MoU dengan Kanada, membuat program pelatihan meningkatkan Sumber Daya Manusia berkualitas,” ungkap Eka. Terkait kewenangan mengangkat dan memberhentikan perangkat desa, pihaknya sepakat agar dibentuk tim seleksi melibatkan BPD. Bupati juga sependapat dengan pandangan umum fraksi-fraksi bahwa air limbah kotor merupakan faktor dominan penyebab pencemaran lingkungan. “Kami sependapat dibuatkan sistem pengelolaan air limbah domestik. Dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kami juga telah menyiapkan master plan RDTR yang akan segera disusun, sehingga mempunyai dasar yang kuat mengacu pada perizinan dan aturan yang berlaku. Sehingga tidak terjadi benturan kepentingan terkait mewujudkan Tabanan Serasi,” imbuhnya. (kmb28)

Tindak Lanjuti Program Padat Karya Tunai

Tabanan (Bali Post) Dalam upaya membuka lapangan pekerjaan di desa yang melibatkan warga secara massal. Presiden Jokowi mengeluarkan instruksi agar program dana desa yang diagendakan di desa itu agar direncanakan dengan sistem padat karya tunai. Dengan cara seperti itu, maka masyarakat desa akan bisa terlibat dalam pengerjaan pembangunan secara langsung. Ketetapan itu ditindaklanjuti secara legal formal melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri. SKB bersama itulah sebagai dasar aturan teknisnya. Sayangnya di desa sudah ditetapkan APBDes. Karena ada kesan tumpang tindih untuk menggulirkan program padat karya tunai. Agar bisa berjalan den-

gan baik, karena itu mau tidak mau APBDes mendesak harus direvisi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Tabanan, Roemi Liestyowati, menjelaskan aturan baru SKB empat menteri terkait program padat karya tunai. Namun SKB itu baru diterimanya Januari 2018 jadi oto-

matis baru tiga bulan lalu. Padahal APBDes sudah disusun lebih awal, yakni akhir tahun 2017. Karena itu, dalam upaya menindaklanjuti aturan itu pihaknya akan mengeluarkan surat penegasan dari pimpinan. Surat penegasan itulah nantinya sebagai dasar acuan perubahan APBDes tersebut. “Surat penegasan itu ting-

Sanjaya Serahkan LKPD ”Unaudited” 2017

Tabanan (Bali Post) Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyerahkan laporan keuangan Unaudited Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2017 pada entitas Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (29/3). LKPD Unaudited itu diterima Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho, yang diawali penandatanganan berita acara serah terima.

Pada kesempatan itu Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho mengatakan LKPD Unaudited yang diterima ini selanjutnya diaudit selama kurang lebih 30 hari. Adapun tujuan audit BPK atas LKPD itu untuk memberikan opini atas tingkat kewajaran evaluasi keuangan yang disajikan pada laporan keuangan itu. Audit itu didasarkan pada kriteria kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan,

untuk melakukan perubahan Rancangan Anggaran Biaya (RAB),” terangnya. Seperti diketahui program padat karya dengan cara tunai sumber dananya nanti juga berasal dari dana desa. Artinya, untuk pembangunan fisik akan diatur 30 persen dari total anggaran kegiatan. “Sebelumnya ada biaya upah, tetapi tidak ada aturan baku besar jumlahnya. Sekarang diatur minimal upah untuk program itu harus dijalankan 30 persen dari anggaran kegiatan,” pungkasnya. (kmb28)

Lomba Desa Ajang Evaluasi Pembangunan

kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan efektivitas sistem pengendalian intern. Wabup Sanjaya mengatakan terima kasih atas dukungan BPKRI perwakilan Provinsi Bali dalam rangka pengelolaan laporan keuangan Kabupaten Tabanan yang semakin akuntabel. Pihaknya akan berusaha menyajikan data secara maksimal, sehingga BPK dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan tepat waktu. (kmb24)

Bali Post/kmb24

LAPORAN KEUANGAN - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyerahkan laporan keuangan Unaudited Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2017 pada entitas di Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Bali, Kamis (29/3).

Tabanan (Bali Post) Setiap tahun dilaksanakan lomba desa tingkat Provinsi Bali. Tahun ini Tabanan diwakili Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan. Lomba desa ini merupakan lomba rutin sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 81 Tahun 2015 terkait evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. Penilaian Desa Tibubiu sendiri telah dilangsungkan oleh tim Provinsi pada Kamis (29/3) lalu. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Roemi Liestiowati mengatakan, lomba desa ini adalah ajang desa itu sendiri mengevaluasi diri terkait pembangunan. Utamanya berbagai kreativitas dan program-program inovasi yang dilakukan selama ini. Perlombaan ini juga sekaligus penilaian atas kinerja instansi DPMD yang dipimpinya itu tercermin dalam keberhasilan dalam segala segi pembangunan di desa. “Kami berharap desa bisa membuat program-program inovatif. Bagus bisa bersinergi antara desa satu dengan desa lainnya. Dengan cara itu, adanya keterbatasan sumber daya daerah itu bisa dioptimalkan demi hasil pembangunan desa yang lebih baik,’’ ujarnya. Karena itu, perlombaan desa ini bukan saja sebatas mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat, juga dapat mendorong penguatan peran lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan, memberi penghargaan kepada masyarakat desa atas prestasi yang diraih dalam partisipasi dan inovasi-inovasi yang dilakukan terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pada ajang lomba desa dinilai keberhasilan pembangunan dari tiga bidang yang meliputi 19 aspek. Tiga bidang tersebut adalah bidang pemerintahan, bidang kewilayahan dan bidang kemasyarakatan,” ungkapnya. Perbekel Desa Tibubiu I Made Ardena mengatakan, Desa Tibubiu terbagi menjadi lima banjar dinas dengan jumlah penduduk sebanyak 1.678 jiwa dan ditopang 561 KK. Sebagian besar mata pencaharian warga di sini adalah petani. ‘’Desa Tibubiu merupakan salah satu desa yang berbatasan dengan laut, sehingga desa ini memiliki potensi kelautan sangat besar terkait pengembangan wisata,’’ jelasnya. (kmb24)

Mobil Rombongan Pengantin Terbakar

Bali Post/kmb28

SIDANG PARIPURNA - DPRD Tabanan menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terkait dua ranperda yang diajukan eksekutif.

gal menunggu ditandatangani Setda saja. Hari ini segera akan kita edarkan. Terkait program itu, sebetulnya sudah dikomunikasi dengan seluruh perbekel. Hanya baru melalui media sosial,” ucapnya, Kamis (29/3). Bagi desa yang sudah menjalankan program APBDes sesuai aturan, hal itu tidak masalah. Namun bagi desa yang belum, maka akan dikeluarkan surat penegasan dari pimpinan yang arah pembangunannya secara sistem padat karya tunai berlandaskan SKB menteri. “Surat ini akan menjadi dasar bagi desa

Bali post/kmb28

MOBIL TERBAKAR - Kondisi mobil APV rombongan pengantar pengantin terbakar ketika hendak kembali ke Jembrana.

Tabanan (Bali Post) Warga dan sejumlah pengemudi yang tengah melintas di jalan raya DenpasarGilimanuk tepatnya di sebelah timur jembatan Selabih Wanasari, Jumat (30/3) dini hari dikagetkan adanya mobil jenis APV yang terbakar di jalan raya. Mobil yang terbakar itu merupakan rombongan pengantar pengantin yang datang dari Kintamani, Kabupaten Bangli. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 01.00 Wita mobil APV warna Silver nopol 1752 DI yang dikemudikan I Made Sudana (37) pulang dari arah Denpasar hendak ke Jembrana. Pengemudi yang berasal dari Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana itu sebelumnya mengantar pengantin ke Kintamani Bangli. Saat itu ada tiga unit mobil rombongan pengantin. Setibanya di TKP, mendadak lampu mobil depan yang dikemudikan Sudana mati. Kemudian terlihat ada percikan api di depan kemudi/mesin. Melihat hal itu, semua penumpang dan sopir pun buru-buru keluar dari mobil. Kemudian

pengemudi berusaha meminta tolong pada warga setempat. Setelah mendapatkan pertolongan, api di mobil itu tetap tidak bisa dipadamkan. Malah semakin membesar saja. Hanya dalam hitungan beberapa menit, satu unit APV tersebut ludes terbakar. Kebakaran itu membuat arus lalin macet total. Sekitar jam 02.45 Wita api di mobil baru bisa padam. Selanjutnya arus lalu lintas pun dibuka tutup sementara. Setelah mobil mulai dingin, dengan bantuan warga mobil digeser ke pinggir jalan, sehingga arus lalin kembali lancar. Anggota Polsek Selbar yang datang ke TKP segera menghubungi unit pemadam kebakaran. Sayang hingga mobil di geser ke pinggir jalan setelah api padam unit pemadam kebakaran tidak juga kunjung tiba di TKP. Kapolsek Selemadeg Barat AKP Wayan Suastika saat dikonfirmasi membenarkan kasus kebakaran mobil yang terjadi Jumat dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja korban mengalami kerugian Rp 110 juta. (kmb28)

Lestarikan Seni dan Budaya

Dibuat Tari Rejang Renteng Massal 7.000 Peserta Dengan gerak gemulai, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ngayah menari Rejang Renteng di Pura Puseh lan Desa, Desa Pakraman Samsaman, Desa Kukuh, Kerambitan, Jumat (30/3) kemarin. Selain gerakannya nan gemulai, Bupati yang akrab disapa Eka tersebut juga menari penuh dengan kebahagian bersama puluhan ibu pangayah setempat. Bagaimana rencana ke depan bupati pertama perempuan di Tabanan itu terkait keberadaan tari Rejang Renteng yang belakangan ini sedang digandrungi sebagai bagian ngayah di pura? KEHADIRAN Bupati Eka ke Pura Puseh lan Desa di Desa Pakraman Samsaman dalam rangka memenuhi undangan masyarakat sebagai penyaksi (menyaksikan - red) digelarnya upacara Dewa Yadnya yakni Ngenteg Linggih di Pura Puseh lan Desa di Samsaman, Kukuh, Kerambitan. Puncak upacara

yadnya ini akan digelar pada rahinan Tumpek Landep, Sasih Kadasa, Sabtu (31/3) hari ini. Bupati Eka menegaskan, tarian Rejang Renteng merupakan kesenian yang sangat populer di kalangan ibu-ibu belakangan ini. Karena itu, Bupati berjanji pada kesempatan akan datang dirinya

berniat membuat hajatan tari Rejang Renteng massal. Nantinya yang terlibat adalah ibu-ibu di setiap desa yang ada di Kabupaten Tabanan. “Nanti kita akan buat tari Rejang massal. Untuk namanya nanti bisa dimodifikasi agar berbeda dan kesannya spesial. Kira-kira namanya Rejang Renteng Serasi. Sedangkan atributnya bukan kuning. Kami rencanakan warna hijau. Sebab akan dilaksanakn di pinggir pantai. Personel yang terlibat kira-kira lebih dari 7.000 ibu”, tegas Eka. Setiap desa nantinya diharapkan bisa menugaskan 50 orang penari terbaiknya, sehingga bisa ter-cover jumlah ibu-ibu mencapai 7.000-an orang. Bupati Ekamenambahkan, karya seni massal

tari Rejang Serasi itu diyakini akan dapat tercatat di Rekor Muri. Sebab, selama ini belum ada yang menggelar tari Rejang Renteng massal dengan jumlah sangat besar seperti itu. ‘’Event itu sudah pasti akan menjadi sebuah kebanggaan Tabanan. Apalagi kegiatan ini sangat positif dan konstruktif, karena merupakan ajang pelestarian adat, seni dan budaya Bali,’’ jelas Bupati Eka. Dia juga mengungkapkan kebanggaannya atas persatuan warga Samsaman mewujudkan pembangunan dari pura hingga balai banjarnya dipuji Bupati Eka. Kenyataan itu mencerminkan masyarakat Samsaman sangat bersatu dan mampu saling bekerja sama. Bupati Eka berharap, baik

Bali Post/san

TARI REJANG RENTENG - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ngayah menari Rejang Renteng di Pura Puseh lan Desa, Desa Pakraman Samsaman, Desa Kukuh, Kerambitan, Jumat (30/3) kemarin. pembangunan di Tabanan maupun di Desa Pakraman dan Desa Dinas, agar bisa dikomunikasikan dengan baik serta dikoordinasikan. Apapun masalahnya harus

disampaikan dalam forum, sehingga pemerintah bisa tahu apa yang menjadi kendala di masyarakat. “Ada kepala desa, ada wakil rakyat, bendesa adat, komunikasikan dengan

mereka semua. Sehingga tidak ada lagi yang namanya desa tertinggal di Tabanan. Komunikasi melalui koordinasi yang baik itu sangatlah penting,’’ujarnya. (san)


KARANGASEM

8 Proyek ’’ Break Water’’ dan ’’ Jetty Ramdor’’ Molor Amlapura (Bali Post) Proyek pembangunan break water dan jetty ramdor Dermaga Tanah Ampo dipastikan molor. Sejauh ini, proyek yang diarahkan untuk pengoperasian pelabuhan kapal pesiar itu baru tergarap 80 persen padahal proyek tersebut ditargetkan tuntas Maret ini. Kedua proyek tersebut menjadi satu paket yang pendanaannya berasal dari APBN sebesar Rp 49 miliar. Pengerjaannya dimulai 18 Agustus 2017. Break water dibangun memanjang ke arah barat di pertengahan dermaga yang ada sekarang. Break water itu berfungsi membentuk kolam untuk menstabilkan arus laut agar lokasi sandar perahu skoci tanpa banyak gelombang. Sedangkan jetty ramdor itu merupakan titik sandar skoci yang dibangun pada kolam yang tercipta dari bangunan break water. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Ida Bagus Putu Suastika, Jumat (30/3) kemarin, mengatakan kedua proyek tersebut sepenuhnya ditangani pemerintah pusat. Proyek itu berasal dari Kementerian Perhubungan. Pihaknya tak menampik kalau proyek itu molor, karena yang diharapkan rampung sampai akhir Maret ini ternyata tidak sesuai perencanaan. Pihaknya enggan berbicara lebih jauh termasuk soal penyebab keterlambatan itu. Alasannya, proyek itu menjadi kewenangan pusat. ‘’Tiang pancang untuk jetty ramdor-nya sudah kelar, tetapi pemasangan tetra portnya di pinggir jetty ramdor itu belum,’’ ungkapnya. Suastika mengatakan pemasangan tetra port itu baru dilakukan setelah ada perataan tanah. Sejauh ini, perataan tanah itu sedang dikerjakan. Terlepas dari kondisi itu pihaknya menambahkan Pemkab Karangasem itu sangat berkepentingan pada kedua proyek itu segera bisa tuntas, sehingga proyeksi-proyeksi terkait keberadaan dermaga Tanah Ampo itu bisa terlaksana. Warga Tanah Ampo dan sekitarnya juga menyambut antusias pembangunan break water dan jetty ramdor tersebut. Dengan hadirnya dua sarana pendukung itu mereka berharap dermaga yang dibangun mulai 2006 itu bisa beroperasi. Warga antusias karena mereka sudah berkorban banyak. Warga Tanah Ampo antara lain merelakan sawahnya diakusisi pemerintah daerah karena ingin ikut secara langsung terlibat dalam aktivitas sektor pariwisata di sana. Sebelumnya, Pelabuhan Tanah Ampo itu memang sudah sempat disinggahi beberapa kapal pesiar. Namun semuanya lego jangkar di tengah perairan. Pasalnya, faktor arus air laut itu. Break water dan jetty ramdor itu dibangun untuk menyiasati kondisi tersebut. Selama ini, pelabuhan yang sudah dilengkapi terminal itu mangkrak. Selama mangkrak, dermaga itu lebih banyak digunakan untuk aktivitas memancing. (kmb)

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Longsor di Puncak Barat Gunung Agung

Disebut Titik Paparan Abu Vulkanik Amlapura (Bali Post) -

Informasi tentang terjadinya longsor di puncak sisi barat Gunung Agung itu mendapat perhatian serius aparat berwenang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas pengamat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sudah melakukan pemantauan jarak terdekat dari tempat yang memungkinkan. Hasilnya, longsoran tersebut diduga adalah titik terjadinya tumpukan material abu vulkanik yang tergerus air hujan. ‘’Material abu vulkanik di lereng puncak itu cukup tebal. Hujan mengakibatkan beberapa titik tergerus cukup dalam, sehingga terlihat seperti longsoran,’’ jelas Izha Nurahmat, Ketua Tim Pemantauan Pos Pemantauan Rendang, Jumat (30/3) kemarin. Petugas pemantau asal Bandung ini mengatakan Pos Pengamatan Rendang ini melakukan pemantauan terhadap kondisi Gunung Agung selama 24 jam penuh. Pemantauan menggunakan alat seismik supersensitif. Alat itu mampu menangkap data sekecil apa pun, baik longsoran maupun pergerakan tanah dan lainnya. ‘’Jangankan longsor, getaran akibat hujan saja bisa terekam,’’ katanya. Sampai saat ini, menurutnya, alat seismik tersebut berfungsi sangat baik. Hasilnya, sejauh ini alat yang memang dipasang untuk memantau kondisi gunung itu belum merekam adanya sesuatu yang mengindikasikan pergerakan tanah. Meski demikian, pihaknya tidak memungkiri kemungkinan longsoran-longsoran kecil terjadi apabila terjadi hujan

cukup lebat di areal lereng Gunung Agung itu. Longsoran kecil di bagian atas itu sangat mungkin menggerus yang ada di bawahnya. Penjelasan serupa disampikan Kabid Mitigasi PVMBG I Gede Suantika. Menurutnya, hujan yang terus-menerus berperan dalam kondisi tersebut. Hujan memicu terjadinya erosi dari puncak. Pemanasan dinding puncak selama erupsi November-Januari itu turut memperlemah batuannya sehingga mudah erosi. Pengikisan oleh air hujan, itu kemudian membetuk alur sungai yang dari jauh terlihat seperti rekahan. Terkait kondisi tersebut, keduanya mengimbau masyarakat tidak panik. Mereka juga minta masyarakat tetap menjaga kewaspadaan terutama yang bermukim di bantaran sungai berhulu di Gunung Agung itu. Sementara itu, informasi tentang adanya longsoran itu pertama kali disampaikan Relawan Pasebaya, I Komang Eka Semara Putra. Relawan asal Selat itu memantau dari radius 1.500 meter puncak Gunung Agung Rabu (28/3) lalu. (kmb)

REKAHAN - Di puncak lereng barat Gunung Agung ada rekahan.

Bali Post/kmb

Jelang Purnama Kadasa

Lalu Lintas Pasar Karangsokong Krodit Bali Post/kmb31

PISAH SAMBUT - Bupati Karangasem (tengah) saat bersama Kapolres AKBP Panji Anom (kiri) beserta istri usai acara pisah sambut Kapolres baru, Kamis (29/3) malam.

Karangasem Dipimpin Kapolres Baru

Amlapura (Bali Post) Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana mengakhiri masa tugasnya di bumi lahar. Kapolres asal Padang Tunggal, Selat, Karangasem itu promosi menduduki jabatan baru di Polda Jawa Tengah sebagai Kabag Binkar ROSDM. Posisinya sebagai Kapolres Karangasem kemudian digantikan AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom yang sebelumnya sebagai Kapolres Bangli. Proses pisah-kenal itu dilakukan di Mapolres Karangasem, Kamis (29/3) malam. AKBP Gede Ardana itu resmi bertugas ke Karangasem sejak 24 Mei 2017 lalu. Kepindahannya dari Karangasem tergolong cepat. Belum genap setahun bertugas di Karangasem sudah harus mutasi. Selama bertugas, Kapolres bersama jajaran Forkopinda lainnya di Karangasem lebih banyak disibukkan dengan penanganan dampak erupsi Gunung Agung. Khususnya mengevakuasi masyarakat di daerah rawan bencana yang dulu membandel tidak mau mengungsi. Selain itu, tugas pengamanan daerah rawan bencana, agar tidak ada warga yang nekat mendekati Gunung Agung kala itu. ‘’Penanganan dampak Gunung Agung menjadi pengalaman yang amat berkesan,’’ kata AKBP Ardana. Selain dampak erupsi Gunung Agung, selama bertugas di Karangasem AKBP Gede Ardana itu juga direpotkan persoalan pelik galian C di Karangasem, hingga adanya pro-kontra masalah depo pasir. Hingga kini persoalan tersebut cenderung memanas, hingga sempat saling hadang antarsopir dari Karangasem dan Buleleng. Selama AKBP Gede Ardana bertugas di Karangasem, situasi bumi lahar relatif aman. Tidak ada gejolak perihal keamanan yang mengganggu keamanan dan stabilitas wilayah Karangasem. Bupati Karangasem yang hadir pada pisah-kenal itu menyampaikan pergantian pejabat menjadi suatu dinamika organisasi dalam upaya memperkaya pengalaman tugas, memperluas wawasan dan pengetahun, serta keterampilan di bidang kepemimpinan, manajemen maupun pengembangan karier. Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri menyampaikan selamat datang pada Kapolres Karangasem yang baru AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, S.IK., M.AP. beserta istri dan keluarganya. ‘’Semoga pengalaman yang diperoleh di tempat sebelumnya bisa ditularkan di Karangasem, agar keamanan dan ketertiban di wilayah Karangasem ini semakin kondusif,’’ pinta Bupati Mas Sumatri. Kapolres Panji Anom juga menyatakan siap mengemban tugas menggantikan AKBP Ardana. Dia juga siap menjalin kerja sama dengan lembaga lain yang tergabung di dalam Forkopinda untuk bersama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban Karangasem. (kmb31)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Amlapura (Bali Post) Setiap menjelang hari raya, Pasar Karangsokong, Amlapura selalu krodit. Kemacetan parah itu kembali terlihat Jumat (30/3) pagi kemarin, manakala ribuan warga Karangasem dari berbagai daerah membeli kebutuhan sehari-hari dan juga keperluan sarana upacara menjelang Purnama Kadasa. Lalu lintas di pintu masuk arah barat dan timur macet total. Masuk akal, karena jalan yang semestinya satu jalur itu dimanfaatkan dua jalur. Selain itu, parkir yang

tidak tertata di pinggir jalan dengan baik, menjadi biang keroknya. Ironisnya, kemacetan itu malah sudah terjadi sejak Kamis (29/3) lalu. Sebab, menjelang Purnama Kadasa itu, banyak sekali umat Hindu melaksanakan upacara agama dari potong gigi, otonan, syukuran, melaspas bangunan dan lainnya hingga pernikahan. Mayoritas warga Karangasem itu memilih Pasar Karangsokong, karena lokasinya dekat dan lengkap. Sebetulnya, pemerintah daerah

sudah melakukan penataan besar-besaran di lokasi pasar itu dan membuat kios-kios hingga los beton, sehingga pedagang di dalam pasar itu menjadi jauh lebih tertata dari sebelumnya. Tetapi, persoalannya adalah akses jalan menuju pintu utama pasar itu. Sebab, akses jalan sepanjang sekitar 500 meter ini berdiri deretan kios dari barat sampai timur jalan. Di pinggir jalan juga ada tempat jual-beli ayam yang sangat ramai ketika suasana hari raya. Dari pantauan Jumat kemarin,

Bali Post/kmb31

KRODIT - Arus lalu lintas keluar-masuk Pasar Karangsokong tampak krodit, Jumat pagi kemarin.

masuknya kendaraan dari dua arah itu membuat akses jalan ini krodit. Situasi di luar pasar jadi ramai lantaran kurang tertatanya parkir sepeda motor dan juga mobil di pinggir jalan. ‘’Akses jalannya sekarang sudah bagus. Dulu, banyak lubang, sekarang sudah ditutup pasir. Cuma pengaturan akses masuk dan keluar kendaraan itu perlu ditata lagi. Soalnya jalannya sempit, kalau dipakai jalan dua arah,’’ kata salah satu pengunjung, Made Poniarti, saat ditemui ketika membeli ayam. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karangasem I Gusti Ngurah Suarta mengatakan, pengelolaan pasar di Karangasem itu memang menjadi tanggung jawab OPD-nya. Tetapi, urusan akses jalan itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Dia mengaku sudah sering menyampaikan, jalan masuk pasar itu sering krodit saat menjelang hari raya. Disampaikan juga rencana penataan areal parkir di depan Pasar Karangsokong itu dulunya dipakai tempat lapak pedagang. ‘’Sekarang ini semua pedagang sudah masuk ke dalam pasar. Tinggal penataan halaman parkir saja,’’ kata Suarta. Areal dalam Pasar Karangsokong itu sudah tertata baik. Setelah perbaikan terakhir, kios dan los sudah diperbaiki dan dibuat permanen. Sehingga sekarang yang ingin belanja ke areal dalam Pasar Karangsokong itu sudah cukup nyaman. Tinggal pena-

taan arus lalu lintas keluar dan masuk pasar, serta areal parkirnya. Sehingga ketika menjelang hari raya, situasi di luar pasar tidak menjadi krodit. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Ida Bagus Suastika yang dikonfirmasi masalah akses jalan keluar dan masuk pasar serta areal parkir itu mengakui penataan ini belum dilakukan. Sebab, banyak hal yang perlu dipersiapkan lebih dulu. Soal lalu lintas, pertama harus dilakukan rekayasa ulang lalu lintas. Untuk hal itu harus melibatkan Sat Lantas Polres Karangasem. ‘’Seharusnya di Jalan Gunung Agung ini tidak boleh ke utara. Kami sudah rencanakan rekayasa ulang. Termasuk akses jalan masuk dan keluar pasar itu,’’ katanya. Terkait parkir ini juga sudah masuk perencanaan. Bahkan, anggarannya sudah dipasang tahun ini. Tetapi kendalanya masih dalam tahap pelimpahan aset dari Disperindag ke Dinas Perhubungan. Sebab, areal parkir itu masih menjadi milik Disperindag. Setelah dilakukan pelimpahan aset, baru bisa dilakukan penataan parkirnya, lengkap dengan lampu penerangan di wilayah setempat. ‘’Bekas tempat lapak pedagang yang depan pasar itu kan rencana mau dipergunakan parkir. Kami sudah rencanakan, tinggal pelimpahan aset saja. Tahun ini rencana sudah bisa digarap,’’ tegasnya. (kmb31)

Harga Ayam dan Telur Naik Dua Kali Lipat Menjelang Purnama Kadasa yang bersamaan hari Tumpek Landep, Sabtu (31/3) ini, masyarakat Hindu di Karangasem melaksanakan berbagai ritual keagamaan. Momen langka ini membuat penggunaan ayam sebagai sarana upacara jadi meningkat tajam. Bahkan, harga ayam menjadi naik dua kali lipat dari sebelumnya. Bagaimana apresiasi warga terhadap peningkatkan harga ayam itu? SALAH satu pembeli ayam dari Subagan, Luh Widyani, Jumat (30/3) kemarin, mengaku kaget dengan situasi ini. Harga ayam boiler kecil yang biasanya ia beli Rp 10 ribu per ekor, harganya langsung naik jadi Rp 25 ribu di Pasar Karangsokong, Amlapura. ‘’Bawa uang Rp 100 ribu, biasanya dapat 10 ekor ayam. Namun sekarang hanya dapat empat

ekor saja,’’ keluh Widyani yang mengaku membeli ayam untuk melengkapi sarana banten pamelaspas rumahnya. Dia mengaku mencobacoba mencari pedagang lain dengan harapan mendapatkan harga lebih murah. Tetapi, hampir seluruh pedagang ayam di Pasar Karangsokong itu menjual ayam dengan harga relatif

sama, sesuai ukurannya. Ayam boiler yang lebih besar sedikit dari itu harganya naik mencapai Rp 34 ribu dari sebelumnya Rp 15 ribu per ekor. Malah ada Rp 50 ribu. Padahal, biasanya ayam seukuran itu, sebelumnya bisa diperoleh Rp 20 ribu per ekor. ‘’Penjualan ayam meningkat drastis dalam tiga hari terakhir ini. Sisanya tinggal ini saja,’’ kata salah satu pedagang ayam seraya menunjukkan beberapa kandang ayamnya yang sudah kosong. Tidak hanya ayam, harga telur juga ikut merangkak naik tiga hari terakhir. Biasanya warga membeli telur ayam itu Rp 2.000 per butir, kemarin sudah naik jadi 3.000

sampai 4.000 ribu per butir. Demikian juga telur bebek, yang biasanya dijual Rp 3.000 per butir, naik menjadi Rp 4.000 sampai 5.000 per butir. Para pedagang yang berkaitan sarana upacara, sejak tiga hari terakhir ramai-ramai diserbu pembeli. Tidak hanya pedagang ayam dan telur, demikian juga pedagang aneka jajan, hingga perlengkapan banten. Sebab, Purnama Kadasa yang nemu Tumpek Landep ini menurut kepercayaan Hindu Bali, hari yang sangat baik untuk berbagai kegiatan ritual keagamaan. Mulai dari pernikahan, potong gigi, piodalan, pujawali, melaspas bangunan maupun sarana tertentu, naur sosod,

dan berbagai kegiatan ritual keagaman lainnya. Hari Tumpek Landep ini hadir setiap Saniscara Kliwon wuku landep. Dari beberapa sumber buku keagamaan disebutkan hari Tumpek Landep ini dalam kalender Bali jatuh setiap 210 hari sekali. Uniknya, Tumpek Landep yang jatuh 31 Maret hari ini terbilang istimewa. Sebab, bertepatan hari purnama kadasa. Dalam beberapa literatur, ditegaskan pertemuan kedua hari baik ini hanya terjadi setiap 207 tahun sekali. Atau mungkin sekali seumur hidup. Sehingga ini dikenal sebagai hari istimewa untuk menggelar berbagai ritual keagamaan. (gik)


GIANYAR

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

9

DLH Ajak Warga Sekolah Konsisten Jaga Lingkungan Gianyar (Bali Post) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar mengajak seluruh warga sekolah menjaga lingkungan. Pasalnya, sekolah merupakan tempat belajar yang efektif dalam kaitannya meningkatkan rasa cinta dan tanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Hal itu diungkapkan Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra saat sosialisasi terkait pelestarian lingkungan di SMAN 1 Gianyar, Kamis (29/3) lalu. Menurut Kujus Pawitra, melalui gerakan pelestarian lingkungan di lingkungan sekolah, diharapkan warga sekolah khususnya peserta didik dapat turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan. Sesuai program kementerian, setiap warga sekolah diharapkan ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif. Dalam penerapan program kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam, DLH Kabupaten Gianyar akan memberikan bantuan berupa tanaman obat, tong sampah dan tas ramah lingkungan ke sejumlah sekolah. Namun yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana warga sekolah berupaya nyata mengurangi penggunaan plastik. Sekolah juga dimintanya konsisten menjaga lingkungan demi menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis, khususnya untuk kebutuhan belajar peserta didik. ‘’Secara otodidak peserta didik perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan sekaligus mendukung dan mewujudkan sumber daya di sekitar sekolah melek terhadap perkembangan ekonomi, sosial dan lingkungannya,’’ tegasnya. Kujus Pawitra juga mengungkapkan, selama ini partisipasi pelajar di Kabupaten Gianyar dalam menjaga lingkungan sudah cukup baik. Hal ini ditunjukkan melalui gerakan memungut sampah di pinggir pantai yang dilakukan belum lama ini serta berbagai kegiatan lainnya. ‘’Kita harap gerakan ini terus ditularkan ke siswa lainnya di areal sekolah demi menciptakan lingkungan yang nyaman,’’ ujarnya. (kmb35)

Bali Post/nik

SOSIALISASI - Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra saat memberikan sosialisasi mengenai pelestarian lingkungan di SMAN 1 Gianyar.

Peringatan Paskah di Bali Zoo

Sejumlah Satwa Berburu Telur

Gianyar (Bali Post) Perayaan Paskah biasanya dilakukan dengan berburu telur Paskah oleh anak-anak. Namun di Bali Zoo perayaan Paskah, Jumat (30/3) kemarin lain dari biasanya. Di objek wisata ini perburuan telur Paskah dilakukan oleh satwa liar. Telur yang diburu satwa-satwa tersebut dibuat secara khusus dengan ukuran cukup besar. Telur-telur berbahan rotan dan gabus ini penuh warna dan di dalamnya berisikan makanan favorit hewan-hewan tersebut. Alhasil perburuan telur Paskah ini menjadi tontonan menarik pengunjung. Seperti tingkah seekor harimau jantan bernama Pandeka. Harimau berusia 3,5 tahun ini awalnya mengelilingi telur raksasa yang di dalamnya berisikan daging sapi. Pandeka mengendus-endus dan sesekali menggigit telur tersebut. ‘’Kegiatan ini namanya Egg Hunt, tujuanya untuk merangsang indera penciuman dari harimau belang ini seperti layaknya ia berada di hutan liar,’’ terang Head of Public Relation Bali Zoo Emma Chandra. Program ini rutin dilakukan seminggu sekali di areal Tiger Trail, namun caranya berbeda-beda. ‘’Nah kali ini untuk memperingati Paskah, dagingnya dimasukkan dalam telur raksasa,’’ ujarnya. Harimau yang baru tiga bulan menempati habitat barunya di Bali Zoo ini, kata Emma, memang butuh waktu untuk beradaptasi. Bersama Pandeka Bali Zoo juga mendapatkan hibah harimau betina bernama Sean yang berusia lima tahun. ‘’Kebetulan Sean saat ini sedang hamil dan sebentar lagi mau melahirkan. Jadi dia masih dalam perawatan khusus,’’ jelasnya. Ditambahkannya, saat ini Bali Zoo dengan luas areal 10 hektar, mengoleksi sekitar 500 satwa. Selain harimau, Animal Egg Hunt juga melibatkan hewan lain seperti puluhan lemur ekor cincin. Satwa lincah ini tampak saling berebut telur Paskah yang di dalamnya berisi selada, kacang-kacangan dan anggur. Sementara terkait kunjungan saat libur Paskah, Emma memprediksi terjadi lonjakan. Dari biasanya rata-rata 700 orang per hari, menjadi sekitar 1.500 atau 2.000 pengunjung per hari selama weekend ini. ‘’Komposisinya masih dominan domestik dan lokal, 70 persen,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

HARIMAU - Salah satu harimau di Bali Zoo bersama telur raksasa.

JALAN AMBLAS - Pengendara sepeda motor melintas di jalur menuju Air Terjun Tegenungan yang amblas.

Bali Post/nik

Jalan Rusak Pengaruhi Tingkat Kunjungan ke Air Terjun Tegenungan Gianyar (Bali Post) Jalan amblas di Desa Sukawati menyebabkan turunnya angka kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Air Terjun Tegenungan, Desa Kemenuh. Pengelola Air Terjun Tegenungan pun berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan tersebut. Klian Banjar Tegenungan Gusti Raka, Jumat (30/3) kemarin, menyampaikan jalan amblas di Desa Sukawati tersebut tidak hanya akses utama ke Air Terjun Tegenungan tetapi juga sehariharinya dilintasi warga untuk berbagai keperluan. Menurutnya, pasca-amblasnya jalan, wisatawan dan warga yang ingin menuju Tegenungan, harus melalui jalur Batuan. Hal ini pun kemudian berimbas pada kunjungan ke Air Terjun Tege-

nungan. ‘’Tamu lokalnya saja sekarang mulai menurun hampir 50 persen. Misalnya saja saat Banyu-inaruh kemarin, tumben kunjungan sepi. Kalau sebelumnya ramai,’’ ujarnya. Untuk kunjungan wisatawan mancanegara diakuinya masih stabil, yakni per harinya sebanyak 1.800 hingga 2.000 pengunjung. Hal ini lantaran jalur yang ditempuh wisatawan mancanegara adalah melalui Batuan.

‘’Ya kalau bus wisata yang naik mobil, usai menonton barong dance pastinya lewat Batuan dulu baru ke sini, atau sore dari Kintamani tamunya diajak ke sini. Semua lewat jalur dari utara Tegenungan,’’ jelasnya. Meski demikian, pihaknya tetap berharap perbaikan akses jalan menuju Tegenungan segera diperbaiki dan diperkuat dengan pembangunan senderan agar bencana longsor tidak kembali terulang. ‘’Kita berharap pemer-

intah bisa berupaya secepat mungkin melakukan perbaikan,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Nyoman Nuadi mengatakan, untuk tahun ini, jalan tersebut belum bisa mendapat penanganan. Hal ini mengingat bencana terjadi setelah ketok palu APBD 2018. Kalaupun menunggu ABPD Perubahan 2018, hal itu juga tidak memungkinkan karena dari sisi waktu tidak mencukupi. ‘’Jalan yang bisa ditempuh, dengan mengajukan di ABPD 2019. Saya sedang mengusulkan untuk perbaikan-

nya,’’ ujar Nuadi. Pihaknya juga mencoba berkoordinasi BPBD Gianyar untuk mengajukan bantuan ke pusat mengingat penyebab jalan amblas adalah bencana alam. ‘’Kalau tidak dapat dari pusat, ya harus pakai induk (ABPD 2019 - red),’’ terangnya. Mengenai jumlah dana yang diperlukan, berdasarkan hasil kajian pihaknya berkisar antara Rp 4-5 miliar. Jalan itu terjal sehingga pengerjaan harus dilakukan sampai ke bawah. Pihaknya juga meminta masyarakat bersabar atas kondisi saat ini. ‘’Mohon bersabar, pemerintah pasti akan melakukan perbaikan,’’ ungkapnya. (kmb35)

Evaluasi Implementasi Undang-undang Desa

Pj. Bupati Rochineng Jadwalkan Turun ke Desa

PEMKAB Gianyar akan melakukan evaluasi implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa di setiap desa di Kabupaten Gianyar. Namun sebelum melakukan kunjungan langsung ke desa-desa, Penjabat (Pj.) Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. mengumpulkan seluruh camat, kepala desa, tim ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa seKabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (29/3). Kegiatan ini selain sebagai perkenalan Pj. Bupati Gianyar sebelum turun langsung ke desa-desa dalam rangka menyerap seluruh aspirasi masyarakat di desa, juga dalam rangka pengarahan serangkaian evaluasi implementasi UU tentang Desa. Pj. Bupati Gianyar Ketut Rochineng mengatakan, dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan para perbekel dan jajarannya agar berhati-hati dan selalu berpedoman dengan paraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini agar para perbekel dalam mengeksekusi anggaran tidak mengakibatkan permasalahan hukum di kemudian hari. Terkait dengan permasalahan batas desa, para camat, perbekel dan stakeholder lainnya diminta memfasilitasi pertemuan-pertemuan sehingga menghasilkan kesepaka-

PERTEMUAN - Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng mengumpulkan seluruh camat, kepala desa, tim ahli, pendamping desa dan pendamping lokal desa se-Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (29/3). tan dalam penentuan batas desa. Terkait masih belum optimalnya SDM di desa, agar dinas terkait meningkatkan kemampuan dan pemahaman perangkat desa melalui bimbingan teknis maupun diklat-diklat. Begitu juga dengan permasalahan mengenai pengadaan barang dan jasa di desa, diharapkan tenaga ahli, pendamping desa, pendamping lokal desa untuk terus mengawasi proses pengadaan barang dan jasa

serta senantiasa mengadakan koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Gianyar. ‘’Setelah ini, nanti saya akan langsung turun ke desa-desa untuk membahas permasalahan yang dihadapi, termasuk mencari solusi bersama OPD terkait,’’ terang Rochineng. Rochineng juga mengharapkan aparat desa lebih responsif terhadap semua kegiatan-kegiatan atau gejala-gejala yang menimbulan kerawanan permasalahan

di desa agar melaporkan baik kepada penegak hukum maupun ke Pemkab Gianyar. Terlebih tahun ini merupakan tahun politik sehubungan penyelenggaraan pilgub, pilbup dan pilkades serentak. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa I Ketut Suweta mengatakan dalam merealisasikan penyaluran Dana Desa, Kabupaten Gianyar mendapatkan penghargaan dari Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Bali, yaitu penghargaan terbaik kedua setelah Kabupaten Tabanan. Prestasi lainnya, pengamprahan dan penyaluran Dana Desa tahap II sebagai peringkat pertama disusul Kabupaten Tabanan. Sementara di tahun 2018, sebanyak Rp 296 miliar lebih dana bersumber dari 10 sumber tersalurkan kepada 64 desa di Kabupaten Gianyar. Dengan dana yang besar tersebut, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi terkait dengan batas desa, pengadaan barang dan jasa di desa serta SDM. Selain program-program prioritas seperti pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pasar desa serta program inovasi Kabupaten Gianyar berupa Program Siaga Desa Swatantra (PSDS) setelah berakhirnya PNPM, sesuai instruksi SKP empat kementrian dalam upaya pengentasan kemiskinan, Kabu-

paten Gianyar juga meluncurkan program Padat Karya Tunai dengan minimal HOK (Harga Orang Kerja) minimal 30 persen. Program ini memanfaatkan SDM yang ada di Desa tertutama masyarakat miskin, masyarakat menganggur serta setengah menganggur. Tujuannya memberikan kesempatan kepada warga desa untuk mendapatkan program kegiatan yang pelaksanaannya harus menggunakan tenaga lokal, terutama masyarakat miskin dan menganggur sehingga diharapkan ekonomi di desa dapat bergulir yang berimbas pada percepatan pengentasan kemiskinan. ‘’Ada 10 desa yang sudah siap melaksanakan Padat Karya Tunai,’’ terang Suweta. Selain itu, dalam hal menyokong kesehatan masyarakat dalam hal menjaga kesehatan dengan berolah raga, salah satu program prioritas yang diluncurkan yakni Raga Desa. Program ini dalam upaya menyediakan sarana dan prasarana olahraga di desa, juga sebagai wahana pembibitanpembibitan atlet lokal berpotensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Gianyar di berbagai event kejuaraan. ‘’Sarana ini juga nantinya bisa dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pendapatan desa. Seperti mengadakan turnamen bola voli misalnya,’’ tambah Suweta. (ad1362)

Bantu Kelompok Ternak Sari Merta

Pelindo III Jalankan Program Bina Lingkungan

BERSINERGI dengan Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Unud), Pelindo III Cabang Benoa menyelenggarakan program bina lingkungan pembuatan pupuk kompos, bio urine, bio pestisida dan bio gas. Program perdana ini diselenggarakan di Kelompok Ternak Sari Merta, Desa Temesi, Gianyar, Kamis (29/3) lalu. Manajer Keuangan Pelindo III Soegeng Prayitno menerangkan, kegiatan tersebut merupakan kali pertama dilaksanakan di Kelompok Ternak Sari Merta. Namun program ini sejatinya sudah dilakukan untuk yang kesekian kalinya. ‘’Kami harap sinergi ini terus berlanjut. Kami tidak hanya di peternakan saja. Kalau di ring I kami, Tanjung Benoa khususnya di Serangan, di sana kami sudah menanam terumbu karang untuk pelestarian lingkungan. Dan sekarang sudah mulai banyak ikannya,’’ jelasnya. Dikatakannya, pembinaan dari Pelindo III yang bekerja sama dengan Fakultas Peter-

nakan Unud selama ini sudah berjalan dengan baik. ‘’Dan sekarang sarana-prasarana di Kelompok Ternak Sari Merta sudah bagus sekali. Dari pembuatan biogas, penyaring kotoran sampai dengan menjadi pupuk dan mesin-mesinnya ini, saya kira sudah cukup bagus,’’ katanya. Soegeng berharap peralatan yang diberikan kepada Kelompok Ternak Sari Merta bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga para peternak bisa lebih produktif. ‘’Harapan kami, peternak Sari Merta bisa memanfaatkannya dengan baik dan ke depan kita akan berikan bantuan ternak atau sapi,’’ ungkapnya. Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Peternakan Unud Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.P. mengatakan, program yang diselenggarakan di Desa Temesi ini merupakan sinergi yang memang berdasarkan kinerja Fakultas Peternakan dalam realisasi hasil-hasil penelitian. ‘’Jadi, kita gayung

bersambut dengan Pelindo III yang bermarkas di Benoa dan yang mereka sasar ialah membantu aktivitas olah limbah Kelompok Tani Sari Merta, Desa Temesi,’’ katanya. Diungkapkannya, bantuan Pelindo III melalui CSR ini sangat bermanfaat. Tirta Ariana berharap ada program jangka panjang sehingga Kelompok Ternak Sari Merta bisa menghasilkan profit. ‘’Selain ini, cukup banyak program Pelindo yang menarik. Bukan hanya bantuan olah limbah saja, ada juga bantuan pascalatihan berupa bantuan dana UKM, dengan bunga enam persen per tahun. Dengan bunga yang begitu rendah, tentu masyarakat akan sangat merasakan manfaatnya,’’ katanya. Ditambahkannya, dalam program bina lingkungan ini Fakultas Peternakan Unud bergerak sebagai pembina yang rutin melakukan pendampingan hingga para peternak bisa memanajemen pola peternakan. ‘’Jadi dari kami ini

BINA LINGKUNGAN - Program bina lingkungan yang dilaksanakan Pelindo III Cabang Benoa beserta Fakultas Peternakan Unud di Kelompok Ternak Sari Merta, Desa Temesi. bukan bantuan habis pakai. Dan bila ini terus berlanjut, akan ada bantuan fisik lagi dari Pelindo III,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Sari Merta I Nyoman Suparta menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pelindo III Cabang Benoa yang bersinergi dengan Fakultas

Peternakan Unud. Menurutnya, kelompok peternak yang beranggotakan 30 orang ini berjanji akan memanfaatkan bantuan pengolahan limbah ternak itu dengan baik. ‘’Kami akan berusaha agar ini bisa meningkat, salah satunya dengan menjual pupuk hasil olahan ini,’’ katanya. (ad1208)


JEMBRANA

10

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Kasus Oknum Kasek Cabuli Siswi

Tak Terima Putusan Hakim, Terdakwa Ajukan Banding Negara (Bali Post) – Tak terima dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara, IBPS, oknum kepala SD terdakwa kasus pencabulan tiga siswi yang divonis delapan tahun penjara, akhirnya mengajukan memori banding. Melalui penasihat hukum (PH)-nya, Ida Bagus Made Adnyana, terdakwa mengajukan banding atas putusan No 129/Pid. Sus/2017/PN.Nga dengan Bali Post/kmb26 berbagai alasan. Di antaranya Ida Bagus Made Adnyana tidak adanya visum et repertum dan pemeriksaan psikiatri sebagai bukti yuridis pertimbangan menentukan unsur kekerasan atau ancaman kekerasan telah terpenuhi. Ida Bagus Adnyana dikonfirmasi, Jumat (30/3) kemarin membenarkan telah mengajukan memori banding tersebut pada Rabu (27/3) lalu kepada Pengadilan Tinggi (PT) Bali melalui Panitera Pegadilan Negeri (PN) Negara. Adnyana menyebutkan ia menilai bahwa hukuman yang diputuskan oleh Majelis Hakim tingkat pertama (PN) sangat tidak tepat bahkan keliru sehingga menimbulkan ketidakadilan bagi terdakwa. Majelis hakim dinilai Adnyana salah dan keliru dalam menetapkan hukum berkenaan dengan pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pengganti Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undangundang jo pasal 64 KUHP dikaitkan dengan fakta persidangan dalam perkara ini. Menurutnya, perbuatan terdakwa hanya mencium pipi kiri dan kanan dari anak-anak korban tanpa direncanakan. Tindakan itu terjadi secara tiba-tiba dan secara tidak sadar tanpa dorongan seksual atau rangsangan seksual yang dirasakan terdakwa. Pihaknya juga tak sependapat dengan putusan hakim bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan ancaman kekerasan terhadap anak untuk melakukan perbuatan cabul. “Itu merupakan pertimbangan yang mengada-ada dan tidak berdasarkan hukum, karena terdakwa tidak terbukti melanggar unsur-unsur. Perbuatan terdakwa tidak menyebabkan gangguan fisik yang dialami masing-masing korban,” terangnya. Sebab, lanjut Adnyana, untuk menentukan unsur kekerasan atau ancaman kekerasan terpenuhi, tidak cukup dengan menerjemahkan unsur-unsur itu sesuka hati. Namun harus ada bukti yuridis yakni visum et repertum. Selain itu, juga tidak ada pemeriksaan psikiatri kepada anakanak korban pascaterjadinya dugaan perbuatan cabul yang dilakukan oleh terdakwa dari dokter psikiatri pemerintah. Selain itu dari keterangan saksi bahwa pascaditangkapnya terdakwa, proses belajar mengajar di SD berjalan normal seperti biasa, termasuk anak-anak yang jadi korban,” terangnya. Sehingga sangat berlebihan dan mengada-ada bila perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan mengakibatkan anak-anak yang jadi korban mengalami trauma. Terungkap di persidangan, bahwa terdakwa IBPS tidak didampingi penasihat hukum saat proses penyidikan. Ada penasihat hukum yang ditunjuk, tetapi tidak mendampingi terdakwa dalam tahapan penyidikan sampai pelimpahan perkara.Dengan tidak sahnya BAP dakwaan, tuntutan JPU menurutnya batal demi hukum dan terdakwa dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan. Sebelumnya, diberitakan bahwa terdakwa IBPS divonis delapan tahun penjara. Putusan majelis hakim ini lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akhirudin Vami Kemalsa dan Aldi Demas Akira. Sebelumnya JPU menuntut hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 80 juta dengan subsider enam bulan. Selain itu, terdakwa yang seorang pendidik terancam hukuman lebih. Terdakwa didakwa melakukan pencabulan pada tiga orang siswi di SD dengan cara mencium dan memeras bagian dada korban. Namun terdakwa mengaku tindakan itu merupakan bentuk ungkapan kasih sayang terhadap muridnya, bukan perbuatan cabul. (kmb26)

DIPERTANYAKAN – Sejumlah tower seluler sementara yang dititip di halaman kantor Perkebunan Sangyang Melaya. Keberadaan tower ini dipertanyakan pihak DPRD Jembrana.

Dipertanyakan Dewan

Halaman Kantor Perkebunan Sangiang Jadi Gudang Tower Negara (Bali Post) -

Puluhan tower seluler sementara didapati teronggok di lahan Unit Perkebunan Sangiang, Melaya yang dikelola Perusda Bali. Puluhan tower sementara yang bisa dipindah-pindah ini sempat mendapat sorotan dari DPRD Jembrana. Sepuluh unit tower yang diduga tidak berfungsi itu seperti sengaja dititipkan di areal kantor. Dari pengamatan belum lama ini, 10 unit tower ditaruh secara terpisah di sekitar depan kantor Unit Perkebunan Sangiang. Lima unit di sisi barat kantor dan sisanya di sisi timur kantor yang berada di Desa Candikusuma, Melaya tersebut. Dari informasi yang dihimpun, sejatinya ada 15 unit tower yang dititipkan. Namun lima tower yang hendak dititipkan juga ditolak

karena areal sudah sangat penuh. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Wayan Wardana, Jumat (30/3) kemarin juga mengaku terkejut keberadaan 10 unit tower di areal perkebunan itu. Ia pun mempertanyakan masuknya tower sementara itu yang disinyalir tak jelas, sehingga kuat dugaan tidak mengantongi perizinan melalui Pem-

kab Jembrana. Dewan asal Tuwed ini juga mengaku telah mengorek informasi dari Unit Perkebunan Sangyang, namun belum menerima informasi yang akurat berkaitan tower sementara itu. Kendatipun telah mendapatkan izin dari Perusda Provinsi Bali untuk penitipan, namun pihaknya ingin memastikan proses perizinan yang diperlukan apabila tower

ini nantinya akan dipasang. ‘’Kalau memang akan dibangun di sini (Kecamatan Melaya), harus jelas dulu perizinannya. Jangan seperti yang dulu-dulu, dibangun beroperasi dulu baru mengurus izin,’’ terangnya. Sementara itu, menurut keterangan pihak pengelola perkebunan, tower itu hanya dititipkan dan sudah mengantongi surat di provinsi. Kepala Unit Perkebunan Sangiang I Gede Oka Saputra mengaku hanya menerima saja selaku bawahan. Dari informasi, tower untuk salah satu operator seluler ini rencananya akan dipasang di beberapa titik

wilayah Kecamatan Melaya guna memperkuat jaringan. Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMTST) Pemkab Jembrana Ni Nengah Wartini melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Jembrana I Komang Suparta membenarkan adanya penitipan 10 tower telekomunikasi di Melaya. Namun, dari pengecekan perizinan untuk pengoperasian atau pemasangan tower itu memang belum masuk ke Dinas PMTST. Kemungkinan karena baru dititip, masih melakukan pemilihan Cell Plant. (kmb26)

Program ”Care Giver”

Kesempatan Bidan dan Perawat Jembrana Bekerja ke Jepang KURANGNYA kebutuhan tenaga perawat dan bidan di Jepang mendorong Kazuo Shouji selaku Direktur Osaka Care Operators Coorporative, sebuah organisasi yang salah satu programnya di bidang pelayanan kesehatan dan perawatan bagi para lansia, melakukan penjajakan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Jembrana. Menghadap langsung dengan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Kazuo Shouji yang didampingi Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan dan Transmigrasi Putu Wardana, Kamis (29/3) menawarkan program care giver sebagai kesempatan untuk bekerja di Jepang melalui jalur magang profesi perawat dan bidan bagi putra-putri Jembrana yang memiliki basis pendidikan minimal Diploma 3 (D-3).

Program care giver adalah pemenuhan kebutuhan tenaga perawat dan bidan dalam kegiatan pelayanan kesehatan dan perawatan bagi para Lansia di Jepang. Peserta program ini nantinya akan ditugaskan di panti jompo yang tersebar di seluruh pelosok Jepang sebagai tenaga perawat bagi para lansia. Selain harus mengantongi ijazah profesi bidan atau perawat, peserta program ini diwajibkan menguasai bahasa jepang dasar minimal level N-4 yang membutuhkan waktu minimal enam bulan belajar intensif untuk menguasainya. Wabup Kembang menyambut baik program ini sebagai solusi menyalurkan tenaga produktif siap kerja yang masih menganggur di Kabupaten Jembrana. “Sekarang saja ada 81 tenaga bidan dan enam perawat yang mengajukan lamaran di Pemkab seba-

gai tenaga kontrak, program ini memberikan kesempatan untuk menyalurkan para tenaga siap kerja tersebut” ujar Wabup Kembang Sementara itu, menurut Wardana sampai saat ini program ini adalah yang pertama melibatkan tenaga kesehatan dalam program magang Kabupaten Jembrana dengan mitra luar negeri, khususnya Jepang yang dijembatani oleh LPK Lintas Negeri (Lembaga Pelatihan Pemagangan ke Luar Negeri) yang sebelumnya lebih sering memenuhi kebutuhan tenaga industri. “Selama ini kita mengirim tenaga magang untuk industri pembuatan makanan, furniture, bangunan dan otomotif, bahkan sampai saat ini masih ada sekitar 60 peserta magang yang masih di Jepang” ujar Wardana. Untuk itu, Wabup Kembang ingin agar program ini diperhatikan lebih serius

PROGRAM CARE GIVER – Wabup Jembrana Kembang Hartawan bertemu dengan Direktur Osaka Care Operators Coorporative terkait kerja sama program care giver. Program ini menawarkan kesempatan bekerja di Jepang bagi putra-putri Jembrana melalui jalur magang profesi perawat dan bidan dengan basis pendidikan minimal Diploma 3 (D-3). oleh dinas terkait. “Sambil kita pelajari sistemnya, 3-4 bulan ke depan akan kita intensifkan pembicaraan se-

bagai bentuk keseriusan kita untuk mewujudkan kerja sama ini” tutup Wabup Kembang. (ad1365)

Nasib Orangtua Pasien Bayi Kembar Tiga

DEMO MASAK - Dandim Jembrana Letkol Djefri Marsono Hanok ikut memasak nasi goreng membuat suasana menjadi seru.

Lomba Senam Tabelo dan Demo Masak Meriahkan HUT Persit

Negara (Bali Post) Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) tahun 2018, Persit KCK Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana menggelar beragam jenis lomba. Salah satunya adalah lomba Senam Kreasi Tobelo dan demo memasak yang dilaksanakan di Makodim 1617/Jembrana pada hari Kamis (28/3). Dalam kegiatan itu Dandim Jembrana Letkol Kav Djefri Marsono Hanok dan anggota demo memasak nasi goreng. Sehingga suasana seru tampak di halaman Kodim Jembrana. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Persit KCK Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana Ny. Djefri Marsono Hanok menjelaskan, tarian Tobelo berasal dari Halmahera Utara. Dengan ciri khasnya musik yang ceria dan goyangan yang membuat bahagia. “Tujuan Tarian ini untuk meningkatkan rasa cinta kita kepada tarian daerah khas Indonesia. Dan mengasah kreativitas di bidang kebudayaan. Sehingga kita mampu menciptakan suatu kreasi baru yang berakar dari tradisi nusantara,” paparnya. Ny. Djefri menyampaikan, setiap perlombaan ada kekalahan dan kemenangan, namun hendaknya kemenangan tak membuat jumawa dan kekalahan tak membuat langkah kita terhenti. “Jangan pernah berhenti untuk selalu berkreasi selain untuk organisasi Persit yang kita cintai, juga untuk kesehatan dan kebugaran serta memupuk persatuan ibuibu,” ujarnya. Lomba ini juga bertujuan untuk kesehatan dan kebugaran, serta memupuk persatuan ibu-ibu. Meraih nilai tertinggi dalam lomba tersebut Persit KCK ranting Kodim 1617/Jembrana sebagai pemenang pertama lomba Tari Tobelo, disusul kemudian di posisi ke dua Ranting Koramil 04/ Pekutatan dan di posisi ke tiga Ranting Koramil 03/Melaya Kodim 1617/Jembrana. (kmb)

Cemas dan Gelisah Menunggu Dua Pekan di Lorong RSU SEJAK dua pekan terakhir, pasangan suamiistri (pasutri) Risauloh (34) dan Nia Hidayati (30) dirundung resah menunggu di teras lorong gedung Ponek, RSU Negara. Keduanya menunggu cemas kondisi dua anak mereka yang dirawat intensif sejak dilahirkan ke dunia, dua pekan lalu, tepatnya Rabu (14/3). Selain diselimuti kecemasan mengenai kesehatan bayi, mereka juga masih gelisah soal pembiayaan yang meskipun gratis, namun karena terlalu lama dan gratis akan mengakibatkan perawatan dilakukan asal-asalan.

MENUNGGU – Pasutri asal Desa Pengambengan yang menunggu penanganan anak kembar mereka ditangani di Gedung Ponek. Warga Pengambengan ini melahirkan tiga bayi kembar, namun kondisinya kritis dan satu meninggal sepekan lalu.

Nia yang baru pertama merasakan dirawat di RSU Negara ini melahirkan anak kembar tiga yang semuanya berkelamin perempuan. Sayangnya tiga bayi itu lahir prematur saat usia kandungan tujuh bulan lantaran Nia mengalami pecah ketuban. Sehingga ketiga bayi kembar itu harus menjalani perawatan intensif bahkan hingga ibunya sudah pulih. “Sudah dua minggu di sini hanya bisa pasrah, seminggu kemarin anak kedua saya sudah meninggal. Sekarang menunggu yang pertama dan ketiga juga dikatakan kritis,” terang Nia saat ditemui bersama suaminya di lorong lantai dua gedung Ponek, Kamis (29/3) siang. Kedua orangtua itu tak dapat menyembunyikan kegelisahannya, meskipun saat itu mendapat dukungan dari orangtua dan kerabat mereka. Selain pertamakalinya “mondok” di RSU, juga karena dirundung was-was akan kondisi kedua anak mereka. Mereka tak pernah bertemu dan selama dua pekan hanya menunggu laporan dari perawat. Kondisi bayi yang kritis mengharuskan ketiganya mendapat tindakan di NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Sejak waktu persalinan, Risauloh bapak bayi kembar tiga itu juga sudah sangat resah.

Apalagi saat itu ia menerima penjelasan bahwa peluang hidup antara istri atau anak. “Maklum pak, saya sangat bingung. Sudah kejadian begitu (operasi), diberitahu pilihan antara anak atau istri (yang selamat) lagi,” ujarnya. Saat ketiga bayi lahir, sejatinya juga telah diminta untuk rujuk ke RSUP Sanglah. Sebab peralatan di RSU Negara masih terbatas dalam penanganan kasus bayi lahir kembar tiga prematur. Walaupun lahir hidup, ketiganya memiliki berat di bawah satu kilogram dari normalnya 2,5 kilogram. Namun, dengan berbagai pertimbangan Nia dan suaminya memutuskan pasrah mempercayakan penanganan di RSU Negara. Ternyata perawatan berlangsung lama, bahkan hingga dua minggu lebih. Yang semakin membuat mereka resah, ketika mendapatkan penjelasan terkait pembiayaan. Pasutri ini memang salah satu pasien warga Jembrana yang tidak ikut jaminan kesehatan nasional (BPJS Kesehatan) mandiri. Sehingga sesuai program Pemkab Jembrana, mereka tetap ter-cover (dibiayai) melalui program kesehatan daerah. Tetapi dalam penjelasan yang diterima saat itu yang membuat mereka resah. “Kalau lama (dirawat) ta-

kutnya yang membiayai bangkrut. Kami khawatir jadinya, jangan-jangan perawatan juga asal-asalan karena kami gratis,” tukasnya. Penjelasan berbeda dipaparkan saat hal ini dikonfirmasikan ke tenaga medis yang berjaga. Menurut salah satu perawat, melalui program yang di-cover Pemkab Jembrana, warga ber-KTP Jembrana nonJKN mandiri tetap dilayani. Bahkan program ini juga sudah terintegrasi hingga ke RSUP Sanglah. Hanya, sejak awal pihak keluarga tiga bayi kembar itu enggan mengikuti saran RSU untuk rujuk ke RSUP Sanglah. RSU yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan ini, sebelumnya juga pernah menangani kelahiran tiga bayi kembar asal Baluk. Namun kelahiran normal (berat normal), tidak prematur seperti yang dialami warga Pengambengan saat ini. Meninggalnya satu dari tiga bayi kembar ini, dikarenakan tidak kuat bernafas kendati telah diberikan alat penunjang. Begitu juga dengan kedua bayi yang saat ini masih kritis, juga mendapatkan penanganan serupa. Diakui, RSU ada keterbatasan alat untuk penanganan kasus semacam ini, khususnya untuk menambah asupan gizi (lemak). (olo)


Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

BALI DWIPA

11

SOSOK Banyak Sasaran SERING berbaur dengan warga, tentu banyak informasi, keluhan, dan saran bisa diperoleh. Seperti dilakukan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1611/Badung Mayor Inf. I Putu Sukadana, di selasela pelaksanaan pra-TMMD ke-101, menyempatkan diri ngobrol dengan warga setempat. “Kemarin (Kamis -red), saya bertemu dengan Perbekel Desa Pangsan yaitu I Nyoman Raka Tri Sukaya. Kebetulan desa ini terpilih pelaksanaan program TMMD ke-101,” kata Mayor Bali Post/rah Sukadana, Jumat (30/3) kemarin. Saat pertemuan tersebut, lanjut Sukadana, Raka menyampaikan kalau dulu masyarakat takut bertemu dengan tentara, tetapi dengan adanya TMMD ini tidak ada lagi seperti itu. Justru warga saat ini merasa lebih dekat dengan anggota TNI dan saling memiliki. “Bapak Raka menyampaikan juga pelaksanaan TMMD di wilayah Desa Pangsan merupakan usulannya kepada Danramil Petang saat rapat desa. Sebenarnya, banyak sasaran yang ada di wilayah Desa Pangsan bisa dikerjakan, seperti jalan usaha tani, jalan wisata dan lainnya,” ungkapnya. Bahkan, jalan yang ada sekarang merupakan hasil pelaksanaan program TMMD tahun 2000. Waktu itu, Mayor Sukadana menjabat Danramil Petang. “Sekarang dilaksanakan di sini lagi. Semoga semakin membuat maju dan berkembang desa ini,” kata mantan Kapenrem 163/Wira Satya ini. Hingga saat ini, pelaksanaan pra-TMMD yaitu kegiatan nonfisik. Pasukan yang terlibat dalam program tersebut makan dan tidur di rumah warga. Bahkan, seorang warga Banjar Pundung, I Nyoman Lanus (70), lahannya direlakan untuk pelebaran jalan sekitar 5 are, termasuk pohon durian yang sedang berbuah. Itu sebagai wujud dukungannya terhadap progam TMMD ini. “Pengorbanan Bapak Lanus sangat luar biasa. Tak cuma tanah, ratusan buah durian diberikan kepada anggota Kodim saat menggarap proyek TMMD,” tandasnya. (rah)

Bali Post/kmb23

PEMUSNAHAN - Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Bali, Drh. I Putu Terunanegara (tengah) bersama perwakilan dari Bea Cukai melakukan pemusnahan 13,5 kilogram benih sayuran tanpa dokumen atau ilegal yang dibawa oleh seorang warga Indonesia dari Tiongkok ke Bali. Penyitaan benih ini dilakukan petugas Karantina Denpasar bersama Bea dan Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 21 Maret lalu. Adapun benih sayur tersebut terdiri atas 23 saset benih sawi seberat 500 gram, 2 saset benih pokcay seberat 400 gram dan 4 saset seledri dengan berat 300 gram.

97,63 Persen SMK Selenggarakan UNBK Digelar Mulai 2 April

Pegawai Harian Terlibat Curanmor

Denpasar (Bali Post) Tim Reskrim Polsek Denpasar Timur (Dentim) menggerebek rumah kos di Jalan Noja, Denpasar. Di kos-kosan tersebut, polisi menangkap tiga orang karena diduga terlibat kasus curanmor berinisial TR (25), CA alias Dafid (39), dan Muh alias Ujud (39), Rabu (28/3) lalu. TR merupakan pegawai harian salah satu BUMN di Bali. Sindikat curanmor ini, kata sumber di Polresta Denpasar, mencuri sepeda motor milik Muhammad Hartono (30) beralamat di Jalan Sedap Malam Gang Teratai, Dentim. Motor Honda Beat milik korban dicuri saat diparkir di Jalan By-pass Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (27/3) pukul 23.55 Wita. “Motor itu diparkir di sana karena korban ada urusan. Selain itu, tas korban yang digantung di motor juga dibawa kabur. Tas tersebut berisi dua HP,” tegas sumber Jumat (30/3) kemarin. Setelah menerima laporan kasus tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Pada Rabu (28/3) pukul 00.30 Wita, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dentim mengidentifikasi ciriciri pelaku. Berdasarkan informasi yang diperoleh di TKP, diketahui pelaku berjumlah tiga orang dan tinggal di Jalan Noja, Denpasar. Selanjutnya, polisi menggerebek kos-kosan tersebut dan menangkap para pelaku. Saat diinterogasi, kasus curanmor tersebut diotaki CA. Buruh Bangunan tidak langsung sebagai eksekutor, tapi menyuruh TR dan Muh untuk mencuri sepeda motor tersebut. “Barang bukti sudah diamankan di Polsek Dentim, sedangkan tersangka langsung ditahan,” ujarnya. Kapolsek Dentim Kompol Adanan Panibu saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Secepatnya kami rilis kasus ini,” tegasnya. (kmb36)

Bali Post/sos

SAMPAH - Aktivitas pemilahan sampah di bank sampah Desa Takmung, Kecamatam Banjarangkan.

Bank Sampah di Desa Takmung

Mempekerjakan IRT, Upahnya Lumayan

MENDENGAR kata sampah, di pikiran kita langsung terbesit hal buruk. Baunya menyengat. Tak ingin mengambilnya. Namun, bagi sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan justru berbeda. Sampah non-organik bisa memberikan kehidupan. Rupiah yang dikantongi setiap bulan cukup lumayan. Pagi itu, bank sampah yang berlokasi dekat Jalan By-pass Ida Bagus Mantra ini nampak disesaki benda terbungkus karung besar. Itu adalah sampah plastik pembungkus makanan maupun kaleng minuman. Warnanya bervariasi. Menunjukkan merek berbeda-beda. Ada yang masih utuh. Ada yang sudah setengah rusak. Luarnya juga ada berbalut lumpur tipis. Di salah satu sudut, ada yang dibiarkan berserakan. Jenisnya juga banyak. Melihat itu, perempuan berperawakan sedang mendekat. Perlahan duduk pada kursi kecil. Membungkukkan badan, langsung memilah sampah itu. Tangannya cekatan. Tak nampak jijik dengan melihat kesan kotor. Semua seolah sudah biasa. Itu rutinitas Nyoman Puriani. Sembari sibuk, ia tak sungkan berbagi sedikit cerita. Pekerjaannya itu sudah dilakoni sejak setahun lalu. Awalnya memang berat. Maklum, sebelumnya tak pernah menggeluti. Namun, berjalannya hari, kesannya berbeda. Ia mulai menikmati. Terlebih di tengah upah yang diterima semakin pasti. Rp 1,8 juta per bulan. Lebih besar dari kebanyakan tenaga kontrak di pemkab Rp 1,6 juta. “Daripada diam di rumah lebih baik kerja di sini,” tuturnya baru-baru ini. Ia mulai bekerja pukul 08.00 Wita sampai 17.00 Wita. Waktunya cukup lama. Namun, bebannya tidak terlalu berat. Hanya memilah sampah dan mengangkut dari permukiman warga. Tidak berat. Karena semua berupa sampah plastik. Upah yang diterima memang tak besar. Tetapi cukup membantu mendongkrak penghasilan suaminya yang bekerja sebagai petani. Selain dirinya, pekerjaan itu juga dilakoni Nyoman Sumerti. Ia memiliki cerita berbeda. Awal menekuni, tidak langsung merasa nyaman. Ia sempat sakit. Menurut dokter tempatnya periksa, itu karena bakteri. Namun, apa yang dialami tak membuatnya patah arang. Saat bekerja, ia memakai masker. Begitu juga perlengkapan lainnya. “Untungnya sekarang tidak pernah sakit lagi,” katanya. Upah yang didapatkan tak hanya untuk keperluan dapur. Tetapi juga menutupi bekal anak yang duduk di bangku SMP. Perbekel Takmung I Nyoman Mudita mengatakan sejak berdiri 2015, ada empat warga yang bekerja di bank sampah itu. “Syukur ada bank sampah. Ada tempat kerja untuk warga,” jelasnya. Tak hanya itu, program bidang kebersihan ini juga mampu memberikan penghasilan tambahan banyak warga dari menjual sampah. “Warga yang jual sampah, narik tabungan setiap jelang hari raya,” tandasnya. (sos)

Denpasar (Bali Post) -

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA dan SMK dilangsungkan pada waktu yang berbeda tahun ini. Pelaksanaan UN tingkat SMK dilaksanakan serentak mulai Senin (2/4) mendatang. UN SMK akan berlangsung selama empat hari, sampai Kamis (5/4) mendatang. Sedangkan pelaksanaan UN SMA akan dimulai Senin (9/4) mendatang.

TIA Kusuma Wardhani

Bali Post/kmb

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani mengungkapkan, jumlah peserta UN SMK di Bali tahun ini sebanyak 30.283 dari total 169 SMK negeri dan swasta. Kata TIA, jumlah SMK yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ini lebih banyak dari sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). ‘’Tahun ini SMK yang mengikuti UNBK lebih banyak, yakni 165 sekolah atau 97,63 persen dari jumlah total sekolah. Sementara tahun lalu hanya 60 persen SMK yang menyelenggarakan UNBK. Hanya ada empat SMK atau 2,37 persen sekolah yang mengikuti UNKP tahun ini,’’ ucap TIA Kusuma Wardhani, Jumat (30/4) kemarin. Empat sekolah yang masih menyelenggarakan UNKP

itu adalah SMK di Karangasem, yakni SMKN 1 Kubu, SMK Nusa Dua Toya Anyar, SMKN 1 Amlapura dan SMKN I Bebandem. Keempat SMK itu tidak bisa menyelenggarakan UNBK karena masih terkendala sarana. Naskah soal UNKP dan LJK untuk empat sekolah yang menyelenggarakan UNKP sudah didistribusikan ke Karangasem, Jumat kemarin dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polda Bali. TIA Kusuma Wardhani menambahkan, mata pelajaran yang diujikan dalam UN SMK adalah bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan teori kejuruan. Tiap mata pelajaran dialokasikan waktu 120 menit atau dua jam. Pelaksanaan UNKP dimulai pukul 10.30 – 12.30. Sementara untuk pelaksanaan UNBK dilaksanakan dalam tiga sesi. Sesi pertama

dimulai pukul 07.30 – 09.30. Dilanjutkan sesi kedua mulai 10.30 – 12.30, dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00 – 16.00. TIA Kusuma Wardhani menuturkan, sekolah harus menjadi zona berintegritas dan menjauhi praktik kecurangan dalam pelaksanaan UN. ‘’Mari bersama kita jauhkan kecurangan dalam ujian. Kita jadikan sekolah sebagai zona berintegritas,’’ ujar TIA Kusuma Wardhani. Dia mengatakan kesuksesan generasi emas dilakukan lewat kejujuran, kerja keras, percaya diri, dan doa. Karena itu, dia meminta peserta ujian dan sekolah menjauhkan diri dari praktik kecurangan. ‘’Selamat mengikuti ujian nasional bagi siswa-siswi di SMK. Tunjukkan prestasi hasil belajarmu. Jadilah siswa yang percaya diri dan menjunjung tinggi kejujuran,’’ ucapnya. (kmb)

Pengedar Sembunyikan Narkoba di Mobil Mainan Mangupura (Bali Post) Polres Badung menggelar rilis pengungkapan kasus. Salah satu barang buktinya mobil mainan jenis bus. Bus mainan itu disita karena di dalamnya berisi paket sabusabu (SS) seberat 5,59 gram bruto, setelah anggota Satresnarkoba menangkap tersangka Fahri (36) di tempat tinggalnya di Jalan Gatot Subroto IV Gang Gajah Mada, Denpasar Utara, Selasa (20/3) lalu. “Mobil mainan itu milik anak pelaku. Pelaku sengaja menyimpan sabu-sabu tersebut di sana agar sulit dilacak. Ini modus baru pelaku menyembunyikan barang bukti di mobil mainan,” kata Wakapolres Badung Kompol I Komang Budiarta didampingi Kasatresnarkoba AKP Djoko Hariadi, Kamis (29/3) lalu. Terungkapnya kasus ini berkat hasil penyelidikan anggota AKP Djoko dan informasi masyarakat. Kecurigaan menguat jika pelaku sebagai pengedar barang terlarang tersebut karena selama ini pengangguran. “Anak pelaku dua orang dan masih kecil-

kecil,” tambah Djoko Hariadi. Selain itu, petugas juga menangkap sindikat pengedar ganja asal Medan, Sumatera Utara, yaitu Romi Leonardo (40) dan Nadrizal Lubis (26). Awalnya, polisi menangkap Romi di Jalan Permata Gatsu Indah, Denpasar Barat. Dari pelaku yang memiliki usaha laundry ini disita tiga paket ganja seberat 2,07 gram dan tiga paket ganja seberat 41,89 gram. Selanjutnya, kasus ini dikembangkan dan Romi mengaku biasa beli ganja dari Nadrizal. Berkat keuletan polisi, Nadrizal akhirnya ditangkap di Jalan Muding Kaja, Kuta Utara dengan barang bukti 112,78 gram bruto. Seorang residivis dua kali masuk LP Kerobokan, Uncin (43), dibekuk di wilayah Banjar Batu Paras, Padangsambian. Selain itu, polisi mengamankan barang bukti lima paket SS seberat 1,31 gram. “Pelaku ini baru bebas dari Lapas Kerobokan sekitar dua bulan lalu. Ternyata dia beraksi lagi,” ujarnya. Pengedar narkoba lain yang ditangkap adalah Made Yasa Pramana (30) di Jalan

Bali Post/rah

SEMBUNYIKAN NARKOBA - Wakapolres Badung Kompol I Komang Budiarta menunjukkan tempat pengedar menyembunyikan narkoba. Nangka Gang VA, Denpasar dengan barang bukti dua paket SS seberat 0,75 gram bruto. “Kami juga menangkap GES (Gede Eka Semadiyasa) usia 33 tahun di Jalan Raya Angantaka, Abiansemal,

tanggal 26 Maret lalu. Barang buktinya lima paket sabusabu seberat 1,73 gram bruto. Ada juga residivis KDRT kami bekuk yaitu ES (Eka Setyawan) di Jalan Mawar, Abiansemal dengan barang bukti tiga paket sabu-sabu,”

ungkapnya. Kompol Budiarta menegaskan, Polres Badung tetap komit memerangi narkoba di wilayah Badung. Selain itu, upaya preemtif dan preventif tetap dilaksanakan. (kmb36)

Lahan Terendam Air Danau Batur

Petani Banyak Alih Pekerjaan Jadi Nelayan

Bali Post/kmb40

TERENDAM - Kondisi lahan pertanain di Desa Buahan yang terendam air Danau Batur.

Bangli (Bali Post) Meluapnya air Danau Batur, Kintamani telah mengakibatkan belasan hektar lahan pertanian di Desa Buahan terendam. Petani terpaksa beralih pekerjaan menjadi nelayan. Seperti yang diungkapkan warga Desa Buahan Made Antara. Dia menyebutkan luas lahan pertanian milik desa adat di pinggir Danau Batur sudah habis terendam air danau. Dulunya lahan pertanian yang dikelola 123 KK tersebut ditanami warga dengan aneka tanaman hortikultura seperti bawang, cabai, dan sayuran. ‘’Tapi karena terendam air danau, lahan pertanian di pinggir danau sekarang sudah habis total. Petani yang kini tak lagi memiliki lahan garapan karena terendam air danau, sudah banyak yang beralih pekerjaan menjadi nelayan,’’ ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Beberapa dari mereka juga ada yang menjadi buruh. Dia mengatakan ketinggian air yang merendam lahan pertanian di pinggiran danau mencapai satu meter lebih atau sepinggang orang dewasa. ‘’Kalau yang punya lahan di sebelah selatan masih bisa bertani, tapi kalau yang hanya menggarap lahan di pinggiran danau sekarang sudah tidak bisa bertani lagi,’’ katanya. Hal yang sama juga diungkapkan Perbekel Desa Buahan I Wayan Suardi, Jumat (30/3) kemarin. Dia mengakui bahwa petani yang tak bisa menggarap lahan pertaniannya sudah banyak beralih profesi menjadi nelayan. ‘’Ada juga yang masih bertani tapi di lahan pribadi. Karena jarak antara lahan pribadi dengan danau jauh, jadi petaninya perlu biaya tinggi untuk angkat air,’’ ujarnya. Dikatakan Suardi, melu-

apnya air Danau Batur sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun sejak beberapa bulan terakhir, luapan air danau merendam seluruh lahan pertanian di pinggir danau. Menurut para ahli, penyebab meluapnya air danau karena adanya pendangkalan di dasar danau. Untuk mengatasinya, kata Suardi, Pemkab pernah mewacanakan pengerukan danau. Namun belum ada realisasi. ‘’Kemungkinan karena biaya yang dibutuhkan tinggi,’’ ujarnya. Suardi juga mengatakan bahwa sebagaimana pengalaman selama ini, luapan air danau akan surut saat musim kemarau. Meski nantinya air sudah surut, namun lahan pertanian yang sempat terendam akan menjadi kurang bagus ditanami karena kesuburan tanahnya sudah berkurang. (kmb40)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Sebulan Lebih Masuk Prolegda, Tak Satu pun Ranperda Dibahas Semarapura (Bali Post) Kinerja DPRD Klungkung yang tahun ini mengagendakan menggodok belasan rancangan peraturan daerah (ranperda) patut dipertanyakan. Setidaknya ada 19 ranperda yang tak hanya merupakan usulan eksekutif, tetapi juga inisiatif dewan harusnya sudah mulai dibahas. Namun, sebulan lebih pascadisampaikan dalam rapat paripurna penetapan Program Legislasi Daerah (Prolegda) pertengahan Februari lalu hingga kini tak satu pun ranperda dibahas. Bali Post/kmb45

TEWAS - Wisatawan asing asal Tiongkok Sun Xingrong (52) diperiksa tenaga medis di Puskesmas Nusa Penida I. Wisatawan ini meninggal di Water Spot Semaya One, Banjar Celagi Landan, Desa Suana saat snorkling, Jumat (30/3) kemarin.

Sun Xingrong Tewas Saat ”Snorkling” di Perairan Nusa Penida Korban Kedua Tahun ini

Semarapura (Bali Post) Peristiwa tewasnya wisatawan yang menikmati wisata snorkling di perairan Nusa Penida kembali terjadi. Kali ini peristiwa naas menimpa wisatawan asing asal Tiongkok, Sun Xingrong (52), yang tewas saat menikmati wisata bahari di Perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Korban tewas di Water Spot Semaya One, Banjar Celagi Landan, Desa Suana saat snorkling, Jumat (30/3) kemarin. Polisi yang melakukan penanganan belum mengetahui penyebab kejadian tersebut. Berdasarkan infomasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.45 Wita. Saat itu korban yang snorkling bersama 23 wisatawan yang menjadi satu rombongan ditemukan mengambang dengan posisi telungkup oleh Manager Ponton Semaya One, Putu Sujana (46). Kemudian Sujana meminta pengawas ponton Komang Triadi (30) dan life guard I Made Sudiana (35) untuk mengangkat korban dan dibawa ke atas ponton. Saat itu korban yang sudah dalam keadaan lemas diberi pertolongan pertama dan memuntahkan busa. Namun, setelah itu kondisinya bukan malah membaik, tetapi mengalami kejang. Melihat kondisi tersebut, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Nusa Penida I untuk mendapat penanganan medis. Namun sayang, setelah kembali mengalami kejang nyawanya tak terselamatkan. Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika. “Dia dinyatakan meninggal pukul 10.35 Wita. Jenazahnya langsung dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan boat. Penyebab meninggalnya belum bisa dipastikan. Kami juga belum bertemu keluarganya,” jelasnya. Kejadian ini menambah daftar korban di perairan kepulauan itu. Pada awal Februari 2018, wisatawan asing asal Sri Lanka Nisal Koushikaduwa (30) juga meregang nyawa setelah melakukan aktivitas sama. Kejadian yang berlokasi di Crystal Bay, Desa Sakti itu berawal korban snorkling bersama dua temannya, Taraka Shivantha Disanayake (22) dan Poratotage Marlon Cristo (26) yang juga berkewarganegaraan Sri Lanka. Selang beberapa menit korban kembali mengulangi aktivitas itu sendirian. Namun pukul 15.30 Wita seorang warga Desa Sakti Wayan Sugianta melihatnya tenggelam sekitar 50 meter dari bibir pantai. Hal tersebut langsung disampaikan kepada warga sekitar. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke pantai untuk diberi pertolongan. Namun tubuhnya tak menunjukkan reaksi. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis Rumah Sakit Pratama Nusa Penida. (kmb45)

Adapun ranperda yang seharusnya segera dibahas adalah Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda Kearsipan, Ranperda Penyertaan Modal, Ranperda Kabupaten Layak Anak. Selain itu, ada pula Ranperda Pinjaman Daerah, Ranperda Badan Permusyawaratan Desa, Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Ranperda Usaha Jasa Kontruksi diajukan. Ranperda lainnya lagi merupakan perubahan atas perda sebelumnya, di antaranya tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Klungkung Nomor 3 Tahun 1998 tentang Penetapan Jalur Hijau, Ranperda Perubahan Perda Nomor 14 Tahun 2012 tentang Retri-

busi Pelayanan Kesehatan, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pajak Hiburan, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Perolehan Hak Atas Tanah Bangunan serta Ranperda Pencabutan Perda Nomor 12 Tahun 2013 tentang Retribusi Izin Gangguan dan Ranperda Pencabutan Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang Izin Gangguan. Semua Ranperda di atas adalah usulan eksekutif. Sementara dari dewan mengusulkan lima Ranperda inisiatif, yakni tentang Pelaksanaan Kewajiban Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, Ranperda Pembinaan Pasar

Tradisional, Penataan Pasar Modern, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Ranperda Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Perda, Ranperda Penyelenggaraan Perparkiran serta Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Klungkung I Gde Artison Andarawata, Jumat (30/3) kemarin menjelaskan, dari 19 ranperda itu, baru empat yang masuk ke pihaknya. Malahan satu di antaranya perlu ditarik oleh OPD yang mengajukan karena penulisannya tidak sinkron antara pasal dengan penjelasannya. “Yang empat itu, dua pencabutan perda,

satu ranperda pengelolaan aset dan satu terkait pengarsipan. Yang belum bagus penyusunan pengarsipan. Kita harapkan segera disempurnakan dan diajukan untuk agenda sidang. Kami juga berharap ranperda lainnya segera menyusul,” jelasnya. Pembahasan usulan tersebut ditargetkan sudah mulai diajukan pada April. Tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) diyakini tidak akan mempengaruhi. “Pilkada bukan hambatan bagi jalannya pemerintahan daerah. Itu proses demokrasi yang wajar dan sudah menjadi rutinitas. Bukan hal yang baru dan luar biasa,” tegasnya putra almarhum maestro seni lukis I Nyoman Gunarsa. Supaya perda nantinya bisa berlaku jangka panjang, OPD bersangkutan diminta mempersiapkan rancangan lebih mendetail yang didukung masukan dari masyarakat. Pihaknya optimis seluruh ranperda itu bisa tuntas diba-

Bali Post/km b45

I Gde Artison Andarawata

has dan ditetapkan tahun ini. “Kita berharap perda nantinya bisa berlaku jangka panjang. Ini juga harus fleksibel menyesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi. Bahkan kita ingin juga disesuaikan dengan kearifan lokal sehingga benar-benar menyentuh banyak pihak,” tandasnya. (kmb45)

”Karya Mamungkah” Pura Puseh-Bale Agung Desa Pakraman Kusamba

Upacara Tingkat Utama, Di-”puput” Tujuh Sulinggih PERBAIKAN palinggih Pura Puseh dan Bale Agung Desa Pakraman Kusamba Kecamatan Dawan telah rampung. Terkait hal tersebut, krama setempat menggelar Karya Mamungkah, Tawur Labuh Gentuh, Pedanan dan Ngenteg Linggih. Puncak upacara yang tergolong tingkatan utama ini dilaksanakan bertepatan dengan pujawali, Rabu (4/4) mendatang. Di-puput tujuh orang sulinggih dengan yajamana karya Ida Pedanda Gde Putra Tembau dari Geria Aan, Klungkung. Serangkaian karya, Kamis (29/3) dilaksanakan upacara Tawur Labuh Gentuh, Mendem Padagingan, Melaspas Agung, Masupati Pralingga, Caru Manca Sanak Madurga dan Caru Manca Sata. Upacara dihadiri Pjs. Bupati Klungkung yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag

Kesra) I Wayan Winata dan sejumlah perwakilan dari instansi terkait, termasuk Panglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semaraputra. Bendesa Pakraman Kusamba A.A.Gede Raka Swastika mengungkapkan,

digelarnya karya mamungkah ini dilatarbelakangi oleh dua hal. Pertama, telah selesainya perluasan areal pura serta rampungnya perbaikan berbagai palinggih di Pura Puseh-Bale Agung. Kedua, petunjuk sastra agama dan

tuntunan sulinggih yang menyebutkan dalam rentang waktu 25 tahun, di sebuah pura atau parahyangan mesti dilaksanakan kembali karya Mamungkah Ngenteg Linggih sebagai upaya penyucian kembali. ”Karya mamungkah di Pura Puseh lan Bale Agung terakhir dilaksanakan tahun 1993,” katanya. Ketua Panitia Karya I Nengah Sumarnaya menjelaskan, karya tersebut dianggarkan Rp 1,5 miliar bersumber dari swadaya krama berupa urunan 978 krama adat serta sumbersumber pendanaan lain, seperti keuntungan LPD, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Kabupaten Klungkung, BKK dari Pemerintah Provinsi Bali serta punia dari krama. Melancarkan karya ini, seluruh krama diharapkan melaksanakan yasa kerti dalam wujud ayah-ayahan,

jung datang secara mandiri atau dibawa travel yang sudah diajak bekerja sama. Khusus yang diantar menggunakan shuttle bus belum ada. “Belum ada dampak city tour ke sini. Wisatawan hanya datang sendiri,” ungkapnya, Jumat (30/3) kemarin. Langkah Pemkab menggulirkan program itu sejatinya direspons positif karena dinilai akan memberi kontribusi dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Namun melihat fakta di lapangan yang berbanding terbalik, Pemkab diharapkan bisa melakukan evaluasi. “Antara travel dan Pemkab perlu kiranya duduk bersama menyamakan persepsi untuk menjalankan program ini. Kalau sekarang kan kesannya jalan sendiri-sendiri,” sebut Ariadi. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta mengungkapkan, menyukseskan program itu, promosi oleh petugas tiket maupun pemandu sudah dilakukan. Namun wisatawan belum tertarik untuk mencoba. “Kami sudah tawarkan. Tetapi wisatawan yang tidak mau. Itu karena travel juga punya paket sendiri perjalanan wisata,” dalihnya. Ditegaskan, restribusi yang

dibayarkan wisatawan untuk paket city tour Rp 12 ribu untuk dewasa dan Rp 6 ribu untuk anak-anak. Meski wisatawan hanya mengunjungi satu objek, tetap dipungut sebesar itu. “Retribusinya jadi satu paket. Biarpun ada beberapa objek yang tidak dikunjungi, tetap segitu,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Klungkung. Awal 2018 Pemkab mewacanakan membentuk badan pengelola dengan maksud supaya lebih maksimal menggarap city tour. Namun, jelang Maret berakhir, itu tak kunjung terealisasi. Sukasta beralasan masih dalam proses. “Itu belum. Masih berproses,” tandasnya. (kmb45)

BERKUNJUNG - Wisatawan asing berkunjung ke Kabupaten Klungkung. City tour yang ditawarkan Pemkab belum begitu dilirik.

MAMUNGKAH - Suasana upacara tawur labuh gentuh, mendem padagingan, melaspas agung, masupati pralingga, caru manca sanak madurga dan caru manca sata di Pura Puseh dan Bale Agung Desa Pakraman Kusamba, Kecamatan Dawan, Kamis (29/3).

upacara serta menjaga perilaku yang baik dan suci selama karya berlangsung. Kabag Kesra I Wayan Winata menyatakan upacara ini sangat penting sebagai upaya mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan di desa pakraman secara sekala dan niskala. Diharapkan ini bisa menjadi landasan kuat untuk melaksanakan swadharmaning negara berdasarkan swadharmaning agama sesuai tuntunan sastra agama. Pasca-upacara ini, pada Senin (1/4) dilaksanakan malasti ke segara serta Ida Batara mamasar. Selasa (3/4) digelar mapepada karya. Puncak karya pada Rabu (4/4). Ida Batara masineb pada Minggu (15/4). Rangkaian upacara karya diakhiri dengan maajar-ajar ke Pura Goa Lawah pada Buda Pon wuku Tolu, Rabu (18/4) mendatang. (ad1366)

Wisatawan Tak Tertarik, Paket ”City Tour” Tak Laku

Bali Post/kmb45

TAMBAH TRIP - Kapal Roro yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai-Nusa Penida maupun sebaliknya. Pemkab Klungkung selaku pengelola mengusulkan penambahan trip ke ASDP Indonesia Ferry.

Jumlah Penumpang Meningkat

Trip Kapal Roro Padangbai-Nusa Penida Diusulkan Bertambah

Semarapura (Bali Post) Masyarakat yang menyeberang dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem-Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung maupun sebaliknya cukup banyak. Kapal motor penumpang roll on roll off (Roro) yang tersedia belum mampu memberikan pelayanan secara optimal lantaran tripnya terbatas. Atas hal tersebut, Pemkab Klungkung mengusulkan adanya penambahan ke PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry selaku pemilik kewenangan. “Usulan sudah disampaikan. Kami berharap ada tambahan trip tiga kali dalam seminggu secara teratur. Yaitu Selasa, Kamis dan Sabtu,” ungkap Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Klungkung I Gusti Ngurah Suarba, Jumat (30/3) kemarin. Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk mengantisipasi keluhan dari penumpang, di samping untuk melancarkan pengiriman berbagai jenis barang yang menjadi kebutuhan di Kepulauan Nusa Penida. “Untuk layanan seperti sekarang memang ada yang mengeluhkan. Tetapi kami sudah berupaya mencarikan solusi. Penambahan trip ini kami harapkan bisa berjalan,” ungkapnya. Penambahan trip sudah sempat dilakukan sebelumnya. Namun karena ada berbagai pertimbangan, kembali diubah menjadi satu trip. “Saat masih satu trip, ada kebijakan, saat hari raya seperti Galungan kita diizinkan mengusulkan tambahan,” sebutnya. Selain hal tersebut, Pemkab Klungkung juga tengah melakukan kajian terhadap tarif penyeberangan. Rencananya akan disamakan dengan Pelabuhan Padangbai. “Sudah empat tahun tidak ada penyesuaian tarif. Sekarang kami kaji lagi. Yang jelas besarannya diklasifikasikan. Orang berapa, kendaraan berapa,” imbuhnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) Program city tour di Kabupaten Klungkung telah dilaunching lima bulan lalu. Namun keberadaannya belum berjalan optimal. Kunjungan hanya lebih fokus pada Kertha Gosa yang menjadi salah satu bagian city tour. Sementara sejumlah objek lain yang menjadi penunjang belum merasakan dampaknya. Sesuai rancangan awal, objek inti yang ditawarkan pada program ini yakni Kertha Gosa, Pasar Seni Semarapura, Monumen Puputan Klungkung, Desa Kamasan dan Puri Agung Klungkung yang lokasinya berdekatan. Penunjangnya Desa Wisata Paksebali Kecamatan Dawan, Desa Tihingan Kecamatan Banjarangkan dan Museum Gunarsa, Desa Takmung, Banjarangkan. Namun, sejak di-launching kunjungan hanya ramai di Kertha Gosa. Sesuai informasi yang dihimpun dari penjaga tiket, hal tersebut mengakibatkan dua unit shuttle bus yang dibeli Rp 600 juta lebih sangat jarang terpakai. Seminggu hanya sekitar dua kali dan itupun beroperasi bergiliran. Perbekel Paksebali Putu Ariadi mengatakan, sampai saat ini wisatawan berkun-

Bali Post/kmb45


EKONOMI

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

13

Pemerintah Upayakan Tingkatkan Ekspor Teh Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengharapkan adanya peningkatan kinerja ekspor khususnya produk teh dalam negeri, apalagi produk Indonesia tersebut di pasar global dinilai memiliki kualitas yang baik. ‘’Target yang Kemendag harapkan adalah adanya peningkatan pada grafik ekspor teh Indonesia yang meskipun perlahan tapi pasti,’’ kata Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Ari Satria dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (30/3) kemarin. Ari menilai di pasar ekspor, Indonesia memiliki teh berkualitas baik dan aroma khas yang disukai oleh masyarakat global. Untuk lebih memanfaatkan potensi pasar ekspor teh Indonesia, maka para pelaku usaha harus mampu mempersiapkan manajemen yang efektif untuk penciptaan nilai tambah hingga inovasi produk. Berdasarkan data Kementerian

Perdagangan, ekspor teh 2017 meningkat dengan mencatatkan nilai 117,96 juta dolar Amerika Serikat atau meningkat 1,04 persen dibanding tahun 2016 yang sebesar 116,75 juta dolar AS. Data tersebut menunjukkan bahwa industri teh di Indonesia berpotensi untuk terus tumbuh lantaran kecenderungan pola konsumsi masyarakat dunia, khususnya

menengah ke atas yang meningkat seiring perbaikan pertumbuhan ekonomi global. Selama periode tahun 20122016, nilai ekspor teh Indonesia mengalami tren penurunan sebesar 8,08 persen. Beberapa penyebabnya adalah penurunan daya beli masyarakat global dan tren penyusutan areal perkebunan teh nasional akibat konversi lahan.

Pada 2016, Indonesia menduduki peringkat ke-14 negara eksportir teh dunia dengan pangsa pasar 1,38 persen dari total ekspor teh dunia. Dengan kapasitas produksi sekitar 150.000 ton per tahun pada 2016, pasar teh Indonesia berpotensi untuk terus dikembangkan. Tiap tahun, Indonesia mengekspor sekitar 50.000-70.000 ton teh ke seluruh dunia. (ant)

Triwulan I 2018

Ekonomi Bali Diperkirakan Tumbuh hingga 6,13 Persen Denpasar (Bali Post) Ekonomi Bali triwulan I 2018 diperkirakan mengalami akselerasi dalam kisaran 5,73 - 6,13 persen (yoy). Sementara itu, perekonomian Bali untuk keseluruhan tahun 2018 diperkirakan akan mengalami akselerasi dengan tumbuh 6,0 - 6,40 persen (yoy). Deputi Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Azka Subhan saat acara diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Februari 2018. Dari sisi permintaan, akselerasi kinerja ekonomi Bali diperkirakan didorong meningkatnya kinerja semua komponen permintaan. Meliputi konsumsi rumah tangga, konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga, konsumsi pemerintah, ekspor luar negeri dan investasi. Sejalan dengan itu dari sisi penawaran, peningkatan kinerja ekonomi Bali diperkirakan bersumber dari meningkatnya kinerja semua lapangan usaha utama Bali. Meliputi lapangan usaha akmamin, pertanian, perdagangan, transportasi, konstruksi serta industri pengolahan. Dengan melihat realisasi inflasi Bali hingga Januari 2018, maka BI memprediksikan inflasi Bali triwulan I 2018 lebih rendah dari inflasi triwulan IV 2017, yaitu 2,47 - 2,87 persen (yoy). Terkendalinya inflasi pada triwulan

I 2018 disebabkan terkendalinya administered price. Karena tidak adanya kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) dan bahab bakar minyak (BBM) bersubsidi. Vice President Corporate and Senior Economist BNI Ryan Kiryanto, S.E., M.M. mengatakan, persaingan dagang AS dan Cina berdampak pada ekonomi Indonesia khususnya bilateral trade. Situasi ekonomi Indonesia hampir sama dengan Bali. Konsumsi rumah tangga nasional hanya tumbuh 4,95 persen. Persentase ini mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat turun, karena banyak pabrik tutup. Padahal konsumsi rumah tangga menyumbang 56 persen terhadap PDB. ‘’Kalau konsumsi rumah tangga ini naik, saya memprediksi ekonomi Indonesia bisa naik 5,2 - 5,3 persen,’’ ujarnya. Konsumsi rumah tangga sangat berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia karena ia menilai tipe pertumbuhan ekonomi Indonesia digerakkan ibuibu rumah tangga. Konsumsi rumah tangga yang menurun juga karena berubahnya gaya hidup masyarakat. ‘’Konsumsi pakaian, alas kaki dan perabotan sudah mulai berkurang karena gaya hidup berubah. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk mencari pengalaman. Spending

money-nya lebih banyak ke food and beverage. Jadi ada switching dari pola konsumsi kita,’’ ungkapnya. Rendahnya inflasi inti nasional yaitu 2,9 persen tahun 2017 diprediksi juga karena kemampuan daya beli berkurang. Pertumbuhan ekonomi Bali buruk karena pertumbuhan kredit jelek 7,93 persen. Meski pertumbuhan ekonomi Bali di atas nasional. Sementara kredit korporasi tumbuh tipis 0,04 persen. Ia menilai kinerja perbankan belum optimal. Hal ini karena permintaan akan kredit menurun. Sementara DPK turun namun deposito naik. ‘’Yang punya dana lebih mereka memilih inves, main aman dengan deposito,’’ ujarnya. Bali dikatakan sedang mengalami proses konsolidasi. Ia optimis proses perlambatan ekonomi Bali sudah selesai tahun 2017. Meski pariwisata rentan terhadap isu keamanan, bencana, kesehatan, namun ia menyarankan tetap mempertahankan pariwisata. Namun juga mengembangkan sektor pertanian yang terkait dengan sektor unggulan. Serta mempersiapkan sektor pendukung dalam menghadapi ekonomi digital. ‘’Kalau pariwisata mulai melemah turun, lakukan plan B. Misalnya dorong sektor komplementari, agrowisata. Berikan kelonggaran kebiajakan di sektor ini,’’ imbuhnya. (kmb42)

Bali Post/ant

PERKEBUNAN TEH - Pengunjung menikmati keindahan alam di Agrowisata perkebunan teh Telaga Warna, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/3) kemarin. Kebun teh menjadi tujuan wisata alam favorit wisatawan di kawasan Puncak untuk menikmati liburan.

BPOM Temukan Cacing pada Ikan Kaleng Denpasar (Bali Post) Berdasarkan penjelasan resmi pada website Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, positif menemukan cacing pada ikan kaleng hasil aduan masyarakat. Pelaku usaha telah melakukan penarikan terhadap produk–produk ikan makarel dalam saus tomat kemasan kaleng ukuran 425 gram. Yaitu merek Farmerjack, merek IO, dan merek HOKI. BPOM RI juga telah melakukan sampling dan pengujian terhadap produk ikan dalam kaleng lainnya yang beredar di seluruh Indonesia, guna memastikan adanya dugaan cacing dalam ikan kemasan kaleng. Sampai dengan 28 Maret 2018, BPOM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek. Hasil pengujian menunjukkan 27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing. Terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri. Dominasi produk yang mengandung parasit cacing adalah produk impor. Diketahui bahwa produk dalam negeri bahan bakunya juga berasal dari impor. Merek produk yang mengandung parasit cacing di antaranya ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, Dr. Fish, Fiesta Seafood, Gaga, Hosen, Jojo, King’s Fisher, LSC, Maya, Nago, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesha, S & W, Sempio, TLC, TSC dengan nomor bets dan nomor izin edar (NIE) tertentu. Berdasarkan temuan tersebut, BPOM RI telah memerintahkan kepada importir dan produsen untuk menarik produk dengan bets terdampak dari peredaran dan melakukan pemusnahan. Selain itu, untuk sementara waktu 16 merek produk impor tersebut dilarang untuk dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia dan 11 merek produk dalam negeri proses produksinya dihentikan sampai audit

komprehensif selesai dilakukan. Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan juga telah memberikan notifikasi kepada pemerintah Cina terkait dengan bahan baku ikan yang mengandung parasit cacing. Sementara itu, Kepala BBPOM di Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan, 3 merek produk ikan kaleng tersebut tidak beredar di Bali. Ia telah melakukan monitoring di beberapa sarana penjualan, dan belum ditemukan adaya produk tersebut. ‘’Namun kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi peredaran produk tersebut. Karena keterbatasan kami tidak bisa menjangkau seluruh wilayah di Bali,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, temuan cacing pada ikan kaleng kemasan tersebut tidaklah dapat diamati dengan kasat mata. Namun, membutuhkan bantun alat untuk menemukannya. Cacing yang terdapat pada ikan tersebut dikatakan tidak berbahaya dikonsumsi oleh manusia. Kecuali pada anggota masyarakat yang memiliki alergi tertentu. ‘’Proses pembuatan produk tersebut juga dilakukan dengan proses yang steril dan dengan pemanasan yang optimal, sehingga cacing yang ada di dalamnya pun mati,’’ ungkapnya. Untuk itu, ia terus melakukan pengawasan baik itu pre market (sebelum dipasarkan) ataupun post market (setelah dipasarkan). Pada pre market pengawasan terhadap produk dikatakannya telah dilakukan dan bahkan telah memiliki izin edar, termasuk pada produk ikan kaleng tersebut. Meski demikian, pada pengawasan post market ada temuan yang tidak sesuai, hal ini yang dikatakannya, pengawasan post market sangat dibutuhkan. (kmb42)

Wisman Multisegmen, Badung Lakukan Pemetaan

Bali Post/dok

WISATA - Pertanian di Kecamatan Petang, Badung akan dikembangkan untuk wisatawan segmen rural.

Pasar Digital Diincar Asing Jakarta (Bali Post) – Jumlah penduduk lebih dari 260 juta orang merupakan pasar yang menggiurkan bagi berbagai perusahaan asing, sehingga mereka juga berupaya untuk masuk mengincar pangsa pasar di Tanah Air. Tidak mengherankan pula bila jumlah investasi asing pada sektor digital di Indonesia diperkirakan bakal mengalami peningkatan pada tahun 2018, seiring dengan naiknya peringkat kemudahan berbisnis yang diraih Indonesia di tingkat global. Untuk itu, peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Novani Karina Saputri mengatakan proses penyederhanaan izin dan regulasi di tingkat pusat dan daerah harus terus dilakukan untuk mendukung kenaikan peringkat ini. Sebab, izin dan regulasi yang jelas, efektif dan efisien akan mendorong semakin banyak investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Ia juga mengemukakan, hal lain yang dapat mendorong meningkatnya jumlah investasi asing pada sektor digital adalah skema investa-

si dalam bentuk tax holiday. Novani memuji skema yang dirancang oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani berupa insentif untuk industri yang bergerak di sektor teknologi informasi atau perusahaan yang memiliki nilai minimal Rp 500 miliar. Dengan demikian perusahaan tersebut juga bakal mendapatkan bentuk relaksasi pajak berupa fasilitas tidak membayar pajak penghasilan (PPh) dengan pengurangan di kisaran 10-100 persen dalam jangka waktu 5-15 tahun yang bisa diperpanjang hingga 20 tahun. Pemberlakuan penerapan konsep tersebut dinilai akan meningkatkan pertumbuhan industri yang bergerak di bidang teknologi informasi. Selain itu, ujarnya, kebijakan ini juga akan mendorong masuknya investasi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja. Tercatat investasi asing yang masuk ke sektor digital Indonesia pada 2017 mencapai 4,7 miliar dolar AS. Hal ini dibuktikan dengan adanya empat perusahaan

rintisan berstatus unicorn di Asia Tenggara yang berbasis di Indonesia. Sebutan unicorn diberikan pada perusahaan start up yang memiliki valuasi sebesar satu miliar dolar AS. (ant)

Denpasar (Bali Post) Wisawatan mancanegara (wisman) yang berwisata ke Kabupaten Badung multisegmen. Untuk menguatkan segmen yang beragam ini, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung melakukan pemetaan. Ketua BPPD Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya, S.E., MBA. mengatakan, Badung telah menyediakan kebutuhan multisegmen wisman. Misalnya segmen tamu Australia di area Kuta, tamutamu MICE disediakan area Nusa Dua, tempat yang dipilih untuk tamu nomadic Canggu, dan segmen lainnya. Untuk menguatkan tamu multisegmen, Badung melakukan pemetaan. Tujuannya untuk melengkapi fasilitas penunjang untuk masing-masing segmen. ‘’Badung sangat ideal untuk tamu multisegmen itu. Tapi kita lebih mempertajam lagi. Apa sih kekurangan fasilitas kita? Ini akan kita pakai acuan, rekomendasi nanti dalam pembangunan pariwisata Badung 2018 dan masukkan program apa yang belum digarap,’’ bebernya dalam FGD Mewujudkan Badung sebagai destinasi pariwisata multisegmen, Rabu (28/3). Menurutnya, semua market telah digarapnya. Namun, ia akan mengembangkan market lain. Seperti Eropa Barat memang telah digarap. Maka selanjutnya Eropa tengah dan timur yang akan digarap. Di samping itu juga tetap menggarap Asian

Market seperti Jepang, Korea, Cina dan India. Meski demikian, market yang telah ada tetap dipertahankan. ‘’Setiap ada tourism fair kita siap ke sana, untuk mempertahankan network, update informasi, melakukan kontrak dan bisnis,’’ ujarnya. Seperti Australia yang merupakan traditional market Bali, ia mengaku setahun dua kali tetap ke Australia. Tujuannya untuk update informasi mempertahankan networking yang telah terbangun. Sekaligus menginformasikan proyek yang sedang dikerjakan kepada networking di market tersebut. Sementara infrastruktur fisik yang akan dibenahi Pemerintah Kabupaten Badung adalah pemasangan wifi dari Badung Selatan sampai Utara. Selain itu, memfokuskan lima desa wisata untuk dikembangkan, baik fasilitas dan anggarannya disiapkan. Lima desa wisata tersebut yaitu Bongkasa Pertiwi, Carangsari, Mengwi, Plaga, Pangsan. Setelah lima desa ini, baru kemudian mengembangkan desa wisata lainnya. BPPD juga tengah menggarap pasar India. Karena dari 1,3 miliar penduduk India, 20 persennya merupakan middle class. Jika 5 persen saja datang ke Bali, dinilai sudah menguntungkan. Upaya yang dilakukan dalam meng-grab pasar India adalah bekerja sama dengan Garuda untuk membuka penerbangan

langsung. Dengan penerbangan langsung dari Denpasar ke Mumbai dan sebaliknya bisa ditempuh dalam waktu 7 jam. ‘’Ini akan menambah animo mereka datang,’’ ungkapnya. Selain itu, kesamaan budaya Bali dan India juga bisa menjadi produk promosi. India juga dinilai lebih baik dari tamu Cina. Karena tamu India selalu menginap di hotel bintang 3, 4, 5. Lama tinggalnya pun cukup lama, yaitu lima hari. Sehingga spending money-nya juga akan lebih banyak. Namun, kendala yang dihadapi dalam menyambut tamu India adalah restoran India yang masih sedikit. Ia memperkirakan restoran India di Bali ada 15. ‘’Itu belum cukup, khususnya di daerah-daerah destinasi wisata, objek-objek itu. Saya pikir ini kesempatan yang bagus buat pengusaha Bali untuk mengembangkan kerja sama dengan partner di India untuk membangun restoran,’’ selorohnya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra mengatakan, segmentasi dari sisi destinasi, Badung telah memiliki Badung Utara untuk wisatawan rural dan Badung Selatan untuk wisatawan urban. Segmentasi tamu bisa dipetakan berdasarkan demografi, produk, dan geografis. Tujuan segementasi ini agar lebih mudah memetakan, menargetkan kunjungan dan memosisikan wisman. (kmb42)


BULELENG

14

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

KKG Serahkan Naskah USBN SD

Singaraja (Bali Post) – Setelah menyelesaikan tugasnya mempersiapkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD dan Pendidikan Kesetaraan, Kelompok Kerja Guru (KKG) SD dan Forum Tutor Buleleng menyerahkan Master Naskah Soal USBN kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Kamis (29/3) lalu. Acara ini dipusatkan di SMPN 1 Singraja dihadiri Kepala Disdikpora Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD-PNF Dra. Nengah Pujiani, M.AP., Kasubag Perencanaan Ida Bagus Gede Surya Bharata, S.Pd., M.AP. Koordinator Penyusunan Soal USBN SD I Gusti Ayu Putu Sri Darmawati, M.Pd. mengatakan pihaknya telah menyelesaikan tugas dalam penyusunan soal USBN SD untuk tiga mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Tahapan penyusunan diawali dari pembuatan kartu soal, penyusunan bank soal dan perakitan soal dengan menggabungkan soal yang disusun KKG dengan soal anchor yang diberikan BSNP Pusat, dengan komposisi 75 sampai 80 persen lokal dan 20 sampai 25 persen pusat. Sementara itu, Kepala Disdikpora Gede Suyasa mengatakan, filosofi dari sebuah evaluasi adalah adanya kesesuaian antara alat ukur yang digunakan dengan kondisi ketuntasan belajar siswa. Di samping itu, menjaga integritas dalam evaluasi lebih penting dibandingkan sekadar nilai tinggi yang diperoleh dengan cara-cara yang tidak dibenarkan. Pada intinya ada titik temu antara integritas dengan prestasi, yang mencerminkan kondisi ideal sebuah proses pendidikan yang berkarakter. (kmb38)

Bali Post/kmb38

MENGUNGSI – Dua dari sebelas KK warga Dusun Dasong akhirnya mengungsi karena rumah mereka terendam air Danau Buyan yang meluap sejak musim hujan lalu.

Terdampak Luapan Air Danau Buyan

Bali Post/ist

NASKAH USBN SD - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menerima naskah USBN SD, Kamis (29/3).

Awal April, Bupati Umumkan Mutasi Pejabat Singaraja (Bali Post) – Mutasi pertama di masa jabatan Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) dipastikan diumumkan awal April 2018 ini. Kepastian mutasi ini setelah Badan Pertimbangan Kepegawaian Bali Post/kmb38 (Bapek) selesai menyusun Putu Agus Suradnyana daftar pergeseran dan pengisian jabatan yang sekarang masih lowong. Draf tersebut sudah ditindaklanjuti Bupati, sehingga dipastikan minggu pertama April 2018 ini mutasi digulirkan. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) usai menjadi Pembina Apel HUT ke-414 Kota Singaraja di lapangan Taman Kota Singaraja mengatakan, mutasi pertama setelah pihaknya dilantik untuk pengisian dan menggeser sejumlah pejabatnya. Jabatan itu mulai dari tingkat sekretaris dinas (sekdis), kepala bagian (kabag), kepala subbagian (kasubag), camat, dan jabatan lain. Jabatan itu seperti Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Kabag Perlengkapan dan Perawatan (Perwat). Selain itu, jabatan camat juga lowong karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. ‘Tidak berat sekali dan Bapek sudah selesai menyusun. Tanggal 5 April 2018 saya umumkan. Ini hanya pengisian dan menggeser jabatan karena lama lowong dan pensiun,’’ jelasnya. Di sisi lain, Bupati mengatakan, jika mutasi pertama di masa pemerintahannya pertama ini hanya pengisian dan pergeseran, namun mutasi kedua mendatang pihaknya tidak akan memberi ampun kepada pejabat yang terbukti kinerjanya tidak maksimal. Kinerja pajabat yang tidak sesuai harapan itu dipastikan akan diganti. Bupati mengaku kewenangan mengganti pejabat karena kinerja tidak baik itu sesuai persetujuan Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). Sikap tegas ini diyakini akan memberi kesempatan lebih kepada setiap pejabat yang memiliki potensi dalam memimpin instansi pemerintah di daerah. ‘’Kalau nanti tidak akan saya beri ampun. Saya sudah pegang catatan Bapek dan pejabat yang ‘nakal’ akan saya ganti karena Men-PAN RB sudah mengizinkan untuk mengganti pejabat yang seperti itu,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, 78 jabatan di Pemkab Buleleng saat ini masih lowong. Jabatan yang lowong itu terdiri atas delapan jabatan eselon III-A meliputi Camat Banjar, Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan dan Perawatan (Perwat), Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Kominfosandi, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Sekretaris Dinas Koperasi UKM. Jabatan yang juga lowong di antaranya 13 eselon III-B atau setingkat kepala bidang (kabid). Sebanyak 14 jabatan eselon IV-A kepala seksi (Kasi), kepala subbagian (kasubag) dan lurah. Jabatan eselon IV-B atau setara dengan kepala seksi (kasi) di kelurahan. (kmb38)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang Pospol Wisata Lovina Pospol Pancasari Siaga Reskrim Siaga Intel

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842 41010 25755 27511 29973

BPBD Fasilitasi Warga agar Dapat Bantuan Rehab Rumah

Singaraja (Bali Post) – Meluapnya air Danau Buyan sampai merendam belasan rumah warga di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada disikapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Dalam waktu dekat ini, BPBD memfasilitasi warga itu agar mendapat bantuan rehab atau membangun rumah di tempat yang lebih aman. Selain itu, BPBD juga menangani ruang belajar darurat di balai banjar bagi anak-anak SDN 4 Pancasari. Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur di sela-sela apel HUT Kota Singaraja di lapangan Taman Kota Singaraja, Jumat (30/3) kemarin. Pihaknya telah menurunkan personel melakukan assessment di Dusun Dasong. Hasilnya, sebelas kepala keluarga (KK) di dusun ini rumahnya terdampak akibat luapan air danau. Beberapa warga ini telah mengungsi ke rumah keluarga atau kerabatnya di tempat yang lebih aman. Perlengkapan rumah tangga mereka pun telah direlokasi ke tempat mengungsi sementara, karena genangan air semakin tinggi. “Kami sudah turunkan tim untuk meng-assessment ke sana (Dusun Dasong - red), dan warga di sana sudah men-

gungsi. Air naik pelan-pelan dan genangannya mengganggu kenyamanan warga, sehingga mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya. Menurut Subur, BPBD akan mengusulkan warga tersebut untuk mendapakan dana bantuan rehab atau pembuatan rumah sederhana di tempat yang lebih aman. Ini karena dampak genangan air danau dipastikan akan merusak bangunan rumah warga. Setelah airnya kembali menyusut, dana bantuan yang diperkirakan rata-rata senilai Rp 30 juta itu dapat meringankan biaya warga yang terdampak luapan air danau. Sedangkan warga yang memang memiliki lahan untuk dibangun rumah yang jauh dari bibir danau, maka dana tersebut dapat diman-

faatkan untuk membangun rumah semipermenan. “Kami akan fasilitasi dan paling tidak bantuan untuk rehab atau biaya membangun rumah yang lebih aman itu akan membantu meringankan warga terdampak luapan air danau yang terjadi hampir setiap tahun,” katanya. Di sisi lain, birokrat asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini mengatakan, penanganan yang sama juga dilakukan untuk penyiapan tempat belajar siswa SDN 4 Pancasari yang juga terdampak meluapnya air danau di wilayah mereka. Saat ini, anak-anak belajar di kelas darurat memanfaatkan ruang terbuka di balai desa setempat. Atas kondisi ini, BPBD berjanji menyekat ruang terbuka tersebut, sehingga proses

belajar lebih nyaman dibandingkan dengan digabungkan dalam satu ruang terbuka. “Kasihan anak-anak di sana belajar di ruang terbuka. Kita akan belikan tripleks untuk menyekat ruang itu menjadi ruang kelas darurat. Dengan demikian, aktivitas pembelajaran lebih nyaman dibandingkan sekarang ini,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dusun Dasong Made Suartana mengatakan, dari sebelas KK warganya yang terdampak meluapnya air danau, dua KK telah pindah ke rumah orangtuanya. Dua warga itu masing-masing Ketut Sueja dan Nyoman Budi Artama. Keduanya meninggalkan rumahnya karena genangan air lebih dari satu meter. Sementara, sembilan KK lainnya bertahan karena tidak memiliki tempat tinggal di tempat lain, dan juga ketinggian air rata-rata baru 10 cm. Terkait rencana bantuan untuk warga terdampak luapan air danau, Suartana mengaku sedang mempersiapkan proposal yang akan diajukan ke

BPBD. Selain itu, desa juga menyiapkan usulan untuk penanganan SDN 4 Pancasari yang juga terdamak luapan air danau pada tahun ini. Seperti diberitakan sebelumnya, sebelas warga Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada rumahnya tergenang akibat meluapnya air Danau Buyan sejak musim hujan tiba. Karena genangan air semakin tinggi, warga pun mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain merendam rumah warga, beberapa ruang kelas dan mes guru di SDN 4 Pancasari juga terendam akibat luapan air danau. Bahkan, ketinggian air yang menggenangi sekolah lebih dari satu meter. Akibatnya, sebagian anak-anak di sekolah ini diungsikan ke balai desa agar mereka bisa mengikuti pembelajaran. Akibat luapan air danau, lebih dari 25 hektar kebun sayur dan stroberi milik petani di Dusun Dasong dan sepuluh hektar milik petani di Dusun Buyan juga terendam air danau. (kmb38)

Puncak HUT Ke-414 Kota Singaraja

Sembilan Kecamatan Tampilkan Tari Truna Goak Massal PUNCAK peringatan HUT ke-414 Kota Singaraja dimeriahkan dengan tari Truna Goak. Sembilan kecamatan di daerah ini memantaskan tarian tersebut secara massal. Tari ini juga dilombakan, dikemas lewat pawai budaya yang dihelat Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng, Jumat (30/3) kemarin. Pawai ini dibuka Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Ketua DPRD Gede Supriatna, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Kadisbud Putu Tastra Wijaya didampingi Kabid Kesenian Wayan Sujana mengatakan, pementasan tari Truna Goak ini dipilih untuk mengenalkan dan mengedukasi generasi muda agar mencintai tari Truna Goak yang diciptakan Raja Buleleng Ki Anglurah Pandji Sakti. Setiap kontestan pawai ini juga menampilkan warisan seni dan budaya di wilayahnya termasuk produk andalan mulai dari kerajinan atau potensi lain. Kontestan yang terbaik itu akan dipilih untuk kegiatan lain. Tujuan utamanya adalah mengedepankan pelestarian warisan kesenian dari sang pendidi Kota Singaraja. ‘’Tahun ini kami khusus mementaskan tari Truna Goak massal, karena setiap kecamatan penari rata-rata 60 sampai 100 orang. Selain untuk pelestarian dan edukasi, materi pawai ini adalah pengenalan budaya atau kesenian, termasuk produk tertentu di wilayah bersangkutan,’’ katanya. Karena tari Truna Goak ini dilombakan, Disbud pun menentukan kriteria penilaian menyangkut semangat yang menonjolkan garapan yang atraktif dan kreatif. Selain itu, materi mengedepankan aspek keaslian potensi di wilayah bersangkutan. Dari sembilan kontestan yang mengikuti parade, hampir semuanya menonjolkan kekhasan wilayahnya. Seperti kontestan Kecamatan Banjar yang menampilkan pakaian

khas di Desa Bali Aga yang meliputi Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri (SCTP-B). Salah satu pembina tari wakil dari Kecamatan Banjar I Made Redita mengatakan,

untuk mengikuti pawai budaya ini pihaknya membina para penari dan penabuhnya selama sebulan penuh. Karena garapannya pragmentari, sehingga memerlukan waktu panjang untuk melatih anak buahnya. Dari garapan itu, Redita menampilkan tarian Truna Goak yang mempertontonkan filosofi tarian ini bersatu membangun wilayah di segala bidang. Selain itu, garapannya juga dikombinasikan dengan menampilkan produk kerajinan anyaman bambu yang banyak dihasilkan di Desa Bali Aga. Sementara itu, Bupati Putu

Agus Suradnyana mengatakan, parade budaya ini untuk menjaga eksistensi budaya lokal dengan potensi seni budaya unggulan masing-masing kecamatan. Untuk melestarikan warisan seni dan budaya itu perlu digelorakan dengan berkesinambungan dan tidak hanya lewat parade budaya, namun lewat event lain harus perlu digalakan juga. Apel HUT Kota Puncak peringatan hari lahirnya Kota Singaraja diisi dengan apel yang berlangsung khidmat. Bupati Putu Agus

Suradnyana, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutdjira, Sp.OG., Ketua DPRD Gede Supriatna, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, dan unsur Muspida Buleleng hadir dalam apel ini. Selain itu, mantan Wakil Bupati Buleleng Gede Wardana dan mantan Sekkab Buleleng Ketut Gelgel Ariadi hadir di tengah-tengah undangan. Apel diikuti PNS, TNI, Polri juga dihadiri pelajar dan unsur masyarakat. Apel dimeriahkan dengan pementasan tari Truna Goak yang dipentaskan ratusan siswa SMPN 1 Sukasada. (mud)

Bali Post/mud

TRUNA GOAK – Sembilan kecamatan di Buleleng mengikuti parade budaya yang menampilkan Tari Truna Goak massal serangkaian puncak HUT ke-414, Kota Singaraja, Jumat (30/3) kemarin.


15

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Messi Diragukan Bisa Tampil Bela Barca

Barcelona -

Barcelona harus memutuskan apakah mereka akan memainkan Lionel Messi, ketika mereka meneruskan upayanya untuk meraih gelar juara Liga Spanyol dengan melawat ke markas Sevilla pada Minggu (1/4) besok di tengah keraguan mengenai kebugaran pemain andalan mereka pada awal periode padat di mana terdapat tujuh pertandingan untuk dimainkan dalam 22 hari. Cristiano Ronaldo

Bali Post/rtr

Ronaldo akan Absen Madrid Pencetak gol terbanyak Real Madrid Cristiano Ronaldo harus absen saat timnya memainkan pertandingan Liga Spanyol ke markas Las Palmas pada Minggu (1/4) besok, agar dirinya tetap bugar untuk pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Juventus pada Rabu (4/4). Demikian dilaporkan media Spanyol, Jumat (30/3) kemarin. Penampilan Ronaldo telah membaik, setelah start yang lambat di musim ini, dan telah mengemas 18 gol di liga pada 2018, mengemas empat gol saat timnya menang 6-3 atas Girona pada pertandingan terakhir Real. Ia mencetak kedua gol, saat Portugal menang 2-1 atas Mesir pada 21 Maret, dan menjadi pemain inti saat Portugal kalah 0-3 dari Belanda pada Selasa (27/3) lalu. Real tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen Barcelona dan menghuni peringkat ketiga di klasemen Liga Spanyol. Harian Spanyol Marca mengatakan Ronaldo telah sepakat dengan pelatih Zinedine Zidane untuk bertahan di Madrid, sedangkan rekan-rekan setimnya melakukan perjalanan dua setengah jam ke Kepulauan Canary. Ronaldo (33) telah menjadi pemain inti, dan mengemas gol pada delapan pertandingan Real di Liga Champions musim ini, dan merupakan pencetak gol terbanyak di kompetisi itu dengan 12 gol. Ia telah dibujuk untuk melewatkan beberapa pertandingan liga, khususnya pada laga tandang, dan diistirahatkan saat Real menang 2-1 di markas Leganes dan kalah 0-1 di markas Espanyol pada Februari lalu. Ronaldo tidak tampil sama sekali, dari enam pertandingan timnya di Piala Raja. Pertemuan Real di perempatfinal dengan pemuncak klasemen Liga Italia Juventus merupakan ulangan dari final Liga Champions 2017, yang dimenangi tim Spanyol itu dengan skor 4-1 di mana Ronaldo mengemas dua gol. (ant/rtr)

Kondisi Bugar, Austin Siap Merumput

London Striker Southampton Charlie Austin telah sepenuhnya pulih dari cedera otot paha dan bisa kembali ke skuad untuk pertandingan Liga Inggris, Minggu (1/4) besok, di West Ham United. Manajer Mark Hughes mengatakan itu pada Kamis (29/3). Austin belum bermain untuk tim yang berada di urutan 18, Southampton, sejak mengalami cedera dalam laga imbang 1-1 pada Desember 2017 dengan Huddersfield Town, sebuah pertandingan di mana ia membuka gol di laga itu, sekaligus mencatatkan diri di daftar pencetak gol menjadi enam gol dari 16 penampilan. Ditanya apakah pemain berusia 28 tahun itu bisa kembali untuk perjalanan ke Stadion London, Hughes mengatakan, ‘’Kami berharap. Saya pikir dia sangat tertarik untuk diturunkan, tetapi kami harus sadar bahwa dia sudah menepi untuk beberapa waktu, itu adalah cedera yang signifikan.’’ ‘’Dia melakukan dengan sangat baik untuk mendapatkan pulih kembali dengan cepat, dan dia adalah seorang pencetak gol. Jelas salah satu masalahnya adalah kurangnya gol, dan ketika Charlie berlari di samping, rekornya ada di sana untuk dilihat semua orang. Dia pemain yang bernaluri dan mampu menguji kiper jadi jika kita dapat menyambutnya kembali untuk laga menentukan ini, jelas itu akan membantu kami,’’ paparnya. Hughes menggantikan Mauricio Pellegrino yang dipecat awal bulan ini, dan membawa Southampton menang 2-0 atas Wigan Athletic di perempatfinal Piala FA. Mantan bos Stoke City akan memimpin Southampton untuk pertama kalinya di liga pada Minggu. West Ham juga berjuang untuk tetap di papan atas, dan memiliki 30 poin dari 30 pertandingan, dua poin lebih banyak dari Southampton yang merupakan satu tempat di bawah mereka. ‘’Ini adalah permainan kunci untuk kedua belah pihak. Pada akhir musim ini Anda dapat merusak prospek saingan Anda sementara itu juga meningkatkan Anda sendiri,’’ tambah Hughes. ‘’Ini adalah klub hebat dengan beberapa orang luar biasa dan kami punya alat untuk menyelesaikan pekerjaan dalam delapan minggu ini,’’ sambungnya. (ant/rtr)

Messi absen pada pertandingan-pertandingan persahabatan Argentina melawan Italia dan Spanyol, karena masalah otot yang dideritanya setelah pertandingan terakhir Barca di liga melawan Athletic Bilbao dan hanya menyelesaikan separuh sesi latihan pada Jumat (30/3) kemarin. Ia merupakan pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol dengan 25 gol, dan hanya satu kali absen pada pertandingan Barca di liga musim ini, ketika ia tidak memperkuat tim Katalan itu saat melawan Malaga menyusul kelahiran putra ketiganya. Lawatan ke markas Sevilla kelihatannya menjadi pertandingan tandang terberat Barca yang tersisa musim ini, meski keunggulan 11 poin mereka atas pesaing terdekat Atletico Madrid, membuat pelatih Ernesto Valverde memiliki ruang uji coba saat

mereka berupaya untuk kembali merebut gelar. Barca akan memainkan pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions mereka melawan AS Roma, dan lima pertandingan lagi yang berpuncak pada final Piala Raja melawan Sevilla pada 21 April, sebelum mendapatkan libur tujuh hari sebelum pertandingan mereka selanjutnya di liga. Bagaimana pun Barca gagal memenangi dua dari tiga lawatan terakhir mereka ke markas Sevilla di Stadion Sanchez Pizjuan, dan akan bertekad untuk memperpanjang laju 36 pertandingan tidak terkalahkan mereka di liga. Mereka mengincar rekor Liga Spanyol dengan 38 pertandingan, tanpa kekalahan, yang digenggam Real Sociedad dari musim 1979/1980. Valverde mengatakan bahwa ia tidak terlalu mencemaskan ke-

Piala Dunia Tanpa Wasit Britania

London Sama sekali tidak ada wasit Britania yang akan ambil bagian pada Piala Dunia tahun ini di Rusia, pertama kalinya mereka absen selama 80 tahun. Daftar berisi 36 wasit dan 63 asisten wasit dipublikasikan oleh badan sepak bola dunia FIFA pada Kamis, yang mengonfirmasi para ofisial dari 46 negara namun tidak ada satupun dari Inggris, Wales, Skotlandia, atau Irlandia Utara. AS, dengan dua wasit dan dua asisten wasit memiliki wakil paling banyak. Wasitwasit asisten video, yang akan digunakan untuk pertama kalinya di Piala Dunia, ketika turnamen dimulai pada 14 Juni, yang akan dipilih dari pool berisi nama-nama ofisial. Wasit asal Inggris Mark Clattenburg, yang memimpin pertandingan final Piala Eropa 2016, antara tuan rumah Prancis dan Portugal masuk dalam daftar awal FIFA, namun ia meninggalkan Liga Inggris pada musim lalu karena bekerja di Arab Saudi. ‘’Ini mengecewakan, karena kami memiliki kebanggaan pada pertandingan-

pertandingan internasional di mana para wasit kami telah ambil bagian selama bertahun-tahun,’’ kata ketua Proffesional Game Match Official (PGMOL) Mike Riley. ‘’Saat Mark pergi ke Arab Saudi, tidak ada kompetisi tersisa untuk melatih para wasit, maka tidak ada kesempatan untuk menggantikan dirinya dengan wasit Inggris lainnya.’’ Howard Webb, yang menjadi wasit pada final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, merupakan wasit Inggris satu-satunya tahun itu dan di Brazil pada 2014. Terdapat tiga final lain yang dipimpin wasit Inggris -- George Reader pada 1950, William Ling pada 1954, dan Jack Taylor pada 1974. Inggris lolos ke putaran final, satu-satunya negara Britania yang mampu melakukannya. Britania telah mengatakan pihaknya tidak akan mengirimkan menteri atau anggota keluarga kerajaan dalam delegasi ke Piala Dunia, menyalahkan Rusia karena kasus peracunan terhadap mantan agen ganda Rusia di kota Inggris, Salisbury, bulan ini. (ant/rtr)

Washington Juara AS Terbuka Sloane Stephens kembali mengakhiri harapan mantan petenis peringkat satu dunia Victoria Azarenka untuk mengukir kisah dongeng dengan meraih kemenangan 3-6, 6-2, 6-1 pada Jumat (30/3) kemarin untuk mencapai final Miami Terbuka.

Juara tiga kali Azarenka, yang bermain sebagai petenis wildcard pada ajang keduanya, setelah absen delapan bulan, karena kasus seputar hak asuh putranya, memperlihatkan sedikit kemampuan terbaiknya yang membawanya menuju ke peringkat puncak dunia. Namun, ia kehabisan energi saat meng-

Lionel Messi

Bali Post/rtr

Persebaya Imbangi Persela Persebaya menguasai jalannya laga, tuan rumah Persela mampu unggul lebih dulu melalui Diego Assis pada menit ke-58, kemudian dibalas pemain yang baru masuk Persebaya David da Silva pada menit ke-70. Pada babak pertama, tim

REBUT - Pesepak bola Persela Lamongan Shohei Matsunaga (kanan) berebut bola dengan lawannya dari Persebaya Surabaya Misbakus Solikin dalam kompetisi Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Jumat (30/3) kemarin.

berjuluk ‘’Bajul Ijo’’ hampir mengepung pertahanan Persela, dan mendapatkan dua peluang emas pada menit 20 dan 27, namun gagal mengonversinya menjadi gol. Hingga babak pertama usai, laga kedua tim hanya menghasilkan skor 0-0. Memasuki babak kedua, Persela yang didukung ribuan suporternya ‘’LA Mania’’ lebih berani keluar dari pertahanan, hingga mampu menjebol gawang Persebaya melalui Diego Assis yang berdiri bebas di kotak penalti, dengan leluasa mengarahkan bola ke gawang Persebaya, skor berubah 1-0 untuk tuan rumah. Persebaya rupanya tidak ingin melihat tim tuan rumah yang berjuluk ‘’Laskar Joko Tingkir’’ itu unggul begitu saja, dan mulai melakukan serangan bertubi-tubi hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui aksi David da Silva pada menit ke-55. Pada pertandingan ‘’derby Jatim’’ kali ini, kedua tim sebelumnya sempat menargetkan kemenangan, agar bisa mengamankan posisinya di klasemen sementara. Namun hasil akhir menunjukkan kedua tim harus berbagai angka 1-1. (ant)

hadapi lawannya yang merupakan unggulan ke-13. Stephens, yang juga mengalahkan Azarenka pada putaran kedua di Indian Wells bulan ini, mengambil kendali permainan sejak awal set kedua, dan tidak pernah melihat ke belakang, ketika melaju melewati set penentuan dengan mudah. ‘’Yang saya tahu yakni saya harus tetap berjuang. Pada set pertama, saya kalah namun saya bangkit maka saya tahu jika saya melakukannya pada set kedua, saya

ran anaknya pada Desember 2016 tidak bertahan lama, ketika ia bermain pada dua turnamen sebelum persengketaan dengan ayah putranya, mencegahnya melakukan perjalanan dengan anaknya. Petenis Belarus itu mungkin memiliki sedikit tenis kompetitif pada beberapa tahun terakhir. Akan tetapi, ia menikmati laju yang bagus di Miami, termasuk kemenangan atas petenis peringkat keenam asal Ceko Karolina Pliskova pada perempatfinal. (ant/rtr)

Lamongan (Bali Post) Persebaya Surabaya mampu menahan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-1 pada pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (30/3) kemarin. Meski

Bali Post/ant

Tekuk Azarenka, Stephens ke Final

Pendukung Atalanta Dituduh Lakukan Rasis

Zurich UEFA telah menurunkan penyelidikannya terhadap dugaan perilaku rasis oleh penggemar klub Serie A, Atalanta, selama pertandingan Liga Eropa melawan Borussia Dortmund. Demikian badan pengatur sepak bola Eropa tersebut mengatakan pada Jumat (30/3) kemarin. Para penggemar Atalanta dituduh membuat nyanyian monyet oleh UEFA selama pertandingan yang berakhir imbang 1-1 pada 22 Februari lalu, dan striker Dortmund Michy Batshuayi juga mengeluhkan perilaku rasisme itu. ‘’Tahun 2018 dan suara monyet rasis di tribun... benar-benar,’’ katanya di akun Twitter-nya. UEFA mengatakan dewan kedisiplinan telah memutuskan ‘’untuk melakukan proses disipliner secara terbuka untuk perilaku rasis atau diskriminatif’’. Pernyataan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Namun, Atalanta didenda 34.000 euro (42.000 dolar AS) setelah penggemarnya melepaskan kembang api, dan melemparkan benda-benda, serta memblok tangga. Dortmund, yang memenangkan putaran 32 besar dengan skor 4-3 secara agregat didenda 40.000 euro setelah fans mereka juga melepaskan kembang api dan melemparkan benda-benda. Red Star Belgrade dan CSKA Moscow didenda masingmasing 31.000 euro dan 30.000 euro atas penggunaan kembang api oleh fans di pertandingan Liga Eropa mereka pada 13 Februari lalu yang berakhir 0-0. Juara Swiss Basel didenda 8.000 euro atas penggunaan kembang api saat mereka menang 2-1 di Liga Champions atas Manchester City pada 7 Maret. (ant/rtr)

bugaran Messi dan hanya menertawakan dugaan bahwa penyerangnya akan terpengaruh oleh kekalahan memalukan 1-6 yang diderita Argentina dari Spanyol. Messi meninggalkan kursinya di Stadion Wanda Metropolitano tidak lama setelah gol keenam bersarang ke gawang timnya. ‘’Messi sedikit tidak nyaman namun menurut kami itu tidak penting. Kami tetap tenang,’’ kata Valverde. Argentina hanya kalah pada pertandingan persahabatan. Piala Dunia belum dimulai dan tidak semua pemain kami akan dapat memenanginya. Barca masih kehilangan gelandang jangkar Sergio Busquets yang cedera kaki, sedangkan bek kiri Lucas Digne harus absen tiga pekan karena masalah otot yang dideritanya saat memperkuat timnas Prancis. (ant/rtr)

Sloane Stephens

Bali Post/rtr

akan berada di sana,’’ kata petenis AS 25 tahun itu saat diwawancarai. ‘’Saya mengakhiri dengan kemenangan beruntun, dan saya hanya berusaha untuk mempertahankan momentum.’’ Stephens akan berhadapan dengan juara Prancis Terbuka Jelena Ostapenko, unggulan keenam, atau petenis kualifikasi AS Danielle Collins pada final di Crandon Park pada Minggu (1/4) besok. Kebangkitan awal Azarenka terjadi, setelah kelahi-


olah raga

16

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Tim Putri BJB Tundukkan PLN

Malang (Bali Post) Tim putri Bandung Bank BJB Pakuan meraih kemenangan atas Elektrik PLN pada laga pembuka babak empat besar Proliga 2018 putaran pertama yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (30/3) kemarin. Raihan kemenangan dengan skor 3-1 (25-23, 25-19, 2125, 25-21) ini sudah diprediksi sebelumnya, karena materi pemain Bandung Bank BJB lebih unggul dibandingkan Elektrik PLN. ‘’Kami akui mereka secara materi pemain lebih unggul, anggap saja mereka lulusan S-1, sedangkan kami lulusan SMA. Namun kekalahan 1-3 itu sudah bagus buat kami, dengan materi pemain muda,’’ kata Kapten Tim PLN Indahyani Gunarti usai laga di Malang. Sementara itu, Pelatih Kepala Bandung Bank BJB Octavian meminta pemainnya untuk tidak terlena dengan kemenangan di laga pembuka ini, sebab masih ada beberapa pertandingan yang akan dihadapi. ‘’Kami bersyukur bisa meraih tiga poin, meski ada beberapa pemain yang mengalami masalah,’’ kata Octavian usai laga. Octavian mengakui pada set ketiga sempat mengalami kekalahan dengan angka 21-25, karena beberapa pemain masih panik, khususnya pemain muda yang gampang cepat emosi. Namun, pada set keempat mampu diatasi dan menang dengan angka 25-21, sekaligus menutup kemenangan pada laga tersebut. Kemenangan tiga poin ini sekaligus mengokohkan Bandung Bank BJB Pakuan di puncak klasemen sementara putri Proliga 2018, dengan tambahan tiga angka, atau menjadi total 21. Sementara bagi Tim Putri Elektrik PLN, yang menyandang gelar juara pada Proliga, kali ini harus puas bertahan atau bertengger di peringkat tiga dengan nilai 9. (ant) Bali Post/wan

BATASI - Panpel tuan rumah PSIS Semarang membatasi tiket dan hanya menyiapkan 8.000 lembar ketika menjamu tamunya Bali United (BU) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Moch. Sobroto Magelang, Minggu (1/4) besok.

Jamu BU, PSIS Hanya Siapkan 8.000 Tiket

Semarang (Bali Post) -

Bali Post/ant

SMES - Pebola voli putri Bandung BJB Pakuan Aprilia Manganang (kiri) melakukan smes dan berupaya diblokade lawannya dari Jakarta Elektrik PLN Rou Pu (tengah) dan Lissa Surusa (kanan) dalam pertandingan Final Four Proliga 2018 di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Jumat (30/3) kemarin.

PASI Pertimbangkan Gelar Kejurnas

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mempertimbangkan kembali penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Atletik 2018, menyusul biaya sewa Stadion Madya Senayan yang mencapai Rp 1,4 miliar untuk enam hari. ‘’Kami belum tahu apa jadi menggelar kejurnas atau tidak karena kami harus membayar lebih dari Rp 300 juta setiap hari selama enam hari,’’ kata Ketua Umum PB PASI Mohammad Hasan, di Jakarta, Kamis (29/3) lalu. Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan itu berharap dukungan kementerian-kementerian dan lembaga negara kepada penyelenggaraan pertandingan olahraga nasional terutama menjelang Asian Games. ‘’Kami akan mendatangkan atlet-atlet pra-remaja, remaja, dan junior untuk memenuhi stok atlet pelatnas kami. Jika kami tidak dapat menggelar kejurnas, kami kesulitan meraih medali Asian Games,’’ ujar pria yang akrab disapa Bob Hasan itu. PB PASI, menurut Hasan, membutuhkan stadion atletik dengan lintasan lari tartan dan bukan gravel sesuai dengan standar internasional. ‘’Semula, kami akan menggelar kejuaraan nasional pada 6-11 Mei dan diikuti sekitar 1.000 atlet dari berbagai daerah,’’ kata Hasan. Sementara itu, Sekretaris Umum PB PASI Tigor M. Tanjung mengatakan, ajang kejuraan nasional atletik itu sekaligus menjadi ajang seleksi terakhir atlet-atlet yang akan mengikuti Asian Games ke-18. ‘’Ya memang ada. Jika atlet-atlet itu tampak sulit berkembang, kami akan masukan nama baru,’’ ujar Tigor tentang peluang degradasi 16 atlet pelatnas PASI yang dipersiapkan mengikuti Asian Games. Tigor menambahkan, Stadion Atletik di Rawamangun, Jakarta Timur tidak layak dipakai sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional, menyusul kemungkinan cedera akibat lintasan yang sudah rusak. (ant)

Kontingen AG Berkekuatan 800 Atlet

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memperkirakan kekuatan kontingen Indonesia dalam Asian Games (AG) 2018 mencapai 800 atlet, dari 1.200 atlet yang menjalani pemusatan latihan nasional. ‘’Sekitar 1.200 atlet yang saat ini menjalani pelatnas Asian Games sebagian akan terdegradasi tahap kedua pada Mei dan jumlah itu akan semakin mengerucut,’’ kata Menpora, di Jakarta, Kamis (29/3) lalu. Kepastian jumlah atlet dalam kontingen Indonesia itu, menurut Menpora, juga menjadi bahan evaluasi menyusul jaminan asuransi bagi atlet-atlet pelatnas Asian Games. ‘’Jika ada atlet yang sudah terlindungi asuransi dan ternyata dia harus terdegradasi dalam pelatnas Asian Games, asuransi itu akan hilang dengan sendirinya,’’ kata Menpora. Menpora mengatakan jumlah total atlet dan tim ofisial yang akan mengikuti Asian Games bisa mencapai 1.500 orang, karena Indonesia sebagai tuan rumah akan turun pada semua nomor pertandingan. ‘’Nanti setelah Asian Games, kami akan tetap memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang berpotensi medulang medali, dalam kejuaraan multicabang olahraga di luar negeri,’’ katanya. Kementerian Pemuda dan Olahraga akan menyiapkan sanksi bagi cabang-cabang olahraga yang tidak dapat memenuhi target prestasi dalam Asian Games 2018 sebagaimana tercantum dalam proposal pengajuan anggaran. ‘’Saya kira Asian Games akan menjadi alat ukur. Di satu sisi, banyak cabang olahraga yang optimistis tentang prestasi. Tapi, kami juga akan melakukan sanksi selain penghargaan,’’ kata Menpora. Salah satu sanksi yang akan diterapkan Kemenpora terhadap cabang olahraga yang tidak dapat memenuhi target prestasi, yaitu pengurangan anggaran. ‘’Saat ini saya lebih fokus terhadap atlet terutama uang saku mereka, apakah sudah sampai ke atlet atau belum,’’ kata Menpora tentang sanksi lain yang mungkin diterapkan kepada cabang-cabang olahraga. (ant)

Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang hanya menyiapkan 8.000 tiket saat tim kebanggaan ibu kota Jawa Tengah itu menjamu Bali United (BU) dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Moch. Sobroto Magelang, Minggu (1/4) besok. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang Pudjianto di Semarang, Jumat (30/3) kemarin, mengatakan siaran langsung pertandingan itu melalui salah satu stasiun televisi, menjadi

salah satu penyebab panitia membatasi jumlah tiket yang dijual. ‘’Pertandingan Minggu (1/4) besok disiarkan secara langsung, jadi panitia hanya menyiapkan tiket sebanyak itu,’’ katanya.

Meski disiarkan langsung, ia meyakini masih banyak pendukung PSIS yang ingin datang langsung hadir di stadion untuk mendukung perjuangan Haudi Abdillah dan kawan-kawan di lapangan hijau. Adapun tiket yang disiapkan terdiri atas kursi penonton di tribun timur, barat dan selatan, serta penonton VIP. ‘’Harga tiket antara Rp 45 ribu sampai Rp 75 ribu, serta Rp 100 ribu untuk VIP,’’ katanya.

Panitia sendiri, lanjutnya, juga menyediakan tiket untuk pendukung Bali United yang rencananya juga akan datang langsung. ‘’Ada sekitar 300 pendukung Bali United, nanti kami tempatkan di tribun barat,’’ katanya. PSIS Semarang akan menjamu Bali United di Stasion Moch. Soebroto Magelang pada 1 April 2018. Pertandingan ini merupakan laga kandang pertama PSIS. (ant)

Tim Bali Kashima Antlers Bertanding ke Jepang

Tim Bali Kashima Antlers U-14.

MU U-12 Lolos ke Babak Delapan Besar Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola Mandala United (MU) U-12 pada Turnamen Sepak Bola Anak Indonesia (SBAI) di Stadion Cendrawasih, Jakarta Barat, Jumat (30/3) kemarin. Tim Mandala United meghuni Grup D bersama Putra Tangerang, Karisma Sumut, dan Matria Muda Padang (Sumbar). Sementara Grup A ditempati IRS DKI Jakarta, Mandala Jabar, dan Kampar United. Grup B melibatkan Jatim Selection, Mayang Putra Aceh, Mahar Putra Sumut, dan Yonief 143, se-

dangkan Grup C dihuni Bina Muda Padang, Kembar Muda Kaltim, dan Pendowo Jatim. Selama melakoni babak penyisihan grup, Mandala United mengalahkan Matria Muda Padang Sumbar dengan skor 3-1, kemudian menang lagi melawan Putra Tangerang Banten dengan skor 2-1, serta kalah tipis 0-1 melawan Karisma Sumut. Dengan demikian, Mandala United menduduki posisi runner-up grup, dan berhak melenggang ke babak delapan besar. (022)

Bali Post/ist

MELAJU - Tim sepak bola Mandala United U-12 sebagai wakil Bali melaju ke babak delapan besar dalam turnamen Sepak Bola Anak Indonesia (SBAI) di Stadion Cendarwasih, Jakarta Barat.

Bali Post/ist

Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola Bali Kashima Antlers U-14 bertolak ke Jepang pada Rabu (28/3) lalu dan melakoni pertandingan di Kota Kashima Jepang sampai dengan 1 April mendatang. Tim Bali Kashima Antlers ditangani duet pelatih Komang Mariawan dan Gerrad, memboyong 13 pemainnya. Mereka berasal dari berbagai SSB seperti Guntur, Mandala United, Bebek Bengil, Putra Tresna, dan Bali Academy. Para pemain yang diajak antara lain AA Gde Agung Diva Suputra, Prince Patrick Musa Kalon, Riswanda, Tito, Ryan, Gae, Kadek, serta Soo. Seleksi pemain untuk pesiapantim pembebtukan tim sebulan lalu di Sanur. Salah seorang pelatih SSB Bali Academy, Bebek Bengil, dan Guntur Wayan Gading Sugiarta, di Denpasar, Jumat

(30/3) kemarin menjelaskan, seluruh tim kontestan berasal dari seluruh dunia yang memiliki tim sepak bola Kashima Antlers U-14. ‘’Salah seorang pesepak bola Jepang yang terkenal jebolan Kashima Antlers adalah Nagata,’’ ujar Gading. Ia berharap tim sepak bola Bali Kashima Antlers bisa tampil maksimal dan menorehkan prestasi terbaiknya. Pelatih Komang Mariawan yang dikontak, kemarin, menyatakan tim asuhannya dua kali memetik kemenangan melawan Kashima Junior High School dengan skor 8-6, dan menundukkan Itako Junior High School 2-0, serta seri 1-1 melawan Kamishu Selection. Rencananya para peserta turnamen ini diajak menyaksikan tim Kashima Antlers profesional, yang bertanding di Liga Jepang atau J League, Sabtu (31/3) ini. (022)

Diundur, Pemusatan Latihan Angkat Besi ke Cina Jakarta (Bali Post) Pemberangkatan tim nasional cabang olahraga angkat besi untuk melaksanakan pemusatan latihan ke Cina, dipastikan mundur dari jadwal semula pada bulan April nanti. ‘’Untuk TC ke luar negeri sepertinya tidak jadi bulan April, karena beberapa kondisi, jadi untuk bulan empat ini sementara tetap di dalam negeri,’’ kata salah satu punggawa tim nasional angkat besi, Eko Yuli Irawan, saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (29/3) lalu. Akan tetapi, Eko menilai pemusatan latihan ke luar negeri tersebut, kemungkinan tetap akan dijalankan. Sementara negara tujuan untuk pemusatan latihan tersebut, ia menambahkan, tidak harus Negeri Tirai Bambu. ‘’Saya menilai kalau dilihatnya sekarang, akan tetap ada training camp kemungkinan nanti saat mendekati Asian Games, namun saya dengar masih diperbincangkan, apakah ke Cina, Korea atau Jepang untuk menentukan yang terbaik ke mana, agar lebih efektif, sehingga ada kenaikan prestasi sampai sesuai target yang diinginkan,’’ kata Eko. Rencana training camp yang saat ini masih didiskusikan antara Manajer tim nasional, pelatih dan pihak Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) tersebut,

juga masih belum bisa ditentukan akan menghabiskan waktu berapa lama. ‘’Kemungkinan satu bulan, namun sepertinya tetap harus lihat lagi nanti, karena waktunya juga harus disesuaikan dengan jadwal Asian Games,’’ ujar atlet yang akan turun di nomor 62 kilogram (kg) putra saat Asian Games 2018 tersebut. Nomor 62 kg sendiri sempat dicoret oleh Federasi Angkat Besi Asia (AWF) untuk dapat dipertandingkan di ajang Asian Games 2018, karena pihak federasi menduga sering terjadi penyalahgunaan obat penunjang kinerja (doping) di nomor ini. Dewan Olimpiade Asia (OCA) resmi mengeluarkan keputusan bahwa kelas 62 kg angkat besi akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Keputusan itu disampaikan OCA kepada Panitia Pelaksana Asian Games 2018, melalui surat tertanggal 8

Maret 2018. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Jenderal OCA Husain Al Musallam. Eko sendiri kini sudah mulai berlatih ringan lagi usai sembuh dari sakit tifus yang dideritanya, bahkan pada Selasa 27 Maret 2018, dia sudah melakukan tes pelatnas dan mencetak angkatan terbaik 121 kilogram (kg). ‘’Tapi saya saya disarankan untuk jangan terlalu dipaksa karena baru pulih dari tifus, dan tes kemarin saya diminta ikut untuk melihat keseriusan saya juga ketika nomor saya sudah diperjuangkan. Saya ingin cepat kembali ke performa terbaik, tapi saya gak mau terlalu memaksakan harus cepat juga, karena sakitnya adalah tifus,’’ ujar Eko menambahkan. Sementara itu, terkait tujuan pemusatan latihan, PB PABBSI disebutkan telah memilih Cina dan rencananya akan berlangsung pada bulan Juli mendatang.(ant)

Eko Yuli Irawan

Bali Post/ant


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN

Dcr PRT wnt tgl dlm Area Kuta Gj.1,9Jt Hub/SMS 087862389529

B.BP.001.03.18.0001356

Dcr Sopir,Staff Produksi&SPG u/Kopi Luwak,Lulusan Min SMA Hub.085100619419

B.BP.001.03.18.0001245

Dcr T.Massage(Pak Oles)Lam Jl. Nusa Kambangan 7, 08123963394

B.BP.001.03.18.0001302

Bth Krywti Artshop Sunset Road Legian.Hub/SMSCV:081239995037

B.BP.001.03.18.0001335

Dbthkn Sgr SPG/SPB,Max 25Th, BB Proposional,Komunikatif,Max SMA/Sdrjt&Kasir Max 25Th,Bisa Komp Excel&Word,Min SMK/Sdrjt, Bersedia ditmptkan di Gianyar. Krm Lamaran ke Cellular World, Jl.Teuku Umar No.60 Dps.

B.BP.001.03.18.0001340

Dcr Acc D3/S1,Pglmn Min1Th,Wnt Max 30Th,Sim C H.0361-4712553

B.BP.001.03.18.0001341

Dcr Akunting,Kasir,Sopir,Gdng Toko Dapurku Tlp.085792825977

B.BP.001.03.18.0001355

Dcr D3 Farmasi(Pak Oles)Lam Jl Nusa Kambangan 7, 08123963394

B.BP.001.03.18.0001303

Dcr Guru TK,Min S1,Lmrn dibawa ke Jl.Tukad Batanghari V/18 Hub.085101561816/03618959826

B.BP.001.03.18.0001110

Dcr Housekeeping Pglmn Min 2Th untuk di Private Villa, Jujur, Hardworking, Kerja Team.Kirim CV ke : hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.03.18.0001048

Dibthkn Staf Wnt Max 34Th Bisa Bhs Ing&Jepang Bkpribdian baik Hub:082147471268,CV Kirim ke Email:asahrd2018@gmail.com B.BP.001.03.18.0001342

Dcr Therapist & Sopir u.Frangipani Spa,Gj,Service,THR, dll kirim Lmrn ke Jl.Puri Bendesa I No.18 Taman Mumbul Nusa Dua HP.087861332560

B.BP.001.03.18.0001359

Dcr tk kebun/srabutan pria bs bawa mtr u/Rmh pribadi,Gj. 2jt tdr+mkndalam,Hub.087861633886

B.BP.001.03.18.0001343

Dcri Guru Private Tehnik,Pglmn Min 2Th,Sabar & Disiplin.Kirim CV ke : hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.03.18.0001049

Dibthkan:D2,D3,S1 Tehnik Sipil CV:ancala.prakasita@yahoo.com

B.BP.001.03.18.0001357

Dibthkn Sgr Customer Service, Cleaning Service.081237201410

B.BP.001.03.18.0001212

Dibthkn: House Attendant utk villa pribadi di Uluwatu owner Portuguese,pria,SIM A, Bhs.Inggris,tnggl dlm, gaji menarik. Kirim CV ke ricardocooketg@gmail.com

B.BP.004.03.18.0001352

Dibutuhkan Segera Tenaga IT Networking/Hardware berpengalaman, Sarjana Informatika,rajin jujur, Hub.081246180181 Email:vitaluxebali@gmail.com

B.BP.001.03.18.0001354

Dicr Apoteker&Ass Apoteker utk Wil.Kerobokan Sgr/085239989777 B.BP.820.03.18.0001221

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

RUPA-RUPA

SERVICE

AC

SERVICE

DIJUAL RUMAH

SERVICE

SERVICE

Dibutuhkan Sopir dan Surveyor Klaim,Hub PT.Asuransi Sinarmas up Bp Tris-08819970008

B.BP.004.03.18.0001339

Dicari Accounting Bs MYOB, Bhs Inggris & Staff Gudang CV:meisindo@gmail.com

B.BP.004.03.18.0001214

Dicari Pramuniaga Pria/Wnt Max 30Th,Gj3-5Jt,Diutmkn Jujur,Rjn Pnmpln Menarik,Penempatan di Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Didik 081220595444

Karyawan/wati Tdr Dlm Max 3540Th u/Penginapan:085100402075 B.BP.001.03.18.0001334

Resto di Seminyak Butuh Waitress / Cook / Steward WA /SMS 081338384364 B.BP.004.03.18.0001348

DIJUAL RUMAH BU,Dijual Cepat Kos 12Kmr,2Lt, LT.200m2,Kedonganan,10mnt ke Airport,Full Furnish,Wifi, SHM,2,3 Milyar,081311125700 B.BP.004.03.18.0001347

Yamaha Bisma Dicari 1.Sopir SIM B1 2.Mekanik 3.SMA /SMK/D1 Hub.Teuku Umar 142,Dps

Dijl Rmh Minimalis Pura Demak 1Are,2Kt,2Km Strgs Dkt T.Umar WA:087811091963/085100359760

B.BP.001.03.18.0001275

B.BP.001.03.18.0001222

Dijual Ruko di Jl.Astina Gnyr DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.081338183031/081805374433

B.BP.004.03.18.0001134

DIJUAL TANAH Dijual Tanah Seluas 64 Are/ 6400M2.Lokasi Desa Antosari Selemadeg Barat Tabanan.Harga per Are/per 100M2 Rp.35Jt Nego Info 082339949348/081238740520

Gravity Bali Hotel di Uluwatu mmbthkan night shift attendant. Pria, Bhs. Inggris, brtanggungjwb, bkrja dgn tim. Kirim CV ke info@gravitybalihotel.com

B.BP.004.03.18.0001289

Djl/Diswa Tnh Jl.Tukad Citarum O, Ls.5 & 6are Hub.08113802880

B.BP.004.03.18.0001351

B.BP.141.03.18.0001307

B.BP.001.03.18.0001228

Rmh LT2&S.Pool,Seaview,Furnish Kori Nuansa Jmbrn,085935208386

B.BP.001.03.18.0001230

B.BP.001.03.18.0000840

B.BP.001.03.18.0001216

Disewa Rmh LT 2,3KT,3KM,Garase Jl.Tukad Badung XVII (Tukad Badung Residence) 08113802880

DIJUAL RUKO

B.BP.001.03.18.0000766

Sardine Restaurant Looking for Waitress Must Speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 Mail:sardine@sardinebali.com

B.BP.001.03.18.0001223

DISEWAKAN RUMAH

RukoLt3,DkatKampusWarmadewa Jl.Akasia 7A Hub.08113802880

Dicr Sopir Serabutan Umur Max 40Th.Hubungi:085100480049

Wahwah Burger Seminyak Needs Waitress & Barista Send CV to WA:081236600800

Rmh Tk.Badung Tmr Renon 1Are 2Lt,3Kt,2Km Furnish,Istw,Strgs WA:087811091963/085100359760

DISEWAKAN RUKO

B.BP.001.03.18.0001287

B.BP.001.03.18.0001361

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.03.18.0001213

Dicari Sales,Wanita Max 40 Thn Min Tmtn SMA,Diutamakan Bisa Mandarin,Penmpln Menarik,Rajin Gaji 2,5Jt, Btggjwb,Hub:Lusi 0361-769780, Penempatan di Discovery Shopping Mall Kuta

Dibthkn Teknisi Listrik min SMK Tehnik Listrik, Waiter/ss & Bartender min SMK (Inggris aktif) email: hrd@seasafaricruises.com

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.03.18.0001227

DIJUAL MOBIL TOYOTA

Dijual Mobil Innova Biru Th 2008 & Camry 2011 Hub:0361-235700 M:08123840636 B.BP.004.03.18.0001040

Yaris TRD Putih’17 (pmkn) DK KM 9ribu 0818-0561-3699 B.BP.001.03.18.0001360

Rmh LT II,100m2(LT),135m2(LB) Prm Griya Loka Tbn,08113802880 B.BP.001.03.18.0001231

Rmh LT2,5KT,4KM,Garase,Perum Pesona Agung Graha Adi Jl.Gn. Agung 1C Hub.08113802880 TP

Kavling 1Are Jl.Raya Pemogan Hub:082146606918-081936246405 B.BP.153.03.18.0001353

Tnh 24,5A pinggir jalan hotmix Sembung-Mengwi Hub.08123659893 B.BP.001.03.18.0001067

DICARI TANAH Dicari Tanah /Rumah strategis Denpasar utk di-develop/dijual kembali.Budget Rp.5-10 Milyar. Hub .Purnama: 085881515449

B.BP.820.03.18.0001358

DIJUAL VILLA Villa Munggu SHM 1131M2+500M2 Sewa4KT,5KM,IMB518M2,Pool,Ktcn Hrg 8.950M Nego Hub.0811392181 B.BP.001.03.18.0000068

RUPA-RUPA Cuci Gudang Alat Fitnes Second HP/WA:08123634805/082131234798 B.BP.001.03.18.0001217

JASA Bali Solusindo Jasa Akunting & Perpajakan website: pajak.asta maya.com Tlp/WA :081337465568 B.BP.031.03.18.0001346

KEHILANGAN

Rmh LT230m2,2KT,2KM,2Gdg,Grs, Buluh Indah, 081246056916 SHM

Dikontrkan Tnh 1 Hektar Jl.Goa GongJimbaran.Hub:082227776866

Hlg Anjing w.coklat ditelinga ada w.hitam,jinak,yg menemukan Hub.Jl.Suli 48 Dps,T.0361-234794 Hp.082144237277 ada imbalan

B.BP.001.03.18.0001103

B.BP.001.03.18.0001311

B.BP.001.03.18.0001344

B.BP.001.03.18.0001229

DISEWAKAN TANAH


BANGLI

18

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

18 SMA/SMK akan Gelar UNBK

SOSOK Pengelolaan Sampah BANJIR yang terjadi saat Kota Bangli diguyur hujan lebat sangat disayangkan banyak pihak, tak terkecuali oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar. Menurut dia, saluran draninase di kawasan kota sejatinya sudah diperbaiki. Namun, hal ini tidak mampu menjadi solusi mengantisipasi banjir jika tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya ke saluran drainase. ‘’Kalau banjir air, tidak jadi masalah, karena kalau Bali Post/dok banjir air, jalan akan bersih. Tapi yang menjadi masalah adalah banjir sampah yang dapat membuat kotor jalanan. Ketika sudah terjadi banjir, pemerintahnya yang disalahkan oleh masyarakat, padahal sudah membuatkan drainase. Ini kan karena kesadaran masyarakat sendiri yang masih kurang dan tetap membuang sampah sembarangan. Jika terus seperti itu, masyarakat tak sadar-sadar, ya tetap akan banjir,’’ katanya belum lama ini. Dijelaskannya, selama ini, petugas kebersihan sering mendapatkan banyak sampah di got mulai dari plastik hingga kasur dan bantal. Hal ini jelas sangat merugikan masyarakat sendiri. ‘’Ketimbang masyarakat membuang sampah sembarangan yang memicu banjir, diharapkan sampah rumah tangga supaya bisa dikelola agar bisa bermanfaat. Sampah organik supaya bisa diolah menjadi pupuk, sementara sampah non-organik bisa diolah menjadi kerajinan yang bernilai jual,’’ jelasnya. Di sisi lain, sebelumnya sudah sempat ada investor yang tertarik untuk mengolah sampah di Kabupaten Bangli untuk menjadi energi listrik. Hanya, dibutuhkan ratusan ribu ton sampah setiap harinya. Hal inilah yang menjadi hambatan utama sehingga untuk saat ini, mengolah sampah menjadi kerajinan adalah solusi paling efektif. (nan)

Terkendala Komputer, Tidak Semua Mandiri

Bangli (Bali Post) –

Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK akan digelar serentak mulai awal April mendatang. Di Kabupaten Bangli, 18 SMA/SMK akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hanya, karena keterbatasan komputer, beberapa SMK rencananya menumpang di sekolah lain. Sesuai jadwal, UNBK untuk SMK dilaksanakan selama empat hari mulai 2 hingga 5 April. Mata pelajaran yang di-UN-kan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Sementara untuk SMA/MA/ SMAK/SMTK, UNBK dilaksanakan pada 9 hingga 12 April dengan mata pelajaran yang diujikan, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran jurusan pilihan. Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMA/SMK Kabupaten Bangli, I Wayan Darsana, Jumat (30/3) ke-

marin, mengatakan dari seluruh SMA/SMK yang akan melaksanakan UNBK, beberapa di antaranya ada yang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri karena keterbatasan sarana komputer. Sekolah tersebut yakni SMKN 2 Bangli yang rencananya menumpang ke SMPN 1 Bangli, SMK Sastra Mandala, Susut, menumpang ke SMKN 1 Susut, SMK PGRI Tembuku menumpang ke SMPN 1 Tembuku dan SMK Unarosa menumpang ke SMPN 4 Tembuku. ‘’Beberapa sekolah tersebut belum memiliki komputer yang jumlahnya sesuai dengan jumlah siswa

yang ikut UNBK. Minimal sepertiga dari jumlah siswa,’’ terangnya. Dikatakannya, meski beberapa sekolah tersebut harus melaksanakan UNBK dengan menumpang di sekolah lain namun hal itu tidak akan mengganggu pelaksanaan UNBK di sekolah yang ditumpangi. Sebab, jadwal pelaksanaannya tidak bersamaan. ‘’Itu memang sudah sesuai petunjuk pusat,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala SMKN 2 Bangli Wayan Suparta mengungkapkan, jumlah siswa SMKN 2 Bangli yang menjadi peserta UNBK sebanyak 325 orang, sementara jumlah

komputer hanya 80 unit. Karena masih terbatasnya komputer, UNBK belum bisa dilaksanakan SMKN 2 Bangli secara mandiri. Menurut rencana, UNBK SMKN 2 Bangli akan dilaksanakan di SMPN 1 Bangli. ‘’Kita kerja sama dengan SMPN 1 Bangli. Dan itu sangat memungkinkan dan memang anjuran dari pusat,’’ kata Suparta yang juga Ketua MKKS SMK Kabupaten Bangli ini. Dia menambahkan, pihaknya berupaya SMKN 2 Bangli bisa melaksanakan UNBK secara mandiri tahun depan. Ketua MKKS SMA Kabupaten Bangli yang juga Kepala SMAN 1 Kintamani, Ketut Ada, menjelaskan, dari 6 SMA di Bangli, seluruhnya akan melaksanakan UNBK tahun ini. Pelaksanaannya dilakukan di mas-

ing-masing sekolah. Demi lancarnya UNBK di SMAN 1 Kintamani, telah dilakukan sejumlah persiapan salah satunya menggelar simulasi UNBK dengan tujuan agar para siswa yang menjadi peserta UNBK bisa terlatih dan memiliki pengalaman menjawab soal di komputer. Dijelaskannya, untuk mengantisipasi persoalan teknis saat berlangsungnya UNBK, dalam hal ini kelistrikan, sudah ada imbauan dari pemerintah agar PLN mendukung pelaksanaan UNBK. Pada pelaksanaan UNBK tahun lalu, SMAN 1 Kintamani, sempat disiapkan genset dari PLN. ‘’Untuk jaringan internetnya, kami juga akan mengomunikasikan dengan Telkom. Rencananya akan kami surati besok (hari ini -red),’’ ujarnya. (kmb40)

Menpar Arief Yahya dan UNWTO Kunjungi Desa Wisata Guliang Kangin

Bali Post/ina

PISAH KENAL - Acara pisah kenal Kapolres Bangli di wantilan Desa Wisata Penglipuran, Kamis (29/3) lalu.

Agus Tri Waluyo Jabat Kapolres Bangli

Bangli (Bali Post) Jabatan Kapolres Bangli kini telah resmi disandang mantan Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kalteng AKBP Agus Tri Waluyo. Sementara AKBP I GN. Agung Ade Panji Anom yang sejak sembilan bulan terakhir menjabat Kapolres Bangli, pindah tugas sebagai Kapolres Karangasem. Acara pisah sambut Kapolres Bangli dilaksanakan di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Kamis (29/3) lalu. Acara pisah sambut Kapolres Bangli yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua KPU Bangli, Ketua Panwaslu Bangli, Ketua PHDI Bangli, Ketua MUDP, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lain. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas segala bentuk pengabdian, dedikasi serta kerja sama tulus AKBP I GN Agung Ade Panji Anom, selama bertugas sebagai Kapolres Bangli. Selama bertugas di Bangli, AKBP Panji Anom selalu berupaya menjaga keamanan Bangli tetap kondusif dan selalu mendoakan agar wilayah Bangli tetap aman. ‘’Berat rasanya untuk melepas sosok sahabat yang religius, yang tak pernah mengeluh dan mengenal kata lelah dalam menunaikan tugas dan pengabdiannya sebagai Kapolres Bangli,’’ ungkapnya Sedana Arta juga menyampaikan selamat datang kepada AKBP Agus Tri Waluyo. Diharapkannya, sinergi antara Pemkab dengan Polri akan semakin erat, terutama dalam rangka menciptakan kondusitivitas serta stabilitas kamtibmas Bangli khususnya saat Pilgub Bali 2018. Sementara itu, rangkaian acara lepas sambut Kapolres Bangli ditutup dengan pemberian cenderamata oleh para undangan yang hadir. (kmb40)

Telepon Penting

RSU Bangli : 0366-91521/91002 Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut : 0366-5501596 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122 Damkar : 0366-92869 PDAM : 0366-91094 PLN : 0366-91268 Telkom : 0366-91108 BPBD : 0366-91448 Kodim : 0366-91024 Kantor Bupati : 0366-91032

DESA Wisata Guliang Kangin menjadi salah satu desa wisata di Bali yang dikunjungi Menteri Pariwisata RI Arief Yahya beserta delegasi United Nation World Tourism Organisation (UNWTO) pada Rabu (28/3) lalu. Desa Wisata Guliang Kangin dianggap mampu menarik wisatawan mancanegara dengan wisata bersifat rural baik adat, budaya dan alam, sebagaimana perkembangan wisata ke depan yang kembali ke wisata natural. Turut serta dalam rombongan Menpar yakni Director UNWTO Shanzhong Zhou, Staf Khusus Bidang Teknologi Informasi Samsriyono Nugroho, Head of Statistics Department Jaanus Kroon, Eestii Pank Bank of Estonia, Deputy of Distribution and Services Statistics Yunita Rusanti, Deputy of International Marketing II Nia Niscaya, Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari

Vernideani, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra, Kabid Promosi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli I Wayan Merta, Bendesa Adat, Klian Banjar serta Badan Pengelola Desa Wisata Guliang Kangin. Kedatangan Menpar di Bali adalah dalam rangka pelaksanaan event ‘’The Second International Workshop The Use of Mobile Positioning for Tourism Statistic’’ di Nusa Dua pada Selasa (27/3). Usai menghadiri event tersebut, delegasi melaksanakan post tour dengan meninjau objek-objek wisata yang sudah menjadi andalan Bali seperti Rice Terrace di Tegallalang, Gunung Batur, Desa Tradisional Penglipuran dan destinasi baru Desa Wisata Guliang Kangin. Sebelum menikmati makan siang berlatar belakang pemandangan sawah, di Desa Wisata Guliang Kangin, Menpar Arif Yahya beserta delegasi

sempat menikmati suguhan dan atraksi membuat penjor, kuliner sate lilit dan atraksi matekap dan mamula. Inisiator Desa Wisata Guliang Kangin Sediyayasa berharap, pengembangan konsep wisata berbasis masyarakat, budaya dan lingkungan di Desa Wisata Guliang Kangin bisa berkelanjutan. Pengembangan Desa Wisata Guliang Kangin yang dikelola bersinergi dengan adat kini berada pada tahap pencapaian jangka pendek. Tamu yang datang lebih dominan kunjungan singkat berupa atraksi wisata. Keberlanjutannya saat ini sedang dikembangkan kamar-kamar wisata di rumah penduduk. Untuk jangka panjangnya, akan dilakukan penghijauan di areal Tukad Melangit dengan buah-buahan tropikal sebagai pakan monyet. Dengan demikian, hal itu bisa menjadi kawasan

DESA WISATA - Panorama lahan persawahan di Desa Wisata Guliang Kangin. perpaduan wisata agro dan wisata satwa kawanan monyet. Sementara di kawasan Pancoran Solas yang saat ini merupakan tempat wisata spiritual malukat, rencananya akan dikembangkan dengan wisata meditasi dan

yoga. ‘’Tentunya peran pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan, masukan dan fasilitasi demi terwujudnya rencana tersebut lebih cepat,’’ kata Sediyayasa. (ad1364)

melambung. Saat ini harga bunga pacah tembus Rp 25 ribu per kg padahal sebelumnya hanya Rp 6 ribu per kg. Menurutnya, kenaikan harga bunga pacah dan perlengkapan upacara membuatnya kesulitan mendapatkan untung. Bahkan supaya tidak merugi, dia terpaksa mengurangi volume bunga dalam canang. ‘’Supaya pelanggan tidak kecewa jika harga canang ikut dinaikkan,’’ ucapnya. Berbeda halnya dengan pedagang, petani bunga

pacah di Dusun Yangapi, Tembuku, justru sumringah. Salah seorang petani, Ni Nengah Darmi, mengaku bersyukur karena harga bunga pacah melonjak. Sementara itu, petani gumitir, I Wayan Rata, menyebutkan sejak beberapa hari ini, harga bunga gumitir mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harganya hanya berkisar Rp 12 ribu per kg, kini telah menembus Rp 15 ribu. ‘’Saya sangat bersyukur harganya naik, jadi bisa untuk menutupi biaya produksi,’’ ucap Rata. (kmb41)

Banyak Upacara, Harga Bunga Pacah Meroket Bangli (Bali Post) Banyaknya upacara keagamaan membuat harga bunga pacah meroket. Tak hanya itu, harga sejumlah perlengkapan upacara lainnya seperti janur dan pisang juga naik. Hal itu diungkapkan salah seorang pedagang canang di Pasar Kidul, Bangli, Ida Ayu Ketut Rai, Jumat (30/3) kemarin. Ketut Rai mengungkapkan, harga bunga pacah merangkak naik sejak beberapa hari lalu. Rangkaian hari raya hingga karya di pura, membuat harganya

Bali Post/nan

BUNGA PACAH - Kebun bunga pacah di Bangli. Saat ini, harga bunga tersebut meroket.

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-08


19

Sabtu Kliwon, 31 Maret 2018

Bali Post/ant

SALIB - Sejumlah pemuda berusaha menurunkan tubuh Yesus dari salib untuk dikuburkan saat visualisasi jalan salib pada peringatan Jumat Agung di Gereja Katolik St Mikael, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/3) kemarin. Prosesi yang menggambarkan kesengsaraan Yesus hingga wafatnya tersebut merupakan rangkaian perayaan Tri Hari Suci Paskah (Kebangkitan Yesus).

Pergantian Cakada Tersangka Sebaiknya Melalui Revisi UU

Jakarta (Bali Post) Peraturan perundangan mengenai proses hukum terhadap calon kepala daerah (cakada) yang ditetapkan sebagai tersangka perlu diperbaiki secara komprehensif. Termasuk keinginan pergantian cakada tersangka yang sebaiknya dilakukan melalui revisi atau mengubah UU. ‘’Jalan keluarnya dari persoalan ini, menurut saya mengubah undang-undang tetapi apakah sekarang saatnya untuk kepentingan Pilkada 2018? Menurut saya itu enggak bisa, dan enggak boleh cara berpikir parsial jangka pendek seperti ini. Mengubah undang-undang kok seperti permak levis, tambal sana, tambal sini enggak karuan,’’ kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sabastian Salang dalam diskusi bertema ‘’Regulasi Cakada Korupsi, Perppu atau Revisi UU?’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/3). Sebastian mengungkapkan sebenarnya masalah calon kepala daerah menjadi tersangka ini bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya sejak pilkada 2014 dan 2015 sempat keluar surat Kapolri berisi penundaan proses hukum terhadap calon kepala daerah tersangka, namun ketika pilkada 2017 di DKI Jakarta, surat edaran Kapolri itu diabaikan. Polri tetap melakukan proses hukum terhadap calon gubernur DKI Jakarta ketika itu Basuki Tjahja Purnama (Ahok). ‘’Seandainya kesadaran itu ada di pemerintah dan DPR-RI sejak dulu, maka tak akan masalah yang diributkan seperti sekarang ini. Jadi, revisi tak mungkin, dan apalagi perppu karena tak ada alasan kegentingan yang memaksa,’’ tegas Sabastian Salang. KPK, kata Sabastian, memang pernah menyebut sebanyak 90 persen paslon kepala daerah berpotensi terjerat hukum, tetapi kemudian diralat. ‘’Apa jadinya kalau 90 persen itu kena kasus hukum? Pasti akan ada keguncangan politik,’’ katanya. Oleh karena itu, untuk saat ini, ia mendukung sikap KPU selaku penyelenggara pemilu untuk menunda proses hukum cakada tersangka. Lalu, DPR dan pemerintah segera melakukan revisi mengenai persoalan ini. Menurut Sabastian, kalau perppu tak ada kegentingan, kecuali kalau 90 persen cakadanya menjadi tersangka semua. ‘’Juga tak mungkin revisi UU hanya untuk kepentingan Pilkada 2018 ini, melainkan revisi untuk pilkada ke depan,’’ pungkas Sabastian. Namun, Sebastian mengingatkan DPR dan

pemerintah selaku pembuat undang-undang diminta tidak mendasarkan revisi UU mengenai ketentuan itu pada kepentingan untung-rugi partainya. Wakil Ketua Komisi II DPR-RI Ahmad Riza Patria medukung sikap KPK yang terus melakukan tugasnya untuk OTT dan memproses calon kepala daerah yang terlibat korupsi. ‘’Kami tidak setuju dengan permintaan pemerintah bahwa calon kepala daerah tidak diganggu dengan OTT atau diproses jadi tersangka. Kalau ini terjadi maka ada ketidakadilan hukum di negara ini. Padahal hukum berlaku bagi seluruh warga negara tidak mengenal presiden, calon pilkada, menteri, sama kedudukan di mata hukum,’’ ujarnya. Jika memang ada calon kepala daerah yang kena OTT atau tersangka korupsi, menurutnya, tetap harus diproses tanpa ada pengecualian atau penundaan pemeriksaan. ‘’Sehingga bagi calon kepala daerah untuk hati-hati dalam bekerja agar tidak kena OTT atau tesangka korupsi jika mau aman menjadi calon kepala daerah,’’ tegasnya. Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi menjelaskan, pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo pernah melontarkan ancaman sebanyak 90 persen calon kepala daerah berpotensi terjerat hukum. Meski kemudian diralat, pernyataan itu justru membuat kegaduhan politik baru menjelang Pilkada 2018 ini. Kalau KPK punya bukti kuat, proses. Lalu ditindaklanjuti siapa pun mereka. Tapi, tidak perlu banyak bicara seperti pengamat. KPK harus banyak bertindak,’’ katanya. Menurutnya, perlu terobosan hukum baru bagi calon kepala daerah yang menjadi tersangka. Menurut UU Pilkada UU No. 10 Tahun 2016 Pasal 53 dan 54, parpol tak boleh menarik pasangan calon dan tak boleh diganti kecuali meninggal dunia,’’ ujarnya. Dengan demikian solusinya revisi UU No. 10 Tahun 2016 tersebut harus dan perlu dilakukan. Persoalannya sekarang, masih menurut Baidowi, tidak mungkin dilakukan Pilkada 2018, melainkan dapat dilakukan periode ke depan. ‘’Revisi itu harus ada terserah usulannya datang dari pemerintah atau DPR-RI,’’ jelasnya. Menurutnya, paslon yang sudah ditetapkan oleh KPU meski menjadi tersangka tidak menggugurkannya sampai ada keputusan hukum tetap atau inkracht. Kalau tersangka dan terpilih dalam pilkada, maka tetap dilantik. Tapi, setelah itu baru diberhentikan. ‘’Rasanya gak bagus dalam demokrasi kita,’’ urainya. (kmb4)

KPU akan Buat Larangan Mantan Napi Korupsi Nyaleg di Pemilu 2019 Jakarta (Bali Post) Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan KPU akan membuat aturan melalui Peraturan KPU (PKPU) yang berisi larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon legislatif untuk Pemilu 2019. Larangan ini merupakan norma baru yang tidak diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. ‘’Nanti akan kita masukkan juga aturan, yang sebenarnya di UU tidak ada, mantan narapidana kasus korupsi dilarang nyaleg, di PKPU Pencalonan Caleg mau kita masukkan,’’ ujar Hasyim di Kan-

Novanto Kaget Dari Hal. 1

KPK juga meminta agar hakim mencabut hak Novanto untuk menduduki jabatan publik selama lima tahun setelah selesai menjalani masa pemidanaan. Setya Novanto akan menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada 13 April 2018. Sebelumnya, Setya Novanto mengaku kaget dituntut berat yaitu pidana penjara selama 16 tahun ditambah kewajiban membayar uang pengganti 7,435 juta dolar AS karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan KTPelektronik. ‘’Terus terang saya sebagai manusia biasa sangat kagetlah, secara jujur saya kaget dapat tuntutan yang begitu berat ini, tapi semua itu saya percayakan pada proses hukum,’’ kata Novanto seusai sidang pembacaan tuntutan di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis lalu. KPK juga menolak permohonan Novanto untuk menjadi justice collaborator (JC). ‘’Ya… kalau soal JC memang belum ditolak ya, pertama saya menghargai apa yang sudah diputuskan masalah JPU, namun bahwa tidak ada penerimaan secara langsung kepada saya, jadi memang saya tidak menerima uang. Saya kan dalam pemeriksaan terdakwa sudah menyampaikan sejelasjelasnya, bahwa penerimaan uang itu adalah diakui Andi dan Irvanto di mana saya malammalam untuk menandatangani bahwa pengeluaran-pengeluaran dari pihak-pihak yang sudah dinyatakan oleh Andi, di mana Irvan menjadi kurir,’’ jelas Setnov. Novanto juga membantah menjadi pihak yang paling diuntungkan dari penerimaan uang melalui keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan rekannya sesama pengusaha

Made Oka Masagung. ‘’Terkait Irvan dan Oka sebagai kepanjangan saya, itu tidak benar karena kan mereka pengusaha, Irvan pengusaha, saya pengusaha, tidak ada kepanjangan tangan. Saya tidak pernah mengetahui, apa yang berkaitan apa yang dilakukan kedua belah pihak,’’ tambah Setnov. Ia juga membantah memengaruhi para pejabat Kementerian Dalam Negeri dalam proyek e-KT tersebut. ‘’Soal pengaruh terhadap Irman dan Sugiarto, bagaimana saya memengaruhi? Karena ini kan sudah dilakukan oleh Andi sebelum ketemu saya, yaitu ketemu almarhum Burhanudin dan sudah membicarakan kesepakatan dan kesepakatan itu sudah dibicarakan sejak awal, saya tidak pernah tahu,’’ tegas Novanto. Ia juga membantah mempersiapkan Rp 20 miliar agar terhindar dari penyidikan KPK. ‘’Tadi juga ada (disebut) Rp 20 miliar, ini kan obrolan-obrolan yang saya lihat hal yang biasa, bahwa obrolan itu, saya hanya menakut-nakuti saudara Andi supaya tidak datang lagi ke tempat saya. Jadi tidak ada berhubungan memberikan pada KPK itu,’’ tambah Novanto. Ia juga mengaku bahwa anggaran e-KTP tidak dapat diintervensi oleh dirinya selaku Ketua Fraksi Partai Golkar saat itu, karena satu fraksi tidak bisa memengaruhi anggaran. ‘’Saya tidak menerima uang sepeser pun, dan pertimbangan-pertimbangan yang bisa memberi arti, yang penting kan masyarakat semua tahu. Setiap persidangan dibuka selebar-lebarnya, setiap saksi-saksi diuji dan juga dikonfrontir, saya pun dikonfrontir dengan Oka. Semua saksi tidak ada satu pun yang mengatakan saya memengaruhi anggaran dan tidak ada satu pun yang mengatakan saya menerima,’’ ungkapnya. (ant)

Jalan Tol

Dari Hal. 1

Bali Post/ant

GARUDA - Papan pengumuman KPK terpasang di depan rumah Emirsyah Satar di kawasan Pondok Indah, Jalan Pinang Merah, Jakarta, Jumat (30/3) kemarin. KPK menyita rumah senilai Rp 8,5 miliar milik mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar terkait kasus suap pengadaan mesin dan pesawat Garuda Indonesia.

Berpasir Hitam Dari Hal. 1

Menurut Pastika, tim World Bank hanya melihat rencana pembangunan bandara di Buleleng dari aspek bisnis. Proyek itu dikatakan tidak layak karena jumlah penumpangnya tidak cukup. Selain itu, tidak ada yang bisa dilihat di Buleleng karena pantainya berpasir hitam. Pastika menyebut penilaian tersebut tidak fair lantaran

ketiadaan infrastrukturlah yang membuat keadaan seperti itu. Akibatnya, masyarakat di Bali Utara, Timur, dan Barat numplek di Bali Selatan untuk mencari penghidupan. Inilah yang kemudian menyebabkan adanya ketimpangan mencolok dari segi kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan lainnya. ‘’Akhirnya, mereka mengerti dan setuju datang lagi untuk melakukan studi yang lebih

komprehensif melibatkan pemerintah, DPRD, tokohtokoh masyarakat, dan akademisi. Bukan 1-2 orang akademisi, tetapi dari lembaga seperti LPPM Unud kan ada. Jadi, secara resmi supaya studi lebih lengkap,’’ imbuhnya. Pastika menambahkan, pemerintah pusat hanya tinggal memilih di antara dua perusahaan yang ada yakni PT BIBU Panji Sakti dan PT Pembari. (kmb23/kmb32)

tor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (29/3). Aturan baru ini akan dituangkan dalam PKPU tentang Pencalonan Pemilu 2019. Menurut Hasyim, larangan tersebut penting karena menjadi pejabat atau pemimpin merupakan amanah. Sehingga pejabat yang pernah terbukti korupsi, dianggap tidak lagi layak mendapat amanah dari rakyat karena telah terbukti oleh pengadilan melakukan penyalahgunaan wewenang. ‘’Koruptor itu pasti menyalahgunakan wewenang orang yang sudah menyalahgunakan wewenang itu mengkhianati orang yang sudah berkhi-

‘’Pembangunan yang diharapkan itu bisa menjadi fasilitas yang bisa dibutuhkan oleh masyarakat kita. Di antaranya di Buleleng barat dengan membangun destinasi dan fasilitas pariwisatanya, di tengah dengan dunia pendidikan melalui wajib belajar 12 tahun dan perguruan tingginya, kemudian di timur dengan pembangunan bandaranya didukung oleh pembangunan jalan tolnya yang akan mengakses Bali Utara dan Bali Selatan, Bali Barat dengan Bali Timur,’’ ujar Wagub Bali yang tengah cuti tersebut. Terkait dengan rencana pembangunan Bandara Bali Utara yang menjadi salah satu program unggulan di Buleleng dari pasangan calon Mantra-Kerta secara tegas disebutkan akan terus diperjuangkan. Sebab, keberadaan Bandara Bali Utara akan menjadi kunci pembangunan di Buleleng, meski hingga saat ini program itu menjadi komoditi politik yang mampu dimainkan pihak-pihak tertentu. ‘’Enggak betul itu, tetap berjalan terus, itu dimainin politis, karena saya tahu, saya berjuang ke sana, komitmen dua perusa-

haan sudah dilakukan satu dan kita hanya menunggu hasil kajian sondir yang dilakukan oleh Departemen Perhubungan, jalanlah terus dan jangan dipolitisir karena itu program pro-rakyat yang diharapkan rakyat kita,’’ tegas Sudikerta. Sementara dalam simakrama di Desa Pengastulan yang dihadiri masyarakat di Desa Pengastulan secara khusus dan sejumlah masyarakat lainnya serta sejumlah tokoh masyarakat sepakat dan memastikan dukungan terhadap paslon nomor urut 2 Mantra-Kerta, bahkan yel-yel Mantra-Kerta terus bergema sejak Cawagub Sudikerta datang ke Desa Pengastulan yang diawali dengan melakukan persembahyangan di Pura Gede Pengastulan. Usai melakukan persembahyangan diiringi baleganjur dan ratusan warga langsung menuju Wantilan Desa Pengastulan untuk melakukan simakrama didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry dan Ketua Tim Pemenangan Mantra-Kerta Kabupaten Buleleng Putu Singyen yang juga Ketua DPD Partai Golkar Buleleng. (kmb)

anat kepada jabatannya, kepada negara, kepada sumpah jabatannya. Mereka itu tidak layak menduduki jabatan publik lagi, tidak layak menduduik jabatan kenegaraan lagi,’’ jelasnya. Dengan demikian, Hasyim menegaskan tujuan larangan bagi mantan napi kasus korupsi menjadi caleg agar bisa mendapatkan pemimpin dan caleg yang bersih. Karena itu, dia berharap partai politik benar-benar selektif dalam memilih bakal caleg. ‘’Supaya dapat pemimpin dan wakil yang bersih, kalau ada penolakan ini berarti termasuk bagian yang tidak mau bersih,’’ ujarnya. (kmb4)

Obat Penawar Dari Hal. 1

Menurutnya, Koster merupakan figur tepat menjadi Gubernur Bali. Langkahnya yang cekatan dalam mengatasi masalah dianggap obat penawar bagi lambannya pemerataan pembangunan di Bali. Apalagi, Koster amat peduli dengan dunia pendidikan. Sontak hal tersebut menjadi nilai lebih bagi warga untuk memenangkan Koster. Sebab, mereka sepakat, pendidikan merupakan salah satu jalan meretas kemiskinan. ‘’Beliau (Wayan Koster) cocok menjadi Gubernur Bali. Beliau sosok pemimpin yang mendidik, yang sangat memperhatikan wong cilik,’’ paparnya. Dia pun menceritakan pengalamannya delapan tahun silam. Ketika itu ia mendatangi kediaman Koster di Desa Sembiran. Di tangannya ia membawa lembaran kertas yang telah disusun menjadi proposal. Ya, saat itu ia mengajukan proposal pembangunan sekolah lanjutan atas. Tujuannya satu, ia ingin warganya memiliki pendidikan lebih, syukur-syukur memiliki keahlian khusus agar bisa bersaing menjadi bekal hidup. Gayung bersambut, Koster kala itu mengiyakan. ‘’Akhirnya disetujui Pak Koster. Begitu diteliti proposal itu dengan sedikit perbaikan, Pak Koster langsung memperjuangkannya,’’ kenang Sandirat. Tak perlu waktu lama bagi Koster merealisasikan keinginan warga Kubutambahan tersebut. Dengan anggaran bertahap selama empat tahun, kini telah berdiri megah sebuah SMK Kesehatan di Kubutambahan. Saat ini SMK Kesehatan di Kubutambahan menjadi SMK favorit di Buleleng. Tak hanya dari Kubutambahan saja, tak sedikit murid yang menimba ilmu di sini datang dari kecamatan lain, bahkan dari kabupaten tetangga. Selain sekolah, ternyata Wantilan Rsi Mejajar yang dijadikan lokasi pertemuan

juga hasil karya perjuangan Koster sebagai anggota DPRRI. ‘’Ya Pak Koster yang memperjuangkan anggaran gedung serbaguna Wantilan Rsi Mejajar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga,’’ tegasnya. Saat ini, Sandirat menuturkan, sudah 800-an murid yang bisa bersekolah di SMK Kesehatan. Hebatnya lagi, katanya, Koster juga memiliki perhatian kepada siswa tak mampu yang memiliki minat belajar yang tinggi. ‘’Ada program beasiswa dari Pak Koster bagi siswa tak mampu,’’ terang Sandirat. Hal itu diakui pula oleh Koster. Bahkan nilainya terus bertambah dari tahun ke tahun. ‘’Awal-awal itu beasiswanya Rp 750 ribu per tahun, sekarang dinaikkan menjadi Rp 1 juta per tahun. Saya yang carikan bantuan bagi siswa miskinnya. Apa yang disampaikan oleh Pak Sandirat ini testimoni bagaimana saya sungguhsungguh berjuang untuk Bali, bukan hanya omong kosong sekadar program tanpa bukti,’’ katanya. Koster sendiri tak kuasa menahan harunya mendapat dukungan luas dari masyarakat. Ia mengucapkan terima kasih atas kebulatan tekad tersebut. Pada saat yang sama, ia memaparkan sejumlah program unggulan bagi masyarakat secara umum dan Kabupaten Buleleng secara khusus. Sudah barang tentu, selain produk pertanian, infrastruktur juga menjadi fokus perhatiannya dalam rangka menyeimbangkan pembangunan. ‘’Pelabuhan Celukan Bawang kita perjuangkan untuk naik status agar bertaraf internasional. Begitu juga bandara Buleleng di Kubutambahan, dengan pola satu jalur kita yakin bisa dibangun. Hal lain adalah shortcut untuk mempercepat akses DenpasarBuleleng. Itu akan menjadi fokus perhatian kita selain dari pendidikan gratis, kesehatan gratis, bedah rumah dan sejumlah program unggulan lainnya,’’ tuturnya. (kmb)

Sabtu, 31 Maret 2018 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Brahman, Atman, Aikyam Dalam Renungan Dharma (2) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Wita Sehat & Bugar 08:00 Wita Bali Channel Tourist TV 09:00 Wita Dunia Kita 09:30 Wita Belajar Menggambar 10:05 Wita Galeri Musik Indonesia 11:05 Wita Bali Channel Tourist TV 11:30 Wita Dunia Kita 12:05 Wita Dharma Wacana Brahman, Atman, Aikyam Dalam Renungan Dharma (3) 12:30 Wita Folk Song 13:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe

14:05 Wita Lejel Homeshopping 14:30 Wita Yowana Magz Kadek Padma Wahini 15:05 Wita Parameter 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 16:05 Wita Solusi Alternatif Soman 17:05 Wita Nangun Yadnya Karya Mapaica Tirta, Lembongan 17:30 Wita Taman Sari PAUD Widya Dharma Sastra (2) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Poh Gading (3) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Folk Song


balipost (170rb Like) http://facebook.com/balipost

Sabtu Kliwon, 31 maret 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kebakaran Bus Tingkat, 20 Pekerja Migran Tewas

Bangkok (Bali Post) Sebuah bus tingkat terbakar menyebabkan 20 pekerja migran tewas, Jumat (30/3) dini hari kemarin. Tewasnya puluhan orang ini terjadi seminggu setelah peristiwa kecelakaan yang juga memakan korban jiwa dalam jumlah besar terjadi di jalan raya Thailand. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar 01.30 pagi di Provinsi Tak, yang berlokasi di wilayah barat Thailand dekat perbatasan dengan Myanmar. Bus tersebut sedang menuju sebuah pabrik di kawasan industri dekat Bangkok. Menurut laporan media lokal, para pekerja yang tewas berasal dari Myanmar. Aparat kepolisian, Letnan Raewat Aiemtak, mengatakan 27 orang berhasil lolos dari kebakaran. Satu di antaranya mengalami luka bakar parah. Penyebab kebakaran itu masih belum diketahui. Namun, Raewat mengatakan pengemudi melaporkan kebakaran itu terjadi di dalam bus dan menyebar dengan cepat.

Korban yang ada di baris depan berhasil lolos namun yang ada di barisan belakang terperangkap dalam api. Pada 21 Maret, sebuah bus carteran kehilangan kontrol saal melewati belokan tajam di timur laut Thailand dan keluar dari jalanan. Akibatnya, 18 orang tewas dan 33 orang mengalami luka-luka. Sehari setelah peristiwa nahas itu, sebuah bus yang membawa anak-anak sekolah di Provinsi Ayutthaya tergelincir dan terbalik karena hujan. 39 orang mengalami luka-luka. Thailand merupakan negara kedua tertinggi tingkat kecelakaan fatalnya di dunia setelah Libya, menurut statistik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (iah/ap)

Stella McCartney

Beli Saham Kering

DESAINER fashion asal Inggris Stella McCartney akan memegang kendali penuh atas brand miliknya, dengan membeli 50 persen saham yang dipegang grup barang mewah Prancis Kering, kata kedua pihak, Rabu (28/3) lalu. Stella McCartney dan Kering mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah “memasuki kesepakatan untuk penjualan dan pembelian 50 persen saham Kering di Stella McCartney Ltd. kepada Stella McCartney, yang dengan demikian akan menjadi satu-satunya pemilik merek itu secara keseluruhan.” ‘’Setelah bekerja sama dengan Kering yang juga pemilik Gucci, 17 tahun lalu, ini saat yang tepat untuk mendapat kuasa penuh di perusahaan yang memegang nama saya,” kata McCartney, putri mantan pentolan Beatles Paul McCartney. Detail finansialnya tidak diungkap, tetapi McCartney memiliki waktu sampai 31 Maret untuk menjalankan pilihan untuk membeli kembali sahamnya. “Peluang ini merepresentasikan keputusan turun-temurun yang krusial bagi saya. Saya sangat bersyukur kepada Francois-Henri Pinault berserta keluarganya dan semua orang di grup Kering atas apa yang kita bangun bersama selama 17 tahun terakhir,” ujar McCartney. Pernyataan tersebut menyebutkan mereka akan terus bekerja sama seiring waktu dengan tujuan menjamin transisi lancar demi meminimalkan gangguan dan mempertahankan momentum brand ini di pasar, demikian dilansir AFP. (ant)

Stella McCartney

Bali Post/rtr

BUS TERBAKAR - Sebuah bus tingkat terbakar dan menyebabkan 20 orang tewas di Thailand, Jumat (30/3) dini hari kemarin.

Bali Post/rtr

Film ”Second Chance”

Gugah Kesadaran Pentingnya Punya Asuransi

BAGAIMANA jika sebuah keluarga yang penuh dengan keterbatasan ekonomi menghadapi situasi di mana ada anggota keluarga yang tertimpa musibah sehingga harus dirawat di rumah sakit? Tentu situasi tidak semakin memburuk kalau saja keluarga tersebut memiliki asuransi. Kisah keluarga yang dari kelompok masyarakat mikro yang tertolong oleh asuransi inilah menjadi inti cerita film “Second Chance” yang disutradarai Livi Zheng. Dibintangi Anna Tarigan serta Avent Christie sebagai pemeran utama, film pendek ini merupakan produksi PT Asuransi BRI Life, perusahaan asuransi jiwa milik PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bertema asuransi mikro. Film pendek berdurasi tak kurang dari 3 menit tersebut tayang perdana pada 30 Maret 2018 dan secara gencar akan dipublikasikan di sejumlah media sosial (Website, Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube). Film berkisah tentang keseharian dan perjuangan hidup yang dihadapi sepasang suami istri sederhana. Sang suami yang memiliki cacat kaki dengan gigih

dan penuh semangat menjalankan peranannya sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah sebagai perajin anyaman dan sang istri membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sayur. Hingga musibah tak terelakkan berupa kecelakaan tertabrak motor datang menghampiri si istri saat hendak berjualan sayur. Pada akhir cerita, kondisi beratnya menanggung biaya rumah sakit teratasi dengan kepesertaan asuransi mikro yang dimiliki keluarga sederhana tersebut. Film yang diproduksi untuk tujuan edukasi kepada masyarakat luas khususnya masyarakat mikro ini, adalah untuk menggugah kesadaran pentingnya memiliki asuransi sebagai perlindungan bagi kehidupan ketika musibah menghampiri. Film ini sekaligus sebagai wujud dukungan BRI Life dalam berperan aktif menunjang program edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat mikro yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Direktur Pemasaran BRI Life, Fabiola N. Sondakh, mengatakan salah satu produk unggulan BRI Life

Bali Post/son

FILM - Direktur Pemasaran BRI Life, Fabiola N. Sondakh, bersama Sutradara Livi Zheng saat pengambilan gambar untuk film “Second Chance”. adalah produk asuransi mikro, yang menyasar segmen menengah ke bawah. “Kami berharap dengan dibuatnya film pendek bertema asuransi mikro ini, akan memberikan pengertian yang sederhana di

masyarakat akan pentingnya berasuransi,” katanya. Sejak diakuisisi oleh bank terbesar di Indonesia di akhir tahun 2015, BRI Life terus tumbuh menjadi salah satu perusahaan asuransi

jiwa mikro terbesar di Indonesia. “Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan dan infrastruktur yang dimiliki oleh perusahaan induknya, bank BRI,” ujar Fabiola. (son)

Dari ’’Faber-Castell Journalist Goes to Factory 2018’’

Berbahan Ramah Anak dan Ciptakan Inovasi ’’Magic Art’’ Mendengar Faber-Castell, maka yang terlintas dalam pikiran adalah alat tulis dan gambar. Brand asal Jerman ini terus berkembang dengan memproduksi berbagai alat tulis, baik untuk anak-anak, general writing and marking, art and graphic, dan premium. Sebagai salah satu perusahaan alat tulis terbesar dan tertua di dunia, Faber-Castell, memiliki puluhan kantor perwakilan di seluruh dunia, memiliki 14 pabrik di 10 negara, termasuk di Indonesia. Berikut adalah tulisan kunjungan wartawan Bali Post dalam kegiatan Faber-Castell Journalist Goes to Factory 2018. PADA 2018, Faber-Castell International Indonesia (FCII) mengajak puluhan jurnalis dari berbagai kota di Indonesia melihat secara dekat proses produksi FaberCastell. Kunjungan diawali di Store Faber-Castell di Plaza Senayan, Minggu (25/3). Store yang dibuka di 2017 lalu merupakan store pertama dan satusatunya di Indonesia. Dalam store dipajang dan dijual berbagai produk Faber-Castell, mulai dari general writing sampai ke premium, hingga sejumlah produk yang tidak

ada di toko maupun distributor lainnya. Hari berikutnya, kunjungan di pabrik marker PT FaberCastell Internasional Indonesia (FCII) yang berada di kawasan MM2100 Gandasari-Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ini memproduksi conector pen atau spidol. Dalam setahun, total produksi sekitar 80-100 juta batang. Keunggulan produk konektor pen FCII, menggunakan bahan yang aman bagi anak-anak, salah satunya menggunakan pewarna makanan. Ini merupakan hal yang

Bali Post/eka

PENSIL - Para pekerja tengah melakukan proses packaging pensil di pabrik PT A W Faber-Castell Indonesia Narogong-Bantar Gerbang, Bekasi. penting, karena di dalam pengunaannya terkadang anakanak memasukkan conector pen ke mulut. Hal itu diterangkan Product Manager FCII Richard Panelewen, Senin (26/3) saat Faber-Castell Jour-

nalist Goes to Factory 2018. Pada kesempatan tersebut ditampilkan beberapa inovasi produk baru FCII, seperti Magic Art. Produk ini mengimplementasikan mewarnai dengan satu keterampilan

sulap. Kemudian 3D Art, di mana dengan menggunakan kacamata khusus 3D, hasil mewarnai dapat terlihat 3D. Dan Colour to Lite, ini merupakan produk terbaru FCII yang akan segera diluncurkan. Produk ini merupakan integrasi mewarnai dengan dunia digital. Dengan Colour to Lite, karakter yang diwarnai tersebut dapat ditampilkan di smartphone, tentunya dengan memasang aplikasinya terlebih dahulu. Dengan munculnya karakter yang diwarnai dalam smartphone, maka pengguna juga dapat melakukan swafoto dan memainkannya. Ada lima karakter yang ditawarkan dalam Colour to Lite, dan setiap karakter memiliki permainan yang berbeda pula. Brand Manager FCII Fransiska Remila menceritakan sejarah Faber-Castell, didirikan Kaspar Faber sejak 1761 di Stein-Nuremberg, Jerman. Perjalanan usaha tersebut terus berkembang hingga pada

1839, di mana Baron Lothar von Faber yang merupakan generasi ke-4 menjadi pimpinan perusahaan dan menamai sebuah pensil dengan A W Faber. Di era ini modernisasi pensil dan tingkatan (grade) pada pensil 6H-8B terjadi, sehingga Lothar von Faber dikenal sebagai bapak pensil. Sementara nama Faber-Castell muncul 1898 pada generasi ke-6. Faber-Castell merupakan penggabungan dua nama keluarga. Penggabungan ini dari pernikahan Baroness Ottilie von Faber dengan salah satu keluarga bangsawan tertua di Jerman, Count Alexander zu Castell-Rudenhausen. Kemudian di generasi ke-8 perusahan keluarga tersebut mulai membangun produk premium. Untuk mengetahui produksi pensil, rombongan jurnalis melanjutkan kunjungan ke pabrik PT A W Faber-Castell Indonesia (FCI). Pabrik yang

berlokasi di Narogong-Bantar Gerbang, Bekasi tersebut memproduksi black lead pencil atau pensil hitam dan pensil warna. Di pabrik ini proses produksi dibagi dalam empat tahap, pertama proses raw pencil. Kedua, tahap painting atau pewarnaan pencil. Ketiga, tahap finishing. Dan di tahap keempat dilakukan packaging atau pengemasan. Management Representative FCI Pandu Damardjati menerangkan bahwa dalam seminggu pabrik memproduksi pensil sekitar 60 ribu gross pensil. Sedangkan untuk bahan baku dalam pembuatan pensil diambil dari sejumlah jenis kayu dengan kualitas yang telah ditentukan. Sebagian besar suplai kayu didatangkan dari dalam negeri, dan ada beberapa jenis kayu yang diimport. Untuk pemasaran produk, sekitar 24 persen produk diserap di dalam negeri dan sisanya diekspor ke beberapa negara. (eka)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook