Skip to main content

Edisi 31 Januari 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 161 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (157 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

selasa umanis, 31 januari 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tiga Kebijakan Reformasi Koperasi DALAM acara Hari Koperasi di Palangkaraya beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo berpesan mengenai reformasi koperasi secara total. Arahan ini kemudian dijabarkan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Ngurah Puspayoga dalam tiga kebijakan. Pertama, melakukan rehabilitasi koperasi. Kedua, melakukan reorientasi, dan ketiga, pengembangan. ‘’Kebijakan yang pertama adalah bagaimana rehabilitasi koperasi. Terutama Pak Menteri menekankan bagaimana kita membenahi data koperasi yang selama ini masih perlu ditingkatkan keakuratannya, kebenarannya,’’ ujar

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Agus Muharam kepada Indonesia Network, Bali TV, dan Bali Post. Untuk itu, Kemenkop lantas melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian, lembaga dan juga dinas yang membidangi koperasi, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Data koperasi terbaru dapat dihitung sekitar lebih kurang 212.000 koperasi. Namun yang aktif hanya sekitar 150.000 koperasi. ‘’Aktif ini melakukan aktivitas usaha dan juga melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dari 150.000 koperasi ini ada sekitar 25 juta anggota termasuk di dalamnya koperasi fungsional dan koperasi-koperasi karyawan. Nah ini hasil rehabilitasi dan paling penting adalah pendataan ini sekarang sudah

dilakukan secara ODS (Online Data System),’’ paparnya. Menurut Agus, koperasi yang aktif dan melakukan RAT ada sekitar 82.000 dari 150.000. Koperasi-koperasi itulah yang kemudian diberikan Sertifikat NIK (Nomor Induk Koperasi) oleh Menteri Koperasi dan UKM. NIK ini akan dijadikan satu sarana untuk mempermudah mendapatkan data tentang koperasi yang dibutuhkan. ‘’Misalnya oleh lembaga keuangan perbankan, itu salah satu fase rehabilitasi. Kemudian, Pak Menteri juga mengamanatkan adanya reorientasi terhadap koperasi. Jadi beliau menginginkan koperasi ini jangan dilihat hanya dari jumlah, TEtapi yang paling penting adalah kualitas koperasi,’’ jelasnya.

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Agus mencontohkan, koperasi misalnya harus sudah go international atau sudah akan melaksanakan bisnis lewat e-commerce. Pihaknya akan mendorong koperasi melakukan pengembanganpengembangan dalam hal manajemen. Sebagai contoh, manajemen koperasi akan diperbaiki dengan berbasis IT. ‘’Jadi jargonnya, salah satunya ‘tiada koperasi tanpa IT’. Terus kemudian Bapak Menteri juga meminta kepada koperasi-koperasi untuk selalu melakukan pelatihan-pelatihan, jadi ‘tiada koperasi tanpa pelatihan’. Beliau juga mengamanatkan supaya anggota ini berpartisipasi dalam bertransaksi dengan koperasi, jadi ‘tiada koperasi tanpa transaksi’,’’ imbuhnya. Hal. 19 Perekonomian Nasional

‘’…koperasi ini harus dilihat tidak dari jumlah lembaganya tetapi jumlah anggotanya yang semakin hari semakin bertambah. Dengan jumlah anggota yang bertambah, berarti transaksi semakin tinggi, sehingga omzetnya akan semakin besar. Dengan demikian, kontribusinya terhadap koperasi maupun terhadap perekonomian setempat bahkan perekonomian nasional akan terus meningkat.’’ Agus Muharam

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Selasa, 31 Januari 2017

Kebijakan Trump Tak Terkait Islam

Jakarta (Bali Post) – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan mengatakan bahwa kebijakan pelarangan visa kepada warga tujuh negara yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump terfokus pada keamanan daerah perbatasan AS. ‘’Saya rasa, apa yang menjadi perhatian Presiden Trump saat ini adalah pentingnya mengkaji kembali prosedur-prosedur yang berlaku, untuk memastikan bahwa kami menyediakan sistem keselamatan dan keamanan yang sesuai,’’ kata Dubes Donovan usai bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Senin (30/1) kemarin.

TINJAU - Presiden Jokowi didampingi Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau produk hasil industri kecil dan menengah yang berorientasi ekspor seusai meluncurkan Kebijakan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor bagi Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) di Dusun Tumang Desa Cepogo Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1) kemarin.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani 10 perintah eksekutif (executive order), di mana salah satu di antaranya merupakan pelarangan visa kepada warga tujuh negara dengan mayoritas penduduk muslim, yaitu Irak, Iran, Libya, Suriah, Yaman, Sudan dan Somalia. Merujuk kepada pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Dubes Donovan menegaskan

Patrialis Mundur dari MK

Jakarta (Bali Post) – Hakim Konstitusi nonaktif Patrialis Akbar telah memberikan surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai hakim Konstitusi. ‘’MK baru saja menerima surat yang ditulis tangan dari rekan kita Pak Patrialis Akbar, yang menyatakan mengundurkan diri dari jabatan sebagai hakim MK,’’ ujar Ketua MK Arief Hidayat usai pertemuan dengan Komisi III DPR-RI di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (30/1) kemarin. Arief kemudian mengatakan dalam waktu dekat MK akan mengirimkan surat resmi kepada Presiden Joko Widodo untuk mengisi kekosongan atas hakim MK setelah pengunduran diri Patrialis Akbar. Terkait dengan Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi (MKHK), Arief mengatakan sidang etik itu akan tetap dilaksanakan meskipun Patrialis sudah menyatakan mengundurkan diri. ‘’Masih akan bersidang dengan itu, justru akan lebih mudah dan cepat untuk diproses nantinya,’’ kata Arief. Hal. 19 Kasus Suap

Bali Post/ap

MISS UNIVERSE - Iris Mittenaere, Miss Universe 2016, dan Pia Wurtzbach, Miss Universe 2015.

Wakil Prancis Miss Universe 2016 MAHKOTA Miss Universe 2016 diberikan kepada Iris Mittenaere, kandidat dari Prancis. Iris berhasil menyisihkan dua pesaingnya di tiga besar, yakni peserta dari Haiti dan Kolombia. Iris adalah model Prancis kelahiran 25 Januari 1993. Ia menjadi kandidat Prancis kedua yang menyandang mahkota Miss Universe sejak Christiane Martel menang pada 1953. Sementara itu, Puteri Indonesia Kezia Warouw berhasil masuk ke peringkat 13 besar. Kontes kecantikan Miss Universe ke-65 berlangsung di Filipina dan kembali dibawakan oleh Steve Harvey yang tahun lalu menjadi buah bibir akibat salah mengumumkan nama pemenang. Harvey langsung membahas hal itu saat membuka acara yang digelar di Mall of Asia, Manila, Filipina, Senin (30/1) kemarin. Tahun lalu, dia memberikan mahkota pada kontestan yang salah, Miss Kolombia 2015 Ariadna Gutierrez awalnya diumumkan sebagai pemenang, sebelum Harvey menyadari kesalahannya dan mahkota itu akhirnya diberikan kepada Miss Filipina 2015 Pia Wurtzbach. ‘’Saya tahu apa yang kalian pikirkan,’’ kata Steve pada

penonton di Manila. ‘’Apakah itu pria dari tahun lalu? Mereka membawa lagi dia? Ya, mereka melakukannya. Itu saya! Saya kembali!’’ kata Steve. ‘’Sudah setahun berlalu. Wow, saya sudah membayar kesalahan tahun lalu. Saya menjalani operasi kecil, membereskan sedikit mata saya, jadi saya bisa mengumumkan nama yang benar ketika hasilnya keluar.’’ Kontestan Kolombia tahun ini, Andrea Tovar, berkelakar dengan Harvey betapa ia telah menyinggung negaranya pada perhelatan tahun lalu. ‘’Banyak orang membencimu, tapi kau tahu aku mencintaimu. Itu yang penting,’’ canda Tovar. Harvey menimpali, ‘’Apakah itu ancaman mati? Saya agak takut sekarang.’’ Pia Wurtzbach juga beberapa kali melontarkan candaan tentang insiden tahun lalu, dia berterima kasih pada Steve karena membuatnya jadi Miss Universe paling terkenal. Harvey kemudian menekankan bahwa para kontestan Miss Universe tidak hanya dinilai dari kecantikan, tetapi juga pencapaian intelektual. Acara grandfinal Miss Universe digelar di Mall of Asia (MOA), Manila, Filipina pada Senin pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB. (ant)

Bali Post/ant

JABAT TANGAN - Ketua MK Arief Hidayat (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan (kedua kiri) dan didampingi Wakil Ketua Komisi III Benny K Harman saat melakukan pertemuan rapat konsultasi di gedung MK, Jakarta, Senin (30/1) kemarin.

Suap Patrialis Sudah ’’Deal’’ di Lapangan Golf

Jakarta (Bali Post) – Deal atau kesepakatan antara hakim Konstitusi Patrialis Akbar dengan pengusaha Basuki Hariman dalam putusan uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan diduga terjadi di lapangan golf. ‘’Perlu disampaikan pada Rabu, 25 Januari 2017 itu pada pagi hari PAK (Patrialis Akbar), hakim MK, sudah bertemu dengan KM (Kamaludin) yang diduga sebagai pihak perantara kasus suap ini di kawasan lapangan golf Rawamangun. Pada saat itulah indikasi transaksi terjadi, kemudian setelah melakukan pengamanan terhadap KM, ditemukan draf putusan MK No. 129 yang ingin dipengaruhi dalam indikasi suap tersebut,’’ kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (30/1) kemarin. Hal. 19 Uji Materi

bahwa kebijakan tersebut bukan menyangkut masalah agama ataupun Islam. ‘’Perintah eksekutif ini dikeluarkan untuk melindungi keamanan Amerika dan daerah perbatasannya. Ini merupakan langkah sementara yang dilakukan selama kurang-lebih 90 hari, di mana kami akan dapat mengkaji ulang prosedur-prosedur kami,’’ ungkapnya. Hal. 19 Gedung Putih

Bali Post/rtr

LARANGAN PERJALANAN - Ratusan orang berunjuk rasa menentang larangan perjalanan yang ditandatangani oleh Presiden Trump di Bandara Detroit Metropolitan di Romulus, Michigan.

Pemimpin Bali: Dari Kita, oleh Kita dan untuk Kita

Rakyat akan Tinggalkan Parpol Tak Aspiratif Keinginan rakyat untuk mewujudkan pemimpin yang mau nindihin gumi Bali, makin mengerucut. Slogan ‘’dari kita, oleh kita dan untuk kita’’ pun semakin mengemuka. Karenanya, desakan kepada parpol untuk mencalonkan pemimpin yang merakyat, semakin menguat. Bila tidak, konsekuensinya, mereka ditinggalkan. Rakyat punya cara untuk menentukan pemimpinnya.

MENJADI pemimpin Bali ke depan sebaiknya memahami betul tentang apa yang menjadi aspirasi masyarakat Bali. Terutama masalah ekonomi, sosial, budaya, termasuk pemahaman akan adat istiadat yang mengacu pada ajaran agama Hindu. Oleh karena itu, peran masyarakat dalam menentukan pilihannya diharapkan benar-benar selektif. Begitu juga dengan partai politik. Para pemimpin partai harus lebih selektif dan transparan dalam menentukan kader-kadernya menjadi calon pemimpin. Sehingga tidak tidak timbul kesan, rakyat ‘’dipaksa’’ untuk memilih calon yang tak jelas rekam jejaknya. Pandangan ini diungkapkan Bendesa Adat Desa Pakraman Sanur Ida Bagus Paramartha, S.H., M.M. dan akademisi Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Minggu (29/1). Ida Bagus Paramartha yang secara konsisten menolak rencana rekla-

masi Teluk Benoa ini mengatakan, pemimpin Bali hendaknya orang yang berdarah Bali dan mengerti tentang agama dan budaya Bali. Selain itu, menjadi pemimpin Bali harus mengerti dan memahami apa yang menjadi aspirasi rakyat. Selain itu, harus berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan, sehingga menemukan jalan keluar yang terbaik untuk Bali. Diakui, menentukan calon pemimpin, peran partai politik masih dominan. Oleh karena itu, pimpinan partai politik seharusnya tidak memaksakan kehendak untuk mencalonkan kadernya yang belum tentu mempunyai kemampuan untuk memahami budaya dan aspirasi masyarakat Bali. Hal senada diungkapkan Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M. Ia mengatakan, pemimpin Bali ke depan harus mengedepankan kepentingan masyarakat

Bali, mampu menjaga kebinekaan dan mengawal Pancasila, adat istiadat Bali, memberikan rasa aman, serta antikorupsi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Bali agar cerdas memilih pemimpin Bali ke depan. Salah satunya melihat rekam jejaknya, sehingga tidak ada penyesalan di kemudian hari. Apalagi, masyarakat Bali memiliki kedaulatan penuh untuk menentukan pemimpin yang diinginkan dalam memajukan Bali. Tentu hal ini harus didengarkan oleh partai politik supaya di dalam menjaring kader-kadernya benar-benar mempersiapkan calon-calon pemimpin Bali yang memiliki visi dan misi menyejahterakan rakyat Bali. Sehingga pemimpin yang diharapkan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat hadir untuk memimpin Bali ke depannya,’’ pungkas kandidat calon doktor UGM ini. Hal. 19 Pekerja Keras


denpasar

2

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Satu Hektar untuk Gedung PN dan Kejari

figur Ruang Humas Terbaik UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) terus berbenah diri. Unwar kini memiliki Kepala Bagian Humas, lengkap dengan press room terbaik. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana mengudang sejumlah wartawan untuk menikmati kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ruang Humas Unwar, termasuk memperkenalkan ruang rektor yang baru. Dia memberi akses kepada semua wartawan untuk bekerja dan menggunakan fasilitas ruang humas hingga malam hari. ‘’Anggap saja ini kantor kedua wartawan setelah di kantor pers masing-masing,’’ ujarnya, Senin (30/1) kemarin. Rektor yang masih menyandang duda keren ini dikenal akrab dengan wartawan. Dia juga menjelaskan tekad Uwnar untuk mencegah sarjana pengangguran dengan memperkuat konten kurikulum berbasis kompetensi. Lulusan S-1 harus menjadi wirausaha, bukan bekerja di tmpat orang lain. Makanya Unwar segera mengusulkan prodi S-1 terapan bidang advokasi dan perpajakan. (sue)

Kasus Pembunuhan Polantas

Giliran Sarah Jadi Saksi Mahkota

Denpasar (Bali Post) Sarah Connor, terdakwa kasus pembunuhan polantas I Wayan Sudarsa, menjadi saksi mahkota di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk terdakwa David James Taylor, Senin (30/1) kemarin. Sementara pada sidang sebelumnya, David James Taylor menjadi sksi mahkota untuk Sarah. Wanita asal Australia ini dihadirkan sebagai saksi mahkota dalam persidangan kekasihnya, David James Taylor, warga asal Inggris. Dalam sidang, Sarah tetap menyangkal keterlibatannya dalam pembunuhan Sudarsa. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Dr. Yanto didampingi Ni Made Sukereni dan Made Pasek itu, saksi Sarah Connor membenarkan terjadinya perkelahian antara terdakwa dan korban. Di mana, perkelahian itu bermula saat terdakwa hendak mencari tas milik saksi yang hilang di pinggir Pantai Kuta. Awalnya, saksi dan terdakwa mendatangi Pantai Kuta untuk menikmati pemandangan sembari melepas rindu. Sesampai di Pantai Kuta keduanya duduk bermesraan di atas pasir pantai sambil minum bir. Setelah lama duduk mereka kemudian masuk ke dalam air dan meninggalkan tas milik saksi dan satu botol bir di tempat yang mereka duduk. Dua sejoli ini pun kembali ke tempat duduk semula. Saat itulah, saksi memberi tahu kepada kekasihnya (terdakwa) kalau tasnya hilang. ‘’Saat David tahu tas saya hilang. Dia langsung berlari ke arah jalan untuk mencari tas saya yang hilang,’’ kata Sarah. Sarah mengatakan, David sedang berbicara dengan seseorang di depan pintu gerbang pantai. Tak lama berselang, saksi melihat keduanya bergulat di atas pasir pantai. Lalu saksi datang dan coba untuk melerai perkelahian antara korban dan David. ‘’Saya coba memisahkan keduanya,’’ katanya. Setelah perkelahian itu dilerai, saksi melihat terdakwa berjalan ke arah pepohonan dan meninggalkan saksi dan korban. Saat itulah, rambut saksi dijambak dan paha korban digigit oleh korban. Lalu, terdakwa datang membantu dengan menarik tangan korban dari rambut saksi. Kemudian, saksi melihat terdakwa memukul korban dengan botol bir hingga tak sadarkan diri. ‘’Setelah itu saya dan David pergi ke arah jalan dan bertemu dengan seorang pengendara sepeda motor. Namun, saat kami meminta untuk diantar ke kantor polisi dia tidak mau,’’ ungkap Sarah. Kemudian saksi dan terdakwa pergi ke penginapan dengan berjalan kaki. Sampai di penginapan, keduanya langsung membersihkan diri dan terdakwa menceritakan awal mulanya perkelahian antara korban dan terdakwa. Kuasa hukum terdakwa, Haposan Sihombing, mengatakan bahwa apa yang disampaikan saksi dalam keterangannya terkesan ada hal-hal yang ditutupi untuk menyelamatkan dirinya dari kasus pembunuhan ini dengan hanya memberi beban kepada terdakwa. ‘’Tadi saat saya tanya apakah anda menyesali dan pernah meminta maaf. Artinya ketika ada seseorang yang meminta maaf dan menyesali, sama dengan klien kami berarti ada kejadian. Jadi, mereka berusaha untuk menutupi dengan hanya membebankan kepada terdakwa (David),’’ katanya. (kmb37)

Pembetulan Terdapat kekeliruan pada berita “Bank Mantap Gelar Festival Mantap Indonesia bagi Pensiunan” yang terbit Senin (30/1) kemarin. Pada keterangan foto tertulis “Komisaris Utama Bank Mantap Andil Rachman…”, seharusnya Komisaris Utama Bank Mantap Abdul Rachman. Demikian kesalahan telah diperbaiki. (red)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : TIGA KEBIJAKAN REFORMASI KOPERASI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391 Bali Post/eka

TERBENGKALAI - Seorang warga memancing di genangan air lahan pembangunan gedung yang mangkrak di Jalan P.B. Sudirman, Denpasar, Senin (30/1) kemarin. Selama beberapa tahun lahan yang berada di tengah Kota Denpasar tersebut dibiarkan terbengkalai.

Terkait Rencana Pengenaan Pajak Progresif

REI akan Optimalisasi Lahan Telantar

SELAMA ini, Pemkab Badung belum mempunyai pengadilan dan kejaksaan tersendiri. Namun, mereka bergabung di Pengadilan Negeri Denpasar di Jalan Sudirman, Denpasar. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta membikin gebrakan supaya Badung yang mempunyai PAD tertinggi di Bali bisa berdiri sendiri. Salah satunya adalah mempersiapkan lahan satu hingga satu setengah hektar untuk Pengadilan Negeri (PN) dan Kejaksaan Negeri (Kejari). ‘’Bukan bermaksud kita memisahkan diri dari Denpasar, tetapi kami maunya Badung mandiri, ada kejaksaan, ada pengadilan. Sekalipun ini kecil, gak masalah. Bukan dalam artian kita memisahkan diri dari Denpasar,’’ ucap Giri Prasta sembari menambahkan bahwa pihaknya ingin tetap menjadi satu seperti kondisi saat ini. Apa tanggapan PN Denpasar? Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. Yanto menyambut positif jika Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyediakan lahan satu hingga satu setengah hektar. ‘’Jika pembangunan fisiknya, tanggung jawab Mahkamah Agung,’’ tandas Yanto. Yanto menjelaskan, pada intinya pengadilan minta pada pemda setempat jika ada lahan. ‘’Ya, tentunya ke depan bahwa Badung harus mempunyai pengadilan baru. Jika tidak ada, ya… tetap di Denpasar. Ini sama dengan kepolisian, ada Polres Badung ada Polresta. Jika kejadian di Badung, mestinya ada di Pengadilan Badung,’’ katanya. Intinya, dia setuju jika Bupati Giri Prasta membuat pengadilan dan kejaksaan tersendiri. (asa)

Denpasar (Bali Post) Rencana pemerintah mengenakan pajak progresif terhadap tanah telantar, didukung pengurus DPD REI Bali Ida Bagus Dedy Darmawan. Menurutnya, pajak progresif terhadap tanah telantar sangat berdampak signifikan. Ia pun yakin akan mampu mengoptimalisasi lahan telantar menjadi menghasilkan. ‘’Bukan hanya sekadar menjadi properti, tapi bisa dijadikan persawahan atau ladang yang menghasilkan,’’ tegasnya, Senin (30/1) kemarin. Rencana pemerintah pusat tersebut, menurut Dedy, pasti ada perhitungannya, terutama untuk petani. Tujuan pemerintah yaitu arahnya mengoptimalkan lahan telantar. Ia yakin pemerintah paham siapa saja penguasa lahan tersebut. Sebab, lahan telantar biasanya kebanyakan dikuasai spekulan, bukan developer. ‘’Saya yakin dengan kepemimpinan Bapak Jokowi, lahan milik petani atau masyarakat kurang mampu belum paham lahannya akan diapakan.

Pemerintah pasti punya program khusus untuk itu. Menurut saya arah pemerintah agar tidak ada lahan telantar dan semua menghasilkan,’’ ungkap Dedy. Direktur PT Sejahgad Indi Perkasa ini menyampaikan, harus digarisbawahi, apakah pemerintah sudah melakukan edukasi kepada masyarakat? ‘’Syukur kalau sudah melakukan edukasi dari desa ke desa, banjar ke banjar, rumah ke rumah. Saya yakinkan kepada petani atau

pemilik lahan telantar, jangan panik dan jangan khawatir akan peraturan ini,’’ harapnya. Ia yakin pemerintah bijak dan cerdas. Pemerintah berharap lahan yang bisa difungsikan supaya dimanfaatkan. ‘’Kalau memang sudah ada izin membangun dari pemerintah setempat, segeralah dibangun. Jika memang lahan pertanian, segeralah dimanfaatkan untuk pertanian,’’ tandasnya. (kmb36)

Dr. Yanto

Tim ’’Counter Transnational Siswa Sekolah Swasta Dirancang Organized Crime Squad’’ Terbentuk Dapat Beasiswa dari APBD

Denpasar (Bali Post) Saat ini Polda Bali memiliki Tim Counter Transnational Organized Crime Squad. Tim ini bertugas menanggulangi kejahatan transnasional dan segala bentuk gangguan kamtibmas di wilayah Bali. ‘’Siapa pun yang berani bermain-main

dengan narkoba dan terorisme, akan berhadapan dengan Tim Counter Transnational Organized Crime Squad ini,’’ tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose saat menutup pelatihan tim tersebut di Aula Mako Brimob Tohpati, Denpasar, Senin (30/1) kemarin.

Bali Post/ist

PELATIHAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose saat menutup pelatihan Tim Counter Transnational Organized Crime Squad.

Tujuan pelatihan tersebut, lanjut Kapolda, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan perseorangan dalam kerja sama yang tergabung dalam tim tersebut. Selain itu, untuk menanggulangi kejahatan transnasional dan kejahatan lain yang berintensitas tinggi. Tim tersebut berjumlah 88 orang dan dilatih 29 instruktur yang sudah berpengalaman di bidang striking force, direction finder, investigation dan kemampuan analis. Dalam sambutannya, Kapolda minta kepada personel yang sudah mengikuti pelatihan untuk segera dan langsung bekerja sesuai dengan tugas serta fungsinya masingmasing. Mereka diharapkan langsung mempraktikkan ilmu yang didapat dari instruktur dan menganalisis data dengan benar. ‘’Harapan masyarakat supaya Bali tetap aman dan nyaman. Untuk itulah Polri berkomitmen untuk menjaga Bali,’’ ujar Irjen Golose. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Angin segar bagi siswa sekolah swasta di Bali. Mereka bakalan mendapatkan beasiswa yang dananya bersumber dari APBD Bali. Komisi IV DPRD Bali telah berkoordinasi dengan Komisi E DPRD DKI Jakarta terkait rencana pembentukan Perda Kependidikan, Senin (30/1) kemarin di Jakarta. Komisi IV yang dipimpin I Nyoman Parta diterima para pimpinan Komisi E yakni Hasan Basri (NasDem), H. Mualif ZA (PKB), Johan Musyawa (Demokrat), dan Ichwan Jayadi (PPP). ‘’Di DKI sudah ada perda sistem pendidikan sejak 11 tahun lalu dengan Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan,’’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta. Menurut Parta, ada banyak hal diatur dalam perda tersebut. Mulai dari pendidikan formal, pendidikan nonformal hingga pendidikan informal. Termasuk di dalamnya pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Alawiyah. ‘’Mereka juga sudah merevisi Perda 8 Tahun 2005 ini khususnya

akan dimasukkan bahwa siswa di sekolah swasta juga dapat beasiswa dari APBD, bukan hanya siswa yang sekolah di sekolah negeri saja,’’ imbuh politisi PDI-P ini. Parta menambahkan, hal tersebut lantaran KJP (Kartu Jakarta Pintar) merupakan program unggulan DKI Jakarta di bidang pendidikan. Urusan pendidikan tidak mengenal negeri atau swasta, tetapi yang dikenal adalah hak seluruh rakyat memakai uang APBD yang bersumber dari pajak rakyat. ‘’Kalau nanti kita di Bali bikin perda pendidikan juga bahwa siswa di sekolah swasta harus dapat beasiswa juga,’’ tegasnya. Kendati Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki Perda Kependidikan, lanjut Parta, ternyata masih banyak yang perlu disempurnakan. Terkait hal itu, Komisi E DPRD DKI Jakarta justru belajar ke Bali tepatnya ke SMA Negeri Bali Mandara. ‘’Hasil dari kunkernya ke SMA Negeri Bali Mandara justru sedang diadopsi atau diujicobakan penerapannya pada 1 SMK di Jakarta Utara,’’ terangnya. (kmb32)

Pura Taman Beji Manik Karang

Ada Karang Laut di Daratan

BUKTI kebesaran Tuhan tampak di Pura Taman Beji Manik Karang, Desa Pakraman Padangsambian, Denpasar Barat. Pura yang mulai dibangun Agustus 2016 hingga Januari 2017 ini sebetulnya terletak sangat jauh dari laut. Namun ajaibnya, di sini justru ada karang laut yang di sekitarnya terdapat sumber mata air. Selain untuk pangelukatan, sumber mata air ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Pada Soma Kliwon Landep, Senin (30/1) kemarin, dilaksanakan Karya Pangruak Karang, Macaru Resi Gana, Mendem Dasar, Pamelaspasan lan Mendem Padagingan di Pura Taman Beji Manik Karang. Karya yang di-puput Ida Pedanda Gede Putra Keniten dari Geria Tainsiat ini dihadiri Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Karya dirangkai pula dengan upacara panyepuhan dan pawintenan pemangku serta pasupati Pelawatan Dalem Sidakarya dan Pelawatan Manik Gelung. Letak Pura Taman Beji Manik Karang bisa dikatakan tersembunyi, karena harus memasuki Gang Unta di Jalan Gunung Tangkuban Perahu. Gang yang hanya cukup dilewati sebuah sepeda motor ini berada di sebelah timur Balai Banjar Balun, Desa Pakraman Pa-

dangsambian. Di jaba sisi terdapat Pengayat Ida Ratu Samar Bagus dan Ida Ratu Niang Gobleh. Di area ini pula terdapat karang laut (karang suci) dan sumber mata air yang dikelilingi buis hingga tembus ke jeroan pura. Sebab, Pura Taman Beji Manik Karang dibuat pada ketinggian kurang lebih 3,5 meter. Ketika menaiki tangga, ada jaba tengah yang terdapat palinggih Penglurah Agung Tengah. Sementara di jeroan pura terdapat Padmasana, Bale Pengaruman, dan Piasan/Pawedan. ‘’Pura ini dibangun karena penemuan beji yang pertama kali ditemukan dari sungai, ditemukan suatu sumber mata air. Ini titipan dari leluhur dan ini yang akan kita bangkitkan kembali dan menjadi suatu pura,’’ ujar Ketua Panitia Karya Mangku I Made Warjaya. Menurut Warjaya, semua tirta pangelukatan diambil dari sumber mata air yang ada di pura. Disebutkannya, sudah ada 100 orang yang malukat di sana. ‘’Ada yang sakit memohon pangelukatan bahkan langsung sembuh dengan seizin Beliau. Pura ini sendiri dibangun di atas lahan milik keluarga I Made Candra. Sebelum ada pura, berbagai masalah dan musibah terus dialami keluarga yang menjadi pangempon pura tersebut. Saya melakukan kunjungan ke

sini, akhirnya mendapatkan suatu wahyu untuk membangkitkan agar Beliau bisa segera berdiri di sini,’’ imbuhnya. I Wayan Sudiana yang merupakan adik kandung I Made Candra mengakui banyaknya masalah yang dialami keluarganya sebelum ada pura. Puncaknya adalah ketika sang ayah meninggal dunia bulan Februari 2016 lalu. Sebelum itu, dua orang kakaknya termasuk I Made Candra, saat kecil pernah terserang penyakit sampai hampir meninggal. Kemudian ada orang pintar yang member tahu bahwa di lokasi pura ada sebuah beji, namun tidak ada yang memperhatikan. ‘’Setelah dibersihkan, kakak saya sembuh. Tapi karena keterbatasan biaya, jadi tidak bisa memperhatikan dan membuat parahyangan. Kami tetap dapat bencana sampai akhirnya bapak meninggal karena jatuh mencari bunga,’’ tutur pria yang menjadi pemangku inti bersama I Made Candra di Pura Taman Beji Manik Karang. Menurut Sudiana, di lokasi pura sebetulnya pernah dibuatkan stana berupa palinggih dari turus lumbung. Setelah dibuatkan, malam harinya sang ibu mendapat pawisik lewat mimpi, yakni didatangi oleh laki-laki tua berpakaian putih. Pada intinya, orang

Bali Post/rin

PURA - Jaba sisi Pura Taman Beji Manik Karang. tua itu melarang ibunya membuat palinggih. Terbukti setelah dua minggu, palinggih yang sudah dibuat akhirnya disapu bersih oleh banjir. ‘’Yang tersisa hanya batu seperti lingga yoni,’’ imbuhnya. Hal menarik, lanjut Sudiana, pawisik yang diterima Mangku I Made Warjaya, pangempon diminta tenang karena sesuhunan pura itu yang akan mencarikan biaya pembangunan pura. Ter-

bukti, donatur tiba-tiba banyak yang berdatangan dari Denpasar, Gianyar, Bangli, Karangasem, bahkan Buleleng. Salah satunya adalah A.A. Ketut Nuraja yang menjadi donatur terbesar yang siap mem-back-up biaya hingga pura rampung. Selain itu, ada pula bantuan dari Paiketan Semeton Taksu Bali. ‘’Jadi, pura ini dibangun dari biaya swadaya masyarakat,’’ tandasnya. (rin)


Selasa Umanis, 31 Januari 2017

badung

3

Angin Kencang Disertai Badai Pasir Terjang Pantai Kuta Mangupura (Bali Post) Angin kencang disertai badai pasir kembali menerjang pesisir Pantai Kuta, Senin (30/1) kemarin. Badai pasir dan angin kencang ini tak hanya membuat panik pengunjung pantai, namun juga sejumlah pengendara dan pedagang yang berjualan di pantai berpasir putih tersebut. Menurut seorang pedagang makanan di Pantai Kuta, angin kencang ini terjadi hampir setiap tahun. ‘’Angin kencang yang disusul terjadinya badai pasir ini menerjang pesisir pantai membuat perih mata. Daun pepohonan yang sudah kering juga beterbangan,’’ kata pedagang makanan ini. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Merthawan saat dimintai konfirmasi mengatakan telah menerjukan ratusan personel untuk mengatasi bencana alam tersebut. ‘’Hari ini (kemarin red) tim kami turun menangani dampak badai pasir di Jalan Pantai Kuta. Dari pembersihan sepanjang jalan itu, kami mengumpulkan 1 meter kubik pasir yang dikembalikan lagi ke pantai,’’ ungkapnya. Cuaca ekstrem tersebut, kata mantan Kabag Humas Badung ini, akan terus terjadi hingga Februari mendatang. Angin kering yang berembus menerbangkan pasir pantai, juga membuat daun waru sepanjang Pantai Kuta kering dan rontok. ‘’Ramalan cuaca, angin monsun barat puncaknya bulan Februari. Jadi kami akan terus siaga sepanjang musim ini untuk membersihkan jalanan dari pasir dan membersihkan pantai dari sampah organik akibat panas kering,’’ ucapnya. Menurutnya, pantai yang menjadi tujuan utama wisatawan asing ke Bali ini kini nampak gersang dan dipenuhi sampah organik. ‘’Kami kerahkan tim khusus 200 orang untuk menangani fenomena itu. Sedangkan 300 orang plus dua loader menangani sampah laut di Pantai Kedonganan yang kebanyakan sampah plastik,’’ terangnya. (kmb27)

Calon Sekda Badung Penuhi Kuota Berkas Kadiskes Badung Ditolak Mangupura (Bali Post) – Proses pendaftaran seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung yang tinggal lima hari lagi, telah memenuhi kuota minimal calon. Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekda Badung mencatat baru empat orang birokrat turut berebut kursi pejabat nomor tiga tersebut. Peserta assement tersebut terdiri dari Kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu I Made Sutama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan I Wayan Suambara, Kepala Dinas Perikanan I Made Badra, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Badung I Wayan Adi Arnawa. I Made Badra, Putra Suteja, dan I Wayan Adi Arnawa mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Badung, Senin kemarin. Badra yang hanya seorang diri tiba di ruang mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badung sekitar pukul 09.40 Wita dan diterima langsung Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia I Gede Wijaya. Tak berselang lama, Kadis Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja juga mendatangi Kantor Badan Kepegawaian, disusul Wayan Adi Arnawa yang datang seorang diri mendaftar pukul 15.00 Wita. Staf Sekretaris Pansel Sekda I Gede Wijaya saat ditemui, Senin (30/1) kemarin, mengatakan seleksi tahap pertama yang dilakukan adalah penerimaan berkas pendaftaran yang mulai dibuka tanggal 13 Januari hingga 4 Februari 2017 atau 15 hari kerja. ‘’Pelamar atau orang yang mendaftar sekda minimal ada empat. Sekarang sudah memenuhi kuota. Kalau tidak memenuhi empat calon akan diperpanjang (pendaftaran – red). Namun, saya dengar calon sekda bakal lebih dari empat, tetapi kami tunggu yang resmi mendaftar ke sini,’’ ujarnya. Menurutnya, Kadis Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja juga turut mendaftarkan diri. Sayangnya, sejumlah persyaratannya dinilai belum lengkap oleh Kepala Badan Kepegawaian I Gede Wijaya sehingga berkasnya harus dikembalikan. I Gede Wijaya yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badung menjelaska, berkas pendaftaran dr. I Gede Suteja dikembalikan karena ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Mantan Kabag Humas Badung ini pun memastikan masih ada waktu sampai 4 Februari bagi pejabat untuk mendaftar. ‘’Kami kembalikan dulu (berkas - red) biar bisa dilengkapi. Ada sekitar tujuh item belum lengkap, seperti belum ada pengesahan dan tidak berisi meterai. Kan masih ada waktu, saya yakin pak dokter (I Gede Putra Suteja) bisa melengkapi,’’ ucapnya. Seperti diketahui, seluruh PNS yang memenuhi syarat bisa mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Badung. Tak hanya di Pemkab Badung, PNS di kabupaten/kota maupun Pemprov Bali juga memiliki kesempatan menduduki jabatan Sekda Badung. Persyaratan yang harus dipenuhi jika berniat mencalonkan diri adalah; harus sehat jasmani dan rohani, tidak sedang atau menjalani proses hukum, umur maksimal 58 tahun per 28 Februari 2017, dan syarat terpenting sudah menjabat minimal 2 tahun di eselon II pada 2 SKPD yang berbeda. Setelah proses administrasi, Pansel akan melakukan wawancara dan presentasi dari masing-masing calon. Penilaian dari masing-masing tahapan seleksi, Pansel akan merekomendasikan 3 calon. Kendati demikian, Bupati memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa calon sekda, dari tiga calon yang direkomendasikan Pansel. Penetapan Sekda juga melalui Surat Keputusan Bupati dengan tembusan ke Gubernur. (kmb27)

Bali Post/par

BADAI PASIR - Petugas kebersihan yang dikerahkan DLHK Badung tengah membersihkan pasir yang memenuhi jalan sepanjang Pantai Kuta akibat dari badai pasir yang menerjang kawasan wisata tersebut, Senin (30/1) kemarin.

Investasi Didominasi Sektor Pariwisata

Pertanian Badung Tak Dilirik Investor Mangupura (Bali Post) – Sektor pertanian kian tersisihkan dari daftar investasi. Para pemodal lebih tertarik menanamkan modalnya di Kabupaten Badung dan lebih melirik sektor perdagangan hotel dan restoran. Bahkan dari ratusan investasi yang dikeluarkan, tak lebih dari 20 persen yang melirik sektor primer ini. Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badung I Made Sutama tak menampik jika investasi yang masuk ke Gumi Keris masih didominasi sektor tersier, terutama jasa pariwisata. Sesuai data, hingga November 2016 izin investasi yang dikeluarkan mencapai 409 izin. ‘’Ya... investasi yang masuk memang

didominasi sektor tersier, khususnya pariwisata. Jumlahnya mencapai 80 persen jika dibandingkan dengan investasi di pertanian,’’ ungkapnya, Senin (30/1) kemarin. Menurutnya, kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Badung. Sejumlah kabupaten lainnya di Bali juga mengalami hal serupa.

Meski demikian, pihaknya hingga kini masih mengeluarkan izin investasi di Badung, dengan alasan belum adanya kajian maupun aturan yang melarang pembangunan akomodasi hotel. ‘’Memang selama ini belum ada instruksi membatasi investasi sektor ini (pariwisata – red). Selama memenuhi syarat dan sepanjang belum ada larangan, pasti saya tindak lanjuti (pengajuan izin investasi – red),’’ tegasnya. Dijelaskannya, persyaratan membangun akomodasi pariwisata di Badung telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 36

Tahun 2014 tentang standar minimal luas lahan dan luas kamar serta fasilitas penunjang hotel dan kondotel tertanggal pada 3 Juni tahun 2014 yang berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2014 lalu. Dalam perbup tersebut, ditetapkan pada setiap pembangunan hotel dan kondotel di Kabupaten Badung wajib memenuhi standar minimal atas luas lahan dan kamar serta fasilitas penunjang hotel dan kondotel. Luas lahan pada setiap kecamatan yakni Kecamatan Kuta minimal seluas 50 are, wilayah Kecamatan Kuta Utara minimal seluas 75 are dan wilayah

Kecamatan Kuta Selatan minimal 100 are. Sementara untuk luas kamar hotel dan kondotel termasuk kamar mandi, ditetapkan 32 meter persegi. Selain itu, juga ditetapkan fasilitas penunjang lainnya dengan standar minimal dilengkapi dengan kantor (pront office), lobi hotel, dapur, ruangan makan bagi tamu hotel/kondotel, pos keamanan, CCTV serta alat pemadam kebakaran. ‘’Memang kami tidak menerapkan moratorium, tetapi kami menata pembangunan akomodasi sesuai perbup yang ada,’’ pungkasnya. (kmb27)

Sambangi Kejari Denpasar

Bupati Badung Singgung Toilet Bertaraf Internasional

Bali Post/eka

PASAR TRADISIONAL - Petugas tengah membersihkan lantai di Pasar Agung, Denpasar. Upaya tersebut rutin dilakukan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan warga dalam melakukan transaksi di pasar tradisional.

Berstatus Pelajar

Belasan Pembalap Liar Diamankan

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Polisi mengamankan barang bukti sepeda motor yang dipakai balapan liar di Mapolres Badung.

Mangupura (Bali Post) Anggota Patroli Polres Badung mengamankan belasan pembalap liar berstatus pelajar yang kerap beraksi di Jalan Raya Cepaka, Mengwi, Badung, Sabtu (28/1) lalu. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolres, termasuk sepeda motornya sebagai barang bukti. Informasi yang diperoleh di Polres Badung, Senin (30/1) kemarin, berdasarkan laporan masyarakat, disebutkan terjadi aksi balapan liar di mana pelakunya remaja. Aksi mereka yang menggeber gas motor menggunakan knalpot brong, membuat warga di wilayah itu geram. ‘’Warga sempat mengejar pembalap liar ini, tetapi malah diajak kucing-kucingan. Atas kejadian itu, salah satu warga melapor ke Unit Patroli Polres Badung dan anggota langsung ke sana,’’ tegas petugas di Polres Badung. Empat mobil patroli dan 10 kendaraan patroli sepeda

motor dikerahkan ke sana. Polisi langsung mengepung lokasi yang dipakai ajang trek-trekan. Akhirnya, para pelaku tidak bisa lari dan terjebak dalam kepungan petugas. Sebanyak 16 sepeda motor yang telah dimodifikasi diamankan dan dibawa ke Mapolres Badung. Selanjutnya, pelaku didata dan orangtuanya dipanggil. Kasat Binmas Polres Badung AKP I Wayan Satawa memberikan arahan, teguran dan pembinaan kepada para remaja itu. ‘’Di hadapan orangtuanya, mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu dan menjadi siswa yang baik,’’ tegas AKP Satawa. Perwakilan orangtua para pembalap liar itu mengucapkan terima kasih kepada Polres Badung dan b e r s y u k u r a n a kn y a d i a mankan di Polres. Apalagi, telah dibina dan mereka berjanji akan lebih memperhatikan serta meng a wa s i p e rg a ul a n a na kanaknya. (kmb36)

BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta, Senin (30/1) kemarin bertandang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Dia memaparkan sejumlah program yang patut diapresiasi masyarakat Bali. Giri Prasta bertekad menyumbangkan PADnya ke daerah Rp 50 miliar setahun. Giri Prasta tidak hanya concern pada pengembangan pariwisata, namun juga sangat komit dengan pura, baik sad khayangan maupun tri khayangan. Saat ditemui di Kejari Denpasar, Senin kemarin, Giri Prasta yang disinggung soal pengajuan LO (legal opinion) ke Kejari Denpasar, mengaku sudah rapat dengan bupati seluruh Bali. ‘’Kita sudah bertemu dengan para bupati. Kita sepakati bahwa pembagian PHR tidak merata. Kita sepakati kabupaten yang menyumbang angka kemiskinan banyak, kita bantu maksimal,’’ ujar Giri Prasta. Dia mencontohkan, tahun 2017 ini bahwa pembagian PHR tidak merata. ‘’Namun, akan dibantu pada kabupaten yang menyumbang angka kemiskikan lebih banyak,’’ ucap Giri Prasta. Oleh karena itu, Bupati asal Desa Plaga ini akan memberikan Rp 50 miliar ke kabupaten. ‘’Rp 40 miliar itu, astungkara kami prioritaskan untuk perbaikan pura,’’ ujar Giri Prasta. Bupati yang dikenal gaul ini mengatakan, konsep pembangunan Bali diutamakan adalah konsep pembangunan hulu, tengah dan hilir. ‘’Sehingga prioritas kami adalah membangun pura. Karena pura itu adalah harus bagus. Apalagi pura besar seperi tri khayangan jagat, sad khayangan. Kami akan membangun toilet bertaraf internasional,’’ katanya. Dengan adanya toilet bertaraf internasional ini, kata Giri Prasta, masyarakat harus peduli dengan konsep Tri Hita Karana yang mampu membangun manusia ke jenjang yang lebih baik. (asa)

Bali Post/par

BERKUNJUNG - Giri Prasta saat berkunjung ke Kejari Denpasar, Senin kemarin.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

FITC 2017 Diikuti 216 Peserta

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Yayasan Dwijendra Lantik Pejabat Baru

Kemajuan IT Jangan Sampai Merusak Budaya Kepala SMA Diganti, di Undwi Terjadi Perampingan

FITC - Sekretaris YPLP IGN Wiadnyana menerima piala dari Kasek Ketut Suarya saat membuka Fougriska IT Competition (FITC). PROGRAM unggulan SMK FITC 2017 diikuti 216 siswa dari PGRI 4 Denpasar yakni Fourgriska 17 SMP se-Bali. Lomba meliputi IT Competition (FITC) tingkat SMP microsoft word, excel, power point se-Bali semakin berkualitas. Rabu dan adobe photoshop. Kasek Ketut (30/1) kemarin, FITC 2017 yang Suarya menambahkan, FITC ini ke-8 dibuka yang ditandai dengan sepenuhnya dikelola OSIS SMK penekanan tombol dan penyerahan PGRI 4 Denpasar bersama Fourpiala bergilir dari Kepala SMK griska Technology Club sekaligus diPGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut pakai media sosialisasi keberadaan Suarya, M.Pd. yang selanjutnya sekolah yang membuka program diserahkan kepada Sekretaris keahlian dalam pariwisata (akaYPLP Kota PGRI Denpasar IGN modasi perhotelan), jasa boga dan Wiadnyana, M.M., M.Pd. multi media (MM). Acara pembukaan dihadiri Ketua Suarya menambahkan, semua Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman prodi di SMK PGRI 4 Denpasar Winata, M.Hum. dan Pembina terakreditasi A. Tahun 2010, SMK SMK PGRI 4 Drs. I Made Bandung. PGRI 4 Denpasar menjadi sekolah Kasek Ketut Suarya mengungkap- aliansi tingkat nasional. Yang luar kan, Fourgriska IT Competition biasa, SMK PGRI 4 Denpasar dimerupakan agenda rutin tahunan tunjuk sebagai sekolah kemitraan OSIS SMK PGRI 4 Denpasar untuk keluarga nasional hanya bersama memotivasi kreativitas generasi SMKN 4 Denpasar di Bali. muda dalam mengaplikasikan softMenurut Ketut Suarya, para wear, menuangkan gagasan, ide juara disiapkan kursi gratis dan kreatif dan SDM yang melek di bi- beasiswa serta diskon uang gedung. dang IT. Kali ini, FITC berlangsung Khusus untuk lulusan SMP PGRI selama dua hari dibarengi dengan dan warga Padagsambian diberipameran pendidikan. kan keringanan uang bangunan

hingga 40 persen. Ia menambahkan, lomba ini ternyata efektif karena semua juara dan peserta yang ikut sebagian besar melanjutkan studi di SMK PGRI 4 Denpasar. Program kerja ini diapresiasi positif oleh Sekretaris YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. IGN Wiadnyana, M.M., M.Pd. Bahkan dia mengatakan, FITC yang ke-8 ini menunjukkan SMK PGRI 4 Denpasar semakin meningkat kualitasnya. Ini prestasi luar biasa bagi SMK PGRI 4 Denpasar untuk mengemban kepercayaan masyarakat. Dia menegaskan, sekolah yang bagus adalah sekolah yang IT-nya maju. Namun, dia menekankan IT jangan sampai merusak budaya Bali, justru harus memperkuat budaya bangsa. Untuk itu, panitia SMK PGRI 4 Denpasar tiap tahun diminta terus kreatif agar lomba dikaitkan dengan masalah kekinian. Wiadnyana yang juga Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar mengakui, SMK PGRI 4 Denpasar termasuk sekolah yang paling lengkap dari segi fasilitas. Lab dan sarananya bertaraf hotel bintang empat serta ber-ISO. Bahkan, kini sekolah ini memiliki gong mabarung dan alat musik. Makanya, dia setuju sekolah di Jl. Kebo Iwa Selatan ini kini fokus pada pelayanan dan PBM berkualitas sebab dikelola oleh SDM profesional di bidangnya. Sebagai sekolah cluster, SMK PGRI 4 ada di puncak tangga dan wajib membina sekolah lain termasuk sekolah negeri. Dia menekankan, kemajuan IT di SMK PGRI 4 Denpasar dipakai untuk memperkuat pendidikan karakter. Makanya, ia juga bangga FITC adalah hasil kreativitas anakanak Fourgriska. (ad2728)

Pameran Felice Jewellery

Dapatkan Black Diamond Solitaire 1 Karat Rp 1,999 Juta SETELAH sukses dengan pameran-pameran sebelumnya, Felice Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Selasa (31/1) hingga Jumat (3/2) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini kembali ada promo untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat. “Untuk cincin Black Diamond Solitaire 1 karat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,” ujar Sales Felice Jewellery Bazari saat dikonfirmasi, Senin (30/1) kemarin. Menurut Bazari, cincin Black Diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 karat inipun tampil mewah sekaligus elegan. “Kami juga memberikan harga promo untuk berlian Fashion 1 set (cincin, giwang dan pendant) Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,” imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. “Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan

renew seperti baru lagi,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br 2725)

CINCIN - Cincin Black Diamond seharga Rp 1,999 juta.

Perlu Dikeluarkan Pedoman Tari Bali Tradisi Demi Ajeg Hindu

Wedakarna Minta Tak Ada Lagi Kasus Pelanggaran Pakem Tari Bali

KASUS dugaan pelanggaran pakem tari Bali yang rencananya dipentaskan dalam ajang Bali Democracy Forum IX di Pondok Pesantren Bali Insani Meliling, Tabanan pada akhir tahun 2016, akhirnya dirapatkan oleh Komite III DPD-RI Utusan Provinsi Bali dalam masa reses awal tahun 2017. Bertempat di Museum Subak Tabanan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPD-RI Provinsi Bali digelar dengan fasilitasi Pemkab Tabanan. Tampak hadir I Nyoman Wirna Ariwangsa (Sekda Tabanan), I Gusti Ngurah Supanji (Dinas Kebudayaan Tabanan), Made Wiratini (MUDP Bali), I Wayan Tontra (MUDP Tabanan), unsur Polri, TNI, tokoh FKUB, tokoh Hindu dan Islam. Termasuk hadir Drs. H. Ketut Imaduddin Djamal, S.H., M.M. (Pembina Ponpes Bali Insani) dan Hj. Bambang (tokoh Muslim Bali). Dalam RDP tersebut dijelaskan kronologis terkait adanya viral di media sosial tentang protes sebagian umat Hindu terkait adanya rencana panitia BDF dan pihak Kementerian Luar Negeri RI yang dalam agenda menyelipkan satu tarian Bali, yakni Tari Puspanjali yang dalam visualisasi menggunakan pakaian bernuansa Timur Tengah. Kontan umat Hindu termasuk para seniman bereaksi

terhadap hal ini. “Sebenarnya masalah ini sudah selesai saat saya mendengar dari Tabanan bahwa tari itu sudah dibatalkan karena pemintaan Kemenlu RI saat itu. RDP inikan menanggapi tentang surat susulan yang disampaikan oleh pihak Ponpes kepada saya. Ya, sekalian saja kita ketemu dalam RDP ini. Akhirnya dalam rapat ini pihak Pondok Pesantren bisa mendengar langsung nasihat dari wakil Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) terkait bagaimana sesana tari menurut agama Hindu. Jadi, sebenarnya yang berkeberatan di Bali itu banyak, termasuk tokohtokoh adat dan agama. Harap dibedakan mana tari Bali tradisi, mana tari kontemporer. Misalkan tadi disampaikan dalam kepercayaan Hindu Bali, setiap pragina (penari) yang menarikan tari Bali kan harus memohon taksu pada Betara Taksu. Belum lagi sampai merubah bentuk kostum yang awalnya terbuka dan diubah menjadi tertutup. Ini yang kita bahas dan mintakan pendapat para ahlinya. Tugas DPD-RI Provinsi Bali kan memediasi dan astungkara sudah ada pandangan yang sevisi dan bisa dianggap selesai,” ungkap Gusti Wedakarna. Dalam pertemuan tersebut, di hadapan peserta rapat, pihak terkait dan tokoh agama juga sudah mengklarifikasi dan juga

BERSAMA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Sekda Tabanan, Disbud, MUDP, MMDP, FKUB, tokoh Hindu dan tokoh Islam di Museum Subak Tabanan.

memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang dimengerti dalam kegiatan BDF terkait pakem tari Bali, seraya ke depan jika ada permasalahan serupa agar dapat diselesaikan secara internal. Terhadap hal ini, pihak pemerintah dalam hal ini Sekda Tabanan, Disbud, MUDP dan unsur Hindu yang hadir sepakat jika ke depan ada semacam panduan tentang simbol-simbol suci agama Hindu dan budaya Bali yang tergolong sakral dan mana yang tergolong budaya. “Kita sepakat, harus ada perbedaan simbol mana yang boleh dipakai dan tidak dipakai oleh komunitas non Hindu di Bali. Kami dari DPD-RI Bali akan menindaklanjuti dengan membuat panduan secara umum. Nanti kita sebarkan ke pondok pesantren, gereja, panti asuhan non Hindu di seluruh Bali agar para orang Bali yang non krama adat Hindu agar paham mana yang tradisi dan mana yang sakral serta mana yang kontemporer. Kita berikan masukan dan pembinaan. Saya akan minta masukan dari PHDI, Majelis Desa Adat, IHDN, Unhi, Hindu Center dan seniman-seniman Bali. Saya akan fasilitasi. Ke depan, jangan sampai kita sebagai bagian bangsa besar menghabiskan energi terkait dengan hal- hal seperti ini. Fokus bagaimana membangun bangsa ini dengan konteks menjaga keberagaman. Untuk menjaga kebhinnekaan ini bukan berarti budaya Bali bisa diubah begitu saja atas nama toleransi. Bhinneka itu berarti memelihara yang berbedabeda, bukan menyeragamkan yang berbeda-beda atas nama kepentingan mayoritas. Ini langkah kecil untuk menegaskan bahwa Indonesia bukanlah negara agama tapi negara Pancasila,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Sukarno Center Tampaksiring ini. (ad2724)

YAYASAN Dwijendra Denpasar tak pernah berhenti melakukan revitalisasi kelembagaan dan SDM di lingkungan Yayasan Dwijendra. Senin (30/1) kemarin, Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. melantik dan mengambil sumpah Kepala SMA Dwijendra yang baru dan Rektor Undwi. Acara pelantikan dihadiri Sekretaris Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si., Ketua Pembina dr. Ketut Karlota dan Ketua Pengawas I Made Karmajaya. Pada pelantikan kemarin, jabatan Kepala SMA Dwijendra diserahterimakan dari IB Alit Bajra Manuaba kepada Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. Oka Antara kini diperkuat Wakasek Kurikulum Gede Agus Jaya Negara, S.Ag., M.Pdh.H., Wakasek Kesiswaan Putu Arif Mahendra, S.Sn., Wakasek Sarpras Ketut Sujana, S.Pd. dan Wakasek Humas Ir. I Putu Iriantono, M.Pd. Ida Bagus Alit Bajra Manuaba tak mau mencalonkan diri karena

segera menjadi sulinggih. Sementara di jajaran Undwi terjadi perampingan struktur demi efisiensi dan kinerja. Kini, dekan hanya didampingi seorang wakil dekan. Di acara tersebut, Yayasan juga mengukuhkan Rektor Undwi yang tetap dipegang Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Selanjutnya, Rektor Undwi melantik pejabat baru. WR I dan Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) tetap dipegang Dr. Putu Gde Putu Eri Suardana, M.Erg., WR II Dra. Ni Made Suarningsih, M.Si. dan WR III Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. Pejabat yang dilantik di antaranya Ni Ketut Karyati M.P. sebagai Ketua LPPM, Drs. I Nyoman Sujana sebagai Kepala Pusat Pengkajian dan Kesusastraan Bali. Frysa Wiriantari, S.T., M.T. sebagai Dekan FT, Desak Made Sukma Widiyani, S.T., M.T. sebagai WD dan Kaprodi Arsitektur Teknik Dr. Ir. Gede Sedana sebagai Dekan FP, Ir. AA Gede Puspha, M.Si. sebagai

BERSAMA REKTOR - Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya bersama dr. Karlota dan Rektor Undwi Putu Dyatmikawati usai melantik pejabat di Dwijendra.

WD dan Kaprodi Agroteknologi. I Gusti Agung Nyoman Dananjaya, S.P. sebagai Kaprodi Agribisnis, Drs. Kotaniartha, S.H., M.H. sebagai Dekan Fikom, Drs. A.A. Made Bagus, M.Si. sebagai WD dan Kaprodi Ilmu Komunikasi, Drs. I Made Sila serbagai Dekan FKIP dan Dra. Gusti Ayu Mas Darwati sebagai WD FKIP. Dr. A.A. Sagung Ngurah Indradewi, sebagai Dekan FH dan Kaprodi MIH, Krisna Satrya Nugraha Taira sebagai WD FH dan Made Gede Arthadana sebagai Kaprodi Ilmu Hukum. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya mengajak para pejabat baru yang dilantik untuk terus meningkatkan komitmen dan kerja besar guna menumbuhkembangkan keberadaan unit-unit di lingkungan Yayasan Dwijendra. Para pejabat ini hasil tes potensi diri dan test and proper test dari yayasan dengan demikian berjalan objektif. Ke depan, dia minta dosen Undwi disiplin menjalankan tugas sesuai petunjuk Dikti. Jika seminggu setelah ujian belum menyetor nilai, yayasan berani tak memberikan jam mengajar bagi dosen tak disiplin. Dia mengharapkan pejabat yang dilantik memberi kontribusi kepemimpinan yang profesional demi kemajuan lembaga. Pejabat ini bisa melanjutkan program pejabat sebelumnya dan terus berinovasi berdasarkan keikhlasan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, jujur, bersemangat dan berintegritas. Inilah yang diperlukan dalam menghadapi tantangan masa depan. Dia menegaskan, pejabat hanya dibatasi maksimal dua kali, makanya dibuat ramping struktur namun kaya fungsi. “Tak perlu risau semua ada proses, tunjukkan dedikasi, loyalitas dan prestasi,” tegasnya. (ad2727)

IALF Young Learners Centre Genap Satu Tahun

IALF Young Learners Centre (YLC) yang berlokasi di Jl. Raya Sesetan 190, Denpasar, tahun ini genap berumur satu tahun. Dirancang bersama dengan PT MJA (Multi Jaya Agung) yang berpengalaman dalam pembangunan fasilitas dan ruang belajar, YLC didirikan khusus untuk program Young Learners English yaitu pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak SD dan SMP. YLC dirancang dengan pertimbangan keamanan dan kenyamanan bagi para siswa SD dan SMP di IALF Bali. Oleh karena itu, YLC dilengkapi dengan berbagai fasilitas canggih dan modern untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang dinamis dan interaktif. Gedung YLC memiliki 12 ruang kelas yang dilengkapi dengan AC dan projektor yang menjadikan setiap aktivitas belajar di kelas suatu pengalaman yang nyaman dan menyenangkan. YLC juga memiliki area belajar santai, area pertunjukan serta Resource Centre yang merupakan perpustakaan multimedia khusus untuk anak-anak dan memiliki koleksi buku bacaan dari Indonesia dan luar negeri serta area story telling and reading zone yang digunakan oleh para guru sebagai tempat kegiatan belajar membaca dan bercerita dalam bahasa Inggris. “YLC ini

diharapkan bisa menjadi tempat yang nyaman bagi murid-murid kami untuk belajar dan berinteraksi dengan para guru dan teman-temannya. Lingkungan, sarana-prasarana dan fasilitas sangatlah penting bagi kami untuk meningkatkan efektivitas dan minat belajar murid-murid di IALF. Dengan konsep belajar learning by doing, diharapkan dapat mewujudkan proses belajar yang komunikatif, interaktif dan menyenangkan. Dekorasi ruangan dengan warna-warna cerah juga kami rancang agar dapat menstimulasi kreativitas

murid-murid kami di segala tingkat,” ungkap Caroline Bentley, Manager IALF Bali. Selama satu tahun ini, YLC di IALF telah mengadakan berbagai kegiatan belajar yang menyenangkan dan Young Learners English Olympiad menjadi event perdana YLC pada tahun 2016. Kegiatan tersebut diramaikan oleh 500 peserta yang berasal dari berbagai SD dan SMP di Bali. Mereka berlomba untuk unjuk gigi kemampuan berbahasa Inggris mereka. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun. (ad2726)

KELAS INTERAKTIF - Bermain dan belajar bahasa Inggris bersama guru native speaker dan guru Indonesia di Young Learners Centre (YLC), IALF Bali.

Promosi Doktor I Ketut Setia Sapta

Disertasi Mediasi Nilai Kepemimpinan dengan Kinerja Subak di Bali DOSEN Kopertis Wilayah VIII DPK pada Unmas Denpasar Drs. I Ketut Setia Sapta, S.E., M.Si., Senin (30/1) kemarin, memaparkan disertasi dalam promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Pria asal Kintamani, Bangli ini mengambil subak sebagai bahan disertasi. Disertasi itu mengangkat “Peran Komitmen Organisasi Memediasi Hubungan Nilai Kepemimpinan dan Budaya Tri Hita Karana (THK) dengan Kinerja Subak di Bali”. Selain dihadiri sejumlah dosen senior di lingkungan kopertis wilayah VIII, juga dihadiri sejumlah kerabat. Sedangkan dosen penguji Program Doktor Manajemen di FEB adalah Prof. Dr. I Nyoman Kerti Yasa, Dr. I Gede Riana, Dr. Made Subudi, Prof. Dr I Ketut Rahyuda, Dr. Desak Ketut Sintaasih, Dr. I Putu Gde Sukaatmadja, Prof. Dr. Drs. I Ketut Sudibya dan Dr. Ida Bagus Ketut Surya. Dalam ujian terbuka doktor manajemen, Ketut Setia Sapta memaparkan disertasinya termasuk

BERSAMA - Drs. I Ketut Setia Sapta, S.E., M.Si. berfoto bersama keluarga.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

latar belakang sebelum dilakukan tanya jawab. Tujuan penelitian tersebut adalah mengeksplorasi pengaruh mediasi komitmen organisasi pada nilai kepemimpinan dan budaya Tri Hita Karana terhadap kinerja subak di Bali. Setidaknya dalam penelitian ini, Setia Sapta melakukan survei dengan analisis subak dengan sampel 90 orang terdiri pakaseh, prajuru dan anggota. Subak yang menjadi penelitian adalah subak aktif namun mengalami degradasi, yakni penyempitan lahan, penurunan kuantitas dan kualitas air irigasi, perpindahan tenaga kerja ke sektor lain dan dilanda moderninasi. Yang menarik dalam disertasi yang dipaparkan Setia Sapta, hasil pengujian mengenai pengaruh nilai kepemimpinan terhadap kinerja menunjukkan bahwa nilai kepemiminan berpengaruh positif. Tetapi tidak signifikan terhadap kinerja subak di Bali. “Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan semakin baik organisasi subak dengan nilai kepemimpinannya, maka semakin baik kinerja subak tidak didukung,” jelasnya. Artinya temuan penelitian ini, nilai kepemimpinan tidak berpengaruh pada kinerja subak. Padahal hasil kuesioner menunjukkan rata-rata pemimpin subak melakukan kinerjanya dengan baik. Di samping itu, dalam penelitian ini juga didapat kesimpulan bahwa budaya Tri Hita Karana berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Sehingga THK yang direfleksikan oleh budaya parahyangan, pawongan dan palemahan dapat meningkatkan komitmen organisasi, sehingga dapat merefleksikan kinerja krama subak di seluruh Bali. Dengan adanya komitmen efektif dan berkelanjutan, juga dapat meningkatkan kinerja subak. Sementara soal hubungan pemimpin dengan krama subak, memediasi penuh merupakan peran yang positif. Sebaliknya, komitmen organisasi berperan sebagai mediasi yang berpengaruh lemah terhadap hubungan budaya THK terhadap kinerja subak di Bali. (ad2729)


DAERAH

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

5

LCT Dilarang, Ratusan Pelaut Selat Bali Nganggur Banyuwangi (Bali Post) Larangan beroperasinya kapal Landing Craft Tank (LCT) di rute Selat Bali kembali menuai keluhan. Kali ini dari kalangan pelaut. Akibat LCT parkir, sebanyak 500 pelaut di lintas Pelabuhan Ketapang- Gilimanuk menjadi pengangguran. Data dari Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Selat Bali dan Lombok, dari 1.500 pelaut di Banyuwangi terdapat sekitar 500 pelaut belum memiliki kejelasan status dari perusahaan yang menaunginya. Mereka bekerja di sepuluh perusahaan yang melayani pelayaran di Selat Bali. “Kebanyakan mereka saat ini menganggur. Statusnya menggantung. Apakah masih pegawai atau tidak,”

keluh Eko Susanto, Ketua PPI Selat Bali dan Lombok usai mendatangi DPRD Banyuwangi, Senin (30/1) kemarin. Yang dikeluhkan lagi, hak-hak mereka sampai saat ini belum diberikan, seperti gaji dan tunjangan. Akibatnya mereka kelimpungan menyambung hidup, tak memiliki penghasilan. “Banyak yang anaknya tidak bisa sekolah. Ada yang cerai gara-gara tak punya penghasilan. Makanya kita minta kepada dewan untuk menyuarakan kepada pusat,” tambahnya. Sejauh ini, kata Eko berbagai upaya sudah dilakukan untuk memperjuangkan nasib para pelaut tersebut. Mulai dari melaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan

Bali Post/udi

BERLAYAR - Kapal jenis LCT saat berlayar di Selat Bali tahun 2016.

tuntutan ke pengadilan. Namun hingga saat ini belum ada itikad baik dari perusahaan kapal terkait nasib karyawan. “Sebaiknya ditutup saja perusahaan itu. Karena mereka sudah menyengsarakan nasib pelaut yang kebanyakan warga Banyuwangi,” keluhnya lagi. Para pelaut, kata dia sudah kehabisan cara untuk menyelamatkan nasib para pelaut yang menganggur. Sementara itu, Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara berjanji akan membawa aspirasi para pelaut itu ke pusat. Salah satunya melalui jalur politik. “Kebanyakan mereka warga Banyuwangi. Kita akan perjuangan aspirasi mereka,” kata politisi PDI-P tersebut. Menurut Made, sejauh ini banyak dikeluhkan perusahaan pelayaran yang nakal di Banyuwangi. Imbasnya pelaut yang sudah lama mengabdi nasibnya terkatung-katung. “Seharusnya ada kebijakan perusahaan, bukan dibiarkan seperti ini,” kritik Made. Seperti diberitakan, seluruh kapal LCT di jalur Ketapang-Gilimanuk total dihentikan sejak September 2016. Kapal barang ini dianggap kurang aman bagi pelayaran penumpang. Sehingga Dirjen Perhubungan Darat tertanggal, 19 Maret 2015 mengeluarkan larangan LCT di selat Bali. Di awal pemberlakuan larangan ini, sempat terjadi aksi demo dari operator kapal. Akhirnya larangan diperpanjang dua kali. Terakhir September 2016. Dari belasan LCT yang ada di Ketapang-Gilimanuk, seluruhnya dikandangkan. Kini hanya kapal KMP atau roro yang diperbolehkan beroperasi. (kmb30)

Kasus Pembunuhan Sopir ”Freelance”

Pelakunya Diduga Lebih dari Satu Orang Banyuwangi (Bali Post) Polisi mulai menemukan titik terang aksi pembunuhan sadis sopir freelance di perkebunan Jatirono, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Polisi menyimpulkan pelaku lebih dari satu orang. Ditemukan bekas luka sayatan benda tajam di leher korban. Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Primayogantara Parsana menegaskan hasil olah TKP dan autopsi korban, pelaku pembunuhan diyakini lebih satu orang. “Kalau kita lihat luka korban, sepertinya sempat ada perlawanan. Pelaku diyakini lebih dari satu,” katanya, Senin (30/1). Sayangnya, kata Dewa pelaku belum berhasil diamankan. “Kita

masih buru pelakunya, termasuk mencari mobil yang disewa korban,” tegas perwira kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut. Terkait insiden ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya kerabat korban dan pemilik mobil rental yang disewa korban. “Sementara masih memeriksa beberapa saksi. Tim masih memburu pelaku,” tegas Dewa. Perwira ini memastikan korban murni dirampok, lalu dibunuh. Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan di perkebunan Afdeling Jatirono, Dusun Kacangan, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (28/1) siang. Sempat dinyatakan Mr. X, identitas korban akhirnya ditemukan.

Kondisi korban mengenaskan. Kepalanya remuk, mirip bekas dihantam benda tumpul. Tubuhnya dipenuhi luka gores, layaknya korban kecelakaan. Dugaan sementara, pembunuhan sadis ini dipicu utang. Informasi di sekitar rumah korban di Dusun Lidah, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, korban sempat terlibat utang dengan salah satu temannya. Motor korban, Honda BeAt digadaikan oleh salah satu temannya berinisial D. Tetangga korban menduga, digadaikannya motor inilah yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut. Apalagi sebelum ditemukan tewas, korban berpamitan pergi ke Surabaya bersama D menggunakan mobil sewaan. (kmb30)

Gelar ”Piodalan”, Keluarga Besar RS BaliMed ”Ngayah”

Rumah Sakit BaliMed menggelar piodalan dan macaru pada Jumat (27/1) di RS BaliMed. Piodalan yang jatuh pada tilem kapitu tersebut sekaligus melaksanakan upacara macaru panca sata dengan di-puput Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Semara Saniyasa Tenaya dari Geria Reka Sari Bhuana Padangsambian. Ada yang berbeda pada piodalan tahun ini. Semua keluarga besar RS BaliMed turut serta ngayah. Jika sebelumnya sekaa gong mengundang dari luar, kali ini karyawan RS BaliMed sendiri yang menabuh. Begitu juga penari Rejang merupakan karyawan setempat. Tari Topeng ditarikan owner RS BaliMed, mawirama dilakukan karyawan dan owner. “Jadi ini agak berbeda dari tahun sebelumnya. Dari BaliMed untuk BaliMed, semua karyawan selain melakukan tugasnya sebagai petugas kesehatan juga berperan aktif ngayah dalam piodalan upacara agama,” ujar Direktur RS BaliMed dr. Oka Darmawan. Dengan ngayah bersama ini, secara tidak langsung akan membangun rasa solidaritas antar karyawan dan direksi serta owner sehingga tercipta suasana kerja yang nyaman dan kondusif. Piodalan di RS BaliMed yang telah ditetapkan jatuh pada tilem kapitu itu memang kegiatan rutin yang harus dilakukan. Hal itu sebagai bentuk wujud syukur RS BaliMed,

NGAYAH - Seluruh keluarga besar RS BaliMed ngayah pada piodalan yang jatuh pada tilem kapitu. karena hinggga saat ini masih diper- BDM menambahkan, ke depannya caya dalam melayani masyarakat di RS BaliMed akan lebih meningkatbidang kesehatan. kan kualitas dan kuantitas pelayanKarena piodalan RS BaliMed an dengan menambahkan layanan. jatuh pada sehari setelah Hari Raya Diantaranya, meningkatkan kualitas Siwaratri, pada malam sebelumnya pelayanan di Poli Mata, Urologi dan piodalan dilaksanakan persem- Ortopedi dengan menambah fasilitas bahyangan bersama. Semua elemen yang terbaru sehingga diharapkan PT BDM dan RS BaliMed dari Top masyarakat lebih mempercayakan Manajemen sampai staf berkumpul pelayanan kesehatannya di RS melaksanakan Siwaratri. Dengan BaliMed. adanya kebersamaan di malam SiRS BaliMed yang belum lama ini waratri dan acara piodalan diharap- merayakan ulang tahunnya yang kan meningkatkan rasa kebersa- ke-9 itu bersyukur karena masih bisa maan di semua elemen rumas sakit, melayani masyarakat hingga saat sehingga bisa melayani masyarakat ini. Tentunya RS BaliMed berkeingilebih baik lagi. nan melayani masyarakat lebih baik Dr. Nyoman Mulyani, M.M. selaku lagi, tidak hanya di Denpasar namun Kepala Departemen Pemasaran PT di seluruh Bali. (ad2723)

Bali Post/udi

LAYANAN SIM - Suasana kantor layanan SIM di Polres Banyuwangi tampak sepi, Senin (30/1) malam.

OTT Tim Saber Pungli Polda

Tiga Anggota Polantas Polres Banyuwangi Ditangkap Banyuwangi (Bali Post) -

Awalnya dua mobil Toyota Kijang Innova masuk ke Polres. Lalu masuk ke areal parkir. Tak berselang lama, satu lagi mobil Toyota Innova masuk ke Polres lagi. Keduanya mendadak ngebut ketika masuk Polres. Tak berselang lama, hanya 30 menit kedua mobil itu bergegas keluar Polres. “Kejadiannya sangat cepat. Saya sempat kaget ada mobil masuk Polres ngebut. Lalu balik lagi,” kata salah satu warga yang saat kejadian berada di Polres. Penangkapan ini nyaris luput dari perhatian warga. Apalagi kejadiannya ketika jam sibuk layanan pembuatan SIM. Informasinya, sejumlah petugas SIM sempat kaget. Sebab mendadak layanan SIM terhenti beberapa saat. Mereka baru

mengetahui kejadian itu setelah sore hari. Terkait kejadian ini, tak satupun pejabat Polres Banyuwangi mau berkomentar. Bahkan terkesan menutupi. Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Supiyan, sempat berdalih tidak tahu dengan kejadian tersebut. Justru mempertanyakan asal usul kabar miring itu. “Saya cek dulu dari mana informasinya,” kelit AKP Supiyan saat dihubungi pukul 17.00 WIB. Yang aneh, satu jam kemudian nomor ponselnya mendadak tak aktif. Sedangkan Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto belum bisa dihubungi. Saat ditelepon tak ada jawaban dari ponselnya. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera membenarkan operasi tangkap

tangan (OTT) di Polres Banyuwangi. Perwira ini menegaskan, oknum polisi yang tertangkap sedang dalam proses penyelidikan di Polda. “Memang ada OTT di Polres Banyuwangi. Sekarang masih penyelidikan di Polda,” tegas perwira yang belum lama menjabat di Polda Jatim tersebut. Sayangnya dia tak menyebut identitas tiga oknum personel Polres Banyuwangi yang tertangkap tim saber pungli Polda. “Statusnya masih penyelidikan. Yang jelas OTT dari tim saber pungli Polda,” tegasnya lagi. Pihaknya berjanji akan merilis OTT ini jika penyelidikan sudah rampung. “Biarkan penyelidikan dulu. Nanti Kabid Propam yang akan merilis secara gamblang,” pungkasnya. Kabar OTT di Polres Banyuwangi dengan cepat menjadi perbincangan hangat. Bahkan warga sudah ada yang menaikkannya di sosial media. Hingga Senin malam, suasana di bagian SIM Polres Banyuwangi terlihat berbeda. Meski sepi kondisinya tak berbeda seperti hari biasa. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Penggusuran warga pesisir Boom akibat proyek marina mendapat perhatian serius DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim). Mereka mendesak penggusuran tak menyusahkan warga. Namun bisa berakhir damai, tak berkonflik. Ketua Komisi E DPRD Jatim dr. Agung Mulyono menegaskan pihaknya secara khusus datang ke pantai Boom untuk memberikan dukungan moril ke warga. “Kita ikuti dulu rencana relokasi. Tapi jangan sampai relokasi menyusahkan warga. Kami siap mengawal jika ada keluhan dan aspirasi warga,” kata politisi Demokrat ini usai pembagian sembako ke warga Boom, Senin (30/1) kemarin. Menurutnya warga tetap memiliki hak untuk mendapatkan haknya. Sehingga pihaknya meminta warga yang terkena

penggusuran tetap dimanusiakan. “Jika ada keluhan, silahkan mengadu ke kami. Sebagai wakil rakyat kami akan turun dan memberikan pendampingan,” tegas politisi asal Tegaldlimo, Banyuwangi tersebut. Agung menambahkan, pihaknya mendengar warga yang akan direlokasi sudah sepakat dengan pihak Pelindo selaku pemilik lahan. Pihaknya kesepakatan kompensasi yang akan diberikan ke warga benar-benar terealisasi, jangan ada pembohongan. Sementara itu Ketua RT setempat, Asnan, menegaskan warga yang sempat kompak menolak relokasi sudah menemui titik temu dengan pihak Pelindo III. Rencananya warga akan mendapatkan dana kompensasi Rp 4 juta per KK. Lalu dibelikan lahan pengganti untuk tempat tinggal baru. “Jadi kami sudah sepakat relokasi dengan kompensasi yang

sudah ditawarkan. Kami akan segera pindah,” kata Asnan. Rencananya lahan yang akan dipakai warga berada di Klatak, Kalipuro, Banyuwangi. Diberitakan sebelumnya, warga pantai Boom beberapa kali menggelar aksi menolak relokasi. Alasannya, lokasi yang dijadikan relokasi sangat jauh. Aksi dilakukan dengan menggelar demo di kantor DPRD Banyuwangi. Kisruh relokasi ini mencuat setelah Pelindo III mengembangkan pantai Boom menjadi kawasan Marina. Sebanyak 133 dipastikan direlokasi. Mereka selama ini menempati lahan di pesisir Boom sejak puluhan tahun dengan sistem sewa. Namun, sejak Desember 2013 sewa menyewa sudah berakhir.Pihak Pelindo III juga sudah tiga kali melayangkan surat peringatan ke warga terkait relokasi. (kmb30)

Tiga personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi tertangkap tim saber pungli Polda Jawa Timur (Jatim), Senin (30/1) kemarin. Seluruhnya bertugas di bagian layanan SIM. Informasi yang dihimpun Bali Post, tiga oknum polisi yang tertangkap, satu diantaranya oknum Baur SIM, Aiptu Id. Sisanya oknum polisi petugas SIM dan oknum petugas sipil layanan SIM. Aksi penangkapan itu berlangsung singkat, sekitar pukul 13.00 WIB.

DPRD Jatim Janji Kawal Penggusuran Warga Pantai Boom

”Meditation in Action” di Shankara

Gratis Pelatihan, Cara Sederhana Meraih Kedamaian Hidup

Sri Chinmoy

JIKA kita bermeditasi dalam keheningan dengan kebaktian yang tertinggi, itulah suatu bentuk meditasi. Namun bila dikaitkan dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari, sesungguhnya kita pun bisa melakukan meditasi dalam bentuk lain yang dinamakan sebagai meditasi dalam tindakan. Bila hal ini diwujudkan, maka proses kerja akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan karena melayani menjadi tujuan setiap pribadi. Hal ini pasti akan berdampak positif terhadap pencapaian tujuan perusahaan. Pentingnya meraih kedamaian dalam hidup melalui jalan hening maupun ketika dalam melaksanakan pekerja akan dibahas dalam pelatihan “Meditation in Action” oleh murid-murid Sri Chinmoy

dari Bali dan Amerika yang telah menekuni meditasi selama puluhan tahun. Sri Chinmoy (1931 – 2007) terkenal dengan pandangannya tentang p erd amaian sehingga mendapat julukan “A Global Man of Peace” adalah seorang guru spiritual yang juga memiliki prestasi melalui karya-karyanya dengan pengakuan internasional dalam bidang seni dan olahraga. Bila anda ingin memahami dan memaknai hidup dengan cara-cara yang sederhana untuk meraih kedamaian jangan lewatkan kesempatan istimewa ini untuk hadir di Shankara Resto, Jalan Danau Toba, No. 7 Sanur (belakang McD Sanur) pada Sabtu, (4/2) mulai Pukul 18.00– 21.00 Wita. Silakan ketik nama SMS 081 999 96 3311. Hanya untuk 50 peserta. (kmb)

Bali Post/udi

RELOKASI - Warga Pantai Boom, Banyuwangi mengadu ke anggota DPRD Jatim terkait relokasi, Senin (30/1) kemarin.


OPINI

6

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Menangkal ’’Cyber Crime’’ dan ’’Cyber War’’ GLOBALISASI yang dibarengi perkembangan ilmu pengetahuan terutama teknologi informasi, telah mengubah segala hal di dunia ini. Di satu sisi, globalisasi yang dipacu lagi dengan perkembangan teknologi informasi, boleh dikatakan telah menghapuskan batas-batas negara (borderless) maupun waktu (timeless). Hal sekecil dan sedetail mungkin kini begitu gampang diakses di seluruh dunia dalam hitungan detik di dunia maya berkat yang namanya teknologi internet. Di satu sisi, hal ini membuahkan berbagai kemudahan bagi umat manusia. Bahkan, mereka ada ungkapan bahwa mereka yang mampu menguasai teknologi informasi di era tanpa batasan ini maka dialah yang akan menguasai dunia. Namun istilah orang Bali, yang namanya rwa bhineda (dua sisi yang berseberangan bahkan berlawanan) pastilah terjadi. Penguasaan teknologi informasi ini telah pula dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan jahat, sehingga memunculkan apa yang disebut kejahatan transnasional (internasional). Kejahatan transnasional boleh jadi memang menjadi bagian dari globalisasi, dan hal ini telah pula dirasakan Bali sebagai salah satu daerah internasional (tujuan pariwisata internasional). Dalam perkembangan terakhir, telah (banyak) terungkap kejahatan yang dilakukan orang asing (awalnya mengaku sebagai pelancong/turis). Jika sebelum-sebelumnya lebih banyak pada bidang kejahatan narkotika dan obatobatan terlarang (narkoba), kini untuk kejahatan lain seperti membobol ATM sampai sekadar mencuri sepeda gayung pun telah pula ada dilakoni warga negara asing yang datang ke Pulau Surga ini. Tak hanya itu, profesi sebagai gelandangan dan pengemis pun telah pula diambil WNA. Jika berbagai modus dan macam kejahatan transnasional masih bisa dilihat kasat mata, justru yang sangat membahayakan apa yang kini sangat diwaspadai hampir semua pemerintah di dunia, yakni kejahatan dunia maya (cyber crime) dan perang dunia maya (cyber war). Dua model kejahatan baru dalam era digital global ini tidak hanya menyasar individu atau kelompok masyarakat, tetapi juga negara bahkan dunia global itu sendiri. Dan, pelaku cyber crime maupun cyber war ini pastilah bukan orang sembarangan, tetapi mereka-mereka yang benar-benar menguasai teknologi informasi tadi. Cyber war merupakan perang yang dilakukan di dunia maya (cyber space) dengan menggunakan teknologi canggih dan jaringan nirkabel. Salah satu contohnya, kasus pembobolan jaringan komputer milik otoritas keamanan tingkat tinggi semacam CIA (agen rahasia Amerika Serikat), NASA (badan antariksa negara adidaya AS), ataupun perbankan dalam bidang ekonomi. Belum lagi pembobolan (pembocoran) dokumen-dokumen rahasia suatu negara semacam yang dilakukan pihak Wikileak. Bahkan bisa juga berita penyebaran informasi bohong (hoax) yang tidak jelas sumbernya. Tujuan cyber crime ini bisa hanya untuk sebuah keuntungan individu, kelompok, tetapi bisa juga menyangkut persaingan antarnegara (ingat siapa yang menguasai teknologi informasi dia yang menguasai dunia). Dan dari sini pula munculnya perang dunia maya (cyber war). Ini sudah tentu sangat-sangat membahayakan keamanan, kedaulatan dan keutuhan suatu negara. Karena itu pula, belakangan pemerintah (terutama aparat keamanan yakni TNI dan Polri) begitu gencar melakukan antisipasi dan sosialisasi tentang bahaya berita hoax ini. Satu-satunya yang bisa dilakukan menghadapi atau paling tidak menangkal kejahatan dunia maya dan perang dunia maya ini, memang hanya dengan menguatkan rasa kebangsaan. Rasa kebangsaan ini hanya bisa ditumbuhkan dengan membangun rasa memiliki. Rasa memiliki ini hanya bisa ditanamkan jika mental spiritual anak bangsa telah kuat. Mengingat, dua pilihan (rwa bhineda) di dunia ini membuka peluang setiap orang untuk menentukan pilihannya. Jika salah dalam menentukan pilihan, sia-sialah ilmu pengetahuan yang tinggi yang telah dimiliki. Sebab, kecanggihan teknologi (informasi) dalam dunia yang tanpa batas cenderung menggoda. Karena itu, bekali anak bangsa dengan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi, tetapi jangan lupa juga membentenginya dengan mental dan spiritual yang mumpuni. Hal ini tentu saja tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Namun, justru peran keluarga dan pemuka masyarakat, terutama tokoh-tokoh spiritual sangat diperlukan untuk menumbuhkan rasa memiliki bangsa dan negara ini. Karena itu, sangatlah disayangkan jika para tokoh spiritual yang seharusnya menjadi panutan malah terus berusaha merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Lebih mengerikan lagi, karena kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki mereka menebar berita-berita hoax yang berarti ikut melakukan cyber crime dan menabuh genderang cyber war. Saatnya pemerintah mendekati tokoh masyarakat dan tokoh spiritual untuk berkolaborasi menyadarkan anak bangsa ini akan ancaman cyber crime dan cyber war ini. Pemerintah jangan sampai malah terjebak dan berhadapan bahkan berbenturan dengan mereka, karena itulah yang sebenarnya yang diharapkan para pelaku. Jika hal itu terjadi maka mereka benar-benar berhasil memanfaatkan teknologi informasi dan globalisasi untuk bisa menguasai dunia.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mohon Perhatian Bupati Karangasem Baru-baru ini terdengar kabar memilukan sekaligus mencemaskan dari Desa Seraya. Betapa tidak, peristiwa meninggalnya guru SMP karena terseret air bah yang terjadi Senin lalu (berita BP, 24/1) menambah kekhawatiran kami selaku warga Seraya. Pasalnya, selain kejadian serupa sering kali terjadi di tempat yang sama, lokasi peristiwa nahas itu juga merupakan akses satu-satunya bagi kami untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga tidak ada pilihan lain bagi kami. Jalan yang sudah selayaknya disediakan infrastruktur berupa jembatan tersebut kini terasa menghantui warga kami saat musim penghujan datang. Menilik dari peristiwa yang sudah berulang kali terjadi ini, kami sangat berharap adanya atensi dari Ibu Bupati Karangasem yang kami cintai untuk menanggapi keluhan kami. Meskipun nantinya jika jalan tersebut memang bukan tanggung jawab dari Pemkab Karangasem, setidaknya aspirasi kami bisa diperjuangkan di provinsi, agar kabar menyedihkan semacam ini tidak terdengar lagi dari ujung timur Pulau Dewata. Megantara Desa Seraya, Karangasem

Globalisasi dan Perkembangan Kejahatan Globalisasi adalah ciri kondisi sosial dan budaya saat ini. Kejahatan dan dampak kejahatan adalah bagian dari globalisasi. Semakin hari kejahatan di dunia makin maju tentunya dengan munculnya berbagai modus baru serta bentuk kejahatan dan sebab–sebab mengapa orang melakukan kejahatan. Ini disertai dengan canggihnya teknologi ditambah dengan sumber daya manusia yang sudah terdidik dan terlatih memicu timbulnya kejahatan. Situasi saat ini benar-benar membuat kita bingung terkait dampak positif dan negatif dari globalisasi.

Oleh Ni Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H. lobalisasi berasal dari kata “global” yang berarti secara umum dan keseluruhan, taksiran secara bulat, secara garis besar meliputi seluruh dunia. Globalisasi berarti proses menuju ruang lingkup dunia atau proses mendunia yang tidak terbatas oleh batasbatas negara (borderless) maupun oleh waktu (timeless). Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan ketertarikan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Istilah globalisasi dan pasar bebas sekarang sangat populer. Sedangkan pengertian kejahatan dari sudut pandang hukum adalah setiap tingkah laku manusia yang melanggar aturan hukum pidana. Kejahatan merupakan suatu fenomena yang kompleks yang dapat dipahami dari berbagai sisi yang berbeda. Itu sebabnya dalam keseharian kita dapat temui suatu peristiwa kejahatan yang berbeda satu dengan yang lain. Globalisasi dan perkembangan kejahatan yang disertai dengan kemajuan teknologi telah membawa kehidupan manusia ke arah kehidupan yang

G

modern, di mana semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan menggunakan mesin dan kehidupan modern itu membawa dampak positif ataupun negatif. Dampak positifnya dengan adanya teknologi canggih bisa memudahkan semua pekerjaan manusia, sedangkan dampak negatifnya adalah tenaga manusia sangat jarang dibutuhkan karena tergantikan oleh tenaga mesin, sehingga banyak perusahaan atau industri lebih memilih menggunakan mesin daripada tenaga manusia dan dengan pertimbangan biaya yang lebih murah, hasilnya cepat atau lebih banyak daripada menggunakan tenaga manusia. Kondisi seperti inilah yang memicu munculnya kejahatan, karena banyaknya pengangguran merajarela.

Munculnya kejahatan ini tentunya disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor ekonomi. Sebagian pelaku kejahatan berada pada kondisi keluarga kelas bawah atau kurang mampu. Namun, karena kebutuhan hidup yang begitu tinggi membuat mereka melakukan kejahatan. Ditinjau dari sudut pandang sosiologi, terdapat beberapa pendekatan yang menjelaskan sebab-sebab terjadinya kejahatan. Pendekatan pertama menjelaskan bahwa individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural ke dalam kepribadiannya, karena tidak mampu membedakan perilaku yang pantas dan kurang pantas. Pendekatan kedua menjelaskan kejahatan adalah akibat dari ketegangan yang terjadi antara

Globalisasi dan perkembangan kejahatan yang disertai dengan kemajuan teknologi telah membawa kehidupan manusia ke arah kehidupan yang modern, di mana semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan menggunakan mesin dan kehidupan modern itu membawa dampak positif ataupun negatif.

Memproteksi Bali dari Investasi Eksploitasi Alam Oleh Nyoman Dhamantra tan pewarisan budaya dan menjaga keasrian hak-hak adat dan alam Bali justru harus mendapat perhatian lebih serius. Bali harus mampu menjadi daerah yang tetap nyaman bagi kehidupan dan menyajikan kedamaian bagi wisatawannya. Tentunya dalam konteks ini pemimpin Bali haruslah lebih arif dalam mengelola alam Bali. Pengelolaan pariwisata yang bertumpu pada eksploitasi alam seyogianya menyadarkan pemerintah bahwa sesungguhnya eksploitasi sumber daya budaya memberikan dampak dengan daya rusak tinggi terutama terhadap pembentukan karakter. Dampaknya melebihi dibandingkan dengan eksploitasi sumber daya alam. Untuk itu atas dampak eksploitasi budaya yang terjadi di Bali, saya mengharapkan pemerintah lebih serius di dalam memberikan kompensasinya kepada alam dan khususnya rakyat Bali sebagai pelaku pelestari. Hal itu dapat dilakukan dengan merevisi UU Pariwisata No. 10/2009 khususnya tentang definisi wisata serta pariwisata. Dan kompensasi ataupun hak itu meliputi politik, ekonomi dan sosial budaya. Dalam konteks ini pula Bali perlu dukungan dari semua elemen termasuk pelaku usaha di Bali. Menjaga Bali haruslah

Penulis, dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

POJOK

Suara Publik

BALI dan budayanya merupakan satu ikatan yang kini menjadi kekuatan dan taksu bagi kehidupan di Bali. Budaya dan alam Bali juga merupakan kekuatan utuh yang menjadikan sektor pariwisata Bali bergerak cepat bahkan nyaris tak terkendali. Mencermati hal ini, ke depan Bali perlu dijaga dan diselamatkan dari investasi yang berpotensi merusak alam Bali. Tidak bisa dimungkiri juga bahwa pariwisata merupakan upaya ekonomi ataupun komersiil di dalam rangka menghidupkan perekonomian sebuah wilayah dengan kompensasi pendapatan fiskal berupa pajak yg diterima oleh pemerintah. Kondisi ini juga terjadi di Bali. Bahkan sejak bertahuntahun pariwisata telah menjadi generator pertumbuhan ekonomi. Namun, kita juga harus jujur dan arif melihat dampak pariwisata terhadap alam dan budaya Bali. Kondisi faktual di Bali saat ini kegiatan pariwisata yang bertumpu pada keunikan budaya Bali secara kasat mata telah mengeksploitasi budaya Bali itu sendiri. Semenstinya dalam urusan pengelolaan pariwisata, Bali bisa lebih selektif dan arif. Kalau hanya mengejar keuntungan finansial dengan melakukan perusakan terhadap ekosistem alam, hal itu tampaknya belum perlu dilakukan. Bali masih punya pilihan lain untuk tetap eksis menjaga stabilitas ekonominya jika berkaitan dengan pariwisata. Eksploitasi alam jangan menjadi pilihan. Memperkua-

kebudayaan dan struktur sosial suatu masyarakat. Sedangkan pendekatan ketiga menjelaskan individu melakukan kegiatan kejahatan karena belajar dari perbuatan kejahatan sebelumnya. Globalisasi mengacu pada proses meningkatnya saling ketergantungan di antara kejadian-kejadian, orangorang, dan pemerintah di seluruh dunia yang sangat terhubung melalui ekonomi politik dunia dan bertambah luasnya komunikasi, transportasi, dan jaringan komputer. Oleh karena itu kita tidak bisa berasumsi atau berpendapat bahwa globalisasi sangat memberi pengaruh besar terhadap perkembangan kejahatan karena di sisi lain globalisasi justru memberi kita suatu kemajuan yang luar biasa baik untuk kepentingan negara maupun individu itu sendiri. Tetapi bagaimana kesiapan individu menghadapi kemajuan dunia maupun teknologi karena dengan ini tentunya persaingan-persaingan akan banyak muncul, apabila individu itu sendiri tidak memiliki strategi maupun cara untuk menghadapi globalisasi sudah tentu lama-kelamaan kualitas dan kuantitas yang kita miliki akan mulai dikalahkan oleh orang-orang yang maju, modern dan telah memiliki persiapan diri dalam menghadapi globalisasi. Oleh karena itu di titik inilah orang-orang mulai melakukan berbagai jenis kejahatan. Pengaruh globalisasi terhadap perkembangan kejahatan memang saling terkait, dengan maraknya kejahatan paling sedikit dipengaruhi oleh globalisasi. Globalisasi menciptakan banyak kesempatan bagi perluasan kapitalis dan kriminal, sebagai bagian dari proses globalisasi.

menjadi bagian utuh dari komitmen menjaga Bali. Ingat, eksploitasi alam secara berlebihan hanya akan membuat kita menuju kehancuran. Dan ini akan menjadi bencana lingkungan yang pada gilirannya akan membuat generasi kita menderita. Dari sisi kebijakan ekonomi, pemimpin Bali masa depan agar tak menjadikan Bali sebagai pasar. Artinya, jangan menjadikan Bali sebagai lahan investasi yang bisa dikelola dengan cara-cara yang melawan kearifan lokal. Untuk itulah pemimpin Bali jangan sampai menjual semua kekayaan Bali hanya demi kepentingan-kepentingan ekonomi. Ingat, tanggung jawab pemimpin Bali adalah melakukan pewarisan yang terukur agar generasi muda Bali ke depan bisa tetap hidup nyaman dan sejahtera di tanah Bali. Untuk itu, ke depan ada langkahlangkah yang jelas dari pemimpin Bali dalam menyiapkan generasi muda Bali sebagai SDM yang memiliki daya saing. Program-program strategis yang memberikan ruang lahirnya generasi profesional harus disiapkan. Bali harus tetap memiliki keberpihakan terhadap generasinya. Jangan hanya mengedepankan kepentingan ekonomi tanpa melihat siapa penikmatnya dan sejauh mana keterlibatan krama Bali.

Kemenkop terbitkan tiga kebijakan reformasi koperasi. - Tak termasuk koperasi bodong. *** Parpol jangan ‘’paksa’’ rakyat pilih pemimpin tak peduli Bali. - Juga pemimpin jual Bali. *** Pertanian di Kabupaten Badung tidak dilirik investor. - Jangan mau diatur investor.

Penulis, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

SAMPAH Sejumlah pemulung mengumpulkan sampah plastik di salah satu tempat penampungan sampah di Monang Maning, Jalan Merpati, Denpasar, Senin (30/1) kemarin.

Bali Post/wan

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

SDN 2 Gesing Kebanjiran, Rumah Warga Munduk Longsor Singaraja (Bali Post) -

Hujan lebat yang melanda Kabupaten Buleleng menimbulkan sejumlah bencana, salah satunya di wilayah Kecamatan Banjar. Di Desa Gesing, satu Sekolah Dasar (SD) terkepung banjir bercampur lumpur. Hal tersebut mengakibatkan proses belajar mengajar terpaksa tak dilangsungkan. Kejadian serupa juga berlangsung di Dusun Tamblingan, Desa Munduk. Rumah salah satu warga longsor hingga rusak parah. Tak hanya itu, pipa air minum warga di Desa Kayuputih dan Banyuatis juga putus diterjang air.

Bali Post/kmb36

JAMBRET - Kapolsek Kuta merilis pengungkapan kasus jambret di Monumen Ground Zero, Kuta.

Polisi Rilis Pengungkapan Jambret di Ground Zero Mangupura (Bali Post) Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus jambret yang pelakunya sepasang kekasih berinisial PG (17) dan Ni Wayan IW (17) di Monumen Ground Zero di Jalan Legian, Senin (30/1) kemarin. Mereka ditangkap setelah beraksi di 4 TKP di wilayah Kuta dan tersangka IW sudah 10 hari kabur dari rumahnya. PG ditangkap di Jalan Kediri, Kuta, sedangkan IW di Jalan Bung Tomo, Denpasar, Kamis (26/1) lalu. “Pelaku juga menyasar warga negara asing. Kami sengaja merilis kasus ini di Ground Zero supaya ada efek jera bagi pelaku dan komplotan pelaku kriminal lainnya. Selain itu, kami ingin menunjukkan bahwa pelaku jambret terus ditangkap Polsek Kuta,” tegas Kapolsek Kuta Kompol Sumara, didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno. Kronologisnya, lanjut Kompol Sumara, tersangka PG tinggal di Jalan Kesatria II, Kuta dan IW di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Kecubung, Denpasar Barat (Denbar). Mereka menjambet pelajar, Putu Gede Wiliasih (13) saat melintas di Jalan Kakak Tua, Kuta, Rabu (25/1) pukul 15.48 Wita. Saat itu korban asal Jembrana ini, sedang berhenti di pinggir TKP sambil pegang HP. Tiba-tiba datang pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario. Mereka langsung memepet korban dan tersangka IW langsung merampas HP korban. “Korban tidak sempat mengejar, selain itu suasana di TKP sepi. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Kuta,” ujarnya. Menindaklanjuti laporan itu, tim Buser dipimpin Panit Reskrim Iptu I Putu Budi Artama langsung melakukan olah TKP dan mengecek CCTV yang terpasang di wilayah tersebut. Polisi berhasil menemukan rekaman CCTV saat tersangka melintas di kawasan tersebut dan terekam nopol motor yang digunakan DK 8012 DX. “Setelah ditelusuri ternyata pemilik kendaraan itu tinggal di di Jalan Kebo Iwa, Denpasar. Dicek ke sana motor itu dipakai oleh tersangka IW dan ternyata dia (IW -red) sepuluh hari menghilang atau kabur dari rumah membawa motor tersebut bersama pacarnya,” ungkap mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini, sambil menunjuk kedua tersangka. Polisi langsung memburu tersangka PG dan akhirnya berhasil ditangkap saat melintas di Jalan Kediri, Tuban. Hasil interogasi PG, petugas mengejar pacarnya, IW dan akhirnya ditangkap di Jalan Bung Tomo, Denpasar. “Terkait kasus ini, kami mengamankan barang bukti HP, Iphone, sepeda motor yang dipakai beraksi dan dua helm,” tegasnya. Hasil pemeriksaan, mereka juga beraksi di Jalan Raya Tuban, Jalan Kubu Anyar dan Jalan Satria I, Tuban, Kuta. Tersangka PG juga mengaku pernah mencuri sepeda motor pada Agustus 2016. “Tapi masih kami dalami dulu dan mencari barang buktinya,” ujar Sumara. (kmb36)

Berdasarkan pantauan Senin (30/1) kemarin, banjir disertai lumpur tersebut melanda SDN 2 Gesing. Kepala sekolah setempat, I Nyoman Arsana, mengungkapkan kejadian itu berlangsung Minggu (29/1) malam, sekitar pukul 20.00 wita. Selain merendam empat ruangan dan sejumlah komputer, air yang mengalir deras juga merobohkan panyengker sekolah dengan panjang di bagian depan sekitar 10 meter dan belakang 30 meter. Imbas kondisi itu, sambungnya, proses belajar mengajar 99 siswa terpaksa tidak berlangsung. Kegiatan yang dilakukan hanya terbatas pada bersihbersih. Sementara itu, Perbekel Gesing Nyoman Sanjaya mengungkapkan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, perbaikan saluran air akan segera dilakukan. Sementara untuk pagar sekolah yang roboh, diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah daerah melalui instansi terkait.

Selain di Gesing, hujan lebat juga memicu longsor di Dusun Tamblingan, Desa Munduk yang turut menggerus rumah, I Ketut Sama hingga roboh. Seluruh barang yang ada dalam rumah berdinding papan itu turut tertimbun dan sangat sedikit bisa diselamatkan. “Tebing longsor sekitar jam satu dini hari. Setelah hujan lebat,” tutur Sama. Rumah yang ambruk itu, sebut suami Ketut Sening ini, sempat menindih menantunya, Kadek Oktaviani serta cucunya, Gede Suardika dan Kadek Nanda Dwi Putra yang masih berusia sembilan bulan. Beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan. Melihat rumahnya yang telah rata dengan tanah, Sama hanya bisa pasrah. Untuk sementara, ia memilih untuk menumpang di rumah kerabatnya. Nasibnya memang sangat kurang beruntung. Selain rumah, tiga unit sepeda motornya yang parkir di halaman juga turut terhantam longsor. “Baru dilihat, motor sudah di bawah, ikut tertimbun.

Sapi juga sempat tertimbun, untung tidak mati. Kakinya saja yang pincang,” ucapnya seraya menambahkan kerugian materi yang dideritanya ditaksir mencapai Rp 40 juta. Perbekel Desa Munduk I Nyoman Niryasa mengatakan hujan lebat juga menyebabkan banjir di Dusun Beji. Tekanan air yang cukup keras menghanyutkan empat unit sepeda motor milik warga setempat. “Motor yang hanyut itu sedang parkir. Itu langsung masuk ke saluran air dan terseret. Tapi berhasil ditemukan oleh pemilik. Kondisinya sudah rusak,” bebernya. Hujan lebat yang berlangsung sekitar dua jam itu juga menyebabkan longsor di jalur Munduk-Bedugul. Hal itu cukup mengganggu lalu lintas kendaraan. Dampak hujan juga dirasakan warga Desa Banyuatis dan Kayuputih. Pipa air yang terpasang di sekitar sungai putus di sejumlah lokasi akibat diterjang air. Kepala Pelaksana Badan

Bali Post/kmb45

BANJIR - SDN 2 Gesing yang dilanda banjir bercampur lumpur Minggu (29/1) malam. Hal tersebut mengakibatkan proses belajar mengajar tak berlangsung. Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Made Subur mengatakan berdasarkan pendataannya, longsor juga terjadi di jalur Bedugul-Singaraja tepatnya di wilayah Desa Gitgit. “Di Tejakula juga ada. Itu longsor batu. Penanganan sudah kami lakukan. Seluruh

kejadian tidak ada korban jiwa,” terangnya. Guna meringankan beban korban, Dinas Sosial juga langsung memberikan bantuan berupa logistik. “Sebagian sudah diberikan bantuan. Besok akan dilanjutkan lagi,” ujar Kepala Dinas Sosial Buleleng, Gede Komang. (kmb45)

Jaga Kerukunan Umat

Pimpinan Organisasi Islam Tolak Intoleransi BERKONSULTASI - Komisi II saat berkonsultasi ke Kemenkop UKM RI.

Bali Post/ist

Hindari Industrialisasi

Koperasi akan Tangani Desa Wisata

Denpasar (Bali Post) Komisi II DPRD Bali akan merancang suatu peraturan daerah untuk memproteksi desa wisata. Salah satunya agar desa wisata ke depan ditangani oleh koperasi. Demi mematangkan rencana ini, Komisi II bahkan berkonsultasi langsung ke Kementrian Koperasi dan UKM RI di Jakarta, Senin (30/1) kemarin. “Koperasi nanti yang menangani desa wisata itu semua. Itu dibolehkan oleh kementerian, ada aturannya. Kita minta kementerian untuk mendampingi, sebagai pendamping nanti untuk pelaksanaan itu,” ujar Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi dikonfirmasi via telepon. Menurut Suwandhi, mengusahakan adanya koperasi di setiap desa wisata bukanlah pekerjaan mudah. Namun hal itu harus dilakukan agar kue pariwisata betulbetul dinikmati oleh masyarakat Bali. Tidak seperti sekarang yang cenderung dikuasai investor. Selain itu, penanganan oleh koperasi juga mencegah masuknya industrialisasi pariwisata hingga ke desa.

Imbasnya, alih fungsi lahan juga dapat ditekan untuk keperluan pariwisata dan kepentingan ekonomi umumnya. “Pekerjaan itu memang tidak gampang. Kita akan mengubah mindset mereka, paham mereka tentang kepariwisataan, kebersihan, lingkungan, dan juga ke depan termasuk menindaklanjuti apa yang menjadi kebiasaan di masyarakat. Pertanianlah, perkebunanlah, itu poinnya,” jelas politisi Golkar ini. Suwandhi menilai pelaksanaan desa wisata selama ini perlu ditingkatkan, supaya masyarakat desa menjadi tuan di rumah sendiri. Hal senada disampaikan Anggota Komisi II, A.A. Ngurah Adhi Ardhana. Koperasi dinilai dapat memberikan keuntungan yang sama rata. Sekaligus dapat meminimalisasi persaingan secara bisnis di dalam satu desa yang akan dapat membawa dampak industrialisasi desa. “Kita konsul dan aspirasi agar mendapatkan keseriusan Kementerian dalam membina sektor tersebut sehingga Bali mendapatkan berkah kue pariwisata secara lebih merata dan betul merata

komunal desa, bukan personal di desa,” jelasnya. Terlebih, lanjut Adhi Ardhana, dengan adanya penyaluran dana bergulir oleh LPDB dengan bunga 8% bagi koperasi. Hal itu merupakan suatu hal yang sangat prospektif mendorong program penanganan desa wisata oleh koperasi. “Saat ini Bali telah menyerap Rp 450 miliar untuk 193 koperasi dana LPDB,” tandasnya. Sementara itu, Dinas Pariwisata Bali menargetkan pengembangan 100 desa wisata hingga 2018. Hingga 2016, sudah ada 64 desa wisata yang dikembangkan. Melalui desa wisata, masyarakat Bali diharapkan dapat menikmati hasil dari pariwisata. “Itu yang saya ingin dengan desa wisata. Desa wisata kita sudah mengarah ke sana, apa sih kegiatan orang-orang, itu agar memberi hasil bagi mereka. Janganlah kita mengubah kontur wilayah itu. Umpamanya kontur daerah sawah, kita ubah dengan lain, itu nggak,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali, A.A. Yuniartha Putra belum lama ini. (kmb32)

Denpasar (Bali Post) Pimpinan organisasi Islam di wilayah Badung sangat bersyukur atas toleransi antarumat di Bali terjalin sangat baik. Oleh karena itu, pimpinan MUI Mengwi, tokoh Muslim Muhamadiyah, NU dan pemuda Ansor sepakat menolak keras segala bentuk intoleransi serta radikalisme dengan latar belakang apa pun. Persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga dengan baik. Ketua MUI Kecamatan Mengwi H. Sri Yudanto, Senin (30/1) kemarin, mengatakan, pihaknya mendukung pemerintah sesuai dengan konstitusi yang ada. Menolak keras segala bentuk intoleransi dan radikalisme dengan latar belakang apa pun. Selain itu, ia mengajak semua umat di Bali menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Pererat silaturahmi antarkomponen masyarakat, baik dari agama apa pun, suku apa pun, karena itu kita berkomitmen mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Konflik dan perpecahan akan menghancurkan kehidupan kita, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Mari kita hidup berdampingan dan NKRI harga mati,” tegasnya. “Kepada seluruh umat beragama di Bali mari kita tegakkan dan junjung tinggi persatuan negara ini,” ujarnya. Sedangkan tokoh NU dan Pemuda Ansor Kabupaten Badung, H. Kusnadi Abdillah menyampaikan, pihaknya senantiasa mendukung pemerintah Indonesia sesuai dengan konstitusi yang ada serta ikut berpartisipasi menjaga kerukunan antarumat beragama. Menolak keras paham radikal yang mementingkan ego kelompok sendiri dan bisa memecah belah persatuan serta kesatuan NKRI. “Mari kita pupuk sikap tenggang rasa dan tingkatkan silaturahmi antarumat beragama. Selama ini pecalang yang ada di Bali mendukung dan mengamankan kegiatan yang dilakukan umat Muslim, begitu pula umat Muslim juga ikut membantu kegiatan keagamaan atau adat warga Bali,” tandasnya. Sementara tokoh Muslim Muhamadiyah Ustad Samsul Maharif, secara pribadi ia mendukung kinerja Polri dalam menindak tegas sesuai prosedur segala bentuk tindak pidana yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama khususnya di Bali selama ini berjalan dengan harmonis dan humanis. “Saya mengimbau kepada umat kami agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya isu-isu yang bisa berakibat perpecahan terhadap kerukunan umat beragama di Bali pada umumnya dan Badung pada khususnya,” ujar Samsul Maharif. (kmb36)


BANGLI

8

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

SOSOK

Bali Post/nan

Buka Komunikasi

KASUS remaja bunuh diri semakin banyak terjadi. Guna mengantisipasinya, diharapkan para orangtua menjalin komunikasi yang baik dengan anaknya. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan remaja nekat bunuh diri. Salah satunya, beban psikologis yang dialami. Jika anak memiliki masalah, cenderung dipendam. Itulah yang menyebabkan mereka berpikir pendek. ‘’Untuk menekan kasus seperti itu, model pembinaan usia remaja tidak cukup hanya di sekolah saja. Akan tetapi, orang tua juga harus intens membuka komunikai dengan anaknya. Sesibuk apapun komunikasi harus tetap dijaga karena komunikasi dalam keluarga sangat penting. Jika sudah begitu, maka anak yang hendak melakukan hal negatif bisa dicegah,’’ ungkapnya, Senin (30/1) kemarin. Dikatakannya, tidak hanya di kabupaten lain, kasus gantung diri di Kabupaten Bangli belakangan ini memang cukup tinggi. Termasuk tindak kriminal yang menimpa pelajar belakangan ini juga cukup tinggi. Hal itu juga disebabkan dengan situasi lingkungan keluarga yang kurang mendukung serta salah pergaulan. ‘’Jadi intinya untuk mencegah hal tersebut bentengnya adalah keluarga,’’ tegasnya. Guna mencegah terjadinya hal-hal tak diinginkan pada anak, maka DPRD Bangli mengajukan Perda inisiatif Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. ‘’Perda tersebut sangat penting. Perda ini bukan ingin ikut campur masalah keluarga orang lain, tetapi ingin menata bagaimana mekanisme dalam keluarga supaya menghindari hal yang negatif,’’ katanya. (nan)

Tim Gabungan Gencarkan Penertiban Parkir

Bangli (Bali Post) Penertiban parkir akan terus dilakukan tim gabungan. Hal ini untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan menghilangkan kesan semrawut kawasan Kota Bangli. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bangli Gede Arta, usai rapat evaluasi penertiban parkir, Senin (30/1) kemarin. Menurutnya, selain di kawasan kota, tim gabungan yang terdiri dari Dishub, kepolisian, Disperindag dan Satpol PP juga akan melakukan penertiban parkir di Pasar Kintamani dan Kayuambua. Untuk mendukung upaya penindakan, Dishub bakal mengusulkan pembelian mobil derek. Dijelaskannya, penertiban sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Bahkan untuk menghindari krodit di Pasar Kidul, tim gabungan telah memindahkan parkir ke bekas pasar di Terminal Loka Srana sehingga jalur sepanjang catus pata Bangli hingga Bank Pasar steril dari kendaraan. Untuk di jalur krodit Jalan Ngurah Rai, parkir hanya diperbolehkan satu sisi. Mulai depan SMAN 1 Bangli hingga patung Adipura, kendaraan hanya boleh parkir di sisi timur. Selanjutnya utara Kantor Bupati hingga rumah sakit lama, parkir hanya di sisi barat. Terkait pembelian mobil derek, dinilainya lebih efektif dibandingkan menggembosi atau menggembok kendaraan yang melanggar parkir. Jika kendaraan yang melanggar digembosi dan pemiliknya tidak mengambil dalam waktu lama, kondisi ini justru akan memicu kekroditan lalu lintas. ‘’Nanti kami akan usulkan mobil derek. Selama ini sanksi pelanggaran hanya berupa tilang atau sita kendaraan oleh aparat kepolisian,’’ tandasnya. Sementara itu, Kabag Ops Polres Bangli Kompol Putu Anom Semadi mengatakan, dalam evaluasi penertiban parkir disepakati tidak boleh ada kendaraan parkir di dua sisi. Sesuai aturan, sejatinya kendaraan tidak boleh parkir di badan jalan. Tetapi karena Bangli tidak memiliki tempat parkir, hal ini dibijaksanai dengan mengizinkan parkir hanya di satu sisi. (kmb)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli : 0366-91521/91002 Polsek Bangli : 0366-91062 Polsek Susut : 0366-51004 Polsek Tembuku : 0366-5595484 Polsek Kintamani : 0366- 51122 Damkar : 0366-92869 PDAM : 0366-91094 PLN : 0366-91268 Telkom : 0366-91108 BPBD : 0366-91448 Kodim : 0366-91024 Kantor Bupati : 0366-91032

Bali Post/nan

TERMINAL - Terminal Loka Srana. Di kawasan ini akan dibangun pasar tradisional. Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan pasar mencapai Rp 10,361 miliar.

Sejumlah Pasar Segera Direvitalisasi Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diserindang) bakal menata atau merevitalisasi sejumlah pasar tradisional tahun ini. Penataan mulai dari Pasar Kidul, Pasar Kayuambua termasuk membangun pasar di Terminal Loka Srana. Kepala Disperindang Kabupaten Bangli I Nengah Sudibia, Senin (30/1) kemarin, mengatakan untuk pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional di Terminal Loka Srana dianggarkan sebesar Rp 10.361.000.000. Dari anggaran tersebut, untuk perencanaan digelontorkan Rp 125.000.000, dan untuk mengerjaan fisik bangunan senilai Rp 10.107.340.000. Sementara untuk fisik renovasi dan penataan bangunan pasar di Terminal Loka Srana

disiapkan dana sebesar Rp 1.530.000.000. Dana tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). ‘’Untuk acuan kerja nantinya kami juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Perekonomian dan Dinas PU. Sehingga apa yang menjadi harapan kita semuanya bisa nyambung di sana. Karena pasar yang akan dibangun merupakan pasar berstandar nasional agar sesuai dengan program pemerintah Kabu-

paten Bangli,’’ tambahnya. Selain di kawasan tersebut, sejumlah pasar tradisional lainnya juga akan mendapatkan program penataan tahun ini. Penataan Pasar Kayuamba, Susut dianggarkan Rp 746.000.000 dari DAK. ‘’Untuk pengerjaan fisik dua pasar ini memang memakai dana DAK. Jadi total memakai DAK adalah Rp 3.615.299.400,’’ ungkap Sudibia. Sudibia mengatakan, untuk pembangunan, revitalisasi,

dan penataan Pasar Kidul anggaran disediakan sebesar Rp 5.997.500.000. Dijelaskannya, awal Februari sudah dikerjakan Detail Engineering Design (DED). ‘’Jika tidak ada hambatan, besok (hari ini-red) kami sudah akan menunjuk rekanan dari sekian rekanan yang mengajukan permohonan. Sehingga harapan kita akhir Februari kita sudah bisa melakukan sosialisasi gambar sampai Maret minggu ketiga,’’ katanya. Dijelaskannya, untuk pelelangan proyek fisik akan dilakukan pada akhir Februari sehingga Maret sudah selesai melakukan pelelangan. Semen-

tara untuk pelaksanaan proyek di lapangan, mulai April sudah bisa dikerjakan. Meski menemui hambatan, tetapi tetap diupayakan agar tahun ini pembangunan pasar-pasar tersebut bisa dirampungkan. ‘’Kendala dalam pembangunan tersebut pasti ada. Tapi kami tetap upayakan untuk pengerjaan bisa lebih awal karena siap tidak siap harus siap. Jika dibangun dengan semangat kebersamaan astungkara pembangunan pasar tersebut bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama. Kami harap November pembangunan itu sudah selesai dikerjakan,’’ katanya. (kmb41)

”Palinggih” di Kintamani Tertimpa Longsor Bangli (Bali Post)Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kintamani. Kali ini terjadi di jalur Kintamani-Singaraja, tepatnya di Banjar Penginyahan, Desa Satra, Kintamani, Minggu (29/1). Material tanah longsor menimpa bangunan suci atau palinggih milik warga setempat, I Wayan Pepek (60). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, sementara kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Kepala BPBD Bangli I Wayan Karmawan mengatakan, pascakejadian tersebut pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. ‘’Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu untuk mengevakuasi material tanah dari rumah korban,’’ katanya. Karmawan menambahkan, belakangan ini memang cuaca kurang bersahabat. Hujan lebat kerap terjadi sehingga rawan bencana khususnya tanah longsor. Terkait hal tersebut, pihaknya pun mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di daerah perbukitan untuk tetap waspada. ‘’Kita harap warga selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca belakangan ini kurang bersahabat,’’ pintanya. Sementara itu, Kapolsek Kintamani Kompol I Gede Sumena saat dikonfirmasi, Senin (30/1) kemarin, mengatakan ketinggian tebing yang longsor sekitar lima meter. Untuk menghidari halhal yang tidak diinginkan, pihaknya sudah memasang police line di bahu jalan yang longsor. ‘’Itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan,’’ jelasnya. (kmb41) Bali Post/nan

BABAT - Para petani di Subak Talibeng terpaksa membabat tanaman padinya yang rusak.

Terserang Hama, Hektaran Padi di Subak Talibeng Rusak Bangli (Bali Post) Akibat cuaca buruk dan banyaknya penyakit yang menyerang padi, hektaran tanaman padi di Subak Talibeng, Banjar Tegal Kelurahan Bebalang mengalami kerusakan. Tanaman padi yang usianya sekitar dua bulan, batang dan daunnya menguning diduga karena terserang tungro. Para petani pun gigit jari lantaran padi yang rusak tersebut tidak akan berbuah. Mereka terpaksa membabat tanaman padi untuk dijadikan pakan sapi. Salah seorang petani setempat, I Wayan Robin, Senin (30/1) kemarin, mengatakan lahan seluas 40 are yang ditanami padi, semua daunnya menguning yang berujung tidak bisa berbuah. Pihaknya tidak tahu pasti penyakit apa yang menyebabkan tanaman padinya bisa seperti ini. Pasalnya dari batang hingga daun menguning. Robin mengatakan, untuk mengatasi hal ini dirinya sudah sempat beberapa kali melakukan penyemprotan, tetapi upayanya itu tidak membuahkan hasil. Malah setelah disemprot, semua daun padi yang dulunya berwarna hijau berubah kuning.

“Sudah beberapa kali saya semprot dengan rabuk agar tidak meluas. Tapi, setelah dirabuk malah semua daunnya menguning,’’ ujarnya. Dijelaskan, dengan kondisi padi seperti ini, pihaknya terpaksa membabat padinya yang masih muda untuk dijadikan pakan sapi. Sebab jika tetap dibiarkan seperti itu dan tidak disabit nantinya padi juga tidak bisa berbuah dan dirinya tak mendapat hasil dari lahan tersebut. Dikatakannya, tidak hanya padi miliknya yang terserang hama. Padi milik petani lainnya juga mengalami hal serupa. ‘’Ini merupakan kali kedua seperti ini. sebelumnya juga sempat seperti ini sehingga saya terpaksa harus menyabit padi untuk dikasi pakan sapi. Toh kalau ditunggu juga padi tidak akan bisa buah. Lebih baik dibabat dan nantinya kembali akan ditanami padi,’’ ungkapnya. Menurut Robin, jika padinya tumbuh normal dengan luas lahan mencapai 40 are tersebut biasanya saat panen menghasilkan sekitar 35 karung padi. Dengan kondisi sekarang ini, pihaknya pun mengalami kerugian yang cukup besar.

‘’Rugi sudah jelas. Mulai dari rugi tenaga, rabuk, bibit dan lain-lain. Degan kondisi sekarang ini estimasi kerugian mencapai jutaan rupiah karena padi gagal panen, sehingga tidak bisa mendapatkan jijih,’’ jelasnya. Petani lainnya, I Nengah Suardana, juga mengungkapkan hal senada. Padi miliknya juga mengalami kuning daun. Hanya saja, tidak seluruh tanaman padinya kondisinya demikian. Namun jika seperti ini jelas akan mempengaruhi hasil panen dan bisa merugi. ‘’Karena jika sebelumnya sekali panen bisa dapat 30 karung, kalau sekarang ini palingan dapat 15 karung,’’ ungkapnya. Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Bebalang I Wayan Widnyana mengatakan, pihaknya sudah mengecek ke lokasi untuk melihat kondisi tanaman padi yang rusak. Padi kemungkinan terkena penyakit blas. ‘’Kemungkinan besok (hari ini-red) akan kami sampaikan ke pengamat hama. Setelah itu baru akan mengambil langkah selanjutnya apa yang harus dilakukan,’’ jelas Widnyana. (kmb41)

Bali Post/nan

LONGSOR - Material tanah longsor menimpa palinggih milik warga di Kintamani.

Tangani Sampah di Kintamani

Pemerintah Desa Diminta Proaktif

Bangli (Bali Post) Kalangan legislatif meminta pemerintah desa proaktif dalam menangani masalah sampah di sepanjang jalur menuju Desa Wisata Terunyan. Pemerintah desa diminta memanfaatkan Alokasi Dana Desa untuk mengelola persampahan. Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Senin (30/1) kemarin, mengatakan aparat desa agar tidak menutup mata dengan persoalan sampah. ADD yang sangat besar digelontorkan Pemkab agar diarahkan untuk penanganan masalah sampah. Politisi Demokrat ini menjelaskan, jika desa belum memiliki kendaraan pengangkut sampah, ADD bisa diarahkan untuk pengadaan. Bahkan dana itu bisa dialokasikan untuk membayar petugas kebersihan. Selain ke pemerintah desa, pihaknya juga meminta Dinas Lingkungan Hidup memperluas jangkauan layanan hingga ke jalur-jalur pariwisata. ‘’Karena masalah sampah sangat mendesak untuk ditangani, pemerintah harus memprioritaskan pengangkutan sampah di kawasan wisata,’’ tegasnya. (kmb)


GIANYAR

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

9

Pemkab akan Tertibkan Hostel di Ubud

Gianyar (Bali Post) -

Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Gianyar berencana melakukan penertiban hostel yang marak berdiri di seputaran Ubud. Pasalnya akomodasi pariwisata tersebut belum ada payung hukum yang mengaturnya. Selain itu, munculnya hostel juga dikhawatirkan mematikan usaha homestay.

AKBP Waluya

Bali Post/nik

Polisi Tertibkan Baliho Ormas Gianyar (Bali Post) Pascaturunnya perintah dari Polda Bali, Polres Gianyar kini mulai bergerak melakukan penyisiran baliho ormas yang banyak berdiri di sejumlah ruas jalan. Upaya penertiban akan dilakukan tanpa menunggu koordinasi dengan pimpinan ormas. Kapolres Gianyar AKBP Waluya, Senin (30/1) kemarin, menyatakan polisi masih melakukan penyisiran terhadap baliho ormas di Wilkum Polres Gianyar. Bila masih ada baliho yang ditemulan, pihaknya akan langsung melakukan penurunan. ‘’Kalau memang masih ada, akan langsung kami turunkan,’’ tegas perwira melati dua di pundaknya ini. AKBP Waluya mengakui hasil penyisiran sementara belum ada ditemukan baliho ormas yang masih berdiri di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gianyar. ‘’Laporan sementara yang saya terima memang belum ada. Tapi nanti akan saya cek lagi sambil patroli khususnya di seputaran Jalan I.B. Mantra. Bila ditemukan, akan langsung saya turunkan,’’ tegasnya. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau pimpinan ormas membantu upaya ini dengan melakukan penurunan terlebih dahulu. Namun bila masih ditemukan ada baliho yang berdiri pihaknya akan langsung melakukan penurunan bersama petugas Satpol PP Gianyar. (kmb35)

Gusti Ngurah Made Umbara

Bali Post/nik

Ditutup Selama Dua Tahun

Empat Jurusan di SMKN 2 Sukawati Mulai Dibuka Juli Gianyar (Bali Post) SMKN 2 Sukawati sempat mengalami dilema selama dua tahun, akibat empat jurusan di sekolah tersebut ditutup oleh Pemkab Gianyar tanpa alasan jelas. Kondisi ini pun berimplikasi pada belasan guru yang hingga kini belum mengikuti sertifikasi. Namun setelah peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK ke Pemprov Bali, Dinas Pendidikan Provinsi Bali memastikan empat jurusan tersebut akan dikembalikan mulai Juli tahun ini. Kepala SMKN 2 Sukawati Gusti Ngurah Made Umbara yang ditemui Senin (30/1) kemarin, mengatakan kebijakan Pemkab Gianyar terkait penutupan empat jurusan di SMKN 2 Sukawati dilontarkan secara lisan dua tahun lalu. ‘’Kala itu tiba-tiba saja kami diminta menghentikan empat jurusan ini. Alasannya akan ditata. Tapi empat jurusan ini malah dipindah ke SMKN 1 Sukawati yang lokasinya bersebelahan dengan sekolah kami,’’ kenangnya. Dikatakannya, hingga kini tidak ada surat tertulis terkait pemberhentian tersebut. Penutupan empat jurusan hanya karena diperintahkan secara langsung oleh bupati. Ia pun mengaku tidak berani melawan kebijakan tersebut. ‘’Ini saya sangat tidak paham, padahal sekolah kami sudah dikenal dengan kriya atau kerajinan. Bahkan, kami banyak memperoleh medali tingkat nasional,’’ katanya. Akibat penghentian empat jurusan tersebut, belasan guru tidak mendapatkan sertifikasi. Mereka selama ini mengajar di Jurusan Perhotelan. ‘’Karena mengajar di Jurusan Perhotelanlah mereka jadi tidak linier dan tidak memperoleh sertifikasi,’’ katanya. Namun kini setelah beralih pengelolaannya ke Pemprov Bali, barulah empat jurusan tersebut dikembalikan mulai tahun ajaran baru Juli mendatang. Mengenai dibukanya kembali empat jurusan tersebut, pihak sekolah tidak memerlukan lagi surat izin. ‘’Sesuai petunjuk Pemprov Bali, karena saat distop bupati tidak pakai surat, makanya tidak perlu lagi surat untuk menerima siswa. Di samping itu, izin Jurusan Kriya ini dari pusat,’’ ungkapnya. (kmb35)

Ketua Ubud Homestay Association (UHSA) I.B. Wiryawan, Senin (30/1) kemarin, mengatakan pondok wisata atau homestay menjadi cikal bakal pariwisata di Ubud. Sekarang saja hostel telah terhimpit persaingan dengan budget hotel. Jika ditambah munculnya hostel yang menawarkan tarif jauh lebih murah, jelas hal ini akan mematikan usaha homestay yang telah lama dilakoni warga lokal. Menurutnya, hostel belum memiliki payung hukum. Bahkan penginapan dengan model asrama yakni satu kamar diisi banyak tamu dan tamu menyewa per bed

itu belum tercantum dalam Undang-Undang nomor 10 tahun 2009. ‘’Dalam Perbup Kabupaten Gianyar terkait kepariwisataan juga belum ada yang mencantumkan tentang hostel sehingga tidak termasuk dalam akomodasi yang diizinkan beroperasi di Gianyar,’’ katanya. Dijelaskannya lebih lanjut, marketing hostel dilakukan melalui hitungan penjualan per bed dengan kisaran harga antara Rp 75.000 sampai Rp 100.000. Ironisnya per kamar bisa berisi delapan hingga sepuluh bed. Kondisi ini dikhawatirkan memicu price war dengan pengelola

akomodasi lainnya khususnya homestay. ‘’Jelas akibat kondisi ini terjadi perang harga dengan homestay di Ubud, yang memasang tarif per kamar di kisaran Rp 300.000,’’ ungkapnya. Terkait kondisi ini ia pun berharap Pemkab Gianyar melakukan penertiban terhadap usaha hostel di Ubud yang dipastikan belum berizin. ‘’Saya harap ini segera dilakukan penertiban, minimal sosialiasi terlebih dahulu sehingga hostel ini tidak semakin menjamur,’’ tandasnya Sementara itu, Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta mengatakan,

berdasarkan pendataan yang ia lakukan, saat ini ada sekitar 20 lebih hostel di Ubud. ‘’Kami akan mengendalikan ini agar tidak lagi berkembang, karena keberadaan hostel memang sudah memicu perang tarif,’’ tegasnya. Ditegaskan pula bahwa hostel tidak tergolong dalam akomodasi yang tercantum dalam Perbup tentang penataan dan pengendalian akomodasi pariwisata. Selama ini dominan pemilik hostel menggunakan izin homestay. ‘’Izin rata-rata mereka masih homestay. Cuma homestay kan biasanya hanya dua bed untuk satu kamar, tapi kalau hostel mereka menyiapkan sampai 10 bed untuk satu kamar,’’ bebernya. Terkait maraknya hostel, pihaknya mengaku masih berupaya melakukan sosia-

lisasi dengan para pemilik hostel. Bila kondisi ini masih berlangsung, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban. ‘’Kita akan kumpulkan dulu pemilik hostel ini dan kita imbau mereka mau kembali beralih ke homestay,’’ ucapnya. Pria yang akrab disapa Gung Ari ini menambahkan, selain memicu persaingan harga, keberadaan hostel juga memberi dampak signifikan terhadap citra pariwisata budaya Ubud khususnya dan Gianyar pada umumnya. ‘’Ya ini jelas memberi pengaruh karena hostel tidak ada menonjolkan penginapan yang berbasis desa wisata, karena dalam satu kamar mereka sampai 10 bed yang normalnya untuk homestay hanya dua bed per kamar,’’ tegasnya. (kmb35)

Sidang ’’Laba’’ Pura Puseh Pakudui

Sejumlah Tergugat Tidak Hadir

Gianyar (Bali Post) Setelah dilakukan penundaan selama beberapa pekan, sidang perebutan laba Pura Puseh Pakudui di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar akhirnya berlanjut Senin (30/1) kemarin. Namun dalam persidangan kedua ini, sejumlah tergugat termasuk yang turut tergugat kembali tidak menghadiri persidangan. Majelis hakim pun akhirnya memutuskan sidang dilanjutkan ke sidang mediasi. Berdasarkan pantauan, sejak pagi puluhan anggota polisi sudah menjaga ketat kawasan PN Gianyar II. Sekitar pukul 09.00 wita, puluhan krama dari Banjar Pakudui Kawan dan Pakudui Kangin tiba di pengadilan yang berlokasi di Jalan Raya Sidan dengan dikawal ketat polisi. Persidangan pun dimulai sekitar pukul 12.00 wita dengan dipimpin hakim ketua Putu Gede Astawa, hakim anggota, I.B. Made Ari Suwamba dan Wawan Edi Prastiyo. Namun dari hasil absensi, masih ditemukan sejumlah tergugat dan yang turut tergugat tidak

menghadiri persidangan. Terkait kondisi ini, majelis hakim akhirnya mengarahkan persidangan dilanjutkan ke sidang mediasi yang dipimpin hakim Ni Putu Partiwi S.H. Sidang mediasi akan dilakukan secara tertutup dalam waktu paling lama 30 hari. ‘’Putusan nanti baru akan diambil dari hasil kesimpulan sidang mediasi,’’ ucap ha kim ketua Putu Ged e Astawa. Untuk diketahui, tidak hanya kali ini tergugat dan turut tergugat tidak menghadiri persidangan. Pada persidangan Rabu (18/1) lalu, sidang ditunda lantaran hanya dihadiri tiga orang dari 13 tergugat. Sementara turut tergugat tidak ada yang hadir. (kmb35) SIDANG - Sejumlah warga yang statusnya turut tergugat dalam kasus laba Pura Puseh Pakudui menghadiri sidang di PN Gianyar, Senin (30/1) kemarin.

Kasus Sengketa Lahan Warisan

Penggugat dan Tergugat Gelar Sumpah Pemutus Gianyar (Bali Post) Ketiadaan alat bukti dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar kasus sengketa tanah warisan di Subak Bandung Kawan, Blahbatuh, antara I Gusti Ngurah Sudarsana sebagai penggugat dan I Gusti Ngurah Sulendra sebagai tergugat, berbuntut pada sumpah pemutus atau sumpah cor. Upacara yang di-puput Ida Pedanda Istri Temuku dari Griya Siangan, Bitra, ini dilaksanakan di

Pura Ulun Kul-kul, Besakih, Senin (30/1) kemarin. Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo, S.H., M.H., mengatakan, sumpah ini dilakukan karena tidak adanya alat bukti apa pun baik surat atau saksi dari pihak yang berperkara yang bisa ditunjukkan saat proses persidangan. Akhirnya, majelis hakim yang diketuai Aryo Widiatmoko, S.H., hakim anggota Raditya Yuri Purba, S.H., M.H. dan Danu Arman, S.H.,

M.H. melakukan penetapan untuk pelaksanaan sumpah pemutus tersebut. ‘’Dari pihak penggugat mengajukan sumpah pemutus kepada pihak tergugat sebagai pembuktian. Ini sudah diatur dalam pasal 1930 ayat 2 BW dan pasal 156 HIR/pasal 183 ayat 3 serta putusan MA nomor 575K/ SIP/1973,’’ jelasnya. Dijelaskan, dalam pasal tersebut ditegaskan, permohonan sumpah pemutus hanya dapat dikabulkan

bila dalam suatu persidangan tidak ada yang bisa menunjukkan alat bukti. ‘’Sumpah pemutus ini pihak penggugat mengangkat sumpah kepada tergugat. Bila tergugat menerima, berarti tergugat memiliki hak atas lahan yang diperkarakan dengan persyaratan tergugat bersedia disumpah dan menjalani upacara sumpah pemutus tersebut,’’ jelas Wawan. Ditambahkannya, sumpah pemutus tercantum dalam

Lontar Hari Candani. Menurut keyakinan umat Hindu di Bali, pelaksanaan sumpah ini disaksikan secara sekala dan niskala sehingga orang yang berbohong saat melakukan sumpah ini akan berdampak kesengsaraan hingga tujuh keturunan. ‘’Keyakinannya seperti itu, yang salah akan menderita sakit gede, sakit tahunan yang tidak kunjung sembuh dan tidak dapat disembuhkan akhirnya akan dibawa mati,’’ ucapnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167

Bali Post/ist

SUMPAH PEMUTUS - Prosesi sumpah pemutus yang dilaksanakan di Pura Ulun Kulkul, Besakih yang disaksikan oleh majelis hakim PN Gianyar, Senin (30/1) kemarin.


KLUNGKUNG

10

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Curah Hujan Tinggi, Produksi Garam Anjlok

Semarapura (Bali Post) -

Garam yang dihasilkan petani garam di Kabupaten Klungkung anjlok sejak beberapa pekan terakhir. Ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan sehingga petani kesulitan membuat garam. Salah seorang petani garam di Pesinggahan, Wayan Putri ditemui, Senin (30/1) kemarin mengatakan hujan yang kerap mengguyur wilayah Klungkung sejak dua bulan terakhir membuat produksi garamnya menurun drastis. Pada musim kemarau biasanya dirinya bisa memproduksi garam hingga delapan kilogram, namun belakangan hanya menghasilkan tidak lebih dari seperempat kilogram. “Ini saya jemurnya sudah tiga hari, tapi tidak dapat hasil karena cuacanya mendung seperti ini,” ujarnya sambil menunjukkan palungan tempat memproduksi garam. Untuk memproduksi garam semua prosesnya masih dilakukan dengan cara manual dan menggunakan alat

sederhana. Petani sangat bergantung pada sinar matahari untuk penjemuran. Sedikitnya dua proses penjemuran yang harus dilalui, yakni menjemur pasir yang sudah disirami air laut dan menjemur air laut hasil rendaman pasir yang sebelumnya telah disirami air laut. “Keseringan saya rugi. Paginya saya jemur pasir yang sudah disirami air laut, tapi siangnya malah hujan sehingga pekerjaan saya jadi sia-sia,” katanya. Putri mengungkapkan, akibat cuaca yang tidak menentu belakangan ini beberapa rekannya ada yang memilih berhenti memproduksi garam dan beralih pekerjaan menjadi buruh, pedagang dan lainnya. Sementara dirinya yang tidak mempunyai usaha dan keterampilan lain mau tidak mau masih menjalani pekerjaan ini. “Sekarang saya hanya menjual stok garam sisa produksi sebelumnya dan mengandalkan tamu-tamu (wisatawan) yang datang untuk melihat cara membuat garam,” jelasnya. (kmb40)

JEMUR - Petani garam di Klungkung menunjukkan proses penjemuran bahan garam.

Bali Post/kmb40

Terkendala Komputer dan Jaringan Internet

Hanya Satu SMP Siap UNBK Semarapura (Bali Post) Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung telah mendata kesiapan sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017. Hasilnya, dari 24 SMP yang ada hanya satu yang sejauh ini menyatakan siap melaksanakan UNBK tahun ini. Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Ketut Suadnyana saat diminta konfirmasinya, Senin (30/1) kemarin menjelaskan pascasurat edaran (SE) dari Kemendikbud soal pelaksanaan UNBK tahun ini, pihaknya langsung menyurati seluruh sekolah. Pihaknya pada intinya mengimbau seluruh sekolah di Klungkung untuk bisa

melaksanakan UNBK tahun ini. “Kami mengharapkan semakin banyak yang ikut UNBK sehingga indeks integritas UN semakin tinggi,” terangnya. Hanya belum semua sekolah di Klungkung mampu melaksanakan UNBK tahun ini, sebagaimana yang diamanatkn dalam SE Mendikbud. Ada pun yang menjadi kendala utama pelaksanaan UNBK adalah

masih minimnya persediaan sarana komputer serta belum memadainya jaringan internet di sekolah-sekolah. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan sejauh ini, hanya satu dari 24 SMP di Klungkung yang menyatakan siap melaksanakan UNBK tahun 2017. Sekolah dimaksud adalah SMPN 2 Semarapura. Sekolah ini sudah memiliki 120 unit komputer yang

bisa dipakai para siswa untuk mengikuti UNBK. “Persediaan komputer, server dan lainnya sudah siap,” jelasnya. Tidak menutup kemungkinan masih ada tambahan sekolah lainnya yang akan ikut melaksanakan UNBK tahun ini. Sebab, hingga kemarin belum ada data final terkait sekolah yang akan menjadi peserta UNBK. Data terakhir akan diputuskan, Selasa (31/1) ini. “Kemungkinan tambahannya SMP 1 Dawan dan SMPN 1 Banjarangkan. Untuk SMP 1 Nusa Penida sudah lapor ke kami tidak bisa

karena jaringan internet tidak memungkinkan. Akan ada kesulitan, terutama saat sinkronisasi data,” ujarnya. Sekolah-sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK tahun ini masih akan mengikuti ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) seperti tahun-tahun sebelumnya. “Sesungguhnya esensi SE tersebut sekolah diharuskan melaksanakan UNBK. Tetapi karena SE ini bukan keputusan, masih memungkinkan untuk melaksanakan ujian kertas pensil,” imbuh Suadnyana. (kmb40)

Atasi Krisis Air Bali Post/kmb40

PANEN - Sejumlah petani di Desa Tojan memanen buah mentimun.

Petani Mentimun Nikmati Kenaikan Harga Semarapura (Bali Post) –

Petani mentimun di Kabupaten Klungkung tengah menikmati tingginya harga jual. Buah yang memiliki tekstur renyah dan kerap dipakai sayur tersebut saat ini bisa laku Rp 30 ribu per satu karung plastik (kampil). Nyoman Kondri, petani mentimun di Subak Yeh Cau, Desa Tojan, Klungkung, mengatakan saat ini harga buah mentimun tergolong baik. Per satu karung plastik beras isian 25 kg laku dijual Rp 30 ribu. ‘’Membaiknya harga mentimun sudah dirasakannya sejak dua minggu terakhir. Sebelumnya hanya Rp 20-25 ribu per kampil, bahkan sempat Rp 10 ribu,” ujarnya. Harga jual Rp 30 ribu per satu karung plastik sudah melampaui biaya produksi. Petani biasanya mengalami kerugian karena biaya produksi tidak tertutupi, jika harga jual mentimun hanya Rp 10 ribu per satu karung plastik. “Kali ini harganya paling tinggi. Di atas Rp 30 ribu, belum pernah sebelumnya,” katanya. Menurut Kondri, naiknya harga mentimun belakangan ini terjadi akibat produksi di tingkat petani yang minim. Di Subak Yeh Cau misalnya, hanya sedikit lahan yang ditanami mentimun. Kebanyakan petani memilih mengisi lahan pertaniannya dengan tanaman jagung. Meski mahal, petani mentimun kini dihadapkan pada buruknya kondisi cuaca. Hujan belakangan ini membuat bunga yang menjadi bakalan buah banyak yang rontok. Tidak hanya itu, buah mentimun yang sudah siap panen cepat busuk bila tidak segera dipanen. “Menanam mentimun lebih baik saat kemarau. Kalau hujan buahnya cepat busuk,” terangnya. Kondri menambahkan, selama ini buah mentimun hasil panennya lebih banyak dijual ke pengepul. Ini dilakukannya karena alasan lebih praktis dibandingkan kalau harus menjualnya ke pasar. (kmb40)

Bupati Dorong Pemanfaatan Sumur Bor

AIR bersih menjadi persoalan serius masyarakat Kabupaten Klungkung, terutama di Nusa Penida. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memerintahkan Dinas PU dan PDAM mencari solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Kedua institusi ini diminta segera melakukan langkah-langkah kongkret. Hal itu dikatakannya pada kunjungan kerja (kunker) melihat pengelolaan air bersih di Desa Karang Rejek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin (30/1) kemarin. ‘’Pemanfaatan air dari sumur bor merupakan solusi dalam mengatasi permasalahan kebutuhan air di masyarakat. Di tengah lambatnya penanganan, kami mencari solusinya. Perlu keseriusan dan komitmen untuk memulainya,” tandas Bupati Suwirta. Ia mendorong penggunaan sumur bor di Nusa Penida terutama di daerah atas. Apalagi jaringan pendistribusian sudah ada. Kalau menunggu menggunakan

sumber air Guyangan akan lama dan membutuhkan anggaran besar karena harus membuat banyak reservoir. “Gunakan geolistrik untuk memantau di mana ada titik air lalu anggarkan (untuk pengeboran),” katanya. Bupati Klungkung yakin di daerah Nusa Penida bagian selatan dan timur ada titik air. Pembuatan sumur bor diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 1,4 miliar. ‘’Di bagian selatan dan timur masyarakat belum terlayani maksimal. Libatkan pihak balai untuk bawa proyek ke Nusa Penida,” imbuh bupati asal Ceningan itu. Pemkab Klungkung serius mengatasi persoalan krisis air bersih di daerahnya. Jika keinginan memanfaatkan sumur bor bisa diwujudkan di Nusa Penida, ada beberapa kendala yang harus dicarikan solusinya, salah satunya keterbatasan listrik. Listrik sangat penting untuk proyek sumur bor. Terkait masalah ini, Bupati Suwirta berjanji menyurati Kemente-

AIR BERSIH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat pengelolaan air bersih di Desa Karang Rejek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. rian Sumber Daya Mineral agar serius memperhatikan Nusa Penida. Terkait pengelolaan sumur bor, beberapa desa sukses men-

pengelolaan lahan pertanian kering memanfaatkan sumur bor sebagai sumber pengairan di Desa Karang Rejek yang dikelola desa setempat. (ad2722)

Kembangkan Buah Naga di Nusa Penida

Suwirta Kunjungi Pantai Pandan Sari

LINTAS Pelajar Tewas Gantung Diri SEORANG pelajar tewas gantung diri di dalam ruangan dapur tempat kosnya di Jalan Jempiring, Kemoning, Semarapura Kelod, Minggu (29/1) sore. Korban I Kadek Dika (15) mengakhiri hidupnya dengan seutas tali plastik. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif korban nekat melakukan aksi tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus bunuh diri tersebut dilaporkan ke polisi oleh saksi I Ketut Suardana. Awalnya saksi mendapat informasi dari tetangga bahwa korban meninggal dengan cara gantung diri. Suardana kemudian mengecek ke TKP dan mendapati korban sudah tidak bernapas lagi. Dibantu sejumlah warga, korban lalu dibawa ke RSUD dan kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Polres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan adanya laporan kasus bunuh diri tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan motif pelajar putra itu nekat melakukan aksi demikian. Polisi cukup kesulitan mengecek HP korban karena dalam kondisi terkunci. Mengenai motifnya masih didalami. (kmb40)

gelolanya seperti Desa Paksebali dan Desa Dawan Kaler. Rombongan Bupati Suwirta yang didampingi Bupati Gunung Kidul Badingah juga melihat

KUNJUNGI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi budidaya buah naga di Pantai Pandan Sari, Bantul, Yogyakarta.

Pura Dibobol Maling

Semarapura (Bali Post) –

Pura Pujung Sari di Dusun Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan, Klungkung, diobok-obok maling, Senin (30/1) kemarin. Sebuah pratima Ida Bhatara Rambut Sedana yang terbuat dari pis bolong (uang kepeng), tiga pucuk bunga emas, 225 uang kepeng asli dan sebuah kwangen perak yang tersimpan di dalam pelinggih gedong raib. Informasi yang didapat di lapangan, kasus pencurian pratima di Pura Pujung Sari baru diketahui warga sekitar pukul

16.30 Wita. Berawal ketika Jro Mangku Ngurah Latra (49) asal Dusun Klod, Desa Nyanglan, datang ke pura untuk melakukan bersih-bersih. Jro Mangku Ngurah Latra kaget melihat kondisi gedong penyimpenan Ida Bhatara Rambut Sedana terbuka dan gemboknya terlepas. Dia kemudian naik mengeceknya. Ternyata pratima Ida Bhatara Rambut Sedana yang terbuat dari uang kepeng hilang. Selain itu, uang kepeng asli sebanyam 225 biji dan satu buah kwangen perak serta tiga pucuk

PROSPEK budidaya buah naga amat tinggi bila ditanam di Nusa Penida. Pasalnya, buah yang kulitnya berwarna merah ini tidak membutuhkan banyak air untuk proses pertumbuhannya. Selain itu, kondisi cuaca yang melimpah sinar matahari membuat produksi buah naga semakin meningkat. Untuk mengembangkan buah naga, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi budidaya buah naga di Pantai Pandan Sari, Desa Gading Sari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (29/1). Dalam kunjungan ini rombongan Pemkab Klungkung mendengarkan penjelaskan Teguh Iswanto, petani yang telah membudidayakan buah naga selama emat tahun lebih. Teguh Iswanto memberikan penjelasan tentang budidaya buah naga mulai dari pengolahan tanah hingga pemasarannya. “Hasilnya cukup menggiurkan. Kami bisa panen sepanjang tahun dan satu pohon menghasilkan 40 buah naga. Per kilonya dihargai Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu. Buah naga yang kami kembangkan pemasarannya sampai ke Jakarta, Sumatera, dan Kalimantan,” jelasnya. Menurut Suwirta, buah naga sangat potensial dikembangkan hampir di seluruh wilayah

bunga emas yang tersimpan di dalam gedong juga raib. Jro Mangku Ngurah Latra kemudian menghubungi Perbekel Nyanglan, I Nyoman September. Informasi ini kemudian diteruskan ke Polsek Banjarangkan. Pihak pangempon pura diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Kapolsek Banjarangkan AKP Ni Luh Wirati membenarkan adanya kasus pencurian pratima tersebut. Pihaknya telah turun melakukan olah TKP bersama anggota. Dari hasil olah TKP, modus yang dilakukan pelaku dengan cara mencongkel kunci gembok dari gedong penyimpenan.(kmb)

di Nusa Penida, karena tumbuh dengan baik tanah kering. “Kami bukan baru rencana lagi, tapi sudah siap melakukan,” ujarnya, Senin (30/1) kemarin. Ia optimis masyarakat di Nusa Penida mau mengembangkan buah naga karena pola tanamnya sederhana dan memiliki nilai ekonomis. “Kami ajak petani Nusa Penida untuk mencoba membudidayakan buah naga di lahan kosong miliknya,” tandasnya. Suwirta berharap komoditi lain seperti bawang dan cabai juga dapat dikembangkan oleh petani di Nusa Penida. Pihaknya telah menugaskan dinas terkait untuk mendata dan menyusun kalender yang menunjukkan kapan harga komoditi bawang atau cabai mengalami kenaikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi naiknya harga bawang dan cabai yang selama ini kerap terjadi di Klungkung. “Kami tentu tidak bisa memaksakan semua harus tanam buah naga. Tidak bagus juga kalau kelebihan, ke mana akan dipasarkan. Jadi, petani diupayakan maksimalkan komoditi lain seperti bawang atau cabai yang juga memungkinkan untuk ditanam di lahan kering,” ungkap Suwirta. (ad2721)

Bali Post/kmb

OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP kasus pencurian pratima di Pura Pujung Sari, Desa Nyanglan, Banjarangkan.


JEMBRANA

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

11

Penataan Kabel di Kota Negara Semrawut Negara (Bali Post) Semrawutnya pemasangan kabel di dalam kota mengudang keprihatinan warga. Kabel bertumpuk membentang di sepanjang ruas dinilai mengganggu kenyamanan. Penataan kabel ini mestinya menjadi perhatian lantaran semakin banyaknya kepentingan perusahaan, baik listrik maupun komunikasi. Keluhan itu disampaikan Ketua LSM Forum Kota (Forkot) Kabupaten Jembrana Ida Bagus Ariyanto, Senin (30/1) kemarin. Menurutnya, penataan kabel di Kota Negara terkesan masih seenaknya sehingga terlihat semrawut. Hal itu dikarena-

kan adanya kepentingan yang berbeda antar-perusahaan yang memerlukan kabel. Sejak awal, mestinya penataan ini harus disinkronkan antar-perusahaan dengan pemerintah. Dengan demikian, dalam pemasangan tidak ada tumpang tindih maupun menimbulkan kesemrawutan. “Perusahaan yang berkepentingan jangan hanya pasang kabel. Harus dipikirkan kenyamanan sekitar. Minimal dilakukan kontrol berkala agar tidak merugikan masyarakat,” terangnya. Nantinya, kata dia, ketika nantinya terjadi sesuatu, maka dikhawatirkan pihak

perusahaan akan lepas tanggung jawab. Ariyanto berharap ada ketegasan dari pemerintah daerah untuk menata jaringan kabel agar tidak semrawut. Hal serupa juga dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jembrana, Ida Bagus Susrama. Ia mengaku prihatin dengan penataan kabel di Bumi Makepung tersebut. Pemasangan jaringan kabel di sepanjang ruas jalan sudah semrawut. Pihaknya mengharapkan para penanggung jawab jaringan kabel itu melakukan penataan agar tidak menumpuk dan mengganggu kenyamanan. (kmb26)

KELUAR - Sejumlah kendaraan keluar dari pintu pemeriksaan pos KTP di Gilimanuk.

Bali Post/dok

Pemindahan Pos Pemeriksaan KTP

Duktang Tanpa Identitas Berpotensi Bisa Lolos

Sebab, tidak ada pembatas jalan ketika para duktang berjalan kaki menuju pos pemeriksaan KTP. Dengan terbukanya akses menuju Terminal Gilimanuk inilah akan memberikan peluang para duktang yang tidak membawa KTP bisa lolos. Selain itu, lokasi pemeriksaan KTP yang jaraknya cukup jauh ini tentunya harus disosialisasikan. Protap pemeriksaan KTP yang berlaku selama ini yakni mulai dari pos pemeriksaan barang. Selanjutnya, ke pos security check door (bagi pejalan kaki dan penumpang bus) lalu ke pos pemeriksaan

KTP. Sejatinya, sudah ada selasar milik pelabuhan. Itu yang sebenarnya harus digunakan oleh pejalan kaki (para duktang yang hendak diperiksa KTP-nya). Akan tetapi, karena sudah kebiasaan diperiksa di pos pemeriksaan KTP lama, sehingga banyak duktang menyeberang. “Padahal itu tidak perlu. Lewat di sana juga teduh,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, I Ketut Wiaspada, Senin (30/1) kemarin. Rencana awal pemindahan pos pemeriksaan KTP ini memang akan dibuat gang way bagi pejalan kaki. Gang way

itu di atas yang menghubungkan langsung pelabuhan dengan Terminal Gilimanuk. Namun, dari analisa untuk pembangunan jalur gang way itu memerlukan biaya yang cukup tinggi, hingga belasan miliar rupiah. Karena itu, sekarang ini baru hanya terealisasi untuk gedung pos pemeriksaan KTP. “Sebenarnya rencana awal memang pos pemeriksaan KTP di sana (terminal Gilimanuk). Sekarang kita sudah pindahkan. Di pos ini semua kendaraan, kecuali truk dan mobil barang diperiksa di sana,” terangnya. Pos pemeriksaan KTP lama

yang lokasinya menempel dengan Taman Siwa sekarang sudah dibongkar. Diakui masih banyak duktang yang tetap melewati jalur itu. Padahal mereka sudah disediakan selasar yang menempel dengan pelabuhan tanpa perlu menyeberang. Pihak dinas dan Satpol PP kewalahan untuk mengarahkan para duktang tersebut apalagi ketika situasi kendaraan ramai. Terbukanya jalan menuju ke pos pemeriksaan KTP di terminal itu mengakibatkan orang bebas berjalan hingga ke Taman Siwa atau langsung ke arah pertokoan Gilimanuk tanpa ikut pemeriksaan KTP. Solusinya, kata dia, ke depan perlu dibuatkan pagar pembatas langsung dengan aspal jalan. Dengan demikian, duktang akan diperiksa bisa terarahkan. (kmb26)

Negara (Bali Post) Aksi penyelundupan barang ilegal kembali digagalkan jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Setelah daging babi, kini kulit sapi tanpa dokumen diamankan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Senin (30/1) kemarin. Sebanyak lima karung kulit sapi ilegal rencananya akan dikirim ke Denpasar. Tak hanya kulit sapi, polisi juga menyita empat kotak sterofoam yang berisi kepiting dan tiga kotak sterofoam berisi udang. Barang ini juga tanpa dokumen. Barangbarang ilegal ini dikirim dengan menggunakan bus Pahala Kencana dengan nomor polisi DK 9087 AF. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, sopir bus Yuhandrio (32) asal Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, juga diamankan di Polsek. “Barang-barang selundupan itu, tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan dari Karantina. Mestinya wajib dimiliki untuk pengiriman antarpulau,” kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka kemarin. Menurutnya, pengungkapan ini berawal ketika para petugas melakukan pemeriksaan rutin di pos II (pintu keluar pelabuhan). Mobil dan barang yang masuk diperiksa. Nah, ketika bus yang dikemudikan Yuhandrio ini keluar kapal sekitar pukul 12.00 Wita, polisi langsung

melakukan pemeriksaan. Begitu dicek, polisi pun menemukan barang-barang tersebut di bagasi bus. Begitu juga diakui tidak ada dokumennya. Dari pengakuan kru bus, barang-barang tersebut diangkut dari Gempol, Pasuruan, Jawa Timur dengan tujuan Denpasar. Pemilik

barang diketahui bernama Iwan dan rencananya dikirim ke seseorang berinisial MH di Denpasar. Untuk pengiriman barang tersebut diberikan ongkos Rp 400 ribu. Selanjutnya, kasus kulit sapi ini akan dilimpahkan ke Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk

untuk ditindaklanjuti. Sedangkan untuk kepiting dan udang dilimpahkan ke Karantina Ikan. Penanggung jawab Karantina Pertanian Wilker Gilimanuk Nyoman Budiarta mengatakan dari pengecekan kulit sapi itu, beberapa di antaranya sudah busuk. (kmb26)

TUNJUKAN – Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk menunjukkan sejumlah karung berisi kulit sapi serta sejumlah kotak sterofoam berisi kepiting dan udang. Barangbarang ini diketahui tanpa dokumen.

Negara (Bali Post) Pendaftaran lelang jabatan eselon II (Kepala Dinas) tinggal dua hari lagi. Namun, hingga Senin (30/1) kemarin, baru 20 pejabat eselon III yang mendaftar. Pengisian jabatan kadis ini diperlukan untuk sembilan dinas yang saat ini masih lowong. Dari pantauan di Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana sejak dibukanya pendaftaran hingga Senin kemarin, sudah ada 20 pejabat eselon III yang mendaftar dan memenuhi syarat.

Begitu banyaknya yang mendaftar kemarin membuat pihak pansel terpaksa kerja lembur hingga jam pulang kantor. Anggota pansel yang juga Kepala BKPSDM Jembrana I Made Budiasa mengatakan pendaftaran lelang terbuka ini dibuka setiap hari sejak 18 Januari lalu. Kendati hari libur, pihak pansel sejatinya tetap menerima pendaftaran. Akan tetapi, karena ada hari libur itu, maka hal ini salah satu faktor sepi mendaftar. Buktinya, hari kerja banyak yang mendaftar. Sesuai aturan, kata dia, untuk satu lowongan lelang jabatan minimal

Negara (Bali Post) – Banyak persoalan yang nantinya bisa muncul pasca-dipindahkannya pos pemeriksaan TKP di pintu masuk Gilimanuk. Selain sudah dikeluhkannya lokasi pemeriksaan KTP itu karena jauh dan tidak ada sarana peneduh, juga berpotensi banyak penduduk pendatang (duktang) tanpa KTP bisa lolos.

Bali Post/olo

SEMRAWUT – Pemasangan dan penataan kabel di Kota Negara terkesan semrawut. Kabel yang terpasang terlihat menumpuk dan membentang hingga mengganggu kenyamanan warga.

Liburan Imlek

Penyeberangan Selat Bali Diselundupkan, Lima Karung Kulit Sapi Diamankan Sepi Penumpang Negara (Bali Post) – Selama liburan Imlek akhir pekan lalu, penyeberangan di Selat Bali terlihat sepi. Bahkan, cenderung menurun dari hari biasanya. Hal itu dibuktikan dengan jumlah penumpang kapal. Baik dari Ketapang maupun Gilimanuk, setiap kapal bersandar tidak penuh dengan muatan dan penumpang. Manager Usaha ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono, Senin (30/1) kemarin mem-

benarkan kondisi tersebut. Berdasarkan data jumlah kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan saat libur Imlek lalu justru mengalami penurunan dibandingkan hari normal. Seperti pada Jumat (27/1) lalu, jumlah penumpang yang masuk Bali sebanyak 1.086 orang, roda dua 1.766 unit dan roda empat 1.684 unit. Sementara keesokan harinya terjadi lonjakan dibanding hari sebelumnya

yakni sebanyak 1.432 orang, roda dua 1.838 unit dan roda empat 1.395 unit. Jumlah itu, menurutnya, justru turun dibandingkan hari biasa atau normal. Yakni pada angka 2.500 unit roda dua dan 2.000 unit roda empat. Disinyalir sepinya pengguna jasa transportasi laut ini dikarenakan sejumlah faktor. Seperti terbatasnya waktu libur, dan cuaca buruk yang belakangan sering terjadi. (kmb26)

Bali Post/olo

20 Pejabat Ikuti Lelang Jabatan

Bali Post/olo

PENYEBERANGAN – Suasana penyeberangan di Selat Bali, Senin (30/1) kemarin.

diisi tiga pendaftar yang memenuhi syarat. Ketika belum terpenuhi, maka akan diperpanjang. Namun, pansel optimis tidak perlu menambah waktu pendaftaran. Sejauh ini jabatan untuk Kadis Perpustakaan dan Kearsipan menjadi primadona. Dari sekian banyak yang mendaftar mereka memilih untuk jabatan di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ini. Disusul kemudian jabatan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A-PPKB), Kadis

Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan serta Kadis Lingkungan Hidup (LH). Jabatan ini masing-masing tiga pendaftar. Sedangkan, Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, dua pelamar. Jabatan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP), Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora), Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Satuan Pol PP, masing-masing satu pelamar. (kmb26)


BULELENG

12 Puluhan SMA/SMK Batal Ikut UNBK Singaraja (Bali Post)Puluhan SMA/SMK di Kabupaten Buleleng batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal tersebut karena jadwal pelaksanaannya bersamaan sehingga mengakibatkan peminjaman fasilitas yang sebelumnya dinilai sebagai salah satu solusi untuk bisa melaksanakan ujian tersebut tidak dapat dilakukan. Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali Kabupaten Buleleng I Made Suarja mengungkapkan, sebelum adanya informasi jadwal pelaksanaan bersamaan, SMA/MA yang menyatakan siap mengikuti ujian berbasis IT itu sebanyak 39 sekolah dan SMK sebanyak 26 sekolah. “Itu sekolah negeri dan swasta,” ucapnya. Namum kesiapan itu, kata dia mengalami perubahan pascaadanya informasi jadwal ujian akan berlangsung bersamaan, yakni pada

10 sampai 13 April 2017. Sebanyak 27 SMA/MA dan 6 SMK menyatakan batal untuk ikut. “Setelah ada informasi itu, beberapa sekolah menyatakan tidak ikut,” jelasnya. Kondisi tersebut dipicu oleh fasilitas yang belum memadai, terutama dari jumlah komputer dan jaringan internet. Jika jadwal pelaksanaannya berbeda, sekolah yang masih terkendala fasilitas sejatinya memungkinkan untuk meminjam di sekolah lain yang sudah memiliki fasilitas memadai. “Kalau jadwalnya berbeda, sekolah yang fasilitasnya kurang bisa pinjam ke sekolah lain, asalkan jaraknya tidak lebih dari lima kilometer,” terangnya. Disampaikan Suarja, sekolah yang tidak ikut itu memilih untuk melaksanakan ujian paper base. Hal ini pun diharapkan tetap dipersiapkan secara matang. (kmb45)

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Banjir, Jembatan Darurat Tukad Saba Hanyut Singaraja (Bali Post) Jembatan darurat yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di bendung Tukad Saba, Kecamatan Seririt hanyut akibat banjir Minggu (29/1) malam lalu. Jembatan penyeberangan orang dari deker beton itu dipasang sekitar delapan hari saja. Akibat banjir setinggi dua meter, delapan deker hanyut, hingga rangkaiannya terputus. Akibatnya, puluhan anak-anak SDN 5 Ringdikit dari Desa Lokapaksa kembali tidak bersekolah karena tidak bisa menyeberangi sungai. Pantauan di lokasi menyebutkan, dari 26 deker yang sudah dipasang menggunakan alat berat itu hanyut hingga rangkaiannya terputus. Terputusnya rangkaian jembatan darurat itu kemudian diketahui oleh warga di sekitar bendung. Para orang tua siswa

terpaksa melarang anak mereka bersekolah. Ini dilakukan karena jika saat pergi sekolah disebarangkan, namun dikhawatirkan ketika jam pulang sekolah tidak ada yang membantu menyeberangkan, sehingga mengancam keselamatan anak-anak.

Salah seorang warga yang juga orangtua siswa Komang Cilik saat ditemui di lokasi menuturkan, hujan deras melanda wilayah ini sejak Minggu (29/1) malam lalu. Aliran sungai bertambah besar disertai suara gemuruh dari arah selatan. Sekitar pukul

Pengunduran Diri Ketua Tim Pemenangan

Sukrawan Segera Koordinasi ke KPU Singaraja (Bali Post) Pasangan calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Paket Surya) tidak terlalu menanggapi keputusan pengunduran diri Drs. Ida Bagus Oka Susrama, M.Si. sebagai ketua tim pemenangan Paket Surya. Sikap itu dianggap sahsah saja karena menyangkut keputusan seseorang dalam menentukan pilihan. Untuk melengkapi administrasi susunan tim pemenangan, Paket Surya merencanakan akan melakukan koordinasi dengan KPU Buleleng. Hal itu diungkapkan calon bupati jalur perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan di Singaraja Senin (30/1)kemarin. Politisi asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan ini mengatakan, situasi ini sudah biasa di dalam dunia politik. Di sisi lain, Sukrawan mengatakan, sejak lama Oka Susrama tidak aktif dalam tim kampanye pasangan Surya. Bahkan, sebelum verifikasi faktual Oka Susrama sudah tidak aktif dalam mengurus keperluan Pasangan Surya. Meski yang bersangkutan tidak aktif, Sukrawan menganggap orang-orang di dalam timnya adalah orang yang berprestasi. “Silakan saja sesuai dengan hati nurani

mereka. Kalau sudah tidak memilih kami lagi, itu hak mereka dan saya tetap menghargai keputusan dia (Oka Susrama -red),” jelasnya. Untuk menyelesaikan proses pergantian timnya itu, Sukrawan akan berkonsultasi ke KPU. Ini dilakukan agar secepatnya mendapat petunjuk apakah harus mengubah surat keputusan tim pemenangan atau cukup menetapkan wakil ketua sebagai ketua tim pemenangan. Di sisi lain, Sekretaris KPU Buleleng Putu Aswina menyatakan, hingga kemarin belum menerima tembusan surat pengunduran diri Oka Susrama. Aswina menyatakan, KPU secara legal formal tetap mengacu pada dokumen-dokumen yang telah diserahkan Pasangan Surya. Itu artinya dokumen yang telah disetorkan sebelumnya tetap dipakai dan kalau terjadi perubahan, pihaknya menunggu SK terbaru dari pihak yang berkepentingan. Seperti diberitakan sebelumnya, Drs. Oka Susrama, M.Si. mengundurkan diri seagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan Surya. Mantan Camat Gerokgak itu lantas memutuskan mendukung pasangan petahana Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Ratusan nama pemilih yang tercatat ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan diberikan tanda khusus oleh KPU Buleleng. Selain itu, puluhan nama pemilih yang sudah meninggal dunia dan masih tercantum dalam DPT juga akan diberikan tanda khusus. Penambahan tanda khusus itu diyakini akan menghindari terjadinya kecurangan dalam pencoblosan 15 Februari 2017 mendatang. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Buleleng Gede Suardana di sela-sela debat publik Pilkada Buleleng putaran pertama, Senin (30/1) kemarin. Lebih jauh Suardana mengatakan, temuan pemilih ganda tersebut secara resmi telah diterima setelah Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Buleleng mengirimkan surat rekomendasi. KPU juga sudah menjawab rekomendasi tersebut. Dari jawaban rekomendasi itu, nama pemilih yang tercatat ganda dalam DPT seperti temuan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) akan diberikan tanda khusus. Hal yang sama juga dilakukan untuk temuan nama pemilih yang sudah meninggal dunia namun tetap tercantum pada DPT. Tanda khusus ini untuk mengingatkan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar nama-nama pemilih bertanda

khusus itu agar diberikan hanya satu formulir C-6 menjelang pencoblosan nanti. Sedangkan bagi pemilih yang sudah meninggal dunia, formulir C-6 diserahkan kepada keluarga bersangkutan. Menurut Suardana, persoalan nama pemilih ganda yang tetap tercantum dalam DPT sudah menjadi persoalan klasik. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sudah dimutakhirkan hingga KPU menetapkan DPT. Pada saat terjadi perubahan identitas atau warga yang telah meninggal dunia tidak langsung disesuaikan oleh Disdukcapil. Situasi ini kemudian memicu nama pemilih yang tercatat ganda atau pemilih yang kenyataannya sudah meninggal dunia namun identitasnya tercantum pada DPT. “Kalau data sumbernya tidak diperbarui, jadi data yang kita tetapkan itu otomatis tetap saja akan ada ganda atau yang meninggal tetap tercatat dalam DPT. Ini masalah klasik dan kami sudah berkoordinasi, sehingga dalam pencoblosan nanti pemilih dalam DPT dan warga yang memiliki KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KPT elektronik bisa mencoblos,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Panwaslih menemukan 479 pemilih yang tercatat ganda dalam DPT. Selain itu, ada 31 pemilih yang sudah meninggal dunia, namun identitasnya tetap tercantum dalam DPT. Jumlah ini masih memungkinkan bertambah karena panwaslih masih melakukan validasi DPT untuk mengetahui data pemilih yang tercatat ganda. Panwalsih telah merekomendasikan temuannya itu kepada KPU agar ditindaklanjuti, sehingga tidak memunculkan kecurangan pada pencoblosan nanti. (kmb38)

Pemilih Tercatat Ganda Diberi Tanda Khusus

Bali Post/kmb38

Gede Suardana

Bali Post/kmb38

HANYUT - Jembatan darurat yang dibangun Pemprov Bali di bendung Tukad Saba, Kecamatan Seririt terputus akibat banjir setinggi dua meter Minggu (29/1) malam lalu.

21.30 wita, dia melihat aliran banjir mengalir deras. Bahkan, potongan kayu hanyut di tengah sungai yang lebar. Hantaman potongan kayu itu memutus rangkaian jembatan darurat tersebut. Ada delapan deker yang posisinya di tengah-tengah terlepas dari rangkaiannya. Menyusul putusnya jembatan darurat itu, dia melarang anaknya Kadek Pebriantini bersekolah. Hal ini karena pada saat air masih deras kalau menyeberang dengan menerobos aliran sungai deras pihaknya khawatir akan membahayakan keselamatan anaknya. Hal ini diikuti oleh orangtua siswa lainnya yang juga melarang anak-anak mereka bersekolah. Pihak sekolah pun tidak bisa berbuat banyak dan tidak berani memaksakan agar anak-anak dari Lokapaksa itu bisa bersekolah seperti biasa. “Hari ini (Senin 30/1), anak-anak tidak izinkan ke sekolah karena bisa saja pagi hari saya seberangkan, namun kalau pulang sekolah saya takut tidak ada yang membantu menyeberangkan. Apalagi, airnya masih deras dan kalau sudah kecil arusnya nanti saya seberangkan anak agar bisa sekolah,” katanya.

Cilik dan warga lainnya kembali berharap pemerintah kembali melakukan perbaikan atas kerusakan jembatan darurat itu. Dia berharap, konstruksi jembatan darurat dibuat lebih permanen, sehingga bertahan lebih lama. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng telah melakukan pemantauan di lokasi. Petugas PU-PR pun hanya melaporkan kondisi jembatan kepada Pemprov Bali untuk dicarikan jalan keluarnya. Sekadar diketahui, Pemprov Bali membuat jembatan darurat untuk membantu puluhan anak-anak menyeberang sungai pada saat jam sekolah. Siswa dari Desa Lokapaksa ini sebelumnya terpaksa menyusuri aliran sungai deras ketika ke sekolah yang lokasinya di sebarang sungai. Sayang, jembatan darurat yang dibangun pemprov hanyut karena banjir Minggu (29/1) malam lalu. Selain pemprov, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida juga telah melakukan pemantauan ke bendung Tukad Saba. Dari pemantauan itu, BWS Bali-Penida memprogramkan akan membangun jembatan permanen mulai tahun 2017 ini. (kmb38)

DEBAT PILKADA

Surya Unggulkan Program Tridatu, PASS Fokus Pertanian dan Fiskal

Singaraja (Bali Post) Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati mengikuti debat publik putaran pertama Senin (30/1) kemarin, disiarkan seluruh stasiun radio lokal. Pasangan nomor urut 1 Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya dan pasangan nomor urut 2 Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra mempresentasikan visi, misi, dan program secara terbuka. Debat perdana itu dikendalikan oleh moderator Made Subanda, akademisi dari Undiknas Denpasar. Kedua pasangan calon memaparkan visi, misi, dan program yang akan dijalankan jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati lima tahun ke depan. Saat pemaparan itu, Sukrawan mempresentasikan visi, misi, dan program unggulannya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lapangan

pekerjaan (Tridatu) secara terstruktur. Selain itu, Sukrawan menyatakan akan meletakkan jabatannya jika dalam rentang waktu dua tahun menjabat gagal melaksanakan visi, misi, dan program. Pasangan berjuluk PASS di Hati -- Agus Suradnyana dan Sutjidra -- memaparkan visi misi secara berkolaborasi. Perjalanan debat yang semula landai, tiba-tiba berubah agak riuh. Ini terjadi pada saat Sukrawan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh PASS. Atas jawaban itu, Agus Suradnyana menyebut bahwa jawaban Sukrawan nyaplir atau tidak cocok dengan maksud pertanyaannya. Ketika itu, Agus Suradnyana menanyakan kiat-kiat Sukrawan dalam meningkatkan kemampuan fiskal daerah. Sukrawan menjawab pertanyaan itu dengan pemaparan visi misi mereka di

bidang pendidikan dengan program unggulan meningkatkan anggaran pendidikan dari saat ini 35 persen menjadi 45 persen. “Yang kami maksud kebijakan peningkatan fiskal daerah itu, bagaimana caranya meningkatkan kemampuan keuangan daerah dengan meningkatkan investasi daerah, jadi bukan masalah pendidikan, sehingga mohon maaf jawaban itu nyaplir,’’ katanya. Usai menjalani debat, Sukrawan menyatakan, pihaknya telah melakukan perhitungan dan mengkaji dengan baik realisasi visi, misi, dan programnya. Dia mengklaim akan menjadi pemimpin tegas dalam menjalankan kebijakan dan tidak akan membohongi rakyat Buleleng. Sementara itu, Agus Suradnyana mengatakan, debat sudah dapat dilalaui dengan baik. Pertanyaan panelis di-

akuinya berkelas dan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing panelis. Atas pertanyaan itu, Agus mengklaim sesuai dengan pertanyaan yang dialamatkan kepadanya. Terkait dengan visi, misi, dan program, dia memparkan program 12 PASS jilid dua akan dilanjutkan dan fokus pada pertanian dan meningkatkan

kemampuan fiskal daerah. Setelah menjalani putaran pertama, Paket Surya dan PASS kembali menjajal panggung debat putaran kedua Selasa (7/2) mendatang. Debat akan dipusatkan di Denpasar dengan disiarkan langsung stasiun TV lokal Bali dan televisi pemerintah. (kmb38)

Bali Post/kmb38

DEBAT - Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati menjalani debat publik putaran pertama, Senin (30/1) kemarin.


Selasa Umanis, 31 Januari 2017

KARANGASEM

Minimalisasi Potensi Bahaya

Panitia Seleksi Guru Kontrak Belum Siap

Perbaikan Jalan Seraya-Amed ke Pusat

Amlapura (Bali Post) Kondisi ruas jalan Seraya-Amed yang selalu menghadirkan ancaman bagi warga menjadi perhatian serius DPRD Karangasem. Untuk meminimalisasi potensi bahaya itu diharapkan pembangunan dipercepat di sepanjang kawasan tersebut. Warga mendorong pemerintah daerah melakukan pendekatan ke Balai Jalan Wilayah Bali Penida. Melalui upaya tersebut diharapkan ruas jalan lingkar Seraya yang sudah berstatus jalan nasional itu segera ditingkatkan kualitasnya. ‘’Dulu pada beberapa titik jalan itu langsung difungsikan sebagai pelintas sungai untuk efisiensi biaya. Ketika sudah berstatus jalan nasional tentu akan ada kajian teknis baru, misalnya harus dibangun jembatan,’’ ujar Ketua Dewan I Nengah Sumardi, Senin (30/1) kemarin. Pernyataan politisi muda itu menyikapi peristiwa air bah di Tukad Tibu Dalem, Desa Seraya Tengah, yang merenggut korban jiwa beberapa hari lalu. Menurut dia, naiknya volume air di tukad tersebut termasuk tukad-tukad lain yang juga memanfaatkan badan jalan sebagai badan sungai pasti akan selalu terjadi, ketika memasuki musim hujan. Kondisi kawasan itu terbukit dan lembah sebagai penyebabnya. Pembangunan jembatan di titik-titik pelintas sungai itu seperti harapan warga memang paling efektif untuk meminimalisasi potensi bencana. Namun untuk penanganan yang bersifat permanen seperti itu Pemkab Karangasem dibatasi status jalan yang kini merupakan jalan nasional. Maka, pendekatan ke pusat menjadi satu-satunya solusi. Lobi ke pemerintah pusat melalui Balai Jalan Wilayah Bali Penida sangat penting untuk memastikan program peningkatan kualitas jalan lingkar Seraya bisa segera dilanjutkan. Pasalnya sejak naik status menjadi jalan nasional, program peningkatan kualitas jalan baru itu dilakukan di ujung-ujungnya saja. Program tahap pertama tiga tahun lalu mulai dari Patung Salak Jasri sampai Banjar Ujung Hyang, sebelah barat Taman Ujung. Pembangunan tahap II mulai dari pertigaan Culik sampai Amed di Kecamatan Abang. ‘’Semuanya dikerjakan Balai. Hal itu membuktikan status jalan itu adalah jalan nasional,’’ ungkap Sumardi. Dengan ditingkatkannya kualitas ruas jalan lingkar tersebut, Sumardi berkeyakinan akan memberi dampak sangat positif untuk pembangunan di wilayah Seraya, Bunutan dan Amed. Alasannya, kawasan tersebut punya potensi besar di sektor pariwisata. Selain menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat, juga tergarapnya potensi tersebut berimplikasi positif terhadap upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Karangasem. (kmb)

I Nengah Sumardi

Bali Post/kmb31

Pengumuman Hasil Tes Tulis Ditunda Amlapura (Bali Post) Panitia seleksi Pemkab Karangasem menunda pengumuman hasil tes tertulis seleksi guru kontrak yang sedianya dilakukan Senin (30/1) kemarin. Penundaan itu harus dilakukan karena panita belum siap, libur menjadi alasannya. ‘’Libur panjang memengaruhi jadwal yang sudah kita rencanakan. Kita tidak bisa melakukan perekapan perankingan hasil tes,’’ kilah Kadisdikpora Karangasem, I Gede Ariyasa, Senin kemarin. Ariyasa selaku Ketua Pansel menegaskan panita berusaha mengedepankan transparansi dalam proses perekrutan tersebut. Dengan alasan, itu pula panitia tidak melakukan perekapan perankingan pada saat hari libur. ‘’Lagi pula bekerja saat hari libur juga menyalahi prosedur. Proses itu kita lanjutkan hari ini,’’ katanya.

I Gede Ariyasa

Penarikan Hadiah Tabungan Berlangsung Meriah

Amlapura (Bali Post) LPD Desa Pakraman Timbrah, Kecamatan Karangasem, kini sudah berusia 27 tahun. Setiap tahunnya, lembaga keuangan kebanggaan masyarakat desa setempat, ini selalu memberikan perhatian khusus kepada para nasabahnya melalui penarikan hadiah tabungan. Penarikan hadiah tabungan tahun ini kembali berlangsung meriah Senin (30/1) kemarin. Berbagai hadiah menarik dibagikan melalui pemenang undian kepada para nasabahnya. Kepala LPD Desa Pakraman Timbrah, Nyoman Kantun, mengatakan perkembangan LPD Desa Pakraman Timbrah dalam beberapa tahun terakhir, ini berkembang cukup baik. Dari sisi aktiva, memperlihatkan total kas sebesar Rp 846 juta. Pinjaman yang diberikan Rp 2,8 miliar dan inventaris Rp 297 juta. Sehingga, total keseluruhan mencapai Rp 3,9 miliar. Sedangkan, dari sisi pasiva, dilihat dari tabungan mencapai Rp 1,6 miliar, deposito berjangka Rp 1,2 miliar, pasiva lain-lain Rp 256,9 juta, modal Rp 641,8 juta dan laba bulan Desember Rp 128,4 juta, sehingga total pasiva juga Rp 3,9 miliar. “Tabungan, deposito, kredit yang berjalan dan aset jumlahnya semakin meningkat. Demikian juga laba tumbuh 7,50 persen,” kata Nyoman Kantun. Sebanyak 20 persen dari total laba tahun ini, sudah dikembalikan kepada desa pakraman. Total dana yang disetorkan kembali ke desa pakraman sebesar Rp 25,6 juta. Sesuai keputusan rapat, 40 persen dari total dana itu masuk ke desa pakraman. Sedangkan, 60 persen akan disalurkan ke empat pauman, yakni Pauman Desa, Pauman Beji, Pauman Lambuan dan Pauman Manak Yeh. Dalam penarikan undian tabungan berhadiah ini, LPD Desa

Bali Post/kmb31

SERAHKAN KEUNTUNGAN LPD - Ketua LPD (kiri) saat menyerahkan secara simbolis 20 persen dari total keuntungan LPD kepada Klian Desa Pakraman Timbrah. Pakraman Timbrah memberikan hadiah utama berupa dua buah kulkas. Ada juga hadiah menarik lainnya, berupa 2 set speaker aktif, 2 lemari, 2 kompor gas, 3 buah kipas angin, 9 hadiah khusus, 10 parsel hadiah hiburan, 40 alat rumah tangga dan 2 kipas angin. Proses pengundian hadiah tabungan, ini disambut antusias para nasabah. Mereka tampak memenuhi Wantilan Sekaa Truna, di tempat pelaksanaan acara yang dipusatkan tahun ini. Nyoman Kantun menambahkan, selama ini LPD Desa Pakraman Timbrah, juga sudah berpartisipasi memberikan bantuan kepada siswa SDN 3 Pertima dari kelas 1 sampai 6 yang memperoleh ranking 1 sampai 3. Selain itu, juga memberikan bantuan kegiatan gerak jalan kepada siswa SDN 3 Pertima. Bantuan bea siswa kepada TK Kumara Langu hingga bantuan dana punia kepada seluruh prawayah di desa

Seluruh Warga ’’Magibung’’ Bersama

TAHUNini, momen unik itu terjadi Jumat (27/1) lalu. Sebelum prosesi magibung, sejak pagi krama dari empat banjar setempat disibukkan berbagai persiapan. Persiapan mulai mengolah berbagai macam bumbu-bumbuan alias mebat. Setiap banjar punya tugas masing-masing. Ada yang mengolah bumbu, ngikih, ngarang, murak daging sapi hingga memanggangnya. Sedangkan, untuk kelengkapan sarana caru dan upacara lainnya, disiapkan kelompok undagi. Dalam sehari, masyarakat ke empat banjar dan dua banjar sesabu itu disibukkan

Belum ada kepastian waktu menyangkut rencana pengumuman hasil seleksi guru kontrak tersebut, Ariyasa hanya mengatakan pertengahan Februari. Nantinya pengumuman akan bersifat final yakni penggabungan hasil tes tertulis dan tes wawancara. Tes wawancara sendiri baru akan dilaksanakan 6 sampai 14 Februari mendatang. Seleksi guru kontrak itu diikuti lebih dari 1.000 pelamar untuk memperebutkan 300 formasi masing-masing 215 guru kelas dan 85 guru penjaskes. Tes tulis itu dilaksanakan 19 Januari lalu di tiga sekolah. Menariknya, tes tulis

HUT LPD Desa Pakraman Timbrah

Usaba Muhu-muhu di Desa Timbrah

Ada momen unik yang bergulir setahun sekali di Desa Pakraman Timbrah, Karangasem. Tradisi Usaba Muhu-muhu di desa tua ini itu sesungguhnya adalah ritual macaru desa. Hal itu sebagai media memupuk kebersamaan dan mengeratkan tali persaudaraan seluruh krama desa melalui pelaksanaan makan bersama yang disebut magibung, yang merupakan ikon budaya di sana. Mekanismenya, pihak desa pakraman setempat pun menyiapkan lebih dari seratus gibungan untuk seluruh krama desa mulai anak-anak, remaja, sampai orang tua. Bagaimanakah tradisi khas magibung di desa kuno tersebut?

13

berbagai persiapan sebelum sembahyang bersama dilaksanakan di Pura Dalem Tengah. Klian Desa Pakraman Timbrah, Wayan Sukerta, mengatakan sebelum pelaksanaan magibung bersama, krama desa yang perempuan menghaturkan banten pajegan. Sedangkan, krama laki-laki sudah berangkat dari rumah lengkap dengan sebotol air minum untuk magibung bersama. Pelaksanaan tahun ini berbeda dari tahuntahun sebelumnya. Dulu, warga magibung di tempat terpisahpisah, dengan memanfaatkan ke empat Bale Pauman, Bale Sekaa Gong, Bale Lantang, hingga Bale Sanggar. Namun tahun ini, magibung bersama itu dipusatkan di satu tempat di Wantilan Sekaa Truna. “Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun. Ini salah satu cara memupuk kebersamaan,” katanya. Gibungan ini diolah dari sisa sarana sapi yang dipakai untuk sarana caru. Ini menjadi momen paling ditunggu-tunggu masyarakat setempat. Tidak hanya krama yang setiap hari tinggal di desa, tetapi juga seluruh krama yang hidup merantau ke daerah lain. Mereka secara khusus pulang kampung. Tujuannya, agar dapat magibung bersama warga lainnya. Ada lebih dari seratus gibungan disiapkan krama yang bertugas sebagai saya, yang dibantu malun saya prajuru desa. Setiap satu gibungan, ditempati enam sampai delapan orang. “Krama baru boleh memulai magibung, setelah pelaksanaan sembahyang bersama di Pura Dalem Tengah selesai,” tegas Sukerta. Bagaimana kalau ada krama

yang tidak boleh makan daging sapi? Situasi ini juga sudah diantisipasi. Solusinya, disiapkan enam gibungan dari daging ayam. “Diharapkan seluruh warga dapat ngelungsur bersama. Jadi, gibungan dari daging ayam itu juga sudah disiapkan,” katanya. Ritual usaba muhu-muhu ini, dilaksanakan dalam bentuk caru desa. Tujuannya, untuk nyomia bhuta kala menjadi bhuta hita. Sehingga, warga setempat senantiasa hidup harmonis, di antara keharmonisan alam semesta. Pelaksanaan tradisi ini diawali ritual nyaga. Tiga hari sebelum usaba muhu-muhu, warga melaksanakan ritual ini untuk nyomia bhuta kala dalam tingkatan lebih kecil, agar tidak mengganggu pekarangan warga. Ritual ini juga disebut metuun buah. Pada saat usaba muhumuhu, ritual nyomia dilakukan dalam tingkatan lebih tinggi oleh desa adat. Sarananya caru seekor kerbau dan juga sapi. Dari beberapa sumber sastra di desa setempat, tradisi aci usaba muhu-muhu ini juga dipandang sebagai penerapan Kitab Shiva Purana. Ketika Dhurgha melawan Raksasa Mahisasura berwujud sapi atau kerbau. Pada zaman terkini diperingati sebagai bentuk pengendalian diri agar manusia terhindar dari sifat-sifat hewani. (gik) MAGIBUNG DI TIMBRAH - Ratusan warga saat magibung bersama di Wantilan Sekaa Truna Desa Pakraman Timbrah, belum lama ini.

pakraman. “LPD ini berkembang berkat dukungan para nasabah dan prajuru desa. Saya berharap nasabah dan masyarakat lainnya tetap menabung di LPD, sehingga laba semakin besar dan kontribusi ke desa pakraman juga semakin besar,” katanya. Salah satu anggota Badan Pengawas LPD Nengah Supartha, mengapresiasi pencapaian LPD Desa Pakraman Timbrah setahun terakhir.ini. Tetapi, dia berharap agar labanya ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi. Dia berharap kerja sama antarkaryawan dalam membangun LPD ini juga dapat lebih ditingkatkan. “Di tengah makin banyaknya lembaga keuangan di desa, ini saya berharap antarlembaga keuangan ini dapat bersaing sehat,” kata Supartha seraya berharap ke depan LPD ini agar memberi perhatian kepada masyarakat kurang mampu misalnya memberi bantuan sembako atau bingkisan menarik lainnya. (kmb31/k100)

itu tetap dilaksanakan meskipun ada rekomendasi penundaan dari dewan. Keputusan pansel menunda pengumuman hasil tes tulis itu akhirnya membawa angin segar bagi Panitia Khusus (Pansus) Seleksi Guru Kontrak yang dibentuk DPRD Karangasem. Ketua Dewan, I Nengah Sumardi, menyatakan dewan sejatinya ingin proses perekrutan berjalan cepat. Alasannya, keberadaan guru kontrak tersebut sangat dibutuhkan. Namun, pihaknya mengakui penundaan pengumuman itu akan memberi ruang lebih besar bagi Pansus untuk mengawal semua tahapan sehingga proses seleksi benarbenar berjalan sesuai mekanisme. ‘’Pansus bukan untuk gaya-gayaan, tetapi untuk memastikan yang dilakukan pemerintah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,’’ ujarnya. (kmb)

Dikeluhkan

Desa ’’Gepeng’’ Minim Bedah Rumah

Amlapura (Bali Post) Program bedah rumah yang diluncurkan Pemprov Bali sudah dirasakan manfaatnya, namun di balik itu banyak juga muncul keluhan. Perbekel Desa Tianyar Barat, Kubu, Agung Pasrisak Juliawan, menyatakan kecewa karena alokasi program bedah rumah di desa penghasil gepeng itu sangat minim. ‘’Kita hanya dapat tujuh bedah rumah. Sangat sedikit jika melihat kondisi masyarakat kami,’’ keluh Agung Pasrisak, Senin (30/1) kemarin. Agung Pasrisak mengaku iri dengan desa-desa lain yang kondisi ekonomi masyarakatnya jauh lebih baik, tapi mendapat jatah bedah rumah lebih banyak. Desa Ban yang merupakan tetangga dekat Tianyar Barat dapat jatah 150 unit. Agung Pasrisak makin pusing melihat fenomena di Lean, Kecamatan Abang. Secara ekonomi masyarakat setempat jauh lebih bagus tetapi dijatah bedah rumah sampai 70 unit. ‘’Ini tidak adil. Desa kami yang penduduknya banyak berpengasilan rendah dan dikenal sebagai desa gepeng seperti di Munti Gunung ini kurang mendapat perhatian,’’ katanya. Desa Tianyar Barat, menurut dia, mengusulkan 14 warganya untuk dibantu bedah rumah Pemprov Bali. Tapi kenyataannya yang direstui sesuai data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali hanya tujuh unit. Bantuan terfokus di Pedahan saja. Jumlah itu juga belum pasti, karena masih menunggu hasil verifikasi Pemprov Bali. Dari kenyataan tersebut, Agung Pasrisak akhirnya mempertanyakan kriteria warga yang berhak atas program tersebut. Pasalnya jika mengacu kriteria rumah tangga miskin, semestinya ke-14 warga yang diusulkan dari Desa Tianyar Barat, ini layak mendapatkannya. ‘’Kalau Amed saja dapat segitu, mestinya Tianyar dengan kondisi lebih miskin bisa mendapat lebih banyak,’’ protesnya. Dana program bedah rumah Pemprov Bali itu rencananya cair langsung ke rekening desa Februari ini. Sesuai arahan Gubernur Mangku Pastika saat kunjungan kerja ke Karangasem beberapa waktu lalu, pelaksanaan program itu ditargetkan rampung Juni nanti. Agar program tepat sasaran, Gubernur minta perbekel membentuk panitia untuk melakukan pendataan secara akurat. Gubernur bahkan sempat mengeluarkan ancaman bahwa tindakan memanipulasi data akan dibawa ke proses hukum. (kmb)


TABANAN

14

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Kejari Didesak Selidiki Kasus Dana Hibah

Tabanan (Bali Post) Sejumlah warga Banjar Lalang Pasek, Desa Cepaka, Kediri, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Tabanan, Senin (30/1) kemarin. Mereka minta Kejari Tabanan segera menyelidiki tuntas dalang intelektual dugaan penyalahgunaan dana hibah pembangunan bale banjar tahun 2008 yang kasusnya mencuat pada 2013. Warga mendorong pihak kejaksaan mengusut tuntas kasus tersebut, karena kuat dugaan tersangka yang sudah ditahan I Nyoman Sukarya selaku mantan klian adat saat itu, ada yang menyuruh melakukan hal tersebut. Tujuh warga yang dipimpin I Gusti Ngurah Putra Sarjana selaku saksi yang pernah dimintai keterangan diterima Kepala Sesi Pidana Khusus (Kasipidus) Tabanan. Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam, sejumlah perwakilan masyarakat minta agar dalang atau aktor intelektual dugaan penyalahgunaan dana hibah Rp 202 juta untuk pembangunan bale banjar di Banjar Lalang Pasek, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, diselidiki tuntas. Mereka menyayangkan jika kasusnya berhenti pada penetapan tersangka Sukarya. “Saya pikir tidak mungkin Sukarya melakukan hal ini tanpa ada keterlibatan orang lain. Saya dan krama kasihan karena dia pernah mengabdi di banjar selama tiga tahun. Mungkin dia sebagai korban,” jelasnya. Kasi Pidana Khusus Kejari Tabanan Ida Bagus Alit Ambara menjelaskan, kasus penyalahgunaan dana hibah itu masih berjalan dan masih menunggu proses persidangan yang diperkirakan digelar Februari mendatang. “Kami lihat nanti saat sidang. Kalau ada fakta baru pasti akan dikembangkan,” terangnya. (kmb28)

Puluhan Baliho Ormas Diturunkan

Tabanan (Bali Post) – Tim gabungan Polri, TNI dan Satpol PP, Senin (30/1) kemarin menurunkan 25 buah baliho dan bendera organisasi masyarakat (ormas) yang dipasang di wilayah Kabupaten Tabanan. Ada juga ormas yang menurunkan sendiri balihonya. Baliho dan bendera tiga ormas diterbitkan karena melanggar ketentuan terkait perizinan dan keindahan. Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I G.P. Putra Astawa menjelaskan, penurunan dilakukan karena melanggar perizinan. Selain itu, ada penekanan dari pimpinan Polri untuk menertiban baliho dan bendera atau spanduk milik ormas yang tidak berizin. Syarat pemasangan baliho ucapan selamat berlaku pada H-7 sampai H+7. Namun semua baliho atau bendera yang dipasang melebihi batas ketentuan tersebut. Sebelum penertiban, Kesbangpol mengirim surat ke ormas untuk menurunkan sendiri balihonya. “Karena tidak diindahkan, kami akhirnya menurunkan baliho-baliho tersebut,” kata Putra Astawa, didampingi Kasat Sabhara AKP Kade Ardika. Penertiban dilakukan di delapan kecamatan, sedangkan di Selemadeg Timur dan Penebel tidak ada baliho atau bendera ormas. Sebanyak 25 buah baliho dan bendera ormas diturunkan. Baliho yang dipasang STT tidak diberangus karena bukan ormas. ‘’Pemasangan baliho atau bendera ormas harus mengikuti aturan perizinan yang berlaku,’’ ujarnya. (kmb24)

BAHAS - Suasana rapat kerja DPRD dan Pemkab Tabanan membahas Ranperda Perlindungan Nelayan, Senin (30/1) kemarin.

Dewan dan Eksekutif Sempurnakan Ranperda Nelayan Tabanan (Bali Post) -

DPRD Tabanan bersama eksekutif menggelar rapat kerja, Senin (30/1) kemarin untuk menyempurnakan kembali Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Pembudi Daya Ikan. Raker dipimpin inisiator ranperda I Gusti Nyoman Omardani didampingi sejumlah anggota dewan lainnya seperti I Ketut Budi Adnyana, I Wayan Edy Nugraha Giri dan A.A. Nyoman Dharma Putra, serta Asisten I Pemkab Tabanan I Wayan Yatnanadi dan jajarannya dari eksekutif. Omardani menegaskan, rapat kerja ini untuk menyelaraskan ranperda inisiatif dewan tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan dan pembudi daya ikan. Menurutnya masih banyak hal yang perlu diselaraskan dalam ranperda ini termasuk tentang

Tabanan (Bali Post) Motif dan tersangka kasus dugaan pembunuhan dengan korban wisatawan asal Jerman, Braun Silke yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Yeh Ho, Kecamatan Penebel, masih buram. Salah seorang saksi Miskan (42) yang sempat diamankan di Mapolsek Penebel, Sabtu (28/1) sore lalu dilepas, Senin (30/1) kemarin. Setelah dimintai keterangan oleh pihak penyidik kepolisian selama beberapa hari, kepala tukang asal dusun Semboro, Jember itu tampak kembali melakukan aktivitas mengawasi pekerjaan sebelas anak buahnya di vila milik korban di Banjar Kuta Bali, Desa Tajen, Penebel. “Saya diperiksa kurang lebih dua jam, ditanya seputar keberadaan korban, dua rekannya dan seputar kegiatan apa saja yang saya lakukan,” ujar Miskan. Sementara itu, dari pantauan di vila milik korban terlihat tum-

pukan genteng di sekitar vila karena baru diganti. Santer terdengar kabar korban sempat ada permasalahan dengan buruhnya terkait genteng yang bocor. Sebelumnya Perbekel Desa Tajen I Gusti Putu Sumerta Yasa, mengatakan Braun Silke sudah setahun tinggal di Banjar Kuta Bali, Desa Tajen, Kecamatan Penebel. Saat ini wisatawan tersebut tengah membuat rumah berbentuk vila di atas tanah milik anak angkatnya, Daniel yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah yang dikontraknya. “Anak angkatnya tinggal di Bali dan menjadi warga Desa Tajen sejak Juli 2015, setelah pindah KK dari Bekasi,” tandasnya. Sementara itu, pihak kepolisian masih bungkam terkait sejauh mana proses penyelidikan yang telah dilakukan. Mereka berdalih masih terus melakukan pendalaman kasus ini. (kmb28)

“Kami harap perda inisiatif ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tabanan,” ungkap anggota Fraksi PDI-P itu. Edy Nugraha Giri minta eksekutif mengkaji lebih dalam agar perda inisiatif tidak sampai menimbulkan masalah di kemudian hari jika diterapkan di masyarakat. Sementara Budi Adnyana dari Fraksi Golkar berharap perda inisiatif ini bisa memecahkan solusi pengadaan ikan lele yang masih diimpor dari Kabupaten Jembrana. Jangan sampai perda ini nasibnya sama dengan perda inisiatif tentang perlindungan petani yang belum ditindaklanjuti dengan peraturan bupati. (kmb28)

Bali Post/kmb28

GANTI GENTENG - Sejumlah pekerja mengganti genteng yang bocor di vila milik korban Braun Silke di Desa Tajen, Penebel.

Warung Global

Pemerintah Harus Selektif Keluarkan Izin Membangun

SELAMA ini petani sering merugi karena hasil panennya dihargai rendah oleh tengkulak. Sistem aplikasi ini memudahkan petani menjual langsung hasil pertaniannya ke konsumen. Jadi, tidak ada permainan harga lagi. Beratayasa dari Badung menyatakan ini dalam acara Warung Global mengangkat topik ‘’Proteksi Lahan Pertanian dengan Teknologi’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (30/1) kemarin. Akan tetapi, lanjutnya, yang sering terjadi di lapangan ada-

lah tengkulak lebih cerdik. Pemerintah harus mengambil

100 Tahun Gusti Ngurah Rai

Kepentingan Nasional di Atas Segalanya PERJALANAN hidup Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai sejak lahir hingga tewas di medan peperangan yang dikenal dengan perang Puputan Margarana, dipentaskan secara apik melalui pergelaran sosiodrama di halaman Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Tabanan, Senin (30/1) kemarin. Pertunjukan seni ini mampu membawa para undangan yang hadir dalam peringatan Satu Abad atau 100 Tahun I Gusti Ngurah Rai mengenang cerita masa perjuangan tersebut. Acara juga diisi beragam

Dalam ranperda tersebut juga diatur tentang fasilitasi pengadaan sarana prasarana perikanan, jaminan kepastian risiko penangkapan (asuransi), jaminan keamanan serta fasilitasi bantuan hukum ketika nelayan menghadapi masalah hukum. Selain itu berupaya melakukan pemberdayaan melalui pendidikan dan pelatihan, kemitraan usaha, kemudahan iptek dan informasi serta penguatan kelembagaan. “Intinya ingin memberdayakan nelayan agar dapat bersaing di dunia global,” tandasnya. Di bagian lain, Dharma Putra menyatakan lahirnya ranperda inisiatif berawal dari masukan, keluhan dan keinginan masyarakat.

Kepala Tukang Proyek Vila Dibebaskan

tabanan 0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706

regulasinya. “Masih banyak hal yang harus disempurnakan seperti aturan yang dimiliki pemerintah pusat yang dijadikan acuan dalam penyusunan ranperda inisiatif agar tidak tumpang tindih, bahkan bermasalah di kemudian hari. Regulasi ini yang perlu dis-

elaraskan,” jelasnya. Terkait ranperda perlindungan nelayan, menurutnya berdasarkan dua hal, yakni UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam. Hal ini diperkuat dengan PP Nomor 50 Tahun 2016 tentang pemberdayaan nelayan kecil dan pembudi daya ikan kecil. “Dua aturan itu yang mendasari ranperda inisiatif tentang perlindungan nelayan,” ungkap politisi PDI-P asal Pupuan itu. Empat poin menjadi titik sentral pembahasan, yakni perencanaan anggaran, sumber anggaran, sumber dana dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan.

Kasus Pembunuhan Warga Jerman

Telepon Penting

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM

Bali Post/kmb28

atraksi seni lainnya dan kegiatan mapeed oleh ibu-ibu PKK desa setempat. Rentetan peringatan yang diselenggarakan keluarga besar I Gusti Ngurah Rai bersama Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) Provinsi Bali, serta didukung Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya dan Pemprov Bali ini dilaksanakan sejak November 2016. Peringatan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat (Generasi Baru Indonesia/GBI) tentang NKRI yang dahulu dibela dengan tetesan darah para pejuang. Salah satunya tekad

Bali Post/kmb28

SOSIODRAMA - Pementasan sosiodrama perjalanan hidup Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai.

dan integritas Gusti Ngurah Rai dalam memimpin perang kemerdekaan dibuktikan dalam sebuah dokumen autentik yang sekarang dikenal dengan Surat Sakti. Surat Sakti adalah sebuah surat jawaban Pak Rai kepada pemimpin pasukan Belanda di Bali, Overste Termeulen. Putra bungsu I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Alit Yudha, menyatakan sangat bangga terhadap makna surat jawaban ayahandanya tersebut. Hal itu memperlihatkan Pak Rai telah lama menunjukkan dirinya sebagai seorang nasionalis dan berjuang untuk NKRI. Semua keputusan politik harus ditentukan oleh pemerintah pusat. Dikatakannya, nilai-nilai yang terkandung dalam surat jawaban tersebut adalah sebuah pesan moral kepada generasi baru Indonesia. NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 adalah sebuah pusaka yang harus selalu dikenang, dipahami, dijadikan referensi, dan dilaksanakan dalam berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional harus ditempatkan di atas kepentingan daerah, kelompok, partai, golongan dan pribadi. (kmb28)

langkah antisipasi. Untuk menekan alih fungsi lahan. Pemerintah bisa bekerja sama dengan aparat terbawah, misalnya desa adat. Dengan membuat peraturan mengikat, tanah pertanian tidak boleh dialihfungsikan untuk akomodasi wisata dan perumahan. Pemerintah juga harus selektif mengeluarkan izin membangun. Warga Badung lainnya, Ayu menyambut positif hal ini dan berharap terwujud. Ia juga

mengusulkan agar pelaku jual beli tanah pertanian diberikan sanksi. Sementara Nyoman Mastra di Gianyar melihat saat ini lahan pertanian memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pemilik lahan mempunyai hak sepenuhnya memperjualbelikan lahan miliknya. Pemerintah mesti membeli jika komit mempertahankan pertanian atau mencarikan solusi. Suardana di Tabanan setuju

dengan langkah ini. Proteksi lahan pertanian dengan teknologi, jangan hangat-hangat tai ayam. Sering kali tengkulak mempermainkan harga sehingga petani merugi. Pemkab Badung komit melindungi sektor pertanian. Pemkab Tabanan sebagai lumbung berasnya Bali mesti meniru gebrakan Pemkab Badung ini. Demikian komentar Gusti Sumardayasa di Tabanan. (sikha)


15

Selasa Umanis, 31 Januari 2017 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Athletic Club Espanyol Real Betis Real Madrid

vs Sporting vs Sevilla vs Barcelona vs Sociedad

2-1 3-1 1-1 3-0

Federer Percaya Gaya Permainannya

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo.

1. Real Madrid 19 14 4 1 51-17 46 2. Barcelona 20 12 6 2 52-18 42 3. Sevilla 20 13 3 4 43-28 42 4. Atletico Madrid 20 10 6 4 34-16 36 5. Real Sociedad 20 11 2 7 31-28 35 6. Villarreal 20 9 7 4 28-14 34 7. Athletic Club 20 9 5 6 26-22 32 8. Celta Vigo 20 9 3 8 31-33 30 9. Espanyol 20 7 8 5 28-27 29 10. Eibar 20 8 5 7 28-29 29 11. Las Palmas 19 6 7 6 28-30 25 12. Alaves 20 5 9 6 17-20 24 13. Real Betis 20 6 5 9 21-31 23 14. Malaga 20 5 7 8 28-34 22 15. Valencia 18 5 4 9 28-33 19 16. Deportivo 20 4 7 9 25-32 19 17. Leganes 20 4 6 10 15-33 18 18. Sporting Gijon 20 3 4 13 20-39 13 19. Osasuna 20 1 7 12 21-43 10 20. Granada CF 20 1 7 1 2 16-44 10 Pencetak gol : 16 - Luis Suarez (Barcelona) Liga Italia Cagliari Crotone Fiorentina Napoli Sampdoria Sassuolo Torino Udinese

vs Bologna vs Empoli vs Genoa vs Palermo vs AS Roma vs Juventus vs Atalanta vs AC Milan

1-1 4-1 3-3 1-1 3-2 0-2 1-1 2-1

1. Juventus 21 17 0 4 44-16 51 2. AS Roma 22 15 2 5 44-21 47 3. Napoli 22 13 6 3 48-25 45 4. Inter Milan 22 13 3 6 37-23 42 5. Lazio 22 12 4 6 35-25 40 6. Atalanta 22 12 3 7 34-25 39 7. AC Milan 21 11 4 6 32-26 37 8. Fiorentina 21 9 7 5 36-28 34 9. Torino 22 8 7 7 39-32 31 10. Udinese 2 2 8 4 10 27-29 28 11. Chievo Verona 22 8 4 10 22-30 28 12. Bologna 2 1 7 6 8 21-26 27 13. Sampdoria 22 7 6 9 25-29 27 14. Cagliari 22 8 3 11 32-46 27 15. Genoa 22 6 7 9 27-32 25 16. Sassuolo 22 7 3 1 2 31-37 24 17. Empoli 22 5 6 11 13-30 21 18. Crotone 21 3 4 14 20-37 13 19. Palermo 22 2 5 15 18-42 11 20. Pescara 2 1 1 6 14 16-42 9 Pencetak gol : 15 - Edin Dzeko (AS Roma), Mauro Icardi (Inter Milan), Gonzalo Higuain (Juventus). Liga Jerman Mainz Freiburg

vs Dortmund 1-1 vs Hertha Berlin 2-1

Liga Prancis Nice PSG Toulouse

vs de Guingamp 3-1 vs Monaco 1-1 vs St Etienne 0-3

Piala FA Inggris Putaran IV Man. United vs Wigan (II) Sutton United (V) vs Leeds (II) Fulham (II) vs Hull City Millwall (III) vs Watford

Mantan gelandang West Ham Dimitri Payet.

4-0 1-0 4-1 1-0

Bali Post/ap

Payet Kembali ke Marseille

Paris Mimpi Dimitri Payet pindah dari West Ham terwujud. Klub Liga Prancis Olympique Marseille menandatangani kontrak bersama striker timnas Les Bleus itu, Senin (30/1) kemarin. Kontrak berdurasi empat setengah tahun dengan nilai 25 juta pound (31,49 juta dolar AS) akan memindahkan Payet kembali ke bekas klubnya. Payet yang hengkang dari Marseille pada 2015 untuk bergabung dengan West Ham, tampil cemerlang saat membela timnas Prancis pada Eropa 2016. Ia sepakat untuk kembali ke Marseille melalui jendela transfer terakhir ini. Media Inggris melaporkan bahwa dia dua pekan lalu telah menolak bermain untuk Crystal Palace. West Ham yang semula mengatakan Payet harus tetap bersama klub London Timur itu, akhirnya menyepakati transfer setelah menerima fee hampir dua setengah kali dari yang pernah mereka bayarkan untuknya, meskipun mengaku masih kecewa dengan keputusan pemain itu. ‘’Klub ingin mencatat atas kekecewaan ini di mana Dimitri Payet tidak menunjukkan komitmen dan penghargaan kepada West Ham United seperti yang telah ditunjukkan klub dan fans selama lima setengah tahun,’’ kata ketua David Sullivan dalam laman mereka. ‘’Kami hanya ingin memastikan bahwa kami menjual pemain terbaik kami bukan karena masalah keuangan,’’ tambahnya. (kmb39/ afp/ant)

Real Madrid Menang Sempurna Madrid -

Cristiano Ronaldo tak peduli cemoohan pendukungnya dan menciptakan sebuah gol saat Real Madrid menang 3-0 atas Real Sociedad pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (30/1) kemarin. Kemenangan ini dinilai sempurna karena rival terdekatnya, Barcelona dan Sevilla, gagal meraih hasil maksimal pada saat bersamaan. Ronaldo memberi umpan kepada Mateo Kovacic untuk mengemas gol pembuka pada menit ke-38. Gol ini cukup untuk mendinginkan suasana di Santiago Bernabeu karena para penggemar tidak sabar dengan penampilan tidak mengesankan dari tim kesayangannya. Ronaldo kemudian menyumbang gol pada menit ke-51. Pemain pengganti Alvaro Morata kemudian menambahi gol ketiga pada menit ke-82 yang membawa Real membuka keunggulan empat angka di puncak klasemen Liga Spanyol. Ronaldo menjadi salah satu kambing hitam dari penampilan buruk Real Madrid belakangan ini. Tim asuhan Zinedine Zidane hanya mengantongi

satu kemenangan dari empat pertandingan terakhirnya dan disingkirkan Celta Vigo dari Piala Raja pada tengah pekan lalu. Penyerang Portugal itu disoraki pendukungnya sendiri setelah kehilangan bola pada awal pertandingan dan meresponsnya dengan berteriak balik kepada para penonton. Ia kemudian mengirim umpan terobosan kepada Kovacic dan dengan tenang memasukkannya ke gawang lawan. Real Sociedad menyulitkan Real pada laga yang diguyur hujan di ibu kota Spanyol. Tim tamu semestinya mampu menyamakan kedudukan sebelum turun minum ketika penyerang Juanmi merangsek ke area pertahanan lawan namun

sepakannya melebar. Kegigihan tim Basque itu menguap setelah gol Ronaldo dan mereka harus kehilangan bek Inigo Martinez yang diusir keluar lapangan pada menit ke-74 karena telah menerima dua kartu kuning. Morata, yang golnya sebelumnya dianulir karena offside, menanduk umpan silang Lucas Vazquez tidak lama setelah Sociedad harus tampil dengan sepuluh pemain. Gol kedua Ronaldo juga dianulir pada menit ke-90 karena offside. Real memuncaki klasemen dengan 46 poin, unggul empat angka atas Barcelona, yang ditahan imbang 1-1 oleh Real Betis. Peringkat ketiga Sevilla takluk 1-2 di markas Espanyol. (kmb39/rtr/ant)

Melbourne Saat menjalani masa pemulihan dari cedera lutut musim lalu, Roger Federer meyakini dirinya masih mungkin mencuri gelar Grand Slam dengan gaya bermainnya. Dan itu kemudian terbukti saat menjuarai Australia Terbuka. Federer yang melewatkan Olimpiade Rio dan AS Terbuka tahun lalu saat menjalani pemulihan, mengalahkan Rafael Nadal dalam pertandingan lima set, Minggu lalu, di final Australia Terbuka. Petenis veteran Swiss itu meraih gelar grand slam ke-18-nya di Melbourne Park. Trofi serupa terakhir kali diraihnya empat setengah tahun yang lalu. ‘’Tidak pernah ada jaminan di sana, tetapi aku selalu yakin,’’ kata petenis 35 tahun tersebut saat menceritakan bagaimana dirinya bisa melewati masa-masa penuh depresi tahun lalu. ‘’Ini tentang tetap tenang dan percaya bahwa setiap usaha akan terbayarkan dan berbagai hal yang aku miliki dalam permainan, memungkinan saya untuk mencuri satu atau beberapa gelar,’’ katanya. Federer mengatakan keyakinannya juga didasarkan pada kenyataan bahwa saat cedera, ia masih berkompetisi secara baik, dengan mencapai dua final grand slam pada 2015 dan dua semifinal pada 2016. ‘’Jika Anda melihat kembali hasil saya, pada 2016 dan terutama pada tahun 2015, saya pikir saya benar-benar bermain tenis dengan baik. Sejujurnya saya yakin saya bisa melakukannya, pertanyaannya sekarang bagaimana Novak (Djokovic) bermain, bagaimana Andy (Murray) bermain, Rafa dan semua orang,’’ katanya. ‘’Saya tahu ini akan menjadi berat karena mereka tidak men-

jadi lebih buruk dan aku menjadi lebih tua jadi saya tidak memiliki banyak waktu,’’ katanya. Dengan Murray dan Djokovic angkat kaki sebelum perempatfinal di Melbourne Park, Federer mengambil kesempatan tersebut dengan mengalahkan Kei Nishikori, Stanislas Wawrinka dan kemudian Nadal. Federer yang naik ke posisi 10 dalam daftar peringkat setelah kemenangannya menambahkan, ia menyemangati dirinya ketika tertinggal 1-3 pada set terakhir sebelum mencapai kemenangan. ‘’Aku berkata kepada diri sendiri, ‘aku kerahkan semua’. Aku masih memiliki pola pikir bahwa saya tak akan ada kerugian apa pun (bertarung habis-habisan),’’ katanya. ‘’Saya benar-benar bisa mengubah keadaan dan empat game terakhir sangat hebat. Jadi saya tidak bisa lebih bahagia dari ini,’’ ujarnya. (kmb39/rtr/ant)

Paris Juara bertahan Paris St Germain (PSG) gagal memaksimalkan peluang setelah ditahan imbang 1-1 AS Monaco di Parc des Princes, Senin (30/1) kemarin. Gol Bernardo Silva di fase akhir pertandingan menyamakan penalti Edinson Cavani yang membawa tuan rumah PSG memimpin sepanjang pertandingan. Dengan hasil imbang ini Monaco tetap memuncaki klasemen dengan 49 angka dari 22 pertandingan. Mereka unggul selisih gol atas Nice, yang menang 3-1 atas En Avant Guingamp pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, dan unggul tiga angka atas PSG. Monaco tampil lebih baik namun tidak mampu memaksimalkan superioritas mereka di lapangan. Radamel Falcao dan Fabinho memiliki peluang namun dapat digagalkan kiper Kevin Trapp. Sang kiper Jerman digantikan oleh Alphonse Areola pada awal babak kedua setelah ia mengalami cedera paha. PSG meningkatkan tekanan pada menit ke-60 dan Djibril Sidibe menjatuhkan Julian Draxler di kotak penalti. Cavani mampu mengeksekusi penalti untuk

menjadi gol ke-21nya di liga, dan gol ke-29nya di semua kompetisi musim ini. Ketika PSG terlihat akan mengamankan kemenangan, Silva mendapatkan ruang untuk melaju dan melepaskan tembakan mendatar dari jarak 25 meter untuk menaklukkan Areola dan memberi hasil imbang kepada Monaco menjelang pertandingan usai. Monaco akan menjamu Nice pada akhir pekan mendatang, sedangkan PSG melawat ke markas Dijon. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Nice terlalu kuat untuk Guingamp. Sepekan setelah menjadi korban pelecehan rasial para penggemar Bastia, Mario Balotelli mengunci kemenangan untuk timnya. Alassane Plea membawa tuan rumah memimpin melalui pergerakan satu-dua dengan Valentin Eysseric pada menit ke-11. Jean Seri menggandakan keunggulan setelah diberi umpan oleh Vincent Koziello tujuh menit sebelum turun minum. Jimmy Briand memperkecil ketertinggalan timnya pada menit ke-63, namun Balotelli mengunci kemenangan Nice tiga menit sebelum bubaran. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/rtr

JUARA - Petenis Swiss Roger Federer menjalani sesi pemotretan di Melbourne, Senin (30/1) kemarin, setelah menjuarai grand slam Australia Terbuka.

Gol Silva Gagalkan Kemenangan PSG

Klub-klub Liga Utama Kembali Bertumbangan London Piala FA kembali menelan korban besar. Klub-klub Liga Inggris Watford dan Hull City serta tim Championship Leeds United, mendapat ganjaran karena memainkan tim-tim lapis kedua ketika ketiganya bertumbangan pada putaran keempat, Senin (30/1) kemarin. Namun juara bertahan Manchester United (MU) menang mudah. Seperti Liverpool, yang ditaklukkan di kandang sendiri oleh Wolverhampton Wanderers, ketiga tim itu juga menghadapai nasib serupa karena keliru saat melakukan kalkulasi dengan mengistirahatkan begitu banyak pemain inti. Meski demikian, MU mampu melaju, meraih kemenangan 4-0 meski melakukan sembilan perubahan saat menjamu Wigan Athletic, yang menghuni zona degradasi di Championship. Watford kalah 0-1 dari tim League One (strata ketiga) Millwall dan Hull, finalis Piala FA tiga tahun silam, ditaklukkan 1-4 oleh tim Championship (strata kedua) Fulham. Leeds, yang menghuni pering-

kat keempat di Championship dan memiliki prioritas lebih besar untuk kembali ke Liga Inggris setelah absen selama 13 tahun, kalah 0-1 dari Sutton United, yang bergabung dengan sesama tim strata kelima National League Lincoln City di 16 besar. Inilah pertama kalinya dalam sejarah turnamen ini dua klub non-liga melaju hingga babak 16 besar. Di Old Trafford, Marouane Fellaini mematahkan kegigihan Wigan pada menit ke-43 dengan menanduk umpan silang dari mantan pemain internasional Jerman Bastian Schweinsteiger. Anthony Martial, yang dikritik oleh manajer Jose Mourinho pada pekan lalu, kemudian menjadi aktor dari gol-gol yang dibukukan Chris Smalling dan Henrikh Mkhitaryan, sebelum Schweinsteiger menambahi gol keempat MU. ‘’Babak pertama sangat, sangat tidak bagus namun kami mampu unggul 1-0,’’ tutur Mourinho. ‘’Babak kedua jauh lebih baik dan pekerjaan ini

dapat diselesaikan.’’ Millwall, yang mengalahkan tim Liga Inggris lainnya Bournemouth pada putaran sebelumnya, meraih kemenangan tipis atas Watford melalui gol Steve Morison pada menit ke-85. Manajer Watford Walter Mazzarri melakukan tujuh pergantian, di mana ia membangkucadangkan sejumlah pemain berpengalaman seperti kapten Troy Deeney dan dua gelandang Etienne Capoue dan Tom Cleverly. Mereka juga kehilangan kiper Costel Pantilimon karena cedera sebelum turun minum. Manajer Neil Harris merasa tim League One asuhannya layak mendapatkan kemenangan atas klub yang berada 40 posisi di atas mereka itu. ‘’Kami dapat dengan mudah unggul tiga atau empat gol saat turun minum,’’ ucapnya. Di Craven Cottage, Hull yang melakukan enam perubahan, tertinggal melalui mantan penyerang mereka Sone Aluko pada menit ke-16. Evandro menanduk gol penyama kedudukan pada menit keempat babak

Bali Post/ap

MENANG - Bek Manchester United Chris Smalling (kanan) menyundul bola ke gawang Wigan Athletic pada pertandingan putaran IV Piala FA, Senin (30/1) kemarin. MU menang 4-0 pada laga di Old Trafford itu. kedua, namun Chris Martin yang dipinjam dari Derby County, segera merestorasi keunggulan Fulham. Pemain muda menjanjikan Ryan Sessegnon menambahi gol ketiga dan dengan 12 menit tersisa, Stefan Johansen mengemas

gol keempat. Pemain Hull Abel Hernandez kemudian mengeksekusi dua penalti yang dapat digagalkan kiper Marcus Bettinelli dalam rentang waktu dua menit untuk menutup hari yang buruk bagi tim tamu.(kmb39/ rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Bali Post/ap

Atlet Inggris Mo Farah menjuarai nomor lari 5.000 meter Olimpiade Rio de Janeiro.

Inggris Bantu Mo Farah Berkumpul Kembali Bersama Keluarga

London Juara Olimpiade Rio 2016 asal Inggris Mo Farah merasa lega karena bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di Amerika Serikat. Pemerintah Inggris menegaskan pembatasan perjalanan menuju AS tidak berlaku bagi warga negara yang lahir di Inggris. Sebelumnya, Mo yang lahir di Somalia namun pindah ke Inggris sejak kecil, merasa khawatir dia tidak bisa berkumpul keluarganya di AS. Dia saat ini berlatih di Ethiopia. ‘’Kami baru tahu dari pernyataan yang disampaikan tadi malam oleh kantor urusan luar negeri dan persemakmuran bahwa perintah eksekutif tidak berlaku bagi Mo dan kami berterima kasih kepada FCO atas pentingnya klarifikasi persoalan ini,’’ kata perwakilan pihak Farah kepada BBC, Senin (30/1) kemarin. ‘’Mo merasa lega bahwa dia bisa pulang ke rumah keluarganya setelah menyelesaikan pemusatan latihannya saat ini,’’ ujarnya. Perwakilan tersebut menambahkan bahwa Mo masih sangat tidak setuju dengan kebijakan yang sangat memecah belah dan diskriminatif itu. ‘’Pada 1 Januari tahun ini, Ratu Yang Mulia menjadikan saya ksatria,’’ ujar Mo dalam pernyataannya, Minggu pagi. ‘’Pada 27 Januari, Presiden Donald Trump tampaknya menjadikan saya orang asing,’’ katanya mengkritik kebijakan AS. Mo merupakan atlet Inggris paling sukses di lintasan atletik. Dia meraih medali emas lari 5.000 meter dan 10.000 meter di Olimpiade London 2012. Keberhasilan itu diulanginya lagi pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Demikian pula dengan Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2015. Meski dia warga negara Inggris, namun tempat kelahirannya di Somalia yang merupakan salah satu dari tujuh negara yang terkena pembatasan imigrasi Trump. Atlet yang berusia 33 tahun itu tinggal di Portland, Oregon, AS, selama enam tahun yang lalu itu mengatakan bahwa dia bekerja keras dalam pelatihan, membayar pajak, dan mengasuh empat anak. Mo bangga terhadap kantor perwakilan Inggris dan menerima gelar ksatria dari Ratu Inggris pada awal tahun ini. ‘’Kisah saya menjadi contoh atas apa yang terjadi saat Anda mematuhi dan memahami kebijakan, bukan kebencian dan isolasi,’’ ujarnya. Perintah khusus Trump memicu gelombang protes di AS dan luar negeri. Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menyatakan bahwa kebijakan tersebut dapat memecah belah dan menimbulkan stigma buruk karena persoalan kebangsaan. Inggris akan melindungi hakhak dan kebebasan warga negara Inggris, baik di dalam maupun di luar negeri. Mo yang memiliki nama lengkap Mohamed Muktar Jama Farah itu menikah dengan Tania Nell, warga negara AS, dan dikaruniai empat anak. (ap/ant)

Atletnya Sering Hengkang, KONI Denpasar Diminta Evaluasi Diri Denpasar (Bali Post) KONI Denpasar diminta melakukan evaluasi diri setelah sederet atletnya hengkang membela kabupaten lain, tiap kali menjelang pelaksanaan Porprov. Mereka yang hijrah ke kabupaten lain itu apakah termasuk atlet unggulan, pelapis atau kualitas berapa. Itu dilontarkan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi saat melantik Ketua Umum KONI Kota Denpasar 2017-2021 Ida Bagus Toni Astawa di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (30/1) kemarin. Suwandi yakin Denpasar menjadi barometer pembinaan dan pengembangan olahraga di Pulau Dewata. Terbukti, dari 20 perolehan emas di PON Jabar, hingga mengantarkan Bali ke peringkat ke-6, 12 emas di antaranya disumbang atlet Kota Denpasar. Suwandi berpesan supaya KONI Denpasar tidak melakukan pembinaan secara instan atau mendatangkan atlet luar Bali, untuk kepentingan sesaat demi merebut juara pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota di Bali (Porprov). ‘’Denpasar jangan diperkuat atlet luar Bali, percuma menghasilkan prestasi semu,’’ tutur Suwandi. Dia juga mengingatkan agar KONI Denpasar menjalin hubungan harmonis dengan pemerintah mengingat tantangan ke depan makin berat. Sementara itu, Ketua Umum KONI Denpasar IB Toni Astawa menyatakan pihaknya prihatin atas kemelut di tubuh Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar, padahal agenda terdekat Piala Wali Kota serta Porprov. Untuk itu, pihaknya berniat mempertemukan pihak-pihak yang berseteru untuk duduk dalam satu meja, guna mencarikan solusi terbaik. ‘’Kami mencarikan win-win solution, kalau bisa penyelesaiannya tidak sampai ke meja hijau,’’ ujarnya. (022)

Bali Post/022

LANTIK — Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi (kiri) saat melantik Ketua Umum KONI Kota Denpasar 2017-2021 IB Toni Astawa di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Senin (30/1) kemarin.

Bali Post/ant

TERBAIK - Warga melintas di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/1) kemarin. Stadion Pakansari Bogor masuk dalam salah satu nominasi stadion terbaik dalam website StadiumDB.com. Website tersebut merilis 29 stadion dari 21 negara yang lolos masuk daftar final nominasi ‘’Stadium of the Year 2016’’. Penjurian dilangsungkan hingga 3 Maret dan pengumuman akan dilakukan pada 7 Maret mendatang.

Arthur Irawan Ingin Kenakan Seragam Timnas Indonesia Jakarta (Bali Post) Pesepak bola Indonesia yang pernah bermain di Spanyol dan Belgia, Arthur Irawan, ingin mencuri perhatian pelatih baru tim nasional Indonesia Luis Milla agar bisa mengenakan seragam tim Garuda. ‘’Saya akan membuktikan kualitas di atas lapangan,’’ ujar Arthur di Jakarta, Senin (30/1) kemarin. Pesepak bola berusia 23 tahun ini melanjutkan, membela tim nasional adalah cita-cita

terbesarnya sebagai atlet. Walau pernah merasakan atmosfer bermain di Spanyol, negara asal Luis Milla dan tempatnya berkarier hingga pensiun, Arthur tidak merasa itu meningkatkan peluangnya dipanggil ke tim nasional senior. ‘’Semua bergantung pada kehendak pelatih. Yang pasti, kapan pun dipanggil, saya siap,’’ tutur pemain kelahiran Surabaya tersebut. Arthur Irawan sendiri belum pernah tercatat sebagai

pemain klub-klub liga di Indonesia karena dia membangun karier di Eropa. Bek kanan kelahiran Surabaya ini pernah bermain untuk tim B dua klub Spanyol Espanyol dan Malaga. Pada 2014, pemain bertinggi badan 1,76 meter ini dikontrak oleh klub liga utama Belgia, WaaslandBeveren. Bahkan kontraknya sempat diperpanjang satu tahun pada 2015, sebelum berakhir pada 2016 karena Arthur mengalami cedera

panjang. Namun, mulai musim 2017, dia memastikan akan membela salah satu dari tiga klub Indonesia yang kini sedang bernegosiasi dengan dirinya. Kepastiannya akan diketahui dalam satu atau dua minggu ke depan. Arthur pun diyakini dapat berkiprah pada turnamen pra-musim Piala Presiden 2017 digelar mulai Sabtu (4/2) dan Liga Satu, kompetisi tertinggi Indonesia, yang

diselenggarakan sejak Minggu (26/3). Luis Milla Aspas sendiri ditunjuk menjadi pelatih tim nasional senior dan tim nasional U-22 Indonesia mulai Jumat (20/1). Akan tetapi, pria yang pernah bermain untuk Barcelona dan Real Madrid ini mulai bekerja secara efektif sejak Rabu (8/1). PSSI juga telah menunjuk gelandang senior Bima Sakti sebagai salah satu asisten pelatih Luis Milla. (ant)

‘’Hattrick’’ Tirtanadi Menangkan Pespa Denpasar (Bali Post) -

Bomber Pespa Padangsambian Ketut Tirtanadi memborong tiga gol (hattrick) yang membawa kemenangan timnya 4-0 atas Putra Kesiman dalam lanjutan turnamen Piala Wali Kota, di Lapangan Kompyang Sujana, Senin (30/1) kemarin. Gol pembuka kemenangan Pespa hasil sontekan Tirtanadi ketika pertandingan baru bergulir lima menit. Lagi-lagi gocekan kaki kiri Tirtanadi menggandakan kemenangan timnya menjadi 2-0 pada menit ke-27. Skor ini bertahan hingga turun minum. Di paruh kedua, Pespa kembali mendominasi, dan giliran Widi Prasetia yang masuk menggantikan Warih Sentanu membawa Pespa unggul 3-0 pada menit ke-59. Di menit ke71, Tirtanadi menjebol gawang Putra Kesiman yang dikawal Indra, hingga Pespa menang 4-0. Atas hasil ini, Pespa makin kokoh di puncak, dan gelar

juara makin di depan mata. Sebaliknya, Putra Kesiman kian terjerembab di posisi juru kunci. Usai laga, pelatih Pespa Nyoman Magrung Jumada menuturkan, pihaknya mensyukuri kemenangan timnya, meskipun di menit-menit awal susah menembus benteng pertahanan Putra Kesiman yang kokoh. ‘’Soal passing dan operan bola anak-anak akurasinya masih kurang jitu,’’ sebut Magrung. Di sisi lain, pelatih Putra Kesiman Wayan Susila mengakui asuhannya jarang berlatih, ditambah pemainnya banyak yang bekerja, hingga skuadnya tampil kurang komplet. (022)

Klasemen Piala Wali Kota 1. Pespa 2. Kundalini 3. Peka 4. P. Tresna 5. Wistra 6. P. Kesiman

3 3 3 2 3 4

3 2 1 1 0 0

0 0 1 0 2 1

0 1 1 1 1 3

13-1 8-3 4-4 5-4 4-11 5-16

9 6 4 3 2 1

Jadwal Selasa (31/1) Putra Tresna

vs

Kundalini

TEMBAKAN - Pemain Pespa Padangsambian berusaha melepaskan tembakan dibayangi lawannya Putra Kesiman dalam babak lanjutan pertandingan sepak bola turnamen Piala Wali Kota yang berlangsung Senin (30/1) kemarin.

Nadal Tak Perkuat Tim Piala Davis Spanyol Madrid Rafael Nadal tidak dimasukkan dalam tim Piala Davis Spanyol untuk pertandingan putaran pertama grup dunia melawan Kroasia akhir pekan ini karena kelelahan. Petenis peringkat enam dunia itu dikalahkan dalam lima set oleh saingan lama Roger Federer di babak final Australia Terbuka, Minggu lalu. ‘’Kelelahan Rafa pada bulan lalu sangat signifikan,’’ kata kapten Piala Davis Spanyol Conchita Martinez dalam website Federasi Tenis Spanyol, Senin (30/1) kemarin. ‘’Dia perlu waktu un tuk pulih dan saya yakin dia akan menemani kita di putaran berikutnya.’’ Spanyol menempatkan Feliciano Lopez sebagai pengganti Nadal untuk per-

tandingan putaran pertama melawan runner-up tahun lalu Kroasia. Lopez bergabung dengan Roberto Bautista Agut, Pablo Carreno dan Marc Lopez di tim untuk pertandingan di Osijek, Kroasia, pada 3-5 Februari. (afp/ant)

Pesilat Badung Berjaya di Pendekar Cup Mangupura (Bali Post) Pesilat tuan rumah Badung berjaya pada Kejuaraan Silat antar-DPC PSPS Bakti Negara (BN) se-Bali bertajuk Pendekar Cup 2017, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, yang berakhir Senin (30/1) kemarin. Pesilat Badung yang mendulang emas seperti Kadek Ryan Nugraha (remaja H), I Made Yudi Dwi Pranata (remaja I), AA Putu Herika Tungga Patni (remaja C), Ni Putu Mas Rista Dewi (remaja E), Kadek Adi Arnaya dan Ni Nyoman Suryani (dewasa E), Ni Kadek Diana Putri (dewasa D), Gede Bakta Sugawa (dewasa G), Wayan Suardika (dewasa H), serta Andre Dellavenda Martha (dewasa J). Sementara pesilat Denpasar yang menyabet emas antara lain Ahmad Najib dan Ni Made Adelia Kinandana (remaja A), Gede Arya Widyantara (remaja D), Made Aldi Sancitayasa (remaja E), Yude Vicky Ajus Erlangga (remaja F), I Dewa Made Oka Adi Saputra (remaja G), Cokorda Gede Kresna W (dewasa I), serta I Gusti Putu Teja sinarta (dewasa bebas). Pesilat Gianyar yang merebut emas seperti IGN Agung Nugraha Adi Winata dan Ketuy Utari (seni remaja). Wayan Yogi Pradita dan I Gusti Ayu Diah Mas Nirmala (seni dewasa), serta Ni Nyoman Ayu Budiani (dewasa A). Pesilat Buleleng yang meraih emas seperti I Nyoman Tomas Sastra Guna (dewasa A0, Alfani Aulia Rahman (dewasa B), Gede Oka Prayoga (dewasa D), Ni Made Sintya Ratika Dewi (dewasa C), Ni Putu Bella Sagita Rini (dewasa F). (022) Perolehan Akhir Medali

Petenis Spanyol Rafael Nadal.

No. Kontingen 1. Badung 2. Denpasar 3. Gianyar 4. Buleleng 5. Bangli 6. Karangasem 7. Klungkung 8. Tabanan 9. Jembrana

Emas 10 8 5 5 3 3 2 0 0

Perak 6 11 7 2 6 0 0 3 0

Perunggu 8 7 9 4 1 12 2 9 4


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari (1).Mgr Prduksi bs Menangani 200 Krywan ke atas (2).Tng Harian.Hub CV.Bali Treasures.T.(0361)978637

*****Villa in Jimbaran Looking for House Keeping Able to make breakfast & Speak English H:0361-4490319/082134356114

SPG for Jewelry Shop.Kuta: 0811 3866 371,Sanur/Ubud 0811 3866 372

**Jepang Proses 3 Minggu Macau & Australia Resmi,081999906893

B.BP.004.01.17.0002710

B.BP.001.01.17.0002656

B.BP.166.01.17.0002711

Bth Kary/i Pddkn SMA/SMK u/ Klinik Kecantikan Bw Lam Jl. Nangka Utara 305 Dps

B.BP.001.01.17.0002513

Bth marketing Mobil,Gaji,Bonus Tunj.Kes,Trip LN,Jenjang Karir SunsetRoad 88Kuta 081353776679

B.BP.001.01.17.0002423

Dcr pembantu utk Rmh pribadi diPetitenget full time 6hr krj Krm lamaran lgkp dgn CV & No. Telp.Tempat kerja min 6 bulan terakhir Hub 0361-732393

B.BP.001.01.17.0002643

Dcr Sopir 6 org PT.BSM,Diponegoro Indah C4 Dps 081338307435

B.BP.154.01.17.0002706

Dcr segera Karywati Toko bs Komp Kasir H.083114850802

B.BP.001.01.17.0002427

Butuh Engineering Segera,PengaDcr Tkg Stainless Borongan & laman min 5Tahun di Bidangnya, Tenaga Serabutan.087861540149 B.BP.166.01.17.0002714 B.BP.001.01.17.0002677 untuk Private Residence di Be60 Org u/Seafood Canada,Pria/ Dcr Waiter,Waitress,Tkng Cuci B.BP.001.01.17.0002712 rawa,Canggu.Pendidikan Min:STM Prng Hub:Jl.Ry Kuta Blok:D104 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Wnt Gaji CAD$ 4.800 Hub Indo/SMA/Sederajat.BisaBahasa No Tlp:087882255690 Secepatnya SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga power JKT 4357088 hp 08213000 Inggris.Kirim E-mail ke: B.BP.001.01.17.0001461 0976/087888814515,Bpk.Tangke B.BP.156.01.17.0002659 mersy@baliequestriancentre.com Dbthkn Elektrician Brpenglman Dcr bbrp Sopir Pny SIM B1,Lmrn B.BP.004.01.17.0002520 B.BP.004.01.17.0002668 & Supervisor.Kirim Lamaran ke krm ke Kembang Kertas 99X/10 Bth Driver SIM A,Lok:Jimbaran Dcr 2org Sopir Penglm max33th Email:hrd@seasafaricruises.com Dps Tlp.242736 (u/Bakery)Hub:0812 3990 3176 Hub CV SIP Jl.Gatsu I/5,412288 B.BP.821.01.17.0001365

Dcr Cook Wanita Min SMA Lam: IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

B.BP.001.01.17.0002715

!Dcr Sgr Front Office Staff u/Htl diPetitenget,4739411.Email tamanrosanihotel@gmail.com

*Dibutuhkan sgr Staff Kantor dan SPG Hub.03618499337

Dcr Sgr 1 Cook Berpengalaman Gaji,Service,THR.Send CV to mamasatebali@gmail.com / Jln. Pungutan No2 Sanur,08113869555

B.BP.004.01.17.0002667

Dcr Segara Adm Kantor max 25th D1,Berminat Krm Lamaran Jl. Apit Telaga No.12/16 Br.Batur B.BP.166.01.17.0002717 Peguyangan Kaja Dps Utara !Dcr Therapist&Manager Spa utk Hub.085100480049 di Batu Bolong Hub081337778880 B.BP.166.01.17.0002718

Dcr kywti M.Market,Lam ke Jl.NusaKambangan 208/082247169398

B.BP.001.01.17.0002646

Dibutuhkan Tenaga Cuci Mobil di DK2 Autocare. Hub:081247393139

Dcr Krywt Salon Pnglmn/tdk Hub.081933027436/08123627161 B.BP.001.01.17.0002664

B.BP.001.01.17.0002641

B.BP.031.01.17.0002684

Dicari Pria Bagian Sales SIM C S1,Bahasa Inggris.CV Email ke info@daitoprinting.com Hub. Daito Printing 0361231111(Tri)

B.BP.001.01.17.0002679

Looking for Driver Good English Max 30Th Hub.081999156365 B.BP.001.01.17.0002625

P.Travel Ktr sktr Dw.Ruci,bth Tng Acct Hub 08113973971 B.BP.001.01.17.0002681

Rest Looking Staf PastryBakery Cook,Helper,Waiter/ss,H.732567

B.BP.153.01.17.0002689 Dcr.Kry.Wanita,Max23Th.Pend D1 Dicari Sopir Sales Punya SIM A Sales Acc HP,Gaji+Komisi,Hub: Adm,kantor bisa Comp Bawa lama- Berpengalaman 087761425556 B.BP.001.01.17.0002632 PT.Vivan Cab.Bali 081237763718 ran Jl.Apit Telaga No.12/16 Dicari Tng Cuci Mobil dpt Mkn B.BP.001.01.17.0002652 Br batur,Peguyangan Kaja Dps Hub:082340306444(SMS)Batubulan Staf Restauran Lulusan Tataboga, UT Hub:085100480049 B.BP.001.01.17.0002672 B.BP.001.01.17.0001112 Domisili Dps CV Kirim ke Dicari Tukang Masak Dibutuhkan Akunting Proyek dan Jl.Patimura No.67 Dps Sgr Hub.08113892009 Sopir Proyek Hub.081339133960 B.BP.001.01.17.0002686 B.BP.001.01.17.0002669

B.BP.001.01.17.0002623

B.BP.001.01.17.0002702

Dcr Butler Hub.081337460096/ Balilife Jl.BumiAyu V/88 Sanur

B.BP.001.01.17.0002694

Dicari Pembantu Rumah Tangga, Pria/Wanita,bisaMasak,Tinggal dalam Hub.081338885314

Dibutuhkan Dokter,Perawat, Driver u/Klinik 24Jam,Hub: 085100572089/0361-733301

B.BP.001.01.17.0002658

B.BP.001.01.17.0002645

Dicari Vila Attendant daerah Seminyak, utamakan pengalaman Hub.Jam 10-4, 082147164318 B.BP.001.01.17.0002678

B.BP.001.01.17.0002651

Travel Agent need Acct Admin Exp min1Th,bs Computer&English 287555/madehilly@yahoo.com.au B.BP.001.01.17.0002631

Ymh Bisma Dicr 1.Mekanik, Karyawan/ti Artshop Celuk SMP/ Elgreco Resto Bth:Kasir&Waitress, 2.Supir SIM B1 Hub.T.Umar 142 Dps Hb:0361-758075/081338957772 SMA Single Tdr Dlm 0811386978 B.BP.001.01.17.0002630

B.BP.821.01.17.0002709

B.BP.145.01.17.0002670

B.BP.001.01.17.0002644

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Kjg Super Th’93 Shot 5Spd 40Jt Pngilian 2 Dalung,082147454248

HONDA

Dijual Honda CRV 2009 dan Civic 2001 Hub.081338631985

B.BP.164.01.17.0002697

Ovr Krd Murah Vellfire’11Hitam DK Dp80Jtan bs TT,081805330222

B.BP.001.01.17.0002626

Jazz RS MMC’2011 A/T Pth,VR17, TV,DVD,GPS,183Jt Ng 0818358562

B.BP.164.01.17.0002699

Sgr Tyta Etios Des14 G AsBali Simpanan 120Jt Ng,08123900195

B.BP.153.01.17.0002690

Jazz RS Matic PMK’2015 Wrn Abu Variasi Jl.Singasari No.3 Dps

B.BP.001.01.17.0002635

B.BP.001.01.17.0002663

DIJUAL RUMAH Rumah 2,5A Penamparan bs TT Tanah/Mobil,085100856999 Pmlik

JazzRS’08 AT 149Jt+Wagon GS’15 102Jt+Ns.March’14/085100856999

B.BP.141.01.17.0002703

SUZUKI

B.BP.141.01.17.0002704

Dijual PickUp ST150 Thn’2006 Wrn Putih,Hub.087761427818

B.BP.001.01.17.0002687

Futura Pickup 2015 Hitam,89,5Jt, AsDK,Pmakaian016.0816577397

B.BP.001.01.17.0002665

Splash MT 14/15Pth,AsDK KM10Rb Spt Baru T.085100433703(129Jt)

B.BP.001.01.17.0002685

Splash’2012 asli Bali Samsat baru 103,5jt nego 085100452060

B.BP.001.01.17.0002692

DIJUAL MOBIL

TOYOTA

Grand Inova G Luxury’2014 AsBali Hitam Manual,0811395948 B.BP.141.01.17.0002701

Jual Kj.Innova Luxury G.Hitam Des’13 Mulus Terawat KM.22000 Hub:08123666956/482727 B.BP.001.01.17.0002627

DIJUAL MOBIL

Avanza G’15 Manual Putih Istw KM15Rb AsBali H.085100434008

B.BP.141.01.17.0002700

Avanza G13 Slvr AsDK Ex Dokter Mls SptBr bs Krdt 085104708484

B.BP.001.01.17.0002628

Grand New Inova’11 Akhir Slver D.Tempe 30X(Blkg Sw AlatBerat)

B.BP.001.01.17.0002638

!Dijual Rumah Lt1 Type 45/75 Dalung Permai Hub.081238900262 B.BP.166.01.17.0002713

BU FulFurnish 136/170m2 Siap H Lngkp,T.Badung,Sgr081337770647 B.BP.001.01.17.0002633

BU.Rmh Muding Permai,SHM,lt 300m,2.95M/Ng,c21 Grande 93485 11,081342187775, 08128224961

SERVICE

Tnh 2A/4A di Gg Nuri TukadBalian Renon Dps SHM/082147038579

B.BP.001.01.17.0002662

Tnh Kap Br.Abasan Singapadu Hub.085237361898/087761361999

Djl Rmh Semi Vila Lok.Jl.Ciung Wanara Renon Hub:08123635089 DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.001.01.17.0000706

!!90m2-1A 160-175Jt Jl.Pasekan Bmi Rahayu Btyang 081999508461

B.BP.001.01.17.0002673

BIRO JASA

TOUR

PELUANG BISNIS

RUPA-RUPA

KONTRAKTOR

BENGKEL LAS

FOTOCOPY

AC

ALUMINIUM ALUMINIUM

AC

BIRO JASA

BIRO JASA

B.BP.001.01.17.0002302

KEHILANGAN BPKB M 01595116-O, DK 9971 BT an.I Ketut Sukarya, 0818357080

B.BP.005.01.17.0002654

B.BP.141.01.17.0002705

SALON

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.01.17.0002716

Djl Rmh Daerah Elite Renon Bth Pembeli Serius Owner Pindah Kluar Daerah HrgNg,081339357512

B.BP.001.01.17.0002666

Pjak Tax Amnesti SIUP,NPWP,SPT Thn,sy bntu Murah 081999121505

Tnh 1A,siap bgn,Keboiwa utr, 400jt Nego,081338658888 BU

B.BP.031.01.17.0002680

BU Rmh Baru Lt2,3KT,Dpr,Grs.Jl B.BP.001.01.17.0002653 Bambu II Mertasari Dps Selatan Djl Tnh Kav Sading,Taman Pancing Agus 0811386403 / 081529121911 Pnggr Jln Utma,082144020334 B.BP.001.01.17.0001550

Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492

B.BP.001.01.17.0002696

B.BP.101.01.17.0002683

Hlg BPKB No 686936 O DK 714 BL AN Sri Sulastri H.085237185860

B.BP.001.01.17.0002642

Telah Hilang Buku KIR Mobil BOX DK 9391 EB Telp.235125

B.BP.001.01.17.0002707

Tnh SHM 2are di Jimbaran dpt 2 jln murah BUC Hub:085737758834

B.BP.001.01.17.0002648

B.BP.001.01.17.0002639

Djl TnhKav Tiying Tutul,Tumbak Bayuh,Sempidi Hub.082144020334 B.BP.001.01.17.0002674

Jl Kplingan L1A25m Jl.Batuyang Gg.Garuda H245Jt T.08123602101 B.BP.001.01.17.0002693

Jual Tanah Lok.Batubulan Lok. Strategis Hub.081337112202 B.BP.001.01.17.0002636

DISEWAKAN GUDANG Ovr Kont Gudang Jl.Tkd Barito Panjer 081213937758 B.BP.001.01.17.0002671

DIJUAL VILLA BUC Private Pool Villa Area Padang Galak Sanur LT.150m2 LB.110 Hrg.1,8M P:081337171703

B.BP.001.01.17.0002657

RUPA-RUPA 16%/Th Bunga Simpanan Koperasi Aman&Pasti Untung 081239011111

B.BP.001.01.17.0002691

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.01.17.0002579

Jasa fnshg cat tembok,politur, Plafon Tektur,dll,085338223838

B.BP.001.01.17.0002629

HEWAN Dijual Burung Tuwu Kulik Lokal Jinak Disiulin Bunyi Gacor Receh Hub:081578884977 B.BP.159.01.17.0002640

BIRO JASA Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 B.BP.001.01.17.0002091


EKONOMI

18 Festival Efektif Tingkatkan Kunjungan Wisman Mangupura (Bali Post) Agenda seperti festival dipercaya sangat efektif dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya wistawan Tiongkok. Kementerian Pariwisata telah beberapa kali mengadakan festival yang mengundang wisatawan Tiongkok datang ke Indonesia. Dari festival yang diadakan sebelumnya, dapat meningkatkan pertumbuhan wisman yang datang ke Bali. Bahkan pertumbuhan kedatangan wisatawan Tiongkok, 40 persen tahun 2016. “Dampaknya luar biasa, target tahun 2016 kan 12 juta, sekarang tahun 2017 targetnya 15 juta, ini berat lho,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Gede Yuniartha, M.H. pada acara Festival Imlek Wonderful Indonesia 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan DPP Asita di Harris Hotel Sunset Road, Kuta. Ketua Umum DPP Asita Asnawi Bahar mengatakan, dengan mengundang 1.000 wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Hal itu merupakan salah satu promosi murah. “Kehadiran mereka di acara ini akan menjadi viral bagi promosi wisata kita nantinya, ketika mereka kembali

ke Tiongkok. Sebuah event menurut kami sangat murah, karena kita bisa promosi sangat sederhana,” ujarnya. Karena itu diyakini festival-festival sangat efektif dapat meningkatkan kunjungan wisman, ditambah program-program kreatif lainnya. “Ini salah satu cara. Bukanlah satu-satunya cara, tapi ini efektif karena pasti mereka akan menyampaikan minimal ke saudarasaudaranya,” ujarnya. Program bebas visa kunjungan (BVK) adalah suatu alat untuk memudahkan wisman masuk ke Indonesia. Bukan suatu alat menambah jumlah kunjungan wisman. “Yang menambah jumlah wisatawan adalah keunggulan kita di destinasidestinasi, BVK adalah alat memudahkan mereka datang,’’ tandasnya. Dari moment festival itu, Asita berharap target kunjungan wisatawan 15 juta tahun 2017 bisa bertambah dari hasil program itu. “Target kita tahun ini 15 juta, tahun lalu 12 juta, nah tambahan 3 juta itu bukan pekerjaan mudah. Kita perlu melakukan promosi dan banyak melakukan kegiatankegiatan efektif seperti ini agar secara gampang dan mudah mereka mengenal Indonesia,” terangnya. (kmb42)

Sofyan Djalil

Bali Post/ant

Pajak ”Tanah Menganggur” Kurangi Aksi Spekulan Jakarta (Bali Post) Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil memastikan penerapan pajak progresif bagi tanah yang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya akan bermanfaat untuk mengurangi aksi spekulan tanah. “Tujuan pajak progresif itu untuk menghilangkan spekulasi di tanah yang tidak produktif,” kata Sofyan di Jakarta, Senin (30/1) kemarin. Sofyan menjelaskan, harga tanah saat ini banyak mengalami kenaikan dan menimbulkan aksi spekulan. Padahal tanah itu “menganggur” karena diabaikan pemiliknya sehingga menjadi tidak produktif. Untuk itu, selisih harga tanah hasil spekulan dengan harga tanah yang sebenarnya bisa dikenakan pajak progresif. Maksudnya, agar lahan tersebut secara ekonomis ikut memiliki manfaat. “Kita tahu harga tanah sekarang berapa, misalnya Rp 10 ribu per meter. Nanti kalau dijual, misalnya

harga Rp 100 ribu per meter. Yang Rp 90 ribu itu diprogresifkan pajaknya supaya orang tidak berspekulasi tanah,” kata Sofyan. Ia mengharapkan setiap kepemilikan tanah di Indonesia bisa memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan dan mendorong peningkatan investasi yang bermanfaat bagi penyediaan lapangan kerja dan kegiatan perekonomian. Untuk itu, ide pengenaan tarif pajak progresif ini sedang dirumuskan pemerintah, agar pemanfaatan lahan tidak menciptakan distorsi dan tanah tersebut bisa memberikan nilai lebih dan tingkat produktivitas yang tinggi. “Kalau kamu punya uang Rp 1 miliar, misalnya kalau ditaruh di bank bisa digunakan untuk pinjaman bagi orang lain. Uang kamu akan bermanfaat. Tapi kalau kamu beli tanah, tidak bermanfaat apa-apa dan nanti misalnya harganya jadi Rp 2 miliar, kamu untung 100 persen itu yang kena pajak,” ujar Sofyan. (ant)

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Asephi Optimis

Bisnis Kerajinan Membaik Tahun 2017

Denpasar (Bali Post) Terhitung sejak terjadinya krisis di tahun 2009, tidak bisa dimungkiri jika ekspor kerajinan (handycraft) asal Bali mengalami penurunan, terutama untuk negara tujuan Eropa dan Amerika. Namun hingga kini penurunan itu sudah semakin kecil angkanya. Ketua Umum BPD Association of Exporters and Producers of Indonesia Handicraft (Asephi) Bali Ketut Dharma Siadja mengatakan hal itu usai pelantikan pengurus Asephi masa bakti 2016 - 2021 di Fave Hotel Denpasar, Senin (30/1) kemarin. “Meski sebelumnya ekspor kerajinan Bali mengalami penurunan, tetapi makin ke sini penurunannya kian kecil. Artinya, mulai ada peningkatan kembali,” ujar Siadja. Hingga tahun lalu 2016, penurunan ekspor kerajinan Bali katanya mencapai 1,28 persen dibandingkan tahuntahun sebelumnya. “Kalau tahun-tahun sebelumnya penurunannya bisa mencapai dua persen hingga tiga persen, tetapi tahun lalu turun hanya 1,28 persen,” sebutnya. Ia menerangkan penurunan yang kecil jumlahnya itu diakibatkan belum pulihnya pasar Eropa akibat krisis yang melanda. ‘’Masih konservatif sekali. Meski kondisinya belum pulih benar kita lakukan beberapa terobosan kepada para anggota agar tetap bisa berkarya,” imbuhnya.

Terobosan yang dimaksud, di antaranya apa saja yang telah dihasilkan anggota. Kemudian dilakukan pendampingan dengan mengundang para pakar desainer nasional ataupun lokal dalam memberikan pendampingan untuk pengembangan produk. “Melalui bantuan desainer kita inginkan anggota mampu menghasilkan produk yang lebih marketable, di samping juga bagaimana mempromosikan produk itu sebagai bagian dari membuka akses pasar,” tukasnya. Bahkan katanya, dalam membuka akses pasar pihaknya akan bekerja sama dengan BUMN serta lembaga

lembaga yang ada di luar negeri yang memudahkan mereka menembus pasar melalui pameran di dalam ataupun luar negeri. “Kita sudah jajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa membuka pasar melalui pameran di dalam ataupun luar negeri,” tandasnya. Tahun 2017, ia optimis bisnis kerajinan minimal mengalami kenaikan sekitar dua persen hingga tiga persen. “Yang pasti kita inginkan kenaikan yang positif di tahun ini. Dan kita harap Amerika juga memberikan nilai positif, pasalnya Amerika masih merupakan pangsa pasar cukup besar,” tutupnya. (kmb42)

Denpasar (Bali Post) Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Alit Wiraputra mengatakan Presiden Donald Trump memiliki investasi satu miliar dolar AS di sektor perhotelan di Pulau Dewata. Investasi dari presiden dari negeri adidaya itu diharapkan membuka peluang investasi di tengah isu proteksionisme. “Dia (Presiden Trump) mengucurkan satu miliar dolar ke Bali,” katanya ditemui saat menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Bali di Denpasar, Senin (30/1) kemarin. Alit menyebutkan investasi tersebut dialokasikan untuk perhotelan di kawasan Tanah Lot Kabupaten Tabanan bersama investor asal Jakarta serta investasi di Nusa Dua dan Tanjung Benoa serta salah satu kabupaten di Bali. Dia menyakini dengan adanya investasi di Bali itu, maka Presiden AS ke-45 itu tidak akan merusak hubungan perdagangan dengan Indonesia. “Dia (Presiden Trump) punya investasi di sini, tidak mungkin dia mematikan kita,” ucapnya. Dengan adanya penanaman modal di Bali itu, Alit menangkap hal tersebut se-

bagai peluang ekonomi bagi Bali dan Indonesia. “Bali bisa menjadi pintu keluar masuk hubungan AS dan Indonesia,” ucapnya. Terkait kebijakan proteksionisme perdagangan dalam negeri AS yang kerap dilontarkan Presiden

Trump, Alit memperkirakan hal tersebut hanya wacana saat masa kampanye. Selain itu Indonesia, lanjutnya, akan aman dari proteksionisme karena hal tersebut diberlakukan bagi negara-negara tertentu seperti Arab dan Cina. (ant)

Ketut Dharma Siadja

Bali Post/kmb42

Diharapkan Hadirkan Trump Investasi Satu Miliar Dolar di Bali Postur Fiskal Kredibel Jakarta (Bali Post) Pemerintah melalui Kementerian Keuangan diharapkan dapat menghadirkan postur fiskal yang kredibel untuk membebaskan fiskal nasional dari jerat utang dan meningkatkan penerimaan negara. “Perlu ada evaluasi efektivitas defisit APBN yang diakibatkan oleh kebijakan fiskal ekspansif. Idealnya ekspansi fiskal harus berdampak pada peningkatan produktivitas berupa peningkatan penerimaan negara dan menurunnya pembiayaan defisit ke depan,” kata anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan di Jakarta, Senin (30/1) kemarin. Kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hingga kini dinilai masih belum membuktikan halhal signifikan. Sedangkan satu-satunya inovasi yang dilakukan adalah memotong anggaran hingga lebih dari sepuluh persen. Namun,

lanjutnya, hal itu dinilai mengakibatkan adanya sejumlah proyek di kementerian atau lembaga dan daerah yang tertunda. Menurutnya, fiskal yang bertumpu kepada utang bisa mengguncang kondisi keuangan. Untuk itu ia menegaskan agar jangan dilakukan prinsip seperti “gali lubang tutup lubang” untuk membiayai pembangunan. “Kita tidak bisa berharap banyak untuk pencapaian program kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi riil dari cara-cara pengelolaan fiskal seperti itu. Buktinya uang hanya habis untuk membayar utang yang semakin bertumpuk,” papar Heri. Pemerintah, ujarnya, perlu mengembangkan berbagai strategi alternatif pembiayaan agar kesinambungan fiskal terjaga dan jangan sampai terus bergantung kepada beragam instrumen utang. (ant)

Bali Post/ant

DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump berbicara di malam pemilihan di Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Rupiah Menguat 58 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Senin (30/1) sore bergerak menguat sebesar 58 poin. Rupiah menjadi 13.302, dibandingkan sebelumnya di posisi 13.360 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia, Tbk. Rully Nova di Jakarta, Senin kemarin mengatakan data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat pada kuartal empat 2016, yang di bawah estimasi menjadi salah satu faktor yang menekan dolar AS. “Mata uang dolar AS yang bergerak melemah mengindikasikan ekonomi di Amerika Serikat masih belum membaik, sehingga situasi itu direspons negatif oleh pelaku pasar,”

katanya. Ia menambahkan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal empat berada di level 1,9 persen, pertumbuhannya di bawah estimasi pasar yang sebesar 2,1 persen. Ia mengatakan PDB Indonesia 2016 yang sedianya akan dirilis dalam waktu dekat ini diproyeksikan berada di level lima persen, diharapkan sesuai ekspektasi sehingga menjaga laju rupiah. “Kinerja ekonomi domestik yang positif akan men-

jaga kinerja nilai tukar rupiah menjadi solid,” katanya. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, bahwa data ekonomi AS yang di bawah estimasi pasar turut berimbas pada imbal hasil Treasury AS yang turun sehingga berdampak pada kinerja dolar AS. Namun, lanjutnya, dolar AS masih berpotensi berbalik arah menyusul prediksi terhadap data belanja personal dan penjualan rumah di AS yang positif. (ant)

Heri Gunawan

Bali Post/ant


19

Selasa Umanis, 31 Januari 2017

Februari, Puncak Musim Hujan

Termasuk di Bali dan NTB Jakarta (Bali Post) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai puncak musim hujan pada akhir Januari hingga Februari 2017, karena akan berdampak pada meningkatnya bencana hidrometeologi. ‘’Masyarakat diimbau agar mewaspadai bencana hidrometeologi yang potensial terjadi dalam beberapa hari ke depan. Seiring dengan peningkatan curah hujan ancaman banjir, longsor, banjir bandang, pohon tumbang juga cenderung meningkat,’’ kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus S Swarinoto, Senin (30/1) kemarin. Dia menjelaskan, dari dinamika atmosfer saat ini menunjukkan aktivitas monsun Asia dan interaksinya dengan gelombang tropis serta kondisi sirkulasi angin di Indonesia cenderung mendukung pertumbuhan awan hujan utamanya di kawasan Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara. Beberapa area tekanan rendah di selatan Indonesia juga secara bergantian memicu secara tidak langsung munculnya daerah pertemuan angin yang mengakibatkan intensitas curah hujan tinggi di beberapa kawasan. BMKG mencatat beberapa wilayah terjadi hujan dengan intensitas lebat seperti di Bali, NTB, Babel, Sulsel serta pesisir selatan Jawa. Kondisi tersebut diperkirakan membuat kondisi tanah semakin rentan untuk memicu kejadian banjir maupun tanah longsor. Beberapa lokasi juga tercatat diterjang angin kencang seperti yang terjadi di Banjarnegara. Diperkirakan, hingga 4 Februari 2017 wilayah Lampung bagian selatan, Banten, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah dan Timur bagian selatan, Bali, NTB dan NTT, Sulawesi Selatan dan Barat merupakan wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi. (ant)

Uji Materi Dari Hal. 1

Patrialis diduga menerima hadiah sebesar 20 ribu dolar AS dan 200 ribu dolar Singapura (sekitar Rp 2,1 miliar) dari Direktur Utama PT Sumber Laut Perkasa dan PT Impexindo Pratama Basuki Hariman agar permohonan uji materiil Perkara No. 129/PUU-XIII/2015 tentang UU Nomor 41 Tahun 2014 Peternakan dan Kesehatan Hewan dikabulkan MK. ‘’Tim juga sudah memastikan draf yang sudah berpindah tangan tersebut sama dengan draf asli yang ada di MK yang belum dibacakan,’’ ungkap Febri. Setelah mengamankan Kamaludin di lapangan golf, KPK bergerak ke kantor PT Sumber Laut Perkasa di Sunter, Jakarta Utara, untuk menangkap Basuki dan sekretarisnya, Ng Fenny. Kemudian tim baru menangkap Patrialis sekitar pukul 21.30 di Grand Indonesia bersama seorang wanita bernama Anggita.

‘’Tiga tempat itu sesuai dengan rangkaian peristiwa OTT, sehingga sesuai dengan KUHAP karena Pasal 1 ayat 19 KUHAP ditegaskan ada empat kondisi yang alternatif dimaknai tangkap tangan termasuk beberapa saat setelah peristiwa pidana terjadi, dalam konteks ini OTT dilakukan KPK beberapa saat setelah peristiwa terjadi karena indikasi terjadi di lapangan golf Rawamangun,’’ tambah Febri. Febri menegaskan, tim KPK sudah tahu ada pertemuan antara Patrialis dan Kamaludin sebagai perantara di lapangan golf itu. ‘’Tim punya pertimbangan tersendiri untuk memastikan transaksi itu benar-benar sudah terjadi. Salah satu bukti yang meyakinkan tim adalah ketika penangkapan Kamaludin kami menemukan draf putusan MK No. 129 yang jadi objek persoalan utama itu, baru kami mengejar ke Sunter dan ke GI untuk mengamankan PAK,’’ jelas Febri. (ant)

Kasus Suap Dari Hal. 1

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 11 orang yang diduga terlibat dalam kasus suap perkara uji materi Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peter-

nakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi. Satu dari 11 orang itu adalah hakim Konstitusi Patrialis Akbar. Patrialis diduga menerima uang suap dari pihak yang berperkara dalam uji materi undang-undang tersebut. (ant)

Perekonomian Nasional Dari Hal. 1

Agus menambahkan, koperasi ini harus dilihat tidak dari jumlah lembaganya tetapi jumlah anggotanya yang semakin hari semakin bertambah. Dengan jumlah anggota yang bertambah, berarti transaksi semakin tinggi sehingga omzetnya akan semakin besar. Dengan demikian, kontribusinya terhadap koperasi maupun terhadap perekonomian setempat bahkan perekonomian nasional akan terus meningkat. ‘’Itu kira-kira reorientasinya, sehingga ke depan koperasi ini lebih modern, menjadi koperasi yang sehat, kuat, mandiri, tangguh dan dapat dipercaya,’’ tegasnya. Agus melanjutkan, Menteri Puspayoga mengharapkan pula adanya pengembangan. Konsep pengembangan ini, baik secara internal maupun eksternal. Contohnya, bagaimana Kementerian Koperasi melakukan pembangunan koperasi atau pemberdayaan koperasi

melalui kerja sama dengan berbagai Lementerian, lembaga lain dan asosiasi serta gerakan koperasi. ‘’Misalkan dalam hal pembiayaan, kita sudah tahu berkat kerja sama kita bisa meningkatkan plafon KUR yang tadinya Rp 20 triliun, bisa menjadi Rp 100 triliun dengan bunga yang tadinya 22% bisa diturunkan menjadi 7%, itu hasil kebijakan pengembangan dalam rangka memberdayakan koperasi,’’ jelasnya seraya mengatakan, dari segi koperasinya sendiri juga harus melakukan pengembangan. Jadi, koperasi secara internal juga harus bermitra dengan lembaga-lembaga usaha lainnya. Koperasi pun didorong melakukan holding, misalkan koperasi pertanian bergabung, koperasi simpan pinjam bergabung supaya lebih kuat. ‘’Ini ke depan, pengembanganpengembangan ini akan terus dilakukan, terutama dalam hal kelembagaan dan pembiayaan,’’ pungkasnya. (kmb32)

Bali Post/ant

TANAH BERGERAK - Petugas kepolisian mengamati rumah yang rusak parah akibat bencana tanah bergerak di Desa Dermasuci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (30/1) kemarin. Menurut tim relawan dari PMI dan BPBD Kabupaten Tegal, sebanyak 52 rumah rusak parah dan 22 rusak ringan akibat kejadian tersebut dan warga diperingatkan agar berhati-hati terkait kemungkinan kejadian tanah bergerak susulan.

Khatib Harus Bersertifikat Jakarta (Bali Post) Pengkhutbah (khatib) shalat Jumat diusulkan bersertifikat. Tujuannya agar khatib dalam ceramahnya tidak menyampaikan pesan-pesan yang provokatif dan menyudutkan orang atau kelompok lain. Oleh karena itu, pemerintah tengah merumuskan untuk mengkaji standardisasi penceramah shalat Jumat tersebut. ‘’Soal khatib Jumat itu bukan barang baru. Jauh sebelum saya menjadi Menag RI sudah muncul. Bertolak dari berbagai masukan karena ini eskalasi intensi atau aktivitas politik makin tinggi. Banyak yang mengeluh ceramah di masjid saling mencela, menghina, bukan karena kepada umat lain, tetapi kepada sesama umat Islam,’’ tegas Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Ruang Komisi VIII DPR-RI Jakarta, Senin (30/1) kemarin. Menurut Lukman, pihak yang menjadi subjek sertifikasi adalah khatib shalat Jumat, yaitu harus terpenuhi syarat minimal shalat Jumat. ‘’Dalam isu kaitan penceramah, kami ambil titik moderat kaitannya dalam shalat Jumat karena tidak bisa dipisahkan dalam ibadah,’’ kata politisi PPP ini.

Meski demikian, Lukman mengatakan belum melihat pentingnya bagi ustad dan atau mubaligh untuk bersertifikat. ‘’Jadi, kami fokus kepada shalat Jumat karena menyangkut syarat sahnya shalat Jumat, harus terpenuhi secara minimal. Karena itu muncul kosa kata standardisasi, agar shalat Jumat memenuhi rukunnya agar sah. Ada juga yang tidak memenuhi rukun sehingga bermasalah,’’ tambahnya. Sebelumnya, Lukman mengungkapkan Kemenag RI akan merumuskan standar kualifikasi untuk penceramah agama. Langkah itu dilakukan agar tidak ada ceramah yang mengandung hujatan. ‘’Sekarang Kementerian Agama bekerja keras untuk merumuskan apa kualifikasi atau kompetensi yang diperlukan sebagai standar khatib dan penceramah itu,’’ jelasnya. Namun, pihak Kemenag tidak ingin menjadi lembaga yang memberikan sertifikat terhadap penceramah tersebut. Pihaknya akan berbicara dengan beberapa pihak yang berkompeten dalam bidang keagamaan terkait siapa akan memberikan sertifikat untuk penceramah apakah dari MUI atau ormas agama gabungan. (kmb4)

Pekerja Keras

Dari Hal. 1

dan budaya. ‘’Yang jelas figur yang siap kerja keras, untuk menuntaskan masalah Bali,’’ ujar Tama Tenaya, Senin (30/1) kemarin. Tama menambahkan, narkoba menjadi salah satu ancaman serius bagi Bali. Karenanya, harus ada komitmen pemimpin untuk memberantas barang haram itu. Senada disampaikan Ket-

ua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi. Ia mengatakan Bali butuh pemimpin pekerja keras, bebas korupsi (KKN), dan paham betul tentang Bali secara menyeluruh. Suwandhi menambahkan, Bali masih harus menuntaskan persoalan dari segi infrastruktur, sektor pendidikan, dan sektor kesehatan. (win/rin)

Dari Hal. 1

memahami bahwa ini bukanlah menyangkut Islam ataupun agama,’’ jelas Dubes Donovan. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia tidak terkena dampak kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang visa dari tujuh negara muslim untuk masuk ke AS. ‘’Prinsip konstitusi (Indonesia), saya kira jelas bah-

wa yang namanya keadilan, yang namanya kesetaraan itu harus terus diperjuangkan, tetapi kan kita tidak terkena dampak apa-apa dari kebijakan itu,’’ katanya. Oleh karena itu, ia menekankan kepada seluruh warga negara Indonesia tidak perlu resah karena kebijakan tersebut tidak berdampak langsung ke Indonesia. (ant)

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya mengatakan, Bali membutuhkan figur pemimpin pekerja keras, mengingat banyaknya persoalan yang dihadapi pulau ini ke depan. Baik itu masalah pendidikan, kesehatan, keamanan maupun adat

Ia menambahkan bahwa pemerintah AS terus melakukan komunikasi kepada pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia mengenai kebijakan tersebut. ‘’Kami terus menyampaikan pernyataanpernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih kepada pihak Kemenlu, dan kami ingin semua pihak untuk

Gedung Putih

Selasa, 31 Januari 2017 05.30 Gayatri Mantra 05.35 Bali Channel Tourist TV 05.40 Mars Bali Jagadhita 05.48 Lagu Ngastitiang Bali 05.54 Bhagawad-Gita 05.57 Balada Nusa Jaya 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Ball Krisna (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Dialog Interaktif Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz Belajar Diplomatis dan Public Speaking 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.05 Dharma Wacana Upacara Yadnya sebagai Media Pembelajaran (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Gong Kebyar Dewasa Iswaram (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Upakara 17.05 Dunia Pendidikan Kilas Pendidikan 17.30 Taman Sari TK Alit Kirana (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Tari & Tabuh Purnama (1) 21.00 Serial Buddha 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu Mengabdi untuk Kesenian Karawitan 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Cupak Grantang (1) 23.00 Solusi Alternatif Calonaramg Benoa (5) 24.00 Penutup

G.00031-Rpa

Yudhishthira Mengeluh pada Krishna

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Empat Ratus Empat Puluh Lima)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH mendengar katakata dari Krishna, putra Dharma, Yudhishthira, menghapus matanya dengan tangan-tangannya. Yudhishthihira menjawab kepada Krishna. ‘’Oh engkau yang berlengan perkasa, jalan kewajiban sangat baik bukanlah tidak diketahui olehku. Akibat-akibat yang menakutkan atas pembantaian seorang brahmana adalah miliknya yang lupa atas jasa yang dia terima dari tangan-tangan orang lain. Ketika kami hidup di hutan, putra Hidimva yang berbudi luhur itu walaupun saat itu hanya seorang anak, dia melakukan banyak jasa kepada kami, oh Janardana! Mengetahui Partha itu memiliki kuda-kuda putih, telah berangkat mendapatkan senjata-senjata. Pemanah hebat itu -- Ghatotkacha -- oh Krishna, datang menemuiku di Kamyaka. Dia tinggal dengan kami hingga pulangnya kembali Dhananjaya. Ketika meneruskan melewati benteng-benteng gunung yang sulit ditembus. Maka Ghatotkachalah yang membawa di punggung putri Panchala yang sedang letih. Prestasi-prestasi yang Ghatotkacha telah capai, oh tuan, menun-

jukkan dia terampil dengan semua mode pertempuran. Sungguh, orang berbudi luhur itu menyelesaikan banyak prestasi sulit demi manfaatku Pandava . Karena itu, kasih sayangku kepada Ghatotkacha, pangeran para rakshasa itu dua kali lipat, oh Janardana, secara alamiah aku tahan untuk Sahadeva. Orang berlengan perkasa itu setia kepadaku. Aku sayang kepadanya dan dia sayang kepadaku. Untuk itulah atas kematiannya aku dihanguskan kesedihan, oh engkau dari keluarga Vrishni, aku telah menjadi begitu bersedih. Lihatlah, oh engkau dari keluarga Vrishni, pasukan-pasukan kita menderita dan dipukul mundur para Kaurava. Lihatlah, prajuritprajurit kereta perkasa itu dibombardir Guru Drona dan Karna. Lihatlah kelompok Pandava dihancurkan pada malam kematian ini. Kelompok kami seperti sebuah hutan rumput yang luas saja diobrakabrik sepasang gajah sedang marah. Dengan mengabaikan kekuatan putra Bhimasena itu, sebagaimana juga berbagai macam senjata dibawa Partha. Para Kaurava leluasa dapat mengerahkan keberanian-

nya. Guru Drona, Karna dan Prabu Suyodhana, setelah membantai rakshasa itu dalam pertempuran, mengeluarkan raungan-raungan keras. Bagaimana, oh Janardana, ketika kita masih hidup dan dirimu kemudian putra Hidimva itu dibantai ketika terlibat perang melawan putra Suta itu? Setelah menyebabkan pembantaian besar-besaran yang semuanya benar-benar dalam pandangan Savyasachin, Karna, oh Krishna, telah membantai putra Bhimasena yang besar kekuatannya itu. Ketika Abhimanyu dibantai oleh para Dhartarashtra yang jahat itu, prajurit kereta perkasa, Savyasachin, oh Krishna, tidak hadir dalam perang itu. Kami juga semuanya ditahan penguasa Sindhu yang terkenal itu. Guru Drona, dengan putranya Aswatthaman menjadi penyebab tindakan itu. Sang guru sendiri mengatakan kepada Karna cara-cara membantai Abhimanyu. Ketika Abhimanyu bertarung dengan pedang itu, sang guru itu sendiri yang memotong senjata itu. Ketika terjatuh dalam keadaan bahaya seperti itu, Kritavarman dengan sangat kejamnya membantai kuda-

kuda dan dua pengemudi Parshni dari anak itu. Pemanah-pemanah hebat lainnya kemudian membunuh putra Subhadra itu. Untuk sebuah penghinaan kecil ini, oh Krishna, penguasa Sindhu itu dibantai oleh pemegang Gandiva tersebut. Oh orang utama dari keturunan Yadava. Perbuatan-perbuatan itu tidak memberikan aku kegembiraan sangat besar. Jika pembantaian terhadap musuh-musuh itu

adil dan harus dicapai oleh para Pandava, kemudian Guru Drona dan Karna seharusnya telah dibantai sebelum ini. Inilah apa yang aku pikirkan, oh Krishna. Oh banteng di antara manusia. Kedua orang itu adalah akar dari kesengsaraan kita. Dengan mendapatkan dua orang itu, Drona dan Karna -- sebagai sekutunya -- dalam pertempuran, membuat Suyodhana telah menjadi percaya diri. (bersambung)

Sloka 12.1 Arjuna uvaca: evam satata-yukta ye bhaktas tvam paryupasate ye capy aksaram avyaktam tesam ke yoga-vittamah Brkatalah Arjuna: Para pemuja yang selalu harmonis memujaMu, dan para pemuja lainnya yang memuja Yang Tak Terbinasakan, Yang Tak Berbentuk, di anara mereka ini, yang manakah yang lebih terpelajar dalam ilmu pengetahuannya


16 Pages

24 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

online: http://www.inte

Tuesday,

Tuesday, January

Aspiring French dentist wins MissUniverse; advocates teaching, toothcare

st.com. http://epaper.in rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

January 31,

2017

31, 2017

John Baer/Universal

shows Anya

Taylor-Joy,

left, and

Pictures

via AP

James McAvoy,

‘Dog’s “Split’ Tops h $26 Million Purpose’ Wit

by Universal released This imagescene from, “Split. a right, in

Pictures

that the companies the one that suggests in containing

boycott were successful that threatened videos and audi- wave of bad publicity release. After the TMZ in family director - Despite managed to pull significance “A Dog’s Purpose’s” the video, Gavin still of the into TMZ released LOS ANGELES producer Dog’s Purpose” not convinced being forced members Lasse Hallstrom, threats, “A apparently were Shepherd various cast They placed Polone, and ences, who of a cowering German their outrage. on the film’s end of expecta- expressed of footage team or on the higherCarpou, Univer- most of the blame production re- if not Nick rushing water.

chief. gets said second-unitthe video was maniputo of a dog whoand play- tions,”domestic distribution The story sal’s film has worked argued that Universal, looking the living through fact that the its resonat- lated, while cancelled incarnated, best friend” to multiple in “The speaks directly to surthreats the blowback, well ing “man’s in $18.4 million a containpremiere. The protest The controversy line so bite out That’s in for ing message. protests generated by film’s masters, brought did take a weeks weekend. the to ignore. two viral video its opening of other films Be- rounding video is hardshows that and grosses -- trackingwould open “Eight of the with the openings highly edited the film -- but the s, such as the box office ago suggested animal-lovermillion) and “Dolphin $24 million above that.” one However, as much as headaches weren’t low” ($20.1 million), neither this film risesthat even at multiplexes as the to He noted ire of PETA. public relations Tale” ($19.1 protests, such raised the there were the film did fatal. (rtr) of which and Amblin partnered a $22 where in Los Angeles, opening, Universal Purpose.” It has Arclight It’s a solid budget. spot, strong business. on “A Dog’s Post at: sweet million production right in the Jl. D.Tamblingan ional Bali “It opened

find Internat

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab D.Tamblingan Jl. Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

REUTERS/Erik

of Asia at the Mall

De Castro

Pasay, Arena, in

wins Miss are nch dentist Aspiring Fre tes teaching, toothc oca Universe; adv

crowned after being the crowd waves to 2017. 30, Iris Mittenaere January Miss France Philippines Metro Manila,

Miss Universe the 65th winner in

beauty pageant

we are,” she with who in a media as saying Pia comfortable was quoted popular Filipina for the champion, with the wildly third time the reigningmedia atten- interview. It was theto host the pageant, while Andrea Wurtzbach of happy first runner-up, placed second and hogging much Philippines local sponsor, tycoon said she was in Colombia Miss the Wurtzbach congratulated and its major paid $13 million Tovar of crowned were tion. the result and an to runner-up. Paris was the contest with Luis Singson, contestants Frenchwom deal to bring student from as show Thirteen the swimsuit round Medina. the secondthe first champion returned 2015 a one-off - A dental Steve Harvey in the MANILA Monday, becoming picked for after a preliminary to the country.(rtr) history and also be heard on finals after a gaffe he mistakenly before beNews can Universe at Global go of the when last week,the evening host in the pageant’s a decade. 9.30 wanted to in “Bali Image” for competition competition,the wrong winner. a 23win the title in more than 96.5 from said she education ing reduced to nine Radio FM am. Listen announced Sierra Bearchell, and promotewomen. from Europe other Mittenaere until 10.00Radio FM at were then Canada’s student and entreprebeat 85 beyond that gown segment. young radio. to Global Thailaw despite in the Phil- for children and was a dream, evIris Mittenaere The contenders including Es- year-old won a Top 13 spot from bali.listen2my at http:// of the in the finale Universe trimmed to six, Mary also “Miss Universe http://globalfm hopefuls the 65th edition video streaming to be Miss on and http:// hope- neur, some tough comments how she Chalita Suansane, com or live everything bali.com ippines in show that focused ery girl wants and local -bali. getting weight, and is amazing, beaming land’s radioglobalfm nnel/global-fm Were of Kenya who overcame fans about her her rivals. three-hour empowering women ... the stage she said, con- ther ustream.tv/cha Medina, criticism of than than and of life. news more bigger amazing,” Maxene is diversity is ful was struggles I the being of domesticskills. I won, I throughout her victory “This competition to overcome a torrent to help people, surprised ing like. It’s about “I was verysaid the 24-year-old, ference. “I want people, I wanta her public-speaka hard act to follow what we look this is profile had want to understand Medina had to the competition, feel blessed,” that’s why run-up meet people, as advocating whose competition was in the her goal me.” if she to described and oral hygiene dream for Raquel Pelissier Haiti’s for dental the crown, won. clinched Having

balipost (157rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA UMANIS, 31 JANUARI 2017

@balipostcom (4.710 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

KWT Kembang Sari

Personel 703 Band

Bali Post/ist

703 Band

Unik, Memilih Angka sebagai Nama Band BAND asal Gianyar ini memang unik. Band yang digawangi Toe sebagai vokalis dan gitar, Kanbay di gitar, Guswah di bass dan Yudi sebagai drummer memilih angka sebagai nama band mereka. ‘’Kami berempat sepakat menggunakan angka sebagai nama karena belum ada band yang memakai angka sebagai namanya. Kami juga setuju dengan angka 703 karena menurut kami itu adalah angka sempurna,’’ ujar Toe, belum lama ini. Band beraliran rock ini terbetuk 6 Mei 2012 lalu dan memiliki personel dari berbagai latar belakang musik yang berbeda. Menurut Toe, hal inilah yang menjadi dasar penyatuan visi dan misi untuk membuat sebuah karya. ‘’Sampai saat ini, kami telah membuat tiga album dan beberapa video klip. Tema yang kami angkat adalah kehidupan sosial masyarakat dan cerita-cerita cinta,’’ imbuhnya. Saat ini, 703 Band tengah sibuk melakukan promo untuk album ketiga mereka yang berjudul ‘’Terbitlah Terang’’. Lagu ‘’Rindu’’ dipilih menjadi andalan di album ini. ‘’Lagu ini bercerita tentang seorang lelaki yang tersadar betapa mantan kekasihnya adalah seorang wanita yang baik. Namun sayang, lelaki itu tidak dapat kembali bersama kekasihnya karena sang mantan sudah memiliki pasangan,’’ terang Toe. Ketika ditanya apakah lagu tersebut berdasarkan pengalaman pribadi, Toe mengaku lagu tersebut merupakan pengalaman sahabatnya yang kemudian menjadi inspirasinya untuk membuat lagu. Dia menambahkan, semua lagu di album 703 diciptakannya sendiri dan respons dari masyarakat sangat bagus. ‘’Semua album kami mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa, baik dari rekan-rekan musisi maupun masyarakat. Namun, kami akan tetap berusaha memperkenalkan musik kami kepada seluruh masyarakat Bali,’’ ujar pria asal Gianyar ini. Toe juga berharap 703 Band makin eksis di blantika musik Bali dengan menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan mendapat tempat di hati pecinta musik di Pulau Dewata ini. (gie)

Marak, Bangunan Gedung Tanpa Arsitektur Bali

KABUPATEN Buleleng sejak 2015 yang lalu memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung. Regulasi ini dibuat untuk mengatur desain bangunan instansi pemerintah dan bangunan gedung milik swasta harus mencirikan arsitektur Bali. Sayang, perda ini tak ubahnya ‘’macan ompong’’, sehingga perda itu belum ditaati secara penuh. Pihak yang membangun gedung mengutarakan berbagai alasan tidak mengikuti isi perda itu. Mulai dari perda merupakan produk hukum tergolong baru, hingga mahalnya biaya membangun bangunan dengan arsitektur Bali. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Buleleng Ketut Suparta Wijaya membenarkan, Perda No. 1 Tahun 2015 itu belum sepenuhnya diikuti baik oleh instansi pemerintah maupun pihak swasta. Supartawijaya mengatakan, sejak perda diundangkan Dinas PU-PR bersama instansi terkait telah mengenalkan amanat perda secara menyeluruh menyasar instansi pemerintah daerah. Sosialisasi itu menitikberatkan pada aturan desain bangunan gedung perkantoran agar menambahkan ornamen atau hiasan yang menunjukkan arsitektur Bali pada bangunan induk. Penambahan arsitektur khas Bali sesuai komitmen pemerintah dalam menjaga dan melestarikan arsitektur Bali yang menjadi warisan leluhur. ‘’Sejak perda ini diundangkan, kami sebagai lembaga teknis telah menyosialisasikan. Hanya baru menyasar instansi pemerintah dan memang kita akui masih banyak bangunan belum menonjolkan arsitektur Bali,’’ katanya, belum lama ini. Menurut Suparta Wijaya, perda ini secara keseluruhan mewajibkan setiap bangunan pemerintah dan swasta menggunakan arsitektur Bali. Atas amanat perda itu, pihaknya pesimis amanat itu akan bisa diikuti. Ini karena secara keseluruhan tidak semua pihak yang membangun menganut agama Hindu. Selain itu, mahalnya biaya pembangunan dengan arsitektur Bali juga menambah pertimbangan mengapa pemilik bangunan enggan untuk menggunakan arsitektur Bali secara keseluruhan pada fisik gedung yang dibangun. ‘’Kalau seratus persen berarsitektur Bali, saya pesimis akan bisa diikuti. Makanya dalam sosialisasi yang sudah kami lakukan, penambahan arsitektur Bali ini bisa ditambahkan pada salah satu sudut bangunan saja dan tidak seratus persen berarsitektur Bali. Kita ketahui bersama tidak semua pemilik gedung orang Bali tetapi menganut kepecayaan lain dan biaya arsitektur Bali juga lumayan mahal,’’ jelasnya. Suparta Wijaya mengatakan, penerapan perda ini sejatinya dapat dilakukan saat pihak yang membangun mengurus dokumen perizinannya. Dalam proses ini, instansi yang berwenang bisa saja tidak menerbitkan izin sebelum pihak yang membangun bersedia mengikuti amanat Perda No. 1 Tahun 2015 tersebut. Sementara bangunan yang sudah ada tetapi belum mengikuti amanat perda, Suparta Wijaya menyatakan, Tim Yustisi Pemkab Buleleng yang berwenang dalam melakukan penertiban. ‘’Saya lebih condong ketika mengurus izin ditekankan pihak yang membangun ini diminta mengikuti amanat perda yang ada. Kalau tidak diikuti, bisa saja izinnya tidak diproses. Kalau yang sudah dibangun tetapi masih melanggar, itu Tim Yustisi yang wajib menertibkan,’’ tegasnya. (mud)

Kembangkan Komoditi Pertanian, Topang Penghasilan Keluarga PEMBERDAYAAN PKK Desa Gesing Kecamatan Banjar terus digulirkan. Salah satunya melalui Kelompok Wanita Tani (KWT). Di tengah banyaknya kebutuhan pangan dan melonjaknya harga di pasar, bagaimanakah peran kelompok ini untuk keluarga? Potensi pertanian di Desa Gesing sangat besar dan itu menjadi sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat. Namun dalam perkembangannya, komoditi yang dibudidayakan masyarakat lebih banyak yang sifatnya musiman, seperti kopi dan cengkeh. Sementara untuk komoditi lain, seperti cabai yang harganya kerap melambung tinggi, kurang dilirik. Melihat kondisi itu, PKK pun digerakkan. Salah satunya melalui pembentukan KWT. Kelompok ini fokus membudidayakan komodoti yang penting untuk konsumsi, seperti sayuran dan cabai. Ketua PKK setempat, Made Susmaherti, menuturkan kelompok yang bernama Kem-

bang Sari tersebut dibentuk lima tahun yang lalu. Tujuannya tak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga mendorong kaum perempuan untuk bisa berpenghasilan yang nantinya bermuara pada peningkatan taraf hidup keluarga. ‘’Komoditi yang ditanam tak hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi juga bisa dijual. Seperti cabai. Saat harga mahal, penghasilan yang didapat lumayan besar,’’ terangnya. Budi daya sayur oleh kelompok yang beranggotakan 25 orang ini tak hanya di lahan perkebunan, tetapi juga pada lahan pekarangan. Selain memberikan imbas ekonomis, hal itu juga mampu memberikan kesan cantik dan hijau. ‘’Ini bisa dikembangkan

di pekarangan,’’ ujar perempuan yang juga berprofesi sebagai guru ini. Guna mendukung KWT, kaum laki-laki juga diarahkan untuk menggeluti usaha ternak, salah satunya kambing. Hewan ini tak hanya bisa dijual untuk kebutuhan hari raya, namun kotorannya juga bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman. ‘’Dengan pola seperti itu, jadinya bisa saling mengisi,’’ ujarnya. Dia menambahkan, kaum perempuan dalam kelompok itu juga memproduksi tepung singkong yang digunakan untuk mengganti tepung beras. ‘’Produk tepung juga dibuat oleh kelompok ini. Arahnya ke hal yang inovatif,’’ tegasnya. (sos)

Made Susmaherti

’’The Promise’’, Film Drama-Horor Indonesia THE PROMISE adalah sebuah film drama, horor, thriller terbaru Indonesia yang tayang perdana pada tanggal 2 Februari 2017 (Indonesia). Film ini merupakan arahan dari seorang sutradara asal Indonesia yang bernama Bambang Drias. Untuk naskah skenarionya ditulis oleh Alim Sudio. Film ini bercerita tentang seorang penyiar radio misteri yang bernama Riri (diperankan Mitha The Virgin). Sedangkan seorang gadis

bernama Winda (diperankan Dara Rizki The Virgin) adalah merupakan seorang fans setia dari Riri. Pada suatu ketika Winda yang tengah lumpuh dan juga depresi menjadi sangat mengerikan. Keadaannya yang buruk, yang kemudian membuat teror yang sangat mengerikan di antara mereka. ‘’The Promise Movie’’ ini didistributori oleh Applecross Production Indonesia dengan durasi sekitar 1 jam 25 menit. Para pemain film yang

akan bermain di dalam film ini, di antaranya Dara Rizki The Virgin berperan sebagai Winda, Mita The Virgin berperan sebagai Riri, Ferly Putra, Marchia Pohan, Tistha Nurma, Herichan, Tistha Nurma, Herichan, Fadhel dan Tina Astari Sunardi. Film ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Riri. Ia merupakan seorang penyiar yang selalu membacakan sebuah kisah-kisah misteri yang sangat mencekam di sebuah acara dalam radio.

Wanda merupakan salah satu penggemar di dalam acara yang dipandu oleh Riri tersebut. Dia sendiri juga senang menulis kisah-kisah misteri. Namun, dia tak pernah punya nyali untuk mengirimkan hasil tulisannya. Wanda adalah gadis lumpuh yang duduk di atas kursi roda. Kelumpuhan itu terjadi setelah Wanda mengalami sebuah kecelakaan mobil yang juga menewaskan adiknya, Tino. Suatu hari, ibu Riri menemukan dirinya mati

gantung diri di dalam kamarnya. Dan Tante Rahayu sangat terpukul bukan main. Sejak kematian Riri, Wanda seringkali mendapatkan gangguan di dalam rumahnya. Entah apa yang sebenarnya diinginkan Riri. Gangguan tersebut semakin lama semakin menjadi-jadi. Berbagai hal aneh pun terus terjadi. Wanda menjadi sangat ketakutan hingga pada akhirnya ia tidak tahan dan memutuskan untuk menyelidikinya sendiri. (pik)

Pelantikan Pengurus BPD Asephi Bali

Mengantar Anggota Mendapat Akses Pendanaan Berbunga Rendah

Bali Post/ian

KOREOGRAFI - Wong Petak, koreografi tari karya Unikka Praasswari, yang dipentaskan pada Ujian Koreografi VI, Minggu (29/1) lalu.

Memanajemen Panggung Pementasan Secara Mandiri

SEJAK setahun terakhir, ada nuansa berbeda yang mencuat dalam Ujian Koreografi VI yang dilakoni para mahasiswa Semester VII Jurusan Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Mereka tidak lagi mengikuti ujian di Gedung Natya Mandala yang merupakan panggung pementasan utama di kampus setempat. Namun, mereka diwajibkan menggelar pementasan di Gedung Ni Ketut Reneng yang sejatinya difungsikan sebagai studio tari. Menariknya, mahasiswa peserta ujian diwajibkan mampu ‘’menyulap’’ gedung yang tidak seberapa luas itu menjadi gedung pertunjukan yang representatif. Menurut Guru Besar ISI Denpasar yang juga dosen pengampu mata kuliah Koreografi VI Prof. Dr. I Wayan Dibia, seluruh peserta ujian memang diwajibkan menata dan mengonsep panggung pementasan yang disediakan secara mandiri. Mereka secara patungan menyiapkan perlengkapan panggung, baik dengan cara meminjam maupun membeli secara patungan untuk merealisasikan panggung berkonsep black box. Seluruh areal panggung ditutupi

kain berwarna hitam pekat. Selain itu, mereka juga menata sendiri lighting, sound system dan perlengkapan panggung lainnya. ‘’Konsep black box ini sejatinya mengadopsi teknik pemanggungan yang lazim diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan seni ternama di luar negeri. Jadi, peserta ujian tidak bisa hanya terpaku untuk memikirkan koreografi tari yang diciptakannya. Namun, juga memikirkan konsep pemanggungan secara utuh. Kejelian peserta ujian menjadi titik keberhasilan dalam menyajikan garapannya. Mereka harus mampu ‘menaklukkan’ panggung sesuai kondisi yang ada,’’ ujarnya. Menurut Dibia, materi yang ditampilkan dalam Ujian Koreografi VI biasanya merupakan cikal bakal dari karya tugas akhir mahasiswa. Tentu saja, karya tugas akhir nantinya bersifat jauh lebih kompleks dan detail karena materi pada ujian Koreografi VI ini akan perlu dipoles dan disempurnakan lagi berdasarkan arahan dan evaluasi para dosen pengampu mata kuliah. Selanjutnya, karya tugas akhir itu juga mendapat masukan dari para dosen pembimbing. ‘’Intinya, di sinilah mereka

diuji pertama kalinya sebelum menampilkan karya yang utuh pada ujian karya tugas akhir di atas panggung yang lebih luas. Seringkali, mahasiswa yang mampu menampilkan garapannya secara maksimal pada Ujian Koreografi VI justru kehilangan gereget dan detailnya pada ujian karya tugas akhir karena kondisi panggung yang lebih luas dan jarak penonton dengan penari juga lebih jauh. Misalnya, ekspresi penari tidak terlihat jelas karena jarak penonton jauh. Justru, di sinilah tantangan bagi peserta ujian bagaimana mereka tetap mampu tampil prima dengan cara jeli beradaptasi dengan panggung pementasan yang disiapkan,’’ tegasnya seraya berharap konsep black box pada Ujian Koreografi VI ini makin matang dari tahun ke tahun. Ujian Koreografi VI untuk tahun ini berlangsung selama dua hari, yakni Minggu (29/1) hingga Senin (30/1) kemarin. Ujian ini melibatkan 16 peserta ujian yang menampilkan 16 koreografi tari. Ujian ini merupakan salah satu langkah awal bagi para mahasiswa yang akan mengikuti ujian karya tugas akhir sebelum mereka dinobatkan sebagai sarjana seni tari. (ian)

PELANTIKAN pengurus Association of Exporters and Producers of Indonesia Handicraft (Asephi) Bali dilaksanakan Senin (30/1) kemarin. Pengurus dilantik oleh Ketua Umum DPP Asephi Thamrin Bustami di Fave Hotel, Tohpati. Ketua BPD Asephi Bali Ketut Dharma Siadja mengatakan, untuk kepengurusannya selama lima tahun mendatang, tahun 2016-2021, pihaknya akan mendata ulang anggota Asephi Bali karena pihaknya banyak sekali menemukan anggota yang sudah tidak aktif lagi keanggotaannya. ‘’Perusahaannya tidak jalan lagi. Jadi, hal ini kita data kembali,’’ tandasnya. Program kedua adalah pengembangan produk. Pihaknya akan mendata produk apa saja yang dihasilkan oleh anggota Asephi Bali. Dari data tersebut, pihaknya akan mengundang desainer-desainer Bali dan juga desainer tingkat nasional agar bisa memberikan bantuan pengembangan desain kepada anggota Asephi Bali, sehingga bisa menghasilkan suatu produk yang lebih marketable. Produk yang dihasilkan tentu memerlukan promosi. Maka dari itu, pihaknya akan bekerja sama dengan BUMN-BUMN dan lembaga-lembaga di luar negeri. ‘’Yang nantinya kita inginkan anggota Asephi bisa mendapatkan manfaat berpameran, baik itu pameran di dalam negeri maupun di luar negeri,’’ harapnya. Selain itu, ia juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa mall dan hotel-hotel berbintang lima. ‘’Kita sudah menjajaki itu. Produsen-produsen yang menjadi anggota Asephi akan bisa tersalurkan produknya,’’ terang pria yang menjabat Ketua Asephi Bali dua periode itu. Program paling dekat yang akan dilakukan adalah mengantarkan anggota-anggota Asephi untuk mendapatkan fasilitas pendanaan berbunga rendah yaitu 4,5 - 9 persen. Terkait program tersebut, pihaknya telah bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan juga dari beberapa pihak yang akan menyalurkan KUR. Hingga saat ini sudah ada empat anggotanya mendapat pinjaman dari LPDB. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bali I Dewa Nyoman Patra mengatakan, melihat pengurus baru yang dilantik masih muda, diharapkan dapat membuka peluang atau bekerja sama dengan perajin-perajin pemula. ‘’Minimal mereka bisa menampung hasil produksi perajin untuk diekspor. Itu yang paling penting,’’ ujarnya. Pihaknya dari sisi fasilitas, dikatakan, siap untuk memfasilitasi segala kebutuhan yang memungkinkan untuk itu. Terutama dari sisi permodalan dan informasi-informasi tentang pameran. (kmb42/k250)

PELANTIKAN - Suasana pelantikan pengurus Asephi Bali masa bakti 2016-2021.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 31 Januari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu