Skip to main content

Majalah Bali Post Edisi 193 | BaliPost.com

Page 1

193 | 31 Juli - 6 Agustus 2017

Serius Perangi Narkoba RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lHilangnya Penyelamat Bumi Kita 6 BALI SEPEKAN lPerbekel dan Bendesa Datangi Kejari 7 LAPORAN UTAMA l Serius Perangi Narkoba 8

l Pengguna Narkoba Cukupkah Sebatas Rehabilitasi? 10 POLITIK l Menunggu Nasib Rekomendasi Golkar 16 l Perppu Ormas Strategi Mengawal Keutuhan NKRI 17 MANCANEGARA l Interpol Bertugas Awasi Dunia 20

LENSA l Sampah 26

OLAHRAGA l Kontroversi Pemakaian Halo 27 PENDIDIKAN l Rp 3,3 Miliar untuk Buku Perpustakaan SD TRADISI l ”Ngider Githa” di Sudaji

32

Gunakan ”Sampi Gerumbungan”, Wujud Syukur kepada Dewi Sri 38

KESEHATAN l Radang Sendi, Lebih Baik Mencegah

daripada Mengobati 20

PROPERTI l Waspadai ’’Developer’’ Nakal

Konsumen Diimbau Lebih Jeli 42

31 Juli - 6 Agustus 2017

3


DARI PEMBACA

Jangan Golput Memilih Pemimpin Bali D

alam menyambut Pilkada Bali 2018 dalam memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, saya berharap rakyat Bali tidak jenuh atau golput. Saya berharap agar dalam Pilgub 2018 ini ada pasangan calon dari partai besar termasuk dari independen atau partai koalisi. Dengan adanya pilihan calon yang layak memimpin Bali, kita tentu bisa menggunakan hak pilih sesuai pilihan hati. Dengan datang ke Tempat Pemugutan Suara (TPS) dan memilih maka kita bisa berpatisipasi secar langsung dalam memilih pemimpin Bali serta ikut menekan biaya Pilgub Bali yang sangat besar . Saya paham, rakyat sudah sangat cerdas memilih pemimpin Bali periode 2018 -2023. Mana calon yang pro rakyat dan mana yang tidak, sudah diketahui secara baik. Mana calon yang mementingkan diri sendiri (KKN) serta menjadikan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri juga sudah bisa dipahami. Untuk itu, rakyat Bali agar hati-hati memilih agar tidak menyesal di kemudian hari. Saya berharap pemimpin Bali harus bersih, memikirkan kesejahteraan rakayatnya, membangun peluang kerja tidak menjadi agen investor serta memiliki program membangun Bali secara adil dan merata. Pembangunan hendaknya bisa dinikmati di Bali utara dan timur, bukan hanya di Bali selatan. Langkah ini tentu bisa dijabarkan dengan membangun infrastruktur termasuk membangun jalur-jalur untuk transportasi. Misalnya dengan membuat jalan tol, kereta api lingkar Bali serta pengembangan kawasan industri di Bali utara. Jika memungkinkan pemimpin Bali juga hendaknya mengarahkan pemilik modal membangun hotel di Bali utara. Hal lain yang perlu diperhatikan pemimpin Bali hendaknya, membangun budaya Bali yang adiluhung dan menjaganya. I Ketut Merta Suyasa Buleleng, Bali

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

31 Juli - 6 Agustus 2017

4


Mencari Pemimpin Peduli Alam Bali PENOLAKAN terhadap reklamasi Teluk Benoa kini menjadi salah satu isu strategis Pilgub Bali 2018. Kandidat pun diharapkan berpihak pada kepentingan rakyat Bali ini. Tak hanya keberpihakan terhadap alam, track record kandidat juga diharapkan sejalan dalam mewujudkan pemerintah bersih, jujur dan berwibawa. Di lain pihak, ada juga yang berharap kandidat hendaknya memiliki kedekatan yang jelas dengan masyarakat Bali sebagai pengawal budaya Bali. Menyikapi berbagai aspirasi terkait Pilgub Bali 2018 ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan mengajukan kuesioner dan wawancara. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden ketika disodori pertanyaan -Menurut Anda, apakah penetapan kandidat pemimpin Bali ke depan perlu memperhatikan komitmennya dalam menolak reklamsi Teluk Benoa, komitmen dalam membangun kekuatan sosial budaya dan ekonomi Bali? -- terdapat 81,51 persen responden menyatakan sangat perlu. Responden menilai potret diri kandidat dari berbagai sektor harus jelas. Ini merupakan standar kelayakan untuk memimpin Bali. Dari sisi politik, kandidat hendaknya figur yang bersih dan berani mengambil kebijakan politis yang berpihak pada kepentingan Bali. Politisi atau birokrat yang mencalonkan diri saat pilgub nanti harus terbukti memiliki keberpihakan terhadap aspirasi

krama Bali dalam mengawal budaya dan alam Bali. Komitmen menolak reklamasi hendaknya juga dikelola secara tegas. Kandidat harus melindungi Bali secara jelas dan tegas. Sementara dari konteks sosial budaya, pemimpin Bali juga harus memiliki karakter cakap dalam melakukan pengawalan terhadap budaya Bali. Dalam hal ini, figur yang memiliki kecakapan dalam mengawal budaya Bali tentu layak diberikan kesempatan. Tak hanya itu, menurut responden, calon pemimpin Bali hendaknya berani berseberangan dengan kepentingan-kepentaingan investasi yang ditentang masyarakat Bali. Di lain pihak, terdapat 16,11 persen responden mengatakan potret diri pemimpin Bali bukan hal yang mendasar untuk diperdebatkan pada saat ini. Yang perlu dilakukan adalah membuat mentalitas positif di kalangan pemilih. Ini penting dilakukan, banyak figur yang layak memimpin justru tak dapat kendaraan atau kalah karena masih kuatnya transaksi suara. Rekayasa atau kejahatan politik juga layak diwaspadai. Artinya, ketika pemilih benar-benar menggunakan hati nurani dalam memilih, maka calon pemimpin yang terseleksi tentu terbaik dari figur yang ada. Artinya, kualitas calon dan mentalitas calon pemilih harus sejalan. Kualitas calon baik, namun pemilihnya bermental transaksional, hasilnya juga tak akan efektif bagi Bali. Sementara itu, 2,38 persen responden

tak memberikan tanggapan atas pertanyaan ini. Mereka mengaku tak tertarik bicara politik. Sebagian lainnya juga mengaku hak rakyat dalam menentukan figur tak jelas. Bahkan, responden mengatakan pemimpin Bali ke depan bukan menjadi hal strategis untuk dibahas saat ini. Yang lebih penting untuk disuarakan justru strategi mengatasi tekanan ekonomi. l Dira Arsana

Menurut Anda, apakah penetapan kandidat pemimpin Bali ke depan perlu memperhatikan komitmennya dalam menolak reklamasi Teluk Benoa , komitmen dalam membangun kekuatan sosial budaya dan ekonomi Bali? 16,11% Tidak Perlu

2,38% Tidak Tahu

81,51 % Perlu Responden : 750 grafis: tomik cahya

31 Juli - 6 Agustus 2017

5

5


OPINI

S

Hilangnya Penyelamat Bumi Kita

ekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Apakah kita tahu bahwa hutan yang merupakan pelindung dan penyelamat mahkluk hidup di bumi ini semakin menipis dari tahun ke tahun? Dahulu kita mampu merasakan kesegaran udara di lingkungan tempat kita tinggal. Begitu banyak tanaman dan pepohonan yang menjadi filter terhadap kekeruhan udara yang membahayakan kita. Namun, kini kita sudah hampir tak bisa menikmati segarnya udara kembali. Hutan dan tanaman–tanaman yang menyelamatkan kita seakan menghilang dan enggan untuk kembali. Hilangnya penyelamat bumi tidak selalu disebabkan oleh fenomena alami, melainkan juga akibat dari oknum manusia yang tidak bertanggung jawab dan hanya memikirkan keuntungannya pribadi kelompoknya saja. Faktanya, kebakaran hutan yang sering melanda bumi pertiwi tidak hanya disebabkan oleh faktor alam saja. Berdasarkan laporan sebuah lembaga riset, faktor manusia merupakan penyebab terbesar kebakaran hutan di sejumlah provinsi. Lebih dari 90 persen kebakaran hutan disebabkan karena manusia, atau sengaja dibakar. Banyak dari kita tidak paham mengenai kondisi bumi saat ini. Suka tidak suka, pola sirkulasi cuaca dan iklim sekarang sudah sangat jauh berbeda dibandingkan beberapa dekade yang lalu. Dampak langsung maupun tidak langsung telah dirasakan oleh masyarakat secara umumnya, terumata di bidang pertanian. Sejak ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita telah mengenal dan menghafal pola musim, iklim dan fenomena alam lainnya berdasarkan kejadian-kejadian alam seperti musim penghujan, kemarau, musim berbunga, letak bintang di jagat raya, pengaruh bulan purnama terhadap pasang surutnya air laut, dan sebagainya.

6

Oleh Richard Mahendra Putra

Masyarakat Jawa menyebutnya Pranoto Mongso (Pranoto: tata cara, Mongso: musim), atau Pranata Mangsa (Sunda), Kerta Masa (Bali), dan yang lebih populer saat ini adalah Pranatamangsa (Indonesia). Namun kondisi cuaca dan iklim saat ini sudah sangat berbeda dengan dulu. Dahulu untuk wilayah Jawa, musim hujan dan kemarau bisa kita bedakaan setiap 6 bulan sekali. Namun akibat dari pemanasan global dan perubahan iklim, pola cuaca dan iklim saat ini telah berubah. Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai informasi cuaca dan iklim yang tepat dan akurat sangat dibutuhkan petani untuk acuan masa tanam. Lantas Apa Hubungan Ketersediaan Lahan Hutan Dengan Peristiwa Perubahan Iklim? Perubahan iklim merupakan perubahan pola iklim dari kondisi normalnya. Iklim bumi dapat berubah dikarenakan oleh pemanasan bumi (Global Warming), yaitu peristiwa meningkatnya suhu rata-rata di atmosfer. Apabila kita melihat suhu rata – rata bumi dalam kondisi normal, maka nilai yang akan didapatkan adalah sekitar 15oC. Namun selama seratus tahun terakhir, para ilmuwan memperkirakan bahwa suhu bumi sudah meningkat jauh yaitu sebesar 1 – 2oC. Bahkan ada yang memprakirakan jika manusia tidak mengubah pola perilaku mereka terhadap lingkungan, maka bumi kita akan mengalami pemanasan hingga 1.4 – 5.8oC pada tahun 2100 (Sumber: Naryanto dkk, 2007). Bumi menjadi semakin panas disebabkan oleh kandungan Gas Rumah Kaca (GRK) yang terlalu besar konsentrasinya di atmosfer. Akibatnya, panas yang seharusnya dilepaskan oleh permukaan bumi ke luar angkasa akan tertahan dan dipantulkan kembali menuju permukaan

bumi. Peristiwa ini disebut dengan Efek Rumah Kaca. Peristiwa tersebut dapat terjadi karena gas-gas rumah kaca seperti Karbondioksida (CO2) dan Metana (CH4) menghalangi radiasi bumi yang seharusnya dilepaskan menuju luar angkasa. Semakin besar kandungan gas rumah kaca di atmosfer, maka semakin besar pula energi yang akan ditangkap dan dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Kondisi inilah yang akan menyebabkan suhu di bumi menjadi meningkat. Peran serta hutan dan pepohonan sangatlah penting dalam kasus pengurangan emisi Gas Rumah Kaca. Ketika hutan mengalami peningkatan dalam jumlah yang sangat besar, maka hutan tersebut akan berperan menjadi “Penyerap Karbondioksida”. Seperti yang kita ketahui bahwa Karbondioksida (CO2) merupakan salah satu gas rumah kaca yang memiliki konsentrasi tinggi di atmosfer. Hutan merupakan tanaman yang mampu melakukan proses fotosintesis, sehingga ketika kandungan CO2 terlalu berlebihan di atmosfer, maka akan diubah menjadi gas Oksigen yang dapat dimanfaatkan mahkluk hidup untuk bernafas. Selain itu, hutan juga bisa menjadi alternative dalam menanggulangi bencana longsor di pegunungan. Ketika suatu lereng ditanami banyak pepohonan, maka akar dari tanaman tersebut akan senantiasa menjaga keseimbangan dan menahan tanah agar tidak terjadi longsor ketika tergelincir oleh hujan deras. Namun kondisi sebaliknya, hutan juga bisa menyumbang kerusakan yang cukup besar pada peristiwa perubahan iklim apabila terjadi kebakaran dalam luas lahan yang besar. Penulis Tugas Belajar Diploma IV Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika - Jakarta

31 Juli - 6 Agustus 2017

6


BALI SEPEKAN

Perbekel dan Bendesa Datangi Kejari

JABATAN Mangku Karma sebagai Bendesa Pakraman Perangsada Desa Pering, dipersoalkan sejumlah pihak. Bahkan, ada yang melaporkan hal ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar. Menanggapi laporan itu, Perbekel didampingi enam Bendesa Pakraman se-Desa Pering mendatangi Kejari Gianyar, Selasa (18/7), guna memberikan penjelasan. Perbekel Desa Pering Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa menjelaskan, kedatangannya bersama enam bendesa se-Desa Pering untuk meluruskan dan memberikan keterangan terkait laporan yang mempermasalahkan keberadaan salah satu bendesanya. Ari Sudewa menegaskan, posisi Mangku Karma sebagai Bendesa Pakraman Perangsada sudah sah. Hal ini didasarkan atas hasil pemilihan dari warga Perangsada. Bendesa Pakraman Perangsada Mangku Karma mengatakan, sesuai hasil pemilihan, dirinya menjalani pawintenan di Pura Desa dengan di-puput Ida Pedanda dari Geria Kekeran Blahbatuh. ‘’Saya menjadi bendesa sudah melalui proses pemilihan. Pemilihannya dengan cara voting. Dari 115 warga yang mempunyai

hak pilih, saya berhasil meraih 93 suara,’’ jelasnya. Sementara itu, Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger membenarkan adanya laporan yang menyeret

nama Bendesa Pakraman Perangsada Mangku Karma. Namun, ia menegaskan belum melakukan pemanggilan terhadap terlapor. l Manik

Petani Ditemukan Tewas di Sawah WARGA di Dusun Gembalan Desa Selat, Klungkung dikagetkan dengan penemuan mayat laki-laki di sawah, Selasa (18/7) sekitar pukul 12.30 Wita. Berdasarkan hasil identifikasi, mayat tersebut bernama Ketut Kasim (50), asal Dusun Payungan, Desa Selat. Ia diduga meninggal akibat epilepsinya kambuh. Informasi yang dihimpun, mayat

dengan posisi telungkup dan kepala masuk ke saluran irigasi di Sawah Pak Karib tersebut dilihat pertama kali oleh Nyoman Tangsi (65) asal Dusun Payungan. Saksi hendak melihat air yang dikabarkan meluap. Hal tersebut langsung disampaikan ke warga lain dan berlanjut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan polisi. Tak berselang lama, evakuasi langsung

dilakukan dan dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapat pemeriksaan medis. Kapolsek Klungkung Kompol Made Karsa yang ikut melakukan penyelidikan ke lokasi menyampaikan sesuai hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. l Sosiawan

Ratusan Aset Pemkab Belum Bersertifikat ASET tanah yang merupakan milik Pemkab Jembrana rupanya masih banyak yang belum bersertifikat. Dari total 577 bidang tanah yang tersebar di lima kecamatan, tahun 2017 ini masih tersisa 151 bidang tanah yang belum bersertifikat. Selain aset yang tersebar hingga di desa-desa seperti SD dan Puskesmas

Pembantu (Pustu), aset lainnya juga belum bersertifikat. Misalnya, Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) dan sejumlah Kantor Dinas di dalam civic center. Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Sudiada ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan setiap tahunnya, pemerintah daerah sudah

terus berupaya untuk mengurus supaya memiliki sertifikat. Namun, diakui tidak bisa secara keseluruhan disertifikatkan. Pemkab melalui Bagian Pemerintahan Setda Jembrana melakukan secara bertahap setiap tahun. “Setiap tahun kita membuat sertifikat aset tersebut,” katanya. l surya darma 31 Juli - 6 Agustus 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

Serius Perangi Narkoba

M

asyarakat Bali hampir tidak percaya dengan gebrakan yang dilakukan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Bagaimana tidak, tempat hiburan malam yang disinyalir sebagai sarang narkoba selama ini seakan sulit disentuh aparat alias ada tindakan tegas. Bahkan Kapolda Golose tanpa tedeng aling-aling langsung menyegel tempat hiburan malam yang sejak dulu dikenal tempat n y a man bagi pelaku narkoba. Saat ini baru dua tempat hiburan malam disegel Golose yaitu

Akasaka dan Kafe Bibir. Penyegelan itu dilakukan berselang sekitar satu bulan. Hal itu dikuatkan dengan pembentukan tim khusus bentukan mantan petinggi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini, yaitu Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) yang khusus memerangi narkoba, terorisme, intoleransi dan cyber crime. Golose memperlihatkan selama kepemimpinannya ia tak hanya mengumbar janji, tapi juga memberi bukti nyata. Yang paling menghebohkan adalah dibongkarnya kasus 19 ribu butir ineks dengan tersangka berinisial Wi, Bl, Is dan Dd, Hengky di Akasaka beralamat di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Senin (5/6). Siapa menyangka Kapolda asal Manado ini mampu membongkar sepak terjang bandar narkoba kelas kakap tersebut. Bahkan Akasaka yang selama ini boleh dibilang sakti (aman) langsung disegel dan disiagakan anggota bersenjata lengkap serta rantis. Saat menghadiri Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 di Puspem Badung, dengan tegas Golose mengatakan bahwa Indonesia dinyatakan darurat narkoba. Oleh karena itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama perang melawan narkoba. “Jika ada bandar narkoba yang bersenjata dan melawan petugas langsung saja,” ujar Irjen Golose. Keseriusan jenderal bintang dua di pundak ini memerangi narkoba bukan isapan jempol dan hangat-hangat tahi ayam. Buktinya setelah Diskotek Akasaka, giliran Kafe Bibir di Jalan Pura Demak, Denpasar, disegel oleh Polda Bali, Minggu (16/7).

Dalam penggerebekan tersebut dikerahkan ratusan anggota dari Direktorat Intelkam, Sabhara, Reserse Kriminal Umum dan sebagai leading Sektor Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali. Selain memasang police line di kafe tersebut, juga mobil rantis disiagakan di sana. Sebanyak 21 orang yang diamankan di sana langsung diangkut dan dibawa ke Mapolda Bali. Pasalnya mereka positif menggunakan narakoba. Sedangkan hasil penggeledahan, petugas juga mengamankan ekstasi, bekas lintingan ganja yang telah dipakai, beberapa plastik klip kecil bekas pembungkus sabu-sabu (SS), bong, 1 senjata tajam, sejumlah catridge airsoft gun dan alat DJ. “Sejak Bapak Kapolda di sini (Polda), beliau sudah berkomitmen memerangi narkoba. Komitmen itu dipegang teguh dan mulai direalisasikan. Termasuk jika ada oknum anggota mendapat upeti atau jadi backing bahkan punya saham misalnya, akan ditindak tegas dan akan membahayakan kariernya,” kata Kabid Humas Kombes Hengky Widjaja. Kombes Hengky mengatakan tak hanya mentok Akasaka dan Kafe Bibir saja, tempat hiburan malam yang lain disinyalir dipakai ajang transaksi dan penyalah guna narkoba akan ditindak serupa. “Pokoknya pasti sikat habis oleh Bapak Kapolda. Apalagi masyarakat Bali mendukung gebrakan yang dilakukan beliau. Mudah-mudahan dengan cara ini peredaran narkoba bisa ditekan di Pulau Dewata ini,” tandasnya. Apakah sudah teridentifikasi jumlah tempat dugem yang sarang narkoba? Menjawab pertanyaan tersebut, Hengky menegaskan hal itu tidak bisa disampaikan karena masih dalam penyelidikan. Yang jelas masih ada TO lain sedang diselidiki. “Publik pasti sudah tahu tempat hiburan malam mana saja yang seperti itu. Kita tunggu saja gebrakan selanjutnya,” kata mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini. Teroris Mental Terkait narkoba ini, Ketua Yayasan-

8


MBP/eka

Aparat kepolisian berjaga di Akasaka Club yang disegel karena kasus temuan 19 ribu butir ekstasi di klub malam itu.

Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Oka Wisnu Murti, Kamis (20/7), mengatakan hal ini sudah menjadi teroris bagi mental dan perkembangan generasi muda. Oleh karenanya harus ada langkah-langkah yang serius dari semua pihak. Tidak hanya pemerintah, kepolisian tapi juga tokoh masyarakat untuk memantau dan mengawasi perkembangan generasi muda. Pola hidup yang permisif dan individual yang berkembang saat ini menjadi sasaran empuk bagi peredaran narkoba. Oleh karena itu kohesi sosial, peranan tokoh masyarakat dan orang tua jangan sampai ada proses pembiaran kepada anak-anaknya. “Jadi harus bisa memantau secara optimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Bali memiliki desa adat yang kental akan budaya. Namun menurutnya, desa adat kuat secara institusional. “Kuatnya dalam hal melakukan yadnya, hubungan dengan tuhan,” tandasnya. Padahal ada tiga hubungan yang juga harus dibina secara seimbang selain dengan Tuhan yaitu, hubungan dengan manusia dan lingkungan. Selain itu menurutnya hubungan manusia dengan manusia juga harus diberikan bobot yang lebih besar, karena ketika berbicara hubungan manusia dengan manusia, maka akan mendapatkan kohesi sosial, hubungan sosial yang harmonis dan kontrol sosial diantara mereka. “Ketika aspek-aspek negatif apakah ideologi, narkoba, menembus

desa adat, berarti kan ada masalah dengan kohesi sosial dan kontrol sosial itu,” ungkapnya. Ia menyadari, masalah narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada desa adat atau pihak kepolisian, karena masalah narkoba adalah masalah bersama yang perlu penanganan secara bersamasama. “Saya khawatir ini berkembang terus, maka pada titik tertentu akan terjadi generation lost. Ketika generation lost terjadi, kita sudah kehilangan generasi,” tegasnya. Maka dari itu penanganan narkoba harus diselesaikan secara bersama-sama dengan menempatkan narkoba sebagai teroris untuk menyelamatkan mental generasi muda. l Kertanegara/Citta Maya 31 Juli - 6 Agustus 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Pengguna Narkoba Cukupkah Sebatas Rehabilitasi?

A

parat penegak hukum, khususnya kepolisian dan BNNP Bali belakangan begitu intens melakukan penertiban sekaligus pemberantasan narkoba di lokasi yang ditengarai menjadi sarang peredaran narkoba. Namun jika dikaitkan dengan hukum, mereka yang mempunyai tempat justru selamat dari jeratan UU Narkotika. Bahkan, mereka yang melakukan test urine dan dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba justru hanya dikenakan wajib lapor dan juga rehabilitasi. Pertanyaanya, pantaskah seorang penyidik dengan dalih berbicara undang-undang hanya melakukan rehabilitasi terhadap pengguna narkoba? Dimanakah letak efek jera pelakunya? Bukankan selama ini pengedar narkoba banyak menyasar pengguna pemula atau mereka yang sedang kecanduan narkoba menjadi pangsa pasar pengedar. Entahlah. Jika runut ke belakang, mereka yang positif menggunakan narkoba jenis sabusabu dan pil ekstasi justru kebanyakan dilakukan rehabilitasi. Bahkan dari 21 pengguna narkoba yang ditangkap di Kafe Bibir, semuanya diserahkan ke BNNP yang katanya akan dilakukan rehabilitasi. Yang menjadi pertanyaan, di mana letak penegakkan hukumnya, yakni proses hukum hingga mereka dinyatakan terbukti bersalah atau tidak terbukti di pengadilan. Apakah penegakkan maupun proses hukum hanya sebatas menutup hiburan malam, seperti kafe dan diskotek. Yang jelas, Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa, di Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) belum lama ini mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan proses hukum jika ditemukan barang bukti. Dan rehabilitasi tidak semata-mata karena besar kecilnya barang bukti yang disita. “Walau barang bukti nol koma, jika mereka punya jaringan dan kalau ketahuan yang memberinya, kita harus proses hukum hingga persidangan,� jelas Brigjen Suastawa belum lama ini. Sementara dari beberapa kasus yang

10

MBP/dok

MBP/dok

Brigjen Pol. Drs. Putu Gede Suastawa

Agus Gunawan Putra

belakangn ditangkap di club malam seperti Akasaka dan Kafe Bibir, tersangkanya belum ada yang disidang. Bahkan untuk kasus di Kafe Bibir, aparat kepolisian belum ada penetapan tersangka. Sementara untuk kasus Akasaka sedang berjalan di Mabes Polri. Berkaca dari dua kasus yang cukup membuat mata publik terbelalak sekaligus berterimakasih ke aparat penegak hukum atas penutupan tempat dugem tersebut. Praktisi hukum yang sudah 15 tahun berkiprah di dunia hukum, Agus Gunawan Putra, S.H., berpendapat kepolisian melakukan sweeping dan penertiban dunia malam sangat bagus. Ini untuk menjaga sekaligus mencegah peredaran narkoba. Pemerintah memerintahkan polisi untuk memberantas. Soal penertiban hiburan remang-remang, jika tidak berizin wajib pemda maupun kepolisian bersinergi untuk melakukan penertiban. Bila perlu ditutup jika tidak ada izin tadi.

pengguna narkoba harus dilakukan rehabilitasi. Kalau pengguna tidak hanya sebatas sebagai pelaku kriminal, namun dia cendrung sebagai korban. Sehingga mereka yang positif mengkonsumsi narkoba, tanpa adanya barang bukti di tangan, wajib dilakukan rehab. Ditanya soal aksi penutupan hiburan malam? Agus Gunawan Putra menyatakan harus menyidik lebih dalam dan memperjelas siapa yang mempunyai barang bukti. “Barang bukti yang ditemukan di TKP hiburan malam, tidak sepenuhnya atau tidak pasti bahwa itu dipasok oleh pemilik hiburan malam. Bisa jadi, barang haram itu dibawa sendiri oleh orang lain. Inilah pentingnya petugas security melakukan pemeriksaan di setiap pintu masuk,� ujar pria asal Bukit Batu, Gianyar tersebut. Bagaimana soal pengimpor narkoba? Agus mengatakan bahwa jika memang yang bersangkutan sebagai pemasok atau pengimport, dia sangat setuju dilakukan hukuman yang seberat-beratnya karena itu dapat merusak generasi muda sebagai-

Rehabilitasi Soal rehabilitasi, sesuai dengan UU

31 Juli - 6 Agustus 2017

10


penerus bangsa. “Sebaliknya jika mereka sebagai korban atau pengguna, maka wajib hukumnya diselamatkan,� sambung Agus Gunawan Putra. Dari beberapa data persidangan di PN Denpasar, baik terdakwa orang asing maupun pribumi, dalam enam bulan terakhir ini mereka yang dinyatakan terbukti mengimport dan juga sebagai pengedar narkoba banyak dituntut hukuman tinggi. Mereka yang barang buktinya banyak seperti kasus yang melibatkan wanita asal Afrika Selatan, terdakwa Olwethu Sizwekazi terancam hukuman mati atas penyelundupan narkoba lewat Bandara Ngurah Rai seberat 1,154 Kg. Dia dijerat pasal 113,112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ada juga warga asing asal Rusia, terdakwa Roman Kalashnikov yang dituntut

20 tahun penjara atas kasus 3 Kg hasish, dan ada juga kasus ganja yang melibatkan orang lokal dengan berat barang bukti ganja 19.899,03 gram yang divonis bersalah dan dihukum 12 tahun. Biasanya, dan bahkan lebih banyak majelis hakim dalam memberikan vonis atas tuntutan jaksa cendrung menurun. Misalnya untuk kasus ganja sekarung dengan terdakwa Purba. Dia dituntut 17 tahun oleh jaksa, namun divonis 12 tahun oleh hakim. Pun soal barang bukti nol koma. Banyak jaksa selaku penuntut mengabaikan pasal 127 UU Narkotika karena meyakini bahwa terdakwanya bukanlah sebagai pengguna atau korban. Jika test urine positif, maka jaksa mempertimbangkan pelaku sebagai korban atau pengguna sehingga dalam putusan hakim bisa dilaku-

kan rehabilitasi. Apalagi pihak terdakwa bisa menghadirkan ahli dari dokter. Sebaliknya jika test urine negatif, maka jaksa amat sangat jarang menerapkan pasal 127. Namun cendrung pasal 112,113, 114 dan 115. Kembali pada proses peredaran narkoba di Bali, berdasarkan hasil persidangan maupun prasidang, yakni tahap lidik oleh kepolisian, para pengedar memang banyak mengaku bahwa hiburan malam seperti kafe, pub dan diskotek adalah tempat strategis dalam mengedarkan narkoba di samping menyasar lokasi pemukiman asing seperti vila. Namun yang mayoritas adalah hiburan malam yang sudah tidak bersifat rahasia lagi di kalangan masyarakat, khususnya di Denpasar dan Badung. l Miasa

AKTIVITAS BUPATI GIANYAR – Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata meninjau persiapan soft opening Kebun Raya Gianyar yang berlokasi di Banjar Pilan, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kamis (14/7). Dalam kunjungannya tersebut, Agung Bharata berharap keberadaan kebun raya ini dapat bermanfaat luas bagi masyarakat.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG Pemerintah Kabupaten Klungkung berencana menjadikan semua Taman Kanak-kanak (TK) swasta/yayasan di wilayahnya menjadi TK negeri. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pengalokasian anggaran operasional dari pemerintah, baik untuk proses belajar mengajar maupun sumber daya manusia (SDM). Demikian dikatakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kadisdik Klungkung Dewa Gede Darmawan dan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung Ketut Suadnyana, Senin (17/7). 31 Juli - 6 Agustus 2017

11


AKTIVITAS DPRD BADUNG - Pimpinan DPRD Kabupaten Badung memuji kinerja eksekutif pada tahun 2016 di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa. Usai memimpin sidang paripurna DPRD di Puspem Badung, Senin (17/7), Ketua DPRD Badung I Putu Parwata mengapresiasi pihak eksekutif yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 5,2 triliun.

WABUP GIANYAR - Wakil Bupati Gianyar Sang Nyoman Sedana Arta beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli ngaturang bhakti panganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (12/7). Dalam upacara yang dipusatkan di jeroan pura itu, mereka disambut pangempon pura, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace.

PKK LEMBONGAN - Tim Penggerak PKK Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, berhasil menyabet Juara Harapan I pada lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 2017 Tingkat Nasional. Hadiah berupa piala Upakarti Madya I diserahkan langsung Ketua Umum TP-PKK Pusat Erni Guntarti kepada istri Perbekel Desa Lembongan Ny. Gede Arjaya di damping Ketua TP-PKK Provinsi Bali, Ny. Ayu Pastika, Jumat (14/7) di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

BUPATI KLUNGKUNG Guna mewujudkan kabupaten yang bersih, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta terus mencari terobosan dalam penanganan sampah. Itu tak hanya dilakukan dengan memaksimalkan fungsi TPST. Namun, juga dengan belajar mengolah sampah menjadi tenaga listrik di Sekolah Tinggi Teknik Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN (STT-PLN).

12

31 Juli - 6 Agustus 2017


MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Serangkaian pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar, Jumat (14/7). Pelaksanaan Bhakti Penganyar dipimpin langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I. A. Selly Mantra.

MBP/ist

BUPATI KLUNGKUNG - Pembukaan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Klungkung 2017 telah berlangsung, Senin (17/7). Acara yang berlokasi di Lapangan Puputan itu dihadiri Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta. Ditegaskan, latihan ini tak hanya sebatas seremonial, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter.

BUPATI JEMBRANA - Dua siswa Jembrana meraih prestasi yang sangat menggembirakan di ajang nasional, kedua siswa itu, yakni Ni Kadek Natalia Maharani (SMAN 1 Pekutatan) yang menjadi wakil Bali di Paskibraka Nasional 2017 dan Putu Krisna Adisurya (SMAN 1 Negara) yang mewakili Bali pada ajang Forum Anak Tingkat Nasional 2017 yang akan diadakan di Provinsi Riau. Kedua siswa tersebut mendapat penghargaan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (13/7) di Ruang VIP Kantor Bupati Jembrana.

UNWAR - Meski baru berusia lima tahun, Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs-Unwar) telah berkembang sangat pesat. Salah satu buktinya, PPs Unwar bakal mendirikan program doktor untuk tiga program studi (prodi), yakni Ilmu Hukum, Manajemen dan Ilmu Linguistik. Demikian dikatakan Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit usai seminar penguatan lembaga pascasarjana di Auditorium Sri Ksari Mandapa Unwar, Denpasar, Sabtu (15/7).

31 Juli - 6 Agustus 2017

13


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Serangkaian Pujawali Bhakti Panganyar Pemkot Denpasar di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, yang dilaksanakan Jumat (14/7), Sekaa Arja Arsa Winangun, Desa Pakraman Pohgading, Ubung Kaja, Denpasar Utara, turut ngaturang ayah Arja di wantilan pura setempat, Kamis (13/7). Garapan Arja ini sebelumnya telah ditampilkan dalam gelaran Pesta Kesenian Bali ke-39 tahun 2017 dan sukses menarik atensi penonton, sehingga kini kembali ditampilkan saat ngaturan ayah di Pura Mandhara Giri, Semeru Agung.

MBP/ist

MBP/ist

KLUNGKUNG - Kabupaten Klungkung tidak henti-hentinya mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Setelah sebelumnya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mendapatkan penghargaan Satya Lencana Pembangunan yang langsung disematkan Presiden RI Joko Widodo, di hari yang bersamaan Klungkung juga meraih penghargaan Pastika Parama.

14

31 Juli - 6 Agustus 2017

BUPATI GIANYAR - Raut wajah 49 orang bidan PTT tampak sumringah ketika menerima SK pengangkatan CPNS dari program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan yang diserahkan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata di Ruang Sidang kantor Bupati Gianyar, Jumat (14/7). Para bidan PTT ini sudah mengabdikan diri lebih dari lima tahun. Bahkan ada yang masa kerjanya 12 tahun sembilan bulan atas nama Putu Wely Trisnawati dari UPT Kesmas Gianyar I.

BPJS KESEHATAN - Memperingati HUT ke-49, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan promotif preventif di 13 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mengedukasi anak-anak sekolah akan pentingnya pola hidup sehat sehari-hari. Khusus Kedeputian Direksi Wilayah Bali, NTT, NTB, pelaksanaan kegiatan ini terselenggara di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya dan lapangan Puputan Semarapura.

MBP/ist


MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Dari lima fraksi di DPRD Gianyar yaitu Fraksi Partai Demokrat, PDI-P, Golkar, Gerindra, dan Fraksi Hanura NasDem, semuanya dapat menerima seluruh materi Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar tahun Anggaran 2016 yang disampaikan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, 19 Juni lalu. Hal tersebut terungkap dalam Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2016 yang merupakan agenda rapat paripurna DPRD Gianyar, Selasa (18/7).

MBP/ist

MBP/ist

PEMKAB BANGLI - Pemkab Bangli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Selasa (18/7), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam Rangka Memperkaya dan Optimalisasi Website Batur Global Geopark untuk Peningkatan Pemasaran Pariwisata Bangli, di ruang Laboratorium Komputer SMKN 1 Bangli.

BPR LESTARI - Sepanjang Semester I 2017, BPR Lestari mencatat kinerja laba yang memuaskan. Laba BPR terbesar kedua di Indonesia ini pada akhir Juni lalu mencapai Rp 94 miliar atau naik 10,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year). Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari, mengatakan walaupun kondisi perbankan cukup sulit pihaknya bersyukur masih mampu mencatatkan laba positif.

UT DENPASAR - Sabtu (15/7) lalu menjadi hari yang bersejarah bagi 775 orang peserta Upacara Penyerahan Ijazah di lingkungan Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT) Denpasar. Pada hari itu, UPBJJUT Denpasar melaksanakan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) Periode I Tahun 2017 bagi 775 wisudawan/wisudawati tingkat Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana di Hongkong Garden Restaurant, Denpasar.

MBP/ist

31 Juli - 6 Agustus 2017

15


POLITIK

Menunggu Nasib Rekomendasi Golkar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat publik tercengang. Orang nomor satu di lembaga legislatif yang juga Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dijadikan tersangka. Setnov diduga ikut menikmati duit korupsi e-KTP yang jumlah mencapai Rp 2,3 triliun lebih. Kasus ini pun mulai dikait-kaitkan dengn rekomendasi Pilgub Bali. Ada yang menduga berpotensi terjadi koreksi atas rekomendasi yang kini dikantongi Ketut Sudikerta. Di lain pihak, kasus Setnov tidak berdampak terhadap Bali.

DEKAN FISIP Universitas Udayana GPB Suka Arjawa ketika dimintai pendapatnya terkait hal ini mengatakan citra Partai Golkar yang terkoyak ini tak akan banyak berimbas pada Partai Golkar Bali. Utamanya jelang Pilgub Bali 2018 yang mengusung Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur. ‘’Orang juga sudah tahu bagaimana track record orang-orang Golkar dari pusat maupun daerah. Jadi kalaupun di pusat ada seperti ini ya… orang juga sudah tahu. Jadi tidak terlalu memengaruhi pola pilih masyarakat Bali pada calon Golkar yang dicalonkan di Bali,’’ ujarnya. Menurut Suka Arjawa, pola pilih masyarakat Bali justru sangat tergantung dari calon itu sendiri. Bagaimana calon dari Partai Golkar mengampanyekan diri dan bersikap di hadapan publik. Di sisi lain, Golkar juga masih memiliki pendukung fanatik. Sel-sel Golkar ini masih cukup potensial menyumbang suara, meski Ketua Umum Golkar di DPP berada di pusaran kasus korupsi. ‘’Pendukung Golkar yang fanatik itu banyak juga di kampung-kampung dan mungkin itu tidak bisa diubah walaupun Setnov seperti itu,’’ tandasnya. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bangli I Wayan Gunawan mengatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan pada Setnov. Secara psikologis memang ada pengaruhnya, namun Partai Golkar tetap solid. Pasalnya, partai ini tidak tergantung pada satu figur saja. ‘’Secara kondusivitas, kami di organisasi kepartaian bisa melakukan program-program kegiatan yang biasalah, tidak ada masalah,’’ ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bali ini. Gunawan menambahkan, kasus Setnov justru membangun motivasi internal Partai Golkar Bali menyambut Pilgub 2018. Mengingat, partai ini akan mengusung calon gubernur dan wakil gubernurnya sendiri. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mengatakan tetap konsisten menjaga soliditas partai di Bali pascapenetapan Setnov sebagai tersangka. Pihaknya meyakini, tantangan yang kini dihadapi Golkar akan bisa dihadapi dengan baik. ‘’Partai Golkar selama ini sudah diuji dan teruji oleh berbagai tantangan dan kami di jajaran kader di bawah meyakini semua bentuk tantangan yang dihadapi Partai Golkar akan bisa diatasi dengan baik,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Bali ini. Sugawa Korry juga menegaskan, penetapan tersangka Setnov tidak akan berpengaruh pada rekomendasi Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur Bali yang diusung Golkar. Keputusan partai itu tidak ada hubungannya dengan kasus Setnov. l Rindra

16

MBP/dok

Sugawa Korry

Partai Golkar selama ini sudah diuji dan teruji oleh berbagai tantangan dan kami di jajaran kader di bawah meyakini semua bentuk tantangan yang dihadapi Partai Golkar akan bisa diatasi dengan baik.

31 Juli - 6 Agustus 2017

16


Perppu Ormas

Strategi Mengawal Keutuhan NKRI PERPPU pembubaran ormas menjadi wacana hangat. Penolakan Perppu ini datang dari oramas dan politisi Senayan. Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) juga didukung banyak pihak. Perppu ini hadir untuk menyelamatkan bangsa. Ormas yang jelas-jelas menentang ideologi Pancasila memang harus diberangus. Penegasan tentang perlunya Perppu ini hadir ditegaskan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK). Ia menegaskan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan kondisi nasional saat ini, menurutnya memungkinkan bagi pemerintah untuk menerbitkan Perppu untuk membubarkan ormas yang bertentangan dengan Pancasila. “Penilaiannya kalau melalui undangundang bisa lama pembahasannya. Sedangkan kondisi nasional saat ini begitu mendesak, apalagi mengancam NKRI,” kata JK. Pembubaran Ormas, menurut JK merupakan hal wajar karena sejatinya telah diatur dalam UU Ormas, sehingga tak perlu ditanggapi secara berlebihan. “Tapi ini kan undang-undang juga, saya kira undang-undang hanya sebagai cara kalau ada Ormas melanggar sesuai izin. Kalau ada organisasi mahasiswa tidak sesuai aturan organisasi, tidak sesuai izinnya, perusahaan pun bisa dibubarkan. Sama aja,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPR bidang Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Fadli Zon menilai penerbitan Perppu Pembubaran Ormas sebagai bentuk pemerintahan diktator gaya baru. “Pembentukan Perppu Tentang

Keormasan secara substantif mengarah pada model kediktatoran gaya baru,” kata politisi yang kerap bertentangan dengan sikap pemerintah ini. Selain itu, menurut Fadli yang juga Wakil Ketua umum Partai Gerindra, terbitnya Perppu ini menjadi preseden bahwa Perppu menjadi alat kesewenangan pemerintah untuk membubarkan ormas-ormas yang kritis terhadap pemerintah dengan mengabaikan mekanisme persidangan lembaga peradilan. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan (ormas) akan memungkinkan kementerian mencabut izin ormas yang dinilai melanggar ketentuan. “Dalam Perppu ada asas contrario actus, maka lembaga yang memberikan izin dan mengesahkan ormas diberikan kewenangan mencabut izin itu manakala ormas tertentu sudah melanggar ketentuan izin,” kata Wiranto. Ia menekankan Pemerintah memberlakukan Perppu itu karena UndangUndang Ormas tidak lagi memadai untuk mencegah munculnya ormas yang bertentangan Pancasila dan UUD 1945. “Organisasinya yang bertentangan dengan Pancasila, mana saja, itu nanti disampaikan oleh lembaga yang mengeluarkan izin, yakni ada di Kemenkumham dan sebagian di Kemendagri,” katanya. l Hardianto Organisasinya yang bertentangan dengan Pancasila, mana saja, itu nanti disampaikan oleh lembaga yang mengeluarkan izin, yakni ada di Kemenkumham dan sebagian di Kemendagri.

31 Juli - 6 Agustus 2017

17

17


KIPRAH

Menjaga dan Melestarikan Bahasa Ibu

O

rang Bali memang sudah mempunyai karakteristik bahasa, budaya dan tradisi yg sangat unik dan tidak dimiliki daerah manapun di dunia. Oleh karena itu, harus terus dijaga dan lestarikan sebagai bentuk bakti kepada para leluhur kita. Hal itu dilontarkan I Dewa Nyoman Alit Swastika, S.Sos. yang sukses menyumbangkan satu medali emas dalam ajang Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional, belum lama ini. Dengan capaian ini, ia dan peserta lainnya dari Bali bisa mempertahankan predikat juara umum yang diraih kontingen Bali pada ajang sebelumnya. Pemuda yang gemar memainkan gender wayang ini mengatakan, tertarik mengikuti ajang dharma wacana berbahasa Bali sebagai aktualisasi dari slogan ajeg Bali yg sering di dengung-dengungkan oleh banyak pihak. “Kita sebagai yowana Hindu Bali wajib menjaga dan melestarikan bahasa ibu atau Bahasa Bali yang merupakan warisan yang maha mulia dari para leluhur kita,” ajaknya. Swastika yang juga sebagai presenter di Bali TV ini mengungkapkan, saat mengikuti ajang di tingkat nasional tersebut, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Ditegaskan, ketekunan dan kedisiplinan memegang peranan paling penting agar apa yang diinginkan berjalan lancar. “Di bidang dharma wacana yang notabene kita menghapal naskah sebanyak enam lembar yang temanya ditentukan H-1 menjelang lomba, memang dibutuhkan skil atau keahlian menghapal,” ujarnya. Putra dari pasangan I Dewa Putu Dana dan I Gusti Ayu Rasini (alm) ini berharap, kegiatan ini tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan intensitasnya menuju kehidupan santhi lan jagadhita. “Di sini juga diperlukan perhatian dari keluarga untuk mengarahkan anak-anaknya mengikuti kegiatan-kegiatan positif seperti Utsawa Dharma Gita ini. Pasalnya, lingkungan keluarga merupakan keran atau bengkel pertama dan utama dalam pembentukan karakter seorang anak,” tegasnya. l Yudi Karnaedi

18

31 Juli - 6 Agustus 2017

MBP/ist


AKTIVITAS

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BANGLI – Bupati Bangli I Made Gianyar melepas ratusan crosser yang berlaga dalam ajang Selulung Wild Adventure Trail (SWAT) di Desa Belantih Kintamani, Minggu (16/7. Acara SWAT sendiri merupakan acara penggalian dana yang dilaksanakan pihak desa adat setempat untuk pembangunan pura, sekaligus untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Desa Selulung dan Belantih.

FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Selasa (18/7) ini hingga Jumat (21/7). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 karat dengan harga promo Rp 1,999 juta. Hal ini diungkapkan Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Senin (17/7).

BUPATI KARANGASEM - Melalui rapat paripurna Senin (17/7) Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyerahkan materi ranperda tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan APBD 2016 ke DPRD Karangasem. Pihak dewan segera membahas ranperda tersebut dan diharapkan sudah tuntas dua pekan ke depan. Rapat paripurna yang dihadiri Forkompinda Karangasem itu sempat molor dua jam dari rencana awal pukul 10.00 wita.

BUPATI JEMBRANA - Serangkaian pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Senduro-Lumajang Jatim, Pemkab Jembrana melaksanakan bhakti panganyar, Sabtu (15/7). Rombongan dipimpin langsung Bupati Jembrana I Putu Artha. Turut hadir Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, unsur PHDI Jembrana serta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana.

31 Juli - 6 Agustus 2017

19


MANCANEGARA

Interpol Bertugas Awasi Dunia

M

ungkin banyak yang sudah mulai mengenal Interpol terutama setelah beberapa kasus buronan Indonesia yang kabur ke luar negeri. Kondisi ini membuat pihak kepolisian Indonesia meminta bantuan kepada Interpol. Nah, apakah itu Intepol? Interpol adalah organisasi polisi kriminal internasional. Kata ‘Interpol’ berasal dari dua kata ‘internasional’ dan ‘polisi’ atau Komisi Kepolisian Internasional. Interpol adalah organisasi ketat non-politik, nonagama, non-rasial di mana pasukan polisi lebih dari seratus negara yang berbeda bekerja sama satu sama lain. Kantor pusat interpol terletak di Paris. Tugas dari Interpol adalah untuk melacak penjahat. Menurut hukum internasional, polisi dari satu negara tidak bisa masuk ke wilayah negara lain untuk menangkap seorang penjahat yang telah melakukan kejahatan atau telah melarikan diri ke sana.

20

31 Juli - 6 Agustus 2017

Interpol membantu dalam situasi seperti ini untuk menelusuri para penjahat. Setiap negara memiliki perwakilan nya di Interpol. Salah satu cara kepolisian lokal meminta bantuan adalah dengan menerbitkan Red Notice. Red notice Interpol ramai dibicarakan. Apalagi setelah Polri mengajukan permintaan Red Notice untuk Habib Rizieq Syihab, yang menjadi tersangka kasus pornografi di Indonesia. Permintaan red notice atas Rizieq bisa jadi masih dikaji oleh Interpol, karena baru saja diajukan oleh Polri. Hingga saat ini, belum ada nama Rizieq di daftar WNI yang masuk red notice Interpol. Dilihat di situs Interpol, pekan ini, ada tujuh orang berkewarganegaraan Indonesia yang masuk daftar red notice. Mereka tersangka berbagai kasus, mulai pembunuhan, kejahatan seksual, hingga pencurian. Mereka yang berada dalam daftar red notice tersebut merupakan tersangka dan

masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diajukan oleh negara lain. Tak satu pun dari daftar WNI itu dicari oleh Indonesia. Laman Interpol menyebut mereka yang masuk dalam daftar red notice ini harus dianggap tidak bersalah (karena masih berupa sangkaan hukum) sampai adanya putusan pengadilan. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, ada empat fungsi utama organisasi Interpol. Pertama, menyediakan layanan komunikasi secara global. Komunikasi global memungkinkan Kepolisian dari negara-negara anggota untuk bertukar informasi secara cepat dan mudah. “Hal ini membuat otoritas Kepolisian memiliki cara efektif dan efisien untuk berbagi serta mengakses informasi secara cepat dan akurat. Layanan komunikasi tersedia 24 jam tidak terputus,” kata Martinus. Fungsi dan tugas utama Interpol kedua ialah menyediakan layanan data operasional


serta database Kepolisian. Basis data tersebut, kata dia, berisi berbagai informasi termasuk data buronan internasional (DPO), data pelaku kejahatan internasional, data dokumen perjalanan yang dicuri atau hilang, data kendaraan yang dicuri, data benda seni/benda berharga yang dicuri, data kapal yang dicuri, data terorisme, data sidik jari, dan data DNA. “Sistem Interpol menyediakan perangkat pelayanan data operasional dan basis data Kepolisian yang mencakup e-ASF (electronic automatic search facility), I- Batch, MIND/FIND (Mobile/Fixed Interpol Network Database), I-Checkit,” katanya. Fungsi ketiga, Interpol menyediakan layanan dukungan operasional Kepolisian. Seperti, operasi penanggulangan terorisme, operasi terorisme dan kejahatan transnasional, operasi penanggulangan perdagangan manusia, operasi penanggulangan obat-obatan ilegal, dan operasi penanggulangan narkoba. “Interpol juga melaksanakan program Integrated Border Management untuk mendeteksi pelaku kejahatan di wilayah perbatasan, CBRNE atau program pencegahan bioterorisme, dan membangun pusat-pusat pelayanan untuk mengakomodasi permintaan bantuan darurat dari negara anggota,” jelasnya. Fungsi terakhir, tambah Martinus, adalah pengembangan kapasitas dan pelatihan. Interpol membantu negara-negara anggota untuk membangun dan meningkatkan kemampuan dalam tindakan Kepolisian dan penegakan hukum. “Program pelatihan bertujuan untuk memperkuat dan mendidik lembaga penegak hukum atas isu-isu tertentu. Seperti pelatihan dan penanganan kejahatan trans-

nasional, pelatihan dan pengembangan teknologi investigasi, dan pelatihan dan pengembangan personil NCB,” tutupnya. Sejarah pembentukan interpol dimulai Setelah Perang Dunia Pertama.Ketika itu kejahatan meningkat pesat di Eropa, khususnya di Austria. Setelah melakukan kejahatan, penjahat yang digunakan untuk pergi ke beberapa negara tetangga dan menyembunyikan diri mereka di sana. Dalam rangka untuk menangkap penjahat tersebut, Johann Scober, Kapolres Wina, yang membuat pertemuan pejabat polisi dari berbagai negara pada tahun 1923. Saat itu di pertemuan ini ada dua puluh negara bersama-sama mendirikan Interpol. Kantor pusat pertamanya ada di Wina dan Johann menjadi presiden pertama. Pada tahun 1938 Jerman menginvasi Austria dan dengan ini masa-masa Interpol tidak berkembang. tetapi Selama Perang Dunia Kedua Interpol tetap aktif. Setelah Perang ini, Flaurent Lovagay, Inspektur Jenderal Polisi Belgia menghidupkan kembali interpol. Karena tidak tersedianya fasilitas yang diperlukan di Belgia, kantor pusat Interpol tidak bisa didirikan di sana. Paris menjadi kantor pusatnya yang baru. Pada tahun 1955, lima puluh lima negara menjadi anggota Interpol. Pada tahun 1956, Interpol diberi konstitusi baru. Interpol membuat Penggunaan caracara ilmiah yang paling modern untuk menangkap penjahat. Untuk melacak dan menangkap pelaku kejahatan adalah satusatunya fungsi organisasi ini. Hal ini tidak dapat digunakan untuk kegiatan politik, militer atau agama. Jadi INterpol memegang peranan yang sangat penting. l Gugiek Savindra

Daftar 7 WNI Masuk Daftar Red Notice: 1. Sahiron Usia Tempat Lahir Kasus Dicari oleh

: 32 Tahun : Bojonegoro : Pembunuhan : Malaysia

2. Abdul Gani Usia Tempat Lahir Kasus Dicari oleh

: 44 Tahun :: Pembunuhan : Malaysia

3. Kastimah Usia Tempat Lahir Kasus Dicari oleh

: 31 Tahun : Banyumas : Narkoba : Malaysia

4. Sulistyowati Yun Usia : 37 Tahun Tempat Lahir : Banyumas Kasus : Narkoba Dicari oleh : Malaysia 5. Sofyan Iskandar Nugroho Usia : 49 Tahun Tempat Lahir : Semarang Kasus: 1 Kasus pencabulan terhadap anak di bawah 14 tahun; 3 kasus kekerasan seksual terhadap anak usia di bawah 14 tahun dan di bawah 10 tahun. Dicari oleh : Amerika Serikat 6. Wati Wijayanti Usia : 27 Tahun Tempat Lahir : Indonesia Kasus : Pencurian Dicari oleh : Malaysia 7. Djatmiko Febri Irwansyah Usia : 35 Tahun Tempat Lahir : Indonesia Kasus : Pembunuhan Dicari oleh : Singapura 31 Juli - 6 Agustus 2017

21


DAERAH

MBP/ist

K

eseriusan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memerangi narkoba bukan isapan jempol dan hangat-hangat tai ayam. Setelah menggerebek Akasaka beberapa waktu lalu, giliran Kafe Bibir di Jalan Pura Demak, Denpasar yang disegel oleh Polda Bali, Minggu (16/7). Dalam penggerebekkan tersebut dikerahkan ratusan anggota dari Direktorat Intelkam, Sabhara, Reserse Kriminal Umum dan sebagai leading sector Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali. Selain memasang police line di kafe tersebut, mobil rantis juga disiagakan di sana. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, sebelum disegel dilaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Minggu dini hari dan melibatkan 223 personel, dipimpin Wakil Direktur (Wadir) Reserse Narkoba Polda Bali AKBP Sujarwoko didampingi Wadir Reserse Kriminal Khusus AKBP Ruddi Setiawan dan Wadir Sabhara Polda Bali AKBP Drs. I Nengah Subagia. Dikatakan, keberhasilan operasi ini karena pihaknya sangat merahasiakan sasaran operasi. ‘’Tujuan operasi dapat berjalan dengan lancar dan menemukan hasil yang diinginkan, terutama narkoba,’’ ujarnya. Dengan perencanaan yang matang, operasi dapat berjalan lancar dan petugas melakukan tes urine terhadap 21 pengunjung serta karyawan kafe tersebut. Hasil penggeledahan, petugas juga mengamankan ekstasi, bekas lintingan ganja yang telah dipakai, beberapa plastik

22

31 Juli - 6 Agustus 2017

Ratusan polisi dikerahkan saat menggerebek dan menyegel Kafe Bibir, Minggu (16/7).

klip kecil bekas pembungkus sabu-sabu (SS), bong, satu senjata tajam, sejumlah catridge airsoft gun dan alat DJ. ‘’Ini merupakan komitmen Polda Bali, khususnya Bapak Kapolda dalam memerangi narkoba di Bali. Sejak beliau menjabat, salah satu progam prioritasnya memerangi narkoba,’’ ujar Hengky Widjaja. Selain menyasar narkoba, tim gabungan yang dipimpin Wadir Direktorat Resnarkoba AKBP Sudjarwoko melakukan pemeriksaan dokumen. Hasilnya, ternyata Kafe Bibir tidak dilengkapi dokumen perizinan. Oleh karena itu petugas melakukan penyegelan dengan pemasangan police line untuk menghentikan sementara operasional tempat hiburan tersebut. ‘’Ini (tanpa izin-red) yang terungkap. Kami akan berkoordinasi dengan istansi terkait, terkait hal ini. Operasi seperti ini akan terus dilakukan dan bila ada tempat hiburan malam sama seperti ini, pasti disegel juga,’’ tegas Hengky Widjaja. Sama seperti di Akasaka, setelah memasang police line polisi memarkir mobil rantis di sana. Hingga saat ini belum bisa dipastikan sampai kapan mobil tersebut siaga di sana. ‘’Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi kafe itu dipasang police line, agar TKP tidak rusak karena masih dalam proses penyidikan,’’ kata mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini. Konsentrasi petugas sempat terganggu karena ada pengunjung nyaris over dosis (OD) narkoba. ‘’Pengunjung yang hampir

OD itu langsung dibawa ke RS Trijata,’’ kata sumber di Polda Bali. Dari 21 orang yang dites urine, kata sumber yang enggan disebut identitasnya ini, hampir semuanya positif mengonsumsi barang terlarang tersebut. Selanjutnya mereka dibawa ke Mapolda Bali. Sebelumnya di Kafe Bibir juga sempat terjadi sejumlah kasus. Pada April 2008, pemilik Kafe Bibir berinisial GA ketahuan membawa senjata api saat anggota Polda Bali menggelar sweeping di tempat usaha tersebut. Namun GA menyatakan pistolnya itu legal karena mengantongi surat resmi kepemilikan, yaitu izin penggunaan peluru karet pistol model Wather PP kaliber 9 mm/T2277, Nopol SIPSPK/1431-1/III/2008. Surat berlaku hingga 2 Maret 2009 dan dikeluarkan oleh Kabag Intelkam Mabes Polri Brigjen Pol Drs. Saleh Saaf bernopol R/22/II/2008 tertanggal 15 Febuari 2008. Selanjutnya pada 12 Agustus 2011, pasukan Polda Bali menggerebek kafe yang berlokasi di Jalan Pura Demak, Denpasar Barat itu dan berhasil mengamankan 232 ekstasi, 53 botol miras impor dan 17 orang dibawa ke Polda. Sementara itu, operasi gabungan BNNP Bali dan BNNK beserta jajarannya juga sempat melaksanakan operasi subuh di Kafe Bibir, Minggu (28/5) lalu. Setelah pengunjung, karyawan dan pemandu lagu yang berjumlah 57 orang dites urine, ternyata 38 orang positif mengkonsumsi narkotika. l Kertanegara


Satpol PP Cek Kelengkapan Izin Kafe Bibir PASCAPENGGEREBEKAN Kafe Bibir yang berlokasi di Jalan Pura Demak, Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denbar oleh Polda Bali, Minggu (16/7) lalu, Satpol PP Kota Denpasar langsung mengecek kelengkapan izin dari kafe tersebut. Namun, petugas tidak bertemu dengan manajemen ataupun pemilik kafe tersebut. Kabid Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Denpasar Made Poniman mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan datang ke lokasi untuk mengecek kelengkapan izin kafe ini. ‘’Kami hanya bertugas sesuai dengan SOP biar tidak menyalahi aturan dengan tetap menghormati proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Jika Kafe Bibir menyalahi aturan, pasti akan kami tindak,’’ katanya, Selasa (18/7). Sementara itu, Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non-Perizinan IGA Putri Yadnyawati mengaku selama

ini belum pernah masuk di sistem. ‘’Sampai saat ini permohonan pengurusan izin terkait kegiatan ini belum masuk ke sistem. Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu terkait dengan perizinan yang dimiliki Kafe Bibir selama ini. Namun, saat ini kami hanya menemukan izin keramaian saja,’’ katanya. Di sisi lain, Kepala Dusun Batannyuh I Nyoman Sunarta mengatakan, Kafe Bibir sudah berdiri sejak 1995 lalu. Menurutnya, kafe ini hanya mengantongi izin keramaian dari Kepolisian Resort Kota Denpasar dengan Nomor : SI/307/ VII/2017/IK yang dikeluarkan di Denpasar pada tanggal 4 Juli 2017. Surat izin ini diperuntukkan untuk kegiatan, bentuk/ macam yakni keramaian/kafe, dengan rentang waktu 4 Juli sampai 4 Agustus 2017. ‘’Dalam hal ini, kapasitas saya selaku kadus. Yang penting tidak terjadi keributan di lingkungan ini, makanya kafe ini hanya mengantongi izin keramaian

saja. Masalah izin yang lainnya, saya juga kurang tahu,’’ kata Sunarta. Dihubungi terpisah, Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi pada Bagian Humas dan Protokol Sekda Kota Denpasar I Wayan Hendaryana menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar dan tim gabungan selama ini telah rutin mengadakan sidak, terlebih ada pengaduan dari masyarakat. ‘’Dalam hal ini, kami mengharapkan partisipasi dari masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta tertib administrasi di lingkungannya masingmasing,’’ imbuhnya. l Asmara Putera Beberapa polisi berjaga di depan Kafe Bibir yang berlokasi di Jalan Pura Demak, Denpasar, Selasa (18/7). Kafe ini disegel sejak penggerebekan dan ditemukannya beberapa narkoba beserta alat hisapnya.

31 Juli - 6 Agustus 2017

23


K E S E H ATA N

Radang Sendi Lebih Baik daripada

R

adang persendian atau yang dikenal sebagai osteoartritis (OA) merupakan salah satu penyakit sendi yang paling umum terjadi dan salah satu penyebab terbanyak kecacatan di negara berkembang. Terdapat sekitar 14 % penderita OA di Indonesia menurut laporan Riskesdas 2007. Jumlah penderita OA meningkat seiring dengan bertambahnya usia sehingga pada masa yang akan datang dunia kedokteran akan mendapatkan tantangan lebih besar. Osteoartritis merupakan penyakit sendi yang sifatnya lama atau berulang (kronis) dan berkaitan dengan kerusakan kartilago/ tulang rawan sendi. Pada prosesnya OA melibatkan semua jaringan yang membentuk sendi sinovial, termasuk tulang rawan sendi, tulang subchondral, tulang metafise, cairan sinovium, ligamen, kapsul sendi, dan otot-otot yang bekerja melalui sendi.Penyakit ini bersifat progresif lambat, ditandai dengan adanya

24

31 Juli - 6 Agustus 2017

encegah engobati

degenerasi tulang rawan sendi, hipertrofi tulang pada tepinya, ruang antar sendi menyempit, pembentukan tulang baru (osteofit) yang tajam dan berkurangnya cairan sendi. Sendi-sendi yang paling sering terserang oleh OA adalah sendi yang memikul beban tubuh seperti lutut, panggul, vertebra (tulang belakang) dan pergelangan kaki dan tangan. Osteoartritis dibedakan menjadi OA primer dan OA sekunder. Dikatakan OA primer atau OA idiopatik jika OA tidak diketahui penyebabnya dan tidakada hubungannya dengan penyakit sistemik maupun proses perubahan lokal pada sendi. Osteoartritis primer sering kali dihubungkan dengan proses penuaan. Sedangkan OA sekunder adalah OA yang akibatkan adanya kelainan endokrin, inflamasi, metabolik, pertumbuhan dan imobilisasi yang lama. Osteoartritis primer inilah yang sering dijumpai pada usia tua. Tulang rawan sendi(kartilage) secara

umum berfungsi untuk membuat gerakan sendi bebas gesekan karena terendam dalam cairan sinovial dan sebagai “absorb shock� atau penahan beban dari tulang.Secara normal, tulang-tulang rawan sendi mengalami proses remodeling dan memproduksi matriks baru untuk memperbaiki diri akibat jejas mekanis maupun kimiawi.Proses perbaikan ini dipengaruhi oleh suatu faktor pertumbuhan seperti insulin-like growth factor (IGF-1), transforming growth factor b (TGF-b) dan coloni stimulating factor (CSFs). Pada OA, proses remodeling ini terganggu, terjadi ketidakseimbangan antara penurunan rangsangan untuk sintesis matriks baru dengan meningkatnya degenerasi matriks oleh agen inflamasi. Jejas mekanis dan kimiawi diduga merupakan faktor penting yang merangsang terbentuknya molekul abnormal dan produk degradasi kartilago di dalam cairan sinovial sendi yang mengakibatkan terjadi inflamasi


ringan pada sendi, kerusakan kondrosit, dan nyeri. Jejas mekanik dan kimiawi pada sinovial sendi terjadi multifaktorial antara lain karena faktor umur, humoral, genetik, obesitas, stress mekanik atau penggunaan sendi yang berlebihan, dan defek anatomik. Gejala yang paling sering membawa penderita OA ke dokter adalah nyeri sendi. Nyeri pada sendi diakibatkan lepasnya mediator-mediator kimiawi, peregangan tendon atau ligamen dan kekakuan (spasme) otot-otot ekstra artikuler karena beban yang berlebihan serta karena osteofit yang menekan periosteum dan radiks saraf. Nyeri akan semakin bertambah jika bergerak dan sedikit berkurang dengan istirahat. Gejala lain OA adalah kekakuan sendi di pagi hari atau setelah istirahat lama (imobilitas), namun biasanya berlangsung kurang dari 30 menit. Diagnosis OA didasarkan pada gejala dan tanda klinis dan pemeriksaan rongent (radiologis) meliputi (1) hambatan gerakan sendi yang bersifat konsentris (seluruh arah gerakan) maupun eksentris (salah satu arah gerakan saja). Keterbatasan gerak biasanya berhubungan dengan pembentukan osteofit, permukaan sendi yang tidak rata akibat kehilangan tulang rawan sendi yang berat atau spasme dan kontraktur otot periartikular, (2) suara krepitasi akibat gesekan kedua permukaan sendi saat sendi digerakkan atau dimanipulasi secara pasif, (3) pembengkakan sendi yang asimetris karena adanya osteofit dan efusi sendi yang minimal, (4) tandatanda peradangan pada sendi seperti nyeri tekan, rasa hangat yang merata dan warna kemerahan, namun sifatnya tidak menonjol dan timbul belakangan, (5) perubahan bentuk (deformitas) sendi yang permanen dan perubahan gaya berjalan. Sedangkan gambaran radiografi yang menyokong diagnosis OA yaitu penyempitan celah sendi, peningkatan densitas (sclerosis) tulang subkondral, osteofit pada pinggir sendi dan perubahan struktur anatomis sendi. Namun harus diingat, bahwa pada awal penyakit radiografi sendi seringkali masih normal. Hasil pemeriksaan laboratorium pada OA biasanya tidak banyak berguna. Apa sajakah faktor risiko sehingga terjadi OA? p Usia, risiko meningkat seiring bertambahnya usia. p Perempuan lebih berisiko daripada laki-laki setelah usia di atas 50 tahun (setelah menopause). Di bawah usia 45 tahun frekuensi OA kurang lebih sama antara lakilaki dan perempuan. p Faktor keturunan atau genetik meningkatkan presdiposisi OA.

p Kegemukan dan penyakit metabolic. p Pekerjaan berat dengan pemakaian satu sendi yang terus menerus meningkatkan risiko OA. p Riwayat cedera sendi yang tidak diobati secara tuntas. p Kelainan bawaan dan deformitas anatomis sendi. Prinsip pengobatan pada OA meliputi terapi non-farmakologis (tanpa obat-obatan), terapi farmakologis, dan terapi pembedahan. Terapi non-farmakologis meliputi (1) edukasi pasien mengenai penyakitnya dan bagaimana menjaga kualitas hidup pasien walaupun OA tidak dapat disembuhkan, (2) terapi fisik dan rehabilitasi medik, (3) penurunan berat badan mendekati berat badan ideal untuk mengurangi beban dan stres pada sendi, serta membantu pemulihan sendi yang mengalami OA. Terapi non farmakologis lainnya, yaitu dengan penggunaan beban untuk menyangga sendi yang mengalami nyeri dan ketidakstabilan sendi. Terapi farmakologis meliputi: (1) obat untuk meredakan rasa nyeri meliputi golongan acetaminophen, obat anti inflamasi nonsteroid, analgesik topikal; (2) injeksi steroid intraartrikular, karena kejadian inflamasi kadang dijumpai pada pasien OA sehingga kortikosteroid intraartikular dapat mengurangi rasa sakit namun hanya dalam waktu singkat (3) penggunaan chondroprotective agent yaitu obat-obatan yang dapat menjaga atau merangsang perbaikan tulang rawan sendi pada pasien OA atau dikenal dengan Disease Modifying Anti Osteoarthtritis Drugs (DMAODs). Sampai saat ini yang termasuk dalam kelompok obat ini adalah: tetrasiklin, asam hialuronat, kondroitin sulfat, glikosaminiglikan, vitamin-C, superoxide desmutase Terapi pembedahan dilakukan untuk mengatasi nyeri sendi yang persisten dan

tidak dapat ditangani dengan obat juga untuk melakukan koreksi apabila terjadi deformitas sendi yang mengganggu aktivitas seharihari. Tindakan operasi seperti arthroscopic debridement, joint debridement, dekompresi tulang, osteotomi, dan artroplasti merupakan tindakan yang efektif. Mengingat tidak ada terapi yang benarbenar dapat menyembuhkan OA, banyak penelitian dilakukan untuk mempelajari fungsi latihan otot sebagai upaya pengobatan dan pencegahan OA. Data menyebutkan bahwa berkurangnya massa otot (atrofi otot) merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya OA. Latihan yang teratur sangat disarankan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan OA karena dapat meningkatkan massa otot dan memperbaiki fungsinya, oleh karena itu motivasi pasien untuk memulai dan disiplin melakukan latihan merupakan hal yang penting. Banyak pasien yang berhenti melakukan latihan karena keluhan nyeri sendi. Pada kasus tersebut konsumsi obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan kepatuhan pasien. Disarankan untuk melakukan latihan atau olahraga yang tidak menimbulkan stress yang mendadak pada sendi. Olahraga yang dianjurkan setidaknya dengan durasi selama 30 menit, lima kali dalam seminggu meliputi latihan dengan intensitas rendah sampai sedang dapat berupa peregangan otot, aerobik, jalan cepat, bersepeda,berenang, dan olahraga yang dilakukan di dalam air untuk menjaga kelenturan sendi dan menguatkan otot-otot yang menyokong sendi. Penelitian menyebutkan bahwa latihan dapat menimbulkan efek protektif pada tulang rawan sendi dan mengurangi efek peradangan. Sehingga latihan atau olahraga yang rutin dan teratur sangat efektif untuk mencegah terjadinya OA. l dr. I Gusti Ayu Nyoman Sri Ariani Putri Bertugas di Puskesmas Buleleng 1

31 Juli - 6 Agustus 2017

25


LENSA

SAMPAH

Petugas tengah menarik sampah di Depo sampah Monangmaning, Denpasar agar tidak meluber ke badan jalan. Untuk penanganan sampah berbasis lingkungan, tahun ini DLHK Denpasar menargetkan terbentuknya 200 bank sampah.

Bali Post/eka

26

31 Juli - 6 Agustus 2017


OLAHRAGA

MBP/formula1.com

Piranti pengaman kokpit Halo, diuji coba di mobil Ferrari.

Kontroversi Pemakaian Halo

F

ormula 1 memutuskan akan menggunakan piranti pengaman halo pada balapan musim depan. Benda berupa batangan pipa yang dipasang pada kokpit mobil itu dirancang untuk menghindarkan pembalap dari kemungkinan terkena benda melayang dalam kecepatan tinggi. Keputusan itu langsung ditanggapi legenda F1 Niki Lauda. Pria yang juga orang penting tim Formula 1 Mercedes itu menyebutkan keputusan itu sebagai sebuah kesalahan. “Kami telah mencoba Halo, Red Bull menguji Aeroscreen dan Ferrari menjajal Shield, piranti pengaman kokpit. Tak satu pun meyakinkan 100 persen. Anda harus membuat keputusan dalam permasalahan seperti ini. Halo adalah keputusan keliru,” ujar Lauda, mantan juara dunia tiga kali dan pensiun dari F1 pada 1985. Keputusan tentang pemakaian Halo ini juga dianggap telah merusak “DNA of a Formula One car.” Sejauh ini badan otomotif internasional FIA telah berhasil menciptakan balapan

yang semakin aman bagi pelakunya. Benda melayang yang membahayakan pembalap juga semakin minimal karena penemuan teknologi ban-ban baru yang semakin mencengkeram ke lintasan. Kecelakaan bisa ditekan. “Kami berusaha keras mendapatkan penonton baru dengan menghasilkan mobil lebih cepat dan dekat dengan penonton. Sekarang, hancur berantakan karena terlaku reaktif,” tegasnya. Menanggapi keputusan pemakaian Halo itu, mantan pembalap F1 Belanda Giedo van der Garde mengunggah di Twitter gambar dirinya dengan sandal di atas kepalanya. Tak ada bedanya antara model piranti itu dengan tali pada sandal. Sementara mantan pembalap F1 Alex Wurz yang juga pejabat Asosiasi Pembalap F1 (GPDA), menyujui keputusan itu kendati menyebut bentuknya tidak estetik, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

31 Juli - 6 Agustus 2017

27


OLAHRAGA

Keluar dari Bayang-bayang Messi TAK bisa dipungkiri Neymar berada di bawah bayangbayang Lionel Messi di klub Barcelona. Keinginan eksis dan gaya hidup pemain Brazil itu di luar lapangan membuat petinggi klub mulai khawatir akan masa depan pemain itu. Jika kemudian muncul tawaran menggiurkan baik Neymar maupun Barca bisa berubah rencana. Berulang kali Presiden Barca Josep Bartomeu menegaskan pihaknya tidak akan menjual Neymar. Penyerang Brazil itu menjadi aset penting tim Katalan itu bersama Messi dan Luis Suarez yang dikenal sebagai trio maut itu di Liga Spanyol dan Eropa. Belakangan muncul penawaran sebesar 196 juta pound dari klub kaya Prancis Paris Saint Germain untuk Neymar itu. Di sisi lain, Barca menginginkan bek PSG Marco Veratti untuk memperkuat lini belakang, laporan Associated Press. Dengan uang sebesar itu, Barca juga bisa menambah pemain dengan mendatangkan incarannya penyerang muda Monaco Kylian Mbappe. Sejak digadang-gadang bakal menjadi pemain terhebat dan mengalahkan yang lain pada 2013, Neymar tak berkutik di Nou Camp. Ia kalah produktif dibandingkan Messi dan Suarez. Bahkan dibandingkan Gareth Bale (Real Madrid) ia pun kalah nama. Kondisi ini diluar prediksi petinggi Barca yang memiliki harapan tinggi atas pemain berusia 25 tahun itu. Barca mengeluarkan dana 48,6 juta pound untuk memindahkan Neymar dari klub Brazil Santos. Sepanjang 186 pertandingan ia menghasilkan 105 gol dan dinilai masih memiliki masa depan yang cemerlang. Kehebatannya kembali muncul saat mencetak dua gol dan

Penyerang Barcelona Lionel Messi (kiri) dan Neymar mempromosikan seragam terbaru klub katalan itu di Tokyo pada pertengahan Juli.

28

31 Juli - 6 Agustus 2017

membuat assist pada laga Barca vs PSG di Nou Camp. Semua terjadi dalam hitungan menit sebelum Barca menang 7-6 sebelum pertandingan babak perempatfinal Liga Champions itu berakhir. Barca lolos dramatis dan dikenang sejarah, Neymar juga. Ironinya, Neymar merayakan kesuksesan itu dengan berpesta bersama sahabatnya pembalap Formula 1 Inggris Lewis Hamilton. Beberapa pekan kemudian, ia dikartu merah saat Barca kalah 0-2 dari Malaga. Ia sempat bentrok dengan pejabat pertandingan dan diberi sanksi tak boleh bermain. Hasilnya ia absen di Clasico melawan Real Madrid, duel yang selama ini dianggap sebagai tolak ukur siapa yang terhebat di Spanyol. Messi menjadi pahlawan pada laga itu dengan menciptakan gol menit ke-92 dan tak bisa dipungkiri dia memang nomor 1 di Barca. Maka semakin sulitlah Neymar menggulingkan rival sekaligus sahabatnya itu. Tidak hanya dengan Hamilton, Neymar juga kerap dikunjungi penyanyi Kanada Justin Beiber saat liburan. Sejumlah petinggi Barca mengingatkan bahwa gaya hidup Neymar pantas dicermati supaya kariernya tidak lekas terperosok, meski mereka juga tak bisa membatasi kehidupan pemain itu. Mantan pelatih Barca Luis Suarez pun mengakui bahwa popularitas Neymar terlalu cepat meroket saat usianya masih muda. “Padahal, Messi masih mempunyai keajaiban diusianya yang ke-30 dibandingkan rekannya yang lebih muda itu,� ucapnya suatu kali, laporan koran Daily Mail. l Yudi Winanto

MBP/ap


Putra Tresna U-14

‘‘Hattrick’’ ke Pentas Nasional TIDAK mudah untuk bisa menjadi juara. Tetapi bagi tim sepak bola Putra Tresna, Denpasar, tampil sebagai yang terbaik itu tidak begitu sulit. Buktinya, mereka sukses tiga kali berturutturut (hattrick) menjuarai turnamen U-14 Piala Menpora Rayon Bali, yaitu tahun 2015, 2016 dan 2017, sehingga berhak melenggang ke pantas nasional. Pada 2015, anak-anak Putra Tresna merumput di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta dan finis di babak 16 besar nasional. Pemain yang diturunkan antara lain Komang Teguh Trisnanda (sekarang masuk SMA Ragunan dan Timnas U-16 Menpora), Deddy Nova Tri Gunawan, Arya Suka Widana (timnas U-16 PSSI), Brilian Neigieta (kapten timnas U-16) dan kiper Damar Gozali. Tahun lalu, Putra Tresna kembali mewakli Bali ke putaran nasional Piala Menpora di Sidoarjo, Jawa Timur. Kali ini materi pemainnya seperti Teguh Trisnanda, Deddy Nova Tri Gunawan dan Damar Gozali. ‘’Kami merebut juara nasional dan menyandang predikat tim fair-play,’’ sebut pelatih Dede Mahatma Darma di Denpasar pekan lalu. Saat final Rayon Bali 2015 dan 2016, Putra Tresna meraih juara dengan susah-payah, sebab harus melakoni babak adu penalti. ‘’Pada 2015, kami juara setelah mengalahkan Perst Tabanan, selanjutnya pada 2016 meladeni Mandala United,’’ kenang Dede. Sementara tahun ini, Putra Tresna juara usai menundukkan Jima dengan skor 2-0 di

laga pamungkas. Sebagai persiapan menghadapi putaran nasional 2017 di Magelang, September mendatang, Putra Tresna bakal menggelar seleksi pemain guna memperkuat tim yang dihuni Kadek Silva, Deddy Nova Tri Gunawan, Satria Lolak, De Amo, Rai Silaharta dan kawan-kawan. ‘’Target kami lebih baik dari tahun lalu, yakni tembus final,’’ katanya. Dede bangga mantan asuhannya yang jebolan Putra Tresna bertebaran memperkat tim elite. Sebut misalnya Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC dan Timans U-22), Wayan Ekananda (PSMS Medan), Robby K. (Persiba Balikpapan), kiper Putu Pager Wirajaya (Persikad Depok), Si Kembar Yoga-Yogi, Harleem, Juli, Wahyu, Esa, Agung Widnyana (Bali United U-19), Made Andika Otong Wijaya dan Samsul Pelu (Bali United senior). Pemilik Putra Tresna, I GAN Anom Jaksa Saputra, membina pesepak bola sejak di SSB, bukan sekadar mengajari ilmu bermain bola. Dirinya membekali para pemain nilai sopan-santun, moral dan etika agar kelak menjadi manusia yang berkarakter dan berbudi luhur. ‘’Saya yakin tak semua siswa SSB jadi pemain bola. Meskipun mereka menekuni berbagai profesi, kalau bekerja dengan moral dan etika yang baik, pasti disayang komandan atau atasan,’’ paparnya. l Daniel Fajry

MBP/nel

Tim Putra Tresna U-14 menjadi juara Piala Menpora Rayon Bali 2017.

31 Juli - 6 Agustus 2017

29


OLAHRAGA

MBP/nel

Enam atlet putra dan putri (SD, SMP, SMA/SMK) dipilih sebagai atlet terbaik dalam Porjar Bali 2017 di Denpasar.

Porjar Bali 2017

Denpasar Belum Tergoyahkan PEKAN Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2017 digelar di Kota Denpasar, 1-6 Juni lalu. Tidak ada kejutan yang terjadi dalam ajang untuk atlet tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se-Bali ini. Kontingen tuan rumah Denpasar belum tergoyahkan sebagai yang terkuat di Bali dengan kembali tampil menjadi juara umum mengungguli delapan kontingen lainnya. Sejak berpisah dari Kabupaten Badung, Denpasar selalu menjadi juara umum Porjar Bali. Bukan hanya itu, kontingen Denpasar meninggalkan jauh lawan-lawannya dalam pengumpulan medali baik emas, perak dan perunggu. Tahun ini, Denpasar merebut 161 emas, 139 perak dan 131 perunggu (belum termasuk medali dari cabang olahraga pencak silat). Kontingen Badung yang bercokol di peringkat kedua menggondol 116 emas, 105 perak dan 112 perunggu. Selanjutnya Buleleng di peringkat ketiga mendulang 74 emas, 66 perak dan 44 perunggu disusul Gianyar (33-35-54), Bangli (25-26-37), Klungkung (19-33-55), Jembrana (18-17-49), Karangasem (16-22-45) dan Tabanan (14-33-65) di posisi terakhir atau kesembilan. Porjar Bali 2017 diikuti 4.845 atlet pelajar putra dan putri dari Kota Denpasar dan delapan kabupaten. Mereka turun pada 25 cabang olahraga (cabor) yang esmi dipertandingkan serta empat cabor ekshibisi. Keunggulan Denpasar tidak hanya terjadi saat menjadi tuan rumah atau tampil di daerah sendiri. Ketika Porjar Bali diadakan di kabupaten pun, atlet pelajar Denpasar sulit dibendung. Seperti pada Porjar Bali di Jembrana dan Buleleng beberapa tahun lalu, sebagai uji coba kedua kabupaten ini menjelang menjadi tuan rumah

30

31 Juli - 6 Agustus 2017

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, gelar juara umum tetap menjadi milik Denpasar. Denpasar pantas berjaya karena atletnya merajai perolehan medali hampir semua cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Atlet tuan rumah juga mengukir sejumlah rekor baru. Prestasi ini dicapai bukan dengan cara instan, melainkan pembinaan rutin di sekolah, klub dan pengurus kota (pengkot) cabor masing-masing. Selain itu, Pemkot Denpasar kontinyu menggelar Piala Wali Kota untuk setiap cabor yang bernaung di bawah KONI Denpasar. Ajang ini lebih banyak diikuti pelajar guna menjaring atlet-atlet muda untuk pelapis atau penerus prestasi seniornya. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat menutup Porjar mengharapkan para juara nantinya mampu berprestasi untuk kota/ kabupaten masing-masing di Porprov, membela Bali berkiprah di kancah nasional dan mengusung nama Indonesia di pentas internasional. Event nasional paling dekat yang akan diikuti atlet junior Bali adalah PON Remaja II/2018 di Kalimantan Timur. Yang kurang dari pelaksanaan Porjar Bali adalah dalam beberapa tahun terakhir selalu digelar di Denpasar. Ini tentu kurang baik untuk pembinaan dan pemerataan prestasi atlet serta pembangunan fasilitas olahraga. Tetapi masalahnya kabupaten-kabupaten terbentur pendanaan dan sarana prasarana olahraga. Padahal Pelaksana Tugas Kadispora Bali Tia Kusuma Wardhani mempersilakan kabupatankabupatan mengajukan permintaan menjadi tuan rumah Porjar. l Mawa


A KT I V I TA S

MBP/ist

IHDN DENPASAR - Dalam upaya mendukung kemajuan almamater, pembangunan masyarakat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah gerusan paham-paham radikalisme, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar pemberdayaan alumni IHDN Denpasar, Jumat (14/7). Kegiatan yang dilaksanakan di Gong Bali Resto, Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar tersebut melibatkan 200 orang alumni IHDN Denpasar dari berbagai angkatan dari seluruh kabupaten/kota se-Bali.

MBP/ist

MBP/ist

KOPPAS SRINADI - Sukses mengelola dan mengembangkan Koperasi Pasar (Koppas) Srinadi Klungkung, serta berkat komitmennya dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta kembali didaulat menjadi narasumber di tingkat nasional. Kali ini dalam Kongres Koperasi Indonesia III di kota Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (13/7). Kongres yang merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 ini, dihadiri berbagai stakeholder koperasi seluruh Indonesia.

RANPERDA - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyepakati sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan empat Dokumen Penganggaran Daerah yang disampaikan Bupati Badung pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Senin (10/7). Namun, ada beberapa hal yang diusulkan, salah satunya pembangunan SMP negeri di Kabupaten Badung. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi di Ruang Uttama Gosana, Rabu (12/7).

PKK DENPASAR - PKK Kota Denpasar kembali meraih penghargaan tertinggi tingkat nasional dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK. Prestasi ini tidak terlepas dari komitmen Ketua Tim Peggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra bersama Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Iswara, beserta seluruh pengurus serta kader maupun masyarakat yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap semua program PKK di Kota Denpasar.

MBP/ist

31 Juli - 6 Agustus 2017

31


PENDIDIKAN

Rp 3,3 Miliar untuk Buku Perpustakaan SD

M

endukung pelaksanaan Kurikulum 13, setiap sekolah khususnya di jenjang sekolah dasar harus memiliki perpustakaan. Hal ini untuk mendukung pola pengajaran siswa di luar mata pelajaran yang didapat. Sayangnya, tidak semua SD di Tabanan memiliki perpustakaan. Kalaupun punya, koleksi buku yang ada sangat jauh dari kata memadai. Terkait hal tersebut pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk penyediaan buku perpustakaan. Kabupaten Tabanan sendiri mendapatkan anggaran DAK sebesar Rp 3,3 miliar. “Tahun ini kita dapat DAK SD dari pusat, tapi lebih banyak untuk pengadaan buku dibandingkan fisik. Sedangkan untuk SMP sebaliknya lebih banyak fisik dibandingkan pengadaan buku,” ujar Kadisdik Tabanan I Wayan Adnyana, belum lama ini. Menurut Adnyana, pengadaan buku perpustakaan di tingkat SD sangat penting untuk mendukung pelaksanaan Kuri-

MBP/puspadewi

Wayan Adnyana

kulum 13. Di samping itu, juga untuk menyukseskan program gemar membaca yang merupakan terobosan Disdik Tabanan setiap Sabtu atau saat jam pelajaran kosong. Dengan jumlah anggaran yang di-

berikan oleh pusat tersebut, pejabat asal Marga ini mengatakan baru bisa untuk 66 SD dari total keseluruhan SD di Kabupaten Tabanan yang mencapai 326 SD tersebar di 11 kecamatan. Adnyana menambahkan, 66 SD calon penerima pengadaan buku tersebut ratarata akan mendapatkan bantuan Rp 50 juta dengan jumlah buku sebanyak 850 buku. “Di samping buku penunjang kurikulum juga akan diisi buku-buku penunjang pembelajaran lainnya. Intinya, bagaimana agar dengan penyediaan fasilitas perpustakaan ini, ke depan siswa lebih banyak mengisi jam kosong dengan membaca,” tegasnya. Adnyana menambahkan, anggaran DAK penyediaan buku untuk SD ini sudah masuk proses lelang di ULP Pemkab Tabanan. Meski proses lelang dilakukan di Kabupaten, tetapi semua aturan dibuat pusat. “Setiap daerah hanya melaksanakan saja,” tegasnya. l Puspadewi

Siswa Diajak Perangi Isu Anti-Pancasila KEUTUHAN Pancasila sebagai ideologi bangsa saat ini terus diuji. Berbagai isu anti-Pancasila semakin kuat, mempengaruhi setiap warga, khususnya generasi muda. Guna mencegah pengaruh negatif ini semakin besar, TNI turun ke sekolah-sekolah untuk menegaskan kembali bahwa Pancasila tak akan tergantikan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seperti yang dilakukan di Kecamatan Kubu, belum lama ini, ratusan siswa di SMPN 5 Kubu dikumpulkan untuk menegaskan kembali Pancasila sebagai dasar negara. Danramil Kapten Infantri I Ketut Kamiyasa dari Koramil 1609-01/Buleleng mengatakan, degradasi moral yang terjadi pada suatu bangsa disebabkan karena hilangnya jati diri bangsa itu sendiri. Oleh karena itu, ia mengajak ratusan siswa SMPN 5 Kubu sebagai generasi muda Indonesia untuk senantiasa mempertahankan Pancasila yang menjadi jati diri dan identitas luhur bangsa Indonesia. Di samping itu, ia juga mengimbau agar tidak terlena dalam pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan dapat menyaring budaya yang masuk ke Indonesia, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak pudar dan luntur. “Generasi mudalah yang mempunyai peran penting nantinya untuk menjunjung tinggi dan meneguhkan Pancasila,” katanya.

32

31 Juli - 6 Agustus 2017

Danramil lainnya dari Koramil 1623-08/Kubu Kapten Infantri I Wayan Suatma menegaskan, pemahaman terhadap Pancasila harus dibarengi dengan wawasan kebangsaan mengenai Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Menurutnya, PPNB sangat perlu diajarkan dan dimplementasikan sedini mungkin untuk mewujudkan warga negara Indonesia yang senantiasa selalu menjaga keutuhan NKRI. Warga negara ini mesti memiliki tekad, sikap dan tindakan yang tepat. Sifat-sifat demikian, dapat menghapus segala ancaman dari manapun dan kapanpun, baik dari dalam ataupun dari luar negeri, yang membahayakan Indonesia. Termasuk bahaya terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945. “Wawasan kebangsaan harus diajarkan dan diimplementasikan di berbagai kalangan di seluruh Indonesia” tambah Suatma. Di tengah-tengah acara seminar, kedua Danramil tersebut meminta siswa siap menjadi warga negara Indonesia seutuhnya. Warga negara yang sadar akan keberadaan bangsanya dan senantiasa berjuang untuk memajukan negaranya. l Bagiarta


A KT I V I TA S

MBP/ist

STIKES WIRA MEDIKA - Mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali kembali meraih prestasi di tingkat Nasional. Kali ini salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam bidang pencinta alam yaitu Mapala Tresna Ring Gumi membuat kejutan dengan menjadi juara I Lomba Susur Pantai Nasional yang diadakan 16 Juli 2017. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dua tahunan yang diselenggarakan oleh Mapala Bhuana Giri Universitas Mahasaraswati.

MBP/ist

MBP/ist

BPR GROUP - Seluruh direksi, PSP, staf dan karyawan/wati BPR Group Sri Partha Pusaka terdiri atas BPR Ashi, BPR Pusaka, BPR Tish, BPR Antenk, BPR Sri Partha Bvuilding, Koperasi Mustika, Villa Omatta dan Money Canger Partha Sedana, Sabtu (15/7) melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan donor darah rutin. Donor darah kali ini bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD)-PMI Bali di Gedung Sri Partha Bvuilding, Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar.

PEMPROV BALI - Dalam rangka Hari Jadi Provinsi Bali ke-59 Tahun 2017, Pemerintah Provinsi Bali menggelar acara Bedah Buku ‘’Bali Mandara Estafeta untuk Generasi Muda’’ di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (14/7). Buku yang dibuat oleh Bappeda Litbang Provinsi Bali ini rencananya diluncurkan pada hari jadi Provinsi Bali, Agustus mendatang.

PMR PMI BANGLI - Temu bakti PMR PMI Kabupaten Bangli kembali dilaksanakan tahun ini. Sebanyak 782 anggota PMR dari berbagai tingkat mengikuti kegiatan temu bakti PMR PMI yang digelar di lapangan Kelurahan Kubu, Bangli. Dibuka Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Kamis (13/7), kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari.

MBP/ist

31 Juli - 6 Agustus 2017

33


A KT I V I TA S

MBP/ist

BUPATI BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengapresiasi sinergi pihak eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan hingga penetapan sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan empat Dokumen Penganggaran Daerah Kabupaten Badung pada Sidang Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (17/7). Sidang Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I I Nyoman Karyana dan Wakil Ketua II I Made Sunarta.

STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali dikenal sebagai kampus yang konsisten menjalankan kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi sejenis di luar negeri. Makanya kampus ini diketahui pertama di Bali yang go ASEAN dan go international. Senin (17/7) sebanyak 30 mahasiswa Thailand memulai program pertukaran mahasiswa dari tiga lembaga nursing di Thailand.

MBP/ist

MBP/ist

FBP - Ribuan masyarakat dan para undangan nampak memadati area pembukaan Festival Budaya Pertanian (FBP) ke-6 di areal Jembatan Bangkung, Desa Pelaga, Petang, Badung, Sabtu (15/7). Acara ini secara langsung dibuka oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan melepaskan anak panah yang diiringi inagurasi dari Sanggar Seni Guntur Madu dan kemudian disambut dengan tepuk tangan para undangan dan masyarakat yang menyaksikannya.

34

31 Juli - 6 Agustus 2017

MPLS - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA PGRI 2 Denpasar, Sabtu (15/7) ditutup dalam suasana penuh nuansa ajeg Bali. Selama enam hari digembleng, 305 peserta MPLS mengikuti kegiatan secara disiplin. Acara penutupan ditandai pelepasan atribut MPLS oleh Kepala Sekolah Komang Artha Saputra didampingi Ketua Panitia MPLS Drs. I Made Suecana, M.Pd.

MBP/ist


MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar yang telah menerapkan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), serta melarang pemasangan iklan rokok mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Apresiasi melalui penghargaan kategori Pastika Parama diraih Kota Denpasar tahun ini, yang diterima Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini pada Pertemuan Aliansi Bupati/Wali Kota Peduli Kawasan Tanpa Rokok dan Penyakit Tidak Menular di Yogyakarta, Rabu (12/7).

MBP/ist

MBP/ist

STIKES BALI - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali terus mendapat kunjungan dari berbagai perguruan tinggi luar negeri. Rabu (19/7), Stikes Bali dikunjungi Nursing College Tentara Thailand yang tergabung dalam The Royal Thai Army Nursing College. Rombongan dipimpin Sr. COL Siripon Poonchai bersama 19 anggotanya. Mereka didampingi perwakilan Kedubes Thailand di Jakarta dan Konjen Thailand di Bali.

RANPERDA - Fraksi Partai Demokrat menyampaikan pandangan umum (PU) atas sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan empat Dokumen Penganggaran Daerah (DPD) yang disampaikan Bupati Badung pada Sidang Paripurna DPRD Badung, Senin (10/7) lalu. Sama seperti fraksi lain di DPRD Badung, Fraksi Partai Demokrat saat menyampaikan pandangan umum, Rabu (12/7), juga menyetujui kebijakan pemerintah yang dinilai pro-rakyat.

KABUPATEN BULELENG - Kabupaten Buleleng kembali dipercaya sebagai wakil Bali ke tingkat nasional melalui lomba Perpustakaan Umum (Desa/Kelurahan) Tahun 2017. Perpustakaan Pelangi, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak satu-satunya peserta dari Bali akan berlaga dalam lomba ini. Mengawali kompetisi ini, Rabu (19/7), tim penilai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dipimpin Syamsul Bahri menilai keberadaan perpustakaan di Buleleng Barat tersebut.

MBP/ist

31 Juli - 6 Agustus 2017

35


AKTIVITAS

MBP/ist

PEMKAB BADUNG - Pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya sudah menjadi skala prioritas pembangunan di Kabupaten Badung. Untuk itu, Pemkab Badung mengajak masyarakat terutama sekaa teruna (ST) untuk melaksanakan program kegiatan yang arahnya lebih banyak ke pelestarian seni dan budaya. Hal ini diungkapkan Wabup Suiasa saat menghadiri HUT ke-43 Sekaa Teruna (ST) Sekar Jepun Banjar Sekarmukti Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Minggu (16/7).

MBP/ist

BUPATI TABANAN - Komitmen Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendukung dan membantu proses pembangunan Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bethara Mpu Ghana di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung terus diwujudkan. Jumat (14/7), Bupati Eka menyempatkan diri melakukan persembahyangan di tempat suci semeton Pasek tersebut.

MBP/ist

MBP/ist

WABUP KARANGASEM - Bertepatan Buda Kliwon Ugu Sasih Kasa (Rabu, 19 Juli 2017), Wakil Bupati Karangasem yang juga Manggala Prawartaka Karya I Wayan Artha Dipa didampingi seluruh jajaran Pemkab. Karangasem berbaur bersama masyarakat mengikuti prosesi pelaksanaan puncak karya di Pura Dalem Puri Besakih Desa Besakih, Rendang Karangasem, Bali secara khusyuk dan hikmat.

36

31 Juli - 6 Agustus 2017

PEMKAB KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mendapat penghargaan Pastika Parama dalam rangka Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dari Kementerian Kesehatan RI. Piagam Penghargaan Paramesti ini merupakan salah satu kategori penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila F. Moeleok, Sp.M(K) kepada Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri.


SEKDA BADUNG - Supaya di setiap organisasi perangkat daerah tidak terlalu menggampangkan aset yang dimilikinya, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa memberikan pengarahan kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Badung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Selasa (18/7). Hadir dalam pengarahan tersebut Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, seluruh pimpinan OPD serta staf pengurus barang di masingmasing instansi di Pemkab Badung.

PEMKAB TABANAN - Setelah meraih beberapa penghargaan, termasuk terakhir meraih peringkat pertama APN 2017 kategori Penyusunan Perencanaan Terbaik Tingkat Nasional, Pemkab Tabanan kembali meraih penghargaan Pastika Parama dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diraih setelah Pemkab Tabanan berhasil mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM., kepada Bupati Tabanan yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. I Nyoman Suratmika.

BUPATI BADUNG - Serangkaian piodalan Puja Wali Krama di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, yang puncaknya telah dilaksanakan pada Purnama Sasih Kasa, 8 Juli 2017 lalu, giliran Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan bhakti penganyaran, Kamis (13/7). Bhakti penganyaran dipimpin langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

BUPATI BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1,2 miliar kepada Desa Adat Taman, Kecamatan Abiansemal untuk perbaikan Wantilan Desa Adat Taman, Sabtu (15/7). Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa dan I.B. Made Sunarta, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Surya Jaya beserta Tripika Kecamatan Abiansemal, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung Bagus Sucipta, Perbekel Taman dan para Klian se-Desa Taman, bertempat di Wantilan Desa Adat Taman.

31 Juli - 6 Agustus 2017

37


TRADISI

”Ngider Githa” di Sudaji

Gunakan ”Sampi Gerumbungan”, Wujud Syukur kepada Dewi Sri

B

udaya agraris di Bali, khususnya pada persawahan tak bisa terlepas dari ritual. Sebelum mengolah tanah, ada ritual mapag toya. Sebelum menabur benih ada ritual Nuasen Maniwih. Selain itu ada pula ritual saat mulai mengolah tanah yang disebut Ngendag Amacul dan sebelum menanam perlu ada ritual Nuasen Nandur. Jika dicermati, istilah itu sifatnya masih umum. Dalam artian, diterapkan seluruh subak. Bisa dikatakan itu sudah menjadi hal yang wajib. Hal tersebut dipandang sebagai sebuah jalan untuk mendapat kesuburan pada padi yang ditanam. Begitu juga dengan hasilnya yang berlimpah. Selain tradisi itu, sejumlah subak juga menerapkan tradisi yang cukup unik. Seperti halnya di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan. Anggotanya menggelar upacara Ngider Githa. Sebuah tradisi yang dilaksanakan dengan makidung sembari berkeliling di areal persawahan sambil memercikkan sarana berupa arak, brem, tuak dan menggunakan banten khusus sebagai sarana upakara. Menurut kepercayaan, itu sebagai ungkapan syukur kepada Dewi Sri. Ulun Desa Sudaji, Jero Pasek Gede Negara menuturkan tradisi ini tak wajib dilaksanakan krama yang menggarap sawah, melainkan digelar jika ada yang membayar kaul. “Tempatnya harus di sawah,” ujarnya, belum lama ini. Tradisi ini juga dilengkapi Banten Suci yang dihaturkan ke hadapan Sang Hyang Surya (penguasa matahari) sebagai saksi. Kemudian banten sootan yang berisi babi guling jantan yang

38

31Juli - 6 Agustus 2017

dihaturkan untuk leluhur yang memiliki kaul (naur sesangi). Serta pangkonan ageng yang terdiri atas nasi, lawar, jejeruk dan daging babi yang dihaturkan saat ngider githa, yang usai dipersembahkan selanjutnya akan disantap oleh para ulu desa, pemangku dan tokoh adat secara bersama-sama di tengah sawah. “Dudonan-nya dimulai dengan pegat soot, berlanjut memetik padi dengan anggapan. Kemudian anggapan tersebut dibawa keliling di tengah areal persawahan,” terangnya. Pada prosesi ini, terlihat pamandangan yang cukup menarik. Anggapan yang digunakan memetik padi dan adegan yang melambangkan leluhur dibawa mengelilingi sawah oleh pembayar kaul dengan menunggangi sampi gerumbungan yang juga menjadi ikon Kabupaten Buleleng. Sapi tersebut dihias layaknya beratraksi saat Twin Lake Festival. Prosesi ini pun diringi dengan lantunan kidung. Pemandangan yang cukup langka itu menjadi daya tarik masyarakat. Mereka berbondong-bondong ke lahan persawahan untuk menonton. Tak hanya itu, dengan iringan gong, mereka juga bersorak ria. Melaksanakan tradisi yang telah menjadi warisan leluhur ini, kata Jero Negara membutuhkan biaya yang cukup besar. l Sosiawan

Tradisi Ngider Githa dilaksanakan warga Desa Sudaji, Sawan.


31Juli - 6 Agustus 2017

39


40

31Juli - 6 Agustus 2017


HIBURAN

Dwiki Berkolaborasi dengan Seniman Kroasia

S

eniman musik jazz Indonesia Dwiki Dharmawan berkolaborasi dengan musisi Koasia tampil di Indonesian Croatian Jazz Night di Booze n Blues Bar Zagreb, Kroasia menarik perhatian masyarakat Kroasia, khususnya para pecinta musik Jazz dan stasiun Radio Croatian. Indonesian Croatian Jazz Night menampilkan musisi Jazz ternama Indonesia Dwiki Dharmawan yang bermain pada piano, Borko Rupsina Drum, Zvonimir Sestak Bass, Ivica Premelc Tenor Saxophone, Kamal Musallam gitar elektrik dan Oud, penonton dengan antusias melihat penampilan Dwiki Dharmawan dan para musisi Koasia tersebut rela berdesakdesakan di bar berkapasitas 300 orang tersebut. Sekretaris Kedua fungsi Pensosbud KBRI Zagreb, Marisa W. Christyanti kepada ‘’Antara’’ London, belum lama ini mengatakan acara Indonesian Croatian Jazz Night baru pertama kali diadakan

KBRI Zagreb ini berlangsung dengan sukses dan mendapat perhatian masyarakat Kroasia, khususnya para pecinta musik Jazz. Kegiatan Indonesian Croatian Jazz Night ini dibuka Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Zagreb, Widjoseno Sastroamidjojo, yang menyebutkan Dwiki Dharmawan merupakan salah satu musisi Jazz dan pianis terbaik Indonesia yang dikenal secara internasional, sehingga KBRI Zagreb merasa terhormat bisa mengorganisir pertunjukannya di Zagreb. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pihak Booze n Blues dan musisi Jazz Kroasia yang turut berkolaborasi sehingga acara ini dapat sukses dilaksanakan. Sementara itu Dwiki Dharmawan menyatakan rasa terima kasih atas dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sehingga tur Eropa kali ini dapat berlangsung dengan sukses. Acara Jazz Night dibuka dengan

lagu Jazz for Freeport ciptaan Dwiki Dharmawan yang sukses menghipnotis penonton. Sebanyak 12 lagu dimainkan dalam konser ini, antara lain Rintak Rebana, Samarkand, bahkan lagu daerah Bubuy Bulan. Selain itu lagu Out of my City karya Kamal Musallam, musisi asal Yordania yang menjadi rekan tur Eropa Dwiki Dharmawan, menarik perhatian penonton. Kehadiran Kamal Musallam yang memainkan Oud gitar dari Timur Tengah memberikan nuansa baru pada komposisi musik Jazz. Suksesnya acara ini membuktikan musik adalah bahasa universal. Diharapkan melalui keberhasilan ini akan membuka kemungkinan diadakannya kegiatan serupa setiap tahunnya sebagai bagian dari upaya soft diplomacy KBRI Zagreb untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Kroasia, terutama melalui people-to-people contact, demikian Widjoseno Sastroamidjojo. l kmb

Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari

31Juli - 6 Agustus 2017

41


PROPERTI

Waspadai ’’Developer’’ Nakal

Konsumen Diimbau Lebih Jeli

P

rogram sejuta rumah Presiden Jokowi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mulai dicatut developer tidak bertanggung jawab. Dengan imingiming harga murah dan menyebut Rumah Jokowi, developer tersebut ingin memperdaya konsumen. Terkait kejadian itu, DPD REI Bali telah mendapat pengaduan dari konsumen dan terjadi di wilayah Kampial, Nusa Dua, Tabanan, dan Gianyar. Ketua DPD REI Bali Pande Agus Per-

42

31Juli - 6 Agustus 2017

mana Widura, didampingi Sekjen Wayan Suananta Wijaya, Rabu (12/7) mengatakan, untuk merealisasikan program ini, REI menjadi garda terdepan menyukseskan pembangunan 1 juta rumah untuk MBR di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, REI Bali menjadi penyalur terbesar dibandingkan provinsi lainnya. “Program ini banyak sekali peminatnya karena harganya Rp 141.700.000. Bukan saja masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, developer juga banyak ikut menyediakan perumahan

FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) ini,” ujarnya. Ironisnya ada beberapa developer nakal memanfaatkan atau mendompleng program ini untuk mendapatkan uang konsumen dengan lokasi dan uang muka tidak sesuai standar rumah subsidi. “Misalnya, banyak iklan rumah menawarkan harga Rp 141 juta dan uang muka Rp 60 juta, lokasinya di Kampial, Nusa Dua. Yang pasti itu bukan produk anggota REI Bali,” kata owner PT Gema Indah Abadi ini.


Menurutnya, tawaran itu sangat tidak masuk akal. Harga tanah di Kampial rata-rata Rp 500 juta per are. Sedangkan syarat rumah subsidi dari pemerintah uang muka 5 persen dari harga rumah Rp 141.700.000. “Kalau uang muka 5 persen berkisar Rp 7 jutaan. Sedangkan yang mengaku perumahan Jokowi itu DP-nya Rp 60 juta. Sebenarnya itu strateginya saja untuk memperdaya konsumen. Padahal, konsumen sekarang minatnya tinggi untuk punya rumah. Kalau sampai ditipu seperti ini kan kasihan?” kata I Ketut Sony Sasana, pengurus DPD REI Bali Bidang Perumahan Rumah Sederhana Tapak (RST). Sony Sasana menegaskan, tahun ini REI Bali ditargetkan memban-

gun 3.500 rumah subsidi dan sudah terealisaai 50 persen. Wilayah yang bisa bangun rumah itu yakni di Buleleng, Negara, Tabanan Barat dan Karangasem. “Jangan terpedaya dengan iklan seperti itu. Kami imbau kepada konsumen lebih hati-hati. Kalau konsumen disuruh bayar uang muka di atas 5 persen, itu bukan rumah susbudi. Saat ini masyarakat harus cerdas,” ujarnya, didampingi Wakil Ketua Bidang Perumahan dan Propertiy Comersial, I Made Sukarmayasa. Supaya tidak terjebak, masyarakat sebelum bayar uang muka harus mengecek dulu profil dan legaligas developer, legalitas objek tanahnya, izin prinsip pengembangan lahan, cek harganya, proses dan syarat KPR

itu sendiri. Jika masyarakat mengetahui ada developer seperti itu, diharapkan segera menginformasikannya ke REI Bali dan instansi terkait. Ia berharap jangan sampai ada korban karena akan merusak citra properti di Bali. “Masyarakat jangan terkecoh dengan produk rumah dengan tameng Rumah Jokowi. Kami khawatir masyarakat kurang paham akan kena tipu. Kami juga berharap Pemda gayung bersambut dengan kebijakan pemerintah pusat terkait program ini dan Peraturan Pemerintah nomor 64 tahun 2016 tentang pembangunan rumah MBR, terutama proses perizinan,” tegas Sukarmayasa. l Kertanegara

31Juli - 6 Agustus 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist

ABP PTSI - Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) IV di Hotel Puri Saron, Seminyak, Badung. Dalam munas yang diadakan setiap lima tahun sekali itu, hadir 391 perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia. Melibatkan 391 PTS, Munas IV berlangsung dua hari, 17-18 Juli, mengangkat tema ‘’Revitalisasi dan Redinamisasi Organisasi’’.

MBP/ist

ROYAL BALI COLLENGE - Bali College melaksanakan Campus Orientation dan Familiarization (COF) Academic Year 2017/2018 yang diikuti 150 mahasiswa baru di Istana Taman Jepun, Denpasar, 13-14 Juli. Kegiatan dilakukan selama dua hari dalam rangka pengenalan kampus dan orientasi. Ada dua poin yang ditekankan dalam Campus Orientation, yaitu pembinaan karakter dan matriculation knowledge khususnya dalam bidang bahasa Inggris.

MBP/ist

UNUD - Universitas Udayana (Unud) dipercaya menjadi perguruan tinggi asuh. Dalam hal ini, Unud bertugas mengasuh 25 program studi (prodi) yang ada pada perguruan tinggi di Bali dan Nusa Tenggara. Di Bali, prodi yang diasuh terdapat di Universitas Dhyana Pura (Undhira) dan STMIK Primakara. Pengasuhan diawali dengan menggelar Lokakarya ‘’Penguatan Kapasitas SPMI-SPME Menuju Perguruan Tinggi dan Program Studi Unggul’’ di Kampus Undhira, Kamis (13/7).

MBP/ist

REVITALISASI - SDN 1 Baktiseraga Kecamatan Buleleng sejak lama mengalami kekurangan ruang kelas, sehingga tidak mampu menampung siswa yang terus bertambah. Melalui perjuangan panjang, sekolah tersebut mendapatkan kucuran dana untuk merevitaliasi sekolah yang tergolong padat siswa tersebut. Total dana APBD Buleleng terserap untuk merevitalisasi sekolah ini mencapai Rp 1,2 miliar lebih.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.

44

31Juli - 6 Agustus 2017


MBP/ist

UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten Karangasem di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri-Artha Dipa, tetap punya komitmen tinggi melanjutkan kembali pembangunan sarana olahraga representatif yang nantinya dimanfaatkan sebagai Stadion Amlapura. Stadion itu nantinya berlokasi di Jalan Veteran/Jalur 11 Amlapura. Cita-cita itu tetap akan diwujudkan sehingga pemkab dan masyarakat nantinya memiliki sarana olahraga sepak bola dan juga atletik yang sangat memadai.

(Unmas) Denpasar termasuk PTS yang konsisten menjalankan KKN ke desa dan KKN alternatif. Tahun 2017, Unmas menerjunkan 908 mahasiswa KKN dipusatkan di Kota Denpasar. Para peserta KKN Unmas secara resmi diserahkan oleh Rektor Unmas diwakili WR II Drs. I Wayan Suwandhi, M.Pd. kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (17/7).

MBP/ist

WABUP GIANYAR - Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Mahayastra menyerahkan bantuan satu unit mobil MBP/ist

KOPERASI - Presiden Joko Widodo mengapresiasi pencapaian peningkatan sumbangan Produk Domestik Bruto (PDB) koperasi terhadap PDB Nasional. Diharapkan kontribusi koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional terus mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan Presiden pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-70 di Makassar, Rabu (12/7).

kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar. Penyerahan ini serangkaian Gathering Penggerak dan Pendonor Darah Sukarela PMI Kabupaten Gianyar yang memperingati Hari Donor Darah Sedunia. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan The Legong Peduli Anak Bangsa, Banjar Samu, Desa Singapadu Kaler, Sukawati, Sabtu, (15/7). 31Juli - 6 Agustus 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

PENUTUPAN MPLS - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK PGRI 3 Denpasar, Jumat (14/7) MBP/ist

BANK SAMPAH - Puluhan muda-mudi Karang Taruna Suta Mandala dan STT (Sekaa Teruna Teruni) se-Kelurahan Peguyangan mendapat pelatihan mendaur ulang sampah, Minggu (16/7). Pelatihan dilakukan oleh Bank Sampah Abukasa bekerja sama dengan Pertamina TBBM Sanggaran. Tema yang diangkat yaitu ‘’Melalui Gerakan 3R Kita Tingkatkan Responsibility Masyarakat terhadap Sampah dan Membangun Jiwa Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Kelurahan Peguyangan’’.

ditutup dalam suasana penuh kegembiraan. Selama lima hari digembleng, 690 peserta MPLS mengikuti kegiatan secara disiplin. Acara penutupan ditandai pelepasan atribut MPLS oleh Kepala Sekolah Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. didampingi Ketua Panitia MPLS I Made Sugiartana, S.ST.Par.

MBP/ist MBP/ist

WAYAN KOSTER - Basis Pendidikan Hindu di Indonesia masih sangat lemah. Keberadaan lembaga pendidikan bernuasa Hindu juga masih sangat minim. Padahal untuk mencetak sumber daya manusia yang memiliki karakter dan berintegritas sesuai dengan ajaran agama Hindu, dibutuhkan lembaga pendidikan Hindu mulai dari tingkat dasar seperti PAUD/TK, SMP, SMA hingga pendidikan tinggi. Hal ini ditegaskan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Jumat (14/7).

46

31Juli - 6 Agustus 2017

BANK DANAMON - Dinding besi bercat jingga kini melingkupi area penampungan sampah di Pasar Kereneng, Denpasar. Pemandangan sampah menumpuk pun seketika sirna. Ini berkat kegiatan Peduli Lingkungan yang dilakukan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (Danamon) Area Bali, utamanya dalam mendukung perkembangan pasar rakyat sebagai pendorong laju perekonomian.


MBP/ist

MBP/ist

GLOBAL HOSPITALITY EXPERT - Sektor pariwisata Indonesia saat ini mencapai titik pertumbuhan yang sehat dan diakui keberadaannya oleh dunia. Bukan hanya pada pembentukan destinasi baru dan usaha wisata baru, juga peningkatan daya saing atas kualitas produk dan sumber daya manusianya. Hal ini disampaikan I Gede Wiwin Suyasa, CHA., CHE., Komisaris Utama Global Hospitality Expert.

MBP/ist

YAYASAN DWIJENDRA - Setelah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya tahun ajaran baru, Yayasan Dwijendra selalu mewajibkan siswanya yang beragama Hindu mengikuti upacara sisya upanayana. Upacara ini bagian dari pembentukan insan yang berbudi luhur yang sekarang disebut pendidikan karakter. Ketua Panitia yang juga Kepala SMA Dwijendra Denpasar Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. melaporkan, upacara sisya upanayana, diikuti 32 siswa TK Dwijendra, 25 siswa SD Dwijendra, 309 siswa SMP Dwijendra, 389 siswa SMA Dwijendra dan 194 siswa SMK Dwijendra.

SAKTI - Sejalan dengan program pemerintah melakukan reformasi total terhadap koperasi melalui langkah reorientasi, salah satunya membangun dan mengembangkan koperasi berbasis IT, maka dalam rangka memeringati Hari Koperasi ke-70, SAKTI.Center menggelar Sarasehan IT Koperasi dan me-launching produk baru SAKTI yaitu SAKTI.Lite.

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Walau seorang putra Jembrana yang besar dan lahir di Denpasar, kecintaan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III terhadap Kabupaten Bangli benar–benar ditunjukkan selama menjadi Senator RI. Sejak menjabat tahun 2014 hingga 2017, sejumlah program untuk Bangli selalu menjadi skala prioritas dalam agenda Gusti Wedakarna. Spiritual Hindu dengan menjaga Kintamani sebagai pusat amerta Bali menjadi alasannya.

31Juli - 6 Agustus 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

SMP DWIJENDRA - Pada minggu pertama tahun ajaran baru, siswa SMP Dwijendra sukses meraih tiga predikat juara Nasional. Pertama, juara I Lomba Cerdas Cermat Utsawa Dharma Gita (UDG). Kedua, tiga siswanya menjadi juara Nasional di Syllabus Dancesport 2017. Sementara Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Smara SMP Dwijendra menyabet penghargaan Nasional.

MBP/ist

ISID - Menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura, diselenggarakan Interfaith and Sociocultural Indonesia-Singapore Dialogue (ISID) atau Dialog Antar-Agama dan Budaya Indonesia–Singapura. Kegiatan ini berlangsung 10-14 Juli 2017 di Furama Riverfront Hotel, Singapura. Dialog dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefudin serta Menteri Pembangunan dan Sosial Singapura Tan Juan Jin di Kementerian Pembangunan Nasional Singapura.

MBP/ist

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Tidak disangka, Komite III DPD-RI Provinsi Bali Bidang Pemuda, Ekonomi Kreatif dan Kesra diam-diam memantau kejadian penutupan secara sepihak kegiatan Gianyar Youth Festival (GYF) 2017 yang berlangsung beberapa minggu lalu di Lapangan Astina. Hal ini tampak dari inisiatif Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yang langsung mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) di Mapolres Gianyar bersama unsur terkait, yakni Polres Gianyar, Polsek Kota, Kasat Intel dan lainnya.

48

31Juli - 6 Agustus 2017

LINGGA YONI - Siapa menyangka di daerah tapal kuda Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang dikenal sebagai basis pesantren, ternyata ditemukan situs Hindu berupa Lingga Yoni. Hal ini ditindaklanjuti oleh Senator RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dengan langsung mengunjungi Kabupaten Lamongan. Diterima Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati bersama Kementerian Agama dan FKUB Lamongan di Kantor Bupati, Senator Wedakarna sebelumnya melihat lansung situs Lingga Yoni yang terletak di Desa Kumisik, Kecamatan Sugio.


MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Pembukaan awal (soft opening) MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Komite III DPD-RI Bidang Pendidikan utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengingatkan pimpinan sekolah SD, SMP dan SMA/SMK di Bali untuk menjauhi unsur bisnis dalam kegiatan MPLS tahun ajaran baru 2017. Hal ini mengingat ada laporan yang masuk ke DPD-RI Bali bahwa sejumlah sekolah diduga melakukan kerja sama dengan produk tertentu guna mengeruk keuntungan bagi oknum sekolah. Ini perlu ditegaskan karena hal itu melanggar aturan.

Kebun Raya Gianyar (KRG) dilakukan secara resmi oleh Bambang Subiyanto selaku Wakil Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Banjar Pilan, Desa Kerta, Payangan, Senin (17/7) kemarin. Prosesi ini dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata.

MBP/ist

SENATOR WEDAKARNA - Shri I Gusti Ngurah Arya We-

MBP/ist

dakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, S.E.(M.

WABUP BANGLI - Wakil Bupati (Wabup) Bangli, Sang

TRU), M.Si. kembali menunjukkan kualitasnya sebagai

Nyoman Sedana Arta, menyambut tim klarifikasi lomba

pemimpin yang mengayomi seluruh warga, warna dan soroh

desa/kelurahan tingkat nasional Regional Jawa Bali di

di Bali. Dalam kapasitasnya sebagai wakil umat Hindu di

Balai Banjar Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Senin

DPD-RI asal Bali, Gusti Wedakarna memotivasi semeton

(17/7). dalam acara tersebut juga turut dihadiri Kadis

warga Pande untuk selalu bersatu padu dalam menghadapi

PMD Kabupaten Bangli, perwakilan provinsi, lurah Kubu

segala tantangan domestik dan global.

dan masyarakat Kelurahan Kubu.

31Juli - 6 Agustus 2017

49


TA K S U

Ni Wayan Rumasih

Sampaikan Pesan Moral lewat Arja

U

ntuk menjadi seorang seniman atau maestro seni, tidaklah harus lahir dan tumbuh di lingkungan seni atau keluarga seniman. Keinginan dan tekad yang kuat untuk belajar seni, justru bisa mengantarkan seseorang untuk menjadi seniman bahkan seorang maestro. Hal ini dibuktikan Ni Wayan Rumasih dari Banjar Klandis Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur. Ia menjadi seniman berkat dorongan semangat dari salah satu keluarganya. Usai menekuni pendidikan di bangku SMP, ibu satu anak ini mengambil keputusan untuk meneruskan pendidikan di SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia). Awalnya ia kurang mendapat persetujuan orang tua, namun akhirnya disetujui karena tekad begitu kuat. Keinginannya untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi, membuatnya harus bekerja keras agar bisa membiayai kuliahnya sendiri di IKIP PGRI Bali. Dia mengambil Jurusan Bahasa dan Seni dengan kuliah sore. Sebab, pagi hari ia harus mencari kerja sampingan sebagai tenaga pendidik maupun jasa merias dan pentas. Belajar dan terus belajar serta berbagi ilmu dan pengala-

man bersama teman, membuat istri I Made Sudiarta ini disegani oleh teman-temannya dan lembaga tempatnya bekerja. Bahkan dia dipercaya untuk mengajar seni tabuh dan vokal sesuai dengan bidang ilmu yang didapat di bangku kuliah maupun pengalamannya secara langsung. Berbagai seni tari telah dipelajarinya, termasuk seni arja dilakoninya hingga sekarang. Selain menonjolkan hiburan kepada para penonton, dalam tiap pertunjukan arja yang dilakukannya ia tidak lupa menyampaikan pesan moral dengan harapan dapat dijadikan pedoman. Karena, cerita dan nilai yang disampaikan lebih banyak bersumberkan pada ajaran agama. “Penyampaian pesan moral melalui hiburan akan lebih cepat diterima dibanding pendidikan formal,� tutur Ni Wayan Rumasih. Sifatnya yang selalu terbuka dan mau berbagi dengan teman, menjadikan Ni Wayan Rumasih disukai banyak orang, baik di tempatnya mengajar maupun dalam setiap pementasan. Dalam pergaulan, ia tidak segan-segan menolong teman saat memerlukan bantuan. Begitu pula dalam pementasan, ia tidak segan-segan memberikan masukan maupun menerima kritikan untuk memperbaiki setiap pertunjukan ke arah yang lebih baik. Mengingat, belajar dan menekuni seni tidak menjamin taksu tari yang dibawakan dalam setiap pementasan akan keluar. Sebab, mementaskan seni dengan penuh penghayatan tidaklah gampang. Begitu pula bagi generasi muda saat ini yang ingin belajar seni. Banyak anak-anak yang dipaksakan orangtuanya untuk belajar seni hanya karena alasan untuk mencari sekolah, namun tidak memperhatikan keinginan si anak. Sebalinya, ada juga orangtua yang tidak mengizinkan anaknya menekuni seni karena dianggap seni tidak bisa diharapkan dalam kehidupan ke depan. Meski Bali sebagian besar pendapatannya berasal dari sektor pariwisata, menurut Ni Wayan Rumasih hal ini tidak dirasakan bagi seniman di Bali. Masih banyak seniman maupun pengabdi seni yang hidupnya tidak sebanding dari komitmennya menjaga seni. Sementara pemerintah sendiri berulang kali mengatakan akan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan seni Bali, namun hingga kini janji tersebut tidak pernah ditepati. Banyaknya muncul seniman muda saat ini, tidak menjadikan Ni Wayan Rumasih merasa tersaingi. Justru ia bersyukur banyak muncul seniman muda. Hanya saja, ada satu hal diharapkan kepada generasi muda khususnya dalam pementasan sebuah karya seni. Mereka diharapkan tetap mengacu pada pakem seni itu sendiri. Begitu pula guyonan dan pesan moral yang disampaiakan agar tetap beretika. l Trimaja/bali tv

50

31Juli - 6 Agustus 2017


193 | 31 Juli - 6 Agustus 2017

Serius Perangi Narkoba RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook