Skip to main content

Edisi 30 Juni 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 298 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

jumat umanis, 30 juni 2017

Nenek Lempar Koin ke Mesin Pesawat

Beijing – Pesawat dari Shanghai tujuan Guangzhou, Cina, terpaksa gagal terbang hingga lima jam gara-gara seorang nenek 80 tahun yang menjadi penumpang melemparkan segenggam uang recehan ke salah satu mesin pesawat, Selasa (27/6). Sekeping koin yang dilemparkan nenek bermarga Qiu itu dilakukan sebelum memasuki kabin pesawat dengan tujuan mendapatkan keselamatan selama perjalanan. Namun, mesin pesawat jenis Airbus A-320 harus diperiksa ulang karena kemasukan koin yang berdampak fatal bagi penerbangan, demikian laporan Beijing News edisi Kamis ini. Awalnya, perilaku sang nenek tidak ketahuan, hingga akhirnya mendapatkan perhatian dari seorang penumpang lain dan melaporkannya kepada awak kabin. Wajar saja perempuan tua tersebut ditahan dan diinterogasi polisi. Jika penumpang lain tidak ada yang memerhatikan dan melaporkan ulah nenek tersebut, maka berisiko fatal bagi pesawat China Southern Airlines. Hal. 19 Lempar Koin

Polisi Gagalkan Penyelundupan 110 Kg Ganja Bakauheni (Bali Post) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melibatkan Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan menggagalkan pengiriman 110 kilogram daun ganja kering saat pemeriksaan barang terlarang kawasan pelabuhan (seaport interdiction) Pelabuhan Bakauheni. “Kami berhasil menggagalkan pengiriman 110 kilogram daun ganja kering dengan pelaku memanfaatkan kepadatan penumpang pada mudik Lebaran,” kata Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Pol. Sudjarno di Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (29/6) kemarin. Hal. 19 Dinding Pintu

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Kunjungi Ragunan

Jokowi Tak Mau Gratis, Pilih Bayar Sendiri Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokowi membayar sendiri tiket masuk non-tunai (cashless) atau menggunakan tiket elektronik (e-ticketing) ke Pusat Primata Schmutzer dan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, pada Kamis kemarin untuk sekeluarganya. “Saya katakan ke Pak Presiden kalau kami sudah cashless dengan e-ticketing, lalu beliau mengatakan, ‘Ya saya mau e-ticketing.’ Jadi, tadi beliau beli tiket dengan saldo Rp 50.000 dan harga kartunya Rp 10.000. Jadi, total Rp 60.000 untuk beliau pribadi, dan untuk keluarganya juga. Jadi, beli empat kartu,” kata Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Dina Himawati. Presiden Jokowi mengunjungi tempat wisata tersebut bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, putrinya Kahiyang Ayu dan putra bungsunya Kaesang Pangarep. Presiden dan rombongan tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan mulai masuk ke Pusat Primata Schmutzer sekitar pukul 14.30 WIB, kemudian mengakhiri kunjungan sekitar pukul 15.00 WIB. “Untuk paspampres dan rombongan juga semuanya dibayar. Saya sampai tidak enak, tapi mau bagaimana?” ungkap Dina.

Ia mengaku bahwa penggunaan tiket elektronik itu sudah dilakukan sejak Mei 2016 bekerja sama dengan Bank DKI. “Jadi, tidak pakai uang tunai lagi dan berlaku seumur hidup. Setelah dapat kartu yang isi saldonya Rp 50.000 untuk masuk ke Kebun Binatang Ragunan dipotong Rp 4.000 untuk orang dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak, sedangkan untuk masuk ke Pusat Primata Schmutzer dipotong Rp 7,500,” kata Dina. Hal. 19 Empat Kali

Bali Post/ant

KEBUN BINATANG - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Wododo serta putranya, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu mengunjungi Pusat Primata Schmutzer di Kebun Binatang Ragunan Jakarta, Kamis (29/6) kemarin.

Aksi Heroik Bravo Kirim Cili ke Final

Kazan – Kiper Cili, Claudio Bravo, sukses menggagalkan tiga penalti secara berturut-turut untuk membawa timnya menang adu penalti dengan skor 3-0 atas Portugal, setelah pertandingan semifinal Piala Konfederasi Bali Post/ap RAYAKAN KEMENANGAN - Pemain Cili merayakan kemenangan setelah menekuk Portugal mereka berakhir imbang tanpa gol pada Rabu. pada Piala Konfederasi, Kamis WIB.

Bravo menggagalkan tiga eksekusi penalti pertama dari Ricardo Quaresma, Joao Moutinho, dan Nani. Sedangkan Cili mengonversi penalti-penalti mereka untuk memenangi pertandingan antara juara Amerika Selatan melawan juara Eropa. Hal. 19 Dua Peluang

Barack Obama Puji Keindahan Candi Prambanan Sleman (Bali Post) – Barack Obama, Kamis kemarin, berkunjung ke Candi Prambanan. Mantan orang nomor satu di AS itu masuk ke seluruh bangunan candi. Di selasela kunjungan itu, Obama memuji keindahan Candi Prambanan. Kepala Seksi Perlindungan pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta Wahyu Astuti, mengatakan, Barack Obama sangat mengapresiasi Candi Prambanan. “Kesimpulan dari BPCB, Obama sangat mengapresiasi Candi Prambanan dan menyatakan bahwa Candi Prambanan sangat indah. Tadi yang mendampingi Barack Obama ada Kepala Seksi Candi Prambanan Manggar Sari Ayuwati,” kata Wahyu Astuti.

Wahyu Astuti sebenarnya juga disiapkan BPCB Yogyakarta untuk turut mendampingi Barack Obama saat berkunjung ke Candi Prambanan bersama Plt. Kepala BPCB Yogyakarta Ari Setyastuti dan Manggar Sari. Namun karena dari pihak keamanan hanya mengizinkan satu orang yang boleh mendampingi Obama, maka diputuskan hanya Manggar Sari yang mendampinginya. “Dari pemaparan Manggar Sari, Obama memasuki seluruh bangunan candi yakni Candi Brahma, Candi Siwa, dan Candi Wisnu,” katanya. Bahkan, Obama juga memasuki Candi Nandi dan Candi Perwara (Pendamping) yang sedang dipugar. “Obama waktu masa kecil tinggal di Yogyakarta pernah berkunjung ke Candi Prambanan, dan waktu itu Candi Nandi belum dipugar dan hanya berbentuk batu yang berserakan. Ini tadi Obama sempat bernostalgia di Candi Nandi,” katanya.

Sedangkan di Candi Perwara Obama juga mengamati secara detail struktur bangunan candi yang sedang dipugar tersebut. “Obama mengamati bagaimana proses pemugaran dan bagaimana struktur susunan batu-batu, termasuk sistem kait antarbatu,” katanya. Ia mengatakan, jika seseorang yang berkunjung ke kompleks Candi Prambanan bersedia masuk ke seluruh bangunan candi, hal tersebut menandakan bahwa orang tersebut sangat mengapresiasi. “Bahkan saat didampingi Kepala Unit Prambanan, Obama mengungkapkan bahwa Candi Prambanan indah sekali,” katanya. Selain berkunjung ke Prambanan, rombongan Obama juga mengunjungi objek wisata Puncak Becici Desa Munthuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah dari Puncak Becici, Obama makan siang di Restoran Bumi Langit. (ant)

Putri Obama Kunjungi Taman Sari DUA putri Barack Obama, Malia dan Natasha, mampir ke objek wisata Taman Sari di Kecamatan Keraton, Yogyakarta, Kamis sore kemarin. Malia dan Natasha tiba di kompleks Taman Sari pukul 15.30 WIB. Tidak seperti pengunjung pada umumnya, kedua putri Obama yang mengenakan kaus dengan celana ukuran tiga perempat masuk melalui pintu Pasar Ngasem dan ke luar melalui pintu masuk utama objek wisata itu pukul 16.17 WIB. Beberapa menit menjelang kedatangan Malia dan Natasha, loket tiket masuk Taman Sari ditutup sementara bagi wisatawan. Seorang pengelola objek wisata peninggalan Sultan Hamengku Buwono (HB) I itu mengatakan tidak ada persiapan khusus menyambut kedatangan kedua putri Obama. “Tidak ada persiapan apa-apa. Semua berjalan seperti biasanya saja,” katanya yang tidak berkenan disebut namanya. Dengan pengawalan ketat, Malia dan Natasha sempat melalui kolam tempat pamandian para selir raja. Para pengunjung yang berada di kawasan itu tampak antusias menyaksikan keduanya, kendati tidak diperkenankan

mengabadikan gambar. Objek wisata Taman Sari merupakan situs bekas taman istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang memiliki arti “taman yang indah”. Taman ini dibangun pada zaman pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I (1758-1765 Masehi). Kompleks Taman Sari luasnya 10 hektar lebih, dengan 57 bangunan, baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan. Kolam pemandian di area Taman Sari dibagi menjadi tiga yaitu Umbul Kawitan (kolam untuk putra-putri raja), Umbul Pamuncar (kolam untuk para selir), dan Umbul Panguras (kolam untuk raja). Seusai meninggalkan kawasan Taman Sari, iring-iringan mobil yang membawa kedua putri Mantan Presiden ke-44 Amerika Serikat itu sempat melintasi Alunalun Kidul Yogyakarta, sebelum akhirnya kembali ke penginapan di Hotel Tentrem. Alun-alun Kidul terkenal dengan mitos “Masangin” atau melintasi pohon beringin kembar di alun-alun itu dengan mata tertutup. (ant) Putri Obama, Malia

Bali Post/ant


denpasar

2

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

figur

Bali Post/dok

Proteksi Produk Lokal

BANYAK faktor yang menyebabkan pertanian Bali makin terpuruk. Di samping daya saing produk pertanian Bali relatif masih rendah, kebijakan pemerintah yang cenderung tidak berpihak kepada bidang pertanian juga turut andil memperburuk kondisi pertanian Bali. Proteksi dari pemerintah terhadap produk-produk pertanian lokal juga sangat rendah. “Produk-produk pertanian impor begitu bebas masuk Bali dan tampil sebagai kompetitor yang sangat berat bagi produk-produk pertanian lokal,” ujar Dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana I Putu Sudiarta, S.P., M. Si., Ph.D., Kamis (29/6) kemarin. Menurutnya, kebijakan untuk memproteksi produk pertanian lokal belum terlihat dan tetap berkutat di tataran wacana semata tanpa terlihat ada aksi nyata untuk mewujudkan hal tersebut. Padahal, peluang untuk memproteksi produk pertanian lokal itu sebenarnya sangat besar mengingat sektor pariwisata yang berkembang pesat di Bali tentunya membutuhkan produk pertanian yang cukup besar. Misalnya untuk kepentingan konsumsi tamu yang menginap di hotel, pemerintah daerah bisa membuat regulasi yang mewajibkan pengusaha hotel memanfaatkan produk-produk pertanian lokal. “Mungkin, tidak bisa seratus persen produk lokal. Paling tidak bisa diakomodir setengahnya adalah produk lokal. Semestinya kebijakan ini bisa diterapkan oleh pemerintah daerah di Bali,” katanya mengusulkan. Lebih lanjut, ayah dua orang putra ini juga mengingatkan pentingnya sinergitas antara peneliti dengan pemerintah daerah dalam rangka memajukan sektor pertanian di Bali. Sebagai contoh, para petani bisa mengaplikasikan hasilhasil penelitian dari para peneliti secara langsung dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah. “Sebenarnya, banyak sekali hasil penelitian yang bersifat aplikatif dan dinyakini mampu membantu petani dalam meningkatkan produktivitas produk pertaniannya, saat ini belum diaplikasikan secara optimal. Dengan adanya jalinan sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, tentu kedua lembaga ini bisa bergerak bersama-sama untuk memajukan sektor pertanian di Bali. Sebagai peneliti, kami sebenarnya juga sangat berkepentingan agar hasil penelitian yang telah dilakukan dengan susah payah itu bisa diadopsi oleh para petani,” tegasnya. (ian)

Pasutri Terpidana Mati Tunggu Putusan PK

Denpasar (Bali Post) Terpidana mati pasangan suami istri (pasutri) Heru Hendriyanto alias E’en alias Komang dan Ni Putu Anita Sukra Dewi berupaya keras supaya lepas dari hukuman mati. Salah satunya, pembunuh satu keluarga di Kampial itu mengajukan upaya hukum PK atau peninjauan kembali. Bahkan sidang PK itu sudah dilakukan Agustus lalu, namun hingga saat ini hasilnya belum diketahui. Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum terpidana, Edy Hartaka Kamis (29/6) kemarin. Dikatakan, dirinya sudah mengecek putusan tersebut ke Panitera PN Denpasar. Namun sampai saat ini belum ada putusan dari Mahkamah Agung. Artinya, sidang PK yang sudah berlangsung sekitar 10 bulan lalu, hingga sekarang belum ada putusannya. Mengingat belum turunnya putusan PK tersebut, kata Edy Hartaka pihaknya belum bisa menentukan langkah selanjutnya. Tapi sesuai aturan, kedua terpidana mati ini masih memiliki dua upaya hukum lagi yaitu PK jilid II dan grasi atau pengampunan dari Presiden RI. Dalam sidang PK di PN Denpasar yang dipimpin hakim Gde Ginarsa, pasutri terpidana mati memohon kepada MA untuk membatalkan putusan kasasi yang menjatuhkan hukuman mati untuk keduanya. Dalam PK juga dibeber beberapa alas an, di antaranya penerapan hukum tingkat kasasi (judex juris) telah khilaf atau melakukan kekeliruan yang nyata, karena tidak pernah mempertimbangkan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005. Pasutri ini dihukum mati atas pembunuhan satu keluarga di Perumahan Kampial Residen, Kuta Selatan, Badung pada 16 Februari 2014 lalu. Korbannya adalah Made Purnabawa, istrinya Ni Luh Ayu Sri Mahayoni dan anak perempuannya Ni Wayan Risna Ayu Dewi. (kmb37)

Bali Post/eka

LOMBA KERAJINAN - Seorang nenek tampak beristirahat sejenak menganyam keben saat lomba kerajinan di Taman Budaya Bali, Kamis (29/6) kemarin. Lomba tersebut diikuti sekitar 28 peserta dari Sembilan kabupaten/kota se-Bali.

Pascaserangan Teroris di Sumut

Penjagaan Mapolda Bali Diperketat Denpasar (Bali Post) -

Pascaserangan teroris di Polda Sumatra Utara (Sumut) yang menewaskan Aiptu Martua Sigalingging, pengamanan di Mapolda Bali diperketat. Puluhan anggota bersenjata lengkap melakukan penjagaan di beberapa titik Polda. Selain antisipasi teroris, penjagaan itu merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk meningkatan pengamanan di seluruh markas polisi di Indonesia. Selain itu, setiap orang yang masuk tak luput dari pemeriksaan petugas. Di samping

itu, pengamanan setiap polres hingga polsek juga diperketat. Selain jumlah petugas jaga ditambah, juga dilengkapi senjata dan rompi antipeluru. Dikonfirmasi Kamis (29/6) kemarin, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, peningkatan penga-

manan sudah menjadi standard operating procedure (SOP) dalam mencegah maraknya ancaman dari teroris. “Selain instruksi dari Bapak Kapolri, pengamanan ini sesuai SOP antisipasi serangan teroris yang berani masuk markas kepolisian,” ujarnya. Hengky Widjaja menegaskan, penjagaan tersebut berlangsung selama 24 jam dan diterapkan sistem shift. Pasalnya, serangan bisa terjadi kapan saja. Dengan dikerahkannya lebih banyak personel lengkap dengan senjata laras panjang,

diharapkan serangan teroris bisa dicegah. “Agar jangan sampai kecolongan. Polda dan jajarannya sudah memperketat pengamanan. Anggota di lapangan juga diperintahkan jangan jalan sendiri, minimal berdua. Salah satu target mereka sekarang kan kepolisian, baik itu markas maupun anggota,” katanya mengingatkan. Selain untuk mengantisipasi ancaman teroris, penebalan pengamanan juga terkait Operasi Ramadniya 2017 khususnya saat arus balik. Nantinya,

Pemeriksaan di Terminal Ubung Diintensifkan

Denpasar (Bali Post) Memasuki H+3 Hari Raya Idul Fitri, pemeriksaan di Terminal Ubung, Denpasar diintensifkan. Polsek Denpasar Barat (Denbar) bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaannya. Sasaran pemeriksaan adalah kartu identitas, bahan peledak dan narkoba. “Hari ini (kemarin-red) mulai banyak yang datang. Anggota kami kerahkan untuk melakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena, Kamis (29/6) kemarin. Pemeriksaan dilakukan sejak tiga hari sebelumnya dengan mengerahkan 15 personel. Menurut Sumena, dua hari sebelumnya masih sedikit pemudik yang balik ke Denpasar. “Tadi

(kemarin-red), jumlah orang yang balik cukup banyak. Anggota memeriksa semua penumpang bus, termasuk barang bawaannya,” tegas mantan Kapolsek Kintamani, Bangli ini. Sumena menegaskan, Hingga saat kondisi masih aman dan kondusif. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang berbahaya. Pemeriksaan akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan. “Saat ini pemeriksaan fokus di Terminal Ubung dulu. Setelah itu baru sasarannya ke pemukiman,” katanya. Ia memprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7) mendatang. Pasalnya, Senin (3/7) lusa perkantoran mulai buka dan beraktivitas seperti biasa. (kmb36)

Bali Post/ist

PEMERIKSAAN - Petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang bus yang tiba di Terminal Ubung, Kamis (29/6) kemarin.

Memprediksi Problematika PPDB (1)

Orangtua dan Sekolah Bingung di Bawah Ancaman Dapodik Model Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Bali masih menimbulkan polemik. Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 sangat memukul sekolah swasta. Untuk itu, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Bali bekerja sama dengan Wiyata Mandala (Kelompok Media Bali Post) menggelar diskusi soal PPDB dan permasalahannya, Kamis (29/6) kemarin. Berikut laporannya. SEBAGIAN besar anggota BMPS Bali mempredikasi PPDB 2017 akan gonjang-ganjing. Banyak siswa yang tidak mendapatkan sekolah. Untuk itu, menjelang pengumuman PPDB pada Sabtu (1/7) besok, BPMS Bali mengirim surat ke Mendikbud agar diberikan kebijakan sekolah swasta merekrut 48 siswa per kelas dengan jumlah rombongan belajar 12 kelas. Surat bernomor 018/L/P-BMPS-Bali/V/2017 itu juga ditembuskan ke BMPS Pusat. Ketua BPMS Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M. Hum., dan Sekretaris Blasius Naya Manuk, S.Pd., menegaskan surat ini bukan menentang Permendik-

bud, melainkan diatur kembali dengan mengedepankan pendidikan terjangkau dan berkualitas. Alasannya, jika jumlah siswa dibatasi, biaya pengeluaran siswa akan naik tiap bulan. Dia yakin PPDB ini tak akan selesai hingga 10 Juli 2017. Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., mengkritisi pemerintah jangan pura-pura meniru model PPDB di luar negeri, sementara kondisi sekolah kita belum merata. Untuk itu, mantan Koordinator Kopertis VIII ini meminta BMPS Pusat menjadi ujung tombak menghadapi Mendikbud agar tak terlalu banyak mengatur seko-

Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M. Hum.

Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S.

lah swasta. “Saya yakin sekolah swasta memaksakan kehendak,” ujarnya. Pengamat pendidikan Drs. Mangku I Nyoman Subrata sepakat perjuangan BMPS Bali harus di bawah naungan BMPS Pusat. Jika Bali berdiri sendiri, mungkin tidak dihiraukan oleh Mendikbud. Mantan Kabid di Disdikpora Bali ini mengakui, saat ini sudah terjadi keresahan para orangtua dan sekolah karena masih kebingungan. Orangtua siswa bingung anaknya tak diterima di negeri dan swasta, sementara sekolah swasta binggung akan menerima 40 atau 48 siswa per kelas. Masalahnya pendataan di Dapodik, jika disegel 36 siswa per kelas, kasihan yang lain tak tercatat dan terancam tak menerima ijazah. Bahkan dia menemukan demi mendapat sekolah negeri, ada warga yang memiliki truk dan tanah luas mengantongi KK miskin. Gusti Made Subrata dari Klungkung setuju makin cepat makin bagus agar usulan BMPS Bali sampai ke Presiden

FM 96,5

Topik : DEWAN KRITISI GURU GAPTEK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Arus Balik

081 337 032 965, (0361) 819446

web E-mail

lanjut Hengky Widjaja, operasi cipta kondisi dan sidak penduduk pendatang gencar dilakukan. “Masyarakat juga kami imbau untuk meningkatkan pengamanan di lingkungannya masing-masing. Jangan sampai ada celah atau ruang bagi mereka untuk menyusup,” ujarnya. (kmb36)

Drs. Mangku I Nyoman Subrata

Jokowi. Dengan demikian, sekolah bisa mengambil sikap. Hal ini didukung oleh rekannya I.B. Gede Parwita, di mana pihaknya masih ragu-ragu menerima 48 siswa per kelas, karena adanya ancaman tidak mendapat ijazah di kemudian hari. Ketua BMPS Karangasem I Ketut Jelantik juga mempertanyakan jika melabrak aturan apakah data siswa bisa diterima di Dapodik. Untuk itu, ia menilai perlunya BPMS maju bersamasama. Dengan demikian, sekolah swasta mendapat perhatian masyarakat. Kondisi ini membuat Made Ariyasa dari Bintang Persada mendesak sekolah swasta tidak boleh bersikap lunak. Ia mempredikasi jika PPDB kacau, ada alasan sekolah negeri double shift yang berarti hari kematian bagi sekolah swasta. Di Badung lebih krodit lagi. Para kadus dan kaling bersatu mengancam Bupati untuk menambah kelas baru lagi di SMPN 1 Kutsel dan SMPN 5 Kuta. Mendapat dukungan demikian, Chandra Jaya mengaku sudah mengkomunikasikan dengan Ketua BMPS Pusat agar memanggil BMPS seluruh Indonesia. BMPS Bali bersedia menjadi tuan rumah. Tinggal sekarang diperjuangkan semua siswa bisa masuk dalam Dapodik. Kedua, ia mendesak Kadisdikpora Bali TIA Kusuma Wardhani untuk megelurkan SK merevisi jumlah siswa per kelas. Sebab, TIA Kusuma Wardhani juga berani mengeluarkan SK soal revisi daya tampung SMA dan SMK negeri untuk Badung, Gianyar, Bangli dan Karangasem yang sempat bergejolak. Dengan kondisi empat wilayah itu, kata dia, sudah mencerminkan kondisi Bali pada PPDB kali ini yang sesungguhnya. Kendati demikian, sambil berjuang, anggota BMPS Bali diharapkan tetap mengedepankan taat menjalankan aturan. (sue)


BADUNG

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

3

SOSOK Daya Tarik Uluwatu SALAH satu objek Wisata yang dikunjungi wisatawan saat liburan Lebaran yaitu kawasan luar Pura Uluwatu. Selain menyuguhkan panorama alam, sunset, suasana pura dan Tari Kecak, yang juga menjadi daya tarik adalah keberadaan monyet. Sehingga daya tarik tersebut sering disebut sebagai “The Five Wonderful Beauties at Uluwatu”. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, Manager Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu Wayan Wijana mengimbau kepada pengunjung agar tidak takut dan kawatir terhadap keberadaan monyet tersebut. Setiap hari selalu ada petugas atau pawang monyet yang berjaga. Dikatakan, jenis monyet yang ada di sana adalah jenis monyet yang pintar dan lucu, bukan agresif. “Namun pengunjung kami harapkan tetap waspada. Bahkan kami juga menyampaikan pengumuman imbauan setiap beberapa menit melalui pengeras suara untuk mengingatkan,” ujarnya, Kamis (29/6) kemarin. Menurut Wijana, populasi monyet di areal Pura Uluwatu sekitar 330 ekor. Jumlah itu tercatat sesuai data ilmiah dari peneliti Kanada yang melakukan observasi selama tujuh bulan di Uluwatu. Ditegaskan, monyet di Uluwatu telah dinyatakan bebas rabies oleh Balai Besar Veteriner. Bahkan juga dilakukan perawatan rutin setiap enam bulan sekali melibatkan pihak Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana untuk sanitasi, kekebalan tubuhnya dan pengobatan lainnya. Wijana menjelaskan, jumlah kunjangan ke ka wasan Uluwatu terus meningkat setiap Tahunnya. Data sampai Mei 2017 telah menunjukkan angka hampir 900 ribu lebih. Rata-rata kunjungan per hari mencapai 6.000 orang. Sedangkan tahun 2016 lalu, kunjungan mencapai 1,7 juta lebih. “Kami menargetkam kunjungan per tahun 2017 ini bisa mencapai 2 juta lebih,” ujarnya. (edi)

Pembuang Sampah Sembarangan Diancam Denda Rp 5 Juta Juga Terancam Sanksi Adat

Mangupura (Bali Post) – Pojokan simpang Jalan Tuan Lange- Jalan Kendedes yang biasanya dipenuhi sampah rumah tangga, kini mulai terlihat bersih. Kondisi ini terlihat setelah masyarakat Banjar Jaba Jero Desa Adat Kuta memasang spanduk larangan membuang sampah di kawasan tersebut. Pada spanduk tersebut, tertulis larangan keras dengan mencantumkan sanksi sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2001. Yakni, hukum kurungan paling lama lima bulan dan denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta. Dikonfirmasi Kamis (29/6) kemarin, Kepala Lingkungan Jaba Jero Dewa Made Oka Wijaya membenarkan bahwa pemasangan spanduk tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Khususnya masyarakat Banjar Jaba Jero Desa Adat Kuta. Itu dilakukan lantaran masyarakat sudah jenuh terhadap tumpukan sampah yang selalu mengotori titik tersebut. “Itu kami pasang bertepatan dengan pelaksanaan program Bulan Bhakti Gotong Royong. Masyarakat di banjar ini telah sepakat menyatakan larangan keras terhadap aktivitas pembuangan sampah di tempat itu,” ujarnya. Selain sanksi sesuai perda, kata Oka Wijaya, pelanggar larangan tersebut juga diancam dengan sanksi adat sesuai Pararem Banjar Jaba Jero. Sanksi tersebut berupa denda senilai Rp 500 ribu. Meski sudah dipasangi spanduk larangan keras seperti itu, ternyata masih ada juga yang melanggar. Mereka biasanya membuang sampah secara kucing-kucingan pada malam dan dini hari. “Kami sulit memantaunya. Tapi kalau pelanggarnya kami temukan, kami akan langsung bawa yang bersangkutan ke balai banjar,” katanya. Oka Wijaya berharap, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung ikut mengawal larangan tersebut. DLHK diharapkan melakukan pengangkutan jika masih ditemukan sampah dan senantiasa melakukan monitoring agar aktivitas pembuangan sampah seperti itu tidak muncul kembali. “Bila perlu, dinas terkait juga tugaskan orang untuk senantiasa memantau di lokasi tersebut. Terus terang, kami kewalahan kalau masalah tenaga seperti itu,” tegasnya. (kmb23)

Bali Post/kmb23

LIBURAN - Sejumlah wisatawan menikmati liburan di Pantai Kuta, Kamis (29/6) kemarin. Selama libur Lebaran, angka kunjungan wisatawan khususnya wisatawan domestik ke sejumlah objek wisatawan di kawasan Badung Selatan melonjak tajam.

Dewan Kritisi Guru Gaptek

Mangupura (Bali Post) –

Keluhan adanya guru yang gagap teknologi alias gaptek di Kabupaten Badung, menjadi perhatian serius wakil rakyat di DPRD Badung. Pasalnya, keberadaan guru gaptek melenceng dari program Bupati Badung untuk membangun Badung Smart City. Terlebih pada akhir 2016 lalu, sebanyak 8.636 unit laptop dibagikan untuk siswa kelas VI SD negeri di Kabupaten Badung. Anggota DPRD Badung I Nyoman Sentana mendesak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung agar segera mengambil kebijakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Bahkan guru yang tidak memahami informasi teknologi (IT) diusulkan pindah dari di kelas V ke kelas I, II dan III. “Saya kecewa mendengar pernyataan sejumlah orangtua siswa yang mengeluhkan tentang masih adanya sejumlah guru gaptek dalam mengajar dengan komputer. Cocoknya

mereka dipindahkan ke kelas I, II dan III. Jadi guru yang dikatakan gaptek itu bisa lebih menjiwai nantinya,” ujar Sentana, Kamis (29/6) kemarin. Wakil rakyat asal Abiansemal ini meminta agar Disdikpora Badung segera melakukan kajian dan menerapkan kebijakan seperti melakukan rolling guru. Dia menyarankan agar rolling guru itu dilakukan sesegera mungkin. “Itu guru kontrak yang mudamuda saja dimanfaatkan untuk mengajar anak kelas V

ke atas. Kan mereka saat ini sedang fresh dalam dunia itu dan memang sudah bergelut dengan dunia teknologi dan memahami perkembangan zaman,” jelasnya. Sentana mengingatkan, jangan sampai ada salah seorang guru atau kepala sekolah yang jamuran di satu sekolah itu saja. Sehingga suasana di sekolah tersebut cenderung membosankan, karena menerapkan gaya yang itu-itu saja. “Semua harus di-rolling sesegera mungkin, sehingga semua sekolah tentunya akan

memiliki suasana baru jika guru atau kepala sekolahnya baru,” katanya. Terkait keberadaan guru kelas gaptek itu ditepis Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika. Dikatakan, guru yang mengajar di kelas VI sudah paham mengoperasikan kompeter. “Kalau ada yang seperti itu (tak bisa computer-red), tolong disampaikan. Karena guru sudah dilatih berkalikali. Kalau memang ada guru yang tidak bisa ngajar (computer-red), kami akan pindah dan biar ngajar di kelas 1,” ujarnya. Meski kelas VI SD telah dibekali laptop dan kemudian pembagian untuk kelas V menyusul, ternyata tidak ada mata pelajaran khusus men-

Wujudkan Percepatan Pembangunan di Badung

Bupati Serahkan Dana Hibah Rp 1 Miliar di Banjar Babakan, Canggu PEMERINTAH Kabupaten Badung bersama dengan DPRD Kabupaten Badung mempunyai komitmen yang kuat untuk melaksanakan percepatan pembangunan di Kabupaten Badung. “Dengan terlaksananya percepatan pembangunan ini, diharapkan dapat segera terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat Badung,” ungkap Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk pembuatan Balai Banjar Pura Penipi Siring Warung kepada krama Banjar Adat Babakan, Canggu, Kuta Utara, Kamis (29/6) kemarin. Turut mendampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta aanggota, Camat Kuta Utara A.A. Ngurah Arimbawa, Bendesa Adat Canggu Nyoman Japa, serta tokoh masyarakat setempat.

Giri Prasta mengungkapkan, pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah kepentingan masyarakat adat. “Salah satu skala perioritas kami adalah pembangunan untuk menopang sepenuhnya kegiatan-kegiatan adat yang dipimpin langsung oleh bendesa masing-masing. Adat di sini adalah agama, dresta, awig serta tata cara itulah isinya yang kita bantu. Dari Pura Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, Kahyangan Jagat, Kahyangan Tiga maupun Pura Swagina, kami siap bantu,” ungkapnya. Bupati Giri Prasta menambahkan, konsep yang dilakukan dalam pembangunan ini bertujuan untuk membantu meringankan masyarakat, khususnya masyarakat Hindu. “Sehingga waktu banyak dihabiskan untuk adat dan uang banyak habis dalam yadnya dapat diminimalkan

bahkan ditiadakan karena kebijakan kami yang meringankan beban, waktu dan adat di masing-masing wilayah di Badung,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Ketut Kwaci memberikan apresiasi kepada Bupati Badung yang sudah berkenan memberikan bantuan berupa dana hibah untuk melanjutkan pembangunan Balai Banjar Pura Penipi Siring Warung Banjar Adat Babakan, Canggu. “Ini merupakan wujud nyata program pemerintah yang meringankan warga. Bisa dibayangkan, kami dengan 40 KK membangun Balai Banjar Pura Penipi Siring Warung ini tentu sangat berat bagi kami. Dengan bantuan dana ini, kami merasa sangat terbantu. Kami juga siap mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung,” tekadnya. (ad1961)

DANA HIBAH - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata, saat menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1 miliar untuk pembuatan Balai Banjar Pura Penipi Siring Warung kepada krama Banjar Adat Babakan, Canggu, Kuta Utara, Kamis (29/6) kemarin. KEKRODITAN - Sejumlah kendaraan berjalan pelan saat melintas di

Nilai Lelang di Atas Rp 1 Miliar Wajib Dapat Persetujuan Jaksa Agung

BARANG bukti di Kejaksaan Negeri Denpasar maupun hasil sitaan dalam perkara yang ditangani pihak kejaksaan saat ini masih banyak yang belum dilakukan eksekusi. Sebagian dari barang bukti tersebut ada yang dititip di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Khususnya barang bukti yang perlu perawatan. Beberapa di antara barang bukti tersebut yang menjadi rampasan negara sebagaimana putusan pengadilan, saat ini masih ada proses tahap lelang. Salah satunya adalah kasus BBM PT Sembilan Pilar. Belum lama ini, Kajari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri mengatakan bahwa proses penyerahan barang bukti sudah dilakukan oleh Bagian Pidum (Pidana Umum) ke Sub Bagian Pembinaan (Subagbin) untuk selanjutnya dilakukan proses lelang. “Untuk BBM Sembilan Pilar sudah diserahkan dari Pidum ke Subagmin. Proses lelang ini perlu waktu dan proses yang lama,” tandas Erna Normawati. Perempuan yang pernah menjabat Aspidsus Kejati Bali itu menambahkan, proses lama itu dilalui karena dilihat dari nilai jual barang sitaan negara. “Jika nilainya di atas satu miliar, maka proses lelang wajib dapat persetujuan dari Pak Jaksa Agung. Sedangkan lelang yang nilainya tidak banyak, bisa diproses Kasubagbin untuk selanjutnya dilakukan pelelangan,” ujar Erna Normawati. Selain BBM lengkap dengan mobil tangki, di kejaksaan memang banyak terdapat barang bukti, baik yang masih dalam proses persidangan maupun yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Salah satu contoh yang sering dilihat adalah kendaraan roda dua yang berjejer di ruang penyimpangan bagian tengah kejaksaan. Barang bukti sepeda motor itu ada yang sudah diambil pemiliknya, namun masih banyak yang tertahan di sana dan diisi tulisan barang bukti. Beberapa waktu lalu, jika barang bukti sudah incrach, maka dilakukan pemusnahan. Misalnya, barang bukti minuman keras, narkoba, VCD dan barang bukti lainnya yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. (kmb37)

genai pengoperasian maupun pengenalan dasar-dasar komputer. “Mata pelajaran komputer memang tidak ada. Tapi pelajarannya ada di laptop. Jadi semua pelajaran tersimpan di laptop itu. Belajar lewat laptop, karena materi pelajaran ada di laptop. “Karena materi pelajaran ada di laptop, otomatis harus belajar komputer,” kata Widia Astika seusai menemui Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Pada akhir 2016 lalu, sebanyak 8.636 unit laptop dibagikan untuk kelas VI SD negeri di Kabupaten Badung. Kini siswa yang menerima laptop telah lulus dan laptop dikembalikan untuk selanjutnya dipergunakan kelas VI yang baru. (kmb27)

kawasan Jalan Pantai Kuta, Kamis (29/6). Selama cuti bersama, serangkaian dengan libur Lebaran tahun ini, sejumlah objek wisata di kawasan Badung Selatan diserbu wisatawan. Akibat padatnya kendaraan yang keluar masuk kawasan wisata, kekroditan sempat terjadi di beberapa ruas jalan di wilayah Kuta dan sekitarnya.

Kuta Macet, Dishub Tambah Kantong Parkir Mangupura (Bali Post) – Dinas Perhubungan (Dishub ) B a d ung a ka n m e nambah kantong parkir di wilayah Kuta. Upaya ini guna mengatasi kemacetan pada saat musim libur panjang. Kepala Dishub Badung A.A. Rai Yuda Dharma mengatakan hal itu, Kamis (29/6) kemarin. Menurut Rai Yuda Dharma, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kuta untuk

membahas penambahan kantong parkir tersebut. “Kami koordinasikan dengan tokoh masyarakat setempat, di mana saja masih tersisa lahan untuk menampung parkir pengunjung ke Kuta,” ujarnya. Rai Yuda Dharma mengakui, masalah kemacetan di Kuta sudah sering menjadi pembahasan setiap akan adanya libur panjang. Kondisi ini merupakan dampak dari pariwisata yang berkembang di Badung. Oleh karena itu,

direncanakan untuk penambahan kantong parkir. “Memang sangat dibutuhkan di Kuta (lahan parkir–red). Ini akan tetap menjadi atensi kami, karena kendalanya sekarang adalah terkait lahannya,” jelasnya. Sebelumnya Pemerintah Badung sempat mewacanakan akan membangun parkir hidrolik. Namun rencana itu terganjal ketersediaan lahan. Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan kajian

untuk masalah kantong parkir ini untuk jangka panjangnya. “Penuhnya kantong parkir di Kuta juga diakibatkan sejumlah hotel sangat terbatas menyedikan kantong parkir,” katanya. Pejabat Kerobokan ini menambahkan, pihaknya telah melakukan sidak bersama Satpol PP Badung. Hasilnya, hotel-hotel berharga murah ternyata tidak menyediakan parkir yang memadai untuk tamunya, sehingga mobil meluber hingga di jalan

raya. “Kendaraan parkir meluber ke jalan raya di Pantai Kuta dan kemacetan pun tak terhindarkan,” katanya menyesalkan. Rai Yuda Dharma menambahkan, kondisi masyarakat yang datang berkunjung ke objek wisata Kuta juga terkadang melanggar aturan parkir. Wisatawan yang datang seringkali parkir sembarangan di pinggir jalan, sehingga menimbulkan kemacetan panjang. (kmb27)


Daerah

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Rakyat ’’Masadu’’ ke Wedakarna Terkait PPDB DPD RI Siap Panggil Disdik jika Temukan Kisruh dan Pungli

KANTOR DPD RI Provinsi Bali khususnya Komite III Bidang Pendidikan yang dinakhodai Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menerima pengaduan dari komponen masyarakat terkait kisruh penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah kabupaten/kota di Bali. Hal ini menyusul adanya kebijakan baru dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan (Disdik). Hal ini menjadi perhatian DPD RI Bali khususnya Dr. Arya Wedakarna yang secara intens menerima informasi dan data dari masyarakat yang mengadu ke gedung dewan. “Saya sudah menerima masukan dari sejumlah daerah di Bali, yang paling menonjol memang Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Kita sedang inventaris masalahnya. Sebelum liburan panjang ini, Staf Ahli DPD RI Bali B65 sudah koordinasi ke Disdik dan sejumlah sekolah yang dianggap bermasalah,’’ katanya di Gedung DPD RI Bali. Menurutnya, masih ada ketidakmengertian di antara masyarakat terkait syarat harus memiliki KTP asli kabupaten jika ingin mendapatkan sekolah termasuk adanya zonasi dan kuota. Ini semakin menjadi sengkarut karena sosialisasi kurang. ‘’Jangankan rakyat, beberapa pimpinan sekolah dan panitia penerimaan siswa baru juga masih kebingungan. DPD berharap agar diselesaikan segera,’’ ungkap Arya Wedakarna (AWK). Di satu sisi, ia minta pengertian masyarakat luas bahwa perbaikan untuk merapikan sistem penerimaan siswa baru adalah wajar. Masyarakat yang

anak didiknya tidak ditampung di sekolah negeri mesti maklum dan memiliki plan B. “Rakyat harus tahu bahwa ruang kelas di SMP dan SMA di Bali terbatas. Demi kualitas pendidikan baik untuk guru dan murid, memang harus ada pembatasan jumlah siswa. Di samping itu, sesuai UU Pemerintahan Daerah bahwa kewenangan SMA/SMK sudah ada di tangan provinsi dan kita akui adaptasi aturan ini belum maksimal. Saya kira ini saatnya memberdayakan sekolah SD, SMP, SMA/SMK swasta di Bali. Jadi, masyarakat saya minta menjadikan sekolah swasta sebagai alternatif jika ada siswa tidak diterima di sekolah negeri. Sekolah negeri bukan segalanya karena sudah disamakan dengan sekolah swasta lewat akreditasi,’’ ujar Gusti Wedakarna. Mantan Rektor Universitas Mahendradatta Bali ini memberikan solusi bahwa ke depan pemerintah kabupaten/kota ha-

rus agresif membangun kembali sekolah-sekolah negeri tambahan dan membantu subsisi sekolah swasta melalui mekanisme anggaran APBD. “Solusinya ya harus membangun sekolah negeri karena akan membantu sarjana pendidikan yang menganggur, membantu masyarakat dapat akses sekolah murah dan mengurai masalah. Saya minta tahun 2018 ajukan saja ke pusat, nanti DPD RI akan mengawal ke Menteri Pendidikan RI,’’ paparnya. Terkait kisruh penerimaan siswa baru, pihak DPD RI Bali khususnya Komite III siap memanggil Disdik dan sekolah yang bermasalah atas laporan masyarakat. “Saya minta 1 Juli sudah aman. Bagi masyarakat yang tidak puas, silakan catat nama pejabatnya dan ajukan ke DPD. Saya akan panggil dan jika ada pungli, kita bisa proses pidana. Tinggal lapor ke DPD dan ajukan bukti,’’ tandas Senator Gusti Wedakarna. (ad1964)

PELEPASAN TK - Senator DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ketua Yayasan TK Widya Shanti I Dewa Ketut Oka, S.Pd., dan Kepala Sekolah Ketut Kertayasa (baris belakang) saat menghadiri pelepasan TK Widya Shanti di Tampaksiring.

Hardys Manjakan Pelanggan Setia dengan ”Hardys Obral Besar-besaran”

HARDYSRETAIL merupakan perusahaan retail terbesar di Bali yang didirikan oleh putra Bali, Gede Hardy. Dalam rangka menyambut liburan dan tahun ajaran baru, Hardys kembali memanjakan pelanggan setianya dengan menggeber promo “Har-

dys Obral Besar-besaran” mulai Selasa (27/6) lalu. Program yang ditawarkan adalah “Hardys Obral Besarbesaran” di area Dept. Store yang harga barangnya murah dan berkualitas dengan promo ‘’Ambil 4 Bayar 1, Ambil 3 Bayar 1,

OBRAL – Hardys mengadakan ’’Hardys Obral Besar-besaran’’ dalam rangka menyambut liburan dan tahun ajaran baru.

Ambil 2 Bayar 1, Diskon 30%, dan Diskon 20%’’. Tidak hanya itu, Hardys juga sudah menyiapkan promo khusus untuk liburan dan tahun ajaran baru, seperti seragam sekolah, tas, sepatu, buku dan alat tulis, serta tersedia parcel berbagai ukuran dengan harga terjangkau mulai dari Rp 49.990/pcs. ‘’Masih banyak lagi barang kebutuhan lainnya yang harganya murah. Silakan datang dan berbelanja ke Hardys terdekat,’’ ucap Presiden Direktur Agoes Adhie. Presiden Komisaris Putu Gede Sedana saat diwawancarai terpisah di kediamannya mengharapkan adanya ‘’Hardys Obral Besar-besaran’’ ini bisa meningkatkan pelayanan kepada pelanggan setia khususnya masyarakat luas. ‘’Ingat, setiap melakukan transaksi gunakan selalu member HCC (Hardys Club Card) untuk mendapatkan potongan khusus members pada produk bertanda khusus,” ungkapnya. (ad1963)

Gubernur NTT Segera Usulkan Plt. Sekda

Kupang (Bali Post) – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya, segera mengusulkan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) NTT untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sampai ada sekda definitif. Frans Salem akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Sekda NTT pada 1 Juli 2017. “Awal bulan Juli nanti, Pak Gubernur akan mengusulkan Pelaksana Tugas Sekda karena mulai 1 Juli 2017, jabatan sekda sudah lowong,” kata Frans Salem di Kupang, Kamis (29/6) kemarin. Tiga nama calon Sekda NTT telah

dikirim ke Mendagri, yaitu Tini Tadeus, Sisilia Sona, dan Ben Polo Maing. Proses penetapan Sekda NTT oleh Presiden diperkirakan berlangsung selama satu sampai dua bulan ke depan, sehingga harus ada pelaksana tugas untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan. “Kami mengusulkan tiga nama kepada Presiden melalui Mendagri menjelang hari libur Lebaran 2017, sehingga proses penetapannya pasti akan dilakukan setelah hari libur,” ujarnya. Proses penetapan sekda tidak bisa dilakukan secara cepat karena masih akan ada beberapa taha-

pan-tahapan sebelum ditetapkan oleh Presiden. “Prinsipnya kami tunggu saja, tetapi saya sudah koordinasi dengan Pak Gubernur supaya segera usulkan pelaksana tugas,” tambahnya. Frans Salem yang menjabat Sekda NTT selama tujuh tahun juga menitipkan dua tugas dasar kepada sekda yang akan menggantikannya. Dua tugas dasar itu, yakni pengelolaan APBD dan pengurusan Aparatur Sipil Negera (ASN). “Siapa yang jadi Sekda NTT menggantikan saya, harus paham benar soal pengelolaan APBD dan aparatur,” tandasnya. (ant)

Tabanan (Bali Post) Menekuni seni bela diri tidak hanya untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, tetapi lebih dari itu. Berkecimpung dalam olahraga seni bela diri dapat membentuk sikap disiplin pada diri sendiri. Sebab, dalam mempelajari bela diri kedisiplinan berlatih menjadi salah satu kunci sukses untuk meraih prestasi. Hal itu terkuak dalam ujian kenaikan tingkat Satria Muda Indonesia (SMI) se-Bali di Wisata Agro Batukaru, Bedugul, Tabanan, Rabu (28/6). Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (30/6) ini, dibuka Ketua Umum Komda SMI Bali Drs. I Nengah Sukama, S.Pd., M.M. Peserta kenaikan tingkat berjumlah 126 anggota SMI yang berasal dari Denpasar, Buleleng, dan Tabanan. Ketua Panitia I Made Sandia mengatakan, acara kenaikan tingkat selama tiga hari ini diisi berbagai kegiatan. Selain kekuatan fisik juga dilatih soal kedisiplinan anak, kerja sama antarsesama serta meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan. “Masih banyak orang yang beranggapan bahwa berlatih bela diri sama dengan berlatih

kekerasan karena di sana diajarkan cara memukul, menendang, menyerang, menghindar dan menangkis yang merupakan gerakan-gerakan umum pada sebuah perkelahian,” katanya. Menurutnya, anggapan tersebut tidak tepat. Manfaat berlatih bela diri banyak sekali. Bahkan, pada tingkatan tertentu sebuah perguruan bela diri mulai mengajarkan filosofi yang terkandung dalam setiap jurus yang dipela-

jari dan aplikasi filosofi tersebut dalam kehidupan. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas karakter dan mengubah etika menjadi lebih baik sehingga mental anak bisa dididik,” jelas Sandia. Ia berharap pengetahuan yang didapat peserta dalam kenaikan tingkat dapat diterapkan di masyarakat, sehingga kesan pencak silat di masyarakat menjadi lebih baik. (kmb)

SMI Tingkatkan Kualitas Karakter Anggotanya

I Nengah Sukama (kiri) dan I Made Sandia.

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb30

RODA DUA - Pemudik yang mengendarai kendaraan roda dua antre masuk kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (29/6) kemarin.

Sabtu-Minggu, Puncak Arus Balik ke Bali Banyuwangi (Bali Post) -

Memasuki H+4 Lebaran, Kamis (29/6) kemarin, arus balik pemudik dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, ke Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, terus meningkat. Antrean tetap didominasi kendaraan roda dua dan empat, namun tak sampai meluber ke luar pelabuhan karena jadwal bongkar muat kapal dipercepat. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk Elvi Yosa memprediksi puncak arus balik akan terjadi Sabtu (1/7) besok dan Minggu (2/7) lusa. “Ini berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Puncak arus balik biasanya akhir pekan, berarti Sabtu dan Minggu,” katanya. Arus balik kendaraan roda dua dan roda empat mulai meningkat sejak Rabu (28/6), tetapi jumlahnya masih terbilang normal.

Kapal yang disiagakan masih 30 unit, namun jadwal bongkar muat dipercepat. Hal ini untuk mengurai antrean kendaraan yang akan masuk kapal. Terbukti, pemudik rata-rata menunggu tak sampai satu jam. Elvi Yosa menambahkan, tahun ini pihaknya menyediakan dua tenda raksasa, sehingga bisa menampung seluruh pengendara roda dua saat terjadi antrean. Dua tenda itu ditempatkan di parkiran

utama dan parkiran manuver menuju Dermaga Mobile Bridge (MB). “Pengendara datangnya bergelombang, mulai siang hingga malam. Kami prediksi akhir pekan akan membeludak,” jelasnya. Pihaknya sudah melakukan sejumlah antisipasi. Selain menyiapkan tenda raksasa, dibuka layanan penjualan tiket di beberapa titik sebelum pelabuhan. Dua kapal super jumbo juga kembali dikerahkan untuk menyeberangkan pemudik yang akan kembali ke Bali. Hingga pagi kemarin, jumlah kapal yang dikerahkan mencapai 33 unit, naik 6 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah penumpang 43.679, roda dua 6.218 unit dan roda empat 5.268 unit. (kmb30)

Pencarian Penumpang Jatuh Dilanjutkan 10 Hari Banyuwangi (Bali Post) Penumpang KMP Mutiara Alas III yang jatuh di perairan Gilimanuk, Jembrana, Rabu (28/6) dini hari, masih dinyatakan hilang. Pencarian korban akan berlanjut hingga sepuluh hari ke depan. Selama pencarian, keluarga korban ikut menunggui di Gilimanuk. “Pencarian korban oleh tim SAR gabungan terus berlanjut. Sesuai prosedur, pencarian dilakukan hingga 10 hari,” kata Elvi Yosa, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry KetapangGilimanuk, Kamis (29/6) kemarin. Pihak keluarga korban sudah

datang ke Gilimanuk dan ikut memantau proses pencarian. Seluruh akomodasi ditanggung operator kapal. Terkait kejadian ini, Elvi Yosa memastikan kondisi kapal sangat laik untuk berlayar. Hanya, korban berada di pinggir dek kapal saat kejadian, sehingga terjatuh. Korban sudah diurus untuk mendapatkan jasa raharja. Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang kapal, Mahbub (18), asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jatim, jatuh dari KMP Mutiara Alas III, Rabu pagi pukul 01.15 WIB. Ketika kapal

akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, korban yang hendak berwisata religi ke Bali, bermain HP di tepi kapal. Nahas, kapal mendadak oleng akibat ombak besar. Korban terjatuh dan hilang. Informasi di lapangan, korban sempat berteriak minta tolong ketika jatuh, namun keburu hilang ditelan ombak perairan Gilimanuk. Akibat kejadian ini, pihak Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (OPP) Gilimanuk langsung melarang KMP Mutiara Alas III berlayar. Sanksi ini diberikan selama proses penyidikan peristiwa tersebut. (kmb30)

Pemprov Identifikasi Gagal Panen di Flores Timur Kupang (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk bersama melakukan identifikasi sawah yang mengalami gagal panen di wilayah itu. Hal ini berkaitan dengan gagal panen yang dialami para petani di Pulau Adonara, Flores Timur. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT Yohanis Tay di Kupang, Kamis (29/6) kemarin, menyatakan belum ada laporan resmi dari daerah, tetapi pihaknya akan segera konfirmasi dengan Dinas Pertanian untuk mengidentifikasi titik-titik mana yang mengalami gagal panen guna diambil tindakan. Berdasarkan pantauan di

Adonara, tanaman jagung, ubi, dan kacang-kacangan milik petani mulai dari Kecamatan Adonara, Adonara Barat, Adonara Tengah sampai Kecamatan Adonara bagian timur, yang ditanam pada musim tanam lalu tidak ada hasilnya. “Pada September 2016 lalu, hujan turun berturutturut selama hampir satu pekan. Saat itu petani mulai ramairamai menanam jagung, ubi dan kacang-kacangan. Jagung dan kacang-kacangan sudah tumbuh tetapi karena hujan sudah tidak turun lagi dan cuaca terlalu panas sehingga tanaman mulai layu dan mati,” kata Kopong Doni, seorang petani di Pulau Adonara bagian timur. Ama Thomas, seorang petani di bagian barat Pulau Adonara mengatakan, wilayah sekitar

Kecamatan Adonara Barat sekalisekali masih diguyur hujan tetapi berlangsung secara sporadis, sehingga tanaman yang tumbuh pun tidak subur. Para petani mengaku persediaan makanannya mulai menipis sehingga sisa produksi pada musim tanam 2015/2016 yang disimpan untuk benih terpaksa dikonsumsi. “Nanti masuk musim tanam baru kami cari lagi benih untuk tanam kalau tidak ada bantuan dari pemerintah,” ujar Kowa Bala, seorang petani lain di Pulau Adonara bagian timur. Menurut Yohanis Tay, setelah melakukan identifikasi baru bisa disiapkan model bantuan. “Kalau benih tentu akan kami siapkan. Pemerintah kabupaten yang akan mendistribusikan kepada petani,” jelasnya. (ant)

Kupang (Bali Post) – Kepolisian Resor Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap DS, tersangka pembunuhan terhadap seorang purnawirawan TNI AD, Joao Parreira Visente (55), di daerah tersebut. “Pihak Polres setempat bersama Resmob Subden 2 Den A Pelopor Atambua berhasil menangkap yang bersangkutan (DS) di Dusun Maukumu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Rabu (28/6) pukul 22.20 wita,” kata Kabid Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast di Kupang, Kamis (29/6) kemarin. Tersangka diamankan setelah diduga membunuh korban Joao Perreira Visente yang merupak-

an purnawirawan TNI AD dan bekerja sebagai Satpam Kantor LVRI di Km 16 Belu. Setelah dibunuh oleh DS, jasad korban dibuang dan akhirnya ditemukan di Hutan Dusun Baun, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. “Jasad korban ditemukan pada Minggu (26/6) sekitar pukul 13.00 wita oleh seorang warga pencari kayu bakar di daerah itu,” ungkapnya. Menurut mantan Kapolres Manggarai Barat ini, setelah ditangkap, tersangka dibawa ke Polres Belu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, diduga ada dua orang pelaku dalam kasus ini. Polisi

sedang melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya. “Satu pelaku lagi masih dalam pencarian oleh polisi setempat, dan masih dalam pengejaran. Saat ini, DS masih ditahan dan diperiksa lebih lanjut,” ujar Abast. Sebelumnya, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, NTT, dikejutkan dengan temuan jenazah pria penuh luka di hutan Dusun Baun wilayah setempat. Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Nurdihin Adi Nugroho mengatakan Joao adalah purnawirawan TNI AD. Korban pensiun sejak Januari 2015 dengan pangkat terakhir pembantu letnan dua (pelda). (ant)

Ditangkap, Tersangka Pembunuh Purnawirawan TNI AD

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Umanis, 30 Juni 2017

DAERAH

5

Polresta Malang Cek Pos Tiap Dua Jam Malang (Bali Post) – Kapolresta Malang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hoiruddin Hasibuan menginstruksikan agar para perwira memantau sekaligus melakukan pengecekan di pos-pos polisi yang ada di wilayah itu setiap dua jam sekali. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi sekaligus kewaspadaan setelah terjadinya serangan teroris di sejumlah tempat di Tanah Air, termasuk di Mapolda Sumatera Utara belum lama ini. Para perwira yang ada di Polresta Malang setiap dua jam sekali melakukan pengecekan di pos-pos polisi yang ada di daerah ini. ‘’Serangan teroris bisa terjadi di mana saja. Kami berharap jajaran kami tidak lengah mengingat beberapa waktu lalu ada penangkapan terduga teroris di kawasan Malang Raya,” ujarnya Kamis (29/6) kemarin. Dikemukakannya, Kota Malang sejauh ini masih kondusif. Namun, jajaran kepolisian tetap bersiaga. Apalagi saat ini juga sedang menjaga kondisi pasca-Lebaran. “Kami juga minta kerja sama warga agar aktif menginformasikan kepada petugas jika menemui orang dengan aktivitas yang mencurigakan,” sebutnya. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin mengatakan telah memberikan instruksi kepada seluruh Kapolres di Jawa Timur agar meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, kewaspadaan itu sudah dilakukan setelah adanya pelumpuhan sejumlah terduga teroris di Lamongan, Tuban, Malang, dan Surabaya beberapa waktu lalu. “Saya perintahkan seluruh jajaran kami untuk all out melakukan antisipasi di seluruh titik. Bukan hanya di titik-titik tertentu seperti di jalanan, tapi juga gangguan keamanan lainnya,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Machfud juga melarang polisi bertindak individualis saat melakukan patroli. “Setiap petugas harus selalu didampingi rekan saat berpatroli karena polisi menjadi target serangan teroris. Kami juga bekerja sama dengan Densus 88 guna mendeteksi gerakan teroris di Jawa Timur. Instruksi ini sudah saya sampaikan ke Polres di seluruh Jatim,” jelasnya. (ant)

Bali Post/ant

CEK ARUS BALIK - Menhub Budi Karya Sumadi (kiri) bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kiri) mendengarkan penjelasan dari seorang petugas pelabuhan saat mengecek kesiapan pelaksanaan arus balik Lebaran di KM Mutiara Sentosa III di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/6) kemarin.

Arus Mudik dan Balik Lebaran

Bali Post/ant

PATROLI - Personel Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Jatim berpatroli menggunakan perahu karet motor di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya.

Angkutan Barang Diimbau Beroperasi 3 Juli

Surabaya (Bali Post) – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur mengimbau kendaraan angkutan barang beroperasi pada H+7 atau tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah. “Artinya, diimbau angkutan barang beroperasi mulai 3 Juli 2017,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Wahid Wahyudi, di Surabaya, Kamis (29/6) kemarin. Menurutnya, kepadatan lalu lintas pada arus balik menjadi alasan utama agar kendaraan yang mengangkut barang dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI) lebih dari 14 ribu kilogram dan sejenisnya menunda pengoperasiannya. Selain itu, kendaraan dengan sumbu atau lebih, kereta tempelan dan kereta gandengan mendapat imbauan serupa dengan harapan arus balik di wilayah setempat berjalan lancar. Bila terpaksa harus beroperasi, jajaran kepolisian akan mengatur sesuai dengan kondisi di lapangan, yaitu menghentikan sementara ke pinggir jalan atau kantong-kantong parkir bila terjadi kepadatan lalu lintas. “Meski awalnya pada 29 Juni sudah diperbolekan, kami harap semua menaatinya karena demi kelancaran sehingga baru H+7 dijalankan,” ucap mantan Penjabat Bupati Lamongan itu. Imbauan tersebut sebelumnya telah dikeluarkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang mengimbau pengusaha dan operator truk angkutan barang mulai beroperasi pada 3 Juli demi kelancaran arus balik Lebaran 2017. Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan surat edaran terkait penundaan beroperasinya truk angkutan barang saat arus balik Lebaran melalui Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat nomor SK 2717/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Kendaraan. Surat edaran tersebut untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi mulai hari ini hingga Minggu (2/7). (ant)

Masyarakat Masih Takut Gunakan Moda Transportasi Laut

Semarang (Bali Post) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui feeling masyarakat yang mudik selama ini memang belum terlalu besar untuk melalui jalur laut menggunakan kapal laut. “Ya, mungkin masih takut,” katanya usai melepas “Mudik Gratis Sepeda Motor” menggunakan Kapal Motor Mutiar Sentosa III di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (29/6) kemarin. Ketakutan masyarakat menggunakan moda transportasi laut ditambah pula kekhawatiran belum adanya konektivitas moda transportasi dari pelabuhan ke simpul transportasi lain, seperti terminal. Padahal kekhawatiran mengenai konektivitas moda transportasi dari pelabuhan sudah dikoordinasikan dengan PT Pelni yang wajib mengangkut mereka menuju terminal sebagai satu paket transportasi. Menurutnya, Kementerian

Perhubungan tahun ini mencoba menawarkan konsep mudik yang menarik, yakni menggunakan kapal laut yang keistimewaannya pemudik bisa membawa sepeda motor dan gratis. “Makanya saya hari ini mengajak Pak Gubernur Ganjar Pranowo karena banyak penduduk Jateng yang mudik. Tahun ini kami memperkenalkan mudik menggunakan kapal laut yang punya keistimewaan,” ujarnya. Jalur laut dipilih karena kapasitas prasarananya masih longgar dan ta-

hun ini ditargetkan 22-25 ribu pemudik yang bisa terangkut menggunakan kapal laut dari Jakarta-Semarang dan sebaliknya. ‘’Tahun ini kurang lebih 22 ribu pemudik. Ini memang semacam uji coba karena tahun lalu belum ada. Tetapi tahun depan bisa ditingkatkan sampai 3-4 kali lipat,’’ jelas Menhub. Arus mudik menggunakan kapal laut gratis dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dilaksanakan 16-23 Juni 2017, sedangkan arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada 27 Juni-4 Juli 2017. “Hari ini memang sedikit karena belum waktunya balik. Namun, besok kapasitasnya sudah 95 persen. Harus ada sosialisasi dan edukasi dalam keseharian untuk menggunakan kapal,” sebut Budi. Yang jelas Kemenhub akan terus mengembangkan program mudik

Jalan Tol JakartaCikampek Mulai Padat

Dishub Kediri Berangkatkan Arus Balik Gratis

Kediri (Bali Post) – Dinas Perhubungan Kota Kediri, Jawa Timur, memberangkatkan peserta arus balik gratis yang merupakan program pemerintah guna mengurangi penggunaan kendaraan roda dua untuk transportasi mudik Lebaran 2017. Program balik gratis ini adalah program Pemerintah Provinsi Jatim. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Fery Djatmiko di Kediri, Rabu (28/6), mengatakan program ini bertujuan meringankan beban masyarakat yang ingin balik ke tempat perantauan. Pemberangkatan peserta balik gratis dihadiri sejumlah pejabat dari Dinas Perhubungan Jatim, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dan sejumlah pejabat lainnya. Kapolresta mengaku mendukung program balik gratis ini. Program ini bisa sebagai upaya mengurangi penggunaan kendaraan baik roda dua atau roda empat sebagai transportasi mudik Lebaran 2017. “Setiap hari ada pertumbuhan kendaraan bermotor. Program ini bertujuan mengurangi kendaraan roda dua yang rawan kecelakaan. Dari tahun ke tahun angka kecelakaan meningkat,” katanya seraya menyebut selama awal Operasi Ramadniya 2017 hingga saat ini terdapat 80 kecelakaan di seluruh Jatim. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Sementara itu, Moh Farhan (53), peserta program balik gratis asal Kediri, mengaku terbantu dengan program ini. Ia senang karena mendapat fasilitas balik gratis. Pria yang setiap harinya bekerja sebagai pembuat sangkar burung tersebut mengatakan program balik gratis ini dapat memudahkan pemudik seperti dirinya dan meringankan beban ekonomi. Dalam program ini, pemerintah menyediakan tiga bus dengan jumlah peserta 150 orang. Para peserta sebelumnya telah mendaftarkan diri untuk ikut program ini. Seluruh peserta berkumpul di Terminal Tamanan, Kota Kediri, yang juga lokasi pemberangkatan. Sebelum diberangkatkan, rombongan terlebih dahulu ikut prosesi pemberangkatan. Mereka juga mendapatkan sejumlah bingkisan. Kapolresta Kediri didampingi sejumlah pejabat memberangkatkan secara simbolis rombongan tersebut. (ant)

gratis menggunakan kapal roro dari Jakarta ke Jateng dan Jawa Timur untuk mengurangi kepadatan sepeda motor di jalan. “Kalau sekarang masih di kisaran 20 ribu, ya belum terlalu signifikan dibanding jumlah pemudik 5-10 juta orang. Namun, kalau sudah sampai 100-200 ribu pemudik kan bagus juga,” tandasnya. Menhub juga mengajak gubernur dan Kapolda untuk terus menyosialisasikan keuntungan melalui jalur laut agar semakin banyak masyarakat yang tertarik mudik menggunakan kapal laut. “Mudik menggunakan kapal itu lebih menghibur. Di atas tidak capek, dapat makan, punya pengalaman baru. Yang lebih penting, sepeda motor tidak memenuhi jalan antara Jakarta dan Semarang,” imbuh Menhub Budi Karya Sumadi. (ant)

Bali Post/ant

ANTRE - Sejumlah kendaraan antre di gerbang tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jabar, Kamis (29/6) kemarin. Memasuki H+4 Lebaran, arus balik menuju Jakarta masih terpantau padat dan puncaknya diprediksi terjadi pada H+5 dan H+6.

NTT Sambut Baik Rencana Belanda Lakukan Investasi Kupang (Bali Post) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut baik rencana sejumlah pebinis dari Belanda yang ingin melakukan investasi di provinsi berbasis kepulauan itu. Hal ini dikatakan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT Semuel Rebo di Kupang, Kamis (29/6) kemarin. Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan rencana sejumlah pebisnis dari Belanda yang berkeinginan menanamkan modalnya di NTT. “Kami tentu sangat senang dan menyambut baik rencana itu. Kami justru mengharapkan agar para investor tidak hanya menanamkan modal di bidang pertanian, peternakan dan tekstil tetapi juga sektor lain,” katanya. Juru Bicara Tim Konsorsium Belanda Latif Gau mengatakan, para pengusaha Belanda tertarik dengan beberapa potensi di NTT seperti pertanian, peternakan, pengairan dan tekstil (batik motif NTT) yang dikembangkan riset Batik NTT di Lieden. Ia telah meminta Pemerintah Provinsi NTT melalui Gubernur Frans Lebu Raya untuk mempersiapkan potensi-potensi investasi yang bisa dikembangkan di wilayah

itu. “Nanti ada delapan pengusaha Belanda yang kami ajak ke NTT. Jadi, selain pertanian, peternakan, pengairan dan tekstil, mungkin saja ada potensi lain yang diminati pengusaha Belanda,” ujarnya. Ia berharap bahan-bahan tentang potensi ekonomi di NTT bisa diperoleh sebelum para pengusaha ke NTT pada akhir tahun ini. “Duta Besar Belanda berencana ke NTT dan Larantuka dengan mengajak delegasi binis. Mungkin nanti pada saat ground breaking Jembatan Pancasila Palmerah pada 20 Desember 2017. Tetapi bahan-bahan bisa kami peroleh sebelum mereka ke NTT,” ungkapnya. Semuel Rebo mengungkapkan, Pemerintah NTT akan menawarkan juga potensi kelautan perikanan seperti industri pengolahan ikan karena potensi kelautan dan perikanan di daerah itu cukup menjanjikan. Selain itu, sektor pariwisata berupa perhotelan, kerja sama paket wisata dan pengembangan-pengembangan kawasan-kawasan wisata. “Kami akan menyiapkan semua potensi yang bisa dikembangkan. Biar para pebisnislah yang menentukan mana yang terbaik,” jelasnya. (ant)

Karawang (Bali Post) – Arus balik Lebaran di jalan Tol Jakarta-Cikampek di wilayah Kabupaten Karawang, hingga daerah sekitar Cikarang, cukup padat empat hari setelah hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2017, Kamis (29/6) kemarin. Kepadatan kendaraan terlihat di jalur dari arah Cikampek menuju Jakarta dan sekitarnya. Panjangnya antrean kendaraan menuju rest area di sepanjang jalan tol tersebut menjadi pemicu kepadatan kendaraan itu. Di antaranya, kepadatan terjadi di titik menjelang rest area jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 62 serta Kilometer 42 arah Jakarta. Antrean kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta yang akan masuk ke rest area tersebut berbuntut hingga ke jalan tol lajur kiri dan bahu jalan, sehingga membuat arus lalu lintas padat. “Sudah hampir setengah jam terjebak macet di jalan tol ini,” kata Wawan, seorang pemudik dari Surabaya yang akan balik ke Tangerang saat ditemui di rest area Kilometer 42. Menurutnya, sebenarnya arus lalu lintas dari jalan Tol Cikopo-Palimanan cukup padat, tapi kendaraan masih bisa jalan, meski hanya berjalan pelan. Begitu juga memasuki jalan Tol Jakarta-Cikampek, arus lalu lintas cukup padat. Selain menjelang rest area, kepadatan kendaraan juga terjadi di titik pertemuan arus antara jalan Tol Jakarta-Cikampek dan jalan Tol Cipularang. “Tapi kepadatan paling parah menjelang rest area. Saya harus antre hingga lebih dari satu jam untuk masuk rest area,” ujarnya. (ant)

18 Pemudik Tewas Akibat Kecelakaan

Kupang (Bali Post) – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast mengatakan, 18 pemudik tewas ketika melakukan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri 1438 Hijriah. “Ada sekitar 42 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama arus mudik dan dari sejumlah kasus itu 18 pemudik dinyatakan meninggal dunia,” katanya di Kupang, Kamis (29/6) kemarin. Sementara itu, sisanya 20 pemudik luka berat serta 81 pemudik mengalami luka ringan. Kerugian materil mencapai Rp 119.015.000,” ujarnya. Ia menjelaskan, perkembangan data tersebut merupakan data terakhir yang diakumulasi dari Senin (19/6) pekan lalu hingga Rabu (28/6). Menurut mantan Kapolres Manggarai Barat ini, kecelakaan lalu lintas terutama pada kendaraan roda dua terjadi karena pengendara tidak mengenakan helm serta tidak berhati-hati saat mengendarai sepeda motor. Kecelakaan terakhir menimpa sebuah mobil pick-up yang membawa 20 orang yang mengalami kecelakaan akibat terlalu banyak membawa muatan orang. “Diduga karena kelebihan penumpang. Kejadian ini terjadi di Desa Gera, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, Selasa lalu,” tuturnya. Setelah diidentifikasi, tidak ada korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut, namun sejumlah penumpang mengalami patah tulang. Saat ini, mereka dirawat di Rumah Sakit TC Hillers, Maumere, dan Puskesmas Paga, Kabupaten Sikka. Para korban berasal dari Nangahaure, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat. Saat ini, barang bukti berupa mobil bersama sopirnya tengah diamankan oleh pihak kepolisian setempat untuk diperiksa lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. (ant)


OPINI

6

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Mengawal Keragaman dalam Wadah NKRI PERDEBATAN tentang keragaman hingga kini masih saja diperbedebatkan, mesikipun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah menjadi harga mati. Sejarah bangsa yang mengakomodasi keberagaman dalam kesatuan ini mestinya telah menjadi bagian hidup rakyat Indonesia dan menjadi spirit mengawal bangsa ini. Mayoritas bukan alasan untuk melakukan perubahan pondasi ataupun ideologi terhadap keberagaman dalam ranah NKRI. Bagi warga negeri ini, NKRI wajib dikawal dan dijaga oleh semua komunitas di negeri ini. Keragaman yang menjadi kekuatan NKRI harus tetap terawat meskipun dominasi atas minoritas menguat. Keragaman juga harus menjadi identitas negeri ini mengingat dengan keragaman itu NKRI bisa berdaya saing dan utuh. Mencermati keragaman yang ada di negeri ini, semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu telah menjadi semboyan yang merakyat. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras dan bahasa terakomodasi lewat semboyan ini. Adat istiadat, kesenian, kekerabatan, bahasa dan bentuk fisik yang dimiliki oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia memang berbeda, namun selain perbedaan suku-suku itu juga memiliki persamaan antara lain hukum, hak milik tanah, persekutuan dan kehidupan sosialnya yang berasaskan kekeluargaan. Rakyat di negeri ini juga wajib hukumnya membentuk sikap menghormati dan keragaman suku bangsa. Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa kita yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman. Walaupun kita terdiri atas berbagai suku yang beranekaragam budaya daerah, namun kita tetap satu bangsa Indonesia, memiliki bahasa dan tanah air yang sama, yaitu bahasa Indonesia dan tanah air Indonesia. Begitu juga bendera kebangsaan merah putih sebagai lambang identitas bangsa dan kita bersatu padu di bawah falsafah dan dasar negara Pancasila. Hal penting lainnya yang juga harus dipupuk dan dipelihara dalam menjaga keberagaman ini adalah semangat toleransi. Toleransi dan kesetaraan peran dalam mengawal NKRI haruslah menjadi pemahaman semua elemen bangsa. Ini hendaknya menjadi pondasi dalam menjaga keragaman. Kemajemukan bangsa Indonesia yang meliputi bahasa, budaya, suku, agama dan ras, bisa menjadi daya integrasi maupun disintegrasi bangsa kita. Seperti yang kita ketahui, dengan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia kita dapat berkomunikasi antar suku dan ras, sehingga hubungan akan terjalin dengan baik dan dapat mempererat persaudaraan sebagai satu bangsa besar yaitu bangsa Indonesia. Namun, jika kita gagal mengawal keragaman dalam wadah NKRI, maka Indonesia yang kita jaga selama ini akan menuju kehancuran. Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman budaya, ras, etnis dan agama yang paling besar di dunia jangan terus terseret kepentingan-kepentingan tentatif kelompok dan golongan. Trelalu menggantungkan nasib bangsa kepada kepentingan politis dan kekuasaan hanya akan mempercepat kehancuran negeri ini. Untuk itulah, dalam wadah keragaman dalam NKRI penjaga bangsa ini harus bijaksana dan mengedepankan kepentingan umum. Dalam konteks ini, pemimpin negeri jangan terjebak kekuasaan politik lalu, menghalalkan segala cara untuk berkuasa. Semua elemen, termasuk didalamnya elit kekuasaan harus terus menerus memupuk rasa toleransi dalam mengawal keragaman dalam wadah NKRI.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pamugaran Pura Dang Kahyangan Mertasari, Jembrana

Pura dang Kahyangan Mertasari, Jembrana dibangun tahun 1857, bersamaan dengan berdirinya Desa Mertasari secara administratif. Waktu itu Jembrana diperintah oleh Raja Anak Agung Ngurah Made Pasekan. Raja saat itu menggagas berdirinya dua pura di wilayah ini dengan tujuan untuk menguatkan dan mengembangkan ajaran Dhanghyang Nirartha dalam bidang agama dan pertanian. Konon sang wiku sempat bermukim di Mertasari selama lima tahun (1485-1489) bersama seorang istri dan tujuh anaknya. Langkah ini ditempuh untuk menghindari konflik di Blambangan, Jawa Timur. Masyarakat Mertasari sejak dulu menganggap di lokasi ini ada dua tempat suci, satu berada di Banjar Mertasari dan satunya lagi di Banjar Sungbata. Yang disucikan di Banjar Mertasari adalah Sri Patni Keniten dengan gelar Dewa Ayu Manik Galih dan Ida Telaga. Di lokasi ini didirikan dua palingih yang diberi nama Pura Gede Amertasari. Sedangkan di Banjar Sungbata didirikan pura Sungbata. Untuk melestarikan lokasi dan pura yang ada, pengurus Pangempon Pura Dang Kahyangan Mertasari berencana melakukan pamugaran pura. Berbagai tahapan untuk pamugaran telah dilakukan. Untuk mendukung kelancaran pamugaran, pangempon berharap dana punia umat yang bisa disalurkan ke PT Bank BPD Bali Cabang Negara dengan No. 0160235013809 atas nama Pura Dang Kahyangan Mertasari, Jembrana. Ida Bagus Mayun Alamat Jalan Gunung, Jembrana

Memaknai Keberagamaan dalam Keragaman Sejatinya agama itu hak asasi paling fundamental bagi setiap hamba Tuhan untuk berkeyakinan dan mengikuti ajaran-Nya. Jadi, agama sebagai ketentuan absolut Tuhan yang berisi ajaran, perintah, lalu turun menjadi aturan, sebenarnya tidak ada kekuatan, termasuk kekuasaan negara sekalipun untuk mengaturnya lagi. Sebab, ketika agama sebagai hukum Tuhan mulai disentuh tangan manusia melalui kekuasaan dan kemudian diatur oleh hukum negara yang notabene produk manusia, berubahlah agama menjadi bersifat institusional. Sebagai institusional, tampilan agama menjadi formal karena dilegalkan oleh negara untuk mendapat pengakuan konstitusional, selanjutnya (mesti) mendapat penerimaan secara sosial, meski menjadi kontroversial lantaran acapkali menjadi objek penistaan atau penodaan.

Oleh I Gusti Ketut Widana etika agama telah menjelma menjadi institusi formal secara legal atas dasar konstitusional, negara mulai dan berhak mengatur. Celakanya produk konstitusional yang mengatur eksistensi agama diputuskan secara politik kekuasaan. Sehingga tak terhindarkan terjebak ke dalam sistem politik majority yang cenderung mendominasi sekaligus menghegemoni posisi minoritas. Sampai di sini, entitas dan kualitas emosi (rasa) keagamaan sebagaimana dinyatakan Koentjaraningrat (1980) yang menjadi landasan fundamental beragama semakin terdegradasi. Emosi keagamaan tidak lagi bisa bebas meluber memenuhi atau melumuri sepenuh hati dalam beryakinan pada agamanya, tetapi mengalir tersendat bahkan terhambat oleh karena harus membuka pasalpasal hukum negara yang telah membuatkan rambu berkelakuan dalam konteks lintas agama. Jika dianalogikan, berkelakuan menurut keyakinan agama mas-

K

ing-masing tak ubahnya seperti melintas di jalanan, wajib melihat dan perhatikan rambu, takut menabrak atau justru ditabrak pengendara lain. Diperlukan sikap saling menghargai dan menghormati, semisal dengan memberi hak yang sama menjalankan kendaraan agama masing-masing, apapun label, identitas, bentuk, warna, beserta segala isi pirantinya. Inilah sesungguhnya yang dapat disebut sebagai membangun keberagaman dalam keragaman. Bahwa dalam keberagamaan tidak ada dalil keseragaman, apalagi wajib seragam mengikuti alur pikir konsep salah satu agama, meski secara politik kekuasaan berposisi majority. Dalam paham multikulturalisme, ada beberapa syarat penting membangun keberagamaan dalam keragaman : 1) kepercayaan, bahwa apa yang menjadi kepercayaan umat beragama adalah sebuah kepercayaan otonom yang diyakini absolut menurut ajaran-Nya; 2) kebebasan untuk mengekspresikan emosi (rasa) keagamaannya dengan sistem keyakinan, praktik ritus/

peribadatan sebagaimana umat meyakininya; 3) pengakuan dalam kesetaraan baik secara formal-legal-konstitusional; dan 4) penerimaan dalam tataran sosial, sehingga bisa terjalin hubungan sinergis dan harmonis satu sama lain. Membangun keberagamaan dalam keragaman tidak bisa diupayakan hanya secara tekstual dengan mengutip seabrek ayatayat kitab suci lalu menyatakan bahwa setiap agama percaya dan mengakui adanya keragaman. Sementara secara kontekstual, dalam relasi dan interaksi sosial masih tetap memasang rambu “jaga jarak” bahkan membuat “sekat pemisah” dengan menunjukkan kesan lewat pernyataan, bahwa hanya ada satu kebenaran, kebenaran agamanya, sementara yang lainnya, karena berbeda distigma sebagai suatu kekeliruan, kesalahan atau kesesatan. Sesungguhnya, bila setiap umat beragama berkeyakinan dan mengakui bahwa eksistenti Tuhan itu Yang Maha Esa, seharusnya melahirkan sikap keagamaan dalam kebenaran

yang tunggal, bahwa semua yang berbeda (termasuk agama) adalah kehendak atau kodrat Tuhan juga. Tuhan itu Satu, maka kebenarannya adalah Tunggal, tidak mendua, berarti yang tampak berbeda secara kasat mata sesungguhnya “sama benar” secara mata bathin. Agama yang membatin adalah agama yang mendengarkan suara kebenaran tunggal, tidak menggandakan apalagi memporakporandakan kebenaran Tuhan. Kebenaran Tuhan yang tunggal itulah kemudian yang dianekaragamkan dalam pengejawantahannya di muka bumi. Tampaknya saat ini kedalaman memaknai keberagamaan dalam keragaman sangat penting ditumbuhkembangkan. Dari padanya akan melahirkan sikap toleran, rukun dan selalu saling menjaga rasa damai dengan semangat persaudaraan. Hanya umat yang berpikir sempit, picik dan dangkal terhadap ajaran agamanya akan memicu sikap intoleran, menjadi bibit radikalisme bahkan memacu hasrat memarginalkan yang berbeda. Kalau ada umat yang piawai dan mumpuni menunjukkan kemampuan merafal ayat-ayat kitab suci dan selalu bangga menunjukkan tanda fisik ketaatan beribadah, lewat tampilan atribut/aksesoris identitas keagamaan, tetapi masih saja berpikir dan melihat yang berbeda itu sebuah kefatalan, bukan keniscayaan, maka yang bersangkutan layak dipertanyakan komitmen keberagamaannya. Apalagi sampai mengerahkan kekuatan massa dengan meneriakkan slogan keagamaan lalu menjustifikasi sebagai per-

Memahami Manusia Bali dan Peradabannya

PULAU Bali dengan budaya dan philisopi kehidupan masyarakatnya yang pada umumnya bersumber dari ajaran agama Hindu yang berasal dari India, namun manusia Bali tidaklah berubah menjadi manusia India. Manusia Bali tetap memakai atribut budaya dan idenditas sebagai manusia Bali. Hal inilah yang merupakan kelebihan dan kehebatan manusia Bali yang patut terus dipertahankan dan diapresiasikan. Sebagai daerah agraris dalam menjalani kehidupannya secara turun temurun sebagian besar bermata pencaharian utama bertani. Didukung oleh lembaga Subak (pengairan) yang mengedepankan manajemen berkeadilan dan pemerataan. Pada dasarnya dan umumnya masyarakat Bali memiliki tata krama sopan santun, perilaku yang bersahabat penuh sifat kekeluargaan, disiplin, sangat toleran, suka menolong, mecintai kejujuran, kerukunan dan kedamaian. Termasuk juga manusia Bali tidak suka berseteru, suka berteman, merupakan masyarakat terbuka, menyukai kehadiran dan berinteraksi dengan para tamu maupun orang asing. Memiliki kebiasaan suka mendengar, suka mengalah dan suka memaafkan. Namun, apabila dihina harga dirinya, dijatuhkan, martabatnya bagaikan pesakitan dan terjajah. Apalagi menyangkut masalah yang mendasar dan kepentingan yang luhur demi harkat dan martabat masyarakat Bali. Dalam membela kebenaran dan kebajikan akan muncul dan bangkit semangat jengah dan sikap perlawanan. Serentak kulkul bulus akan bertalu- talu dengan sikap mental baja pantang menyerah menyatu dengan segenap jiwa patrotik melakukan puputan. Semangat dan genderang puputan sudah sering terjadi seperti perang Puputan Badung, Puputan Klungkung dan Puputan Margarana dalam rangka mengusir penjajah. Dalam kesehariannya masyarakat Bali pada umumnya sebagai pemeluk agama Hindu. Bila bertemu akan melakukan tegur sapa mengawali den-

Oleh

IB Kade Perdana gan pengenjali umat sembari mencakupkan tangan dengan mengucapkan Om Swasti Astu, yang bermakna semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan YME. Kemudian pada akhir setiap perjumpaan sebagai parame santi akan diakhiri dengan ucapan Om Santi Santi Santi, Om dengan sikap yang sama mencakupkan tangan yang bermakna semoga damai, damai dihati, damai didunia dan damai selamanya. Bahkan sebagai penghormatan dan tanda kasih pada lingkungan pun dilakukan dengan memberi upacara otonan (perayaan khusus) untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan. Tidak jarang kita lihat di Bali pepohonanpun diberikan pakaian dengan kain poleng hitam putih untuk memanusiakan alam lingkungan. Dengan ajaran agama Hindu membuat sikap mental dan perilaku menjadi sehat, kuat, berahlak mulia, religius cenderung spiritualis, menyayangi dan mencintai semua mahluk ciptaannya. Sejalan dan berintikan paham antara lain Tat Twam Asi, Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisudha dan Catur Purusha Artha. Demikian pula dikenal sebagai pekerja keras, ulet, rajin, kreatif, inovatif, produktif dan fokus

sejalan dengan prinsip yoga dilandasi dengan spirit jengah dan ngayah. Bekerja dengan tulus ikhlas tanpa pamerih terselip juga tekad aku juga bisa sukses. Terinspirasi dan termotivasi oleh napas dari sloka II-47 Bhagawad Gita yang berbunyi berbuatlah demi kewajibanmu bukan hasil perbuatan itu yang kau pikirkan, jangan sekali kali pahala menjadi motifmu dalam bekerja dan jangan pula hanya berdiam diri tanpa kerja. Hukum karmaphala sudah menjadi keyakinannya yang kuat dan mendalam merupakan pengendali tingkah laku dan nafsu agar jangan sampai berbuat yang negatif. Mengingat hukum karmaphala mengajarkan bahwa, jika kebajikan yang ditanam maka akan menuai kebajikan demikian pula sebaliknya. Diikuti dengan ritual dengan mempersembahkan canangsari dan uncaran Tri Sandya dalam kesehariannya. Bermakna upaya mendekatkan diri kehadapan Tuhan YME sebagai perwujudan rasa bakti dan memohon agar diberikan keselamatan. Sebagaimana sabda beliau, bila kau dekat dengan Ku apapun yang kau minta akan Ku berikan. Bagaimanapun caranya kau datang pada Ku akan Ku terima. Baik dengan jalan Bakti Yoga, Karma Yoga, Jnana Yoga maupun Raja Yoga. akal dan budi. Penulis: Praktisi Perbankan

’’Pada dasarnya dan umumnya masyarakat Bali memiliki tata krama sopan santun, perilaku yang bersahabat penuh sifat kekeluargaan, disiplin, sangat toleran, suka menolong, mecintai kejujuran, kerukunan dan kedamaian. Termasuk juga manusia Bali tidak suka berseteru, suka berteman, merupakan masyarakat terbuka, menyukai kehadiran dan berinteraksi dengan para tamu maupun orang asing. ’’

juangan membela agama sebagai kebenaran sendiri, kemudian mencaci, memaki, mencela, menista dan menodai kesucian agama lainnya, inilah sesungguhnya gambaran tipikal umat radikal, cenderung ingin menjegal bahkan menjagal keberadaan dan kebenaran agama yang berbeda. Perbedaan dianggap salah, pemancing masalah, padahal itulah anugerah Tuhan paling berkah. Tuhan Maha Tahu lagi Maha Bijaksana serta Maha Sempurna, adalah tidak mungkin mewahyukan ajaran yang sama/satu/tunggal untuk begitu banyak umatnya yang diciptakan berbeda-beda (suku, agama, ras dan antar golongan), hingga menjadi beragam. Menyadari itu, sudah pada tempatnya ajaran agama yang teramat suci selalu dijadikan inspirasi dan motivasi untuk mensugesti diri agar terus memperbaiki dan menyempurnakan kualitas rohani masing-masing, dengan sikap saling mengakui dan menerima keberagamaan dalam keberagaman, tidak hanya melalui wacana teks, tetapi lebih bermanfaat lagi dalam konteks relasi sosial. Praktik sederhananya, hidup bertoleransi dalam kerukunan di tengah keberagamaan dalam keberagaman. Hanya dengan memaknai keberagamaan dalam keberagaman seperti itu, bingkai bhinneka tunggal ika dalam cengkraman burung garuda lambang negara kesatuan Republik Indonesia akan terus terjaga, terbina dan berjaya, terhindar dari marabahaya pralina nusantara. Penulis: Dosen Fakultas Agama dan Seni Unhi Denpasar.

POJOK PPDB diumumkan Sabtu besok, banyak orangtua resah. -Ganti menteri ganti program. *** Arus Balik, pemeriksaan di Terminal Ubung diintensifkan. -Percuma, banyak yang turun di jalan. *** Mantan Bupati Jembrana Prof. Gde Winasa ditunggu kasus baru. -Bisa raih rekor rupanya.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

SIRAM SEMANGKA Seorang petani menyiram tanaman semangka di areal persawahan di Jalan Tukad Balian Panjer, Denpasar, Kamis (29/6) www.iklanbalipost.com

kemarin.

Balipost on Gadget

Bali Post/ian

JUMAT UMANIS, 30 JUNI 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Siswa Miskin Tak Boleh Putus Sekolah

Figur

Krisis Air, Masalah Tata Kelola

PEMBICARAAN tentang air di Bali lebih sering disampaikan dalam nada kecemasan dari pada kebahagiaan. Jarang sekali ada laporan yang positif tentang air yang mencoba mengukur manfaat sosial dan nilai ekonomi air dalam konteks pembangunan secara umum. Terutama sejak berkembang luasnya pariwisata di Bali Selatan. Industri pariwisata sering dijadikan kambing hitam sebagai penyebab krisis air. “Memang pemakaian air di industri pariwisata jauh lebih besar dari pada pemakaian air di rumah tangga. Namun kenyataan menunjukkan bahwa Bali tidak pernah krisis air secara sesungguhnya, seperti halnya yang dirasakan di Brisbane tahun 2009, ketika pemerintah membatasi penggunaan air untuk menyiram tanaman,” ujar dosen Fakultas Ilmu Budaya Unud, Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, dalam pemaparannya pada Sarasehan Pesta Kesenian Bali XXXIX 2017, “Pemuliaan Air Sumber Kehidupan, Penghidupan dan Peradaban”, di Gedung Ksinarnawa, Art Centre, Kamis (29/6) kemarin. Kendati demikian, dikatakan bukan berarti Bali bebas dari krisis air tingkat awal, sehingga masyarakat Bali dapat menggunakan air secara boros. Sebab, kekurangan suplai air, itu terjadi bukan karena sumber daya air terbatas, tetapi masalah tata kelola atau manajemen. “Makanya tepat pernyataan Strome Cole, bahwa kalau krisis air terjadi, itu lebih dari fenomena sosial politik dan memerlukan solusi kebijakan publik. Wisatawan bisa diajak berpartisipasi untuk mengkorservasi air sebagai bagian dari pelestarian planet bumi secara global,” tandas mantan wartawan Bali Post tersebut. Sehingga pihaknya menghimbau masyarakat, pengelola usaha (hotel hanya salah satu), investor dan unsur pemerintah yang bertanggung jawab pada tata kelola air perlu secara terus menerus memikirkan, menghayati dan mengamalkan perlunya kebiasaan menghemat pemakaian daya air untuk kelangsungan dan pelestarian air untuk generasi berikutnya. (win)

Tambah Kuota Rombel dan ”Double Shift” Jadi Solusi

Denpasar (Bali Post)

Dinas Pendidikan Provinsi Bali memberikan kelonggaran bagi siswa miskin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA/SMK, kendati mereka tetap harus mendaftar sesuai prosedur dalam PPDB. Siswa miskin tetap dikawal agar tidak sampai putus sekolah. “Kami sudah mengundang para kepala sekolah yang memang cukup banyak menerima siswa miskin. Sebetulnya dari sisi persentase, siswa miskin mendapat jatah 20 persen. Ternyata di luar 20 persen tersebut, ada juga siswa miskin yang belum diterima,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani di sela-sela acara pengawasan PPDB di Inspektorat Provinsi Bali, Kamis (29/6) kemarin. TIA menambahkan, siswa miskin yang tidak lolos dalam jalur keluarga miskin, inklusi dan kesetaraan, ternyata sudah mendaftar ke jalur reguler. Mereka umumnya berada di luar Kota Denpasar. Sebab di ibu kota Provinsi Bali ini, persentase siswa miskin bisa dikatakan rendah. Bahkan ada yang tidak

sampai 20 persen dari total kuota sekolah, sehingga sisa kuota dialihkan untuk jalur reguler. “Jika dari siswa miskin ini dia dapat di reguler, artinya tidak ada masalah karena mereka tetap dapat sekolah. Tetapi kalau seandainya ternyata dengan reguler masih ada siswa miskin ini, memang menjadi tugas kita untuk mengantarkan jangan mereka sampai putus sekolah,” imbuhnya. TIA menambahkan, sekolah diizinkan untuk menambah kuota rombongan belajar (rombel) bila memang berada di daerah yang betul-betul padat penduduk. Dalam hal ini boleh menerima 40 siswa atau melebihi ketentuan maksimal 36 siswa per rombel atau kelas. Langkah ini bisa diambil untuk menampung siswa miskin yang tidak lolos jalur keluarga

miskin dan jalur reguler. “Pilihan terakhir boleh dengan double shift. Tapi double shift itu pun dengan catatan pemda itu harus membangun ruang kelas baru untuk tahun berikutnya,” jelasnya. Solusi lain, lanjut TIA, bisa melalui program paket A, B, dan C. Terpenting di sini adalah menggiring siswa miskin agar tetap mengenyam bangku pendidikan. Masalah PPDB Di sisi lain, TIA juga menanggapi kekhawatiran orangtua dan calon peserta didik terkait perubahan hasil sementara PPDB dalam situs di internet. Menurutnya, hasil sementara itu pasti akan terus berubah sampai pengumuman final, 1 Juli 2017. “Tergantung nilai siswa yang masuk, jadi (nomor urut/ranking siswa) masih bisa berubah setiap

saat,” jelasnya. TIA memastikan, hasil PPDB dengan situs merupakan hasil transparan. Pasalnya, sistem yang dirancang Telkom itu tidak memungkinkan Dinas Pendidikan atau pihak lainnya untuk mengubah hasil. Orangtua pun bisa memelototi setiap saat bila ada perubahan yang terjadi. “Umpama dari Dinas Pendidikan akan melakukan perubahan kelihatan di situ. Jam sekian melakukan perubahan ini, bisa dibaca oleh orangtua,” terangnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan, mulai Jumat (30/6) ini tim dari Inspektorat dan Dinas Pendidikan Provinsi Bali melalui UPT di kabupaten/kota akan melakukan monitoring dan evaluasi PPDB. Pengawasan ini dilakukan agar tidak ada masalah pada saat pengumuman hasil PPDB pada 1 Juli 2017. “Jalur prestasi, jalur miskin dan jalur lingkungan lokal itu rentan sekali ada korupsi, pola-

Bali Post/ara

KARYA - Krama pasemetonan Pasek Kubayan sedang melaksanakan upacara negtegang karya serangkaian karya agung mamungkah, ngenteg linggih lan padudusan agung, Kamis (29/6) kemarin.

pola transaksional. Saya minta kepala dinas agar memberitahu kepala sekolah jangan sampai menggunakan pola-pola transaksional, sehingga pada saat pengumuman tidak ada lagi ribut-ribut,” ujarnya. Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng meminta orangtua siswa agar tidak memaksakan anaknya untuk diterima di sekolah tertentu. Apalagi anak mereka ternyata tidak memenuhi persyaratan. Sebab, hal seperti ini juga bisa menimbulkan masalah. (kmb32) “Kami sudah mengundang para kepala sekolah yang memang cukup banyak menerima siswa miskin. Sebetulnya dari sisi persentase, siswa miskin mendapat jatah 20 persen. Ternyata di luar 20 persen tersebut, ada juga siswa miskin yang belum diterima.” Kadis Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani

DOLFIN – Pada liburan Lebaran kali ini, kunjungan wisatawan ke Pantai Lovina meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Mereka menyak-

Pasek Kubayan Gelar ”Karya Mamungkah lan Ngenteg Linggih”

Tabanan (Bali Post) – Setelah melakukan berbagai perbaikan sejumlah palinggih di Pura Dadia Agung Pasek Kubayan, di Banjar Wongaya Bendul, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanan, kini digelar karya agung mamungkah, ngenteg linggih lan padudusan agung. Upacara serupa juga pernah dilakukan pada 1987 lalu. Berdasarkan petunjuk sastra serta bhisama, minimal dalam waktu 30 tahun, upacara serupa harus kembali digelar. Mengacu pada ketentuan itu, maka 2017 ini merupakan waktunya menggelar kembali upacara mamungkah, ngenteg linggih, serta dilanjutkan dengan padudusan agung. Mangku Gede Pura Dadia Agung Pasek Kubayan Jro Mangku Ketut Wartika, didampingi sejumlah panitia karya, Kamis (29/6) kemarin mengungkapkan pelaksanaan karya agung ini sudah dipersiapkan sejak lama. Karena sebelumnya telah dilakukan beberapa kali pemugaran palinggih yang ada di areal Pura Dadia Agung Pasek Kubayan. Pemugaran palinggih tersebut dilakukan secara bertahap sejak 1997 dengan jumlah biaya yang dihabiskan mencapai Rp 1,5 miliar lebih. Puncak karya agung ini akan bertepatan dengan pujawali pura ini, yakni Jumat, 18 Agustus 2017 mendatang. Kemarin dilangsungkan upacara negtegang karya yang di-puput Mangku Made Donder. Sebelumnya pada Jumat (9/6) dilakukan nuwasen karya, disusul Senin (19/6) pengalang sasih, Minggu (25/6) meurup-urup, serta dilanjutkan dengan negtegang karya, kemarin. Upacara lainnya, yakni mapepada dilangsungkan pada Sabtu (12/8), dilanjutkan dengan pecaruan keesokan harinya. Kemudian pada Senin (14/8) digelar upacara melasti ke Segara Tanah Lot. Sebelum puncak karya, dilakukan upacara melaspas agung, mapetik, serta Ida Batara turun ke beji, pada Kamis (17/8). Sedangkan pada puncak karya, Jumat (18/8) mendatang digelar ngenteg linggih, ngingkup tri purusa dan dilanjutkan dengan pujawali. (kmb12)

7

sikan atraksi dolfin di habitat aslinya.

Atraksi Dolfin Pikat Wisatawan Singaraja (Bali Post) – Atraksi dolfin atau lumbalumba, telah menjadi maskot objek wisata Lovina, Buleleng. Pada hari-hari biasa, jumlah wisatawan yang ingin menyaksikan atraksi lumba-lumba di habitat aslinya itu mengalami fluktuasi. Namun pada hari libur lebaran yang bersamaan libur sekolah, jumlah wisatawan (domestik) yang ingin menikmati wisata bahari ini mengalami peningkatan yang signifikan. Sehingga dalam sehari pemandu atau joki bisa

melaut hingga tiga kali. Berbeda dengan hari-hari biasa, mereka hanya mengantarkan wisatawan satu kali dan terkadang tidak mendapat tamu sama sekali. Pantauan di sentra wisata Lovina, Kamis (29/6) kemarin tampak para joki sibuk menawarkan paket tour ke tengah laut menyaksikan atraksi dolfin. Sementara, perahu (jukung) tampak lalu lalang mengantar rombongan wisatawan menikmati atraksi tersebut. Atraksi dolfin memang selalu

memikat wisatawan. Di sentra pariwisata Lovina, para joki menarik ongkos Rp 75.000 per orang. Satu jukung maksimal mengangkut empat orang wisatawan dengan durasi satu jam. Bahkan, jika dolfin sulit muncul karena situasi laut, durasi tersebut bisa ditambah. Salah seorang tokoh pariwisata di Lovina Made Kardika mengakui sejak libur lebaran dan libur sekolah kunjungan wisatawan lokal ke Lovina meningkat dari hari-hari bi-

asanya. Meski kesempatan emas itu berlangsung singkat, dampaknya sangat dirasakan oleh para joki atau pelaku wisata lainnya. Dia mencontohkan, pada libur panjang ini joki dalam sehari bisa melaut hingga tiga kali. “Setiap libur panjang dan bersamaan lebaran ini sangat dirasakan dampaknya oleh teman-teman joki, karena mereka bisa membawa uang lebih dibandingkan sebelum libur panjang yang hanya mengantar tamu hanya satu kali dan itu pun kalau dapat

Selama Enam Bulan, Ratusan Orang Ditangkap karena Narkoba Denpasar (Bali Post)Pelaku kasus narkoba terus ditangkap tapi peredarannya tetap marak. Bahkan jumlah orang yang terlibat terus bertambah. Sejak Januari hingga Juni 2017, Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap 192 orang, dominan sebagai pengguna dan pengedar. Pada Rabu (14/6) hingga Selasa (20/6) ditangkap empat tersangka yaitu Doni Ferdianto (28), Kadek Agus Sugianta (31), Yudi Irawa (29) dan Agus Setyawan (29). Mereka dibekuk di wilayah Denpasar dan Kuta. Saat dikonfirmasi terus bertambah jumlah pelaku narkoba, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Kamis (29/6) kemarin mengatakan, dari jumlah tersebut yang pengedar 105 orang dan pengguna 87 orang. Semakin banyak warga terlibat narkoba karena jumlah pengguna terus bertambah, sehingga permintaan barang terlarang itu selalu ada. “Untuk bisa menekannya harus diminimalisir jumlah pengguna, sehingga permintaan barang menurun. Sekarang kan permintaan masih tinggi, terutama sabu-sabu dan ekstasi,” ujarnya. Ia berharap terus diburu dan ditangkapnya pelaku narkoba bisa menimbulkan efek jera. Selain itu, sosialisasi dan penyuluhan akan bahaya narkoba terus dilakukan. “Terpenting adalah kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Kalau warga sadar maka akan menjaga lingkungannya dari peredaran narkoba. Kami berharap partisipasi stakeholder dan desa pakraman dalam menekan narkoba di Bali,” kata Arta. Terkait pengungkapan itu, kata mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini menyatakan, Doni ditangkap Rabu (14/6) pukul 14.00 Wita di Jalan Tunjung Sari, Padangsambian, Denpasar Barat. Barang bukti diamankan satu paket sabusabu (SS) seberat 0,05 gram. Hasil penyelidikan akhirnya tersangka ditangkap di tempat tinggalnya. Doni mengaku mendapat SS dari temannya, BL seharga Rp 500 ribu. Setelah itu giliran Agus Sugianta, dagang pakaian lewat online dibekuk di Jalan Palapa XI, Sidakarya, Denpasar Selatan, pukul 17.00 Wita. Hasil penggeledahan disita satu paket SS seberat 0,11 gram. Agus Sugianta mengaku mendapat

SS dari temannya, DR di Jakarta. Ia berdalih diberi minta cuma-cuma saat DR liburan di Bali. Selain itu polisi juga menangkap Agus Setyawan, berprofesi sales variasi mobil. Dia ditangkap di Jalan Muding, Pangdangsambian, Denpasar, Sabtu (18/6) pukul 22.30 Wita. Tersangka beralamat di Jalan Kargo, Denpasar, tertangkap tangan membawa satu paket SS seberat bersih 0,11 gram. Sementara tersangka Yudi Irawa, pekerjaan tukang las di Jalan Cokroaminoto, Gang Pucuk Sari, Ubung, Denpasar Barat, diciduk pada Senin (20/6) pukul 16.45 Wita. Tersangka ditangkap di Jalan Plawa, Seminyak, Kuta. Ditangkap karena membawa satu paket SS seberat 0,17 gram dan 12 butir ekstasi. (kmb36)

tamu atau order dari pihak hotel,” katanya. Mantan anggota DPRD Buleleng ini menambahkan, dolpin sebagai maskot pariwisata Lovina, kelestariannya harus dijaga oleh semua komponan masyarakat. Salah satu hal yang harus diperhatikan ketika para joki melaut sampai menemukan gerombolan dolfin yang mencari makan hendaknya tidak berebutan. Perilaku kejar-kejaran di laut hendaknya dihindari karena dolfin menjadi stres. (kmb38)

TAWUR AGUNG,MAPEDAGINGAN LAN NGENTEG LINGGIH RING PURA PANDE BATUR 30 Juni 2017 n Nuasen karya, mecaru pengeruak panca sata, panca kerta, negtegang, nyangling, ngunggahang sunari 3 Juli 2017 n Mapepada Tawur 4 Juli 2017 n Tawur Agung, Melaspas, Mapedagingan, Nedunang Ida Batara

5 Juli 2017 n Melasti,ke Segara Pegonjongan, Mekala Sunia n Rawuh saking Melasti Mendak Siwi 6 Juli 2017 n Memben 7 Juli 2017 n Mapepada Wali

Bali Post/ist

DITANGKAP - Pengedar dan pengguna narkoba ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar.

8 Juli 2017 n Adining Karya, Mamendak ke Pegayungan, Mapeselang, Ngenteg Linggih, Ngingkup


BANGLI

8

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Desa Adat Daup Terapkan Larangan Berburu Satwa Bangli (Bali Post) Desa Adat Daup Kecamatan Kintamani menerapkan aturan larangan berburu satwa. Hal itu dilakukan guna menjaga kelestarian satwa liar yang ada di desa setempat. Jika ada warga yang melanggar, yang bersangkutan akan dikenai sanksi tegas dari desa adat berupa denda. Perbekel Desa Daup Dewa Nyoman Saliawan, Kamis (29/6) kemarin, mengatakan larangan berburu satwa di lingkungan Desa Adat Daup sudah diberlakukan sejak tujuh bulan terakhir. Pemberlakukan larangan berburu ini dilatarbelakangi banyaknya aksi perburuan yang dilakukan warga ke lingkungan Desa Daup hingga mengakibatkan beberapa jenis satwa seperti burung Punglor dan Sendet Keker (ayam hutan) nyaris punah. ‘’Tujuan lainnya juga untuk menghindari terjadinya kasus pencurian. Karena bukan tidak mungkin, ada pemburu yang datang ke Desa Daup tapi tujuan utamanya untuk mengintai dan mencuri,’’ terangnya. Lanjut dikatakan Saliawan, apabila larangan yang diberlakukan dilanggar, maka warga yang bersangkutan harus siap-siap berhadapan dengan pihak adat. Jika terbukti melakukan perburuan dan membunuh satwa yang ada di Desa Daup, maka warga tersebut akan dikenai sanksi adat berupa denda uang yang jumlahnya senilai dua kali lipat dari harga satwa tersebut. ‘’Sejauh ini belum pernah ada yang melanggar,’’ ujarnya. Diungkapkan Saliawan, sejak larangan berburu diterapkan, sudah terjadi perubahan yang cukup signifikan. Burung punglor misalnya, yang selama ini nyaris punah, kini kembali muncul di lingkungan Desa Adat Daup. Demikian juga hewan landak, populasinya kini mulai banyak meskipun keberadaanya dianggap cukup mengganggu petani karena sering memakan tanaman perkebunan. (kmb40)

Foto Bali Post/nan

RUSAK BERAT - Jalan di Dusun Tingas yang kondisinya sudah rusak berat.

Jalan di Dusun Tingas Rusak Berat Bangli (Bali Post) Infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di Kabupaten Bangli masih cukup banyak. Salah satunya di Dusun Tingas Desa Yangapi Kecamatan Tembuku. Jalan menuju Dusun Mukti tersebut sudah rusak sejak 10 tahun lalu. Hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah. Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan yang panjangnya sekitar 2 kilometer tersebut sudah rusak berat. Aspal di sepanjang jalan sudah mengelupas. Batu geladak yang sebelumnya terpasang rapi di

bawah aspal mulai naik ke permukaan. Bahkan di beberapa titik sudah ada bagian tanah terlihat akibat batu geladaknya sudah hilang. Jalan pun berlubang. Pengendara yang melintasi jalan tersebut, harus ekstra hati-hati. Mereka harus menggunakan sempadan jalan agar lebih nyaman berkendara. Warga Dusun Tingas, Wayan Sudarma, Kamis (29/6) kemarin, mengaku kesulitan melintasi jalan tersebut ketika hendak menuju lahan pertanian. ‘’Jalan ini memang sudah rusak sangat lama sekali. Sudah memasuki 10 tahunan,’’

ungkap Sudarma. Dia menjelaskan, kondisi jalan yang seperti ini sangat mengganggu kenyamanan pengendara. Apalagi potensi kecelakaan cukup tinggi. Tak hanya itu, ketika musim kemarau di saat warga kesulitan air bersih, kendaraan pengangkut air kerap mengalami pecah ban karena kondisi jalan. ‘’Sudah banyak ban mobil yang jadi korban di sini. Apalagi ketika membeli air memakai mobil truk pas musim kemarau, pasti ada saja yang bannya pecah,’’ jelasnya. Lebih lanjut dia berharap perbaikan bisa segera dilaku-

kan. Sebab jika ini terus dibiarkan akan sangat mengganggu perekonomian warga mengingat di Dusun Tingas banyak terdapat produk pertanian. Warga lainnya, Desiani, juga berharap perbaikan jalan di dusun setempat menjadi skala prioritas pemerintah karena tingkat kerusakannya sudah sangat parah. ‘’Saya sudah dua kali jatuh di jalan ini. Saya harap jalan ini bisa cepat diperbaiki sehingga jalan tidak lagi menjadi pengganggu aktivitas setiap warga,’’ katanya. Kepala Dusun Tingas I Made Randika mengungkapkan, berdasarkan informasi yang di-

perolehnya, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli akan melakukan perbaikan tahun ini. ‘’Memang sempat disampaikan, katanya akan diperbaiki tahun ini. Semoga saja itu benar,’’ harap Randika. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli I Made Soma menegaskan, perbaikan jalan di Dusun Tingas segera dilakukan. Perbaikan jalan tersebut sudah dianggarkan tahun ini. ‘’Proyek itu kini masih dalam proses ULP,’’ jelas Soma. (kmb41)

Rencana Pengisian Jabatan Lowong Makin Tak Jelas

Dewan Segera Panggil Sekda Bangli (Bali Post) -

DPRD Kabupaten Bangli akan segera memanggil Sekda untuk mempertanyakan proses pengisian jabatan lowong di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli. Hal itu lantaran hingga kini rencana pengisian jabatan lowong yang sudah diwacanakan Bupati sejak akhir tahun lalu tak kunjung terlaksana bahkan terkesan tak jelas.

Bali Post/ina

LARANGAN BERBURU - Pelang larangan berburu yang dipasang di Desa Adat Daup.

PPDB di SMKN 1 Tembuku

Siswa Cenderung Pilih Jurusan JB dan AP

Bangli (Bali Post) Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Khusus di SMKN 1 Tembuku, siswa yang mendaftar di sekolah tersebut cenderung memilih Jurusan Jasa Boga (JB) dan Akomodasi Perhotelan (AP). Hal itu diungkapkan Kepala SMKN 1 Tembuku, I Nengah Sarjana, Kamis (29/6) kemarin. Sarjana mengatakan, PPDB tahun ajaran 2017/2018 menggunakan empat jalur sesuai intruksi dari pemerintah provinsi, yakni jalur lingkungan lokal, jalur prestasi, jalur miskin, dan jalur reguler. Khusus jalur reguler menggunakan sistem online sehingga penentuannya ada di provinsi. ‘’Sampai saat ini siswa yang mendaftar sudah mencapai 232 orang dengan rincian melalui jalur lingkungan sebanyak 22 siswa, prestasi 22 siswa, miskin 44 siswa dan reguler 144 siswa. Nanti jumlah siswa yang diterima masing-masing, sesuai dengan daya tampung dan jumlah kuota yang diberikan provinsi, yakni 252 siswa. Sementara untuk pengumumannya belum bisa dilakukan karena masih dalam proses,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, SMKN 1 Tembuku membuka lima jurusan, yakni Jurusan Keperawatan, Farmasi, JB, AP dan Akuntansi. Dari lima itu, banyak yang memilih Jurusan JB dan AP. ‘’Siswa yang mendaftar memang lebih dominan memilih jurusan JB dan AP karena mungkin dinilai lebih mudah mencari pekerjaan ketika tamat nanti. Karena tamatan siswa yang memilih jurusan itu siap ditampung di mana saja. Apalagi kini banyak hotel dan restoran membutuhkan tenaga. Mungkin itu alasan mereka kenapa dominan memilih jurusan itu,’’ katanya. (kmb41)

I Nengah Sarjana

Bali Post/nan

Rencana pemanggilan Sekda diungkapkan Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata, Kamis (29/6) kemarin. Kutha Parwata mengaku dirinya sudah menugaskan Sekwan untuk berkoordinasi dengan Sekda atau BKD dan pansel terkait rencana itu. ‘’Usai libur Lebaran ini kami segera panggil Sekda, BKD atau pansel kalau memang sudah terbentuk. Selama ini sudah lebih dari dua kali ada wacana mutasi dan pengisian jabatan, tapi sam-

pai sekarang tidak terlaksana,’’ ujarnya. Kutha Parwata mengatakan, pengisian jabatan yang masih lowong sudah molor terlalu lama. Di kabupaten lain, pengisian sudah selesai dilakukan di awal tahun. Menurutnya, molornya pengisian OPD mengakibatkan terhambatnya sejumlah kegiatan di OPD. Hal ini juga berdampak pada rendahnya tingkat serapan APBD 2017. Jika kondisi ini terus berlanjut dikhawatirkan akan berdam-

pak juga pada program-program selanjutnya termasuk serapan APBD di APBD Perubahan. ‘’Kami tidak mau lagi membahas program atau kegiatan di OPD kalau pengisian jabatan lowong ini tidak segera dilakukan. Karena kalau kita bahas itu akan mubazir. Pengisian OPD definitif ini yang jadi kunci,’’ jelasnya. Politisi asal Desa Bangbang Kecamatan Tembuku ini pun meminta Bupati beserta jajarannya bekerja lebih efektif. Terlebih saat

ini Bangli sudah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. ‘’Jangan hanya wacana-wacana saja. Harus ada tindak lanjut,’’ tegasnya. Rencana mutasi termasuk pengisian jabatan lowong di OPD sudah diwacanakan Bupati Bangli I Made Gianyar sejak akhir tahun lalu. Mutasi dan pengisian jabatan lowong untuk posisi eselon III dan IV yang sedianya dilaksanakan lebih awal, awalnya direncanakan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan untuk posisi eselon II. Namun, hingga pertengahan tahun, wacana ini tak kunjung terlaksana dan bahkan terkesan tak jelas. (kmb40)

Bali Post/ina

Ngakan Kutha Parwata

Terbelit Utang, Sopir Truk Curi Sapi

TPA - Dinas PKP akan melakukan eliminasi anjing di TPA Regional, Landih.

Bali Post/nan

Terkait Anjing Liar di TPA

Dinas PKP akan Kembali Gelar Eliminasi Bangli (Bai Post) Keluhan terkait banyaknya anjing liar yang berkeliaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional, Landih, direspons Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli. Untuk mencegah terjadinya gigitan anjing liar, Dinas PKP akan kembali melakukan eliminasi terhadap anjing tak bertuan di kawasan tersebut. Kabid Peternakan Sri Rahayu seizin Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sukartana, Kamis (29/6) kemarin, menjelaskan keberadaan anjing liar di TPA memang meresahkan. Terlebih lagi jumlahnya cukup

banyak. ‘’Selama ini memang banyak sekali anjing liar di TPA. Banyaknya anjing di sana memang membuat petugas waswas,’’ ungkapnya. Dia menyatakan, untuk membasmi anjing liar di lokasi tersebut, pihaknya sejatinya sudah sempat melakukan eliminasi. Namun mengingat keluhan akan keberadaan anjing liar kembali mencuat maka pihaknya dalam waktu dekat ini akan kembali menjadwalkan eliminasi di TPA. ‘’Tahun ini kita sudah lakukan eliminasi anjing liar di TPA. Hanya saja baru sekali. Sementara di tempat-tempat keramaian seperti pasar, objek-

objek wisata dan desa-desa juga sudah kita lakukan vaksinasi maupun eliminasi. Nanti kita akan kembali jadwalkan untuk eliminasi di TPA Landih,’’ tegasnya. Dia menjelaskan, banyaknya anjing liar di TPA akibat banyak masyarakat yang membuang anjing ke lokasi itu. Pihaknya sudah sering mengimbau warga agar tidak lagi membuang anjing ke TPA. ‘’Di truk-truk sampah terkadang ada saja anak anjing yang ikut dibawa ke TPA. Ini yang membuat ada saja anjing liar di TPA. Untuk itu kita imbau supaya masyarakat tidak lagi membuang anjing ke TPA,’’ kata Sri Rahayu. (kmb41)

Bangli (Bali Post) Sopir truk berinisial DNP alias Jik Mang (34) asal Banjar Lampu Desa Catur, Kintamani diringkus polisi lantaran mencuri sapi milik I Nengah Sukar (60), warga Banjar Yeh Mampeh Tegal Sari Desa Batur Selatan. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat mencuri sapi lantaran terbelit utang. Informasi yang dihimpun, Kamis (29/6) kemarin, menyebutkan pelaku ditangkap aparat Reskrim Polsek Kintamani pada Rabu (28/6) malam di rumahnya. Penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya kasus pencurian yang dilaporkan korban ke Polsek Kintamani Rabu siang. Korban mengaku mengetahui sapi miliknya hilang saat hendak memberi pakan ternak sekitar pukul 06.00 wita. Ketika sampai di kandang yang berjarak kurang lebih 300 meter dari rumahnya, korban mendapati dua dari empat ekor sapi miliknya raib. Korban kemudian memanggil sejumlah warga untuk membantu mencari sapinya yang hilang. Korban berhasil menemukan satu ekor sapi yang hilang di sekitar kebun. Sementara yang lainnya tak berhasil ditemukan. Korban menduga sapinya hilang karena dicuri. Terlebih di dekat kandang sapi ditemukan beberapa barang yang tertinggal seperti sekop, terpal robek dan

kayu yang sudah patah. Korban juga menemukan bekas ban truk dan jejak sapi yang mengarah ke jalan. Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, setelah menerima laporan pencurian, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Pihaknya juga menginterogasi sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, anggota Unit Reskrim Polsek Kintamani bersama Buser Polres Bangli berhasil mengantongi identitas pelaku dan mengamankannya. ‘’Dari hasil interogasi yang kami lakukan, pelaku mengakui telah mencuri sapi milik korban. Sapi yang dicuri itu diangkut pelaku menggunakan truk miliknya dan selanjutnya disembunyikan di kebun milik sepupu pelaku di pondok Dukuh Pebini Desa Catur,’’ jelasnya. Polisi kemudian langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Di lokasi polisi berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa satu ekor sapi jantan. ‘’Pelaku mengaku dirinya nekat mencuri sapi tersebut lantaran terbelit utang,’’ ungkapnya sembari menambahkan, untuk penyidikan lebih lanjut, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Bangli. (kmb40)

Bali Post/ina

TUNJUKKAN PELAKU - KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Sang Ketut Mariasa menunjukkan pelaku dan barang bukti yang diamankan di Polres Bangli.


GIANYAR

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

9

Bali Post/nik

BERIKAN SEMBAKO - Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan memberikan sembako kepada warga miskin di Desa Melinggih.

Polsek Payangan Bagikan Sembako ke KK Miskin

Gianyar (Bali Post) Serangkaian Hari Bhayangkara ke-71, aparat kepolisian menunjukkan kepedulian terhadap warga miskin. Seperti yang dilakukan Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan S.H., M.H. bersama jajarannya, Rabu (29/6) kemarin. Mereka membagikan bantuan sembako kepada warga miskin dan anak penyandang disabilitas di Desa Melinggih dan Desa Kelusa, Payangan. KK miskin yang mendapat bantuan sembako adalah pasangan suami istri, Wayan Puja (80) dan Ni Made Runguk (70), di Banjar Payangan Desa Melinggih. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban pasutri tersebut. ‘’Berbagi sembako serangkaian Hari Bhayangkara ke-71 ini merupakan wujud kepedulian polisi. Dalam hal ini Polsek Payangan mewujudkan rasa syukur melalui kegiatan berbagi dengan sesama,’’ ucap AKP Gede Endrawan. Tidak hanya itu, anggota kepolisian yang dikomandoi Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu A.A. Gede Rai Supartapa juga menyerahkan bingkisan sembako kepada I Putu Agus, penyandang disabilitas di Desa Kelusa. Anak 10 tahun ini mencapat bantuan karena mengalami lumpuh dan tidak bisa berbicara sejak umur 3 tahun. ‘’Anak ini sudah cukup lama mengalami kelumpuhan, di mana awalnya yang bersangkutan mengalami panas badan tinggi. Sampai sekarang lumpuh hanya bisa di kursi roda,’’ ungkapnya. (kmb35)

Bali Post/wan

WISATAWAN - Kawasan Ubud yang ramai wisatawan. Kunjungan Barack Obama di Bali diharapkan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Liburan Obama Diprediksi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Gianyar (Bali Post) -

Lima hari liburan Barack Obama di Bali diprediksi akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan khususnya dari Amerika. Kedatangan Presiden ke-44 Amerika Serikat itu menjadi bukti bahwa Bali sangat aman dan nyaman sebagai destinasi pariwisata.

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Seorang anggota polisi menunjukkan barang bukti arak yang disimpan di bagasi belakang mobil.

Polisi Gagalkan Pengiriman 340 Liter Arak

Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar berhasil menggagalkan pengiriman minuman beralkohol jenis arak, Rabu (28/6) malam. Dari operasi ini polisi mengamankan Dewa Nyoman Adnyana Putra (36), asal Desa Batubulan, Sukawati dengan barang bukti 11 jeriken arak dengan berat total 340 liter. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmantha, Kamis (29/6) kemarin, menjelaskan pengungkapan ini berawal saat anggota Polres Gianyar menggelar razia tepat di depan Mapolres Gianyar pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 wita. Saat itu, datang mobil Avanza hitam yang dikemudikan Adnyana dari arah timur di Jalan Ngurah Rai. Kendaraan ini pun dihentikan polisi untuk pemeriksaan identitas. Polisi yang melakukan pengecekan menemukan 11 jeriken yang berada di bagasi belakang mobil tersebut. Setelah diperiksa, ternyata dalam jeriken berisi arak dengan berat total 340 liter. ‘’Dari temuan ini Adnyana langsung kami giring ke Mapolres untuk diperiksa,’’ ucap AKP Dharmanatha. Berdasarkan pemeriksaan, Adnyana mengaku mengambil arak dari Karangasem dan rencananya dijual di rumahnya di Batubulan. ‘’Karena menjual miras tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol, arak dan pedagangnya kami amankan,’’ katanya. Ditambahkannya, dalam razia yang melibatkan 20 personel Polres Gianyar itu, selain mengamankan ratusan liter arak, pihaknya menindak sejumlah pelanggaran, yakni masing-masing seorang pengendara motor dan mobil yang tidak memiliki SIM. (kmb35)

Kisruh Keluarga di Kedewatan Dimediasi Polisi

Gianyar (Bali Post) Kisruh Ni Wayan Murah yang memutuskan hubungan dengan anak angkatnya, Nyoman Sukarjaya, akhirnya sampai di meja polisi, Kamis (29/6) kemarin. Aparat Polsek Ubud pun berupaya keras memediasi kasus ibu pecat anak angkat asal Desa Kedewatan, Ubud ini. Setelah dimediasi, masalah ini akhirnya berujung damai dengan kesepakatan kedua belah pihak tidak lagi menjalin hubungan. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Wirajaya menjelaskan, awalnya Ni Wayan Murah mengangkat Sukarjaya yang masih kerabatnya sebagai anaknya. Saat diangkat sebagai anak, Sukarjaya sudah dewasa bahkan sudah berkeluarga. ‘’Belakangan, Ni Wayan ini hendak menjual tanahnya untuk bayar utang, tapi anak angkatnya tidak mau. Jadi anak angkatnya tidak mau merawat ibunya,’’ ujarnya. Semenjak itulah anak angkatnya ini memilih tinggal jauh dari wilayah Ubud. Sukarjaya memilih kos di daerah Payangan. Atas perilaku anak angkatnya itu, Murah merasa prihatin. Dia merasa sudah tidak memiliki anak lagi. Akhirnya dia berniat memutuskan hubungan ibuanak itu. Sedangkan Sukarjaya kecewa karena banyak tanah milik Murah yang dijual. Menurut Wirajaya, Sukarjaya tidak memperpanjang urusan ini lagi. Ia pun bersedia diputus hubungannya sebagai anak angkat Murah. ‘’Dengan catatan proses pencabutan hak sebagai anak angkat disamakan saat meminta dulu kepada keluarga besar,’’ ujarnya. (kmb35)

‘’Suksesnya liburan Obama selama di Bali dapat menjadi bukti bahwa destinasi dan akomodasi kita itu nyaman dan aman untuk dikunjungi,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Kamis (29/6) kemarin. Ia pun optimis liburan ke-

luarga Obama itu akan menjadi magnet yang menarik warga dari benua Amerika untuk berlibur ke Bali. Terlebih Bali khususnya Gianyar kaya akan keindahan alam dan budaya. ‘’Sekarang wisatawan Amerika berada di urutan kelima dari negara yang rutin berkunjung

ke Bali. Nah setelah ini kami prediksi akan ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Amerika,’’ katanya. Menurutnya, selama libur Lebaran memang terjadi peningkatan kunjungan wisatawan dibandingkan hari biasa. Namun kunjungan didominasi wisatawan domestik. ‘’Bisa dilihat di sejumlah objek wisata dan restoran, dipadati kunjungan wisatawan. Semoga nanti kunjungan wisatawan mancanegara juga meningkat setelah liburan Obama kemarin,’’ harapnya

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Gung Ari ini mengaku sangat mengagumi sosok Barack Obama yang dua periode memimpin negara adidaya itu. Bahkan dia menyebut, Obama sangat dikagumi masyarakat dari berbagai belahan dunia. ‘’Obama sosok pemimpin yang sangat demokratis. Apalagi beliau juga sangat mencintai spiritual dan budaya,’’ tegas Gung Ari. Sementara, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, kunjungan Obama menjadi bukti bahwa Ubud

sangat aman dan nyaman dikunjungi wisatawan. Kedatangan Obama akan mengangkat citra positif Ubud khususnya dan Gianyar pada Umumnya. Hal ini akan menjadi promosi yang luar biasa bagi Ubud. Mahayastra pun berharap kondisi ini bisa dijaga. Selain keamanan, faktor yang tak kalah pentingnya adalah daya tarik Ubud itu sendiri, yakni seni dan budaya. Oleh karenanya, seluruh komponen masyarakat diharapkannya mampu menjaga kelestarian seni dan budaya. (kmb35)

Pembukaan Nesa OSIS CUP XI

Wabup Mahayastra Ajak Generasi Muda Junjung Seni dan Budaya

NESA OSIS CUP - Wabup Made Mahayastra saat membuka Nesa OSIS Cup XI di aula SMAN 1 Ubud, Kamis (29/6) kemarin. WAKIL Bupati Gianyar Made Mahayastra mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi karya seni. Apalagi selama ini ketekunan dalam seni dan budaya sudah membuat Kabupaten Gianyar berjaya di sektor pariwisata. Pesan itu disampaikan

Mahayastra ke ratusan siswa pada pembukaan Nesa OSIS Cup XI yang dilangsungkan di aula SMAN 1 Ubud, Kamis (29/6) kemarin. Wabup Mahayastra mengaku sangat kagum atas tingginya partisipasi remaja dalam ajang tersebut. Hal itu

membuktikan, meskipun diterjang perkembangan zaman yang kian modern, generasi muda di Bali masih tetap menjunjung tinggi karya seni dan menjadikannya sebuah pedoman dalam berkarya. ‘’Di Ubud ini, seni budaya memang tidak ada duanya,’’ ujar Mahayastra. Secara khusus Wabup Mahayastra juga menyinggung tentang kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang berlibur di Bali. Ubud, sebagai salah satu destinasinya, telah membuktikan diri sebagai daerah yang sangat aman untuk dikunjungi. Bahkan sebagaimana diketahui, Presiden Amerika Serikat tentu memiliki banyak musuh yang mengancam keamanan jiwanya. ‘’Aktivitas Obama diliput seluruh dunia, menunjukkan sebegitu amannya desa tercinta kita. Tidak ada pengamanan berlebihan. Beliau terlihat nyaman berbaur dengan warga. Ini adalah citra yang sangat positif dan promosi yang luar biasa bagi Ubud,’’ tutur Mahayastra. Momen berharga tersebut, kata dia, mesti dijaga secara konsisten. Dengan peran sentral tokoh Puri Ubud dan tokoh masyarakat, ditunjang darah seni yang mengalir di setiap warganya, Ubud dalam jangka waktu yang sangat panjang akan tetap menjadi salah satu destinasi terbaik di dunia untuk dikunjungi. ‘’Saya menaruh

rasa hormat yang tinggi terhadap seluruh pihak yang konsisten menjaga seni budaya kita,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Ubud Made Gabra, mengatakan SMAN 1 Ubud atau Nesa menggelar Nesa OSIS Cup XI dengan melibatkan puluhan peserta dari kalangan remaja se-Provinsi Bali. Dua jenis cabang lomba dilangsungkan, yakni lomba tari Condong tingkat SMP seKabupaten Gianyar dan lomba tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal tingkat umum dari usia 13-18 tahun se-Bali. ‘’Ajang ini sebagai sumbangsih kecil kami untuk menjaga seni dan budaya Bali,’’ ucapnya. Dia mengatakan, Nesa sebagai sekolah yang terletak di tengah-tengah kampung turis Ubud tentu memiliki tanggung jawab besar dalam upaya mengangkat potensi-potensi generasi muda yang memiliki kreativitas seni. Pihaknya pun terus berupaya mengembangkan agar Nesa dapat berperan, walau seujung kuku sekalipun dalam upaya mempertahankan kelestarian budaya dan kesenian di Bali. Menurutnya, Bali khususnya Ubud, jika tanpa budaya dan seni yang kuat maka akan sulit bersaing dengan daerah-daerah lain yang kian maju potensi periwisatanya. ‘’Di event ini kami ingin memberi ruang seluasluasnya bagi calon seniman Bali di masa depan,’’ ucapnya. (ad...)


KLUNGKUNG

10

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

’’Gema Santi’’ Berkumandang di PKB DUTA Kabupaten Klungkung tampil beda dari biasanya dibanding peserta dari daerah lainnya pada Parade Lagu Pop Daerah Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIX/2017 di Art Center Denpasar, Rabu (28/6). Klungkung yang diwakili Sanggar Intan Bina Swara kali ini melakukan inovasi baru dengan menyisipkan lawakan bertema edukasi yang diisi oleh Denok Cs. Walaupun mendapatkan giliran pentas terakhir, duta Kabupaten Klungkung terbukti mampu tampil memukau, terlebih lagi saat menyanyikan lagu “Gema Santi” yang memiliki arti suara perdamaian untuk mengajak masyarakat lebih santun dan inovatif dalam menjalani di kehidupan sehari-hari. Meski notabene belum familiar bagi para penikmat musik di Bali, mampu membuat penonton

terhanyut dalam alunan lagu tersebut. Menampilkan koreografi dan visual yang minimalis, wakil Kabupaten Klungkung kali ini lebih menonjolkan kualitas vokal dan harmonisasi musikalitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Terbukti seluruh penonton yang hadir antusias dan menikmati penampilan duta Kabupaten Klungkung hingga akhir acara. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta beserta OPD di lingkungan Pemkab Klungkung hadir menyaksikan acara Parade Pop Daerah tersebut di panggung terbuka Ardha Candra Denpasar. Bupati Suwirta mengaku sangat puas menyaksikan penampilan duta Kabupaten Klungkung kali ini. Ia sangat mengapresiasi

TAMPIL MEMUKAU – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama anggota Sanggar Intan Bina Swara. Duta Kabupaten Klungkung ini tampil memukau pada Parade Lagu Pop Daerah PKB 2017 di Art Center Denpasar.

jerih payah anak–anak dan tim dalam mempersiapkan penampilan ini. Ia berharap pembinaan seperti ini tidak hanya berhenti sampai di sini dan tidak cepat berpuas hati. ‘’Kita harus tetap membangun dan selalu inovatif seperti lagu Gema Santi,” ujarnya. Parade Lagu Pop Daerah pada hari kedua diikuti Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Klungkung yang sama–sama membawakan lima buah lagu yang terdiri atas dua lagu anak-anak, dua lagu remaja dan satu lagu wajib berjudul ‘’Dewi Danu’’. Duta Kabupaten Klungkung diwakili Sanggar Intan Bina Swara dan penata vokal I Ketut Tantra. Duta Kabupaten Klungkung mengambil judul lagu untuk kategori anak-anak pertama dengan judul ‘’Satia Kanti’’ yang menceritakan tentang kesetiaan terhadap teman. Kedua, ‘’Yening Kelih’’ menceritakan tentang citacita yang ingin dicapai ketika dewasa nanti. Pada kategori remaja mengambil lagu ‘’Dewi Danu’’ yang menceritakan tentang menjaga kejernihan air yang menjadi sumber kehidupan manusia. Kedua, ‘’Keropak Wayang’’ yang menceritakan rakyat yang dianggap sebagai wayang dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai dalangnya. Ketiga, lagu ‘’Gema Santi’’ yang menceritakan tentang suara kedamaian untuk mengajak masyarakat agar santun dan inovatif dalam menjalani kegiatan di kehidupan seharihari. (ad1965)

Kunjungan Wisatawan ke Nusa Penida Meningkat Semarapura (Bali Post) Nusa Penida merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi andalan Kabupaten Klungkung. Apalagi, belakangan ini, kunjungan wisatawan ke Nusa Penida dan sekitarnya ini terlihat meningkat. Untuk itu, Pemkab Klungkung bekerja sama dengan sejumlah elemen masyarakat seperti pelaku pariwisata, pemilik akomodasi pariwisata, kelompok petani rumput laut dan pemilik jasa angkutan akan terus mengembangkan pariwisata di Nusa Dua. Hal ini terungkap dalam menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD), di Kabeh Jati Garden Villas, Desa Suana Nusa Penida, Rabu (28/6) lalu. Dengan mengambil tema “Pengelolaan Nusa Penida Berkelanjutan”, acara ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta dan anggota Komisi III DPRD I Made Jana Banyak hal yang dibahas dalam kegiatan tersebut.

Mengingat kegiatan tersebut dilatarbelakangi adanya peningkatan jumlah pengunjung wisatawan domestik maupun internasional yang datang ke Nusa Penida. Termasuk adanya akomodasi yang memadai untuk menunjang pariwisata dan adanya daya dukung, baik dari infrastruktur dan ekologi. Namun, pesatnya perkembangan pariwisata ini membuat sejumlah kalangan khawatir untuk ke depannya. Terlebih dalam hal perencanaan di bidang pariwisata dinilai sudah terlambat dari perkembangan pariwisata di Nusa Penida yang sekarang. Begitu pula terkait dengan SDM yang menunjang pariwisata di Nusa Penida juga dinilai masih lemah. “Kita berharap dari diskusi ini nantinya ada promosi yang berkelanjutan di bidang pariwisata yang terdapat di Nusa Penida dan mampu terciptanya pengembangan terhadap destinasi pariwisata, serta perbaikan daya pendukung di bidang pariwisata,” ujar Ketua Panitia Gede Sumadi.

Senada juga dikatakan pelaku pariwisata Pande Gede Guna. Pihaknya menyambut baik dengan diadakan acara seperti ini. Dia pun berharap agar ke depan melalui acara seperti ini dapat melibatkan para pelaku wisata lainnya. Pande Guna juga berharap kepada pemerintah agar disediakan wadah atau asosiasi yang nantinya akan menjembatani aspirasi antara para pelaku wisata di Nusa Penida baik dengan masyarakat maupun dengan pemerintah daerah. Sementara Bupati Suwirta menyambut positif acara diskusi tersebut. Karena pemerintah daerah bisa mendapatkan masukan dari masyarakat maupun para pelaku wisata di Nusa Penida. “Pemerintah akan segera menanggapi semua masukan dari masyarakat dan pelaku wisata, berkaitan dengan badan pengelola, otoritas angkutan, dan semua asosiasi yang ada di Nusa Penida harus kembali dihidupkan, ujar Bupati Suwirta. (kmb)

Bali Post/dok

JEMBATAN KUNING - Sejak dibukanya Jembatan Kuning, kunjungan wisatawan terus meningkat. Apalagi saat libur panjang seperti hari raya Idul Fitri beberapa hari belakangan.

Dampak Penataan Pantai Belatung

Sejumlah Petani Garam Terancam Digusur

PENGGARAMAN - Sejumlah wisatawan datang ke lokasi penggaraman di Pantai Belatung, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Kamis (29/7) kemarin.

pekarangan sudah sesak makanya terpaksa pindah ke sini,” aku Suplig. Suplig bersama warga yang tinggal di sepanjang bantaran pesisir Pantai Belatung mengaku setuju ada penataan oleh pemerintah. Asalkan dirinya tidak digusur. Apalagi lokasi penggaraman yang dia lakukan bersama warga lainnya daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung. “Kalau tujuannya agar wisatawan ramai ke sini, kenapa kami tidak didukung,” ujarnya. Menurut informasi lokasi yang ditempati warga adalah hak milik warga. Ada juga lahan sewaan dan tanah milik negara. Wisatawan hampir setiap hari datang ke Pantai Belatung ingin melihat dan mengetahui secara langsung proses pembuatan garam secara tradisional. Bahkan tidak jarang wisatawan membeli langsung produksi garam dari petani. Sementara itu, Pemkab Klungkung berencana melakukan penataan Pantai Belatung pada tahun 2018. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sudah beberapa kali turun melakukan tatap muka dengan warga untuk melakukan penataan. Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Klungkung telah siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar pada APBD 2018. “Penataan Pantai Belatung akan dilaksanakan pada tahun 2018. Dan tahun ini dibuat perencanaan,” ujar Bupati Suwirta belum lama ini. (kmb)

dinding maupun palinggih juga rawan tergerus longsor. “Senderan yang jebol sudah berumur 30 tahun. Kalau dilakukan perbaikan diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 500 juta,” kata Wardana seraya berharap Pemkab bisa membantu untuk perbaikan. Sementara itu, bencana longsor yang terjadi di pura tersebut rupanya menarik perhatian Bupati Klungkung

yang sedang berjalan tidak terhambat dengan bencana yang terjadi. Karena itu, Bupati Suwirta meminta pihak desa untuk terus berkoordinasi kepada pemerintah. Penanganan bencana longsor itu bisa secepatnya dilakukan. Apabila tidak segera ditangani, maka dikhawatirkan akan dapat menimbulkan biaya kerugian yang semakin besar. (kmb)

Semarapura (Bali Post) Sejumlah petani garam di Pantai Belatung, Desa Pesinggahan, terancam digusur. Mengingat Pemkab Klungkung berencana melakukan penataan pantai tersebut sebagai objek wisata. Bahkan, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar pada APBD 2018. Penataan itu akan dimulai pada tahun 2018 mendatang. Salah satu petani garam I Wayan Suplig (57), warga Banjar Belatung, Desa Pesinggahan, Dawan yang di pinggir Pantai Belatung ini mengaku khawatir rumahnya bakal digusur jika ada penataan dari Pemkab Klungkung. Apalagi sudah ada petugas melakukan pengukuran di sepanjang pantai Belatung. “Sudah ada petugas ke

sini, tapi saya tidak tahu penataannya seperti apa. Kami warga di sini hanya memohon penataan itu jangan sampai menggusur rumah warga dan lokasi penggaraman. Karena ini (penggaraman-red) merupakan satu-satunya mata pencaharian kami,” ujar Suplig, Kamis (29/6) kemarin. Dengan raut wajah cemas dan khawatir, Suplig mengaku tinggal di pinggir Pan-

tai Belatung karena pilihan terpaksa. Dia mengaku tidak punya lahan pekarangan karena di desa tempat tinggalnya sudah sesak karena memiliki keluarga banyak. Kebetulan di pinggir pantai Belatung ada dua warga yang membangun gubug dan tinggal di pinggir pantai dengan kondisi yang sama. “Kami ini semua tidak punya lahan pekarangan. Di desa lahan

Bali Post/kmb

Saat Musim Hujan, Volume Sampah Tembok Panyengker Jebol Naik Sepuluh Persen ”Pujawali” di Pura Dalem Besan Ditiadakan

Semarapura (Bali Post) Permasalahan sampah di Kabupaten Klungkung sepertinya semakin komplek. Terbukti, volume sampah di Bumi Serombotan ini terus mengalami peningkatan. Bahkan, saat musim hujan, volume sampah bisa naik 10 persen dari 210 kubik. Mirisnya, sebagian besar sampah yang ada merupakan sampah plastik yang bersumber dari sampah rumah tangga, swalayan, toko modern dan lainnya. “Volume sampah meningkat sekitar 10 persen dari biasanya hanya 210 kubik. Selain dari sampah rumah tangga, sampah plastik juga diproduksi banyak dari toko modern, kios dan swalayan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Anak Agung Ngurah Kirana belum lama ini. Menurut Kirana meningkatnya sampah plastik diakibatkan masih banyaknya penggunaan plastik oleh masyarakat. Terlebih swalayan masih menyediakan tas plastik. Tapi untuk menekan penggunaan sampah plastik tersebut, pihaknya akan meluncurkan program tas biogreen berbahan jagung dengan menggandeng pihak ketiga. Upaya ini akan disosialisasikan kepada masyarakat, terutama kepada kalangan pelajar. “Kami sudah mulai perkenalkan penggunaan tas berbahan jagung ini kepada pelajar saat acara car free day,” katanya. Selain itu, pejabat asal Satria, Desa Paksebali ini mengaku sudah mensosialisasi melalui desa tentang bahaya sampah plastik. Karena kalau sampah plastik tidak mendapat

penanganan yang tepat akan menjadi tempat berkembangannya bibit penyakit. Begitu juga kalau dibakar bisa menimbulkan polusi yang tidak baik untuk kesehatan. “Dengan sosialisasi akan bahaya sampah plastik ini, masyarakat makin antusias membuat tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Rencananya kami juga akan mengadakan workshop dengan melibatkan siswa dan desa pakraman,” ujarnya. Tapi diakui Kirana, saat ini Pemkab Klungkung terkendala tempat pembuangan akhir (TPA). Karena di TPA Sente yang menjadi satu-satunya lokasi pengolahan sampah dan tempat penampungan sampah plastik akan ditutup akhir tahun ini. Di satu sisi rencana Pemkab Klungkung memanfaatkan TPA Regional di Bangli belum ada izin dari

pihak Pemprov Bali selaku pemilik TPA Regional. “Sekitar dua minggu lalu, Bupati Suwirta sudah bersurat ke Bupati Bangli untuk membahas persoalan ini,” katanya. Sementara penanganan sampah plastik menggunakan sistem ecobrik juga belum berjalan maksimal. Tapi Kirana mengklaim penanganan sampah plastik menggunakan sistem ecobrik masih tetap berjalan. ”Siapa bilang hangat-hangat tahi ayam. Tetap jalan kok, malah kita akan ada workshop lagi,” akunya. Disinggung soal TPST, Kirana juga mengatakan sudah ada beberapa Desa yang membangun TPST. Bahkan ada yang sudah berjalan. Namun, diakui selama ini sampah di Klungkung, khususnya untuk wilayah Kota setiap harinya sekitar 200 kubik masih dibuang ke TPA Sente. (kmb)

Bali Post/kmb

SAMPAH - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mempraktikkan metode ecobrik untuk menangani sampah plastik di TPA Sente belum lama ini.

Semarapura (Bali Post) Jebolnya tembok panyengker Pura Dalem Desa Pakraman Besan, Dawan, akibat terjadi longsor beberapa waktu lalu, kini berdampak terhadap pelaksanaan pujawali, yang semestinya dilaksanakan pada Anggara Kasih Prangbakat, tepatnya 4 Juli mendatang. Namun pihak pangempon sepakat untuk tidak melaksanakan pujawali. Mengingat kerusakan yang ditimbulkan begitu parah. Bendesa Adat Pakraman Besan Ketut Wardana, Kamis (29/6) kemarin mengakui kalau pujawali di Pura Dalem ini ditiadakan. Hal ini dilakukan karena panyengker pura jebol, Senin (26/6) lalu. “Pujawali ditiadakan. Ini (ditiadakan-red) sesuai hasil paruman prajuru,” ujarnya. Meskipun pujawali ditiadakan, pihak desa akan melakukan upacara pacaruan abrumbunan. Upacara macaru tersebut rencananya dilaksanakan tepat pada saat pujawali. Mengingat ada 16 palinggih di pura yang telah rampung dibangun menggunakan batu cadas hitam tersebut. Pembangunan palinggih tersebut juga telah selesai dilakukan dengan dibantu dari dana hibah provinsi. Tak hanya itu, pihak desa juga telah membuat saluran air hujan untuk mengantispasi agar tidak terjadi longsoran susulan. Sebab, kondisi tembok panyengker yang longsor cukup panjang. Apalagi

I Nyoman Suwirta. Didampingi istri dan anggota DPRD Provinsi Bali Nengah Wijana, Bupati Suwirta sempat meninjau kondisi tembok panyengker pura yang jebol pada Rabu (28/6). Saat itu, Bupati Suwirta mengaku sudah menugaskan Sekda bersama Dinas PU untuk menangani bencana tanah longsor di pura tersebut. Bahkan, Bupati Suwirta berharap agar pembangunan

Bali Post/dwa

JEBOL - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika meninjau kondisi tembok panyengker Pura Dalem Desa Pakraman Besan, Dawan yang jebol, Rabu (28/6) lalu.


Jumat Umanis, 30 Juni 2017

BULELENG

11

SOSOK Jadi Tuan Rumah

PENGEMBANGAN potensi pariwisata terus digenjot pemerintah Kabupaten Buleleng supaya mampu bersaing dengan Bali Selatan. Mendukung itu, program infrastruktur, salah satunya jalan terus digenjot. Bahkan rencana terbaru tahun depan akan dilakukan pembangunan shortcut di jalur Gitgit-Singaraja. Proyek ini untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat. Selain itu, muncul pula wacana pembangunan Bandara Bali Utara. Di tengah terobosan yang demikian, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana memandang masyarakat juga perlu berbenah. Potensi yang ada harus bisa digarap secara mandiri, bukan justru dikuasai orang luar. “Masyarakat lokal harus jadi tuan rumah. Kalau yang punya tanah, jangan dijual,” tegasnya saat memberi sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan SDN 4 Bondalem, Tejakula, belum lama ini. Guna mampu menjadi tuan rumah, Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini menyebutkan pendidikan yang mumpuni menjadi salah satu pisau bedah. Hal ini perlu mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Pendidikan harus diposisikan sebagai skala prioritas. “Anak-anak harus diarahkan dan diperhatikan pendidikannya,” ucapnya. (sos)

Anjing Diliarkan

Hambat Program Vaksinasi Rabies

Singaraja (Bali Post) – Perilaku masyarakat meliarkan anjing menghambat program vaksinasi rabies massal yang digulirkan Dinas Pertanian (Distan) Buleleng tahun ini. Selain itu, topografi wilayah yang terpencil juga menyulitkan petugas melakukan vaksinasi. Namun persoalan ini diyakini akan dapat diatasi, karena Distan sendiri tidak akan terpaku batas waktu vaksinasi rabies masal berakhir. Vaksinasi akan dilakukan hingga jatah vaksin anti rabies (VAR) yang diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terpakai seratus persen. Kadistan Buleleng Nyoman Swatantra saat dihubungi, Kamis (29/6) kemarin mengakui hambatan yang dialami petugasnya di lapangan. Kendala seperti itu tak hanya dialami pada vaksinasi rabies masal tahun ini, juga sejak program ini digulirkan. Perilaku memelihara anjing dengan cara meliarkan itu sudah membudaya dan sulit diubah ke teknik pemeliharaan yang benar. Sebenarnya, sebelum vaksinasi kecamatan dan desa/kelurahan diminta bantuannya untuk menginformasikan kepada warga untuk mengikat atau memelihara anjing dengan cara dikandangkan. Sebenarnya, jika anjing diikat atau dikandangkan, tak hanya memudahkan petu-

gas menyuntikkan VAR, juga anjing akan terhindar dari penularan virus rabies dari anjing liar. “Kami sudah sosilisasikan dan minta bantuan minimal diikat atau lebih bagus dikandangkan, tapi faktanya masih banyak anjing diliarkan begitu saja. Kami akan tetap berusaha dan kalau tidak bisa divaksin ketika petugas turun, nanti akan kami sasar lewat vaksinasi susulan,” katanya. Selain anjing sulit ditangkap, Swatantra juga mengakui kendala petugasnya kesulitan menjangkau lokasi warga yang memelihara anjing. Bahkan ada warga yang menunjukkan lokasi anjing dipelihara di daerah perkebunan yang jauh dari pusat desa. Tentu saja untuk menjangkau memerlukan waktu, sehingga ini berdampak pada minimnya kemampuan petugas untuk menyuntikkan VAR di lokasi yang jauh dari pusat desa. Sementara itu, realisasi vaksinasi rabies masal di Buleleng hingga sekarang ini mencapai 59.974 ekor. Jumlah ini terdiri atas 59.609 ekor anjing, 159 ekor kucing, dan 26 ekor kera. Dari estimasi populasi anjing yang ada sekitar 91 ribu ekor, masih ada sekitar 32 ribu ekor anjing liar yang belum divaksin. Vaksinasi rabies masal berlangsung hingga 31 Juli 2017 mendatang. (kmb38)

Suara Buleleng Pendidikan Perlu Diperhatikan

Persoalan pendidikan saat ini khususnya di Buleleng perlu mendapatkan prioritas, mengingat hal ini sangat berperan dalam hajat hidup orang banyak untuk meraih apa yang dicita-citakan. Soal zonasi PPDB agar betulbetul dijalankan, jangan ada permainan belakang dari pihak sekolah yang akan merugikan semua pihak. Juga soal hari kerja pegawai agar diintensifkan, sehingga tidak ada pegawai yang keluyuran saat jam kerja. Demikian juga soal pertanahan, agar pemkab membantu pelaksanaan prona, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Pan Mologan, Mayong

Pelayanan PDAM

PDAM Buleleng agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, sehingga semua bisa menikmati air bersih. PDAM hendaknya lebih mengaktifkan diri mencari sumber air guna memberikan pelayanan kepada masyarakat. Juga soal sengketa tanah atau lahan sekolah dengan masyarakat agar pihak-pihak terkait bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan baik, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah yang bersangkutan. Ditemukannya spanduk FPI di sebuah masjid di Desa Tegallinggah, diharapkan pihak aparat keamanan dan aparat desa bisa mengusut hal tersebut sehingga tidak meresahkan masyarakat.

Bali Post/kmb38

KEBERATAN – Empat perbekel di Kecamatan Buleleng keberatan dengan penerapan sistem zonasi dalam PPDB, Kamis (29/6) kemarin.

Empat Perbekel Protes Zonasi PPDB

Singaraja (Bali Post) – Empat perbekel di Kecamatan Buleleng memprotes sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018. Menyusul aturan itu, sekitar 400 lulusan SD di wilayah mereka terancam tidak diterima di SMP yang dilamar karena berjarak lebih dari sembilan kilometer dari tiga SMP di Kota Singaraja. Selain itu, pembatasan kuota dan larangan dobel shift, sehingga ratusan lulusan SD di empat desa tersebut tidak mendapat sekolah, sehingga berpotensi memicu angka Drop Out (DO). Empat perbekel yang melayangkan protes itu yaitu Ketut Suka (Perbekel Desa Kalibukbuk), Made Budi Arsana (Perbekel Desa Anturan), Made Arka (Perbekel Tukadmungga) dan Putu Mertayasa (Perbekel Desa Pemaron). Keempatnya mengadukan persoalan itu ke Komisi IV DPRD Buleleng dalam pertemuan Kamis (29/6) kemarin di kawasan wisata Lovina. Dalam diskusi itu tampak hadir Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Gede Wisnaya Wisna, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Kadek Turkini dan Ketua Fraksi Partai Golkar Nyoman Gede Wanidra Adi. Perbekel Desa Kalibukbuk Ketut Suka mengaku waswas lulusan SD di wilayahnya terancam tidak diterima di

tiga SMP yang dilamar yakni SMPN 2, SMPN 4, dan SMPN 6 Singaraja. Kekhawatirannya itu karena sistem zonasi sesuai regulasi pusat merugikan lulusan SD di desanya yang notabene jauh dari ketiga sekolah tersebut. Selain itu, dirinya juga meyakini lulusan SD yang tinggal dekat dengan ketiga sekolah itu akan memenuhi kuota penerimaan siswa baru. “Kami takut sekali kalau anak-anak kami dan juga lulusn SD di desa lain sekitar 400 anak yang juga jaraknya jauh dari kota tidak dapat sekolah. Dengan zonasi ini otomatis anak-anak yang dekat sekolah di kota saja yang diterima. Apalagi kuota siswa yang diterima dibatasi. Kalau tidak diterima, ke mana

mencari sekolah dan kalau bisa dikembalikan saja dengan sistem lama,” katanya. Senada diungapkan Perbekel Anturan Made Budi Arsana. Jika lulusan SD yang tidak diterima di tiga SMP yang dilamar sesuai zonasi, otomatis anak bersangkutan harus mencari sekolah negeri lain atau pilihan terakhir mendaftar ke sekolah swasta. Pilihan sekolah swasta dipastikan tidak akan menyelesaikan permasalahan. Pasalnya, sekolah swasta akan memungut biaya mahal. Biaya yang mahal itu mulai dari uang SPP atau uang pangkal lebih dari Rp 1 juta. Menanggapi protes empat perbekel itu, Ketua Komisi IV Gede Wisnaya Wisna mengatakan PPDB mengikuti Per-

Singaraja (Bali Post)Retribusi sejumlah Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kabupaten Buleleng direncanakan naik. Melonjaknya biaya operasional menjadi salah satu alasan naiknya retribusi ini. Selain itu, retribusi yang diberlakukan nantinya juga tidak ada perbedaan antara wisatawan domestik dan asing. Penerapan kebijakan ini masih menunggu telaahan dari Bagian Hukum Setda Buleleng. Kepala Dinas Pariwisata Buleleng I Nyoman Sutrisna, menyampaikan rencana kenaikan retribusi ini diusulkan langsung oleh pengelola DTW. Setelah melalui rapat dan pemantauan langsung ke lokasi, hal tersebut disepakati. Meski demikian, pihaknya tetap mendasari itu dengan konsultasi ke Bagian Hukum Setda Buleleng terkait regulasi. “Rencana ini diawali dengan rapat. Sepakat untuk

dinaikkan. Sekarang tinggal menunggu telaahan Bagian Hukum saja,” jelasnya, Kamis (29/6) kemarin. Kebijakan ini, sambung dia sebagai salah satu upaya untuk menghindari pungli yang saat ini masih rentan terjadi. Dalam artian, retribusi yang dikenakan kepada wisatawan justru lebih besar dari ketentuan yang ada. Selain itu, juga dikarenakan adanya peningkatan biaya operasional dan penambahan tenaga kerja pada DTW hingga kenaikan suku bunga. “Kenaikan ini untuk menghindari kenaikan di lapangan secara sewenangwenang atau pungli. Selain itu, saat rapat juga disampaikan biaya operasional semakin tinggi,” ungkapnya. Jika melihat kondisi DTW saat ini, secara umum sudah memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Fasilitas yang disediakan juga sudah

tergolong memadai. Demikian juga dengan bentuk layanan yang diberikan semakin variatif. Oleh sebab itu, kenaikan retribusi ini dinilai sebagai hal yang wajar. “Kenaikan ini sudah wajar. Itu sudah didasari analisa sebelumnya. Tetapi kami tetap berharap pengelola harus terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan,” sebut mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng ini. Lebih lanjut disampaikan, kenaikan itu direncanakan terjadi pada DTW Air Panas Banjar, Air Sanih, Air Terjun Bertingkat, Air Terjun Campuhan, Air Terjun Gitgit, Air Terjun Les, Air Terjun Melanting, Air Terjun Sekumpul, Air Panas Banyuwedang, Danau Tamblingan dan Gedong Kirtya. “Kenaikannya kisaran 20 sampai 100 persen. Sebelum diperdakan, masih tetap berlaku yang lama,”

Dinas–dinas terkait di Pemkab Buleleng agar lebih mengedepankan program yang pro rakyat, sehingga masyarakat bisa menikmati perkembangan pembangunan yang sedang berjalan. Dengan demikian mampu meningkatkan kesejahteraannya. Masyarakat juga harus mendukung apa yang diprogramkan oleh dinas tersebut, sehingga nyambung dan gayung bersambut. Surya Diputra, Lovina

Bali Post/kmb45

NAIK - DTW Air Sanih, Desa Bukti, Kubutambahan. Retribusinya direncanakan naik, menyusul meningkatnya biaya operasional. sebutnya. Birokrat yang juga sebagai Bendesa Pakraman Buleleng ini menyebutkan retribusi nantinya antara wisatawan domestik dan asing juga tidak ada perbedaan. Ini juga tercetus dari konsultasi ke Bagian

Hukum Setda Buleleng. “Wisatawan asing nanti akan bayar sama dengan domestik. Itu karena pelayanan yang didapatkan sama. Kecuali ada pelayanan VIP, baru retribusinya berbeda,” tandasnya. (kmb45)

Soal Spanduk FPI

Perbekel Tegallinggah Tegaskan Tolak Ormas Radikal

Tukang Sapu

Kedepankan Program Pro Rakyat

Bangun Sekolah Baru Di tengah kekhawati-

ran banyaknya siswa tidak dapat sekolah akibat kebijakan PPDB dengan sistem zonasi, Ketua Fraksi Partai Golkar Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi mendesak pemerintah merencanakan untuk membangun sekolah baru di Kecamatan Buleleng. Penambahan sekolah baru itu diyakini akan mampu menampung lulusan SD dari Desa Pemaron, Tukadmungga, Anturan dan Desa Kalibukbuk. Jika desakan ini ditanggapi serius, Wandira berjanji akan mendorong penuh alokasi anggaran pembangunan, mulai anggaran APBD Perubahan 2017 ini. “Sekarang kuncinya keberanian pemerintah saja seperti bupati lain. Berani menambah kuota penerimaan siswa dan bangun sekolah baru untuk mengakomodasi empat desa ini. Kalau serius mulai APBD Perubahan tahun ini kita dorong alokasi anggarannya,” jelas Wandira sembari diiyakan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Kadek Turkini. (kmb38)

Retribusi DTW Direncanakan Naik

Gung De, Ngurah Rai

Tukang sapu yang mewilayahi seputaran Jalan A Yani, tepatnya di depan Puskesmas Buleleng I agar mengangkut sampahnya setelah menyapu. Jangan dibiarkan terkumpul demikian. Dinas terkait agar mengangkut sampah tersebut demi terciptanya keindahan dan keasrian di wilayah Kota Singaraja. Korawa, Singaraja

mendikbud No. 17 Tahun 2017 dengan sistem zonasi telah memunculkan persoalan di lapangan. Bukan hanya keberatan dari empat perbekel yang diterimanya, namun di desa lain karena sebaran sekolah yang tidak merata dipastikan menemukan persoalan yang sama. Dari pemantauannya beberapa sekolah yang kelebihan kuota siswa baru hingga puluhan orang. Ini karena kebijakan pembatasan kuota dan larangan sekolah membuka sistem dobel shift. Tak pelak kondisi ini dipastikan akan memunculkan angka DO. Untuk mencari jalan keluar terbaik pihaknya berjanji, Jumat (30/6) hari ini akan berkoordinasi dengan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Koordinasi ini diharapkan akan menghasilkan solusi jangka pendek, sehingga lulusan SD terutama di empat desa di Kecamatan Buleleng dan desa lain bisa ditampung.

Bali Post/kmb45

PERTEMUAN - Pemerintah Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada bersama tokoh masyarakat, kepolisian dan Camat Sukasada, menggelar pertemuan mengklarifikasi spanduk Ormas yang sebelumnya terpasang di depan Masjid Nurul Huda. Singaraja (Bali Post)Pascapenurunan spanduk Ormas Front Pembela Islam (FPI) bergambar Sayyid Muhammad Rizieq Syihab yang terpasang di depan Masjid Nurul Huda, Pemerintah Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada bersama

tokoh masyarakat langsung melakukan klarifikasi, Kamis (29/6) kemarin. Pada kesempatan yang dihadiri polisi dan juga camat itu, ditegaskan desa menolak Ormas yang bertentangan dengan pemerintah. Perbekel Tegallinggah I

Ketut Mudarna mengatakan, selama empat tahun dirinya bertugas, kehidupan umat Hindu dan Muslim sangat rukun. Adanya kemunculan spanduk Ormas terkenal itu secara tiba-tiba membuatnya sangat terkejut. Ditegaskan, itu dipasang oleh oknum yang tak bertanggung jawab. “Kami tegaskan, pemerintah desa menolak Ormas yang bertentangan dengan pemerintah,” ucapnya. Kehadiran spanduk itu diakui telah memunculkan kehebohan pada masyarakat. Itu tak hanya dari Tegallinggah, tetapi juga dari desa tetangga. Oleh sebab itu, pihaknya langsung menyampaikan permohonan maaf. “Apapun yang terjadi di desa, kami minta maaf,” ungkapnya. Tokoh masyarakat Desa Tegallinggah H. Muzair juga mengaku terkejut dengan keberadaan spanduk berukuran 1,5 x 1 meter itu di pagar masjid. Pemandangan yang baru pertama kali muncul ini diharapkan tak menjadi bumerang untuk memecah

kebersamaan antarumat. “Tokoh masyarakat tidak mengetahui dan sangat tidak mengharapkan hal ini,” katanya. Guna menghindari munculnya persoalan serupa, ia menegaskan siap membina masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini juga tertuang dalam surat pernyataan yang tertanda tangani tokoh masyarakat dan juga pemerintah desa. “Kami membuat surat pernyataan yang ditanda tangani untuk secara bersama-sama bertanggung jawab membina anak-anak,” ucapnya. Mendengar pernyataan spanduk itu dipasang oleh oknum, Aliansi Masyarakat Peduli Buleleng Gusti Nyoman Widnyana yang juga hadir pada pertemuan itu meminta oknum tersebut dihadirkan. Hal tersebut penting untuk mengetahui motif di balik aksi itu. “Kita perlu tahu titik permasalahannya, apa motif pemasangan spanduk itu,” katanya. Namun, permintaan itu belum bisa dikabulkan. Se-

bab, belum ada gambaran jelas terkait oknum yang dimaksud. Mendapat jawaban demikian, pria vokal ini mengaku sudah mengantongi identitasnya. Diharapkan itu bisa disikapi secara tegas. Sementara itu, Kapolsek Sukasada Kompol Ketut Darmita menyampaikan, pemasangan spanduk tersebut diduga hanya dilakukan oleh simpatisan. Pihaknya belum mengambil langkah penyelidikan, karena tidak didasari laporan dari masyarakat. Meski demikian, langkah preventif akan tetap dilaksanakan. “Kami akan sarankan lagi ke masyarakat untuk menghidupkan lagi siskamling. Supaya tak ada lagi pemasangan spanduk seperti ini lagi,” tandasnya. Seperti berita sebelumnya, spanduk tersebut diketahui warga, Rabu (28/6) pagi. Itu tak hanya mengundang perhatian masyarakat setempat, tetapi juga dari Desa Anturan, Pemaron dan Tukad Mungga, Kecamatan Buleleng. Mereka juga langsung mendatangi lokasi. (kmb45)


JEMBRANA

12

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Anggaran Sewa Mobil Operasional DPRD bakal Dihapus

Negara (Bali Post) – Mulai tahun depan, mobil operasional dengan sistem sewa yang saat ini berlaku di DPRD Jembrana diusulkan untuk dihapuskan. Anggaran sewa tersebut akan disesuaikan menjadi tunjangan transportasi masing-masing anggota DPRD Jembrana. Sebagai gantinya, sekretariat mengajukan dua unit bus untuk kendaraan operasional DPRD. Hal ini merupakan salah satu contoh tunjangan anggota Dewan yang sedang digodog DPRD Jembrana menyesuaikan PP nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD. Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa mengungkapkan pembahasan ini dilakukan untuk penyesuaian terkait keuangan DPRD mengikuti PP yang ada. Dari beberapa tunjangan yang menjadi hak, salah satunya tunjangan komunikasi intensif. Salah satu yang akan dilakukan adalah penghapusan kendaraan operasional DPRD Jembrana yang selama ini dilakukan dengan sistem sewa per tahunnya. Nilainya mencapai sekitar Rp 1,5 miliar lebih atau sekitar Rp 4,5 juta per bulan untuk tiap mobil. “Ke depan kita tidak gunakan lagi.

Anggaran itu kita bawa ke tunjangan masing-masing anggota DPRD, semacam transport,” ujar Sugiasa didampingi Wakil Ketua DPRD Jembrana I Kade Darmasusila dan I Wayan Wardana belum lama ini. Mobil operasional yang berlaku selama ini sistem pull, bukan untuk orang per orang, kecuali pimpinan DPRD. Saat ini ada sekitar 15 mobil operasional yang digunakan untuk mendukung kinerja DPRD Jembrana. Sebagai pengganti mobil operasional itu, Dewan akan mengajukan kendaraan

berupa bus sebanyak dua unit. Sedangkan anggaran yang selama ini untuk sewa kendaraan operasional dialihkan untuk tunjangan komunikasi intensif per anggota DPRD. “Ini masih kita bahas, salah satunya itu. Untuk itu, setiap anggota dewan setiap kunjungan baik itu reses sidak dan lainlain sudah ada tunjangan,” tambahnya. Pihaknya meyakini dengan system, seperti ini lebih efektif dibandingkan menggunakan mobil operasional sewa. Selain tunjangan komunikasi intensif, juga ada sejumlah tunjangan dan

Bali Post/olo

I Ketut Sugiasa

jaminan lainnya yang disesuaikan, baik untuk anggota maupun pimpinan DPRD. Namun, hak keuangan tersebut juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. (kmb26)

Tekan Kasus Kecelakaan

Satlantas Pasang Ratusan Spanduk Imbauan

Negara (Bali Post) Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres Jembrana, jajaran Satlantas Polres Jembrana memasang ratusan spanduk imbauan di sepanjang jalan. Spanduk imbauan ini dipasang dengan tujuan agar para pengemudi kendaraan bisa berhati-hari ketika melintasi jalur tersebut. Sebab, tidak sedikit jalur yang dinilai sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana, Kamis (29/6) kemarin mengatakan spanduk itu sengaja dipasang di sejumlah titik yang rawan terjadi lakalantas. Ada rausan spanduk yang dipasang di pinggir jalan. Seperti di Jalan Cekik hingga Sumbersari yang merupakan jalur lurus. Sebab, di jalur ini pengemudi sering ngebut. Padahal di lokasi ini sangat berbahaya dan sering terjadi kecelakaan. Spanduk peringatan ini

dipasang untuk memberika n p ering a t an kep a d a para pengguna jalan ketika melintasi jalur tersebut. Selain memasang spanduk, petugas Satlantas juga rutin melakukan patroli jalan di jalur tersebut. Hal ini dimaksudkan agar kendaraan tidak melaju kencang dan selalu berhati-hati. Patroli dilakukan dengan menggunakan sepeda motor dan mobil. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Den-

pasar-Gilimanuk, belakangan ini cukup tinggi. Salah satu pemicu utama adalah faktor kelalaian pengemudi maupun pengendara kendaraan. Dari data yang ada, tercatat ada belasan kasus kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan balik. Jumlah korban yang dirawat di RSU Negara, yakni 27 orang. Meninggal dunia sebanyak 12 orang, termasuk korban kecelakaan maut antara mobil travel dengan truk tronton. (kmb26)

Cuaca Ekstrem, Petani Semangka Merugi

Negara (Bali Post) – Sejumlah petani semangka di Jembrana mengalami kerugian lantaran tanamannya rusak terserang penyakit. Para petani sejatinya sudah berupaya untuk mengobati tanamannya, tetapi tidak berhasil. Apalagi saat ini musim hujan, tanaman mereka tak bisa berkembang. Seperti yang dialami sejumlah petani semangka di Subak Telepud, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Hektaran lahan untuk tanaman semangka itu teran-

cam gagal panen setelah diserang penyakit cacar daun yang disebabkan oleh jamur. Dampaknya daun-daun semangka terlihat mengering dan selanjutnya mati. Bahkan beberapa di antaranya daunnya tak tersisa. Kendati sudah berbuah, petani belum bisa memanennya. Salah seorang petani Nengah Kirna, Kamis (29/6) kemarin mengatakan kondisi ini sudah terjadi sejak 45 hari sebelumnya. Ketika buah sebesar kelapa gading, setelah terserang penyakit,

buah tidak mau berkembang. Sedangkan daun-daunnya mengkering. Ia pun mengaku pasrah dengan kondisi tersebut. Sejatinya Kirna sudah berupaya melakukan tindakan penyemprotan dengan pestisida, tetapi tidak berhasil. Malah daun semakin kering dan habis. Kirna meyakini akan mengalami kerugian dengan kondisi ini. Saat ini harga semangka sedang tinggi, tetapi hasil itu dipastikan tidak dicapainya. Dari luas 40 are yang

ditanami tanaman semangka, semuanya mengalami kondisi serupa. “Saya sudah keluarkan modal hampir Rp 15 juta. Dari sewa lahan, ongkos tenaga hingga biaya perawatan sampai panen,” terangnya. Penyakit cacar daun ini biasanya menyerang tanaman semangka ketika cuaca ekstrem. Selain penyakit cacar daun, di beberapa petak juga terserang penyakit layu. Dimana yang diserang dari akar sehingga tanaman mati. (kmb26)

Bali Post/olo

SEMANGKA - Salah satu lahan pertanian semangka di Banjar Telepud yang rusak akibat terkena penyakit cacar daun.

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Bali Post/olo

SPANDUK - Sejumlah petugas Satlantas Polres Jembrana saat memasang spanduk imbauan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk, Kamis (29/6) kemarin.

Penumpang Jatuh dari Kapal Belum Ditemukan

Negara (Bali Post) Pencarian terhadap korban jatuh dari kapal motor penumpang (KMP) Mutiara Alas III, Kamis (29/6) kemarin terus dilakukan. Tim gabungan melakukan penyisiran di perairan Gilimanuk, namun hingga kini korban Mahbub (18) belum ditemukan. Guna memaksimalkan pencarian, ada penambahan personel. Koordinator Pos SAR Jembrana Ida Bagus Surya Wirawan didampingi Koordinator Pos SAR Buleleng di sela-sela pencarian di Teluk Gilimanuk, Kamis (29/6) kemarin mengatakan pada hari kedua pencarian korban ini di-back-up personel dan ruber boat dari

Pos SAR Buleleng. Selain menambah personel, radius pencarian diperluas dari hari sebelumnya, yakni dua mil arah selatan dan satu mil arah utara. Kondisi perairan di Selat Bali dengan arus air laut yang deras menyulitkan pencarian. Diperkirakan korban terbawa arus. Saat tenggelam, umumnya korban akan muncul ke permukaan di hari ketiga. Selain melakukan pencarian di pesisir Gilimanuk, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Pos SAR Banyuwangi. Kepala Syahbandar Gilimanuk I Made Astika yang juga ikut melakukan pencarian dengan menggunakan kapal KPLP Gilimanuk men-

jelaskan adanya penumpang jatuh ini selain lalai, kesadaran akan keselamatan saat pelayaran juga masih dikesampingkan. Terbukti penumpang kapal tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) saat berada di atas kapal, seperti life jacket yang semestinya wajib digunakan. Seandainya korban menggunakan life jacket, maka dengan cepat korban bisa diselamatkan. Sementara, Ketua rombongan wisata religi, Samian mengatakan korban berasal dari Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Total rombongan berjumlah 62 orang. Ia berharap korban bisa segera diketemukan. (kmb26)


Jumat Umanis, 30 Juni 2017

KARANGASEM

13

Suami ’’Makemit’’, Istri Gantung Diri

Amlapura (Bali Post) Pulang dari makemit di tempat upacara ngaben, Mangku Sugia (54), seketika limbung setelah membuka pintu kamar tidurnya. Pasalnya di dalam kamar tersebut, pria warga Banjar Susut, Desa Muncan, Selat, itu menemukan istrinya, Mangku Karimi (47), telah tewas gantung diri. Peristiwa menyedihkan itu terjadi Rabu (28/6) dini hari, sekitar pukul 04.00. Mangku Sugia bersama anaknya, Nengah Sridana (30), sempat berusaha melakukan pertolongan dengan buru-buru memotong selendang yang menjerat leher korban. Namun, semuanya sia-sia karena saat itu korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban menjerat lehernya dengan selendang merah pada terali jendela. Sempat ada kecurigaan korban meninggal bukan karena gantung diri. Kecurigaan itu muncul karena korban dalam posisi terduduk di atas kasur. Mayatnya sudah mulai kaku, diduga sudah meninggal beberapa jam sebelumnya. Namun seiring proses penyelidikan, Polsek Selat akhirnya menyimpulkan korban tewas murni akibat gantung diri. Terkait penyebabnya, masih menyisakan tanda tanya. Berdasarkan keterangan suami dan keluarga korban, diduga aksi nekat korban itu karena masalah ekonomi. Juga ada dugaan lain, korban diduga frustrasi karena anak sulungnya dan cucunya yang merantau ke luar daerah tak pernah pulang. “Kecuali bekas jaratan di leher, kita tidak temukan jejak tindak kekerasan. Hasil penyelidikan dan visum dokter, kasusnya murni gantung diri,’’ terang Kasubag Humas Polres AKP I Komang Orta, saat dikonfirmasi Kamis (28/6) kemarin. Anak korban, I Nengah Sridana, tak menampik belakangan ibunya terlihat stres karena persoalan keluarga. Namun sebelum aksi gantung diri itu dilakukan, menurut dia, perilaku korban tak ada yang ganjil. ‘’Malamnya kami sempat ngobrol, biasa-biasa saja kok. Sekitar pukul 23.00 dia ke kamar biasa pergi tidur,’’ ungkapnya. (kmb)

Dewan Panggil Ulang Kepala OPD

Amlapura (Bali Post) Lembaga DPRD Karangasem berencana memanggil ulang pimpinan OPD terkait. Pemanggilan itu dimaksud guna mengklarifikasi berbagai keluhan masyarakat ke dewan. Rencananya, pemanggilan ulang akan dilaksanakan usai libur panjang Lebaran. Dewan ingin masyarakat yang menyampaikan keluhan agar segera mendapat jawaban, sehingga aspirasi mereka segera dapat diteruskan kepada OPD terkait. Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan hal itu Kamis (29/6) kemarin. Sumardi mengaku sangat kecewa sikap eksekutif yang memilih mangkir saat dipanggil 22 Juni lalu pada rapat kerja gabungan komisi saat itu. Padahal, tujuan undangan itu untuk menyelesaikan persoalan yang muncul. Salah satunya, tindak lanjut permasalahan yang disampaikan para pengusaha fast boat Padangbai yang sempat demo ke dewan. Selain itu, juga ada surat pengaduan dari pedagang di Pasar Amlapura, tentang dugaan pungutan liar di luar pungutan resmi. Selain keluhan pengusaha fast boat dan masyarakat Padangbai, DPRD Karangasem, banyak menerima keluhan lainnya. Seperti protes melalui surat yang disampaikan Desa Adat Sibetan. Desa adat Sibetan mempertanyakan keputusan Pemkab Karangasem yang melakukan pergantian kepala pasar setempat tanpa adanya rekomendasi dari Desa Adat Sibetan. Pergantian itu dinilai tidak seusai aturan. Mengacu pada aturan setiap pergantian harus ada rekomendasi desa adat. Bukan main tunjuk oleh pemerintah daerah yang mengabaikan peran desa adat. Ini sangat mendesak dan harus segera mendapat jawaban pemerintah daerah, agar legislator nantinya juga bisa menjelaskannya kepada masyarakat Desa Adat Sibetan. Sebelumnya, saat DPRD Karangasem memanggil eksekutif untuk membahas berbagai pengaduan masyarakat, Kamis (22/6) lalu, dalam rapat gabungan komisi, tdak ada satu pun undangan dari eksekutif yang menunjukkan batang hidungnya ke gedung DPRD Karangasem. Tidak ada yang tahu, kenapa eksekutif tidak ada satu pun yang hadir memenuhi panggilan menjelaskan seluruh pengaduan yang masuk. Padahal, seluruh legislator sudah menunggu sejak pagi sesuai jadwal rapat gabungan ini. (kmb31)

Empat Sekawan Bobol Rumah Kos

Amlapura (Bali Post) – Aparat Polsek Karangasem mengamankan empat orang pelaku pencurian yang beraksi di sebuah rumah kos di bilangan Jalan Untung Surapati, Amlapura. Empat sekawan itu dibekuk dalam waktu dan tempat yang berlainan, Rabu (28/6) sore lalu. Dari keempat pelaku, tiga orang di antaranya masih di bawah umur, yakni IKW (16) asal Banjar Merita, Desa Labasari, Abang, BFM (15) asal Temega, Padangkerta dan MDS (14) asal Mekarjaya, Pemogan, Denpasar. Satu pelaku lainnya berstatus mahasiswa, yaitu I Gede Yudha Prayoga (18) asal Tukad Abu, Kubu. Mereka melakukan aksi pencurian pada Selasa (27/6) lalu di rumah kos-kosan milik Dr. I Nengah Suranten di Perumahan Puri Pandawa, Jalan Untung Surapati, Amlapura. Korbannya, IGA Dwi Widyasari (24) dan Ni Ketut Lentuti Adnyani (25). Para pelaku beraksi di kamar korban setelah keduanya berangkat kerja. Korban baru tahu kamar kosnya dibobol maling sepulang kerja, Selasa sekitar pukul 08.00. Tiba di kosnya, Dwi Widyasari langsung panik karena kamarnya acak-acakan. Lajang asal Banjar Bangkian Sidem, Selemadeg Timur, Tabanan itu pun langsung mengecek barang-barangnya. Hasilnya, hampir semua raib, di antaranya satu buah laptop lengkap dengan chargernya, dua stel sepatu sport, satu buah celana pendek dan sebuah tas ransel yang di dalamnya berisi kalung emas lengkap mainan dan jam tangan. Lucunya, pelaku juga menggasak tas make up dan boneka kucing milik karyawan swasta tersebut. Aksi pencuri itu seketika membuat seisi rumah kos heboh. Cek kali cek, para pelaku ternyata juga menyikat barang-barang milik Lentuti Adnyani. Kepada polisi, perawat di salah satu rumah sakit di Karangasem itu mengaku kehilangan satu buah tas selempang, satu buah tas ransel dan satu buah boneka beruang besar. Hanya butuh waktu satu hari bagi polisi mengungkap kasus tersebut. Satu per satu para palaku berhasil ditangkap lengkap dengan sejumlah barang buktinya. ‘’Ada yang kita tangkap di jalan, ada juga di tempat nongkrongnya,’’ kata Kapolsek Karangasem, Kompol Gede Wali, Kamis (28/6) kemarin. Kapolsek membenarkan keempat pelaku itu merupakan satu geng. Mereka beraksi malam hari dengan cara memanjat tembok pagar rumah. Mereka kemudian masuk rumah melalui pintu belakang yang lupa dikunci. Namun dari pengembangan yang telah dilakukan, menurut Kapolsek, belum ada indikasi para pelaku tersebut terlibat serangkaian aksi pencurian laptop yang menyasar sejumlah perkantoran di Kota Amlapura beberapa waktu lalu. ‘’Tapi ada salah satu pelaku terlibat pencurian di sebuah warung di Ujung (wilayah Taman Ujung-red), mencuri rokok dan makanan ringan,’’ pungkas Kapolsek tanpa merinci pelaku yang dimaksud. (kmb)

Bali Post/kmb

DIAMANKAN - Arus balik di Padangbai terus meningkat. Rabu malam anggota Sat Narkoba Polres Karangasem mengamankan satu orang penumpang kapal atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Pengamanan Arus Balik di Padangbai

Nyabu, Penumpang KMP Diamankan Amlapura (Bali Post) -

Anggota Sat Narkoba Polres Karangasem mengamankan salah seorang penumpang KMP Andika Nusantara yang baru sandar di Pelabuhan Padangbai, Manggis. Amir Sarifuddin (23), diringkus atas aksi penyalahgunaan narkoba. Penangkapan terhadap pemuda asal Dusun Sampar Ujung, Sumbawa Barat, NTB itu terjadi usai bongkaran KMP Andika Nusantara, Rabu (28/6) sekitar pukul 23.00. Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba itu bermula dari kecurigaan polisi melihat gerak-gerik pelaku. Ketika semua penumpang kapal bergegas meninggalkan

pelabuhan dengan berbagai jenis angkutan, pelaku yang merupakan penumpang pejalan kaki terkesan ingin menghindar dari pemeriksaan identitas di pintu keluar pelabuhan. Ketika ia mengetahui giat polisi di depan Posko Terpadu Lebaran. Pelaku yang sudah berjalan sampai ke areal parkir itu mendadak menghentikan

langkahnya. Ia celingak-celinguk sebentar, kemudian melangkah ke arah lain, purapura ingin istirahat. Melihat gerak-gerik yang tak wajar itu anggota Sat Narkoba langsung mendekat. Pelaku dibekuk dan langsung diarahkan melakukan pengecekan urine awal menggunakan urine kit. Benar saja, air kencing pemuda yang mengaku tak punya pekerjaan tetap itu positif mengandung ampethamin alias sabu-sabu. Pelaku hanya bisa pasrah. Kepada polisi, dia mengaku nyabu sehari sebelum-

nya. Barang terlarang itu dikonsumsi bersama dua orang temannya, di kampungnya di Sumbawa Barat. Sabu diperoleh dengan cara membeli. Pelaku mengaku hanya ikut-ikutan. ‘’Teman saya yang beli, saya diberi gratis,’’ kilahnya kepada polisi. Sebelum tes urine, polisi telah melakukan penggeledahan badan, pakaian dan barang bawaan pelaku. Tetapi hasilnya nihil. Polisi tak menemukan sisa-sisa sabu ataupun alat-alat yang berkaitan dengan barang psikotropika tersebut,

meski begitu mereka tetap mengambil tindakan tegas mengamankan pelaku ke Mapolres Karangasem. Kapolres AKBP Wayan Gede Ardana, Kamis (29/6) kemarin, membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, personel Sat Reskoba langsung menaruh kecurigaan terhadap pelaku karena gerak-geriknya mencurigakan serta dari raut mukanya seperti orang yang sedang fly. ‘’Kita telah melakukan pemeriksaan awal, untuk langkah selanjutnya kita berkoordinasi dengan BNN Provinsi Bali,’’ ujarnya. (kmb)

Gelar Karya Agung

Krama Tegallinggah Pilih Gotong Royong Amlapura (Bali Post)Masyarakat Banjar Adat Tegallinggah Desa Adat Ka ra ng a sem , m e ng g ela r karya agung ngenteg linggih, nubung daging, padudusan agung di Pura Puseh banjar adat setempat. Karya yang rencananya menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah itu akan dilaksanakan dengan gotong royong krama banjar. Ini dilakukan untuk menekan biaya yang cukup tinggi itu.

Kesan gotong royong ini sudah terlihat sejak Kamis (29/6) kemarin. Terlihat ratusan krama ngaturang ayah di Jeroan Pura Puseh untuk mengerjakan bahanbahan sarana upacara. Seperti tamas, maupun upakara lainnya. Krama lainnya mempersiapkan upacara 18 bulan nutup padagingan. Puncak acaranya akan dilaksanakan 18 Juli mendatang. Panitia Karya Jro Mangku Komang Sudanta, mengatakan karya

ini tetap dilakukan dengan gotong royong. Persiapan membuat banten sudah dimulai. Seluruh krama di sini semuanya semangat ngayah, untuk mempersiapkan karya ini. Sudanta menambahkan, selain menekan biaya, gotong royong krama Banjar Adat Tegallinggah ini juga untuk lebih mendekatkan antarkrama banjar. Apalagi, kata Jro Mangku Sudanta, dengan jumlah 500 KK tentunya semua yang

dikerjakan semakin ringan. Boleh dikatakan karya yang digelar di Pura Puseh Tegalllinggah ini paling irit dibandingkan upacara sejenis di desa-desa lainnya. Untuk upacara 18 bulan nutup padagingan nanti, pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 250 juta. Dana tersebut didapat lewat pepeson masyarakat Banjar Adat Tegallinggah. Persiapannya sendiri telah dilakukan sejak sebulan sebelumnya. Ia pun

mengaku, tidak memaksakan warganya ngayah setiap hari. Asalkan saja, ada pemberitahuan kepada klian banjar adat. Jro Mangku Sudanta yang juga anggota DPRD Karangasem ini, menegaskan krama banjar adat dengan kesadaran tinggi, selalu ramai ngaturang ayah, karena prinsip ngayah tersebut adalah keikhlasan. Kalau pun tidak bisa hadir, cukup melaporkan alasannya apa kepada jro klian. (kmb31)

Aksi Bersih-bersih di Pantai Bias Putih

Puluhan Karung Sampah Plastik Dikumpulkan Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi peduli lingkungan di Pantai Bias Putih, Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kamis (29/6) kemarin. Aksi ini berangkat dari kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai dari ancaman sampah, khususnya sampah plastik. Aksi peduli lingkungan seperti itu memang sangat diperlukan. Bagaimanakah keseriusan warga menjalankan program bersih-bersih sampah plastik itu? Bisa dibayangkan hanya dalam sehari puluhan karung sampah plastik berhasil di-

kumpulkan usai bersih-bersih di garis pantai berpasir putih sejauh satu kilometer

itu. Aksi bersih sampah plastik di Pantai Bias Putih ini diprakarsai Badan Pengembang Pariwisata Desa Adat Bugbug (BP2DAB) bersama komunitas peduli sampah plastik Trash Hero Candidasa. Rupanya, aksi menjaga kebersihan lingkungan dari ancaman sampah plastik juga didukung lembaga lainnya, seperti Karangasem Save Clean, STT Dharma Bakti Desa Adat Bugbug.

Bali Post/gik

AKSI BERSIH-BERSIH - Warga saat melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Bias Putih, untuk menjaga kelestarian lingkungan setempat.

Bahkan, pihak hotel dan restoran di Desa Bugbug juga ikut turun langsung, seperti Hotel dan Restaurant Asyana Candidasa. Desa Wisata Jasri juga ikut bergabung bersama mahasiswa Undiksha, Perkumpulan Massage Bias Putih, serta komunitas peduli lingkungan lainnya. Mereka bergotong royong membersihkan lingkungan. Ini memperlihatkan masih banyak lembaga sosial di Karangasem yang peduli lingkungannya. “Kami ingin lingkungan kami bebas dari sampah plastik. Kami harus bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan kami sendiri,” kata salah satu pengurus BP2DAB, Komang Purna. Berbekal sapu, karung dan sarung tangan, aksi bersih-bersih itu dilakukan di sepanjang bibir pantai sejak pagi. Baik di selasela warung warga setempat maupun di sekitar puluhan jukung milik para nelayan. Sampah plastik itu cukup banyak di garis pantai ini seiring semakin populernya tempat ini dan meningkatnya kunjungan wisatawan asing dan nusantara dalam pekan liburan dua minggu terakhir ini. Dari aksi peduli lingkungan ini, puluhan kampil sampah

plastik berhasil terkumpulkan. Melihat hasilnya, aksi seperti ini perlu dilakukan secara berkala. Upaya konstruktif itu semata untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan setempat. Jika tidak seperti itu, maka akan semakin sulit memerangi sampah plastik. Sebab, sampah plastik, jenis sampah yang paling sulit terurai. Usai sampah plastik ini terkumpul, selanjutnya Trash Hero Candidasa akan melakukan pemilahan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Perumahan dan Permukiman. Pengelola Asyana Candidasa Wayan Kariasa mengapresiasi aksi peduli lingkungan ini. Desa Bugbug memang cukup giat menjaga kelestarian lingkungannya, khususnya kebersihan pantainya. Tidak hanya di Pantai Bias Putih, Pantai Pasih Kelod hingga Pantai Candidasa juga rutin dilakukan aksi peduli lingkungan, khususnya bersih-bersih sampah plastik. Bahkan, turis asing yang sedang berwisata di Candidasa juga kerap ikut turun langsung dalam aksi bersih-bersih itu. Pihaknya berharap semangat ini tetap berkelanjutan, untuk menjaga kelestarian lingkungan. (gik)


TABANAN

14

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Bali Post/kmb28

RUMAH TERBAKAR - Diduga lupa mematikan dupa usai sembahyang, rumah berlantai dua ini terbakar.

Ditinggal ”Ngayah”, Rumah Dilalap Api

Tabanan (Bali Post) Hati-hati jika meninggalkan rumah dengan dupa masih menyala. Jika lengah, maka fatal akibatnya. Kejadian itu dialami Ni Nengah Sumitari (55) yang tinggal di Jalan Terompong, Banjar Delod Puri Kediri, Rumah lantai dua miliknya terbakar saat ditinggal ngayah ke balai Banjar Delod Puri, Kediri, Kamis (29/6) sekitar pukul 10.00 Wita. Diduga ia lupa mematikan dupa yang diletakkan di pelangkiran kamar dilantai dua usai melakukan persembahyangan. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 09.15 Wita, korban sembayang di pelangkiran kamar lantai dua. Setelah sembahyang ditinggal ke Bale Banjar untuk ngayah. Api baru diketahui membesar oleh korban sekitar pukul 09.30 Wita. Korban pun bergegas memberi tahu keluarga dan tetangga serta menghubungi pemadam Kebakaran. Mendapat informasi kebakaran, dua unit mobil pemadam pun akhirnya tiba di lokasi kejadian. Dalam waktu satu jam akhirnya api bisa dipadamkan. Akibat kebakaran ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian Rp 50 juta. Peristiwa yang sama juga terjadi Rabu (28/6) malam pukul 22.00 Wita di Kediri. Tempat membakar genteng, (gerombong) di Banjar Mengening, Desa Nyitdah, Kediri milik Dewa Made Rai (70) asal Banjar Pejate, Kediri terbakar. Diduga penyebabnya buruh korban usai membakar genteng tidak memperhatikan api yang ada dilubang pembakaran. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 07.00 Wita saksi bernama Mail yang merupakan buruh membakar genteng di gerombong sebanyak 9.000 genteng. Sekitar pukul 19.00 Wita saksi selesai membakar dan masih menunggu di gerombong. Dan sekitar pukul 22.00 Wita saksi melihat api menjulur ke atas gerombong kemudian saksi naik kegerombong dan memadamkan api dengan selang air. Karena airnya kecil api tetap saja membesar dan melalap atap gerombong, sehingga saksi meminta bantuan ke tetangga untuk menelpon pemadam kebakaran. Sekitar pukul 23.00 Wita api dapat dipadamkan dengan dua unit mobil pemadam. Korban diperkirakan menderita kerugiaan Rp 3 juta. Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya mengatakan, dua kasus kebakaran itu terjadi di setwilkum Kediri. Kebakaran itu ditengarai akibat kelalaian korban. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat benarbenar memperhatikan lingkungannya, khususnya yang berkaitan dengan api. (kmb28)

”Pilot Project” Vaksinasi JE

Tabanan (Bali Post)Adanya kasus Japannese Enchepalitis (JE) yang positif pada salah satu Balita di Pupuan, menjadikan Tabanan sebagai salah satu daerah yang dipilih Kementerian Kesehatan dalam hal vaksinasi JE. Target vaksinasi ini hingga anak usia 15 tahun. Untuk merealisasikan pilot project vaksinasi ini, Dinas Kesehatan Tabanan sedang melakukan pendataan penduduk Bali Post/kmb24 usia hingga 15 tahun. dr. Nyoman Suratmika Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Kamis (29/6) kemarin mengatakan, secara umum Bali dipilih menjadi daerah vaksinasi JE. Selain Bali masih ada daerah lainnya. Daerah-daerah yang menjadi pilot project vaksinasi JE ini adalah daerah yang tercatat terjadinya kasus positif JE. Rencananya vaksinasi ini akan dilaksanakan pada triwulan keempat tahun 2017. Meski tercatat hanya satu kasus, hemat Suratmika kejadian JE di Tabanan bisa lebih dari itu. Hanya saja tidak terdeteksi. Pasalnya, untuk mengetahui kasus ini memerlukan pemeriksaan laboratorium khusus. Alasannya, mengetahui JE hanya dari gejala sakit sangat sulit. Pasalnya, gejalanya sama dengan penyakit yang disebabkan virus. Disisi lain, penyakit ini baru bisa sembuh tergantung daya tahan tubuh pasien itu sendiri. Untuk menghentikan penyebaran virus JE yang ada di dalam babi namun ditularkan lewat nyamuk Culen, pihak Kementerian Kesehatan kemudian mengembangkan vaksin JE. Diharapkan dengan divaksinasi JE, generasi muda yang rentan terinfeksi virus ini bisa mendapatkan kekebalan. Sebab, meski bisa sembuh jika daya tahan tubuh baik, penyakit ini bisa memberikan dampak serius jika tidak diobati sejak dini. Terserang virus ini bukan saja menyebabkan pasien lumpuh, tetapi juga kematian. (kmb24)

Bali Post/kmb28

DILENGKAPI GPS - Jenis armada sepertin ini akan disiapkan pada program Trans Serasi yang melayani di Kecamatan Baturiti, bahkan akan dilengkapi dengan GPS

Trans Serasi di Baturiti Dipasang GPS

Dianggarkan 500 Juta, Sudah Rampung Lelang Tabanan (Bali Post) -

Pemkab Tabanan tergolong sukses dengan program Trans Serasi di wilayah perkotaan. Seperti di Tabanan, Kediri, Kerambitan bahkan Penebel. Sukses moda angkutan siswa itu membuat Pemkab mempertimbangkan memperluas skop operasionalnya. Rencananya Agustus 2017 nanti akan merambah Kecamatan Baturiti. Khusus trans serasi Baturiti, armadanya akan dilengkapi sistem GPS. Pasalnya, selain keterbatasan personel melakukan pencatatan realcost data pengamprahan, juga dikarenakan jarak trayek di Kecamatan Baturiti itu cukup jauh. Untuk pengadaan GPS Tracking Aset tersebut, Dinas Perhubungan Tabanan mengajukan anggaran sebesar Rp 500 juta. “Pengadaan GPS ini sudah masuk tahap lelang, bahkan sudah ditentukan pemenang lelangnya,” beber Kadishub Tabanan Drs. Putu Agus Hartawiguna, Kamis (29/6). Dikatakannya, sistem GPS ini nantinya akan dipasang di 40 armada trans serasi trayek Baturiti. Dan diharapkan Agustus ini sudah terpasang untuk selanjutnya

bisa memberikan layanan moda transportasi pelajar di wilayah Baturiti. Diakuinya, untuk pemasangan GPS ini memang baru menyasar trans serasi trayek Baturiti. Alasannya, untuk wilayah lain pencatatan realcost data pengamprahannya masih bersifat manual. Namun, ke depan, kata Agus tidak menutup kemungkinan moda

transportasi siswa ini akan berkembang hingga daerah lain di tiap-tiap kecamatan. Nantinya juga akan dilengkapi GPS. “Karena sistemnya sudah terbangun, hanya tinggal menambah GPS nya saja,” ucapnya. Pejabat asal Penebel ini menjelaskan, proses pencatatan ini merupakan bentuk monitoring dari titik

perjalanan menuju tempat tujuan. Nantinya akan dijadikan dasar pengamprahan pembayaran layanan yang diberikan. Sistem ini terkoneksi dengan petugas di kantor Dinas Perhubungan. “Kalau tidak ada tanda tangan petugas pengawasan, maka pengamprahan anggarannya dianggap tidak sah,” jelasnya. Untuk bisa memberikan layanan angkutan di Baturiti, setidaknya akan disiapkan 38 unit armada tujuan ke SMPN 1 dan SMPN 2 Baturiti. Dan empat armada lagi untuk pengembangan ke SMPN 4 Baturiti yang berlokasi di Desa Bangli. “Langkah pendekatan juga telah kita lakukan. Mereka sudah siap, tinggal kita masukkan ke

sistem saja,” pungkasnya. Sekadar mengingatkan, program Trans Serasi di Tabanan telah bergulir sejak 2014 lalu. Dalam perjalanannya, pelaksanaan program ini terus dievaluasi dan selalu dibenahi. Upaya itu tidak sia-sia. Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan memberikan apresiasi positif. Sebagai buktinya diberikan bantuan armada selain penghargaan Wahana Tata Nugraha. “Yang paling penting adanya program ini membuat tingkat kecelakaan di Tabanan berkurang. Tadinya 23 persen kemudian turun menjadi dua persen saja. Angka kriminalitas dan kenakalan remaja juga bisa ditekan,” pungkas Agus. (kmb28)

Warung Global

Hostel Jangan Ganggu Lingkungan Suci Bali Hostel yang tidak sesuai aturan dan tidak mengindahkan Tri Hita Karana , idealnya tidak sekadar ditertibkan saja. Jika pemerintah punya komitmen, mestinya sanksinya tegas hingga penutupan hostel tersebut. Sudah dapat keluhan banyak warga, itu artinya kesalahannya sudah parah. Lebih-lebih ada indikasi mengganggu kesucian Bali. Itu sangat memperihatinkan Karena itu, perlu ada komitmen jangan terlalu mendewa-dewakan uang di Bali. Demikian terungkap pada acara Warung Global, Kamis (29/6) kemarin yang membedah topik, “Pemkab Gianyar akan Tertibkan Hostel’’. Acara ini disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM. Fera di Tabanan mengatakan keberadaan hostel-hostel itu membuat perihatin banyak pihak. Sebab, tamu-tamu yang menginap di hostel ini semau gue saja membuang benda-benda kotor, sehingga mengancam kesucian, bahkan kesakralan Bali. Di samping itu, juga menganggu kenyamanan dan keamanan warga sekitar. Pemerintah diharapkan bertindak tegas. Jangan tergoda dengan uang, sehingga hal itu dianggap sah-sah saja. Suardana di Tabanan, bila membangun akomodasi wisata di Bali harus memperhatikan banyak hal. Kesakralan dan kesucian Bali wajib dikawal dengan baik. Pihak owner juga harus

menghimbau para tamunya untuk menaati peraturan yang ada. Tidak bisa direm, Ubud memang berkembang dinamis. Sudah ada puluhan hostel di wilayah Ubud. Pada hos-

tel hostel seperti itu Pemkab layak melakukan penertiban. Hemat Werdha di Gianyar, penertibannya seperti apa? Ia sangat berharap jangan hanya sekadar penertiban. Jika pemerintah memiliki

komitmen, mestinya sanksinya dijalankan hingga penutupan hostel itu. Kesalahannya sudah parah, karena sudah mendapat keluhan banyak warga dan menganggu kenyamanan. Apalagi kesucian Bali telah ternodai hal-hal negatif. Sudah pasti hal itu sangat memperihatinkan. Ia hanya berpesan jangan terlalu mendewakan uang di Bali, pulau Dewata ini sesungguhnya tempat para Dewa bersthana. Arya di Denpasar mengatakan, keberadaan hostel, hotel, penginapan atau akomodasi wisata lainnya

harus dicek secara rutin. Sudah saatnya harus diawasi ketat pihak berwenang. Sebab, banyak yang berkedok usaha kecil untuk menghindari pajak. Luarnya tampak warung tetapi didalamnya restoran mewah. Praktik itu untuk mengelabui membayar pajak. Febri di Denpasar setuju masukan Arya. Kenyataan seperti itu sebetulnya disebabkan pengawasannya cenderung lemah. Wayan Darmaya dari Singaraja juga sangat setuju pemerintah harus segera bersikap tegas atas kondisi seperti itu. (sikha)


15

Jumat Umanis, 30 Juni 2017 Jadwal Pertandingan Piala Konfederasi Playoff perebutan peringkat ketiga Minggu (2/7) malam Final Senin (3/7) dini hari. Hasil Semifinal Portugal vs Cili (Cili menang adu tendangan penalti 0-3)

0-0

Tinggalkan Swansea, Gomis Perkuat Galatasaray

London Penyerang Bafetimbi Gomis, Kamis (29/6) kemarin, meninggalkan Swansea City untuk bergabung ke klub Turki, Galatasaray. Kepindahan penyerang Prancis itu tidak disertai informasi tentang biaya kepindahannya. Pemain berusia 31 tahun itu bergabung ke Swansea tanpa biaya transfer pada 2014 dari Lyon dan mencetak 13 gol di liga dalam dua musim. Ia kemudian dipinjamkan ke Marseille musim lalu dan menjaringkan 21 gol dalam 34 penampilannya. “Swansea City menyepakati transfer penyerang Bafetimbi Gomis ke Galatasaray dengan fee yang tidak diungkapkan,” Swansea mengumumkan dalam laman web resmi mereka (www.swanseacity.com). “Semua orang di Swansea City ingin berterima kasih kepada Bafe atas pelayanannya pada klub dan semoga masa depannya bagus.” Kapten Swansea City Leon Britton menandatangani kontrak baru berdurasi satu tahun di klub Liga Inggris tersebut. Pemain berusia 34 tahun melakukan lebih dari 450 penampilan bagi Swansea dalam musim-musim panjangnya di klub yang bermula pada 2003, dengan terpotong enam bulan di Sheffield United pada musim 2010-11. Britton bermain pada 16 pertandingan liga musim lalu bagi tim yang finis di urutan 15 klasemen. “Ide saya adalah tetap di klub sepak bola ini. Saya sudah berbicara pada ketua dan manajer mengenai waktunya saya mengakhiri bermain sepak bola dan saya dapat tetap di klub sebagai pelatih,” kata pemain gelandang tersebut pada laman web resmi klub (www.swanseacity.com). Liga Jerman Klub Liga Jerman Mainz 05 menghadirkan pemain sayap Victor Fischer dari Middlesbrough dengan kontrak berdurasi empat tahun. Pemain internasional Denmark berusia 23 tahun itu hanya tampil dalam 13 pertandingan Liga Inggris musim lalu. Tapi klub Teesside itu terdegradasi dari liga papan atas Inggris. “Direktur Sporting Rouven Schroeder dan pelatih kepala Sandro Schwarz benar-benar meyakinkan saya tentang jalan di Mainz,” kata Fischer yang bergabung dengan Middlesbrough dari Ajax Amsterdam pada awal musim lalu. “Saya ingin menjadi bagian dari tim ini dan klub ini dengan cepat, menemukan dan menunjukkan kualitas saya sebagai pemain yang menyerang.” Fischer, yang telah 15 kali memperkuat timnas Denmark, mencetak 24 gol dalam 79 penampilan untuk Ajax antara 2012 dan 2016. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/afp

GELANDANG - Bila Galatasaray berhasil mendapatkan penyerang Prancis Bafetimbi Gomis, maka rivalnya di Liga Turki Fenerbahce tak mau kalah dan merekrut gelandang Mathieu Valbuena. Pemain yang sebelumnya membela Marseille itu, Kamis (29/6) kemarin diperkenalkan di markas Fenerbahse di stadion Sukru Saracoglu, Istanbul.

Ratusan Atlet Ikuti Program Pemutihan

Jakarta Sebanyak 111 atlet mengikuti program pemutihan data usia, yang dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) selama tiga bulan dan akan selesai pada 30 Juni 2017. PP PBSI menyatakan dalam website resminya, bahwa pemutihan data yang dimaksudkan untuk memberantas praktik pencurian umur dengan memanipulasi data kelahiran atlet ini, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak dini. PP PBSI telah meluncurkan program pemutihan dengan pengampunan bagi mereka yang mengaku dan mengoreksi data kelahiran yang sebenarnya berdasarkan Surat Keputusan No. SKEP/021/0.3/III/2017 tertanggal 31 Maret 2017 tentang Pemutihan Data/Usia Atlet. Mereka menegaskan atlet yang membuat pengakuan secara tertulis selama masa pemutihan tersebut, akan dibebaskan dari sanksi. “Diharapkan semua pihak (pengprov, pengkab/pengkot, pengurus/pelatih PB/klub) untuk menyampaikan secara luas agar orang tua atlet yang ingin melakukan pemutihan, masih kami tunggu sampai dengan batas akhir yaitu tanggal 30 Juni 2017,” kata Kepala Bidang Keabsahan dan Sistem Informasi PP PBSI Rachmat Setiyawan. Pihak federasi menjelaskan saat ini merupakan kesempatan bagi para atlet untuk mengikuti pemutihan, karena tidak akan ada perpanjangan waktu. Mereka juga tidak akan meluncurkan lagi program pemutihan karena PBSI telah membangun sistem data base bernama SI PBSI yang mewajibkan verifikasi data atlet sejak awal sehingga data yang masuk telah tersaring. “Bagi mereka yang tidak mengaku pada masa Pemutihan ini, apabila terbukti data kelahirannya tidak benar, maka ia akan dikenakan sanksi skorsing, berikut dengan tuntutan pidana kepada para pihak terkait,” ujar Rachmat. PP PBSI juga meminta kepada para atlet untuk memanfaatkan kebijakan ini sebaik mungkin dan jangan sampai ada yang meragukan kebijakan dan ketegasan pihak federasi tersebut. “Sebaiknya jangan sampai ada yang wait and see atau tidak yakin dengan ketegasan PBSI. Apalagi Ketua Umum Bapak Wiranto juga sudah memerintahkan untuk melanjutkan program ini sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tutur Rachmat. (ant)

BELA BOURNEMOUTH - Penyerang senior Inggris Jermain Defoe akan membela Bournemouth musim depan setelah direkrut dari Sunderland, Kamis (29/6) kemarin. Bali Post/rtr

Defoe Kembali ke Bournemouth

Defoe statusnya bebas transfer setelah musim lalu membela Sunderland dengan menghasilkan 15 gol tapi klubnya itu terdegradasi. Ia kembali berlaga di liga tertinggi Inggris musim ini dan membela mantan klubnya the

Cherries. “Luar biasa bisa kembali (ke Bornemouth) dan saya tak sabar menghadapi tantangan ini,” ujar Defoe yang menghasilkan 20 gol dalam 57 pertandingan bersama timnas Inggris.

Ia mengaku tak menghadapi masalah saat memutuskan untuk kembali ke Vitality Stadium. Bahkan, itu dianggap sebagai peluang yang terbaik. Fans Bournemouth pun tahu bahwa dia akan memberikan yang terbaik untuk mantan klubnya. “Yang saya janjikan adalah gol,” katanya. Manajer Bournemouth Eddie Howe, mengungkapkan perekrutan Defoe itu menunjukkan bagaimana klub itu berkembang. “Kami ingin

London Pemuncak klasemen Formula 1 Sebastian Vettel berisiko dijatuhi sanksi yang lebih berat setelah otoritas balap internasional (FIA) memeriksa kembali perseteruan road rage pembalap Ferrari itu dengan rivalnya di Mercedes Lewis Hamilton pada Grand Prix Azerbaijan awal pekan ini. FIA, Kamis (29/6) kemarin, mengatakan pihaknya akan kembali melihat bukti lain pada Senin. “FIA akan memeriksa lebih lanjut penyebab-penyebab insiden untuk dapat mengevaluasi apakah tindakan lebih lanjut diperlukan,” demikian FIA mengumumkan melalui pernyataannya. Hasil proses itu akan diumumkan ke publik sebelum Grand Prix Austria pada akhir pekan 7-9 Juli. Pengawas lomba menjatuhkan hukuman stop and go sepuluh detik terhadap Vettel setelah ia menabrak bagian belakang mobil pemimpin balapan Hamilton. Vettel kemudian dengan marah membenturkan mobilnya saat keduanya berada di belakang safety car. Pengawas lomba memutuskan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap bukti video, bahwa Vettel menyetir

ke arah Hamilton pada situasi “yang berpotensi berbahaya.” Sejumlah komentator merasa bahwa pembalap Jerman itu mendapatkan hukuman yang ringan, di mana Vettel kemudian finis di peringkat keempat dan memperpanjang keunggulannya secara keseluruhan menjadi 14 angka. Hamilton, yang memimpin balapan dengan nyaman dari posisi start terdepan, finis di posisi kelima setelah harus masuk pit ketika material headrest-nya mengendur. “Bagi dia untuk bersikap berlebihan dengan berkendara ke pembalap lain merupakan hal yang memalukan,” kata Hamilton kepada para pewarta. “Menurut saya, ia memalukan dirinya sendiri hari ini.” Vettel memuding Hamilton melakukan “uji rem” terhadap dirinya dengan tiba-tiba melambatkan mobil saat keluar dari Tikungan 16, ketika safety car bersiap untuk kembali ke pit. Bagaimanapun, FIA mengatakan bahwa data memperlihatkan pembalap Inggris itu “mempertahankan kecepatan yang konsisten dan layak dengan sikap yang sama pada kesempatan itu, saat balapan dimulai ulang.” Insiden itu menjadi pembicaran di Formula 1, dimana

para penggemar terbelah antara besaran hukuman. “Menurut saya para steward sudah benar. saya tidak akan mendiskualifikasi dia atau menghukum dia untuk balapan berikutnya kecuali ia membuat Hamilton keluar di Baku,” kata mantan pembalap dan komentator Sky Sports Martin Brundle. Pihak lain tidak setuju dan menyoroti kampanye road safety presiden FIA Jean Todt dan sejarah masa lalu Vettel yang kerap kehilangan rasa tenang saat berada di bawah tekanan. Oktober silam, pembalap Jerman itu lolos dari sanksi setelah meminta maaf kepada direktur balapan Charlie Shiting karena mengucapkan sumpah serapah terhadap dirinya melalui radio tim. Todt kemudian memutuskan “berdasar pada basis perkecualian” untuk tidak menjatuhkan tindakan disiplin terhadap juara dunia empat kali itu, namun FIA menjelaskan bahwa tindakan serupa akan memicu panggilan ke pengadilan internasional. Vettel menolak untuk menerima kesalahan atas di Azerbaijan itu. Sedangkan ketua tim Ferrari Maurizio Arrivabene menyebut masalah itu belum jelas. (kmb39/rtr/ant)

London -

Penyerang veteran Inggris Jermain Defoe masih bernilai tinggi. Klub Liga Utama Inggris Bournemouth mengontrak pemain berusia 34 tahun itu untuk tiga musim kompetisi dengan nilai 20 juta pound, Kamis (29/6) kemarin.

Vettel Berisiko Terkena Sanksi Lebih Berat

Pembalap Formula 1 Ferrari, Sebastian Vettel.

Bali Post/rtr

membawa pemain ke mari yang memiliki pengaruh bagi kelanjutan kemajuan dan perkembangan tim ini. Kami yakin Jermain cukup pantas di sini sebagai pemain dan pencetak gol sejati,” ungkap Howe. Defoe yang sebelumnnya membela West Ham, Tottenham dan Portsmouth, mengibarkan bendera Sunderland sejak 2015 setelah menghabiskan waktu di liga MLS bersama klub Toronto FC. Pada musim 2000/2001,

ia sempat dipinjamkan ke Bournemouth yang saat itu berlaga di divisi III. Pada masa itu Defoe tampil di 29 pertandingan dan mencetak 18 gol. Defoe juga dikenal karena persahabatannya dengan fans Sunderland Bradley Lowery, bocah yang menderita penyakit mematikan. Ia berjanji akan mendampingi bocah itu kendati harus menempuh perjalanan jauh dari klub barunya itu ke Sunderland demi mendampingi dia. (kmb39/afp)

Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Bali Post/rtr

Ronaldo Tinggalkan Tim Portugal

Kazan Cristiano Ronaldo diizinkan meninggalkan tim Portugal dan tidak akan tampil pada pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Konfederasi, Minggu (2/7) mendatang. Juara Eropa Portugal menyerah 0-3 atas Cili dalam drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga babak tambahan di Sochi kemarin. Usai kekalahan itu, Ronaldo mengunggah pesan di Facebook bahwa dia akan menemui anaknya yang baru lahir. “Akhirnya, saya begitu bahagia bisa bertemu dengan anak-anak untuk pertama kalinya,” ujar pemain yang membela klub Real Madrid itu.

Portugal nantinya minus Ronaldo pada pertandingan di Moskow melawan tim yang kalah antara Jerman vs Meksiko. Ronaldo sendiri tidak akan melupakan kebaikan tim yang memberinya kesempatan untuk bertemu keluarganya. Federasi sepak bola Portugal menyatakan Ronaldo menginformasikan sebelum turnamen Piala Konfederasi ini bahwa putranya telah lahir. “Maka tim mengizinkan dia menemui anak-anaknya,” isi pernyataan tim Portugal. Anggota baru keluarga Ronaldo ini adalah bayi kembar laki-laki. Mereka merupakan adik dari Cristiano yang kini berusia 7 tahun. (kmb39/ap)


OLAH RAGA

16

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Bali Post/rtr

TERBAIK - Pelari Afrika Selatan Wayde van Niekerk berpose dengan papan elektronik yang mencatat waktu terbaiknya untuk nomor lari 300 m di Ostrava, Kamis (29/6)kemarin.

Van Niekerk Pecahkan Lagi Rekor Johnson

Ostrava Atlet Afrika Selatan Wayde van Niekerk memecahkan rekor lari 300 m pada Kejuaraan Atletik Golden Spike di Ostrava, Rep Ceko, Kamis (29/6) kemarin. Untuk kedua kalinya van Niekerk memecahkan rekor yang dibuat Michael Johnson kurang dari setahun. Van Niekerk yang memecahkan rekor Johnson di nomor 400 m di Olimpiade Rio de Janeiro tahun lalu, menyelesaikan putaran final kemarin dengan waktu 30,81 detik. Ia memecahkan rekor yang dibuat Johnson dengan waktu 30,85 pada 2000. Kemenangan ini juga memberi Van Niekerk mencatatkan dirinya sebagai sejarah dalam turnamen ini. Ia juga memecahkan turnamen ini yang dibuat Usain Bolt pada 2010. “Saya semakin memperbaiki diri di setiap event,” kata Van Niekerk yang juga akan turun di nomor 200 m dan 400 m di Kejuaraan Dunia Agustus mendatang. Pada Olimpiade Rio musim lalu, Van Niekerk memenangi nomor 400m dengan waktu 43,03 detik. Ia memecahkan rekor Johnson 43,18 pada 1999. (kmb39/ap)

Badung Incar 160 Emas di Porprov

Mangupura (Bali Post) Kontingen Badung bertekad mempertahankan gelar juara umum Porprov Bali XIII, di Gianyar 17-23 September mendatang. Caranya, Badung minimal bisa mendulang 150–160 keping emas, pada hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali itu. Penegasan itu dilontarkan Ketua Umum KONI Badung, Si Putu Raka Arnaya, di Dalung, Badung, Kamis (29/6) kemarin. Dikemukakan, Badung mengandalkan cabor bela diri seperti taekwondo, pencak silat, karate, tarung derajat, dan kempo. Selain itu, Badung juga berharap cabor renang dan catur menjadi tambang emas. ‘’Untuk nomor beregu, basket dan voli tetap menjad cabor unggulan Badung menyabet emas,’’ kata Si Putu Raka Arnaya. Menurut dia, saat ini Badung mengerahkan 990 personel, terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. ‘’Saat ini kan masih baru entry by number, jadi kepastian jumlah atlet dan ofisial Badung pada entry by name, persisnya akhir Juli nanti,’’ kata dia. Para atlet Porprov Badung, menurut dia, mulai menjalani TC desentralisasi selama tiga bulan, yakni Juni sampai dengan Agustus. ‘’Kami tak menggelar TC sentralisasi, sebab waktunya terlalu mepet, dari dulu kami juga tak pernah menggulirkan TC sentralisasi,’’ jelasnya. Disinggung soal nilai nominal bonus Si Putu Raka Arnaya belum berani menyebutkan angkanya. ‘’Soal besarnya bonus, nanti Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang memutuskan,’’ kilahnya. (022)

MEMIMPIN - Sprinter Jamaika Usain Bolt (tengah) memimpin putaran final lari 100 m disusul Yunier Perez dari Kuba (kiri) dan Jan Volko (Slovakia) pada kejuaraan atletik Golden Spike di Ostrava, Rep. Ceko, Kamis (29/6) kemarin.

Bolt Juara di Ostrava

Ostrava -

Meski melakukan start buruk, Usain Bolt akhirnya merebut medali emas di kejuaraan atletik Golden Spike di Ostrava, Republik Ceko, Kamis (29/6) kemarin. Kemenangan ini menjadi pemanasan yang tepat sebelum tampil di Kejuaraan Dunia di London Agustus. Pada penampilan kedua di nomor 100 m musim ini, sprinter asal Jamaika itu melesat menuju garis akhir dengan catatan waktu 10,06 detik. Ia mengalahkan rival terdekatnya Yunier Perez dari Kuba dengan waktu 10,09 detik. Bolt yang mengoleksi 8 medali emas Olimpiade dan 13 di

Kejuaraan Dunia, akan memutuskan pensiun setelah mengikuti Kejuaraan Dunia Agustus. Atlet berusia 30 tahun itu menyatakan dia tidak gembira karena mencetak waktu lebih dari 10 detik untuk kedua kalinya berturut-turut. Namun, dia yakin di sisa musim penampilan akan bertambah baik.

New York Bintang All Star, Chris Paul, akan meninggalkan klub Los Angeles Clippers dan pindah ke Houston Rockets. Kahadiran Paul akan memberi kekuatan Rockets menghadapi musim depan. Guard Clippers itu menjadi salah satu dari delapan pemain yang terlibat dalam perpindahan di kompetisi NBA, Kamis (29/6) kemarin. Paul akan bergabung dengan pemain All Star lainnya James Harden di klub barunya Rockets. Bagian dari transfer ini meliputi Sam Dekker, Patrick Beverley, Lou Williams, Montrezl Harrell, Kyle Wiltjer yang ganti pindah ke Clippers. Clippers juga mendatangkan Darrun Hilliard dari Detroit Pistons dan DeAndre Liggins dari Dallas Mavericks lewat pembelian tanpa pertukaran pemain. ESPN melaporkan Paul yang berusia 32 tahun memiliki hubungan yang tak bagus dengan manajemen klub dan pelatih Clippers Doc Rivers. Buruknya hubungan itu ditengarai sebagai pemicu keinginan Paul meninggalkan klub itu. Paul tercatat sembilan kali memperkuat All Star. Ia memiliki rekor rata-rata 18,7 poin, 9,9 assist, 4,4 renound dan 2,3 steal per pertandingan sepanjang 12 musimnya di kompetisi NBA. Di tahun-tahun belakangan, ia mendapat kritik karena gagal menyelamatkan Clippers keluar dari playoff putaran kedua. Clipper tercatat tiga kali gagal melewati putaran pertama playoff dan dan kalah tiga kali di semifinal Wilayah Barat. Sementara itu bintang Golden State Warriors Kevin Durant menunggu hingga akhir musim panas ini untuk penantanganan kontrak terbaru. Pekan lalum pemain yang meraih trofi MVP Final itu, menolak kontrak senilai 27,7 juta dolar AS untuk musim 2017/2018 Pemain berusia 28 tahun itu, menginginkan Warriors untuk fokus mengurus timnya lebih dahulu sebelum mengajukan kontrak baru padanya. (kmb39/rtr)

“Saya tidak gembira dengan catatan waktu tapi saya menikmati lomba ini,” kata di penampilan kesembilan dan terakhir turnamen. Bolt selalu tampil pada kejuaraan di Ostrava ini. Fansnya memperlihatkan apresiasi dengan membawa pamflet bergambarkan bendera Jamaika dan lagu Tina Turner “Simply the Best” diperdengarkan di stadion itu. Di nomor lari 10.000 m, atlet Inggris Mo Farah meraih medali emas. Farah mencetak waktu 27 menit 12,09 detik dengan mengalahkan Mathew Kimeli

(Kenya) yang berada di posisi kedua dengan 27:14,43. Farah yang juara Olimpiade nomor 5.000 m dan 10.000 m, merencanakan pensiun usai Kejuaraan Dunia nanti. Juara Olimpiade Thomas Rohler tak terkalahkan lempar lembing dengan lemparan sejauh 91,53 m. Lemparan terbaik atlet Jerman itu dicetak di Doha bulan lalu dengan 93,90 m. Rekan senegaranya Johannes Vetter di posisi kedua dengan lemparan sejauh 87,88 m. Atlet AS Christian Taylor memenangkan nomor

lompat jangkit dengan lompatan sejauh 17,57 m. Di lari 200 m putri dimenangkan atlet Pantai Gading MarieJosee Ta Lou yang membukukan waktu 22,44 detik. Sementara Alyssa Conley dari Afrika Selatan di posisi kedua dengan 23,03 detik disusul Estela Garcia (Spanyol) dengan 23,17 detik. Atlet Jerman Pamela Dutkiewicz belum terakalahkan di nomor lari gawang 110 m. Dutkiewicz mencetak waktu 12,72 detik. Rikenette Steenkamp 9Afrika Selatan) di finish di posisi kedua dengan 12,99 detik. (kmb39/rtr/ap)

saat dan menargetkan gelar grand slam pertamanya. “Saya lebih baik dari tahun lalu,” kata Raonic kepada wartawan di acara Hurlingham. “Saya pikir perbedaan utamanya adalah pada tahun ini

saya tersendat di lapangan tanah liat. Langkah saya di tanah liat bukanlah hal yang termudah jadi saya hanya mencari aspek itu saja,” kata Raonic yang menempati unggulan keenam di Wimbledon. (rtr/ant)

pura, di mana boling Indonesia mendapatkan tiga perak dan dua perungggu, Ryan menyebut peluang emas ada di nomor ganda, trio dan team of five. “Kemarin kita dapat perak dari nomor-nomor itu, jadi mungkin bisa jadi emas di Malaysia. Kalau perorangan peluangnya 50:50, siapa yang beradaptasi dengan cepat dia bisa mendapatkan skor tinggi dan juara,” kata dia. Meski dipenuhi keyakinan, Ryan selaku atlet sedikit menyesalkan sedikitnya uji coba yang diikuti tim nasional boling Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2017. Sampai berita ini diturunkan, tim boling baru melakoni tiga

Murray Cedera Pinggul

Denpasar (Bali Post) Tim Putra Tresna sukses menekuk lawannya PS Gianyar dengan skor 7-1 (4-1), dalam Turnamen U-15 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (29/6) kemarin. Ketujuh gol kemenangan Putra Tresna diborong Komang Teguh Trisnanda (3 gol), kemudian empat gol lagi masing-masing diciptakan Gusti Ngurah Raka, Gusti Ngurah Satria, Komang Dede, Kadek Silva Yoga. Sementara di kubu PS Gianyar mampu mempertipis kekalahan lewat sontekan Putu Erik. Pascalaga, pelatih Putra Tresna, Dede Mahatma Darma, mengakui, asuhannya diinstruksikan main lepas dan tanpa beban. Alhasil, justru mereka bisa mengembangkan permainan di lapangan hijau, hingga menang besar. Sementara pelatih PS Gianyar, Ketut Suarsa, tetap

memuji penampilan asuhannya. Meskipun kalah tetapi mereka tampil maksimal dan sportif. Ia menilai, beberapa keputusan pengadil lapangan dianggap merugikan timnya. Dicontohkannya, pemain lawan berada dalam posisi off-side tetapi dibiarkan dan tidak disemprit. Hasil lainnya Grup B, Perseden Denpasar unggul tipis atas Bali All Stars (BAS) 1-0. Gol semata wayang kemenangan Tim Laskar Catur Muka hasil bidikan Yoga yang mengoyak gawang BAS yang dikawal Brahmana Satria Tegar. Usai pertandingan, Manajer Tim Perseden U-15 Made Widiatmika walaupun timnya unggul, tetapi kinerja wasit dituntut lebih jeli lagi. Misalnya bomber Perseden Dafa disikut lawan hingga benjol, tetapi lawan sama sekali tak diganjar kartu. (022)

London Petenis nomor satu dunia, Andy Murray, Kamis (29/6) kemarin mengundurkan diri dari pertandingan ekshibisi pra-Wimbledon kedua di Hurlingham Club London karena cedera pinggul. Grand Slam Wimbledon akan dimulai pada Senin mendatang. Juara tahun lalu Murray memasukkan turnamen itu ke dalam jadwalnya dan berusaha mendapatkan latihan di lapangan rumput setelah ia tersisih secara mengejutkan pada putaran pertama Kejuaraan Aegon pekan lalu di Queen’s Club. Petenis berusia 30 tahun, juara dua kali di Wimbledon, tidak menentu performanya sepanjang musim 2017 setelah terganggu oleh penyakit herpes, cedera siku dan influenza. “Sayangnya saya tidak akan siap untuk bermain di Hurlingham besok, pinggul saya masih sakit dan saya perlu istirahat hari ini dan kemungkinan juga besok,” kata petenis Skotlandia itu dalam sebuah pernyataan. Murray menarik diri dari pertandingan pertama dengan alasan yang sama pada Selasa lalu. Runner-up Wimbledon 2016 Milos Raonic percaya bahwa dirinya dalam performa yang lebih baik dibandingkan tahun lalu di turnamen ini. Ia berharap mampu membangkitkan kepercayaan diri pada event ekshibisi di London menjelang turnamen Grand Slam itu minggu depan. Petenis Kanada dengan servisnya yang keras, itu tersingkir di babak pembukaan Kejuaraan Aegon di Queen’s Club minggu lalu. Ia mengatakan bahwa dia hadir di lapangan rumput dengan performa fisik yang lebih baik

Jakarta (Bali Post) Persatuan Boling Indonesia (PBI) dan atlet boling nasional optimistis mampu meraih tiga emas dan dua perak di SEA Games 2017 Malaysia, sebagaimana telah ditargetkan pemerintah melalui Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). “Kami yakin bisa meraihnya. Semua pemain baik putra dan putri berpeluang untuk dapat medali,” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBI Gatot Aryo Nugroho di sela latihan tim boling di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta, Kamis (29/6) kemarin. Gatot melanjutkan, di SEA

Games 2017 Malaysia, yang dimulai pertengahan Agustus 2017, ada 11 medali emas yang diperebutkan untuk putra dan putri. Pesaing terberat Indonesia di ajang tersebut adalah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Indonesia menurunkan tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri untuk bertanding di semua nomor yang dipertandingkan di SEA Games yaitu tunggal, ganda, trio, “team of five”, “all event” dan “masters”. Adapun salah satu andalan Indonesia untuk mendulang emas adalah atlet boling senior Ryan Leonard Lalisang yang sudah memperkuat tim nasional boling Indonesia

sejak SEA Games ke-19 1997. Namun Ryan, peraih medali emas Asian Games 2006 di Qatar, mengaku bebannya kini tidak lagi seberat dahulu. “Memang selalu ada beban di setiap target, tetapi setidaknya keadaan saat ini tidak sama seperti lima sampai 10 tahun lalu yang memang condong ke nomor individual. Apalagi sekarang atlet-atlet junior sudah naik ke senior seperti Billy Muhamad dan Hardi Ramahdian,” tutur Ryan. Sama seperti PBI, atlet kelahiran Balikpapan 36 tahun lalu ini juga yakin Indonesia bisa mendapatkan tiga emas dan dua perak. Berkaca dari SEA Games 2015, Singa-

Paul Perkuat Rockets

Bali Post/022

TERJATUH — Seorang pemain Putra Tresna (tengah) sampai harus terjatuh dalam upaya merebut bola, saat melawan PS Gianyar, di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (29/6) kemarin.

Putra Tresna U-15 Tekuk PS Gianyar

Petenis Inggris Raya Andy Murray.

Bali Post/AP

Bali Post/ap

Hasil Turnamen Eastbourne Perempatfinal Novak Djokovic vs Donald Young

6-2, 7-6(9).

Putaran 2 John Isner vs Dusan Lajovic 3-6, 7-6(2), 7-6(4). Richard Gasquet vs Kevin Anderson 6-4, 6-4. Steve Johnson vs Thomas Fabbiano 6-3, 5-7, 6-4. Bernard Tomic vs Mischa Zverev 6-3, 6-2. Daniil Medvedev vs Robin Haase 4-6, 6-1, 6-2. Gael Monfils vs Cameron Norrie 6-3, 6-2. Putri Putaran 3 Simona Halep VS Tsvetana Pironkova 6-7(6), 7-6(4), 7-5. Karolina Pliskova vs Peng Shuai 7-6(3), 6-4. Caroline Wozniacki vs Elena Vesnina 6-1, 6-2. Putaran 2 Lauren Davis vs Agnieszka Radwanska

Tim Boling Optimis Raih Tiga Emas

Guard Los Angeles Clippers Chris Paul (no.3)

Bali Post/rtr

7-6(1), 6-1.

uji coba internasional, yaitu Thailand Open April 2017, Macau Open pada Juni 2017 dan berikutnya Hongkong Open pada awal Juli 2017. Selain itu, lambatnya pemenuhan peralatan guna menunjang latihan juga menjadi kendala dalam persiapan menuju SEA Games 2017 Malaysia yang digelar 19-31 Agustus 2017. “Tim boling Indonesia masih kurang jam terbang karena sedikitnya uji coba. Untuk peralatan, beberapa kami ada yang beli sendiri. Kami yakin bisa memperoleh target emas, tetapi itu sulit terwujud tanpa adanya kerja sama antara pemerintah, federasi dan atlet,” ujar Ryan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Restaurant Kerobokan Cari Cook Pengalaman Western Food Call.087761391060 B.BP.153.06.17.0001947

Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,SD,SMP,SMA, Guru Olah Raga,Guru Bhs.Indo Guru Bhs. Inggris,Guru Seni, Guru Musik,Guru Komputer,Guru Mandarin,Staf Accounting, Driver,Dokter,Nurse,Security, Receptionist,Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.004.04.17.0000965

Dcr Pria utk Bakery Min punya Pnglaman Bakery,Wil.Singapadu Hub.087852459519/085738559532 B.BP.001.06.17.0001836

Bth Pembantu Rumah Tangga Pribadi di Kuta, 081805571710 B.BP.004.06.17.0001936

Dcr Spa Trainer Pglmn Min.3Th Disiplin.CV ke:Hospitality&Spa Agency Jl.Tkd.Badung 2B Renon

B.BP.001.06.17.0001838

Dcr Staff Marketing (Pria/Wnt) Max.30Th,Menarik,SIM A,D1 Perhotelan,Bs Kerja Team,CV ke:PT Bali Paradise Citra Dewata Jl. P.Ayu XIII No3 T.Umar T:238513 /E:info@baliparadisecrews.com

B.BP.001.06.17.0001957

Anemone Mahendradata Cari Guru Baca Wanita,Suka Anak,Min SMU. Siap Training Hub:085105001515

B.BP.001.06.17.0001185

Cheers Bali Looking Bartender & Waitress Immadiately,Good English,Send your CV to:Cheers Bali Restaurant at Jl.Legian Kaja 476/Email:cheerskaraokeba r@gmail.com Ph:081239690382

B.BP.001.06.17.0001850

!Job Jepang Australi Perkebunan 082231577240 Mengwi-Badung

B.BP.166.06.17.0001948

Cr 2 Peg salon Wnt, T.Umar Brt/ MonangManing,Pglm.081977414141 B.BP.001.06.17.0001943

Cr Ass Apt/SMK Farmasi&Perawat D3,Batuyang 128X,082145960099

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

Dbthkan SPG utk di Kuta,Gaji UMR Bw Lamaran ke Jl.Ken Arok 7C Dps.Toko Ananda-Ayani Utara

Dcr Security,Admin, Marketing Kirim CV Hub:081236144569 B.BP.001.06.17.0001922

Dcr Staf Admin SMA/Sdrjat,Hub: Jl.GunungAgung 69 Dpn SMP4 Dps

B.BP.001.06.17.0001920

Dcr 2 Sopir Pariwisata Bahasa Inggris Aktif Hub:082247791246

B.BP.001.06.17.0001921

Dcr Tkg Masak/Goreng,Taho,Tkg Potong utk Kuta Lmr Bawa Rest Renon Jl.Cok A. Tresna 85 Dps

Dcr Kolektor+Head Kolektor +Accounting Min S1+untuk Wil Gianyar Gj.3-4Jt,081236333101

Dcr!!! Sopir Serabutan Pribadi dpt Mess(Ubung) T:08123617000

B.BP.001.06.17.0001882

Dcr Kryw Cewk/Cowk Jl.Ikan Tuna Blok III No.1 Hb.(0361) 4719434

Dcri Kepala Sekolah SD dan TK Bs B.Inggris Hub.082145214295

B.BP.001.06.17.0001916

Dcr PRT u/Daerah Cargo Tdr Dlm Hub:081558575977

Dibthkan Tukang Jarit utk Garment 08113899556/08113800492

Dcr Personal Asis Wanita&Supir Hub:081282696361

SPG Jewellery&Acesoris Shop Kuta08113866372 Sanur08123816791

B.BP.821.06.17.0001913

B.BP.004.06.17.0001862

Cr Receptionist/FrontOffice Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

Dbthk Apoteker&Ass.Aptkr,S.Lam Aptk Qitta,Jl.R.Sesetan 12A Dps Dicari:Guru Musik Ukulele, Cajon,Djembe&Drum Circle Facilitator.Ubud 085279791379 robert@bali-treasures.com

B.BP.817.06.17.0001852

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr 4 Guide Perancis & 4 Sopir Ayani Jl.Merak 5 Dps,T.421832

Cr.Sgr Staff Scurity&HK, Bs Ing Dewi2 Villa Sanur 085100048580

: : : :

B.BP.001.06.17.0001915

B.BP.001.06.17.0001914

B.BP.001.06.17.0001917

B.BP.001.06.17.0001945

B.BP.004.06.17.0001932

B.BP.001.06.17.0001927

B.BP.001.06.17.0001925

B.BP.001.06.17.0001954

B.BP.001.06.17.0001923

B.BP.001.06.17.0001919

B.BP.166.06.17.0001949

Dibutuhkan segera posisi Receptionis wanita atau pria yang berpengalaman,lamaran dibawa ke Shambala Spa di belakang Rahayu Restaurant, Jln Monkey Forest Ubud Gianyar Tlp(0361) 4792229/082144187039

B.BP.004.06.17.0001896

Dicari Cashier Waiter/ss .Jl. Arjuna Double Six 99 Legian Bali Ph.0361 730961 Email: info@sacredgroundbali.com

B.BP.001.06.17.0001878

Dicari Pembantu Wanita Tgl Dlm Rajin Suka Anjing,bisa English utk Villa Area Sanur Hub.081338639511/737995

B.BP.001.06.17.0001827

PT.BPR Pedungan Membutuhkan Sopir,Satpam,OB Hub:Jl.Pulau Moyo No.1 Pesanggaran

B.BP.001.06.17.0001846

Dicari SPG untuk Toko diCanggu Pengalaman,Jujur,bisa Bahasa Inggris.Kirim Lmr ke Teuku Umar 133 Dps Telp.236735

B.BP.004.06.17.0001933

Elizabeth International Cari Dosen Bhs Inggris 082236362562

B.BP.001.06.17.0001844

Looking for Admin,Good English Social Media and team work send to:acctuma@gmail.com B.BP.001.06.17.0001955

Need SPG for Boutique International Brand,Good English and Good Looking.Please call: 08113899556 / 08113800492 B.BP.001.06.17.0001953 SINGARAJA

Cr Therapist Brpglmn Diutmkan bsThai/Shiatsu, 087 761 787 000 B.BP.001.06.17.0001839

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Djl Rumah Elit, LT:5,4A,2FL, Kol-Renang+kebun,Jl.Sekar Tunjung 6,Gatsu-Tmr,HP:08123830201

JEEP

Range Rover Evoque Lux Dinamic 12 A/N:Sndri,Putih, 08113967777

B.BP.001.06.17.0001940

B.BP.001.06.17.0001743

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60jt/A & 130jt/A Bs Kredit 087862450004

KONTAK JODOH EropaMan want to meet girl±25 saja bgs Nik Kuta 0813377777205 B.BP.154.06.17.0001958

B.BP.001.06.17.0001926

Tnh 1Are Jl.Ry Utm Sibang,BUC SHM,Sdh Pgr Kllng.081237070478

B.BP.001.06.17.0001939

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

Jual Rumah Murah LT.1Are&Tanah 1,2&3Are Jimbaran, 081338734870

SUZUKI

Jimny 2004 trawat cat interior asliDK,Tgn 1,Fvar. H.0818349000

Rumah LT2,5Are Jl.T.Aye No.98F Hub:087861996888

B.BP.001.06.17.0001946

TOYOTA

BUC Alphard G’12Hitam Asli Bali Tg1 Istw Prbd,08124611999 Murah

SINGARAJA

Dijual Rumah LT.5 Are Jl.A. Yani Raya/B.Asri cocok utk Ktr,Rest, dll Hub.0818359279

B.BP.164.06.17.0001952

Innova G 2.5 Diesel’09(Pmk) As DK Terawat H.081236009045/Krdt

B.BP.001.06.17.0001881

B.BP.001.06.17.0001938

B.BP.001.06.17.0001794

B.BP.001.06.17.0001385

B.BP.001.06.17.0001036

Djl Tnh 10Are 1,5A 1,30A Buduk Tiing Tutul Hub.082147454248 Jual Tanah pinggir jalan Batubulan,SHM Hub.082340016498

B.BP.001.06.17.0001886

DISEWAKAN RUMAH Tnh di Objek Wisata Ds.Gumrih Dikontrakan Rumah LB120m2,LT Pekutatan LT.1HA/30Jt/Are Nego DIJUAL RUMAH DIJUAL VILLA HARLEY DAVIDSON 200m2 Jln.Palapa III/38, Pegok Harley Dyna Stret BOB’07 STNK+ Dijual/Kontrak Rumah di Kerta View Sungai/Pantai/SHM Hub:HP Jual Villa LT3,2Are Full FurniBPKB Hub:081999941188 Petasikan III No.12, 082145214295 Sesetan Dps WA 08123635538 081239126275 WA:085829465340 ture Lok Jimbaran,081353270423 DIJUAL MOTOR

B.BP.001.06.17.0001942

SERVICE

B.BP.001.06.17.0001928

TOUR

B.BP.001.06.17.0001912

RUPA-RUPA

B.BP.001.06.17.0001681

AC

B.BP.001.06.17.0001941

AC

SERVICE MAMPET

BIRO JASA Siap Bantu Pajak SPT Tahunan & Bulanan NPWP SIUP 081338344155

WC

B.BP.001.06.17.0001934

GARANSI

KEHILANGAN Hlg BPKB No.11609772 AN Ni Luh Juniarti,Dalung H:081999186726

B.BP.164.06.17.0001951

BIRO JASA

242389 / 081236774491

B.BP.166.06.17.0001950

Hlg Sertipikat Tnh An.Ayu Putu Utari Putri Ls.100m2 lokasi Br.Dharmayasa Gulingan,Mengwi B.BP.001.06.17.0001678

BIRO JASA

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0001956-SRV

DIJUAL RUMAH

C.0001944-djr

FOTOCOPY

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

KONSTRUKSI BAJA, PINTU BESI HARMONIKA, ROLLING DOOR, RAK/KUSEN ALUMINIUM, ATAP JL. PULAU BACAN 27 TWINLITE, PAGAR WROUGHT TELP. 224778, 082144223388, 085108632727, 222538 IRON, JUGA SEDIA PLAT ROL HARMONIKA FAX. 224778 DENPASAR - BALI C.0000005-BKL

C.0001897-brj

BIRO JASA

BIRO JASA


EKONOMI

18

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Liburan Lebaran

PAD Sektor Pariwisata Gunung Kidul Rp 1,2 M

Bali Post/ant

GUNUNG KIDUL - Kawasan wisata Green Village Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Jakarta, Pusat Penyusunan Kebijakan UMKM Asia Jakarta (Bali Post) – Jakarta segera dijadikan pusat penyusunan kebijakan UMKM di Asia melalui inisiasi penyelenggaraan pertemuaan tingkat Menteri UKM se-Asia yang rencananya digelar secara rutin di ibu kota Indonesia. Presiden ICSB (International Council for Small Business) Indonesia, Hermawan Kartajaya, di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan melalui penyelenggaraan pertemuan tingkat Menteri UKM se-Asia di Jakarta diharapkan mampu menjadikan Jakarta sebagai “think-tank hub of MSMEs Policy Making”. “Ini adalah inisiatif Indonesia yang disetujui anggota ICSB dari Asia untuk menyelenggarakan suatu event tingkat Menteri UKM se-Asia di antara dua Konferensi Tahunan,” kata Hermawan yang terpilih di New Jersey sebagai Presiden (ACSB) Asia Council for Small Business periode 2016-2019 itu. Posisinya itu menjadikan Indonesia sebagai pemimpin organisasi ICSB regional Asia yang saat ini terdiri dari sebelas negara di Asia. Setahun kemudian, pada 28 Juni 2017 di Bue-

nos Aires, Argentina, dalam pertemuan ACSB diputuskan bahwa The 6th ACSB Conference akan dilaksanakan di Naypithaw, Myanmar, pada 14-15 Oktober 2017. Ia menegaskan pentingnya penyelenggaraan acara itu agar ada kesempatan saling menukar pengalaman dari para pembuat kebijakan terkait UMKM se-Asia. “Menteri Koperasi dan UKM RI akan menjadi Host sekaligus Chair dari Pertemuan antar-Menteri se-Asia ini,” kata pria yang juga Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM itu. Ia menambahkan, rencananya program baru itu akan dibuat tiap tahun dengan tempat permanen atau menetap di Jakarta. “Dengan demikian, Jakarta akan menjadi semacam pusat penyusunan kebijakan terkait UMKM di Asia,” katanya. Hermawan sekaligus meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan terkait UMKM di Indonesia untuk mendukung Jakarta sebagai pusat penyusunan kebijakan UMKM yang paling diperhitungkan baik di Asia maupun dunia. (ant)

Pedagang ikan segar di Badung

Bali Post/dok

Angin Kencang, Harga Ikan Naik Denpasar (Bali Post) Nelayan Kelompok Mina Sariasih, Pantai Padang Galak harus menaikkan harga ikan Rp 10.000 dari harga normal. Harga ikan tongkol sebelumnya Rp 10.000/ekor, kini naik menjadi Rp 15.000Rp 20.000 per ekor. Ikan kerapu yang awalnya Rp 60.000 - Rp 75.000 menjadi Rp 70.000 - Rp 85.000. Faktor angin kencang membuat para nelayan enggan melaut. Selain itu, umpan yang kerap dibawa oleh selerek (perahu besar dari Jawa) minim bahkan tidak ada. Selerek tidak beroperasi pada hari raya Idul Fitri. Demikian diungkapkan Pengurus Kelompok Mina Sariasih, Wayan Sindu, Kamis (29/6) kemarin. Ia menuturkan, umpan datangnya dari Jawa. Selain itu, umpan di Jimbaran juga kosong. Oleh karena itu, hasil tangkapan ikannya pun menurun hingga 50 persen. Ia yang biasa mendapat hasil tangkapan ikan 30 kg sehari, menurun menjadi 15 kg sekali melaut. “Kadang 5 kg, 10 kg. Sampai uang untuk membeli BBM pun tidak dapat,” imbuhnya. Sekali melaut jarak dekat, ia bisa menghabiskan BBM 20-25 liter. Bahkan untuk jarak jauh seperti ke Nusa Penida, BBM yang dihabiskan mencapai 40 liter. Ikan yang biasa ditangkap adalah jenis ikan dasaran yaitu ikan jangki, kerapu, tongkol. Hasil tangkapan tersebut langsung habis diambil pedagang ecer (pengecer) untuk konsumsi penduduk lokal. Sedangkan ikan yang kualitasnya bagus diambil pengepul untuk diekspor. Nelayan di Pantai Padanggalak memang tidak mem-

bawa hasil tangkapannya ke supermarket atau hotel lantaran proses pencairan uang lama. Sehingga mereka memilih menjual ke pengecer dan pengepul. Ikan yang diekspor yaitu ikan sniper. Dari 30 kg hasil tangkapannya, 20 kilogramnya dijual ke pengepul, sedangkan 10-15 kg dijual ke pengecer lokal. “Kalau jual ke pengepul, ikan seberat 1 kg 2 ons pun dihitung, sedangkan kalau pengecer biasanya dibulatkan,” jelasnya. Syukurnya, beberapa nelayan di Kelompok Mina Sariasih telah mendapat asuransi nelayan dari Jasindo termasuk dirinya. Sehingga tanggungan keselamatan selama melaut di-cover asuransi.

Sementara itu, Sukri, pedagang ikan di Pasar Badung eks Tiara Grosir mengaku ada kenaikan harga ikan. “Harga ikan laut semua naik,” katanya. Ikan yang dipindangkan harganya Rp 40.000 menjadi Rp 45.000 per keranjang. Sedangkan ikan pindang yang ukuran besar seharga Rp 45.000 menjadi Rp 50.000. Sehingga satu ekor ikan pindang seharga Rp 10.000. Ikan kerapu yang awalnya seharga Rp 50.000 menjadi Rp 60.000 per kg. Cumi besar yang semula seharga Rp 80.000 menjadi Rp 85.000, cumi kecil yang semula seharga Rp 60.000 menjadi Rp 65.000. Kenaikan tersebut mulai terasa sejak lebaran dan musim angin kencang. (kmb42)

KUNJUNGAN wisatawan hari keempat di seluruh objek wisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencapai 74.525 pengunjung dengan jumlah pendapatan asli daerah sebesar Rp 607.101.200. Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Kamis kemarin, mengatakan pada Rabu (28/6), kunjungan wisatawan meningkat dibanding kunjungan sebelumnya. Adapun jumlah kunjungan wisatawan dan sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) pada hari Lebaran hingga Rabu secara berturut-turut, yakni H+1 Lebaran sebanyak 8.415 wisatawan dengan PAD sebesar Rp 64.752.300. Jumlah ini naik berlipat-lipat di H+2, dengan jumlah kunjungan 39.554 wisatawan kontribusi PAD sebesar Rp 305.614.000. Pada H+3 63.585 pengunjung dengan PAD Rp 515.860.500. “Pada Rabu (28/6) sebanyak 74.525 pengunjung dengan jumlah PAD Rp 607.101.200. Total PAD sektor

wisata selama libur Lebaran sudah lebih dari Rp 1,2 miliar,” kata Hary. Dia mengatakan objek wisata primadona di Gunung Kidul masih tetap didominasi kawasan pantai, meski sejumlah objek wisata baru mulai bermunculan. Seiring meningkatnya kunjungan wisata diperkirakan akan mencapai puncak pada hari Selasa hingga Kamis. “Target kita 250.000 wisatawan, semoga tercapai, bahkan bisa melebihi,” katanya. Kasatlantas Polres Gunung Kidul, AKP Samiyono, mengatakan pihaknya menerjunkan tim urai untuk mengurai kepadatan di jalan Yogyakarta-Wonosari. “Volume kendaraan meningkat karena bersamaan antara pemudik dan wisatawan,” katanya. Dia mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Polres Bantul agar kepadatan terurai. “Kami berharap pengendara untuk tidak memarkir kendaraannya di pinggir jalan terutama, di ikon Gunung Kidul,” katanya. (ant)

Pemerintah Harus Atur Skema Penyaluran Kredit Bank Umum Denpasar (Bali Post) Pemerintah harus membuat aturan yang jelas tentang penyaluran kredit pada lembaga jasa keuangan (LJK). Pemerintah harus kembali mengkaji adanya program jangka panjang agar lembaga jasa keuangan dapat bertumbuh seiring dan sejalan. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) berharap pemerintah mengatur skema penyaluran kredit bank umum. “Pemerintah dulu sudah mencanangkan ada bank yang khusus membiayai perumahan, ada bank yang khusus membiayai perdagangan, ekspor-impor, industri kecil. Saya rasa ini perlu kembali diterapkan,” ujar Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Bankir Profesional (iPro) BPR, Made Arya Amitaba, M.M., Kamis (29/6) kemarin. Hal itu karena LJK tidak bisa memiliki kemampuan menganalisis berbagai sektor bisnis. Oleh karena itu, ketika penyaluran kredit menjadi suatu spesialisasi, maka akan memberikan ruang pada LJK lain sehingga dapat tumbuh seiring dan sejalan. Aturan tegas diharapkan seperti pada zaman Prof. I.B. Mantra. Pada waktu itu, bank umum hanya boleh membuka cabang di ibu kota provinsi. Dengan begitu, pola linkage program (bank umum bekerja sama dengan BPR dalam menyalurkan kredit) ini bisa berjalan. BPR pun telah siap melaksakanakan program linkage tersebut. Sayangnya, sampai saat ini, bank umum hanya BNI yang menjalin program linkage dengan 2 BPR di Bali yaitu BPR Kanti dan BPR Padma. Memang, untuk menjalin linkage, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi BPR, salah satunya adalah NPL (non performing loan). Kondisi NPL BPR yang saat ini naik menjadi 6,71 persen per Maret 2017 menunjukkan kondisi keuangan BPR yang kurang sehat. Namun, Amitaba yang juga Direktur Utama BPR Kanti menjelaskan bahwa naiknya NPL BPR disebabkan karena beberapa hal yaitu,

terjadi eksodus nasabah BPR ke bank umum. Eksodus terjadi karena nasabah mendapatkan bunga kredit yang lebih murah dari BPR seperti KUR. Diakui eksodus tersebut tidak banyak terjadi pada nasabah BPR, presentasenya di bawah 50 persen. Selain itu, penyebab NPL BPR naik karena outstanding kredit BPR turun. Turunnya outstanding kredit, karena tidak diimbangi dengan penggantian nasabah baru akibat dari eksodus ke bank umum. Sementara nasabah yang existing di BPR merupakan nasabah yang bermasalah sehingga menambah NPL BPR. Oleh karena itu, BPR akan membuat grand design. “Ketika grand design ini bisa diterapkan akan menjadi pola pembiayaan yang sangat efektif dan efisien. Sehingga bank umum tidak perlu membuka cabang dan kantor hingga ke pelosok-pelosok,” tandasnya. Dari sisi operasional, infrastruktur dan SDM pun akan lebih efisien. “Karena toh juga pertumbuhan perbankan dilihat dari pertumbuhan kualitasnya seperti aset, laba, penyaluran kredit, DPK (dana pihak ketiga), bukan dari SDM atau jumlah kantornya,” ujarnya. (kmb42)

Amitaba

Bank di Bali Telah Antisipasi Virus Petya Denpasar (Bali Post) Virus ransomware Petya yang mengancam sistem jaringan komputer, telah diantisipasi oleh perbankan di Bali. Pemimpin Jaringan dan Layanan BNI Kantor Wilayah Bali NTB dan NTT M. Amrullah mengatakan, sejauh ini sistem dan jaringan ATM BNI aman dari serangan virus petya ataupun gangguan lainnya. Selama operasional terbatas (outlet yang buka selama liburan Lebaran), seluruh outlet dan jaringan ATM BNI di Bali NTB dan NTT dapat melayani kebutuhan transaksi masyarakat dengan lancar. “Sejauh ini belum ada yang kena untuk BNI, selama buka operasional terbatas, belum ada info

yang terserang,” imbuhnya. Begitu juga dengan BRI Kanwil Denpasar. Wapinwil Bidang Operasional Kanwil BRI Denpasar, Arif Wicaksono mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan dari lapangan terkait kendala akibat virus petya. Pihaknya berharap, tidak ada ATM yang sampai terkena karena telah dilakukan langkah antisipasi pada serangan ransomware yang pertama. “Saat ini belum teridentifikasi ada serangan virus Petya ke jaringan komputer BRI. Tapi kami telah melakukan langkah antisipasi dan berjagajaga,” ujarnya. Kepala Kantor Bank Indonesia Kan-

tor Perwakilan (KPw) Bali, Causa Iman Karana, mengatakan, Departemen Pengelolaan Sistem Informasi BI Pusat sudah melakukan langkah antisipatif untuk menangkal virus petya. Antara lain dengan selalu melakukan update antivirus dan melakukan update patch. BI mengimbau, agar perbankan mengamankan sistemnya masingmasing. “Di grup internal kami sudah menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menangkal virus petya. Contohnya memastikan update antivirus terbaru, tidak membuka attachment dari email tidak dikenal,” bebernya. (kmb42)


19

Jumat Umanis, 30 Juni 2017

Lempar Koin

Dari Hal. 1

Insiden di Bandar Udara Internasional Pudong, Shanghai itu boleh saja untuk menghindari takhayul dengan melempar koin pada benda pun yang mereka anggap tepat. masyarakat Cina, seperti juga kebudayaan di sejumlah negara lain, pelemparan koin untuk mendapatkan keberuntungan biasanya dilakukan di telaga. Bahkan, sejumlah negara menerapkan pula untuk menarik perhatian wisatawan dan hanya mengganggu ikan.

Pihak keamanan penerbangan Cina menyatakan bahwa nenek Qiu tidak bermaksud merusak pesawat, namun tetap saja ulahnya dianggap membahayakan 150 penumpang lainnya, termasuk dirinya sendiri dan keluarganya yang turut serta dalam penerbangan. Biaya tambahan untuk membuka penutup mesin dan inspeksi keamanan terpaksa dibebankan kepada nenek yang saat itu terbang bersama suami, anak perempuan dan menantunya. Wakil Ketua Asosiasi Hukum

Empat Kali Dari Hal. 1

Penerbangan Sipil Beijing, Zhang Qihuai, mengatakan bahwa seharusnya pelaku ditahan selama 15 hari dan membayar denda minimum 500 RMB (Rp 1 juta), demikian laporan China Daily. “Jika hal itu terjadi pada penerbangan internasional, maka dia bisa ditahan atas tuduhan tindak pidana. Namun, faktor usialah yang menjadi pertimbangan,” kata Zhang yang juga peneliti pada Pusat Riset Hukum Ruang Angkasa dan Kedirgantaraan, China University of Political Science. (ant)

Dinding Pintu

Menurut Dina hingga pukul 15.00 WIB, pengunjung Kebun Binatang Ragunan hari ini sudah mencapai sekira 112.000 orang atau hampir empat kali lipat dari total pengunjung hari biasa, yaitu sebanyak 35.000 orang. “Saat Presiden Jokowi datang, kebetulan memang saatnya memberikan makanan tambahan atau extra feeding berupa kurma impor. Alhamdulillah gorilanya tidak berontak, namanya Kumbo. Pemberian makanan tambahan ini bukan hanya saat kedatangan Presiden, tapi memang sudah jadwalnya,” ujarnya. Kumbo adalah gorila berusia 22 tahun asal Inggris, meski daerah asli primata tersebut dari Benua Afrika. Saat Presiden memberi makan Kumbo, tampak pengunjung lain juga bebas berada di sekitar kandang karena tidak ada pengalihan pengunjung. Selain mengunjungi Kumbo, Presiden juga melihat monyet acpuchin asal Madagaskar, lutung perak, siamang, owa Jawa dan tidak ketinggalan orang utan Kalimantan. (ant)

Dari Hal. 1

Dia mengatakan, pengiriman daun ganja kering ini menggunakan mobil merek Toyota Rush warna putih bernomor polisi B 1473 NQG, yang disembunyikan pada dinding pintu dan jok mobil. Dari hasil pengungkapan tersebut, ia mengemukakan, petugas berhasil mengamankan tersangka Iwan Kurniawan (24) warga Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat. Berdasarkan keterangannya bahwa aksi itu diminta oleh seseorang bernama Capung. Berdasarkan keterangan tersangka, Sudjarno menyatakan bahwa diminta oleh rekannya Capung untuk mengantarkan ganja ke Bekasi, Jawa Barat, dengan upah Rp 20 juta. Kurniawan mengajukan pula keterangan bahwa sebelumnya sempat menolak permintaan Capung, yang kini termasuk daftar pencarian orang (DPO). “Tersangka menerima telepon dari Capung dan disuruh ke minimarket Muara Enim, jika menerima, dan langsung diterima oleh tersangka,” katanya.(ant)

Dua Peluang Dari Hal. 1

Ini merupakan hasil yang adil bagi Cili setelah mereka memiliki dua peluang yang menghantam tiang gawang pada detik-detik terakhir masa tambahan waktu. Terjadi juga kontroversi sebelum itu ketika pemain sayap Cili, Alexis Sanchez, dijatuhkan di kotak penalti akibat tekel Jose Fonte, namun wasit tidak berkonsultasi dengan Video Asisten Wasit (VAR), meski terlihat terdapat kontak. (ant)

Maheswara Direalisasikan Hanya Melalui Disiplin Yoga

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Ratus Dua)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-

gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

TIDAK seorang pun berani mencoba-coba berada di depan prajurit yang dibela Maheswara. Apalagi selalu berjalan di depannya. Tidak ada makhluk di ketiga dunia ini setara dengan Shankara itu. Bau harum benar-benar tersebar dari vibrasi suci Mahadeva yang hebat itu. Akibatnya, musuh-musuh pada pertempuran itu tidak saja gemetar, pingsan, jatuh ke pertiwi malah pergi ke alam Yama dalam jumlah besar. Karena itu, Dewa-dewa di surga selalu memuja dan menyembah Dewa Rudra. Manusia yang kelakuannya saleh di jagat raya ini dengan penuh keimanan menyembah Shiva Bolenath, pemberi hadiah–hadiah sekala dan niskala itu. Pemujaan kepada Mahadewa bukan saja mendapat kebahagiaan di alam ini, juga mencapai status paling tinggi di dunia lainnya. Oh putra Kunti, karena itu menunduk hormatlah kepada pemilik kedamaian yang bernama Rudra dan berleher biru itu. Tubuhnya sangat gemerlapan. Dia juga menyandang nama Kapardin. Dia sangat mengerikan. Matanya cokelat kemerahmerahan. Pentasbih agung yang rambutnya merah dan perbuatannya saleh itu selalu memberikan hadiah-hadiah. Kepada Dia yang selalu mengamalkan perbuatan-

perbuatan baik. Sembah kepada Rudra, tujuan moksah diinginkan umat manusia. Kepada Mahadewa yang matanya cokelat kemerah-merahan. Kepada ia yang dipanggil Sthanu. Kepada dia yang adalah Purusha. Kepada dia yang rambutnya cokelat kemerah-merahan. Kepada dia yang bersikap tegas. Kepada yang memberikan cahaya. Kepada yang perwujudannya dari semua tempat permandian suci. Kepada Dewanya para Dewa-dewa; dan kepada dia yang wujudnya nyata. Dia yang dipanggil Sarva. Dia yang pakaiannya menyenangkan. Kepada dia yang memiliki hiasan kepala sangat baik. Dia yang mukanya tampan. Kepada dia yang memiliki gunung sebagai tempat tinggalnya. Kepada dia yang adalah kedamaian. Kepada dia sebagai pelindung. Kepada dia yang memiliki kulit kayu sebagai pakaiannya. Kepada dia yang lengan-lengannya dihiasi perhiasanperhiasan emas. Dia yang dahsyat. Penguasa tempat-tempat di arah mata angin. Dia sebagai penguasa awan-awan dan semua makhluk ciptaan. Kepada dia penguasa semua pohon. Kepada dia sebagai panglima perang surgawi. Kepada dia yang mengilhami semua pikiran. Kepada dia yang memiliki sendok upacara besar di tangannya. Dia yang berkobar. Dia yang

memegang busur Pinaka. Dia yang adalah Rama itu sendiri. Dia yang memiliki wujud berbeda-beda. Dia sebagai penguasa alam semesta ini. Kepada dia yang memiliki rumput munja sebagai pakaiannya. Dia yang memiliki seribu buah kepala, seribu pasang mata, seribu pasang lengan, dan seribu pasang kaki. Oh putra ketiga Kunti, carilah perlindungan kepada Penguasa alam semesta dan pemberi hadiahhadiah sekala dan niskala itu. Tuannya Uma, Dia, Dewa bermata tiga. Penghancur upacara kurban Daksha. Pelindung semua hal yang diciptakan. Makhluk yang selalu bergembira. Pelindung semua makhluk, Dewa yang kemuliaannya tidak pernah pudar. Dewa yang rambutnya tersanggul. Pemindah semua makhluk yang unggul itu. Pusarnya seperti seekor banteng dan memiliki lembu sebagai simbolnya. Penguasa lembu-lembu. Menggambarkan tanduk-tanduk banteng di benderanya. Bermurah hati kepada orang-orang saleh. Dapat dicapai hanya melalui disiplin yoga saja. Matanya seperti seekor banteng. Memiliki senjata-senjata sangat sakti. Memiliki Vishnu itu sendiri sebagai anak-anak panahnya. Dia yang merupakan perwujudan kebenaran. Dia yang dipanggil Maheswara. Yang me-

miliki kulit macan tutul sebagai tempat duduknya. Dia penguasa dunia-dunia. Yang setia kepada Brahman. Yang mencintai para Brahmana. Dia yang senjatanya sebuah Trisula. Pemegang pedang dan tameng. Pemegang busur bernama Pinaka. Dia yang melepaskan kampak perang. Pelindung dan penguasa alam semesta. Aku menempatkan diriku sendiri di tangan-tangan Penguasa dewata itu. Dewa yang memakai pakaian kulit rusa. Salam, kepada penguasa kaum surgawi yang memiliki Vaisravana sebagai temannya. Salam selalu kepada dia yang sumpahsumpahnya sangat baik. Kepada dia yang memiliki para pemanah sangat baik sebagai temannya. Kepada dia yang dirinya sendiri

memegang busur; kepada Dewa dengan siapa busur dan senjata yang disayang yang panahnya melesat otomatis didorong busurnya sendiri. Salam kepada Dewa yang senjata-senjatanya mengerikan. Dia yang utama dari semua Dewa. Salam kepada yang wujudnya bermacam-macam. Kepada dia yang memiliki banyak pemanah di sekelilingnya. Salam kepada dia yang bernama Sthanu. Kepada dia yang memiliki sejumlah besar pemanah-pemanah sangat baik sebagai temannya. Salam kepada dia yang menghancurkan kota kembar tiga alias tripura. Salam kepada dia membantai asura Bhaga. Salam kepada dia penguasa pohon-pohon dan manusia. (bersambung)

Sloka 14.6 Tatra sattvam nirmalatvat prakasakam anamayam sukha-sangena badhnati jnana-sangena canagha. Wahai yang tidak berdosa, sifat kebaikan lebih murni daripada sifatsifat yang lain. Karena itu, sifat kebaikan memberi penerang dan membebaskan seseorang dari segala reaksi dosa. Orang yang mantap dalam sifat itu diikat oleh rasa kebahagiaan dan pengetahuan.


16 Pages

120 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

Apple’s iPhone turns 10, bumpy start forgotten

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com.

http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Friday, June

30, 2017

Michelle Halle Berry, out on speak Rodriguez Hollywood diversity and

Friday, June

30, 2017

were nominees Oscar acting backlash. hite by all 20 of the 2016 when and saddened the #OscarsSoW her to the only white, sparking hurt by that, it had prompted Oscar, - Halle Berry, “I was profoundly to make more adding that Rodria best actress Berry said, and producing LOS ANGELES to ever win out to be meaning- that,” to start directing of color. Elsewhere, five of interest in black woman win turned for actors star Michelle want 2002 Diesel’s love hits, suggested said her “Fast and Furious”quit the action opportunities plays Vin racer box office “show guez, who“Fast and Furious” role as tough street less, and warned she may the eight to quit her of women. unless filmmakers Rodriguez today,” shea she was prepared the portrayal movie franchise above for women Letty Ortiz over film) is out digitally for women.” on Tuesday 8th reality check some love “F8 (the Instagram account proved a even as the Academy film. on her it invited love to the Their comments from the on WednesdaySciences said improve wrote I just show some of photos and bid to montage they decide to the next one or in Hollywood Picture Arts ranks in a on franchise,” “I hope of Motionwomen to join its behind the Oscars. for to a loved of the franchise 298 more the organization best actress Oscar to women to say goodbye out. at have the woman might diversity in 2002 won has spoken the first black t Weekly, only woman she continued. first time Rodriguez Berry Entertainmen “more Ball” becoming remains the It’s not the in May with should have “Monster’s years on, she inIt meant In an interview in action films women do things do so. Fifteen it now get the honor. meant nothing. women (and have) boys are doing but I think she said of color tothat moment really “Wow, of what the independence.” (rtr) meant something, editor Elaine female camaraderie, it Vogue outside Lion I thought told Teen dependentlythe voice of female nothing. she at the Cannes is truly interview meant nothing,” in that in a video Tuesday. conclusion Welteroth late that troubling festival released she reached Berry said

REUTERS/Andrew

living says worth ranch ed y Galecki Actor Johnn rnia despite burn in rural Califo

REUTERS/Jamie

Johnny

Galecki

the he added. been hurt,” who is among Galecki, stars on television, 250 people praised the forced abouthomes. Three highest-paid their San be- and fire fighters, said that he and IA - A ranch star to evacuatewere destroyed, on thanked “We’ve done CALIFORNBang Theory” in structures fire officials said local community to rebuild. need to do it “Big down Obispo planned longing to has burnedthe actor Luis we will to all in the it before and “ he said. Johnny Galecki it Tuesday.heart goes out loss wildfire but again, summer “My together hot dry a Californiain the area was worth to are also experiencingthreat California’sthe state subject area who vicious fire, the said living risk of fires. nerdy constantly, season leaves in rural areas from this despite the 42, who plays live with of wildfires debate over some Galecki, l physicist Leonard of which we seem crazy to thousands deeper living in every year, prompting t of homes experimentain the hit TV comedy which may because we do so rural area makesa the encroachmen areas and how Hofstadter not at home on Monday his but in fire-prone into hilly them. (rtr) series, wasbrush fire consumedLuis our beautiful, Galecki said protect near San it worthwhile,” when the has to statement. relieved no one ranch in countryside central California. very in scorched “So fire Obispo hectares) The fast-moving No. 106 Dps acres (650 Gilliam Raya Puputan 148 some 1,600

find You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

at: Bali Post Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur InternationalCafee

19 Smirnof No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. D.Tamblingan

Jl. Renon No Mandala 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Mandala No. Manan Jl. Raya Niti 29 Dimsum Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar 31 Warung khas Gilimanuk Hayam Wuruk 184 Jl. 32 Ayam Betutu 33 Bali Bakery

Kelly/File

Photo

, turns 10 iPhone Apple’s art forgotten st bumpy A man uses

his iPhone

during a

preview

event at

the new

Apple Store

rg in Brooklyn, Williamsbu

New York,

U.S., July

28, 2016.

of memories evoking to start 10 this week, doing most it will where iPhone turns that ended up interest iniPhones since Apple Inc’sfor the device and stirring a rocky start e revolution more than 1 billion without an was which launched the smartphonApple has sold Inc network, here. the first iPhone, go from to the AT&T 2007, but June 29, and was restrictedversion. Steve to today’s led by CEObeyond App Store though Apple, expanded limited compared sales, had already

iPod. initial spur Jobs, with the 6 to After sluggish to page the price “The computers Continued year. Apple slashed heard sales that one of also be holiday model for year Tony News can at Global business was a disaster,” 9.30 in “Bali Image” 96.5 from the iPhone of the Apple developRadio FM am. Listen to in until 10.00 FM at http:// Fadell, onedevice, told Reuters “We .com Global Radio ers of the on Wednesday. isten2myradio in year at http:// an interview figured it out globalfmbali.l streaming http:// or live video bali.com and -bali. pivoted and the iPhone radioglobalfm nnel/global-fm two.” concept of Apustream.tv/cha The very to some of even a surprise ago, came as a decade ple’s suppliers

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget

Jumat umanis, 30 JUNI 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

JADWAL ACARA PKB Jumat, 30 Juni 2017 Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Semiloka Pesta Kesenian Bali Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Tari Leko, Komunitas Seni Padma Budharam, Tabanan Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Legong Calonarang, Sanggar Tabuh Tari Ardhanareswari, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Badung Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Parade Topeng Prembon, Sanggar Darma Prawerti, Karangasem Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Acara : Parade Joged Bumbung, Sekaa Joged Selati, Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Arja, Sanggar Suara Kanti, Gianyar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Parade Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Kebyar Wanita Jayeng Gurnita, Klungkung dengan Sekaa Gong Wanita Sunari Gading IWAPI, Karangasem

Rihanna Pacari Miliarder Arab Saudi

Identitas pria misterius yang berada di kolam renang bersama penyanyi Rihanna di Spanyol, terungkap. Pria tersebut adalah pengusaha asal Arab Saudi bernama Hassan Jameel yang diyakini sebagai salah satu miliarder. Jameel adalah seorang wakil presiden dari bisnis keluarganya, Abdul Latief Jameel, salah satu perusahaan paling sukses di dunia dan merupakan investor utama perusahaan otomotif Toyota. Menurut sumber, Hassan dan Rihanna diam-diam berpacaran selama beberapa bulan, meskipun gambar yang diambil paparazzi menjadi bukti pertama bahwa pelantun “Umbrella” tersebut kini menjalin sebuah hubungan. “Ini adalah hubungan yang nyata. Rihanna telah mengatakan kepada teman-temannya bahwa dia mencintai pria tersebut. Mereka telah menghabiskan banyak waktu bersama dan benar-benar serius. Mereka benar-benar menikmati kebersamaan masing-masing,” kata sumber yang tidak disebutkan namanya kepada The Sun dikutip Telegraph.co.uk. Jameel diketahui pernah berkencan dengan supermodel Naomi Campbell di konser Stevie Wonder musim panas lalu. Campbell baru-baru ini juga diduga berseteru dengan Rihanna, setelah keduanya saling “unfollow” di media sosial Instagram. Saat ditanya Andy Cohen di acaranya, Watch What Happens Live tentang apakah ia memiliki masalah dengan mantan temannya, Campbell menolak untuk mengkonfirmasi atau secara eksplisit menyangkal bahwa telah terjadi sebuah insiden. “Semuanya baik-baik saja. Saya adalah seorang aktris sekarang, Andy,” tukasnya. Jameel adalah orang pertama yang dikaitkan dengan Rihanna sejak dia dikabarkan berselingkuh dengan superstar R&B, Drake. Sebelum itu, dia memiliki hubungan yang panjang dan menyedihkan dengan Chris Brown, dan telah dikaitkan dengan rapper Travis Scott dan bintang baseball Matt Kemp. (ant/iah)

Bali Post/eka

LEGONG MUANI - Penampilan Sanggar Ardhanareswari, Denpasar dalam membawakan tari Legong Muani pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Kamis (29/6) kemarin.

Pentas Ditemani Manajer ”Niskala”, Penari Legong Muani ”Kerauhan”

Kerauhan atau kerasukan mewarnai pentas Legong Muani Sanggar Seni Klasik Ardhanareswari di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Denpasar, Kamis (29/6). Ada saja penari yang tiba-tiba berteriak histeris tanpa sadar di akhir setiap pentas tari. Duta Kota Denpasar ini antara lain membawakan Legong Kuntir, Legong Pelayon, Legong Candra Kanta, dan Legong Lasem. “Itu kami percayai sebagai taksu. Kebetulan juga para penari kami bukan dari kalangan orang yang biasa. Bisa dibilang anak indigo,” ujar Ketua Sanggar I Gusti Made Agus Wira Aditama. Di sisi lain, lanjut Agus Wira, pementasan kemarin “disaksikan” pula oleh sesuhunan Ratu Ayu baik dalam wujud Rangda maupun Gelungan Condong. Kedua sesuhunan sanggar ini memang selalu diikutsertakan dalam setiap pementasan. “Kita punya sesuhunan legong, sesuhunan condong juga

kita punya. Kebetulan tempat kita berlatih juga di Pura Dalem Kediri, ada sesuhunan legong-nya. Itu (sesuhunan, red) istilahnya manajer niskala, kalau manajer sekala-nya saya,” terangnya. Menurut Agus Wira, Sanggar Ardhanareswari sampai saat ini sudah menggarap 16 dari 18 tari legong klasik. Ke16 tarian sudah dipentaskan dalam empat kali PKB yang diikuti sanggar. Tari Legong yang dipentaskan dengan iringan gamelan semara pagulingan dari sekaa gong Punia Bhakti tersebut merupakan versi lengkap. Legong Lasem misalnya, tidak hanya sebatas menceri-

takan Prabu Lasem yang meninggal di medan perang. Tapi juga mengisahkan secara detail tentang Prabu Lasem yang merayu Rangke Sari meski telah beristri. Pun ketika Prabu Lasem berangkat ke medan perang dan istri Prabu Lasem yang ternyata masatya dengan melabuh geni pascaditinggal mati suaminya. Babak-babak ini sudah banyak dipotong pada tari Legong yang biasa ditarikan sekarang. Di sisi lain, tari Legong juga ada yang saling terkait satu sama lain. Seperti Legong Pelayon dan Legong Lasem lantaran Legong Pelayon menceritakan kehidupan masa kecil Rangke Sari. Atau Legong

Candra Kanta tentang gerhana bulan yang masih berhubungan dengan Legong Surya Kanta tentang gerhana matahari. Seluruh tarian direkonstruksi dengan berguru pada maestromaestro Legong, seperti Ni Ketut Arini dan Anak Agung Susilawati. “Beliau kan masih punya dokumentasi yang lengkap. Beliau juga ingin membangkitkan itu karena yang sekarang anak-anak kebanyakan menarikan legong dengan versi yang sudah dipotong-potong karena durasinya lama, stamina mereka kurang,” paparnya. Agus Wira menambahkan, legong pada awalnya justru dipentaskan oleh laki-laki (muani) bukan perempuan. Mengingat, penari laki-laki memiliki stamina dua kali lipat lebih kuat. Itu sebabnya, 14 penari Legong Muani dari

Sanggar pimpinannya siap menampilkan tari Legong dengan pakem-pakem terdahulu tanpa mengurangi durasi tarian. Dalam hal ini, babak demi babak gerakan kuno Legong klasik ini telah digali dengan lengkap. “Durasi tarian rata-rata 35 menit. Tapi yang Legong Lasem paling panjang sekitar 45 menit. Kami mempersiapkan selama tiga bulan latihan. Kendala saat latihan utamanya mengubah kebiasaan agem laki-laki ke agem perempuan,” pungkasnya. Salah seorang penari, I Kadek Dedi, mengatakan, tari Legong lebih menantang ketimbang tari Bali lainnya. Dari segi pakem lain daripada yang lain. “Terkadang mengalami kesulitan saat latihan dari segi pakem dan ceritanya tentang apa,” ujar penari berusia 18 tahun ini. (rin)

8 Juli, Puncak ”Piodalan” di Pura Mandara Giri Semeru Agung Rangkaian karya piodalan/pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Sundoro, Lumajang, Jawa Timur sudah mulai dilaksanakan. Rangkaian karya diawali pada Jumat (9/6) lalu berupa ngaturang piuning. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan Sabtu (8/7) mendatang. Rencananya prosesi pemujaan pujawali ini akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB di-puput tiga sulinggih. Ketua Panitia Karya Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Penyarikan / Sekretaris I Wayan Sadi, Kamis (29/6) mengatakan puncak piodalan ini dipuja oleh Ida Pedanda Gede Ngenjung (Selat Duda, Karangasem), Ida Pedanda Mas Dwija Putra (Baturiti), dan Ida Pedanda Gunung Sari (Peliatan, Ubud). Sementara itu, sebelum memasuki puncak piodalan, rangkain karya berupa Caru Rsi Gana, melaspas lan mapedagingan digelar Rabu (5/7) mendatang. Selain itu, pujawali di Pura Watu Klosot dilakukan Kamis (6/7). Bersamaan dengan

akan dilakukan prosesi nunas pakuluh ring Pura Watu Klosot. “Selain prosesi piodalan di Pura Watu Klosot, pada hari yang sama juga akan dilaksanakan prosesi melasti / ngubeng taman,’’ jelasnya. Tjok Ace juga memaparkan prosesi mapepada akan dilaksanakan Jumat (8/7) serta dilanjutkan dengan memben banten. “Seluruh rangkaian karya sudah kami siapkan hingga prosesi panyineban,” jelasnya. Sementara itu, berdasarkan dudonan karya yang diterima Redaksi Bali Post, prosesi Ida Batara katuran bhakti pangayar akan berlangsung selama 10 hari. Ida Batara katuran panyineban hari Rabu (19/7) mendatang. “Kami berharap umat yang akan menghaturkan bhakti agar menyesuaikan dengan rangkaian karya,” ujarnya. Panitia juga sudah mengatur jadwal kabupaten/kota dan provinsi dalam menghaturkan bhakti panganyar selama karya berlangsung. (dir)

Ayu Puri

Jaga Eksistensi

Berkarya secara berkelanjutan adalah salah satu cara yang dilakukan oleh para penyanyi untuk menjaga eksistensinya di belantika musik Bali. Hal ini juga yang dilakukan Ayu Puri. Setelah sempat sukses dengan single “Setrum Rindu” p a d a 2 0 1 5 l a l u d a n bebera p a single lainnya, kini ia kembali menyapa para penggemarnya dengan single terbarunya “Kecup Diman”. Single “Kecup Diman” ini diciptakan sebagai bentuk keinginannya untuk tetap eksis di belantika musik

Bali. “Karena saya selalu berusaha berkarya secara kontinu, perlahan tapi pasti dalam kesederhanaan tetapi berusaha menampilkan karya-karya yang berkelanjutan demi menjaga eksistensi saya di belantika musik Bali,” tandas Ayu Puri, Rabu (28/6). Single “Kecup Diman” merupakan ciptaan musisi kawakan Komang Raka dan diaransemen oleh Dek Artha Hartapro. Video klipnya digarap oleh Yasa Sega. Dengan sentuhan para musisi ternama ini, Ayu Puri yakin jika single “Kecup Diman” bisa bersaing di pasaran. Single “Kecup Diman” ini menceritakan tentang kehidupan sepasang suami-istri yang hidup di dalam kesederhanaan. Sang istri selalu setia mendampingi sang suami, dari berangkat kerja, menyiapkan bekal dan selalu mendoakan sang suami agar diberikan keselamatan dalam bekerja untuk mendapatkan rezeki.

Tak kalah penting juga sang istri selalu mengingatkan suaminya, bahwa meskipun hidup dalam kekurangan, tetapi istrinya akan terus setia mendampingi sang suami. “Cerita lagu seperti ini tentunya saya harap bisa memberikan energi positif bagi penikmatnya,” harap perempuan bernama lengkap Ketut Ayu Puri Parwati ini. (win)

Pura Mandara Giri Semeru Agung

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook