Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
sabtu wage, 30 desember 2017
20 HALAMAN
NOMOR 129 TAHUN KE 70
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
2
Sabtu Paing, 9 September 2017
DI PANTAI - Wabup Suiasa bersama ribuan perangkat daerah, elemen masyarakat dan usaha pariwisata memadati Pantai Kedonganan, Jimbaran dan Kuta dalam aksi bersih-bersih pantai, Jumat (29/12) kemarin.
Wabup Suiasa Pimpin Aksi Bersih-bersih Sampah Kiriman LONJAKAN sampah kiriman yang memenuhi sepanjang bibir pantai di Kabupaten Badung menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bahkan, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa turun langsung memimpin jajaran SKPD dalam aksi bersih sampah kiriman di seluruh pantai di Badung, Jumat (29/12) kemarin. Wabup Badung Ketut Suiasa mengatakan seluruh jajaran perangkat daerah Kabupaten Badung dan beberapa elemen masyarakat dilibatkan dalam melaksanakan satu bentuk kepedulian dengan melaksanakan bersih-bersih di sepanjang pantai di Badung. ‘’Ini dilakukan mulai dari Pantai Seseh sampai dengan Pantai Tanjung Benoa. Kegiatan ini dilakukan secara masif di semua tempat, kami mengerahkan dan melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah Badung,’’ tegasnya. Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama-sama akan kebersihan. Terutama, kebersihan lingkungan sepanjang pantai yang memiliki masalah tersendiri yakni sampah kiriman laut. ‘’Ke-
giatan kebersihan ini mesti kita sikapi secara bersama-sama. Tak hanya dari pemerintah tetapi kami berharap ada kepedulian sosial dari semua pihak, baik masyarakat maupun pengusaha,’’ katanya. Menurutnya, fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahunnya pada saat musim penghujan menjadi tanggung jawab semua. ‘’Masalah ini tidak diketahui sumber sampahnya berasal dari mana. Kami bilang ini dari antah brantah, karena bukan dari masyarakat Badung,’’ tegas mantan Wakil DPRD Badung ini. Menghadapi masalah alam seperti ini, menurutnya, dapat diselesaikan dengan baik dan penanganannya secara bersama-sama, bersinergi dan berintegritas. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Ini menjadi tantangan kami tersendiri setiap tahunnya. Dalam menghadapi persolalan ini tak bisa hanya menyiapkan sarana dan prasarana tetapi juga sumber daya manusia yang benar-benar siap dan sigap. Meski demikian,
menghadapi persoalan semacam ini kami butuh partisipasi semua pihak. Tak hanya mengritik karena itu bukan solusi,’’ sentilnya. Ditanya strategi baru menghadapi sampah kiriman di tahun mendatang, Suiasa mengaku tidak ada menyiapkan strategi dalam penanganan masalah sampah tahunan ini. Karena yang terpenting adalah sumber daya yang ada. Di mana langkah yang dilakukan adalah pemetaan terhadap wilayah. Pasalnya seluruh pantai di Badung telah dibagi dalam zona-zona. Setiap zona terdapat tim khusus untuk memantau, memonitor, dan menangani langsung di lapangan. ‘’Seluruh potensi yang menangani kebersihan baik bekerja di ruas jalan ditarik untuk menangani sampah yang insidental ini,’’ imbuhnya sembari menambahkan, untuk menunjang sumber daya manusia pihaknya juga akan memperbanyak sarana dan prasarana dalam setiap tahunnya. Selain itu pihaknya melakukan komunikasi dengan elemen pariwisata setempat untuk bersama-sama mengatasinya. (ad1392)
Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Badung di Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (29/12) kemarin.
Sekda Badung Buka Musorkab KONI Badung
SEKRETARIS Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Badung di Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (29/12) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KONI Provinsi Bali Nyoman Suandi beserta jajarannya, DPRD Kabupaten Badung A.A. Ngurah Ketut Nadi Putra dan Wayan Regep, Ketua KONI Badung Si Putu Raka Arnaya beserta jajarannya, serta undangan lainnya sebagai peninjau. Ketua Panitia I Made Sutama melaporkan tujuan dari Musorkab ini adalah untuk memilih dan menetapkan kepengurusan KONI Tahun 2017-2021, karena masa jabatan Pengurus KONI Kabupaten Badung Masa Bakti 2013-2017 memasuki purnatugas. ‘’Dalam Musorkab ini juga akan menyusun
program kerja empat tahun ke depan dari pengurus baru serta meminta pertanggungjawaban pengurus KONI masa bakti 2013-2017,’’ lapor Sutama. Sementara itu, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengingatkan agar musyawarah ini dijadikan momentum untuk melaksanakan evaluasi khususnya pembinaan bidang olahraga di Kabupaten Badung. ‘’Kita hilangkan paradigma Musorkab hanya untuk memilih pengurus, apalagi hanya untuk memilih ketua umum saja. Masih banyak tugas yang harus kita laksanakan seperti mencetak bibit-bibit atlet berprestasi untuk mendukung pertandingan olahraga seperti Porprov Bali, PON, turnamen bertarap internasional seperti SEA Games, Asean Games bahkan Olimpiade,’’ ingat Adi Arnawa. Ketua KONI Provinsi Bali Nyoman Suandi mengatakan mu-
sorkab merupakan suatu amanah dari anak-anak rumah tangga yang dilaksanakan setiap empat tahun, di mana momentum ini merupakan titik yang sangat penting bagi pembinaan olahraga anak khususnya di Kabupaten Badung ke depan untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan, baik tentang organisasi, pertanggungjawaban organisasi kegiatan dan tentang prestasi. Walaupun Badung telah tujuh kali meraih juara umum, kita harus jeli melihat tantangan ke depan jangan sampai kita tersaingi ke depan,’’ ungkapnya. Selain itu, Ketua KONI Provinsi Bali Nyoman Suandi berharap dilakukan pembinaan dan jangan lakukan pembinaan yang berupa instan. ‘’Mari kita tunjukkan lagi bahwa Badung paling banyak berkontribusi dalam prestasi dan pembinaan-pembinaan di kancah nasional,’’ harapnya. (ad1389 )
20 HALAMAN
NOMOR 129 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
sabtu wage, 30 desember 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Jangan Termakan Isu Negatif Politik dan Ekonomi
Bali Post/eka
OUTLOOK - Hipmi Bali menggelar ‘’Economy Outlook Bali 2018’’ di Shankara Resto, Sanur, Jumat (29/12) kemarin.
Hubungan Asimetris Pariwisata-Pertanian Ancam Ekonomi Bali
Kemandirian Bali dalam sektor pertanian sudah teruji. Terbukti sejumlah produk pertanian Bali sudah mampu tembus pasar ekspor. Seperti sapi Bali, cengkeh, kopi, vanili, semuanya diekspor walaupun jumlahnya kecil. Tetapi kemudian, kalau dicek ke sektor pariwisata di Bali adakah di situ banyak produk lokal digunakan oleh hotel? Hotel di Bali justru lebih banyak menggunakan produk impor. Jadi sesungguhnya, sinergitas pertanian dan pariwisata belum terwujud dengan baik. Setelah ditelusuri, ternyata tidak ada regulasi untuk mendukung terjadinya sinergitas itu. Padahal, hubungan yang tidak simetris antara kedua sektor ini dapat mengancam ekonomi Bali ke depan. Demikian terungkap dalam acara Reunion Hipmi Bali ‘’Economy Outlook Bali 2018’’ di Shankara Resto, Sanur, Denpasar, Jumat (29/12) kemarin.
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
ANGGOTA DPR-RI Gde Sumarjaya Linggih, S.E., M.AP. mengatakan, kondisi Indonesia sebenarnya hampir mirip dengan Amerika Serikat (AS). Yakni mempunyai pasar domestik luar biasa, tetapi yang mengisinya lebih banyak dari barang-barang impor. Presiden AS Donald Trump bahkan sampai membuat slogan ‘’American First’’, ‘’By American’’ dan ‘’Higher American’’. Artinya, mereka sedang menghapus globalisasi yang sebelumnya gencar didengungkan. ‘’Ternyata mereka kalah di mana-mana dalam bersaing karena efektif, efisiennya kurang. Padahal tadinya mau menjadi market leader, sehingga sekarang mereka kembali pada state interest, kepentingan negaranya,’’ ujarnya. Intinya adalah, lanjutnya, bagaimana membangun bangsa, mencintai produk dalam negeri, dan mempekerjakan tenaga kerja
dalam negeri. Di Indonesia, hal ini memerlukan regulasi yang lebih bagus dari segi suprastruktur. Kemudian, seorang pemimpin yang menjadi lokomotif utama untuk perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Jangan hanya mendengungkan istilah menjadi penonton di negeri sendiri tanpa solusi maupun regulasi yang bagus. ‘’Amerika sekarang malah mengenakan tarif 40 persen untuk produk-produk Cina. Tapi, industri dalam negerinya tumbuh, industri UKM-nya mereka tumbuh, jadi bisa bersaing di pasar dalam negerinya yang hampir 300 juta,’’ jelasnya. Guru Besar Unud Prof. Dr. Nyoman Suparta mengatakan, tingkat pertumbuhan ekonomi Bali selama ini selalu lebih tinggi dari rata-rata nasional. Artinya, Bali walaupun daerahnya kecil namun punya kemampuan luar biasa. Hal. 19 Produk Pertanian
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan agar investor di dalam dan luar negeri tidak khawatir terhadap spekulasi kabar buruk situasi ekonomi dan politik di Indonesia. ‘’Kesimpulannya adalah yang penting jangan takut, risiko selalu ada. Tapi justru itulah peluangnya,’’ tegas Presiden dalam sambutan saat penutupan perdagangan saham 2017 di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/12) sore kemarin.
Presiden telah menutup perdagangan saham pada 2017 dengan indeks harga saham gabungan di angka 6355,65. Menurut Jokowi, banyak peningkatan yang diraih oleh Indonesia dalam hal kepercayaan penanaman modal dan di sektor ekonomi. Sejumlah capaian di sektor pasar modal tercatat di Indonesia yaitu peningkatan jumlah investor sebesar 44% dalam dua tahun terakhir menjadi 1,12 juta investor dan diikuti kenaikan nilai investasi investor domestik mencapai Rp 340 triliun pada tahun ini. Pada 2017 terdapat 37 perusahaan tercatat yang melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia yang merupakan capaian tertinggi di BEI pada 23 tahun terakhir serta yang terbanyak di antara negara-negara kawasan Asia Tenggara. Presiden menjelaskan sejumlah analisis situasi ekonomi Indonesia pada 2017 juga dapat ditepis oleh Indonesia secara baik. Kepala Negara mengatakan pada awal 2017, beberapa analisis mewaspadai kenaikan suku bunga dolar Amerika oleh The Fed. Banyak pihak khawatir bahwa mata uang negara lain juga akan terkena imbas. Hal. 19 Stimulus Fiskal BURSA EFEK - Presiden Joko Widodo meninggalkan Gedung Bursa Efek Indonesia usai menutup perdagangan saham di Jakarta, Jumat (29/12) kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan terakhir tahun 2017 ditutup naik 41,6 poin atau sekitar 0,66 persen ke level 6.355,65 yang merupakan level tertinggi baru sepanjang masa BEI berdiri. Bali Post/ant
BI Optimis, 2018 Ekonomi Lebih Stabil Jakarta (Bali Post) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo optimistis kondisi perekonomian pada 2018 akan lebih stabil dan baik, setelah situasi perekonomian pada periode sebelumnya sedikit mengalami guncangan. ‘’Periode 2017-2018 lebih baik dari perkiraan setelah periode sebelumnya terjadi koreksi turun. Saat ini, terjadi koreksi naik dan ini adalah kesempatan. Indonesia harus mengambil kesempatan ini,’’ kata Agus seusai menghadiri acara penutupan perdagangan saham 2017 di Jakarta, Jumat (29/12) kemarin. Agus mengatakan Indonesia berhasil menghadapi dinamika dalam sektor keuangan di 2017 yang penuh gejolak maupun tantangan, seperti kenaikan suku bunga The Fed sebanyak tiga kali serta reformasi pajak AS yang terjadi di akhir tahun. Namun, volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2017 berada pada kisaran 3 persen, bandingkan tahun 2016 sebesar 8 persen, dan aliran modal masuk mencapai Rp 138 triliun, bandingkan tahun 2016
Agus Martowardojo hanya sebesar Rp 126 triliun. ‘’Ketika semua khawatir dana akan kembali ke AS dan terjadi guncangan di negara berkembang, kita beruntung mendapatkan peneguhan dari Fitch dan kita bisa menurunkan policy rate. Ini tanda-tanda 2018 menjadi stabil dan baik,’’ ujar Agus. Untuk itu, ia mengharapkan momentum perbaikan ekonomi global yang disertai dengan membaiknya harga komoditas serta
meningkatnya nilai perdagangan internasional dapat dimanfaatkan untuk mendorong kinerja perekonomian. Selain itu, Agus mengharapkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah secara serentak pada pertengahan 2018 tidak memberikan gejolak dan ikut memberikan kepastian terhadap kinerja perekonomian yang sudah terjaga dengan baik. ‘’Indonesia sudah punya bukti sebagai negara demokrasi, kalau mau ada pilkada, proses politik tetap akan berjalan. Tapi soal ekonomi, masyarakat sudah bisa menjaga untuk tetap stabil dan berkembang,’’ kata Agus. Secara keseluruhan, upaya untuk menjaga fundamental ekonomi dalam jangka panjang adalah melaksanakan reformasi struktural dan mempertahankan sinergi di tiga sektor ekonomi yaitu sektor riil, sektor fiskal dan sektor moneter. ‘’Kalau sudah terjadi transformasi, kepercayaan dunia bisa makin meningkat dan penilaian kepada Indonesia makin positif seperti yang terjadi di 2017. Jadi saya rasa kita semakin optimis,’’ tambah Agus. (ant)
Kapolri Segera Bentuk Satgas Anti-Politik Uang Jakarta (Bali Post) – Pilkada serentak 2018 sudah dekat. Salah satu yang menjadi kekhawatiran pada perhelatan tersebut adalah maraknya politik uang atau jual-beli suara. Untuk mencegah hal tersebut, Polri pun berencana membentuk satgas anti-politik uang. Pada jumpa pers Jumat (29/12) kemarin, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengungkapkan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) anti-politik uang pada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) sebagai penga-
wasan terhadap pemilihan kepala daerah (pilkada). ‘’Supaya memberikan efek jera kepada masyarakat dan calon kepala daerah yang akan melakukan politik uang,’’ kata Tito. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyambut baik rencana pembentukan satgas anti-politik uang itu. Menurut Kapolri, pihak Polri akan menangani kasus yang tidak dapat diselidiki KPK seperti pejabat negara golongan eselon dua ke bawah. ‘’Kalau (tersangka) yang kami tangkap bisa ditangani KPK akan kami serahkan (ke KPK),’’ ujar mantan Kapolda Metro Jaya itu. Tito beralasan, satgas anti-politik uang itu perlu dibentuk lantaran masih banyak terjadi kasus politik uang yang melibatkan calon kepala daerah dan calon anggota legislatif karena biaya politik yang tinggi. (ant)
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian
Replikasi Kalpataru 2017
2.000 Bibit Pohon Ditanam di Hutan Desa Tejakula
KABUPATEN Buleleng tahun 2016 merebut Kalpataru melalui seorang Penyuluh Kehutanan Neneng Anengsih untuk kategori pengabdi lingkungan. Setelah menerima penghargaan bergengsi itu, sang penerimanya mulai action melakukan penyelamatan lingkungan dalam pelestarian hutan. Sebanyak 2.000 batang bibit pohon ditanam di hutan Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, Jumat (29/12) kemarin. Penanaman ribuan bibit pohon ini merupakan rangkaian kegiatan Replikasi Kalpataru 2017. Ribuan bibit pohon itu seperti mangga golek, cempaka, serikaya, kelerek dan sawo kecik. Aksi penanaman ini dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.,
Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, dan pimpinan instansi terkait lainnya. Neneng Anengsih mengatakan, replikasi Kalpataru merupakan tindak lanjut dari penghargaan Kalpataru kategori pengabdi lingkungan yang diterimanya tahun lalu. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan apresiasi kembali bagi para penerima Kalpataru untuk melaksanakan kegiatan replikasi ini. ‘’Saat saya menerima Kalpataru 2016, kegiatan saya fokus dalam penanaman, tahun 2017 ini, replikasi merupakan pengembangan dari kegiatan tersebut. Tahun ini kegiatan puncaknya ada di hutan Desa Tejakula,’’ jelasnya. Menurut Neneng, pada kegiatan
ini ditanam pohon cempaka sebanyak 700 batang, srikaya sebanyak 700 batang, mangga golek sebanyak 300 batang serta kelerek dan sawo kecik sebanyak 300 batang. Sebelumnya, di Desa Tejakula telah juga dilakukan penanaman bibit intaran sebanyak 1.000 pohon, cendana 750 pohon, serta tanaman Multiple Purpose Tree Spesies (MPTS) dengan luas areal 353 hektar. Pohon sebanyak 1.025 itu terdiri dari durian, sawo, dan pala. ‘’Tanaman yang kita tanam sudah disesuaikan dengan jenis tanah di hutan desa ini termasuk di sini juga ada hutan lindung di mana zona pemanfaatan boleh ditanami dengan jenis tanaman tertentu. Hal. 19 Jaga Kelestarian
TANAM POHON - Sebanyak 2.000 bibit pohon ditanam di hutan Desa Tejakula Kecamatan Tejakula, Jumat (29/12) kemarin.
DENPASAR
4
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Setahun, Puluhan Kilogram Narkoba Diamankan
FIGUR
Denpasar (Bali Post) -
Komitmen Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memerangi narkoba tetap bulat, sehingga peredaran barang terlarang itu bisa ditekan di Bali. Berkat gebrakan Satgas CTOC bentukan Kapolda diimbangi kerja keras Satuan Narkoba, mampu mengamankan puluhan kilogram barang bukti, di antaranya ganja 30.126,19 gram dan sabu-sabu 10.909,8 gram.
Bali Post/sue
Terpilih Secara Aklamasi AGENDA pemilihan rektor (pilrek) di Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Jumat (29/12) kemarin penuh nuansa pakedek pakenyum. Pasalnya, tak ada perdebatan karena anggota senat universitas hanya dihadapkan pada calon tunggal. Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. saat itu terpilih secara aklamasi untuk menjabat sebagai Rektor Unmas 2018-2022. Sidang senat universitas juga mendengarkan pemaparan visi dan program kerja Made Sukamerta yang mengkahiri masa tugasnya April 2018 mendatang. Setelah itu, secara bulat memilih Sukamerta menjabat kembali. Panlihrek Unmas yang dipimpin I Wayan Gede Wiryawan juga sudah menyosialisasikan pencalonan pilrek bahkan memperpanjang masa pendaftaran, namun tak ada yang mengajukan diri. Sukamerta sendiri sudah berpikir demokratis, tak pernah menganggap jika ada calon lain adalah lawan, melainkan partner kerja. Namun karena kepemimpinan Sukamerta dianggap sukses mengantarkan Unmas sebagai PTS terbaik di Bali, NTB dan NTT, tak ada calon lain berani bersanding. Sukamerta menegaskan bahwa dirinya akan menjadi rektor untuk dua kali jabatan saja karena statuta telah mengatur hal itu. Makanya, masa jabatan empat tahun ke depan akan dipakai momentum memajukan Unmas. Program strategisnya yakni membangun kampus baru di Padanggalak, menargetkan AIPT meraih A dan lima prodi meraih A yakni Manajemen, Hukum, FKG, Pertanian dan Bahasa Inggris. Hingga 2017, baru Manajemen meraih A dan dalam waktu dua tahun target itu tercapai semuanya sehingga Unmas menjadi kampus terbaik nasional. ‘’Kami juga meletakkan dasar menuju Unmas menjadi word class campus pada 2030,’’ tegasnya. Ketika ditanya apakah akan mempertahankan kabinet yang ada, Made Sukamerta yang juga pengusaha travel ini mengakui hal itu akan dibicarakan nanti dengan mempertimbangkan kaderisasi dan tantangan di zaman now. Selain itu, dia akan fokus meningkatkan SDM dosen serta memperkuat keunggulan setiap prodi. Dia menargetkan 2025 mendatang semua dosennya sudah S-3 dan tiap tahun mampu melahirkan guru besar. Beasiswa pun sudah disediakan termasuk izin belajar agar bisa kuliah di luar negeri. Dalam bidang penelitian, Made Sukamerta mampu mempertahankan LPPM berstatus madya dan satu-satunya di Kopertis VIII. Prestasi ini ditambah banyaknya dosen meraih dana hibah membuat Unmas selalu bertengger di posisi 100 PT terbaik nasional. (ad1391)
”Rolling” dan Lelang Jabatan
Menurut Kapolda Petrus Reinhard Golose, selama 2017 pihaknya mampu menekan jumlah orang Bali yang terlibat narkoba. Dari segi kualitas hasil tangkapan cukup bagus karena kerja keras Satgas CTOC dan anggota lainnya. “Justru pengedar dan bandarnya dari luar Bali,” katanya, Jumat (29/12) kemarin. Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombe Pol. Hengky Widjaja mengatakan, barang bukti narkoba lain yang disita yaitu ekstasi 4.236 butir, mush-
room 1.161 gram, obat daftar G 18.031 butir, arak dan tuak 7.351 liter serta miras impor 1.277 botol. “Pengungkapan kasus ini dilakukan Ditresnarkoba Polda Bali, Satresnarkoba Polresta dan polres-polres,” ujarnya. Sementara jumlah tersangka yang ditangkap mencapai 912 orang, terdiri dari WNI sebanyak 888 orang dan WNA 24 orang. WNA terbanyak terlibat kasus narkoba dari Malaysia sebanyak tujuh orang. Sedangkan dari Australia, Amerika, Italia dan Rusia
masing-masing dua orang. Sementara dari Afrika Selatan, Belanda, Tiongkok, Inggris, Jepang, Jerman, Prancis, Singapura dan Turki, masing-masing satu orang. “Kalau dilihat dari pekerjaan, tersangka berprofesi sebagai PNS/DPRD lima orang, Polri/ TNI tiga orang, swasta 465 orang, wiraswasta 232 orang, petani 31 orang, mahasiswa 26 orang, pelajar enam orang, buruh 28 orang, narapidana empat orang dan pengangguran 112 orang,” tegas mantan Kabag Binkar Karo SDM
Polda Bali ini. Hengky Widjaja menambahkan, kasus menonjol yang diungkap sepanjang 2017, di antaranya Satgas CTOC bersama Ditresnarkoba Polda Bali mengungkap penyelundupan sabu-sabu (SS) sebanyak 1.076,80 gram. Terkait kasus itu ditangkap dua pelaku berinisial KA (30) dan BH (46). Selain itu, personel gabungan Ditresnarkoba Mabes Polri dan Ditresnarkoba Polda Bali menggerebek tempat hiburan malam Akasaka di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Terkait kasus ini disita 19 ribu ekstasi dan menangkap empat tersangka. Pengungkapan kasus 1.494 gram SS dilakukan tim gabungan Ditresnarkoba dan Satgas CTOC.
Polda Bali juga mengungkap kasus 8,4 kilogram ganja. Polresta Denpasar bersama tim CTOC dan Ditresnarkoba Polda melakukan penangkapan Komang Swastika alias Mang Jangol yang saat itu menjabat Wakil Ketua DPRD Bali. “Yang bersangkutan (Mang Jangol-red) sempat kabur, tapi berhasil ditangkap di kandang sapi di wilayah Kecamatan Payangan, Gianyar. Terkait kasus ini juga ditahan beberapa pelaku lainnya. Polda Bali tetap komit memerangi narkoba di Bali,” tegas Hengky Widjaja. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Bali Post/eka
PENGUJIAN - Petugas BBPOM Denpasar melakukan pengujian sampel makanan di area Denpasar Festival X, Jumat (29/12) kemarin. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya bahan berbahaya pada makanan tersebut.
Opsi Pengisian Jabatan Lowong
BBPOM Sidak Makanan di Denfest
Denpasar (Bali Post) – Sejumlah kursi kepala dinas di lingkungan Pemkot Denpasar kembali lowong. Di antaranya, untuk posisi Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kedua posisi ini masih diisi pelaksana tugas sambil menanti pejabat yang definitif. Dalam waktu dekat, Kepala Dinas PUPR juga akan memasuki masa purnatugas. Artinya, ada tiga kursi kepala dinas yang harus diisi kembali. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, pengisian jabatan lowong di eselon II atau setingkat kepala dinas bisa dilakukan dengan dua cara. Untuk lebih cepat bisa dilakukan hanya dengan me-rolling saja. Sedangkan untuk proses yang sebelumnya menggunakan sistem lelang. “Pola ini yang kami koordinasikan dengan Bapak Wali Kota. Mana yang akan dilakukan. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan KASN,” ujar Rai Iswara, belum lama ini. Rai Iswara menambahkan, kedua cara yang ditempuh semuanya harus ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dulu sebelum ada penetapan. “Kalau sekarang kan sudah kita tunjuk Plt. Jadi kegiatan bisa jalan,” jelasnya. Selain tiga kepala dinas tersebut, kata Rai Iswara, juga akan ada pejabat yang pensiun di tingkat kepala bagian, seperti Kepala Bagian Humas dan Protokol. Hanya untuk pengisian kepala bagian tidak perlu persetujuan KASN. “Kalau untuk kabag, kita di intern saja,” katanya. Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar I Ketut Mister mengatakan, jumlah yang akan pensiun sebanyak 82 orang. Pegawai tersebut akan pensiun pada Desember 2017 dan awal Januari 2018, mengingat umur pegawai tersebut memang sudah memasuki masa pensiun yang sudah sesuai dengan peraturan. “Memang setiap tahun ASN kita banyak yang pensiun, bahkan sudah dari tahun sebelumnya. Tetapi untuk saat ini kita masih tetap memberdayakan pegawai yang ada,” kata Mister. (kmb12)
Denpasar (Bali Post) – Ajang Denpasar Festival (Denfest) X menyajikan berbagai aneka jenis kuliner. Masyarakat pun terlihat memadati setiap stan yang menyajikan makanan dan minuman. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar. Mereka mengecek kandungan makanan dan minuman agar terbebas dari zat berbahaya, Jumat
Hasilnya Negatif Zat Berbahaya (29/12) kemarin. Pada kesempatan itu, petugas BBPOM langsung melakukan pemeriksaan. Petugas mengambil beberapa sampel makanan yang memiliki warna cerah untuk dilakukan penelitian. Sedikitnya ada 18 sampel makanan yang diambil untuk dilakukan pengujian zat yang digunakan. Zat-zat yang berbahaya di antaranya pewarna merah (rodhamin B), formalin serta boraks. Untuk menge-
tahui kandungan makanan, BBPOM menguji sampel yang diambil di antaranya krupuk, gula cair, mi, jamur, tahu, bakso, kentang. Setelah dilakukan pengujian, semua sampel yang diuji dinyatakan negatif zat berbahaya. Plt. Kepala BBPOM Denpasar Eka Ratnata yang ditemui di sela-sela pemeriksaan mengatakan, tujuan kedatangannya ke arena Denfest untuk memeriksa makanan yang dijual, apakah
Denpasar (Bali Post) Selain melakukan upaya hukum deportasi atas pelanggaran yang dilakukan 45 orang asing, Imigrasi Kelas 1 Denpasar juga mencatat sebanyak 753 orang asing yang bekerja di Bali. Kepala Kantor Imigrasi Denpasar Ignatius Purwanto mengatakan hal itu, belum lama ini.
Menurut Ignatius Purwanto, hingga 18 Desember 2017 orang asing yang bekerja di Bali kebanyakan menjadi tenaga ahli, selain menjadi pemimpin perusahaan. Berdasarkan data, ada 723 orang asing yang menjadi tenaga ahli dan 30 orang pimpinan tertinggi perusahaan. Di samping sebagai pekerja, tercatat juga 523 berstatus
sebagai mahasiswa di Bali dan ikut istri yang berkewarganegaraan Indonesia sebanyak 310 orang. Yang menarik, ada juga 118 wisman lanjut usia yang memegang kartu izin tinggal tetap. Lantas, bagaimana soal pengawasan orang asing di Bali? Ignatius Purwanto menegaskan pihaknya sudah ada
tim khusus yang memantau orang asing. Dia mengakui memang tidak sepenuhnya orang asing bisa terpantau secara gambalang. Kendati demikian, ia sangat berharap masyarakat bisa membantu dalam hal pemantauan dan tidak segan-segan melapor jika ada orang asing yang melakukan kegiatan di luar izin yang
dikantongi. Begitu pula soal informasi adanya orang asing yang bekerja secara ilegal atau menjadi pimpinan perusahaan di Bali, padahal mereka mengantongi visa kunjungan. “Kami lakukan pengawasan. Jika ada yang menyimpang, kami tindak secara tegas. Bahkan bisa dilakukan deportasi,” tegasnya. (kmb37)
Wisman Ikut Nikmati Denfest
FM 96,5
web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
langsung diamankan. Tentunya pedagang yang menjual pun akan ditelusuri, apakah diproduksi sendiri atau menjual barang orang lain. “Jika kami temukan produk yang tidak boleh, pasti kami amankan sehingga tidak sampai ke masyarakat. Untuk saat ini kami lihat hasil hari ini. Kalau kemungkinan produk tidak memenuhi ketentuan, mungkin kami turun lagi,” ujarnya. (kmb12)
Imigrasi Denpasar Catat 753 Orang Asing Kerja di Bali
(0361) 7400391, 812987
Topik : Setahun, Puluhan Kilogram Narkoba Diamankan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
aman atau tidak untuk dikonsumsi. Selain itu, pengecekan ini atas dasar permintaan dari Asisten II Setda Kota Denpasar Ngurah Jimmy Sidarta. “Diuji di tempat. Jadi langsung diketahui apakah barang-barang atau makanan di sini aman atau tidak,” katanya. Eka Ratnata mengungkapkan, jumlah makanan yang diambil menyesuaikan dan jika ditemukan ada yang menggunakan zat berbahaya akan
Bali Post/kmb12
BERBAUR - Sejumlah wisatawan mancanegara berbaur bersama warga lokal untuk menikmati aneka sajian dalam Denfest 2017.
Denpasar (Bali Post) – Kegiatan Denpasar Festival (Denfest) X Tahun 2017 dikemas lebih sederhana dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, tidak mengurangi jumlah pengunjung yang datang ke lokasi kegiatan yang berpusat di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar. Tidak terkecuali wisatawan mancanegara (wisman) juga ikut berbaur bersama warga lokal menikmati aneka sajian dalam Denfest. Khususnya kuliner yang merupakan ikon bagi kegiatan akhir tahun ini. Seperti yang terlihat Jumat (29/12) kemarin. Sejumlah wisman mengaku sangat senang bisa menikmati aneka kuliner khas Bali yang ditawarkan penjual di beberapa stan. “Saya sangat senang dapat melihat acara ini,” ujar wisatawan asal Kanada,
Anna, bersama suaminya. Hal senada diungkapkan wisatawan asal negeri Kanguru, Australia, Robert Hann. Pria paruh baya ini mengaku senang dengan festival yang digelar Pemkot Denpasar ini. Terutama ia bisa menikmati kuliner khas Bali. “Saya senang mencoba makanan yang baru. Ini menarik bagi saya,” katanya. Selain sajian kuliner, pada ajang festival kali ini juga menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya. Seperti yang terlihat di panggung Ekspresi Kreatif Muda di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung menampilkan berbagai talenta anak-anak Denpasar, dari anak-anak TK hingga siswa SMA/SMK. Dikoordinir Forum Anak Kota Denpasar, mereka merangkul berbagai talenta anak dari bermain musik, menari,
hingga penampilan seni sastra. ‘’Kegiatan ini dilakukan untuk memeriahkan Denfest X dan mengajak anak-anak untuk ikut berpartisipasi,’’ ujar Ketua Forum Anak Denpasar Putu Riko Ardy. Penampilan ini mendapat perhatian khusus pengunjung Denfest yang sejak pagi telah meramaikan arena panggung tersebut. Menurut Putu Riko Ardy, pihaknya baru pertama kali ikut terlibat dalam ajang Denfest. Tujuannya agar anak-anak ikut berpartisipasi dalam kreativitas seni, budaya dan teknologi dalam kegiatan Denfest 2017 ini. Pasalnya, tahun sebelumnya keterlibatan anak-anak dinilai kurang aktif. Dengan dilaksanakan kegiatan ini, maka seluruh anak TK hingga SMA ikut berpartisipasi untuk menampilkan talenta mereka. (kmb12)
BADUNG
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
5
Tekan Kebocoran
Ribuan ’’Water Meter’’ Diganti Mangupura (Bali Post) Tingkat kebocoran air PDAM Tirta Mangutama yang masih tinggi mendapat perhatian serius. Berbagai upaya kini tengah dipersiapkan, salah satunya dengan mengganti ribuan water meter yang lawas dengan water meter baru di tahun 2018 mendatang. Saat ini kebocoran air di PDAM Badung mencapai 34 persen. Dirut PDAM Tirta Manguatama Ketut Golak mengatakan, peremajaan alat ukur penggunaan air dianggarkan sekitar Rp 6 miliar denga menyasar 7.000 lebih pelanggan. Selain kedaluwarsa, banyak water meter pelanggan dalam keadaan rusak. ‘’Untuk itulah kami merancang penggantian water meter, Bali Post/kmb27 sehingga peKetut Golak makaian air bisa dicatat secara akurat,’’ kata Golak, Jumat (29/12) kemarin. Menurut Golak, penggantian water meter merupakan salah satu upaya untuk menekan kebocoran air sekaligus sebagai langkah dalam perbaikan pelayanan kepada pelanggan. ‘’Dengan pergantian water meter, kebocoran dapat diminimalisasi,’’ ujarnya. Selain melakukan penggantian warter meter, mantan Dirut PD Pasar Badung ini juga berencana menambah instalasi pengolahan air (IPA) dalam rangka meningkatkan layanan kepada pelanggan, khususnya di Badung Selatan. ‘’Ini dirancang di tahun 2018 dan diharapkan terealisasi di tahun 2019. Program ini juga merupakan masukan dari DPRD Badung dan memang tambahan IPA ini sangat dibutuhkan,’’ katanya. Dengan adanya tambahan IPA, kata Golak, pelayanan dipastikan tidak terganggu. Terlebih, dengan tambahan IPA, pasokan air dipastikan bertambah. Jika dengan satu IPA mampu memasok 500 liter per detik, maka dengan dua IPA, kapasitas pasokan bisa ditingkatkan menjadi 1.000 liter per detik. ‘’Saat ini hanya ada satu IPA di estuary dam. Secara berkala, IPA ini harus menjalani perawatan terutama pembersihan. Pada saat menjalani perawatan itulah pelayanan jadi mandek. Dalam beberapa jam, pelayanan terputus sehingga air bersih tak mengalir,’’ terangnya seraya menyebutkan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 60 miliar untuk satu IPA. Selain disebabkan oleh instalasi atau jaringan, kebocoran juga diakui karena pencurian air. Golak mengakui pencurian air masih tetap terjadi, tetapi sudah jauh menurun karena ini merupakan tindak pidana. (kmb27)
Jelang Tahun Baru
Polantas Sosialisasi Penutupan Arus Lalin Mangupura (Bali Post) Menjelang perayaan Tahun Baru 2018, anggota Polresta Denpasar melakukan sosialisasi terkait penutupan arus lalu lintas (lalin) di wilayah Kuta, Jumat (29/12) kemarin. Sosialisasi dilakukan dengan cara membagikan selebaran terkait penutupan arus lalu lintas kepada sopir, pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Sosialisasi ini merupakan tahap awal pelaksanaan program car free night di Kuta. Tujuannya, selain meminimalisasi kemacetan lalu lintas, juga agar turis, pelaku wisata dan warga menyiapkan diri sehingga tidak terjebak macet saat malam pergantian tahun. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, pihaknya akan menutup jalur wisata Pantai Kuta saat malam tahun baru. Dengan demikian, sepanjang jalan akan bebas dan bersih dari kendaraan. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan menghindari terjadinya kemacetan lalu lintas. ‘’Pengamanan tentu akan kami tingkatkan di Kuta, baik dari petugas berseragam dan tidak berseragam akan dikerahkan,’’ tegas Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Kamis (28/12) lalu. Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo mengatakan kawasan Kuta merupakan lokasi yang paling banyak dikunjungi masyarakat dan wisatawan saat menunggu detik-detik pergantian tahun. Oleh karena itu, pihaknya sudah menyiapkan kantong-kantong parkir untuk kendaraan roda empat dan dua saat diterapkannya car free night. Sementara itu, Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya mengungkapkan, apel pengamanan malam tahun baru akan dilaksanakan di Central Parkir, Minggu (31/12) besok. Terkait pengamanan di Kecamatan Kuta, semuanya jadi prioritas alias tidak hanya di Pantai Kuta. ‘’Tidak hanya di satu titik saja, ada sekitar tujuh sampai delapan titik fokus pengamanan. Lokasi yang diamankan di antaranya Pantai Kuta, sepanjang Jalan Legian, Double Six (Jalan Camplung Tanduk), Dewi Sri dan Pantai Jerman,’’ tegasnya. Mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini mengimbau kepada para pengusaha hotel dan stakeholder bidang pariwisata agar mematuhi pengalihan dan penutupan arus lalu lintas. Pasalnya, pembersihan parkir dan kendaraan di jalur khususnya menuju Pantai Kuta dilakukan mulai pukul 12.00 Wita, Minggu (31/12). ‘’Jangan masuk Kuta bawa kendaraan lewat pukul 12.00 Wita. Hampir semua Jalan Legian dan ke pantai aksesnya ditutup,’’ katanya mengingatkan. (kmb36)
Bali Post/kmb23
PADAT KENDARAAN - Menjelang liburan tahun baru, Jalan Underpass Simpang Dewa Ruci mulai padat kendaraan. Kondisi ini kemungkinan akan terus terjadi sampai perayaan malam tahun baru, Minggu (31/12) mendatang.
Diduga Akibat Sengketa Lahan
SDN 1 Buduk Digembok
Mangupura (Bali Post) –
Dunia pendidikan di Kabupaten Badung dikagetkan dengan kasus penyegelan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Buduk. Pasalnya, permasalahan ini muncul di tengah giatnya pemerintah setempat memajukan pendidikan di kabupaten berlambang keris ini. Berdasarkan pantauan Jumat (29/12) kemarin, pintu sekolah yang terletak di Jalan Raya Buduk, Desa Buduk, Mengwi, Badung ini digembok. Masyarakat sekitar sekolah menuturkan, penyegelan sekolah diduga buntut dari sengketa kepemilikan aset dengan masyarakat setempat. Pihak desa bersama Muspika pun sudah melakukan pembahasan terkait kejadian ini. ‘’Sudah dari kemarin (Kamis 28/12 - red) gerbang sekolah sudah terpasang rantai besi lengkap dengan kunci gembok. Kejadian ini sudah pernah terjadi sekitar tiga kali,’’ ujar salah seorang warga yang bermukim di sekitar lokasi sekolah. Dikonfirmasi tepisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung I Ketut Widia Astika membenarkan perihal tersebut. Ditegaskan, pihaknya sudah memanggil kepala sekolah dan UPT untuk meminta kejelasan terkait kejadian tersebut. ‘’Sudah ditangani oleh perangkat desa dan tokoh-tokoh desa. Kami juga sudah panggil kepala sekolahnya dan kepala UPT untuk meminta
kejelasan. Kami akan berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut,’’ ujarnya. Menurut Widia Astika, kejadian tersebut juga masuk laporan kepolisian. Informasi yang diterima, pelaporan berdasarkan kesepakatan dari pihak desa disertai dengan dokumen-dokumen yang ada. ‘’Pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah melaporkan kejadian itu,’’ katanya. Menurut Widia Astika, pihaknya saat ini masih mempelajari lebih detail terkait dokumen-dokumen sekolah yang ada. ‘’Tentunya kami dari Disdikpora Badung sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah,’’ tegasnya. Berdasarkan keputusan Gubernur, kata birokrat asal Kerobokan ini, sekolah tersebut diserahkan oleh Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kabupaten Badung pada 2006 silam. Sehingga sejak saat diserahkan resmi menjadi aset dari Pemkab Badung. ‘’Kami harus memperlajari terus dokumen-dokumen yang ada dulu,’’ pungkasnya. (kmb27)
Bali Post/kmb27
DISEGEL - SDN 1 Buduk disegel orang tak dikenal. Menurut informasi, penyegelan sekolah diduga lantaran sengketa aset.
Masa ”Recovery” Pariwisata
Penyesuaian Tarif PJP2U Dinilai Kurang Tepat
Mangupura (Bali Post) Bandara I Gusti Ngurah Rai berencana memberlakukan Penyesuaian Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) pertanggal 1 Januari 2018 mendatang. Penyesuaian dari semula Rp 200.000, naik menjadi Rp 225.000 per orang. Wakil Ketua Umum I DPP IHGMA I Made Ramia Adnyana menilai rencana tersebut kurang
tepat. Pasalnya, saat ini industri pariwisata di Bali sedang membutuhkan dukungan untuk mengembalikan kepercayaan pasar, setelah sempat down pasca-erupsi Gunung Agung. Ditegaskan, tidak ada salahnya apabila PJP2U naik, tapi pihaknya mengarap hal itu dipertimbangkan dulu karena saat ini momennya kurang pas. “Bali saat ini masih melakukan recovery
kondisi pariwisata yang sempat lesu akibat dampak erupsi Gunung Agung,” kata Ramia Adnyana, Jumat (29/12) kemarin. Menurut Ramia Adnyana, rencana tersebut sempat membuat industri pariwisata di Bali terkejut. Meski kenaikan hanya Rp 25.000 per orang dan dikenakan dalam harga tiket, tentunya hal itu akan membebani para calon wisatawan yang akan
datang ke Bali. Hal ini tentu bisa berpengaruh terhadap rencana wisatawan ke Bali. Sebab, selama ini harga tiket ke Bali sudah sangat mahal dibandingkan ke destinasi lainnya. “Ini membuat harga paket ke Bali menjadi tidak bersaing di pasar internasional,” katanya. Supaya tidak terjadi tumpang tindih dengan kebijakan pemerintah dalam usaha memulihkan
Bali, kata Ramia Adnyana, pihaknya berharap rencana kenaikan PJP2U tersebut ditinjau ulang. Sebab, saat ini industri pariwisata di Bali sedang berusaha menarik potensi dan pangsa pasar ke Bali. Baik dengan pemberian diskon, jaminan dan upaya lainnya. “Usaha tersebut justru tidak akan baik bila tidak didukung oleh kebijakan terkait,” tegasnya. (kmb23)
Warga Badung Pakai Narkoba Diestimasi Belasan Ribu Orang Mangupura (Bali Post) Jumlah penduduk Kabupaten Badung 643.500 jiwa (data BPS per Oktober 2017), sedangkan yang jadi penyalah guna narkoba diestimasi 12.999 jiwa. Sementara yang direhabilitasi selama 2017 baru 58
orang. ‘’Tahun ini, kami ditarget merehabilitasi 50 orang, tapi mampu mencapai 58 orang. Jadi, melebihi target,’’ kata Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini saat merilis capaian kinerja selama 2017, Jumat (29/12) kemarin.
RILIS - BNNK Badung merilis kinerja selama 2017.
Bali Post/rah
Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan strategi yang komprehensif dan multidisipliner dengan melibatkan peran serta seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. BNNK Badung sebagai lembaga yang menangani penanggulangan narkoba di Badung melakukan berbagai upaya strategis menggerakkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara. Terutama dalam upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). ‘’Gencarnya kami melakukan sosialisasi dalam bentuk datang ke sekolah, kampus, instansi, media kesenian, piodalan dan komunitas, kesadaran lapor diri mulai tumbuh,’’ ujarnya. Selama tahun ini, bersama lembaga rehabilitasi instansi pemerintah dan komponen masyakarat telah melaksanakan program rehabilitasi 58 orang penyalah guna, terdiri atas voluntari (lapor diri) 10 orang dan compulsary (penangkapan) 48 orang. Dari jumlah
tersebut 51 orang laki-laki dan wanita 7 orang. Di bidang pemberantasan, kata mantan Kabag Sumda Polres Badung ini, BNNK Badung selama 2017 mengungkap enam kasus narkoba. Dari kasus tersebut 4 sudah P-21 (dilimpahkan ke kejaksaan) dengan 5 tersangka, satu kasus dilimpahkan ke BNNP Bali dan satu kasus dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Denpasar. Pelaksanaan sweeping disasar sembilan lokasi yakni di rumah kos dan tempat hiburan malam. Alhasil diamankan 36 orang terindikasi penggunakan narkoba karena hasil tes urinenya positif. ‘’Kami melakukan penindakan tanpa pandang bulu, baik itu mahasiswa, karyawan swasta dan oknum aparat. Ini sebagai bukti kesungguhan BNNK Badung memerangi narkoba,’’ tandasnya. Sementara bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, pihaknya melakukan advokasi pembangunan berwawasan antinarkoba di lingkungan kelompok instansi
pendidikan dan komunitas masyarakat masing-masing 30 kali. BNNK juga melakukan kegiatan diseminasi informasi bahaya narkoba. ‘’Untuk pelatihan life skill kami laksanakan di Desa Kutuh diikuti 10 orang. Kami sangat dibantu Pemkab Badung sehingga upaya kami lebih optimal. Peran masyarakat sangat bagus, ini terbukti kegiatan berdasarkan inisiatif masyarakat sebanyak 180 kali dan kampanye stop narkoba 80 kegiatan,’’ tandasnya. Terkait pembentukan relawan, menurut Masmini, dikukuhkan 446 orang terdiri atas pecalang, pelajar, dan komunitas lainnya. ‘’Ada juga dijual narkotika palsu dengan sasaran turis asing. Misalnya ekstasi diganti pil antimuntah, ganja dari daun gumitir, heroin dari tembok yang dikerik, sabu-sabu dari gula batu dan hasish dari jamu yang dikentalkan. Oleh karena itu, kami imbau jangan sekali sentuh apalagi beli narkoba, baik itu yang asli maupun palsu,’’ ungkapnya. (kmb36)
OPINI
6
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Memberi Contoh Kesatria Bidang Politik DALAM kontestasi pilkada tahun 2018 mendatang, ada empat perwira Polri dan TNI akan ikut dalam perebutan jabatan gubernur. Barangkali ini peristiwa menarik karena perwira ini akan berhenti dari jabatan mereka di lembaganya masing-masing. Mungkin ada yang bertanya-tanya, mengapa para perwira tersebut demikian rela pensiun dini dan beralih pada kontestasi politik. Padahal, masyarakat telah menilai kalau politik di Indonesia itu kotor karena para pelakunya sering bertindak menyeleweng dari tugas yang harus diemban. Namun, jelas juga kita katakan bahwa tidak semua politisi bersikap demikian. Kita harapkan, para perwira tinggi Polri dan TNI yang berjuang pada bidang politik akan mampu memberikan teladan terbaik bagi masyarakat dan mampu memberi penyadaran kepada politisi yang busuk. Bahwa ada perwira yang masuk ke bidang politik secara sukarela, boleh jadi merupakan langkah terobosan terhadap norma yang ada di Indonesia. Selama ini, setelah reformasi, keterlibatan Polri dan TNI ke dalam politik, sudah dipandang tidak benar, mereka dipandang negatif. Tetapi sejujurnya, kita harus katakan bahwa politik itu adalah milik umum. Siapa saja boleh memakainya, memasukinya, kemudian menyandangnya sebagai seorang pejabat politik. Maka, munculnya perwira ini menuju arena politik merupakan terobosan. Dan solusi yang paling bagus di sini adalah menanggalkan dinas kepolisian dan TNI-nya. Ini yang dapat diterima oleh norma yang berlaku sekarang. Dengan adanya penanggalan terhadap profesi dan jabatan yang diemban sebelumnya itu, termasuk juga prestasi yang diraih, ini bukanlah sikap mainmain. Pastilah telah menjadi pertimbangan matang sehingga mereka-mereka itu tanpa beban melepas baju dinasnya, ringan untuk melangkah pensiun dini. Akan tetapi, pada sisi lain, kita dapat menduga bahwa dunia politik tentu telah menjadi pilihannya. Mereka akan terjun habis-habisan di dunia politik. Pada titik ini, kita harapkan para perwira tersebut mampu memperlihatkan sikap disiplin, professional, dan tegasnya manakala kelak berhasil meraih jabatan. Terjunnya mereka ke kancah politik, juga menjadi ukuran bagi masyarakat. Dalam arti, apakah masyarakat bersedia menerima angkatan sebagai pimpinan di wilayahnya. Jika bersedia, maka jarak antara angkatan dengan rakyat tidaklah terlalu jauh. Masyarakat tidak lagi memandang bahwa angkatan itu seram seperti yang pernah dipersepsikan sebelumnya. Sesungguhnya, ketika Susilo Bambang Yudhoyono terpilih sebagai presiden, kita sudah dapat menyatakan bahwa jarak antara militer dengan rakyat sudah tidak ada lagi. Hanya, kini kita lihat bagaimana kondisinya di daerah-daerah. Kita perlu melihat ini untuk mengaca soal sikap masyarakat terhadap angkatan. Jika kelak para perwira ini maju “bertempur” di medan politik, kita berharap mereka bersedia berlaku kesatria seperti halnya bertempur menghadapi musuh. Dalam dunia politik, kesatria itu adalah sportif. Bagaimanapun sang perwira pasti memiliki anak buah. Bukan tidak mungkin anak buahnya ini akan menjadi tim sukses komandannya. Inilah yang kita khawatirkan. Para perwira tersebut tidak boleh mengerahkan anak buahnya untuk meraih suara, dengan cara apa pun, apalagi dengan memaksa dan mengintimidasi masyarakat. Hanya untuk mencari suara harus dengan intimidasi. Hal ini akan membuat citra TNI dan Polri akan terpuruk lagi. Di samping itu, juga tidak akan memberikan contoh kepada politisi sipil.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pemotor Cilik dan Knalpot Brong
Kendaraan merupakan sarana transportasi yang harus ada. Sarana ini mempermudah kita mencapai tujuan. Dulu, orang mencapai tujuan hanya dengan berjalan kaki. Semakin lama semakin baik sarana transportasi tersebut. Jadi, kendaraan digunakan untuk mempermudah orang mencapai tujuan. Sekarang, masihkah hanya seperti itu tujuan orang berkendara? Pak polisi yang saya hormati, langsung saja pada permasalahan yang sering saya dan kita lihat di jalanan. Masalah tersebut adalah pemotor cilik. Pemotor ini belum berhak bersepeda motor di jalan raya. Lihat saja siswa SMP bahkan ada yang masih tingkat SD sudah dibelikan sepeda motor oleh orangtuanya. Banggakah mereka? Menurut saya, ada aturan jelas bahwa pemotor cilik tersebut tetap salah. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan pihak terkait (polisi) tidak segan-segan menerapkan aturan pada para pemotor cilik tersebut. Jangan ewuh pakewuh. Jalankan aturan, masyarakat pasti mendukung. Anak dan orangtuanya pasti mengerti. Ayo tegakkan aturan supaya terjadi tertib lalu lintas. Mari disiplin, jangan pura-pura tidak tahu. Kalau pemotor cilik dibiarkan, lihat saja nanti menjelang tahun baru dan pada tahun baru, pasti ada gerombolan pemotor cilik yang berani berkendara dengan jarak yang cukup jauh. Misalnya ke objek wisata bersama teman-temannya. Permasalahan kedua, sepeda motor dengan knalpot brong. Ini yang saya maksud dengan berkendara tidak sesuai tujuan yakni mempermudah atau mempercepat sampai di tujuan. Pemotor dengan knalpot brong amat mengganggu warga saat mereka lewat. Suara knalpot yang memekakkan telinga amat mengganggu. Memangnya dia saja yang bayar pajak? Atau berapa besar dia membayar pajak sampai-sampai berani dan bangga mengganggu warga dengan suara knalpot yang memekakkan telinga? Sekali lagi, mohon pihak terkait (polisi) menindak tegas pemotor seperti ini. Kalau warga yang menegur akan menjadi ketersinggungan. Sangat diharapkan ketegasan dan kedisiplinan polisi. Warga sangat menunggu kinerja bapak/ibu polisi dalam kedua permasalahan di atas. Ketut Werta Kuta Utara, Badung
Latar Belakang Perwira Masuk Dunia Politik Politik ternyata tetap menjadi daya tarik bagi pihak penjaga keamanan negara, TNI dan Polri. Dalam pilkada serentak tahun 2018 nanti, para pejabat kedua lembaga itu “ramai-ramai” ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Dari pihak kepolisian misalnya, Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Kapolda Kalimantan Timur, Komandan Korps Brimob Polri, serta dari TNI Pangkostrad yang juga Ketua Umum PSSI, ikut berkompetisi untuk jabatan kepala daerah (gubernur) untuk daerahnya masing-masing. Kondisi ini tentu saja menimbulkan kecurigaan akan adanya “permainan” dari pendukung-pendukung kandidat kepala daerah dari Polri dan TNI itu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Wajar kemudian kalau Bawaslu mengingatkan agar TNI dan Polri netral dalam pilkada nanti.
Oleh GPB Suka Arjawa udah jelas mereka yang berkompetisi dari angkatan ini harus menanggalkan jabatan dan berhenti berstatus sebagai anggota TNI maupun Polri. Namun, yang menarik dilihat adalah daya tarik politik bagi para anggota TNI dan Polri. Dari sisi politik, dapat saja disebutkan bahwa ketertarikan itu disebabkan oleh kurang sabarnya para anggota angkatan ini terhadap kinerja sipil. Dalam arti, dari sisi disiplin dan profesional serta kekompakan dalam menjalankan administrasi pemerintahan, baik TNI maupun Polri rumongso lebih disiplin dan lebih mampu dibanding dengan aparatur sipil. Cara pandang seperti ini sesungguhnya merupakan teori kuno dan sering dipakai untuk menjelaskan keterlibatan militer ke dalam politik. Fenomena ini lumrah di negara berkembang, dan di Asia Tenggara, sering kali terjadi di Thailand. Dalam konteks Indonesia, mungkin saja para perwira tinggi Indonesia itu mempunyai pandangan demikian, terutama apabila dikaitkan dengan fenomena politik yang terjadi di daerah-
S
nya masing-masing. Mereka mencoba menginginkan perbaikan cara memerintah dan mengorganisasikan pemerintahan, dengan memakai pola disiplin dan profesionalisme seperti yang dipraktikkan di lembaga mereka sebelumnya. Jadi, boleh jadi juga dikatakan mereka “menyusup” pada kinerja politik untuk memberi contoh kepada sipil. Teori lain menyebutkan bahwa masuknya perwira menuju kancah politik disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap sistem penggajian kepada militer di suatu negara. Sehingga dengan kondisi seperti ini, demi menjaga keamanan dan ketertiban (misalnya tidak melakukan tindakan kudeta militer), para perwira sengaja masuk ke pemerintahan dan politik untuk memperjuangkan kenaikan gaji para anggotanya. Dilihat dari konteks ini, nampaknya kasus yang terjadi di Indonesia saat ini, tidak mempunyai latar belakang demikian. Militer yang berorientasi seperti ini biasanya masuk menuju aktivitas politik dengan sasaran level nasional, bukan di daerah. Ada juga yang menyebutkan aparat militer masuk politik sebagai akibat dari pesanan tertentu untuk membuat move-move tertentu dari dalam pemerin-
tahan. Hal ini juga kiranya tidak ada dalam benak perwira Indonesia yang hendak masuk politik. Sejak zaman reformasi telah dipesankan agar militer tidak ambisius ke dalam dunia politik. Militer dan Polri akan mendapatkan kewibawaannya apabila mampu menjaga profesionalisme lembaganya. Ada kesan bahwa banyak yang lebih berminat menjadi pejabat daerah dibanding dengan pejabat pusat (semisal menteri), ini dilandasi oleh oportunis politik. Dalam berpolitik, kemampuan pribadi akan sangat diuji dan karier politik akan terus-menerus dapat dilakukan sampai keterbatasannya sebagai manusia. Politik adalah pengaruh, dan pengaruh itu merupakan kemampuan yang berasal dari dalam diri sendiri. Dengan demikian, berpolitik itu merupakan prestasi pribadi, yang kemampuan pengaruhnya sudah diuji dari kompetisi di internal partai sendiri. Ini merupakan prestasi tersendiri dibanding dengan menjadi pejabat pusat yang ditunjuk oleh presiden misalnya. Profesi politik jelas sangat panjang dapat dilakoni jika mampu mempertahankan pengaruh tersebut di dalam lingkungannya. Jadi, akan jauh lebih panjang apabila
dibandingkan dengan menjadi menteri atau pejabat di angkatan yang pensiun sebelum umur 60 tahun. Berkarier di bidang politik dapat dilakukan sampai hampir mati. Ada kemungkinan para perwira Indonesia yang terjun ke dunia politik ini, dilatari oleh pemikiran demikian. Namun, pandangan yang lebih rasional dapat dikatakan bahwa latar belakang para perwira tinggi Indonesia ini masuk jajaran politik adalah karena minat kepada politik dengan modal gabungan antara minat, andalan disiplin dan sikap profesionalisme korps mereka. Jika pandangan ini benar, maka seharusnya perwira ini menjadi sumber daya nasional yang memberikan contoh kepada para politisi dari sipil yang memegang kendali atas mayoritas elite politik di Indonesia. Paling awal yang harus dibuktikan oleh para perwira ini manakala mereka berhasil masuk jajaran pejabat politik di daerahnya nanti adalah bahwa politik tersebut adalah pengabdian yang dilandasi oleh kerja keras dan perjuangan yang jujur. Pesan inilah yang akan membuat mereka mampu melangkahi dan kelihatan membikin blo’on para politisi sipil. Kelemahan dasar dari politisi sipil di Indonesia adalah bahwa sikapnya berpolitik tersebut hanyalah permainan yang berlangsung last minute menjelang pemilu. Artinya, mereka “bertengkar” dan “berkelahi” dulu sebelum memastikan pasangan yang akan diusung dalam pilkada. Perkelahian dan pertengkaran dari politisi sipil ini jelas merupakan contoh buruk, yang bukan saja membuang-buang waktu tetapi membuang-buang citra di hadapan masyarakat. Buntutnya, ketika mereka mau berjuang akan mencoba
Masa Kini Kita untuk Masa Depan Semuanya
Tahukah kita apa yang akan terjadi pada diri kita setelah saat ini, saat kita sedang berpikir, berkata, dan betindak/ berbuat dalam menapaki jalan hidup kita? Kita semua, tanpa kecuali, tentu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita setelah saat ini. Karena itulah, para panglingsir kita dulu selalu berharap kepada kita untuk tetap melangkah di jalanNya, di jalan yang tanpa noda, tanpa cela, dan tanpa dosa. Dengan begitu, apa pun yang terjadi setelah itu tidak akan menjadi beban bagi kita. Menurut ajaran catur guru, yang paling mungkin dilakukan oleh kita agar tetap berada di jalan-Nya, adalah jangan durhaka kepada orang tua kita, karena beliau adalah raja kita. Jangan menyakiti, menghina, dan atau meremehkan orang lain di luar diri kita, karena mereka itu adalah sesama kita, teman sejawat kita, yang dalam ajaran tattwamasi; jika semua itu kita lakukan akan memantul kepada diri kita sendiri. Jauhkan diri dari keangkuhan, kedengkian, iri hati, kesombongan, kemunafikan dan perilaku lain semacamnya, karena semua itu akan mengundang datangnya noda dan cela bagi kita. Jangan lakukan hal-hal yang tidak terpuji, seperti; berzinah, berbohong, memperkosa, menipu, mencuri, merampok, korupsi, kolusi, nepotisme, dan perilaku hitam lainnya yang merugikan orang lain sesama kita. Karena semua itu akan mengundang datangnya dosa bagi diri kita sendiri. Jalanilah hidup ini dalam keagungan kasih-Nya, bersyukur dalam segala hal, dan ingatlah selalu bahwa kita ada dalam ruang dan waktu yang sangat-sangat terbatas, hanya setitik dan sekejap saja dibandingkan ruang dan waktu alam semesta yang tanpa batas ini, sebagaimana
Oleh I Wayan Sariasa makna ekawara dalam ajaran Wewaran. Insaflah, kita yang saat ini ada di dalam ada tidak selamanya ada, suatu saat nanti kita pasti akan meninggalkan yang ada untuk kembali tidak ada. Oleh karena itu, jangan sia-siakan tempat dan kesempatan yang ada pada kita, gunakan itu sebaik-baiknya untuk bekal kita kelak ketika kita harus kembali tidak ada. Memang banyak pantangan yang meminta kita untuk kita penuhi jika kita mau tetap melangkah di jalan-Nya. Juga tidak sedikit tantangan, rintangan dan cobaan yang ada di hadapan kita yang menghadang menggoda setiap langkah kita agar menjauh dari jalan-Nya. Sadripu, sadatatyi, saptatimira, astadusta, asta corah, trimala, assurisampad; itu semua adalah kekuatan gelap yang selalu berusaha menggoda, merintangi, mengganggu, dan menentang langkah-langkah kita di jalan-Nya. Jika kita tidak mampu mengendalikannya akan bisa mengundang datangnya dasa mala bagi kita. Akan tetapi, jika kita ingin tetap melangkah di jalan-Nya, semua kekuatan gelap itu harus bisa dikendalikan. Satu-satunya senjata sakti yang bisa kita gunakan untuk mengendalikan semua kekuatan gelap dimaksud hanyalah Trikaya Parisuda; kebaikan yang menunggal dalam pikiran, perkataan, dan perilaku/ perbuatan. Tentunya, Trikaya Parisuda yang terbingkai dalam tattwa, etika dan cara/upacara. Ber-Trikaya Parisuda dalam bingkai itu, berarti kita tidak membiarkan rajas dan tamas merajalela menguasai sat-
wam, dan berarti pula kita menggunakan sebaik-baiknya Panca Budi Indria dan Panca Karma Indria yang ada pada kita. Dengan begitu maka; arta dan kama yang kita inginkan dan kita peroleh serta kita nikmati tetap berdasarkan atas dharma. Setiap kita, selama kita ada di dalam ada tentu tidak ingin ada dukacita yang menghampiri kita. Setiap kita tentu selalu berharap agar setiap langkah kita senantiasa mendatangkan sukacita dan kebahagiaan, tidak hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga bagi sesama kita yang lain di luar diri kita. Oleh karena itu, belajar dan teruslah belajar, agar kita memperoleh terang dari pada-Nya. Karena hanya di dalam teranglah kita bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana yang salah dan mana yang benar, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh untuk kita lakukan. Pancaran seberkas terang hanya bisa diperoleh melalui proses belajar; baik di rumah dalam hubungan orang tua dan anak, di sekolah dalam hubungan sisia dan guru, maupun di luar sekolah dengan memerhatikan fenomena-fenomena yang berkembang di sekitar kita. Upaya memperoleh terang itu perlu diiringi doa, memohon kepada Ida Sang Hyang Siwa Raditya agar beliau selalu menerangi setiap langkah kita, agar kita tatap ada di jalanNya. Selain terus belajar, berusaha, dan berdoa, jangan lupa menyempurnakannya dengan selalu membaca dan menyimak sabda-sabda suci-Nya. Jadikan semua itu sebagai penuntun langkah kita untuk tetap melangkah di jalannya.
merayu rakyat dengan politik uang atau dengan menyalip start kampanye jauh-jauh hari sebelumnya. Ini adalah politik membosankan, yang selalu diperlihatkan oleh poliisi sipil sesaat menjelang pemilu. Akibat demikian banyaknya uang yang dihambur-hamburkan oleh politisi sipil, maka mudah diduga ketika ia menjabat, akan lebih banyak korupsi dibanding menjalankan tugasnya. Karena saking banyaknya uang yang dihamburkan, yang dipikirkan ketika menjabat adalah bagaimana untuk menjabat lagi pada periode berikutnya. Jadi, akan ada lingkaran setan untuk kembali berkuasa, kembali bertengkar soal jabatan dan kembali korupsi. Politisi yang berasal dari TNI dan Polri tidak boleh bersikap demikian. Jika memang rumongso profesional dan bermodal minat politik dan disiplin, mereka akan mampu memberikan sentuhan pada perilaku politik politisi Indonesia. Dengan disiplin maka keputusan akan dibuat lebih cepat dan mampu mengoptimalkan jajaran bawahan secara lebih baik. Dengan profesional, mereka akan mampu menangani persoalan secara lebih baik dan fokus sehingga solusi terhadap persoalan sosial dapat lebih cepat dilakukan. Di sini politik adalah upaya untuk memecahkan persoalan yang ada di masyarakat. Dengan kinerja itulah kemudian tidak akan terjadi rebutan posisi dalam memangku jabatan, entah jadi gubernur atau wakil gubernur. Ini akan membuang-buang waktu saja. Tentu juga para anak buah perwira ini tidak boleh bermain-main, misalnya menyebar ancaman atau apa pun namanya bersifat intimidatif. Penulis, dosen Universitas Udayana
POJOK Sinergitas pertanian dan pariwisata mesti diwujudkan. - Selama ini hanya wacana. *** Kata Jokowi, jangan termakan isu negatif terkait politik. - Apalagi politik uang. *** Bank Indonesia optimis, tahun 2018 ekonomi lebih stabil. - Harga belum tentu stabil.
Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
SAMPAH KIRIMAN - Seorang pemulung menenteng karung yang berisi barang bekas yang bisa dijual dan didaur ulang di kawasan Pantai Kedonganan, Jimbaran, Kuta Selatan. Belakangan, sampah kiriman menjejali pantai yang dihempaskan gelombang laut. Foto diambil Selasa (27/12).
sabtu wage, 30 desember 2017
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Buat ’’Pararem’’ DENPASAR sebagai ibu kota Provinsi Bali tentu memiliki tantangan tersendiri dalam mengatasi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. BNN Kota Denpasar memiliki wilayah kerja empat kecamatan di Kota Denpasar dan 43 desa/kelurahan sebagai wilayah pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). “Sebagai daerah metropolis yang berkembang pesat, penyBali Post/rah alahgunaan narkoba menjadi salah satu tantangan besar bagi Denpasar. Karena itu, BNN Kota Denpasar menitikberatkan pada program preventif pada bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat atau P2M,” kata Kepala BNNK Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu saat rilis akhir tahun, Jumat (29/12) kemarin. Tahun anggaran 2017, Seksi P2M BNN Kota Denpasar melaksanakan 171 kali penyuluhan antinarkoba dengan jumlah peserta 17.100 orang. Selain itu, telah dikukuhkan relawan antinarkoba terhadap 338 pecalang di wilayah Kota Denpasar. Pecalang di Desa Pakraman Sanur sebagai relawan antinarkoba dilantik oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Budi Waseso, 16 Desember lalu. “Pengukuhan pecalang sebagai relawan antinarkoba ini diharapkan mampu ikut serta menyukseskan program P4GN di tingkat desa maupun banjar. BNN Kota Denpasar juga mendorong terbentuknya pararem antinarkoba di desa atau banjar adat di wilayah Kota Denpasar,” ujarnya. Sampai saat ini, desa pakraman yang telah membuat pararem antinarkoba yaitu Ubung, Sidakarya, Abian Timbul, dan Pemecutan Kelod. Tujuannya mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing. Sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan narkoba, diberikan pelatihan life skill berupa pembuatan bokoran dan keben dari bahan limbah daur ulang kertas koran. “Diharapkan setelah pembekalan life skill ini, masyarakat dapat berdaya pada usaha ekonomi kreatif dan mampu menjauhi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kami juga telah memfasilitasi 28 orang pecandu narkoba untuk mendapatkan layanan rehabilitasi,” tegasnya. (rah)
Bali Post/kmb12
MELANGGAR - Aparat Dinas Perhubungan Kota Denpasar menderek satu unit mobil karena melanggar parkir, Jumat (29/12) kemarin.
Parkir Sembarangan, Dishub Denpasar Derek Mobil
Denpasar (Bali Post) Dinas Perhubungan Kota Denpasar kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, satu mobil Ayla dengan nopol B 1947 CKL diderek karena melanggar parkir di areal Denpasar Festival (Denfest) X tepatnya di depan Patung Catur Muka, Jumat (29/7) kemarin. Menurut Kabid Dal Ops Dishub Kota Denpasar Ketut Sriawan, tindakan tegas ini dilakukan untuk menciptakan kelancaran lalu lintas di seputaran areal Denfest. Pihaknya juga telah menginformasikan kepada seluruh pengunjung Denfest melalui informasi center namun tidak
ada respons dari pemilik kendaraan sehingga diambil langkah penderekan dan akan ditindaklanjuti. “Kami telah menginformasikan melalui informasi center namun tidak ada respons. Terhitung dari pukul 14.00 hingga 17.00 wita masih tetap tidak direspons, ya kami langsung derek kemudian kami akan bawa ke kantor untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. Sebelum mengambil tindakan, kata Sriawan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pengunjung dan pengguna jalan agar menaati rambu-rambu lalin yang ada. Apalagi jalur di seputaran Catur Muka ini
merupakan pusat Denfest dan padat lalu lintas. Jadi, jalur Catur Muka ini harus steril dari parkir kendaraan roda empat di pinggir jalan. ”Kami akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggar di sepanjang areal Denfest. Dengan adanya penindakan ini, diharapkan pengemudi kendaraan bermotor akan semakin sadar untuk mematuhi peraturan,” harapnya. Sriawan menambahkan, pihaknya akan menggencarkan penindakan ke semua ruas jalan yang rawan akan kemacetan demi kenyamanan pengunjung dan pengguna jalan. “Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal
ini karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya,” kata Sriawan. Sriawan menegaskan, penertiban ini bertujuan untuk menciptakan tertib berlalu lintas, yang terpenting adalah untuk menciptakan keselamatan pengunjung dan pengguna jalan. Dia juga meminta masyarakat pemakai jalan raya untuk menaati rambu-rambu lalin yang telah ada, jangan coba-coba untuk melakukan pelanggaran. Untuk mobil yang telah diderek tersebut, kata Sriawan, pemiliknya agar mengambil di Kantor Dinas Perhubungan Kota Denpasar dan akan didenda sesuai dengan peraturan
yang ada. Terkait dengan adanya penutupan beberapa ruas jalan di Kota Denpasar, pihaknya sudah melakukan sosialisasi termasuk juga menginformasikan titik-titik kantong parkir selama berlangsungnya Denpasar Festival X. Warga Kota Denpasar diharapkan dapat memaklumi kondisi sementara ini. “Kami telah menyediakan jalur alternatif selama Denfest diselenggarakan. Karena ini adalah acara untuk publik, tentu kami harapkan dapat dimaklumi dan semoga penyelenggaraan Denfest tahun ini berjalan lancar serta dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,’’ tegasnya. (kmb12)
jumlahnya sangat minim. Di luar itu, memang ada perusahaan yang bisa melakukan kontak dengan pembeli melalui internet atau memanfaatkan IT. Namun, jumlahnya juga sangat kecil dan tidak bisa menopang pertumbuhan handicraft di Bali. “Ada beribu-ribu produsen handicraft di Bali, sedangkan yang besar itu hanya 1 sampai 2 persen dari total ekspor kerajinan Bali. Jadi, saya prediksi ekspor di 2018 akan mengalami penurunan,” terangnya. Dharma Siadja menambahkan, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk menaikkan ekspor handicraft. Pertama, tetap melakukan pameran ke luar negeri atau tidak hanya menunggu buyer
datang ke dalam negeri saja. Kedua, memperkuat research and development atau penelitian dan pengembangan. Sebab, perusahaan yang mempunyai research and development masih bisa dihitung dengan jari. Kebanyakan, mereka hanya menunggu development atau desain yang diberikan oleh pembeli atau hanya menunggu apa yang ada di pasaran. “Padahal, itu sebenarnya yang menjadi ujung tombak, menjadi sesuatu yang harus kita jual. Berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain yang hanya mengambil barang di Kuta, Seminyak atau Tegalllaang. Itu nilai tambah perusahaan agar bisa tetap eksis dan bisa menjual barang di luar negeri,” tandasnya. (kmb32)
2018, Ekspor ’’Handicraft’’ Diprediksi Turun
Denpasar (Bali Post) -
Made Merta
Bali Post/kmb
Besar, Peran Pendidik PAUD Dalam Perkembangan Anak
Denpasar (Bali Post) Pendidik PAUD memiliki peran yang besar terhadap perkembangan anak, meliputi kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. ‘’Banyak penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara perkembangan yang dialami anak usia dini dengan keberhasilan mereka dalam kehidupan selanjutnya,’’ ujar Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar Made Merta, Jumat (29/12) kemarin. Karena itu, lanjut Merta, tenaga pendidik harus bekerja optimal dalam melaksanakan tugas sehari-harinya di sekolah di mana ia ditempatkan. Untuk itu pemberian insentif hendaknya dapat mendorong semangat dalam menjalankan kewajiban sebagai pendidik dan pembina. Dikatakannya, Pemerintah Kota Denpasar telah mencairkan dana insentif bagi pendidik PAUD sebesar Rp 3,9 miliar lebih. Insentif itu untuk 817 pendidik PAUD yang tersebar di seluruh Kota Denpasar. Rincinya, Disdikpora Kota Denpasar menyalurkan insentif untuk 511 pendidik PAUD yang merupakan pendidik non-PNS, pendidik PAUD yang lembaganya dikelola oleh yayasan dan tercatat dalam Dapodik. Sementara insentif untuk pendidik PAUD yang lembaganya dikelola oleh banjar/desa, disalurkan melalui BPM Desa Kota Denpasar. Itu jumlahnya 306 orang pendidik PAUD. ‘’Tiap pendidik PAUD menerima insentif Rp 400 ribu per bulan. Ini merupakan implementasi dari kepedulian pemerintah terhadap pendidikan nonformal,’’ kata Made Merta. Merta menambahkan, dengan adanya insentif tambahan, setidaknya kesejahteraan mereka diperhatikan. Untuk diketahui, gaji untuk guru PAUD di bawah yayasan maupun lembaga yang dikelola banjar/desa selama ini hanya Rp 400 ribu per bulan. ‘’Insentif ini didapat setiap bulannya untuk menambahkan gaji yang diberi yayasan. Di mana, gaji yang didapat oleh yayasan belum mencukup, bahkan banyak di bawah UMK,’’ ujarnya. Merta menyebutkan, pendidik PAUD di Kota Denpasar sesuai data Dapodik berjumlah 1.829 orang. Rinciannya, pendidik TK sebanyak 1.528 orang, pendidik KB, SPS dan TPA sebanyak 301 orang. ‘’Dari jumlah keseluruh pendidik PAUD, yang berstatus PNS sebanyak 112 orang, sedangkan sisanya 1.717 orang berstatus non-PNS,’’ terang Merta. Merta menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar sangat bangga terhadap jasa pendidik PAUD yang telah mengajar di sejumlah lembaga PAUD di Kota Denpasar. Sebagai bukti kepedulian yang tinggi, kesejahteraan tenaga pendidik harus diperhatian. (kmb)
Ekspor kerajinan Bali atau handicraft diprediksi masih akan turun pada 2018 mendatang. Lesunya sektor ini sudah mulai terlihat sejak 2009. Kala itu, penurunan ekspor ini, utamanya dipicu oleh adanya resesi ekonomi Eropa dan Amerika Serikat. Padahal dari segi kualitas atau kondisi produk yang dihasilkan perajin Bali tidak ikut memburuk. “Pada waktu itu (2009), otomatis permintaan akan barang-barang handicraft menurun. Sebelum itu juga terjadi kelangkaan bahan baku kayu albesia maupun sengon yang ada di Bali, yang dimulai sejak tahun 2005,” ungkap Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Bali Ketut Dharma Siadja dalam acara Reunion Hipmi Bali “Economy Outlook Bali 2018” di Shankara Resto, Sanur, Denpasar, Jumat (29/12) kemarin.
Menurut Dharma Siadja, akumulasi dari kelangkaan kayu dan krisis ekonomi global 2009 terus menurunkan permintaan ekspor handicraft. Pada semester I tahun 2017, sempat ada secercah harapan berupa kenaikan permintaan ekspor walaupun dengan angka yang terbilang sangat kecil. Namun, harapan itu kembali pupus dengan adanya bencana erupsi Gunung Agung. “Sejak ada erupsi ini, saya memperkirakan tahun 2018 ekspor kerajinan Bali akan
kembali mengalami penurunan. Sebab selama ini, pelaku ekspor di Bali itu kebanyakan dilakukan perusahaan kargo. Biasanya mereka akan dikontak oleh para buyer yang datang ke Bali dan mengajak mereka untuk keliling baik di Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Ubud, Tegallalang sampai Pujung,” jelasnya. Sejak ada travel warning atau travel ban dari beberapa negara, lanjut Dharma Siadja, hampir tidak ada lagi buyer yang datang. Kalaupun ada,
Pengungsi di Klungkung
Kebutuhan Beras Per Hari Capai 4,4 Ton Semarapura (Bali Post) Pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Klungkung mencapai belasan ribu jiwa. Mereka ditampung di puluhan desa/kelurahan. Beras yang dibutuhkan untuk konsumsi per hari mencapai 4,4 ton. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada menjelaskan, beras tersebut tak hanya berasal dari uluran tangan donatur, namun juga dari pemerintah melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP). “Konsumsi beras itu per hari untuk pengungsi 11 ribu jiwa lebih,” ungkapnya, Jumat (29/12) kemarin. Terkait stok, pejabat asal Penebel, Tabanan ini menyatakan data terakhir mencapai 8,8 ton. Ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dua hari. Sebelum beras itu habis, Pemkab kembali men-
gajukan usulan ke Bulog untuk pengadaan pasokan. “Sampai sekarang untuk beras belum ada persoalan. Masih terbilang aman. Kalau kurang, tinggal amprah CBP,” sebutnya. Kebutuhan lain, seperti air mineral dan mi instan yang juga menjadi kebutuhan pokok, stoknya masih aman. Tiga bulan berjalan, seluruh kebutuhan itu masih sepenuhnya berasal dari bantuan donatur. “Kalau pun ada yang membeli, itu pakai uang donasi,” tegasnya. Sementara itu, terkait dana tak terduga yang disiapkan Pemkab Rp 1,5 miliar, sepeser pun belum ada yang keluar. Namun jika sewaktu-waktu diperlukan, proses pengamprahannya ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah bisa dilakukan secara cepat. “Pemkab belum mengeluarkan uang,” ujarnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
BERAS - Pendistribusian beras ke pengungsi yang tertampung di sejumlah posko Kabupaten Klungkung. Sehari, diperlukan 4,4 ton.
BANGLI
8
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Tiru Badung
Bupati Berencana Berikan Bantuan untuk Penunggu Pasien Bangli (Bali Post) – Bupati Bangli I Made Gianyar terinspirasi dengan sejumlah kebijakan yang telah dikeluarkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Tak hanya soal kebijakan pemberian laptop kepada siswa, Bupati Made Gianyar juga terinspirasi dengan kebijakan pemberian santunan kepada penunggu pasien. Saat menghadiri sarasehan kesehatan di RSU Bangli, Jumat (29/12) kemarin, Made Gianyar Bali Post/ina mengungkapkan keinginannya I Made Gianyar meniru Badung memberikan santunan kepada keluarga pasien. Hanya, santunan bukan dalam bentuk uang melainkan kartu yang bisa ditukarkan dengan makanan. Made Gianyar mengatakan, pihaknya berkeinginan agar seluruh masyarakat Bangli puas dengan pelayanan yang diberikan pemerintah baik dalam bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Hanya karena berbagai keterbatasan, pihaknya harus memutar otak untuk mewujudkan semua itu. Di hadapan para peserta sarasehan, Made Gianyar mengungkapkan, kebijakan Bupati Badung dalam hal pemberian santunan kepada pasien sangat positif. Dalam kebijakan yang sudah berjalan di Badung, penunggu pasien diberikan santunan hingga Rp 5 juta per orang. Untuk meringankan beban masyarakat yang keluarganya sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Made Gianyar mengaku ingin meniru kebijakan tersebut namun bentuknya berupa kartu yang bisa ditukarkan dengan makanan. ‘’Saat sarapan pagi, makan siang, dan makan malam tinggal bawa kartu itu untuk ditukarkan dengan makanan,’’ terangnya. Menurutnya, pemberian bantuan kepada penunggu pasien dalam bentuk kartu itu bisa lebih tepat guna dibandingkan dalam bentuk uang. Penunggu pasien yang diberikan kartu hanya terbatas untuk satu orang. Karena menurutnya, pasien yang dirawat di rumah sakit tidak perlu ditunggui banyak orang. ‘’Satu pasien cukup ditunggui satu orang. Kan sudah ada perawat. Tidak perlu ditunggui banyak-banyak. Ini kan pengangguran tidak kentara. Kalau satu orang sakit ditunggui sepuluh orang, berarti yang sepuluh orang ini tidak kerja kan,’’ jelasnya. Ditanya kapan kebijakan ini akan mulai direalisasikan, pria asal Desa Bunutin, Kintamani ini berkeinginan di tahun 2018, jika Dinas Kesehatan sudah siap. ‘’Karena itu nanti bukan RSU yang nanggung, tapi Dinas Kesehatan,’’ imbuhnya. Selain berencana membuat kebijakan tersebut, Gianyar juga mengungkapkan idenya untuk membuat apotek khusus menyediakan obat yang tidak ditanggung BPJS. Dengan adanya apotek khusus itu, nantinya pasien yang obatnya tidak bisa ditanggung BPJS, bisa mendapatkannya di apotek tersebut. Dia juga mengungkapkan keinginanya menyediakan rumah singgah untuk pasien kanker. Sementara itu, sarasehan yang digelar RSU Bangli kemarin, dihadiri ratusan orang peserta dari Perbekel, pejabat Pemkab Bangli dan tenaga kesehatan. Sarasehan dilaksanakan dalam rangka HUT ke-59 RSU Bangli dan HUT ke-6 PPK BLUD RSU Bangli. (kmb40)
Dianiaya, Jero Balian Lapor Polisi
Bangli (Bali Post) Kasus penganiayaan dialami Jero Balian Seniati, warga Banjar Hulun Danu Desa Songan B, Kintamani. Perempuan 37 tahun itu dianiaya gara-gara menagih uang dari hasilnya nyakap lahan pelaku berinisial JR alias GGT (50). Korban yang tak terima dengan perlakuan pelaku, langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kintamani. Informasi yang dihimpun, penganiayaan yang menimpa Jero Balian Seniati terjadi di kawasan Pura Jati, Desa Batur Selatan, Kintamani, Kamis (28/12) sore. Namun, kejadian itu baru dilaporkan ke Polsek Kintamani pada Jumat (29/12) kemarin. Sebagaimana kronologi kejadian yang dilaporkan korban, pada tahun 2016 lalu, korban sempat mengerjakan ladang milik terlapor. Beberapa bulan berjalan, sekitar Maret 2017 korban berhenti manyakap tanah karena merasa pembagian hasilnya tidak adil. Korban yang merasa masih memiliki uang dari hasil nyakap, berusaha menagihnya hingga beberapa kali. Namun tidak diberikan. Kemudian pada Kamis sekitar pukul 14.00 Wita, korban kembali mendatangi terlapor di tegalan di kawasan hutan Pura Jati. Korban ketika itu bermaksud menagih uang hasil manyakap namun tidak juga diberikan. Terlapor membantah punya utang pada korban sehingga terjadi pertengkaran antara keduanya. Dalam pertengkaran itulah, GGT yang emosi menganiaya korban dengan cara memelintir tangan kiri korban. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan adanya kejadian itu. Dia mengatakan, Polsek Kintamani sudah menindaklanjuti laporan tersebut dengan meminta keterangan dan visum terhadap korban. (kmb40)
NGELAWAR - Anggota sekaa teruna mengikuti lomba ngelawar serangkaian Penglipuran Village Festival, Jumat (29/12) kemarin.
Sekaa Teruna Ikuti Lomba ’’Ngelawar’’
Hari Ini, Penglipuran Village Festival Ditutup Bangli (Bali Post) Guna memupuk rasa cinta terhadap makanan tradisional khas Bali, dilaksanakan lomba ngelawar serangkaian Penglipuran Village Festival 2017, Jumat (29/12) kemarin. Kegiatan itu diikuti puluhan anggota sekaa teruna-teruni dari Banjar Tanggahan Gunung, Sulahan, Susut dan Ban-
jar Penglipuran Kelurahan Kubu. Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran I Nengah Moneng mengatakan, lomba ngelawar yang dilanjutkan dengan magibung tersebut memiliki tujuan kembali memupuk kegiatan ngelawar di kalangan sekaa teruna. Karena, menurutnya, lawar sebagai makanan
Polsek Bangli
: 0366-91062
Polsek Susut
: 0366-5501596
Polsek Tembuku
: 0366-5595484
Polsek Kintamani
: 0366- 51122
Damkar
: 0366-92869
PDAM
: 0366-91094
PLN
: 0366-91268
Telkom
: 0366-91108
BPBD
: 0366-91448
sendiri tidak bisa membuat lawar dan cara menyajikannya,’’ ucapnya. Menurut Moneng, jika tradisi ngelawar tidak dilanjutkan oleh generasi muda, maka tradisi ngelawar dan magibung terancam luntur. Kemampuan ngelawar juga penting mengingat hal ini bisa dikembangkan menjadi bisnis kuliner.
Lebih lanjut dikatakannya, Penglipuran Village Festival ditutup hari ini. Festival ini sudah mampu menarik kunjungan wisatawan. ‘’Untuk kegiatan tahun ini secara umum memang lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Semoga di tahun berikutnya bisa lebih meriah lagi,’’ kata Moneng. (kmb41)
Bangli (Bali Post) -
Pura Besakih sudah mulai dibuka untuk wisatawan sejak beberapa hari lalu. Meski demikian, hal ini tidak membuat pengungsi asal Desa Besakih yang menempati pos pengungsian di Kabupaten Bangli berani pulang ke rumah. Sejumlah pengungsi mengaku khawatir dengan kondisi Gunung Agung yang masih berada dalam level Awas. Mereka baru akan pulang jika kondisi Gunung Agung sudah aman dan ada arahan resmi dari pemerintah. Seperti yang diungkapkan salah seorang pengungsi asal Banjar Besakih Kangin Desa Besakih, Mangku Sedeng. Ditemui di Posko Pengungsian Kubu, Jumat (29/12) kemarin, Mangku Sedeng mengaku sudah mendengar kabar dibukanya Pura Besakih untuk pariwisata. Walau begitu, dia dan belasan KK pengungsi asal Besakih lainnya yang menempati Posko Pengungsian Kubu belum ada rencana untuk pulang kampung. Pria 64 tahun ini mengaku khawatir dengan kondisi Gunung Agung. Terlebih wilayah
desanya berada pada jarak cukup dekat yakni radius 5 km dari puncak Gunung Agung. ‘’Kalau pulang untuk tinggal di rumah, belum berani. Karena kehendak alam tidak bisa ditebak. Kalau pulang untuk bersih-bersih sebentar saja, anak saya selama ini sudah pulang,’’ ujarnya. Mangku Sedeng mengakui dirinya baru akan pulang jika kondisi Gunung Agung sudah aman dan sudah ada arahan resmi dari pemerintah. Dia tidak ingin merepotkan pemerintah dan pihak lainnya, jika saat pulang tiba-tiba terjadi hal buruk. ‘’Untuk itu
saya tunggu imbauan resmi pemerintah, baru berani pulang,’’ ujarnya. Hal yang sama diungkapkan pengungsi asal Desa Besakih lainnya, Ni Wayan Yanti. Perempuan yang biasanya berjualan kopi di dekat Pura Besakih ini mengaku tidak berani pulang walaupun Pura Besakih sudah dibuka untuk wisatawan. Hanya dua adiknya yang sudah berani pulang untuk berjualan kain. ‘’Tapi sorenya balik lagi ke pengungsian,’’ tuturnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus
Bali Post/ina
PENGUNGSI - Mangku Sedeng, pengungsi asal Banjar Besakih Kangin Desa Besakih, yang kini menempati pos pengungsian Kubu. Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan mengatakan, jumlah pengungsi di Bangli tidak mengalami perubahan pascadibukanya Pura
Besakih untuk wisatawan. Saat ini total pengungsi di Bangli yang menempati dua pos pengungsian berjumlah 977 jiwa. (kmb40)
nyakit. ‘’Dalam beberapa bulan terakhir, petugas kebersihan sangat berjibaku bekerja di lapangan untuk penanganan sampah untuk kebersihan Bangli. Karena dalam keadaan panas maupun hujan, mereka tetap berkecimpung dengan sampah. Jadi, mereka memang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan seperti ini. Kita berharap dengan pengecekan, pengobatan, yang kita berikan ini, bisa bermanfaat untuk mereka,’’ ungkap Yudi Sutha. Ada 50 orang petugas kebersihan yang mendapatkan layanan ini. Kegiatan ini adalah kali pertama dilakukan dan ke depannya dilakukan secara rutin. Menurutnya, keberhasilan meraih trofi Adipura tidak
bisa dilepaskan dari kerja keras petugas kebersihan. Mereka siang-malam bekerja di lapangan untuk membersihkan Bangli. Bahkan ketika banjir di Kota Bangli, mereka sangat bersemangat membersihkan sampah yang berserakan di jalan. Sementara itu, petugas yang melakukan pengecekan kesehatan petugas kebersihan, dr. Ni Made Wirathi, mengungkapkan petugas kebersihan sangat membutuhkan pelayanan kesehatan seperti ini. ‘’Mereka yang memang bersentuhan langsung dengan sampah, kesehatannya memang harus dirawat. Agar kondisi fisik mereka tetap bugar,’’ ucapnya. (kmb41)
DLH Cek Kondisi Kesehatan Petugas Kebersihan
Bangli : 0366-91521/91002
tradisional khas Bali dalam pembuatannya membutuhkan keterampilan yang khusus. ‘’Peserta lomba ngelawar ini dari kalangan anggota sekaa teruna, sebab merekamereka inilah yang menjadi generasi penerus yang melanjutkan tradisi ini. Jangan sampai mereka hanya bisa makan lawar, tapi mereka
Pengungsi Asal Besakih Belum Berani Pulang
Telepon Penting RSU Bangli
Bali Post/nan
Bali Post/nan
CEK KESEHATAN - Petugas medis saat mengecek kesehatan petugas kebersihan DLH Bangli, Jumat (29/12) kemarin.
Bangli (Bali Post) Untuk mengetahui kondisi kesehatan petugas kebersihan yang selama setahun ini bergelut dengan sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli bekerja sama dengan salah satu klinik di Bangli melakukan pengecekan kesehatan gratis terhadap puluhan petugas kebersihan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor DLH Bangli, Jumat (29/12) kemarin. Kepala DLH Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha mengungkapkan, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan berupa pengecekan dan pengobatan secara gratis ini mengingat petugas kebersihan sangat rentan terkena berbagai pe-
Tahun Ini, Bencana Didominasi Tanah Longsor Bangli (Bali Post) Bencana yang terjadi Kabupaten Bangli sepanjang 2017 didominasi tanah longsor. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli, tahun ini, tercatat 34 bencana tanah longsor. Kepala Pelaksana dari BPBD Bangli I Wayan Karmawan didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik I Ketut Agus Sutapa, Jumat (29/12) kemarin, mengungkapkan, selain tanah longsor, bencana pohon tumbang tahun ini tercatat 17 kasus, angin kencang 4 kasus, banjir bandang 2 kasus, kebakaran permukiman 7 kasus, dan kebakaran lahan 3 kasus. ‘’Akibat berbagai bencana terse-
but, sebanyak 16 orang meninggal dunia, luka berat 7 orang) dan luka ringan 6 orang. Peristiwa yang banyak memakan korban jiwa yakni saat terjadi bencana tanah longsor di Kintamani, termasuk mobil wisatawan yang jatuh ke danau. Dan estimasi kerugian secara keseluruhan mencapai Rp 72.406.492.202. Kerugian tahun ini lebih besar ketimbang tahun 2016 yang hanya Rp 6.105.000.000 dari jumlah 93 kejadian,’’ ungkapnya. Dipaparkan Karmawan, dari keseluruhan kejadian yang menimpa masyarakat, tidak semuanya mendapatkan bantuan. Sebab, yang diusulkan ke provinsi untuk mendapatkan bantuan tersebut disesuaikan dengan tingkat keru-
sakan. ‘’Sebelum bantuan diajukan ke provinsi, kita lebih dulu melakukan verifikasi ke lapangan. Mana saja yang layak mendapatkan bantuan, baru kita usulkan ke provinsi. Karena tidak serta merta setiap bencana yang menimpa masyarakat, mendapatkan bantuan,’’ katanya. Dijelaskannya, dari bantuan yang diusulkan ke provinsi, sudah ada tiga tahap bantuan yang diproses dan sudah diserahkan. ‘’Untuk bantuan tahap pertama sudah dibantu sebesar Rp 85 juta, tahap kedua Rp 126 juta, dan tahap ketiga Rp 75 juta. Bantaun yang diberikan ke warga sifatnya dana rangsangan. Artinya, tidak sepenuhnya dibantu karena ban-
tuan itu untuk perbaikan atau pembangunan kembali saja. Sedangkan untuk kejadian bulan Oktober sampai Desember, bakal diberikan awal tahun 2018. Laporan sudah kita siapkan, dan awal 2018 tinggal diajukan ke provinsi. Karena sesuai provinsi, memang harus diajukan awal tahun depan,’’ terang Karmawan. Pihaknya berharap warga segera menghubungi instansi terkait khususnya BPBD jika terjadi bencana. Dengan begitu, pihaknya segera bisa turun ke lapangan untuk memberikan bantuan. ‘’Kita juga sangat butuh informasi untuk membuat data kebencanaan,’’ tegas pejabat asal Kintamani itu. (kmb41)
Bali Post/nan
LONGSOR - Tanah longsor di Dusun Bantas Desa Songan B yang terjadi Februari lalu.
GIANYAR
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
9
Tahun Ini, BNNK Rehab 20 Pengguna Narkoba Gianyar (Bali Post) -
Sepanjang tahun ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar sudah merehabilitasi puluhan pengguna narkoba. Tak hanya itu, BNNK yang memiliki kewenangan penyelidikan kasus narkoba juga telah menyeret empat pelaku ke ranah hukum.
Bali Post/nik
BERIKAN PERTOLONGAN - Petugas kesehatan RSUD Sanjiwani Gianyar saat memberikan pertolongan kepada Cokorda Raka Wijaya, Jumat (29/12) kemarin.
Usai Antre Cari SIM
Kepala BNNK Gianyar AKBP Made Pastika, Jumat (29/12) kemarin, mengatakan dari sekian kasus yang terungkap, ada satu yang cukup menonjol yakni pengungkapan kasus pengedar narkoba Komang AS. Kasus dengan barang bukti narkoba seberat 57 gram ini cukup menghebohkan, lantaran Komang AS adalah tenaga kontrak Pemkab Gianyar. Kasus ini sudah mendapat keputusan pengadilan. ‘’Ini memang kasus paling menonjol, karena dia juga sebagai pengedar dengan
barang bukti yang cukup banyak,’’ ucapnya. Selain itu, ada orang lainnya yang telah menjalani hukuman sesuai putusan hakim. Ratarata mereka menerima hukuman lebih dari empat tahun penjara. Sementara untuk rehabilitasi, sepanjang tahun ini ada 20 orang yang menjalaninya. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2016 yang tercatat 22 orang. Meski lebih sedikit, Pastika menyebut rehabilitasi tahun ini jauh lebih baik karena 16
orang di antaranya berinisiatif sendiri untuk berobat. ‘’Ini kan artinya ada peningkatan kesadaran untuk berobat. Kalau 2016 itu dominan kita dapat dari hasil sweeping dan tidak menutup kemungkinan mereka menggunakan lagi, karena tidak sepenuhnya punya keinginan berobat,’’ ucapnya. Memasuki 2018 mendatang, pihaknya pun berupaya mengoptimalkan peran relawan anti narkoba yang sudah terbentuk di tiga desa, yakni Desa Lodtunduh, Desa Batubulan dan
Pria Asal Belusung Meninggal Gianyar (Bali Post) Cokorda Raka Wijaya (60) meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Sanjiwani, Gianyar usai antre mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Sat. Lantas Polres Gianyar, Jumat (29/12) kemarin. Sebelum meninggal, warga Belusung, Tampaksiring itu sempat terlihat dalam kondisi lemah ketika menunggu antrean SIM. ‘’Sempat ada anggota mendekati, karena dilihat bapak ini lemas. Kemudian ditanya sama anggota, Bapak kenapa? Lalu diajak ke klinik Polres,’’ ujar Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo. Dikatakannya, saat ditemukan polisi Cok Raka juga sempat tidak bisa berdiri tegap dan hanya ingin rebahan. Di klinik Polres Gianyar, Cok Raka diperiksa tim medis. Bahkan korban sampai diberikan napas batuan. Tak lama setelah itu, Cok Raka mengaku tampak lebih segar dan keluar dari klinik. ‘’Namun kesehatan Cok Raka saat itu belum pulih,’’ katanya. Terbukti saat berjalan keluar dari klinik Cok Raka kembali ambruk. Petugas medis pun langsung mengevakuasinya dan memasukkan Cok Raka ke dalam mobil ambulans Polres Gianyar. ‘’Langsung dibawa ke rumah sakit Gianyar dan ditangani oleh tim medis,’’ ujarnya. Sampai di rumah sakit, Cok Raka langsung mendapat penanganan medis, namun nyawanya tidak bisa tertolong. ‘’Ini sudah takdir, tidak ada yang bisa melawan. Dari kepolisian sudah menangani, bahkan sudah dibawa ke rumah sakit juga,’’ tegas Djoni. Secara terpisah, Wakil Direktur RSUD Sanjiwani Gianyar dr. Oka Baratha menyatakan Cok Raka tiba di RS sekitar pukul 10.50 Wita. Pihaknya pun melakukan penanganan dengan memberikan oksigen dan pijat jantung. ‘’Setelah 20 menit diberikan pertolongan, tidak ada perkembangan,’’ ujarnya. Pihaknya tidak bisa memastikan penyebab kematian. Hal itu lantaran pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban. ‘’Kalau dari ciri-cirinya, penyebabnya gagal jantung,’’ katanya. Sementara itu, Cokorda Gede Putra (30) yang merupakan putra almarhum menyatakan ayahnya berangkat pagi hari dengan sepeda motor menuju Polres Gianyar. Tujuannya mengambil SIM yang sudah selesai diproses sepekan lalu. ‘’Di tengah jalan sudah tidak enak badan,’’ katanya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati
- 943056
DPRD
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani PDAM
KPA Gianyar PMI Gianyar
- 943020 - 944225/943233
- 942184 - 8958414
Desa Pakraman Penestanan yang jumlah anggotanya sudah mencapai 80 orang lebih. ‘’Relawan ini kita ajak bersama untuk sosialisasi hingga melakukan tes urine,’’ ujarnya. Relawan anti narkoba dibentuk tidak hanya karena di desa tersebut sebagai kawasan yang rawan peredaran narkoba, tetapi juga ada kesadaran dari masyarakat desa itu sendiri yang ingin membantu memerangi narkoba sesuai instruksi Presiden. ‘’Sebenarnya masih banyak desa lain yang juga rawan. Tapi kalau tidak ada kesadaran dari desa itu sendiri, kita tidak berani memaksa. Tapi untuk koordinasi menanggulangi narkoba, tetap kita lakukan,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
AKBP Made Pastika
Bali Post/nik
PANEN - Babinsa Desa Pejeng Kangin Koptu I Made Gede Yusa membantu memanen padi di Subak Uma Lawas, Pejeng Kangin, Tampaksiring, Jumat (29/12) kemarin.
Babinsa Ikut Panen Padi di Subak Uma Lawas
Gianyar (Bali Post) Jajaran Kodim 1616/Gianyar terus mengoptimalkan perannya dalam membantu mewujudkan swasempada pangan. Upaya ini digalakkan dengan membantu penanaman hingga proses memanen padi. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Pejeng Kangin, Koptu I
Made Gede Yusa yang membantu memanen padi krama Subak Uma Lawas, Pejeng Kangin, Tampaksiring, Jumat (29/12) kemarin. Yusa mengatakan, panen padi di Subak Uma Lawas yang memiliki luas sekitar 30 are ini dilakukan sejak pagi kemarin. Panen ini meru-
pakan bagian dari program pendampingan yang dilaksanakan mulai dari masa pengolahan, masa tanam, masa pemeliharaan sampai dengan masa panen. Dijelaskannya, upaya ini adalah untuk mewujudkan program pemerintah yakni swasembada pangan.
Sinergi antara TNI dengan petani ini pun akan terus dilakukan. ‘’Sinergitas antara petani, Dinas Pertanian Gianyar dan Kodim 1616/Gianyar sudah terjalin dengan baik selama ini. Dan ini merupakan program pemerintah yang wajib kami laksanakan,’’ katanya. (kmb35)
Tim Pemenangan Kerta-Maha Targetkan 55 Persen Gianyar (Bali Post) Sudah ada dua pasangan yang akan maju pada Pilbup Gianyar 2018 yakni Agus Mahayastra-Agung Mayun (Aman) dan Tjokorda Gede Raka Kerthyasa-Pande Istri Maharani (Kerta-Maha). Puluhan baliho kedua pasangan calon ini pun sudah banyak terpampang di pinggir jalan di kawasan Gianyar. Paket Aman diusung PDI-P yang memiliki 16 kursi dan Hanura dengan tiga kursi di DPRD Gianyar. Sementara
Kerta-Maha diusung Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) dengan total 19 kursi di DPRD Gianyar yaitu Golkar (5 kursi), Gerindra (5 kursi), Demokrat (5 kursi) dan PKPI (2 kursi). Hanya Partai NasDem yang memiliki dua kursi di DPRD Gianyar belum menegaskan pilihan. Melihat kedudukan itu, Ketua Tim Pemenangan Kerta-Maha, Made Arta Rimbawa, mengatakan tim KGB menargetkan kemenangan Kerta-Maha 55 persen. ‘’Kita targetkan KertaMaha menang walaupun tipis,’’
ungkapnya. Menurutnya, lawan yang dihadapi cukup berat. Apalagi lawannya sudah turun ke masyarakat sejak awal. Untuk bisa memenangkan pilbup, pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu empat bulan ini, yaitu Januari hingga April untuk turun ke masyarakat. ‘’Karena untuk bulan Mei dan Juni sudah diatur KPU,’’ jelasnya. Di samping itu, pihaknya juga mengajak seluruh partai yang tergabung dalam KGB untuk bekerja keras memenangkan
Kerta-Maha. ‘’Kita tidak mau pasang target muluk-muluk. Yang pasti bisa menang paling tidak 55 persen,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Aman, Wayan Tagel Winarta, menegaskan optimismenya sejak awal memasang target memenangkan pilbup 75 persen. ‘’Saya yakin bisa meraih kemenangan minimal 75 persen,’’ tegasnya. Ketua DPRD Gianyar ini sangat yakin Aman menang, karena mesin partai PDI-P bekerja dengan maksimal. Seluruh kader
bekerja keras untuk memenangkan Pilkada Gianyar. ‘’Kader dan simpatisan sudah banyak yang membentuk relawan pemenangan Aman,’’ ujarnya. Walaupun demikian, Tagel mengajak seluruh kader PDI-P dan simpatisan pendukung Aman untuk terus berjuang. Ia pun semakin yakin akan meraih kemenangan minimal 75 persen, mengingat Aman mendapat dukungan dari Partai Hanura. ‘’Saya yakin Partai Hanura juga akan kerja maksimal untuk memenangkan Aman,’’ katanya. (kmb35)
Satu Kaki Diamputasi
Sumadana Tetap Semangat Jadi Tukang Kupas Kelapa
HANYA memiliki satu kaki tak membuat I Wayan Sumadana menyerah menjalani hidup. Warga Desa Puhu Kecamatan Payangan ini tetap semangat menjalani hari sebagai tukang kupas kelapa. Bahkan dalam waktu kurang dari tiga jam, ayah dua anak ini bisa mengupas sampai 150 butir lebih. Sumadana yang ditemui Jumat (29/12) kemarin, mengatakan setiap hari ada satu sampai dua mobil pick-up kelapa yang ia kupas di rumahnya. Atas kemurahan hati pemilik buah kelapa, Sumadana pun diperbolehkan mengambil sisa serabut kelapa. Dalam kondisi kering serabut kelapa ia jual seharga Rp 7 ribu per kampil. ‘’Ada juga serabut kelapa yang bagus untuk kerajinan, harganya beda,’’ jelasnya. Sebelum bekerja sebagai tukang kupas kelapa, Sumadana sempat melanglang buana Jawa-Bali sebagai kernet bus. Sekali berangkat dengan bus malam, ia bisa
pergi antara tiga sampai empat hari. Namun kariernya berakhir akibat kecelakaan lalu lintas. Kejadiannya cukup lama, 17 tahun silam di kawasan PLTU Paiton, Jawa Timur. Kala itu bus yang mengangkut puluhan penumpang dari Yogyakarta menuju Denpasar hendak menyalip truk gandeng. Namun apes, sebelum berhasil menyalip, dari arah berlawanan meluncur sepeda motor. Demi menghindari adu jangkrik dengan sepeda motor, pengemudi bus pun banting setir ke kiri. ‘’Bus langsung menghantam truk. Benturannya cukup keras, bus sampai terjungkal,’’ kenangnya. Dalam kecelakaan tersebut Sumadana bersama lima penumpang bus mengalami luka berat. Namun ia yang kondisinya paling parah, dengan urat nadi pada paha kiri pecah. Minimnya fasilitas kesehatan di dekat lokasi kejadian, terlebih kejadiannya pukul 03.00 dini hari, mem-
buat Sumadana terlambat mendapat pertolongan. Sumadana sejatinya sempat dapat pertolongan di Puskesmas Probolinggo. Tapi karena lukanya parah, puskesmas merujuknya ke RSUP Sanglah, Denpasar. Dari Puskesmas Probolinggo menuju RSUP Sanglah Denpasar ambulan yang mengantar Sumadana memerlukan waktu sekitar 12 jam. ‘’Berangkat dari Probolinggo sekitar jam setengah sembilan pagi. Tiba di Sanglah jam sembilan malam,’’ jelasnya. Saking lamanya perjalanan, kondisi Sumadana pun semakin memburuk. Hal itu ia rasakan ketika baru melintasi jalur Cekik, Jembrana. Setibanya di RSUP Sanglah Sumadana semakin drop, sebab menurut tim medis infeksi akibat pecahnya urat nadi pada paha sudah menjalar ke saraf di kepala. ‘’Solusinya, harus diamputasi kata dokter. Jika tidak, bisa berakibat fatal karena infeksi
sudah ke saraf,’’ terangnya. Sumadana yang kala itu masih lajang terpaksa mengikhlaskan satu kakinya diamputasi. Selama satu bulan dia menjalani perawatan. Dia menghabiskan dana sekitar Rp 40 juta untuk operasi. ‘’Saat itu dapat santunan kecelakaan sekitar Rp 28 juta. Jasa Raharja sekitar Rp 6 juta. Tapi habisnya Rp 40 juta,’’ jelasnya. Sumadana pun sempat memakai kaki palsu yang dibelinya di kawasan Panjer, Denpasar seharga Rp 5,5 juta. Namun kaki palsu yang sudah dipakai 10 tahun lebih tersebut kini sudah rusak. Sumadana sangat ingin memiliki kaki palsu. Namun karena keterbatasan biaya, sementara waktu ia menggunakan tongkat. Dengan segala keterbatasannya, Sumadana sempat mengalami shock, namun akhirnya ia mendapat dukungan dari pacarnya yang kini menjadi pendamping hidupnya. ‘’Saat kejadian kami
pacaran baru setahun. Dia setia merawat saya hingga akhirnya menikah empat tahun kemudian,’’ jelasnya.
Dari pernikahan dengan Ni Luh Suarningsih asal Kubu, Karangasem, mereka dikaruniai dua anak. ‘’Anak
pertama perempuan, sekarang kelas satu SMP. Anak kedua cowok, baru kelas dua SD,’’ ujarnya. (nik)
Bali Post/nik
KUPAS KELAPA - Wayan Sumadana saat mengupas kelapa di rumahnya di Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Jumat (29/12) kemarin.
JEMBRANA
10
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Sepekan, Belasan Warga Tanpa KTP Dipulangkan Negara (Bali Post) Selama sepekan terakhir, belasan warga tanpa KTP yang hendak masuk ke Bali dipulangkan petugas di Pos Pemeriksaan KTP, Gilimanuk. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diingingkan. Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jembrana memberikan toleransi bagi warga yang memang berniat menikmati liburan ke Bali. Namun harus ada penjamin dan indentitasnya dicatat secara lengkap. Dari informasi yang dihimpun, sejak Senin (18/12) hingga Jumat (29/12) kemarin petugas memulangkan belasan warga yang tidak mengantongi KTP. Menurut salah satu petugas jaga Pos KTP Gilimanuk I Ketut Sukma, selama terjadi lonjakan arus masuk Bali petugas menerapkan kebijakan menyeleksi pelanggar kependudukan. Toleransi diberikan, tetapi tetap didata. Selain identitas lain, juga pihak penjamin. Misalnya ada rombongan wisata, baik sekolah maupun instansi, penjaminnya kepala rombongan. Sedangkan untuk rombongan keluarga, penjaminnya salah satu keluarga bersangkutan. Selain itu, petugas juga mencatat rencana mereka selama berada di Bali. Hal tersebut untuk memastikan data, bilamana ada operasi kependudukan melebihi waktu yang sudah tercatat, harus dipulangkan. Sukma mengatakan selama bertugas pihaknya mendapati pelanggaran rata-rata sebanyak tiga setiap harinya. Selain mati, juga ada yang sama sekali tidak membawa identitas. Untuk pelanggaran tanpa identitas itu, petugas langsung memulangkannya. Seperti pada Senin (18/12) lalu, terdapat empat pelanggaran kependudukan, tiga tanpa KTP dan satu KTP mati. Ketiga pelanggar tanpa KTP diputuskan langsung untuk dipulangkan. Begitu juga pada Jumat kemarin, hingga pukul 16.00 Wita didapati dua pelanggaran kependudukan, satu tanpa KTP dan satu KTP mati. Petugas selanjutnya memulangkan satu pelanggar yang tanpa KTP. Total dari data yang dipulangkan ada sekitar 11 orang. (kmb26)
Bali Post/olo
PENGAMANAN – Sejumlah petugas bersenjata lengkap melakukan pengamanan di pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk. Antisipasi lonjakan kendaraan pascaperayaan Tahun Baru di Gilimanuk, Polres menyiapkan rekayasa lalu lintas kendaraan yang keluar-masuk Bali.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Polres Siapkan Rekayasa Lalin, ASDP Siagakan 48 Kapal
Bali Post/olo
PERIKSA – Sejumlah petugas di Pos Pemeriksaan KTP ketika melakukan pemeriksaan KTP warga yang hendak masuk ke Bali.
Tersengat Listrik, Pekerja Jaringan Kabel Telkom Tewas Negara (Bali Post) Seorang pekerja jaringan kabel Telkom asal Jember, Jumiran (57), tewas tersengat listrik, Jumat (29/12) siang kemarin. Korban yang saat itu naik ke atas untuk memasang jaringan Telkom diduga siku tangannya tak sengaja menyentuh kabel listrik. Korban pun terpental dan bergelantungan tersangkut sabuk pengaman. Dari informasi sejumlah saksi, Jumiran melakukan pemasangan jaringan Telkom di Banyubiru, tepatnya di depan Cuci Mobil Gatsu Service Dinamo bersama tiga orang rekannya. Sekitar pukul 11.00 Wita, korban naik ke tiang Telkom menggunakan tangga bambu. Sedangkan tiga rekan lainnya menunggu di bawah. Saat hendak merapikan kabel menggunakan powerpul (sejenis palu besi), seketika korban terpental. Namun korban tidak langsung jatuh melainkan tersangkut sabuk pengaman yang dikaitkan di tiang. Sejumlah saksi yang juga rekan korban, Bambang Haryanto dan Kaderi (43), langsung berteriak begitu mengetahui rekannya bergantungan setelah terpental. Diduga korban tersengat aliran listrik dan masih dalam posisi tergantung. Sementara alat yang digunakan untuk merapikan kabel masih tersangkut di antara tiang. Warga di sekitar lokasi termasuk para karyawan cuci mobil mendatangi lokasi. Saksi Suwintoro alias Torok (47), karyawan cuci mobil, mengaku spontan keluar karena sejumlah pekerja lainnya berteriak. Saat itu juga aliran listrik, termasuk di cuci mobil langsung mati. ‘’Saya lihat korban tersangkut pakai sabuk pengaman. Saya langsung stop truk bermuatan yang melintas dan naik ke sana untuk menurunkan korban,’’ terang Suwintoro. Saat diturunkan itu, korban sudah tak bernyawa. Terdapat luka bakar di bagian siku kanan. Tak berselang lama, polisi dari jajaran Polsek Kota Negara bersama tim SAR tiba di TKP. Setelah diturunkan korban ditempatkan di mobil pick-up, tetapi lantaran mobil mati dipindahkan ke mobil kijang polisi. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD untuk diperiksa. Wakapolsek Kota Negara AKP Wayan Raka saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dievakuasi korban sudah tak bernyawa. Diduga korban saat memperbaiki jaringan Telkom tanpa sengaja menyentuh kabel listrik hingga kesetrum. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sementara itu, Humas Telkom Witel Singaraja Made Andnyana mengatakan pekerja itu sedang melakukan pembangunan jaringan FO baru untuk daerah Banyubiru. Korban yang meninggal tersebut bukan dari karyawan organik Telkom, tetapi dari rekanan Telkom. ‘’Sekarang sudah di rumah sakit. Sudah ditangani polisi dan jenazahnya telah diberangkatkan,’’ ujar Adnyana. (kmb26)
Bali Post/olo
EVAKUASI – Sejumlah anggota Polsek Kota Negara mengevakuasi korban meninggal akibat tersengat kabel listrik di Banyubiru.
Negara (Bali Post) – Antisipasi adanya antrean kendaraan yang hendak keluar Bali pascaperayaan Tahun Baru, Polres Jembrana telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Pengalihan arus lalu lintas ini dilakukan dengan mengarahkan kendaraan roda empat (R4) ke ganggang yang ada di Lingkungan Gilimanuk. Namun, hingga Jumat (29/12) kemarin, rekayasa lalu lintas itu belum dilakukan karena kondisi masih tergolong normal. Sementara pihak ASDP menyiagakan sedikitnya 48 kapal. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana mengatakan, rekayasa lalu lintas itu dilakukan untuk mengurai antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk. Berka-
ca dari tahun sebelumnya, diprediksi penumpukan kendaraan akan terjadi setelah perayaan Tahun Baru atau pada 1 Januari malam. Jajaran Polres sudah siaga untuk memperlancar, baik kendaraan yang keluar maupun masuk ke Bali. ‘’Pola pengamanan sama dengan tahun lalu. Bila terjadi lonjakan kita arahkan ke gang-gang di Gilimanuk,’’ terang AKP Sukadana. Selain di pintu keluar Bali, pengamanan juga dilakukan di pintu masuk Bali. Pengaturan dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan setelah keluar dari kapal. Di pihak lain, adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang, ASDP menambah satu kapal cadangan un-
tuk mempercepat pelayanan. Selama liburan Nataru ini, pihak ASDP menyiagakan 48 kapal motor penumpang (KMP). Di antaranya 16 kapal cadangan. Saat ini kapal yang dioperasikan untuk melayani penyeberangan sebanyak 32 kapal. Dari pantauan hingga Jumat pagi kemarin, arus kendaraan keluar dan masuk Pulau Bali terpantau normal. Dibandingkan hari yang sama tahun lalu, baik penumpang dan kendaraan (R2 dan R4) yang masuk ke Bali cenderung menurun. Namun, bila dibandingkan hari biasa kendaraan yang masuk terutama mobil pribadi (R4) mengalami peningkatan. Begitu halnya R4 yang keluar Bali melalui Pelabuhan
Gilimanuk mengalami lonjakan terutama sore hingga malam hari. Bahkan pada Kamis (28/12) malam sempat terjadi antrean mobil pribadi yang hendak keluar Bali. Untuk memperlancar penyeberangan, pihak ASDP mengoperasikan 33 unit kapal dari biasanya 32 kapal. Trip kapal ditambah dari 276 menjadi 284 trip. General Manager ASDP Cabang Ketapang-Gilimanuk Elvi Yosa saat dikonfirmasi mengatakan secara prisip ASDP sudah siap melayani pemakai jasa, baik kapal maupun di pelabuhan. ‘’32 (kapal) yang beroperasi sesuai dengan jadwal kondisi normal,’’ terangnya. Namun bila ada lonjakan arus kendaraan, kapal yang beroperasi
ditambah. Dari data angkutan ASDP Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, penumpang dan kendaraan yang masuk ke Bali selama sepekan sebanyak 305.088 orang, 21.020 unit R2 dan 48.535 unit R4. Jumlah tersebut bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami penurunan. Tahun 2016 di hari yang sama, jumlah penumpang sebanyak 329.512 orang (turun 7 persen), R2 sebanyak 25.409 unit (turun 17 persen) dan R4 sebanyak 50.828 unit (turun 5 persen). Ditambahkan Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono, arus kendaraan yang masuk Bali itu merupakan wisatawan yang bertujuan menikmati liburan ke Bali. (kmb26)
yang sudah proses persidangan, yakni kasus bansos pembangunan pura dengan terpidana Bendesa Adat Kaliakah I Nyoman Baliyasa. Selain itu, sejumlah perkara lain yang masih proses sidang di antaranya dugaan korupsi pepadu dengan terdakwa K. Rawi (rekanan). Sesuai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), masih ada lima orang tersangka dalam tahap penyidikan, baik oleh Kejari maupun Polres Jembrana. Seperti kasus dugaan korupsi santunan kematian (Tipikor Polres) dan korupsi Terminal Manuver Gilimanuk (Kejari Jembrana). Mantan Kasi Pidsus Ke-
jari Klungkung ini mengakui empat tersangka tersebut di antaranya berstatus ASN. Nilai uang dari kerugian negara yang dikembalikan sebanyak Rp 220 juta. Tetapi masih ada satu terdakwa yang belum membayar ganti rugi kendati sudah putusan, yakni kasus yang menjerat mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa. Dalam putusan MA, Winasa diminta mengembalikan uang kerugian negara sebanyak Rp 2,3 miliar. Pasek menambahkan, berdasarkan analisa sejumlah perkara korupsi yang ditangani, sektor pelayanan umum di Jembrana paling rawan terjadinya tindak pidana ini. (kmb26)
Setahun, Empat ASN Terjerat Kasus Korupsi
Negara (Bali Post) –
Dalam setahun ini sejumlah kasus korupsi, baik yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara maupun Unit Tipikor Polres Jembrana menyeret tujuh orang tersangka. Bahkan empat di antaranya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Atas kondisi itu, Komisi A DPRD Jembrana pun mengaku prihatin. Dewan menilai hal ini muncul karena lemahnya pengawasan, di samping kontrol secara internal maupun eksternal. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana I Putu Dwita mengungkapkan, kelemahan pengawasan menjadi salah satu faktor banyaknya ASN yang terlibat kasus korupsi. Dalam setahun sudah empat ASN yang terjerat kasus korupsi. “Pengawasan internal dan eksternal dari dewan belum berjalan maksimal,” ujarnya. Di samping itu, juga ada faktor lainnya yakni kebi-
asaan yang mengakar dan lemahnya semangat memberantas korupsi. Menurut Dewan asal Dauhwaru itu, belum ada keseriusan dari ASN untuk berkomitmen melawan korupsi. Dalam melawan korupsi, ASN juga perlu pengawasan maksimal dari seluruh unsur. Pimpinan juga harus menjadi garda terdepan komitmen antikorupsi. Agar tidak terulang, ke depan harus ada komitmen memaksimalkan
fungsi pengawasan di internal pemerintahan serta dari eksternal yakni dewan. Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Jembrana I Made Pasek Budiawan, Jumat (29/12) kemarin, mengungkapkan dalam setahun ini perkara korupsi yang telah ditangani sekitar tujuh orang tersangka dengan perkara berbeda. Baik itu sudah rampung proses persidangan, maupun penuntutan. Baru satu perkara
Asah Kekompakan
Pejabat Jembrana Diberi Materi ’’Leadership’’ PULUHAN pejabat eselon II dan III di lingkup Pemkab Jembrana mengikuti kegiatan outwardbound dari motivator Bali dengan tema ‘’Demi Jembrana’’ bertempat di Bedugul, Tabanan, Bali pada 28-29 Desember 2017. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan. Para pucuk pimpinan di masing-masing OPD Pemkab Jembrana ini mendapat materi leadership oleh I Ketut Wiratama yang juga merupakan putra daerah Jembrana yang mendirikan lembaga motivator Bali. Selain materi teori, pelatihan leadership juga diselingi dengan games lapangan sehingga suasana pelatihan berlangsung menarik dan menyenangkan. Tidak hanya itu, di tengah-tengah pelatihan para peserta dikejutkan dengan hadirnya sosok pelawak Sengap yang merupakan anggota
dari grup lawak Celekontong Mas. Dengan aksi lucunya ikut membantu menjelaskan materi-materi yang disampaikan. Seperti bagaimana menjadi seorang leader/pemimpin, mengenal karakter orang, cara membaca gerak (body language), bagaimana berkomunikasi yang baik dan benar, serta lainnya. Di hari kedua, kegiatan dimuali pagi hari dengan melakukan senam dan yoga. Kemudian para peserta bermain dan belajar dengan kelompok untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim dengan permainan atau game psychology yang diberikan. Masing-masing pejabat juga ditantang komitmennya untuk mengeluarkan segenap upaya untuk memajukan perkembangan daerah di Jembrana. Usai pelatihan panitia mengumumkan peserta favorit yakni dr. Putu Suasta yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan
Jembrana. Sekda Jembrana I Made Sudiada usai mengikuti pelatihan mengaku dengan adanya pelatihan seperti ini bisa membangkitkan kerja sama dalam pemerintahan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat di Jembrana. ‘’Dengan pelatihan seperti ini tentu harapannya ke depan bisa menumbuhkan semangat kerja sama di dalam pemerintahan, agar makin kompak guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Jembrana,’’ kata Sudiada. Selain itu, melalui materi-materi yang diberikan, diharapkan mampu lebih bijak dalam mengambil keputusan yang tepat dan juga lebih bisa memotivasi staf-staf di kemudian hari. Sementara itu, Wabup Kembang mengaku kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk bisa meningkatkan kualitas leaders di Jembrana. ‘’Kegiatan ini rutin
Bali Post/ist
PELATIHAN - Para pejabat II dan III di Pemkab Jembrana mengikuti pelatihan leadership untuk mengasah kekompakan. kita laksanakan untuk bisa meningkatkan kualitas para leader/pemimpin kita di Jembrana. Untuk itu, sehingga mereka bisa memahami dan mengetahui cara memimpin tim di masing-masing OPD sehingga tidak ada yang salah
dalam mengelola timnya,’’ tuturnya. Ia menambahkan, dengan kegiatan ini juga mampu membangun keakraban dan kebersamaan untuk bersama membangun Jembrana yang lebih baik. (ad1390)
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
BULELENG
11
Perlu Regulasi, Kebijakan Fokus Sektor Pertanian
Singaraja (Bali Post) – Kebijakan yang fokus pada sektor pertanian mulai 2018 dipertanyakan kalangan anggota DPRD Buleleng. Pasalnya, kebijakan itu tidak saja membutuhkan anggaran besar, namun harus didukung regulasi yang memadai. Dewan mengusulkan agar masalah ini disikapi secara komprehensif, sehingga kebijakan yang sudah didengung-dengungkan ini benar-benar memberikan hasil sesuai harapan publik di Bali Utara. Demikian diungkapkan anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi di gedung dewan, Jumat (29/12) kemarin. Lebih jauh Wandira Adi mengatakan, kebijakan menuntaskan permasalahan di sektor pertanian ini sebenarnya patut didukung oleh semua pihak. Namun, karena kebijakan yang sifatnya menyeluruh dan kompleks ini, perlu kajian matang, anggaran, dan dukungan regulasi memadai. Ini penting dibahas sejak dini dan tidak hanya cukup dengan perencanaan anggaran. Dari segi regulasi patut disiapkan, sehingga dengan demikian kebijakan ini bisa berjalan dan sasaran dicapai dengan optimal. ‘’Kebetulan membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, kami usulkan agar kebijakan di bidang pertanian ini dibicarakan kembali. Kalau anggaran kita sudah melihat memadai, tapi aspek lain seperti regulasi sepertinya belum dipikirkan,’’ katanya. Menurut Wandira, penyiapan dukungan regulasi ini penting karena persoalan di sektor pertanian sekarang ini tidak saja pada masalah produksi atau serangan hama dan penyakit saja. Akan tetapi, penyempitan lahan akibat derasnya laju alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan atau fungsi lain menjadi masalah yang harus ditangani dengan serius. Ini bisa dilakukan dengan penyiapan regulasi mulai dari peraturan daerah (perda - red) atau kebijakan lain. Untuk itu, dalam kesempatan membahas RPJMD 2017-2022 ini, dirinya mengusulkan agar pemerintah juga memikirkan dukungan regulasi dalam melindungi lahan pertanian di Bali Utara agar tidak semakin menyempit. ‘’Kalau saya berpandangan bagaimana soal alih fungsi lahan ini harus ditangani dan dimasukkan dalam kebijakan yang fokus di sektor pertanian yang digadang-gadang Pak Bupati. Kalau lahan yang produktif bisa dipertahankan, tentu pertanian akan tetap lestari dan memberikan kesejahteraan untuk petani kita,’’ jelasnya. Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Gede Dharmaja mengatakan, alih fungsi lahan memang mengemuka dalam penyusunan draf RPJMD 20172022. Atas hal ini, pemerintah telah menyiapkan upaya untuk mengatasi persoalan itu. Salah satu upaya itu dengan menerapkan regulasi hukum dalam memproteksi lahan. Salah satu langkah realistis yang bisa diambil ialah memasukkan lahan pertanian ke dalam jalur hijau. ‘’Kalau soal regulasi itu kita sependapat untuk diperhatikan. Tapi itu tidak bisa masuk dalam RPJMD, dan itu akan ditangani oleh instansi teknis,’’ jelasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
KOLAM RENANG – Pemkab Buleleng kesulitan mengembangkan Kolam Renang Nirmala Asri Singaraja menjadi pusat olahraga air dan rekreasi. Ini karena lahannya masih berstatus pinjam pakai dari Pemprov Bali.
Pengembangan Kolam Renang Terganjal Status Lahan
Singaraja (Bali Post) – Pengembangan Kolam Renang Nirmala Asri di Jalan Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja masih terganjal masalah serius. Masalah itu menyangkut kejelasan status lahan yang sekarang sudah dibangun kolam renang bertaraf internasional. Pemkab terancam tidak bisa mengembangkan kolam renang sebagai pusat olahraga air di Buleleng karena lahannya masih berstatus pinjam pakai dari Pemprov Bali. Data yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, lahan kolam renang ini tadinya tidak berfungsi. Hanya sebagian ke-
cil dari luas lahan sekitar 1,4 hektar dimanfaatkan sebagai tempat tinggal eks PNS Dinas Pertanian Pemprov Bali. Pemkab kemudian memohon tanah tersebut untuk venue kolam renang untuk mendukung Porprov Bali, di mana Buleleng saat itu sebagai tuan rumah. Pemprov Bali kemudian mengizinkan namun dengan status pinjam pakai. Setelah mendapat izin pemanfaatan, pemkab kemudian membangun kolam renang dengan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 10 miliar. Dua kolam di lokasi tersebut berhasil dibangun dengan posisi bersebelahan. Satu
kolam merupakan kolam pacu atau kolam prestasi standar nasional, dengan panjang 50 meter dan lebar 25 meter dengan kedalaman 180 meter. Satu kolam lain difungsikan untuk pemanasan sebelum berlomba dengan panjang hanya 25 meter, lebar 15 meter dan kedalaman hanya 80 meter. Sisa lahan lain difungsikan sebagai pelengkap di antaranya ruang ganti. Pasca-Porprov Bali, kolam itu pun tidak bisa dikembangkan. Pemkab ragu mengembangkan karena statusnya masih pinjam pakai. Atas kondisi ini, pemkab sebatas mengalokasikan biaya pera-
watan kolam yang sudah ada saat ini. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana belum lama ini mengatakan, pemkab sebenarnya sudah memikirkan pengembangan kolam renang agar bisa memberikan nilai lebih pada masyarakat. Selain menjadikan pusat olahraga air, kolam tersebut dikembangkan sebagai taman rekreasi. “Kalau sekarang statusnya masih pinjam pakai, kami sulit mengalokasikan dana dari APBD. Kami sudah siapkan rencana untuk pengembangannya dan untuk sementara kita pending dulu menunggu ada kebijakan
baru,” katanya. Menurut Bupati, dengan pengembangan tersebut, dirinya yakin keberadaan kolam dipastikan mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi pada masyarakat Buleleng. Sehingga masyarakat Buleleng memiliki banyak pilihan mengisi waktu senggangnya. Di samping ke depannya Buleleng diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet renang berprestasi. “Kalau fungsi aslinya untuk mencetak atlet berprestasi, namun kita juga kembangkan menjadi sarana rekreasi untuk memberikan ragam wahana rekreasi di daerah,” jelasnya. (kmb38)
Koreksi APBD Induk 2018
Bali Post/kmb38
Nyoman Gede Wandira Adi
Bali Post/kmb38
Gede Dharmaja
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng
3477 22713 22510, 21841
Polsek Tejakula
28541
Polsek Kubutambahan
23012
Polsek Sawan
24900
Polsek Singaraja
22566
Polsek Sukasada
25791
Polsek Banjar
93347
Polsek Seririt
92450
Polsek Busungbiu
92126
Polsek Gerokgak
92999
KP3 Celukan Bawang
92842
Pospol Wisata Lovina
41010
Pospol Pancasari
25755
Siaga Reskrim
27511
Siaga Intel
29973
Siaga Lantas
22531
Pemadam Kebakaran
21113
RSUD Buleleng
22046
RS Kerta Usada
26278
Belanja Pegawai Berkurang Rp 6,1 Miliar Singaraja (Bali Post) – APBD Induk 2018 telah melalui tahapan koreksi oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Hasilnya, anggaran belanja pegawai dikoreksi dari rancangan yang ditetapkan Pemkab bersama DPRD Buleleng belum lama ini. Dari total belanja pegawai di tahun 2018 yang dirancang Rp 829.028.379.865,77, setelah dikoreksi, anggarannya dipangkas menjadi Rp 822.928.379.865,77. Dengan demikian, belanja pegawai pada tahun depan berkurang Rp 6.100.000.000 atau 0,74 persen. Pengurangan ini karena kebijakan pengalihan pegawai yang sebelumnya ditanggung kabupaten, sekarang dialihkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Hal itu terungkap ketika Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas koreksi Gubernur terhadap APBD Induk 2018, Jumat (29/12) kemarin, di ruang rapat gabungan komisi. Rapat dipimpin Wakil Ketua Ketut Susila Umbara dan Ketut Wirsana. Sementara eksekutif dihadiri Ketua TAPD yang juga Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Dewa Ketut Puspaka didampingi Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Gede Dharmaja, usai rapat mengatakan, koreksi pos belanja
pegawai itu dipastikan tidak akan mengganggu pembayaran hak-hak pegawai dalam setahun ke depan. Hal ini karena, kebijakan pemerintah menarik kembali status pegawai yang tadinya di kabupaten ke provinsi. Penarikan itu diikuti dengan penyiapan anggaran untuk membayar hak-hak pegawai tersebut. “Dulu, pegawai itu ditugaskan di daerah dan kesejahteraannya juga kita siapkan, tapi karena sekarang ditarik, ya alokasi anggarannya ditarik juga, sehingga anggaran untuk pos belanja pegawai itu dikoreksi,” katanya. Menurut Puspaka, pegawai yang telah ditarik ke provinsi itu jumlahnya tercatat 26 orang. Puluhan pegawai ini ditugaskan sebagai Penyuluh
Bali Post/kmb38
RDP - Banggar DPRD dan TAPD menggelar RDP, Jumat (29/12) kemarin, membahas koreksi Gubernur Bali terhadap APBD Induk 2018. Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Sejak lama, pembayaran gajinya diserahkan ke pemkab, namun karena kembali ditarik, anggaran gajinya otomatis dikembalian ke provinsi. Dengan penarikan itu, otomatis perhitungan anggaran untuk membayar hak-hak pegawai disesuaikan dengan jumlah yang masih ditanggung di pemkab. Selain pos belanja pegawai, anggaran tidak terduga dalam APBD Induk 2018 juga turut terkoreksi. Awalnya,
pemerintah menyiapkan anggaran tidak terduga Rp 3.250.558.625,06 setelah dikoreksi turun menjadi Rp 2.373.583.625,06. Dengan demikian, anggaran ini dipangkas Rp 876.975.000 atau 26,98 persen. Sementara itu, setelah hasil koreksi APBD Induk 2018 menyeluruh, keuangan di Buleleng dalam satu tahun ke depan mengalami defisit Rp 35.302.685. Meski defisit, pemkab optimis hal ini tak akan mengganggu pelaksa-
naan program maupun kegiatan yang sudah dirancang sebelumnya. Hal ini karena dalam anggaran berjalan nanti, pemkab mengklaim memiliki beberapa sumber pendapatan untuk menutupi defisit tersebut. “Saya kira dalam merancang APBD defisit dan surplus adalah mekanisme wajar dan yang penting ada sumber pemasukan untuk menutupi, sehingga rancangan APBD dalam perjalannya akan menjadi balance,” tegasnya. (kmb38)
Ratusan Polisi Siap Amankan Pesta Sambut Tahun Baru 2018
Bali Post/kmb38
PESTA – Pemkab bersama Polres Buleleng melakukan koordinasi terkait persiapan malam pesta Tahun Baru 2018, Jumat (29/12) kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Pesta menyambut malam Tahun Baru 2018 mendapat atensi jajaran Polres Buleleng. Buktinya, polres menyiapkan 640 personel untuk memberikan rasa aman bagi warga Buleleng yang akan menyambut tahun baru. Dari sekian banyak lokasi pergelaran pesta tahun baru, polisi menetapkan beberapa yang akan diamankan secara ketat. Lokasi itu masing-masing di eks Pelabuhan Buleleng, Taman Kota (Tamkot), Pantai Penimbangan, dan kawasan wisata Pantai Lovina. Demikian terungkap dalam rapat koordinasi persiapan perayaan Tahun Baru 2018, Jumat (29/12) kemarin. Rapat ini dipimpin Asisten Bidang Tata Pemerintahan Setda Bule-
leng Made Arya Sukerta. Hadir juga Kabag Operasional Polres Buleleng Kompol Made Joni Antara Putra dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lain. Kabag Ops Kompol Joni mengatakan, pengamanan ini mengikuti prosedur tetap (protap -red) yang diinstruksikan pimpinan. Hal ini karena komitmen Polri bersama jajaran TNI, dan instansi terkait lain untuk menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif. Dengan situasi kondusif, tentu masyarakat akan bisa melakukan acara penyambutan tahun baru dengan penuh sukacita dan berkesan. Khusus untuk pengamanan di lokasi pesta yang digelar Pemkab Buleleng di Eks Pelabuhan Bule-
leng, pihaknya akan menerjunkan 200 personel. Pengamanan ini selain di lokasi pesta, juga dilakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin). “Pengamanan sudah siap. Selain itu, arus lalu lintas juga akan kami alihkan sesuai koordinasi dengan instanasi terkait,” katanya. Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan Made Arya Sukerta mengatakan, Pemkab akan menggelar pesta tahun baru di Eks Pelabuhan Buleleng agar pusat keramaian hanya terpusat pada satu lokasi. Pihaknya mengimbau warga tetap menjaga kondusivitas dalam merayakan tahun baru. Terkait arus lalin, pihaknya menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) agar mengalihkan
truk pengangkut material untuk sehari untuk mengurangi kemacetan. Selain itu, beberapa alternatif pengalihan arus lalin lalu lintas sudah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan. Beragam jenis hiburan akan digelar untuk menghibur masyarakat Buleleng seperti Nanoe B iroe, Leey onk Sina t ra , Rare Kual, dan penampilan sejumlah band lokal Buleleng. Tidak ketinggalan, untuk menandai penyambutan Tahun Baru 2018, panitia akan menggelar pesta kembang api. Acara ini dipastikan akan ditunggu-tunggu warga, karena beragam model kembang api akan disiapkan untuk melepas Tahun 2017 dan menyambut datangnya Tahun 2018. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
2018, Jatah Kartu Tani Direncanakan Bertambah
SOSOK
Antisipasi Premanisme
SITUASI kamtibmas di wilayah Kabuaten Klungkung masih berjalan kondusif. Aksi premanisme juga belum terdeteksi. Namun demikian, langkah-langkah antisipasi perlu dilakukan. Tak hanya oleh polisi, namun juga pemerintah desa. “Klungkung termasuk wilayah aman. Wilayahnya kecil. Penduduknya juga tidak banyak. Belum pernah saya dengar adanya aksi permanisme. Tapi ini tetap diatensi,” ungkap Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto di sela-sela acara press release akhir tahun 2017, Jumat (29/12) kemarin. Atensi itu akan berlanjut pada 2018, terutama pada wilayah Nusa Penida yang sektor pariwisatanya semakin berkembang. Dirinya sejatinya tidak setuju aksi premanisme dikait-kaitkan dengan ormas. “Jikapun ada ormas yang melakukan aksi premanisme, juga perlu dibuktikan. Dan kita harapkan jangan sampai ada preman,” katanya. Selain itu, kasus korupsi juga turut mendapatkan atensi, meski sampai saat ini belum ada yang terhendus. Sementara itu, terkait tren kasus kejahatan konvensional, trans nasional, kekayaan negara, kontijensi serta kejahatan lainnya tahun ini hanya 140 kasus, turun dari 2016 sebanyak 155 laporan kasus yang masuk ke Polres. Hal serupa juga terjadi pada tertib lalu lintas. Pada 2016 jumlah laka lantas mencapai 73 kasus dan tahun ini menjadi 65 kasus. Penurunan juga terjadi pada korban meninggal dunia akibat lakalantas dari 34 orang menjad 19 orang. “Penurunan kasus ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat dan upaya-upaya pencegahan yang kami lakukan,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
PANTAU - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memantau ruang command center beberapa waktu lalu. Ini menjadi salah satu bagian dari program smart city. Namun, setelah di-‘’launching’’ masih kekurangan tenaga.
Kekurangan Tenaga
Program ’’Smart City’’ Belum Efektif
Semarapura (Bali Post) Program smart city yang telah di-launching Pemkab Klungkung tak hanya terkendala jaringan, sehingga belum terintegrasi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun juga masih kekurangan tenaga, terutama yang bertugas di command center. Hal tersebut menyebabkan program yang menelan anggaran miliaran rupiah ini belum mampu berjalan efektif. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Klungkung I Wayan Parna mengungkapkan sesuai hasil studi banding ke Banyuangi, Jawa Timur, untuk memaksimalkan program smart city membutuhkan tenaga sedikitnya 60 orang. Itu terbagi untuk menangani command center dan teknisi. Namun berbeda halnya dengan Kabupaten Klungkung. Tenaga command center hanya tiga orang dan teknisi nihil. ‘’Untuk tenaga di command center sebenarnya perlu 12 orang. Sekarang masih kekurangan. Untuk teknisi, tenaga itu juga diberikan pembekalan,’’ sebutnya, Jumat (29/12) kemarin. Keterbatasan tenaga menyebabkan update informasi maupun pengaduan yang disampaikan masyarakat tak bisa berlangsung 24 jam. Namun hanya dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita. Di tengah situasi demikian, Diskominfo mengusulkan untuk ada penambahan, dengan jumlah sesuai standar minimal. ‘’Kami tetap berupaya untuk menambah tenaga. Supaya bisa berjalan efektif. Sistemnya kontrak dan basik ilmunya IT,’’ katanya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Klungkung ini menyatakan program yang menelan anggaran Rp 2,3 miliar ini ditargetkan sudah efektif berjalan pada Januari 2018. Pola kerjanya, masyarakat bisa menyampaikan pengaduan melalui aplikasi ‘’Klungkung Masadu’’ yang bisa diunduh melalui play store. ‘’Itu nanti masuk ke command center. Selanjutnya diteruskan ke OPD yang menangani. Masing-masing sudah punya admin,’’ ucapnya. Disampaikan lebih lanjut, pengaduan yang diterima itu nantinya bisa dijadikan bahan untuk merancang perencanaan membangunan daerah. ‘’Dari sini juga bisa diketahui kualitas kerja OPD. Bisa dilihat dari kecepatan menanggapi pengaduan. Ke depan hal-hal berkaitan dengan keperluan publik juga bisa terakses melalui ini,’’ sebutnya. Sebelumnya juga disampaikan, program ini juga belum mampu terintegrasi dengan seluruh OPD lantaran terkendala jaringan. ‘’Sekarang belum terintegrasi. Belum ada jaringan. Ini tugas kami di kominfo untuk melengkapi. Tetap kami lakukan penyempurnaan. Kalau untuk SDM, masing-masng OPD kan sudah ada operator. Itu akan dimaksimalkan,’’ bebernya. Pengadaan jaringan, lanjutnya memerlukan anggaran cukup besar. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Jatah kartu tani oleh pemerintah pusat untuk Kabupaten Klungkung direncanakan bertambah pada 2018. Hanya jumlahnya belum diketahui. Namun demikian, hal tersebut dipandang sangat positif lantaran sesuai evaluasi pembagian pupuk bersubsidi bisa lebih efektif dan tepat sasaran. ‘’Memang dikabarkan ada penambahan. Kami masih menunggu informasi dari pusat terkait jumlahnya,’’ ungkap Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida, Jumat (29/12) kemarin. Tahun ini, Kabupaten Klungkung menjadi pilot project untuk penerapan kartu tersebut. Langkah awal baru menyasar 75 petani. Sesuai teknis, dalam pengamprahan pupuk, mereka tak lagi bersamaan dengan petani lain. Namun langsung datang secara mandiri ke kios yang sudah ditentukan sebelumnya dengan menunjukkan kartu itu. Jumlah yang diterima tetap berdasarkan Rancangan
Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diusulkan subak. ‘’Sesuai hasil evaluasi, penggunaan kartu ini cukup efektif. Pupuk bisa tersalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,’’ sebutnya. Sementara itu, terkait program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), tahun ini serapannya mencapai 1.800 hektar, melampaui target sebanyak 1.500 hektar. Pada 2018 juga diperkirakan jatah yang diberikan pemerintah pusat bertambah. ‘’Mudahmudahan bisa bertambah. Apalagi animo petani untuk ikut jadi peserta meningkat,’’ kata mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan ini. Saat ini, nilai premi asuransi sebenarnya Rp 180 ribu per hektar lahan untuk setiap musim tanam. Namun, itu mendapat subsidi dari pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 144 ribu, sehingga petani cukup membayar Rp 36 ribu. ‘’Premi ini hitungan per hektar. Kalau misalnya lahannya hanya 50 are, petani cukup bayar setengah dari Rp
Bali Post/sos
PETANI - Petani di Kabupaten Klungkung. Pada 2018 pemerintah berencana menambah jatah kartu tani untuk pendisitrbusian pupuk bersubsisi supaya tepat sasaran. 36 ribu,’’ jelasnya. Peserta asuransi ini mendapat biaya pertanggungan sebesar Rp 6 juta per hektar tiap musim tanam. Klaim dapat diajukan jika tanaman padi terkena keru-
sakan akibat banjir, kekeringan atau serangan hama. Syarat lainnya, luasan lahan yang mengalami kerusakan minimal 75 persen. ‘’Yang kerusakan 75 persen awalnya dikira hitungan satu hektar.
Sebenarnya tidak begitu. Kalau satu petak saja, misalnya sepuluh are, rusaknya 75 persen. Bisa dapat tanggungan asuransi. Jumlahnya Rp 6 juta dibagi sepuluh are itu,’’ jelasnya. (kmb45)
Waktu Pelaksanaan Kegiatan Terbatas
Tujuh Usulan Dana Hibah Batal Cair
Semarapura (Bali Post)Pencairan bantuan dana hibah untuk tujuh usulan dari desa dan kelompok masyarakat yang jumlahnya masing-masing mencapai ratusan juta rupiah, batal terealisasi tahun ini. Keterbatasan waktu pengerjaan kegiatan menjadi penyebab hal tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudarta, Jumat (29/12) kemarin. Pejabat asal Desa Tegak Kecamatan Klungkung ini menjelaskan, proposal yang masuk ke meja Pemkab sekitar 277. Rinciannya, 84 dari Kecamatan Nusa Penida, 83 dari Banjarangkan, 64 dari Klungkung dan 46 dari Dawan. Total nominalnya sekitar Rp 21 miliar. Dari jumlah itu tak seluruhnya bisa dicairkan. ‘’Ada tujuh usulan yang pencairannya ditunda. Itu besaran RABnya dari Rp 200 sampai 400 juta. Ada untuk pembangunan pura maupun balai banjar,’’ terangnya. Penundaan itu dinyatakan keinginan langsung dari calon peneriman. Alasannya, ditengah sisa waktu yang terbatas,
dikhawatirkan pelaksanaan kegiatan tidak tuntas tepat waktu. ‘’Ini sudah kami sampaikan langsung ke calon penerima. Justru mereka yang tidak berani melaksanakan kegiatan,’’ katanya. Sesuai arahan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Klungkung, laporan pertanggung jawaban pelaksanaan harus sudah disampaikan ke Pemkab paling lambat pada 10 Januari 2018. Pencairan ulang direncanakan diusulkan pada APBD Perubahan 2018. Khusus penggunaan bantuan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sempat menegaskan harus sesuai proposal yang
sudah dibuat dan mendapat verifikasi. Selain itu, aturannya juga harus diikuti. ‘’Penggunaan hibah bansos harus sesuai dengan proposal yang sudah dibuat, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,’’ tegasnya. Penerima juga harus benarbenar memperhatikan peruntukannya, waktu penyelesaian dan pertanggung jawaban harus transparansi. Jumlah hibah yang diterima juga mungkin tidak akan sama dengan jumlah nominal proposal yang sebelumnya diajukan. Atas hal ini, diharapkan partisipasi dari masyarakat. ‘’Tolong partisipasi semeton lebih diberdayakan,’’ pintanya. (kmb45)
I Nyoman Mudarta
Bali Post/sos
Kepesertaan JKN-KIS
Belasan Ribu Kuota Belum Terserap Semarapura (Bali Post) Langkah Pemkab Klungkung untuk menanggung masyarakat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus digenjot. Sesuai hasil evaluasi, sejak bergulir dari awal November 2017 masih ada belasan ribu kuota yang belum terserap. Menyikapi hal tersebut, pemerintah desa diminta gencar
memberikan imbauan kepada warganya untuk segera melakukan pendaftaran. Sesuai informasi awal, kepemilikan JKN-KIS untuk seluruh masyarakat tersebut sebagai upaya untuk menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC). Sesuai data, target sasaran yang harus mengantongi mencapai 65 ribu jiwa yang tersebar di seluruh kecamatan, yakni Klung-
Bali Post/sos
JKN-KIS - Suasana pendaftaran kepesertaan JKN-KIS di BPJS Kesehatan Klungkung belum lama ini. Di tengah program UHC, Pemkab menerapkan kebijakan untuk menanggung masyarakat menjadi peserta.
kung, Banjarangkan, Dawan dan Nusa Penida. ‘’Untuk sisa kuota masih sekitar 15 ribu. Sisanya sudah terdaftar,’’ ungkap Kepala Dinas Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni, Jumat (29/12) kemarin. Saat pendaftaran, mantan Direktur RSUD Klungkung ini menyatakan sempat beberapa menemui kendala. Yakni nomor induk kependudukan calon peserta yang disetorkan BPJS kesehatan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tidak muncul. Namun ini langsung dikomunikasikan. ‘’Kendalanya lebih ke administrasi saja,’’ jelasnya. Mengingat program ini sangat penting untuk masyarakat, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali meminta masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran. Pemerintah desa diminta untuk gencar memberikan imbauan. ‘’Ini program ‘mahal’. Kami berharap masyarakat yang belum memiliki segera didaftarkan. Pemerintah desa harus berperan aktif,’’ tegasnya. Seperti berita sebelumnya,
untuk memuluskan program tersebut Pemkab menganggarkan Rp 2,9 miliar lebih untuk mendanai kepesertaan pada November dan Desember 2017. Pada 2018 telah dirancang anggaran sebesar Rp 17,9 miliar. Peserta akan ditanggung untuk perawatan kelas III. Selain untuk meningkatkan derajat kesehatan, progran ini juga mampu memberi-
kan peningkatan PAD, yaitu pendapatan kapitasi. Jika pada tahun 2016 realisasi Rp 4,9 miliar lebih, tahun ini dirancang 6,7 miliar lebih dan 2018 sebesar 11,8 miliar lebih. ‘’Pendapatan ini akan kembali dinikmati masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan khususnya di puskesmas-puskesmas,’’ tandasnya. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG
Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung Damkar Klungkung PDAM Klungkung PLN Klungkung
(0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442 (0366) 22655 (0366) 21336 (0366) 25599
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
13
APBD Induk 2018 Belum Ditetapkan
SOSOK LPM Jadi Relawan PENANGANAN pengungsi Gunung Agung membutuhkan dukungan berbagai pihak. Terutama tenaga relawan untuk membantu penanganan di lapangan. Melihat adanya kekurangan relawan saat ini, DPD LPM Karangasem langsung menginstruksikan pengurus dan anggota tingkat DPD, DPC hingga LPM Desa untuk menjadi relawan demi kemanusiaan. Ketua DPD LPM Karangasem Nyoman Rauh menyampaikan seruan tersebut saat rapat koordinasi Pengurus DPD LPM Karangasem di Aula Camat Karangasem, Kamis (28/12) lalu. Rauh menegaskan, Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) harus bisa menunjukkan empati terhadap nasib para pengungsi yang tinggal di daerahnya. LPM diharapkan bisa mengambil peran, bersinergi dengan desa dinas yang menerima pengungsi untuk bergerak bersama-sama. ‘’Kita harus sama-sama membantu penanganan pengungsi yang ada di wilayahnya dengan menjadi relawan. Membantu meringankan beban desa dinas penerima pengungsi,’’ kata Rauh. DPD LPM juga mendorong Pengurus DPC dan LPM Desa agar bersinergi dengan desa dinas dalam urusan membangun desa, untuk progres pembangunan di desa. Kemudian, segera melakukan penyegaran pengurus bagi yang masa baktinya berakhir dan akan dikukuhkan bupati. Musda DPD LPM Karangasem, ditegaskan, akan dilaksanakan Mei 2018. DPD LPM Karangasem sendiri baru bisa melaksanakan rakor, karena melihat situasi saat ini sebagai dampak bencana Gunung Agung. Rakor pertama pun terasa cukup penting dan dihadiri langsung Ketua DPD LPM Provinsi Bali I Wayan Gede Suryatarta. (gik)
Spanduk ”No Entry” Bikin Galau
Amlapura (Bali Post) Sejumlah objek wisata di Karangasem kini mulai menggeliat oleh hadirnya wisatawan asing. Namun, masih ada beberapa hal yang menjadi ganjalan. Salah satunya keberadaan spanduk-spanduk pemberitahuan zona bahaya yang membuat wisatawan dan pengusaha jasa akomodasi pariwisata menjadi galau. Keluhan soal spanduk peringatan yang bertuliskan “No Entry, Vulcano Hazard Zone” disampaikan pengusaha hotel restoran Kecamatan Kubu di Kantor Camat Kubu, Jumat (29/12) kemarin. Ada lima pengusaha yang datang, aspirasi itu disampaikan kepada Camat Made Suartana. Informasi di lapangan, spanduk-spanduk pemberitahuan itu tersebar di banyak titik. Umumnya terpasang di pinggir jalan utama Amlapura-Singaraja. Di wilayah Kubu di antaranya di jalan masuk Pantai Tukad Abu dan jalan menuju Sentral Parkir Tulamben. Wayan Suta dari Noble Bali Tulamben mengatakan, spanduk tersebut dipertanyakan wisatawan karena membuat kesan bahaya. “Katanya aman tapi kok ada spanduk begitu,” ungkap Suta menerangkan pertanyaan calon tamu hotelnya. Nengah Suci dari Matahari Tulamben juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, spanduk seperti itu cukup mengganggu padahal Pantai Tulamben dan pantai lain di Kecamatan Kubu dan Abang berada di luar radius bahaya 8-10 km. Camat Suartana mengakui perihal keberadaan spanduk seperti itu. Menurutnya, spanduk No Entry itu sifatnya hanya sebagai pemberitahuan yang dipasang pasca-status Awas pertama. Spanduk itu bertujuan mengedukasi dan sosialisasi sehingga masyarakat tahu posisi. “Saya sudah koordinasi dengan Pak Dandim selaku Dansatgas Penanggulangan Bencana. Penjelasannya seperti itu,” terangnya. Mengingat spanduk berfungsi seperti itu, Suartana berharap pihak pengusaha menyosialisaikan kepada masyarakat dan calon wisatawannya. Bahwa, seluruh pantai wisata di Kubu berada di daerah aman. “Kenyataannya memang aman, umumnya berada di radius 12 km lebih,” tegasnya. Selain sosialisasi tentang posisi radius, pengusaha juga diharapkan memantapkan program mitigasi yang disiapkan lalu disosialisasikan kepada semua pihak terutama agen perjalanan wisata. Menurut Suartana, di sepanjang Pantai Baturinggit sampai Tulamben ada sedikitnya 20 usaha jasa pariwisata. Semuanya menyediakan fasilitas diving dan snorkeling. Untuk mitigasi antisipasi erupsi Gunung Agung, semua hotel telah bekerja sama dengan kelompok nelayan untuk kemungkinan evakuasi jalur laut. “Kerja sama sudah lama. Selama ini, nelayan menjadi rekan kerja untuk pengantaran tamu ke spot diving maupun snorkeling,” ungkapnya. Selain mitigasi evakuasi jalur laut, semua hotel di Kubu punya armada transportasi. Armada itu sekaligus bisa berfungsi untuk evakuasi jalur darat ke arah Buleleng. Untuk evakuasi jalur laut, perahu nelayan dipastikan juga siap pakai karena perkampungan nelayan juga berada di luar radius bahaya. “Intinya, kita berharap pengusaha juga melakukan promosi mandiri. Jelaskan apa adanya termasuk upaya mitigasi yang disiapkan,” ujar Suartana. Sementara menjelang pergantian tahun, Suartana mengakui geliat pariwisata di Kubu itu belum normal. Namun, sejumlah hotel di Kubu mulai dapat booking. “Tulamben mulai ramai, untuk diving dan snorkeling,” jelasnya. (kmb)
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM0 PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD RSUD SMAN 1 Amlapura SMAN 2 Amlapura SMAN 1 Manggis SMPN 1 Amlapura
KARANGASEM
0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363
21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388
0363
21791
0363 0363 363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363
2710050 21789 21363 21711 22173 21135 21113 21011 21470 21152 21254 41668 21288
Dewan Konsisten Patuhi Hasil Koreksi Pemprov Amlapura (Bali Post) -
Proses penetapan APBD Induk 2018 membuat masyarakat Karangasem waswas. Sebab, menjelang berakhir tahun 2017, eksekutif dan legislatif belum juga ada kesepahaman untuk menetapkan APBD Induk 2018. Bahkan, hingga hari kerja terakhir Jumat (29/12) kemarin, rapat Banggar dengan TAPD yang sedianya membahas hasil verifikasi Pemprov Bali untuk yang kedua kalinya juga gagal dilakukan. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi menegaskan, lembaga legislatif tentu akan tetap seperti sikap awal, konsisten mematuhi hasil koreksi Pemprov Bali. Ditemui di ruangannya, Jumat (29/12) kemarin, Sumardi mengatakan pihaknya sudah menerima hasil verifikasi Gubernur Bali terhadap APBD Induk 2018. Hasilnya, ada anggaran yang terkoreksi. Lantaran terkoreksi, maka perlu ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih lanjut antara eksekutif dan legislatif. Akan dikemanakan anggaran yang terkoreksi itu? Sebagaimana hasil verifikasi tersebut, Ketua Dewan menyebut ada beberapa pos anggaran yang dialokasikan pada kegiatan di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3. Logika hasil koreksi tersebut, ketika pos itu dianggarkan, tiba-tiba nanti ada bencana dan terdampak pada wilayah tersebut, maka akan dinilai ada masalah pada perencanaannya. “Nanti kalau hal ini dianggap terjadi kerugian negara,
siapa yang tanggung jawab? Makanya hasil koreksi ini mesti dibahas dulu. Apa pun hasil koreksi Pemprov Bali itu harus kita patuhi,” kata Sumardi. Selain koreksi kegiatan di KRB 3, kegiatan lain dalam APBD Induk 2018 yang dikoreksi adalah perjalanan dinas keluar negeri. Pos anggaran ini sebaiknya ditunda, karena Karangasem sendiri masih menghadapi situasi bencana. Kalaupun tetap dipaksakan, tetap saja saat proses verifikasi akan menjadi temuan Pemprov Bali. Kegiatan-kegiatan yang terkoreksi ini, kata Sumardi, bisa digeser ke dalam kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti kegiatan untuk menunjang kebijakan mitigasi bencana. Agar kegiatan penanganan bencana di lapangan itu lebih baik dari sebelumnya.
Amlapura (Bali Post) Keluhan para pengungsi terhadap pasokan listrik di Kantor UPTD Pertanian, Kecamatan Rendang, disikapi serius Kepala PLN Rayon Karangasem Putu Surya Atmaja. Dia mengaku sudah berupaya memenuhi keperluan pengungsi di tempat itu. Akan tetapi, kendalanya ada pada pembelian pulsa listrik. Pihak kecamatan sudah kewalahan memenuhi kebutuhan listrik pengungsi setempat.
Koreksi Harus Dilaksanakan Sumardi menegaskan, pihaknya sudah sepakat antara pimpinan dengan anggota DPRD, bahwa hasil koreksi ini harus dilaksana-
kan. Jika tidak, bila nantinya terjadi persoalan, khususnya dari sisi e-planning, maka eksekutif maupun legislatif bisa tersandung kasus hukum. Hasil verifikasi ini sendiri sudah turun sejak 27 Desember lalu. Setelah hasil koreksi Biro Hukum Pemprov Bali ditindaklanjuti pemerintah daerah, baru kemudian diverifikasi lagi Pemprov Bali. Setelah disetujui, baru memperoleh nomor register. Sehingga APBD Induk 2018 ini bisa dijalankan. Jika eksekutif dan legislatif tetap belum menemukan kesepakatan, maka implikasinya pada awal tahun depan sangat kompleks. Di antaranya gaji pokok dan tunjangan anggota dewan pembayarannya akan tertunda, demikian juga tunjangan PNS se-Karangasem hingga gaji ribuan tenaga kontrak. Menghadapi persoalan tersebut Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Jumat kemarin, mengatakan akan membahas kembali dengan lembaga dewan. Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran
Pemerintah Daerah (TAPD) akan melakukan rapat dengan Banggar DPRD Karangasem lebih dulu, Jumat sore kemarin, sebelum APBD
Induk 2018 bisa dituntaskan, kemudian diverifikasi lagi untuk dapat nomor register, hingga bisa ditetapkan. (kmb31)
Ini terjadi, karena pemakaian listrik di tempat pengungsian ini cukup tinggi. Pasalnya, daya listrik itu tidak hanya dipakai untuk penerangan, tetapi juga untuk televisi, kulkas, rice cooker. PLN Rayon Karangasem sejak awal sudah menyediakan empat meteran listrik baru di lokasi pengungsian tersebut. Di sana petugas PLN juga langsung melakukan perbaikan instalasi. Sejak awal, untuk mengu-
rangi beban pemakaian listrik, pihaknya juga sudah meminta pengungsi untuk berhemat. Gunakan listrik sementara untuk penerangan saja. Jangan masing-masing pengungsi membawa perabotan rumah tangga seperti kulkas, televisi, rice cooker dan lainnya. “Pihak kecamatan yang membeli pulsa selama ini sudah menyerah, karena pemakaian listrik itu berlebihan,” kata Surya Atmaja, Jumat (29/12) kemarin.
Dia mengaku sudah berko o rdinasi dengan Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Sebelumnya, PLN sudah mengingatkan untuk mengurangi beban pemakaian listrik sementara, agar pengungsi itu jangan dulu membawa TV dan kulkas. Pemakaian listrik agar diprioritaskan untuk penerangan saja. Pihaknya mengaku juga sudah berkoordinasi dengan Camat Rendang dan menjelaskan agar
dapat menyampaikan kepada warga pengungsi untuk sementara mengurangi beban pemakaian listrik. Sehingga sementara cukup untuk penerangan saja. Sebelumnya, pengungsi di Pos Pengungsian UPTD Pertanian Rendang mengeluhkan pasokan listrik di tempat itu sudah seret sejak satu minggu terakhir. Pengungsi berharap listrik di sana tetap menyala, agar saat malam bisa beristirahat lebih nyaman. (kmb31)
I Nengah Sumardi
Bali Post/kmb31
Kesulitan Listrik, Pengungsi Diminta Berhemat
Pegawai Kontrak RS Tepergok Simpan Sabu Amlapura (Bali Post) RSUD Karangasem dihebohkan aksi penggeledahan yang dilakukan personel Sat. Reskoba Polres Karangasem terhadap sebuah sepeda motor yang diparkir di halaman rumah sakit tersebut. Hasil penggeledahan polisi yang dipimpin Kasat Reskoba AKP Agus Trisnadi itu mendapatkan dua paket sabu-sabu dari sepeda motor yang digeledah itu. Aksi penyergapan itu
terjadi sekitar pukul 10.05 Wita. Tergetnya sepeda motor Honda Vario DK 7592 FE milik I Putu Wirayasa (31). Paket pertama ditemukan di dalam bagasi sepeda motor itu. Sedangkan paket lainnya dijumpai di bagian spion. Seisi rumah sakit pelat merah itu menjadi heboh. Pasalnya pemilik sepeda motor tersebut berstatus pegawai kontrak di rumah sakit itu. Putu Wirayasa sendiri berasal dari Lingkungan Susuan Ke-
lurahan Karangasem. Dia menjadi target polisi karena diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Aksi penyergapan dan penggeledahan itu disaksikan Kepala Lingkungan Susuan, I Gede Rauh Suantara. Setelah mengamankan barang bukti dua paket sabu berikut pelaku dan sepeda motornya, personel Sat. Reskoba itu kemudian bergerak ke rumah pelaku. Perburuan polisi kembali membuahkan hasil.
Di bawah kasur kamar tidur pelaku itu ditemukan pipet yang diakui pelaku sebagai alat mengonsumsi sabu. Penggeledahan di rumah pelaku itu juga disaksikan sang ibu, Ni Nyoman Sukarni (54). Sejumlah warga juga menonton kejadian langka tersebut. Pelaku yang sudah cukup lama menjadi tenaga kontrak di RSUD Karangasem itu tidak mampu berkelit. Kedua paket sabu yang ditemukan polisi itu diakui sebagai mi-
liknya. Di lain pihak, Sukarni hanya bisa pasrah karena tak pernah membayangkan anaknya terlibat narkoba. Kasat AKP Agus Trisnadi mengatakan pelaku mendapatkan sabu dari Denpasar. Untuk membongkar jaringannya, Sat. Reskoba sedang melakukan pengembangan penyelidikan termasuk akan berkoordinasi dengan Polda Bali. ‘’Pelaku masih kita periksa. Kita dalami dulu pengakuannya,’’ ujarnya. (kmb)
Proyek Fisik Terganggu
Dewan Minta Maksimalkan Masa Pemeliharaan Tahun 2017 menjadi tahun yang sangat melelahkan bagi Karangasem. Aktivitas vulkanik Gunung Agung sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun pemerintahan. Kendati saat ini masih dalam suasana Awas Gunung Agung, pembangunan tidak boleh terhenti. Bagaimanakah dan di mana sajakah proyek infrastruktur itu bisa tetap berjalan di Karangasem? UNTUK memastikan geliat pembangunan infrastruktur itu tetap berjalan, DPRD Karangasem melakukan inspeksi mendadak (sidak) ataupun monitoring ke sejumlah proyek fisik. Sidak itu dipimpin Ketua Dewan I Nengah Sumardi. DPRD meninjau sejumlah proyek jalan. Di antaranya pembangunan ruas jalan Butus - Linggasana dan Liligundi - Gunung Sari di Kecamatan Bebandem. Selain itu, pembangunan ruas jalan Batusesa - Besakih di Kecamatan Rendang. Ruas jalan Muncan - Apet di Kecamatan Selat dan jalan lingkar Pakel Sidemen serta pembangunan jembatan Tukad Unda di Sangkan Gunung, Sidemen. Secara umum, proyek infrastruktur yang menjadi objek sidak itu tergarap dengan baik. Namun, rombongan dewan yang didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu menemukan beberapa ruas jalan yang perlu mendapatkan perbaikan sehingga kualitasnya diharapkan menjadi
lebih baik. Ketua Dewan Nengah Sumardi menegaskan, status Awas Gunung Agung jangan sampai menghambat pengerjaan proyek infrastruktur yang sudah direncanakan itu. Pembangunan harus terus berjalan. Dan, anggaran pemerintah itu harus digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Politisi Golkar itu pun meminta kepada eksekutif agar proyek pembangunan itu terus dikerjakan sampai batas waktu tersisa. ‘’Kami mendorong eksekutif agar melaksanakan proyek pembangunan, dengan manfaatkan waktu yang tersisa,’’ ujar Ketua Dewan, Jumat (29/12) kemarin. Bukan hanya eksekutif yang diharapkan menjaga semangat kerja. Rekanan yang menggarap proyek pemerintah itu juga diminta menjaga profesionalisme kerja dan juga mutu pekerjaan. Rekanan juga diharapkan memaksimalkan masa peme-
Bali Post/kmb
TINJAU PROYEK - DPRD Karangasem meninjau proyek pembangunan jalan Batusesa - Besakih di Kecamatan Rendang. liharaan untuk memperbaiki kualitas proyek yang belum maksimal. Senada dengan itu, Ketua Komisi II Kadek Sujanayasa meminta eksekutif terus mengawasi rekanan, baik ketika menggarap pekerjaan maupun saat sudah masuk masa pemeliharaan. Politisi NasDem ini mengapresiasi kinerja eksekutif itu kar-
ena mampu melaksanakan proyek pembangunan kendati dalam situasi Awas Gunung Agung. Kepala Dinas PUPR Ketut Sedana Merta mengatakan, secara umum proyek pembangunan di Karangasem itu berjalan dengan baik. Hanya beberapa proyek tidak bisa dikerjakan, karena terkendala situasi Gunung Agung.
Setidaknya ada empat paket pekerjaan yang tidak bisa dilaksanakan. Alasannya, tiga paket proyek itu berada di zona merah. Dan satu paket karena kelalaian rekanan. ‘’Mudah-mudahan situasi Gunung Agung itu terus membaik sehingga program pembangunan bisa berjalan normal,’’ ungkapnya. (kmb)
TABANAN
14
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Target Tahun 2018
Polres Agendakan Kasus Pungli dan Korupsi Tabanan (Bali Post) Pemerintah menaikkan dana pengungkapan kasus pungli dan korupsi. Sebelumnya Rp 200 juta menjadi Rp 600 juta. Peningkatan dana ini tentu diharapkan ada kenaikan kinerja jajaran Polri terkait mengungkapkan kasus pungli maupun korupsi wilayah hukum masing-masing. Karena itu, tahun 2018 kasus pungli dan korupsi menjadi salah satu target kerja Polres Tabanan. Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto memaparkan hal itu di kantor setempat, Jumat (29/12) kemarin. Tahun 2017 sendiri, kata Kapolres, kasus pungli tidak semua bisa diteruskan, baik ke tahap lidik apalagi untuk pelimpahan ke pengadilan. Alasannya, selain bisa diselesaikan melalui pembinaan juga ada yang diserahkan kepada instansi terkait. ‘’Tetapi penemuan kasus pungli dan korupsi akan lebih diintensifkan di tahun 2018 nanti,’’ ujarnya. Selain kasus pungli maupun korupsi, banyak hal yang hendak dicapai Polres Tabanan di tahun 2018. Salah satunya menggeber mafia tanah yang melakukan berbagai pelanggaran. “Sesuai arahan Kapolda, kasus mafia tanah ini harus diberantas jangan sampai ada banyak pelanggaran yang dapat membuat resah,’’ ujarnya. Kinerja Polres Tabanan di tahun 2017, dinilai AKBP Marsdianto, ada 10 persen peningkatan pengungkapan kasusnya dari tahun 2016. Hanya memang masih ada beberapa kasus yang belum bisa diungkap. Pasalnya, setiap kasus memiliki keunikan tersendiri dalam pemecahannya. Salah satu kasus yang belum terungkap adalah pembunuhan Silke Braun warga Australia yang ditemukan tewas di Sungai Yeh Ho Banjar Tatag, Desa Tegalinggah, Penebel, tanggal 26 Januari 2017 lalu. Silke Braun diduga dibunuh, namun sampai saat ini belum bisa dibuktikan siapa pelaku pembunuhan itu. AKBP Marsdianto pun meyakinkan kasus Silke Braun sampai kini masih tetap berjalan. Pihaknya belum berani menetapkan tersangka karena pembuktiannya masih sulit. “Saya katakan sekali lagi, setiap kasus itu memiliki keunikan tersendiri. Ada kasus sangat gampang di ungkap, tidak sedikit sangat susah,’’ jelasnya. Kesiapan dan upaya menjaga keamanan jelang perayaan tahun baru, pihak Polres Tabanan, kata Kapolres, berusaha meningkatkan razia miras. Polres juga melarang petasan diperdagangkan. Sedangkan penjualan kembang api masih diperbolehkan, selama pedagang itu memiliki izin. Pihak Polres dalam upaya pengamanan tahun baru akan menurunkan sekitar 650 personil. (kmb24)
LAMBAT CETAK E-KTP Petugas saat menunjukkan gangguan jaringan yang menyebabkan lambatnya operasional mesin cetak e-KTP di Disdukcapil Tabanan, Jumat (29/12).
Gangguan Jaringan
Lambat, Operasional Mesin Cetak E-KTP
Tabanan (Bali Post) -
Akibat ada gangguan jaringan internet menyebabkan kerja empat mesin cetak e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan menjadi lambat. Hal ini menyebabkan terjadi antrean panjang untuk pencetakan e-KTP di Kantor Disdukcapil. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tabanan IGA Rai Dwipayana, Jumat (29/12) kemarin, membenarkan gangguan itu. Ia memaparkan jika persoalan jaringan internet bermasalah, hal itu terjadi hampir di suruh Indonesia. Karena itu pihaknya tidak dapat berbuat banyak, karena hal tersebut langsung ditangani pemerintah pusat.
Menurutnya, persoalan yang sama beberapa kali terjadi di bulan Desember ini. Gangguan jaringan itu biasanya terjadi pada jamjam sibuk, mulai pukul 10.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita. Kondisi ini membuat Disdukcapil melakukan pending (menunda) pencetakan eKTP. Sebab, jika dipaksakan dikhawatirkan mesin akan rusak.
Dwipayana melanjutkan, pada tahun 2018 nanti Disdukcapil sudah merancang pencetakan e-KTP dilakukan di kecamatan. Untuk mendukung ini, akan didatangkan 10 mesin cetak dan kemudian disebarkan ke masing-masing kecamatan. Sementara untuk jaringannya akan ada perbaikan maupun peningkatan tahun depan oleh Ditjen Kependudukan dan Catatan
Bali Post/kmb24
Tuntutan Perbekel Soal ADD Dipenuhi Pemkab Tabanan (Bali Post) Beberapa waktu lalu, perbekel se-Tabanan mempermasalahkan pos dana desa yang mengalami penurunan, baik itu yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Para perbekel pun menuntut agar dana yang mereka terima tahun 2018 minimal sama dengan tahun 2017. Mereka sempat mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) termasuk bertemu DPRD Tabanan. Tuntutan ini rupa-rupanya akan terpenuhi seiring selesainya proses verifikasi APBD Tabanan oleh Pemprov Bali. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Tabanan Ida Bagus Wiratmaja ketika dikonfirmasi mengakui kalau hasil verifikasi dari provinsi sudah turun. Terkait pos anggaran untuk menutupi berkurangnya DD dan ADD, Gus Wiratmaja mengaku sudah ter-cover semuanya. Dana untuk memenuhi itu didapati dari penyisiran pos anggaran lainnya, termasuk juga mengurangi anggaran perjalanan dinas dewan. Kepala DPMD Tabanan Roemy Liestyowati ketika dikonfirmasi terpisah menyatakan hal yang sama. Ia memaparkan kekurangan dana untuk desa sudah dipenuhi sesuai keperluan dasar desa dengan proporsi 30:70. “Desa tidak boleh minus anggaran. Pasalnya, kerja perbekel dan perangkat desa sangat berat untuk pengentasan kemiskinan maupun peningkatan pembangunan di desa. Makanya keperluan desa itu relatif banyak dipenuhi pemerintah,” jelasnya. Roemy melanjutkan, penghitungan untuk penghasilan perangkat desa dan perbekel, serta biaya operasional desa itu sudah ada hitung-hitungan yang diatur pusat. Mekanisme ketentuannya sudah baku, sesuai undang-undang untuk mengatur penggunaan dana desa maupun alokasi dana desa. Hal itu penting, agar nantinya tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum terkait penggunaan keuangan desa tersebut. ’’Hitung-hitungannya sudah jelas. Semua diatur pusat. Kita tinggal mengikuti panduan itu saja,” tandasnya. (kmb24)
Rimpin Sempat Hilang Akhirnya Ditemukan Tabanan (Bali Post) Ni Ketut Rimpin, nenek berusia 80 tahun asal Banjar Dinas Kloncing, Desa Wongaya Gede, Penebel itu sempat menghilang sejak Rabu (27/12) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Beruntung Rimpin yang sudah pikun itu akhirnya ditemukan selamat di tegalan, utara Banjar Dinas Kloncing, setelah hampir 3,5 jam dicari melibatkan lima puluh orang, baik warga setempat, aparat desa, TNI/Polri termasuk Tim SAR. Dari informasi yang dihimpun, hilangnya nenek lanjut usia asal Banjar Dinas Kloncing itu diketahui pertama kali oleh Ni Wayan Sukerning (48) yang merupakan keponakan Rimpin. Saat
itu Sukerning sekitar pukul 17.00 Wita, baru pulang ngayah persiapan ngaben. Sesampainya di rumah, ia tidak melihat nenek sepuh, Ketut Rimpin. Ia pun berusaha mencari di dalam rumah dan sekitarnya, namun tidak juga dijumpai. Bahkan ia juga sempat menanyakan ke sejumlah tetangga dekatnya. Hingga akhirnya pukul 18.30 wita, karena putus asa belum juga ditemukan di mana Rimpin, Sukerning melapor ke Klian Dinas Branjar Kloncing. Akhirnya warga Banjar Kloncing beramairamai melakukan pencarian. “Beruntung setelah disisir di sejumlah lokasi, Rimpin bisa ditemukan di tegalan. Bahkan dalam kondisi selamat,
jadi gangguan mesin, sekali melakukan pencetakan bisa memakan waktu hingga 30 menit lebih. Padahal normalnya tidak sampai 10 menit. Akibat gangguan jaringan, Jumat (29/12) ada 120 pendaftar cetak e-KTP yang belum bisa mendapatkan kartu. Pihaknya terpaksa mengundur pencetakan dan akan memberikan Rabu 3 Januari 2018. “Petugas cetak akan lembur bekerja pada hari libur akhir tahun untuk mencetak e-KTP itu. Setiap harinya kami batasi pendaftaran e-KTP maksimal 150 orang,” jelasnya. (kmb24)
CPP Pemkab 2018 Empat Ton
Ditinggal ’’Ngayah’’ Ngaben
PRESS RELEASE - Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto (tengah) didampingi Wakapolres Tabanan Kompol Wimboko (kiri) dan Kasatreskrim Polres Tabanan AKP Yana Jaya Widya saat lakukan press release, Jumat (29/12) kemarin.
Sipil. Pejabat asal Mengwi, Badung itu berharap masyarakat agar bisa sabar ketika mengurus kelengkapan administrasi kependudukan, terutama e-KTP. Pihaknya juga mengimbau jangan mengurus dalam waktu mepet. “Kalau bisa perhatikan waktu, karena kebanyakan masyarakat mengurus dalam waktu mepet dan mereka ingin cepat saja selesainya,” katanya. Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Tabanan I Made Suryadarma menyebutkan, jika sudah ter-
sekitar pukul 23.40 Wita. Tempatnya tidak jauh dari Banjar Kloncing,” ucap Danramil 02/1619 Kapt. Inf. Yuda Wicaksono, Kamis (28/12) lalu. Kapolsek Penebel AKP Mastra Budaya mengatakan, nenek Rimpin ini kerap keluar rumah dan jalan-jalan sendiri. Diduga Nenak yang sudah pikun ini lupa jalan ke rumahnya. “Ya, nenek Rimpin ini sudah pikun,’’ ucapnya. Saat ditemukan, kata mantan Kasat Lantas Polres Tabanan ini, Nenek Rimpin tengah duduk di sebuah bangunan seperti vila di tegalan. “Saat ditemukan kondisinya sehat. Kemudian langsung dibawa pulang keluarganya,” ujarnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
RIMPIN DITEMUKAN - Proses pencarian Rimpin yang menghilang, akhirnya ditemukan di tegalan.
Tabanan (Bali Post) Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sangat diperlukan saat daerah dalam kondisi bencana maupun terjadi gagal panen di Tabanan. Namun CPP itu telah didistribusikan kepada korban bencana maupun petani yang mengalami gagal panen, karena CCP itu hanya tersisa 942,615 kg atau kurang dari satu ton. Tahun 2018 mendatang CPP yang disediakan lewat APBD Tabanan sebanyak Rp 40 juta, setara beras empat ton. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan Ni Ketut Warsiki mengatakan, jika dibandingkan tahun 2017, penyediaan CPP tahun 2018 lewat APBD mengalami peningkatan 2,5 ton dari tahun 2017. Namun, karena masih ada sisa CPP tahun sebelumnya, jumlah CPP total di tahun 2017 lebih banyak dari pada tahun 2018. ’’Sisa CPP dari tahun sebelumnya sekitar 5,5 ton, sehingga tahun 2017 CPP nya mencapai delapan ton,’’ ujarnya. Karena sisa CPP tahun 2017 ini hanya 942,615 kg, maka total CPP di tahun 2018 sekitar 4,9 ton lebih atau setengah dari CPP tahun 2017. Relatif minimnya jumlah CPP tahun 2018 ini, tentu ditakutkan tidak akan mencukupi untuk keperluan pangan jika kejadian bencana maupun gagal panen sama banyaknya seperti di tahun 2017 ini. Warsiki berharap kejadian bencana maupun gagal panen di tahun 2018 tidak sebanyak tahun 2017. Namun, jika terjadi hal yang sama pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi. ‘’Kita tetap akan memberikan CPP dengan jumlah
Bali Post/kmb24
Ni Ketut Warsiki
sama, yaitu 276, 33 gram per hari per jiwa, tetapi harinya kita kurangi. Sehingga, apabila ada kejadian bencana maupun gagal panen, CPP yang tersedia itu bisa mencukupi,’’ ujarnya. Ia melanjutkan, meski CPP yang dianggarkan lewat APBD Tabanan nantinya tetap tidak bisa meng-cover, maka masih ada CPP dari pusat yang dikelola Dinas Sosial. CPP dari pusat sebetulnya dialokasikan sebanyak 100 ton. CPP itu akan diturunkan jika ada rekomendasi dari BPBD saat benar benar ada bencana. Dari data yang ada, delapan ton CPP tahun 2017 telah didistribusikan kepada korban bencana banjir bandang dan longsor di Kembang Merta, serta diberikan kepada pengungsi Karangasem akibat erupsi Gunung Agung. Terakhir, 23 Desember 2017 lalu CPP sebanyak 3.830 kilogram diberikan kepada petani di enam subak di tiga kecamatan yaitu Kerambitan, Kediri dan Seltim yang mengalami gagal panen sehigga CPP yang tersisa di tahun 2017 adalah 942,615 kg. (kmb24)
Warung Global
Jangan ”Nyampahin”, Erupsi Itu Peringatan Ida Batara PERNYATAAN Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang membuka kembali operasional objek wisata Pura Besakih bagi kunjungan wisatawan dan juga persembahyangan, padahal berada di radius berbahaya tujuh kilometer dari kawah Gunung Agung, disesalkan anggota DPRD Bali Dapil Karangasem. Keputusan itu dianggap gegabah dan bisa membahayakan keselamatan jiwa wisatawan dan juga masyarakat jika tiba-tiba terjadi erupsi. Namun ada juga berpandangan berbeda dan menganggap kondisi Gunung Agung belum berbahaya, karena itu Pura Besakih masih aman-aman saja dikunjungi. Demikian opini yang berkembang dalam acara Warung Global dengan topik “Pura Besakih Dibuka”, Jumat (29/12) kemarin di Radio Global FM 96,5 Bali dan dipancarluaskan Radio Genta FM, Singaraja FM, SWiB Amlapura dan Swara Negara FM.
Ayu menyatakan, sebaiknya Pura Besakih jangan dulu dibuka untuk kunjungan wisatawan termasuk persembahyangan umat. Alasannya, Pura Besakih berada di radius tujuh kilometer dari kawah. Bagaimana kalau meletus? Siapa yang akan bertangung jawab jika mereka menjadi korban dan kemudian merasa dibohongi pengumuman tersebut. Tolong dipikirkan kembali keputusan Wakil Gubernur itu. Perlu juga dipertimbangkan, bagaimana risiko yang akan ditimbulkan. Kita sudah diingatkan Ida Batara yang akan medal jadi jangan nyampahin. Ugi menyebutkan, keputusan Wagub Ketut Sudikerta ini pasti ada
maksud, tujuan atau kepentingan tertentu, sehingga berani mengumumkan. Hemat dirinya lebih baik dibuka saat hari Siwaratri tanggal 15 Januari 2018 nanti. Semua orang akan begadang di Pura Besakih dan menyaksikan sendiri bagaimana kondisi Gunung Agung yang sebenarnya selama 24 jam. Tut Dawi meyakinkan kemungkinan letusan tahun 1963 tidak akan terjadi lagi saat ini. Pasalnya, isi material vulaniknya sudah terkuras habis. Dikatakan akan aman-aman saja jika Pura Besakih dibuka lagi untuk kunjungan wisatawan, agar ekonomi dan pariwisata Bali semakin pulih. Gung Derah mengingatkan agar
Gunung Agung tidak dijadikan komoditas berita. Kondisi Gunung Agung, menurutnya, baik-baik saja. Namun kita harus tetap waspada. Bila masalah seputar Gunung Agung ini diperbesar, maka masyarakat akan panik, ramai-ramai mengungsi. Hal itu justru memperburuk situasi ekonomi dan juga pariwisata. Patokan mengungsi sebaiknya memakai suara sirene saja. Sirene itu sudah dipasang di beberapa titik. Dia setuju Pura Besakih itu dibuka lagi. Winaja justru menegaskan agar Pura Besakih ditutup lagi, karena namanya alam atau bencana erupsi Gunung Agung tidak bisa ditebak. Sebab, erupsi itu bisa terjadi
kapan saja. Kalau meletus siapa bertanggungn jawab dengan keselamatan jiwa wisatawan maupun masyarakat? Siapa yang menyatakan material Gunung Agung itu habis tahun 1963. Buktinya gunung api lainnya meletus tiap dua tahun sekali. Made Torek menegaskan agar Gunung Agung itu harus dihormati dan Pura Besakih juga sudah kita ketahui masuk Kawasan Rawan Bencana. Dia percaya bila kondisi gunung meletus maka pasti ada tahapannya. Masuk akal juga Pura Besakih akhirnya dibuka saat ini. Namun pemerintah harus senantiasa bersinergi dengan PVMBG jangan ambil keputusan sendiri. (arya)
15
Sabtu Wage, 30 Desember 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Inggris -------------------------------------------Sabtu (30/12) malam Bournemouth Chelsea Huddersfield Town Liverpool Newcastle United Watford
vs vs vs vs vs vs
Everton Stoke City Burnley Leicester City Brighton and HA Swansea City
Minggu (31/12) dini hari Manchester United vs
Southampton
Minggu (31/12) malam Crystal Palace vs
Manchester City
Senin (1/1) dini hari West Bromwich Albion vs
Arsenal
Senin (1/1) malam Brighton and HA Burnley Leicester City Stoke City
vs vs vs vs
Bournemouth Liverpool Huddersfield Town Newcastle United
Selasa (2/1) dini hari Everton vs
Manchester United
Serangan Balik the Foxes Patut Diwaspadai
--------------- Liga Italia -------------------------------------------Sabtu (30/12) malam Fiorentina AS Roma Atalanta Bergamo Benevento Bologna Sampdoria Torino
vs vs vs vs vs vs vs
Minggu (31/12) dini hari Inter Milan vs Verona vs
AC Milan Sassuolo Cagliari Chievo Verona Udinese SPAL Genoa Lazio Juventus
London -
Hasil Pertandingan --------------- Liga Inggris -----------------------------------------Crystal Palace
vs
1. Manchester City 20 2. Manchester United 20 3. Chelsea 20 4. Liverpool 20 5. Tottenham Hotspur 20 6. Arsenal 20 7. Burnley 20 8. Leicester City 20 9. Everton 20 10. Watford 20 11. Huddersfield Town 20 12. Brighton and HA 20 13. Stoke City 20 14. Southampton 20 15. Newcastle United 20 16. Crystal Palace 20 17. West Ham United 20 18. Bournemouth 20 19. West Bromwich Albion 20 20. Swansea City 20
19 13 13 10 11 11 9 7 7 7 6 5 5 4 5 4 4 4 2 3
Arsenal 1 4 3 8 4 4 6 6 6 4 5 6 5 7 3 6 6 5 9 4
2-3
0 61-12 3 43-16 4 34-14 2 46-23 5 39-20 5 37-25 5 18-17 7 30-30 7 24-30 9 29-35 9 18-32 9 15-25 10 23-41 9 20-30 12 19-30 10 18-32 10 22-38 11 18-31 9 14-27 13 11-31
58 43 42 38 37 37 33 27 27 25 23 21 20 19 18 18 18 17 15 13
Pencetak gol : 18 - Harry Kane (Tottenham Hotspur).
Vincenzo Montella.
Bali Post/rtr
Leicester City menumpukan serangan balik pada ujung tombak Jamie Vardy.
Bali Post/net
Montella Latih Sevilla
Madrid Mantan pelatih AC Milan dan Fiorentina Vincenzo Montella siap untuk mengarsiteki Sevilla setelah mencapai kesepakatan dengan klub Liga Spanyol itu, Jumat (29/12) kemarin. Montella menggantikan Eduardo Berizzo yang dipecat Jumat silam menyusul serangkaian hasil buruk klub itu. Ironinya pemecatan itu terjadi sepekan setelah ia kembali bekerja menyusul operasi untuk memulihkan kanker prostatnya. Sevilla dalam pernyataannya mengatakan Montella akan secepatnya terbang ke Spanyol di mana kontraknya dengan AC Milan telah diputus pada akhir bulan lalu. ‘’Sevilla FC dan pelatih asal Italia Vincenzo Montella telah mencapai kesepakatan agar ia menjadi pelatih tim pertama sampai Juni 2019,’’ kata klub dalam pernyataannya. Montella (43) merupakan mantan penyerang yang pernah membela Genoa, Sampdoria, dan AS Roma, serta 20 kali memperkuat timnas Italia. Karier kepelatihannya mencakup tiga musim dengan Fiorentina, finis di peringkat keempat Liga Italia pada masing-masing tahun, satu musim dengan Sampdoria, dan satu setengah musim bersama Milan. Ia akan menjadi satu-satunya pelatih asal Italia di Liga Spanyol, di mana Gianni De Biasi telah dipecat Alaves pada akhir November. Berizzo didepak meski Sevilla mampu duduk di peringkat kelima klasemen sementara Liga Spanyol. Klub ini juga mampu lolos ke babak 16 besar Liga Champions, di mana mereka akan berhadapan dengan Manchester United. Berizzo menggantikan pelatih asal Argentina lainnya Jorge Sampaoli, yang hengkang pada akhir musim lalu untuk melatih timnas negaranya. (afp/ant)
Claude Puel mengubah Leicester City semakin efisien sambil tetap mempertahankan identitasnya sebagai tim dengan serangan balik yang kejam. Inilah yang diwaspadai Liverpool jelang pertemuan kedua klub di kompetisi Liga Utama Inggris, Sabtu (30/12) malam ini di Anfield. Manajer Liverpool Juergen Klopp mengingatkan pemainpemainnya tentang penampilan ‘’The Foxes’’ yang selalu memberi ancaman lawan baik di laga kandang atau pun tandang. Jamie Vardy dkk. mengandalkan gaya bermain dengan penguasaan bola dan operan akurat yang menjadi DNA Leicester. Puel memimpin Leicester mendulang lima kemenangan dan tiga hasil imbang
pada 11 pertandingan sejak mengambil alih tim pada Oktober. Klopp menyadari perkembangan Leicester dan menunjuk gol brilian penyerang Jamie Vardy saat bermain imbang 2-2 dengan Manchester United pekan lalu sebagai contoh gaya bermain yang cair di antara para penyerang mereka. ‘’Sejauh ini kami tidak membuat analisis namun
saya menyaksikan pertandingan melawan Manchester United -- mereka sekarang benar-benar bermain sepak bola. Mereka tetap tim dengan serangan balik yang indah,’’ kata Klopp kepada situs resmi klub (www.liverpoolfc.com). ‘’Gol pertama yang mereka bukukan saat melawan United adalah ‘wow’, operan fantastis dari (Demarai) Gray dan (Riyad) Mahrez menunggu untuk
Vardy. Itu terlihat begitu mudah,’’ tambah Klopp sambil menunjukkan pengaruh besar Puel pada timnya. Liverpool menghuni peringkat keempat di liga dan bertekad mengurangi selisih empat poin dengan tim peringkat ketiga Chelsea, namun Klopp memperkirakan timnya akan menjalani pertandingan berat melawan Leicester yang berada di peringkat kedelapan. Leicester berharap mengakhiri laju tanpa kemenangan selama empat pertandingannya di semua kompetisi di Anfield. ‘’Mereka adalah tim hebat dengan bek, gelandang, dan pemain menyerang yang
bagus. Mereka adalah tim yang lengkap. Kami harus berhati-hati pada permainan kami dan berusaha menerapkan permainan kami melawan mereka,’’ tambah Puel yang menyukai duel melawan tim tangguh seperti Manchester United, Manchester City atau pun Tottenham. Puel mengonfirmasi bahwa bek Danny Simpson berpeluang menepi setidaknya selama sebulan karena cedera otot paha belakang, sedangkan Robert Huth masih meneruskan proses pemulihan dari masalah pada pergelangan kakinya dan dapat tampil untuk tim cadangan bulan depan. (kmb39/rtr/ant)
Wenger Samai Ferguson, Sanchez Menangkan Arsenal London Arsene Wenger dan Alexis Sanchez sama-sama menorehkan prestasi saat Arsenal memetik kemenangan 3-2 saat bertandang ke markas Crystal Palace pada kompetisi Liga Utama Inggris, Jumat (29/12) kemarin. Wenger menyamai rekor mantan manajer Manchester United Alex Ferguson yakni melatih tim untuk pertandingan ke-810 di Liga Inggris. Pada saat bersamaan Wenger menyaksikan aksi brilian Sanchez dalam membalikkan pertandingan dengan dua golnya di babak kedua dalam rentang waktu empat menit. Shkodran Mustafi membawa tim tamu yang dominan memimpin pada menit ke-25, namun Arsenal tidak mampu mencegah Palace menyamakan kedudukan setelah turun minum melalui gol Andros Townsend.
Kemudian Sanchez, yang masa depannya di Arsenal masih belum pasti, mendemonstrasikan bakat kelas dunianya. Pertama dengan tembakan kerasnya pada menit ke-62 dan kemudian melalui kontrol bola dan penyelesaian yang indah dari umpan panjang terobosan kiriman Jack Wilshere. Meski gol tandukan kepala James Tomkins untuk Palace memastikan fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan, kemenangan ini membuat Arsenal tetap berada di peringkat keenam di liga. Pasukan Wenger kini mengumpulkan 37 poin, bersama Tottenham Hotspur dan hanya terpaut satu poin dengan kelompok empat besar. Palace, yang takluk untuk pertama kalinya dalam sembilan pertandingan, berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, hanya unggul satu poin dari zona degradasi. (rtr/ant)
Milan Kegagalan di Piala Italia membuat Inter Milan harus segera memulihkan diri. Pasukan Luciano Spalletti akan menjamu Lazio pada lanjutan kompetisi Serie A Liga Italia, Minggu (31/12) dini hari.
Setelah dua kekalahan beruntun di Serie A, Inter dijungkirkan tetangga sekotanya AC Milan 0-1 pada pertandingan babak perempatfinal Piala Italia. Kekalahan terakhir tersebut cukup untuk melupakan satu trofi
Bali Post/rtr
MENANG - Striker Arsenal Alexis Sanches (kiri) melepaskan tembakan ke gawang Crystal Palace pada pertandingan Liga Utama Inggris, Jumat (29/12) kemarin. Arsenal menang 3-2.
Inter Milan Perlu Pemulihan Segera
Penyerang Inter Milan Mauro Icardi.
Bali Post/rtr
musim ini. Inter memuncaki klasemen Liga Italia dan tidak terkalahkan sampai dua pekan silam. Kini klub itu turun ke peringkat ketiga dan tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Napoli setelah takluk dari dua tim papan tengah Udinese dan Sassuolo pada dua pertandingan terakhirnya di liga. Sejak menang 5-0 atas Chievo pada awal bulan, Inter hanya mampu mencatatkan satu gol dari lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Ini merupakan cerita yang familiar bagi para penggemar Inter, yang lapar akan raihan trofi-trofi utama sejak menjuarai Piala Italia 2011 dan treble Liga Italia, Piala Italia, dan Liga Champions di bawah asuhan Jose Mourinho pada 2010. Bukan pertama kali mereka memulai musim dengan baik namun kemudian terpuruk pada akhirnya. Inter sekarang telah menjalani enam musim beruntun tanpa berpartisipasi di Liga Cham-
pions. Dua musim silam Inter memenangi lima pertandingan pertama mereka di liga dan memimpin klasemen menjelang libur musim dingin di bawah komando Roberto Mancini. Namun, kemerosotan setelah Natal membuat mereka hanya mampu finis di peringkat keempat, satu posisi di bawah zona Liga Champions. Mancini mengundurkan diri sebelum musim baru dimulai setelah ia frustrasi akibat minimnya rekrutan pemain-pemain baru. Inter mencatatkan start buruk pada musim lalu namun laju tujuh kemenangan beruntun mendongkrak mereka ke peringkat keempat pada akhir Januari, dan sempat menyentuh zona kualifikasi Liga Champions. Bagaimanapun, kemerosotan lain membuat mereka harus puas mengakhiri musim dengan menduduki peringkat ketujuh di klasemen, bahkan mereka gagal untuk ambil bagian di Liga Eropa. Luciano Spalletti, pelatih kesepuluh yang men-
duduki kursi panas sejak Mourinho hengkang pada akhir musim berbuah treblenya, mengatakan timnya perlu mendapatkan kembali rasa percaya diri. ‘’Kami kehilangan sedikit kepercayaan diri,’’ ucapnya setelah kekalahan atas Milan melalui babak perpanjangan waktu. ‘’Kami melakukan beberapa hal dengan keberanian yang minim dan kami tidak mampu memaksimalkan kualitas-kualitas kami,’’ lanjutnya yang mengkritik penampilan mesin gol Mauro Icardi dan pemain sayap Ivan Perisic. Inter menjamu Lazio dengan konsekuensi jika kembali menelan kekalahan, mereka hanya akan unggul satu poin dari lawannya yang menghuni peringkat kelima. ‘’Skuad ini memiliki potensi untuk bersaing di setiap pertandingan dan menang atas lawan seperti apapun,’’ kata Spaletti. ‘’Bagaimanapun, kami harus menyadari kemampuan kami sendiri dan menggunakannya sepanjang waktu.’’ (kmb39/rtr/ant)
olah raga
16
Bali Post/ist
PIALA BERGILIR - Community Relation Director BHA Virginie Sandstorm (kiri) menyerahkan piala bergilir kepada Hotel All Seasons Legian sebagai juara umum turnamen berbagai cabor yang dihelat BTN, BHA, dan PHRI Bali.
All Seasons Legian Juara Umum BTN-BHA-PHRI
Denpasar (Bali Post) Kontingen hotel All Season Legian, keluar sebagai juara umum, dalam rangkaian turnamen berbagai cabor selama 2017, yang dihelat Bali Tarvel News (BTN), Bali Hotels Association (BHA), serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali. Tim All Seasons Legian merebut 1 emas, dan 1 perak, dan berhak memboyong piala bergilir. Berbagai cabor yang dipertandingkan seperti aerobik putra dan putri, serta general manager, futsal, bulu tangkis, boling antar-general manager, catur, serta biliar perorangan dan beregu. Government Relation and Event Manager BHA Andy menjelaskan, upacara penyerahan piala biasanya dirangkaikan dengan jalan santai (fun walk). Oleh karena situasi di Bali yang kurang kondusif, maka langsung dilakukan penyerahan di kantor BHA dan PHRI di kawasan Renon, Jumat (29/12) kemarin. Upacara penyerahan dilakukan Community Relation Director BHA Virginie Sandstorm. Andy mengemukakan, tahun depan pihaknya tetap menggelar berbagai turnamen olahraga, melibatkan karyawan hotel, sebagai wujud mempererat tali persaudaraan antarkaryawan hotel. ‘’Kami agendakan lomba aerobic yang mendahului sekitar Februari 2018, kemungkinan kami gratiskan supaya melibatkan peserta cukup banyak,’’ tuturnya. (022)
Pembinaan Atlet Difabel Sumut Belum Merata Medan (Bali Post) Pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara diminta untuk lebih memperhatikan atlet difabel yang ada di daerahnya masing-masing, terutama dalam hal pembinaan, sehingga ke depannya dapat mengukir prestasi. Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara Alan Sastra Ginting di Medan, Jumat (29/12) kemarin, mengatakan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga diharapkan bisa memberikan perhatian lebih serta dukungan penuh kepada Pengurus Cabang NPC kabupaten/kota se- Sumatera Utara, demi keberhasilan pembinaan atlet difabel. ‘’Kita akui di setiap daerah pembinaan atlet difabel itu belum merata. Ini karena setiap kepala daerah belum mengetahui sebenarnya apa itu NPC, dan anggaran pembinaan kepada atlet NPC kita di daerah juga tak ada,’’ katanya. Selama ini sudah cukup banyak prestasi yang ditorehkan oleh atlet difabel Sumatera Utara, seperti di Pekan Paralimpik Nasional dan Pekan Pelajar Paralimpik Nasional, bahkan atlet daerah itu cukup berkontribusi bagi Indonesia dalam perolehan medali di tingkat Asia Tenggara. ‘’Berbagai prestasi yang diraih itu tentunya diharapkan dapat terus berkesinambungan dan tentunya peran pemerintah daerah juga tidak bisa dikesampingkan demi jalannya roda pembinaan,’’ katanya. Ia mengatakan, baru-baru ini pihaknya menggelar rapat kerja bersama dengan pengurus NPC kabupaten dan kota yang membahas berbagai program dan evaluasi termasuk menyikapi masih kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap atlet difabel. Rakerda yang mengusung tema ‘’Penguatan Organisasi menuju peningkatan prestasi’’ itu juga bertujuan agar setiap pengcab NPC yang ada di daerah bisa menyinergikan program kerja yang akan atau telah dicanangkan NPC Sumut selama ini. Bahkan, NPC Sumut akan melakukan blusukan langsung ke setiap daerah untuk membantu NPC kabupaten/kota dalam merekomendasikan program kerja dan penjaringan atlet. Untuk itu, setiap pengcab dituntut aktif mencari atlet pelajar seperti di sekolah luar biasa (SLB) yang ada di daerah masing-masing. ‘’Kita juga meminta setiap pengcab untuk mencari atlet muda yang potensial. Kalau beberapa tahun ini masih Medan, Deliserdang dan Serdang Bedagai saja yang aktif berkontribusi mengirimkan atlet ke Provinsi, yang lain masih jarang,’’ katanya. Plt. Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Sujamrat Amro mengatakan, NPC Sumut harus berani menyediakan ruang dalam mendukung pembinaan atlet, seperti menyusun program try out, sekaligus memetakan cabang olahraga unggulan yang menjadi andalan di even nasional seperti kejurnas mau pun Peparnas. ‘’Pengurus juga harus bisa fokus menimbang cabang olahraga mana yang memungkinkan raih medali banyak di tingkat nasional. Kuantitas dengan kualitas atlet juga harus seimbang. Makanya, yang tidak perlu ditinggalkan adalah regenerasi atlet juga menjadi tugas Pengcab NPC kabupaten/kota,’’ katanya. (ant)
Djokovic Cedera Siku
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
CEDERA - Petenis Afrika Selatan Kevin Anderson melepaskan pukulan ke arah lawannya Dominic Thiem dari Austria pada pertandingan turnamen Mubadala World Tennis Championship 2017 di Abu Dhabi, Jumat (29/12). Turnamen ini kehilangan bintangnya Novak Djokovic yang mengundurkan diri karena cedera siku.
Bali Post/afp
Abu Dhabi -
Mantan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic, Jumat (29/12) kemarin mengundurkan diri dari turnamen Mubadala World Tennis Championship. Petenis peraih 12 Grand Slam itu mengeluhkan rasa sakit pada siku tangannya. Petenis berusia 30 tahun itu menargetkan turnamen di Abu Dhabi itu sebagai awalan sebelum menghadapi musim 2018. Turnamen ini merupakan penampilan perdananya setelah terakhir tersingkir di perempatfinal Grand Slam Wimbledon, Juli lalu. Djokovic dijadwalkan tampil di Abu Dhabi dengan menghadapi Roberto Bautista Agut dari Spanyol
pada babak semifina. Tetapi beberapa jam sebelum laga itu digelar, Djokovic mengeluarkan pernyataan di website-nya tentang kondisi terakhirnya. Dengan mundurnya petenis Serbia itu di turnamen Abu Dhabi, belum diketahui dengan keputusannya pada turnamen Qatar Terbuka pekan depan. Padahal di turnamen ini Djokovic menempati
unggulan pertama. ‘’Saya benar-benar kecewa bahwa saya terpaksa untuk mengundurkan diri dari turnamen Mubadala World Tennis Championship,’’ kata Djokovic. Pada beberapa hari terakhir, katanya, muncul arasa sakit pada siku tangan. Setelah menjalani serangkai pemeriksaan, tim medis memberi advis agar menarik
diri darui turnamen serta dianjurkan untuk meneruskan proses terapi. ‘’Saya menerima kondisi ini dan menunggu hasil terapi demi bisa bermain tenis lagi,’’ katanya sambil mengakui kondisi ini mengganggu persiapannya dan kesiapannya bermain di turnamen. Mundurnya Djokovic, membuat Bautista-Agut harus menghadapi mantan petenis nomor 1 dunia Andy Murray. Petenis Inggris itu juga telah lama absen akibat cedera pinggang. Terakhir
kali ia tampil adalah saat kalah melawan Sam Querrey di Wimbledon. Pertandingan lainnya turnamen ini adalah lag peringkat 5 dunia Dominic Thiem (Austria) melawan Kevin Anderson (14/Afrika Selatan). Sementara di bagian putri, mantan nomor 1 dunia Serena Williams akan menghadapi juara Prancis Terbuka Jelena Ostapenko. Williams absen dari gelanggang tenis usai menjuarai Australia Terbuka Januari lalu karena kehamilan anak pertamanya. (kmb39/afp)
Petembak Rico dan Talitha Dipanggil Pelatnas
Bali Post/022
EMAS - Ketua Harian Pengprov Perbakin Bali Cahaya Wirawan Hadi (kanan) bersama petembak yang mendulang emas pada Jabar Open, di Bandung, 8-16 Desember lalu, yakni Lily Sulistyadewi Tirthajaya, Savitri Mirzaeila, dan IGA Bintang Puspita Dewi (kiri). Denpasar (Bali Post) Dua petembak Bali yakni Kadek Rico Vergian Dinatha dan Talitha Judith Almira dipanggil masuk pelatnas Asian Games (AG), di Jakarta. Mereka berjaya di nomor air pistol pada berbagai kejurnas dan harus sudah bergabung pada Januari 2018 mendatang. Ketua Harian Pengprov Perbakin Bali Cahaya Wirawan Hadi di Denpasar, Jumat (29/12) kemarin menjelaskan, pihaknya
berharap kepada seluruh petembak Bali supaya tahun 2018 ini menyiapkan diri mengikuti berbagai turnamen. Ini bertujuan untuk bisa lolos ke PON XX di Papua 2020 mendatang dan menyumbang medali emas. Cahaya Wirawan Hadi mengevalusi kegagalan petembak Bali gagal menyumbang medali emas, gara-gara senjata yang digunakan kedaluwarsa. ‘’Senjata yang dipakai atlet PON, sebaiknya yang gres,’’ pesannya.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Bali, supaya menggelar kejuaraan di daerahnya masingmasing, seperti Wali Kota Cup, Bupati Badung Cup atau Mangupura Cup dan harus diikuti kabupaten lainnya. ‘’Kami di Pengprov juga punya agenda Kapolda Cup se-Bali atau kejurnas Gubernur Cup,’’ katanya. Sementara itu, Sekum Perbakin Bali Gede Kusuma Wijaya menambahkan, atlet tembak termasuk sering melakukan try-out sebab banyak event nasional seperti Awang Faroek Cup, Jakarta Anniversary Cup, Indonesia Open, Jabar Open, serta Lely Sampoerna Cup. Yang jadi persoalan, kata Gede Kusuma, atlet yang turun di Jabar Open, di Bandung, 8-16 Desember lalu, berkekuatan 10 petembak, sukses memboyong 5 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. ‘’Saya prihatin, sebab para atlet harus menyiapkan pertandingan, ditambai beban biaya harus merogoh kocek sendiri,’’ keluhnya. Para atlet yang menyabet emas pada Jabar Open seperti Ketut Sudiana, IGA Bintag Puspita Dewi, Talitha Judith Almira, Savitri Miraeilna, Lily Sulistyadewi Tirthajaya, dan Ida AA Mirah Istri Widyani. (022)
Bali Post/ist
U-12 - Suasana pertandingan sepak bola U-12 Turnamen Asosiasi SSB Kota Denpasar di Lapangan Makorem 163/ Wirasatya, Jumat (29/12) kemarin.
Tim PFA U-12 Juara Turnamen Asosiasi
Denpasar (Bali Post) Tim sepak bola Paradise Football Academy (PFA) U-12 keluar sebagai juara dalam Turnamen Asosiasi SSB Kota Denpasar usai menekuk lawannya Guntur dengan skor 2-0 pada babak final, di Lapangan Makorem 163/Wirasatya, Jumat (29/12) kemarin. Sedangkan juara III drebut Mitra Bali United yang menang 1-0 atas Porba Batubulan. Penyerahan piala kepada tim pe-
menang diserahkan langsung Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi. Sekretaris Panpal Gede Made Anom Prenatha menjelaskan, untuk tim juara U-14 masih dipending. Alasannya, pihaknya menerima protes yang memperkarakan seorang pemain. Untuk itu, pihaknya harus berembuk dulu bersama panitia lainnya dan keputusannya bakal dikeluarkan pada Sabtu (30/12) ini. (022)
Keterbukaan Informasi dan Komunikasi untuk Peningkatan Prestasi Padang (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar akan memperkuat keterbukaan informasi dan komunikasi guna meningkatkan prestasi olahraga di provinsi itu. ‘’Tidak ada lagi yang ditutupi semua informasi olahraga akan kami buka, termasuk internal dan eksternalnya,’’ kata Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful menanggapi adanya diskusi dengan media beberapa waktu lalu,
di Padang, Jumat (29/12) kemarin. Menurutnya, salah satu daerah atau negara yang maju dalam olahraganya yakni membuka semua informasi dari segala aspek. Mulai dari kepengurusan, kepengelolaan organisasi hingga seluk beluk prestasi. Untuk itu, KONI Sumbar berkomitmen untuk memberikan semua informasi terkait olahraga kepada masyarakat seutuhnya. ‘’Jajaran kami siap
menerima pertanyaan dari masyarakat terkait apapun termasuk kebijakan internal,’’ tambahnya. Langkah awal yang telah ditempuh KONI yakni terus memperbarui berita laman daring secara berkala. Masyarakat bisa melihat semua berita dan informasi terkait olahraga dan KONI di konisumbar.or.id. Bukan hanya itu secara langsung pihaknya membuka komunikasi langsung terkait segala
hal olahraga di Sumbar. Keterbukaan informasi ini perlu, menurutnya, sebagai langkah memberikan kepercayaan publik kepada olahraga di Sumbar. Bila masyarakat sudah percaya tentu akan ada dukungan baik langsung atau tidak kepada perkembangan olahraga di Sumbar. Bila dukungan masyarakat telah ada tentu akan ada motivasi atlet untuk berprestasi. Senada itu, Wali Kota
Denpasar (Bali Post) Lomba balap sepeda bertajuk ‘’Tour de Indonesia’’ kembali digulirkan dengan rutenya mengambil garis start dari Candi Borobudur dan finis di Kota Denpasar. Lomba prestisius ini digelar 25-28 Januari 2018 mendatang. Wakil Ketua Umum PP ISSI M. Benny Subagia di Sanur, Jumat (29/12) kemarin menjelaskan, hingga kini tercatat 17 tim profesional memastikan ambil bagian dalam Tour de Indonesia. Bahkan, tim tuan rumah menerjunkan tim pro seperti KFC Cycling Team, Perusahaan Gas Negara (PSN) Cycling Team, Advan Custome Cycling Team, serta timnas Merah-Putih yang diproyeksikan turun pada Asian Games
(AG). ‘’Event ini bakal melibatkan pembalap dari 20 negara,’’ tuturnya. Dijelaskannya, dalam satu tim berkekuatan tujuh pembalap, berikut lima ofisial. ‘’Kami menggeliatkan kembali Tour de Indonesia, sebab sempat vakum enam sampai tujuh tahun,’’ ujar Benny Subagia. Menurutnya, para pembalap dilepas dari Candi Borobudur menuju Ngawi, melintasi Yogyakarta, Klaten, Solo, Karanganyar, Mantingan, Sragen, dan finis di Ngawi, pada etape pertama menempuh jarak 180,4 km. Etape berikutnya, pembalap menempuh perjalanan dari Madiun menuju Mojokerto, berjarak 117,7 km. Etape ketiga, pembalap dilepas dari
Probolinggo menuju Bayuwangi, menempuh perjalanan 200 km. Etape berikutnya, pembalap dilepas dari Gilimanuk melewati Buleleng, kemudian Tabanan, Badung, dan finis di Denpasar. ‘’Kehadiran kami ke Bali ini, bertujuan menjalin koordinasi dengan Pengrov ISSI Bali, berikut Pengkab dan Pengkab ISSI se-Bali, terutama yang dilewati pembalap,’’ papar Benny. Upaya koordinasi dengan Pemprov Bali, kata Benny, rencananya Ketua Umum PP ISSI Raja Sapta Oktohari menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Bali pada 8 Januari malam. ‘’Kami juga menjalin kerja sama dengan Jatim dan DIY,’’ terang Benny. (022)
KOORDINASI - Wakil Ketua Umum PP ISSI M. Benny Subagia melakukan koordinasi dengan Pengkab dan Pengkot ISSI se-Bali di Sanur, Jumat (29/12) kemarin, serangkaian Tour de Indonesia, 25-28 Januari 2018 nanti.
Padang Mahyeldi Ansharullah menilai kemajuan olahraga dapat diwujudkan dengan dukungan masyarakat. Menurut penyuka sepak bola tersebut, dukungan masyarakat akan muncul bila adanya kesan positif dari olahraga tersebut. Seperti suporter sepak bola akan datang berduyun duyun menonton bila timnya selalu menang namun akan berkurang bila kesebelasannya terus kalah. (ant)
Tour de Indonesia 2018, dari Borobudur Menuju Bali
Bali Post/ant
PENAMBAHAN DAYA - General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) M. Ikhsan Asaad (kedua kanan) bersama Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK Gatot Tetuko (kanan) meninjau Gardu Distribusi Senayan di Jakarta, Jumat (29/12) kemarin. PLN Distribusi Jakarta Raya telah melakukan penambahan daya yang saat ini sudah mencapai 5.540 kVA dari target 8.000 kVA terhadap Gardu Distribusi Senayan yang akan menjadi salah satu sumber pasokan listrik utama di beberapa venue Asian Games 2018.
Bali Post/022
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
B.BP.817.12.17.0001090
Cari pembantu RT,tidur+mkn dlm Hub:085238421320/081999009178
Dicari Cook,Stewerd.Bergabunglah Bersama Fun Team Kami. Kirim Lamaran Ke:Jln Semat 18A Canggu.Phone:081236653165 Email:info@sproutbali.com
Dcr Satpam.Kirim Lam ke:Vince & Clare, Jl.Raya Kuta No.61X Kuta
B.BP.001.12.17.0001370
B.BP.001.12.17.0001227
Dcr Sopir,Tkg Aluminium & Kaca Bangunan.Hubungi Jln Setiabudi No.65 Dps HP:08155720970
B.BP.001.12.17.0001365
Dcr Tng Srabutan Lk u/Kerja di rumah tgl dlm H.08174770022 (Ayu) 089605372092(Pasta) B.BP.101.12.17.0001382
BIRO JASA
B.BP.001.11.17.0001551
B.BP.001.12.17.0001368
B.BP.135.12.17.0001386
Dcr Sgr;Engineer,Me-Plumbing & Vac Pnglmn Min5Th D3/S1,Drfter Elektrikal/Elektronik/Plumbing VAC Pendkan Terakhir SMK/D3/S1 Pnglmn Min 1Th.Hb:089531535556 Kirim CV ke: hrgaaju@gmail.com
Dicari SPG,Min SMU,Max 27thn penampilan menarik,rajin,jujur Gj 1,8jt penempatan Kuta&Nusa Dua. Hub.Lusi 082144355655
Urgent!Need Rsrvtion, Operation, Asst product for Pulse Travel Bali.Fluent English, Ms Excel, Ms Word, Min S1 Pls send to: info@pulse-indonesia.com Telp: 0361 764 028 / 029
LOWONGAN Bekerja Perkebunan Australia Daerah Queennsland, Cpt Terbatas, Hub.082 229 808 982
B.BP.001.12.17.0001374
B.BP.001.12.17.0000786
Dcr:Tng Kebersihan Max.45Th, Kampus STIMI Jl.Tk.Banyusari 17B Dps,0361222291-0361255655 dgn Wiryawan/DayuTrisna, 9.00-13.00
B.BP.001.12.17.0001294
PT.BPR Padma Dibutuhkan segera A/O untuk Denpasar. kantor cabang Gianyar & Singaraja. Lam Kirim Jl.Raya Sesetan 324 Dps
B.BP.001.12.17.0001377
SERVICE
Dicari Battler untuk Villa Exclusive di Canggu Gaji 6,5jt, wanita setengah baya,pengalaman kerja dihotel/villa, lancar Inggris bs Nyetir H.081337775758
B.BP.001.12.17.0001371
Receptionist Dcr cewek u/Fitnes penampilan menarik Hub:0361-289700-085737168071
B.BP.153.12.17.0001349
Need Driver Speak English Bali Road Experince Flexible Hours 6 Days a Week Contac to : dayu@balidesignsolutions.com
Mitsubishi Bali Pusat PT.Sun Star Motor Mencari:Staff Customer Service Cab.Singaraja (DiutmknWnt)Saleslady/salesman Staf HR-GA,Benefit:tour luar Negeri,Sttus Krywn Tetap, BPJS, Bonus Penjualan dll.Walk in Interview Jl Gatot Subroto No.100 Telp:03619004767/Jl.A.Yani No.178 Singaraja Tlp:036232883
Perusahaan yg sdg berkembang di Bali membutuhkan tenaga Quantity Surveyor (QS) utk ditempatkan di Nusa Penida. Kirim CV ke: sumba@cpg.co.id
DIJUAL MOTOR HONDA
Honda 125 Vario F-1 Pth’17 Spt Br KM1000 Renon,0818-0561-3699
B.BP.001.12.17.0001379
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DISEWAKAN RUMAH Dikntrkkn Rmh,LT 1,5 are,3 km tdr,2 km mandi,AC, air pns. Jl.Krngsari I,PdngSambian Kaja, Dnpsr Brt.081 353 304168
DIJUAL TANAH T44A.SHM 500M Pantai Area Villa Lks.Tabanan.75Jt/A 085257539923
B.BP.004.12.17.0001375
Tnh 7,7A pgr jl raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
B.BP.031.12.17.0001372
YAMAHA
Mio G’11,Mio GT’13, Scoopy’11 hrg ketiganya Rp.19,5Jt Nego Jl.Andong 30 Ubud. 0361-975577
B.BP.001.12.17.0001292
Dkontrkn Rmh LT II, 3KMT,Kolam Renang Rp.120Jt/Th Nego lokasi Bypass Sanur Hub.08123833238
B.BP.001.12.17.0001367
Tnh Swh 18Are 32,5Jt/A Sekar Taji Tabanan Hub.088219054703
B.BP.001.12.17.0001329
B.BP.001.12.17.0001369
DIJUAL VILLA Rm Semivila T140/130,5Ktd,5Kmd KrbokanKaja @1,6M/081239999747
DISEWAKAN RUKO DIJUAL RUMAH Dikontrakkan Ruko Lantai 3 Jl. *Vila PrGading ViewHarbour Rmh Mahendradata Hub.085237077978 Golden gate Kepaon.0811395806 B.BP.001.12.17.0001388
B.BP.001.12.17.0001272
DISEWAKAN VILLA DIJUAL TANAH Disewakan Villa Baru, 2LT,3KT, Djl Tnh 3,38A, Lok Jl.Siulan Gg. DIJUAL MOBIL Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Sandat Penatih, 0817357937 Sgra 3KM, Pool.Lok 5 Mnt dr Pantai B.BP.001.12.17.0001366 PondokCitra Pmogan 08123871809 HONDA B.BP.001.12.17.0001373 Mertasari Sanur T:081362605234 Rumah 2Lt 163/200, Sulatri B.BP.001.11.17.0001062 B.BP.001.12.17.0001321 Elite Teras Ayung Residence 4A Dijual HRV Putih Prestige 2016 Kesiman Dps, 081337561687 *Sayan-Ubud 20A TepiSungai Dkt D.Madri I 2,6A, 081338326757 Hub.087768155557 B.BP.001.12.17.0001346 B.BP.165.12.17.0001181 Htl Samaya/Kayumanis 0811395806 RUPA-RUPA B.BP.001.12.17.0001265 B.BP.001.12.17.0001315 DISEWAKAN RUMAH Sedia Ikan Kerapu Hidup/Segar SUZUKI Tnh 80A Pinggir Jln Dps Gmanuk 6,8A Jl Sulatri Kesiman @450Jt S.Karimun Estilo’2010 hitam, An Dikont Rumah 3KT Jln.Gn.Lumut U/Ikan Bakar Tutup Tahun Utara Jln 60km Dr Dps. sendiri KM± 60Rb, 085101223766 Gg.Kenari No.09 H.085237077978 100Mt Gatsu Timur/081239999747 @120Rb/Kg, 081999111342 08124808910 B.BP.001.12.17.0001267
B.BP.001.12.17.0001313
Dijl Rmh LT2 Lok.Strtgis 50Mtr dr ByPass Tbn Hub:087862148029
B.BP.820.12.17.0001363
B.BP.001.12.17.0001380
B.BP.001.12.17.0001387
B.BP.001.12.17.0001274
B.BP.004.12.17.0001376
B.BP.154.12.17.0001297
RUPA-RUPA
BALI WANGI
WC
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET BERGARANSI
KLOSET, WASTAFEL BATHUB SALURAN AIR SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0001110-brj
BIRO JASA
RUPA-RUPA
BALI WANGI
WC
JASA KURAS
LIMBAH
MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
SERVICE
BIRO0877 JASA 6129 5235
RUPA-RUPA
081 238 450 210 C.0000620-brj
SERVICE BIRO JASA
AGENDA BALI 2017 Bali Post
SERVICE
Media Partner Anda
BIRO JASA
Sosial | Bisnis | Seminar | Workshop | Ulang Tahun Aktivitas Kampus | Festival | Peluncuran Produk Event Nasional International BENGKEL LAS BIRO JASA
MUAT GRATIS DI AGENDA Liputan Live Event BALI TV BALI POST 2017 Dialog | Laporan Khusus WA/SMS
Bali TV 0818411818 Bali Post 081802411818
mfi/3kol.rpa.agenda bali 2017
SPA
GRATIS SALON
BALI POST BALI TV
info seremonial
18
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Unud Lantik Pejabat Dekan dan Direktur Program Pascasarjana
PELANTIKAN - Suasana pelantikan dan serah terima jabatan pejabat Dekan dan Direktur Program Pascasarjana Unud, Jumat (29/12) kemarin. UNIVERSITAS Udayana (Unud), Jumat (29/12) kemarin menggelar pelantikan dan serah terima jabatan pejabat Dekan dan Direktur Program Pascasarjana. Pelantikan dilakukan langsung oleh Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). Ditemui di sela kegiatan, Prof. Raka Sudewi mengatakan yang dilantik merupakan pejabat nonstruktural sebagai tugas tambahan dosen. Mereka nantinya berhak mendapat tunjangan jabatan tugas tambahan sesuai Peraturan Presiden RI Nomor 65 Tahun 2007. ‘’Pelantikan
ini untuk melanjutkan kepemimpinam periode sebelumnya agar pelayanan publik stakeholder tetap berjalan, terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi institusi pendidikan Unud,’’ ungkapnya. Rektor Unud berharap pelantikan ini dimaknai dari sudut kepentingan institusi, bukan sekadar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Pihaknya lebih mengutamakan melakukan pembenahan dan pemantapan institusi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan
pelayanan umum. Menurut Prof. Raka Sudewi, parameter utama dalam menentukan jabatan dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas dan moralitas. Selain itu, nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada instansi. Pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan tugas-tugasnya yang baru. ‘’Jagalah selalu kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih serta
semangat yang tinggi dan selalu siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,’’ ujarnya. Selama ini Unud sudah melewati tahun sebelumnya dengan segala dinamika. Selain keberhasilan, ada juga beberapa permasalahan yang perlu diselesaikan. Ada empat pilar permasalahan yang perlu diselesaikan adalah tata kelola, sumber daya, Tri Dharma serta sarana-prasarana kelembagaan. ‘’Harapan saya, para pejabat yang dilantik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya agar selalu mensinergikan seluruh kekuatan untuk melaksanakan program secara terkoordinasi terkait dalam satu arah kebijakan strategis,’’ tandas Prof. Raka Sudewi. Pejabat yang dilantik masing-masing Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Dr. drh. I Nengah Kerta Besung, M.Si. menggantikan pejabat lama Dr. drh. I Nyoman Adi Suratma, M.P., Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. I Wayan Arthana, M.S., Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Prof. Dr. Ir. I Ketut Satriawan, M.T., Dekan Fakultas Pariwisata Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si., dan Direktur Pascasarjana Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. (ad1393)
2017, Konflik di NTB Menurun
Mataram (Bali Post) – Jumlah konflik di NTB pada 2017 tercatat 26 kali atau menurun dibandingkan 2016 sebanyak 179 kejadian konflik dan tahun 2015 lebih dari 200 konflik. Ini dikatakan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Pol. Drs Firli, M.Si. dalam acara Safari Peduli Umat di aula lantai tiga Kantor Wali Kota Mataram, Kamis (28/12) lalu. Kegiatan dihadiri lebih dari 300 orang perwakilan berbagai kalangan, tokoh agama, masyarakat, pemuda, perempuan, pimpinan pondok pesantren termasuk Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi dan sejumlah jajaran TNI/Polri.
Dalam kesempatan itu, Kapolda NTB menyampaikan terima kasih kepada semua jajaran aparat pemerintah, serta para tokoh atas kerja samanya dalam menurunkan angka konflik di daerah ini. ‘’Penurunan kejadian konflik tersebut menjadikan NTB sekarang keluar dari zona merah, meskipun masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan untuk dapat menuntaskan konflik yang ada,’’ katanya. Menurutnya, konflik terjadi karena ada penyumbang dari individu atau kelompok lain. Jika terjadi konflik individu harus diselesaikan secara individu agar tidak meluas. Dalam penanganan konflik, Polda NTB melakukan empat upaya pendekatan,
yakni melalui upaya preventif operasional, preventif strukural dengan melakukan pemetakan terhadap daerahdaerah yang berpotensi konflik. Selain itu, melakukan pendekatan kemanusiaan dengan menyentuh korban konflik sehingga tidak terjadi konflik berkepanjangan. Salah satu caranya mendatangi warga yang berkonflik serta hadir dan ikut serta dalam proses pemakaman ketika ada korban yang meninggal. ‘’Selama di sini, saya sudah datang 11 kali ke rumah duka yang meninggal dari 13 kasus meninggal karena kejahatan,’’ ujarnya. Pendekatan keempat yang dilakukan adalah dengan pendekatan kesejahteraan, karena penyebab konflik
salah satunya dipicu juga oleh faktor kesejahteraan masyarakat. Ia mencontohkan masalah berebut air saat musim kemarau dapat menyebabkan emosi warga meningkat sehingga terjadilah konflik. Oleh karena itu, saat musim kemarau lalu, Kapolda menginstruksikan semua aparat untuk turun membantu pemerintah mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang kekurangan air. Program ini dinilai cukup baik dan mendukung kebutuhan masyarakat, sehingga tahun 2018 Polda NTB akan memiliki 11 tangki air berkapasitas satu tangki sebanyak 5.000 liter untuk dimanfaatkan membantu warga yang kekurangan air. (ant)
Jalan Diblokir Proyek Pabrik, Warga Protes Banyuwangi (Bali Post) Warga di lingkungan Sukowidi Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, belakangan dilanda keresahan. Pemicunya, jalan desa setempat mendadak diblokir oleh bangunan milik pabrik pengolahan serabut kelapa. Imbasnya, warga harus berjalan memutar sekitar satu kilometer. Yang membuat geram warga, jalan yang diblokir adalah aset desa, lalu ditukar guling tanpa melibatkan persetujuan warga. Warga yang geram mendatangi lokasi sambil berorasi, Jumat (29/12) kemarin. Mereka juga membawa poster bernada protes, beraksi persis di depan jalan yang sudah tertutup bangunan beton. Jalan yang diblokir ini menghubungkan perkampungan warga dengan jalan poros utama. Padahal tahun 2012 lalu, jalan ini diperbaiki lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). ‘’Sekitar dua minggu lalu jalan ini mendadak diblokir oleh proyek pabrik, kemudian dialihkan ke lokasi yang lebih jauh dan becek,’’ kata Buang (60), salah satu tokoh warga setempat.
Bali Post/kmb30
PROTES - Warga Lingkungan Sukowidi, Klatak, Kalipuro, Banyuwangi, memprotes bangunan yang memblokir jalan desa. Menurut Buang, tukar guling jalan desa itu memang sempat digulirkan, namun sudah lama dan belum ada persetujuan dari seluruh warga. Anehnya, mendadak jalan tersebut diratakan dan dibangun oleh pabrik. Mendapati kondisi ini, pihaknya langsung menghubungi Ketua RT5/I di kawasan setempat. Yang mengagetkan, jalan desa itu
diklaim sudah ditukar guling. ‘’Kami tidak pernah merasa tanda tangan tukar guling, tapi kenapa mendadak jalan sudah diblokir oleh proyek bangunan,’’ tandasnya. Akibat pemblokiran, sebanyak 70 KK nyaris terisolir dari jalan raya utama. Mereka harus berjalan memutar ketika keluar-masuk perkampungan. Kondisinya juga becek, sebab baru jalan
setepak. Mewakili warga, Buang mendesak bangunan yang memblokir jalan dibongkar. Kondisi jalan dikembalikan seperti semula. Jika tidak, warga akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Sementara itu, Kaur Pemerintahan Kelurahan Klatak Nurhujani menyatakan pihaknya memang sempat mendapat permohonan tukar guling lahan jalan, namun prosesnya masih sebatas usulan. ‘’Waktu mengusulkan sudah ada 24 tanda tangan setuju. Kami sarankan penuhi semua syarat administrasi, tapi ini sudah dibangun duluan,’’ ungkapnya usai menemui warga yang protes. Menurutnya, tukar guling lahan memang diperbolehkan, namun prosesnya harus sampai selesai, baru boleh dibangun. ‘’Kami sudah sarankan investornya, termasuk pihak perangkat RT. Kami juga kaget sudah ada bangunan yang blokir jalan,’’ jelasnya. Terkat kejadian ini, pihaknya sudah menegur pemilik pabrik dan minta proyek bangunan yang menutup jalan dihentikan. (kmb30)
DISERBU – Pie Susu 21 diserbu wisatawan sebagai oleh-oleh pulang dari Bali.
Pie Susu Langganan Artis Diserbu Tamu DI pengujung tahun 2017 ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, Bali menjadi incaran wisatawan untuk menghabiskan pergantian tahun. Selain berwisata ke lokasi-lokasi eksotik Pulau Dewata, ada satu yang selalu dicari para tamu, yaitu oleholeh pie susu. Pie Susu 21 yang tergolong “kekinian” ini sedang menjadi tren di dunia oleh-oleh khas Bali. Bukan tanpa sebab, karena pie yang diproduksi langsung
di pabriknya ini selalu fresh serta memiliki ciri khas fla yang tebal, lezat serta halal sehingga menjadi idola baru di kalangan wisatawan. Tak mengherankan kalangan selebritis Indonesia selalu memilih Pie Susu 21 sebagai buah tangan dari Pulau Bali. Ivan Gunawan, Chris John dan Intan Avantie adalah beberapa dari seleb pelanggan setia Pie Susu 21. Selain kualitas produknya yang prima, showroom nyaman yang terletak di Jalan Pararaton
Raya 88, Jalan Raya Kuta 72 dan Jalan Nangka Selatan 66 ini memiliki beragam koleksi lengkap makanan khas Bali, seperti pia bondres, kacangkacangan, brem, kopi dan masih banyak lagi. Yang tak kalah menarik ternyata Pie Susu 21 juga menyediakan fasilitas delivery antar ke hotel serta pengiriman ke seluruh Indonesia. Memang Pie Susu 21 tak salah lagi dinobatkan menjadi andalan baru Pulau Bali. (bns1)
Lima Warga NTB ’’Suspect’’ Difteri Mataram (Bali Post) – Sedikitnya lima warga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) teridentifikasi suspect difteri hingga Rabu (27/12) lalu. Menurut Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Kesehatan NTB Marjito, empat orang sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, karena sudah sehat dan satu lagi masih dalam perawatan. Ia mengatakan, dari lima orang yang terindikasi susfect difteri, belum diketahui hasilnya apakah positif atau negatif karena masih menunggu uji laboratorium. ‘’Hasil laboratoriumnya belum keluar. Sesuai aturan, lima sampai tujuh hari baru diketahui hasilnya. Mudahmudahan tidak ada yang positif,’’ ujarnya di Mataram. Rata-rata usia kelima warga yang terindikasi menderita susfect difteri itu sangat beragam mulai usia 5 tahun, 8 tahun, 13 tahun hingga 30 tahun. ‘’Yang pal-
ing rentan terkena penyakit ini bayi atau di bawah umur satu tahun, karena kekebalan tubuhnya masih lemah. Tapi orang dewasa pun bisa terserang penyakit ini,’’ terangnya. Kejadian susfect difteri ini baru pertama kali terjadi di NTB. Karenanya, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit tersebut. Sebab, penyakit yang diakibatkan bakteri Corynebacterium Diphtheriae ini terbilang mematikan dan bisa menular dengan cepat. ‘’Penyakit ini sangat menular, bisa melalui udara dan kontak langsung dengan penderita,’’ jelas Marjito. Gejala awal yang dirasakan pasien difteri berupa demam disertai batuk dan pilek, diikuti pembengkakan pada leher, susah menelan dan sesak napas. Ciri utamanya terlihat membran berwarna putih keabuan di tenggorokan penderita.
‘’Masyarakat mesti waspada terhadap kasus dengan gejala batuk, pilek, apalagi ada tanda-tanda warna putih di tenggorokan. Harus dipahami juga penyakit ini menular sekali, jadi selalu pakai masker bila keluar rumah,’’ tegasnya. Untuk mencegah penyakit ini di NTB, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota melalui Dinas Kesehatan, puskemas dan rumah sakit untuk melakukan pemantauan dan pemutusan mata rantai virus pembawa difteri tersebut. Pihaknya juga telah menginformasikan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar. ‘’Stok vaksin masih cukup. Tahun 2018 kami akan menggencarkan imunisasi di seluruh wilayah sebagai langkah pencegahan agar masyarakat bisa terbebas dari penyakit tersebut,’’ tandas Marjito. (ant)
NTT Belum Punya Detail Tata Ruang Wilayah
Kupang (Bali Post) – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum memiliki detail tata ruang wilayah. NTT baru mempunyai rencana tata ruang wilayah. Kondisi ini berkaitan dengan kemampuan fiskal (pembiayaan) di daerah yang terbatas sehingga penataan ruang tidak pernah dibiayai. “Meskipun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana strategisnya ada, realisasinya masih kecil karena keterbatasan fiskal,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT Andre W. Koreh di Kupang, Jumat (29/12) kemarin. Setidaknya kebutuhan investasi untuk memastikan keandalan infrastruktur dasar di provinsi berbasiskan
kepulauan ini sesuai RPJMD dan rencana strategis mencapai hingga Rp 4 triliun per tahun. Namun, anggaran pembiayaan yang dialokasikan daerah hanya berkisar Rp 300 miliar lebih atau antara 8-10 persen. Ia menjelaskan, sumber penerimaan pemerintah yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum untuk hanya dua, yakni Dana Alokasi Umum (DAU) yang dihitung berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah serta Dana Alokasi Khusus (DAK). “Sementara DAK alokasinya tidak menentu seperti tahun 2012 kami dapat Rp 24 miliar, kemudian naik Rp 26 miliar. Jumlahnya naik turun terus sesuai DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang kami pegang,” ujarnya.
Menurutnya, banyak rencana pembangunan infrastruktur di NTT yang termuat dalam RPJMD belum direalisasikan secara baik karena keterbatasan kemampuan fiskal. Andre mencontohkan pembangunan embung yang direncanakan dalam RPJMD sebanyak 30 embung per tahun realisasinya masih jauh di bawah. Selain itu, pembangunan jalan provinsi yang ditargetkan sepanjang 285 kilo per tahun, direalisasikan hanya 40 kilometer hingga 50 kilmeter per tahun. “Rata-rata sepanjang 50 kilometer per tahun itu pun harus kami bagi-bagi lagi untuk 22 kabupaten/kota sehingga di setiap daerah kami hanya mampu membangun 1,5 sampai 2 kilometer,” jelasnya. (ant)
19
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. Peserta Pedagang Disperindag Denfest 2017 Bapak Adnyana, Denpasar Bapak EL Jumlah diterima hari ini Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya
Rp Rp Rp
1.400.000 500.000 30.000
Rp Rp Rp
1.930.000 601.828.598 603.758.598
Direktur KPK Maju Pilkada Jakarta (Bali Post)Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyambut baik keputusan Wali Kota Bogor Bima Arya menggandeng Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dedie A. Rachim sebagai bakal calon wakil wali kota Bogor. Bima Arya merupakan kader PAN sekaligus petahana Pilwakot Bogor untuk pilkada serentak 2018. Zulkfili meyakini dengan menggandeng jebolan KPK, maka dapat mendongkrak perolehan suara calon kepala daerah. ‘’Justru agar bersih. Agar bisa jebolan-jebolan KPK jadi bupati, wali kota, kan bagus. Bisa jadi pelopor antikorupsi,’’ kata Zulkifli Hasan usai menyampaikan Refleksi Akhir Tahun 2017 di Jakarta, Jumat (29/12) kemarin. Menurut Zulkifli, Bima Arya menggandeng Direktur lembaga antikorupsi tersebut
setelah melalui pertimbangan dan komunikasi dengan dirinya. Ia pun menyetujuinya. ‘’Ya. Setuju. Agar tertib,’’ kata Ketua MPR-RI ini. Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan tentang pengunduran diri Dedie A Rachim. Menurut Agus, pimpinan KPK merestui pengunduran diri Dedie sebagai Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK untuk terjun ke politik praktis. Agus menyampaikan alasan KPK merestui Dedie maju dalam Pilwakot Bogor. Menurutnya, dengan kehadiran Dedie dalam pemerintahan diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif dan bersih dari tindak pidana korupsi. ‘’Pimpinan KPK setuju, merestui dan mendukung, agar bisa membantu mewujudkan pemerintahan yang efektif dan bersih, serta bebas KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) di Kota Bogor,’’ kata Agus, kemarin. (kmb4)
Stimulus Fiskal Dari Hal. 3
Bahkan, ada kekhawatiran terjadinya stimulus fiskal besar-besaran yang dilakukan oleh Presiden Amerika terpilih Donald Trump. ‘’Tapi apa yang terjadi, akhirnya US dolar melemah sepanjang tahun 2017. Bahkan sudah kembali di bawah titik saat kemenangan presiden di pemilu Amerika tahun lalu. Arus modal ke negara-negara berkembang, termasuk ke Indonesia juga mencapai sebuah
rekor, jangan lupa hal seperti ini,’’ tegas Presiden. Jokowi meminta agar masyarakat tidak termakan isu negatif mengenai keadaan politik dan ekonomi Indonesia. Selain itu, ia juga mengajak investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia dengan tidak menunggu maupun bergantung kepada spekulasi situasi. ‘’Sudahlah, yang politik silakan politik, yang ekonomi kita garap bersama-sama urusan ekonomi,’’ kata Presiden. (ant)
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Sumut
Terdakwa Dituntut Hukuman Mati
Medan (Bali Post) – Terdakwa Andi Lala (34), otak pelaku pembunuhan sadis satu keluarga korban Riyanto di Kelurahan Mabar dan Suherwan di Lubuk Pakam, Sumatera Utara, dituntut hukuman mati di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (29/12) kemarin. Sidang dilanjutkan pada 10 Januari 2018 mendatang untuk pembacaan nota pembelaan atas tuntutan jaksa. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumut Kadlan Sinaga dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan menyebutkan, dua terdakwa lainnya yang terlibat dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Mabar yakni Andi Syahputra dituntut 20 tahun penjara dan Roni Anggara dituntut seumur hidup. Ketiga terdakwa yakni Andi Lala, Roni, dan Andi dijerat Pasal 330 dan Pasal 340 jo Pasal 55 ayat 1 KUH Pidana. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi Minggu (9/4) pagi, ketika lima orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Mangaan. Mereka adalah pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (40), kedua anaknya, Naya (14) dan Gilang (8), serta mertua Riyanto, Sumarni (60). Mereka ditemukan
tewas dengan luka akibat senjata tajam. Putri bungsu pasangan Riyanto-Sri Ariyani, Kinara (4), selamat dalam pembantaian tersebut. Balita malang yang mengalami kritis itu mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Medan. Terdakwa Roni diamankan petugas kepolisian di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, sedangkan terdakwa Andi Syahputra diringkus di kawasan Airbatu, Kabupaten Asahan. Andi Lala sebagai otak pelaku pembunuhan sekeluarga itu, diamankan polisi di daerah Provinsi Riau. Ia melarikan diri saat digerebek di rumahnya di Jalan Pembangunan II, Sekip, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Sementara kasus lainnya, Andi Lala, melakukan pembunuhan terhadap Suherwan yang merupakan selingkuhan istrinya. Dalam melakukan aksinya, Andi Lala dibantu istrinya Reni Safitri (berkas terpisah) dan temannya Irfan alias Efan (berkas terpisah). Pembunuhan berlatar belakang dendam dan sakit hati itu terjadi di rumah Andi Lala di Jalan Pembangunan II, Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdang pada 12 Juli 2015 sekitar pukul 20.30 WIB. (ant)
Produk Pertanian Dari Hal. 3
Bahkan sampai bisa mengekspor beraneka produk pertanian hingga ke luar negeri. Kendati sebetulnya, kemajuan sektor pariwisata yang demikian pesat hanya sedikit berdampak pada pertanian. Berbeda dengan Thailand yang sedari awal mencetak sektor pertanian harus sejalan dengan kemajuan pariwisatanya. ‘’Hasil pertanian Bali mencukupi untuk kebutuhan sendiri. Beras tidak pernah impor, malah kelebihan. Sapi Bali, cengkeh, kopi, vanili, semuanya diekspor walaupun jumlahnya kecil. Tetapi kemudian, kalau dicek ke sektor pariwisata adakah di situ banyak produk lokal digunakan oleh hotel?’’ tanyanya. Suparta menambahkan, hotel-hotel yang ada di Bali justru lebih banyak menggunakan produk impor. Jadi sesungguhnya, sinergitas pertanian dan pariwisata belum terwujud dengan baik. Setelah ditelusuri, ternyata tidak ada regulasi untuk mendukung terjadinya sinergitas itu. Padahal, hubungan yang tidak simetris (asimetris) antara kedua sektor ini dapat mengancam ekonomi ke depan. ‘’Kemudian, sekarang banyak anak muda tidak mau menekuni pertanian karena pekerjaannya berat dan hasilnya kecil. Tapi sesungguhnya kalau mau benar-benar kerja di pertanian, hasilnya cukup besar,’’ jelasnya. Ketua Hipmi Bali Dr. dr. I
Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK. mengatakan, Bali memang harus mengembangkan sektor selain pariwisata yang juga potensial. Mengingat, pulau dewata menghadapi tantangan erupsi Gunung Agung. Pihaknya akan mendorong pemerintah untuk membuat regulasi yang bisa men-support pengusaha lokal di Bali. Yakni melalui rekomendasi yang dirumuskan terkait hasil pertemuan ini. Pengamat ekonomi Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak.CPA. mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali selama 2017 diprediksi pada kisaran 5,9-6,0 persen. Bali cukup tertolong pertumbuhan di triwulan III sebesar 6,22 persen, melebihi triwulan I dan II di kisaran 6,02 persen. Erupsi Gunung Agung merupakan bencana yang tidak bisa diprediksi. Terpenting sekarang, bagaimana Bali bisa tetap melakukan aktivitas perekonomian di tahun 2018. ‘’Kondisi pertumbuhan harus didukung dengan pemerataan, di samping stabilitas,’’ ujarnya. Ramantha menambahkan, ketimpangan geografis antara Bali Selatan dan bagian Bali lainnya belum juga tuntas hingga kini. Terlihat dari gini ratio yang belum juga bisa diperbaiki sesuai harapan. Memang muncul rasa pesimis melihat kemungkinan dampak dari terpuruknya sektor pariwisata baru bisa dilakukan pemulihan pada triwulan II
2018. ‘’Tapi juga ada rasa optimis pertumbuhan itu tetap bisa dipertahankan karena beberapa hal. Pertama, saya optimis ketika masyarakat Bali kompak dan lebih dini mengantisipasi kemungkinan dampak Gunung Agung secara sosial maupun ekonomi,’’ imbuhnya. Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Bali, lanjut Ramantha, menjadi promosi luar biasa bagi pariwisata Bali. Terutama dalam meyakinkan wisatawan mancanegara bahwa Bali aman dikunjungi. Optimisme berikutnya muncul karena gelaran pertemuan IMF-Bank Dunia dipastikan tetap berlangsung di Bali pada 8-14 Oktober 2018. Sampai saat ini sudah ada 17 ribu peserta atau utusan resmi yang mengonfirmasi kehadirannya. Padahal saat digelar di Amerika Serikat, hanya 15 ribuan orang yang hadir. ‘’Saya pikir ini merupakan promosi buat pariwisata kita ketika nanti ada sekurangnya 22 kepala negara, 189 gubernur bank sentral, 189 menkeu termasuk dari negara-negara maju. Ini ada optimisme pertumbuhan ekonomi Bali 2018 tetap bisa diraih di kisaran 6-6,3 persen,’’ paparnya. Meski demikian, Ramantha tetap mengingatkan Bali untuk memajukan sektor lain seperti pertanian dan industri kreatif. Mengupayakan keseimbangan geografis dan pendapatan antar kelompok masyarakat, serta lebih memperhatikan dan menghormati lingkungan. (kmb32)
Jaga Kelestarian Dari Hal. 3
Untuk hutan lindung hanya 20 persen yang boleh ditanami tanaman MPTS, selebihnya kayu-kayuan,’’ katanya. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi terhadap upaya menjaga kelestarian hutan lewat replikasi ini yang melibatkan masyarakat. Hal ini dikarenakan pemerintah berkomitmen agar upaya masyarakat dalam hal menanam pohon meningkat. Demikian pula tumbuh kesadaran akan pentingnya menanam pohon. ‘’Karena selama ini kalau program dari pemerintah saja sering
tidak dirawat. Oleh karena itu kesadaran masyarakat harus ditingkatkan,’’ ujarnya. Menurut Bupati, dengan kesadaran menanam sendiri pohon tersebut, masyarakat akan menjaga dan merawat, karena memberikan penghidupan untuk mereka. Selain itu, wisatawan juga perlu diajak untuk menanam pohon. ‘’Kita lihat nanti wisatawan juga bisa diajak menanam pohon seperti itu. Setelah mereka menanam kemudian datang lagi untuk melihat perkembangannya. Namun, jangan lihat kuantitasnya saja, kualitasnya juga dan persentase hidupnya harus diperhatikan juga,’’ katanya. (ad1394)
Mahadewa Minta Sais Kereta yang Pantas
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tujuh Puluh Satu)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
RUDRA yang terkenal itu sesungguhnya merupakan Dewa Kematian itu sendiri. Untuk melengkapi peralatan itu, tahun dipercaya menjadi busurnya. Kala Ratri malam kematian itu merupakan bayangan Rudra, yang menjadi tali busur yang tidak bisa dihancurkan. Sedangkan tiga dewa utama Vishnu, Agni dan Soma merupakan anak-anak panahnya. Alam semesta dikatakan terdiri dari Agni, Soma dan alam semesta itu adalah Vishnu itu sendiri. Vishnu itu merupakan roh dari Bhava yang suci itu. Energinya tidak terukur. Karena itu sentuhan tali busur itu menjadi tak tertahankan oleh para asura itu. Tuan Sankara melemparkan melalui anak panah itu kemarahannya yang sangat dahsyat. Api kemarahan Mahadewa itu tidak dapat ditahan yang juga dapat memicu kemarahan Bhrigu dan Angirasa. Kemudian dia dipanggil dengan nama Nila Rohita — biru dan merah atau asap — dewa yang mengerikan itu berjubah warna kulit itu kelihatan seperti sepuluh ribu matahari yang diselubungi api. Energinya menjadi berlimpah dan berkobar dengan kemegahannya. Asura yang mampu memperdaya para dewa itu akan sulit mengalah-
kan Shiva. Kemenangan Mahadewa pasti akan diperoleh melawan asura yang sebelumnya membantai semua brahmana yang dijumpai. Pemenangnya pasti adalah Hara itu sendiri. Shankara itu sesungguhnya sebagai penyelamat orangorang saleh. Beliau juga penghancur orang-orang yang tidak benar. Sthanu yang terkenal itu diiringi banyak makhluk yang memiliki kekuatan dan wujud mengerikan. Selain itu juga dilengkapi kecepatan pikiran. Mereka mampu mengguncang dan menghancurkan semua musuh itu. Seolah-olah keempat belas roh itu bangkit di sekitar Bolenath itu. Karena itu tampak luar biasa dan jadi gemerlapan. Shiva memiliki anggota-anggota tubuh yang kuat sebagai pelindungnya. Seluruh alam semesta ini berasal dari makhluk-makhluk yang bergerak dan tidak bergerak. Oh raja kelihatan sangat indah dan menunjukkan sebuah penampilan menakjubkan. Setelah melihat kereta yang dibuat para dewa itu benar-benar telah diperlengkapi segala sesuatunya. Kemudian, Shiva membungkus dirinya sendiri dengan baju zirah. Dirinya bersenjatakan busur. Kemudian mengambil panah surgawi dari perwujudan Soma, Vishnu dan
Agni. Dewa-dewa, oh raja, selanjutnya memerintah yang utama kaum surgawi. Angin itu mengembuskan kepada dewa yang berkuasa itu. Semua bau wewangian juga ikut dibawa Mahadeva. Dipercaya Shiva akan dapat menakutkan para asura, dan benar-benar membuat bumi ini bergetar. Shiva naik kereta yang dibuat para dewa itu dengan penuh percaya diri. Para rishi agung, para gandharva, kumpulan dewa-dewa dan berbagai kelompok para apsara itu mulai memuja Tuan dari dewadewa itu menjelang naik ke kereta indah itu. Disembah para rishi yang lahir kembali itu dan dipuji-puji para rishi dan berbagai kelompok penari-penari apsara yang sangat paham seni tari. Tuan pemberi hadiah itu bersenjatakan pedang bengkok, anak panah, busur itu kelihatannya sangat tampan. Sambil tersenyum Shankara bertanya kepada dewa-dewa, ‘’Siapa yang akan menjadi sais keretaku?’’ Dewa-dewa belum bisa segera menjawabnya. ‘’Siapa saja yang paduka tunjuk. Oh tuannya dewa-dewa, tanpa diragukan akan siap menjadi sais kereta paduka!’’ Kepada mereka dewa tertinggi itu menjawab, ‘’Bayangkan oleh dirimu sendiri, tanpa ditundatunda, maka segera, tunjuklah
siapa yang menjadi sais keretaku yang lebih unggul dari aku!’’ Setelah mendengar kata-kata sulit dijawab diucapkan dewa yang berbudi luhur itu, dewa-dewa kemudian pergi menemui sang Kakek Moyang. Tujuannya untuk memohon kemurahan hati-Nya. ‘’Kami telah menyempurnakan segala sesuatunya, oh paduka yang suci. Paduka telah perintahkan kami membuat menderita musuh-musuh kaum surgawi itu. Dewa yang memiliki lembu sebagai tandanya itu telah puas atas kereta yang kami bangun. Memang kereta itu sangat indah telah kami selesaikan dengan baik. Kereta itu diperlengkapi banyak senjata menakjubkan. Bagaimanapun kami tidak menge-
tahui siapa yang akan menjadi sais kereta yang utama dari ksatria kereta-kereta itu? Karena itu, biarlah seseorang dewa ditunjuk sebagai sais kereta beliau. Oh paduka yang suci. Sudah sepantasnya jika paduka membuat kata-kata itu jadi kenyataan. Oh tuan, katakata yang saat itu paduka ucapkan kepada kami, bahwa paduka akan melakukan yang terbaik kepada kami. Karena itu sudah sepantasnya jika paduka menyempurnakan janji itu. Oh yang terbaik, kereta itu tak tertahankan, akan mampu mendukung Shiva pemukul mundur musuh-musuh kami itu. Kereta itu sangat kuat karena dibangun dari unsur-unsur surgawi.’’ (bersambung)
Sloka 17. 18 Satkara-mana-pujartham tapo dambhena caiva yat kriyate tad iha proktam rajasam calam adhruvam Pertapaan yang dilakukan berdasarkan rasa bangga untuk memperoleh pujian, penghormatan dan pujaan disebut pertapaan dalam sifat nafsu. Pertapaan itu tidak mantap atau kekal.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Wage, 30 Desember 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Solange
Batal Tampil di Afsel PENYANYI Solange yang juga merupakan adik dari Beyonce menyatakan tidak dapat tampil di Afrika Selatan (Afsel) saat perayaan Tahun Baru. Ia mengatakan menderita penyakit otonom sehingga doktor memintanya untuk tidak melakukan perjalanan panjang dari Amerika Serikat. “Selama lima bulan ini, saya telah dirawat secara diam-diam dan berupaya untuk mengatasi penyakit
Jane Fonda
otonom ini. Pengobatan ini tidak mudah bagi saya,” katanya menulis di akun Instagram pada Rabu (27/12). “Terkadang saya merasa keren, dan di lain waktu saya merasa itu tidak keren sama sekali,” tulisnya. Gangguan otonom adalah disfungsi sistem saraf, yang dapat memiliki dampak besar terhadap fungsi tubuh. Solange tidak merinci kondisinya. Solange dijadwalkan
akan tampil di Johannesburg dalam edisi perdana Afropunk, festival dari Brooklyn yang pengaruhnya kian besar dan menampilkan hubungan lintas budaya dalam musik alternatif. Solange menyuarakan penyesalan mendalamnya karena melewatkan festival di Afrika Selatan, sebuah negara yang menurutnya “sangat berarti bagi saya’’. (iah/afp)
Solange
Bali Post/afp
Bali Post/rtr
Jane Fonda
Tak Yakin Bisa Capai Usia 30
ARTIS Jane Fonda, pada 21 Desember merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Dalam sebuah wawancara dengan Majalah People, ia mengatakan ketika remaja ia tidak yakin bisa mencapai usia 30 tahun. “Saya tidak pernah bisa membayangkan berusia 30,” katanya. Ia kemudian mengatakan berasumsi hidup tidak dalam jangka waktu yang lama dan meninggal dalam kesendirian dan menjadi pecandu. Namun kenyataannya, ia mengaku sangat bersyukur bisa hidup lama, sehat, dan masih bekerja. Ibunda Fonda meninggal karena bunuh diri pada saat Fonda berusia 12 tahun. Di usianya yang ke-12, ayahnya, Henry Fonda, menikah lagi. Ia pernah menceritakan masa lalunya yang menderita bulimia, mengonsumsi obat-obatan hallucinogenic, dan disiksa saat masih kecil. Fonda berhasil meraih penghargaan Oscar yang pertama pada 1972 di usianya yang ke-35 saat bermain di film “Klute’’. Kemudian ia memperoleh penghargaannya yang kedua pada 1978 ketika bermain di drama tentang Perang Vietnam “Coming Home”. Ia merupakan aktivis perempuan dan antiperang serta meluncurkan video fitness di tahun 1980-an. Menikah tiga kali. Pada Januari, ia dinominasikan dalam Screen Actors Guild (SAG) untuk perannya dalam serial televisi “Grace and Frankie”. “Saya beruntung menjadi lebih baik di usia 80 tahun. Saya menjadi lebih tidak menghakimi. Saya menjadi pemaaf. Saya berusaha menjadi lebih baik sebagai manusia,” katanya. (iah/rtr)
Bali Post/rtr
KEBAKARAN - Pemadam kebakaran mencoba memadamkan api saat kebakaran besar melanda sebuah apartemen di Bronx, Kamis (28/12).
Kebakaran Terparah di NY, 12 Tewas
New York (Bali Post) Sebuah kebakaran yang diklaim merupakan terparah selama puluhan tahun melanda sebuah apartemen di Bronx, New York (NY) pada Kamis (28/12). Kebakaran ini menyebabkan 12 orang tewas, termasuk anak-anak, dan menyebabkan empat lainnya berjuang untuk hidup mereka.
Bali Post/ant
FILM - Pemeran film ‘’Surat Cinta untuk Starla’’ Jefri Nichol (kiri) dan Caitlin Halderman (tengah) serta penyanyi pengisi soundtrack Virgoun (kanan) menghadiri gala premier film yang mereka bintangi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/12).
Laris, Film ”Surat Cinta untuk Starla”
PARA penikmat film remaja di Indonesia dapat menyaksikan kisah cinta antara Hema dan Starla di ‘’Surat Cinta untuk Starla’’. Rupanya film yang diproduksi Screenplay Films ini pun sudah ditunggu kehadirannya. Buktinya, film tersebut laris manis. Pada hari pertama penanyangannya, tiket film itu habis terjual. Jefri Nichol selaku pemeran utama mengungkapkan kebahagiaannya atas antusias penonton saat itu. “Sekarang kita lagi di Blok M Square mau liat show pertama di sini kaya gimana. Udah sempet liat keluar udah rame banget, lebih dari 300 orang ngantri,” tutur Jefri, Kamis (28/12). Caitlin Halderman yang merupakan lawan main Nichol juga tak kalah senang. “Show-nya full, kita juga dapet kabar dari tim, kalo show-nya dari siang sampe malem, full house. Semua show dari pagi sampe malem di seluruh Indonesia. Alhamdulillah,” ungkap Caitlin. Walaupun mengaku senang, keduanya tidak punya target berapa penjualan tiket film yang mereka bintangi itu. Mereka juga mengaku masih menunggu review dan kritik dari penggemar film di Indonesia. “Kalo rekor sih nggak tahu yaa angkanya, semoga aja ngelebihin filmfilm sebelumnya,” jelas Jefri. Sementara bagi Caitlin, pencapaian ini adalah yang terbesar bagi dirinya. “Ini benar-benar pencapaian terbesar ya, di hari pertama benar-benar full house, dari pagi, siang, sore, sampai midnight full house semua, seneng banget sih,” kata Caitlin Halderman. Film ini mengisahkan tentang kisah cinta khas remaja. Para pemerannya masih muda dan dibekali kualitas akting. Film tersebut ingin menggaet pasar remaja di Indonesia. (kmb)
Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.51 malam waktu setempat di sebuah bangunan apartemen berlantai 25 dekat dengan Kebun Binatang Bronx, salah satu atraksi populer di ibu kota finansial AS itu. Anak berusia 1 tahun merupakan salah satu yang meninggal karena kebakaran itu.
Wali Kota Bill de Blasio mengatakan peristiwa ini merupakan tragedi yang terjadi saat musim liburan ketika keluarga berkumpul bersama untuk merayakan Natal dan Tahun Baru. “Malam ini di Bronx, ada sejumlah keluarga yang bersedih. Ini merupakan tragedi kebakaran yang terparah di
kota ini paling tidak selama seperempat abad ini,” kata de Blasio. Ia mengatakan 12 orang meninggal, termasuk anak berusia 1 tahun. “Ada 4 orang yang masih kritis dan sedang berjuang untuk hidup, sementara sejumlah orang mengalami luka serius,” tambahnya.
Bono
Suu Kyi Harus Mundur VOKALIS U2, Bono, yang merupakan pendukung utama pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, ketika dikenakan tahanan rumah, telah berbalik arah. Kini, pria yang dikenal sebagai aktivis kemanusiaan ini meminta Suu Kyi untuk mundur dari jabatannya karena kasus Rohingya. Penyanyi yang mengampanyekan Suu Kyi pada 2000 silam lewat lagu U2 “Walk On” mengaku merasa mual dengan krisis yang terjadi dan pertumpahan darah kaum
Bali Post/afp
Bono (kanan) bersama Aung San Suu Kyi.
Rohingya. “Saya merasa sakit karena buktibukti yang ada menunjukkan adanya pembersihan etnis,” katanya pada edisi Majalah Rolling Stone terbaru. Ia mengatakan upaya pembersihan etnis itu benar-benar terjadi dan Suu Kyi harus mundur dari jabatannya, karena ia mengetahui apa yang terjadi. “Dia (Suu Kyi - red) harusnya berbicara lebih lantang lagi. Dan jika mereka tidak mau mendengar, seharusnya dia mundur,” katanya dalam wawancara yang dilakukan pendiri Majalah Rolling Stone, Jann Wenner. Baik PBB maupun AS juga menyatakan kampanye Myanmar dalam melawan suku Rohingya yang beragama Islam adalah upaya pembersihan etnis. Suu Kyi, pemenang penghargaan Nobel Perdamaian pada 1991, mendapat dukungan dari sejumlah selebriti karena telah menjalani tahanan rumah selama 2 dekade di bawah kepemimpinan junta militer Myanmar. Transisi Myanmar menuju demokrasi dan menjadikan Suu Kyi sebagai pemimpin de facto pada umumnya membuat kelompok pejuang hak-hak asasi senang. Namun, kelompok-kelompok itu makin geram dengan tindakannya yang tidak tegas terhadap kampanye anti-Rohingya. (iah/afp)
Kebakaran itu diperkirakan terjadi pertama kali di lantai 1 dan menyebar ke lima lantai di atasnya. Menurut Kepala Pemadam Kebakaran, Daniel Nigro, pemadam kebakaran tiba tiga menit setelah peristiwa terjadi. Dari laporan yang ada, dua di antara yang tewas ditemukan di sebuah bak mandi penuh air yang diduga merupakan tempat mereka berlindung dari kobaran api. “Masih terlalu awal untuk menyatakan penyebab kebakaran ini,” kata Nigro.
Sekitar 12 orang diselamatkan dari bangunan terbakar itu dan pencarian masih berlangsung. Wali Kota mengatakan kemungkinan korban jiwa akan bertambah. Peristiwa kebakaran yang menyebabkan belasan orang meninggal ini merupakan peristiwa mematikan kedua yang terjadi dalam dua minggu terakhir di New York. Sebelumnya, seorang ibu dan tiga anaknya meninggal di Brooklyn saat kebakaran melanda rumah mereka pada 18 Desember lalu. (iah/afp)