Skip to main content

Edisi 30 Agustus 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 13 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu paing, 30 agustus 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

Tambah Emas

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Akhirnya Pemerintah Kuasai 51 Persen Saham PT Freeport

Kuala Lumpur – Pemain tunggal putra Jonatan Christie menambah raihan medali emas kontingen Indonesia dari cabang bulu tangkis SEA Games 2017 setelah memenangi final di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Kumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Jonatan, unggulan pertama dalam kejuaraan dua tahunan ini, mencapai prestasi tertinggi setelah mengalahkan unggulan kedua dari Thailand Khosit Phetpradab dengan skor 21-19, 21-10 dalam waktu 37 menit. ‘’Puji Tuhan, saya bisa sejauh ini. Memang saya sedikit tegang karena satu-satunya wakil Indonesia. Beban yang ada saya jadikan motivasi bahwa saya bisa menyumbang medali untuk Indonesia,’’ kata Jonatan. Di babak semifinal sebenarnya Indonesia meloloskan empat atlet. Selain Jonatan Christie, ada Ihsan Maulana dan Gregoria Mariska di nomor tunggal serta Fajar Alfian dan Muhammad Rian di nomor ganda. Mereka meraih perunggu. Tambahan emas dari Jonatan membuat kontingen bulu tangkis Indonesia menyumbangkan dua medali emas dan empat perunggu. Emas pertama dipersembahkan oleh tim putra. Hal. 19 Evaluasi Menyeluruh

Jakarta (Bali Post) PT Freeport akhirnya melepas 51 persen sahamnya untuk pemerintah Indonesia. Hal itu dinyatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Selasa (29/8) kemarin. Ia menegaskan poin yang menjadi kesepakatan antara pemerintah Indonesia dengan Freeport adalah pelepasan saham (divestasi) dengan total sebesar 51 persen kepada pihak nasional. Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah. WALI KOTA - Seorang wartawan mengambil gambar pintu ruangan Wali Kota Tegal Siti Masitha yang disegel KPK di kantor Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8).

Untuk detail mekanisme pelepasan saham dan waktunya akan dibahas lebih lanjut dalam pekan ini. ‘’Pertama itu mandat Bapak Presiden bisa diterima Freeport, divestasi yang dilakukan Freeport 51 persen total,’’ kata Jonan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa kemarin.

Freeport akhirnya mengikuti desakan pemerintah Indonesia. Perusahaan yang bermarkas di Amerika Serikat ini menyepakati lima poin negosiasi seiring perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Hal. 19 Dua Tahap

Bali Post/ant

OTT KPK di Tegal

Ruang Kerja Wali Kota Disegel Semarang (Bali Post) – Ruangan Wali Kota Tegal Siti Masitha disegel KPK, Selasa (29/8) kemarin. Penyegelan ini pasca-operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah pihak di Jawa Tengah. KPK belum memberikan penjelasan terkait OTT tersebut. Sejumlah sumber mengatakan, OTT berlangsung Selasa sore. Salah satunya yang diperiksa dalam kasus tersebut adalah Wali Kota Tegal, Jawa Tengah. ‘’Ya, barusan saya

dapat laporan (OTT),’’ kata seorang pejabat di Jawa Tengah. Sumber lainnya menyebutkan, KPK telah menyegel ruangan kantor Wali Kota yang merupakan kader Partai Golkar tersebut. Selain mengamankan sejumlah pihak, tim lembaga antirasuah itu juga mengamankan uang dalam beberapa tas dan melakukan penyegelan di beberapa tempat. Saat ini, tim KPK tengah membawa sejumlah pihak ke Kantor KPK di Kuningan Persada, Jakarta Selatan. (kmb)

Bali Post/ade

FREEPORT - Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) dan CEO Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc Richard Adkerson saat mengumumkan kesepakatan terkait hasil negosiasi dengan PT Freeport Indonesia di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (29/8) kemarin.

Jonatan Christie

Hasilkan Undang-undang

APBN 2018 Fokus untuk Rakyat

DPR Tak Lagi Kejar Target Jakarta (Bali Post) Program Legislasi Nasional (Prolegnas) yang tak pernah kunjung mecapai target membuat DPR lebih berpikir realistis. Ke depan, fungsi legislasi DPR dalam membuat undang-undang tidak lagi berorientasi menyelesaikan kuantitas, tetapi lebih pada kualitas produk legislasi yang dihasilkan. ‘’Menentukan target UU saya sepakat dengan pemerintah, bukan dari segi kuantitas tapi kualitas kebutuhan undangundang bisa menyelesaikan masalah,’’ kata Setya Novanto pada rapat paripurna DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/8) kemarin. Ia mengatakan, memasuki tahun ketiga periode keanggotaan 2014-2019, DPR berupaya menghindari over regulated. Karena itu perencanaan legislasi di DPR hendaknya tidak hanya bertumpu pada sejumlah RUU yang ditargetkan. ‘’Pemerintah perlu mengevaluasi bentuk Prolegnas yang selama ini masih menitikberatkan pada jumlah,’’ ujarnya. Dalam pelaksanaan fungsi legislasi pada tahun ketiga 2016-2017, DPR telah menyelesaikan pembahasan sebanyak 17 (tujuh belas) rancangan undang-undang (RUU) menjadi undang-undang (UU). Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sidang sebelumnya yang menyelesaikan 16 RUU. Meskipun meningkat, kita dituntut untuk terus bekerja keras agar target Prolegnas tercapai. Hal. 19 Dalam Proses

Bali Post/ant

SIDANG KABINET - Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menaiki mobil golf guna mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/8) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna menekankan APBN yang diajukan pada tahun ini difokuskan untuk pembangunan bagi rakyat. ‘’Yang menjadi arti APBN untuk rakyat, semua programnya adalah untuk masyarakat,’’ kata Pramono, Selasa (29/8) kemarin. Presiden Jokowi mengadakan sidang kabinet paripurna berkaitan dengan percepatan pembangunan. Penekanan dari Presiden untuk fokus kepada pembangunan bagi rakyat dikarenakan pada 2018 sudah memasuki tahun politik. Kemudian terkait soliditas susunan Kabinet Kerja saat ini, Pramono menilai kerja sama sudah berjalan dengan baik. ‘’Mudah-mudahan tahun politik ke depan tidak menjadi hiruk-pikuk yang berlebihan. Kita sudah mempunyai pengalaman, kebetulan 2018-2019 ini baru kali pertama pemilu serentak presiden dan legislatif,’’ kata Pramono. Kendati demikian, jelas Pramono, Presiden tetap mengarahkan seluruh menteri untuk bersinergi dalam menjalankan program pemerintah. ‘’Apa yang disampaikan ini tidak lagi menjadi capaian perorangan kementerian, tapi capaian pemerintah secara keseluruhan,’’

jelas Pramono. Dana Parpol Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap dana untuk partai politik (parpol) sudah dapat dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dan dapat disalurkan pada tahun itu juga. ‘’Sudah dibahas bersama dengan Badan Anggaran DPR, mudahmudahan bisa dikabulkan untuk anggaran tahun 2018,’’ kata Tjahjo sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta, Selasa kemarin. Ia menyebutkan pemerintah menurunkan nilai dana partai politik sejak tahun 2009 dari Rp 1.000 menjadi Rp 108 per suara. ‘’Kami usulkan kenaikan kembali, baru tahun ini diperhatikan oleh Menteri Keuangan dan sudah dibahas bersama dengan Badan Anggaran. Mudah-mudahan bisa dikabulkan untuk anggaran tahun 2018,’’ katanya. Ia mengaku belum mengetahui alokasi anggaran dana partai politik tahun 2018. ‘’Yang tahu Ibu Menteri Keuangan,’’ katanya. Namun, ia mengatakan kementeriannya sudah menyelesaikan penyusunan draf peraturan mengenai dana partai politik. Hal. 19 Dana Partai

Di Hadapan 500 Undangan Sidang Paripurna Istimewa

PAS-Sutjidra Beberkan Capaian Kepemimpinan Periode Pertama BUPATI dan Wakil Bupati terpilih Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. resmi dilantik pada Minggu (27/8) lalu di Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali. Pascapelantikan itu, duet PAS-Sutjidra ini diberikan kesempatan untuk membacakan sambutannya dalam sidang paripurna istimewa yang digelar, Selasa (29/8) kemarin, di gedung DPRD Buleleng. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati incumbent ini membeberkan sejumlah capaian program yang sudah dijalankan pada periode pertama. Sejumlah capaian itu disampaikan dengan lugas di hadapan sekitar 500 tamu undangan yang memenuhi ruang sidang utama DPRD Buleleng. Sidang paripurna istimewa ini dipimpin Ketua DPRD Gede

Supriatna didampingi Wakil Ketua Ketut Susila Umbara, Made Adi Purna Wijaya, dan Ketut Wirsana. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatkan, selama lima tahun kepemimpinannya telah meraih berbagai capaian. Hal itu dimulai dari pertumbuhan perekonomian sampai dengan 2016 sebesar 6,01 persen. Angka ini berada di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen. Terkait program kesehatan, daya beli dan angka harapan hidup masyarakat Buleleng, Bupati asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini mengatakan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2012 berada pada angka 68,29 persen dan pada 2016 IPM mencapai 70,65 persen. Berarti, IPM Buleleng mengalami

peningkatan sebesar 2,36 persen. ‘’Dengan begitu IPM kita termasuk dalam kategori Level IPM Tinggi dan IPM kita berada di atas angka IPM nasional sebesar 70,18 persen,’’ katanya. Selain itu, mantan Ketua Komisi III DPRD Bali ini juga menjelaskan keberhasilan program pengentasan kemiskinan. Dikatakan, persentase kemiskinan di daerahnya turun 0,95 persen dari 6,74 persen pada tahun 2015 menjadi 5,79 persen pada tahun 2016. Sedangkan untuk penyediaan lapangan kerja yang diukur dari tingkat pengangguran terbuka menurun sebesar 1,11 persen dari 3,15 persen pada tahun 2012 menjadi 2,04 persen pada tahun 2016. Hal. 19 Pengangguran Terbuka

SIDANG - Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengikuti sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Buleleng, Selasa (29/8) kemarin.


denpasar

2

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

figur RKP Harus Cermat Penggunaan dana desa pada awal-awal pengalokasiannya, belum banyak yang terserap. Selain karena belum pahamnya aparatur di desa menggunakannya, juga banyak Bali Post/dok aturan yang berubah. Namun, kini penggunaan dana desa sudah bisa berjalan dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari serapan dana desa yang cukup besar. Karena bila silpa terlalu besar, maka akan berpengaruh terhadap pencairan dana pada tahun berikutnya. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana, Selasa (29/8) kemarin. Menurut Alit Wiradana, penggunaan dana desa sudah bisa dilakukan dengan baik. Terlebih saat ini masing-masing desa sudah memiliki Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa. Bahkan, untuk tahun 2018 mendatang, kini masing-masing desa sudah melakukan musyawarah desa. Dalam musyawarah tersebut akan muncul sejumlah usulan yang akan digarap pada tahun mendatang. Pada saat perencanaan tersebut dilakukan dengan cermat, sehingga program yang disusun bisa terealisasi dengan baik. “Bila program yang disusun bisa dilaksanakan, silpa tentu menjadi kecil dan bahkan tidak ada. Kondisi seperti ini akan sangat besar dampaknya terhadap pencairan dana tahun berikutnya,” kata mantan Kasapol PP Denpasar ini. Setelah RKP di masing-masing desa rampung, pihaknya akan melakukan verifikasi. Karena program yang disusun oleh masingmasing desa dipadukan dengan program yang dimiliki Pemkot Denpasar. Apa yang sudah disusun tersebut harus dipadukan dengan program yang disusun dalam RPJMD. “RKP desa tersebut dipastikan sudah bisa ditetapkan oleh masing-masing desa per September mendatang. Saat ini hanya tinggal menunggu verifikasi saja,” ujarnya. Alit Wiradana menambahkan, besarnya penggunaan dana desa tersebut mencakup empat item di antaranya pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, penyelenggara pemerintah desa dan pembinaan. Besaran penggunaan dana tersebut sesuai dengan kondisi masing-masing desa. “Kalau di Denpasar, karena fisiknya sudah rata-rata kondisinya baik, maka akan lebih besar digunakan untuk pos pemberdayaan,” katanya. Pada 2016 lalu, kata Alit Wiradana, Pemkot Denpasar mengalokasikan dana desa sebesar Rp 21,8 miliar yang bersumber dari transfer pusat yang dianggarkan pada pos belanja tidak langsung di Bagian Keuangan. Kemudian ada pula alokasi dana desa sebesar Rp 73 miliar pada APBD Induk dan bertambah Rp 1 miliar lebih pada APBD Perubahan, sehingga menjadi Rp 74 miliar lebih. Karena besaran ini mengacu pada UU yang intinya mengatur tentang besaran ADD, yakni 10 persen dari dana perimbangan setelah dikurangi dana alokasi khusus (DAK) yang diterima. (ara)

Dewan Mulai Kembalikan Mobdin Denpasar (Bali Post) – Suasana parkir gedung DPRD Denpasar kini selalu ramai dengan kendaraan para anggota dewan. Meski sudah jam pulang kantor, namun kendaraan masih tetap parkir di halaman gedung wakil rakyat tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata mobil yang parkir tersebut merupakan kendaraan yang sudah dikembalikan oleh anggota dewan. Salah seorang anggota dewan, A.A. Susruta Ngurah Putra, mengatakan pihaknya sudah mengembalikan mobil dinas yang diperolehnya. Pasalnya, sesuai aturan yang ada, kini pihaknya sudah mendapat jatah uang transportasi. “Saya sudah kembalikan mobil dinasnya. Maunya tanggal 1 Agustus saya serahkan. Tapi karena tidak ada tempat, akhirnya baru saya serahkan kepada Sekretariat Dewan,” kata Susruta Ngurah Putra, Selasa (29/8) kemarin. Ketua Fraksi Hanura DPRD Denpasar I.B. Ketut Kiana menyambut baik bila mobil dinas yang selama ini diberikan akan ditarik kembali. Mengingat, sudah ada dana tunjangan transportasi. Baginya, tidak masalah bila pemerintah menarik mobil dinas yang selama ini digunakan. “Kami akan diberikan dana tunjangan transportasi, kan bisa digunakan untuk mencicil beli mobil. Dalam setahun kan bisa lunas, setelah itu mobil menjadi milik sendiri,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Plt. Sekwan Denpasar Putu Gede Darma Wiyasa membenarkan sejumlah anggota dewan sudah mengembalikan mobil dinasnya. “Sudah banyak yang mengembalikan. Tapi data pastinya saya tidak hapal, kebetulan sedang di luar kantor sekarang (kamerin - red),” ujarnya. Seperti diketahui, dampak terhadap keluarnya PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, pendapatan para wakil rakyat semakin meningkat. “Kami di daerah tentu juga menerima kenaikan tunjangan sebagai anggota dewan, sebagai imbas dari keluarnya PP 18 tersebut,” ujar I Wayan Warka, S.H., anggota Dewan Denpasar. Hanya, seberapa besaran kenaikan tunjangan yang mereka terima, politisi PDI-P asal Kesiman Kertalangu ini enggan menyebutkannya. Terlebih, di daerah keputusannya baru disahkan dalam sidang paripurna belum lama ini. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : DEWAN MULAI KEMBALIKAN MOBDIN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

BUDAYA - Puluhan generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bali Pembela Pancasila menggelar parade budaya di Denpasar, Selasa (29/8) kemarin. Menggunakan beberapa pakaian adat di Indonesia, para generasi muda dari berbagai organisasi, kepercayaan dan suku tersebut menggelar parade budaya sebagai upaya untuk mempererat kebinekaan dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Bali Post/eka

Pascapenahanan Dua Tersangka Kasus Tahura

Ungkap Pelaku Lain, Mantan Kepala BPN Denpasar Bakal Diperiksa Kembali Denpasar (Bali Post) -

Kejati Bali dalam menyidik kasus dugaan korupsi penjualan tanah negara, yakni dugaan penyerobotan tanah Taman Hutan Raya/Rakyat (Tahura) di Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung, Denpasar Selatan tidak akan berhenti pada dua tersangka yang sudah ditahan, yakni I Wayan Sunarta dan I Wayan Suwirta. Informasi dari penyidik, pihak kejaksaan kembali akan memanggil mantan Kepala BPN Denpasar yang melakukan tanda tangan dalam pensertifikatan tersebut. Hal tersebut dibenarkan tim penyidik Hary Soetopo bersama Kasipenkum Edwin Beslar, Selasa (29/8) kemarin. Ia mengatakan,

mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha akan diperiksa lagi. “Sedang persiapan pemanggilan untuk pemeriksaan yang kedua,”

kata Hary Soetopo dan menambahkan, sebelumnya yang bersangkutan sudah sempat diperiksa. Apakah mantan Kepala BPN

itu berpeluang menjadi tersangka? “Sejauh ini yang bersangkutan dipanggil dan diperiksa untuk memberikan keterangan masih dengan status saksi,” ujar Hary Soetopo. Apa yang dikatakan penyidik itu sejalan dengan apa yang disampaikan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bali Polin S. Sitanggang. Ia mengatakan, keterlibatan pihak BPN akan dikejar. Bahkan penyidik berharap dengan

ditahannya Suwirta dan Sunarta, mereka diharapkan bisa buka suara. Yang jelas untuk perkara ini, penyidik sudah memasang plang sitaan tanah beserta bangunanya yang di atasnya sudah berdiri gedung Bank Sinarmas. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Berkas Masuk Tipikor, Mantan Hakim Segera Disidangkan Denpasar (Bali Post) Berkas kasus dugaan korupsi penguasaan tanah milik Kementrian PU di Jalan By-pass Prof. Mantra dengan tersangka I.B. Rai Pati Putra sudah masuk Pengadilan Tipikor Denpasar. Atas pelimpahan itu, mantan hakim tersebut bakal segera disidangkan. “Sudah dilimpahkan ke pengadilan. Kita tinggal tunggu penetapan jadwal sidangnya,” kata salah satu jaksa penuntut umum (JPU) Hary Soetopo didampingi Kasipenkum Humas Kejati Bali Edwin Beslar, Selasa (29/8) kemarin.

Disinggung soal dugaan bahwa tanda tangan Bupati Gianyar dipalsukan dalam hal penyewaan tanah yang sekarang menjadi objek sengketa, Hary Soetopo mengatakan, soal pemalsuan tanda tangan tersebut sejatinya sudah diproses secara hukum dan dua terpidana sudah dijebloskan ke dalam penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar. Yakni soal pemalsuan tanda tangan Bupati Gianyar, terkait penyewaan aset pemerintah namun uangnya tidak masuk kas daerah sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Lebih lanjut dikatakan, salah satu jaksa senior di Kejati Bali itu, dalam surat menyewa itu hanya tanda tangan bupati yang dipalsukan. Sedangkan kop dan capnya basah. Hanya, surat sewa tersebut tidak teregister di Sekda Pemkab Gianyar. “Jika tidak salah, saat itu Pak Bupati Gianyar sedang berobat ke luar negeri,” jelas Hary Soetopo. Lantas soal dugaan pelanggaran, yakni Kejati Bali tidak bisa melakukan eksekusi karena Rai Pati disebut jaksa nenghalang-halangi jaksa dengan dalih bahwa tanah tersebut sudah

dia sewa dari Pemkab Gianyar dengan biaya sewa Rp 20 juta lebih. Bahkan, sekarang pelang penyitaan dari Kejati Bali itu tulisannya sudah dihapus walau pelang masih berdiri kokoh. “Informasi yang kami dapat, bahkan tanah sudah disewakan pada orang yang membuat sanggah,” sebut Hary Soetopo. Yang aneh, menurut jaksa bahwa pengakuan tersangka berubah-ubah. Awalnya ia mengatakan tanah yang disewa adalah tanah Pemkab Gianyar. Sedangkan waktu diperiksa dan dilakukan penahanan di Kejati

Peneliti Amerika Teliti Budaya Bali Ungkap Seniman Kepaon Tahun 1928

Bali Post/rah

PENELITI - Panglingsir dan keluarga besar Jero Dalem Kepaon menyaksikan film dokumenter seniman dari puri tersebut yang diperoleh Dr. Edward Herbst. JERO Dalem Kepaon, Denpasar Selatan kedatangan tamu istimewa, Selasa (29/8) kemarin. Tamu tersebut adalah Dr. Edward Herbst, peneliti budaya Bali dari Amerika. Edward yang fasih bahasa Indonesia dan bisa bahasa Bali ini disambut panglingsir dan keluarga besar Brigjen Pol. (Purn) Dewa Bagus Made Suharya. Tujuan Edward ke sana untuk menelusuri sinaman asal Kepaon tahun 1928 yang ada di salah satu koleksi film dokumenter yang diperolehnya. Ternyata, salah satu seniman yang ada di film zaman dulu itu adalah kakek Dewa Suharya yaitu Dewa Bagus Putu Sarya. Selain itu juga ibu Dewa Suharya yang masih hidup sampai sekarang yakni Dewa Ayu Putu Nadri (87) yang akrab dipanggil Biang Geria. Edward mengatakan, dilakukannya penelitian

tersebut dengan maksud memulangkan buktibukti zaman dulu yang belum pernah didengar dan dilihat oleh seniman, sarjana serta masyarakat Bali. “Kami punya koleksi piringan hitam rekaman adat dan budaya Bali. Terutama gendinggending yang ada di Bali zaman dulu sekitar tahun 1928. Nama penelitian kami adalah Repatriasi 1928 dan kami menemukan 111 gending Bali termasuk CD-nya,” ujarnya. Selanjutnya, ia melakukan restorasi rekaman tersebut bekerja sama dengan ahlinya di New York. Selain itu, ia juga menemukan film tarian Bali tahun 1930-an dan kehidupan sehari-hari krama Bali seperti lingkungan alam, odalan, ngayah, ngaben atau palebon. “Tugas kami mencari bukti zaman dulu tentang budaya Bali. Saya yakin sebenarnya budaya Bali sangat

rumit, terus berkembang dan kreatif. Ini bukti tahun 1928 hingga 1930-an sangat hebat (senimannya - red). Misalnya, tari Janger di Abiantimbul atau Kedaton, lucu, rumit dan sangat revolusioner,” tegasnya. Karena kegigihannya ingin mengembalikan dokumen zaman dulu budaya Bali walau dalam bentuk direkam ulang, ia menemukan bukti foto di kantor arsip seluruh dunia. Ia melakukan itu karena guru dan teman-temannya di Bali ingin mencari rekaman tersebut. “Temanteman saya ingin dokumen itu karena mau belajar untuk melestarikan dan membangkitkan kembali. Misalnya, gending-gending di daerah Denpasar dan Geria Pidada Klungkung. Banyak sarjana dan seniman ingin melihatnya,” ungkap Edward. Selama 15 tahun ia melakukan hal itu dan setelah delapan tahun terkumpul semua, terutama rekaman gending Bali tempo dulu. Walaupun untuk mendapatkannya tidak mudah karena harus minta izin beberapa kali. Baginya, itu punya masyarakat Bali dan dari dulu ia sampaikan itu untuk mendapatkan soft copy-nya. “Kalau hanya melihat foto atau tayangan film tapi tidak tahu namanya, saya tidak puas. Oleh karena itu, saya coba mencari panglingsir seperti yang ada di dokumen itu,” ujarnya. Beberapa bulan lalu, ia mendapat film kuno di

Perpustakaan Nasional Washington DC. Film tersebut disimpan selama 80 tahun dan baru dibuka beberapa bulan lalu. Di film tarian tersebut dilihat ada tulisan Kepaon dan Bagus is Group (kelompok Bagus Kepaon). Ia langsung menelepon temannya, Nyoman Wisura asal Kepaon dan diantar ke Jero Dalem Kepaon. “Di film itu menayangkan igel (tari - red) Pantiran atau jongkok, kalau sekarang mungkin dikenal tari Kebyar Duduk. Saya sangat senang sekali bertemu dengan panglingsir dan keluarga besar di sini sehingga tahu nama penabuh dan penari di film tahun 1928 ini,” ujarnya. Dewa Suharya yang akrab dipanggil DBM Suharya ini mengaku bangga dengan kakeknya (Dewa Bagus Putu Sarya red) karena menjadi cikal bakal seni tari di Bali Selatan, khususnya Kepaon dan sekitarnya. “Kami kenal almarhum Kakiang (kakek) itu seorang penari atau seniman dan pesilat. Ternyata, beliau juga guru, melatih tabuh di Kepaon, Langon, Belaluan sampai Singaraja. Kami sendiri tidak mewarisi seni tarinya, tapi diberikan warisan seni bela diri. Terima kasih Pak Edward karena menunjukkan film dokumenter tentang panglingsir kami dan baru kali ini kami bisa lihat,” ujar mantan Kapoltabes Denpasar (sekarang Polresta Denpasar - red) ini. (rah)

Bali mengaku bahwa tanah itu milik Pemprov Bali. Padahal menurut jaksa sebagaimana gambar yang sudah dijelaskan bahwa itu milik Kementerian PU. Sementara itu, pihak Rai Pati melalui kuasa hukumnya I.B. Nyoman Alit mengaku bahwa mantan hakim itu merasa terzolimi. Sehingga, ia melaporkan Pemkab Gianyar c.q. Bupati Anak Agung Bharata ke Polda Bali dalam kasus dugaan penipuan. Itu dilakukan karena ia mengaku sudah membayar uang sewa ke Pemkab Gianyar dan itu lengkap dengan surat sewanya. (kmb37)


BADUNG

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

3

Turis Inggris Coba Bunuh Diri di Hotel Mangupura (Bali Post) Adam Healey Matthew (20) melakukan percobaan bunuh diri di Hotel Bendesa di Jalan Legian, Kuta, Badung, sekitar pukul 17.30 Wita, Senin (28/8). Turis asal Inggris ini mencoba melompat dari ketinggian 12 meter dengan memanjat tower air yang terletak di lantai tiga hotel tersebut. Aksi pria kelahiran London ini membuat seluruh pegawai dan tamu Hotel Bendesa panik. Melihat hal itu, karyawan hotel langsung minta bantuan Basarnas. Beberapa menit kemudian, petugas gabungan SAR dari Polda Bali, Basarnas dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Selain itu, satpam hotel juga turut membantu mengevakuasi. Selanjutnya, petugas berupaya melakukan negosiasi dan berlangsung selama satu jam. Akhirnya pelaku berhasil dibujuk untuk turun dan langsung dievakuasi. Pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit BIMC dan dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat perawatan medis. Aksi nekatnya ini diduga karena depresi. Kepala Seksi Pengamanan dan Penyelamatan (Pammat) Subdit Gasum Direktorat Sabhara Polda Bali yang juga Ketua Tim SAR Polda Bali Kompol I Komang Tresna A. Manik membenarkan adanya peristiwa ini. “Kami mengerahkan delapan personel untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berjalan dengan lancar dan aman,” tegas Tresna A. Manik, Selasa (29/8) kemarin. Berdasarkan informasi dari karyawan hotel, perwira melati satu ini menceritakan bahwa tamu yang sudah menginap selama dua hari di Hotel Bendesa ini dilihat perilakunya aneh. Ia mondar-mandir dari kamar tempatnya menginap ke area kolam renang dan di tempat front desk. Bahkan, ketika diajak bicara tidak nyambung. Selanjutnya, bule itu pergi keluar dan saat dipantau di CCTV terlihat Adam Healey Matthew sedang naik ke tower air. “Diketahuinya kejadian ini berawal dari petugas hotel saat mengecek situasi hotel melalui CCTV. Di layar monitor terlihat turis ini sedang naik ke tower air,” ungkapnya. (kmb36)

LAHAN - Sebelum diolah lebih lanjut, seorang petani di Mengwi, Badung menaburi lahan pertaniannya dengan pupuk organik.

Bali Post/eka

Satpol PP Minta Videotron di Simpang Patung Kuda Diturunkan Mangupura (Bali Post) –

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung meminta pemilik videotron yang dibangun di simpang Patung Kuda, Tuban, tepatnya yang menempel dengan bangunan Balai Banjar Tuban Griya, segera diturunkan. Sebab, pemasangan videotron tidak mendapatkan izin dari pemerintah setempat lantaran berdiri di zona larangan reklame. Kepala Satpol PP Badung IGK Surya Negara menegaskan hal itu, Selasa (29/8) kemarin. Menurut Surya Negara, pihaknya memberikan deadline selama sepekan kepada pemilik agar membongkar sendiri layar digitalnya. ‘’Apabila tidak, maka akan dibongkar paksa

oleh aparat,’’ katanya mengingatkan. Surya Negara menambahkan, Tim Yustitusi telah memanggil pemilik videotron tersebut. Pembangunan videotron terse-

but sangat melanggar, sehingga tidak mendapat izin dan harus dibongkar. ‘’Sudah kami panggil dan sudah diminta untuk dimatikan (videotron – red),’’ ujarnya dan menambahkan,

pemasangan videotron itu melanggar Perbup 80 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kabupaten Badung, sehingga sampai saat ini tidak diberikan izin oleh pemerintah setempat. Dikonfirmasi terpisah, Pj. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Badung Made Agus Hariawan belum banyak memberikan penjelasan. ‘’Saya telah melakukan pengecekan bangunan videotron itu dan

memang belum berizin,’’ katanya singkat. Informasi yang dihimpun di lapangan, pemilik yang kabarnya berasal dari Surabaya itu telah berupaya melakukan pengurusan izin. Akan tetapi berdasarkan Perbup 80 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kabupaten Badung, di lokasi tersebut bukan merupakan titik pembangunan reklame videotron. (kmb27)

Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 1,2 Miliar di Pura Dalem Kahyangan Kuta Bali Post/kmb23

JALAN TOL - Mulai Oktober 2017, layanan transaksi tol di seluruh jalan tol di Indonesia akan menggunakan uang elektronik (unik).

Meningkat, Penggunaan Uang Elektronik di Jalan Tol Mangupura (Bali Post) Guna meningkatkan penggunaan uang elektronik atau unik dalam melakukan transaksi saat melintas di jalan tol, berbagai program mulai digulirkan PT Jasamarga Bali Tol (JBT). Bahkan, berdasarkan data dari Humas Jasamarga Bali Tol, saat ini telah terjadi peningkatan penggunaan unik di jalan tol. Dari semula sekitar 14 persen, kini sudah meningkat menjadi sekitar 19 persen. Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol Akhmad Tito Karim, peningkatan ini memang belum signifikan karena sosialisasi baru dilakukan secara parsial. Meskipun demikian, pihak JBT tetap memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan tol yang telah mulai bangkit kesadarannya untuk menggunakan unik. ‘’Kami berikan apresiasi yang tinggi kepada pengguna jalan tol. Kesadaran menggunakan unik itu sesungguhnya wujud apresiasi dan kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah,’’ kata Akhmad Tito Karim, Selasa (29/8) kemarin. Dalam rangka turut menyukseskan program pemerintah yaitu Gerakan Nasional Non-Tunai serta dalam rangka hari raya Idul Adha 1438 Hijriah, kata Akhmad Tito Karim, pihak JBT akan kembali memberikan diskon tarif tol di ruas Jalan Tol Bali Mandara. Secara rinci, diskon tarif tol 10 persen tersebut akan diberlakukan selama tujuh hari, dari Senin (4/9) pukul 06.00 Wita dan akan berakhir pada Minggu (10/9) pukul 21.00 Wita. ‘’Khusus bagi pengguna jalan tol yang membayar menggunakan uang elektronik, kami akan berikan potongan tarif tol sebesar 10 persen untuk semua golongan kendaraan, dari tanggal 4 sampai 10 September 2017,’’ ujarnya. Menurut Akhmad Tito Karim, kebijakan ini juga merupakan salah satu pendorong bagi masyarakat di Bali, khususnya pengguna jalan tol. Mulai Oktober 2017, layanan transaksi tol di seluruh jalan tol di Indonesia sudah tidak lagi menggunakan uang tunai (cash) melainkan beralih menggunakan unik. ‘’Untuk itu, kami mendorong masyarakat supaya mulai beralih dan membiasakan diri menggunakan unik. Selain praktis, transaksi lebih cepat, bisa mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol dan juga multiguna karena bisa digunakan untuk belanja di toko swalayan,’’ tambahnya. Setelah pemberlakuan diskon tersebut, kata Akhmad Tito Karim, JBT bersama Bank Indonesia dan perbankan penerbit unik akan bersinergi melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif. Di antaranya, melalui kegiatan grand launching, fun rally, talk-show, SMS blast dan lain-lain. (kmb23)

Tegaskan Komitmen Implementasi Pembangunan Badung Berlandaskan Tri Hita Karana KOMITMEN bukti sebagai garda terdepan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan adat kembali dilakukan Bupati Nyoman Giri Prasta di Kuta, Senin (28/8) malam. Bantuan hibah senilai Rp 1.200.750.000 digelontorkan kepada Desa Adat Kuta untuk pembangunan candi bentar dan tembok panyengker di Pura Dalam Kahyangan Kuta. Ikut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Badung dapil Kuta I Gusti Anom Gumanti, Camat Kuta Gede Rai Wijaya, Lurah Kuta Wayan Daryana, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa bersama prajuru dan tokoh masyarakat lainnya. Giri Prasta memaparkan, konsep Tri Hita Karana selalu melandasi semua kebijakan pembangunan di Badung untuk kepentingan masyarakat. Wujud implementasi konsep tersebut dituangkan melalui bantuan sepenuhnya kepada masing-masing pura di Badung, untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan (parahyangan). Selain itu, upacara dan upakara yang digelar masyarakat dibiayai untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan sesama (pawongan).

Serta penataan parkir, pantai, pasar seni dan sebagainya yang dilakukan untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungan (palemahan). ‘’Ini tentu kita laksanakan secara berkelanjutan, ini baru pemanasan. Urusan di Kuta, Rp 500 miliar pun kebijakan yang kami ambil tidak masalah. Karena kami wajib menata dapurnya atau jantungnya Badung ini,’’ terangnya. Sejumlah program penataan di Kuta dipaparkan oleh Bupati Giri Prasta yang disebut bares oleh warga ini. Tujuannya agar masyarakat Kuta bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri hingga generasi mendatang. Hal tersebut diyakininya akan tercapai, apalagi diakuinya konsep Bendesa Adat Kuta sangat luar biasa dan memiliki pendamping kuat, seperti tenaga insinyur dan arsitek yang banyak di Kuta. Giri Prasta menegaskan, pihaknya selalu memberikan peluang dan mendukung sepenuhnya warga masyarakat Badung untuk mampu menjadi tuan di daerahnya sendiri. ‘’Bendesa Adat Kuta ini brilian pemikirannya untuk masyarakat, bukan hanya untuk sekarang tapi untuk

ke depannya. Saya selaku Bupati banyak sekali dibantu, baik berupa konsep pemikiran dan gambaran untuk kebaikan masyarakat Badung,’’ sanjungnya. Sementara itu, Bendesa Adat Kuta Wayan Swarsa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung atas segala bantuan yang selama ini telah diberikan. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Bupati Badung, sehingga pasidikaran antara Bupati Badung dan Desa Adat bisa terjalin dengan kuat. Ia menjelaskan, sejumlah program penataan yang diungkapkan Bupati Badung untuk Kuta ke depannya merupakan kelanjutan apa yang telah dibicarakan dan dikoordinasikan bersama sebelumnya, antara Desa Adat Kuta dan Pemkab Badung. Untuk mendukung rencana penataan Pemkab Badung tersebut, kata Swarsa, pihaknya juga telah merancang sebuah Sistem Informasi Manajemen Desa Adat Kuta (Simdaku) Pantai Kuta yang akan segera di-launching di hadapan Bupati Badung. Dengan Simdaku tersebht, maka semua pedagang yang ada di Pantai Kuta atau komponen yang menjadi pengelolaan desa adat di Pantai Kuta bisa terdata

MENDUKUNG - Komitmen bukti sebagai garda terdepan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan adat kembali dilakukan Bupati Nyoman Giri Prasta di Kuta, Senin (28/8) malam. dengan jelas. Baik siapa dia, dia berjualan usaha apa dan di area pantai sebelah mana berjualan. ‘’Dengan Simdaku ini, merupakan bentuk database para pedagang yang ada di Pantai Kuta yang kini jumlahnya 1.768 orang, baik pedagang adat, nonadat, pembantu pedagang dan freelance yang ada di Pantai Kuta.

Inilah bentuk kebersamaan kami dan komitmen kami untuk mendukung upaya Pemkab Badung. Karena itulah Simdaku Pantai Kuta ini harus diketahui dan menjadi suatu penguat bagi Pemerintah Kabupaten Badung dalam menata kependudukan khususnya di Desa Adat Kuta,’’ paparnya. (ad1991)

BOP dan Ujian Sertifikasi Agen CAR

Tawarkan Cara Pemasaran yang Berbeda dengan ”Income” Tak Terbatas PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR), perusahaan asuransi jiwa, menggelar acara Business of Opportunity Presentation (BOP), Jumat (25/8) lalu. BOP ini adalah bagian dari cara CAR untuk memasarkan produk asuransi yang dijual secara individu melalui agency/ keagenan 3i-Networks. Acara

rutin yang dilakukan setiap minggu itu diadakan di berbagai tempat di Indonesia, termasuk Bali. Tampak peserta sangat antusias untuk mengikuti BOP tersebut. Terlihat dari jumlah peserta yang membludak hingga memenuhi ruangan. Direktur Marketing Jos Chandra Irawan didampingi Chief

CAR - PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR), perusahaan asuransi jiwa, menggelar acara Business of Opportunity Presentation (BOP), Jumat (25/8).

Agency Officer Suhendri dan Agency Builder I Dewa Putu Artawijaya menjelaskan, BOP ini dilakukan bertujuan untuk mendorong masyarakat agar memiliki asuransi jiwa dan membagi kesempatan kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk bisa meraih pendapatan tidak terbatas dengan menjadi agen asuransi CAR. CAR yang mulai mendapat tempat di hati masyarakat Bali dan secara nasional umumnya terus bertumbuh, baik dari sisi pendapatan premi maupun agennya. Secara nasional, hingga Juli 2017, premi yang didapat telah mencapai Rp 1,071 triliun. Pencapaiannya pun telah melebihi target, yaitu 112 persen, termasuk yang renewal. Sedangkan untuk premi new business yang didapat telah mencapai Rp 732 miliar. ‘’Kita mencapai target 120 persen dan mengalami pertumbuhan 83 persen dari Januari hingga Juli 2017 secara nasional,’’ ujarnya. Sedangkan di Bali pencapaian preminya telah mencapai Rp 14,5 miliar. Selain jumlah premi, agen CAR juga bertambah. Saat ini di seluruh

Indonesia, agen CAR telah mencapai 3.495 agen yang berlisensi. Dari 3.495 agen, 752 agen merupakan agen aktif yang berproduksi ratarata minimum 1 polis setiap bulannya. ‘’Para agen telah berlisensi berdasarkan sertifikasi melalui Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sesuai peraturan yang ditetapkan oleh OJK. Jadi, semua agen penjual ini adalah agen berlisensi,’’ tandasnya. Pihaknya mengaku, jumlah agen yang besar dikarenakan CAR menawarkan konsep cara pemasaran yang berbeda, sehingga pertumbuhan itu melesat. Tahun 2017 ini seiring pertumbuhan agen melalui acara BOP ini, pihaknya menargetkan pencapaian premi new business dari channel distribusi Agency hingga Rp 650 miliar. Sementara hingga saat ini, premi yang sudah diperoleh telah mencapai Rp 491 miliar, sehingga Jos optimis target tersebut dapat tercapai. Selain BOP, Minggu (27/8) lalu, CAR mengadakan ujian lisensi agen sebanyak 293 orang yang diikuti oleh calon agen asuransi. Ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan

mengingat penjual asuransi harus memiliki lisensi keagenan. ‘’Kami optimis target tersebut tercapai, karena produk yang kami tawarkan adalah produk unggulan dari CAR, yaitu CARlink Pro,’’ ujarnya mantap. CARlink Pro merupakan produk sederhana untuk perlindungan. Di samping itu, ada unit yang diinvestasikan untuk memberikan nilai tambah kepada nasabah. ‘’Jadi para pemegang polis itu bukan saja untuk mempertanggungkan keluarganya, mengalihkan risiko keluarga dan dirinya kepada perusahaan asuransi, tapi dia juga bisa memanfaatkan asuransi ini sebagai bentuk/cara dia mendapatkan return investasi yang tentunya sesuai harga investasi yang ada di market,’’ jelasnya. Selain CARlink Pro, CAR juga memiliki beragam produk lainnya baik yang bersifat Individu maupun Group Health Insurance, Bancassurance, Retail Insurance, Asuransi Mikro, Dana Pensiun maupun Syariah untuk memenuhi kebutuhan perlindungan asuransi yang beragam bagi masyarakat Indonesia. (ad1634)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

Ganesa Unmas 2017 Perkuat Jiwa Bela Negara UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) menyelenggarakan Gema Acara Penerimaan Eksekutif Muda (Ganesa) 2017 pada 27-31 Agustus. Tema Ganesa Unmas kali ini ‘’Membentuk Karakter Mahasiswa Berlandaskan Nilai Budaya Bangsa yang Mencerminkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme’’. Ganesa diikuti 2.526 mahasiswa baru. Tahun ini Unmas hanya bisa menerima 2.526 mahasiswa dari 4.226 orang yang mendaftar. ‘’Kami tidak bisa terima semuanya karena menyesuaikan dengan rasio dosen dan fasilitas, sebab menyangkut peraturan pemerintah,’’ kata Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. saat pembukaan Ganesa di Desa Kertalangu, Selasa (29/8) kemarin. Selama lima hari Ganesa, mahasiswa baru diberikan materi tentang pendidikan tinggi yang erat kaitannya untuk menyelesaikan studi dan bela negara, sehingga memiliki rasa cinta Tanah Air. Mahasiswa baru diharapkan memahami dan meresapi Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, Pancasila dan UUD 1945. Beberapa narasumber dari luar kampus yang dihadirkan, seperti Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana dan Ketua Kopertis Wilayah VIII yang memberikan materi tentang pendidikan karakter, BNN serta narasumber dari dalam kampus, yaitu para wakil rektor. Made Sukamerta menegaskan, pada Ganesa ini tidak ada keg-

BUKA GANESA - Kepala Kopertis Wilayah VIII membuka Ganesa dengan simbolis pemakaian nametag dan topi, didampingi Rektor dan Wakil Rektor Unmas. iatan perpeloncoan, melainkan lebih banyak pembekalan pada mahasiswa agar siap mengikuti pendidikan tinggi. Setelah acara di tingkat universitas, dilanjutkan dengan Ganesa di tingkat fakultas. Di tingkat fakultas, mahasiswa baru diberikan materi yang sesuai dengan fakultas, sehingga pembekalan menjadi lengkap dan mahasiswa bisa menyelesaikan studi tepat waktu. ‘’Sekarang kan ada pembatasan, tidak bisa terlalu lama di kampus. Maksimal tujuh tahun,’’ ungkapnya. Tujuan pembekalan ini supaya mahasiswa baru lebih siap memasuki pendidikan tinggi. Setelah diberikan pemahaman bela negara, generasi muda sebagai penerus bangsa diharapkan bisa menangkal paham radikalisme yang bisa membahayakan negara.

‘’Kalau sudah paham, saya yakin apa pun paham tidak bisa masuk. Mahasiswa harus betul-betul cinta Tanah Air,’’ beber Rektor Unmas. Unmas memiliki enam fakultas. Enam fakultas tersebut mempunyai 12 prodi, sedangkan Program Pascasarjana memiliki dua program studi (prodi) atau total ada 14 prodi. Pihaknya bersyukur tahun ini tidak ada prodi yang kering atau kekurangan mahasiswa. Semua prodi terisi sesuai kuotanya masing-masing. ‘’Kepercayaan masyarakat akan kami perhatikan baik-baik. Proses belajar mengajar dan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lain akan kami jalankan dengan baik, sehingga output yang dihasilkan bagus,’’ sambung Made Sukamerta. (ad1990)

I Nyoman Rasmen Adi Raih Gelar Doktor

P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Teliti Nasi Jinggo

Siswa SMAN 6 Denpasar Raih Perak di Korsel DANA sekolah minim bukan menjadi alasan bagi SMAN 6 Denpasar untuk berprestasi di ajang internasional. Prestasi teranyar yang dicetak siswa SMAN 6 Denpasar, yakni meraih medali perak pada ajang World Invention Creativity Contest (WICC) di Korea Selatan (Korsel). Prestasi itu dipersembahkan Komang Melinda Sulistyawati yang kini duduk di kelas XII MIA-5 SMAN 6 Denpasar. Ia berkompetensi di Korsel bersama puluhan duta negara lainnya di ajang yang diadakan Korea Unversity Invention Association. Melinda merupakan satusatunya siswa SMA dari Bali yang lolos ke Korsel setelah memenangkan ribuan proposal yang masuk ke panitia. Ia langsung diundang mempresentasikan karya ilmiah soal ‘’Study Income Trader Nasi Jinggo in Denpasar and the Impact of Social Economy’’ atau ‘’Studi Penghasilan Nasi Jinggo terhadap Dampak Sosial Ekonomi bagi Masyarakat Denpasar’’. Melinda tertarik meneliti nasi jingo karena di Bali ada tren penjualan nasi ini. Ternyata nasi jinggo ini berdampak bagi ekonomi masyarakat Bali yang berbasis ekonomi kerakyatan. Para pedagang menjadikan nasi jinggo sebagai pekerjaan utama dan sebagian lagi sebagai pekerjaan sampingan. Yang menarik, sebagian besar dilakoni kaum wanita. Ini termasuk upaya pemberdayaan kaum wanita Bali. Ia menelili 30 pedagang di kawasan Jalan Gajah Mada, Wangaya hingga Ubung yang dikenal sebagai sentra pedagang nasi jinggo. Melinda yang dibina oleh Wayan Ananta Wijaya dan suka

SELAMAT - Kepala SMAN 6 Denpasar Nyoman Mudita bersama para wakasek memberi ucapan selamat kepada Komang Melinda (tengah) yang meraih perak di Korsel. berpetualang di Sispala Buana Mandala SMAN 6 Denpasar, mampu mempaparkan hasil penelitiannya dalam bahasa Inggris. Ia juga memberi saran agar kemasan nasi jinggo Bali yang dari daun diubah ke bentuk kemasan kotak yang lebih menarik. Para pedagang juga perlu inovasi aneka rasa nasi jinggo. Tak menoton menggunakan daging ayam, bisa juga daging sapi, babi dan udang. Sementara sambel level pedasnya perlu dipertahankan. Waka Kurikulum SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Sumahendra menyatakan prestasi ini bisa dijadikan pemacu semangat siswa lainnya guna menghasilkan prestasi go international. Sekolah sudah memberi peluang itu kepada semua siswa, baik IPA maupun IPS. Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. I Nyoman Mudita, M.Pd. didampingi Waka Humas Drs. I Nyoman Sudiarta, Waka Kesiswaan I Wayan Subiakta, S.Pd., Waka

Sarana Drs. I Wayan Arta dan Waka Pembinaan Mutu Drs. Jerokum mengakui prestasi ini bisa dicapai berkat kerja keras tim Komunitas Peneliti Belia (KPB) SMAN 6 Denpasar yang diketuai I Made Gunada Putra, S.Si. beserta anggota tim Drs. Ketut Sinah, Kadek Artayasa, S.T. dan Ananta Wijaya. KPB ini bisa melahirkan siswa berprestasi di tingkat Bali, nasional dan internasional. Untuk bisa ke Korsel, sekolah harus mencari sponsor kepada masyarakat seperti I.B. Sukarta (anggota DPR-RI dari Sanur), I.B. Udiana dan I.B. Kiana. Untuk itu, Mudita berterima kasih kepada sponsor, para orangtua siswa dan masyarakat. Walaupun dana sekolah sangat minim, SMAN 6 Denpasar tetap menjadikan KPB sebagai unggulan karena lebih banyak ngayah dalam membina siswa berprestasi. Dalam waktu dekat dua tim SMAN 6 Denpasar akan ke India mengikuti lomba karya ilmiah. (ad1994)

Hari Ini, SCI Gelar Munas Teliti Peran Desa Adat bagi Pariwisata Berkelanjutan di Penglipuran Pembentukan Pengurus Periode 2017-2022

SELAMAT - Koordinator Kopertis VIII Nengah Dasi Astawa bersama I.B. Teddy Prianthara dan dosen Undiknas memberi selamat kepada Nyoman Rasmen Adi (empat dari kiri) usai meraih doktor. UNDIKNAS kembali mencetak dosen bergelar doktor. I Nyoman Rasmen Adi, M.S. sukses meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Program Doktor Prodi Ilmu Ekonomi PPS FEB Unud, Selasa (29/8) kemarin. Ia mampu meraih gelar doktor dalam waktu empat tahun dengan predikat sangat memuaskan (3,90). Dr. I Nyoman Rasmen Adi lahir di Klungkung tahun 1958, putra ketiga pasangan I Wayan Rasti (alm) dan Ni Wayan Semen. Ia bersama istri tercinta Dra. Made Mulyadi, S.E., M.M. dikarunia dua putri, yakni Luh Gede Elvina Adi Saputri, S.E. dan Made Elvareta Adi Putri. Nyoman Rasmen menyelesaikan S-1 di FPTK IKIP Malang dan S-2 di UKSW Salatiga. Dalam disertasinya yang disusun atas bimbingan promoter Prof. Dr. Made Suyana Utama, S.E., M.S. dengan co-promotor

Prof. Dr. Drs. Made Kembar Sri Budhi, M.P. dan Ida Bagus Putu Purbadharmaja, S.E., M.E., ia mampu menjawab dengan lugas semua pertanyaan penguji dalam sidang yang dipimpin Dr. Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. Rasmen yang juga gemar bidang IT memaparkan disertasi berjudul ‘’Peran Pemerintah, Peran Desa Adat dan Modal Sosial dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli’’. Ia mengatakan keberhasilannya meraih gelar doktor diabdikan untuk pengembangan kemajuan iptek, demi lembaga serta untuk kebanggaan keluarga. Para dosen Undiknas dipimpin Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dan Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Undiknas Dr. I.B. Teddy Priathara, S.E., M.Si. beserta pengurus Perdiknas ikut

memberi ucapan selamat kepada Rasmen Adi. Dalam disertasinya Rasmen Adi menggunakan pendekatan modal sosial, community based tourism dan sustainable tourism development. Ia memaparkan bahwa program desa wisata akan berhasil mendatangkan sumber pendapatan untuk masyarakat lokal sangat ditentukan oleh partisipasi penduduk lokal. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan peran pemerintah, peran desa adat dan modal sosial mampu menstimulus community based tourism. Peran desa adat dan community based tourism secara signifikan mampu menstimulus sustainable tourism development, sedangkan peran pemerintah secara langsung kurang mampu menstimulus sustainable tourism development. Peran desa adat dan community based tourism berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan pariwisata berkelanjutan di Desa Penglipuran. Pengaruh community based tourism paling dominan, disusul peran desa adat. Artinya, community based tourism peran desa adat memberikan stimulus positif pada terciptanya kualitas pariwisata berkelanjutan. Sementara peran pemerintah secara langsung kurang menjadi stimulus pembangunan pariwisata berkelanjutan di Penglipuran. Artinya, peran pemerintah dirasakan kurang mampu secara langsung mewujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan di desa ini. Masyarakat mempersepsikan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Desa Penglipuran lebih nyata dilalukan melalui aktivitas lembaga tradisional, yaitu desa adat dan community based tourism. (ad1995)

PERSIAPAN MUNAS - Ketua Umum SCI Iwan Sutanto didampingi Ketua SCI Bali I Nengah Sarjana dan Ketua Panitia Munas IV SCI H. Hardi Pitoyo beserta stakeholder terkait berfoto bersama dalam persiapan Munas IV SCI yang digelar hari ini. GUNA memilih dan membentuk kepengurusan baru, Shrimp Club Indonesia (SCI) hari ini menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV dengan tema ‘’Sukses Budi Daya, Rakyat Sejahtera, Devisa Meningkat’’ di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Badung, Bali. Munas yang diselenggarakan bertepatan dengan kegiatan 10 th Disease In Asian Aquaculture (DAA10) yang merupakan event internasional ini, bertujuan memilih ketua umum SCI dan membentuk pengurus SCI daerah yang sudah terbentuk dan yang tengah dipersiapkan untuk periode 2017-2022. Munas IV SCI akan dibuka Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Ir. Slamet Soebjakto. SCI mengundang seluruh Dinas Kelautan dan Perikanan se-Bali dan Bupati Badung. Ketua Panitia Munas IV SCI

Ir. H. Hardi Pitoyo didampingi Ketua SCI Bali I Nengah Sarjana, S.E., M.M., Selasa (29/8) kemarin, mengatakan munas merupakan agenda yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali untuk membentuk kepengurusan baru, baik di tingkat ketua umum maupun pengurus SCI di daerah di seluruh Indonesia. Rabu ini juga digelar Shrimp Farmers Day dalam bentuk seminar dan Shrimp Farmers Day di pantai yang dikemas dalam bentuk pertemuan dengan para petambak udang seluruh Indonesia dan para praktisi yang membidangi masalah udang. Ia berharap dengan digelarnya munas untuk membentuk kepengurusan periode 20172022 ini, anggota SCI ke depannya bisa lebih sukses dalam budi daya udang untuk menopang produksi udang nasional, kehidupan anggota SCI lebih sejahtera dan pendapatannya

meningkat. Selain itu, petambak udang diharapkan bisa menemukan inovasi-inovasi baru tentang teknologi budi daya udang dalam menghadapi tantangan, terutama penyakit dan kendala lainnya. ‘’Siapa pun yang akan terpilih sebagai pengurus SCI yang dipilih secara mufakat, baik yang menjabat sebelumnya maupun regenerasi baru, kita akan dukung. Yang penting tujuannya untuk membesarkan asosiasi SCI ke depannya dan kesejahteraan bersama,’’ ujar Hardi Pitoyo. Ketua Umum SCI Ir. Iwan Sutanto menjelaskan, SCI merupakan asosiasi petambak udang seluruh Indonesia yang mempunyai peran mendukung industrialisasi udang nasional, membantu mempercepat proses sertifikasi CBIB dan sertifikasi yang lain, menerapkan budi daya yang ramah lingkungan, memberikan masukan kepada pemerintah tentang langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penyelesaian masalah yang berkaitan dengan produksi udang, menyerap tenaga kerja serta membantu perekonomian nasional. Sampai saat ini 70 persen budi daya udang SCI dimanfaatkan untuk produksi di Indonesia. SCI daerah yang telah dibentuk di Indonesia meliputi Banyuwangi, Situbondo, Malang, Tuban, Bali, Lombok, Sumbawa, Lampung, Medan, Pontianak, Sulawesi, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sementara SCI daerah yang dipersiapkan dibentuk pada Munas IV ini di antaranya Madura, Probolinggo, Bengkulu, Pacitan, Trenggalek, Tulung Agung, Muna (Sulawesi Tenggara), Tarakan, Aceh, Sumatera Selatan dan Bima. (ad1992)

Hadiri Talkshow Jumpa Tokoh Dalam Rangka HUT Pramuka

Arya Wedakarna Inginkan Kembalinya Eksistensi Gerakan Pramuka

DALAM rangka merayakan Hari Pramuka ke-56 tahun 2017 yang bertepatan dengan penyelenggaraan Pameran Pembangunan Provinsi Bali di Art Center, Denpasar, Kwartir Daerah Pramuka Provinsi Bali mengadakan acara ‘’Jumpa Tokoh’’ di Kalangan Angsoka Art Center yang dipandu oleh Silvia, salah satu pembawa acara TV nasional. Setelah sebelumnya beberapa tokoh diundang pada acara tersebut, kini giliran Senator DPD-RI perwakilan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di hadapan para pengurus dan anggota Pramuka SMP dan SMA se-Denpasar. Hadir mendampingi Ketua Pramuka Kwarda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakil Ketua Pramuka Peduli Bali Bagus Parta Wijaya, S.H., M.H. Pada acara yang berlangsung sekitar 60 menit itu, Arya Wedakarna menyampaikan dukungannya terhadap salah satu organisasi kepemudaan tertua di dunia ini. ‘’Sebagai anggota Pramuka, kita harus percaya diri dulu, berani. Walaupun saat ini gerakan Pramuka sedikit berkurang

eksistensinya, tetap harus optimis, sering membuat kegiatan baik di tingkatan sekolah maupun daerah agar dirasakan keberadaannya oleh masyarakat. Saya selaku perwakilan Provinsi Bali di Senayan akan mendorong kementerian agar maksimal mengalokasikan anggaran khususnya untuk Pramuka Kwarda Provinsi Bali. Ke depan kita harapkan adanya perhatian dari pusat dan Pemprov Bali untuk mendukung setiap kegiatan Pramuka di Bali,’’ ungkapnya. Salah satu senator termuda dan penyandang rekor Muri sebagai doktor termuda ini tidak hanya menyampaikan dukungannya terhadap gerakan Pramuka. Ia juga memberikan motivasinya kepada peserta yang mayoritas adalah siswa SMP dan SMA agar selalu semangat belajar. ‘’Sekolah yang tinggi, ambil perguruan tinggi/universitas ternama yang ada di Pulau Jawa. Setelah berhasil balik ke Bali, bangun daerah masing–masing. Hanya dengan pendidikan kita dapat meraih kesuksesan. Kalau ekonomi keluarga tidak mendukung, cari beasiswa dari sekarang. Gunakan perkem-

bangan teknologi untuk mencari informasi beasiswa, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Untuk mencari beasiswa di luar negeri harus kuasai minimal bahasa Inggris,’’ sambungnya. Pada cara tersebut ada beberapa peserta yang memberikan aspirasinya terkait kurangnya perhatian di beberapa sekolah terhadap kegiatan Pramuka yang berada di lingkungan sekolah. Sementara pengurus dan anggota Pramuka Kwarda Bali mengharapkan dibuatkan Bumi Perkemahan di Bali seperti di beberapa provinsi lain untuk menunjang aktivitas kegiatan Pramuka. Mendengar aspirasi tersebut, Arya Wedakarna menjelaskan akan memeriksa beberapa sekolah yang dimaksud untuk meminta penjelasan pihak sekolah. Terkait pembuatan Bumi Perkemahan di Bali, alumni Wakil Ketua Pramuka SMAN 1 Denpasar tahun 1995–1998 Gugus Depan Radha Krisna ini sangat setuju. Ia minta pengurus Pramuka Bali segera membahas untuk penentuan lokasi dan kemudian memohonkan kepada pemerintah yang nantinya akan dikawal PRAMUKA – Senator Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama sejumlah pengurus Kwarda Pramuka di Art Center. oleh DPD-RI. (ad1997)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Rabu Paing, 30 Agustus 2017

daerah

5

Jebol Teralis, Tahanan Polsek Wongsorejo Kabur Banyuwangi (Bali Post) Polsek Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, kecolongan. Satu tahanan di Polsek setempat kabur, Selasa (29/8) pagi kemarin. Tahanan kasus pencurian emas ini berhasil lolos setelah menjebol teralis besi. Tahanan nekat itu bernama Kadek Supartika (27) asal Busungbiu, Buleleng. Pelaku yang baru dua minggu mendekam di Polsek diketahui raib dari sel sekitar pukul 05.00 WIB. Saat petugas jaga mengecek, tahanan sudah tak di ruangan. Ketika diperiksa, teralis besi di sal tahanan bekas digergaji. Pelaku kabur setelah menjebol tembok. Terakhir petugas jaga masih melihat pelaku sekitar pukul 02.00. Hingga pukul 17.00, pelarian pelaku masih misterius. Polres Banyuwangi menerjunkan anjing pelacak untuk memburu pelaku di kawasan pantai, namun hasilnya nihil. ‘’Kami masih terus melakukan pencarian,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto yang memimpin langsung proses pencarian pelaku tak jauh dari kawasan Polsek. Perwira dua melati di pundak itu menambahkan, kondisi tahanan di Polsek Wongsorejo sejatinya cukup kokoh. Protap pengawasan tahanan sudah dilakukan. Seluruh pintu sel tertutup rapat, tetapi pelaku jeli mencuri kelengahan petugas jaga. ‘’Kami sudah terjunkan tim untuk memburunya,’’ jelas Kapolres. Informasi di lapangan menyebutkan, Supartika ditahan di Mapolsek Wongsorejo sejak 16 Agustus lalu. Pelaku ditangkap warga setelah terlibat pencurian perhiasan emas di rumah warga, lalu diserahkan ke Polsek. Sebelum kabur, pelaku sempat menjalani pemeriksaan maraton di hadapan penyidik. Pelaku yang menikahi gadis lokal Wongsorejo itu pernah mendekam di Lapas Sidoarjo, Jawa Timur, selama dua tahun. Kaburnya tahanan ini membuat warga setempat mulai resah karena pelaku baru dua minggu ditahan di Polsek. Warga berharap polisi segera menangkap kembali pelaku, sehingga tak membuat waswas masyarakat. (kmb30)

Bali Post/kmb37

KETERANGAN PERS - Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo memberikan keterangan pers bersama Jaksa Agung Singapura Lucien Wong usai menandatangani MoU di Jimbaran, Badung, Selasa (29/8) kemarin.

Jaksa Agung RI dan Singapura Teken MoU

’’Concern’’ Tindak Kejahatan Teroris, Narkoba, dan Lingkungan Bali Post/kmb30

KABUR – Ruang tahanan Polsek Wongsorejo, Banyuwangi, yang ditinggal kabur penghuninya.

HUT Polwan Diisi Lomba Pidato

Amlapura (Bali Post) – Polres Karangasem memiliki cara khusus untuk merayakan HUT ke-69 Polwan. Untuk mendapatkan Polwan yang berkemampuan baik berbicara di depan umum, serangkaian HUT Polwan digelar lomba pidato di Aula Wira Satya Polres Karangasem, Selasa (29/8) kemarin. Anggota Polwan perwakilan dari masing-masing bagian, satuan dan Polsek jajaran Polres Karangasem ikut berkopetisi menjadi yang terbaik. Mereka sangat antusias karena lomba mengangkat tema ‘’Kesadaran Gender dan Human Right’’. Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana mengatakan, ajang ini dalam rangka menyeleksi anggota terbaik. Yang terbaik akan mewakili Polres Karangasem dalam lomba pidato yang akan dilaksanakan di Polda Bali. ‘’Polwan dapat sejajar dengan polisi laki-laki. Ke depannya jabatan strategis juga akan ditempati oleh anggota Polwan sebagai bentuk kesamaan gender,’’ tegasnya. Ia minta anggota Polwan memacu diri untuk berprestasi dalam pelaksanaan tugas dan dalam pengabdian diri kepada masyarakat. Seluruh Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Karangasem juga menilai lomba ini penting untuk membentuk Polwan yang berkarakter. Koordinator Polwan Polres Karangasem AKP I Nengah Artini menerangkan, kompetisi pidato ini terlaksana berkat prakarsa Kapolres Karangasem. Setelah melalui penilaian, keluar sebagai juara I Hesti Yudhanatalia, peringkat II Ni Luh Gede Wahyuni dan ranking III I Gusti Ayu Agung Vindia. ‘’Target kami wakil Karangasem jadi yang terbaik di Polda Bali nanti,’’ tegasnya. (kmb31)

Tahun 2017

27.225 Bidang Tanah Ditargetkan Terdaftar Mangupura (Bali Post) – Ribuan bidang tanah di Kabupaten Badung belum terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setidaknya, tanah yang belum terdaftar di Gumi Keris mencapai 63.782 bidang dari jumlah yang diperkirakan 279.022 bidang. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyampaikan, hingga Januari 2017, bidang yang sudah terdaftar sebanyak 215.240 bidang. Sementara pemerintah pusat telah menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis (PTSL) untuk Kabupaten Badung sebanyak 1.200 bidang yang meliputi tujuh desa. ‘’Untuk tahun 2017 ditargetkan 27.225 bidang tanah terdaftar yang meliputi 22 desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi,’’ katanya, Selasa (29/8) kemarin. Menurut Suiasa, capaian tersebut akan ditingkatkan di tahun 2018 meliputi target kurang lebih 32.832 bidang yang dilaksanakan secara mandiri dengan biaya Rp 9.286.531.200 dari APBD Badung dengan mekanisme hibah melalui APBN pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Pejabat asal Kuta Selatan ini mengatakan, dalam rangka terwujudnya program prioritas percepatan pendaftaran tanah melalui Nawa Cita Presiden Joko Widodo, telah ditetapkan program PTSL dengan target seluruh bidang tanah di seluruh Indonesia sudah terdaftar paling lambat 2025. Khusus Kabupaten Badung ditargetkan paling lambat tahun 2019. ‘’Kami harapkan bertepatan dengan HUT Kota Mangupura 16 November 2018 mendatang, PTSL sudah rampung,’’ ujarnya. Suiasa mengatakan, adanya program PTSL ini patut disyukuri karena bidang tanah yang belum bersertifikat akan segera disertifikatkan. Hal tersebut untuk menjamin kepastian hukum atas penguasaan dan kepemilikan tanah. ‘’Pemerintah melaksanakan pendaftaran tanah di seluruh Indonesia sesuai Pasal 19 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Undangundang Pokok Agraria,’’ jelasnya. Sebelumnya, Kepala Perkantoran Pertanahan Kabupaten Badung Gede Sumardan mengatakan, PTSL dilaksanakan untuk mempercepat terwujudnya pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini sesuai dengan amanah Undangundang Nomor 5 Tahun 1960 pasal 19 ayat 1. Kendati demikian, Gede Sumardan mengakui PTLS belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Pasalnya, pemerintah belum mempunyai dana yang cukup untuk melaksanakan pendaftaran tanah desa demi desa secara lengkap. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo melakukan penandatanganan kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Jaksa Agung Singapura Lucien Wong di sebuah hotel di Jimbaran, Badung, Selasa (29/8) kemarin. Fokus kerja sama yang dibangun adalah masalah hukum. Pasalnya, Indonesia dan Singapura merupakan negara tetangga yang sama-sama concern dalam melakukan penindakan terhadap kejahatan transnasional seperti narkotika, teroris dan lingkungan. ‘’Karena kedekatan wilayah, maka banyak hal kepentingan yang harus disepakati dan dikerjakan bersama,’’ tandas Prasetyo dalam keterangan persnya usai penandatanganan MoU. Dikatakannya, Indonesia dan Singapura menghadapi masalah yang

sama. Kedua negara sama-sama berkeinginan menghadapi persoalan kejahatan tersebut. Kejahatan serius itu seperti tindak pidana korupsi, kejahatan narkotika, aksi terorisme dan kejahatan lainnya seperti lintas batas negara. ‘’Warga negara Indonesia banyak yang mengadu nasib di luar negeri dan sering bermasalah,’’ ujarnya. Masalah lainnya berkaitan dengan kejahatan lingkungan. Singapura sering mengeluhkan asap yang ditengarai berasal dari Indonesia. ‘’Itu diduga ada kelalaian di samping

dugaan ada kesengajaan. Pelakunya tidak semata-mata dari Indonesia, namun juga diduga dari negara lain yang membuka usaha di Indonesia seperti usaha perkebunan sawit yang investornya orang asing,’’ ungkap Jaksa Agung. Berbicara soal teroris, orang nomor satu di Korps Adyaksa RI itu menyebut sudah menjadi masalah dunia. Tidak mustahil negara di kawasan Asia termasuk Singapura dan Indonesia menjadi manuver sasaran para teroris. Ini perlu dilakukan antisipasi. Kejahatan narkotika juga sudah mendunia. Baik Indonesia maupun Singapura concern dalam pemberantasan narkoba. ‘’Indonesia sudah menjadi pusat peredaran narkoba dan sasaran bandar. Pengedar masuk me-

lalui Hongkong, Malaysia dan Singapura. Kita bersama concern menindak tegas para pelakunya,’’ jelasnya. Persoalan lain yang belakangan terkait dengan tindak pidana korupsi adalah pencucian uang. Makanya kedua negara sepakat membuat kesepahaman, yang menjadi tonggak hubungan bersejarah antara Indonesia dan Singapura walau tidak ada perjanjian ekstradisi. Secara yuridis, kedua negara mempunyai sejarah undang-undang yang hampir sama. Indonesia mewarisi regulasi dan UU yang diwariskan pemerintah Belanda, sedangkan di Singapura banyak UU peninggalan Inggris. ‘’Melalui kerja sama ini kekuatan kita lebih besar,’’ tegas Prasetyo. (kmb37)

Tiga Desa Adat Dukung Perluasan Bandara Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) Terkait rencana perluasan bandara untuk pembangunan apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjorok ke laut, sudah mendapat persetujuan dari tiga desa adat penyangga, yaitu Kelan, Tuban dan Kuta. Menurut Communication Head and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Selasa (29/8) kemarin, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak Desa Adat Kuta, Tuban dan Kelan, Senin (28/8) lalu. Pertemuan tersebut bertujuan menyampaikan informasi secara resmi rencana pembangunan apron di Bandara I Gusti Ngurah Rai. ‘’Kami mengundang ketiga bendesa adat ini karena kemungkinan dalam pembangunan perluasan apron itu nanti areanya terdampak,’’ ujarnya. Pada pertemuan tersebut dijelaskan dua opsi yang akan dilakukan dalam pembangunan apron, yaitu

dengan reklamasi dan tiang pancang. Bendesa adat yang hadir menyarankan agar pembangunan apron nanti memperhatikan aspek lingkungan. ‘’Kami dari AP I memprioritaskan opsi tiang pancang. Setelah dilakukan kajian, opsi tiang pancang juga akan berdampak pada jam operasional bandara. Bandara harus ditutup selama 12 jam setiap harinya,’’ katanya. Menurut Arie, penutupan bandara dilakukan untuk menghindari kecelakaan penerbangan. Sebab, dalam pembangunan nanti menggunakan alat berat berukuran tinggi untuk menancapkan tiang pancang. ‘’Kalau pemerintah daerah dan rakyat Bali mendukung dengan cara reklamasi, AP I lebih siap,’’ ungkapnya. Sosialisasi ini akan terus dilakukan sepanjang ada pihak yang ingin meminta penjelasan dari AP I. Sosialisasi diharapkan dapat dilaksanakan seefisien

mungkin, sehingga proses pengerjaan tak terlambat. Sebelumnya pihak AP I melakukan pertemuan dengan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang meminta AP I melakukan presentasi lebih detail. Terkait pro-kontra mengenai reklamasi di Bali, pihak AP I seutuhnya menyadari bahwa sesungguhnya reklamasi belum bisa diterima di Bali. Arie berpendapat, jika reklamasi ini dilaksanakan berdasarkan kajian sosial dan ekonomi yang baik serta hanya satu kepentingan, yakni kepentingan negara, tak akan terjadi pro-kontra. Oleh karenanya pihak AP I mengharapkan semua pihak untuk secara bersama-sama terus melakukan sosialisasi yang masif bahwa ini murni untuk kepentingan negara. Pembangunan ini dilakukan untuk pengembangan kapasitas bandara, memajukan pariwisata dan mengimbangi kepadatan di bandara dalam jangka panjang. (kmb23)

Malam Penganugerahan Bali Mandara Parama Nugraha 2017

Lima Tokoh Terima Penghargaan Denpasar (Bali Post) Memaknai sembilan tahun pelaksanaan Program Bali Mandara, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menganugerahkan Penghargaan Bali Mandara Parama Nugraha (BMPN) 2017 bagi tokoh individu, kelompok masyarakat atau institusi yang telah memberi kontribusi penting dalam pembangunan daerah di Bali, di Gedung Terbuka Ardha Candra, Denpasar, Selasa (29/8) malam kemarin. Penghargaan BMPN tahun ini sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya, karena mengambil tema ‘’Memperkokoh Persatuan dalam Semangat Kebinekaan Melalui Bali Mandara Parama Nugraha’’ yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di negeri ini untuk memperkokoh NKRI. Mangku Pastika dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagian besar program Bali Mandara Jilid II telah berjalan dengan baik. Kendati demikian, masih ada program yang belum terlaksana secara efektif serta belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya sangat terbuka menerima kritik konstruktif dan solusi yang aplikatif dari seluruh kompo-

Bali Post/wan

BERSAMA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wakil Gubernur Ketut Sudikerta bersama para penerima Penghargaan Bali Mandara Parama Nugraha 2017 di Ardha Chandra, Denpasar, Selasa (29/8) malam kemarin. nen masyarakat. ‘’Tak hentihentinya saya minta seluruh komponen masyarakat untuk ikut mengawal setiap program melalui pemberian kritik yang konstruktif dan solusi yang aplikatif, sehingga semua program berjalan efektif dan tepat sasaran untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi krama Bali,’’ ujarnya. Menurutnya, penghargaan BMPN mempunyai makna yang strategis dalam mendorong peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan ucapan terima kasih pemerintah kepada tokoh masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi tinggi serta konsisten mengabdi untuk kemajuan Bali. Mereka melakukannya dengan tulus ikhlas dilandasi semangat ngayah. Gubernur Bali berharap para penerima panghargaan makin menguatkan dedikasi dan dapat menjadi teladan sekaligus memotivasi seluruh krama Bali untuk berparti-

sipasi dalam pembangunan. Pastika juga mengajak seluruh pemuka masyarakat dari berbagai bidang untuk makin menguatkan komitmen membangun Bali. Semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen akan mampu mempercepat terwujudnya Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (Bali Mandara). Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Panitia Penganugerahan BMPN 2017 I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H.

mengatakan, penghargaan BMPN merupakan bentuk apresiasi Pemprov Bali terhadap komponen masyarakat melalui bidang tugas dan keahlian masing-masing dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan dinamis guna mempercepat tercapainya masyarakat Bali yang Mandara. Penghargaan BMPN 2017 diberikan kepada lima orang tokoh agama dan spiritual, pertanian organik, penyelamat lingkungan, pariwisata serta seni dan sastra setelah melalui seleksi ketat melibatkan kelompok ahli pembangunan dan SKPD terkait sejak Januari 2017. Mereka adalah I Gusti Agung Prana, Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S., Abu Bakar, I Wayan Kantra dan Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa. Kelimanya berhak atas piagam, piala, lencana emas dan uang tunai masingmasing Rp 15 juta. Malam Penganugerahan BMPN dirangkaikan dengan penutupan pergelaran seni Mahalango IV/2017. Acara dimeriahkan pementasan sendratari kolosal ‘’Bhinneka Tunggal Ika Maha Sakti’’ garapan Sanggar Paripurna, Bona, Gianyar, serta pembangian door prize. (win)


OPINI

6

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

’’Basudewa Kutumbakam’’ JIKA berbicara soal kebersamaan dan keberagaman, umat Hindu sejak lama menganut konsep tersebut lewat ajaran Basudewa Kutumbakam. Artinya, kita semua adalah bersaudara. Inilah yang mewarnai kehidupan warga Hindu (baca: Bali). Sebab, diyakini kebersamaan dalam keragaman adalah bagian dari keindahan hidup ini. Dari segi sosiokultural, warga Bali umumnya memprioritaskan para tamu dura negara (luar negara) dan dura desa (luar desa). Jika mereka memiliki tamu khusus, krama Bali umumnya menyiapkan hidangan yang khusus pula. Di dunia pendidikan kita juga menemukan perbedaan dalam kebersamaan. Kita dilahirkan tidaklah sama. Ada yang dilahirkan dengan otak cerdas, biasa-biasa saja, dan ada yang kurang pintar. Bahkan, ada yang dilahirkan dengan tubuh yang cacat. Namun, mereka tetap saudara kita (Basudewa Kutumbakam - red). Dalam sistem pendidikan kita, merajut perbedaan untuk kebersamaan juga mulai tampak diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini dipayungi UUD 1945 bahwa semua warga negara berhak atas pendidikan. Ini artinya, manusia yang bodoh pun harus mendapat pelayanan. Apalagi mereka yang dilahirkan cacat, mereka disiapkan model pendidikan inklusi atau khusus. Model pendidikan inklusi ini awalnya menggebu-gebu dirancang oleh Wali Kota dan Bupati di Bali dengan maksud memberi perhatian pada keberpihakan bagi penyandang cacat. Namun buktinya di tengah jalan, perencanaan itu mulai dilupakan. Jarang pejabat mau mengorbankan APBD-nya untuk pendidikan inklusi. Mereka cenderung memilih menyumbang ratusan juta disaksikan krama desa yang banyak dengan maksud politis. Lihat saja Pemkab Badung sampai memanggil IKIP PGRI Bali untuk menjadi konsultan soal pendidikan inklusi. Namun sayang, kabar teranyar implementasi iktikad baik ini tak kunjung nyata. Mungkin ide di era Mendikbud Anies Baswedan ini tak nyambung dengan pejabat penggantinya. Wa l i Ko t a D e n p a s a r p u n m e m b e r i perhatian lebih bagi siswa berkebutuhan khusus. Namun sayang belum diwujudkan dalam bentuk kelas inklusi dan guru khusus. Sebab, siswa berkebutuhan khusus memerlukan tindakan individual artinya berbeda dengan siswa yang berkebutuhan khusus lainnya. Yang terjadi, malah siswa berkebutuhan khusus (inklusi) tetap saja mereka masuk ke siswa kelas normal. Nah, ini yang namanya ketidakadilan. Yang terbaik seharusnya siswa berkebutuhan khusus diberikan model pendidikan inklusi yang sebenarnya. Jika mereka memiliki kaki pincang siapkan model bangku dan meja serta pengajaran olahraga sesuai dengan kondisinya. Misalnya memberikan kursi roda, dll. Prinsipnya, pendidikan bagi manusia yang berbeda harus tetap berkeadilan. Basudewa Kutumbakam. Mereka adalah saudara kita. Semua orang memiliki masa depan tersendiri. Paling tidak tiap kabupaten memiliki sekolah model inklusi. Tugas kita adalah menyiapkan fasilitas untuk kemajuan dan kemandirian. Makanya dalam ajaran Hindu upaya ini sangat luhur dibandingkan kita memberi nasi bagi orang yang lapar. Perbedaan bukanlah pertentangan, karena ia adalah bagian nyata dari sebuah dinamika kehidupan. Ia terjadi sejak manusia diciptakan, dan akan terus terjadi sepanjang sejarah kehidupan. Konflik yang kerap terjadi sesungguhnya tidak disebabkan oleh perbedaan, tetapi kekakuan dan kedangkalan cara pandang kita dalam memahami perbedaan itu sendiri.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Cari Solusi, Jangan Hanya Berdebat Kenaikan dana parpol telah diumumkan secara terbuka kepada rakyat negeri ini. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah telah memutuskan menaikkan dana bantuan untuk partai politik (parpol) dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara sah. Alokasi APBN untuk parpol ini mengalami kenaikan hampir 10 kali lipat dari bantuan anggaran negara untuk parpol sebelumnya. Mencermati hal ini, saya sebagai warga negara berharap agar kenaikan dana parpol ini membuat partai politik dan politisinya lebih bijak dalam mengelola persoalan kebangsaan. Selama ini yang saya lihat politisi cenderung debat dan berkonflik untuk kepentingan-kepentingan yang tidak efektif untuk pembangunan bangsa. Dengan kenaikan dana parpol ini, politisi mestinya lebih banyak mencari solusi mengatasi masalah kebangsaan, bukan sebaliknya justru bersikap terbalik dengan publik. Politisi yang tidak bisa memerankan diri sebagai negarawan bahkan cenderung membela kepentingan partai dan kepentingan pribadinya secara arogan sebaiknya meninggalkan profesinya. Yang jelas, negara ini membutuhkan politisi yang bijak dalam upaya mengatasi masalah kebangsaan. I Wayan Suarsana, S.Pd. Gianyar, Bali

Merangkul Perbedaan dan Merajut Kebersamaan Menurut pandangan Hindu, anak yang terlahir ke dunia kondisinya akan berbeda-beda satu sama lainnya sesuai karmanya masing-masing. Artinya, ada anak yang lahirnya normal, ada pula yang mengalami kelainan (cacat). Ketika mereka lahir, mereka merupakan makhluk lemah dan tidak dapat berkembang secara penuh tanpa campur tangan orang lain. Mereka perlu dibantu melalui proses pendidikan dan pendidikan merupakan hak semua orang (anak). UUD 1945 pasal 3, menyatakan setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pengajaran. Kemudian UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 5 menyatakan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu. Sementara Undang-undang No. 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat pasal 5 menyatakan bahwa setiap penyandang cacat mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan, termasuk menikmati pendidikan bermutu.

Oleh Made Kerta Adhi dan Ni Putu Seniwati ika dicermati ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, ternyata di dalamnya terkandung makna bahwa regulasi tersebut memberikan ruang dan hak yang sama kepada anak yang berkebutuhan khusus (ABK) atau berkelainan dengan anak normal dalam mengakses pendidikan bermutu. Artinya, peserta didik yang berkelainan tetap diberikan kesempatan untuk menikmati pendidikan bermutu, sehingga nantinya mereka mampu tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang dapat menghargai perbedaan dan mampu berpartisipasi dalam proses pembangunan, sebagaimana anak normal pada umumnya. Tujuan ini mustahil bisa tercapai, jika sejak awal mereka (baca: anak berkebutuhan

J

khusus) diisolasikan dari teman sebayanya di sekolah-sekolah, atau apa yang disebut dengan segregasi. Betapa pun kecilnya mereka harus diberi kesempatan yang sama dengan teman sebayanya untuk bergaul dan belajar bersama anak-anak normal melalui pendidikan inklusif. Ada sebuah hasil penelitian tentang pendidikan khusus tahun 1980-an yang dipelopori oleh The National Academy of Sciences (Amerika Serikat), hasilnya menunjukkan bahwa klasifikasi dan penempatan anak berkelainan di sekolah atau kelas khusus tidak efektif dan cenderung diskriminatif. Sementara Meyer (2001), menyatakan ‘’agar siswa yang memiliki kecacatan dapat berhasil dengan baik, maka mereka harus diberikan pendidikan dalam lingkungan yang dapat

menerima mereka dalam hubungan sosial dan persahabatan dengan masyarakatnya’’. Pendekatan yang bisa menerima ABK dengan anak normal secara bersamasama dalam proses pendidikan adalah pendidikan inklusif. Pandangan inklusi semacam ini sebenarnya sudah tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menghimpun keanekaragaman dalam sebuah kesatuan. Jika dilihat Permendiknas No.70 Tahun 2010, maka pendidikan inklusif didefinisikan sebagai sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama

dengan peserta didik pada umumnya. Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif adalah prinsip pemerataan dan peningkatan mutu, prinsip kebutuhan individual, prinsip kebermaknaan, prinsip berkelanjutan, serta prinsip keterlibatan ABK. Dalam pelaksanaannya, pendidikan inklusif bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya dan mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman, dan tidak diskriminatif kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan untuk memperoleh pendidikan bermutu sesuai kebutuhan dan kemampuannya. Peserta didik merupakan faktor utama dalam pendidikan inklusif, keberadaannya sangat heterogen, antara lain dilihat dari indikator intelektual, mental, emosional, fisik, dan sosialnya. Setiap anak adalah unik dan berbeda-beda. Mereka memiliki kemampuan berbeda, belajar dengan cara yang berbeda-beda, dan dalam tahapan yang berbeda pula. Oleh karena itu, proses pembelajaran harus bersifat ramah dan mengikuti keunikan anak, bukan sebaliknya anak yang harus mengikuti program pembelajaran. Keanekaragaman eksistensi anak disabilitas merupakan aset bangsa yang potensial, yang perlu dikembangkan bukan diabaikan apalagi dikucilkan. Mereka akan menjadi mandiri dan tidak terus ketergantungan kepada orang lain, jika mampu

Mengapresiasi Kuis Berhadiah Sepeda Presiden Jokowi Pada abad ini, sepeda bukan kebutuhan penunjang kelancaran hidup sehari-hari, tetapi sekadar untuk gowes pelengkap hobi refreshing bagi orang-orang tertentu dalam kemewahan hidupnya yang modern. Hidup modern identik memiliki mobil dan atau paling tidak sepeda motor untuk memperlancar sekaligus memewahkan keseharian dalam hidup, walau dengan cara ngutang sekalipun. Bersepeda dayung dalam menunjang kelancaran keseharian hidup seseorang, mengundang persepsi miskin. Akan tetapi di beberapa negara lain seperti Jepang, Belanda, dan negara-negara Eropa penghasil teknologi canggih lainnya, justru meninggalkan penggunaan kendaraan berBBM dan renaissance pada budaya hidup bersepeda, karena selain praktis, ekonomis juga menyehatkan. Adalah kesadaran dari negara tersebut bahwa kendaraan ber-BBM yang digunakan secara terus-menerus dengan jumlah yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, sedangkan persediaan sumber daya BBM terbatas, sehingga pada saatnya akan habis seiring berjalannya waktu. Bukan hanya itu, emisi gas karbon dari asap knalpot karena pembakaran BBM akan membuat lapisan ozon di atmosfer semakin menipis dengan peningkatan global warming yang membahayakan kehidupan manusia di bumi. Kesadaran negara-negara maju tersebut bukan berarti mereka harus mengurangi produksi kendaraan bermotornya, bahkan harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan negara-nagara lain seperti Indonesia yang ingin memewahkan diri melalui kepemilikan berbagai jenis dan

Oleh I Wayan Sariasa merek kendaraan pribadi. Berbagai dampak buruk yang ditimbulkan dari kondisi ini di antaranya udara semakin beracun juga kemacetan di jalanjalan umum, angkutan publik semakin tidak dilirik oleh masyarakat karena sudah memiliki kendaraan masing-masing, dan terminal-terminal umum pun tidak berfungsi. Gambaran semua ini dapat disaksikan di Bali. Presiden Jokowi sepertinya memperhatikan betul perkembangan ini berserta akibat-akibat buruk yang ditimbulkan. Namun, harus diakui bahwa kepemilikan kendaraan pribadi adalah hak asasi manusia, dan bagi Presiden Jokowi, hal itu tidak mungkin dilarang secara vulgar karena justru akan mengundang polemik. Tapi kepemilikan kendaraan pribadi tidak juga harus dimurahkan dengan mengorbankan kepentingan umum yang berkeadilan sosial. Paling tidak seorang pemimpin harus bisa menjembatani jurang pemisah antara kaya dan miskin yang berkeadilan sosial. Adil dalam keadilan sosial; bukan berarti harus sama tapi boleh tidak sama, dan tidak sama bukan berarti boleh timpang karena jika itu yang terjadi justru akan menimbulkan ketidakadilan yang justru memperlebar jurang antara kaya dan miskin. Kebijakan untuk mengatasi berjubelnya kendaraan bermotor bisa saja dilakukan secara vulgar misalnya dengan membatasi: penggunaan BBM, kepemilikan kendaraan

pribadi terlebih kendaraan roda 4 yang mengokupasi ruang publik relatif luas baik di jalan umum maupun di parkiran, dan juga batas maksimal umur kendaraan yang boleh berlalu lalang di jalan umum. Dan untuk membangkitkan kesadaran rakyat, presiden sepertinya menghindari cara-cara yang vulgar tersebut, tapi dengan setrategi komunikasi yang walau tidak mewah tapi elegan yakni melalui kuis sederhana berhadiah sepeda. Hadiah yang diberikan tidak dibedakan antara anak kecil, dewasa, ibu-ibu, bapakbapak, bahkan kepada pejabat negara dan juga artis sekalipun; hadiahnya selalu sama yakni sepeda sport. Mungkin kurang pas dengan status seseorang yang menerima hadiah sepeda tersebut. Tapi begitulah; kuis sederhana yang berhadiah sederhana, bukan berarti nilainya sederhana. Bagi penulis ada sebuah pesan yang berkepribadian dari Presiden, yakni membangkitkan kesadaran rakyat bahwa bersepeda memiliki daya guna dan hasil guna yang luar bisa. Ini sekaligus mengisyaratkan untuk secara sadar mengurangi ketergantungan kepada kendaraan bermotor dan memulai gaya hidup yang sederhana. Betul, hanya segelintir dari 250 juta lebih penduduk Indonesia yang berkesempatan ikut secara langsung sebagai audien dalam kuis sederhana bersama Presiden Jokowi. Namun, yang terpenting, kita bisa merasakan adanya berlian di balik kuis sederhana berhadiah sepeda dari Presiden ke-7 RI kita, Joko Widodo.

justru diberdayakan potensi dan bakat mereka sesuai keunikannya masing-masing. Sejatinya, hambatan utama bagi ABK bukan pada kecacatannya, tetapi pada penerimaan sosial masyarakatnya. Selama tersedia alat dan penanganan khusus pada ABK, maka mereka akan dapat menghadapi kelainan itu. Justru yang sulit dihadapi adalah hambatan sosialnya. Bahkan, hambatan yang datangnya dari dalam diri ABK itu pun disebabkan oleh pandangan sosial yang negatif terhadap dirinya. Pada hakikatnya, potensi akademis seorang anak tidak dapat dikembangkan secara terpisah dari potensi sosial, emosional, dan fisiknya, karena aspek-aspek tersebut saling bergantung (interdevendence) antarsatu faktor dengan faktor lainnya dalam perkembangan anak. Pendidikan iklusif dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi isu yang sangat menarik dalam sistem pendidikan nasional karena pendidikan inklusif memberikan perhatian pada pengaturan para siswa yang memiliki kelainan atau kebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan pada sekolah-sekolah reguler. Terkait hal tersebut, janganlah pernah memandang anak yang berkebutuhan khusus dengan sebelah mata, tetapi perlakukanlah mereka sebagaimana anak normal pada umumnya. Penulis, dosen K op ertis Wilayah VIII dipekerjakan di IKIP Saraswati

POJOK APBN 2018 fokus untuk kepentingan rakyat. - Ingat rakyat jelang pemilu. *** 51 persen saham PT Freeport untuk kesejahteraan rakyat. - Jargon sejak lama. *** Hasilkan undangundang, DPR tak lagi kejar target. - Kejar ‘’setoran’’?

Penulis, pemerhati masalah budaya

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PERBAIKAN JARINGAN Seorang pekerja memanjat tiang listrik untuk melakukan perbaikan jaringan listrik di kawasan Banjar Semer, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (29/8) kemarin.

www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Perhatian Khusus PEREDARAN narkoba telah merambah hingga ke seluruh lapisan masyarakat, bahkan sampai ke pelosok desa. Kondisi ini harus menjadi perhatian khusus bagi semua pihak, termasuk masyarakat, terutama peran kepala desa serta perangkat desa menjalankan fungsi security serta prosperity di lingkungannya. “Perangkat desa selalu berhubungan dengan masyarakat. Setelah kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan informasi dan deteksi dini terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing,” ungkap Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat membuka pelatihan penggiat antinarkoba di lingkungan masyarakat di Denpasar Timur, Selasa (29/8) kemarin. Kegiatan itu diharapkan mampu mendorong desa pakraman masingmasing untuk menyusun awig-awig tentang pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan desanya. Saat ini sudah dua kabupaten yang telah memasukkan P4GN dalam awigawig yaitu Klungkung dan Karangasem. Peran kepala desa dalam P4GN yaitu sebagai pelopor dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program pemberantasan narkoba, deteksi dini dalam penyalahgunaan narkoba, menjadi tokoh dan panutan masyarakat serta wajib lapor bilamana terjadi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Peran serta masyarakat dalam menyukseskan program P4GN telah diatur dalam Undangundang No. 35 Tahun 2009. “Perangkat desa selaku tokoh masyarakat sangat berperan untuk membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mereka selalu berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga mempunyai kesempatan yang besar untuk membantu melakukan pencegahan peredaran narkoba menggandeng Babinsa, Bhabinkantibmas, pecalang serta unsur aparat terkait,” tegas mantan Direktur Binmas Polda Bali ini. (rah)

Diskominfosan Tindak Lanjuti Tower Miring Bangli (Bali Post) Keberadaan tower dengan kondisi miring sebagaimana yang ditemukan Komisi I DPRD Bangli saat melakukan sidak di Banjar Jayamaruti Desa Kintamani belum lama ini, disikapi Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli. Selasa (29/8) kemarin, Diskominfosan turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi tower tersebut. “Ya kami sudah menyikapi hal itu dengan mengecek langsung kondisi tower,” kata kepala Diskominfosan Ni Wayan Manik, Selasa kemarin. Sebagaimana hasil pengecekannya, Manik yang didampingi salah satu stafnya mengakui bahwa tower di lokasi tersebut kondisinya miring. Hanya, kemiringannya tidak terlalu parah. “Miringnya ke arah jurang,” ujarnya. Terkait kondisi itu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi langsung dengan pihak pemilik tower. Oleh pihak pemilik, rencananya kemiringan tower itu akan segera ditindaklanjuti. Menurut Manik, kemungkinan miringnya tower itu disebabkan adanya kekurangan dalam konstruksi. Sebelum kondisinya miring seperti sekarang, di salah satu sisi dasar tower itu dulunya sempat mengalami longsor. Oleh pihak pemilik, dasar tower itu kemudian diperkuat. Kemungkinan saat melakukan perkuatan, ada bagian tanah yang kurang dipadatkan sehingga menyebabkan fondasinya mengalami kemiringan. Terkait hal itu, Manik mengatakan pihaknya di Diskominfosan akan bersurat ke Dinas PU untuk merekomendasikan soal konstruksinya. Sementara itu, disinggung mengenai keberadaan tower secara umum di Bangli, manik menyebutkan jumlahnya mencapai 80 unit. Hanya, pihaknya tidak menyebutkan berapa tower yang sudah berizin dan yang belum. Manik hanya mengatakan sekitar sepuluh tower saat ini masih dalam proses pengurusan izin. Mengenai izin tower, dikatakan bahwa hal itu ditangani Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Pihaknya di Diskominfosan sebatas memberikan rekomendasi. Meski saat ini sudah ada 80 tower di Bangli, namun jumlah itu masih memungkinkan untuk ditambah. Terutama di daerah Kintamani dan Susut yang beberapa desanya blank spot. (kmb40)

PANTAI KUTA Kunjungan wisatawan ke Kuta, Badung tetap mengalami peningkatan. Tampak sejumlah wisatawan menuju Pantai Kuta saat berkunjung ke daerah wisata yang sudah sangat terkenal tersebut. Foto diambil Senin (28/8).

SMPN di Denpasar Paceklik Tenaga TU Berstatus PNS Denpasar (Bali Post) -

Sejumlah SMP negeri di Kota Denpasar masih kekurangan tenaga tata usaha (TU). Mirisnya, paceklik tenaga administrasi sekolah tersebut tidak dibarengi dengan pengangkatan PNS tenaga TU. Di SMPN 9 dan SMPN 12 Denpasar, misalnya, masih kekurangan pegawai TU dari persyaratan yang ideal. Kepala SMPN 9 Denpasar Made Arawan, Selasa (29/8) kemarin, mengemukakan sejak beberapa tahun terakhir ini tidak ada pengangkatan PNS untuk posisi tersebut. Kebanyakan formasi disediakan untuk guru. Karena itu, kekurangan tenaga tersebut ditutupi dengan mengangkat tenaga honorer. ‘’Saat ini, kami hanya memiliki pegawai administrasi PNS sebanyak dua orang, dan ditambah sebelas pegawai honor,’’ ujar Arawan. Arawan menambahkan, pengangkatan tenaga TU sudah lama tidak dilakukan. Ia juga heran, padahal keberadaan tenaga administrasi itu juga memengaruhi peningkatan kualitas proses belajar mengajar di suatu sekolah. Kondisi yang sama terjadi di

SMPN 12 Denpasar. Menurut Kasek Nengah Narsa, sekolahnya hanya memiliki satu pegawai TU berstatus PNS. Menutupi kekurangan tenaga administrasi sekolah, pihaknya berupaya dengan mengangkat tenaga honorer lagi delapan orang, termasuk tenaga kebersihan. Untuk tenaga honorer, honor bulanan mereka diambilkan dari dana BOS, mengingat sekolah tidak diperkenankan lagi memungut dana komite. Menurut Arawan dan Nengah Narsa, jumlah ideal tenaga administrasi adalah sebesar jumlah kelas dalam satu sekolah dibagi dua, ditambah satu. Kedua kasek ini mengatakan, sekarang banyak sekolah yang hanya memiliki tenaga administrasi tak lebih dari lima orang. Itu pun belum dihitung tenaga administrasi yang akan pensiun. ‘’Tenaga administrasi cukup penting, sebab menyangkut pelayanan administrasi guru dan

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb

Bali Post/kmb

Rumawan Salain

Nengah Narsa

Made Arawan

siswa,’’ terang Arawan. Mengenai tugas TU, dijelaskan Nengah Narsa, di antaranya sebagai tenaga administrasi, seperti menangani administrasi kepegawaian, administrasi kesiswaan, dan administrasi perlengkapan. Dihubungi terpisah, pengamat

pendidikan Putu Rumawan Salain mengatakan keberadaan tenaga TU di sekolah sama pentingnya dengan guru. TU itu dipekerjakan untuk administrasi semua bidang yang ditugaskan oleh kepala sekolah. Dijelaskan Rumawan, tugas

TU di sekolah itu meliputi, membantu proses belajar mengajar, urusan kesiswaan, kepegawaian, peralatan sekolah, urusan infrastruktur sekolah, keuangan, bekerja di laboratorium, perpustakaan dan hubungan masyarakat. (kmb)

Aniaya Penjemput Penumpang, Calo Tiket Bus Ditangkap Denpasar (Bali Post) Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) melakukan sweeping calo tiket bus di Terminal Ubung di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Operasi itu dilakukan setelah terjadi penganiayaan terhadap penjemput penumpang, Arik (35). Polisi mengamankan 9 awu-awu (calo tiket) termasuk tersangka pelaku penganiayaan, Rusdi Kurniawan (38), Selasa (29/8) kemarin. Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan, korban dari GWK Jimbaran menuju Terminal Ubung bersama keluarganya, Senin (28/8) pukul 21.00 Wita. Setibanya di sana, korban parkir di Jalan Cokroaminoto,

depan kantor Telkom Ubung. “Terjadi salah paham karena pelaku mengira korban travel gelap yang mau ngambil penumpang di Terminal Ubung. Pelaku langsung menganiaya korban,” ujarnya. Akibat kejadian itu, bibir bawah korban luka, luka gores di hidung dan lututnya lecet. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Denbar. Setelah menerima laporan itu, Iptu Aan bersama anggotanya langsung ke Terminal Ubung. Saat melakukan olah TKP, petugas mendapat ciri-ciri pelaku dan salah satu saksi menunjuk pelakunya. Tersangka Rusdi langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Denbar. Terkait kasus itu, polisi langsung melakukan sweeping dengan sasaran

calo tiket ilegal. Setelah mengobokobok terminal tersebut, polisi mengamankan Muhamad Rozikin (22) asal Banyuwangi, Suparlan (55) asal Jember, Muhamad Riski Kamaludin (20) asal Jakarta, Moh Mashuri (24) asal Banyuwangi, Risal Apri Cahyono (30) asal Lumajang, Komang Sudiarta (34) asal Karangasem, Bambang Utomo (46) asal Denpasar, dan I Nyoman Juwita (44) asal Klungkung. “Kami akan terus sweeping awuawu ini dan perintah Bapak Kapolsek harus benar-benar bersih di Terminal Ubung. Kami mengimbau agar pengelola bus harus mematuhi aturan berlaku dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

IRT di Pesinggahan

Berjualan Ikan, Topang Penghasilan Suami PROFESI sebagai penjual ikan masih dilakoni sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan, Klungkung. Langkah itu sebagai salah satu cara untuk menopang penghasilan sang suami. Melintas di jalur By-pass Ida Bagus Mantra-Pura Goa Lawah, tepatnya di Desa Pesinggahan, pandangan mata tak hanya tertuju dengan rumah makan lesehan dengan kepulan asap yang keluar dari cerobong. Tak hanya pula melihat deburan ombak dari laut yang terbentang luas menunjukkan warna biru tua. Di tengah hal menarik itu, juga nampak sejumlah perempuan yang tengah sibuk melambaikan tangan, meminta pengendara untuk berhenti. Dengan kepala tertutup tengkuluk, mereka bukanlah hendak ingin menumpang. Namun tengah menjajakan ikan pindang segar yang baru ditangkap nelayan di laut lepas. Penuh kesabaran mereka menunggu pembeli. Waktu senggangnya diisi obrolan santai sesama pedagang. Tawa dan keluh kesah pun muncul. Salah seorang pedagang, Wayan Menteb, menuturkan profesinya itu sudah dilakoninya sejak belasan tahun lalu. Berawal dari melihat sang suami yang bekerja banting tulang untuk menghidupi keluarga. ‘’Ini untuk membantu penghasilan suami,’’ tuturnya, Selasa (29/8) kemarin. Perempuan satu anak ini memulai aktivitasnya sejak pukul 07.00 Wita, diawali dengan menunggu nelayan di pantai. Ikan yang dijajakan setiap harinya kisaran 25 ekor. Harganya terbilang murah, hanya Rp 10 ribu per ekor. Berjualan sampai sore, sekitar pukul 17.00 Wita, itu bisa habis terjual. ‘’Sering habis. Kalau soal untung cukup untuk beli beras sekilo,’’ ucapnya.

Ikan yang dijual tak selalu dari nelayan Pesinggahan. Saat musim paceklik, ia mencari ke daerah lain, ke seputaran Denpasar. Cara ini sudah dijalani selama bertahun-tahun. Tak menjadi sebuah beban. ‘’Ya… sudah biasa. Kalau tidak ada ikan di sini, cari di tempat lain,’’ imbuhnya. Tak jauh berbeda dengan pengakuan pedagang lain, Ketut Yartiasih. Perempuan tiga anak ini sudah berjualan sejak dirinya masih kecil, mengikuti orangtua. ‘’Apalagi sekarang suami jadi nelayan, ya… lanjut jualan ikan,’’ ucapnya. Hasil yang didapat cukup mampu membantu untuk memenuhi kebutuhan setiap hari, salah satunya untuk bekal anak bersekolah. ‘’Jualan biar ada bekal anak sekolah,’’ tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

IKAN - Pedagang menjajakan ikan segar di pinggir jalan di wilayah Pesinggahan, Klungkung.

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Calo tiket bus yang beroperasi di Terminal Ubung diamankan di Polsek Denbar, termasuk pelaku penganiayaan.


BANGLI

8

Jelang Pembangunan Pasar

Empat SMP Tak Punya KTU

Bali Post/nan

I Nyoman Sedana

Bangli (Bali Post) Empat SMP di Kabupaten Bangli tidak memiliki Kepala Tata Usaha (KTU). Kondisi tersebut membuat sekolah-sekolah tersebut kesulitan menata administrasi. S e kretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli I Nyoman Sedana, Selasa (29/8) kemarin, mengungkapkan SMP yang tidak memiliki KTU yakni SMPN 1 Bangli, SMPN 2 Bangli, SMPN 5 Bangli dan SMPN 1 Susut. Untuk pengisian jabatan KTU yang lowong, pihaknya sudah mengusulkan hal itu ke BKD. ‘’Tinggal menunggu proses lebih

lanjut,’’ ungkap Sedana. Menurutnya, jabatan KTU lowong di sejumlah sekolah diakibatkan ditinggal pensiun pejabat sebelumnya. Untuk pengisian KTU, haruslah dari pejabat struktural. Maka dari itu pejabat KTU harus lebih dulu dilantik. Dia mengungkapkan, tak adanya KTU berpengaruh terhadap proses administrasi sekolah. Sebab, KTU tugasnya membantu Kepala Sekolah (kasek) untuk menangani segala bentuk administrasi sekolah. ‘’Karena KTU kosong, sementara ini administrasi ditangani kasek. Nanti kasek juga akan memilih pegawai yang senior yang ada untuk sementara mengambil alih untuk menangani administrasi. Dengan begitu, administrasi sekolah tetap bisa berjalan,’’ jelasnya. Sementara saat disinggung jabatan kasek yang lowong, Sedana mengungkapkan, sebelumnya memang ada empat jabatan kasek yang lowong. Namun sekarang sudah diisi Pelaksana Tugas (Plt). Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi permasalahan dalam mengisi ijazah maupun penarikan dana BOS. Plt. Kasek bisa menandatangani ijazah dan melakukan penarikan dana BOS bersama bendahara. ‘’Kalau kasek dan bendahara tidak ada, maka bantuan BOS tidak bisa ditarik,’’ tegas Sedana. (kmb41)

Puluhan Petani Dilatih Budi Daya Tembakau Bangli (Bali Post) Puluhan petani dari enam subak di Kabupaten Bangli dilatih budi daya tembakau. Mereka tak hanya dilatih cara menanam dan pemupukan tembakau yang benar dan tepat namun juga soal penanggulangan hama yang kerap menyerang tanaman tembakau. Enam subak atau kelompok tani yang mendapat pelatihan tersebut yakni Kelompok Tani Buana Sari, Banjar Tiing Desa Pengotan, Kelompok Tani Intan Sari, Banjar Sida Parna Desa Yangapi, Kelompok Tani Guna Kaya, Banjar Kubu Suih Desa Yangapi, Kelompok Tani Kria Utama, Banjar Kubu Suih Desa Yangapi, Kelompok Tani Langgahan Sari, Banjar Langgahan Kangin, Desa Langgahan, dan Kelompok Subak Sibuana Sari Langgahan Kauh, Desa Langgahan. Pelatihan yang dilaksanakan di Desa Kedisan Kintamani dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (29/8) kemarin. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Wayan Sukartana mengatakan, pelatihan budi daya tembakau mempunyai peranan strategis dalam pembangunan pertanian khususnya dalam mengembangkan kompetensi pelaku utama dan pelaku usaha dalam budi daya tanaman tembakau yang baik dan benar. Melalui pelatihan ini diharapkan petani dapat mengembangkan pertanian secara berkelanjutan dari hulu sampai ke hilir dengan membuka wawasan untuk dapat mengakses informasi dan teknologi serta meningkatkan pengetahuan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu cara untuk mengakses informasi dan meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan petani sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas bahan baku tembakau secara berkelanjutan. Ditegaskannya, pertanian merupakan prioritas pembangunan di Kabupaten Bangli karena 80 persen penduduknya bergerak di sektor ini. Program pembangunan pertanian sebagaimana yang dicanangkan pemerintah pusat tentang ketahanan pangan melalui peningkatan produksi komoditas seperti padi, jagung kedelai, serta program peningkatan produksi bawang merah, cabai dan jeruk dengan pola terintegrasi dengan tanaman perkebunan seperti kopi dan tembakau. Melalui pelatihan ini, petani diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik dengan pemanfaatan Agensia Hayati agar produksi yang dihasilkan aman dikonsumsi serta tidak merusak lingkungan serta mampu memperbaiki struktur dan menjaga kesuburan tahah lima tahun ke depan. (kmb40)

Bali Post/ina

PELATIHAN - Puluhan petani mengikuti pelatihan budi daya tembakau.

Telepon Penting

Los di Terminal Loka Crana Dibongkar Bangli (Bali Post) Belasan los yang selama ini berdiri di areal Terminal Loka Crana Bangli dibongkar dan diratakan petugas Pemkab Bangli. Pembongkaran itu dilakukan sebagai persiapan proyek pembangunan pasar di lokasi tersebut. Berdasarkan pantauan, Selasa (29/8) kemarin, pembongkaran belasan los dilakukan sejumlah tenaga dibantu satu unit alat berat. Los yang dibongkar berada di dua lokasi yakni di dalam areal terminal dan luar terminal. Sebelum dibongkar, los yang dibangun sekitar tahun 2012 tersebut sempat dipakai oleh pedagang sebagai tempat berjualan sementara pascakebakaran Pasar Kidul. Setelah Pasar Kidul diperbaiki, los tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk menampung pedagang pasar senggol. Kasubdit Perencanaan, Penganggaran dan Penggunaan Barang Milik Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bangli I Putu Agus Muliawan mengatakan, pembongkaran los di Terminal Loka Crana untuk persiapan pembangunan pasar oleh Disperindag sudah dilakukan sejak Senin (28/8). Total jumlah los yang dibongkar, yakni 15 unit yang berada di dalam areal pasar

dan dua los lainnya yang ada di selatan terminal. Khusus dua los di selatan terminal, materialnya dipindahkan dan dipasang kembali di Pasar Kayuambua untuk menampung pedagang yang terkena proyek perbaikan Pasar Kayuambua. Sementara material bangunan los di dalam areal terminal berupa kayu dan besi rencananya akan dilelang. ‘’Saat ini masih dihitung nilai limitnya,’’ ujarnya. Mengenai sejumlah pohon besar yang tumbuh di dalam areal terminal, Agus mengatakan, hal itu rencananya akan dicabut menggunakan alat berat untuk selanjutnya ditanam kembali oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Bangli akan membangun pasar sekaligus terminal di areal Terminal Loka Crana. Pasar akan berada di lantai dua, sementara terminalnya berada di lantai bawah. Kadisperindag Bangli Nengah Sudibya menjelaskan, pembangunan Pasar Loka Crana yang dianggarkan senilai Rp 10 miliar. Pembangunan tahun ini hanya sebatas struktur saja. Sementara pembangunan sekaligus finishingnya rencananya akan dilanjutkan tahun depan. (kmb40)

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bali Post/ina

TERMINAL - Kondisi Terminal Loka Crana pascadibongkarnya belasan los.

P21, Kasus Korupsi Dana BKK di Songan Bangli (Bali Post) -

Berkas perkara kasus dugaan korupsi dana bantuan hibah, bansos dan BKK dari Pemprov Bali untuk Desa Pakraman Songan, Kintamani tahun 2011-2015 dengan tersangka bendesa setempat, I Ketut Kinia (46), telah dinyatakan lengkap alias P21. Oleh penyidik Polres Bangli, tersangka bersama barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, Selasa (29/8) kemarin. Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Deni Septiawan didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi dan Kanit Tipikor menjelaskan, kasus ini mulai ditangani Unit Tipikor Polres Bangli sejak Juni 2016. Setelah melalui serangkaian proses, berkas perkara tindak pidana korupsi itu pun akhirnya dinyatakan lengkap sesuai surat dari Kejari Bangli Nomor: B-1243/P.1.13/ Ep.1/07/2017 tanggal 24 Juli 2017. Dijelaskan AKP Deni, kronologi kasus dugaan korupsi ini berawal dari adanya bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Bali kepada Desa

Pakraman Songan di tahun anggaran 2011, hibah tahun anggaran 2012 dan BKK tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 510 juta. Bantuan itu diterima melalui transfer rekening Bank BPD Bali atas nama Desa Pakraman Songan untuk kegiatan pasraman, dana operasional prajuru, biaya penunjang administrasi desa pakraman dan kegiatan fisik tiga wibaga sesuai proposal yang diajukan oleh Bendesa Pakraman Songan I Ketut Kinia. Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sudah disampaikan ke Gubernur Bali dengan

kegiatan serta nilai disesuaikan dengan proposal serta jumlah dana yang diterima setiap tahunnya. Namun dari hasil penyidikan, ditemukan fakta-fakta bahwa penggunaan dana bantuan Desa Pakraman Songan yang dilaksanakan tersangka tidak sesuai dengan proposal maupun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana. Ditemukan juga terjadi penggelembungan nilai kegiatan serta menyamarkan penggunaan dana dengan menunjukkan serta melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya dan yang dilaksanakan

dan dibiayai secara swadaya oleh warga Desa Pakraman Songan. ‘’Dalam hal perencanaan proposal, pengajuan proposal serta penarikan dana juga pertanggungjawaban kegiatan tidak ada melibatkan prajuru lain. Hanya dilakukan sendiri dan berdasarkan inisiatif sendiri dari Bendesa I Ketut Kinia,’’ terangnya. Lanjut AKP Deni, terhadap hal itu pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, saksi-saksi, ahli dari MUDP Provinsi Bali. Pihaknya juga melakukan audit perhitungan kerugian keuangan negara melibatkan auditor dan tim dari BPKP Bali. Dari hasil audit diketahui bahwa total jumlah dana bantuan Pemprov yang diterima Desa Pakraman Songan dari tahun 20112015 sebesar Rp 510 juta. Sementara, realisasi penggu-

naannya yang dapat diterima sesuai dengan ketentuan perundang-undangan nilainya hanya Rp 375.586.000. Sehingga dengan perhitungan tersebut ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp 134.414.000. ‘’Sesuai pengakuan tersangka, selisih uang tersebut selama ini digunakan untuk berobat,’’ ujarnya. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kuitansi, uang tunai Rp 40 juta lebih dan buku tabungan atas nama Desa Pakraman Songan. Terhadap perbuatannya, Kinia dijerat dengan Pasal 2 subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. (kmb40)

Bupati Made Gianyar Serukan Pembangunan dari Desa/Kelurahan BUPATI Bangli I Made Gianyar menegaskan, di periode kedua jabatannya, pihaknya masih konsisten dengan pembangunan Bangli melalui desa maupun kelurahan. Jika Bangli ingin berkembang dengan baik, maka desadesa maupun kelurahan di Bangli harus dimajukan terlebih dulu. Pembangunan dilakukan dari bawah ibarat filosofi menanam pohon, agar bisa tumbuh subur dan besar, akarnya harus dirawat dengan baik. Bupati Made Gianyar saat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan wantilan Desa Pakraman Tingkad Batu, Desa Jehem, Tembuku, Selasa (29/8) kemarin, mengungkapkan untuk mempercepat pembangunan di Bangli pada periode pertama menjabat sebagai Bupati, dia menekankan supaya jalanjalan masuk desa merupakan program preoritas yang menjadi fokus pembangunan. Dan di periode kedua, sebagian besar jalan di Bangli yang menghubungkan desa bahkan banjar sudah di-hotmix. Pada tahun 2018 mendatang, dia menargetkan supaya jalan di Bangli semuanya tuntas di-hotmix. ‘’Kita ingin bekerja dengan serius. Kita ingin menghilangkan citra buruk kalau di jabatan kedua Bupati tidak bekerja dengan baik,’’

ungkap Gianyar. Menurutnya, dari awal pihaknya berkomitmen membangun Bangli dari desa dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang digelontorkan ke desa yang cukup besar. Saat ini ADD yang masuk ke desa sudah mencapai Rp 75 miliar. Jika dirata-ratakan, setiap desa mendapat kucuran ADD sebanyak Rp 1,1 miliar. Sementara di tahun 2018, bantuan itu akan ditingkatkan menjadi Rp 100 miliar. Jika di rata-ratakan, setiap desa mendapatkan Rp 1,4 miliar. Pengalokasian dana tersebut nantinya akan menyesuaikan luas wilayah, jumlah penduduk dan lainnya sesuai ketentuan. Khusus untuk program Gerbang Gita Santi (GGS), lanjut Gianyar, Peraturan Bupati (Perbup) yang mengaturnya akan diubah. Dalam Perbup GGS nanti, akan ditentukan kegiatan maksimal dan minimal dalam program ini. Batasan minimal kegiatan yang bisa didanai melalui GGS tidak boleh di bawah Rp 100 juta. Sedangkan batasan maksimalnya mencapai angka Rp 1 miliar. ‘’Kita ingin untuk kegiatan GGS ke depan tidak ada di bawah Rp 100 juta. Karena antara kegiatan yang nominalnya Rp 100 juta atau Rp 10 juta, keruetan adminis-

trasinya sama, kertas yang dihabiskan pun sama. Jadi kalau ada kegiatan di bawah Rp 100 juta, lebih baik dianggarkan melalui desa,’’ terang Made Gianyar. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangli I Dewa Bagus Riana Putra mengatakan, tahun ini program GGS masih sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja substansi isi Perbupnya sedikit direvisi sehingga bisa diakses desa dan kelurahan. Di kelurahan, anggarannya dalam bentuk hibah, sedangkan di desa dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang masuk melalui rekening desa. Riana Putra menambahkan, saat ini angka maksimal yang bisa diakses melalui program GGS mencapai Rp 200 juta. Namun ke depan direncanakan ada batasan minimal dan maksimal yang lebih besar. Sedangkan anggaran GGS tahun ini mencapai Rp 22 miliar. ‘’Melaui program GGS kita ingin mensinergikan program pusat sampai ke desa. Ini merupakan langkah bagus karena esensi dari program ini adalah untuk membangkitkan swadaya masyarakat serta memfilter semua kegiatan di masyarakat melalui desa,’’ katanya. (ad1988)

PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Bangli I Made Gianyar saat upacara peletakkan batu pertama pembangunan wantilan Desa Pakraman Tingkad Batu, Desa Jehem, Tembuku, Selasa (29/8) kemarin.

Belasan Polwan Ikuti Lomba Pidato

Bangli RSU Bangli

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Bali Post/kmb41

LOMBA PIDATO - Salah satu peserta unjuk kebolehan di hadapan dewan juri lomba pidato.

Bangli (Bali Post) Belasan Polwan di lingkungan Polres Bangli unjuk kebolehan dalam lomba pidato serangkaian HUT ke-69 Polwan. Pada lomba yang digelar di ruangan Rupatama, Polres Bangli, Selasa (29/8) kemarin itu, seluruh peserta terlihat antusias. Penampilan peserta lomba dinilai empat juri yakni Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom, Wakapolres Kompol Pius X Ferry Aceng Loda, guru Ba-

hasa Indonesia dari SMAN 1 Bangli, I Dewa Ketut Suanda, dan Dekan Fisip Undiknas Denpasar I Nyoman Subanda. Para pemenang akan mewakili Polres Bangli dalam lomba yang sama di tingkat Polda Bali. Kapolres mengungkapkan, di zaman yang semakin maju, tantangan sebagai anggota Polri semakin berat. Maka dari itu, ke depan tidak hanya dibutuhkan anggota yang memiliki kemampuan di bidang operasional kepolisian saja, melainkan

juga kemampuan lain yang dapat menunjang tugastugas kepolisian, salah satunya kemampuan berbicara di depan banyak orang. ‘’Maka dari itu, kemampuan individu memang sangat dibutuhkan. Jadi dari dasar itulah Pak Kapolda menginstruksikan HUT Polwan diisi kegiatan yang sifatnya membentuk karakter Polwan yang unggul. Lomba pidato ini dilakukan di seluruh jajaran Polda Bali,’’ ucap Panji Anom. (kmb41)


GIANYAR

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

9

Datangi Polsek Sukawati

Propam Polda Cek 101 Amunisi Misterius Gianyar (Bali Post) Penemuan 101 butir amunisi di tempat sampah Perum Sasih Gang Jempiring, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Sukawati, masih menjadi perhatian khusus polisi. Bahkan, tim Propam Polda Bali mendatangi Polsek Sukawati, Selasa (29/8) kemarin, untuk mengecek temuan amunisi aktif yang diduga jenis V2 kaliber 7,62 x 45 mm. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana membenarkan pihaknya menerima tamu dari Propam Polda Bali siang kemarin. Pertemuan itu berlangsung secara tertutup. Meski demikian, dia menyebutkan, kedatangan tim Propam Polda Bali adalah untuk mengecek keberadaan amunisi tersebut. ‘’Propam Polda datang untuk koordinasi terkait langkah-langkah penyelidikan yang sudah kami lakukan,’’ jelasnya seizin Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta. AKP Mas Kencana menjelaskan, sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan asal muasal amunisi. ‘’Belum kami temukan siapa yang membuang maupun siapa yang punya amunisi itu. Penyelidikan masih terus dilakukan,’’ katanya. Guna memastikan jenis amunisi, pihaknya akan mengirim barang bukti amunisi ke Labfor. Pihaknya juga akan membuat laporan kemajuan pengembangan hasil penyelidikan. ‘’Yang punya amunisi sebanyak ini biasanya pasukan. Ada kemungkinan pensiunan Polri yang pernah ikut perang di Timtim. Pulang perang, sisanya disimpan. Masyarakat tidak mungkin,’’ ungkapnya. Amunisi aktif dalam satu sabuk itu, menurut Mas Kencana, tergolong peluru tajam cukup berbahaya jika dibiarkan berada di tengah-tengah masyarakat. Terlebih jika dibuang di bak sampah. ‘’Jika kena api, amunisi itu bisa meledak ke mana-mana,’’ jelasnya. Dia juga menegaskan, bila pemilik maupun pembuang amunisi berhasil ditemukan, pelaku bisa dikenakan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan tanpa hak senjata api dan bahan peledak. ‘’Ancamannya sepuluh tahun penjara. Kalau dia personel polisi, Propam bisa turun, kena etika,’’ terangnya. (kmb35)

Bali Post/eka

BATAL DIREVITALISASI - Pasar Seni Sukawati batal direvitalisasi tahun ini.

Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Ditunda

Gianyar (Bali Post) -

Revitalisasi Pasar Seni Sukawati batal terealisasi tahun ini. Pasalnya, Pemkab Gianyar terkendala anggaran pendamping akibat terjadinya defisit APBD. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar Wayan Suamba, belum lama ini menjelaskan, pada 11 Juni lalu, pihaknya menerima surat dari pusat, yang pada intinya meminta Pemkab

Gianyar menyiapkan anggaran pendamping revitalisasi Pasar Seni Sukawati. Hal inilah yang menjadi kendala. Sebab, anggaran pendamping tidak mungkin disiapkan saat ini lantaran keterbatasan APBD. ‘’Dalam APBD kita

sekarang kan kayak gitu, defisit banyak,’’ ucapnya. Bahkan, menurutnya, tahun 2018 pun pemerintah belum bisa memastikan apakah anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati bisa dicairkan. Soal anggaran pendamping dari APBD, Suamba menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan konsultan. Kajian besaran anggaran pendamping akan dibuat.

Selanjutnya, hasilnya akan dilampirkan dalam berkas pengajuan kembali permohonan anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati di APBN induk 2018. ‘’Berdasarkan hitungan konsultan itulah, kita akan mengajukan ulang ke menteri. Bahwa 2018, kami sudah siapkan anggaran pendamping, misal sekian miliar rupiah,’’ katanya. Akibat tidak turunnya

anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati dari pusat. Pasar darurat di lapangan Sutasoma, Sukawati yang direncanakan sebagai tempat relokasi sementara bagi pedagang pun terancam mubazir. Padahal, pembangunan pasar di atas lapangan sepak bola itu sudah rampung Juni lalu. Di lapangan tersebut kini sudah berdiri 45 los kecil dan 2 los besar di bagian depan. (kmb35)

Pembangunan Balai Banjar Dinas Lebih Beten Kelod

Bupati Agung Bharata Letakkan Batu Pertama Made Mahayastra

Bali Post/dok

Wabup Akui Banyak Perbekel Masuk Parpol Gianyar (Bali Post) Banyaknya perbekel atau kepala desa di Kabupaten Gianyar yang duduk di struktur partai politik (parpol) memang bukan hal baru. Bahkan, kondisi ini tidak saja di satu parpol, melainkan hampir merata di sejumlah parpol yang ada di Gianyar pada khususnya dan Bali pada umumnya. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra. Meski mengakui maraknya fenomena perbekel masuk parpol, Mahayastra menegaskan, masalah itu bukan kewenangan Bupati. ‘’Perbekel bukan kewenangan Bupati. Perbekel dipilih sama masyarakat,’’ ujar politisi asal Payangan ini. Dikatakannya, apabila ada keluhan atau ada yang keberatan dengan keberadaan perbekel masuk parpol, maka masyarakat diminta melaporkan hal tersebut. Karena itu, ia pun meminta masyarakat untuk ikut menjaga pemerintahan desa. ‘’Masyarakat harus proaktif dalam hal ini,’’ tegas pria yang juga Ketua DPC PDI-P Gianyar itu. Keterlibatan perbekel dalam parpol bertentangan dengan Pasal 29 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam pasal tersebut, ada 12 larangan bagi kepala desa. Pasal 28 huruf g menyebutkan, kepala desa dilarang menjadi pengurus parpol. (kmb35)

Dewan Tegaskan Tak Usik Anggaran Atlet Gianyar (Bali Post) Meski APBD Perubahan 2017 sudah ketok palu, namun aksi demo ratusan atlet ke Gedung DPRD Gianyar, Senin (28/8) lalu, menjadi dilema bagi sejumlah wakil rakyat Gianyar. Anggota DPRD Gianyar dari Fraksi Gerindra I.B. Nyoman Rai pun menegaskan tidak ada maksud untuk memangkas anggaran untuk para atlet yang akan berlaga di Porprov, September mendatang. ‘’Bisa dicek untuk kepentingan atlet, itu tidak pernah diusik sepeser pun oleh dewan. Hanya anggaran panitia dan penyelengaraan yang rencananya dikaji kembali,’’ kata pria yang akrab disapa Gus Rai ini, Selasa (29/8) kemarin. Dia menjelaskan, awal rencana pemotongan ini mencuat saat rapat TAPD dengan Banggar tentang pemotongan DAU senilai Rp 12 miliar yang mengakibatkan rasionalisasi beberapa kegiatan. Disampaikanlah usulan pemotongan dana KONI sebesar Rp 6 miliar oleh tiga anggota dewan. ‘’Tidak saya sebut namanya, yang jelas mereka dari satu fraksi masuk dalam Banggar. Tetapi kemarin saat ada protes, mereka ini malah cuci tangan,’’ kata Gus Rai. Dia menyebutkan, sebelum sidang paripurna digelar, yang diawali rapat pimpinan dengan dihadiri pimpinan, alat kelengkapan termasuk para ketua fraksi, disepakati menunda anggaran KONI yang sebesar Rp 6 miliar. ‘’Termasuk saat itu semua fraksi hadir menyetujui. Rencananya, itulah yang akan dibawa pada penetapan APBD Perubahan,’’ katanya. Dasar pemangkasan adalah biaya uang saku panitia yang dipandang terlalu besar. Biaya itulah yang kemudian dirasionalisasi termasuk biaya pembukaan, pembelian printer dan biaya lainnya. ‘’Sedangkan kebutuhan atlet dan official sudah dipenuhi oleh dewan, tanpa dikurangi sepeser pun,’’ tegasnya. Gus Rai juga mengungkapkan soal masuknya proposal biaya penyelenggaraan kompetisi PSSI Gianyar sebesar Rp 500 juta. Kegiatan ini seharusnya tidak dicantumkan dalam proposal Porprov, apalagi nilainya cukup besar. ‘’Makanya ini yang mau dirasionalisasi. Kemarin kita sebenarnya menahan diri, tapi sekarang sudah begini, ya kita buka saja,’’ tegasnya. (kmb35)

Pembetulan

Berita Bali Post halaman 9 yang terbit pada 28 Agustus 2017 yang berjudul ‘’Ratusan Sisya Saksikan Diksa Pariksa di Geria Gede Pejeng’’ terdapat kekeliruan. Tertulis …diksa pariksa dilaksanakan PHDI dan Ketua PHDI Gianyar Ida Pedanda Wayahan Dauh. Seharusnya …diksa pariksa digelar PDHB dan Ketua PDHB Gianyar Ida Pedanda Wayahan Dauh. Demikian kekeliruan ini sudah diperbaiki. Redaksi

PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat peletakan batu pertama bersama Wabup Mahayastra di Pura Melanting dan Balai Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Pakraman Lebih, Senin (28/8) malam. BUPATI Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, S.H. dan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra melaksanakan upacara peletakan batu pendem pada Senin (28/8) malam, di Pura Melanting dan Balai Banjar Lebih

Beten Kelod, Desa Pakraman Lebih, Gianyar. Upacara ini disaksikan pinandita dan masyarakat Lebih. Menurut Klian Banjar Adat Lebih Beten Kelod Dewa Gde Piayadnya didampingi Klian Dinas Wayan Wirta

Saputra. S.Pd., pembangunan Balai Banjar Lebih Beten Kelod yang berlantai dua itu dipersiapkan sejak setahun lalu. Luasnya 630 meter persegi. Lantai bawah bangunan tersebut akan difungsikan sebagai pasar desa, sementara lantai atas untuk balai serbaguna untuk kegiatan adat. Dalam persiapan pembangunan balai banjar itu, masyarakat antusias menyukseskan pembangunan fisik yang direncanakan, terlebih akan dibangun kembali Pura Melanting linggih Ida Batara Rambut Sedana yang letaknya berdampingan dengan balai banjar. ‘’Kami akan lanjutkan pembangunan ini bertahap. Bila rampung, diperkirakan menghabiskan Rp 3 miliar lebih,’’ terangnya. Ditegaskan juga, pembangunan untuk tahap awal disiapkan dana sebesar Rp 647.163.000. Sementara kekurangannya akan dilakukan berbagai terobosan agar pembangunan balai banjar dapat terwujud walau diker-

jakan secara bertahap. Bupati Gianyar Agung Bharata usai mepulang pendem dasar pakelem atau peletakan batu pertama berharap, masyarakat terus giat membangun dengan mengedepankan keterbukaan dan semangat persatuan. Bila hal ini dapat diciptakan, tokoh Puri Agung Gianyar itu berkeyakinan seberat dan sebesar apa pun pekerjaan yang direncanakan akan dapat terwujud. Sementara itu, Wabup Mahayastra mengapresiasi semangat masyarakat Lebih Beten Kelod untuk membangun, apalagi dalam perencanaannya dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan struktur yang kuat. ‘’Diyakini apa yang dicitacitakan akan tidak sia-sia. Begitu juga bhakti yang dijalani ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Melanting dan Kahyangan Tiga janganlah pernah surut. Bila dilakukan dengan sradha bhakti, apa yang direncanakan akan

tidak sia-sia,’’ ucapnya. Selain itu, Mahayastra juga meletakkan batu pertama pembangunan bale pesanekan di Pura Puseh, Desa Pakraman Penginyahan, Payangan pada Senin (28/8). Pria yang akrab disapa Agus Mahayastra ini berharap apa yang direncanakan didasari keinginan tulus dengan mengedepankan ajaran Hindu, Tri Hita Karana dan Tri Kaya Parisudha. ‘’Bila hal itu diperhatikan dengan tuntunan Ida Sulinggih, apa yang direncanakan akan berjalan baik,’’ katanya. Menurut Klian Penginyahan, Gusti Made Punia, proses pembangunan bale pesanekan diperkirakan menghabiskan biaya Rp 500 juta yang telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Dibangunnya bale pesanekan di Pura Puseh, menurut tokoh masyarakat Penginyahan itu, lantaran kondisi bangunan sebelumnya sudah kurang representatif digunakan untuk berbagai kegiatan. (ad1993)

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba

Ratusan Petugas Satpol PP dan Damkar Dites Urine Gianyar (Bali Post) Petugas Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar dikejutkan dengan sidak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Selasa (29/8) kemarin. Dari sidak berupa tes urine terhadap seratus lebih petugas tersebut, tidak ditemukan penyalah guna narkoba. Kali pertama, tes urine dijalani Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa. Dari total 177 petugas, hanya 112 di antaranya yang mengikuti tes urine. Terkait personel lainnya yang belum dites, BNNK Gianyar akan kembali menggelar sidak lanjutan. Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memastikan instansi di lingkungan Pemkab Gianyar bebas narkoba. ‘’Di dua satuan ini, pekerjaannya kan menantang, butuh keberanian ekstra. Jangan sampai karena ingin mengetes keberaniannya, terjadi penyalahgunaan narkoba. Meski di Gianyar belum ditemukan hal seperti itu,’’ terang Pastika. Pastika menambahkan, BNNK Gianyar akan tetap melakukan pemantauan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penyuluhan ke desa-desa dan bekerja sama dengan instansi terkait. Berdasarkan evaluasi, dari tahun 2015 terjadi penurunan penyalahgunaan narkoba. Pada tahun 2015, pengguna narkoba yang diamankan

mencapai 60 orang. Tahun berikutnya menurun menjadi 23 orang. Sementara tahun ini, hingga saat ini tercatat 15 orang yang diamankan. ‘’Dari beberapa kasus yang kita ungkap, kebanyakan sebagai pengguna. Dari BB (barang bukti - red) yang kita amankan, tidak lebih dari nol koma sekian, kecuali yang kita amankan kemarin, BB mencapi 57 gram. Jadi, barang itu kebanyakan datang dari luar Gianyar sehingga perlu kewaspadaan kita bersama,’’ tegasnya. Lebih lanjut, Pastika mengatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki Klinik Pratama BNNK Gianyar yang didukung dengan alat lengkap. Kinik ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna narkoba untuk melakukan rehabilitasi tanpa dipungut biaya. Tujuan pembangunan klinik ini agar masyarakat mengangap BNN sebagai rumah untuk berobat, bukan untuk ditakuti. Saat ini, di klinik tersebut sudah merehabilitasi warga Gianyar 13 orang atas inisiatif yang bersangkutan dan orang tuanya. ‘’Dengan adanya klinik ini, kami ingin beri perhatian khusus kepada warga Gianyar. Silakan manfaatkan klinik ini untuk berobat. Tidak akan ditangkap, karena sudah ada undang – undang yang mengatur,’’ kata Pastika. Sementara itu, Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif di instansinya.

Apalagi berkaca dari kasus sebelumnya, dua anggota Satpol PP dinyatakan positif narkoba sehingga dinilai perlu dilakukan pemantauan kembali. Cokorda Agusnawa menambahkan, jika pada pemeriksaan saat ini ditemukan anggotanya yang positif menggunakan narkoba, maka akan dilakukan rehabilitasi kepada yang bersangkutan. ‘’Kami tidak melindungi. Jika kita temukan anggota yang menggunakan narkoba, kami serahkan ke BNN untuk direhabilitasi. Mereka kan statusnya hanya pemakai bukan pengedar, jadi hanya direhabilitasi. Syukur dari

hasil tes, tidak ditemukan anggota kami yang positif narkoba,’’ terang pejabat asal Puri Peliatan ini. Diakuinya, pekerjaan dan tugas di lapangaan yang dilakukan satuannya membutuhkan keberanian ekstra. Di sisi lain, efek dari penggunaan narkoba, dapat menumbuhkan keberanian pada penggunanya. Hal inilah yang dikhawatirkannya dapat memicu terjadinya penyalahgunaan narkoba di instansi yang dipimpinnya. Kabid Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Gianyar I Nyoman Tingkes mengatakan, kegiatan ini

merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Gianyar dalam mewujudkan Gianyar bebas persoalan narkoba. Selain itu, merupakan program strategis tindak lanjut dari kerja sama yang dilakukan Pemkab Gianyar dengan BNNK Gianyar pada 17 Juni lalu terkait penanggulangan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Kabupaten Gianyar. ‘’Semua OPD dan elemen diharapkan untuk memprogramkan kegiatan ini. Apa yang dilakukan Satpol PP dan Damkar sudah tepat, dan ke depannya akan lebih diintensifkan lagi,’’ kata Tingkes. (kmb35)

Bali Post/nik

TES URINE - Sejumlah petugas Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar saat mengikuti tes urine yang digelar, Selasa (29/8) kemarin.


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Tak Pernah Puas PRESTASI gemilang telah berhasil diraih atlet karate asal Klungkung, Cok Istri Agung Sanistya Rani, dalam ajang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Perempuan empat bersaudara ini berhasil menyabet medali emas. Hal itu menjadi sebuah kebanggaan. Tak hanya dirinya, namun juga keluarga, pemkab dan negara. “Pastinya sangat bangga bisa tampil di SEA Games. Apalagi bisa mendapat medali,” ujarnya saat bertemu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Selasa (29/8) kemarin. Apa yang diraihnya itu tak membuatnya puas. Tak menjadikan langkahnya terhenti untuk berkompetisi di ajang serupa. Justru itu dijadikan Bali POst/sos sebuah cambuk untuk semakin bersemangat dalam mempersiapkan diri untuk menjadi atlet profesional. “Saya tak pernah puas dengan apa yang didapat sekarang. Terus ingin tampil. Sekarang mempersiapkan diri untuk Asian Games,” tuturnya sembari tersenyum. Meraih prestasi di sebuah kompetisi yang sangat ketat mengharuskan untuk berlatih ekstra. Namun, itu tak menjadi beban untuknya. Sebab, sejumlah pertandingan sudah sempat dijajal, baik yang terselenggara di tingkat kabupaten hingga Porprov Bali. Saat itu, juara pun berhasil digenggam. “Sebelumnya sudah sering ikut kejuaraan. Kalau untuk karate sudah ditekuni sejak SD,” tandasnya. (sos)

Seluruh Kecamatan Dirancang Memiliki GOR Semarapura (Bali Post) Peningkatan minat olahraga masyarakat menjadi salah satu perhatian Pemkab Klungkung. Guna mendukung hal itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melontarkan ide untuk membangun gelanggang olahraga (GOR) di masingmasing kecamatan. Hal tersebut disampaikan di sela-sela pertemuannya dengan siswa yang akan tampil dalam perlombaan tingkat nasional, Selasa (29/8) kemarin. Bupati asal Nusa Ceningan ini mengungkapkan, sampai saat ini GOR baru ada di Kecamatan Klungkung dan Nusa Penida. Hal serupa juga dinilai penting ada di Kecamatan Dawan dan Banjarangkan. Tujuannya, untuk meningkatkan minat olahraga masyarakat. “Yang memiliki GOR atau gedung serba guna baru dua kecamatan, sisanya diharapkan segera,” ungkapnya. Ide itu sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan Klungkung. Bahkan, juga langsung instruksi untuk merancang anggaran pembangunan. “Untuk Disdik juga sudah diminta untuk melakukan kajian,” katanya. Sementara itu, Kadisdik Klungkung Dewa Gede Darmawan mengatakan ide tersebut segera ditindaklanjuti dengan kajian. “Itu kan baru sebatas ide. Kami akan kaji. GOR yang diharapkan tidak harus yang besar, tapi yang nyaman dipakai untuk kegiatan olahraga, seperti gedung serbaguna,” ucapnya. Belum adanya GOR, sambungnya, saat ini aktivitas olahraga untuk warga maupun anak-anak di Kecamatan Banjarangkan dan Dawan masih berlangsung di lapangan. “Di kecamatan ini kan ada lapangan. Sekarang itu masih dijadikan tempat,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

MENIMBA AIR - Salah satu warga di Nusa Penida saat menimba di bak penampungan air hujan. Di sejumlah desa di Nusa Penida kini dilanda krisis air bersih.

Di Nusa Penida

Sejumlah Desa Dilanda Krisis Air Bersih Semarapura (Bali Post) -

Memasuki musim kemarau, sejumlah desa mulai mengalami krisis air bersih. Seperti yang terjadi di Desa Sekartaji dan Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida. Kondisi ini rutin terjadi setiap tahun. Upaya penanganan sejatinya sudah muncul dari Pemerintah Provinsi Bali. Hal itu terlihat dari pemasangan pipa pada 2012 lalu. Hanya, sampai saat ini air tak kunjung mengalir ke permukiman. Warga pun mempertanyakan kondisi tersebut. Perbekel Sekartaji I Made Carma menjelaskan, layanan air bersih benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, terutama untuk konsumsi. Namun, hal tersebut sampai saat ini masih sebatas mimpi. Upaya Pemerintah Provinsi Bali untuk mengalirkan air dari salah satu sumber juga belum membuahkan hasil. “Yang jelas air benar-benar dibutuhkan. Pipa sudah terpasang sejak 2012, tapi tak ada air mengalir. Kami sudah sempat tanyakan ini kepada yang menangani. Kalau bisa segera difungsikan,” ungkapnya, Selasa (29/8) kemarin. Guna bertahan hidup, war-

ga terpaksa menggunakan air hujan yang tertampung dalam cubang. Menginjak musim yang sudah semakin panas, beberapa juga sudah mulai membeli dengan harga yang lumayan mahal. Hal tersebut secara otomatis menyebabkan pengeluarannya bertambah dan menjadi beban. “Sampai sekarang juga belum ada suplai dari PDAM,” terangnya. Kondisi serupa juga melanda Desa Pejukutan, Nusa Penida. Perbekel setempa, I Nyoman Yudiadnyanawan, menjelaskan krisis air sudah menjadi persoalan klasik selama bertahun-tahun. Bah-

kan sejak dua bulan lalu, masyarakat sudah mulai membeli dengan harga Rp 10 ribu per jeriken. “Bahkan saya juga sudah membeli. Ada juga warga yang menggunakan air hujan,” tuturnya. Krisis air, sambungnya, tak hanya berdampak pada kehidupan masyarakat, namun juga sektor pariwisata yang kini mulai berkembang dan pertanian. “Pariwisata dan air selalu berdampingan. Sering pengelola menanyakan ini. Sampai ada yang mengusulkan untuk pengadaan mobil tanki. Tapi karena APBDes tahun ini sudah tersusun, saya sampaikan tidak

bisa. Itu kami upayakan tahun depan,” jelasnya. Suplai air diketahui dilakukan PDAM Klungkung. Namun itu belum mampu memberikan layanan secara cepat. Keterbatasan fasilitas menyebabkan warga harus menunggu sekitar satu minggu. “Untuk layanan dari PDAM ada setiap tahun. Tapi ini harus menunggu. Sementara kebutuhan air setiap hari,” sebut Yudiadnyanawan. Proyek pendistribusian air dari sumber mata air Peguyangan, imbuhnya, sudah dilakukan pemerintah. Pemasangan pipa layaknya di Desa Sekartaji sudah terealisasi. “Pipa sudah ada. Tapi yang keluar bukan air, melainkan angin,” sentilnya. Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung Nyoman Renin Suyasa mengungkapkan, selain dua desa tersebut,

rawan krisis air juga melanda Desa Bunga Mekar dan Kutampi bagian atas, Nusa Penida. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Dawan, yakni Bukit Tengah, Desa Pesinggahan dan Bukit Abah, Desa Besan. “Untuk pemenuhan air, kami sudah melakukan suplai. Itu sesuai permintaan. Khusus untuk desa di Nusa Penida, sudah ditangani pemrov dengan pembangunan jaringan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa terlayani. Kalau untuk di Bukit Tengah dan Abah, itu disuplai oleh BPBD,” terangnya. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung I Putu Widiada mengungkapkan, khusus suplai air ke Bukit Tengah dilakukan setap minggu sekali. Namun, jika ada permintaan mendesak, tetap terlayani. “Air ini diutamakan untuk kebutuhan konsumsi. Biasanya rutin disuplai setiap Kamis. Hanya satu tanki,” tandasnya. (kmb45)

Rusaknya Terumbu Karang Bali Post/sos

BERI PAKAN - Peternak KTT Satwa Wiinangun tengah memberi pakan sapinya.

Bupati Desak Pemprov Lakukan Penertiban Wisata Bahari

Jelang Idul Adha, Penjualan Bibit Sapi Melonjak Semarapura (Bali Post) Pembelian sapi kurban menjelang hari raya Idul Adha tahun ini sangat lesu. Peternak pun tak mengetahui secara pasti penyebab hal tersebut. Yang terjadi justru peningkatan pembelian bibit sapi. Ketua KTT Satwa Winangun Desa Tangkas Kecamatan Klungkung I Nengah Sudarma mengatakan, kedatangan pembeli sapi untuk kurban tahun ini sangat sepi, bahkan nyaris nihil. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang cukup ramai sejak jauh-jauh hari. ‘’Kelompok menjual satu ekor sapi jantan, sampai sekarang tidak laku. Pembeli sangat sepi,’’ tuturnya, Selasa (29/8) kemarin. Ia pun tak mengetahui secara pasti kondisi tersebut. Jika dilihat dari harga, masih tergolong stabil. ‘’Kalau harga masih sama seperti tahun lalu. Ini memang pembelinya yang tidak ada. Kurang tahu penyebabnya,’’ katanya. Dihadapkan hal demikian, kelompoknya yang beranggotakan 25 orang ini tak berkecil hati. Mereka masih bisa tersenyum sumringah. Pasalnya, sejalan dengan hari raya tahunan umat muslim itu, permintaan bibit sapi mengalami peningkatan. ‘’Untuk bibit malah banyak yang mencari. Ini karena ada peternak menjual sapinya untuk kurban. Sekarang lagi ternak yang baru. Jadinya lagi beli,’’ sebut pria berjenggot ini. Harga bibit, katanya, cukup mahal. Untuk betina usia satu tahun mencapai Rp 4,5 juta. Sementara jantan kisaran Rp 6 sampai Rp 7 juta per ekor. ‘’Untuk bibit harganya cukup bagus. Yang dicari kisaran umur setahun. Sekarang masih sisa satu ekor. Sebelumnya sudah laku delapan ekor,’’ tandasnya. (kmb45)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/sos

I Nyoman Suwirta

Semarapura (Bali Post) Kerusakan terumbu karang di perairan Nusa Penida yang diduga sebagai imbas dari penggunaan fasilitas wisata bahari masih menjadi atensi Pemkab Klungkung. Untuk mengatasi itu, Pemerintah Provinsi Bali selaku pemegang kewenangan didesak untuk melakukan penertiban. ‘’Kami lebih kencang lagi mendorong provinsi untuk melakukan penertiban,’’ ungkap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Selasa (29/8) kemarin. Peneriban itu, katanya, dilakukan pada diving dan watersport liar. Jika tak ada langkah demikian, potensi Nusa Penida akan habis da-

lam waktu dekat. ‘’Kalau itu sudah kacau, hancurlah semua,’’ katanya. Mengingat pulau yang kaya dengan keindahan alamnya itu menyumbang PAD untuk daerah, sebelumnya pemkab sudah pernah mengumpulkan pelaku pariwisata untuk secara bersama-sama menjaga lingkungan. Sementara disinggung apakah ada pemantauan khusus oleh petugas sebagai bentuk antisipasi? Bupati asal Nusa Ceningan ini mengatakan akan dibicarakan lebih lanjut. ‘’Nanti akan kita bicarakan itu ya,’’ ungkapnya seraya bergegas naik ke mobil dinasnya. Selain memantik perha-

tian dari orang nomor satu di Klungkung ini, sebelumnya kerusakan terumbu karang itu juga membuat Komunitas Pencinta Nusa Penida geram. Akibat tak kunjung mendapat penanganan, mereka membuat petisi selamatkan terumbu karang yang dishare secara online. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bali I Made Gunaja mengatakan, penanganan terumbu karang masih dikoordinasikan dengan sejumlah pihak untuk membuat kesepakatan apa yang mesti dilakukan, siapa yang bertanggung jawab, dan mengetahui berapa luasan yang dirusak. Jika perusak terumbu

karang sudah jelas, maka akan diminta bertanggung jawab dengan melakukan rehabilitasi. Guna mengantisipasi munculnya kasus serupa, mantan Pj. Bupati Buleleng ini juga meminta masyarakat untuk secara bersama-sama melakukan pengawasan. ‘’Untuk masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga. Kalau tidak, lima tahun lagi bisa habis itu (terumbu karang - red),’’ ungkapnya. Selain terumbu karang, pengelolaan KKP Nusa Penida juga diusulkan ke kementerian untuk dikaji ulang. Di dalamnya juga termasuk pemanfaatan ponton. (kmb45)

Terkendala Kantong Parkir

Penerapan Perda Penyelenggaraan Lalu Lintas Belum Optimal Semarapura (Bali Post) Penerapan Perda Provinsi Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelanggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya pasal 11 ayat 3 yang mengatur larangan parkir di tepi jalan di Kabupaten Klungkung belum berjalan optimal. Hal itu karena masih terganjal ketersediaan kantong parkir yang terbatas. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Selasa (29/8) kemarin. Berdasarkan pantauan, kendaraan parkir di tepi jalan terlihat di Jalan Puputan, Semarapura. Hal serupa juga ditemui di sejumlah jalan protokol lainnya. Hal tersebut tak jarang mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Sucitra menjelaskan, kondisi yang demikian hanya bisa disikapi dengan pembinaan secara berkelanjutan. Langkah penertiban, seperti

penggembokan, penggembosan maupun penderekan belum pernah dilakukan. Sebab, hal tersebut harus dimbangi dengan ketersediaan parkir yang memadai. “Yang jadi kendala, lahan parkir yang terbatas. Ini juga menghambat penerapan Perda provinsi itu,” ungkapnya. Jika pun dilakukan langkah penertiban, sambungnya, yang turun tak hanya Dinas Perhubungan, tetapi juga Satpol PP selaku penegak perda dan juga kepolisian. Kini, guna mengantisipasi kekroditan lalu lintas, pihaknya telah memasang sejumlah rambu di beberapa lokasi. “Kalau larangan parkir sebenarnya berlaku di tepi seluruh ruas jalan. Tapi karena kondisinya seperti sekarang (keterbatasan kantong parkir - red), kami hanya memasang rambu di jalur yang berpotensi krodit,” bebernya. (kmb45)

Bali Post/sos

PARKIR - Sejumlah kendaraan terlihat parkir di tepi Jalan Puputan, Semarapura.


BULELENG

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

11

Pascadilantik, PAS-Sutjidra Bersiap Lakukan Mutasi Singaraja (Bali Post) – Setelah dilantik dan membacakan pidatonya dalam sidang paripurna istimewa, Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) kini bersiap-siap akan melakukan pengisian jabatan lowong dan menggeser sejumlah pos jabatan para pembantunya. Kapan mutasi digulirkan, Bupati masih menunggu izin yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI. Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. yang ditemui usai menghadiri sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Buleleng, Selasa (29/8) kemarin, mengatakan untuk perekrutan tiga jabatan kepala dinas yang kini masih lowong sudah dituntaskan melalui mekanisme lelang jabatan. Tiga calon kepala dinas yakni Gede Sugiartha Widiada sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Putu Artawan terpilih menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan Komang Surattini memenangkan lelang jabatan sebagai Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dua pejabat kepala dinas ini sudah siap dilantik. Hanya satu yakni Komang Surattini pelantikannya dipastikan ditunda karena belum memenuhi syarat masa jabatan yang sama selama dua tahun. “Kalau pelantikan hasil lelang jabatan sudah tidak ada masalah dan tinggal dilantik saja, cuma satu jabatan pelantikannya ditunda menunggu terpenuhinya syarat masa jabatan dua tahun di jabatan Dinas Perkimta,” katanya. Menurut Puspaka, pelantikan jabatan kepala dinas yang lowong itu secara otomatis akan berdampak pada terjadinya pergeseran pejabat di bawahnya. Untuk itu, mutasi ini sudah dikaji oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Secara keseluruhan, usulan mutasi ini akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar Bupati diberikan izin untuk melakukan pengisian dan pergeseran pejabat yang membantu dalam menjalankan kebijakan pemerintah lima tahun ke depan. “Karena pimpinan sudah dilantik, hasil kajian Baperjakat terkait usulan mutasi ini segera kita ajukan ke Kemendagri agar Bupati bisa segera menggulirkan mutasi dan mengacu regulasi yang benar,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PIDATO – Bupati Putu Agus Suradnyana membacakan pidato dalam sidang paripurna istimewa DPRD Buleleng, Selasa (29/8) kemarin.

Soal Proyek Bandara di Kubutambahan

PAS-Sutjidra Dukung Perusahaan yang Serius Singaraja (Bali Post) – Wacana proyek pembangunan bandara internasional di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) pun angkat bicara dan menyatakan mendukung rencana pembangunan bandara internasional di daerahnya. Hanya, dukungan ini diberikan kepada perusahaan yang serius membangun fasilitas perhubungan dalam merealisasikan wacana pemerataan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Dukungan itu diungkapkan Bupati saat membacakan pidato pada sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Buleleng, Selasa (29/8) kemarin. Dalam sidang ini, Bupati didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Sekab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. dan jajaran Muspida Buleleng. Sementara pihak legislatif dipimpin Ketua DPRD Gede Supriatna, S.H. bersama anggotanya. Dalam pidatonya, Bupati dengan tegas menyatakan pihaknya mendukung ren-

cana pemerintah pusat membangun bandara internasional di Kubutambahan. Dukungan ini karena bandara diyakini akan memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat Buleleng secara umum. Akan tetapi, Bupati dan Wakil Bupati mendukung apabila ada perusahaan yang memang serius dan memiliki komitmen dalam memajukan pembangunan di daerahnya. “PAS-Sutjidra mendukung penuh siapa pun perusahaan yang serius membangun bandara. Hanya kita perlu hati-hati menyikapi isu ini.

Jangan sampai perusahaan yang didukung itu memiliki kepentingan politik dalam wacana pembangunan bandara di Buleleng,” katanya. Terhadap hal ini, Bupati mengimbau semua komponen masyarakat agar menyikapi isu ini dengan bijak dan tidak mudah dibodohi dengan caracara yang tidak benar. Untuk itu, kekuatan Buleleng yang begitu besar ini hendaknya dijadikan modal untuk menjaga persatuan dalam menyikapi proyek pembangunan bandara yang sampai sekarang masih belum jelas karena

izin penetapan lokasi (penlok) tak kunjung diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. “Dengan kekuatan yang besar ini, mari kita jaga persatuan. Dengan modal ini, kita bersatu memainkan instrumen politik untuk memajukan daerah kita tercinta,” tegasnya. Bansos untuk Pertanian Selain memberikan tanggapan soal wacana pembangunan bandara, Bupati mengajak anggota dewan di daerahnya untuk lebih serius memperhatikan potensi pertanian dalam arti luas yang sekarang masih mengalami sejumlah hambatan serius. Salah satu usul yang ditawarkan dalam kepemimpinan PAS-Sutjidra lima tahun ke depan adalah mengalihkan sasaran bantuan hibah bansos baik difasilitasi ang-

gota dewan dan hibah bansos di kalangan pemerintah dialihkan untuk membantu penanganan persoalan pertanian itu sendiri. Dengan dukungan hibah bansos dan anggaran yang memang dialokasikan dalam APBD, Bupati optimis sektor pertanian di daerahnya akan terkelola dengan baik, meningkatkan kesejahteraan petani, dan persoalan yang sekarang mengganjal dengan perlahan dapat ditangani. “Pertanian ini menopang Produk Domestik Bruto (PDB) di daerah kita. Jadi, dalam kempimpinan kami, pertanian menjadi fokus kebijakan. Selain mengandalkan anggaran melalui program di APBD, sasaran hibah bansos baik kami di pemerintah dan di dewan mari kita salurkan ke sektor pertanian,” imbuhnya. (kmb38)

FTK Undiksha Lepas 85 Calon Wisudawan Lya Anggriyani Lulus dengan Predikat ’’Cumlaude’’ Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P.

FAKULTAS Teknik dan Kejuruan (FTK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Selasa (29/8) kemarin menggelar acara pelepasan calon wisudawan periode Agustus 2017. Acara yang dipusatkan di halaman Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FTK ini, dihadiri calon wisudawan, Dekan, Senat Mahasiswa FTK, Ketua HMJ, Kaprodi dan Sekprodi, staf dosen di lingkungan FTK dan orangtua calon wisudawan. Pelepasan calon wisudawan merupakan kegiatan rutin FTK sebagai ajang pemberian penghargaan, ucapan selamat kepada para calon wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikannya. Selain itu, melalui momen ini FTK menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada para wali/orang tua calon wisudawan yang telah mempercayakan putraputrinya untuk menempuh pendidikan di FTK. Tahun ini, FTK melepas 85 orang calon wisudawan. Lulusan ini berasal dari lima program studi (Prodi) yaitu 16 orang S-1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), 6 orang S-1 Pendidikan Teknik Elektro (PTE), 22 orang S-1 Pendidikan Teknik Mesin (PTM), 24 orang S-1 Pendidikan Teknik Informatika (PTI) dan 17 orang D-3 Manajemen Informatika (MI). Dari puluhan lulusan itu,

Bali Post/kmb38

Cetak SDM Siap Pakai Singaraja (Bali Post) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng menggelar pelatihan menyasar remaja putri dan ibu rumah tangga, Selasa (29/8) kemarin. Hal ini merupakan salah satu upaya mengurangi pengangguran. Disnakertrans berupaya mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas dalam bidang tata rias melalui bimbingan teknis tenaga kerja siap pakai. Mereka mengikuti pelatihan selama tiga hari di Lembaga Pelatihan Kerja Krya Chanty, diikuti oleh 12 orang peserta. Kepala Disnakertrans Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan didampingi PPTK kegiatan Dayu Sasih mengatakan, bimtek dimaksudkan untuk mencetak tenaga siap pakai. Mereka ini ada yang telah mandiri atau masih berstatus pekerja. Setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari, para peserta berhak melakukan magang pada sejumlah usaha di bidang kecantikan selama tiga bulan dengan uang saku Rp 500.000 per bulan. Dalam pelatihan mereka diberikan materi berupa manajemen SDM, manajemen keuangan serta manajemen bisnis. Sebab, pascapelatihan ini mereka diharapkan akan bisa mandiri dan membuka lapangan kerja. Salah seorang peserta, Anak Agung Ayu Ngurah Wira Astute, merasakan manfaat setelah mengikuti bimtek tersebut. Mahasiswa pada salah satu sekolah perhotelan ini ingin mengembangkan bakatnya dalam tata rias. (kmb38)

calon wisudawan Luh Putu Lya Anggriyani (NIM: 1405021040) dari Prodi D-3 MI lulus mengantongi IPK 3,87 hingga ditetapkan sebagai lulusan dengan predikat cumlaude. Calon wisudawan dari pasangan Ketut Sudayadnya dan Made Galiartini ini menyelesaikan studinya dua tahun sebelas bulan dengan Tugas Akhir (TA) “Sistem Informasi Ikatan Alumni SMAN 1 Singaraja”. Dekan FTK Undiksha Dr. I Gede Sudirtha, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada calon wisudawan yang telah menuntaskan pendidikannya dengan baik. Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada wali/orang tua mahasiswa yang mempercayai FTK sebagai tempat putra-putrinya menempuh pendidikan tinggi. Dari puluhan lulusan tahun ini Sudiartha mengaku bangga karena salah satu wisudawan berhasil lulus dengan meraih predikat cumlaude. Untuk itu, pihaknya mengajak lulusan atau mahasiswa yang masih menyelesaikan pendidikannya agar selalu introspeksi diri dan melakukan evaluasi untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan ke depannya yang bisa lebih berkontribusi untuk pembangunan bangsa. “Tahun ini, kami meluluskan 85 wisudawan dan satu kebanggaan adalah wisudawan kami lulus dengan predikat

WISUDAWAN – FTK Undiksha Singaraja melepas 85 lulusannya, Selasa (29/8) kemarin. cumlaude. Kami mengajak tingkatkan prestasi untuk membesarkan lembaga ini dan yang lebih umum lagi untuk pembangunan bangsa,” jelasnya. Pelepasan calon wisudawan ini juga diisi dengan orasi ilmiah dan pameran poster ilmiah yang sekaligus dilombakan.

Orasi ilmiah dipresentasikan oleh calon wisudawan dari Prodi D-3 MI, Gede Mahendra Ginsaka (NIM: 1405021007). Orasi ilmiahnya mengangkat judul “Sistem Informasi Program Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Pendidikan Ganesha Berbasis Web”. Se-

dangkan, pemenang lomba poster ilmiah direbut calon wisudawan dari Prodi PTI I Putu Sugi Anantra (NIM: 1015051061). Poster ilmiah peraih juara ini mengangkat judul Pengembangan Aplikasi Game Satua Bali “I Belog” Berbasis Android. (ad1989)

Gagal Pinjam Gedung Pemerintah

Panwaslih Tempati Kantor Sewaan Singaraja (Bali Post) – Masalah gedung untuk sekretariat penyelenggara pemilu di daerah tampaknya belum diatasi secara permanen. Buktinya, setiap akan digelar hajatan pemilu, jajaran Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) selalu dihadapkan pada persoalan pelik. Seperti dialami Panwaslih Kabupaten Buleleng. Keinginan meminjam gedung milik pemerintah daerah gagal dilakukan. Atas kondisi ini, Panwaslih yang baru saja dilantik terpaksa menempati kantor sewaan di Jalan Surapati

No. 150 Singaraja. Pemerintah daerah sempat memberikan tawaran menggunakan gedung untuk sekretariat. Sayang, gedung milik pemkab itu dinilai tidak representatif, sehingga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali memutuskan untuk menyewa gedung milik warga. Kendati fasilitas kantor harus sewa, Pemkab Buleleng telah menugaskan PNS dan pegawai kontrak untuk membantu administrasi kesekretariatan Panwaslih. Ketua Panwaslih Kabupaten Buleleng Ketut Ariyani yang dihubungi Selasa

(29/8) kemarin, membenarkan pihaknya telah diberikan gedung kantor yang dikontrak dengan anggaran Bawaslu Bali. Ariyani mengatakan, persoalan gedung sekretariat sepenuhnya difasilitasi oleh Bawaslu Bali. Sebelum Panwaslih terbentuk, Bawaslu Bali sudah melayangkan surat kepada pemkab agar diberikan meminjam gedung sekretariat Panwaslih. Tetapi permohonan itu gagal dipenuhi karena pemkab sendiri kesulitan gedung yang representatif. Atas kondisi ini, Bawaslu

Bali memutuskan untuk mengontrak gedung milik warga di Jalan Surapati No. 150, Singaraja. “Masalah gedung sekretariat semuanya berproses di Bawaslu Bali. Kami setelah dibentuk tinggal menempati gedung kantor. Memang sebelum dibentuk maunya minjam gedung milik pemkab, tapi gagal karena pemkab kesulitan gedung. Sekarang, kami sudah disewakan gedung dengan anggaran Bawalsu Bali,” katanya. Menurut Ariyani, kendati sudah diberikan gedung sekretariat, tetapi pihaknya be-

lum bisa menempati kantor sewaan tersebut. Pasalnya, belum dilengkapi mebel seperti meja, kursi, AC, dan perangkat komputer. Rencananya, mebel ini akan dibantu oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buleleng. Menurut rencana semua kebutuhan mebel ini akan ditanggung oleh pemkab. Namun kapan kebutuhan mebel itu dilengkapi, pihaknya masih menunggu kepastian dari BKAD Buleleng. Di tempat terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bueleng Ir. Dewa Ketut

Puspaka mengaku kalau persoalan gedung untuk lembaga penyelenggara pemilu selalu menjadi persoalan ketika lembaganya telah dibentuk. Hal ini tidak lepas karena pemkab juga masih kekurangan gedung untuk instansi pemerintahan. Untuk itu, gedung untuk penyelenggara hajatan politik ini ke depan harus dipikirkan dan dicarikan solusi permanen, sehingga masalah gedung tidak lagi muncul ketika akan ada gelaran politik seperti pilpres, pileg, pilgub, dan pilkada. (kmb38)

Bali Post/kmb38

Ketut Ariyani


JEMBRANA

12

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Senderan Bendung Pangkung Manggis Kembali Jebol Negara (Bali Post) Senderan bendung di Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara kembali jebol. Sebelumnya senderan bendung di sisi barat sempat jebol tahun 2016 lalu, namun sudah di perbaiki. Sejak beberapa bulan belakangan ini senderan itu di sebelah utara yang diperbaiki sepanjang 50 meter kembali jebol. Dari pantauan Selasa (29/8) kemarin, senderan sisi barat yang jebol makin mengkhawatirkan karena jalan yang menghubungkan wilayah Kebon dengan Pangkung Manggis, Baler Bale Agung itu terancam putus. “Jika tidak segera disender dan diperbaiki maka akan menggerus jalan aspal,” kata salah satu warga yang saat itu juga sedang melihat kondisi bendung, Wayan Kantun. Dikatakan, senderan itu sudah lama jebol. Pada tahun lalu, senderan itu juga mengalami hal yang sama, namun sudah diperbaiki. “Sekarang jebol lagi. Ini harus segera ditangani,” tandasnya. Demikian juga sungai tampak kering dan airnya kecil. Lurah Baler Bale Agung Negara Putu Nova Noviana

Bali Post/kmb

JEBOL - Senderan di Bendung Pangkung Manggis Kelurahan Baler Bale Agung, Negara yang jebol serta mengancam jalan aspal. saat dikonfirmasi mengakui kalau senderan bendung di Pangkung Manggis itu jebol. Pihaknya juga sudah melapor ke Dinas PU. “Ini jebol yang kedua kalinya akibat kondisi tanah yang labil. Kondisi air ketika hujan membludak. Senderan yang jebol per-

tama sudah diperbaiki dari dana OP tahun 2016. Yang kedua kami sudah usulkan dan akan kami koordinasikan dengan PU,” jelasnya. Pihaknya juga khawatir karena senderan yang jebol mengancam jalan, serta berharap adanya perbaikan. (kmb)

Belum Tersedia Mebeler

Rapat Pertama Panwaslih Digelar Lesehan

Bali Post/olo

JALAN SETAPAK - Jalan setapak yang terbuat dari beton terlihat di areal hutan di Gumrih. Jalan setapak ini dibuat diduga untuk memudahkan keluar-masuk hutan.

Dipertanyakan, Pengawen Bangun Jalan Beton di Hutan Gumbrih

Negara (Bali Post) Pengawenan hutan di Jembrana belakangan ini semakin memprihatinkan. Selain dijadikan kebun, para pengawen juga nekat membuat jalan setapak di tengah hutan. Seperti yang terjadi di kawasan hutan Gumbrih, Kecamatan Pekutatan. Terlihat jalan setapak dibuat dengan menggunakan beton. Hal ini pun dipertanyakan warga sekitar. Dari informasi yang dihimpun belum lama ini, selain leluasa keluar-masuk hutan, oknum warga juga terang-terangan membuat akses jalan setapak guna memudahkan mengeluarkan hasil tanaman. Mirisnya, jalan setapak itu sekarang ini juga dibeton (rabat). Di sisi luar memang tidak terlihat. Lahan para pengawen yang jumlahnya banyak ini cukup jauh dari pinggir hutan. Jalan rabat itu sejauh lima kilometer dari pinggir hutan. Bila hal ini dibiarkan maka dikha-

watirkan akan berdampak pada fungsi hutan sebagai penyangga daerah di bawahnya dan kehidupan masyarakat. Jalan rabat ini sengaja dibangun untuk memudahkan transportasi keluar-masuk menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi. Aktivitas keluar-masuk hutan ini bahkan dilakukan terang-terangan tanpa memandang siang dan malam. Sementara jalan rabat di tengah hutan sekitar lima kilometer dari batas hutan dengan desa. Panjangnya sekitar

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110

500 meter dengan lebar sekitar 50-60 cm. Sumber di lapangan mengatakan, pengerjaan rabat beton ini sudah dimulai dua minggu lalu. Pengerjaan baru rampung sekitar 200 meter. Pengerjaannya pun dilakukan secara bersamasama oknum warga yang memiliki kepentingan di hutan. Namun sejak tiga hari lalu, lanjut sumber ini, pengerjaan sudah berhenti lantaran material sudah habis. Warga yang peduli dengan lingkungan hutan mengaku sangat menyayang-

kan hal tersebut. Mereka berharap pihak terkait melakukan penindakan agar tidak semakin merajalela. Bahkan, bukan tidak mungkin akan terjadi jualbeli lahan yang sejatinya bukan milik pemerintah ini di bawah tangan. Dengan hasil produksi tanaman perkebunan yang dibutuhkan, seperti pisang, durian, cengkeh dan lain-lain maka akan semakin bernilai. Terkait informasi tersebut, Perbekel Gumbrih I Ketut Nurjana saat dikonfirmasi, Selasa (29/8) kemarin, mengaku belum mengetahui adanya rabat beton hingga ke kawasan hutan itu. Pihaknya mengatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait adanya informasi tersebut. (kmb26)

Ratusan Mahasiswa Gaungkan Kebinekaan Negara (Bali Post) Kebinekaan digaungkan oleh ratusan mahasiswa di Jembrana dalam dialog kebangsaan, Selasa (29/8) kemarin. Perbedaan bukan berarti harus bermusuhan. Karena perbedaan suku, agama dan ras dalam kehidupan tidak bisa dihindari. Dalam dialog yang menghadirkan Wakil Ketua MUI Jembrana H. Tafsil Syaifuddin Ahmad, Ketua Kelompok Kerja Pesantren Indonesia Wilayah Bali H. Fathur Rahim dan Rifgil Halim dari kalangan akademisi itu ditekankan bahwa kebinekaan merupakan tali pengikat bangsa Indonesia. “Ketika mampu dikelola dengan baik, keragaman akan menciptakan kehidupan yang indah penuh warna. Sebaliknya, akan menjadi potensi konflik yang besar jika salah da-

lam mengelolanya,” terang M. Sauki, salah satu peneliti Lentera Indonesia Institute. Kesadaran seluruh elemen masyarakat diperlukan, untuk berpegang pada kebinekaan yang memberikan warna indah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bali, khususnya Kabupaten Jembrana juga perlu dilakukan karena memiliki konsep toleransi yang berlangsung turun-temurun. Ketiga narasumber dialog, samasama menekankan kebinekaan. Peserta dialog diajak untuk menjadi tali pengikat, dibanding menjadi tali yang terbentang lurus, tanpa mampu mengikat benda di sekitarnya. Dialog semacam ini perlu lebih sering dilakukan untuk menjaga toleransi dan membuka pemahaman para generasi muda tentang kebinekaan. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Rapat pertama Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Jembrana di kantor baru Jalan Udayana, Kecamatan Negara, Selasa (29/8) kemarin dilakukan seadanya. Pasalnya, di bangunan yang merupakan aset Pemkab Jembrana ini belum dilengkapi perabot mebeler. Alhasil Panwaslih yang baru mulai menempati kantor tersebut kemarin nampak rapat seadanya atau lesehan. Kantor baru Panwaslu ini berada di satu jalur jalan dengan Kantor KPU Jembrana. Kantor tersebut lebih representatif dibanding sebelumnya yang berada di jalan Ngurah Rai, Negara. Resminya panwaslih yang baru dilantik di Provinsi ini mulai bertugas pada 1 September ini. Ketua Panwaslih Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat ditemui seusai rapat mengatakan kantor

yang baru ditempati ini sejatinya sudah sangat representatif. Selain arealnya lebih luas, ruangan juga lebih banyak. Cukup untuk menampung staf yang akan bertugas. Untuk saat ini gedung tersebut akan ditempati belasan orang, selain tiga anggota Panwaslih. Tiga staf dari pemkab selaku Kepala Sekretariat, Bendahara dan Pelaksana. Sedangkan tenaga kontrak ada 11 orang yang terdiri dari delapan tenaga pelaksana dan tiga tenaga pendukung. “Secara formal SK (surat keputusan) mereka tanggal 1 September ini,” ujarnya. Rapat yang dilakukan saat itu masih sebatas pengarahan dan persiapan. Awal ini pihaknya melakukan inventarisir serta menyusun rencana kerja minimal jangka pendek. Kondisi di kantor, menurutnya, memang masih minim dengan mebeler untuk mendukung aktivitas. Namun, sekretar-

iat akan mengoordinasikan agar mebeler itu sudah ada. “Kantornya sudah representatif, ya mebeler belum. Kita koordinasikan lagi, mudahmudahan bisa segara,” tambahnya. Sebelumnya, Kantor Panwaslih Jembrana selama beberapa kali pemilihan umum diantaranya legislatif, presiden dan pemilihan kepala daerah, berada di Jalan Ngurah Rai. Namun, setelah tahun lalu dibubarkan, kantor tersebut tidak digunakan. Awal tahun ini, bangunan di barat Kantor Pengadilan Agama (PA) Negara itu difungsikan untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana. Dengan demikian, Kantor Panwaslih kini dipindahkan di Jalan Udayana. Bangunan aset pemkab ini sebelumnya pernah digunakan untuk Kantor AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik). (kmb26)

Bali Post/olo

KANTOR PANWASLIH - Kantor Panwaslih di Jalan Udayana, Negara. Panwaslih mulai bertugas pada awal September ini.


Rabu Paing, 30 Agustus 2017

13

KARANGASEM

Petik Kelapa Muda, Buruh Panjat Tewas Amlapura (Bali Post) Kisah hidup I Ketut Nurati (60) sebagai buruh panjat kelapa berakhir ketika mendapat orderan memetik degan (kelapa muda - red) di Banjar Menanga Kangin, Desa Rendang, Karangasem. Lelaki asal Banjar Baler Pasar, Rendang itu tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa yang dipanjatnya, Selasa (29/8) kemarin. Korban meninggal di tempat kejadian dengan sejumlah luka serius. Korban mengalami patah tulang leher, tulang belakang selangka, dan beberapa tulang rusuk. Selain itu, hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Rendang, korban juga diduga mengalami luka dalam. ‘’Empat gigi serinya juga rontok,’’ kata Kata Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta. Peristiwa tragis itu terjadi di kebun milik I Komang Suciarta (45). Korban datang ke lokasi sekitar pukul 08.00 Wita bersama pengepul degan I Ketut Selamet (60). Menurut Selamet, sesampainya di lokasi korban langsung memanjat salah satu pohon kelapa yang tingginya sekitar 20 meter. Saat korban mulai memanjat, semunya terlihat baik-baik saja. Meski sudah tua, korban masih cekatan. Karena itu, dalam waktu singkat sudah sampai di puncak. Dengan sigap juga dia mengikat tandan kelapa muda yang akan dipetik dengan tali plastik panjang. Dengan tali itu, korban bermaksud menurunkan tandan kelapa pelan-pelan. Itu dilakukan agar buahnya tidak pecah dan berantakan. Petaka itu terjadi, kata Selamet, ketika korban memotong tandan kelapa muda yang sebelumnya sudah diikat tersebut. Begitu tandan kelapa dipotong menggunakan sabit, tiba-tiba korban ikut melayang jatuh. Selamet mengaku sempat berusaha menolong buruh panjatnya itu, namun tak lama kemudian korban meninggal. ‘’Mulutnya mengeluarkan darah. Dia dibawa sudah dalam keadaan meninggal,’’ terangnya. Petugas Polsek Rendang sudah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Hasilnya, kejadian tragis tersebut dipastikan akibat kelalaian korban sendiri. ‘’Sepertinya pegangan korban kurang kuat,’’ ujar AKP Komang Orta. (kmb)

Bali Post/kmb

KEBAKARAN ILALANG - Petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran lahan di Banjar Kayu Aya, Desa Sukadana, Kubu.

Korsleting, Rumah dan ’’Palinggih’’ Terbakar Di Kubu, 15 Hektar Ilalang Hangus Amlapura (Bali Post) -

Kepanikan terjadi di Banjar Bugbug Kaler, Desa Bugbug, Karangasem, Selasa (29/8) kemarin. Kondisi itu dipicu kebakaran yang menimpa rumah dan sanggah milik I Nengah Kame (70). Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat tanggap, sehingga kekhawatiran kebakaran akan meluas tidak menjadi kenyataan. Kebakaran di permukiman padat penduduk itu terjadi sekitar pukul 09.00. Korlseting listrik diduga menjadi pemicunya. Saat kejadian, korban yang berprofesi sebagai pedagang itu baru saja berangkat menuju Pasar Gianyar. ‘’Saya masih di jalan lalu dapat telepon dari anak. Katanya di rumah ada ke-

bakaran,’’ terangnya kepada petugas kepolisian yang turun ke lokasi kejadian. Pagi sekitar pukul 08.00, korban mengakui sempat menghaturkan banten wedang di palinggih Gedong Sari di areal merajan-nya. Namun, korban mengaku tak menyalakan dupa. Selepas sembahyang korban langsung

mengunci gerbang rumah untuk berangkat ke Gianyar. Saat korban tiba, tim pemadam bersama warga masih sibuk memadamkan api. Polsek Karangasem yang menangani kasus tersebut tak menemukan indikasi kebakaran akibat api yang sengaja dinyalakan. Berdasarkan hasil penyelidikan, disimpulkan

kebakaran dipicu arus pendek listrik di rumah korban. Api menjilat palinggih Gedong Sari yang beratap ijuk sampai nyaris ludes. Sedangkan untuk bangunan rumah korban, api menjilat sisi rumah yang berhadapan langsung dengan palinggih. Api membakar salah satu kamar tidur berukuran 3x3 meter berserta semua isinya mulai dari tempat tidur dan lemari pakaian. Ironisnya, di dalam lemari pakaian tersebut juga terdapat uang tunai Rp 25 juta. ‘’Tak ada unsur kesengajaan, murni karena arus pendek

listrik. Total kerugian Rp 75 juta,’’ terang Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta. Kebakaran juga terjadi di Banjar Kayu Aya, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, sekitar pukul 13.30. Api menghanguskan hamparan ilalang seluas 15 hektar. Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem harus mengerahkan enam unit armada untuk mengatasi kebakaran dampak dari cuaca panas tersebut. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30. (kmb)

66.460 Penduduk Karangasem Belum Rekam E-KTP

Bali Post/kmb31

PEMERIKSAAN KAPAL - Petugas kepolisian dari Sat. Polair Polres Karangasem saat melakukan pemeriksaan kapal pengangkut minyak di tengah laut, Selasa kemarin.

Diperiksa, Kapal Pengangkut Minyak Amlapura (Bali Post) Sat. Polair Polres Karangasem secara rutin melakukan patroli di perairan Karangasem. Kali ini yang menjadi sasaran adalah kapal-kapal pengangkut minyak dari Depo Pertamina Manggis, Selasa (29/8) kemarin. Pemeriksaan kapal-kapal ini untuk memastikan keamanannya, baik kapasitas muatnya maupun kelengkapan dokumennya. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama mengatakan patroli dilakukan bersama enam personelnya, menggunakan kapal patroli KP Tanjung Muntik. Sasarannya adalah kapal-kapal yang hendak dan baru pergi dari Pelabuhan dan Depo Pertamina Manggis. Seperti Kapal Tug Boat LGM 1600 dan Kapal Tongkang Huma Satu. Kapal ini dinakhodai Domianus M. Wayoe bersama sepuluh orang ABK (anak buah kapal). Keberadaan kapal tersebut di Pelabuhan Pertamina Manggis untuk melakukan pengangkutan BBM jenis FO/ minyak hitam dari Depo Pertamina Manggis menuju PLTD Ampenan Lombok Barat. Menurut Mualim II Imran Ibrahim, dia mengaku baru satu kali melakukan pemuatan dari Manggis menuju Ampenan. Rencana ke depannya kapal akan tetap beroprasi ke Manggis dan Ampenan selama masih kontrak dengan Pertamina. Kapal ini diketahui beroperasi melalui perusahaan PT Galaya Line berkantor di Surabaya dan kapal tongkang tersebut dapat memuat maksimum 1.600 metrikton. “Selama melaksanakan kegiatan berlayar di Manggis dan Ampenan kami tidak pernah mengalami gangguan keamanan. Kadang hanya cuaca yang kurang bersahabat,” kata Domianus. Curiga dengan keberadaan kapal itu, Kasat Polair langsung memerintahkan Komandan Kapal Patroli Bripka I Gede Nuada dan personel lainnya melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan difokuskan pada aspek keamanan kapal hingga terhadap dokumen ABK kapal baik berupa KTP dan Surat Kontrak Kerja. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan pelanggaran maupun orang yang mencurigakan dengan status yang tidak jelas berada di kapal tersebut. “Kami ingin semua pelayaran berjalan lancar. Kami juga ingin memastikan semua kapal dapat tertib administrasi, dengan melengkapi seluruh dokumen persyaratan berlayar,” tegas Wartama. Selain melakukan pemeriksaan dokumen ABK, Kasat Polair AKP I Made Wartama juga meminta Mualim dan ABK yang ada di kapal LGM 1600 untuk sama-sama menjaga keamanan di kawasan Depo Pertamina Manggis. Karena dokumennya lengkap, apabila mengalami kendala maupun gangguan keamanan, Wartama meminta supaya segera melapor kepada pihak Kepolisian Sat. Polair Polres Karangasem. Patroli kali ini tidak menemukan adanya hal-hal mencurigakan. Meski demikian, patroli laut akan semakin digencarkan untuk menjaga keamanan kawasan laut. “Kami juga sempat menyasar Pulau Tepekong dan Pantai Bugbug serta Pantai Pasir Putih. Situasi keamanan kondusif. Setelah tugas itu satuan patroli kembali ke pangkalan di Padangbai,” kata Bripka I Gede Nuada. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Para pemangku kebijakan di Karangasem yang terkait dengan pelaksanaan pilgub masih dipusingkan oleh sikap sebagian masyarakat yang kurang proaktif untuk urusan administrasi kependudukan. Hingga saat ini, dari 324.642 penduduk wajib KTP, sebanyak 66.460 di antaranya belum melakukan perekaman data KTP elektronik (e-KTP). Padahal, itu akan menjadi pusat data penentuan daftar pemilih tetap. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem I Nengah Sumidia, Selasa

(29/8) kemarin, mengakui ada banyak tantangan untuk merampungkan tugas perekaman data penduduk. Yang paling menyulitkan adalah keengganan warga untuk datang melakukan perekaman data. Padahal, Disdukcapil sudah melakukan pola jemput bola dengan mengerahkan sumber daya langsung ke dusun-dusun. ‘’Untuk pola jemput bola itu, kita sudah berkoordinasi dengan para kepala dusun,’’ katanya. Namun, upaya mengejar penuntasan target perekaman jauh panggang dari api. Antusiasme masyarakat yang diharapkan oleh tim

jemput bola, sering kali tidak terjadi. Meski data penduduk yang belum melakukan perekaman cukup banyak namun yang datang ke tempat perekaman tidak maksimal. ‘’Setiap hari, tim jemput bola itu minimal menyasar tiga dusun, hari ini (kemarin red) di Kecamatan Sidemen. Namun tingkat kehadiran kurang, kita target puluhan yang datang hanya belasan,’’ ungkapnya. Warga yang tidak datang ke lokasi jemput bola umumnya berasal dari kalangan lanjut usia dan warga yang bermukim di daerah perbukitan. Namun, Sumidia mengaku belum mendapat

penjelasan yang pasti terkait ketidakdatangan mereka. Yang jelas, rendahnya antusiasme masyarakat mengakibatkan pergerakan perekaman menjadi sangat lambat. Dari Juli sampai Agustus ini misalnya, penambahan hanya di kisaran 2.000 orang. Sumida menyatakan aparat desa dan dusun sudah sangat optimal menyosialisasikan program e-KTP tersebut. Untuk menyukseskan Pilgub Bali di Karangasem, pihaknya mengaku sudah menyiapkan strategi agar setiap warga bisa menyalurkan hak pilihnya. Namun, pihaknya juga berharap partai politik ikut berperan aktif sehingga tidak

ada warga yang kehilangan hak pilihnya. Anggota KPU Karangasem Ngurah Maharjana mengakui masalah kepemilikan e-KTP menjadi salah satu tantangan KPU dalam menyukseskan pilgub. Meski masih banyak calon pemilih yang belum melakukan perekaman, pihaknya tetap mengapresiasi upaya Disdukcapil selama ini. ‘’Disdukcapil sudah bekerja keras melakukan perekaman sampai ke banjar-banjar dan sekolah-sekolah. Sekarang kami minta kesediaan warga untuk datang ke tempat perekaman yang sudah disiapkan,’’ ujarnya. (kmb)

Kelola Anggaran Miliaran

TP4D Lakukan Pendampingan Seluruh Desa Di setiap Kejaksaan kini sudah dibentuk Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Tim ini akan menjalin MoU dengan seluruh desa di Karangasem yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Ini untuk mencegah adanya keragu-raguan perbekel dan perangkat desa dalam melaksanakan tugas-tugas mengelola anggaran miliaran rupiah setiap tahun. Bagaimanakah peran TP4D dalam mengawal penggelolaan dana desa itu? KASI Pidsus Kejari Amlapura Bekti Wicaksono, Selasa (29/8) kemarin, mengatakan setelah pertemuan dengan para perbekel belum lama ini di Aula Kejari Amlapura, banyak perbekel yang mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pengelolaan anggaran yang begitu besar. Meski perbekel menegaskan tidak akan korupsi, tetapi kesalahan administrasi atau kekeliruan yang tidak disengaja, kadang juga membuat rasa khawatir masuk bui. Ini sejalan dengan di bentuknya TP4D yang mengedepankan memberikan pendampingan terhadap OPD maupun desadesa, bila masih ada ragu-ragu dalam mengambil keputusan. “Sebelum ada rencana menjalin MoU dengan seluruh desa, sudah ada satu desa di Kecamatan Selat yang kami ajak MoU. Semoga ini bisa menghapus keragu-raguan kepala desa

yang perangkat desanya tidak terlalu paham aspek hukum,” katanya. Bekti menambahkan, MoU dengan seluruh desa ini akan segera dilakukan. Saat ini, sedang disiapkan drafnya, sebelum dilakukan penandatangan bersama. “Bentuk pendampingan itu nanti, misalnya kalau ada desa yang masih ragu-ragu dengan rencana pengerjaan

proyek fisiknya, bisa segera disampaikan. Maka, kami segera turun. Demikian juga, kalau diperlukan buat LO (Legal Opinion) kami juga akan layani. Intinya, bagaimana lembaga pemerintahan, baik OPD maupun kepala desa itu nyaman dan tenang bekerja,” tegasnya. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan, sempat mengumpulkan seluruh perbekel belum lama ini. Mereka didrel agar pengelolaan dana desa selalu mengacu pada prinsip-prinsip yang digariskan. ‘’Pemanfaatan anggaran jangan hanya berdasarkan keyakinan, mesti selalu mengacu pada prinsip disiplin anggaran dan tertib administrasi,’’ tegas Kajari I Nyoman Sucitrawan. Tim khusus tersebut bukan memata-matai perbekel, tetapi

lebih pada upaya pendampingan. Sehingga program desa yang bersumber dari dana tersebut berjalan lancar. Program desa itu bisa bebas dari hal-hal yang berimplikasi hukum. Singkat kata, tim khusus itu hadir mencegah munculnya masalah hukum. Sebab, hal itu tidak menutup kemungkinan juga terjadi akibat faktor ketidaktahuan atau kekurangpahaman mekanisme pengelolaan anggaran. Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Karangasem, I Komang Agus Sukasena, meminta nantinya para perbekel tak segan konsultasi dengan tim. Terlebih jika ada keraguan dalam pemanfaatan dana pemerintah tersebut.

Sejak terbentuknya TP4D tahun 2016 lalu, beberapa perbekel di Karangasem sudah secara intensif melakukan konsultasi hukum pemanfaatan dana baik untuk program alokasi dana desa (ADD) ataupun program dana desa. Salah satunya Perbekel Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat, Wayan Suara Arsana. Pihaknya bahkan mengaku mendapat banyak manfaat positif dari keterlibatan Kejaksaan dalam pemanfaatan dana-dana yang dikelola pemerintahan desa ini. ‘’Pengalaman kami banyak sekali aturan-aturan yang kita rasa tumpang tindih. Tapi dengan ada kajian hukum dari Kejaksaan membuat kita bisa melangkah dengan pasti,’’ tuturnya. (gik)


TABANAN

14 Dugaan Penggelapan Dana Pah-pahan DTW Ulun Danu Beratan Tabanan (Bali Post) Kasus dugaan penggelapan dana hasil pah-pahan DTW Ulun Danu Beratan dengan terlapor SP cs. terus bergulir. Penyidik Reskrim Polres Tabanan mulai memeriksa saksi-saksi. Pada Jumat sebelumnya, panguger Pura Ulun Danu Beratan sudah ada yang dimintai keterangan. Pada Selasa (29/8) kemarin, kembali dua saksi dari pihak Gebog Pesatakan dimintai keterangan oleh penyidik Unit II Reskrim Polres Tabanan. Kedua saksi yang dimintai keterangan yakni Bendesa Adat Pemuteran I Wayan Ada dan Bendesa Adat Gelogor I Wayan Suwitra. Kedatangan kedua saksi itu didampingi kuasa hukumnya I Nengah Parwata dan tim. Mereka juga diantar panguger Gebog Pesatakan serta manajemen DTW Ulun Danu Beratan, Wayan Mustika serta Perbekel Candi Kuning I Made Mudita dan sejumlah pengurus pangempon pura. Mereka hadir di Polres sejak pukul 10.00 Wita. Proses tersebut berlangsung selama tiga jam. Usai pemeriksaan, kuasa hukum pelapor I Nengah Parwata mengatakan, selama pemeriksan berlangsung aman dan lancar. Saksi memberikan keterangan sesuai yang mereka ketahui. Dalam pemeriksaan yang juga didampingi Manajer DTW Ulun Danu Beratan tersebut, kedua saksi diberikan 25 pertanyaan oleh penyidik Unit Reserse Ekonomi Reskrim Polres Tabanan. “Ada sekitar 25 pertanyaan yang dilontarkan penyidik seputar dugaan penggelapan dana,” katanya. Dikatakan, sejauh ini belum ada saksi dari pihak pelapor yang dimintai keterangan penyidik. Namun, kemungkinan penyidik bisa saja memanggil saksi lain untuk mendapatkan keterangan tambahan. Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Yana Jaya Widya yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi adalah untuk melengkapi berkas pemeriksaan sebelumnya dan data yang diperlukan penyidik. “Masih sebatas memeriksa saksi-saksi dari pihak pelapor,” katanya. (kmb24)

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Produksi Kopi 25 Persen, Petani Tak Bisa Penuhi Ekspor Tabanan (Bali Post) -

Petani kopi Tabanan mendapatkan tantangan cukup berat selama dua tahun terakhir ini. Tantangan itu diakibatkan musim yang kurang bersahabat. Setelah melalui tantangan musim kemarau panjang tahun 2016, tahun 2017 ini para petani kopi juga harus menghadapi musim hujan yang relatif panjang. Akibatnya, dalam rentang dua tahun tersebut, produksi kopi terus mengalami penurunan. Tercatat tahun 2017, produksi kopi jenis robusta yang memiliki potensi ekspor ini produksinya hanya mencapai 25 persen dibandingkan panen tahun lalu. Ketua Ikatan Asosiasi Kopi Pupuan Wayan Dira sekaligus petani kopi, Selasa (29/8) kemarin, mengatakan produksi kopi robusta di Pupuan menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Rata-rata per hektar dihasilkan sekitar satu ton biji kopi. Jadi tahun ini, hasilnya hanya 250 kilogram. ‘’Otomatis hasil panen tahun ini hanya 25 persen dari tahun lalu,’’ ujarnya. Menurutnya, hasil kopi tahun 2016 pun tidak begitu baik. Penurunan produksi biji kopi dalam dua tahun terakhir itu dijelaskan Dira karena datangnya musim yang ekstrem. Jika tahun 2016, p roduksi menurun d ise babkan musim kemarau panjang dan panas. Sedangkan tahun ini dikarenakan musim hujan berkepanjangan. Petani kopi Pu-

puan berharap musim bisa lebih bersahabat tahun 2018 nanti, sehingga para petani bisa meningkatkan produksi kopinya kembali. Turunnya produksi kopi robusta itu, lanjut Dira, menyebabkan pihaknya dari Ikatan Asosiasi Kopi Pupuan tidak bisa memenuhi kebutuhan ekspor kopi jenis robusta itu. Padahal, permintaan kopi dari luar negeri cukup besar. ‘’Permintaan tahun ini tidak bisa dipenuhi. Jadi, tidak kami ambil untuk ekspornya. Kami hanya memenuhi kebutuhan domestik saja,’’ ujar Dira. Saat ini harga kopi Pupuan, diakui Dira, mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Harga berat kering satu kilogram kopi robusta berada pada kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian tahun

Bali Post/kmb24

PRODUKSI KOPI MENURUN - Produksi kopi Pupuan mengalami penurunan akibat musim yang ekstrem. 2016. Dari 39 subak abian di Pupuan tercatat luas tanaman kopi robusta mencapai 9.586,31 hektar. Dari luasan tersebut 822,45 hek-

tar masuk dalam tanaman yang belum menghasilkan, 8.197,91 hektar tanaman menghasilkan dan 1.134,27 hektar tanaman tidak meng-

hasilkan atau tanaman rusak. Sementara jumlah kopi robusta yang dihasilkan tahun 2016 adalah 6.101,61 ton. (kmb24)

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Bali Post/kmb24

BANTUAN SOSIAL - Penyerahan bantuan Sosial Nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2017, Selasa (29/8) kemarin di Margarana.

6.791 Keluarga Penerima Manfaat

Terima Bantuan Sosial Nontunai PKH Tabanan (Bali Post) Tercatat 6.791 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tabanan menerima Bantuan Sosial Nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2017. Bantuan itu diberikan Kementerian Sosial RI di Bumi Perkemahan Pramuka, Margarana, Selasa (29/8) kemarin. Penyerahan bantuan itu difasilitasi Pemkab Tabanan melalui Dinas Sosial Tabanan. Acara itu menghadirkan 350 KPM yang berasal dari Kecamatan Marga. Direktur Rehabilitasi Sosial Anak, Edi Suharto, mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Bali mulai dilaksanakan sejak tahun 2010 yang mencakup dua kabupaten yakni Karangasem dan Buleleng. Selanjutnya secara bertahap, PKH dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada tahun 2012, kemudian di kabupaten lainnya. Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Provinsi Bali sampai 2017 ini berjumlah 48.052 KPM. Dari jumlah tersebut, 6.791 merupakan KPM Kabupaten Tabanan. Bantuan sosial yang diserahkan oleh Kemensos RI kepada Kabupaten Tabanan sebesar Rp 37.156.642.800 yang meliputi bantuan PKH nontunai sebesar 12.894.990.000 serta bantuan lainnya terdiri dari Bantuan Beras Sejahtera, Bantuan Sosial Disabilitas, Bantuan Sosial Lanjut Usia. Dikatakannya, Program Keluarga Harapan adalah sebuah terobosan besar di Indonesia yang dibuat Presiden Jokowi, dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang timbul seperti saat bansos disalurkan lewat tunai. Metode pencairan bansos nontunai ini menggunakan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dengan PKH yang bersifat nontunai masyarakat dipermudah untuk belanja dan tidak harus mengantre di kantor pos. “Masyarakat tinggal ke ATM saja sudah bisa mendapatkan uang untuk berbagai keperluan,” ujarnya. Pencairan bantuan melalui mekanisme perbankan dapat dicairkan di agen bank yang ditunjuk, e-warung, ATM maupun outlet Bank tanpa biaya administrasi. Program itu terwujud atas amanat Presiden Jokowi. Bantuan ini harus digunakan untuk keperluan sangat penting misalkan kesehatan berobat di puskesmas atau untuk biaya sekolah anak. Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan, Program Keluarga Harapan itu merupakan Program Nasional dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dengan memberikan kepada keluarga penerima manfaat. Kabupaten Tabanan merupakan satu dari 9 kabupaten/kota di Bali yang mendapatkan bantuan tersebut dari 2012 hingga sekarang. Program Keluarga Harapan, menurutnya, sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan dasar hidup seperti bidang kesehatan di samping menunjang sarana pendukung pendidikan. “Dalam hal ini, masyarakat dan pemerintah harus mampu bersinergi,” ujarnya Dijelaskannya, untuk mengantisipasi permasalahan sosial di Kabupaten Tabanan sudah dilakukan berbagai program terobosan yang inovatif dari Dinas Sosial. Programnya antara lain warung cerdas kube, kopi kental (komunitas peduli kesehatan mental), kata hati (kampung investasi hati), tagana smart, dan masih banyak program inovatif. Bantuan yang diterima oleh KPM tahun 2017 sebesar Rp 1.890.000 per tahun dan Rp 2.000.000 bagi lansia di atas 70 tahun. Bantuan diterima sebanyak empat kali dalam setahun, masing-masing sebesar Rp 500.000 pada setiap tahapnya. Pada acara tersebut juga dilakukan penyeraham bantuan beasiswa Bank BNI kepada sepuluh anak berprestasi dari keluarga PKH dalam bidang olahraga, pendidikan dan kesenian sebesar Rp 250.000 per siswa. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Berdasarkan pantauan rutin Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan per 29 Agustus, harga kebutuhan pokok tidak menunjukkan kenaikan berarti. Menjelang hari raya Idul Adha, harga kebutuhan pokok cenderung stabil meski ada beberapa item mengalami kenaikan. Dari pantauan harga itu, kenaikan terjadi pada produk bawang putih sebanyak 20 persen atau dari Rp 20.000 per kilogram menjadi

Rp 24.000 per kilogram yang kualitas satu. Dan 11 persen atau Rp 18.000 per kilogram menjadi Rp 20.000 per kilogram untuk bawang putih kualitas dua. Ka s i P e n g a d a a n d a n Penyaluran Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan Agung Pramono, Selasa (29/8) kemarin, mengatakan kenaikan harga bawang putih ini karena stok mulai agak berkurang, meski dipastikan tidak akan ada kenaikan secara signifi-

kan. Pasokan bawang putih lanjut Agung, dapat dari Kintamani Bangli selain ada juga yang dikirim dari Jawa. Selain bawang putih, kenaikan juga terjadi pada tomat dari Rp 4.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram, lombok besar merah dari Rp 12.000 per kilogram menjadi Rp 16.000 per kilogram. Selain adanya kenaikan harga, ada juga beberapa kebutuhan yang turun harga seperti kentang. Kentang turun dari Rp 16.000 per

kilogram menjadi Rp 15.000 per kilogram, bawang merah kualitas satu turun dari Rp 22.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram. Bawang merah kualitas dua turun dari Rp 18.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram, dan daging ayam ras turun dari Rp 36.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram. Agung mengatakan harga daging selain ayam ras, dan lainnya masih stabil. Harga daging sapi kualitas satu masih Rp 100.000 per kilogram. Daging sapi kualitas

dua Rp 95.000 per kilogram. Daging babi kualitas satu Rp 50.000 per kilogram dan daging babi kualitas dua Rp 45.000 per kilogram. Jelang Idul Adha ini kata Agung, tidak akan memengaruhi harga jual daging sapi. Kenaikan justru akan terjadi pada hewan hidup seperti sapi dan kambing. “Jadi yang naik itu binatang hidupnya. Daging tidak berpengaruh karena pada hari raya Idul Adha justru ada pembagian daging,” ujarnya. (kmb24)

Warung Global

Narkoba Mudah Masuk Bali, Kontrol dan Pengamanan Tak Ketat SANGAT disayangkan, narkoba begitu mudahnya masuk ke Bali. Memang Bali merupakan pangsa pasar potensial narkoba. Mudahnya narkoba di Pulau Dewata ini mengindikasikan pengamanan dinilai tidak begitu ketat. Banyak pihak mempertanyakan komitmen dan kinerja aparat. Dengan bukti-bukti tersebut, jika selama ini sepertinya kontrol aparat lemah terkait pengecekan dan pengawasan narkoba. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali Selasa (29/8) kemarin, yang membedah topik ‘’Bandar Asal Madura Pasok Narkoba ke Bali’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM, dan Swara Negara FM. Banyak pendengar menyayangkan peredaran narkoba di Bali khususnya kian mengkhawatirkan saja. Tertangkapnya tersangka asal Madura membawa sabusabu di Terminal Mengwi berarti pintu masuk Bali pengawasannya sangat lemah. Jangankan jalur tikus, jalur resmi lewat pelabuhan hingga terminal bisa lolos, sehingga banyak yang mempertanyakan bagaimana pengawasan di pintu masuk Bali sebenarnya? Kenapa sampai bisa lolos? Dalam hal ini, pengawasan dan pengecekan harus dilakukan dengan ketat. Jika perlu libatkan anjing pelacak. Demikian harapan Arya di Denpasar. Ugi di Tabanan berpendapat, jika di luar negeri, keseriusan

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985 Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

pemerintahnya memberantas narkoba diwujudkan dalam penegakan hukum. Malah di Filipina pelaku narkoba yang melawan ditembak mati. Ayu di Badung dan Fera di Tabanan, sangat menyayangkan narkoba begitu mudahnya masuk ke Bali. Memang Bali merupakan pangsa pasar potensial narkoba. Mudahnya narkoba di Pulau Dewata ini

mengindikasikan pengamanan dinilai tidak begitu ketat. Banyak pihak mempertanyakan komitmen dan kinerja aparat. Dengan bukti-bukti tersebut, jika selama ini sepertinya kontrol aparat lemah terkait pengecekan dan pengawasan narkoba. Ketut Dawi di Badung, mengatakan bukan hanya dari Madura, tetapi daerah

lain juga mengincar Bali. Bali dianggap daerah potensial memasarkan narkoba. Ia hanya berharap aparat jangan ragu dan bertangan dingin memberantas narkoba. Dari mana pun dan siapa pun bisa saja memasok narkoba ke Bali. Bukan hanya orang Madura. Demikian dikatakan Werdha di Gianyar. Bahkan sering kali ia mengatakan narkoba adalah musuh bersama kita. Narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Karena itu, penanganannya juga harus luar biasa. Sekarang harus ditingkatkan lagi keseriusan warga, lebihlebih aparat. Para pengguna juga harus diberikan hukuman penjara bukan saja direhabilitasi. Jika tidak para

pengguna yang merupakan sasaran dari pengedar maka tidak ada pemasokan narkoba. Banyak yang harus dibenahi jika ingin memberantas narkoba. Rasa nasionalisme bangsa kita akan sangat mudah dipecah belah oleh bangsa lain hanya dengan narkoba. Demikian disampaikan Budiada di Tabanan. Kinerja aparat harus ditingkatkan lagi. Winaja di Ubung turut khawatir jika sudah sampai masuk ke terminal, itu berarti pengecekan di pintu masuk maupun ke dalam bus-bus sekadar saja. Ia juga khawatir jangan-jangan ada barang lain yang diselundupkan ke Bali. Misalnya bahan peledak atau barang membahayakan lainnya. (sikha)


15

Rabu Paing, 30 Agustus 2017 jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Asia Kamis (31/8) UEA vs Arab Saudi Jepang vs Australia Thailand vs Irak Tiongkok vs Uzbekhistan Suriah vs Qatar Korea Selatan vs Iran

Kejutan Sharapova di Putaran Pertama AS Terbuka New York Maria Sharapova membuktikan dirinya masih pantas untuk diperhitungkan untuk meraih mahkota AS Terbuka. Petenis Rusia itu membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan kedua Simona Halep dengan skor 6-4, 4-6, 6-3, Selasa (29/8) kemarin pada putaran pertama Grand Slam terakhir tahun ini.

Zona Eropa Jumat (1/9) dini hari Grup A Bulgaria vs Sweden Prancis vs Belanda Luksemburg vs Belarus

Meski berstatus wild card, Sharapova mengeluarkan seluruh kemampuan, determinasi, dan waktu selama dua jam 44 menit untuk meraih kemenangan di depan penonton yang memadati Stadion Arthur Ashe. Petenis berusia 30 tahun itu juga baru saja selesai menjalani skors 15 bulan akibat kasus doping. Kemenangan ini menjadi kebangkitan bagi mantan petenis peringkat satu dunia, yang kembali ke dunia tenis pada April setelah diskors karena terbukti positif mengonsumsi metabolic modulator meldonium pada Australia Terbuka tahun lalu. Prestasinya juga diganggu dengan cedera paha yang memaksanya absen di Italia Terbuka pada Mei. Masalah lengan kiri membuat ia men-

Grup B Hungaria vs Latvia Portugal vs Kep. Faroe Swiss vs Andorra Grup H Belgia vs Gibraltar Siprus vs Bosnia Yunani vs Estonia Zona Amerika Selatan Jumat (1/9) Venezuela vs Kolombia Chile vs Paraguay Uruguay vs Argentina Brazil vs Ekuador Peru vs Bolivia

Petenis Rusia Maria Sharapova

Bali Post/rtr

gundurkan diri dari putaran kedua di Stanford awal bulan ini. Bagaimanapun, tidak ada indikasi kesulitan saat melawan Halep pada pertandingan putaran pertama AS Terbuka kemarin. Sharapova mempertajam rekornya menjadi 7-0 melawan petenis Romania itu. Tidak hanya Sharapova yang membuat kejutan di putaran pertama, Aleksandra Krunic juga melakukan hal serupa. Petenis asal Serbia itu menjungkalkan andalan Inggris Johanna Konta yang menempati unggulan ke-7 dengan skor 4-6, 6-3, 6-4. Selebihnya termasuk Venus Williams, Garbine Muguruza Blanco dan Caroline Wozniacki melaju ke putaran kedua. (kmb39/rtr/ant)

Coki Batal Bela PS Badung Belum Aman Klungkung di Porprov di Liga 2 Mangupura (Bali Post) PS Badung hingga kini meraup 15 poin dan bercokol di urutan keempat klasemen Grup VII pada Kompetisi Liga 2. Posisi Tim Keris belum aman sebab menunggu hasil Persekam Metro FC Kabupaten Malang, yang akan bertandang ke kandang Celebest FC Palu, Sulteng, pada 9 September mendatang. Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Selasa (29/8) kemarin menjelaskan, klasemen sementara dihuni Persigo Semeru Lumajang dengan 23 poin, disusul Madura FC (19), kemudian urutan ketiga Celebest FC (18). Sedangkan Persekam Metro FC Kabupaten Malang bertengger di peringkat kelima dengan meraih poin 14. ‘’Kalau kami berada di urutan keempat, berarti harus melakoni babak play-off,’’ tutur pria yang akrab disapa Koming ini. Sementara jika hasil Persekam Metro FC Malang bermain imbang saat dijamu Celebest FC, otomatis Tim Keris melorot ke peringkat kelima, dan dipastikan bakal terdegradasi, serta tahun depan berkompetisi di Liga 3. Alasannya, kata Koming, jika hasil akhir seri Persekam Metro melawan Celebest, Persekam mendapatkan poin 15, sama seperti PS Badung, namun PS Badung kalah head to head. Pasalnya, selama babak penyisihan PS Badung ditundukkan Persekam Metro di Malang dengan skor 0-2, sedangkan saat PS Badung menjamu Persekam Metro FC di Lapangan Samudra Kuta, Tim Keris hanya unggul 1-0. ‘’Situasi ini memang sangat riskan, sebab jika Persekam Metro mampu menahan imbang Celebest, otomatis Persekam Metro naik satu strip ke peringkat empat, dan PS Badung ke urutan kelima dan sudah dipastikan degradasi bersama tim peringkat 6 dan 7,’’ papar Koming. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Celebest yang masih berpeluang memperebutkan tiket melenggang ke babak 16 besar, sukses menaklukkan Persekam Metro. ‘’Juara dan runner-up grup ke babak 16 besar, sedangkan peringkat 3 dan 4 play-off, bersama urutan 3 dan 4 grup lainnya. Kemungkinan diundi lagi, dibagi dalam empat grup, dan menggunakan sistem home tournament,’’ paparnya. Dikemukakan, saat ini skuad Tim Keris diistirahatkan, dan jika harus menjalani babak play-off, maka para pemain yang dilatih Nyoman Sujata dan Freddy Herlambang ini akan dipanggil lagi. (022)

Mangupura (Bali Post) Karateka Cokorda Istri Sanistya Rani yang akrab disapa Coki baru saja melakukan mutasi atlet dari Jembrana ke Klungkung. Hanya, Coki tidak bisa berlaga mengusung bendera Bumi Serombotan di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, sebab harus membela timnas Merah-Putih bertanding ke luar negeri. Karateka penyumbang emas SEA Games Malaysia di kumite kelas -61 kg yang baru saja tiba di Pulau Dewata, Selasa (29/8) kemarin, menegaskan dirinya harus tarung pada event World Karate-do Federation (WKF) Premier League, di Jerman, Istanbul, dan Austria. ‘’Event WKF Premier League seri, saya harus bertanding di Jerman 8-10 September, saya harus mengikuti kejuaraan ini demi merebut poin,’’ ujar karateka kelahiran Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung, 31 Desember 1994 ini. Selain mengikuti berbagai turnamen di mancanegara, Coki juga bakal mengikuti kejurnas seperti Piala Panglima di Jakarta. ‘’Tujuannya, untuk masuk skuad Timnas Asian Games, walaupun peraih emas SEA Games diprioritaskan,’’ jelasnya. Dikisahkan, dirinya ketika berlaga di final,

meladeni Arm Sukkiaw (Thailand) sempat ketar-ketir, meskipun akhirnya unggul 7-0. Alasannya, Coki diganjar wasit pelanggaran tiga kali, dan jika sekali lagi melanggar, otomatis dinyatakan kalah, meskipun unggul poin. ‘’Seorang karateka harus agresif di atas matras, jika 15 detik pasif dan tak melakukan serangan, pasti terkena pelanggaran pertama dan seterusnya,’’ terang dia. Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Ketut Rochineng menegaskan, pola pembinaan karate di Bali, standar dengan upaya yang dilakukan Coki, termasuk menambah kualitas SDM pelatih, serta memberikan kesempatan kepada karateka try-out ke luar Bali sampai ke luar negeri. Di sisi lain, Ketua KONI Bali Ketut Suwandi mengakui perolehan atlet Bali pada hajatan multi-event dua tahunan antarnegara se-Asia Tenggara mengalami penurunan. Untuk SEA Games 2017 ini, baru meraih 1 emas lewat Coki, kemudian 2 perak melalui Maria Natalia Londa, dan 1 perunggu dari pencak silat. ‘’Padahal, pada SEA Games 2013, atlet Bali menyumbang 7 emas, dan SEA Games 2015 merebut 5 emas,’’ ungkap Suwandi. (022)

Rodriguez Absen Lawan Venezuela Bogota James Rodriguez dipastikan absen saat Kolombia menjalani pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Venezuela pada Jumat (1/9) karena cedera paha. Namun gelandang Bayern Munich itu dapat tampil saat melawan Brazil lima hari kemudian. Rodriguez bergabung ke Bayern sebagai pemain pinjaman selama dua tahun dari juara Spanyol Real Madrid pada Juli lalu. Namun pemain tersebut belum bermain penuh sejak mengalami cedera paha kanan saat timnya dikalahkan Liverpool pada pertandingan persahabatan pramusim pada awal Agustus. ‘’Asosiasi Sepak Bola Kolombia telah memanggil James Rodriguez untuk pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Venezuela pada 31 Agustus dan Brazil pada 5 September,’ isi pernyataan klub Bayern yang mengonfirmasi bahwa sang gelandang akan melawat ke Amerika Selatan.

‘’Bagaimanapun, pemain 26 tahun itu tidak akan dapat dipilih untuk pertandingan pertama, sebagaimana hasil pemeriksaan petugas medis klub FCB Dr. Volker Braun. Hal ini telah disepakati dengan pemain internasional Kolombia tersebut.’’ ‘’Yang masih harus dilihat apakah James akan dapat dipilih untuk pertandingan kedua, keputusan akan diambil setelah berkonsultasi dengan Dr. Volker Braun dan dokter tim nasional Kolombia.’’ Kolombia menghuni peringkat kedua di klasemen kualifikasi Amerika Selatan, tertinggal sembilan angka dari Brazil dan unggul satu angka atas Uruguay dan Chile dengan empat pertandingan tersisa. Empat tim teratas di grup Amerika Selatan lolos langsung ke Rusia, sedangkan tim di peringkat kelima, yang saat ini dihuni Argentina, akan memainkan pertandingan playoff dua laga antar benua melawan tim dari zona Oseania. (afp/ant)

Hasil Putaran I AS Terbuka

Maria Sharapova vs Simona Halep 6-4, 4-6, 6-3. Anastasija Sevastova vs Carina Witthoeft 7-5, 6-1. Venus Williams vs Viktoria Kuzmova 6-3, 3-6, 6-2. Sloane Stephens vs Roberta Vinci 7-5, 6-1. Ajla Tomljanovic vs Johanna Larsson 7-5, 6-4. Donna Vekic vs Beatriz Haddad Maia 6-2, 6-1. Zheng Saisai vs Alison Van Uytvanck 6-4, 3-6, 6-1. Aleksandra Krunic vs Johanna Konta 4-6, 6-3, 6-4. Kateryna Kozlova vs Irina Begu 6-2, 7-6(7). Duan Yingying vs Claire Liu 7-6(8), 7-6(3). Julia Goerges vs Annika Beck 6-1, 6-0. Maria Sakkari vs Kiki Bertens 6-3, 6-4. Sofia Kenin vs Lauren Davis 7-5, 7-5. Sachia Vickery vs Natalia Vikhlyantseva 4-6, 6-4, 6-1. Alize Cornet vs Heather Watson 6-4, 6-4. Arina Rodionova vs Richel Hogenkamp 7-5, 7-5. Petra Kvitova vs Jelena Jankovic 7-5, 7-5. Magdalena Rybarikova vs Camila Giorgi 6-3, 6-4. Garbine Muguruza vs Varvara Lepchenko 6-0, 6-3. Ekaterina Alexandrova vs Anna Zaja 6-2, 6-3. Caroline Garcia vs Tereza Martincova 6-0, 6-1. Kristyna Pliskova vs Misa Eguchi 6-2, 6-2. Dominika Cibulkova vs Jana Cepelova 6-7(5), 6-3, 6-2. Timea Babos vs Viktorija Golubic 7-5, 5-7, 7-5. Oceane Dodin vs Pauline Parmentier 3-6, 6-0, 7-6(6). Peng Shuai vs Amandine Hesse 6-4, 6-1. Carla Suarez Navarro vs Ipek Soylu 6-4, 6-2. Caroline Wozniacki vs Mihaela Buzarnescu 6-1, 7-5. Mirjana Lucic-Baroni vs Monica Puig 6-4, 6-7(4), 7-6(4). Ashleigh Barty vs Ana Konjuh 4-6, 6-0, 6-1. Ekaterina Makarova vs Mona Barthel 6-2, 6-1. Aliaksandra Sasnovich vs Julia Boserup 6-2, 6-2.

King Sulitkan Zverev di Set Pertama New York Alexander Zverev meraih kemenangan atas Darian King dengan skor 7-6(9), 7-5, 6-4 pada putaran pertama AS Terbuka, Selasa (29/8) kemarin. Unggulan keempat asal Jerman itu mengatasi perlawanan di set awal dari petenis pertama dari Barbados yang berlaga di grand slam. Mengenakan kaus kaki setinggi lutut dan mengenakan ikat kepala yang mengingatkan pada Bjorn Borg di era 1970-an, Zverev menghadapi kesulitan pada fase awal pertandingan. Servis kerasnya yang menghasilkan lima gelar tahun ini, kurang efektif untuk menaklukan lawannya yang lolos lewat jalur kualifikasi itu. Petenis Jerman itu tampil kurang maksimal pada set per-

Hasil Putaran I 7-6(9), 7-5, 6-4. Alexander Zverev vs Darian King Lu Yen-Hsun vs Karen Khachanov 4-6, 6-2, 6-3, 6-3. Denis Shapovalov vs Daniil Medvedev 7-5, 6-1, 6-2. Ernests Gulbis vs Alessandro Giannessi 6-4, 6-7(3), 6-2, 7-5. 6-2, 6-4, 6-2. Dudi Sela vs Christopher Eubanks Radu Albot vs Ernesto Escobedo 7-5, 4-6, 6-2, 6-4. John Isner vs Pierre-Hugues Herbert 6-1, 6-3, 4-6, 6-3. Marin Cilic vs Tennys Sandgren 6-4, 6-3, 3-6, 6-3. Jo-Wilfried Tsonga vs Marius Copil 6-3, 6-3, 6-4. 6-2, 6-1, 6-3. Diego Schwartzman vs Carlos Berlocq Mikhail Kukushkin vs David Ferrer 4-6, 6-3, 6-2, 6-1. 6-3, 6-2, 7-6(5). Benoit Paire vs Lukas Lacko Chung Hyeon vs Horacio Zeballos 3-6, 7-6(8), 6-4, 6-3. Kevin Anderson vs JC Aragone 6-3, 6-3, 6-1. Florian Mayer vs Rogerio Dutra Silva 7-5, 0-6, 6-3, 6-4. Steve Johnson vs Nicolas Almagro 6-4, 7-6(2), 7-6(5). Pablo Carreno vs Evan King 6-3, 6-2, 7-6(5). Kyle Edmund vs Robin Haase 6-3, 7-5, 6-3. Jordan Thompson vs Jack Sock 6-2, 7-6(12), 1-6, 5-7, 6-4. Borna Coric vs Jiri Vesely 7-6(5), 7-6(2), 6-2. Jared Donaldson vs Nikoloz Basilashvili 6-0, 4-6, 6-3, 7-6(6). Nicolas Mahut vs Marton Fucsovics 6-3, 2-6, 6-4, 2-6, 7-6(3). Thomas Fabbiano vs John-Patrick Smith 7-6(5), 6-4, 3-6, 7-6(4). Janko Tipsarevic vs Thanasi Kokkinakis 6-7(5), 3-6, 6-1, 7-6(2), 6-3. Albert Ramos vs Denis Istomin 4-6, 7-6(4), 7-5, 6-7(3), 7-5. Mischa Zverev vs Thai-Son Kwiatkowski 7-6(5), 4-6, 4-6, 7-5, 6-3. Lucas Pouille vs Ruben Bemelmans 6-3, 6-4, 6-4. Sam Querrey vs Gilles Simon 6-4, 6-3, 6-4. Gilles Muller vs Bernard Tomic 3-6, 6-3, 6-4, 6-4. Paolo Lorenzi vs Joao Sousa 4-6, 6-3, 7-6(4), 6-2.

Thailand Gelar MotoGP Mulai 2018

Keita Bergabung the Reds Musim Depan London Liverpool setuju untuk merekrut gelandang Naby Keita dari klub Jerman RB Leipzig. Namun pemain 22 tahun itu akan bergabung dengan klub Liga Inggris tersebut pada Juli 2018. Klub Merseyside tersebut akan membayar klausa pelepasan pemain internasional Guinea itu sebesar 48 juta euro ditambah berbagai tambahan khusus, laporan media Inggris, Selasa (29/8) kemarin. Hanya Leipzig enggan segera melepas pemain tengah itu ke the Reds karena musim ini berlaga di kompetisi Liga Champions dan memerlukan kontribusinya. Keita dilaporkan merupakan salah satu target kunci bagi manajer Liverpool Juergen Klopp setelah ia mencetak delapan gol dan memberikan delapan assist untuk membantu Leipzig finis di peringkat kedua Liga Jerman musim lalu. Pemain 22 tahun itu akan menjadi pemain termahal Liverpool, melampui transfer sebesar 42 juta euro yang dibayarkan klub untuk memboyong pemain sayap Mohamed Salah dari AS Roma pada Juni lalu. ‘’Saya gembira, kesepakatan akhirnya dicapai dan memungkinkan saya bergabung dengan Liverpool musim depan,’’ kata Keita di website Liverpool (www.liverpoolfc. com). (kmb39/rtr/ant)

tama yang berlangsung selama satu jam 21 menit. Zverev melakukan 31 unforced error sebelum memenangkan set pembuka itu. ‘’Tentu saja Darian datang dengan memainkan permainan tenis yang benar-benar bagus dan saya tidak dapat menemukan ritme saya,’’ ucapnya di lapangan setelah menyelesaikan pertandingan yang berlangsung selama hampir tiga jam itu dengan smash overhead. ‘’Itu adalah set pertama yang menarik,’’ tambah Zverev yang selanjutnya menghadapi sesama petenis 20 tahun Borna Coric asal Kroasia. Di laga pembuka Coric menyingkirkan Jiri Vesely (Rep. Ceko) 7-6(5), 7-6(2), 6-2. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/afp

TUAN RUMAH - Pembalap Movistar Yamaha Maverick Vinales memimpin lomba MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (27/8). Tahun depan Thailand menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP.

Bangkok Thailand siap menjadi tuan rumah putaran MotoGP untuk pertama kalinya pada 2018. Kontrak berdurasi tiga tahun akan ditandatangani di Bangkok, Kamis (31/8) besok. Situs resmi MotoGP.com mengatakan bahwa Carmelo Ezpeleta, ketua eksekutif pemegang hak-hak komersial Dorna Sports, akan bergabung dengan Sakon Wannapong, Gubernur Otoritas Olahraga Thailand, pada acara formal penandatanganan kontrak itu. Balapan itu akan diselenggarakan di Sirkuit Buriram yang terletak di timur laut negeri itu. Trek itu, yang sebelumnya menjadi ajang kejuaraan World Superbike akan menjadi tambahan pertama di seri-seri sejak Termas de Rio Hondo di Argentina pada 2014. (rtr/ant)


OLAHRAGA

16

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Daftar Sementara Perolehan Medali SEA GAMES 2017 No. Negara 1. Malaysia 2. Thailand 3. Vietnam 4. Singapura 5. Indonesia 6. Filipina 7. Myanmar 8. Kamboja 9. Laos 10.Brunei 11.Timor Leste

Emas

Perak

140 69 58 56 38 25 7 3 2 0 0

90 86 50 54 62 32 10 2 3 5 0

Perunggu Total 84 87 59 72 88 64 20 12 21 9 3

314 242 167 182 188 121 37 17 26 14 3

Ibrahim Sumbang Emas Nomor Kyorugi Kuala Lumpur (Bali Post) Ibrahim Zarman menyumbang medali emas bagi Indonesia dari cabang taekwondo setelah mengalahkan atlet Vietnam pada pertandingan di SEA Games, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Di final nomor Kyorugi -63kg putra itu, Ibrahim menyudahi perlawanan Nguywn Van Duy dengan skor 26-12. ‘’Kunci kemenangan saya adalah fokus serta jaga kondisi dan latihan,’’ kata Ibrahim Zarman seusai bertanding. Menurutnya, dirinya turun di nomor -63kg itu sebetulnya bukan target medali emas. ‘’Pertandingan terakhir ini saya main sendiri, saya tidak ditargetkan mendapat emas di sini,’’ kata atlet Indonesia yang baru pertama kali ikut ajang SEA Games itu. ‘’Di sini tiga kali main saya menang melawan atlet Myanmar, Malaysia dan terakhir lawan Vietnam di final,’’ tambahnya. Ditanya apakah dirinya tidak terbebani ketika akan turun di pertandingan final menghadapi lawan yang juga adalah peraih emas SEA Games, Ibrahim mengatakan tidak. ‘’Malahan sempat ada yang meremehkan saya yang tidak akan sampai final, tapi akhirnya...,’’ katanya. ‘’Saya tidak beban, meski baru pertama ketemu atlet Vietnam itu, tapi saya sudah pelajari permainannya,’’ katanya. Sementara itu, tim manajer cabang taekwondo Rahmi Kurnia mengatakan bangga atas penampilan para atlet Indonesia. ‘’Mereka sudah tampil maksimal dan sudah berbuat banyak untuk negara,’’ katanya. (ant)

Hadapi SEA Games 2019, Perbasi Perlukan ”Big Man” Jakarta (Bali Post) Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) ingin menaturalisasi masing-masing seorang pemain berpostur tinggi besar sebagai big man untuk tim nasional putra dan putri. Menurut Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih, hal itu dilakukan untuk menambah kekuatan timnas Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan meningkatkan peluang meraih emas di SEA Games ke-30 2019. ‘’Kami mau mencari pemain dengan postur besar dengan tinggi lebih dari dua meter dan punya teknik yang baik. Untuk timnas putra, kami berencana menaturalisasi pemain Amerika Serikat dan untuk timnas putri, kami ingin pemain dari Tiongkok,’’ ujar Danny, Selasa (29/8) kemarin. Dia melanjutkan, keputusan untuk naturalisasi pemain akan diambil usai rapat Perbasi yang melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) pada awal September 2017. Yang jelas, kata Danny, proses naturalisasi akan dilakukan sesegera mungkin agar para pemain tersebut bisa tampil di SEA Games 2019. Naturalisasi big man dianggap perlu agar Indonesia bisa memperbaiki prestasi karena di SEA Games ke-29 2017, Malaysia, timnas bola basket putra meraih perak setelah kalah 55-94 dari Filipina di final. Sedangkan timnas putri mendapatkan perunggu usai kalah bersaing dengan Thailand dan Malaysia di kompetisi berformat setengah kompetisi atau round robin. ‘’Negara di Asia Tenggara seperti Filipina kerap mengandalkan big man naturalisasi,’’ tutur Danny. Tim nasional putra Filipina, yang merajai bola basket Asia Tenggara dengan meraih 18 medali emas SEA Games sejak tahun 1977, saat ini memiliki beberapa big man naturalisasi seperti Andray Blatche, yang dinaturalisasi dari Amerika Serikat dan Christian Karl Standhardinger, pebola basket naturalisasi berdarah Jerman-Filipina. Blatche, menjadi tokoh protagonis ketika Filipina menjadi juara Kejuaraan Bola Basket Asia Tenggara SEABA 2017, di mana Indonesia menjadi runner- up. Sementara Christian Karl Standhardinger memperkuat Filipina ketika merebut posisi terbaik ketujuh di Kejuaraan Asia FIBA 2017 serta saat merebut medali emas SEA Games ke-29 2017, Malaysia. Timnas bola basket putra Thailand juga sudah dihuni oleh pemain naturalisasi dari Amerika Serikat, Tyler Lamb yang juga turut serta di SEA Games ke-29 Malaysia. Timnas Indonesia sendiri sejatinya memiliki seorang pemain naturalisasi yaitu Ebrahim ‘’Biboy’ Enguio-Lopez. Namun, Biboy bukan bertipe big man dan sering mengisi posisi guard-forward. Selain itu, ada pula dua nama pemain naturalisasi asal Amerika Serikat yang sempat dipanggil tim nasional Indonesia yaitu Jamarr Andre Johnson dan Anthony Ray Hargrove Jr. Akan tetapi, kedua nama ini tidak masuk dalam tim inti timnas ke SEA Games ke-29 2017, Malaysia, karena dianggap kalah bersaing dengan pemain lain. Di sektor putri, hampir tidak pernah terdengar ada naturalisasi pemain untuk timnas di Asia Tenggara. Filipina pernah mencoba untuk menaturalisasi pebola basket asal Tiongkok bertinggi sekitar 190 sentimeter Zheng Xiaojing, tetapi gagal karena pada 2013 pergantian kewarganegaraan itu tidak disetujui pemerintah. Setelah itu terjadi, tim bola basket putri Filipina fokus mengembangkan bakat-bakat dalam negeri. (ant)

Bali Post/ant

MENANG - Pemain Timnas U-22 Indonesia Rezaldi Hehanusa (ketiga kiri) melakukan selebrasi bersama ofisial setelah membobol gawang Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar.

Tiga Gol dalam 22 Menit Hasilkan Medali Perunggu Jakarta (Bali Post) Tim sepak bola nasional Indonesia meraih perunggu SEA Games 2017 setelah pada pertandingan perebutan peringkat ketiga di Stadium Selayang, Selangor, Selasa (29/8) kemarin, mengalahkan Myanmar 3-1. Tiga gol kemenangan tim Garuda Muda masingmasing dicetak oleh Evan Dimas di menit ke-55, Septian David Maulana menit ke-58 dan Rezaldi Hehanusa menit ke-77. Indonesia sempat tertinggal lebih dahulu pada menit ke-21 melalui pemain Myanmar Than Paing. Tetapi penampilan atraktif di babak kedua, menghasilkan tiga gol dalam waktu 22 menit yang mengubah keadaan. Pertandingan berlangsung menarik karena sejak awal kedua tim bermain terbuka dengan serangan silih berganti. Evan Dimas berperan kembali di lapangan tengah untuk

mengalirkan bola ke lini depan yang ditempati Marinus dan kedua sayap serang. Myanmar sendiri dapat mengimbangi dan sempat beberapa kali mengancam gawang Satria Tama. Pada menit ke-16, Satria Tama berhasil menjadi palang terakhir untuk menggagalkan serangan bertubi-tubi Myanmar. Namun, gawang Indonesia akh-

irnya bobol pada menit ke-21 oleh Than Paing yang menunggu di kotak penalti untuk menyambut sebuah umpan tarik dari sayap kanan. Skor 0-1 bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua Indonesia dapat mengendalikan permainan, khususnya karena dapat menguasai lapangan tengah. Evan Dimas yang rajin membantu serangan akhirnya dapat membuka kebuntuan dengan golnya pada menit ke-55 setelah tendangannya membentur kaki seorang pemain Myanmar sebelum masuk gawang. Hanya berselang 3 menit kemudian, Indonesia berbalik unggul 2-1 melalui gol Septian David Maulana yang melepaskan tembakan datar dari

garis penalti Myanmar. Dalam keunggulan tersebut, tim Indonesia makin tampil percaya diri, sementara para pemain Myanmar tampak tegang sehingga sering kehilangan bola. Pada menit ke-77, Indonesia memantapkan keunggulan menjadi 3-1 melalui gol indah Rezaldi Hehanusa melalui sebuah tendangan jarak jauh setelah sempat mengecoh pemain belakang Myanmar. Meskipun gagal meraih target juara pada SEA Games 2017, setidaknya perunggu yang diraih tim Indonesia tahun ini lebih baik dibanding pada SEA Games 2015. Ketika itu Indonesia hanya menduduki peringkat keempat. (ant)

Rekannya Rebut Perak, Deni Raih Emas

Bali Post/ant

CIUM BARBEL - Lifter Indonesia Deni mencium barbel seusai penganugerahan medali angkat besi putra nomor 59 kg SEA Games XXIX Kuala Lumpur di MITEC, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Deni berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 312 kg.

Turunkan Berat Badan Berbuah Medali Emas

Kuala Lumpur (Bali Post) Lifter Indonesia Deni sukses memecah kebuntuan setelah berhasil meraih medali emas di kelas 69kg SEA Games 2017 di MITEC Hall, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Sebelumnya dua rekannya yang turun di kelas berbeda hanya bisa merebut medali perak. Deni meraih emas setelah membukukan total angkatan 312 kg yang terdiri dari 145 kg angkatan snatch dan 170 kg angkatan clean and jerk. Sebenarnya andalan Indonesia itu mencoba angkatan 175 dan 182 kg, namun semuanya belum membuahkan hasil. ‘’Luar biasa Deni yang sukses di partai neraka SEA Games tahun ini. Meski belum kembali ke performa maksimal yaitu 328 kg, Deni telah mampu mengamankan medali,’’ kata Direktur Performa Tinggi Satlak Prima Hadi Wihardja. Menurutnya, angkatan tertinggi Deni ini tercipta pada PON 2016 Jawa Barat dengan rincian 145 kg angkatan snach dan 183 kg untuk angkatan clean and jerk. ‘’Semoga total angkatan Deni terus meningkat agar bisa meraih hasil terbaik pada Asian Games 2018

Kuala Lumpur (Bali Post) Meski bertarung tidak di kelas favoritnya, Wewey Wita berhasil menambah pundi-pundi medali emas Indonesia dari cabang pencak silat setelah memenangi pertandingan final nomor tanding kelas B pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8) kemarin. Dalam final yang dipadati penonton di Stadium Juara di Kuala Lumpur itu, Wewey menyudahi perlawanan atlet Vietnam Tran Thi Them dengan skor 4-1. ‘’Saya sangat terharu dengan kemenangan ini, saya juga bangga

Jakarta-Palembang,’’ ucapnya berharap. Pada nomor 69 kg ini untuk medali perak direbut lifter Thailand, Trirat Boonsuk dengan total angkatan 310 kg dengan rincian 140 kg snatch dan 170 kg untuk angkatan clean and jerk. Sedangkan perunggu direbut oleh wakil Vietnam, Pham Tuan Anh dengan total angkatan 306 kg. Kesuksesan Deni meraih emas ini bisa dikatakan sebagai pengobat rindu setelah dua andalan Indonesia yaitu Surahmat di kelas 56 kg dan Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 62 kg gagal meraih hasil puncak, meski sebelumnya diprediksi meraih emas. Keduanya sama-sama meraih medali perak. Eko yang merupakan unggulan utama ini harus menyerah dari wakil Vietnam, Trinh Van Vinh. Atlet olimpian Indonesia hanya mampu mengangkat total angkatan 306 kg, sedangkan lawan yang sukses meraih emas unggul satu kilo yaitu 307 kg. Bagi lifter Vietnam, apa yang diraih di Malaysia ini merupakan rekor baru kejuaraan dua tahunan itu. Sementara untuk peraih medali perunggu adalah lifter asal Myanmar, Myint Kyi. (ant)

dan bahagia,’’ kata Wewey sambil mengusap air mata saat diwawancarai wartawan. ‘’Ini nomor pertama saya, saya harus pindah kelas untuk bisa ikut tanding di sini,’’ tambahnya sambil mengatakan biasanya dirinya tanding di kelas C. Atlet putri Indonesia itu mengungkapkan bahwa sebelum ke SEA Games ini dirinya sudah berusaha keras untuk bisa menurunkan berat badan. ‘’Saya menurunkan berat badan 5 kilo,’’ katanya. Sementara itu, pelatih silat Indonesia untuk SEA Games 3017

Hendro Wardoyo mengatakan bahwa Wewey memang sudah siap tanding. ‘’Kondisi dia lebih siap dan tangguh, itu kunci kemenangan dia,’’ kata Hendro. ‘’Tiga minggu ke sini dia berjuang menurunkan berat badan agar bisa tanding di kelas B, dan itu berhasil,’’ tambahnya. Ketika ditanya kondisi atlet putri itu saat akan mengikuti kelas B itu, pelatih mengatakan Wewey tampak agak ragu. ‘’Awalnya dia kurang pede di kelas yang baru buat dia ini, tapi selanjutnya tidak masalah,’’ tambahnya. (ant)

Sang Juara Dunia Tiba di Tanah Air Jakarta (Bali Post) Pasangan peraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2017 Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir beserta finalis ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputra dan tim Indonesia lainnya mendapat sambutan hangat di Tanah Air. Mereka tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (29/8) kemarin, dan disambut oleh jajaran pimpinan dan pengurus PP PBSI serta masyarakat Indonesia pada umumnya. ‘’Syukur kita mendapat satu medali emas dan perak dari Kejuaraan Dunia, ini merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan. Kami dan bangsa Indonesia merasa bangga untuk kalian semua karena capaian ini adalah sesuatu yang tidak mudah butuh kerja keras,’’ kata Ketua Umum PP PBSI Wiranto dalam konferensi pers yang berlangsung

di Terminal 2 Bandara SoekarnoHatta. Sementara itu, Ketua Kontingen tim Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2017 Achmad Budiharto mengaku bangga atas prestasi yang diraih timnya dan berharap prestasi Tontowi/Liliyana dan Ahsan/Rian yang mencapai final bisa memacu semangat para pemain muda lainnya. ‘’Tim Glasgow ini adalah yang terkecil yang pernah kami berangkatkan ke Kejuaraan Dunia. Tapi dengan tekad yang besar kami bisa meraih satu gelar, meski dengan segala keterbatasan. Terutama bagi Liliyana yang berhasil memecah rekor empat kali juara dunia. Ini merupakan suatu hal yang fenomenal termasuk gelar di Olimpiade, juara dunia dan hattrick All England. Mudah-mudahan ini jadi panutan dan barometer untuk para pemain muda kita ke depannya,’’ kata Budiharto.

‘’Apresiasi tinggi juga kami berikan kepada Ahsan dan Rian yang bisa sampai ke final. Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya. Semoga ke depan Indonesia semakin berjaya lagi,’’ kata Budiharto menambahkan. Tontowi/Liliyana merebut satusatunya gelar juara untuk Indonesia usai menghentikan pasangan rangking satu dunia asal Tiongkok Zheng Siwei/Chen Qingchen dengan skor akhir 15-21, 21-16 dan 21-15. Gelar juara dunia ini menjadi yang kedua bagi Tontowi. Sebelumnya ia dan Liliyana menjadi kampiun di Guangzhou, Tiongkok pada 2013. Sementara bagi Liliyana sudah mengamankan gelar ini untuk yang keempat kalinya setelah sebelumnya Liliyana meraih gelar pada tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto. (ant)

Bali Post/ant

JUARA DUNIA - Ketua Umum PBSI Wiranto (kanan) disaksikan Tontowi Ahmad (kiri) Mohammad Ahsan (ketiga kiri) mengalungkan karangan bunga kepada juara dunia bulu tangkis ganda campuran Liliyana Natsir (kedua kanan) setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (29/8) kemarin. Pasangan ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad berhasil menjadi juara dunia setelah menaklukkan unggulan pertama asal Tiongkok Zheng Siwei dan Chen Qingchen di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dcr Waiter/ss, Kasir,Cook u/Resto di Renon,081916420095

AquaMarineDivingBali is hiring Cr Marketing Freeland u/produk Dcr Sales Tissue Pengalaman, Dive Travel Consultant for the aksesoris Bangunan 087861548333 Pria Max 40Th,SIM C,Menarik B.BP.001.08.17.0001963 B.BP.001.08.17.0001969 Local Market(Indonesian Only) Hub.085931134343 Dcr sgr Staff Teknisi yg meCr Waiter/ss&CookHelper u/Rest B.BP.004.08.17.0001769 Excellent English/motivated/ ngerti Listrik MinSTM bs kerja di Ubud081237768888/08123837333 Dcr Salesman min SMA Berpengacan-do attitude/outgoing/ B.BP.154.08.17.0001908 Tim,Ulet,Jujur&Brtanggungjawab laman Umur max 30 bawa organized/computer skills Dcari karyawati Print/Fotocopy CV: Jl.P.Moyo No.27AB T.720715 5.5days/wk/8hrs/day/min12mths Lamaran ke Banoli Motor Hym Wuruk 71D Hb:081936247579 B.BP.001.08.17.0001983 Jl.Buluh Indah 75 Dps Resume&Cover letter in English B.BP.001.08.17.0001872 Pria utk Wr.Makan Buka Malam B.BP.001.08.17.0001945 Dcr Barista(gd english)& Staff Expected salary+start date Gji,Bns,Makan,Mes,081999418841 Dcr Segera Supervisor u/Resto Produksi(Wnt)max 32th untuk to HRD@AquaMarineDiving.com B.BP.141.08.17.0001965 di Renon Hub:081916420095 B.BP.004.08.17.0001958 *Job Australi Resmi Perkebunan Kopi Luwak Hp.085100619419 B.BP.001.08.17.0001964 B.BP.001.08.17.0001971 Biaya Potong Gaji 081649477140 Brazilian Aussie BBQ Restaurant Dcr Sgr Sopir utk Pabrik Roti Dcr DW Cook Helper/Waitress B.BP.166.08.17.0001986 Looking Bar&Resto Staff Call SMS:081999057909 lls SMK/SMU.CV lkp: Hotel Puri !!!Dcr Sopir pribadi bs Matic B.BP.001.08.17.0001772 082144450099 for Interview Cendana Seminyak Hub.732947 Dcr Sgr Suplayer Kue basah & Keusia min 40th,jujur, rajin B.BP.004.08.17.0001815 B.BP.001.08.17.0001952 ring u/Toko Kue,Pramuniaga. Hub. Jl.Buluh Indah 789 Dps Bth Sgr Admin(MD)py motor min Dcr FO Parwsta B.Inggris aktif B.BP.001.08.17.0001850 Hub:Bali Nusa Tlp.0361-261854 D1 Hb:Dunia Anak 081236748181 Lam.ke Bali Vidi Villa Jl.Pase!!!Dcr Karyawati Min.SMA,SIM C B.BP.001.08.17.0001642 B.BP.001.08.17.0001892 sekan Batubulan, 087761493063 Dcr Sopir SIM A Jl.Bypass Ngrh Gj tinggi.Hub:Sumber Abadi Bgn Cr staff reservation crew boat B.BP.001.08.17.0001822 Jl.Buluh Indah 789 Dps Rai u/ Klinik Hewan 0361723777 a sopir bs Bhs Inggris Hub. Dcr Helper Umur max 35 PendiB.BP.001.08.17.0001849 B.BP.001.08.17.0001938 Admin Stock di Kerobokan:SMA Jl Tirta Ening No.1 Sanur 288829 dikan SMA bawa lamaran ke Banoli Dcr Sopir Serabutan Jln Kargo B.BP.153.08.17.0001982 Motor Jl.Buluh Indah 75 Dps bs Inggris & Komp. 08123816794 Sari Dana V/8 087860180816 Cafe Bakery Mencari Cook & B.BP.001.08.17.0001947 B.BP.821.08.17.0001954 B.BP.001.08.17.0001935 Orang yg mau kerja di bakery Dcr SPG utk Bali Collection, Bth sgr SPG u/Mall di Tabanan, Dcr Staf Koperasi Lmr Jln Gn Good Salary Call 081338507217 Nusa Dua 085237237215 Kuta Hub.081236748181 Bromo XII/15&Wibisana Brt 10X B.BP.001.08.17.0001647

B.BP.001.08.17.0001893

B.BP.001.08.17.0001939

B.BP.001.08.17.0001934

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Gaji+Bonus+Komisi+BPJS, Lam The Banyumas Villa Jln Tukad Banyumas No.1 Denpasar

B.BP.154.08.17.0001977

Dicari Guru Tamt PGSD.Lam Lsg ke Jl.Tkd.Balian Gg.Godel No.1

Karyawati Min.SMA 081338251999 Penampilan Menarik,Max.25Tahun

B.BP.101.08.17.0001978

Dicari Karyawan Procesing,Pria /Wanita Hub.0361724095/724096

Lowongan untuk Staf toko di Sanur Hub:0818349915

B.BP.004.08.17.0001888

Dicari Penjahit,Pengepul, Tukang Potong Hub.Divine Diva Jl.Laksamana 1A,085338223233

Receptionist Dcr Cewek u/Fitness Penampilan menarik Hub:0361-289700 / 081802987999

Dicari Staff Acct/Akuntansi Brpnglmn bs Bhs Inggris,MYOB, Pajak,Lmr ke:corryet@yahoo.com

Revolver Espresso Urgently Needs:Chief Accounting / Accounting Manager,Financial Controller,Speaks Fluent English,Min.3years of Experience, CV to: inggrit@revolverespresso.com

Dcr sopir Bhs Inggris pariwisata, Sms/082112159098 Nusa-Dua

Dcr,Wanita Pembantu RT tinggal dalam untuk rumah Iman Bonjol Dps. Gaji 1.7 Sms 0816571027

Dcr:SMA/SMK,Mekanik,Supir SIM B1 Hub.Ymh Bisma T.Umar 142Dps

B.BP.001.08.17.0001930

Dcri Sgr Sopir,Therapist Spa, Cleaning Service,telp.723593/ 723637/082144159869.

B.BP.001.08.17.0001936

B.BP.001.08.17.0001953

Distribusi Alkes.Bth P/W SMU/K max 40Th u/Pss Gdng,Adm,Staff Acct,Jl.Gatsu Tmr No 89X,Sblh Cahya Mengemudi H:081999989111

B.BP.001.08.17.0001942

B.BP.001.08.17.0001937

Dibthkan Segera Bidan/Perawat dan Satpam Hub.081249006857

B.BP.821.08.17.0001600

Dibutuhkan Tenaga Kerja BNI Life Hubungi:081 337 320 901

Garment Export & Import Bth Tk Jahit Brpnglmn Sgr.08113867601 Dicari staf housekeeping male single utk villa Seminyak. Hub. 081236214000

Dcr Western Cook,Waiter/ss,Bartender,Supervisor.081236215048 via WA/albertlaota@gmail.com

Dcr Supir,Ubud,English,exp,SIM A, Referee,Tlp:08179790393

Elizabeth Int Cari Admin.CV ke elizabethdenpasar@yahoo.com 230110 B.BP.004.08.17.0001956

B.BP.001.08.17.0001931

B.BP.001.08.17.0001933

B.BP.001.08.17.0001968

B.BP.001.08.17.0001972

B.BP.001.08.17.0001932

Dicari marketing & Promosi Hub 081238500553 Jl.Kurusetra 22 B.BP.001.08.17.0001950

Resto Kuta-Server,Cook,Asap SMK,Exp/Clever=Higher Salary Sms,WA-Hp;0812 3834 7428 B.BP.004.08.17.0001887

B.BP.001.08.17.0001948

B.BP.004.08.17.0001987

B.BP.001.08.17.0000554

B.BP.001.08.17.0001816

B.BP.153.08.17.0001980

B.BP.004.08.17.0001957

Sopir u/Laundry Denpasar Timur Hub:081236002006 /085103000250

B.BP.001.08.17.0001862

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Xenia Dp10Jt,Sigra Dp15Jt,Ayla Dp10Jt,GMax Dp6Jt.082340855805

B.BP.141.08.17.0001961

XeniaR Sporty’14Akh Pth Manual SmstBr,LoKM,147Ng,087860391144 B.BP.001.08.17.0001975

HONDA

CRV’2005 Tgn1 Silver 2.4 AT Bs Tukar, 085100856999 Pribadi

B.BP.001.08.17.0001750

DIJUAL RUKO Ruko 4Lt(4x10)ByPas Ir .Sukarno Tbn,ckp DP 30%,Ruko Hak anda sisanya flxbel, 081915707322

B.BP.141.08.17.0001960

KIA

KIA New Picanto AT Th’2015 Tgn 1 AsliBali AbuMet, 087862270180

B.BP.001.08.17.0001654

B.BP.001.08.17.0001976

VW DISEWAKAN GUDANG *VW Scirocco TX Th’2013 AsDK* Gudang+Kantor @ Jl.Ry Ketewel Mits.Outlender PX’2012 Putih Mulus H.225Jt Hub.081999315168 *Mazda CX5 Th’2014 Putih Istw* LT500m2,LB250m2 Hub:0817340222 *K.Inova V Th’2013 Matic Istw* B.BP.001.08.17.0001946 B.BP.141.08.17.0001967 *Hub.0361-464168/081238116467* SUZUKI KONTRAKTOR B.BP.141.08.17.0001966 Suzuki Splash Silver 2010, Kresna Adi Utama Mngerjakn Rmh Mulus,Asli Bali H.081338502222 Tggl Vila Ruko Pool 081337099764 B.BP.166.08.17.0001984 B.BP.005.08.17.0001979 DIJUAL RUMAH LT160/LB215,Lt2,Akses 6M aspal DIJUAL TANAH TOYOTA Tnh Kvl Di Mengwi 130jt/A @ Gatsu I & Tanah 15A @ Raya AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls 60Jt/A Bs Kredit 087862450004 Ketewel Hub:0817340222 Prbd,081933610070/082341251453 MITSUBISHI

B.BP.141.08.17.0001973

KARYA USAHA

TOP COOL

AC

SPECIALIS G A

BERGARANSI

SERVICE

M. CUCI KULKAS

TELP/ 081339300135 SMS 081999521040

081238348418 081999074576

C.0001782-srv

C.0001880-srv

SERVICE

2 144 495 4 08SERVICE21 G

TV

A R A N S I

PANGGILAN

08

B.BP.001.08.17.0001951

KEHILANGAN Hilang BPKB NOSIN Z20D1247810K DK1124AZ A/N: I Nyoman Karmun B.BP.001.08.17.0001955

Hlg KIR Mits DK9440AP,AN:Hariono DPR60460K 12Okt2017IIIB3825 B.BP.001.08.17.0001943

Telah Hilang Buku KIR No.Pol DK 664 CS An.Armunanto B.BP.001.08.17.0001941

RUPA-RUPA

SERVICE

SERVICE AC

OKA TEKNIK

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

1 54 7 0 96 97

TEL.085100404827

C.0001949SRV

C.0001810-SRV

SEGALA MERK

KURAS WC DAN MAMPET GARANSI - CLOSET - WASTAFEL - BATHUB - SALURAN AIR TANPA BONGKAR - SALURAN DAPUR

WC

085 337 361 233 0877 6129 5235 C.0000701-brj

B.BP.001.08.17.0001811

Klinik Luka Diabetes Hub:08123 8500553 Jl.Kurusetra 22 Nusa Dua

FOTOCOPY SERVICE

SERVICE

BALI WANGI

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

AC

W.HEATER POMPA AIR

KULKAS R A CHEELER N F R I Z E R SI Kerja Ditempat

CHELEER

B.BP.001.08.17.0001664

B.BP.001.08.17.0001944

SERVICE

SERVICE

B.BP.001.07.17.0002008

Dijual tanah 1are LC Intan II DIJUAL HOTEL Gatsu Hrga nego,08123848286 BU Dijual 2 unit Hotel, Rumah Kost B.BP.001.08.17.0001970 & Tanah Jl.Cargo Pondok Indah Djl Tnh Kav Siap Bangun Lokasi dan Jl.Katalia Ubung Denpasar Jl.P.Saelus 1 Hub:08786239226 B.BP.001.08.17.0001974 Hub.Md Mudastra Hp.08147251000

B.BP.001.08.17.0001458

BIRO JASA

BIRO JASA

ANTI MAMPET

DIJUAL MOBIL

GARANSI

DIJUAL RUMAH DIJUAL TANAH Rumah 2.30Are Penamparan Bs TT Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Tanah Hub.085100856999 Pemilik PondokCitra Pmogan 08123871809

DAIHATSU

ALUMINIUM

PROMO MERDEKA

081 239 534 731 C.0001693-BRJ

ERTIGA

CARRY

FUTURA

15

DP 5 Jt-an

DP

Jt-an

IGNIS

DP

5

Jt-an

HUB AYU 085238555858 C.0001064-mbl DIJUAL MOBIL

AC

DIJUAL MOBIL

FURNITURE

RAJA BUNTU ATASI :

DIJUAL MOBIL

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081 338 013 066 C.0001686-BRJ

BIRO JASA


EKONOMI

18 Gara-gara Rudal Korut

Harga Saham Ambruk Tokyo – Harga saham dan nilai tukar utama dunia, terutama dolar AS, ambruk menyusul tingkah Korea Utara meluncurkan rudal jarak menengah yang melintasi wilayah Jepang, Selasa (29/8) dini hari WIB tadi. Harga saham berjangka AS dan bursa saham Asia berjatuhan, sedangkan yen melonjak ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir terhadap dolar AS, menyusul langkah Korea Utara yang dianggap banyak kalangan bakal memicu ketegangan baru antara AS dan Korea Utara itu. Indeksi S&P jatuh sampai 0,85 persen dari penutupan sehari sebelumnya, sedangkan indeks Nikkei tersungkur 0,9 persen ke titik paling rendah dalam empat bulan, demikian pula indeks saham Kospi Korea Selatan yang terpangkas 1,6 persen. Sementara itu dolar AS amblas ke level terendah dalam empat bulan, sekitar 0,4 persen pada 108,81 yen yang bahkan sempat terpelanting ke level 108,33 yen. Ini adalah level terendah sejak pertengahan April silam. Yen diuntungkan oleh krisis geopolitik Korea karena menjadi tempat pelarian sementara portofolio modal mengingat status Jepang sebagai negara kreditor terbesar di dunia dan

memiliki neraca transaksi berjalan yang surplus. Tapi muncul spekulasi investor Jepang akhirnya merepatriasi modal jika pasar terus bergolak dan daya tarik risiko mengecil. Korea Utara hari ini menembakkan rudal yang melintasi wilayah Jepang untuk mendarat di Samudera Pasifik di lepas pantai Hokkaido. ‘’Dari pola sebelum ini dalam mana yen diuntungkan oleh insiden seperti itu. para spekulator bereaksi cepat atas berita rudal Korea Utara dengan mengambil posisi dolar/yen sampai terendah selama intraday,’’ kata Mitsuo Imaizumi dari Daiwa Securities seperti dikutip Reuters. (ant)

Rupiah Menguat

Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (29/8) pagi, bergerak menguat sebesar 16 poin menjadi 13.324 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.340 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa kemarin, mengatakan bahwa pergerakan dolar AS kembali melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah, The Fed yang belum memberi pandangan moneternya direspons negatif pasar. ‘’Tidak seperti yang diharapkan pasar, Ketua The Fed Janet Yellen dalam simposium di Jackson Hole, Wyoming tidak memberi gambaran mengenai kapan dan bagaimana teknis program pengetatan suku bunga dilaksanakan,’’ katanya. Kondisi itu, lanjutnya, membuat aset-aset di negara

berkembang, termasuk Indonesia kembali diminati pelaku pasar, sehingga rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS. Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali berada di area positif turut menjadi faktor positif bagi mata uang berbasis komoditas. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,56 persen menjadi 46,83 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,46 persen menjadi 52,13 dolar AS per barel. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen dari dalam negeri juga cukup kondusif. Pemerintah yang optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ke depan turut membuat aset-aset berdenominasi rupiah masih diminati pelaku pasar. ‘’Aksi beli terjadi pada obligasi di dalam negeri, situasi itu menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah stabil dengan kecenderungan menguat,’’ katanya. (ant)

Pedagang beras sedang menunggu pembeli.

Aturan HET Beras Belum Tersosialisasi Denpasar (Bali Post) Kebijakan pemerintah terkait harga eceran tertinggi (HET) beras yang akan berlaku 1 September 2017 ini belum tersosialisasi dengan baik di kalangan pedagang. Beberapa pedagang di Pasar Phulakerti dan Pasar Kereneng, Denpasar belum tahu terkait peraturan tersebut. Bahkan, kepala pasar pun belum mendapat surat pemberitahuan terkait peraturan tersebut. Kerni (59), pedagang sembako di Pasar Phulakerti, mengatakan saat ini ia menjual beras dengan harga Rp 10.000/kg dan beras merek Putri Sejati Rp 11.000/kg. Sementara ia membeli beras Putri di pengepul dengan harga Rp 242.500/25 kg. Ia sendiri belum tahu terkait aturan HET beras yang ditetapkan pemerintah. Karena selama ini ia menjual beras mengacu pada harga beras di pengepul. ‘’Saya belum tahu dengan harga berapa orang menjual beras,’’ katanya ditemui, Selasa (29/8) kemarin. Ia hanya mengikuti harga dari pengepul. Ni Wayan Ceritawati (65), pedagang sembako lainnya, mengatakan menjual beras Putri Sejati Rp 11.000/kg dan beras super Rp 10.000/ kg. Selama ini ia tidak banyak mengambil untung dari penjualan beras. ‘’Paling tiang dapat untung Rp 1.000 paling tinggi,’’ ujarnya. Pera-

turan pemerintah pun tidak begitu mengusik pedagang kecil seperti dirinya. Baginya yang terpenting usahanya dapat terus berjalan. Kepala Pasar Phulakerti I Wayan Agus Indrawan juga belum menerima perintah apaapa dari Pemerintah Kota Denpasar. ‘’Saya dapat informasi baru dari koran saja. Belum ada pemanggilan pengelola-pengelola pasar,’’ ujarnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si. mengaku belum ada langkah yang dilakukan, karena masih menunggu petunjuk pemerintah pusat. ‘’Masih menunggu petunjuk pusat biar jelas dulu, baru kita susun rencana selanjutnya,’’ ujarnya. Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prof. Nyoman Supartha mengatakan, kebijakan pemerintah untuk mengatur harga beras dengan klasifikasi menjadi tiga kelas itu bagus. ‘’Artinya sudah memperhatikan keadilan untuk kesejahteraan petani,’’ ungkapnya. Bagi petani produsen gabah sekaligus konsumen beras akan diuntungkan. Bila mutu gabahnya bagus, mestinya dapat dijual dengan harga lebih tinggi untuk hasilkan beras premium atau super. ‘’Bila kurang bagus mutu gabahnya tentu akan dijual dengan harga lebih rendah,’’ imbuhnya. (kmb42)

BNI Kembali Salurkan Bansos PKH di Tabanan

BNI menyalurkan dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk tahap ke-3 di Kabupaten Tabanan. Bertempat di Wantilan Taman Makam Pujaan Bangsa Margarana, Selasa (29/8) kemarin, BNI bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat menyalurkan dana bansos tersebut secara nontunai kepada 350 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari Kecamatan Marga. Terdapat total 6.610 KPM di Tabanan yang akan menerima penyaluran dana Bansos PKH tahap ke-3 ini dengan nilai total lebih dari Rp 3,3 miliar. Dalam kesempatan tersebut, BNI juga memberikan apresiasi berupa tabungan BNI Taplus Anak senilai @ Rp 250 ribu kepada 10 siswa berprestasi. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Sosial RI yang diwakili Kepala Badan Pendidikan dan Penyuluhan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharso dan Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Putu Bagus Kresna mengungkapkan, penyaluran dana bantuan sosial PKH yang dilakukan secara nontunai tersebut sesuai dengan arahan Presiden RI dalam mendukung Program Literasi Keuangan. Di mana setiap bantuan sosial dan subsidi agar diintegrasikan dalam satu kartu serta disalurkan secara nontunai dengan menggunakan sistem perbankan. Sistem tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kontrol, pemantauan, dan memenuhi syarat penyaluran, yaitu tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah. Penyaluran dana bantuan sosial PKH tersebut tanpa dipungut biaya atau zero cost.

‘’Kepada setiap KPM kami berikan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga sekaligus berfungsi sebagai Kartu Debit ATM,’’ ungkapnya. Penyaluran bansos melalui sistem perbankan juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat untuk menabung dan menggunakan uang seperlunya saja. BNI juga menyiapkan sarana Bus BNI Layanan Gerak (BLG) untuk memudahkan penerima bansos dalam melakukan berbagai transaksi perbankan lainnya. (bns)

BANSOS - BNI menyalurkan bansos PKH di Kabupaten Tabanan.

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Tak Punya Tenaga Akuntan, Pembangunan Desa Terhambat

Denpasar (Bali Post) Otonomi daerah di tingkat desa kembali mengulang sejarah ketika otonomi daerah berada di tingkat II. Ketika otonomi daerah pertama kali dilakukan, setelah itu banyak bupati yang harus di-lapas-kan. Kini hal serupa menjadi kekhawatiran perangkat desa dalam pengelolaan keuangan di tingkat desa. Akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., M.M., Ak. menuturkan, perangkat desa ketakutan karena minimnya sosialisasi. Seharusnya, sebelum dana itu dikucurkan ke desa, aparatur desa harus disosialisasikan terkait tata cara/sistem pertanggggungjawaban yang benar, baik secara preventif misalnya oleh BPKP, inspektorat di masing-masing kabupaten/kota yang mewilayahi desa yang bersangkutan. ‘’Program cepat itu bagus segera mencairkan, tapi pada saat awal dana itu dicairkan seharusnya secepat itu pula sosialisasi dilakukan,’’ ujarnya ketika ditemui, Selasa (29/8) kemarin. Pemerintah desa harus memahami bahwa dana desa itu untuk pembangunan pedesaan. Desa diberikan otonomi di bidang pengelolaan dana, tentu harus merealisasikan untuk hal-hal yang sifatnya produktif, untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa. ‘’Kalau mereka lakukan tidak dengan pertanggungjawaban yang benar, ugal-ugalan itu ujungujungnya juga akan repot. Seperti awal-awal otonomi daerah di tingkat II di Bali. Dulu sesuai dengan UU Otonomi, pengelolaan keuangan di tingkat daerah kabupaten/kota, bisa dibayangkan pada saat otonomi itu baru dijalankan, dari 8 kabupaten plus satu kota, selesai itu awal-awalnya berapa bupati yang harus di ‘Kerobokan’,’’ ungkapnya. Sementara saat ini ada 700-an desa di Bali yang mengelola dana desa sangat besar. Jika dana desa itu dilaksanakan dengan sistem pertanggungjawaban yang tidak benar, maka semakin banyak orang yang harus berurusan dengan lapas. Sehingga yang terjadi adalah pembangunan desa terhambat, tidak sesuai dengan cita-cita sebelumnya yaitu pemerataan pembangunan, ekonomi dan keadilan sosial. Oleh karena itu sosialisasi mengenai tata cara pegelolaan atau manajemen keuangan daerah harus dilakukan. Selain itu akuntansi dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan. Maka dari itu, pihaknya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unud khususnya di Jurusan Akuntansi melakukan pengabdian kepada masyarakat ke desa untuk akuntansi dana desa itu. ‘’Tapi jangkauan kita terbatas,’’ pungkasnya. Menurutnya, belum ada akuntan yang bekerja sebagai aparat desa saat ini. ‘’Saya Ketua Akuntan Indonesia wilayah Bali, belum ada yang mendaftar sebagai anggota mereka bekerja di kantor desa,’’ imbuhnya. Hal itu karena tenaga akuntan jumlahnya terbatas dibandingkan dengan sarjana-sarjana yang lain, sementara tugas profesi akuntansi itu memang dibutuhkan di berbagai sektor. Di samping dibutuhkan pada private sector atau perusahaan-perusahaan juga di public sector seperti di pemerintahan dan sebagainya. ‘’Ini yang saat ini sedang digalakkan, sistem tata kelola keuangan yang baik, good governance, sehingga masih kurang sebetulnya kita tenaga akuntan,’’ tandasnya. (kmb42)


19

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

Dalam Proses Dari Hal. 1 Selain itu, kata Novanto, kinerja legislasi DPR juga dipengaruhi oleh politik legislasi pemerintah dan semangat dalam proses penyelesaiannya. Untuk itu, diperlukan sinergitas antara DPR dan pemerintah dalam melaksanakan Prolegnas, sehingga capaian kinerja legislasi akan meningkat setiap tahun, baik kuantitas maupun kualitas. Kekuasaan membentuk undang-undang memang berada di tangan DPR sesuai Pasal 20 ayat (1) UUD Negara Tahun 1945. Namun dalam pembahasannya dilakukan bersama-sama antara DPR dan pemerintah. Sejauh ini, RUU yang diselesaikan menjadi undang-undang selalu membawa amanat rakyat, seperti Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang memberikan perlindungan terhadap penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronik. Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-un-

Pengangguran Terbuka

dang (Perppu) No. 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan menjadi Undangundang, dan Undang-undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Selain itu, DPR-RI juga melakukan penyempurnaan dan penguatan demokrasi substansial melalui Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Beberapa RUU yang belum selesai dalam tahap pembahasan di DPR antara lain disebabkan terjadinya perbedaan pendapat terhadap substansi RUU yang sangat mendasar, baik antarfraksi maupun antara DPR dan pemerintah, bahkan antarwakil pemerintah dari beberapa kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian yang terlibat dalam pembahasan bersama DPR. Pengambilan keputusan melalui suara terbanyak, meski dimungkinkan, merupakan pilihan terakhir, karena sedapat mungkin pengambilan keputusan dilakukan melalui musyawarah mufakat sebagai cerminan semangat dan jiwa bangsa Indonesia. (kmb4)

Dari Hal. 1 ‘’Presentasi kemiskinan dan pengangguran kita juga menurun. Masih berada di bawah angka kemiskinan nasional dan angka pengangguran terbuka nasional,’’ tegasnya. Berbagai penghargaan juga dicapai oleh Buleleng di bawah kepemimpinannya juga dibeberkan secara panjang lebar. Prestasi itu di antaranya penghargaan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama tiga tahun berturut-turut untuk pengelolaan keuangan daerah tahun 2014, 2015, 2016. Atas penghargaan itu, Pemkab Buleleng telah menerima dana Insentif sebesar Rp 55,33 miliar. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat signifikan dari Rp 129 miliar pada tahun 2012 menjadi Rp 351 miliar tahun 2017. Menyikapi diselenggarakannya berbagai festival, Bupati yang hobi otomotif ini menjelaskan bahwa salah satu program 12 PAS adalah pelestarian budaya. Oleh karena itu, dengan adanya festival yang dikemas

Dana Partai Dari Hal. 1 ‘’Sudah selesai, sudah kami selesaikan. Kalau enggak salah sudah kami serahkan ke Setneg ya,’’ katanya. Kementerian Dalam Negeri, menurutnya, sudah melempar ide kenaikan dana partai politik sejak tahun 2015. ‘’Cuma kondisi keuangan waktu itu mungkin belum memungkinkan, sekarang sudah. Ini kan juga tahap tahap konsolidasi demokrasi juga, di mana pemerintah juga menganggarkan anggaran pileg, pilpres yang cukup besar juga. Mungkin itu bagian yang dimasukkan dalam rencana anggaran oleh Menteri Keuan-

gan,’’ katanya. Mengenai pengawasan dana parpol, Mendagri mengatakan kemungkinan akan sama dengan sebelumnya. ‘’Akan diaudit oleh BPK,’’ katanya. Ia menjelaskan, anggaran partai berasal dari iuran anggota, bantuan pemerintah dan sumbangan pihak ketiga. ‘’Mudah-mudahan dengan peningkatan menjadi Rp 1.000 yang mengembalikan lagi pada tahun 2009, mudah-mudahan ini bentuk dari perhatian pemerintah. Kalau dilihat dari kebutuhan partai ya… kecil sekali itu, baik untuk kaderisasi, untuk rutinitas dan sebagainya,’’ kata Tjahjo. (ant)

Evaluasi Menyeluruh Dari Hal. 1 Dengan raihan dua emas, tim bulu tangkis Indonesia gagal memenuhi target merebut tiga medali emas dan mengulangi prestasi di SEA Games sebelumnya. Sebelum-

nya manajer tim bulu tangkis Indonesia Susy Susanti mengatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh hasil SEA Games Malaysia untuk melakukan perbaikan guna mendongkrak prestasi bulu tangkis Indonesia. (ant)

dengan berbagai nama semakin mendukung proses penggalian, pelestarian, pengembangan sekaligus promosi potensi daerah. Dari sisi jangka pendek, festival dengan kasat mata dapat dilihat sebagai wahana kepada masyarakat kecil untuk terlibat mendapatkan keuntungan melalui penjualan aneka produk dalam daerah. ‘’Dengan adanya festival, tentunya mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih. Festival senantiasa diikuti oleh proses transaksi ekonomi yang dilakukan masyarakat kecil,’’ tandasnya. Menyikapi pidato tersebut, Ketua DPRD Gede Supriatna menjelaskan, capaian pembangunan pada periode pertama itu sudah berjalan baik dan program dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di Buleleng. Akan tetapi, pihaknya masih menemukan program yang belum maksimal dijalankan. Karena itu masa jabatan periode kedua ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga yang tertunda itu bisa direalisasikan dengan baik. ‘’Kalau periode pertama

sudah kita lihat bersama bukti pembangunan sudah jelas. Kemiskinan turun, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan sudah tertangani dengan baik, sehingga capaian di peridoe kedua Bupati dan Wakil Bupati tinggal melanjutkan yang tertunda dan melanjutkan program yang baru,’’ katanya. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Tejakula Kecamatan Tejakula ini mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar langsung action untuk merealisasikan janji yang dituangkan dalam visi dan misi pada saat pilkada lalu. Untuk itu, pihaknya akan mendorong agar kebijakan yang akan dijalankan dalam periode kedua ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil untuk kesejahteraan masyarakat. ‘’Karena ini jabatan kedua kami anggap tidak ada masa 100 hari setelah dilantik, namun mulai APBD Perubahan ini langsung kerja. Apalagi kita ketahui bersama periode kedua ini pemerintah akan fokus untuk menggarap sektor pertanian dalam arti luas dan kami senantiasa mendorong kebijakan itu,’’ jelasnya. (ad1996)

Dua Tahap Dari Hal. 1 Pelepasan saham mayoritas Freeport dilakukan melalui proses negosiasi alot. Freeport juga menyepakati pembangunan smelter seperti yang diinginkan pemerintah Indonesia. Namun, kompensasi dari pelepasan mayoritas saham Freeport itu adalah Freeport mendapatkan perpanjangan operasi hingga tahun 2041 yang akan diberikan dalam dua tahap per 10 tahun. Freeport juga menyepakti pembangunan smelter seperti yang diinginkan pemerintah Indonesia. ‘’Saya ingin menyampaikan kesepakatan kami untuk divestasi 51 persen saham dan membangun smelter. Kami mengapresiasi kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan kami telah mendengarkan dengan seksama apa yang menjadi keinginan dan objektif pemerintah,’’ kata Chief Executive Officer (CEO) Freeport McMoRan Inc. Richard Adkerson dalam konferensi pers bersama di Kementerian ESDM, Jakarta,

Selasa kemarin. Adkerson menjelaskan, kesepakatan pelepasan saham atau divestasi tersebut akan meningkatkan kepemilikan pemerintah dari posisi saat ini sebanyak 9,36 persen menjadi 51 persen. ‘’Tentunya akan dilepas dengan nilai pasar yang fair, dan kami masih mendiskusikannya lebih lanjut dengan pemerintah,’’ katanya. Selain itu, Freeport juga tengah berunding dengan Kementerian Keuangan terkait pajak dan penerimaan negara bukan pajak. ‘’Kami telah menyetujui untuk membayar royalti yang lebih besar yang juga sebagai kepatuhan terhadap UU Minerba tahun 2009 dan regulasi lanjutan,’’ katanya. Di tempat sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan untuk waktu dan proses divestasi sedang dibahas lebih lanjut oleh pemerintah dan Freeport. Namun sesuai PP 01/2017, pemerintah pusat tetap akan menjadi prioritas utama, baru kemudian BUMN, BUMD, dan swasta nasional.

‘’Ini kita bahas dengan pemda untuk bisa melaksanakan divestasi ini, tekniknya dan gimana mekanismenya. Karena yang memiliki hak adalah pemerintah pusat, jadi kami koordinir nanti,’’ kata Sri Mulyani. Wakil Ketua DPR-RI Taufik Kurniawan menyambut baik keberhasilan pemerintah mendesak Freeport McMoRan Inc. melepaskan sahamnya sebesar 51 persen. Dengan penguasaan mayoritas saham Freeport oleh pemerintah Indonesia saat ini, dewan berharap amanat UUD 1945 dapat tercapai yaitu seluruh kekayaan alam dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. ‘’Harapannya kita kembalikan ke bangsa Indonesia, mekanismenya setelah tadi saya baca kembalikan ke mekanisme perundang-undangan dan juga kembalikan kepada nilai-nilai Pancasila sebesarbesarnya untuk rakyat,’’ kata Taufik Kurniawan di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa kemarin. (kmb4/010)

Rabu, 30 Agustus 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Pengejawantahan Kasih (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel

07.35 Kartun : Aranya Kanda (2) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Batu Salahin, Wangaya Gede-Tabanan 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya

12.05 Dharma Wecana Jalan untuk Mencapai Kesejahteraan di Zaman Kaliyuga (1) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Dialog Interaktif : BNN Kab. Gianyar 15.30 Education On Bali TV 16.05 Dialog Interaktif

Ambarasram 17.05 Healthy Life 17.30 Taman Sari : TK Tunas Mekar Sari (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Brilian Coach 21.00 Puppet Show

21.30 Ajeg Bali Eksistensi Gambuh Pedungan Niskala dan Upaya Pelestarian Gambuh Sekala 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Geria Tanggahan Bangli (2) 23.05 Lila Cita Calonarang Jehem Bangli (1)

MAGISTER KENOTARIATAN (MKN) Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes

: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)

INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355) Mengetahui Direktur, ttd

Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd

Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041

Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend

Manfaat Madu Pahit itu pun Dirasakan Oleh Panca dan Pandwa

Made Sudarsana beralamat di Dusun Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Lelaki 46 tahun ini memelihara 2 ekor kerbau balap. Yang seekor bernama Panca dan satunya lagi Pandwa. Keduanya kini telah berusia 3 tahun, dan menjadi kerbau balap Makepung baru setahun lalu. Karena tertarik dan suka pada Panca

dan Pandwa, Made Sudarsana membeli mereka 5 bulan lalu. Sebagai kerbau balap, tentu saja Panca dan Pandwa mesti selalu fit dan berstamina. Hal inilah yang menjadi perhatian utama Made Sudarsana. “Panca dan Pandwa mesti mengonsumsi madu bermanfaat,” putus hatinya yang diungkapkan saat ditemui 5 Juni 2016 lalu. Pilih punya pilih, akhirnya pilihan itu jatuh kepada Madu Bima 99, yaitu campuran antara madu hitam pahit dan Madu Kesuburan Pria. Itulah yang menjadi salah satu asupan buat kerbaukerbaunya satu minggu sekali.

Pagi hari sebelum bertanding, diberikannya setengah botol untuk kerbau-kerbaunya ini. Apa yang dirasakan oleh Panca dan Pandwa setelah mengonsumsi 3 bulan lamanya? “Lari makin kencang, napas makin panjang, nafsu makan bertambah, dan mereka jadi lebih agresif dan lincah,” beber sang pemelihara kerbau ini dengan senang. Sebuah majalah kesehatan 8 Februari 2012 lalu menulis, madu mengandung berbagai komponen gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karbohidatnya berupa glukosa dan fruktosa, yang berbeda

dengan gula pasir, yang sebagian besar sukrosa. Glukosa dan fruktosa dapat langsung diserap darah, tapi sukrosa harus melalui proses pencernaan. Nilai kalori madu sangat besar, 3.280 kal/kg, setara dengan kalori 50 butir telur ayam atau 5,7 liter susu. Mineral madu terdiri atas K, Ca, Fe, I, Na,

S, Cl, P, Mn, dan Mg. Asam lemaknya berupa vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K, serta berbagai macam enzim. Ada berbagai enzim pada madu, seperti diastase, invertase, katalase, peroksidase, dan lipase yang membantu pencernaan sehingga memperlancar metabolisme. Dalam madu pun banyak terdapat asetil kolin, untuk melancarkan metabolisme, seperti memperlancar peredaran dan menurunkan tekanan darah. Ia berfungsi sebagai neurotransmitter (zat pengantar rangsangan saraf). Makin banyak ia disintesis, makin

banyak ia dilepaskan ke dalam sistem saraf, sehingga makin baik proses memori dan atensi yang terjadi dalam jaringan otak. Saat ini berbagai madu dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu

Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0001394-adv-30

Karna dan Ashvattaman Bombardir Ksatria-ksatria Pandava

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keempat)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Serangan-serangan sporadis ksatria utama Kaurava, Ashvattaman maupun Karna, yang dipercaya sebagai panglima perang menyulitkan pihak Pandava. Dengan cara-cara pertempuran manusia biasa hal itu membawa Bhimasena yang perkasa dan dilengkapi kekuatan setara sepuluh ribu ekor gajah itu jatuh ke dalam penderitaan! Itulah dia setelah mengeluarkan sebuah raungan keras, membantai dengan panahnya yang tidak kelihatan, putra Bhima, Ghatotkaca, yang sangat pemberani dan memiliki seribu buah ilusi itu sangat paham senjata-senjata surgawi! Lihatlah hari itu kekuatan senjata-senjata yang tidak habis-habisnya dari prajurit cerdas itu. Bidikannya sangat jitu dan energinya tak terkalahkan. Biarlah putra-putra Pandu hari itu melihat keberanian dari kedua ksatria utama Kaurava itu. Baik serangan-serangan Ashvatthaman maupun Karna itu menyerupai Vishnu dan Vasava itu! Semua dari kalian secara sendirisendiri dapat membantai putraputra Pandu itu berikut pasukanpasukan mereka dalam pertem-

puran! Seberapa lagi kalian mampu berjuang bersama dan bersatu mencapai prestasi itu! Dilengkapi energi hebat dan sempurna dalam senjata-senjata, hari ini kalian akan melihat satu dari ksatria utama Kuru itu akan mencapai prestasi sangat hebat! Sanjaya melanjutkan, Setelah mengucapkan kata-kata itu, oh paduka yang tanpa dosa, putra paduka Duryodhana bersama saudara-saudaranya mengangkat Karna sebagai panglima perang bala tentara Kuru. Setelah mendapatkan kedudukan yang tertinggi tersebut, prajurit kereta perkasa Karna itu turun dalam pertempuran, dengan perjuangan yang sangat dahsyat. Dia mengeluarkan raungan-raungan keras. Karna bertarung all out dengan semua musuh yang ada di depannya. Dia menyebabkan, oh tuan, terjadinya sebuah penyembelihan besar-besaran di antara keluargakeluarga Srinjaya, Panchala, Kekaya, dan Videha. Dari busur Karna itu keluar garis panah-panah yang tak terhitung jumlahnya. Satu menutup di belakang sayap-sayap anak-anak panah lainnya. Serangan gencar pu-

tra Suta itu tampak seperti rombongan lebah-lebah. Setelah membuat menderita orang-orang Panchala dan para Pandava, yang dilengkapi gerakan hebat, dan membantai ribuan prajurit, Karna akhirnya dibantai oleh Arjuna! Vaishampayana berkata, ‘’Setelah mendengarkan berita itu, oh baginda, Dhritarashtra, putra Ambika, merasakan puncak kedukaan, seperti menganggap Suyodhana itu telah tewas. Dhritarashtra terguncang luar biasa, sang prabu jatuh ke lantai seperti seekor gajah kehilangan kesadarannya. Yang utama dari raja-raja itu terguncang dan jatuh tanpa bisa dicegah. Ratapan-ratapan keras dikumandangkan oleh putrid-putri, oh yang terbaik dari keturunan Bharata, dari rumah tangga kerajaan. Suara-suara itu begitu kerasnya memenuhi bumi. Raja Kuru itu benar-benar terbenam pada sebuah lautan kesedihan. Putriputri Bharata dengan hati sangat terguncang dan hangus kedukaan, meratap dengan sangat kerasnya. Sambil mendekati sang prabu, Gandhari, oh banteng keturunan Bharata, dan putri-putri lainnya dari rumah tangga kerajaan, semuanya jatuh ke

lantai. Mereka tidak kuat menahan kesedihan yang mendalam dan kemudian kehilangan kesadarannya. Kemudian Sanjaya, oh raja, mulai menenangkan putri-putri itu yang dilanda kesedihan. Mereka bermandikan airmata dan banyak yang kehilangan kesadarannya. Putri-putri itu ditenangkan oleh Sanjaya. Mereka mulai gemetar berulang-ulang seperti hutan kecil digoyang angin. Vidura memerciki keturunan Kuru itu air suci dan mulai menghibur raja yang berkuasa itu. Secara perlahan-lahan kesadaran Dhirastharata pulih. Dia mengerti kesedihan putri-putri dari rumah tangga istana yang ada di sana. Sang

prabu, oh baginda, betul-betul berdiam diri beberapa lama. Tampak seperti seseorang yang kehilangan akal sehatnya. Setelah membayangkan beberapa saat dan berulang-ulang menarik napas panjang, sang prabu mencela putra-putranya. Kemudian memuji-muji para Pandava. Sang Prabu mengecam kecerdasannya sendiri dan tingkah Shakuni, putra Subala itu. Sang prabu membayangkan dalam waktu lama, dia pun mulai gemetar berulang-ulang. Setelah mengendalikan pikirannya sekali lagi, sang prabu dengan ketabahan yang cukup, kemudian menanyai sais keretanya, Sanjaya, putra Gavalgana itu. (bersambung)

Sloka 14.14 Yada sattve pravrddhe tu pralayam yati deha-bhrt tadottama-vidam lokan amalan pratipadyate Bila seseorang meninggal dalam sifat kebaikan, ia mencapai planetplanet murni yang lebih tinggi, tempat tinggal para resi yang mulia.


16 Pages

162 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

Wednesda

2017

2017

BANGLADESH

Kutupalong Refugee Camp Maungdaw District

Billboard d New tops band Bran U.S. indie

New

Army base

Buthidaung Maungdaw* MYANMAR

Attacks in October 2016

12.1 million season by the and threaten mankindâ&#x20AC;&#x2122;s A total of seventh QG WKH south and Daewatched Sundayâ&#x20AC;&#x2122;s 7KH 'UDJRQ Dthe 8.9 struction. Jon Snow FDPH WRfrom Characters ÂżQDOH WLWOHG Âł ÂżQDOO\ 36 percent watched the the Wolf,â&#x20AC;? up QHU\V 7DUJDU\HQ who forces against million viewersOH 9LHZHUVKLS IURP gether to join the remaining Stark in VHDVRQ VL[ ÂżQD HDPV RQ +%2ÂśV RQ White Walkers, at their home UHSOD\V DQG VWU boosted the overall children reuniteenact a satisfying and demand apps to 16.5 million Winterfell master manipulator Sunday ratings revenge against reviewers. and penultimate Petyr Baelish. siblings also g â&#x20AC;&#x153;Game The seventh The LannisterLanding in a tense Emmy-winnin 30.8 in Kingâ&#x20AC;&#x2122;s their family ties season of drew an overall puts 8 mil- unite of Thronesâ&#x20AC;? up nearly meeting that of season and to the test. million viewers, from last fantasy â&#x20AC;&#x153;GameR.R. Medieval lion viewersit as the most-watched on George Incâ&#x20AC;&#x2122;s pre- Thrones,â&#x20AC;? based of Ice and Fireâ&#x20AC;? cementing Becerril Time Warner â&#x20AC;&#x153;A Song Emmy REUTERS/Daniel show on WZRUN +%2 after Martinâ&#x20AC;&#x2122;s won numerous series with other PLXP FDEOH QH ratings came books, has best drama as he gathers Mexico, The record and content from awards including eligible for this Walkersâ&#x20AC;? Monterrey, data as â&#x20AC;&#x153;White of Thronesâ&#x20AC;? in It is not to its hackers stole HG LW RQOLQH LQFOXGlast year. dressed awards due episodes of yearâ&#x20AC;&#x2122;s Emmy two people 7th season of â&#x20AC;&#x153;Game production +%2 DQG OHDN between and unaired of the more premiere after ing scripts Thrones.â&#x20AC;? A fan gesturesthe last episode the summer back to capture â&#x20AC;&#x153;Game of to watch season saw to- was pushed for the storyline, head 2017. landscapes on the roster for fans The seventh characters the Iron winter August 27, back lead be will showâ&#x20AC;&#x2122;s battle over Seven but it Emmy awards. UWU

wards a great over the next yearâ&#x20AC;&#x2122;s copwhile a Throne reigning another 80,000 of Westeros, No. 1, with Kingdoms next sales, song sold. to change for from album one album) ies That is likely lies units figures equal new - Indie rock sales (10 songs activity (1,500 week when weekly hard-edged Me LOS ANGELES the top spot streaming Made album). last Taylor Swiftâ&#x20AC;&#x2122;s New took chart with and What You equal one band Brand 200 to streams new releases pushed into single â&#x20AC;&#x153;Look Thursaccording The on the Billboard Kesha Doâ&#x20AC;? are released. Fiction,â&#x20AC;? released last â&#x20AC;&#x153;Science â&#x20AC;&#x153;Rainbowâ&#x20AC;? from Nielsen weekâ&#x20AC;&#x2122;s chart-topper The song, on Sundayâ&#x20AC;&#x2122;s with her data on Monday and featured Awards show, fifth place day band Music on SoundScan. York-based songs chart, MTV Video album. global record of â&#x20AC;&#x153;SciThe New On the digital online single set a first day than eight mil57,000 units studio Luis more sold some its first which measures Spotify of the music platform Rican singer rapper

ence Fiction,â&#x20AC;? sales, Puerto sensation â&#x20AC;&#x153;Despa- lion streams, 2009, while weekend. UWU album since took second place Fonsiâ&#x20AC;&#x2122;s global Justin Bieber, said at the Baby Kodak Black moving from cito,â&#x20AC;? featuring release â&#x20AC;&#x153;Project no signs of with new sales of 49,000 units. tal- showed Twoâ&#x20AC;? and 200 chart IBP/net The Billboard No. 106 Dps band Brand

RAHKINE STATE

Refugee camps Refugee relocations

DQFH DQG DQ LOOLFLW URP I ³*DPH RI ELH GUDJRQ DVRQ ¿QDOH R /(6 $ ]RP GULYH WKH VHVDLG 0RQGD\ DV WKH VHY/26 $1*( YHQJH KHOSHG VDWLVI\LQJ UH D YLHZHUVKLS KLJK +%2 led 7KURQHV´ WR GUHZ UHFRUG UDWLQJV of White Walkers, zombie army Night King, march HQWK VHDVRQ deviewers undead

Indie rock

conflict

as Raďż˝hine state, bombs northwestern in Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s guns and manďż˝made ďż˝housands lict erupted Friday. Fresh conďż˝ wielding sticďż˝s,an army base on the ďż˝ighting. insurgents and by have ďż˝led Rohingya ďż˝0 police posts are evacuated Raďż˝hine ďż˝uddhists attacďż˝ed some while Raďż˝hine Muslims and oďż˝Rohingya crossing to ďż˝angladesh are Rohingya attacked to larger towns. army base the government posts and of police 25 location 10 km Approximate insurgents on Aug. by Rohingya

Rohingya

e revenge driv romance and sâ&#x20AC;&#x2122; ratings Zombies, one me of Thr record â&#x20AC;&#x2122;Ga , August 30, Wednesday

Rohingya fleeing Myanmar violence face expulsion despite U.N. appeal

online: http://www.intern

30, y, August

VW DW UQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur Sanur Cafee Jl. D.Tamblingan Sanur <RX FDQ ÂżQG ,QWHNo 68 19 SmirnofHotel

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

Jl. D.Poso 20 Legwa No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

200

Jl. Raya Puputan No 148 Mandala Renon Renon 28 Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Manan Mandala No. 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

BANGLADESH

Rathedaung MYANMAR

Bay of Bengal

Maungdaw. by posts aroundon oďŹ&#x20AC;icial releases Note: *Five based Source: Reuters, C. Inton, 28/08/2017

the army and

the government.

QFH DQPDU YLROH eal â&#x20AC;ŤŰ&#x152;â&#x20AC;ŹHHLQJ 0\ app 5RKLQJ\D ion despite U.N. face expuls Zeya Tun

RETUERS/Soe

Rohingya

village is

seen on

a river bank

in Buthidaung,

Myanmar

August 29,

2017.

It was predicted

and he

8,700 have more than more. Still, in Bangladesh since registered 8 1 VDLG +XQGUHGV the WKH

)ULGD\ milled around been prevented,â&#x20AC;? DQ- deplorable. makecould have ROHQFH LQ 0\ of new arrivals VHQG said. Security entrance of the Kutapalong ÂżFLDO HVFDODWLQJ YL National XWKRULWLHV WR H ELJJHVW XQRI JODGHVK IURP said at a Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s HHLQJ WR %DQSWV E\ WKH %DQJODGHVK D on the Bangladesh Thaung Tun Myanmar VKLIW FDPS WK OWHU Adviser that \D 0XVOLPV Ă&#x20AC; refugee camp Village elders G WR VHHN VKH HVV DQG DWWHP and had side of the border. $5 5RKLQJ hamlets news conference QJHU RI VLFNQ SOHD WKDW WKH\ EH DOORZH under attack &2;Âś6 %$= of the Muslim OI +H and centuries. had come JURZLQJ GD marks a dramatic said many were empty, WR GHIHQG LWVH eral AntoWKDW KDV The violence PDU IDFH WKHGHVSLWH D 8QLWHG 1DWLRQV personnel near the border ethnic Rakhine â&#x20AC;&#x153;security to allow HVFDODWLRQ RI D FRQĂ&#x20AC;LFW when a WKH IXOO ULJKW and HV by U.N. Secretary-Gen WKHP KRPH added that instructed to make said troops for Dhaka attacks since October,

VHW ÂżUH WR KRP 6 are nio Guterres safety. Border simmered coordinated smaller, series have been civilians %XGGKLVWV KDG to page A series of insurgents on secu- Rohingya to seek trying to block similar, but much on security sure that innocent Continued were also of Myanfrontier. of Rohingya attacks by Rohingya D ÂżHUFH PLOLWDU\ not harmedâ&#x20AC;?. in the north on Friday patrols from crossing the 1.1 also be heard rity forces allegations state News can at Global to people treatment of about in SRVWV SURPSWHG dogged by host The marâ&#x20AC;&#x2122;s Rakhinea fresh exodus in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 Rohingya MANâ&#x20AC;&#x2122;S LAND response 96.5 the big- of human rights abuses. Radio FM am. Listen to rights NOBangladesh is already has triggeredof Muslim villagers million Muslim Rohingya has become U.N. human until 10.00 FM at http:// leader violence. GKLVW Bangladesh The top 5DÂśDG DO +XVVHLQ to more than 400,000 Myanmar for national m escape the Global Radio KDYH Ă&#x20AC;HG %XG trying to 109 people have been gest challenge Kyi, who has been RIÂżFLDO =HLG ten2myradio.co on Tuesday since the early at http:// Myanmar forces re- UHIXJHHV ZKR of not Myanmar, Aung San Suu At least globalfmbali.lis U.N. Myanmar streaming called on http:// clashes in Western critics - majorityDhaka has asked the its or live video li.com and of a minor- to ensure its security li. killed in the to the government, over accused by 1990s. of radioglobalfmbanel/global-fm-ba using disproportion but in- speaking out on behalf Myanmar minoraccording frained from that the political to pressure long complained ustream.tv/chan Muslim them militants most of of the security ity who have force, addinga duty to protect treatment of the accept any citi- ate had cluding members discrimi- ity, insisting it cannot are denied leadership civilians. guards told persecution. is and classi- all civilians â&#x20AC;&#x153;without The Rohingya forces and border turn of events HVSLWH Bangladeshhad sent about 550 zenship in Myanmar nationâ&#x20AC;?. â&#x20AC;&#x153;This LPPLJUDQWV G the Naf rivReuters they that go back back across countries ÂżHG DV LOOHJDO roots there Rohingya claiming the two er that separates despite an appeal since Monday,

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Paing, 30 Agustus 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Rudal Korut Ditembakkan ke Selatan Jepang Bali Post/ist

Dinda Mawarni

Bangga Jadi â&#x20AC;?Anak Bulelengâ&#x20AC;? Putu Dinda Mawarni (9) atau yang akrab disapa Dinda sarat akan prestasi di bidang tarik suara. Bahkan, beberapa kali pernah meraih juara dalam ajang lomba karaoke tingkat SD. Dengan berbekal prestasi dan kemampuannya menyanyi, kini Dinda merilis single pop Bali anak-anak perdananya yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;?. Lagu yang diciptakan Gede Prana Jaya dan diaransemen Dek Artha ini kini mulai dipromosikan. Video klipnya juga sudah mulai diproses. Latar belakangnya wilayah Kabupaten Buleleng sesuai tema lagunya tersebut. Dinda merupakan anak dari pasangan Ketut Suartana Putra dan Kadek Madriyani yang lahir pada 4 Maret 2008 silam. Ketut Suartana Putra yang juga seorang penyanyi pop Bali dengan nama populer Tut War mengungkapkan jika dirinya sangat mendukung bakat yang dimiliki putrinya itu sejak masih kecil. Sebagai orangtua yang juga suka menyanyi, tentunya ingin menurunkan bakatnya tersebut kepada si buah hati. Untuk itulah, Tut War langsung membuatkan sebuah project lagu yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;?. Di samping untuk mengajarkan anaknya harus bangga menjadi anak Buleleng. â&#x20AC;&#x153;Ini baru lagu perdana untuk Dinda. Lagunya kini sudah mulai saya promosikan ke radioradio, sedangkan untuk video klip masih dalam proses penggarapan,â&#x20AC;? ungkap Tut War saat dikonfirmasi, Selasa (29/8) kemarin. Lewat single â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;?, Tut War berharap mampu meningkatkan kemampuan anaknya dalam dunia tarik suara. Di samping juga untuk melatih mental Dinda beraksi di atas panggung. â&#x20AC;&#x153;Saya tentunya terus membimbing Dinda agar bisa nantinya menjadi penyanyi yang berkualitas. Baik dari segi mental, suara dan juga kariernya ke depan,â&#x20AC;? imbuhnya. Sebagai orangtua Tut War pun sangat berharap single perdana putrinya yang berjudul â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;? mampu menjadi perekat rasa manyama sesama â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;?. Selain itu, ia juga berharap lagu â&#x20AC;&#x153;Anak Bulelengâ&#x20AC;? mampu menghibur masyarakat dan memicu untuk anak-anak di Buleleng mengikuti jejak putrinya itu. â&#x20AC;&#x153;Mari kita kembali gaungkan lagu anak-anak sesuai usianya. Semoga saja lagu ini bisa menjadi motivasi untuk anak-anak lainnya dan juga bisa menghibur semua lapisan masyarakat,â&#x20AC;? pungkasnya. (win)

Bali Post/rtr

SIMULASI - Prajurit Jepang mengikuti sebuah simulasi di Pangkalan Militer AU Amerika Serikat di Fussa, untuk memobilisasi unit rudal PAC-3 sebagai respons penembakan rudal oleh Korea Utara. Tokyo (Bali Post) -

Korea Utara (Korut) menembakkan sebuah rudal pada Selasa (29/8) waktu setempat dari lokasi dekat Pyongyang ke selatan Jepang. Siaran NHK mengatakan bahwa rudal tersebut terpecah menjadi tiga bagian dan jatuh di perairan Hokkaido, Jepang.

Sistem alarm J-Alert milik pemerintah Jepang menyarankan warga untuk berhati-hati. Militer Jepang tidak berupaya untuk menembak jatuh rudal tersebut, yang melewati teritori Jepang sekitar pukul 06.06 pagi waktu setempat. Sementara itu, pihak militer Korea Selatan menyatakan rudal tersebut ditembakkan dari ka-

wasan Sunan, dekat dengan ibu kota Korut, Pyongyang. Ketegangan antara Korut dan Amerika Serikat telah menurun setelah beberapa minggu sebelumnya kedua pihak saling melempar ancaman. Terkait tindakan Korut ini, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pada Selasa

kemarin bahwa dia dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sepakat untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara setelah negara itu meluncurkan rudal balistik melintasi Jepang, dalam provokasi paling serius Pyongyang selama bertahun-tahun. â&#x20AC;&#x153;Kita harus segera mengada-

Mark Zuckerberg

Dikaruniai Putri Kedua CEO Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya mengumumkan kehadiran putri kedua dalam unggahan di Facebook. Zuckerberg dan Priscilla Chan sebelumnya sudah dikaruniai anak perempuan, Max, yang lahir pada 2015. Putri keduanya mereka namai August. Pasangan itu mengunggah foto keluarga mereka, Senin (28/8), bersama dengan surat yang mereka tulis untuk August, berisi harapan dia bisa menikmati masa kecil. Mereka menulis bahwa â&#x20AC;&#x153;Masa kecil itu ajaibâ&#x20AC;? dan mengatakan padanya bahwa dia hanya akan jadi anak kecil sekali â&#x20AC;&#x153;Madi jangan habiskan dengan terlalu mengkhawatirkan masa depanâ&#x20AC;? seperti dilansir ABC News. Chan dan Zuckerberg juga menulis surat untuk Max ketika dia baru dilahirkan, mereka bicara tentang harapan mengenai dunia yang jadi tempat Max tumbuh, dengan kemajuan sains, obat-obatan dan akses pendidikan. (ant)

pengembangan senjatanya -- mengatakan Washington akan mendukung sekutunya Jepang. â&#x20AC;&#x153;Presiden Trump berkomitmen bahwa Amerika Serikat mendukung Jepang sepenuhnya,â&#x20AC;? kata Abe, mengutip pernyataan Trump. â&#x20AC;&#x153;Kami akan bekerja sama antara Jepang, AS dan Korea Selatan. Kami juga akan menjangkau Tiongkok, Rusia dan komunitas internasional dan meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara agar mereka mengubah kebijakannya,â&#x20AC;? sebutnya. (iah/rtr/ant)

JK Rowling

Tak Pelihara Burung Hantu JK Rowling melalui Twitter meminta para penggemar Harry Potter untuk tidak memelihara burung hantu. Saran ini disampaikannya setelah dia mendengar cerita yang tidak menyenangkan. â&#x20AC;&#x153;Saya baru saja membaca cerita yang sangat mengganggu tentang memelihara burung hantu. Seperti membuat Horcrux, ini hanya ada di cerita fiksi. Tolong, jangan,â&#x20AC;? kata Rowling di akun Twitter-nya @jk_rowling. Sementara beberapa waktu lalu, aktor â&#x20AC;&#x153;Game of Thronesâ&#x20AC;?, Peter Dinklage, seperti dilansir

dari laman Digital Spy, mengetahui banyak penggemar serial itu yang membeli anjing husky karena terlihat seperti â&#x20AC;&#x153;direwolvesâ&#x20AC;?. Sayangnya, anjing itu banyak yang dibiarkan begitu saja sehingga angka penelantaran anjing meningkat. â&#x20AC;&#x153;Tolong, untuk semua penggemar â&#x20AC;&#x2DC;Game of Thronesâ&#x20AC;&#x2122;, kami paham karena popularitas direwolves, banyak yang membeli husky,â&#x20AC;? katanya. â&#x20AC;&#x153;Ini tidak hanya menyakiti anjing liar yang ingin mendapat tempat di penampungan, tapi, ada laporan banyak husky yang ditelan-

tarkan, yang sering terjadi karena memiliki anjing tanpa memahami kebutuhan mereka,â&#x20AC;? kata Dinklage dalam keterangan tertulis. â&#x20AC;&#x153;Tolong, tolong, kalau ingin bawa anjing ke rumah, pastikan Anda siap menerima tanggung jawab yang besar ini dan harap ingat, selalu adopsi dari penampungan,â&#x20AC;? tambah dia. Organisasi PETA menyatakan ini bukan pertama kalinya budaya populer menyebabkan penelantaran anjing. Dulu, film â&#x20AC;&#x153;Men in Blackâ&#x20AC;?, â&#x20AC;&#x153;Legally Blondeâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;101 Dalmatiansâ&#x20AC;? juga menyebabkan kasus yang serupa. (ant)

Taylor Swift

Video Klip Terbaru Pecahkan Rekor â&#x20AC;?Streamingâ&#x20AC;?

Bali Post/dok

kan pertemuan darurat di PBB, dan selanjutnya memperkuat tekanan terhadap Korea Utara,â&#x20AC;? kata Abe kepada wartawan setelah pembicaraan telepon selama 40 menit dengan Trump. â&#x20AC;&#x153;Meningkatkan tekanan Jepang dan Amerika Serikat sepenuhnya sepakat mengenai hal ini,â&#x20AC;? imbuh Abe, tanpa menjelaskan lebih lanjut langkahlangkah yang diusulkan. Dia menambahkan bahwa Trump -- yang terlibat perang mulut dengan Pyongyang atas

Taylor Swift berhasil memecahkan semua rekor dengan single terbarunya â&#x20AC;&#x153;Look What You Made Me Doâ&#x20AC;? (LWYMMD). Lagu yang dirilis pada Kamis (24/8) malam dan video klipnya perdana ditayangkan di MTV Video Music Awards, Minggu (27/8), memecahkan rekor streaming dalam 24 jam. Di Spotify, LWYMMD sudah di-stream sebanyak 10.129.087 pada hari pertama, membuatnya jadi single yang paling banyak di-streaming dalam sehari di sejarah Spotify. Di Vevo, dia berhasil memecahkan rekor sebelumnya, 20 juta view dalam 24 jam untuk â&#x20AC;&#x153;Bad Bloodâ&#x20AC;?, karena LWYMMD ditonton 27 juta kali dalam 18 jam, seperti dilansir Huffington Post. Kurang dari 24 jam, video klip itu memecahkan rekor sebagai video musik yang paling banyak ditonton di YouTube dalam periode 24 jam tahun ini, lebih dari 28 juta view. (Video klip itu harus melewati rekor 38,9 juta untuk mengalahkan pemegang rekor video dilihat terbanyak dalam sehari.) Bahkan video berisi lirik lagunya saja ditonton lebih dari 19 juta kali pada hari pertama, yang menurut perwakilan YouTube telah memecahkan rekor harian untuk tipe video seperti itu. (ant)

PT BIBU Berkomitmen Tak Gusur Nelayan dan Kembangkan Garam PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti baru saja menggelar upacara nuasen dan ngaturang pakelem terkait program pembangunan bandara di Buleleng, Senin (28/8) lalu. Di balik upacara yang tergolong besar itu terselip sebuah doa agar pembangunan bandara bisa berjalan sesuai rencana. Presiden Direktur PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti I Made Mangku kepada Bali TV, Bali Post, dan Indonesia Network menegaskan, pembangunan bandara Buleleng nantinya akan tetap berpihak pada nelayan khususnya di Kubutambahan. â&#x20AC;&#x153;Kita tidak akan pernah menggusur nelayan di tempat itu. Malahan kita berikan tempat penambatan perahunya, kita siapkan pengisian bahan bakar minyak untuk mereka ke laut dan kita siapkan TPI. Itu untuk nelayan yang masih aktif. Nelayan yang tidak aktif tetapi masih pingin jadi nelayan kita akan siapkan tempat untuk mereka berbudi daya kemudian bibitnya, pakannya kita siapkan, dan hasil dari budi dayanya kita beli,â&#x20AC;? jelasnya. Mangku menambahkan, pihaknya juga akan memakai sistem desalinasi untuk menyuling air laut menjadi air sehat. Sebab, air bersih saja belum tentu sehat. Sementara air sehat sudah pasti bersih. Limbah dari penyulingan bisa menjadi bahan baku garam yang tidak dibuang ke laut. Namun, akan disediakan suatu tempat yang cukup luas bagi masyarakat untuk menjadi

I Made Mangku petani garam. â&#x20AC;&#x153;Jadi mereka bisa memproduksi garam di situ karena garam ini adalah garam yang paling bagus kualitasnya. Kemarin kami sudah sosialisasi dengan kelompok-kelompok nelayan di sana, sangat positif dan kami diberikan apresiasi luar biasa. Di-back-up penuh oleh masyarakat nelayan,â&#x20AC;? terangnya. Mangku melanjutkan, pembangunan bandara di Buleleng utamanya untuk menyeimbangkan pembangunan Bali Selatan dan Bali Utara. Mengingat, pembangunan di selatan sudah sangat padat. Harus ada pengembangan ke daerahdaerah lain yang sekarang menjadi tujuan utama adalah Bali Utara dulu. Pertama, dengan membuat airport dan mengembangkan aerocity. Setelah aerocity mulai bagus, baru dikembangkan marina dan selanjutnya pembangunan infrastruktur yang baik dari utara ke selatan. (kmb32)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Agustus 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu