20 HALAMAN
NOMOR 185 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Jumat umanis, 2 maret 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Ryacudu-Jokowi Bahas Ba’asyir
Bali Post/olo
SAPA PEDAGANG – Cagub Bali nomor 2, Rai Mantra, menyapa para pedagang di Pasar Umum Negara, Kamis (1/3) kemarin.
Blusukan ke Petani dan Pedagang di Jembrana
Rai Mantra Kumandangkan Nawacandra
CALON Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (1/3) kemarin menyapa masyarakat di Kabupaten Jembrana. Selain memaparkan sejumlah program Nawacandra, Rai Mantra juga menyerap aspirasi masyarakat Gumi Makepung demi terwujudnya Bali Shanti dan Jagadhita berlandaskan Tri Hita Karana. Selain ke pasar-pasar tradisional, Rai Mantra juga bertatap muka dengan krama Subak dan nelayan di Jembrana. Cagub Bali yang berpasangan dengan Cawagub I Ketut Sudikerta ini blusukan ke Pasar Umum Yehembang dan Pasar Umum Negara yang menjadi jantung perekonomian masyarakat. Di dua lokasi tersebut, Rai Mantra menyapa dan bercengkerama langsung dengan para
pedagang dan pembeli. Sejumlah pedagang menyampaikan permasalahan terkait masalah kebersihan, parkir dan sejumlah fasilitas yang diinginkan. Cagub nomor urut 2 ini juga bercengkerama dengan para sopir angkutan kota dan angkutan desa yang menunggu di Terminal Umum Negara. ‘’Yang penting bagaimana para pedagang dan UKM bisa mendapatkan akses mudah dalam menguatkan dan mengembangkan usaha mereka. Seperti untuk permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan mempermudah perizinan,’’ ujarnya. Salah satu misi Mantra-Kerta adalah mengembangkan Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Kreatif. Hal. 19 Sambangi LPD
Diusulkan Tahanan Rumah
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu membahas kondisi kesehatan Abu Bakar Ba’asyir yang memburuk saat ini. ‘’Kita prihatin karena dia kan sudah tua, sakit-sakitan, kakinya bengkakbengkak,’’ kata Ryamizard ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. Ryamizard mengaku dirinya sudah menemui keluarga Abu Bakar Ba’asyir pada Rabu (28/2) di Solo untuk mendapatkan informasi kondisi Ba’asyir. ‘’Kita prihatin karena dia kan sudah tua, sakit-sakitan, kakinya bengkak-bengkak, makanya dengan alasan kemanusiaan, apa kata dunia kalau ditahan di lapas,’’ tuturnya. Ia menyebutkan demi kemanusiaan diusulkan supaya dipindahkan ke dekat-dekat Solo saja. ‘’Mungkin tahanan rumah dulu, kalau bebas risikonya nanti kalau ada apa-apa pemerintah yang disalahkan,’’ ujarnya. Ketika ditanya kapan akan dipindahkan, Ryamizard mengatakan belum tahu karena itu merupakan urusan kepolisian dan Kemenkum HAM. Ketika ditanya apakah Presiden Jokowi menyetujui pe-
mindahan itu, Menhan mengatakan Presiden Jokowi merupakan sosok yang manusiawi. ‘’Presiden kan sangat manusiawi, apalagi terhadap orang sudah tua dan dan sakit-sakitan,’’ ucap mantan Kasad ini menegaskan. Ia menyebutkan pertemuan dengan Presiden tidak sampai membahas pemberian grasi. Tidak sampai ke sana (grasi). Tahanan rumah saja sudah bagus, bisa kumpul keluarga ketemu anakcucu, karena masalah keamanan masih tanggung jawab kita, nanti pemerintah yang disalahkan kalau ada apa-apa,’’ tuturnya. Sebelumnya diberitakan (BP, 1/3) Abu Bakar Ba’asyir mengalami sakit kelainan pembuluh darah vena berkelanjutan atau chronic venous insufficiency bilateral. Hal. 19 Luar Lapas
Kasus Suap
Wali Kota Kendari dan Ayahnya Ditahan Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka tindak pidana suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tahun anggaran 2017-2018. Keempat tersangka itu yaitu diduga sebagai pemberi ialah Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) Hasmun Hamzah dan diduga sebagai penerima adalah Wali Kota Kendari 2017-2022 Adriatma Dwi Putra, ayah Adriatma yang juga mantan Wali Kota Kendari dan calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Asrun, serta pihak swasta yang
juga mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari Fatmawati Faqih. ‘’Mereka ditahan untuk 20 hari pertama. Adriatma, Asrun, dan Fatmawati Faqih di Rutan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. Sedangkan Hasmun Hamzah di Rutan Pomdam Jaya Guntur,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (1/3) kemarin. Empat tersangka tersebut sudah mengenakan rompi tahanan KPK saat keluar dari gedung KPK Jakarta untuk menjalani penahanan. Hal. 19 Pihak Lain
Heru Incar Bandar Besar
Made Oka Masagung Tersangka
rensi pers terkait penetapan dua tersangka tersebut. ‘’Karena proses pemeriksaan tersangka yang pertama, tentu saja hal yang paling k a m i s ampaikan adalah penyidik menyampaikan hak-hak dari tersangka apa kemudian pertanyaan-pertanyaan awal terkait dengan jabatan dan posisi yang bersangkutan termasuk juga kewenangan-kewenangan dan relasi dengan pihak lain,’’ ungkap Febri. Hal. 19 Proyek E-KTP
Bali Post/ant
DITAHAN - Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (kedua kanan) bersama calon Gubernur Sulawesi Tenggara Asrun (kiri) yang juga ayahnya digelandang ke dalam mobil tahanan usai terjaring operasi tangkap tangan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/3) kemarin.
Made Oka Masagung
Jakarta (Bali Post) – KPK mengumumkan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Made Oka Masagung, rekan Novanto, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP pada Rabu (28/2) malam. Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Rabu (28/2), diperiksa sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan Irvanto sebagai tersangka dilakukan sebelum KPK melakukan konfe-
Bali Post/ant
PENGAWALAN - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dengan pengawalan petugas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta, Kamis (1/3) kemarin.
Buwas Urus Keluarga
Bali Post/ant
BNN - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Heru Winarko berjabat tangan dengan mantan Kepala BNN Budi Waseso seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. Heru sebelumnya menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.
Jakarta (Bali Post) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko mengincar sejumlah bandar besar narkoba yang beroperasi di wilayah Indonesia. ‘’Saya akan melanjutkan dan tentu akan meningkatkan kinerja, seperti bandar-bandarnya akan kita lakukan tindakan. UU AntiNarkoba sendiri sudah mengatur, ada organisasi pencegahan di situ, rehabilitasi ada di situ, akan kita optimalkan berjalan sinergis semuanya,’’ kata Heru seusai dilantik di Istana Negara Jakarta, Kamis
(1/3) kemarin. Presiden, Kamis kemarin melantik Irjen Pol. Heru Winarko sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol. Budi Waseso yang memasuki masa pensiun. Heru sebelumnya adalah Deputi Penindakan KPK sejak 15 Oktober 2016. Sejumlah hal yang akan diperhatikan oleh Heru, misalnya, pelabuhan-pelabuhan tikus yang dapat menjadi tempat naik-turunnya narkoba dari berbagai kapal. Hal. 19 Angkatan Darat
Bupati Eka Siap 100 Persen Sukseskan Vaksinasi JE Tabanan Tempat Pencanangan dan ’’Pilot Project’’ MEMASUKI Maret 2018, Kementerian Kesehatan RI mulai menggulirkan program pencanangan imunisasi, kampanye, sekaligus pengenalan penyakit Japanese Enchepali (JE). Terkait itu, Kabupaten Tabanan dipilih sebagai lokasi pertama penerapan program tersebut. Program pencanangan imunisasi, kampanye, dan pengenalan JE di Kabupaten Tabanan ini dipusatkan di SMP Negeri 1 Tabanan dan akan berlangsung secara nasional hingga April 2018 mendatang. Sasaran utamanya adalah anak-anak pada usia sembilan bulan sampai dengan 15 tahun. Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan RI Nila F. Moloek hadir untuk meresmikan jalannya program tersebut disaksikan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Kegiatan itu turut dihadiri oleh undangan lainnya seperti Representatif WHO dan UNICEF, Pemprov Bali, perwakilan pemerintah kabupaten/kota
se-Bali maupun jajaran OPD di Kabupaten Tabanan. Acara juga dihadiri para siswa yang menjadi salah satu sasaran utama pemberian imunisasi dan pengenalan JE. Secara sekilas, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menjelaskan bahwa penyakit JE membawa dampak buruk yang luar biasa bagi kesehatan manusia. Risikonya adalah kelumpuhan akibat peradangan otak hingga kematian. Tidak hanya itu, pengidapnya juga berisiko mengalami perkembangan mental yang buruk. ‘’Dalam hal ini, di Provinsi Bali pelaksanaan kegiatan ini akan berlangsung dari Maret sampai April 2018. Mengingat pentingnya imunisasi ini, saya berharap pelaksanaannya sukses 95 persen,’’ kata Menteri Kesehatan dalam sambutannya. Menteri Nila F. Moeloek juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka
Wiryastuti yang berkomitmen mendukung program Kementerian Kesehatan. Terlebih lagi, dalam menjamin kesehatan ibu dan anak, Pemkab Tabanan salah satunya telah berupaya maksimal lewat program pencegahan dan penanganan kanker serviks. ‘’Saya menghargai Bupati yang telah menjadikan pencegahan dan penanganan kanker serviks sebagai salah satu prioritas program di pemerintahannya. Di awal kepemimpinan beliau ada delapan persen, sekarang satu persen, dan mudah-mudahan tahun depan menjadi nol persen,’’ ujarnya. Diakuinya, baik kanker serviks maupun JE yang kini sedang digalakkan sosialisasinya belum ditemukan obatnya. Namun, dengan program pencegahan setidaknya masyarakat bisa terhindar dari risiko kematian. Hal. 19 Bagian Hulu
VAKSINASI JE - Menteri Kesehatan RI Nila F. Moloek dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat vaksinasi JE di Tabanan.
denpasar
2
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
figur Targetkan 185.726 Orang PENYAKIT Japanese Encephalitis (JE) dilaporkan telah terjadi di Bali beberapa tahun belakangan ini. Dalam rangka mengantisipasi merebaknya virus tersebut dan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar vaksinasi JE, Kamis (1/3) kemarin. Pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi JE ini, menyasar 15 sekolah yang terdiri dari tujuh SMP, empat SD dan empat TK. Adapun sekolah tersebut yakni SMPN 4 Denpasar, SMPN 12 Denpasar, SMP CHIS, SMP Tunas Harapan, SMP PGRI 1 Denpasar, SMP PGRI 3 Denpasar, SMP PGRI 8 Denpasar, SDN 2 Penatih, SD Muhamadyah, SD Al Azhar, SDN 12 Sanur, TK Negeri, TK Cipta Darma, TK Kumara Giri, TK Gitayam Kumara, dan TK Grand Bali Beach. Kadiskes Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini menjelaskan, JE merupakan penyakit zoonosa yang dapat menyebabkan terjadinya radang otak pada hewan dan manusia. Penyakit ini bersifat arbovirus karena ditularkan oleh nyamuk, babi dan burung rawa. Manusia sendiri bisa tertular virus JE bila tergigit oleh nyamuk Culex tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Nyamuk golongan Culex ini banyak terdapat di persawahan dan area irigasi dan biasa beraktivitas di malam hari. ‘’Kejadian penyakit JE pada manusia biasanya meningkat pada musim hujan. Penyakit ini telah menyebar luas di Asia bagian Timur, seperti Jepang, Korea dan juga negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia,’’ paparnya. Pada stadium ini panas tetap tinggi dan tidak . Ia menegaskan, Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan 185.726 orang berusia sembilan bulan hingga 15 tahun yang tersebar di wilayah Kota Denpasar dapat terpenuhi. Adapun kegiatan ini dilaksanakan menyasar 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit ini dilaksanakan mulai Kamis kemarin hingga 30 April mendatang. ‘’Vaksinasi ini akan berlanjut hingga 30 April mendatang. Hari ini (kemarin - red) baru 15 sekolah,’’ paparnya. (ara)
Operasi Keselamatan Agung 2018
Polantas Sasar Truk dan Sepeda Motor Salah Lajur
Denpasar (Bali Post) Selama 21 hari ke depan, jajaran Ditlantas Polda Bali akan menggelar Operasi Keselamatan Agung 2018. Berbagai persiapan dilakukan guna menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Bali. Salah satunya menggelar apel di Lapangan Niti Mandala Renon, Kamis (1/3) kemarin. Dalam operasi ini, sasarannya yakni truk dan sepeda motor yang salah lajur. Di mana truk dan pengendara motor mestinya melaju di lajur kiri, khususnya di jalan by-pass. ‘’Saya minta kepada Ditlantas Polda Bali dan Satwil menindak tegas truk dan motor yang melanggar tersebut. Truk dan motor ini harusnya melaju di lajur kiri bukan di lajur kanan. Saya sering melihat pelanggaran itu di by-pass,’’ kata Kapolda Bali Irjen Petrus Reihard Golose didampingi Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana usai apel kemarin. Hal ini dilakukan, kata jenderal bintang dua di pundak ini, guna meminimalisasi dan menekan kasus kecelakaan di jalan raya. Irjen Golose juga meminta jajaran Ditlantas Polda Bali mampu melakukan langkah antisipasi berupa taktis, teknis maupun strategis. ‘’Potensi pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini dapat diminimalisasi,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, operasi ini akan berlangsung selama 21 hari ke depan, mulai dari tanggal 5-25 Maret 2018. Selain truk dan motor yang salah lajur, pelanggaran lain yang juga disasar yakni hal-hal yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Misalnya, pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, berboncengan lebih dari satu dan pengendara belum cukup umur. Sementara dalam menjalankan tugas di lapangan atau melakukan pelayanan di kantor, personel Ditlantas Polda Bali diminta untuk meningkatkan kedisiplinan. Hal ini dilakukan demi terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. ‘’Polantas harus bisa merebut simpati masyarakat dengan cara melakukan budaya tertib berlalu lintas melebihi dari masyarakat,’’ tegasnya. (kmb21/kmb)
Bali Post/eka
KESELAMATAN - Seorang polisi memeriksa kelengkapan sebelum mengendarai motor, seusai apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Agung 2018 di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (1/3) kemarin.
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Komisi III Minta Dinas PUPR ’’Blacklist’’ Rekanan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
PROYEK - Pengerjaan proyek di Gedung DPRD Kota Denpasar, beberapa waktu lalu. Proyek ini termasuk dalam salah satu proyek yang pengerjaannya mengalami keterlambatan.
Kualitas Proyek Rendah
Komisi III Minta Dinas PUPR ’’Blacklist’’ Rekanan
Denpasar (Bali Post) – Selama tahun 2017 lalu, sejumlah proyek fisik dilaksanakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar. Proyek terbanyak dimiliki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Namun, dari sejumlah proyek yang digarap, tidak semuanya berjalan mulus. Ada sejumlah proyek yang penyelesaiannya molor dan ada juga yang kualitasnya rendah. Guna meminimalisasi kondisi serupa pada tahun 2018 ini, jajaran Komisi III DPRD Denpasar meminta kepada Dinas PUPR untuk lebih selektif memilih rekanan. Bahkan, bila kinerjanya sudah buruk, maka diharapkan Dinas PUPR memblacklist rekanan yang tidak menunjukkan kinerja yang baik. ‘’Blacklist saja rekanan yang
hasil kerjanya tidak bagus,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Denpasar Eko Supriadi, Kamis (1/3) kemarin. Dalam rapat kerja jajaran Komisi III dengan Dinas PUPR, kata Eko Supriadi, pihaknya sudah menyampaikan agar OPD bersangkutan bisa menjatuhkan sanksi terhadap rekanan yang kinerjanya kurang baik. Karena
selama tahun 2017 lalu, ada beberapa proyek yang penyelesaiannya molor. Seperti yang terjadi di Gedung DPRD Denpasar, balai budaya, RS Wangaya dan bangunan gedung di Polresta. Selain molor, kata Eko, hasil akhir penggarapan proyek juga ada yang tidak baik, seperti yang terjadi di gedung dewan. Proyek penambahan fasilitas gedung
Kecanduan ’’Game Online’’ Berhubungan dengan Gangguan Jiwa Denpasar (Bali Post) Internet hadir dengan banyak manfaat, yaitu untuk tujuan komersial, sosial, psikologis, akademis dan medis. Namun pemanfaatan internet yang berlebihan hingga menimbulkan kecanduan merupakan masalah serius. Sejumlah studi telah melaporkan hubungan penting antara kecanduan internet atau game online dan gangguan jiwa. Dokter spesialis kesehatan jiwa RSUP Sanglah dr. AA Sri Wahyuni mengatakan, kecanduan game online ditandai dengan keasyikan bermain secara terus-menerus, sulit mengendalikan atau mengurangi waktu yang dihabiskan untuk bermain, kehilangan kontrol diri seperti menipu, isolasi sosial dan kelelahan, kehilangan hubungan dan kehilangan minat pada kegiatan lain. Gangguan jiwa yang bisa terjadi seperti depresi, gangguan cemas, gangguan pemusatan perhatian, introvert (sulit berteman), impulsif (marah, ngamuk, memukul) dan gang-
guan penyalahgunaan zat. Penggunaan internet atau game online yang berlebihan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan di luar negeri telah dikaitkan dengan masalah keluarga dan lingkungan sosial. Sri Wahyuni menambahkan, perilaku permisif terhadap anak yaitu memberikan dengan mudah apa yang menjadi keinginan anak juga memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter anak. Pola pengasuhan yang membiarkan anak melakukan apa yang disenangi juga berkontribusi besar. Misalnya, memberikan gawai kepada anak yang belum sepantasnya memiliki, karena didorong teman-temannya yang sudah mempunyai gawai yang canggih. Sri Wahyuni mengingatkan, orangtua berperan penting dalam pengenalan awal game online maupun offline kepada anak. Terkadang orangtua dengan mudah memberikan game kepada anak agar tidak menganggu aktivitas yang sedang dilakukan. ‘’Begitu anak belajar
motorik halus menyentuh dan menggenggam sudah diperkenalkan handphone, android dan lain-lain. Jika orangtua memberikan penjelasan pada anak dampak baik dan buruknya suatu permainan atau game online, maka anak akan selamat dari kecanduan game,’’ katanya. Dampak mental dari kecanduan game online karena emosional tidak stabil, terutama saat kalah bermain. Pasalnya, mereka belum paham dan terhipnotis dengan gamenya. Sehingga berdampak ada emosinya pada keluarga, bolos sekolah, mencuri dan sebagainya. ‘’Misalnya pencurian di tempat kerja, karena membutuhkan uang dalam permainan game online. Sering pemain harus membeli segala peralatan seperti senjata atau membeli strategi bermain biar menang,’’ tuturnya. Di era serba digital ini, Sri Wahyuni mengharapkan para orangtua selalu menyeimbangkan permainan elektronik dengan alam serta selalu meningkatkan komunikasi. (kmb42)
dewan ini banyak yang kurang baik dalam finishing-nya. Hal ini terlihat dari masih adanya pemasangan kusen, lis serta handle pintu yang sudah rusak. Bahkan beberapa plafon belum tertutup penuh. Eko Supariadi menilai pekerjaan yang dilakukan rekanan hasilnya tidak maksimal. Selain terlambat, hasil akhirnya tidak mencerminkan apa yang direncanakan sebelumnya. ‘’Saya kira ini banyak yang menjadi catatan bagi rekanan, karena beberapa jenis pekerjaan kurang baik,’’ ujar Eko Supriadi. Terhadap semua usulan dari
Komisi III, Sekretaris Dinas PUPR I Made Widiyasa yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, apa yang menjadi usulan dewan bisa dilakukan. Termasuk bila ingin melakukan blacklist rekanan yang hasil kerjanya tidak baik. Namun, prosesnya harus melalui Inspektorat Daerah. ‘’Bisa dilakukan dengan proses melalui Inspektorat,’’ katanya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Paiketan Krama Bali Gelar ’’Workshop’’
Fasilitasi Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus Denpasar (Bali Post) Paiketan Krama Bali menggelar workshop fasilitasi pendampingan anak berkebutuhan khusus di Kampus STPBI Denpasar, Rabu (28/2). Workshop ini diharapkan mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi pendidikan anak berkebutuhan khusus. Ketua Panitia Workshop Jero Jemiwi mengatakan, anak dan perempuan adalah aset terbesar bangsa. Perhatian bagi anak berkebutuhan khusus secara tidak langsung memberikan dukungan moral sehingga anak berkebutuhan khusus merasa tidak sendirian. Jero Jemiwi berharap, orangtua mampu memperlakukan anak dengan lebih baik dan lebih layak. Saat ini, kata Jero Jemiwi, perubahan paradigma harus dilakukan. Banyak orang-
tua tidak mengetahui anak berkebutuhan khusus membutuhkan pendidikan khusus. Ditegaskan, kesadaran dan kesabaran orangtua, guru dan masyarakat menjadi bagian integral sehingga bisa menjadi solusi mewujud kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus. Kabid Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Bali Made Wididarma menyatakan sependapat dilakukannya perubahan terhadap paradigma pendidikan. Menurutnya, dari tahun ke tahun hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas pendidikan dan akses anak berkebutuhan khusus. Hal itu jangan dijadikan beban, namun peluang dan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Selain kualitas dan akses, kompetensi guru yang mengajar juga masih langka dan kurang merata. (kmb)
Jro Jangol Dijerat Tiga Pasal
Denpasar (Bali Post) Mantan Wakil Ketua DPRD Bali Jro Gede Komang Swastika alias Jro Jangol, Kamis (1/3) kemarin mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Narapati di hadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi menjerat Jro Jangol dengan tiga pasal. Sebagaimana yang disampaikan di depan persidangan, pasal pertama yang menjerat mantan wakil rakyat dari Partai Gerindra itu adalah Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Kedua, Jro Jangol dijerat Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan ketiga Pasal 112 ayat 2 UU yang sama. Jaksa dari Kejari Denpasar dalam surat dakwaan yang dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum itu menguraikan bahwa pada 31 Oktober 2017 terdakwa Jro Jangol mendatangi I Kadek Dandi Suardika (dalam penuntutan terpisah) guna menyerahkan sabu-sabu seberat dua gram. Atas diterimanya barang itu, Dandi mem-
bagi dua paket sabu-sabu itu menjadi sembilan paket. Pada 2 November Dandi menjual empat paket dan paket lainnya dijual pada I Gede Juni Antara alias Katos. Hasil penjualan itu sebesar Rp 5 juta, yang kemudian oleh Dandi dititip ke Semiati (penuntutan terpisah) selanjutnya diberikan ke Jro Jangol. Besoknya Gede Juni Antara kembali datang untuk mengambil paket sabu-sabu seberat 0,31 gram. Tak lama setelah pergi dari rumah Jro Jangol di Jalan Pulau Batanta, Banjar Sebelanga, Denpasar, Juni Antara dibekuk polisi. Saat itu dia sempat membuang barang bukti, namun dilihat oleh polisi. Juni Antara kemudian diamankan. Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa sabu-sabu itu dibeli dari Dandi. Tak lama berselang, tertangkaplah I Kadek Dandi Suardika. Saat diinterogasi, kata jaksa dalam dakwaannya Dandi mengaku bahwa sabusabu itu didapat dari Jro Jangol yang saat itu menjabat Wakil Ketua DPRD Bali. Pada 4 November sekitar pukul 14.00 Wita, petugas kepolisian melakukan penggeledahan di rumah Jro Jangol di
Jalan Batanta. Di sana polisi bertemu istri ketiga Jro Jangol, Ni Komang Asti Suryaningsih, dan ibu Jro Jangol, Ni Made Nasih. Saksi menunjukkan kamar Jro Jangol. Namun saat hendak dibuka polisi, pintu kamar terkunci, namun jendela belakang terbuka. Dengan disaksikan klian lingkungan, kepala desa, termasuk istri dan ibu Jro Jangol, polisi melakukan penggeledahan. Ketika digeledah, polisi menemukan tas hitam berisi satu klip berisi kristal bening berupa sabu-sabu seberat 0,14 gram. Dua plastik klip berisi 0,85 gram dan 0,80 gram, plastik klip lainnya berisi 0,85 gram dan 0,81 gram serta bong ditemukan di atas plafon tempat tidur. Selain itu, polisi juga menemukan kotak plastik isi 0,28 gram sabu, kristal bening yodium sulfat berat bersih 3,43 gram, bong, KTA Gerindra atas nama Jro Gede Komang Suastika. Polisi juga menemukan buku tabungan atas nama terdakwa. Petugas juga menemukan dua ponsel dan server. Jro Jangol baru tertangkap polisi beberapa hari pascapenggerebekan. Persisnya, pasca-Polresta Denpasar
Bali Post/eka
SIDANG - Terdakwa Jro Komang Swastika (Jro Jangol) menjalani sidang perdana di PN Denpasar, Kamis (1/3) kemarin. Terdakwa disidangkan terkait kasus narkoba. menerbitkan DPO, Jro Jangol ditangkap di wilayah Payangan, Gianyar. Atas dakwaan itu, Jro Jangol yang didampingi kuasa hukumnya Nyoman Gede Sudhiantara alias Nyoman Punglik tidak akan mengajukan eksepsi atau keberatan. Sehingga majelis hakim meminta supaya jaksa
membuktikan perkara ini di persidangan. Selain Jro Jangol, istri terdakwa Ni Luh Ratna Dewi juga terlihat hadir dan turun dari mobil tahanan kejaksaan. Informasi yang didapat, Ratna Dewi akan menjadi saksi dalam perkara ini dengan terdakwa Gus Tile. (kmb37)
BADUNG
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
3
Pemkab Badung Gelar Upacara ”Nangluk Merana”
MENGHADIRI - Bupati Giri Prasta disaat menghadiri upacara Nangluk Merana di Pura Jung Petitenget Kerobokan, Kamis (1/3) kemarin.
PEMERINTAH Kabupaten Badung bersama Desa Adat Kerobokan menggelar upacara Nangluk Merana atau pembersihan alam semesta yang bertujuan menjaga kesuburan tanaman di area persawahan (subak). Upacara ini di-puput Ida Pedanda Gde Sakti Tlabah Geria Pesraman Patu Bidak Kerobokan, dilaksanakan di Pura Jung Petitenget Kerobokan, Kamis (1/3) kemarin. Upacara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama anggota DPRD Badung A.A. Ngurah Ketut Nadi Putra, Camat Kuta Utara A.A. Arimbawa,
Camat Kuta, Camat Kuta Selatan I Made Widiana, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pesedahan Agung I Made Sutama, Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja, Tripika, tokoh adat Kerobokan, masyarakat pangemong pura serta para petani dan subak se-Badung. Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta mengatakan upacara Nangluk Merana yang dilaksanakan termasuk perayaan yang istimewa, karena bertepatan dengan hari purnama. Upacara Nangluk Merana bertujuan untuk keselamatan dan kesejahter-
Sistem Akrual Basis Keuangan Tanpa Perda
aan alam semesta beserta isinya, terutamanya tanaman dan binatang yang ada di persawahan dan tegalan (perkebunan). “Tujuan lain dari pelaksanaan upacara ini di samping untuk pelestarian adat dan budaya juga agar alam semesta yang berupa tanah pertanian dan tegalan tetap dapat terjaga dengan kelestarian adat yang damai dan sejahtera santi dan jagadhita,” ucapnya. Melalui upacara Nangluk Merana, diharapkan dapat mengurangi berbagai macam malapetaka, seperti hama penyakit yang dapat me-
nyerang tanaman maupun binatang. “Semoga apa yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas mendapat kerahajengan masyarakat sajebag Badung dan Bali,” katanya seraya mengimbau kepada bendesa adat, pakaseh dan klian subak serta masyarakat petani agar melanjutkan upacara seperti ini di masingmasing desa adat dan subak. Bendesa Adat Kerobokan A.A. Putu Sutarja dalam kesempatan tersebut mengatakan, upacara Nangluk Merana lan Mapekelem ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya menjelang tawur
Kasange Panyepian. “Nangluk Merana ini bertujuan memohon keselamatan dan kerahajengan, kesejahteraan dan dijauhkan dari segala bahaya dan malapetaka khususnya serangan hama agar tidak menganggu tanaman di persawahan dan tegalan,” katanya seraya berharap petani mampu meningkatkan hasilhasil pertaniannya dan dapat menjalankan Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini di setiap desa dan subak se-Badung. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan aci-aci sebesar Rp 175 juta. (ad041)
Dewan Siapkan Payung Hukum Mangupura (Bali Post) -
Pemerintah Kabupaten Badung ternyata sejauh ini belum memiliki payung hukum berupa peraturan daerah (perda) dalam pengelolaan keuangan daerah yang kini berdasarkan akrual basis. Padahal, sesuai aturan terbaru, pengelolaan keuangan pemerintah daerah wajib beralih dari sistem cash basis ke akrual basis. Hal itu terungkap dalam rapat finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah di Gedung DPRD Badung, Kamis (1/3) kemarin. Rapat finalisasi ranperda tersebut dipimpin Ketua Pansus Made Sudarta dan dihadiri anggota Pansus, yakni I Made Retha, IGN Shaskara, Ketut Subagia dan Luh Suweni. Ditemui seusai rapat, Made Sudarta menjelaskan pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat kerja dengan eksekutif, yakni BPKAD. Untuk mematangkan
pembahasan, Pansus juga sempat melakukan studi komparasi ke Kemendagri dan Provinsi DKI Jakarta. “Sebelum Ranperda Pokokpokok Pengelolaan Keuangan Daerah ini difinalisasi, kami sudah melakukan rapat dan studi koomparasi. Sebab, Pemerintah Kabupaten Badung sejauh ini belum mengacu pada peraturan terbaru tentang pengelolaan keuangan daerah yang mengacu pada akrual basis,” ujarnya. Menurut Sudarta, pelaksanaan akrual basis telah diterapkan. Namun, lantaran belum terdapat payung
hukum yang jelas, masalah pelaporan dan akutansi keuangan Pemkab Badung sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Dasar dari dibuatnya peraturan daerah itu (tanpa perda - red). Jadi, sekarang kita buatkan payung hukum perdanya,” tegasnya. Sudarta menambahkan, dalam Ranperda yang akan disahkan itu terdapat 145 pasal yang dilakukan pembahasan secara detail. Namun yang paling ditekankan adalah sistem pelaporan keuangan dengan sistem akrual basis. “Cakupan pen-
gelolaan keuangan daerah sangat luas, ada banyak pasal-pasal,” sebutnya. Apabila ada aturanaturan baru lainnya yang mengatur pengelolaan keuangan daerah setelah Ranperda ditetapkan, kata Sudarta, maka akan diatur lebih lanjut melalui perda. “Kami masih fokus pada pembahasan masalah akrual basis dulu. Namun, kalau nantinya ada peraturan-peraturan yang lain mengacu pada sistem pengelolaan keuangan daerah seperti budgeting dan e-planing, maka akan dibuatkan lagi aturannya,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pemanfaatan sistem akrual basis membuat pelaporan keuangan daerah akan lebih akurat dibandingkan dengan sistem cash basis. (kmb27)
Bali Post/kmb23
PERSIAPAN - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbincang dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk membahas persiapan pertemuan IMF, Kamis (1/3) kemarin.
Pertemuan IMF Dipastikan Tetap di Bali
Penerbangan ke Bali Sudah ”Fully Booked” Mangupura (Bali Post) Lokasi pelaksanaan IMF Annual meeting sudah dipastikan tetap akan dilaksanakan di Bali pada Oktober mendatang. Bahkan untuk persiapan saat ini menjadi sangat penuh dilakukan. Hal itu ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kuta, Kamis (1/3) kemarin. Menurut Sri Mulyani Indrawati, sebelumnya memang sempat ada ketidakpastian pelaksanaan IMF di Bali saat erupsi Gunung Agung. Namun setelah dipastikan tetap dilaksanakan di Bali, dari sisi tempat lokasi saat ini sudah terus dimatangkan. Dirinya bahkan sudah mendapat laporan dari peserta IMF Washington, bahwa pada pekan saat pelaksanaan IMF seluruh penerbangan ke Bali sudah fully booked atau sudah terpesan semua. Untuk itu, pihaknya akan segera membahas dengan Menteri Perhubungan dan pihak maskapai untuk menambah jumlah penerbangan. Terutama pada pekan sebelum dan pekan sesudah pelaksanaan IMF. Sri Mulyani Indrawati mengatakan, mereka bisa berada di Indonesia minimal sepekan atau bisa sampai 10-15 hari. Tentunya penerbangan akses ke Bali volumenya perlu diting-
katkan, terutama pekan-pekan tersebut. Karena pada saat itu akan datang 15 ribu orang pada saat yang bersamaan untuk melakukan aktivitas di Bali. “Biasanya kalau sudah perjalanan panjang, di sini mereka bisa menambah beberapa hari. Sesudah annual meeting atau mereka datang lebih awal beberapa hari. Apabila mereka membawa keluarga, tentu lebih panjang lagi,” ujarnya. Sri Mulyani Indrawati berharap, event ini menjadi event yang sukses, sehingga menambah ekonomi Bali. Seperti diketahui, pada akhir 2017 lalu pariwisata Bali mengalami penurunan kunjungan pada saat aktivitas Gunung Agung meningkat. Event ini juga diharapkan tidak hanya untuk Bali, tapi juga daerah lainnya. Oleh karena itu, pemerintah juga akan menyiapkan Lombok dan daerah lainnya di luar Bali. Untuk kesiapan Bali, kata Sri Mulyani Indrawati pihaknya tidak meragukan lagi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Namun pihaknya akan melihat kesiapan logistik, bagaimana hotel dan tempat pertemuan. Selain itu, persiapan jika terjadi kebutuhan evakuasi. “Itu penting disiapkan,” tegasnya. Sementara terkait persiapan, pihak pengelola kawasan
The Nusa Dua (ITDC) terus berbenah dan bersiap. Bahkan Pasukan Penakluk Api di Nusa Dua bersama pihak Drager telah melakukan latihan penanganan bencana kebakaran. “Kita saat ini melakukan persiapan menyambut pertemuan IMF. Kita bekerja sama dengan Drager dan melibatkan 25 penyedia fasilitas di The Nusa Dua untuk melakukan pelatihan penanganan bencana kebakaran,” ujar Managing Director The Nusa Dua, Wayan Karioka. Kepala Divisi Operasi The Nusa Dua, Pari Wijaya menambahkan, pihaknya telah melaksanakan acara pelatihan dan pengalaman tentang pemadam kebakaran, Selasa (27/2) lalu. Acara tersebut merupakan kerja sama The Nusa Dua dengan Drager Indonesia dan Asita. Pelatihan diikuti oleh 60 peserta dari 25 fasilitas The Nusa Dua serta 10 orang anggota FB ND. “Drager adalah pelopor internasional di bidang teknologi keselamatan dan medis. Sejak 1889, produk-produk Drager telah melindungi, mendukung dan menyelamatkan rumah sakit, industri minyak dan gas, penegakan hukum, pertambangan, industri kimia, layanan pemadam kebakaran dan lain sebagainya,” katanya memaparkan. (kmb23)
Perbekel Petang Ditahan
DPMD Berikan Pendampingan Hukum
Bali Post/kmb23
LOKASI PERAMPOKAN - Garis polisi dipasang di lokasi perampokan mesin ATM di Supermarket Nirmala, Balangan, Jimbaran, Kamis (1/3) kemarin.
Perampok ATM Kembali Beraksi
Penjaga Supermarket Nirmala Diikat Mangupura (Bali Post) Perampokan terhadap mesin ATM kembali terjadi. Setelah sebelumnya terjadi di kawasan Kedonganan, kasus serupa kali ini terjadi di kawasan Jalan Pantai Balangan, Jimbaran. Tepatnya di Supermarket Nirmala, Balangan, Kamis (1/3) dini hari. Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo yang ditemui di lokasi kejadian, perampokan dan pencurian mesin ATM tersebut diduga dilakukan lebih dari lima orang. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV yang ada di supermarket tersebut. “Nanti akan dicek lagi dari keterangan saksi korban (adik waker) termasuk waker (korban - red) yang jaga malam,” jelasnya. Dari rekaman CCTV, kata Hadi Purnomo, diketahui pelaku menggunakan helm dan sebo (penutup wajah).
Mereka terlihat mengendarai dua mobil. “Nanti akan dicek mobilnya jenis apa. Kerugian menurut informasi dari pihak bank diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” ujarnya. Guna memperdalam aksi para pelaku, kata Hadi Purnomo, nantinya akan dicek lagi rekaman CCTV. Ditambahkan, korban atas nama Wayan Suwitra (53) yang merupakan waker di Nirmala saat ini masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka yang diduga akibat terkena pukulan. “Sebelum kejadian waker ini sedang berjaga di lokasi. Setelah datang sejumlah pelaku, korban kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam ATM yang kosong,” ujarnya. Hadi Purnomo menjelaskan, kejadian perampokan tersebut dipekirakan terjadi sekitar pukul 02.45 sampai 03.45 Wita. Saat ini
barang bukti termasuk pecahan kaca sudah diamankan. “Saat ini sudah dicek melalui Inafis dan koordinasi degan Polda, Polres dan Polsek untuk melaksanakan pengungkapannya,” terangnya. Menurut penuturan adik korban yakni Made Suditra (48), saat kejadian dirinya mendengar benturan keras. Suara benturan itu diduga berasal dari tiang yang terkena mesin ATM yang akan dibawa kabur pelaku. Saat itu Suditra sedang berjaga di Villa Balangan Wave yang berlokasi di sebelah lokasi kejadian. Dirinya bergegas keluar dari vila dan mencari asal suara tersebut. Setelah berada sekitar 10 meter dari TKP, Suditra melihat ada dua mobil jenis MPV. Sementara dua orang dilihatnya sedang berada di luar, sedangkan pelaku lain kemungkinan ada di dalam mobil. Saat diketahui ada
yang memperhatikan, satu orang yang diduga sedang memindahkan mesin ATM tersebut kemudian bergegas. Tanpa disadari, entah dari arah mana, ada semprotan yang mengakibatkan wajah Suditra menjadi perih. “Wajah saya tiba-tiba perih. Akhirnya saya balik ke rumah,” tuturnya. Waktu itu Suditra mengaku ingin menyelamatkan kakaknya. Karena wajahnya perih, akhirnya dia balik ke rumah yang kebetulan lokasi rumahnya di depan lokasi kejadian. Saat kejadian Suwitra dikatakan dalam kondisi tangan terikat di belakang badan. Bahkan, setelah pelaku kabur korban sempat teriak minta tolong. “Sekarang kakak saya dirawat di RS Sanglah. Diperkirakan ada pendarahan di kepala akibat pukulan, dua gigi lepas dan bibir robek,” katanya. (kmb23)
Mangupura (Bali Post) – Kasus dugaan pemukulan terhadap dokter internship yang bertugas di RSUD Mangusada Badung, dr. Grace Juniaty (25), oleh I Gusti Lanang Umbara (38) berujung ke meja hijau. Perbekel Pelaga ini ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan penganiayaan. Menyikapi kondisi itu, Pemkab Badung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan menyiapkan pendampingan hukum terhadap perangkat desa tersebut. Kepala Dinas PMD Badung I Putu Gede Sridana mengatakan, pendampingan hukum ini adalah upaya
DPMD sebagai instansi yang mengayomi desa se-Badung. “Kami tetap akan memberikan pendampingan hukum, meski terus terang kami belum menerima pemberitahuan resmi perkembangan kasus dari Perbekel Pelaga,” ujar Gede Sridana, Kamis (1/3) kemarin. Menurut Sridana, pihaknya akan meminta petunjuk terlebih dahulu kepada Bupati Badung untuk tindak lanjut kasus tersebut. Karena itu, pihaknya belum berani memberikan komentar perihal pemerintah terkait penetapan status tersangka kepada Perbekel Desa Pelaga tersebut. “Yang jelas kami akan minta petunjuk dulu secepatnya kepada pimpinan,” ujarnya.
Kendati demikian, birokrat asal Denpasar itu mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. “Kami akan minta petunjuk dulu kepada pimpinan. Tapi yang jelas, untuk pelayanan di desa tidak ada masalah. Kan masih ada Sekdes,” tegasnya. Terkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada Perbekel Pelaga ini, Sridana hingga saat ini masih belum berani mengungkapkan sanksi apa yang akan diberikan. Pihaknya menyatakan kewenangan tersebut milik pimpinan, dalam hal ini Bupati Badung. “Terkait sanksi, nanti kan kewenangan Bapak Bupati,” tegasnya. (kmb27)
info seremonial
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
371 Orang Ikuti Lepas Pesan Calon Wisudawan FEB
TERBAIK - Lulusan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud pada LPCW kali ini berfoto usai menerima penghargaan. FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud), Rabu (28/2) menggelar acara Lepas Pesan Calon Wisudawan (LPCW) periode IV tahun akademik 2017/2018. Bertempat di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Jimbaran, LPCW kali ini diikuti 371 orang calon wisudawan, terdiri atas Program Studi S-0, Profesi, S-1, S-2 dan S-3. Sementara prosesi wisuda tingkat Unud akan dilaksanakan 10 Maret 2018. Ke-371 calon wisudawan itu berasal dari program S-1 reguler sebanyak 153 orang, S-1 nonreguler 126 orang, Diploma-III 1 orang, Pendidikan Profesi Akuntansi 14 orang, Program Magister 67 orang dan Doktor 10 orang. Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si. ditemui di sela acara mengatakan, LPCW merupakan kegiatan rutin untuk melepas secara formal calon wisudawan di tingkat fakultas. Disampaikannya, ke depan tantangan di pasar kerja bagi lulusan perguruan tinggi di era global ini semakin berat. Mereka tidak hanya bersaing
dengan bangsa sendiri, tetapi juga menghadapi masuknya tenaga kerja asing. Ditambah lagi adanya persoalan cukup pelik yaitu struktur tingkat pengangguran terbuka khususnya di Bali masih didominasi oleh tenaga terdidik yang berasal dari lulusan diploma dan sarjana. Untuk itulah FEB Unud sebagai institusi pendidikan tinggi selalu berupaya membangun linkage antara institusi dan dunia kerja. Hubungan dibangun melalui revisi atau melakukan perubahan kurikulum secara reguler sesuai dinamika perubahan market signal, khususnya berkaitan dengan kebutuhan pasar kerja. Ruang perubahan ini sangat terbuka, khususnya untuk kurikulum intitusional sebagai warna atau ciri FEB Unud. Perubahan bersifat holistik menyangkut unsur kompetensi (ilmu pengetahuan), keterampilan dan sikap. ‘’Kami selalu berupaya menyiapkan lulusan tidak hanya mampu mencapai prestasi akademik yang baik, tetapi juga dapat mengurai permasalahan di sekitarnya, khususnya masalah kesempatan kerja dengan
membuka usaha (berwirausaha). Untuk itu, telah disiapkan mata kuliah seperti kewirausahaan, studi kelayakan bisnis, leadership, negosiasi bisnis dan lain-lain, termasuk unit terkait seperti Galeri Investasi,’’ ujar Mahaendra Yasa. Ia mengharapkan ke depan lulusan FEB selain bisa membuat atau merancang kesempatan kerja untuk diri sendiri, juga dapat menciptakan kesempatan kerja bagi orang lain. Hal ini memberi kontribusi positif dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. Dr. Ni Nyoman Kerti Yasa, S.E., M.S. menyatakan input dan output di program S-1 reguler hampir mendekati. Tahun 2017 mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan di FEB sebanyak 1.200, sedangkan penerimaan mahasiswa 1.300 orang. ‘’Kami bersyukur antara input dan output hampir mirip. Ke depan gap ini harus terus diperbaiki,’’ pungkasnya. Pihaknya menargetkan FEB Unud menghasilkan SDM di bidang ekonomi yang unggul, mandiri dan berbudaya di Asia Tenggara tahun 2020. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan SDM, modal serta sarana dan prasarana yang memadai. Saat ini pihaknya fokus pada keseimbangan peningkatan kuantitas dan kualitas ketiganya. Lulusan terbaik pada LPCW kali ini masing-masing Andreas Widatama Kurniawan dengan IPK 3,90 dari Program Doktor, I Gusti Agung Ayu Utami Visnhu Putri (IPK 4,00, Program Magister), Ayu Putu Arantza Bonita (IPK 3,98, Program Sarjana) dan Cokorda Krisna Yudha (IPK 4,00, Program Pendidikan Profesi Akuntansi). (ad1254)
Bangun Persepsi Ikut Majukan Kebudayaan Bali
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Siapkan Pansus, DPRD Badung Segera Bedah LKPJ Bupati 2017 DPRD Badung segera membedah dan membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung tahun 2017. Paling lambat 30 hari setelah LKPJ diterima, pembahasan di Dewan termasuk rekomendasinya sudah selesai. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kamis (1/3) kemarin, saat menerima LKPJ Bupati Badung tahun 2017 dari Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa. Putu Parwata pada kesempatan itu didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana dan Made Sunarta serta anggota Gusti Anom Gumanti dan Wayan Regep. Dari pihak eksekutif, Sekkab Adi Arnawa didampingi Ketua Bappeda Made Wira Darmajaya dan Sekretaris Dewan Nyoman Predangga. Menurut Putu Parwata, penyerahan LKPJ kepada Dewan wajib dilakukan sesuai ketentuan atau peraturan yang ada. Setelah diserahkan, LKPJ akan dibedah dan dibahas di Dewan. ‘’Dewan sudah menyiapkan panitia khusus (pansus) yang diketuai Putu Alit Yandinata untuk membedah dan membahas LKPJ Bupati tersebut. Pansus akan menggodok dan mendalami apa yang telah dilakukan bupati. Ini sebagai bentuk evaluasi dan akhirnya dibuat rekomendasi Dewan,’’ tegas politisi PDI Perjuangan asal Dalung ini. Rekomendasi nanti apakah sudah sesuai dengan misi-visi, KUA PPAS, APBD atau RPJMD kegiatankegiatan selama tahun 2017. Di dalamnya, pansus juga mengevaluasi
LKPJ BUPATI - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Nyoman Karyana dan Made Sunarta serta anggota Gusti Anom Gumanti dan Wayan Regep menerima LKPJ Bupati Badung tahun 2017 yang disampaikan Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa. apa yang sudah dilakukan dan apa yang kurang atau belum dilakukan. Dalam 30 hari, pembahasan hingga rekomendasi dipastikan bisa diselesaikan. ‘’Kami sudah bentuk pansus. Istilahnya kami sudah siap payung sebelum hujan,’’ katanya. Ditanya kemungkinan ada program yang belum jalan atau tak sesuai dengan rencana, Parwata menegaskan akan ada rekomendasi. Dewan akan mendorong pemerintah karena merupakan kerja bersama antara pemerintah dan Dewan. ‘’Yang pasti, percepatan pembangunan dan percepatan kesejahteraan wajib dilakukan,’’ ujar Sekretaris
Yudisium Ke-16 STIKI
Muku Ingatkan Mahasiswa Selalu Tumbuhkan Sikap Menjadi dan Memberi
Ketua DPRD Badung Terima Audiensi Paiketan Krama Bali
PAIKETAN - Pimpinan DPRD Badung menerima audiensi pengurus Paiketan Krama Bali di rumah Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kamis (1/3) kemarin. KETUA DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana dan Made Sunarta, Kamis (1/3) kemarin menerima audiensi Paiketan Krama Bali (PKB). Dalam pertemuan tersebut terkuak suatu pemahaman untuk membangun dan mempertahankan budaya Bali agar tetap ajeg. Hadir pada kesempatan tersebut pihak Paiketan Krama Bali, Direktur Eksekutif PKB Nyoman Mertha didampingi sejumlah pengurus paiketan. Nyoman Mertha mengungkapkan, kedatangan pengurus Paiketan Krama Bali ini untuk memohon dukungan kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata terkait acara yang akan diselenggarakan oleh pihak
paiketan. ‘’Kami akan melakukan kegiatan lomba seni dan budaya bertajuk ‘Arjuna Zaman Now’ yakni sejumlah lomba yang berhubungan dengan kreasi digital untuk anak muda di Bali. Kami harapkan pihak Dewan Badung membantu dan mendukung acara ini,’’ ujarnya. Menurut Ketua Departemen Pariwisata I Made Ramia Adnyana, selain kegiatan untuk generasi muda, Paiketan Krama Bali juga menyiapkan acara untuk berterima kasih kepada sejumlah komponen yang telah berkontribusi membangun Bali hingga seperti saat ini. ‘’Kegiatan ini bertajuk ‘Suksma Bali’. Dalam kegiatan nanti kami akan mengadakan workshop, simposium serta memberikan penghargaan atau apresiasi
kepada sejumlah tokoh pariwisata, budayawan dan lainnya karena sudah membangun Bali hingga menjadi seperti ini. Namun, kegiatan yang dalam waktu dekat kami selenggarakan adalah lomba untuk generasi muda yakni dalam berkreasi membuat blog, poster ajaran Hindu, video dharmawacana gaul serta aplikasi testimoni Trisandya,’’ paparnya. Lebih lanjut dikatakannya, Paiketan Krama Bali adalah sekumpulan orang yang peduli akan nasib Bali ke depan. ‘’Kami bukan saingan pemerintah, namun mitra pemerintah dalam memikirkan serta memberikan solusi pemberdayaan masyarakat Bali. Kami selaku pengurus berterima kasih atas dorongan positif Bupati Badung terhadap kegiatan yang akan kami selenggarakan ini,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyatakan pihaknya mendukung kegiatan Paiketan Krama Bali untuk memajukan Bali. ‘’Kami sangat mengapresiasi semangat serta inovasi yang dilakukan masyarakat Bali khususnya Paiketan Krama Bali ini. Kami siap mensuport kegiatan yang akan dilakukan pihak paiketan, apalagi banyak tokoh Bali yang bergabung di dalamnya. Saya bangga apa yang dilakukan krama Bali serta membangun komunikasi sangat baik dengan pemerintah. Ini membuktikan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat bisa dibangun oleh tiga komponen yakni pemerintah, dewan dan masyarakat. Jangan lakukan kegiatan ini setengahsetengah, mari kita samakan pikiran agar kegiatan ini bisa berkelanjutan,’’ jelasnya. (ad043)
YUDISIUM – Suasana acara Yudisium Sarjana Komputer ke16 STIKI Indonesia di Hotel Grand Shanti, Denpasar, Kamis (1/3) kemarin. DALAM rangka menentukan kelulusan dan nilai kelulusan program studi di STMIK Stikom Indonesia (STIKI), Kamis (1/3) kemarin diselenggarakan kegiatan Yudisium Sarjana Komputer (S.Kom) ke-16 bertempat di Hotel Grand Shanti, Denpasar. Kepala Program Studi Teknik Informatika I Putu Gede Budaya-
sa, M.TI. dalam laporannya menyatakan yudisium ke-16 ini diikuti 308 orang mahasiswa yang terdiri atas 290 mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dan 18 mahasiswa Program Studi Sistem Komputer. Masa studi rata-rata ditempuh dalam waktu tujuh semester serta rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,39.
SISWA SMP Raj Yamuna pada 28 Februari 2018 berpamitan dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan didampingi Kasi Kurikulum SMP. Siswa diantar oleh Kepala SMP Raj Yamuna Drs. I Made Jasa, Sekretaris Yayasan Komang Farez Adiana, S.Sos. dan para guru. Dalam laporannya, Kepala SMP Raj Yamuna I Made Jasa menyampaikan, siswa binaannya akan ke Perth, Australia, dalam rangka mengikuti program pertukaran siswa dengan John Septimus Roe Anglican Community School pada 2-15 Maret 2018. Program pertukaran siswa ini rutin dilaksanakan SMP Raj Yamuna setiap tahun sekali pada bulan Maret. Kunjungan balasan oleh siswa Australia diadakan setiap bulan April. Komang Farez Adiana menambahkan, program pertukaran siswa ini diselenggarakan oleh Raj Yamuna School dengan sekolah di negeri kanguru tersebut sejak tahun 2004. Tujuannya untuk mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Australia serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya. Selama di Perth, siswa Raj Yamuna School mengadakan pentas budaya
dan menampilkan permainan tradisional Bali. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Wayan Gunawan pada kesempatan itu mengapresiasi program SMP Raj Yamuna ini, karena merupakan salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Ia berharap siswa yang ambil bagian dalam program ini
mengikuti kegiatan dengan sebaikbaiknya, menunjukkan jati diri dan budaya Bali yang adiluhung dan terkenal di dunia internasional, sopan, disiplin, ramah tamah dan selalu bersahabat. Kepada pihak sekolah diminta mempertahankan dan meningkatkan program kerja sama yang sangat baik ini serta pendidikan karakter yang merupakan brand Raj Yamuna School. (ad042)
PAMITAN – Siswa SMP Raj Yamuna yang mengikuti pertukaran pelajar ke Perth, Australia, didampingi kasek, sekretaris yayasan dan para guru, berpamitan kepada Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar.
I Dewa Made Krishna Muku, M.T. selaku Ketua STIKI Indonesia dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta yudisium agar tetap menumbuhkan prinsip menjadi dan memberi seperti apa yang selama ini selalu diterapkan oleh civitas akademika STIKI Indonesia. ‘’Menjadi lulusan STIKI Indonesia maka Anda harus memberi keahlian dan kemampuan yang dimiliki semaksimal mungkin kepada masyarakat atau di mana Anda bekerja termasuk jika berwirausaha,’’ jelasnya. Muku menambahkan, setelah diyudisium segeralah bekerja dan teruslah belajar serta carilah pengalaman baik sebanyak-banyaknya. Karena dengan itu kita menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, inovatif, disiplin dan banyak relasi. Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat atas diyudisiumnya 308 mahasiswa STIKI Indonesia. Acara yudisium dilanjutkan dengan pelatihan alumni untuk membekali para lulusan STIKI Indonesia dengan materi-materi yang menunjang strategi merebut peluang dan pasar kerja. (ad050)
Made Urip Perjuangkan Penyuluh Perikanan Bantu Se-Bali Tenaga Penyuluh yang Hampir Jadi Pengangguran
Pertukaran Pelajar
Siswa SMP Raj Yamuna ke Australia
DPC PDI Perjuangan Badung ini. Sebelumnya, Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa menyampaikan, sesuai ketentuan maksimal tiga bulan setelah tahun angggaran 2017 berakhir, eksekutif harus sudah menyerahkan LKPJ kepada Dewan. ‘’Kami menyerahkan LKPJ ini hanya dua bulan setelah tahun anggaran berakhir,’’ jelasnya. Menurut mantan Kadispenda Badung tersebut, selanjutnya DPRD Badung mulai membahas dan mengkaji sebagai bentuk evaluasi. Dengan evaluasi Dewan ini, akan ada bayangan apa yang sudah dilakukan pada 2017 lalu. (ad044)
TATAP MUKA - Anggota DPR-RI dari Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. (tengah) usai menggelar tatap muka dengan Penyuluh Perikanan Bantu se-Bali. KELUHAN para Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) se-Bali akhinya bisa diperjuangkan untuk kembali diangkat sebagai tenaga penyuluh oleh anggota DPR-RI dari Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. Karena itulah, seluruh tenaga PPB di Bali langsung mengundang Ketua DPP PDI-P itu saat masa resesnya dengan menggelar tatap muka PPB se-Provinsi Bali di Balai Benih Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan, Rabu (28/2). Kedatangan Made Urip disambut gembira oleh Kadis Perikanan Tabanan Made Subagia, S.Pi., M.Si. yang memfasilitasi tatap muka tersebut. Seperti biasanya, anggota DPR-RI empat periode itu langsung menerima keluh-kesah dan aspirasi yang diwakili sekitar 53 tenaga PPB dari seluruh Bali yang sempat hampir menjadi tenaga pengangguran. Menurut Subagia, sejak lama Made Urip terus membantu membangun sektor perikanan di Kabupaten Tabanan dengan selalu hadir menemui masyarakat petani dan nelayan. Wakil rakyat asal Tabanan ini juga memperjuangkan tenaga penyuluh menjadi PNS dan sudah
diserahkan oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan yang telah melakukan pembenahan untuk indikator penyuluh karena perlu disinkronisasi. ‘’Rekrutmen tenaga di Dinas Perikanan sangat minim. Padahal setiap tahun sudah diusulkan perikanan di Tabanan butuh pendampingan di masyarakat,’’ tandasnya. Sementara itu, perwakilan PPB dari Jembrana I Wayan Ludi Pradnyanwanto mengatakan peran PPB di Bali sangat penting. Ia mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang bisa memperjuangkan nasib penyuluh karena sebelumnya hanya lolos di Kabupaten Kungkung dan Karangasem. Setelah diperjuangkan Made Urip di Kementerian Kelautan dan Perikanan, seluruh kabupatan/kota kembali menerima PPB. Hal senada disampaikan Dewa Ayu Setiti Paramita. PPB dari Badung ini mengakui sejauh ini potensi perikanan bisa membantu kesejahteraan masyarakat, seperti rumput laut yang bisa dikembangkan. ‘’Kami juga menyampaikan terima kasih atas perjuangan Pak
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Made Urip. Selama ini Penyuluh Perikanan Bantu sangat galau berjuang memajukan sektor perikanan dan kelautan di Bali,’’ sebutnya. Bhani Rimbawan dari PPB Bangli minta para PPB diberikan pelatihan sebagai tenaga ahli di lapangan untuk mendukung sektor perikanan yang dijembatani oleh Made Urip. ‘’Kami harap Pak Urip selalu mendukung penyuluh agar bisa kompetitif dan memiliki pengetahuan yang lebih agar kelautan dan perikanan menjadi lebih baik lagi ke depannya,’’ imbuhnya. Melihat para penyuluh ceria dan gembira, Made Urip merasa bangga bisa bertatap muka karena ini menjadi pertemuan yang langka dan diharapkan terus berlanjut. ‘’Saya hanya menjembatani. Kerja ini belum selesai dan harus terus berjuang. Setiap tahun Penyuluh Perikanan ini bisa diwujudkan bersama berkat kekompakan dan koordinasi,’’ katanya. Made Urip mengaku kebetulan empat periode membidangi Kelautan dan Perikanan di Komisi IV DPR-RI sehingga akan terus mengawal potensi perikanan di Bali. Ia berharap seluruh PBB bekerja dengan baik apalagi memiliki keahlian. ‘’Pengangkatan penyuluh sudah diusulkan berkali-kali, karena dalam waktu dekat akan banyak yang pensiun. Apalagi kita ingin wujudkan satu desa satu penyuluh untuk membangkitkan potensi ekonomi dari sektor perikanan,’’ tambahnya. Menurutnya, selama ini peranan penyuluh sangat penting dan menjadi ujung tombak untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan. Tetapi keterbatasan anggaran menghambat adanya rekrutmen tenaga penyuluh. Ia akan menyampaikan informasi aktual terkait pemberdayaan penyuluh dalam rapat kerja DPR serta dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan. (ad047)
seremonial
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
5
FKIP Unmas Denpasar Hasilkan Lulusan FH Unmas Kreatif, Guru untuk Education 4.0 ”Leadershif’’ dan ”Entrepreneurshif’’ Lepas 169 Sarjana Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
FAKULTAS Hukum (FH) Unmas Denpasar selangkah lebih awal menyesuaikan kompetensi lulusannya dengan tuntutan zaman now. Guna menghadapi era revolusi industri 4.0, FH Unmas mempersiapkan lulusannya menjadi SDM profesional, inovatif dan berkarakter. Untuk menghadapi tuntutan era revolusi industri 4.0, lulusan FH Unmas harus inovatif dan kreatif. Ini dikatakan Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. saat meyudisium 41 sarjana baru, Kamis (1/3) kemarin. Selain itu, memiliki jiwa leadershif yakni minimal mampu memimpin diri sendiri, jiwa entrepreneurshif yang tak diartikan hanya sebatas menjadi pengusaha muda mandiri melainkan mampu berpikir di atas rata-rata agar bisa menghasilkan produk dan jasa yang bernilai lebih tinggi. Kompetensi juga penting yakni lulusan yang berkarakter dan berbudaya. Menurut Nengah Susrama, semua kompetensi itu sudah dibekali lulusannya sehingga begitu tamat mereka benar-benar go international. Mereka adalah pemilik zaman now yang akrab dengan teknologi dan informasi (TI). Perkuliahan dan kerja sama juga sudah berbasiskan TI. Bahkan, dalam PBM di FH Unmas Denpasar sejak dulu sudah menerapkan student center learning dan PBM berbasis e-learning. Hingga yudisium ke-51 kemarin FH Unmas Denpasar sudah menamatkan 2.980 sarjana. Mereka sukses bekerja di dalam negeri bahkan sebagian go international di segala sektor. Dalam entrepreneur bisnis lulusannya banyak menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dekan Nengah Susrama mengungkapkan rasa bangga karena lulusan
YUDISIUM - Dekan FH Unmas Nengah Susrama, S.H., M.H. (tengah) bersama wakil dekan saat meyudisium 41 sarjana hukum. FH Unmas tak ada yang menganggur. Lulusan FH Unmas disiapkan menjadi SDM yang berdaya saing internasional lewat penguatan bahasa asing. Ini sesuai dengan visi dan misi FH Unmas yakni mewujudkan lulusan FH Unmas yang bermutu, beretika, berbudaya dan berdaya saing tinggi di era global. Dekan Nengah Susrama didampingi WD I Dr. I Wayan Gde Wiryawan, S.H., M.H., WD II Lis Julianti, S.H., M.H. dan WD III Wahyu Wira Udytama, S.H., M.H. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Lulusan terbaik I diraih Yogi Yasa Wedha (3,91), Ni Putu Yuntani (3,85) dan Putu Raka Mahendra (3,84). Ditegaskannya, lulusan FH Unmas memiliki keunggulan dalam bidang advokasi. Makanya ia mengajak sarjana hukum FH Unmas harus tampil di depan menjalankan hukum secara profesional dan berbudaya. Inilah yang disebutnya sebagai SDM yang berkarakter.
FH Unmas yang kini memiliki student body 950 mahasiswa sedang mengusulkan pembukaan Prodi Vokasi (D-4) Administrasi Kenotariatan. SDM ini sangat diperlukan di setiap kantor notaris dan perjanjian bentuk lainnya. FH Unmas juga sedang mempersiapkan membuka S-2 Ilmu Hukum sambil menunggu syarat minimal enam dosen doktor. Saat ini FH Unmas yang didukung 51 dosen, 4 dosen sudah bergelar doktor dan 4 dosen sedang menempuh S-3. Ini yang membuat FH Unmas tiap tahun dikejar oleh calon mahasiswa baru. Tahun lalu, FH Unmas menerima 300 mahasiswa baru. Tahun ini angka itu dipertahankan guna menjamin kepastian mutu. FH Mahasiswa dan dosen FH Unmas juga dikenal intens menjalankan program pengbdian masyarakat ke desa binaan dan sekitar kampus serta KKN ke desa dan ke perusahaan. (ad046)
Lelang Jabatan Pimpinan Tingkat Pratama Pemprov Bali
Pansel Umumkan Nama Tiga Besar
SETELAH melalui serangkaian tahapan tes, Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali menetapkan nama tiga besar untuk setiap jabatan yang dilelang. Nama-nama yang masuk tiga besar itu selanjutnya akan diajukan kepada Gubernur Bali untuk ditetapkan satu yang terbaik. Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Kamis (1/3) kemarin. Lebih jauh Dewa Mahendra menyampaikan, seleksi terbuka kali ini dimaksudkan untuk mengisi kekosongan lima jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Untuk pengisian jabatan Kepala Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pengembangan, pansel meloloskan tiga nama yang meraih nilai terbaik yaitu I Wayan Wiasthana Ika Putra, Gede Pramana dan I Nyoman Subagia Negara. Berikutnya untuk pengisian jabatan Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, pansel menetapkan nama I Gede Indra Dewa Putra, I Wayan Sumarajaya dan Putu Naning Djayaningsih. Sementara tiga nama yang lolos untuk pengisian jabatan Kadis Kehutanan yaitu Luh Ayu Aryani, Putu Susantini dan Lanang Aryawan. Sementara I Wayan Serinah, I Made Rentin dan I Ketut Sukra Negara adalah tiga nama besar yang lolos pada lowongan jabatan Karo Organisasi. Pada bagian lain, pansel juga menetapkan tiga besar untuk jabatan Karo Hukum dan HAM yaitu I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra,
I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. I Gusti A.G. Ayu Eka Putri dan I.B. Gede Sudarsana. Dewa Mahendra menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen melaksanakan proses seleksi secara terbuka dan transparan. Seluruh proses tahapan seleksi akan diumumkan melalui website resmi Pemerintah Provinsi Bali (baliprov.go.id) dan website BKD (bkd.baliprov.go.id). Selain itu, pengumuman akan ditempel pada papan pengumuman Kantor BKD Provinsi Bali. (ad051)
STIMI Handayani Undang Pemuda-Pemudi Berprestasi
SEKOLAH Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) HANDAYANI Denpasar sebagai penghasil Sarjana Ekonomi (Manajemen) andal dan Ahli Madya Sekretari berkualitas, mengundang para pemuda berprestasi di seluruh Bali dan dari luar Bali untuk bergabung bersama STIMI HANDAYANI. ‘’Walaupun jumlah mahasiswa kami tidak sebanyak mahasiswa universitas atau institut, kualitas tetap kami kedepankan,’’ tandas Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H., Kamis (1/3) kemarin. Dikatakannya, sebagai contoh nyata sampai saat ini gelar Putra Kampus Ajeg Bali masih dipegang mahasiswa STIMI HANDAYANI I Wayan Doni Wijaya dari Program S-1 Manajemen Bisnis Pariwisata STIMI HANDAYANI Denpasar. Gelar tersebut diperoleh tahun 2017 lalu dan sampai saat ini masih dipegang STIMI HANDAYANI sampai nanti digantikan juara lain pada tahun 2018. ‘’Kami berharap gelar Putra-Putri Kampus selanjutnya pun bisa tetap dipegang mahasiswa/mahasiswi STIMI HANDAYANI,’’ ujar Ketua Yayasan yang juga akademisi dan advokat ini. Pada tahun ajaran baru 2018 ini, STIMI HANDAYANI mengundang pemuda-pemudi berprestasi tingkat SMA/ SMK serta juara-juara berbagai cabang olahraga dan kesenian di berbagai tingkatan mulai dari nasional, provinsi, kabupaten/kota bahkan kecamatan (yang bisa dibuktikan dengan sertifikat/piagam juara I sampai juara III) untuk bergabung di STIMI HANDAYANI. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada pemuda-pemudi dalam mengembangkan prestasinya lebih lanjut di bidang olahraga dan seni, di samping untuk mengejar cita-cita mereka. ‘’STIMI HANDAYANI akan memberikan insentif sangat menarik bagi mereka yang berprestasi tersebut sebagai apr-
FAKULTAS Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmas Denpasar kembali mencetak human capital berupa calon guru profesional. Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S., Jumat (2/3) ini meyudisium 169 sarjana baru. Dari jumlah ini, 167 orang dari Pendidikan Bahasa Inggris dan dua dari Pendidikan Sejarah. Yang membanggakan, yang dilepas adalah SDM guru zaman now yang bisa menerapkan Kurikulum 2013 dan mengajar generasi zaman now serta berbasis education 4.0 sesuai tuntutan Kemenristek Dikti. Di era ini lulusan FKIP Unmas disiapkan menjadi guru yang berkarakter ilmiah. Artinya, guru yang kuat wawasan keilmuannya, siap mengubah diri dan berinovasi serta berkreasi. Selain itu memiliki kompetensi pedagogik, sosial, profesi, kepribadian dan menguasai TI. Ini sesuai visi FKIP Unmas ‘’Menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang Bermutu dan Berbudaya’’. Nyoman Suparsa mengaku bangga karena dari 167 yang dilepas yang lulus cumlaude mencapai 62 persen (1-5), sisanya sangat memuaskan dan rata-rata menyelesaikan studi 3,5 tahun. Dalam acara itu, Dekan FKIP Unmas yang didampingi Wakil Dekan I Dr. Drs. Cornelius Sri Murdo Yuwono, M.Si., WD II I Komang Budiarta, S.Pd., M.Pd., M.Hum., WD III Drs. I Nyoman Diarta, M.Pd. dan Ketua Panitia Yudisium Dewa Gede Agung Gana Kumara, S.Pd., M.Pd., juga menyerahkan lulusan IPK terbaik diraih Ni Wayan Manugandi (3,97). Untuk mendukung human capital guru generasi zaman now, FKIP Unmas selangkah lebih awal dengan cara menerapkan PBM e-learning
TERBAIK - Dekan FKIP Unmas Dr. Drs. I Nyoman Suparsa, M.S. didampingi wakil dekan memberi selamat bagi lulusan terbaik Ni Wayan Manugandi. sejak mendapatkan dana hibah Dikti LSLC (Lesson Study for Learning Community), termasuk pelayanan akademik dan administrasi online. PBM-nya berbasis ilmiah, semua materi dosen atas dasar kajian ilmiah. Bahkan, tugas-tugas dosen kepada mahasiswa dilakukan lewat aplikasi internet. Sebagian besar dari 8.891 alumninya sudah bekerja, 20 persen wirausaha mandiri. Sementara itu sejak 2016 FKIP Unmas melaksanakan kurikulum berbasis KKNI lengkap dengan SKPI. FKIP Unmas kini memiliki student body 1.609 mahasiswa yang dibina oleh 69 dosen, dua guru besar, 8 doktor dan 5 sedang studi S-3. Tahun 2019 FKIP Unmas akan membuka Magister Pendidikan Bahasa dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa Indoensia dan Bahasa Inggris. Khusus bidang penelitian, mahasiswanya sukses menembus Pimnas, memenangkan tiga PKM yakni
PKMP, PKMM, PKMK dan dana kompilasi tingkat universitas sebanyak 18 proposal. Sebanyak 12 dosen FKIP Unmas memenangkan dana hibah penelitian dan tiga di pengabdian. Sementara mahasiswanya, Ni Putu Santhi Widyastuti dan Ni Putu Ayu Bella Damayanti Inggris), mengikuti program ASEAN and Youth Camp di BSRU, Thailand. Dalam bidang pengabdian, Prodi dan FKIP Unmas melaksanakan rutin dua kali setahun, di antaranya ke SMPN 11 Denpasar, SMA Gurukulla Bangli, Subak Pulagan, Desa Sidemen dan Desa Penglipuran, Bangli. Di tingkat fakultas tahun lalu digelar di Kubu, Bangli, dan tahun ini di Desa Beraban, Kediri, Tabanan. Serangkaian Hardiknas, FKIP Unmas akan menggelar seminar nasional, jalan sehat dan aneka lomba melibatkan civitas akademika FKIP Unmas serta pemilihan dosen terbaik oleh mahasiswa. (ad045)
DPD-RI Pertanyakan Sulitnya Krama Bali Ajukan Kredit KPR
Wedakarna Minta Pendirian Tempat Ibadah di Kawasan Permukiman Mengacu SKB 2 Menteri
KOMITE III Bidang Agama dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dalam masa reses sesuai UU, mengumpulkan dinas Permukiman dan Kawasan Permukiman seluruh Bali dan Organisasi Real Estate Indonesia (REI) di Kantor Satker Kementerian PU. Tujuan pertemuan yang dikemas dalam bentuk RDP ini adalah untuk membahas sejumlah aspirasi masyarakat yang masuk ke anggota DPD-RI Bali terkait tentang infrastruktur, di antaranya bagaimana Bali bisa mendapatkan manfaat dari program 1 juta rumah di masa Presiden Joko Widodo yang tahun 2018 ini menyerap anggaran sekitar Rp 9 triliun. Selain itu, dibahas aspirasi tentang keberadaan rumah-rumah ibadah di setiap permukiman yang dibangun oleh pengembang yang diduga tidak berizin dan melanggar aturan serta aspirasi tentang ide rumah susun untuk menyiasati alih fungsi lahan di Bali. Demikian disampaikan Senator Arya Wedakarna didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Bali Ir. I Ketut Artika, M.T. ‘’Sebagai wakil rakyat dari Bali, saya berkepentingan agar Bali mendapatkan kuota dan perhatian anggaran terkait pembukaan lahan permukiman baru dengan program satu juta rumah, baik dengan pola rumah bersubsidi, rumah layak huni maupun bedah rumah. Alokasi anggaran khususnya melalui APBN dengan mekanisme subsidi harusnya bisa direbut peluangnya oleh daerah. Walau tidak semua kabupaten/kota bisa mengakses karena tingginya harga tanah, minimal perhatian infrastruktur harus jadi prioritas,’’ ujarnya.
BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah depan) bersama Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman se-Bali serta REI Bali di Satker Kementerian PU. Shri Arya Wedakarna juga mendapatkan laporan bahwa ada diskriminasi dalam penyaluran kredit rumah terhadap warga krama adat Bali. ‘’Ini perlu diperiksa dan klarifikasi agar ke depan tidak ada masalah terkait SARA dalam hal pembukaan lahan untuk perumahan. Saya kira perlindungan terhadap warga lokal, warga nuwed, sangat penting menjadi agenda bersama, karena seharusnya pembukaan lahan permukiman seminimal mungkin menghasilkan masalah sosial,’’ ungkapnya. Menurutnya, pihak REI dan stakeholder di kabupaten/kota termasuk pengambilan kebijakan agar memiliki visi terkait pendirian tempat-tempat ibadah di wilayah wewidangan desa adat. Harus mengacu pada dresta dan utamanya mengikuti aturan yang sah. ‘’Indonesia telah memiliki aturan pendirian tempat ibadah yakni SKB 2 Menteri. Tidak semua permukiman di Bali bisa dilengkapi dengan fasum tempat ibadah secara lengkap. Selain
harus mengikuti aturan pendirian di tingkat kabupaten, izin penyanding dan SKB 2 Menteri, semua pihak harus memaklumi bahwa diperlukan dukungan masyarakat sekitar,’’ tegas Senator Arya Wedakarna. Ia menilai ke depan Bali memerlukan program alternatif untuk menyiasati hilangnya fungsi lahan pertanian yakni terkait dengan konsep rumah susun. ‘’Saya apresiasi ide dari Denpasar dan Bangli terkait dengan adanya ide untuk rumah susun. Mungkin bisa dicoba dulu agar krama adat Hindu di Bali bisa memanfaatkan aset laba desa dan pura untuk menampung anak-anak muda di desa yang sudah tidak memiliki perkarangan. Ini masalah urgen, karena kini banyak generasi muda Bali menjadi generasi kos-kosan alias tidak memiliki rumah karena harga tanah sangat tinggi. Ide ini sudah digarap REI sejak dua tahun lalu dan saya kira perlu dikaji,’’ tandas Gusti Wedakarna. (ad049)
Kodam IX/Udayana Gelar Donor Darah
Ketua Yayasan Pendidikan HANDAYANI Denpasar Dr. Ida Bagus Radendra Suastama, S.H., M.H. esiasi atas prestasi mereka selama ini, dan penghargaan atas tekad mereka untuk tetap belajar meraih cita-cita menjadi Sarjana Ekonomi atau Ahli Madya Sekretari melalui STIMI HANDAYANI yang adalah Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen pertama di Bali dan Nusa Tenggara. Info lebih lanjut dapat menghubungi Kampus STIMI HANDAYANI Denpasar di Jalan Tukad Banyusar Nomor 17 Denpasar (ujung selatan Jalan Sudirman) atau website stimihandayani.ac.id.,’’ pungkas Dr. Ida Bagus Radendra. (ad053)
Denpasar (Bali Post) – Dalam rangka merayakan HUT ke-72 Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Candra Kirana (KCK), Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menyelenggarakan kegiatan sosial donor darah, Kamis (1/3) kemarin. Acara ini digelar serentak di seluruh Indonesia. Donor darah diawali sambutan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP. yang dibacakan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono. Acara ini dibuka secara nasional oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono yang berkomunikasi lewat teleconference. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan dari PMI kepada Ketua Persit KCK. Pangdam IX/Udayana mengatakan, baksos donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-72 Persit KCK untuk mendukung program pemer-
intah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Khusus untuk Kodam IX/Udayana, donor darah diikuti sekitar 3.700 orang yang tersebar di Bali (1.000 orang), NTB (800) dan NTT (1.200). Darah yang terkumpul akan disumbangkan kepada masyarakat melalui PMI Provinsi Bali. ‘’Darah selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Yang paling mudah dan bisa dilakukan adalah donor darah,’’ ujar Mayjen TNI Benny Susianto. Menurutnya, donor darah ini merupakan bentuk kegiatan untuk membangun kepedulian. Mendonorkan darah memiliki misi sosial kemanusiaan dan bermanfaat bagi kesehatan pendonor antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis dan mendeteksi penyakit serius secara dini.(kmb42)
OPINI
6
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Kontrak Politik dan Pemilih Bermartabat POLITIK terkesan menjadi inti dari semua aktivitas di negeri ini. Sepanjang tahun negeri ini seolah-olah sibuk urusan politik. Kalaupaun ada urusan ekonomi, bicaranya adalah pajak dan investasi. Sedangkan politik yang berorientasi pada kesejahteraan publik cenderung menjauh dan makin terpinggirkan. Padahal, antara politik dan ekonomi memiliki korelasi yang sejalan. Artinya, kebijakan politik yang ideal cenderung akan mendukung terciptanya kemamuran ekonomi. Namun, kita bisa memaklumi bahwa poltik di negeri ini masih menjadi panglima. Walaupun hukum digadang-gadng sebagai sendi dalam pengelolaan negara, namun faktanya kompromi kerap terjadi. Bahkan, hukum beraroma politik kerap menjadi pilihan. Paham ini mungkin bisa dimaklumi mengingat lewat kebijakan politik semua bisa didesain ulang. Artinya, kebijakan politik memiliki implikasi yang sangat besar dan luas dalam mengelola kehidupan bernegara. Untuk itulah, negeri yang politiknya sudah mapan cenderung memiliki ketahanan yang mapan juga dalam bidang ekonomi. Dalam konteks kemapanan ini tentu ketahanan ekonomi masyarakatnya juga kuat. Yang pasti, korelasi antara stabilitas politik dengan ketahanan ekonomi ini tentu sangat kuat. Ketahanan ekonomi yang bagus dari setiap warga negaranya akan membuat kualitas pesta politik juga akan bagus. Bahkan, dalam konteks pengelolaan demokrasi, ketahanan ekonomi publik yang kuat akan menjauhkan praktik-praktik politik uang dan transaksional. Ini tentu akan membuat proses politik bermartabat dan yang terpilih dalam politik semacam ini akan bisa mengambil kebijakan secara jernih. Lain halnya jika politisi meraih kekuasaan secara transaksional. Proses yang transaksional ini akan menjebak penguasa menjadi pengendali pemerintahan yang kompromis. Kebijakan yang diambil cenderung akan memerhatikan pihakpihak yang memodalinya dalam proses politik. Penguasa semacam ini juga takut mengambil keputusan pada ranah-ranah yang bersinggungan dengan kepentingan publik. Sering kali kita lihat banyak pejabat berdiri di daerah abu-abu hanya untuk mengamankan citra, namun sebenernya ia sedang mencari jalan untuk membela kepentingan pemilik modal. Ia justru ragu berpihak pada kepentingan publik. Kondisi semacam ini tentu patut kita catat sebagai kempimpinan yang buruk. Pemimpin mestinya tegas dalam bersikap dan tetap aspiratif dalam mengambi keputusan. Keberpihakan pada aspirasi publik haruslah dikedepankan, jika itu memang menyangkut hakhak publik. Sebaliknya untuk mengakomodasi kepentingan investasi, penguasa tetap harus memerhatikan kepentingan-kepentingan publik bukan semata-mata membela investor. Terlepas dari pengelolaan kekuasaan dalam proses politik yang transaksional, maka ada baiknya memang sinergi antara kebijakan politik dengan pendekatan ekonomi disejalankan. Pembangunan ketahanan ekonomi yang berorientasi pada tingkat kesejahteraan masyarakat tetap harus mendapat porsi yang memadai. Karena selama ini, kemiskinan cenderung dikelola oleh para politisi untuk menyuburkan politik transaksional. Untuk itulah, ke depan publik juga harus mulai membangun daya tawar politik kepada politisi. Publik jangan lagi terjebak kepentingan temporer dengan menerima imbal jasa berupa uang sebagai ucapan terima kasih telah memilih figur tertentu. Jika memungkinkan pemilih harus membangun komunitas yang kuat untuk menekan calon penguasa memiliki kontrak politik. Kontrak politik ini sejalan dengan aspirasi publik dalam mengelola kekuasaan, menjaga alam dan membangun ketahanan ekonomi publik.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Bantu Permodalan BUMDes
Pembangunan ekonomi pedesaan terus diwacanakan. Realisasi dari terobosan ini hingga tahun ketiga ini masih dominan pada pembangunan infrastruktur pedesaan. Ke depan, saya berharap pembangunan pedesaan mulai menyasar daya saing sumber daya manusianya (SDM). Ini penting agar SDM pedesaan juga kreatif dan inovatif. Hal lainnya, modal pembangunan usaha pedesaan atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga mendapat perhatian. Tambahan modal harus dibantu. Saya yakin jika BUMDes berkembang maka desa bisa mandiri. Saat ini, kekuatan ekonomi pedesaan belum tergarap maksimal. Bahkan dengan maraknya toko berjaringan masuk desa, saya khawatir banyak modal akan lari ke pusat lagi. I Gede Witana Tabanan, Bali
Bantuan Bibit Sapi Harus Dikontrol
Belakangan ini, pemerintah getol memerhatikan pengembangan sapi Bali. Langkah ini tentu patut diapresiasi. Bahkan, saya dengar banyak kelompok tani di luar Simantri juga mendapat bantuan bibit sapi. Mohon bantuan ini dipantau apa benar kelompok ini masih ada atau malah sudah bubar seiring habisnya bantuan bibit sapi. DPRD Bali mohon perhatikan hal ini jika Bali memang ingin mengembangkan dan menjaga sapi Bali. Setidaknya, bantuan bergulir bibit sapi ini harus tetap berjalan sehingga petani Bali bisa berperan dalam mengembangkan bibit sapi Bali. I Gede Arsana Gianyar, Bali
Kemakmuran Rakyat dan Ekonomi Berkeadilan Politik kemakmuran rakyat menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah bersama para stakeholder melaksanakan pembangunan ekonomi yang mengarah pada kemakmuran rakyat dan ekonomi yang berkeadilan. Dengan telah diamanatkan oleh bangsa ini melalui Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3 berbunyi bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Ini berarti secara konstitusi memberi jaminan yang nyata, bahwa perekonomian Indonesia didasarkan pada demokrasi ekonomi dan demokrasi politik untuk mewujudkan kemakmuran rakyat dan ekonomi yang berkeadilan.
Oleh Bambang Gede Kiswardi emokrasi ekonomi dan demokrasi politik merupakan dua aspek dalam satu proses pembangunan ekonomi yang tidak dapat dipisahkan, karena demokrasi ekonomi dan demokrasi politik sebagai salah satu kedaulatan rakyat yang mampu mengambil keputusan secara mufakat dengan musyawarah adalah dasar dari demokrasi politik. Sedangkan asas kekeluargaan, tolong-menolong, dan gotong royong adalah sendi yang bagus untuk menggerakkan demokrasi ekonomi. Bung Karno sering mengungkapkan demokrasi politik saja tidak cukup tanpa demokrasi ekonomi. Maka untuk menciptakan demokrasi ekonomi dan demokrasi politik memerlukan prasyarat khusus yakni merombak susunan masyarakat melalui jalan revolusi. Sebaliknya, Bung Hatta percaya demokrasi politik dapat mewujudkan demokrasi ekonomi. Sejalan dengan pandangan para Founding Father kita, nyatalah bahwa kedaulatan rakyat yang diciptakan sebagai sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mengandung di dalamnya cita-cita kemakmuran rakyat dan
D
ekonomi yang berkeadilan sesuai dengan sila kelima dari Pancasila yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Adapun politik kemakmuran rakyat merupakan asas kekeluargaan dan gotong royong adalah asas kepentingan masyarakat yang utama, bukan kepentingan individual. Namun, harkat dan martabat individu tetap dihormati. Dalam asas kekeluargaan dan gotong royong itu, kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang seorang. Demokrasi ekonomi dan demokrasi politik menekankan pada pentingnya masalah kemakmuran rakyat, ini berarti kemakmuran bagi semua orang. Maka politik kemakmuran rakyat harus diarahkan kepada; (1). Bagaimana meningkatkan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, (2). Bagaimana mengurangi ketidakmerataan untuk mencapai keadilan sosial, (3). Bagaimana memerangi kemiskinan untuk mencapai keadaan yang lebih adil dan makmur. Untuk mewujudkan hal tersebut, pasal 27 ayat 2 harus menjadi dasar bagi politik kemakmuran rakyat dan lapangan kerja harus menjadi target utama pembangunan nasional, dan dari target ini-
lah ditarik target-target derivatif lain termasuk tingkat pertumbuhan pendapatan nasional dan tingkat pertumbuhan pendapatan sektoral, juga termasuk meletakkan lapangan kerja sebagai target sentral di dalam pembangunan nasional. Berarti membangun melalui human reseources development, sehingga pembangunan menjadi lebih insani. Dengan demikian, pembangunan adalah untuk manusia bukan untuk pembangunan itu sendiri. Hakikat pembangunan adalah membentuk manusia-manusia atau individu-individu otonom yang memungkinkan mereka bisa mengaktualisasikan segala potensi terbaik yang dimilikinya. Sejalan dengan itu, kokohnya pembangunan kemakmuran ditopang oleh kualitas dari tiga pilar yang melandasinya yaitu pertumbuhan, stabilitas, dan efisiensi. Pilar pertumbuhan merupakan sisi penawaran yang keberlangsungannya ditentukan oleh tiga faktor utama yaitu modal, tenaga kerja, dan teknologi. Ketiga faktor ini diramu oleh pengusaha untuk menggerakkan roda produksi. Dalam hal ini adalah pengusaha mikro, kecil, menengah maupun pengusaha besar. Sedangkan bangunan usahanya bisa berbentuk
Badan usaha koperasi, Badan usaha swasta, dan Badan usaha milik negara. Maka dari itu, para aktornya bisa pula dikelompokkan ke dalam sektor tradisional dan sektor modern. Sedangkan pilar kemakmuran adalah stabilitas ekonomi dengan faktor-faktor yang memengaruhi lazimnya dikelompokkan ke dalam sisi permintaan seperti komponen konsumsi swasta, investasi, pengeluaran pemerintah, ekspor dan impor yang saling berinteraksi melalui nilai tukar, suku bunga, dan tingkat harga yang berlaku saat itu. Begitu juga pilar efisiensi merupakan proses yang menentukan, apakah proses interaksi antara sisi penawaran dan sisi permintaan berlangsung secara optimal. Dalam hal ini sisi penawaran akan bergerak dengan dasar yang kokoh, dan seandainya didasarkan dengan pola keunggulan komparatif sehingga memungkinkan alokasi sumber daya yang efisien. Sementara itu, sisi permintaan akan menunjukkan bentuk yang dinamis dan fleksibelitas terhadap perubahan yang berasal dari lingkungan internal maupun eksternal. Sejalan dengan politik kemakmuran rakyat ternyata ekonomi yang berkeadilan muncul menjadi masalah masyarakat yang sangat mendasar dan strategis, karena sistem produksi dan sistem distribusi yang berdasar kekuatankekuatan pasar global mulai memengaruhi ke dalam sistem politik, dengan kata lain kekuatan pasar global sudah menjadi masalah politik ekonomi. Dalam hal ini, pemerintah mau tidak mau atau suka tidak suka harus turut campur tangan karena kekuatankekuatan pasar global mulai menunjukkan kekuasaan dan dominasi yang mengatur hubungan produksi dan distribusi dian-
Demokrasiku Sedang Mati Suri
Sebagaimana sudah mafhum, demokrasi suatu negara adalah sistem pemerintahan yang kedaulatannya berada di tangan rakyat. Mengenai siapa yang didaulat oleh rakyat untuk memerintah atau memimpin dan apa yang harus dilakukan oleh pemimpin yang didaulatnya, diputuskan oleh wakil-wakilnya yang dipilih untuk duduk di lembaga perwakilan rakyat. Demokrasi dimaksud bagi bangsa Indonesia terpatri pada alinea IV Pembukaan UUD45, yakni : “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan”, guna mewujudkan tujuan nasional: “keadilan sosial bagi seluruh rakyat”. Kalimat yang bernilai demokrasi tersebut; secara implisit maupun eksplisit menyatakan dan meminta bahwa pemimpin rakyat Indonesia dipilih berdasarkan musyawarah mufakat oleh wakil-wakil rakyat, bukan dipilih langsung oleh rakyat. Selain itu, demokrasi dimaksud sekaligus mengkoridori warga bangsa Indonesia yang keberadaannya beraneka ragam kelompok suku, agama, ras, dan berbagai kelompok lainnya, tersebar dari Sabang hingga Meraoke (Papua), untuk bersama-sama mewujudkan satu tujuan tersebut di atas. Walau dresta dari setiap kelompok berbeda satu sama lain dan masing-masing memiliki keyakinan sebagai kebenaran yang harus dijalaninya, dan tanpa
Oleh I Wayan Sariasa menampik jika kebenaran kelompok dirinya belum tentu menjadi kebenaran bagi kelompok yang lainnya. Tapi apa pun perbedaannya, tujuan semuanya sama, yakni untuk memperoleh kebahagiaan lahir batin dunia akhirat, atau dalam bahasa religi Bali; Moksartham Jagadhita Ya Caiti Dhramah. Masing-masing kelompok harus menyadari bahwa keadilan sosial dalam konteks kebinekaan; adil bukan berarti harus sama semuanya, tapi bisa berbeda satu sama lain, dan walau berbeda namun tidak boleh timpang. Juga harus disadari bahwa perjuangan demokrasi mewujudkan keadilan sosial tersebut tidaklah mudah, butuh waktu yang panjang serta pengabdian yang tulus dengan pengorbanan yang tanpa pamrih (niskama karma) dari setiap generasi. Demokrasi Indonesia tidak mungkin bisa membawa dengan lancar dan antar kepada tujuan bersama tersebut tanpa dilandasi peri kemanusiaan yang adil dan beradab, ditopang oleh semangat persatuan Indonesia yang kokoh, kuat, bulat, padat melekat sebagai bangsa Indonesia yang tercipta dari-Nya Hyang Tunggal. Spirit persatuan Indonesia dimaksud
ada di dalam ajaran Mpu Tantular yang menyebutkan “bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa”, berbeda-beda toh satu jua; satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air; yaitu Indonesia dengan satu tujuan tersebut di atas. Itulah, jiwa demokrasi Indonesia, demokrasi Pancasila, bersemayam di dalam raganya bangsa Indonesia, yang dalam periode Orba; di-input dengan pemilu untuk menghasilkan output berupa : (i) wakil-wakil rakyat, (ii) pemimpin rakyat hasil pilihan wakil rakyat, dan (iii) GBHN yang harus dijalankan oleh pemimpin pilihan wakil rakyat tersebut. Outcome dari input tersebut adalah kebijakan pemimpin rakyat yang diejawantahkan dalam bentuk pembangunan lima tahun dengan dukungan APBN/APBD yang disusun bersama DPR/DPRD. Impact dari outcome tersebut harus diakui tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak, semua golongan dan atau seluruh rakyat sekaligus, bermuara pada : puas dan tidak puas, suka dan tidak suka. Memuncak menjadi gerakan kepentingan politik Mei 1998 yang mengantarkan periode reformasi, diawali dengan perubahan mendasar, yakni amandemen UUD45 yang menjadi landasan dalam
berdemokrasi baru pasca-Orba. Walau jiwa demokrasinya tidak ikut diamandemen, tapi jiwa tersebut tidak bersemayam lagi di dalam raga bangsa Indonesia, hanya nempel saja di luar batang tubuh UUD45, seperti misalnya pasal 6A dan pasal 18 serta UU turunannya tentang pemilu. Pasalpasal tersebut tidak sejiwa dengan jiwa demokrasi bangsa Indonesia yang sudah terpatri pada alinea IV Pembukaan UUD45 tersebut di atas. Tidak salah jika dikatakan di dalam raga bangsa Indonesia pada era reformasi ini sudah dimasuki jiwa lain yang bukan jiwanya sendiri. Rakyat harus memilih langsung calon pemimpin yang menebar janji visi misi program kampanye menggiurkan rakyat, yang secara politik demokrasi berbeda dengan GBHN tersebut di atas. GBHN nilainya mandat rakyat yang wajib dijalani oleh pemimpin pilihan wakil rakyat, sedangkan janji kampanye itu nilainya tidak beda dengan iklan politik, dan menjadi yang namanya iklan bisa tidak semanis janjinya. Sepertinya elite politik Reformasi telah menghadiahkan sebuah kotak Pandora kepada bangsa Indonesia, dan kotak Pandora dimaksud kini sudah terbuka, keluar dua kekuatan dari dalamnya, yakni; DPR dan Pemimpin Rakyat yang samasama hasil pilihan rakyat. Penulis, pemerhati budaya tinggal di Jakarta
tara pelaku-pelaku ekonomi yang menjurus ke arah ketidakadilan ekonomi. Untuk itu, campur tangan pemerintah sebagai lembaga politik yang strategis diharapkan mampu mengubah kecenderungan ketidakadilan ekonomi yang dikhawatirkan mengganggu kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Meskipun berbagai pemikiran dan strategi tentang keadilan ekonomi belum mencapai sasarannya, namun haruslah diakui dan disadari bahwa dukungan terhadap pemikiran dan strategi tersebut semakin kuat. Dalam hal ini kekuatan tersebut bisa berbentuk ; (1) pertumbuhan kekuatan serikat pekerja (buruh), (2) kekuasaan pemilik modal yang kemudian mendominasi kekuatan pasar, (3) kekuatan pasar tidak lagi dianggap mampu melaksanakan secara baik dan penuh fungsinya dalam alokasi sumber daya dan hasilhasilnya, baik dunia bisnis sendiri maupun pemerintah mengakui hal ini sebagai permasalahan dalam keadilan ekonomi, maka dari itu alokasi sumber daya selanjutnya dilaksanakan melalui pasar dan tidak oleh pasar. Deklarasi arus baru ekonomi yang berkeadilan ternyata memiliki karakteristik ekonomi yang sama dengan ekonomi koperasi. Artinya, pemikiran terhadap arus baru ekonomi yang berkeadilan lebih berorientasi kepentingan. Walaupun kondisi ekonomi kita agak lambat pertumbuhannya, tetapi masih mempunyai harapan yang menggembirakan ke depan, namun pada sisi keadilan ekonomi bagi negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat kaya ini masih sangat sulit dan sangat mahal harganya untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan. Penulis, pemerhati koperasi dan ekonomi kerakyatan
POJOK Abu Bakar Ba’asyir diusulkan jalani tahanan rumah. - Hukum mesti tetap ditegakkan. *** Heru Winarko mengincar sejumlah bandar besar narkoba. - Pemain kecil jangan diabaikan. *** Alasan surplus, Pemerintah Jawa Timur menolak beras impor. - Bali tetap menerima.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Perluas Jangkauan Layanan, 2018 Trans Serasi Digelontor Rp 10 Miliar Tengah Diuji Coba Trayek Selemadeg Timur
Bali Post/ist
REKONSTRUKSI - Kegiatan rekonstruksi oleh tersangka kasus kekerasan seksual pada pelajar SMP yang mengakibatkan korban tewas.
Rekonstruksi Kematian Siswi SMP
Pelaku Sempat Bekap Korban dengan Bantal
Tabanan (Bali Post) – Setelah lama menunggu kepastian, akhirnya jajaran Polres Tabanan melakukan rekonstruksi kasus kekerasan seksual oleh tersangka Gung De Wiradana alias Gung De (26) pada korban berstatus pelajar SMP, Luh Gede DS (14) yang tewas usai ‘’dijos’’. Rekonstruksi dilakukan di tempat kejadian perkara, tepatnya di salah satu kamar rumah kos, di gang IV, Jalan Debes, Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kamis (1/3) kemarin. Selama hampir 1,5 jam, sebanyak 53 adegan diperagakan dengan pengamanan yang cukup ketat. Bahkan sejumlah awak media pun hanya bisa mengambil gambar dari jarak yang cukup jauh. Pantauan di lapangan, adegan reka ulang dimulai pukul 10.00 Wita. Sejumlah saksi untuk melengkapi kegiatan reka ulang pun didatangkan, di antaranya I Nengah Yuda, sopir angkot yang mengantar korban ke RS, dan Ni Made Sukasti yang memberi minyak kayu putih, serta sejumlah saksi lainnya. Rekonstruksi dimulai dari tersangka Gung De membonceng korban Ni Luh Gede DS menggunakan sepeda motor Honda Vario DK 8064 GO menuju tempat kos yang sebenarnya dihuni oleh saudara tersangka. Lanjut tersangka dan korban menuju kamar kos. Adegan kekerasan seksual pun dimulai pada adegan kelima, di mana tersangka memeluk dan mencium korban, hingga beberapa adegan yang menceritakan bagaimana persetubuhan mereka dilakukan hingga tiga kali. Hingga di adegan 26, korban terkulai lemas dalam keadaan telungkup, usai disetubuhi yang ketiga kalinya oleh tersangka. Di adegan 32 tersangka berusaha membangunkan korban dengan cara menampar kedua pipi korban. Dilanjutkan tersangka pergi ke warung yang berada tepat di seberang tempat kos dan purapura membeli nasi serta meminta minyak kayu putih. Adegan demi adegan pun dilakukan oleh pelaku hingga jelang akhir adegan, tersangka membawa korban ke Rumah Sakit Umum Tabanan dengan menyewa mobil angkot terlebih dahulu. Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa usai rekonstruksi menjelaskan, rekonstruksi sekaligus untuk mencocokkan dengan data yang diperoleh polisi agar setelah dilimpahkan ke kejaksaan tidak ditemukan kejanggalan. ‘’Dari awal hingga akhir reka adegan tadi ada 53 adegan yang diperagakan oleh tersangka langsung, dari tersangka dan korban datang dan apa yang dilakukan di kamar kos hingga akhirnya korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi telah meninggal,’’ ucapnya. Dari adegan yang dilakukan oleh tersangka, dikatakannya, korban sempat dibekap menggunakan tangan kiri tersangka karena korban berteriak saat berhubungan badan. Bahkan tersangka juga membekap korban dengan bantal yang dipegang dengan tangan kiri karena korban berteriak lebih keras dan panjang. Sementara itu, ibu kandung korban Ni Nyoman M (36) mengaku kecewa karena tidak diizinkan melihat lebih dekat kegiatan rekonstruksi yang menyebabkan anak pertamanya tewas. Ia pun mengaku sudah datang sejak pukul 08.00 Wita untuk melihat wajah pelaku yang tega membuat putri kesayangannya tewas. ‘’Semoga ini kasus terakhir, dan tidak ada lagi kasus serupa,’’ ujarnya lirih. Meski mengaku telah membuka pintu maaf bagi tersangka, namun perihal kasus hukum Ni Nyoman M menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian. Dia juga mengaku bahwa pihak keluarga tersangka juga sudah sempat datang ke rumahnya di Selemadeg sampai tiga kali untuk meminta permohonan maaf dan membantu biaya upacara pengabenan putrinya. Di sisi lain, pemilik kos Kadek Sintia mengatakan akan lebih selektif lagi dalam mengelola kos-kosannya. Meski diakuinya selama ini sudah diantisipasi dengan meminta kartu identitas orangtua calon penghuni kos, untuk memudahkan koordinasi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Tersangka bukan penghuni kos di sini (TKP - red), tetapi kebetulan kamar dihuni oleh saudara tersangka yang saat kejadian tengah pulang kampung, biasa kalau pelajar tiap Minggu kan pulang kampung,’’ ucapnya. Meski demikian, pascakejadian ia telah melakukan upacara pembersihan di kamar kos. Dan setelah rampungnya kegiatan rekonstruksi, ia menambahkan, akan kembali melakukan upacara pembersihan di seluruh areal rumah kos miliknya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Layanan angkutan siswa di Kabupaten Tabanan yang dikenal dengan sebutan Trans Serasi, terus berupaya memperluas jangkauannya. Bahkan tahun ini, program Trans Serasi mendapat anggaran Rp 10 miliar untuk layanan tujuh kecamatan, dengan 48 trayek dan 146 armada. Tidak hanya itu saja, program Trans Serasi juga tengah berancang-ancang membuka trayek menyasar Kecamatan Selemadeg Timur yang saat ini sudah dalam tahap uji coba. “Tahun ini kami dapat anggaran Rp 10 miliar, ada kenaikan Rp 3 miliar dari tahun sebelumnya,” beber Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Hartawiguna, Kamis (1/3) kemarin. Lanjut disampaikannya, hingga saat ini cakupan pelayanan angkutan siswa ini sudah menyasar tujuh kecamatan, berarti hanya tiga kecamatan
yang belum disasar yakni Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Barat dan Selemadeg Timur. “Senin kemarin kita sudah coba perluas layanan lagi di SMPN 2 Selemadeg Timur,” ucapnya. Mantan Camat ini menambahkan untuk di Selemadeg Timur, nantinya angkutan siswa program inovatif Pemkab Tabanan menyiapkan 13 unit armada dengan jumlah siswa yang dilayani sekitar 218 siswa. “Untuk armada kita kerja sama dengan angkot milik warga. “Memang untuk program ini kami selalu memberdayakan warga lokal dalam operasional angkutan siswa, sehingga angkot milik warga juga tidak mati suri,” terangnya. Namun ditekankannya, sebelum dianggarkan untuk pembelian layanan, dari pihak dinas Perhubungan juga melihat komitmen para sopir terlebih dahulu. “Jika bisa
dilanjutkan, di anggaran perubahan tahun ini akan kami ajukan,” terangnya. Secara keseluruhan layanan trans serasi di Kabupaten Tabanan sudah melayani 48 trayek dengan 146 armada. Di wilayah kota Tabanan sebanyak 12 trayek denga 80 armada. Di kecamatan Kerambitan melayani SMPN 2 Kerambitan dengan enam trayek dan 11 unit armada. Sedangkan dari tiga bus ukuran sedang bantuan Kementrian yang melayani trayek di SMPN 1, 2 dan 3 Tabanan satu bus, sementara dua bus lainnya melayani SMPN 1 Kediri dengan trayek wilayah Abiantuwung hingga ke Tanah Bang. Pejabat asal Penebel ini berharap, keberadaan angkutan siswa ini nantinya bisa mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pelajar, karena keberangkatan dan kepulangan siswa bisa lebih diatur. (kmb28)
Bali Post/kmb28
TRANS SERASI - Angkutan siswa Trans Serasi selalu berupaya memperluas cakupan layanan. Tahun 2018, perluasan jangakuan layanan dianggarkan Rp 10 miliar.
PENCANANGAN - Menteri Kesehatan RI Nila F. Moloek dalam acara pencanangan imunisasi JE di Tabanan, Kamis (1/3) kemarin.
Bali Post/kmb24
Bali Daerah Rentan Infeksi JE Tabanan (Bali Post) Bali menjadi daerah yang rentan dalam penyebaran penyakit JE. Hal ini ditunjukkan selain karena menjadi daerah dengan kasus terbanyak dalam tiga tahun terakhir, juga karena di Bali populasi hewan babi sebagai host tempat hidup virus JE relatif banyak. Karenanya Bali dijadikan daerah tempat pencanangan Imunisasi JE yang dimulai pada bulan Maret hingga April mendatang. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F. Moeloek saat acara pencanangan, Kamis (1/3) kemarin di SMPN 1 Tabanan. “Dasar dilakukannya vaksinasi ini karena ditemukannya 43 kasus JE dalam rentang tiga tahun di sembilan
provinsi,” ujarnya didampingi Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihanto. Adapun provinsi tersebut adalah Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara
Barat dan Kepulauan Riau. Dari sembilan provinsi ini, Bali mencatat kasus positif JE terbanyak. Imunisasi JE ini diharapkan bisa membentuk imun tubuh terhadap virus JE yang ditularkan lewat nyamuk Culex ini. Sebab, jika tidak ada daya
tahan tubuh terhadap virus ini, maka bisa menyebabkan kematian dan jika sembuh dan tidak tertangani dini meninggalkan gejala sisa seperti kelumpuhan. Sasaran usia imunisasi JE adalah anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Rentang usia ini dipilih karena dari hasil surveilan sentinel 2016 menunjukkan bahwa 85 persen kasus JE di Indonesia terdapat pada kelompok di bawah atau 15 tahun dan 15 persen pada kelompok di bawah usia 15 tahun. Mengenai rencana memasuk-
kan imunisasi JE ke imunisasi rutin, menurut Menkes, akan dipertimbangkan setelah melihat hasil imunisasi JE tersebut. “Masih melihat hasilnya dulu. Setelahnya baru bisa dipertimbangkan apa masuk imunisasi rutin ke depannya,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa penyakit apa pun sebenarnya bisa dicegah lewat perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga ia berharap anak-anak sejak dini sudah dibiasakan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. (kmb24)
Wujudkan Desa Bebas Sampah
Munduk Temu Terapkan Denda dan Sanksi Sosial KEMAJUAN dan kesejahteraan sebuah desa sangat ditentukan oleh tekad para warganya untuk bekerja sama melakukan yang terbaik. Desa Munduk Temu, Pupuan, Tabanan bisa menjadi salah satu contoh bagaimana warganya selalu berusaha menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapinya. Tekad menjadi desa wisata membuat warga setempat bersepakat menyiapkan sarana dan prasarana serta yang penting adalah menjadikan kawasan desa bebas sampah. Sanksi pun disediakan bagi yang nekat buang sampah sembarangan, mulai dari pengenaan denda ratusan ribu rupiah hingga sanksi sosial, foto pelaku diunggah di akun media sosial. Bagaimana upaya Desa Munduk Temu mewujudkan desa bebas sampah?
DESA Munduk Temu, Pupuan adalah salah satu desa yang hendak mengembangkan desa wisata di Tabanan. Dalam menjalankan program ini, salah satu hal utama yang harus diterapkan adalah desa bebas akan sampah terutama sampah plastik, sebab kebersihan dan keasrian merupakan hal mutlak dalam pariwisata. Untuk itu, selain mulai mengajak masyarakatnya untuk membuang sampah pada tempat dan waktu yang ditetapkan, Desa Munduk Temu juga menerapkan denda bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Perbekel Munduk Temu I Nyoman Wintara beberapa waktu lalu mengatakan awalnya masyarakat di Munduk Temu pesimis dalam menerapkan desa wisata. Sebab, dalam pemikiran warga, pariwisata berbau kemewahan. Setelah melakukan studi banding ke Malang dan dikenalkan pada warganya, mereka optimis bisa menjalankan desa wisata. ‘’Mereka baru sadar jika desa wisata tidak perlu hal-hal
yang mewah. Tetapi potensi apa adanya sudah cukup. Yang penting kebersihan dan keasrian lingkungan dipertahankan,’’ ujarnya. Lanjut Wintara, Munduk Temu jelas memiliki pemandangan alam yang tidak kalah dengan tempat lain. Kelebihan lain adalah memiliki kebun kopi dan salak gula pasir. Di samping kelebihan itu, pihaknya juga menekankan kebersihan dengan menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga. Untuk sampah organik, menurut Wintara, tidak masalah, sebab masyarakat yang sebagian besar petani sudah memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk. Sementara untuk sampah anorganik terutama plastik pihak desa telah bekerja sama dengan rekanan. ‘’Sampah ini dipisahkan oleh warga kemudian yang plastik dikumpulkan di satu tempat. Kami sudah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk hal ini,’’ jelasnya. Tidak sebatas pemilahan
sampah, dalam menciptakan kebersihan pihak desa pakraman di daerah Munduk Temu juga sudah menerapkan denda per Maret 2018 ini. Untuk Desa Pakraman Munduk Temu denda Rp 250 ribu dan untuk Desa Pakraman Kebon Jero Rp 100 ribu. Sementara untuk desa dinas sanksinya bukan denda, melainkan diberikan sanksi sosial, di mana foto pelaku yang membuang sampah sembarangan akan di-upload di akun media sosial milik desa. Desa Wisata Munduk Temu nantinya akan dikemas dengan menonjolkan berbagai komoditi perkebunan di antaranya kopi. Wisatawan nantiya bisa menikmati proses memetik kopi, menyangrai kopi, hingga menikmati kopi yang ada di Desa Munduk Temu. Selain itu, Desa Munduk Temu juga memiliki potensi hamparan salak gula pasir yang juga menjadi komoditi perkebunan andalan di Desa Munduk Temu selama ini. Nantinya wisatawan akan dilibatkan atau diajak untuk
Bali Post kmb24
I Nyoman Wintara
mengetahui dari proses budi daya salak gula pasir hingga menikmati salak gula pasir ini. Pihaknya juga sudah siapkan jalur trekking di sela-sela kebun salak gula pasir untuk menunjang kenyamanan wisatawan yang datang. (kmb24)
KARANGASEM
8
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Aktivitas Gunung Agung
Warga Dukuh Kembali Rasakan Getaran
Amlapura (Bali Post) – Setelah turun status dari Awas menjadi Siaga, aktivitas Gunung Agung belakangan semakin mendekati normal. Gempa-gempa di kaki Gunung Agung juga tak dirasakan lagi. Akan tetapi, Kamis (1/3) kemarin, warga Desa Dukuh dan Desa Ban, Kecamatan Kubu, kembali merasakan getaran hingga membuat alat Station Relay Radio (SRR)relay dari alat seismograf kembali menguing kencang. Perbekel Dukuh, Gede Sumiarsa, mengatakan getaran cukup kuat dirasakan dari radius 5 km dari puncak Gunung Agung di Desa Dukuh. Getaran cukup keras itu diperkirakan berlangsung 15 detik. Pihaknya pun kembali menyampaikan kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Perkembangan situasi ini lantas disampaikan kepada CORE ORARI Lokal Karangasem dan Pasebaya Agung untuk diteruskan kepada seluruh relawan dan 28 desa terdampak. Ketua CORE ORARI Lokal Karangasem, Gusti Semarabawa, menyatakan laporan yang masuk menyebutkan sebelumnya juga dirasakan gempa dua kali, yakni pukul 06.15 wita dan 06.45 wita. Setelah itu, suara SRR terus menguing, menunjukkan masih tingginya aktivitas Gunung Agung saat ini. Update laporan resmi Pos Pemantauan Gunung Agung di Rendang, menjelaskan sempat terjadi sekali embusan. Selain itu, masih tercatat adanya gempa tektonik lokal, vulkanik dalam, dan tektonik jauh masingmasing satu kali. Saat ini, Pos Pemantauan Rendang menyimpulkan aktivitas Gunung Agung masih di level III (Siaga). Masyarakat di sekitar Gunung Agung diminta tetap tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder. Yakni berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. Sekretaris Pasebaya, Wayan Suara Arsana, juga meminta agar semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaan. Demikian juga kepada semua relawan agar semakin meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan di sekitar wilayahnya. Saat ini, data pengungsi akibat aktivitas Gunung Agung, Rabu hingga kemarin, masih tersisa 1.750 jiwa tersebar di 40 titik pengungsian. (kmb31)
Banyak Ilegal, Tenaga Kerja Asing di Karangasem Amlapura (Bali Post) Sektor pariwisata Karangasem diyakini banyak mempekerjakan tenaga kerja asing. Namun, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi belum bisa memastikan jumlahnya. Pasalnya, banyak dari mereka yang bekerja secara sembunyi-sembunyi alias ilegal. Kadisnakertrans Karangasem, I Nyoman Suadnya, tak menampik fenomena tersebut.‘’Sementara yang sudah terdata 72 orang, sekitar 38 orang menetap di Karangasem. Sisanya, kerja lintas kabupaten dan lintas provinsi,’’ ujarnya, Rabu (28/2) lalu. Suadnya mengatakan tenaga kerja asing dominan bergelut di sektor pariwisata terutama yang berkaitan dengan potensi alam bawah laut. Pihaknya mengakui data menyangkut jumlah tenaga kerja asing di sektor tersebut tergolong sedikit. Padahal, perusahaan yang bergerak di sektor tersebut cukup banyak. Usaha sejenis yang menawarkan aktivitas snorkeling dan diving tersebar di beberapa kawasan pantai seperti Padangbai, Candidasa, Amed, dan Tulamben. Mengingat usaha sejenis sangat banyak, pihaknya menduga tenaga kerja asing yang berkecimpung di dalamnya jauh lebih banyak dari data yang ada. Suadnya menduga hotel dan perusahaan snorkeling dn diving di Karangasem telah mempekerjakan teraga kerja asing secara sembunyi-sembunyi. Mereka mengambil risiko itu untuk menghindari biaya izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) di mana untuk perpanjangan saja sebesar Rp 22 juta. ‘’Kami curiga banyak perusahaan yang kucing-kucingan. Itu jelas merugikan Karangasem dari sisi pendapatan,’’ ungkapnya. Suadnya mengatakan, tahun ini dari sektor tersebut, Karangasem menargetkan pendapatan Rp 500 juta. Sementara itu, informasi di lapangan, perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing di kawasan Amed saja mencapai 30 perusahaan. Jumlah itu diyakini membengkak karena di kawasan pantai yang lain, usaha sejenis berkembang pesat. Kebanyakan tenaga kerja asing termasuk yang ilegal menjadi instruktur menyelam (dive master). Ada pula yang menjadi karyawan di hotel dan sektor jasa transportasi pariwisata alias menjadi sopir tamu. Selain itu, dicurigai ada orang asing yang berbisnis di lingkungan rumah kontrakannya. Suadnya mengatakan pendataan tenaga kerja asing masih terus dilakukan. Dari sana nantinya dilakukan klasifikasi. Pekerja asing yang hanya bekerja di Karangasem wajib membayar pajak kepada Pemkab Karangasem, jika lintas kabupaten menjadi wewenang pemerintah provinsi. Kewajiban membayar pajak izin mempekerjakan tenaga kerja asing ada di pihak perusahan. ‘’Dari pengecekan sebelumnya, beberapa visanya sudah kedaluwarsa. Ini sudah kita laporkan ke pengawas ketenagakerjaan provinsi,’’ tandasnya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
KEKURANGAN DOKTER - Salah satu pasien mendaftar di bagian depan setelah menunggu berjam-jam di lobi Puskesmas Karangasem I. Ramainya kunjungan pasien sementara tenaga dokter yang kurang membuat pelayanan sedikit terganggu.
Satu Dokter Dimutasi, Pelayanan Puskesmas Karangasem I Pincang
Amlapura (Bali Post) Puskesmas Karangasem kini memiliki gedung baru. Masyarakat juga semakin nyaman untuk berobat. Akan tetapi, pasien yang datang semakin membeludak. Sementara tenaga dokternya masih kurang karena ada satu dokter yang sepekan lalu dimutasi ke puskesmas lainnya. Kekurangan tenaga dokter membuat pelayanan sedikit pincang. Pasien yang membeludak, membuat mereka harus rela mengantre hingga berjam-jam. Setelah ditelusuri, ternyata dokter di Puskesmas Karangasem I hanya ada dua dokter, di Poli Umum dan Poli UGD. Pantauan di lokasi, dokter di Poli Umum, dr. Komang Wirya, tampak harus rela mondar-mandir ke Poli Lansia. Ini karena bagian Poli Lansia masih kosong. “Saya datang jam 10.00 tadi, nunggu hampir dua jam sebelum mendaftar dan mendapat pelayanan,” kata salah satu pasien, Made Arta. Kepala Puskesmas Karangasem I dr. Ni Luh Panca Par-
witasari yang dihubungi, Kamis (1/3) kemarin, mengatakan Poli Lansia sebelumnya sudah ada tenaga dokter. Namun, dokter yang sebelumnya bertugas di sana, yakni dr. Ni Kadek Ratnasari Agustini, dimutasi ke Puskesmas Abang I sejak sepekan lalu. “Di sini ada tiga poli, masing-masing Poli Umum, Poli Lansia, dan Poli UGD. Dulu setiap poli sudah ada dokternya. Tetapi, mutasi terakhir satu dokter kami dipindah ke Puskesmas Abang I. Tetapi, belum ada penggantinya. Sekarang, terpaksa
dokter di Poli Umum merangkap tugas di Poli Lansia. Sehingga, agak sedikit krodit,” kata Panca Parwitasari. Dia mengakui, kekosongan di Poli Lansia memang cukup membuat pelayanan terganggu. Pasien harus menunggu sedikit lebih lama, karena satu dokter harus melayani dua poli sekaligus. Panca Parwitasari mengaku tak tahu, apakah akan ada penggantinya atau tidak. Sejauh ini, dia mengaku persoalan di lapangan sedikit teratasi. Cuma, melihat tren
kunjungan pasien yang semakin meningkat, dia khawatir situasi ini akan mengganggu pelayanan. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. Ida Bagus Putra Partama yang dihubungi Kamis kemarin, mengakui satu dokter di Puskesmas Karangasem I telah dimutasi. Akan tetapi, dia menegaskan kebijakan itu untuk menciptakan pemerataan tenaga dokter di seluruh puskesmas yang ada. Menurutnya, idealnya setiap puskesmas ada dua dokter. Sementara untuk puskesmas rawat inap minimal ada empat dokter. “Pemerataan pembangunan kesehatan tidak harus di kota saja. Aturannya sudah ada. Puskesmas rawat jalan dua dokter, sedangkan rawat
inap standarnya empat dokter dengan memerhatikan jumlah penduduk,” katanya Meski demikian, melihat realita yang ada, bahwa pasien tiap harinya sangat membeludak, pihaknya akan membicarakannya lebih jauh dengan Kepala Puskesmas Karangasem I. Sebab, tenaga dokter yang ada saat ini juga terbatas. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang dihubungi Kamis kemarin, juga menyampaikan akan membicarakan persoalan ini dengan Dinas Kesehatan. Tidak hanya mengenai persoalan di Puskesmas Karangasem I, tetapi juga persoalan pelayanan puskesmas yang ada di seluruh Karangasem. Intinya, tidak boleh ada pelayanan yang terganggu. (kmb31)
Kunjungi Karangasem, Pangdam Serukan Tangkal ’’Hoax’’ Amlapura (Bali Post) Berita bohong alias hoax telah dijadikan musuh bersama. Selain dapat mengganggu keamanan, hoax melalui media sosial rentan mengakibatkan disintegrasi bangsa. Untuk itulah, hoax perlu ditangkal terlebih lagi di Bali yang mengandalkan pendapatannya dari sektor pariwisata. Demikian disampaikan Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat mengadakan kunjungan kerja ke Karangasem, Kamis (1/3) kemarin. Pangdam bertemu dengan jajaran Forkompinda di Kabupaten Karangasem. Selain untuk melihat secara langsung situasi terakhir pasca-turunnya status Awas Gunung Agung, jenderal bintang dua itu juga menyorot pentingnya kesadaran bersama dalam menangkal berita bohong atau hoax yang belakangan berseliweran di media sosial. ‘’Di internal Kodam kami ada upaya preventif. Kami tekankan prajurit dan juga keluarga prajurit untuk berhati-hati terhadap informasi media sosial. Jika belum yakin dengan kebenarannya, jangan buru-buru di-share,’’ ungkapnya di hadapan para awak media.
Bali Post/kmb
KUNJUNGAN - Saat mengadakan kunjungan kerja ke Karangasem, Kamis (1/3) kemarin, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto menyerukan perang menangkal hoax. Pangdam menyerukan semua elemen mewaspadai penyebaran berita hoax karena informasi yang umumnya bersifat menghasut itu tak hanya bisa berdampak ter-
hadap keamanan tapi juga berpotensi memicu disintegrasi bangsa. Cara yang bisa ditempuh untuk menangkal yaitu dengan bersikap bijak terhadap in-
formasi yang diterima terlebih informasi tersebut tak jelas sumbernya. ‘’Preventifnya dari diri sendiri, untuk penanganan kasus kita serahkan ke institusi Polri,’’ tegasnya.
Kunjungan Pangdam ke Karangasem adalah dalam rangka silaturahmi, koordinasi dan pengenalan wilayah tugas. Dengan terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder diharapkan Bali terjaga kondusivitasnya, dalam suasana Pilkada sekalipun. Menyangkut perhelatan pesta demokrasi itu, Pangdam mengatakan secara umum kondisi kemanan di Bali kondusif. Hal itu tidak terlepas dari sudah terbangunnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan untuk menjaga keberlangsungan pembangunan Bali yang mengandalkan sektor pariwisata. ‘’Saya merasa beruntung karena masyarakat Bali paham betul apa yang dibutuhkan untuk keberlangsungan pariwisata itu,’’ katanya. Meski sejauh ini suasana Pilkada belum memberi ancaman terhadap keamanan, Pangdam mengaku tetap menyiapkan jurus-jurus antisipatif. Namun, dalam mengimplementasikan jurus-jurus tersebut, TNI butuh dukungan masyarakat termasuk awak media. Pangdam bahkan mengaku menempatkan para wartawan di garis depan perang terhadap informasi yang bersifat hoax. (kmb)
Cegah Kepunahan, Sejumlah Kesenian Sakral Direkonstruksi
I Putu Arnawa
Foto Bali Post/ist
Amlapura (Bali Post) Sejumlah kesenian sakral yang menjadi ciri khas Karangasem dan mulai hampir punah akan direkonstruksi. Upaya itu dilakukan agar kesenian tersebut kembali menggeliat. Anggaran yang disediakan untuk kegiatan ini mencapai Rp 80 juta. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem I Putu Arnawa, Rabu (28/2). Menurut Arnawa, tahun 2017 lalu, pihaknya telah melakukan rekonstruksi terhadap sejumlah kesenian sakral yang menjadi ciri khas Karangasem yakni Gambuh Jung Sri dan Tari
Gambuh Pesedahan. Dan tahun ini, pihaknya juga kembali bakal melakukan rekonstruksi terhadap kesenian sakral yang mulai punah salah satunya Wayang Wong di Subagan. “Arah ke depan kita juga bakal merekonstruksi kesenian yang diperuntukkan untuk persembahan untuk upacara keagamaan seperti baris. Karena kesenian baris juga hampir punah. Jadi, kita akan rekonstruksi kesenian yang hampir punah ini untuk kembali dibangkitkan,” ucapnya. Kata Arnawa, Wayang Wong juga akan direkonstruksi karena orang sebagai
penarinya memang sangat susah. Di samping itu, atribut atau pakaian yang digunakan harganya cukup mahal. Sehingga, ini harus diperhatikan oleh pemerintah. Jika tidak, maka dalam pengadaan kostumnya akan menuai persoalan karena harganya yang cukup mahal. “Kalau arja, topeng kan ada yang nyewa. Sementara kalau Wayang Wong tidak ada yang menyewa, sehingga mereka tidak mendapatkan penghasilan. Jadi, mereka kesulitan untuk membeli busana kalau tidak dibantu pemerintah,” katanya. Disinggung anggaran yang digelontorkan untuk
melakukan rekonstruksi kesenian tahun ini, Arnawa menyatakan jika nominalnya hampir sama seperti tahun lalu yakni Rp 80 juta. Karena dengan anggaran yang diberikan tahun lalu, pihaknya merekonstruksi dua kesenian. Tahun ini juga sama dua kesenian yang akan kita rekonstruksi. “Yang sudah pasti direkonstruksi yakni Wayang Wong Subagan. Dan yang satu masih dikoordinasikan lebih lanjut” jelas Arnawa sembari menyatakan jika pihaknya ke depan bakal terus melakukan rekonstruksi kesenian-kesenian yang mulai punah. (kmb41)
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Curi Keris, Warga Tiongkok Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Seorang warga negara Tiongkok, Chen Kuan Hsing diamankan polisi. Pasalnya, dia telah mencuri keris di sebuah toko keris milik I Made Kamandanu di Jalan Lodtunduh, Ubud. Kejadian berawal ketika Kuan masuk ke Toko Dana Keris di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud pada Selasa (27/2) malam. Saat dia masuk ke toko yang menjual keris dan jasa servis keris itu, si pemilik toko I Made Kamandanu langsung menyambutnya. ‘’Kepada pemilik toko, pelaku ini menanyakan di mana tempat Mitra Kargo Bali. Akhirnya pemilik toko menunjukkan alamat yang dimaksud,’’ ucap Kanit Reskrim Polsek Ubud Iptu Hadimastika, Kamis (1/3) kemarin. Kebetulan alamat yang ditanyakan tersebut berada di sebelah barat toko keris itu. Setelah memberitahukan alamat kepada Kuan, pemilik toko kembali sibuk dengan aktivitasnya. Namun kala mengecek barang-barang di toko, Kamandanu baru sadar ada keris pusaka milik pelanggannya raib dari tempatnya. Keris itu luk satu bercorak tanpa gagang. ‘’Itu katanya keris pusaka milik pelanggan untuk dibersihkan,’’ katanya. Kamandanu sempat berupaya melakukan pencarian, namun tidak ketemu. Setelah berpikir sejenak, ia akhirnya ingat Kuan yang merupakan orang terakhir datang ke tokonya. Dari keterangan pihak Mitra Kargo Ubud, Kuan disebutkan sudah menuju Sanur. Kamandanu kemudian mencari dan menemukan pelaku di Bet Ngandang, Sanur. Saat bertemu di Sanur, pemilik toko sempat bersitegang dengan Kuan. ‘’Korban (pemilik toko-red) sempat mau menggeledah tas pelaku, tapi tidak diizinkan. Akhirnya korban minta bantuan kepada Polsek Denpasar Selatan,’’ jelasnya. Di tas warna putih yang dibawa Kuan tidak ditemukan keris. Kemudian, saat hendak menggeledah tas berwarna merah yang dibawa Kuan, ketegangan kembali muncul. Setelah dipaksa, akhirnya keris itu ditemukan di dalam tas merah tersebut. Kuan pun tidak bisa mengelak. Ia akhirnya mengakui mencuri keris dari toko. Pengakuan pelaku itu langsung membuatnya diamankan polisi. Kuan selanjutnya digiring ke Mapolsek Ubud untuk diproses lebih lanjut. ‘’Kuan beraksi dengan modus berpura-pura menanyakan alamat. Nah ketika pemilik toko lengah, keris yang ada di toko langsung diambil,’’ ujarnya. Disinggung alasan pelaku mencuri keris, Iptu Hadimastika mengatakan untuk dikoleksi. ‘’Pelaku mengaku tertarik dengan barang antik seperti ini. Katanya untuk koleksi,’’ katanya. (kmb35)
Bali Post/ist
DIAMANKAN - Warga Tiongkok yang diamankan polisi lantaran mencuri keris.
GIANYAR
Anggota Dewan Diingatkan Ajukan Cuti Sebelum Ikut Kampanye
Gianyar (Bali Post) Selama dua minggu masa kampanye berlangsung, baru enam anggota DPRD Gianyar yang permohonan cutinya disampaikan ke Panwaslu Gianyar. Padahal jumlah anggota dewan yang ikut kampanye diperkirakan lebih dari itu. Ketua Panwaslu Gianyar I Wayan Hartawan, Kamis (1/3) kemarin menegaskan, setiap anggota DPRD Kabupaten Gianyar dilarang mengikuti kampanye, tanpa mengajukan surat cuti sebelumnya. Dia pun mengingatkan, jangan sampai ada yang melanggar ketentuan tersebut. Sebab jika terbukti ada yang melanggar, Panwaslu akan memberikan teguran dan anggota dewan bersangkutan dilarang mengikuti kampanye. Dikatakannya, surat cuti harus diajukan tiga hari sebelum kampanye, dengan menyertakan tembusan ke Panwaslu dan KPU
PENJABAT Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menghadiri piodalan di Pura Dalem Desa Pakraman Lebah, Desa Bukian Kecamatan Payangan, Kamis (1/3) kemarin. Kehadiran Rochineng disambut antusias krama adat setempat. Pada kesempatan tersebut, Rochineng memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada krama adat Banjar Lebah karena telah mampu bersatu menyelesaikan pembangunan di pura dan melaksanakan padudusan agung manawa ratna dan mendem padagingan. Pejabat yang juga penyanyi pop Bali ini menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp 150 juta kepada Desa Adat Lebah Desa Bukian. Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen Pemkab Gianyar untuk mendukung kegiatan desa adat sehingga beban masyarakat dapat dikurangi. Penjabat Bupati Rochineng
Topik : DESA WISATA
Perkuat Desa Wisata
pariwisata, baik jalan, trotoar dan lainnya,’’ ujarnya. Pemerintah juga memfasilitasi kerja sama dengan STP Nusa Dua Bali untuk memberikan pendidikan seperti bahasa Inggris, kuliner dan lainnya. Ke depan program seperti ini perlu terus ditingkatkan. ‘’Pendidikan khusus kita berikan, sehingga desa wisata ini memang siap menampung wisatawan,’’ tegasnya. (kmb35)
Kembangkan Potensi Tiap Desa
“KUE” pariwisata di Kabupaten Gianyar saat ini belum dirasakan secara merata. Menyikapi persoalan ini, calon Bupati Gianyar Tjokorda Raka Kerthyasa menyampaikan pengembangan desa wisata menjadi salah satu solusi khususnya dengan mempromosikan potensi yang dimiliki masing-masing desa. ‘’Potensi di masing-masing desa ini harus dikemas dengan baik, dipromosikan dan diarahkan,’’ ucap politisi yang akrab disapa Cok Ibah ini. Dia menerangkan, sesunguhnya seluruh desa di Kabupaten Gianyar memiliki potensi pariwisata, karena
Telepon Penting Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020
memiliki budaya dengan keunikan tersendiri. ‘’Desa wisata secara branding itu tidak sesaat saja dilakoni. Seperti saya di Ubud, sudah dari tahun 1930, sebelum ada republik, masyarakatnya sudah bergelut dengan pariwisata,’’ katanya. Ditekankannya, dalam pengembangan ini, pemerintah akan membantu dalam menata marketing, hingga melobi ke travel agent dan hotel untuk pengenalan potensi masing-masing desa. ‘’Sehingga dengan pembagian ini, “kue” pariwisata bisa merata di masyarakat,’’ ucapnya. Ia pun mencontohkan, daerah utara di Gianyar sudah dikembangkan menjadi agro wisata, sementara daerah selatan dengan wisata pantai. ‘’Seperti Desa Taro, di sana ada wisata gajah. Jadi, potensi yang lain juga kita kembangkan. Sekarang yang belum mendukung potensinya ini yang perlu perhatian,’’ katanya. Cok Ibah juga mengungkapkan, pengembangan potensi desa tidak harus dengan mendatangkan wisatawan. Ia pun mencontohkan Desa Tulikup dengan pengembangan industri batu bata. ‘’Kebijakan seperti ini nanti juga akan bisa kita Perdakan, sehingga potensi daerah bisa dimaksimalkan,’’ tegasnya. (kmb35)
gianyar
PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166
Gianyar. Selain itu, anggota dewan yang cuti harus mendapat persetujuan dari Ketua DPRD. ‘’Sementara bila Ketua DPRD yang cuti, harus mendapat izin dari Ketua Fraksi, karena walau ketua dewan, kan tetap dia anggota partai,’’ jelasnya. Lebih lanjut, dia mengakui adanya sejumlah anggota DPRD Gianyar yang mengikuti kampanye tanpa mengajukan surat cuti. Melihat kondisi ini, Hartawan pada pertemuan di kantor DPRD Gianyar kemarin kembali mengingatkan anggota DPRD untuk mengajukan surat cuti sebelum ikut
kampanye. ‘’Kan ada jadwal kegiatan kampanye masing-masing paslon. Yang mana mau diikuti, masak semua mau diikuti? Kan tidak mungkin,’’ katanya. Hartawan juga menekankan bahwa Ketua dan Wakil Ketua DPRD dilarang menggunakan fasilitas negara berupa mobil dinas untuk kegiatan kampanye. ‘’Yang dapat mobil dinas kan hanya Ketua dan Wakil. Itu (mobil dinas-red) tidak boleh digunakan untuk kampanye, karena marupakan fasilitas negara. Bila digunakan, akan dikenakan sanksi,’’ tegasnya. (kmb35)
I Wayan Hartawan
Bali Post/nik
Rochineng Hadiri ”Karya Mapada” di Pura Dalem Desa Pakraman Lebah
perspektif
Calon Bupati Gianyar Made Mahayastra, lebih memilih memperkuat positioning dan branding 30 desa wisata yang ada di Kabupaten Gianyar, ketimbang menambah jumlah desa wisata baru. ‘’Desa wisata yang ada ini kita mantapkan, kita kuatkan dulu. Jangan sampai setelah ditetapkan ini malah kurang perhatian atau tidak bisa eksis,’’ kata politisi asal Payangan ini. Saat ini, 30 desa wisata dengan berbagai macam potensi wisata harus mampu berkembang dengan baik. Setelah itu, barulah pihaknya kembali melakukan verifikasi terhadap kondisi dan potensi desa yang lain. ‘’Desa wisata ini kehidupannya meningkat ekonomi meningkat, infrastrukturnya bagus. Jadi, itu dulu kita fokuskan. Bila ini bisa terus eksis, potensi desa yang lain akan terus kita kembangkan,’’ katanya. Meksi demikian, ia mengakui setiap tahun ada beberapa desa wisata yang masuk daftar verifikasi. Desa wisata ini pun berhak mendapat fasilitas infrastruktur yang lebih baik. ‘’Kita berikan infrastruktur sangat menunjang
9
Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564
juga sempat menghibur masyarakat dengan menerima permintaan dari masyarakat Banjar Lebah untuk melantunkan lagu Bali Shanti. Bendesa Adat Desa Adat Banjar Lebah I Ketut Kanta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Penjabat Bupati Gianyar yang telah memperhatikan krama adat di Desa Adat Lebah Desa Bukian. Dia mengatakan, krama adat siap mengawal dan mendukung program-program Pemkab Gianyar. Dijelaskannya, 210 panyungsung Pura Dalem Desa Adat Lebah ini telah mempersiapkan piodalan sejak 1 Januari 2018. Pangempon Pura Dalem kemarin melaksanakan upacara Mapada Wewalungan untuk persiapan pacaruan, 3 Maret besok. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan pada 7 Maret, bertepatan dengan Buda Umanis Dukut. (ad040)
SERAHKAN BANTUAN - Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyerahkan bantuan sosial di Pura Dalem Desa Pakraman Lebah Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kamis (1/3) kemarin.
JEMBRANA
10
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
SOSOK Pelayanan Tetap Jalan SETELAH tahun lalu gagal tender, pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara akhirnya terwujud. Hal tersebut setelah ditetapkan pemenang tender proyek multiyears dengan pagu Rp 181 miliar beberapa waktu lalu. Dalam pelaksanaan pembangunan dengan waktu 22 bulan tersebut, nantinya tidak ada perubahan pelayanan di RSU plat merah ini. “Pelayanan tetap seperti biasa, tidak ada yang dipindah. Tetapi nanti akan ada sosialisasi terkait pembangunan di dalam areal RS,” ujar Direktur RSU Negara I Made Dwipayana. Aktivitas pembangunan sejumlah gedung penunjang RSU hanya dilakukan di areal yang saat ini sudah dibongkar. Tepatnya di dua titik, yakni di belakang gedung IRD dan parkir belakang RSU. Dengan demikian, fungsi bangunan yang digunakan untuk pelayanan saat ini, seperti IRD, apotek, poliklinik dan lain-lainnya masih berjalan selama proses pembangunan. Hanya saja, nantinya akan sedikit krodit dengan lalu lalang aktivitas pelaksanaan proyek. Bangunan baru RSU ini ditargetkan bisa rampung pada Desember 2019. Berdasarkan hasil lelang di LPSE Jembrana, pemenang lelang merupakan perusahaan kontruksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dari 24 perusahaan yang menjadi peserta lelang, PT Nindya Karya diumumkan sebagai pemenang. Dan saat ini menurut mantan Direktur JKJ ini, masih menunggu masa sanggah sesuai waktu yang ditentukan. Fasilitas yang akan dibangun untuk menunjang RSU ini di antaranya IGD, laboratorium, poliklinik, bedah sentral, dan hemodialisa. Di samping itu juga akan ada penambahan ruang perawatan VIP serta kelas I hingga III. (olo)
Ikut Kampanye
Panwaslu Dalami Pelanggaran Lima Dewan Negara (Bali Post) – Panwaslu Jembrana, Kamis (1/3) kemarin masih mendalami pelanggaran yang dilakukan lima anggota DPRD Jembrana terkait kehadiran mereka di kampanye salah satu kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Delodberawah, Selasa (27/2) lalu. Selain kemungkinan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan masing-masing, Panwaslu sebelumnya akan melakukan klarifikasi ke Sekretariat Dewan (Setwan) terkait izin cuti tersebut. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat ditemui kemarin mengungkapkan, klarifikasi ke Setwan itu dilakukan untuk memastikan apakah memang sudah melakukan proses pengajuan izin cuti atau bagaimana. Sebab, ada penyampaian dari Setwan bahwa Dewan tidak sempat mengajukan izin lantaran terbentur kesibukan tugas di luar kota. “Kita klarifikasi (Setwan) nanti. Yang jelas dari temuan Panwascam, lima dewan ini telah melakukan pelanggaran. Kita tindak lanjuti dan dalami ini,” kata Ady Muliawan. Pihaknya juga sebelumnya telah melayangkan surat ke DPRD Jembrana terkait cuti dalam kampanye ini. DPRD maupun kepala daerah boleh ikut kampanye asalkan mengajukan izin cuti kampanye di luar tanggungan negara. Hal tersebut tertulis dalam Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, pasal 63 ayat 1. Surat izin cuti itu, disampaikan paling lambat tiga hari sebelum pelaksanaan (kampanye). Untuk anggota DPRD Kabupaten, yang memberikan cuti pimpinan DPRD atau pimpinan fraksi. Sedangkan untuk pejabat daerah, Bupati dan Wakil Bupati izin diberikan oleh Gubernur atas nama Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan. Dengan demikian, cuti ini selain harus dilakukan oleh anggota DPRD, juga oleh Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti kampanye. Hingga Kamis kemarin, Panwaslu Jembrana mengaku belum menerima tembusan surat izin pengajuan cuti untuk kampanye baik dari DPRD maupun bupati atau wakil bupati. Namun, dari Kesbangpol Jembrana, juga sempat menanyakan terkait peraturan tersebut. Terkait lima dewan ini, nantinya akan diputuskan setelah dilakukan rapat pleno dengan seluruh anggota Panwaslu. Dari hasil klarifikasi yang dilakukan itu nantinya akan disimpulkan pelanggaran yang dilakukan lima Dewan tersebut. Apakah termasuk pelanggaran administrasi atau pidana. Diberitakan sebelumnya, lima anggota DPRD Jembrana dinilai melakukan pelanggaran saat menghadiri kampanye salah satu pasangan calon (paslon) di Jembrana, Selasa (27/2) lalu. Lima dewan yang di antaranya Wakil Ketua DPRD Jembrana itu tidak mengajukan cuti mengikuti kampanye. pengawasan yang dilakukan Panwascam Mendoyo saat kampanye yang digelar di Delodberawah. (kmb26)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana (0365) 3944 Kejari Negara (0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN (0365) 41135
Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016 Kantor Camat Mendoyo(0365) 42443 Polsek Kota Negara087762879788 Polsek Pekutatan (0365) 4700097 Polsek Mendoyo (0365) 43015 Polsek Gilimanuk (0365) 61101 Polres Jembrana (0365) 41110 TMC Polres Jembrana(0365) 43110
Bali Post/olo
DITAHAN - Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo merilis kasus korupsi santunan kematian. Oknum PNS Pemkab Jembrana, IS, akhirnya ditahan.
Terkait Korupsi Santunan Kematian
Oknum PNS Akhirnya Ditahan
Negara (Bali Post) Tersangka kasus korupsi dana santunan kematian, IS (49), akhirnya ditahan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Jembrana mulai Senin (26/2). Oknum PNS di Pemkab Jembrana yang saat itu bertugas sebagai petugas di Dinas Sosial Jembrana diduga melakukan penyimpangan dalam pemberian dana santunan kematian fiktif dengan kerugian negara mencapai Rp 451 juta. Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Kamis (1/3) kemarin, mengatakan tersangka IS ini sudah ditahan sejak Senin lalu. Unit Tipidkor Satreskrim Polres Jembrana melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara untuk tahap II. Selain tersangka IS, juga ada keterlibatan pihak lain yakni Klian Banjar, Kepala Lingkungan dan Kepala Urusan. Dua ini juga telah ditetapkan tersangka. Modusnya mengajukan pencarian dana santunan kematian senilai Rp 1,5 juta dengan berkas fiktif atau direkayasa. Di antaranya dokumen yang
diajukan baik akta kematian, kartu KK/KTP dari almarhum/ahli waris sebelumnya sudah tercatat, namun diajukan kembali. Tersangka IS ini menerima dan memverifikasi berkas santunan kematian tersebut. Tersangka tidak melakukan verifikasi dokumen sebanyak 301 berkas pengajuan yang direkayasa dan diduplikasi atau pengajuan berulang. Pada tahun 2015, jumlah anggaran yang dicairkan Dinas Sosial Rp 3.580.500.000 dengan 2.387 warga yang sebagai penerima. Namun, dari pemeriksaan sebanyak 242 berkas direkayasa
dengan nilai sebesar Rp 363 juta. Selanjutnya pengajuan santunan kematian atas nama almarhum/almarhumah dengan menggunakan data-data yang sudah pernah juga duplikasi pembayaran (pengajuan berulang sampai yang kedua atau ketiga) sebanyak 59 berkas dengan nilai Rp 88.500.000. “Pelaku ini bekerja sama dan selalu mendapatkan uang lebih. Misalnya, untuk yang diajukan sendiri dapat Rp 1 juta. Kalau yang diajukan orang lain mendapat, Rp 800 ribu,” terang Kapolres didampingi Kanit Tipidkor, Iptu Putu Merta. Tersangka
dijerat dengan pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 yo pasal 4 yo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP yo pasal 64 KUHP. Dari penyidikan yang dilakukan, juga telah memeriksa 26 saksi, penyitaan barang 9 dokumen, pemeriksaan ahli dan perwakilan BPKP Bali dan penahanan terhadap tersangka. Modus yang dijalankan, tersangka juga bekerja sama dengan TMR (Kepala Lingkungan Asih Gilimanuk), Ni Luh SDN (Kaling Asri Gilimanuk), Komang BDR (Kaling Jineng Agung Gilimanuk), Dewa Ketut AT (Klian Banjar Sarikunung Tulungagung, Desa Tukadaya), Gede AS (Klian banjar Munduk Ranti Desa Tukadaya) dan Gede BDS (Kaur Pemerintahan Desa Baluk Negara). Mereka melakukan rekayasa selain berkasberkas yang diajukan tidak
pernah diverifikasi dan ada surat-surat yang merupakan persyaratan dalam kelengkapan pengajuan santunan kematian dipalsukan dengan cara menandatangani sendiri. Setelah cair, dananya dibagi-bagi Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Jembrana Made Pasek Budiawan saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya pelimpahan terkait kasus dugaan korupsi dana santunan kematian dari Polres tersebut. Namun, pihaknya belum menerima lantaran masih ada sejumlah barang bukti berupa dokumen yang belum lengkap. Dengan demikian, untuk berkas tersangka IS tersebut belum P-21. “Masih belum lengkap barang buktinya,” ujar Pasek Budiawan. Namun, tersangka IS masih ditahan dengan status tahanan polisi. (kmb26)
Membandel, Satpol PP Tertibkan PKL di Kota Negara Negara (Bali Post) Meski telah beberapa kali ditertibkan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sisi jalan maupun trotoar seputaran Jalan Ngurah Rai, Kota Negara, Jembrana, tetap membandel. Untuk itu, petugas Satpol PP Jembrana kembali melakukan penertiban. Petugas melakukan penyisiran di seputaran Jalan Ngurah Rai Negara. Hasilnya, 10 PKL berhasil diamankan dan langsung digiring bersama rombongnya ke Kantor Satpol PP. Dari 10 PKL yang diamankan petugas tersebut, 4 di antaranya terungkap sudah pernah menerima surat teguran kedua. Untuk itu, lanjut diberikan surat teguran ketiga atau peringatan terakhir. Kemudian 2 diberikan surat teguran kedua, 1 diberikan surat teguran pertama, dan 3 lainnya dibuatkan surat pernyataan karena memang baru pertama kali diketahui melanggar. Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Jembrana I Made Tarma, mengatakan operasi
Bali Post/kmb
TERTIBKAN PKL - Satpol PP Jembrana menertibkan PKL di Jalan Ngurah Rai Negara dan rombongnya diamankan. penertiban PKL di seputaran Jalan Ngurah Rai tersebut sengaja dilakukan menyusul pengamatan terhadap PKL yang belakangan kembali terkesan membandel. Dikatakan PKL yang sebagian
besar merupakan warga seputaran Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, dan Kelurahan Looan Timur, Kecamatan Jembrana ini sering kucing-kucingan, dengan sengaja keluar berjualan set-
elah pukul 15.00 atau setelah jam pegawai pulang. Menurut Tarma, ketika melakukan penertiban sebulan sebelumnya, para PKL di seputaran Jalan Ngurah Rai ini sempat tertib, dengan
berjualan di lahan kosong milik Pemprov Bali di sebelah timur SMPN 1 Negara. Namun ketertiban itu, tidak berlangsung lama, karena tidak ada kesadaran bersama seluruh PKL. Terhadap 6 PKL yang diberikan surat teguran ketiga, pihaknya sempat diwanti-wanti agar tidak kembali melanggar. Ketika dalam waktu tiga hari ke depan setelah waktu diberikan surat teguran ketiga, mereka terancam diganjar hukuman penjara 6 bulan penjara serta denda maksimal Rp 5 juta, sesuai Perda Jembrana Nomor 5 Tahun 2007 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Hukuman katanya bukan Tipiring (tindak pidana ringan) lagi, tetapi sudah pidana umum. Dalam upaya menertibkan PKL di sisi jalan maupun trotoar seputaran Jalan Ngurah Rai itu, juga ada rencana menindak para pembeli. “Para pembeli yang kedapatan berbelanja di PKL yang melanggar itu, akan ikut diamankan sebagai saksi dalam persidangan,” tandasnya. (kmb)
Berdalih Tanpa Visum
Oknum Kasek Yakin Tak Lakukan Pencabulan
Negara (Bali Post) – Terdakwa kasus pencabulan terhadap tiga siswi SD, terdakwa IBPS tetap bertahan dengan pembelaannya meski jaksa penuntut umum (JPU) sebelumnya membantah semuanya. Dalam sidang dengan agenda pembacaan duplik di Pengadilan Negeri (PN) Negara, Kamis (1/3) kemarin, terdakwa tetap menyampaikan bahwa tidak terbukti dan meminta dibebaskan dari segala tuntutan. Duplik setebal tujuh halaman yang dibacakan penasihat hukum terdakwa, Ida Bagus Made Adnyana, tetap dengan pembelaan sebelumnya. Dari fakta-fakta persidangan, terdakwa dinilai tidak terbukti melakukan tindak pidana pencabulan. Untuk itu, menurut Adnyana, terdakwa harus dibebaskan. Sebab, sesuai pasal 82
ayat 1 dan 2 Undang-undang tentang Perlindungan Anak, unsur-unsur pidana harus terpenuhi. Salah satu unsur yang menguatkan tidak terbukti adanya kekerasan yang dilakukan terdakwa. Menurutnya, JPU tidak menunjukkan hasil visum jika ada tindak pidana pencabulan yang disertai kekerasan oleh terdakwa. Selain itu juga berdasarkan keterangan saksi-saksi, baik korban, saksi ahli termasuk keterangan terdakwa. Terdakwa memang mengakui mencium korban yang merupakan siswinya itu. Tetapi, untuk perbuatan memegang payudara tiga korban, tidak terbukti. Selain itu, dalam rekonstruksi yang dilakukan polisi juga ada kelemahan. Di mana terdakwa tidak didampingi pengacara. Sebelumnya, dalam sidang
dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU, terdakwa dituntut cukup berat yakni pidana penjara 10 tahun, denda Rp 80 juta dengan subsider 6 bulan. Jaksa menuntut berat terdakwa dengan dasar fakta persidangan. Tuntutan terdakwa itu termasuk tambahan sepertiga dari ancaman pokok. Pasalnya, terdakwa merupakan seorang tenaga pendidik, yakni kepala sekolah. Hal yang memberatkan lain, terdakwa dinilai berbelit-belit di persidangan. Terdakwa tidak terus terang telah meraba-raba payudara tiga korban siswi tersebut. Atas fakta persidangan itu, JPU meminta majelis hakim bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 82, Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah
Bali Post/olo
SIDANG – Sidang kasus pencabulan tiga siswi SD oleh oknum kasek kembali digelar di PN Negara, Kamis (1/3) kemarin. Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang UU RI Nomor 35 Tahun 2014 perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman huku-
man minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. Selanjutnya, sidang akan dilanjutkan dengan agenda putusan pada pekan depan. (kmb26)
BALI DWIPA
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
11
Kuatkan Karakter Siswa M E N D O RONG penguatan karakter positif siswa sebagai upaya melaksanakan Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yaitu Revolusi Mental, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan TNI menyelenggarakan kegiatan AsisBali Post/kmb tensi Pendidikan Wayan Supartha Pancasila dan Bela Negara. Kegiatan ini sangat tepat untuk menangkal dan mewaspadai bahaya radikalisme, pornografi yang marak di media sosial, dan narkoba yang mulai masuk pada satuan pendidikan. Pengamat pendidikan Wayan Supartha mengatakan, generasi muda memang harus wajib mendapat pemahaman untuk memiliki sikap antiradikalisme, pornografi yang marak di media sosial, dan narkoba yang mulai masuk pada satuan pendidikan. Menurut Supartha, radikalisme, pornografi, dan narkoba adalah salah satu cara melemahkan negara kita. ‘’Apa yang dilakukan Kemendikbud harus kita dukung sepenuhnya. Karena pembinaan dan pembentukan karakter itu adalah citacita kita semuanya. Ke depan, negara kita mau diapakan? Ini adalah tergantung dari sekarang diawali dengan pembinaan dan mengoptimalkan karakter,” ujar Supartha, Kamis (1/3) kemarin. Dikatakannya, pencegahan radikalime memang hal mendasar, karena itu penyakit. Dia menekankan juga bahwa tindakan pencegahan itu harus dari dini, yaitu akar. Akar pencegahan radikalisme sebenarnya dari keluarga, kemudian sekolah. “Banyak orang pintar tetapi tidak didukung dengan karakter, maka itu akan membahayakan. Yang harus kita cegah itu adalah bagaimana kita memproteksi masuknya radikalisme, bahayanya media sosial yang menyampaikan hal yang tidak baik, dan narkoba,” jelasnya. Supartha mengatakan, tidak perlu kurikulum khusus dalam melakukan pencegahan terhadap radikalisme, karena bisa diintegrasikan dengan mata pelajaran, baik pelajaran Matematika, IPA, IPS, PKn, dan lain-lain. “Pendidikan karakter bukanlah kurikulum, tetapi merupakan hidden kurikulum yang masuk pada semua mata pelajaran. Kalau ini dilakukan, niscaya anak-anak akan memiliki bekal yang kuat, akademis bagus, dan karakter yang bagus, dan inilah anak-anak yang akan mampu bersaing di abad ke-21,” tuturnya. Di sisi lain, permasalahan seperti ini pastinya juga memerlukan peran aktif orangtua dalam mengawasi perkembangan anaknya. Maka dari itu itu, para wali murid supaya tidak berhenti memantau perkembangan dan pergaulan anaknya supaya tak terjerumus dalam paham yang menyimpang maupun bertentangan dengan hukum. Keadaan psikologi remaja yang cenderung masih labil menurutnya hendak rawan menjadi goal paham radikalisme dan terorisme. Maka dari itu, orangtua mesti benarbenar mencermati dan mengawasi tingkah laku anak dan mendorongnya untuk lebih berprestasi serta meningkatkan iman dan takwanya. (kmb)
Bali Post/wan
PASANG KABEL - Sejumlah petugas melakukan pemasangan kabel untuk jaringan telekomunikasi di perempatan Jalan Gatot Subroto Tengah - Jalan Nangka Denpasar, Kamis (1/3) kemarin.
UKK - Siswa kelas XII SMK di Bali mengikuti uji kompetensi keahlian (UKK) mulai Rabu (28/2) lalu hingga Jumat (2/3) hari ini. Kepala SMKN 1 Denpasar Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd., Kamis (1/3) kemarin mengatakan, UKK di sekolahnya diikuti 760 orang siswa dari 12 kompetensi keahlian. Dalam UKK ini, mereka diuji atau dinilai oleh kalangan industri (penguji eksternal) dan guruguru sekolah setempat (penguji internal). UKK ini bagian dari ujian nasional (UN). Nanti, mereka juga akan mengikuti ujian teori kompetensi keahlian yang diujikan secara nasional lewat ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Dalam gambar tampak siswa SMKN 1 Denpasar mengikuti UKK, Kamis kemarin.
Bali Post/08
Pemkab Badung akan Tutup Mart Tak Berizin
Mangupura (Bali Post) -
Terkait banyaknya mart yang tidak berizin, Pemerintah Kabupaten Badung akan segera melakukan evaluasi. Bahkan saat ini sudah mulai dilakukan pendataan dan pembinaan. Terhadap mart yang tidak memiliki izin operasi, akan ditindak tegas berupa penutupan. Langkah tersebut akan segera dilakukan. Karena seperti diketahui, keberadaan satu mart besar bisa mematikan 15-20 warung. Hal itu ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Rabu (28/2) lalu. Terkait hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Badung IGAK Surya Negara yang dikonfirmasi Kamis (1/3) kemarin mengatakan, sebelumnya itu
memang menjadi temuan BPK. Sebagai tindak lanjut, penataan dan pembinaan nantinya akan dilakukan oleh Dinas Perdagangan. Dalam pertemuan yang sebe-
lumya sudah dilakukan, Dinas Perdagangan dan Inspektorat akan melakukan pendataan dan pembinaan. Setelah semua beres, nantinya untuk eksekusi akan dilakukan oleh
Bahasa Bali sebagai Media Kultural
Selayaknya Jadi Bagian Sistem Pengetahuan di PT
Denpasar (Bali Post) – Bahasa Bali sebagai media kultural Bali, sudah selayaknya menjadi bagian dari sistem pengetahuan di perguruan tinggi (PT), khususnya di Bali. Sebab, bagaimanapun luaran atau lulusan perguruan tinggi akan dihadapkan pada persoalan kehidupan masyarakat Bali. Mereka harus mampu menjelaskan, mengetahui dan memahami perihal tata kehidupan orang Bali yang tersirat dan tersurat dalam simbol komunikasi orang Bali yaitu bahasa Bali. Demikian disampaikan guru besar IHDN Denpasar Prof. Dr. Nengah Duija, Kamis (1/3) kemarin. Karena itu, mantan Rektor IHDN Denpasar ini sangat setuju bahasa Bali dimasukkan dalam kurikulum di perguruan tinggi di Bali, sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU). Dikatakannya, mata kuliah bahasa Bali adalah keunggulan lokal yang harus menjadi concern semua pihak. Dengan demikian, keunggulan lokal itu tidak tergerus oleh pengetahuan asing, karena bahasa adalah indeks budaya dan simbol budaya, seperti peribahasa mengatakan “Bahasa menunjukkan bangsa”. Jadi, seluruh perguruan tinggi harus ikut melestarikan
bahasa Bali melalui kurikulumnya. Terlebih lagi perguruan tinggi pariwisata, banyak potensi yang dapat diungkapkan tentang Bali melalui bahasa Bali. Cuma memang tiap-tiap perguruan tinggi tidak sama materinya, tergantung dari kompetensi yang akan dihasilkan. ‘’Jadi, kekuatan bahasa Bali sebagai kontennya. Sedangkan media ungkapnya silakan pakai bahasa asing,’’ ujarnya. Sementara itu, menurut Ketua STPBI I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT, CHA., bahasa Bali belum perlu masuk kurikulum perguruan tinggi, karena input mahasiswa kita, khususnya PT pariwisata dari seluruh Indonesia. Bahkan ke depan, banyak mahasiswa dari luar negeri. Pasar kerja mahasiswa adalah seantero dunia. Justru yang harus diperdalam adalah bahasa-bahasa asing lainnya, selain bahasa Inggris. Sebab, bahasa Inggris kita saja sering dikomplain oleh para user di luar negeri. Jadi, belajar bahasa Bali menurutnya sudah cukup di SD, SMP, SMA, kecuali program-program studi tertentu, yang memang nanti profesinya lebih banyak akan menggunakan bahasa Bali. Seperti diberitakan sebelumnya, rencana menjadikan ba-
hasa Bali sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di perguruan tinggi telah mendapat lampu hijau dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemenristek Dikti. Namun, persetujuan itu tidak ada artinya bila pihak kampus atau perguruan tinggi di Bali tidak mau mengakomodir. Oleh karena itu, Pansus Revisi Perda No.3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali akan mengundang pimpinan perguruan tinggi se-Bali untuk dimintai pendapatnya. “Hasil konsultasi ke Ditjen Dikti, intinya boleh sepanjang kampus-kampus di Bali setuju. Kurikulum tidak lagi menjadi urusan pusat, penuh menjadi urusan kampus-kampus di Bali. Oleh karena itu, kami akan segera mengumpulkan rektor, ketua, dan direktur perguruan tinggi swasta dan negeri di Bali,” ujar Ketua Pansus Revisi Perda Bahasa, Sastra dan Aksara Bali di DPRD Bali, I Nyoman Parta, yang dikonfirmasi belum lama ini. Menurut Parta, kepentingan utama menjadikan bahasa Bali sebagai MKDU di perguruan tinggi adalah pelestarian. Selain itu, ada banyak aktivitas perguruan tinggi di lapangan yang membutuhkan pemahaman bahasa Bali. (08)
pihak Satpol PP. “Setelah melalui pendataan dan pembinaan, barulah kita eksekusi,” ujarnya. Di Kabupaten Badung, jumlah mart mencapai 500 yang tersebar di seluruh wilayah. Dari jumlah itu, 200 mart yang sudah memiliki izin. Sedangkan sisanya belum berizin. Dari keseluruhan mart, yang paling banyak memang berlokasi di Kuta dan Kuta Selatan. “Memang yang paling banyak
berada di kawasan Kuta dan Kuta Selatan. Yang tidak berizin tersebut, ada mart berjaringan dan ada juga milik lokal,” ujarnya. Saat ini, mereka masih diberikan kesempatan untuk mengurus izinnya. Kemudian, setelah itu, baru akan diberikan surat peringatan. Kalau surat peringatan I dan II oleh Dinas Perdagangan tidak diindahkan, barulah akan dilakukan eksekusi. (kmb23)
Pilkada Serentak
Dipetakan, Potensi Rawan Konflik Semarapura (Bali Post) Proses pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak telah berlangsung. Masyarakat sudah ada yang memperlihatkan dukungannya. Pasangan calon pun mulai kampanye untuk menggalang dukungan. Tak terkecuali di Kabupaten Klungkung. Di tengah hal itu, pemkab bersama aparat keamanan mulai melakukan pemetaaan rawan terjadinya konflik. Kepala Badan Kesbangpollinmas Klungkung I Wayan Sujana mengungkapkan sesuai hasil pemetaan, rawan konflik tak hanya terjadi saat pemilihan. Namun, juga pada tahapan sebelumnya. Demikian pula untuk lokusnya, tak hanya di tempat-tempat kampanye, tetapi juga tempat yang menjadi wadah masyarakat melakukan aktivitas. ‘’Misalnya galian C. Pasirnya bisa saja jadi rebutan. Momentum pilkada ini bisa masuk ke sana. Demikian juga dengan pertanian, bisa juga ditunggangi kepentingan politik. Ini berpotensi bisa memicu konflik,’’ jelasnya. Wilayah Kabupaten Klungkung juga terdiri atas kepulauan. Ini pun berpeluang memunculkan aksi-aksi negatif saat pemilihan. ‘’Surat suaranya kan harus dibawa ke KPU Kabupaten. Dengan wilayah kepulauan, konflik berpotensi terjadi di sana,’’ katanya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung ini menyebutkan dalam waktu dekat, tiba hari raya Nyepi. Menyambut hari raya ini, hampir seluruh desa mengarak ogoh-ogoh. Melibatkan masyarakat banyak, ini paling riskan memicu permasalahan sosial. Oleh sebab itu, demi menjaga kondusivitas, pemkab bersama aparat keamanan mengeluarkan kebijakan untuk membatasi jangkauan saat mengarak. ‘’Tidak boleh lewat batas desa. Ini sudah kami sampaikan. Instansi terkait juga sudah bergerak,’’ tegasnya. Kasat Intel Polres Klungkung AKP I Wayan Sueca juga mengatakan hajatan politik lima tahunan ini berpotensi diwarnai konflik. Perbedaan persepsi menjadi salah satu pemicu. Bahkan, itu tak hanya yang disampaikan secara lisan, namun juga di media sosial. Ini pun diharapkan tidak terjadi. Masyarakat harus mampu mewujudkan demokrasi sehat. ‘’Kerawanan pasti ada, apalagi Klungkung punya wilayah kepulauan,’’ tandasnya. (kmb45)
Anak Perlu Diarahkan Gemar Membaca Denpasar (Bali Post) Membaca menjadi kunci untuk mengetahui informasi. Segala pengetahuan dan informasi akan didapatkan melalui kegiatan membaca. Karena itu, anak perlu diarahkan agar gemar membaca sejak dini dengan memberikan buku bacaan yang menarik dan sesuai dengan usianya. Demikian dikatakan Kabid Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Kota Denpasar I Ketut Sudana saat meresmikan perpustakaan ramah anak ‘’Rama Sinta’’ di SDN 11 Sumerta, Kamis (1/3) kemarin. Perpustakaan ramah anak ini merupakan wujud dari program kemitraan antara Disdikpora Kota Denpasar dengan Yayasan Lit-
erasi Anak Indonesia (YLAI). Menurut Sudana, anakanak merupakan masa yang tepat untuk menanamkan sebuah kebiasaan, dan anak yang sudah mempunyai kebiasaan membaca akan terbawa hingga anak tumbuh dewasa atau menjadi orangtua. Diakui Sudana, menumbuhkan minat baca di sekolah dasar bukan hal yang mudah, tetapi tetap harus diupayakan. Hal ini membutuhkan kerja sama antara guru dengan siswa. Guru sebagai fasilitator harus mampu mengemas kegiatan pembelajaran yang di dalamnya mampu meningkatkan minat baca siswa. ‘’Membaca adalah jantungnya pendidikan, tanpa membaca pendidikan akan mati, membaca
merupakan batu loncatan bagi keberhasilan di sekolah dan dalam kehidupan siswa kelak di masyarakat. Selain itu, membaca merupakan salah satu fungsi yang paling penting dalam hidup,’’ katanya. Oleh karena itu, kata Sudana, semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Teori ini harus dilaksanakan dalam dunia pendidikan, membaca merupakan dasar dalam pendidikan yang menjadi pintu masuk semua ilmu pengetahuan di sekolah. ‘’Seorang siswa akan mengerti suatu mata pelajaran apabila dia bisa membaca dan menulis. Seorang guru mampu mengajar ilmu kepada siswa karena telah membaca buku sebelumnya,
dan seorang siswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupannya karena dia juga pernah membaca,’’ ungkapnya. Sementara itu, Ni Komang Dwi Eka Yuliati, Senior Teacher Trainer YLAI, mengatakan, melalui perpustakaan ramah anak, pihaknya berupaya mengembangkan minat baca masyarakat khususnya generasi muda dimulai dari anak sekolah dasar. Ini diawali dengan ‘’menyulap’’ perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan, bukan angker dan penuh tekanan. ‘’Harapan kita, jika membaca sudah dianggap kegiatan yang ringan dan mudah, maka harapannya level literasi juga akan meningkat,’’ pungkasnya. (kmb)
Bali Post/kmb
SEJAK DINI – Kegiatan membaca perlu diarahkan sejak dini pada anak dengan memberikan buku bacaan yang menarik dan sesuai dengan usianya.
KLUNGKUNG
12
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Empat ASN dan Satu Perbekel Diduga Langgar Disiplin
SOSOK Mantapkan Fasilitas
DELAPAN SMP di Kabupaten Klungkung menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Yakni, SMP Negeri 2 Semarapura, SMP Negeri 1 Banjarangkan, SMP Negeri 2 Banjarangkan, SMP Negeri 1 Semarapura, Mts Hasanudin, SMP Negeri 1 Dawan, SMP Negeri 2 Dawan dan SMP Negeri 1 Nusa Penida. Guna mendukung ini, Pemkab pun memastikan untuk menggelontorkan puluhan komputer untuk enam sekolah yang masih kekurangan. Ditargetkan terealisasi sebelum pelaksanaan try out. “Proses pengadaan sudah berlangsung. Sebelum tahapan ujian mulai, itu sudah siap. Ada 240 komputer yang diberikan. Untuk enam sekolah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan, Kamis (1/3) kemarin. Penambahan komputer itu sudah mampu meng-cover jumlah peserta yang ada di masing-masing sekolah. Sebab, sebelumnya juga sudah dilakukan pengadaan. Jika pun nantinya terjadi kekurangan akibat persoalan teknis, sekolah bersangkutan bisa meminjam komputer (laptop) milik siswa, tentunya atas izin orangtua, di samping komputer milik SMA penyelenggara UNBK. “Meminjam ke sekolah lain bisa. Kan ada zona UNBK,” katanya. Pelaksanaan ujian tahunan itu, kestabilan jaringan internet juga berpotensi menjadi kendala. Terutama di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Mengantisipasi itu, sudah dilakukan komunikasi dengan Telkom. Demikian pula untuk listrik dengan PLN. “Untuk antisipasi gangguan sudah dikomunikasikan. Kami berharap tidak ada kendala nantinya,” pungkas pejabat asal Desa Manduang, Kecamatan Klungkung ini. (sos)
Panwaslu Keluarkan Rekomendasi
Semarapura (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung mengeluarkan rekomendasi terhadap empat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi terlibat dalam hajatan pilkada serentak. Setelah sebelumnya dilaksanakan klarifikasi, rekomendasi itu ditujukan langsung ke Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung I Wayan Sugiada.
Bunga Gumitir Pengungsi Gunung Agung
Prospek Menjanjikan, Petani Lokal Kepincut
PENGUNGSI Gunung Agung sudah seluruhnya kembali ke kampung halamannya di Karangasem. Namun demikian, mereka masih sering kembali ke Kabupaten Klungkung. Bukan untuk mengenang hidupnya yang sempat kelam. Namun memetik bunga gumitir yang ditanam beberapa bulan lalu pada lahan kontrakan. Bahkan, langkahnya itu justru memantik keinginan petani lokal untuk ikut mencoba mengembangkan. Menginjak pagi, hamparan bunga gumitir di Subak Dlod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan nampak indah. Warnanya kuning, seolah turut memancarkan cahaya. Ada yang sudah sangat mekar. Ada yang baru akan mekar. Pohonnya pun tertanam rapi. Berbaris dari ujung timur ke barat. Di tengah pemandangan itu, sejumlah kaum perempuan berduyun-duyun menjinjing keranjang bambu. Ukurannya cukup besar. Mereka pun langsung masuk ke celah tanaman bunga. Lebarnya sekitar dua jengkal tangan dewasa. Mengambil alat pemotong yang sekilas mirip anggapan, alat pemetik padi Bali. Lalu memetik satu per satu bunga yang nampak segar. Ni Wayan Wani (40) salah satunya. Tangannnya sangat lihai. Menarik tangkai bunga dengan cepat. Bahkan, itu dilakukan sembari berbincang dengan pemetik lain. Sesekali diselingi tawa “mekar”. Ia bukanlah hanya sebagai pemetik. Namun sekaligus pemilik tanaman itu. Lahannya ngontrak saat mengungsi dulu, saat Gunung Agung erupsi. Harganya cukup murah. Hanya Rp 50 ribu per are. “Saya sudah pulang. Tapi masih sering ke sini memetik bunga. Lahannya ngontrak satu hektar,” tuturnya, Kamis (1/3) kemarin. Hasil panennya tergolong bagus. Bunganya besar-besar dan berkualitas super. Itu membuat perempuan asal Desa Besakih, Kecamatan Rendang ini “ketagihan” mengontrak lahan. Tak masalah baginya jika harus sering bolak-balik, hanya untuk mencangkul, menanam bibit maupun merawat bersama keluarganya. Keberaniannya itu telah mampu memberikan “napas” untuk kehidupannya. Beban yang dipikul saat berbulan-bulan meninggalkan kampung halaman bisa berangsur berkurang. “Kalau di desa kan masih sulit untuk menanam. Kalau di sini ada yang mau mengontrakkan tanah lagi, saya maunya nambah,” ucapnya. Bunganya itu dijual langsung ke Pasar Galiran, Klungkung. Di awal, harganya mencapai Rp 20 ribu per kilogram untuk yang super dan Rp 15 ribu untuk yang kecil. Namun, sejak sepekan belakangan, di tengah banyaknya panen, harganya kisaran Rp 8 ribu. Namun, itu tak membuatnya menelan kerugian. “Kalau rugi tidak. Karena sudah ketemu harga mahal,” imbuhnya. Keberadaan pertanian bunga ini juga memberikan imbas untuk warga Klungkung. Sang Ayu Rai, salah satunya. Ia mendapat lapangan pekerjaan sebagai tukang petik. Upahnya sehari Rp 70 ribu. Cukup untuk dapur ngebul. “Untung ada pertanian ini. Jadi dapat pekerjaan,” tuturnya. Perempuan asal Desa Banjarangkan ini pun mengharapkan pertanian ini bisa berkelanjutan. “Biasanya di sini tanam cabai dan padi,” imbuhnya. Petani lokal pun dibuat kepincut dengan terobosan pengungsi itu. Seperti Wayan Antara. Ia melihat prospek bungan gumitir sangat menjanjikan. Sangat dibutuhkan untuk sarana upacara. Sebagai uji coba, ia telah mengembangkan pada lahan empat are. “Kehadiran warga Karangasem di sini memberi berkah. Saya dapat belajar bagaimana cara mengembangkan bunga ini. Sebelumnya tidak ada yang melakukan,” tandasnya. (sos)
Bali Post/sos
MEMETIK - Sejumlah warga Karangasem yang sempat mengungsi ke Kabupaten Klungkung akibat Gunung Agung erupsi memetik bunga gumitir di Subak Dlod Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Kamis (1/3) kemarin. Prospeknya yang menjanjikan, membuat petani lokal kepincut untuk ikut mengembangkan.
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Tjokorda Raka Parta Wijaya
Bali Post/sos
Anggota Panwaslu Klungkung Tjokorda Raka Parta Wijaya, Kamis (1/3) kemarin menjelaskan, rekomendasi itu terkait dugaan pelanggaran etik oleh Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra yang “terciduk” berada di kediaman Cabup I Nyoman Suwirta di Banjar Siku, Desa Kamasan pada 20 Februari. Saat itu pula, ada saudaranya, Nengah Suardana, yang berprofesi sebagai guru Bimbingan Konseling di SMAN 1 Banjarangkan. “Mereka berdua langsung kami temukan di rumah Pak Suwirta saat masa kampanye,” jelasnya. Tak hanya itu, Panwaslu juga mengeluarkan rekomendasi terhadap guru olahraga SD Batukandik Wayan Tageg, Kepala SD 3 Klumpu Wayan Sadra dan Perbekel Ped I Ketut Karya yang dilaporkan hadir saat deklarasi Teman Suwirta di Nusa Penida. “Ini seluruhnya sudah diklarifikasi. Sudah mengakui ada di lokasi saat acara,” katanya. Atas tindakannya itu, oknum ASN tersebut diduga melanggar dua pasal. Yakni Pasal 11
huruf C Peraturan Pemerintah 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kodek Etik Pegawai Negeri Sipil. Pasal tersebut menjelaskan tentang menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Selain itu, juga diduga melanggar Pasal 2 huruf f, Undang-undang 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Menerangkan tentang netralitas. Maksudnya, setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. Sedangkan untuk perbekel, diduga melanggar pasal 21 huruf b dan J Undangundang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Rekomendasi untuk Kadishub dan saudaranya sudah kami sampaikan ke Pjs. Bupati kemarin (lusa - red). Sedangkan untuk dua ASN dan satu perbekel, hari ini kami sampaikan,” jelasnya. Terkait sanksi, mantan Ketua KPU Klungkung ini menyatakan ditentukan langsung Pjs. Bupati. Pihaknya hanya menelaah pelanggaran yang
dilakukan. “Rekomendasi itu dipelajari dulu. Paling lama seminggu katanya sudah ada tembusan ke kami terkait tindakan yang diberikan kepada yang bersangkutan,” tandasnya. Ditambahkan, pada deklarasi Teman Suwirta di Nusa Penida, Panwaslu juga mendapatkan laporan dugaan keterlibatan Bendesa Adat Desa Pakraman Dwikukuh I Wayan Partana. Namun, itu tidak diberikan rekomendasi. “Regulasi yang mengatur tidak ada. Jadi kami tidak bisa memberikan rekomendasi. Hanya sebatas teguran saja,” imbuhnya. Sementara itu, Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada mengaku sudah menerima rekomendasi Panwaslu. Pihaknya pun telah meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan untuk melakukan kajian terkait langkah-langkah yang harus diambil. Jika ASN itu terbukti bersalah, sanksinya akan menyesuaikan dengan PP 53 Tahun 2010. “Sekarang sedang berproses. Sudah saya rapatkan itu,” pungkasnya. (kmb45)
Porsenijar Dibuka
Pjs. Bupati Dorong Atlet dan Seniman Berfondasi Kuat
PEMERINTAH Kabupaten Klungkung kembali menggelar Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar). Bertempat di Lapangan Puputan Klungkung, pembukaannya ditandai pelepasan puluhan balon udara oleh Pjs. Bupati Klungkung Wayan Sugiada, di Lapangan Puputan Klungkung, Kamis (1/3) kemarin. Acara tahunan ini untuk menggali potensi atlet dan seniman muda yang berkualitas. Sugiada yang didampingi Wakil Ketua DPRD Klungkung Nengah Ariyanta, Ketua KONI Wayan Subamia, Kapolres Klungkung AKBP Bambang Tertianto dan Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Nyoman Mudarta mengatakan untuk melahirkan atlet berprestasi, harus dilandasi dengan pembangunan fondasi yang kuat. Mulai dari yang paling dasar, yaitu keluarga dan dilanjutkan ke lingkungan
Bali Post/ist
LEPAS BALON - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada, Kamis (1/3) kemarin melepas balon sebagai tanda Porsenijar 2018 dibuka. Acara tahunan ini diharapkan mampu melahirkan atlet dan seniman berfondasi kuat. sekolah yang menjadi tempat paling strategis berkumpulnya para calon atlet dan seniman. Hal ini pun perlu didukung inovasi dalam pengem-
Topik : PENYALAHGUNAAN narkoba
bangan seni dan olahraga, serta melaksanakan program secara terukur dan terencana. “Seluruh komponen harus bergerak, memberikan du-
kompetisi untuk mengetahui hasil pembinaan cabang olahraga dan seni di masing-masing sekolah. Ajang ini juga sekaligus sebagai seleksi atlet dan seniman yang akan dipersiapkan mewakili Klungkung di ajang porsenijar tingkat provinsi, yang akan dilaksanakan pada 1 sampai 6 Juni 2018 di Denpasar. Acara pembukaan yang diikuti para siswa sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Klungkung ini diawali dengan atraksi olahraga bela diri tarung drajat, marching band serta baleganjur yang dipersembahkan para siswa SMKN 1 Klungkung, SMPN 2 Semarapura dan SMPN 1 Semarapura. Kemudian dilanjutkan dengan parade kontingen atlet dari seluruh kecamatan. Untuk para atlet yang berasal dari Kecamatan Nusa penida, disiapkan tempat menginap yakni di SDN 1 Dawan Klod, SDN 2 Dawan Klod dan SMPN 1 Dawan. (ad039)
SOLUSI
Gencarkan Edukasi
KASUS penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Klungkung dua tahun belakangan ini berhasil diungkap polisi. Pelakunya tak hanya kalangan dewasa, namun juga yang masih di bawah umur. Tahun ini dan ke depannya, hal serupa masih berpotensi muncul. Itu perlu langkah antisipasi. Bagaimanakah cara yang ditawarkan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, mengatakan jeratan narkoba yang tak hanya merusak masa depan seseorang. Namun juga bangsa. Hal demikian harus dihindarkan. Pemerintah memiliki kewajiban turut ambil andil di dalamnya.
kungan,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Disbudpora Nyoman Mudarta mengatakan Porsenijar ini mempertandingkan 16 cabang olahraga yang sudah dimulai dari 25 Februari hingga 6 Maret 2018. Di antaranya atletik, karate, pencak silat, taekwondo, judo, bulutangkis, tenis meja, catur, panjat tebing, bola basket, bola Volly, renang, kriket, woodball, gateball, sepak takraw. Cabang seni melombakan 14 nomor seni yang dilaksanakan pada 7 sampai 9 Maret 2018. Di antaranya Tari Pendet, Tari Topeng Arsa Wijaya, Tari Kebyar Duduk, Tari Teruna Jaya, Tari Baris Tunggal, Macepat, Makidung, Makekawin, Masatua Bali, Mapidarta, Dharma Wacana, Nyalin Aksara Bali serta Melukis. Ditambahkan, event ini diikuti 1.700-an peserta dan melibatkan 263 panitia wasit serta juri. Pelaksanaan Porsenijar ini merupakan ajang
Edukasi ke masyarakat, terutama generasi harus terus digencarkan. Tak hanya itu, mereka juga harus dibuatkan wadah untuk melaksanakan kegiatan positif yang mampu memberikan pemikiran baik dalam berperilaku. “Seperti kegiatan kepemudaan. Ini sangat penting,” tegasnya, Kamis (1/3) kemarin. Edukasi langsung masuk ke sekolahsekolah sebagai bentuk cegah dini masih sangat relevan untuk diterapkan. Konsepnya yang dipadukan dengan kegiatan ekstrakurikuler dapat melibatkan kepolisian maupun Badan Narkotik Nasional. “Kalau misalnya dikemas seperti mata pelajaran biasa, akan sulit terserap. Lebih baik lakukan saat kegiatan ekstrakurikuler. Lebih efektif,” terangnya. Desa Pakraman juga menjadi ujung tombak pencegahan masuknya barang haram itu. Keterlibatannya pun akan terus didorong, baik melalui sosialisasi langsung maupun penerapan sanksi bag yang terlibat. “Ini kewajiban bersama. Lembaga pendidikan, orang tua, dan desa harus sama-sama bergerak,” tandasnya. (sos)
Bentuk Relawan
CALON Wakil Bupati I Made Kasta juga sangat sepakat penyalahgunaan narkoba harus diperangi hingga ke akar-akarnya. Ini diperlukan upaya yang berkelanjutan. Bukan sebatas musiman. Ia pun menyatakan pencegahan itu dilakukan melalui edukasi. Sasarannya tak hanya generasi muda, namun juga dewasa hingga tua lantaran sangat berpotensi terjerat. “Kesepakatan bersama Badan Narkotika Kabupaten Klungkung, Majelis Madia dan kepolisian sebelumnya sudah dilakukan. Ini berkaitan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dengan ini, secara otomatis seluruh lapisan masyarakat memiliki kewajiban untuk mencegah munculnya kasus itu,” tegasnya. Cawabup asal Desa Akah ini juga menilai, ceramah ke sekolah-sekolah menjadi strategi pencegahan. Demikian pula melalui pasraman yang kini telah banyak diterapkan desa. Namun, guna lebih mengintesifkan edukasi dan cakupannya bisa lebih luas, ke depan pihaknya
mengupayakan untuk membentuk relawan antinarkoba. Baik di sekolah, maupun desa pakraman. “Pecalang antinarkoba sudah ada. Ini perlu cakupannya diperluas. Di sekolah kami dorong supaya ada itu,” katanya. Kabupaten Klungkung memiliki kondisi geografis yang berbeda dengan kabupaten lain. Wilayahnya terbagi atas daratan dan kepulauan. Ini pun berpeluang mempermudah untuk memudahkan masuknya narkoba. Mengantisipasi itu, pengamanan juga harus semakin diperketat. (sos)
EKONOMI
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
13
Produktivitas, Penting untuk Pemulihan Ekonomi
Mangupura (Bali Post) Pemulihan ekonomi yang belum disertai dengan produktivitas saat ini masih sangat fundamental, penting, dan sangat relevan untuk dibahas. Bahkan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi akan bisa berlanjut tanpa adanya perbaikan produktivitas, menjadi sangat relevan. ‘’Jadi isu produktivitas menjadi sangat penting, agar kondisi ekonomi global menjadi sehat dan bisa bertahan lama dalam pemulihannya,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat membuka Seminar International on Human Capital as a New Driving Force of Economy, di Kuta, Kamis (1/3) kemarin. Dalam hal ini, investasi di bidang sumber daya manusia (SDM) atau human capital perlu didukung untuk menopang pemulihan ekonomi tersebut. Untuk itu, human capital sangat relevan dan menjadi topik pembahasan. Karena perubahan teknologi yang cepat, bisa menggantikan berbagai macam pekerjaan yang selama ini dikerjakan oleh manusia. ‘’Diprediksi akan ada 5 juta pekerjaan yang hilang akibat teknologi,’’ ucapnya. Untuk itu, human capital ini harus mengikuti perubahan teknologi yang begitu cepat yang akan menciptakan
kesempatan baru. Namun kesempatan ini hanya bisa diraih apabila kualitas dari human capital menjadi baik. ‘’Ini adalah tiga isu kenapa pada voyage to Indonesia hari ini membahas masalah human capital. Ini menyangkut tigal hal, yakni pendidikan, kesehatan, dan jaring pengaman sosial. Bagaimana ketiga hal ini harus dilakukan dengan memasukkan unsur teknologi yang berubah secara cepat,’’ ucap Menkeu. Untuk Indonesia sesuai amanat konstitusi telah dimandatkan untuk membelanjakan anggaran pendapa-
Pembiayaan untuk Gawai Meningkat Denpasar (Bali Post) Spektra mencatat ada kenaikan pembiayaan untuk gawai di Bali. Jika tahun sebelumnya, pembiayaan untuk gawai hanya tercatat 20 persen dari total pembiayaan, tahun 2017 meningkat menjadi 60 persen pembiayaan untuk gawai dan seluler. Dept. Head Marketing Spektra Muliana Widjaya mengatakan, secara nasional, komposisi pembiayaan untuk gawai dan seluler 43,3 persen dari total pembiayaan Spektra. Di urutan kedua terbesar yaitu elektronik (TV, mesin cuci, AC, kulkas) sebesar 40,38 persen, furniture 14,02 persen, dll. 2,27 persen. ‘’Sedangkan di Bali, pembiayaan untuk gawai mencapai 60 persen,’’ ujarnya. Peningkatan pembiayaan untuk gawai merupakan indikator daya beli masyarakat yang juga naik. Hal itu ditunjukkan dengan pembiayaan Spektra yang naik 3-5 persen secara yoy. Meski kenaikannya tidak mencapai target yang diharapkan yaitu 10 persen tiap tahunnya. ‘’Traffic-nya kita sedikit naik dibandingkan tahun lalu,’’ ujarnya ditemui. Kamis (1/3) kemarin, sembari menyebutkan pembiayaan itu didominasi untuk gawai. Meski demikian, menurutnya, daya beli masyarakat tidak mengalami perubahan. Cenderung naik setiap tahunnya. Namun beberapa tahun belakangan, yang terjadi adalah pergeseran produk yang dibiayai. Sebelumnya pembiayaan untuk TV lebih dominan. Namun sekarang pembiayaan untuk gawai yang mendominasi. Kenaikan pembiayaan yang terjadi, diakui diiringi dengan tingkat NPF (non performing finance) yang terjaga. Namun, ia enggan mengungkapkan persentasenya. NPF yang terjaga karena dominan customer repeater. Sehingga customers tersebut sangat menjaga kelancaran pembayaran agar dapat menerima pembiayaan untuk berikutnya. Diakui saat ini tidak hanya daya beli masyarakat yang menjadi tantangan, tetapi tantangan terbesar yang dihadapinya adalah peralihan customer dari offline ke online. Maka dari itu, pihaknya juga mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. ‘’Daya beli masyarakat baik. Masyarakat sekarang tidak konsumtif, tapi lebih digunakan untuk travelling. Orang ke mall bukan belanja, tapi makan, nongkrong,’’ tuturnya. Selain itu, proses kredit yang cepat juga akan dilakukan. Karena tuntutan kebutuhan masyarakat. Spektra pun telah merintis pembiayaan secara online sejak dua tahun lalu. Marketing Manager Spektra Bali Waluyo Hadi Pranoto mengatakan, target pembiayaan Spektra Bali Rp 14 miliar setiap bulannya. Sedangkan tahun 2017, Spektra Bali total pembiayaan Rp 140 miliar. Tahun 2018, ia menargetkan pembiayaan yang bisa disalurkan mencapai Rp 171 miliar. Ia optimis target ini tercapai, karena ekonomi yang sempat lesu tahun 2017, mulai terasa naik di awal tahun 2018. ‘’Terbukti dengan events seperti Spektra meriah yang dilakukan tahun 2016 dibandingkan tahun 2017 ada peningkatan kenaikan pembiayaan,’’ ujarnya. (kmb42)
tan negara dan daerah untuk pendidikan dan kesehatan. Untuk pendidikan 20 persen dan kesehatan 5 persen. Sementara untuk daerah kesehatan lebih besar yakni 10 persen. Tantangan yang dihadapi Indonesia baik di pusat maupun daerah adalah bagaimana dengan sumber pendanaan yang ada, betul-betul bisa meningkatkan kualitas dari human capital. Dalam hal pendidikan, siswa tidak hanya masuk dan menyelesaikan pendidikan. Tetapi apakah yang telah lulus sekolah betul-betul belajar dan menjadi lebih baik dari
sisi kapasitas pemikiran, inovatif, dan skill bisa berkembanh. ‘’Ini adalah tantangan tak hanya menyediakan sekolahnya tetapi bagaimana memanage sekolah itu,’’ tambahnya. Sementara untuk kesehatan, agar diupayakan supaya tidak fokus pada pengobatan, namun pada pencegahan penyakit. Ini adalah sesuatu yang sangat urgen. Pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk bisa melakukan perbaikan pengelolaan baik pendidikan, kesehatan, dan program jejaring sosial. (kmb23)
Kebijakan Moneter AS Diharap Tetap Hati-hati
TOLAK BERAS IMPOR
BERAS - Pekerja mengangkut beras impor dari Thailand di gudang Bulog Divre Jatim, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/3) kemarin. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menolak masuknya beras impor asal Thailand ke Jawa Timur yang dikemas dalam karung 50 kilogram sebanyak 20 ribu ton karena produksi beras di Jatim sangat melimpah.
Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) berharap kebijakan moneter yang akan diambil Gubernur baru Bank Sentral AS, The Federal Reserve, Jerome Powell, masih serupa dengan gaya gubernur sebelumnya, Janet Yellen, yang komunikatif, hati-hati dan berbasiskan data. ‘’Powell dari sisi kebijakan seharusnya sama dengan Yellen yang cenderung hati-hati dalam menyesuaikan kebijakan moneternya. Jadi konteks kebijakan yang sama dengan Yellen itu dibaca pasar seperti itu,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi, di Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. Namun, BI mengaku pidato perdana Powell di Kongres AS pada Selasa malam lalu cenderung berani tetapi berhati-hati atau hawkish yang berbuntut gejolak di pasar keuangan global. Doddy menduga pernyataan hawkish Powell hanya bentuk afirmasi telah terjadi suksesi di Bank Sentral negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu. ‘’Powell ingin tunjukkan bahwa dia su-
dah tegas sebagai chairman (pimpinan). Kemarin yang dia sampaikan dalam pidato itu sebenarnya faktor yang kita tahu, ekonomi akan lebih baik, inflasi akan naik. jadi tidak baru,’’ ujarnya. Powell pada pidato resmi perdananya, Selasa malam, menjelaskan The Fed melihat ruang perbaikan pertumbuhan ekonomi AS, namun akan mencegah ekonomi menjadi naik berlebihan (overheating). Powell juga menyiratkan kenaikan suku bunga AS secara bertahap, mengingat kenaikan inflasi masih akan sesuai jangkar Bank Sentral di dua persen, yang didukung juga perbaikan data ekonomi AS dan kondisi fiskal yang stimulatif. ‘’The Fed akan terus menyeimbangkan antara mencegah ekonomi menjadi overheating,’’ kata Powell. Pascapidato Powell, dollar index atau indikator yang mengukur nilai tukar dolar terhadap lima mata uang dunia terus menunjukkan penguatan. Mata uang negara-negara maju dan negara berkembang, termasuk Indonesia, merosot. (ant)
Naker Konstruksi Minim Bersertifikasi
LPJK Lakukan Upaya Percepatan Denpasar (Bali Post) Saat ini tenaga kerja (naker) jasa konstruksi yang bersertifikasi baru 20 persen dari 30.000 kebutuhan tenaga kerja jasa konstruksi di Bali. Bahkan secara nasional baru 10 persen dari 7,2 juta tenaga kerja konstruksi. Artinya baru 7.000 tenaga jasa konstruksi yang memiliki sertifikat di Bali dan baru 700.000 di Indonesia. Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Bali Ida Bagus Nyoman Sudewa mengatakan, sertifikasi tenaga jasa konstruksi sangat penting. Yaitu untuk meningkatkan mutu dan kualitas proyek yang dikerjakan, agar tenaga kerja jasa konstruksi bekerja sesuai SOP, juga menghindarkan tenaga kerja konstruksi dari kecelakaan kerja. Karena ia mencatat terjadi 14 kecelakaan kerja saat pengerjaan konstruksi dalam 8 bulan terakhir.
Dengan 80 persen kekurangan tenaga kerja jasa konstruksi bersertifikasi di Bali, dibutuhkan waktu lebih dari 50 tahun untuk melakukan pelatihan dan sertifikasi secara normal. Sementara proyek-proyek pemerintah terus berjalan. Maka dari itu LPJK melakukan percepatan pelatihan dan sertifikasi dengan berbagai ragam upaya. Salah satunya, LPJK bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk memotret proyek-proyek yang sedang dikerjakan. LPJK akan melakukan sertifikasi di lapangan untuk tukang dan mandor. Karena banyak tenaga yang sudah bekerja dan ahli di lapangan tetapi belum memiliki SIM yaitu sertifikat. Upaya ini diperkirakan dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja jasa konstruksi 20-30 persen lagi. ‘’Kita observasi dan asessment di lapangan. Apabila sudah memenuhi
kompetensinya kita akan berikan sertifikat langsung di lapangan. Jadi itu namanya percepatan sertifikasi di lapangan (on going). ‘’Jadi tukang dan mandor yang sudah terampil, sudah bekerja dan sudah menghasilkan produk, kita lakukan sertifikasi,’’ bebernya. Selain itu, LPJK, Dinas PU baik provinsi maupun kabupaten/kota juga akan masuk ke desa-desa. Tenaga kerja jasa konstruksi di desa akan diberikan pelatihan dan sertifikasi secara on going. Dananya bisa dari bantuan provinsi, kabupaten/kota, bisa juga dari dana desa. Karena dalam dana desa dimungkinkan dialokasikan dana pemberdayaan masyarakat. Contohnya di Desa Petak Kaja, LPJK telah memberikan sertifikasi. Dengan dana hampir Rp 52 juta, telah diberikan sertifikasi pada 25-30 orang tenaga kerja jasa konstruksi. Dalam waktu 2-3 hari,
Pelemahan Rupiah
Tak Sesuai Fundamental Perekonomian Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan pergerakan nilai tukar rupiah yang pada Kamis (1/3) pagi sempat menyentuh 13.800 per dolar AS sudah tidak sesuai fundamental perekonomian. Bank Sentral mengaku melakukan intervensi pasar pada Kamis pagi, sehingga membuat kurs rupiah sedikit menguat di perdagangan Kamis siang. ‘’Variabel rupiah saat tadi terlalu lemah, seharusnya bisa lebih kuat jika melihat perbaikan kondisi ekonomi domestik,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi, di Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. Di perdagangan Kamis siang, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran 13.755 per dolar AS. Sepanjang tahun berjalan sejak 1 Januari hingga 1 Maret 2018, volatilitas rupiah sebesar 8,3 persen. ‘’Angka 13.800 per dolar AS berlebihan. Karena jika melihat inflasi membaik, neraca pembayaran surplus, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, seharusnya rupiah bisa lebih
SEMINAR - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Seminar International on Human Capital as a New Driving Force of Economy di Kuta, Kamis (1/3) kemarin.
kuat. Jadi pelemahan tadi karena faktor global,’’ jelas Doddy. Kamis pagi tadi, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang diumumkan Bank Indonesia menunjukkan, kurs rupiah 13.793 per dolar AS itu melemah 86 poin dibanding Rabu (28/2) yang sebesar 13.707/dolar AS. Pelemahan rupiah, di antaranya karena dua faktor yakni pertama data perbaikan ekonomi AS dan dan juga pidato Gubernur The Fed Jerome Powell di depan Kongres AS yang mengindikasikan ekonomi AS ke depan akan membaik dan inflasi yang akan naik. Namun, kondisi ekonomi domestik tidak akan membuat pelemahan rupiah terlalu dalam, terutama karena sasaran inflasi yang masih terjaga di jangkar Bank Sentral dan proyeksi pertumbuhan yang lebih baik tahun ini. ‘’Tidak ada alasan rupiah melemah jika melihat faktor domestik,’’ ujar Doddy. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pelaku pasar menerjemahkan pidato Powell sebagai sikap yang hawkish. ‘’Sikap
hawkish The Fed itu direspons oleh pelaku pasar dengan melepas sebagian aset di mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia sehingga rupiah mengalami tekanan,’’ tuturnya. Di depan Kongres AS, Selasa malam lalu, Powell menyampaikan optimismenya terhadap pemulihan ekonomi Amerika Serikat sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi dari sisi moneter untuk mencegah overheating ekonomi, yaitu melalui penyesuaian tingkat suku bunga. ‘’Pernyataan itu memperkuat kenaikan suku bunga Fed lebih lanjut tahun ini,’’ kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi 13.761 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.756 per dolar AS. Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan bahwa pelemahan rupiah merupakan efek dari
rencana Bank Sentral AS atau The Fed yang memberi sinyal untuk menaikkan suku bunga acuannya pada Maret 2018. ‘’Faktor eksternal memicu pelemahan mata uang rupiah di pasar valas,’’ ujar Lukman Leong. Kendati demikian, pelemahan rupiah relatif terbatas seiring dengan cadangan devisa Indonesia yang terus meningkat serta kebijakan moneter dan fiskal yang solid. Diharapkan, kinerja ekspor meningkat sehingga dapat menjaga suplai valas. Ia menambahkan bahwa Bank Indonesia juga akan melakukan intervensi di pasar agar fluktuasi rupiah tidak terlalu bergejolak di tengah sentimen kenaikan suku bunga The Fed. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen mengenai inflasi di dalam negeri yang relatif stabil juga akan menjaga pergerakan rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Februari 2018 sebesar 0,17 persen sehingga inflasi tahun kalender mencapai 0,79 persen dan inflasi tahun ke tahun (year on year) mencapai 3,18 persen. (ant)
LPJK merampungkan pelatihan standar peralatan, metode yang digunakan, penerapan SOP bagi para tenaga kerja jasa konstruksi di desa itu. Menurutnya, tenaga jasa konstruksi juga bisa menjadi alternatif masyarakat Bali ketika pariwisata tidak bisa menjadi penopang perekonomian. Upaya keempat yang dilakukan untuk percepatan sertifikasi adalah pelatihan jarak jauh untuk mahasiswa yang baru meraih gelar S1-nya. Upaya lainnya dengan bekerja sama dengan SMK dan PU. SMK dan PU dipertemukan untuk menyambungkan dan mencocokkan antara kebutuhan dan penyediaan tenaga kerja jasa konstruksi. ‘’Jadi tamatan SMK yang akan mengarah ke tukang, pelaksana dan mandor bisa difasilitasi untuk proses sertifikasinya. Sehingga dia siap di dunia kerja dan sudah memiliki SIM,’’ bebernya. (kmb42)
Pelemahan Rupiah Berdampak Produk Impor Jakarta (Bali Post) – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti mengatakan, pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS akan berdampak pada meningkatnya harga produk-produk impor dan produk-produk lanjutannya. ‘’Barang impor kalau di inflasi itu kedelai, gandum, jagung. Jagung ke pakan ternak, kedelai ke tahu tempe, produk lebih lanjut dari kedelai. Kalau terigu ke mi, roti. Ini perlu diwaspadai, dengan kenaikan kurs kalau bahan baku impor bisa berdampak ke produk lanjutannya,’’ ujar Yunita, Kamis (1/3) kemarin. Pada pekan terakhir Februari hingga awal Maret 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang menunjukkan pelemahan. Berdasarkan kurs tengah BI per 20 Februari 2018, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai 13.573 per dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus bergerak melemah hingga pada
1 Maret 2018 mencapai 13.793 per dolar AS. Yunita menuturkan, pelemahan nilai tukar rupiah memang akan memengaruhi nilai impor dan harus diwaspadai karena akan mengerek inflasi lebih tinggi. ‘’Akan berpengaruh ke nilai impornya, karena kursnya akan lebih tinggi. Itu yang harus diwaspadai ke inflasi,’’ ujar Yunita. Selain potensi meningkatnya inflasi karena pelemahan rupiah, Yunita juga menyebutkan potensi peningkatan inflasi pada Maret 2018 karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. ‘’Kita lihat, kalau bulan depan ada kenaikan ya otomatis termonitor di inflasi, akan tergambar. Kalau bulan depan naik lagi, kan harga BBM naik terus ya. Yang langsung kena dampak terutama adalah yang di nonsubsidi. Hanya pemerintah hati-hati yang subsidi premium, kan pemerintah kan janji tidak naikkan,’’ kata Yunita. (ant)
BULELENG
14
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Sakit, ’’Susik’’ Bondres Tak Pentas Sejak Setahun
Bali Post/kmb38
BIBIT – Sebanyak 5.000 ekor bibit abalone dan 1.500 bibit teripang ditebar di Pantai Penimbangan, Kamis (1/3) kemarin. Bibit ini merupakan hasil penelitian BBRLPP Gondol–Bali.
Ribuan Bibit Abalone dan Teripang Ditebar di Pantai Penimbangan canegara. Bambang Susanto mengatakan, dari hasil survei dan penelitian pantai utara termasuk di Pantai Penimbangan ini sangat cocok dijadikan lokasi pemeliharaan abalone dan teripang. Hal ini karena dari kualitas air laut dan ketersedian pakan alami sejenis lumut (Glaciralia, Entero Morfa -red) yang hidup pada terumbu karang di kawasan pantai ini sangat memadai. Di samping itu, Pantai Penimbangan sendiri sudah membentuk pokmaswas yang nantinya akan ditugaskan untuk memelihara, memantau perkembangan, dan pengelola setelah masa panen nanti. Dukungan alam tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan penyerahan bibit hasil penelitian BBRLPP. “Kalau aslinya memang banyak hidup di pantai selatan Bali, tapi hasil survei dan penelitian kami menunjukkan, abalone dan teripang yang disukai warga Jepang dan Hongkong, cocok dibudidayakan di pantai utara Bali. Laut, pakan alami, dan dukungan kelompok masyarakat sudah ada. Jadi, untuk tahap awal, kita serahkan 5.000 ekor abalone dan 1.500 ekor teri-
pang,” katanya. Menurut Bambang, abalone dan teripang sebenarnya hewan laut yang banyak dikonsumsi warga di luar negeri. Tidak heran kalau harga jual kedua hewan laut ini sangat menggiurkan. Dia mencontohkan untuk abalone saja rata-rata harga jual di pasaran Rp 200.000 hingga Rp 400.000 per kilogram. Sedangkan teripang yang baru panen di pasar Indonesia laku dijual Rp 200.000 sampai Rp 500.000 tiap kilogram. Khusus teripang yang sudah dikeringkan dengan teknik khusus harga jual di pasar ekspor mencapai jutaan rupiah tiap kilogram. Tingginya harga jual karena daging abalone dan teripang yang rendah kolesterol, mengandung protein tinggi, dan cocok untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Kendati harga jual menggiurkan, kelompok nelayan atau kelompok masyarakat di pesisir khsusnya di Buleleng belum tertarik untuk memelihara abalone dan teripang di habitat aslinya. Untuk itu, BBRLPP Gondol-Bali mendorong sea reching seperti di Pantai Penimbangan ini. Tujuannya
agar hasil-hasil penelitian baik bibit dan teknologi pembibitan, teknologi pendederan, dan teknologi pembesaran dipraktikkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir itu sendiri. Rata-rata untuk pembesaran dari bibit berukuran tiga centimeter dalam waktu enam bulan setelah ditebar sudah bisa panen dengan ukuran bervariasi antara tujuh hingga delapan centimeter. Sementara itu, Ketua Pokmaswas Pantai Penimbangan Lestari Gede Wiadnyana mengatakan, bantuan bibit abalone dan teripang ini adalah usulan dari organisasi yang dipimpinnya termasuk dukungan dari Desa Baktiseraga dan pendamping lain untuk menjaga kelestarian biota laut Pantai Penimbangan. Dia pun berjanji bersama puluhan anggotanya akan berusaha mengawasi dan memeihara dengan baik bibit abalone dan teripang yang sudah dilepasliarkan tersebut. Terutama setelah pada masa panen nanti, pihaknya berharap agar difasilitasi, sehingga bantuan bibit mampu meningkatkan kesejahteraan anggota Pokmaswas itu sendiri. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Pemerintah daerah belakangan terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Optimalisasi PAD itu salah satunya sektor pungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB P2). Salah satunya upaya yang sekarang digulirkan adalah gerakan membayar penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2018.
trasi Umum Drs. Ketut Asta Semadi, M.M. mengatakan, pemerintah mendorong BKD untuk mensosialisasikan pembayaran PBB-P2 ini. Ini karena PBB-P2 merupakan salah satu sumber pendapatan. Maka dari itu, BKD harus terus menggenjot pendapatan dari sektor ini. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 5.000 ekor bibit abalone ditebar di habitat aslinya di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kamis (1/3) kemarin. Bibit hewan laut ini hasil penelitian dari Balai Besar Riset Budi Daya Laut dan Penyuluhan Perikanan (BBRBLPP) Gondol–Bali. Selain itu, pada hari yang sama juga ditebar sekitar 1.500 ekor bibit teripang yang juga hasil penelitian BBRBLPP. Kedua bibit ini dilepasliarkan (sea reching) untuk mengajarkan nelayan atau kelompok masyarakat di pesisir agar tertarik memelihara kedua jenis hewan laut ini untuk menambah kesejahteraan keluarga. Ribuan bantuan benih abalone dan teripang itu diserahkan oleh Kepala BBRLPP Gondol-Bali Bambang Susanto kepada Ketua Pokmaswas Penimbangan Lestari Gede Wiadnyana. Penyerahan bibit ini juga dihadiri Perbekel Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng Gusti Putu Armada, ratusan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), hingga wisatawan man-
Pemkab Genjot Pundi-pundi PAD
Gebyar penyampaian SPPT PBB-P2 dan pola panutan pembayaran PBB P2 digelar di Gedung Wanita Laksmi Graha, Kamis (1/3) kemarin. Asisten Bidang Administrasi Umum Setkab Buleleng Drs. Ketut Asta Semadi, M.M. mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membuka kegiatan tersebut. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bimantara, S.E. mengatakan, selain menggenjot PAD, pihaknya terus menggugah kesadaran masyarakat membayar PBBP2 lebih awal dan tidak
menunggu masa jatuh tempo. Gebyar selama 12 hari ini mulai memberikan dampak positif, kesadaran masyarakat semakin meningkat. Terbukti terjadi peningkatan SPPT sebanyak 6.856. “Dari gebyar tersebut, telah dipungut PBBP2 Rp 3 miliar lebih. Mudahmudahan target PAD dari PBB P2 tahun 2018 sebesar Rp 28 miliar bisa terpenuhi setelah kita gulirkan gebyar ini,” katanya. Menurut Bimantara, di Buleleng ada 238.033 SPPT yang diterbitkan tahun ini. Ribuan SPPT itu nilai pun-
gutan pajaknya mencapai Rp 21.438.934.728. Realisasi pemungutan dan pendaftaran atas tanah nantinya akan menjadi indikator apakah ada wajib pajak yang tercecer atau tidak. BKD bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan mutasi sertifikat, sehingga nantinya dari pemecahan itu otomatis akan menambah SPPT PBB P2 baru. “Kami bekerja sama dengan BPN agar mutasi-mutasi sertifikat tanah bisa kami input segera,” ungkapnya. Asisten Bidang Adminis-
Bali Post/kmb38
SPPT – Asisten Bidang Administrasi Umum Setkab Buleleng Drs. Ketut Astasemadi mewakili Bupati Putu Agus Suradnyana membuka gerakan membayar penyampaian SPPT PPB P2 tahun 2018, Kamis (1/3) kemarin.
SENIMAN sekaligus tokoh yang berjasa membangkitkan seni Bondres Buleleng sejak setahun tidak lagi meramaikan panggung hiburan. Ini karena seniman yang namanya tersohor dengan sebutan “Susik” dalam bondres itu sekarang harus berjuang melawan diabetes dan ginjal. Seniman bernama lengkap Drs. Made Ngurah Sadika ini menderita sakit tersebut sejak lima tahun. Awalnya, Ngurah Sadika menderita diabetes. Saat itu, penyakitnya masih bisa diimbangi dengan rutin periksa ke dokter. Penyakit itu tidak menghentikan semangatnya. Ngurah Sadika tetap pentas menghibur baik di wilayah Buleleng hingga ke luar daerah. Karena padatnya jadwal pentas hingga dalam sehari harus naik panggung tiga kali, kesehatannya mulai terganggu. Puncaknya, sekitar empat tahun lalu, saat berobat ke rumah sakit, ternyata dokter memvonisnya menderita penyakit ginjal. Dia kemudian opname di RSUD Buleleng untuk menjalani pengobatan. Selesai pengobatan itu, kondisinya sempat membaik dengan rawat jalan dan cuci darah rutin setiap dua kali seminggu. Dengan bantuan pengobatannya itu, dia tetap memaksa pentas bersama Sekaa Bondres Susik. Kemauan keras ini tidak lepas karena keinginanya untuk
Bali Post/mud
‘’Susik’’ Sadika
terus berkarya melestarikan seni Bondres Buleleng. Hingga pentas terakhir di Nusa Lembongan, Klungkung, kondisi kesehatannya kembali menurun hingga dia kembali masuk rumah sakit. Sejak itu sampai sekarang, Ngurah Sadika beristirahat total untuk kesembuhan. Berat badannya pun turun hingga tubuhnya sekarang tampak kurus. Saat ditemui di rumahnya Jalan Kresna, Kelurahan Kendran, Singaraja, Kamis (1/3) kemarin, Ngurah Sadika tampak duduk di kursi ruang tamu rumahnya. Sesekali, dia merintih kesakitan pada punggungnya, hingga untuk berdiri harus dibantu dengan tongkat bantuan dari sahabatnya sesama SMA dulu. Ngurah Sadika pun menuturkan tidak menyangka menderita penyakit berat yang sulit disembuh-
kan itu. Dia sendiri bertekad mendapatkan kesembuhan, namun mengaku waswas tidak mampu menyiapkan biaya untuk pengobatan di rumah sakit. “Tidak menyangka kok seperti ini nasib saya. Saya ingin berobat ke rumah sakit, tapi takut sekali kalau kekurangan biaya dari tanggungan Askes sebagai PNS yang saya punya itu kurang,” tutur Sadika yang kini salah satu kabid di Dinas Arsip Perpustakaan Daerah. Sejak mengalami sakit, Ngurah Sadika mengaku dikunjungi sejumlah seniman. Mereka yang setia memberikan motivasi untuk berjuang melawan penyakit berat itu. Dia pun menunjukkan beberapa penghargaan yang sempat diraihnya dari beberapa pejabat tinggi hingga tokoh politisi kondang. Sementara istrinya, Luh Reni, yang setia mengurus keperluan sehari-hari suaminya, juga memiliki keinginan besar agar suaminya segera sembuh. Namun, karena khawatir kalau biaya yang tidak mencukupi, untuk sementara suaminya menjalani rawat jalan diikuti jadwal cuci darah yang disarankan oleh dokter. Selain itu, dia bersama kedua anaknya, I Gede Arya Darmadi dan adiknya Ni Made Ary Darmini, juga menempuh pengobatan nonmedis di samping rutin melakukan cuci darah. (mud)
Festival Makan Durian
Ajang Rekreasi dan Edukasi Budi Daya Tanaman Buah Singaraja (Bali Post) – Buleleng terkenal sebagai daerah penghasil buah seperti durian, mangga, manggis, anggur, dan buah lokal lainnya. Melimpahnya produksi buah lokal ini mulai dilirik sebagai komoditi pariwisata dan rekreasi lewat gelaran Festival Makan Durian 2018. Festival yang digelar di Desa Tajun, Minggu (4/3) lusa ini lebih pada promosi buah Buleleng dan mengedukasi terutama generasi muda agar tertarik terjun mengelola sektor pertanian. Festival Makan Durian 2018 ini digulirkan oleh petani buah sukses asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutam-
bahan I Made Arnaja. Saat ditemui Kamis (1/3) kemarin, pemilik Rama Sintha Farm ini mengatakan festival tidak mutlak mencari keuntungan meterial bagi usaha kebun buah miliknya di Desa Tajun. Akan tetapi gelaran ini dijadikan media rekreasi keluarga di tengah kebun buah sambil menikmati durian baik hasil budidayanya atau durian lokal yang banyak dihasilkan di Desa Tajun. Misi yang lebih penting lagi adalah gelaran festival ini memberikan informasi sekaligus edukasi awal kepada generasi muda untuk tidak canggung untuk menggeluti sektor pertanian.
Bali Post/kmb38
DURIAN – Petani buah sukses Made Arnaja (kiri) saat jumpa pers Festival Makan Durian, Kamis (1/3) kemarin.
Dia ingin menanamkan jiwa mencintai profesi petani yang tidak semuanya kotor, lumpur dan miskin. Melainkan, sektor ini digeluti akan mendatangkan keuntungan yang luar biasa. Khususnya buah, kebutuhannya tidak pernah sepi, sehingga peluang ini harus digarap maksimal. ‘’Saya sengaja buat kebun untuk belajar membudidayakan aneka buah baik lokal Bali atau impor. Semua hasil uji coba itu saya tunjukkan dan lewat festival ini saya mengedukasi terutama gerenasi muda tentang budida daya buah,’’ tegasnya. Ketua Panitia Festival Makan Duren Pande Sriasih didampingi Sekretarisnya Kardian Narayana mengatakan, festival digelar satu hari di mana peserta menikmati makan durian sepuasnya, mendapatkan pengetahuan budi daya buah naga, dan tanaman buah lain, dan fun game seperti life karikatur, pementasan musik, dan tidak ketinggalan lelang buah lokal di mana hasilnya akan disumbangkan kepada warga Desa Tajun dan Sekitarnya. ‘’Setiap peserta beli tiket Rp 150.000 dan mendapat makan durian sepuasnya, dan mengikuti kegiatan lain. Target 300 orang dan sampai hari ini sudah ada seratusan orang sudah mendaftar dan masih kami bukan sampai hari H Minggu (4/3) lusa,’’ jelasnya. (kmb38)
15
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Coppa Italia
Jadwal Pertandingan --------------- Liga Jerman -------------------------------------------Sabtu (3/3) dini hari Borussia M’gladbach vs Werder Bremen --------------- Liga Prancis ------------------------------------------Sabtu (3/3) dini hari Nice vs Lille Monaco vs Bordeaux Hasil Pertandingan --------------- Liga Spanyol ------------------------------------------Getafe vs Deportivo La Coruna 3-0 Athletic Club vs Valencia 1-1 Malaga vs Sevilla 0-1 Atlético Madrid vs Leganes 4-0 Eibar vs Villarreal 1-0 --------------- Piala FA ----------------------------------------------Putaran V Tottenham Hotspur vs Rochdale 6-1 --------------- Coppa Italia -------------------------------------------Semifinal, Pertandingan II Juventus vs Atalanta 1-0 (Juventus unggul keseluruhan 2-0) Lazio vs Milan 0-0 (AC Milan menang adu penalti 5-4) --------------- Coupe de France ---------------------------------Perempatfinal Chambly vs Strasbourg 1-0 PSG vs Olympique Marseille 3-0
Bali Post/rtr
Manajer Manchester City Pep Guardiola (kiri).
AC Milan Hadapi Juventus di Final
Milan -
AC Milan akan menghadapi juara bertahan Juventus pada final Piala Italia (Coppa Italia) setelah menang adu penalti 5-4 atas Lazio, Kamis (1/3) kemarin. Sebelumnya, kedua tim bermain tanpa gol selama tiga setengah jam. Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Juventus mencetak gol dari penalti untuk menang 1-0 atas Atalanta dan mencapai final untuk musim keempat secara beruntun. Klub Turin itu memenangi dua pertandingan semifinal mereka dengan kemenangan keseluruhan 2-0. Setelah bermain imbang 0-0 pada pertemuan pertama di San Siro sebulan silam, Lazio dan AC Milan mengulang penampilan serupa pada pertandingan penentuan di Stadio Olimpico dalam cuaca dingin. Nikola Kalinic semestinya mengemas gol untuk Milan dua menit menjelang masa perpanjangan waktu berakhir, namun tembakannya melambung ke atas mistar gawang dari jarak 12 meter. Ciro Immobile mengemas penalti pembukaan untuk Lazio, namun empat eksekusi berikutnya dapat digagalkan oleh masing-masing kiper,
Thomas Strakosha untuk tuan rumah dan Ginaluigi Donnarumma untuk Milan. Penendang ketiga, Giacomo Bonaventura membawa Milan menyamakan skor 1-1. Empat penendang berikutnya berhasil menaklukkan kedua kiper itu. Babak sudden death dilakukan setelah skor imbang pada periode awal. Senad Lulic (Lazio) dan Hakan Calhanoglu (Milan) sukses mengeksekusi penalti ke-6. Penendang ketujuh Luiz Felipe Ramos tembakannya melayang di atas mistar gawang Donnarumma. Sementara Alessio Romagnoli (Milan) sukses menaklukkan Strakosha. Ia tidak merayakan kesuksesannya itu berlebihan karena selama ini ia menjadi fans berat Lazio. Atalanta, yang tertinggal 0-1 dari laga pertama, tampil gagah berani di Turin namun akhirnya mereka kemasukan gol pada me-
Bali Post/rtr
ADU PENALTI - Pemain-pemain AC Milan bersorak setelah memenangkan drama adu penalti melawan Lazio pada pertandingan semifinal Coppa Italia (Piala Italia), Kamis (1/3) kemarin di Stadion Olimpico, Roma. nit ke-75. Bola dikirim ke area pertahanan Atalanta di mana gelandang Juve Blaise Matuidi terjatuh ketika ia dan bek Atalanta berduel di udara, meski kontak yang terjadi terlihat minimal atau tidak keras. Miralem Pjanic mengonversi penalti pada menit ke-75. Juventus sempat mendapat
ancaman beberapa menit sebelumnya. Kapten Atalanta Alejandro Gomez mencungkil bola dari jarak 40 meter, melewati hadangan Gianluigi Buffon ketika sang kiper itu bergerak keluar untuk memperkecil ruang tembak. Tapi bola hanya mengenai tiang gawang. Ini merupakan kedua ka-
linya Atalanta menelan kegagalan kurang dari sepekan, setelah mereka sebelumnya disingkirkan Borussia Dortmund dari Liga Europa pada pekan selam. ‘’Kami yakin itu bukan penalti. Ini memalukan, namun Juventus layak untuk menang,’’ kata pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini. (kmb39/rtr/ant)
Neymar Absen Tiga Bulan
Guardiola dan Pita Kuningnya London Manajer Manchester City Pep Guardiola akan berhenti mengenakan pita kuning sebagai simbol protes jika diminta ofisial klub pemuncak klasemen Liga Inggris itu atau jika hal tersebut memengaruhi penampilan tim asuhannya. FA mendakwa Guardiola karena mengenakan pita itu pada pertandingan-pertandingan liga dan piala domestik musim ini, dan pria 47 tahun itu memiliki waktu sampai Senin untuk merespons. Pita itu, yang dikenakan sebagai bentuk protes terhadap penahanan para politisi -kemerdekaan di kampung halaman Guardiola, Katalunya. Aksi semacam ini dianggap melanggar peraturan-peraturan iklan dan pakaian FA. ‘’Yeah, tentu saja. Hal yang lebih penting adalah apa yang terjadi dengan tim dan klub dibanding opini pribadi saya,’’ kata Guardiola kepada wartawan, Kamis (1/3) kemarin. ‘’Menurut saya, hal itu (tidak lagi mengenakan pita kuning) tidak akan terjadi namun jika mereka (ofisial klub) memintanya, saya akan menerimanya. Mereka adalah para bos...’’ ‘’Namun opini pribadi saya bukan opini politis. Ketika seorang pria dan wanita mengenakan pita (pink) merah itu karena mendukung untuk inisiatif kanker payudara.’’ ‘’Hal yang sama ketika saya mengenakan lencana kanker prostat. Idenya sama... Tentu saja, saya tidak ingin merusak tim atau klub saya.’’ Guardiola dapat dikenakan dakwaan yang lebih berat sebab pita itu kembali terlihat pada final Piala Liga, ketika timnya menang 3-0 atas Arsenal. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
GOL - Gelandang Paris Saint Germain Angel Di Maria mencetak gol ke gawang Olympique de Marseille pada pertandingan perempatfinal Coupe de France di Parc des Princes, Kamis (1/3) kemarin.
PSG Dua Kali Tundukkan Marseille Paris Pemain sayap Angel Di Maria tampil gemilang dengan menghasilkan dua gol untuk membantu juara bertahan Piala Prancis Paris St Germain (PSG) mencapai semifinal dengan kemenangan 3-0 atas Olympique Marseille, Kamis (1/3) kemarin. Ini merupakan kesuksesan meyakinkan kedua PSG atas Marseille dalam rentang waktu tiga hari setelah kemenangan 3-0 di kompetisi Liga Prancis. Pada laga itu penyerang Brazil Neymar mengalami patah kaki yang memerlukan operasi dan kelihatannya akan membuat sang bintang absen enam sampai delapan pekan. Di Maria, yang kesempatan bermainnya musim ini dibatasi oleh penampilan Neymar, mencetak kedua gol dengan kaki kanannya yang selama ini bukan senjata utamanya. Gol pembuka diciptakan menjelang turun minum dan menambahi gol kedua pada menit ke-48. Penyerang Edinson Cavani memastikan kemenangan tim ibu kota dengan golnya delapan menit sebelum pertandingan usai lewat kerja sama apik dengan rekan-rekannya. Kiper Marseille Steve Mandana menyelamatkan tim tamu dari kekalahan yang lebih besar lewat aksi heroiknya. (rtr/ant)
Sao Paulo Penyerang Paris Saint Germain (PSG) Neymar harus istirahat tiga bulan untuk memulihkan cedera kaki. Penyerang Brazil itu diharapkan bisa pulih sebelum putaran final Piala Dunia 2018 digelar di Rusia, Juni mendatang. Dokter timnas Brazil menyatakan pemain termahal di dunia itu akan menjalani operasi kaki pekan ini akibat retak tulang metatarsal dan tertarik otot engkelnya. ‘’OpBali Post/rtr
VAR - Wasit Paul Tierney melayangkan kartu kuning kepada penyerang Tottenham Hotspur Son Heung-min pada pertandingan Piala FA melawan Rochdale di Stadion Wembley, Kamis (1/3) kemarin. Berulang kali Tierney menggunakan video asisten wasit (VAR) untuk mengambil keputusan.
VAR Dikhawatirkan Rusak Momen Emosional Sepak Bola
London Kemenangan Tottenham Hotspur 6-1 atas Rochdale pada pertandingan putaran V Piala FA, Kamis (1/3) kemarin, diwarnai dengan sejumlah kontroversi. Wasit berulang kali menggunakan video pembantu wasit (VAR) untuk mengambil keputusan baru. Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino khawatir penggunaan video pembantu wasit (VAR) dapat ‘’membunuh’’ momen emosial dalam pertandingan sepak bola. ‘’Ini cukup rumit akibat sistem baru, pertandingan jadi tidak fokus,’’ kata Pochettino kepada BBC. ‘’Saya katakan kepada pemain agar tetap fokus di babak kedua. Situasi memang sulit. Menurut saya kita punya wasit-wasit terbaik di Eropa dan dunia, namun kita saya tidak tahu apakah sistem ini akan membantu mereka atau justru membingungkan,’’ kata pelatih asal Argentina itu. ‘’Dalam pertandingan ada momen emosional, jika kita terus membunuh momen ini, menurut saya kita juga akan mengubah permainan,’’ katanya. Gol awal Tottenham dinyatakan tidak sah oleh VAR, ketika para pemain Spurs dan suporternya sempat merayakan momen tersebut. Pada momen selanjutnya Son Heung-min mencetak gol dari tendangan penalti, namun wasit Paul Tierney menganulir gol tersebut dan memberikan kartu kuning kepada sang pemain karena sempat menghentikan gerakan saat mengambil ancangancang. Piala FA merupakan salah
satu dari sejumlah turnamen, termasuk Liga Seri A dan Bundesliga yang menguji coba sistem VAR. Uji coba ini tidak sepenuhnya lancar dengan banyaknya keberatan di kalangan suporter karena lamanya waktu untuk pengambilan keputusan dan terkadang mereka tidak tahu alasannya. Meskipun demikian, Pochettino menyatakan simpati kepada para wasit yang harus bekerja dengan sistem baru, dan juga dengan para suporter di tribun. ‘’Saya kasihan pada wasit, dan lebih kasihan lagi pada penonton karena sulit untuk memahami situasi ini,’’ ujarnya. Ketua FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa VAR digunakan di Piala Dunia Rusia tahun ini dan lembaga pembuat peraturan sepak bola, IFAB, diharapkan dapat mengambil keputusan pada akhir pekan ini apakah sistem ini akan sistem ini akan digunakan secara permanen atau tidak. Menang Besar Pada pertandingan yang digelar di Stadion Wembley itu, Fernando Llorente memborong tiga gol yang membantu Tottenham Hotspur meraih kemenangan besar 6-1 atas tim divisi ketiga Rochdale. Di babak perempatfinal, Tottengham akan menghadapi Swansea City. Tiga gol yang dibukukan Llorente pada babak kedua, dua gol dari Son Heung Min dan satu gol lagi dihasilkan Kyle Walker-Peters jelang akhir pertandingan. Pemain Rochdale Stephen Humphrys sempat menyamakan skor 1-1 pada laga yang diwarnai hujan salju itu. (kmb39/rtr/ant)
erasi akan dilakukan di Belo Horizonte di Rumah Sakit Mater Dei hospital, Sabtu pagi,’’ jelas Rodrigo Lasmar kepada stasiun televisi TV Globo, Kamis (1/3) kemarin. ‘’Proses pemulihan diperkirakan berlangsung antara dua setengah hingga tiga bulan. Tapi ini semua tergantung pada proses penyembuhan setelah operasi.’’ Pemain yang dibeli PSG dari Barcelona seharga 222 juta euro (271 juta dolar AS)
itu dipastikan absen saat Brazil memainkan pertandingan persahabatan melawan tuan rumah Rusia dan juara bertahan Jerman akhir bulan ini. Lasmar berharap Neymar bisa merumput lagi saat putaran final Piala Dunia itu dimulai 14 Juni. Juara dunia lima kali Brazil membuka pertandingan penyisihan grup dengan melawan Swiss pada 17 Juni. Lawan lainnya adalah Kosta Rika dan Serbia. (kmb39/rtr)
Modal Hadapi Barcelona Madrid Antoine Griezmann mencetak empat gol ketika Atletico Madrid mempecundangi Leganes dengan skor 4-0 di Liga Spanyol, Kamis (1/3) kemarin. Tambahan tiga poin ini memangkas selisih dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi empat poin sekaligus modal sebelum menghadapi tim Katalan itu. Barcelona akan mengunjungi markas Las Palmas, Jumat dini hari untuk memainkan pertandingan pekan ke-26, sebelum menjamu Atletico pada Minggu pada duel papan atas La Liga. Penyerang asal Prancis Griezmann mengemas dua gol pada masing-masing babak saat dirinya menjadi pemain pertama Atletico di abad ini yang mencatatkan tiga gol pada dua pertandingan beruntun di liga. Ia juga menjadi pemain pertama Atletico yang membukukan empat gol dalam satu pertandingan sejak Radamel Falcao melakukannya pada 2012.
Griezmann mencatatkan gol ke-100-nya untuk klub sejak ia bergabung pada 2014. Leganes mengawali pertandingan dengan membuat sejumlah peluang tetapi tidak beruntung karena gagal menghasilkan gol. Kiper Atletico Jan Oblak menepis sepakan keras Gerard Gumbao ke mistar gawang sebelum Filipe Luis memblok upaya Gabriela pada 15 menit pertama awal pertandingan yang penuh tekanan. Griezmann memiliki peluang yang membentur tiang gawang. Bagaimanapun, pemain Prancis itu tidak melakukan kesalahan, ketika ia berlari mengejar umpan terobosan Koke untuk menyelesaikan peluang pada menit ke-25. Ia kemudian menggandakannya melalui tendangan bebas menit ke-35. Hattrick tercipta melalui sundulannya menit ke-56 sebelum Griezmann melepaskan sepakan voli untuk menjadi gol keempat menit ke-67. Ini menjadi kemenangan
beruntun kedelapan bagi pasukan Diego Simeone di semua kompetisi. Di laga lain, Deportivo la Coruna makin terpuruk di zona degradasi setelah dihancurkan tuan rumah Getafe 0-3 melalui gol-gol Angel, Jorge Molina dan gol bunuh diri Boveda. La Coruna menguni peringkat ke-19 klasemen dengan 18 poin sementara Getafe di posisi ke-9 dengan 36 poin. Satu gol Geoffrey Kondogbia cukup untuk membawa pulang tiga poin bagi Valencia saat bertandang ke Athletic Club. Kemenangan 1-0 itu mengamankan Valencia di posisi ke-4 dengan 50 atau selisih 1 poin dari peringkat ketiga Real Madrid. Kemenangan tipis juga dibukukan peringkat kelima Sevilla yang mempermalukan tuan rumah Malaga 1-0 melalui gol Joaqin Correa. Sevilla mengoleksi 42 poin, sementara Malaga terpuruk di dasar klasemen dengan 13 poin. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
EMPAT GOL - Penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann mengemas empat gol saat timnya menggulung Leganes di Stadion Wanda Metropolitano pada pertandingan Liga Spanyol, Kamis (1/3) kemarin.
olah raga
16
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Badung Bangun Stadion Internasional di Kampus Unud Mangupura (Bali Post) -
Bali Post/022
VOLI - Kapten tim putri Jakarta BNI Taplus Yolla Yuliana (kiri) dan kapen tim putra Made Adi Suartama.
Tim Voli BNI Optimis Tekuk Lawannya
Denpasaer (Bali Post) Tim bola voli putra dan putri Jakarta BNI Taplus bertindak selaku tuan rumah optimis mampu menekuk lawanlawannya pada putaran kedua Proliga 2018, di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, mulai Jumat (2/3) ini sampai dengan Minggu (4/3) lusa. Tim putra Jakarta BNI Taplus akan meladeni Bank Sumsel Babel, Jumat (2/3) ini, dan melawan Surabaya Samator Bhayangkara, Minggu (4/3) lusa. Sementara di sektor putri, BNI Taplus akan menghadapi Jakarta Elektrik PLN, Sabtu (3/3) besok, dan menjajal Gresik Petrokimia, Minggu (4/3) lusa. Kapten tim putra Made Adi Suartama di Denpasar, Kamis (1/3) kemarin, menjelaskan timnya diperkuat sederet pebola voli asal Bali seperti Kadek Lindung Juliadi, Nyoman Julianta, dan Komang Suarnata. ‘’Sementara rekan kami Nyoman Rudi Tirtana mundur,’’ tutur Adi Suartama. Dia menerangkan, timnya yang dilatih Li Qiujang (Tiongkok) juga diperkuat pemain baru yakni Paul Lordman (AS) dan Ruslan (Ukraina). Sedangkan pelatih tim putri BNI Yolla Yuliana mengemukakan, legiun impor asal Puerto Riko Karina Ocasio, yang cedera sejak awal Proliga 2018, dipulangkan ke negaranya dan digantikan Xu Ruoya (Tiongkok), sedangkan skuad domestiknya Maya Kurnia Indri mengundurkan diri. Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sukanada menyatakan pihaknya bangga pebola voli binaan klub Tirta Dewata bisa memperkuat BNI di ajang paling bergengsi Proliga. Ke depan, Sukanada berharap pebola voli Bali remaja dan junior bisa mengikuti jejak seniornya, berkompetisi di klub Proliga. ‘’Kami memantau bakat dan talenta Edu (Pengkab PBVSI Tabanan) cukup mumpuni,’’ ujarnya. (022)
Wahyu Widayat Resmi Latih Timnas Bola Basket 3x3 Putri Jakarta (Bali Post) Wahyu Widayat Jati resmi menjadi pelatih tim nasional bola basket 3x3 putri Indonesia untuk Asian Games 2018, kata Manajer Timnas 3x3 Indonesia Fareza Tamrella. Fareza menyebutkan, Wahyu Widayat yang biasa disapa Cacing memiliki sederet prestasi dan pengalaman yang dapat membawa timnas 3x3 putri Indonesia meraih hasil maksimal di Asian Games 2018. ‘’Kami juga yakin Cacing bisa bersinergi dengan pelatih timnas putra yaitu Fandi Andika Ramadhani dan pelatih fisik timnas putra-putri Tri Hartanto,’’ ujar Fareza, Kamis (1/3) kemarin. Badan Tim Nasional Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (BTN Perbasi) secara resmi mengangkat Wahyu Widayat Jati sebagai pelatih timnas 3x3 putri sejak Februari 2018. Mantan pemain bintang klub Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Satria Muda Pertamina dan Aspac Jakarta tersebut akan menjalankan tugasnya sampai Asian Games 2018 selesai. Cabang olahraga bola basket 3x3 bukan hal baru bagi Wahyu Widayat, sebab dia pernah menjadi pelatih timnas 3x3 putra Indonesia di Asian Beach Games (ABG) di Vietnam pada 2016. Ketika itu, dia membawa Indonesia melaju sampai perempatfinal. Total timnas 3x3 Indonesia mencatatkan tiga kemenangan dan tiga kekalahan di ajang tersebut. Nama Cacing memang lebih harum di bola basket konvensional lima lawan lima. Sebagai pemain, pria yang melatih NSH Jakarta di IBL 2017-2018 tersebut membantu timnas Indonesia meraih medali emas SEABA 1996 dan medali perak SEA Games 2007. Ketika melatih, dia menjadi asisten pelatih ketika timnas bola basket putri Indonesia meraih perak pada SEA Games 2015. Dan ketika berperan sebagai pelatih kepala, dia memimpin timnas putra Indonesia merebut perak di SEABA 2017 di Filipina dan SEA Games 2017 di Malaysia. Di level klub, Wahyu sukses membawa CLS Knights Surabaya meraih juara Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2016, kampiun IBL pertama sepanjang sejarah tersebut. Tim nasional putri 3x3 Indonesia sebelumnya dilatih Tri Hartanto ketika menjadi juara turnamen uji coba Asian Games 2018 bertajuk ‘’Asia Challenge’’ di akhir 2017. Tri Hartanto pernah menangani timnas putri Indonesia yang berhasil menjadi kampiun Kejuaraan 3x3 Asia FIBA U-18 pada tahun 2017. Namun, Perbasi memutuskan untuk menggeser posisinya menjadi pelatih kekuatan dan pengondisian (strength and conditioning) fisik. Sementara di sektor putra, Perbasi mempertahankan Fandi Andika Ramadhani yang bersama timnas putra meraih perak di turnamen uji coba Asian Games 2018 bertajuk Asia Challenge di akhir 2017. Fandi Andika, akrab dipanggil Rama, masih aktif bermain di IBL bersama Stapac Jakarta. Walau bermain di bola basket profesional, Rama merupakan pemain dan pelatih 3x3 yang cukup berpengalaman. Bahkan dia pernah bertahan beberapa lama sebagai pemain 3x3 nomor satu di Indonesia versi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA). (ant)
Badung berniat membangun stadion bertaraf internasional di Kampus Unud, Jimbaran. Sementara Stadion Ngurah Rai, yang tertua di Pulau Dewata, rencananya juga akan direnovasi sebagai persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Ketua umum KONI Bali Ketut Suwandi usai mendampingi Ketua Tim Verifikasi bidding PON Inugroho, Kamis (1/3) kemarin menerangkan, intinya sarana dan fasilitas olahraga di Bali sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia. ‘’Sebenarnya, Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar juga layak dipakai upacara pembukaan PON. Namun jika menambah pembangunan infrastruktur untuk olahraga, kami juga bangga,’’ tutur Suwandi. Dia mendampingi Inugroho yang juga selaku Wakil Ketua Umum KONI Pusat meninjau beberapa lokasi yang cocok untuk venue. Misalnya, di Gianyar bisa dipakai cabor sepatu roda, mengingat daerah seni tersebut bakal membangun lintasan skate-board. Sementara untuik venue panjat tebing cukup banyak bisa di Gianyar, Klungkung dan Karangasem. Untuk wilayah Bangli seperti Danau Batur cocok untuk menggelar cabor dayung. Sementara Pantai Lovina di Buleleng bisa dipakai menghelat cabor renang dan selam di perairan terbuka. ‘’Buleleng kan sudah memiliki kolam renang, bisa difungsikan untuk lomba renang,’’ ucap Suwandi. Jinengdalem siap dipakai untuk senam dan gulat. Hanya, dirinya meng-
Bali Post/ist
JEMBRANA - Tim verifikasi bidding PON meninjau Lapangan Pecangakan, Negara, Jembrana, Kamis (1/3) kemarin. ingatkan, agar pemkab dan pemkot dalam membangun fasilitas olahraga melibatkan eksekutif dan legislatif, termasuk tahapan pembagunan berikut anggarannya dan paling lambat harus rampung 2023 mendatang.
Dijelaskannya, Gubernur Made Mangku Pastika dijadwalkan mempresentasikan seputar persiapan Bali menjadi tuan rumah PON XXI/2024 di Pemprov, Jumat (2/3) ini. Tim verifikasi bidding pada Jumat (2/3)
ini diagendakan mengunjungi Stadion Ngurah Rai, Stadion Kompyang Sujana, GOR Praja Rakcaka, serta Istana Taman Jepung yang biasa dipakai menyelenggarakan turnamen gateball. (022)
Sejumlah Venue di Buleleng Layak Gelar Pertandingan PON
Singaraja (Bali Post) – Sejumlah venue olahraga di Buleleng disurvei oleh Tim Verfikasi Bidding Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024, Kamis (1/3) kemarin. Dari survei itu, beberapa venue yang telah dibangun Pemkab Buleleng bersama stakeholders terkait, dinilai layak menggelar pertandingan cabang olahraga (cabor) PON XXI mendatang. Demikian terungkap ketika Ketua Tim Verifikasi Bidding PON XXI Putu Gede saat meninjau sejumlah venue olahraga di Bali Utara, Kamis kemarin. Dia didampingi Wakil Ketua KONI Bali Maryoto Subekti dan sejumlah pejabat instansi terkait
di Pemprov Bali. Rombongan diterima oleh Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra bersama Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Gede Suyasa. Putu Gede mengatakan, setelah meninjau langsung, ada beberapa venue seperti GOR Bhuwana Patra, Jalan Udayana untuk pertandingan cabor bola keranjang. GOR Jineng Dalem, Kecamatan Buleleng layak menggelar pertandingan cabor gulat dan senam. Stadion Mayor Metra cocok untuk menggelar pertandingan penyisihan cabor sepak bola.
Sedangkan Kolam Nirmala Asri, Banyuasri yang merupakan kolam kebanggaan Buleleng sangat ideal untuk menggelar pertandingan cabor renang. Tidak ketinggalan, objek Pantai Lovina yang dikenal ombak tenang akan diusulkan untuk menggelar cabor renang di perairan terbuka. Lovina sendiri pantainya dikenal indah sebagai maskot pariwisata Buleleng. Tidak hanya memantau lapangan namun, Putu Gede dan rombongan memantau mes di GOR Jineng Dalem, fasilitas game, toilet, dan dapur. Demikian juga di kolam renang Nirmala Asri, pihaknya mengecek mesin pompa air untuk kolam. ‘’Ka-
lau saya umpamakan PON digelar bulan ini, maka venue olahraga di sini (Buleleng red) sudah layak menggelar cabor yang dipertandingkan,’’ katanya. Meski demikian, Putu Gede mengatakan, venue olahraga yang sudah disurvei tersebut masih perlu mendapat sentuhan pemeliharaan dan penataan kembali. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah daerah daerah memperhatikan kondisi venue yang ada dan kalau membutuhkan pemeliharaan diharapan segara bisa dilakukan dengan baik. Bahkan, kalau Bali memang layak dipilih tuan rumah PON XXI pemerintah pusat dan provinsi dipastikan
akan men-support dana untuk penyempurnaan venue yang ada. ‘’Hingga tahun 2024 nanti, venue olahraga yang standar pasti bisa kita siapkan,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana mengatakan dalam waktu dekat ini, pemkab akan melakukan rehab atap GOR Bhuwana Patra, penataan kolam renang Nirmala Asri dan Stadion Mayor Metra. Untuk itu, pihaknya mendukung penuh agar pemerintah pusat bisa memberi kesempatan untuk Bali sebagai tuan rumah PON XXI. (kmb38)
Bali Post/net
men Indonesia Masters pada 25 Januari 2018. Gara-gara cedera di Indonesia Masters, Axelsen terpaksa melewatkan turnamen India Terbuka dan Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Eropa. Dengan tidak adanya Axelsen dalam daftar pemain yang akan bertanding di Birmingham, memang membuka peluang lebih besar bagi dua tunggal putra Indonesia yang dikirim ke Inggris. Akan tetapi, Susi menegaskan, walau tidak adanya Axelsen, tidak berarti kualitas para pemain Indonesia kalah kelas dibanding atlet negara lain, buktinya dengan hasil di turnamen Indonesia Masters 2018 di mana para punggawa tim Merah Putih mampu menembus pertandingan final di empat nomor yakni ganda putri, ganda campuran, tunggal putra dan ganda putra. Akhirnya Indonesia bisa meraih gelar di dua nomor, yakni tunggal putra (Anthony Sinisuka Ginting) dan ganda putra (Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Suka-
muljo). ‘’Saya lihat dengan hasil Indonesia Masters kemarin sebetulnya Indonesia cukup terbuka peluangnya di empat nomor itu, bukan berarti atlet kita masih kalah kelas dengan pemain lain, dengan hasil kemarin sudah buktikan kita seimbang, dan tinggal siapa yang siap, berstrategi baik dan siapa yang lebih berani dia yang akan menang,’’ kata Susi. ‘’Dengan hasil di Indonesia Msters, itu juga modal bagi pemain tunggal kita, khususnya Ginting untuk kepercayaan dirinya, kematangan untuk masuk dalam jajaran elit dunia di mana dibutuhkan stabil, konsisten, tahu bagaimana cara bermain saat menghadapi lawan yang berbeda-beda,’’ ucap Susi menambahkan. PBSI sendiri mengirim 24 atlet yang terdiri dari 23 atlet pelatnas dan satu nonpelatnas untuk berlaga di All England 2018, dan hanya membebani satu target bagi para punggawa yang dikirim. (ant)
Axelsen Mundur, Tunggal Putra Indonesia Diharapkan Maksimalkan Peluang
Jakarta (Bali Post) Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie diharapkan dapat memaksimalkan absennya Viktor Axelsen dari turnamen bulu tangkis All England pada 14-18 Maret 2018 di Birmingham, Inggris. ‘’Dengan mundurnya Axelsen, ini membuka peluang lebih besar bagi Indonesia, kalau sebelumnya musuhnya banyak di papan atas, dengan satu mundur, maka peluangnya lebih besar,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susi Susanti saat ditemui di Cipayung, Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. ‘’Ini jadi tugas Jonatan dan Ginting bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan dengan baik, lebih fokus, stabil, dan konsisten dalam mengikuti salah satu turnamen level tertinggi itu,’’ ujarnya menambahkan. Axelsen yang merupakan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia tersebut
KETERANGAN PERS - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti (tengah), Kamis (1/3) kemarin memberikan keterangan pers terkait tim Indonesia yang diterjunkan di turnamen All England Open 2018 BWF World Tour Super 1000 pada 14-18 Maret 2018. dipastikan tidak akan tampil dalam pergelaran All England 2018, pasalnya pemain Denmark tersebut belum sepenuhnya pulih setelah menjalani operasi engkel. ‘’Terlalu berisiko besar jika saya bermain di All England.
Saya tak bisa pulih tepat waktu dan fit untuk turnamen tersebut,’’ kata Axelsen seperti dilansir dari Times of India. Cedera engkel tersebut menimpa Axelsen saat tampil pada putaran kedua turna-
Garuda Bandung Yakin Singkirkan BSB Hang Tuah
Bali Post
PERSAHABATAN - Striker Persib Bandung Ezechiel Ndouassel (tengah) dihadang dua gelandang Perserang FC Junaedi (kanan) dan Okto Nanda (kiri) saat bermain pada laga persahabatan kedua klub di Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten, Kamis (1/3) kemarin. Persib memenangi pertandingan dengan skor 6-0.
Jakarta (Bali Post) Garuda Bandung merasa yakin bisa mencapai semifinal Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 dengan menyingkirkan BSB Hangtuah di playoff Divisi Merah yang digelar pada 2-5 Maret 2018 di GOR C-Tra Arena, Bandung. ‘’Saya yakin kami bisa ke semifinal karena tim ini sudah semakin kompak dan siap dibandingkan musim reguler,’’ ujar Presiden Klub Garuda Bandung Fareza Tamrella, Kamis (1/3) kemarin. Garuda Bandung sendiri kalah dua kali dari tiga pertemuan dengan BSB Hangtuah pada musim reguler
IBL 2017-2018, yaitu kala bermain seri ketiga di Solo (kalah 62-83) dan seri kelima di Surabaya (kalah 71-74). Satu-satunya kemenangan Garuda diraih saat kedua tim bersua di seri keenam Yogyakarta, di mana Garuda menang 77-75. Meski demikian, pihak Garuda Bandung mengaku tidak tertekan dengan catatan tersebut dan menganggap hal itu tidak bisa digunakan sebagai patokan kekuatan di playoff. ‘’Hasil di musim reguler tidak bisa dijadikan patokan. Di playoff, kedudukan kembali 0-0. Kami percaya bisa meraih pencapaian yang baik karena grafik permainan tim terus menunjuk-
kan peningkatan,’’ kata Fareza. Pihak manajemen Garuda Bandung percaya para pemainnya bisa menunjukkan performa terbaik di playoff nantinya. Namun ada satu nama yang diharapkan dapat menjadi pembeda di laga-laga krusial tersebut yaitu Gary Jacobs. Jacobs, guard asal Amerika Serikat berusia 25 tahun, berhasil menorehkan rata-rata 25,2 poin per game bagi Garuda Bandung dari 10 penampilan, berikut rata-rata 7,2 rebound dan 3,8 assist per laga meski baru bergabung sejak Januari 2018. Sebagai informasi, babak playoff IBL Pertalite 2017-2018 digelar den-
gan sistem best of three. Tim peringkat dua menghadapi tim peringkat tiga divisi dan yang menang berhak masuk ke semifinal untuk melawan juara divisi. Di Divisi Merah, pemenang laga Garuda Bandung versus BSB Hangtuah nantinya menantang Satria Muda Pertamina di semifinal yang dilangsungkan pada 22-25 Maret 2018. Untuk Divisi Putih, playoff peringkat dua dan tiga mempertemukan Stapac Jakarta dan Pacific Caesar Surabaya pada 9-12 Maret 2018. Pemenangnya akan bertemu pemuncak klasemen divisi Pelita Jaya Basketball di semifinal pada 5-8 April 2018. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Cr Karyawati utk jaga Toko di Sesetan Umr 16-30Th,0817356452
B.BP.001.03.18.0000038
Cari Pelaksana S1/D3 untuk proyek segera Hub.0361-484670
B.BP.001.02.18.0001426
Dcr Trapist SPA & Reception di Kuta,Gj 2Jtan, 081907775248
B.BP.001.03.18.0000003
Dicari Karyawati Bisa Komputer MinimalTamatSMA.BawaLamaran Ke Cokroaminoto Gg Katalia No. 9X Denpasar.Telp:0361-430790
B.BP.001.03.18.0000002
Dcr Lls SMK/STM Listrk u/Panel Jl.Buluh Indah 40, 081353223377
Teknisi Listrik utk Pabrik di Tabanan,SMK-Sarjana Listrik, Pglmn,Hub.Dewi 081236222509
B.BP.031.03.18.0000031
Dicari Kepsek TK bs B.Inggris dan Guru utk SD Fasih B.Inggris Hub.0811398772
B.BP.001.03.18.0000030
DIJUAL MOTOR
Dicari Sales,Wanita max 40thn Min tmtn SMA,lebih baik bisa Bhs Mandarin,Penmpln mnrik, rjn,jjr,Gj 4/jt brtggjwb, pnmptn Discovery Shopping Mall,Kuta Hub.Lusi 0361-769780
Vario 110, All Beat 1,5Jt Hub Bayu:082144036768
B.BP.001.02.18.0001414
B.BP.001.02.18.0001458
B.BP.001.02.18.0001003
Dcr PRT,Tidur Dalam,Jl.Nangka Gg.Kenari II/4, 081237136555
Dicari Tng Wanita u/Warung lgs Krja Hari Ini.Hub:082144536053
Dcr Pembantu Rmh Tangga,Gj 2jt Tidur dlm.Hub:087862515998
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.03.18.0000018
B.BP.001.03.18.0000009
B.BP.001.03.18.0000016
MAZDA
Dcr Sales Executive u/Printing - Ling Hotel, Home Industri,dll. Jl.Diponogoro 51 Dps/T.228872
Mazda2 Th.2013,Merah,As DK,Hrg 139Jt Nego Hub.081337975454
B.BP.001.03.18.0000008
B.BP.001.02.18.0001358
TOYOTA
Dcr Sgr Sopir Pribadi punya SIM A & C Hub:082145325482
*Avanza G Matic’10 AsDK 102Jt* *Hnd.Jazz RS’2011 AsDK Putih* *Hub.0361-464948/081238116467*
B.BP.004.03.18.0000024
Dcr Sopir SIM A Umum Serabutan Max 35th.Hub.085100480049 Jl.Apit Telaga No.12/16,Br.Batur Peguyangan Kaja Dps Utara
B.BP.141.03.18.0000035
*Lexus RX270 Facelife’14 Hitam KM27Rb*Vellfire 2.4 Th’11 AsDK KM38RbHitamHub.081999315168
B.BP.001.02.18.0000971
Dicari Tenaga Adminitrasi Pria Bagian Gudang MerpatiTransport Jl. Raya Kuta 67.Tl:0361-752137
B.BP.001.03.18.0000001
Dcr:1.Engineering,diutamakn yg Mmiliki pngthuan kelistrikn&AC 2.HK,Kirim CV:Hotel Sinar Bali Jl.Padma Utara Legian/T.751404 E:sinarbali@dps.centrin.net.id
B.BP.001.02.18.0001473
B.BP.141.03.18.0000036
Dicari Koki Berpengalaman Min 2Th Kerja diMaluku (Saum Laki) Gaji Start 6Jt Hb.081338540666
IGP Bth krywti u/Admin.Lamaran ke Batubulan Private Resident Jl.Batuyang I/1,H.081999019197
Dibutuhkan Segera Staff Admin PT.Zenith Kirana Profesional Hub : 0361 - 775 780
PT.Karya Safari Mmbthkan sgr 3 Sopir, 2 Helper. Jln.Buluh Indah 74 Dps Hub:081803697442
B.BP.001.02.18.0001485
B.BP.004.03.18.0000028
BIRO JASA
B.BP.001.03.18.0000034
B.BP.001.02.18.0001466
SERVICE
SPA BIRO JASA
SERVICE
BALI WANGI BIRO JASA
WC
Desain Grafis,Sopir B1. Hub: Jln Gadung No.81 Kreneng-Dps
TOUR
JASA KURAS
LIMBAH MELAYANI MAMPET
BERGARANSI KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000620-brj
BIRO JASA
BENGKEL LAS
DIJUAL RUMAH
SALON Free
RUPA - RUPA
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA
FOTO COPY
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Innova-G AT Th 2014,Silver Bensin,52.000KM,DK Asli Hub:08123830201 B.BP.001.03.18.0000007
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk B.BP.001.03.18.0000037
HONDA
B.BP.001.03.18.0000006
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Jl Murah Tnh 8A(21x39)Jl 12Mtr Blkg Satelindo Gatsu tembus Kebo Iwa 850jt/A, 081999383518
B.BP.004.02.18.0001385
Tanah Tkd Badung XVI hdp barat 8.5are 800jt Nego 085237316076
DIJUAL RUKO Ruko L2 Bongan Tabanan DP 10% Bunga Krd 1% perbln Hub:08174792678/081805374433 B.BP.004.02.18.0000082
B.BP.001.02.18.0001421
DIJUAL RUMAH Djl Tnh+Rmh 2A,Jln.Gnung Salak Sltn,Gg.Lantangsari No.8, 1,9M Pemilik/SHMWA/Hp:087851156628
B.BP.001.02.18.0001399
DISEWAKAN TANAH Tnh Jl.Teuku Umar dpn Marga Mulia L.3.235m2 H.08123811103
B.BP.001.03.18.0000026
B.BP.001.02.18.0001319
B.BP.001.03.18.0000013
Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak SPT Tahunan 082146461910
DISEWAKAN RUMAH Dikontrkn Rumah Baru Perum Dalung Permai Blok YY/51 Hrg25Jt Nego/087862022144(PemlkLgsung)
B.BP.001.03.18.0000005
KEHILANGAN Hilang Buku Keur DK 9893 FV An Wiwik Handayani,DPR No.67188
B.BP.001.03.18.0000019
DIJUAL TANAH
B.BP.001.03.18.0000012
Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 125Jt/A,Bs Kredit,087862450004
Hilang IMB No.393 Th.2001 a/n. I Gusti Made Aryawan SE
B.BP.001.03.18.0000015
B.BP.001.02.18.0001469
1A 3A 350Nego Jl.Raya Tumbak BayuhBadung,SHM,081337141817
Hilang SHM No.671/Takmung An. I Made Kumpul Tlp:083114233921
B.BP.001.02.18.0001420
B.BP.001.02.18.0001408
Djl Tnh 24Are,Baturiti Tbn Hrg 20Jt Nego,H:08123665040 BU.TP B.BP.001.02.18.0001020
B.BP.001.03.18.0000023
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
RmhLT2,LT=1,5A,LB194m3,5Kmtdr 3Kmmndi.Cekomaria081936277586
BUC Jual Tanah SHM 7Are,TP,Lok Jimbaran,Akses Jln Khusus,Hrga 350Jt/Are Nego,HP:087877666655
RUPA-RUPA *Dicari Investor Dana Koperasi 16%/th S&K brlaku 081239011111
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan ruangan di Gedung PT.Pelni Jl.Raya Kuta 299 Hub.Ibu Umi 081233739951 B.BP.154.02.18.0001497
DIJUAL RUKO
B.BP.001.03.18.0000010
Hilang dompet berisi KTP,SIM, ATM a.n Ahmadi 082334348820 B.BP.001.03.18.0000017
Hlg BPKBNo.J04412290-ODK6815 OR,An.Siti Maliah 081237961499 B.BP.154.02.18.0001498
Tnh 7,7A pgr jl Raya ± 2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687
Dijual/Disewakan Ruko 3 Lantai Jl.Diponegoro,Hub:081237600837
HlgKTP,KK,SHMNo.2380/Takmung An.WayanCekegHP:081930036444
B.BP.001.02.18.0001489
B.BP.001.02.18.0001448
B.BP.001.03.18.0000011
18
BANGLI Disdukcapil Diminta Hapus Data Warga yang Sudah Meninggal
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Bali Post/ina
RAPAT KOORDINASI - Suasana rapat koordinasi di kantor KPU Bangli, Kamis (1/3) kemarin.
Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk menghapus data penduduk yang sudah meninggal dunia dari data kependudukan. Hal itu dimaksudkan agar penduduk yang sudah meninggal dunia tidak terus muncul sebagai calon pemilih dalam pemilu. Permintaan itu disampaikan Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan saat memimpin rapat koordinasi evaluasi perekaman e-KTP di kantor KPU Bangli, Kamis (1/3) kemarin. Dalam rapat yang dihadiri Wakapolres Bangli, Dandim, Danramil, Kapolsek, PPK dan Panwaslu, Lidartawan mengungkapkan, terdapat 2.851 penduduk yang telah meninggal namun masih tercatat sebagai calon pemilih. Data itu muncul karena data warga yang sudah meninggal tidak dihapus oleh Disdukcapil.
Danau Batur Dilirik Jadi ”Venue” Dayung PON 2024 Bangli (Bali Post) -
Danau Batur di Kecamatan Kintamani dilirik menjadi lokasi penyelenggaraan atau venue cabang olahraga dayung pada PON 2024 mendatang. Tim verifikasi KONI, Kamis (1/3) kemarin, bahkan telah melakukan peninjauan langsung mengenai kelayakan danau terbesar di Bali itu. Sementara pihak KONI Bangli berharap Danau Batur dipilih sebagai venue pada pelaksanaan PON mendatang. Ketua Umum KONI Bangli Wayan Wira mengungkapkan, Danau Batur dilirik sebagai tempat pelaksanaan olahraga dayung karena berbagai pertimbangan. Danau Batur dinilai memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan lomba dayung karena luasnya yang memadai. ‘’Dalam lomba dayung, ada salah satu nomor dayung yang jaraknya 1.000 meter. Sementara kalau dilihat lebar atau luas Danau Batur, 3
km lebih. Sudah memadai,’’ terangnya. Selain itu, Danau Batur dekat dengan fasilitas pendukung seperti rumah sakit, termasuk jaraknya yang tidak begitu jauh dari kota. Meski telah dicek dan diverifikasi oleh tim KONI dari pusat, namun belum ada kepastian apakah Danau Batur akan dipilih sebagai salah satu venue PON. ‘’Karena besok masih akan dilanjutkan pemaparan lagi.
Setelah rapat timnya, nanti baru akan ada pemilihan dari KONI-KONI provinsi se-Indonesia,’’ ujarnya. Wira menyebutkan, selain Danau Batur, danau yang juga dilirik sebagai venue dayung, yakni danau di Aceh, Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan. Pihaknya berharap Danau Batur bisa dipilih sebagai venue olahraga dayung saat pelaksanaan PON mendatang. Jika kompetisi dayung bisa dilaksanakan
di Danau Batur, akan ada banyak keuntungan yang dirasakan Bangli. Salah satunya, hal tersebut akan memacu atlet dayung di Bangli untuk lebih berprestasi. Dampak lainnya, pemerataan dan percepatan pembangunan. Akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke Bangli, karena melalui pelaksanaan lomba dayung di Danau Batur bisa sekaligus mempromosikan Danau Batur termasuk objek wisata di Bangli lainnya. ‘’Tema PON nanti adalah sport tourism culture. Berolahraga, berwisata dan budaya. Harapannya, Bali terpilih sebagai tuan rumah PON 2024,’’ ujarnya. (kmb40)
Pagar Lapangan Kapten Mudita Rusak Berat
Bali Post/nan
VAKSINASI - Petugas kesehatan memberikan pelayanan vaksinasi JE, Kamis (1/3) kemarin.
Vaksinasi JE Mulai Dilaksanakan
Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli melalui Dinas Kesehatan (Diskes), Kamis (1/3) kemarin, mulai melaksanakan vaksinasi Japanese Encephalitis (JE). Di hari pertama, petugas menyasar ratusan siswa SD di sejumlah sekolah di Kabupaten Bangli. Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit Diskes Bangli Ni Luh Made Eka Sasiani mengatakan, petugas menyasar sejumlah SD seperti SDN 1 Bangli, SDN 4 Taman Bali dan SDN 5 Sulahan Susut. Hari pertama, vaksinasi berjalan lancar. Diungkapkannya, untuk vaksinasi hari ini, dilaksanakan di SMPN 1 Tembuku dan SMPN 1 Kintamani. ‘’Kita terus akan bergerak untuk melakukan vaksinasi ini sampai tuntas. Masing-masing puskesmas sudah memiliki jadwal. Vaksinasi ini akan berlangsung sampai April mendatang. Dan April akan menyasar anak-anak di bawah 5 tahun,’’ katanya. Sasiani menambahkan, sesuai data, terdapat 5.184 orang sasaran vaksinasi JE mulai umur 9 bulan sampai 15 tahun. Vaksinasi ini sangat penting diberikan kepada anak-anak di bawah 15 tahun sebab di rentang usia tersebut, sangat rentan terjangkit virus JE. Untuk itu, pihaknya mendorong bagi seluruh masyarakat yang mempunyai anak supaya mengikuti vaksinasi ini. ‘’Virus JE ini disebabkan oleh nyamuk yang menggigit ternak yang terinfeksi JE, kemudian menularkannya ke manusia. Gejala awal terkena virus JE yakni mengalami demam dan penurunan kesadaran. Dan kalau sudah terkena virus ini, maka dapat menyebabkan salah satu anggota tubuh tidak berfungsi seperti lumpuh,’’ jelas Sasiani. (kmb41)
Bangli (Bali Post) Perhatian Pemkab Bangli untuk merawat fasilitas umum masih belum maksimal. Hal itu bisa dilihat dari kondisi fasilitas Lapangan Kapten Mudita, Bangli, yang sekarang sangat memprihatinkan. Selain kontur lapangan yang bergelombang, di sejumlah titik, pagar besi pembatas lapangan juga banyak yang rusak berat. Berdasarkan pantauan, genangan air bisa ditemui di beberapa titik akibat tidak meratanya lapangan. Rumput banyak yang mati. Saat hujan turun, lapangan pun berlumpur. Kondisi lintasan atletik juga mengeras dan tidak layak dipakai atlet atletik untuk berlatih. Sementara, di beberapa titik, pagar pembatas rusak berat bahkan roboh. Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) I Gede Suryawan, Kamis (1/3) kemarin, mengatakan kewenangan pengelolaan aset
Lapangan Kapten Mudita memang ada di instansinya. Namun, untuk perbaikan maupun perawatan, masih ada di Bagian Umum Setda Bangli, selaku pengguna aset. ‘’Rencananya tahun ini bakal dilakukan penyerahan aset,’’ katanya. Di tempat terpisah, Kabag Umum Setda Bangli I Made Mahindra Putra menyebutkan, perbaikan Lapangan Kapten Mudita masih menunggu kepastian kewenangan pengelolaan. Menurutnya, selama ini pengguna aset terdiri beberapa OPD. Misalkan untuk stage, pengelolaan oleh Disparbud, untuk taman di bawah kendali DLH, pagar pembatas asetnya tercatat milik Dinas PUTRKP, sementara untuk papan panjat tebing dimiliki KONI Bangli. Kata dia, pengelolaan aset lapangan sejatinya sudah sempat akan diserahkan ke BKPAD. Akan tetapi karena terdapat kendala SDM, penyerahan ditunda sementara. (kmb41)
Bali Post/nan
RUSAK - Pagar besi pembatas Lapangan Kapten Mudita yang rusak berat.
Lidartawan juga mengungkapkan, dari hasil coklit, didapati banyak warga yang telah melakukan perekaman e-KTP yang belum mendapatkan surat keterangan. Padahal mereka sudah melakukan perekaman saat perekaman massal beberapa tahun lalu. Komisioner KPU, Putu Ariyanti Suningsih menyampaikan, dalam pencoklitan yang dilaksanakan pada 20 Januari hingga 18 Februari lalu, pihaknya melakukan penghapusan atau pencoretan terhadap penduduk bila tidak memenuhi persyaratan seperti meninggal dunia, gangguan jiwa, pindah domisili maupun berubah status menjadi TNI dan Polri. Pihaknya juga melakukan penambahan data atas warga yang masih tercecer. Dipaparkannya, jumlah warga yang dicoklit sebanyak 195.303 orang. Dari jumlah tersebut, yang datanya cocok hanya 182.410 orang. Sedang-
kan pemilih yang diubah data karena kekeliruan mencapai 4.371 jiwa. Data yang tidak memenuhi persyaratan tercatat 12.733 jiwa. KPU juga mencatat calon pemilih baru termasuk pensiunan TNI dan Polri yang sudah bisa menggunakan hak pilih yakni sebanyak 4.211 jiwa. Sementara, data warga non e-KTP tercatat 5.079 jiwa. Terkait data warga yang belum memiliki e-KTP, pihaknya sudah menyusun form untuk disampaikan ke Disdukcapil. Sementara itu, Kabid Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Bangli Ni Nyoman Astiti mengakui, ada ribuan penduduk yang sudah meninggal namun belum terhapus dari data kependudukan. Pihaknya mengaku kesulitan melakukan pencoretan karena permohonan Akta Kematian tidak dilengkapi tanggal meninggal dunia. Sementara terkait warga yang
belum mendapatkan surat keterangan dan e-KTP, pihaknya mengaku kehabisan tinta. Jawaban yang disampaikan Astiti pun mendapat respons Lidartawan. Lidartawan terkejut lantaran kendala yang dihadapi Disdukcapil untuk mencoret penduduk yang telah meninggal dunia hanya karena tidak dilengkapinya permohonan Akta Kematian dengan tanggal meninggal dunia. ‘’Kenapa tidak berani ngasih tanggal kematian? Ini mestinya tidak begini,’’ ujarnya. Menurut Lidartawan, penghapusan harus segera dilakukan agar data penduduk di Bangli jelas. Mengenai bagaimana jalan keluarnya, dia berharap Disdukcapil membuat terobosan dengan mengarang atau jika memungkinkan, mengkomunikasikannya ke pusat. ‘’Kalau dibiarkan, maka data penduduk meninggal ini akan muncul terus sebagai calon pemilih,’’ ujarnya. (kmb40)
Empat Tahun Dikurung di Ruangan 2x3 Meter
Pemuda Pengidap Gangguan Jiwa Dibawa ke RSJ Bangli (Bali Post) – Seorang pemuda pengidap gangguan jiwa di Dusun Galiran Desa Jehem Kecamatan Tembuku yang dikurung oleh keluarganya selama empat tahun terakhir, dijemput petugas dari Pemkab Bangli dan Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bali, Kamis (1/3) kemarin. Dibantu aparat kepolisian dan TNI, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Sang Made Suardika (27) itu dibawa ke RSJP Bali. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta mengatakan, sebelum dibawa ke RSJP, pihaknya bersama Dinas Kesehatan, RSJP, camat, kapolsek, koramil, perbekel dan klian dusun setempat telah melakukan musyawarah. Disepakatilah untuk segera membawa Sang Made Suardika ke RSJ agar yang bersangkutan bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan yang layak. Sebelum membawa ke RSJ, Dinas Sosial bersama tim juga sempat bernegosiasi dengan keluarga Suardika. ‘’Tidak ada penolakan dari pihak keluarga. Hanya minta jaminan saja. Pihak keluarga masih khawatir Suardika kembali ngamuk dan membahayakan keluarga dan meresahkan masyarakat,’’ terangnya didampingi Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Bangli Sang Ayu Kompiang Suarning. Dijelaskan Sukarta, Suardika sudah mengalami gangguan jiwa cukup lama. Suardika mulai menjalani pengobatan ke RSJ pada September 2008. Pada Juli 2013, Suardika kembali masuk RSJ. Sepulangnya dari RSJ, Suardika sempat dipasung. Kemudian pada akhir 2013, dia kembali dibawa ke RSJ. ‘’Sejak itu tidak pernah lagi diobati sampai sekarang,’’
Bali Post/ina
ODGJ - Petugas saat membawa ODGJ Suardika (tengah) ke RSJ. ungkapnya. Selama empat tahun lebih tiga bulan, Suardika menghabiskan hari-harinya dalam sebuah ruangan berukuran 2x3 meter. Dia dikurung dalam ruangan tersebut oleh pihak keluarganya lantaran pernah mengamuk. Menurut Sukarta, dari segi kesehatan, tempat Suardika dikurung tidak layak huni. Di ruangan tersebut hanya terdapat satu pintu besi tanpa ventilasi. Tidak ada sekat antara tempat tidur dan WC. Untuk makan, Suardika dibawakan oleh saudara orang tuanya. ‘’Selama tinggal di dalam, dia kerja buat porosan. Dia juga sering menggambar,’’ ujarnya. Sukarta menyampaikan, saat dikeluarkan dari ruangan tempatnya dikurung, Suardika sama sekali tidak
berontak. Dia justru senang dan bisa berkomunikasi normal. Bahkan sebelum dibawa ke RSJ, dia juga ingat untuk bersembahyang di sanggahnya. Ditambahkannya, selama dirawat di RSJ, semua biaya pengobatannya akan menjadi tanggung jawab pemerintah. Sementara itu, Camat Tembuku Dewa Agung Purnama mengungkapkan, pihaknya mengetahui adanya pengidap gangguan jiwa yang dikurung tersebut dari informasi masyarakat. Pihaknya kemudian menindaklanjutinya dengan mengunjungi langsung rumah Suardika dan selanjutnya menyampaikannya ke Dinas Sosial. ‘’Menurut keluarga, dia dikurung karena pernah mengamuk,’’ imbuhnya. (kmb40)
19
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
Pilpres 2019
Warung Global
Identitas Pengidap HIV Mesti Diungkap
HIV penyebab AIDS menyerang sebagian besar usia produktif di Bali. khusus di Kabupaten Tabanan, sepanjang tahun 2017 ada 112 kasus baru yang didominasi kaum pria. Jumlah yang sangat memprihatinkan semua pihak. Masyarakat yang turut beropini dalam acara Warung Global kali ini pun turut prihatin sepertinya sulit sekali memutus mata rantai penyebaran virus AIDS ini. Ada yang menginginkan agar pihak berwenang tidak menutup-nutupi identitas orang dengan HIV, jutsru dengan diketahui identitasnya, maka penyebaran virus bisa distop. Jangan hanya karena hak asasi demi melindungi korban justru mengabaikan kesehatan orang lain yang juga punya hak asasi yang sama, berikut rangkuman selengkapnya yang disiarkan langsung Radi Global 96,5 FM, Kamis (1/3) kemarin. Kecanggihan teknologi yang bisa memicu perilaku negatif sangat berpengaruh kuat. Semisal hubungan lawan jenis tanpa terikat hubungan sah pernikahan, menurut Arya di Denpasar, diduga kuat bisa memicu penyebaran virus mematikan ini ditunjang lagi dengan penginapan-penginapan yang disalahfungsikan. Sementara pengaruh lingkungan yang buruk, bisa mempercepat penyebaran virus ini. Ia menawarkan solusi agar dimulai dari keluarga dulu melindungi diri. Werdha di Gianyar selama ini sudah melihat keseriusan dari pihak berwenang, kini sebaiknya ditingkatkan lagi keseriusannya. Yang ditemukan 122, bisa jadi masih banyak yang belum ditemukan. Oleh karenanya, semua warga di Tabanan dites saja untuk mengetahui mengidap HIV atau tidak. Untuk memutus mata rantai penyebaran HIV, ia meminta agar identitas pengidap jangan
ditutupi, berdalih hak asasi, lalu bagaimana dengan yang bukan pengidap? Bukankah punya hak yang sama juga untuk sehat? Jaga diri baik-baik, demikian saran Ketut Teken di Sesetan, hanya itu yang bisa dilakukan. Sebab, saat ini tak dimungkiri pergaulan begitu bebasnya. Pihak berwenang sepertinya sudah melakukan banyak hal. Dari mana asal virus ini sehingga bisa masuk ke Tabanan, ini patut ditelusuri. Demikian menurut Febri di Denpasar, bukan hanya kesehatan fisik saja yang diperhatikan, kesehatan mental masyarakat itu yang terpenting. Sebab, menurutnya, perilaku seks yang menyimpang yang bisa memicu penyebaran HIV. Ia juga menyarankan agar para pengidap HIV/ AIDS ini, dibuatkan rumah sakit khusus. Sangat memprihatinkan. Demikian Ayudi Petang dan Lilis di Tabanan. Apalagi yang paling banyak mengidap adalah usia
Bagian Hulu Dari Hal. 1
‘’Di hulunya yang harus kita jaga dan pencegahan lewat imunisasi merupakan salah satu upaya kita di bagian hulu. Dengan cara ini kita berusaha mencegah agar masyarakat tidak jatuh sakit,’’ katanya seraya memberikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan yang tahun lalu berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten sehat. Sementara itu, Bupati Eka dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Kesehatan yang telah mempercayakan Kabupaten Tabanan sebagai tempat pencanangan imunisasi dan pengenalan penyakit JE sekaligus lokasi pilot project di Indonesia. ‘’Kami siap menjadi pionir untuk menyosialisasikan program dari Kementerian Kesehatan ini. Karena kami di Tabanan juga memiliki keinginan agar generasi kita ke depannya menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Sehingga nantinya mereka bisa menjadi andalan bangsa,’’ ujarnya. Komitmen itu, sambungnya, bukan tanpa sebab. Sejak pertama mengepalai daerah, Bupati Eka memang menjadikan program kesehatan bagi ibu dan anak sebagai salah satu prioritas. Salah satu implementasinya adalah pencegahan dan penanganan kanker serviks yang
saat ini telah mencapai angka satu persen dari semula delapan persen. ‘’Dalam prinsip saya, kalau ibunya sehat, keluarganya pasti sehat. Anaknya sehat. Suaminya juga pasti sehat. Dan, khusus untuk program ini (imunisasi dan sosialisasi JE), kami di Tabanan siap menjadi pionir dan menjadi daerah yang seratus persen sukses menjalankan program ini. Kami siap bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Bukan hanya program ini saja, tetapi program-program kesehatan lainnya,’’ tegas Bupati Eka. Pemberian imunisasi dan sosialisasi JE ini juga berlangsung dengan menarik. Pasalnya, untuk menggugah antusiasme siswa, Menteri Nila F. Moeloek juga memberi kuis berhadiah sepeda. Seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam setiap kunjungan ke daerah-daerah. Setidaknya, ada tiga orang siswa yang dipanggil ke atas panggung dan secara bergiliran menerima pertanyaan dari Menteri, Bupati Eka, dan Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Bali. Ketiganya dicecar dengan pertanyaan berkaitan JE maupun PHBS atau Pola Hidup Bersih dan Sehat. Selain memberikan kuis, Menteri Nila dan Bupati Eka juga sempat meninjau pemberian imunisasi bagi para siswa yang berlangsung di salah satu ruang kelas. (ad048)
Angkatan Darat Dari Hal. 1
‘’Perlu kita ketahui bersama bahwa pelabuhan-pelabuhan ini bukan hanya pelabuhan yang resmi, tapi juga ada pelabuhan-pelabuhan tikus, ini yang jadi perhatian kita juga. Makanya saya bilang BNN tidak bisa bekerja sendiri dan akan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat dan lain-lain,’’ jelas Heru. Ditanya pascatidak lagi menjabat sebagai Kepala
produktif. Ia juga sangat setuju identitas pengidap ini harus dibuka ke publik. Mengenai pengecekan kesehatan masyarakat ke rumah-rumah warga sangat bagus. Kasus HIV lebih banyak mengidap kaum pria, Ketut Dawi di Abiansemal menilai itu artinya daya tahan tubuh kaum perempuan lebih kuat. Meskipun demikian, ia tetap menyarankan agar obat dari HIV ini ditemukan. Ini merupakan tantangan baru bagi para ahli di bidang kedokteran. Ia sangat awam soal HIV ini, untuk itu masyarakat kecil harus terus diberikan sosialisasi apa itu HIV, apa dan bagaimana gejalanya dan terpenting bagaimana menghindari dan mengobati. Made Yadnya di Karangasem sangat setuju jika identitas pengidap HIV ini dipublikasikan saja untuk menghindari atau memutus penyebaran virus lebih luas lagi. (sikha)
Sambangi LPD Dari Hal. 1
Cagub Bali yang didukung Koalisi Rakyat Bali (KRB) ini juga menyempatkan diri menyambangi LPD di Desa Yehembang. Rai Mantra menilai LPD di desa di Kecamatan Mendoyo itu sudah melaksanakan sewaka dharma-nya dalam pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian krama desa pakraman. Salah satunya lewat Panyekahan massal di mana umat tidak terbebani berat dalam artian gratis. ‘’Ini yang merupakan tujuan kebudayaan yang berkelanjutan. Kita harus memperkuat dan mengembangkan kembali program-program ekonomi dan manajerial serta pemenuhan kapasitas kemampuan untuk menunjang kebudayaan yang berkelanjutan,’’ terangnya. LPD membantu umat dalam kegiatan umat baik Dewa Yadnya maupun Pitra Yadnya. Hal inilah yang menurutnya perlu lebih dimasifkan lagi. MantraKerta mengaplikasikan keinginan masyarakat itu melalui program Nawacandra yang salah satunya gratis biaya ngaben, nyekah dan matatah massal (Kartu Yadnya Nawacandra). Selain perekonomian, MantraKerta juga concern dengan pertanian dan kelautan Bali, termasuk di Kabupaten Jembrana. Dalam simakrama dengan krama Subak Jelinjing Budeng, Rai Mantra memaparkan pentingnya pertanian di Bali. Mulai dari permodalan, pengolahan hingga pascapanen. Membangun pertanian berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah. Melalui Kartu
Tani Nawacandra, kebutuhan petani mulai permodalan dengan perbankan, kebutuhan pupuk bersubsidi hingga dana talangan pembelian gabah. Dalam pertemuan itu, sejumlah krama subak menyampaikan permasalahan di antaranya mahalnya biaya produksi pertanian saat ini. Menurut Rai Mantra, perlunya pemanfaatan teknologi mulai dari tanam hingga panen guna menekan beban biaya. Begitu halnya dalam pembelian gabah petani agar tidak anjlok melalui dana talangan. Sementara itu, di Desa Pengambengan, Rai Mantra menyambangi para nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Sudah hampir dua tahun ini para nelayan mengalami paceklik ikan. Dalam silaturahmi dengan para nelayan dan tokoh masyarakat di Dusun Ketapang, Rai Mantra menilai perlunya sosialisasi dan pendekatan agar para nelayan mau bergerak dan berpindah pada hal yang lebih kompleks dengan memanfaatkan teknologi. Di samping itu ada upaya penguatan dari Koperasi Nelayan dari sisi permodalan. Cagub Bali nomor urut 2 ini sangat berkeinginan nelayan di Pengambengan nantinya bisa mengarungi samudera seperti kapal-kapal nelayan asal Jepang dan Korea yang bersandar di Benoa. ‘’Masyarakat di sini tidak kalah dalam kemampuan melaut dengan mereka (Jepang dan Korea). Kalau bisa meningkatkan kapasitas lagi, saya yakin nelayan Pengambengan bisa di Jepang dan Korea,’’ pungkasnya. (olo)
Gerindra Tengarai Ada Upaya Calon Tunggal
Jakarta (Bali Post) Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menengarai ada keinginan dari partai pengusung Presiden Joko Widodo agar terjadi pasangan calon presiden/calon wakil presiden tunggal di pemilihan presiden 2019. Sinyalemen itu didasarkan adanya sejumlah indikasi untuk mengarahkan terjadinya calon tunggal. ‘’Kami sebenarnya sudah mendeteksi, mengendus sejak awal. Sejak pembentukan UU Pemilu itu dari partai pendukung pemerintah, bahkan draf dari pemerintah itu dimungkinkan untuk adanya calon tunggal,”’’ kata Riza Patria di Jakarta, Kamis (1/3) kemarin. Indikasi tersebut, sebut Wakil Ketua Komisi II DPR ini, antara lain keberhasilan pemerintah menggolkan ketentuan presidential threshold (ambang batas) partai atau koalisi partai mengusung paslon capres/cawapres sebesar 20 persen dari suara sah atau 25 persen dari perolehan kursi dalam UU Penyelenggaraan Pemilu. Terakhir, isu yang diembuskan adalah mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diposisikan sebagai cawapres dari capres PDI-P Joko Widodo. Saat ini delapan partai sudah menyatakan diri mendukung
pencalonan Jokowi. Tujuh di antaranya termasuk PDI-P dan Golkar merupakan partai peserta Pemilu 2019, sedangkan satu yaitu PKPI tidak lolos sebagai partai peserta pemilu. Namun, hingga saat ini PKPI masih mengajukan gugatan atas keputusan KPU yang tidak meloloskan. Sementara apabila menghitungnya dari partai yang sudah eksis yaitu partai yang sudah memiliki kursi di DPR, ada lima fraksi yang menyatakan mendukung pencalonan Jokowi. Dia meyakini, lima fraksi lainnya akan terus didekati agar bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi. ‘’Sekarang sudah ada lima fraksi pendukung Jokowi. Ini akan dikejar dari sisa yang ada dari 10 yang ada di parlemen dan 14 yang ada di luar. Untuk mendukung paslon,’’ tegasnya. Ahmad Riza mengaku khawatir tentang calon tunggal di Pilpres 2019 karena dapat mengancam hak pilih masyarakat. ‘’Kalau ada calon tunggal, masyarakat tidak punya hak pilih karena hanya ada satu calon, itu kami tentang. Tapi kan di parlemen yang berkuasa itu partai pemerintah dan bersikeras dengan adanya calon tunggal,’’ ujarnya. (kmb4)
Denpasar (Bali Post) Penemuan mayat di Selat Badung, tepatnya 3 km dari Nusa Lembongan pada Kamis (1/3) kemarin. Kepala Bagian Bagian/SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. IB Putu Alit, Sp.F., DFM. mengatakan, kondisi jenazah sudah mengalami skeletalisasi pada bagian tengkorak dan tulang anggota gerak atas dan bawah. Artinya kepala, tangan dan kaki hanya tinggal tulang tanpa kulit dan daging (jaringan lunak). Sementara jaringan lunak hanya ada di bagian badan saja. Hal itu menandakan ko-
rban telah meninggal 10 - 20 hari sebelum diperiksa. Dari bagian tubuh yang tersisa, ia tidak menemukan adanya luka-luka. Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu merupakan golongan ras mongoloid. Terlihat dari ukuran indeks kepala. Dilihat dari penutupan tulang akar gigi, jenazah diperkirakan berusia 60 tahun. Jenazah yang diterima pukul 16.50 itu saat ditemukan hanya menggunakan celana pendek abu-abu bermerek Nike. Pada tangannya juga terdapat gelang tridatu. (kmb42)
Mayat Mengambang ”Magelang’’ Tridatu
Dari Hal. 1
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, Wali Kota Kendari bersama-sama pihak lain menerima hadiah dari swasta atau pengusaha terkait pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Kendari tahun 2017-2018 senilai total Rp 2,8 miliar. Dugaan penerimaan uang atau hadiah oleh Wali Kota Kendari melalui pihak lain tersebut diindikasikan untuk kebutuhan kampanye Asrun sebagai calon Gubernur Sulawesi Tenggara
Pihak Lain
pada pilkada serentak 2018. Asrun merupakan calon gubernur Sultra dalam Pilkada 2018 berpasangan dengan Hagua. Pasangan itu diusung PAN, PKS, PDI Perjuangan, Partai Hanura, dan Partai Gerindra. ‘’Teridentifikasi, sandi yang digunakan adalah ‘koli kalender’ yang diduga mengacu pada arti uang Rp 1 miliar,’’ ungkap Basaria. KPK pun menjelaskan kronologi peristiwa tangkap tangan Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra. ‘’Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan
Proyek E-KTP
Dari Hal. 1
Irvanto Hendro Pambudi diduga sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP dengan perusahaannya yaitu PT Murakabi Sejahtera dan ikut beberapa kali pertemuan di Ruko Fatmawati bersama tim penyedia barang proyek e-KTP. Ia juga diduga telah mengetahui ada permintaan fee sebesar lima persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP. Irvanto diduga menerima total 3,4 juta dolar AS para
periode 19 Januari - 19 Februari 2012 yang diperuntukkan kepada Novanto secara berlapis dan melewati sejumlah negara. Sedangkan Made Oka Masagung adalah pemilih PT Delta Energy, perusahaan SVP dalam bidang investment company di Singapura yang diduga menjadi perusahaan penampung dana. Made Oka Masagung melalui kedua perusahaannya diduga menerima total 3,8 juta dolar AS sebagai peruntukan kepada Novanto yang terdiri atas 1,8 juta dolar AS
serangkaian kegiatan penyelidikan, KPK melakukan tangkap tangan pada Selasa hingga Rabu 27-28 Februari 2018 di beberapa lokasi di Kendari,’’ tutur Basaria Panjaitan. Ia menjelaskan, pada Senin (26/2) siang, tim mengetahui telah terjadi penarikan uang Rp 1,5 miliar dari Bank Mega di Kendari oleh staf PT SBN. ‘’Kemudian teridentifikasi komunikasi dugaan peruntukan dan pengantaran uang pada pihak yang terkait deengan Wali Kota,’’ ucap Basaria. (ant)
melalui perusahaan OEM Investment Pte. Ltd. dari Biomorf Mauritius dan melalui rekening PT Delta Energy sebesar 2 juta dolar AS. Made Oka diduga menjadi perantara uang suap untuk anggota DPR sebesar lima persen dari proyek eKTP. Keduanya disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ant)
BNN, Buwas mengatakan akan mengurus keluarganya. ‘’Setelah pensiun yang jelas saya menjadi bapak rumah tangga, karena saya harus mulai juga melindungi anak, cucu saya ke depan, khususnya narkoba, membantu ibu rumah tangga. Saya lahir dari abdi negara, maka tugas saya untuk negara bangsa ini. Bilamana negara ini membutuhkan saya, pada dasarnya saya siap, tapi kalau tdak diperlukan ya… tak apa-apa,’’ tegas Buwas (ant)
Luar Lapas Dari Hal. 1
Ba’asyir disarankan agar mendapat perawatan di luar lapas. Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM mengabulkan permohonan Abu Bakar Ba’asyir untuk berobat sementara waktu di luar lapas. Abu Bakar Ba’asyir divonis
15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011. Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng itu terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme. (ant)
Tensi Normal dan Tidurnya Enak, Ketika Bangun Ia Tak Puyeng-Puyeng Lagi
Pedagang di Pasar Beringkit ini sering mengalami ngilu-ngilu di kaki, susah tidur dan saat bangun kepala puyeng-puyeng. Penyebabnya ternyata tensi yang naik turun dan Penyakit mag. Lantas, langkah apa yang diambil oleh wanita 73 tahun ini untuk mengobati penyakitnya itu? Tidak ada langkah apa-apa.
Kaki tuanya tak melangkah menuju pintu rumah praktik dokter atau pintu gerbang Puskesmas. Lho... jadi wanita yang bernama Ni Putu Rendi ini diam saja? Gitu? Apa tidak menderita dirongrong penyakit-penyakit yang menyiksa itu? Ya, menderita pastinya. Ternyata, warga Dusun Banjar Selat, Desa Beringkat, Kelurahan Menguri Tani, Kecamatan Menguri, Kabupaten Badung, ini mengatasinya dengan minum madu pahit Madu Bima 99. Setelah setahun minum Madu Bima 99, banyak perubahan yang dirasakan oleh wanita
yang tak punya anak dan cucu ini. “Sekarang tensi normal, tidur jadi enak, dan ketika bangun tak puyeng-puyeng lagi,” tukasnya menutup pertemuan 7 Juni 2016 lalu. Madu pahit adalah madu yang diproduksi oleh lebah yang mengisap nektar bunga dari pohon-pohon yang pahit, seperti paitan, kaliandra, dan mahoni. Di beberapa negara, ekstrak tanaman paitan digunakan sebagai obat antiinflamasi atau pengurang rasa sakit. Asam klorogenik dalam daunnya digunakan sebagai obat antimalaria dan diare. Karena ampuh untuk
mengatasi diabetes, daun paitan dikenal dengan nama daun insulin. Di beberapa negara, tanaman ini lazim digunakan
sebagai obat diabetes. Kandungan bunga kaliandra dapat meningkatkan daya tahan, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas hormon, memperbaiki sistem pencernaan, memperbaiki metabolisme, mengatasi susah tidur, dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Pohon mahoni dikenal sebagai pelancar peredaran darah, penurun kolesterol, pengurang lemak, dan antioksidan sehingga dapat menyingkirkan radikal bebas. Sedangkan saponin-nya berguna untuk meningkatkan kekebalan, mencegah pembekuan darah,
menguatkan fungsi hati, dan memperlambat pembekuan darah. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu
Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.
Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 ADV.0000897-ADV-02
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 2 Maret 2018
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Inspirator Agus Ega Indrajaya
Keramahtamahan yang Utama K e ra m a h t a m a h an dalam melayani tamu merupakan hal yang utama di era serba digital ini. Jika pelayanan yang diterima tamu tidak baik, mereka bisa saja membaginya di media sosial ataupun memberikan review yang buruk terkait sebuah akomodasi pariwisata. Hal ini disadari benar oleh Agus Ega Indrajaya. Pria berusia 28 tahun ini mengatakan pelayanan yang mengutamakan keramahtamahan merupakan modal dasar untuk menjaga kepuasan tamu sehingga mereka akan
kembali lagi. “Service yang paling penting dalam pariwisata adalah keramahtamahan,” ujarnya. Jika hal itu tidak dijaga, baik dari greeting, senyum, keramahtamahan staf mulai gardener sampai GM, tamu akan me-review negatif. Masyarakat dunia pun akan bisa membandingkan review itu. Maka dari itu, ia pun selalu berupaya menerapkan pelayanan dengan keramahtamahan di setiap akomodasi pariwisata yang dikelolanya. Sejak kepemimpinannya 4 tahun lalu di sejumlah
vila dan hotel yang didirikan ayahnya, Putu Jaya, ia bekerja ekstra agar review yang diberikan oleh tamu selalu di angka terbaik. “Karena itu (review - red) sangat penting. Kita di dunia perhotelan sekarang sangat-sangat menjaga review dari tamu yang menginap. Sekali review jelek itu sangat sulit kita perbaiki,” ungkapnya. Selain pelayanan yang prima, di era milenial ini adaptasi dengan perilaku digital juga mutlak dilakukan. Ia mengutarakan ada perubahan yang sangat drastis dengan sistem pariwisata. Kini
semuanya beralih ke online. Tidak hanya kamar yang bisa dipesan secara online, semua service dan transportasi pun demikian. Kemudahan tamu untuk mengakses penginapan/hotel/ vila sangat berbeda dengan 10 tahun yang lalu. “Kalau 10 tahun yang lalu agen yang berkuasa. Sedangkan sekarang, tamu sebelum pergi ke suatu tempat, dia cek review-nya dulu, tripadvisor, membandingkan harga. Di situ akhirnya kita beradaptasi,” tutur anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali ini. Ia memaparkan pembenahan ke infrastruktur digital mulai dilakukan sejak 2008. Karena saat itu pangsa pasar dari online telah ada, meski sedikit yaitu 5-10 persen. Sedangkan sekarang
Motivasi Raih Prestasi Lebih Baik dan Lagu, siswanya sukses menjadi yang terbaik. Sementara untuk lomba membaca puisi, anak didiknya hanya mampu meraih juara II atas nama Ni Made Savitri. Baginya, raihan prestasi ini terbilang istimewa. Pasalnya, pihak sekolah baru pertama kali mengikuti lomba menggunakan atribut berbahan koran bekas Bali Post. “Kami sangat bersyukur anak-anak dapat meraih juara pertama di lomba gerak dan lagu tingkat pelajar SD. Apalagi baru kali pertama sekolah mengikuti lomba dengan memakai atribut koran bekas langsung bisa meraih juara. Jadi, ini sangat luar biasa,” ujarnya. Ia mengatakan keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Kepsek SDN 4 Padangkerta I Nyoman Budiasa yang selalu mendukung setiap kegiatan yang diikuti siswa. “Semoga
Agus Ega Indrajaya
Bali Post/may
Presiden Korsel Kritik Jepang
SDN 4 Padangkerta Amlapura SDN 4 Padangkerta, Amlapura meraih juara I dalam lomba gerak dan lagu tingkat SD yang digelar serangkaian Bali Post Goes to School di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2). Keberhasilan ini disambut gembira pihak sekolah. Prestasi yang diraih diharapkan bisa memotivasi siswa untuk lebih berprestasi ke depannya. Guru Olahraga SDN 4 Padangkerta Amlapura Dewi Samaeda, Rabu (28/2) mengatakan, dalam mengikuti kegiatan Bali Post Goes to School, sekolahnya mengikuti dua lomba, yakni lomba gerak dan lagu serta lomba membaca puisi. Untuk lomba gerak dan lagu melibatkan sebanyak 20 siswa kelas IV dan V, sementara lomba membaca puisi melibatkan empat siswa. Kata Dewi, dua lomba yang diikuti semuanya mendapatkan juara. Di Lomba Gerak
50:50. Dari sisi infrastruktur bangunan, ia tidak banyak melakukan perubahan. Alasannya, semakin tua usia sebuah bangunan, akan semakin ber-taksu. Konsep vilanya sangat menarik untuk dikunjungi. Konsep seni dan klasik menjadi daya tarik sendiri. Di Alam Puri misalnya, setiap vila diberi nama pelukis ternama asal Bali. Seperti Wayan Rindi, Lempad, Gunarsa, Wayan Bendi, dan lainnya. Di dalam setiap vila juga terdapat lukisan hasil karya pemilik nama tersebut. Tamu yang membutuhkan tempat beristirahat yang tenang dan nyaman memilih tempatnya. Bahkan pengunjung di vilanya lebih banyak tamu repeater dan long stay. Lama tinggalnya bisa sampai 6 bulan. (may)
Seoul (Bali Post) -
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in melancarkan kritik kepada Jepang terkait dijadikannya perempuan Korsel sebagai “wanita penghibur” oleh Jepang saat perang. Ia mengatakan pada Kamis (1/3) kemarin, tindakan Jepang tersebut merupakan kejahatan kemanusiaan.
Bali Post/nan
JUARA I - Siswa SDN 4 Padangkerta, Amlapura meraih juara I dalam Lomba Gerak dan Lagu Tingkat SD yang digelar serangkaian Bali Post Goes to School di SMAN 1 Rendang. kesuksesan ini bisa dijadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan prestasi ke depannya,” ucapnya. Dijelaskan lulusan Undiksha Singaraja ini, sebelum mengikuti lomba pihak sekolah sudah mempersiapkan siswa dengan baik. Waktu latihan dilakukan selama 10 hari. Sementara untuk
pembuatan atribut pakaian dari koran bekas, semuanya merupakan hasil karya siswa SDN 4 Padangkerta. “Kami yang mengarahkan dan siswa yang mengerjakan atribut sampai tuntas. Dan kalau ke depannya ada lomba seperti ini lagi, kami sangat siap untuk mengikutinya,” imbuhnya. (win)
Kritikan Moon ini merupakan yang terkeras sepanjang ia memerintah Korsel. Moon mengutarakan hal itu saat berpidato memperingati hari perlawanan Korea saat penjajahan Jepang. Ia mengatakan Jepang tidak berada pada posisi mendeklarasikan bahwa isu yang emosional ini sudah berakhir. “Untuk menyelesaikan persoalan wanita penghibur, pemerintah Jepang, pihak yang melakukan, seharusnya tidak mengatakan kasus ini sudah ditutup,” kata Moon. “Isu kejahatan kemanusiaan yang dilakukan saat perang tidak bisa ditutup dengan kata-kata saja. Res-
olusi yang terbaik dari sejarah yang memilukan ini adalah untuk mengingatnya dan mengambil pelajaran darinya,” lanjut Moon. Komentarnya ini mendapat respons balik dari Tokyo. Menteri Sekretaris Negara Jepang, Yoshihide Suga mendeskripsikan pernyataan Moon sebagai sebuah hal yang sangat disesalkan. Jepang dan Korsel memiliki sejarah pahit, termasuk kolonisasi Jepang pada 19101945 dan menjadikan perempuan Korea sebagai wanita penghibur. Banyak dari mereka dipaksa bekerja di lokasi pelacuran saat perang. Jepang meminta maaf atas
peristiwa itu dan menyediakan 9,4 juta dolar AS untuk membantu para perempuan itu dalam sebuah perjanjian yang dibuat 2015 silam. Namun, belakangan ini, Korsel kembali mengungkit masalah tersebut. Sebuah panel di Korsel yang khusus dibentuk untuk menyelidiki kesepakatan yang dibuat Korsel dan Jepang telah mengeluarkan kesimpulannya tahun lalu. Panel itu menyatakan bahwa persetujuan yang disepakati tersebut telah gagal memenuhi kebutuhan ribuan perempuan yang dipaksa bekerja di tempattempat pelacuran militer Jepang. (iah/rtr)