Skip to main content

Edisi 2 september 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 16 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

jumat kliwon, 2 september 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

Jokowi Duta Program PBB ’’He for She’’ PRESIDEN Joko Widodo menjadi salah satu duta program PBB ‘’He for She’’ yang mendorong negara-negara di dunia untuk meningkatkan kesetaraan gender. Presiden Jokowi menjadi duta ‘’He for She’’ dalam program Impact 10X bersama pemimpin negara lainnya, antara lain Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven, dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. ‘’Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menghadiri peluncuran konferensi ‘He for She’ di New York dalam Sidang Umum PBB ke-71,’’ kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers mingguan di Ruang Palapa Kemlu, Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Arrmanatha menyampaikan bahwa Wapres akan berada di New York pada 19-29 September untuk menghadiri Sesi Pejabat Tingkat Tinggi Sidang Umum PBB ke-71. Presiden Jokowi menjadi duta ‘’He for She’’ dalam program Impact 10X bersama pemimpin negara lainnya, antara lain Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven, dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Peluncuran konferensi itu juga akan dihadiri aktris Emma Watson dan aktor Simon Pegg yang ditunjuk sebagai duta kehormatan ‘’He for She’’ PBB. Menurut Arrmanatha, sebagai ketua delegasi RI dalam Konferensi ‘’He for She’’, Wapres Jusuf Kalla akan menyampaikan capaian Indonesia dalam meningkatkan kesetaraan gender melalui keterlibatan perempuan di parlemen dan pemerintahan, pengurangan angka kematian ibu, peningkatan akses kesehatan, dan upaya mengakhiri kekerasan terhadap perempuan. Hal. 19 Hadiri Konferensi

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

1% Rakyat Kuasai 50% Kekayaan Rakyat Indonesia Jakarta (Bali Post) –

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap agar orang-orang kaya Indonesia membayar pajak dengan benar, ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi negara. ‘’Ada 1 persen rakyat yang mempunyai kekayaan mencapai 50 persen dari rakyat Indonesia. Jika mereka ini membayar pajak dengan benar maka akan besar juga manfaatnya bagi bangsa Indonesia,’’ kata Sri Mulyani ketika menyampaikan pidatonya pada acara Tax Amnesty Update untuk Civitas Akademika UI, Kamis (1/9) kemarin. Ia mengatakan semangat amnesti pajak untuk membangun kepercayaan masyarakat, amnesti pajak harus memberi pelayanan dan kemudahan bagi wajib pajak yang mengikuti program tersebut. Dikatakannya, rasio pajak Indonesia sebagai negara yang pendapatan kelas menengah, hanya di bawah 11 persen yang memggambarkan kemampuan mengorganisir membayar pajak sangat lemah. Kasus Gayus yang sempat muncul beberapa waktu lalu, katanya, sangat melukai aparat pajak yang bekerja dengan baik. ‘’Semakin Anda marah tentunya semakin mereka terluka. Untuk itu jika ada aparat pajak yang tidak benar maka beri tahu saya untuk mengambil

tindakan. Jika memang ada permasalahan di mana sulitnya maka akan kami perbaiki,’’ tegasnya. Sebagai upaya untuk meluruskan persepsi masyarakat terkait pelaksanaan amnesti pajak yang dianggap ikut menyasar masyarakat kecil maupun pensiunan yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap, maka diterbitkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor 11/PJ/2016. Dalam peraturan itu tercantum bahwa kelompok masyarakat berpenghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebesar Rp 4,5 juta per bulan seperti buruh, nelayan, petani dan pensiunan tidak wajib mengikuti program amnesti pajak. Hal. 19 Pajak Warisan

’’Semakin Anda marah tentunya semakin mereka terluka. Untuk itu jika ada aparat pajak yang tidak benar maka beri tahu saya untuk mengambil tindakan. Jika memang ada permasalahan di mana sulitnya maka akan kami perbaiki.’’

RATU - Presiden Joko Widodo bersama Ratu Kerajaan Belanda Maxima usai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo meminta Ratu Maxima selaku Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB tentang Perkembangan Inklusi Keuangan bagi Pembangunan (UNSGSA) membantu mendorong perkembangan keuangan inklusi di Indonesia. (Beritanya di halaman 18)

Sri Mulyani Menteri Keuangan Bali Post/ant

Divonis Tiga Tahun Penjara

Ariesman Nilai Tak Sesuai Fakta

Muhadjir Effendy

Salah, Pemahaman Kelas Internasional

Jakarta (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menilai pemahaman kelas internasional di sekolah harus diubah karena selama ini dipandang kurang sesuai dengan konsep pendidikan. ‘’Menurut saya kelas internasional adalah kelas yang diisi orang asing, tetapi belajarnya menggunakan bahasa Indonesia, bukan kelasnya yang diisi orang Indonesia tetapi menggunakan bahasa Inggris,’’ kata Menteri Muhadjir, Kamis (1/9) kemarin. Menurutnya, pemahaman demikian sudah terlalu lama dibiarkan dan harus segera diubah, termasuk untuk tingkat pendidikan tinggi. Dia menjelaskan, seharusnya jurnal ilmiah internasional juga adalah jurnal yang tetap menggunakan bahasa Indonesia namun memiliki kualitas dan reputasi internasional. Hal. 19 Menjadi Profesor

Jakarta (Bali Post) – Mantan Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja divonis tiga tahun penjara, sedangkan asisten pribadi Ariesman yaitu Trinanda Prihantoro selama 2,5 tahun penjara. Ariesman dinyatakan terbukti menyuap mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi sebesar Rp 2 miliar dalam kaitannya dengan pembahasan Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis (RTRKS) Pantai Utara Jakarta. Atas putusan itu, kuasa hukumnya, Adardam Achyar, menyatakan tidak sependapat dengan pidana penjara selama tiga tahun yang diputuskan oleh majelis hakim Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (1/9) kemarin. ‘’Kami tidak sependapat dengan majelis hakim. Karena fakta di persidangan tidak bisa membuktikan bahwa Pak Ariesman memberikan uang ke Sanusi (anggota DPRD DKI) untuk memengaruhi pembahasan Ranperda RTRKS,’’ kata Adardam dalam pernyataan tertulis, usai sidang di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat. Adardam kembali menegaskan, persidangan tidak bisa membuktikan bahwa Ariesman memberikan uang kepada Mohamad Sanusi untuk memengaruhi pembahasan Ranperda Rancangan Tata Ruang Kawasan Strategis (RTRKS) Pantai Utara Jakarta. Karena sebenarnya, Ariesman hanya ingin membantu teman yang ingin maju jadi bakan calon (balon) gubernur Jakarta. ‘’Melakukan sesuatu yang baik di waktu yang salah bisa saja dipersalahkan. Dan itulah yang terjadi dengan Pak Ariesman saat ini,’’ katanya. Sebelumnya, fakta persidangan mengungkapkan bahwa uang Rp 2 miliar dari kocek pribadi Ariesman diberikan kepada mantan anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Hal. 19 Calon Gubernur

Ariesman Widjaja

Bali Post/ant

Banyak Calo, Harga Gas di Indonesia Jadi Mahal Jakarta (Bali Post) – Kementerian Perindustrian menilai harga gas di Indonesia mahal. Bahkan jauh melebihi dari harga gas di Singapura dan Malaysia. Karena itu, sangat penting menurunkan harganya, sehingga industri di Tanah Air bisa bersaing di pasar internasioal. ‘’Kita minta lebih rendah dari 6 dolar AS per MMBTU, kita minta 4 dolar AS. Karena harga internasional segitu, banyak yang lebih murah dari itu,’’ kata Dirjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian Achmad Dwiwahjono, di Jakarta, Jumat lalu. Kamis (1/9) kemarin, pernyataan dari Kementerian Perindustrian lebih tegas lagi. Bahwa mahalnya harga gas di Indonesia karena banyaknya calo. Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan harga gas mahal karena di Indonesia banyak calonya. Saat ini perusahaan trader (pelaku usaha niaga) gas bumi di Indonesia hampir semuanya tak punya infrastruktur. Jadi para trader hanya bertindak sebagai calo saja tanpa modal, alias bermodal kertas saja. Trader ini membuat rantai pasokan gas menjadi panjang sehingga harga gas di Indonesia menjadi mahal. Trader atau calo inilah yang akan diberantas Kemenperin. ‘’Salah satu itu (calo). Nah, itu nanti kita hilangkan. Supply chain-nya (rantai pasokan) itu harus efisien,’’ ujar Menperin Airlangga di Gedung DPR, Jakarta, Kamis kemarin. Hal. 19 Harga Gas

Penderita Zika Pertama di Malaysia

Gatot Brajamusti Diboyong ke Jakarta

Putrajaya – Malaysia pada Kamis (1/9) kemarin melaporkan penderita pertama tertular virus Zika di negara itu. Seorang wanita di Klang, Selangor, teruji positif mengidap penyakit itu satu minggu setelah kembali dari Singapura pada 21 Agustus, kata Menteri Kesehatan Dr. S. Subramaniam. Singapura memastikan 115 penderita Zika dalam negaranya. Subramaniam mengatakan bahwa wanita berusia 58 tahun tinggal di Bandar Botanic itu mencari perawatan di klinik swasta di Klang saat menderita gejala penyakit tersebut setelah kembali dari Singapura. Hal. 19 Virus Zika

Jakarta (Bali Post) – Gatot Brajamusti, yang ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika, dibawa ke rumahnya dengan pengawalan ketat polisi. Dengan kondisi tangan terikat, Gatot yang mengenakan kacamata hitam, kaos berkerah dan celana cokelat, masuk ke kediamannya sekitar pukul 16.00 WIB. Gatot masuk ke rumahnya di Jalan Niaga Hijau, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tanpa mengucapkan sepatah kata pun meskipun diberondong pertanyaan oleh wartawan. Pria kelahiran 1962 itu diamankan bersama tujuh orang lainnya pada Minggu (28/8)

Bali Post/ant

DIKAWAL PETUGAS - Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dikawal petugas saat tiba di rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Gatot menjalani pemeriksaan di rumahnya untuk olah tmpat kejadian perkara (TKP) guna mencari kelengkapan barang bukti terkait kasus kepemilikan senjata api dan narkoba.

malam, sekitar pukul 23.00 Wita di kamar 1100 Hotel Golden Tulip, Kota Mataram, NTB. Ketua Parfi yang baru terpilih untuk kedua kalinya ini diamankan usai menghadiri Kongres Parfi XV di Kota Mataram. Dari hasil penggeledahan anggota dari tim gabungan Satgas Merah Putih Mabes Polri didampingi anggota Polres Mataram dan Lombok Barat menemukan dua paket kecil yang diduga sabu-sabu. Sementara penggeledahan rumahnya di Jakarta, polisi menemukan senjata api, narkoba dan binatang langka yang sudah diawetkan. (ant)


2 Disperindag Sidak ’’Parcel’’ Galungan Denpasar (Bali Post) – Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, penjualan parcel di sejumlah toko mulai marak. Di antaranya terlihat di Toko Karya Sari, Toko Eka Baru, Toko Dunia Buah di Pertokoan Udayana, dan Hardys di Panjer. Menghindari adanya barang kedaluwarsa atau kemasan rusak dalam parcel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pun melakukan sidak, Kamis (1/9) kemarin. Kepala Disperindag Denpasar I Wayan Gatra yang ditemui di sela-sela sidak di Pertokoan Udayana mengungkapkan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan terhadap barang-barang yang dijual dalam bentuk parcel. Pemantauan ini dilakukan agar barang yang dikemas tidak ada yang kedaluwarsa dan kondisi rusak. ‘’Pada intinya, kami tidak ingin ada yang rusak dalam parcel yang dijual kepada masyarakat. Karena itu, kami rutin melakukan pemantauan,’’ ujar Gatra. Dikatakan Gatra, sebelum melakukan pemantauan secara langsung ke pedagang, pihaknya juga telah bersurat kepada masing-masing penjual agar memberikan garansi bila ada barang yang kedaluwarsa dalam parcel tersebut. Surat imbauan itu bernomor 510/1216/Disperindag tertanggal 3 Agustus 2016. Dalam surat imbauan itu, penjual parcel diminta untuk memberikan kompensasi ganti rugi atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang yang diperdagangkan. Artinya, harus ada garansi bagi pembeli sehingga tidak ragu terhadap kondisi barang yang dijual. Dari hasil pemanatauan kemarin, pejual sudah memiliki stiker garansi atas parcel yang dijual. Namun sayangnya, stiker tersebut belum ditempel di parcel yang dipajang. Karena itu, tim Disperindag meminta pedagang untuk menempelkan stiker garansi itu di parcel. ‘’Kemungkinan setelah parcel itu laku, stiker tersebut dipasang. Selain itu, sekarang masyarakat sudah jeli dan sangat teliti bila membeli parcel. Pedagang pun tidak bisa main-main lagi. Buktinya, selama lima tahun terakhir ini kami tidak menemukan komplain atas parcel yang dijual,’’ ujar Gatra. (kmb12)

denpasar

Bali Post/dok

INTERNASIONAL – Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali didatangi wisatawan dari berbagai belahan dunia. Kondisi ini menjadikan Bali rentan menjadi tempat penularan berbagai penyakit, salah satunya Zika.

Bali Berpotensi KLB Zika Masyarakat Harus Lakukan PSN

Denpasar (Bali Post) Merebaknya kasus Zika di Singapura, mengundang kekhawatiran negara tetangganya, salah satunya Indonesia. Apalagi Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional merupakan pintu masuk bagi warga negara asing. Kondisi ini menjadikan Bali berpotensi terjadi kejadian luar biasa (KLB) Zika.

Bali Post/eka

SIDAK PARCEL - Disperindag Kota Denpasar memeriksa parcel saat sidak di salah satu pedagang buah di Pertokoan Udayana Denpasar, Kamis (1/9) kemarin. Sidak ini dilakukan untuk melindungi konsumen dari parcel kedaluwarsa maupun tidak layak konsumsi.

denpasar & sekitarnya Rusak Mesin ATM, Turis Dipenjara DINYATAKAN terbukti bersalah melakukan perusakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di Nusa Dua, turis asal Bulgaria Yonkov Irnov (40), Kamis (1/9) kemarin divonis hukuman penjara selama sembilan bulan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada juga meminta terdakwa membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 30 ayat 1 jo Pasal 46 Undangundang Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi (IT). Vonis yang diterima warga negara asing ini jauh di bawah tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa 1,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, subsider dua bulan kurungan. Kasus ini sendiri terjadi 28 Maret 2016 di salah satu ATM BNI yang berada di Hardys Nusa Dua. Aksi nekat terdakwa terekam kamera CCTV. Tanggal 30 Maret 2016 terdakwa ditangkap anggota Polresta Denpasar, berkat laporan pegawai bank. (asa)

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Kementerian Kesehetan telah memberikan travel warning kepada warga negara Indonesia yang akan bepergian ke luar negeri, khususnya Singapura, sebagai negara terpapar virus Zika. ‘’Menteri sudah menyebarkan informasi ke kepala dinas-kepala dinas kesehatan seluruh Indonesia agar siaga terhadap virus Zika ini,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM., Kamis (1/9) kemarin. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)

untuk siaga kewaspadaan dini terhadap penularan virus Zika dengan alat deteksi thermoscanner. Pihaknya juga menginstruksikan KKP melakukan surveilans terhadap virus ini agar tidak terjadi penularan, mengingat virus Zika sangat cepat menular. ‘’Kita juga bagikan allert card untuk semua penumpang dan kita juga sudah melakukan sosialisasi,’’ imbuhnya. Pihaknya memiliki sistem EWARS (early warning allert response system) untuk menyebarkan informasi. ‘’Jika

ada informasi, cepat kita tahu dan kita bisa turunkan tim surveilans kita,’’ jelasnya. Dengan adanya virus Zika ditambah dengan vektor penularnya yaitu nyamuk, lanjutnya, kunjungan dari Singapura cukup banyak ke Bali. Hal ini menjadikan Bali sangat berpotensi terjadi KLB Zika. ‘’Berpotensi terjadinya Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) seperti zika, ebola, mers corv, karena penularan virus ini cepat. Bisa saja hingga menyebabkan kematian seperti halnya DB. Meski demikian, case fatality-nya di bawah 1 persen,’’ jelasnya. Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Selain memang

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : pariwisata jangan marginalkan budaya lokal Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

harap masyarakat bergerak karena peran masyarakat yang lebih mendominasi dan saya berharap masyarakat paham itu,’’ harapnya. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Ngurah Rai, Lucky Tjahyono, mengatakan alat thermoscanner yang berfungsi mendeteksi adanya perubahan suhu tubuh memang rusak. Namun, pihaknya tetap mendeteksi dengan termometer infra red. Hingga merebaknya kasus Zika di Singapura, dilaporkan hingga saat ini belum ada yang terdeteksi Zika di KKP Ngurah Rai. (kmb42)

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon (0361) 7400391

Bantuan Dana Pembangunan Pasar Badung

Kemendag Belum Beri Jawaban

NasDem Minta Perdin ke LN Dipangkas

Denpasar (Bali Post) Penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) disikapi beragam kalangan DPRD Denpasar. Wakil rakyat dari Demokrat meminta agar penundaan DAU tidak sampai mengganggu gaji pegawai. Kini, pendapat lain datang dari wakil rakyat dari Partai NasDem, A.A. Ngurah Gede Widiada. Panglingsir Puri Peguyangan ini merespons defisitnya anggaran kota akibat ada pemotongan anggaran mencapai Rp 119 miliar dari pusat. Pihaknya memberi apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dinilai cepat tanggap dengan mengeluarkan surat edaran kepada masing-masing SKPD dan Sekretariat Dewan untuk melakukan rasionalisasi anggaran dan memenuhi kekurangan anggaran yang mencapai Rp 119 miliar. Partai NasDem dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut, meminta ploting dana perjalanan dinas (perdin) terutama perjalanan dinas ke luar negeri (LN) dipangkas. ‘’Ini situasi emergency. Karena ada kebijakan dari pemerintah pusat, tentu kita harus ada kepekaan. Jangan sampai kepentingan-kepentingan strategis yang sudah dianggarkan untuk kesejateraan masyarakat menjadi korban. Demikian pula pembangunan yang sedang berjalan menjadi tertunda. Kita harus memiliki keprihatinan atas kondisi objektif terhadap apa yang sedang terjadi,’’ ujar anggota dewan beberapa periode ini, Kamis (1/9) kemarin . Widiada menilai, apa yang dilakukan pusat bukan kesalahan kebijakan pemerintahan Jokowi-JK. Tetapi, ini justru kebijakan mendasar untuk masa depan lebih baik bagi komponen bangsa ini. Meski diakui cukup pahit, tetapi kalau bisa memaknai dan merasakan kepahitan ini bersama sehingga tujuan yang lebih besar bisa terwujud. Ibarat tubuh, kalau ada yang tidak enak atau aneh bahkan sakit, setelah didiangnosis dokter ternyata ada gejala sakit. Dikasi resep dan pil, tentu itu pahit. Tetapi harus kita minum pil itu kalau ingin sembuh. Ya… itulah yang harus kita pahami. Dengan keyakinan, pasti segera sembuh dan normal kembali,’’ katanya. (kmb12)

untuk mencegah merebaknya DB (demam berdarah), dengan PSN juga mencegah penyebaran virus Zika. Mengingat, antara Zika dan DB memiliki kemiripan gejala. Hanya, pada Zika ditambah dengam adanya konjungtivitis. Selain menjaga kebersihan lingkungan, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang virus dengan beristirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, minum vitamin. Rumah sakit terutama rumah sakit rujukan tertinggi RSUP Sanglah, juga disiapsiagakan menangani kasus Zika tersebut. Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga menggandeng beberapa mitra potensial baik PKK provinsi/kabupaten, Kemenag, pramuka, dinas pendidikan. ‘’Tetapi saya ber-

Bali Post/eka

PASAR BADUNG – Pemkot Denpasar tengah mempersiapkan proses pemugaran Pasar Badung pascaterbakar beberapa waktu lalu. Pemugaran pasar berlantai empat tersebut membutuhkan dana yang sangat besar.

Denpasar (Bali Post) – Permohonan bantuan dana ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk pembangunan Pasar Badung yang mengalami musibah kebakaran akhir Februari lalu, belum ada jawaban. Karena itu, Pemkot Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya melobi Kemendag agar bantuan yang diharapkan bisa segera terealisasi. ‘’Kami terus melakukan komunikasi ke pusat, namun sampai saat ini belum ada jawaban. Biasanya mereka menyampaikan jawaban akhir tahun, seperti pada November nanti,’’ ujar Kepala Disperindag Denpasar I Wayan Gatra, Kamis (1/9) kemarin. Gatra menyebutkan, dana yang dimohonkan tersebut cukup besar. Sedangkan saat ini pusat juga sudah melakukan penghematan dalam berbagai bidang. Untuk itu, pihaknya tetap berharap bantuan untuk pembangunan Pasar Badung bisa terealisasi. Paling tidak, bantuan dari pusat bisa cair meskipun jumlahnya hanya setengah atau lebih dikit. ‘’Kami berharap ya… dapat Rp 100 miliar sajalah, kan sudah ada untuk melakukan pembangunan agar lebih

cepat,’’ harap Gatra saat ditemui di sela-sela sidak parcel. Menurut Gatra, untuk membangun kembali Pasar Badung diperlukan biaya yang tidak sedikit. Sebab, bangunan yang sudah tiga kali mengalami kebakaran tersebut akan dirobohkan. Artinya, Pemkot akan membangun gedung baru lagi untuk para pedagang. ‘’Kami sudah mohon bantuan ke pusat dengan perkiraan dana yang dihabiskan mencapai Rp 240 miliar lebih,’’ kata Gatra. Di sisi lain, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Denpasar juga telah melakukan sayembara untuk pembuatan gambar master plan atau rancana induk kawasan Pasar Badung dan sekitarnya, yakni Jalan Gajah Mada, Pasar Kumbasari, Tukad Badung serta parkir basement. Bahkan, puluhan tim peserta lomba kini sudah menyerahkan gambar ke DTRP. Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan I Made Kusuma Diputra didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela menegaskan, sayembara ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam melakukan pembangunan Pasar Badung. (kmb12)

Ospek IKIP PGRI Bali Diikuti 607 Mahasiswa

Kampus Terbaik, Gudangnya Atlet Berprestasi IKIP PGRI Bali sebagai LPTK swasta favorit di Bali tetap mendapat kepercayaan masyarakat. Ini dibuktikan jumlah mahasiswa baru IKIP PGI Bali tetap konstan melebihi angka 600 orang. Ini menandakan minat generasi muda Bali menjadi guru masih tinggi. KEPERCAYAAN masyarakat itu dibuktikan jumlah mahasiswa baru IKIP PGRI Bali tahun 2016 mencapai 607 orang. Mereka mulai mengikuti Orientasi Studi Pengenalan Kampus (Ospek) sejak Kamis (1/9) kemarin hingga 4 September mendatang. Ospek IKIP PGRI Bali dibuka Rektor Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum., Kamis kemarin, bersama Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. dan Pengawas Duddy Gunarta di kampus setempat. Wakil Rektor (WR) III Dr. I Wayan Citrawan, M.Pd. melaporkan, Ospek IKIP PGRI Bali 2016 diikuti 607 mahasiswa baru. Mereka berasal dari FPIPS (165), FPMIPS (128), FPBS (159), FIP (39) dan FPOK (116). Ospek bertujuan mempersiapkan mahasiswa

baru memasuki kehidupan kampus yang baru. Selain diberikan ceramah soal pendidikan karakater oleh Rektor IKIP PGRI Bali, sejarah dan perkembangan IKIP PGRI Bali oleh Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan dan layanan mahasiswa dan keuangan, mahasiswa baru juga diajak bakti lingkungan. Usai mengikuti Ospek di tingkat universitas, mahasiswa baru IKIP PGRI Bali juga diberikan orientasi di tingkat fakultas. Pada 4 September mahasiswa diajak menanam pohon langka dan penghijauan di kawasan Sesetan. Rektor didampingi WR I Drs. Pande Wayan Bawa, M.Si. dan WR II Drs. Dewa Putu Juana, M.Pd. menegaskan, Ospek IKIP PGRI Bali kali ini mendukung keprofesionalisme

guru mengedepankan character building dan kewirausahaan atau entrepreneurship. Dia bersyukur minat generasi muda dan lulusan SLTA di Bali dan luar Bali untuk menjadi guru masih tinggi. Ini menunjukkan IKIP PGRI Bali dikejar karena kualitasnya, padahal secara nasional terjadi penurunan jumlah mahasiswa untuk pendidikan dan keguruan. Makanya, dia menilai sangat pas memilih IKIP PGRI Bali sebagai kampus berkualitas. Alasannya, IKIP PGRI Bali di Jl. Seroja, Tonja, Denpasar ini sebagai PTS ranking ke-100 nasional dari 3.320 PTN dan PTS di Indonesia. Di antara PTS, menduduki ranking ke-63 atau ranking III PTS terbaik di Bali, NTB dan NTT serta PTS PGRI nomor satu di Indonesia. Rektor juga memaparkan, kampus IKIP PGRI adalah gudangnya atlet berprestasi. Mahasiswanya meraih emas dan perunggu tinju SEA Games, juara silat dunia dan lompat jauh dunia. Di akademik, di

IKIP PGRI Bali bersemayam Piala Ibu Negara dalam bidang GenRE. Semua prestasi ini berkat keseriusan membina mahasiswa. Makanya dia mengigatkan, tingkatkan skill untuk bisa memenangkan MEA. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara tampak tersenyum melihat mahasiswa baru membanjiri kampus IKIP PGRI Bali. Dia mengatakan,

di tengah menurunnya jumlah mahasiswa baru untuk kependidikan dan keguruan, semua prodi di IKIP PGRI Bali tetap ajeg dan diminati masyarakat. Dia juga setuju di IKIP PGRI Bali diberi penguatan kewirausahaan. Sebab, mereka tak hanya menjadi guru di kelas, juga menjadi pengusaha atau bergerak di sektor lain. (ad065)

OSPEK - Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta bersama IGB Arthanegara, Dudy Gunarta dan wakil rektor membuka Ospek IKIP PGRI Bali.


Badung

Jumat Kliwon, 2 September 2016

3

Pengembangan Pariwisata Jangan Marginalkan Budaya Lokal

Mangupura (Bali Post) Pariwisata budaya tidak seharusnya didikotomikan antara pariwisata dan kebudayaan. Dua hal yang bertentangan ini mestinya disinergikan. Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak lantas memarginalkan budaya lokal. Namun sebaliknya, pariwisata dapat menjadi wahana untuk merevitalisasi kebudayaan itu sendiri.

Bali Post/rah

REKONSTRUKSI - Petugas membuka borgol tersangka I Ketut Sumerta saat tiba di rumahnya. Tersangka dibawa ke TKP untuk rekonstruksi kasus pembunuhan istrinya.

Kasus Suami Bunuh Istrinya

Usai Rekonstruksi, Tersangka Menangis Peluk Anak Angkatnya SUASANA haru terjadi usai rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka I Ketut Sumerta (43) terhadap istrinya, Ni Putu Antrini (44), di rumahnya di Jalan Gunung Payung II, Denpasar Barat, Kamis (1/9) kemarin. Sambil menyampaikan penyesalannya yang dalam dan minta maaf atas kejadian itu, tersangka memeluk erat anak angkatnya, NA, yang baru berumur 13 tahun. Melihat hal itu, puluhan anggota Polsek Denpasar Barat dan pacalang yang mengamankan reka ulang itu termasuk warga yang berpakaian sembahyang, tertegun. Warga pun menyalami tersangka, dan pada kesempatan tersebut tersangka asal Jembrana ini mohon maaf. Tak hanya itu, tersangka yang berprofesi sebagai pelukis ini menyempatkan diri memberi nasihat kepada anaknya agar menjaga dirinya baik-baik selama dirinya menjalani hukuman. ‘’Jaga diri baik-baik ya, sekolah yang baik nak,’’ ujar tersangka sambil meneteskan air mata. Mendengar nasihat ayahnya itu, NA yang kini duduk di bangku kelas I di sebuah SMP swasta di Denpasar ini larut dalam kesedihan. NA yang selama ikut memperagakan beberapa adegan nampak tegar bahkan ngobrol, langsung menangis tersedu-sedu di pelukan ayahnya. ‘’Ya aji,’’ kata NA singkat. Tersangka mengaku menyesali perbuatannya dan kematian istrinya itu akibat kekhilafan dirinya sendiri. Ia pun menyempatkan diri minta maaf kepada keluarga

besarnya, termasuk masyarakat setempat. ‘’Saya memang salah dan khilaf,’’ ujarnya sambil menangis. Menurut tersangka, selama menjalani proses hukum, NA dititipkan kepada neneknya yang tinggal di seputaran Sanglah, Denpasar. Rekonstruksi kasus itu berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.30 Wita, dipimpin Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana didampingi Panit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa. Dalam reka ulang itu, diperagakan 68 adegan. ‘’Kalau adegan utamanya ada 34, tetapi ada subadegan. Kalau ditotal jumlahnya 68 adegan. Peran korban digantikan orang lain,’’ ujar Kompol Wisnu. Selama rekonstruksi berlangsung, tersangka dan saksi-saksi memperagakan adegan dengan lancar. Adegan diawali dari korban foto bersama artis di Art Center hingga kasus itu terjadi. Pembunuhan itu diperagakan pada adegan ke-18. Diberitakan sebelumnya, Antrini ingin difoto dengan artis di Art Center Denpasar. Waktu itu anaknya disuruh foto, tetapi tidak bisa karena memori HP penuh. Gara-gara itu memicu pertengkaran hebat antara Antrini dan Sumerta. Karena tidak tahan mendengar omelan istrinya, Sumerta kalap dan beberapa kali membenturkan kepala istrinya ke lantai kamarnya di Jalan Gunung Payung II, Denpasar Barat, Rabu (17/8). Saat itu, korban masih bisa bangun lalu masuk ke kamar mandi. Saat itulah korban jatuh dan akhirnya meregang nyawa. (rah)

‘’Pelaku pariwisata maupun pemerintah harus membuat standar yang namanya code of ethic in cultural tourism. Ini sudah ada dibuat oleh UNWTO pada tahun 1992, tetapi ini perlu diratifikasi di tingkat daerah dan perlu dibuat standar yang sesuai dengan daerah masing-masing, karena berbedabeda,’’ ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, di Denpasar, Kamis (1/9) kemarin. Pitana melanjutkan,

strategi ketahanan budaya juga perlu dikembangkan. Pasalnya, pariwisata budaya yang terlihat positif pun tak tertutup kemungkinan membawa pula dampak-dampak negatif. Cultural heritage concervation strategy, antara lain dengan memastikan carrying capacity agar suatu daya tarik wisata tidak kehilangan kualitasnya. ‘’Misalnya, berapa orang sih yang boleh naik ke Borobudur setiap hari? Berapa orang sih boleh masuk ke Besakih setiap hari? Berapa orang sih boleh menyaksikan sebuah

Terbukti Palsukan Paspor

Turis Australia Divonis Setahun

Mangupura (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah dengan sengaja memakai dokumen perjalanan atau dokumen orang lain, turis asal Australia Shaun Erdward Davidson divonis penjara selama setahun. Dalam amar putusannya pada sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (1/9) kemarin, majelis hakim pimpinan Made Pasek menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menggunakan paspor atas nama orang lain. Selain dihukum selama setahun penjara, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 100 juta. Dengan ketentuan, apabila tidak dibayar setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap, maka diganti dengan pidana penjara selama lima bulan. Atas vonis itu, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan menerima. Putusan tersebut sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Ika Lusiana dkk. meminta supaya majelis hakim yang menyidangkan perkara ini menghukum terdakwa selama 18 bulan atau 1,5 tahun. Dalam kasus ini, Erdward Davidson dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja melawan hukum menguasai dokumen keimigrasian milik orang lain sebagaimana diatur dalam Pasal 130 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Saat sidang pemeriksaan terdakwa, Shaun Edward Davidson membantah menggunakan paspor palsu. Dia malah mengaku tertipu dalam pembuatan Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas). Terdakwa datang ke Indonesia pada 2015 menggunakan Visa On Travel (VOT). Masa berlaku VOT selama 30 hari. Namun, terdakwa tinggal di Bali hingga berbulan-bulan sebelum akhirnya ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I Ngurah Rai di sebuah hotel di Kuta. (kmb37)

tarian agar jangan dia kehilangan kualitasnya, dan seterusnya. Termasuk juga pembatasan-pembatasan mana yang boleh dijual, mana yang tidak boleh dijual, jangan semua dijual. Itu namanya strategi ketahanan budaya dikaitkan dengan pariwisata,’’ paparnya. Tidak kalah penting, lanjut Pitana, harus dikembangkan mekanisme supaya kebudayaan, pelaku budaya, praktisi budaya, dan institusi pendukung budaya mendapatkan manfaat langsung dari pariwisata. Dari data

terakhir, pariwisata budaya di Indonesia diminati 60% wisatawan. Jauh lebih tinggi bila dibandingkan pariwisata alam sebanyak 35% dan pariwisata buatan 5%. ‘’Untuk Bali, data terakhir, kebudayaan itu sekitar 63%. Jadi, pariwisata budaya itu menjadi tujuan utama, daya tarik utama, dan persepsi utama. Bahwa setelah sampai di Bali dia (wisatawan) juga melaksanakan di luar budaya, itu tidak masalah karena dalam pariwisata tidak ada single motivation,’’ tandasnya. (kmb32)

Minat Wisatawan yang Datang ke Indonesia Jenis Pariwisata budaya Pariwisata alam Pariwisata buatan

Persentase 60% 35% 5%


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

HUT Ke-27 SMAN 7 Denpasar

Geber Ekonomi Kreatif, Wali Kota Resmikan Budaya Literasi

HUT - Kepala SMAN 7 Denpasar Dra. Cok Istri Mirah Kusuma Widiawati bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Cok. Gede Pemecutan saat puncak HUT ke-27 SMAN 7 Denpasar. WARGA SMAN 7 Denpasar, Kamis (1/9) kemarin, merayakan HUT ke-27 secara meriah. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 7 Denpasar Dra. Cok Istri Mirah Kusuma Widiawati diserahkan kepada Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Saat itu, SMAN 7 Denpasar menggeber berbagai hasil karya ekonomi kreatif siswa. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekdisdikpora Kota Denpasar I Wayan Sukana dan Ketua Komite Cok. Gede Pemecutan juga disuguhkan tari barong serta meresmikan program literasi SMAN 7 Denpasar. Cok Istri Mirah Kusuma Widiawati didampingi Wakasek Kurikulum Wayan Sucipta, S.Pd., Wakasek Sarana Drs. I Made Wirawan, Wakasek Humas I Nyoman Sedana, S.Pd., Wakasek Kesiswaan Drs. I Made Siarta, M.Pd. dan Wakasek SDM Dra. Ni Nyoman Sriwatiasih

mengungkapkan, puncak HUT kali ini diisi dengan implementasi budaya literasi. Hal ini dilandasi karena SMAN 7 Denpasar satusatunya sekolah di Denpasar yang dijadikan pilot project nasional dalam membudayakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Program itu diterapkan di SMAM 7 Denpasar dengan model siswa wajib membaca buku nonfiksi untuk membiasakan budaya membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Sebab, selama ini terkesan generasi muda itu tak peduli dengan budaya membaca. Diakuinya, Indonesia menempati urutan nomor 2 terbawah dari 65 negara dalam minat baca. Untuk itu, Direktorat PSMA mengundang SMAN 7 mengikuti Bimtek Literasi. Makanya, lewat GLS ini, SMAN 7 Denpasar ingin menggerakkan minat baca para generasi muda. Kampanye GLS juga dilakukan dengan mengadakan berbagai lomba, pameran buku, workshop dan karya siswa.

Untuk menumbuhkan pembiasaan positif, kata Cok Mirah, siswa SMAN 7 Denpasar juga wajib membawa buku untuk menjadi buku perpustakaan kelas. Dengan demikian, setiap kelas akan memiliki pojok perpustakaan sehingga di sekolah ini ada 36 pojok perpustakaan. Jadi, sebelum jam pelajaran dimulai, siswa SMAN 7 Denpasar harus membaca di pojok perpustakaan kelas selanjutnya buku ditukar dengan kelas lain. Makanya, dia menilai untuk menumbuhkan budaya dimulai dengan pembiasaan membaca buku. Saat itu, Cok Mirah juga melaporkan siswa SMAN 7 Denpasar Touryno Ellyas meraih juara I Nasional Taekwondo. Siswa ini sedang mempersiapkan diri ke kerjuaraan internasional di Malaysia. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra tampak tersenyum melihat semangat siswa dan Kasek SMAN 7 Denpasar yang membuat terobosan luar biasa membudayakan minat baca. Wali Kota setuju program ini didukung untuk meningkatkan minat baca siswa, namun jangan lupa untuk terus berinovasi memanfaatkan kecanggihan teknologi. Sebab, saat ini sumber belajar tak hanya di sekolah, namun juga di dunia digital. Semua ini perlu proses pembudayaan yang dimulai dari mengubah mindset, memikirkan, kemudian menjalankan program GLS. Alasannya, untuk mengubah sesuatu harus mulai dari pikiran. Makanya, Wali Kota yang berpenampilan kalem ini menekankan pembiasaan membaca akan melahirkan budaya membaca. ‘’Langkah ini sudah dilakukan dengan baik oleh SMAN 7 Denpasar,’’ tegasnya. (ad063)

Walau Telah Diyudisium

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Program Pascasarjana Unud Gelar Kuliah Perdana MENGAWALI tahun akademik 2016/2017, Program Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) menggelar Kuliah Perdana bagi mahasiswa baru di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Jimbaran, Kamis (1/9) kemarin. Kegiatan ini dibuka langsung Rektor Unud Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD. yang ditandai dengan pemukulan gong. Menurut Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S.(K) didampingi Asisten Direktur Bidang Akademik Pascasarjana Unud Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A., kuliah perdana ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi terhadap peserta didik, Program Magister dan Doktor di lingkungan Pascasarjana Unud, dalam proses perkuliahan. Dengan demikian, nantinya mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Melalui kegiatan ini, kata Raka Sudewi, pihaknya berharap bisa terpenuhi beberapa target mutu yang telah ditetapkan sebagai sasaran mutu dari Program Pascasarjana. Target mutu tersebut yaitu mahasiswa bisa lulus tepat waktu minimal sebanyak 70 persen dari jumlah mahasiswa. ‘’Kami memiliki target agar mahasiswa bisa lulus tepat waktu untuk tahun 2018 sebanyak 70 persen bagi Program Magister dan 70 persen tahun 2019 untuk Program Doktor,’’ katanya. Dia menambahkan, untuk kuliah perdana ini diikuti sebanyak 839 mahasiswa dari seluruh program studi. Dengan rincian, 694 orang dari 25 Program Magister dan 145 orang dari 11 Program Doktor. Selain untuk menyamakan persepsi, kuliah perdana ini juga untuk memberikan penekanan dan menyampaikan langkah apa yang akan diambil selama mengi-

kuti perkuliahan agar bisa lulus sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Untuk saat ini, yang paling penting adalah memberikan materi tentang jurnal nasional, internasional dan nasional berakreditasi. Karena mahasiswa Pascasarjana sebelum menamatkan pendidikan, wajib menerbitkan artikel dalam jurnal. Yang mana untuk S-2 wajib dalam jurnal nasional, sedangkan S-3 wajib dalam jurnal internasional. Rektor Unud Ketut Suastika pada sambutannya menyampaikan, Pascasarjana adalah menjadi tumpuan dari institusi, karena lulusannya mampu menghasilkan penelitian, baik untuk ilmu terapan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, pemerintah saat ini sangat berkepentingan terhadap hasil penelitian untuk menunjang kemajuan negara yang saat ini sangat jauh tertinggal dari negara lain. ‘’Saat ini, kita masih kurang dalam bidang riset atau

PILKADA Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan tahun 2017 mendapat perhatian dari anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Gede Pasek Suardika, S.H., M.H. Pasek menyoroti persiapan perhelatan Pilkada Buleleng yang berlangsung tahun 2017, mulai dari keamanan, fasilitas, profesionalisme penyelenggara dan kedewasaan masyarakat dalam menentukan pilihannya. Senator asal Buleleng ini juga menyinggung terkait calon perseorangan, pentingnya verifikasi calon perseorangan dilakukan dengan profesional dan teliti sesuai dengan undang-undang yang berlaku. ‘’Amanat undang–undang jelas verifikasi harus 100 persen, hal ini sangat penting untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas ke depannya,’’ tegas Gede Pasek Suardika (GPS), Kamis (1/9) kemarin. Pasek juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar cermat dan hati–hati dalam melakukan verifikasi calon perseorangan, dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi UU atau yang dikenal dengan UU Pilkada, maka syarat calon perseorangan untuk maju sebagai calon kepala daerah makin berat. Hal ini perlu kehati–hatian dari penyelenggara pemilu agar tidak menimbulkan gesekan dan kerugian bagi calon yang akan maju.

Seperti diketahui, Pilkada Buleleng yang akan berlangsung tahun 2017 masih berproses. Para tokoh pun masih berebut tiket partai politik dan terdapat calon perseorangan yang akan bertarung merebutkan kursi Bupati Buleleng 2017–2022. Sesuai amanat UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, terdapat syarat verivikasi faktual calon perseorangan, dalam Pasal 48 ayat 5 – 9, hal ini membuat calon perseorangan harus kerja ekstrakeras memenuhi sesuai syarat undang-undang. Melihat situasi dan kondisi ini, Panitia Pengawas (Panwas) Buleleng juga harus kerja ekstrakeras untuk mengawasi verifikasi data calon perseorangan. ‘’Sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada Panwas, maka sangat penting Panwas secara maksimal mengawasi

penelitian, sehingga kita masih jauh tertinggal dengan negara lain,’’ ungkapnya. Melalui suatu penelitian, diharapkan bisa disumbangkan untuk keperluan masyararakat. Melihat dana untuk penelitian ini cukup besar, pihak Unud sendiri saat ini sudah menaikkan dana penelitian menjadi 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10 persen. ‘’Untuk ke depannya, kami akan terus meningkatkan kualitas penelitian, dengan tidak hanya melihat kuantitas tapi kualitas juga perlu dijaga,’’ tegas Suastika. Pada kesempatan tersebut, kuliah perdana diawali oleh Rektor Unud dengan materi ‘’Strategi, Tujuan dan Sasaran Pendidikan Pascasarjana Unud’’. Dilanjutkan oleh PR I Unud, Direktur Program Pascasarjana dan terakhir oleh Asisten Direktur I. Pada kuliah perdana ini juga diberikan pengenalan proses akademik berbasis IT. (ad064)

KULIAH PERDANA - Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.-KEMD. memukul gong saat membuka kuliah perdana Program Pascasarjana Unud, Kamis (1/9) kemarin.

Tetap Tumbuhkan Konsep Menjadi dan Memberi GPS: Verifikasi Calon Perseorangan Harus Berkualitas

YUDISIUM - Pelaksanaan Yudisium ke-11 STMIK Stikom Indonesia, Rabu (31/8). DALAM rangka menentukan tercepat menempuh masa studi kelulusan dan nilai kelulusan dari selama 8 semester dan terlama program studi di STMIK Stikom 14 semester. Indonesia (STIKI), Rabu (31/8) Peserta yudisium dikukuhkan telah diselenggarakan kegiatan oleh Kepala Program Studi Teknik Yudisium Sarjana Komputer Informatika I Putu Gede Budayasa, (S.Kom.) ke-11 yang bertempat M.TI. dan Kepala Program Studi di Auditorium Kampus STIKI Sistem Komputer I Nyoman Buda Jalan Tukad Pakerisan Nomor 97 Hartawan, M.Kom. yang disakPanjer, Denpasar. sikan oleh jajaran Senat STIKI. Komang Kurniawan Widiartha, Setelah prosesi pengukuhan, seM.Cs. selaku Ketua Panitia Yu- lanjutnya para peserta yudisium disium ke-11 dalam laporannya yang telah dikukuhkan diserahkan menyampaikan, peserta yudisium kepada institusi untuk selanjutnya ke-11 berjumlah 169 orang ter- dapat diwisuda yang digelar 4 Okdiri dari 18 orang dari Program tober 2016 mendatang. Studi Sistem Komputer (SK) dan Buda Hartawan selaku Kaprodi 151 orang dari Program Studi SK dalam sambutannya menyamTeknik Informatika (TI) dengan paikan, walaupun para peserta Indeks Prestasi Koumulatif (IPK) telah diyudisium, proses belajar tertinggi 3,81. Jika dilihat dari bukanlah telah berakhir. Proses lama masa studi, tercatat lulusan belajar yang sesungguhnya justru

akan baru dimulai lagi setelah yudisium dilakukan. ‘’Saya berpesan kepada para peserta yudisium, bahwa hari ini saudara-saudari berakhir menempuh pendidikan di STIKI, akan tetapi mulai besok saudara-saudara akan kembali menempuh proses pembelajaran yang sesungguhnya pada ‘’universitas kehidupan’’. Jadi, bersiaplah untuk mengarungi kehidupan dengan bekal ilmu yang telah saudara-saudara terima selama di STIKI,’’ ujarnya. Ketua STIKI I Dewa Made Krishna Muku, M.T. berpesan kepada seluruh peserta yudisium ke-11 agar selalu menumbuhkan konsep menjadi dan memberi yang mana konsep ini telah mendarah daging bagi civitas akademika dan keluarga besar STIKI. Dengan konsep menjadi dan memberi, dia yakin para peserta yudisium akan selalu menempatkan dirinya sebagai seseorang yang akan selalu bermanfaat serta bernilai guna bagi nusa dan bangsa. Setelah para peserta mengikuti kegiatan yudisium, pada hari yang bersamaan digelar kegiatan Pelatihan Alumni yang diselenggarakan oleh Bidang Alumni dan Pusat Karier STIKI bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA-STIKI). Pelatihan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan para peserta yudisium dalam bersaing di dunia kerja. (ad061)

Enam Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

Kepala BNNP Minta Waspadai Modus Baru

PELANTIKAN - Suasana pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan eselon III A dan IV A di lingkungan BNNP Bali. KEPALA Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Kamis (1/9) kemarin, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan eselon III A dan IV A di lingkungan BNNP Bali. Mereka yang dilantik adalah AKBP Sang Gede Sukawiyasa, Kasubdit Binpolmas Dit. Binmas Polda Bali, menjadi Kabag Umum BNNP Bali; Penata I Made Sunarbawa, Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Klungkung, menjadi Kasubag Administrasi Bagian Umum BNNP Bali. Selain itu, I Gede Erawan Supriantana, Kasi Pengembangan Kapasitas Satpol PP Klungkung, menjadi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencegahan dan Dayamas BNNP Bali. Putu Wulan Saraswati, Penata Laporan Keuangan Subbag Administrasi Umum BNNP Bali, menjadi Kasubag Perencanaan Bagian Umum BNNP Bali. Nyoman Elly

Sri Purna Astuti, S.H., M.Si., Kasubag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Satpol PP Denpasar, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubag Umum BNN Kabupaten Badung dan Luh Gede Idayanti, Pelaksana RSUD Wangaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasi Penguatan Lembaga Rehabilitasi Bidang Rehabilitasi BNNP Bali. Kepala BNNP Bali Brigjen Suastawa mengatakan, ada beberapa hal yang mesti dilakukan pejabat baru ini, seiring dengan canggihnya modus baru yang dilakukan para bandar narkoba. Sehingga ke depannya, celah untuk peredaran narkoba bisa ditekan seminimal mungkin. Namun yang terpenting, kata Suastawa dalam sambutannya, pejabat yang dilantik ini mesti mengenali dirinya sendiri terlebih dahulu, sehingga ke depannya sebagaimana jabatan yang dipercayakan, bisa mengemban tugas dengan baik. ‘’Lakukan tugas dengan baik dan penuh dedikasi,

loyalitas dan mempunyai rasa tanggung jawab,’’ katanya. Kepala BNPP minta pejabat yang diambil sumpahnya ini mampu menjaga kekompakan dan soliditas dalam satuan kerja. Ini dirasa penting karena Indonesia merupakan pasar besar narkotika. Dari hasil survei, 80 persen diselundupkan melalui perairan. ‘’Bisnis narkoba untungnya sangat besar, sehingga dengan mudah dapat memengaruhi (menyuap) oknum penegak hukum,’’ katanya. Selain itu, indikasi gembong narkoba dalam lapas masih bisa mengendalikan jaringannya. Sehingga persoalan semacam ini harus menjadi atensi semua pihak, karena narkoba begitu membahayakan. Di samping itu, dalam pencegahan narkoba, petugas dan pejabat yang dilantik harus mampu mempelajari modus operandi yang makin canggih dan selalu berubahubah. ‘’Oleh karenanya, petugas BNN dituntut bekerja keras sehingga mampu mencegah mafia narkoba,’’ harap jendral bintang satu di pundak ini. Soal P4GN, semua pihak termasuk pejabat yang dilantik harus menyukseskan program ini. Dalam menyukseskan ini, perlu didukung SDM yang memiliki integritas dan kapabilitas sesuai kualifikasi tugas yang diembannya. ‘’Sehingga sinergitas fungsi pembinaan kepegawaian di lingkungan BNNP/BNK dengan instansi terkait berjalan dengan baik,’’ kata Brigjen Suastawa seraya mengharapkan pejabat yang baru dilantik mampu meningkatkan kinerjanya sesuai tugas dan tanggung jawabnya masingmasing. (ad043)

verifikasi ini. Hal ini sebagai bentuk upaya membangun pilkada yang berkualitas,’’ ujar mantan Ketua Komisi III DPR-RI ini. Pasek melanjutkan, kepada semua pihak, khususnya penyelenggara pilkada agar benar–benar melaksanakan tugas dengan sebaik– baiknya dan sesuai aturan yang ada. Apabila terdapat pelanggaran, maka harus ditindak sesuai dengan tingkat pelanggarannya. ‘’Kalau pidana ya… diselesaikan sesuai aturan yang ada, kalau perdata juga ditindaklanjuti sesuai undang–undang yang berlaku. Kita harus menjadikan Pilkada Buleleng dan juga pilkada lainnya sebagai bagian dari ekspresi kegembiraan menyambut pemimpin yang baru,’’ tegas Pimpinan BPKK DPD-RI ini. (ad062)

Gede Pasek Suardika, S.H., M.H. (baju putih)

Gelar ’’Mahasisya Upanayana’’

Mahasiswa Baru IHDN Diharapkan Berintegritas

DIAWALI dengan pengenalan program studi selama empat hari, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar menggelar Mahasisya Upanayana 2016 terhadap 345 mahasiswa baru S-1, Kamis (1/9) kemarin. Upacara Mahasisya Upanayana dirangkaikan dalam bentuk Pawintenan Saraswati yang bertujuan untuk menyelaraskan pemikiran mahasiswa sebelum memasuki dunia pendidikan S-1 di Kampus IHDN Denpasar. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk membentuk integritas mahasiswa baru yang berlandaskan Dharma, Widya dan Budaya. Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si. menjelaskan, kegiatan Mahasisya Upanayana 2016 ini diawali dengan pengenalan program studi yang sudah berlangsung selama empat hari. Selama empat hari tersebut, mahasiswa baru mendapat segala informasi terkait dengan proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di IHDN Denpasar. Selain itu, selama empat hari tersebut mahasiswa baru juga mendapatkan informasi dan pembekalan dari pihak BNNP Bali, Polda Bali, BPKP Bali dan beberapa informasi terkait dengan Orkesmas, UKM, Senat, BEM serta kegiatan lainnya yang ada di Kampus IHDN Denpasar. ‘’Pada hari ini (kemarin red), kegiatan tersebut kami tutup dengan Pawintenan Saraswati yang bertujuan menyelaraskan pemikiran, bahwa Dewi Sraswati sebagai lambang ilmu pengetahuan sehingga menjadi taksu dalam setiap mahasiswa. Sebab, mereka (mahasiswa baru - red) harus belajar tentang etika, tattwa, kebenaran, agama dan juga yang lain. Pawintenan Saraswati

ini sangat perlu dilakukan sebelum mereka mengikuti perkuliahan. Paling tidak untuk malinggih-kan Dewi Saraswati, sehingga apa yang dipelajari memiliki kekuatan dan taksu, sehingga lahirlah sarjana-sarjana yang nantinya akan bisa berkontribusi pada bangsa dan negara,’’ tegasnya. Duija berharap, dengan dilakukannya upacara Pawintenan Saraswati ini, mahasiswa baru bisa belajar banyak ilmu pengetahuan. Tidak saja ilmu pengetahuan tentang agama, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya sehingga ilmu pengetahuan yang didapatkan bisa digunakan untuk kepentingan seluruh umat Hindu di Indonesia. Sementara itu, President BEM IHDN Denpasar Maha Putra Jaya menambahkan, tujuan Mahasisya Upanayana ini adalah sesuai dengan tema ospek yang dilaksanakan

sebelumnya, yaitu untuk membentuk integritas mahasiswa baru yang terdiri dari mutu, potensi dan kejujuran yang berlandaskan Dharma, Widya dan Budaya untuk mewujudkan sarjana yang sujana. Sehingga, segala sesuatu yang berhubungan dengan penugasan dan tata terbit di kampus semua berlandaskan atas Dharma, Widya dan Budaya. ‘’Kami harapkan mahasiswa baru harus jujur, mempunyai etika dan moralitas sesuai dengan basic IHDN Denpasar. Sebab, IHDN Denpasar mengedepankan Dharma Agama, sehingga dengan pawintenan ini mereka mendapat pencerahan dan penerangan secara niskala yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan begitu, dari segi etika mereka ada peningkatan, dari yang kurang baik menjadi lebih baik,’’ ujarnya. (ad044)

PAWINTENAN SARASWATI - Suasana Pawintenan Saraswati pada kegiatan Mahasisya Upanayana 2016 IHDN Denpasar, Kamis (1/9) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Kliwon, 2 September 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

Unud dan Kemenpar Gelar ’’International Tourism Conference’’

5

DPD-RI Dukung Perjuangan Praktisi Pariwisata Bali Terkait Kasus Nobar

Promosikan Pariwisata Budaya Senator Wedakarna Minta Pengadilan Niaga Surabaya Pertimbangkan Dampak Sosial dan Pariwisata Warisan Budaya

MEMBUKA - Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana membuka International Tourism Conference didampingi Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D., Prof. I K.G. Bendesa dan Dr. Agung Suryawan Wiranatha. PROGRAM Doktor (S-3) Pariwisata Universitas Udayana (Unud) menggelar International Tourism Conference ‘’Promoting Cultural Heritage Tourism’’ pada 1 - 3 September 2016. Konferensi internasional kerja sama antara Unud, Universite Paris Pantheon Sorbonne, dan Kementerian Pariwisata RI ini menampilkan 76 abstrak penelitian yang dipresentasikan 90 orang presenter dari dalam dan luar negeri. Selain itu, konferensi juga diikuti lebih dari 40-an peserta biasa. ‘’Dari luar negeri yang mendaftar jadi pembicara antara lain berasal dari Portugal, Australia, Jepang, dan ada beberapa negara Eropa seperti Prancis. Karena tempat yang terbatas, kami hanya memilih 76 abstrak yang sesuai dari 120 lebih abstrak yang disubmit ke kita,’’ ujar Ketua Panitia Konferensi Internasional Dr. Agung Suryawan Wiranatha usai acara pembukaan di Kampus Unud Sudirman, Kamis (1/9) kemarin. Agung Suryawan menambahkan, pihaknya juga mendatangkan pembicara tamu dari Eropa yakni Prof. Noel B. Salazar dari Belgia dan Prof. Maria Gravari dari Sorbonne. Begitu juga pembicara tamu dari Indonesia yakni

Prof. Wiendu Nuryanti serta dari Universitas Udayana yakni Prof. I K.G. Bendesa dan Prof. N. Darma Putra. Para akademisi akan berbicara banyak hal terkait aspekaspek budaya apa saja yang bisa dimunculkan sebagai daya tarik pariwisata. ‘’Kalau kesenian kan sudah biasa. Kita akan munculkan dalam paper ini karena dari seluruh Indonesia datang. Ada yang membawa paper tentang budaya lokalnya, keseniannya, alat musiknya, makanannya, ada bangunan-bangunan tua, macam-macam. Nanti kita akan lihat bagaimana potensi itu bisa kita kembangkan,’’ jelas Sekretaris Program Doktor Pariwisata ini. Menurut Agung, Indonesia sebenarnya sangat kaya dengan potensi budaya. Namun bangsa ini belum mempromosikannya dengan baik dan benar. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng pula Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sekaligus mempromosikan pariwisata budaya, khususnya di Bali. Di akhir sesi seminar, seluruh peserta akan diajak mengunjungi Jatiluwih di Tabanan serta melakukan gala dinner di Pura Taman Ayun, Badung. Baik Jatiluwih maupun Taman Ayun, keduanya merupa-

kan warisan budaya dunia yang sudah dideklarasikan UNESCO. Keynote Speaker International Tourism Conference I Gde Pitana menyebut konferensi ini istimewa karena sekaligus mempromosikan pariwisata budaya dan pariwisata warisan budaya. Khususnya membangkitkan kembali pariwisata budaya di Bali yang sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1974, serta sudah diformalkan dengan Perda Pariwisata Budaya. ‘’Selama ini pariwisata budaya itu banyak dikritik oleh berbagai kalangan disebabkan oleh kenyataan, persepsi maupun observasi bahwa sering sekali pariwisata itu justru merusak kebudayaan. Di berbagai daerah, pengembangan pariwisata budaya itu membuat marginalisasi kepada kebudayaan lokal. Tetapi apa itu benar, konferensi kali ini akan membedah hal itu,’’ ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata ini. Pitana menambahkan, pihaknya dari pihak pemerintah justru melihat bahwa kritik itu tidak selamanya benar. Terbukti, pariwisata justru menjadi wahana yang bisa merevitalisasi kebudayaan. Pariwisata juga bisa membuat kebudayaan itu terbangkitkan kembali. ‘’Coba yang paling simpel di Bali misalnya di kuliner. Kenapa kok sambal bawang matah ngetop lagi? Betapa nistanya sambal bawang matah dulu, sekarang kok terangkat sih? Kemudian kita lihat juga dari segi tarian, mana lebih banyak muncul kreasi baru di daerah pariwisata seperti Bali atau di daerah NTT yang tidak ada pariwisatanya? Yakin saya, Bali jawabannya,’’ jelasnya. Pitana pun meminta agar jangan terlalu skeptis pada pariwisata budaya dengan mendikotomikan antara pariwisata dan kebudayaan. Justru kedua sektor yang dianggap bertentangan itu harus disinergikan dengan baik. (ad045)

Lankka 2016 PNB Ditutup

Mahasiswa Diharapkan Jaga Disiplin dan Karakter

SERAHKAN PIAGAM - Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB) Ir. Made Mudhina, M.T. menyerahkan piagam kepada 10 besar peserta Lankka terbaik di sela penutupan Lankka 2016 PNB, Kamis (1/9) kemarin. SETELAH berjalan selama berharap agar disiplin bisa tetap diempat hari, kegiatan Pengenalan tanamkan, bahkan lebih dari yang Kehidupan Kampus (Lankka) sudah didapatkan pada Lankka,’’ 2016 Politeknik Negeri Bali (PNB), harapnya. Kamis (1/9) kemarin resmi ditutup Selain meningkatkan disiplin, Direktur Politeknik Negeri Bali mahasiswa juga harus lebih memIr. Made Mudhina, M.T. Pada perhatikan lingkungan di sekitar penutupan tersebut juga dilaku- kampus, sehingga insan-insan kan penyerahan penghargaan yang ada di lingkungan kampus kepada 10 besar peserta Lankka menjadi yang berkarakter dan terbaik. Sebagai akhir kegiatan, mampu membangun kerja sama juga diadakan demo keterampilan yang baik. ‘’Kami juga berharap dalam formasi baris-berbaris serta nantinya para mahasiswa bisa keterampilan lainnya. menjadi insan yang berkarakter Made Mudhina pada kesempa- dengan tidak meninggalkan tugas tan tersebut ingin menekankan pokok untuk mencari ilmu pengekembali bahwa kegiatan Lankka yang diselenggarakan selama empat hari ini adalah baru permulaan bagi mahasiswa untuk berperilaku dan bersikap. Selain itu juga untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab nanti ketika mengikuti perkuliahan di PNB. Menurutnya, empat hari merupakan waktu yang singkat untuk menempa disiplin dalam membekali karakter kepada mahasiswa. Ini tentu tidak cukup, namun yang lebih penting ke depannya adalah bagaimana seluruh mahasiswa bisa berperilaku, berdisiplin, berkarakter seperti halnya dalam kegiatan Lankka. ‘’Disiplin tidak hanya diterapkan pada Lankka saja. Ke depan kami

tahuan, teknologi dan bidang ilmu terapan,’’ katanya. Pihaknya berpesan kepada peserta yang tidak lulus Lankka tahun ini agar tidak berkecil hati. Mereka diharapkan bisa mengikuti kegiatan Lankka tahun berikutnya. Karena seluruh mahasiswa ketika lulus, wajib memiliki sertifikat Lankka, sehingga tidak ada yang tercecer saat kelulusan nanti. Ketua Panitia Ni Made Kariati, S.Kom., M.Cs. menyampaikan bahwa kegiatan Lankka XXVII yang dilaksanakan selama 4 hari ini diisi dengan pelatihan disiplin, ceramah, diskusi dan juga pengabdian. Meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi, namun hal itu tidak menjadi masalah, sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar. Untuk akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap beberapa kriteria sebagai calon kelulusan peserta yaitu kehadiran, tugas pribadi, dan nilai prestasi dan nilai pelanggaran. Dengan itu, kategori kelulusan dibagi menjadi tiga yaitu lulus, lulus bersyarat dan tidak lulus. Bagi peserta yang lulus bersyarat, nantinya akan diberikan tugas tambahan sehingga mendapat predikat lulus. Dalam laporannya, disampaikan bahwa peserta yang tidak lulus berjumlah 104 orang, lulus bersyarat sebanyak 89 orang dan yang lulus sebanyak 1.348 orang. Untuk selanjutnya, tanpa mengindahkan ketentuan lulus, mahasiswa nantinya bisa mengikuti perkuliahan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. (ad040)

KOMITE III DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terus memantau proses persidangan gugatan terkait siaran piala dunia yang saat ini digelar di Pengadilan Tata Niaga Surabaya. Dukungan moral dan politik terhadap praktisi pariwisata Bali yang sedang mencari keadilan pascadigugat terkait siaran piala dunia, langsung ditanggapi oleh Senator Arya Wedakarna (AWK). ‘’Tanpa bermaksud mengintervensi hukum, saya minta pada Pengadilan Tata Niaga di Surabaya agar mempertimbangkan mekanisme administrasi dan bukti-bukti lainnya terkait dengan kasus nonton bareng (nobar) ini. Telaah dari Kementerian Hukum dan HAM RI juga patut dijadikan pertimbangan, selain juga dampak sosial yang bisa terjadi. Saya memberi dukungan politik dan moral agar kasus ini bisa selesai dengan bijak. Ini pembuktian agar Nawa Cita Presiden yang katanya berpihak pada kaum marhaen agar ditepati,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia pun memberi dukungan pada asosiasi pariwisata dan hotel restoran agar bersatu padu untuk melawan ketidakadilan termasuk adanya gugatan class action terkait unsur pemerasan dan penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungg jawab. ‘’Menggugat secara hukum adalah hak pribadi seseorang atau lembaga. Terkait adanya aspirasi gugatan class action yang akan dilayangkan para pengusaha, DPD-RI memberikan restu dan jalankan saja. Jika kasus ini tidak diselesaikan dengan tuntas, maka akan jadi perseden buruk dan ke depan akan semakin banyak pemerasan-pemerasan yang dilakukan atas nama hukum. Saya akan minta Komisi Yudisial juga mengawasi,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang mantan Rektor Universitas Mahendradatta ini. Dalam pertemuan yang diadakan di Hotel Santrian Sanur dan

dihadiri sejumlah unsur pariwisata termasuk para manajer hotel dan Ketua Asosiasi Pariwisata, Gusti Wedakarna menyampaikan harapannya agar praktisi pariwisata bersatu dan solid dalam perjuangan hukum. ‘’Saya minta pimpinan PHRI Bali dan badan promosi pariwisata satu komando. Jangan biarkan anggota hotel dan restoran berjuang sendiri. Saya sayangkan sekali adanya tuntutan hukum yang tidak masuk akal pada hotel dan restoran. Lembaga negara DPDRI ada di belakang saudara-saudara. Jalankan dan semangat,’’ tegas Gusti Wedakarna. Senator Wedakarna juga menyayangkan tidak hadirnya pemerintah di Bali, termasuk negara dalam perjuangan insan pariwisata di Bali ini. ‘’Saya pantau, di mana pemerintah? Harusnya ada pendampingan untuk membela anggota hotel dan restoran. Saya kecam ketidakpedulian pemerintah daerah. Selama ini insan pariwisata Bali hanya dimanfaatkan jelang hajatan

Banyuwangi (Bali Post) Banjir lumpur di pesisir Pulau Merah, Banyuwangi akibat pertambangan emas Gunung Tumpangpitu, terus mendapatkan sorotan Pemkab Banyuwangi. Pascabanjir, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi mengambil sampel lumpur yang mencemari pesisir. Lalu, dicek ke laboratorium Universitas Negeri Jember, Jatim. Kepala BLH Banyuwangi Khusnul Hotimah mengatakan uji laboratorium untuk memastikan apakah ada kandungan berbahaya atau tidak dari lumpur pertambangan emas. Menurutnya, Pemkab belum memiliki laboratorium untuk memeriksa kandungan tanah, sehingga harus menggandeng Universitas Negeri Jember. ‘’Kita masih menunggu hasil uji lab sampel banjir lumpur dari tambang emas,’’ kata Khusnul, Kamis (1/9) kemarin. Pejabat ini menambahkan, pihaknya secara rutin menguji

sampel air laut di perairan Pulau Merah. Hasilnya, bulan lalu kondisi air masih cukup bagus, karena di bawah baku mutu. ‘’Yang kita jadikan pedoman adalah uji air laut. Hasil uji bulan kemarin bagus,’’ jelasnya. Selama ini, katanya, adanya sendimentasi atau tanah longsor dipicu kegiatan pembuatan infrastruktur tambang. Seperti perkantoran dan pembuatan dam pengendali, sehingga mengeruk tanah gunung. Kini, proyek yang dikelola oleh PT Bumi Suksindo (BSI) tersebut masih dalam proses. Artinya, pengerjaan infrastruktur masih belum selesai. ‘’Kita tetap pantau proses pengerjaan, terutama tiga dam penampunga air hujan. Jika dam selesai, banjir lumpur bisa diantisipasi,’’ tegasnya. Sementara itu, Manager External Affair PT BSI Bambang Wijonarko enggan menanggapi terkait indikasi bahan kimia yang kemungkinan mengalir ke

politik. Tetapi ketika ada masalah begini dibiarkan begitu saja. Saya rasa tidak adil. Harusnya dengar, dampingi, beri dukungan moral dan material. Mereka adalah pejuang Bali untuk devisa. Jangan ditinggalkan begitu saja. Benar kata orang bahwa insan pariwisata Bali seperti ayam kehilangan induk. Ini kasus kecil yang harus bisa tuntas,’’ terang Gusti Wedakarna. Sebagai wujud keseriusan, Senator Gusti Wedakarna mengeluarkan rekomendasi nomor: 01102014/027 REK–B.65/DPDMPR RI/Bali/VI/2016 tentang pandangan dan rekomendasi DPD-RI terkait aspirasi PHRI Provinsi Bali sehubungan gugatan hukum di Pengadilan Niaga Surabaya. ‘’Saya minta masyarakat awasi institusi pengadilan dan aparat hukum. Jika ada kerjanya tidak sesuai dengan harapan masyarakat, laporkan ke DPD-RI. Bangsa ini harus serius berjuang secara hukum tanpa merugikan kaum marhaen,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad039)

PERTEMUAN - Senator Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Ketua PHRI Bali, pimpinan asosiasi pariwisata dan para manajer hotel di Santrian Sanur.

BLH Ambil Sampel Pencemaran Lumpur Tambang Emas

pesisir Pulau Merah. Namun, pria ini memastikan, PT BSI belum menggunakan bahan kimia apa pun dalam proses pertambangan. Sebab, saat ini pihaknya masih melakukan eksplorasi, belum tahap produksi. ‘’Jadi, tak ada penggunaan kimia. Kami, belum produksi, tetapi masih pembangunan infrastruktur,’’ tegasnya. Meski begitu, pihaknya sudah mengambil langkah cepat mengatasi banjir lumpur dari arah Gunung Tumpangpitu. Salah satunya, melakukan pengerukan aliran Sungai Katak dan mengebut pembuatan tiga dam penampungan air hujan. Diberitakan sebelumnya, banjir lumpur melanda pesisir Pulau Merah, Pesanggaran, Banyuwangi, dua pekan lalu. Banjir ini dipicu longsoran tanah dari puncak Gunung Tumpangpitu yang dibabat untuk tambang emas. Akibat banjir ini, keindahan kawasan wisata Pulau Merah terganggu. (kmb30)

Bali Post/udi

LUMPUR - Pesisir Pulau Merah, Banyuwangi yang sempat tergenang banjir lumpur dari arah tambang emas Tumpangpitu di daerah setempat.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mulailah Pemberantasan dari Perkotaan

VIRUS Zika disebutkan sudah mulai menyebar di Indonesia. Setidaknya menurut berita, telah ada satu orang Indonesia terjangkit. Ini tentu saja mengkhawatirkan bagi negara kita yang berada di daerah tropis. Daerah seperti ini merupakan lokasi bagi perkembangbiakan nyamuk, karena itu juga berpotensi menjadi penyebaran penyakit Zika ini. Singapura disebutkan telah terlebih dulu tertular. Tetapi harus diingat bahwa secara geografis, negeri itu seolah menempel dengan Indonesia, dengan lalu-lintas kontak sosial dengan masyarakat Indonesia yang tinggi. Tidak saja kontak itu terjadi akibat banyak pekerja Indonesia yang keluar-masuk melalui Natuna atau Riau, akan tetapi kelompok elite kita sering menjadikan negara tersebut sebagai tempat belanja atau pelesiran. Banyak juga generasi muda kita yang suka berbelanja ke tempat itu. Di tengah riuhnya teknologi informasi yang ada, kita sering melihat generasi kita lalai memperhatikan soal kesehatan. Mereka seolah fokus dengan gadget yang ada. Dari sisi kelompok masyarakat, penyebaran virus Zika ini kemungkinan akan terjadi pada awalnya pada mereka yang masuk strata atas. Secara hipotesis kita amati, bahwa orang-orang Singapura itu mempunyai mobilitas tingkat tinggi melintasi batas-batas negara. Kemakmuran dan kepemilikan modal dari masyarakatnya, memungkinkan mereka untuk melakukan itu. Mungkin di antara mereka ada yang kontak dengan wilayah Brazil, sehingga membawa penyebarannya ke Singapura. Ini hanyalah hipotesis, apalagi beberapa waktu lalu Brazil menyelenggarakan olimpiade. Secara lokal dan nasional, penyebaran itu pun dimungkinkan oleh kelompok masyarakat yang berstrata tinggi. Bepergian dengan menggunakan pesawat terbang, merupakan salah satu dari faktor yang mempercepat penyebaran itu. Dengan konteks demikian, kita menyambut baik sikap pemerintah Indonesia yang menyediakan fasilitas pemeriksaan dan detektor panas badan di pintu-pintu masuk pelabuhan, terutama di bandara. Yang ingin kita ingatkan, pemerintah harus memilih petugas-petugas yang benar-benar profesional untuk itu. Sudah menjadi jamak di Indonesia dan ini harus kita akui secara jujur, para petugas kita sering lemah, tidak cermat sehingga korban penyakit bisa lolos. Jika satu saja lolos, maka potensi untuk menyebarkannya semakin bertambah tinggi. Jadi, sekali lagi kita ingatkan, pilihlah petugas yang benar-benar profesional, serius dan bersedia untuk itu agar kerjanya tidak setengah-setengah. Apabila penyebaran penyakit itu ‘’dibantu’’ oleh kelompok masyarakat menengah atas, ‘’pemeliharaan’’ penyakit ini bisa jadi dilakukan oleh masyarakat menengah bawah, terutama di daerah perkotaan. Di Indonesia, saluran air di perkotaan sangat amburadul, sangat tidak teratur. Juga perumahan-perumahan kumuh begitu menjamur di kota-kota Indonesia. Jakarta merupakan pusat perumahan kumuh di Indonesia dan demikian juga dengan kota-kota lainnya. Kekumuhan, saluran air yang mampet dan disiplin membersihkan rumah yang sangat kurang, merupakan tempat yang sempurna bagi nyamuk untuk menyebarkan telurnya. Hanya tinggal menunggu waktu saja penyebaran penyakit ini menjadi wabah jika tidak cepat ditangani. Maka, hemat kita, mulailah menangani virus ini pada masyarakat perkotaan. Kita tidak menjamin masyarakat kota Indonesia ini mempunyai pengetahuan yang tinggi pada bidang kesehatan masyarakat. Kita mempunyai bukti kuat untuk itu. Demam berdarah pada awalnya terjangkit di perkotaan sekitar tiga dasawarsa-empat dasawarsa yang lalu. Akan tetapi, sampai sekarang justru penyakit ini tidak berhasil ditekan, malah semakin menjadi-jadi. Dengan demikian, ada alasan kuat untuk memulai pemberantasan itu dari wilayah perkotaan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Soal Rangkap Jabatan Saya warga Bangli yang tinggal di Denpasar merasa terusik membaca Bali Post terkait instruksi Bapak Bupati Bangli atas pelarangan PNS menjadi pengurus desa adat/bendesa adat/perangkat desa adat, klian dadia sampai kelompok tani ternak. Menurut saya, disiplin PNS wajib hukumnya. Itu semua tergantung pada leadership, manajerial dan integritas serta ada tidaknya panutan dari atas ke bawah. Apalagi sistem politik masa sekarang penempatan jabatan konon berbau politis juga. Terkait instruksi Bupati, saya bisa berargumen bahwa mereka yang tinggal di kampung tidak banyak yang berpendidikan. Sebagian besar yang berpendidikan merantau ke luar. Mereka yang tinggal di kmapung mereka yang menjadi PNS. Alasannya, tempat kerjanya dekat dengan kampungnya. Jadi mereka tidak merasa penting untuk tinggal di luar desanya. Apalagi mereka juga berpeluang untuk mengabdi kepada masyarakat. Jadi instruksi batasan PNS untuk rangkap jabatan, kurang pada tempatnya. Sebab, kehadiran mereka juga dibutuhkan masyarakat. Sebab, dengan pengalamannya, mereka akan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat. Kalau mereka dilarang jadi pemimpin, lantas bagaimana dengan nasib kampungnya? Jadi saya menilai instruksi tidak boleh rangkap jabatan, kurang rasional. Saya sependapat dengan sikap dan komen salah satu anggota Dewan Bangli yang termuat di Bali Post, Bapak Dewa Gde Oka. Kapan lagi warga yang kebetulan PNS tinggal di kampungnya bisa mengabdi ke masyarakat, ke keluarganya, apalagi sampai kelompok tani dilarang. Bagaimana dengan PNS yang menjadi pemangku dan sejenisnya? Akan jauh lebih elegan kalau mereka diperingatkan untuk diberi sanksi apabila tidak disiplin. Lebih elegan lagi kalau ada instruksi yang melarang PNS terlibat narkoba, judi dan korupsi. Ketut Warga Bangli tinggal di Denpasar

Siaga Hadapi Virus Zika Virus Zika semakin dekat saja dengan Indonesia. Apabila semula virus itu menyebar di Brazil dan negara Amerika Latin yang berdekatan, kini virus itu menyebar di Singapura. Sebanyak 82 warga Singapura terjangkit. Virus ini menyebar pada manusia melalui nyamuk, diduga menyebabkan cacat bawaan pada bayi yang dikandung perempuan penderita virus Zika.

Oleh GPB Suka Arjawa alah satu catat yang ditimbulkannya adalah bayi dilahirkan dengan kepala lebih kecil daripada bayi normal. Kendati demikian, tidak hanya kaum perempuan yang harus waspada dengan penyakit ini tetapi juga laki-laki karena memungkinkan juga menyebarkannya melalui nyamuk. Meski masih simpang-siur tentang pola penyebaran dan penjangkitan itu, akan tetapi tidak ada salahnya apabila semua pihak harus waspada. Dengan menyebarnya penyakit itu ke Singapura, semakin terbukti sekarang bahwa globalisasi tidak hanya menyangkut masalah ekonomi, budaya dan informasi tetapi juga penyakit penular. Tidak sampai setahun diketahui penyakit ini menyebar di Brazil, kini dalam jarak setengah bola dunia telah menyebar menuju negara yang berada ‘’di balik’’ negara Brazil. Sangat jelas bahwa lalu lintas perjalanan dengan pesawat merupakan dugaan paling kuat yang membantu penyebaran penyakit ke berbagai penjuru dunia. Boleh dikatakan orangorang yang bermodal besarlah (kaya) mempunyai potensi menjadi perantara penyakit ini menuju negara-negara lain. Pada perspektif sosiologis, globalisasi itu hanyalah merupakan makronya dari kelokalan atau proyeksi dari hal yang bersifat lokal-domestik. Dalam arti interaksi sosial, penyebaran pengaruh (dalam hal ini penyakit), tidak mempunyai pola yang berbeda antara yang sifatnya internasional dengan yang sifatnya lokal-nasional. Maka, ketika penyakit itu telah menyebar di sebuah tempat, hanya soal waktu menyebar menuju ke tempat lain. Tidak lain karena ini disebabkan oleh adanya interaksi sosial tersebut. Dengan demikian, dalam konteks sosial,

S

hal paling utama yang dapat dilakukan adalah pencegahan penularan penyakit tersebut melalui interaksi antarorang dan antarkelompok. Menyangkut penyebaran virus Zika di Singapura itu, langkah-langkah sosial telah dilakukan oleh beberapa negara. Pemerintah Australia, Taiwan dan Korea Selatan telah memberi peringatan kepada warganya yang bepergian ke Singapura. Yang menarik dilihat adalah metode yang dilakukan oleh Korea Selatan. Secara sederhana, negara ini memilih metode kontak dan interaksi sosial dengan warganya, dengan cara memberikan pesan pendek. Ini adalah bentuk interaksi negara secara langsung kepada warga, di mana pun berada, dan memperlihatkan tanggung jawab negara kepada warganya. Jadi, di mana pun warga itu ada, negara hadir. Wujudnya, melalui teknologi telepon seluler yang dimiliki oleh warga Korea Selatan yang bepergian, pemerintah akan memberikan pesan pendek kepada warganya untuk hati-hati. Inilah cara sosial yang menggunakan teknologi canggih yang dilakukan negara tersebut. Korea Selatan dikenal sebagai negara yang maju teknologi telepon selulernya. Singapura sendiri telah melakukan peringatan juga kepada warganya. Indonesia, melakukan pengecekan dan memberikan kartu peringatan bagi warga pada setiap pintu masuk dari dan menuju Singapura. Persoalan pencegahan penyebaran virus ini, haruslah mendapat perhatian yang sangat serius di Indonesia. Virus ini konon disebarkan oleh nyamuk yang mirip dengan nyamuk penyebar demam berdarah. Inilah yang menjadi hantu bagi Indonesia di masa depan. Jika melihat penanganan demam berdarah itu morat-marit seperti sekarang, maka sekali lagi berbagai pertimbangan sosial harus ditetapkan ke depan demi menjaga kesehatan warga negara dan teru-

tama adalah generasi baru yang akan lahir. Sangatlah membahayakan bagi generasi mendatang apabila penyebaran virus Zika itu kelak seperti penyebaran demam berdarah sekarang. Yang paling awal harus diperkenalkan terlebih dahulu tentang bagaimana bahaya virus Zika tersebut. Ini penting karena konon menurut para ahli, gejala ini mempunyai kemiripan dengan apa yang terjadi pada demam berdarah. Jika masyarakat tidak mengenal ini, maka kaum perempuan yang sedang hamil tidak akan mampu bersikap secara baik untuk mencegah penularan kepada dirinya. Di Indonesia, kaum perempuan potensial menderita lebih banyak karena secara budaya, harus memerankan fungsi yang berlipat, yakni di samping sebagai ibu rumah tangga, juga harus menjalankan fungsi sosial di masyarakat. Bahkan bagi ibu yang memilih sebagai wanita karier, fungsi sosialnya jadi berlipat-lipat. Peran seperti ini berpotensi memberikan efek penularan yang lebih tinggi kepada kaum perempuan. Khusus di Bali, masyarakat (tidak hanya perempuan) seolah tidak pernah istirahat. Jika sehari-hari telah bekerja, hari libur pun sering ‘’dipekerjakan’’ lagi oleh desa pakraman atau pihak lain. Istirahat menjadi sangat kurang sehingga potensi terkena penyakit tinggi. Ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan juga elite-elite lokal. Jadi, harus ada pengertian dari masyarakat, pemerintah dan warga semua untuk memberikan ‘’disepensasi’’ tertentu secara budaya kepada peran perempuan Indonesia, menyusul adanya ‘’hantu’’ virus Zika ini. Jika tidak memberikan perhatian lebih pada kaum perempuan, maka mereka yang terjangkit pada saat hamil, akan melahirkan generasigenerasi yang terdampak virus Zika. Para ahli mengatakan, mereka yang ukuran kepalanya lebih kecil, mem-

Suara Publik Reklamasi Teluk Benoa dan Cara Berpikir Penguasa REKLAMASI Teluk Benoa sampai saat ini masih menuai penolakan dari masyarakat luas. Penolakan terutama dilakukan oleh masyarakat akar rumput (grassroot) yang berada di pesisir sekitar Teluk Benoa. Dalam hal ini sudah nyata yang terkena dampak para petani dan nelayan. Mereka adalah yang berada di pantai selatan. Mulai dari Pantai Sanur, Keramas, Lebih dan terus ke timur. Tidak terhitung berapa luas sawah yang sudah tenggelam. Pro dan kontra ini muncul antara penguasa dan masyarakat yang merasa dirugikan oleh kebijakan itu. Dalih penguasa adalah, kebijakan yang diambil telah benar kalau diuji dari prosedur formal yang ditentukan oleh standar peraturan. Namun perlu diketahui, prosedur formal yang dianggap telah memenuhi ketentuan belum tentu dapat memuaskan masyarakat lokal yang terkena dampak. Menurut penulis, kebijakan penguasa adalah kebijakan publik, hendaknya tidak hanya mengacu kepada ketentuan formal. Tetapi harus berpihak kepada terpenuhinya standar kepentingan masyarakat lokal. Bukan demi

Oleh Ketut Netra, S.H., M.Kn. kepentingan ekonomi jangka pendek yaitu kepentingan industri pariwisata modern. Pariwisata modern yang melibatkan investor justru akan melibas kearifan lokal yang telah ada dan perlu dilestarikan sepanjang zaman. Kearifan lokal dalam hal ini adalah Tri Hita Karana, yang telah diturunkan oleh nenek moyang Hindu di Bali mesti mendapat porsi yang luas, dibanding dengan hanya kebenaran formal, untuk kepentingan investor. Investor hanya menjalankan kapital untuk mengembangkan industri pariwisata modern meniru Singapura. Cara ini tidak cocok diterapkan di Bali. Di mana tidak cocoknya? Budaya lokal yang berdasarkan Tri Hita Karana akan selalu menjaga keharmonisan dengan Tuhan, lingkungan dan masyarakat. Siapa yang dapat menjamin pengembangan industri pariwisata modern akan sejalan dengan Tri Hita Karana? Jika industri pariwsata seperti itu berkembang di Bali, siapa yang akan menjamin tidak

akan berdampak kepada kehidupan beragama di Bali? Kita tidak anti perubahan sosial (social change) dan bukan pendukung kemapanan (establish). Kita boleh berkembang tetapi tetap berasaskan dharma. Pariwisata di Bali adalah pariwisata budaya yang berbasis agama Hindu yang didukung oleh keindahan alam dan karakter masyarakat Bali. Agama Hindu adalah agama tertua di dunia. Sangat unik dan punya daya tarik tersendiri, ditambah budaya lokal dan seni yang beraneka ragam. Hal-hal inilah yang perlu dikembangkan. Bukan mengembangkan pariwisata modern yang akan menambah deretan beton yang berangsur-angsur mengurangi kawasan hijau. Kalau reklamasi dilanjutkan berapa kawasan hijau mangrove akan menjadi kawasan dinding putih yang menyilaukan. Kawasan karang akan diganti menjadi kawasan beton yang berdampak kepada pantai dan sawah. Kita masih ingat kepada kebijakan penguasa lama. Bahwa Bali mau dikembangkan menjadi pulau taman, suatu kebijakan yang fragmatis. Semoga demikian.

punyai kecerdasan yang juga kurang dibandingkan dengan mereka yang kepalanya normal. Selanjutnya, harus ada perubahan pola mendasar dalam berkehidupan sosial. Virus zika disebarkan oleh nyamuk. Dan kegagalan Indonesia dalam membertantas deman berdarah (yang juga disebarkan oleh nyamuk), memberikan bukti bahwa negara dan pemerintah tidak mempunyai pola yang tepat untuk melakukan penanganan. Sangat mengkhawatirkan karena virus Zika juga disebarkan oleh nyamuk. Maka upaya selanjutnya adalah mengendalikan perkembangbiakan nyamuk. Inilah persoalan paling sulit yang dilakukan Indonesia saat ini. Penyebaran virus Zika di Indonesia mempunyai kekhawatiran di sini. Mengingat demikian bahaya yang muncul dari ancaman penyakit ini, nampaknya Indonesia harus menerapkan sanksi tegas terhadap pelanggaran terhadap lingkungan seperti saluran air, kebersihan dan penataan rumah tangga. Apa boleh buat, pemerintah harus terjun kepada masalah rumah tangga. Tidak boleh ada penanganan yang lengah terhadap hal ini karena nyamuk berkembang lebih banyak di rumah yang kumuh dan saluran air yang mampet. Perpindahan virus Zika dari satu negara ke negara lain, dibawa oleh kelompok masyarakat yang berstrata tinggi. Akan tetapi, pembiakan di satu wilayah justru akan dilakukan oleh masyarakat dari kelompok menengah ke bawah. Karena pengetahuannya yang minim dan tingkat kesulitan ekonominya, membuat pemukiman dan lingkungan sekitarnya menjadi kumuh. Inilah yang menjadi lahan subur bagi perkembangbiakan nyamuk sebagai penyebar virus ini. Tidak bisa lain, pemerintah harus ikut campur tangan langsung di Indonesia. Menerjunkan tenaga ahli untuk melakukan pemberantasan nyamuk, memberikan penyuluhan secara kontinu kepada masyarakat serta menyediakan kamar di rumah sakit agar penyembuhannya ini berlangsung dengan cepat. Sebagai negara tropis, maka penelitian-penelitian terhadap penyakit tropis harus segera dilakukan. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

POJOK Kata Sri Mulyani, satu persen rakyat kuasai 50 persen kekayaan rakyat Indonesia. - Mereka juga kuasai 50% kekayaan alam. *** Banyaknya calo menyebabkan harga gas di Indonesia lebih mahal dari Singapura. - Banyak calo berdasi. *** Pariwisata mesti menjadi wahana merevitalisasi kebudayaan Bali. - Bukan sebaliknya, membunuh.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

MOBILPedagang bermobil tampak sedang memarkir kendaraannya di kawasan Jalan Gunung Raung, Denpasar. Foto diambil barubaru ini.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Kliwon, 2 September 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Pengusaha Resah

7

Sidang Pengajuan Izin Galian C Tak Libatkan Asosiasi

Bali Post/ist

HUT - Polda Bali memperingati HUT ke68 Polwan ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Polwan Harus Jaga Citra Polri di Medsos

Denpasar (Bali Post) Penggunaan media sosial (medsos) memiliki dampak viral di mana semua orang tahu. Oleh karena itu, Polwan harus memahami itu dan menjaga citranya sebagai anggota Polri terutama dalam penggunaan medsos. Apalagi mengapload foto tanpa diedit seperti pakai pakaian dinas melakukan hal-hal kurang baik. Hal itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto saat memberi sambutan dalam rangka memperingati hari jadi ke-68 Polwan di Gedung Kemala Hikmah Mapolda, Kamis (1/9) kemarin. Menurut Kapolda, saat ini Polwan diberikan kesempatan lebih banyak untuk menempati posisi strategis, baik di bidang pembinaan maupun operasional kepolisian sesuai dengan kualitas dan kemampuannya untuk menduduki jabatan. Oleh karena itu, bagi Polwan yang mempunyai kualifikasi, kemampuan dan memenuhi syarat, maka berhak mendapatkan pendidikan serta jabatan. “Sekarang banya Polwan yang berpangkat jenderal. Di Polda Bali sendiri sudah ada Polwan menduduki jabatan strategis di antaranya Kabid Keu (keuangan), Kapolres Klungkung, dan Kapolsek,” ujar Sugeng Priyanto. Ke depan, jenderal bintang dua ini berharap Polwan Polda lebih meningkatkan kualitas sehingga diberi kesempatan yang sama menempati jabatan strategis. Selain itu, Polwan harus tahu keberadaan Polri dan tantangannya ke depan sehingga keberadaannya tidak sebatas sebagai penghias dan pelengkap, tapi harus mampu bersaing secara profesional dengan polisi laki-laki. Untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri, kata mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini, Polwan bisa mengambil peran dalam rangka reformasi Polri. Pasalnya, Polwan memiliki kelebihan di samping kodratnya sebagai wanita. Kelebihan utama adalah resistensi terhadap budaya korupsi, tegas menolak suap, bisa lebih berempati dalam menangani kasus kekerasan perempuan dan anak. Selain itu, lebih sensitif terhadap anggota yang psikologinya jarang masuk. (kmb36)

KONI Bali Mengadu ke Dewan

Anggaran Rp 54 Miliar Baru Cair Rp 27 Miliar

Denpasar (Bali Post) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali mengadukan masalah defisit anggaran yang dialami organisasi ini ke DPRD Bali, Kamis (1/9) kemarin. Pada APBD Induk 2016, KONI Bali sebetulnya mengajukan anggaran Rp 54 miliar. Namun, Pemprov Bali hanya mengucurkan anggaran Rp 27 miliar. “Awalnya kami hanya disetujui Rp 10 miliar. Kami setengah mati mengatakan ini untuk PON kemudian kami diberi Rp 27 miliar. Kondisi ini kami masih kekurangan, jadi dengan perhitungan pas-pasan kami mengajukan lagi sekitar Rp 17 miliar. Sekarang saja sampai bulan Agustus, kami defisit Rp 900 juta. Kami ke depan tidak punya apa-apa lagi,” ujar Ketua KONI Bali, Ketut Suwandi. Suwandi menambahkan, bila pengajuan anggaran Rp 17 miliar disetujui, artinya KONI Bali tahun ini mendapatkan Rp 45 miliar. Anggaran untuk PON kali ini memang lebih besar dibanding PON Riau 2012 lalu sebesar Rp 30 miliar. Pasalnya, jumlah atlet yang dibawa dua kali lebih banyak. Namun, anggaran ini masih lebih kecil bila dibandingkan dengan daerah lain. “Anggaran pembiayaan atlet di Bali untuk hotel, makan, dan lain-lain per tahun tidak lebih dari Rp 70 juta. Kalau di Jawa Barat, itu sampai Rp 225 juta per tahun,” jelasnya. Menurut Suwandi, sebanyak Rp 14 miliar dari anggaran yang diusulkan itu akan dipakai untuk bonus atlet. Nantinya, setiap atlet akan mendapatkan pesangon Rp 150 juta. Sementara jumlah atlet sebanyak 362 orang dari 44 cabang olahraga yang diikutsertakan dalam PON. Terkait pemberian bonus kepada atlet yang ikut PON, Bali dikatakan menduduki peringkat ke-27 dari 33 Provinsi di Indonesia. Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, mengaku akan berjuang agar anggaran KONI Bali bisa disetujui di APBD Perubahan tahun 2016. Bila atlet Bali meraih medali emas lebih dari 26 target medali emas di PON Jabar 2016, pihaknya bahkan berjanji untuk menambah bonus lagi kepada atlet dengan mengajukan anggaran di APBD induk 2017. “Dari peraihan 15 emas di PON Riau dan target yang terukur menjadi 26 emas, ini naik 11 medali kan bagus. Dana yang direncanakan Rp 17 miliar, di mana Rp 14 miliar untuk bonus. Kami akan perjuangkan itu,” ujarnya. Selain masalah bonus atlet, lanjut Parta, Pemprov Bali ke depan juga harus bisa menjawab masalah pembinaan atlet. (kmb32)

Amlapura (Bali Post) –

Pihak Asosiasi Pertiwi Agung (pengusaha galian C) di Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (1/9) kemarin, mengaku resah. Mereka tak dilibatkan saat sidang pengajuan Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) baru untuk tiga pemohon baru izin galian C di Kubu. Wakil Ketua Asosiasi Pertiwi Agung (APA), Gede Ariana, Kamis (1/9) kemarin menyampaikan, selama ini pihaknya dari asosiasi selalu dilibatkan dan dimintai pendapat jika ada pengajuan izin baru. Namun pada sidang IPR, 30 Agustus lalu, pihak asosiasi malah diabaikan. Karena tak dilibatkan, dia khawatir ada zona merah-- zona dilarang untuk lokasi galian C-malah diserobot atau diizinkan digali. ‘’Tiga pemohon izin galian C baru itu pengajukan peng-

galian di wilayah Banjar Bukit Desa Sukadana. Di sana ada wilayah zona merah,’’ katanya. Ariana menambahkan, salah satu pengusaha yang mengajukan izin baru itu, ternyata bersanding dengan usaha galiannya UD Catur Karya. Pihaknya sebagai penyanding juga saat sidang, tak diundang. Dia mengaku khawatir jalan yang digunakan pemohon izin baru itu akan menggunakan atau menyerobot jalan yang selama ini sudah dimohonkan melalui

UKL/UPL. ‘’Biasanya dulu, saat ada sidang terkait permohonan izin baru, sejak awal karena menyangkut IPR, selain lokasi jalan yang akan digunakan juga dicek kesiapannya, apakah sudah mendapatkan izin dari para penyanding dan pemilik lahan atau jalannya,’’ paparnya. Ariana mengaku curiga, ada apa di balik permohonan tiga izin baru itu, sampai terkesan sembunyi-sembunyi. Dia mengaku sempat menanyakan kepada pihak Kecamatan Kubu, selaku tim IPR

yang ikut sidang turun ke lokasi yang dimohonkan izin itu. Menurutnya, kalau ternyata pemohon baru itu lolos dan ternyata ada kejanggalan atau menyerobot zona merah galian atau menyerobot jalan orang lain, pihaknya dari asosiasi bakal beramai-ramai mendatangi Kantor Perizinan Karangasem. Dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Karangasem, Ir. Ketut Sumarta, mengatakan, terkait pihak APA tak diundang saat sidang IPR, bukan karena sengaja. Namun tim lupa, karena dalam sehari, kegiatan sidang terkait permohonan izin cukup banyak. ‘’Ini

staf kami lupa mengundang, bukan karena ada apa-apa. Dulu memang selalu dilibatkan, dan nanti hal ini akan diperbaiki,’’ katanya. Sumarta membenarkan ada tiga pemohon izin baru terkait galian C di Desa Sukadana, Kubu. Namun, dia mengaku tak tahu siapa dan dari mana asal investor yang baru mohon izin itu. Terkait permohonan izin baru, itu baru sebatas sidang IPR sesuai dengan Perda Karangasem. ‘’IPR itu baru awal. Nanti tentu, kalau IPR disetujui, pemohon mesti mengajukan, ada proses atau izin pelengkap lainnya,’’ tandasnya. (013)

Penyidik Dilatih Daktiloskopi

Bali Post/rah

SERTIJAB - Danrem 163/WSA Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa saat sertijab Dandim 1617/ Jembarana, Dandim 1626/Bangli, Kasi Ops dan Kasi Ter Korem, Kamis (1/9) kemarin.

Ancaman Teroris Tak Pernah Berakhir Denpasar (Bali Post) Ancaman teroris akan terus terjadi dan tidak akan pernah berakhir. Oleh karena itu, aparat keamanan dan masyarakat Bali harus selalu waspada dengan ancaman tersebut. Pasalnya, masih banyak orang memiliki paham radikalisme, orang-orang yang ajarannya tidak sesuai budaya dan peradaban Indonesia. Bahkan, ajaran paham-paham tersebut sudah menembus ruang-ruang keluarga melalui media sosial (medsos). Hal tersebut disampaikan Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa usai sertijab Dandim 1617/Jembrana dari Letkol Inf. Sansan Iskandar kepada Letkol Kav. Hendra Ferdinandus, Dandim 1626/Bangli dari Letkol Inf. Agus Wahyudi Irianto kepada Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung. Selain itu juga dilantik Letkol Benny Rahadiana sebagai Kasi Ops dan Mayor Inf. I Gusti Bagus Wisastra sebagai Kasi Ter Korem 163/WSA, Kamis (1/9) kemarin.

Menurut Danrem, sertijab merupakan kegiatan biasa yang dilaksanakan di lingkungan TNI AD dalam rangka penyegaran organisasi, pembinaan personel dan satuan. Dengan sertijab tersebut diharapkan mempersiapkan calon-calon pemimpin ke depan. “Serah terima jabatan atau sertijab ini bukan tiba-tiba jatuh dari langit, tapi mereka mendapatkan jabatan itu karena prestasi, dedikasi, dan kerja keras selama bertugas di lingkungan TNI AD. Jabatan ini amanah, di hadapan Tuhan mereka harus mempertanggungjawabkan apa yang bisa dilakukan atau tidak,” tegas Cantiasa. Di samping itu, lanjut Cantiasa, jabatan itu ujian. Di kala menjabat sebagai Dandim harus betul-betul melaksanakan tugas dengan baik. Kalau selama menjabat tercela atau melakukan pelanggaran, itu berarti gagal. Jabatan itu juga tantangan. “Kita berharap dengan sertijab ini organisasi di jajaran Kodim dan Korem terus bergerak maju dalam rangka meningkatkan dedikasi dan prestasi kerja

mereka,” ujarnya. Mantan Dansat 81/Gultor Kopassus ini mengungkapkan, para Dandim di jajaran Korem 163/WSA berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan tipelogi wilayahnya masing-masing. Misalnya di Jembrana merupakan titik atensi karena ada Pelabuhan Gilimanuk , banyak pelabuhan tradisional, mayoritas masyarakatnya begitu dinamis karena daerah perlintasan dari Jawa ke Bali. “Sehingga Dandim Jembrana harus punya inovasi di sana,” tegas perwira ramah ini. Sementara wilayah Bangli memiliki karakter masyarakat cukup kuat. Bagaimana Dandim Bangli walau bukan orang Bali asli, tapi harus mampu beradaptasi, bekerja dan memetakan zona-zona dianggap rawan. “Apa yang selama ini menjadi insiden, kejadian ataupun frekuensi pelanggaran di sana dan ancamannya. Harus terus diantisipasi dan membuat solusi dalam penanganannya,” ungkap Danrem yang puluhan tahun tugas di daerah konflik ini. (kmb36)

Amlapura (Bali Post) Belasan penyidik Polres Karangasem dan polsek mendapat kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya melakukan olah TKP. Tim dari Kasi Iden Polda Bali, Kompol I Dewa Nyoman Megawasa, secara khusus memberikan ilmu lebih mendalam soal daktiloskopi atau ilmu sidik jari, Kamis (1/9) kemarin. Pemahaman soal daktiloskopi ini nantinya sangat menentukan sukses tidaknya dalam penanganan kasus pidana di lapangan. Penyidik Polres Karangasem, maupun dari Reskrim masingmasing polsek se- Karangasem tampak antusias menerima pendalaman ilmu daktiloskopi ini. Megawasa menegaskan, penjelasan lebih detail terkait daktiloskopi ini, agar penyidik Polres dan Polsek se-Karangasem, bisa meningkatkan kemampuan dalam melakukan olah TKP, khususnya terkait sidik jari. Alat iden di Polres Karangasem dikatakan cukup lengkap. Dengan kemampuan yang memadai, maka petugas kepolisian bisa menuntaskan setiap tugasnya dengan baik di lapangan. Wakapolres Karangasem, A.A. Gde Mudita, menegaskan para penyidik di bawah jajaran Polres Karangasem, agar serius mengikuti arahan dan petunjuk dari tim Iden Polda Bali.

“Kemampuan penyidik yang baik akan sangat menentukan penanganan kasus di TKP menjadi lebih cepat atau sebaliknya,” katanya. Sejumlah kendala yang biasanya dihadapi penyidik adalah ketika TKP sudah tidak dalam keadaan utuh. Begitu juga peristiwa sudah terjadi lebih dari satu hari. Dalam situasi seperti itulah, dibutuhkan kemampuan khusus dalam melakukan olah TKP. Itu hanya bisa dilakukan oleh para penyidik yang sudah profesional. Pendalaman soal ilmu daktiloskopi ini mulai diberikan secara berkala. Dengan begitu, penyidik lebih mudah melakukan penyelidikan, karena sudah semakin paham anatomi sidik jari seseorang. Daktiloskopi memang terdengar asing. Namun, secara umum daktiloskopi dimaksudkan sebagai cara mengamati atau meneliti sidik jari, khususnya garis yang terdapat pada ruas ujung jari, baik tangan maupun kaki. Ini untuk keperluan pengenalan kembali atau proses identifikasi seseorang. Mengingat sidik jari ini sangat krusial dan melekat serta unik, maka kepolisian menjadikan daktiloskopi sebagai salah satu disiplin ilmu yang wajib dipelajari oleh penyelidik untuk mengidentifikasi korban dan untuk disimpan dalam database kepolisian. (kmb31)

Bali Post/kmb31

PENYIDIK - Kompol I Dewa Nyoman Megawasa saat berbicara di hadapan 18 penyidik di aula Polres Karangasem.

Dikuasai Perorangan

18 Sertifikat Tanah Kawasan Tahura Ngurah Rai Mangupura (Bali Post) Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) yang luasnya 1.373,50 ha, sebanyak 32.838 meter persegi di antaranya digunakan untuk kegiatan lain, sehingga terjadi alih fungsi lahan hutan. Terdapat 12 instansi/pengguna yang memakai lahan Tahura dengan status izin pinjam pakai yang telah habis masa berlakunya dan belum dilakukan pembaruan kerja sama. Yaitu, Kementerian PU untuk waduk estuary dam, PT ITDC untuk kegiatan pengolahan limbah, PT ITDC untuk dipakai jalan pintas utara, PT PLN PLJTB untuk SUTT 150 KV, PT Indonesia Power untuk perluasan gardu induk Pesanggaran tahap 1 dan 2, PLN XI untuk transmisi 70 KV (Jimbaran Bualu), Dinas PU Bali untuk Jalan Nusa Dua Bali, Gubernur Bali untuk Puslitbang Seni Keramik, Kementerian PU untuk TPA sampah, BMKG, Ke-

menterian PU-DJCK untuk IPAL, PT Pertamina untuk lintasan pipa Avtur. Kegiatan lain dalam kawasan tahura dengan status tanpa izin pinjam pakai/kerja sama juga digunakan Kementerian Kehutanan untuk kantor BPHM, PT BTID untuk jalan menuju Serangan, dan Dinas PU Kabupaten Badung untuk proyek pelebaran sungai Tukad Mati. Sedangkan kawasan Tahura Ngurah Rai juga ada yang telah disertifikatkan oleh perorangan jumlahnya 18. Prof. Irza Djalil, anggota IV BPK RI, mengatakan pertemuan pada Kamis (1/9) kemarin, merupakan finalisasi dari proses pemeriksaan Tahura Ngurah Rai yang dilakukan enam bulan yang lalu. “Pada 21 Maret lalu di Bali sudah dibahas juga. Bahkan pada waktu itu, Bapak Gubernur hadir, Wakil Wali Kota, dan Bupati Badung. Jadi, ini tindak lanjut rapat terse-

but,” imbuhnya. Lanjutnya, dalam konteks Tahura, BPK sangat berkepentingan untuk membuat persoalan ini menjadi jernih karena suatu wilayah harus memiliki hutan minimal 30 persen. Termasuk hutan di Bali juga harus dijaga agar tidak digunakan oleh pihakpihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak lagi digunakan sebagai hutan. Dalam pemeriksaan BPK, pihaknya menemukan ada beberapa instansi yang menggunakan lahan Tahura namun belum menyelesaikan urusan administrasi dan kelengkapannya. “Sebanyak 99 persen masalah ini sudah selesai, hanya tinggal diperpanjang kerja samanya itu, seperti PT Pertamina, PT ITDC, PU itu sudah hampir selesai,” ujarnya. Temuan BPK lainnya yaitu terkait dengan tanah Tahura yang dikuasai/digunakan/diman-

faatkan oleh pihak-pihak tertentu (perorangan) dan juga mempunyai sertifikat. “Lalu kenapa orang menempati tanah Tahura tapi ada sertifikat. Nah ini ada halhal yang sedang kami selesaikan antara BPN (Badan Pertanahan Nasional) dengan Kehutanan,” tandasnya. Pihaknya memberikan kesempatan BPN Bali dan Kehutanan agar cepat menyelesaikan masalah tersebut. “Saya berharap apa pun yang keluar seperti sertifikat tadi, tidak ada atas nama pribadi,” tegasnya. Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan San Afri Awang mengatakan, dalam konteks pertanahan di Bali yang terkait Tahura secara garis besar ada dua yaitu, sertifikasi yang ada dalam kawasan Tahura, pendudukan oleh masyarakat tertentu, dan dipakai oleh publik baik untuk kantor pemerintah

untuk kepentingan publik. “Nah yang untuk kepentingan publik tadi, 99 persen sudah berjalan karena konsepnya, kalau tidak izin pinjam pakai, ya izin kerja sama, 2 itu saja,” jelasnya. Terkait terbitnya sertifikat tanah yang dimiliki perorangan, Kakanwil BPN Bali, Dra. Fatimah Saleh, M.Si., mengajak melihat persoalan ke depan, tidak lagi melihat ke belakang. “Karena beberapa tahun di BPN, sudah lahir sertifikat ini, mungkin ke depannya akan memastikan objek tanah tersebut,” katanya. Setelah dilihat dan diamati, dalam kawasan Tahura yang disertifikatkan, juga memiliki bukti kepemilikan (pipil). “99 persen yang disertifikatkan di sini adalah bukti pipil. Jadi, inilah yang perlu diperbaiki dan diteliti objeknya, baru kita perbaiki administrasinya,” imbuhnya. (kmb42)


BANGLI

8

Jumat Kliwon, 2 September 2016

SOSOK Jangan Lupa Makna

PELAKSANAAN sejumlah prosesi berkaitan dengan hari raya Galungan belakangan ini kian bergeser. Meski demikian, masyarakat hindu diharapkan tidak melupakan makna yang terkandung di setiap prosesi tersebut. ‘’Kesibukan masyarakat semakin padat. Penampahan misalnya, Bali Post/sos boleh dilakukan pada saat penyajaan. Tapi itu untuk persiapan besoknya. Itu tidak salah. Yang paling penting adalah ingat maknanya. Jangan sampai lupa,’’ ujar Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli I Nyoman Sukra, Kamis (1/9) kemarin. Hari raya besar ini, kata dia bukanlah sekadar seremonial yang rutin berlangsung pada Buda Kliwon Dunggulan. Di balik itu juga sebagai media untuk introspeksi diri, menghilangkan sifat-sifat buruk dan memupuk sifat positif untuk bisa dijadikan bekal pada kehidupan selanjutnya. Hal inilah yang kerap digelorakan sebagai kemenangan dharma melawan adharma. Mantan Kadisdikpora Bangli ini juga menyebutkan, menyambut Galungan, terdapat tradisi mapatung yakni memotong babi yang melibatkan banyak orang. Belakangan itu sudah mulai bergeser. Masyarakat cenderung ingin praktis dengan membeli daging babi ke pasar. Sesungguhnya tradisi itu memiliki makna yang cukup kuat, salah satunya mempererat tali persaudaraan. ‘’Ini yang mulai bergeser. Hanya ingin praktis saja,’’ katanya. Memberikan pemahaman akan sebuah upacara tak hanya datang dari pemerintah saja. Namun juga dari tokoh dan pemuda. Peran serta generasi muda yang lebih memahami perkembangan teknologi juga sangat diharapkan. ‘’Anak-anak muda harus tahu apa esensi upacara itu,’’ tandasnya. (sos)

Masa Sidang III

Dewan Prioritaskan Ranperda Susunan Perangkat Daerah Bangli (Bali Post) Sebanyak sembilan rancangan peraturan daerah (Ranperda) bakal dibahas DPRD Bangli dalam masa sidang ketiga tahun ini. Dari sembilan ranperda, Ranperda tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah menjadi prioritas pembahasan. Ditemui usai menggelar rapat koordinasi dengan eksekutif, Kamis (1/9) siang kemarin, Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi Ketua Badan Musyawarah (Banmus) Ketut Mastrem serta Wakil Ketua DPRD Komang Carles menyebutkan, sembilan ranperda yang akan dibahas pihaknya dalam masa sidang III September-Desember yakni Ranperda tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Bangli No 17/2011 tentang Pajak Hiburan, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 19/2011 tentang Pajak Mineral bukan Logam dan Bebatuan, Ranperda Perubahan atas Perda No. 9/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Pencabutan Perda No. 10/2007 tentang Pedoman Pembentukkan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 23/2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Ranperda tentang Penyertaan Modal pada Perda BPR Bank Pasar, serta Ranperda tentang Urusan Pemerintahan dan Ranperda tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah. ‘’Ranperda tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah itu nanti akan jadi prioritas,’’ terangnya. Dijelaskannya, sesuai draf organisasi perangkat daerah (OPD) yang diajukan eksekutif, struktur OPD Kabupaten Bangli nantinya akan terdiri dari 4 kecamatan, 3 sekretariat, 3 badan dan 17 dinas. Dengan adanya perombakan tersebut, akan ada beberapa dinas yang bakal hilang. Beberapa dinas akan demerger, yakni Dinas Peternakan dan Perikanan serta Dinas Pendapatan. ‘’Dinas Pendapatan bergabung dengan Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah. Demikian juga Dinas Peternakan bergabung dengan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan,’’ jelasnya. Dengan adanya perombakan tersebut, dia menyebut akan ada 33 pejabat yang kehilangan posisi. Pejabat tersebut terdiri dari 4 posisi pejabat eselon IIIa, 10 pejabat eselon IVa dan 20 pejabat eselon IVb. Meski terjadi pengurangan pejabat eselon, namun akan ada penambahan satu posisi di eselon IIIb. Pihaknya berharap meski terjadi penciutan, tidak sampai mengakibatkan terjadinya penurunan kinerja pemerintahan. (kmb40)

GONG BESI - Nyoman Dana, perajin gong di Desa Pengotan, Bangli bersama gong besi buatannya.

Bali Post/ina

Harga Lebih Murah, Gong Besi Kian Diminati Bangli (Bali Post) Gong besi akhir-akhir ini banyak diminati konsumen. Harganya yang lebih murah dan bahannya yang cenderung lebih ringan dari pada gong kerawang, membuat gong besi lebih banyak dipilih untuk dipakai mengiringi kegiatan seni dan tradisi masyarakat. Hal itu diakui seorang perajin gong besi di Desa Pengotan, Bangli, Nyoman Dana. Ditemui

di bengkel kerajinannya, Kamis (1/9) kemarin Dana mengungkapkan bahwa permintaan gong besi akhir-akhir ini cukup tinggi. Untuk satu set (satu barung) gong besi beserta seperangkat gamelan lainnya seperti gangsa, kantil, reong, cengceng, kempli, kendang dan lainnya, harganya hanya Rp 63 juta. Sementara untuk satu barung gong kerawang harganya bisa mencapai Rp 150 juta, bahkan lebih dari

Rp 200 juta untuk yang pelawahnya diukir. Selain karena harganya yang murah, tingginya permintaan konsumen terhadap gong besi saat ini juga dikarenakan suaranya yang dihasilkan gong besi tak jauh berbeda dengan gong kerawang. ‘’Di samping itu banyak masyarakat lebih memilih gong besi karena bahannya jauh lebih ringan, sehingga cocok dipakai untuk sekaa baleganjur,’’

terangnya. Dana mengatakan, selama ini gong besi buatannya sudah banyak dipasarkan ke sejumlah daerah di Bali, seperti Blahbatuh, Gianyar bahkan Tihingan, Klungkung. Tak hanya itu, dirinya juga biasa mengirim pesanan gong besinya ke beberapa daerah di luar Bali bahkan hingga ke luar negeri. Untuk pesanan satu barung gamelan gong besi, dirinya

biasanya mengerjakan hingga 20 hari. Selama ini dia bekerja bersama 15 orang tenaga pekerja lainnya. Disinggung mengenai kendala bahan baku, dirinya mengaku tak terlalu ada kendala yang berarti. Besi untuk bahan baku pembuatan gong besi selama ini ia datangkan dari Jawa. ‘’Hanya kayunya yang agak sulit nyari, sehingga terpaksa saya stok,’’ ujarnya. (kmb40)

Bentuk Lembaga Kebersihan Kawasan Geopark

Bupati Diminta Libatkan BKSDA Bangli (Bali Post) -

Rencana Bupati Bangli untuk membentuk lembaga khusus yang menangani masalah sampah di Kawasan Geopark Batur direspons positif kalangan legislatif. Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengatakan, rencana harus dikaji secara matang dan dikoordinasikan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), selaku pengelola kawasan yang menjadi pendukung utama sektor pariwisata Kintamani tersebut. Dikatakan Kutha Parwata, Kamis (1/9) kemarin, pembentukan lembaga khusus itu memang menjadi salah satu cara untuk mewujudkan kawasan geopark lebih baik dari sebelumnya, terutama dalam hal kebersihan. Namun Pemkab perlu menyadari kawasan tersebut dikelola oleh BKSDA. Supaya ke depannya tak muncul persoalan, maka perlu ada kajian yang matang. ‘’Pemkab harus duduk bersama dengan BKSDA yang memiliki kewenangan menangani kawasan itu. Mekanismenya

bagaimana, itu perlu dibahas. Pengalaman selama ini, program sering gagal terealisasi gara-gara aset,’’ tegasnya. Disampaikan pula, tahun ini upaya pemkab untuk melakukan penataan sudah ada perkembangan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, diharapkan rencana yang digagas untuk ke depannya tak hanya berhenti pada tataran wacana. ‘’Yang paling penting itu tak hanya sekadar wacana. Tapi realisasikan,’’ kata Parwata. Politisi PDI-P ini juga men-

gungkapkan, dalam memaksimalkan pengelolaan kawasan geopark, pembentukkan badan pengelola secara khusus juga perlu dilakukan. Tugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata nantinya lebih fokus pada pengawasan. Tak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga perlu terus digenjot. ‘’Sebelum perbaikan infrastruktur, kualitas SDM harus ditingkatkan. Perlu juga bentuk lembaga pengelola. Ini perlu secepatnya,’’ ungkapnya. Selain kawasan geopark, wakil rakyat asal Desa Bam-

bang, Tembuku ini juga meminta perhatian pemkab pada desa wisata bisa ditingkatkan. Potensi desa wisata perlu dibangkitkan, salah satunya sektor pertanian yang bisa dijadikan sebagai agrowisata. ‘’Masih banyak potensi yang belum digarap pada desa wisata. Salah satunya pertanian. Itu kan sangat bagus untuk penunjang. Pemkab perlu memberikan masukan untuk itu,’’ tandasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Nyoman Basma mengungkapkan, selain membentuk lembaga kebersihan, pemkab juga perlu melakukan terobosan-terobosan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas pendukung kebersihan di sejumlah lokasi berupa tempat penampungan sampah. ‘’Dana Desa memang sudah

banyak dikucurkan. Itu bisa dialokasikan untuk lingkungan. Tapi bila diperlukan, pemkab juga bisa menambah fasilitas kebersihan di beberapa lokasi,’’ tegasnya, seraya mengatakan pihaknya akan mendukung dari sisi anggaran. Politisi Golkar ini menilai, langkah pemkab untuk menata kawasan geopark sudah cukup baik. Aktivitas galian C sudah berangsur-angsur ditertibkan oleh instansi terkait. Namun di balik itu, keberadaan geopark belum sepenuhnya mampu memberikan manfaat untuk masyarakat. Ke depan diharapkan ada langkah-langkah baru yang dilakukan pemkab. ‘’Kami yakin dengan kecerdasan yang dimiliki pak bupati, persoalan geopark itu bisa dituntaskan. Jangan anti kritik,’’ pungkasnya. (kmb45)

Toko Modern di Jalan Ngurah Rai Ditutup Satpol PP Bangli (Bali Post) Toko modern berjaringan di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli yang nekat beroperasi tanpa izin akhirnya ditutup satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangli. Penutupan ini berlangsung sampai izin yang diperlukan dikeluarkan oleh pemkab. Kasatpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma, Kamis (1/9) kemarin mengungkapkan, toko tersebut sempat beroperasi, Rabu (31/8). Akan tetapi, karena belum mengantongi izin malamnya diambil langkah pe-

nutupan. ‘’Kami sudah peringatkan untuk tidak beroperasi. Tapi malah dilanggar. Jadinya kami minta itu ditutup,’’ jelasnya. Toko tersebut diperkenankan beroperasi, apabila izin sudah dikantongi. Hal ini pun disepakati pemilik toko. Guna menghindari adanya operasi secara sembunyi-sembunyi, pihaknya menyatakan akan terus melakukan pengawasan. ‘’Itu terus kami awasi. Intinya sebelum izin ada, tidak bisa beroperasi. Kalau dilanggar, tentunya akan ada langkah lanjutan,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

PERIKSA - Satpol PP Bangli memeriksa kembali toko modern berjaringan di Jalan Brigjen Ngurah Rai.


GIANYAR

Jumat Kliwon, 2 September 2016

9

Penambangan Batu Padas Ilegal Masih Marak

SOSOK

Gianyar (Bali Post) -

Sudah puluhan tersangka penambang batu padas ilegal diringkus polisi. Namun hingga kini, aksi penambangan ilegal masih juga marak terjadi seperti di aliran Sungai Petanu serta beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Gianyar.

Bali Post/nik

Fokus Laksanakan Tugas

NAMA I.B. Gaga Adi Saputra yang kini menjabat Sekda Gianyar sempat santer beredar bakal bertarung di Pilkada Gianyar 2018. Bahkan slogan CGT (Cok Wah, Gus Gaga, Top) sudah pula bermunculan. Namun saat ditemui Kamis (1/9) kemarin, pria yang akrab disapa Gus Gaga ini menegaskan tidak akan maju memperebutkan kursi Bupati Gianyar pada perhelatan Pilkada 2018. ‘’Saya tidak akan maju mencalonkan diri pada Pemilukada Gianyar 2018,’’ tegasnya. Dijelaskannya, pernyataan ini disampaikan guna menanggapi isu yang berkembang selama ini bahwa dirinya akan mendampingi Cokorda Ngurah Suyadnya (Cok Wah) dari Puri Ubud di pilkada. ‘’Saya sama Cok Wah itu memang sahabat baik, tapi sampai sekarang kami belum ada pertemuan khusus membahas pilkada,’’ katanya. Meski belum ada pembahasan soal politik, namun diakui Gus Gaga bahwa isu tersebut telah memberi pengaruh signifikan tidak hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga terhadap jalannya roda pemerintahan di Pemkab Gianyar. Terlebih akibat isu ini ia juga kerap dibenturkan dengan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, yang sudah mendeklarasikan akan maju dalam Pilkada Gianyar. ‘’Jadi, saya mengajak semua untuk tidak ada lagi pengkotakkotakan. Saya minta semua satu komando untuk memajukan pemerintahan Kabupaten Gianyar,’’ ucapnya. Disinggung terkait dukungan masyarakat yang mengharapkan dirinya maju dalam paket CGT, Gus Gaga mengaku sangat berterima kasih terhadap apresiasi tersebut. Namun, ia memilih untuk fokus menjalankan birokrasi pemerintahan sebagai Sekda Gianyar. ‘’Mari kita fokus melaksanakan tugas sebagai sesana masing-masing dan memberi pelayanan prima kepada masyarakat,’’ ajaknya. (nik)

Budaya Literasi Perlu Dikembangkan

Gianyar (Bali Post) Minat baca di Kabupaten Gianyar dinilai memang masih rendah. Melihat kondisi ini, Pemkab menilai perlu terus ditumbuhkannya budaya literasi di kalangan generasi muda. ‘’Sekarang, budaya membaca kita berada pada titik terendah dari 52 negara yang ada di Asia yakni 0,001 persen. Artinya dari 1.000 anak Indonesia, hanya satu yang mau menghabiskan membaca satu buku dalam setahun,’’ ungkap Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Gianyar Hery Nurhancoko, Kamis (1/9) kemarin. Melihat kondisi ini, KPAD pun mengupayakan sejumlah terobosan salah satunya menumbuhkan budaya literasi. Menumbuhkembangkan budaya literasi seperti dengan menggelar lomba resensi buku tingkat SMA/SMK. ‘’Lomba resensi buku ini dimaksudkan untuk merangsang minat dan budaya membaca,’’ katanya. Dijelaskan, Perwakilan masing-masing sekolah diwajibkan membaca buku yang telah disediakan panitia dan merangkumnya. Ada lima judul buku yang disediakan. ‘’Melalui lomba ini peserta mau tidak mau wajib membaca buku untuk dituangkan dalam rangkuman,’’ katanya. (kmb35)

ILEGAL - Aksi penambangan ilegal masih marak terjadi di Gianyar. Pada Rabu (31/8), polisi menggerebek aktivitas penambangan ilegal di aliran Sungai Petanu.

Kasus Pembunuhan Dewa Gede Artawan

Tujuh Tersangka Ditahan di Rutan

Gianyar (Bali Post) Tujuh orang tersangka pada kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan dilimpahkan secara bersamaan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Kamis (1/9) kemarin. Proses ini pun mendapat pengawalan ketat aparat Polres Gianyar. Pengawalan ketat ini melibatkan puluhan anggota Unit Buser beserta Propam Polres Gianyar. Para tersangka dikawal dari Mapolres Gianyar mengendarai empat unit mobil menuju Kejari. Setiba di Kejari, para petugas kepolisian tetap melakukan pendampingan dengan menjaga setiap ruangan masing-masing tersangka yang menjadi tempat registrasi pelimpahan tahap II ini. Kasi Intel Kejari Gianyar Ketut Sudiarta mengatakan, pelimpahan tujuh orang tersangka ini memang menjadi permintaan Kejari Gianyar, dari jadwal sebelumnya hanya pelimpahan enam tersangka. Hal ini dilakukan lantaran berkas yang merangkum kasus ini sudah semuanya rampung. Berkas dimaksud yakni untuk otak pembunuhan dengan tersangka berinisial DS, berkas eksekutor dengan tersangka I Wayan Buda Artama dan I Gede Nyoman Sukartayasa alias Radit, hingga berkas orang-orang yang terlibat yakni tersangka I Made Edi Aryanta alias Edi, I Made Putra Mardana

alias Putra, I Wayan Agus Jepin alias Agus, dan I Nyoman Sudiasa alias Samson. Selain tersangka, dalam berkasberkas tersebut polisi juga menyerahkan 65 item barang bukti di antaranya dua pedang yang digunakan untuk mengeksekusi korban Dewa Gede Artawan. ‘’Setelah kami menerima ini dari penyidik, hari ini (kemarin -red), kami meneliti para tersangka dan barang bukti apakah sudah sinkron dengan adanya berkas,’’ jelasnya. Ketujuh tersangka tersebut akan menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas II B Gianyar. Dikatakan, terkait masa penahanan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas Rutan dan Polres Gianyar, untuk meningkatkan pengawasan. ‘’Kita tetap mengantisipasi yang tidak diinginkan. Jadi, pengawasan dan pengamanan untuk mereka akan ditingkatkan,’’ katanya. Sementara untuk proses persidangan nanti, pihaknya akan tetap mencantumkan pasal 340, 338, dan 170 KUHP. ‘’Pasal 340 itu untuk pembunuhan berencana. Sanksinya seumur hidup, hukuman mati, atau 20 tahun. Tapi tetap kita lihat bukti di persidangan dulu, apa bisa hakim menjatuhkan hukuman mati atau seumur hidup,’’ tandasnya. (kmb35)

Pemkab Berencana Bentuk UPTD Persampahan

Gianyar (Bali Post) Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dinilai strategis dalam upaya penanganan masalah persampahan. Pemkab Gianyar pun tahun ini tengah mematangkan rencana pembentukan UPTD terlebih setelah mendapat bantuan dari Satuan Kerja Prasarana Sanitasi Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Bali dalam penyusunan draf kelembagaan Sub-Bidang Persampahan dan Air Limbah. Diharapkan 2017 mendatang UPTD persampahan sudah bisa dibentuk. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Gianyar Wayan Kujus Pawitra di sela-sela Focus Group Discussion (FGD) II antara Satker PSPLP sejumlah instansi terkait di Pemkab Gianyar, Kamis (1/9) kemarin, mengungkapkan, masalah persampahan kian

Bali Post/nik

Penambangan batu padas ilegal di Kabupaten Gianyar, paling marak terlihat di aliran Sungai Petanu. Disepanjang aliran tersebut dominan sisi sungai sudah compang-camping. Tebing rusak akibat dipotong mesin penggali batu padas. Ironisnya, batu sisa pemotongan ini dibuang begitu saja di pinggir sungai sehingga kerap mengotori aliran sungai. Kondisi serupa juga ditemui di aliran Sungai Wos, Ubud serta di sejumlah aliran sungai lainnya di Gianyar. Kanit IV Satreskrim Polres Gianyar Ipda A.A. Gde Alit Sudarma tidak menampik kondisi ini. Diakuinya, di sejumlah aliran sungai memang masih ditemui aktivitas penggalian batu padas ilegal meskipun operasi penertiban sudah sering dilakukan. ‘’Aktivitasnya memang kucing-kucingan dengan kami. Biasanya setelah satu digerebek, mereka akan tiarap sesaat. Tapi setelah itu akan mulai beraksi lagi,’’ katanya, Kamis (1/9) kemarin. Seperti penambangan di sepanjang aliran Sungai Petanu, yang dikatakannya sempat berhenti. Sejak pertengahan Agustus, didapat informasi bahwa aktivitas penambangan ilegal kembali dilakukan. Akhirnya, polisi pun melakukan penggerebekan pada Rabu (31/8). Hasilnya, sejumlah buruh ditemukan sedang memotong batu padas. ‘’Lokasi penambangan ini milik Dewa Ketut Oka. Selanjutnya, pemilik tambang bersama buruh dan alat tambang digiring ke Mapolres Gianyar,’’ ucapnya. Polisi juga mendatangi Sungai Wos, Banjar Klingkung Desa Lod Tunduh, Ubud yang menurut informasi juga terjadi aksi penambangan ilegal. Saat dicek juga didapati sejumlah buruh sedang menambang batu padas. ‘’Lokasi kedua ini milik I Ketut Rai Winten. Selanjutnya, ia juga kami giring ke Mapolres untuk diperiksa,’’ tambahnya. Dikatakannya lebih lanjut, kedua pemilik tambang kini ditetapkan sebagai pelaku. Mereka dikenakan pasal 158 Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 10 miliar. (kmb35)

rumit seiring meningkatnya aktivitas perekonomian masyarakat. Saat ini, volume sampah di Kabupaten Gianyar per harinya mencapai 15 ribu meter kubik. Untuk itu, pihaknya menilai UPTD persampahan memang sudah sangat mendesak untuk dibentuk. ‘’UPTD akan jadi salah satu solusi penanganan sampah ke depan. Dengan UPTD, pengelolaan sampah bisa lebih terarah,’’ jelasnya. Menurutnya, koordinasi dan kajian terkait pentingnya keberadaan UPTD terus dilakukan. Hasilnya nanti akan menjadi rancangan awal pembentukan UPTD. Saat ini, pembahasan difokuskan pada kajian inisiasi dan telaah staf sehingga nantinya akan bisa disusun draf peraturan bupati (perbup) tentang kelembagaan UPTD persampahan. ‘’Hasil pembahasan akan diserahkan langsung ke Bupati sebagai pertimbangan untuk

diterapkan menjadi perbup,’’ katanya. Sementara itu, Ida Bagus Sudewa, selaku pihak pendamping dari Satker PSPLP Bali mengatakan, UPTD akan bekerja lintas sektor di bawah koordinasi DKP. Nantinya lembaga ini berperan sebagai operator infrastruktur bidang persampahan dan limbah. Infrastruktur terkait yang akan dibangun harus dikaji terlebih dahulu oleh UPTD agar manfaatnya bisa maksimal dirasakan masyarakat. Sejumlah tahapan masih harus dilalui sebelum UPTD dibentuk. Hasil pembahasan di FGD akan menjadi bahan pertimbangan untuk penyusunan rancangan perbup. Setelah itu tindak lanjutnya akan diserahkan ke kepala daerah. Sudewa menyebut, jika semua proses lancar, kemungkinan UPTD Persampahan sudah bisa dibentuk tahun depan. (kmb25)

Bali Post/nik

TERSANGKA - Tujuh tersangka kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan saat di Kejari Gianyar.


KLUNGKUNG

10

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Pendataan Lahan Eks Galian C

Anggota Dewan Minta Bupati Serius Semarapura (Bali Post) –

Penataan lahan eks galian C di Gunaksa, Dawan selalu menjadi barang dagangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada saat Pilkada Klungkung. Namun hingga berjalan puluhan tahun, rencana itu masih sebatas angan-angan alias belum terealisasi. Hal itu mendapat perhatian Ketua Komisi I DPRD Klungkung Komang Suantara. Ia minta Bupati serius meBali Post/dwa nyelesaikan penKomang Suantara dataan dan penataan eks galian C. ‘’Bila perlu sampai mempertaruhkan jabatan,’’ ujarnya, Kamis (1/9) kemarin. Tuntutan tersebut bukan tanpa alasan. Dua kali Komisi I DPRD mengagendakan rapat kerja terkait penataan eks galian C, namun dua kali pula eksekutif membatalkan rencana tersebut. Hal ini membuat anggota DPRD di Komisi I mempertanyakan keseriusan Pemkab Klungkung dalam hal ini Bupati Suwirta menyelesaikan masalah yang sudah mengendap puluhan tahun tersebut. Suantara mempertanyakan upaya inventarisasi yang dilaksanakan Pemkab Klungkung, karena belum menampakan hasil yang berarti. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 2015, hingga 1 April 2016 tersebut hanya mampu mendata sekitar 578 kepemilikan. Jumlah ini baru sepertiga dari seluruh pemilik lahan yang mencapai 1.500 orang. Menurutnya, DPRD akan mendukung penuh eksekutif bila menganggarkan untuk membantu penyertifikatan lahan eks galian C yang dimiliki warga. Bila menunggu adanya Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), hingga Bupati Suwirta selesai masa jabatannya juga tidak terealisasi. Sebab, Pemkab Klungkung sepakat memperpanjang inventarisasi pemilik lahan selama setahun mulai Oktober 2016, hingga Oktober 2017. Setelah melakukan inventarisasi, Pemkab Klungkung juga memerlukan waktu untuk memperivikasi hasil pendataan yang dilanjutkan dengan pengukuran. Belum lagi Pemkab Klungkung harus menunggu Prona untuk dapat melakukan penyertifikatan. Dengan banyaknya pekerjaan yang belum selesai, Suantara pesimis penyelesaian penataan lahan eks galian C dapat dituntaskan pada kepemimpinan Suwirta-Made Kasta. ‘’Untuk itu diperlukan komitmen Bupati Suwirta untuk bergerak cepat menyelesaikan penataan eks galian C,’’ katanya. (dwa)

Sertifikat Kertha Gosa Atas Nama Puri

Pelepasan Aset Harus Sesuai Prosedur Semarapura (Bali Post) – Kertha Gosa yang masuk dalam daftar aset Pemkab Klungkung akan diserahkan ke Puri Agung Klungkung lewat sertifikat atas nama puri. Wacana ini menuai kontroversi, mengingat anggota DPRD Klungkung mengaku tidak tahu terkait rencana tersebut. Bupati I Nyoman Suwirta diminta mengikuti prosedur yang ada, sehingga keputusan yang diambil tidak sampai menimbulkan konflik. Pengamat sosial asal Desa Selat, Putu Tika Winawan tidak ingin keputusan Bupati Suwirta menyerahkan Kertha Gosa ke Puri Agung Klungkung tidak mengikuti prosedur hukum yang ada karena sarat kepentingan. Untuk bisa melepas aset yang telah tercatat sebagai milik Pemkab Klungkung, eksekutif dalam hal ini bupati harus membahasnya bersama DPRD. ‘’Keputusan melepas aset tersebut juga harus dengan persetujuan DPRD,’’ tegasnya, Kamis (1/9)

Pedagang Kain Tertipu Cek Kosong Rp 90 Juta

Semarapura (Bali Post) –

Kasus cek kosong terjadi di Kabupaten Klungkung. Pedagang kain bernama Ahmad Cholid (50) asal Pancingan Kulon RT/RW 002/009, Pancang Kulon, Jepara ini mengaku terkena tipu cek kosong sekitar Rp 90 juta yang diberikan Ni Ketut SM (46), warga yang tinggal di Jalan Raya Besakih, Klungkung. Juragan kain itu akhirnya melapor ke Mapolres Klungkung, Kamis (1/9) kemarin. Menurut informasi yang didapat di lapangan, kasus cek kosong ini berawal ketika kor-

ban membawa kain ke rumah terlapor di Jalan Raya Besakih pada Maret lalu sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu SM membeli kain korban menggunakan cek sekitar Rp 90 juta. Korban tidak curiga kalau cek yang diberikan terlapor kosong, karena tidak langsung mencairkan cek tersebut. Cholid baru mengetahuinya setelah dua bulan kemudian. Ketika mau mencairkan di salah satu bank, ternyata cek yang diberikan terlapor kosong. Korban kemudian menghubungi terlapor untuk melakukan pembayaran se-

kemarin. Ia mengharapkan rencana pelepasan aset ini dipertimbangkan lebih dahulu, mengingat secara fisik Pemkab Klungkung sudah berinfestasi sangat besar untuk perbaikan Kertha Gosa. Permasalahan kepemilikan aset Kertha Gosa sudah terjadi pada masa kepemimpinan mantan Bupati Wayan Candra. Pada saat itu diputuskan kedua belah pihak tidak menguasai Kertha Gosa. “Tidak terlalu penting siapa yang menguasai, apakah

cara tunai, namun terlapor kembali meminta waktu untuk melakukan pembayaran. Setelah jatuh tempo, terlapor tetap tidak mau mengirimkan uang, sehingga dilaporkan ke Mapolres Klungkung. Kasat Reskrim Polres Klungkung membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya belum menjadikan laporan tersebut sebagai laporan kejadian (LK). “Kami di Polres baru menerima laporannya. Kami akan pelajari dulu sebelum dinaikkan menjadi laporan kejadian,’’ jelasnya. (kmb)

Bali Post/dwa

RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) Tim Penanganan Konflik Sosial di Ruang Nusa Penida Harapan Mapolres Klungkung, Kamis (1/9) kemarin.

Masih Ada Konflik Adat

Masyarakat Diimbau Tahan Diri Semarapura (Bali Post) –

Hari raya Galungan tinggal menghitung hari. Masyarakat diimbau menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan, sehingga perayaan Galungan berjalan baik. Masyarakat juga diminta menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak. Demikian rangkuman hasil rapat koordinasi (rakor) Tim Penanganan Konflik Sosial di ruang Nusa Penida Harapan Mapolres Klungkung, Kamis (1/9) kemarin. Rapat yang dipimpin Kapolres AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Wakil Bupati Made Kasta dan Kepala Badan Kesbangpolinmas Wayan Sumarta melibatkan komponen terkait lainnya. Pertemuam membahas upaya antisipasi dalam rangka menciptakan keamanan, ketertiban dan kenyamanan serangkaian perayaan Galungan dan Kuningan. Ini untuk menyikapi kemungkinan munculnya

Bali Post/dwa

Objek wisata Kertha Gosa

gesekan di beberapa wilayah yang saat ini masih menyisakan sengketa adat, salah satunya antara Banjar Manggis dan Desa Pakraman Pancingan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Sumarta melihat masalah Mangis-Pancingan masih ngambang, sehingga meminta masukan dari semua yang hadir dalam rakor. Kapolres mengatakan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Semua unsur mempunyai kontribusi untuk mencegah terjadinya konflik. “Saya punya prinsip mencegah yang bisa dicegah dan merespons apa yang tidak bisa dicegah,” kata Arendra. Wabup mengatakan hal serupa. Setiap masalah ada solusinya. Pejabat yang kenyang pengalaman mengurus masalah adat ini mengibaratkan orang sakit pasti ada obatnya. “Tergantung kita mendiagnosanya, karena di Bali ada dua masalah, adat

dan nonadat. Masalah adat penyelesaikannya diusahakan secara musyawarah mufakat,’’ ujar Kasta. Ketua Majelis Madia Desa Pakraman Klungkung Ketut Rupia Arsana mengaku sudah melakukan langkah-langkah, namun hasilnya nihil. Demikian pula majelis tertinggi desa pakraman, Majelis Utama Desa Pakraman Bali, tetapi tetap mentok. Oleh karena persoalan ini masih menyisakan masalah, Kapolres memprediksi segala kemungkinan bisa saja terjadi, sehingga dibutuhkan langkah-langkah antisipasi. Rakor akhirnya menyepakati Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan dalam perayaan Galungan dan Kuningan. ‘’Mari lakukan hal-hal positif karena keamanan merupakan proses yang harus diwujudkan semua elemen,” ucap Kapolres. (dwa)

pemda atau puri. Mari duduk bersama untuk kepentingan Klungkung,” tuturnya. Mantan Ketua DPC Hanura Klungkung yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bali itu menyampaikan, secara yuridis puri dan pemda tidak memiliki bukti yang sah atas Kertha Gosa. Terjadi kesalahan pada kepemimpinan Candra yang memasukkan Kertha Gosa sebagai aset. Pasalnya, Pemkab Klungkung

tidak memiliki bukti formal untuk membuktikan kepemilikan aset tersebut kepada pusat. “Permasalahan ini pun terus menjadi temuan BPK setiap tahun, sehingga berimbas pada penilaian tata kelola pemerintahan,” bebernya. Di tempat terpisah, Bupati Suwirta mengakui akan melakukan penyertifikatan tanah atas nama Puri Agung Klungkung. Keputusan ini diambil karena pada tahun sebelumnya upaya penyertifikatan Kertha Gosa atas nama Pemkab Klungkung terganjal persetujuan dari pihak puri. Keputusan penyertefikatan atas nama puri diambil setelah pihaknya mencari referensi di sejumlah daerah, salah satunya Taman Ujung (Karan-

gasem) dan Taman Ujung (Badung). “Sertifikat atas nama puri dan dari pihak puri akan memberikan kewenangan pengelolaan ke pemkab. Nanti akan kami buatkan badan pengelola,” tutur Suwirta. Pihaknya akan mengikuti segala prosedur untuk menyelesaikan rencana tersebut dengan menyampaikan ke DPRD Klungkung. Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Klungkung mengaku belum tahu masalah tersebut mengingat pihak eksekutif belum pernah menyampaikan terkait permasalahan pelepasan aset Kertha Gosa. “Saya baru tahu masalah ini. Seharusnya dibahas bersama dulu sebelum diputuskan,” ujar Anak Agung Sayang Suparta dari Komisi I. (dwa)


Jumat Kliwon, 2 September 2016

BULELENG

Panwaslih Periksa Oknum Perbekel Bontihing Singaraja (Bali Post) – Oknum Perbekel Desa Bontihing, Kubutambahan, Gede AD, memberikan keterangannya terkait kasus pengumpulan KTP dan KK untuk mendukung calon perseorangan kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Buleleng, Kamis (1/9) kemarin. Oknum perbekel itu mengaku tidak tahu siapa orang yang mengumpulkan KTP dan KK milik warga sebagai pendukung bakal calon perseorangan yang akan berlaga pada pilkada mendatang. Di sisi lain, dia menyayangkan sikap warganya yang melaporkan persoalan ini ke Panwaslih. Padahal dari pertemuan di kantor perbekel sudah diambil kesepakatan damai. Pantauan di Sekretasriat Panwaslih menyebutkan, oknum Perbekel Gede AD tiba di Sekretariat Panwaslih sekitar pukul 10.00 wita. Dia ditemani saudaranya, Gede Gunakaya, dan seorang warga. Setelah mengisi buku tamu, Gede AD menjalani pemeriksaan di hadapan Ketua Panwaslih Ketut Ariyani didampingi anggotanya, Putu Sugiardana. Sejumlah pertanyaan dilemparkan komisioner Panwaslih kepada oknum perbekel itu. Pertanyaan itu seputar pengumpulan KTP dan KK untuk mendukung bakal calon perseorangan. Pada intinya, oknum perbekel tidak mengetahui siapa sebenarnya pihak yang menyetorkan dokumen identitas warga untuk mendukung bakal calon perseorangan itu. Gede AD seusai menjalani pemeriksaan menerangkan, sebelum persoalan di desanya mencuat pihaknya tidak pernah tahu siapa tim sukses bakal calon perseorangan yang masuk ke desanya untuk mencari dukungan. Dia pun mengaku tidak kenal dan tidak pernah bertemu tokoh Dewa Nyoman Sukrawan atau Gede Dharma Wijaya. Sebelum KPU Kabupaten melakukan verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan di desanya. Dukung Arga Pynatih Dia sempat diminta saudaranya, Gunakaya, men-

cari 50 KTP warga. KTP ini bukan untuk mendukung bakal calon perseorantan, namun mendukung seorang tokoh Made Arga Pynatih yang digadang-gadang maju terjun di ajang Pilgub Bali mendatang. Atas permintaan saudaranya itu, dia kemudian meminta Kepala Urusan (Kaur) Bidang Kesra Luh Budiasmini mengumpulkan 50 KTP yang diambil dari berkas dokumen permohonan prona di desanya. KTP itu sekitar sebulan lalu diserahkan kepada Gunakaya dan setelah itu pihaknya tidak tahu apakah KTP itu diterima pihak yang memohon atau tidak. “Kalau 50 KTP saya minta kepada Kaur dan itu

diambil dari berkas dokumen prona. Kata saudara saya, itu untuk kepentingan Pilgub Bali. Setelah itu, saya tidak tahu apakah KTP itu diterima oleh yang memohon atau bagaimana,” katanya. Selain KTP, oknum perbekel mengakui mengumpulkan 38 lembar kartu keluarga (KK) milik warganya. Identitas itu dikumpulkan oleh salah satu klian dusun (kadus). Identitas ini pun bukan untuk kepentingan politik, tetapi untuk melengkapi dokumen permohonan hibah bantuan sosial (bansos) bidang peternakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Di sisi lain, Gede AD

menyayangkan sikap warga yang melaporkan dirinya dengan tuduhan tidak benar. Aksi warga yang melaporkan dirinya pun dituding sebagai upaya menjatuhkan dirinya dari jabatan perbekel. Apalagi, warga pelapor sendiri tidak masuk daftar pendukung bakal calon perseorangan. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani mengatakan, oknum perbekel dihadirkan untuk mengklarifikasi terkait laporan warga yang diterima Panwaslih. Klarifikasi ini menitikberatkan pada materi pengaduan warga yakni menyangkut tuduhan mengumpulkan KTP dan KK untuk mendukung bakal calon perseorangan. Pemeriksaan pihak terlapor ini merupakan yang terakhir setelah Panwaslih mengklarifikasi pihak pelapor dan saksi-saksi. Seluruh keterangan ini saat ini masih dikaji, hingga batas akhir Panwaslih akan mengambil keputusan atas laporan ini Sabtu (3/9) besok. (kmb38)

11

Satpol PP Tertibkan Pedagang Singaraja (Bali Post) – Jalur khusus sepeda motor di ruas Jalan Ahmad Yani Barat belakangan ini sepertinya tidak efektif. Buktinya, sepanjang jalur itu kini beralih fungsi menjadi lokasi parkir hingga tempat berjualan bagi pedagang bermobil. Gerah dengan pelanggaran itu, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Buleleng melancarkan operasi penertiban Kamis (1/9) kemarin. Dari pantauan di lapangan, personel Satpol PP menyusuri jalur sepeda motor pada ruas Jalan Ahmad Yani Barat. Dari patroli itu, petugas menemukan sejumlah pedagang bermobil atau pedagang menggunaan gerobak pada daerah yang dilarang. Tidak itu saja, di sepanjang jalur sepeda motor di sisi selatan dan utara jalan ini ditemukan kendaraan roda empat yang parkir sembarangan. Kebanyakan kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya itu berbatasan dengan pertokoan hingga pusat penjualan sepeda motor. Menemukan pelanggaran ini, petugas kemudian menghampiri pedagang atau pemilik kendaraan untuk diberikan pembinaan. Mengetahui petugas, pedagang atau pemilik kendaraan langsung kabur. Salah seorang pedagang bermobil yang sempat diinterogasi petugas berusaha melawan petugas. Pedagang yang diketahui dari Desa Anturan,

Bali Post/kmb38

PEDAGANG BERMOBIL - Petugas Satpol PP Pemkab Buleleng berusaha menghentikan pedagang bermobil yang kedapatan berjualan di jalur khusus sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Barat, Singaraja, Kamis (1/9) kemarin. Buleleng ini berkelit memarkir kendaraan bak terbuka yang penuh barang dagangan hanya sebentar sambil menjemput keluarganya. Ketika petugas berusaha meminta kartu identitasnya, pedagang yang biasa dipanggil Sri ini memilih kabur meninggalkan petugas. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Ida Bagus Suadnyana mengatakan selama ini pihaknya sering mendapat pengaduan warga yang melaporkan jalur khusus sepeda motor itu dijadikan lokasi parkir dan tempat pedagang bermobil berjualan. Menindaklanjuti pengaduan itu, pihaknya menugaskan anggotanya melancarkan patroli sambil

melakukan upaya pendekatan di lapangan. Langkah awal ini diambil dengan harapan pemilik toko atau pedagang tidak memanfaatkan jalur khusus sepeda motor karena mengganggu kelancaran lalu lintas jalan. Apalagi, ruas Jalan Ahmadyani Barat ini tergolong ramai pada situasi tertentu, sehingga jalur khusus sepeda motor ini jika tidak dihalangi oleh kendaraan yang parkir atau pedagang, tentu akan memudahkan pengendara roda dua melintas. Hanya, karena jalurnya sendiri yang seperti beralih fungsi, sehingga tidak salah jika pengendara roda dua tidak memanfaatkan jalur khusus yang disiapkan oleh pemerintah. (kmb38)

memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Jangan sampai korban pelecehan seksual bertambah. Apalagi disebabkan kurang kehatihatian orang tuanya terhadap anaknya. Bukan hanya soal pelecehan, tapi juga pemakaian narkoba yang

menghantui dunia pendidikan kita. Sejak dini kita bersama-sama mencegah di masyarakat,” paparnya Selasa (30/8). Ketua Yayasan Nurul Wathan, Idham Kholik, menyambut baik kerja sama aparat dan guru pengajar itu. (kmb34)

Cegah Kasus Pelecehan Anak

Bali Post/kmb38

PERBEKEL DIPERIKSA - Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng memeriksa oknum Perbekel Bontihing, Kubutambahan, Gede AD.

Singaraja (Bali Post) Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang mengintensifkan sosialisasi untuk memberi perlindungan anak di wilayahnya. Alasannya sudah sering terjadi kasus tersebut. Karena itu, selama beberapa pekan aparat melakukan komunikasi ke Sekolah Dasar dan Madrasah. Materi yang ditekankan pencegahan tindakan pelecehan anak di bawah umur. Salah satu yang dikunjungi MI Nurul Wathan di Banjar Dinas Celukan Bawang Desa Celukan Bawang, Gerokgak. Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang, AKP Ketut Adnyana TJ., S.Sos., S.H., mengatakan, pencegahan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur menjadi perhatian kepolisian. Maka penting dilakukan antisipasi dari sekolah kemudian orang tua di lingkungan masyarakat. “Kami

Bali Post/kmb34

PELECEHAN ANAK - Sosialisasi pencegahan narkoba dan tindak pelecehan anak di bawah umur dilakukan Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang, Selasa (30/8).

Muncul ’’Predator’’ Anak di Bawah Umur

Aparat kepolisian mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak gadis diharapkan memberi pengawasan ekstra kepada buah hatinya. Persoalannya, angka pemerkosaan anak dibawah umur di Bumi Den Bukit, semakin meningkat. Bahkan sudah muncul “predator’’ anak yang melakukan pemerkosaan anak secara keji, setelah terlebih dulu mengikat korbannya di batang pohon. Bagaimanakah peran dan kontribusi orang tua dalam kaitan mengantisipasi kasus seperti itu? KAPOLRES Buleleng AKBP Made Sukawijaya, M.Si. menyatakan keamanan milik bersama. Memang kepolisian ada di garda terdepan, tetapi orang tua dan lingkungannya wajib memberi atensi. Dengan cara itu, kasus-kasus akan bisa dieliminiasi, termasuk pemerkosaan terhadap anak. ‘’Kami harap, orang tua memberi atensi ekstra untuk mengawasi anak gadisnya. Jangan sampai menjadi korban. Kami berharap jangan ada korban perkosaan lainnya. Mari sama-sama ngeh pada mereka,’’ harap Kapolres Buleleng. Pihaknya sendiri, juga melakukan langkah-langkah antisipasi, dengan mempersiapkan anggotanya untuk care dan memberi atensi serius kasus itu. Kasus terbaru adalah bocah perempuan inisial PJA (13) di Desa Dencarik, Banjar, diperkosa tersangka Geroyoh. Ia bahkan digolongkan sebagai ‘predator’’ anak di bawah umur. Indikasinya, tersangka Geroyoh itu sebelumnya sudah tiga kali menyetubuhi korban. Pada kasus terakhir, ia dibekuk di rumahnya, Rabu (31/8) lalu,

tanpa perlawanan. Penangkapan Geroyoh menjadi deretan panjang kasus meningkatnya angka pemerkosaan di wilayah Buleleng. Kini, tersangka tinggal merenungi kesalahannya sendiri. Awalnya, dia sempat mengaku sekali saja memperkosa korban. Kemudian merevisinya jadi tiga kali menjamah tubuh korban PJA di lokasi berbeda. Aksi terakhirnya Selasa (23/8) pukul 13.00 wita. PJA, waktu itu usai mandi dan BAB di dekat sungai. Kondisi sepi itu membuat Geroyoh leluasa memperkosa di areal semak belukar. Aksinya tidak berhenti sampai di sana. Tersangka Geroyoh bahkan melakukan tindakan keji, mengikat tangan korban di pohon pisang dan menyetubuhi secara tidak manusiawi. Walau korban PJA menangis dalam kondisi terikat, tetapi tersangka tidak menghiraukan sama sekali. Ibarat tupai betapa lihainya pasti suatu saat akan terjatuh. Akhirnya, aksi keji tersangka itu kemudian dilaporkan korban kepada orangtuanya. Keluarga korban marah besar. Dengan tidak ada

Bali Post/kmb34

DIRINGKUS - Tersangka pemerkosa anak di bawah umur MSM (48) diringkus aparat Polres Buleleng, Kamis (1/9) kemarin.

jeda, langsung meneruskan melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Geroyoh yang merupakan petani itu ditangkap lalu dibawa menuju Mapolres. “Korban ditarik paksa, kemudian tangannya diikat erat. Kelakuan tersangka itu sangat keji. Jelas korban berontak tapi tidak berdaya. Waktu kejadian itu memang tidak ada orang melihat. Karena itu, tersangka leluasa memperkosa dan terhitung tiga kali menyetubuhi korban,” papar Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. yang didampingi Kasat Reskrim AKP Teuku Ricky Fadliansyah, Kamis (1/9) kemarin. Kapolres Sukawijaya menambahkan, tindakan pemerkosaan itu sama sekali tidak ada dilatarbelakangi suka sama suka. Peristiwa itu murni karena korban ketakutan setelah diancam tersangka. Korban terdesak dan tidak berdaya diperkosa sebanyak tiga kali di tempat dan waktu berbeda. “Kejadian bukan didasari tindakan suka sama suka. Tapi sebaliknya korban murni diancam tersangka. Kemungkinan ada korban lainnya. Kami masih menggali keterangan dari tersangka,” tambahnya. Polisi sudah melakukan visum terhadap korban PJA. Tersangka MSM terbukti memperkosa dan ia wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi nanti. “Hasil visum kepolisian menemukan ada robekan di alat kelamin korban. Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Kami minta masyarakat mengawasi anakanak dari predator anak itu,” katanya. Tersangka MSM berdalih melakukan pemerkosaan dipengaruhi pikiran gelap dan sedang kesurupan. Ulah Geroyoh itu membuat dia dijerat Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak jo pasal 287 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. “Saya seperti kesurupan gemetaran begitu. Saya hanya melakukan tiga kali, tidak lebih dari itu,” dalihnya. (dgk)


JEMBRANA

12

Jumat Kliwon, 2 September 2016

SOSOK Perlu Pemahaman Informasi Iklim

INFORMASI prakiraan cuaca dan musim dewasa ini sangat penting diketahui petani sebagai patokan bercocok tanam. Apalagi adanya perubahan iklim dunia, sistem perhitungan waktu bercocok tanam secara tradisonal sudah mengalami pergeseran. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga yang memberikan informasi prakiraan cuaca dan iklim kini juga gencar membagi informasi dan pengetahuan agar hasil tanam petani memuaskan. Deputi Klimatologi BMKG, R. Mulyono Prabowo, mengatakan ramalan musim penghujan menggunakan pendekatan secara tradisional. Misalnya, berpatokan dengan September hingga Desember, namun kini sudah jauh bergeser. Faktanya hampir setiap bulan turun hujan. Hal ini jelas mempengaruhi hasil bercocok tanam petani. “Dengan kondisi iklim yang tiap tahunnya mengalami perubahan dan pergeseran, informasi iklim yang disediakan oleh pemerintah itu perlu digunakan,” katanya. Pemahaman informasi iklim ini perlu juga diketahui oleh para petani ketika terjadi perubahan atau pergeseran iklim. BMKG secara rutin menganalisis dan menghasilkan informasi, salah satunya mengenai waktu tanam. Ketika musim tanam ketersediaan air mencukupi. Dengan lebih mencermati informasi iklim itu, akan berpengaruh pada peningkatan hasil panen. Dari hasil statistik BPS terhadap sawah yang mengikuti pola iklim dan cuaca terjadi peningkatan hasil produksi rata-rata 500 kg per hektar. Sejumlah provinsi juga sudah mulai berpatokan pada informasi iklim dari BMKG untuk menentukan masa bercocok tanam. Para petani juga mulai memahami pentingnya informasi prakiraan ini. (olo)

SIDAK - Beberapa petugas Disperindag Jembrana ketika melakukan sidak ke sejumlah warung dan toko.

Disperindag Sidak

Temukan Ratusan Makanan dan Minuman Kedaluwarsa

Negara (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jembrana, Kamis (1/9) kemarin melakukan sidak dengan menyasar warung, toko dan salon di wilayah Desa Pergung dan Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo. Hasilnya, ratusan makanan dan minuman kedaluwarsa ditemukan di sejumlah warung.

PENGARAHAN – Wabup Kembang Hartawan saat memberikan pengarahan kepada mahasiswa Akademi Komunitas Jembrana (AKJ).

Kuliah Singkat Wabup Kembang

Tak hanya itu, di salah satu salon di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo juga ditemukan kosmetik mengandung bahan berbahaya. Bahkan puluhan obat yang dilarang beredar oleh BBPOM hampir dijual di semua warung dan toko. Salah seorang pemilik toko, Ketut SR yang kedapatan menjual obat

berbahaya berdalih bahwa obat berbahaya itu diakui tidak dijual, melainkan digunakan sendiri. Yang mengejutkan, di salah satu warung di Desa Pergung ditemukan ratusan makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa. Makanan dan minuman ini sudah kedalu-

warsa hampir setahun. Atas temuan itu petugas kemudian memberikan surat teguran kepada pedagang agar tidak lagi menjual makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa. Sementara pihak Disperindag Jembrana akan menyampaikan temuan ini kepada BBPOM Denpasar

saki mengatakan kedatangannya ke Jembrana selain dalam rangka penelitian program doktornya, juga ingin berbagi pengalaman serta budaya asalnya. Dirinya juga mengajak mahasiswa yang mengikuti kuliah singkat, saat itu belajar bahasa Jepang dengan metode yang cukup sederhana. Bernyanyi dalam bahasa Jepang. Menurutnya mengenalkan bahasa asing itu mesti dilakukan dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui lagu. Karena lagu sifatnya universal, sehingga mudah diterima siapapun. Selain itu, dirinya juga memberikan kesempatan mahasiswa untuk berani bertanya apapun yang ingin diketahui, khususnya tentang budaya dan bahasa. Agus Wira Asrama, salah satu mahasiswa AKJ, mengaku senang mengikuti kuliah singkat kali ini. Menurutnya, materi yang disampaikan cukup menarik guna menambah wawasan mereka sebelum memasuki dunia kerja nantinya. Terlebih lagi dengan menghadirkan native speaker langsung, sehingga selain dikenalkan bahasa juga bisa mengenal budaya Jepang serta semangat kerja mereka. Selain bahasa Inggris, bahasa Jepang dan Jerman merupakan salah satu mata kuliah bahasa yang diajarkan di AKJ selama ini. (ad041)

untuk ditindaklanjuti. Kasi Perlindungan Konsumen Disperindag Jembrana, Putu Pramita mengakui banyak temuan makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi karena kedaluwarsa. Begitu juga temuan obat yang mengandung zat berbahaya. Selain menemukan ratusan makanan kedaluwarsa serta obat dan kosmetik berbahaya, dalam sidak ini petugas juga menemukan permen yang dibungkus menyerupai bentuk rokok.

Petugas pun meminta para pedagang untuk tidak menjual permen tersebut, lantaran dapat berpengaruh buruk terhadap anak-anak. “Kami berharap para pedagang menyadari bahwa hal ini sangat berbahaya. Sidak ini akan terus kami lakukan, namun waktunya tidak ditentukan. Jika nantinya ditemukan lagi ada yang menjual makanan dan minumjan kedaluwarsa serta obat berbahaya, maka kami akan melakukan tindakan tegas,” jelasnya. (kmb)

Mangkrak, TPI di Melaya Dijadikan Tempat Mabuk-mabukan

Tularkan Etos Kerja Jepang kepada Mahasiswa AKJ

BANGSA Jepang selama ini dikenal sebagai bangsa pekerja yang memiliki etos kerja dan produktivitas tinggi. Berbicara tentang kedisiplinan dan komitmen untuk melakukan yang terbaik, budaya kerja bangsa Jepang bisa dijadikan sebagai contoh. Berkat budaya kerjanya itu maka mereka bisa menjadi bangsa yang tingkat ekonominya sejajar dengan negara-negara maju lainnya. Semangat itulah yang ingin ditularkan Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan di hadapan puluhan mahasiswa Akademi Komunitas Jembrana (AKJ) jurusan F & B, Kamis (1/9) kemarin saat memberikan kuliah singkat bertempat di ruang perkuliahan kampus setempat. Acara ini cukup istimewa karena dihadiri Emi Kawasaki, dosen jurusan bahasa di Kinkii University Osaka Jepang. Turut hadir Kadis Dikporaparbud Jembrana Nengah Alit serta Kadis Kesosnakertrans I Wayan Gorim. Pada kesempatan itu, Kembang Hartawan ingin mahasiswa yang masih berusia cukup muda ini mampu mencontoh budaya positif bangsa Jepang tersebut dengan belajar yang tekun, berpikir kreatif produktif serta tak lupa mesti menguasai bahasa asing. “Beberapa waktu lalu saya pernah ke Jepang serangkaian pemantauan tenaga magang Jembrana di sana. Semangat kerja dan disiplinnya luar biasa. Bahkan di salah satu restoran yang biasanya di sini membutuhkan 6-10 pelayan, di sana cukup dua orang. Namun hasil kerjanya efektif. Mereka sigap, cepat, tidak berleha-leha dalam bekerja meskipun melayani tamu cukup banyak. Nah, semangat positif itulah yang mesti kita tiru, terlebih dalam dunia pariwisata dengan persaingan sangat tinggi,“ katanya. Wabup Kembang juga mengajak mahasiswa AKJ mau berubah dan mulai berorientasi pada negara-negara yang sudah lebih maju. Sebab, ternyata di luar sana ada sistem kerja yang efisien, namun tetap efektif.” Tidak ada sukses yang diraih tanpa disiplin diri dan semangat kerja yang tinggi. Tapi itu kembali ke diri kita masingmasing,” ungkapnya. Sementara itu, Emi Kawa-

Bali Post/kmb

Bali Post/olo

HALTE RUSAK - Halte di Jalan Sudirman, Jembrana kondisinya sudah rusak. Terlihat atap halte itu berlubang lantaran beberapa gentengnya jatuh.

Atap Halte di Jalan Sudirman Rusak

Negara (Bali Post) Sejumlah halte di Jembrana kini kondisinya sangat memprihatinkan. Selain karena sudah lapuk, atap halte juga banyak yang rusak. Salah satunya halte di Jalan Sudirman yang sering digunakan untuk mangkal bagi sopir kendaraan penumpang. Halte tersebut setiap harinya juga digunakan warga untuk menunggu angkutan umum. Karena atapnya rusak, maka sangat berbahaya bagi warga yang hendak menunggu angkot. Dari informasi yang dihimpun, Kamis (1/9) kemarin halte tersebut sempat diperbaiki. Akan tetapi, perbaikan itu hanya sebatas pengecatan. Sementara atapnya yang

hancur dibiarkan dan tidak diperbaiki. Sebagian genteng sudah jatuh dan atapnya terlihat berlubang. Ketika hujan turun, halte itu tidak lagi sebagai tempat berteduh lantaran bocor. “Takutnya atap halte ini roboh saat ada orang yang menunggu angkot,” kata I Ketut Sudarma (48), warga Baler Bale Agung yang saat itu sedang menunggu kendaraan umum di lokasi. Dibandingkan yang lain di dalam kota, halte di Jalan Sudirman ini yang paling ramai. Banyak warga yang tidak menyadari kalau bagian atapnya rusak. Selain itu, para siswa yang pulang sekolah juga banyak yang menunggu kendaraan di sana.

Tak hanya di halte di Jalan Sudirman, Jembrana, kondisi serupa juga dialami halte di Tegalasih. Halte yang lokasinya dekat SMA 1 Negara ini sering dimanfaatkan para siswa. Kendati halte ini kondisinya sedikit lebih baik, namun juga perlu perbaikan karena sudah cukup lama. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Bagus Putra Riyadi mengaku belum menerima adanya laporan terkait kondisi halte tersebut. Namun atap halte itu rusak diduga karena ditabrak kendaraan. Pihaknya akan melakukan pemeliharaan sejumlah halte. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Dusun Melaya Pantai, Desa Melaya kini mangkrak. Sejak selesai dibangun tahun 2008, bangunan ini belum pernah difungsikan. Sebab lokasi TPI ini dinilai tidak cocok, karena jumlah nelayannya sedikit. Lantaran tidak difungsikan, maka TPI itu sering disalahgunakan. Salah satunya digunakan sebagai tempat untuk mabuk-mabukan. Pantauan Bali Post, Kamis (1/9) kemarin, bangunan TPI ini memiliki dua ruangan. Kemudian di depan ruangan itu terdapat teras memanjang yang sebelumnya akan digunakan tempat pelelangan ikan. Meski bangunan itu belum pernah difungsikan, namun kondisinya sudah rusak. Pintu dan jendelanya sudah hancur.

Sedangkan dinding bangunan itu dipenuhi dengan coretan. Kemudian di kedua ruangan yang kosong itu berserakan puluhan bungkus obat batuk yang diduga digunakan oleh para pemabuk. Tak hanya itu, di sekeliling bangunan juga ditumbuhi semak belukar. “Sejak awal tidak pernah difungsikan, sebab dinilai tidak cocok. Jumlah nelayan di sini hanya sedikit,” kata salah satu warga sekitar, Murdiman. Menurutnya, TPI ini dibangun bersamaan dengan TPI yang ada di Desa Candikusuma. Kedua TPI ini dibangun tahun 2008 lalu. Namun TPI di Candikusuma sudah hancur karena abrasi. Sedangkan TPI ini masih utuh, namun mangkrak. Ia menyayangkan karena TPI ini sering digunakan untuk mabuk-mabukan. (kmb26)

Bali POst/olo

TPI – Bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Dusun Melaya Pantai, Desa Melaya, mangkrak. Terlihat jendela dan pintu bangunan ini hancur dan dindingnya dipenuhi coretan.


Jumat Kliwon, 2 September 2016

KARANGASEM

Polisi Gerebek Galian C Bodong di Badeg

Sekretariat Digusur

Resah, Veteran Mengadu ke Wabup

Amlapura (Bali Post) – Para veteran di Karangasem rupanya masih tetap harus berjuang. Kini, perjuangan Korps Purna Yudha itu bagaimana dapat meminjam sekretariat. Gara-gara resah karena ruangan sekretariat di Gedung Pemuda Karangasem digusur guna ditempati KNPI Karangasem, pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) itu beramai-ramai mengadu kepada Wakil Bupati (Wabup) Karangasem, Kamis (1/9) kemarin. Kedatangan pengurus LVRI dipimpin Ketuanya Made Oka. Mereka diterima langsung Wabup Wayan Artha Dipa. Sekretaris Dewan Pertimbangan LVRI Karangasem Ketut Suandi dan Sekretaris LVRI Wayan Wiratmaja mengatakan, pihaknya terkejut dengan surat Kadisdikpora Karangasem ditandatangani Sekretaris Gede Basma. Dalam surat tertanggal 2 Agustus 2016 perihal Pengaturan Pemakaian Ruangan Gedung Pemuda di selatan Taman Pahlawan Tanah Aron Kota Amlapura itu, mereka diminta pindah dari kedua ruangan yang selama ini digunakan LVRI per 3 Agustus. LVRI diminta menggunakan satu ruangan di sebelah Kwartir Cabang Pramuka, masih di gedung itu. Rencananya, kedua ruangan itu akan digunakan kegiatan kepemudaan (KNPI-red). Adanya surat itu tak pelak membuat pihak LVRI merasa resah. Menurut Made Oka, setahunya LVRI Karangasem sejak 2010 sudah diberikan menempati kedua ruangan itu, saat Ketua LVRI masih dijabat Ida Bagus Ngurah Rai. Menurut Suandi, kedua ruangan itu dimohon dipakai LVRI, karena KNPI tak ngantor. Perkembangan kini, pihaknya di LVRI merasa disuruh mengosongkan kedua ruangan itu secara halus. “Memang kami sudah seperti macan ompong, tak ada taringnya. Namun, kami juga tak mau bentrok dengan anak-anak muda yang sebenarnya juga anak-anak kami,” kata Suandi. Sebagai orangtua yang telah renta, dikirimi surat disuruh mengosongkan kedua ruangan yang selama ini dipakainya, tentu kesulitan. Mestinya, lebih awal dan disampaikan dengan kekeluargaan. “Kami diminta segera mengosongkan kedua ruangan yang selama ini dipakai oleh pengurus dan staf sekretariat. Kami seperti tak pernah ada apa-apanya,” tutur Wiratmaja. Kini, Pramuka dengan banyak perabotannya seperti tongkat dan tenda juga sudah masuk dengan alasan diperintahkan masuk memakai Gedung Pemuda dan pindah dari sekretariatnya semula di GOR Gunung Agung. Sebagian peralatannya masih di luar karena ruangan tak cukup. LVRI dengan tujuh pengurus dan staf, selama ini pas dengan dua ruangan itu. Jika dipindahkan ke satu ruangan, dengan sejumlah meja dan perabot Koperasi LVRI, tentu tidak mencukupi. Pengurus istri LVRI yang baru juga sudah dilantik dan mesti ada ruangannya. (013)

Bali Post/kmb31

PEMERIKSAAN - Petugas dari TPBB saat melakukan pemeriksaan terhadap produk makanan yang dijual di UD Mikro.

Jelang Galungan

TPBB Periksa Toko Modern Amlapura (Bali Post) Kesehatan produk makanan menjadi salah satu sorotan menjelang hari raya Galungan. Tim Pengawasan Barang Beredar (TPBB) Karangasem langsung memeriksa berbagai jenis makanan yang dijual di seluruh toko modern di Kota Amlapura, Rabu (31/8) lalu. Pemeriksaan ketat dilakukan pada sejumlah produk yang biasa dijual di toko modern, seperti roti dan produk makanan lain yang biasanya dihasilkan dari warga lokal untuk kebutuhan upacara umat Hindu. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada toko-toko modern di seputaran Kota Amlapura. Seperti dari jalur Subagan menuju Desa Jasri, toko modern di Jalan Sudirman, Untung Surapati, Ngurah Rai, hingga di sepanjang Jalan Gajah Mada, Amlapura. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karangasem I Gusti Ngurah Suarta yang menjadi bagian dari tim itu

Wisman Pendaki Gunung Agung Mengaku Diperas

Wabup Perintahkan Pelakunya Ditelusuri Amlapura (Bali Post) – Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa menugaskan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Karangasem menelusuri informasi adanya wisman pendaki Gunung Agung yang diduga diperas oknum pengantarnya. Jika informasi itu benar, pelakunya tak segan-segan akan dijatuhi hukuman setimpal. Orang nomor dua di Pemkab Karangsem ini mengatakan hal itu, Kamis (1/9) kemarin. Sebelumnya, seorang wisman Mikael More yang sempat mendaki ke Gunung Agung mengaku kecewa. Dia lantas menulis surat pembaca di Bali Post. Selama ini, More mengetahui orang Bali ramah, santun, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Namun yang dia alami ketika diantar mendaki Gunung Agung beberapa waktu lalu, dia diperlakukan WY dan Mr. Kt sungguh membuatnya kecewa. “Mereka mengancam dan memeras saya,” ujar More dalam suratnya. Selain berlaku seperti seorang polisi, pelaku juga berperilaku membahayakan nyawa More dengan mengajak dan mengarahkannya melewati rute yang sangat membahayakan keselamatan jiwanya. Kasus seperti itu jika tak ada penanganan akan merusak citra Bali secara keseluruhan. Pihaknya juga mengaku sudah menyampaikan laporan kepada kepolisian di Denpasar berikut salinan berkas surat

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 036323222 Polsek Kota 036321167 Polsek Manggis 036341768 Polsek Rendang 036323082 Polsek Selat 036324187 Polsek Abang 036323330 Polsek Kubu 036322988 Polsek Sidemen 036321709 Polsek Bebandem 036322110 Polsek Candidasa 036341677 Polsek KP3 Padangbai 036341388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 036321791 Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem 03632710050 PMI 0363 21789 PDAM0 36321363 PLN 036321711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135 Pemadam Kebakaran 036321113 URD RSUD 036321011

13

pembaca dan jika ada yang ingin mendapatkan keterangan lebih lanjut bisa menghubungi rekannya, Gung Bawa. Menyikapi kasus tersebut, Artha Dipa mengatakan, pembinaan terhadap pramuwisata di Besakih sebenarnya sudah dilakukan. Diakuinya, pramuwisata di sana termasuk pengantar wisatawan yang mendaki Gunung Agung juga banyak. Dia menduga, saking banyaknya dan kemungkinan ada yang baru masuk, belum semuanya mendapatkan pembinaan. Menurut Artha Dipa, pihaknya akan memerintahkan pihak terkait menelusuri informasi Mikael More. “Jika benarbenar ada perilaku merusak citra pariwisata, apalagi terkait kesucian Pura Besakih serta citra masyarakat Bali secara keseluruhan, kita tak segan akan menindaknya. Selama ini sudah ada penertiban dan pembinaan. Dulu, keluhan wisatawan sangat banyak dan belakangan sudah berkurang, tapi ternyata masih ada,” ujarnya. Artha Dipa menambahkan, kini dibentuk Badan Pengelola (BP) Besakih dan manajemen operasionalnya dalam proses. Sudah diseleksi tiga orang dan nantinya dipilih satu orang. “Pembentukan BP dengan saya sebagai Wakil Ketua, tujuannya mengelola objek daya tarik Besakih sehingga harapannya kesucian Pura Kahyangan Jagat itu tetap terjaga, pengunjung aman dan nyaman,” tegasnya. (013)

menegaskan, pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa makanan yang dijual layak konsumsi. ”Kami tentu tidak mau nanti ada makanan sudah kedaluwarsa, tapi masih dijual. Ini bisa membahayakan konsumen,” kata Suarta didampingi Kepala Bidang Perlindungan Tjok Surya Darma dan Kasi Pelaporan Konsumen Wayan Suwindia. Hasil pemeriksaan tim ini pada sejumlah produk, belum ditemukan adanya produk makanan membahayakan, khususnya yang kedaluwarsa. Namun, tim ini memperingatkan produk warga lokal untuk perlengkapan upacara agar memberikan informasi masa kedaluwarsa. Sehingga, masyarakat bisa berhati-hati membeli produk. “Banyak kami temukan dalam bungkusnya tidak berisi masa kedaluwarsa. Setiap produk mestinya diisi, apalagi itu makanan,” kata Tjok Surya Darma. Tidak hanya toko modern, pemeriksaan produk makanan tertentu juga dilakukan

terhadap pedagang di Pasar Amlapura Timur. Selain tim ini, tim serupa dari Provinsi Bali, khususnya dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan, juga dikatakan rutin terjun ke Karangasem. Sehingga, menjelang hari raya Galungan sudah makin jarang ditemukan produk berbahaya, karena produknya kedaluwarsa atau mengandung bahan-bahan pengawet yang tidak sehat. Salah satu pemilik toko, Gusti Ketut Suari, mengatakan, seluruh produknya dipastikan tidak ada yang berbahaya atau kedaluwarsa. Pemilik toko UD Mikro di Jalan Sudirman, Amlapura ini menegaskan, proses seleksi dilakukan cukup ketat, sebelum produk dijual kepada konsumen. Menjelang hari raya Galungan ini, permintaan makanan tertentu atau kunjungan konsumen ke tokonya masih relatif sepi. “Belum terjadi lonjakan kunjungan. Saat ini masih relatif sepi,” katanya. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Usaha galian C tanpa izin alias bodong, kini mulai menjadi bulan-bulanan aparat penegak hukum. Selain Satpol PP, pihak kepolisian juga tak kalah garang. Salah satu lokasi galian C bodong di Banjar Dinas Badeg Kelodan Desa Sebudi Kecamatan Selat digerebek petugas Sat. Rekrim Polres Karangasem. Hasilnya, polisi mengamankan pelaku Gusti Lanang Putu (47) dan barang bukti berupa satu ekskavator, nota, uang hasil penjualan, hingga truk angkut pasir. Dihubungi Kamis (1/9) kemarin, Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta mengatakan, kasus ini kini ditangani Reskrim Polres Karangasem. Setelah dilakukan pengembangan, kasusnya baru dilaporkan ke Posko Karangasem 31 Agustus lalu. Sebelum menggerebek lokasi ini, Unit IV Reskrim yang dipimpin langsung Iptu I Made Wirnawan terus melakukan lidik lokasi galian C bodong di Kecamatan Selat. Sebab, meski pemerintah daerah sudah memperingatkan agar galian C di Selat ditutup, rupanya masih saja ada yang membandel. Mereka masih nekat kucing-kucingan dengan petugas. Hasil lidik kurang dari sepekan, petugas memperoleh info galian C bodong masih marak di Selat. Salah satunya, diketahui masih terjadi Banjar Dinas Badeg Kelodan, Desa Sebudi. Setelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya informasi itu benar adanya. Mereka mengeruk permukaan pasir, meski tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP). Aktivitas usaha bodong ini berada di bawah naungan PT Bali Selaras Pasirindo. “Saat petugas kami menanyakan IUP-nya, pemiliknya tak bisa menunjukkannya. Kami langsung melakukan penyitaan barang bukti dan membawanya ke Polres Karan-

gasem guna menyelidikan lebih lanjut,” katanya. Barang bukti tersebut, antara lain satu alat berat ekskavator merek Hitachi, satu bendel nota Bali Selaras Pasirindo yang masih kosong, satu bendel nota serupa yang berisi nota penjualan pasir, dua nota penjualan masing-masing Rp 400 ribu, uang tunai hasil penjualan Rp 800 ribu, satu ayakan manual dan satu truk penuh muatan pasir DK 9535 SN. Penanganan kasus ini sedang dikembangkan. AKP I Komang Orta menegaskan, di wilayah Kecamatan Bebandem dan Selat disinyalir masih banyak usaha galian C bodong yang beroperasi diam-diam. Hal ini menyusul adanya laporan dari warga setempat yang makin resah dengan galian C ilegal tersebut. “Kami masih kembangkan kasus ini. Penyelidikan galian C ilegal akan terus dilakukan,” tegasnya. Sebelumnya, persis di sekitar lokasi ini, Tim Yustisi sempat turun melakukan sidak. Namun, di tengah pengembangan salah satu usaha bodong tersebut, Tim Yustisi sempat dikepung warga yang gerah dengan kebijakan pemerintah daerah ini. Sebab, kebijakan pemerintah daerah yang menutup galian C ilegal telah menghilangkan mata pencaharian mereka. (kmb31)

Pemkab Gelar Festival Taman Soekasada Ujung Ada Lomba Gebug Ende di Atas Kolam

Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem makin serius menggali potensi seni dan budayanya untuk pelestarian dan menunjang kunjungan pariwisata. Setelah sukses menggelar Festival Genjek Kolosal, Pemkab melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menampilkan Festival Taman Soekasada Ujung. Rencananya, festival yang dipusatkan di Taman Soekasada Ujung ini akan dibuka Jumat (2/9) sore ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem I Wayan Purna mengatakan, Festival Taman Soekasada Ujung akan digelar Jumat (2/9) hingga Jumat (9/9) mendatang. Ini menjadi tahun ketiga dari Festival Taman Soekasada Ujung di Karangasem. Pelaksanaan tahun ini dipastikan lebih menarik karena atraksi seni yang ditampilkan lebih banyak. Selain itu, tahun ini juga dilengkapi dengan beragam sajian kuliner khas Karangasem. “Saat pembukaan nanti juga ada penampilan dari Kabupaten Demak yang akan menampilkan Barong Kuda Kepang Glagah Wangi dan tari kreasi,” kata Purna, Kamis (1/9) kemarin. Hari kedua, baru akan ditampilkan seni Dolanan dari Sanggar Miniarthi’s. Dolanan akan dipentaskan sore hari sekitar pukul 17.00 wita. Sedangkan Minggu (4/9) mendatang, akan digelar yoga bersama sejak pagi. Kemudian pada sore hari sekitar pukul 18.00 wita, pementasan taritari kreasi dari Sanggar Seni

Surya Candra dan fashion show. “Tepat pada Penyajaan dan Penampahan Galungan, 5-6 September tidak ada kegiatan,” tegasnya. Selanjutnya, Rabu (7/9) sekitar pukul 17.00 wita, agenda seni budaya ini dilanjutkan dengan pementasan seni dari Sanggar Seni Tri Datu, berupa fragmentari Kupu-kupu Kuning. Fragmentari ini akan menceritakan sepenggal kisah Raja Karangasem ketika memperluas wilayah kerajaannya dalam peperangan hingga ke Lombok. Saat itu, pasukan Kerajaan Karangasem diikuti oleh pasukan Bala Samar yang dikenal dengan sebutan Kupu-kupu Kuning. Pasukan ini menjadi salah satu penentu kemenangan Kerajaan Karangasem saat menaklukkan Lombok. Tidak kalah seru, Kamis (8/9) mendatang, sejak pagi akan digelar lomba Gebug Ende dari atas rakit di tengah kolam. Lomba yang di atas kolam ini akan menjadi bagian yang paling spektakuler, kar-

ena untuk pertama kalinya digelar di atas kolam di sekitar Bale Kambang, Taman Soekasada Ujung. Agenda berikutnya dilanjutkan pada sore hari sekitar pukul 15.00 wita, berupa Joged Bumbung oleh Sekaa Joged Santi Suara dari Banjar Dauh Pangkung, Desa Seraya Barat. Pementasan seni tepat pada Manis Galungan ini akan ditutup dengan pementasan Genjek Bah Bangun lengkap dengan fragmentari. “Manis Galungan, sengaja agendanya dibuat lebih padat karena biasanya pada saat ini akan menjadi puncak kunjungan wisatawan dalam momen Galungan,” imbuh Kabid Seni Budaya Ni Made Suradnyani. Hari terakhir pelaksanaan Festival Taman Soekasada Ujung ini akan ditutup dengan pementasan dari Sekaa Cakepung Sanggar Cita Wistara Budakeling. Penampilannya akan mengangkat cerita Monyeh sekaligus penyerahan hadiah lomba-lom-

FESTIVAL - Panggung Festival Taman Soekasada Ujung telah disiapkan di tengah taman. Festival ini diharapkan bisa mendongkrak kunjungan pariwisata ke Karangasem. ba. Purna berharap Festival Taman Soekasada Ujung ini menjadi wahana untuk melestarikan potensi seni budaya, sekaligus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke

Karangasem. Sebab, agenda seni dan budaya seterusnya akan menjadi andalan Karangasem untuk mencapai target kunjungan wisatawan setiap tahunnya. (gik/500k)


TABANAN

14 Meterisasi LPJU, Pemkab Hemat Biaya Listrik Tabanan (Bali Post) – Pemakaian listrik untuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Tabanan mulai dimeterisasi. Meski belum mencapai semua titik lampu, langkah ini menunjukkan penghematan yang cukup berarti dalam hal pembayaran listrik. Semenjak dimetersisasi per Januari 2016 lalu, pembayaran listrik untuk LPJU mengalami penurunan dari Rp 1,7 miliar menjadi Rp 900 juta per bulan. Dengan penghematan itu, dana dari Pajak Penggunaan Tenaga Listrik (PPTL) sebesar delapan persen dengan nilai kurang lebih Rp 14 miliar setahun yang diberikan PLN kepada Pemkab Tabanan diperkirakan ada sisa dan bisa menjadi pemasukan dalam APBD. ‘’PPTL adalah presentase pembayaran listrik dari masyarakat yang diberikan oleh PLN kepada pemda untuk digunakan kembali bagi kepentingan masyarakat. Dulu PPTL tidak bisa menutupi pembayaran listrik LPJU, sehingga harus ditambah oleh pemkab,’’ ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tabanan I Gusti Ngurah Anom Anthara, beberapa hari lalu. Sebelum dilakukan meterisasi, pembayaran LPJU mencapai Rp 20,4 miliar setahun. Angka ini lebih besar dari PPTL yang diterima Pemkab Tabanan. Sementara dengan meterisasi, biaya untuk membayar LPJU Rp 10,6 miliar setahun. Dengan demikian, dana PPTL Rp 14 miliar ada sisa sekitar Rp 3 miliar yang bisa menjadi pemasukan daerah. Dari data PU Tabanan, saat ini ada sekitar 10.225 titik LPJU yang tersebar di 10 kecamatan. Sebanyak 246 titik telah dimeterisasi, sedangkan 683 titik belum. Program meterisasi berjalan sejak 2014, dan diprediksi tuntas tiga tahun ke depan. Tahun ini PU Tabanan mendapatkan 101 paket meterisasi yang bersumber dari APBD, dengan nilai sekitar Rp 3,3 miliar termasuk biaya perawatan LPJU. Ada pun kelebihan dari meterisasi adalah terjadinya efisiensi terhadap penggunaan listrik. Saat LPJU masih manual, masyarakat sering lupa memadamkan lampu sehingga menyala saat siang. Padahal lampu mati atau hidup tetap dihitung. ‘’Jika sudah dimeterisasi bisa dihitung secara otomatis,” katanya. Biaya pemasangan sebuah alat meterisasi mencapai Rp 50 juta. Satu alat meterisasi memiliki jaringan lampu penerangan jalan hingga 20 titik dan setiap titik dayanya 770 VA. Kerja sama Dinas PU dengan PLN Tabanan dapat menghemat Rp 35 juta, karena tidak dikenakan biaya pemasangan. (kmb24)

Banyak Utang, Petani Gantung Diri

Tabanan (Bali Post) Frustrasi karena banyak mempunyai utang, I Ketut Artana (44), warga Banjar Ampadan, Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (1/9) kemarin. Kasus ini sempat menggegerkan warga desa setempat karena korban dikenal sosok pendiam. Dari informasi pihak kepolisian, tubuh korban ditemukan tergantung di pohon nangka setinggi sekitar 190 cm di kebun milik I Made Suarni di sebelah utara rumah korban. Saksi Ni Ketut Rasnin (72) pertama kali melihat tubuh korban sekitar pukul 12.30 Wita. Sebelumnya korban sempat pamitan kepada istrinya, Ni Made Ariasih (35). Sekitar pukul 06.00 Wita, Artana kemudian pergi ke kebun. Beberapa jam berselang tetangga korban Ni Ketut Rasnin (72) pergi ke kebun untuk sembahyang. Sekitar pukul 11.30 Wita, saksi berniat mencari korban untuk minta daun enau. Akan tetapi Rasnin justru dikagetkan oleh tubuh korban yang sudah dalam posisi setengah berdiri bersandar di sebuah pohon. Ia mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Rasnin lalu pulang mencari istri korban. Istri korban bersama keluarganya segera tiba di kebun yang berjarak sekitar 800 meter dari rumah korban. Melihat tubuh korban dalam posisi menggantung di pohon nangka, pihak keluarga selanjutnya menghubungi Polsek Selemadeg Barat. Tidak berselang lama anggota Polsek Selbar turun ke TKP bersama tim medis Puskesmas Selemadeg Barat. Dari hasil visum luar oleh perawat Puskesmas Selemadeg Barat Putu Novia Putri Arsani, disimpulkan korban meninggal murni karena bunuh diri. Terdapat memar bekas jeratan tali berwarna merah pada leher korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Bayu Parwata membenarkan kasus bunuh diri tersebut. Menurut informasi yang didapatkan dari istri korban, Arnata nekat gantung diri karena depresi gara-gara mempunyai banyak utang. (kmb28)

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Tim Pansel Lakukan Penjaringan Direksi PDDS Tahap Kedua

Bupati Eka Ingin yang Miliki Visi-Misi Jelas

Ni Putu Eka Wiryastuti

PANITIA Seleksi (Pansel) Penjaringan Direksi dan Kepala Bagian Perusahaan Daerah Dharma Shantika (PDDS) melakukan penjaringan tahap dua. Pendaftaran bagi calon pelamar dijadwalkan, Senin (5/9) hingga Selasa (20/9) di Bagian Ekonomi dan Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menginginkan kandidat yang memiliki visi misi yang jelas dan mempunyai target yang pasti. ‘’Untuk menjadi direksi dan kepala bagian PDDS juga harus paham manajemen,’’ ujarnya,

Kamis (1/9) kemarin. Seleksi ini diharapkan bisa mendapatkan direksi dan kepala bagian yang diinginkan dan mampu mewujudkan program-program baik jangka pendek maupun menengah. Apalagi keberadaan PDDS ke depan sangat penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Tabanan yang kebanyakan petani. Salah satu tugas PDDS adalah bekerja sama dengan BUMDes menyalurkan produk pertanian Tabanan. Tugas ini penting terlebih dengan adanya kerja sama Tabanan

dengan Badung mengenai jual beli produk pertanian. Ada pun syarat menjadi calon direksi dan kepala bagian adalah berpendidikan serendah-rendahnya S-1. Calon direksi memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun, dan dua tahun untuk kepala bagian dalam mengelola perusahaan yang dibuktikan referensi dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik. Batas usia untuk calon direksi adalah 52 tahun dan 42 tahun untuk calon kepala bagian serta lulus fit dan profer test. Bagi yang berminat da-

pat mengajukan permohonan tertulis dalam map yang bertuliskan jabatan yang dimohon masing-masing dua rangkap ditujukan kepada Ketua Pansel PDDS Kabupaten Tabanan. Isi lampiran dalam map adalah foto kopi KTP, foto kopi ijazah, surat keterangan atau referensi dari perusahaan atau lembaga sebelumnya, curiculum vitae, coorporate plan bagi calon direksi, surat keterangan berkelakuan baik dan pas photo 4x6 dua lembar. Testing dilaksanakan, Jumat (23/9) hingga Sabtu (24/9) mendatang. (ad042)

WISATAWAN – Kunjungan wisatawan meningkat setelah Museum Subak di Sanggulan, Kediri, ditata berkat bantuan dari pusat.

Bali Post/kmb28

Tata Museum Subak

Disbudpar akan Garap Candi Bentar

Tabanan (Bali Post) -

Revitalisasi Museum Subak di Sanggulan, Kediri, dengan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus dilakukan. Setelah mendapat kucuran dana Rp 1 miliar pada 2012, disusul Rp 2 miliar dua tahun kemudian. Kini Museum Subak melalui Disbudpar Tabanan kembali mengajukan proposal ke pusat untuk kelanjutan pembenahan wajah atau penampilan.

“Proposal ke pusat masih dalam proses. Kadisbudpar sedang ke Jakarta bersama kabid pengembangan pariwisata. Mungkin sekalian membicarakan tentang museum subak,” papar Kepala UPTD Museum Subak Ida Ayu Ratna Pawitrani,

beberapa hari lalu. Anggaran yang diajukan ke Kemendikbud akan diarahkan untuk menggarap candi bentar di pintu masuk sampai depan museum. Candi bentar ditata karena kondisinya sudah rusak berat. Tampilan maksimal di

pintu masuk diharapkan dapat mengubah kesan jadul, kusam dan museum subak hanya sebagai lokasi atau tempat menyimpan barang-barang kuno. Dikatakannya, menjadikan museum subak di Sanggulan sebagai tempat yang asyik untuk belajar tentang sistem persubakan di Bali merupakan impiannya sejak lama. ‘’Dengan begitu, anak sekolah dan masyarakat umumnya bakal ada keinginan berkunjung ke museum subak,” katanya. Kegiatan revitalisasi museum sudah dimulai sejak 2012. Saat

itu untuk pertama kalinya museum subak mendapat dana Rp 1 miliar dari APBN. Dana ini digunakan untuk memperbaiki tampilan di ruang pameran yang sudah rusak berat. Selanjutnya tahun 2014, kembali museum subak mendapat bantuan anggaran pusat Rp 2 miliar yang dipakai memperbaiki museum outdoor seperti miniatur jaringan irigasi subak dari hulu ke hilir dan rumah tradisional petani Bali. Ratna menuturkan, pascapembenahan banyak wisawatan baik mancanegara maupun

domestik datang ke museum subak. Jumlah kunjungan wisawatan lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan, meski masih didominasi tamu domestik. Di museum subak terdapat 250 buah peralatan pertanian kuno, mulai dari cangkul hingga pengolah padi menjadi beras. Museum subak adalah satu-satunya di Bali. Kawasan ini dibuka 1981, dan mulai dikelola oleh Pemkab Tabanan sejak 1994. Luas museum 6,28 hektar dan sawah 1,3 hektar. (kmb28)

Warung Global

BBPOM Jangan Sidak Hanya Jelang Hari Raya

PRODUSEN pastinya tahu zat-zat yang dipakai untuk mencampur makanan atau minuman yang akan dijual ke konsumen. Kalau tahu jenisnya, pasti tahu kegunaan dan bahayanya jika dikonsumsi. Ini semata-mata dilakukan untuk meraup untung banyak dengan mengesampingkan pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh manusia. Mursi di Denpasar menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Ditemukan Zat Berbahaya pada Makanan’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Kamis (1/9) kemarin. Ugi di Tabanan dan Wayan Arta di Padangsambian juga berpendapat demikian. Zaman sekarang apa saja bisa dilakukan untuk meraih untung yang banyak. Untuk itu, BBPOM tidak hanya sidak menjelang hari raya, tetapi rutin sebab temuan seperti ini bukan kali pertama

terjadi. Tubuh manusia sudah terkontaminasi zat berbahaya, sehingga pantas banyak yang sakitsakitan. Ini diungkapkan Fera di Tabanan. Sebagai masyarakat sekaligus ibu rumah tangga, ia berpesan agar masyarakat lebih teliti berbelanja.

Arya di Denpasar mengkhawatirkan jajanan anak-anak di areal sekolah dengan tampilan warna mencolok dan pemanis buatan dalam jangka panjang merusak kesehatan tubuh dan organ lainnya. Ini karena moral manusia sekarang sudah tidak benar. Sama dengan pembunuh. Gusti di Renon dan Werdha di Gianyar menyampaikan hal ini bukan temuan pertama kali. Jangan sampai BBPOM hanya menjadi penemu, tanpa kewenangan untuk menindak. Banyak yang mempertanyakan setelah ditemukan apa tindak lanjutnya. Pernyataan itu dibenarkan Gede Biasa di Denpasar. Jika BBPOM belum mempunyai kewenangan untuk menindak, segera

buat aturan hukumannya. Kalau setelah ditemukan diberikan pembinaan, tidak akan menimbulkan efek jera. Akan terus berulang sampai episode berikutnya dengan judul yang sama. Ia minta jangan mengatakan temuan zat berbahaya pada makanan ini sebuah prestasi. Ini merupakan kelemahan bahwa selama ini tidak ada pengawasan, kurang pemahaman dan koordinasi. Produk makanan yang dijual ke pasar pastinya ada izin edarnya. Ini perlu penelusuran lebih lanjut. Menurut Becik di Tuban, masyarakat membutuhkan jaminan mutu. Yang berada di pasaran harus produk yang sudah siap dikonsumsi (aman). BBPOM hendaknya rutin terjun ke pasar dan sekolah, karena ser-

ing melihat jajanan anak-anak berwarna mencolok. Ini pastinya bukan pewarna alami. Hanya satu kunci persoalan ini, yaitu penegakan hukum. Demikian menurut Putu Artha di Padangsambian dan Pak Lingling di Tangeb. Bila hukuman seperti karet, pelakunya tidak akan jera. Kasus serupa dan korban akan bertambah banyak. Menemukan dan melaporkan percuma saja, karena yang berwenang tidak berani menindak. Celakanya lagi masyarakat diancam oleh pihak yang dilaporkan. Ayu di Petang pernah mengalami hal ini. Jadi, konsumen harus hati-hati dan teliti berbelanja. Ditambahkan oleh Winaja di Ubung, jika sanksinya tidak jelas, pelaku tidak akan kapok. (sikha)


15

Jumat Kliwon, 2 September 2016 Hasil Pertandingan Internasional Estonia Rep. Ceko Norwegia Denmark Albania Turki Jerman Rep. Irlandia

vs Malta vs Armenia vs Belarus vs Liechtenstein vs Maroko vs Rusia vs Finlandia vs Oman

1-1 3-0 0-1 5-0 0-0 0-0 2-0 4-0

Bali Post/ant

MEDALI - Pebulu tangkis ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Brazil 2016, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, menunjukkan medali kepada masyarakat yang menyambutnya saat diarak di Jalan Pantura Kudus, Jawa Tengah, Kamis (1/9) kemarin. Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir disambut suka-cita ribuan warga kota Kudus yang merupakan tempat asal klub kedua pebulu tangkis itu.

Christo Optimistis Melaju ke Putaran Final

Jakarta (Bali Post) Petenis unggulan Indonesia Christopher Rungkat optimistis melaju ke putaran final turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Futures 2016 setelah menyingkirkan Soichiro Moritani dari Jepang pada perempatfinal di Kuningan, Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Christo yang menempati unggulan keempat dalam turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu mengalahkan Moritani 6-1, 6-3 dalam pertandingan selama satu jam dua menit. Optimisme Christo melaju ke final muncul karena dalam laga semifinal yang akan berlangsung pada Jumat (2/9) ini, petenis peringkat 516 dunia itu akan menghadapi wakil lain Jepang, Masato Shiga. Shiga menang atas petenis unggulan pertama asal Selandia Baru Finn Tearney dalam laga perempatfinal setelah Finn mundur pada set ketiga. ‘’Saya tetap percaya dapat menang pada semifinal. Shiga tidak punya serangan yang mematikan. Pukulan dan servisnya ratarata saja. Hanya, pemain-pemain Jepang memang terkenal dengan keuletan dan tidak mudah melakukan kesalahan sendiri,’’ kata Christo. Christo punya catatan tiga kali pertemuan dengan Shiga yaitu di Hongkong dan Thailand pada 2014 dan di Taiwan pada 2015. ‘’Saya kalah di Hongkong dan Taiwan karena saya cedera,’’ ujar Christo yang menang atas Shiga pada pertemuan di Thailand. Pada pertandingan nomor ganda, Christo yang berpasangan dengan petenis muda Justin Barki sukses melaju ke semifinal setelah mengalahkan pasangan India Paramveer Singh Bajwa/Jayesh Pungliya dalam waktu 52 menit dengan skor telak 6-1, 6-3. Christo/Justin pada laga semifinal nomor ganda akan menghadapi sesama pasangan ganda Indonesia Armando Soemarno/Sunu Wahyu Trijati. Armando/Sunu melaju ke semifinal selepas menundukkan pasangan unggulan tiga yang merupakan duet petenis Taiwan Jui-Chen Hung dan petenis Tiongkok Aoran Wang 6-4. 6-4. Namun, langkah Christo melaju ke putaran semifinal nomor tunggal turnamen tingkat Pro Circuit Federasi Tenis Internasional (ITF) itu tidak diikuti petenis lain Indonesia David Agung Susanto. David terempas pada putaran perempatfinal setelah kalah dari petenis unggulan lima asal Tiongkok Chuhan Wang dalam tiga set 6-3, 6-7(9), 3-6. ‘’Saya sebenarnya punya peluang untuk memenangi pertandingan hanya saja saya kalah nasib,’’ kata David selepas bertanding selama dua jam 26 menit. (ant)

Perpisahan Schweinsteiger di Laga 121 Berlin Gelandang Bastian Schweinsteiger mencatatkan penampilannya yang ke-121 pada pertandingan perpisahannya untuk timnas Jerman, Kamis (1/9) kemarin. Jerman mencatat kemenangan 2-0 atas Finlandia pada pertandingan persahabatan yang dimainkan di Moenchengladbach. Gol pembukaan dari Max Meyer dan gol bunuh diri Paulus Arajuuri memberi kemenangan untuk tim juara dunia itu. Pada laga itu, pelatih Joachim Loew memberi kesempatan perdana kepada bek Hoffenheim Niklas Seuele, anggota pasukan Horst Hrubesch yang memenangi medali perak di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Gelandang Manchester United Schweinsteiger mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung internasional pada

29 Juli menyusul tersingkirnya Jerman pada semifinal Piala Eropa 2016. Mantan pemain Bayern Munich itu bermain selama 68 menit sebelum kemudian ditarik keluar lapangan untuk mendapatkan standing ovation. ‘’Begitu berarti bahwa Anda berada di sini pada hari ini. Merupakan suatu kehormatan untuk bermain bagi Anda,’’ kata Schweinteiger kepada para penggemar. ‘’Ini sangat berarti bagi saya

dan saya merasakan rasa bersyukur yang sangat dalam. Kita akan kembali berjumpa di masa yang akan datang dan sampai saat itu tiba, saya mendoakan yang terbaik untuk tim nasional.’’ Pemain 32 tahun itu merupakan bagian dari skuad yang memenangi Piala Dunia 2014 di Brazil. Schweinsteiger berada di peringkat keempat dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak untuk Jerman. (afp/ant)

Penyisihan Grup Liga Pelajar Dipusatkan di Jakarta Jakarta (Bali Post) Babak penyisihan grup Kejuaraan sepak bola usia muda yaitu Liga Pelajar U-16 yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dipusatkan di Jakarta, 3-9 September. Di babak selanjutnya pertandingan digelar di Jawa Timur, termasuk partai puncak. Ada 32 tim terbaik hasil seleksi dari masing-masing provinsi yang akan bersaing pada babak penyisihan. Hanya dua provinsi yang tidak bisa menggelar kejuaraan level daerah yaitu Papua Barat dan Sulawesi Tengah karena keterbatasan sumber daya manusia. ‘’Di Jakarta hanya babak penyisihan grup. Untuk babak perempatfinal, semifinal dan perebutan tempat ketiga dilakukan di Surabaya. Sedangkan final digelar di Sidoarjo bersamaan dengan puncak peringatan Haornas 2016 pada 9 September,’’

kata Ketua Pelaksana Nasional Liga Pelajar U-16 M. Kusnaeni di Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Untuk pertandingan babak 32 besar ini, pihak panitia menyiapkan empat stadion yaitu Stadion Soemantri Brodjonegoro, Stadion Tugu, Stadion Sunter serta Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH). Menurutnya, kejuaraan Liga Pelajar U-16 merupakan salah satu tangga pembinaan sepak bola Indonesia dalam rangka membantu Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menyiapkan pemain potensial. Pembinaan usai muda dinilai merupakan sistem yang tepat untuk membangun tim yang kuat. Pemain dari Aceh hingga Papua pada kejuaraan ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik karena selama ini kejuaraan belum sepenuhnya merata. (ant)

Pembagian grup GRUP A: Soe Generation (NTT), Bina Prestasi (Kepri), SSB Cordoba (Malut), PSN Nunukan (Kaltara) GRUP B: Sinar Abadi Kota Kendari (Sultra), Terang Bangsa (Jateng), Mitra Manakarra Mamuju (Sulbar), FKPPS Sumbawa Besar (NTB) GRUP C: Beruang Madu Sakti (Kaltim), Babel, Bulu China Deli Serdang (Sumut), Panther Manado (Sulut) GRUP D: SSB Bank Sulselbar (Sulsel), SSB Leparisa (Maluku), Diklat Persib (Jabar), Putra Perkanthi (Bali) GRUP E: SMAN 1 Kota Gorontalo (Gorontalo), MTsN Palangkaraya (Kalteng), CMN Kintap Tanah Laut (Kalsel) , PSP Padang (Sumbar) GRUP F: Persebaya (Jatim), SYSA Musi Banyuasin (Sumsel), SSB Wiyatama (Lampung), GKFA Sambas (Kalbar) GRUP G: Salfas Soccer (Banten), SMAN 2 Lhokseumawe (Aceh), SSB Tunas Muda (Bengkulu), Blue Eagle (DKI Jakarta) GRUP H: SSB Bungo Junior (Jambi), SSB Bina Bakat (Riau), Enaimo FC Paniai (Papua), AMS Seyegan (DIY).

Hadapi Persipura, BU Tragetkan Tiga Poin Kuta (Bali Post) Tim sepak bola Bali United (BU) siap menghadapi partai kandang saat menjamu tamunya Persipura Jayapura dalam ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Sabtu (3/9) besok sore. Target meraih tiga poin pun dicanangkan BU pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar nanti. Hasim Kipuw, salah satu pemain belakang Bali United, di Kuta, Kamis (1/9) kemarin, mengakui kesiapannya dalam menghadapi tim Mutiara Hitam itu, karena dirinya dan rekan-rekan

PENGHORMATAN - Gelandang timnas Jerman Bastian Schweinsteiger mendapat penghormatan khusus dari rekan-rekannya seusai pertandingan persahabatan melawan Finlandia di Moenchengladbach, Kamis (1/9) kemarin.

setimnya sudah melakukan sejumlah persiapan matang. ‘’Tidak ada alasan untuk tidak siap menghadapi pertandingan hari Sabtu nanti. Kami akan berusaha kerja keras untuk meraih tiga poin saat menjamu Persipura,’’ ujar Kipuw. Pihaknya optimistis, saat partai kandang nanti tim yang berjulukan ‘’Serdadu Tridatu’’ itu mampu menjaga kekuatan tim, khusunya di lini pertahanan. ‘’Saat ini saya merasa sudah semakin padu dengan pemain belakang Bali United lainnya,’’ kata Kipuw.(ant)

Massa Pensiun Akhir Musim Ini Monza Pembalap Brazil Felipe Massa, Kamis (1/9) kemarin mengumumkan akan mengundurkan diri dari Grand Prix Formula 1 pada akhir musim ini. Setelah 15 tahun malangmelintang di balapan ini, musim 2016 ini dianggap sebagai penampilan terakhirnya. Massa mengawa-

li karier di balapan jet darat ini pada 2002 bersama tim Sauber. Ia mencapai puncak prestasi saat pindah ke Ferrari pada 2006. Selama dua tahun ia menghasilkan 11 kemenangan untuk tim Kuda Jingkrak ini. Pembalap berusia 35 tahun itu nyaris menjadi juara pada 2008. Ia hanya kalah dengan selisih 1 poin dari Lewis Hamilton dalam drama menegangkan di balapan pamungkas di

kampung halamannya sendiri di Brazil. Massa kini di tahun ketiganya bersama Williams setelah bergabung dengan tim itu sejak 2014. Balapan pamungkasnya di seri Abu Dhabi menjadi penampilan ke-250 di ajang ini. (kmb39/afp) Pembalap Brazil Felipe Massa.

Balotelli dan Wilshere Dapatkan Klub Baru

Penyerang baru Nice Mario Balotelli.

London Hari terakhir transfer pemain diwarnai dengan perpindahan sejumlah bintang. Bek David Luiz kembali ke klub lamanya Chelsea, sedangkan Mario Balotelli dan Jack Wilshere mendapatkan klub baru, Kamis (1/9) kemarin. Chelsea kembali merekrut bek Brazil David Luiz dari Paris Saint Germain (PSG) dengan ikatan kontrak tiga tahun. Pemain 29 tahun itu meninggalkan Chelsea dua tahun silam dan kembali ke klub London Barat setelah bergelimang trofi di Prancis dengan biaya transfer yang disebut-sebut media Inggris bernilai sekitar 30 juta pound. ‘’Saya senang kembali ke Chelsea,’’ kata bek itu pada situs resmi klub (www. chelseafc.com). ‘’Kami memiliki kisah fantastis sepanjang saat pertama saya di klub ini dan saya ingin membantu tim dan (manajer) Antonio Conte mencapai banyak kesuksesan.’’ PSG dilaporkan membayar 50 juta

pound, rekor transfer dunia untuk pemain bertahan, ketika mendatangkan David Luiz dari Chelsea pada Juni 2014. Ia memenangi dua gelar Liga Prancis secara berturut-turut dan bermain lebih dari 50 kali untuk Brazil sejak debutnya pada 2010, meski ia tidak masuk dalam skuad untuk Copa America 2016. Sementara itu, Nice mendatangkan penyerang Mario Balotelli dari Liverpool dengan status free transfer. Pemain 26 tahun itu bergabung dengan Liverpool dari AC Milan pada 2014, namun ia tidak pernah mampu mengeluarkan potensi terbaiknya di Anfield. ‘’Kami berharap bahwa di Nice dengan suasana kekeluargaan, (Mario) akan menemukan kembali kesenangannya dalam bermain,’’ kata presiden Nice Jean-Pierre Rivere kepada situs resmi klub (www. ognice.com). Balotelli, salah satu sosok eksentrik di sepak bola modern, memenangi Liga Champions dan tiga gelar Liga Italia bersama Inter Milan dan menjuarai Liga Inggris dan Piala FA saat memperkuat Manchester City.

Gelandang Arsenal Jack Wilshere, yang dihantam serangkaian cedera, bergabung dengan Bournemouth sebagai pemain pinjaman selama semusim. Pernah di sebut-sebut sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di sepak bola Inggris, Wilshere (24), gagal menembus tim inti di Arsenal setelah dua musim di mana ia hanya memainkan 17 pertandingan. ‘’Jack adalah tambahan fantastis untuk klub,’’ kata ketua eksekutif Bournemouth Neill Blank kepada situs resmi klub (www.afcb.co.uk). Wilshere masuk timnas Inggris untuk Piala Eropa 2016 meski ia tidak pernah tampil sebagai pemain inti sampai pertandingan terakhir musim lalu. Namanya tidak lagi masuk daftar skuad timnas ketika pelatih baru Inggris Sam Allardyce mengumumkan skuadnya untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Slovakia. Manajer Crystal Palace Alan Pardew telah terlebih dahulu mengonfirmasi kepada Sky Sports bahwa ia tertarik mendatangkan Wilshere. Tottenham Hotspur menyelesaikan

perekrutan gelandang Newcastle United Moussa Sissoko dengan ikatan kontrak lima tahun. Pemain internasional Prancis itu sempat terlihat akan pindah ke Everton, namun kemudian memilih Spurs setelah klub London itu mengajukan tawaran untuk pemain 27 tahun tersebut jelang akhir penutupan transfer. Sissoko tiga musim membela Newcastle setelah didatangkan dari Toulouse pada 2013. Ia terdegradasi bersama klub timur laut Inggris itu pada musim lalu. Sebelumnya, Tottenham telah merekrut penyerang Olympique de Marseille Georges-Kevin Nkoudou dengan ikatan kontrak lima tahun, sedangkan Clinton N’Jie dipinjamkan ke klub Prancis itu selama semusim. Nkoudou (21), yang merupakan kapten timnas Prancis U-21, mencetak lima gol dari 28 pertandingan liga musim lalu ketika Marseille finis di peringkat ke-13. Pemain internasional Kamerun N’Jie (23), bergabung dengan Spurs dari Olympique Lyonnais pada Agustus tahun lalu, namun diganggu masalah cedera dan hanya delapan kali tampil di liga musim lalu. (kmb39/afp/ant)


OLAHRAGA

16

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Cabor Bola Tangan dan Woodball Mulai Pertandingan Ekshibisi Bandung (Bali Post) -

Bali Post/022

TEMU--Suasana pertemuan teknik Hydro Coco National Futsal Tournament (HCNFT) di kantor Enseval, Jalan Raya Lukluk 115 Sempidi, Badung, Kamis (1/9) kemarin.

18 Tim Marakkan ’’Hydro Coco National Futsal Tournament’’

TERCATAT 18 tim SLTA baik SMA dan SMK se-Kota Denpasar serta Badung dipastikan ikut menyemarakkan event bergengsi bertajuk ‘’Hydro Coco National Futsal Tournament’’ (HCNFT), di Futsal Mumbul mulai Sabtu (3/9) besok sampai Minggu (4/9) lusa. Regional Sales and Promotion Manager PT Kalbe Farma Tbk. Pujo Kurnianto usai pertemuan teknik (technical meeting) di kantor Enseval, Jalan Raya Lukluk 115, Sempidi, Badung, Kamis (1/9) kemarin menjelaskan, dalam event HCNFT, Denpasar merupakan kota yang masuk silver qualification. Oleh karena itu, bagi tim juara HCNFT ini berhak melaju ke Surabaya, yang masuk kategori gold qualification. ‘’Tercatat 8 kota gold qualification yakni Surabaya, Jakarta, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Banjarmasin,’’ terang Pujo. Dikemukakan, di Surabaya duta Denpasar bakal berlaga bersama wakil Surabaya, Jember, Malang, serta Mataram. ‘’Bagi tim juara akan berlaga ke Bandung pada Oktober nanti,’’ tambah Pujo. Di Kota Kembang ini, seluruh tim dari utusan kota gold qualification berkompetisi, dan bagi tim juara, bakal mewakili Indonesia, guna bersaing dengan tiga tim futsal senior high school (SMA) di Negeri Gajah Putih, Thailand. ‘’Thailand selama ini kami kenal sebagai kiblatnya futsal. Bahkan, Thailand menggulirkan tiga turnamen bergengsi tingkat SLTA. Untuk itu, tiga tim jawara pada tiga turnamen tersebut, bakal bersaing dengan wakil Indonesia,’’ ujar Pujo. Turnamen futsal ini telah diselenggarakan untuk keempat kalinya dan melibatkan 712 sekolah SMU dari 27 kota dan mengikutsertakan 95 ribu pemain dan suporter. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni 480 sekolah dari 23 kota. Turnamen ini akan dilaksanakan mulai Juni lalu hingga grandfinal pada Oktober 2016. Event yang berhadiah total Rp 260 juta ini, tim juaranya akan diikutkan dalam turnamen futsal tingkat sekolah menengah di Thailand. Bagi pemain yang berprestasi juga tersedia 20 beasiswa dari Universitas Trisakti, Kalbis Institute dan Bina Sarana Informatika (BSI). (022/k100)

Dua cabang olahraga (cabor) ekshibisi PON XIX/2016 Jabar, bola tangan dan woodball, akan memulai pertandingannya di Kota Bandung, Jumat (2/9) ini. ‘’Cabang olahraga bola tangan dan woodball mulai dipertandingkan Jumat besok (hari ini). Keduanya cabang olahraga ekshibisi,’’ kata Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar Yudha M Saputra, di Bandung, Kamis (1/9) kemarin. Cabang olahraga bola tangan akan digelar di Lapangan Sintetis Progresif di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung. Pertandingan cabang olahraga itu akan digulirkan 2-7 September 2016. Sementara itu cabang

olahraga ekshibisi woodball akan dipertandingkan di Lapangan Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikav) Padalarang. Cabang woodball merupakan olahraga baru. Permainannya mirip golf namun menggunakan bola dari kayu dengan diameter sekitar 10 sentimeter dengan tongkat pemukul juga dari kayu yang dilapisi karet. ‘’Keduanya cabang ekshibisi, penyelenggaraannya langsung ditangani oleh KONI Pusat dan pengurus besar cabang itu masingmasing,’’ kata Yudha M

Saputra. Selain woodball dan bola tangan, delapan cabang olahraga ekshibisi PON XIX/2016 lainnya adalah korfball, gateball, muaythai, 3x3 basketball, arung jeram, pentaque, kriket dan barongsai. Cabang ekshibisi itu, kata Yudha, digelar dalam rangka pembinaan cabang olahraga itu. Namun demikian medali yang diraih pada cabang itu tidak masuk ke dalam daftar klasemen perolehan medali emas PON XIX/2016 Jabar. (ant)

Bali Post/ant

LATIHAN - Atlet panahan Provinsi Bali Kadek Dian Vanagosi (kiri) dan Kadek Arry Anderzen mengikuti sesi latihan di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (1/9) kemarin. Tim panahan Bali akan mengirim 11 atlet dan menargetkan dapat meraih dua medali emas pada PON XIX/2016 di Jawa Barat.

400 Karateka Inkanas Ikuti Kapolda Cup

Bali Post/ant

RUSUNAWA - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (tengah) meninjau Wisma Atlet untuk Asian Games 2018 yang telah selesai dibangun di kawasan Jakabaring Sport City Palembang, Kamis (1/9).

Denpasar (Bali Post) Sekitar 400 karateka se-Bali dari perguruan Institut Karate-do Nasional (Inkanas) bakal mengikuti kejuaraan Kapolda Cup III/2016 di GOR Ngurah Rai mulai Jumat (2/9) ini sampai dengan Sabtu (3/9) besok. Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Pengprov Inkanas Bali yakni Bali Santono, di Denpasar, Kamis (1/9) kemarin, mengatakan para peserta dibagi dalam kategori pra pemula, pemula, kadet, junior, U-21, dan senior. ‘’Kami mempertandingkan kumite dan kata perorangan serta beregu pada tiap kategori,’’ ujar Bali Santono. Dikemukakan, tujuan kejuaraan Kapolda Cup ini, untuk menjaring karateka yang disiapkan pada Kejurnas Inkanas, di Semarang, Jateng, 2017 mendatang. ‘’Para juara 1 sampai dengan 3 di kelasnya, akan kami proyeksikan terjun ke kejurnas, dengan mengikuti pemusatan latihan (TC),’’ jelas Bali Santono.

Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan memutuskan cabang-cabang olahraga yang akan diikuti Indonesia dalam SEA Games 2017 di Malaysia, setelah perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat pada 17-29 September. ‘’Kami akan meninjau nanti mana cabang-cabang olahraga yang masuk Olimpiade. Cabang-cabang olahraga itulah yang akan kami kirim. Kami sampaikan sekarang agar kita tidak lagi menempatkan SEA Games sebagai alat ukur prestasi di kawasan ASEAN,’’ kata Menpora Imam Nahrawi selepas Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi X DPR-RI di Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Menpora, dalam rapat itu, menyebut SEA Games di Malaysia tidak menjadi prioritas utama prestasi olahraga nasional pada 2017, tetapi sebagai penjenjangan kompetisi menuju Olimpiade Tokyo 2020. ‘’Kami akan fokus penjenjangan kompetisi, anggaran, dan regulasi yang beroreintasi Olimpiade,’’ kata Menpora yang menyebut akan melakukan sosialisasi kepada pengurus cabang-cabang olahraga non-Olimpiade. Cabang-cabang olahraga non-Olimpiade, lanjut Menpora, masih dapat berkompetisi dalam kejuraankejuaraan tunggal, selain kejuaraan tingkat pelajar dan mahasiswa. ‘’Kita tidak lagi menargetkan medali dalam SEA Games. Kompetisi SEA Games akan menjadi uji coba bagi Indonesia menuju Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020,’’ ujar Menpora. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Gatot S. Dewa Broto mengatakan pembatasan cabang-cabang olahraga yang akan mengikuti SEA Games 2017 berawal dari kegagalan Komite Olimpiade Indonesia untuk memperjuangkan 13 cabang olahraga andalan Merah-Putih. ‘’Komposisi cabang-cabang olahraga yang dikirim Indonesia dalam SEA Games 2015 di Singapura terlalu gemuk. Tidak semua cabang olahraga itu mampu menyumbang medali emas. Kemenpora dan Satlak Prima sepakat akan mengirim kontingen dengan postur yang lebih ramping dan berorientasi medali emas,’’ tutur Gatot. Kemenpora dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), menurut Gatot, akan menentukan peringkat prestasi cabang-cabang olahraga merujuk pada sistem kualifikasi menuju Olimpiade ataupun Asian Games. ‘’Penentuan cabang-cabang olahraga yang akan ikut SEA Games 2017 setelah PON 2016. Tetapi, kami mulai membahas itu bersama Satlak Prima serta menyampaikan hasil pembahasan kepada KONI karena cabang-cabang olahraga itu menginduk ke KONI,’’ ucap Gatot. Rapat Dengar Pendapat Komisi X dengan Kemenpora antara lain membahas Pagu Anggaran Kemenpora dalam RAPBN 2017 lebih dari Rp 2,750 triliun. Pagu itu diklasifikasikan berdasarkan tiga fungsi yaitu fungsi pelayanan umum sebesar Rp 292,900 miliar, fungsi pendidikan sebesar Rp 1.095,700 miliar, dan fungsi pariwisata sebesar Rp 1.361,527 miliar. (ant)

Kadin-Bali Post Golf Tournament 2016

Bali Post/022

PENATARAN -- Para wasit dan juri mengikuti penataran sebelum diterjunkan guna memimpin kejuaraan karate Kapolda Cup, di GOR Ngurah Rai mulai Jumat (2/9) ini. Menurutnya, pihaknya optimis hasil kejurnas bakal menunjukkan grafik peningkatan prestasi dibandingkan kejurnas sebelumnya. ‘’TC dan persiapan yang matang, diharapkan mampu meningkatkan prestasi karateka Inkanas Bali di kejurnas,’’ ucapnya.

Sebelum Kejuaraan Kapolda Cup, dilakukan penataran wasit dan juri. Mereka diterjunkan guna memimpin event yang diikuti karateka dari Pengkab Inkanas dan dojo se-Bali ini. ‘’Kami juga melibatkan wasit juri dari FORKI Bali,’’ tuturnya. (022)

Dewa Made Krisna ’’Dodek’’

Pengalaman Pertama Tampil di Linus BISA bermain dengan tim lokal yang sudah memiliki nama besar di level daerah maupun nasional sekelas klub Putra Tresna Denpasar merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi setiap pemain. Apalagi, setelah bergabung langsung bisa berlaga dalam turnamen Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali 2016, jelas menjadi suatu pengalaman yang sangat luar biasa. Mungkin hal itu yang dirasakan Dewa Made Krisna alias Dodek. Dodek menyatakan kegembiraannya bisa bergabung dengan klub Putra Tresna Denpasar. Pasalnya, kesempatan itu menjadi sebuah momentum baru bagi dirinya untuk terus mengasah skill dan mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola. ‘’Saya sangat senang dan bangga sekali bisa bermain di Linus membela Putra Tresna. Apalagi saya bisa bermain dengan temanteman serta pemain senior yang lebih berpengalaman di lapangan. Dengan begitu, saya mendapatkan pengalaman lebih dari para senior untuk terus mengasah skill

Cabor SEA Games 2017 Diputuskan Usai PON

Bali Post/kmb41

Dewa Made Krisna ‘‘Dodek’’

yang saya miliki,’’ ungkap Dewa Krisna di Denpasar, Kamis (1/9) kemarin. Apalagi, Putra Tresna merupakan salah satu klub besar di Pulau Dewata. Jelas rasa bangga itu dirasakannya. Karena baginya, tidak semua pesepak bola seumuran dirinya bisa memperkuat tim Putra Tresna. ‘’Di sana saya banyak dapat pengalaman di Putra Tresna. Apalagi langsung bisa memperkut tim men-

garungi Liga Nusantara 2016. Ini pengalaman pertama saya tampil di Linus berseragam Putra Tresna,’’ ungkap pemain yang mengidolan Hamka Hamzah itu sembari menyatakan, belum mampu mengantarkan Putra Tresna meraih hasil maksimal di Linus. Pemain ini berharap bukan sekarang ini saja bisa tampil di Linus. Akan tetapi di kompetisi Linus selanjutnya, dirinya juga berharap kembali bisa kembali berpartisifasi dengan tim Putra Tresna maupun tim lain yang dibelanya nanti. ‘’Saya harap di Linus tahun depan kembali ikut lagi supaya bisa menambah jam terbang. Karena dengan bermain melawan tim-tim besar ditambah pemain berkualitas, jelas secara tidak langsung saya mendapatkan teknik permaian mereka, untuk saya terapkan nantinya,’’ pemain berposisi sebagi bek tengah kelahiran 25 Mei 2000 itu sembari menyebut sebelum bergabung dengan Putra Tresna sempat memperkuat Klub Bali All Stars (BAS) dan Jima FC itu. (nan)

110 Pegolf Sudah Mendaftar Denpasar (Bali Post) Sampai saat ini sebanyak 110 peserta telah memastikan diri untuk mengikuti kejuaraan golf yang bertajuk ‘’Kadin-Bali Post Golf Tournament 2016’’ yang bakal dilaksanakan di Bali National Golf Club, Nusa Dua, Badung, Sabtu (3/9) besok. Selain peserta dari Bali dan berbagai daerah di Indonesia, sejumlah pegolf dari Malaysia dan Singapura juga bakal meramaikan event ini. Ketua Panitia Komang Arjawa saat dikonfirmasi, Kamis (1/9) kemarin menjelaskan, sampai hari ini (Kamis - red) sebanyak 110 peserta telah mendaftar. ‘’Bahkan hari ini (kemarin - red) peserta terus bertambah untuk mengikuti kegiatan nanti. Di mana pendaftaran kami buka sampai besok (hari ini - red). Mengingat 3 September kejuaraan sudah dimulai,’’ ungkap Arjawa. Dikatakannya, selain peserta dari Bali dan luar daerah seperti Jakarta, ada pegolf dari Malaysia dan Singapura juga sudah mendaftar untuk mengikuti turnamen nanti. ‘’Memang ada rekan-rekan kami dari luar Indonesia yang ikut. Termasuk Fadel Muhammad juga akan ikut memeriahkan ajang nanti,’’ ucapnya. Arjawa mengatakan, sesuai target awal pihaknya menargetkan sebanyak 144 peserta yang ikut. Meski belum mencapai jumlah tersebut, akan tetapi pihaknya berharap di hari terakhir, lebih banyak lagi peserta yang mendaftar. ‘’Penambahan peserta jelas ada mengingat penutupan pendaftaran peserta berakhir besok (hari ini - red). Semoga target 144 peserta bisa tercapai,’’ jelasnya. Turnamen nanti rencananya bakal dibuka Wakil Gubernur (Wagub) I Ketut Sudikerta diikuti Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali dan Ketua Umum Kadin Bali. Dijelaskan, kegiatan nanti diharapkan mampu mempromosikan ekonomi Bali yang saat ini lesu menjadi yang lebih baik lagi. ‘’Selain sebagai ajang komunikasi antarperusahaan instansi. Kami harap lewat kegiatan olahraga ini kita mampu menciptakan ide-ide dan inspirasi baru untuk meningkatkan ekonomi Bali ke depannya,’’ cetusnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya tidak memikirkan masalah untung atau rugi tentang pelaksanaan kegiatan nanti. Karena meski rugi, pihaknya tetap bakal menghaturkan dana punia ke Pura Ulundanu Batur dan dana punia ke Tangerang. ‘’Kami tetap ingin menghaturkan punia. Karena kami tidak ingin baru untung baru madana punia. Jika rugi, tidak. Kami tidak ingin seperti itu,’’ ungkap Arjawa. Arjawa menambahkan, panitia menyediakan hadiah bagi pencetak hole in one yakni 3 unit mobil, uang tunai Rp 100 juta serta grand luckydraw satu unit sepeda motor dan puluhan hadiah menarik lainnya. (kmb41)


Jumat Kliwon , 2 September 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!Karyawati SMA/Diploma,Sukses Abadi Bgn Jl.Sunset Road Barat 888 Kuta

B.BP.141.09.16.0000034

*Info Kerja keluar Negri pasti Berangkat Resmi utk Semua umur H:081337903069, 085953774417

A.BP.001.09.16.0000024

Dcr Admin Office Person Divine Diva Seminyak Computer Skills, Photoshop,Exp.With Garment Knowledge,English,Salary on Experience,for Interview CV to divinediva_189@hotmail.com

Company in Sanur Looking accounting staff,must be speak English, high salary T.03619381372

A.BP.001.08.16.0002148

Dcr Arsitek bsAutocad Brpnglmn Proyek Prmhn Cazaloka Jln. P.Saelus 1.087862369226

Cr Marketing,Bartender,Cook; Ketupat Rest-758969/0811392894

Dcr Kolektor+Pengiriman+Accounting+Teklnisi Elektronik untuk Wil Gianyar Hub:082144738399

B.BP.166.09.16.0000036

Dicari Sopir Cari Kasir&Terapist/W Kiu-Kiu untuk Catering Hb:081246585097 Spa 081999718891/085102878199 A.BP.004.09.16.0000043

!!1).5or Sopir SIM A/B1, 2).Tenaga Angkat, 3).Karyawati Gaji Tinggi+Bonus Mekar Abadi Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran

B.BP.141.09.16.0000035

Dcr Dokter Umum u/Klinik di Legian Send CV:itmsbali@dps.centrin.net.id

B.BP.154.09.16.0000027

Cr Mgr.Produksi Garmen Inggris Email:gingersnapbali@gmail.com

B.BP.154.09.16.0000028

B.BP.004.08.16.0001063

Dicari Admin Jln Sehati 9A Hub.0361-723777

Cr Sgr Tkg Jahit & Ceking Baju Tlp. 081805503545, 08116116173

Dcr:Front Office,Housekeeping Driver,Engineering,Bell Boy, Security & PRT untuk Hotel Hub: PO BOX 2005 Kuta Bali

Dbthkn Tng Guru Bhs.Inggris unt mngjr kursus,Hub.ktr Jl.P. Kmd 38X Dps Tlp.262854/224917

A.BP.001.09.16.0000031

B.BP.004.08.16.0001062

A.BP.001.08.16.0002197

B.BP.166.09.16.0000037

A.BP.167.09.16.0000019

B.BP.004.09.16.0000022

Dcr Stocker/Tng Bgn Gudang u/ Garmen bs Computer085100050706 E:infojob_garmen@yahoo.co.id

B.BP.101.09.16.0000025

Dcr staf waiter, cook berpengalaman Hub:082146768685

Dcr Krw/ti u/Artshop diHotel Hub:08123674031/0361 777564 Dcr PRT Plang Hri,Waiter/Es, Chef Asst,Jl.Danau Poso 1A Sanur 081258921925

Dcr PRT u/Daerah Cargo Tdr Dlm Hub.081558575977/081908113997

A.BP.001.08.16.0002285

Dcr Perawat u/di BedugulSingaraja bsa Bahasa Inggris Hub: 08179773639 A.BP.001.09.16.0000015

Dcr Pgwi Wnt Srbtn,Tdr Dlm, Gj s/d 2Jt T.082236165561

A.BP.001.08.16.0002298

A.BP.001.08.16.0002241

Dcr:(1)Sopir,Sim A/B1,rapi, sopan.(2)Maintenance,lulusan teknik,ahlilistrik.lamke YTMG,Jl.Cokroaminoto 382 Dps/ jobapplybali@gmail.com B.BP.004.09.16.0000013

Dibutuhkan Sopir Mobil Kanvas Utk Roti/Kue,Pria,SIM A,Usia Max 40Th,Kirim Lamaran ke Jln. Keboiwa Utara No.12,Slbh Bali TV/H:081933012164/08123844836 A.BP.001.09.16.0000021

A.BP.001.08.16.0001808

A.BP.001.09.16.0000002

A.BP.001.08.16.0002187

Dcr QS/Estimator&Pengawas Proyek Villa email:hrd.djb@gmail. com Ph.0361-9347196

B.BP.004.09.16.0000023

Dcr Sgr Kry Lk max25Th Adm Prodksi Bs Design Grafis krm Lam Jl.Apit Telaga No.12/16/Peguyangan Dps Utara 085100480049 Dcr Sopir untuk PBMC Jln.Hayam Wuruk 240 Dps

A.BP.001.08.16.0001929

Dcr Acounting Wanita Pnampilan B.BP.164.08.16.0001235 Menarik.Lmrn ditujukan ke !Kurir SMU SimC Gaji+BPJS+THR PT. Enelog Semesta Andal Dermaga PT.BumiBiru Jl.Kesambi Krobokn dpn BPR Mitra 08123816794 Slt Pel.Benoa Hub.081239583987 **Kpl Pesiar**Looking for Cook Specialize of Chinese,Japanese Korean Food 08134685-2733 Asap

A.BP.001.08.16.0002243

Dcr Seorang yg msh aktif Bekerja sbg Sales Rokok H:081931071138 PT.Anugerah

A.BP.001.09.16.0000011

A.BP.001.08.16.0002330

A.BP.001.08.16.0002203

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta40,Kuta

A.BP.001.08.16.0002315

Dcr:(1)Guru Bhs Inggris (2)Guru Musik/Tari.(3)Guru Mandarin.(4)Staff Perpustakaan (5)Dokter Klinik.Min.S1 bid masing2,pengalaman,bs Bhs Ing. Lam ke:jobapplybali@gmail.com B.BP.004.09.16.0000015

Dicari Sgr Drafter/Arsitek Lam CV.Jatama 081547123386/8444241 A.BP.001.09.16.0000057

Dcr:3orang SPG,Max35th,Menarik & Luwes Kontrak Jk.Panjang, surat bw ke PT.Banoli, Jl.Buluh Indah 75 Dps.

Garment Amerikan Swimwear PT.XpsLink Bth:Acct(MinD1,Single, Perlu Supervisor Jahit&Tukang Max28Th,Sopir & Staf Oprsnl Jahit yg Berpengalaman Datang Krm:Jl.G.Soputan I/107,8466317 Langsung Jam Kerja DiKerobokan A.BP.001.08.16.0001740 A.BP.001.09.16.0000046 737493/081338782851/Ibu Kadek Resto &H otel Bth Staff,Gj Tnggi Dibthkan Sgr Teknisi Coffee B.BP.004.08.16.0001231 Fasilitas Dijamin 082266036588 Machine Pria min SMU/STM&Staf Job Vacancy(Retail Industry): A.BP.001.09.16.0000048 Mrktng Wnt min SMU Bid.Mknan& Supervisor(1 year experience), Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Mnuman bs B.Ing.Lmr Krm ke Cashier,Stocker,SPB/SPG.QualiIstana Regency L-16,Jl.By Pass fications:M/F max.25YO,Single, Gj 1,8Jt Koko Ayam Discovery ShopNgr Rai-Psnggaran Bali T722154 Honest&thorough,able toWork ping Mall Hb.Sandy085264666166 A.BP.001.08.16.0002015 tgebali@global-foods.com w/team,fresh graduate’re welcome A.BP.001.08.16.0002204 Good English,Hard Worker&Good Staff Front Office Fluently Dicari Sopir dan staff dalam Personality.Email CV to: srida English oral&Written for Nusa Utk Londry Hub.087860745888 ni@greenbowl-indonesia.com / Dua take Home pay Idr 3,5-4Million A.BP.001.09.16.0000008 Phone:(0361)4723225 Dicari admin SLTA sederajat CV:bali4hands@gmail.com A.BP.001.09.16.0000047 A.BP.001.09.16.0000039 L/P mengerti excel,kirim CV ke Looking for Engineer Project putragajahpara@yahoo.com, Tri Surya Internusa Bth:Sopir Manager,Can use Autocad,Sketch cantumkan nomor HP SIMB1,Sales/Mrktng.Krm:Jl.Him up,Excell,Building Quatation, A.BP.001.09.16.0000036 alaya No.9,Dps/087861454652/hr Good Payment Dicr SPG utk Butik diHotel Bhs office@paradise-realty-ltd.com d.trisuryainternusa@gmail.com Ing/komp Hub:08123860469 A.BP.001.09.16.0000035

Driver SIM A/B1 utk Spa Nusa Dua Area Gaji Incentive Bagus Hub.Nusa Spa 0361-778877 A.BP.001.09.16.0000040

Need Housemaid for Western Good English & Cook 08113938889 (SMS ONLY) A.BP.001.08.16.0002252

Krj melipat Krts dpt 1-2Jt/Mgg Look Bar Girl/Man SpeakEnglish Hub.Randy’s Sanur.08123637685 Hub.081238312055/085953809489 A.BP.001.08.16.0002116

A.BP.001.08.16.0001935

Dicri Manager & Staf Laundry Berpenglmn.Melayani Htl&Villa Lokasi Jln.Marlboro Gaji Memuaskan CV SMS 08123847123 A.BP.001.08.16.0002207

Suami-Istri krj RT,Srabutn Lk, TkCat krajinan besi.0811392860

A.BP.001.08.16.0002253

Looking for:SPG,Good English, Good Appearance,energic for Gili Trawangan,Lombok085100050 706,infojob_garmen@yahoo.co.id A.BP.001.08.16.0002329

Ymh Bisma.Dicr 1.Mekanik, 2.IT /S1 Ek/SMA,Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.001.09.16.0000006

A.BP.001.08.16.0002219

B.BP.001.08.16.0001158

KARANGASEM

Dcr Bar Waiter New & Exciting You&Me Music Bar Candidasa Karangasem,English 80%,Min.2Yrs Exp,Best Salary,For Interview CV :divinediva_189@hotmail.com A.BP.001.08.16.0002242

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Nisan Juke RX’2011Putih DK Sgt Grand Innova V Luxury MT Urgent!!!Jual Rumah Jl.Tibung Dkontrkn Rumah 10Jt/Th Min 2Th DAIHATSU DICARI MOTOR Sari(Gatsu Barat)LB210m2 Lt2A Dps H.08988713188/089671175858 Terios TX Advntr’13AbuMet asDK Bagus,160Jt Krdit,081236311205 Putih’2014 AsBali H.0811395948 081338294465 B.BP.164.09.16.0000019 B.BP.141.09.16.0000007 A.BP.001.09.16.0000014 3KT,S.Pool Hrg.1,8M Nego 160Jt Btghari 43 Panjer TT/Krd Beli Tinggi MotorBekas SglMerk Inova G’06Silver Ori 118,5Ng Kont Rmh Jl.Kargo Dps 3KT,1Dpr MITSUBISHI Hub.081353128825 A.BP.001.09.16.0000059 A.BP.001.09.16.0000060 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 1KM,1RT 19Jt/Th H:081338007262 A.BP.001.09.16.0000018 Pajero Dakar Hitam 4x2 Terios Wild Adventure Putih MT “08123667168 Wa.0818208150 A.BP.001.09.16.0000052 A.BP.001.09.16.0000032 Th’2014 Asli Bali,081246769449 SINGARAJA Th’2013 Mulus H.085100434008 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk Avanza G’09 Silver asBali Mls B.BP.141.09.16.0000032 KOST A.BP.001.08.16.0002017 B.BP.141.09.16.0000008 Jl Rmh:Jl Tambora I/49 T55/105 All New Pajero Dakar Dp100Jtan Prbd,081933610070/082341251453 Super Elite Bule Sanur S.Pool, B.BP.141.09.16.0000033 Liligundi Permai.H:0811398154 DIJUAL MOTOR HONDA Atau Angs.8 Jtan & Open Indent A.BP.001.09.16.0000013 Lengkap 3Jt UP:087762566220 Agya’2016 TRD Silver Manual KM Jazz’10 Slv ST asBali KM35Rb All New Pajero Dakar Limited HARLEY DAVIDSON A.BP.001.08.16.0002169 7rb Prbd Bs Tukar,085100856999 DISEWAKAN RUMAH Ors Cat JKlt Prbd,081239907101 Edition,Hub:081337909080 Dragstar Th’98 400cc 49Jt Ng B.BP.141.09.16.0000005 DIJUAL TANAH A.BP.001.08.16.0002071 Dikont Rmh Perum Liligundi A.BP.001.09.16.0000044 Alphard G’12 Hitam AsDK Bs TT& Hub.081936358000,085237475900 Permai Blok A2 Singaraja Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & A.BP.014.09.16.0000025 SUZUKI KIA Kredit Dp140jtan,082342490222 H.081936339514/081338511448 95Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.164.09.16.0000024 Picanto FulOpt04 Orin asDK63,5Ng Swift ST’08 Manual Biru Muda A.BP.158.09.16.0000023 A.BP.001.09.16.0000022 Dijual Mobil Camry 2.4 V Warna DIJUAL RUMAH P.Saelus2Kmbja7/085101850689 112 Jt Nego Hub:081239661818 Over Krd Rumah 2,5 Penamparan A.BP.004.09.16.0000005 Hitam Th’2010 Hub.081 151 0588 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha BU Cepat Rumah Tanah 2Are Jl A.BP.001.09.16.0000049 Prbd Bs TT Mobil,087860856999 Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121 B.BP.164.09.16.0000017 Karimun Wagon R 14AsDK Slv 85Jt Raya Saba Gianyar 087855999992 B.BP.141.09.16.0000004 MERCEDEZ Fortuner VNT Turbo’2015 Solar Batanghari 43 Panjer TT/Krd A.BP.001.09.16.0000056 A.BP.001.08.16.0002093 Dikntrkn/dijual Rmh LT4are 35/ A.BP.001.09.16.0000055 Manual Htm asBali 081239991643 Jual Mrcy Viano Disel Matic DK Dijual Rmh Ls.135m2 G.Soputan **Tnh1A,270Jt/A BudukAbianbase bln Jl.Buanaraya Gg.Buana Alit A.BP.001.09.16.0000058 Hitam Th2006 Hub.082231657200 Karimun’02 Silver Samsat baru TmnWiraUmadui C/8.081283833917 Jl6m,081237666809/081238920022 Inova G’10Silver asBali KM70Rb Padangsambian Tlp.085792222549 61 Jt Nego Hub.0887 3607 518 A.BP.001.08.16.0001606 A.BP.001.09.16.0000037 A.BP.001.08.16.0002033 A.BP.001.08.16.0002299 A.BP.001.09.16.0000012 LuarDlm Orsnl+Ijin,08123953664 Dj Cpt Perumahan Bayu Segara NISSAN Dikont.Rmh Candra Asri Tbn KmT 1,5 are Taman Giri Nusa Dua A.BP.001.09.16.0000050 Splash Putih Tgn I Matic’14 Residence-Padang Galak Sanur XTrail ST’05 Silver Original Rush09AT Slvr asDK145Jt+Terios 2 AC Hub.Putra 081230798840 Global 550juta HP.087861635002 H.135Jt Hub:0818391204 Harga 1.280Jt T.081337171703 A.BP.001.08.16.0002214 A.BP.001.08.16.0002210 09 130Jt Btghari43Panjer TTKrd A.BP.001.09.16.0000010 Hny 112Jt Ng,085100478834 BUC A.BP.001.08.16.0002143 A.BP.001.09.16.0000053 B.BP.141.09.16.0000003 Dikontrakan/Dijual Rmh Lt2 Dijual Tanah Lok.Pecatu 20Are Jual Rumah Luas Tanah 1,5Are TOYOTA Velos’14asDK Htm 170Jt+2012Hrg G.Livina XV’10 AT Abu Met AsDK Dalung Indah B21 Dekat Dengan Villa Manis View Jl.Batu Yang Gg.Pipit Selatan Kjg LGX’04Akhir Silver 150Jt Btghari 43Panjer TT/Krdt Ori Cat Spr Istw,081999663666 asBali Trwat Istmw 08124682119 Bagus Hub:08174732631 Hrg.700JtNego HP.085739988443 081999745836-085792722945 A.BP.001.09.16.0000045

FOTOCOPY

A.BP.001.09.16.0000051

FOTOCOPY

A.BP.001.09.16.0000054

BIRO JASA

A.BP.001.09.16.0000026

A.BP.001.09.16.0000028

A.BP.001.09.16.0000004

DIJUAL MOTOR

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOTOR

SERVICE

SERVICE

BUC 2A Areal Pariwisata Jimbaran Pas Lkp H.Nego 085792224346

A.BP.001.08.16.0002287

BUC Tnh 2A Br.Jenah Peguyangan Kangin 375Jt/A Hb:085333760181

A.BP.001.08.16.0002199

Bu Tnh 5Are Sblh Villa Buyan Bedugul H75Jt/Are 082236617323

A.BP.001.08.16.0002307

Djl Tnh 11Are,Kutuh,Goa Gong Ungasan 250Jt/A Ng,08123925664

A.BP.001.08.16.0002289

GWK 10a disblh Ungasan Resort cck Mnimart@350Jt/A08123840525

B.BP.004.08.16.0001106

Seminyak 3Are 1M per are,view sawah kmplek Vila,081337479762

B.BP.004.08.16.0001105

Tnh Kav Klungkung Gunaksa Jl. Paving 7m+Got siap bangun 70jt/are Hub 087761014221 A.BP.001.08.16.0002319

Urgent! Jual Tanah 3Are Hrg550 /Are Jl.Tkd.Balian Gg.Nuri/ Renon Hub.081353128825 A.BP.001.09.16.0000016

DICARI TANAH Dikontrak Tnh sdh sertf Rmhan min 15A tdk dbgn sgr wil Baja Taki,Moding sari,Tibung Sari Hub:081808007888 A.BP.001.09.16.0000038

Tanah Gili Meno Lombok 1,1 ha SHM dkt Danau cck Resort Tanah Gili Gede 2,7ha SHM dpn pantai 0852 1378 2207-0856 9190 2225

DISEWAKAN TOKO Dikontrakan Toko di Monkey Forest Ubud Hub.081933003401

Tnh 1,5Are Jl.Pasekan Gg.Bumi Linggah-Batubulan 081999745836-081558333111

DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Pujasera Gelogor Carik 2x2 m2,Bayar Bulanan Hub Lisa 0851-00-730-980 / Leo 0821-455-48-444

B.BP.031.09.16.0000010

A.BP.001.09.16.0000027

Tanah 4 are view Laut Bandara Pecatu Tlp 08123852121

A.BP.001.08.16.0001997

SERVICE

B.BP.164.09.16.0000018

B.BP.004.08.16.0001239

DIJUAL GUDANG Gudang LT.14A Tronton msk @By Pas Ktwel 650Jt/A 082147026666

A.BP.001.08.16.0001673

RUPA-RUPA 18%/Thn Deposito Koperasi S&K Berlaku H:243337/081337380202

A.BP.001.09.16.0000033

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

A.BP.001.08.16.0002037

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006

A.BP.001.08.16.0002168

Djl Kepiting Soka/Cangkang Lunak,hrg tambak,eceran/partai besar;Dcr Distributor area Bali/Jawa-0811380691 B.BP.154.09.16.0000030

Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP WP SIUP Paspor Hp.081338344155 A.BP.001.08.16.0001109

KEHILANGAN Hlg BPKB No:C7544973-G,DK1592 XB, a.n.Mohamad Mahfud,Dps A.BP.001.09.16.0000003

DIJUAL MOBIL

INTERIOR

PELUANG BISNIS

KOMPUTER

RUPA-RUPA SALON

AC

SPA

ALUMINIUM

SPA


EKONOMI

18

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Koperasi dan UKm Sempat Alami Pasang-Surut

Koperasi Srinadi Akhirnya Bangkit dan Berjaya KOPERASI Pasar Srinadi Klungkung mendapat penghargaan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM. Penghargaan itu diterima persis pada puncak Peringatan Hari Koperasi 2016 di Jambi, Koperasi Srinadi ini sebagai salah satu koperasi berprestasi di Indonesia. Sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang ini, koperasi yang dipimpin Ngakan Made Nata itu pernah pertumbuhannya mengalami pasang-surut. Peristiwa itu terjadi tahun 1985, pada tahun pertama koperasi ini berdiri. ‘’Awal berdirinya terus terang kami susah. Saat itu masyarakat memandang koperasi itu hanya sebelah mata. Bahkan kadang-kadang tidak dilihat. Awalnya kita rasakan begitu sulitnya koperasi itu berkembang,’’ kenang Ngakan Made Nata. Namun, seiring berjalannya waktu ada perubahan secara bertahap, bahkan berbalik 180 derajat. Kini, pada usia Srinadi yang ke-30 tahun, Koppas Srinadi ini telah berkembang pesat. Malah saat ini memiliki 9 unit usaha, yakni unit koperasi simpan pinjam, unit grosir, unit swalayan mini, unit percetakan dan konveksi, unit swalayan bangunan, unit supermarket inti, unit wisata tirta, unit bengkel one stop service, dan unit broadcasting. ‘’Kita tunjukkan dan buktikan keberadaan kita bisa eksis di tengah masyarakat. Lamalama kesulitan demi kesulitan itu bisa kita atasi. Realitasnya sekarang berbanding terbalik 180 derajat. Jadi kontras kondisi dahulu dengan sekarang. Syukur sekarang anggota kita sangat banyak,’’ puji Ngakan Made Nata. Sampai saat ini omzet yang dikelola Koppas Srinadi mencapai Rp 190 miliar. Dengan jumlah anggota 12.124 orang tersebar di Pasar Klungkung, Pasar Galiran, Pasar Semarapura, Pasar Kusamba, dan Pasar Satria. Hasil Rapat Anggota Tahunan terakhir, Koppas Srinadi mengungkapkan sisa hasil usaha (SHU)

tahun 2015 sebesar Rp 2,9 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan SHU tahun 2014 sebesar Rp 2,8 miliar. ‘’Kekuatan kita di anggota. Kita betul-betul menjalankan koperasi sesuai prinsip-prinsip koperasi itu sendiri. Kalau itu sudah bisa kita pegang, jalankan, saya yakin pasti koperasi itu bisa bertahan bahkan meningkat,’’ ujar Ngakan Made Nata optimis. Menurutnya, keberhasilan Koppas Srinadi ini juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan Kementerian Koperasi dan UKM. Melalui pemda yang secara rutin menggelar pelatihanpelatihan, dalam rangka peningkatan kualitas SDM, dan bimtek. Sedangkan dengan Kemenkop dibantu melalui pinjaman dana bergulir LPDB. Koppas Srinadi terhitung sudah dua kali menerima dana bergulir, yakni tahun 2012 total pinjaman sebesar Rp 5 miliar, dan tahun 2015 Rp 7,5 miliar. ‘’Yang namanya pasar, apalagi Pasar Klungkung, untuk di Bali itu besar. Jumlah pedagangnya sekitar 2.000. Jumlah sebesar itu sangat potensial untuk anggota koperasi. Paling tidak bisa sharing dana,’’ tukasnya. ‘’Bayangkan yang namanya dagang siapa sih yang tidak butuh dana. Dengan pertimbangan itu maka berdirilah koperasi seperti sekarang ini,’’ lanjut Ngakan. Koppas Srinadi sangat berperan menggerakkan ekonomi di daerah melalui pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM). Selain memiliki jumlah anggota 12.124 orang, Koperasi Srinadi yang beralamat di Jalan Mahoni, Klungkung, Semarapura, Bali itu mempekerjakan hampir 330 tenaga kerja. Dengan melibatkan banyak tenaga kerja, maka koperasi ini telah membantu pemerintah mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan. ‘’Paling tidak kita bisa berperan bagaimana ikut dalam penanggulangan pengangguran. Bayangkan kalau Koperasi Srinadi ini tidak hadir?

Presiden dan Ratu Maxima Bahas Inklusi Keuangan

Jakarta (Bali Post) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ratu Belanda Maxima membahas sejumlah isu di antaranya mengenai perkembangan inklusi keuangan di Indonesia. ‘’Karena beliau ini bisa mengoordinasi baik di UN maupun di World Bank juga di foundation-foundation besar, saya minta agar bisa didorong mengembangkan financial inclusion kita untuk bisa lebih cepat,’’ kata Jokowi usai konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Ratu Maxima, kata Presiden, juga telah meninjau langsung beberapa aplikasi keuangan digital seperti e-kios dan e-waroong serta aplikasi tabungan untuk pelajar. Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Maxima juga membahas perkembangan akses perbankan bagi UMKM, petani dan nelayan. ‘’Kita juga meminta agar dorongan pembelajaran untuk kita bisa mempercepat itu. Kita minta technical assistance dari UN lewat Ratu Maxima,’’ ujar Kepala Negara. Jokowi mengatakan dia membahas pengembangan teknologi keuangan digital bersama Ratu Maxima yang didukung anak-anak muda Indonesia. Dalam kunjungannya ke Fintech Festival & Conference di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Ratu Maxima juga telah memilih dua orang untuk mendapat bantuan bagi pengembangan Fintech di Indonesia. ‘’Kemarin sudah bertemu beberapa anak muda baik yang memiliki aplikasi maupun software yang berkaitan dengan Fintech,’’ kata Jokowi. Ratu Maxima melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Jokowi, kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB tentang pembiayaan inklusif untuk pembangunan (UNSGSA). (ant)

Mau dikemanakan tenaga kerja itu? Dengan kehadiran Srinadi, ini kita bisa rekrut masyarakat untuk kita pekerjakan. Hal ini juga membantu program pemerintah,’’ terang Ngakan Nata. Kemenkop UKM memberikan penghargaan kepada 100 koperasi berprestasi dari seluruh Indonesia. Penghargaan itu diberikan setelah melalui seleksi berdasarkan sejumlah persyaratan. Koperasi yang masuk tahap seleksi pusat

sebelumnya telah diseleksi pemerintah provinsi. Ada 305 koperasi yang diajukan dari 34 provinsi. ‘’Penghargaan ini untuk melatih koperasi menjalankan prinsip-koperasi dengan benar, dan memiliki pertumbuhan aman dan kontinu sekaligus menjadi parameter baru bagi koperasi,’’ kata Deputi Kelembagaan Kemenkop UKM Choirul Djamhari. Choirul mengatakan penghargaan diberikan berdasar-

kan kategori jenis usaha koperasi. Persyaratan dan aspekaspek penilaian terhadap koperasi berprestasi/Koperasi Award terbagi atas persyatan umum dan khusus. Persyaratan umum adalah koperasi primer yang berbadan hukum dan tidak memperoleh penghargaan sebagai koperasi berprestasi pada dua tahun terakhir, koperasi yang telah melakukan langkah-langkah penyesuaian anggaran dasar koperasi

sesuai Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Koperasi yang meraih penghargaan tersebut adalah 15 koperasi simpan pinjam, 38 koperasi konsumen, 4 koperasi pemasaran, 12 koperasi produsen, dan 21 koperasi jasa. Adapun 10 koperasi yang mendapat Koperasi Award dalah KUD Karya Mukti (Jambi), Koppeg Setjen DPR dan Koppas Cempaka Putih (DKI Jakarta), Kopas Krang-

gan dan KSP Rukun Mekar (Jawa Barat), KPRI Bina Citra Husada dan KJKS BMT Fastabiq (Jawa Tengah), KPSP Setia Kawan Primkoppol Juanda (Jawa Timur) termasuk Koperasi Pasar Srinadi (Provinsi Bali). ‘’Koperasi Penerima Award adalah Koperasi Berprestasi dengan jumlah nilai tertinggi pada masingmasing kelompok koperasi, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan pendidikan,’’ jelas Choirul. (kmb)

PENGHARGAAN KOPERASI SRINADI - Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga memberikan penghargaan kepada Koperasi Pasar Srinadi pada puncak Peringatan Hari Koperasi 2016 di Jambi sebagai salah satu koperasi yang berprestasi di Indonesia.

Amnesti Pajak

Angin Segar Pasar Obligasi

Jakarta (Bali Post) Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty bisa menjadi angin segar bagi pasar saham dan obligasi di Indonesia. ‘’Tax amnesty akan berdampak pada banyak sektor, termasuk finansial seperti asuransi,’’ kata Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Indren S. Naidoo dalam keterangan tertulis yang diterima Bali Post di Jakarta, Kamis (1/9) kemarin. Naidoo mengatakan, pihaknya bersama perusahaan asuransi lain juga menginginkan perusahaan asuransi bisa menjadi gateway masuknya dana repatriasi. Usulan itu sudah disampaikan lewat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Menurutnya, industri asuransi menjadi lembaga yang cocok untuk menempatkan dana itu, apalagi produk asuransi

merupakan produk jangka panjang, pasti memberikan keuntungan yang besar. Chief Economist and Investment Strategist Manulife Asset Management Indonesia Katarina Setiawan mengatakan, makro ekonomi Indonesia saat ini makin kokoh. Hal itu terlihat dari nilai tukar rupiah yang stabil, pasar saham dan obligasi semakin menarik bagi investor karena menawarkan

yield yang tinggi, keyakinan konsumen yang tertinggi di dunia mencapai 114,2%, belum lagi kepercayaan pasar terhadap tim ekonomi Indonesia yang semakin membaik. Dalam jangka panjang, kata Katarina, kondisi ekonomi akan membaik. Prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih sangat bagus, belum lagi masih ada ruang pelonggaran moneter oleh

Bank Indonesia. Terkait kinerja Menulife, Naidoo optimistis bisa melampaui pencapaian tahun lalu. Hal itu dilihat dari hasil kinerja positif selama semester pertama 2016 dan beberapa faktor pendukung lainnya. ‘’Kami optimistis pertumbuhan hingga tahun ini bisa signifikan. Hasil semester pertama tahun ini, bisnis kami meningkat, baik di kanal agency, bancassurance, employee benefit, asset management hingga syariah,’’ katanya. Ia menambahkan, Menulife Indonesia telah membayar klaim, nilai tunai penyerahan

polis, anuitas dan manfaat lain senilai Rp 5,6 triliun. ‘’Saat ini perusahaan dipercaya 2,2 juta nasabah mengelola lebih dari Rp 50,2 triliun dana mereka,’’ katanya. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan hal senada. Menurutnya, industri asuransi nasional akan terus tumbuh. Apalagi terbukti saat krisis, industri asuransi tetap bertahan, malah meningkat. Menurutnya, industri asuransi jiwa bisa tumbuh sekitar 20-30 persen dalam kurun waktu lima tahun mendatang. (010)


19

Jumat Kliwon, 2 September 2016

Bawa Narkoba, Turis Ditangkap di Bandara Mangupura (Bali Post) Tim Interdiksi (Imigrasi, Bea Cukai dan BNNP Bali) yang tugas di Bandara Ngurah Rai, Tuban, menangkap tersangka Williams Myra Lyna (27) asal New Zealand di Terminal Internasional, Rabu (31/8). Pasalnya, tersangka membawa 0,82 gram sabu-sabu (SS). ‘’Tersangka baru landing dari Melbourne dengan pesawat AirAsia,’’ tegas sumber, Kamis (1/9) kemarin. Kronologinya, saat tersangka masuk ke area Imigrasi kedatangan internasional bandara, menunjukkan gelagat yang tidak baik. Seharusnya dia antre di konter Imigrasi, tetapi malah tidak mau bahkan ngomel mengatakan kalau semua orang menuduh

dia menggunakan narkotika. Selanjutnya, tersangka dibawa ke Kantor Imigrasi dan diberikan air mineral oleh petugas. Selesai minum, tersangka tidur-tiduran di sofa dan gelisah. Karena terus gelisah, akhirnya petugas Imigrasi menghubungi petugas Bea Cukai. Saat disuruh bangun dari sofa dan akan diperiksa, petugas melihat ada plastik klip putih berisi SS. Petugas menggeledah barang tersangka, tetapi hasilnya nihil. Saat ini tersangka ditahan di BNNP Bali. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. ‘’Besok (hari ini - red) saya rilis kasusnya,’’ tegasnya. (kmb36)

Ia mengatakan kalau para trader ini sudah diberantas alias memiliki infrastruktur sendiri, harga gas nanti bisa lebih efisien. ‘’Salah satu yang kita harapkan efisiensi ekonomi tanpa pencari rente,’’ ujar Airlangga. Sebelumnya, Kementerian Perindustrian meminta harga gas diturunkan hingga empat dolar Amerika Serikat per 1 juta British Thermal Units (MMBTU) untuk industri yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Menurutnya, harga tersebut diminta agar industri di dalam negeri, yang menggunakan gas sebagai bahan baku maupun bahan bakar, mampu berdaya saing dengan industri serupa

di negara lain, yang mendapatkan harga gas empat dolar Amerika Serikat per MMBTU bahkan di bawah itu. ‘’Kita harus punya kebijakan yang sama. Kalau petrokimia 70 persen dari gas, jadi tidak main-main pengaruhnya, daya saing kita akan dirugikan,’’ ujar Dwiwahjono. Ia mengatakan, penggunaan harga gas untuk industri termasuk yang sangat signifikan, karena berkontribusi 30 persen terhadap struktur biaya produksi. Sehingga penurunan harga tersebut dinilai akan berpengaruh signifikan terhadap daya saing industri. ‘’Nah, daya saing kepada siapa, ya… terhadap lawan kita apakah itu Korea, Cina, India. Kita bandingkan harga

gas di sana itu berapa. Kalau kita lihat data yang ada di Cina itu empat dolar AS, Korea empat dolar AS sekian, India kalau tidak salah enam dolar Amerika Serikat,’’ ungkapnya. Sehingga, tambahnya, jika Indonesia tidak dapat memberikan harga gas yang rendah, maka daya saing industri diyakini akan jauh lebih rendah dari negara lain. Ia menyampaikan, keputusan terkait harga berada di tangan Kementerian ESDM, untuk itu Kemenperin akan meminta dan bernegosiasi dengan Kementerian ESDM. ‘’Kita siapkan bahan untuk Pak Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk nanti dibawa ke rakor, ratas atau rapat lainnya,”’ ujar Dwiwahjono. (kmb4/ant)

Virus Zika Dari Hal. 1

‘’Wanita itu kemudian diarahkan ke Rumah Sakit Sungai Buloh dan menjalani uji cairan kemih dan dinyatakan positif mengandung virus Zika,’’ katanya. Dia mengatakan bahwa dia saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, dan saat ini berada dalam keadaan rehabilitasi. Subramaniam mengatakan bahwa uji coba mengungkapkan bahwa anak dari wanita itu yang tinggal di Singapura telah mengidap penyakit itu. Dia juga mengatakan bahwa Singapura telah mencatat sebanyak 115 kasus serupa, dan lima di antaranya merupakan warga Malaysia yang diyakini bekerja di negara itu. Ia mengatakan bahwa kementerian itu memberlakukan sejum-

lah langkah pengendalian di tempat tinggal wanita tersebut dan tempat yang dia kunjungi. ‘’Langkah itu termasuk penghancuran lokasi perkembangbiakan nyamuk, pemusnahan larva dan pengasapan,’’ tambahnya. ‘’Kami juga telah melaksanakan pemeriksaan dan memantai mereka yang telah berhubungan dengan wanita itu apakah mereka juga menunjukkan gejala penyakit itu,’’ katanya. Ketika ditanyai apakah pihak kementerian akan mengeluarkan pelarangan kunjungan ke Singapura, Subramaniam mengatakan bahwa tidak ada keharusan karena tidak ada dampak yang lain. ‘’Sekitar 200.000 orang warga Malaysia bepergian ke dan dari Singapura tiap harinya. Mereka telah disarankan untuk melaku-

Pajak Warisan Dari Hal. 1

Harga Gas Dari Hal. 1

Bali Post/rah

SS – Turis asal New Zealand yang diduga membawa SS.

kan tindakan pencegahan, termasuk menggunakan antinyamuk sesering mungkin,’’ katanya. Dia mengatakan bahwa warga Malaysia yang mengemudi dari dan ke Singapura telah disarankan untuk menyemprotkan antinyamuk dalam kendaraan mereka untuk mencegah terbawanya nyamuk ke dalam Malaysia. ‘’Kami juga telah menyarankan para wanita hamil untuk mendapatkan penjelasan dari para pakar medis karena penyakit itu memberikan ancaman besar bagi bayi mereka,’’ tambahnya. Subramaniam mengatakan bahwa terdapat setidaktidaknya 16 tempat kesehatan kementerian di penjuru negara itu, di samping sejumlah laboratorium swasta, yang memiliki sarana melacak virus Zika. (ant)

Selain itu, kelompok subjek pajak warisan belum terbagi yang tidak menghasilkan penghasilan di atas PTKP dan penerima harta warisan namun tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan di bawah PTKP juga tidak perlu mengikuti program amnesti pajak. Kelompok masyarakat lain yang tidak wajib mengikuti

program ini adalah wajib pajak yang memilih untuk membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dan wajib pajak yang hartanya sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan oleh salah satu anggota keluarga. Peraturan Dirjen Pajak Nomor 10/PJ/2016 yang isinya memberikan kemudahan dalam pengisian formulir serta pedoman teknis lainnya dalam rangka pelaksanaan pengampunan pajak. (ant)

Hadiri Konferensi Dari Hal. 1

Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan bertolak ke New York pada 18 September 2016 setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) di Pulau Margarita, Venezuela. Fokus pembahasan Sidang Umum PBB ke-71 meliputi isu migrasi dan pengungsi, pemberantasan terorisme, tata kelola pemerintahan yang baik,

peningkatan akses kesehatan, dan hak untuk pembangunan. Sementara itu, Menlu Retno akan menghadiri sekitar 40 pertemuan dan kegiatan di luar agenda Wapres dalam Sidang Umum PBB, antara lain G-77 (koalisi negara-negara berkembang di PBB yang bertujuan memajukan kepentinag ekonomi kolektif dan isu-isu lainnya dalam negosiasi di PBB), kelompok Meksiko Indonesia Korea Turki Australia (MIKTA), dan PBB-ASEAN. (kmb4/ant)

Calon Gubernur Dari Hal. 1

Uang itu diberikan sebagai bantuan Ariesman terkait rencana Sanusi maju sebagai bakal calon gubernur DKI. Dalam persidangan Sanusi juga mengaku meminta bantuan dana kepada Ariesman. Dana itu ia butuhkan untuk

ikut sebagai balon gubernur DKI Jakarta. ‘’Saya beranikan diri untuk meminta bantuan kepada Pak Ariesman karena sudah mengenal lama beliau. Kira-kira sudah sejak tahun 2004 saya mengenal dan berteman akrab dengan Pak Ariesman,’’ ungkap Sanusi di persidangan. (ant)

Menjadi Profesor Dari Hal. 1

‘’Bukannya mau menjadi profesor lalu menulis jurnal bahasa Inggris, ini sama saja mengkapitalisasi bahasa Indonesia. Ini pendapat pribadi, saya tidak bermaksud mencampuri wewenang Kemenristek Dikti,’’ pungkasnya menambahkan. Menteri Muhadjir mencontohkan, ketika dia mengunjungi Hungaria lebih banyak ditemukan jurnal internasional berbahasa lokal daripada bahasa Inggris, begitu juga di sejumlah negara Eropa lainnya. Oleh

sebab itu, dia mengimbau kepada semua pihak terkait agar bisa lebih menghargai bahasa nasional sehingga diharapkan ke depan keberadaannya bisa diakui sebagai salah satu bahasa internasional. ‘’Terlebih sekarang sudah MEA, akan banyak orang Asia yang masuk ke Indonesia. Biarkan saja mereka ikut mencari nafkah di sini, tetapi syaratnya mereka harus bisa menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi,’’ ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. (ant)

Jumat, 2 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Bina Remaja (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV

09.00 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.00 Agrobisnis 10.30 Taksu 11.00 Bali Channel Tourist TV 11.30 Ivovator 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping

14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.00 Solusi : Reiki Ling Chi 17.00 Berita & Bincang Terkini 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Liputan Khusus : DPRD Bali 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20.30 Lila Cita Sanggar Sekar Dewata (2) 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari Wijaya Amerta Gianyar (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (5) 24.00 Closing

Keluarga Vrishni Tak Dambakan Miliknya Sendiri

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Tiga Puluh Dua)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KELUARGA Vrishni itu tidak pernah mendambakan miliknya sendiri. Mereka selalu membawakan bantuan kepada orang-orang yang menderita kesedihan. Patuh kepada para Brahmana dan jujur berbicara. Mereka tidak pernah menunjukkan kesombongan walaupun sangat kaya. Keluarga Vrishni sangat menghargai yang lemah dan menyelamatkan mereka dari mara bahaya. Selalu taat kepada dewa-dewa. Keluarga Vrishni itu dapat mengendalikan diri, murah hati, dan bebas dari kesombongan. Itulah keberanian dan kebiasaan dari keluarga Vrishni. Karena itu keinginankeinginannya tidak pernah bisa digagalkan. Seseorang mungkin bisa memindahkan Gunung Meru atau berenang menyeberangi lautan, tetapi tidak dapat mengalahkan keluarga Vrishni ini. Hamba telah menceritakan segala sesuatu tentang apa yang menjadi keragu-raguan paduka. Semuanya ini, oh raja keturunan Kuru, apa yang terjadi sudah sesuai kebijaksanaan paduka yang jahat, oh yang terbaik dari

manusia! Raja Dhritarashtra berkata, ‘’Setelah prajurit Kuru, Bhurisrava, itu telah dibantai dalam situasi seperti itu, tolong ceritakan, oh Sanjaya, bagaimana pertempuran itu berlangsung seterusnya.’’ Sanjaya berkata, ‘’Setelah Bhurisrava melanjutkan perjalanannya ke dunia lain, oh Bharata, Arjuna yang berlengan perkasa itu mendesak Vasudeva, ‘Paculah kuda-kuda itu, oh Krishna, dengan lebih cepat untuk membawa aku ke tempat di mana Raja Jayadratha itu berada. Oh engkau yang tanpa dosa, matahari dengan cepat meneruskan perjalanannya menuju bukitbukit Asta. Oh macan di antara manusia, tugas berat ini harus secepatnya diselesaikan olehku. Penguasa Sindhu itu sedang dilindungi banyak prajurit kereta perkasa di antara bala tentara Kaurava. Paculah kuda-kuda itu sedemikian rupa. Karena itu, oh Krishna, sehingga aku bisa membantai Jayadratha sebelum matahari terbenam. Dengan cara

itulah dapat membuat sumpahku menjadi benar adanya.’ Kemudian Krishna yang berlengan perkasa dan paham adat istiadat kuda-kuda, memacu kuda-kuda yang bercorak warna keperak-perakan menuju kereta Jayadratha. Lalu, oh raja, banyak pemimpin-pemimpin bala tentara Kuru, seperti Duryodhana, Karna, Vrishasena dan penguasa Sindhu itu sendiri, menyerang dengan kecepatan tinggi, oh raja, melawan Arjuna yang panah-panahnya tidak pernah bisa digagalkan. Arjuna sedang meneruskan perjalanan, di atas keretanya yang ditarik kuda-kuda sangat cepat. Vibhatsu mendapatkan penguasa Sindhu itu sedang berada di depannya, dengan cepat melirikkan diri di depan matanya. Kelihatannya seperti mau menghanguskan, matanya berkobar dengan kemarahan. Prabu Duryodhana di sisi lain dengan cepat menyapa putra Radha itu. Sungguh, oh baginda, putra paduka, Suyodhana, berkata kepada Karna, ‘Oh putra Vikartana, saatnya bertempur

akhirnya tiba. Oh engkau yang berbudi luhur, tunjukkan sekarang keperkasaanmu, oh Karna. Bertindaklah sedemikian rupa sehingga Raja Jayadratha itu bisa tidak terbantai oleh Arjuna! Oh yang utama dari manusia, siang hari hampir berakhir. Cepat seranglah sekarang musuh utama itu dengan awan-awan panahpanah saktimu! Jika siang hari sudah habis, oh yang utama dari manusia, maka kemenangan, oh Karna, akan pasti menjadi milik

kita! Jika penguasa Sindhu itu dapat dilindungi hingga terbenamnya matahari, kemudian sumpah Partha otomatis menjadi gagal. Maka, selanjutnya Arjuna sendiri akan masuk ke dalam api berkobar. Oh pemberi kehormatan-kehormatan, saudara-saudara Arjuna lainnya juga dengan semua pengikutnya, tidak dapat hidup lagi. Bahkan untuk sekejap di sebuah dunia ini begitu mereka kehilangan Arjuna! (bersambung)

Sloka 9.19 Tapamy aham aham varsam nigrhnamy utsrjami ca amritam caiva mrityus ca sad asac caham arjuna Aku memberi panas. Aku menahan dan mengirimkan hujan. Akulah keabadian dan juga kematian, Akulah yang telah berlalu, yang tidak abadi atau asat, dan keabadian sat.


16 Pages

166 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

Indonesia screens for Zika as Singapore infections mount

st.com. http://epaper.in

online: http://www.inte

r 2, 2016

Friday, Septembe

Luiz in shock Chelsea return to City as Man squad clears out

er 2, 2016

Friday, Septemb

emotion Gender and artificial in examined tale ‘Morgan’ e intelligenc

Brazil’s ousted ff Rousse by Senate, in Temer sworn Page 6

ional Bali

find Internat

of foreign - The invasion has not apparently DENPASAR the to Denpasar workers significant. As evidence, the Denpasar been too data collection in 2016 indicated results of until August people whereas y 170 Labor Agency of educaquite a lot sectors as there are approximatel there are in Denpasar goods and services foreign worker. tional institution, sector employing Foreign... on page 2 Continued

virus on the Zika in advisory l Airport past a travel Internationa People walkKuala Lumpur Aug. 28, 2016. According (MOH) in Sunday, of Health Malayinfection Ministry a Malaysia, Sepang, Singapore Agency informed first pat the to local reports, became Environmen virus. and National living in Singapore mitted Zika by locally-trans sian woman infected tient to be

a as ns for Zikunt ia scree Indones infections mo re Singapo ing Singapore,

Aljunied has designated island. The government around the Zika virus. of concern transmitted other areas cases of locally and have noted IA has confirmedas affected areas MALAYS Singapore Drive and Sims Crescent Johor Bahru Drive Sembawang Road Senoko South Map key: Pulau Ubin Affected areas Khatib Camp Kranji Road Areas of concern

Zika risk

areas in

Singapore

Post at:

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

n Minimal, foreigtered workers regis Agency at Manpower

well as tourism

- The strugLOS ANGELES human emotion is often gle to replicate intelligence in artificialin movies, but what beartificial explored when an happens emotional? ing is too on

out in theaters “Morgan,”in a near future realfrom set Friday, is a group of scientists breed a ity where AI company a corporate than baby. synthetic but growing faster by played Aged 5 looks child, Morgan, a human Anya Taylor-Joy, highly REUTERS 20-year-old teenager and is a of s like female being with outbursts Free Production intelligent via Scott her huMorgan deadly anger. is told by longer Still from no created her. When Morgan just as “Morthat she is must other whoThe film came out man minder start shooting, and instead room while the about to as “her,” called coldly allowed outdoorsunderground gan” was and while he the being Lee Weathers he caged stay in a is constantly observed, half including as “it.” Scott said, “quite niche,” Taylor- Garland’s movie him rethink parts Morgan where she in the eye. Scott said ly refer to her vulnerable added that it made Director Luke she stabs the immaculate in to agent Lee Joy brought a childlike, In comes of “Morgan.”a lot of philosophy ly” element corporate deter“There’s said. groomed (Kate Mara) to and “otherworld but but should be Morgan. Weathers there,” Scott that was terrific, that male actors, Morgan “I thought a good lesson in “I did considerit and we thought mine whether emogreat female for me it was terminated. hold back on most rather we talked about to start moving to find a I wanted watching “Ex “I had to my character is it was better film initiallydirection. But you know he said. tions because and very even-keeled in that the first feature Mara lead,” thought: ‘Do clear of I filmmaker “Morgan,” of veteran steer unemotional very focused,” of Machina,” going to little bit more Scott, son comes on the heels and calculated, what? I’m be a interview. on its three for said in an this and perhaps go for action.’” Ridley Scott, 2015 independent centers in which entertaining and who include Alex Garland’s The film characters Rose hit “Ex Machina,” a female (rtr) lead female Thrones” actress friend, sci-fi Vikander played the humans “Game of Morgan’s closest Alicia outsmarts gender Leslie as robot that struggle with and Morgan’s the scientists identify identity. Half Jl. D.Tamblingan

s confirm Malaysia case, first Zika visited victim had re Singapo Page 13

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

SINGAP Toh Guan

Road East

ORE

Place

Lor 101 Changi Central business district

Jurong Island

Crescent Joo Chiat

Sentosa

Singapore

Strait

including

the capital

be airport. will also from neighbor- Jakarta’s travelers travelers He said questionnaire so they city-state is screeningZika virus as the case of a know given a health symptoms and auorne — Indonesia first JAKARTA for the mosquito-binfections and its will recognize report to health of Malaysia’s to immediately number ing Singapore growing , and other thorities. On Thursday, said a 58-year-old reports a woman testing positive. microcephaly to Singapore tal disorders. Health Ministry known as pregnant first developmen cases as of who traveled Ministry

Changi Airport Aljunied

Sims Drive

2 miles 2 km

woman Health that country’s had 155 said serious Indonesian had become Oscar Primadi are Singapore Wednesday. Centers for Disease Zika case. spokesmanthat health officials Foreign The U.S. Prevention is advisThursday ng that the also be heard to take and News can recommendi an advisory against Control at Global to Singapore issue protecting Singapore, ing travelers in “Bali Image” from 9.30 Ministry 96.5 such as travel to bites, Radio FM am. Listen to precautionsagainst mosquito nonessentialfor pregnant women. be said it until 10.00 FM at http:// can also particularly on Wednesday in themselves the virus Global Radio ten2mybecause to use conSingapore 22 new Zika cases at globalfmbali.lis and and transmitted, streaming sexually had identified area of the city or live video and http:// have sex. radio.com lfmbali.com ali. one particularinvolving a pregnant doms or not said thermal imaging body http://radiogloba nel/global-fm-b Primadi abnormal its first case ustream.tv/chan for most equipment to detectinstalled at eight woman. was mild effects servinfecZika has in temperaturesports with routes doctors believe people but pregnancy can result is Indonesian tion during small heads, which babies with

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Singapore of Health Source: Ministry 01/09/2016 J. Wang,

JUMAT KLIWON, 2 SEPTEMBER 2016

Putri Pramesti

Bali Post/win

PUTRI PRAMESTI adalah salah satu nominasi Jegeg Bagus Klungkung pada tahun 2013 lalu. Gadis kelahiran Semarapura, 11 Desember 1995 ini, bahkan dinobatkan sebagai jegeg terfavorit kala itu yang mengalahkan para pesaingnya. Saat ini, Pupuw -- pangilan akrabnya -- masih aktif sebagai humas Paguyuban Duta Wisata Jegeg Bagus Klungkung 2016 hingga 2018. Berbagai prestasi sudah pernah diraihnya, di antaranya Freelance Master of Ceremony (MC) 2009 hingga sekarang, juara I Dharma Wacana Porseni tingkat Provinsi Bali 2013, juara II Dharma Wacana Poreseni tingkat Provinsi Bali 2012, juara II Pidarta Bahasa Bali IHDN tingkat Provinsi Bali 2010, juara I Dharma Wacana Poreseni tingkat Kabupaten Klungkung 2013 dan sebagainya. Saat ditemui menjadi MC mengisi acara HUT ke-32 ST Manik Karana Karangsari, Nusa Penida, beberapa waktu lalu, ia mengatakan saat ini masih menempuh studi Ilmu Komunikasi di Universitas Udayana. Dan sering menjadi MC pada event di Denpasar. Ia pun senang bisa diberi kesempatan untuk mengisi acara di Nusa Penida. Selain keramahtamahan warga, Nusa Penida dikauinya kini menyimpan banyak destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya wisata spiritualnya, tetapi juga keindahan panorama alamnya sudah bisa dinikmati oleh para wisatawan, seperti pantai dan bukit. Selama dua hari di Nusa Penida, ia mengakui tidak ingin meninggalkan Nusa Penida. ‘’Nusa Penida has so many beautiful places, seperti tempat wisata yang telah saya kunjungi selama dua hari di sana, yakni Angel Billabong, Broken Beach, Crystal Bay, Pura Goa Giri Putri, dan Pulau Seribu, serta Pantai Atuh. Tempat-tempat tersebut benar-benar membuat saya tak ingin meninggalkan Nusa Penida. Walaupun akses untuk sampai pada tempat tersebut sangat menantang dan tidak mudah, tetapi semua itu telah terbayarkan setelah melihat indahnya tempat-tempat tersebut. Wonderful Nusa Penida pokoknya! Benar-benar ciptaan Tuhan yang sangat sempurna. Tak sanggup untuk pulang hahahha... sampai ketemu di Nusa Penida Festival,’’ pungkas pemilik nama lengkap Luh Komang Putri Pramesti ini. Ia pun berharap masyarakat Nusa Penida khususnya para remaja agar menjaga dan melestarikan keindahan destinasi alam Nusa Penida, agar bebas dari pencemaran lingkungan seperti sampah. Sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara tetap antusias mengunjungi wisata yang ada di Pulau Nusa Penida. (win)

Sisi Lain Afgan Tertuang Dalam Album Baru ’’Sides’’

PENYANYI Afgansyah Reza kembali menghadirkan karya terbarunya yakni album keempat sepanjang kariernya bertajuk ‘’Sides’’. Lewat album ini, Afgan menampilkan sisi dalam dirinya yang belum pernah tereksplor di album-album sebelumnya. ‘’Jadi ide nama ‘Sides’ ini datang sendiri aja. Ada banyak sisi dari saya yang belum tereksplor di tiga album sebelumnya,’’ kata Afgan ditemui saat launching album ‘’Sides’’ di Empirica, SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (31/8). Di dalam album ‘’Sides’’, genre pop, soul, R&B, electronic dance, blues serta orchestra digabungkan menjadi sebuah karya menarik bagi Afgan. Selain itu, Afgan turut bekerja sama dengan banyak musisi serta produser musik kelas internasional. ‘’Saya ngefans sama Mark Hill, tiba-tiba pihak label mendatangkan Mark Hill. Kita sempat kirim demo vokal ke Mark Hill dan dia suka,’’ jelas Afgan. Tidak hanya itu, Afgan melalui karya terbarunya ini juga menghadirkan sejumlah kolaborasi bersama penyanyi ternama Indonesia dan negeri tetangga, Malaysia. Inilah ke-13 lagu dari penyanyi berlesung pipit ini yaitu ‘’Rollercoaster’’, ‘’Knock Me Out’’, ‘’Count On Me’’, ‘’Berani Sadari’’, ‘’Thinkin’ About’’, ‘’Brand New Day’’, ‘’X’’, ‘’Berlalu’’, ‘’Kunci Hati’’, ‘’Percayalah’’, ‘’Aku Dengannya Kau Dengan Dia’’, ‘’Setia Menunggu’’ dan ‘’Jalan Terus’’. ‘’Ada kerja sama juga dengan Sonaone, dia dari Malaysia, katanya mau kerja sama. Kemudian kita rekaman dua lagu. Terus ketemu Rayi ‘RAN’ sama Yura Yunita, kita kepikiran bikin lagu bertiga karena biasanya kan duet. Alhamdulillah semuanya mengalir begitu aja, ada Raisa juga,’’ paparnya. ‘’Untuk lagu dan aransemen, ide-idenya juga banyak datang dari Ryan D’Masiv, Inu Numata, Badai, Alam Urbach juga dilibatkan dalam album ‘Sides’ ini,’’ tandas Afgan. (pik)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

SANGGAH - Masyarakat Desa Jehem menggeluti usaha pembuatan sanggah (kiri) dan dupa (kanan).

Putri Pramesti

Senang Isi Acara di Nusa Penida

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Bali Post/sos

Desa Jehem Bangli

Sentra Produksi Sanggah dan Dupa DESA Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli dikenal sebagai sentra produksi sanggah. Sebagian besar masyarakatnya menggeluti pekerjaan itu. Selain sanggah, ada pula usaha yang mulai berkembang, yakni pembuatan dupa. Jarak Desa Jehem dengan Kota Bangli cukup dekat. Waktu tempuhnya hanya sekitar 15 menit. Daerah ini masih sangat asri. Hal itu ditunjukkan dengan hijaunya pepohonan. Sama sekali tak terasa suasana hiruppikuk. Masyarakat setempat tak hanya menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, salah satunya padi dan kakao. Namun juga pada kerajinan berupa sanggah. Sektor ini digeluti hampir 90 persen masyarakat. ‘’Kerajinan ini memang menjadi sektor terbesar yang digeluti masyarakat,’’ ujar Perbekel Jehem Ida Bagus Made Rencana, Rabu (31/8).

Keberadaan kerajinan itu, dikatakannya, juga mampu memberdayakan masyarakat. Bahkan, itu bisa dikatakan sebagai sumber penghasilan paling menjanjikan. Hal ini juga dijadikan kesempatan oleh sejumlah masyarakat untuk membuka bisnis jualbeli kayu. ‘’Berkat itu sejumlah masyarakat bisa dapat pekerjaan,’’ ucapnya. Sanggah yang dilahirkan tangan-tangan kreatif masyarakat itu, kata Rencana, tak hanya mampu menarik minat masyarakat lokal saja. Namun juga merambah ke seluruh kabupaten di Bali, Lombok dan beberapa daerah di Indonesia yang men-

jadi kantong-kantong transmigrasi masyarakat Bali. Persoalan harga, tentunya itu menyesuaikan dengan ukuran, bahan, dan tingkat kerumitan. ‘’Sampai saat ini pemasarannya masih sangat menjanjikan. Kendala juga hampir tidak ada,’’ jelasnya. Dupa Alami Ekonomi kreatif yang berkembang di Desa Jehem tak hanya berupa kerajinan sanggah. Namun belakangan ini juga muncul usaha pembuatan dupa Bali (dubali) yang berbahan alami. Lokasinya di Banjar Jehem Kaja. Menariknya, di samping segi bahan, dupa tersebut

juga unggul dalam proses produksi, yakni menggunakan teknik handroll yang tentunya mengutamakan kesucian. Pemilik usaha Jro Mangku Eko Astana mengungkapkan, selama 13 tahun berdiri, usaha ini telah menciptakan dupa dengan berbagai aroma, seperti cendana, gaharu, kayumanis, rempah, dan stanggi. Menariknya, dalam proses pembuatan, usaha yang melibatkan 50 tenaga lokal ini masih menerapkan cara handroll atau menggiling dengan tangan. Guna menjaga kesuciannya, tenaga yang mengalami cuntaka tidak diperkenankan melakukan produksi. ‘’Kami komitmen menjaga kesucian produk. Ada beberapa pantangan yang harus ditaati. Intinya kami terus memberikan

sentuhan ajeg Bali,’’ ujarnya, belum lama ini. Pengerjaannya yang masih tradisional tak membuat kualitas dupa tersebut kalah dengan yang lainnya. Pemasarannya pun serupa dengan kerajinan sanggah, yakni tak hanya menyasar masyarakat Bangli saja. Namun sudah hampir ke seluruh daerah di Bali. Keuntungan yang didapatkan dari penjualan dubali ini digunakannya untuk kegiatan sosial. Selain membuat Sanggar Swasti Bila Center yang bergerak dalam yoga, seni dan budaya, juga untuk membantu siswa miskin bersekolah. ‘’Jadi dengan membeli dupa ini, secara tidak langsung juga ikut membantu saudara kita yang membutuhkan,’’ ujarnya. (sos)

Melalui Tema ’’BPR Sahabatku’’

Perbarindo Bali Dekatkan Diri ke Masyarakat

Bali Post/kmb23

SOUNDRENALINE - Novrial Rustam selaku Managing Director Kilau Indonesia (kiri) berfoto dengan personel Lolot Band, usai memberikan keterangan terkait pelaksanaan Soundrenaline 2016, Kamis (1/9) kemarin di GWK.

73 Musisi Ramaikan Soundrenaline 2016

PENTAS musik terbesar di Indonesia, Soundrenaline 2016, kembali digelar. Event ini akan berlangsung selama dua hari, tanggal 3-4 September di Garuda Wisnu Kencana (GWK). Novrial Rustam selaku Managing Director Kilau Indonesia, penyelenggara Soundrenaline 2016, saat ditemui Kamis (1/9) kemarin mengatakan, dengan mengusung tema ‘’Louder than Ever’’, Soundrenaline 2016 akan memberikan jawaban atas keinginan para musisi, pelaku kreatif dan masyarakat Indonesia akan festival musik bertaraf internasional. Sebanyak 73 musisi Tanah Air akan tampil di 5 panggung Soundrenaline. ‘’Ragam musisi berkualitas seperti Efek Rumah Kaca, Kelompok Penerbang Ro-

ket, Barasuara, DDHEAR, Isyana Sarasvati, Navicula, Lolot, Sheila on 7 dan Kahitna, turut memberikan warna tersendiri di festival akbar ini,’’ katanya. Pada penyelenggaraan keempat belas ini, akan ada eksplorasi konten dari komunitas kreatif dan para pengunjung. Menurutnya, sejak tahun 2002, Soundrenaline selalu menjadi wadah berkarya dan tempat reuni musisi dari beragam latar belakang dan genre. Selaras dengan komitmen pemberdayaan Sampoerna A, tahun ini semua musisi sidestream dan mainstream serta komunitas kreatif akan diberikan ruang yang sama besar untuk saling berkreasi dan memberi inspirasi. Tahun ini Soundrenaline

juga mengajak Nikita Dompas, music director kenamaan, untuk menyuguhkan signature performance ‘’Soundrenaline Project’’ yang melibatkan ragam musisi berkarakter unik dan menonjol. Novrial mengatakan, untuk satu hari, harga tiket sebesar Rp 150.000. Namun ada juga tiket terusan sampai dua hari dengan harga yang lebih murah yaitu Rp 275.000. Jumlah pengunjung ditargetkan sebanyak lebih dari 80.000 penonton selama dua hari. ‘’Seperti pelaksanaan tahun lalu, jumlah pengunjung mencapai 83 ribu. Tahun ini, kami menargetkan sebanyak yang tahun lalu atau bisa lebih dari 83 ribu,’’ harapnya. (bns)

adalah beristirahat,’’ katanya seperti dikutip AFP. Majalah People, yang pertama kali melaporkan pernyataannya, mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa Gomez ‘’tidak merasa seperti dir-

inya’’ dalam beberapa bulan terakhir dan memutuskan untuk ‘’mengosongkan jadwalnya tahun ini.’’ Gomez terakhir tampil pada 13 Agustus di Auckland, Selandia Baru di akhir tur Asia dan sejak saat itu tidak aktif di media sosial. Dia dijadwalkan melanjutkan tur ‘’Revival’’ pekan depan di Amerika Utara, yang akan berakhir 18 Desember di Guadalajara, Meksiko. Gomez, yang tenar setelah membintangi serial Disney series ‘’Wizards of Waverly Place’’ juga mempersingkat tur pada akhir 2013. Ketika itu tabloidtabloid berspekulasi bahwa dia patah hati setelah putus hubungan dengan bintang muda Justin Bieber. Dia baru mengungkapkan bahwa dia menjalani perawatan karena lupus dua tahun kemudian. (ant)

Selena Gomez Persingkat Tur Dunia

BINTANG televisi remaja yang kemudian menjadi penyanyi, Selena Gomez, mempersingkat tur dunianya karena harus mengatasi efek pascalupus. Gomez (24) mengumumkan satu tahun lalu bahwa dia diam-diam menjalani kemoterapi untuk mengobati lupus, penyakit kronis yang menyebabkan sistem imun tubuh menyerang jaringan yang sehat. ‘’Saya baru tahu bahwa kegelisahan, serangan panik dan depresi bisa jadi efek samping dari lupus, yang bisa menjadi tantangan tersendiri,’’ katanya dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs gedung konser tempat dia dijadwalkan tampil. ‘’Saya ingin proaktif dan fokus pada menjaga kesehatan dan kebahagiaan saya dan memutuskan bahwa cara terbaik untuk maju

DALAM rangka HUT ke-32 Perbarindo Bali, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Bali melakukan sejumlah kegiatan sosial ke masyarakat mulai sejak 11 Agustus lalu hingga puncak perayaan HUT, 3 September nanti. Kegiatan sosial yang dilakukan yaitu edukasi dan literasi keuangan di Undhira (Kamis, 11/8), sosialisasi good corporate governance (GCG) bagi BPR (Jumat, 12/8), menyerahkan bantuan pendidikan berupa 2 komputer, 27 tong sampah, buku pendidikan ke SMAN 6 Denpasar (Jumat, 19/8), dilanjutkan kunjungan sosial ke Panti Tresna Werda pada Jumat (19/8), persembahyangan bersama pada Sabtu (20/8), kunjungan ke Panti Asuhan Semara Putra pada Minggu (21/8), bedah rumah di Banjar Jabon, Sampalan Tengah, Klungkung pada Minggu (28/8). Nantinya perayaan puncak HUT akan dilaksanakan 3 September dengan dipadatkan berbagai kegiatan sosial seperti senam massal, donor darah, cek kesehatan, dan berbagai hiburan. Drs. Ketut Wardana, M.Si., Ketua Panitia HUT, mengatakan HUT Perbarindo Bali yang jatuh pada 25 Agustus, pada tahun ini bertemakan ‘’BPR Sahabatku’’. Tema tersebut dipilih lantaran BPR ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat. ‘’Karena selama ini sahabat UMKM adalah BPR, kami ingin lebih dekat dan siap membantu dalam hal produk perbankan,’’ ujarnya. Wujud kedekatan tersebut dengan kegiatan yang dilakukan sebelumnya serta merayakan HUT Perbarindo bersama masyarakat. Rencananya, pihaknya menargetkan 6.000 orang hadir

dalam perayaan HUT Perbarindo Bali. Pada perayaan HUT juga akan dibagikan ribuan nasi jinggo yang merupakan produk UMKM masyarakat Bali. Pihaknya ingin mengangkat produk UMKM tersebut sebagai produk yang patut dibanggakan. Produk BPR pun lebih banyak dimanfaatkan UMKM seperti kredit yaitu 80-90 persen dimanfaatkan UMKM. Ke depan, BPR akan lebih memfokuskan pada pengusaha pemula dengan bekerja sama dengan Jamkrida memberikan kemudahan pada pengusaha pemula. Di usia yang ke-32, diharapkan BPR semakin bertumbuh dan dalam posisi yang sehat. Diharapkan masyarakat memanfaatkan produk BPR seperti deposito karena dengan bunga lebih tinggi dan dijamin LPS, masyarakat akan semakin dekat dengan BPR. ‘’Pada intinya, diharapkan masyarakat menyimpan uangnya di BPR karena aman, dijamin LPS dan lebih menguntungkan. BPR siap melayani masyarakat dan apabila masyarakat membutuhkan, bisa langsung menghubungi BPR, maka BPR akan langsung mengunjungi nasabah ke rumah,’’ tegasnya. (kmb42/ k250)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook