Skip to main content

Edisi 31 Juli 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 329 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Paing, 31 Juli 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Barcelona Lumat Madrid Washington – Barcelona memberikan luka pertama kepada Real Madrid menjelang musim baru dengan kemenangan 3-2 pada pertandingan persahabatan Clasico yang berlangsung sengit pada Minggu (30/7) pagi WIB di Miami. Dua tim dengan sejarah rivalitas yang panjang ini akan kembali bertemu dua kali pada Agustus di Piala Super Spanyol dan pertandingan International Champions Cup ini menyajikan hiburan standar tinggi, di mana Barcelona mempertahankan rekor 100 persen mereka di pramusim. ‘’Secara fisik kami berada dalam bentuk yang bagus, tim ini menang, kami hanya harus mengoreksi kesalahan-kesalahan kami,’’ kata gelandang Barcelona Sergio Busquets kepada Premier Sports. ‘’Kami senang dengan kemenangan ini. Ini memberikan banyak kegembiraan kepada para penggemar karena terdapat banyak peluang, meski para pemain menderita karena panas dan lembab.’’ Ketika Barcelona mengalahkan Juventus dan Manchester United, kekalahan bagi kubu Real Madrid berarti mereka mengakhiri tur pramusimnya di AS tanpa kemenangan. ‘’Saya tidak terlalu peduli tentang keka-

Bali Post/ap

BEREBUT - Pemain Barcelona Neymar (kiri) dan Raphael Varane berebut bola pada pertandingan di Miami, Minggu (30/7) pagi WIB.

Teroris Asing Ancaman Nyata

Yakinkah anda bahwa pada Pilgub Bali 2018 akan tampil calon independen yang bisa menjadi calon pembanding calon-calon partai politik?

52,53% Yakin 39,22 % Tidak Yakin

Jakarta (Bali Post) –

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius mengatakan teroris asing atau Foreign Terrorist Fighters (FTF) merupakan ancaman riil di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, ia mengajak negara-negara kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman teroris asing pascaoperasi militer Filipina di Marawi terhadap kelompok bersenjata yang diduga berasal dari jaringan kelompok terorisme ISIS.

8,25% Tidak Tahu Responden : 640

lahan ini. Ini selalu menyakitkan namun sekarang ini bukanlah hal terpenting,’’ kata pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. ‘’Ini adalah pramusim. Hasil-hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, namun ini tidak akan mengubah apa pun. Hal yang penting adalah untuk bersiap untuk 8 Agustus (ketika Real berhadapan dengan Manchester United di Piala Super Eropa).’’ Real Madrid tidak diperkuat Cristiano Ronaldo, yang masih berlibur, namun kedua tim nyaris menurunkan kekuatan terbaiknya. Ernesto Valverde, yang mencicipi rasa drama Clasico lebih awal pada kariernya sebagai pelatih Barcelona, memilih memainkan Neymar meski terdapat banyak spekulasi mengenai masa depan pria Brazil ini di klub. Bagaimanapun, justru Lionel Messi yang membuka keunggulan timnya saat pertandingan baru berlangsung tiga menit, melepaskan tembakan yang terdefleksi sebelum masuk ke gawang, sebelum Ivan Rakitic menggandakan keunggulan dengan melepaskan sepakan dari operan mendatar Neymar. Para penonton di Stadion Hard Rock datang untuk menjalani malam yang mengesankan dan Real memberikan perjuangan untuk menyamakan kedudukan, melalui gebrakan Mateo Kovacic dan Marco Asensio yang menyamakan kedudukan skor pada menit ke-36 setelah melancarkan serangan balik cepat. Hal. 19 Kecepatan Permainan

Calon independen grafis: tomik cahya

Jajak Pendapat

‘’FTF merupakan ancaman riil di kawasan Asia Tenggara yang harus segera diselesaikan secara bersama,’’ ujar Kepala BNPT usai pertemuan subregional meeting Foreign Terrorist Fighters (FTF) and Cross Border Terrorism yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan

di Manado, Sabtu (29/7) malam. Pertemuan itu dihadiri delegasi dari Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Australia, dan Selandia Baru. Dari Indonesia hadir Menlu Retno LP Marsudi, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan Ashaf, Menkominfo Rudiantara,

Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin. Kepala BNPT mengatakan secara komprehensif semua masukan tentunya bisa untuk mencari solusi supaya penyebaran dari pengaruh ISIS di Asia Tenggara bisa dieliminasi. ‘’Karena kita semua sepakat untuk memer-

angi itu (ISIS),’’ kata mantan Kepala Divisi Humas Polri ini. Deputi III Bidang Kerja Sama Internasional BNPT Irjen Pol. Hamidin mengatakan situasi keamanan di Marawi pasca-operasi militer bukan saja menimbulkan ketegangan di kawasan tersebut, juga menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara kawasan di Asia Tenggara. Untuk itu, kata mantan Direktur Pencegahan BNPT ini, Indonesia, Malaysia, dan Brunei harus mengambil langkah antisipasi menghadapi kemungkinan eskalasi sel-sel teroris tersebut khususnya setelah ISIS me-

lemah di Irak dan Suriah. ‘’Asia Tenggara menjadi target proyek kekhilafahan setelah Irak dan Suriah jatuh di tangan sekutu,’’ kata mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat ini. Sementara itu, Menkopolhukam Wiranto dalam konferensi pers bersama dengan Jaksa Agung Australia Goerge Berdis usai memimpin pertemuan tersebut mengatakan bahwa beberapa poin penting yang dibahas adalah kontranarasi atas penyebaran paham radikalisme dan terorisme di dunia maya. Hal. 19 Militer Filipina

Publik Menunggu Memeras, WN Asing Digerebek Calon Independen 93 di Surabaya, 27 di Jakarta HINGGA minggu keempat Juli 2017, persaingan calon gubernur Bali masih didominasi figur dari kalangan partai politik. Bahkan, Partai Golkar telah merekomendasikan nama pasti I Ketut Sudikerta yang kini Wagub Bali. Di lain pihak, PDI Perjuangan kini sedang menggodok sejumlah nama yang merupakan hasil penjaringan Tim Nawa Sanga. Nama-nama yang beredar di lingkungan partai ini pun dominan politisi. Padahal, UU memungkinkan jalur independen bisa menjadi jalan lain untuk menuju kursi Bali 1 dan wakil gubenur Bali periode 2018-2023. Hal. 19 Harapan Publik

350 Polisi Bali Mau Pindah dari Papua Barat

Manokwari (Bali Post) – Ratusan polisi di Polda Papua Barat mengajukan permohonan mutasi atau pindah tugas ke kampung halaman mereka di Bali. ‘’Ini fenomena menarik yang tidak dimiliki suku lain di Indonesia selain Bali. Ada sekitar 350 orang yang minta mutasi ke Bali,’’ kata Kapolda Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Rudolf A Rodja, Minggu (30/7) kemarin. Hal. 19 Bersama Keluarga

Jakarta (Bali Post) Selain di Bali, ternyata kasus cyber crime yang melibatkan warga negara (WN) Cina dan Taiwan juga terjadi di Surabaya dan Jakarta. Bahkan jumlah orang yang ditangkap jauh lebih besar daripada di Bali. Di Surabaya, misalnya, sebanyak 93 orang ditangkap. Sementara di Jakarta 22 orang ditangkap. Kini seratusan pelaku kejahatan siber internasional itu diamankan aparat kepolisian. Modus yang dilakukan pelaku kejahatan internasional ini seragam yaitu memeras korban yang juga warga negara Cina melalui telepon, dengan mengaku sebagai aparat penegak hukum, baik polisi atau jaksa. Kemudian pelaku mengancam korban yang sedang terlibat kasus tertentu yang sedang ditangani polisi. ‘’Korban diancam sedang terlibat kasus tertentu yang sedang ditangani oleh aparat penegak hukum (di Cina),’’ kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rikwanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (30/7) kemarin. Dalam operasi kejahatannya, pelaku menjanjikan korban bahwa kasusnya akan dibekukan dengan jaminan korban mengirim sejumlah uang ke rekening yang sudah disiapkan. Setelah mengirim uang, korban akhirnya menyadari bahwa dirinya ditipu, lalu korban melaporkan kejadian itu ke kepolisian Cina. Hal. 19 Kepolisian Cina

Bali Post/ant

SINDIKAT - Petugas mengawasi para tersangka sindikat kejahatan ‘’cyber crime’’ di kawasan Perumahan Graha Famili Blok N1, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/7) kemarin.

Bupati Bangli Terima Kunjungan Kepala Staf Kepresidenan di Pabrik Kopi Mengani

KEPALA STAF - Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. didampingi Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra, M.M. saat menerima Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Minggu (30/7) kemarin.

BUPATI Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum. didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Giri Putra, M.M. menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki di pabrik pengolahan kopi arabika di Desa Mengani, Kintamani, Minggu (30/7) kemarin. Kunjungan Teten Masduki kemarin dalam rangka blusukan ke daerah-daerah penunjang ekspor komoditi yang ada di Indonesia. Kedatangan Teten Masduki ke Mengani juga disambut sejumlah pimpinan OPD di antaranya Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) I Wayan Sukartana, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wayan Adnyana, Kabag Ekonomi Luh

Wardani, Direktur Perusda BMB Kabupaten Bangli serta Pengelola Pabrik Pengolahan Kopi Arabika di Desa Mengani. Dalam kunjungannya kemarin, Teten menyatakan pariwisata di Bali tidak homogen antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya. Masing-masing kabupaten memiliki potensi daerah tersendiri. Seperti Bangli yang memiliki komoditi pertanian andalan yakni kopi Kintamani yang bisa menjadi brand Kabupaten Bangli. ‘’Saya kira kopi Kintamani bisa manjadi brand yang kuat untuk Bangli,’’ tegasnya. Terlebih kopi Kintamani selama ini sudah ditunjang dengan pengolahan kopi terbaik di Indonesia. Menurut Teten, Desa Mengani juga cocok untuk dijadikan

agrowisata, sehingga bisa menambah pendapatan kabupten maupun masyarakat di sekitarnya. Pihaknya menyarankan para petani kopi di Kintamani menanam komoditi dengan pola diversifikasi, sehingga pendapatan para petani bisa bertambah dan tidak menunggu panen raya datang. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Teten. Disampaikan Made Gianyar, sejatinya para petani kopi di Kintamani sudah melakukan penanaman dengan sistem diversifikasi. Hanya belum secara keseluruhan. ‘’Pola ini perlu kita sosialisasikan lebih lanjut ke petani. Di samping itu yang perlu kita perhatikan adalah manajemennya seperti mengembangkan ko-

moditi sesuai dengan potensinya, bagaimana pola insentifikasi pertanian dengan lahan diversifikasi tanaman, dan sistem pemasarannya. Hal ini yang harus kita lakukan secara terpadu dari hulu sampai hilir,’’ kata Gianyar. Ia juga berharap ke depan makin banyak para petinggi atau pejabat pusat yang memberikan pengalamannya saat berkunjung ke daerah-daerah lain yang bisa dikembangkan di Kabupaten Bangli, sehingga dapat menambah pengalaman para petani di Kabupaten Bangli. Pada kesempatan itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki bersama Bupati Bangli I Made Gianyar melakukan penanaman kopi di areal Pengolahan Kopi Arabika Desa Mengani. (ad2292)


denpasar

2

Senin Paing, 31 Juli 2017

figur

Bali Post/asa

Raih Akreditasi ”A Excellent”

PENGADILAN Negeri (PN) Denpasar yang mewilayahi dua kabupaten/kota yakni Denpasar dan Badung patut berbangga. Berkat polesan sang ketua, pengadilan yang berlokasi di Jalan PB Sudirman, Denpasar itu memperoleh predikat sangat bagus dalam penilaian Penjaminan Mutu dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum), yakni naik menjadi Akreditasi A Excellent. “Prestasi ini sungguh membanggakan. Ini merupakan kerja semua tim,” ujar Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar Dr. Yanto, S.H., M.H., Sabtu (27/7) lalu. Didampingi Humas PN Denpasar Made Pasek, Dr. Yanto menjelaskan PN Denpasar salah satu dari 98 PN dan 17 Pengadilan Tinggi (PT) seIndonesia yang meraih nilai akreditasi A Excellent. “Dari 115 pengadilan yang dinilai Dirjen Badilum, PN Denpasar mendapat nilai akreditasi sangat bagus atau A Excellent. Ini prestasi yang luar biasa,” katanya. Selaku KPN Denpasar, Dr. Yanto patut berbangga dengan prestasi ini, karena juga didukung penuh semua pegawainya, termasuk mendapat dukungan dari PT. Informasi Teranyar, dalam waktu dekat Dr. Yanto bakalan meninggalkan PN Denpasar. Pria yang punya hobi mendalang (dalang) ini mendapat promosi jabatan sebagai KPN Jakarta Pusat. Maklum, sejak menjabat di PN Denpasar banyak perubahan dilakukan, khususnya penataan administrasi, alat kelengkapan termasuk membuat taman, bale bengong sebagai tempat mediasi serta perbaikan lainnya yang mencakup masyarakat pencari keadilan. Penyerahan sertifikat akreditasi hasil penilaian Dirjen Badilum ini dilakukan Senin (24/7) lalu di Pendopo Sabha Swag, Blambangan di Banyuwangi yang diserahkan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Hatta Ali. (asa)

Pola Bakteri Berubah

Bakteri Gram Negatif Cenderung Lebih Besar

DALAM penelitian tentang bakteri tahun 2015-2016, bakteri gram positif dan negatif keberadaannya hampir sama. Namun semakin tahun, bakteri gram negatif keberadaannya mengalami tren lebih besar sekitar 46, 5 persen. Di antara bakteri gram negatif tersebut, bakteri Pseudomonas yang paling tinggi sekitar 16 persen. “Itu kurang dari seperempat, tapi cukup tinggi dari semua jenis kuman yang ada di rumah sakit terutama di PICU,” ungkap dr. Dyah Kanya Wati, Sp.A., dokter spesialis anak RSUP Sanglah, belum lama ini. Menurut Dyah Kanya Wati, Pseudomonas ini adalah salah satu penyebab terbanyak dari kuman gram negatif pada ventilator associated pneumonia (VAP). Jika infeksi bakteri gram negatif semakin tinggi, dampaknya terhadap pemilihan obat-obatan harus lebih selektif. “Dan harus bisa ter-cover dengan ketersediaan obat yang ada terkait pola kuman ini dan efek ke pasien juga akan lebih kompleks,” tandasnya. Dyah Kanya Wati mencontohkan, penggunaan obat antibiotik jenis ceftriaxone merupakan lini pertama untuk mengobati penyakit akibat bakteri tersebut. Namun kepekaan obat tersebut terhadap bakteri pun sudah berkurang dari 50 persen. “Jadi, sekarang kita sudah harus bergerak merubah lagi sekarang. Di seluruh Bali masih menggunakan ceftriaxone untuk lini pertama. Kami mendapatkan kepekaannya sudah 50 persen setelah datang ke kami. Dengan begitu, berarti diperlukan obat yang lebih paten lagi dan kecenderungan lebih susah disembuhkan,” ujarnya. Ia berharap RSUP Sanglah sebagai rumah sakit pendidikan tersier agar pemberian antibiotik pada lini pertama lebih berhati-hati. “Bahwa pola kuman kita sudah berubah, antibiotik yang digunakan sangat luas. Mohon hati-hati lagi, mungkin kita nanti harus ke mana untuk lini pertama. Lini pertama biasanya masih monoterapi, namun jika sudah masuk ICU baru obatnya dikombinasi,” ujarnya. (may)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : DISDIKPORA DIDESAK SOSIALISASIKAN KEBIJAKAN GURU HONOR Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

KEWALAHAN - Seorang juru parkir kewalahan mengatur sejumlah kendaraan pengunjung Pasar Ketapian, Minggu (30/7) kemarin. Kebiasaan pengunjung memarkir kendaraannya secara sembarangan memicu kemacetan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar pasar tersebut.

Peluncuran Bus Sekolah Belum Bisa Direalisasikan Dishub Tunggu Pengadaan Kendaraan

Denpasar (Bali Post) -

Rencana peluncuran bus sekolah oleh Pemkot Denpasar pada tahun ajaran 2017/2018 ini belum bisa direalisasikan. Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar yang menangani program ini masih menunggu pengadaan atau pembelian kendaraan. Kepala UPT Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar Dewa Ketut Adi Pradnyana mengatakan hal itu, Minggu (30/7) kemarin. Adi Pradnyana mengatakan, persiapan di daerah sudah rampung, mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga penetapan rute. ‘’Saat ini kami masih menunggu pembelian kendaraan atau tayang e-katalog. Berdasarkan informasi sudah ada beberapa karoseri yang tayang. Mudah-mudahan dalam sepekan

ini sudah bisa ditetapkan jenis armadanya,’’ ujar Adi Pradnyana didampingi Plt. Kasubag TU UPT Transportasi Darat I Putu Budi Ari Wibawa. Ketika ditanya kapan peluncuran bus sekolah bisa dilaksanakan, Adi Pradnyana belum berani memberikan kepastian. Ditegaskan, semuanya tergan-

tung dari proses yang dilaksanakan di pusat. ‘’Soal kapan bisa diluncurkan, saya belum bisa memastikan. Sekarang tinggal menunggu pengadaan kendaraan saja, sementara persiapan di sini sudah rampung,” ujarnya. Sebelumnya Kepala Dishub Denpasar I Gede Astika mengatakan layanan angkutan sekolah gratis yang dirancang Pemkot Denpasar mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya orangtua siswa. Terbukti dari hasil sosialisasi yang telah dilaksanakan dengan menyasar 20 SMP negeri dan swasta, tercatat sudah ratusan siswa yang mendaftar. Bahkan

pendaftaran melampaui kuota yang ditetapkan. Astika menambahkan, layanan angkutan sekolah ini pada tahap awal akan dioperasikan enam mikrobus untuk rute Denpasar Utara dan Denpasar Timur. Masing-masing bus berkapasitas 25 tempat duduk, sehingga untuk rute pagi hanya bisa melayani 150 siswa. Namun untuk mengefektifkan pelayanan, masih akan dibuka layanan untuk siang hari. Program bus gratis ini tujuan utamanya adalah memberikan jaminan keselamatan kepada para pelajar dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ke sekolah.

Bus sekolah ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti AC, wifi dan aplikasi. Dipilihnya rute Denut dan Dentim, kata Astika, karena di kedua kecamatan tersebut belum dilayani transportasi publik. Padahal menurut UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah daerah menjamin tersedianya transportasi bagi masyarakat. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Disdikpora Didesak Sosialisasikan Kebijakan Guru Honor

Denpasar (Bali Post) Keluhan kecilnya tunjangan guru honor di Denpasar, akhirnya disikapi serius jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar. Disdikpora telah merancang tunjangan untuk guru honor sebesar Rp 60.000 per jam mengajar. Rancangan ini pun sudah disepakati oleh jajaran DPRD setempat. Terhadap rencana ini, anggota Komisi IV DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada mendesak jajaran Disdikpora Denpasar untuk menyampaikan kebijakan tersebut kepada guru honor. Dihubungi Minggu (30/7) kemarin, Widiada menegaskan,

selama ini para guru honor menuntut beberapa kebijakan kepada pemerintah. Salah satunya, yakni kecilnya honor yang mereka terima per bulannya. Padahal, peran mereka dalam upaya mencerdaskan anak bangsa cukup signifikan. Ironisnya, gaji yang mereka terima berada di bawah pegawai kontrak. ‘’Apa yang sudah menjadi kebijakan, saya kira perlu disosialisasikan kepada para guru honor. Paling tidak, kumpulkan mereka untuk diberikan penjelasan, sehingga kegelisahan mereka selama ini bisa terjawab,’’ ujar Widiada. Widiada menyambut positif langkah yang dilakukan Dis-

dikpora Denpasar. Pasalnya, ratusan guru honor yang ada di Denpasar sempat menyampaikan keluhannya di hadapan para wakil rakyat. ‘’Kami sangat mengapresiasi kebijakan tersebut, namun harus segera disampaikan. Hal ini sangat penting, karena para guru honor sudah lama menantikan kebijakan seperti ini,’’ ujar politisi NasDem ini. Sebelumnya, dalam rapat kerja antara Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Denpasar yang membahas Ranperda Perubahan APBD 2017 terungkap, pihak eksekutif bersama legislatif Kota Denpasar sepakat untuk

menaikkan tunjangan guru honorer menjadi Rp 60 ribu per jamnya. Asisten III Setda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Edi Mulya mengungkapkan, setelah melalui berbagai tahapan dan masukan, akhirnya baik eksekutif maupun legislatif sepakat untuk menyejahterakan guru honorer di Kota Denpasar melalui APBD. Dengan menaikkan insentif guru honor menjadi Rp 60 ribu per jam, kondisi itu memungkinkan guru honor mengantongi pendapatan sebesar Rp 1.440.000 dari sebelumnya yang hanya Rp 1.360.800 di luar dana BOS reguler yang digelontorkan pemerintah pusat. Namun selain

mendapatkan kenaikan gaji dari APBD, guru honorer juga tetap mendapatkan tunjangan dana BOS Reguler sebesar 15 persen. Kadisdikpora Kota Denpasar I Wayan Gunawan mengatakan, terdapat 945 guru honor yang tersebar di beberapa tingkat pendidikan, yakni TK, SD dan SMP. Untuk itu, tahap pertama diperlukan penyusunan petunjuk teknis (juknis), siapa saja yang akan menjadi penerima. ‘’Karena faktanya di lapangan, ada beberapa jenis guru, misalnya di SD ada guru kelas, guru muatan lokal dan guru ekstrakurikuler. Sedangkan untuk SMP ada guru mata pelajaran dan guru ekstrakurikuler,’’ jelasnya. (kmb12)

Terkait Pelebaran Jalan Imam Bonjol

Dewan Minta Sosialisasi Ditingkatkan

Denpasar (Bali Post) – Guna mengurangi kemacetan lalu lintas, Pemprov Bali berencana menutup got atau sungai di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Meski proyek belum dimulai, namun warga berharap saat pengerjaannya nanti bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan baru. Terutama terkait dengan masalah lalu lintas, karena saat ini kondisinya relatif sangat krodit. Anggota DPRD Kota Denpasar Drs. I Wayan Duaja mengatakan, saat ini proyek penutupan got memang belum dimulai. ‘’Informasinya Agustus nanti baru akan dikerjakan,’’ ujar Duaja, belum lama ini. Berkenaan dengan pengerjaan proyek tersebut, Duaja berharap agar persoalan lalu lintas bisa diantisipasi. Salah satu-

nya dengan mengintensifkan sosialisasi melibatkan kepala dusun dan Perbekel Pemecutan Kelod. ‘’Pendekatan dengan masyarakat setempat perlu dilakukan, karena mereka memahami situasi dan kondisi wilayahnya. Misalnya, bagaimana penempatan material proyek sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas yang sudah sangat krodit,’’ kata politisi Golkar ini seraya mengapresiasi upaya pemerintah mengatasi masalah lalu lintas di sepanjang Jalan Imam Bonjol tersebut. Selain mendukung rencana penutupan sungai untuk pelebaran jalan, Duaja juga mengusulkan agar jalan alternatif di LC Margaya segera direalisasikan. ‘’Rencana pelebaran Jalan Imam Bonjol sangat positif. Na-

mun untuk mengurangi kemacetan di Imam Bonjol, rencana pembukaan jalan LC Margaya juga perlu ditindaklanjuti. Terlebih sebagian besar masyarakat pemilik lahan sudah mendukung rencana tersebut,’’ katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini pemerintah mengalokasikan dana APBN Rp 251 miliar untuk pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol itu rencananya mulai dikerjakan Agustus atau awal September 2017 ini. Proyek sepanjang 2,25 kilometer itu dimulai dari simpang Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan hingga simpang Sunset Road. Pelebaran jalan tersebut dinilai sangat mendesak karena saat ini kapasitas jalan dinilai sudah tidak memadai. (kmb12)

Bali Post/wan

KEMACETAN - Suasana kekroditan arus lalu lintas di Jalan Iman Bonjol. Guna mengurangi kemacetan di kawasan tersebut, Pemprov Bali berencana menutup got atau sungai sehingga badan jalan lebih lebar.


Senin Paing, 31 Juli 2017

BADUNG

3

Suplai Air PDAM di Tukad Penet Terhenti

Pemkab Rancang Santunan untuk Lansia Mangupura (Bali Post) Setelah program santunan bagi penunggu pasien, Pemkab Badung kini kembali merancang santunan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Program yang menyasar warga usia 70 tahun ke atas ini diagendakan berlaku mulai tahun anggaran 2018 mendatang. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana mengatakan hal itu, Minggu (30/7) kemarin. Menurut Sudarsana, pihaknya kini tengah menyiapkan regulasinya sebagai dasar pemberian satunan kepada para lansia tersebut. Santunan ini akan diberikan melalui peraturan bupati (perbup) yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Dinas Sosial. “Yang jelas kalau ada lampu hijau dari pusat, tahun 2017 ini kami akan susun regulasinya. Mudah-mudahan, tahun anggaran 2018 bisa diwujudkan,” ujarnya. Sudarsana menambahkan, program santunan lansia di Badung sejalan dengan program pemerintah pusat terkait Asistensi Sosial Lanjut Usia Telantar (ASLUT). Oleh karena itu, pihaknya berencana akan meminta pertimbangan ke Kementerian Sosial mengenai program tersebut. “Kami rencananya minta pertimbangan ke pusat. Apakah boleh daerah memberikan bantuan serupa, tidak untuk lansia terlantar saja tapi seluruh lansia di atas 70 tahun,” ungkapnya. Terkait besaran nominal yang akan diberikan, Sudarsana mengaku masih mengonsultasikan kepada Bupati Badung dan Kementerian Sosial. Namun merujuk pada program ASLUT, tiap orang diberikan bantuan sebesar Rp 300 ribu per orang yang dicairkan per tiga bulan sekali. “Apakah pola itu akan diterapkan, kami masih akan konsultasikan terlebih dahulu, baik dengan Bapak Bupati maupun Kementerian Sosial. Yang jelas, program ASLUT untuk di Badung baru menyasar 41 orang saja,” tegasnya. Mantan Kepala BLH Badung ini juga mengaku tengah mengiventarisasi jumlah lansia di Badung dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) maupun Dinas Kesehatan. Dengan mendapatkan data yang valid, pihaknya dapat secara mudah menghitung kebutuhan anggarannya. “Untuk anggaran tetap disesuaikan dengan kemampuan daerah. Tentunya Bapak Bupati yang punya kewenangan,” katanya. Di sisi lain, anggota DPRD Badung I Gede Aryantha memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Selain memberikan perhatian kepada para orang tua, program ini juga dapat mensejahterakan para lansia yang tidak lagi berada pada usia yang produktif. “Saya berharap agar wacana ini segera bisa direalisasikan. Saya yakin Badung mampu untuk itu (memberikan santunan - red), sehingga makin cepat makin baik,” tegasnya. (kmb27)

Semarak BNI DigiFest Perayaan HUT Ke-71 BNI

BNI Kanwil Bali NTB dan NTT merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) BNI yang ke-71 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (30/7) kemarin. Acara yang dikemas dalam bentuk olahraga, hiburan dan sosial tersebut tidak hanya melibatkan keluarga besar BNI Group, tetapi diikuti juga oleh masyarakat umum dari Kota Denpasar dan sekitarnya. Lebih dari 3.000 orang memadati area car free day untuk mengikuti jalan santai dan berbagai pertunjukan yang digelar, seperti Food Truck Festival, Food Bazaar, Band Performance, tari kontemporer, cek kesehatan gratis, Marching Band dari Universitas Udayana, hiburan rakyat dari Rare Kual serta pengundian doorprize. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Putu Bagus Kresna saat ditemui awak media menjelaskan bahwa kegiatan BNI DigiFest merupakan puncak dari rangkaian kegiatan HUT ke-71 BNI yang jatuh pada 5 Juli 2017 yang lalu. Sebelumnya BNI juga melaksanakan kegiatan BNI DigiCare, seperti pasar murah dan bantuan sembako di Maumere dan Lombok Timur, bantuan pendidikan untuk sekolah di Mota’ain Atambua dan lain-lain. Dengan mengambil tema “Peningkatan Kinerja melalui Digital Banking”, BNI sebagai institusi keuangan saat ini tengah melakukan transformasi menjadi institusi keuangan digital nasional yang mumpuni. Hal ini merupakan sarana bagi BNI untuk meningkatkan kinerja serta percepatan literasi transaksi keuangan kepada masyarakat berbasis teknologi digital. Melalui pengembangan konsep DigiNation, BNI akan mentransformasi perilaku layanan BNI kepada nasabah menuju model transaksi digitalisasi perbankan. Berbagai produk digital telah dikembangkan oleh BNI, antara lain BNI UnikQu, BNI Digital Loan, Agen46 BNI, dashboard bansos serta produk digital lainnya. Selain itu, BNI juga aktif merangkul perusahaan financial technology (fintech) untuk semakin memperkaya diri dalam memenuhi segala kebutuhan nasabah yang kian hari semakin menuntut model bisnis yang mobile, cepat dan ringkas. “Sejak didirikan pertama kali pada tanggal 5 Juli 1946, BNI terus tumbuh dan berkembang untuk mengawal pembangunan di berbagai sektor,” lanjutnya. Didirikan pada tanggal 5 Juli 1946, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI menjadi bank pertama milik negara yang lahir setelah kemerdekaan Indonesia. Lahir pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, BNI sempat berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 2/1946, sebelum akhirnya beroperasi sebagai bank komersial sejak tahun 1955. Oeang Republik Indonesia atau ORI sebagai alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia pada tanggal 30 Oktober 1946 dicetak dan diedarkan oleh Bank Negara Indonesia. Untuk mendukung kontribusinya sebagai agent of development dalam pembangunan di daerah dan juga pelayanan kepada masyarakat, BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT didukung oleh 98 outlet dan 978 fasilitas ATM serta sinergi dengan anak perusahaan lainnya (BNI Syariah, BNI sekuritas, BNI Life, BNI Aset Management serta BNI Multifinance). Saat ini BNI Group telah menjadi lembaga keuangan yang mampu mengembangkan diri dan kokoh bersaing di tingkat nasional, regional dan internasional. Dengan dukungan lebih dari 1.800 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri, BNI Group akan menjadi lembaga keuangan pilihan utama yang dapat menyediakan layanan prima dan solusi bernilai lebih untuk Bangsa Indonesia. (bns1)

PERAYAAN - Suasana puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) BNI yang ke-71 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (30/7) kemarin.

Mangupura (Bali Post) -

Pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama, Badung yang disalurkan ke masyarakat dipastikan terganggu. Pasalnya, salah satu sumber air yakni Tukad Penet mengalami gangguan. Bendungan karet yang berada di Desa Cemagi, Mengwi itu sobek hingga mengalami kebocoran.

Bali Post/ist

DIPERBAIKI - Petugas tengah memperbaiki kerusakan yang terjadi di Tukad Penet. Bendungan yang berada di sungai ini mengalami kerusakan akibat timbunan sedimen yang tinggi.

Kerusakan tersebut diduga akibat timbunan sedimen lumpur yang sangat tinggi. Akibatnya, pasokan air dari Tukad Penet sepenuhnya terhenti untuk beberapa hari ke depan. “Saat ini teknisi sedang berupaya memperbaiki kerusakan itu. Kerusakan akibat sedimen lumpur sangat tinggi. Beban yang berat tidak bisa ditahan oleh bendungan karet, sehingga robek,” ujar Dirut PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung I Ketut Golak, Minggu (30/7) kemarin. Menurut Golak, suplai air dari Tukad Penet yang mengalir di dua kabupaten, yakni Kabupaten Badung dan Tabanan. Kerusakan bendungan ini pertama kali diketahui Senin (24/7) lalu. Selain melakukan perbaikan bendungan karet dengan mendatangkan teknisi khusus dari Balai Wilayah Sungai, pihaknya juga melakukan pengurasan/

pengerukan sedimen lumpur. “Kami perkirakan perbaikan baru akan tuntas sepenuhnya selama tiga sampai empat hari ke depan,” ujarnya. Golak mengakui, kerusakan bendungan karet Tukad Penet yang memiliki kapasitas air 30 liter/detik ini menyebabkan gangguan pelayanan di sebagian wilayah Kuta Utara dan Mengwi Selatan, seperti Dalung, Buduk dan Tibubeneng. Untuk itu pihaknya sementara akan mengerahkan mobil tangki guna memenuhi kebutuhan akan air bersih. “Bagi wilayah yang pasukan airnya terganggu, kami kerahkan mobil tangki. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berharap dengan dilakukan perbaikan dan pengurasan bendungan, produksi air dari Tukad Penet akan lebih maksimal,” tegasnya. (kmb27)

Belasan Kasus KDRT Dilaporkan di Badung Mangupura (Bali Post) Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Badung masih terjadi. Bahkan dalam periode Januari hingga Juni tahun 2017 saja tercatat 14 kasus KDRT yang dilaporkan di Badung. Sementara pada tahun lalu ada 25 kasus yang dilaporkan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ni Putu Rianingsih mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Rianingsih, berbagai permasalahan dalam keluarga, seperti permasala-

han ekonomi, sosial, lingkungan dan sebagainya menjadi pemicu KDRT. “Oleh karena itu, perlu sosialisasi, edukasi dan pendampingan guna pencegahan dan penanggulangan KDRT. Namun yang terpenting, kesadaran dari anggota keluarga, terutama orangtua untuk saling memahami dan mengalah sehingga berbagai permasalahan bisa diselesaikan tanpa harus berujung KDRT,” ujarnya. Rianingsih menambahkan, kasus KDRT sudah ada dari dulu, hanya tidak semua kasus dilaporkan. Sementara itu, pihaknya hanya

menindaklanjuti kasus yang dilaporkan saja. Namun untuk melakukan pencegahan, telah terbentuk kader-kader yang aktif melakukan sosialisasi di tingkat desa dan banjar. “Kalau mereka melapor, ya kami tindaklanjuti. Saat mereka membutuhkan bantuan pendampingan psikologis dan hukum, kami mintakan bantuan ke lembaga yang menangani,” terangnya. Selain menerjunkan petugas, kata Rianingsih pihaknya juga membuat jejaring dengan membentuk kader-kader yang telah diberikan pelatihan terlebih

dahulu. “Kader-kader ini kami berikan pelatihan. Merekalah yang bergerak untuk memberikan nasihat dan bimbingan kepada keluarga-keluarga yang ada di desa-desa,” katanya. Rianingsih mengaku banyak mendapatkan bantuan dari PKK yang ada di banjarbanjar. Oleh karena itu, pihaknya tetap menjalin mitra kerja dengan organisasi wanita, termasuk TNI dan Polri. “Ke depan kami berencana membuat P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) di tingkat desa, yang strukturnya melibatkan

aparat dan masyarakat desa serta banjar, sehingga kalau ada permasalahan KDRT diselesaikan dulu di tingkat banjar atau desa. Dengan begitu lebih cepat tertangani. Kalau tidak bisa, baru ke Kabupaten,” jelasnya. Rianingsih mengimbau masyarakat untuk menyetop kekerasan terhadap anak dan juga perempuan dengan melakukan pencegahan melalui penyadaran para orangtua. “Kalau yang satu ribut, yang satu sebaiknya diam. Jadi saling mengalah. Kalau semua ribut kan jadi berantem,” katanya mengigatkan. (kmb27)

Bali Post/kmb23

SOLUSI - Mencampur limbah sampah plastik dengan aspal untuk pembangunan jalan, salah satu solusi mengatasi permasalahan sampah plastik yang tidak tertangani selama ini.

Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia Siap Diujicobakan untuk Campuran Aspal

Mangupura (Bali Post)Sampah khususnya limbah plastik, sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum tertangani secara tuntas. Dari estimasi 275 juta metrik ton (MT) sampah plastik dari 192 negara di seluruh dunia pada 2010 diperkirakan terdapat antara 4,8-12,7 juta MT masuk ke lautan lepas. Dari jumlah tersebut, Indonesia menempati peringkat kedua negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia, yaitu sebesar 3,2 juta MT. Tiongkok menempati urutan pertama sebesar 8,8 juta MT dan disusul oleh Filipina diperingkat ketiga yaitu sebesar 1,9 juta MT.

Sementara untuk di Bali sendiri, rata-rata sampah yang dihasilkan sebanyak 1.000 ton per hari. Dari jumlah itu, terdapat sampah plastik sebanyak 14 persen. “Diharapkan, sebelum sampah-sampah itu sampai di TPA Suwung, agar bisa dipilah dulu. Sehingga nantinya bisa mengurangi beban dari TPA Suwung,” kata Deputi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Maritim Safri Burhanuddin, Sabtu (29/7) lalu. Sesuai dengan program pemerintah hingga tahun 2025, kata Safri Burhanuddin, Indonesia dituntut mampu mengatasi masalah sampah plastik hingga 70

persen. Dalam hal ini, tentu harus ada tahap-tahapannya. Pertama, memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak sekolah. Kedua, bagaimana mengurangi sampah yang ada di lautan dan di darat melalui pengaturan law enforcement. Setelah mulai tertangani, sampah yang terkumpul tersebut harus dicarikan solusi. Salah satunya dengan mencampurkan limbah sampah plastik dengan aspal untuk jalan. “Oleh karena itu, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sampah plastik ini mulai dicampur dengan aspal. Yang diketahui kekuatan aspal

tersebut stabilitasnya naik menjadi 40 persen. Bahkan, harga limbah plastik lebih murah dibandingkan aspal. Ini membuat biaya pembuatan material jalan akan lebih murah lima hingga enam persen,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, penelitian pemanfaatan sampah plastik untuk jalan sudah dilakukan cukup lama. Untuk uji coba pertama kali dilakukan di Bali. Ada dua lokasi yang akan memakai aspal berbahan plastik pertama di Indonesia tersebut, yakni di jalan samping Gedung Rektorat Universitas Udayana

sepanjang 270 meter dan Jalan Mahendradatta sepanjang 400 meter. Dijelaskannya, setiap satu kilometer jalan membutuhkan 2,5 ton sampai lima ton sampah plastik untuk campuran aspal. Dari hasil ujicoba, secara sederhana campuran ini lebih lengket serta stabilitasnya lebih tinggi. Dari segi biaya bisa diperkirakan sangat kecil. “Secara teknologi ini memang bisa dimanfaatkan serta menjadi solusi terhadap masalah sampah yang tidak termanfaatkan. Untuk stabilitas, bisa meningkat sampai 40 persen dibandingkan dengan bahan lain,” tegas Danis H Sumadilaga. (kmb23)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Senin Paing, 31 Juli 2017

Avanzanation 2017 Komitmen Pengembangan Fasilitas di LPK Monarch Negara Sangat Nyata Bangkitkan Semangat Keindonesiaan Melalui Keandalan Low MPV Toyota

LEMBAGA pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha terintegrasi melalui Golden Program yang berorientasi pada eksistensi dan peningkatan kualitas organisasi. Pengelolaan Monarch Bali melalui Golden Program diwujudkan melalui penetapan sistem tata kelola, yaitu Sistem Manajemen Mutu–Monarch Bali yang merupakan standar dalam kegiatan operasional dan bersinergi dengan standar akreditasi yang telah ditetapkan. Seluruh program pelatihan di LPK Monarch Bali telah terakreditasi dan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi Monarch Bali yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sudah mendapatkan pengakuan dari pihak asosiasi, industri perhotelan dan kapal pesiar. LPK Monarch Bali berkomitmen dalam mewujudkan Program Pemerintah KIOS 3 in 1, yaitu Melatih, Mensertifikasi dan Menempatkan melalui kerja sama kemitraan dengan industri di bidang pariwisata. PT Ratu Oceania Raya Bali sebagai mitra kerja sama mengapresiasi LPK Monarch Bali yang telah menghasilkan calon tenaga kerja profesional dan memiliki kompetensi untuk bekerja di kapal pesiar. Hal ini terbukti melalui data yang menyebutkan bahwa hingga saat ini lulusan LPK Monarch Bali telah berhasil diberangkatkan ke kapal pesiar ternama, sehingga mampu menjadi pahlawan devisa dan pahlawan keluarga. Kegiatan sertifikasi kompetensi menjadi hal mendasar dan mutlak dalam menyikapi kebutuhan industri pariwisata yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, LSP-LPK Monarch

SDM BERKOMPETEN – Kampus baru LPK Monarch Negara yang diresmikan 22 Juli 2017, siap menghasilkan SDM yang berkompeten di bidang perhotelan dan kapal pesiar. Bali yang telah memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara konsisten melaksanakan proses sertifikasi kepada semua lulusan LPK Monarch Bali. Ketua Yayasan Widhi Sastra Nugraha, I Made Sumitra, S.E., M.M., CHT., menegaskan eksistensi Monarch Bali ditandai dengan pengembangannya di lima kabupaten di Bali, yaitu Badung, Karangasem, Gianyar, Buleleng dan Jembrana. Pengembangan Monarch Bali di Jembrana mendapatkan penerimaan dan kepercayaan dari masyarakat yang ditandai peningkatan jumlah peserta didik di LPK Monarch Negara. Seiring dengan kepercayaan pemerintah dan masyarakat, LPK Monarch Negara senantiasa mengembangkan sarana-prasarana secara berkelanjutan, sehingga proses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh peserta didik. Pengembangan fasilitas di LPK Monarch Negara diwujudkan melalui pengelolaan kampus berupa gedung baru yang berlokasi di Jalan Pulau Menjangan,

Gang IV, Lingkungan Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, telepon (0365) 454 6162. Peresmian gedung kampus baru dilaksanakan 22 Juli 2017 melalui serangkaian upacara yang disaksikan Kepala Lingkungan Kelurahan Dauhwaru, klian adat, mitra kerja sama PT Ratu Oceaniaraya Bali, Yayasan Widhi Sastra Nugraha dan seluruh Management Monarch Bali. LPK Monarch Bali mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Dinas Tenaga Terja dan Transmigrasi Kabupaten Jembrana serta seluruh pihak terkait, sehingga LPK Monarch Negara dapat terus mengembangkan kualitas yang bersinergi dengan program pemerintah. Melalui pengembangan fasilitas pendidikan dan pelatihan serta pengelolaan yang berorientasi pada kualitas, LPK Monarch Negara siap menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang perhotelan dan kapal pesiar, sehingga mampu menjadi insan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di era globalisasi. (ad2285)

Difasilitasi Desa Adat

Krama Pecatu Antusias Ikuti ’’Sapuh Leger’’ Massal RIBUAN krama Desa Adat Pecatu, Sabtu (29/7) lalu sangat antusias mengikuti pelaksanaan upacara Panglukatan Sapuh Leger massal yang difasilitasi oleh Desa Adat Pecatu. Sejak dini hari, krama ketog semprong berkumpul di Lapangan Beji Mandala. Prosesi yang digelar bertepatan dengan hari Tumpek Wayang ini di-puput oleh 42 sulinggih lanang istri. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Pecatu yang duduk di birokrasi Badung dan sejumlah lembaga lainnya, seperti Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Kadispenda Badung Made Sutama dan sejumlah tokoh lainnya. Ditemui di sela-sela upacara, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta menjelaskan, pelaksanaan Sapuh Leger merupakan sebuah program yang direncanakan oleh desa adat. Sebelumnya Sapuh Leger diselenggarakan dan diikuti oleh krama tamiu di Puspem Badung beberapa tahun yang lalu dan di Mertasari. Disampaikannya, untuk meringankan krama, kegiatan ini dilaksanakan secara massal. Krama sangat antusias mengikuti acara ini. Jumlahnya pun terbilang sangat banyak. ‘’Sampai pagi pun masih ada yang mendaftar. Peserta tercatat 3.200 lebih,’’ ujarnya. Bendesa yang juga anggota Dewan Badung itu menambahkan,

Bali Post/kmb23

SAPUH LEGER - Prosesi Sapuh Leger massal yang diikuti ribuan krama Desa Adat Pecatu. untuk meringankan beban warga, prosesi ini tidak dikenakan biaya. Segala biaya ditanggung oleh desa adat. ‘’Pertama untuk meringankan krama, kedua tidak keluar dari makna dan sastra agama serta ketiga untuk merekatkan krama Desa Adat Pecatu,’’ papar Sumerta. Ketua Panitia I Nyoman Kani Artana menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan bebayuhan atau pelukatan Sapuh Leger ini adalah untuk menghilangkan sifat-sifat negatif dari kelahiran masing-masing peserta. Sebab, dari masing-masing kelahiran pasti ada unsur positif dan negatifnya. Maka dari itu, unsur

negatifnya dihilangkan atau diruat melalui pelukatan Sapuh Leger. Ia mengharapkan melalui upacara ini, sifat positif yang dimiliki bisa lebih dominan, sehingga di Desa Adat Pecatu terbangun masyarakat yang mempunyai kemampuan berpikir yang positif dalam menyikapi pembangunan, baik dalam hal parahyangan, pawongan maupun palemahan. Dengan begitu, suasana desa menjadi kondusif, tertib, aman dan nyaman. Menurutnya, Sapuh Leger berasal dari dua kata, yaitu sapuh dan leger. Sapuh artinya pengeruwatan atau pembersihan, sedangkan leger artinya sifat-sifat negatif. (kmb23/k200)

Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver

Rayakan Hari Jadi Bali Beach Clean Up Ke-10

TERKENAL sebagai pulau para dewa, Bali kerap merepresentasikan Indonesia di mata dunia. Kendati demikian, beberapa dekade terakhir Bali menghadapi masalah peningkatan timbunan sampah. Tidak hanya dipicu oleh meningkatnya jumlah penduduk dan turis, tetapi embusan angin barat dan ombak bulan Desember hingga Maret yang membawa timbunan sampah dari Pulau Jawa menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya jumlah sampah di Bali. Berangkat dari kekhawatiran terhadap tingginya angka sampah di Bali, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Quiksilver Indonesia (QS) mengambil aksi nyata dalam menjaga keindahan dan kebersihan Bali dengan menggagas Bali Beach Clean Up (BBCU) pada tahun 2007, sebuah program bersih-bersih pantai harian di lima pantai utama di Bali. Terhitung hingga Juli 2017,

tim BBCU Bali telah berhasil menyingkirkan lebih dari 34 juta kg sampah dari pesisir Pantai Bali sepanjang 9,7 kilometer. Program ini didukung 150 tempat sampah baru setiap tahunnya, 4 traktor pantai, 2 barber surf rakes, 3 truk sampah dan terutama 78 kru dari komunitas lokal di sekitar pantai. Selain menjalankan program, kru BBCU turut berperan aktif sebagai ambasador untuk mempromosikan program BBCU, yaitu pentingnya menjaga lingkungan. ‘’Permasalahan sampah menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kolaborasi yang semakin baik antara pemerintah, sektor swasta dan komunitas, akan semakin cepat pula kemajuan yang akan kita rasakan,’’ ujar Kadir Gunduz, Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia, Sabtu (29/7) lalu. Dikatakannya, pantai yang bersih tidak hanya menjadi kabar baik bagi pengunjung, namun juga buat penyu laut. Untuk meningkatkan

LEPAS TUKIK - Presdir CCAI Kadir Gunduz, General Manager Quiksilver South Pacific Chris James beserta komunitas pencinta lingkungan melepas 1.000 ekor tukik di Pantai Seminyak pada acara BBEW 2017.

angka telur penyu yang ditemukan di pantai, CCAI dan QS mendirikan dan menjalankan Kuta Beach Sea Turtle Conservation (KBSTC) sebagai bagian dari program BBCU. Lebih dari 140.000 tukik telah dikembalikan ke laut sejak dibentuknya KBSTC pada tahun 2010. Melengkapi program harian BBCU, CCAI dan QS menggelar festival tahunan, yaitu Bali’s Big Eco Weekend (BBEW) 2017 untuk menceritakan kemajuan program BBCU dan berupaya meningkatkan lebih banyak dukungan dari setiap orang di Bali untuk menjaga pantai tetap bersih dan indah yang digelar selama tiga hari (28-30 Juli 2017). Mengawali BBEW 2017, CCAI dan QS berkolaborasi dengan Greeneration Foundation serta pihak pemerintah nasional dan lokal, menggelar forum bertema ‘’Generasi Baru Pariwisata Kita, Sayangi Lingkungan’’. Hari kedua digelar festival satu hari di Pantai Seminyak. Dengan penekanan khusus pada angka 10, festival ini menampilkan kemajuan program BBCU dalam kurun waktu 10 tahun untuk menginspirasi setiap orang agar semakin terlibat dalam mengupayakan masa depan yang berkelanjutan untuk lingkungan kita. Pesan ini juga disampaikan melalui berbagai macam aktivitas termasuk pelepasan tukik. ‘’Hari ini kami mengajak semua orang untuk berpartisipasi dan menyaksikan pelepasan 1.000 tukik ke habitatnya, dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi lebih banyak orang mengenai konservasi penyu laut,’’ kata Chris James, General Manager Quiksilver South Pacific. (bns2)

AGUNG Toyota selaku Founder Dealer Toyota di Bali, Sabtu (29/7) lalu menggelar program Avanzanation 2017. Program yang merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan Toyota, khususnya pengguna Avanza ini, mengambil konsep keindonesiaan. Puncak acara Avanzanation di Bali diisi dengan kegiatan touring bersama komunitas pengguna Toyota Avanza yang ada di Pulau Dewata seperti TACI, Velozity dan AXIC. Touring menempuh rute Tabanan, Denpasar, Gianyar, Pantai Pandawa sebagai landmark pariwisata Provinsi Bali dan berakhir di Agung Toyota Kuta. Avanzanation 2017 diselenggarakan 22 Juli 2017 untuk wilayah Pulau Jawa yang dilakukan di Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang dan Surabaya. Sementara pada 29 Juli 2017 untuk wilayah Denpasar, Balikpapan, Medan, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Padang, dan Solo. ‘’Melalui kegiatan Avanzanation, Toyota ingin terus berkontribusi untuk meningkatkan semangat keindonesiaan di tengah masyarakat sekaligus sebagai apresiasi kepada pelanggan Toyota, khususnya pelanggan Avanza dan Veloz,’’ ujar Area Management Toyota Astra Motor Danar Hasmoro, di Kuta, akhir pekan lalu. Dikatakannya, Grand New Avanza dan Grand New Veloz menjadi salah satu produk pionir yang lahir dengan semangat Let’s

SERAHKAN - Chief Operation Officer Agung Toyota I Putu Rubika (tengah) menyerahkan Toyota Dyna Micro-Bus kepada Pemkot Denpasar. Go Beyond dan sampai saat ini berkontribusi untuk mempertahankan posisi Toyota sebagai market leader. ‘’Tahun 2017 ini, secara nasional Avanza masih memimpin di segmen low Multi Purpose Vehicle (MPV) serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penjualan Toyota di segmen MPV secara keseluruhan, yaitu 44,4%,’’ ungkapnya. Sementara itu, Chief Operation Officer Agung Toyota I Putu Rubika menyampaikan, untuk wilayah Bali periode Januari hingga Juni 2017, Toyota Avanza tetap menjadi market leader dengan share 36,8% dan total penjualan 1.267 unit. ‘’Kami bersyukur dan berterima kasih kepada para pelanggan setia di Bali, di usianya yang memasuki tahun ke-14 ini Toyota Avanza dan

Veloz masih menjadi pilihan utama di segmen MPV Low. Kami harap Avanzanation 2017 yang kami adakan ini semakin menambah keluarga dan kerabat para pencinta Avanza, serta dapat mempromosikan objek pariwisata di Pulau Dewata agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik masyarakat domestik maupun internasional,’’ tambahnya. Lebih lanjut Rubika memaparkan, sebagai wujud kepedulian dan bentuk CSR Agung Toyota terhadap industri pariwisata Bali, Agung Toyota menyerahkan dua unit Toyota Dyna Micro-Bus kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung, Sabtu (29/7) lalu, yang nantinya digunakan mensupport dan menggenjot indutri pariwisata di Bali. (ad2286)

Made Urip Gelontorkan Alsintan di Tabanan Awali Reses dengan Bantuan 53 Traktor dan 32 ’’Power Thresher’’

ANGGOTA Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali membuktikan komitmennya untuk memperjuangkan nasib petani di Bali. Salah satunya bantuan alsintan berupa Hand Tractor dan Power Thresher yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPP PDI-P itu sekaligus Penyerapan Aspirasi Kelompok Tani se-Kabupaten Tabanan di Wantilan Desa Adat Blumbang, Kerambitan, Jumat (28/7) lalu. Bantuan 53 unit Hand Tractor dan 32 unit Power Thresher atau alat pemotong dan perontok padi di Tabanan ini, juga mengawali kegiatan reses Made Urip didampingi Ketua PAC PDI-P Kerambitan Ketut Arsana Yasa alias Ketut Sadam. Hadir Sekretaris Dinas Pertanian Tabanan, Camat Kerambitan, Ketua Sabantara Tabanan dan Kerambitan, Kepala UPT Kerambitan beserta ratusan petani dan krama subak se-Kabupaten Tabanan. Pada kesempatan itu, Ketut Sadam mengungkapkan, seluruh bantuan merupakan usulan kelompok subak lewat proposal yang ditindaklanjuti langsung oleh Made Urip. ‘’Itu juga berkat ada taksu-nya. Tanpa itu bantuan tidak bisa turun. Ini sebagai semangat kami untuk berjuang demi kelompok-kelompok petani di Tabanan,’’ katanya. Ia mengharapkan Made Urip terus mengawal aspirasi petani dan krama subak, karena sudah terbukti berjuang tidak hanya saat hajatan politik. ‘’Ini adalah bukti bukan janji Pak Urip dari PDI Perjuangan. Kami membangun bangsa dengan tiga pilar, yakni dari pengurus ranting sampai pejabat legislatif dan eksekutif sebagai petugas par-

tai seluruh Bali,’’ ujarnya. Sementara itu, I Wayan Sukarsa selaku Ketua Poktan Sinar Terang Blumbang Kelod mengucapkan terima kasih atas perhatian Made Urip yang memperjuangkan aspirasi petani di Tabanan. ‘’Pak Made Urip telah membuat petani semakin maju dan meningkat kesejahteraannya. Selama ini hanya Pak Urip berkomitmen membangun sektor pertanian sehingga terus meningkat,’’ paparnya. Ketua Poktan Suka Maju Banjar Belong Nyoman Sumadi selaku petani sangat berterima kasih karena Made Urip sudah membantu pengolahan tanah dengan alat yang canggih. ‘’Bantuan Pak Urip sangat bagus agar Tabanan menjadi lumbung beras. Dukungan Pak Urip sudah sangat dirasakan lewat berbagai bantuan dari pemerintah pusat,’’ imbuhnya. Di hadapan petani dan krama subak, Made Urip selaku anggota DPR empat periode yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan,

perikanan dan mitra Bulog, menyatakan sangat banyak program yang dapat diaksesnya, salah satunya mesin pertanian atau alsintan baik berupa traktor, pompa air maupun power thresher untuk meningkatkan produktivitas petani selain bantuan benih yang dianggarkan APBN sekitar Rp 1,2 triliun. Di samping itu, ada bantuan subsudi pupuk yang dianggarkan APBN 2017 sekitar Rp 30 triliun. ‘’Jika tidak disubsidi, petani akan membeli pupuk sangat mahal karena bahan pupuk sebagian besar impor. Makanya pemerintah membantu berupa subsidi pupuk dan benih termasuk infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani dan perbaikan irigasi,’’ tandasnya. Persoalan di hilir juga ditangani terutama masalah pascapanen dengan Terminal Agrobisnis dan pasarnya termasuk bekerja sama dengan Menteri Perdagangan. ‘’Jika ini jalan, akan sangat menguntungkan petani dan memberikan nilai tambah menuju swasembada pangan,’’ sebut Made Urip. (ad2287)

BANTUAN - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Made Urip (tengah) menggelontorkan bantuan berupa 53 unit traktor dan 32 unit power thresher di Tabanan.

Tumpek Wayang

Desa Adat Kedonganan Gelar Upacara ’’Pebayuh Sapuh Leger’’ BERTEPATAN dengan hari Tumpek Wayang, Sabtu (29/7) lalu, sebanyak 700 lebih krama Desa Adat Kedonganan mengikuti upacara Pebayuh Sapuh Leger. Bertempat di Jaba Pura Dalem Desa Adat Kedonganan, peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Sanan Empeg (lahir diapit mati) dan kelompok umum. Dalam kelompok umum ada 19 kategori yang digabungkan. Prosesi ini di-puput Ida Pandita Empu Nabe Jayawijaya Nanda dari Geria Kutuh Kuta dan Ida Dalang untuk melaksnakan Wayang Sapuh Leger. Selain itu dilaksanakan pengeruatan Sudamala saat matahari terbenam. Menurut Ketua Panitia Nyoman Suarjana, upacara Pebayuhan Sapuh Leger ini baru pertama kali dilaksanakan. Menurut-

nya, secara adat budaya Bali dalam sastra mencantumkan memang ada upacara seperti ini. ‘’Kami baru pertama kali bisa melaksanakannya. Ini menjadi keputusan prajuru desa yang dirangkaikan dengan HUT LPD Kedonganan,’’ katanya. Pelaksanaan upacara tersebut merupakan momentum yang luar biasa bagi masyarakat. Upacara ini sangat meringankan karena semua biaya ditanggung oleh desa adat dan LPD. Dalam hal ini, warga sama sekali tidak dikenakan biaya dan hanya diminta membawa pejati, tirta dan busana yang disesuaikan. ‘’Mudah-mudahan adanya acara ini bisa membawa pengaruh keseimbangan energi, sehingga sesuatu yang diharapkan masyarakat dalam hidupnya bisa berjalan baik. Semoga ini

Bali Post/kmb23

PANGLUKATAN - Prosesi panglukatan serangkaian upacara Pebayuh Sapuh Leger di Kedonganan.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

bisa dilaksnakan berkelanjutan,’’ ujar Suarjana. Ketua LPD Kedonganan Ketut Madra menerangkan, penyelenggaraan upacara Panglukatan Nyapuh Leger kali ini serangkaian HUT ke-27 LPD Kedonganan yang puncaknya jatuh pada 9 September mendatang. Sebelumnya pihaknya menyelenggarakan pembinaan wirausaha muda untuk memotivasi generasi muda agar bergairah dan berani membangun usaha sendiri. Kegiatan ini bekerja sama dengan Karang Taruna Eka Santhi yang diketuai Wayan Yustisia Semarariana. Dikatakannya, pelaksanaan upacara Panglukatan Nyapuh Leger di Kedonganan merupakan bagian dari upaya LPD untuk memfasilitasi atau meringankan beban krama (masyarakat) dalam melaksanakan Panca Yadnya. Dalam pararem, LPD memberi ruang akan hal tersebut sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang masuk Panca Kertha, sehingga tercapai keseimbangan antara sekala dan niskala dalam mencapai moksartham jagadhita. Upacara Panglukatan Nyapuh Leger juga bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap LPD. Ke depannya kegiatan ini akan menjadi produk dari LPD. Ia berharap upacara tersebut bisa dilaksanakan tiap enam bulan sekali, seperti halnya ngaben massal. (kmb23/k200)


seremonial

Senin Paing, 31 Juli 2017

Biaya Ngaben Massal di Desa Puhu Rp 1 Juta Per KK

Wedakarna Minta Prajuru Adat Pimpin Tradisi Kesederhanaan Yadnya

SENATOR RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gianyar menyempatkan diri meninjau karya pitra yadnya ngaben massal di Desa Adat Puhu Kecamatan Payangan. Ia kaget karena pihak desa adat mampu membuat upacara ngaben massal hanya dengan biaya Rp 1 juta per sawa ditambah partisipasi warga yang tidak ikut ngaben 10% dari biaya yang dikeluarkan, yakni sekitar Rp 100.000 per KK. Sistem gotong royong ini tentu sangat membantu masyarakat tidak mampu, di samping angka ini mengalami penurunan dibandingkan biaya di masa lalu. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna memberikan apresiasi kepada prajuru desa adat yang telah membantu rakyat dengan kebijakan yang membumi. ‘’Saya puji jero bendesa, prajuru adat dan semeton warga Desa Puhu. Di mana–mana saya masih menyaksikan biaya ngaben rata–rata masih di atas Rp 5 juta, bahkan ada yang di atas Rp 10 juta. Biaya murah dalam upacara ini sangat membantu ketahanan keluarga Hindu di Bali. Apalagi di Gianyar selama ini dikenal banyak upacara yang mahal dan ribet, tapi Desa Puhu membalikkan stigma ini. Atas nama pribadi dan lembaga negara DPD-RI, saya mengucapkan terima kasih atas semua usaha ini. Menyederhanakan bukan berarti menghilangkan banten, tapi

TOKOH ADAT – Senator RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kiri) bersama tokoh adat Desa Puhu, Payangan, Gianyar. mengefisienkan,’’ ungkapnya. Ia menilai kebiasaan membeli banten di geria yang selama ini dianggap menjadi penyebab dari biaya tinggi upacara agama Hindu, dapat diatasi dengan bergotong royong dalam prosesnya, sebagaimana dilihatnya di Desa Puhu. ‘’Membuat bebantenan dan sarana upakara secara gotong royong akan semakin mengakrabkan warga desa, di samping mengkader anak muda Bali agar paham tentang sarana bebantenan. Yang saya lihat di Desa Puhu ini sangat revolusioner. Dari semua bahan yang disediakan hampir sebagian besar disiapkan oleh krama adat baik tua,

muda, laki maupun perempuan. Ini pertanda baik agar agama Hindu bisa ajeg karena sudah bisa menghemat biaya. Saya harap seluruh desa adat di Bali bisa meniru teladan ini,’’ papar Gusti Wedakarna. Menurutnya, tingkat keutamaan dalam sebuah yadnya bukanlah dari besar-kecilnya volume sarana upakara, tetapi dari ketulusikhlasan warihnya. ‘’Hindu akan bangkit kembali, Hindu akan semakin menekankan tattwa, Hindu akan bangkit di tangan prajuru adat yang revolusioner dan berani mengubah tradisi. Ini pertanda baik. This is Satyagraha,’’ tegas Gusti Wedakarna. (ad2288)

FH Unwar Lepas 140 Mahasiswa untuk KKL

KKL Mata Kuliah Strategis dan Holistik

FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) melepas 140 mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Sabtu (29/7) lalu. Sebelum dilepas, para mahasiswa diberi pembekalan dan mengikuti ujian menjelang diterjunkan ke institusi hukum. KKL merupakan kegiatan intrakurikuler wajib yang harus diikuti mahasiswa sebelum memperoleh gelar sarjana hukum. ‘’Sebelum lulus mahasiswa harus mengikuti KKL,’’ kata Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. Setelah diberikan pembekalan diharapkan mahasiswa lebih mumpun i ketika ditugaskan di berbagai institusi hukum yang sudah diajak bekerja sama. KKL merupakan mata kuliah yang strategis dan holistik. ‘’Artinya, siapa pun yang kuliah hukum atau akan tamat sarjana hukum harus ada mata kuliah ini yang diambil untuk menjadi sarjana hukum sebelum diuji skripsinya astau tugas akhirnya,’’ jelas Putu Budiartha. Di samping mata kuliah pembelajaran atau pendidikan, juga berisi pengabdian kepada masyarakat dan penelitian. Makanya ketika mengikuti KKL, mahasiswa yang ditugaskan di institusi mampu menggali isu-isu hukum yang aktual untuk diangkat menjadi

LEPAS - FH Unwar melepas 140 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL). tulisan sebagai laporan KKL. Selanjutnya dikemas dalam bentuk yang menyerupai skripsi yang dinamakan legal memorandum, sehingga otomatis mahasiswa tidak mengulang lagi membuat skripsi. ‘’Mata kuliah KKL ini sangat starategis bagi mahasiswa tingkat akhir,’’ ungkapnya. KKL juga berkaitan dengan karakter keilmuan ilmu hukum yang khas, yaitu ilmu Sui Generis dan ilmu yang normologis. Artinya, ilmu yang membuat norma dan dipahami, dilaksanakan dan ditegakkan. Karenanya, ilmu hukum adalah ilmu terapan. Oleh sebab itu, FH Unwar memiliki laboratorium praktik peradilan dan nonperadilan. Untuk mengejawantahkan ilmu di

bangku kuliah ini, mahasiswa dituntut menerapkan kompetensi yang dimiliki ketika bertugas di institusi hukum, terutama stakeholder terkait seperti di kejaksaan, pengadilan, pengacara dan notaris. KKL mirip dengan KKN, hanya KKL merupakan mata kuliah monodisiplin, sedangkan KKN multidisiplin. Mengingat Rektor Unwar kembali mewajibkan mahasiswa mengikuti KKN, maka ke depannya mahasiswa FH Unwar di samping mengikuti KKL juga mengikuti KKN. ‘’Karena ilmu hukum adalah ilmu terapan, sehingga tidak bisa KKN saja karena KKN multidisiplin. KKN di desa, sedangkan KKL di institusi hukum,’’ imbuh Putu Budiartha. (ad2059)

Awasi Pos Anggaran

Dewan Tabanan akan Bentuk Pansus Pendapatan Tabanan (Bali Post) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan belakangan ini mendapat sorotan kalangan legislatif. DPRD menilai sejumlah program perangkat daerah penghasil PAD kurang berjalan maksimal dan di satu sisi masih ada sejumlah potensi pendapatan yang belum dilirik jajaran eksekutif. Atas dasar itu, kalangan dewan berencana membentuk pansus pendapatan yang nantinya bertugas memonitoring permasalahan anggaran yang mungkin timbul. ‘’Pansus ini nantinya bergerak masuk ke unit pendapatan, cari permasalahannya apa, lalu bersama mencarikan solusinya,’’ beber Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘‘Boping’’ Suryadi, Minggu (30/7) kemarin. Politisi asal Selemadeg itu menyoroti selama ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD sudah merasa di zona nyaman dan terkesan enggan berinovasi untuk

meningkatkan pendapatan daerah. ‘’Saya lihat perangkat daerah terkait tidak bergerak maksimal,’’ ucapnya. Boping juga minta perangkat daerah berkreasi dan mengoptimalkan penggalian potensi pendapatan daerah yang ada. Meski demikian, ia mengakui adanya pengurangan signifikan dari tidak beroperasinya BNR senilai Rp 19 miliar per tahun dan target dari BPHTB sulit tercapai karena tidak banyak transaksi tanah dan properti. Di bagian lain, politisi asal Selemadeg itu mengharapkan eksekutif menggenjot segala potensi PAD yang dimiliki Tabanan. Pasalnya, pada dasarnya potensi PAD Tabanan sangat besar. ‘’Saya sudah ikat di angka Rp 400 miliar. Eksekutif harus berkreasi merealisasikan ini,’’ katanya. Boping berdalih masih banyak potensi yang bisa digarap lebih intensif untuk menghasilkan PAD, seperti PHR. Meski ada pengurangan dari BNR, potensi dari hotel dan restoran

lain sangat besar. Hanya, banyak hotel dan restoran yang tidak memiliki izin sehingga sulit mengambil pajaknya. Belum lagi dari advertising hanya dipasang Rp 800 juta dinilai terlalu kecil oleh dewan. Menurut Boping, angka itu bisa ditingkatkan mencapai Rp 5 miliar per tahun kalau digarap serius. ‘’Swasta saja berani memberi Rp 3 miliar per tahun kalau dikerjasamakan. Artinya potensi PAD dari sektor advertising sangat besar,’’ sebutnya. Sektor yang bisa memberikan pendapatan besar adalah Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang dimiliki Tabanan. Tanah Lot bisa memberi lebih besar dari yang ditargetkan saat ini sekitar Rp 72 miliar. Tanah Lot bisa memberi sekitar Rp 75 miliar asal e-Billing segera diterapkan, begitupun DTW lainnya. Khusus untuk DTW Bedugul yang saaat ini masih status quo harus diperjelas pengelolaannya sehingga bisa memberikan tambahan PAD. (kmb28)

5 HUT Ke-33 YKKPB

Empat Tokoh Bali Terima Penghargaan Wikan Award

MALAM puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke33 Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) diisi penyerahan penghargaan Widya Karya Nugraha (Wikan) Award, yaitu supremasi penghargaan YKKPB bagi tokoh dalam pendidikan dan pembangunan Bali, di Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar, Minggu (30/7) kemarin. Empat tokoh Bali yang menerima penghargaan Wikan Award adalah Drs. Ketut Gede Saka (pengembangan lembaga/historis), Drs. I Gusti Bagus Nyoman Panji (karya monumental), Ir. Gede Putu Suwitra (alumni berprestasi) dan Drs. ABG Satria Naradha (Pimpinan Kelompok Media Bali Post). Pada kesempatan tersebut, YKKPB juga memberikan penghargaan Satya Karya Nugraha Pratama kepada karyawan yang telah mengabdi selama 15, 25 dan 30 tahun, serta penyerahan bingkisan kepada Sesepuh Yayasan sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih yang telah mengabdi di YKKPB. Malam puncak HUT ke-33 YKKPB ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. didampingi Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, Ketua

POTONG TUMPENG - Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti didampingi Nyonya Diah Wisnumurti memotong tumpeng perayaan HUT ke-33 YKKPB. Dewan Pembina YKKP Drs. I Nyoman Yasa, M.Si. serta dihadiri seluruh jajaran di lingkungan YKKPB dan civitas akademika Unwar. Ketua YKKPB A.A. Gede Oka Wisnumurti mengatakan, perayaan HUT ke33 ini mengandung makna mendalam bagi proses kemajuan secara pribadi dan lembaga. HUT kali ini dipakai sebagai ajang introspeksi diri, yakni momentum untuk koreksi diri demi kemajuan bersama ke depannya. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu digarap dalam pengembangan lembaga, pengembangan kapa-

sitas, peningkatan jejaring dan kesejahteraan bersama. Apalagi kesejahteraan masa kini jauh berbeda dengan masa yang akan datang, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk memajukan kesejahteraan sebagai milik bersama, kerja keras, tanggung jawab dan berkontribusi bagi lembaga. ‘’Apa yang kita capai hari ini saya pikir belum seberapa, karena ini merupakan suatu proses yang ke depan perlu dilanjutkan lagi, karena masih banyak hal (program) yang ingin kita wujudkan,’’ ujarnya. Beberapa program yang ingin dicapai ke depannya di

antaranya mengoperasikan klinik-klinik, membangun guest house dan membangun Rumah Sakit Warmadewa yang nantinya bisa menunjang Fakultas Kedokteran di Unwar. Selain itu, pihaknya sedang mempersiapkan S-2 Teknik dan Teknologi Pertanian. ‘’Di samping juga bagaimana kita bisa menciptakan program studi vokasi untuk generasi muda yang nanti ingin melanjutkan ke sekolah tanpa harus sarjana. Karena istilah vokasi ini mempersiapkan tenaga pekerja yang nanti sangat dibutuhkan dalam pasar dan dunia kerja. Inilah mimpi-mimpi kita ke depan yang tentunya bisa diwujudkan bersama-sama,’’ tandasnya. Ketua Dewan Pembina Y KKPB I Nyom a n Y a sa mengungkapkan, perjalanan panjang 33 tahun YKKPB yang penuh suka duka sudah membuahkan hasil membanggakan. Namun, di sisi lain masih banyak yang harus diraih dengan kerja keras dan profesional, sehingga lembaga YKKPB tetap bisa berjalan dan tetap eksis hingga 100 tahun ke depan bahkan lebih. ‘’Kerja keras, kerja ikhlas dan kerja sama perlu dimaknai lewat kinerja yang terbaik, sehingga YK­KPB makin berjaya di masa akan datang,’’ ungkapnya. (ad2293)

FT Unhi Kerja Sama dengan FT Unmul dan FT Uniba

FAKULTAS Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) mengadakan kerja sama dengan FT Universitas Mulawarman (Unmul) dan FT Universitas Balikpapan (Uniba) yang ditandai penandatanganan MoU dan MoA. Penandatanganan kerja sama diawali di Unmul pada 25 Juli 2017, yaitu MoU (kerja sama antar-universitas). Hadir pada kesempatan tersebut Rektor Unmul Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si. dan Rektor Unhi Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. Sementara MoA (kerja sama antarfakultas) dihadiri Dekan FT Unmul Muhamad Dahlan Balfas, S.T., M.T. dan Dekan FT Unhi Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. Rektor Unmul merasa sangat terhormat dikunjungi dan melakukan kerja sama dengan Unhi khususnya kerja sama yang pertama antar-Fakultas Teknik. Kerja sama ini dapat meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan aplikasi ke depan seperti penelitian bersama, pertukaran dosen tamu, kerja sama dalam kegiatan seminar nasional dan internasional. Setelah penandatanganan kerja sama dilaksanakan kuliah umum bersama dari narasumber Dr. I Wayan

MOU DAN MOA – Penandatangan MoU dan MoA antara FT Universitas Hindu Indonesia (Unhi) dan Unmul pada 25 Juli. Muka, S.T., M.T. (Model Manajemen Risiko pada Proyek Konstruksi) dan Dr. Hj. Mardewi Jamal, S.T., M.T. (Analisis Beban Siklik pada Perencanaan Struktur). Kerja sama kedua dilaksanakan 26 Juli 2017 dengan Universitas Balikpapan. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kerja sama (MoU) antarperguruan tinggi yang dihadiri Rektor Uniba Dr. Piatur Pangaribuan, S.H., M.H., CLA. dan Rektor Unhi. Dilanjutkan kerja sama antarfakultas yang penandatanganan kerja samanya dilakukan Dekan FT Uniba Rahmat, S.T., M.T. dan Dekan FT Unhi. Pada kesempatan tersebut, Rektor Uniba menyam-

paikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kerja sama antarperguruan tinggi dan antarfakultas. Ia mengharapkan kerja sama ini bisa ditindaklanjuti secara nyata dan dapat meningkatkan standar mutu yang menjadi acuan dalam peningkatan peringkat akreditasi. Dalam acara bertajuk studi banding tersebut juga dilaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang diikuti 30 mahasiswa teknik sipil semester VII didampingi empat dosen pembimbing yaitu I Made Adi Widyatmika, S.T., M.Si., I Wayan Artana, S.T., M.T., I Nyoman Suta Widnyana, S.T., M.T. dan Ir. I Gusti Ngurah Oiedyana, M.T. KKL dilaksanakan di

Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Km 28 yang dikerjakan PT Adi Karya pada 25 Juli 2017. KKL kedua dilaksanakan di Proyek Pembangunan Gedung Lantai 25 Kawasan Bisnis Borneo Bay City oleh Agung Podomoro Land. Dekan FT Unhi Wayan Muka menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat menimba pengalaman langsung bagaimana melaksanakan proyek besar, baik pembangunan jalan maupun gedung. ‘’Semoga nantinya menjadi lulusan Sarjana Teknik Sipil yang profesional, punya daya saing tinggi dan percaya diri dalam mempraktikkan ilmu di dunia kerja,’’ ujarnya. (ad2291)

HUT Ke-30 RS Kasih Ibu, CSR Lebih Besar

RUMAH Sakit Kasih Ibu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 dengan berbagai rangkaian acara, seperti kegiatan bertajuk ‘’Kasih Ibu Peduli’’ yang dilaksanakan Minggu (30/7) kemarin. RS Kasih Ibu mengadakan kegiatan CSR, yaitu senam lansia dan zumba, pemeriksaan kesehatan oleh dokter umum dan dokter spesialis, pemberian bantuan sosial dan donor darah. Usai mengikuti kegiatan CSR, seluruh peserta mendapatkan Kasih Ibu Health Club (KIHC) Card. Pemegang KIHC Card akan mendapatkan kemudahan dalam menikmati pelayanan kesehatan di Kasih Ibu Group. Sebelum puncak perayaan HUT Kasih Ibu pada 11 Oktober mendatang, RS Kasih Ibu menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Pada 5 Agustus mengadakan seminar tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Pada 30 September kembali melaksanakan seminar medis tentang Neuro Surgical Emergency. Pada 7-8 Oktober menggelar Kasih Ibu Healthy Life Festival 2017 dan kegiatan internal. Dalam rangka HUT, RS Kasih Ibu juga memberikan promo spesial dengan harga khusus untuk medical

RAYAKAN HUT – RS Kasih Ibu mengadakan sejumlah kegiatan untuk merayakan HUT ke-30 tahun ini. check-up, USG payudara dan pap-smear. Usai perayaan puncak HUT, pada 14 Oktober dilakukan gathering. Direktur RS Kasih Ibu Denpasar dr. I Wayan Kesumadana, Sp.OG.(K)Fer. didampingi Ketua Panitia HUT dr. Ni Wayan Suardhani mengatakan, dalam acara CSR diundang beberapa komunitas di antaranya warga terdekat, yaitu warga Banjar Sumuh, Banjar Beraban, Banjar Bumi Santi, komunitas Senam Tera Indonesia, komu-

nitas Purnawira, komunitas P2Tel, PSMTI dan komunitas pasien loyal. ‘’Setiap ulang tahun, kami memang selalu mengadakan kegiatan CSR, tapi kali ini lebih besar,’’ ujarnya. Tujuan pelaksanaan CSR ini adalah untuk mendekatkan diri, menyosialisasikan diri kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan kesehatan. Pada acara penyuluhan, RS Kasih Ibu menghadirkan dua narasumber yaitu dr. Surya

Sanjaya, Sp.PD. yang membicarakan tentang penyakit diabetes dan dr. Yoanes Gondowardja, Sp.S., M.Biomed. yang mengangkat soal stroke. Topik tersebut dibahas karena sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama komunitas yang hadir pada acara CSR. Topik tentang penyakit yang dominan dialami di usia kelompok komunitas seperti diabetes, tekanan darah tinggi, stroke dan saraf. Di usia ke-30, RS Kasih Ibu terus berupaya meningkatkan pelayanannya. Seiring dengan kemajuan di bidang kesehatan, kemampuan SDM juga terus ditingkatkan, baik perawat maupun tenaga lainnya. Salah satu layanan RS Kasih Ibu yang dikembangkan adalah layanan pasien internasional. Layanan ini terus dikembangkan lantaran Bali adalah pusat pariwisata yang banyak menerima kunjungan wisatawan. ‘’Kami punya khusus pasien internasional dan rawat inap, tentu fasilitas yang mendukungnya seperti MRI, CT-Scan, endoskopi juga ditingkatkan,’’ imbuh Wayan Kesumadana. Layanan pasien internasional dikembangkan di semua cabang RS Kasih Ibu. (bns3)


OPINI

6

Senin Paing, 31 Juli 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Investasi Berkeadilan

DALAM beberapa kali kunjungannya ke luar negeri, Presiden Jokowi secara jelas menekankan kepada pengusaha luar agar menanamkan investasinya di Indonesia. Kita masih belum lupa ketika Presiden Indonesia presentasi di hadapan pengusaha di Beijing, Tiongkok, untuk membuka investasi di Indonesia. Presentasi itu mendapat sambutan luas. Wacana investasi juga sempat dibicarakan oleh Presiden manakala menghadiri pertemuan dengan negara ASEAN di Vietnam dan pertemuan G-20 di Australia. Jadi, itu menandakan bahwa bagaimanapun Indonesia masih sangat mementingkan investor dari luar negeri untuk menjalankan proyek Indonesia. Sekaligus juga memperlihatkan kita masih kekurangan modal mandiri untuk menggerakkan perusahaan. Akan tetapi, seperti yang telah menjadi pola internasional saat ini, penanaman modal asing atau investasi itu merupakan model pembangunan dan juga model kerja sama antarnegara. Negara yang terlibat perang saudara di berbagai belahan dunia, sangat sulit mengundang investor untuk menanam modal di negaranya, sekalipun itu negara kaya minyak. Dikatakan sebagai model pembangunan karena tidak semua negara mempunyai modal yang sama di dunia ini. Pada satu sisi, satu negara mempunyai potensi sumber daya alam akan tetapi tidak mempunyai modal untuk mengelola. Di sisi lain, negara mempunyai modal tetapi tidak mempunyai sumber daya alam untuk digali. Jadilah kemudian kerja sama antarnegara yang sifatnya saling menguntungkan. Namun yang terpenting kita perhatikan adalah bahwa investasi tersebut haruslah benar-benar memperhatikan faktor domestik. Yang pertama adalah menghormati kebiasaan dan adat yang ada. Tidak boleh kemudian investor itu mencaplok ruang publik yang ada, sehingga membuat kebiasaan atau adat itu terganggu. Misalnya investasi di bidang perhotelan di Bali harus memperhatikan adat dan ritual masyarakat yang terkait dengan pantai dan laut. Kedua, investasi harus mampu memberikan transfer pengetahuan kepada pihak domestik agar keterampilan itu bisa ditularkan kepada para pegawai dan pekerja dalam negeri. Ini merupakan asas keadilan pada tindakan investasi di Indonesia. Kita tahu pariwisata telah menjadi penyumbang terbesar perekonomian Bali. Pariwsata yang dikembangkan di Pulau Dewata ini yakni pariwisata budaya yang berlandaskan agama Hindu. Dan harus diakui, budaya dimaksud adalah budaya agraris. Karena itu, sektor pariwisata Bali tidak bisa dilepaskan dan harus mendukung sektor pertanian. Termasuk dalam pembangunan fasilitas tersebut. Sayangnya, fasilitas pariwisata seperti hotel, restoran, atraksi wisata dan lain-lain selama ini dominan tumbuh dan berkembang pesat di wilayah Bali Selatan, khususnya Badung dan Denpasar. Wisatawan yang berkunjung ke Bali lebih memilih untuk tinggal dan menginap di wilayah Badung dan Denpasar setelah berkeliling menikmati berbagai keindahan dan budaya Bali. Karena itu perlu pemerataan pembangunan fasilitas pariwisata utamanya hotel. Jangan hanya numplek di Bali Selatan, khususnya Badung. Sebab, hal itu akan terpengaruh pada pemerataan pendapatan masyarakat dan pemerintah. Apabila numplek di Badung, maka PHR hanya akan dinikmati Badung. Walaupun kemudian dibagi-bagikan kepada daerah lain, namun itu sangat terbatas. Karena itu pemerintah pusat harus membuat regulasi batasan maksimal hotel yang ada di suatu kabupaten/kota. Batasan ini mengacu pada jumlah wisatawan. Sehingga wisatawan bisa terdistribusi secara baik ke daerah-daerah lain yang punya potensi pariwisata. Dengan demikian akan tercipta pemerataan dan investasi yang berkeadilan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Data Ulang Penggunaan Kawasan Tahura

Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) belakangan saya dengar dan baca banyak menjadi hak kelola pemilik pemodal, dengan terbitnya sejumlah hak pengelolaan lahan. Ini tentu harus diawasi oleh semua elemen masyarakat Bali, mengingat Tahura adalah kawasan yang berfungsi lindung bagi Bali. Banyaknya kasus yang berkaitan dengan Tahura juga harus terus dibidik aparat penengak hukum agar orang-orang yang memiliki hak mengelola lahan ini hanya dengan bermodalkan koneksi dan kolusi bisa ditindak. Saya juga berharap agar instansi teknis terkait melakukan pengawasan terhadap hutan bakau, agar tidak ada kesan semua kawasan di Bali menjadi lahan komersial. Pemerintah harus berani menolak permohonan pengelolaan lahan di kawasan Tahura walaupun itu adalah kolega atau petinggi partai politik yang berkorelasi dengan kepentingankepentingan politik kekuasaan. Sebagai orang Bali, saya berharap agar pemerintah segera melakukan pendataan terhadap ‘’pengelolaan’’ kawasan Tahura yang dilakukan dengan tidak sesuai prosedur. Masyarakat Bali hendaknya mulai peduli dengan pengelolaan alam Bali yang tak sesuai dengan mekanisme dan jauh dari kepentingan strategis masyarakat Bali. Putu Arsana Putra Gianyar, Bali

Kajian dan Terobosan Kebijakan Presiden Joko Widodo masih mendengar pengaduan kalangan dunia usaha (bisnis) atas lambannya pengurusan perizinan di tingkat pemerintah kabupaten. Dalam berbagai kesempatan, beliau pun mempertanyakan kepemimpinan para bupati/wali kota. “Saya masih dengar, misalnya izin di daerah masih berbulan-bulan. Ini bupatinya ngerti perubahan atau tidak?” ujar Jokowi dalam pembukaan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Oleh Ngurah Karyadi alam kesempatan tersebut Presiden meminta pejabat di daerah menghindari rutinitas, kerja monoton dan linear demi menyongsong perubahan global. Pemerintah, baik pusat dan daerah harus melakukan “terobosan”. Sebuah diskresi, dan bukan “pemborosan” kebijakan atas waktu, tempat dan keadaan, lengkap dengan skema Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN). Perlu dicatat, pascareformasi 1998, seluruh warga negara Indonesia memiliki hak atas informasi publik. Terlebih dengan diundangkannya Undang-undang Tahun 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Komisi khusus untuk itu. Dalam Pasal 3 huruf a dan e UU tersebut disebutkan: “Peraturan ini menjamin setiap warga negara untuk mengetahui alasan dikeluarkannya kebijakan publik, terutama yang memengaruhi hajat hidup orang banyak.” Salah satu alasan pengambilan suatu kebijakan seperti dikeluarkannya suatu izin biasanya dituangkan di dalam kajian. Umumnya berbentuk kajian ekonomi, sosial, budaya maupun lingkungan. Keabsahan kajian kebijakan ini menjadi sangat penting untuk diketahui publik dan menjadi landasan di kabulkan, atau ditolaknya usulan izin usaha.

D

Kajian Kebijakan Setelah Deklarasi Rio De Ja-

neiro tahun 1992, tiap kebijakan harus mengintegrasikan prinsipprinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Konsep ini sudah dinormakan di dalam hukum positif Indonesia melalui Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam peraturan itu diatur bahwa tiap Kebijakan, Rencana dan Program (KRP) harus dibuat berdasarkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Dalam KRP harus dipastikan telah mengintegrasikan konsep pembangunan berkelanjutan. Artinya, suatu KRP dibentuk harus memperhatikan tidak hanya pembangunan yang memberikan keadilan bagi generasi yang sekarang, tetapi juga memberikan keadilan bagi generasi yang akan datang. Singkatnya, kebijakan bukan hanya harus diakui secara intersubyektif, tetapi juga norma tersebut harus mengkomodir juga kepentingan yang lain, yaitu lingkungan hidup dan juga generasi yang akan datang melalui instrumen yang bernama kajian. Idealnya, untuk mejadi basis kebijakan yang inklusif, kajian harus bersifat objektif. Namun bukan tidak mungkin suatu KLHS atau kajian lainnya yang melandasi suatu kebijakan dibuat dengan metode yang dikehendaki si pembuat. Konsekuensinya, seperti halnya suatu kebijakan, kajian bisa bersifat eksklusif dan subjektif, tergantung keinginan

si pembuatnya. Alih-alih suatu kebijakan berusaha mengakomodasi kepentingan publik luas, lingkungan dan generasi yang akan datang melalui pembuatan kajian, penyusunan kajian dari suatu kebijakan sering tertutup. Singkatnya, baik kebijakan dan kajian yang melandasi, disusun dengan tidak transparan. Hal ini membuat tujuan pembuatan kajian tidak tercapai bagi kemasahatan publik, seperti ditengarai Presiden. Kasus-kasus kritikal seperti rencana reklamasi Teluk Benoa, Teluk Jakarta, atau Semen Kendeng digantungkan kelanjutannya pada kajian yang prosesnya tertutup. Bukannya menghasilkan kebijakan yang objektif dan inklusif dengan didasarinya kajian, namun cenderung melahirkan kebijakan menindas (oppressive). Kajian yang tertutup sekaligus dapat menampilkan potret kebijakan yang penuh KKN. Untuk itu, ketika terdapat ketidakpastian ilmiah (pro-kontra) pada suatu kebijakan, misalnya dalam kajian reklamasi Tanjung Benoa, maka keputusan tersebut tidak lagi sepenuhnya diletakkan pada landasan ilmiah. Namun alamak! Sekali lagi, proses pengambilan keputusan haruslah dilakukan secara terbuka, objektif, serta telah mempertimbangkan semua isu yang menjadi perhatian. Terkait keterbukaan, untuk keadilan prosedural telah disediakan UU No. 14 Tahun 2008,

khusunya pasal 3 ayat a dan e. Ketentuan tersebut menjamin hak tiap warga negara untuk mengetahui bukan hanya rancangan suatu kebijakan, tetapi juga kajian atau pun risalah yang melandasinya harus segera di implementasikan. Sudah tentu manfaat semua itu bagi generasi kini dan masa depan. Dengan informasi dini, diharapkan publik dapat menggunakan haknya untuk berpartisipasi, mengkritik suatu kajian dan kebijakannya. Sudah tentu manfaat dari kebijakan tersebut hari ini dan masa depan. Harapannya, kajian dan manfaat kebijakan yang melandasi memperoleh kesahian karena terdapat kesepakatan kolektif segenap komponen warga. Konsep rasio praktis mengandaikan manusia mempunyai maksim, sehingga dapat membedakan mana yang benar atau tidak. Misalnya, menyerobot hak itu salah. Maksim ini kemudian dianggap bersifat universal sehingga patut dinormakan menjadi suatu peraturan untuk mengatur hidup manusia. Namun, dalam praktek kebijakan di daerah, penggunaan konsep ini dicurigai bersifat totaliter dan hanya menguntungkan kelompok tertentu yang dekat penguasa. Di samping itu, ada sejumlah peraturan daerah (perda) yang menuai kontra karena membatasi warga, khususnya dalam aktivitas usaha tertentu. Idealnya, suatu norma merupakan klaim intersubjektif (masyarakat), bukan malah klaim subjektif, di mana klaim hanya dilontarkan berdasarkan subjektivitas individu seorang pejabat bupati/wakil misalnya. Untuk menghindari subjektivitas pejabat, pembentukan norma dalam bentuk kebijakan, dibuatlah peraturan daerah (perda), peraturan bupati (perbub), ataupun surat keputusan (SK), sebagai instrumen perlindungan hukum yang bersifat pencegahan

Membangun Negara dengan Meningkatkan Toleransi

TOLERANSI merupakan kata yang akhir-akhir ini banyak menjadi pembicaraan dan sering orang-orang menyebut kata toleransi itu. Toleransi berarti merupakan sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau individu dalam masyarakat atau lingkungan hidup tertentu. Sikap terbuka serta mau mengakui adanya perbedaan, baik dari sisi suku, bangsa, warna kulit, bahasa, adat istiadat, budaya dan agama, itulah arti kata toleransi. Secara etimologi berasal dari kata tolerance dalam bahasa Inggris yang berarti sikap membiarkan, mengakui dan menghormati keyakinan orang lain tanpa memerlukan persetujuan. Sikap toleransi sangat perlu dikembangkan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pembangunan bangsa Indonesia yang tidak bisa lepas dari seluruh campur tangan rakyat Indonesia, dan rakyat Indonesia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat lepas dari batuan orang lain atau tidak bisa hidup sendiri yang sering disebut Zoonpoliticon. Seperti contohnya dalam membangun bangsa Indonesia butuhkan semangat, rasa memiliki terhadap bangsa serta gotong royong seluruh rakyat Indonesia demi terciptanya suatu keadilan. Manfaat sikap toleransi yaitu dapat terhindar dari adanya perpecahan, mempere-

Oleh

Ni Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H. rat tali silaturahmi, adanya jaminan terhadap pembangunan Negara, menambah rasa keimanan dan rasa cinta kasih antar sesama manusia. Toleransi harus didasari sikap kelapangan dada terhadap orang lain dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang dipegang sendiri. Toleransi terjadi dan berlaku karena terdapat perbedaan prinsip dan menghormati perbedaan atau prinsip orang lain tanpa mengorbankan prinsip sendiri. Secara umum toleransi dapat diartikan sebagai pemberian kebebasan kepada sesama manusia atau kepada sesama warga masyarakat untuk menjalankan keyakinannya atau mengatur hidupnya dan

menentukan nasibnya masing-masing. Dalam menjalankan dan menentukan sikapnya itu, tidak bertentangan dengan syarat-syarat atas terciptanya ketertiban dan perdamaian dalam masyarakat. Toleransi adalah suatu sikap yang mulia. Dengan kita melakukan tolerasi, berarti kita sudah menghargai HAM seseorang dan tentunya kita akan mendapatkan manfaat positif dari sikap toleransi. Dengan menjunjung tinggi sikap menghargai perbedaan ini, maka kehidupan masyarakat akan damai dan sejahtera. Oleh karena itu, kita harus menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat. Penulis, Dosen di Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

Toleransi harus didasari sikap kelapangan dada terhadap orang lain, dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang dipegang sendiri. Toleransi terjadi dan berlaku karena terdapat perbedaan prinsip dan menghormati perbedaan atau prinsip orang lain tanpa mengorbankan prinsip sendiri.

(preventif). Instrumen ini disatu sisi sebagai perlindungan hukum yang dapat digunakan oleh publik sebelum dikeluarkannya kebijakan oleh pejabat negara, melalu proses partisipasi publik. Di sisi lain, menjadi landasan hukum ketika mengajukan permohonan kebijakan perizinan. Berkembang sebuah anomali, dalam arti berkehendak berubah namun masih ingin berulah. Hal ini terlihat dari banyaknya keluhan masyarakat yang hendak mengurus izin usaha, seperti dinyatakan Nyoman S. Kusumayasa (Terlalu Ribet, Proses Pengurusan Izin Disorot Dewan, Bali Post 5/7). Di mana dalam pengurusan izin dengan adanya layanan satu pintu mestinya lebih mudah dan cepat. Khususnya untuk perpanjangan izin lebih mudah dibandingkan dengan mencari baru atau perubahan izin. Ditambah dengan ada beberapa peraturan perizinan, baik perda dan perbub yang sudah usang dan bertentangan dengan pemerintah pusat. Lengkap sudah jalan di tempat. Sehingga perlu dilakukan penyesuain agar pengaturan penanaman modal di pusat dan di daerah bisa sejalan. Satu diskresi atau terobosan kebijakan tidak serta merta bertentangan dengan hukum, sepeti disampaikan Presiden. Lebih lanjut, UU No 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang merupakan salah satu UU yang memberikan ruang kepada publik untuk menyuarakan pendapat dan sekaligus memperoleh pendapatan dari penyusunan dan pemanfaatan tata ruang. Di mana publik dapat menyatakan keberatannya apabila penyusunan tata ruang merugikan masyarakat yang lebih luas. Atau sebaliknya, diabaikannya hak-haknya saat mengajukan permohonan atas kebijakan, atau perizinan dalam pemanfaatan ruang. Penulis, Penasihat KPA Bali dan penulis lepas

POJOK Memeras, puluhan warga negara Cina ditangkap di Bali. - Wisata murahan. *** Kata Kepala BNPT, teroris asing merupakan ancaman riil. - Susah bedakan turis dan teroris. *** Petani kopi di Kintamani diharapkan lakukan pola diversifikasi. - Pola lama dengan kemasan baru.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

RAMAI - Pantai Kuta terus ramai dikunjungi wisatawan, di antaranya turis asal Tiongkok. Mereka mengisi liburanwww.iklanbalipost.com

nya menikmati keindahan Pantai Kuta.

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

SENIN PAING, 31 JULI 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

7

WISATA - Objek wisata Tanah Lot.

Lebih Perhatian

Diharapkan sejumlah objek wisata di

SOSIALISASI bahaya narkoba sudah semestinya terus dilakukan agar masyarakat lebih peduli dan perhatian kelangsungan hidup bangsa ini. BNN yang diberi mandat oleh pemerintah untuk memerangi narkoba terus berupaya membendungnya dengan berbagai cara. Paling utama adalah sosialisasi dan diseminasi. BNNK Badung sebagai perpanjangan tangan BNN-RI dan BNNP Bali juga melakukan hal sama. Tak kenal waktu dalam melakukan sosialisasi, penyuluhan, sweeping dan penindakan. “Pokoknya kalau ada kesempatan kami manfaatkan untuk sosialisasi atau diseminasi serta lainnya. Kadang siang atau malam. Ini merupakan tugas kami untuk menyelamatkan warga Bali, khususnya di Kabupaten Badung dari bahaya narkoba,” tegas Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, S.H., M.H. usai sosialisasi dan kampanye stop narkoba di Mall Bali Galeria, Kuta, dalam rangka menyeramakkan Hari Anak Nasional, Sabtu (29/7) lalu. Kepala BNNK Badung menilai sosialisasi dan kampanye untuk memerangi narkoba tidak mengenal tempat. Apalagi di mall yang dikunjungi orang dari semua usia. Oleh karena itu, pengunjung yang datang ke sana secara langsung dapat berinteraksi sehingga mereka lebih peduli dengan keluarganya supaya berani menolak dan tidak terpengaruh bujuk rayu sindikat narkoba. “Selain sosialisasi dan kampanye, juga ada lomba mewarnai dan talkshow. Kami berharap dengan kegiatan ini anak-anak dan orang dewasa agar terpatri dalam dirinya, bahwa narkoba itu berbahaya dan harus dijauhi,” ungkapnya. (rah)

Selain Narkoba, Tempat Hiburan Malam Rawan Pencurian

Mangupura (Bali Post) Selain narkoba, tempat hiburan malam juga rawan pencurian, terutama jika menaruh tas berisi barang berharga sembarangan. Seperti dialami Felly Santoso (25) saat dugem di La Favela Jalan Kayu Aya, Seminyak, Kuta, Badung, Minggu (16/7) lalu. Saat asyik berjoget, HP yang disimpan dalam tas dicuri. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Minggu (30/7) kemarin, mengatakan korban beralamat di Desa Sayan, Ubud, Gianyar ini Sabtu (15/7) pukul 23.00 Wita bersama pacarnya datang ke TKP. Tujuannya ingin bertemu dengan teman-temannya. “Korban sering ke sana dan ngumpul bersama temantemannya. Selanjutnya korban berjoget sama pacarnya hingga Minggu pukul 03.00 Wita,” ujarnya. Karena sudah puas, korban mau pulang dan mengambil HP yang ditaruh di tas pacarnya. Saat joget, tas tersebut ditaruh di kursi. Setelah dicek ternyata HP-nya raib. Korban asal Penjaringan, Jakarta Timur ini langsung melapor ke manajemen La Favela dan diteruskan ke Polsek Kuta. Hasil olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV oleh tim yang dipimpin Panit Opsnal Iptu Budi Artama, ciri-ciri pelaku diketahui. Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat jelas pelaku membuka tas pacar korban. “Setelah itu dilakukan pengawasan pengunjung tempat hiburan malam itu. Ternyata pelaku masih di sana,” tegasnya. Pelaku tak lain bernama Agung Rismawan Nugroho (36) ini langsung ditangkap. Selanjutnya petugas mencari barang bukti. Ternyata tersangka menyembunyikan HP milik korban dan pacarnya di balik celana dalam yang digunakan. “Kira-kira selisih waktunya dua jam dari kasus ini dilaporkan dan penangkapan. Tersangka mengaku mencuri dua kali di TKP,” ungkap mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini. Hingga saat ini petugas masih mengembangkan kasus tersebut, terutama terkait korban dan TKP-lainnya. Diduga pelaku melakukan hal sama di tempat hiburan malam lainnya. (kmb36)

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara menunjukkan barang bukti yang dicuri tersangka Agung Rismawan Nugroho.

Pulau Bali dapat mengadopsi sistem pembayaran nontunai dengan memasang peralatan seperti gerbang tol otomatis (GTO) yang terpasang di jalan tol.

Minim, Objek Wisata Gunakan Transaksi Nontunai

Denpasar (Bali Post) -

Objek wisata di Bali masih minim dalam penggunaan transaksi nontunai. Memang ada sejumlah objek wisata yang telah bekerja sama dengan bank BUMN dalam penggunaan transaksi nontunai. Namun, jumlahnya masih terbatas sehingga masih banyak objek wisata belum menerapkan sistem pembayaran baik menggunakan kartu kredit, kartu debit, maupun uang elektronik. Regional Transaction & Consumer Banking Head Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusra, Endra Wahyudi, mengatakan selama ini pihaknya telah mendukung transaksi nontunai di bisnis hotel restoran dan kafe (horeka), tetapi ke depan akan merambah sejumlah objek wisata. Pihaknya menyambut positif apabila ada objek wisata meminta Bank Mandiri membantu infrastruktur transaksi nontunai, karena secara tidak langsung juga membantu bank lebih efisien dibandingkan ha-

rus membangun mesin ATM. ‘’Ke depan tentu saja siap dan pastinya harus siap. Hanya, untuk objek pariwisata kami harus sesuaikan dengan pemda setempat,’’ tuturnya dalam diskusi Transaksi Nontunai Meningkatkan Efisiensi Pariwisata, Jumat (28/7). Berdasarkan data Bank Mandiri, frekuensi transaksi nontunai menggunakan kartu e-money pada periode Januari-Juni 2017 mencapai 221,1 juta transaksi, tumbuh 33,1 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Adapun nilai transaksinya sepanjang periode itu mencapai Rp 2,54 triliun, tumbuh 53,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya Rp 1,66 triliun. Total jumlah kartu berlogo e-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri sebanyak 9,6 juta kartu di seluruh Indonesia. Deputi Direktur Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali Azka Subhan mengharapkan sejumlah objek wisata di Pulau Bali dapat mengadopsi sistem pembayaran nontunai. Diharap-

Kodam Siap Amankan Pariwisata Bali Mangupura (Bali Post) TNI khususnya Kodam IX/ Udayana komit dalam menjaga keamanan dan kebinekaan. Selain itu, juga kompak dalam melaksanakan tugas pengamanan. Seperti halnya pengamanan di Bali harus bersama-sama untuk satu tujuan, yaitu bukan hanya destinasi tujuan Indonesia, tetapi merupakan tujuan dunia. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, Minggu (30/7) kemarin di sela-sela pembukaan turnamen golf yang diselenggarakan ITDC bersama Kodam IX Udayana di Nusa Dua. Ia menyatakan komitmennya dalam menjaga Bali dan kebinekaan. Menurutnya, Bali-Nusa Tenggara menjadi miniatur Indonesia. Hal ini mengingat tiga provinsi ini memiliki mayoritas agama yang berbeda. Di Bali mayoritas Hindu, Lombok mayoritas muslim dan Kupang mayoritas Kristen. “Yang mayoritas harus mengayomi yang minoritas dan yang minoritas juga harus menghormati yang mayoritas,” tegasnya. Termasuk, lanjut Pangdam, kegiatan golf bersama pelaku industri pariwisata ITDC Nusa Dua untuk menyatukan tujuan yakni keamanan Bali dan Nusantara umumnya. “Kita satu tujuan, saya di tentara, ITDC dari industri pariwisata, tetapi semuanya harus disatukan.

Jadi satu dengan olahraga,” pungkasnya. Dalam hal pengamanan ITDC sebagai kawasan wisata internasional, TNI akan membantu kepolisian. Apa pun konsep operasi kepolisian pastinya tentara memberikan dukungan penuh. “Selama negara ini dalam keadaan tertib sipil, maka perbantuan TNI tetap membantu kepolisian. Itulah konsep dari tentara, perkuatan TNI kepada Polri setiap saat bisa diminta,” tambah mantan Dandim 1611/Badung ini. Sementara itu, Edwin Darmasetyawan, Direktur Pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menambahkan, dalam membangun suatu destinasi pariwisata, industri pariwisata harus bekerja sama dengan seluruh aparat pemerintah termasuk TNI dan Polri. Keamanan destinasi menjadi hal utama industri pariwisata. Pengelola destinasi pun harus melibatkan TNI dan kepolisian, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas di destinasi tersebut. “Keberhasilan suatu destinasi pariwisata itu penerimaan terhadap keragaman itu sendiri dan Bali Nuda Dua mencerminkan itu semua,” ujarnya. Kawasan ITDC Nusa Dua, selain menyediakan ribuan kamar hotel bintang lima juga tersedia berbagai aktivitas wisata di antaranya wisata

belanja, budaya dan olahraga salah satunya golf. (kmb23) TURNAMEN - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak membuka turnamen golf yang diselenggarakan oleh ITDC bersama Kodam IX Udayana, Minggu (30/7) kemarin di Nusa Dua.

kan, objek wisata tersebut memasang peralatan seperti gerbang tol otomatis (GTO) yang terpasang di jalan tol. ‘’Sebenarnya, sektor apa pun itu semakin banyak nontunai akan terjadi efisiensi. Kami sebagai mediator, karena itu harus gandeng pemprov, Dinas Pariwisata, dan Dinas Pariwisata untuk menerapkan sistem ini,’’ paparnya. Pihaknya telah mendorong pemda menerapkan transaksi nontunai sejak dua tahun lalu. Yaitu dengan menggandeng Pemkot Denpasar agar menerapkan sistem pembayaran ini di ibu kota Bali. Hanya, jika dibandingkan dengan DKI Jakarta, penerapannya belum sesuai harapan. Azka menilai transaksi nontunai ini akan lebih efektif apabila ada pak-

saan dari pemerintah setempat. ‘’Survei kami 70 persen, sistem ini bermanfaat tetapi implementasi tidak semulus dan semudah yang diharapkan. Sering kita setuju tapi tidak dilaksanakan karena memang perlu sosialisasi dan pemahaman lebih baik lagi,’’ tekannya. Sementara itu, Ketua Aprindo Bali Gusti Ketut Sumardayasa juga mendorong penggunaan transaksi nontunai pada anggotanya. Namun, ia juga meminta agar penyedia layanan nontunai serta jaringan telekomunikasi mengatasi masih seringnya terjadi kegagalan bertransaksi diakibatkan jaringan dan sistem. Hal itu perlu dilakukan agar konsumen tidak kecewa menggunakan transaksi nontunai. (kmb42)


BANGLI

8 Bangli Kembali Raih Adipura Kategori Kota Kecil Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli tahun ini kembali berhasil meraih Adipura kategori kota kecil. Keberhasilan meraih Adipura ini secara berturut sejak 2015 lalu. Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup tersebut bakal diserahkan secara langsung oleh Prisiden RI Joko Widodo pada Rabu (2/8) mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha, Minggu (30/7) kemarin, mengatakan penghargaan Adipura akan diserahkan pada puncak peringatan Hari LingkunBali Post/kmb41 gan Hidup. Kata dia, penghargaan Ida Ayu Gde Yudi Sutha yang diserahkan tahun ini merupakan hasil penilaian yang dilakukan tahun 2016 lalu. “Trofi Adipura tersebut akan diserahkan oleh Presiden di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta Pusat,” ungkap Yudi Sutha. Yudi Sutha mengatakan, dalam penilaian Adipura terdapat sejumlah kriteria yang menjadi fokus penilaian, yakni keberadaan TPA serta TPSP (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu). Selain itu, tim penilai juga menilai kondisi pasar, lingkungan perumahan dan pemukiman, taman kota termasuk perkantoran. “Kriteria penilaiannya ada 13 poin plus presentasi bupati terkait inovasi kabupaten dalam menghadapi permasalahan sampah,” jelad Yudi Sutha. Mantan Kadis Tata Kota Bangli ini mengatakan dalam presentasi inovasi yang dilakukan Bangli mengangkat program Adipura Desa. Menurutnya, inovasi ini dikatakan paling baik karena program Adipura Desa satu-satunya ada di Kabupaten Bangli. Sebab, Adipura Desa merupakan terobosan Pemkab Bangli dalam memotivasi masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan dari permasalahan sampah. “Setelah dilakukan penilaian tahap pertama, verifikasi dilaksanakan langsung dari pusat. Kabupaten yang melakukan presentasi program juga tidak semuanya berhasil mendapatkan Adipura,” jelas Yudi Sutha. (kmb41)

Senin Paing, 31 Juli 2017

Diusulkan 2018

Perbaikan Jalan di Pasar Singamandawa Bangli (Bali Post) -

Kondisi infrastruktur jalan melingkar di Pasar Singamandawa, Kintamani, Bangli sangat memprihatinkan. Sebab, di sepanjang jalan yang ada di pasar tersebut semuanya sudah hancur. Atas kondisi itu, membuat pengendara roda dua dan roda empat yang lalu-lalang di pasar harus berhati-hati. Berdasarkan pantauan di lokasi, Minggu (30/7) kemarin, jalan dari mulai pintu masuk pasar hingga pintu keluar pasar semuanya hancur dan berlubang. Batu geladak yang sebelumnya berjejer rapi di bawah aspal semuanya berhamburan. Untuk jalan di sebelah timur pasar selain hancur juga bergelombang. Bahkan, tanah yang ada di bawahnya bermunculan. Akibatnya, ketika panas, debu berhamburan mengenai barang dagangan para pedagang yang berjualan di lokasi. Sementara ketika hujan turun, air menggenangi kubangan jalan yang berlubang dan becek. Sebelumnya jalan di sebelah utara pasar rusaknya paling parah, sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Atas kondisi itu akhirnya para pedagang yang berjualan di pasar terse-

but berinisiatif urunan untuk membeli pasir, semen untuk ditambal agar kembali bisa dilalui mobil yang membawa barang-barang ke pasar. Selain kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, kondisi pasar juga terlihat sangat kumuh. Banyak sampah plastik maupun sampah bekas dagangan berserakan menghiasi pasar. Selain itu, gerobak bakso yang tidak digunakan juga berjejer di pinggiran pasar, sehingga membuat pasar semakin semrawut. Salah seorang warga Kintamani, Sang Putu Darsana, dengan sejumlah pengelola pasar dan tokoh masyarakat Kintamani pernah menghadap Bupati Bangli I Made Gianyar. Menurut dia, dalam pertemuan itu Bupati Bangli sangat merespons keluhan masyarakat. Kemungkinan besar, tahun 2018 nanti jalan menuju Pasar

Bali Post/kmb41

HANCUR - Kondisi infrastruktur jalan di Pasar Singamandawa, Kintamani, Bangli hancur dan bergelombang. Kondisi tersebut memaksa para pengguna jalan harus berhati-hati ketika melintasi jalan yang berlubang tersebut. Kintamani akan diperbaiki dengan hotmik. “Kalau aspal bakar kurang pas, karena padatnya aktivitas pasar mengakibatkan jalan yang belum bisa dilewati sudah dilintasi kendaraan berat. Makanya selama ini aspal cepat rusak,” ungkapnya.

dawa, Kintamani rusak berat. “Tahun ini memang tidak dianggarkan untuk perbaikan jalan melingkar tersebut. Karena perbaikan infrastruktur jalan tersebut diusulkan di tahun 2018 mendatang,” ungkap Wayan Lawe. (kmb41)

Tak Kantongi Izin

Usaha Temulawak Ditutup

Pascadihapusnya Dana Duka

Warga Mulai Enggan Urus Akta Kematian Bangli (Bali Post) Warga Bangli belakangan ini mulai enggan untuk mengurus administrasi kependudukan (adminduk) salah satunya Akta Kematian. Hal itu disebabkan, pascadihapusnya pemberian dana duka terhadap warga yang memiliki keluarga meninggal dunia dihapus oleh pemerindah daerah. Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Sang Ketut Pastika, Minggu (30/7) kemarin mengakui jika belakangan ini warga memang sangat sedikit yang mengurus Akta Kematian bila keluarganya ada yang meninggal. Menurutnya, Bali Post/kmb41 I Nyoman Sumantra minimnya kesadaran masyarakat untuk mau mengurus Akta Kematian tersebut pascadihentikannya dana santunan kematian dari pemkab sejak beberapa tahun terakhir. “Warga yang mengurus Akta Kematian memang menurun. Kalau dulu ada keluarganya yang meninggal mereka langsung mengurus Akta Kematian. Tapi sekarang semenjak dana santunan dihapus, kesadaran masyarakat untuk mengurus Akta Kematian sangat rendah,” ucapnya. Pastika mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki per bulan Juni, warga yang mengurus Akta Kematian hanya 763. Bulan Mei warga yang mengurus Akta Kematian 654 dan Juni hanya 109 orang dengan rincian kematian umum Mei sampai Juni nihil, sementara kematian terlambat Mei sebanyak 654 orang dan Juni 109 orang. Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Bangli supaya mereka mau lebih aktif untuk mengurus dokumen kependudukan seperti Akta Kematian. Selain mengurus Akta Kematian, pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk mengurus Adminduk yang lainnya seperti Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Perceraian dan KTP, karena itu sangat penting sekarang. “Kita minta warga supaya lebih sadar untuk mengurus itu semua. Jangan sampai baru sekarang tidak diperlukan semuanya diabaikan. Karena suatu saat nanti pasti akan dibutuhkan,” tegas Pastika. Sementara itu, Kadis Disdukcapil I Nyoman Sumantra dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, sekarang ini warga sudah bisa mengurus Akta Kematian melalui kantor desa. Sebab, warga yang hendak mencari Akta Kematian sudah diakomodir melalui laporan kolektif dari masing-masing perbekel. “Jadi masyarakat tidak lagi mengurus langsung ke kantor Disdukcapil,” ungkap Sumantara. Ketika disinggung menurunnya warga mengurus Akta Kematian pascadihapusnya dana duka dari pemerintah, Sumantra menegaskan, meskipun dana santunan kematian telah dihapus oleh pemerintah, tetapi pihaknya meminta kesadaran masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan tetap tinggi. “Kita harap Akta Kematian tidak dikaitkan dengan dana santunan. Karena sesuai dengan amanat undang-undang, setiap peristiwa penting kependudukan harus dicatatkan dan tersistem dalam aplikasi. Karena jika tidak dilaporkan, maka aplikasi tidak akan mengeluarkan penduduk yang meninggal di KK. Selain Akta Kematian kita juga meminta warga untuk mengurus Adminduk yang lainnya salah satunya KTP,” Tegas Sumantra. (kmb41)

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bangli Wayan Lawe saat dikonfirmasi tidak menampik kondisi jalan melingkar di Pasar Singaman-

Bali Post/ist

SIDAK - Petugas Satpol PP saat melakukan sidak di tempat usaha produksi minuman temulawak di Bebalang.

Bangli (Bali Post) – Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli menutup tempat usaha produksi minuman temulawak di Banjar Petak, Kelurahan Bebalang, Bangli. Penutupan dilakukan lantaran selama berproduksi, tempat usaha tersebut tak mengantongi izin dari pemerintah. Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma, Minggu (30/7) kemarin mengungkapkan, kegiatan penutupan tempat usaha tak berizin itu dilakukan pihaknya saat melakukan sidak ke lokasi. Kegiatan sidak dilakukan untuk mengetahui aktivitas yang selama ini dilakukan di tempat usaha tersebut. “Tempatnya kayak gudang dengan pintu tertutup. Saat kami cek, ternyata ada usaha temulawak,” ungkapnya. Bersama anggotanya pihaknya pun kemudian melakukan pendataan terkait izin yang dikantongi dari tempat usaha itu. Hasilnya, pihak

pengelola tidak bisa menunjukan izin yang dimaksud. Sesuai penjelasan pihak pengelola, bahwa usaha produksi minuman temulawak di Bebalang merupakan cabang dari usaha yang sama di Denpasar. “Kalau yang di Denpasar memang sudah mengantongi izin. Tapi yang di Bangli, izin produksinya belum ada,” kata Suryadarma. Karena tak mengantongi izin, pihaknya pun terpaksa menutup tempat usaha itu pada Jumat (28/7) lalu. Dengan penutupan itu, maka pihak pengelola tempat usaha tersebut dilarang melakukan kegiatan baik produksi maupun penyimpanan, hingga nantinya izin produksi bisa dilengkapi. Diungkapkan Suryadarma bahwa dari pantauanya di lokasi, usaha produksi temulawak yang ada di Bebalang tersebut dilakukan di sebuah gudang. Oleh pihak pengelola, pihaknya sempat ditunjukan bahan baku pembuatan minuman tersebut. Hanya pihaknya tidak bisa menjamin higienitas bahan baku maupun alat yang

dipakai untuk memproduksi minuman temulawak itu. Untuk menjamin higienitas dan kelayakannya perlu dilakukan pengujian oleh tim dari perizinan. “Kami sudah koordinasi dengan Disperindag untuk mengantar pihak pengelola mengurus perizinannya. Karena untuk sementara ini belum mengantongi izin, maka kami larang untuk melakukan kegiatan di gudang itu,” terangnya. Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya dikonfirmasi terpisah membenarkan bahwa usaha produksi minuman temulawak di Bebalang itu tidak mengantongi izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). “Memang punya PIRT tapi untuk usaha di Denpasar. Sementara cabangnya yang di Bangli belum punya legalitas,” ujarnya. Sebelum usaha tersebut bisa kembali berjalan, pihaknya sudah mengarahkan pihak perusahaan untuk memenuhi persyaratan. (kmb40)

Inovasi Putra Wisatawan

Olah Bambu Jadi Radio PERAJIN bambu di Bangli terus berinovasi untuk menghasilkan produk kerajinan yang menarik. Salah satunya I Made Putra Wisatawan. Perajin yang membuka usahanya di Banjar Nyalian, Kelurahan Kawan, Bangli ini kini berinovasi mengolah bambu menjadi radio. Seperti apa? Putra Wisatawan yang ditemui di rumahnya, Minggu (30/7) kemarin, menuturkan inovasi mengolah bambu menjadi radio sudah mulai dijalaninya sejak tiga bulan terakhir. Sebelumnya dirinya hanya mengolah bambu menjadi kerajinan seperti nampan, kap lampu dan kerajinan lainnya. Ia memiliki keterampilan membuat radio karena sebelum terjun ke usaha kerajinan bambu pernah mempelajari elektro. Radio yang selama ini diproduksinya dibuat menggunakan bahan baku bambu jenis tali dan petung. Dua jenis bambu itu dipilihnya karena tidak terlalu tebal dan kadar airnya tidak banyak. ‘’Bahan bakunya selama ini saya datangkan dari wilayah Gianyar,’’ ujarnya.

Untuk membuat satu unit radio, Wisatawan membutuhkan waktu satu hari. Ia tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu karyawannya. Pria yang memiliki basic elektro ini merakit sendiri komponen radionya, sedangkan karyawannya membantu membuatkan bodi radio. Satu unit radio hasil karyanya selama ini dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 300 ribu. ‘’Harga tergantung model dan besarnya watt. Semakin besar watt-nya harganya semakin mahal,’’ jelasnya. Lantaran modal yang dibutuhkan untuk membuat radio cukup mahal, pihaknya belum bisa memproduksi dalam jumlah banyak. Radio baru dibuatnya jika ada pesanan. Untuk memasarkan, pria yang sudah menggeluti usaha kerajinan bambu sejak belasan tahun lalu ini memanfaatkan media sosial facebook dan melalui pameran. ‘’Saya juga sempat ditawari membuat power bank. Hanya komponennya disiapkan langsung oleh yang bersangkutan,’’ ungkapnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

RADIO BAMBU – I Made Putra Wisatawan memamerkan radio bambu hasil karyanya.


GIANYAR

Senin Paing, 31 Juli 2017

9

Kondisi Infrastruktur Dikeluhkan

Wisatawan Mulai Pilih Tempat Lain

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

KGB - Terlihat suasana pendaftaran A.A. Waisnawa (berkacamata hitam) di Sekretariat KGB, Minggu (30/7) kemarin.

Agung Waisnawa Daftar di KGB

AMPG Letupkan Paket Kerisna

Gianyar (Bali Post) Tokoh Puri Anyar Saraswati Anak Agung Waisnawa Putra mengikuti pendaftaran di KGB (Koalisi Gianyar Bangkit) sebagai bakal calon wakil bupati Gianyar, Minggu (30/7) kemarin. Setelah pendaftaran ini, di lingkungan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mulai meletup Paket Kerisna (Kerthyasa-Waisnawa). Selaku masyarakat Gianyar, A.A. Waisnawa yang merupakan kader Partai NasDem ini mendaftar setelah diambilkan formulir oleh PKPI (Partai Keadilan Persatuan Indonesia) Gianyar. Saat pendaftarannya Minggu kemarin, pria berkulit kuning ini ditemani sejumlah kalangan masyarakat. Agung Waisnawa mengungkapkan keinginan maju dalam Pilkada Gianyar murni karena untuk mengabdi di daerah kelahiran. Menurutnya, menjadi kepala daerah merupakan bentuk pengabdian dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. “Kalau pengabdian bentuk lain sudah banyak hal yang saya lakukan,” tegasnya usai menyerahkan formulir pendaftaran di Sekretariat KGB di Jalan Kebo Iwa, Gianyar. Agung Waisnawa juga mengaku banyak mendapat dorongan dari generasi muda, serta berbagai lapisan masyarakat. “Kalangan generasi muda dari dulu terus mendorong agar maju di Pilkada Gianyar. Saya rasa sekarang saatnya yang tepat untuk maju ikut Pilkada Gianyar,” ujar pria yang lama berkarier di perusahaan asing ini. Ia pun berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar bisa bangkit bersama menjadi daerah yang maju. “Mari kita bangkitkan lagi semangat Gianyar. Kita buat Gianyar lebih sejahtera dan lebih maju,” ajaknya. Agung Waisnawa mengaku siap dipasangkan dengan siapa pun, asalkan menurutnya mempunyai semangat yang sama membangkitkan Gianyar kembali. “Komitmen dan semangat yang sama untuk Gianyar, serta memberi pelayanan kepada seluruh masyarakat, saya kira itu terpenting,” tegasnya. Ketua KGB Tjokorda Asmara Putra Sukawati menerangkan, setelah proses pendaftaran yang berakhir Senin (31/7) hari ini, akan segera dilakukan penjaringan bersama ketua partai yang tergabung dalam KGB, yaitu Demokrat, PKPI, Gerindra dan Golkar. Nantinya akan menjadi satu pasang calon dari KGB. “Walaupun calon tersebut berasal dari luar partai koalisi, tetap akan didukung oleh KGB,” jelasnya. Ketua Harian AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) Kabupaten Gianyar A.A. Ngurah Satria Wibawa berpendapat A.A. Waisnawa tepat untuk mewakili kalangan muda, terlebih pria nyentrik itu merupakan kalangan muda profesional. “Saya melihat track record Agung Waisnawa merupakan kalangan profesional yang berpengalaman,“ ucapnya. Sementara Tjokorda Raka Kertiyasa atau akrab disapa Cok Ibah merupakan kader senior Golkar. Menurutnya, Cok Ibah selain sudah malang melintang di dunia politik juga sesepuh Puri Ubud. “Cok Ibah sudah matang dari segala sisi, pengalaman di DPRD Gianyar dan Bali, partai dan desa adat,” ungkapnya. Karena itu, ia pun menilai bila paket Kerisna (KertiyasaWaisnawa) yang diusung akan mampu memenangkan Pilkada Gianyar, setelah bersaing dengan paket Aman (Agus Mahayastra-A.A. Mayun) dari PDI-P. “Kita harapkan KGB merekomendasikan paket Kerisna,” tandasnya. (kmb35)

Kasus Pemerasan di Pasar Payangan

Polisi Buru Pasutri

Gianyar (Bali Post) Polisi nampak sedikit mengalami kesulitan melakukan pegembangan kasus pemerasan di Pasar Payangan. Pasalnya dua pelaku, Ivan Eko Purnomo (38) dan Suarno, enggan banyak berkomentar terkait aksi dengan modus berpura-pura sebagai petugas antikorupsi itu. Polisi juga masih memburu pasutri yang diketahui sebagai rekan kedua pelaku. Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan mengatakan selama proses pemeriksaan hingga Minggu (30/7) kemarin, kedua pelaku yang sudah diamankan ini masih kukuh mengaku sebagai petugas antikorupsi yang berkantor di Jakarta. “Polisi sudah melakukan berbagai upaya, tapi dua orang ini masih kukuh, dengan mengandalkan lencana dan surat penugasan,” bebernya. Kapolsek menegaskan, hingga kini kedua pelaku tidak bisa membuktikan legalitas lencana surat penugasan tersebut. Bahkan mereka tidak bisa menghubungi orang lain yang ada di lembaga antikorupsi yang dimaksud. “Mereka tidak bisa membuktikan ini, akhirnya sampai sekarang masih kami tahan di Mapolsek,’’ ucapnya. Ditambahkan kedua pelaku juga tidak bisa mendatangkan pasutri yang menjadi rekannya dalam melakukan aksi pemerasan di Pasar Payangan seminggu lalu. “Dari pengakuan mereka, rekanya yang masih kabur ini bernama Budi dan istrinya, identitas pasutri ini tidak bisa dijabarkan, hanya dibilang Budi dan istrinya itu saja,” ujarnya. Meski demikian, pasutri yang dipastikan masuk dalam komplotan pelaku pemerasan ini kini diburu polisi. Dikatakan informasi terakhir saat pelaku, Suarno, menyerahkan diri Jumat (28/7) kemarin. Ia sempat diantar oleh pasutri tersebut. “Tapi itu hanya diantar sampai di utara polsek, setelah Suarno masuk, pasutri ini langsung kabur sampai sekrang,” ucapnya. Diberitakan sebelumnya, jajaran Polsek Payangan mengamankan komplotan pelaku pemerasan terhadap pedagang di Pasar Umum Payangan, Jumat (28/7). Informasi dihimpun, komplotan pelaku beraksi di Pasar Payangan pada Senin (24/7) siang sekitar pukul 11.00 Wita. Kala itu mereka turun dari mobil APV, mengenakan pakaian bebas mirip intelijen kepolisian, langsung mendekati Muhamad Irsyad yang berjualan minyak goreng sawit mengunakan mobil pick-up di seputaran Pasar Payangan. (kmb35)

Infrastruktur yang kurang mendukung hingga kroditnya lalu lintas di seputaran Ubud, menjadi permasalahan yang tak kunjung tuntas. Kondisi ini pun terus menjadi keluhan wisatawan, hingga mereka berpaling ke objek wisata lain. Sementara Central Parkir Desa Pakraman Padangtegal yang diharapkan menjadi solusi, baru bisa beroperasi September mendatang. Ketua UHSA (Ubud Home Stay Asosiasi) Ida Bagus Wiryawan, Minggu (30/7) kemarin, mengaku banyak menerima keluhan wisatawan yang berkunjung ke Ubud, dengan satu persoalan yakni kemacetan. “Sudah banyak wisatawan menulis testimoni yang mengeluhkan tentang kemacetan di Ubud,” ucapnya. Diungkapkan, banyak wisatawan yang bertanya-tanya, sejak kapan Ubud krodit seperti sekarang, dengan lalu lintas macet dari segala arah. Infrastruktur pun banyak dikeluhkan wisatawan, seperti minimnya fasilitas untuk pejalan kaki. “Ruas trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki malah digunakan untuk parkir, ketidaknyamanan ini diperparah dengan beberapa pihak menawarkan jasa (transportasi - red) dengan kesan mengejar dan memaksa,” bebernya. Akibat berbagai keluhan

itu, dalam sebulan terakhir beberapa tamu yang menginap memilih untuk check-out lebih awal, karena frustrasi dengan keadaan di Ubud. “Banyak tamu yang frustrasi, memilih tempat lain yang lebih sepi seperti Kintamani atau Lovina,” bebernya. Pria yang akrab disapa Gus De Wiryawan ini menilai persoalan tersebut sudah amat mendesak untuk dituntaskan. Ia pun mengajak semua pihak untuk serius menangani kondisi di Ubud. ”Perlu dipahami bersama Ubud dalam keadaan darurat macet, ini lampu merah untuk pariwisata kita,” tegasnya. Sementara itu, Bendesa Pakraman Padangtegal Made Gandra membenarkan tingginya kegerahan wisatawan terhadap lalu lintas di Ubud. Dikatakan salah satu penyebabnya ialah pengusaha di seputaran Ubud itu sendiri,

yang membiarkan pemilik hingga karyawan memarkir kendaraan sembarangan di sempadan jalan. “Makanya nanti kami dorong semua pengusaha ini untuk parkir ke Central Parkir yang sudah disiapkan,” ucapnya. Ditembahkan, sejak awal seluruh pengusaha di seputaran Desa Pakraman Padangtegal sudah dibuatkan perjanjian tertulis, untuk tidak menggunakan badan jalan sebagai parkir. “Perjanjian ini masih kami simpan, hanya penerapanya belum bisa dilakukan, karena central parkir belum siap, kalau sudah siap saya tinggal mengarahkan para pengusaha ini,” ucapnya Sementara central parkir yang berlokasi di sebelah timur objek wisata Monkey Forest Ubud yang di-launching awal Juli lalu itu, diakui masih dalam tahap persiapan. “Untuk kesiapan central parkir, kami masih mesin parkir yang sekarang masih diseting,” katanya. Dikatakan, pihaknya menyiapkan mesin parkir menyerupai alat yang ada di Bandara Ngurah Rai, Bali. Hal ini juga untuk mengontrol kendaraan yang keluar masuk, sehingga lebih aman dan nyaman serta mengan-

Bali Post/wan

KRODIT – Suasana jalan di kawasan Ubud sangat krodit sehingga sering dikeluhkan wisatawan. tisipasi kriminalitas. “Nanti ada pintu keluar dan masuk, masing-masing untuk mobil dan sepeda motor, jadi orang tidak bisa keluar masuk sembarangan,” tegasnya. Bila mesin ini sudah siap, pihaknya berencana melakukan uji coba selama sebulan. Sembari menunggu pengerjaan papingisasi di areal belakang central parkir yang sesuai tander diperkirakan tuntas akhir Agustus ini. “Papingisasi dari Pemkab Gianyar itu sudah rampung sekitar 70%, sembari menunggu ini perkiraan kami September mendatang

central parkir bisa beroperasi, diawali dengan memindahkan dual lobi lama ke tempat yang baru,” katanya. Bila central parkir ini sudah siap, Gandra pun manyatakan akan mengambil tindakan tegas bersama Dishub Gianyar dan aparat kepolisian, dalam menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. “Perjanjian yang sudah ditandatangani bersama itu juga akan kami jadikan dasar, jadi bila masih ada yang melanggar akan kami derek atau digembok,” tukasnya. (kmb35)

ian panjang yang dilakukan petugas gabungan. Informasi dihimpun di lokasi kejadian korban bersama 10 orang temannya, datang ke objek wisata tersebut pada Jumat siang sekitar pukul 12.30 Wita. Rombongan ini pun lantas mandi di bawah air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut. Sempat bermain air selama beberapa menit, tiba-tiba korban Fred mendekati kucuran air terjun dan langsung menghilang. Rekannya bertujuh pun kaget kemudian langsung naik ke tepi sungai yang berbatu padas. “Gak sempat minta tolong, tiba-tiba saja hilang. Yang lain langsung naik gak berani mendekat,” jelas Hisman Batubara (28), rekan korban. Beberapa menit setelah itu, Hisman sempat melihat korban melambaikan tangan, dengan sebagian tubuhnya sudah tenggelam. Sebelum turun mandi, menurut Hisman, pihaknya sudah sempat memperingatkan rekan-rekannya untuk tidak mandi. Namun tak digubris, justru nekat mendekati kucuran air sambil membawa handphone untuk melakukan selfie. Melihat kondisi ini, Hisman

dan sejumlah rekannya pun panik lantas berteriak minta tolong. Sejumlah wisatawan yang juga berenang di lokasi tersebut sempat berupaya melakukan penyelamatan, namun tidak berhasil. Sementara petugas objek wisata setempat lantas menghubungi aparat kepolisian. Tidak berselang lama tim gabungan datang untuk melakukan proses pencarian. Kejadian tenggelamnya korban Fred ini pun sontak menjadi tontonan. Bahkan oleh wisatawan yang sedang berlibur dan warga sekitar yang sengaja datang berharap dapat menyaksikan langsung proses evakuasi korban. Namun, akibat derasnya air terjun menyebabkan proses pencarian terkendala. Mempercepat pencarian tim juga berupaya mengalihkan arus pada bagian atas air terjun untuk meminimkan debit air yang terjun. Namun, tak jua berhasil. Proses pencarian pun berlanjut hingga Sabtu sore. Tepat sekitar pukul 17.30 Wita korban akhirnya ditemukan oleh petugas gabungan. Temuan ini pun disambut isak tangis sejumlah keluarga dan rekan korban. (kmb35)

Polisi Minta Air Terjun Tegenungan Dipagari Permanen Gianyar (Bali Post) Sepanjang tahun ini air terjun Tegenungan yang dikunjungai ratusan wisatawan tiap harinya, sudah dua kali memakan korban jiwa. Melihat kondisi ini, Polres Gianyar pun meminta pengelola memasang pagar permanen. Sementara aparat Polsek Sukawati yang melakukan penyelidikan tewasnya Wilfredus alias Fred (25) di bawah air terjun setinggi 30 meter lebih itu, sudah menganggendakan pemanggilan pengelola objek wisata tersebut. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Ida Bagus Deddy mendesak pihak pegelola air terjun segera memagari objek wisata itu. Pasalnya, di bawah guyuran air terjun itu terdapat dua palung dalam. Paling pertama sedalam delapan meter. Dan palung kedua, memiliki kedalaman yang belum bisa terukur. “Sebaiknya dipagari besi permanen dan diisi tanda pelang dilarang mandi. Jangan hanya bendera merah saja,” desak Kompol Deddy. Desakan ini diasarkan atas kejadian tewasnya pengunjung di air terjun Tegenungan ini bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, empat bulan lalu, seorang pelajar SMPN 1 Kuta juga masuk tersedot ke dalam palung karena nekat masuk ke bawah guyuran. Ketika masuk ke dalam palung, proses evakuasi pun berlangsung panjang. “Jangan sampai ada korban lagi, jadi saya imbau agar itu segera dipagari,“ ucapnnya. Secara terpisah, Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta menyatakan untuk memastikan kejadian tersebut, pihak kepolisian sedang mengagendakan pemanggilan. “Secepatnya kami panggil ke kantor, karena sudah ada LP (Laporan Kejadian - red),” ujar

Bali Post/nik

WISATA - Terlihat sejumlah wisatawan masih berkunjung ke objek wisata air terjun Tegenungan, yang beberapa waktu lalu memakan korban jiwa. Kompol Sugiharta. Dia menjelaskan, dari pemeriksaan keterangan awal di lokasi kejadian, pihak pengelola air terjun disebut sudah melakukan tugasnya. Berupa pelarangan terhadap korban untuk mandi di lokasi tersebut. Bahkan, teman-teman korban sendiri juga sudah berusaha menghentikan niat Fred masuk ke dalam guyuran air terjun. “Dari keterangan temantemannya, korban ini mabuk habis minum. Dia nekat tidak menghiraukan larangan itu. Dia menerobos,” ujarnya. Akibatnya, Fred yang nekat masuk ke dalam guyuran langsung tersedot ke dalam palung dan ditemukan Jumat sore dalam keadaan tak bernyawa. Apabila memang pihak pengelola lalai, tentu ada hukum yang menjeratnya. “Termasuk bisa dikembalikan ke pemerintah yang mengelola. Karena selama ini kan dikelola desa adat,” jelasnya. Pengelola yang juga klian air terjun Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gusti Raka, Minggu kemarin tak bisa dihubungi. Panggilan

kedua, sempat diangkat dan menyebut jika dia sedang di jalan, namun dihubungi kembali justru HP-nya mati. Bahkan, pesan singkat yang dilayangkan koran ini tentang tanggung jawab, tidak dibalas hingga Minggu petang kemarin. Diberitakan sebelumnya air terjun Tegenungan, Sukawati kembali memakan korban jiwa, Jumat (28/7). Pengunjung yang tewas tenggelam kali ini Wilfredus alias Fred (25). Korban asal Flores, NTT (Nusa Tenggara Timur) ini ditemukan setelah pencar-


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Senin Paing, 31 Juli 2017

Tingkatkan Kualitas SDM DI tengah persaingan global, khususnya bidang pendidikan, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu hal yang harus ditingkatkan. Hal itu penting untuk menghindari ketertinggalan. Inilah yang menjadi perhatian serius di SMAN 1 Semarapura. “Sebagai lembaga pendidikan, peningkatan kualitas SDM terus menjadi perhatian kami,” ungkap Kepala SMAN 1 Semarapura I Wayan Suamba, S.Pd., M.Pd., belum lama ini. Peningkatan kualitas tak hanya dilakukan pada siswa melalui proses belajar mengajar yang semakin intensif. Namun, juga pada tenaga pendidik melalui sejumlah program, salah satunya diklat. Melalui diklat ini, diyakini akan mampu menciptakan keluaran yang siap bersaing. “Selain siswa, tenaga pendidik juga didorong untuk mengikuti diklat,” ungkapnya. Sekolah favorit ini juga tetap mengedepankan pendidikan karakter melalui sejumlah pelajaran maupun ekstrakurikuler. Terobosan yang dilakukan itu, katanya, sudah mampu membuahkan hasil. Seperti angka melanjutkan ke perguruan tinggi pada lulusannya setiap tahun cenderung meningkat dan diterima pada perguruan tinggi bergengsi. Selain itu, beberapa juga mampu diterima melalui jalur undangan yang kuotanya terbatas. “Kami ingin anak-anak bisa lolos dalam jalur undangan. Ini salah satu target peningkatan kualitas SDM,” katanya. (sos)

Bali Post/sos

GOA LAWAH - Sejumlah wisatawan ketika berkunjung ke Pura Goa Lawah, Minggu (30/7) kemarin.

Soal Perda Larangan Wisatawan Asing Masuk Pura

Pengelola Pura Goa Lawah Nilai Kurang Tepat Semarapura (Bali Post) -

Bali Post/dok

SAPI - Beberapa ekor sapi terlihat diikat di tegalan.

Asuransi Sapi Belum Dilirik Peternak Perseorangan

Semarapura (Bali Post) Asuransi sapi telah digulirkan pemerintah pusat sejak beberapa tahun lalu. Khusus di Kabupaten Klungkung, program nasional ini belum dilirik peternak perseorangan. Kurangnya pemahaman dinilai menjadi penyebab hal tersebut. Itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Klungkung IB Juanida, Minggu (30/7) kemarin. Asuransi ini telah bergulir sebelum adanya Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Tujuannya pun sama, yakni untuk mengurangi beban peternak, salah satunya saat sapi peliharaannya mati akibat terserang penyakit. Namun, beberapa tahun berjalan, program ini baru mampu menyentuh sapi Simantri. Itu preminya ditanggung langsung Pemrov Bali. Sementara untuk ternak perseorangan belum ada yang mendaftar. “Sampai sekarang peternak perseorangan belum ada mendaftar asuransi. Padahal itu ada sebelum asuransi padi,” ungkapnya. Hal itu, kata mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Klungkung ini, disebabkan pemahaman peternak yang masih kurang. Ini pun akan terus disosialisasikan. “Dinas sekarang tengah sosialisasi ke peternak. Ini sama seperti asuransi padi. Awalnya tidak diminati, tapi sekarang bisa lampaui target,” jelasnya. Untuk bisa mendapat jaminan, peternak harus membayar Rp 40.000 per ekor per tahun. Biaya pertanggungan yang didapatkan sebesar Rp 10 juta. (kmb45)

Bali Post/sos

RUSAK - Ruas jalan Kabupaten Klungkung dari wilayah Kecamatan Klungkung menuju Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan rusak. Kondisi yang sudah berlangsung cukup lama ini mengganggu kenyamanan pengendara.

Pasca-adanya wisatawan duduk di palinggih salah satu pura di Nusa Lembongan, Nusa Penida, sejumlah anggota DPRD Bali memunculkan ide untuk membuat perda larangan terhadap wisatawan asing masuk ke pura. Bahkan, ini telah dibahas bersama PHDI Bali. Namun, hal tersebut justru mendapat tanggapan dingin dari Bendesa Pura Goa Lawah, Klungkung, Putu Jualiadi. Perda tersebut dinilai akan berdampak pada kondisi kepariwisataan. Oleh karena itu, perlu ada kajian yang matang. Sampai saat ini, pura yang berlokasi di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan ini masih menjadi salah satu tujuan wisatawan, khususnya warga asing. Yang menjadi daya tarik masih terletak pada Goa Lawah (kelelawar) yang berada di Utama Mandala. Jika ini dibuatkan perda

Kerusakan Rata-rata di Bawah Ponton Semarapura (Bali Post) Terumbu karang di perairan Nusa Penida yang mengalami kerusakan telah dipantau instansi terkait. Hasilnya, kerusakan itu rata-rata terjadi di kawasan wisata bahari sebagai dampak penggunaan ponton. Hanya tingkat kerusakannya belum tergolong parah. Demikian disampaikan Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan, Minggu (30/7) kemarin. Pantauan tersebut dilakulan Kamis lalu dengan melibatkan tiga diver. Itu juga langsung didampingi sejumlah instansi terkait, salah satunya Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali. Hasilnya, kerusakan terumbu karang rata-rata terjadi di bawah ponton yang merupakan fasilitas wisata bahari. “Sesuai pantauan, kerusakan rata-rata terjadi di bawah ponton,” jelasnya. Ia menjelaskan tingkat kerusakan itu belum tergolong parah. Meski demikian, tetap perlu ditindaklanjuti. Hanya hal itu masih menunggu keputusan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi selaku pemilik kewenangan, sesuai

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

UU 23 Tahun 2014. “Untuk kerusakan belum tergolong parah. Di sekitarnya banyak yang masih bagus. Hanya kemarin kebetulan yang rusak saja dipublis. Sedangkan untuk tindak lanjut penanganan, kami masih menunggu informasi dari provinsi. Di sana yang mengecek seluruh gambar yang diambil,” kata Karyawan. Kerusakan itu sebelumnya menuai keluhan dari warga Desa Jungut Batu. Sebab, terumbu karang yang menjadi taman laut dan aset yang sangat berharga serta telah mampu sebagai sumber pendapatan desa. Supaya tak terus berlanjut, pemerintah diminta memperketat pengawasan pemanfaatan fasilitas wisata bahari. Demikian juga dengan zonasinya harus diatur secara cermat. “Kami berharap pengawasan diperketat. Soal seperti apa kerusakannya, kami masih minta data di KKP,” kata Perbekel Jungut Batu I Made Gede Suryawan. Keluhan serupa juga muncul dari Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya. “Harapan kita dari bawah, bagaimana

RUSAK - Terumbu karang di perairan Nusa Penida yang rusak. caranya minimal ini (penggunaan ponton - red). Paling tidak ada aturan keras ke pengusaha ponton. Tolong dicek. Kalau tidak berizin, jangan dibiarkan beroperasi. Ini harus diatur sesegara mungkin, harus ada zonasi jelas, ada kewenangan yang jelas siapa yang berhak

memberi izin, mengawasi, dan mengatur ponton ini,” tegasnya. Jika keberadaan ponton liar dan lainnya itu hanya dijadikan tontonan, kerusakan terumbu karang dikhawatirkan semakin masif. Sebagai imbasnya, sektor pariwisata secara lambat laun

Bali Post/ist

akan meredup. “Saya miris. Saya bukan pengusaha karena saya hanya perbekel. Saya pikir, kalau ini rusak, apa yang akan kita wariskan ke anak cucu. Kalau aset ini tidak kita jaga, bagaimana masa depan pariwisata di Nusa Penida?” imbuh Arjaya. (kmb45)

Desa Dawan Klod

Sentra Produsen ”Jaja Matahari”, Tembus Pasar Swalayan

kLUNGKUNG (0366)

kebetulan ada di jeroan pura. Kalau kelelawar ada di luar pura, mereka mending di luar pura,” ungkap Juliadi, Minggu (30/7) kemarin. Menurutnya, guna mengantisipasi munculnya hal seperti di Nusa Lembongan, wisatawan cukup dibuatkan aturan tentang tata cara masuk ke pura. Demikian juga dengan pengawasannya yang semakin diperketat. “Yang penting bagaimana kita

tau kondisi dan situasi, pura ini juga sudah terpasangi CCTV di tiga titik. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta m e ng un g ka p ka n s a m p a i saat ini, pihaknya bersama instansi terkait belum mengeluarkan aturan terkait kunjungan wisatawan. Itu diserahkan langsung ke pengelola. “Itu dari pihak pangempon-lah yang mengatur dan membatasinya. Kalau bisa wisatawan jangan sampai masuk ke lokasi sembahyang. Jangan terlalu memberikan kebebasan karena kepentingan dolar tanpa mengindahkan kesakralan,” ucapnya. (kmb45)

Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida

Telepon Penting Polres Klungkung

larangan wisatawan masuk ke pura, kondisi pariwisata yang sudah memberikan imbas positif kepada desa dan daerah ini lambat laun akan meredup. Kedatangan wisatawan dinilai semakin lesu lantaran tak bisa lagi menyaksikan hal unik yang belum tentu didapatkan di daerah lain. “Saya bukan bagaimana. Karena Goa Lawah boleh dikatakan daya tariknya melihat goa kelelawar dan

sebagai pengelola agar mengawasi tamu sesuai koridor yang telah ditetapkan,” katanya. Juliadi menegaskan, selain didampingi guide khusus, wisatawan yang masuk ke Pura Kahyangan Jagat ini juga didampingi pemandu lokal guna memaksimalkan pengawasan. Selain itu, saat berlangsung persembahyangan, mereka harus berada di belakang pamedek. “Kami sudah mengarahkan wisatawan dan harus berada di belakang umat yang sedang sembahyang. Tamu tidak boleh dekat dengan goa. Itu aturannya sudah kita buat,” tegasnya. Ditambahkan, guna meman-

Bali Post/sos

Nengah Suardita

MASYARAKAT Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan tak hanya menggeluti profesi sebagai petani. Dalam perkembangannya, juga ada yang menggeluti Usaha Kecil Menengah (UKM) pembuatan jaja matahari yang dijadikan pelengkap sarana upakara. Di tengah pesatnya pertumbuhan usaha di sejumlah daerah, bagaimanakah nasib usaha rumahan ini?

Dawan Klod merupakan salah satu desa di Kecamatan Dawan yang berbatasan dengan Desa Dawan Kaler. Dalam memenuhi kebutuhan hidup, masyarakatnya tak hanya menekuni sektor pertanian yang sangat potensial. Di tengah kebutuhan yang semakin kompleks, juga ada yang mencoba peruntungan baru dengan menekuni usaha rumahan sebagai produsen jaja matahari. Hal itu dilakoni kaum perempuan. Awal kemunculannya, usaha ini tidaklah begitu banyak. Hanya ditekuni segelintir warga. Secara otomatis, produksinya pun sedikit. Pemasarannya juga masih berada di sekitar. Belum mampu menjangkau secara luas. Di tengah perjalanannya,

usaha ini semakin berkembang. Masyarakat yang menggeluti semakin banyak. Dan kini hampir ada di setiap pekarangan. “Dulu yang buat sangat sedikit. Tapi dari tahun ke tahun, semakin banyak,” ungkap Perbekel Dawan Klod Nengah Suardita, Minggu (30/7) kemarin. Pesatnya pertumbuhan usaha serupa di sejumlah daerah, pemasaran produk usaha ini tak lagi menyasar pasar di sekitar desa. Sejak dua tahun lalu, beberapa sudah mampu menembus pasar swalayan. Hal itu tak lepas dari kualitasnya yang cukup baik. Pemasaran ini tak dilakukan secara langsung oleh produsen, namun melalui pengepul yang datang langsung ke desa. “Sekarang sudah bisa

masuk swalayan. Pengepul sampai menunggu,” katanya. Permintaan jaja matahari biasanya banyak menjelang hari raya, seperti Galungan. Kondisi demikian tak sedikit menjadikan usaha ini sebagai sumber penghasilan utama. “Dulu usaha ini sebagai sambilan. Sekarang jadi sumber penghasilan utama. Permintaan cukup banyak. Ini berimbas positif untuk perekonomian masyarakat,” sebut Suardita. Usaha ini, sambungnya, belum menemui kendala berarti. Urusan permodalan sudah mampu terpenuhi dari lembaga keuangan yang ada di desa maupun lainnya. “Sampai sekarang belum ada kendala yang berarti,” tandasnya. (sos)


BULELENG

Senin Paing, 31 Juli 2017

11

Tender ’’Online’’, Kontraktor Lokal Kalah Saing

Singaraja (Bali Post) Kebijakan pemerintah dalam lelang barang dan jasa pemerintah melalui tender online membuat perusahaan kontraktor di Buleleng ‘’gigit jari’’. Pasalnya sejak kebijakan ini digulirkan, rekanan yang mampu bersaing untuk memenangkan proyek infrastruktur dan juga pengadaan barang dan jasa hanya sebagian kecil. Kebanyakan rekanan di Bali Utara kalah bersaing dengan rekanan luar daerah yang sekarang mendominasi memenangkan proyek pemerintah. Ketua Pengusaha Jasa Konstruksi (Gapensi) Kabupaten Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, situasi sulit ini sekarang sangat mengkhawatirkan. Bahkan perusahaan yang tidak mandapatkan pekerjaan itu kini terancam merugi. Saat ini saja dirinya mencatat hanya delapan perusahaan yang aktif ikut tender. Padahal organisasi yang dipimpinnya itu memiliki anggota sekitar 80 perusahaan. Dengan fakta ini setengahnya lebih anggotanya tidak mampu bersaing di tengah kebijakan pemerintah menerapkan tender secara online. Berdasarkan data yang dikumpulkannya, tahun anggaran 2016 di mana nilai proyek pemerintah mencapai Rp 400 miliar, sementara yang bisa dimenangkan oleh rekanan lokal Buleleng hanya Rp 22 miliar saja. ‘’Sejak kebijakan itu, anggota kami kebanyakan tidak bisa bersaing. Situasi ini sangat merugikan kami dan banyak yang tidak menang tender itu sekarang perusahaannya kebanyakan kolaps,’’ ujarnya. Pria yang juga duduk sebagai anggota Komisi IV DPRD Buleleng ini menambahkan, di tengah situasi sulit ini anggotanya berharap ada kebijakan untuk memberdayakan rekanan lokal di daerah. Salah satu aspirasi yang sudah diperjuangkan adalah bagaimana proyek pemerintah yang akan dilelang, maka pengumuman lelangnya diharapkan lebih awal dari jadwal tender. Dengan demikian, perusahaan lokal memiliki waktu yang cukup untuk melengkapi persyaratan untuk ikut tender. Selain sosialisasi persyaratan tender lebih awal, politisi Partai Golkar ini meminta agar ada kebijakan dari Badan Layanan Pengadaan (BLP) barang dan jasa pemkab untuk mengambil kebijakan dalam menentukan syarat pendaftaran lelang agar bisa dipenuhi oleh rekanan lokal. ‘’Kami sudah menyampaikan bagaimana BLP bisa mengumumkan syarat lelang lebih awal dan adanya kebijakan dalam penentuan syarat lelang pada paket proyek itu biar lebih ringan, sehingga anggota kami bisa ikut bersaing dan harapannya bisa mendapatkan proyek di daerah sendiri,’’ jelasnya. (mud)

RTH – Proyek RTH di Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada.

Bali Post/dok

Sempat Tertunda, Proyek RTH Sukasada Dilanjutkan

Singaraja (Bali Post) – Proyek tahap kedua pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada tahun ini kembali dikerjakan. Proyek lanjutan ini sebelumnya terancam batal karena Pemkab Buleleng kesulitan anggaran untuk menyusun desain proyek. Memasuki pertengahan 2017 ini, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,7 miliar untuk melanjutkan pembangunan RTH yang sudah diberi nama Taman Bung Karno tersebut. Pelaksana tugas (Plt) Kepal a Di nas P er um ahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng Komang Surattini, Minggu (30/7) kemarin, mengatakan dengan dana yang sudah disetujui itu pihaknya akan melengkapi RTH dengan jogging track,

pembuatan stan untuk pedagang kuliner tradisional khas Buleleng dan melengkapi kawasan RTH dengan jaringan drenase. Selain itu, dalam pembangunan tahap dua ini RTH akan dilengkapi dengan stage (panggung) untuk menunjang aktivitas kesenian dan kegiatan

masyarakat umum lainnya. Stage ini sengaja dibuat karena dari pembangunan awal bahwa RTH tidak saja untuk tempat berkumpul atau rekreasi bagi warga kota, tapi sebagai menunjang aktivitas kesenian dan kegiatan lain yang dibutuhkan oleh masyarakat di Bali Utara.

Yang tidak kalah pentingnya dalam melengkapi fasilitas di setiap RTH termasuk di Sukasada adalah kawasan layak anak. Dengan demikian konsep ini mendukung kebijakan pemkab yang telah dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) untuk kategori Pratama. “Tahap dua ini kegiatan yang yang sudah masuk dalam desain akan dituntaskan, sehingga setelah ini RTH akan bisa dibuka untuk pengunjung umum,” ujarya. Menurut mantan Kabid

Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng ini, kendati pengerjaan fisik dilakukan dalam pertengahan tahun anggaran, namun dirinya optimis proyek akan bisa dikerjakan tuntas dalam tahun anggaran 2017 ini. “Sebelumnya memang desain kita telat menyusun dan masalah anggaran. Sekarang sudah dialokasikan dan Agustus ini tahapan pekerjaan akan sudah dimulai, sehingga target tahun ini pembangunanya dituntaskan,” tegas Komang Surattini. (kmb38)

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

FTK Undiksha Gelar Pengabdian Masyarakat Bali Post/ist

OPERASI – Satuan Resnarkoba Polres Buleleng menggelar operasi di sejumlah kafe dan tempat hiburan malam lainnya, Sabtu (29/7) lalu.

”Sweeping” Tempat Hiburan Malam

Pelayan Kafe Konsumsi Narkotika

Singaraja (Bali Post) – Satuan Resnarkoba Polres Buleleng kembali menggelar sweeping penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Sabtu (29/7) lalu. Sejumlah kafe dan tempat hiburan malam lain di Buleleng disasar. Operasi tersebut melibatkan anggota TNI dan Satpol-PP. Alhasil tes urine seorang pelayan kafe positif mengonsumsi ekstasi. Selain itu juga ditemukan pelayan dan pengunjung kafe yang tidak memiliki dokumen kependuduan yang sah. Operasi lanjutan ini dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Buleleng AKP Ketut Tunggal Jasa. Petugas merazia enam kafe, yaitu Kafe Mr. BIG, Kafe Ana, Kafe The Dari, Kafe Seven, Kafe Pasya dan Vulcano. Seperti biasa, operasi menyasar pelayan kafe dan pengunjung. Selain memeriksa identitas, petugas tampak serius memeriksa barang bawaan pengunjung dan pelayan kafe itu sendiri. Khusus untuk pelayan kafe, polisi langsung melakukan test urine. Dari 14 sempel urine yang diambil secara acak, polisi menemukan satu orang pelayan kafe yang positif mengonsumsi ekstasi. Sementara untuk pelayan dan pengunjung yang kedapatan tidak membawa identitas diri langsung diamankan. Tercatat ada 16 pelayan dan pengunjung yang tanpa identitas. Mereka kemudian didata dan diberikan sanksi peringatan agar secepatnya mengurus identitas kependudukan yang berlaku. Usai operasi, AKP Tunggal Jaya seizin Kapolres AKBP Made Suka Wijaya menjelaskan, terkait peredaran narkotika di Buleleng yang masih marak, sehingga dilakukan operasi ini untuk menekan peredaran barang haram tersebut. Selain itu, operasi ini untuk memperkecil ruang gerak, terutama pengedar yang masih banyak menggunakan lokasi tempat hiburan malam untuk melancarkan bisnis gelapnya. “Operasi ini kami lakukan atas instruksi pimpinan dan juga situasi peredaran narkotika masih marak. Kami berusaha menekan seminimal mungkin peredarannya dan melacak pengedar yang kerap kali menjadikan tempat hiburan malam untuk transaksi atau pemakaian barang haram,” jelasnya, Minggu (30/7) kemarin. Selain operasi untuk memburu pengedar dan pemakai, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat umum untuk memberikan pemahaman terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Dari sekian kali pengungkapan kasus, tersangka yang terlibat itu mulai dari masyarakat umum, kelangan pelajar dan mahasiswa. “Sosialisasi juga kami lakukan dengan harapan masyarakat faham dan berpartisipasi menyatakan perang terhadap peredaran narkotika di daerah kita,” ujarnya. (kmb38)

UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) merupakan institusi pendidikan tinggi negeri yang spesial mencetak sumber daya manusia bidang kependidikan dan nonkependidikan. Di bidang kependidikan, Undiksha merupakan pencetak sumber daya manusia pendidik terbesar di Bali. Saat ini Undiksha telah mencetak lebih dari 33 ribu lulusan yang didominasi tenaga pendidik. Praktik lapangan yang belum lama ini dilaksanakan, salah satunya melalui program Pengabdian Pada Masyarakat (P2M). Dekan FTK Undiksha Dr. I Gede Sudirtha, M.Pd. membuka P2M tahun 2017, Jumat (28/7) lalu. Kegiatan P2M yang baru pertama kali terselenggarakan terpusat dilaksanakan di FTK Undiksha. Tahun-tahun

sebelumnnya dilaksanakan menyebar sesuai dengan program studi masing-masing. P2M ini digulirkan sesuai visi dan misi lembaga dalam memberikan konstribusinya kepada kalangan siswa SD, SMP, SMA/SMK dan guru pengajar. Selama P2M diisi berbagai kegiatan pelatihan seperti teknik penulisan karya ilmiah guru, internet optik (PTI), photography (PTE), animasi dan pemprograman Scratch (MI), tata boga dan tata busana (PKK), serta pengecoran logam (PTM). Gede Sudirtha mengatakan, kegiatan tersebut dapat bermanfaat jika dilaksanakan bersinergi dengan masyarakat. Selain itu, bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif menyesuaikan

tuntutan di era globalisasi seperti sekarang ini. “FTK memiliki riset-riset inovatif dan dikembangkan dengan masyarakat, terutama kaum pemuda,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Dekan I FTK Gede Rasben Dantes mengatakan, implementasi di lapangan mengenai P2M sekaligus mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, program ini memiliki misi untuk terus mengenalkan keberadaan lembaga kepada dunia luar. Pengenalan itu menyangkut program pendidikan yang dibuka seperti, Manajemen Informatika dan Teknik Elektro (D-3). Bidang pendidikan seperti Pendidikan Teknik Mesin, Pendidikan Teknik Informatika, Pendidikan Teknik Elektro dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga dengan dua kon-

Singaraja (Bali Post) – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng mendesak Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang program berbahasa Bali setiap hari Jumat. Tidak saja di lembaga pendidikan, akan tetapi keputusan ini diminta berlaku juga untuk seluruh instansi pemerintah di Bali Utara. Ketua PHDI Kabupat-

en Buleleng Dewa Nyoman Suardana, Minggu (30/7) kemarin mengatakan, pemahaman dalam meningkatkan srada bakti sebagai umat Hindu di daerahnya, perlu ditingkatkan. Kebiasaan itu seperti melaksanakan persembahyangan bersama saat Purnama dan Tilem serta Tri Sandya sudah berjalan dengan baik. Hanya kebiasaan ini baru di lingkungan sekolah dan instanasi pemerintah.

“Rekomendasi ini merupakan aspirasi masyarakat ketika kami melaksanakan pesamuan madya bersama lembaga umat Hindu, beberapa hari lalu. Di Bali yang dikenal sebagai Pulau Dewata kenapa tidak melaksanakannya dengan baik?” ujarnya. Menurut mantan Ketua PHDI Kecamatan Buleleng ini, alasan membiasakan berbahasa Bali karena belakangan ini kebiasaan di instansi

P2M – FTK Undiksha menggulirkan program Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) menyasar siswa SD, SMP, SMA/SMK dan para guru di Kabupaten Jembrana, belum lama ini. sentrasi yaitu Tata Boga dan Tata Busana. “Kami ingin mengenalkan bahwa Undiksha tidak hanya memiliki pro-

gram pendidikan saja, tetapi juga memiliki program studi non pendidikan,” ujarnya. (ad2289)

pemerintah atau lembaga lain minim. Justru pegawai berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, bahkan mulai meniru bahasa warga di luar Bali. Situasi ini jika tidak segera diambil upaya serius, maka bisa saja bahasa Bali sebagai warisan leluhur dan kepribadian akan punah. Untuk itu, dengan program “Berbahasa Bali” ini dirinya meyakini umat akan semakin sadar dan tidak gengsi membiasakan diri

mengucapkan bahasa Bali dalam melaksanakan tugas dinas atau interaksi dengan sesama pegawai atau dengan pihak lain. “Ide ini karena kami tidak ingin bahasa Bali semakin hilang, sehingga dengan kebijakan pemerintah ini harapannya perilaku masyarakat umum atau pegawai dan lembaga lain tidak gengsi untuk mengucapkan bahasa Bali saat beraktivitas,” tegasnya. (kmb38)

PHDI Desak Bupati Terbitkan SK Berbahasa Bali


JEMBRANA

12 Hari Raya Pentakosta dan HUT Kemerdekaan RI

Lomba Lari Blimbingsari 10K Diikuti Ratusan Peserta Negara (Bali Post) – Ratusan peserta dari berbagai wilayah di Bali mengikuti Lari Blimbingsari 10K, Minggu (30/7) kemarin. Event yang digelar keempat kalinya ini mengambil start di Lapangan Candikusuma, Kecamatan Melaya dan finis di Kantor Desa Blimbingsari. Rute sepanjang 10 kilometer melintasi Jalan Denpasar-Gilimanuk dan Desa Melaya diikuti ratusan peserta yang terbagi dalam dua kategori, umum dan pelajar. Lomba yang dibuka Bupati Jembrana I Putu Artha dan juga dihadiri Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan ini memperebutkan piala bergilir bupati. Pendeta Hetty Widowaty Zacharias mengatakan event ini rutin digelar setiap dua tahun sekali dan tahun 2017 ini merupakan yang ke-4. Event ini merupakan peringatan eksodus para pendahulu ke Desa Blimb-

ingsari 70 tahun lalu. Pendeta GKPB Jemaat PNIEL di Blimbingsari ini menambahkan tema kali ini sesuai dengan tema HUT GKPB “Menjadi Gereja yang Memberkati”. Bishop M. Ketut Suyaga Ayub yang juga penggagas event Blimbingsari 10 K ini menambahkan visi kegiatan ini yang utama adalah agar para penerus tidak melupakan sejarah. Sebab, menurutnya bangsa yang besar merupakan bangsa yang menghargai pendahulu dan sejarahnya. “Ketika kita selalu ingat leluhur, maka hidupnya diberkati. Begitu halnya dengan Agama Kristen, kita hormati pendahulu maka sangat diberkati,” ujarnya. Event ini juga merupakan bentuk partisipasi gereja dalam pembangunan Jembrana. Ke depannya, event ini juga mendukung pariwisata Jembrana dan menjadi event nasional dan internasional. Ke depannya rute

akan diubah dengan rute baru guna mengenalkan sejumlah tempat wisata di sekitar desa dan berpusat di Blimbingsari. Seperti Grojogan, Bendungan Palasari, Taman Nasional dan lainnya. Selain partisipasi dari gereja, event ini juga diikuti dari sekolah, TNI, polisi dan semakin meluas. Menurutnya, ini merupakan hal yang bagus, menunjukkan bahwa event ini merupakan bagian dari kebinekaan Indonesia. Sementara itu, Bupati Artha menyambut baik event Blimbingsari 10K ini. Menurutnya, lomba seperti ini perlu dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya pemberdayaan olahraga lari. Bupati juga menyerahkan bantuan uang kepada panitia. Selain penyerahan hadiah yang dipusatkan di Kantor Desa Blimbingsari, Niti Graha, puncak kegiatan juga diisi hiburan dan pembagian doorprize. (kmb26/k250)

LOMBA LARI – Lomba lari Blimbingsari 10 K dengan mengambil start di Lapangan Candikusuma dan finish di Kantor Desa Blimbingsari. Event ini dibuka langsung Bupati Jembrana I Putu Artha.

Senin Paing, 31 Juli 2017

Terkesan Dibangun Asal-asalan

Bantuan Bedah Rumah di Samblong Dikeluhkan Negara (Bali Post) Bedah rumah Pemkab Jembrana yang menyasar rumah Wayan Suedi (58) di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Jembrana, dinilai terkesan asal-asalan. Sebab, belum seminggu kelar, namun temboknya sudah berlubang dan rontok. Kondisi ini pun dikeluhkan lantaran bangunannya dinilai tidak bagus. Wayan Suedi dan anaknya, Sukadana, Minggu (30/7) kemarin mengaku sebagai penerima bantuan bedah rumah, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Namun, diakui jika dilihat dari kondisi bangunan, ia menyebutkan memang tidak maksimal sehingga masih ada lubanglubang pada tembok sehingga terkesan tidak rapi. Demikian juga bagian pilar tidak semuanya dicor sehingga besinya tampak hanya disangkutkan. Dengan kondisi itu, pihaknya khawatir kalau lama kelamaan atap rumah bisa roboh. Tak hanya itu, jendela dan pintu hanya ditaruh dan tidak dipasang. “Sempat ada dari pihak kelurahan datang komplin masalah pintu dan diminta diganti. Ya memang begitu kondisinya,” kata menantu Wayan Suedi. Dari pengamatan di lokasi,

memang sebagian besar bangunan itu tidak maksimal dan pekerjaan tidak tampak rapi. Salah seorang pemerhati sosial, Ngurah Karyadi, saat dimintai konfirmasinya mengatakan meski bantuan untuk warga tidak mampu, hendaknya diberikan secara maksimal. Jangan asal-asalan. “Setidaknya rumah layak dan sehat. Bisa bertahan lama sehingga bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Ke depan ini perlu dibenahi dan bangun rumah sehat bagi KK miskin,” harapnya. Ke depan pihak Pemkab sebagai pemberi bantuan diharapkan agar melibatkan pihak keluarga atau penerima serta kepala lingkungan dalam menjalankan programnya. “Kalau bisa pekerjakan warga di lingkungan sana. Jangan hanya diserahkan ke rekanan. Jadi bisa semua sal-

Koperasi sebagai Lembaga Penggerak Ekonomi Rakyat

Bali Post/kmb

BEDAH RUMAH - Bantuan bedah rumah yang diterima Wayan Suedi, warga Samblong, Sangkaragung Jembrana dikeluhkan lantaran kondisi bangunannya tidak bagus. ing mengawasi dan penerima tidak asal terima saja. Ya wajar jika ada yang tidak memuaskan sehingga diprotes,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan yang menerima informasi keluhan tersebut langsung meminta Kadis PU untuk turun melakukan

pengecekan. Sedangkan, Lurah Sangkaragung Nyoman Gede Suardana mengaku sudah turun bersama Kadis PU dan panitia bedah rumah dan segera akan diperbaiki. “Memang itu belum penyerahan dan tinggal dipoles-poles lagi dan segera dibenahi, nanti baru akan diserahkan,” jelasnya. (kmb)

Bupati Artha: Koperasi Milik Anggota, Bukan Pengurus Saja MENGINGAT koperasi sebagai lembaga yang sangat potensial dalam menggerakkan perekonomian rakyat, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Koperasi di Kabupaten Jembrana dirayakan, Minggu (30/7) kemarin secara meriah di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno Jembrana. Dengan tema “Koperasi Kuat Menjamin Pemerataan ekonomi Mewujudkan Keadilan Sosial” diharapkan menjadi motivasi untuk gerakan koperasi agar lebih optimal mengembangkan usahanya. Peringatan ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Daerah Jembrana dimulai

dengan jalan santai, makan bersama dengan masyarakat, hiburan topeng bondres dan pembagian doorprize bagi mereka yang beruntung. Selain itu dalam perayaan HUT koperasi ini juga diisi dengan acara donor darah, pembagian sembako bagi anggota koperasi serta pembagian hadiah uang tunai sebesar total Rp 36 juta bagi pemenang Lomba Koperasi Kabupaten Jembrana Tahun 2017 yang diberikan bagi juara I, II dan III terdiri 12 koperasi dari 4 jenis koperasi yang berbeda-beda. Bupati Jembrana I Putu Artha yang turut hadir dalam

acara tersebut berharap agar hari koperasi ke-70 ini harus diresapi maknanya bahwa koperasi harus dari rakyat dan untuk rakyat, baik hasil maupun pengelolaannya. “Koperasi jangan hanya menyejahterakan pengurus saja, koperasi milik bersama antara pengurus dan anggota,” katanya. Keberadaan koperasi di Jembrana diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jembrana. “Koperasi di Jembrana harus mampu menyejahterakan masyarakat Jembrana,” ujar Artha.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Jembrana Made Gede Budhiarta mengatakan koperasi sebagai lembaga yang sangat potensial menggerakkan perekonomian rakyat. Dari 200 ribu lebih penduduk Jembrana tercatat 57.521 orang sebagai anggota koperasi di Jembrana saat ini. Made Budhi ingin ke depannya koperasi makin kuat dan berkualitas. “Ke depan kita ingin menguatkan kelembagaan koperasi melalui pelatihan-pelatihan sumber daya manusia (SDM) kop-

erasi serta sosialisasi prinsipprinsip,” kata Made Budhi. Dinas Koperindag juga telah melakukan pengawasan dan pemantauan agar koperasi bisa melaksanakan rapat anggota tahunan secara tepat waktu sebagai indikator koperasi yang sehat. (ad2283) HUT KOPERASI - HUT ke-70 Koperasi di Jembrana dirayakan dengan kegiatan jalan santai, Minggu (30/7) kemarin. Acara ini dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno.


Senin Paing, 31 Juli 2017

KARANGASEM

13

FE UNWAR - Dekan Fakultas Ekonomi Unwar Dr. Made Sara, S.E., M.P. saat menyerahkan alat kebersihan secara simbolis kepada mahasiswa di Wantilan Pura Silayukti, Minggu kemarin.

Unwar Gelar Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Pura Silayukti MAHASISWA Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) Kelas Reguler B menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Karangasem, Minggu (30/7) kemarin. Kegiatan ini sebagai salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kemarin dipusatkan di Pura Silayukti, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis. Kegiatan ini cukup penting sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat untuk pengenalan lingkungan. Tema yang diambil adalah ‘’Mewujudkan Keseimbangan dan Keselarasan Berlandaskan Tri Hita Karana Menuju Kesejahteraan Masyarakat’’. Tema ini sejalan dengan misi kampus, yang menekankan falsafah Tri Hita Karana sebagai identitasnya. Dekan Fakultas Ekonomi Unwar Dr. Made Sara, S.E., M.P. mengatakan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Unwar selalu ingin mengembangkan keilmuannya. Agar kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak sekadar seremonial, tetapi dapat dimaknai mampu meningkatkan peran dalam kegiatan bermasyarakat. Kegiatan yang dimaksud sesuai dengan nilai-nilai sosial budaya yang ada dan pengembangan masyarakat di sekitarnya. ‘’Pengabdian berbasis penelitian. Ini penting untuk mendukung kegiatan pengajaran. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat di Padangbai,’’ katanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghadirkan ratusan mahasiswa dan dosen yang datang langsung dari Denpasar. Mereka diangkut dengan 12 bus besar. Mahasiswa FE Unwar Kelas Reguler B, sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini nampak semakin istimewa dengan menghadirkan Ida Pedanda Gede Kekeran dari Geria Kekeran, Blahbatuh, Gianyar. Tampil sebagai narasumber, Ida Pedanda menilai tampilnya Unwar dengan identitas misi Tri Hita Karana, membawa semangat luar biasa. Menurutnya, falsafah ini sangat universal sebagai bentuk keseimbangan hubungan dengan Tuhan, manusia dan alam. Bila dikaitkan dengan ekonomi, sederhananya ekonomi itu adalah bagaimana usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Banyak teori ekonomi, menurut Ida Pedanda, sudah berguguran. Namun, dalam Hindu teori ekonomi yang ada di dalam falsafah Tri Hita Karana sangat relevan sampai sekarang. ‘’Di mana pun nanti anda berkuasa, bahwa dharma harus jadi yang utama. Dharma dan kejujuran harus selaras dengan parahyangan. Bila Unwar memakai Tri Hita Karana sebagai misi, maka dharma tentu sebagai hal yang utama. Ketika anda berkuasa (menguasai ekonomi), jangan menjauhi orang sadhu atau orang-orang pemikir yang bijaksana. Saya tidak setuju pada konsep mencari uang untuk mencari uang. Yadnya meningkatkan kualitas manusia. Dalam Hindu, konsep mencari uang untuk menyebarkan ajaran dharma. Itu yang tepat,’’ tegasnya. Bandesa Padangbai I Wayan Jandra Budiana bersama prajuru di Desa Padangbai berterima kasih dan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia mengaku Desa Padangbai sangat diistimewakan. Setelah tamat nanti, dari semua mahasiswa, dia berpesan jangan semua berpola pikir semua ingin jadi pegawai negeri. Sebab, masih banyak peluang lain yang harus bisa direbut mahasiswa. Jangan sampai setelah jadi sarjana, malah menjadi pengangguran. Selain dharma wacana langsung dari Ida Pedanda dan Bendesa Padangbai, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga diisi dengan penyerahan sarana kebersihan seperti tempat sampah, serok dan sapu. Selain itu, juga diserahkan beberapa bibit tanaman, agar lingkungan Pura Silayukti lebih hijau dan asri. Kegiatan ini ditutup dengan aksi bersih-bersih di seluruh areal Pura Silayukti. (ad2290)

Buda Cemeng Klawu, ’’ Piodalan’’ di Pura Goa Raja Amlapura (Bali Post) Buda Cemeng Klawu adalah rainan jagat bagi umat Hindu di Bali. Hampir di seluruh desa digelar ritual yang diperingati khusus untuk Ida Batara Sri Rambut Sedana ini. Pura Goa Raja Besakih yang merupakan pusat palinggih Ida Batara Sri Rambut Sedana akan digelar piodalan, Rabu (2/8) mendatang. Umat Hindu diharapkan tangkil ke pura tersebut.

Pemangku Pura Goa Raja, Gusti Mangku Bagus Kariawan, Minggu (30/7) kemarin mengatakan piodalan di pura ini puncaknya Rabu (2/8). Rencananya, Ida Batara Sri Rambut Sedana nyejer selama tiga hari, sehingga umat Hindu yang belum bisa pedek tangkil saat puncak piodalan, bisa tangkil tiga hari berikutnya. ‘’Umat Hindu sebaiknya tangkil ke sini. Terutama, bagi mereka yang

punya usaha,’’ kata Gusti Mangku Kariawan. Mantan legislator di DPRD Karangasem dua periode ini mengatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan di sekitar areal pura. Misalnya memasang busana atau pengangge dan kelengkapan lain. Beberapa krama juga nampak ngaturang ayah-ayahan dan aksi bersih-bersih di sekitar pura. ‘’Rencana nedunang Ida Batara pada 1 Agustus

Amlapura (Bali Post) -

Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini, Pemkab Karangasem menyiapkan dana Rp 1,1 miliar khusus untuk personel pasukan pengibar bendera (paskibra). Meski nilainya terlihat cukup fantastis, pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) selaku pengelola menyatakan angka tersebut pas-pasan. ‘’Anggaran itu untuk semuanya. Mulai dari pelatihan, pengadaan seragam hingga kegiatan pasca-Agustusan,’’ ucap Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Karangasem I Made Subawa, beberapa hari lalu. Pihaknya mengakui keg-

iatan paskibra memang membutuhkan anggaran yang cukup besar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk biaya konsumsi dan pelatih selama satu bulan penuh masa latihan. Selain itu para anggota paskibra sebanyak 76 orang juga diberikan uang

saku sebesar Rp 50 ribu per hari dan pelatih Rp 250 ribu. Setiap peserta juga akan mendapatkan tiga stel pakaian. Yakni, dua stel pakaian untuk latihan dan satu stel pakaian untuk puncak acara apel 17 Agustus nanti. Selain itu pasca-Agustu-

Naga Tiga yaitu Sang Hyang Naga Ananta Bhoga, Sang Hyang Naga Basuki dan Sang Hyang Naga Taksaka. Di dalam Lontar Prekempa Gunung Agung ditulis Sang Hyang Tri Murti untuk menjaga bumi menjelma menjadi Sang Hyang Naga Tiga, di mana Dewa Brahma turun menjelma menjadi Naga Ananta Bhoga, Dewa Wisnu menjelma sebagai Naga Basuki dan Dewa Iswara menjadi Naga Taksaka. (kmb31)

san, semua anggota paskibra akan diajak ke Jakarta untuk mengikuti apel kebangsaan di Cibubur. ‘’Uang saku dan kunjungan dinas sekaligus sebagai penghargaan atas kerja keras mereka,’’ jelas Subawa. Meski terlihat besar, menurut Subawa, anggaran tahun ini lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Disdikpora selaku penanggung jawab kegiatan paskibra, katanya, melakukan langkah efisiensi. Misalnya, untuk keberangkatan ke Cibubur

nanti, panitia melakukan penghematan transportasi. Rombongan nantinya diberangkatkan menggunakan pesawat Citylink, demikian pula untuk pulangnya. Saat ini personel Paskibra Karangasem sudah melaksanakan latihan sejak dua pekan lalu. Mereka dilatih oleh pelatih khusus yang didatangkan dari Kodim 1623/ Karangasem. Mereka akan digembleng selama satu bulan mulai pukul 07.00 sampai 13.00 setiap harinya. (kmb)

Telepon Penting

Pedagang Berharap Tuntas Lebih Awal nya adil dalam penempatan pedagang. Proses pembangunan Pasar Karangsokong dimulai Juni lalu. Renovasi dilaku-

pukul 16.00 Wita, sebelum Ida Batara katuran piodalan sehari berikutnya pada 2 Agustus,’’ tegasnya. Mereka yang sembahyang ke sana akan mendapatkan pica janumerta. Janumerta ini langsung dipasupati, sebagai simbol kesejahteraan dan kemakmuran. Selain sebagai linggih Ida Batara Sri Rambut Sedana, Pura Goa Raja juga diyakini merupakan tempat bertemunya Sang Hyang

Disdikpora Anggarkan Paskibra Rp 1,1 Miliar

Renovasi Pasar Karangsokong

Amlapura (Bali Post) Pedagang Pasar Karangsokong berharap proses pembangunan ulang pasar yang berlokasi di Kelurahan Subagan Kecamatan Karangasem itu bisa cepat. Bahkan muncul aspirasi agar proyek bisa tuntas lebih awal karena di tempat relokasi sepi pengunjung. ‘’Kalau bisa cepat lebih bagus. Soalnya di sini sepi, tak tahu ya kenapa,’’ ucap salah seorang pedagang bumbu dapur, Ni Wayan Asti (45), Minggu (30/7) kemarin. Asti dan sejumlah pedagang lainnya direlokasi ke Terminal Karangsokong yang berada di sebelah utara pasar. Meski hanya dipisahkan oleh jalan, pengunjung yang ke sana relatif sedikit. Itu karena pedagang Pasar Karangsokong atau dikenal juga dengan Pasar Subagan direlokasi ke dua tempat. Selain ke terminal, sebagian pedagang memilih berjualan di lahan pribadi, di sebelah barat pasar. Lahan pribadi yang kerap menjadi lokasi kegiatan ekspo itu memang lebih strategis dan dekat dengan jalan raya. Sedangkan relokasi Terminal Karangsokong relatif tersembunyi. ‘’Pembeli kebanyakan memilih ke barat (ke tempat relokasi lahan pribadi). Kalau di sini mungkin karena tempatnya agak di atas,’’ ungkap pedagang bumbu lainnya, Ni Ketut Rinceg (50). Pedagang berharap Pemkab Karangasem nanti-

Bali Post/kmb31

PURA - Pura Goa Raja linggih Ida Batara Sri Rambut Sedana di Besakih.

kan untuk penataan, selain menjadikan pasar lebih representatif, mengingat posisinya berada di tengah kota. Kepala Dinas Perindus-

trian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem IGN Suartha mengatakan, proses renovasi akan dilaksanakan selama 120 hari atau sampai September nanti. Perbaikan menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp 1,4 miliar. Bentuk pasar tidak akan berbeda jauh dengan sebelumnya yakni di tengahtengah berupa bangunan terbuka menampung 249 los berukuran 2x2 meter. Di

kARANGASEM

PUSAT DAIHATSU BALI TERMURAH & TERLENGKAP Bali Post/kmb

PASAR SUBAGAN – Pedagang Pasar Karangsokong

atau Pasar Subagan berharap proses pembangunan ulang pasar yang berlokasi di Kelurahan Subagan, Karang-asem bisa tuntas lebih awal. Tampak

Pasar Subagan dilintasi pengendara motor, Minggu (30/7) kemarin.

XENIA

SIGRA

DP DP Jt-an READY PROSES CPT & MUDAH STOCK FREE ASTRA WORLD TERIMA TUKAR TAMBAH KTP LUAR BALI, RUMAH KOS BISA DIATUR

8

11Jt-an

PICK-UP DP

Besakih (SWIB)

0363 21791

0363 21220

PMI

0363 21789

Polsektif Karangasem 0363 23222

PDAM

0363 21363

Polsek Kota

0363 21167

PLN

0363 21711

Polsek Manggis

0363 41768

BPBD/ESR

0363 22173

Polsek Rendang

0363 23082

Badan SAR

0363 21135

Polsek Selat

0363 24187

Pemadam Kebakaran 0363 21113

Polsek Abang

0363 23330

URD RSUD

0363 21011

Polsek Kubu

0363 22988

11 RSUD

0363 21470

Polsek Sidemen

0363 21709

12 SMAN 1 Amlapura 0363 21152

Polsek Bebandem

0363 22110

13 SMAN 2 Amlapura 0363 21254

Polsek Candidasa

0363 41677

Polres Karangasem

bagian pinggir akan dibangun 26 kios masing-masing berukuran 3x3 meter. Menyangkut keluhan pedagang khususnya yang direlokasi ke Terminal Karangsokong, Suartha mengaku bisa mamahaminya. Meski demikian pihaknya berharap pedagang bersabar karena saat ini perbaikan masih dalam proses. ‘’Sekarang sudah 40 persen. Nanti masuknya pedagang akan kita undi, biar adil,’’ tegasnya. (kmb)

5Jt-an

KREDIT BISA SAMPAI DENGAN 8TH GRATIS JALAN-JALAN KE JEPANG BUNGA MURAH 3,6% BONUS LAINNYA

0821 4505 4252 / 0822 4445 9698

C.0001504-MBL

Penjagaan Polres

14 SMAN 1 Manggis

0363 41668

Polsek KP3 Padangbai 0363 41388

15 SMPN 1 Amlapura 0363 21288

Radio Suara Widya

16 SMPN 2 Amlapura 0363 21483


TABANAN

14 Diikuti 3.500 Peserta

”Okokan” Warnai Gowes Pesona Nusantara di Tabanan

Tabanan (Bali Post) Lebih dari 3.500 peserta memeriahkan ajang Gowes Pesona Nusantara agenda Kementerian Pemuda dan Olahraga di Kabupaten Tabanan, Minggu (30/7) kemarin . Selain peserta gowes, ajang promosi Asian Games 2018 ini juga diramaikan sekitar 1.500 peserta jalan santai. Gowes Pesona Nusantara Tabanan start di halaman depan Kantor Bupati Tabanan dan dilepas Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Sebelum start gowes, acara diawali senam dan prosesi pemberian tanah dan air dari Pemkab Tabanan kepada pihak Kemenpora yang diiringi kesenian khas Tabanan Okokan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Pusat Prof. Dr. Faisal Abdullah, para OPD terkait dan masyarakat setempat. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Gowes Pesona Nusantara di Tabanan. “Saya beri apresiasi tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora karena Tabanan ditunjuk menjadi salah satu daerah pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara tahun 2017,” ujarnya. Menurutnya, Gowes Pesona Nusantara merupakan implementasi gerakan “Ayo Olahraga” guna terciptanya pembudayaan olahraga di masyarakat. “Kegiatan ini kami harapkan dapat menggelorakan, mengajak, menggerakkan dan memotivasi masyarakat untuk melakukan gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga khususnya dengan bersepeda,” ungkapnya. Sementara itu, Prof. Dr. Faisal Abdullah juga memberikan apresiasi kepada para peserta di Kabupaten Tabanan. Bahkan jumlah peserta yang ada di Tabanan ini lebih banyak dibandingkan kabupaten lain. Pihaknya juga berharap agar olahraga dapat dijadikan alat pemersatu bangsa. “Saya sangat salut melihat antusias para peserta di Kabupaten Tabanan. Jumlahnya malah melebihi peserta di kabupaten lain. Saya harap tahun depan kegiatan ini dapat diselenggarakan lagi di Tabanan. Dengan adanya olahraga kita dapat mempersatukan bangsa, meningkatkan persaudaraan dan menyejahterakan rakyat,” ungkapnya. Kadis Pendidikan I Wayan Adnyana mengatakan, sebelumnya perhelatan Gowes Pesona Nusantara telah dilakukan prosesi pengambilan tanah dan air yang berlangsung Kamis (27/7) lalu di Pura Luhur Batukaru dan di Pura Ulundanu Beratan. “Untuk tanah kita ambil di Pura Luhur Batukaru, sedangkan air kita ambil di Pura Ulundanu Beratan. Kedua tempat itu memiliki filosofi yang luar biasa, karena memiliki sejarah yang merupakan sumber kemakmuran,” ungkapnya. Ditambahkan, saat pengambilan tanah dan air berjalan dengan suka cita dan berlangsung cukup magis juga. Semua itu merupakan wujud dari implementasi nyegara gunung sebagai konsep di Bali dan juga Tri Hita Karana. “Kemudian yang paling penting lagi adalah implementasi dari Harmoni Award yang telah diterima oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Dan kegiatan ini sesungguhnya bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan semangat kebangsaan anak-anak bangsa Indonesia,” imbuhnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

GOWES - Ribuan peserta Gowes Pesona Nusantara saat dilepas di depan halaman Kantor Bupati Tabanan.

Senin Paing, 31 Juli 2017

Terkait Penutupan DTW Ulun Danu Beratan

Pemasangan Spanduk Rencananya Dibawa ke Jalur Hukum

Tabanan (Bali Post) -

Kasus pemasangan spanduk yang berisi penutupan Pura DTW Ulun Danu Beratan untuk pariwisata pada Rabu (26/7), rencananya akan diteruskan ke ranah hukum, baik dari pihak DTW maupun Gebog Pesatakan. Untuk sementara ada dua poin yang akan dilaporkan yaitu mengenai kasus pemasangan spanduk dan dugaan penyelewengan dana pura. Mengenai kepastian tuntutan ini, Pemuger Pura Ulun Danu Beratan yang mewakili Gebog Pesatakan I Putu Sama Artha didampingi Manajer DTW Ulun Danu Beratan Wayan Mustika, Perbekel Candi Kuning I Made Mudita dan Sekretaris Manajemen Operasional DTW Ulun Danu Beratan Wayan Parwata, Minggu (30/7) kemarin, mengatakan saat ini pihaknya sedang berkonsultasi dengan tim pengacara Pemkab Tabanan mengenai poin-poin yang akan dilaporkan serta menunggu audit dana pura. Sama Artha juga menjelaskan mengenai isi surat yang ditandatangani oleh tiga Klian Pesatakan dan satu yang mengatasnaman Desa Adat Candi Kuning serta yang mengatasnamakan warga panyungsung Pura Pande Beratan. Dalam surat yang ditujukan kepada Bupati

Tabanan, serta tembusan ke Gubernur Bali tersebut tercantum permasalahan yang menjadi latar belakang pemasangan spanduk. Mengenai adanya keluhan pemecatan mangku yang tercantum dalam surat, dibantah Sama Artha. “Yang benar itu adalah perubahan jadwal pemangku. Selama ini jadwal diatur tujuh hari sekali. Tetapi saat ini menjadi enam hari sekali,” ujarnya. Perubahan jadwal ini sesuai dengan rapat triwulan pada 9 Juni lalu dan sudah disepakati 18 pemangku yang ngayah di Pura Ulun Danu Beratan. Alasan dilakukan perubahan jadwal agar para pemangku tidak monoton melayani umat di hari yang sama. Permasalahan lain yang dikomplain dalam surat adalah masalah penggembokan Pura Prajapati Pande Beratan. Mengenai ini, menurut Suma Artha,

sejak dulu setiap malam pura tersebut memang digembok untuk menjaga peninggalan berharga di pura tersebut. Namun, jika ada pamedek yang nangkil di malam hari, tentu tidak ditutup dan didampingi oleh pemangku yang bertugas pada hari itu. Permasalahan lain adalah mengenai pembongkaran panyengker di Madya Mandala Pura Ulun Danu Beratan sepanjang 20 meter. Dari hasil rapat Gebok Pesatakan pada rapat triwulan yang dihadiri pihak DTW, Gebog Pesatakan, perbekel maupun tokoh masyarakat diputuskan untuk mengembalikan struktur pura seperti semula. Panyengker tersebut, kata Sama Arta, dibangun dua tahun lalu tanpa koordinasi dengan Gebok Pesatakan. “Pembangunannya diprakarsai oleh Klian Pesatakan yang saat ini sudah nonaktif. Itu pun tanpa koordinasi. Dari hasil rapat, panyengker kemudian dibongkar untuk mengembalikan tatanan pura seperti semula. Jika memang memerlukan tembok panyengker, tentu dari dulu para leluhur sudah membangunnya,’’ jelas Sama Arta. Pada surat juga dipaparkan soal menonaktifkan

Bali Post/kmb24

SUASANA - Suasana kunjungan di DTW Ulun Danu Beratan, Minggu (30/7) kemarin masih ramai meski sempat diwarnai aksi pemasangan spanduk. Klian Pesatakan, yang mana menurut Sama Artha, hal ini berdasarkan rapat yang digelar per tanggal 31 Januari 2017 dan 2 April 2017, yang mana pengelolaan pura dikembalikan kepada Gebong Pesatakan, yang artinya Klian Pesatakan menjadi nonaktif. “Itu semua ada dalam hasil rapat jadi tidak ada yang namanya memberhentikan secara sepihak,” jelasnya. Pengembalian pengelolaan pura kepada Gebog Pesa-

takan dan menonaktifkan Klian Pesatakan, ditambahkan Perbekel Candi Kuning Made Mudita, karena latar belakang tidak adanya pertanggungjawaban penggunaan dana pura dari empat kelian pesatakan sejak tahun 2009. Pihak Gebok Pesatakan sudah memberikan waktu selama satu minggu bagi klian pesatakan tersebut untuk membuat laporan pertanggungjawaban, namun justru berakhir dengan aksi pemasangan spanduk. (kmb24)

Warung Global

Satgas Penegakan Perppu Ormas Jangan Lengah PRESIDEN RI Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Ormas Anti-Pancasila. Aparat di seluruh Tanah Air kemudian sigap dan mengawasi ormas yang ditengarai bertentangan dengan ideologi Pancasila. Di Bali, pihak kepolisian akhirnya membentuk Satgas Penegakan Perppu Ormas tersebut. Walau di Bali belum tampak ada ormas anti-Pancasila dan ormas radikal yang terang-terangan, polisi diminta tidak lengah. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali dengan topik “Polda Bentuk Satgas Penegakkan Perppu Ormas”, Sabtu (29/7) lalu. Siaran ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM. Bratayasa di Sangeh menyatakan perlu adanya satgas. Meskipun di Bali tampak aman-aman saja, tidak ada ormas yang bertentangan dengan Pancasila. Namun demikian, harus tetap di-

antisipasi agar keberadaan ormas tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Kenapa di Bali tidak ada ormas radikal? Menurutnya, itu karena sudah ada pecalang. Walau seperti itu,

masyarakat dan aparat harus tetap waspada. Jangan justru lengah, meskipun tidak ada ormas radikal. Sebab, omas-ormas radikal itu tidak terang-terangan. Nang Kenceng di Jimbaran

sangat mendukung apabila ada pembubaran ormas yang bertindak anarkis di masyarakat. Ia dan Ayu di Petang menekankan agar keberadaan prmas tetap didata dan diawasi tindak-tanduknya. Ormas yang harus mengayomi masyarakat bukan malah merendahkan seperti yang terjadi saat ini. Jadi, ormas yang anarkis jangan ditolerir lagi. Langsung dibubarkan. Sementara Arya di Denpasar melihat bukan terpatok kepada ormas saja. Kelompok lain yang dianggap membuat resah dan mengganggu kenyamanan serta ketertiban

masyarakat harus dibubarkan. Perlunya satgas untuk tangkal gejolak di masyarakat, Hari di Karangasem juga sangat mendukung langkah Polda Bali. Peran dari masyarakat dan juga banjar-banjar harus dilibatkan secara intensif. Asta Guna di Bangli dan Aji Kartika di Denpasar sangat mendukung pembubaran ormas anarkis. Jangan sampai ormas-ormas di Bali meresahkan masyarakat. Lain halnya dengan Febri di Denpasar. Ia menilai langkah membentuk satgas ini terlalu berlebihan. (sikha)


15

Senin Paing, 31 Juli 2017 Hasil Pertandingan Champions Trophy Monaco

vs

Paris St Germain

International Champions of Cup Real Madrid vs Barcelona Manchester City vs Tottenham Emirates Cup Arsenal vs SL Benfica Persahabatan Hertha Berlin

vs Liverpool

1-2 2-3 3-0 5-2 0-3

GP F1 Hungaria Hasil 1. Sebastian Vettel 2. Kimi Raikkonen 3. Valtteri Bottas 4. Lewis Hamilton 5. Max Verstappen 6. Fernando Alonso 7. Carlos Sainz Jr 8. Sergio Perez 9. Esteban Ocon 10.Stoffel Vandoorne

(Ferrari) 1:39:46,713 (Ferrari) +00:00,908 (Mercedes) 00:12,462 (Mercedes) 00:12,885 (Red Bull) 00:13,276 (McLaren) 01:11,223 (Toro Rosso) 1 lap (Force India) 1 lap (Force India) 1 lap (McLaren) 1 lap

Klasemen Pembalap 1. Sebastian Vettel 2. Lewis Hamilton 3. Valtteri Bottas 4. Daniel Ricciardo 5. Kimi Raikkonen Konstruktor 1. 2. 3. 4. 5.

Mercedes Ferrari Red Bull - TAG Heuer Force India - Mercedes Williams-Mercedes

(Jerman) (Inggris) (Finlandia) (Australia) (Finlandia)

poin 202 188 169 117 116

poin 357 318 184 101 41

Alves Bintang PSG Tangiers, Maroko -

Pemain baru Dani Alves menjadi bintang saat Paris Saint Germain (PSG) menundukkan AS Monaco 2-1 pada final turnamen Champions Trophy, Minggu (30/7) kemarin. Ini menjadi trofi kelima beruntun bagi klub asal kota Paris itu pada turnamen yang menjadi pembuka kompetisi Liga Prancis (L1). PSG menyamai rekor Olympique Lyon yang total memenangi turnamen ini tujuh kali. Turnamen ini menjadi pertemuan antara juara L1 melawan pemenang Piala Prancis. Laga ini juga menjadi arena balas dendam bagi kedua tim di mana Monaco menjuarai L1 dengan menjungkalkan juara bertahan PSG yang lebih difavoritkan. Sedangkan PSG menekuk klub kerajaan itu 4-1 di final Piala Prancis. Pada laga yang disaksikan 45 ribu penonton di Tangiers, Maroko, juga menjadi prestise tersendiri. Monaco memiliki Kyle Mbappe, penyerang muda yang diincar sejumlah klub besar dan potensial menjadi pemain termahal di dunia. Sementara PSG disebutsebut mengincar penyerang Barcelona Neymar juga dengan potensi menjadi transfer tertinggi di dunia. Meski Mbappe mendapat sorotan pada pertandingan yang mempertemukan klub terbaik di Prancis, namun justru rekannya Djibril Sidibe yang membuka gol pada menit ke-30. PSG menyamakan skor melalui bek barunya Alves enam menit setelah babak kedua dimulai. Pemain asal Brazil itu yang didatangkan dari Juventus dengan kontrak selama dua musim, kemudian memberikan umpan

terukur pada Adrien Rabiot dan dikonversi menjadi gol kemenangan menit ke-63. Bagi Monaco kekalahan ini menjadi sinyal awal setelah klub itu kehilangan sederet pemain kuncinya sepanjang musim panas ini. Meski Mbappe masih mengenakan seragam Monaco, namun tanda-tanda melemahnya tim itu telah nampak menyusul kepergian Bernardo Silva, Tiemoue Bakayoko, Benjamin Mendy dan Valere Germain yang membela klub lain. ‘’Secara teori, kami semakin rentan tapi saya yakin pemain-pemain muda yang datang ke klub ini akan membantu kami,’’ jelas pelatih Monaco Leonardo Jardim. Jardim tak salah karena gol pembuka dari Sidibe lahir dari umpan Youri Tielemans yang ditransfer dari Anderlect, Mei lalu. Sementara Terence Kongolo mampu menghadang pergerakan duet Thomas Meunier dan Dani Alves di awal pertandingan sebelum akhirnya ditaklukkan mereka di babak kedua. Kompetisi Liga Prancis (L1) akan dimulai pada akhir pekan ini. Monaco menjamu Tulouse pada Sabtu (5/8) dan PSG diuji klub promosi Amien. Duel Monaco vs PSG di L1 terjadi pada 26 November di LouisII. (kmb39/afp)

Bali Post/afp

TROFI - Bek Paris Saint Germain Dani Alves dengan piala Trophy of Champions.

Walcott Masih Tajam

London Theo Walcott membuktikan dirinya tak bisa diremehkan di Arsenal setelah mengantarkan timnya menang 5-2 atas Benfica pada turnamen Emirates Cup, Minggu (30/7) kemarin. Penyerang timnas Inggris itu menyumbang dua gol pada laga yang digelar di London itu. Musim lalu, Walcott tak lagi tajam

penampilannya sehingga manajer Arsene Wenger membangkucadangkan dia pada final Piala FA melawan juara Liga Utama Inggris Chelsea. Alasan itu pula yang membuat Wenger mendatangkan penyerang baru Alexandre Lacazette dari Olympique Lyon dengan nilai transfer 52 juta pound (68 juta dolar AS). Niat mempertajam lini depan

Bali Post/ap

PERTAMA - Pembalap Jerman Sebastian Vettel disambut kru Ferrari saat melintasi garis akhir GP F1 Hungaria, di posisi pertama, Minggu (30/7) kemarin.

Ferrari 1-2

Budapest Pembalap Jerman Sebastian Vettel mampu mengatasi masalah pada kemudinya untuk menjuarai Grand Prix Firmula 1 Hungaria, Minggu (30/7) kemarin. Bahkan, tim Ferrari berhasil mendominasi podium dengan menempatkan Kimi Raikkonen sebagai runner-up. Juara dunia empat kali Vettel harus bersaing dengan Raikkonen di awal lomba di Sirkuit Hungaroring ini. Namun selepas itu, dua pembalap Ferrari itu sulit terkejar di mana aksi salip-menyalip langka terjadi di arena ini. Vettel mengalami masalah pada kemudinya sepanjang setengah lomba. Akibatnya pembalap Mercedes mampu memangkas jarak dan mendekatkan mobilnya pada duet Ferrari itu. ‘’Ini benar-benar lomba yang selit. Saya memegang kemudi erat-erat,’’ jelas Vettel. ‘’Kemudi mulai bergerak ke samping dan kondisinya terus memburuk. Saya dipaksa benar-benar fokus sepanjang lomba.’’ Namun, akhirnya Vettel bisa meraih kemenangan ke-46 sepanjang kariernya plus Ferrari 1-2. ‘’Grazie! Forza Ferrari!’’ teriak Vettel di radio komunikasi setelah mobilnya melintasi garis akhir. Pada kemenangan keempatnya musim ini, Vettel mengucapkan terima kasih pada Raikkonen yang sukses bekerja sebagai tim. Pembalap Finlandia itu mampu menahan pembalap Mercedes Lewis Hamilton hingga pembalap Inggris itu mengakhiri lomba di posisi keempat. Sementara posisi ketiga ditempati Valtteri Bottas. Sebelumnya, Bottas membiarkan Hamilton melewati dirinya untuk menekan Ferrari. Namun di pengujung akhir lomba, Hamilton dengan sportif memberikan posisi ketiga kembali kepada Bottas setelah gagal mengejar Vettel dan Raikkonen. ‘’Terima kasih, Lewis yang menepati janjinya,’’ puji Bottas pada rekan setimnya itu. Bila harmoni terjadi di kubu Ferrari dan Mercedes, kondisi berbeda nampak di Red Bull. Max Verstappen menempati peringkat kelima setelah menyingkirkan rekan setimnya Daniel Ricciardo di putaran pertama. Laju Ricciardo seketika berhenti setelah di Tikungan 2 mobilnya berbenturan dengan Verstappen. Safety car memasuki trek saat mobil pembelap Australia itu diderek keluar lintasan. Ini benar-benar petaka bagi Ricciardo yang dalam enam balapan terakhir mampu lima kali naik podium. Ia tak menyangka jika yang membuatnya berhenti berlomba adalah rekannya sendiri. ‘’Pada akhirnya, ini pekerjaan seorang amatir,’’ katanya usai menyaksikan rekaman lomba. Akibat insiden itu Verstappen terkena penalti 10 detik. Ini menjadi peluang bagi Hamilton untuk menyodok ke papan atas, namun gagal mendekati Vettel akibat dihalangi Raikkonen. (kmb39/ap)

Bali Post/rtr

MENANG - Penyerang Arsenal Theo Walcott (kana) berusaha melepaskan diri dari kawalan pemain-pemain Benfica pada pertandingan turnamen Emirates Cup, Minggu (30/7) kemarin. Arsenal menang 5-2.

itu belum berhenti sampai di situ. Wenger juga ingin mendatangkan Thomas Lemar, pemain sayap dari Monaco yang hingga kini masih dalam perundingan. Pada pertandingan kemarin, Walcott memperlihatkan naluri mencetak golnya belum menumpul. Pemain berusia 28 tahun membuat dua penyelesaian akhir yang sempurna sebelum Lisandro Lopez membuat gol bunuh diri. Olivier Giroud dan Alex Iwobi juga menyumbang masing-masing satu gol pada penampilan pertama mereka pada turnamen yang diikuti empat tim ini di Stadion Emirates. Lacazette yang masuk sebagai pemain pengganti, mendapat sambutan meriah. Meski mendapat banyak peluang, pemain Prancis itu gagal mengonversinya menjadi gol. Wenger sepertinya akan memainkannya sebagai pemain inti pada pertandingan kedua melawan Sevilla. Benfica menghasilkan gol dari Franco Cervi dan Eduardo Salvio. Namun, klub Portugal itu terlihat tidak solid lini belakangnya menyusul kepindahan bek Swedia Victor Lindelof ke Manchester United. Arsenal masih belum memainkan penyerang kontroversial Alexis Sanchez. Pemain Chile yang menginginkan pindah ke klub lain itu belum kembali ke klub setelah memperkuat

timnas di Piala Konfederasi. Gawang tuan rumah bobol pada menit ke-11 setelah Jonas mengumpankan bola pada Cervi dan dilesakkan ke gawang David Ospina menit ke-11. Sead Kolasinac yang direkrut dari Schalke, memulai proses gol penyama kedudukan pada menit ke-24. Pemain asal Bosnia itu memanfaatkan kelemahan barisan belakang Benfica untuk merebut bola dan mengumpankan pada Walcott tepat di mulut gawang. Sepakan keras Walcott tak mampu dibendung kiper Julio Cesar. Walcott menggandakan golnya menit ke-32 setelah menerima umpan silang Francis Coquelin. Benfica menyamakan skor menjadi 2-2 menit ke-39 setelah umpan Pizzi dituntaskan Salvio sebelum bola memasuki gawang Ospina. Pasukan Wenger kembali memimpin menit ke-52 saat umpan Walcott ditanduk Olivier Giroud dan bola mengenai Lisandro sebelum memasuki gawangnya sendiri. Giroud kemudian mencetak gol ke-4 the Gunners lewat sepakan voli pada menit ke-64 sebelum Iwobi menutup pesta gol timnya menit ke-70. Pada pertandingan lainnya, Sevilla menundukkan klub runner-up Liga Jerman RB Leipzig 1-0. Gol tunggal pertandingan ini dihasilkan Wissam Ben Yedder dari titik penalti menit ke-34. (kmb39/afp)

Liverpool Bekuk Hertha Berlin

Berlin Jurgen Klopp menikmati kepulangannya ke Jerman saat Liverpool membekuk Hertha Berlin 3-0 pada pertandingan persahabatan, Minggu (30/7) kemarin. Dua pemain baru, Dominic Solanke dan Mohamed Salah, menyumbang gol untuk the Reds pada pertandingan di Berlin ini. Klopp mempercayakan jabatan kapten tim pada Philippe Coutinho. Pemain pengatur serangan asal Brazil itu disebut-sebut diminati Barcelona dan ditawar dengan harga 93 juta dolar AS. ‘’Kami tampil bagus hari ini. Di babak kedua, kami menguasai pertandingan. Kami harus berjuang tapi masih kurang bagus secara taktik,’’ ungkap Klopp mengomentari permainan timnya. Klopp juga memuji kepemimpinan Coutinho. Kontribusinya nampak pada terciptanya gol ketiga di mana umpan panjangnya bisa dikonversi Salah menjadi sebuh gol indah. ‘’Coutinho dan Salah adalah dua pemain, dan kami benar-benar gembira memiliki mereka,’’ tambah pelatih Jerman itu. Di depan 50 ribu penonton

di Stadion Olimpiade Berlin, Klopp bisa mengenang prestasi terbaiknya saat mengantarkan Borussia Dortmund menjuarai Piala Jerman pada 2012. Kala itu Dortmund juga memenangi Liga Jerman. Tiga tahun kemudian, ia mendapatkan hasil berbeda. Dortmund kalah atas Wolfsburg di final turnamen yang sama dan ia memutuskan untuk meninggalkan Dortmund. Klopp kembali ke Berlin dengan nuansa berbeda. Pertandingan kemarin juga menjadi perayaan ulang tahun ke-125 masing-masing klub. Koran Berliner Kurier menyebut laga itu sebagai persiapan menyambut musim baru kompetisi. Klopp menurunkan mantan pemain Dundee United Andy Robertson serta penyerang muda Solanke yang direkrut dari Chelsea musim panas ini. Sementara pelatih Hertha Pal Dardai juga memiliki pemain anyra yang diuji di pertandingan ini yakni Mathew Leckie dan Karim Rekik. Tim tamu memimpin melalui sundulan terukur Solnake saat pertandingan baru berjalan 15 menit. Solanke

lepas dari pengawalan pemain belakang Hertha dan menyambut umpan lambung Adam Lallana dengan sundulan kepala yang menaklukkan kiper Rune Jarstein. Solnake juga berperan pada gol kedua jelang jeda. Ia

berhasil merebut bola Fabian Lustenberger sebelum mengumpankan kepada Georginio Wijnaldum dan kemudian diarahkan ke gawang Jarstein. Salah mengubah skor menjadi 3-0 dengan meneruskan umpan jarak jauh Cautinho

dan memaksa Jarstein mati langkah. Pasukan Klopp akan melanjutkan lawatannya ke Jerman dengan menghadapi Bayern Munich pada Selasa besok pada turnamen Audi Cup. (kmb39/afp)

GIRING BOLA Gelandnag Liverpool Philippe Coutinho (kanan) menggiring bola pada pertandingan persahabatan melawan Hertha Berlin, Minggu (30/7) kemarin.

Bali Post/rtr


OLAH RAGA

16

Senin Paing, 31 Juli 2017

Rehan/Fadia Amankan Gelar Ganda Campuran Jakarta (Bali Post) -

Indonesia mengamankan satu gelar di kejuaraan bulu tangkis junior Asia (Asia Junior Championship/AJC) 2017, setelah nomor ganda campuran mendapatkan hasil positif dalam partai final di GOR Jaya Raya, Jakarta, Minggu (30/7) kemarin.

Bali Post/pbsi

Pemain tunggal putra Malaysia Jun Hao Leong.

Penerus Lee Chong Wei

Jakarta (Bali Post) Pemain tunggal putra Malaysia Jun Hao Leong keluar sebagai kampiun dalam kejuaraan bulu tangkis junior Asia (Asia Junior Championship/AJC) 2017 dengan menumbangkan wakil Tiongkok Yupeng Bai di partai final yang dilangsungkan di GOR Jaya Raya, Jakarta, Minggu ((30/7) kemarin. Menghadapi lawan yang tidak mudah, Jun membuktikan kehebatannya dengan memenangkan pertandingan tiga game yang berkesudahan 21-6, 20-22, 21-17. Jun mengatakan dirinya terinspirasi pemain nomor satu Malaysia Lee Chong Wei. ‘’Permainan saya terinspirasi dari Lee Chong Wei, karena saya mengidolakannya dan mengharapkan bisa menjadi penggantinya kelak,’’ kata Jun. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, pemain kelahiran 13 Juli 1999 ini berjanji akan berusaha lebih keras dan menargetkan dirinya bisa masuk peringkat 10 besar dalam dua atau tiga tahun setelah dia full bermain di level senior. ‘’Saya ingin menjadi Lee Chong Wei selanjutnya dan mengharapkan bisa mendapatkan gelar yang belum dimiliki olehnya yakni juara olimpiade dan dunia, karenanya saya akan berusaha keras untuk mewujudkannya,’’ ujarnya. Sementara itu, terkait dengan hasil pertandingan di Kejuaraan Junior Asia 2017, Jun mengaku sangat senang, pasalnya ini adalah kali pertama Malaysia memperoleh gelar di nomor ini sejak Soo Teck Zhi melakukannya pada 2013 lalu. Dia mengungkapkan hasil ini akan menjadi bekalnya untuk berlaga di Kejuaraan Dunia Junior yang akan dihelat di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 9-22 Oktober 2017 mendatang. ‘’Setelah empat tahun, akhirnya saya bisa membawa gelar ini lagi untuk Malaysia. Saya harap saya bisa memperoleh hasil yang sama di Kejuaraan Dunia Junior nanti, tetapi jangan mendahuli Tuhan, yang penting berusaha dulu,’’ ucap Jun. Dengan hasil ini, Malaysia berhasil membawa dua medali dari Kejuaraan Junior Asia 2017 ini. Selain medali emas tunggal putra, Malaysia juga membawa medali perunggu di kategori beregu. (ant)

Bali Post/pbsi

MENANG - Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto dan Siti Fadia Silva Ramadhanti merayakan kemenangan atas Sung Seung Na/Ah Yeong Seong dari Korsel pada final kejuaraan bulu tangkis junior Asia, Minggu (30/7) kemarin.

Perseden ke Final Liga 3

Bali Post/wan

FUN BIKE DAN JOGGING - Komandan Pangkalan TNI-AU Ngurah Rai Kolonel Wayan Superman membuka fun bike yang diikuti ratusan peserta dalam acara Jogging dan Fun Bike serangkaian peringatan ke-70 Hari bakti Angkatan Udara Pangkalan TNI-AU I Gusti Ngurah Rai, di Renon, Minggu (30/7) kemarin.

Celebest Tundukkan PS Badung Mangupura (Bali Post) Tim tuan rumah Celebest FC Palu sukses menekuk tamunya PS Badung dengan skor 2-0 (1-0) dalam lanjutan Kompetisi Liga 2, Grup VII, di Palu, Sulteng, Minggu (30/7) kemarin. Dua gol kemenangan Celebest FC yang dilatih Wayan Sukadana tercipta di menit ke-44 serta babak kedua. ‘’Kiper PS Badung Putu Febri Andika tampil gemilang di bawah mistar, hanya kepemimpinan wasit terlalu kentara memihak tuan rumah,’’ keluh Manajer Tim Keris Nyoman Graha Wicaksana, kemarin. Bahkan, pemain belakang Celebest jelas-jelas tangannya menyentuh bola di petak keramat, namun tidak disemprit, atau memberikan hadiah tendangan penalti kepada PS Badung. Celakanya, justru sang kapten Wayan Gede Bayu Yusa yang tidak jelas pelanggarannya, malah dikartu kuning kedua kalinya, alias diusir wasit, menit ke-49. Selain itu, pemain PS Badung Wayan Agus Ekaputra juga dihadiahi kartu kuning. Sebaliknya, pemain Celebest yang melakukan pelanggaran tidak ditegur. ‘’Saya kira susah menang PS Badung di Palu,’’ ungkapnya, Lebih tragis lagi, PS Badung tanpa Bayu Yusa bakal melakoni laga ke Pasuruan, melawan tuan rumah Persekap Kota Pasuruan, Sabtu (5/8) mendatang. (022)

Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar memastikan tiket ke final Liga 3 Rayon Bali pascamenang atas PS Gianyar dengan skor 3-1 pada pertandingan babak semifinal di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (30/7) kemarin. Tim Laskar Catur Muka masih menunggu tim pemenang semifinalis lainnya, antara Persekaba Badung melawan Putra Pegok di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Senin (31/7) sore ini. Bomber Perseden Andry Yudha membukukan gol cepat, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Putu Widi baru bergulir tiga menit. Gol pembuka kemenangan Perseden lewat tandukannya, menuntaskan umpan lambung di mulut gawang, yang memperdaya kiper PS Gianyar Kharis. Namun, keunggulan Perseden tak bertahan lama.

Selang tiga menit, Tim Laskar Kuda Jingkrak mampu menyamakan kedudukan melalui sontekan striker Adi Sutrisna. Berawal dari serangan balik, hingga terjadi kemelut di depan gawang, Adi Sutrisna menyambar bola hingga memperdaya kiper Gede Bambang Arimbawa. Kedudukan imbang 1-1 dan permainan makin seru. Akan tetapi, Perseden unggul 2-1 berkat tendangan penalti Agus Kayun Dwipayana di menit ke-37. Penalti diberikan wasit Putu Widi setelah pemain Perseden dijatuhkan di petak keramat. Sampai turun minum, Perseden unggul 2-1. Di paruh kedua, permainan Perseden makin ofensif, dan terbukti mampu mengurung benteng pertahanan Tim Laskar Kuda Jingkrak. Lagilagi Agus Kayun Dwipayana mampu menambah gol timnya hingga unggul 3-1 di me-

Fognini Juara Swiss Terbuka Gstaad Petenis Italia Fabio Fognini merebut gelar kelima ATP setelah menundukkan Yannick Hanfmann 6-4, 7-5 pada pertandingan final turnamen Swiss Terbuka di Gstaad, Minggu (30/7) kemarin. Petenis unggulan ke-4 ini tak menemui kesulitan saat menghadapi lawannya yang harus melewati babak kualifikasi sebelum mencapai final. Fognini memimpin hingga 4-0 di set pertama dan tidak pernah memberi kesempatan lawannya melakukan break point di set kedua. Kemenangan ini membuat Fognini untuk kelima kalinya meraih gelar ATP yang seluruhnya dari lapangan tanah liat outdoor. Uniknya ia mengikuti turnamen di daerah wisata ski ini dengan fasilitas wild-card. Dengan kemenangan ini, Fognini berhak atas hadiah utama 86 ribu euro (101 ribu dolar AS), sementara lawannya menerima 45 ribu euro (53 ribu dolar). Selain itu peringkatnya juga naik dengan perkiraan antara 5-8 daftar ATP. (kmb39/ap)

Bali Post/ap

Petenis Italia Fabio Fognini dan trofi Swiss Terbuka.

nit ke-84. Berawal dari sepak pojok AAN Surya Negara, bola lambung disundul Agus Kayun, dan kembali mengoyak gawang Kharis. Sampai akhir pertandingan, Perseden tetap unggul 3-1. Pelatih Perseden Nyoman Ambara mengaku bangga skuad muda PS Gianyar tampil ngotot hingga merepotkan permainan Perseden. ‘’Saya senang sebab anak-anak banyak mendapat tekanan,’’ jelas Ambara yang mengakui asuhannya susah melakukan terobosan karena sayapnya sudah diblokade lawan. Pada bagian lain, pelatih PS Gianyar Kadek Swartama sudah menginstruksikan kepada Ketut Lebut Mahendra dan kawan-kawan agar tampil maksimal. ‘’Yang penting, anak-anak sudah berjibaku dan memberikan perlawanan ketat, dan kami tak mempersoalkan hasil akhir,’’ jelas Kadek Swartama. (022)

Bali Post/kmb

TERJATUH — Pesepak bola Perseden harus terjatuh dalam upaya perebutan bola melawan PS Gianyar pada babak semifinal Kompetisi Liga 3 Rayon Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Minggu (30/7) kemarin.

Pasangan Indonesia yang mengamankan satu gelar di Kejuaraan Junior Asia 2017 itu adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan duet Korea Selatan Sung Seung Na/Ah Yeong Seong 21-19, 19-21, 21-9 dalam pertarungan selama 65 menit. ‘’Rasanya senang sekali, karena target saya hanya semifinal tapi pelan-pelan akhirnya bisa menjadi juara. Alhamdulillah bisa juara,’’ kata Rehan selepas pertandingan. Perasaan senang juga diungkapkan oleh Fadia yang pada nomor ganda putri menghentikan duet Korea Selatan di putaran empat besar. ‘’Rasanya senang dan bangga. Apalagi pas beregu kan kalah dari Korea. Tapi sekarang kami bisa membalasnya dan bisa jadi yang tertinggi di antara pemainpemain Korea. Tapi jangan cepat puas. Masih banyak pertandingan yang di atasatas nanti. Ini baru awal buat kami,’’ kata Fadia. Unggul di game pertama, poin Rehan/Fadia sempat terpaut ketat dan bahkan tertinggal di game kedua, sehingga harus rela menah-

an kemenangannya hingga game penentuan. Rehan/Fadia akhirnya membuktikan, di game penentu mereka berhasil menang berkat pengembalian bola dari Korea Selatan yang melebar ke sisi kiri lapangan menjadi poin kemenangan buat Rehan/Fadia. ‘’Di game kedua kami sempat blank dan keburuburu. Padahal kalau kami mau lebih sabar, mereka mati sendiri. Kami buru-buru ingin mematikan dan buru-buru ingin game, malah jadi bumerang buat kami,’’ ujar Rehan. ‘’Akhirnya di game ketiga kami sepakat untuk fokus dan pelan-pelan cari poin dan rasanya senang bisa tercapai,’’ ujar Fadia menambahkan. Keberhasilan Rehan/ Fadia meraih gelar di Kejuaraan Junior Asia, mengulang kembali kesuksesan Indonesia setelah terakhir pada 2012, Edi Subaktiar/ Arya Maulana Aldiartama menjadi juara di ganda putra. Sementara di ganda campuran sendiri, Indonesia terakhir memperoleh gelar pada 2011, lewat pasangan Lukhi Apri Nugroho/ Ririn Amelia. (ant)

Perenang AS Remel Dressel.

Bali Post/rtr

Dressel Raih Tiga Emas dalam Semalam

Budapest Perenang AS Caeleb Dressel mencatat sejarah setelah menghasilkan tiga medali emas dalam sehari pada Kejuaraan Dunia di Budapest, Minggu (30/7) kemarin. Ia menyisakan final estafet gaya berganti 4x100m putra. Bila berhasil juara, maka ia menyamai rekor Michael Phelps yang menyabet 7 emas di Kejuaraan Dunia 2007. Sukses Dressel diikuti dengan keberhasilan Sarah Sjostrom memecahkan rekor dunia 50m gaya bebas putri pada lomba yang digelar di Duna Arena. ‘’Anda harus menikmati momen seperti ini dan kembali fokus dengan cepat,’’ ujar Dressel. Dressel memulai panen gelar itu dengan memenangkan nomor 50m gaya bebas. Waktu yang berhasil dicatat adalah 21,15 detik. Perenang Brazil Bruno Fratus meraih medali perak setelah menempati posisi kedua dengan waktu 0,12 detik lebih lambat. Medali perunggu

direbut Ben Proud (Inggris). 33 menit kemudian Dressel menyiapkan diri menghadapi final 100m gaya kupukupu. Dia tidak pernah tertinggal dan menyelesaikan lomba dengan waktu 49,86 detik atau 0,04 detik dari rekor yang dibukukan Phelp delapan tahun lalu. Kristof Milak (Hungria) di posisi kedua, sedangkan juara Olimpiade Joseph Schooling di posisi ketiga dan berbagi medali perunggu dengan James Guy (Inggris). Sejam kemudian, Dressel membawa tim AS memenangi nomor final estafet 4x100m gaya bebas. Sjostrom yang absen di nomor 100m gaya bebas, memenangkan 50m gaya kupu-kupu dengan mencatat waktu 24,60 detik. Rekornya di indoor itu lebih cepat 0,17 detik dari waktu yang dibuat di Swedia tiga tahun lalu di arena outdoor. Medali perak nomor ini direbut Ranomi Kromowidjojo (Belanda), sedangkan Farida Osman (Mesir) meraih perunggu. (kmb39/rtr)

Futsal PHRI-BHA-BTN

Tim Juara II dan III Tahun Lalu Tersingkir

Denpasar (Bali Post) Tim W Seminyak sebagai juara II dan Oberoi yang juara III tahun lalu, harus tersingkir pada turnamen futsal antarkaryawan hotel yang dihelat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Bali Hotels Association (BHA), dan Bali Travel News (BTN) pada babak penyisihan hari kedua, di Matahari Terbit Futsal Sanur, Minggu (30/7) kemarin. W Seminyak harus bentrok lebih awal dari juara bertahan Sheraton Kuta, dan menyerah dengan skor 2-4 di Grup E. Sedangkan Oberoi ditundukkan Grand Barong 2-4. Padahal, tim futsal Oberoi pernah mengukir sejarah, dengan keluar sebagai juara pada 2015 lalu. Government Relation and

Event Manager BHA Andy mengakui peta kekuatan tim tiap tahun berubah, sebab kemungkinan para pemain futsalnya hengkang atau pindah pekerjaan ke tempat lain. ‘’Fenomena seperti ini merupakan hal wajar dan bisa terjadi di kalangan pekerja hotel,’’ sebut Andy. Tercatat 16 tim yang melenggang setelah menduduki juara dan runner-up grup. Tim-tim yang lolos seperti Kuta Paradiso dan The Jayakarta (Grup A), The Laguna dan Soori Bali (Grup B), Keraton dan Amadea (Grup C), Harris Seminyak dan St Regis (Grup D), Sheraopn Kuta dan Nusa Dua Beach Hotel (Grup E), Sofitel Nusa Dua dan Grand Barong (Grup F), Bali Hai dan Movenpick (Grup G), serta Fairmont dan Sintesa (Grup H). (022)

Bali Post/022

KARYAWAN HOTEL - Suasana turnamen futsal antarkaryawan hotel yang dihelat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Bali Hotels Association (BHA), serta Bali Travel News (BTN), di Matahari Terbit Futsal, Sanur, Minggu (30/7) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Paing, 31 Juli 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Tk.Masak Indian Food yg berpeng Hub.Dewi Sri Rest, Jl. Kartika Plaza 8X, 087761301643

Dcr Kasir,Admin,Krywn,Pembantu Dcri Karyawan Laundry di PetiDiponegoro150 A23/082147594588 tenget Kuta Utara 082147086628 B.BP.001.07.17.0002225

B.BP.154.07.17.0002267

Dibthkan,HK/Butler, Uluwatu +62 82236635607 Dcr Sgra Lls SMU-S1 utk Guru TK/Paud.Ada Diklat,Kesempatan Terbatas.Hub:081339598849

B.BP.001.07.17.0002064

Dcr SPG u/Bali Collection N.Dua 085 237 237 215

B.BP.001.07.17.0002210

B.BP.001.07.17.0002120

B.BP.821.07.17.0001033

!Dicari sopir pribadi bs matic min 40th,jujur,ulet,tanggungjawab hub.Jl.Buluh Indah 789 Dps

B.BP.005.07.17.0002281

B.BP.001.07.17.0002214

Dcr 2 Wnt Tkg Jarit yg Pnglmn u/Tailor Gj Blnn 081999958825

Dcr Sales Pglmn Gaji 2.500.000 Hub:082341290777,087861775090

B.BP.001.07.17.0002200

B.BP.001.07.17.0002215

Dicari Tenaga STM&Teknik Mesin bs Gambar Autocad yg Minat Lam Krm Email:presisi23@gmail.com

B.BP.001.07.17.0002134

Dcr Sopir Srbtn SIM A tdr dlm KTP Bali pny motor,08123928624 Dcr Staff bs Bhs.Jepang Hub.081999040400

B.BP.001.07.17.0002030

Dcr sgr Admin,Mrkt CV ke glowe r2010@gmail.com / 085238348696

Dcr HK,Staff & Security Cewek/ Cowok Hub:085337259786.

B.BP.001.07.17.0002115

B.BP.001.07.17.0002224

PT.Mandala Bali Utama Bth Kry Gj/Bl 2,4-3Jt Pss:Adm,Csir,MD. Gdg,Acct,SPG,OB,Spv,HRD. Hub: 085739320752 (15 plm tnp tes)

B.BP.154.07.17.0002093

B.BP.004.07.17.0002248

Dibthkan Education student Councelor min Diplm3 usia max.25, krm CV & Surat lamaran ke:bali @super-star.con.au,call:232523

B.BP.821.07.17.0001735

B.BP.005.07.17.0002280

SERVICE

Dicari PRT Cewek u/Jaga Anak & bersih2 Mau tinggal dalem U/ Villa Sanur SMS ke 08123877799

Dicari Segera Guru u/ TK Ananda 085105155991 081337174753

Dcr Sopir SIM B1,Tenaga Angkut /Serabutan, mekanik,Checker bs Compt min SMA Hub:425082/3.

B.BP.001.07.17.0002133

B.BP.001.07.17.0002058

Dicari Pegawai Minimarket Pria Hub:0818530840

B.BP.001.07.17.0002278

Dcr Dokter Umum,Lmrn ke Klinik Utama PBMC Jl.H.Wuruk 240 Dps

Dicari 1.Marketing,2.CS/Adm,3. Driver,Point 1&2,bisa komputer PT.Pandu Logistics,Jl.Mahendradata 29XX(depan depo Aqua) Dps

B.BP.001.07.17.0002202

B.BP.166.07.17.0002246

Bth Sgr SPG u/ Counter Mall Tabanan,Ns2,Gatsu H:081236748181

Rest di Sanur cri: Waiter/s & DW Hub.08123614559 Dharsana

Dibutuhkan Segera Tukang Patron & Grading yang sudah Berpengalaman. Send CV kadek@trendstudiobali.com / 081338782851

B.BP.001.07.17.0002261

Villa Engineer / Teknisi 2Th Pengalaman SMS 081999882123

SERVICE

DWIJAYA TEKNIK SERVIS AC & KOMPOR GAS

Free

AC

KAWASAKI

Jazz IDSI’05 Slvr VR18 Ful Var Tk.Pancoran XII/7.085935323403

Ninja’14 SE Lmtd ABS Jrg Pakai KM6rb Istw 47Jt,H.085100880349

B.BP.001.07.17.0002208

B.BP.164.07.17.0002276

Jazz RS’2010 Matic Abumet DK Service Honda 48.500 KM Wnt Pj April 2018, 155jt,081246646755

DIJUAL RUMAH Rumah Baru SHM lanjut Krd LPD Dp150jt Hub.082147454248

B.BP.154.07.17.0002266

JEEP

B.BP.164.07.17.0002274

Rubicon 3600cc Th’2012 Putih 2 Pintu KM6Rb Hub.0361-464168 08123907168/081353696360

Djl Rmh T45/105 H:750jt Perum Sri Wedari Munggu 087861507858

B.BP.166.07.17.0002247

B.BP.141.07.17.0002272

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko di Teuku Umar 081337283254 081338791301 081237449024

SUZUKI

Jual Cepat Suzuki R3 Abu gelap thn 2012 Hub.081337172195

B.BP.001.07.17.0002268

B.BP.001.07.17.0002054

TOYOTA

DIJUAL TANAH Dijual Tanah 1,30A 10A Jalan Induk Buduk Hub.082147454248

B.BP.005.07.17.0002282

085935324152 081338192225 C.0002128-srv

CENTRAL JAYA Service Bergaransi Kerja ditempat

M.CUCI KULKAS FRESEER W.HEATER CHILLER

SERVICE

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

Jl Tnh Gatsu Brt 12A(Induk) Dkt KFC HP:081999493328 B.BP.001.07.17.0002211

B.BP.164.07.17.0002277

TOUR

DISEWAKAN TEMPAT Dswkn tmpt Lok strategis Sanur 9are, 081337112202/08563734043

B.BP.001.07.17.0002269

DISEWAKAN GUDANG Gudang Uk 84x20 Jln Cokroaminoto Ubung Dps,081337283254 081338791301 081237449024

B.BP.001.07.17.0002048

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.07.17.0002180

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.07.17.0002118

Hilang STNK Nosin JF81E-1777761 AD2765XZ NugraheniTriambarwati

B.BP.001.07.17.0002129

KOMPUTER

READY SIGRA X CK DP 11 Jt Angs 3 Jtan STO NEW AYLA DP 6 Jt / Angs 2 Jtan BUNGA PICK UPMEN URUN DP 5 Jt / Angs 2 Jtan * 0,9 XENIA DP 11 Jt Angs 4 Jtan

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081338013066 SERVICE MAMPET

082339189900

WC

C.0002241-srv

GARANSI

RUPA-RUPA

TRESNA : 083 114762592 081999920686, 085100648598

RAJA BUNTU

C.0001941-BRJ

SERVICE

B.BP.001.07.17.0002032

GEBYAR DAIHATSU JULI

n

Desig

RUPA-RUPA

AC

B.BP.001.07.17.0002052

Tanah Pinggir Jl dkt Pantai Yeh Gangga Tbn 300Jt/Are Total Jual 7Are Tlp.087888032383

KEHILANGAN Tnh 500m2 Jl.Ry.Sudirman @2Jt Hilang BPKB J-06063184-O DK 62 /m2 Maaf TP. Hub.081239988954 86 DY AN: Siti Winarni. B.BP.001.07.17.0002239

B.BP.141.07.17.0002271

BIRO JASA

DIJUAL TANAH Pantai Kedungu Kediri Tbn,28A Hub:081934310335/081337283254

B.BP.164.07.17.0002275

Money Back Guarantee �

VISA

DIJUAL MOTOR

MENERIMA PANGGILAN SERVIS :

KULKAS BONGKAR PASANG M.CUCI CHILER W HEATER FREEZER BERGARANSI

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

HONDA

B.BP.004.07.17.0002213

BENGKEL LAS

: : : :

DIJUAL MOBIL

Yaris S Limited’2011 AT Silver Pribadi Hub.085100856999

B.BP.164.07.17.0002273

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

� Email: pembacabalipost@gmail.com

B.BP.001.07.17.0002279

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349

B.BP.004.07.17.0002222

B.BP.004.07.17.0002220

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dijual Vellfire type ZG Full Option, Putih Kondisi super istimewa KM rendah,081236222888

Peg BsPsgTenda&Stir,Rjn,Tgl Dlm bjgn 081999058233,08174716123

ATASI :

SERVICE

B.BP.001.07.17.0002228

Dcr Llsn SMU 18-23Th u/Kru Ban- Karyawati min.SMA 081338251999 Loker! Syarat bisa baca tulis dara.Ada Diklat 081337380006 Penampilan Menarik,max.25Tahun Hub:081999571023(SRM Dps No.3) B.BP.001.07.17.0001778

B.BP.004.07.17.0002219

Dcr Teknisi,Sales,Sopir Sim B1 Gj+Bns+Komisi+BPJS, Lam The Banyumas Villa, Jl.Tukad Banyumas No.1 Denpasar

B.BP.001.07.17.0002262

Kuta:SPV Baresto-Waiter/s(3Jt) Cook-Kasir-SPA-CS-08123807241

: : : :

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

C.0002125-mbl

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

SPA

AC


EKONOMI

18

Perusahaan AS Lirik Jateng dan Bali Surabaya (Bali Post) Keindahan Pulau Bali dan Borobudur (Jateng) menjadi daya pikat perusahaan di Amerika Serikat. Salah satunya Stern Resources/ SR. Beberapa proyek besar telah mereka siapkan. Seperti real eastate, healthcare investment, wahana bermain hingga menciptakan sebuah kota baru. Hartadinata Harianto, Chief Executive Officer (CEO) Stern Resources, mengatakan nilai jual properti yang makin baik, didukung pesatnya infrastruktur sesuai dengan misi SR meningkatkan taraf hidup orang banyak. ‘’Middle class di In-

donesia masih tumbuh sangat cepat, dan kita merasa ini kesempatan yang sangat bagus untuk bisnis dan membawa nama Indonesia ke luar,’’ kata Hartadinata Harianto, Minggu (30/7) kemarin. Stern menggandeng Northwell Health yang berkompeten di bidang kesehatan. Melalui market study dan market survey, Stern Resources memprioritaskan proyek Northwell Heath untuk mewujudkan rumah sakit (RS) yang diklaim kelak memiliki pelayanan lebih baik, efisien, harga kompetitif, dan melayani asuransi BPJS.

‘’Indonesia adalah largest population dengan prospek sangat besar serta memiliki banyak industri. Namun, RS belum terlalu banyak, itu salah satu opportunity besar untuk kita,’’ tambah putra dari Tjandra Hariyanto, pengusaha sukses Amerika asal Indonesia ini. Pengendali Stern Resources New York ini mengaku sangat berambisi mewujudkan megaproyek dengan nilai investasi besar. ‘’Untuk angka investasi, depend on market. Investasi reflektif,’’ ujar Tjandra enggan membocorkan. Saat ini, Stern Resources memprioritaskan rumah

sakit yang dinilai kebutuhannya sangat mendesak. Northwell Health rencananya direalisasikan di kota besar juga perkotaan kecil, tidak menutup kemungkinan daerah pelosok. ‘’RS adalah visi kita karena ini memang bentuk membantu orang dan saat ini very urgent. Saya lihat banyak orang antre di RS sampai enggak tertolong, itu menurut saya priority kita,’’ ulas Hartadinata. Northwell Health sendiri merupakan salah satu jaringan RS terbesar dan terbaik di New York, dengan total 21 sebaran di seluruh dunia, termasuk Saudi Arabia. (059)

Senin Paing, 31 Juli 2017

HKTI Desak Pemerintah Serius Tangani Sapi Bali Betina Denpasar (Bali Post) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendesak pemerintah untuk serius menangani populasi sapi Bali. Diperkirakan 54.000 ekor sapi Bali dipotong setiap tahunnya. Dari angka tersebut, 30-50 persennya merupakan sapi Bali betina. Ketua DPD HKTI Bali Prof. Nyoman Suparta mengatakan, sapi betina yang terkategori produktif dipotong di 10 RPH di Bali. ‘’Memang ada banyak alasan mengapa peternak menjual sapi betinanya untuk dipotong, demikian juga penjagalnya,’’ katanya, Minggu (30/7) kemarin. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh terlambat dan harus segera mencari solusinya. ‘’Ini sudah lampu merah menyala,’’ imbuh mantan Ketua Pusat Kajian Sapi Bali Unud ini. Menurutnya, salah satu solusi adalah memberi perhatian serius kepada peternak. Yaitu memberi

subsidi sapi induk produktif, membuat data peta sapi induk, memberi penghargaan, menjamin membeli anak sapi berkualitas denngan harga menguntungkan peternak, meningkatkan peran penyuluh atau pendamping, membantu penyediaan pakan tambahan konsentrat, menjamin ketersediaan lahan tanaman pakan ternak, teknologi integrasi tanaman dengan ternak, ketersediaan air terjaga, penyediaan modal dengan bunga rendah dibawah 4 persen, dll. Selain itu, pemerintah agar melakukan kontrol dengan ketat. ‘’Pemerintah hendaknya jangan hanya menyalahkan peternak, tapi harus juga mulat sarira atas berbagai kebijakan dan manajemen internnya,’’ tandasnya. Lanjutnya, sapi Bali tidak bisa dipisahkan dengan pertanian. Karena sapi Bali sangat menopang perekonomian petani kecil, sebagai tabungan, sebagai pembantu kerja di sawah, dll. (kmb42)


19

Senin Paing, 31 Juli 2017

Mensos Ingatkan Ulama

Narkoba Sudah Masuk Pesantren

Bojonegoro (Bali Post) – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta ulama mewaspadai narkoba yang mulai masuk pesantren dengan dalih vitamin yang membuat santri atau ulama tahan lama berzikir. ‘’Ada seorang kiai yang memperoleh narkoba tetapi diberi tahu bahwa narkoba itu vitamin yang manfaatnya bisa kuat untuk berzikir lama, juga kegiatan lainnya,’’ katanya di Ponpes Abu Darrin Bojonegoro, Minggu (30/7) kemarin. Pada awalnya narkoba itu gratis, tetapi setelah beberapa kali kiai di pesantren itu harus membelinya. ‘’Satu, dua, tiga kali gratis. Yang keempat ya… harus beli,’’ kata Khofifah. Ia menyebutkan belanja masyarakat untuk narkoba mencapai Rp 72 triliun. ‘’Coba kita hitung biaya masyarakat membeli narkoba itu jadi berapa kalau dimanfaatkan membangun pondok pesantren,’’ sambung Mensos. Pada bagian lain, Mensos meminta orangtua untuk memperhatikan anaknya ketika di rumah. ‘’Meskipun berdekatan bisa jadi anakanak bermain-main dengan telepon pintar mengelana melihat berbagai negara di dunia, mulai Amerika Serikat, Australia dan negara lainnya,’’ katanya. Menurutnya, terorisme sekarang tidak hanya berbentuk teroris, tetapi juga narkoba dan gerakan radikal. Ia memberikan gamba-

Pantau Kasus Novel

Khofifah Indar Parawansa ran anak yang ada di rumah bisa merakit bom hanya belajar di internet dengan dipandu seseorang yang tidak diketahui. ‘’Belajar merakit bom sekarang tidak harus ketemu orangnya, tetapi bisa melalui internet,’’ kata Khofifah yang meletakkan batu pembangunan gedung E Pondok Pesantren Abu Darrin di Kecamatan Dander dan mengukuhkan Laskar Anti Narkoba di Kecamatan Dander yang dihadiri sekitar 10.000 Muslimat NU. Di Bojonegoro Khofifah juga berbicara dalam acara Pelantikan Alumni Majlis IPNUIPPNU Bojonegoro bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (ant)

Kepolisian Cina Dari Hal. 1

Dalam penggerebekan di Bali (BP, 30/7), Satgas Khusus Polri dan Polda Bali menggerebek rumah kontrakan di Perumahan Puri Bendesa Lingkungan Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dari rumah tersebut, petugas menangkap 31 orang yang terdiri atas 17 WN Cina, 10 WN Taiwan, dan empat WNI. Menurut Rikwanto, kasus di Bali terungkap berkat informasi dari Kepolisian Cina. Selanjutnya, Kepolisian Cina bekerja sama dengan Mabes Polri melakukan penindakan. ‘’Karena banyaknya warga Cina yang datang ke Bali kemudian kami dapat memetakan tempat-tempat yang diduga dijadikan tempat phone fraud (penipuan melalui telepon),’’ jelas Rikwanto. Untuk kasus di Jakarta, Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya bekerja

sama dengan Kepolisian Cina menangkap 27 WN Cina. Penangkapan dilakukan di Jalan Sekolah Duta Raya Nomor 5, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Modusnya sama yaitu mengaku sebagai aparat penegak hukum di Cina dengan korban juga WN Cina. ‘’Hasil interogasi sementara, pelaku melakukan aktivitas kejahatan siber internasional sejak bulan Maret 2017,’’ kata Rikwanto. Di lokasi tersebut, polisi menyita tujuh laptop, 31 buah iPad mini, sebuah iPad, 12 handytalky, 12 wireless router, ponsel, hingga kartu tanda penduduk Cina, dan paspor. Berikutnya penggerebekan dilakukan di Surabaya di tiga lokasi di Perumahan Bukit Darmo Golf, Surabaya. Petugas menangkap 93 orang di ketiga lokasi tersebut yang terdiri atas 81 WN Cina dan 12 WN Taiwan. ‘’Dari hasil interogasi sementara, pelaku melakukan aktivitas kejahatan siber internasional sejak

Harapan Publik

Dari Hal. 1

Berdasarkan asumsi ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat terkait dengan persepsi atau harapan publik terkait potensi munculnya calon independen tampil sebagai kandidat gubernur Bali dan calon wakil gubernur Bali 2018-2023. Jajak dilakukan dengan mengajukan pertanyaan: Yakinkah anda bahwa pada Pilgub Bali 2018 akan tampil calon independen yang bisa menjadi calon pembanding calon-calon partai politik? Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden terdapat 52,53 persen mengaku yakin dan berharap ada calon independen yang bisa menjadi calon alternatif. Calon independen bahkan dinilai bisa menjadi kuda hitam, sepanjang figur yang tampil memiliki kredibilitas dan dianggap mampu mengawal aspirasi dan komiten rakyat Bali dalam menjaga alam dan budaya Bali. Responden kelompok ini bahkan mengaku optitimis, jalur independen akan dilirik sejumlah kandidat meskipun hingga saat ini belum ada tokoh yang mendeklarasikan diri. Sementara 39,22 persen responden mengaku tidak yakin ada calon yang menggunakan jalur independen. Mereka mengaku tak melihat ada gerakan politik yang riil bagi figur yang melirik jalur independen. Penggalangan KTP bagi tokoh-tokoh yang melirik jalur independen juga tak terlihat. Responden mengatakan kalau ada tokoh yang menggunakan jalur independen, setidaknya gerakan riil mereka sudah bisa dirasakan. Namun, hingga Juli 2017 nyaris berakhir gerakan itu tak terlihat. Bahkan ada responden yang meyakini calon dari jalur independen akan berhitung berulang kali untuk mengimbangi kekuatan politik. Selain harus membangun jaringan baru, calon dari jalur independen juga sangat berpotensi gugur akibat kegagalan memenuhi syarat administrasi. Sementara itu, hingga minggu keempat Juli 2017 responden yang mengaku belum menentukan sikap terkait Pilkada 2018 juga masih banyak. Tercatat 8,25 persen

responden mengaku belum bisa memutuskan apakah akan memilih calon dari politis atau jalur indepen-

bulan Februari 2017,’’ kata Rikwanto. Penggerebekan di Surabaya, barang bukti yang disita antara lain lima unit laptop, tiga iPad mini, 41 telepon, 12 wireless router, dan 82 ponsel. Sementara itu, Ketua Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) penggerebekan di Jakarta AKBP Susetyo Purnomo Condro mengatakan, Polri segera berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mengecek paspor serta visa yang digunakan para pelaku. ‘’Sambil menunggu koordinasi dengan imigrasi, kami lakukan pendataan dan identifikasi identitas para pelaku,’’ kata Susetyo di Jakarta, Minggu kemarin. Polri akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi terlebih dulu sebelum memutuskan ekstradisi ke negara asalnya. Pendataan dengan menggandeng imigrasi terhadap para pelaku kejahatan penting dilakukan mengingat kejahatan yang dilakukan merupakan lintas negara. (kmb4)

den. Mereka mengaku masih menunggu nama-nama calon yang akan bertarung pada Pilgub Bali 2018. (dir)

Jokowi Minta Penjelasan Kapolri

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo terus memantau penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Untuk itu, hari ini (Senin) Kepala Negara akan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ‘’Kemarin saya sudah menyampaikan ke Kapolri, besok mau menghadap,’’ kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan, Minggu (30/7)

Kecepatan Permainan Dari Hal. 1

Setelah turun minum panjang yang diwarnai musik, lampu sorot, dan kembang api, pertandingan dimulai kembali dengan kecepatan permainan yang sama. Gerard Pique membawa Barcelona kembali unggul pada menit ke-50 dengan meneruskan bola tendangan bebas melengkung Neymar, dan itu terbukti menjadi gol penentu kemenangan. Ini merupakan pertama kalinya kedua tim bertemu pada

09.30 Dunia Kita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Bali Channel Tourist TV 11.30 Parameter 12.05 Dharma Wecana Upacara Ngenteg Linggih, Melaspas Lan Mendem Padagingan (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.05 Klip Bali 14.30 Yowana Live : Juara Taekwondo 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto)

pertandingan persahabatan sejak 1991 dan kedua kalinya dimainkan di luar Spanyol. Melihat kesuksesan yang ada, kelihatannya di masa depan pertandingan-pertandingan serupa akan kembali dihelat. Barcelona mengangkat trofi setelah pertandingan, namun Valverde akan fokus pada memastikan mereka dapat menerapkan cara bermain yang sama ketika kedua tim bertemu dalam rentang waktu dua pekan di Camp Nou, kali ini mahkota Real Madrid menjadi pertaruhan. (ant)

Bersama Keluarga Dari Hal. 1

Ia mengutarakan, 350 personel di sejumlah Polres, satuan dan direktorat di Polda Papua Barat itu ingin mengabdi di desa adat masing-masing selain ingin dekat bersama keluarga. Meskipun demikian, kata Rodja, ia belum bisa mengabulkan seluruh permohonan mereka, mengingat Polda Papua Barat tergolong baru dan masih membutuhkan banyak personel. ‘’Seluruh personel warga Bali ingin mengabdi di desa adatnya.

Senin, 31 Juli 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Ngenteg Linggih, Melaspas lan Mendem Padagingan (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Krisnha Garuda(2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 DW TV

kemarin. Oleh karena itu, hingga saat ini Presiden Jokowi belum bisa memberikan pernyataan detail terkait perkembangan kasus Novel Baswedan. Salah satu pembahasan Presiden Jokowi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian diduga terkait desakan sejumlah pihak yang meminta Presiden membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dan profesional guna mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Kasus Novel sudah men-

17.05 Prita 17.30 Taman Sari : TK Kumara Sari (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Bondres Ngakak 21.35 Ista Dewata : Pura Pemujaan Sang Hyang Rambut Sedana 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : Calonarang Desa Satra Klungkung (1) 23.00 Lila cita : Calonara Anyarsari Negara (1)

Itu bagus, tapi semua dikabulkan akan timbul masalah baru di jajaran Polda Papua Barat terutama menyangkut personel,’’ katanya. (ant)

capai 100 hari lebih sejak dia diserang orang tak dikenal, namun sampai saat ini kasusnya belum bisa diungkap. Di sisi lain, setelah tiga bulan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura, Novel Baswedan sudah angkat bicara atas kasus penyiraman air keras yang dialaminya. Novel mengaku sebelum peristiwa penyiraman terjadi dirinya sudah diingatkan oleh salah seorang petinggi Polri yang memintanya untuk berhati-hati. Bahkan, petinggi Polri yang tak disebutkan namanya itu sempat menawarkannya penjagaan alias pengawalan. Novel juga mengungkapkan ada dugaan salah satu jenderal

Polri yang terlibat dalam penyerangannya. Atas tuduhan Novel itu, pihak kepolisian sendiri sudah meminta Novel mengajukan bukti-bukti agar tidak menimbulkan fitnah. Saat ini Novel masih menjalani perawatan pada matanya yang terkena air keras. Matanya sebelah kiri dikabarkan mengalami kerusakan serius dan harus dioperasi. Polda Metro Jaya belum bisa menemukan titik terang terkait identitas pelaku. Tiga terduga pelaku yang sempat diamankan dan diperiksa, akhirnya dilepaskan karena kurangnya bukti-bukti yang mengarah kepada yang bersangkutan. (kmb4)

Militer Filipina Dari Hal. 1

‘’Disepakati juga mengenai penguatan kerja sama dalam upaya menangkal masuknya teroris ke wilayah kawasan khususnya setelah jatuhnya ISIS di Irak dan Suriah serta pasca-operasi militer Filipina di Marawi,’’ ujar Wiranto. Selain itu juga ada kesepakatan untuk memperkuat kerja sama dalam hal berbagi informasi mengenai pergerakan sel teroris di kawasan Asia Tenggara. ‘’Karena pergerakan sel teroris lintas batas cukup intensif dan ini harus dibendung untuk menghindari masuknya sel-sel tersebut ke kawasan

ini,’’ kata Wiranto. Sementara itu, Jaksa Agung Australia George Berdis menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah Indonesia yang secara terusmenerus mewaspadai pergerakan teroris masuk ke kawasan ini. ‘’Pertemuan seperti ini akan terus dilakukan untuk memperkuat koordinasi dalam penanggulangan terorisme. Australia akan konsisten membantu negara-negara kawasan Asia Tenggara, khususnya yang terkait dengan pengembangan kapasitas di berbagai sector, termasuk manajemen lembaga pemasyarakatan,’’ ujar Brandis. (ant)


16 Pages

141 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

Venezuelans vote on all-powerful assembly

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com.

online: http://www.inte

Monday,

Mick Jagger xit t: sardonic Bre England Los gs responding to son releases two Monday,

http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

July 31, 2017

July 31, 2017

has Mick Jagger he what Stones frontman songs targeting politics - Rolling permeating LONDON politically charged surrealism two released uncertainty and Trump. mocking sees as the of Brexit and Donald Jagger’s represents second, “Get in the age

Lost”, Union. The “lunatics and titled “England the European full of One song, split from down” world songs a take on Britain’s an “upside writing the describes a Grip”, he had started fan who clowns”. 74, said on Facebookwork since 2011. a soccer first solo the metaphor of want to go to in Jagger, ago in his did not few weeks song is told through match he The first England lose at a I lost it down there/ I think I’m tired has watched but it wasn’t my imagination/ the first place. losing see England “I went to chair/ I think I’m Now I’ll ” in Rome/ of my the back about immigration. in Lisbon, a girl the doors/London’s of talking adds: “Had a girl the shutters, bolt their Later he at home/ So lock Will/Invision/AP people stuffing Victoria a dig at have to stay Photo by rails against the verse is like Singapore.” to in New York. gonna be second song, Jagger The final line of to Brexit: Get a portrait approach the take. In the poses fortunes titled, “Gotta being on government’s Stones for with pockets and say is the British are credited of the RollingJuly 27, 2017, what criticsits cake and eat it. the Rolling Stonesand roll, releasing Mick Jagger Thursday, rock videos file photo, both have in London in 1962, bands in 14, 2016 songs and music of Formed the most influential the In this Nov. songs because of released Lost.” to write the being one albums. situation”. political opti- Jagger and “England 30 studio said he had been motivated a Grip” y of the changing So am I politically Jagger unknowabilit of problems. have a lot the “anxiety, “We obviouslyJagger said. (rtr) No,” … mistic? the same has molded. placed on morning “The picture in the the engraving on on the flame to looks different putting a its color, depending gives placein evening depending Ladisand which alters he said. This process - Czech artist weeks to changing”, appearance. PRAGUE swapped his brush the temperature. light takes Vlna up with its unique has instead Each piece have sold for the piece using fire lav Vlna as he ‘paints’ the some He spent that change “I am paintingI am extracting for a blowtorch artworks with complete, euro ($9,400). the technique, the steel to 8,000 of a paintbrush. fire to create perfecting to lighting. from inside 15 years error. according self-titled metallurgic sur- colorsand fire.” trial and works, he Vlna’s results in of each painting through heat to his fire illustrates technique and detailed reflected appearance addition In The painting delicate the light or figures, is affected by surface. By cre-it also paints watercolors, creates sculpprisingly portraits books and the metal’s the metal, torches. pieces, mostly by onto shapes within emphasize children’s tures. (rtr) ating with oxyacetylene artist begins the light to W Cerny the fire The 40-year-old a steel surface manipulates ‘brushstrokes’ REUTERS/David in draft upon and pola painting painting a sharpens before the unique works onuses a world- and then carves, into it No. 106 Dps painter, es basic image Jl. Raya PuputanRenon No 148 2017. Vlna temperatur metallurgic ishes the July 26, Vlna, a Mandala 148 Renon Ladislav Czech Republic up steel to different Jl. Raya Niti 28 Kopi Made 26, 2017. Sanur Mandala No. Manan heating taken July Jl. Raya Niti Yamin No.18 Prague, Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Picture Jl. Mohamad technique, Renon Cafee unique different colors. Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama Renon 19 Smirnof Merdeka No.88 Jl. Subah 68 No Denpasar Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung to obtain Jl. D.Poso khas Gilimanuk 20 Legwa Wuruk 184

h artist e fire: Czec flam Playing with portraits with creates steel

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

ional Bali

find Internat

Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Betutu Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget

Jl. Hayam

REUTERS/Ueslei

t Assembly

election

Marcelino

in Caracas,

Ven-

Constituen

te on elans vo y Venezu erful assembl all-pow

next to wait in line People 30, 2017. ezuela July

an image

of the late

Venezuelan

President

Hugo Chavez

before voting

during the

a large the Polls suggest Party allies.Venezuelans opposethat of on Saturday. majority The opposition says a victim of voters - from a news conference he is the s around assembly. than 7 million 32 million expected Maduro says of around government country’s more Maduro’s al super-body the right-wing extend their and population gly rejected referenof the the world and blames for a constitution from food overwhelmin and potentially in an unofficial malaise - to triple-digit began voting officials an unraveling this month. war” proposal 6 s on Sunday Socialist Party for overseeingof opposition protests economic shortages to page dum it organized medicine on an “economic - Venezuelan to ruling widely disliked four months Continued inflation CARACAS new powers heard peace after protests President by his adversaries. Nicolas Maduro, sweeping also be will restorekilled. opposition and to hand News can at Global n has to the election. rule. President assembly He says 9.30 response by vandalism be administratio in “Bali Image” unpopularhas promised the people have been 96.5 from and rewrite Donald Trump’s economic mea- have been driven that will not 115 Radio FM am. Listen to elections violence economy, the consocial- vowed additional more than place. until 10.00 FM at http:// delay future to prevent the vote takes says arbitrary to an end without on Sunduring which rules .com Global Radio Voters out. been heckled brought sures if the Colombia electoral they isten2myradio who has at http:// cast his ists from being voted follows the the results. stitutional assembly. Neighboring Maduro, globalfmbali.l streaming asked whether which http:// with public outings, not recognize clear that day will not be with the assembly, or live video bali.com and -bali. The vote, t of regional elections at recent 6 a.m. on Sunday are it will be l to it will from radioglobalfm nnel/global-fm members wish to proceed a constitutiona postponemen repeated refusalhas “By tomorrow, vote around Opposition parties reprenot just histori- only to select its 545 rigged ustream.tv/cha this was also the biggest candidates and Maduro’s by Congress, little fanfare.what they call a his 6,100 The n. and Socialist than of sympathizers heed decisions fraud but boycotting that Maduro opposi- more a broad array while theirons across the brought global condemnatio the largest made,” election which is Venezu- cal mistake told senting could have day - raising United States, member plan demonstrati 13 gang leader Freddy Guevara during the for OPEC clashes tion country of violent say the market last week sanctioned part as a the prospect forces. Critics to dis- ela’s oil, Party leaders, in Maduro Socialist with security will allow n Congress, assembly opposition-ru solve the

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN PAING, 31 JULI 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Pascapeluncuran Rudal Korut

AS Terbangkan Dua Pesawat ”Bomber” di Semenanjung Korea

Seoul (Bali Post) -

Amerika Serikat menerbangkan dua pesawat “Bomber” B-1B di atas Semenanjung Korea setelah adanya tes rudal Korea Utara (Korut) baru-baru ini, kata Angkatan Udara AS dalam sebuah pernyataan pada Minggu (30/7) kemarin. Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pada Jumat yang membuktikan kemampuannya untuk menyerang daratan Amerika, yang memicu peringatan tajam dari Presiden Donald Trump A.S. Penerbangan B-1B, yang dilakukan pada Sabtu, merupakan tanggapan langsung terhadap uji coba rudal tersebut dan peluncuran roket “Hwansong-14” pada 3 Juli sebelumnya, kata pernyataan A.S. Pesawat pengebom tersebut berangkat dari pangkalan udara A.S. di Guam, dan bergabung dengan jet tempur Jepang dan Korea Selatan selama latihan tersebut, menurut pernyataan tersebut. “Korea Utara tetap merupakan ancaman yang paling mendesak bagi stabilitas re-

gional,” kata komandan Angkatan Udara Pasifik Terrence J. O’Shaughnessy dalam pernyataan tersebut. “Jika dipanggil, kita siap untuk menanggapi dengan cepat, mematikan, dengan kekuatan yang luar biasa pada satu waktu dan tempat yang kita pilih.” AS di masa lalu telah menggunakan overflights dari bomber B1-B “Lancer” supersonik dalam unjuk kekuatan menanggapi rudal Korea Utara atau tes nuklir. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara pribadi mengawasi peluncuran rudal tengah malam itu dan mengatakan bahwa ini adalah “peringatan keras” bagi Amerika Serikat. Dan bahwa AS tidak akan aman dari kehancuran jika mencoba menyerang, demikian berita resmi dari Kantor Berita

KCNA Korea Utara. Televisi negara Korea Utara menyiarkan gambar peluncuran tersebut, menunjukkan rudal tersebut lepas landas dalam ledakan yang berapiapi dalam kegelapan dan Kim bersorak bersama ajudan militernya. Cina, sekutu utama Korea Utara, mengatakan bahwa pihaknya menentang peluncuran rudal Korea Utara, yang menurutnya melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dirancang untuk mengekang program nuklir dan rudal Pyongyang yang dilarang. “Pada saat yang sama, Cina berharap semua pihak bertindak dengan hati-hati, untuk mencegah ketegangan terus meningkat,” kata kementerian luar negeri Cina dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Namun, Trump mengatakan bahwa dia sangat kecewa di Cina. Dalam sebuah pesan di Twitter, dia berkata: “Pemimpin masa bodoh kita telah membiarkan mereka menghasilkan ratusan miliar dolar setahun dalam perdagangan, namun ...” “... mereka tidak melakukan apa-apa untuk kita dengan Korea Utara, hanya berbicara, kita tidak akan membiarkan hal ini berlanjut lagi. Cina dapat dengan mudah menyelesaikan masalah ini!” katanya dalam tweet berikutnya. Hwasong-14, yang dinamai menurut nama Korea untuk Mars, mencapai ketinggian 3.724,9 km (2.316,6 mil) dan terbang 998 km (620 mil) selama 47 menit dan 12 detik sebelum mendarat di perairan pantai timur semenanjung Korea, kata KCNA. Pakar Barat mengatakan penghitungan berdasarkan data dan perkiraan penerbangan tersebut dari AS, militer Jepang dan Korea Selatan

menunjukkan bahwa rudal tersebut bisa saja melaju ke Amerika Serikat, seperti Denver dan Chicago. David Wright dari Union of Concerned Scientists yang berbasis di A.S. menulis dalam sebuah posting blog bahwa jika telah terbang di atas lintasan standar, rudal tersebut a k a n memiliki jarak 10.400 k m (6.500 mil). K o r e a Utara mengacu pada Amerika Serikat sebagai musuh bebuyutannya dalam propaganda. Mereka telah melakukannya sejak Perang Korea 1950-53, dimana Korea Utara yang didukung Soviet dan Cina berjuang melawan Selatan yang didukung A.S. Negara yang terisolasi ini sering menunjukkan gambar mockup dari sebuah rudal yang menyerang landmark A.S. di media utamanya. (iah/rtr)

TERBANG - Dua pesawat AS, B-1B, terbang dari pangkalan udara di Guam dengan didampingi sebuah pesawat tempur Jepang memasuki ruang udara Jepang, Minggu (30/7) kemarin.

Nicole Kidman

Ingin Main Komedi

Pemenang Piala Oscar, Nicole Kidman, mengatakan ingin mencoba film yang berbau komedi. Ia mengaku tidak pernah ditawari film bergenre itu oleh produser dan ia ingin mengubahnya. “Mereka selalu mengatakan aku tidak lucu,” kata Kidman saat hadir dalam sebuah panel TV yang membicarakan tentang perannya di musim kedua “Top of the Lake” yang tayang di SundanceTV.

Perempuan berusia 50 tahun ini mengatakan dirinya sedang berada di titik kehidupan, dimana ia ingin mencoba semuanya dan tidak takut akan kegagalan. “Saya bersedia gagal dan akan bangkit lagi. Saya akan terus mencoba,” ujarnya. Ia juga menambahkan dirinya belajar tentang komedi dari anak perempuannya yang kini berusia 9 tahun dan suaminya, Keith Urban, yang yakin bahwa dirinya memiliki

sisi “Lucile Ball” (komedian perempuan yang tenar di tahun 50an - red). Ia mengutarakan dirinya besar sambil menonton serial komedi “I Love Lucy” yang diperankan Lucille Ball dan ayahnya merupakan penggemar majalah satir “MAD Magazine”. “Hal yang membuat saya dekat dengan orang adalah dengan tertawa bersama mereka,” sebut mantan istri Tom Cruise ini. (iah/ap)

Anggun C Sasmi

Puji Raisa dan Isyana

POLLING

RAKYAT BALI MEMILIH

Proses politik pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali tak boleh dimonopoli partai politik. Rakyat Bali sudah sepantasnya mengelola hak otonominya secara utuh dalam memilih pemimpin Bali. Hak politik dan hak untuk ikut berkontribusi menjaga Bali adalah tanggung jawab moral kita dalam menjaga dan mengawal Bali. Partai politik dan elite partai hendaknya mendengar aspirasi rakyat Bali atau pakraman di Bali dalam MEMILIH PEMIMPIN BALI. Untuk itulah, Bali Post memfasilitasi rakyat Bali dalam menyuarakan aspirasinya. Pilihan figur yang layak dan pantas memimpin Bali tentu juga harus dikorelasikan dengan masalah dan tantangan Bali ke depan.

Bali Post/ist

LATIHAN - Seniman I Gusti Ngurah Sudibya saat latihan persiapan pertunjukan “Api Pedidi”.

I Gusti Ngurah Sudibya

Berdayakan Energi ”Api Pedidi” George Clooney

Gugat Majalah Prancis George Clooney menyatakan akan menggugat sebuah majalah Prancis yang menerbitkan foto dirinya dengan anak kembarnya yang baru lahir. Bintang “Ocean’s Eleven” ini menyatakan “Fotografer-fotografer majalah Voici telah menaiki pagar rumah kami, memanjat pohon dan secara ilegal memotret bayi kembar kami di dalam rumah kami.” Clooney mengatakan majalah itu akan digugat sesuai hukum karena “Keselamatan anak-anak kami menuntut gugatan itu.” Clooney dan istrinya yang pengacara HAM, Amal, mengumumkan kelahiran bayi kembar mereka --berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang masing-masing dinamai Alexander dan Ella - Juni silam tanpa menunjukkan satu pun foto si bayi kembar. Pada Jumat (28/7) lalu, Voici menerbitkan foto Amal dan George Clooney dalam pakaian renang sambil menggendong masing-masing bayi kembar mereka.Kedua bayi kembar adalah anak pertama pasangan yang menikah di Venisia, Italia, pada 2014, dalam pesta pernikahan besar. Namun sejak itu mereka menutup kehidupan pribadi mereka dari sorotan publik, demikian Reuters. (ant)

Ada tiga sumber api, yaitu api di angkasa, api dalam ibu pertiwi dan api dalam diri. Api memiliki makna tegas dan tuntas, memiliki kemampuan untuk membakar habis dan menghancurkan segala sesuatu yang bersentuhan dengannya. Api juga digeluti dari lahir, hidup sampai mati untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia baik dalam ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, politik, budaya, pertahanan dan keamanan. Namun, seiring perkembangannya, fungsi api bergeser menjadi api yang merusak, menghancurkan, membinasakan, dan membunuh karena penggunaannya tidak dapat dikendalikan dalam diri manusia, seperti tragedi Bom Bali 1 dan 2, teror, suhu politik memanas, korupsi dan lainnya. Melihat fenomena tersebut, seorang seniman Bali I Gusti Ngurah Sudibya mempresentasikan fungsi dan nilai api dalam diri untuk harmonisasi dan pengendalian penggunaannya dalam sebuah karya seni pertunjukan yang berjudul “Api Pedidi”. “Judul ini

merefleksikan kemampuan diri agar tumbuh kesadaran mengendalikan diri untuk merespons perubahan sosiokultur serta mengacu kondisi ideal dalam bermasyarakat dan bernegara. Sebab, api adalah energi, yang dimaknai sebagai sebuah kemampuan. Sedangkan Pedidi adalah kata bahasa Bali yang artinya diri sendiri, sehingga ‘Api Pedidi’ berarti kemampuan diri sendiri,” terang I Gusti Ngurah Sudibya saat presscon, Minggu (30/7) kemarin. Seni pertunjukan ini akan dipentaskan di Jaba Sisi Kanginan Bona, Gianyar pada Rabu (2/8) mendatang dan akan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu “Api Suda” yang difokuskan sebagai api kesucian/religius, “Api Jele Api Melah” yang diungkap dimensi dua, yakni api dalam gelap terang, api yang bergerak naik turun, kiri kanan, depan belakang, api yang berukuran besar kecil, dan “Api Budal” yang dijadikan simbol atau visualisasi pengendalian kekuatan-Nya kepada asalNya (Sang Sangkan Paraning

Dumadi) dengan membakar “Jaran Gading”. “Gagasan karya saya ini mengandung nilai-nilai tentang kesadaran untuk memahami diri sendiri, sebab api dalam diri didasari atas tempat, waktu, dan keadaan, di mana, kapan, dan dalam situasi apa kita menggunakan energi kecil, sedang, maupun besar, karena semuanya penting untuk pengendalian diri,” tandas Dosen Tari ISI Denpasar tersebut. Dalam karyanya yang berdurasi 1 jam ini, akan dilibatkan 141 orang dari penari dan alumnus ISI Denpasar dan pemadam kebakaran Gianyar, serta diiringi dengan gong gempur dan gender. Pria kelahiran Gianyar, 13 Agustus 1968 ini berharap, dengan penciptaan karyanya ini bisa menjadi alternatif dalam mencari metode penciptaan untuk mengolah daya imajinatif dan kreativitas dengan menggunakan unsur-unsur api dan dapat dijadikan referensi bagi dunia kreativitas untuk menciptakan karya seni. (win)

Penyanyi kelahiran Jakarta Anggun Cipta Sasmi atau lebih dikenal dengan nama Anggun telah malang melintang di industri musik Tanah Air sejak tahun 1980-an. Dia kemudian meninggalkan Indonesia untuk mewujudkan impiannya menjadi artis internasional. Berhasil menerobos industri musik internasional, Anggun ternyata masih memperhatikan para juniornya di Indonesia. Saat ditanya pendapatnya tentang para pendatang baru, seperti Raisa dan Isyana, Anggun tak ragu untuk memuji keduanya. “Mereka bagus, mereka talented sekali, cantik lagi, suaranya ada somethingnya,” ujar Anggun usai temu media “Asia’s Got Talent Season 2” belum lama ini di Singapura. “Buat aku sebagai penyanyi yang aku cari itu selalu warna suara, bukan melulu tentang teknik karena teknik semua orang bisa belajar. Warna suara itu seperti finger print, jadi itu yang membedakan antara penyanyi lain,” sambungnya. Meski demikian, pelantun “Mimpi” itu tidak menyarankan keduanya untuk berkarier di kancah internasional, dan mengikuti cara dirinya untuk hijrah ke luar negeri. “Enggak juga, tergantung, setiap orang mimpinya beda-beda. Mimpinya aku belum tentu mimpinya mereka, dan caranya aku juga belum tentu caranya mereka,” kata Anggun. Lebih lanjut, Anggun menekankan setiap orang harus bisa menghormati proses karier orang lain. Berkarier di Indonesia pun, menurut Anggun, bukan hal yang mudah. Dia tahu betul kerja keras seorang penyanyi untuk dapat berhasil di industri musik Indonesia. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 31 Juli 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu