20 HALAMAN
NOMOR 41 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat pon, 30 september 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
Dishut Bali Tunggu Pusat Denpasar (Bali Post) -
BPK RI telah menyatakan adanya penyerobotan lahan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Ada pihak-pihak yang tidak semestinya menempati kawasan tersebut. Mulai dari masyarakat umum, swasta hingga pemerintah daerah. Terkait temuan ini, Dinas Kehutanan (Dishut) Bali masih menunggu koordinasi di tingkat pusat. menjadi tanah milik Pemprov Bali, di atasnya kemudian dibangun SMAN 2 Kuta. Luas tanah itu mencapai 6.333 meter persegi. ‘’Itu masalah di tanah SMAN 2 Kuta. Itu kan memang asal-muasalnya tanah Desa Adat Kedonganan. Ada tukar-menukar dengan pemprov. Sekarang pemprov yang punya, itu overlaping dengan kawasan. Sedang kita mediasi, pendekatan administrasi mungkin kita lakukan,’’ jelasnya. Hal. 19 Pembebanan Hak
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Tangani Penyerobotan Lahan Tahura
‘’Karena sudah di tingkat pusat, berarti kita menunggu koordinasi di tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta BPN. Di sini kita mengumpulkan data, hasil pertemuan kemarin kan untuk mengecek ulang, menelusuri asal-usul sertifikat tanah itu,’’ ujar Kepala Dinas Kehutanan Bali IGN Wiranatha di Denpasar, Kamis (29/9) kemarin. Wiranatha mengakui Pemprov Bali juga ‘’ikut’’ membangun di Tahura Ngurah Rai. Hal itu berawal dari adanya tukar-menukar tanah milik adat dengan pemprov. Setelah
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
Bali Post/kmb
TAHURA - Sebuah bangunan yang disewa sebuah perusahaan berada di kawasan Tahura Ngurah Rai. Bangunan ini kini dimasalahkan BPK karena dinilai melanggar kawasan peruntukan Tahura.
PT TRB Belum Lakukan Kegiatan PERSOALAN di Tahura Ngurah Rai bukan sebatas penyerobotan tanah. Sebelumnya pernah ada rencana pengusahaan pariwisata alam pada Blok Pemanfaatan Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Luasnya 102,22 hektar. Pemegang izinnya adalah PT Tirta Rahmat Bahari (TRB) yang dikeluarkan Gubernur Bali. SK Gubernur Bali yang mengizinkan hal itu juga sempat digugat Walhi Bali. Namun dimenangkan oleh gubernur di tingkat banding dan kasasi. Pascakemenangan itu, PT TRB hingga saat ini belum bergerak. Kepala Dinas Kehutanan Bali IGN Wiranatha mengatakan, ada beberapa tahapan yang masih harus dilalui TRB pascakemenangan gubernur menghadapi gugatan Walhi Bali. Salah satunya, melakukan pendekatan dan sosialisasi ulang pada masyarakat setempat. Namun sampai saat ini, pihaknya masih menunggu kesiapan TRB untuk melakukan sosialisasi ulang. Tugas sosialisasi ulang diberikan kepada investor sesuai permintaan atau tuntutan masyarakat terkait pelibatan masyarakat sekitar. ‘’Oleh karena itu kita menunggu, sampai saat ini belum. Di samping itu kan ada beberapa hal yang terkait dengan tuntutan masyarakat, kita bebankan juga dia. Tidak boleh ini, tidak boleh itu. Sanggup tidak, kan gitu,’’ terangnya. Wiranatha menegaskan, TRB belum memulai kegiatan sosialisasi ulang, kemungkinan masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hal itu. ‘’Tidak tahu saya (alasannya - red), tanya saja dia. Mungkin dia menunggu waktu yang tepat,’’ tandasnya. (kmb32)
Besaran Uang Tebusan TA
Indonesia Kalahkan Chile dan India Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim uang tebusan dari program Tax Amnesty (TA) merupakan yang tertinggi dibandingkan negara-negara lain yang pernah menerapkan kebijakan serupa. ‘’Indonesia dengan jumlah uang tebusan Rp 87 triliun (per 29 September 2016 pagi) atau 0,65 persen dari PDB, yang tertinggi setelah Chile 0,62 persen dari PDB,’’ kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR membahas evaluasi amnesti pajak, di Jakarta, Kamis (29/9) kemarin. Sri Mulyani menyampaikan pencapaian uang tebusan ini lebih tinggi dari negaranegara yang juga pernah menerapkan amnesti pajak seperti India 0,58 persen ter-
hadap PDB, Italia 0,2 persen, Afrika Selatan 0,17 persen, Belgia 0,15 persen dan Spanyol 0,12 persen. ‘’Ini perkembangannya pesat dan baru akhir dari periode satu. Masih banyak yang harus dikumpulkan sampai Desember nanti,’’ katanya. Selain itu, deklarasi harta peserta amnesti pajak Indonesia juga termasuk yang tertinggi yaitu mencapai 21,1 persen terhadap PDB, bandingkan dengan Chile 8,33 persen, Italia 5,2 persen, Spanyol 3,88 persen, Afrika Selatan 3,62 persen dan India 2,1 persen. Sri Mulyani mengatakan deklarasi harta yang besar ini bisa menjadi bagian dari penguatan basis data di masa mendatang, sehingga upaya reformasi sistem perpajakan
yang sejalan dengan implementasi amnesti pajak bisa berjalan dengan baik. ‘’Ini angka (deklarasi) yang signifikan dan mudah-mudahan enam bulan ke depan informasinya makin banyak. Informasi ini bisa memperbaiki tradisi kepatuhan dan menjadi bagian dari reformasi untuk memperbaiki tax ratio yang masih rendah,’’ katanya. Sri Mulyani juga mengatakan kebanyakan harta yang disampaikan para wajib pajak merupakan investasi dan surat berharga, kas dan setara kas, tanah, bangunan dan harta tak bergerak lainnya, piutang dan persediaan serta logam mulia dan barang berharga lainnya. Hal. 19 Wajib Pajak Sri Mulyani
Bali Post/ant
PON DITUTUP - PON 2016 di Jawa Barat, Kamis (29/9) kemarin ditutup. Acara penutupan dihadiri ribuan warga dan dimeriahkan pesta kembang api. (Selengkapnya baca halaman 16)
Terkait Suap Impor Gula
KPK Panggil Dirut Bulog dan Istri Irman Gusman
PON Jabar
Bali Peringkat Enam, 23 Cabor Gagal Raih Medali Emas
Jakarta (Bali Post) – KPK memanggil Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti dan Liestyana Rizal Gusman, istri mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman. Mereka dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pengurusan kuota gula impor. Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Kamis (29/9) kemarin, menyatakan pemeriksaan itu terkait kewenangan Bulog mengatur peredaran gula impor. ‘’Pemeriksaan seputar peredaran gula kewenangan Bulog dan kaitan terhadap kasus gula impor,’’ kata Andriati. Sementara Liestyana diperiksa terkait penangkapan Irman pada 17 September 2016 lalu. ‘’Sedangkan istrinya pasti dimintai keterangan mengenai peristiwa hari itu, saat OTT dan keterangan lainnya,’’ kata Andriati.
Bandung (Bali Post) PON 2016, semalam, ditutup. Jawa Barat berhasil sebagai juara, disusul Jawa Timur, DKI, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur. Bali meraih peringkat ke-6. Naik tiga peringkat dibandingkan PON empat tahun lalu. Dari total 36 cabang olahraga (cabor) yang diikuti kontingen Bali, 23 cabor nihil medali emas. Di antaranya panahan, boling, binaraga, dansa, senam, golf, paralayang, futsal, sepak bola, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, baseball, softball, bola voli pasir/ bola voli indoor, wushu, aeromodeling, anggar, gulat, ski air, basket, dan sepak takraw. Bidang Prestasi KONI Bali Nyoman Yamadhiputra didampingi Wakil Ketua Kontingen Maryoto Subekti mengakui cabor yang dikirim ke PON Jabar dominan gagal mempersembahkan medali. Sebab, Bali hanya mengikuti 36 cabor dari total 44 cabor yang dipertandingkan di PON Jabar. ‘’Setengahnya lebih memang gagal. Medali perunggu pun tidak didapatkan. Karena dari 36 cabor yang ikut, hanya 14 cabor yang mampu mempersembahkan medali. Ini akan dievaluasi untuk PON selanjutnya. Dengan begitu cabor juga memiliki tanggung jawab moral untuk meraih prestasi,’’ jelas Yamadhiputra. (kmb41) Bali Post/ant
BERSAKSI - Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti (kiri) saat berada di ruang tunggu sebelum menjalani pemeriksaan penyidik KPK, Kamis (29/9) kemarin. Djarot Kusumayakti dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Irman Gusman.
Selain Kusumayakti dan Liestyana, KPK juga memanggil ajudan Irman Gusman, Djoko Suprianto, diperiksa hari ini dalam kasus yang sama. Pengacara Irman Gusman, Razman Nasution, sebelumnya mengakui ada telepon antara kliennya dengan Kusumayakti karena Irman Gusman mengetahui harga gula yang mahal di Sumatera Barat saat melakukan kunjungan ke daerah pemilihannya itu pada sekitar JuniJuli lalu. Sementara itu, istri Irman Gusman, Liestyana, tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. ‘’Saksi atas nama Liestyana tidak hadir. Belum ada keterangan atas ketidakhadirannya,’’ kata Plh. Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati. Senin lalu, Liestyana telah menyambangi KPK. Namun kedatangannya saat itu dalam rangka menjenguk suaminya yang ditahan KPK di Rumah Tahanan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Irman yang merupakan Ketua DPD-RI telah diberhentikan dari jabatannya lantaran terjerat operasi tangkap tangan KPK pada Sabtu, 17 September lalu. Irman ditangkap lantaran menerima uang haram sebesar Rp 100 juta dari seorang pengusaha bernama Xaveriandi Sutanto. (ant)
Pilkada Serentak 2017
Polisi Sasar Perusahaan Penggerak Massa Bayaran Bali Post/ant
BANJIR DI NGAWI - Pengendara sepeda motor dan motornya berada di atas gerobak yang didorong para pengojek gerobak saat melintasi ruas jalan yang terendam banjir di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/9) kemarin. Hingga hari kedua bencana banjir, Kamis (29/9), sejumlah ruas jalan di Ngawi masih terendam banjir hingga ketinggian 80 cm, sehingga banyak pengojek gerobak musiman menjual jasa ojek gerobak dengan menarik ongkos Rp 10.000 per sepeda motor berikut pemiliknya untuk melintasi ruas jalan yang terendam.
Jakarta (Bali Post) Konflik horizontal di lapangan menjadi perhatian serius Polri dalam menghadapi pilkada serentak tahap kedua pada 15 Februari 2017 mendatang. Banyak hal yang menjadi penyebab konflik pilkada di masyarakat yaitu provokasi melalui media sosial (medsos), juga massa bayaran yang dimobilisasi oleh pihak-pihak tertentu. ‘’Apalagi ada kompor dan koper. Jangan lupa, perusahaan penggerak massa bayaran itu banyak. Dan mereka itu selalu siap bergerak,’’ kata Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Rikwanto dalam dialektika demokrasi ‘’Ancaman Pidana dalam Media Sosial Jelang Pilkada Serentak
2017’’ di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/9) kemarin. Polri, menurut Rikwanto, telah menyiapkan Cyber Patrol yang akan melacak dan menindak tegas penyebar kebencian dalam medsos tersebut walau menggunakan nama samaran. ‘’Prinsipnya Polri siap mengawal pilkada serentak di seluruh Indonesia, agar tidak terjadi kerusuhan dan konflik sosial. Hanya kalau ada pihak-pihak yang diragukan akan masuk ke delik aduan. Baik diadukan oleh yang bersangkutan maupun orang lain (pengacara, tim sukses, dll),’’ imbuhnya. Rikwanto mengakui dampak medsos sangat luar biasa. Untuk memengaruhi
ribuan dan jutaan orang lain, kini tidak perlu lagi mengerahkan masyarakat ke lapangan seperti dulu. Tetapi, cukup dengan medsos. Hanya dalam perkembangannya kebablasan. ‘’Isinya menyudutkan, menyebarkan kebencian, fitnah, untuk menjatuhkan orang lain, dan sebagainya. Kalau itu dibiarkan, maka akan memicu konflik dan kerusuhan sosial. Karena itu, perlu pengawasan agar demokrasi ini lebih bermartabat,’’ pungkasnya. Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mengungkapkan berbagai kalangan mengkhawatirkan terjadinya kampanye hitam, fitnah, menghasut, SARA, dan penyebaran kebencian untuk
menyudutkan calon tertentu. Karena itu, DPR-RI meminta aparat penegak hukum, khususnya aparat kepolisian, bertindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar. Direktur Eksekutif IndoBarometer Muhammad Qodari mengakui saat ini terjadi lonjakan medsos yang luar biasa dan pengaruhnya sangat luas. ‘’Jadi, medsos itu asosial – antisosial. ‘’Saya khawatir dalam Pilkada 2017 ini terulang lagi,’’ ungkapnya. Karena itu, Qodari minta Polri melakukan antisipasi, simulasi, dan prosedur medsos secara dini serta bagaimana kinerjanya, mengingat cyber patrol itu bekerja selama 24 jam. (kmb4)
denpasar
2
Jumat Pon, 30 September 2016
Terdakwa Bentrok Lapas Divonis Dua Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Salah seorang terdakwa bentrok di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Gede Putra Dana alias Bokir, akhirnya divonis dua tahun penjara. Dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (29/9) kemarin, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan, hingga menyebabkan korbannya luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP. ‘’Oleh karenanya, menghukum terdakwa Gede Putra Dana alias Bokir dengan pidana penjara selama dua tahun penjara dikurangi masa penahanan,’’ vonis majelis hakim yang diketahui Partha Bhargawa. Sebelum pada proses kesimpulan dalam berbagai pertimbangannya, majelis hakim menguraikan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Yang memberatkan, aksi terdakwa sudah menyebabkan keresahan di masyarakat. Yang meringankan, terdakwa yang merupakan narapidana penghuni Blok C1 Lapas Kerobokan ini bersikap sopan dan mengakui seluruh perbuatannya. Jika berkaca dari tuntutan JPU Bela Armaja, terdakwa masih diberikan keringanan, karena jaksa sebelumnya dituntut pidana penjara selama 2,5 tahun. Atas vonis itu, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir. Sementara saat dimulai persidangan, terkuak dalam dakwaan jaksa bahwa kasus ini bemrula saat empat korban yaitu I Nyoman Adi Wibawa bersama Putu Robot, Ketut Suartana, I Wayan Permana dan Putu Diaskara hendak menjemput temannya yang baru dilimpahkan ke Lapas Kerobokan. Ketika I Nyoman Adi Wibawa hendak mendekati temannya Putu Robot, ia dikerumuni napi blok C. Saat temannya dikerumuni penghuni blok C itu, korban melihat terdakwa di dekat pohon sambil memegang pisau. Terdakwa kemudian mengejar korban I Nyoman Adi Wibawa alias Dore dan langsung menusuk punggung kiri korban dengan menggunakan pisau tadi. Saat korban hendak berlari menghindari terdakwa, korban kembali mendapatkan tusukan pada punggung kanan dari salah satu penghuni lapas yang tidak dikenalnya. Setelah melakukan penusukan itu, terdakwa menuju blok C1 sambil membawa pisau yang masih bersimbah darah dan meletakkannya di lantai. Kasus ini pun menjadi heboh, termasuk di luar lapas. (Kmb37)
Minimalkan Bau Tak Sedap TPA
Fraksi PDI-P Desak Pemkot Beli Plastik Penutup Sampah Denpasar (Bali Post) – Keluhan warga pendamping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Suwung hingga kini belum tertangani dengan maksimal. Ada beberapa poin yang perlu mendapat penanganan segera untuk mencari jalan keluar akan persoalan yang dihadapi warga setempat. Salah satu yang paling mendesak, yakni menutup sampah yang ada di TPA tersebut dengan plastik. Hal ini untuk mengurangi aroma tak sedap yang keluar dari tumpukan sampah tersebut.
Bali Post/ara
TIPIRING - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar kembali menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) terhadap para pelanggar kebersihan, khususnya yang membuang sampah sembarangan. Sidang tipiring digelar di Balai Banjar Kaja, Panjer, Kamis (29/9) kemarin.
Simpan 1,01 Gram SS Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Belakangan ini jaksa penuntut umum (JPU) begitu tinggi menuntut para pengedar dan pelaku narkoba. Setelah menuntut 12 tahun penjara terdakwa kasus sabu-sabu asal Madura, Kamis (29/9) kemarin seorang terdakwa narkotika dengan barang bukti 1,01 gram dituntut hukuman selama tujuh tahun penjara. Dia adalah terdakwa Nyoman Yonata Sriasa. JPU Ketut Sujaya dari Kejati Bali dalam tuntutannya menyatakan terdakwa tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis SS sebanyak tiga plastik klip kecil dengan berat keseluruhan 1,01 gram. Oleh jaksa, terdakwa dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di samping hukuman fisik, terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan. Kasus tersebut berawal dari terdakwa Yonata pada hari Selasa, 17 Mei 2016, bertempat di Jl. Subur, Gang Mirah Delima, Denpasar Barat, tertangkap menyimpan sabu-sabu. Atas barang bukti yang ditemukan petugas BNNP itu melakukan pemeriksaan dan terdakwa mengaku membeli barang haram itu untuk dikonsumsi sendiri. Sabu-sabu itu kemudian dipecah jadi lima plastik klip pada hari Jumat, 6 Mei 2016. Terdakwa mulai menggunakan SS sejak sekitar tahun 2005, namun putus-sambung. Terdakwa mulai mengulangi sekitar empat bulan yang lalu, hampir tiap hari terdakwa menggunakan SS. Namun, kini dia sekarang dihadapkan dengan hukuman berat. Ya, jaksa menuntutnya selama 7 tahun penjara. (kmb37)
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : denpasar bikin pasar terapung Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/ara
TINJAU - Fraksi PDI-P DPRD Denpasar saat meninjau TPA Suwung, Kamis (29/9) kemarin.
Merealisasikan rencana ini, Fraksi PDI-P DPRD Denpasar mendesak agar Pemkot Denpasar dapat dengan segera memenuhi keinginan warga tersebut. Karena bila terus berlarut, masyarakat setempat akan mengambil pilihan lain, agar mereka tidak hanya terkena dampak
buruknya saja. Misalnya saja, menyetop semua aktivitas TPA. ‘’Kami mendesak eksekutif segera merealisasikan pengadaan plastik untuk menutup sampah di sini (TPA),’’ ujar Ketua Fraksi PDI-P Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi sejumlah anggotanya,
di antaranya Eko Supriadi, Wayan warka, serta anggota lainnya saat meninjau TPA Suwung, Kamis (29/9) kemarin. Kehadiran Fraksi PDI-P ke TPA Suwung ini bermaksud untuk melihat realisasi dari sejumlah rencana yang disusun sebelumnya. Karena beberapa waktu lalu, setidaknya ada tiga agenda penting yang mendesak dilakukan untuk mengurangi keluhan warga pendamping. Di antaranya membuat sumur pantau, menutup sampah, serta relokasi peternak. Sedangkan untuk jangka panjang, yakni mencari investor baru untuk mengolah sampah pascadi-
cabutnya kerja sama dengan PT NOEI. Pada kesempatan tersebut, Kabid UPT TPA Suwung DKP Denpasar A.A. Raka mengatakan, rencana menutup sampah yang ada di kawasan itu dalam waktu dekat sudah terealisasi. Hanya, pengadaannya hanya cukup untuk satu blok dari empat blok yang akan ditutup. Luas yang akan ditutup tersebut sekitar 4.400 meter persegi (satu blok). Sedangkan tiga blok lainnya belum mendapat anggaran. Untuk satu blok tersebut diperlukan anggaran sekitar Rp 130 juta, karena plastiknya seharga Rp 105 juta, ditambah biaya pen-
giriman, pemasangan serta pajak, sehingga keseluruhan Rp 130 juta. Mendengar pemaparan itu, Kadek Agus dan rekanrekannya sesama anggota Fraksi PDI-P mendesak agar eksekutif segera merealisasikan pembelian plastik tersebut. Terlebih, anggaran yang diperlukan tidak terlalu banyak, dibandingkan dampak yang dirasakan masyarakat. (kmb12)
FM 96,5
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Hubungi telepon (0361) 7400391
Rumah Pengedar Narkoba Digerebek Diamankan Senpi dan SS
Bali Post/ara
PASAR - Suasana pasar terapung di aliran Tukad Badung sebagai upaya mewujudkan aliran sungai yang bersih dan bebas dari sampah.
BLH Bikin Pasar Terapung di Tukad Badung
Denpasar (Bali Post) – Upaya menjaga kebersihan aliran sungai di Denpasar dilakukan dengan berbagai cara. Setelah melakukan penataan bantaran sungai, kini muncul gebrakan baru yakni membuat pasar terapung di alur Tukad Badung, tepatnya di kawasan Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan. Pasar terapung yang meniru konsep di Kalimantan ini ditinjau Kamis
(29/9) kemarin oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Denpasar bersama instansi terkait dan melibatkan masyarakat Pemogan menyediakan beberapa perahu kecil untuk aktivitas berjualan yang dilakukan PKK Desa Pemogan. Wali Kota Rai Mantra yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly
Dharmawijaya Mantra, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar A.A. Bagus Sudharsana, dan instansi terkait berbaur dengan para pedagang terapung. ‘’Program kali bersih bukan baru pertama dilaksanakan, namun terus melakukan upaya mewujudkan kali bersih lewat penataan dan pemberdayaan masyarakat seperti pasar terapung saat ini,’’ ujar Rai Mantra. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) Peredaran senpi ilegal terus terungkap. Kali ini pengedar narkoba berinisial AM (28) ditangkap di tempat tinggalnya Perumahan Garuda Kencana, Dalung, Kuta Utara, Rabu (28/9) lalu. Hasil penggeledahan di rumahnya, tim Resnarkoba Polres Badung mengamankan sabu-sabu (SS), satu pucuk senpi FN, dua butir peluru tajam dan 20 butir peluru hampa. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis (29/9) kemarin, membenarkan penangkapan tersebut. ‘’Kasusnya masih dikembangkan Kasat Resnarkoba (AKP Djoko Hariadi - red),’’ tegasnya. Informasi diperoleh di lapangan, penangkapan tersebut dilakukan pukul 11.30 Wita. Awalnya tim yang dipimpin AKP Djoko menangkap tersangka asal Madiun, Jawa Timur ini terkait kasus narkoba. Saat rumahnya digeledah, diamankan satu pipa kaca di dalamnya berisi SS seberat 1,44 gram, satu buah bong dan satu buah korek api gas. Polisi kaget saat melihat ada satu pucuk senpi FN, dua butir peluru tajam dan 20 butir peluru hampa. Tersangka bekerja sebagai debt collector ini mengakui senpi itu miliknya. Saat ditanya terkait penangkapan itu, Djoko enggan berkomentar karena masih dikembangkan. Ia justru merilis penangkapan tersangka MT (22) di Jalan Padang Kartika, Muding, Kuta Utara, Jumat (23/9) lalu. Saat ditangkap, tersangka malah menangis sambil meronta-ronta. Tersangka memelas supaya dilepas karena pelihara banyak babi. Terkait kasus MT, polisi mengamankan tiga paket SS di saku jaketnya. Selain itu, delapan paket SS di dalam tas pinggangnya. ‘’Kasus ini kami selidiki selama sebulan. Kami mengamankan 11 paket sabu-sabu seberat 13,57 gram. Pengakuan tersangka hasil jual sabu-sabu dipakai foya-foya,’’ tega Djoko. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolres Badung. Penyidik masih mengembangkan kasus itu, meskipun tersangka mengaku beli barang terlarang tersebut dari seseorang tidak dikenal. ‘’Tetap kami kembangkan. Mungkin itu alasan tersangka atau modus untuk menutupi jaringannya,’’ ujar mantan Kanit I Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Pariwisata Diproteksi Jadi Penghasil Devisa Terbesar Denpasar (Bali Post) Pemerintah sedang gencar mengembangkan daerah-daerah pariwisata di Indonesia dan promosi branding Wonderful Indonesia di luar negeri. Pasalnya, Presiden Joko Widodo berharap pariwisata diproteksi menjadi penghasil devisi terbesar. Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. saat menghadiri Wisuda XXII STPNB, Kamis (29/9) kemarin. ‘’Perlu diketahui ada tiga hal yang ingin saya sampaikan untuk mewujudkan hal itu,’’ tegasnya. Pertama, 100 persen lulusan sekolah tinggi pariwisata termasuk STPNB diterima pasar kerja. Kedua, 30 persen lulusan kerja di luar negeri dan menduduki posisi strategis. ‘’Banyak anak-anak dari Bali menjadi GM (general manager) di antaranya di Dubai, Abudabi dan Doha. Kalau di Batam sangat banyak,’’ ungkap Arief Yahya. Ketiga, 10 persen lulusan perguruan tinggi (PT) di bawah Kemenpar harus menjadi wiraswasta. Saat ini rata-rata ada 5 hingga 7,7 persen lulusannya ber-
wiraswasta. Dia sangat mendukung PT memiliki program international class. Hal itu akan membuat PT di bawah Kemenpar lebih unggul dibandingkan dengan yang lainnya. Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapainya, lanjut Arief Yahya, bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif dan ia berjanji siap membantu untuk lulusan di Bali. ‘’Poinnya adalah anak-anak kita harus disiapkan menjadi entrepreneur,’’ tegasnya. Arief Yahya juga ingin generasi muda pariwisata harus siap bersaing dan mampu mengalahkan persaing seperti Malaysia, Thailand dan Singapura. Sebelumnya, branding Wonderful Indonesia rankingnya paling bawah karena jelek. Sedangkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia kalah jauh dengan Malaysia dan Thailand. ‘’Bahkan kita kalah dengan negara kecil seperti Singapura. Itu tidak masuk akal,’’ tandasnya. Jadi, PT dan anak muda harus ditanamkan ke hatinya bahwa negaranya ini sedang kalah dan harus dibangkitkan. Saat mulai kuliah, mahasiswa baru
diberi tahu jika negaramu kalah sama Malaysia. Namun mulai sekarang, Indonesia mulai mengalahkan mereka satu per satu. Hampir semua penghargaan dunia diraih Wonderful Indonesia. ‘’Brandingnya Asia yaitu Malaysia hampir tidak dapat. Branding kita (Wonderful Indonesia - red) naik 100 peringkat, dari 140 lebih menjadi 47 mengalahkan Amazing Thailand di nomor 83 dunia. Kita menargetkan 10 juta wisatawan datang ke Indonesia dan hasilnya 10 juta lebih,’’ ungkap Menpar didampingi Ketua STPNB Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. Byomantara menambahkan, dengan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan sehingga peluang kerja bidang pariwisata juga meningkat. Namun kompetensi atau daya saing lulusan tidak boleh diabaian. Selain itu, pengajarnya harus bersertifikasi ASEAN. Selain itu, memiliki master asesor dan trainner tingkat ASEAN, sehingga sudah cukup modal untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. (kmb36)
Bali Post/eka
WISATAWAN - Puluhan wisatawan mancanegara mengantre di Pantai Sanur, Denpasar untuk naik kapal penyeberangan ke Nusa Lembongan. Sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar di Indonesia selain tambang, minyak dan gas alam.
Jumat Pon, 30 September 2016
Badung
Bupati Badung Hidupkan Kembali Lembaga Listibiya
Upaya Pelestarian, Pengembangan Kebudayaan dan Seni
PEMBANGUNAN adat dan budaya menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Badung. Salah satu kebijakan yang diambil oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam upaya pelestarian adat dan budaya yang bernapaskan agama Hindu di Kabupaten Badung, dengan menghidupkan kembali Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibiya). Pembentukan Listibiya di Kabupaten Badung melalui Surat Keputusan Bupati Badung Nomor 1590/02/HK/2016 tentang Pembentukan dan Susunan Keanggotaan Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Badung Periode 2016-2021. Bupati Giri Prasta mengatakan, pentingnya pembentukan lembaga ini yang akan membina para seniman, sekaligus memberikan masukan dan pertimbangan kepada pemerintah dalam segala menyangkut seni dan budaya. ‘’Kehidupan masyarakat di Bali tidak lepas dari kegiatan seni, adat dan budaya. Pengaruh modernisasi sebagai salah satu dampak pesatnya pembangunan sektor pariwisata, tidak boleh mengikis nilai-nilai adat budaya yang kita miliki,’’ kata Bupati. Untuk itulah, Bupati berharap dengan dibentuknya Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan ini, pembinaan dan pengembangan kebudayaan di Kabupaten Badung secara keseluruhan bisa lebih dimantapkan, guna terwujudnya Kabupaten Badung yang berbudaya dan sejahtera. Bupati juga menekankan, pemerintah akan memperhatikan
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. kehidupan para seniman dan bat kepribadian masyarakat pelaku-pelaku budaya, agar di Kabupaten Badung, serta mendapatkan penghargaan menyampaikan laporan evaluserta penghidupan yang layak. asi dan bertanggung jawab Sementara itu, tugas-tugas secara berkala kepada Bupati Listibiya yang tercantum dalam Badung. SK Bupati 1590/2016 adalah Adapun susuanan kepenmenyampaikan pertimbangan gurusan Listibiya Kabupaten kepada bupati tentang masalah Badung sebagai berikut: sebakebudayaan dan kesenian da- gai pembina Bupati Badung, lam arti seluas-luasnya, baik Wakil Bupati Badung, Ketua diminta maupun tidak dim- DPRD Badung, Sekretaris inta. Membantu Pemerintah Daerah, dan Kepala Dinas KeKabupaten Badung dalam budayaan Badung. Dewan Pemembina, melestarikan, dan nasihat/Pertimbangan Ketua mengembangkan kebudayaan Ida Bagus Gede Mambal, S.Ag., kepada berbagai pihak, baik Sekretaris I Gusti Lanang Superorangan, kelompok/lembaga bamia dan memiliki 7 orang di Kabupaten Badung. Mengu- anggota. Selanjutnya jajaran sahakan agar para seniman di pengurus diketuai I Gusti Kabupaten Badung mendapat- Ngurah Artawan, Wakil Ketua kan penghargaan yang wajar I Nyoman Darmu, Sekretaris I dan penghidupan yang layak. I Made Mindrawan, Sekretaris Mencegah kemerosotan mutu II Kabid Kesenian Dinas Kekesenian dan kebudayaan di budayaan. Bendahara I A.A. Kabupaten Badung. Menjaga Made Suarsana, Bendahara agar kesenian dan kebudayaan II I Ketut Wirawan. Lembaga di Kabupaten Badung tidak ini juga memiliki koordinatordipengaruhi oleh unsur-unsur koordinator di sejumlah biyang merendahkan marta- dang. (ad841)
3
Bali Democracy Forum Ke-9 Digelar 8 Desember 2016 di Nusa Dua
Momentum Mantapkan Posisi Badung sebagai Destinasi MICE PERHELATAN Bali Democracy Forum (BDF) yang tahun 2016 ini merupakan pelaksanaannya yang ke-9 akan digelar kembali di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua Kabupaten Badung pada 8 hingga 9 Desember 2016 mendatang. Kepastian pelaksanaan kegiatan BDF yang menjadi ikon Kemenlu RI tersebut terungkap saat kunjungan dan ramah tamah jajaran Kemenlu yang dipimpin Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Siti Sopia Sudarma didampingi Direktur Fasilitas Diplomatik Ade Sukendar dan Karo Administrasi Kementerian dan Perwakilan Kemenlu Heru Subolo beserta Staf Direktorat Informasi dan Diplomasi Kementerian Luar Negeri, Kamis (29/9) kemarin, diterima Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. di pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala. Turut mendampingi Wakil Bupati saat menerima jajaran Kemenlu yang dipimpin oleh Direktur Informasi dan Media Kemenlu yaitu Kepala BPPT I Made Sutama, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Putu Eka Merthawan dan Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Direktur Informasi dan Media di hadapan Wabup Badung Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih karena selama ini pelaksanaan Bali Democracy Forum telah ber-
jalan dengan baik bahkan pesertanya dari kawasan Asia Pasifik kian bertambah, tentunya semua ini tidak terlepas dari adanya dukungan oleh banyak pemangku kepentingan termasuk jajaran Pemprov Bali dan Kabupaten Badung. BDF ini salah satu ikon kegiatan dari Kemenlu, menekankan bahwa kegiatan BDF ini tingkatnya level menteri luar negeri yang akan diikuti oleh 58 menlu dikawasan Asia Fasifik yang diagendakan akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Adapun yang menjadi tema BDF tahun 2016 yakni ‘’Religion, Democracy and Pluralism’’. Terkait dengan tema tersebut maka para delegasi dan peserta akan diajak melihat langsung bagaimana terjaganya kerukunan di Bali. Salah satu aktivitas di Yayasan Bali Insani di Tabanan. Kegiatan juga akan diisi dengan panel discusion dengan salah satu pembicara kunci yakni mantan Sekjen PBB Kofi Annan. Sementara itu, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang mewakili Bupati Badung mengungkapkan bahwa sejak awal Pemerintah Kabupaten Badung telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan pelaksanaan BDF ke-9 tahun 2016 ini. ‘’Kita semua bersama seluruh rakyat Indonesia ini mesti bertanggung jawab menjaga nama dan citra negara kita di mata dunia internasional, terlebih
Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.H. sendiri menyatakan siap mendukung rencana bupati melakukan penertiban tempat prostitusi di Badung. Kapolda menyatakan
Bali selama ini terkenal dengan wisata budaya, akan rusak bila ada kegiatan-kegiatan yang mengarah ke prostitusi. ‘’Kami siap mendukung, Bali dikenal dengan wisata budaya, harus
BERSAMA - Wabup Badung Drs. I Ketut Suiasa foto bersama dengan jajaran Kemenlu saat berkunjung ke Puspem Badung, Kamis kemarin. substansinya terkait kehidupan demokrasi maka wajib kita menyambutnya dengan baik, bermartabat dengan penuh keramahtamahan,’’ katanya. Suiasa juga mengatakan bahwa kehadiran delegasi BDF ini akan sekaligus menjadi ajang promosi destinasi kepariwisataan Badung, karena akan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui PHR sekaligus pula akan memantapkan posisi Badung dan Provinsi Bali sebagai destinasi MICE internasional. Untuk itu segenap jajaran SKPD seperti DKP, diminta menjaga kebersihan di kawasan sepanjang bandara dan Nusa Dua serta kawasan yang menjadi objek kunjungan delegasi. Demikian juga kepada Kepala BPPT agar dibantu titik dan kawasan yang dapat di-
pasang media luar ruangan, sehingga perwajahan estetika dan etika tetap terjaga. Mengingat kegiatan ini dalam rangka menjaga kepentingan nasional agar dapat dibantu dan difasilitasi, demikian juga dalam rangka menggemakan kegiatan BDF diminta oleh Wabup agar dibantu mendisiminasikan informasi terkait kegiatan BDF. Selanjutnya mencermati tema BDF yakni ‘’Religion, Democrasy dan Pluralism’’ pihaknya menyarankan sekaligus merekomendasikan agar selama perhelataan BDF para delegasi juga diajak untuk melakukan kunjungan ke Puja Mandala yang merupakan implementasi dari pluralisme dan religion yang kegiatannya berada dilakukan dalam satu kawasan, maka dipilihnya tema BDF kali ini dipandang amat sangat relevan. (ad840)
kita pertahankan,’’ tegasnya. Kapolda menambahkan, pentingnya menjaga keamanan dan situasi kondusif wilayah Bali, mengingat Bali dan Kabupaten Badung pada khususnya pereko-
nomiannya bertumpu pada sektor pariwisata. Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah Bali. (kmb27)
Tertibkan Lokalisasi, Jangan Sebatas Wacana Mangupura (Bali Post) Wakil rakyat di DPRD Badung mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Badung melakukan penutupan lokalisasi, karena bertentangan dengan norma agama dan etika. Bahkan, dewan meminta pemkab setempat dengan perangkatnya serius menangani masalah tersebut dan tidak sebatas wacana. Pernyataan itu diungkapkan I Made Wijaya, salah seorang anggota DPRD Badung dari Komisi II, Kamis (29/9) kemarin. DPRD dapil Kuta Selatan ini mengatakan, praktik pelacuran di mana pun, tidak sesuai dengan norma hukum apa pun. Apalagi, tempat prostitusi terselubung sangat rawan menjadi tempat penularan HIV/AIDS dan peredaran gelap narkoba. ‘’Kami pasti mendukung kalau itu (kompleks prostitusi - red) benar-benar ditertibkan. Karena memang itu penyakit masyarakat,’’ ujarnya saat ditemui di kantor DPRD
Badung. Namun, politisi Partai Gerindra ini berharap rencana penertiban ini tidak hanya sebatas wacana. Sebab, penertiban sarang seks bebas ini sudah pernah digulirkan bertahun-tahun lalu, namun faktanya kompleks prostitusi di Kelurahan Benoa juga makin eksis. ‘’Sekarang tergantung keseriusan dan ketegasan pemerintah daerah saja. Berani enggak menertibkan itu. Karena dari dulu sudah diwacanakan tetapi tidak ada action,’’ terangnya. Menurutnya, keberadaan tempat prostitusi sangat tidak
pantas berada di kawasan pariwisata. Terlebih, kompleks yang ada di Kelurahan Benoa itu tergolong kompleks ecek-ecek. ‘’Jika pemerintah serius sebenarnya gampang menertibkan itu. Dan itu harus ditertibkan sampai tuntas, jangan sampai ada kompleks di tempat lain yang menjamur,’’ ungkap Wijaya yang juga Bendesa Adat Desa Tanjung Benoa ini. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sempat mengutarakan rencana penertiban tempat prostitusi di sejumah kawasan Badung Selatan. Menurut Bupati, tempat prostitusi terselubung tersebut sangat rawan dan berpotensi sebagai tempat penularan penyakit mematikan seperti HIV/AIDS. ‘’Kami memiliki rencana penertiban lokasi prostitusi di Badung Selatan, kami mohon bantuan dan dukungan dari Pak Kapolda,’’ katanya.
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL Staf Ahli Menkop dan UKM di Unwar
Bantuan Koperasi Jangan Jadi Racun bagi Masyarakat PROGRAM Pascasarjana (PPS) Unwar memberi penguatan iklim akademis bagi mahasiswa baru. Kamis (29/9) kemarin, PPS Unwar mendatangkan Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM RI Dr. Ir. Muhamad Taufiq, M.Sc. yang memberi kuliah perdana soal ‘’Peranan Koperasi dan UKM Berbasis Kearifan Lokal Menghadapi Globalisasi’’. Direktur PPS Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. mengungkapkan kuliah perdana kali ini sangat istimewa karena mendatangkan Staf Ahli Menkop dan UKM. Di tengah perkembangan koperasi yang sangat pesat, namun banyak masalah yang dialami koperasi. Masalah tersebut dari kesalahanan manajemen hingga kebangkrutan. Banyak pihak menggunakan izin koperasi yang hanya dipakai sebagai kedok untuk kepentingan tertentu. Untuk itu bagaimana sebenarnya koperasi yang benar yakni usaha bersama, di mana perekonomian disusun atas dasar kekeluargaan. ‘’Bukan berdasarkan atas kepentingan individu,’’ ujarnya. Dia mengakui perlunya kemitraan dalam membangun koperasi agar mampu menghadapi persaingan global. Ke depan koperasi diharapkan tumbuh secara kualitatif, bukan kuantitatif. Dr. Muhamad Taufiq mengungkapkan pemerintah saat ini mempermudan izin pendirian usaha mikro dan menengah di daerah. Bantuan pun dialirkan untuk koperasi dan UMKM. Hanya, dia menegaskan bantuan tersebut tak boleh diselewengkan menjadikan koperasi sebagai badan usaha milik sendiri dengan praktik rentenir. Jika ini terjadi, dia bisa katakan bantuan koperasi akan meracuni masyarakat. Bantuan pemerintah diperguna-
KULIAH PERDANA - Staf Ahli Menkop dan UKM Muh. Taufik didampingi A.A. Gede Oka Wisnumurti saat memberi kuliah umum di PPS Unwar. kan oknum koperasi untuk praktik ahli bidang produktivitas dan daya rentenir, bukan untuk kesejahteraan saing memaparkan, membangun bersama. Untuk itu, diperlukan ekonomi mutualisme dengan lima model pengawasan internal yang dasar strategi. Strategi tersebut di memadai serta pentingnya keaktifan antaranya memaksimalkan pekerdan partisipasi para anggotanya. jaan bagi rakyat. Ini artinya tak Dia juga membantah kalau bantuan boleh ada pengangguran di negara pemerintah kepada koperasi dan kita. Kedua, memaksimalkan fungsi UMKM adalah bantuan gratis. Me- lingkungan hidup untuk pekerjaan lainkan bantuan yang sifatnya seba- bagi rakyat dan tak menjadi beban gai stimulan karena koperasi harus bagi yang sudah bekerja. mandiri lewat modalnya sendiri. Jika Ketiga, memaksimalkan sirkulasi bantuan ini dianggap cuma-cuma, dia uang bagi rakyat. Ini artinya pemerjuga menyebut sebagai bantuan yang intah menjaga fungsi uang sebagai meracuni masyarakat. alat tukar dan alat ukur, bukan seKetua Yayasan Kesejahteraan bagai komoditas perdagangan. Agar Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. tak melahirkan rakyat miskin, uang Gede Oka Wisnumurti, M.Si. saat harus dialirkan. Keempat yakni menjadi moderator di acara itu me- memaksimalkan efektivitas perdanambahkan, di masyarakat masih gangan. Terakhir, memaksimalkan ada stigma koperasi itu selalu kecil peran kelembagaan ekonomi. Dendan tak boleh besar. Di Unwar, ada gan keragaman budaya bisa bersinkoperasi mahasiswa, karyawan dan ergi membangun kekuatan bersama inkubator bisnis. Untuk itu diperlu- lewat koperasi. Makanya koperasi kan kiat-kiat guna membesarkan pada dasarnya adalah usaha berkoperasi. sama untuk memberi nilai tambah Muhamad Taufiq sebagai staf bagi perekonomian. (ad1685)
Jurusan Administrasi Niaga PNB Gelar Seminar Nasional
Angkat Masalah Kemaritiman dalam Perdagangan Internasional
SEMINAR NASIONAL - Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. Made Mudhina, M.T. (nomor dua dari kiri) saat pembukaan Seminar Nasional Perdagangan International, Kamis (29/9) kemarin. PROGRAM Pendidikan Manaje- Senpi terdiri dari dua kegiatan, yaitu men Bisnis International, Jurusan seminar dan call for papers. Seminar Administrasi Niaga Politeknik Neg- ini menghadirkan tiga narasumber eri Bali (PNB) menggelar Seminar yaitu I Made Andi Arsana, Ph.D. Nasional Perdagangan International yang merupakan akademisi atau ahli (Senpi) & Call For Papers, Kamis maritim UGM. Selain itu, juga meng(29/9) kemarin. Bertempat di Ge- hadirkan Kepala Kantor Wilayah dung Widya Guna kampus setem- Dirjen Bea dan Cukai Bali, NTB, pat, seminar ini mengambil tema NTT I Made Aryana, S.Sos., M.Si. ‘’Membangun Potensi Maritim dalam dan Ketua Umum Asosiasi Profesi Perdagangan Internasional untuk Ekspor Impor Seluruh Indonesia dr. Menunjang Daya Saing Bangsa’’. Bintang Ratna Herawati, M.Sc. SeSeminar ini dibuka secara resmi oleh dangkan untuk Call for Papers akan Direktur Politeknik Negeri Bali Ir. terdiri dari 19 paper yang berasal dari Made Mudhina, M.T. berbagai lembaga. Di antaranya dari Menurut Ketua Panitia Kadek Politeknik Negeri Bandung, Balai Cahya Dewi, S.T., M.Cs., seminar Riset dan Standardisasi Industri Banyang merupakan kegiatan dua tahu- dar Lampung, Universitas Ahmad nan ini juga serangkaian dengan Dies Dahlan Yogyakarta, UPN Veteran Natalis ke-29 PNB, yang mana untuk Jakarta, STIM YKPN Yogyakarta, tahun ini merupakan kegiatan yang Universitas Udayana, Politeknik kedua. Seminar ini diikuti 101 orang Negeri Bali dan umum. peserta yang tidak hanya berasal Direktur PNB Ir. Made Mudari Bali. dhina, M.T. menjelaskan, lembaga Dikatakannya, untuk tahun ini, pendidikan tinggi memang harus
ikut berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Dalam hal ini, bentuk kontribusi yang diambil adalah salah satunya seminar yang mengangkat persoalan bangsa. Jadi, kunci seminar ini adalah daya saing bangsa yang harus ditunjang melalui kegiatan perdagangan internasional dengan memberdayakan potensi kemaritiman Indonesia. Melalui seminar ini, dia berharap nantinya bisa saling berbagi apa persoalan yang sering dihadapi sehingga ke depan bisa dicarikan solusi untuk kemajuan bangsa. Kalau berbicara persaingan global, Indonesia harus terus meningkatkan daya saing bangsa karena Indonesia masih kalah dengan negara lain, terutama masalah sumber daya manusia (SDM). Kalau SDM bagus, maka daya saing akan meningkat. ‘’Kuncinya adalah sumber daya manusia yang berkualitas baik, yang bisa memberdayakan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia,’’ jelasnya. Ketua Jurusan Administrasi Niaga PNB Drs. I Ketut Pasek, MAB. menambahkan, melalui tema seminar ini, sangat pas dan relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Mau tidak mau, kita harus berada pada perdagangan bebas terutama MEA yang sudah dimulai tahun 2015. Yang mana, level Indonesia di Asia saat ini sudah dikalahkan oleh Vietnam, dari sebelumnya Indonesia berada di level ke-2 Asia. ‘’Ini tentu menjadi pekerjaan besar dan kami dari perguruan tinggi ingin berkontribusi melalui seminar ini,’’ jelasnya. (ad844)
STPNB Gelar Wisuda XXII
Menpar Lepas 603 Wisudawan
WISUDA - Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Ketua STP Nusa Dua Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. pada Wisuda XXII di STP Nusa Dua Bali, Kamis (29/9) kemarin. SUNGGUH beruntung dan ber- Windu Sari (3,52). Ketua STPNB Drs. Dewa Gede bangga para wisudawan XXII Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali Ngurah Byomantara, M.Ed. dalam (STPNB). Pasalnya, 603 wisudawan sambutannya mengatakan, dari dilepas langsung Menteri Pariwisata 603 lulusan tersebut, 230 orang (Menpar) RI Dr. Ir. Arief Yahya, (38,14 persen) telah bekerja. Semua M.Sc. di Gedung Joop Ave STPNB, lulusan STPNB yang diwisuda kemarin, selain mengantongi ijazah Kamis (29/9) kemarin. Selain itu, Menpar menyerahkan juga memperoleh sertifikat kombuket bunga kepada salah satu petensi yang diterbitkan Lembaga wisudawan berprestasi. Diharapkan Sertifikasi Pihak Pertama (LSP-P1) mereka bisa menembus pasar kerja STPNB. Sertifikat kompetensi sebainternasional dan jadi wirausahawan. gai pendamping ijazah memberikan Wisudawan peraih IPK tertinggi informasi kepada pengguna tenyaitu Caroline Kezia Consita (3,60), tang kompetensi yang dimiliki oleh Ni Luh Gede Sri Utami (3,58), Ni lulusan, sehingga mempermudah Luh Putu Intan Nirmalasari (3,59), pengguna dalam melakukan perKomang Tirta Arimbawa (3,53), I ekrutan kerja. ‘’Terserapnya lulusan Gede Wahyu Nareswara Santosa di pasar tenaga kerja pariwisata di (3,49), Luh Putu Yuni Eka Safitri luar negeri membuktikan kualitas (3,49), A.A. Shinta Devi (3,50), Ni lulusan STPNB memiliki daya saing Made Gandhi Sanjiwani (3,64), Ni internasional,’’ ujarnya. Putu Nita Awidyasari (3,57), Marcel Institusi ini telah sejajar dengan Hardono (3,61), Ni Luh Cleary Wahyu lembaga pendidikan kelas dunia Putri (3,61) dan Pande Putu Manik melalui akreditasi Tedgual oleh
Themis Foundation UNWTO. Pengakuan internasional juga diberikan City and Guilds London. STPNB menjadi City and Guilds Centre yang dapat melaksanakan sertifikasi kualifikasi yang diakui di Eropa dan Australia. Sebagai upaya menyukseskan program zero unemployment, STPNB menjalin kerja sama dengan berbagai pihak penyalur tenaga kerja ke luar negeri di antaranya dengan PT Sukamulia Mandiri Agung yang menawarkan kesempatan bekerja di Australia untuk 80 orang chef, PT Bali Duta Mandiri dengan program J-1 menawarkan kesempatan bekerja di hotel berbintang di Amerika Serikat, CTI Group Indonesia membantu menyalurkan lulusan untuk bekerja di kapal pesiar. Sesuai visinya menjadikan STPNB sebagai pusat unggulan pariwisata di Asia Pasifik, tahun ini bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan lembaga ini menjadi penyelenggara International Training on Tourism. Pihaknya optimis membuka program International Class tahun depan. Dengan demikian, Bali tidak hanya menjadi tujuan pariwisata dunia, tetapi juga menjadi The World Class Touriem Education Destination. Menpar Arief Yahya mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ia berharap 100 persen lulusan STPNB diterima di pasar kerja. Selain itu, 30 persen lulusan kerja di luar negeri dan menduduki posisi strategis. ‘’Saya doakan, semoga seluruh wisudawan memiliki masa depan lebih cerah dari saya. Semoga bisa mengirim uang 1.000 dolar Amerika kepada orangtua tiap bulan,’’ ujarnya. (ad845)
Jumat Pon, 30 September 2016
FPAS Unhi Gelar ’’Workshop’’ Penyiapan Dokumentasi Akreditasi FAKULTAS Pendidikan Agama dan Seni (FPAS) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar workshop di aula Gedung Pascasarjana Unhi, Kamis (29/9) kemarin. Workshop tersebut bertema ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu’’. Kegiatan yang pendanaannya bersumber dari bantuan Kemenag RI itu dibuka Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika, M.A., dihadiri pula Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. Workshop yang diikuti para dekan, kaprodi dan dosen serta staf di lingkungan FPAS Unhi itu menghadirkan narasumber Guru Besar Undiksha Singaraja Prof. Dr. I Wayan Redhana, M.Si. dan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum., dipandu dosen FPAS Unhi I Nyoman Winyana, S.S.Kar., M.Si.
Rektor Unhi I.B. Dharmika menyambut baik workshop ini dalam rangka meningkatkan nilai akreditasi. Pihaknya menargetkan pada 2017 prodi-prodi yang masih terakreditasi C bisa dinaikkan menjadi B. Prodi yang terakreditasi B bisa ditingkatkan menjadi A. Dalam konteks itu, I.B. Dharmika berharap sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dan sistem penjaminan mutu eksternal (SPME) hendaknya terus mendapat perhatian. Dekan FPAS Unhi Dr. I Made Yudabakti, S.SP., M.Si. didampingi WD I I Gde Widya Suksma, S.T., M.Ag., WD II Dr. Ni Made Sukrawati, S.Ag., M.Si. dan WD III WA Sindhu Gitananda, S.S., M.Hum. mengatakan, workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka penyiapan borang akreditasi bagi Prodi FPAS yang akan reakreditasi. Prodi Pendidikan Agama Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu sebelumnya telah terakreditasi B, ke depan diharapkan bisa ditingkatkan. Demikian juga Prodi Pendidikan Seni
WORKSHOP – Narasumber, pimpinan FPAS Unhi dan para peserta berfoto bersama seusai workshop, Kamis (29/9) kemarin.
Tari Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Seni Rupa dan Ornamen Hindu, yang dulunya C bisa ditingkatkan menjadi B. ‘’Melalui workshop ini, kami harapkan kinerja dosen dan staf mengacu aturan akreditasi, sehingga semua prodi mengalami perkembangan. Dari tujuh standar yang dipersyaratkan, diharapkan terjadi peningkatan kualitas atau kompetensi yang berujung pada peningkatan nilai akreditasi. Dengan nilai akreditasi maksimal diharapkan masyarakat makin mencintai prodi-prodi di FPAS Unhi,’’ ujarnya. Narasumber Prof. Redhana mengatakan, akreditasi prodi sangatlah penting sebagai cerminan bagi user untuk menentukan pilihan. Prodi yang tidak mendapat mahasiswa akan tutup dengan sendirinya secara alami. Karena itu posisi akreditasi sangat vital. ‘’Agar prodi selalu eksis, perbaiki nilai akreditasi,’’ sarannya. Sementara itu, Prof. Gelgel menekankan dalam persiapan akreditasi prodi maupun institusi, diperlukan komitmen, disiplin dan kerja sama dalam persiapan penyusunan borang dan pengusulan. Ketika menerima asesor dalam visitasi, perlu dibina dan dilakukan secara serius. ‘’Setiap kegiatan yang dilakukan perlu diinventarisasi dengan baik,’’ ujarnya. Seperti diketahui, FPAS Unhi memiliki empat prodi yaitu Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, Pendidikan Seni Kerawitan Keagamaan Hindu dan Prodi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Hindu. Semua prodi tersebut telah terakreditasi. (ad1681)
IHDN Denpasar Lepas 484 Wisudawan
Mencetak Generasi Muda Hindu yang ’’Sujana’’ INSTITUT Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar kembali menamatkan 484 mahasiswa, baik dari program S-1, S-2 maupun S-3. Wisudawan dilepas Rektor IHDN Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. di Inna The Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (29/9) kemarin. Rektor dan para dosen berharap mereka yang telah diwisuda mampu menjaga nama baik almamater dan menjadi sarjana yang sujana, rendah hati serta mengamalkan ilmu yang didapat di masyarakat. Tak salah jika wisuda XXII kali ini mengambil tema ‘’Memperkuat Komitmen Institusi dalam Mencetak Generasi Muda Hindu yang Sujana, Menuju Pencapaian Visi Terdepan dalam Dharma Widya dan Budaya’’. Menurut I Nengah Duija, untuk tahun ini, ada 484 wisudawan yang dilepas. Di antaranya Fakultas Dharma Acarya 353 orang yang terdiri dari Jurusan Pendidikan Agama 253 orang, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Agama Program Studi Pendidikan Bahasa Bali 100 orang. Untuk Fakultas Brahma Widya ada 11 orang terdiri dari Jurusan Teologi sebanyak 7 orang dan Jurusan Filsafat Hindu 4 orang. Fakultas Dharma Duta sebanyak 48 orang terdiri dari Jurusan Penerangan Hindu 42 orang dan Jurusan Hukum Agama 6 orang. Sementara untuk wisudawan pascasarjana tercatat 72 orang, terdiri dari Program Studi Magister Brahma Widya 21 orang, Program Studi Magister Dharma Acarya 34 orang dan Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Konsentrasi Ba-
hasa Bali 15 orang. Untuk Program Studi S-3 Ilmu Agama ada 2 orang. ‘’Jadi, jumlah alumni IHDN hingga wisudawan saat ini sebanyak 8.561 orang,’’ kata Duija. Dari 484 orang wisudawan, ada tiga orang yang menerima penghargaan karena IPK-nya tertinggi. Yakni Dr. Drs. Gaya, M.Pd.H. dari Program Studi Doktor dengan IPK 3,63 dengan predikat kelulusan sangat memuaskan. Kedua adalah I Made Pasek Subawa, S.Ag., M.Ag. dengan IPK 4,0 predikat kelulusan cumlaude. Ketiga I Nyoman Budiana, S.Pd. dengan IPK 3,95 dengan predikat cumlaude. Sementara untuk menunjang pendidikan, kata Duija, pihaknya sudah memajukan SDM-nya, karena sudah ada guru besar dan juga dibantu dengan tenaga pengajar bergelar doktor sebanyak 35 orang dan untuk S-2 ada 52 orang. ‘’Mudahmudahan, semua dosen segera bergelar doktor,’’ ujar Duija.
Lebih lanjut Duija berharap para wisudawan bisa menjadi contoh dan menjadi generasi muda Hindu yang mapan, sehingga Hindu tetap eksis. Ditanya soal tantangan, Duija mengatakan, saat ini minat generasi muda belajar agama menurun. ‘’Market oriented masih menjadi persoalan. Sehingga yang menjadi pertanyaan, setelah tamat mereka bekerja di mana?’’ tandas Duija. Jawabannya, dengan bekal yang diperoleh di bangku kuliah, selain belajar agama, mahasiswa juga diajari ilmu lain sehingga mereka tidak terlalu susah bekerja di tempat lain. Saat menghadapi MEA nanti, SDM Hindu harus lebih unggul terlebih dahulu. ‘’Kita harus memperkuat diri sendiri terlebih dahulu. Salah satunya, tradisi harus dikuasai terlebih dahulu,’’ tegasnya seraya menambahkan, IHDN Denpasar sudah meratifikasi kurikulum, yakni Kurikulum Multikultur. (ad847)
LEPAS WISUDAWAN - Rektor IHDN Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. melepas 484 wisudawan di Inna The Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (29/9) kemarin.
Simak Informasi Studi Lanjutan
SMAK Santo Yoseph Gelar ’’Sanjose Education Fair 2016’’ SUASANA di SMA Katolik (SMAK) Santo Yoseph Denpasar sejak pukul 08.00 Wita, Kamis (29/9) kemarin, tampak kesibukan yang berbeda dari hari biasanya. Maklum saja, sekolah ini sedang melaksanakan kegiatan pameran pendidikan yang bertajuk Sanjose Education Fair dari tanggal 29-30 September 2016. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan sejak 2008. Kali ini, pameran pendidikan diikuti oleh 52 universitas, lembaga pendidikan dalam dan luar negeri. ‘’Sanjose Education Fair merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi siswa. Kami memberikan kesempatan kepada siswa dan orangtua untuk bertatap muka dengan perwakilan universitas. Kami berharap perwakilan universitas memberikan informasi seluas-luasnya kepada para siswa sehingga siswa memiliki panduan yang jelas untuk memilih universitas sebagai studi lanjutan setelah menuntaskan pembelajaran di bangku SMA,’’ ungkap Drs. Nyo-
man Sunarya M, Kepala Personalia Yayasan Insan Mandiri Denpasar. Ketua Panitia Ir. Gusti Ayu Clara Cahyani mengungkapkan, universitas, perguruan tinggi, lembaga pendidikan yang ikut serta dalam kegiatan ini merupakan lembaga pendidikan lanjutan yang sangat diminati siswa di seluruh Indonesia. Universitas ini akan memberikan informasi tentang program unggulan, pemerolehan beasiswa dan karier lanjutan bila mahasiswa sudah menyelesaikan studinya. Bahkan, sebagian besar dari universitas yang terlibat dalam Sanjose Education Fair memiliki program magang di berbagai perusahaan. Clara Cahyani menambahkan, layanan informasi tentang universitas tidak hanya pada siswa kelas XII, tetapi siswa kelas XI dan X juga mendapatkan imbas. Hal ini penting dilakukan agar siswa sejak dini sudah memiliki gambaran tentang studi lanjutannya, sehingga siswa menjadi fokus belajar. ‘’Siswa akan
SANJOSE - Suasana Sanjose Education Fair 2016 yang digelar SMAK Santo Yoseph Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
mengumpulkan karya ilmiah populer yang datanya diambil dalam kegiatan pameran pendidikan ini,’’ tambahnya. Clara Cahyani menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud kasih pihak sekolah kepada siswa dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyimak informasi yang valid penunjang masa depannya. ‘’Kegiatan ini terbuka untuk umum. Acara dimulai dari 29-30 September pukul 08.00-15.00 Wita. Silakan datang mengunjungi pameran pendidikan ini karena banyak informasi tes pemerolehan beasiswa dari berbagai universitas yang dipusatkan di SMAK Santo Yoseph Denpasar. Contohnya, 7.000 beasiswa dari Binus University. Mari kita menggali informasi studi lanjutan untuk peserta didik,’’ tegas Clara Cahyani. Universitas Multi Media Nusantara (UMN) Jakarta pun menanggapi positif kegiatan ini karena inilah kesempatan bagi UMN bertemu dengan siswa secara langsung untuk menanyakan informasi tentang program dan jurusan universitas. ‘’Kampus kami memiliki program favorit yaitu Desain Komunikasi Visual, Film dan Televisi serta Ilmu Komunikasi karena kami bagian dari Kompas Gramedia Group. Biasanya pada edu fair, kami memberikan kesempatan siswa kelas XII untuk mengikuti tes pemerolehan beasiswa UMN. Tes untuk siswa SMA seluruh Bali akan dipusatkan di SMAK Santo Yoseph Denpasar, Minggu (2/10) mendatang,’’ ungkap Johanes Tambing Boro, Student Recruiment and Admission Manager UMN. (ad1682)
Jumat Pon, 30 September 2016 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
info seremoniAL
5
DPD-RI Sambut Baik Dirut RS Sanglah Tidak dari Kalangan Internal
Senator Wedakarna Minta RS Sanglah Utamakan Sisi Kemanusiaan KOMITE III DPD-RI Bidang Kesehatan menyambut bukan diajak berdebat soal prosedur tindakan misalnya. baik ditunjuknya dr. I Wayan Sudana, M.Kes. sebagai Intinya saya minta sampai akhir tahun 2016 ini agar Direktur Utama (Dirut) RSUP Sanglah yang baru. Hal ini benar–benar solid menempatkan manajemen yang sevisi sesuai rekomendasi DPD-RI yang diberikan pada rapat dengan Dirut. Waspadai orang yang kecewa dan manakerja di Senayan awal tahun terkait dengan revitalisasi jemen RSUP jangan ikut-ikutan politik. Urusan politik, RSUP Sanglah sebagai RS milik pemerintah pusat. Se- saya selaku DPD-RI akan jaga gawang di Senayan dan bagai wujud keseriusan dan dukungan moral akan ditun- berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan RI. Saya butuh jukkan Dirut RSUP Sanglah yang baru, Senator RI Dr. banyak pimpinan orang baik dan jujur mengisi posisi Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III langsung trategis aset pusat di Bali,’’ terang AWK. menyambangi RS Sanglah. Di sesi akhir, AWK yang juga President The Sukarno ‘’Saya hadir di sini untuk memberikan dukungan pada Center meminta RSUP Sanglah memasang lukisan dan Bapak dr. I Wayan Sudana, M.Kes. Putra Bali yang lama foto Bung Karno sebagai penanda bahwa rumah sakit ini bertugas di Jawa dan sudah saatnya kembali ke Bali. Saya dibangun dan digagas beliau pada masa kemerdekaan. senang, akhirnya Dirut RS Sanglah dipimpin oleh orang (ad848) luar manajemen lama. Artinya, Menteri Kesehatan RI sudah mendengar aspirasi DPD-RI. RSUP Sanglah adalah wajah dan citra pemerintah pusat terutama bidang kesehatan. Jika kinerja RSUP Sanglah baik, maka citra pemerintahan Presiden Jokowi juga baik. Anda bisa mengartikan sendiri kehadiran saya yang datang ke Sanglah adalah wujud dukungan pada beliau. Saya akan kawal,’’ kata Dr. Arya Wedakarna (AWK). DPD-RI banyak memberikan nasihat kepada RSUP Sanglah dan meminta manajemen baru untuk segera menidaklanjuti. ‘’Saya ingin RSUP Sanglah mengedepankan urusan kemanusiaan terlebih dahulu dibanding administrasi. Bantu dulu orang yang sakit dan yang sekarat, baru selesaikan urusan administrasi. Tidak baik menelantarkan rakyat miskin karena urusan teknis. Nyawa adalah yang utama. Selain itu, keramahan dan sense kemanusiaan tenaga kesehatan PERTEMUAN – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Nguperlu ditingkatkan. Banyak keluhan ke DPD-RI ten- rah Arya Wedakarna MWS III saat pertemuan tertutup tang oknum dokter, perawat dan staf yang dianggap dengan Dirut RSUP Sanglah. tidak ramah dan tidak maksimal. Coba bandingkan dengan pelayanan RS internasional di Bali. Dokternya jegeg-jegeg, perawatnya ramah dan tata krama baik. Hal beginikan bisa dilatih. Jika RS internasional bisa, kenapa RSUP Sanglah yang secara sistem masih disubsidi oleh APBN tidak bisa meningkatkan pelayanan? Ini yang akan menjadi perhatian saya,’’ jelas AWK. Ia pun memberi contoh terkait kasus kematian bayi asal Karangasem yang dibawa dengan sepeda motor oleh orangtuanya. Dengan alasan ambulans tidak tersedia atau belum melunasi biaya, itu bisa dianggap sebagai citra buruk. ‘’Saya minta Dirut yang baru waspada. Saya kira ada pihak di internal Sanglah yang ingin kinerja Dirut tidak baik. Buktinya, beliau tidak pernah tahu ada masalah bayi yang ditelantarkan. Saya salut beliau sudah membebaskan seluruh biaya. Artinya ada yang tidak sinkron antara kebijakan Dirut dengan anak buahnya. Begitu juga saya amati di media sosial saat saya inspeksi mendadak tempo hari ke pasien yang diamputasi. Saya kecewa ada oknum tenaga kesehatan yang belum bisa berkomunikasi dengan baik dengan pasien atau wakil rakyat seperti DPD-RI di medsos. Ke depan RSUP Sanglah harus selektif merekrut SDM. Jangan cuma sekadar pintar, tetapi juga perlu SDM yang ada tata krama, saya ingatkan pada SDM yang muda–muda agar mulat sarira. Tenaga kesehatan adalah pengabdian. Harus ada tepaselira, ada tata krama dan jawab pertanyaan rakyat kecil dengan bahasa rakyat. Jangan bawa bahasa kampus. Pasien itu butuh ditenangkan,
RAPAT PARIPURNA - Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I I Nyoman Karyana dan Wakil Ketua II I Made Sunarta saat memimpin rapat paripurna intern DPRD Badung.
Oktober, Dewan Kebut Tiga Ranperda WAKIL rakyat di DPRD Badung, Oktober 2016 bakal disibukkan dengan sejumlah agenda yang harus diselesaikan dengan segera. Ranperda Menara Telekomunikasi, Utilitas Terpadu dan Ripda menjadi agenda penting yang akan dikebut penyelesaiannya Oktober ini. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna intern DPRD Badung, Kamis (29/9) kemarin. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I I Nyoman Karyana dan Wakil Ketua II
I Made Sunarta. Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dalam rapat tersebut menekankan kepada seluruh anggota fokus pada penyelesaian ketiga ranperda tersebut. ‘’Kami sudah bentuk Pansus Menara, Pansus Utilitas Terpadu, Pansus Ripda, yang harus selesai bulan ini (Oktober– red),’’ ungkapnya. Menurut Parwata, pihaknya telah menunjuk ketua pansus untuk segera membahas ketiga ranperda tersebut. Selain dua ranperda yang kini tengah dibahas, yakni Pasar Modern dan
Permukiman. ‘’Kami juga mengagendakan pembahasan KUA/PPAS dan sejumlah agenda dewan lainnya selama Oktober,’’ katanya. Beberapa kegiatan yang telah diagendakan, kata Putu Parwata, adalah evaluasi APBD Perubahan dan kunjungan kerja ke Kedonganan. ‘’Itu sudah kami jadwalkan. Sekarang kami ingin mengejar OPD untuk menyelaraskan KUA/PPAS,’’ ucapnya seraya menambahkan, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan Gubernur Bali dan pusat. (ad846)
OPINI
6
Jumat Pon, 30 September 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Bergerak Menyiapkan Generasi Petani di Bali DUA bulan terakhir ini wacana pertanian di Bali menggeliat. Setidaknya geliat ini membangkitkan kesadaran untuk membangun kejayaan pertanian Bali. Kondisi ini tentu sebagai momentum positif, terlebih kini birokrat Bali yang dulunya abai terhadap pertanian kini mulai bicara pertanian. Kenyataan ini tentu menjadi napas baru bagi harapan bangkitnya pertanian Bali. Namun, niat membangun pertanian tak cukup hanya dengan wacana dan pencitraan politik. Harus ada aksi lanjutan. Setidaknya terbangunnya budaya menaman di kalangan pemilik lahan, petani dan desa adat di Bali akan menjadi indikator positif. Hal positif lain yang bisa dipetik dari bergaungnya komitmen kembali pada pertanian adalah kesadaran kita bahwa Bali kini krisis generasi petani. Kajian dan statistik banyak menujukkan bahwa kini generasi petani yang umurnya di bawah 35 tahun hanya sekitar 15 persen. Ini angka yang mengkhawatirkan bila kita bicara regenerasi budaya bertani di Bali. Untuk itulah, pemerintah dan semua komponen di Bali harus bergerak pada satu sasaran yakni menyelamatkan pertanian Bali. Ada banyak langkah ikutan yang harus segera dijabarkan. Setidaknya, Bali harus segera menyelamatkan lahan pertanian, menjaga irigasi teknis dan membangun kesadaran bahwa bertani adalah napas bagi Bali itu sendiri. Kehidupan bertani juga merupakan pengabdian mengingat tanpa petani daya tahan manusia tak akan berlanjut. Intinya, sektor pertanian memengaruhi nasib sektor lainnya. Dalam konteks yang lebih nyata dan mendesak untuk diurai adalah krisis generasi petani di Bali. Tanpa generasi petani yang memadai maka pertanian Bali tak akan berlanjut. Pendekatan teknologi saja tak akan menjamin keberlangsungan pertanian. Pendekatan teknologi dan terjaganya generasi petani adalah dua hal berkaitan dan mendesak disinergikan. Kini, dengan ketertarikan dunia kampus untuk memahami masalah Bali, ada harapan baru bahwa pertanian Bali bisa berkembang dan bangkit lagi. Sangatlah positif ketika kalangan kampus juga mulai menjadikan desa sebagai objek aktivitas akademiknya. Dengan lebih banyak turun ke lapangan dan berbaur dengan masyarakat, akademisi akan lebih tahu masalah Bali. Dengan demikian kampus bisa menjadi salah satu pencari solusi, mediator dan motivator bangkitnya pertanian Bali. Dalam konteks lainnya, pembangunan pertanian harus mendapat prioritas. Prioritas pembangunan pertanian harus ditekankan pada kesejahteraan petani dalam arti luas. Hal ini bisa dilakukan dengan menumbuhkembangkan partisipasi mereka dan meningkatkan keadaan sosial-ekonominya dengan cara meningkatkan akses terhadap teknologi, modal, dan pasar. Bali juga harus melakukan reorientasi kebijakan pengelolaan pertanian. Setidaknya pertanian harus dikembangkan dalam suatu sistem agribisnis pertanian mulai dari subsistem hulu (input dan prasarana produksi), subsistem on-farm (produksi), subsistem pengolahan, subsistem pemasaran dan subsistem penunjang agribisnis dalam suatu manajemen yang profesional. Upaya mentransformasikan pertanian tradisional ke arah pertanian modern tidak semata-mata melalui perubahan struktur ekonomi pertanian, namun juga menyangkut perubahan struktur dan pola perilaku sosial masyarakat pedesaan. Salah satunya melalui pemberdayaan kelembagaan oleh masyarakat lokal, sehingga pembangunan pertanian dan pedesaan tidak menimbulkan kesenjangan yang akut (makin melebar) antargolongan masyarakat. Melalui pemberdayaan diharapkan dapat mengembangkan lembaga yang adop teknologi dan berorientasi pasar, serta bermanfaat sebagai wadah untuk menampung dan mengembangkan diri petani di pedesaan.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Saran Buat Disbud Badung Saya baca di koran Bali Post belum lama ini bahwa Pemkab Badung akan membangun gedung serba guna atau panggung arena pertunjukan kesenian semacam Taman Budaya (Art Center) Denpasar. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bgs Anom Basma. Lokasi gedung di bekas kantor Bupati lama yang bersebelahan dengan kantor bupati di Sempidi sekarang. Nanti akan dibangun beberapa sarana seperti panggung terbuka dan tertutup, gedung untuk rapat-rapat dan lokasi parkir. Tidak disebutkan akan dibangun gedung untuk pameran hasil karya seni seperti lukisan dan patung. Perlu diketahui di Badung cukup banyak seniman lukis dan patung ada, yang alumnus ISI Denpasar dan Yogyakarta serta yang otodidak. Sejumlah gedung yang sudah ada seperti wantilan dan gedung tertutup berlantai dua. Menurut informasi gedung yang cukup luas ini akan dibongkar. Waduh kasihan, gedung masih kuat. Sebaiknya gedung tertutup dan watilan ini jangan dibongkar, cuma ruangan-ruangan di dalamnya perlu direnovasi, beberapa sekat tembok dihilangkan agar ruangan menjadi luas. Gedung tersebut dijadikan tempat memajang atau memamerkan lukisan dan patung. Sebagian juga bisa dimanfaatkan untuk pertemuan atau rapat-rapat bagi para seniman atau budayawan. Walaupun nantinya gedung yang sudah ada itu dibongkar dan dibangun baru untuk pameran saya minta para arsitek perlu tahu bagaimana buat gedung yang benar untuk pameran, di mana letak jendela, cara pasang lampu sorot, maksudnya agar barang seninya yang disorot dan bukan pengunjung yang disorot oleh lampu. Maaf, para arsitek perlu juga berkunjung ke galeri-galeri seni atau museum yang ada di Bali atau di luar Bali sebelum membangun gedung. Jangan lupa juga perlu ada warung penjual makanan dan minuman, agar pengunjung tidak jauh berbelanja. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung
Pertanian Sawah di Bali dari Subak hingga ’’Nyebak’’ Kajian singkat ini bermaksud mengedepankan deskripsi tentang pernah berjayanya kehidupan dan penghidupan pertanian sawah yang disebut dengan kebudayaan agraris ‘’air’’. Air menjadi sumber segala sumber kehidupan, tanpa air tidak ada kehidupan. Pentingnya air untuk menyambung kehidupan mereka dibangunlah sistem pengairan dan organisasi yang disebut dengan subak. Subak yag membanggakan dan menyejahterakan kini merana hingga nyebak (menangis)
Oleh Putu Rumawan Salain ebagian besar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Indonesia termasuk Bali sejak era prakerajaan – kerajaan – colonial –kemerdekaan - orde baru hingga era reformasi tidak dapat dipisahkan dengan sektor pertanian dan perkebunan, karena sektor-sektor ini memiliki arti yang sangat penting dalam menentukan sejarah pergerakan sosial masyarakat, perekonomian, dan kesejahteraannya. Data BPS tahun 2002 menuliskan bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 44,3% penduduk dan menyumbang 17,3% dari total pendapatan domestik bruto, kini setelah 14 tahun angka-angka tersebut menurun dengan tajam. Sebagai insan Bali yang lahir di tahun 1952 setidaknya masih terekam wajah Bali yang kadang menghijau, menguning dari hamparan lansekap alamnya yang ditumbuhi padi. Indahnya warna-warni tersebut disumbangkan oleh bibit padi lokal yang usia panennya sekitar hampir satu semester dan disertai dengan kuantitas yang tidak melebihi dengan bibit padi sekarang. Akan tetapi rasa hasil tanakan berasnya lebih enak, agak lengket ‘’pulen’’ dan tidak cepat basi. Yang jelas olahan padinya dikerjakan secara tradisi yaitu ditumbuk di atas ketungan, dikerjakan oleh beberapa orang, dan sering suara tumbukannya berirama. Kebersamaan ‘’gotong royong’’ masih dinikmati! Setelah era orde baru, swasembada pangan diproklamasikan, sehingga proses pertanian yang hampir dua dekade tidur disentuh dengan teknologi. Dipergunakanlah bibit unggul yang usia tanamnya lebih pendek, hasilnya lebih banyak, panennya disabit, dibawa pulang setelah ditempati dalam karung, diproses menjadi beras melalui mesin penyosohan, pengerjaan sawah dengan traktor, pemanfaatan pupuk anorganik, pembasmi hama, dan sebagainya. Mekanisasi dan proses industri menyentuh pertanian khususnya padi di Bali dengan tidak meninggalkan kearifan lokalnya berupa subak. Bahkan untuk maksud-maksud pelestarian dilaksanakan lomba subak se-Bali, padahal harus diakui ada indikasi bahwa subak sudah mulai tidak eksis dan sustain. Untuk memahami potensi dan pengembangan pertanian di Bali ada baiknya dilihat terlebih dulu luas lahan pertanian yang ada melalui luas Kawasan Lindung dan Budi Daya yang bersumber pada RTRWP Nomor 16 Tahun 2009 sebagai berikut: 1) Bahwa perbandingan Kawasan Lindung dengan Budi Daya adalah 175.577 ha : 388.088 ha atau 31.2% : 68% (tidak bulat 100% karena ada yang tidak terhitung atau ada kesalahan tabulasi, atau lainnya); sedangkan luas lahan pertanian yang merupakan bagian dari Kawasan Budi Daya tertulis seluas 298.214 ha atau 76% dari luas Kawasan Budi Daya atau 52% dari luas Pulau Bali. Benarkah? Dengan kecanggihan teknologi saat ini sepertinya perlu diadakan survei ulang tentang lahan pertanian agar maksud-maksud melalui pertanian mampu memenuhi kebutuhan sendiri dapat terlaksana (menjauhi ketergantungan). Luas lahan sawah di Provinsi Bali berdasarkan data dari statistik yang dipetik dari Bali Dalam Angka Tahun 2014 dituliskan bahwa penggunaan lahan dalam hektar (ha) diuraikan atas: 1) lahan pertanian. Lahan pertanian dibagi dalam kategori a). lahan
S
sawah b), lahan bukan sawah, 2) lahan bukan pertanian. Luas lahan sawah dan sawah tadah hujan sejumlah 84.165 ha. Data yang diperoleh ini dikomparasikan dengan data dari BPS Bali Tahun 2001 yang dianalisis olehAry Suta (2004,101) ternyata bahwa luas panen ketika itu ada seluas 148.038 ha. Dengan demikian berarti dalam kurun waktu 13 tahun terjadi penyusutan luas sawah seluas 63.875 ha. Jika dirata-ratakan seolah–olah terjadi penyusutan luas sawah 4.913,46 ha. Jika demikian adanya berarti hilangnya luas lahan sekitar 700 ha setiap tahun menjadi tidak sama. Atau juga ketidaksesuaian data luas lahan pertanian antara RTRW Provinsi Bali Nomar 16 Tahun 2009 yang tertulis 298.214 ha dibandingkan dengan data dari Bali Dalam Angka Tahun 2014 yang menuliskan luas lahan pertanian sejumlah 355.568 ha. Pertanyaannya adalah adakah kesalahan pada proses perhitungan data atau kesalahan metode pengukuran, atau kesalahan dari penulis? Tidak berlebihan jika Prof. Dr. I Wayan Windia, M.S. selaku Guru Besar Universitas Udayana yang juga selaku ketua grup riset sistem subak menilai bahwa sektor pertanian beserta subak di Bali kini dalam kondisi terpinggirkan (jurnaltoddoppuli.wordpress. com, diunduh 2016). Selanjutnya pada sumber yang sama disampaikan pula bahwa: ‘’Pemerintah Provinsi maupun Pemkab dan Pemkot perlu memberikan bantuan dan lebih memperhatikan kelompok masyarakat yang marginal tersebut.’’ Ia mengatakan, upaya pemerintah dalam memberdayakan sektor pertanian dan subak harus jelas, agar sistem pertanian tradisional dalam bidang pertanian di Bali tetap eksis dan berlanjut. Pemerintah Provinsi Bali melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 ada menuliskan tentang pertanian, subak, sumber air, irigasi, dan yang berhubungan dengannya. Sesuai dengan maklumat perda tersebut diharapkan agar Pemerintah Provinsi Bali segera melengkapi dengan ketetapan gubernur mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan pemanfaatan lahan, pertanian, air. Demikian pula halnya dengan Rancangan Perda Subak yang konon telah ditetapkan oleh DPRD Provinsi Bali pada 30 November 2012 hendaknya diimplementasikan agar petani dan subak kian berjaya, sejahtera, dan membanggakan. Menarik untuk dikaji adalah ketika dicoba mencari tahu tentang berapa jumlah pekerja sebagai petani sawah, dalam data BPS (Sensus Pertanian 2013) tidak dijumpai dengan istilah yang sama. Namun ditulis pada sektor pertanian dengan subsektor: Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan. Peternakan, Perikanan (budi daya ikan dan penangkapan ikan), dan Kehutanan. Jika petani sawah sesuai dengan judul tulisan ini dipandang
“Pemerintah Provinsi maupun Pemkab dan Pemkot perlu memberikan bantuan dan lebih memperhatikan kelompok masyarakat yang marginal.”
identik dengan tanaman pangan maka jumlah pekerjanya sejumlah 237.295 orang terdiri dari laki-laki sejumlah 210.855 orang dan perempuan 26.440 orang. Sedangklan secara keseluruhan yang bekerja di Sektor Peratanian adalah 515.864 orang. Data ini hendaknya dapat ditelaah lebih lanjut karena sangat besar kemungkinannya bahwa seorang petani yang bergerak di tanaman pangan juga melakukan melaksanakan kegiatan hortikultura, berkebun, beternak, dan sangat mungkin juga bergerak di perikanan. Dengan demikian dapat dihitung berapa besar sumbangan pembiayaan pembangunan yang diberikan oleh petani. Dampak yang paling mengerikan dan tidak pernah dibayangkan adalah hilangnya warisan budaya antara lain berupa: 1) ketungan dengan peralatannya, 2) ani-ani (alat pemotong padi tradisi), 3) jineng atau lumbung, 4) penggunaan traktor, 5) pembuatan dan penggunaan pupuk organik, 6) susutnya organisasi sosial berupa sekaa, 7) perilaku nyilih (pinjam) berubah menjadi mayah (bayar); ngalih gae berubah menjadi ngalih pipis, dan lain sebagainya, 8) kehidupan guyub bergeser ke individualistik, pragmatik, dan materialistik. Alam Bali dengan perilaku kehidupan masyarakatnya mengalami perubahan khususnya di bidang pertanian. Pengorbanan untuk perubahan cukup besar dan tidak dapat dinilai dengan rupiah. Hilangnya jineng seolah-olah menandakan simbol Dewi Sri berpindah atau hilang. Perubahan tersebut di atas selanjutnya ditimpali dengan laju dan pesatnya pertumbuhan pariwisata di Bali bermuara makin banyaknya fasilitas akomodasi terbangun, demikian pula dengan objek new destination, berdampak pada keperluan fasilitas infrastruktur sampai dengan perubahan fungsi lahan. Diberitakan hampir 700 hektar lahan sawah berubah kepemilikan dan fungsi. Segalanya menjadi komoditi, dijual untuk kepentingan pariwisata, kuliner, tekstil, kesenian, sampai dengan upacara (misalnya pernikahan). Ujung-ujungnya hasil pertanian yang tidak memadai, kurang diminati, air diutamakan untuk hotel dan golf melupakan air irigasi pertanian (subak merana), ada fakta bahwa lahan sawah tidak diolah atau dikerjakan oleh tenaga kerja penyakap dari luar Bali. Selanjutnya hubungan antara pemilik tanah dengan pekerja kehilangan ikatan emosional dan lebih pada hitungan untungrugi. Celakanya lagi pajak untuk sawah tidak berpihak pada kenyataan, bahkan terkadang disertai dengan harga pupuk yang mahal. Pertanian khususnya padi dan petaninya tidak terbela bahkan oleh para politisi yang konon membela kepentingan rakyat! Kristalisasinya adalah bahwa petani (pemilik maupun pekerja) tidak terbela kepentingannya dan nyaris tidak berdaya karena harga gabah ditetapkan oleh pemerintah. Seharusnya diserahkan pada pasar seperti meningkatnya harga cabai, daging, dan lainnya. Pemerintah hanya hadir ketika petani menjadi objek pembangunan dan bukan subjek pembangunan.Adakah ini disebabkan oleh karena: 1) Tingkat pendidkan rata-rata petani di Bali hanya menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar, 2) Karena lahan rata-ratanya kurang dari 05, hektar, 3) Harga hasil pertanian sawah seperti gabah yang tidak memberi keuntungan bagi pemilik ataupun pekerja sawah, 4) Belum adanya sinergi antara pertanian dengan sektor pariwisata dan sektor lainnya, 5) Kurang
jelasnya arah kebijakan pengembangan agro industri, 6) Rendahnya akses penguasaan dan akses teknologi pertanian; seperti yang dilansir oleh Ary Suta (2004,102-103). Atau dapat juga karena kecilnya penghasilan, kurangnya minat sebagai pekerja di bidang pertanian sawah. Ataupun adakah upaya terselubung yang memarginalkan kekuatan para petani untuk kelanggengan sebuah kekuasaan? Oleh karenanya petani harus bangkit untuk mengubah nasibnya. Hal penting lainnya dalam penyelamatan pertanian sawah dengan subak adalah diharapkan menerapkan Perda RTRW Provinsi Bali Tahun 2009-2029, khususnya tentang pengalihan fungsi lahan sawah, pembibitan, revitalisasi sumber air dengan jaringan irigasinya, beserta infrasturktur lainnya. Di samping itu diusulkan agar membebaskan atau mengurangi besaran pajak, menetapkan harga gabah yang lebih rasional, asuransi bagi kegagalan panen, subsisdi bagi sawah abadi, memberdayakan subak, mengatur mata rantai perdagangan gabah dan padi, memotivasi para remaja untuk mencintai dan berperan sebagai insan pertanian khususnya di bidang sawah, dan lain sebagainya. Dan yang terpenting adalah menyusun Master Plan Pertanian termasuk persawahan dengan data dan istilah yang baik dan benar! Hal ini diusulkan mengingat betapapun majunya suatu bangsa dan negara tidak mungkin tanpa didukung oleh pertanian dalam arti luas. Bukankah kebudayaan adiluhung Bali sangat diwarnai oleh kehidupan dan penghidupan agraris? Adanya sawah, adanya sumber air, adanya sistem subak (teknologi, dan peraturannya), disertai dengan masyarakat pengusungnya maka kebudayaan agraris di Bali akan lestari dan berkesinambungan. Jangan biarkan mereka nyebak (menangis, sedih) tetapi mari buat mereka ngakak (ketawa) karena sejahtera dan bahagia. Penulis, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana
POJOK Tangani penyerobotan Tahura, Dishut Bali tunggu pusat. - Tunggu petunjuk rupanya. *** Tertibkan lokalisasi di Badung, jangan sebatas wacana. - Apalagi asal bunyi. *** Kota Denpasar berencana bikin pasar terapung di Tukad Badung. - Pasar di darat dikalahkan pasar modern.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
DOKAR Seorang kusir dokar duduk menunggu penumpang yang memanfaatkan transportasi tradisional itu di kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar,Kamis (29/9) kemarin.
Balipost on Gadget Bali Post/wan
Jumat Pon, 30 September 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Hibah Jasa Raharja Naik di APBD Perubahan
7
Dewan Sebut Berlawanan dengan Penurunan PKB Denpasar (Bali Post) -
Hibah dari Jasa Raharja menjadi salah satu yang dibahas dalam Rapat Kerja antara Gubernur dan DPRD Bali di Ruang Rapat Gabungan Dewan, Kamis (29/9) kemarin.
Dewan rupanya belum puas kendati Gubernur sudah menyinggung dalam jawabannya pada Rapat Paripurna pada hari yang sama. Pasalnya, ada hal yang belum terjawab menyangkut kenaikan hibah Jasa Raharja namun dibarengi penurunan pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor. “Di dalam APBD Induk 2016 itu tercantum Rp 4,6
miliar lebih. Dalam APBD Perubahan Rp 4,8 miliar lebih, sehingga ada kenaikan Rp 216 juta. Kalau kami kaitkan secara detail dengan pendapatan di sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) khususnya, ini ada yang berlawanan karena PKB-nya menurun,” ujar anggota Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Adnyana. Adnyana menambahkan,
Bali Post/ist
INTEROGASI - Pengedar narkoba, dua di antaranya mengaku kurir napi diinterogasi Kasat Resnarkoba Polresta Kompol Ganefo.
Jadi Kurir Napi Narkoba
Satpam dan Sopir ”Freelance” Diciduk Denpasar (Bali Post) Sopir wisata freelance berinisial AS (30) ditangkap saat mengambil paket sabu-sabu (SS) di depan ruko di Jalan By-pass Ngurah Rai, Pesanggaran, Denpasar Selatan, Selasa (27/9) lalu. Kepada petugas, tersangka mengaku menjadi kurir napi Lapas Klungkung, AN. Sedangkan satpam Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai, MDA (26), mengaku jadi kurir LP Tabanan. “Dari tersangka AS diamankan dua paket sabu-sabu dengan berat bersih 39,66 gram. Sedangkan dari MDA sebanyak 13 paket SS seberat 15 gram. Pengakuannya itu (kurir napi -red) masih didalami karena tidak menutup kemungkinan pengakuan tersebut hanya alasan untuk mengelabui petugas,” kata Kasat Resnarkoba Polresta, Kompol Gede Ganefo, seizin Wakapolresta AKBP Nyoman Artana, Kamis (29/9) kemarin. Tersangka AS, lanjut Ganefo, biasa mangkal di depan salah satu hotel di Seminyak, Kuta. Informasi masyarakat, ia sering menggunakan dan mengedarkan narkoba. Selanjutnya petugas menindaklanjuti informasi itu dan menyelidikinya. Selasa pukul 23.30 wita, polisi melihat mobil yang biasa digunakan tersangka melintas di wilayah Pesanggaran dan berhenti di depan ruko, tepatnya dekat jembatan di TKP. Polisi langsung menyergapnya. “Penggeledahan dilakukan dan ditemukan barang bukti sabu-sabu tersebut. Tersangka mengaku disuruh AN dengan imbalan satu paket sabu-sabu,” ujarnya.
Selain itu, kata mantan Kapolsek Kuta ini, pihaknya juga menangkap satpam Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai, MDA (26), di tempat tinggalnya di Jalan Gelogor Indah Pemogan, Denpasar Selatan. Pasalnya, tersangka nyambi jadi pengedar narkoba dan saat penangkapan diamankan 13 paket SS seberat 15 gram. Penangkapan dilakukan pukul 15.30 wita. Sedangkan barang bukti disembunyikan di bawah sepeda motor Honda CB yang tidak dipakai lagi. Waktu diinterogasi, tersangka mengaku mendapat SS itu dari KMR saat ini berada di LP Tabanan dalam kasus narkoba. Ia mengaku menjadi kurir sejak 6 bulan lalu dengan upah Rp 500 ribu setiap minggu. Sedangkan jumlah SS yang diterima bervariasi, paling sedikit 10 gram dan paling banyak 100 gram. Ia mengaku membagi sendiri SS menjadi paket kecil di rumahnya. Sementara ADW (41), tukang pungut retribusi di Pasar Badung, tepatnya di Jalan Sulawesi, Denpasar, ditangkap Rabu (28/9) lalu. Ia dibekuk di rumahnya di Jalan Sumatra pukul 19.30 wita. Namun saat digeledah tidak ditemukan barang bukti. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan di teras rumahnya diamankan satu paket SS. Rencananya SS itu dipakai bersama temannya, SMN. Pengakuannya, SS itu diberikan gratis oleh SMN dan baru beli satu kali seminggu lalu seharga Rp 400.000. “Tersangka SMN mengatakan SMN sembunyi di kamarnya,” ujar Ganefo. Polisi langsung masuk ke kamar itu dan menangkap dagang bakso keliling tersebut. (kmb36)
Pelat Nomor Kendaraan Sudah Tersedia Denpasar (Bali Post) Kebutuhan pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sudah bisa terpenuhi di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Renon, Denpasar. Sebanyak 430.458 material pelat telah tersedia. “Material pelat nomor sudah datang dari Mabes Polri beberapa hari lalu,” kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Bali AKBP Andi Prihastomo, Kamis (29/9) kemarin. Andi Prihastomo menjelaskan untuk pelat nomor roda dua (R2) tersedia sebanyak 360.996 pasang. Rinciannya, sebanyak 356.974 pasang warna hitam, 3.000 pasang warna merah dan 1.022 pasang warna putih. Sedangkan, untuk roda empat (R4) sebanyak 70.024 pasang. Rinciannya,
61.129 pasang warna hitam, 947 pasang warna merah, 7.386 pasang warna kuning dan 562 pasang warna putih. Dijelaskan, jumlah pelat nomor yang sudah tersedia ini untuk menanggulangi atau menutupi kekosongan sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2016. Untuk itu, para pemilik kendaraan yang sudah membayar pajak, namun belum mendapatkan pelat diminta untuk mendatangi Kantor Samsat Renon, Denpasar. “Sejak beberapa bulan belakangan sempat kehabisan stok. Sekarang sudah tersedia,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakan, pemilik kendaraan bisa datang ke Kantor Samsat, dengan membawa bukti pembayaran dan menukarkannya dengan pelat nomor baru. (kmb21)
kenaikan hibah dari Jasa Raharja menjadi susah dipahami. Akan lebih masuk akal bila hibah itu menurun seperti halnya pendapatan dari PKB yang menurun. “Kalau sama-sama menurun mungkin ketaatan dalam membayar pajak menurun, sehingga target Jasa Raharja itu tidak tercapai. Itu lebih masuk akal kalau menurut pandangan
kami,” jelasnya. Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendapatan Bali I Made Santha mengatakan, kenaikan hibah dari Jasa Raharja tidak lepas dari adanya kebijakan pemutihan. Kebijakan ini sesuai dengan isi Pergub No.35 tahun 2016 tentang pembebasan sanksi denda PKB dan denda BBNKB. Pemutihan berlangsung mulai 20 Juni hingga 30 November mendatang. “Tadinya memasang di angka Rp 4,6 miliar lebih, itu asumsinya dibuat sebelum
ada pemutihan. Ketika ada pemutihan, otomatis (hibah meningkat, red),” jelasnya. Menurut Santha, sampai tanggal 9 September lalu sudah ada 160.000 unit kendaraan yang terdata untuk pemutihan. Sementara target pemutihan bisa menjaring 1.000.000 unit kendaraan di Bali yang belum memvalidasi data sampai November nanti. Sementara itu, dalam jawaban gubernur disebutkan, pendapatan dari PKB menurun Rp 113 miliar lebih. Selain itu juga ada penurunan
BBNKB sebesar Rp 232 miliar lebih dan penurunan PBBKB Rp 35 miliar lebih. Terkait hibah dari Jasa Raharja, gubernur hanya menyinggung soal rincian penggunaan hibah tersebut. Gubernur menjelaskan bahwa berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah antara PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali dan Gubernur Bali tanggal 18 Februari 2016, dana hibah dari Jasa Raharja dipergunakan untuk biaya operasional pada Kantor Bersama Samsat. (kmb32)
”Di dalam APBD Induk 2016 itu tercantum Rp 4,6 miliar lebih. Dalam APBD Perubahan Rp 4,8 miliar lebih, sehingga ada kenaikan Rp 216 juta. Kalau kami kaitkan secara detail dengan pendapatan di sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) khususnya, ini ada yang berlawanan karena PKB-nya menurun.” Anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Adnyana
BANGLI
8
Pasar Yangapi
Jumat Pon, 30 September 2016
Bali Post/ina
Rencana Pembangunan Pasar Agro Segera Disosialisasikan Bangli (Bali Post) Keinginan Bupati Bangli I Made Gianyar menjadikan Pasar Yangapi sebagai pasar agro mulai ditindaklanjuti SKPD terkait. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3), Dinas Peternakan dan Perikanan (P2), Bagian ekonomi, dan Camat Tembuku sudah menggelar rapat perdana pada Rabu (28/9) lalu. Rapat selanjutnya rencananya akan digelar di Kecamatan Tembuku dengan melibatkan perbekel, kadus, dan pelaku usaha untuk mensosialisasikan sekaligus meminta masukan mereka terhadap rencana Bupati tersebut. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya saat dihubungi, Kamis (29/9) kemarin mengatakan pada prinsipnya pihaknya dan beberapa SKPD terkait sudah mulai menindaklanjuti rencana Bupati menjadikan pasar Yangapi sebagai Pasar Agro. Untuk mendukung rencana tersebut pihaknya pun kini mulai melakukan kajian secara bertahap. Setelah menggelar rapat di kantornya Rabu lalu, pihaknya pun mengaku akan menggelar rapat selanjutnya di Tembuku dengan melibatkan Perbekel, Kadus dan pelaku usaha yang terkait dengan keberadaan pasar agro. Dalam rapat tersebut nantinya akan disosialisasikan terkait keinginan bupati ini sekaligus meminta masukan masyarakat terkait rencana keberadaan pasar agro di Tembuku. ‘’Kita akan minta masukan dari mereka. Karena yang lebih tahu permasalahan Pasar Yangapi selama ini kan masyarakat yang ada di Tembuku,’’ terangnya. Mengenai kapan rapat tersebut akan dilaksanakan, Sudibya mengaku masih sedang dicarikan waktu oleh Camat Tembuku. Sudibya mengatakan bahwa beberapa pihak sempat mengusulkan kepadanya agar Pasar Agro bisa dijadikan tempat menampung hasil peternakan di samping komoditi pertanian. Terkait usulan itu, pihaknya pun akan membahasnya kembali dalam rapat mendatang. ‘’Nantinya masukan dari masyarakat akan kita pakai untuk melengkapi kajian untuk selanjutnya kita serahkan kepada Bapak Bupati,’’ ujarnya. Sementara itu, disinggung mengenai penataan bangunan pasar, Sudibya mengaku belum memikirkan hal tersebut. Dikatakannya bahwa sampai saat ini bangunan tersebut masih merupakan aset Pemprov Bali. Oleh Bagian Umum, Pasar Yangapi sempat dimohonkan agar bisa dihibahkan atau dipinjam pakai. Akan tetapi, hingga saat ini pihak provinsi belum memberikan jawaban. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengubah Pasar Yangapi menjadi pasar agro. Hal itu dilakukan agar keberadaan pasar yang selama ini mati suri tersebut bisa lebih bermanfaat. (kmb40)
Bali Post/ina
PENGHARGAAN - Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. saat memberikan penghargaan kepada anggota Reskrim Polsek Kintamani.
Sukses Ungkap Kasus Curat
Enam Anggota Polsek Kintamani Raih Penghargaan Bangli (Bali Post) Sebanyak enam anggota Reskrim Polsek Kintamani mendapat penghargaan dari Kapolres Bangli, AKBP Danang Beny K. karena berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini meresahkan warga Kintamani. Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres dalam apel yang digelar di halaman Mapolres Bangli, Kamis (29/9) kemarin. Dalam apel yang dihadiri pejabat utama Polres Bangli, para Kapolsek dan sejumlah Kepala SD di Bangli tersebut, Kapolres juga memberikan penghargaan kepada pembina dan anggota Polisi Cilik (Pocil) Polres Bangli. Mereka diberikan penghargaan karena telah berhasil meraih juara I dalam lomba Pocil yang digelar di Polda Bali serangkaian HUT ke-61 Lantas belum lama ini. Terkait pemberian penghargaan kepada enam anggota Polsek Kintamani, Kapolres menyebut hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi kepada para anggotanya yang telah bekerja dengan maksimal serta menunjukkan prestasi. Dia berharap hal ini dapat dijadikan contoh oleh anggota Polres Bangli yang lain untuk bekerja profesional, modern dan terpercaya. Dalam apel kemarin dilaksanakan juga penandatanganan fakta integritas oleh pejabat utama Polres Bangli yang bertugas dalam Pos pelayanan Publik, diantaranya Kasat Intelkam, Kasat lantas, Kasat Reskrim, Kapolsek jajaran, Ka SPKT dan Kanit Regident. Penandatanganan fakta integritas bertujuan untuk menghindari terjadinya korupsi dalam pelayanan publik. Melalui hal ini diharapkan pejabat utama dapat memahami tupoksinya untuk mencapai pelayanan yang prima. ‘’Intinya yang ditekankan dalam fakta integritas yakni pelaksanaan tugas dengan baik. Di sana ada aturan-aturan dan rambu-rambu yang harus dijalanan. Bila dilanggar tentunya ada sanksi,’’ jelas Kapolres . (kmb40)
TUMBANG - Kondisi bangunan rumah yang rusak tertimpa pohon tumbang.
Bali Post/ina
Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Kandang Ayam Bangli (Bali Post) Hujan deras yang melanda, Kamis (29/9) kemarin mengakibatkan terjadinya bencana pohon tumbang di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bangli. Di Lingkungan Samania Kelurahan Kubu, Bangli, sebatang pohon kelapa tumbang menimpa rumah hingga ambruk. Sementara di Banjar Same Undisan Desa Jehem Tembuku, pohon belalu yang tumbang
mengakibatkan kerusakan pada kandang ayam milik warga. Kejadian itu menyebabkan warga pemilik rumah dan kandang ayam mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pohon kelapa tumbang menimpa rumah milik warga Lingkungan Samania, Wayan Sudarpa (45) mengakibatkan atap beserta tembok rumah yang berukuran
6 x 5 meter hancur berantakan. Menurut penuturan korban, sesaat sebelum peristiwa ini terjadi dirinya sedang mengerjakan bantuan bedah rumah yang diperolehnya. Sementara anaknya, Kadek Sudanayasa (9) serta ibunya Ni Nengah Manyot (65) berada di emper bangunan yang tertimpa pohon. Beruntung kejadian tersebut tidak mengakibatkan jatuhnya korban. Anak serta
ibunya selamat dan tidak sampai terkena runtuhan karena berhasil menyelamatkan diri. Di Banjar Same Undisan, Desa Jehem pohon belalu yang tumbang tak hanya mengakibatkan kerusakan pada bangunan kandang ayam, melainkan juga mengakibatkan aliran listrik yang ada di sekitarnya menjadi terganggu. Sedangkan di Desa Tembuku, akses jalan Tembuku-Penida menjadi ter-
tutup akibat serumpun bambu tumbang dan melintang ke badan jalan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan, upaya penanganan sudah dilakukan pihaknya bersama Polsek dan warga setempat. Pihaknya pun kembali mengimbau agar warga selalu waspada dengan hujan dan angin kencang. (kmb40)
Waktu Terbatas, Disosnakertrans Ragu Jalankan Program Bedah Rumah Bangli (Bali Post) -
Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Bangli ragu menjalankan program bedah rumah yang anggarannya telah diposting dalam APBD Perubahan 2016. Masalahnya, sisa waktu tahun anggaran yang hanya tinggal tiga bulan ini dikhawatirkan tidak akan cukup digunakan untuk melaksanakan program tersebut. Karena tak mau ambil risiko, anggaran bedah rumah yang nilainya mencapai Rp 373 juta lebih itu pun terancam tak dipergunakan. Ditemui di kantornya, Kamis (29/9) kemarin Sekretaris Disosnakertrans Kabupaten Bangli Made Sudiarsa mengakui bahwa pihaknya cukup ragu untuk menjalankan program bedah rumah di APBD. Sebab waktu pelaksanaannya yang tersisa sangat singkat sementara mekanisme yang harus dilalui cukup panjang.
Pihaknya khawatir jika program bedah rumah di anggaran perubahan ini tetap dilaksanakan dengan sisa waktu tiga bulan ini maka tidak akan bisa selesai tepat waktu. ‘’Karena panjangnya mekanisme yang harus dilalui, kami khawatir waktu penyelesaiannya tidak mencukupi,’’ terangnya. Dijelaskannya, di APBD Pe-
rubahan tahun ini dana senilai Rp 373 juta lebih rencananya akan digunakan untuk membiayai 12 unit pembangunan rumah bagi warga miskin. Per satu unitnya dianggarkan Rp 30 juta. Tahapan pelaksanaan program tersebut diakuinya sangat panjang. Proses pertama dimulai dari usulan oleh pihak
desa. Selanjutnya Disosnakertrans akan melakukan verifikasi untuk mengecek status warga dan lahan yang akan dibangun. Setelah selesai diverivikasi, barulah dibuatkan SK Bupati yang dilanjutkan dengan sosialisasi ke desa selaku penyelenggara. ‘’Setelah itu, desa juga harus buat SK penyelenggara. Kemudian kita buatkan MoU,’’ jelasnya. Proses selanjutnya masuk dalam tahap pengerjaan. Dalam tahap ini Disosnakertrans menggelontorkan dana dalam tiga tahap, yakni 40 persen di tahap pertama, 30 persen di
tahap kedua dan sisanya di tahap berikutnya. ‘’Pengerjaannya dilakukan secara swakelola,’’ ujarnya. Karena alurnya yang panjang inilah sehingga pihaknya khawatir program tersebut tidak bisa terselesaikan dalam kurun waktu tiga bulan. Sementara itu, di APBD induk 2016 pihaknya melakukan bedah rumah sebanyak 59 unit. Dia juga mengakui bahwa dalam program bedah rumah yang dibiayai APBD induk 2016 pihaknya harus menyelesaikan beberapa masalah karena adanya usulan bedah rumah ganda. (kmb40)
Gelar ”Workshop” di Dinas P3 Bangli
JCI dan Wayan Supadno Ajak Masyarakat Jadi Petani Sukses Bangli (Bali Post) Workshop pertanian bertajuk “Cara Mudah Jadi Petani Sukses”, digelar Junior Chamber International (JCI) di aula Kantor Dinas Pertanian Perkebunan dan Perhutanan (Dinas P3) Kabupaten Bangli, Kamis (29/9) kemarin. Dalam acara workshop yang menghadirkan praktisi pertanian Wayan Supadno itu, dipaparkan peluang serta kiat-kiat untuk bisa menjadi petani sukses. Workshop yang berlangsung siang kemarin dihadiri langsung Bupati Bangli I Made Gianyar, Plt., Kadis P3 Bangli Ni Wayan Manik serta sejumlah kabid di Dinas P3 Bangli. Kegiatan diikuti sangat antusias oleh puluhan undangan dari petugas penyuluh lapangan (PPL), akademisi, praktisi bisnis dan masyarakat. Local President JCI Komang Sukarsana didampingi National President JCI Indonesia 2015 Ida Bagus Gunarthawa menjelaskan, workshop pertanian bertajuk
‘’Cara Mudah Jadi Petani Sukses’’ merupakan rangkaian pelaksanaan Local Convention JCI Bangli 2016 untuk pemilihan pengurus JCI tahun 2017. Latar belakang utama digelarnya acara ini karena melihat kenyataan bahwa sektor pertanian sangat minim digeluti kaum muda. Padahal sektor pertanian merupakan kekuatan bagi Indonesia, khususnya Bali dalam menghadapi perang ekonomi. Dia menyebutkan, sesuai data, posisi petani muda yang berusia di bawah 35 tahun saat ini hanya ada di angka 12 persen. Itu pun trennya terus menurun. ‘’Sehingga pada titik tertentu, kalau kita tidak segera mencetak petani muda ini kita akan sampai pada titik nol. Sehingga sudah pasti kalau kita berbicara kekuatan kita untuk bertarung dalam pertarungan ekonomi ini, hal ini akan menjadi bencana besar,’’ terangnya. Oleh karena itu, pihaknya di JCI sebagai organisasi kepemimpinan dunia ingin mengajak masyarakat serta
pemuda untuk mengembangkan pertanian dan menjadi pengusaha muda di bidang pertanian. Di acara kemarin, praktisi pertanian Wayan Supadno banyak memaparkan mengenai peluang usaha yang menjanjikan dalam sektor pertanian. Dia menyebutkan bahwa selama ini sejumlah komoditas pertanian seperti kelapa genjah yang biasa digunakan untuk daksina serta pisang masih banyak didatangkan dari luar daerah, terutama saat hari raya. Dengan kondisi itu Supadno pun mengajak masyarakat, terutama kaum muda untuk menangkap peluang itu dengan bertani sukses dan cerdas. Dalam kesempatan itu Supadno juga meminta Pemkab Bangli dalam hal ini Bupati Bangli Made Gianyar untuk membangun taman terapan teknologi pertanian (T3P) sebagai ruang interaksi, komunikasi, pelatihan dan percontohan dalam mengelola pertanian. ‘’Pentingnya pemda membuat contoh nyata yang
Bali Post/ina
SERAHKAN BIBIT - Wayan Supadno menyerahkan bibit tanaman kepada Bupati Bangli I Made Gianyar usai workshop. mampu mendongkrak nilai tukar petani bernilai ekonomi tinggi, guna menjadi daya tarik kaum muda untuk gemar beragribisnis,’’ terangnya. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar sangat mengapresiasi acara yang difasilitasi JCI ini. Dia men-
gaku sependapat dengan ide yang disampaikan Supadno. Pihaknya sangat berharap agar masyarakat di Bangli bisa banyak yang menjadi petani sukses. Gianyar pun mengaku akan mewujudkan T3P di APBD 2017 mendatang. (kmb40/k100)
GIANYAR
Jumat Pon, 30 September 2016
9
Belum Maksimal, Serapan Dana Desa Tahap I Gianyar (Bali Post) -
Serapan Dana Desa tahap I yang digelontorkan pemerintah pusat kepada puluhan desa di Kabupaten Gianyar belum mencapai 100 persen. Pemkab Gianyar pun terus mendorong pemerintah desa untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan kegiatan yang telah dirancang sebelumnya. Kepala Bagian Pemdes Gianyar, Dewa Putu Yadnya, Kamis (29/9) kemarin, mengungkapkan, Dana Desa tahap I sudah diterima 64 desa sekitar April lalu sebesar 60 persen dari dana total yang mencapai Rp 43 miliar. Serapan anggaran itu baru mencapai 72,8
persen. Angka ini terhitung per Juli lalu. ‘’Kami terus mendorong untuk mempercepat serapan ini,’’ katanya. Sementara untuk dana tahap II sebesar 40 persen dari jumlah total sudah dikucurkan ke rekening seluruh desa, tak berselang lama setelah dana
itu masuk ke rekening daerah pada 29 Agustus lalu. Realisasinya belum diketahui sebab baru berjalan dalam hitungan minggu. Pemanfaatan dana ini tetap sama dengan tahap I yakni fokus untuk bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Bidang pembangunan desa adalah untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu programnya meliputi pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur atau sarana prasarana fisik untuk penghidupan termasuk ketahanan pangan dan permukiman. Sementara untuk bidang pemberdayaan masyarakat,
dana tersebut dialokasikan untuk membiayai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa. ‘’Intinya Dana Desa dua tahap itu sudah 100 persen tersalurkan ke desa. Peruntukannya yang kedua ini tetap seperti tahap sebelumnya. Hanya fokus
untuk dua bidang,’’ tegas Yadnya. Disinggung hasil evaluasi penggunaan dana tersebut, dikatakan sudah berjalan sesuai aturan. Itu pun sudah didukung dengan berbagai bukti. Persoalan yang ada sebatas pada kekeliruan dalam administasi. ‘’Sampai saat ini belum ditemukan ada penyimpangan penggunaan dana. Kami sudah minta harus mengacu pada juklak dan juknis,’’ tegasnya.
Disinggung mengenai Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang digelontorkan Pemprov Bali, Yadnya mengaku juga sudah diterima oleh 527 desa adat. Hanya besaran serapannya belum diketahui. Proses pencairannya berbeda dengan dana desa, yakni hanya dalam satu tahap. ‘’Dana itu dikelola oleh desa dinas, tetapi desa adat juga ikut di dalamnya. Kegiatannya tercantum pada APBDes,’’ tandasnya. (kmb45)
Permintaan Menurun Drastis
Perajin Ukiran Batu Hitam Kelimpungan Gianyar (Bali Post) Kerajinan pembuatan sanggah maupun berbagai jenis patung berbahan batu hitam di sepanjang Jalan By-pass I.B. Mantra telah berkembang sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, sejak awal tahun ini para perajin tak lagi bisa tersenyum sumringah. Penjualan sanggah dan patung lesu. Harga bahan baku pun terus melonjak. Proses pembuatan sanggah atau patung berbahan batu hitan cukup rumit. Berdasarkan pantauan di salah satu tempat usaha, Kamis (29/9) kemarin, para perajin harus terlebih dahulu memotong bongkahan batu berukuran cukup besar dengan gergaji listrik. Batu yang telah terpotong sesuai pola disusun satu per satu, hingga membentuk sebuah palinggih dengan berbagai ukuran dan ukiran. Supaya hasilnya maksimal, permukaan palinggih itu juga dihaluskan menggunakan gerinda. Setelah itu langsung dipajang di pinggir
jalan agar bisa dilihat calon pembeli. P r o s e s p e m b ua t a nny a yang sulit ternyata tak sebanding dengan hasil penjualannya. Salah seorang perajin Gede Sumadi menuturkan, sejak awal tahun ini, minat masyarakat untuk membeli palinggih sangat minim. Biasanya dalam sebulan, pesanan bisa mencapai enam buah, yang berasal dari berbagai daerah di Bali, mulai dari Denpasar, Gianyar, Bangli, Klungkung, hingga ke daerah Nusa Penida. Namun kini, satu pun sulit didapat. ‘’Saya seringan tidak kerja. Tidak ada pesanan. Jadinya hanya diam, tidak ada penghasilan. Kurang tahu apa penyebabnya. Sejak empat tahun kerja, baru sekarang yang paling sepi,’’ tuturnya. Selain penjualan yang menurun drastis, ia juga terpukul dengan harga bahan baku batu hitam yang terus melonjak. Setahun lalu, setengah truk batu hitam hanya Rp 4,7 juta. Namun
kini Rp 5,3 juta. Hal ini secara tidak langsung mengakibatkan omzetnya turun. ‘’Menaikkan harga jual juga tak berani. Harga seperti sekarang saja sudah jarang yang beli,’’ kata pria asal Karangasem ini seraya menambahkan menjadi perajin palinggih sejatinya sempat menjadi sumber penghasilan sejumlah warga. Akan tetapi kini berubah menjadi sampingan. Hal senada juga diceritakan perajin patung I Wayan Suweja. Minimnya permintaan mengakibatkan dirinya hanya bekerja saat ada pesanan saja. Tidak seperti beberapa bulan lalu sampai berani mengerjakan lebih awal. Ia pun mengaku bingung dihadapkan dengan kondisi demikan. Jika ingin mencari pekerjaan lain sangatlah sulit. Sebab dia hanya punya keahlian mengukir. ‘’Satu patung baru selesai dikerjakan dua hari. Sekarang situasi cukup sepi. Jadi bingung,’’ ucapnya sembari memukul pahatnya. (sos)
Bali Post/sos
PERAJIN - Perajin patung berbahan batu hitam di Jalan By-pass I.B. Mantra tengah mengerjakan pesanan pembeli.
Pemkab Gencarkan Pemberdayaan ODK
Bali Post/sos
I Made Watha
Gianyar (Bali Post) Peluang orang dengan kedisabilitasan (ODK) untuk bisa diterima dalam dunia kerja sangat kecil. Menyikapi hal itu, pemkab pun menggencarkan kegiatan pemberdayaan kepada ODK. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Gianyar, I Made Watha, Kamis (29/9) kemarin. Menurutnya, pemberdayaan yang diberikan pemerintah cukup bervariasi. Mulai dari pelatihan pembuatan sarana upacara hingga kerajinan yang bisa dijual ke masyarakat umum. Melihat perkembangan pariwisata yang cukup pesat,
keterampilan berbahasa juga diberikan. Hal ini dinilai cukup membantu meringankan beban ekonomi para ODK. ‘’Mereka juga bagian dari kita. Patut untuk diperhatikan. Kami tunjukkan itu dengan kegiatan pemberdayaan melalui usaha ekonomi kreatif. Ini terus digencarkan,’’ tegasnya. Program yang dilaksanakan sudah mampu mengantarkan hidup sejumlah ODK ke arah yang lebih baik. Ada yang diterima pada dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri. Realita itu mengakibatkan ketergantungan ODK
pada orang lain bisa berkurang dan beranjak menjadi mandiri. Sebagai bekal di masyarakat, ODK itu juga perlu menempuh pendidikan formal. ‘’Kami belum menerima laporan ada penyandang disabilitas yang tidak sekolah,’’ kata Watha. Supaya bisa mengikuti kegiatan pemberdayaan, ODK harus diberikan motivasi terutama dari keluarga. Masyarakat sekitar pun diharapkannya tidak menjadikan kekurangan ODK sebagai sebuah perbedaan. ‘’Peran keluarga sangat penting. Masyarakat umum juga begitu,’’ tandasnya. (sos)
Jelang Batas Waktu Berakhir
Pemohon E-KTP Naik Dua Kali Lipat Gianyar (Bali Post) Sehari sebelum batas waktu perekaman data e-KTP sesuai instruksi pemerintah pusat berakhir, jumlah pemohon ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar membeludak. Pemohon meningkat dua kali lipat dari sebelumnya. Tak pelak, kondisi ini memicu kekroditan di kantor layanan. Berdasarkan pantauan Kamis (29/9) kemarin, masyarakat yang melakukan perekaman sudah datang ke kantor Disdukcapil sejak pagi hari. Bahkan, jumlah antrean sudah mencapai puluhan orang. Semakin beranjak siang, jumlahnya pun semakin meningkat. Parkir kendaraan mengular sampai jalan raya
dan Terminal Gianyar. Kepala Disdukcapil Gianyar Putu Gede Bhayangkara mengungkapkan, jumlah pemohon sepekan terakhir meningkat hingga dua kali lipat dari sebelumnya. Hal itu tak lepas dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan batasan perekaman sampai hari ini. ‘’Sepekan terakhir, jumlah pemohon semakin meningkat. Itu dapat dilihat dari nomor antrean yang disediakan,’’ ujarnya saat didampingi Sekretaris Disdukcapil I Wayan Ardana. Berdasarkan data, warga yang wajib e-KTP mencapai 375.708 jiwa. Sampai akhir Agustus yang melakukan perekaman baru 293.307 jiwa. Sementara untuk September masih dilakukan rekapitulasi
data. Guna menghindari terjadinya kekroditan di kantor dinas, layanan dengan sistem jemput bola sudah dilakukan. Upaya ini tak hanya menyasar sejumlah desa yang jauh dari pusat layanan tetapi juga langsung ke sejumlah SMA. ‘’Layanan sudah terus kami maksimalkan. Tetapi yang namanya usia, kan sifatnya dinamis. Jadinya tidak bisa sekalian serempak punya itu (e-KTP -red),’’ katanya. Jika waktu perekaman e-KTP sesuai kebijakan pemerintah pusat berakhir 30 September, Bhayangkara mengaku tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kebijakan yang ada itu dinilai hanya sebagai pendorong un-
tuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melengkapi identitas kependudukan. ‘’Layanan akan tetap berjalan seperti biasa. Tidak berhenti,’’ sebutnya. Selama kebijakan itu berlangsung, ia mengaku tidak menemui kendala yang berarti dalam pelayanan. Beberapa waktu lalu, persoalan yang terjadi hanya kehabisan blangko e-KTP. Tetapi untuk sementara, itu digantikan dengan surat keterangan. ‘’Untuk blangko sudah dapat pasokan dua ribu keping dari pemerintah pusat. Tetapi karena jumlah pemohon terbilang banyak, pencetakannya untuk sementara menggunakan skala prioritas,’’ tandasnya, (kmb45)
Bali Post/sos
DIPADATI PEMOHON - Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gianyar, Kamis (29/9) kemarin, dipadati pemohon e-KTP.
KLUNGKUNG
10
Jumat Pon, 30 September 2016
Terkendala Lahan
Pasraman Formal Hindu Sebatas Usulan Semarapura (Bali Post) –
Peraturan Menteri Agama Nomor 56 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu hingga saat ini belum diimplementasikan. Hal ini terlihat dari belum adanya pasraman formal di Bali yang kini telah diatur dan dianggarkan. Minimnya SDM dan keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam merealisasikan pasraman formal. Akibat keterbatasan lahan, sampai sekarang Pemkab Klungkung hanya dapat melaksanakan pasraman kilat yang dilaksanakan pada hari libur sekolah. Padahal Wakil Bupati Klungkung Made Kasta terus mendorong adanya pasraman formal di wilayahnya. Meski begitu, untuk memberikan pendidikan Agama Hindu kepada generasi muda, pemkab telah menyelenggarakan pasraman kilat di desa-desa. Seperti namanya, pasraman kilat hanya mampu memberikan pendidikan dalam waktu singkat kepada peserta. Oleh karena itu, harus dimanfaatkan dengan baik agar peserta bisa mendapatkan materi yang padat beserta praktiknya. ‘’Jadi, orangtua agar ikut serta berperan aktif memberikan pendidikan Agama Hindu di lingkungan keluarga,’’ kata Kasta, Kamis (29/9) kemarin. Wabup asal Desa Akah itu akan mengupayakan alokasi anggaran untuk meningkatkan dana pada program pendidikan Agama Hindu. “Pasraman sangat penting untuk mengajarkan pendidikan Agama Hindu. Sementara ini pasraman yang kami buat sifatnya sementara,” jelasnya. Untuk mewujudkan pasraman formal, Wabup Kasta akan melakukan koordinasi dengan PHDI Klungkung dan Majelis Madya Desa Pakraman. Terkait kendala SDM dan lahan untuk membangun infrastruktur, pihaknya bakal memohon kepada Pemprov Provinsi Bali agar bisa memanfaatkan keberadaan aset tanah di Klungkung untuk lahan pembangunan pasraman formal. Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana mengakui hingga saat ini belum ada pasraman formal yang dibangun dan beroperasi di seluruh Pulau Dewata. Pihaknya juga menyayangkan masih minimnya minat masyarakat untuk membentuk pasraman formal. Padahal ada sekitar 12 usulan pasraman formal untuk seluruh kabupaten/ kota di Bali, namun belum terealisasi. (dwa)
Bali Post/ist
TERTIBKAN - Tim Yustisi Pemkab Klungkung menertibkan pedagang yang menaruh barang dagangan di lorong Pasar Galiran, Kamis (29/9) kemarin.
Taruh Barang di Lorong Pasar Galiran
Lima Pedagang Ditertibkan Semarapura (Bali Post) – Pasar Galiran mendapat perhatian khusus dari tim Yustisi Pemerintah Kabupaten Klungkung. Dipimpin Kasatpol PP Klungkung Nyoman Sucitra, tim turun melakukan penertiban pedagang liar yang membuat Pasar Galiran sehari-harinya krodit, Kamis (29/9) kemarin. Hasilnya, tim yustisi menemukan lima pedagang yang manaruh barang dagangannya di jalur umum Pasar Galiran. Kelima pedagang tersebut akhirnya diberikan sanksi tipiring karena membandel dan tidak menggubris teguran dari petugas pasar sebelumnya. Penertiban dilakukan sekitar
pukul 09.30 Wita. Berkekuatan 45 personel, tim yustisi langsung menyebar untuk mengecek pedagang yang menaruh barang dagangannya di jalur umum Pasar Galiran. Lokasi pedagang yang dicek tidak hanya yang berada di masingmasing blok, namun juga yang di luar dan di grosiran. Dari
pengecekan yang dilakukan, tim menemukan lima pedagang yang melanggar. Pedagang yang disemprit petugas adalah pedagang ayam, bluluk dan palen-palen. Kelimanya dinilai melanggar perda tentang ketertiban umum karena menaruh barang dagangan di jalur umum.
Atas perbuatannya tersebut, mereka diberikan sanksi tipiring. ‘’Apalagi kelima pedagang ini sudah diberikan teguran berulang kali oleh petugas pasar, tetapi tetap membandel,” kata Sucitra. Kelima pedagang tersebut ditemukan berjualan di loronglorong jalan. Padahal petugas pasar telah melarang setiap pedagang menaruh barang dagangannya di jalur umum karena mengganggu kenyamanan pengunjung. Mereka tidak menggubris imbauan
petugas, sehingga tim yustisi turun melakukan penertiban dengan langsung memberikan sanksi tipiring. Sebelum dipanggil ke Kantor Satpol PP, petugas juga mengamankan KTP pedagang dan barang dagangannya sebagai barang bukti. “Apa yang kami lakukan ini untuk m e m b e r i ka n r a s a n y a m a n bagi pengunjung, sekaligus memberikan efek jera bagi pedagang yang menyalahi aturan berjualan di pasar,” tegas Sucitra. (kmb)
Sekdes dan LPM Ikuti Bimtek RPJM Semarapura (Bali Post) – Bali Post/dwa
ATUR - Personel Polres Klungkung mengatur arus lalu lintas dan pamedek di Pura Goa Lawah.
Piodalan di Pura Goa Lawah
Puluhan Polisi Bantu Pengamanan Semarapura (Bali Post) –
Polres Klungkung menurunkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya piodalan di Pura Goa Lawah yang dilaksanakan mulai 27 September hingga 4 Oktober mendatang. Pasalnya, Pura Sad Kahyangan ini didatangi ribuan umat Hindu dari seluruh Bali bahkan luar daerah setiap hari. Pengamanan dilakukan agar arus lalu lintas tidak terganggu, mengingat Pura Goa Lawah letaknya tepat di jalur padat arus lalu lintas yang menghubungkan NTB dan Bali. Di samping itu, Pura Goa Lawah juga menjadi objek wisata yang setiap harinya dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Si.K., Kamis (29/9) kemarin menjelaskan, dalam menjaga lalu lintas dan mengatur kedatangan pamedek yang datang ke Goa Lawah diperlukan kehadiran personel yang humanis, namun tegas. Puluhan personel yang dilibatkan bertujuan mendukung kelancaran pelaksanaan pujawali serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Hindu yang melaksanakan persembahyangan. Personel Polres Klungkung bersama Polsek Dawan dan Pacalang Desa Adat Pesinggahan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dari pagi hingga malam hari selama pelaksanaan piodalan. ‘’Kami lakukan pengamanan agar pelaksanaan persembahyangan lancar dan arus lalu lintas tidak terganggu,” tutur Arendra. (dwa)
Bimtek penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa se-Kabupaten Klungkung dilaksanakan di Gedung SKB Banjarangkan, Kamis (29/9) kemarin. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta serta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintah Desa (BPMPKBPD) I Wayan Suteja. Suteja dalam sambutannya menyatakan, pelaksanaan RPJMDes Pemerintah Desa Tahun 2016 ini bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan serta keterampilan tim perumus RPJMDes dan RKPDesa da-
lam mendukung pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemerdayaan masyarakat desa. Bimtek dilaksanakan selama dua hari hingga Jumat (30/9) ini. Kegiatan diikuti 106 orang peserta yang terdiri atas sekretaris desa (sekdes) dan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM Desa). Ada pun materi yang diberikan meliputi arah kebijakan daerah, musrembangdes, teknis penyusunan dan praktik penyusunan RPJMDesa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Made Kasta menyampaikan, da-
lam mewujudkan kesejahteraan masyarakat tantangan dan permasalahan yang dihadapi masih sangat tinggi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan desa dibutuhkan perencanaan yang baik, menyeluruh, partisifatif dan menjawab akar permasalahan, khususnya dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Bupati Suwirta berharap dengan adanya bimtek ini perencanaan pembangunan desa dapat selaras dengan program Pemkab Klungkung. Keterpaduan dalam proses pembangunan ini untuk mencapai Klungkung yang unggul dan sejahtera. (dwa)
BIMTEK - Bimtek penyusunan RPJM Desa di Gedung SKB Banjarangkan.
Bali Post/dwa
Bali Post/kmb
TERIMA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima I Kadek Dedi dan I Ketut Murdana yang akan mengikuti Peparnas XV/2016 di Bandung.
Bupati Motivasi Atlet Disabilitas Semarapura (Bali Post) –
Dua atlet disabilitas Kabupaten Klungkung terpilih mewakili Bali mengikuti Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XV/2016 di Bandung, 13-25 Oktober mendatang. Mereka adalah I Kadek Dedi (21) asal Kali Unda, Kelurahan Semarapura Kangin, dan I Ketut Murdana (35) dari Desa Kamasan, Klungkung. Keduanya bersama Ketua Nasional Paralimpic Comite (NPC) Klungkung I Ketut Suendra berpamitan dengan Bupati I Nyoman Suwirta, Kamis (29/9) kemarin. Kadek Dedi dan Murdana sukses melaju ke ajang nasional setelah berhasil meraih juara di kabupaten dan provinsi. Bupati Suwirta menyatakan bangga atas kemampuan dua atlet disabilitas tersebut. Ia memotivasi I Kadek Dedi dan I Ketut Murdana agar bertanding dengan semangat tinggi, sehingga bisa mengharumkan nama Klungkung di
kancah nasional. “Tunjukka n ke p a d a m a s y a r a ka t Klungkung dan Bali bahwa di tengah kekurangan yang dimiliki ada kelebihan luar biasa,” ungkapnya. Kadek Dedi merupakan atlet renang yang sudah sering mengikuti kejuaran di Indonesia. Sementara Murdana sudah pernah meraih medali perunggu di event internasional cabang atletik. “Keduanya merupakan atlet andalan Klungkung dan Bali,” kata Suendra. Ia berharap kedua atlet disabilitas itu bisa mengukir prestasi di Bandung. Pekan Peralimpic Nasional merupakan ajang kompetisi menyerupai PON. Perbed a a nny a ha ny a t erlet a k pada pembagian kelas dan teknis pertandingan, yaitu atlet dikelompokkan berdasarkan kondisi fisiknya. Dulu Peparnas disebut Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas), namun kemudian dinamakan Peparnas. (kmb)
BULELENG
Jumat Pon, 30 September 2016
Hari Ini, Bali Post-Bali TV Gelar ’’Talk Show’’ Mengelola Potensi Agro Bali Utara Singaraja (Bali Post) – Kelompok Media Bali Post (KMB)--Bali Post-Bali TV bekerja sama dengan Pemkab Buleleng dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menggelar talk show bertema “Menggugat Ketimpangan Pembangunan Bali Utara, Mengelola Potensi Agro” di Gedung Mr. Gusti Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (30/9) ini. Diskusi tersebut akan diikuti sekitar 500 petani di Buleleng. Tampil sebagai narasumber Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS), praktisi pertanian Wayan Supadmo, Rektor Undiksha Singaraja Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. dan Prof. Nyoman Sucipta. Pada acara itu juga diserahkan bibit pohon kelapa daksina, pisang hijau Taiwan dan bibit sirsak madu kepada seluruh peserta diskusi. Bupati Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng Ir. Nyoman Swatantra, M.MA. mengatakan, sektor pertanian di daerahnya saat ini masih
mengalami persoalan yang memerlukan penanganan serius. Salah satu persoalan itu menyangkut penanganan pascapanen, perluasan akses pasar, dan ancaman kekeringan akibat ketersedian sumber air yang semakin mengecil. Peliknya persoalan itu, membuat pemkab mulai tahun 2017 dan tahun 2018 mendatang, secara bertahap akan mengeluarkan kebijakan yang fokus menggarap persoalan sektor pertanian. Untuk mencari masukan, saran, serta media mensosialisasikan kebijakan itu, pemkab menyambut positif digelarnya diskusi pertanian yang digagas KMB. “Kami menyambut baik diskusi pertanian dan secara kebetulan tahun 2017 dan menginjak tahun 2018 nanti, kami fokus menyelesaikan persoalan di sektor pertanian yang selama ini masih mengganjal. Paling tidak diskusi ini akan memberikan ruang kepada publik untuk rembuk mengatasi masalah di sektor pertanian,” katanya. Menurut Bupati, mulai tahun 2017 mendatang Dis-
Bali Post/kmb38
Putu Agus Suradnyana
tanak ditugaskan melakukan maping potensi pertanian dalam arti luas yang ada di setiap desa dan kecamatan di Buleleng. Data ini penting untuk mendapatkan gambaran luasan lahan, komoditas yang dihasilkan, dan jumlah petani. Pendataan ini diawali di Kecamatan Kubutambahan yang akan dilakukan awal tahun 2017. Saat ini di wilayah ini lahan sawah yang masih berproduksi seluas 527 hektar dengan jumlah petani sebanyak 1.019 kepala keluarga. Sementara komoditas andalan mulai dari padi, tanaman hortikultura, cengkeh, dan kopi. Setelah di Kubutambahan, hal yang sama akan dilanjut-
kan ke kecamatan lain, hingga hasil akhir seluruh desa dan kecamatan di Bali Utara akan muncul data pertanian yang akurat. Program lanjutan setelah maping potensi itu, lanjut Bupati, pemkab akan melancarkan program untuk mengatasi persoalan yang selama ini masih memicu keuntungan yang tidak kurang maksimal dialami oleh petani. Persoalan itu menyangkut penanganan pascapanen yang masih dihadapkan pada permainan harga oleh tengkulak. Salah satu penanganan pascapanen yang akan dijalankan pemerintah mendorong untuk menyiapkan fasilitas cool storage. Fasilitas ini epektif untuk mencegah kerugian dialami petani ketika produksi melimpah, karena produksi berlebihan itu dapat diolah atau disimpan dalam waktu tertentu. Sejalan dengan penyiapan fasilitas cool storage, pemerintah akan melakukan program terintegrasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Dikopdagprin) untuk memperluas akses pasar. (kmb38)
Masih Kalah Pamor dengan Bali Selatan
POTENSI Buleleng di masa depan sangat menjanjikan. Hal itu dapat dilihat dari potensi alam dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Wakil Rektor II Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. mengatakan, sejumlah faktor memengaruhi ketimpangan pembangunan, salah satunya adalah daya tarik sumber daya alam dan sumber daya manusia Bali Utara masih kalah pamor dibanding Bali Selatan. “Secara ekonomis orang masih lebih memilih Bali Selatan sebagai tempat berinvestasi,”
tambahnya. Ia menilai secara kebijakan makro maupun regional masyarakat umum masih menempatkan Bali Selatan sebagai primadona. Hal itu memengaruhi perputaran ekonomi, investasi dan gaya hidup masyarakat di Bali Selatan lebih up to date dibanding di Bali Utara. “Padahal secara geografis, geologis, geopolitik, ekonomi dan kawasan, Bali Utara memiliki daya saing yang tidak kalah dengan Bali Selatan. Cukup banyak masyarakat Buleleng, akh-
irnya memilih mencari kerja ke Denpasar, Badung dan sekitarnya. Inilah membuat penduduk Denpasar, tidak sedikit berasal dari Buleleng mencari peruntungan nasib,” ucapnya. Persoalan yang dihadapi masyarakat sekarang adalah belum tergarapnya secara optimal dan sistematis potensi dimiliki Bali Utara. “Jadi ke depan di bidang pertanian, salah satu hal yang dapat dikembangkan adalah pembangunan kawasan agrowisata dan ekowisata terpadu dengan du-
Bali Post/kmb34
Ir. Nyoman Swatantra, M.MA.
teknologi pertanian ke depan, mampu meningkatkan minat generasi muda menggeluti pertanian dan penghasilan bertani meningkat,” ucapnya, Kamis (29/9) kemarin. Sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan minat pemuda untuk bertani. Selain penambahan alat pertanian modern, diperlukan edukasi dan promosi menarik. “Perlu dilakukan peningkatan kinerja petani di pedesaan. Penggunaan alat panen modern misalnya, dapat mempercepat panen padi sawah dan tidak mengeluarkan biaya tinggi membayar tenaga panen padi,”
Pilkada
Bali Post/lmb34
Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd.
kungan infrastruktur yang memadai terutama akses regulasi dan pemasaran produknya,” tandasnya. (kmb34)
Singaraja (Bali Post) Massa pendukung PDI-P dipastikan menjatuhkan pilihan kepada petahana untuk memimpin Buleleng lima tahun ke depan. Keyakinan itu diperkuat dengan jatuhnya rekomendasi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ke tangan PAS-Sutjidra. Kesetiaan pendukung PASSutjidra dinilai sudah teruji dan sulit beralih ke paslon jalur perseorangan. “Massa kami tidak diam dan terus bergerak. Mereka akan tetap memilih PDI-P dan PASSutjidra agar memenangkan Pilkada Buleleng 2017. Kami yakin menang. Kami punya konstituen yang pasti,” ujar Ketua Tim Pemenangan Pasangan Incumbent Putu Agus
Suradnyana, S.T. - dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Rabu (28/9). Pergerakan pendukung PASSutjidra, memakai sistem jaringan terstruktur dan terpercaya. Jaringan PDI-P, kata Supriatna, mengakar hingga ke pedesaan. Selain pendukung fanatik PDI-P, pendukung dari partai-partai lain ikut digarap. “Kami kan sudah terorganisir, jadi tanpa diperintah ya teman-teman sudah melakukan gerakan mengumpulkan dukungan untuk PAS-Sutjidra. PDI-P adalah partai idelogis dan itu menjadi nilai lebih pasangan incumbent. Masyarakat sudah tahu kinerja apa yang dilakukan calon petahana,” ucap Ketua DPRD Buleleng ini. (kmb34)
Strategi Pemenangan Dirancang Matang Singaraja (Bali Post) Ketua tim pemenangan PASSutjidra, Gede Supriatna, mengatakan, kekuatan PDI Perjuangan di Buleleng tidak dapat dianggap enteng. Bali Utara memiliki kader potensial dan dukungan mengakar di tingkat bawah. Ia menuturkan, strategi pemenangan Pilkada Buleleng untuk petahana Putu Agus Suradnyana bersama wakilnya I Nyoman Sutjidra telah dirancang matang. Majunya calon perseorangan Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (paket Surya), dinilai tidak menggetarkan kekuatan PDI-P. “Kami sih sudah siap, program dan strategi telah dirancang. Seluruh anggota tim pemenangan PDI-P pasti bekerja sama memenangkan PAS-Sutjidra,” ujar Supriatna yang juga Ketua DPRD Buleleng ini, Kamis (29/9) kemarin. Supriatna menambahkan, koordinasi di tingkat kader bawah lebih diperkuat. Kemenangan PAS-Sutjidra digarap baik di kota hingga pedesaan. “Seluruh struktur sudah sampai ke anak ranting. Selain itu, di tingkat
ucapnya. Pemerintah akan meningkatkan minat bertani di masing-masing subak melalui teruna-teruni tani. “Kami libatkan pemuda di suatu wilayah dan mengenalkan pertanian melalui lomba-lomba. Ini bertujuan meningkatkan daya tarik di bidang pertanian,” ucapnya. Menurut Swatantra, petani muda yang dilibatkan dalam pendidikan kilat pertanian dilakukan di Buleleng atau ke luar Bali. Mereka dibina untuk mendapatkan ilmu pengetahuan terhadap dunia pertanian. (kmb34)
DPRD Bahas Ranperda Inisiatif Kemitraan dan Kerja Sama Daerah
Massa Pendukung Bergerak Menangkan Petahana
Bali Post/kmb34
Gede Supriatna, S.H.
pedesaan dan banjar-banjar sudah terkoordinasi. Struktur PDI-P sangat mengakar di masyarakat. Bukan berarti kami meremehkan atau lengah, kami tetap mengedepankan komunikasi dari struktur bawah hingga ke pusat,” tambahnya. Menurutnya perkembangan struktur bawah sampai pusat berjalan baik. Selalu ada pemantauan dan informasi masuk ke ranting apabila ada pergerakan dari kompetitor kita. “Ya gimana ya.. peta politik tentu peluang kita lebih besar. Selain karena PDI-P mayoritas di Buleleng. Kita di PDI-P juga didukung NasDem, Hanura, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP,” ucapnya. (kmb34)
DPRD Kebut Pembahasan Ranperda PSPD Singaraja (Bali Post) – Rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Pedoman dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) dikebut. Ini dilakukan karena DPRD Buleleng dan eksekutif memiliki target menuntaskan pembahasan rancangan perda tentang APBD Induk tahun 2017 lebih awal. Jika ranperda PSPD tidak didahulukan, pembahasan APBD Induk dipastikan akan terancam molor, karena alokasi anggaran masing-masing SKPD mengacu susunan kelembagaan terbaru. Informasi yang dikumpulkan di Gedung DPRD Buleleng Kamis (29/9) kemarin menyebutkan, APBD Induk dirancang lebih dari Rp 3 triliun. Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebagai dasar pembahasan APBD Induk telah disahkan. Namun, terbitnya perubahan kelembagaan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2016, membuat pembahasan APBD Induk tidak bisa dilanjutkan sampai kelembagaan baru ditetapkan. Lembaga dewan kini berkutat membahas perubahan kelembagaan tersebut hingga menginjak Oktober 2016 Ranperda PSPD ditarget harus sudah ditetapkan. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna Kamis (29/9) kemarin, mengatakan, APBD Induk tidak bisa dibahas sebelum perubahan kelembagaan ditetapkan oleh pemerintah. Ini karena, alokasi anggaran pada setiap SKPD harus mengikuti susunan kelembagaan
terbaru. “Kita targetkan lebih awal mengesahkan APBD Induk, namun akibat perubahan kelembagaan ini sehingga kita dahulukan membahas perubahan kelembagaan. Setelah itu langsung kita genjot pembahasan APBD Induk tahun 2017,” katanya. Berdasarkan draf ranperda perubahan kelembagaan, eksekutif mengusulkan tiga lembaga baru. Dengan tambahan lembaga di lingkup pemkab menjadi 33 dari 30 lembaga sekarang ini. Dalam draf juga ada SKPD yang ditetapkan dan juga ada yang dihapuskan. SKPD yang baru dibentuk yakni Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Statistik, Dinas Pemadam Kebakaran, dan SKPD lain. Sedangkan, SKPD yang dipertahankan seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Bappeda, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan lembaga lainnya. Sedangkan
SKPD yang dikembangkan di antaranya Dinas PU, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kopdagrin, dan lainnya. Menyusul penambahan SKPD tersebut, beberapa eselon yang bertambah dan berkurang seperti pejabat eselon II B dari 36 menjadi 38. Pejabat eselon III A semula 53 membengkak menjadi 60, pejabat eselon III B dari jumlah awal 121 berkurang menjadi 115. Sedangkan eselon IV A dari 455 menjadi 507 dan eselon IV B awalnya 122 turun menjadi 94 orang. Panitia khusus (pansus) yang ditugaskan membahas ranperda ini mengusulkan agar dilakukan pengkajian matang dengan memperhitungkan jumlah PNS yang ada. Ini penting karena penambahan kelembagaan itu otomatis akan menambah kebutuhan SDM-nya dan yang tidak bisa dipisahkan adalah beban anggaran baik untuk operasional lembaga atau membayar hakhak pejabatnya. (kmb38)
Kota Singaraja Raih Trofi Wahana Tata Nugraha 2016
Minim, Generasi Muda Geluti Pertanian Singaraja (Bali Post) Sektor pertanian belum banyak digeluti generasi muda. Mereka lebih banyak memilih pekerjaan lain. Terpengaruh globalisasi, muncul rasa gengsi sehingga mengesampingkan pertanian sebagai sumber pendapatan mereka. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Buleleng Ir. Nyoman Swatantra, M.MA. tidak menampik mulai berkurangnya minat generasi muda mengembangkan pertanian. “Jadi, masih ada pola pikir pekerjaan petani itu berat dan penghasilan minim. Kami harap dengan memasukkan
11
Singaraja (Bali Post) – Investasi di Kabupaten Buleleng belakangan ini mulai menggeliat. Lembaga dewan mulai menyikapi kondisi ini. Wakil rakyat di daerah ini sepakat menggunakan hak inisiatifnya membentuk rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Kemitraan dan Kerja sama Daerah. Selain tidak ingin hanya meraup kontribusi melalui perizinan, pemerintah ingin berperan mengelola potensi yang dikembangkan investor. Mewujukan keinginan itu, dewan membentuk dasar hukum yang jelas. Rancangan perda inisiatif ini sebelumnya telah disusun dan pembentukannya disepakati mulai tingkat Badan Legislasi (Baleg) DPRD kemudian diusulkan secara resmi melalui sidang paripurna. Ranperda ini sedang dilakukan oleh panitia khusus (pansus) diketuai Putu Mangku Budiasa. Pansus belum lama ini juga sudah mencari pembanding ke Pemerintah Kota Tangerang. Hasil studi banding itu Kamis (29/9) kemarin, dibahas oleh internal pansus. Ketua pansus Putu Mangku Budiasa mengatakan, rancangan perda hak inisiatif ini memiliki peran strategis untuk mengatur setiap investasi yang masuk ke daerahnya. Pengalaman yang sudah terjadi setiap investasi yang masuk pemerintah hanya mendapat kontribusi dari pengurusan dokumen perizinan. Setelah itu, investor leluasa mengembangkan usahanya tanpa campur tangan pihak pemerintah. Bahkan, dari segi penyerapan pekerja tidak banyak memanfaatkan warga lokal. Mengatasi persoalan ini, pihaknya mengusulkan ranperda hak inisiastif dan berharap dalam tahun ini bisa ditetapkan menjadi produk hukum daerah. Menurut Budiasa, salah satu sasaran setelah perda ini resmi berlaku adalah rencana pembangunan Bandara Internasional di Desa Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan. Meski baru tahap wacana, namun dari segi regulasi di daerah tidak ada salahnya disiapkan lebih awal. Khusus untuk investasi besar seperti bandara atau pengembangan Air Strip Letkol Wisnu, di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak perda kemitraan dan kerja sama daerah ini akan memberikan ruang pemerintah daerah untuk ikut menanamkan investasi. Selain bisa berperan dalam setiap investasi, dengan perda ini tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah mengundang pemerintah lain dalam mengelola potensi yang ada di daerah. Di sisi lain, Mangku Budiasa mengatakan, dari awal pembahasan rancangan perda cakupannya masih pada skup kecil. Dia mencontohkan, dalam rancangan perda hanya mengatur masalah penyertaan modal, pembentukan perseroan terbatas (PT), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan klausul lain. Sementara dari hasil studi banding di Tangerang cakupan perdanya jauh lebih luas seperti mengatur kerja sama pemerintah antarpemerintah, kerja sama antarpemerintah dengan swasta, dan pemerintah dengan luar negeri. “Kalau rancangan yang kita sepakati itu hanya 14 pasal dan setelah studi banding di Tangerang itu klausul pasalnya ada 90 dan itu cakupannya luas, sehingga itu akan kita sempurnakan melalui pembahasan lanjutan, sehingga nantinya perda ini potensial untuk mengikat sebuah investasi mulai dari 20 hingga 25 tahun ke depan,” imbuh politisi PDI Perjuangan asal Desa Selat, Sukasada ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Kota Singaraja Buleleng kembali memperoleh prestasi tingkat nasional berupa Trofi Wahana Tata Nugraha 2016. Hal ini spesial, karena trofi yang diterima gabungan antara trofi kategori lalu lintas dan angkutan. Singaraja satu-satunya kategori kota sedang di Bali yang berhasil meraih trofi tersebut. Kepastian Singaraja meraih Trofi WTN menyusul pemberitahuan terbitnya SK Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI No. KP 588 Tahun 2016. Dalam SK tersebut, Singaraja yang masuk kategori kota sedang ditetapkan sebagai penerima piala WTN kategori lalu lintas dan angkutan tahun 2016. Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. WTN ke-14 berhasil diraih setelah Dinas Perhubungan Buleleng dinilai mampu memperbaiki standar lalu lintas dan fasilitas angkutan umum mulai dari perbaikan terminal, tempat pengujian kendaraan bermotor serta pemberdayaan awak angkutan umum. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan AP, mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan Bupati Buleleng
WTN - Lalu lintas di Kota Singaraja rutin mendapat perhatian pemerintah kabupaten. Trofi Wahana Tata Nugraha (WTN) ke-14 diperuntukkan kepada masyarakat Buleleng. Putu Agus Suradnyana terkait sarana transportasi publik dengan melakukan upaya perbaikan dan pemeliharaan fasilitas angkutan umum. Misalnya perbaikan terminal, pelayanan uji kir kendaraan umum, hingga meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) angkutan umum di Buleleng. Dari berbagai perbaikan dan penyempurnaan dilakukan Pemkab Buleleng, Tim WTN menilai Singaraja patut mendapatkan apresiasi penilaian memuaskan kategori lalu lintas dan angkutan umum. “Kabupaten Buleleng sudah 13 kali meraih trofi untuk kategori lalu lintas, namun untuk kategori lalu lintas dan angkutan ini baru pertama kali kita raih. Ini merupakan hasil dari
kerja nyata Pemkab Buleleng yang dimotori Bupati Putu Agus Suradnyana,” ungkap mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol ini. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. ditemui di ruang kerjanya mengapresiasi kinerja dari Dinas Perhubungan Buleleng dan seluruh stakeholder terkait. Ia menilai penghargaan diterima Kabupaten Buleleng bisa menjadi peluang untuk mencari bantuan ke pemerintah pusat. “Kita sudah banyak menerima penghargaan. Maka dengan demikian Kabupaten Buleleng tidak dipandang sebelah mata lagi dan pemerintah provinsi maupun pusat bisa memberikan bantuan untuk kita,” tandasnya. (ad843)
Penegerian PAUD Antarkan Ny. Aries Suradnyana Raih Prestasi Bunda PAUD Nasional
SELAIN sibuk mengurus Tim Penggerak (TP) PKK, Ny. Aries Suradnyana serius memerhatikan proses pedidikan anak usia dini (PAUD). Program yang sukses dijalankan selain mengalihkan PAUD swasta menjadi negeri, perempuan murah senyum ini juga gencar meningkatkan kinerja para pendidiknya, sehingga menghasilkan proses pendidikan dengan kualitas baik. Keberpihakan melalui program yang dijalankan itu, istri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) ini terpilih sebagai Bunda PAUD tingkat nasional. Prestasi pemuncak berhasil direbut bersama 15 Bunda PAUD provinsi dan 31 Bunda PAUD kabupaten/kota. Penghargaan sekaligus sebagai wakil Bali ini diserahkan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Prof. Muhadjir Effendy di Gedung Sasana Langeng Budoyo TMI Jakarta, Kamis (29/9) kemarin. Aries Suradnyana didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng Gede Suyasa mengatakan, beberapa strategi hingga bisa meraih berbagai prestasi. Mulai dari membentuk tim Bunda PAUD hingga melibatkan instansi terkait untuk menyukseskan program PAUD di daerahnya. Selain itu, ia juga menjelaskan program unggulan yang ia cetuskan yakni mengalihkan lembaga PAUD menjadi milik pemerintah. “Mungkin program itu yang menjadi tolok ukur dari Bunda PAUD Nasional untuk memberikan kami penghargaan ini. Prestasi ini kita rebut bukan kerja keras saya saja, tetapi ada tim PAUD yang kita bentuk dan melibatkan instansi terkait yang dipimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng,” Jelasnya. Aries Suradnyana menambahkan, Buleleng sebelumnya hanya memiliki 3 PAUD Negeri. Setelah ia dinobatkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, di Buleleng terdapat 17 PAUD Negeri yang tersebar di berbagai kecamatan. Ia mengaku berani menegerikan PAUD karena kewenangan SMA/SMK sudah pindah ke provinsi, sehingga dana itu yang dimanfaatkan untuk menegerikan PAUD di daerah. “Pada tahun 2014, di Buleleng hanya ada 3 TK Negeri dan sekarang kita sudah menegerikan TK di Buleleng sebanyak 14 TK swasta. Sehingga sekarang Buleleng memiliki 17 TK Negeri,” ujarnya. Tidak berhenti sampai di situ, Aries Suradnyana saat ini sedang merencanakan inovasi lain
untuk meningkatkan kualitas PAUD di Buleleng. Ia merencanakan membangun TK Inklusi yang dipusatkan di Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan. TK Inklusi adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. “Keinginan saya sekarang menggabungkan anak-anak yang memiliki kelainan dengan anak normal dengan membangun TK Inklusi agar mereka memiliki rasa empati sehingga mereka bisa membaur menjadi satu,” jelasnya. Kepala Disdik Gede Suyasa, bangga atas prestasi yang diraih oleh Bunda PAUD Nasional. Menurut Suyasa, hal ini menunjukkan bahwa Aries Suradnyana memiliki komitmen yang tinggi dalam membina dan menangani anak usia dini. Untuk mengoptimalkan program ini, ke depan Dinas Pendidikan bersama Bunda PAUD terus menambah lebih banyak lagi PAUD yang bersatus negeri. “Dinas pendidikan akan berupaya mendukung dalam mewujudkan PAUD yang berkualitas,” tegas mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini. (ad850)
BUNDA PAUD - Ny. Aries Suradnyana terpilih sebagai Bunda PAUD Nasional.
JEMBRANA
12
Jumat Pon, 30 September 2016
Polres ”Sweeping” Rutan Negara Negara (Bali Post) – Guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam rumah tahanan (Rutan) Negara, jajaran Polres Jembrana melakukan sweeping, Kamis (29/9) kemarin. Dalam sweeping yang melibatkan lintas unit di Polres Jembrana itu dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dan Wakapolres Kompol AA Rai Laba. Selain sweeping, sejumlah warga binaan juga jalani tes urine. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah barang yang mestinya tidak boleh ada di ruang tahanan. Seperti korek gas, rokok dan lainnya. Selain itu, ada juga senjata mainan yang terbuat dari kertas koran diamankan polisi. “Sweeping ini dilakukan guna mengantisipasi barang berbahaya masuk ke dalam rutan,” kata Kapolres Djoni Widodo. Ia menjelaskan, seluruh
blok dan ruangan di Rutan Negara digeledah. Sebelum melakukan kegiatan penggeledahan, sebanyak 123 warga binaan dikumpulkan lebih dulu di luar ruangan. Selain di blok, pemeriksaan juga dilakukan di luar seperti di kebun dan kantin. Tak hanya itu, Kapolres Djoni Widodo juga sempat menyambangi blok khusus untuk kasus korupsi. Dalam penggeledahan yang dilakukan di Rutan Negara, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, seperti korek gas dan rokok. Petugas sempat terkejut lantaran menemukan senjata di salah satu ruang yang dipajang di dinding. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, senjata laras panjang itu ternyata hanya mainan yang dibuat dari kertas koran. Kapolres Djoni Widodo sempat geram melihat adanya sejumlah warga binaan den-
gan leluasa merokok di dalam ruangan sambil rebahan. Padahal merokok di dalam ruangan atau kamar, dalam aturannya dilarang. Sebab, bila merokok di dalam ruangan maka dikhawatirkan memicu terjadi kebakaran. Mantan Kasubdit Regiden Dit. Lantas Polda Bali ini pun mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Ia berharap hal itu diantisipasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, Kapolres meminta kepada Kepala Keamanan Rutan Negara, Nyoman Sudiarta agar waspada. Artinya, agar ada penertiban terhadap hal-hal yang bisa memicu dan membahayakan di dalam rutan. Selain sweeping, petugas juga melakukan tes urine kepada warga binaan yang terlibat kasus narkoba. Namun, dari hasil tes urine itu tidak ada yang positif mengkonsumsi narkoba. (kmb26)
Bali Post.olo
TERMINAL - Salah satu bangunan yang berada di areal Terminal Gilimanuk terlihat sudah dihiasi.
Bali Post/olo
RAZIA - Razia yang digelar jajaran Sub. Denpom Negara bersama Satlantas Polres Jembrana dan Provos Kodim dalam rangka Pekan Disiplin TNI jelang HUT-ke-71 TNI.
Gelar Operasi Jalan Raya
Denpom Negara ’’Lucuti’’ Warga Sipil Kenakan Atribut TNI Negara (Bali Post) Setelah melakukan razia tempat hiburan malam, kini jajaran Sub. Denpom IX/3-2 Negara bersama Satlantas Polres Jembrana dan Provos Kodim 1617/Jembrana menggelar operasi jalan raya, Rabu (28/9). Operasi ini digelar dalam rangka Pekan Disiplin jelang HUT ke-71 TNI. Sasarannya adalah anggota dan PNS TNI yang melakukan pelanggaran disiplin. Operasi jalan raya ini dilaksanakan di Jalan Gatot Subroto Negara. Razia yang dipimpin Dansubdenpom IX/3-2 Negara Lettu CPM I Gusti Nyoman Wiranata ini merupakan pengawasan terhadap anggota TNI yang melakukan pelanggaran disiplin, termasuk berkendara di jalan raya. ‘’Razia ini digelar sebagai rangkaian operasi penegakan disiplin dan ket-
ertiban dalam rangka Pekan Disiplin jelang HUT ke-71 TNI,’’ terangnya. Menurutnya, selain menyasar prajurit dan PNS TNIAD juga mengimbau warga sipil yang menggunakan atribut TNI. Di mana warga yang mengenakan atau menempel stiker atribut tersebut agar melepasnya. Hal ini patut dicegah agar kewibawaan TNI, khususnya Angkatan Darat tidak tercoreng. Dalam razia tersebut, sejumlah kendaraan yang melintas khususnya pengendara yang merupakan prajurit dan PNS TNI diperiksa. Selain identitas atau surat nyata diri dan kendaraan maupun kelengkapan yang digunakan, petugas juga mengecek nomor registrasi TNI, pelanggaran surat kendaraan TNI dan peruntukannya, termasuk kendaraan umum serta kedaraan
angkutan barang. Untuk kendaraan umum dan pribadi, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan atribut TNI tidak dipasang di kendaraannya. Jika ditemukan hal itu, maka petugas langsung melepasnya. Dari hasil razia yang digelar, tidak ditemukan adanya anggota TNI yang melanggar. Namun petugas mendapati ada beberapa warga sipil yang terjaring menggunakan atribut TNI. Di antaranya mengenakan jaket loreng TNI dan menempel stiker militer pada kendaraannya. Oleh petugas mereka langsung diminta untuk melepasnya. Sedangkan pengendara yang melanggar lalu lintas sebanyak 5 orang. Pelanggaran itu tanpa SIM dan tidak mengenakan helm. Penegakan hukum tersebut ditangani Satlantas Polres Jembrana. (kmb26)
Bali Post/olo
KUNJUNGI - Guru dan siswa SMAN 2 Negara foto bersama ketika mengunjungi salah satu panti asuhan di Negara.
Rayakan HUT Ke-13
SMAN 2 Negara Gelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan
Negara (Bali Post) Serangkaian HUT ke-13, SMAN 2 Negara melaksanakan bakti sosial dan lingkungan yang diikuti para guru dan siswa. Selama sepekan ini kegiatan meliputi kunjungan ke panti asuhan, bersih-bersih pura dan jalan santai. Kepala SMAN 2 Negara I Wayan Sudiarta, Kamis (29/9) kemarin mengatakan kegiatan diawali dengan kunjungan ke dua panti asuhan di Negara.
Diantaranya, panti asuhan Alas Kasih di Dauhwaru dan Mahanaim di Desa Baluk pada Senin (26/9) lalu. Kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan siswa (OSIS) dan jajaran guru. Dalam kunjungan tersebut para siswa menyerahkan sembako dan buku bacaan bekas yang dikumpulkan siswa. Kegiatan ini disambut baik pengelola panti asuhan tersebut. Saat perayaan HUT,
siswa menyempatkan diri berbagi kepada sesama di panti asuhan. Selain bakti sosial, juga dilaksanakan bersih-bersih pura yang diikuti seluruh komponen sekolah. Tema dalam perayaan HUT tahun ini yakni “Mahakarya dalam Gelora Kreasi”. Selain rangkaian bakti sosial dan lingkungan, juga akan diadakan lomba band di SMAN 2 Negara pada Sabtu (1/10) besok. (kmb26/k100)
Disayangkan, Penataan Terminal Gilimanuk Lama Tidak Disosialisasikan
Negara (Bali Post) – Penataan Terminal Gilimanuk yang lama mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Pasalnya, penataan yang dilakukan pihak Kantor Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Jembrana ini tidak ada sosialisasi. Warga dan para pedagang pun menyangkan tidak adanya sosialisasi itu. Bahkan, mereka tidak mengetahui bangunan yang ada di sana akan difungsikan sebagai apa. Sejauh ini, penataan hanya baru sebatas perbaikan taman. Sebelumnya, bangunan dengan bentuk memanjang itu sempat direhab dan dihias. Bahkan dimanfaatkan untuk berjualan oleh sejumlah pedagang. Namun belakangan bangunan itu kembali kosong. Dulunya bangunan tersebut juga pernah difungsikan untuk pusat kuliner. Sejumlah pedagang diminta berjualan di sana. Sayangnya upaya itu kurang mendapat respons. Para pedagang mengaku kewalahan. Selain itu, pengunjung juga tetap memilih ke warung-warung yang sudah ada. Sejumlah warga
yang ditemui mengatakan bangunan tersebut kemungkinan sengaja dipertahankan sebagai identitas bahwa tempat itu dulunya terminal. Dengan demikian, bangunan tersebut tidak dibongkar. Sedangkan bangunan lain seperti kantor sudah lebih dahulu dibongkar dan ditata. “Memang ada penataan, tapi baru di pinggiran saja. Yang lainnya belum tahu, belum jelas mau diapakan. Belum ada sosialisasi,” kata salah satu warga yang ditemui beberapa waktu lalu. Terkait adanya penataan itu, Lurah Gilimanuk I Gede
Ngurah Widiada membenarkan. Ia mengatakan dirinya tidak mengetahui secara detail, apa saja yang ditata. Sebab diakui memang belum ada sosialisasi. Menurutnya, penataan ini dilakukan pihak Kantor LHKP. “Kami meminta agar ada sosialisasi kepada warga sekitar. Penataan itu memang baru di depan saja,” terangnya. Di pihak lain, Kepala Kantor LHKP I Wayan Darwin mengakui memang pihaknya melakukan penataan di Terminal Gilimanuk yang lama. Namun penataan tersebut dilakukan secara bertahap.
Tahun ini penataan dilakukan terhadap taman yang ada di depan. Ke depannya semua akan ditata, sehingga terlihat lebih bersih. Ditanya mengenai tidak adanya sosialisasi ke warga sekitar, Darwin membantahnya. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi jauh hari. Bahkan sosialisasi itu digelar di wantilan kelurahan. Pihaknya juga mengaku mempunyai notulen sosialisasi yang digelar 7 Juni 2016. Tetapi memang tidak semua warga yang hadir, hanya perwakilan komponen masyarakat saja. Tak hanya itu, sosialisasi juga dihadiri anggota DPRD Jembrana. Nantinya jalan menuju terminal akan ditutup sehingga para pengunjung akan parkir di bawah. Kemudian mereka berjalan kaki menuju terminal. (kmb26)
Perbaikan Sekolah Rusak Tak Merata Negara (Bali Post) – Sekolah rusak di Jembrana terbilang banyak. Dari data yang ada, ada puluhan yang kondisi gedungnya perlu mendapat perbaikan. Namun, perbaikan yang dilakukan pihak berwenang itu dinilai tak merata. Sebab, ada sekolah yang masih terlihat bagus, namun mendapat perbaikan. Begitu juga sebaliknya, ada sekolah yang betul-betul perlu perbaikan justru belum tersentuh. Wakil Ketua Komisi B DPRD Jembrana I Putu Dwita, Kamis (29/9) kemarin mengatakan, dari pengawasan yang dilakukan perbaikan infrastruktur pendidikan SD/ SMP di Jembrana belum me-
menuhi asas pemerataan dan keadilan. Untuk itu, pihaknya akan meminta data sekolah rusak, sehingga bisa menjadi acuan ketika dewan membahas anggaran. Hal itu dilakukan guna mengetahui alokasi anggaran apakah sudah memenuhi untuk perbaikan sekolah yang rusak atau tidak, sehingga SKPD tidak bisa tiba-tiba memindahkan ke sekolah yang sudah ditentukan. Dari data Dinas Dikporaparbud Jembrana, dari 25 SMP dan 165 SD, masih ada 56 unit sekolah yang kondisinya rusak. Diantarnya, 9 SD mengalami kerusakan berat, sisanya perbaikan atau rehab. Untuk tahun ini baru satu sekolah
yang rusak berat, namun sudah diperbaiki. Kabid Dikmen Dinas Dikporaparbud, Nyoman Wenten mengatakan sekolah yang mengalami kerusakan itu ada di beberapa kecamatan. Misalnya di Kecamatan Melaya yakni SD 1 Gilimanuk, SD 4 Melaya, SD 2 Tuwed dan SD 4 Manistutu. Kemudian di Kecamatan Negara yaitu SD 3 Tegal Badeng Barat, di Kecamatan Jembrana yakni SD 1 Dangin Tukadaya dan SD 1 Loloan Timur.
Begitu juga di Kecamatan Mendoyo yakni SD 2 Mendoyo Dauh Tukad dan SD 4 Pohsanten. Menurutnya, sudah ada satu sekolah yang mengalami rusak berat telah diperbaiki. Sedangkan sisanya akan diperbaiki pada tahun 2017. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Jembrana I Nengah Alit mengatakan, terkait sejumlah sekolah yang rusak itu, nantinya akan menggunakan anggaran APBN, provinsi dan juga APBD untuk merenovasi dan perbaikan. (kmb26)
Jumat Pon, 30 September 2016
Widiasih Rebut Perunggu di Paralympic
Bupati Mas Sumatri Beri Bonus Rp 10 Juta PERAIH medali perunggu angkat berat paralymic Rio De Janairo, Brazil, Ni Nengah Widiasih (23), Kamis (29/9) kemarin, bertemu Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Bupati spontan memberikan hadiah alias bonus Rp 10 juta, serta nantinya diusulkan bisa menjadi CPNS. Widiasih merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan suami-istri Gede Gambar - Ni Nengah Bingin. Gadis asal Banjar Bukit Desa Sukadana, Kubu itu, menderita folio sejak usia tiga tahun. Agar bisa berjalan, Widiasih perlu bantuan tongkat. Rupanya, gadis yang lahir di desa tandus dan krisis air menjalani masa kecil relatif berat. Dia juga memiliki kakak kandung, kini bekerja di Nua Dua, namun sakit folionya tak begitu parah. Usai merebut perunggu, Widiasih mengaku sangat senang. Karena bonus bagi peraih medali olimpiade Rio antara atlet normal dan yang cacat disamakan Menpora Imam Nahrowi. Widiasih peraih medali perunggu, satu-satunya medali untuk tim Merah Putih pada ajang Paralympic Rio, Brazil 2016 juga mendapatkan bonus Rp 1 miliar. Selain itu, dia bakal mendapatkan tunjangan Rp 10 juta per bulan dari negara. Widiasih selama ini membiayai adik bungsunya yang kelas III SMKN di Kubu. Dia turun di kelas 41 kg di Rio. Angkatan totalnya 96 kg. Sementara peraih emas dari Turki 104 kg. Sedangkan perebut perak dari Cina 102 kg. Widiasih menargetkan membela tim Merah Putih pada ajang yang sama empat tahun lagi di Tokyo, Jepang. Dia kini selain bakal memperkuat Bali pada PON atlet difabel, juga targetnya mengikuti ASIAN Paragames di Malaysia Oktober 2017. Untuk bisa lolos ke Paralympic Tokyo mesti mengikuti Dubai Passing Cup 2017, serta kejuaraan dunia di Meksiko September 2017. Widiasih sampai kini pemegang rekor angkat berat di kelasnya untuk SEA Games. Bupati Mas Sumatri yang didampingi Sekda Gde Adnya Mulyadi serta pejabat lainnya saat menerima Widiasih mengatakan, hadiah Rp 10 juta hendaknya jangan dilihat dari kecilnya nilai itu. Namun bagaimana dia seorang ibu memberi apresiasi kepada anak, apalagi wanita yang tak normal, tetapi tetap bersemangat bahkan mampu berprestasi mengharumkan nama bangsa. Bupati dan Sekda mengatakan kalau nantinya Widiasih tertarik menjadi PNS, akan diusahakan guna diusulkan ke pusat bisa menjadi CPNS. Widiasih mengatakan, tahun lalu pihaknya sempat bingung karena pihak Kemenpora sempat menawari dirinya melamar CPNS. Namun saat itu, dia mengaku tak sempat melengkapi berkas persyaratan melamar CPNS. Soalnya, ketika itu dia hanya fokus berangkat ke Korsel membela Merah Putih. ‘’Ketika sudah pulang dari Korsel, saya hendak mengajukan lamaran CPNS, ternyata sudah dikatakan terlambat. Senang kalau saya bisa dibantu diusulkan jadi CPNS,’’ ujar Widiasih. (ad842)
PERUNGGU PARALYMPIC - Bupati Mas Sumatri foto bersama peraih medali perunggu Paralympic Rio asal Bukit, Kubu, Ni Nengah Widiasih.
Dipecat Sekolah
Waker Curi Laptop Guru SMPN 3 Kubu Amlapura (Bali Post) Ada-ada saja ulah waker merangkap tukang kebun di SMPN 3 Kubu ini. Gara-gara sakit hati dipecat dari posisi waker, I Made Kaler Arjana (40) nekat mencuri laptop milik guru setempat, Ni Made Polwati (48) saat barang itu ada di mes guru. Pelaku nekat melakukan aksinya saat libur sekolah, ketika para guru pulang kampung dan mes dalam keadaan kosong. Kasus ini baru terungkap, berawal saat korban datang ke Polsek Kubu, Selasa (27/9) lalu. Korban asal Klungkung ini melaporkan kehilangan sebuah laptop di mes guru setempat pada 19 September lalu. Menerima laporan tersebut, Kapolsek Kubu, AKP I Gede Sukadana langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda I Gede Murdana, melakukan olah TKP. Hasil interogasi saksi-saksi, pelakunya mengarah pada Made Kaler Arjana. Tim bergerak mencari pelaku pukul 16.00 wita, ke rumah pelaku di Banjar Dinas Labuan Sari. Saat diinterogasi, pelaku sempat mengelak. Tetapi, keterangan saksi-saksi hanya mengarah ke pelaku. Pelaku pun akhirnya mengakui perbuatannya. Dia mengaku melancarkan aksinya mengambil laptop dengan cara mencongkel jendela rumah mes, dekat rumahnya di Banjar Dinas Labuan Sari. Setelah rumah pelaku digeledah, didapatkan sisa menjualan laptop, sebesar Rp 500 ribu serta satu buah obeng yang digunakan untuk mencongkel. “Laptopnya dijual kepada I Ketut Artana Yasa di Banjar Kendal Desa Songan, Kintamani, dengan harga murah Rp 850 ribu. Padahal harga baru laptop itu Rp 7 juta,” kata Sukadana didampingi Murdana, Kamis (29/9) kemarin. Pelaku mengaku beraksi sekitar pukul 05.00 wita, 19 September lalu, tepat saat liburan sekolah. Karena libur, mes dalam keadaan kosong. Yang memudahkan pelaku, korban saat itu pulang kampung. Dia sengaja menjual murah laptop itu, agar cepat laku. Hasil penjualan dipakai minum tuak dan beli rokok. Pelaku mengaku sakit hati setelah dipecat jadi waker. Dia juga dikeluarkan dari daftar pegawai honorer kategori dua (K2). Padahal Kaler mengaku sudah bekerja di sekolah itu sejak tahun 2004. Pihak sekolah menilai dia tak boleh kerja rangkap, jadi waker dan juga tukang kebun. Akibat perbuatannya, dia harus meringkuk di balik jeruji besi. Padahal, pelaku sudah berkeluarga, dikaruniai dua anak yang sedang duduk di bangku SD kelas III dan kelas V. “Saya menyesal telah mencuri. Sekarang kedua anak saya dirawat istri,” ujarnya saat ditemui di Polsek Kubu, Kamis (29/9) kemarin. Gede Murdana menambahkan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3 (e) dan 5 (e) tentang pencurian di malam hari, dengan merusak atau membongkar di dalam pekarangan rumah. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. “Kami masih kembangkan kasusnya. Kemungkinan tersangka mencuri juga melibatkan pelaku lain,” katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
BARANG BUKTI - Tersangka berikut barang bukti usai menjalani pemeriksaan di Polsek Kubu, Kamis kemarin.
KARANGASEM
13
Kurangi Dampak Bencana, Waspadai Tebing Rawan Longsor Amlapura (Bali Post) –
Guna mengantisipasi dan mengurangi korban bencana alam, terutama Lanina, warga yang bermukim di perbukitan atau pegunungan yang rawan tebing longsor, diminta ekstra waspada. Soalnya, ke depan ini dampak Lanina yang menyebabkan anomali cuaca, diperkirakan masih perlu diwaspadai. Kepala Pelakana (Kalak) BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa memberikan imbauan itu di Amlapura, Kamis (29/9) kemarin usai sarasehan geladi pengurangan dampak erupsi Gunung Api Agung. BPBD kata Ida Ketut Arimbawa, sudah menyebarkan surat edaran agar warga waspada. Di mana, pohon yang diperkirakan rawan roboh, karena sudah tua, batang, akarnya yang lapuk, bisa juga perakarannya dangkal agar ditebang saja. Bisa juga dahannya dipangkas. Apalagi, kalau pohon itu dekat pura atau dekat permukiman dan jalan raya. ‘’Pekan lalu ada pura di Desa Gegelang, Manggis, tertimpa pohon roboh. Hal serupa terjadi di sejumlah lokasi di Karangasem,’’ katanya. Ditambahkan, pihaknya juga sudah sempat mendekati sejumlah pemukim seperti di Batu Gede, Desa Duda, Selat. Di mana, ada satu KK di Batu Gede didekati dan diminta agar mau pindah dari rumahnya, yang ada di bawah tebing. Tembok rumahnya melekat di tebing yang curam. Lokasi itu diper-
kirakan rawan longsor. Namun, pemilik rumah belum mau pindah juga. ‘’Kami sudah tekankan, kalau tetap tak mau pindah, nanti kalau terjadi bencana, pemkab tentu berpikir membantu materialnya. Soalnya sudah pernah didekati dan disarankan segera pindah. Sebenarnya pihak pemerintah mau membantu kepindahannya,’’ paparnya. Waspada Kebakaran Hutan Pihaknya juga sudah meneruskan surat edaran Kemenhut RI, kata Arimbawa, soal perlunya mewaspadai kebakaran hutan dan lahan itu. Saat ini, Karangasem mengalami kekeringan. Pihaknya hendak membuat surat ke pusat terkait kekeringan, malah beberapa kali terjadi hujan deras di bagian selatan Karangasem. Bahkan banjir di Denpasar dan daerah lain seperti Jawa dan Jawa Barat. ‘’Di selatan Karangasem beberapa kali hujan deras. Bahkan sampai banjir dan tanah longsor, sebaliknya di bagian utara seperti Kecamatan Abang dan Kubu, serta Seraya justru kekeringan. Memang bulan September
Kalak BPBD Ida Ketut Arimbawa ini biasanya baru awal-awal musim hujan. Justru sudah lebih dulu terjadi hujan lebat di beberapa desa. Kami bingung juga jadinya,’’ paparnya. Namun, karena kenyatannya terjadi kekeringan di bagian utara Karangasem termasuk di hutan lereng dan kaki Gunung Agung, tentunya harus diantisipasi jangan
sampai nanti terjadi kebakaran hutan, dan juga lahan, seperti pada kemarau tahun lalu. ‘’Kami sudah teruskan imbauan dari Kemenhut itu agar waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan. Bahaya kalau membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selama ini, warga pemilik ladang yang
Bali Post/013
membersihkan lahannya dengan membakar, akhirnya api itu terus menjalar ke hutan. Bahkan hingga hutan lindung Gunung Agung, ikut terbakar. Api seperti itu sulit dipadamkan, sebab tiupan angin ikut mempersulit pemadaman. Hutan layu juga mudah mengawali kebakaran,‘’ paparnya. (013)
Lanying Gelar Judi Togel
Gudang Ludes Terbakar
Dihukum Empat Bulan
Amlapura (Bali Post) Gudang di Jalan Untung Surapati, Gang Sedap Malam, No. 3, Amlapura terbakar, Kamis (29/9) kemarin. Gudang tempat penyimpanan alat persembahyangan ini diduga terbakar akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Komang Orta, Kamis (29/9) kemarin, mengatakan gudang tersebut diketahui milik I Komang Sugiarta (50). Saat diinterogasi korban mengaku tibatiba terbangun dari tidurnya, setelah seluruh lampu di rumahnya padam. Saat itu, korban langsung ke luar rumah. Dia kaget melihat atap gudang persis di depan rumahnya itu penuh kepulan asap. Dari gudang berukuran 5 × 6 meter itu tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Karena api semakin membesar, korban pun berteriak minta tolong. Warga sekitar akhirnya merespons memberi pertolongan sekadarnya. Kemudian juga datang petugas kepolisian, pemadam kebakaran, guna mencegah kebakaran meluas ke unit bangunan yang lain. Petugas Pemadam Kebakaran tampak mengerahkan tiga unit mobil damkar. Selain itu dibantu satu unit armada double kabin. Mereka berupaya memadamkan api bersama warga sekitar dan petugas kepolisian dari Polsek Karangasem. “Api baru bisa dipadamkan setelah 1,5 jam,” kata Komang Orta. Hasil olah TKP usai api bisa dipadamkan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda upaya sabotase pada kejadian ini. Kebakaran terjadi diduga murni akibat korsleting listrik. “Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 80 juta. Sebab, tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan,” kata Komang Orta. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) – Gara-gara menggelar judi togel jenis TSSM, I Putu Agus Kencana alias Lanying (33), dijatuhi pidana penjara empat bulan. Atas putusan majelis hakim pada sidang pembacaan putusan Rabu (28/9) lalu, Lanying yang berasal dari Kecamatan Manggis, Karangasem itu menyatakan langsung menerima. Putusan majelis hakim diketuai Djulkarnain, lebih ringan dari tuntutan JPU, Iustikasari dari Kejari Am-
lapura yang sebelumnya menuntut terdakwa enam bulan penjara. Atas putusan lebih ringan itu, Lanying menyatakan langsung menerima. Ketua majelis hakim Djulkarnain, menyayangkan Lanying, karena dia sudah bekerja di Denpasar, tetapi masih menggelar judi yang melanggar hukum sesuai pasal 303 (1) KUHP. Dia dinilai tak mendukung program pemerintah memberantas judi, justru memberikan kes-
empatan kepada masyarakat main judi. Dia pun kemudian menggelar judi sebagai profesinya. Selain menghukum terdakwa Lanying yang terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah, juga dikembalikan ke negara uang tunai Rp 250 ribu dari hasil transaksi togel. Sebagai penyelenggara, terdakwa memiliki anak buah seorang oknum PNS sebagai pengecer. Sedangkan barang bukti berupa kertas rekapan togel dimusnahkan. (013)
Oknum Balian Dihukum Tiga Bulan Amlapura (Bali Post) – Oknum balian Wayan Karep alias Mangku Karep, akhirnya dijatuhi pidana penjara selama tiga bulan. Hal itu terkuak pada sidang pembacaan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (29/9) kemarin. Balian asal Timbrah, Karangasem itu terbukti bersalah melanggar pasal 303 (1) ke 2 KUHP, yakni memberikan kesempatan khalayak umum bermain judi. Karep yang mengaku lama bekerja sebagai karyawan di sektor pariwisata itu, menggelar judi sepak bola online
untuk umum di rumahnya bertepatan dengan ajang Piala Eropa. Dia lantas digerebek polisi Juni lalu. Pria berambut gondrong itu memanfaatkan momen Piala Eropa itu sebagai judi online. Putusan majelis hakim yang diketuai Putu Ayu Sudariasih, sama dengan tuntutan JPU Made Edy Setiawan, yakni tiga bulan penjara. Sebuah handphone Blackbery yang diduga dipakai alat berjudi dirampas untuk dimusnahkan. Demikian juga uang Rp 400 ribu yang merupakan hasil transaksi dirampas untuk negara. Atas keputusan tiga bulan penjara,
baik Wayan Karep maupun jaksa Edy menyatakan langsung menerima. Pertimbangan memberatkan putusan majelis hakim, Karep tak mendukung program pemerintah dalam memberantas judi. Dia justru melanggar UU tanpa mendapatkan izin menggelar judi. Sementara pertimbangan meringankan, terdakwa mengaku menyesali perbuatannya, selain itu sopan di depan sidang dan terus terang mengakui perbuatannya. Dia juga belum pernah dihukum, serta menjadi tulang punggung keluarga. (013)
TERBAKAR - Gudang ludes terbakar dengan kerugian material sekitar Rp 80 juta Bali Post/kmb31
Biket Cacat Sejak Lahir
Beraktivitas, Bantu Orangtua dengan Kedua Kakinya Tidak seorang pun menginginkan hidup cacat. Namun, samskara – utang karma masa lalu – kerap tidak bisa ditolak. Akhirnya, tidak sedikit seseorang lahir dalam kondisi tubuh tak normal. Namun, bagi Ni Wayan Biket (30), walau kurang sempurna, dia sangat tegar. Artinya, Biket tidak menyerah menghadapi cobaan hidup itu. Bagaimanakah tekad dan cara hidup Biket? BIKET layak dijadikan contoh dan inspirasi. Walau anggota tubuhnya tumbuh tak normal terutama badan ke atas hingga tangan, dia tetap berusaha membuat kehidupannya seperti anak normal. Tak bisa dengan tangan, Biket mengandalkan kedua kakinya beraktivitas. Bahkan, Biket yang menjadi warga miskin dari Banjar Bau Kawan Desa Nawakerti Kecamatan Abang ini, bisa membantu kedua orangtuanya menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah, hingga membuat kerajinan gembong, menggunakan kakinya. Sayang, sepekan terakhir
ini, Biket tak bisa lagi beraktivitas. Anak kelima dari sembilan bersaudara ini terbaring lemas di kamar III Ruang Cempaka, Gedung Wijaya Kusuma, RSUD Karangasem. Dia harus mendapat perawatan serius, setelah terjatuh saat menyapu halaman rumahnya, hingga tangan kanannya bengkak. Setelah ditangani dokter, rupanya tulang tangan kanannya retak. Kondisi fisik Biket benarbenar memprihatinkan. Hal itu dialami sejak lahir 30 tahun lalu. Pertumbuhan gadis yang masih lajang ini tak berlangsung normal. Kedua kakinya memang tampak normal, sedangkan dari pinggang, badan, tangan hingga lehernya mengalami keterlambatan pertumbuhan. Badannya terlihat masih kecil. Kedua tangannya mengkerut, seperti ada kelainan pada pertumbuhan tulangnya. Kondisi fisik Biket diperparah setelah mendapat perawatan di RSUD Karangasem. Setelah mendapat suntikan, kulit tangan kanannya malah melepuh. “Sudah empat hari ini saya menjalani rawat inap, tangan ini sakit sekali,” kata Biket saat ditemui di kamar tempatnya dirawat inap, Kamis (29/9) kemarin. Sejak lahir sampai sekarang, Biket dan keluarganya tak tahu, kenapa pertumbuhan fisik Biket tak normal. Sebab,
waktu kecil ketika gejala ini pertama kali diketahui, ia tidak pernah diperiksakan ke dokter. Ipar Biket, Nengah Mertiyani (28), mengaku selama ini keluarganya tak punya biaya berobat ke dokter. Sehingga Biket tumbuh dengan kondisi fisik tak normal. Bahkan, hingga Biket berusia 30 tahun dan mendapat penanganan medis, dokter yang menanganinya di RSUD Karangasem, kata Mertiyani, belum bisa menyimpulkan, kenapa Biket bisa mengalami cacat fisik aneh seperti itu. Untuk mengurangi rasa sakit pada tangannya saat ini, pengobatan hanya dilakukan dengan kompres dan salep. “Saat ini berobat pakai jamkesmas. Mudah-mudahan tangannya yang retak itu bisa disembuhkan, biar Biket bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” kata Mertiyani. Dokter yang menanganinya belum bisa dimintai konfirmasinya. Saat ditanyakan kepada petugas jaga di Sal Cempaka, dokter yang bertanggung jawab sedang tidak berada di rumah sakit. Biket adalah anak dari pasangan suami istri I Wayan Wirna dan Ni Nyoman Simpen, selama ini dikenal rajin menyelesaikan pekerjaan rumah. Meski fisiknya terbatas, dia setiap hari bisa diandalkan mengurus rumah, ternak,
memasak, hingga membantu usaha kedua orangtuanya membuat gembong (kerajinan yang dipakai pelengkap payung palinggih di pura). Ajaibnya, dia mampu melakukan itu semua dengan kedua kakinya. Soalnya, tangannya lahir ca-
cat. Dari sembilan bersaudara, hanya Biket yang mengalami cacat fisik sejak lahir. “Saya ingin segera sembuh. Saya ingin keluar dari rumah sakit. Tidak apa-apa cacat, asalkan masih bisa beraktivitas,” kata Biket. (gik)
PENGOBATAN - Biket saat ini sedang mendapat pengobatan di RSUD Karangasem setelah tangannya bengkak karena terpeleset saat menyapu halaman. Dia, tampak ditemani iparnya saat ditemui di kamar III Sal Cempaka Gedung Wijaya Kusuma.
TABANAN
14 FIGUR Tingkatkan Partisipasi Pemilih KEBERADAAN Rumah Pintar Pemilu (RPP) di KPU Kabupaten Tabanan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Pasalnya, KPU Pusat menggelontorkan sejumlah anggaran yang direalisasikan dalam empat kegiatan untuk pendidikan pemilih yang Bali Post/bit disesuaikan dengan keadaan daerah masing-masing. Menurut anggota komisioner Divisi Sosialisasi KPU Tabanan Putu Weda Subawa, empat kegiatan tersebut dijabarkan dalam program sekolah demokrasi melibatkan pelajar SMA yang diimplementasikan lewat pemilihan ketua OSIS yang digelar di SMAN 1 Kediri. Kegiatan lainnya berupa KPU Goes Community menyasar perkumpulan kelompok atau organisasi seperti karang taruna. “Tetapi kami kesulitan mengumpulkan orang atau kelompok ini, jadi sosialisasi tentang pendidikan pemilih sedikit tersendat,” ujarnya, Rabu (28/9) kemarin. Dua kegiatan lainnya yang dikemas, yakni seminar umum tentang RPP dengan mengundang mahasiswa, LSM, perwakilan partai politik dan masyarakat umum. Untuk efektivitas kegiatan, dalam seminar pendidikan pemilih ini mengundang narasumber dari KPU Provinsi Bali. Seminar ini untuk mempertajam peran RPP dalam meningkatkan kompetensi pemilu dan demokrasi serta partisipasi pemilih. Satu kegiatan lagi berupa pelaksanaan pemilihan ketua OSIS SMPN 1 Kediri yang rencananya digelar pertengahan Oktober mendatang. Dengan adanya rumah pintar pemilu, diharapkan ada kesinambungan dalam upaya sosialisasi. Sebelumnya, sosialisasi pendidikan pemilu bagi pemilih baru dilakukan jika ada event atau momen pemilu dan lebih pada edukasi kegiatan pemilu yang akan berlangsung. Namun, dengan RPP meski tidak ada kegiatan pemilu, sosialisasi pendidikan pemilu tetap berkesinambungan, karena berdemokrasi tidak hanya saat pemilu. Dalam pemilihan ketua OSIS atau ketua kelas juga bisa diterapkan. RPP di KPU Tabanan dikemas sederhana memanfaatkan gedung yang ada. “Sederhana tapi tidak keluar dari tujuan awal untuk informasi tentang pemilu melalui ruang simulasi, ruang diskusi dan sinema,” ungkapnya. (bit)
Jumat Pon, 30 September 2016
Raimuna Bali XI Digelar di Margarana Tabanan (Bali Post) – Raimuna Bali XI/2016 akan digelar di Bumi Perkemahan Margarana, Tabanan, 2-6 Oktober mendatang. Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Kwarcab Tabanan yang akan mengikuti kegiatan itu dilepas Sekretaris Daerah Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kamis (29/9) kemarin. Ketua Panitia I Putu Santika mengatakan, Raimuna merupakan wadah kegiatan bakti bagi pramuka penegak pendega untuk menggalang rasa persatuan dan kesatuan, di samping untuk mengembangkan kemampuan diri
dalam bidang pengetahuan dan teknologi yang dikemas dalam bentuk kegiatan yang menarik dan mengandung pendidikan. “Dengan adanya kegiatan ini peserta diharapkan dapat menambah wawasan, sehingga dapat berinovasi dan berkreasi,” terangnya. Kontingen Kwarcab Tabanan berjumlah 32 orang putra dan 32 putri, dipimpin empat pimpinan kontingen dan dua pembina pendamping atau total 70 orang. “Raimuna merupakan ajang seleksi bagi peserta dan yang lolos akan mengikuti Raimuna
Kematian Pasien HIV/AIDS
tingkat nasional tahun depan,” jelas Santika. Sekda Tabanan berharap momen Raimuna dapat dijadikan ajang untuk menempa diri. Melalui Raimuna Bali XI/2016, diharapkan terwujud Pramuka Bali yang prasantih guna mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan, mengamalkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, mengembangkan kepemimpinan, ketahanan fisik dan mental, jiwa mandiri dan kewirausahaan serta membangun karakter yang berkepribadian Pancasila. (kmb24)
Sebagian Besar karena Diskriminasi
Tabanan (Bali Post) -
Salah satu penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tabanan meninggal karena bunuh diri beberapa waktu lalu. Setelah dilacak, pasien merasa tertekan karena didiskriminasi oleh keluarga besarnya. Oleh karena tidak sanggup menanggung stigma di lingkungan rumahnya, penderita kemudian bunuh diri.
Meskipun sudah meninggal, diskriminasi masih berlanjut. Jenazah penderita HIV tidak mau dipegang oleh warga sehingga menghambat proses upacara pemakaman. Pihak Komisi Penanggulangan AIDS /AIDS (KPA) Tabanan kemudian turun tangan ke lapangan guna memberikan pengertian dan sosialisasi kepada keluarga korban. ‘’Dari beberapa testimoni yang saya dengar, sebagian besar atau 90 persen kematian penderita HIV/ AIDS dikarenakan stigma sosial, dalam hal ini diskriminasi. Tidak jauh-jauh, diskriminasi biasanya terjadi di lingkungan keluarga besar penderita. Akibatnya, pasien merasa tertekan dan stres. Ini menyebabkan daya tahan tubuhnya lemah dan memicu penyakit seperti TBC dan lainnya. Diskriminasi menjadikan penderita HIV/AIDS putus asa dan
memutuskan mengakhiri hidupnya,’’ papar Kepala KPA Tabanan I Ketut Randem, Kamis (29/9) kemarin. Ia mengakui, pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap HIV/AIDS masih minim meskipun tahu HIV/AIDS ditularkan. Pihak KPA sering melakukan sosialiasi mengenai HIV/AIDS, bahkan memiliki kader desa peduli HIV/ AIDS. Namun cara ini belum juga bisa menghapus stigma terhadap pasien HIV/AIDS. Untuk itu, KPA terjun langsung ke lapangan jika ada masyarakat yang melapor mengenai diskriminasi ini. ‘’Setelah diberi pengertian dan penyuluhan barulah mereka paham dan mau menguburkan penderita secara layak,’’ jelasnya. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, HIV/AIDS tidak mudah menular sep-
erti layaknya virus flu. Penularannya hanya bisa melalui kontak darah dan cairan kelamin penderita dan itu pun harus ada media perantara dalam hal ini luka. HIV/AIDS hanya bisa menular lewat hubungan seksual, narkoba jarum suntik dan transfusi darah. ‘’HIV/AIDS tidak menular meski kita hidup serumah dengan pasien HIV dan bersentuhan dengannya. Jika pasien HIV/AIDS didukung oleh keluarga dan didorong untuk berobat akan bisa hidup sehat. Terlebih saat ini sudah ada terapi obat ARV yang mampu menekan jumlah virus, sehingga penderita tidak mudah terserang penyakit dan bisa hidup sehat bahkan mampu melakukan aktivitas secara normal,’’ jelasnya. Penemuan kasus HIV/AIDS baru di Tabanan terus meningkat. Sejak Januari hingga Agustus ditemukan 110 kasus baru atau rata-rata 10 per bulan. Hal ini dikarenakan pemeriksaan HIV/AIDS sudah tersedia di 20 puskesmas. Masyarakat yang ingin konsultasi dan tes HIV/AIDS tidak perlu lagi datang ke Klinik VCT BRSU Tabanan. (kmb24)
Bali Post/kmb24
DILEPAS - Kontingen Raimuna XI/ 2016 Daerah Gerakan Pramuka Kwarcab Tabanan dilepas Sekretaris Daerah I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kamis (29/9) kemarin.
DAK Pendidikan Dipotong Rp 5,5 Miliar Disdikpora Hanya Bisa Rehab 11 Sekolah
Bali Post/kmb28
TERIMA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima audiensi rombongan Lembaga Pemberdayaan (LP) di ruang kerjanya.
Tabanan (Bali Post) Pengetatan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat berimbas pada daerah. Banyak anggaran daerah ikut berkurang, termasuk sektor pendidikan. Anggaran pendidikan untuk Kabupaten Tabanan berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) dipotong rp 5,5 miliar. Jika sebelumnya mendapat alokasi Rp 8 miliar, kini Tabanan hanya menerima Rp 2,5 miliar. Menurunnya jumlah anggaran membuat program yang didanai
dari DAK berkurang. Salah satunya program pemeliharaan sekolah. “Anggaran untuk perbaikan infrastruktur sekolah yang bersumber dari DAK berkurang tajam, yaitu dari biasanya Rp 8 miliar kini hanya Rp 2,5 miliar,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tabanan I Putu Santika, Kamis (29/9) kemarin. Menyusul berkurangnya anggaran, pihaknya tidak bisa lagi melakukan rehab besar sekolah, khususnya SD dalam jumlah banyak. Tahun
60 LPD Tak Sehat akan Diaudit Tabanan (Bali Post) – Sebanyak 60 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dari 307 yang ada di Kabupaten Tabanan masuk kategori tidak sehat. Dalam waktu dekat, tim auditor akan diturunkan untuk mengatasi LPD yang bermasalah tersebut, dengan harapan dua tahun ke depan bisa rampung. Hal ini ditegaskan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima rombongan dari Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD, Kamis (29/9) kemarin. Dikatakannya, keberadaan LPD menjadi perhatian utama pemerintah. Pasalnya, LPD mempunyai peran sebagai lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi kerakyatan. LPD juga sebagai sumber pendapatan asli desa adat, karena 20 persen dari
keuntungan yang diperoleh diperuntukkan bagi peningkatan keberdayaan desa adat. Di balik fungsi strategisnya, masih ada LPD yang belum bisa menerapkan hal tersebut. Melihat kondisi ini, Bupati Eka akan fokus menghadapi permasalahan LPD yang masuk kategori macet. Bendesa adat harus diberi pemahaman soal pengelolaan anggaran dan harus bisa mempertanggungjawabkan dengan benar. “Kami dari pemerintah akan menurunkan tim auditor untuk mencari permasalahan dan mencarikan solusinya,” ujarnya. Menurutnya, LPD adalah lembaga milik adat, sehingga adat harus berusaha membentengi keberadaannya. Jika permasalahan tidak segera diselesaikan, lama-lama akan menjadi bom waktu. Karena itu, seluruh tim LP LPD yang
bertugas membina LPD agar selalu solid menyelesaikan permasalahan ini. Selain itu, manajemen LPD mesti menempatkan tenaga yang profesional agar LPD bisa berjalan dengan lancar karena ini menyangkut hidup orang banyak. Sementara itu, Kadis Koperasi Tabanan Tresna Dalem mengungkapkan, saat ini terdapat 307 LPD di 10 kecamatan. Dari jumlah ini 60 buah LPD tidak sehat. Total aset yang dimiliki LPD Rp 1,1 triliun dengan jumlah keuntungan Rp 300 miliar yang 20 persennya dikontribusikan untuk desa adat. “Kami akan melakukan sosialisasi terhadap seluruh bendesa adat agar mereka termotivasi mewujudkan manajemen LPD yang baik. Mudahmudahan permasalahan LPD bisa segera dituntaskan,” tandasnya. (kmb28)
Rendah, Serapan KUR ke Petani Tabanan (Bali Post)Serapan petani terhadap program perbankan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Tabanan masih rendah. Untuk itu, pihak terkait dalam hal ini perbankan yang menyalurkan KUR diharapkan melakukan sosialiasi ke petani tentang manfaat, besaran bunga dan syarat-syaratnya. Menurut Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabanan I Gusti Nyoman Indrayana, rendahnya bunga yang ditawarkan KUR sangat membantu petani mengembangkan usaha yang mendukung kemajuan pertanian, seperti pembelian hewan ternak, budidaya ikan air tawar, agrobisnis serta membeli bibit dan pupuk. Baru-baru ini Dinas Pertanian Bali dan BPD melakukan sosialisasi mengenai Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan kredit program sektor pertanian. Dalam sosialisasi dipaparkan manfaat dan persyaratan untuk mendapat KUR. ‘’Sosialisasi menyasar petani, dalam hal ini pakaseh seluruh Kabupaten Tabanan. Diharapkan informasi ini
bisa disebarkan ke anggotanya,’’ ujarnya, Kamis (29/9) kemarin. Kepala Cabang PT BPD Bali Cabang Tabanan Ida Bagus Gede Ari Wijaya Guntur mengakui serapan KUR yang dialokasikan pihaknya BPD belum ada yang terserap ke petani. Kebanyakan masih dari sentra produktif lain. Faktor kurangnya informasi yang didapatkan petani mengenai KUR menjadi penyebab utama belum adanya petani yang mengajukan KUR untuk kemajuan usahanya. KUR ada dua, yaitu mikro dengan plafon pinjaman di bawah Rp 25 juta dan kredit retail yang plafonnya di atas Rp 25 juta. ‘’Usaha yang baru mulai biasanya ke KUR mikro. Tetapi untuk yang sudah berkembang baik diarahkan ke KUR retail,’’ jelasnya. BPD akan terus melakukan sosialisasi, baik langsung ke petani maupun melalui media agar KUR bisa diserap, terlebih Tabanan sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. KUR perorangan memerlukan surat permohonan kredit, KTP, legalitas usaha, rekening biro/tabungan di bank atau lembaga keuangan dan
LPD minimal tiga bulan, catatan keuangan usaha secara sederhana, NPWP (untuk plafon di atas Rp 50.000.000) dan bukti kepemilikan agunan tambahan. Khusus untuk calon penerima KUR mikro bagi pekerja yang terkena PHK wajib melampirkan sertifikat pelatihan atau surat keterangan dari instansi yang menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan. Sementara syarat permohonan KUR untuk kelompok usaha adalah surat permohonan kredit, legalitas pemohon, legalitas usaha, berita acara rapat pembentukan kelompok, rencana definitif kebutuhan kelompok, surat kuasa dari anggota kelompok kepada pengurus untuk melakukan penandatangan perjanjian kredit dengan bank, usaha telah beroperasi minimal satu tahun dan memiliki pengurus aktif, jumlah anggota minimal lima orang dan melakukan kegiatan usaha produktif, mempunyai aturan kelompok yang disepakati seluruh anggota kelompok, memiliki pembukuan sederhana, bukti kepemilikan agunan tambahan dan mempunyai berita acara rapat pembentukan kelompok. (kmb24)
ini hanya sebelas sekolah yang bisa direhab, padahal sebelumnya bisa sampai 60 sekolah. Terkait perbaikan sekolah yang sifatnya ringan, seperti atap bocor dan perbaikan toilet bisa menggunakan dana BOS. Perbaikan ringan masuk dalam 13 item program yang bisa dibiayai dari dana BOS. Untuk itu, dia mempersilahkan menggunakan dana tersebut untuk perbaikan ringan. “Kalau perbaikan ringan menggunakan dana BOS. Tidak harus DAK yang hanya un-
tuk rehab besar atau membangun baru,” tandasnya. Pihaknya tengah konsentrasi memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) di SD, salah satunya perpustakaan. Dari total 328 SD baru 185 yang memiliki perpusatakaan. Sementara untuk pembuatan ruang kelas baru dilakukan bertahap dan sudah dipenuhi sekitar 85 persen. “Kami akan penuhi secara bertahap sesuai dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan,” ujarnya. Disdikpora sudah mengajukan
proposal untuk perbaikan SD sesuai dengan tingkat kerusakan. Pihaknya bersama SKPD terkait sedang melakukan kajian untuk menentukan skala prioritas sekolah yang harus diperbaiki lebih awal. Dana yang dibutuhan antara Rp 40 juta sampai Rp 100 juta dari mulai kerusakan ringan sampai kerusakan berat. “Kami masih melakukan kajian dan perankingan untuk menentukan tingkat kerusakan dan prioritas yang harus didahulukan,” tegas Santika. (kmb28)
Warung Global
Pemerintah Mesti Prioritaskan Pembelian SAR BALI sebaiknya memiliki pabrik pembuatan vaksin anti-rabies (VAR) atau serum anti-rabies (SAR) sendiri, agar tidak tergantung dengan daerah lain. Para ahli dan akademisi dari perguruan tinggi yang akuntabel di Bali mestinya terjun melakukan penelitian. Gung Derah dan Anton di Denpasar mengutarakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Stok SAR di Bali Minim’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (29/9) kemarin. Gede Biasa menambahkan, penggunaan SAR mungkin lebih paten tetapi harganya jauh lebih mahal ketimbang VAR. SAR digunakan untuk gigitan dari bahu ke atas yang lebih banyak menimpa anak-anak. Meskipun demikian, pemerintah harus terus menyediakan SAR dan VAR. Jangan menunggu sampai ada korban. Menurut Made Suardana dan Fera di Tabanan, jangan lantaran tidak ada dana akhirnya SAR tidak dibeli.
Kasihan rakyat yang tergigit hewan penular rabies, pasti merasa khawatir. Pemerintah mesti memprioritaskan pembelian SAR dan VAR dibanding yang lainnya. Memprihatinkan, demikian kata Arya di Denpasar. Jika digigit anjing, masyarakat pasti khawatir ditambah lagi VAR atau SAR minim. Jadi pasrah saja, sebab banyak yang meninggal lantaran tidak mampu membeli VAR, apalagi SAR harganya sangat
mahal. Ke depan Bali mesti memiliki pabrik pembuatan VAR dan SAR sendiri agar tidak tergantung dengan daerah lainnya. Kenapa stok SAR minim? Ini pertanyaan dari Becik di Tuban. Jika diketahui penyebabnya harus cepat dicarikan solusinya. Apakah stok minim ini ada hubungannya dengan berita yang muncul di media beberapa waktu lalu, bahwa ada oknum yang bermain di baliknya? Membangun pabrik pembuatan SAR dan VAR sendiri memang bagus, tetapi akan bisa direalisasikan dalam jangka panjang. Jangka pendeknya, pemerintah harus selalu menyediakan stok untuk berjaga-jaga. Selain itu, masyarakat mesti menjauhkan diri dari anjing liar sehingga tidak digigit. Selaku masyarakat kecil, Santa di Ubud berharap pemerintah memberikan ke-
mudahan bagi masyarakat mendapatkan VAR. Ia menyayangkan kesigapan pihak terkait dalam melakukan vaksinasi. Justru relawan asing secara rutin melakukan vaksinasi di wilayahnya. Ketut Dawi di Badung mengatakan, SAR lebih paten ketimbang VAR, jadi wajar jika harganya lebih mahal. Bagaimanapun pemerintah harus menyediakan, jangan sampai putus pengadaannya. Wayan Agus di Nusa Dua juga berharap stok VAR dan SAR selalu ada meskipun rakyat harus membeli. Kalau tidak mampu mencukupi atau menyediakan, Made Bimasena di Gianyar berpendapat pemerintah mestinya malu menerima gaji besar, karena bertugas melayani rakyat. Sementara Made Torek dan Raka Ayu di Denpasar curiga stok minim dikarenakan ada mafia yang bermain. (sikha)
15
Jumat Pon, 30 September 2016
Hasil Pertandingan Liga Champions Grup A Arsenal vs FC Basel 2-0 Ludogorets vs PSG 1-3 1. PSG 2. Arsenal 3. Ludogorets 4. FC Basel
2 2 2 2
1 1 0 0
1 1 1 1
0 0 1 1
4-2 3-1 2-4 1-3
4 4 1 1 GOL - Penyerang Celtic Moussa Dembele merayakan gol setelah menjebol gawang Manchester City pada pertandingan Liga Champions di Celtic Park, Glasgow, Kamis (29/9).
Grup B Besiktas vs Dynamo Kiev 1-1 Napoli vs Benfica 4-2 1. Napoli 2 2. Besiktas 2 3. Dynamo Kiev 2 4. Benfica 2
2 0 0 0
0 2 1 1
0 0 1 1
6-3 2-2 2-3 3-5
6 2 1 1
Grup C Moenchengladbach vs Barcelona 1-2 Celtic vs Manchester City 3-3 1. Barcelona 2 2 2. Manchester City 2 1 3. Celtic 2 0 4. Moenchengladbach 2 0
0 0 9-1 6 1 0 7-3 4 1 1 3-10 1 0 2 1-6 0
Grup D Atletico Madrid vs Bayern Munich 1-0 Rostov vs PSV Eindhoven 2-2 1. Atletico Madrid 2 2 2. Bayern Munich 2 1 3. PSV Eindhoven 2 0 4. Rostov 2 0
0 0 1 1
0 1 1 1
2-0 5-1 2-3 2-7
6 3 1 1
Bali Post/ap
Rekor Kemenangan City Terhenti di Celtic Park Glasgow -
Setengah lusin gol tercipta saat tuan rumah Celtic menahan imbang Manchester City 3-3 pada pertandingan Grup C Liga Champions, Kamis (29/9) kemarin. Rekor kemenangan beruntun pasukan Pep Guardiola pun akhirnya terhenti di Celtic Park. Klub pemuncak klasemen Liga Inggris itu tertinggal tiga kali sebelum meraih satu poin di laga tandang. Bahkan pasukan Guardiola dibuat gugup oleh atmosfer di Celtic Park ketika mereka gagal menorehkan rekor 11 kemenangan beruntun yang akan menyamai torehan Tottenham Hotspur pada 1960/1961, sebagai start terbaik dalam semusim yang pernah diukir klub Inggris. Sang juara Skotlandia, yang
pada pertandingan pertama takluk 0-7 di markas Barcelona, mengecap sensasi setelah Moussa Dembele mencetak gol saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Gol keduanya lahir pada menit ke-47 yang membawa pasukan Brendan Rodgers memimpin 3-2. Celtic memimpin untuk kedua kalinya saat gelandang City Raheem Sterling mencetak gol bunuh diri menit ke-20 yang membawa tuan rumah unggul
2-1. Namun City mampu bangkit dengan susah payah dan gol dari Fernandinho menit ke-11, Sterling (28) dan Nolito (55) mengamankan mereka dari kekalahan. City nyaris mengemas gol penentu kemenangan jelang akhir pertandingan sebelum puas dengan seri. Hasil ini menempatkan tim asuhan Guardiola itu di posisi kedua klasemen dengan 4 poin dan Celtic di posisi ke-3 dengan
1 poin. Barcelona memimpin klasemen Grup F dengan 6 poin usai membekuk tuan rumah Borussia Moenchengladbach 1-2. Ini menjadi kekalahan kedua Gladbach yang berada di dasar klasemen belum menghasilkan poin. Rodgers memberi pujian khusus pada pendukung Celtic. ‘’Dukungannya begitu menakjubkan dan itu adalah kombinasi usaha para pemain dan atmosfer yang menjadikan malam yang sulit untuk Manchester City,’’ kata manajer Celtic Brendan Rodgers. Meski Guardiola dibuat frustrasi dengan akhir rekor 100
persen City, ia pun tetap bangga dengan sikap pantang menyerah timnya. ‘’Kami semestinya memenanginya,’’ ucapnya berefleksi pada peluang-peluang yang mereka sia-siakan di akhir pertandingan. Di Moenchengladbach, Barcelona tertinggal lebih dahulu oleh gol Thorgan Hazard pada menit ke-34. Namun tim asuhan Luis Enrique itu mampu membalas lewat pemain pengganti Arda Turan menit ke-65 dan Gerard Pique (74). Lawatan tim Katalan itu ke Jerman tanpa disertai pemain bintangnya Lionel Messi yang cedera. (kmb39/afp/ant)
Walcott Sumbang Dua Gol Kemenangan the Gunners Bali Post/ap
TEMBAKAN - Pemain Atletico Madrid Yannick Carrasco (tengah) melepaskan tembakan ke gawang Bayern Munich.
Usai Digebuk Atletico, Bayern Ditunggu Cologne Berlin Bayern Munich menelan kekalahan pertama musim ini saat digebuk Atletico Madrid 0-1 di ajang Liga Champions, Kamis (29/9) kemarin. Robert Lewandowski dkk. diminta segera bangkit secepatnya karena telah ditunggu Cologne di kompetisi Liga Jerman, Sabtu (1/10) besok. Sang juara Jerman, yang memenangi kedelapan pertandingan di semua kompetisi musim ini sebelum takluk di Vicente Calderon oleh gol Jannick Carrasco menit ke-35. Tuan rumah bahkan potensial unggul 2-0 namun penalti Antonie Griezmann membentur tiang. Usai laga di Spanyol itu, Bayern dihadapkan pada kompetisi domestik melawan tim peringkat ketiga Cologne, Sabtu besok. Bila tetap ingin keunggulan tiga angkanya di puncak klasemen Liga Jerman, tim asuhan Carlo Ancelotti itu harus memenangkan pertandingan. ‘’Tidak masuk akal untuk mengubah kekalahan ini menjadi drama besar,’’ kata petinggi klub Bayern Karl-Heinz Rummenigge kepada Ancelotti dan para pemainnya. ‘’Satu-satunya hal yang penting sekarang adalah bahwa kita bereaksi instan terhadap hal ini, pada Sabtu saat melawan Cologne, untuk melindungi keunggulan kita di puncak klasemen Liga Jerman.’’ Tim Bavaria itu, yang mengejar mahkota Liga Jerman untuk keenam kalinya secara beruntun, tidak diperkirakan akan keluar jalur juara hanya karena kekalahan di Spanyol itu. Namun mereka harus menemukan kembali insting meraih kemenangan mereka setelah tampil dominan saat melawan Hamburg SV pada pekan lalu namun harus mengandalkan gol akhir pertandingan untuk mengamankan kemenangan 1-0. Sang juara Jerman kesulitan untuk mengubah penguasaan bola mereka yang dominan menjadi gol, seperti yang terjadi pada laga di kandang Atletico itu. Bagaimanapun, hanya sedikit orang yang ragu bahwa Bayern akan segera bangkit. Di sisi lain Ancelotti tidak memiliki masalah cedera di skuadnya yang besar. Bagaimanapun, sang tamu bukan lawan enteng, di mana mereka hanya kemasukan dua gol dari lima pertandingan dengan mengoleksi sembilan gol. ‘’Kami penuh percaya diri dan kami akan dengan senang hati memperlihatkannya di lapangan pada akhir pekan ini,’’ kata bek Cologne Jonas Hector. (rtr/ant)
London Theo Walcott mencetak dua gol sebelum turun minum ketika Arsenal menang 2-0 atas FC Basel di Stadion Emirates, Kamis (29/9) kemarin. The Gunners untuk sementara memimpin klasemen Grup A Liga Champions meski memiliki poin sama dengan Paris Saint Germain (PSG). PSG mencuri tiga poin saat membungkam tuan rumah Ludogorets 3-1. Klub juara Liga Prancis itu diuntungkan dengan penyerang utamanya Edinson Cavani yang menghasilkan dua gol. Arsenal dan PSG sama-sama mengemas 4 poin namun klub Prancis itu menempati posisi kedua karena kalah selisih gol. Sementara Ludogorets dan Basel di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing mengemas satu poin. Pada pertandingan di London, Walcott dua kali bekerja sama brilian dengan Alexis San-
chez sebelum menaklukkan tim Swiss itu. Kemenangan kandang tersebut memperpanjang laju tidak terkalahkan mereka di semua kompetisi menjadi delapan pertandingan. Arsenal hanya memerlukan enam menit untuk membuka keunggulan ketika Walcott menanduk umpan silang Sanchez. Ia kemudian memainkan operan satu dua dengan penyerang asal Chile itu sebelum menceploskan bola ke gawang Basel yang dikawal kiper Tomas Vaclik.
Blaise Matuidi sesaat setelah babak kedua dimulai. Selanjutnya Cavani memborong dua gol dalam empat menit. Penyerang Uruguay itu kemudian mengubah skor menjadi 2-1 melalui sundulan kepala memanfaatkan operan cerdas Angel Di Maria dari tendangan bebas pada menit ke-56. Ludogorets seharusnya bisa menyamakan skor namun penalti Cosmin Moti bisa diblok kiper PSG Alphonse Areola. Ironinya semenit kemudian tuan rumah kebobolan oleh gol Cavani. ‘’Kami bermain sangat baik sebagai tim,’’ kata Emery. ‘’Mereka adalah tim yang bagus, dan syukurlah, Areola menggagalkan penalti. Sangat penting untuk tetap tenang setelah gol (pembuka) Ludogorets. Kami menciptakan banyak peluang dan kami menang.’’ (kmb39/ afp/ant)
Dua Gol Tak berbeda dengan Arsenal, PSG juga diuntungkan dengan sumbangan dua gol penyerangnya Cavani saat melawat ke Sofia. Kedua gol yang dihasilkan pemain Uruguay itu dicetak di babak kedua. Tuan rumah sempat memimpin melalui Natanael menit ke-16 yang disamakan
Piala Soeratin
Solo Tuan Rumah Babak Delapan Besar ISC Seri B
Tunas Muda Kalah WO Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Tunas Muda Ubud tak datang ke lapangan Samudra Kuta dalam lanjutan Piala Soeratin U-17 Provinsi Bali, Kamis (29/9) kemarin. Akibatnya, Tunas Muda Ubud dinyatakan kalah WO melawan PS Badung di pertandingan penyisihan Grup B. Direktur Pertandingan Asprov PSSI Bali Putu Sugi Darmawan mengabarkan, pihaknya menerima informasi pemain Tunas Muda sedang mengikuti ujian, dan pulang sekolah pukul 16.00, otomatis tidak bisa melakoni pertandingan Piala Soeratin. Kendati demikian, aturan tetap ditegakkan yakni Tunas Muda kalah 0-3, termasuk sanksi yang layak diberikan. ‘’Kami akan menggelar rapat bersama pengurus, guna membicarakan sanksi kepada Tunas Muda,’’ ucap Sugi. Hasil lainnya di Grup A, Persibu Buleleng unggul atas PS Gianyar dengan skor 4-2 di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran. Keempat gol Persibu yang bersarang ke gawang Karang Ari, hasil hat-trick Raditya di menit ke-26, 29, dan 71. Sebiji gol lagi dilesakkan Wahyu ketika pertandingan yang dipimpin wasit Wayan Artana baru bergulir tiga menit. PS Gianyar mampu mempertipis kekalahan lewat gocekan Fikrom di menit ke-56, dan Aditya di menit ke-83 yang membobol gawang Luhur Aditya. (022)
Bali Post/022
TANPA LAWAN - Tim Soeratin PS Badung U-17 sudah hadir ke lapangan bersama perangkat pertandingan, namun tanpa lawan, sebab pemain Tunas Muda Ubud tak datang.
Klasemen Grup A 1. Bali United 2. Persibu 3. Persada 4. Perseden 5. PS Gianyar
2 2 3 2 3
2 2 1 1 0
0 0 0 0 0
0 0 2 1 3
7-0 6-3 6-4 1-1 3-15
6 6 3 3 0
2 2 2 3 3
2 1 1 1 0
0 1 1 0 0
0 0 0 2 3
6-1 13-2 4-2 3-5 0-16
6 4 4 3 0
Grup B 1. PS Badung 2. Perst 3. P. Tresna 4. Pro Kundalini 5. Tunas Muda Jadwal Juamt (30/9) Persada vs Bali United (Lap. Yoga Perkanthi) Pro Kundalni vs Perst Tabanan (Lap. Samudra)
Bali Post/rtr
BERSAUDARA - Laga di Stadion Emirate, London mempertemuan dua bersaudara Taulant Xhaka (kanan) dari FC Basel dan kakaknya gelandang Arsenal Granit Xhaka (kiri).
Solo (Bali Post) Kota Solo, Jawa Tengah, bakal menjadi tuan rumah pertandingan babak delapan besar Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016, di Stadion Manahan, November mendatang. ‘’Kami baru secara lisan ditunjuk oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku pengelola, Stadion Manahan Solo bakal menjadi tuan rumah babak delapan besar ISC B,’’ kata Sekretaris PT Persis Solo Saestu Sapto Joko Purwadi di Solo, Kamis (29/9) kemarin. Ia mengatakan Stadion Manahan Solo juga akan dijadikan penyelenggaraan babak semifinal dan final ISC B karena Solo dianggap daerah netral. Pihaknya mengumumkan soal penyelenggaraan tersebut setelah bertemu langsung dengan Direktur Utama GTS Joko Driyono, belum lama ini. ‘’Pak Joko Driyono menunjuk Kota Solo sebagai tuan rumah penyelenggara pertandingan sepak bola ISC B itu,’’ katanya. Menurutnya, pertimbangan GTS menunjuk Solo sebagai penyelenggara delapan besar ISC tersebut karena tim tuan rumah Persis kebetulan tidak lolos babak 16 besar. ‘’Solo dianggap paling netral, karena timnya gagal lolos pada babak penyisihan,’’ katanya. Pihaknya memang sebelumnya mengajukan menjadi tuan rumah penyelenggaraan delapan besar itu, tetapi oleh PT GTS justru ditambah babak semifinal dan final sekaligus. Kendati demikian, pihaknya masih menunggu surat resmi penunjukan Solo menjadi tuan rumah penyelenggara babak delapan besar ISC B di Stadion Manahan dari PT GTS. Hal itu, katanya, sebagai persyaratan untuk mengurus perizinan ke aparat keamanan setempat. Sapto memperkirakan jika tidak ada kendala, surat penunjukan dari PT GTS turun pada akhir Oktober mendatang. ‘’Pertandingan babak 16 besar ISC seri B dijadwalkan akan mulai digulirkan pada awal Oktober mendatang,’’ katanya. Kendati demikian, pihaknya berharap dengan ditunjuknya Solo menjadi tuan rumah ISC B dapat bermanfaat bagi Tim Persis Solo untuk persiapan mengikuti kompetisi musim tahun depan. ‘’Solo menjadi tuan rumah dapat dimanfaatkan Tim Persis untuk memantau para pemain potensial untuk persiapan ikut kompetisi musim tahun depan,’’ katanya. (ant)
pon 2016 jawa barat
16
17 - 29 September 2016
Daftar Perolehan Akhir Medali PON XIX/2016 No. Propinsi Emas Perak Perunggu Total 1. Jawa Barat 217 157 157 531 2. Jawa Timur 132 138 135 405 3. DKI Jakarta 132 125 119 376 4. Jawa Tengah 32 56 85 173 5. Kalimantan Timur 25 41 72 138 6. Bali 20 21 35 76 7. Riau 18 26 27 71 8. Papua 18 18 32 68 9. Sumatra Utara 16 17 33 66 10. DI Yogyakarta 16 15 25 56 11. Sumatra Barat 14 10 20 44 12. Sulawesi Selatan 12 23 28 63 13. Banten 11 10 26 47 14. N. T. B 11 10 18 39 15. Lampung 11 9 16 36 16. Kalimantan Selatan 9 10 18 37 17. Aceh 8 7 9 24 18. N.T.T 7 7 9 23 19. Kep. Riau 7 4 7 18 20. Maluku 7 3 9 19 21. Sumatra Selatan 6 11 14 31 22. Kalimantan Barat 6 8 16 30 23. Jambi 6 6 33 21 24. Sulawesi Tenggara 6 4 4 14 25. Papua Barat 4 2 10 16 26. Kalimantan Tengah 3 4 4 11 27. Kalimantan Utara 3 0 3 6 28. Gorontalo 2 0 1 3 29. Kep. Bangka Belitung 1
6
4
11
30. Maluku Utara 1 31. Sulawesi Utara 1 32. Sulawesi Tengah 0 33. Bengkulu 0 34. Sulawesi Barat 0
1 0 4 2 0
2 8 7 2 1
4 9 11 4 1
Kodrat Bali Siapkan Pengganti Adip Bandung (Bali Post) Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali segera menyiapkan pengganti Adip Gandadi Putra dan petarung lainnya untuk menghadapi PON XX/2020. Adip dan sejumlah petarung lainnya akan terganjal usia bila ambil bagian di event empat tahunan antarprovinsi itu. ‘’Ya, ada beberapa petarung kami yang tidak bisa lagi turun di PON XX empat tahun lagi karena faktor usia, salah satunya Adip. Kami harus segera menyiapkan penggantinya supaya apa yang kami raih di PON XIX Jabar tidak menurun di Papua,’’ ujar Sekum Pengprov Kodrat Bali A.A. Bagus Tricandra Arka, Kamis (29/9) di Bandung. Pria yang akrab disapa Gung Cok itu mengatakan, di PON Jabar tarung derajat Bali berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Dua medali emas dipersembahkan Adip Gandadi Putra dari kelas tarung 70,1-75 kg putra dan I Made Milantara kelas tarung 49,1-52 kg putra. Adip sendiri di PON Jabar semula tidak bisa turun karena usia, namun setelah melalui perjuangan akhirnya lolos. Dikatakannya, prestasi di PON Jabar lebih baik ketimbang PON Riau 2012, yang hanya meraih 1 emas dan 1 perak, sehingga pada PON di Papua empat tahun mendatang, prestasi itu wajib dipertahankan bahkan perlu ditingkatkan. Mempertahankan 2 medali emas tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Gung Cok ini, tidak harus di dua nomor itu, tetapi bisa juga dari nomor lain. Dia menambahkan, petarung-petarung Bali yang potensial sangat banyak, dan tinggal dipoles sehingga nantinya bisa menjadi pengganti para seniornya yang telah termakan usia. ‘’Tarung derajat kini telah menyasar sekolahsekolah di seluruh Bali, jadi kami tidak gusar kalau nanti petarung peraih emas di PON Jabar seperti Adip tidak bisa lagi berlaga di PON Papua. Ada ajang Porsenijar, Popwil maupun Porprov Bali yang menjadi pantauan kami mencari petarung-petarung Bali untuk dikirim ke PON Papua,’’ terang Gung Cok. Rencananya dari penjaringan petarung di ajang Porsenijar dan Porprov Bali 2017, nantinya mereka bakal dimasukkan ke dalam program pelatda. Setelah melakoni pemusatan latihan, para petarung tersebut diharapkan telah siap diturunkan di PON XX/2020 Papua. (kmb41)
Bonus Rp 150 Juta Menanti Peraih Emas Bandung (Bali Post) Pemberian bonus kepada atlet Bali yang meraih medali emas dalam PON XIX/2016 Jawa Barat segera terealisasi. Bagi peraih medali emas diusulkan mendapatkan Rp 150 juta, sedangkan untuk perak dan perunggu belum dipastikan. ‘’Untuk atlet yang meraih medali emas dalam PON kami usulkan minimal Rp 150 juta dan usul jumlah bonus ini juga mendapat dukungan dari DPRD Bali dan pemerintah siap merealisasikannya karena sudah dibahas dalam APBD Perubahan 2016,’’ ujar Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali I Ketut Suwandi, di Bandung, Kamis (29/9) kemarin. Ia menjelaskan jumlah bonus atlet yang meraih medali emas itu sudah berdaasarkan formulasi yang ada. ‘’Yang jelas siapa atlet yang berprestasi pasti dapat penghargaan dari pemerintah,’’ kata Suwandi. Saat ditanya untuk bonus atlet yang meraih medali perak atau perunggu, ia mengatakan belum dapat memastikan besaran jumlahnya. ‘’Ya, tunggu saja nanti pasti ada, yang terpenting bagaimana atlet ini harus lebih berprestasi,’’ katanya. ‘’Untuk atlet yang meraih medali emas untuk kategori perorangan maupun beregu, yang jelas ada perbedaan dan belum dapat saya jelaskan sekarang,’’ ujarnya. Untuk atlet yang berprestasi, ia mengatakan untuk membantu atlet tersebut menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sangat sulit karena sudah ada aturan yang berlaku. Namun, untuk memberikan atlet yang berprestasi ini bekerja sebagai tenaga kontrak di instansi pemerintahan yang ada di kabupaten/kota di Bali, pihaknya masih memungkinkan untuk mengusulkan kepada Pemprov Bali. ‘’Bisa saja kami usulkan atlet yang berprestasi di PON Jawa Barat ini untuk menjadi pegawai kontrak di instansi pemerintahan, namun kami melihat dulu apakah menyalahi aturan atau tidak,’’ kata Suwandi. (ant)
Jumat Pon, 30 September 2016
BENDERA PON - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kanan) mengibarkan bendera PON sebelum diserahkan kepada Ketua KONI Tono Suratman (kedua kanan) yang selanjutnya diberikan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe (tengah) pada penutupan PON XIX di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jabar, Kamis (29/9) kemarin. Provinsi Papua selanjutnya akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XX 2020.
Sampai Jumpa di Papua 2020 Bandung (Bali Post) Wakil Presiden Jusuf Kalla menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, Kamis (29/9) kemarin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kecamatan Gede Bage, Bandung. Selanjutnya Papua mengundang para atlet, pelatih dan ofisial pada PON XX tahun 2020. ‘’Kita semua mengharapkan bahwa pekan olahraga ini menjadi lambang daripada persatuan dan pembinaan kekuatan kita semua,’’ kata Kalla dalam sambutannya, Kamis kemarin. Wapres tiba di stadion sekitar pukul 19.30 WIB didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Ketua DPR-RI Ade Komaruddin dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Menurut Kalla, olahraga merupakan pembinaan bagi fisik dan juga kejujuran melalui penegakan sportivitas. Wapres mengingatkan bahwa usai PON XIX dilakukan, Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga yang lebih besar di tingkat regional. ‘’Setelah ini juga kita akan berada dalam ruang pertandingan yang lebih besar di Asian Games, karena itulah mudah-mudahan PON yang ke-19 di Jawa Barat
ini berakhir dengan sangat baik hari ini,’’ kata JK, sapaan akrab Jusuf Kalla. Wapres juga mengapresiasi para juara yang telah memenangkan pertandingan dalam PON XIX. ‘’Khususnya kepada kontingen Jawa Barat yang merupakan juara umum pada hari ini. Tentu kita memberikan ucapan selamat kepada semuanya,’’ ujar Kalla. Menurut data PON-Peparnas 2016, sebanyak 761 medali emas dan 756 medali perak serta 976 medali perunggu telah diperebutkan oleh para atlet yang berasal dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Wapres juga mengajak pengunjung yang hadir untuk mengheningkan cipta sebagai tanda berdukacita atas musibah yang terjadi di Kabupaten Garut. Pesta olahraga empat tahunan itu akan bersambungan dengan perhelatan Peparnas XV pada
Oktober 2016 di Jawa Barat. Sementara itu, Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah PON XX pada tahun 2020. Selain sukses penyelenggaraan, Ahmad Heryawan (Aher) juga menyatakan terdapat kesuksesan dalam prestasi dengan indikator terpecahkannya 89 rekor PON, 33 rekor nasional, satu rekor SEA Games, 22 rekor Asia, serta lima rekor dunia. Sukses ekonomi, menurut Aher, juga dirasakan oleh berkah bagi masyarakat yaitu di bidang konsumsi, peralatan olahraga, hotel, restoran, konveksi, dan transportasi. ‘’Sukses PON 2016 ini akan kami wariskan kepada Papua yang akan menjadi tuan rumah pada 2020,’’ katanya menambahkan. Penutupan Upacara penutupan dilanjutkan dengan penyerahan bendera
PON dari Ahmad Heryawan selaku Ketua Umum PB PON 2016/ Jabar kepada Gubernur Papua Lukas Enembe yang akan menjadi Ketua Umum PB PON 2020. Upacara penutupan juga diwarnai parade ratusan atlet dan atraksi tari-tarian. Sekitar 600 penari dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan berbagai sanggar tari membawakan tarian dan nyanyian tema upacara penutupan bertemakan ‘’Harmonisasi Nusantara’’. Para penari tersebut tampil diiringi oleh paduan suara mahasiswa dari Universitas Padjadjaran Bandung dan membawakan tarian dan nyanyian dari Sabang hingga Merauke. ‘’Bungong Jeumpa’’ dari Aceh menjadi suguhan pertama. Setelah itu dilanjutkan oleh suguhan tarian dan nyanyian dari Sumatera Utara yakni ‘’Tilo Tilo Dan Opip’’ kemudian dilanjutkan dengan tari dan nyanyian ‘’Malareang Tabiang’’ dari Sumatera Barat. Suguhan keempat yang ditampilkan dari Harmonisasi Nusantara adalah tari dan nyanyian ‘’Cik Cik Periuk’’ dari Kalimantan
Gagal Pertahankan Gelar, DKI Pulang dengan Kepala Tegak Bandung (Bali Post) Ketua KONI DKI Jakarta Raja Sapta Ervian menegaskan jika kontingen asal Ibu Kota ini tetap bisa kembali ke Jakarta dengan kepala tegak, meski tidak mampu mempertahankan predikat juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON). Pada PON XIX Jawa Barat, kontingen DKI Jakarta harus puas di posisi ketiga dengan raihan 132 emas, 125 perak dan 120 perunggu. Adapun pemuncak klasemen adalah kontingen tuan rumah dengan raihan 217 emas, 156 perak dan 156 perunggu. ‘’Kita kembali ke Jakarta dengan kepala tegak. DKI Jakarta tidak kalah, namun dipaksa kalah oleh sistem,’’ kata pria yang akrab dipanggil Eyi. Terkait dengan hasil di PON 2016, Eyi menegaskan jika hal tersebut tidak cukup karena kontingen DKI Jakarta seharusnya mampu mendapatkan jauh lebih banyak. Namun, dalam perjalanannya mendapatkan perlakuan yang bertentangan dengan nilai-nilai sportivitas. Meski demikian, pihaknya tetap sangat mengapresiasi perjuangan semua atlet dan tim pendukungnya. Medali yang diraih merupakan buah kerja keras serta perjuangan hebat di tengah banyaknya ragam intimidasi. ‘’ Kita tidak memiliki hak
Atlet Denpasar Sumbang Emas Terbanyak di PON Jabar
Bali Post/ant
SELEBRASI - Pelari DKI Jakarta Rini Budiarti melakukan selebrasi dengan mengibarkan bendera provinsinya usai memenangkan final nomor lari halang rintang 3.000m putri PON XIX di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. menentukan hasil,’’ kata mantan Ketua Forki DKI Jakarta itu. Selama turun di PON 2016, kontingen DKI Jakarta ada beberapa atlet yang mendapat masalah yang salah satunya di cabang renang indah. Adela yang merupakan andalan tim asal Ibu Kota ini batal turun karena terkendala masalah usia meski sebelumnya diperbolehkan. Eyi menegaskan, meski banyak kendala di lapangan, kontingen DKI Jakarta tetap bertanding dengan fair dan
Barat, sementara lagu ‘’Cing Cang Keling’’ menjadi suguhan tari dan nyanyian yang mewakili Jawa Barat. Sementara itu, tari dan nyanyian ‘’Bolelebo’’ dari Nusa Tenggara Timur, ‘’Don Dapdape’’ dari Bali serta ‘’Yambo Rambe Yamko’’ dari Papua menjadi suguhan terakhir dalam Harmonisasi Nusantara. Hiburan lainnya adalah penampilan penyanyi Doel Sumbang dengan lagu andalannya ‘’Arti Kehidupan’’, dilanjutkan dengan sederetan artis dan musisi asal Jabar lainnya, di antaranya Kikan dan Band Coklat, serta Andi Rif. PON Jawa Barat dimulai sejak 17 september 2016 sampai dengan 29 September 2016 di sejumlah kabupaten/kota yang diikuti 8.403 atlet dengan mempertandingkan 44 cabang olahraga dan 10 cabang olahraga ekshibisi. PON kali ini mempertandingkan 365 pertandingan untuk putra dan 302 pertandingan untuk putri, selain itu terdapat pula 33 pertandingan campuran dan 50 pertandingan terbuka di 61 arena tersebar di 15 kota atau kabupaten yang ada di Jawa Barat. (ant)
sportif. Untuk itu, usai PON ini pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh atas berbagai peristiwa dan pencapaian prestasi. Sesuai dengan jadwal, sebagian besar kontingen DKI Jakarta dan ofisial akan kembali ke Ibu Kota dengan membawa bangga atas prestasi yang diraih, meski predikat juara umum PON terlepas karena target awalnya lebih tinggi yaitu untuk prestasi SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade. (ant)
Bandung (Bali Post) Dari total 20 medali emas yang diraih kontingen Bali dalam PON XIX/2016 Bandung, Jawa Barat, sebanyak 12 medali atau separuh lebih disumbangkan oleh atlet-atlet Denpasar. Sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet Kota Denpasar yang mewakili kontingen Provinsi Bali PON XIX/2016, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan SKPD serta Perwakilan KONI Denpasar beramah tamah dalam acara syukuran dengan atlet dan pelatih di Hotel Karang Setra, Bandung, Jabar. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas pencapaian atlet–atlet Kota Denpasar dalam gelaran PON XIX Jawa Barat tahun 2016. Ketua Harian KONI Denpasar I.B. Toni Astawa menyambut gembira hasil yang diperoleh atlet-atlet Kota Denpasar. Total 170 pelatih dan atlet asal Kota Denpasar telah menunjukkan prestasi terbaik dan memenuhi target yang telah dibebankan yaitu
meraih 12 medali emas dari total 20 medali emas yang diboyong kontingen Provinsi Bali. ‘’Di antaranya cabang kempo meraih 1 emas, layar meraih 5 emas, kriket 2 emas, pencak silat 1 emas, angkat besi 1 emas dan tarung derajat 2 emas,’’ ujar Toni Astawa. Lebih lanjut Toni Astawa mengatakan, untuk meningkatkan prestasi ke depan, melihat perkembangan olahraga modern diperlukan pemberdayaan sport science di mana perlu dilakukan studi banding dengan fakultas keolahragaan di luar daerah, terutama di Pulau Jawa. ‘’Hal tersebut perlu digencarkan demi kemajuan keolahragaan di Kota Denpasar,’’ ujar Toni Astawa. Sementara itu I Gusti Made Oka Sulaksana, atlet layar nasional asal Denpasar yang pada gelaran PON kali ini berhasil meraup dua medali emas, mengaku sangat bangga dapat kembali mempersembahkan medali bagi kontingen Provinsi Bali. ‘’Tentu masih banyak target yang ingin dicapai demi menjaga dan mengharumkan Bali, khususnya Kota Denpasar di kancah olahraga,’’ ujar Oka Sulaksana. (kmb41)
Pebiliar Ayana Kawinkan Gelar
Mangupura (Bali Post) Tim biliar Ayana A yakni Michael serta tim Ayana B keluar sebagai pemenang untuk kategori perorangan dan beregu dalam turnamen biliar antarkaryawan hotel yang dihelat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Bali Hotels Association (BHA) serta Bali Travel News (BTN) di Kuta Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kamis (29/9) kemarin. Di final perorangan, Michael mengalahkan rekan setimnya Yoga (Ayana A), sedangkan juara III dan IV direbut Santika (Conrad) dan Ngurah Astika (St.
Regis). Sementara final beregu mempertemukan Ayana B melawan Patra Jasa. Yoga mengalahkan Made Tirta, dan Bolot menundukkan Sukarata. Sedangkan juara III direbut The Sintesa yang unggul atas Oberoi 2-1 lewat kemenangan Agung atas Trisna, dan Surna mengalahkan Adi. Pebiliar Sintesa Anggi harus mengakui ketangguhan Eka. General Affair and Event Manager BHA Andy menyatakan turnamen biliar tahun ini diwarnai banyak kejutan. Misalnya atlet Patra Jasa sama sekali tak diperhitungkan pada ajang ini,
namun justru mampu melaju hingga ke final. Sebaliknya, di nomor beregu, St. Regis dan Oberoi tampil di final tahun lalu, tetapi tak bisa mempertahankan gelar. ‘’Pada event serupa tahun lalu, Ayana menduduki juara III,’’ jelas Andy. (022) MENANG - Para pebiliar yang keluar sebagai pemenang dalam turnamen biliar bola-9 yang dihelat PHRI, BHA, dan BTN di Kuta Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kamis (29/9) kemarin.
Bali Post/022
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Pon, 30 September 2016
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Admin,Staf Bag. Umum u/ Ktr & Site Supervisor, Estimator / QS u/ Villa,Email: hrd.djb@gmail.com/0361-9347196
B.BP.141.09.16.0000814
!!Dicari Sopir untuk Kerja dgn Komisi,Siap Kerja dlm Shift,Total Penghasilan /Bln 3,5Jt-5Jt Minat Hub:Tlp. 082144481161/081353140235 atau ke Jl.Danau Poso No.35 Sanur
B.BP.141.09.16.0000815
Dcr Drafter Min STM E: hrd.djb@gmail.com T.9347196
B.BP.141.09.16.0000822
Cr 2PRT+1B.Siter Gj1,8Jt,Tdr dlm,081999776071/082237496717
B.BP.135.09.16.0000830
STM-Bgnan bisa Hitg.Rab-bisa Cmp-unt Toko Kaca Tlp:900 6000
A.BP.001.09.16.0000954
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
A.BP.001.09.16.0000549
Bth : Guide(F)3D Dream Museum Zone. We prefer English, gaji sesuai Hub-i:0361-8496221/220
B.BP.004.09.16.0000730
Dbthkn Segera Lulusan Sipil / Arsitek, Min D3, Laki-laki / Perempuan Usia Max 30 Thn, Pekerjaan sebagai Assisten Lapangan. Kirim CV ke : operational@ancalacontractor.com / Telp 081236714449
B.BP.004.09.16.0000731
Peninsula Resort is Look for: Cr Sgr Tkg.Jahit Gaji Bagus Dcr Butler Hub Balilife/081337 Dcr Tenaga Pengiriman Dom Tbn Dicari Tukang Kebun Yang Bisa Dcr Staf Admin(Suwung),Gudang Dcr Staf Gdng,Ksir,Prmnaga.Wil Chef 5 yrs Experience at the Tlp.0361-9002629, 081805503545 460096/Jl.BumiAyu V/88 Sanur PT BAM Kediri 085100115018 Urus Kolam Untuk Segera Mulai (Cargo)Min.SLTA,L/P,Max.25Th, Dps-BtBln. 085738559532/290407 B.BP.004.09.16.0000784 A.BP.001.09.16.0001661 A.BP.155.09.16.0001643 A.BP.001.09.16.0001579 same position,Comp.Menu Disign Kerja Full Time Dengan Gaji Bisa Komputer Lmrn:Jl.Suwung Bth Acc Travel Cw Berpglmn Dcr Karyawan Pria max.25th; Dcr PRT Tinggal dalam Gj.1,6 Jt Staff Front Office Fluently Good Leadership,Cook 3yrs ExpeBulanan Yang Bagus.Bukan Kerja Batan Kendal No.33 Dps Email: English Oral&Written for Nusa PT.Varia Indo-Kuta 751877/766691 Gj 1,5Jt-2,5Jt-081802777997 Hub.08123601588/087784797780 Paruh Waktu.Sms +6281236654842 rience Knows HCCP,Hones Team, salestibdps@gmail.com A.BP.001.09.16.0001618 B.BP.154.09.16.0000838 A.BP.001.09.16.0001680 Dua Take Home pay IDR3,5-4 Million A.BP.001.09.16.0001453 Player,Spa Staff 2yrsExperience Bth Llsn SMU Max.23Th u/Kru Ban- Dcr Krywn Salon Hairstylish&The- 08164722107/081916232996 Dicr Speak Chinese Services CV:bali4hands@gmail.com Dicari sopir+serabutan wilayah at the same position Pls Apply A.BP.001.09.16.0001578 A.BP.001.09.16.0001649 dara Ada Diklat 081933063868 rapist Lok.Sanur-081236769634 PT.Neverneverland Travel Dps hub 085106545999 to:Ibu Wanda,Peninsula Beach A.BP.001.09.16.0001499 B.BP.154.09.16.0000837 0361-757636/08113869543 B.BP.004.09.16.0000787 Bth Mekanik Sepeda Motor Gj/Bl Dcr Pembantu utk Villa bisa meResort Jl.Pratama No.72 NusaB.BP.004.09.16.0000588 Dicr Admin utk Garmen,Wanita Dibthkan Satpam Dom.Gianyar Hb Usia Max 27 Th,Hub:08123678295 Dua,Bali E:wanda_rbl@yahoo.com UM 40Rb/Hari Hub.08123984172 masak Makanan Indonesia,wanita A.BP.001.09.16.0001669 Max.30th E:hrd@buddhawear.com B.BP.101.09.16.0000826 297837 BPR Suadana Jl.Ry Celuk A.BP.001.09.16.0001614 Cr Sopir Mrngkp Brsih2 Pglm Tlah dibuka PT.FujiHome Japan A.BP.001.09.16.0001200 Guru TK Min.SMA,Bw Lam Ke PerHP:085100050706 Gj 2Jt+Komisi u/MY Spa Jl.Gatsu Jl.Tkd.Batanghari No.3 Panjer A.BP.001.09.16.0001451 Dibutuhkan sgr Telemarketing mata Bunda Jl.P.Serangan 15Dps Dcr Pmbntu RT Gj 1.5Jt&Koki Dcr Sbnyk2nya Krywn/ti utk Mar- Brt10. 0361-438087/0811396612 A.BP.001.09.16.0001632 Sales Consultant & Call Center A.BP.001.09.16.0001622 Gj 2Jt Wnt Tnggl Dlm u/Rmh di Jl. Job Vacancy((PT.Greenbowl) keting,Peng.Proyek,Arsitek&EsAgent, Part time/full time, Cr Tng Brsih2 Mrangkap Laundry Imam Bonjol Dps SMS:0816571027 Spv,Chef,Waiter/Waitress,Cook, timator,diutmkn yg brpglmn bgi Jimbaran Area, walk in MY Spa Jl.Gatsu Brt,0811396612 B.BP.004.09.16.0000812 Helper,Req:M/F,Vocational Eduyg blm brpglmn akan dibina dsiA.BP.001.09.16.0001623 interview. Call 0816 570 164 Dcr Quantity Surveyor&sopir u/ cation Catering,Honest&Through plin,jjr&teamwork(bns+asurnsi) Cr.Satpam,Sopir Untuk Kantor whatsapp 081237884750 kontraktor Hub.085100805727 able to work w/team,fresh gra4723564/info@fujihomejapan.com Lamaran ke PT.BPR pedungan, B.BP.004.09.16.0000768 email:hakersenbali@yahoo.co.id A.BP.001.09.16.0001678 duate’re welcome,good English. Jl P.Moyo No.1 Pesanggaran B.BP.001.09.16.0000839 Dicari Admin bisa Komputer !!!Aussie Job Farm,Cook,Waiter Hard Worker&Good Personality. A.BP.001.09.16.0001484 Dcr Sopir & Admin,CV Tristar Hub.081236707270 Work&Holiday Visa.garansi Brkt Dbthkn FO/Admin Wnt SMK STMIK Email CV to: sridani@greenbowl Jl.Cargo No.24 T.413324,419869 A.BP.001.09.16.0001645 info 081238229661/081916282679 Bandung Bali Tlp.085100475740 -indonesia.com / A.BP.001.09.16.0001636 A.BP.001.09.16.0001671 Dicari FO bisa Nyupir.CV ke Villa A.BP.001.09.16.0001493 Dcr Sopir Pribadi utk PagiSore Phone:(0361)4723225 !!!Dicari Pembantu Rmh Tangga Dbthkn Sgr Accounting brpnglmn Mandi Ubud.Hp 081338346460 A.BP.001.09.16.0001596 Hub.03618464377 A.BP.001.09.16.0001665 Wanita Tdr Dlm 082144158519 CV ke:shantibalitour@gmail.com A.BP.001.09.16.0001581 !!Looking for Villa Staff Male A.BP.001.09.16.0001565 Dicari Karyawan/ti Restoran A.BP.001.09.16.0001551 Dcr Spa Therapist&Nail Art;Gj+ English,Call 0361 420473 !!!Urgent!Butuh 10 Terapis Dcr 2 PRT Gj 1,3-1,5Jt Tgl dlm Dicari Tukang Patrun Utk Dibthkan Segera Tenaga Wanita Hub:081237872961/081237872962 Kmsi+Bnus 08123653709 B.BP.166.09.16.0000832 A.BP.001.09.16.0001477 Reflexi Pria/Wanita di Renon T.081916783000 Sample di Daerah Brawa D3,Komputer,SIM C Lam: B.BP.154.09.16.0000836 Dicari Spa Therapist-Usia Tidak Mrktg Office,Pria,Send CV:lptb B.BP.135.09.16.0000829 Gj Menarik+Bonus+Lembur+THR Hub:03618474108/8474099 PT.Ayu Orchid Telp.484526 Dicari Sales Manager,Sales Dibatasi dan Pengalaman Dcr Sgr Tenaga Serabutan susanbudihardjo.bali@gmail.com Telp.9002588/081239621123 A.BP.001.09.16.0001498 A.BP.001.09.16.0001511 Marketing min Lulusan SMA,D3, A.BP.001.09.16.0001105 A.BP.001.09.16.0001641 Tidak Diutamakan Akan dilatih Wanita utk Garment Max.35th,Bs Dicari Sopir SIM A Lam Krm ke Staff Admin/Accounting,min.S1 Sarjana ada Mtor,Lam ke Kairos ***Cari Sales Furniture min langsung,Bali Beach Spa SPG for jewelry shop.Kuta:0811 Computer E:hrd@buddhawear.com CV Jaya Raya Utama Jln Nangka Acct,ngerti pajak,penglmn Jl.Cokroaminoto 10B T.414882 SMA Hub.081805494222 Telp.289460,286939 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 Selatan 173 Dps,Tlp0361-235973 Lam:jobapplybali@gmail.com Hp:085100050706 A.BP.001.09.16.0001532
B.BP.164.09.16.0000759
B.BP.804.09.16.0000833
A.BP.001.09.16.0001655
B.BP.004.09.16.0000785
A.BP.001.09.16.0001648
Posisi Baru akan Tersedia di Villa Bintang 5 dgn 4 Kmr Tdr dekat dgn Jalan Oberoi dan Sesuai dgn Org Lokal yg Berpengalaman di Bidang Perhotelan Multiskill,mampuBerbahasa Inggris,Berpenampilan Menarik Ramah dan Jujur.Lamaran Krm ke E:ray.dellapolina@gmail.com
B.BP.004.09.16.0000806
Resort 27Room di Raja Ampat Vacancy:Cook,Pastry,Waiter, Receptionist.Email Lengkap ke hrdgkradl2015@gmail.com and cfo@gkradl.com,Sblm 08 Oct’16
A.BP.001.09.16.0001564
Sang Spa Bth:Marketing Pria Atau Wanita Max:30 th Kreatif Inovatif Bw CV Jl.Jembawan 24B Pdg Tegal Ubud T:980844 email: hrm@sangspaubud.com
B.BP.004.09.16.0000805
Terapis Wnt Pglm/tdk GajiPokok /Transport/Uang Mkn/Bonus/BPJS Tuban 759469/Nusa Dua 778877 A.BP.001.09.16.0001576
Tri Surya Internusa Bth:Adm.Gudang,Sales,lam:hrd.trisuryaint ernusa@gmail.com/087861454652 A.BP.001.09.16.0001640
Urgently Needed Correspondence Staff,S1,Good English.CV to:in fo@jewelrysilverwholesale.com
B.BP.804.09.16.0000562
A.BP.001.09.16.0001666
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post BUC Vellfire’11 Htm DK 4Cam Bs TT&Krdt Dp100Jtan,081805330222
DAIHATSU
Dijual Daihatsu Xenia Xi’2005 Silver Asli Bali 085100897480
B.BP.164.09.16.0000821
Ovr Krdt Avanza Veloz’13(Sdh Byr13x)Kmbli Dp Sj/087860156961
A.BP.001.09.16.0001662
Taruna CX Silver 2000 Mls FV Tv Rp.65Jt Ng 08123981053
B.BP.101.09.16.0000834
A.BP.165.09.16.0001653
Rush G’08 Slv AsDK Trw Mls Ban Br Jkl OrsCat Prb 081239907101
Terios TS Extra’2011Hitam Asli Bali Tgn 1 Hub.082247191953
A.BP.001.09.16.0001675
A.BP.001.09.16.0001677
Terios’2007 Htm AsDK S Tunjung XVI/8 Gatsu Tmr 081246355073
DICARI MOTOR * 081248789760 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput
A.BP.001.09.16.0001652
DATSUN
Datsun-Datsun GO+Panca T Option 1.2 Thn’15,Hitam,Plat DKBadung.84jt(nego)081338522722 (ron)/081311463781(ars)
B.BP.031.09.16.0000802
HONDA
Jazz MMC’12 AsBali Matic KM 50Rb Pth Brg Prbd,085100856999
B.BP.141.09.16.0000818
CRV’13 Slvr Prestige 330Ng Dalung Permai WW/25,081338993838
A.BP.001.09.16.0001674
A.BP.001.09.16.0001667
DIJUAL MOTOR TOYOTA
Avanza G’10 Abu Met,Terano S2 Th’2005 Hitam,082147274698 Fortuner G Lux’10 AsDK 237Jt Gatsu I/3 No.41 T.0811395010 B.BP.141.09.16.0000817
Hartop Thn’78 Bensin Tanah Lot hubungi 081337940538 A.BP.155.09.16.0001672
SUZUKI
Carry P.Up’87 Merah Mulus Ban Mesin Bagus 20Ng,087861945638 A.BP.001.09.16.0001673
Karimun GX’03 Silver Orisinil Pajak Br 62Jt Hub:081339628063
Avanza G’09 Htm AsDK 100% Ori KM.38Rb Cam 123Ng 087860391144 Avanza G’09 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453
A.BP.001.09.16.0001657
KONTRAKTOR
SUZUKI
Suzuki FU’11 W.Hitam DK3000FI Jl.P Bungin 59 Pdgn Dps/221794
A.BP.001.09.16.0001638
DIJUAL RUMAH !!Djl Rmh Lt1&Lt2 Wirabuana Dalung Jl.6m 2unit 08123802625 B.BP.166.09.16.0000831
###Djl Rmh NusaDua 1,5M Dp10% Hub.08113846158-081338292678 B.BP.164.09.16.0000825
TIKET
TOUR
INTERNET
KURSUS
B.BP.164.09.16.0000824
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 95 Jt/A Bs Kredit 087862450004
A.BP.001.09.16.0001485
!!!Karma Kandara Sinaran Surga 1Ha,50A dktPantai,081338977777
A.BP.001.09.16.0001190
!!!Tnh Kavling Goa Gong Bukit Jimbaran 2A,5A,7A 087770077777
Jl Rmh Br 2Lt LT132 LB165 4KT 4KM,Sekarjepun VI,085237295884 A.BP.001.09.16.0001658
Jl Rmh Mnmls Lt2 +Furniturenya The Gardenia Ubung081338676017 A.BP.001.09.16.0001629
Jual Rmh Br Jln.Antasura 4unit K.Arok 1unit,T.tutur 1unit Nego 081999964870 A.BP.001.09.16.0001663
Rmh Lt 2,85A diKuta,dket Bandara Lantai2 hub.081338741201BUC B.BP.154.09.16.0000835
RUPA-RUPA
A.BP.001.09.16.0001637
Jual Tanah Kav. di Batubulan, Mrh,087862943277-087862266670
A.BP.001.09.16.0000991
Jual Tanah Kavling 2,5Are SHM di Jl.Bhineka Jati Jaya Kuta Sdh Pagar keliling Tembok Tinggi 3m Ada Listrik 3500VA Sumur Galih Hub.081218255329 Maaf TP
A.BP.001.09.16.0001444
Jual Tnh Btbln Kangin Gyr 1Are BU SHM Hub.Pmilik 089530130486
11A Siap Bgn Sdh Aspek, Tegal Mengkeb Tabanan 081238909235BU
65m2 240Jt,65m2 290Jt Mbil Msk Gg.Walet Batubulan085238155529 A.BP.001.09.16.0001670
BU Tnh 2A & Rmh Br LT 2 Jl. Tjg Tutur Pgy Dpr,087785000144 A.BP.001.09.16.0001509
DiJual Tanah 1 Are Sibang Gede Jln.3mtr Harga 225Jt Nego BUC Hub 081353241278/085792762860 A.BP.001.09.16.0001635
Dijl Tnh Luwus,Baturiti-Tbn L.200m2 Tlp:(0361)466840, 081934310335,081338791301 A.BP.001.09.16.0001149
Hlg BPKB Mtr Nopol DK7377SN AN: Md Ari Sugiartini Ds Pesaban Rndg Karangasem H:082236360263
Djl Tnh 4Are Jln Tkd Badung Tnh Swh 30A @20Jt Blimbing 162 XXI/B GPS:-8.6947181,115.23960 A @17Jt Batungsel 081337172225 A.BP.001.09.16.0001616 73 diBarat Jalan,SMS Saja ke 0821.4703.2548 Tanpa Pengantar Tnh1A,2A,BabakanCanggu&Sading Perum Eka Cakra 081359234388 A.BP.001.09.16.0001619 A.BP.001.09.16.0001651 Djl Tnh Kav Cash/Krd Lok.Juwet Sari Pemogan Hub:081239891555 DIJUAL TOKO
A.BP.001.09.16.0001566
Djl Cpt Rmh LT/LB 60/80 2KT *** Tnh Kav Lok Takmung Klk 1KM 1Carport PLN 2200,PAM,Tlp, Cash/Kredit 081338282678 A.BP.001.09.16.0001530 BalanganPratama,Residence,Bali **Tnh1A,270Jt/A BudukAbianbase 3 menit ke Pantai,Rp.600Jt Jl6m,081237666809/081238920022 Vania.081298699947
A.BP.001.09.16.0001627
A.BP.001.09.16.0001659
B.BP.141.09.16.0000823
###Djl Rmh&Tnh diDarmagiri Gianyar,08113846158-081338282678
Djl Rumah Dalung Permai 550Jt & Banyuning Sgr H:08123963047
Mtr Vario’12 AsDK Knds Bgs Hitam 9Jt Ng 081936222166
A.BP.001.09.16.0001660
A.BP.001.09.16.0001656
B.BP.004.09.16.0000811
HONDA
B.BP.141.09.16.0000820
Rmh Baru Jl.Kebo Iwa Sltn Lt2 (2,1Mly)Tnh Stgs di A.Yani Pusat Bisnis(1,1Mly)Ruko di Gianyar Kota(1,1Mly)Pemilik 0811396569(Bisa Tukar Tambah)
A.BP.004.09.16.0001542
A.BP.001.09.16.0001575
A.BP.001.09.16.0001617
Kjsma/Jual LT.9100M2 Untk Gudang,IMB lengkap Lokasi Lombok Mataram Hrg 1.850.000/M2 sdh pengerasan Hub.083129239881
A.BP.030.09.16.0001650
Ls 35A Ry Campuhan&35A Ry Penestanan Ubud Tlp.08123884701 A.BP.001.09.16.0001621
Tnh Kavling Ubud Payangan 3.5A,4A,25A.08179784204
B.BP.004.09.16.0000810
Tnh SHM 15,8Are,S.Road C Four, Lbr 26,3 m,Hub.081353099090
A.BP.001.09.16.0001626
DIJUAL MOBIL
A.BP.001.09.16.0001095
Hlg BPKB No.E 1741911-O DK4215 XQ AN:Elisabeth Md.Dewi Arini
A.BP.001.09.16.0001078
Telah Hilang Sertifikat Tanah Hak Milik No.7020 Terletak di Kelurahan Dauhwaru Seluas 300 m2 A/N I Gusti Ngurah Supardi Bagi yang Menemukan Akan di Beri Imbalan Hub.087761037969
Djl Sgr 1Unit Toko 2Lt,IMB 3Lt LT107m3 LB134m3 Deretan Clandhis Komp.Bumi Dalung Permai Hub.081367587116 A.BP.001.09.16.0001613
A.BP.159.09.16.0001634
DIJUAL GUDANG Semi Prmanen LT14Are.LD51mtr @ByPasMantra Ktwel 082147026666
RUPA-RUPA Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Talang,Dll(Daris)085102796346
A.BP.001.09.16.0001644
A.BP.001.09.16.0001642
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
DIJUAL RUKO BUC Ruko Nusa2,pasti Untung, sdh Hrg Bottom,Hp:081236414688
A.BP.001.09.16.0001238
Jasa Dana Bank/Swasta Gade Mbl KerjaSama Kapling 085737374372
A.BP.001.09.16.0001664
Ruko Baru 2Lt di Sesetan Jl.Tegal Wangi II/32-36 Dps
B.BP.135.09.16.0000828
SIUP PAJAK Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155
A.BP.001.09.16.0001549
KONTRAKTOR Borong Rumah Jadi,Bahan Plus Upah Hp/WA:0811301502 B.BP.817.08.16.0001232
TerimaDesainBangunan,Renovasi, Perbaikan Hub:087861314007 A.BP.001.09.16.0001639
A.BP.001.09.16.0001043
KEHILANGAN Hlg SHM L.7830m2 A/N I Nengah Genjot/Pan Danti Bjr.Dangin Pangkung,Ds.Pekutatan Hub. I Gst.N.Ariama 081338709941
Take.Ovr Laundry&Air Isi Ulang Jl.Merpati42XDps H:08123963047
A.BP.001.09.16.0001628
BIRO JASA Spesialis Pasang/Servis Decking Berpengalaman 081999857305
A.BP.001.09.16.0001631
A.BP.159.09.16.0001633
AC
BENGKEL LAS
SERVICE
BENGKEL LAS
SERVICE MAMPET PERCETAKAN
WC
ALUMINIUM
GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491
FOTO COPY DIJUAL MOBIL
BENGKEL LAS
FURNITURE
ALUMINIUM
SALON
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
SEREMONIAL
18
Jumat Pon, 30 September 2016
Lomba Balita Indonesia di Kota Denpasar Vespa GTS Super Sport 300 CC Tingkatkan Derajat Kesehatan Anak dengan Tenaga Terbesar Piaggio-Vespa Bali kini mengeluarkan sosok kendaraan terbaru, yakni Vespa GTS Super Sport 300cc 4V. Kendaraan berkekuatan terbesar ini langsung dibawa dari negara kelahiran Vespa itu yakni Italia. Vespa GTS Super Sport 300cc 4V ini menjadi penerus Vespa berbadan besar, yakni Vespa PX ataupun GS yang melegenda. Vespa GTS Super Sport ini dilengkapi fitur-fitur tercanggih saat ini. Vespa ini tetap tidak meninggalkan ciri khasnya yakni bodi besi dan mengadopsi aksen klasik. Hal itulah menjadi ikon skutik Retro-Classic ini. Vespa GTS Super Sport 300cc 4V adalah salah satu flagship dan iconic Vespa dari zaman ke zaman. Itu menjadi salah satu andalan dan juga idaman siapa saja yang menginginkan tenaga dan akselerasi besar namun masih tetap responsif. Walau menjadi salah satu Vespa, yang memiliki kekuatan terbesar, tetapi Vespa ini tidak meninggalkan pemakaian bahan bakarnya yang terkenal irit. Alasannya, dengan mesin yang sudah mengadopsi 4 katup, hal itulah memberikan pembakaran lebih sempurna. Nah… kelebihan itulah menjadikan tenaga yang dihasilkan jadi lebih responsif dan lebih irit, utamnya dalam proses pemakaian konsumsi
bahan bakar. Fitur-fitur tambahan untuk Vespa GTS Super Sport 300cc 4V, ini adalah keamanan, yang banyak diperlukan bagi para pengguna Vespa masa kini. Vespa ini kini sudah ditambahkan ABS (Anti-Lock Break System) dan ASR (Anti-Slip Regulation). Kedua fitur ini akan bisa membandingkan kecepatan putaran masing-masing roda, ketika sensor mendeteksi kecepatan roda belakang melebihi roda depan, maka unit control mengintervensi/mereduksi torsi mesin untuk mencegah selip dan juga dapat mencegah hilangnya kontrol berkendara. Adanya perubahan
pada suspensi Single-arm ESS (Enchanced Sliding Suspension) itu justru membantu meredam saat di jalan rusak dan ada gucangan, serta ada tambahan lampu LED untuk menambah keamanan cahaya saat berkendara. Vespa ini hadir dengan warna abu-abu doff. Harganya dibandrol Rp 170.000.000. Dipercaya, Vespa ini mejadi salah satu edisi kolektor. Barangnya terbatas. Untuk lebih detailnya bisa langsung mengecek ke Dealer Piaggio-Vespa Bali di Jalan Imam Bonjol (0361-488460), Jalan Gatsu Tengah (03618957020), dan Gianyar (03618958464). (bns1)
Angkat Sumpah Profesi Ners IX
Stikes Wira Medika Serahkan 303 Ners ke Dinkes
PERAWAT (ners) menjadi salah satu dari delapan profesi tenaga kesehatan yang bakal terdampak pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang terkena kebijakan pasar bebas. Hal ini tertuang dalam mutual recognition arrangement (MRA). Masing-masing profesi telah menetapkan standar dan kompetensi yang diperlukan di kancah ASEAN. Untuk itu, Stikes Wira Medika PPNI Bali menyiapkan lulusannya menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing. Sebanyak 303 Ners Program Profesi Ners Stikes Wira Medika PPNI Bali resmi dilantik Ketua Stikes Wira Medika PPNI Bali. Acara yang dihelat di Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Kamis (29/9) kemarin merupakan Pelantikan Ners IX. Di antara 303 ners muda yang dilantk, 5 orang dinyatakan lulus dengan predikat sempurna (cumlaude). Sedangkan 3 dari 5 yang terbaik adalah mahasiswa mantan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Mereka adalah Ns. Gusti Ayu Putu Dian Sri Pertiwi, S.Kep., Ns. I Gede Cana Cahyana, S.Kep, Ns. I Gustu Agung Widya Paramesthi, S.Kep, Ns. I Putu Gede Yogi Aristana Putra, S.Kep. (mantan Komandar UKM KSR Kuman), dan Ns. Ni Ketut Dewi Lasyantia, S.Kep. Pengambilan sumpah dilakukan rohaniwan (pemuka 4 agama). Sedangkan pengukuhan sumpah dan janji dipimpin Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bali I Gusti Ketut Ngurah Sukadarma, S.Kep., M.Kes. Selain para orangtua pendamping wisudawan, pelantikan tersebut juga dihadiri seluruh pimpinan dan dosen seperti Drs. I Nyoman Gde Astina, M.Pd., CHT.,CHA. selaku Ketua Yayasan, Dr. Ketut Suarjaya, MPPM. selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Wayan Sudana, M.Kes. selaku Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar dan para stakeholder yang telah menjalin
IPK TERTINGGI - Penyerahan penghargaan kepada mahasiswa ners nilai IPK tetinggi. kerja sama dengan Stikes Wira Medika PPNI Bali, terutama di bidang keperawatan. Mengenai peran profesi keperawatan di era MEA, Drs. I Dewa Agung K. Sudarsana mengatakan, ada tiga hal penting yang perlu saya ingatkan. Pertama, saat para ners mengucapkan sumpah tadi, salah satunya harus bersedia menaati dan melaksanakan Kode Etik Keperawatan Indonesia. Kedua, para ners yang baru dilantik jangan takut MEA yang sudah di depan mata. Masuknya perawat asing ke Indonesia, hal itu memang tidak bisa kita cegah lagi. Karena itu, tidak ada jalan lain kecuali saudara harus mempersiapkan diri dengan baik, agar mampu berkompetisi dengan perawat dari luar. Ketiga, saat ini Undang-undang No. 38/2014 tentang Keperawatan telah disahkan. ‘’Salah satu pasal tepatnya pasal 18 disebutkan perawat yang menjalankan praktik keperawatan wajib memiliki STR. STR itu merupakan salah satu syarat legalitas menjalankan praktik keperawatan,’’ ujarnya memberikan wejangan di hadapan para wisudawan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dalam sambutan tertulisnya mengucapkan selamat atas keberhasilan sebagai tenaga kesehatan yang baru. Diharapkan lulusan yang masih fresh graduate itu harus meningkatkan kompetensi bahasa asing, untuk membuka peluang di negara lain
dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kemampuan yang lain juga harus diasah dan dikembangkan. Hal itu sebagai bekal pengembangan diri. Itu menjadi modal dasar menjalani kehidupan bermasyarakat, juga etika dan moral harus diaplikasikan. Pada kesempatan itu, Koordinator Kopertis Wilayah VIII yang diwakili Sekretaris Pelaksana Slamet Sholeh berpesan kepada para ners yang baru dilantik agar senantiasa menanamkan sikap ikhlas individu masing-masing. Pasalnya, profesi keperawatan memiliki tuntutan melayani pasien di rumah sakit selama 24 jam. ‘’Profesi keperawatan adalah posisi sentral. Ners harus melayani keluhan pasien 24 jam. Jadi kualitas pelayan sebuah rumah sakit tercermin dari kualitas pelayanan perawatnya. Maka dari itu, tanamkan pada diri kalian sikap ikhlas, terutama ikhlas melayani,’’ ujarnya. ‘’Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah dilantik. Buktikan Anda merupakan lulusan Stikes Wira Medika PPNI Bali dengan kinerja yang bagus dan berikan performa kalian yang terbaik,’’ imbuhnya mengakhiri. Ketua Pelaksana Pelantikan Profesi Ners VIII Ns. I Made Sudarma Adiputra, S.Kep., M.Kes. menambahkan, bawasannya perawat dituntut memiliki kemandirian. Karena itu dituntut pula memiliki hard dan soft skills,’’ tambahnya. (ad1683)
DINAS Kesehatan Kota Denpasar menggelar Lomba Balita Indonesia Tingkat Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma, Kamis (29/9) kemarin. Acara yang dibuka Wali Kota Denpasar ini diikuti 24 peserta dari empat kecamatan untuk dua kategori umur, yakni balita umur 6 bulan sampai 24 bulan dan umur 2 tahun sampai 5 tahun. Kegiatan ini merupakan upaya bersama membangun gizi masyarakat di Kota Denpasar, dengan mewujudkan bangsa sehat dan berprestasi. ‘’Salah satu upaya pembinaan serta meningkatkan derajat kesehatan anak adalah dengan pemantauan kesehatan balita serta ibu balitanya melalui kegiatan promosi dan preventif dengan melibatkan lebih banyak masyarakat. Termasuk salah satunya ibu-ibu balita dan keluarganya,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. Armini menambahkan, Lomba Balita Indonesia ini salah satunya dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kemandirian para orangtua terkait kesehatan fisik, mental, dan sosial. Secara umum, kegiatan ini bertujuan mengetahui kualitas pelayanan gizi di Kota Denpasar. Khususnya melalui standardisasi prosedur pemanfaatan kesediaan gizi yang ada. ‘’Kemudian tujuan
LOMBA BALITA – Wali Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar, dan Kadis Kesehatan Kota Denpasar berfoto bersama balita peserta Lomba Balita Indonesia Tingkat Kota Denpasar. khususnya mengetahui status gizi balita secara umum. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan perkembangan balita seperti apa, juga nanti mewujudkan keluarga sadar gizi, yang sudah tentu lebih bisa memunculkan tunastunas bangsa lebih baik,’’ imbuhnya. Sementara tim penilai, lanjut Armini, terdiri dari unsur PKK, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan, Bagian Kesra, dokter spesialis anak, dokter gigi, psikolog dan ahli gizi. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar I.A. Selly Dharmawijaya Mantra
mengatakan, Lomba Balita Indonesia ini diadakan setiap tahun. Hal itu sekaligus sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat. Utamanya tentang cara memberikan pelayanan kesehatan pada anak-anak, khususnya balita. ‘’Dengan sosialisasi kepada orangtua, mereka akan bisa memelihara anak-anak dengan baik. Ke depannya hal itu agar bisa mengetoktularkan kepada lingkungan sekitar. Jadi ini masalah kesehatan. Alangkah baiknya diketahui dan dipahami secara baik sejak usia dini,’’ harapnya. Apalagi, lanjut Selly Mantra, penyakit menular
berkembang sangat pesat, hal itu menjadi permasalahan di kota-kota besar. Karena itu, pencegahan secara dini menjadi hal paling penting. ‘’Sehat itu sangat penting. Karena kita ketahui sekarang, sakit itu mahal. Jadi kalau memungkinkan kita memberikan perhatian sedini mungkin. Maka harapan kami orangtua bisa mengetahui dan memahami,’’ jelasnya. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, Lomba Balita Indonesia juga berkaitan erat dengan pencanangan Denpasar sebagai kota layak anak dan kota sehat. Itu sebabnya, kesadaran masyarakat khususnya para orangtua terus ditingkatkan melalui lomba seperti ini. Utamanya menyangkut masalah gizi, deteksi dini, tumbuh kembang anak, hingga mencegah tingginya angka kematian bayi. ‘’Balita ini kan generasi penerus ya. Dan kita kan sudah harus out of the boxlah pemikirannya bukan sederhana lagi. Jadi mereka harus betul-betul dipersiapkan kesehatannya, pendidikannya, pemahaman orangtuanya. Semua hal harus betul-betul dipersiapkan,’’ pinta Wali Kota. Di sisi lain, lanjut Rai Mantra, Pemkot Denpasar terus berupaya memenuhi fasilitas dan kebutuhan anak, termasuk masalah autis, disabilitas, dan lainnya. (ad849)
Prodi Manajemen FE Unmas
Studi Aplikasi ke Sejumlah Perusahaan di Yogyakarta SEBANYAK 422 mahasiswa dan dosen Prodi Manajemen FE Unmas Denpasar melakukan studi aplikasi ke sejumlah perusahaan menengah dan besar di kawasan Yogyakarta dan Semarang. Tim FE Unmas langsung dipimpin Kaprodi Manajemen yang juga Cooperative Education FE Unmas Drs. I Ketut Setia Sapta, S.E., M.Si. Para peserta studi banding dilepas Dekan FE Unmas Dr. Drs. I Wayan Sujana, M.M., Kamis (29/9) kemarin. Ketut Setia Sapta yang juga Ketua Iptek Bagi Kewirausahaan (IBK) FE Unmas mengungkapkan rombongan Prodi Manajemen FE Unmas melakukan studi aplikasi untuk mengajak mahasiswa calon wirausaha muda mandiri ini mengenal dan mengintip perusahaan menengah dan besar di Yogyakarta dan Semarang. Di samping juga melihat keunggulan industri mikro daerah tersebut. Industri yang dikunjungi antara lain PT Sido Mucul, PT Sari Roti Indonesia, HS Silver dan Anshor Silver. Para mahasiswa juga diajak mengujungi sejumlah objek wisata. Yang pada prinsipnya juga banyak memuat potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan untuk diri sendiri di Bali. Ketut Setia Sapta menambahkan, kunjungan ke Yogyakarta juga mengintip keunggulan produk kerajinan yang sukses dikelola secara ekonomis. Termasuk
manajemen pengembangan pariwisata yang sukses memunculkan dampak perekonomian dan perkembangan UMKM setempat. Dikatakannya, penguatan kewirausahaan di FE Unmas digembleng secara serius lewat program IBK, cooperative education (kuliah sambil kerja), bussiness day, pelatihan perpajakan, magang dan kunjungan ke perusahaan. Kini ditambah lagi kunjungan ke luar negeri. Mahasiswa ini nantinya dicetak menjadi wirausaha muda mandiri, tangguh dan melihat peluang ekspor Bali di luar negeri. Dekan FE Unmas Wayan Sujana mengatakan studi aplikasi adalah salah satu
langkah yang diambil FE Unmas untuk memperkuat kewirausahaan bagi calon lulusannya. Mereka selain mengenal peluang bisnis dari hasil studi banding ini, juga agar mampu menangkap peluang bisnis itu sendiri. Ini sesuai visi dan misi FE Unmas, menghasilkan sumber daya di bidang ilmu ekonomi bermutu, berbudaya, dan berdaya saing di tingkat nasional dan global. Untuk peluang wirausaha mikro para mahasiswa diajak terjun ke desa lewat program pengabdian masyarakat dan KKN, sedangkan untuk kategori makro, mahasiswa diajak studi banding ke luar daerah. Bahkan mahasiswa FE
Unmas sudah diajak studi banding ke Thailand untuk memantapkan program go global-nya FE Unmas. Dengan berbagai langkah tersebut, dia menegaskan, FE Unmas tak ingin mencetak entrepreneur yang hanya jago kandang. Peluang bisnis kini sudah terbuka dengan diberlakukannya MEA. Untuk itu peluang usaha di luar negeri dan negara tetangga harus segera diambil. Dia mengungkapkan pengangguran dan kemiskinan di Tanah Air masih menjadi masalah utama. Dua hal itu hanya bisa dientaskan lewat peran perguruan tinggi dengan mencetak pengusaha muda mandiri. (ad1684)
STUDI APLIKASI - Dekan FE Unmas Dr. Wayan Sujana bersama Ketut Setia Sapta saat melepas mahasisswa dan dosen yang studi aplikasi ke Yogyakarta.
19
Jumat Pon, 30 September 2016
Pembebanan Hak Dari Hal. 1 Menurut Wiranatha, solusi yang nanti diambil bukan berarti akan memindahkan SMA. Kalau kasusnya umum, bisa dengan jalan kerja sama. Hanya kepemilikannya ditertibkan. ‘’Jangan sampai ada pembebanan hak di atas tanah Kehutanan,’’ imbuhnya. Diwawancara terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika justru mengatakan Pemprov Bali tidak
ada membangun atau menyerobot kawasan Tahura. Pihaknya bahkan mempertanyakan kenapa BPN bisa mengeluarkan sertifikat untuk tanah di kawasan itu. ‘’Oleh Pemprov Bali enggak ada kok, itu mestinya kembali harus dicek kenapa bisa jadi ada sertifikat itu. Jadi harus dicek kembali, kenapa BPN ngeluarin sertifikat. Itu yang harus dicek ke sana, tidak ada yang dari pemprov,’’ tegasnya. (kmb32)
Wajib Pajak Dari Hal. 1 Program amnesti pajak juga berhasil mengundang 68.422 wajib pajak yang selama ini belum melapor SPT, 210.170 wajib pajak yang belum melapor SPT dengan benar, 7.899 wajib pajak yang terdaftar sebelum program amnesti pajak dan 11.920 wajib pajak yang sama sekali baru.
Hingga 29 September 2016 pukul 18.30 WIB tercatat uang tebusan dari program amnesti pajak mencapai Rp 91,9 triliun yang berasal dari repatriasi Rp 124 triliun, deklarasi luar negeri Rp 848 triliun dan deklarasi dalam negeri Rp 2.061 triliun dengan total penyampaian harta berdasarkan SPH mencapai Rp 3.032 triliun. (ant)
Bali Post/ade
DEMO BURUH - Ribuan massa dari berbagai elemen buruh melakukan aksi long march menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (29/9) kemarin. Dalam aksinya mereka menolak UU Tax Amnesty dan PP No. 78/2015 tentang Pengupahan yang dinilai telah merampas hak kesejahteraan rakyat dan hanya memiskinkan kaum buruh.
Bali Post/019
PESERTA - Sejumlah peserta pada acara Workshop Media Handling di PLN Distribusi Bali, Rabu lalu.
PLN Distribusi Bali Adakan Forum Komunikasi
Denpasar (Bali Post) Hari Hak Untuk Tahu (Right to Know Day), 28 September 2016, dimaknai dengan penyelenggaraan Forum Komunikasi dan Workshop Media Handling di PLN Distribusi Bali. Forum Komunikasi 2016 yang bertema ‘’Membangun Sinergi dan Koordinasi Komunikasi PLN Distribusi Bali’’ dibuka General Manager PLN Distribusi Bali Sandika Aflianto. Peserta forum terdiri dari para manajer bidang, manajer area, manajer rayon serta pelaku kehumasan di lingkungan PLN di Bali. Sandika Aflianto berpendapat bahwa komunikasi memiliki tiga fungsi penting yakni komunikasi merepresentasikan perusahaan, menghindari kesalahpahaman, dan sekaligus membangun citra perusahaan. ‘’Setiap pegawai adalah humas PLN. Pegawai PLN merepresentasikan perusahaan di lingkungan masyarakatnya,’’ ungkap Sandika. Ditambahkannya, komunikasi bukan sekadar menghindari kesalahpahaman (misperception) tetapi juga memberikan pengertian yang baik kepada seluruh pemangku kepentingan sehingga tercipta citra baik perusahaan. Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Bali Zubaidah mengatakan, kebutuhan akan komunikasi menjadi hal yang penting dan mendesak di tengah tuntutan performa kinerja perusahaan. Dengan seluruh rangkaian materi yang disampaikan pada Forum Kehumasan dan Media Handling PLN Distribusi Bali 2016 diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan seluruh pegawai pelaku humas PLN Bali. ‘’Kami mendorong unit-unit yang ada di Bali untuk senantiasa berkomunikasi efektif kepada seluruh pemangku kepentingan, utamanya kepada pelanggan. Untuk itu pembekalan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi menjadi hal yang penting,’’
ungkapnya. Untuk membekali para pelaku komunikasi, Forum Komunikasi menghadirkan Senior Manager Public Relations PLN Kantor Pusat Agung Murdifi sebagai narasumber. Dalam paparannya, Agung Murdifi menyampaikan strategi pengelolaan isu untuk mendongkrak citra perusahaan. ‘’Pelanggan dan pemangku kepentingan perusahaan selama ini tidak tahu apa yang kita kerjakan karena kita kurang aktif menyampaikan. Karenanya mengomunikasikan dengan media adalah sesuatu yang penting,’’ ungkap Agung Murdifi. Pelanggan dan pemangku kepentingan PLN memiliki hak untuk mengetahui informasi perusahaan. Komunikasi ini kemudian berperan untuk menyampaikan informasi-informasi yang berhak diketahui oleh pemangku kepentingan dengan metode yang tepat. ‘’Setiap perusahaan memiliki kesempatan untuk menyampaikan informasi terkait korporasi melalui berbagai jalur media massa,’’ jelas Ketua Serikat Perusahaan Pers Bali I Nyoman Wirata saat menjadi narasumber Forum Komunikasi dan Workshop Media Handling. Ia yang juga Pemred Bali Post menyatakan media merupakan wahana yang tepat untuk menyosialisasi segala program perusahaan. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, juga bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada publik. ‘’Dengan menginformasikan di media, masyarakat akan tahu apa yang telah dan dikerjakan PLN untuk menciptakan keandalan pasokan energi di masyarakat,’’ tegasnya. Tidak hanya dibekali pengetahuan jurnalis, peserta workshop juga mendapat pelatihan singkat cara komunikasi yang tepat dan efektif untuk mendukung performa perusahaan. (kmb42)
Jumat, 30 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Agung Tawur Balik Sumpah (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (4) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.00 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.00 Lipsus Kemenkes RI 11.05 BCTTV 11.30 Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah Ngenteg Linggih Padudusan Agung Tawur Balik Sumpah (3)
12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.00 Sinetron Legenda Leak Ngakak 17.00 Berita & Bincang Terkini 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari PAUD Dharma Negara 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lipsus Dies Natalis Unud 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari Ramayana (2) 23.00 Lila Cita Calonarang Art Centre (3) 24.00 Closing
Duryodhana Menyesali Kekalahannya
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Tiga Ratus Lima Puluh Satu)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
Yuhishthira menyambut semua pahlawan Pandava dengan penuh suka cita setelah memperoleh kemenangan. Putra sulung Pandu itu, oh raja, memeluk keduanya, baik Yuyudhana, Vrikodara, macan-macan di antara manusia itu. Karena terharu, raja itu menitikkan airmata kegembiraan. Kemudian, oh baginda, seluruh kelompok Pandava menjadi bergembira akibat keberhasilankeberhasilan yang dipetik pada pertempuran dharma itu. Semua dari mereka, sekali lagi, bertekad kuat sukses dalam pertempuran hari-hari berikutnya. Kalau di kubu Pandava dipenuhi suka cita. Sedangkan pada baraknya Kuru penuh kesedihan. Sanjaya menjelaskan, atas kejatuhan penguasa Sindhu itu, oh raja, putra paduka Suyodhana mukanya berembun airmata. Dirinya sendiri dipenuhi kesedihan dan menahan desahan napas panas seperti seekor ular yang taringtaringnya telah patah. Putra paduka mengalami penderitaan sangat pahit. Setelah melihat pembantaian besar dan mengerikan itu terh-
adap pasukan-pasukan Kuru yang disebabkan pahlawan-pahlawan Pandava seperti Jishnu, Bhimasena dan Satwata, pengeran Kuru Duryodhana menjadi pucat, patah semangat, edih, dan matanya penuh airmata. Muncul dalam pikirannya bahwa tidak ada seorang prajurit pun di bumi ini yang dapat diperbandingkan dengan Arjuna. Tidak juga Guru Drona, tidak putra Radha, tidak Aswatthaman, tidak Guru Kripa, Oh tuan, tidak seorang pun mampu berdiri di hadapan Arjuna ketika Dhananjaya itu digairahkan kemarahannya. Suyodhana berkata kepada dirinya sendiri, ‘’Setelah mengalahkan dalam pertempuran, semua prajurit kereta perkasa bala tentaraku, Partha membantai penguasa Sindhu Jayadratha itu. Tak seorang pun yang dapat menahan Arjuna. Kelompokku yang sangat besar ini hampir telah dimusnahkan oleh orang ketiga Pandava itu. Aku pikir, tidak ada seorang pun yang dapat melindungi bala tentaraku. Bahkan, tidak Purandara itu sendiri. Dia, yang mengandalkan kepada siapa aku telah dilibatkan dalam
pertempuran ini. Sayang, Karna itu telah dikalahkan, demikian juga Jayadratha telah dibantai. Karna hanya mengandalkan energinya yang besar itu saja. Aku dulu menganggap Krishna sebagai sepotong jerami datang menuntut aku mengadakan perdamaian dengan Pandava. Sayang, Karna yang aku bangga-banggakan itu telah dikalahkan dalam pertempuran.’’ Karena itu, demikian berat penderitaan yang harus ditanggung Duryodhana, di dalam hatinnya. Pelanggar itu sama dengan melawan kekuatan seluruh dunia, oh raja, kata Sanjaya, kemudian pergi menemui Guru Drona, oh banteng keturunan Bharata. Setelah pergi kepadanya, dia member tahu Guru Drona tentang penyembelihan besar-besaran terhadap para keturunan Kuru itu. Jadi kemenangan didapatkan oleh musuh-musuh. Dalam waktu dekat, bencana mengerikan akan menimpa keluarga Dhritarashtra. Dan Suyodhana berkata, ‘’Lihatlah, oh Guru, penyembelihan besar-besaran ini terhadap raja-raja dari kubu Kuru. Aku datang ke dalam pertempuran
ini, menempatkan kakekku, Bhishma yang gagah perkasa, di depan kita. Setelah pembantaian Bhisma yang memenuhi cita-cita Sikhandin. Dia kini benar-benar berada di depan semua pasukan. Dia didampingi semua keluarga Panchala, yang mendambakan kemenangan orang lain. Murid paduka yang lain dari Pandava, Savyasachin, yang tak terkalahkan itu telah membantai tujuh akshauhini pasukan Kuru.
Arjuna telah mengirim juga Raja Jayadratha ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Bagaimana, oh Guru, aku akan dibebaskan dari kewajiban di mana aku berutang kepada sekutu-sekutuku itu. Termasuk Jayadratha yang menginginkan memberikan kemenangan untukku. Dia selalu terlibat untuk kebaikanku, tetapi Raja Sindu itu kini telah pergi ke tempat tinggalnya Dewa Yama.’’ (bersambung)
Sloka 10.4
Buddhir jnanam asammohah ksama satya damah samah sukham duhkham bhavo ‘bhavo bhayam cabhayam eva ca Melihat (menilai) dengan benar ilmu pengetahuan, tidak berilusi, pemaaf, tidak berbohong, kendali diri dan ketenangan, penderitaan dan kenikmatan, kelahiran dan kematian serta keberanian.
16 Pages
183 Number 8th Year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos
om. http://epaper.inte
L O N A A T I E R N I N T
ationalbalipost.c
online: http://www.intern
r 30, 2016
Friday, Septembe
skips film Brad Pitt to focus premiere situation’ on ‘family Friday, September
30, 2016
Pitt, who narrates
A look at s Hungary’ m on EU referendu refugee quotas Page 6
no No Higuain, Napoli problem: beats Benfica 4-2 in CL Page 8
Water tion preserva in featured BAF 2017
IMAX Experito Time: The “Voyage of that he’s grateful my Wednesday focused on
from in a statement is “currently says ence,” said of the project, but distract attention away said — A producer want to Tasioulis as Brad Pitt have been part privacy” after
LOS ANGELES situation film.” Producer SophoklesTheatre that his IMAX appearance Pitt. family “we all respect Science Center this extraordinary Jolie first public skipped his split with Angelinaof Terrence outside the California situation personally. absence. for last week’sattend the premiere Wednesday understood Pitt’she’s in a very difficultfor the movie, notlife,” y “Right now,people to come herein Brad’s personal He didn’t new documentar by him. And And we want on behind the scenes Malick’s a good decision what is going I think it was night as scheduled. and don’t
he
“So Malick directed Tasioulis said. his privacy.” on the film. of Life” we all respectcredited as producer family drama “Tree friends.” d 2011 Pitt is also are “great said the twoin direct contact with him in the Oscar-nominate Sarah Green been and producer producers had not Tasioulis saidthan two weeks. was still in France. Because in Pitt for morespoke to him when he of Time”) premiered of the south “Voyage “We last (version of hour hop over from like to come a one the 90-minute it was like asked) whether he wouldon his family. Venice, so (We to focus France to Venice. said. “And he wanted Pitt case. Jolie as well.” or not,” Tasioulis come there to end in the divorce So he didn’t to file a response her Sept. 20 filing of in Pitt has yet differences is seeking sole custody and she cited irreconcilable marriage, to investitheir two-yearsix children. jet evaluate whether the couple’ssays it’s continuing toin a fight aboard a private The FBI led to allegations media reported involvement incident gate Pitt’s family on Sept. 14. The son, and several by investigation carrying his abusive to his 15-year-old is under that Pitt was also reported the actor and of Children the outlets have agency. County Department a child welfare is investigating whether it day after the flight The Los Angeles the will not say the actress filing lists Family Services lawyer said Pitt’s next Pitt’s divorce Her Jolie , File incident. couple separated. of the family.” World War Shotwell/Invision/AP Richard as when thedivorce “for the health Photo by photo, Angeto is Robert Zemeckis’ ) 5, 2015 file arrive at the decided “Voyage of Time” in November.(ap this Nov. after set for release FILE - In left, and Brad Pitt premiere of film II drama “Allied,” lina Jolie, Fest opening night AFI Angeles. 2015 Sea” in Los “By The
slams Landslide village into Chinese after typhoon, 27 missing Page 13
REUTERS/Darren
the presidential
Whiteside
palace
Arts - The Bali DENPASAR 2017 has set the Festival (BAF) (conserving theme Ulundanu of life). When water source previous years, to earcompared is prepared the BAF plan Hopefully, governlier in September. and municipal to the district the art material quickly preparethe budget. ment can along with and municibe displayedthe head of district existing art “We ask to gather the they want agency to pal culture art troupes whether Mahalango studios and in filling in the BAF, submitted have participate They should December and Nawanatya. no later than thisbeen able to written proposal 2017 we have early,” so that in January and disseminationAgency, Culture design a program of the Bali initial preparaafter the in Denpasar, said the Head Beratha, Dewa Putu of the BAF 2017 tion meeting(Sep. 28). Wednesday Festival... on page 2 Continued
Thousands of Indonesian workers protest against tax amnesty
rkers
sian wo s of Indone Thousand inst tax amnesty protest aga
against a protesting2016. 29, union workers Indonesian Indonesia September in Jakarta,
government
tax amnesty
march towards
ruling not with a courtGovernment its future, for weeks. palace. defended presidentialin could be expectedhave vigorously march to the officials coming 6 wealthiest or corrup“These funds programme. on page tycoon- from trafficking, drugs legalised the Continued Some of Indonesia’s Thousands... including all become the tax Bakrie, Lippo union workers individuals, tion, and will through Aburizal declared James Rialso be heard of Indonesian to protest against politician News can executive Putra - a when at Global he added. - Thousands on Thursday is meant to plug Group chief in “Bali Image” from 9.30 Mandala presi- amnesty,” there could be further 96.5 JAKARTA heart of Jakarta Radio FM am. Listen to pardons ady, and Hutomo Iqbal said work stoppages, scheme, which to the late authoritarian than unfairly with until 10.00 FM at http:// marched son of the - are among more they say tax amnesty protests, including continued Global Radio government en2mya government deficit but which dent Suharto have signed up. at paid if the globalfmbali.list meant to who three streaming a large budget which is also base, ac- 100,000workers have diligently and the amnesty. along with or live video dodgers. and http:// action tax people “We radio.com His union, mbali.com wealthy tax filed legal Indounder programme, these rich http://radioglobalf el/global-fm-bali. broaden Indonesia’s ministry data.of our taxes but are being pardoned other groups, have programme, law in The amnesty ustream.tv/chann are encouraged cording to finance taxes,” Said against the amnesty Court. That big corporations a rising number undeclared make up after not paying their over However, which Indonesians previously increasing of the Confedera- nesia’s Constitutional workers, who workforce, Iqbal, president Workers Union, has created some uncertainty to repatriate to avoid and blue-collar bulk of Indonesia’s l because tion of Indonesian overseas assetslaunched in July peaceful before a was Joko the unconstitutiona penalties, consider it forgives the past crimes told reporters for President is a top priority they say it taxpayers. Widodo. $200 billion of assets the of rich under Almost far declared so have been
balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Pon, 30 September 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Hari Ini, FTV ’’Legenda Leak Ngakak’’ di Bali TV KEMBALIi sebuah karya diluncurkan oleh production house terkemuka di Bali, Baliwood Cinema Film. Sebuah karya garapan film cerita mistis yang unik, penuh dengan kultur dan budaya Bali saat ini. Film ‘’Legenda Leak Ngakak’’ ini disutradarai oleh sutradara muda kondang di Bali Ida Bagus Aridana Perdana atau lebih dikenal dengan nama Gus Rakaee Shakti. Film yang dibintangi oleh beberapa pemain film di Bali seperti Yuni Kaella dan Pekak Botak ini sangat menghibur. Penggarapan film ini dilakukan di beberapa lokasi seperti Sukawati, Denpasar dan Sangeh. Ditanya di sela-sela kesibukannya dalam membuat film ini, Gus Rakaee mengakui tidak mendapat hambatan dalam proses syuting. ‘’Semua berjalan lancar,’’ paparnya. Selain dikenal sebagai produser/ sutradara, Gus Rakaee Shakti juga seorang penulis naskah bertangan dingin. Telah banyak skenario atau naskah yang berhasil ditelurkan menjadi sebuah garapan film, di antaranya Sinetron ‘’Leak Ngakak’’, ‘’Jayapangus & Kang Ching Wei’’, ‘’Mayadenawa’’ dan masih banyak lagi. Penggarapan FTV ‘’Legenda Leak Ngakak’’ ini melibatkan beberapa artis muda berbakat, di antaranya Ida Bagus Jaya, Sentanu, Lina Yanti yang saat ini sedang kuliah di salah satu sekolah seni di Bali. Dalam kesibukannya di lokasi syuting,
mereka tidak meninggalkan kuliah karena Gus Rakaee Shakti selalu mengingatkana para artis agar tidak meninggalkan pendidikan formal tetapi juga tidak meninggalkan seni perfilman dengan membagi waktu yang baik dan rasa tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Dalam penggarapan film ini, beberapa artis sangat menikmati perannya masing-masing karena diakui oleh para artis Gus Rakaee Shakti adalah sosok sutradara yang baik dan tegas di lokasi syuting. Dengan kemampuan syuting scene teknikal yang dimiliki, Gus Rakaee Shakti mempermudah dalam pengambilan syuting film dan men-direct para pemain ‘’Legegnda Leak Ngakak’’. Film ‘’Legenda Leak Ngakak ‘’ini menceritakan tentang kehidupan seorang penekun ilmu hitam. Penekun ilmu hitam tersebut adalah kakak beradik yang hidup di Desa Ragi Tenget. Mereka menguasai desa tersebut dan sering melakukan beberapa ritual untuk mendapatkan sebuah tingkatan dalam ilmu pangeleakan. Namun, Klian Desa Ragi Tenget yang diperankan oleh I Gusti Yasa atau sering dipanggil Pekak Botak itu mengecam perbuatan yang dilakukan para penekun ilmu pangeleakan, karena banyak warga desanya menjadi korban dari ilmu pangeleakan itu. Kisah ini sangat menarik untuk ditonton. Saksikan penayangannya Jumat (30/9) hari ini di Bali TV pukul 16.00 Wita. (r)
Bali Post/wan
DIES NATALIS – Suasana puncak peringatan Dies Natalis ke-54 Unud di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud, Jimbaran, Kamis (29/9) kemarin.
Puncak Dies Natalis Ke-54 Unud
Mewujudkan Unud yang Unggul, Mandiri, dan Berbudaya Denpasar (Bali Post) Memperingati Dies Natalis ke-54, Kamis (29/9) kemarin, Universitas Udayana (Unud) mengusung tema ‘’Membangun Sinergi Mewujudkan Unud yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya’’. Tema ini memberikan arti bahwa Unud bangkit berdiri tegak bersama-sama melakukan kegiatan untuk mewujudkan visi Unud menjadi lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mandiri dan berbudaya. Untuk mewujudkan itu, Unud telah melakukan berbagai bentuk kerja sama dengan sejumlah lembaga di dalam maupun luar negeri. ‘’Tahun ini, jumlah kerja sama baru yang terjalin dengan lembaga dalam negeri mencapai 45 buah dan dengan lembaga luar negeri mencapai 15 buah dengan capaian jumlah dana kerja sama baik dalam maupun luar negeri baru mencapai Rp 1,45 miliar. Ini
Nagita Slavina
Harus Adil Kalau Ingin Punya Dua Istri MARAKNYA isu yang mengatakan Ayu Ting Ting menjadi istri siri dari Raffi Ahmad, membuat Nagita Slavina atau akrab dipanggil Gigi memberikan pernyataan yang begitu mengejutkan. Dia bukannya marah menanggapi isu tersebut, tetapi malah menyindir suaminya itu dengan isu tentang poligami. ‘’Kamu kan istri aku, love number one,’’ ucap Raffi. Gigi pun menyindir Raffi dengan ucapan, ‘’Love number one. Love number 2 siapa? Kamu enggak boleh gitu, harus adil. Jangan kayak gitu. Nanti jika punya istri dua, kamu harus adil. Namun kata Allah tetap aja enggak bisa adil.’’ Dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Gigi, Raffi merasa terkejut dan jadi salah tingkah sambil tersenyum. ‘’Istri kedua? Belum punya, itu pun kalau diizinkan sama kamu. Kalau enggak boleh, ya enggaklah,’’ sahut Raffi sembari tersenyum. Pembincangan yang dilakukan oleh Raffi dan Nagita terdengar pada salah satu acara di stasiun TV swasta yaitu ‘’Janji Suci’’ Trans TV. Pada kesempatan itu, Raffi dan Nagita memberikan penjelasan mengenai topik dari bisnis yang mereka jalankan. Di sana Gigi juga sempat mengungkapkan sesuatu hal terkait rencana mereka yang ingin pergi ke luar negeri. ‘’Aku kalau enggak kuliah di tempat aku yang dulu Australia, ya… pergi ke London,’’ ucap Gigi. Raffi sempat kaget dengan mengatakan, ‘’Hah, kamu mau pergi ke luar negeri?’’ Namun, pertanyaan itu dijawab dengan enteng oleh Gigi. ‘’Kamu enggak usah pura-pura kaget gitu deh, senang aja rasanya aku ke luar negeri,’’ sindir Gigi. (pik)
Nusa Dua Perlu Produk dan Maskot Kreatif DALAM rangka Nusa Dua Fiesta yang akan digelar 16 November 2016 mendatang, Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata bertaraf internasional memerlukan desain produk dan maskot yang kreatif yang bisa dijadikan ciri khas. Oleh krena itu, ITDC Nusa Dua sebagai penyelenggara akan menggelar lomba desain produk ‘’Pesona Nusa Dua’’ dan desain maskot ‘’Tupai’’. Lomba desain ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda kreatif untuk ikut terlibat memahami potensi pariwisata dan mengangkat potensi Nusa Dua dalam berbagai kreativitas seni yang langsung mengarah pada produk-produk desain, sehingga bisa langsung diaplikasikan dalam berbagai bentuk produk dan merchandise untuk mempromosikan kawasan Nusa Dua kepada wisatawan. ‘’Nusa Dua sangat membutuhkan media promosi kreatif dalam berbagai bentuk sebagai ikon dari masing-masing tujuan wisata yang dapat menjadikan ciri khas dari destinasi tersebut,’’ ujar Ketua Umum Nusa Dua Fiesta 2016 Ngurah Wirawan, Kamis (29/9) kemarin. Desain produk yang dimaksud, kata Wirawan, adalah desain yang mencerminkan pesona kawasan pariwisata Nusa Dua dengan menonjolkan typografi (Nusa Dua) dan desain dapat diaplikasikan dalam bentuk produk, seperti t-Shirt, mug, gantungan kunci, pin dan sebagainya. Sementara untuk maskot menggunakan objek binatang tupai yang mencerminkan karakteristik kawasan pariwisata Nusa Dua yang berkelas internasional. ‘’Menggunakan binatang tupai sebagai maskot, karena binatang ini sangat banyak ditemukan di kawasan pariwisata Nusa Dua yang ekosistemnya sangat terjaga sebagai kawasan green tourism,’’ kata Direktur Operasional ITDC Nusa Dua ini. (win)
kami lakukan untuk membuktikan bahwa Unud peduli secara langung kepada masyarakat,’’ ujar Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. Suastika menambahkan, capaian jumlah mahasiswa asing yang ada di Unud tahun ini mencapai 7,02% atau 2,34 kali dari yang ditargetkan. Sementara dosen tamu dari luar baru mencapai 25 orang dari 75 orang
yang ditargetkan dan baru terdapat enam orang staf internasional. Kendati demikian, kerja sama dengan universitas luar negeri juga dilakukan dengan terselenggaranya double degree yang berjumlah 3 buah, yaitu S-2 Bioteknologi bekerja sama dengan Hibaraki Jepang, S-2 Lingkunan dengan Yamaguci Jepang, S-2 dan S-3 Kajian Pariwisata dengan Prancis dan S-2 Biomedik untuk
menyelenggarakan Combine Degree. ‘’Program peningkatan jumlah kerja sama (MoU) dengan pihak ketiga untuk mendukung pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga terus kami optimalkan, termasuk peningkatan kerja sama dengan dunia usaha untuk meningkatkan relevansi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,’’ paparnya. (win) Diskusi “Peran Unud dalam Membangun Bali” akan ditayangkan di Bali TV, Jumat (30/9) hari ini, Pukul 20.00 Wita.
MarkPlus WOW Service Excellence Award Bali 2016 SETELAH sukses digelar di 17 kota, ajang penghargaan MarkPlus WOW Service Excellence Award kini hadir kembali. Service Excellence Award diselenggarakan sejak tahun 2009 sebagai bentuk apresiasi terhadap local champion di kota-kota besar di Indonesia dalam melakukan pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Mulai tahun 2014, Service Excellence Award diperbarui menjadi MarkPlus WOW Service Excellence Award (WOW SEA) yang mengadopsi konsep WOW Marketing dari MarkPlus, Inc. Denpasar, Bali merupakan kota ke-17 diselenggarakannya WOW SEA setelah Kota Jayapura, yang diikuti kota-kota lainnya seperti Aceh, Medan, Semarang, Solo, Pekanbaru, Yogya, Surabaya, Palembang, Balikpapan, Pontianak, Padang, Bandung, Banjarmasin, Manado dan Makassar. ‘’Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami mengusung tema Service Secret untuk memperluas kategori dengan kategori baru, yakni public service atau pelayanan masyarakat yang melibatkan dinas-dinas atau lembaga pemerintahan seperti Dinas Pendidikan, Di-
nas Sosial, Dinas Tata Ruang, Cipta Karya dan Perumahan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika serta Satpol PP,’’ ujar Trisna Dewi, Ketua Panitia MarkPlus WOW Service Excellence Award, di Hotel Harris & Residences Sunset Road, Kamis (29/9) kemarin. Pada WOW SEA kali ini, MarkPlus mengukur kepuasaan konsumen di lima dimensi masing-masing berkorespondensi dengan tahap yang dilalui pada customer path yaitu Aware-Apparel-Ask-Act dan Advocate. ‘’Kelima dimensi itu adalah clarity of communication atau seberapa jauh perusahaan memperlihatkan citra mereka kepada konsumen. Makin jelas komunikasi yang disampaikan, maka makin bagus juga awareness calon konsumen terhadap merek tersebut. Selanjutnya ada favorability of brand yakni seberapa suka konsumen terhadap merek yang mereka ketahui, sehingga konsumen lebih memilih merek itu daripada merek lain. Selanjutnya ada accessibility of channel, yaitu seberapa mudah konsumen mencari tahu mengenai merek yang akan ia gunakan. Lalu ada suitabillity of offering, pada tahap ini konsumen bisa me-
nentukan apakah merek yang digunakan berhasil menjawab kebutuhannya atau tidak. Yang terakhir adalah quality of service yang menunjukkan seberapa puas konsumen terhadap layanan-layanan yang diberikan oleh perusahaan,’’ jelasnya. Bersamaan dengan penganugerahan WOW SEA ini, juga diselenggarakan Seminar ‘’Service Secret - 9 Jurus Pelayanan Khas Indonesia’’ yang dibawakan oleh Iwan Setiawan, Chief Operating Officer MarkPlus, Inc. ‘’Seminar ini menguak sembilan jurus pelayanan khas Indonesia yang bisa kita terapkan dengan dilengkapi contoh-contoh kasus dari berbagai industri yang ada di Indonesia,’’ pungkas Iwan Setiawan. (win)
PEMENANG - Iwan Setiawan (tengah) berfoto bersama pemenang kategori Genaral Hospital (C class) ‘’The Champion of Bali Service Excellence Award’’.