20 HALAMAN
NOMOR 304 TAHUN KE 68 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (141 rb Like) http://facebook.com/balipost
kamis umanis, 30 Juni 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Indonesia Kutuk Teror Bom Turki Jakarta (Bali Post) – Bangsa Indonesia menyampaikan rasa dukacita mendalam kepada para korban teror bom di Bandara Ataturk, Turki, Selasa (28/6) malam. ‘’Kemanusiaan kembali terkoyak. Dukacita mendalam untuk korban bom bunuh diri di Bandara Ataturk, Turki. Dunia bersatu lawan terorisme-Jkw,’’ catat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam cuitan di media sosial Twitter, Rabu (29/6) kemarin. Menurut siaran pers dari Tim Komunikasi Presiden, Presiden Jokowi mengutuk serangan teror yang merenggut korban jiwa 36 orang itu. Hal. 19 Belum Ada Informasi LEDAKAN - Jenazah korban ledakan terlihat di luar Bandara terbesar Turki, Ataturk, menyusul ledakan yang terjadi pada 28 Juni 2016 waktu setempat.
Bali Post/rtr
Tertangkap OTT KPK
Anggota Komisi III DPR Putu Sudiartana Terancam Dipecat Jakarta (Bali Post) Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan seluruh jajaran kader partai mulai anggota Fraksi Demokrat DPR, Ketua Dewan Kehormatan Partai, dan Sekretaris Jenderal Partai di Cikeas, Bogor, Rabu (29/6) kemarin. Rapat digelar menyikapi operasi tangkap tangan (OTT) anggota DPR dari Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Cristiano Ronaldo
I Putu Sudiartana, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, ditangkap pada Selasa (28/6) malam di sebuah tempat di Jakarta. Dalam penangkapan itu, tim KPK mengamankan uang ribuan dolar yang diduga merupakan uang suap. Setelah penangkapan, ruang kerja I Putu
Sudiartana yaitu di ruang 0906 di lantai 9 Gedung Nusantara I kompleks DPR-RI disegel KPK. Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR yang bertugas di lokasi enggan memberikan keterangan rinci perihal waktu penyegelan yang dilakukan penyidik KPK tersebut.
KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait rencana pembangunan 12 proyek ruas jalan di Sumatera Barat (Sumbar) yang melibatkan anggota Komisi III DPR-RI Putu Sudiartana. Hal. 19 Penerima Suap
Bali Post/afp
Sempat Buka Puasa Bersama Pimpinan KPK
Polandia Vs Portugal
Ronaldo Adu Tajam dengan Lewandowski Marseille Dua bintang sepak bola saling berhadapan di Stadion Velodrome, Marseille, Jumat (1/7) dini hari untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo sama-sama mempertaruhkan reputasinya sebagai mesin gol dengan Robert Lewandowski (Polandia) demi meloloskan timnya menuju babak selanjutnya. Ronaldo baru saja menorehkan rekor dengan mencetak gol pertama setelah tampil di empat turnamen ini. Bila mampu menundukkan Polandia, penyerang berusia 31 tahun itu bersiap menghadapi rekan seklubnya di Real Madrid Gareth Bales dan Wales atau Belgia di babak semifinal. Meski menghasilkan dua gol pada laga melawan Hungaria, Ronaldo belum memperlihatkan permainan terbaiknya. Di laga sebelumnya ia tak berkutik saat Portugal ditahan Islandia 1-1 dan mengritik lawannya tak memiliki mental bertarung. Sementara saat menghadapi Kroasia di babak 16 besar, ia juga tak mampu menghasilkan gol walau Portugal menang tipis 1-0. Tembakan Ronaldo berhasil diblok kiper Kroasia Daniel Subasic sebelum diselesaikan oleh Ricardo Quaresma. ‘’Kami mempunyai peluang. Kami mempunyai pemain terbaik di dunia, Ronaldo dan juga Nani, Quaresma and Joao Mario,’’ ujar bek Portugal Jose Fonte. Saat menghadapi Kroasia, pelatih Fernando Santos dikritik karena strateginya yang defensif menghadapi tim yang dipuji penampilannya di turnamen ini. Hal. 19 Pertama Kali
Bali Post/ade
BB – KPK membeber barang bukti (BB) hasil OTT terhadap anggota Komisi III DPR-RI Putu ‘’Leong’’ Sudiartana.
Tutik dan Supadma Berpeluang Jadi PAW Denpasar (Bali Post) Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK menyeret nama anggota Komisi III DPR-RI, I Putu Sudiartana. Politisi Partai Demokrat dapil Bali ini disebut-sebut ikut terjaring dalam OTT, Selasa (28/6) malam. Sudiartana alias Putu Leong ini bukanlah kader Demokrat asal Bali pertama terjerat kasus korupsi. Sebelumnya, ada Jero Wacik yang batal dilantik menjadi anggota DPR karena menjadi tersangka korupsi. Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta saat dimintai konfirmasi, Rabu (29/6) kemarin, menyebutkan ada mekanisme dalam partai jika Putu Leong sudah terbukti bersalah dan ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Hal. 19 Mekanisme Pemberhentian
Supadma Rudana
ADA hal menarik sebelum anggota Fraksi Partai Demokrat DPR dari daerah pemilihan Bali, I Putu Sudiartana, ditangkap penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J. Mahesa mengungkapkan, sebelum ditangkap Sudiartana sempat menghadiri buka puasa bersama dengan pimpinan lembaga antikorupsi tersebut. ‘’Teman-teman di Whatsapp lihat Pak PS (Putu Sudiartana) akrab dengan pimpinan KPK, karena habis buka bersama. Kawan-kawan bertanya ada apa, kok habis senyum-senyum dan ketawaketawa dengan pimpinan KPK lalu ditangkap, ada apa? Mudah-mudahan KPK bisa memberikan penjelasan. Dari tadi malam kan kaya ada hantu. Desas-desus (tidak jelas),’’ kata Desmond J. Mahesa, di Jakarta, Rabu (29/6) kemarin. Hal. 19 Buka Puasa
Sepupunya Juga Dijemput KPK KEDIAMAN politisi Partai Demokrat yang juga angggota Komisi III DPRD-RI I Putu Sudiartana di Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Badung, Rabu (29/6) siang kemarin mendadak banyak dikunjungi awak media. Mereka mencari informasi mengenai pria yang akrab disapa Putu Leong yang tertangkap OTT KPK. Tak berselang lama, sekitar pukul 13.00 Wita, tiga pria dan seorang perempuan yang mengaku utusan KPK datang menanyakan salah seorang keluarga untuk dimintai keterangan. Hal. 19 Keterangan Keluarga
Tutik Kusumawardani
Galian C yang Tak Pupus Dirundung Masalah
Pemkab Tak Sanggup Cegah Kebocoran Pajak Galian C di Bali sepertinya tak pernah pupus dirundung masalah. Mulai masalah lingkungan seperti lahan bolong-bolong yang ditinggalkan pengusaha galian C di daerah Gunaksa, ancaman longsor dan perusakan hutan lindung di daerah Sebudi dan Pempatan, Karangasem. Belum lagi masalah galian C ilegal yang menyisakan masalah kebocoran pajak. KABUPATEN Karangasem cukup bangga dengan potensi galian C. Wajar, galian C menjadi penyumbang terbesar PAD Karangasem setiap tahun. Galian C menjadi penyumbang terbesar PAD Karangasem. Tahun lalu mencapai Rp 80 miliar dari total realisasi PAD Rp 239 miliar. Tahun ini, target PAD Karangasem
sebesar Rp 233 miliar, naik dari target tahun sebelumnya Rp 232 miliar. Target ini dirasakan berat, mengingat galian C kini hanya difokuskan di Kecamatan Kubu, dari sebelumnya marak di Kecamatan Rendang, Selat dan Bebandem. Hal. 19 Puluhan Lokasi
Bali Post/gik
GALIAN C - Aktivitas galian C di Desa Sebudi Kecamatan Selat. Tampak alat berat mengeruk pasir di sekitarnya.
DENPASAR
2 Satu Terdakwa Dihukum Enam Tahun
Ibu Korban Bocah Pencabulan Minta Pelaku Lain Diadili Denpasar (Bali Post) Aksi pencabulan yang banyak menyita perhatian publik mesti disikapi serius kalangan penegak hukum. Dalam penanganan perkara ini diharapkan tidak ada pembiaran, atau pun mengorbankan satu pihak, sementara pelaku lain dibebaskan. Harapan tersebut disampaikan salah seorang ibu korban berinisial KS. Anaknya yang masih duduk di bangku TK mendapatkan perlakuan tak senonoh. Satu orang pelaku yang tak lain adalah gurunya berinisial Dav alias Tt sudah divonis hukuman selama enam tahun. Namun ibu korban tidak puas hanya satu pelaku guru musik itu saja yang diadili. Namun, dia berkeyakinan ada pelaku lain yang hingga saat ini belum disentuh aparat kepolisian. Kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/6) kemarin, ibu korban akan terus mencari keadilan untuk anaknya. Dia menduga ada tekanan dari pihak sekolah, dan polisi dinilai lamban dalam menyidik kasus ini. Padahal, pihak P2TP2 Bali sudah pernah bersurat ke Kompolas, Kapolri, dan Polda Bali supaya kasus ini dituntaskan karena ada indikasi pelaku lain. Bahkan saat sidang korban sempat menunjuk foto pelaku lain, yang sempat berbuat tak senonoh pada bocah TK itu. KS pun mengaku tidak akan menyerah mencari pelaku pencabulan anaknya. Menurutnya, dia yakin jika ada pelaku lainnya yang masih bebas selain Tt, oknum guru musik di sekolah TK, HS yang sudah divonis bersalah di pengadilan. Dia yakin bukan tidak ada sebab. KS menduga ada pelaku lain setelah anaknya bertutur dan selalu menyebut dua nama gurunya yang salah satunya guru bahasa. Pengakuan tersebut juga sempat mengemuka di persidangan anak di PN Denpasar. Bahkan oknum yang disebut guru bahasa itu lebih keras kelakuannya dari Tt. ‘’Begitu saya tahu, saya tidak bisa berkata apa-apa. Sampai saya juga takut bilang ke bapaknya. Apalagi dia (korban - red) anak saya satu-satunya dan saya cukup lama mendapatkan putri saya ini,’’ cerita KS bersedih. Ia tidak mau aib anaknya didengar ayah dan keluarganya di kampung. Namun setelah berkonsultasi dengan Tim P2TP2A Bali Ni Luh Sukawati, KS memberanikan diri melaporkan kasus ini ke kepolisian. Banyak kendala yang dihadapi KS saat mencari keadilan bagi anaknya. Pihak sekolah diduga menutup diri, sehingga minim saksi ataupun alat bukti. Tetapi dengan perjuangan yang lama, polisi akhirnya menangkap Tt sebagai pelaku. Dia sudah divonis dan dihukum enam tahun penjara. Bukannya ibu korban puas. KS masih kecewa karena melihat banyak kejanggalan. Apalagi ada diduga pelaku tidak tersentuh hukum. Oleh karenanya, dia berharap pada aparat supaya segera menangkap dan mengadili pelaku lain yang diduga oknum guru tersebut. (kmb37) Jadwal PKB, Kamis, 30 Juni 2016 Waktu : 10.00 Wita Tempat
: Kalangan Ratna Kanda
Kegiatan : Lomba Kerajinan Waktu : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tabuh–tabuh Angklung Klasik oleh Sekaa Angklung Mandala Santhi Desa Abang Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Waktu : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Drama Tari Prembon oleh Sanggar Topeng Prembon Manik Sabda Gurnita, Banjar Anggabaya Desa Penatih Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar Waktu : 17.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ksirarnawa Kegiatan : Parade Joged Bumbung oleh Sekaa Joged Bumbung Artha Suara Kanthi Banjar Sengguan Kawan Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Waktu : 19.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Arja oleh Sekaa Arja Yowana Sari Desa Labasari Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Waktu : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Dramatari ‘’Kala Murda’’ oleh Partisipasi Tim Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Waktu
: 20.00 Wita
Tempat
: Gedung Ksirarnawa
Kegiatan
: Pemberian Penghargaan kepada
para Pengabdi Seni Waktu
: 20.00 Wita
Tempat
: Panggung Terbuka Ardha Candra
Kegiatan
: Parade Gong Kebyar Anak-anak
Soal Vaksin Palsu
Dewan Desak Diskes Ungkap Peredarannya Denpasar (Bali Post) -
Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mendesak Dinas Kesehatan (Diskes) agar mengumumkan rumah sakit dan apotek di Bali yang ikut menyebarkan vaksin palsu, karena menurut data yang diterimanya, vaksin palsu itu juga telah menyebar di Bali. ‘’Kami minta Dinas Kesehatan Bali melakukan langkah-langkah antisipasi, begitu juga Polda Bali agar segera bertindak,’’ ujarnya, Rabu (29/6) kemarin. Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. mengatakan, sampai saat ini pihaknya tidak menemukan vaksin palsu di Provinsi Bali. ‘’Hasil penelusuran kami sampai saat ini tidak menemukan vaksin palsu di Provinsi Bali,’’ tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Bali Post/wan
ATAP - Sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan atap bangunan bertingkat (asrama polisi) di Jalan Kamboja, Rabu (29/6) kemarin.
Jelang HUT Ke-70 Bhayangkara Bali Post/wan
TAMAN - DKP menata kembali taman di Jalan Gajah Mada, karena jenis tanaman yang sebelumnya digunakan tidak tahan terkena polusi.
DKP Rancang Penataan Taman Perbatasan Denpasar (Bali Post) Taman perbatasan sering mendapat sorotan dari jajaran DPRD Denpasar. Karena penataannya belum dilakukan dengan maksimal. Akibatnya, tamantaman di perbatasan seperti di Jalan Imam Bonjol tak terurus. Mendapat sorotan seperti itu, kini Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) mulai merancang penataan taman di perbatasan. Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan DKP Kota Denpasar I.B. Eka Jayana, Rabu (29/6) kemarin mengatakan, untuk penataan taman, tahun ini DKP sudah menata dua taman perbatasan, dengan membangun Patung Komunitas Seni. Sedangkan satu patung lagi yang berlokasi di Banjar Margaya, Jalan Imam Bonjol, akan segera dibangun. Menurut Eka Jayana, dua patung penabuh dan penari tersebut sudah rampung, yakni di perbatasan Denpasar–Badung, Jalan Cokroaminoto dan persimpangan Tohpati, Denpasar Timur. Sedangkan penataan taman dan pembangunan patung di perbatasan Denpasar–Badung, tepatnya di Banjar Margaya, kata Eka Jayana, memang sempat tertunda. Penundaan itu karena terkendala masalah tapal batas. Namun, setelah dikoordinasikan dengan Pemkab Badung, kini sudah ditetapkan tapal batas yang pasti. Tepatnya di depan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bali. ‘’Sekarang pal pembatas sudah
dipasang, sehingga penataan taman dan pembangunan patung komunitas seni akan segera dilaksanakan,’’ ujarnya. Terkait dengan penataan taman perbatasan Denpasar– Badung, tepatnya di Jalan Bypass Ngurah Rai, Suwung Kauh, tahun ini DKP memang tidak memprogramkan hal itu. Karena di kawasan tersebut sudah ada program dari Dinas Tata Ruang dan Perumahan DTRP) Kota Denpasar. Sementara untuk kawasan Jalan By-pass Ngurah Rai, tahun ini DKP melakukan peremajaan tanaman. Pergantian tanaman tersebut memanfaatkan bantuan perusahaan melalui CSR (corporate social responsibility). Selain di Jalan By-pass Ngurah Rai, tahun ini DKP juga melaksanakan program pergantian tanaman pohon kamboja di Jalan Gajah Mada, Denpasar. Ratusan pohon kamboja di sepanjang Jalan Gajah Mada diganti dengan pohon sikas botol merah. Penggantian tanaman ini dilakukan karena pertumbuhan pohon kamboja tidak subur. Daunnya menghitam dan keriput, akibat polusi asap kendaraan yang melintas di Jalan Gajah Mada. Namun, bedasarkan pantauan, tak semua tanaman pengganti tumbuh. Beberapa tampak mengering dan mati. Menanggapi hal itu, Eka Jayana mengatakan, tanaman yang mati akan segera diganti. ‘’Tanaman yang mati akan diganti, karena masih menjadi tanggungan pihak rekanan,’’ katanya. (kmb12)
Polresta Tanam Pohon di Serangan Denpasar (Bali Post) Rangkaian memperingati HUT ke-70 Bhayangkara, Polresta Denpasar melakukan penanaman pohon bakau di Serangan, Denpasar Selatan, Selasa (28/6) lalu. Tujuannya sebagai bukti Polresta juga peduli pelestarian lingkungan sehingga alam tetap terjaga. Menurut Kasubbag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo, Rabu (29/6) kemarin, kegiatan tersebut dipimpin Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana. Selain melibatkan personel Polresta dan jajaran, kegiatan itu diikuti anggota Pramuka Saka Bhayangkara, instansi terkait dan masyarakat. Dari kegiatan tersebut di-
harapkan setiap orang tumbuh kesadarannya untuk menjaga alam dan melestarikannya. Selain itu, dengan banyaknya pohon maka proses penyerapan air semakin berlimpah dan bisa memenuhi kebutuhan manusia. Apalagi persediaan air tanah semakin menipis. ‘’Polresta dan jajaran sudah sering melakukan penghijauan. Ini sebagai wujud kepedulian kami pada lingkungan. Kami berharap semua pihak melakukan hal serupa demi terjaganya alam Bali,’’ ujarnya. Sebelumnya, hal serupa dilakukan Kodam IX/Udayana beserta jajarannya. Pada Kamis (19/5) lalu dilakukan penanaman 2.000 bibit pohon bakau di areal Pura
Sakenen, Serangan, dalam rangka memperingati HUT ke-59 Kodam IX/Udayana. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa mewakili Pangdam Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. mengimbau supaya pemerintah daerah bersama masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam khususnya di bibir pantai. Di pilih Serangan dalam kegiatan tersebut, merupakan salah satu tujuan wisata dan tempat suci. Kodam merupakan salah satu komponen masyarakat Bali yang peduli kebersihan. Oleh karena itu akan terus membantu menjaga kebersihan dan kelestarian alam. (kmb36)
Bali Post/kmb
TANAM POHON - Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana menanam pohon di Serangan, Denpasar Selatan.
Peredaran Narkoba Marak
Upaya Pencegahan Diutamakan PENGUNGKAPAN kasus narkoba terutama oleh Polresta Denpasar dominan di Badung Selatan, terutama Kuta. Maraknya peredaran narkoba seperti sabu-sabu (SS), ekstasi dan ganja di kampung turis itu tak lepas dari banyaknya wisatawan mancanegara dan
tempat hiburan malam. Kasus terbaru yakni Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar mengungkap peredaran magic mushroom (jamur kotoran sapi) di wilayah Kuta dengan sasaran warga negara asing (WNA). Dua distributor sekaligus pengedar berinisial NS
oleh Sanggar Asta Gina Banjar Sidem Bunut Kabupaten Bangli dengan Sekaa Gong Anak-anak Langen Kerti Budaya Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : Lagi, anggota DPR Ditangkap kpk Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Bali Post/rah
Ni Made Eka Mahadewi
Bali Post/rah
Haposan Sihombing
(40) dan KW (35) ditangkap di Jalan Teatre, Kuta, Badung, Kamis (23/6) lalu. Barang bukti yang diamankan 6.370,3 gram. Kasus turis terjun dari hotel, naik atap hotel dan menyeberangi sungai, diduga karena pengaruh magic mushroom. ‘’Karena di Kuta banyak tempat hiburan malam, ramai tamu lokal dan asing. Selain itu, orang asing mungkin lupa kalau di Indonesia mengonsumsi narkoba adalah tindak pidana. Kalau di negaranya kan legal dengan jumlah tertentu,’’ tegas praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H., Rabu (29/6) kemarin. Masalah narkoba, Haposan mengungkapkan, dari dulu sudah jadi prioritas penindakan oleh pemerintah. Terbukti berbagai upaya dilakukan dari pembentukan Satuan Reserse Narkoba dan lebih khusus BNN. ‘’Itu artinya, upaya sudah ada, harapan kita lebih maksimal dalam memberantas narkoba,’’ ujarnya. Menurut pengacara yang semakin tenar sejak kasus Angeline ini, pemberantasan barang terlarang itu dilakukan baik melalui penyuluhan
ke masyarakat akan bahaya narkoba dan pengetatan di pintu masuk Bali, bandara, pelabuhan atau tempat-tempat tertentu yang diduga sebagai pintu penyelundupan. ’’Pendapat saya upaya pencegahan sangat diutamakan karena kalau mata rantai masuknya barang berkurang, tentu peredaran barang akan berkurang juga,’’ tandasnya. Pengamat pariwisata Dr. Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE. Mengungkapkan, penurunan kunjungan wisatawan bisa saja terjadi apabila keamanan dan kenyamanan berwisata tidak terjaga akibat adanya peredaran narkoba. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang meningkat akan memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. ‘’Penyalah guna narkoba itu identik dengan gaya hidup. Artinya, bagi yang sudah menjadi pecandu, mereka akan terus meningkatkan kualitas candu mereka serta mencari mangsa untuk target penjualan berikutnya,’’ tegas Eka Mahadewi. Hal ini dilakukan agar
mendapatkan penghasilan. Sindikat atau jaringan narkoba tidak akan pernah putus. Apalagi kasus narkoba di Bali sudah lama terjadi. Oleh karena itu, dirinya tak heran jika sekarang Bali darurat barang terlarang tersebut. ‘’Masyarakat terutama bagi orangtua harus waspada terhadap segala perubahan anakanaknya. Tentunya sosialisasi dan penyuluhan tetap dilaksanakan oleh instansi terkait,’’ ujar Sekretaris II Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Bali ini. Pariwisata itu sendiri, lanjutnya, adanya kunjungan orang ke daerah tujuan wisata (destinasi). Tujuan utama untuk melakukan kegiatan wisata yaitu jalan-jalan, menikmati keindahan alam dan sejatinya tidak untuk merusak lingkungan. Namun tidak dimungkiri adanya dampak negatif dari pergaulan internasional terhadap penduduk lokal yaitu terjadinya perubahan budaya atau perilaku masyarakat. Masyarakat belum siap menerima perubahan akibat adanya pergaulan yang semakin global. (rah)
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Badung
3
Diadili, PRT Pembuang Bayi
Bali Post/kmb37
DIADILI - Ibu kadung pembuang bayi di sawah mulai diadili di PN Denpasar. Denpasar (Bali Post) Masih ingat kasus pembuangan bayi yang ditemukan di tengah sawah, hingga akhirnya bayi itu meninggal? Oleh kepolisian, kasus tersebut diajukan ke proses hukum dan ibu kandungnya, Ni Kadek Yosi Wiriani (18) dijadikan terdakwa. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pembantu rumah tangga (PRT) tersebut mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar. Informasi yang diterima Rabu (29/6) kemarin, sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan sudah dilakukan Senin (27/6) lalu. Wanita asal Tiyingtali, Abang, Karangasem itu didakwa atas kekerasan terhadap anak, yakni anak kandungnya sendiri hingga bayi itu meninggal dunia. Jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Wirayoga di hadapan majelis hakim yang diketuai I Gede Ginarsa menjelaskan bahwa saat terdakwa hamil, dia bekerja sebagai PRT di rumah Ni Putu Cindrawati alias Cindra di Jalan Sentanu Denpasar. Pun saat melahirkan dan membuang bayinya, masih berstatus PRT. Terdakwa didampingi penasihat hukumnya, Ni Luh Putu Nilawati dan Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih. Jaksa dalam persidangan itu menjerat terdakwa dengan dua dakwaan secara alternatif. Kesatu, Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dan dakwaan alternatif kedua, Pasal 341 KUHP. Sementara dalam dakwaan jaksa, disebutkan bahwa Ni Kadek Yosi Wiriani menjadi PRT di rumah Cindra sejak tahun 2014. Pada 31 Maret 2016, terdakwa sempat sakit perut seperti hendak membuat kotoran. Karenanya dia menuju kamar mandi dan duduk di kloset. Namun saat jongkok, malah kepala bayi yang keluar, sehingga terdakwa berusaha mengeluarkan bayinya dan memutus plasentanya. Tak hanya itu, gumpalan darah dan plasenta ikut jatuh ke kloset. Sadar bahwa dia melahirkan, bayi itu dibekap sehingga tidak menangis. Untuk menghilangkan jejak karena ketakutan, terdakwa mengambil tas plastik untuk membungkus bayi tersebut. Sadisnya, masih dalam dakwaan jaksa, terdakwa sempat mengikat leher anak yang dilahirkannya dengan tali. Supaya tidak ketahuan, terdakwa dengan membawa tas kresek itu menuju tanah kosong di depan rumah majikannya. Bayi itu kemudian dibuang di sawah yang ada genangan air. Tak lama, terdakwa kembali ke rumah majikannya. Besoknya, kasus tersebut menjadi heboh. Pasalnya pagi hari, saksi I Made Badera, saat melintas di sawah, menemukan bayi dalam tas plastik. Temuan itu disampaikan ke istri, hingga akhirnya menyebar termasuk ke telinga polisi. Sempat dibawa ke puskemas untuk mendapatkan perawatan, bayi malang itu kemudian dilarikan ke RS Wangaya. Namun, tak lama berselang, bayi tersebut meninggal. (kmb37)
Bali Post/eka
WISATAWAN - Beberapa wisatawan mancanegara mengamati pernik-pernik yang dijual pedagang di Seminyak, Kuta, Rabu (29/6) kemarin. Kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara masih terfokus pada kawasan Badung Selatan.
Pos Balawista Labuan Sait Lapuk
Mangupura (Bali Post) Kondisi bangunan Pos Balawista di Pantai Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan cukup memprihatinkan. Pos tempat mengawasi pengunjung yang melakukan aktivitas di pantai ini mulai lapuk dimakan usia dan gelombang pasang. Kerusakan salah satu fasilitas penunjang pariwisata di Kabupaten Badung ini terlihat pada gudang tempat penyimpanan barang. Gedung yang tanpa dilengkapi pintu ini kondisinya sangatlah rapuh. Pengawas Balawista Sektor Uluwatu Wayan Somer, Rabu
(29/6) kemarin mengatakan, kerusakan Pos Balawista sudah terlihat sejak tiga tahun lalu. Hingga kini kondisinya sedikit demi sedikit mulai keropos. ‘’Kondisinya semakin parah ketika terjadinya fenomena tingginya ombak belum lama ini. Gempuran ombak
terjadi selama tiga hari hingga menyentuh lantai dua bangunan itu,’’ ungkapnya. Wayan Somer mengaku waswas ketika melakukan aktivitas di gedung tersebut. Bahkan, rekan seprofesinya memilih melakukan pengawasan di areal pantai. ‘’Kami waswas dan semuanya petugas lebih memilih beraktivitas di luar pos,’’ katanya. Tim balawista yang bertugas, kata Wayan Somer, juga tidak menempatkan barang maupun peralatan di gedung
Jalani PB, Napi Jadi Pengedar Narkoba Denpasar (Bali Post) Meski masih menjalani pembebasan bersyarat (PB), wanita berinisial TS (34) nekat jadi pengedar narkoba. Akibatnya napi kasus narkoba ini ditangkap di Jalan Mertasari, Denpasar, Jumat (24/6) lalu. Menurut Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo, Rabu (29/6) kemarin, TS sebelumnya ditangkap anggota Dit. Narkoba Polda Bali tahun 2014. Terkait kasus itu, dia divonis tiga tahun dan ditahan di Lapas Kerobokan. ‘’Tersangka menjalani PB sejak Januari lalu. Jadi statusnya masih napi karena belum bebas murni,’’ jelas Ganefo. Penangkapan tersangka TS berdasarkan hasil penyelidikan. Pasalnya pihaknya memantau napi yang menjalani PB. Ternyata tersangka yang jualan via online ini beraksi lagi. Pada Jumat pukul 13.30 Wita, tersangka terdeteksi transaksi di Jalan Mertasari, Denpasar. Polisi melakukan penangkapan pukul 13.30 Wita. ‘’Tersangka memang sudah masuk target operasi kami,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta ini. Selain menangkap tersangka, polisi tidak menemukan barang bukti. Selanjutnya digiring ke tempat kosnya di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. Saat menggeledah kamar tersangka, petugas menemukan satu paket sabu-sabu (SS) seberat 0,86 gram tergeletak di lantai kamarnya. ‘’Tersangka ini termasuk pengedar. Kami masih kembangkan kasus ini, terutama asal narkoba itu,’’ ucapnya. (kmb36)
Bali Post/kmb
BALAWISATA - Kondisi Pos Balawista Pantai Labuan Sait yang rusak dan perlu mendapat penanganan dari Pemerintah Kabupaten Badung.
tersebut lantaran melihat kondisinya semakin keropos. ‘’Kami tidak berani menaruh barang di pos. Sehingga barang-barang, baik itu berupa rubber boat dan lain sebagainya, untuk sementara kami titipkan di Pantai Muaya,’’ tuturnya. Karena itu, dia berharap pihak berwenang segera melakukan renovasi atas bangunan Pos Balawista di Pantai Labuan Sait. ‘’Kalau diperbaiki saya usul perubahan desain gudang yang saat ini menghadap
ke barat, lebih baik diubah menjadi ke Selatan. Sehingga dengan begitu, saya rasa akan lebih aman,’’ sarannya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Cokorda Raka Dharmawan mengakui akan segera menyikapi persoalan tersebut serta menjadikan memprioritaskan pertama. ‘’Saya akan cek dulu datanya di kantor. Dan melihat kondisinya yang demikian, saya kira bisa kami tempatkan sebagai prioritas,’’ pungkasnya. (kmb27)
Bupati Minta SKPD Rebut Dana Pusat
Mangupura (Bali Post) Besarnya kucuran dana pusat yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan di daerah, diharapkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi incaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Mereka diharapkan lebih kreatif dalam merebut dana-dana pusat seperti Dana Alokasi Khusus (DAK). ‘’Mereka (SKPD - red) selama ini terlalu terpaku dengan dana APBD. Padahal, banyak peluang untuk bisa mendapatkan dana pusat,’’ ujar Bupati Giri Prasta, Rabu (29/6) kemarin. Pejabat asal Desa Plaga, Petang ini mengharapkan SKPD lebih aktif, dan memiliki inisiatif mengajukan proposal kegiatan ke pusat. Sebab, dana pusat seperti DAK sebenarnya bisa didapatkan, tergantung dari kreativitas masing-masing SKPD. Dia melihat selama ini hanya segelintir SKPD yang mau berjuang ke pusat untuk mendapatkan DAK, sisanya lebih banyak berharap dari APBD. ‘’Dana APBD kita terbatas, alangkah baiknya bila ada dana dari pusat untuk membiayayi kegiatan kita,’’ imbuhnya. Diterangkan, tahun anggaran 2016, Pemkab Badung menerima DAK sebesar Rp 234,7 miliar lebih, dan diharapkan tahun depan dana yang diterima semakin besar. Mengingat belanja daerah yang dirancang pada Plafon Anggaran sementara APBD Badung tahun 2017 sangat besar yaitu mencapai Rp 4,9 triliun lebih, sedangkan pendapatan dirancang RP 4,2 triliun lebih. ‘’Kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada SKPD untuk beradu program inovatif, dan tidak terkungkung pada program-program rutin yang telah dilaksanakan tiap tahun,’’ katanya. Dikatakan, Dinas Perternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanlut) merupakan SKPD yang rajin menggarap anggaran pusat yang disalurkan ke daerah lewat DAK. Beberapa kegiatan yang didanai DAK pada SKPD ini adalah pembangunan dermaga dan break water di Kedonganan. ‘’Kami juga menerima DAK sebesar Rp 4 miliar untuk pengadaan kapal nelayan,’’ ungkap Kepala Disnakanlut Badung Made Badra. Dia mengakui hampir tiap tahun menerima DAK, yang diawali dengan pengajuan proposal kegiatan ke kementerian terkait. Tak sulit untuk bisa mendapatkan DAK asal mengetahui prosedur dan memiliki data yang lengkap. ‘’Untuk tahun 2017 sendiri, kami bersama sejumlah SKPD lain juga telah mengajukan proposal kegiatan untuk mendapatkan kembali DAK,’’ pungkasnya. (kmb27)
Perusahaan Wajib Rekrut Disabilitas Badung Rancang Perda
Bali Post/kmb
INTEROGASI- Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo menginterogasi tersangka TS.
Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung mulai menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015. Kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ini salah satunya mengharuskan perusahaan merekrut satu disabilitas dari 100 tenaga kerja yang dipekerjakan. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kabupaten Badung I.B. Oka Dirga mengatakan telah merancang perda untuk mengakomodir kebijakan Pemprov Bali. Pihaknya berkomitmen untuk memberi perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas. ‘’Ya, setelah dilakukan sosialisasi kemarin (Selasa 28/6) kami sudah menindaklanjuti dengan merancang perda disabilitas,’’ ungkap Oka Dirga saat dikonfirmasi, Rabu (29/6) kemarin.
Menurutnya, sesuai arahan pemprov, rancangan perda itu nanti akan mengakomodir keberadaan disabilitas di setiap perusahaan yang ada di Badung. ‘’Ini ada sanksinya, tetapi kami buat payung hukumnya dulu yang mengacu pada kebijakan provinsi. Kami sudah usulkan kok rancangan perdanya,’’ tegasnya. Berdasarkan pendataan dan deteksi dini Tim Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) tahun 2015 dan laporan dari desa/lurah se-Badung, jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Badung tahun 2015 sebanyak 2.862 orang, terdiri dari 1.690 (59%) laki-laki dan 1.172 (41%) perempuan. Dari hasil pemeriksaan tim UPSK tahun 2015, terdeteksi sebanyak 1.637 (57%) orang penyandang disabilitas yang datang ke tempat pemeriksaan maupun kunjungan ke rumah (home
visite). Penyandang disabilitas yang direkomendasikan mendapatkan penanganan berupa pemberian alat bantu dari Disosnaker Badung sebanyak 79 orang terdiri dari 35 kursi roda, 14 pasang tongkat ketiak, 20 alat bantu dengar, 5 walker dan 5 brace. ‘’Para penyandang disabilitas ini yang akan kami akomodir dalam rancangan perda nanti,’’ ucapnya. Dalam Perda Bali Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas juga secara tegas disebutkan bahwa setiap penyandang disabilitas mempunyai kesamaan kesempatan dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, politik, bantuan hukum, tempat tinggal dan rehabilitas. Kabid Rehabilitasi Disosnakertrans Provinsi Bali I.B. Pancima saat sosialisasi
menyebutkan, dalam bidang pendidikan pemerintah bahkan wajib menyelenggarakan pendidikan bagi penyandang disabilitas melalui sistem pendidikan khusus dan sistem pendidikan inklusif. ‘’Setiap penyelenggara pendidikan juga wajib menyediakan beasiswa kepada penyandang disabilitas,’’ ujarnya. Sementara di bidang ketenagakerjaan, Pancima mengatakan disabilitas juga mempunyai kesamaan hak dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan jenis dan derajat disabilitasnya. ‘’Gubernur memfasilitasi penggunaan tenaga kerja pada perusahaan sekurang-kurangnya satu orang penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi pekerjaan sebagai pekerja pada perusahaan untuk setiap 100 orang pekerja,’’ pungkasnya. (kmb27)
4
DAERAH
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Masuki Musim Tanam Padi
Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Cukup
Tabanan (Bali Post) -
Saat ini Tabanan sedang memasuki periode musim tanam pertama yaitu mulai April hingga September yang akan mencapai puncaknya pada bulan Juli hingga Agustus mendatang. Untuk ketersediaan pupuk bagi petani, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabanan optimis kebutuhan pupuk bersubsidi terpenuhi sesuai target tanam. Bali Post/dok
MUSIM TANAM - Memasuki periode musim tanam pertama, mulai April hingga September mendatang, ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani dipastikan terpenuhi sesuai target tanam.
Di Karangasem
Belum Ditemukan Vaksin Palsu Amlapura (Bali Post) – Tim Yustisi Pemkab Karangasem, Selasa (28/6), menggelar inspeksi mendadak (sidak) dan pemeriksaan vaksin di sejumlah apotek di kota Amlapura. Namun, belum ditemukan vaksin yang diduga palsu. Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Suparta seusai sidak. Iwan mengatakan, salah satu apotek yang didatangi
yakni Apotek K24 di kota Amlapura. Karyawan apotek setempat mengatakan di sana tak menjual vaksin. Vaksin sementara ini hanya disediakan atau dijual di tempat pelayanan kesehatan yang melakukan tindakan langsung, seperti dokter praktik swasta, klinik kesehatan di puskesmas atau di RSUD. ‘’Kami memang belum melakukan sidak ke tempat yang melakukan tindakan
kesehatan,’’ katanya. Ditemui terpisah, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar Endang Widowati mengatakan di Bali sementara ini belum ditemukan vaksin palsu yang beredar. Pihaknya sudah melakukan pengawasan. Sementara itu, Kabid Penilik dan Penyidikan Eka Ratnata menambahkan, meskipun
demikian, masyarakat diminta tetap waspada. Masyarakat yang mencari vaksin demi amannya disarankan datang ke fasilitas kesehatan milik pemerintah dan di tempat yang sudah dipercaya. ‘’Kalau penyaluran lewat lembaga pemerintah, sudah jelas pengadaan atau mereka membeli lewat katalog dan harganya pun sudah ditentukan,’’ ujar Eka. (013)
Jelang Idul Fitri
Kepala Bidang Pengembangan Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Hortikulura Tabanan I Wayan Suandra memaparkan, saat ini rata-rata petani di Tabanan sudah mulai mengolah tanah untuk bisa ditanami padi kembali. Meski, diakuinya, karena musim kemarau panjang tahun 2015 lalu, saat ini masih ada petani yang melakukan panen akibat terjadinya mundur tanam. Berdasarkan data yaitu pada periode April hingga Juni, realisasi tanam di Kecamatan Kerambitan mencapai 748 hektar, Kecamatan Penebel seluas 566 hektar, Kecamatan Kediri 438 hektar, Kecamatan Marga 440 hektar, Kecamatan Selemadeg 157 hektar, Kecamatan Selemadeg Timur 124 hektar, Kecamatan Baturiti 58 hektar, Kecamatan Pupuan 75 hektar, dan Ke-
camatan Selemadeg Barat 43 hektar. Dari luasan target tanam tersebut sudah diantisipasi dengan alokasi pupuk bersubsidi yang telah diajukan sebelumnya oleh petani melalui Rancangan Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Misalnya, total selama 2016 untuk pupuk urea bersubsidi petani di Tabanan mendapat alokasi 8.603 ton yang terdiri dari alokasi untuk pupuk bersubsidi organik 950 ton dan pupuk NPK bersubsidi total mencapai 2.775 ton selama 2016. Hingga akhir Mei 2016, realisasi penyaluran untuk pupuk urea bersubsidi ini di Kabupaten Tabanan sudah mencapai 404,65 ton. Dengan alokasi dan realisasi tersebut, dapat diartikan masih menyisakan stok yang cukup guna memenuhi kebutuhan periode tanam
mendatang. Menurut Suandra, berdasarkan pengalaman sebelumnya, kebutuhan pupuk untuk musim tanam periode April-September ini tidak terlalu besar karena sejumlah daerah dibayangi oleh musim kemarau yang mengakibatkan minimnya pengairan, sehingga tidak semua sentra produksi bisa menanam padi. Kondisi tersebut berbeda halnya dengan musim tanam padi periode tanam Oktober-Maret karena pada periode tersebut didukung dengan musim hujan yang sekaligus membuat peluang tanam di sejumlah sentra pertanian menjadi besar. Bercermin dari itu pula, biasanya alokasi pendukung khususnya pupuk pada periode tanam Oktober-Maret akan diporsikan lebih besar dibandingkan musim tanam sebelumnya. (kmb24)
BPJS Kesehatan Permudah Pelayanan bagi Pemudik AHM Mulai Gelar Kompetisi Keterampilan Mekanik dan Service Advisor 2016
MENJELANG hari raya Idul Fitri 2016 ini, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya. Para peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik lebaran, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih ringkas. Upaya ini sebagai wujud pengabdian dan kepedulian BPJS Kesehatan membantu kepuasan, kenyamanan dan kelancaran peserta dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan. Para peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik diimbau selalu membawa Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas). Kemudahan prosedur itu di
antaranya peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. ‘’Peserta BPJS Kesehatan dapat langsung mengunjungi IGD rumah sakit terdekat yang ditunjuk oleh Kantor Cabang,’’ kata Made Sukmayanti selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja dalam konferensi pers bertema ‘’Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan’’ di Negara, Rabu (29/6) kemarin. Ditambahkannya, kebijakan pemangkasan prosedur pelayanan kesehatan itu berlaku sejak H-7 sampai dengan H+7 Lebaran. Dengan demikian, peserta BPJS Kesehatan yang sakit saat perjalanan mudik ataupun telah sampai
BPJS KESEHATAN - Suasana konferensi pers BPJS Kesehatan di Kantor Pelayanan Negara, Rabu (29/6) kemarin. Dari kiri: Direktur RSUD Negara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja dan Pj. KPJS Negara.
ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat ataupun mengunjungi FKTP sementara. Kebijakan tersebut mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan. Sukmayanti menegaskan, selama peserta BPJS Kesehatan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta. ‘’Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta BPJS Kesehatan yang berstatus aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif,’’ ujarnya. Peserta dapat mengecek iuran, melalui website www. bpjs-kesehatan.go.id pada menu Cek Iuran Peserta atau melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile. ‘’Sedangkan untuk daftar fasilitas kesehatan dan hotline service Kantor Cabang di seluruh Indonesia, dapat dilihat di website BPJS Kesehatan,’’ jelasnya. Selama Lebaran ini, BPJS Kesehatan juga membuka
Posko Mudik di lima titik padat pemudik, yaitu Pelabuhan Merak Banten, Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar dan di Bali dibuka di Pelabuhan Gilimanuk mulai 30 Juni sampai dengan 5 Juli 2016. Posko Mudik tersebut menyedikan pelayanan kesehatan, obatobatan, fasilitas relaksasi, takjil hingga sosialisasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik. Direktur RSUD Negara I Made Dwipayana juga menjelaskan bahwa selama arus mudik Lebaran ini, RSUD melayani 24 jam, termasuk bagi peserta BPJS Kesehatan dari mana pun. ‘’Kami sudah siapkan RS mengikuti kebijakan BPJS Kesehatan mempermudah prosedur selama lebaran ini,’’ terangnya. Hal serupa juga berlaku bagi peserta BPJS Kesehatan yang mudik dan mengalami kecelakaan lalu lintas. Pj. Kantor Pelayanan Jasa Raharja Negara Nyoman Ariana mengatakan, untuk penanganan kecelakaan lalu lintas di jalan bagi peserta BPJS Kesehatan, Jasa Raharja yang akan membiayai maksimal Rp 10 juta bagi korban luka. Bila biaya melebihi Rp 10 juta, baru BPJS Kesehatan yang menanggung. (ad1223)
Senator Bali Pelajari Sistem 33 Juta Turis ke Istana Inggris
Pemerintah di Bali Harusnya Dorong Wisata Puri untuk Kesejahteraan Rakyat POTENSI wisata puri di Bali bisa mempelajari bagaimana sistem wisata sejarah Inggris dalam mengelola potensinya. Salah satunya dengan menghidupkan kastil dan istana untuk kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat kunjungan bilateral DPD-RI di Inggris. ‘’Salah satu agenda ke Inggris untuk mengamati dan mempelajari bagaimana wisata kerajaan bisa menghidupkan kesejahteraan rakyat Inggris. Negara ini penduduknya 65 juta tetapi turisnya 33 juta. Dan sebagian besar turisnya mampir ke istana, ke galeri kerajaan dan situs sejarah. Ini perlu perhatian yang serius dari pemerintah,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang hadir bersama Senator Jateng dari Keraton Solo, GKR Ayu Koes Indriyah. Ia berharap agar potensi puri segera dihidupkan dan lebih diberdayakan pemerintah di sembilan kabupaten/ kota. ‘’Di Bali sudah ada paiketan puri sajebag Bali yang dipimpin Raja Klungkung. Seharusnya puri di Bali diberi perhatian oleh pemerintah dalam pemeliharaan puri, diberi kesempatan untuk membuat festival-festival dan juga dibantu promosi agar wisatawan hadir. Ada 8 juta wisatawan yang ke Bali setiap tahun, baik domestik maupun luar negeri. Tapi yang ke puri tidak seberapa. Ini yang akan dilakukan DPD-RI dalam hal ekonomi kreatif, termasuk saya pelajari potensi The Royal Foundation,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Sekjen
Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori. Ia memberikan contoh kecil bagaimana potensi puri bisa digalakkan dari barat hingga timur Bali. ‘’Saya membayangkan jutaan wisatawan domestik yang menyeberang dari Gilimanuk mampir ke puri-puri di
Jembrana, kemudian lanjut di wisata puri di Tabanan. Begitu juga wisata puri di Bangli hingga Buleleng dihidupkan. Ini akan semarak karena wisata puri adalah wisata Hindu. Termasuk revitalisasi Puri Denpasar yang dari segi posisi sangat strategis. Dari dulu
KUNKER - Senator Jateng Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah (Kasunanan Surakarta Solo) dan Senator Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Puri Tegeh Kori) saat kunker resmi di London, United Kingdom.
saya minta agar Pasar Burung Satria dipindahkan dan puri dibuka. Akan menjadi city tour yang hebat. Itu ide-ide dari saya untuk membantu masyarakat setempat,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia menambahkan, selama ini sudah ada puri-puri yang berpikiran terbuka dan siap secara infrastruktur dan karakter untuk menerima wisatawan, seperti Puri Ubud, Puri Kerambitan, Puri Karangasem, Puri Mengwi. ‘’Ini bagus dan saya dukung. Tapi dari segi ekonomi kreatif agak kurang dimaksimalkan. Padahal, anggaran ada dan kita sudah ada Permendagri 2007 untuk memberdayakan puri dan keraton. Kita carikan formula,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Maka dari itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menyiapkan konsep di Bali bekerja sama dengan Badan Ekonomi dan Kreatif Nasional agar bisa memberdayakan potensi ekonomi dengan baik. ‘’Sudah saatnya puri bersinergi. Ketahanan budaya Bali harus dimulai dari sisi ekonomi. Pangsa pasar sudah ada, potensi sudah ada, nilai-nilai leluhur sudah ada, lalu apa lagi? Bali jangan kalah sama Yogya, Cirebon dan Solo. Kita harus berdaulat di bidang ekonomi dan budaya. Ini seharusnya pekerjaan pemimpin di Bali. Saya yakin jika wisata puri dihidupkan, maka seniman, kuliner, sopir, perajin, desa akan hidup. Yang bisa memelihara Bali dan adatnya adalah orang Hindu, bukan dauh tukad,’’ pungkas Gusti Wedakarna peraih suara tertinggi saat Pemilu 2014 di Bali ini. (ad1224)
MEMASUKI tahun pelaksanaan ke-23, PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan jaringan main dealer sepeda motor Honda se-Indonesia kembali menggelar uji keterampilan teknik bagi mekanik dan service advisor Honda. Mengusung tema ‘’Satu Hati Raih Prestasi’’, kegiatan bertajuk The 23rd Honda Indonesia Technical Skill Contest digelar untuk memotivasi dan mengukur kompetensi para mekanik serta service advisor Honda di jaringan bisnis Honda di Tanah Air. Tahun ini, AHM membuka tiga kategori kontes yang terdiri dari mekanik reguler, service advisor dan mekanik Pre Delivery Inspection (PDI). Proses seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), regional main dealer Honda dan final kontes yang akan dihelat secara nasional. Seleksi tahap pertama di masing-masing AHASS telah berlangsung sejak Desember 2015 hingga Mei 2016. Saat ini seleksi tengah memasuki tahap kedua di tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh seluruh main dealer Honda hingga Juli mendatang. Puncaknya akan dipilih 27 mekanik AHASS, 27 mekanik PDI dan 27 service advisor terbaik yang bersaing untuk meraih juara nasional pada final kon-
tes yang akan digelar pada 24-26 Agustus 2016. Wedijanto Widarso, General Manager Technical Service Division AHM, mengatakan untuk menghadirkan layanan purnajual terbaik bagi konsumen, AHM senantiasa berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di jaringan purnajual sepeda motor Honda dengan mengasah pengetahuan dan menguji keterampilan mereka. ‘’Kami berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi konsumen loyal pengguna sepeda motor Honda. Pada tahun ini, kami menambahkan kategori baru untuk segmen mekanik menjadi dua, yaitu mekanik reguler dan mekanik PDI. Kami berharap melalui uji kompetensi ini kemampuan mekanik dan service advisor Honda akan semakin baik secara teknis maupun nonteknis, sehingga dapat memaksimalkan layanan dalam mewujudkan kepuasan konsumen,’’ ujarnya. Pada tahap AHASS, peserta akan diuji melalui tes tertulis dan praktik. Sebanyak 18.491 mekanik serta 3.754 service advisor Honda berpartisipasi dari berbagai daerah di Indonesia untuk menyelesaikan materi terkait pengetahuan mesin, rangka, kelistrikan, sistem PGM-FI, tools dan teknologi Honda. Pada kategori mekanik reguler dan PDI Honda, keseluruhan materi dites melalui
teknik perawatan, perbaikan dan pemeriksaan sepeda motor. Adapun bagi service advisor Honda, dilakukan uji praktik terkait pemeriksaan sepeda motor, product knowledge dan customer handling. Setelah mengikuti seleksi tahap AHASS, selanjutnya 3.752 mekanik reguler, 512 service advisor dan 352 mekanik PDI terbaik akan kembali diuji pada tahap regional main dealer dengan materi yang lebih mendalam mengenai analisis teknis, penggunaan alat bengkel dan trouble shooting. Sementara itu, bagi mekanik PDI ujian praktik akan berkisar tentang bagaimana mempersiapkan unit sepeda motor sebelum akhirnya diterima dengan baik oleh konsumen, kemampuan mendiagnosis dan penanganan claim dealer terhadap keluhan pelanggan. Adapun bagi service advisor, penilaian dilakukan dalam bentuk role play atau berupa studi kasus terkait pelayanan terhadap konsumen dan kemampuan dalam menjual produk sepeda motor Honda. Pemenang kontes ini akan memperebutkan hadiah utama sebuah sepeda motor Honda dan sejumlah uang tunai. Selain itu, mereka juga berkesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi Asia-Oceania Technical Contest yang akan diadakan di Vietnam pada akhir tahun ini. (bns)
KOMPETISI - Suasana Kompetisi Keterampilan Mekanik dan Service Advisor 2016.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
5
SOSOK Berkembang Bersama ’’Krama’’ LEMBAGA Perkreditan Desa (LPD) yang tersebar hingga tingkat desa pakraman memiliki peran dan tujuan yang mulia bagi krama. Maju dan mundurnya lembaga ini tidak terlepas peran serta krama sendiri. Kepercayaan menjadi modal utama di samping pelayanan yang maksimal. Dengan demikian, LPD bisa bersaing dan berkembang bersama-sama krama. ‘’Kami senantiasa ada di tengah krama desa, memupuk kepercayaan bahwa LPD ini milik bersama,’’ kata Ketua LPD Desa Pakraman Baluk, I Wayan Daken. Sesuai semangat LPD, Maju Bersama I Wayan Daken Krama Membangun Desa, LPD juga berperan dalam pembangunan desa. Tahun 2015 lalu, LPD ini memberikan 20 persen laba ke desa senilai Rp 177 juta untuk pembangunan di desa. ‘’Astungkara aset LPD setiap tahun naik, dari awalnya tahun 2008 Rp 250 juta. Sekarang sudah Rp 13 miliar lebih,’’ ujar pensiunan pegawai BRI Cabang Negara ini. Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran krama menabung sukarela di lembaga ini. Daken yang menjabat sejak 2009 ini meyakini ke depan LPD tetap memiliki peran penting bagi krama. Karena itu sosialisasi supaya krama merasa memiliki LPD ini juga terus dipupuk. Bagaimana mendekatkan LPD dengan krama. Seperti kegiatan gotong royong bersih-bersih, mengunjungi dan memberi bantuan warga sakit menahun atau jompo di tiap banjar, serta bersama-sama majenukan ke krama yang meninggal dunia. ‘’Kami pupuk kepada pegawai agar mengedepankan kebersamaan ini, karena LPD ini dari dan untuk krama,” pungkasnya. (olo)
Ban Pecah, Truk Pengangkut Ikan Terguling Negara (Bali Post) Sebuah truk bermuatan ikan terguling di wilayah hutan Kelatakan, Melaya, Rabu (29/6) kemarin. Truk Mitsubhisi nomor polisi N 8698 US yang dikemudikan Suari (42) asal Probolinggo, Jawa Timur tersebut terguling dan terperosok ke sisi kiri jalan setelah bannya pecah. Dari informasi kejadian bermula ketika truk yang mengangkut empat ton ikan cotek ini melaju ke barat. Begitu tiba di TKP, ban depan sebelah kiri pecah. Sang sopir pun tak bisa mengendalikan truk dan akhirnya terguling. Suari mengaku ikan tersebut akan dikirim ke Muncar, Banyuwangi. Sebelumnya, ikan tersebut diambil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Akibat kejadian itu ribuan ikan berserakan di pinggir jalan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. (kmb)
Bali Post/olo
PARKIR MANUVER – Pelabuhan Gilimanuk dan parkir manuver (sebelum loket tiket) yang nanti menjadi kantong antrean mobil (R4).
Antisipasi Cuaca Buruk
Terapkan Pola Buka-Tutup di Pelabuhan Gilimanuk
Negara (Bali Post) – Memasuki musim mudik, prakiraan cuaca di Selat Bali berpotensi kurang bersahabat. Mengantisipasi hal itu, pihak ASDP tetap mengedepankan keselamatan para pemudik yang melalui jalur Pelabuhan Gilimanuk. Untuk itu, pihak ASDP akan menerapkan pola buka-tutup pelabuhan. General Manager ASDP Cabang Ketapang Yusuf Hadi belum lama ini mengatakan, pihak ASDP tetap mengedepankan keselamatan bagi para pemudik. Ketika cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal untuk berlayar, maka pelabuhan tetap menerapkan pola buka-tutup. ‘’Apabila cuaca buruk, kami terapkan pola buka-tutup pelabuhan,’’ terangnya. Kendatipun terjadi antrean, katanya, para pemudik diharapkan bersabar karena kondisi cuaca itu. Ketika puncak arus mudik, kendaraan tidak tertampung di parkir pelabuhan yang kapasitasnya sekitar 800-an mobil. Karena itu, dipastikan antrean kendaraan, terutama roda empat akan keluar dari pelabuhan atau pun terminal manuver. Dari hasil akhir rapat koordinasi, pihak kepolisian telah merancang skema rekayasa lalu lintas ketika terjadi antrean. Khusus untuk mobil (R4) akan dipecah ke empat gang permukiman Gilimanuk. Jalan empat gang tersebut bermuara ke terminal manuver (areal parkir) sebelum masuk ke loket tiket pelabuhan. Pihak ASDP memperkirakan puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terjadi pada Sabtu (2/7) atau H-4 Lebaran. Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG (Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika), selama tiga hari ke depan (hingga 1 Juli) Bali dan Jawa Timur masuk wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung. Di sisi lain, Polres Jembrana mulai mengaktifkan pos-pos pengamanan yang tersebar di sepanjang jalan utama dari Pekutatan hingga Gilimanuk. ‘’Ada puluhan pos pengamanan di sepanjang jalur. Kami petakan ada tujuh titik rawan lakalantas. Ketika hujan, pemudik bermotor kami harapkan lebih waspada, nyalakan lampu di siang hari,’’ ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo. Pihak Polres juga mulai memasang spanduk dan baliho peringatan titik rawan kecelakaan. (kmb26)
APEL KESIAPAN - Apel kesiapan pengamanan Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (29/6) kemarin.
Bali Post/udi
Pelabuhan Ketapang Dipantau 28 CCTV Tersambung Langsung ke Istana
Banyuwangi (Bali Post) -
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk benar-benar mendapatkan atensi khusus dari pusat. Yang terbaru, sebanyak 28 CCTV terpasang di Ketapang selama musim arus mudik. Tak tanggung-tanggung, kamera pengawas itu tersambung langsung ke Istana Presiden. Kehadiran CCTV ini dibenarkan Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto di sela apel pasukan Operasi Ramadania 2016 di Pelabuhan Ketapang, Rabu (29/6) kemarin. Menurut Kapolres, dipasangnya CCTV tersebut untuk memantau langsung kondisi penyeberangan Selat Bali selama arus mudik dan seterusnya. ‘’Dulu, CCTV itu hanya nyambung ke kementerian terkait. Sekarang
langsung ke Istana Presiden,’’ kata Kapolres. Terkait hal ini, pihaknya meminta seluruh personel gabungan TNI/Polri maupun lembaga terkait yang siaga pelayanan dan pengamanan di Ketapang bisa melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur. Sebab, kinerja petugas di Ketapang dipantau langsung oleh pusat. ‘’Jika melakukan pelayanan, misalnya merokok atau lain-
nya, lakukan sesuai prosedur,’’ tegasnya. Tak hanya itu, standar pelayanan keselamatan pelayaran juga wajib dilaksanakan dengan ketat. Dia mencontohkan, pencatatan manifest penumpang harus dilakukan dengan baik, sehingga penumpang benar-benar tercatat sebelum masuk ke kapal. Tak hanya itu, kendaraan yang masuk kapal juga wajib
dilacing atau diikat. Hal ini, katanya, menjadi syarat utama keselamatan pelayaran. Ditambahkan, selama Operasi Ramadania 2016, sebanyak 120 personel gabungan TNI/Polri dan instansi terkait disiagakan di Ketapang. Jumlah ini masih ditambah personel Brimob, termasuk sniper di beberapa titik rawan di Ketapang. ‘’Kami juga terjunkan dua personel di masing-masing kapal. Ini antisipasi aksi kejahatan di atas kapal,’’ jelasnya. Pengamanan di atas kapal ini, kata Kapolres, bekerja sama dengan Polres Jembrana.
Tiga Bulan Gaji Ngadat
Kapal Satpol Air Mabes Polri juga akan disiagakan di Selat Bali. Mereka akan melakukan tindakan preventif kejahatan dan pengamanan keselamatan pelayaran selama musim arus mudik dan balik. Total personel selama Operasi Ramadania 2016, kata Kapolres, sebanyak 780 personel, terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Mereka akan dikerahkan di 20 titik pos pengamanan Lebaran. ‘’Kita juga siapkan pos layanan khusus di Pelabuhan Ketapang,’’ pungkasnya. (kmb30)
Sindir Perusahaan, ABK Sritanjung Galang Koin Banyuwangi (Bali Post) Gara-gara gaji ngadat hampir tiga bulan, belasan anak buah kapal (ABK) Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi bereaksi. Mereka menggelar aksi galang koin di simpang lima Banyuwangi, Rabu (29/6) kemarin. Aksi ini menyindir sikap jajaran Direksi PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS) selaku pengelola dua Kapal Sritanjung. Aksi spontan ini dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Sejumlah poster bernada protes dibentangkan. Isinya, memprotes jajaran PT PBS yang belum memberikan gaji kepada puluhan ABK dan kru. Mereka juga berorasi. Beberapa mengedarkan kardus untuk meminta sumbangan dari pengguna jalan. ‘’Gaji kami ngadat beberapa bulan. Ini bentuk protes, sekaligus meminta simpati warga dengan nasib PT PBS,’’ kata Ketua Serikat Pekerja Sritanjung, Irfan Nur Hidayatulloh, di sela aksi. Pria ini menuturkan, pihaknya sudah lelah menuntut kejelasan nasib karyawan. Sebab, hingga kemarin belum ada titik terang pembayaran gaji puluhan karyawan yang belum terbayar. Ditambahkan, kru di kapal LCT Sritanjung 1, mulai Januari-Maret, gaji karyawan baru dicairkan 50 persen. Lalu, selama April hingga Juni belum jelas pencairannya. Sedangkan kru LCT Sritanjung, gaji bulan April baru diberikan 50 persen, dan Mei hingga Juni belum dibayar sama
sekali. ‘’Kami hanya menuntut gaji dicairkan. Jika ditotal, selama empat bulan gaji belum terbayar. Apalagi, mendekati Lebaran,’’ keluh Irfan. Menurut Irfan, koin yang berhasil dikumpulkan akan diserahkan kepada Pansus DPRD Banyuwangi yang sedang mengusut tragedi pengelolaan dua kapal Sritanjung milik Pemkab. ‘’Kami juga mengetuk hati jajaran Direksi PT PBS agar memikirkan nasib karyawan. Bupati diharapkan juga peduli, jangan hanya janji,’’ kata pria asal Ketapang tersebut. Aksi menuntut gaji para kru Kapal Sritanjung ini sudah dilakukan beberapa kali. Mulai mengadu ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi hingga ke DPRD Banyuwangi. Namun, belum ada kejelasan kapan gaji mereka dicairkan. Rata-rata gaji para kru kapal ini mencapai Rp 2-3 juta per orang per bulan. Polemik dua Kapal Sritanjung milik Pemkab mencuat setelah satu kapal, LCT Sritanjung 1, karam di pesisir Ketapang, belum lama ini. DPRD menuding karamnya kapal yang dibeli Pemkab tahun 2001 itu karena kelalaian PT PBS yang mengelola kapal tersebut. Dewan akhirnya membentuk pansus untuk mengusut indikasi penyimpangan dalam pengelolaan kapal. Sebelumnya, Direktur Utama PT PBS Wahyudi menegaskan, keuangan perusahaan belum memung-
Bali Post/udi
KOIN - Kru Kapal Sritanjung menggelar demo penggalangan koin menuntut pencairan gaji, Rabu (29/6) kemarin. kinkan membayar gaji karyawan. Apalagi, dua kapal yang dikelolanya sudah tak beroperasi lagi. Dia berjanji akan mencarikan solusi untuk menyelamatkan gaji para karyawan yang tertunda. Wahyudi mengklaim, sejak beberapa tahun terakhir, pendapatan dua kapal LCT Sritanjung terus merosot, sehingga berdampak pada keuangan perusahaan. (kmb30)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Lalai Mengawal Mandat VAKSIN palsu. Perdebatan tentang produk kesehatan ilegal ini menghangat dan membuat anak bangsa ini miris. Tercatat 13 tahun perdagangan vaksin tanpa izin ini merambah pasar dan menyebar di sejumlah sentra pelayanan kesehatan di Pulau Jawa. Bahkan, ada indikasi vaksin palsu yang kabarnya merupakan vaksin oplosan membuat kita mengelus dada. Jika dicermati bersama, tampaknya ada benarnya tudingan para wakil rakyat kita di Senayan, bahwa pemerintah telah lalai mengawal mandat. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan yang memiliki hak untuk mengawasi pendistribusian produk kesehatan ini dinilai lalai menjalankan tugasnya. BPOM kecolongan. Selama ini, aktivitas BPOM yang dominan terdengar sibuk mengurus makanan berformalin dan rhodamin. Namun, di luar itu mereka tak tahu jika anak di negeri ini dicekoki vaksin palsu. Bahkan, ada indikasi vaksin palsu ini telah menjadi ‘’proyek’’ terselubung sejumlah oknum untuk mengeruk keuntungan. Ya, vaksin palsu ini membuktikan negeri ini harus banyak berbenah dalam mengelola mandat menata kesehatan warganya. Penduduk di negeri ini terkesan terlalu overdosis agenda politik. Mereka nyaris tak berdaya dan tak memiliki hak untuk mengontrol bersama produk kesehatan yang diperdagangkan. Ke depan, pengawasan terhadap produk-produk yang bersentuhan dengan masyarakat hendaknya mengakomodasi peran publik, sehingga mereka tak hanya menjadi pasar kejahatan. Terlepas dari lemahnya kinerja BPOM dan Kementerian Kesehatan dalam kasus ini, apresiasi tentu patut diberikan kepada jajaran Kepolisian. Kepekaan polisi dalam menyikapi pemberitaan media tentang kematian bayi setelah divaksinasi menghasilkan fakta mencengangkan. Inilah perlunya sinergi semua komponen dalam membongkar kejahatan sistematis. Bayangkan, vaksin plasu yang dioplos ini bisa membangun jaringan pasar yang luas dan bertahan begitu lama. Ini sebuah kejahatan luar biasa yang lalai ditindak. Bahkan, jika kita cermati bahwa plaku membuat vaksin dengan cara yang jauh dari ketentuan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) sesuai standar Badan POM, apalagi standar WHO, maka kekhawatiran kita akan menguat. Kasus ini juga harus membuka kesadaran kita bahwa selain vaksin sangat memungkinkan ada produk kesehatan lain yang telah dipalsukan. Terlebih ada banyak jenis produk kesehatan yang laris di masyarakat dan bernilai ekonomis bagus. Untuk itulah, kasus ini harus dijadikan momentum untuk menindak oknum yang hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan dampaknya bagi manusia lainnya. Negara mestinya bersikap tegas dalam menindak kejahatan tanpa harus terlalu banyak kompromi. Oknum-oknum yang memfasilitasi terjadinya kejahatan mestinya dihukum lebih berat, walaupun dia memiliki pangkat dan jaringan politik di negeri ini. Dalam kasus vaksin palsu, kita sebagai warga negara juga harus cerdas dan teliti membeli produk. Ketika kejahatan masuk ke segala lini, warga negara harus waspada dan menggunakan hak-haknya sebagai konsumen. Sebagai konsumen kita tentu harus punya hak koreksi terhadap produk yang kita beli walaupun itu harus bersentuhan dengan profesi lainnya. Sebagai konsumen warga negara ini telah dilindungi undang–undang dan ini bisa menjadi pengayoman agar kita tak menjadi pasar produk ilegal. Di lain pihak, pemerintah juga harus mengoptimalkan perannya dalam hal ini. Pemerintah bertanggung jawab terhadap pendistribusian logistik kesehatan, baik berupa vaksin, Auto Disable Syringe, safety box, dan dokumen pencatatan status imunisasi untuk penyelenggaraan imunisasi wajib.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Asram Q-Rak dan Lingkungan Membaca Bali Post 19 Juni dan 20 Juni 2016, ada suatu permasalahan penemuan tulang dan abu manusia yang ditanam di dalam lokasi Q-Rak. Kalau memang itu merupakan tempat semedi (yoga) kenapa harus menanam tulang dan abu manusia, apalagi tempat dimaksud menurut Master Q-Rak menganggap suci dan selalu disterilkan. Orang-orang tidak diperbolehkan memasuki areal yang dianggap disucikan menurut Master Rony Irianto. Dengan kejadian seperti ini tentu kami sebagai masyarakat Batur merasa dilecehkan dengan perbuatan/kelakuan yang tidak bisa diberikan pengampunan tentu dengan sanksi adat istiadat (secara sekala-niskala). Pada prinsipnya secara de jure kewilayahan adalah milik Desa Kintamani dan secara de facto Batur berada di wilayah Kintamani. Kami menilai sangat perlu ada koordinasi dengan Desa Adat Kintamani (Bendesa), sehingga dalam melaksanakan upacara dimaksud secara sekala-niskala menjadikan dasar ke depannya. Kami sebagai masyarakat meminta dan mohon pada Desa Adat Batur c.q. Kepala Desa di Batur, dalam hal permasalahan ini harus bertindak tegas kepada siapa pun kalau membuat permasalahan pencemaran nama desa dan umat Hindu. Sanksi-sanksi apa yang akan diberikan pada orang yang melakukan seperti hal di atas. Kami sebagai masyarakat Batur khususnya, umumnya umat Hindu, meminta kepada PHDI Pusat dan PHDI Provinsi dapat menindaklanjuti permasalahan dimaksud. Saya selaku pribadi dan masyarakat Batur sangat berterima kasih atas kinerja Kapolsek Kintamani dan Kapolres Bangli beserta jajarannya dengan sigap menindaklanjuti informasi. Mereka langsung turun ke TKP dan memberi arahan-arahan pada jajarannya dan masyarakat agar jangan membuat anarkis. Usulan kami sebagai masyarakat, menurut Lontar Bama Kritih bahwa apabila ada penemuan tulang dan abu manusia di sekitar tempatnya atau di suatu lingkungan diharuskan mengadakan upacara Mapetoya Bumi dengan sarana upacara-upacara mabalik sumpah Rsi Gana di ujung-ujung desa itu, sehingga kejadian demi kejadian bisa dinetralisir. Djero Dasaran Sugita Selaku Masyarakat Batur
Nestapa Vaksin Palsu Kemajuan teknologi tidak selalu mempermudah masyarakat. Namun imbasnya bisa negatif dan positif. Dampak negatif teknologi adalah maraknya barang-barang palsu, hasil rekayasa teknologi. Beberapa bulan lalu kita dikejutkan dengan penemuan beras imitasi dan barang-barang asli tapi palsu (aspal) lainnya. Perkembangan teknologi yang pada awalnya memberikan kemanfaatan bagi masyarakat malah menjadi nestapa bagi masyarakat. Nestapa terkini yang menghantui masyarakat adalah vaksin palsu.
Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H. engungkapan vaksin palsu merupakan hal yang baru untuk diberitakan, padahal sudah lama Indonesia diserbu oleh produk-produk (baik obat maupun makanan) yang tidak layak jual. Pengungkapan peredaran vaksin palsu, menghebohkan pemberitaan Indonesia, sebab vaksin merupakan ‘’solusi awal’’ untuk pembentukan daya tahan tubuh manusia. Vaksin merupakan senyawa yang dimasukkan dalam tubuh manusia untuk tujuan penangkalan terhadap penyakit yang akan menyerang. Dampak dari vaksin palsu yang diberikan kepada seseorang bisa berdampak langsung maupun tidak langsung. Dampak langsungnya bisa terjadi keracunan hingga menimbulkan penyakit, bahkan paling parah menimbulkan meninggal dunia. Dampak tidak langsungnya ialah penyakit tidak akan nampak langsug, akan tetapi dengan jangka waktu tertentu akan terlihat adanya penyakit yang nampak. Bahwa tujuan vaksin pada umumnya adalah pencegahan (antibodi) bagi terserangnya penyakit. Maraknya vaksin palsu dalam masyarakat menunjukkan lihainya para pembuat (pelaku kejahatan) yang mencari keuntungan dalam masyarakat. Melihat kurang tegasnya pemerintah dalam menindak produk-produk yang bermasalah membuat ‘’celah’’ bagi pelaku (pembuat) untuk berani ‘’bermain’’ dengan nyawa calon pembelinya.
P
Hak Asasi atas Akses Kesehatan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menempatkan hukum sebagai garda utama, mengatur semua kehidupan masyarakatnya berdasarkan pada aturan yang jelas dan tegas. Dimaksud di sini adalah setiap sendi kehidupan pada bangsa ini, diatur dalam suatu produk hukum (khususnya hukum tertulis). Dalam konstitusi UUD 1945, ter-
sirat tentang pemberian hak atas kesehatan dalam Pasal 28 huruf H ayat (1) UUD 1945, menyatakan bahwa ‘’setiap warga negara hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan’’. Pasal ini memberikan suatu gambaran bahwa merupakan kewajiban pemerintah untuk meberikan jaminan kesehatan bagi warga masyarakatnya tidak hanya dalam pelayanan sarana-prasarana kesehata, namun juga untuk menjamin pelayanan kesehatan dengan obat-obatan yang berkualitas tidak ‘’aspal’’ seperti vaksin palsu. Hak atas kesehatan merupakan hak fundamental atau suatu keharusan yang diterima oleh setiap manusia. Hak atas kesehatan secara internasional dijamin dalam Universal Declaration of Human Right (UDHR) pada Pasal 25 menyebutkan ‘’setaip orang berhak atas taraf kehidupan yang memadai untuk kesehatan dan kesejahteraan dirinya sendiri dan keluarga, termasuk... dan pelayanan kesehatan, pelayanan sosial,...’’ Bahwa UDHR jelas menyatakan salah satu hak fundamental yang dimiliki oleh masyarakat adalah hak untuk akses kesehatan termasuk di dalamnya jaminan terhadap kualitas alat kesehatan (termasuk obat-obatan). Bahkan Pasal 12 ayat (1) Konvensi Internasional tentang hak ekonomi, sosial dan budaya (Majelis Umum PBB 2200 A(XXI) 16 Desember 1966, menyatakan ‘’setiap negara peserta konvenan (Indonesia termasuk) mengakui hak setiap orang untuk menikmati standar tertinggi yang dapat dicapai dalam hal kesehatan fisik dan mental’’. Konvensi Internasional ini menghendaki bangsa Indonesia memberikan pelayanan/akses kesehatan yang tidak asal-asalan namun didasarkan pada mutu dan kualitas yang baik. Hukum memberikan jaminan agar hak-hak orang lain dihargai, bahwa hukum
fungsi untuk mengatur dan menciptakan ketertiban. Ketertiban dan keteraturan diciptakan berdasarkan rekayasa sosial dari suatu aturan hukum. Salah satu hukum yang berfungsi/bertujuan untuk menciptakan ketertiban adalah hukum pidana. Hukum pidana merupakan seperangkat aturan yang mengatur perihal perbuatan yang dilarang yang mana dari pelanggaran terhadap aturan tersebut diberikan suatu nestapa berupa hukuman. Hukum pidana berfungsi agresif yaitu menyakiti yang berbuat salah dan berfungsi ‘’proteksi’’ melindungi kepentingan masyarakat dari perbuatan jahat penjahat. Dalam kasus vaksin palsu ini ada pelaku kejahatan yang ‘’niatannya’’ membuat suatu produk yang tidak didasarkan pada kualitas yang sebenarnya. Di samping niatan pada mencari keuntungan dengan cara melawan hukum. Oleh karenanya pelaku pembuat vaksin palsu perlu dikenakan suatu penghukuman dikarenakan adanya pelanggaran terhadap hak masyarakat (dalam hal ini akses informasi yang benar dan akses kesehatan). Bahwa perbuatan pembuat vaksin palsu, melanggar beberapa aturan hukum, di antaranya melanggar aturan kesehatan (UU Kesehatan), Pasal 196 mengatur ‘’setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sedian farmasi dan/ atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasit atau kemanfaatan, dan mutu,... dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 1 miliar’’. Bahwa UU Kesehatan memberikan penghukuman yang tegas terhadap pihak yang ingin memproduksi atau mengedarkan farmasi/ alat kesehatan yang mutu dan kualitasnya tidak sesuai. Bahkan jenis pemidanaannya juga ‘’komulatif’’ menerapkan hukuman badan dan juga denda. Pembuatan vaksi palsu juga melanggar aturan Perlindungan Konsumen (UU No. 8
Suara Publik Menonton Nyaman, Sebuah Harapan GEDUNG kesenian Art Centre kembali ramai sejak 11 Juni 2016. Demikian pula lalu-lintas di seputaran Jalan Nusa Indah, Denpasar. Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 resmi dibuka oleh Presiden Jokowi, dan akan berlangsung sampai tanggal 9 Juli 2016 mendatang. Tahun ini, saya pun tidak melewatkan ajang kesenian tahunan ini. Sejak dibuka, beberapa kali saya sudah datang langsung ke arena PKB. Baik itu sekadar melihat-lihat ataupun menikmati pagelaran seni yang dipentaskan. Suasana yang saya rasakan di arena PKB, hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak banyak perubahan pada susunan stan pameran. Tidak banyak pula perubahan pada arena pementasan seni. Entah apa ini perasaan saya semata, atau mungkin dirasakan pula oleh pengunjung arena PKB lainnya. Sesuai judul tulisan, pada kesempatan ini saya ingin menyoroti pementasan seni di arena PKB. Panggung-panggung yang dipakai masih tetap sama seperti tahuntahun sebelumnya, panggung terbuka dan panggung tertutup. Panggung terbuka ada lima, yaitu Panggung Terbuka Ardha Candra, Kalangan Angsoka, Kalangan Ratna Kanda, Kalangan Ayodhya, dan Panggung Terbuka Ksirarnawa. Panggung tertutup ada dua, yaitu Gedung Ksirarnawa dan Wantilan. Pada saat saya berkunjung, ada beberapa kesenian yang dipentaskan di beberapa panggung. Masyarakat yang datang
Oleh Dewa Putu Darmayana menonton sangat banyak. Di satu sisi hal ini sangat patut disyukuri.Artinya antusiasme terhadap seni budaya Bali belumlah luntur di era modern ini. Namun, di sisi lain menimbulkan kedongkolan tersendiri. Daya tampung panggung-panggung di Art Centre seakan tidak mampu mengakomodasi rasa antusiasme itu. Sebagian besar penonton, termasuk saya, terpaksa harus berdiri berdesakan karena tidak kebagian tempat duduk. Bahkan, dua panggung terbesar di areal Art Centre, yaitu Ardha Candra dan Ksirarnawa, tidak lepas dari masalah yang sama. Hal ini terus berulang setiap tahun. Memang tidak bisa disamaratakan untuk semua pementasan. Ada kalanya beberapa pementasan sepi penonton, namun pada umumnya berdesakan adalah sesuatu yang biasa terjadi. Kenyamanan menonton di arena PKB masih hanya sebatas harapan. Selain kurangnya kapasitas tempat duduk, ada satu masalah lagi yang bisa dirasakan di Ardha Candra. Masalah posisi tiang lampu sorot dan sound system yang amat mengganggu kenyamanan mata. Seingat saya belasan tahun yang lalu, keempat tiang pancang besi itu ada di empat sudut, di belakang penonton. Kini keempat tiang pancang itu tetap ada di empat sudut,
tetapi posisinya di depan penonton. Posisi ini jelas menghalangi jangkauan pandang mata manusia normal. Bagi penonton berstatus VVIP hal ini mungkin tidaklah mengganggu. Namun bagi saya dan mungkin sebagian besar penonton biasa lainnya, tanpa status VVIP, hanya bisa mengelus dada. Hal ini makin terasa miris, saat di antara penonton yang berdesakan terlihat adanya warga negara asing. Keberadaan mereka adalah perwakilan mata dunia. Entah apa yang ada di pikiran mereka tentang Bali saat itu. Sebagai pengunjung PKB biasa, tanpa status VVIP, pernah saya memiliki mimpi. Mimpi yang tersimpan bertahun-tahun lamanya. Saya berharap ada peningkatan kapasitas Ardha Candra dengan tambahan tribun penonton bertingkat. Model tribun terbuka bertingkat seperti ini biasa diadopsi stadion olahraga kelas dunia. Gedung Wantilan di sisi barat laut sudah mengadopsi model tribun bertingkat ini, hanya kapasitasnya masih sangat minim. Selain itu, saya juga bertanya-tanya apa sebenarnya kegunaan kolam di pinggir panggung Ardha Candra. Seandainya saja kolam itu ditiadakan, dan diganti tribun penonton tentu akan bisa lebih bermanfaat. Demikian pula gedung Ksirarnawa. Saya bermimpi adanya tribun penonton bertingkat layaknya gedunggedung opera dunia, dengan panggung yang lebih lebar dan luas. Penulis, masyarakat Bali pencinta seni
Tahun 1999) di mana adanya pelanggaran terhadap hak konsumen untuk mendapatkan keamanan dalam mengonsumsi barang, hak atas informasi yang benar dan jelas mengenai kondisi barang. Dalam pembuatan vaksin palsu terdapat ‘’ketidakbenaran’’ dalam bahan-bahan pembuat vaksin dan ‘’ketidakamanan’’ penggunaan barang. Padahal merupakan kewajiban bagi pelaku usaha untuk memberikan infomasi yang benar sesuai kondisi riil barang, memberikan jaminan mutu (kualitas). Untuk menangkal perbuatan tidak baik pelaku usaha, UU No. 8 Tahun 1999 telah mengatur tentang larangan pelaku usaha untuk memperdagangkan barang yang tidak sesuai standar, tidak sesuai kondisi, tidak sesuai mutu (vide Pasal 8 ayat 1 UU No. 8 Tahun 1999), bahkan secara jelas terhadap farmasi yang rusak, cacat, bekas dan tercemar, pelaku usaha dilarang memperdagangkannya (vide Pasal 8 ayat 3 UU No. 8 Tahun 1999). Terhadap pelanggaran pasal-pasal tersebut pelaku usaha dapat dikenakan hukuman penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliyar. Bahkan di beberapa negara modern terhadap produk yang cacat dan tercemar, pelaku usaha yang melakukan pelanggaran dimintai pertanggungjawaban secara mutlak (Strict Liabilility). Tanpa membuktikan keselahannya, asal ada perbuatannya langsung dapat dimintai pertanggungjawaban. Bahkan pelaku pembuat vaksi palsu dapat dijerat juga sebagai pembunuhan (Pasal 338 atau 340 KUHP) sebagai pembunuhan dengan kesengajaan sebagai kemungkinan. Dikarenakan dia menyadari bahwa dampak dari perbuatannya dia, membuat obat yang tanpa bahan sesuai dengan semestinya dapat berdampak kematian. Kesehatan merupakan modal untuk kejayaan. Dalam tubuh yang sehat terdapat pemikiran yang brilian. Oleh karenanya perlu tindak tegas pemerintah baik oleh BPOM, Kementerian Kesehatan, Kepolisian, untuk secara kualitatif dan kuantitaif melakukan pemantauan terhadap produk kesehatan, agar tidak kecolongan lagi adanya produk berbahaya yang beredar di masyarakat. Khususnya mengenai vaksin palsu, jangan kelak tunas bangsa kita menjadi bangsa yang sakit-sakitan dikarenakan vaksin palsu ini. Penulis, calon jaksa di Kejaksaan Negeri Larantuka, NTT
POJOK Lagi, anggota DPR dari Demokrat ditangkap KPK. - Sudah jadi budaya. *** Bupati Badung minta SKPD rebut dana pusat. - Asal jangan untuk dikorupsi. *** Eksportir keluhkan ulah ‘’hacker’’. - Ingat, ekspor penyumbang devisa selain pariwisata.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TARIK GEROBAK Seorang pria tua tampak bekerja keras menarik gerobak berisi sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah di Denpasar, Senin (27/6). www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget Bali Post/wan
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Diguyur Hujan Lebat, ’’Sanggah’’ Longsor Amlapura (Bali Post) –
Diguyur hujan lebat, sanggah milik Wayan Layar alias Gede Layar (55) di Banjar Werdhi Guna, Jasri Kaler, Karangasem, longsor, Rabu (29/6) dini hari kemarin. Ni Ketut Pujiwati, istri Wayan Layar, Rabu kemarin menyampaikan, keluarganya nyaris tidak bisa tidur semalaman karena kejadian itu. Lagi pula material sanggah-nya yang tergerus itu menutupi jalan Banjar Werdhi Guna. Selain itu, mereka juga takut tidur, karena khawatir rumahnya ikut roboh akibat hujan lebat. ‘’Pagi-pagi pukul 05.00 wita, kami bangun dibantu tetangga, memindahkan material yang longsor agar bisa dilewati kendaraan,’’ kata Pujiwati. Dalam peristiwa itu, tak ada korban jiwa atau pun luka. Anggota keluarga berlindung di dalam rumah. Pujiwati mengatakan cukup beruntung. Saat
dua kali areal sanggah-nya longsor, tak ada orang lewat. Sebelum longsor, sekitar pukul 01.00 itu, masih ada orang lewat di jalan itu. Selain menutupi jalan Werdhi Guna, juga reruntuhan menutupi gang di timur sanggah. Pujiwati mengatakan, kejadian longsor itu dua kali. Longsoran pertama pukul 01.30. Disusul longsoran kedua sekitar pukul 05.00. Penyebabnya, hujan lebat sejak sekitar pukul 21.00 sampai pagi. Senderan dan dasar sanggah setinggi sekitar dua meter itu longsor. Diduga dasar sanggah tak kuat menahan beban air. Terlihat senderan bagian luar, tidak menggunakan rangka besi. Akibatnya,
dua palinggih yakni rong dua dan rong tiga tergerus. Selain itu, padmasana nyaris roboh. Pujiwati, ibu rumah tangga penjual jajan ke warungwarung itu, tampak sedih. Baru dua minggu lalu dia menikahkan anaknya Made Bayu Bimantara- Ni Ketut Desi. Dua minggu lagi, Rabu (13/7), direncanakan di sanggah-nya digelar piodalan Buda Wage Ukir. Setelah mendapatkan informasi wartawan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem turun ke lokasi. Mereka membangun menyingkirkan material longsoran, agar lebih mudah dilewati kendaraan. (013)
Bali Post/wan
SANGGAH - Bangunan sanggah milik Wayan Layar di Jasri, Karangasem longsor.
’’Pujawali’’ di Pura Ratu Mas Seseh Mangupura (Bali Post) – Pujawali di Pura Ratu Mas Seseh, Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, berlangsung pada Buda Kliwon Sinta, bertepatan dengan hari raya Pagerwesi, Rabu (29/6) kemarin. Jro Mangku Keramat Seseh Made Artana menyampaikan, Ida Batara nyejer tiga hari. Pujawali kasineb Sabtu (2/7) sekitar pukul 22.00 wita. Pada pujawali kemarin, umat menghaturkan banten suci, gembal, ayaban dan sebagainya. Pada pujawali kali ini juga dilangsungkan upacara pacaruan. (kmb)
Figur
Keamanan Perlu Ditingkatkan KEWASPADAAN aparat keamanan dan pemerintah terhadap keamanan Bali saat libur panjang perlu ditingkatkan, termasuk setelah Lebaran. Pasalnya akan berdatangan pencari kerja ke Bali yang berdampak pada keamanan Pulau Dewata ini. “Antisipasi terhadap pendatang baru perlu ditingkatkan dengan melibatkan keamanan desa adat dan pecalangnya. Masing-masing desa adat harus mengambil ancang-ancang,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, Rabu (29/6) kemarin. Menurut Alit Wiraputra, pencari kerja ke Bali mendopleng kerabat dan keluarganya. Apabila tidak dapat pekerjaan, maka akan menjadi parasit. Hal itu akan mengganggu ketertiban di masyarakat. Kalau keamanan Bali terganggu akan berimbas kepada pariwisata dan ekonomi. “Semua komponen masyarakat Bali harus bersikap. Upayaupaya antisipasi mesti dilakukan di antaranya sidak penduduk pendatang digalakkan,” ucap Alit Wiraputra. Yang paling penting, lanjutnya, jangan sampai teroris mendopleng jadi kerabat duktang yang sudah bekerja dan menetap di Bali. Apalagi Bali sebagai destinasi wisata internasional tentu sangat berdampak. Oleh karena itu, seluruh masyarakat harus menjaga Bali. Masyarakat Bali harus waspada sehingga keamanan bisa dijaga sehingga selalu terwujud suasana kondusif dan nyaman. “Harus selalu dibangun kerja sama antara pihak kepolisian, TNI, masyarakat, dan pemerintah untuk bersama-sama melakukan sidak di lingkungannya masingmasing,” ucapnya. (rah)
Bali Post/rah
Bali Post/013
PAGERWESI - Umat Hindu melangsungkan persembahyangan serangkaian perayaan hari raya Pagerwesi di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, Rabu (29/6) kemarin.
PKB Ke-38
Kesenian Klasik Minim Penonton PESTA Kesenian Bali ke-38 kini sudah memasuki pekan ketiga sejak dibuka 11 Juni lalu. Beragam pementasan disuguhkan kepada penonton, mulai dari kesenian klasik, inovatif, hingga rekonstruksi. Namun dari semuanya itu, kesenian klasik, khususnya tetabuhan seringkali minim penonton. Materi pementasan juga kerap dicap monoton. “Kalaupun ada seni modern, penonton yang datang belum bisa menerima secara utuh. Kemungkinan mereka hanya menerima yang bersifat lawakan, dagelan, tertawa. Kalau ada yang klasik seperti gambuh, greget penonton kurang,” ujar seniman asal Bangli Ida Bagus Made Ngurah Widiasta ditemui di Art Center, Denpasar, Selasa (28/6). Pria yang dikenal dengan nama di panggung Gus Topok ini menambahkan, pementasan yang terlalu klasik dan tradisional inilah yang membuat PKB terasa monoton. Oleh karena itu, kesenian klasik perlu dikemas dengan inovasi serta sedikit perubahan ke arah yang lebih modern. Tentunya
tanpa menghilangkan ajeg Bali atau kearifan lokal yang melekat pada kesenian itu. “Kami mohon kepada masyarakat Bali di manapun berada, kalau ada acara PKB, apapun bentuk pentasnya kalau sudah waktu mohon hadir, tonton, ikuti. Juga kami harapkan masukanmasukan dari masyarakat. Secara utuh, PKB ini masih tetap monoton seperti yang dulu-dulu,” imbuhnya. Rekannya sesama seniman bondres, I Wayan Suda atau Golek, mengkritik panggung PKB yang kurang representatif. Tak sedikit yang bocor kendati sudah beratap, seperti Panggung Angsoka. Begitu juga tempat berhias bagi para seniman, tidak luput dari kebocoran di sanasini lantaran hujan beberapa hari terakhir. Namun dari segi pementasan, Golek melihat sudah ada kemajuan dengan terlibatnya generasi muda di hampir setiap pertunjukan PKB. “Pementasan sudah ada banyak kreativitas anak muda, sanggar banyak, mari
kita sebagai masyarakat mendukung karena Bali itu kan pariwisata seni dan budaya,” ujarnya. Klian Penggak Men Mersi, Kadek Wahyudita, mengatakan adanya kesan materi PKB “kok begitu-begitu saja” tidak lepas dari penataan konseptual dari isian PKB itu sendiri yang mesti direnovasi. Misalnya dengan membuat tema tertentu yang menjadi pagelaran unggulan setiap minggunya. Selain itu, di tataran pembinaan juga harus dilakukan secara utuh. “Kita harapkan ke depan tidak hanya keseniannya yang sudah digarap mungkin lebih dari tiga bulan, tapi bagaimana panggung itu sendiri secara kualitas baik itu sound, lighting dan penataan dekorasi, itu kita berharap ke depannya lebih diperhatikan,” ujarnya. Wahyudita menaruh perhatian khusus pada kesenian klasik, khususnya tabuh yang seringkali minim penonton. Kesenian seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena berisiko ditinggalkan
penonton. Oleh karena itu, harus diperhatikan waktu pementasannya, terutama agar diberikan tampil pada saat jam-jam masyarakat ramai datang ke PKB. Peran pembinaan juga penting, agar kesenian tersebut dikemas secara inovatif dan kreatif di atas panggung. “Kasihan lho, karena kesenian-kesenian yang sifatnya ritual dibawa ke sini, orang kan kalau di ritual boleh nonton boleh tidak, konteksnya dia sudah dihidupkan oleh ritual. Tapi ketika dia dibawa ke panggung sekuler, di mana yang klasik yang ada kesakralannya dibawa ke dunia sekuler ya harus dipertimbangkan estetikanya,” paparnya. Ketika kesenian klasik diberikan panggung yang serius, lanjut Wahyudita, penontonnya pun harus terpilih. Dalam hal ini, masingmasing kabupaten/kota bisa mengkoordinir agar kesenian klasik ditonton oleh guruguru kesenian beserta anak didiknya. Kemudian mereka melakukan pencatatan ten-
tang kesenian klasik itu. Paling tidak ada manfaat yang bisa diperoleh, tidak sekadar hiburan. Dengan demikian, kesenian juga bisa menjadi media pendidikan. “Bagaimana generasi ini dijembatani, apa sih enaknya kita menonton ini, apa sih yang menarik dari kesenian ini, kan gitu. Jadi mereka akan ada sebuah resensi atau review dari kesenian itu. Mereka dijelaskan, ini loh kesenian kalian, sejarahnya seperti ini, tabuhnya seperti ini, fungsinya seperti ini,” imbuhnya. Menurut Wahyudita, konteks PKB memang bukan hanya menghibur. Kendati kecenderungan masyarakat memang lebih banyak mencari hiburan. Tapi sebetulnya, setiap pementasan di panggung PKB harus memberikan manfaat. Paling tidak bisa mengajarkan sesuatu dan memberikan pengetahuan. Oleh karena itu, kesenian klasik yang serius itu harus dibentuk keseriusannya, baik tempat maupun pola pementasannya. (rin)
BANGLI
8
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
SOSOK Tarian Baru
PERNAH menampilkan sebuah tarian saat presentasi Adipura di hadapan tim penguji Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta beberapa waktu lalu, menginspirasi Kepala Dinas Tata Kota Ida Ayu Yudi Sutha untuk membuat tarian baru yang serupa. Ditemui belum lama ini, pejabat yang akrab disapa Dayu Yudi ini mengungkapkan tarian yang ditampilkan sebelum Bali Post/ina acara presentasi Adipura itu berjudul Dehaa Mulih. Tarian yang mengekspresikan kegiatan peduli lingkungan tersebut diakuinya mampu memukau tim penguji dari Kementerian Lingkungan Hidup. Dari pengalaman itu, pihaknya pun berencana akan membuat tarian yang bertema serupa sebagai bentuk komitmen Pemkab Bangli dalam menjaga kelestarian lingkungan. ‘’Tarian itu nantinya akan ditampilkan khusus saat pengumuman dan penyerahan hadiah para pemenang lomba Adipura Desa yang sekaligus dirangkaikan dengan HUT Kota Bangli pada Mei mendatang,’’ ujarnya. (ina)
Sering Hujan, Warga Sulit Manfaatkan PLTS
Bangli (Bali Post) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Batu Meyeh Desa Songan Kintamani yang selama ini menjadi andalan warga untuk energi listrik akhir-akhir ini tak bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Mendung dan hujan menyebabkan daya PLTS menjadi rendah sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Kepala Dusun Batu Meyeh Ketut Sarma, Rabu (29/6) kemarin menjelaskan, PLTS di dusunnya merupakan bantuan dari pemerintah pada 2013 lalu. Selama ini PLTS tersebut sangat diandalkan warga setempat untuk bisa mendapatkan listrik. Dari 102 KK, sekitar 80 KK di antaranya memanfaatkan listrik yang bersumber dari PLTS tersebut. ‘’Dengan listik PLTS itu, satu rumah hanya bisa menghidupkan maksimal 3 buah lampu berdaya 5 watt,’’ ujarnya. Diakuinya, keberadaan PLTS akhir-akhir ini kurang bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Mendung dan hujan menyebabkan daya yang dimiliki PLTS menjadi rendah. Jika saat musim kemarau warga bisa menghidupkan lampu dari pukul 19.00 wita sampai keesokan hari, sekarang warga hanya bisa menghidupkan lampu selama beberapa jam dari pukul 19.00 Wita sampai sekitar 23.00 wita. ‘’Lewat dari itu lampunya redup dan mati. Kalau hujan terus menerus, ya kita tidak bisa menikmati listrik,’’ kata Sarma. Atas kondisi tersebut pihaknya pun sangat berharap layanan PLN bisa segera diakses penduduk Dusun Batu Meyeh. ‘’Kita sudah amprah ke PLN. Mudah-mudahan 2017 warga kami sudah bisa menikmati listrik PLN,’’ harapnya. (kmb40)
Bali Post/ina
TUMBANG - Pohon berusia ratusan tahun tumbang menimpa bale pawaregan dan bale panyimpanan gong di areal Pura Puseh Batu, Dusun Jehem Kaja.
Tertimpa Pohon Tumbang
Dua ”Bale” di Pura Puseh Batu Rusak
Bangli (Bali Post) Pohon berusia ratusan tahun yang tumbuh di areal Pura Puseh Batu di Dusun Jehem Kaja Desa Jehem, Tembuku, tumbang saat hujan melanda wilayah setempat, Selasa (28/6) sore. Akibat kejadian tersebut, dua buah bangunan yang ada di dekat pohon itu rusak lantaran tertimpa batang pohon. Berdasarkan pantauan Rabu (29/6) kemarin, pohon kayu
mandep yang tumbang tersebut tumbuh di dekat sebuah palinggih di utama mandala pura setempat. Diameter pohon itu mencapai satu meter dengan panjang mencapai belasan meter. Pohon tua tersebut tumbang ke arah timur dan tepat menghantam bagian atap dua bangunan suci yakni bale pawaregan dan bale panyimpanan gong. Warga setempat, Ketut Gutra menuturkan, saat kejadian,
wilayah Jehem dilanda hujan rintik-rintik. ‘’Saat kejadian itu terdengar suara keras. Saya kira suara petir. Ternyata pohon di pura tumbang,’’ ungkapnya. Sementara itu Nyoman Darmawan, warga yang rumahnya tepat berada di selatan pura tersebut menambahkan, saat musibah itu terjadi, tidak ada angin kencang yang melanda wilayah Jehem. Diduga, pohon mendep tersebut
tumbang karena pangkal pohon lapuk termakan usia. Darmawan mengatakan, meski tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun tumbangnya pohon tersebut mengakibatkan kerugian material bagi warga. Pasalnya batang pohon yang tumbang menyebabkan kerusakan pada bale pawaregan dan bale panyimpanan gong yang belum lama ini selesai dibangun. ‘’Bale panyimpanan
gong ini baru selesai dibangun tiga bulan lalu. Sementara bale pawaregan sudah dibangun dua tahun lalu,’’ ujarnya. Ditambahkan, dalam waktu dekat ini warga setempat berencana menggelar karya ngenteg linggih bersamaan dengan hari raya Galungan. ‘’Akibat kejadian tersebut kerugian material kami perkirakan mencapai Rp 200 juta,’’ imbuhnya. (kmb40)
Inventarisasi Aset Ditargetkan Rampung September Bangli (Bali Post) -
Persoalan aset yang belakangan ini menjadi sorotan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) lantaran belum tertata dengan baik, disikapi Pemkab Bangli dengan melakukan inventarisasi. Inventarisasi tersebut ditargetkan tuntas dalam tiga bulan ke depan. Demikian disampaikan Kepala Bagian Umum, Aset dan Perlengkapan Setda Bangli I Made Mahindra Putra, Rabu (29/6) kemarin. Mahindra Putra mengatakan, penataan aset masih menjadi persoalan pelik yang dihadapi Pemkab Bangli. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab utama gagalnya Bangli meraih opini WTP dari BPK. Bumi Bhukti Mukti Bhakti harus puas menjadi satu-satunya Kabupaten di Bali yang meraih opini WDP. Guna menyelesaikan persoalan aset, inventarisasi dilakukan. ‘’Supaya penataan aset itu bisa tertib, kami lakukan inventarisasi dari Juni
ini. Itu target rampung akhir September. Harus sudah ada hasil,’’ ujar Mahindra Putra. Dari sekian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum paling banyak memiliki aset baik berupa peralatan mesin, bangunan gedung dan tanah. Supaya inventarisasi dapat diselesaikan sesuai target, pimpinan SKPD perlu terlibat. ‘’Kami
sudah kumpulkan perwakilan SKPD, untuk diminta secara bersama-sama melakukan itu (inventarisasi-red). Supaya lebih cepat,’’ tegasnya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini mengatakan, dalam inventarisasi, hal yang paling menjadi kendala yakni sulitnya mencari data hibah atau pemanfaatan aset. Proses inilah yang paling banyak memakan waktu. ‘’Data yang kami kantongi hanya berupa
aset itu dihibahkan atau dimanfaatkan. Tapi sejarahnya yang tidak ada,’’ ucapnya. Ditegaskan, inventarisasi tidak harus menjadikan pemkab langsung berstatus sangat baik, tetapi minimal ada progres ke arah lebih baik. Terkait hal ini ke depannya juga direncanakan akan ada tim khusus dalam pendataan aset. ‘’Itu yang kami rencanakan. Kalau ada tim, jadinya pendataan bisa lebih fokus,’’ imbuhnya. Sebelumnya, persoalan aset menjadi sorotan seluruh fraksi di DPRD Bangli dalam rapat paripurna belum lama ini. Pemkab diminta segera melakukan penataan, supaya masalah aset tak terus jadi persoalan yang mendarah daging. (kmb45)
Bali Post/sos
I Made Mahindra Putra
Musim Liburan
Air Terjun Cepung Jadi Incaran Wisatawan
Bali Post/sos
PEDAGANG GULA - Pedagang gula di Pasar Kidul Bangli. Mendekati Lebaran, harga sejumlah kebutuhan pokok khususnya gula, meningkat.
Harga Gula Meroket, Konsumen Menjerit Bangli (Bali Post) Tujuh hari jelang Lebaran, harga gula pasir di pasar tradisional meroket. Kenaikan harga diduga akibat berkurangnya jumlah pasokan dari distributor di sejumlah daerah. Kondisi ini pun mengakibatkan konsumen menjerit. Sesuai pantauan di Pasar Kidul, Bangli, Rabu (29/6) kemarin, harga gula pasir mencapai Rp 17.500 sampai Rp 18.000 per kilogram dari harga normal sebelumnya yang hanya 12.000 per kilogram. Lonjakan harga itu diduga akibat berkurangnya pasokan dari distributor di sejumlah daerah di luar Bali
sebagai imbas hari libur Lebaran yang jatuh sepekan lagi. ‘’Sebelumnya harga tertinggi gula pasir Rp 16 ribu per kilo. Tapi dari sepekan terakhir, kembali melonjak sampai harga saat ini,’’ ujar salah satu pedagang, Ni Putu Ayu. Guna mengendalikan harga, Disperindag Bangli sebelumnya sudah melaksanakan pasar murah bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia. Gula yang digelontor di setiap pasar mencapai dua ton. Harga jualnya Rp 12.500 per kilogram. Selain gula, kenaikan harga juga terjadi pada minyak
goreng kemasan yang naik dari harga Rp 11.000 per liter menjadi 12.500 per liter. Cabai kecil dari Rp 12.000 per kilogram naik jadi Rp 18.000. Cabai besar dari Rp 5.000 per kilogram sekarang menjadi Rp 9.000 per kilogram. Sementara harga daging ayam, telur, bawang putih dan kacang-kacangan relatif stabil. Lonjakan harga mengakibatkan konsumen menjerit. Hj. Naryo salah satunya terpaksa menyiasati kenaikan harga dengan membeli kebutuhan yang mendesak saja. ‘’Kalau harganya naik gini, susah jadinya ngatur kebutuhan rumah tangga,’’ katanya. (kmb45)
Bangli (Bali Post) Memasuki musim liburan, Air Terjun Cepung Banjar Penida Kelod Desa Tembuku menjadi incaran wisatawan. Selain menikmati panorama pegunungan, pengunjung juga ada yang sengaja malukat di Pancoran Nawa Ratna. Perbekel Tembuku I Ketut Mudiarsa, Rabu (29/6) kemarin menuturkan, jumlah kunjungan ke objek yang diberi julukan ‘air terjun turun dari langit’ ini meningkat tajam seiring dengan dimulainya liburan sekolah. Perbulan, jumlah wisatawan mencapai kisaran 3.000 orang yang didominasi wisatawan domestik. ‘’Kunjungan akhir-akhir ini sangat luar biasa. Padahal objek ini baru dibuka beberapa bulan saja,’’ ujarnya. Selain menikmati sejuknya
alam pegunungan yang masih asri dan air terjun eksotik, pengunjung yang datang juga banyak melakukan panglukatan di Pancoran Nawa Ratna. Pancuran ini diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. ‘’Panglukatan itu juga menjadi daya tarik pengunjung,’’ kata Mudiarsa. Di balik tingginya jumlah kunjungan, Mudiarsa menyebutkan, masih perlu banyak penataan pada air terjun setinggi sekitar 15 meter itu utamanya pada jalan setapak yang masih berupa tanah. Kondisi jalan saat ini mengakibatkan pengunjung kurang nyaman saat melintas, terlebih pada musim hujan. ‘’Penataan ingin kami lakukan. Tapi Perbup desa wisata belum keluar. Kami harus menunggu itu,’’ ungkap
pria yang mahir melukis ini. Hal senada juga disampaikan Ketua Sekaa Teruna-Teruni Banjar Penida Kelod Putu Waliana. Wisatawan yang berkunjung ke air terjun yang tenar melalui medsos tersebut juga berasal dari luar negeri. ‘’Untuk tiket masuk masih
sifatnya punia,’’ imbuhnya. Sejumlah wisatawan yang berkunjung ke objek itu mengaku terkesima dengan keindahan yang dimiliki. ‘’Pemandangannya sungguh fantastis,’’ ungkap Catherine, wisatawan asal Kanada. (kmb45)
GIANYAR
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Operasi Cipta Kondisi
Polisi Amankan 1.638 Liter Mikol Gianyar (Bali Post) Total 1.638 liter minuman beralkohol (mikol) diamankan aparat Polres Gianyar selama Operaasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan sejak Mei. Polisi juga telah menjatuhkan tipiring terhadap 28 pelaku. Menurut rencana, mikol oplosan tersebut akan dimusnahkan secara serentak di Mapolda Bali. Kapolres Gianyar, AKBP Waluya, Rabu (29/6) kemarin, mengatakan, selama dua bulan pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi, jajarannya menyasar warung dan minimarket yang menjual mikol. ‘’Selain itu, petugas mengamankan mikol yang hendak dikirim melewati Gianyar secara terselubung menggunakan mobil pickup,’’ katanya. Dikatakannya, dari total 28 pelaku yang diamankan selama Operasi Cipta Kondisi, ada sekitar tiga pelaku yang hendak mengirim mikol dalam jumlah besar. Dominan mikol tersebut dibawa dari Karangasem selanjutnya dijual di Gianyar atau Denpasar. Jalur pengiriman melintasi kawasan Gianyar. ‘’Dari pengiriman yang berhasil digagalkan ini rata-rata membawa mikol antara 300 sampai 400 liter,’’ ungkapnya. Dari total tangkapan tersebut, total polisi mengamankan 1.638 liter mikol oplosan dengan rincian 463 liter arak dan 1.175 liter tuak. Mikol yang diamankan dominan oplosan yang sudah diracik oleh penjual. ‘’Seperti arak blue ace katanya hanya dicampur Pepsi. Tetapi yang dikhawatirkan mikol oplosan ini ada campuran lain, sehingga membahayakan kesehatan,’’ katanya. Sementara 28 pelaku yang diamankan polisi hanya dikenakan tipiring sesuai pasal 27 Perda nomor 13 tahun 2012 tentang SIUP-MB dan izin tempat berjualan mikol IT-MB. (kmb35)
9
Eksportir Keluhkan Ulah ’’Hacker’’ Gianyar (Bali Post) -
Tak hanya tantangan berupa pelemahan ekonomi global, eksportir Gianyar kini dihadapkan dengan gangguan para hacker. Akibat gangguan ini, buyer yang awalnya hendak membeli produk lokal Gianyar membatalkan pembelian. Akibatnya, para eksportir mengalami kerugian hingga puluhan ribu USD. Selain dari sisi finansial, masalah ini juga menjatuhkan citra eksportir Indonesia, khususnya Gianyar. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gianyar Ir. I Wayan Gede Arsania yang ditemui Rabu (29/6) kemarin menuturkan, gangguan hacker sudah terjadi sejak lama. Para hacker merusak komunikasi para eksportir Bali dengan buyer di luar negeri melalui email. ‘’Misal saat kami sudah deal dengan salah satu buyer di luar negeri. Nah saat hendak transaksi inilah, hacker beraksi dengan mengubah alamat email kami,’’ tuturnya. Dia mencontohkan gangguan yang dialaminya saat hari raya Kuningan pada Februari lalu. Kala itu salah seorang buyer yang hendak membeli kerajinan lokal Gianyar harus mengalami kerugian dengan jumlah fantastis akibat gangguan
hacker. ‘’Yang terakhir, salah seorang buyer kami mengalami kerugian 32.000 USD atau hampir Rp 350 juta karena email yang di-hack hingga transfer uang pun menjadi salah,’’ katanya. Gede Arsania melanjutkan, setelah itu kejadian serupa juga kembali terulang namun untungnya lebih cepat disadari sehingga buyer belum sempat melakukan transaksi. ‘’Sampai empat kali email saya di-hack lagi. Syukurnya, buyer cepat menyadari sehingga segera bisa dikomunikasikan,’’ ucapnya. Kondisi ini pun diceritakan kepada para anggota di komunitas eksportir. Ternyata sejumlah eksportir di Bali juga mengalami hal serupa dengan jumlah kerugian yang bervariasi. ‘’Kami sempat
mempertanyakan ini kepada pihak bank, tapi mereka tidak bisa memberikan solusi. Saat kami laporkan ke Polda, hingga kini belum ada perkembangan,’’ katanya. Gede Arsania menegaskan, selain menimbulkan kerugian dengan jumlah fantastis, ulah hacker ini sudah memengaruhi citra pasar ekspor Indonesia khususnya Bali. Atas kondisi ini, menurutnya perlu dibuatkan badan khusus yang bisa memberi perlindungan dan jaminan bagi eksportir. ‘’Ini jelas memengaruhi citra pasar Indonesia, karena banyak buyer luar negeri yang menjadi resah saat membeli produk kita. Karena ini nanti perlu dibuatkan badan khusus yang bisa memberi perlindungan,’’ katanya. (kmb35)
I Wayan Gede Arsania
Bali Post/nik
’’Employee Volunteering’’ BPJS Ketenagakerjaan Gianyar
Bantu Penyandang Disabilitas Berkebun Gianyar (Bali Post) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar melakukan kunjungan sosial ke Yayasan Mutiara Ubud, Selasa (28/6). Di acara itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada yayasan berupa peralatan berkebun dan kebersihan. Bantuan diserahkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi beserta seluruh staf. Selain memberikan bantuan, jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar langsung menyingsingkan lengan baju dan turut bekerja sama berkebun dan membuat kolam ikan lele. A.A. Karma Krisnadi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Employee Volunteering atau kepedulian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat dan lingkungan khususnya yang ada di Kabupaten Gianyar. ‘’Teman-teman penyandang disabilitas ini perlu kita rangkul dan mencoba memberikan pendidikan supaya teman-teman bisa bekerja kembali dan menjadi pelaku ekonomi,’’ ujarnya. Dijelaskan, BPJS Ketenagakerjaan menyempurnakan program Jaminan Kecelakaan Kerja menjadi Jaminan Kecelakaan Kerja - Return to Work (JKK-RTW). Program sejak 2014 tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada pekerja yang mengalami cacat akibat kecelakaan kerja, pelayanan berupa pendampingan hingga pembekalan mental dan keterampilan bekerja bagi pekerja yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja. Program Return to Work dilatarbelakangi UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. ‘’Secara garis besar kedua undang-undang tersebut memiliki content serupa yaitu setiap tenaga kerja mempunyai hak dan kesempatan yang sama, termasuk penyandang cacat,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketut Budiasa, perwakilan Yayasan Mutiara Ubud menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih atas kunjungan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Disebutkan, di yayasan ini terdapat 28 orang yang mengalami cacat fisik dan kehilangan mata pencaharian. (kmb25/k100)
Bali Post/ist
BPJS - Jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar berfoto bersama para penyandang disabilitas di Yayasan Mutiara Ubud.
Wujudkan Kabupaten Bebas Pekerja Anak
Pemkab Gianyar Optimalkan PPA-PKH
KUNJUNGAN - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata beserta jajarannya saat menerima kunjungan Marifah Hanif Dhakiri, Rabu (29/6) kemarin. ISTRI Menteri Ketenagakerjaan RI, Marifah Hanif Dhakiri, melakukan kunjungan ke Kabupaten Gianyar, Rabu (29/6) kemarin. Kunjungan itu dalam rangka memotivasi pelaksanaan Program Pengurangan Pekerja Anak-Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) tahun 2016. Pada pertemuan di Wantilan Pura Tirta Empul, Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gianyar Gede Widarma Suharta mengatakan, kunjungan Marifah Hanif Dhakiri ini bertujuan memastikan PPAPKH berjalan dengan baik. Apalagi sektor ketenagakerjaan di Gianyar sangat bagus karena didukung perkembangan pariwisata serta kecilnya tingkat pengangguran. Menurutnya, dari data BPS, jumlah angkatan kerja di Gianyar tahun 2015 sebanyak 279.983 orang.
Sebanyak 276.754 orang dinyatakan bekerja. Sisanya 3.184 orang digolongkan pengangguran. ‘’Sehingga bisa dikatakan tingkat partisipasi angkatan kerja di Gianyar sebanyak 72,22 persen dan pengangguran 1.17 persen,’’ paparnya. Terbukanya peluang kerja serta tuntu tan kebutuhan rumah tangga yang tinggi mendorong rumah tangga kurang mampu mempekerjakan anak. Dari 7.509 KK rumah tangga miskin di Gianyar, terdapat anak usia sekolah 6.020 orang. Sedangkan berdasarkan data dari Pendamping PPA-PKH serta data Dinas Sosial Kabupaten Gianyar tahun 2014 ditemukan 607 anak sebagai anak jalanan dan pekerja anak. ‘’Jumlah ini berpotensi mengalami peningkatan seiring dengan anak yang memasuki usia sekolah maupun yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak menutup kemungkinan mer-
eka akan bekerja karena tidak mampu sekolah,’’ imbuh Widarma. Bupati Agung Bharata menjelaskan, pekerja anak di Gianyar memiliki spesifikasi berbeda dari daerah lainnya. Pekerjaan mereka menyatu dengan kegiatan rumah tangga. ‘’Mereka bekerja di rumah bukan di jalanan. Mereka menjadi perajin, peternak atau menunggu warung,’’ paparnya. Guna menekan hal tersebut, Pemkab Gianyar mengajak berbagai pihak menyatukan komitmen dengan mendeklarasikan Kabupaten Gianyar sebagai Kabupaten Bebas Pekerja Anak tahun 2018. Pihaknya juga berterima kasih atas bantuan Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri serta jajaran yang mendukung PPA-PKH di Gianyar. Sejak tahun 2014 Kabupaten Gianyar melaksanakan PPA-PKH dengan menarik pekerja anak di berbagai sektor. ‘’Selama tiga tahun sebanyak 607 ditarik serta sebagai pekrja anak dan digelontor PPA-PKH dan mereka seluruhnya kembali bersekolah,’’ imbuh Agung Bharata. Sementara itu, Marifah Hanif Dhakiri mengapesiasi PPA-PKH di Gianyar. Ia berharap PPA-PKH terus dilaksanakan serta dievaluasi setiap tahun sehingga Kabupaten Gianyar bebas dari pekerja anak. Dia juga berharap kepada para pendamping agar sabar, telaten serta memiliki perhatian lebih agar Gianyar bisa segera menjadi Kabupaten Bebas Pekerja Anak. (ad1225)
Hujan Lebat, Sejumlah Pohon Tumbang Gianyar (Bali Post) Pohon tumbang hingga tanah longsor terjadi Rabu (29/6) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam beberapa kejadian tersebut. Hanya, di beberapa lokasi bencana sempat terjadi gangguan arus lalu lintas. Kapala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, pohon tumbang dan tanah longsor kemarin, dipicu hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Dari data yang dimilikinya, pohon tumbang terjadi di tiga lokasi. Sementara tanah longsor di satu titik. Laporan pohon tumbang pertama diketahui terjadi di depan Setra Penusun Tegallalang. Di lokasi ini, tiga pohon ukuran besar tumbang hingga menutupi badan jalan. Untungnya tidak ada warga yang tertimpa saat kejadian tersebut. Petugas BPBD yang menerima laporan ini, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pembersihan. Pohon tumbang juga terjadi di seputaran Stadion Dipta Gianyar dan di Desa Pejeng. Di Pejeng, satu pohon Waru tumbang. Untungnya pohon ini tidak sampai mengenai rumah warga. ‘’Dari tiga lokasi pohon tumbang ini tidak ada yang mengenai permukiman apalagi memicu korban. Hanya tumbang ke jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas, namun sudah dibersihkan petugas,’’ jelasnya. Bencana tanah longsor terjadi di Desa Bukian, Payangan. Lokasi ini juga sudah didatangi petugas untuk proses evakuasi. ‘’Kalau yang di Bukian ini longsornya kecil. Mudah-mudahan tidak ada bencana lebih buruk dari ini,’’ katanya. Sebagai langkah antisipasi, Oka Digajaya mengatakan pihaknya sudah rutin berkoordinasi dengan aparat desa dan Camat. Langkah antisipasi dilakukan salah satunya pemangkasan pohon dan imbauan ke masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana. (kmb35)
Bali Post/nik
POHON TUMBANG - Sejumlah petugas BPBD saat membersihkan pohon tumbang ke jalan di depan Setra Penusun, Tegallalang, Rabu (29/6) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Koperasi ’’Sakit’’ akan Terus Dibina Semarapura (Bali Post) – Di Kabupaten Klungkung saat ini terdapat 136 koperasi. Dari jumlah ini, 21 koperasi berada dalam pengawasan dan pembinaan pemerintah karena kondisinya ‘’sakit’’. Sementara lima koperasi lainnya siap-siap dibubarkan sebab pengurusnya tidak aktif dan tidak beroperasi. Koperasi yang siap dibubarkan adalah Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Prasetya milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan, KPRI Arta Murti milik Kantor Camat Dawan, KPRI Melati milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Koperasi Tani (Koptan) Manik Sari Desa Nyanglan, dan Komas Bumi Putra milik Asuransi Bumi Putera. Hal itu dikatakan Kadis Koperasi, UKM dan Perindag Klungkung Gede Kesumajaya, Rabu (29/6) kemarin. Terkait koperasi ‘’sakit’’, pihaknya akan melakukan pembinaan sampai benar-benar sehat. Pembinaan bahkan sudah dilakukan sejak koperasi itu didirikan. “Kalau badan usaha lain begitu dapat izin, bisa saja pembinaannya dihentikan. Tetapi koperasi sejak awal (pendirian) hingga kegiatannya berjalan lancar, tetap dibina,” ujarnya. Menurutnya, pembinaan itu merupakan program unggulan menumbuhkan koperasi sehat yang dijalankan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindag pada 2016 ini. Program dengan sebutan Koperasi Sejati tersebut merupakan implementasi dari Program Gema Shanti yang dicetuskan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Pihaknya melaksanakan pembinaan di bidang kelembagaan organisasi dan SDM untuk mengembangkan aspek manajemen pengelolaan usaha. Keberpihakan Pemkab Klungkung dalam menunjang koperasi tercermin dari dana pernyertaan oleh pemerintah daerah kepada koperasi. ‘’Besarnya dana penyertaan yang diberikan mencapai Rp 125 juta per koperasi. Tahun 2014 kami menyalurkan dana kepada lima koperasi,’’ jelasnya. Akan tetapi, program dana penyertaan tidak bisa dinikmati seluruh koperasi karena pemberiannya selektif dan memerlukan verifikasi sesuai persyaratan. Seperti fasilitas KUR dengan bunga 9 persen per tahun yang bisa dimanfaatkan koperasi yang kendalanya ada pada masalah agunan. Menurut data yang dimiliki Dinas Koperasi Klungkung, pertumbuhan koperasi dalam kurun waktu 2012-2015 cukup bagus. Pada 2012, terdapat 125 koperasi dengan besaran SHU Rp 5.695.621.516. Tahun 2013 meningkat menjadi 126 koperasi dengan SHU Rp 6.531.379.598. Pada 2014 jumlah koperasi kembali bertambah menjadi 129 dengan jumlah SHU Rp 7.649.984.303. Per Agustus 2015, jumlah koperasi tetap 129 dengan SHU Rp 8.728514.918. (dwa)
ATUR - Petugas Dishub Klungkung mengatur lalu lintas dan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Kota Semarapura.
Wisata Kota
Minim Papan Informasi, Wisatawan Bingung Semarapura (Bali Post) –
Program wisata kota atau city tour kembali dioperasikan sejak Senin (27/6) lalu, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polres, dan pihak terkait lainnya di Kabupaten Klungkung. Pada uji coba ini disepakati Subterminal Semarapura sebagai sentral parkir hingga pukul 15.00 Wita. Meski mulai berjalan dengan baik, banyak wisatawan yang kebingungan karena tidak mengetahui rute wisata kota yang harus dilalui. Kondisi ini membuat petugas di lapangan harus bekerja ekstra untuk menginformasikan dan mengarahkan pengunjung. Kabid Lantas Dishubkom-
info Klungkung Komang Agus Putra Sanjaya mengungkapkan, pelaksanaan wisata kota dibantu oleh instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Polres, dan Satpol PP. Pihaknya mengerahkan 10 personel yang bertugas di Subterminal Semarapura dan pintu timur Kertha Gosa yang tidak dimanfaatkan lagi.
Ia mengakui banyak pemandu wisata dan wisatawan yang kebingungan dengan perubahan pintu masuk menuju Kertha Gosa dari sebelah timur ke utara. Apalagi saat ini belum ada papan informasi atau penanda terkait perubahan tersebut. “Petugas di lapangan harus memberikan informasi kepada pen-
Bali Post/kmb
Kasus Penganiayaan
kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
timur Kertha Gosa tepatnya di pintu masuk Pasar Seni Semarapura. Khusus bus-bus pariwisata berukuran besar dialihkan ke depan Monumen Puputan hingga depan Kantor Bupati Klungkung. Oleh karena belum ada peta wisata kota, untuk sementara wisatawan dibebaskan mengambil rute sendiri, apakah langsung ke Kertha Gosa atau menuju Monumen Puputan terlebih dahulu. Sementara objek wisata lainnya, yaitu Puri Agung Klungkung dan Lapangan Puputan, belum bisa dikunjungi. (dwa)
Semarapura (Bali Post) – Tanah longsor terjadi di Desa Paksebali, Dawan, tepatnya di jalan menuju objek wisata Sungai Unda, Rabu (29/6) kemarin. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan, kejadian ini membuat sibuk enam petugas kebersihan untuk membereskan sisa material longsor sekitar pukul 08.00 Wita. Menurut informasi yang didapat di lapangan, tebing setinggi sekitar 10 meter yang berada di sisi timur jalan menuju objek wisata Kali Unda longsor sekitar pukul 06.00 Wita. Material seperti tanah, batu, dan pohon bambu menutupi seluruh badan jalan. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas warga setempat dan wisatawan yang hendak berkunjung. Terlebih saat kejadian objek wisata ini sedang ramai dikunjungi wisawatan lokal untuk melakukan foto prewedding. “Penyebab longsornya karena hujan yang terjadi semalaman,” kata Perbekel Pakse bali, Putu Ariadi, di lokasi longsor. Proses evakuasi terhadap material longsor dilakukan oleh enam personel petugas kebersihan Desa Paksebali dibantu warga sekitar. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Peristiwa ini juga membuat kabel PLN melintang rendah di tengah jalan, sehingga dapat membahayakan warga yang melintas. ”Seharusnya PLN memasang tiang listrik tambahan di dekat lokasi longsor ini karena gelap ketika malam hari,’’ ungkapnya. (kmb)
Kakak dan Adik Ditahan
Telepon Penting
gunjung karena belum semua tahu perubahan ini,” sebut Komang Agus saat diminta konfirmasinya, Rabu (29/6) kemarin. Terkait penggunaan Subterminal Semarapura sebagai sentral parkir, ia menjelaskan hanya bisa dipakai hingga pukul 15.00 Wita. Sesuai kesepakatan, mulai jam tersebut pedagang senggol malam yang berjualan di subterminal mulai masuk dan mempersiapkan barang dagangannya. Untuk itu, wisatawan yang datang mulai pukul 15.00 diarahkan ke parkir semula di
Akses Jalan ke Tukad Unda Tertimbun Longsor
PERIKSA - Petugas Polsek Klungkung memeriksa kedua tersangka yang melakukan penganiayaan dengan sajam.
Semarapura (Bali Post) – Kasus penganiayaan yang melibatkan ayah dan kedua anaknya yang mengeroyok tetangganya bernama Putu Sulascaria (44) di Banjar Tengah, Desa Tegak, Klungkung, beberapa hari lalu, makin mengerucut. Polsek Klungkung akhirnya menetapkan tersangkanya. Kakak beradik Putu Sunardita alias Gepeng (40) dan I Kadek Darmika alias Cong Dek (38) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek, Rabu (29/6) kemarin. Sementara ayahnya, Wayan Sudi (60), yang awalnya terlibat saling ledek dengan korban, dilepas. Kapolsek Klungkung AKP Made Karsa mengaku belum bisa menjadikan Sudi sebagai tersangka karena tidak ikut ke lokasi penebasan di warung milik Moyo di Pasar Tegak. Dari pemeriksaan awal, Sudi hanya pulang dan curhat kepada dua anaknya terkait ejekan korban terhadap dirinya. Jadi, polisi tidak melihat ada unsur ajakan yang dilakukan Sudi terhadap dua anaknya untuk menebas korban. ”Bapaknya melapor diejek oleh korban. Anaknya langsung emosi dan mencari korban, begitu saja,” terangnya. Kepada polisi, dua kakak beradik itu mengaku naik pitam karena mengetahui sang ayah diledek oleh korban. ”Mendengar ayahnya dihina oleh korban (Sulascaria), dua kakak beradik itu tersinggung. Mereka langsung mencari korban dan menebasnya,” ujar Karsa. Setelah menjadi tersangka, kedua bersaudara tersebut akan terus diperiksa intensif selama 20 hari ke depan. Dari hasil pemeriksaan sementara, Kapolsek menilai aksi saling ejek itu sebenarnya tidak terlalu krusial. Hanya kata-kata ledekan biasa. Kasus ini berawal dari permainan ceki yang berujung saling ledek, namun Sudi menanggapi serius dan tersinggung yang berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam. Kedua anak Sudi menebas menggunakan pengutik dan pedang sehingga pergelangan dan lengan kanan korban terluka. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Selat setelah kabur dari kejaran pelaku. Oleh karena luka yang dialami cukup serius, korban akhirnya dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan hingga sekarang. Polisi telah menyita dua senjata tajam yang digunakan untuk menebas, yakni pedang milik Putu Gepeng dan belati kepunyaan Cong Dek, sebagai barang bukti. (kmb)
Bali Post/dwa
Bali Post/dwa
POTONG - Petugas BPBD Klungkung memotong pohon yang tumbang dan sempat membuat kemacetan lalu lintas di Banjarangkan, Rabu (29/6) kemarin.
Pohon Tumbang di Banjarangkan Semarapura (Bali Post) – Hujan lebat yang terjadi tiga hari terakhir ini menimbulkan sejumlah bencana alam di Kabupaten Klungkung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung harus terus bergerak untuk menanggulangi pohon tumbang dan longsor. Petugas juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengatakan menerima laporan adanya pohon tumbang di depan Pura Kentel Gumi, Banjarangkan, sekitar pukul 07.30 wita, Rabu (29/6) kemarin. Pohon jenis tanjung setinggi tujuh meter tersebut tumbang ke
jalan sehingga menghalangi laju kendaraan. “Petugas melakukan evakuasi selama 30 menit hingga akhirnya arus lalu lintas bisa pulih kembali,” tuturnya. Tumbangnya pohon milik warga tersebut akibat tanah labil setelah diterpa hujan lebat sejak malam hari. Sebelumnya, petugas juga menerima laporan adanya tanah longsor di Pura Puseh, Dusun Penarukan, Desa Bungbungan, Banjarangkan. Untung saja musibah yang terjadi Senin (27/6) ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sesuai dengan pemetaan yang dilakukan BPBD, pada musim hujan ini Klungkung memiliki potensi terjadinya longsor dan pohon tumbang. Titik rawan longsor berada di
wilayah Kecamatan Dawan yang berdekatan dengan perbukitan seperti Desa Dawan Kaler, Dawan Klod, Besan, dan Pikat. Sementara di Kecamatan Banjarangkan, potensi longsor terdapat di Desa Bungbungan dan Timuhun. Untuk mencegah pohon tumbang, BPBD Klungkung telah memangkas pohon perindang di sepanjang jalan protokol. Pihaknya juga membantu warga menebang pohon yang membahayakan permukiman sekitar. ”Kami terus lakukan mitigasi untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang. Hingga saat ini pohon tumbang tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ungkap Widiada. (dwa)
Bali Post/kmb
TERTIMBUN - Akses jalan menuju objek wisata Tukad Unda tertimbun
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
BULELENG
11
Avanza Tabrak Pohon, Lucas Tewas
Singaraja (Bali Post) Mobil Avanza yang ditumpangi satu keluarga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal alias out of control (OC) di kilometer 15-16 Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Rabu (29/6) kemarin. Akibatnya, pengemudi Avanza itu, Lucas Harianto (59), yang tinggal di Jalan Pulau Batam, Singaraja, meninggal dunia. Keluarga ini datang dari Jembrana, konon setelah menengok keluarganya di sana. Di perjalanan, mobil itu mengalami kecelakaan. Diduga, pengemudi tidak bisa pengendalikan kendaraannya. Informasi yang dihimpun di kepolisian, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 wita. Mobil jenis Toyota Avanza berwarna silver nomor polisi DK 1212 VK berisi lima orang anggota keluarga yakni Maria Magdalena (53), Agustinus Jawa Weja (30), Anastasia Sugiwarsini (37), Michael Jonathan Prabowo (8), dan Maria Naditya Wibowo (4). Mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi, bergerak dari arah barat menuju Kota Singaraja, setelah mengunjungi keluarganya di Jembrana. Kendaraan diduga oleng di areal KM 15-16 Desa Temukus, Banjar. Mendadak pengemudi tidak mampu menahan laju kendaraannya. Mobil kemu-
dian menabrak pohon besar di pinggir jalan. Tidak berhenti di sana. Mobil terperosok jatuh ke lahan ladang warga dan terjun bebas dalam kecepatan tinggi. Akibat kerasnya tabrakan tunggal itu , bagian bumper depan mobil itu ringsek. Kerasnya kecelakaan itu, diduga membuat Lucas yang merupakan guru di SMKN 3 Singaraja dan juga pengurus di Perbakin Buleleng mengalami luka sangat serius. Luka parah yang diderita di sekujur tubuhnya itu membuat dia meninggal dunia. Penumpang lainnya ditolong warga dan aparat guna mendapat penanganan serius di rumah sakit terdekat. Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Gede Sumadra Khertiawan, mengatakan, peristiwa kecelakaan itu memang benar terjadi. Insiden itu terjadi diduga akibat pengemudi tidak mampu menahan laju kendaraan yang dikemudikannya sangat kencang. Hanya pengemudinya yang meninggal dunia. Sedangkan penumpang lainnya hanya luka-luka. “Sebab-sebab kecelakaan itu masih diselidiki. Karena itu, kami belum dapat simpulkan apa penyebabnya. Apakah pengemudi mengantuk, kecapaian atau bagaimana. Dari TKP mobil sudah diderek,’’ paparnya. (kmb34)
Bali Post/kmb34
MAMUNJUNG - Tampak tradisi ‘‘mamunjung’’ dilakukan masyarakat di Setra Buleleng, bertepatan hari raya Pagerwesi, Rabu (29/6) kemarin.
Tangani Abrasi Pantai Tinga-Tinga, BWS Tunggu Realisasi Anggaran Singaraja (Bali Post) – Penanganan abrasi di pantai Desa Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak, sesungguhnya telah diusulkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Bahkan, usulan itu sudah dilengkapi kajian teknis dalam bentuk detail engineering design (DED). Belum ada persetujuan terhadap usulan itu, lantaran ketersedian anggaran belum mencukupi dari pemerintah pusat. Konon, penanganan kerusakan pantai tersebut, lebih menitikberatkan pada bibir pantai yang berbatasan langsung dengan permukiman penduduk.
Bali Post/kmb34
MENINGGAL - Mobil Toyota Avanza DK 1212 VK dikemudikan Lucas Harianto (59) warga Jalan Pulau Batam, Singaraja ringsek di KM 15-16 Desa Temukus Kecamatan Banjar, Rabu (29/6) kemarin. Lucas meninggal dunia, sedangkan lima penumpang lainnya luka-luka.
Perayaan Pagerwesi
Pura Jagatnatha Dipadati ’’Pamedek’’ Singaraja (Bali Post) Bertepatan hari raya Pagerwesi, umat Hindu memadati persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha, Singaraja, Rabu (29/6) kemarin. Seluruh umat sebagaimana tradisi, menjalankan kegiatan persembahyangan secara khidmat dan khusyuk. Sradha saat Pagerwesi dimaknai secara khusus untuk memperteguh jati diri dan juga upaya merealisasikan kesadaran jiwa. Seperti Made Dian Pramana Putra, ia tangkil ke Pura Jagatnatha bersama warga lainnya. Dengan khusyuk perempuan itu melakukan persembahyangan. Sejumlah rekan sebayanya juga ikut memuja sebagai wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Umat memang sudah ramai dari tadi pagi. Semua umat dengan khusyuk bersembahyang,” ujarnya. Selama perayaan Pagerwesi, kalangan mahasiswa-mahasiswa juga ramai mengikuti prosesi di pura terbesar di Singaraja ini. Maklum Kota Singaraja dikenal sebagai kota pendidikan. Di sini, ada ribuan pelajar dari berbagai kabupaten atau kota
di Bali berdomisi, untuk sekolah dan kuliah. Ketika pelajar yang tidak pulang ke kampung halaman atau rumah asal mereka cukup sembahyang di Pura Jagatnatha ini. “Pura Jagatnatha ini sangat strategis lokasinya di tengah kota. Karena itu, pura ini mudah dijangkau,” tandasnya. Senada dikatakan akademisi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan, Kota Singaraja, Nyoman Suka Ardiyasa, M.Pd., M.Fil.H., momentum hari raya suci Pagerwesi ini agar dimaknai dalam kaitan memperteguh iman dan takwa. Memaknai sesaji pagar jiwa itu merupakan inti ritual perayaan Pagerwesi ini. “Dengan menghaturkan sesaji ‘Sesayut Panca Lingga’ atau sesaji lima oleh sulinggih, pada hakikatnya bermakna pilar batin yang melekat dalam diri itu harus hidup dalam upaya meneguhkan jati dirinya. Selanjutnya, manusia sebagai individu, diharapkan dapat menyadari dirinya merupakan poros atau pilar semesta, yang disimbolkan lewat ritual memutar aksara Brahma ketika ngarga tirta,” tandasnya. (kmb34)
Suara Buleleng Pengawasan Diperketat Angka kriminalitas yang kian meningkat di Buleleng khususnya dan Bali umumnya, agar diatensi dengan mendapat perhatian komponen terkait. Salah satunya memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Bali, terutama saat arus balik nanti. Tindakan tegas juga harus diberikan kepada aparat yang melakukan pungli di pos penjagaan masuk Bali. Pasek Sujana, Sukasada
Kepala Satuan Kerja (Kastaker) BWS Bali Penida, Putu Edi, Rabu (29/6) kemarin, mengatakan sejak menerima laporan dari masyarakat termasuk usulan dari Pemkab Buleleng, BWS Bali Penida sudah menindaklanjuti penanganan pantai itu kepada pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan karena kerusakan pantai itu, termasuk kategori parah. Apalagi tepian pantai yang tergerus ombak itu berbatasan langsung dengan areal Pura Segara milik Desa Pakraman Tinga-Tinga. Sampai sekarang, usulan itu belum ada tindak lanjutnya. Bukan hanya abrasi di Desa Tinga-Tinga, penanganan kerusakan pantai di desa lain di Buleleng tahun ini belum ada usulan yang disetujui pemerintah pusat. Situasi ini lagi-lagi karena menyangkut kesiapan dukungan anggaran yang ada. “Kalau hasil kajian kerusakannya tergolong parah. Karena usulan itu belum ada tindak lanjut kami, tetap menunggu sampai usulannya disetujui. Mungkin pemerintah pusat masih memikirkan program penguatan pantai di daerah lain. Jadi, kita harus pahami perbaikan kerusakn pantai memakai skema skala prioritas,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ketut Suparta Wijaya mengatakan, kerusakan pantai di Tinga-Tinga itu terjadi sejak tahun 2012. Kerusakan pantai ini dipicu bencana gelombang pasang. Akibat gerusan ombak pasang itu, pinggir pantai sekitar 180 meter dari barat ke timur hanyut ke tengah laut. Bahkan, fondasi pelinggih di Pura Segara ikut tergerus. Selain areal pura, abrasi juga menggerus tembok pagar Balai Karantina Pelabuhan Celukan Bawang. Sejak kerusakan terjadi, Dinas PU sudah mengusulkan agar pemerintah pusat melakukan perbaikan. Hanya, usulan itu sampai tahun ini belum disetujui. Situasi ini membuat Dinas PU tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, pemerintah pusat melalui BWS Bali Penida memiliki kewenangan penuh melakukan penguatan pantai dengan teknik revetmen. “Kerusakannya akibat bencana 2012 lalu dan penanganannya ada di BWS Bali Penida. Kita sering berkoordinasi, namun karena anggaran, sehingga sampai sekarang kerusakan pantai di Tinga-Tinga itu termasuk di desa lain di daerah kita belum ada penguatan
pantai oleh pemerintah pusat,” jelasnya. Di sisi lain, Suparta Wijaya mengatakan, panjang pantai di daerahnya tercatat 157.050 kilometer. Dari panjang pantai itu total bibir pantai yang terabrasi sampai tahun ini 44,017 kilometer. Pemerintah pusat beberapa tahun lalu telah berhasil melakukan perbaikan sepanjang 37,961 kilometer. Saat ini masih ada sisa pesisir yang terabrasi sepanjang 6,056 kilometer. Sisa kerusakan ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Satu-satunya upaya agar kerusakan yang belum tertangani itu hanya bergantung pada pemerintah pusat. Selain tidak memiliki kewenangan, pemkab tidak memiliki anggaran memadai untuk penanganan abrasi pantai itu. Apalagi, keperluan anggaran untuk penguatan pantai ini perlu dana mahal. Dia mencontohkan satu meter persegi saja anggarannya Rp 20 juta. “APBD tidak mampu menanganai kerusakan pantai, apalagi biaya yang dibutuhkan itu mahal, sehingga kami hanya menunggu bantuan pemerintah pusat dan itu konsekuensinya harus sabar menunggu,” jelas Suparta Wijaya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TAMAN MAKAM - Umat Hindu merayakan hari Pagerwesi dengan bersembahyang di setra dan Taman Makam Pahlawan (TMP), Rabu (29/6) kemarin.
Sembahyang di Taman Makam Pahlawan
Singaraja (Bali Post) – Pagerwesi di Buleleng selalu dirayakan dengan istimewa oleh segenap umat Hindu di daerah ini. Tidak hanya di Pura Khahyangan Jagat dan sanggah merajan, umat Hindu di Bali Utara juga mendatangi kuburan (setra) dan taman makam pahlawan (TMP). Persembahyangan di setra dan TMP ini sudah menjadi tradisi sebagai bentuk penghormatan dan wujud mengungkapkan rasa sukacita di hari raya kepada leluhur. Pantauan di lapangan Rabu (29/6) kemarin, menyebutkan, sejak pagi hari umat Hindu mulai melakukan ritual persembahyangan. Jalan raya di perkotaan tampak lengang dari hari biasanya. Lalu lalang kendaraan didominasi oleh
umat Hindu yang akan mendatangi lokasi Pura Khayangan Jagat atau sanggah merajan masing-masing. Sehabis menggelar persembahyangan di pura-pura umum atau sanggah merajan, umat melanjutkan persembahyangan di setra atau TMP. Salah satunya di TMP Curastana Jalan Pahlawan Singaraja. Di tempat ini, umat Hindu hilir mudik menghaturkan banten untuk leluhur. Salah satu umat Hindu Luh Marini saat ditemui sehabis menggelar persembahyangan di TMP Curastana menuturkan, setiap hari raya Pagerwesi selalu membawa banten untuk dipersembahkan di atas makam leluhurnya. Dia mengaku melalui sarana banten untuk mengungkapkan rasa bakti terhadap para tetuanya yang
sudah meninggal. Selain itu, momen ini juga sebagai bentuk ungkapan merayakan hari raya yang sangat disucikan. Dari berbagai referensi, disebutkan hari raya Pagerwesi jatuh setiap Rabu Kliwon Wuku Sinta. Hari ini dirayakan untuk memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru (Tuhan sebagai guru alam semesta). Pagerwesi berasal dari kata pager yang berarti pagar atau pelindung, dan wesi yang berarti besi. Pagar besi ini memiliki makna suatu sikap keteguhan dari iman dan ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia, sebab tanpa ilmu pengetahuan kehidupan manusia akan mengalami kegelapan, awidya. (kmb38)
Tradisi ’’Mamunjung’’
Pupuk Solidaritas Keluarga Singaraja (Bali Post) Momen hari raya suci Pagerwesi benar-benar dimanfaatkan umat Hindu di Buleleng. Umat Hindu di sini melakukan hal khusus dalam prosesi Pagerwesi ini yakni persembahyangan kepada leluhur di setra Buleleng, Kota Singaraja. Karena itu merupakan tradisi, tidak pelak sejak pagi masyarakat ramai di kuburan. Mereka datang bersama keluarga mengenakan pakaian adat madya. Warga kemudian menghaturkan banten punjung. Banten itu ditujukan kepada leluhur, garis keturunan keluarga yang sudah meninggalkan dunia ini lebih dulu. Pemujaan kepada Dewahyang, pada prinsifnya sebagai wujud solidaritas dan bakti kepada leluhur. Krama adat rata-rata bukan datang sendiri. Mereka bersama sanak keluarganya menuju setra Buleleng dengan membawa banten punjung. Setra itu berada persis di utara Pura Dalem Buleleng masih di areal Jalan Gajah Mada. Pemujaan kepada leluhur itu, salah satunya dilakukan Putu Sumerta Bagia asal Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja. Ia membawa banten punjung yang sehari sebelumnya sudah dipersiapkan. “Saya dengan keluarga besar datang ke setra Buleleng ini. Selain datang saat prosesi Pagerwesi, juga saat perayaan Galungan dan Kuningan, kami juga ke sini. Bertepatan Pagerwesi ini, kami khusus haturkan banten punjung,” ujarnya, Rabu (29/6) kemarin.
Sosial budaya masyarakat Buleleng berjalan selaras, mengalir dan harmonis. Bertepatan dengan hari raya ini, sanak saudara memiiki kesempatan bertemu di rumah atau kampung halaman. Keluarga memaknai banten punjung sebagai bentuk solidaritas. Banten punjung itu berisi buah-buahan, bunga, dan rangkaian janur yang dibuat bentuk-bentuk banten artistik. Tak lupa, makanan yang disukai almarhum selama hidup juga dihaturkan. “Jadi, banten punjung itu dihaturkan kepada keluarga yang sudah meninggal. Selain banten punjung, juga makanan yang disukai almarhum selama hidupnya. Bisa saja buah pisang, apel, jajan dan makanan lainnya,” imbuh Bagia. Sebelum prosesi mamunjung dimulai, keluarga biasanya berkumpul di rumah melakukan persembahyangan di sanggah atau pura dadia. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke setra Buleleng. Sejumlah masyarakat meyakini tradisi mamunjung adalah suatu simbol penghormatan terhadap anggota keluarga yang telah tiada. Klian Desa Pakraman Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M. meyakini tradisi mamunjung diperkirakan sudah berlangsung sejak ratusan tahun dan terus mengalir dilestarikan generasi kekinian. “Masyarakat kami sudah menghaturkan banten punjung sejak lama. Ini salah satu bentuk solidaritas yang dibina sebagai wujud bakti kepada leluhur,” (kmb34)
Penyesuaian Tarif VIP RSUD, Dewan Anggap Upaya Wajar Singaraja (Bali Post) – Keinginan manajemen RSUD Buleleng menyesuaikan tarif kamar VIP dipandang sebagai langkah wajar. Hal ini karena kamar VIP yang dikelola RSUD sekarang ini memberikan fasilitas lebih dan membutuhkan biaya operasional tinggi. Atas rencana ini, manajemen RSUD diminta agar menyusun kajian secara mendetail, sehingga ada dasar jelas melaksanakan penyesuaian tarif VIP tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Ketut Wirsana mengatakan hal itu terkait rencana penyesuaian tarif VIP RSUD, Rabu (29/6) kemarin. Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini mengatakan, kamar VIP yang dikelola rumah sakit peminatnya bisa dibilang tinggi. Dalam situasi ini manajemen rumah sakit, harus bisa mengimbangi dengan pemberian berbagai fasilitas lebih dibandingkan ruang perawatan lainnya. Untuk menunjang operasional VIP ini, manajemen rumah sakit mengalokasikan dana besar. Apalagi harga alat kesehatan (alkes) atau obat-obatan, sehingga rumah sakit berusaha keras memberikan pelayanan maksimal kepada pasien yang dirawat di ruang VIP. Bahkan, dibandingkan tarif ruang yang sama di rumah sakit di luar daerah, tarif VIP RSUD Buleleng masih tergolong paling murah. Dengan pertimbangan itu, Wirsana menilai wajar kalau manajemen merencana-
Bali Post/kmb38
Ketut Wirsana.
kan penyesuaian tarif VIP dalam waktu dekat ini. Untuk diketahui, manajemen rumah sakit merencanakan menyesuaikan pemberlakuan tarif ruang perawatan VIP. Saat ini tarif ruang VIP Rp 400.000 tiap malam. Tarif ini termasuk paling murah jika dibandingkan tarif ruang yang sama di rumah sakit di luar Buleleng. Setidaknya satu pertimbangan ini yang mendasari rencana penyesuaian tarif VIP ini. Di samping itu, tarif ini berlaku lebih dari lima tahun pihak manajemen belum pernah melakukan penyesuaian tarif. Saat ini, pihak manajemen telah membentuk tim khusus yang ditugaskan mengkaji secara mendetail terhadap rencana ini. Nantinya, hasil kajian ini akan disampaikan kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) termasuk meminta persetujuan lembaga dewan di Buleleng. (kmb38)
JEMBRANA
12
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Hujan Lebat
Manggissari Longsor, Pangyangan Banjir Negara (Bali Post) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pekutatan, Selasa (28/6) sore, mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah titik. Di Desa Manggissari, sebuah rumah tertimpa longsoran tebing. Sementara di Pangyangan, naiknya volume air sungai mengakibatkan rumah warga kebanjiran dan proyek pembangunan jembatan Pra-TMMD di Gumbrih terhenti. Kondisi yang paling parah terjadi di Manggissari. Sekitar
pukul 16.00 Wita, bangunan dapur dan bale bengong milik I Ketut Aridana (41) longsor menimpa rumah I Ketut Pasek Mertayasa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Longsoran di sisi timur juga menutupi separuh badan jalan Pupuan-Pekutatan. Masyarakat langsung membersihkan longsoran hingga petang dan akses jalan antarkabupaten itu sudah bisa dilalui. Pj. Perbekel Manggissari I Ketut Sukerta membenarkan adanya kejadian longsor yang
berjarak 100 meter dari kantor desa itu. Selain menimpa rumah dan separuh jalan, material longsoran juga menutup gang akses menuju permukiman warga. ‘’Jalan gang itu menuju rumah tujuh kepala keluarga. Hari ini (longsoran) dibersihkan,’’ terangnya. Sementara itu, Kapolsek Pekutatan Kompol IKS Yoga mengatakan kendati material longsoran hingga ke badan jalan, tetapi tidak sampai memutus jalan ke Pupuan. Menurutnya, jalur itu sudah
bisa dilalui kendaraan. Untuk di Gumbrih, dampak hujan lebat mengakibatkan air sungai meluap. Pembangunan jembatan Pra-TMMD (Tri Manunggal Membangun Desa) terpaksa terhenti karena meluapnya air sungai hingga empat meter. Selain itu, rumah warga dekat sungai di Dusun Rukun, Gumbrih juga tergenang banjir. Danramil 1617-04/Pekutatan Kapten Inf. Supeno dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Pengerjaan rangka
jembatan yang menghubungkan Banjar Serong dengan Desa Pengeragoan Dauh Tukad itu dihentikan sementara. Belasan prajurit bersama masyarakat kesulitan untuk melanjutkan pembangunan karena sungai meluap. Banjir juga menggenangi rumah warga di Banjar Cepaka, Desa Pangyangan. Rumah milik I Komang Arnawa yang berada di pinggir sungai Pangyangan tergenangi air hingga dua meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (kmb26)
Bali Post/olo
LONGSOR - Longsor terjadi di Desa Manggissari Kecamatan Pekutatan. Bangunan dapur dan bale bengong menimpa rumah warga.
KARANGASEM
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
13
Diguyur Hujan Lebat
Tembok Roboh, Pohon Tumbang Timpa Rumah Amlapura (Bali Post) Hujan lebat mengguyur Karangasem sejak Selasa malam hingga Rabu (29/6) pagi kemarin. Hujan disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Salah satu di antaranya menimpa rumah warga di Lingkungan Genteng, Kelurahan Subagan. Bahkan, derasnya hujan juga mengakibatkan tembok rumah warga di Desa Jasri dan Desa Perasi, Kecamatan Karangasem, roboh. Dikonfirmasi Rabu kemarin, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Lingkungan Genteng, diketahui milik I Gusti Ketut Unik (40). Setelah terjadi hujan lebat, pohon enau tinggi besar roboh dan menimpa rumahnya, sekitar pukul 13.00 wita. Peristiwa ini mengakibatkan salah satu penghuni rumah I Gusti Made Dwi Atmaja (13) mengalami luka-luka. BPBD Karangasem langsung men-
girimkan satu unit armada untuk melakukan penanganan. Akibat hantaman pohon tumbang, atap rumah Gusti Ketut Unik hancur. Di tempat lain, hujan lebat mengakibatkan tembok sanggah warga di Banjar Werdi Guna, Desa Jasri, roboh sekitar tujuh meter. Beberapa palinggihnya juga ikut hancur, terbawa tembok yang roboh. Material temboknya sempat menutupi akses jalan desa setempat. Namun, setelah ditangani BPBD Karangasem, akses jalannya sudah bisa dilalui kembali oleh warga sekitar. Sedangkan, di Desa Perasi, tembok rumah warga di Banjar Dinas Perasi Kangin, Desa Perasi milik Komang Jana juga roboh. Tembok yang tersusun dari tanah liat itu ambruk sekitar tiga meter setelah diguyur hujan lebat. Beruntung dari kedua dampak tembok roboh ini, tidak ada korban jiwa. Arimbawa menambahkan, BPBD Karangasem benar-benar “banjir” laporan dampak
bencana hujan lebat. Paling banyak pohon tumbang yang melintang di tengah jalan yang sempat menutup akses jalan berjam-jam. Dari laporan warga, peristiwa itu terjadi di antaranya di Lingkungan Susuan, Banjar Dinas Tihing Seka Desa Tihingan, ruas jalan Candidasa - Amlapura. Seluruhnya langsung ditangani petugas BPBD Karangasem. Sehingga akses jalan yang sempat tertutup beberapa jam bisa normal kembali. Laporan pohon tumbang juga terjadi di Banjar Dinas Kesimpar Kelod Teben Desa Kesimpar, di Banjar Dinas Darma Karya Desa Bungaya Kauh. BPBD Karangasem mengerahkan satu unit armada lengkap dengan alat sensor, untuk memotongmotong pohon berukuran besar. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruhnya dapat tertangani dengan baik,” tegas Arimbawa. (kmb31)
Bali Post/kmb31
TUMBANG - Pohon enau yang roboh dan menimpa rumah warga di Lingkungan Genteng, Kelurahan Subagan.
Merokok di Areal RSUD
Tidak Urus Izin
Lima Pengunjung Pasien Dibekuk Tim Yustisi
Yayasan Permata Bali Terancam Disegel
Amlapura (Bali Post) – Lima warga yang merupakan pengunjung pasien tepergok merokok di areal RSUD Karangasem. Mereka lantas dibekuk dan langsung disidik oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Suparta, Selasa (28/6) lalu. Menurut Iwan Suparta, Tim Yustisi Pemkab Karangasem dalam sidak tersebut juga melibatkan PPNS Satpol PP Pemprov Bali. Pasalnya, Satpol PP Karangasem belum memiliki PPNS. Sidak itu digelar dalam rangka menegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kasi Pengendalian dan Penegakan Pol. PP Karangasem Komang Merta yang memimpin tim itu menyampaikan, kelima warga yang tertangkap tangan sedang merokok di areal RSUD Karangasem itu akan diajukan ke sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Amlapura pekan depan. Selain menyidik tersangka, juga disita barang bukti berupa KTP asli berikut rokok yang saat dibekuk tim, pelaku tengah mengisap rokoknya. Iwan Suparta menambahkan, selain penindakan, upaya timnya juga melakukan pembinaan soal Perda KTR. Diharapkan, ke depan warga sudah tertib dan tak lagi ada yang merokok di tempat terlarang, seperti areal kantor pelayanan kesehatan, di areal sekolah, rumah ibadah dan tempat tertentu lainnya yang dilarang. Iwan Suparta mengatakan, operasi penegakan Perda KTR di Karangasem sudah tiga kali dilaksanakan tahun ini. Pada sidak sebelumnya, sejumlah pelanggar Perda KTR diganjar dengan denda Rp 50 ribu subsider dua minggu kurungan. Operasi atau sidak tim yustisi juga menyasar sejumlah lokasi, seperti Puskesmas di Perasi, RSUD Karangasem serta sejumlah perkantoran seperti Kantor Dinas Disnakertrans. “Kami mendapatkan laporan dari warga, Selasa (28/6), banyak orang merokok di tempat terlarang yakni di lingkungan Kantor Disnakertrans. Kami segera meluncur ke kantor itu, tapi begitu tiba, sudah tak ada. Mungkin warga pencari kartu kuning yang banyak merokok di sana sebelumnya,” tandas Iwan Suparta. (013)
Seraya Timur Kelola Anggaran Desa Terbesar Amlapura (Bali Post) Setiap desa kini punya kewenangan mengelola anggaran untuk pembangunan desa. Nominalnya tak tanggung-tanggung, mencapai miliaran rupiah. Data di Kecamatan Karangasem memperlihatkan, Desa Seraya Timur tercatat mengelola anggaran desa terbesar, mencapai Rp 2,7 miliar. Anggaran desa terdiri dari beberapa sumber dana. Antara lain, dari Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak, Bagi Hasil Retribusi dan Dana Desa. Dana Desa ini anggarannya turun langsung dari APBN kepada setiap desa. Setiap sumber dana ini, besarannya kepada setiap desa berbeda. Kalau ADD tergantung kebutuhan siltap dan pembagian proporsional atau perimbangan. Sedangkan untuk Bagi Hasil Pajak, Bagi Hasil Retribusi tergantung pembagian merata dan pembagian proporsional. Khusus Dana Desa besarannya tergantung alokasi dasar dan pembagian proporsional. Dikonfirmasi belum lama ini, Camat Karangasem I Nengah Danu mengatakan, seluruh proses verifikasi APBDes sudah selesai sejak Februari lalu. Sehingga, pelaksanaan anggarannya sudah bisa dilakukan setiap desa. Setelah Desa Seraya Timur, anggaran cukup besar yang diterima desa di Kecamatan Karangasem, disusul Desa Seraya sebesar Rp 2,4 miliar, Desa Bugbug sebesar Rp 2,1 miliar, Desa Seraya Barat Rp 1,91 miliar, Desa Pertima Rp 1,9 miliar, Desa Bukit Rp 1,8 miliar, Desa Tumbu Rp 1,44 miliar, dan Desa Tegallinggah Rp 1,41 miliar. Pengalokasian anggaran ini sesuai dengan Perbup 70/2015 tentang Pengalokasian Alokasi Dana Desa dan Pembagian Alokasi Dana Desa kepada setiap desa di Kabupaten Karangasem 2016. Dari Perbup tersebut, kata Danu, besaran anggaran Desa Seraya Timur yang mencapai Rp 2,7 miliar terdiri dari ADD sebesar Rp 1,7 miliar (kebutuhan siltap Rp 304,2 juta dan Pembagian Perimbangan Rp 1,4 miliar), Bagi Hasil Pajak Rp 240 juta (Pembagian Merata Rp 107,4 juta dan Pembagian Proporsional Rp 132,7 juta), Bagi Hasil Retribusi Rp 21,6 juta (Pembagian Merata Rp 9,6 juta dan Pembagian Proporsional Rp 11,9 juta). Sedangkan Dana Desa Rp 799 juta (Alokasi Dasar Rp 565,6 juta dan Pembagian Proporsional Rp 234,3 juta). Agar penggunaan dana yang begitu besar ini tepat guna, Danu meminta seluruh komponen masyarakat mengawasi ketat penggunaannya di lapangan. Pantau apakah realisasi APBDes sudah sesuai fakta di lapangan. Dengan demikian, kekhawatiran bahwa dana itu disalahgunakan bisa ditekan, karena penggunaannya terus dipantau di tingkat desa. “Kita tentu ingin anggaran sebesar itu digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat di desanya. Bukan untuk kepentingan diri sendiri oknum tertentu,” tegas Danu. (kmb31)
Amlapura (Bali Pos) –
Yayasan Permata Bali di Banjar Dauh Pangkung, Seraya Barat, Karangasem sampai saat ini tetap tidak mengurus izin-izin yang dipersyaratkan. Padahal, yayasan ini sudah berulang kali didatangi Tim Yustisi Pemkab Karangasem agar secepatnya mengurus perizinan. Bahkan, yayasan ini sudah diberi surat teguran (ST) I, II, dan III. Lantaran tetap membandel, operasional yayasan yang bergerak dalam pengasuhan bayi dan anak-anak itu terancam disegel. Kepala Satpol PP Pemkab Karangaem Iwan Suparta, S.H. mengatakan, izin yang tidak dikantongi yayasan yang dipimpin Agustina Pidatu, S.H. itu, yakni bangunannya tidak memiliki IMB. Padahal, bangunannya besar berlantai dua. Pengelola juga tak memiliki izin pendukung operasional yayasan tersebut itu. Pengelola yayasan diberikan surat teguran dan didatangi tim yustisi, den-
gan dasar UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP No. 6 Tahun 2010 tentang Pol. PP. Pengelola yayasan diduga di antaranya melanggar Perda No. 7 Tahun 2012 tentang RTRW Karangasem, di mana bangunannya tak memiliki IMB. “Surat teguran diterima dan ditandatangani ketua pengelola yayasan itu, Agustina Pidatu,” ujar Iwan Suparta, belum lama ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa bulan lalu sejumlah LSM dan instansi terkait di Pemkab Karangasem mendatangi pengelola yayasan itu. Pasalnya, ada kecurigaan terhadap pengelola yayasan itu karena tak memiliki izin operasional, juga tak ada laporan ke pihak pemerintah. Padahal, pengelola mengasuh bayi, balita dan anak-anak yang jumlahnya belasan. Sementara pihak
pengelola yayasan menepis dugaan anak-anak itu terkait praktik adopsi dan pengasuhan secara ilegal. Iwan Suparta mengatakan, dari belasan anak yang semula diasuhnya, pihaknya mendapatkan informasi satu orang sempat dibawa ke luar, entah diasuh atau diadopsi orang lain. Pihak Satpol PP lantas minta pengelolanya mengembalikan anak itu ke yayasannya. “Sejak kami datangi dan beri surat teguran, kami minta pengelola yayasan tidak mengurangi atau menambah jumlah anak asuhnya di yayasan yang berkantor di Seraya Barat itu. Seorang anak yang sempat ke luar entah diasuh orang lain,
sudah dikembalikan lagi,” ujarnya. Terkait pengelola yayasan sudah diberikan ST sebanyak tiga kali, kata Iwan Suparta, nantinya ditunggu tiga hari. Jika ST itu tetap tidak digubris, pihaknya melayangkan surat peringatan I, II, dan III. Masingmasing masa waktu SP itu yakni SP I dan SP II selama tiga hari dan SP III selama satu hari. “Kalau SP I, II, dan III tetap tak digubris pihak pengelola yayasan, kami akan laporkan ke Bupati Karangasem. Tinggal menunggu perintah Bupati, apakah nanti yayasan itu ditindak dengan penyegelan,” tandasnya. (013)
Ditinggal Mandi, Polres Petakan Jalur Mudik Dapur Warga Susuan Terbakar Rawan Lakalantas Amlapura (Bali Post) Kebakaran di Lingkungan Susuan, Karangasem, Selasa (28/6) malam, mengagetkan warga di sekitar permukiman padat penduduk tersebut. Warga sekitar harus berjibaku memadamkan api dibantu petugas Pemadam Kebakaran Karangasem. Beruntung api bisa cepat dipadamkan sehingga tidak menjalar ke rumah penduduk lainnya. Kebakaran itu terjadi di rumah warga I Gede Berata (62) sekitar pukul 19.30 wita. Kebakaran dapur korban diduga terjadi akibat kelalaian anaknya Ni Nyoman Resi (45). Sebelum peristiwa kebakaran itu, Resi mengaku sempat memasak air di dapur untuk mandi. Begitu air hangat, Resi langsung mengambil air tersebut dan pergi ke kamar mandi. Padahal saat itu tungku tempatnya membuat air hangat masih menyala. Api yang masih menyala membakar kayu bakar di sekitar tungku
tersebut. “Danyuh kering sengaja ditaruh di sana, dipakai menyalakan api kalau mau memasak,” kata Resi. Resi mengaku baru mengetahui ada kebakaran setelah selesai mandi sepuluh menit kemudian. Dia kaget melihat kepulan asap tebal dari arah dapur. Ternyata, api sudah membesar membakar isi dapurnya. Api terus membesar dan menyambar bagian atap dapur. Resi yang dalam kondisi panik hanya bisa berteriak minta tolong. Teriakan Resi ini mengundang perhatian tetangga yang kemudian datang untuk memberikan pertolongan. Petugas Pemadam Kabakaran Karangasem juga cepat datang 15 menit berselang. Dua unit mobil pemadam langsung melakukan penanganan. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan. Hanya, dapur semipermenan dengan atap asbes berukuran 4 x 5 meter tersebut sudah habis terbakar. Keba-
karan sangat cepat karena dapur terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Selaian itu di dapur juga ada kayu bakar sehingga api cepat merambat. Petugas Polsek Karangasem sempat menurunkan tim untuk melakukan lidik. Namun, Kapolsek Kota Karangasem Kompol Anwar Sasmito memastikan, kebakaran ini tidak ada unsur sabotase. Kebakaran dapur itu murni terjadi akibat kelalaian penghuni rumah yang tidak berhati-hati saat memasak air. Titik kebakaran cukup dekat dengan lokasi permukiman warga sekitar. Lokasinya juga dekat dengan Lapas Karangasem. Pemilik rumah Gede Berata dan istrinya Ni Luh Surati (60) tampak masih shock melihat dapurnya terbakar. Keduanya tak menduga seluruh isi dapur hangus jadi abu. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian korban mencapai Rp 10 juta. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PEMADAMAN - Petugas pemadam kebakaran dan warga saat melakukan pemadaman api di dapur itu.
Amlapura (Bali Post) - Sejumlah akses jalan di Karangasem menjadi jalur mudik. Salah satu ruas jalan yang diperkirakan cukup padat yakni di Kecamatan Manggis dari Yeh Malet sampai Pelabuhan Padangbai. Ruas jalan ini disebut rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya cukup padat kendaraan, tapi ruas jalan yang terhubung dengan jembatan mulai rusak dan membahayakan. Kapolres Karangasem AK BP S ugeng S udarso mengatakan hal itu, Selasa (28/6) lalu. Menurut Sugeng Bali Post/kmb31 Sudarso, pihaknya AKBP Sugeng Sudarso sudah memetakan daerah rawan kecelakaan di Karangasem. Ruas jalan Yeh Malet - Padangbai menjadi salah satu fokus lantaran akan menjadi akses jalur mudik utama warga Lombok melalui Pelabuhan Padangbai. Situasinya akan makin padat dengan meningkatkan truk-truk yang akan mengangkut kebutuhan pokok ke Padangbai menuju Lombok. “Ada salah satu jembatan di jalur ini sambungannya ke jalan raya cukup longgar. Ini membahayakan pengguna jalan. Banyak pengendara yang sering berhenti mendadak di sana,” kata Sugeng Sudarso. Tepat di pintu masuk Karangasem di wilayah Yeh Malet dan simpang tiga Padangbai, pihak kepolisian sudah menyiapkan Pos Pengamanan. Sedangkan di pintu masuk Pelabuhan Padangbai juga disiapkan Pos Pelayanan untuk mempermudah akses informasi dan pelayanan bagi para pemudik. Polres Karangasem menerjukan sekitar 80 personel polisi untuk mengamankan jalur mudik, dibantu masing-masing personel polsek untuk penebalan pengamanan. Gelar pasukan Operasi Ramadnya Agung 2016 dalam rangka pengamanan Idul Fitri di Karangasem, rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Stadion Amlapura, Jalan Veteran, Kamis (30/6) ini. Selain jalur ini, kata Sugeng Sudarso, satu jalur lainnya seperti dari Kecamatan Abang menuju Kubu hingga Buleleng juga rawan lakalantas. Ruas jalan ini sudah dipetakan di mana saja titik rawan yang harus diwaspadai, terutama tikungan-tikungan tajam yang bisa memicu terjadinya lakalantas. Selain itu, berbagai aktivitas masyarakat yang cukup ramai di jalur ini, seperti pasar dan pariwisata, juga harus diantisipasi sehingga arus lalu lintas tak terganggu selama arus mudik yang diperkirakan mulai padat pekan depan. Tidak hanya pengamanan di darat, jalur laut juga menjadi fokus. Sat. Polair Polres Karangasem mulai ditugaskan untuk memantau keamanan laut, terutama memberikan informasi mengenai perkembangan cuaca menjelang penyeberangan. Itu dilakukan bekerja sama dengan pihak BMKG Provinsi Bali. Patroli laut akan terus dilakukan bersamaan dengan Operasi Ramadnya Agung 2016 yang dilaksanakan mulai Kamis ini hingga 25 Juli nanti. (kmb31)
TABANAN
14 Seltim Rampungkan Tugu dan Patung Tabanan (Bali Post) – Tugu Catur Buana dan Patung Catur Dewi yang dibangun di pertigaan Megati, Selemadeg Timur, sudah rampung. Ikon ibu kota Kecamatan Seltim yang dikerjakan selama tiga bulan ini rencananya diresmikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Kamis (30/6) siang ini. Beragam persiapan menjelang peresmian terlihat saat umat Hindu merayakan Hari Pagerwesi, Rabu (29/6) kemarin. Upacara dimaksud, menurut Camat Seltim Ngurah Darma Utama didampingi Bendesa Adat Megati Kelod I Wayan Supika, antara lain pacaruan, mendak Ida Batara, dan pamelaspasan yang di-puput Ida Pedanda Gde Oka Putra Surya dari Geria Gde Serampingan. Sementara Kamis pagi ini sebelum peresmian dilaksanakan upacara patirtan, majaya-jaya, dan ngaturang bhakti. Majaya-jaya diikuti tujuh pasang panyade, karena di Desa Megati ada enam pura kahyangan adat. Darma menjelaskan, pendirian Tugu Catur Buana yang dikelilingi Catur Dewi berawal dari pengembangan dan penataan ibu kota kecamatan yang digagas Bupati Tabanan. Pembuatannya melibatkan sejumlah seniman Seltim. Sebelum menetapkan bentuk bangunan, pihak kecamatan melakukan koordinasi dengan desa adat dan tokoh masyarakat. Oleh karena lokasinya sempit, rancangan bangunan dibuat layaknya palinggih, namun tidak lepas dari adopsi nilai budaya dan spiritual. Untuk mengangkat nilai seni budaya, palinggih setinggi 9,4 meter tersebut kemudian dipadukan dengan Patung Catur Dewi (Saraswati Dewi, Uma Dewi, Saci Dewi, dan Dewi Sri) yang konsepnya utara, timur, barat, dan selatan. Anggarannya berasal dari Pemkab Tabanan Rp 197 juta dan swadaya masyarakat Rp 75 juta. (kmb28)
35 Persen Koperasi Berpotensi Dibubarkan Tabanan (Bali Post) – Di Kabupaten Tabanan ada 553 koperasi, namun sekitar 35 persen tidak melaksanakan RAT (Rapat Akhir Tahun). Untuk itu, Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan turun melakukan pemantauan. Hasilnya, beberapa koperasi tidak melakukan RAT karena belum mengerti cara membuat laporan dan ada juga yang mengalami masalah. Menurut Kabid Bina Lembaga Koperasi, Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan Ni Nyoman Yudiani, S.H., M.H., 35 persen koperasi yang tidak melaksanakan RAT itu berpotensi dibubarkan. Tetapi pihaknya masih harus menunggu karena koperasi bisa dibubarkan jika tiga kali tidak melaksanakan RAT. “Jadi, diberikan pembinaan dulu. Jika tetap tidak melakukan RAT hingga tiga kali barulah diproses,” ujarnya, Selasa (28/6). Saat ini tercatat 46 koperasi masuk kategori tidak aktif di Tabanan. Proses pembubarannya dilakukan secara bertahap selama empat tahun ke depan. Bertahap karena memerlukan proses mulai dari memberikan waktu bagi koperasi untuk memilih apakah mau ditutup atau disehatkan. Jika tidak mau disehatkan, diberikan waktu dua bulan untuk pengajuan keberatan baik dari pihak pengurus maupun anggota. Kalau tidak ada keberatan barulah dilakukan pembubaran dengan mengirimkan berkas dan laporan kepada Kementerian Koperasi dan UKM. “Sekarang ini membubarkan koperasi bukan wewenang pemerintah daerah lagi, tetapi langsung pusat,” katanya. Di luar 46 koperasi tidak aktif, tahun ini sudah ada 10 koperasi yang dibubarkan. Jumlahnya akan bertambah karena Koperasi BPR yang sudah beku selama 10 tahun diusulkan pihak OJK untuk dibubarkan. Diskop dan UKM Tabanan mestinya membubarkan koperasi ini tahun depan, tetapi karena ada rekomendasi dari OJK, prosesnya dilakukan 2016 ini. (kmb24)
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Kuatkan Spiritual Umat Hindu
Kodim 1619/Tabanan Renovasi Pura
Tabanan (Bali Post) Setelah sekian tahun, akhirnya pura panyungsung keluarga besar Kodim 1619/Tabanan yang berlokasi di Makodim setempat diperbaiki. Tembok panyengker pura, sejumlah palinggih seperti Palinggih Tugun Karang dan piasan direnovasi total. Sementara palinggih utama dibenahi karena dari tekstur masih sangat kuat dan kokoh. Ketua Umat Hindu Kodim 1619/ Tabanan Kapten Inf. I Nengah Sudiana yang juga Danramil 02/1619 didampingi Ketua Panitia Pembangunan Kapten Inf. I Made Suaka menjelaskan, renovasi ini dilatarbelakangi kondisi pura yang saat ini sudah tidak memenuhi unsur mandala. ‘’Posisi pura lebih rendah dibandingkan jalan utama yang tiap tahun ditambah ketinggiannya. Sejumlah palinggih juga rusak dimakan usia. Tidak jarang air dari jalan utama masuk ke dalam pura saat musim hujan,’’ ujarnya, Rabu (29/6) kemarin. Kondisi itu membuat anggota Kodim khususnya yang beragama Hindu sangat tidak nyaman saat melakukan persembahyangan. “Kami berupaya memberikan tempat yang layak bagi sesuhunan yang berstana
di Pura Makodim, karena berkatnya, seluruh anggota TNI yang bertugas di jajaran Kodim 1619/Tabanan selama ini mendapatkan perlindungan dan keselamatan dalam menjalankan seluruh tugasnya,” jelasnya. Renovasi ditargetkan rampung satu bulan mendatang karena melibatkan anggota TNI. “Tukang palinggih dari Kerambitan selama ini dibantu oleh anggota TNI. Jadi, pekerjaan lebih ringan dan bisa rampung satu bulan ke depan,” ungkap Sudiana. Suaka menambahkan, anggaran yang diperlukan Rp 63 juta, di luar biaya untuk pondasi serta upacara pacaruan dan pamelaspasan. “Biaya upacara pacaruan dan pamlaspasan usai renovasi kami anggarkan sekitar Rp 15 juta dan rencananya di-puput Ida Pedanda dari Geria Tamansari,” ucapnya. Anggaran perbaikan/renovasi pura berasal dari umat, yakni iuran warga suka duka umat Hindu keluarga besar Kodim 1619/Tabanan dan dari donator. “Donatur sudah ada yang memberikan bantuannya seperti BRI dan tokoh masyarakat di Kediri,” kata Suaka. Piodalan di pura panyungsung keluarga besar Kodim 1619/Tabanan ini jatuh tiap Purnama Kaenam. (kmb/k250)
Bali Post/kmb
DISERAHKAN - Kepala BRI Cabang Tabanan Meidri Agung Cahyanto menyerahkan dana punia perbaikan Pura Kodim 1619/Tabanan kepada Ketua Umat Kapten Inf. Nengah Sudiana disaksikan Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan.
Harga Tanah Mahal
Pemkab Tak Programkan Rumah Murah Tabanan (Bali Post) -
Untuk membantu masyarakat mendapatkan rumah, pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat RI mengeluarkan rumah murah bersubsidi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sayangnya, program rumah bersubsidi ini tidak bisa diterapkan di Kabupaten Tabanan. Hal itu dipaparkan Kepala BRI Cabang Tabanan Maidri Agung Cahyanto, Rabu (29/6) kemarin. Tidak bisanya program rumah murah bersubsidi ini diterapkan di Tabanan karena harga tanah sudah mahal dan di luar tang-
gungan pemerintah. Untuk tanah hanya ditanggung puluhan juta rupiah, padahal harga tanah di Tabanan saat ini mencapai Rp 100 juta per are. ‘’Pengembang yang hendak mengambil program ini keuntungannya mepet bahkan
bisa rugi. Di wilayah Bali mungkin masih bisa dikembangkan di Kabupaten Jembrana dan Karangasem,’’ katanya. Mengenai bisnis properti, berdasarkan data dari BRI saat ini kredit yang masih ada pengajuannya adalah kredit di bawah Rp 500 juta. Kredit ini biasanya untuk rumah tipe 36 dan 40. ‘’Untuk kredit rumah di bawah Rp 500 juta umumnya untuk pemakaian pribadi, bukan investasi. Jenis ini yang meningkat meski tidak signifikan,’’ jelas Meidri.
Ada dua tipe penggunaan dalam pengajuan kredit rumah, yaitu untuk dipakai sendiri dan untuk investasi. Kredit rumah untuk dipakai sendiri mengalami penambahan jumlah setiap tahunnya, namun hal ini tidak berlaku untuk investasi. Permintaan kredit rumah untuk investasi sudah mulai berkurang tiga tahun terakhir seiring dengan semakin tingginya harga jual properti. Mulai sepinya investasi properti lanjut Meidri dikarenakan
beberapa tahun sebelumnya bisnis properti meledak. Seperti bola salju, semakin lama harga jual bisnis properti semakin tinggi sehingga tidak banyak menjangkau kantong masyarakat. Sekitar lima tahun lalu masih banyak warga Tabanan yang meminjam kredit untuk melakukan investasi rumah di Denpasar. Namun, karena harga jualnya semakin tinggi, bisnis ini menjadi lesu, sebab tidak ada kepastian bisa dijual kembali dengan harga lebih tinggi. (kmb24)
Warung Global
Bisnis Properti Lesu, Harga Tanah Tetap Tinggi GEDE Biasa di Denpasar merasa senang terhadap kondisi ini karena di Kota Denpasar properti sudah padat. Di awal perancangannya kurang bagus terus ada penambahan sehingga penataannya rumit. Jadi, perlu adanya perlambatan pembangunan properti. Ini dilontarkannya terkait topik ‘’Bisnis Properti Lesu’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Rabu (29/6) kemarin.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau dulu ada bangunan dikelilingi sawah, sekarang sawah di tengah perumahan sehingga tidak ada ruang hijau. Perlam-
batan ini bagus untuk memikirkan dan merancang pembangunan ke depan agar jelas dan akurat serta mengontrol pemakaian sumber daya air dan listrik agar
tidak habis. Menurut Made Bukit di Jimbaran, kondisi bidang properti lesu selaras dengan pertumbuhan perekonomian. Kondisi ini karena tingkat daya beli masyarakat berkurang. Pemerintah harus mengupayakan agar keadaan ini segera berakhir. Arya di Denpasar menilai harga properti di Bali cukup mahal. Kelesuan ini sudah pada titik jenuh. Jalur hijau banyak yang dilanggar karena ketidaktegasan aturan yang ada sehingga terjadi pembangunan yang merajalela. Harus ada aturan yang jelas ten-
tang tata ruang, ini yang perlu diintrospeksi ke depannya. Bukan properti saja, semua juga agak lesu karena perekonomian belum membaik. Apalagi, menurut Tut Dawi dan Sugi di Denpasar, sekarang musim anak masuk sekolah sehingga memerlukan biaya yang cukup besar. Jadi, tunda dulu keinginan membeli properti karena bukan kebutuhan yang mendesak. Pemasaran, mutu, dan persaingan yang ketat juga sangat berpengaruh terhadap lesunya bisnis properti. Bagi pengembang, kata Putra di Kuta, kelesuan ini dalam
arti sempit. Dalam arti luas ini penyempitan dan kurang berkontribusi terhadap budaya Bali. Posisi properti harus di tempat yang strategis agar diminati pembeli. Werda di Tegalalang menyebut lesunya bisnis properti mengindikasikan ekonomi belum membaik. Bisnis properti menurun menandakan KPK berhasil karena properti berupa rumah dan tanah dipakai objek pencucian uang oleh pelaku koruptor. Mudah-mudahan bisnis properti kembali lancar tanpa ada korupsinya. (dika)
15
Kamis Umanis, 30 Juni 2016 Data Pertandingan Piala Eropa Babak Perempatfinal Jumat (1/7) dini hari Polandia vs Portugal Sabtu (2/7) dini hari Wales vs Belgia Minggu (3/7) dini hari Jerman vs Italia Senin (4/7) dini hari Prancis vs Islandia Hasil Liga Champiosn UEFA Kualifikasi I Flora Tallinn (EST) vs Lincoln (GIB) 2-1 Valletta (MLT) vs B36 Torshavn (FAR) 1-0 The New Saints (WAL) vs Tre Penne (SMR) 2 -1 Santa Coloma (AND) vs Alashkert (ARM) 0-0 Liga Eropa Kualifikasi I FK Partizani (ALB) vs Bratislava (SVK) 0-0 Rabotnicki (MKD) vs Podgorica (MNE) 1-1 Kapaz PFK (AZE) vs Chisinau (MDA) 0-0 Saint Patrick’s (IRL) vs Jeunesse Esch (LUX) 1-0
Bali Post/rtr
LATIHAN - Pemain timnas Italia menjalani latihan di markasnya di Domaine de Grammont, Montpellier, Rabu (29/6) kemarin. Italia mempersiapkan diri menghadapi duel melawan Jerman di babak perempatfinal Piala Eropa, Minggu mendatang.
Italia Krisis Pemain Tengah Montpellier -
Gelandang Daniele De Rossi absen pada latihan bersama timnas Italia, Rabu (29/6) kemarin, saat Italia dilanda krisis pemain tengah. Ini menjadi latihan pertama tim asuhan Antonio Conte itu menundukkan Spanyol di babak 16 besar Piala Eropa.
Bali Post/rtr
Pelatih timnas Jerman Joachim Loew.
Hadapi Azzurri, Jerman Tak Khawatir
Evian Dalam delapan pertemuan terakhir melawan Italia, Jerman belum sekalipun meraih kemenangan. Pelatih Jerman Joachim Loew mengaku timnya tak memiliki kekhawatiran menghadapi tim Azzurri di babak perempatfinal, Minggu (3/7) dini hari. Laga di Bordeaux, Minggu (3/7) dini hari nanti, menjadi kesempatan bagi die Mannschaft untuk mengakhiri kutukan itu. Dalam delapan pertandingan di turnamen besar, Jerman tak mampu menundukkan lawannya itu. Loew sedikit lega saat timnya menaklukkan Italia 4-1 pada pertandingan persahabatan Maret lalu. Namun, ia masih menyimpan kekhawatiran karena saat itu Antonio Conte tidak menurunkan pemain-pemain terbaiknya. “Kami tidak memiliki trauma terhadap Italia,” kata Loew, Rabu (29/6) kemarin, dalam temu pers di markasnya di Evian. “Kami pun tak takut terhadap mereka. Kami percaya dengan kemampuan kami.” Ia mengandaikan pertandingan itu seperti kopi dingin. Padahal yang disukainya adalah espresso. Jadi apa pun jadinya pertandingan Minggu mendatang tetap harus dijalani. Loew menjadi saksi sendiri kekalahan timnya saat masih menjabat asisten pelatih. Kala itu Italia menghancurkan peluang Jerman menjadi juara dunia di negaranya sendiri pada Piala Dunia 2006. Empat tahun lalu kekalahan itu berulang saat Mario Balotelli mencetak dua gol dan membawa tim Azzurri melaju ke final Piala Eropa 2012. Kekalahan itu diakibatkan oleh kegagalan Jerman mengendalikan sang pengatur serangan Andrea Pirlo. Jerman belajar dari kesalahan itu di babak semifinal itu dan menjuarai Piala Dunia 2014 di Brazil. “Kekalahan itu membantu saya mengembangkan diri, khususnya pada Piala Dunia 2014. Ini semua pelajaran yang baik bagi saya,” tegas Loew yang tak lari dari tanggung jawab atas kekalahan atas Italia di Piala Dunia dan Piala Eropa itu. Kini Italia minus Balotelli dan juga Pirlo. Namun, Loew faham benar Conte akan memainkan strategi terbaiknya. Dimotori kiper senior Gianluigi Buffon dan gelandang Daniele de Rossi di lapangan tengah, Italia pantas mendapatkan pujian. Terlebih de Rossi yang jenius dan pandai dalam menjaga keseimbangan timnya. “Tim Italia kali ini jauh lebih baik dibandingkan 2008 atau 2010. Mental bertarung mereka jauh lebih kuat,” ungkap Loew. “Mereka bisa berubah cepat dari formasi menyerang menjadi bertahan. Semua berjalan otomatis tanpa kehadiran Pirlo.” “Buffon luar biasa tenang dan pengalaman bertahan mereka sangat terkoordinasi,” tambah Loew. (kmb39/rtr)
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengatakan bahwa De Rossi dan Antonio Candreva, yang menepi saat pertandingan melawan Spanyol karena cedera pangkal paha, telah menjalani pemeriksaan-pe-
meriksaan medis. Namun hasil pemeriksaan itu tidak akan dipublikasikan. “Info terbaru selanjutnya terhadap kondisi para pemain yang saat ini cedera akan diumumkan besok,” kata mereka.
De Rossi ditarik keluar lapangan pada menit ke-54 saat tim “Azzuri” menang 2-0 atas Spanyol setelah ia mengalami cedera pada pinggangnya. Ia digantikan oleh Thiago Motta, yang mendap-
Paris Penyerang Belgia Michy Batshuayi siap bergabung dengan Chelsea dari klub Liga Prancis Olympique Marseille, demikian dilaporkan harian olahraga Prancis L’Equipe, Rabu (29/6) kemarin. Batshuayi (22) diharapkan akan menandatangani kontrak lima tahun untuk klub Liga Inggris itu dengan biaya transfer sekitar 40 juta euro, kata surat kabar itu tanpa menyebutkan narasumbernya. Marseille telah mencapai kesepakatan dengan klub Liga Inggris lainnya, Crystal Palace, pada awal pekan ini namun Batshuayi menolak tawaran tersebut, tulis L’Equipe. Batshuayi harus menjalani pemeriksaan medis di Bordeaux, Prancis, di mana Belgia bermarkas selama putaran final Piala Eropa, dan Chelsea yang akan ditangani pelatih timnas Italia Antonio Conte musim depan, dapat segera mengumumkan kesepakatan ini, menurut surat kabar Prancis itu. Batshuayi, yang didatangkan Marseille dari klub Belgia Standard Liege pada 2014, mengoleksi 23 gol di semua kompetisi pada musim ini. Belgia akan menghadapi Wales
pada Sabtu mendatang di Lille, untuk memperebutkan tempat di semifinal Piala Eropa 2016.
dasi dari Liga Utama ke Liga Championship. Bentitez berusaha memperbaiki kekuatan skuadnya termasuk merekrut kiper jangkung itu dengan kontrak selama lima musim. Sels yang diplot untuk menggantikan Tim Krul dan Rob Elliot, sebenarnya masuk dalam skuad timnas Belgia untuk Piala Eropa ini. Ia sempat tampil di babak kualifikasi melawan Andora dan Israel, namun gagal masuk skuad the Red Devils di putaran final di Prancis. (kmb39/afp/ant)
Batshuayi Diberitakan Bergabung dengan Chelsea Kiper Newcastle Sementara itu, Newcastle United merekrut kiper Mats Sels sebesar 5,4 juta dolar AS dari klub Belgia, Gent. Kiper berusia 24 tahun itu mendapat gelar Penjaga Gawang Terbaik Belgia musim lalu. Sels menjadi pemain pertama yang direkrut pelatih Rafael Benitez setelah timnya terdegra-
Bali Post/rtr
BELGIA - Penyerang Belgia Michy Batshuayi melepaskan tembakan pada pertandingan melawan Hungaria di Stadium de Toulouse, Toulouse.
Emery Diikat Kontrak Dua Musim di PSG Paris Unai Emery diikat dengan kontrak selama dua musim oleh klub juara Liga Prancis, Paris Saint Germain, Rabu (29/6) kemarin. Pelatih berusia 44 tahun memiliki reputasi mengesankan dengan membawa Sevilla tiga kali meraih trofi Liga Eropa secara berturut-turut. Emery menggantikan Laurent Blanc yang mengundurkan diri awal pekan ini. Blanc menyelesaikan kontrak selama tiga musim dengan mengantarkan PSG meraih gelar treble domestik dua musim beruntun. ‘’Klub ini menjelma menjadi salah satu raksasa Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Saya bangga dan juga terhormat diberikan kesempatan membantu mewujudkan ambisi besarnya,’’ ungkap Emery yang posisinya di Sevilla digantikan Jorge Sampaoli, mantan pelatih timnas Chile.
Emery yang mantan gelandang Real Sociedad menjalani debut pelatih pada 2004. Ia kemudian memimpin Valencia dari 2008-2012 sebelum melatih Sevilla pada 2013. Blanc meninggalkan posisinya di PSG ini setelah presiden klub Nasser al Khelaifi menyatakan ia gagal pada musim 2015/2016. Kegagalan itu dipicu kekalahan PSG atas Manchester City di kompetisi Liga Champions musim lalu. Ini menjadi kegagalan keempat beruntun di babak perempatfinal klub kaya Prancis itu di pentas Eropa. Pelatih AC Milan Klub AC Milan menunjuk mantan pelatih kepala Fiorentina dan Sampdoria Vincenzo Montella sebagai manajer tim asal kota Milan itu dalam kontrak selama dua tahun. Pelatih berusia 42 tahun itu akan mulai menjalankan pekerjaannya pada
atkan kartu kuning kedua dan diskors untuk pertandingan perempatfinal melawan Jerman pada Mingu. Pemain veteran De Rossi tidak terlalu banyak dimainkan pada fase kualifikasi, namun kembali diandalkan saat berjalannya turnamen dan merupakan sosok penting bagi Italia. Absennya tiga pemain ten-
gah itu membuat Conte dalam persoalan besar menghadapi Jerman, Minggu dini hari. “Kami masih memiliki waktu empat hari. Saya ingin pemainpemain saya dalam kondisi 100 persen bugar untuk pertandingan (melawan Jerman) itu. Mereka harus tampil dalam kondisi 120, 130 atau 140 persen,” kata Conte. (kmb39/ afp/ant)
Pemain timans Austria Christian Fuchs.
Bali Post/rtr
Fuch Gantung Sepatu Wina Kapten timnas Austria Christian Fuchs, Rabu (29/6) kemarin mengumumkan pensiun dari laga internasional. Pemain yang merumput di klub Liga Inggris Leicester City memutuskan gantung sepatu setelah Austria terhenti langkahnya di putaran pertama Piala Eropa. Austria yang disebut-sebut sebagai tim Kuda Hitam, gagal menampilkan penampilan terbaiknya setelah kalah 1-2 dari Islandia di babak penyisihan Grup F. Kekalahan itu dianggap Fuch sebagai penentu nasib timnya. “Pertandingan melawan Islandia menjadi penampilan terakhir saya di Merah-PutihMerah,” kata Fuch menyebut
1 Juli dan menggantikan posisi Cristian Brocchi yang kini bertanggung jawab dengan urusan internal klub setelah Sinisa Mihajlovic dipecat pada April. Montella mempunyai catatan karier sepak bola sebagai pemain penyerang di klub Empoli, Genoa, Sampdoria, dan AS Roma serta pernah dipinjamkan sesaat ke klub Liga Inggris Fulham pada 2007. Montella juga tercatat 20 kali bermain dalam tim nasional Italia periode 1999 hingga 2005 dan mencetak gol tiga kali. ‘’Ini adalah kepercayaan klub bahwa gaya bermain pelatih baru Rossoneri akan menjadi dasar yang penting, kolaborasi yang positif dan menghasilkan. Kami berterima kasih kepada Cristian Brocchi untuk antusiasme, persiapan, dan intensitas yang dipakainya dalam pendekatan sepanjang karier sebagai pelatih Milan dengan tim utama dan tim muda,’’ demikian pernyataan resmi AC Milan. Milan, yang kalah dari Juventus pada final Coppa Italia, Mei, menempati posisi ketujuh pada Serie A musim 2015-2016. Klub yang bermarkas di San Siro itu juga akan melewatkan kompetisi Eropa untuk ketiga kalinya. (kmb39/rtr/ant)
seragam timnasnya. “Saya bangga dengan penampilan saya selama 10 tahun bersama timnas. Saya melakukan semuanya dengan sepemnnuh hati,” tambah pemain berusia 30 tahun itu dalam video singkat yang diunggah di jejaring sosial Facebook. Mantan pemain Schalke itu pindah ke Leicester City dengan menandatangani kontrak berdurasi 3 musim pada tahun lalu. Ia menjadi salah satu pemain kunci yang membawa timnya meraih gelar tertinggi Liga Utama Inggris. Kemenangan tersebut sungguh di luar dugaan. Selama membela timnas sejak 2006, Fuch tampil 78 kali dan menghasilkan satu gol. (kmb39/afp)
Bali Post/rtr
Pelatih baru Paris Saint Germain Unai Emery.
OLAHRAGA
16
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Atribut Jakmania Tak Boleh Masuk Stadion
Jakarta (Bali Post) Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta (GTS) Joko Driyono menegaskan bahwa hukuman terhadap Jakmania (pendukung Persija) adalah tidak boleh membawa atribut ke stadion saat menonton pertandingan. “Apa pun yang berhubungan dengan asosiasi Jakmania seperti atribut, yel-yel, dan terkait lainnya, tidak diperbolehkan memasuki stadion hingga akhir kompetisi,” kata Joko Driyono dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (29/6) kemarin. Namun apabila masyarakat ingin menonton pertandingan Persija secara langsung di stadion, tetap diperbolehkan, asalkan mematuhi aturan hukuman tersebut. Keputusan tersebut mengambil contoh dari tindakan suporter tim lainnya yang pernah dihukum serupa seperti Aremania pada tahun 2013. Joko juga menjelaskan bahwa hal tersebut sudah menjadi keputusan dari Komisi Disiplin Indonesia Soccer Cahmpionship (ISC). Ke depannya, PT GTS akan lebih intensif dalam mendidik suporter dengan cara bekerja sama dengan aparat ataupun mengg e l a r diskusi yang lebih fokus pada sikap pendukung. Sebelumnya, Sriwijaya FC dipastikan menang 3-0 atas Persija Jakarta meski pertandingan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6), dihentikan pada menit 81 akibat terjadi kerusuhan. Pertandingan antara tuan rumah Persija melawan Sriwijaya FC harus dihentikan karena terjadi kerusuhan yang melibatkan The Jakmania dan aparat keamanan yang menjaga jalannya pertandingan. Dampak dari kerusuhan tersebut beberapa aparat dan Jakmania mengalami luka dan harus menjalani perawatan. Saat pertandingan dihentikan, Laskar Wong Kito itu dalam kondisi unggul 1-0 dari tim tuan rumah lewat tendangan bola mati Hilton Moreira pada menit ke-65. Kondisi tersebut membuat tensi dalam stadion terbesar di Indonesia ini memanas dan ada oknum Jakmania yang masuk ke lapangan. Kerusuhan pertandingan Persija melawan Sriwijaya FC langsung menjadi perhatian pemerintah dan rapat terpadu yang melibatkan kepolisian, PT GTS, PSSI dan manajemen Persija digelar di Kantor Kemenpora dan dipimpin langsung Menpora Imam Nahrawi. Beberapa keputusan didapat dalam rapat tersebut mulai dari rekomendasi Jakmania beratribut dilarang mendukung tim kesayanangannya hingga kompetisi berakhir hingga Persija dilarang bertanding dengan dukungan suporter dalam enam laga (home and away) mulai 3 Juli. Selain itu PT GTS dan Persija diharapkan bertanggung jawab atas kerugian materiil dampak dari kerusuhan termasuk bertanggung jawab atas pembiayaan korban yang saat ini dirawat di rumah sakit. Meski terjadi kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban, kompetisi yang diikuti 18 klub ini tetap berjalan sesuai dengan jadwal. Hal tersebut dilakukan karena permintaan untuk tetap digulirkan kompetisi TSC ini cukup besar. (ant)
Radwanska Jaga Rekor Kemenangan
Bali Post/rtr
London -
Hujan sempat mengguyur wilayah Wimbledon dan menyebabkan sejumlah pertandingan tenis Grand Slam Wimbledon dihentikan, Rabu (29/6) kemarin. Namun kondisi tak menentu itu tak menghalangi laju Agnieska Radwanska melaju ke putaran kedua sekaligus menjaga rekor penampilannya di putaran pertama. JANGKAU BOLA - Petenis Polandia Agnieszka Radwanska menjangkau bola pengembalian Kateryna Kozlova dari Ukraina pada pertandingan putaran pertama grand slam Wimbledon, Rabu (29/6) kemarin.
Bali Post/dok
Pegolf Ayu Melati Perkuat Tim PON Bali Denpasar (Bali Post) Dua pegolf yang sedang kuliah di AS yakni Victoria Vicky Candra Tjiong dan Marcella Pranovia dipastikan tidak bisa turun di ajang PON 2016 Jabar, September mendatang. Namun tim golf PON Bali masih diperkuat sejumlah nama termasuk Ida Ayu Indira Melati. Pasalnya, mereka juga tercatat sebagai atlet dan harus membela kampusnya, sehingga tak bisa pulang ke Indonesia. Sekum Pengprov PGI Bali Eddy Pantja di Denpasar, Rabu (29/6) kemarin mengatakan, mereka sedang sibuk menghadapi turnamen antarmahasiswa yang marak di Negeri Paman Sam. ‘’Jadwal kejuaraan golf di Amerika sangat padat, dan mereka tidak diizinkan universitasnya untuk membela Bali di ajang PON,’’ ucap Eddy. Namun, dirinya bersyukur seorang pegolf Ida Ayu Indira Melati yang sedang berkuliah di AS, masih bisa pulang membela tim PON Bali. Karena itu, untuk skuad PON diputuskan Ida Ayu Indira Melati, mantan Puteri Indonesia Ines Putri, dan Meva Schmit yang masih belia dan duduk di bangku SMP. ‘’Meva sedang mengikuti turnamen di Prancis, dia juga bakal turun di Singapura, Agustus nanti,’’ kata Eddy. Di sektor putra, Bali hanya mengirimkan Damian dan Made Budiada. ‘’Para pegolf PON ini ditangani pelatih kepala Yuda Surya Putra, dan pelatih teknik dibantu Ian Andrew,’’ katanya. (022)
lit untuk ditaklukkan. Debut Kozlova pun berakhir dengan kekalahan 2-6. Di set kedua, kondisinya tak berubah dengan Radwanska mengendalikan permainan. Radwanska yang mencapai final pada 2012, tak pernah mencatat hasil buruk di putaran pertama turnamen lapangan rumput ini. Ia menjaga rekornya dengan kemenangan di Centre Court dengan atap yang menutupi lapangan. Ia kini menunggu pemenang antara Karin Knapp (Italia)
atau Ana Konjuh (Kroasia) untuk pertandingan putaran kedua. Sementara pertandingan di luar Centre Court terpaksa ditunda akibat hujan lebat. Pada laga sebelumnya Svetlana Kuznetsova (Rusia) meraih kemenangan 7-5, 6-4 atas mantan petenis peringkat pertama dunia Caroline Wozniacki. Kuznetsova, unggulan 13, menyingkirkan petenis asal Denmark yang sedang mencari trofi pertama grand slam setelah kalah pada putaran pertama pada Australia Terbuka
Pemain Futsal PON Perlu Banyak Lakukan Kesalahan, Fitriani Beri Poin Mudah Lawan Diasah Mentalnya Denpasar (Bali Post) Tim futsal PON dalam lawatannya ke NTB dikalahkan Vamos dengan skor 5-6, kemudian ditundukkan Mataran Futsal Club dengan skor 4-6 dalam try-out di GOR 17 Desember Mataram, baru-baru ini. Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali Komang Mahendra Wistawan usai menggelar rapat evaluasi di Meazza Futsal, Rabu (29/6) kemarin menerangkan, faktor mental bertanding menjadi penyebab tim asuhan Kocet Sugiarta, Ino,
dan Kadek Bro Sudarta menderita kekalahan pada uji coba itu. Namun, Mahendra mengakui, skuad Vamos bermaterikan pemain timnas, sedangkan Mataram FC diperkuat pemain yang biasa ikut turnamen profesional, ditambah perpaduan pemain PON. ‘’Tujuan kami tryout sebenarnya tidak mempermasalahkan apa pun hasilnya kalah atau menang,’’ terang Mahendra. Ia mengingatkan kepada trio pelatih Kocet, Ino, dan Sudarta agar kembali mampu membang-
kitkan motivasi semangat juang pemain PON. ‘’Anak-anak bertanding meladeni lawan yang notabene skillball di atasnya, ditambah sorak-sorai tekanan suporter tuan rumah, menjadikan mental anakanak down,’’ kata Mahendra. Padahal, sejak mengikuti ajang Pra-PON putaran pertama, kemudian putaran kedua, grafik permainan pemain futsal PON Bali terus menanjak signifikan. ‘’Kami tetap mengagendakan try-out lagi, tetapi dananya tergantung KONI,’’ sebutnya. (022)
Pembalap Sepeda Bali Perlu Dukungan Peralatan Denpasar (Bali Post) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Bali mempunyai keyakinan 11 atletnya yang telah mengantongi tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Bandung, Jawa Barat, September mendatang, mampu bersaing dengan pembalap-pembalap lain. Dengan catatan, mereka didukung dengan peralatan yang memadai bila ingin meraih medali. Hal itu diungkapkan langsung Ketum ISSI Bali Wayan Mariana Wandhira saat dikonfirmasi, Rabu (29/6) kemarin. “Kami mempunyai keyakinan semua atlet yang lolos mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik di PON nanti,” kata Wayan Mariana Wandhira. “Sebelumnya di kejuaraan
Ida Ayu Indira Melati
Petenis Polandia yang menempati unggulan ketiga itu meraih kemenangan dua set langsung 6-2, 6-1 atas Kateryna Kozlova di putaran pertama. Radwanska langsung memimpin sejak set pembuka dengan menghasilkan dua break pada empat game awal. Lawannya yang dari Ukraina itu sempat memenangkan dua game, tetapi Radwanksa terlalu su-
2016 dan melewatkan Roland Garros akibat cedera. Asosiasi Tenis Wanita (WTA) menyebut posisi Wozniacki akan jatuh hingga peringkat 59 akibat kekalahan ini. Petenis berusia 25 tahun mengikuti turnamen ini selepas cedera pergelangan kaki, tangan, dan lutut. Ia tampil dengan label peringkat 45 dunia dan tidak diunggulkan di Wimbledon ini. Di tunggal putra, unggulan ke-10 Tomas Berdych dari Rep Ceko dipaksa bermain empat set sebelum melaju ke putaran kedua. Berdych yang sempat kehilangan set kedua mengalahkan Ivan Dodig (Kroasia) 7-6(5) 5-7 6-1 7-6(2). (kmb39/afp)
nasional (kejurnas) road race di Karawang lalu, salah satu pembalapnya Taufik Walhidayah meraih medali perunggu. Apalagi mereka didukung peralatan yang memadai, dipastikan hasilnya jauh akan lebih baik lagi,” ungkapnya. Wandhira menyatakan, sekarang ini pihaknya memang terkendala di peralatan. Maka dari itu, pihaknya sudah sampai melobi langsung ke pemerintah agar bersedia membantu pengadaan peralatan yang diperlukan. “Kami harap pemerintah selalu memperhatikan. Jika pemerintah tidak bisa membantu, minimal bisa dicarikan bapak angkat untuk pengadaan alat yang dibutuhkan. Karena dengan materi atlet yang dimiliki seka-
rang ini, sepeda menjadi salah satu bagian untuk mendukung sebuah prestasi selain teknik, taktik, strategi dan kualitas atlet itu sendiri. Kalau tidak didukung alat yang memadai, maka sulit bisa bersaing,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sudah mengajukan bantuan sepeda ke KONI Bali. Untuk itu, pihaknya berharap KONI selaku induk olahraga merespons pengajuan bantuan itu. “Kami harap KONI bisa membantu alat yang dibutuhkan. Meski tidak sepenuhnya, setidaknya mampu mengurangi sedikit beban. Sisanya akan diusahakan melobi pihak terkait untuk membantu,” ungkap Wayan Mariana Wandhira. (kmb41)
Jakarta (Bali Post) Tunggal putri Indonesia Fitriani harus terhenti pada babak pertama Taipei Terbuka setelah kalah dari Chen Yufei yang dapat membaca permainan Fitriani. Selain itu sejumlah kesalahan Fitriani menghasilkan poin mudah bagi lawannya dari Tiongkok itu. “Fitri sebetulnya mainnya sudah benar, dia juga menjalankan instruksi pelatih. Lawan sebetulnya sulit untuk mematikan pengembalian Fitri. Namun Fitri mainnya terlalu hati-hati dan permainannya sudah bisa dibaca oleh lawan,” ujar Asisten Pelatih Tunggal Putri PBSI Sarwendah Kusumawardhani dikutip dari laman PBSI di Jakarta, Rabu (29/6) kemarin. Ia menilai yang mesti diperbaiki Fitri adalah dia belum bisa mengatasi dan tidak bisa keluar dari situasi saat mengembalikan bola keluar dari lapangan serta masih sering buru-buru ingin mematikan lawan. Chen yang menang dengan skor 21-14, 21-16, menurut Sarwendah, banyak mendapat angka dari kesalahan Fitri, terutama dari pengambilan bola depan Fitri yang masih kurang baik. Ia menilai Fitri tidak tampil di permainan terbaiknya hari
ini, meskipun sempat mengimbangi permainan Chen. Pemain 19 tahun itu akhirnya sering membuat kesalahan sendiri yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Chen. Di game pertama, Fitri yang sempat ketinggalan 3-7, mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan 9-9. Namun, Chen bermain lebih konsisten sehingga membuat Fitri bermain dalam tekanan dan melakukan kesalahan. Fitri bermain cukup baik di awal game kedua, tetapi pergerakan Fitri sudah diantisipasi Chen, hal ini menyulitkan Fitri untuk mengambil bola-bola yang ditempatkan Chen di sudut lapangan. Sementara itu, untuk nomor ganda putri, dua pasangan Indonesia belum menemukan kesulitan berarti pada babak pertama itu. Rizki Amelia Pradipta/Tiara Rosalia Nuraidah lebih dulu lolos ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan straight game atas pasangan Hong Kong Cheung Ying Mei/Fan Ka Ya dengan skor 21-13, 21-10 Sementara Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari kemudian menyusul dengan menyingkirkan wakil tuan rumah Chen Chi Ya/Cheng Yu Chieh juga dalam dua game langsung, 21-12, 21-13. (ant)
Pearson Mundur dari Olimpiade Rio Brisbane Pelari gawang Australia Sally Pearson, Rabu (29/6) kemarin dilaporkan mundur dari Olimpiade Rio de Janeiro setelah mengalami sobek otot saat latihan. Atlet berusia 29 tahun yang pernah memenangi medali emas 100 meter lari gawang di Olimpiade London 2012 itu, berusaha untuk pulih kembali setelah sempat absen selama satu tahun karena cedera pergelangan tangan, laporan media Australia.
BIRO JASA
Seorang juru bicara para atlet Australia belum bisa memastikan tentang mundurnya Pearson dan hanya mengatakan bahwa atlet itu akan hadir kepada media di Gold Coast pada Kamis ini. Juara dunia 2011 yang juga pemegang medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu gagal kembali pada akhir musim 2015. Ia hanya tampil dalam lomba di Eropa awal bulan ini. Penampilannya di tiga lomba di Birmingham, Prancis dan Oslo juga mengecewakan. “Ti-
BIRO JASA
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491
dak ada sisa cadangan sekembalinya saya,” tulis Pearson dalam laman (http://sallypearson.com.au/) sepuluh hari lalu. “Terus latihan keras tapi saya menarik dari itu dan pada tahap ini saya tidak punya pilihan lain apakah saya akan ikut di Rio,” katanya. Pearson tampaknya bakal terus ikut berkompetisi paling tidak hingga pesta olahraga persemakmuran 2018 yang akan berlangsung di Gold Coast. (afp/ant)
Tunggal putri Indonesia Fitriani.
Bali Post/net
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Umanis, 30Juni 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Bth PRT Tinggal Dlm Gaji 1,2 Hub.081 805 506 564
Tenaga Pria utk Warung Makan Bth Pemetik Buah Australia, Buka Malam Ada Mes,08553902395 Gaji 32Jt,Biaya 3Jt,082247699000
Dicari Sgr Bartender/es, Waiter/es,HK,Kasir,Kirim CV ke bali.lessy@yahoo.com
!!Serabutan Pria,Rajin,Tinggal Dlm,Max 24 Thn.085238203818
B.BP.164.06.16.0001204
B.BP.141.06.16.0001216
A.BP.001.06.16.0002096
A.BP.001.06.16.0002115
Cari Sopir SIM B & Serabutan P/W utk Tabanan 0818353154
B.BP.004.06.16.0001198
Bali Villa di Uluwatu Butuh Cari:karyawan Marketing(Money Sgr:Engineer/DRiver.Pria 20-36 Changer)HB:08123636456 Dcr : Waiter/ss,Cook,Steward A.BP.001.06.16.0002164 Th Pnglmn dibdng Listrik,Pipa Air, sbanyak-banyaknya kirim CV ke: Chicken Resto Cari Karyawan/ti Bngnan&bs Menyetir.RecepWarung Asia Jl.Werkudara No.5 Hub:Jl.Gunung Semeru No.26A tionist WNta B.Inggris,Hub: Tlp.085792566992,081237204335 A.BP.001.06.16.0002212 A.BP.001.06.16.0002223 081322229515(WA/SMS) Cr 3 Peg Salon Wnt Pglm T.Umar Dcr English Teacher, B.BP.031.06.16.0001194 081977414141,082140776776 Jl.Suli 153 Hub.226518 Biku Rest@Petitenget hiring A.BP.001.06.16.0002215 A.BP.001.06.16.0002163 Cr Admin Perempuan SMU Toko cleaning service start Bth Guru Science Max30,Satpam Timur Jaya Jl.Imbo 252C Dps immedietely. Send CV + u/SklahMax35,T.Kantin,WntMax30, A.BP.001.06.16.0002195 photograph to: info@balikiddy.com,8954991 Cr PRT Wnt BsMtr,Tgl Dlm+Sopir info@bikubali.com B.BP.164.06.16.0001207 Prbd Srbt BsMatic,085238127777 B.BP.004.06.16.0001208 Dcr Staff Admin,Design Grafis B.BP.164.06.16.0001202 Dbthkn Sgr 2org Kepala Toko Dcr QS,Pelaksana Logistik Email: Lam Lgs ke CV Padilla, Lmrn Lgsg ke BTC Mobile Phone dharmaintikarya@yahoo.com Jl.P.Moyo 40A Dps, Jln.Teuku Umar No.77 Dps Telp.081239693760 padillasport@gmail.com A.BP.001.06.16.0002131
A.BP.821.06.16.0002161
A.BP.014.06.16.0002089
A.BP.001.06.16.0002189
Dcr Sgr Staff Operation Pria SMK/D3 Pariwisata & Sopir Pariwisata SIM B1 Umum,Lam Bawa Lsg ke PT.Golden Kris Tours, Jl.ByPass Ngurah Rai 7 Sanur
Dcr staf Cook Waiter Manager Marketing Hub:081337177870
Dcr Mrktg u Klinik diLegian CV to itmsbali@dps.centrin.net.id
Dcr:Junior Bartender utk Resto di Jimbaran Retno:0361-703288
Dicari Llsn SMK Listrik/Tenaga Srbtn,08124678427/081337665417
A.BP.001.06.16.0001931
B.BP.154.06.16.0001176
A.BP.001.06.16.0002199
Dcr Staff Cook Waiter Steward Marketing Manager,082146768685
A.BP.001.06.16.0002185
Dcr Waiter/ss Grill,Steward, Kitchen,Bar Kirim CV ke: Wr.Subak Peguyangan,0361410940
A.BP.001.06.16.0002063
Dcr guru TK B. Lmr ke Bintang Timur Jl.Bisma 8 Nusa Dua 088219158985 / 085339608791
B.BP.101.06.16.0001209
Dcr Karyawan/i u/Villa di Mas-Ubud Hub: 081353085999 B.BP.101.06.16.0001144
Receptionist Wanita Dcr untuk di tempat fitness di By Pass Hub.0361-289700/085737168071
A.BP.153.06.16.0002232
A.BP.001.06.16.0002203
A.BP.001.06.16.0002193
Dicr u/Resort:Spa Therapis, Asst Mgr,Gardener,Security,HR Energic,Antusias,Great Opportunity Send CV to:kesempatan.lo wongan.kerja@gmail.com
Dicr Karyawati Toko bs Kasir Kry/i:Adm u/M.Mart,minSMA,pglm Hub.Toko Krisna Jl.Gn.Catur SpeedyMarf,KartikaPlzDpnCentro 100X Gatsu Brt T.082145521880 B.BP.154.06.16.0001220 A.BP.001.06.16.0002197 Looking For Waitress & Cook Dist.P.Nestle/KAO:Sales(CO,TO, Female Pls Send Your CV to Motoris,Cvs)Sopir Sim A/B1,ADM, A.BP.176.06.16.0001656 Kori Rest & Bar Popies 2 Kuta MD,Tng srbutn Area Klk,Negara Dibthkan Sgr Teknisi Coffee A.BP.001.06.16.0002168 Dps.Krm Jl.Ry Sempidi No.2 Dps Machine Pria min SMU/STM(Kend. A.BP.001.05.16.0002342 Need SPG for Boutique InternaSndri)&Staf Mrktng Wnt min SMU Holycow steak house u/di jln tional Brand in Ubud,Good EngBid.Mknan&Mnuman bs B.Ing(Kend Dewisri Kuta & Renon,Dcr Steward, Sndr)Lmr Krm ke Istana Regency lish and Good Looking.Please Cook Helper Server,Kasir,Ad L-16,Jl.By Pass Ngurah Raicall 08113899556/08113800492 min penglmn/tdk Email CV hrd.h Pesanggaran Bali,Tlp.722154 A.BP.001.06.16.0002222 .bali@gmail.com/dtg lgsgKeKuta A.BP.001.06.16.0002081 SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 B.BP.154.06.16.0001222 Dicari Karyawan Toko Serabutan 3866372;Sanur/Ubud:08113866371 Hotel in Kuta looking Driver, Umur max 20th Hub:0817552425 B.BP.818.06.16.0000060 A.BP.001.06.16.0002190 Waitress&Bartender Send CV to d Dicari Sales Toko,Drum FacTory Salesman/Girl Pengalaman 35Th errick@kutatownhouses.com Call Raya Andong,Ubud prnah menjaga keatas 082147591197(Tidak SMS) 082144450099 toko. Hub.Robert 085279791379 A.BP.001.06.16.0001709 B.BP.004.06.16.0001201 B.BP.004.06.16.0001200
Dicari Sopir untuk Ngirim Makanan Hub.085100774345
Job Australia Perkebunan Resmi Hubungi Kadek 085847815295
A.BP.001.06.16.0002184
A.BP.001.06.16.0001321
Yamaha Bisma dicr:1.Mekanik, 2.SMA/SMK(Srbt)Hub:T.Umar142Dps A.BP.001.06.16.0002206
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post APV Arena GX’15Pth+Avanza G’15 KarimunWagon’13,085100856999TT
DIJUAL RUMAH BUC JL Rmh PipitPermai B.Bulan H.08164703150/082144738046
B.BP.164.06.16.0001206
APV’13 Luxury AsDK Putih Tgn 1 Low KM Istw,081805330222 Murah
A.BP.001.06.16.0002171
Jimny Katana’93 AC Tape TV,DVD Putih Murah BUC 081338344155
A.BP.001.06.16.0002196
Over Kredit Suzuki Pick Up Thn’2015 Hub.082291104405
A.BP.001.06.16.0002202
R3 GX’12 Htm asDK mlus 137,5jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689
A.BP.001.06.16.0002201
A.BP.001.06.16.0002226
TOYOTA
HRV E’15 Putih AsBal Low KM Pribadi 08123662123
DAIHATSU
Taruna CL Efi’2003 Silver AsliBali 65Jt Hub.087860002341
A.BP.001.06.16.0002192 MITSUBISHI
B.BP.141.06.16.0001217
Outlander PX’12 Hitam Matic Terios TX Elegand’09 Slvr Manual AsDK Brng Istw,085105883050 Istmw Cash&Credit,081999675175
Innova Diesel AT 2011 Pth AsDK Tg1 Km30Rb,P.Saelus 10,236559 A.BP.001.06.16.0002221
B.BP.141.06.16.0001214
Innova G’2012 Silver Bensin Hb.081246767900 175Jt Segera!!
B.BP.141.06.16.0001215
A.BP.001.06.16.0002204
Avanza G’2008 Hitam AsBali 112Jt Hub.087860002341 Pribadi Innova G’08 Silver Manual AsBali Cash&Crdit,081999675175
A.BP.001.06.16.0002217
Hanya
7
Jt
A.BP.001.06.16.0002028
Dijual Rumah Kos Jl.Antasura Gg.Dewi Sita VA Harga:850Jt Bs Nego Hub.081236282032
Kjg Kapsul’97 hijomet trlgnkap siap pake 081999925143 pribadi
Dijual:Rmh Tedung Sari Damai Gianyar LT.6500m2,LB.350m2 H.0821934310335/081338791301
A.BP.001.06.16.0000634
Djl Rmh/Kav Kebo Iwa Utr & Ns Dua(Nego):082144776565/243007
A.BP.001.05.16.0002063
Kost Elit Lt.2 Ls 2Are diJl.Gn Cemara Bs krdt H.085100488929
2A;4A;6A&14A@By Pass Ketewel & 35A@Pantai Kramas,082147026666 7,7A Tanah Prangsada Saba Gianyar 081337561687
ERTIGA
Dijual Rmh(SHM)LB90m2/LT110m2 2Lt 3KT 2KM 1Dpr,Daya2200VA, Smr Bor,Almt Jl.BatuIntan Gg Baturaja No.2 H.081338478000
B.BP.164.06.16.0001203
Innova G’12 Putih Manual AsBali Cash&Crdit,081999675175
Way of Life !!!
SUZUKI PERMAI GATSU
A.BP.001.06.16.0002207
Djl Tanah L.157m2 150m2 Lok Br Blangsinga Blh Hb:081337567099 A.BP.001.06.16.0002205
PICK UP
Proses Cepat Syarat Mudah | Langsung Kirim
RUPA-RUPA 3Jam Cair,BPKB 081999715172/082146758393.0,5%
A.BP.001.05.16.0002568
1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
B.BP.164.06.16.0001179
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815
A.BP.001.06.16.0002024
Jl Tanah 1A Utr Hardis Ketewel Dcari Property macet di Bank/ H.285Jt Truk Msk H.08123923726 Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.06.16.0002172
A.BP.001.06.16.0002111
Mrh Tnh Kav Siap Bgn Kediri Tbn,Jln Sdh Diaspal+Got+IMB 215Jt/Are Hub(0361)424133
DsewakanTempatManggang,Ultah Dewasa,Pool Sanur,081238702992
DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 65Jt/A & 160Jt/A Bs Kredit 087862450004
Seminyak Jln Kunti 19A siap bangun,komplek villa 825jt/are 10are 1M net/are,081337479762
KEHILANGAN Telah Hilang BPKB No H0642543O H.Gst Pt Suartika,087761892292
A.BP.001.06.16.0002085
Tnh Jl.Gemitir Biaung Gg.Suli 1,5A Hrg.650Jt Hub.08123826593
Telah Hilang Buku KIR DK9528BD an.I Ketut Widastra,
081919188899 08123844556 C.0000680-MBL
A.BP.005.06.16.0001842
B.BP.004.06.16.0001160
A.BP.001.06.16.0002107
A.BP.001.06.16.0002153
!!!Tnh 1Ha Sinaran Surga Karma A.BP.001.06.16.0002134 A.BP.001.06.16.0002210 A.BP.001.06.16.0002061 Murah,530Jt!45/92,Blhbth,08133 Kandara view Laut 087770077777 A.BP.001.06.16.0001785 KURSUS Agya 15 putih asli DK over Krd Rover’95Biru,Terano’97Htm,SX4 9662277,SHM,IMB,Jl5m Aspal.BUC NISSAN DISEWAKAN TANAH HONDA A.BP.001.06.16.0002152 **Tnh1A,265Jt/A BudukAbianbase *Fun Private English*Percakapn 30jt Ccl 2,5jt BU 081999708484 09ATHtm,Charade92,081807779807 Nissan March’12 Silver Manual CRV’2013(B)Putih Prestise, 14,45Are LD50mt Jl8mt Asp,50m Rmh 2Lt LT 163 LB200 Sulatri Jl6m,085935497688/081238920022 B.BP.101.06.16.0001210 A.BP.001.06.16.0002230 Conversation Hub:081999231246 AsBali Cash&Crdit,081999675175 KM24rb,Terawat Rp.325Jt(Nego) dr ByPas Mantra H.082147026666 BU Fortuner Hitam Diesel’2009 Kesiman 081337561687 Tyt Agya G 14 Putih 17Rb KM A.BP.001.06.16.0002219 A.BP.001.06.16.0002069 B.BP.141.06.16.0001211 A.BP.001.06.16.0002218 Hub.Bpk.Hendrik 0818350665 A.BP.001.06.16.0002208 Manual,235Jt Nego,081338221973 Smst br 101Jt 08123804634 ACCOUNTING 22Jt/Are Murah dkt Kota Tbn BU A.BP.001.06.16.0002075 PENGUMUMAN SUZUKI Dikont Tnh 5A Jl.Kediri Tuban A.BP.001.06.16.0002140 B.BP.004.06.16.0001196 Rmh Baru Bgs LB65-1Are 3KT BUC Jual Accounting Program,Train, Lok.Bgs Jl.Siulan 087761638828 sudah SHM Tnh 12A,085333326633 pinggir Jln Hub.089513712855 Jazz IDSI’04AT Htm AsBali Nama:Siti Aisyah Saya Minta Estilo’10 slvr Audio TV 77Jt Fortuner’07 Htm,Yaris’15 TRD Konsultasi,Maint.081337465456 DIJUAL MOTOR A.BP.001.06.16.0002147 A.BP.001.06.16.0002138 B.BP.154.06.16.0001218 A.BP.001.06.16.0002220 Permohonan Maaf Atas Tindakan super istw 88Jt Ng,08123964757 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Silver Asli Bali,082144061008 Ungasan pggr Jln,siap dibangun A.BP.001.06.16.0002229 YAMAHA A.BP.001.06.16.0002225 Pencurian di Hardys Center A.BP.001.06.16.0002209 ARSITEKTUR KOST PELUANG USAHA hook 9,9A cck Mini Mart,link Jazz Vtec’05 Slvr Mnual VR Mio M3’2016 Hitam sprt baru APV X’05 Slvr mulus 76Jt Nego Kuta dan Tidak Akan Mengulangi Jual Pohon Kurma 9 Jenis Harga Fortuner’12 TRD Dsl Silver AsDK *Arsitek,borong,Rmh,Kos,Villa Kostel Exls,AC,W.Heater,TV Int istw 108jt Ng,081239600292 BUC P.Saelus2Kamboja7/085101850689 +Pth’12 Bensin,087860856999 TT 11,5Jt Nego 081999925143 BUCpt ByPas Ngr Rai Kuta085333399333 Vila sklh Interl,081237717999 Perbuatan Tersebut. struktur+IMB,081238926677 Grosir..!!! Hub:081337722499 A.BP.001.06.16.0002200
B.BP.141.06.16.0001212
A.BP.001.06.16.0002228
A.BP.001.06.16.0002224
PERCETAKAN
FURNITURE
B.BP.141.06.16.0001213
A.BP.001.06.16.0002227
B.BP.164.06.16.0001205
A.BP.001.06.16.0002231
INTERIOR
B.BP.004.06.16.0001159
B.BP.154.06.16.0001219
PELUANG BISNIS
RUPA-RUPA
PINJAMAN
RUPA-RUPA
DIJUAL MOBIL
B.BP.154.06.16.0001221
SERVICE
A.BP.001.06.16.0002076
A.BP.001.06.16.0002071
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
BIRO JASA
RADITYA JAYA Interior & Furniture
Melayani : Kitchen Set Bed Set, Sofa Partisi Butik, S p a Wallpaper Interior Villa Meubelair Kantor & Sekolah
081999940833, 081999940819 C.0001200-INT
FOTO COPY
PROPERTY
AC
KONSTRUKSI BAJA
KONSTRUKSI BAJA
PELUANG KULINER
DIJUAL RUMAH SERVICE RUPA-RUPA TOUR
KONTRAKTOR
SERVICE
AC DIJUAL RUMAH
ALUMINIUM
KONTRAKTOR
UBUD Riverside DP
50Jt SERVICE PANGGILAN KERJA DITEMPAT BERGARANSI
POMPA AIR Type: 36/90
KULKAS MESIN CUCI
HUB : 081936217899
HUB. CAHAYA SERVICE Jl. KENYERI No. 27 Denpasar
081999949777 C.0001269-RMH
WATER HEATER KOMPOR GAS
08510087 6465 / 085244 797 559 C.0001333-SRV
18
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
19
Kamis Umanis, 30 Juni 2016
Puluhan Lokasi Dari Hal. 1 Tercatat sudah 19 pengusaha galian C yang mengantongi izin di Kecamatan Kubu. Sedangkan puluhan lokasi galian lain di Kecamatan Rendang, Selat dan Bebandem dan sebagian Kubu, tercatat bodong. Mereka terpaksa kucing-kucingan dengan petugas. Potensi besar galian C ini tak digarap dengan serius. Salah satu masalah menahun, pajak galian C yang setiap tahun bocor miliaran rupiah. Bahkan, sejumlah legislator harus mencak-mencak dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Karangasem dalam rapat kerja, lantaran kebocoran pajak galian C mencapai Rp 16 miliar. Meski Dispenda kemudian membantah angka itu, karena kebocoran sesuai temuan BPK terakhir Rp 8,1 miiliar. Pemkab nampaknya sudah tak sanggup mengatasi besarnya kebocoran pajak galian C ini. Komisi I dan Komisi III sempat memanggil Kadispenda Karangasem untuk menjelaskan kebocoran pajak sebesar itu. Anggota DPRD I Komang Sudanta mendesak harus ada terobosan menyelesaikan persoalan ini. Sebab, dewan hafal betul modus-modus yang digunakan mengelabui pemerintah daerah. Dewan juga hafal alasan yang diungkapkan pemerintah daerah. Anggota dewan asal Kecamatan Selat I Wayan Suparta menyebutkan, salah satu kebocoran terjadi dari faktur. Ia melihat para sopir pengangkut galian C tidak menyetor faktur pajak. Padahal, faktur itu seharusnya disetorkan saat melewati portal. Dari pengamatannya, dalam sehari ada 762 truk yang melewati portal, hanya 562 yang menyetor faktur pajak. Sedangkan 160 truk ternyata tanpa faktur. Jika pajak per truk itu Rp 144.000, berarti kebocoran pajak per hari di Rendang mencapai Rp 23,4 juta. Gerah dianggap tak becus bekerja, Dispenda menyiapkan berbagai terobosan, seperti rencana mutasi besar-besaran petugas portal di galian C. Cara
yang paling diandalkan dengan melakukan razia rutin hingga menjaga ketat portal-portal untuk mengantisipasi truk pengangkut galian C yang tidak menyetor faktur pajak. ‘’Kami juga akan memasang tol elektrik di empat titik, di antaranya di Kecamatan Rendang, jalur Sidemen, Kecamatan Kubu dan Jalan Ahmad Yani Amlapura,’’ kata Kadispenda Karangasem Nengah Toya. Pro-Kontra di Bangli Lain lagi persoalan yang dihadapi galian C di Kintamani, Bangli. Kebijakan Pemkab Bangli yang selama ini melarang truk pengangkut material galian C melintas naik melalui jalur Kedisan-Penelokan, menuai beragam reaksi dari masyarakat. Di satu sisi banyak kalangan masyarakat yang menganggap kebijakan yang mulai diberlakukan sejak April lalu sangat tepat karena berdampak terhadap lancarnya arus lalu lintas pariwisata. Namun di sisi lain, tak sedikit masyarakat yang menilai kebijakan tersebut sangat merugikan khususnya bagi para sopir truk yang kesehariannya bergantung hidup dari aktivitas galian C. .Ketua Paguyuban Suka Duka Sopir Truk Kintamani Mangku Wayan Mudita, Selasa (28/6) mengatakan, pihaknya bersama ratusan sopir truk lainnya hingga saat ini masih merasa keberatan dengan kebijakan pengalihan arus lalu lintas truk galian C. Alasannya, karena jalur Culali yang disediakan oleh Pemkab Bangli sangat membahayakan keselamatan sopir truk lantaran kondisinya yang terjal, curam dan berlubang. Sejak kebijakan itu diterapkan, banyak kejadian yang merugikan dan membahayakan keselamatan sopir. Kondisi jalan yang menanjak kerap membuat kendaraan truk terperosok bahkan terguling. Menurut Mangku Mudita, sebelum mengeluarkan kebijakan pengalihan arus lalu lintas truk galian C, pemerintah seharusnya dapat memikirkan dampak-dampak yang akan terjadi terhadap sopir truk jika melalui jalur Culali. (gik/ina)
Pertama Kali Dari Hal. 1 Untuk pertama kali pula dalam sejarah penyelenggaraan Piala Eropa, ada tim yang tidak pernah sekalipun melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang di waktu normal yakni Portugal. Namun, Fonte berargumen bahwa strategi apa pun yang diterapkan Santos tidak masalah asalkan Portugal bisa mencapai babak semifinal. ‘’Jika kami harus bermain buruk dan menang, saya akan lakukan itu. Tampil dalam sebuah tim, anda tentu ingin bermain baik dan memenangkan pertandingan, tetapi terkadang anda tak bisa melakukannya,’’ jelasnya. Santos mengkhawatirkan kondisi Raphael Guerreiro, Andre Gomes dan Joao Moutinho yang belum sepenuhnya bugar. Kondisi tersebut memberi peluang gelandang muda Renato Sanchez dimainkan sejak awal.
Kiper Polandia Wojciech Szczesny tidak percaya Ronaldo belum mencapai puncaknya. Namun yang tak kalah membahayakan adalah rekrutan terbaru Bayern Munich Sanchez yang masih berusia 18 tahun. Gelandang seharga 38,5 juta dolar AS itu menjadi pemain terbaik pada laga melawan Kroasia. ‘’Portugal tim hebat. Pemainnya tidak hanya Cristioano Ronaldo saja,’’ tegas Szczesny. Bila Ronaldo telah menghasilkan gol, hasil bertolak belakangan dialami Lewandowski. Penyerang berusia 34 tahun itu belum menghasilkan gol dalam empat laga yang telah dilakoni di Prancis ini. Mesin gol Bayern Munich itu tetap tenang sepanjang Polandia lolos ke perempatfinal untuk pertama kalinya dalam 34 tahun setelah menang adu penalti 5-4 atas Swiss. ‘’Robert (Lewandowski) tak perlu dikhawatirkan. (kmb39/afp)
Keterangan Keluarga Dari Hal. 1 Mereka ditemui Ni Luh Putu Sugiani. Dalam pertemuan itu terungkap jika kehadiran jajaran KPK guna meminta ketarangan pihak keluarga tentang Putu Sudiartana. Raut wajah Ni Luh Sugiani nampak tegang ketika diinterogasi jajaran KPK. Bahkan, Luh Sugiani sempat tak mau memberikan keterangan perihal kerabatnya tersebut. Namun setelah diberikan penjelasan oleh petugas KPK, ia pun mulai buka mulut mengenai Putu Leong. ‘’Dulu Pak Putu memang di sini, tapi karena sekarang sudah di Jakarta, jadi jarang beliau ke sini, kecuali ada reses, kalau sembahyang baru pulang,’’ ucapnya gugup. Raut wajah Sugiani kian
tegang ketika jajaran KPK mengatakan akan membawanya ke Jakarta untuk dimintai keterangan. Tepat pukul 14.00 Wita, Sugiani bersama empat petugas KPK dan seorang sopir meninggalkan rumah menuju Jakarta. Mantan Klian Dinas Banjar Tegal Kuning Kadek Sita juga mengakui sosok pria yang selalu tampil plontos itu akrab dengan masyarakat. Bahkan di mata masyarakat, Putu Leong dikenal berjiwa sosial dan dermawan. Kebiasaannya itu tidak saja saat duduk di kursi DPR-RI, tetapi sebelumnya ketika masih belum jadi apa-apa. ‘’Beliau (Putu Leong - red) sangat akrab dengan kami. Maklum saja, dulu dia juga pernah sebagai tukang suun bias (tukang angkut pasir - red), jadi dekat dengan warga,’’ ceritanya. (par)
Penerima Suap
Mekanisme Pemberhentian Dari Hal. 1 Dalam hal ini, Dewan Pimpinan Pusat melalui Dewan Kehormatan akan memberhentikan yang bersangkutan dari struktur pengurus partai. Seperti diketahui, Putu Leong kini menjabat Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat. Mudarta menegaskan, mekanisme pemberhentian dari struktur pengurus partai dan anggota DPR sepenuhnya menjadi kewenangan DPP untuk mengambil keputusan. Pihaknya di DPD Bali akan mendukung apa pun yang diputuskan oleh DPP. Bila memang diberhentikan dari DPR, ada dua nama kader Demokrat yang berpeluang menggantikan Putu Leong. ‘’Sesuai undangundang, yang memperoleh suara terbanyak berikutnya yaitu Tutik Kusumawardani
dan Putu Supadma Rudana. Mana yang duluan di-PAW, daftar pertama Ibu Tutik, daftar berikutnya Putu Supadma Rudana,’’ sebutnya. Mudarta tak menampik bila Tutik Kusumawardani sebelumnya digadang-gadang menjadi PAW Jero Wacik. Tetapi sampai sekarang, Tutik tak kunjung dilantik karena masih menunggu status hukum inkracht Jero Wacik. Mantan kader Demokrat Gede Pasek Suardika mengaku prihatin karena mengenal sosok Putu Leong. Lantaran kasus ini, Bali sekarang menjadi cukup tertampar secara politik di tingkat nasional. Pasalnya, dari 9 kursi jatah DPR-RI, sekarang tinggal 7 saja yang efektif. Dua tidak efektif karena kasus korupsi, dan kedua-duanya dari Demokrat. (kmb32)
Belum Ada Informasi Dari Hal. 1 Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, Turki, menyatakan belum ada informasi terkait warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ledakan bom. ‘’Belum diperoleh informasi adanya WNI yang menjadi korban. KJRI Istanbul telah menugaskan staf untuk memantau di Bandara Attaturk, berkoordinasi dengan otoritas setempat, berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia di Istanbul, dan melakukan penelusuran untuk mencari kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban,’’ jelas KJRI Istanbul dalam keterangan tertulisnya. Salah satu pelaku dalam sejumlah insiden bom bunuh diri di bandara utama internasional Istanbul, Selasa (28/6), terlihat menembak membabi buta selagi berjalan menuju terminal bandara, sebelum tiga ledakan terjadi di lokasi tersebut, demikian keterangan saksi. ‘’Kami baru saja tiba di terminal keberangkatan internasional dan melihat seorang pria menembak dengan acak ke segala arah. Dia terlihat menembak siapa pun yang ada di depannya. Dia memakai pakaian yang seluruhnya hitam dan tidak bertopeng. Saya berada sejauh 50 meter dari insiden itu,’’ kata Paul Ross (77), seorang turis dari Afrika Selatan yang akan terbang pulang menuju Cape Town bersama istrinya, lapor Reuters. ‘’Kami menunduk di balik loket, tetapi saya berdiri untuk melihat kejadian itu. Tak lama, dua ledakan terdengar bergantian. Saat itu, dia telah
berhenti menembak,’’ ujar Ross. ‘’Dia berbalik arah dan mulai jalan menuju kami. Pelaku itu terus memegang senjata dari balik jaketnya. Pria itu melihat sekeliling, cemas jika ada orang yang akan menghentikan langkahnya. Dia pun turun melalui eskalator. Kami mendengar suara tembakan dan ledakan lainnya, dan insiden itu pun berakhir,’’ tambahnya mengakhiri. Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi memastikan tidak ada WNI menjadi korban serangan teror yang diakhiri dengan ledakan bom bunuh diri di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki, Selasa malam waktu setempat atau Rabu (29/6) dini hari WIB. ‘’Berdasarkan informasi yang kita peroleh, dari kedua perwakilan kita (di KBRI Ankara dan KJRI Istanbul) diperoleh informasi bahwa sampai saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban,’’ kata Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu kemarin. Ia mengatakan, pagi ini ia telah berkomunikasi secara langsung dengan Ketua PPI di Turki yang juga menginformasikan bahwa sejauh ini tidak diperoleh informasi adanya korban WNI. Setelah kejadian, Wakil Konsulat Jenderal Republik Indonesia Istanbul telah berada di Bandara Ataturk, mendatangi beberapa rumah sakit dan berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat untuk mendapatkan informasi yang lebih baik mengenai kemungkinan-kemungkinan adanya korban WNI. (ant/rtr)
Dari Hal. 1 “Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam, KPK memutuskan tersangka IPS (I Putu Sudiartana - red), NOP, dan SHM sebagai penerima suap dan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu malam kemarin. Putu Sudiartana yang juga menjabat Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Demokrat diduga menerima Rp 500 juta yang diberikan melalui tiga kali transfer ke tiga rekening berbeda, salah satunya ke rekening Putu. Dari bukti transfer yang ditemukan KPK, lanjut Syarief, transaksi pertama Rp 150 juta, kedua Rp 300 juta, dan terakhir Rp 50 juta. KPK masih mendalami commitment fee yang dijanjikan kepada Putu. Diduga, uang itu diberikan untuk memuluskan pengesahan anggaran proyek pembangunan 12 ruas jalan di Sumbar dengan nilai proyek Rp 300 miliar agar didanai APBN-P 2016. Sementara itu, tersangka penerima suap lainnya yaitu SHM merupakan pengusaha dan NOP adalah sekretaris pribadi dari IPS. KPK juga menetapkan YA dan SPT sebagai tersangka pemberi suap dan keduanya disangkakan melangar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1
KUHP. YA berprofesi sebagai pengusaha dan SPT (Suprapto) adalah Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman (Disprasjaltarkim) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kelimanya diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK di beberapa tempat pada Selasa (28/6) malam dan Rabu dini hari. Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan MCH yang merupakan suami dari NOP. Namun dilepas karena setelah diteliti sang suami tidak aktif karena nomor rekening banknya hanya dipakai sebagai tempat singgah aliran dana. “Yang bertanggung jawab adalah istrinya (NOP),” kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief. Barang bukti yang diamankan dalam OTT tersebut adalah uang tunai sebesar 40 ribu dolar Singapura serta beberapa bukti transfer. Juru Bicara Partai Demokrat RuhutSitompul memastikan Putu Sudiartana akan menerima sanksi pemecatan, karena kasus korupsi yang dialaminya adalah tertangkap tangan secara langsung oleh penyidik KPK. Selama ini, sejumlah anggota DPR dari Fraksi Demokrat yang tertangkap tangan mendapatkan sanksi pemecatan dari keanggotaan partai. ‘’Yang jelas partai kami tegas, katakan tidak pada korupsi. Kalau ada anggota kami yang tertangkap KPK, tidak akan mendapat bantuan hukum dan langsung dipecat,’’ kata Ruhut Sitompul menanggapi sanksi yang akan diberikan partainya terhadap Putu Sudiartana. Putu Sudiartana merupakan anggota DPR kedelapan yang tersangkut kasus korupsi sejak
partai ini memulai kiprahnya di MPR/DPR yaitu sejak Pemilu 2004 silam. Delapan anggota MPR/DPR dari Fraksi Demokrat yang tersandung kasus korupsi tersebut, .Muhammad Nazaruddin. Mantan anggota Komisi III DPR sekaligus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini tersandung sejumlah kasus, mulai kasus suap wisma atlet, korupsi proyek Hambalang, vaksin flu burung, dan proyek di Kemendiknas.Yang kedua, Angelina Sondakh, ketiga, Amrun Daulay, keempat, As’ad Syam, kelima Djufri, anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 dan mantan Wali Kota Bukittinggi, keenam, Anas Urbaningrum. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan mantan anggota DPR ini dinyatakan terbukti melakukan korupsi dan pencucian uang terkait proyek Hambalang dan proyek APBN lainnya, serupa dengan koleganya M. Nazaruddin. Anas divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Saat ini mantan Ketua Umum HMI sekaligus Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu mendekam di Rutan KPK. Anggota DPR ketujuh dari Demokrat yang tersandung kasus korupsi adalah Sutan Bhatoegana. Ketua Komisi VII DPR periode 2009-2014 itu ditahan KPK karena dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan di Kementerian ESDM tahun 2013. Sutan yang juga pendiri Partai Demokrat itu ditahan pada 2 Februari 2015. Di luar itu juga terdapat elite Demokrat yang terlibat kasus korupsi. (kmb4/ant)
Buka Puasa
Dari Hal. 1 Senin, 27 Juni 2016 lalu, anggota dan pimpinan Komisi III DPR memenuhi undangan buka puasa bersama pimpinan KPK di Gedung KPK. Di sela-sela acara tersebut, Putu Sudiartana menyempatkan diri berfoto bersama dengan Ketua KPK Agus Rahardjo. Dalam foto yang beredar di media sosial itu, tampak Agus dan Sudiartana saling melempar senyuman. Desmond mengatakan, klarifikasi pimpinan KPK secara detail penting agar tidak ada persepsi berbeda di internal Komisi Hukum DPR itu. ‘’Tadi malam beberapa anggota Panja (Penegakan Hukum) dan pimpinan Komisi berkomunikasi dengan KPK untuk minta pen-
jelasan. PS terkena kasus apa? Bagi kami ini penting agar kami meresponsnya dengan bijak. Jangan sampai kami punya persepsi lain,’’ kata politisi dari Partai Gerindra ini. Rekan sejawat I Putu Sudiartana di Komisi III DPR, Masinton Pasaribu, mengakui sebelum ditangkap Sudiartana sempat menghadiri buka puasa bersama dengan pimpinan KPK. Penegasan tersebut membenarkan adanya foto yang diunggah dan beredar di media sosial, saat Ketua KPK Agus Rahardjo berfoto berdua dengan Putu Sudiartana. Masinton mengaku menerima informasi itu dari grup Whatsapp Komisi III DPR-RI. Dia mengaku prihatin dengan kasus OTT yang dialami anggota Komisi Hukum
DPR untuk kesekian kalinya ini. ‘’Saya prihatin dan sangat menyayangkan, karena jika benar penangkapannya maka Putu melakukan kegiatan di luar tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota Komisi III yang membidangi hukum dan HAM,’’ kata anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini. Ketua DPR Ade Komarudin mengakui anggota DPR yang diciduk KPK adalah I Putu Sudiartana dari Fraksi Partai Demokrat. Informasi itu ia dapatkan pertama kali dari Sekretaris Jenderal DPR-RI Winantuningtyas. ‘’Ya kita prihatin dengan OTT-nya Pak Putu di KPK. Saya malam tadi mendapat telepon dari Bu Sekjen terkait hal ini,’’ kata Ade. (kmb4)
16 Pages
124 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
y, June 30,
Thursda
Thursday,
June 30, 2016
takes As Duterte es, over in Philippin police killings stir fear Page 13
online: http://www.inte
Lama The Dalai Lady and singer Gaga appear for a together and question session answer global on “the e of significanc combuilding passionate the cities” at U.S. Conference 84th of Mayors Meeting Annual s, in Indianapoli United Indiana 26, States, June 2016.
bad caught in Lady Gaga h China romance wit g Dalai Lama after meetin
t From presiden media, to social a wants Argentin Messi back
2016 to EU’s Juncker meet Scottish UK leader after EU says leaving Page 6
tonous, BAF mono lack classic arts of spectators
Bali R - The DENPASA (BAF) 2016 Arts Festivalits third week has entered on June 11. s have since it opened Various performance to the audibeen presented from classical, d’ ence, ranging to ‘reconstructe innovative most of the perforarts, like arts. However, the classical have only mances -especially music compositionsay that the the gamelan spectators. Many s drawn a few s are monotonous. performance performance modern art unless they “If we providedo not enjoy it, Audiinvolved. many spectators or humourenthusiastic about an are comedic also not verylike gambuh” said ences are Ngurah Ida Bagus classical performance Bangli, named at the Denpasar artist from when met 28). (Jun. Made Widiasta, on Tuesday Art Center Art... on page 2 Continued
Bergin
REUTERS/Chris
spokesman Foreign Ministry briefing.
Hong
hapGaga’s Lei told a regular star Lady relevant incident on U.S. pop “After the Lama had at comments on Tuesday leader the Dalai criticised pened, if you look their anger has to - China said users Internet, BEIJING exiled Tibetan spiritualas internet the Chinese he added, referring as a separatist. welled up,” meeting. in the country, meeting with on condemns “anger” the event. Lady Gaga’s has not remarked unleashed a man China to video of Dalai Lama, Lady Gagafrom Chinese internet the according in her for meeting
critical in India China considers media accounts. the blowback into exile of angry and singer against users on her social immediately the fled Tibet The barrage not came after of herself who after a failed uprising e for comment. a dangerous Reuters could comments photos at 1959 Dalai representativ rule, to be with many posted several Lama on Sunday in Chinese or separatist. The au- reach a is popular never held a of Mayorsher “splittist”, only wants genuine Lady Gaga with the Dalai but has he on Conference China, though young Chinese Lama says his remote homeland. the U.S. of of Indianapolis for territories consensus concert in mainland the U.S. cityInstagram accounts. a broad of the Chinese songs tonomy “There isly about what kind she has in and Macau. (rtr) Twitter and known for “Born and is and what Hong Kong Lady Gaga, Romance” Dalai Lamaly,” Chinese Dalai international person the such as “Badchatted with the generos- he does international This Way”, topics including health, Lama on poor and mental Jl. D.Tamblingan ity to the
ional Bali
find Internat
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
Islamic State prime suspect after suicide bombers kill 41 at Istanbul airport
suicide pect after te prime sus ort Islamic Sta 41 at Istanbul airp bombers kill Sezer
REUTERS/Murad
Forensic
experts
work outside
Turkey’s
largest airport,
Istanbul
Ataturk,
Turkey,
following
being shot,
a blast,
by apparently the falling to
June 28,
2016.
stages with the early State ficials familiar s said Islamic and electric of investigationof the list of suspects the building, the ceiling. at the top no evidence inside of from and was though there was even cables dangledswept up debris as flights yet. Cleanup crews claimed responsi-
before patrolled athad after the No group armed police video footage a police officer, scattered. The 12 hours 9:50 innocent bility more than s pored over suspected Is- ground as people himself up around resumed. targeting began around three up tacker then blew investigator “This attack, planned terror- attack, which on Tuesday. - Turkish Wednesday after blew themselves on 239. 20 seconds later. puzzle ... The au- people is a vile, Minister Binali p.m. (1850 GMT) and ISTANBUL wounding statements Prime opened fire at the scene “It’s a jigsaw through CCTV ist act,” people and and witness suicide bombers also be heard are going statements,” a Yildirim told reporters killing 41 Wednesday News can China, Jordan, at Global thorities lamic State main airport, hours of in “Bali Image” from 9.30 Citizens from , Iran and footage, witness in the early 96.5 that in Istanbul’s Uzbekistan third- said. the 13 Radio FM am. Listen to official said. agency said evidence building
morning. is initial Turkish news on Europe’s in Tunisia, were also among “There The attack was the deadliest The Dogan the three bombers, suicide bombers this Ukraine killed. on in the apart, of the three after opening foreigners busiest airport autopsies opened fire were ripped had suicide bombings they each themselves up U.S.-led One attacker with an automatic whose torsos and that attackers preblew a series of part of the and hall divcompleted said. The and year in Turkey, Islamic Statefrom departures passengers flee, had been been foreign nationals, fire,” hethe airport by taxi Islamic against to to rifle, sendingand trying to coalition to contain spillover may have its sources. the come findings pointed for cover blew themselves without citing . struggling panels littered of liminary Syria’s war. said ing three ism ofsection arrivals hall Broken ceiling State responsibility neighbouring Tayyip Erdogan turn- before all counterterror around the and of- kerb outside the arrivals Plates of as a Two U.S. President up in or terminal. the should serve below, witnesses exposing the attack the global fight against of the international “no a floor said. shattered, in showed one ficials ing point which he said had glass had terminal Video footage terrorism, faith or values”. were inside the the attackers regard for and two Iraqis Five Saudis a Turkish official dead, among the
until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (141rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
KAMIS UMANIS, 30 JUNI 2016
@balipostcom (4.195 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Rilis Single ’’Putra Suputra’’
Bali Mesti Lakukan Re-’’branding’’ Pariwisata
Gek Atu Gandeng Buah Hati SETELAH sukses berduet dengan Kiki yang tergabung dalam group duo GWK, serta tampil solo, kini Gek Atu kembali mencoba mengeluarkan single terbaru yang berduet dengan sang buah hati yaitu Ida Ayu Putu Mirah Purnama Dewi. Bahkan, single terbarunya yang diberi judul ‘’Putra Suputra’’ tersebut sudah mulai digarap dan segera akan dirilis dalam waktu dekat. Lagu yang diciptakan Komang Adinata asal Busungbiu dan diaransemen Ghopal Nandana itu diharapkan bisa mengajarkan sang buah hati untuk mencintai lagu Bali dan dapat mengasah mentalnya untuk berhadapan dengan publik. Sehingga bisa menjadi modal utama bagi anaknya untuk dapat diaplikasikan dalam menempuh pendidikan ke depannya. Selain itu, Gek Atu mengatakan lewat lagu ‘’Putra Suputra’’, ia berharap dapat menjadi teladan bagi anak-anak saat ini. Bagi Gek Atu semua orangtua pastinya berkeinginan memiliki anak yang suputra dan bisa menjadi kebanggaan orangtua. Oleh karena itu, ia pun berharap lagu ‘’Putra Suputra’’ ini bisa menjadi inspirasi. ‘’Saya berharap anak-anak saat ini berbaktilah kepada orangtua. Semua orangtua pastinya kepengin memiliki anak yang suputra dan membanggakan orangtua, termasuk saya. Semoga lirik lagu ini bisa dicerna isinya,’’ pintanya. Lagu ‘’Putra Suputra’’ sendiri menceritakan tentang seorang anak yang sangat berbakti kepada orangtuanya. Selain itu si anak juga sangat disiplin dan taat atas apa yang menjadi arahan orangtua. Atas itulah orangtuanya sangat bangga karena memiliki anak yang suputra. Dalam kesempatan yang sama, Gek Atu mengatakan lagu ‘’Putra Suputra’’ akan dirilis sekitar bulan September dan akan segera dibuatkan video klip. (win)
Bali Post/win
Gek Atu bersama sang buah hatinya Ida Ayu Putu Mirah Purnama Dewi.
Bali Post/kmb23
TARI KREASI - Tari Kreasi ‘‘Dharma Murti’’ garapan Sekaa GKW Sanggar S’mara Murti Celuk, Sukawati.
Sekaa GKW Sanggar S’mara Murti Tampilkan ’’Dharma Murti’’ SEKAA Gong Kebyar Wanita (GKW) Sanggar S’mara Murti dari Desa Adat Celuk, Sukawati, Gianyar menampilkan tari kreasi ‘’Dharma Murti’’. Tarian ini mengisahkan kehidupan sang Sutasoma. Suatu hari, dalam perjalanan kembali ke Kerajaan Astinapura, di tengah hutan datang seekor harimau yang sangat beringas kelaparan dan hendak memakan anaknya. Namun sang Sutasoma dengan hati tulus menyerahkan dirinya sebagai mangsa. Harimau yang tadinya beringas dan ganas setelah memakan tubuh Sutasoma menjadi luluh dan sejuk hatinya karena Dharma Murti telah menyusup dalam seluruh tubuh harimau tersebut, yang akhirnya menjadi pengikut sang Sutasoma dalam
menebarkan kedamaian dan kebenaran di jagat raya ini. Sanggar S’mara Murti tampil memukau di tengah gerimis hujan di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, Selasa (28/6) , berduet manis dengan Sekaa Gong Kebyar Wanita Gurnita Stri Acarya PGRI Kecamatan Selat, Karangasem. Meski harus bermain melodi di tengah hujan gerimis, tak lantas membuat para wanita ini patah semangat. Mereka tetap membuktikan diri mampu menghias panggung terbuka Ardha Candra dalam lantunan melodi indah dengan intonasi yang lembut dan tajam. Diawali dengan garapan tabuh Telu Lelambatan Pepanggulan ‘’Ngulit Sari’’ karya I Nyoman Suryadi,
barisan para wanita ini dengan elok memainkan jemarinya di masing-masing alat musik. Tabuh ‘’Ngulit Sari’’ ini memiliki makna mendalam. Ngulit berarti menguliti atau mengupas, sedangkan sari berarti inti atau jati diri atau identitas. Dalam garapan tersebut penggarap berusaha menggunakan berbagai sudut panjang melodi intonasi ruang dan waktu untuk mewujudkan keindahan dengan pola tradisi di dalam hiasan kekinian. ‘’Pada penampilan ini, kami sebenarnya ingin menyampaikan prinsip tegas. Intonasi dan melodi yang lembut dan tegas adalah representasi bahwa seni Bali memiliki prinsip tidak mudah tergerus oleh budaya luar,’’ ujar Ketua Sanggar, I Nyoman Suryadi. (kmb23)
BRANDING pariwisata Bali ‘’Shanti, Shanti, Shanti’’ hampir tidak ada gaungnya. Padahal, peran branding cukup signifikan untuk lebih memperkenalkan Bali kepada dunia. Kendati sekarang memang tidak dimungkiri, Bali masih bertengger di posisi teratas destinasi pariwisata dunia. ‘’Dulu, Bali punya branding ‘Shanti, Shanti, Shanti’. Itu nyaris tak terdengar. Jadi menurut saya, Bali itu perlu di re-branding,’’ ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung IGN Rai Suryawijaya, belum lama ini. Rai menambahkan, branding ‘’Shanti, Shanti, Shanti’’ hanya cocok untuk internal Bali. Sebagai marketing tool untuk memperkenalkan Bali ke seluruh dunia, branding pariwisata Bali mestinya memakai bahasa Inggris. Dengan demikian, branding tersebut akan mudah dimengerti oleh calon wisatawan yang ada di seluruh dunia. Bali sendiri sebenarnya sudah banyak sekali mendapat julukan luar biasa dari wisatawan yang datang. Sebagai contoh, Bali kerap disebut ‘’The Island of God’’, ‘’Thousand of Temple’’, ‘’Last Paradise’’ atau ‘’Bali is My Life, My Paradise’’. Dari sana saja bisa dipilih mana yang terbaik untuk keperluan re-branding. ‘’Menurut saya branding itu kan sesuai dengan potensi yang ada di Bali, kalau yang paling bagus itu adalah seperti Bali The Island of God sehingga calon wisatawan yang ada di seluruh dunia ini curious untuk datang ke Bali,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua Bali Villa Associaton Jero Mangku Wayan Suteja mengatakan, Bali memang sudah sangat dikenal di dunia internasional. Tetapi bukan berarti pemerintah lantas memutus anggaran promosi untuk pariwisata. ‘’Kalau ada anggapan bahwa tidak perlu melakukan promosi, itu pemikiran yang keliru. Tetap yang namanya promosi, online maupun offline tetap dilakukan agar eksistensi sebuah destinasi pariwisata itu tetap bisa dikenal. bahkan bila perlu sekarang promosinya semakin gencar,’’ ujarnya. Suteja menambahkan, pemerintah dan pelaku industri pariwisata mestinya bekerja sama dan saling mengisi dalam promosi pariwisata Bali. Misalnya, pemerintah yang menyiapkan tempat untuk melakukan pameran atau promosi. Sedangkan pelaku pariwisata menanggung biaya tiket, akomodasi, dan konsumsinya. ‘’Ini kan bentuk kerja sama dan saling mengisi. Sektor swasta misalkan hotel atau restoran dan lainnya menghasilkan pajak. Pajaknya dibayarkan kepada pemerintah, pajak ini sekian persen dialokasikan sebagai dana promosi, sebagai timbal balik,’’ imbuhnya. Sejauh ini, kata Suteja, promosi secara online memang jauh lebih efektif, real time, dan lebih murah ketimbang promosi offline. Kendati lebih murah, promosi online juga tetap membutuhkan biaya untuk maintenance dan optimalisasi website. (kmb32)