Skip to main content

Edisi 2 juni 2018 | Balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 269 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Abu Merapi, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Boyolali (Bali Post) – Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah sekitar pukul 15.50 WIB ditutup untuk semua penerbangan, menyusul meletusnya Gunung Merapi pada pagi hari tadi. ‘’Bandara ditutup karena ada abu Merapi yang bisa membahayakan penerbangan,’’ kata petugas Bandara Adi Soemarmo, Poniman, di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6) kemarin. Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-7040 tujuan Bandara Halim Perdanakusuma yang direncanakan berangkat pukul 16.40 WIB dan pesawatnya ada di apron, terpaksa menunda penerbangan akibat kejadian alam itu. Sejumlah

penumpang Batik Air pun terpaksa menunggu lebih lama di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo sampai ada pengumuman lebih lanjut. Sementara itu puluhan penumpang terus berdatangan di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo untuk penerbangan yang belum jelas kapan berangkatnya. Sementara itu, Kasbani Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGB) menyatakan saat ini posisi magma Gunung Merapi yang wilayahnya meliputi sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta masih jauh di bawah puncak gunung berapi itu. ‘’Belum terjadi (gerakan magma

ke atas - red) masih jauh di bawah, masih di bawah tiga kilometer. Tidak apa-apa,’’ katanya, Jumat kemarin. Pada Jumat (1/6) sekitar pukul 08.20 WIB terjadi lanjutan letusan Gunung Merapi selama sekitar dua menit dengan ketinggian kolom asap sekitar enam ribu meter dari puncak Merapi dan mengakibatkan hujan abu di kawasan utara serta barat daya puncak Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Boyolali dan Magelang. Hingga saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih di level II atau Waspada dengan larangan aktivitas masyarakat di radius tiga kilometer dari puncak Merapi. (ant)

BERLARI - Warga berlari menuju titik aman saat Gunung Merapi mengeluarkan debu ketika erupsi freatik, Jumat (1/6) pagi kemarin. Akibat erupsi itu ratusan warga sempat mengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Mereka yang bermukim di lereng Gunung Merapi mengungsi ke tempat aman. Namun ketika sore hari, mereka akhirnya memilih pulang karena tempat tinggalnya dinyatakan masih aman, berjarak enam kilometer dari kawah Merapi. EVAKUASI - Seorang relawan sedang mengevakuasi warga saat Gunung Merapi erupsi, Jumat (1/6) pagi kemarin.

Defisit APBD Provinsi Bali 2018

Pencapaian BBNKB Masuki Titik Kritis RANCANGAN APBD 2018 mengalami defisit Rp 683,23 miliar. Salah satu penyebabnya realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKP) masih di bawah target. Sesuai data per Sabtu (26/5), BBNKB realisasinya 38,25 persen atau Rp 436 miliar lebih. Realisasi BBNKB diprediksi sulit dicapai dari target Rp 1,141 triliun.

Bali Post/dok

MACET - Bertambahnya kendaraan di Bali membuat beberapa ruas jalan di Denpasar menjadi langganan macet.

Syukur masih bisa ditopang dengan pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Bahkan diprediksi PKB akan melampaui target Rp 1,254 triliun hingga akhir tahun. Dengan demikian, masih ada optimisme bila pendapatan dari pajak kendaraan ini akan mampu menutupi defisit dalam APBD Provinsi Bali 2018. ‘’Data per hari Sabtu, 26 Mei kemarin, PKB realisasinya sudah di angka 41,68 persen atau Rp 522 miliar lebih. BBNKB realisasinya 38,25 persen atau Rp 436 miliar lebih. Kalau kita melihat, sampai dengan triwulan kedua di mana targetnya 45 persen, maka untuk PKB kemungkinan akan melampaui target. Tapi di sisi lain untuk pencapaian BBNKB kita masih memasuki titik kritis,’’ ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Made Santha dikonfirmasi, Jumat (1/6) kemarin. Titik kritis yang dimaksud, lanjut Santha, bisa jadi BBNKB

tidak mencapai 45 persen di triwulan kedua. Terutama BBNKB dari kendaraan baru atau BBNKB 1. Sejak 2015 hingga kini, pendapatan dari BBNKB 1 memang tidak bisa maksimal seperti halnya tahun 2014 ke belakang. Kondisi ini pun telah diwaspadai melalui berbagai upaya untuk menggenjot pendapatan. ‘’Jadi orang itu untuk bermain di otomotif belum terlalu signifikan kalau kita melihat data, dan Gaikindo (Gabungan Industri Otomotif Indonesia) pun masih menunjukkan terjadi penurunan di tiga tahun terakhir rata-rata 20-25 persen di tataran nasional. Termasuk penjualan kendaraan di Bali juga turun dengan rata-rata 15-20 persen,’’ paparnya. Menurut Santha, BBNKB 2 kini lebih didorong sebagai upaya untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak kendaraan. Masyarakat diminta agar segera melakukan balik nama kendaraan second setelah menguasai kendaraan tersebut.

Selain itu, dealer-dealer juga dimotivasi agar mempercepat proses administrasi BBNKB kendaraan pertama. ‘’Artinya, kalau kendaraan itu memang sudah ada barangnya di Bali, misalkan kiriman dari Jakarta atau dari mana saja, itu harus segera diproses administrasinya. Jangan ditunda-tunda, itu upaya yang kita lakukan, baik BBNKB 2 maupun BBNKB 1,’’ jelasnya. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, defisit dalam APBD pada umumnya ditutupi oleh Silpa 2017 dan kelebihan pendapatan asli daerah (PAD) 2018. Saat turun melakukan pengawasan ke daerah seperti UPT Samsat Karangasem dan Buleleng, pihaknya mendapati perolehan pendapatan sejauh ini sudah sesuai dengan target yang direncanakan. Bahkan ada yang melebihi target, utamanya pendapatan dari PKB. ‘’Sementara BBNKB memang belum mencapai target. Namun

semestinya, prospektifnya dapat dilihat dengan membandingkan data penjualan kendaraan bermotor waktu berjalan. Saya optimis defisit akan dapat tertutupi dengan kedua hal tersebut, selain tentunya penyisiran anggaran,’’ kata politisi PDI-P ini. Sebelumnya diberitakan, Rancangan APBD 2018 mengalami defisit Rp 683,23 miliar atau 11,48 persen. Sedangkan ada kesalahan asumsi terkait Silpa tahun 2017 untuk menutupi defisit yang dipasang tahun 2018. Dari sekitar Rp 600 miliar asumsi Silpa 2017, hanya tersisa sekitar Rp 150 miliar. ‘’Sekitar Rp 450 miliar itu habis karena uang yang masuk (pendapatan - red) juga kurang. Terus pelaksanaan program hampir selesai semuanya, dengan asumsi 90 persen ternyata penyelesaian program 98 persen sehingga tidak tersisa duit. Ada salah asumsi di sini,’’ ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada 19 Februari lalu. (kmb32)

Indonesia Harus Melakukan Lompatan Besar

TAHUN 1977 - Puspayoga (Menteri Koperasi dan UKM RI) saat memperingati Hari Lahirnya Pancasila tahun 1977 di Puri Satria. Nampak Puspayoga (pakai celana pendek) pada persiapan memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni.

Jakarta (Bali Post) – Bangsa Indonesia tidak boleh membuang energi dalam perselisihan yang menimbulkan perpecahan. Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa, harus terus dipupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Demikian penegasan Presiden Joko Widodo dalam amanat saat upacara Hari Kelahiran Pancasila, Jumat (1/6) kemarin. Menurut Presiden, bangsa Indonesia harus terus menjaga persatuan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah kekayaan yang dimiliki seperti 714 suku, 1.100 bahasa dan 17 ribu pulau. Semangat berbagi antarmasyarakat bagi kesejahteraan dan kemajuan bersama juga harus dibangun dengan etos kepedulian, kasih sayang serta saling menghargai. Presiden menjelaskan, Indonesia harus melakukan lompatan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul untuk meraih prestasi dan memenangkan kompetisi. ‘’Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para atlet kita untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Asian Games dan Asian Paragames yang diselenggarakan tahun ini. Saya yakin semangat berprestasi ini juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,’’ ujar Kepala Negara. Pada upacara itu sejumlah pejabat negara antara lain para menteri Kabinet Kerja, pimpinan lembaga legislatif dan yudikatif dan para tamu mengenakan pakaian adat. Presiden Joko Widodo yang memasuki tempat upacara di halaman Gedung Pancasila, Jakarta pada pukul 08.00 WIB pun mengenakan beskap hitam lengkap dengan blangkon khas Solo. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudi Latief mengenakan pakaian adat Sunda, sementara Ketua Dewan Pengarah Megawati Soekarnoputri memakai pakaian kebaya. Selain itu, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengenakan pakaian adat khas Bali berwarna putih, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenakan beskap hitam khas Betawi.(ant)

Bali Post/ant

PANCASILA - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnoputri memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Jumat (1/6) kemarin


denpasar

2

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Partisipasi Pemilih Ditargetkan Capai 77,5 Persen

Bali Post/ara

Denpasar (Bali Post) –

Pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali tinggal menghitung hari saja. Kendati demikian, sosialisasi terus dilakukan oleh jajaran KPU Denpasar. Pola yang diterapkan pun semakin beragam. Seperti yang dilakukan, Jumat (1/6) kemarin. KPU Denpasar menggelar touring dan pentas budaya. Hal ini dilakukan guna meningkatkan jumlah partisipasi pemilih pada Pilgub Bali tanggal 27 Juni 2018.

Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan, touring dan pentas budaya ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait penyelenggaraan Pilgub nanti. Kegiatan ini dilakukan setelah pihaknya bersama jajaran PPK,

PPS, Panwaslu, Panwascam, dan PPL menyelenggarakan apel serangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila, serta apel siaga kesiapan menyambut penyelenggaraan Pilgub Bali 2018 dan Pemilu 2019. Touring kemarin menyasar empat pasar yang tersebar

di empat kecamatan di Kota Denpasar. Pasar yang disasar meliputi Pasar Anyar Sari, Denbar, Pasar Agung Peninjoan, Denut, Pasar Kertalangu, Dentim dan finish di Pasar Nyanggelan, Panjer, Densel. “Kami pilih pasar, karena di sini tempat berkumpulnya orang. Melalui cara ini kami berharap masyarakat semakin ingat akan berlangsungnya Pilgub dalam

waktu dekat ini,” kata John Darmawan. Pada Pilgub nanti, John Darmawan menargetkan partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen. Hal ini mengacu pada pemilu dan Pilwali Kota Denpasar. Pada Pemilu 2014, partipasi pemilih berada pada kisaran 79 persen, Pilpres 74 persen. Namun, partisipasi pemilih menurun pada Pilwali Kota Denpasar 2015,

Pola Jemput Bola

Bali Post/ram

Pencinta Lingkungan Serahkan Plakat Larangan

SEBAGAI wujud peduli, tanggung jawab dan ikut andil menjaga kebersihan, dan kesucian tempat-tempat suci, khususnya di Pura Kahyangan Jagat Besakih, pencinta lingkungan Moelyono menyerahkan plakat kepada Bendesa Adat Besakih Jero Mangku Widiarta bertepatan Hari Lahirnya Pancasila, Jumat (1/6) kemarin. Plakat yang diserahkan di Denpasar itu, di antaranya memuat larangan masuk ke pura dalam versi bahasa Inggris dan Indonesia. Seperti kalimat “Do not enter for prayer only” atau “Dilarang masuk kecuali sembahyang” dan “Please take of your shoes” atau “Alas kaki harap dilepas”. Bahan plakat tersebut menggunakan batu marmer. Dengan material seperti itu, diyakini cocok dipasang di Pura Besakih yang suci dan merupakan hulu atau kepalanya Pulau Bali.

Wajib Jual Premium, Pertamina Tambah Enam SPBU

Denpasar (Bali Post) Pascaditandatanganinya revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014, Pertamina wajib menjual premium di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali). Sebelumnya, kewajiban menjual premium hanya dilakukan di daerah luar Jamali. Untuk itu, Pertamina akan menambah enam SPBU yang kembali akan menjual premium. Branch Marketing Manager Pertamina Bali Doni Indrawan mengatakan, dari 191 SPBU yang ada di Bali, lebih dari 70 persen SPBU atau 145 SPBU menyediakan premium. Dengan adanya revisi

Perpres ini, Pertamina akan menambah enam SPBU lagi yang akan menyediakan premium. Sehingga total SPBU yang menyediakan premium sebanyak 151 SPBU. Keenam SPBU tersebut ada di wilayah Buleleng, Gianyar dan Denpasar. Sejak premium bukan lagi “barang” wajib yang disalurkan Pertamina, konsumsi premium terus menurun. Volume konsumsi premium normal per harinya di Bali adalah 602 kiloliter (kl) per hari. Sedangkan pertalite yang dirancang sebagai pengganti premium konsumsinya telah meningkat

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme Diamankan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Pihaknya akan melakukan pelipatan kertas surat suara serta perlengkapan lainnya. Setelah itu, akan disebar ke masing-masing TPS. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Dihukum Seumur Hidup, Willy Dkk. Ajukan Kasasi

figur KASUS rabies sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Kini, meski kasusnya sudah jauh berkurang, namun upaya menekan kasus rabies terus berlanjut. Bahkan, kini Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menerapkan pola jemput bola. Artinya, wilayah yang banyak hewan pembawa rabies (HPR) menjadi sasaran penanggulangan dengan melakukan vaksinasi dan sterilisasi. “Kami sekarang melakukan dengan pola jemput bola. Kami datang langsung ke lokasi, seperti di Pantai Sanur dan Kesiman Kertalangu,” ujar Kepala Distan Denpasar I Gede Ambara Putra, Jumat (1/6) kemarin. Dikatakan, dalam upaya mengendalikan populasi hewan liar terutama anjing dan kucing, serta dalam upaya menekan penularan penyakit rabies, pihaknya juga bersinergi dengan beberapa komponen lainnya, seperti Yayasan Bali Animal Welfare Association (BAWA). Selain menggelar vaksinasi, sterilisasi juga sekaligus mengontrol populasi. Kontrol populasi melalui kastrasi dan ovariohistektomi dilakukan sebagai upaya antisipasi dan meminimalisasi populasi HPR. Pelaksanaan program ini dilakukan gratis dengan mekanisme jemput bola. Oleh sebab itu, Pemkot Denpasar secara berkala melakukan kegiatan untuk meminimalisasi merebaknya kasus rabies. Ditegaskan, kegiatan ini adalah program yang dilakukan secara rutin. Bahkan saat ini rutin dilakukan dengan sistem jemput bola ke beberapa wilayah di Kota Denpasar, seperti perbatasan-perbatasan kota dengan kabupaten lainnya. “Masyarakat sebenarnya bisa membawa hewan peliharaannya ke kantor kami untuk mendapatkan vaksinasi. Namun, jika tidak sempat, program jemput bola ini sengaja dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat,” ujarnya. (ara)

hanya 54 persen. “Melihat kondisi ini, kami sekarang menargetkan partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen,” jelasnya. Terkait dengan kesiapan Pilgub mendatang, John Darmawan menyatakan sudah siap, karena berbagai persiapan sudah dilakukan dengan matang. Bahkan beberapa logistik Pilgub sudah sampai di KPU Denpasar.

menjadi 1.161 kl per hari dan pertamax 716 kl per hari. “Pertalite konsumsinya lebih tinggi dari premium memang betul adanya. Berdasarkan Perpres yang ada, kita akan melakukan penambahan supply tersebut untuk Bali dan kita taat pada aturan pemerintah,” kata Doni Indrawan saat press conference Pertamian MOR V, Jumat (1/6). Section Communication Head Pertamina MOR V Rico Raspati menambahkan, masyarakat sudah merasakan manfaat menggunakan pertalite dan pertamax. Selain ramah lingkungan, penggunaan pertamax juga lebih irit. Untuk kendaraan barupun dalam manual book telah dicantumkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang dianjurkan adalah tidak menggunakan ron di bawah 90, bahkan ada yang dianjurkan tidak menggunakan ron di bawah 92. Dari pabrik kendaraan tersebut telah menuntut user atau konsumen menggunakan BBM sesuai spesifikasi dan kebutuhan kendaraan. Namun, kata Rico Raspati Pertamina khususnya di wilayah Bali memiliki banyak stok premium, terutama di TBBM Manggis dan Sanggaran. (kmb42)

Bendesa Besakih Jero Mangku Widiarta mengaku merasa surprise atas sumbangan tersebut. Bahkan, seperti manik sakecap saja. Pasalnya, rencana memasang larangan itu sudah dibahas sepuluh hari lalu dengan prajuru di Pura Batumadeg. Ternyata, dalam waktu sepuluh hari, semua rencananya terjawab dalam realisasi nyata. Apa yang terjadi diyakini bukan kebetulan. Itu semua diyakini kehendak Hyang Widhi Wasa. Pihaknya sudah pasti sangat senang dengan sumbangan dari Moelyono ini bersama Bali Post. Malah jika bisa dibuatkan nama-nama 25 kompleks pura yang ada di Besakih beserta larangannya. Dengan ditempel, hal itu membuat wisatawan tidak akan berani sembarangan masuk ke Pura. Sebab, seringkali wisatawan ketika diingatkan justru protes dan mempertanyakan mana larangannya. (ram)

Denpasar (Bali Post)Harapan Abdulrahman Willy yang sebelumnya Manager Marketing Akasaka untuk mendapatkan hukuman yang lebih ringan belum berhasil. Begitu juga dengan Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, Budi Liman alias Budi Bin Sujono Liman Santoso, Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim. Oleh Pengadilan Tinggi (PT) Bali, mereka kompak dihukum seumur hidup. Kendati demikian, upaya keempat terdakwa untuk terhindar dari hukuman penjara seumur hidup terus diperjuangkan oleh kuasa hukum mereka. “Kami ajukan upaya hukum kasasi. Kami sudah sampaikan memori kasasinya,” tandas kuasa hukum Dedi Iskandar, I Nengah Jimat, Jumat (1/6) kemarin. Dedi Iskandar sebelumnya disebut sebagai otak dari kasus 19 ribu pil ekstasi itu. Namun, hal tersebut dibantah oleh Jimat. Saat dihubungi kemarin, sebagaimana fakta persidangan, kata Jimat Dedi bukanlah sebagai otak dari kasus 19 ribu butir pil ekstasi tersebut. Namun, Dedi adalah kurir karena otak atau si pemilik pil ekstasi itu adalah Acoy dan David. “Dan itu terungkap di persidangan. Bahkan Mabes Polri sudah mengeluarkan DPO atas nama Acoy dan David,” tandas Jimat. Berdasarkan cerita Dedi, kata Jimat bahwa Acoy dan David itu bukanlah orang fiktif. Namun mereka sekarang berada di LP Cipinang. “Pertanyaan saya, mengapa Mabes Polri yang sudah mengeluarkan DPO tidak mengamankan dan mengadili Acoy dan David?” terang Jimat. Saat disinggung alasan lainnya mengajukan upaya hukum kasasi, kata Nengah Jimat pihak penegak hukum dalam hal ini pihak kejaksaan

dituding disparitas. Artinya, sambung dia, banyak perkara lain yang lebih besar yang jumlahnya berkilo-kilo malah tuntutan atau hukuman lebih rendah dari hukuman yang diterima Dedi Iskandar. Dua poin itulah yang kemudian disampaikan dalam memori kasasi. Sebelumnya, salah satu alasan PT menaikkan hukuman Dedi Iskandar, Willy, Budi Liman dan Iskandar dari 20 tahun menjadi seumur hidup, selain barang bukti pil ekstasi yang begitu banyak, juga karena Bali adalah sebagai tujuan wisata internasional. Jadi, Bali harus bersih dari upaya peredaran gelap narkoba. Tidak hanya Dedi yang kasasi, namun informasi di kejaksaan Willy dkk. melalui penasehat hukumnya juga dikabarkan mengajukan upaya hukum kasasi. Sementara salah seorang JPU, Dewa Lanang Arya yang dikonfirmasi mengatakan, putusan PT (dalam upaya hukum banding) sudah sesuai dengan tuntutan jaksa. Yakni, terdakwa dihukum seumur hidup. “Informasi yang kita dengar mereka kasasi. Namun, putusan PT kan sudah sesuai dengan tuntutan jaksa. Jika mereka kirim memori kasasi, ya saya ajukan juga kontra memori,” tandas JPU Dewa Lanang, belum lama ini. Sebelumnya, diberitakan pascamengajukan banding atas putusan 20 tahun penjara dalam perkara 19 ribu butir pil ekstasi, Willy oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, Selasa 8 Mei lalu dihukum seumur hidup. Selain Willy, tiga terdakwa lainnya (dalam berkas terpisah) yakni Budi Liman alias Budi Bin Sujono Liman Santoso, Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim, dan Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, juga divonis hukuman seumur hidup. (kmb37)

Jaya Negara Ajak Seluruh Komponen Bangsa Perkokoh Bhinneka Tunggal Ika

APEL pengibaran bendera dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-73 tahun, turut digelar Pemkot Denpasar di Lapangan Lumintang, Jumat (1/6) kemarin. Hadir menjadi inspektur upacara Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, serta hadir pula pimpinan DPRD Kota Denpasar, Forkompinda Kota Denpasar, pimpinan OPD dan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar. Adapun tema Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini yakni “Kita Bersatu, Kita Berbagi dan Kita Berprestasi”. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan yang dibacakan Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-73 tahun ini harus menjadi momentum untuk tetap mengingat lahirnya Pancasila. Di mana, keberadaan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara Indonesia saat ini tak lepas dari perjuangan para pendiri bangsa yang berasal dari berbagai latar belakang

golongan yang berbeda. “Rangkaian proses besar tersebut harus kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya untuk memastikan bahwa Pancasila hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita,” kata Jaya Negara. Lebih lanjut dikatakan, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga ke depannya semboyan Bhinneka Tunggal Ika dapat terus kokoh dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin. Jaya Negara menambahkan, dari peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Denpasar, tentunya dapat menjadi momentum bagi seluruh komponen di Kota Denpasar untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan seharihari. Sehingga kerukunan intern dan antarumat beragama di manapun dapat tercipta dan berlangsung dengan baik.

PERINGATAN - Suasana peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Denpasar. Selain itu, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dirasa spesial. Hal ini lantaran peringatan tahun ini berada di antara beberapa hari besar keagamaan, seperti halnya Galungan dan Kuningan untuk umat Hindu, Waisak untuk umat Budha, Bulan Puasa Ramadham untuk umat Muslim yang merupakan implementasi nyata kerukunan umat beragama sebagai pengamalan nilai

Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. “Dari momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang ke-73 tahun ini, mari kita tingkatkan pemahaman tentang nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai falsafah hidup bangsa dan dasar negara Indonesia yang tentunya harus diamalkan dalam kehidupan seharihari, khususnya bagi masyarakat Kota Denpasar,” pungkasnya. (ad043)


BADUNG

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

3

Puluhan Pelaku Pungli dan Premanisme Diamankan Mangupura (Bali Post) Penindakan terhadap pelaku premanisme dan pungli terus dilakukan Polsek Kuta. Selama Mei 2018, aparat mengamankan 36 pelaku yang didominasi juru parkir. Sedangkan untuk kasus premanisme ditangkap beberapa juru tagih utang berinisial RB (48) dan Ma (35) saat beraksi di Jalan Bhineka Jati Jaya, Kuta, Senin (28/5) lalu. Selain itu, Tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Kanitreskrim Iptu Aan Saputra

juga mengungkap kasus mempekerjakan anak di bawah umur sebagai therapist di spa. Ada dua pelaku yang diamankan berinisial WK dan NM. “Terhadap pelaku dilakukan pembinaan dulu. Kami akan tetap melakukan pengawasan,” ungkap Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, Jumat (1/6) kemarin. Wirajaya menambahkan, upaya antisipasi efek dari minum minuman keras juga gencar dilakukan. Terutama terhadap kelompok orang

yang pesta miras di pinggir jalan. Seperti pada Senin (21/5) pukul 21.20 Wita lalu, petugas membubarkan pesta arak yang digelar di posko ormas di Jalan Nakula. Tiga orang berinisial GA (49), MD (35) dan TJS (48) mendapat pembinaan. “Kalau pelanggaran yang dilakukan juru parkir tidak menyerahkan karcis parkir ke konsumen. Itu merupakan pungli dan harus ditindak,” tegas Aan Saputra saat mendampingi Kapolsek Wirajaya. (kmb36)

Rumah Dinas Pejabat Rusak Parah

Mangupura (Bali Post) -

Rumah Dinas pejabat Pemkab Badung banyak yang dalam kondisi rusak parah dan sudah tidak layak huni. Kompleks perumahan yang terletak di Jalan Praja, Dalung, Kuta Utara ini, atap dan dinding rumah dinasnya sebagian telah lapuk. Tanaman liar juga memenuhi setiap sudut halaman. Kondisi itu sudah terjadi bertahun-tahun, sehingga tidak ada satupun pejabat yang tinggal di rumah dinas tersebut. Pemerintah setempat rencananya akan menyulap bangunan usang tersebut untuk tempat pelayanan publik, seperti Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan lainnya. Dikonfirmasi Jumat (1/6) kemarin, Kepala Badan Perlengkapan dan Perawatan (Perwat) Pemkab Badung Wayan Puja tidak menampik prihal tersebut. Dikatakan, rumah dinas milik Pemkab Badung itu kebanyakan kosong alias tak berpenghuni. “Yang masih menempati Sekda Badung dan beberapa pejabat lainnya. Selain itu, digunakan sebagai Kantor

KONI Badung, Kantor Panwaslu Badung, disewa koperasi, dan lainnya. Itu karena kondisinya ada yang rusak berat,” ungkapnya. Menurut Puja, rumah dinas yang dibangun tahun 1990 itu dulunya kebanyakan ditempati pejabat dari luar Kabupaten Badung. Mengingat Denpasar dan Badung menjadi satu saat itu. Berbeda halnya dengan sekarang, pejabat Badung kebanyakan dari Badung. “Belakangan ini beban yang menempati untuk renovasi itu biaya sendiri, karena tidak ada biaya perbaikan. Itu sebabnya mereka tinggal di rumah sendiri,” terangnya. Puja menjelaskan, penataan kembali puluhan rumah dinas tidak dianggarkan,

karena dinilai kurang efektif lagi. Terlebih, beban untuk perawatan dibebankan bagi yang menempati rumah dinas tersebut. “Rencananya, rumah dinas itu akan dialihfungsikan untuk kepentingan lain. Seperti rencananya akan dibuatkan Balai Diklat,” ujarnya. Puja menambahkan, saat ini Pemkab Badung belum memiliki Gedung Balai Diklat yang representatif. Selain itu, ada juga opsi lainnya, yakni rencana dibangun rumah untuk lansia. Pemerintah juga berencana membangun kantor organisasi yang ada di bawah naungan Pemkab Badung, seperti Kantor Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung, ada juga untuk kantor IDI Badung dan lainnya. (kmb27)

Bali Post/ist

RUSAK - Kondisi rumah dinas milik Pemkab Badung di Jalan Praja Dalung, Kuta Utara tak berpenghuni lantaran mengalami kerusakan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-73 di Badung

Presiden RI: Semangat Bersatu, Berbagi, dan Berprestasi SELAMA 73 tahun Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia. Demikian sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Inspektur Upacara pada apel Peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (1/6) kemarin. Selaku Komandan Upacara, Pasi Ops Kodim 1611/Badung Kapten Inf. Made Winaya. Presiden Joko Widodo menekankan, peringatan Hari Lahirnya Pancasila setiap tanggal 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilainilai Pancasila. “Marilah kita terus amalkan warisan

mulia para founding father ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” jelas Presiden. Presiden Jokowi menjelaskan, negara manapun di dunia akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhineka dan majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayangbayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan dan ketidakgotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-Bhinneka Tunggal Ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilainilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang kita nik-

APEL - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Inspektur Upacara pada apel peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Jumat (1/6) kemarin.

mati saat ini. Juga kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Presiden mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. Semangat bersatu, berbagi, dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya. Usai upacara, Wabup Suiasa menyampaikan, peringatan lahirnya Pancasila harus dimaknai dengan kembali memperkuat rasa persatuan dan kesatuan sebagai Bangsa Indonesia yang majemuk. Untuk itu, segala perbedaan dan keanekaragaman selalu kita kumandangkan semangat Bhinneka Tunggal Ika sehingga harus kembali menyadari setulus-tulusnya bahwa kemerdekaan dan terbentuknya NKRI adalah ikatan persatuan dan kesatuan di dalam keanekaragaman baik dalam konteks sebagai suku bangsa, serta bahasa. “Jadi ini menjadi penting, pada zaman globalisasi ini dan teknologi informasi, maka jalinan persatuan dan kesatuan kita setitikpun tak boleh pudar sebagai pengikat kita dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,’’ kata Suiasa. Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila diikuti Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta Wakil Ketua dan anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Badung, kepala perangkat daerah dan ASN di lingkungan Pemkab Badung, TNI/Polri serta para pelajar. (ad040)

Layani Arus Mudik Lebaran

Terminal Mengwi Siapkan 29 PO

Mangupura (Bali Post) Puluhan Perusahaan Otobus (PO) telah disiagakan untuk melayani lonjakan arus penumpang saat perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah. Sejumlah armada, Jumat (1/6) kemarin telah disiagakan untuk mengangkut penumpang lewat terminal Tipe A tersebut. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 29 PO bus untuk melayani penumpang saat mudik Lebaran. Untuk itu, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir tidak kebagian bus saat pulang ke kampung halaman saat Idul Fitri. “Selain ada bus regular, juga ada bus

tambahan,” ujarnya. Menurut Agung Suarmaya, pihaknya telah menyiapkan armada tambahan dari hari normal yang ratarata mencapai 45-50 bus. “Jika pada hari normal ada kurang lebih 45-50 bus yang berangkat dari Terminal Mengwi. Berarti dua kali lipatnya itu berapa, segitu yang nanti siap melayani pemudik,” ungkapnya. Agung Suarmaya menambahkan, sesuai keputusan pusat, posko akan disiapkan sejak H-10 sampai H+10. Tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya, karena ada tambahan cuti bersama, sehingga posko siaga diperpanjang. Posko angkutan

Lebaran nantinya melibatkan lintas instansi, di antaranya Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XII wilayah Bali dan NTB, Dishub Badung, pihak kepolisian/TNI, Satpol PP, dan Dinas Kebakaran dan Penyalamatan, Dinas Kesehatan. “Kalau dulu itu dari H-7 sampai H+7. Tapi kondisi penumpang sekarang (kemarin-red) belum menunjukkan lonjakan,” katanya. Selain soal kesiapan armada angkutan lebaran, kata Agung Suarmaya sarana dan prasarana yang ada di dalam terminal kini sedang diperbaiki. Bahkan perbaikan telah dilakukan sejak bulan lalu. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Apel Hari Lahirnya Pancasila

Dwijendra Jadikan Semangat ”Manyama Braya’’ Hasilkan Prestasi SISWA PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Dwijendra tampak tertib mengikuti apel bendera peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Jumat (1/6) kemarin. Sementara lagu-lagu nasional khususnya lagu Pancasila mengumandang sejak pukul 06.00 Wita di kampus ini. Hal itu dilakukan guna merevitalisasi semangat dan jiwa Pancasila yakni bersatu dalam kebinekaan. Sebagai pembina upacara Kepala SMA Dwijendra Denpasar Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. Sementara perangkat upacara dan pasukan pengibar bendera dipercayakan kepada tim Paskibraka SMP Dwijendra. Upacara juga diikuti Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd., Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si., Kepala PAUD dan TK Dwijendra Ni Luh Putu Dewi Sumaryati, S.Pd. dan Kepala SD Dwijendra Ni Nyoman Sriyotini, S.Pd., M.Pd. Kepala SMA Dwijendra Denpasar Oka Antara menegaskan, Dwijendra sebagai lembaga pendidikan dengan kurikulum nasional tetap mengedepankan pelaksanaan nilainilai Pancasila. Sekalipun sekolah Dwijendra bernuansa Hindu, semua insan Dwijendra dibentengi dengan nilai-nilai falsafah Pancasila. Salah satunya mengampanyekan ajaran ‘’manyama braya rahayu kapanggih’’. Inti ajaran ini yakni memperkuat persatuan, gotong royong dan saling berbagi akan mendatangkan kebahagiaan. Semangat bersatu dan saling berbagi akan mampu menghasilkan prestasi. ‘’’onsep manyama braya rahayu kapanggih ini juga implementasi dari nilai-nilai Pancasila,’’ tegasnya. Semangat Pancasila, lanjutnya, juga ditunjukkan dengan mengedepankan kebinekaaan serta diwujud-

APEL – Apel peringatan Hari Lahirnya Pancasila di halaman Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (1/6) kemarin.

SALAM PANCASILA – Pembina upacara Made Oka Antara bersama kepala sekolah dan perangkat upacara melambaikan Salam Pancasila usai apel Hari Lahirnya Pancasila di Dwijendra. kan dengan memberikan dan melayKepala SMA Dwijendra I Made ani masyarakat melalui pendidikan Oka Antara, Kepala SMP Dwiberkualitas. Hanya dengan pendidi- jendra Ni Wayan Nadi Supartini, kan berkualitas kita bisa mencetak Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus SDM yang berkarakter dan yang Dwi Oka Putra, Kepala PAUD dan menjunjung tinggi pluralisme bahwa TK Dwijendra Ni Luh Putu Dewi Indonesia dibangun oleh semua Sumaryati, serta Kepala SD Dwijensuku bangsa yang ada. Termasuk dra Ni Nyoman Sriyotini mengungpaham radikal bisa dicegah dimulai kapkan, pendaftaran calon siswa dari pendidikan formal. Untuk itu, baru (PPDB) 2018 dibuka hingga Oka Antara mengajak siswa dan pertengahan Juli mendatang. guru ikut mengawasi kemungkinan TK dan PAUD Dwijendra akan berkembangnya radikalisme di menerima tiga kelas, sisa kursi lingkungan Dwijendra. Persatuan, tinggal dua kelas. Di SD Dwijendra berbagi dan berprestasi juga di- sudah mendaftar 25 calon siswa tekankan Presiden RI. Pancasila baru, di SMP Dwijendra terdaftar 70 sebagai falasafah dan dasar negara persen dari jumlah kursi yang diseyang kokoh menjadi fondasi pem- diakan. Yang terbanyak mendaftar bangunan Indonesia yang sejahtera. di SMA Dwijendra Denpasar menDi sisi lain, sekolah Dwijendra di capai angka 600 siswa lebih dari Jalan Kamboja, Denpasardiserbu 450 siswa yang dicari. Namun, yang calon siswa baru. Mereka mendaft- baru menentukan pilihan tetap arkan diri di PAUD-TK Dwijendra, sebanyak 60 siswa. Demikian juga SD Dwijendra, SMP Dwijendra, di SMK Dwijendra yang terdaftar dan SMA Dwijendra. Sementara tercatat 240 calon siswa baru. SMK pendaftaran SMK Dwijendra dipu- Dwijendra akan menerima 10 kelas satkan di kawasan Jalan Suradipa, untuk program keahlian TKJ, Ak. Peguyangan, Denpasar Utara. dan APh. (ad044)

Maknai Hari Lahirnya Pancasila dengan Semangat Bersatu, Berbagi dan Berprestasi

MEMAKNAI Hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 2018, Presiden RI Joko Widodo menggelorakan semangat bersatu, berbagi dan berprestasi. Hal itu tertuang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si. pada apel peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Halaman Kantor Gubernur Bali, Jumat (1/6) kemarin. Lebih jauh dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa selama 73 tahun Pancasila mampu bertahan di tengah gempuran ideologi lain yang berusaha menggesernya. ‘’Pancasila menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka. Pancasila akan terus mengalir dalam denyut nadi seluruh rakyat Indonesia,’’ urainya. Menurut Presiden, Pancasila adalah berkah yang lahir melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding father Indonesia. Para pendiri

bangsa dari berbagai kelompok, golonganan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. ‘’Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh dan menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,’’ tandasnya. Mengingat rangkaian perjuangan yang dilalui dalam lahirnya Pancasila, Presiden Joko Widodo mengharapkan rakyat Indonesia senantiasa mendalami dan memahami semangatnya. ‘’Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada momentum peringatan Hari Lahirnya Pancasila tahun 2018 ini, kita teguhkan semangat bersatu, berbagi dan berprestasi,’’ ujarnya. Jokowi menegaskan, semangat bersatu merupakan pilar utama bagi kehidupan bangsa majemuk

yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17 ribu pulau. Sementara semangat berbagi sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bersama. ‘’Kita harus berbagi dengan memperkuat etos kepedulian, welas asih dan saling menghargai dengan penuh empati,’’ tuturnya. Masih dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para founding father atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila. Untuk itu, ia mengajak para ulama, tokoh agama, guru, ustad, politisi, jajaran aparat pemerintahan, TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian. Apel peringatan Hari Lahirnya Pancasila diikuti oleh PNS dan tenaga kontrak di lingkungan Setda Provinsi Bali. (ad045)

Minis Design Koleksi Felice Jewellery Pasta Warna-warni dari Bahan Alami Hanya Rp 200 Ribu hingga Rp 10 Juta

PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Sabtu (2/6) ini hingga Selasa (5/6) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain terbaru siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Minis Design Diamond yang dipadukan emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 200 ribu hingga Rp 10 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Pipih, saat diminta konfirmasinya, Jumat (1/6) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian dan batu–batu mulia. Berlianberlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih, sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Pipih menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting

Minis Design Felice Jewellery.

Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery, kata Pipih, tidak sekadar menjual emas dan berlian berkualitas. Karena itulah pihaknya juga memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi

ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelasnya. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br041)

Refleksi Hari Lahirnya Pancasila

Bersatu dan Berbagi untuk Rengkuh Prestasi Bangsa

PERINGATAN Hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni kali ini memiliki makna yang amat mendalam, terutama di tengah situasi bangsa yang dihadapkan pada isu radikalisme. Teror bom di Surabaya, Jawa Timur, atau aksi kekerasan oleh satu kelompok terhadap kelompok lain di NTB merupakan sebuah indikasi bahwa nilai-nilai Pancasila saat ini tengah menghadapi ujian berat. ‘’Oleh karena itu, harus segera dilakukan upaya-upaya untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat. Semua tindakan terorisme, kekerasan, sikap intoleransi itu sebenarnya adalah gambaran bagaimana nilai-nilai Pancasila sedang menghadapi ujian yang berat,’’ ujar Sekda Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si. di Denpasar, Jumat (1/6) kemarin. Menurut Dewa Indra, telah terjadi degradasi nilai-nilai toleransi, tepa selira, kegotongroyongan dan nilai-nilai berbagi. Padahal semuanya merupakan nilai-nilai hakiki yang ada di dalam Pancasila. Kalau saja masyarakat menghayati betul nilai-nilai Pancasila, tidak akan pernah terjadi sikap dan perilaku intoleransi ekstrem, merasa paling benar, hingga aksi kekerasan terhadap kelompok tertentu. Ia mengharapkan peringatan Hari Lahirnya Pancasila bisa memperkuat tiga hal yakni bersatu, berbagi dan berprestasi. ‘’Tiga nilai

Dewa Made Indra ini punya signifikansi yang sangat penting pada saat sekarang. Bersatu maksudnya adalah bangsa Indonesia sudah dari awal ditakdirkan heterogen, dengan berbagai suku, adat dan agama, tapi para founding father bisa mengerucut mencapai persatuan di atas perbedaan,’’ jelasnya. Nilai berbagi, lanjut Dewa Indra, merupakan esensi dari gotong royong dalam Pancasila, yakni saling memberi dan menerima, memberikan penghargaan dan sumbangan pikiran, tenaga serta bantuan lain yang bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Ketika masyarakat bisa saling berbagi dengan baik, maka pada saat yang sama toleransi akan terbangun. Sebab,

Bali Post/ist

semua perbedaan yang membuat perpecahan akan dilupakan. Masyarakat yang bersatu dan berbagi dalam keanekaragaman akan bisa meraih prestasi bangsa. ‘’Kalau terus memperdebatkan perbedaan, berkonflik maka bangsa ini akan menjadi bangsa pecundang. Tidak akan menjadi bangsa pemimpin, tidak akan bisa menjadi bangsa yang maju ke depan,’’ imbuhnya. Dewa Indra berpesan agar masyarakat jangan terlalu terlena dengan derasnya arus informasi menggunakan kemajuan teknologi. Terlebih media sosial dewasa ini justru lebih ramai dengan hiruk-pikuk ujaran kebencian, saling fitnah, saling hujat dan saling mengirim berita hoax. (rin)

BERAWAL dari keinginan berbuat sesuatu untuk Bali utamanya membuka lapangan pekerjaan, A.A. Ayu Putri Girindrawardani dan suaminya, Rodney Holt, membangun usaha makanan sehat dan alami khususnya pasta warna-warni, es krim, yogurt dan roti. Untuk memberdayakan masyarakat Bali, mereka merekrut siapa saja yang membutuhkan pekerjaan. Itu terlihat dari jumlah tenaga kerja yang terampil hanya tiga orang dari 28 karyawan. Yang nonterampil seperti ibu rumah tangga. Pihaknya juga mempekerjakan 9 orang difabel sebagai bentuk kepedulian dan memberikan kesempatan bagi setiap orang. ‘’Awalnya kami sama-sama kerja di tempat orang, tapi suami saya mulai berpikir untuk berbuat sesuatu bagi Bali,’’ tutur Ayu Putri Girindrawardani ditemui belum lama ini. Rodney Holt yang merupakan Italian Chef membuat makanan yang benar-benar alami. Pasta warna-warni yang diproduksinya berasal dari bahan alami. Pasta berwarna merah yang disajikan pada hari itu bahannya betroot, pasta berwarna hijau dibuat dari daun bayam, pasta berwarna hitam dihasilkan dari tinta cumi dan pasta berwarna orange menggunakan tomat. Mereka mendirikan pabrik yang diberi nama RJH delapan tahun lalu. Pemasaran difokuskan ke hotel dan restoran. Ada

Kuliner pasta warna-warni. 60 hotel dan restoran yang telah menjadi rekanannya yang biasa membeli dalam skala yang besar. Pihaknya bisa menghabiskan 2 sak (25 kg/sak) tepung per hari untuk membuat pasta dan ratusan kilo tepung setiap bulan. Saat peak season, pesanan bisa lebih banyak lagi. Membutuhkan waktu berhari-hari untuk membuat pasta, karena proses pengeringannya dua hingga tiga hari. Belum lagi membuat adonan, mengemas dan lain-lain. Sebab, pengeringan tidak boleh dilakukan di bawah sinar matahari, melainkan den-

Bali Post/may

gan diangin-anginkan. Kini, RJH ingin membuat kemasan dalam skala kecil untuk dijual secara ritel. Saat dikunjungi, Ayu Putri Girindrawardani menunjukkan desain kemasan ritel untuk pastanya. Rencananya kemasan kecil itu akan dipajang di outlet-nya di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar. Outlet bernama Cibo tersebut sekaligus restoran yang bahan baku makanannya berasal dari pabriknya. Di outlet itulah ia menyajikan berbagai jenis pasta. Ada pasta hitam, hijau, merah, rainbow pasta, mango lassi dan yogurt. (may)

Tingkatkan Daya Saing Produk

IKM Rumah Tangga Denpasar Terus Dibina Denpasar (Bali Post) Industri Kecil Menengah (IKM) rumah tangga sering kalah bersaing melawan industri lain yang memproduksi jenis produk sama yang memanfaatkan teknologi. Untuk itu, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perdagangan Kota Denpasar gencar melakukan pembinaan terhadap IKM. Salah satunya di Banjar Biaung, Desa Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur. IKM rumah tangga yang memproduksi berbagai jenis produk olahan pangan diberikan pembinaan untuk menjaga kualitas, meningkatkan kuantitas, kontinuitas dan membuat kemasan yang menarik. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kota Denpasar I Wayan Gatra didampingi Kasi Industri Agro Putu Darcana, beberapa hari lalu. ‘’Pelatihan peningkatan daya saing IKM rumah tangga di Kota Denpasar sangat penting. Saya berharap melalui pelatihan ini mampu memproduksi olahan pangan berbagai pariasi. Dengan demikian para pembeli dapat memilih berbagai produk olahan pangan. Para IKM rumah tangga juga harus mampu menjaga kuantitas dan kualitas produk olahannya sehingga masyarakat mudah mendapatkannya. Ditambah kemasannya mesti sangat menarik,’’ ujarnya. Menurut Gatra, ini harus terus dijaga agar IKM rumah tangga di Kota Denpasar tetap dapat bersaing dengan produk olahan yang sama. Selain dibina bagaimana menjaga produksi, IKM rumah tangga juga dilatih langsung cara membuat produk olahan pangan sehingga diminati pasar. Dalam pelatihan tersebut, IKM rumah tangga dilatih membuat kue menggunakan bahan dasar produk yang mudah didapat seperti umbi-umbian, daging dan ikan. ‘’Kami harapkan para IKM memanfaatkan produk dasar yang mudah didapat di daerah masing-masing. Memanfaatkan bahan dasar yang ada akan membantu perkembangan ekonomi daerah karena bahan dasarnya diproduksi oleh masyarakat di sekitar daerah tersebut,’’ jelasnya. Demi keberlanjutan pembinaan program dan pelatihan, pihaknya memberikan bantuan oven 20 buah. Bantuan ini untuk pemanfaatan teknologi sehingga

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Bali Post/dok

I Wayan Gatra ke depan produksi olahan pangan dapat terus terjaga. ‘’Melalui tiga program yang dilakukan yaitu pembinaan, pelatihan dan pemanfaatan teknologi, saya yakin IKM rumah tangga yang ada di Kota Denpasar akan dapat bersaing dengan produk olahan sejenis lainnya,’’ sebut Gatra. Salah seorang perserta pelatihan, Ni Nyoman Suciani, menilai pelatihan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindag sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya saing hasil produk olahannya. Sebelum mendapatkan pembinaan dan pelatihan serta bantuan oven, pihaknya membuat olahan kue yang jumlahnya terbatas, sehingga hanya mampu melayani warung-warung sekitarnya. Padahal permintaan terhadap olahan kue sangat tinggi terlebih lagi saat hari raya seperti sekarang ini. (kmb12)


daerah

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

5

Tukang Tato Nyaris Bunuh Pacarnya Mangupura (Bali Post) Tukang tato, Ahmad Pamiludin (36), digerebek di tempat persembunyiannya di Jalan Benesari, Kuta, Badung, Kamis (31/5) lalu. Pasalnya, pria asal Subang, Jawa Barat ini terlibat kasus penganiayaan, bahkan nyaris membunuh pacarnya, Eli Dwi Santi (23). Pelaku yang tubuhnya penuh tato ini sudah sempat menempelkan pisau di leher korban, tetapi diurungkan karena warga berdatangan. Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra mengatakan, pada Sabtu (26/5) pukul 00.00 Wita pelaku mendatangi tempat kos korban di Jalan Patimura, Legian, Kuta. ‘’Mereka membahas tentang akun facebook milik korban digunakan pelaku untuk merayu pria lain yang ada di sekitar kos-kosan tersebut. Korban tidak terima akunnya digunakan seperti itu,’’ tegasnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/6) kemarin. Perang mulut tak terelakkan. Pelaku semakin emosi dan langsung memukul mata kanan dan menampar pipi korban. Akibat perbuatan pelaku tersebut, korban mengalami lebam. Ternyata pelaku belum puas. Pada Rabu (30/5) pukul 09.00, saat korban tidur tiba-tiba disiram air oleh pelaku. Setelah korban bangun, pelaku langsung melayangkan pukulan ke wajah dan kepala korban sampai bengkak. Selanjutnya korban dicekik dan dadanya ditendang hingga tersungkur di lantai. Kemudian pelaku

menindih korban menggunakan lututnya sambil mencekik dengan tangan kanan dan tangan kirinya memegang sebilah pisau ditempelkan di leher korban. ‘’Suara ribut-ribut tersebut menarik perhatian warga untuk mendatangi TKP. Ternyata pelaku keder melihat warga dan langsung kabur. Korban lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Kuta,’’ ujarnya. Setelah menerima laporan itu, tim Opsnal dipimpin Kanitreskrim Iptu Aan Saputra didampingi Panit I Iptu Putu Budiartama langsung ke TKP. Setelah menggali informasi dari beberapa saksi dan tetangga kos korban, petugas mengantongi identitas pelaku, termasuk tempat persembunyiannya. Akhirnya tim berhasil mengamankan pelaku di Jalan Benesari, Kuta. Barang bukti yang diamankan satu pisau dapur yang dipakai mengancam korban. ‘’Saat diperiksa, pelaku mengaku cemburu dan membuatnya emosi. Ada laki-laki lain yang sempat chatting dengan korban,’’ ungkap Iptu Aan. (kmb36)

Songsong Pertemuan IMF-Bank Dunia

Pertamina Tingkatkan Stok dan Mobil Tangki ’’Transportable’’ Denpasar (Bali Post) Pertamina menyiapkan peningkatan stok BBM 140 persen dari konsumsi pada hari normal. Pertamina juga menyiapkan dua hingga tiga mobil tangki yang transportable di 10 SPBU yang ada di wilayah ITDC. Persiapan ini untuk menyongsong pertemuan IMF-Bank Dunia di ITDC Nusa Dua, Badung, Oktober mendatang. Branch Marketing Manager Pertamina Bali Doni Indrawan mengatakan, peningkatan stok 140 persen dari normal itu disiapkan untuk 191 SPBU yang ada di Bali. Terutama yang ada di daerah-daerah yang dekat dengan lokasi konferensi yaitu ITDC Nusa Dua. Kurang lebih 10 SPBU ada di sekitar ITDC. ‘’Di sana kami akan siagakan mobil tangki yang transportable. Mobil tangki itu bisa melayani konsumen langsung. Masing-masing berkapasitas 3 kali 16 kiloliter (kl). Mobil tangki tersebut akan hilir-mudik di daerah ITDC,’’ jelasnya di Denpasar, Kamis (31/5) lalu. Peningkatan stok itu untuk jenis gasoline dan gasoil, karena para delegasi IMF-Bank Dunia selain menggunakan kendaraan pribadi yang memakai gasoline juga naik angkutan bus. Berdasarkan pengalaman pertemuan APEC beberapa waktu lalu, jenis BBM yang terbanyak digunakan adalah gasoline. Apalagi para delegasi juga akan dibawa ke enam destinasi wisata seperti Labuan Bajo. ‘’Untuk mobilitas ke Labuan Bajo menggunakan gasoline. Kalau gasoil untuk aktivitas selama konferensi saja,’’ tandasnya. Diperkirakan kendaraan pribadi yang digunakan para delegasi adalah mobil dengan spesifikasi terbaru yang memakai ron 95 ke tas. Jenis BBM dengan ron 95 ke atas adalah pertamax turbo dan pertamina dex. Bahan bakar ini ramah lingkungan. Sebelumnya, Pertamina berpengalaman menghadapi APEC yang melibatkan 180 delegasi atau kurang lebih 3.000 peserta. Sementara peserta pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 tiga kali delegasi APEC. ‘’Kami sudah memprediksi angka itu (140 persen). Itu diperkirakan H-3 sampai H+3, kurang lebih satu minggu,’’ imbuh Doni Indrawan. Untuk memenuhi kebutuhan BBM itu, Pertamina Bali didukung oleh TBBM Manggis, Sanggaran dan Surabaya, tepatnya tangki dari Situbondo, Jawa Timur. (kmb42)

Bali Post/kmb42

PERTAMINA - Branch Marketing Manager Pertamina Bali Doni Indrawan (kanan), Section Head Communication Pertamina MOR V Rico Raspati (tengah) dan Sales Executive LPG Bali Rainier Axel Gultom.

DITAHAN – Gara-gara menganiaya pacar, Ahmad Pamiludin (tengah) ditahan di Mapolsek Kuta.

Bali Post/ist

Pengendara Motor Dikeroyok hingga Kritis Parit Tersumbat Motor dan HP Dibawa Kabur di Utara ”Underpass’’ Dikeluhkan Warga

Bali Post/ist

DIPERIKSA - Pelaku pengeroyokan saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Badung. Mangupura (Bali Post) tar pukul 01.00 Wita. Setelah Kasus pengeroyokan terha- menerima laporan kejadian itu, dap Eka Ahmat Dian (28) terjadi tim Opsnal Satreskrim Polres di jalan menuju Perum Per- Badung dipimpin Kanit Buser mata Anyar, tepatnya di pinggir Ipda Ferlanda Oktora memsawah di sebelah utara Kantor buru pelaku. ‘’Keempat pelaku Puspem Badung, Jumat (1/6) ke- berhasil diciduk di tempat marin. Setelah mengeroyok Eka kosnya di Jalan I Gusti Nguhingga kritis dan tergeletak di rah Rai, Mengwi. Selanjutnya sawah, pelaku membawa kabur pelaku dibawa ke Mapolres sepeda motor dan HP korban. Badung,’’ kata sumber. Beberapa jam setelah kejadian, Saat diperiksa, pelaku berdaempat pelaku berinisial HY (31), lih ada permasalahan kredit MR (21), MF (21) dan MI (26) sepeda motor dengan korban. berhasil ditangkap. Namun, mereka tidak bisa Pengeroyokan terjadi seki- menjelaskan masalah kredit mo-

tor yang dimaksud. Tersangka HY menampar pipi kiri dan memukul mulut korban satu kali. Disusul MR menampar pipi korban empat kali dan memukul mulut korban sekali. MR juga merampas HP milik korban. MI memukul korban dua kali di bagian kepala belakang dan memukul pipi kanan satu kali memakai tangan kanan. Sementara MR mengaku memukul korban di punggung tiga kali dan perut dua kali. Ia juga mendorong korban hingga jatuh ke sawah. Setelah itu, HY membawa kabur motor milik korban. Kasatreskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia seizin Kapolres AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan, korban belum bisa dimintai keterangan karena masih kritis dan dirawat di RSUD Mangusada, Kapal. ‘’Kami baru mendengar hasil pemeriksaan para pelaku. Kalau versi korban belum ada karena masih dirawat,’’ tegasnya. Kasus ini dipicu oleh korban yang meminjam kartu identitas salah satu pelaku untuk kredit sepeda motor. Ternyata korban membayar kredit tidak lancar sehingga pelaku dicari dealer. ‘’Kami masih dalami kasus ini,’’ jelas AKP Pramasetia. (kmb36)

Forum NKRI Peduli Anak Yatim Denpasar (Bali Post) Forum Peduli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Bali turut peduli terhadap generasi penerus bangsa. Tidak hanya berbaur dengan pelajar, mahasiwa atau tokoh masyarakat, namun juga dengan anak yatim piatu di seluruh Bali. Dalam acara Bakti Ramadan Apan XIII beberapa hari lalu, Forum NKRI ikut berpartisipasi dan peduli dengan mengajak 300 anak yatim piatu dari seluruh Bali berbuka puasa bersama di Gedung Keuangan RI, Renon, Denpasar. Ketua Forum Peduli NKRI Bali Bima Prasetya didampingi tim advokasi Forum Peduli NKRI Daniar Tri Sasongko mengatakan, pihaknya ikut andil dalam buka puasa bersama yang melibatkan 300 anak dari 25 panti asuhan. ‘’Sejak dini kami tanamkan nilai kebangsaan dengan pola pemberian pemahaman empat pilar kebangsaan,’’ jelasnya. Ia mengharapkan ke depannya negara bisa hadir dalam acara seperti ini sehingga tatanan kenegaraan bisa ditanamkan sejak dini agar paham

Bali Post/kmb37

BUKA PUASA - Pengurus Forum Peduli NKRI bersama anak yatim piatu usai buka puasa bersama di Gedung Keuangan RI, Denpasar. radikal dan teroris bisa dihindarkan. ‘’Karena kami tegas anti dan menyatakan perang terhadap teroris,’’ tegasnya. Empat nilai luhur kebangsaan sesuai visi dan misi Forum NKRI. Visinya mengedepankan nilai kebangsaan, sedangkan misinya melakukan edukasi dan sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Selain peduli terhadap anak yatim dan mengajarkan nasi-

onalisme melalui empat pilar kebangsaan, pihaknya juga akan mengajak anak sekolah dan mahasiswa menonton film tentang Pancasila. Menurut Dewan Penasihat Forum Peduli NRKI Hengki Suryawan, pihaknya terus melibatkan diri dalam kegiatan sosial termasuk buka puasa yang diikuti anak panti. Forum yang terdiri atas berbagai suku dan agama ini juga akan melakukan kegiatan sosial lainnya. (kmb37)

Mangupura (Bali Post) Parit pembuangan air yang mampet di utara bundaran sekitar proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai dikeluhkan oleh warga. Hal itu diduga karena saluran parit tertutup oleh proyek underpass dan mengakibatkan tersumbatnya air limbah yang biasa mengalir. Salah seorang tokoh masyarakat Tuban, Made Sumasa, mengatakan apabila kondisi ini dibiarkan, pihaknya khawatir air akan masuk ke permukiman warga saat hujan deras. Selain itu, genangan air menyebabkan lingkungan terlihat kumuh. Dia berharap hal ini menjadi perhatian pihak BPJN. ‘’Air pada saluran itu mampet karena tidak ada pembuangannya. Kami berharap ini menjadi perhatian,’’ katanya, Jumat (1/6) kemarin. Selain itu, pihaknya juga menilai urgennya keberadaan jembatan penyeberangan untuk pejalan kaki. Saat dilaksanakan sosialisasi beberapa waktu lalu, warga sudah menyampaikan hal tersebut. Pasalnya, di area sekitar proyek itu mobilitas penduduk cukup tinggi. Ada anak sekolah, warga hendak sembahyang, memancing dan sejumlah aktivitas lainnya. Hal itu juga diharapkan menjadi perhatian. ‘’Di sekitar itu ada banyak pejalan kaki yang melintas. Kalau tak dibuatkan jembatan penyeberangan, takutnya akan terjadi kecelakaan. Apalagi nanti jika underpass sudah selesai, pasti laju kendaraan sangat cepat,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII I Nyoman Yasmara menyatakan parit yang mampet itu tidak ditutup permanen. Saluran itu ditutup sementara karena sedang dilakukan pemindahan utilitas milik PLN. Untuk memperlancar saluran parit sudah dipasang U-ditch. Bahkan alirannya sudah dibuka dan material yang menyumbat saluran akan dinormalisasi. ‘’Jadi, itu sifatnya sementara. Untuk saluran drainase zona 3 sisi barat sudah dilaksanakan pemasangan saluran dengan U-ditch. Sebelumnya saluran itu mampet karena sedang dilakukan pekerjaan PLN 150 kV,’’ ungkapnya. Terkait jembatan penyeberangan, pihaknya sebelumnya sudah menyampaikan bahwa di lokasi tersebut akan dibuatkan akses penyeberangan dan dipasangi pelican crossing atau lampu yang dilengkapi tombol untuk mempermudah penyeberang jalan. Pelican crossing ini nantinya untuk mempermudah akses penyeberangan dari sisi barat menuju timur atau Pura Karangasem dan sebaliknya. ‘’Kami sudah menyiapkan akses penyeberangan orang pada desain perencanaan kami,’’ terangnya. (kmb23)


OPINI

6

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Memaknai Kelahiran Pancasila KITA baru saja merayakan hari kelahiran Pancasila. Tanggal 1 Juni kemarin, merupakan hari kelahiran yang ke-73 dari ideologi bangsa Indonesia. Kelahiran ini perlu kita peringati karena merupakan sebuah jalan bagi bangsa Indonesia untuk menyatukan dan menyatakan dirinya sebagai sebuah bangsa yang majemuk. Kemajemukan itulah yang menuntut dilahirkannya sebuah kesepakatan sosial agar kita tidak saling mencurigai yang lain, dan ada kontrak di antara kita secara tidak tertulis dan telah menjadi kepercayaan untuk menjadi Indonesia yang satu. Inilah kesaktian Pancasila. Kelahiran merupakan sebuah terobosan, hasil dari pemikiran yang mampu memberikan jalannya sebuah wahana. Dalam hal ini, wahana itu adalah Indonesia yang majemuk. Jelas merayakan kelahiran berarti merayakan sebuah prestasi. Kita sepakat bahwa lahirnya ideologi bangsa tersebut merupakan prestasi tersendiri bagi bangsa Indonesia, lebih khusus lagi oleh para pendiri bangsa Indonesia. Memelihara Indonesia yang majemuk tidaklah mudah. Apalagi dengan negara yang luas wilayahnya mencapai jutaan kilometer. Maka perlu satu prinsip dasar yang mampu melindungi seluruh entitas yang ada di Indonesia. Prinsip dasar ini tidak boleh berlebihan, tidak boleh memihak, ia haruslah ringkas sehingga secara mudah dipahami oleh bangsa Indonesia. Pancasila berhasil memenuhi kriteria tersebut, sehingga kita patut menyebutnya sebagai prestasi. Mungkin negara-negara lain kesulitan mencari simbol pemersatu seperti yang didapatkan Indonesia. Karena itulah, kita patut bersyukur memiliki nilai-nilai ideologi yang telah diwariskan oleh para pendiri negara ini. Sebagai generasi penerus tentu kita mempunyai kewajiban untuk memeliharanya, bukan malah memorakporandakan. Kita khawatir apabila yang terakhir ini terjadi, dan marilah kita mencegah hal itu terjadi. Pada zaman Orde Baru, ada kalanya ketika kelahiran Pancasila tersebut seolah disamarkan. Mungkin ini berkaitan dengan masalah politik. Tetapi hemat kita, sebagai sebuah ideologi negara yang mempunyai tujuan mempersatu bangsa, Pancasila tidak boleh dipolitisasi. Sebab apabila ideologi ini dipolitisasi, hanya akan menguntungkan satu kelompok. Di samping itu, penafsiran terhadap ideologi Pancasila akan sempit. Pada zaman Orde Baru sudah ada penafsiran itu dalam bentuk butirbutir Pancasila. Akan tetapi, banyak yang memandang bahwa penafsiran tersebut hanya digunakan untuk pemerintah yang sedang berkuasa. Jika ada sedikit saja yang dipandang menyimpang, maka akan dipandang melawan pemerintahan yang sah. Padahal, dalam mempelajari Pancasila, apalagi pada tingkat perguruan tinggi, berbagai penafsiran tersebut memang perlu diperluas sesuai dengan perkembangan zaman. Maka, kini sebaiknya penafsiran-penafsiran terhadap nilai-nilai tersebut perlu diperluas. Sekali lagi demi perkembangan zaman, tetapi tetap bersatu dalam koridor negara Indonesia. Sebagai sebuah negara yang mempunyai generasi muda yang cukup banyak, maka Indonesia haruslah mampu memberikan arah pembaruan terhadap Pancasila ini. Kita memiliki tantangan yang tidak kecil sekarang. Generasi baru yang akrab dengan gawai haruslah didekati dengan pendekatan nilai-nilai Pancasila yang praktis. Generasi milenial sekarang mempunyai gaya yang sangat khas. Mereka tidak mau ribet dengan berbagai persoalan. Mereka ingin tahu bagaimana sesungguhnya Indonesia itu dan bagaimana cara mempertahankannya. Itulah peran Pancasila di generasi mendatang. Kita bersyukur karena pemerintah telah membentuk lembaga yang mempunyai tugas untuk itu. Kita harus mendukungnya agar nilai-nilai ini mampu memberikan persatuan dan kesatuan kepada Indonesia. Kita sedih generasi muda kita ada yang terpengaruh oleh paham-paham radikal yang meruntuhkan persatuan bangsa.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Masa Kampanye Pilkada Terlalu Panjang Pilkada Bali dan kabupaten/kota kini berada pada bulan terakhir sebelum pencoblosan 27 Juni. Enam bulan masa kampanye yang dilakukan para calon sangatlah panjang. Saya yakin, ini sangat melelahkan baik secara fisik maupun finansial. Rakyat juga tak menimakmati masa kampanye yang panjang. Untuk sebuah pilkada masa kampanye idealnya paling lama tiga bulan. Pertama secara kewilayahan tergolong kecil. Isu kampanye yang diangklat juga lebih fokus kewilayahan dan masa yang terlibat juga terbatas. Hemat saya, waktu kampanye yang panjang ini layak dievaluasi. Semua elemen juga harus berpikir dari sisi efektivitas dan tidak terlalu lamanya masyarakat tersandera kegiatan politik. Ini juga berpotensi bersinggungan dengan stabilitas dan penguatan ekonomi. Saya khawatir, masa kampanye yang panjang membuat calon tersandera banyak janji, sehingga saat berkuasa nanti hanya sibuk memilah bantuan untuk massa pendukungnya. Saya juga berharap, KPU Bali memperjuangkan aspirasi ini agar ke depan masa kampanye diperpendek tidak sampai enam bulan. Selain itu, debat publik yang dilakukan berkali-kali perlu diuji efektivitasnya dalam memengaruhi pemilih. Selain isunya terlalu lebar kesannya juga seperti ujian dan teoretis, sehingga cenderung tak merepresentasikan kepentingan publik. I Wayan Sudarma Denpasar, Bali

Pancasila, Kecerdasan Strategi untuk Persatuan Bangsa Pancasila dirayakan kelahirannya setiap tanggal 1 Juni. Tanggal ini merupakan respons dari pidato Bung Karno di hadapan BPUPKI tahun 1945, dua bulan sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamirkan. Dari lembaga yang bersidang saat itu dan rentang waktu proklamasi kemerdekaan Indonesia, sudah dapat ditafsirkan bahwa sebuah dasar kemasyarakatan untuk kehidupan sosial di Indonesia haruslah dipersiapkan secara matang agar negara Indonesia itu mampu kokoh selamanya, barangkali menandingi Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Menurut Soekarno, dasar negara tersebut haruslah mendapat persetujuan dari seluruh masyarakat Indonesia. Dan seperti yang sudah kita terima sekarang, Pancasila telah mendapat persetujuan dan dipakai sebagai landasan berkehidupan sosial bagi masyarakat Indonesia. Ia menjadi sumber dari segala sumber hukum, cara pandang hidup berbangsa dan bernegara.

Oleh GPB Suka Arjawa

D

ari konteks kelahirannya, Pancasila jelas bukan produk politik murni, dalam arti untuk mencari kekuasaan dan posisi. Ia lebih merupakan strategi sosial sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang demikian multiragam, baik dalam budaya, religius, bahasa, maupun lingkungan. Jika ingin membangun Indonesia yang wilayahnya dari Sabang sampai Merauke, tidak mungkin dibangun atas landasan satu budaya tunggal, apalagi agama tunggal. Demikian jamaknya keragaman yang dimiliki oleh Indonesia, dengan sejarah daerah masing-masing, maka harus ada kesepakatan yang tunggal tentang dasar negara itu. Pancasila merupakan kesepakatan tunggal yang harus dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Jauh berkembang sesuai dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi, terutama teknologi bicara dan kontak sosial (komunikasi), maka ideologi Pancasila justru memperlihatkan kecer-

dasan bangsa Indonesia. Sebagai sebuah kecerdasan, ideologi ini merupakan pilihan paling mungkin dan rasional untuk mengantisipasi kodrat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Dilihat dari banyak sudut, kodrat Indonesia adalah majemuk. Dari sisi geografis, lokasi Indonesia berada di antara dua samudra dan dua benua. Sangatlah memungkinkan bagi pedagang dan pengelana dari benua yang lain pada masa lalu untuk mendarat di Indonesia. Maka, pengaruh India, Tiongkok, Eropa pasti ada di Indonesia. Dari sini, penyebaran agama dan budaya serta bahasa pasti berpengaruh kepada Indonesia. Pengaruh ini terpatri dan terbaca pada agama, bahasa, dan kebudayaan yang ada di Indonesia, sejak dahulu sampai sekarang. Di Bali, menceritakan berbagai pura besar yang ada pasti akan menyinggung pengaruh Tiongkok. Silakan mencari contoh di tempat lain, termasuk di Lasem. Dari sisi iklim, Indonesia mempunyai dua iklim, panas dan musim hujan. Ini akan memengaruhi pola masyarakat untuk

memeluk kepercayaan, termasuk juga agama. Masyarakat memiliki kepercayaan tentang kekuatan alam, kekuatan yang ada di luar kemampuan manusia sehingga menggiringnya untuk menganut kepercayaan tradisional seperti itu. Di mana-mana di Indonesia ada ritual penghormatan kepada alam, penolak bala dan sejenisnnya. Bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, ini akan sangat memengaruhi kebiasaan sosial masyarakat yang akhirnya membentuk kebudayaan tersendiri. Bergabung dengan iklim yang ada di Indonesia, kodrat negara kepulauan tersebut akan membentuk kebudayaan tersendiri dari masing-masing pulau yang ada. Di dalam pulau tersebut karena luasnya wilayah yang ada, akan membentuk kebudayaan dengan basis suku yang ada. Bentuk kepulauan yang demikian masif tersebut, dengan suku-suku yang ada, pada akhrinya membentuk bahasa bagi masing-masing penganut kebudayaan tersebut. Ketika menyentuh bahasa, maka ini merupakan sumber daya yang luar biasa karena dari bahasa itu-

lah akan didapatkan terjemahan dari makna-makna kebudayaan yang ada. Dengan demikian, haruslah dipahami bahwa kemajemukan tersebut memang sudah menjadi kodrat, dan pasti akan menjadi demikian pada masa yang akan datang. Pancasila yang dilahirkan oleh para perintis negara Indonesia adalah sebuah pilihan yang cerdas dan strategik. Cerdas karena ia mampu mencari jalan solutif bagi kompleksitas bangsa Indonesia itu. Tidak gampang mencari jalan solutif (pemecahan untuk persatuan) bagi demikian banyaknya entitas kemajemukan dari Indonesia. Maka, sila-sila yang ada dalam Pancasila tersebut terhubung satu sama lain dan saling menjiwai. Disadarilah bahwa Indonesia itu sangat jamak, maka Pancasila menyertakan persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketegasan itu muncul pula dalam moto Bhinneka Tunggal Ika. Sesanti ini sesungguhnya pengingatan yang harus diketahui oleh seluruh generasi bangsa Indonesia sekaligus menjadi penegas bahwa takdir Indonesia itu adalah berbineka, tetapi tetap satu pikirannya. Itulah yang ada sejak zaman masa lalu, Airlangga, Majapahit, sampai sekarang. Itu yang menjadi salah satu ragam pikiran dari Pancasila tersebut. Pemikiran Pancasila itu mengandung makna strategik. Dalam arti, untuk mengelola Indonesia dengan takdir yang majemuk dan luas ini, tidak mungkinlah membentuk negara Indonesia yang sifatnya polisional. Negara yang setiap saat mengawasi tindaktanduk rakyatnya agar tidak bertengkar semata-mata karena demikian beragamnya perbedaan

Menangkal Gerakan Terorisme RENTETAN serangan teroris yang mengguncang sejumlah kota di negeri ini beberapa waktu lalu mengirim pesan jelas bahwa ancaman dan bahaya terorisme masih ada dan nyata di negara kita. Karena itu, pemerintah perlu terus mengusahakan langkahlangkah penangkalan seoptimal mungkin sehingga aksi-aksi serupa tidak akan terulang. Kita tentu tidak ingin negeri ini menjadi langganan ajang “konser” para teroris sehingga korban tanpa dosa dapat kembali berjatuhan dan sekaligus aspek keamanan nasional kita bakal terkoyak-koyak serta mendapat angka merah di mata masyarakat internasional. Secara sederhana, terorisme dapat didefinisikan antara lain sebagai penggunaan kekerasan dan intimidasi, khususnya terhadap warga sipil, guna memperjuangkan keyakinan politik atau ideologi tertentu. Kita semua pasti sepakat bahwa terorisme adalah tindakan keji. Apa pun alasannya, aksi terorisme bertentangan dengan prinsip-prinsip perdamaian dan kemanusiaan universal. Karena itu, aksi-aksi terorisme harus kita cegah sedini mungkin. Langkah-langkah preventif perlu terus dilakukan untuk menangkal berulangnya kasus-kasus terorisme di negara kita. Terorisme, di mana pun, merupakan aksi yang terencana, yang

Oleh Djoko Subinarto dilakukan baik oleh individu atau pun sekelompok individu. Meski motif untuk melakukan teror bisa berbeda-beda, kekerasan selalu menjadi alat utama yang dipakai oleh para teroris. Dilihat dari ruang lingkup operasionalnya, terorisme terbagi ke dalam dua kategori, yaitu terorisme domestik yang hanya melibatkan satu negara dan terorisme transnasional yang melibatkan lebih dari satu negara dengan kerusakan, korban dan dampak yang bersifat global. Produk utama terorisme adalah ketakutan. Sebagaimana pernah dikatakan David Fromkin (1975) bahwa terorisme merupakan aksi kekerasan yang dimaksudkan untuk menciptakan ketakutan. Selain menimbulkan kerusakan fisik, terorisme juga menimbulkan kerusakan psikologis berupa menurunnya tingkat rasa aman masyarakat. Bagi sektor ekonomi, terorisme dapat membawa konsekuensi negatif bagi pembanguan ekonomi berupa rusaknya infrastruktur, menurunkan investasi dan transaksi perdagangan, yang berimbas pada goyahnya pertumbuhan ekonomi. Pada kasus-kasus tertentu, ancaman terorisme dapat langsung membawa ke-

lesuan pada sejumlah industri, seperti pada industri penerbangan dan pariwisata -- yang memang sangat sensitif dipengaruhi oleh isu keamanan. Sebagai sebuah kejahatan luar biasa, persoalan terorisme, seperti juga persoalan korupsi, merupakan persoalan yang kompleks. Terorisme bersifat multidimensional, baik menyangkut sebab dan akibatnya. Dalam karyanya bertajuk ‘’Terrorism and Political Violence’’, John Richard Tackhrah (1987) menyatakan bahwa potensi penyebab terorisme bisa sangat beragam: mulai dari meningkatnya populasi penduduk, kemiskinan, ketegangan rasial, inflasi dan pengangguran, ketimpangan antarnegara, gelombang pengungsi, urbanisasi, pecahnya struktur kekuasaan tradisional, hingga meningkatnya agresivitas dan fundamentalisme kelompok agama serta sekte agama. Terlepas dari potensi penyebabnya, sejatinya, sepanjang masih ada individu atau sekelompok individu yang berkeyakinan bahwa kekerasan merupakan satu-satunya jalan terbaik untuk mencapai sebuah tujuan dan menyelesaikan

masalah, terorisme menjadi hal yang sulit untuk bisa benar-benar dimusnahkan sampai kapan pun. Maka, yang paling penting dilakukan sejauh ini adalah bagaimana kita mengikhtiarkan langkahlangkah penangkalan sehingga setiap potensi ancaman terorisme tidak mewujud menjadi sebuah aksi nyata. Program deradikalisasi yang selama ini telah dijalankan serta pengesahan revisi Undang-undang Antiterorisme merupakan bagian dari upaya dalam melakukan penangkalan terhadap potensi ancaman terorisme. Upaya-upaya lain tentu perlu juga dilakukan, seperti, pemanfaatan teknologi big data. Kita semua sama sekali tidak bisa mentoleransi terorisme, sekecil apa pun bentuknya. Segala cara dan kemungkinan perlu terus diusahakan untuk meningkatkan kapabilitas negara kita dalam menangkal terorisme, baik secara online maupun offline. Harapan dan tujuan akhirnya yaitu agar keamanan nasional kita senantiasa prima sehingga tidak gampang kecolongan oleh pelbagai bentuk ancaman dan serangan terorisme, baik itu yang dilakukan secara perseorangan maupun yang dilakukan secara berjamaah.

itu. Bentuk negara polisional seperti ini, di samping otoriter juga menghabiskan banyak biaya ekonomi dan sosial. Maka, dari titik ini Pancasila terlihat sebagai sebuah strategi luhur yang demikian sederhana untuk memersatukan Indonesia. Melalui simbolisasi komplet lewat burung garuda dengan dada terpancar lima sila dan kaki memegang erat sesanti Bhinneka Tunggal Ika, maka rakyat akan secara mudah membentuknya menjadi ikon. Pada Pancasila-lah “foto” Indonesia itu berada, sekaligus penjiwaan Indonesia itu terjadi. Melalui kegiatan pendidikanlah, mulai tingkat dasar Pancasila ini disosialisasikan, lalu didiskusikan pada tingkat pendidikan menengah kemudian diperkaya pada pendidikan tinggi dan dipraksiskan pada tingkat masyarakat. Upaya seperti ini sangat sederhana dan mampu menjawab tantangan dari jutaan kilometer luas wilayah Indonesia dan ratusan juta penduduk Indonesia. Dengan demikian, Pancasila adalah pilihan cerdas dan strategis. Dia mampu membimbing Indonesia sampai jauh ke depan, melintasi ruang waktu yang digambarkan pada Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Kini, pemerintah membentuk satu lembaga yang akan mengawal kehadiran Pancasila di Indonesia. Banyak yang berharap bahwa ideologi ini harus kembali dimasyara katkan, dalam arti lebih tertanam dalam hati masyarakat sehingga tidak menimbulkan syak wasangka dari berbagai entitas di Indonesia. Penulis adalah pengajar Sosiologi, FISIP Universitas Udayana

POJOK Kata Ketua DPR, perilaku pemimpin harus cerminkan Pancasila. - Terlebih lagi DPR *** Jangan habiskan energi untuk perselisihan yang timbulkan perpecahan. - Jangan pula untuk persekongkolan. *** Target PKB pada APBD Bali 2018 diyakini akan tercapai. - Tercapai pula ‘’peras’’ rakyat.

Penulis adalah kolumnis dan esais

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


TABANAN

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

7

Libur Panjang, Jatiluwih Dipadati Wisatawan Suguhkan Atraksi Barong Bangkung

JATILUWIH, salah satu objek wisata memesona di Kabupaten Tabanan. Panorama alam dengan ikon sawah berterasering, menjadi daya tariknya. Terlebih sejak ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, kunjungan wisatawan ke objek wisata di Kecamatan Penebel ini makin meningkat. Apalagi saat hari libur panjang kali ini, wisatawan yang berkunjung ke Jatiluwih bertambah jumlahnya dibandingkan hari-hari biasa. Peningkatan kunjungan sudah tampak sebelum Hari Raya Galungan. Seperti disampaikan Manager DTW Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa, tiap harinya wisatawan mulai ramai sejak pagi hari yang saat ini memang didominasi wisatawan domestik. Bahkan untuk memberikan nilai plus, para wisatawan yang berkunjung ke Jatiluwih kali ini dimanjakan dengan atraksi barong bangkung.

“Kunjungan wisatawan ramai mulai pukul 10.00 dan juga dari pagi sudah diramaikan barong bangkung sebagai ciri khas kegiatan anak-anak di desa dan juga di objek wisata Jatiluwih,” ucapnya, Jumat (1/6) kemarin. Para wisatawan pun tampak menikmati suguhan alam yang luar biasa, bahkan ada di antaranya yang melakukan trekking menyusuri lahan pertanian yang terjaga dengan baik. Ada pula yang sekadar ingin selfie dengan latar belakang terasering yang indah. Sebagai objek wisata yang baru mulai berkembang, Sutirtayasa mengatakan pihaknya akan terus mencari terobosan untuk menampilkan kesenian yang ada kaitannya dengan pelestarian pertanian yang menjadi objek wisata setelah statusnya menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO tahun 2012 silam. Tahun 2018 ini, pihak

manajemen akan kembali menggelar festival. Sebuah event yang tak hanya menyuguhkan hiburan semata, melainkan juga mengutamakan proses edukasi ke masyarakat lokal untuk berkolaborasi dengan seniman musik moderen, yakni tebuk kentungan dan kerajinan bambu. Hal itu mengingat Jatiluwih penghasil bambu. Di situ akan ada kolaborasi seniman bambu yang hasil karyanya sudah menasional dan internasional, serta melibatkan masyarakat perajin bambu di Jatiluwih. Termasuk kuliner chef ibu-ibu PKK se-Desa Jatiluwih menggunakan bahan local, seperti beras merah, keladi dan sebagainya, serta menampilkan produk hasil pertanian Jatiluwih seperti beras merah, kopi, dan lainnya. “Kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan tanggal 14 dan 15 September mendatang,” pungkasnya. (bit)

JATILUWIH - Sejumlah wisatawan mengunjungi Jatiluwih.

Bali Post/kmb28

Momen Aktualisasikan Nilai-nilai Pancasila Tabanan (Bali Post) Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Tabanan berlangsung khidmat, Jumat (1/6) kemarin, di halaman Kantor Bupati Tabanan. Bertindak sebagai Irup Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Dalam upacara tersebut, Sanjaya berpesan agar peringatan Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan sebagai momen pengingat, pemacu dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

Bali Post/kmb24

PANCASILA - Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dilangsungkan di halaman Kantor Bupati Tabanan, Jumat (1/6) kemarin.

PDDS Salurkan Produk BUMDes

Tabanan (Bali Post) Dihidupkannya kembali BUMDa Tabanan yang sempat matisuri, kini sudah mulai terlihat hasilnya. Menyandang nama sama yaitu Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS). Kini BUMDa Tabanan ini fokus mempromosikan dan menjual produk-produk yang dihasilkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini sudah ada 24 BUMDes yang produknya disalurkan oleh PDDS Tabanan. Direktur PDDS Tabanan Putu Sugi Darmawan, belum lama ini mengatakan, selain produk 24 BUMDes, PDDS juga memasarkan produk Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Poklakshar. Ini sesuai dengan tujuan dibentuknya PDDS yaitu memberikan pasar yang pasti bagi produk-produk BUMDes sehingga roda perekonomian di tingkat masyarakat desa berjalan dan berefek pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Lanjut Sugi, dari produk-

produk yang dipasarkan PDDS Tabanan, yang paling diminati adalah komoditi kopi dari Pupuan. Permintaannya bisa mencapai 925 kilogram per bulan. Untuk memenuhi permintaan ini, pihak PDDS bekerja sama dengan empat BUMDes dan satu UMKM. Selain komoditi kopi Pupuan, PDDS juga fokus pada penjualan beras, mengingat Tabanan adalah lumbung berasnya Bali. ‘’Khusus untuk komoditi beras kita sudah bekerja sama dengan tiga Subak dengan luasan total kurang lebih 85 hektar yang memproduksi beras sehat. Kerja sama ini berpotensi menghasilkan 467,5 ton gabah kering panen,’’ jelas Sugi. Dalam menangani hasil panen ini, PDDS bekerja sama dengan delapan pengusaha penyosohan beras. Selain itu, PDDS juga menjual beras asal Tabanan dengan merek Pertiwi Bali. Permintaan terhadap beras merk ini bisa mencapai 20 ton. Sugi melanjutkan, dalam

hal pemasaran, PDDS sudah bekerja sama dengan 150 outlet yang tersebar di wilayah Tabanan, Denpasar, Badung dan Gianyar. Ke depan PDDS akan semakin meningkatkan penerimaan produk BUMDes sekaligus memperluas pangsa pasar. ‘’Karena sesuai tujuannya, kita memiliki rencana ke depan untuk tetap mendukung program pemasaran produk BUMDes, seperti yang dicanangkan oleh Pemkab Tabanan dalam menguatkan ekonomi kerakyatan,’’ paparnya. Meski diakuinya, ada beberapa tantangan yang dihadapi pihak PDDS dalam memasarkan produk BUMDes. Salah satunya adalah tidak semua produk bisa diterima oleh pasar. Karenanya, pihak PDDS selalu memberikan masukan untuk berinovasi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginan pasar. Termasuk kontinyuitas produk yang dihasilkan BUMDes. (kmb24)

Bali Post/kmb24

UNGGULAN - Produk unggulan BUMDes yang dipromosikan dan dijual melalui PDDS Tabanan.

Ia menambahkan, Pancasila memiliki peran penting sebagai pemersatu segala perbedaan, sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Rangkaian proses besar tersebut harus didalami dan dipahami rohnya. ‘’Tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut

kehidupan serta hati dan pikiran kita,” ungkapnya. Dikatakannya, selama 73 tahun Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia serta sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Pancasila juga sudah menjadi rumah kebinekaan di Indonesia yang menjadikannya satu di tengah keseragaman. Karenanya, nilai-nilai Pancasila harus

terus diamalkan untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia. “Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan, dan ketidakgotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam Berbhinneka Tunggal Ika, dalam bertoleransi membangun

persatuan dan kebersamaan. Serta mengamalkan nilai Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” jelasnya. Sanjaya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya kepada founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila. Pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengamalkan Pancasila dalam keseharian, sehingga membawa Indonesia menuju Negara yang maju dan jaya serta guna terwujudnya Tabanan Serasi. (kmb24)

Hendak Berburu, Temukan Mayat Tergantung di Pohon Tabanan (Bali Post) Hendak berburu ke hutan di wilayah Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, empat pria asal Banjar Juwuk Legi menemukan orang yang sudah menjadi mayat tergantung di pohon udu. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Baturiti. Laporan temuan orang meninggal diduga gantung diri itu masuk ke Polsek Baturiti, Jumat (1/6) kemarin. Menurut keterangan saksi, I Gede Budianta (38), Kamis (31/5) sekitar pukul 01.00 Wita bersama rekannya sedang berburu di hutan, termasuk wilayah Banjar Taman Tanda. Saat melewati sekitar TKP, saksi bersama rekannya hendak beristirahat. Saat itulah dilihat ada sesuatu yang tergantung di sebuah pohon udu. Setelah didekati, ternyata ada orang dalam posisi tergantung. Keesokan harinya, Jumat (1/6) kemarin sekitar pukul 08.00 Wita, saksi Budianta melaporkan temuan itu ke Polsek Baturiti. Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Baturiti bersama anggota melakukan pengecekan ke TKP dan mendapatkan informasi bahwa ada warga Banjar Tiyingan, Petang, Badung yang melaporkan bahwa ada warganya yang sudah sekitar 20 hari meninggalkan rumah. Selanjutnya Kanit Reskrim berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Petang. Selanjutnya, Polsek Baturiti dan Polsek Petang bersama warga Petang dan juga dokter Puskesmas Baturiti 1 melakukan pengecekan ke TKP. Ternyata mayat di pohon tersebut adalah warga Banjar Tiyingan atas nama I Nyoman Darna yang dilaporkan hilang. Hal itu dibuktikan dari ciri-ciri fisik korban berupa benjolan di dahi sebelah kiri, pakaian dan barang bawaan yang ditemukan di TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah, sudah dipastikan korban meninggal karena

gantung diri menggunakan selendang. Kondisi jenazah sudah dalam keadaan mengering tergantung di pohon

Udu yang tingginya sekitar 4,5 meter. Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sumadi saat

dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus gantung diri di setwilkum Polsek Baturiti. (kmb28)


KARANGASEM

8

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Terjunkan 135 Pekerja

Pelipatan Surat Suara Tuntas Sehari Amlapura (Bali Post) Urusan pelipatan surat suara Pilgub Bali, KPU Karangasem terbilang sangat cepat. Hanya butuh waktu sehari, sebanyak 386.633 lembar surat suara tuntas digarap, Jumat (1/6) kemarin. Proses pelipatan surat suara itu dilaksanakan dengan semangat kerja ekstra keras bertempat di GOR Gunung Agung, Amlapura. Tidak tanggung-tanggung, untuk pekerjaan tersebut, KPU Karangasem menerjunkan 135 juru lipat. Cepatnya proses pelipatan karena pekerja yang dilibatkan tergolong sudah berpengalaman. ‘’Ada beberapa yang baru, tetapi umumnya mereka sudah beberapa kali kita libatkan pada kegiatan pelipatan surat suara,’’ ujar Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa, yang awalnya mengaku menargetkan proses pelipatan rampung selama tiga hari. Proses pelipatan itu dimulai sekitar pukul 08.00 Wita. Selain melipat juga ada kegiatan penyortiran, KPU menyiapkan tenaga khusus untuk pekerjaan tersebut. Meski sebagian besar pekerja sudah berpengalaman namun sebelumnya KPU tetap memberikan arahan tentang tata cara pelipatan dan penyortiran. Arnawa mengatakan secara umum, surat suara Pilgub Bali itu kualitasnya bagus. Meski begitu dalam proses penyortiran juga ditemukan puluhan lembar surat suara rusak. Sebagian besar bermasalah pada warnanya. ‘’Umumnya warnanya melobor (ngeblur

- red), kalau robek tidak ada. Ada juga yang salah potong,’’ jelasnya. Untuk memudahkan pencatatan dan pengawasan, KPU membagi juru lipat dalam 14 kelompok. Masingmasing kelompok diawasi langsung oleh satu orang petugas KPU. Selain itu, salah satu tahapan penyelenggaraan Pilgub Bali itu juga mendapat pengawasan dari Panwaslu Karangasem serta pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Surat suara yang sudah terlipat itu dikumpulkan dalam ikatan kecil berisi 25 lembar surat suara. Selanjutnya, surat suara itu ditempatkan dalam kotakkotak khusus yang masingmasing kotak berkapasitas 2.000 surat suara. Jumlah surat suara yang rusak itu nantinya akan dilaporkan ke KPU Bali untuk mendapatkan pengganti. Sedangkan surat suara yang rusak akan dimusnahkan sebelum pencoblosan. Sama dengan kondisi di kabupaten lain, sejauh ini KPU Karangasem juga baru menerima surat suara saja. Untuk kelengkapan lainnya seperti tinta, bolpoin, buku panduan, dan kertas segel masih menunggu. Semua logistik Pilgub Bali itu baru akan dimasukkan ke dalam kotak suara pada H-7 pencoblosan. (kmb)

LIPAT SURAT SUARA - Pelipatan surat suara Pilgub Bali di GOR Gunung Agung, Amlapura.

Bali Post/kmb

Peringatan Hari Lahir Pancasila Karangasem Raih Penghargaan WTP Bupati Mas Sumatri Serukan Semangat Bersatu Tiga Kali Berturut-turut UNTUK ketiga kalinya, Pemkab Karangasem kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penilaian ini merupakan hasil dari pemeriksaan BPK terkait pengelolaan anggaran dan aset daerah. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan bersamaan dengan kabupaten/kota lainnya, di Kota Denpasar, Senin (28/5) lalu. Capaian ini cukup menggembirakan dan baru bisa dicapai, sejak kepemimpinan I Gusti Ayu Mas Sumastri dan I Wayan Artha Dipa sebagai Bupati Karangasem dan Wakil Bupati Karangasem. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, opini BPK atas laporan keuangan pemerintah tahun anggaran 2017, disebutkan ada beberapa kabupaten/kota yang kembali meraih predikat WTP, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan. Atas capaian prestasi itu, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho mengucapkan selamat dan menyarankan kabupaten/kota terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta pelayanan kepada masyarakat. Yulindra menegaskan, LHP yang telah diserahkan kembali kepada Pemkab Karangasem terdiri dari tiga laporan, yakni laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2017, laporan hasil pemeriksaan secara intern dan laporan hasil pemeriksaan atas ke-

PENYERAHAN LHP BPK - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menandatangani penyerahan LHP BPK Perwakilan Bali di Kota Denpasar. patuhan terhadap peraturan perundang-undangan. BPK sesuai visi dan misinya, juga senantiasa turut serta dalam upaya peningkatan tata kelola yang baik melalui pemeriksaan keuangan. Salah satu pemeriksaan yang menjadi fokus lain adalah pemeriksaan atas laporan keuangan yang dibuat oleh pemerintah desa. Laporan ini menghasilkan opini atas laporan keuangan serta rekomendasi terkait pengendalian intern terhadap peraturan perundangundangan. “Pertimbangannya dalam pemberian opini adalah kesesuaian dengan

kestandaran akuntansi kepemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap perundangundangan serta aktivitas pengendalian keuangan,” katanya. Tanpa mengurangi hasil opini ini kepada pemerintah daerah, BPK masih menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian internal dalam penyusunan laporan keuangan. Demikian juga ketidakpatuhan perundang-undangan yang berlaku. Kelemahan SPE tersebut antara lain, masih terdapat kesalahan penganggaran belanja dan

Porjar Bali 2018

Karangasem Absen Tujuh Cabor Delegasi atet pelajar Karangasem yang terjun dalam Porjar tingkat Provinsi Bali dilepas di Pura Jagatnata Amlapura, Jumat (1/6) kemarin. Kontingen Karangasem itu berkekuatan 275 atlet dan 11 pelatih/ofisial. Kontingen Bumi Tanah Aron mengikuti 14 cabang olahraga (cabor) dari 21 cabor yang dipertandingkan. Apa target kontingen Karangasem pada Porjar tahun 2018 ini? GUNA merealisasikan impian perbaikan peringkat pada Porsenijar tingkat satu Bali, kontingen Karangasem akan memburu medali melalui beberapa cabang olahraga yang termasuk unggulan. Cabangcabang yang dibebankan medali itu adalah cabang yang senantiasa menyumbang medali terbanyak, yakni cabang atletik. Selain cabang dari ibu olahraga itu juga dari cabang bela diri tradisional yakni pen-

cak silat. Harapan medali yakni cabang lainnya agar ikut menyumbang medali adalah bulu tangkis, tenis meja, catur, sepak takraw, panjat tebing, taekwondo, karate, renang, judo, bola voli, tarung derajat, dan wood ball. Karangasem tercatat absen pada cabang senam, kriket, sepak bola, voli pantai, gate ball, tenis, dan basket. Tidak tampilnya Karangasem di ketujuh cabor itu dengan berbagai alasan. Masalahnya

mulai dari teknis hingga nonteknis. Akan tetapi, dominan dikatakan karena ketidaksiapan atlet. Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Karangasem I Wayan Putu Susila mengatakan, Karangasem selalu berusaha maksimal dalam setiap penyelenggaraan Porjar Bali. Pemilihan atlet Porjar itu diawali dengan seleksi tingkat kecamatan. Kemudian seleksi kabupaten yang diarahkan sebagai ajang evaluasi keg-

penata usaha aset yang tetap belum tertib. Untuk temuan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya masih ditemukan adanya pengelolaan yang tidak sesuai ketentuan. Dan terdapat pengelolaan belanja daerah yang tidak sesuai ketentuan. Di antaranya belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja transport. “Kami mengharapkan agar pemerintah kabupaten/ kota segera menindaklanjuti rekomendasi BPK selambatlambatnya 60 hari setelah LHP diterima,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan capaian ini menunjukkan jika visi misi Pemkab Karangasem dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bermartabat, sudah terwujud sesuai harapan. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan tata kelola keuangan pemerintah daerah sesuai harapan BPK. Itu harus dilakukan, agar Karangasem semakin menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. “Ini bukti kerja keras kita semua. Mari terus berbenah, agar tata kelola keuangan kita terus membaik,” pinta Bupati Mas Sumatri usai menandatangani laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemkab Karangasem, saat itu didampingi anggota Komisi III yang juga Ketua Bapemperda DPRD Karangasem I Wayan Tama, Sekda Karangasem, Kepala Inspektorat Daerah, BPKAD Karangasem dan Asisten I. (ad034)

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Jumat (1/6) kemarin. Apel peringatan ini menjadi momentum untuk menyerukan kembali semangat bersatu. Hal itu juga sejalan dengan tema peringatan tahun ini yakni ‘’Bersatu Berbagi Prestasi’’. Bupati Mas Sumatri menegaskan, Pancasila harus selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Bagaimanapun, kita bersama harus mengawal dan menguatkan semangat persatuan. Hadir dalam apel peringatan antara lain Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, Dandim 1623/ Karangasem, Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom, Sekda Karangasem, FKPD Karangasem, dan seluruh OPD di jajaran Pemkab Karangasem. Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2018 berlangsung sebagai komitmen kebangsaan yang harus dipertahankan dari generasi ke generasi. Sebab, Pancasila merupakan landasan ideologi bangsa Indonesia. Pancasila menjadi perekat kebersaman seluruh rakyat Indonesia. Sebagai generasi muda sekarang ini, kata Mas Sumatri, kita harus tetap mempertahankan ideologi Pancasila tersebut. Dan sangat diharapkan selalu menampilkan ideologi Pancasila dalam kehidupan setiap hari. Ia juga menegaskan, seperti apa yang tercantum dalam sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakannya saat apel, peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. “Marilah kita terus berusaha mengamal-

iatan olahraga pelajar dalam rangka meningkatkan prestasi di sekolah. Tujuan lain dari Porjar itu adalah untuk memberi kesempatan kepada olahragawan pelajar itu ikut berpacu meraih prestasi. Para atlet berprestasi itu dipersiapkan dalam ajang yang levelnya lebih tinggi seperti porprov dan juga pekan olahraga nasional (popnas). Dari tujuan tersebut, kontingen Karangasem juga berpartisipasi dalam cabor yang masih bersifat ekshibisi. Namun dari enam olahraga ekshibisi yang dipertandingkan pada Porjar Bali kali ini, Karangasem ikut di empat cabor. ‘’Cabor ekshibisi yang kita ikuti yaitu panahan, petanque, wushu, dan dansa,’’ terang Susila. Kontingen Porjar Karangasem itu dilepas Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, I Wayan Sutapa. Pelepasan itu diawali persembahyangan

bersama dan laporan Kadisdikpora IGN Kartika selaku Ketua Porjar Karangasem. Bupati IGA Mas Sumatri dalam sambutan tertulisnya berharap Karangasem bisa memperbaiki peringkat dari peringkat delapan pada porjar sebelumnya. Untuk mengejar misi tersebut, pihaknya berharap semua atlet memiliki komitmen untuk menang dan rasa wirang terhadap daerah. ‘’Para pelatih dan ofisial agar memerhatikan kesehatan dan keselamatan anak-anak,’’ tegasnya. Bupati mengatakan, sejauh ini prestasi olahraga Karangasem belum membanggakan. Porjar Bali ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk bangkit, momentum meraih prestasi sekaligus menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial. Ke depan, semua stakeholder diharapkan bersinergi dalam pembinaan dan pengembangan olahraga. (kmb)

BUPATI SERAHKAN PENGHARGAAN - Bupati Mas Sumatri saat menyerahkan penghargaan kepada Babhinkamtibmas dan Babinsa Desa Sibetan atas dedikasinya di bidang kesehatan, ketika membantu proses persalinan ibu hamil di daerah terpencil setempat. kan warisan mulia founding fathers ini untuk kemajuan bangsa sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia,” kata Mas Sumatri. Negara mana pun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk. Sering kali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan, dan ketidakgotongroyongan. “Saatnya kita berbagi pengalaman dalam berbineka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” tegasnya. Dengan modal semangat dan energi kebersamaan, dia yakin akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi. Bupati meyakinkan harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif ini. Harus bisa memperkokoh kekuatan kolektif bangsa, dan

tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan. Ini bisa menjadi lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang unggul dan tangguh. Pada kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam kesehariannya. “Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia, khususnya Karangasem, menuju kabupaten yang maju,” tegasnya. Pada apel itu juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada TNI-Polri oleh Bupati Karangasem. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membantu pemerintah daerah di bidang kesehatan. Keduanya, antara lain atas nama Sertu I Made Suda (Babinsa Desa Sibetan) serta kepada Aiptu I Nyoman Sweca (Bhabikamtibmas Desa Sibetan). (ad039)

Bali Post/kmb

PELEPASAN KONTINGEN PORJAR - Tim pelatih dan ofisial memberikan arahan kepada atlet karate pada pelepasan Kontingen Porjar Karangasem di Pura Jagatnata, Amlapura, Jumat (1/6) kemarin.


GIANYAR

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

9 Tanda Peringatan di Pantai Tak Digubris

Bali Post/nik

PANTAI - Pengunjung memadati Pantai Purnama, Jumat (1/6) kemarin. Meski bendera merah telah terpasang, tidak sedikit pengunjung yang beraktivitas di area tersebut.

Ketatnya Persyaratan PPDB SMA/SMK

Ribuan Pelajar Terancam Tak Dapat Sekolah Negeri Gianyar (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan berlangsung dalam waktu dekat. Namun, ribuan siswa yang baru lulus SMP di Kabupaten Gianyar terancam tidak tertampung di SMA/SMK negeri. Pasalnya, daya tampung SMA/SMK negeri yang ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar hanya 149 rombel dengan jumlah 5.342 siswa. Berdasarkan data daya tampung peserta didik baru SMA dan SMK negeri Provinsi Bali tahun pelajaran 2018-2019, tercatat daya tampung tujuh SMA negeri di Kabupaten Gianyar sebanyak 2.124 siswa dengan 59 rombel. Sementara daya tampung delapan SMK negeri sebanyak 3.218 siswa dengan 90 rombel. Merujuk data ini, lulusan SMP di Kabupaten Gianyar harus bersaing ketat merebut tempat di SMA/SMK negeri. Hal ini mengingat jumlah lulusan SMP dari 43 SMP negeri dan swasta di Gianyar sebanyak 7.898 pelajar. Dengan daya tampung hanya 5.342 siswa, sebagaimana ditetapkan Pemprov Bali sebanyak 2.556 pelajar terancam tidak diterima di sekolah negeri. Belum lagi dengan sistem zonasi yang baru, dalam beberapa

sekolah memiliki wilayah zona 1 lintas kabupaten seperti SMAN 1 Gianyar, SMAN 1 Ubud dan SMAN 1 Tampaksiring. Kondisi ini membuat persaingan lulusan SMP yang hendak mencari SMA/SMK negeri semakin ketat. Kondisi ini diakui Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Sucita. Dia menyatakan, ada ribuan pelajar terancam tidak bisa diterima di sekolah negeri. Terkait kondisi ini, pihaknya pun mengagendakan pertemuan dengan sejumlah Kepala SMA/SMK di Gianyar pada awal pekan depan. ‘’Rencananya kami akan rapat lagi dengan Kepala Sekolah. Seperti apa nanti hasilnya, akan saya sampaikan ke provinsi,’’ ucap Adi Sucita saat dihubungi, Jumat (1/6) kemarin. Sebanyak 2.556 pelajar yang terancam tidak bisa ditampung di SMA/SMK negeri itu memang bisa ditampung pada sekolah swasta. Namun Adi Sucita menegaskan, pihaknya akan berupaya mengkoordinasikan penambahan rombel di sejumlah sekolah negeri agar jumlah siswa yang masuk sekolah negeri bisa lebih banyak. ‘’Kemarin sempat saya diskusi dengan jajaran, seharusnya memang bisa dilakukan penambahan rombel dari total 149 rombel yang ditetapkan provinsi,’’ tegasnya. (kmb35)

Operasi Ketupat Agung

Polres Siapkan Puluhan Pos Mudik Gianyar (Bali Post) Memasuki Juni, Polres Gianyar mempersiapkan pengamanan arus mudik khususnya di kawasan Jalan Bypass Prof. I.B. Mantra. Melalui pengamanan dalam Operasi Ketupat Agung 2018, Polres menyiapkan puluhan pos mudik dengan ratusan personel. Hal ini diungkapkan Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dewa Gede Mahaputra, Jumat (1/6) kemarin. Kompol Dewa mengatakan,

Operasi Ketupat Agung akan berlangsung dari 7 hingga 22 Juni mendatang. Selama operasi ini, jajarannya akan menyiapkan puluhan pos dan satu pos pelayanan. ‘’Kita akan siapkan satu pos pelayanan di simpang Masceti,’’ ungkapnya. Pos pelayanan itu tidak hanya dijaga aparat kepolisian, namun juga petugas Dinas Kesehatan, TNI, Dishub serta petugas mekanik. Dengan begitu, pengguna jalan yang mudik menggunakan jalur tersebut

dapat terlayani dalam berbagai aspek. ‘’Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait untuk pos pelayanan ini,’’ ucapnya. Selain itu, jajaran Polres Gianyar juga akan menyuapkan tiga pos pengamanan. Pos ini akan dibangun pada titik khusus di wilayah Kecamatan Sukawati, Kecamatan Ubud dan Kecamatan Blahbatuh. ‘’Kita juga bangun pos pantau seluruh objek wisata yang berjumlah kurang lebih 20an,’’ katanya. Selama Operasi

Ketupat Agung, pihaknya juga akan menyiagakan seratus lebih personel. Disinggung terkait pengamanan Pilkada yang berlangsung 27 Juni nanti, dia memastikan operasi ini tidak mempengaruhi pengamanan Pilkada. ‘’Operasi Ketupat kan hanya berlangsung sampai tanggal 22 Juni. Sementara kala itu masih masa kampanye dan untuk pengamanan pemilihan itu kan tanggal 27 Juni. Jadi, menurut kami tidak ada masalah,’’ jelasnya. (kmb35)

Disdukcapil Salah Pasang Pengumuman Gianyar (Bali Post) Pelayanan e-KTP di kantor Disdukcapil terhambat lantaran kesalahan pengumuman di pintu loket pendaftaran pembuatan KTP di kantor setempat. Dalam pengumuman yang ditulis pada secarik dan ditempelkan pada papan tersebut, Disdukcapil menyatakan pendaftaran pencetakan e-KTP ditutup sementara sampai 11 Juni 2018. Setelah diusut, pemberitahuan tersebut ternyata sudah tidak berlaku sehingga seharusnya masyarakat bisa mendapatkan layanan seperti biasa. Pada Jumat (1/6) kemarin, pelayanan di kantor Disdukcapil Gianyar tutup total. Tidak ada satupun pegawai yang terlihat di kantor tersebut. Hal ini menjadi pertanyaan, sebab sebelumnya Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya menyatakan kantor pelayanan

publik termasuk tetap buka meskipun hari libur. Dikonfirmasi hal ini, Sekretaris Disdukcapil awalnya menegaskan pihaknya tidak tahu menahu soal pengumuman penutupan sementara pencetakan e-KTP. Namun setelah ia meminta konfirmasi pegawai terkait, Ardana mengakui pengumuman tersebut adalah salah. Menurutnya, pengumuman itu sudah dipasang beberapa bulan lalu. Ketika itu Disdukcapil Gianyar kehabisan tinta sehingga proses pencetakan e-KTP terpaksa dihentikan sementara. Diprediksi hal ini berlangsung hingga 11 Juni mendatang. Namun, setelah diupayakan, Disdukcapil akhirnya berhasil memperoleh tinta dengan cara meminjam ke sejumlah daerah bahkan rekanan. Dengan begitu, proses pencetakan sudah bisa dilaku-

Bali Post/ist

SALAH - Pengumuman tentang penghentian pencetakan e-KTP. Pengumuman tersebut diakui adalah kesalahan Disdukcapil. kan jauh sebelum 11 Juni. ‘’Jadi seharusnya pengumuman itu sudah dicabut,’’ tegasnya. Lebih lanjut Ardana kembali menyatakan, pengumuman penghentian pencetakan e-KTP tersebut murni kesalahan ja-

jaran Disdukcapil Gianyar. Pihaknya pun berharap masyarakat bisa memaklumi hal tersebut. Dia juga menambahkan, pelayanan e-KTP saat ini sudah kembali normal. (kmb25)

Gianyar (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar telah memasang bendera merah, tanda larangan berenang di sejumlah pantai. Namun, tanda peringatan ini seakan tak digubris oleh masyarakat yang ingin melepas penat di pantai. Seperti di Pantai Purnama, Sukawati, Jumat (1/6) kemarin terlihat satu bendera merah dengan gambar tengkorak terpasang di pinggir pantai. Namun di sekitar lokasi itu tetap dipadati pengunjung. Tidak sedikit yang berenang di area tersebut. Perempuan asal Sukawati ini mengaku rutin mengunjungi Pantai Purnama setiap Paing Galungan. Namun baru kali ini ia memperhatikan pemasangan bendera merah. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya mengatakan, jajarannya menyiapkan pengamanan ketat di wilayah pesisir Kabupaten Gianyar dari kawasan Pantai Lebih hingga Pantai Lembeng. Puluhan petugas dikerahkan. Mereka berjaga

dari pagi hingga siang hari, lanjut shift siang hingga sore menjelang malam. Seluruh personel Balawista itu melakukan patroli melintasi empat titik pos yakni pos Pantai Lebih, Masceti, Purnama dan Lembeng. ‘’Jadi, personel terus melakukan pemantauan dengan melintasi titik pos itu,’’ katanya. Menurutnya, pemasangan bendera peringatan adalah mengikuti peringatan BMKG terkait cuaca ekstrim yang kini sedang terjadi di laut selatan. Pihaknya berupaya melakukan antisipasi terutama pada belasan titik rawan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Namun diakuinya, meski telah memasang bendera peringatan, pihaknya tidak bisa melarang masyarakat yang ingin beraktivitas di area dimaksud. ‘’Tidak bisa kita larang, hanya kita imbau saja. Dan jika terpantau masyarakat ramai berenang, kita awasi. Hingga malam ini (kemarinred), semua berjalan dengan kondusif,’’ ungkapnya. (kmb35)

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila

Gianyar Steril dari Gangguan Radikalisme

PERINGATAN Hari Lahirnya Pancasila yang digelar 1 Juni 2018 ini terasa lebih khidmat dari sebelumnya. Pasalnya, berbagai isu tentang rongrongan terhadap ideologi bangsa semakin kuat berembus. Dalam amanatnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap bertahan mengamalkan Pancasila di tengah dahsyatnya upaya ideologi lain untuk menggeser ideologi negara saat ini. ‘’Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa selama 73 tahun negara merdeka,’’ ucap Inspektur Upacara Letkol Asep Noer Rochman yang membacakan amanat Presiden di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (1/6) kemarin. Dandim 1616/Gianyar itu melanjutkan, Pancasila adalah berkah indah dari semesta untuk bangsa Indonesia. Secara jelas, seluruh komponen pendiri bangsa duduk bersama untuk menciptakan negara yang kokoh sampai saat ini. Generasi muda tinggal melanjutkan apa yang sudah diwariskan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika nyata adanya. Negara ini terdiri dari 714 suku, 1.100 bahasa dan 17 ribu pulau. Jadi, jangan hamburkan energi untuk perpecahan. Lakukan lompatan besar menciptakan generasi unggul, berbagi dan berprestasi. Ditemui usai memimpin apel, Letkol Asep Noer Rochman mengatakan, dalam situasi seperti sekarang, sangat rentan masyarakat termakan mentah-mentah dengan hoax di media sosial. Isu yang diembuskan para kriminal cyber tentang paham selain Pancasila sangatlah berbahaya. Untuk itu, penggunaan medsos dengan bijak mutlak dilakukan. ‘’Jangan langsung

percaya sebuah berita di medsos. Cari tahu kebenarannya dulu,’’ katanya. Lebih lanjut dia menyampaikan, di Kabupaten Gianyar, kondisi relatif aman dari gangguan radikalisme. Hal itu tercermin dari prilaku masyarakat yang masih sesuai dengan Pancasila, contohnya gotong royong dan rasa toleransi yang rekat satu sama lain. ‘’Di Bali saya yakin minim kemungkinan paham radikal bisa masuk, karena persatuan adat sangat kuat,’’ puji Asep. Namun, bukan berarti kenyamanan tersebut menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Pihaknya bersama Polri sebagai pengaman wilayah akan tetap melakukan pemantauan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi radikalisme. Aparat dalam hal ini lebih mengutamakan pencegahan atau deteksi dini. ‘’Kami rutin menggelar sosialisasi, gelorakan makna Pancasila ke masyarakat, begitu juga menyisir setiap titik wilayah di Ka-

bupaten Gianyar. Dan terpenting, mendata penduduk pendatang dengan valid,’’ tegasnya. Usai apel di lapangan Astina, apel dilanjutkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kerta Kertya Mandala Gianyar. Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya. Apel di TMP digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan. Sekda Made Gede Wisnu Wijaya yang ditemui usai acara berharap, upacara peringatan ini hendaknya dapat dipakai sebagai momentum dalam meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan pada masyarakat. ‘’Nilai-nilai Pancasila mengajarkan makna keberagaman, persatuan dan kedamaian yang bisa kita amalkan. Peringatan Hari Kelahiran Pancasila ini semoga selalu mengingatkan kita akan hal itu,’’ katanya. (ad042)

TABUR BUNGA - Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya bersama instansi terkait saat melakukan tabur bunga di TMP Kerta Kertya Mandala, serangkaian Hari Kelahiran Pancasila, Jumat (1/6) kemarin.


JEMBRANA

10

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Kelangsungan BUMDes Banyubiru Dipertanyakan

Negara (Bali Post) Sejumlah warga di Desa Banyubiru, Kecamatan Negara mempertanyakan keberlangsungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Pasalnya, belakangan usaha desa yang mengelola simpan pinjam ini diketahui bermasalah. BUMDes belum melakukan pengembalian dana talangan dan uang simpan pinjam yang dikelola. Bahkan kantor BUMDes yang menjadi satu dengan Kantor Desa Banyubiru lebih sering tutup. Sejumlah warga yang ditemui Jumat (1/6) kemarin, mengungkapkan permasalahan BUMDes bermula dari dana talangan tahun 2016 senilai Rp 100 juta untuk usaha simpan pinjam 2017. Semestinya dana itu sudah ada pertanggung jawaban termasuk pengembalian di akhir tahun 2017. Tetapi hingga saat ini hal tersebut belum ada, bahkan kantor BUMDes tidak beroperasi dan selalu terkunci. Perbekel Desa Banyubiru, Masturi, saat dikonfirmasi mengakui adanya perma-

salahan terkait BUMDes itu. Pengurus BUMDes belum mengembalikan dana talangan senilai Rp 100 juta untuk usaha simpan pinjam tahun 2017. Sejatinya Masturi sudah melayangkan surat panggilan kepada pengurus BUMDes, tetapi tidak pernah datang ke kantor desa. Selain panggilan, desa juga meminta kunci kantor BUMDes agar bisa dibuka tetapi tidak pernah ditanggapi. Untuk tindaklanjutnya, desa kembali melayangkan surat kepada pengurus BUMDes untuk menyerahkan kunci kantor. Bila sampai tiga kali tidak ada tanggapan, maka desa akan membuka paksa pintu kantor tersebut untuk mengetahui isi dalam kantor. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan, BUMDes tersebut sudah ditangani tim dari kabupaten. Pengurus lama telah berjanji dan membuat perjanjian untuk penyelesaian masalah terse-

but. Saat ini pengurus baru telah dibentuk dan beberapa waktu lalu diikutkan dalam bimbingan teknis (bimtek) untuk pengembangan badan usaha desa itu. “Pengurus lama sudah menyepakati untuk mengembalikan secara bertahap. Saat ini untuk dana talangan pengembangan BUMDes sementara kita pending dulu,” tandasnya. Nantinya pengurus baru ini diharapkan tidak hanya bergantung pada usaha simpan-pinjam saja. Tetapi didorong agar lebih kreatif untuk mengembangkan potensi desa yang ada. “Desa Banyubiru ini potensial, ada laut, penduduk padat. Kami dorong agar tidak hanya simpan pinjam,” tambahnya. Dinas juga sebelumnya sempat memberikan ultimatum kepada pengurus lama untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tindakan tegas akan dilakukan jika tidak kooperatif, salah satunya ke jalur hukum. Hal ini dilakukan agar tidak berdampak pada BUMDes yang lain. (kmb26)

Terkait Proyek Pipanisasi di Bendungan Benel

Subak Gede Pegubugan Juga Menolak

Negara (Bali Post) – Penolakan pembangunan sistem penyediaan air baku (pipanisasi) menggunakan air dari Bendungan Benel, meluas. Selain Subak Benel, sejumlah subak lainnya di bawah Subak Gede Pegubugan juga ikut menolak dengan alasan yang sama. Bahkan para krama subak mengaku heran kenapa proyek itu tetap berjalan kendati dalam setiap sosialisasi mendapat p e n o lakan. Klian S u bak Gede Pegubugan Wayan Astawa, Jumat (1/6) kemarin, juga menegaskan hal serupa. Selama tiga kali sosialisasi tahun lalu, sejatinya subak yang bernaung di bawah Subak Gede Pegubugan menolak. “Seingat saya sudah tiga kali sosialisasi. Dan hasilnya sama, semua subak menolak. Kami juga tidak tahu kenapa (proyek) tetap turun,” terang Astawa yang sebelumnya Klian Subak Tegalberkis ini. Ia juga mendengar terkait penolakan saat sosialisasi dengan Subak Benel dan faktanya memang yang dirasakan para petani seperti

itu. Sehingga jangan salahkan ketika petani berteriak, bahkan sampai melontarkan “ancaman” menghadang proyek itu. Sebab air sangat penting bagi keberlangsungan pertanian. Subak Gede Pegubungan yang mewakili 10 subak dengan kurang lebih 3.500 krama memastikan tidak setuju. Memang sempat ada solusi dengan mengambil dan menampung air yang berada di b a w a h bendungan. Hal tersebut diminta disosialisasikan ulang terlebih dahulu. Namun faktanya saat ini sosialisasi sudah masuk ke pelaksanaan. Selama ini berdasarkan pengalaman Subak Gede mengatur gadu dan jadwal tanam, sempat terjadi kekeringan hingga berujung gagal panen pada tahun 2013 lalu. Selain kondisi kekeringan juga karena selisih penetapan tinggi air bendungan. Dari semula 161 meter, sekarang menjadi 154 meter. “Lumayan selisihnya sekitar tujuh meter, setelah tahun 2014 sampai sekarang air masih tersedia,” tandasnya. Untuk musim tanam sek-

arang ini, pembagian air akan dibagi dua, masingmasing lima subak, agar terlihat kemampuan air bendungan untuk pengairan. Adanya penolakan dari krama subak ini juga didukung Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba. “Para petani kan yang merasakan langsung, sehingga ketika mereka sampai protes p a s t i ada sesuatu,” terang anggota D P R D Bali asal Banjar Peh, Kaliakah ini. Terkait permasalahan ini, Tamba akan berkoordinasi untuk memanggil pihak pelaksana proyek, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida serta konsultan. Seperti berita sebelumnya, proyek pipanisasi air yang digunakan untuk air minum bersumber dari APBN melalu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini mendapat penolakan dari subak. Salah satunya Subak Benel. Puncaknya terjadi pada rapat sosialisasi di Balai Desa Kaliakah. (kmb26)

Hasil Audit Diterima

Pembangunan Kampus Politeknik Segera Dilanjutkan Negara (Bali Post) Setelah sempat mandek beberapa bulan, pembangunan Politeknik Negeri Kelautan dan Perikanan Jembrana di Pengambengan dipastikan akan dilanjutkan. Hasil audit sementara dari Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) telah disampaikan ke pengguna anggaran, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kamis (31/5) lalu. Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto, Jumat (1/6) kemarin mengatakan, selain telah menerima hasil laporan sementara audit, pihaknya juga telah menyiapkan dokumen yang akan disampaikan kepada kelompok kerja proyek tersebut. Sehingga diharapkan pengerjaan bisa dilanjutkan. Dengan rampungnya audit

proses penunjukkan rekanan yang baru juga bisa dilakukan. Ditargetkan pembangunan Politeknik Negeri Kelautan dan Perikanan Jembrana ini bisa dilakukan satu bulan lagi. Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana Made Dwi Maharimbawa, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian termasuk kelompok kerja proyek itu. Mengenai rekanan yang nantinya akan menyelesaikan pembangunan, diharapkan bisa tepat waktu. Namun saat ini penunjukkan rekanan masih dalam proses. Perlu diketahui, proyek Politeknik Negeri Kelautan dan Perikanan Jembrana sempat mandek. Pasalnya, rekanan sebelumnya telah diputus kontrak lantaran tak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai

Bali Post/olo

POLITEKNIK - Pembangunan Polteknik Kelautan dan Perikanan di Pengambengan ditargetkan bisa rampung tahun ini. Pihak Kementerian telah menerima laporan sementara audit dari BPKP terkait pembangunan ini.

waktu yang ditentukan. Pihak pengguna anggaran sejatinya telah memberikan perpanjangan waktu dengan konsekuensi penalti pada rekanan tetapi tetap tidak bisa terselesaikan. Selain itu, rekanan juga mengalami masalah pembayaran dengan pekerja maupun penyuplai material. Lantaran ada masalah pada rekanan, kementerian tidak ingin ada kerugian negara. Sehingga prosedur serta audit harus dilakukan dengan teliti. Lantaran masih dalam proses pembangunan, sementara para taruna dititipkan di politeknik yang sama Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. (kmb26)

HANCUR – Kondisi bangunan penduduk di Gilimanuk hancur diterjang abrasi beberapa waktu lalu.

Bali Post/olo

Atasi Permasalahan Abrasi

Aturan Sempadan Pantai Perlu Dikaji Ulang Negara (Bali Post) –

Abrasi yang merusak sejumlah bangunan permukiman warga di Gilimanuk semakin memprihatinkan. Kendati sejumlah upaya dilakukan warga secara bergotong royong guna mengantisipasi meluasnya dampak abrasi, harus ada solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan itu. Hal ini ditegaskan anggota Komisi III DPRD Bali, IGA Diah Werdhi Srikandi, Jumat (1/6) kemarin. Anggota Fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan Jembrana ini mengatakan, dari peninjauan ke sejumlah titik abrasi di Gilimanuk, terutama di Lingkungan Jineng Agung, Lingkungan Asih dan Lingkungan Asri kondisinya memang tergolong parah. Bahkan salah satu bangunan rumah warga baru enam bulan dibangun sudah retak diterjang ombak. “Tahun ini, dari informasi warga merupakan abrasi yang terparah. Sampai masyarakat harus mengungsi ke tempat yang lebih aman,” terangnya. Pihaknya memberikan apresiasi adanya penanganan jangka pendek yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat bergotong royong pengadaan buis dan karung-karung pasir untuk penahan ombak. Tetapi menurutnya harus ada upaya jangka panjang agar abrasi

tidak semakin meluas. “Karena masalah abrasi merupakan kewenangan pusat, perlu ditindaklanjuti. Saya selaku anggota Komisi III akan berkoordinasi dengan instansi terkait,” terangnya. Selain itu, juga perlunya informasi yang lebih detail kenapa permasalahan abrasi dari zaman sebelumnya sampai sekarang ini tidak pernah bisa terselesaikan. Menurutnya perlu dibedah apa yang menjadi kendala dari pemerintah pusat yang memiliki kewenangan terkait persoalan tersebut. Yang menjadi perhatiannya juga adalah posisi rumah penduduk dengan pantai yang sangat dekat. “Melihat kondisi ini, perlu dikaji ulang tentang sempadan pantai. Agar ke depan tidak lagi membahayakan penduduk,” ujarnya. Abrasi yang melanda pesisir pantai

Gilimanuk ini baru ditangani sementara. Ratusan warga di Kelurahan Gilimanuk beberapa waktu lalu bersama-sama memasang penahan ombak menggunakan karung atau kaping berisi pasir. Kaping yang jumlahnya ribuan itu dipasang dan ditumpuk berjejer di pinggir pantai Gilimanuk. Upaya itu dilakukan sebagai benteng sementara agar ombak yang belakangan besar tidak semakin merenggut tanah warga. Lurah Gilimanuk Gede Wariana Prabawa, mengatakan total ada 5.000 kaping yang digunakan untuk benteng sementara di sepanjang pesisir pantai Gilimanuk tersebut. Menurutnya, kondisi yang paling parah terjadi di Lingkungan Jineng Agung dan Asri. Setelah sebelumnya dibantu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, warga bergotongroyong untuk memasang benteng sementara. Dari total 5.000 kaping yang digunakan, 1.000 di antaranya merupakan bantuan dari Pemkab. Sedangkan sisanya merupakan swadaya dari masyarakat sendiri. Selanjutnya, pemasangan kaping ini akan diteruskan dengan pemasangan buis-buis. (kmb26)

Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bupati Artha Minta Kembali ke Jati Diri Bangsa PANCASILA sebagai dasar serta pandangan hidup bangsa Indonesia saat ini genap berusia 73 tahun. Di Kabupaten Jembrana, peringatan ini dirayakan dalam upacara bendera, bertempat di lapangan Pecangakan, Jumat (1/6) kemarin. Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Bupati Jembrana, I Putu Artha. Upacara peringatan hari lahirnya pancasila ini juga melibatkan kalangan TNI, Polri, Korpri, PGRI serta para pelajar. Tampak juga hadir Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Jembrana I Made Sudiada serta para pimpinan OPD Setda Kabupaten Jembrana. Dalam sambutannya, Bupati Artha minta kepada seluruh komponen masyarakat untuk kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun. Dikatakan, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan RI dan Bhinneka Tunggal Ika, bangsa Indonesia mampu terhin-

dar dari berbagai masalah. “Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Sebagai bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional, tentu tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun dengan dilandasi jiwa gotong royong dan penuh toleran,“ ujarnya. Sebagai bangsa yang majemuk, kata Bupati Artha, segenap komponen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam keragaman berdasarkan Pancasila. Pasalnya, saat ini ada pandangan dan tindakan yang ingin mengancam kebhinekaan dan ke-ika-an bangsa Indonesia. “Saat ini kebinekaan kita sedang diuji. Di sisi lain ada sikap tidak toleran yang ingin mengusung ideologi selain Pancasila. Parahnya lagi, penyalahgunaan media sosial yang banyak menggunakan berita-berita fitnah dan ke-

bohongan atau hoax. Untuk itu saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam keragaman berdasarkan Pancasila,“ tegasnya. Peringatan Hari Lahir

Pancasila tahun ini mengambil tema “Kita Pancasila: Bersatu, Berbagi, Berprestasi”, yang mengandung ajakan untuk sadar bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keragaman. (ad038)

Bali Post/ist

UPACARA - Bupati Jembrana I Putu Artha menjadi inspektur upacara dalam apel peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di Lapangan Pecangakan. Bupati Artha mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam keragaman berdasarkan Pancasila.


BULELENG

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

11 Penataan Danau Buyan

Bupati Temui Menteri PUPR

Bali Post/kmb38

DANAU BUYAN - Penataan dan normalisasi Danau Buyan mulai diperjuangkan ke pemerintah pusat. Upaya ini diperkirakan memerlukan dana Rp 121 miliar.

Pusat Siapkan Dana Bergulir untuk UMKM dan Koperasi Singaraja (Bali Post) – Modal usaha yang menjadi masalah klasik dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi belakangan ini mulai dicarikan jalan keluar. Pemerintah pusat menyiapkan dana bergulir yang dimanfaatkan pelaku UMKM dan koperasi. Dana bergulir ini dikucurkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Koperasi-UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM). Koperasi bisa mengakses dana bergulir maksimal sebesar Rp 150 juta. Sedangkan, UMKM maksimum disiapkan dana bergulir Rp 250 juta. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Koperasi- UMKM) Buleleng Nyoman Swatantra, Jumat (1/6) kemarin, mengatakan kebijakan pemerintah pusat yang menyiapkan dana bergulir ini dipastikan dapat menyelesaikan masalah yang selama ini mengganjal pengembangan koperasi dan UMKM di Bali Utara. Keterbatasan modal membuat pengembangan

usaha di daerahnya tidak maksimal. Bahkan, banyak pelaku usaha bangkrut karena modal tidak memadai. Celakanya, pemerintah daerah tidak dapat mengalokasikan dana hibah untuk modal usaha melalui APBD. Ini karena regulasi melarang memberikan bantuan hibah kepada lembaga yang orientasinya mencari keuntungan. Untuk itu, penyediaan dana bergulir oleh pemerintah pusat itu menjawab permasalahan yang selama ini mengganjal pengelolaan koperasi dan UMKM. “Ini peluang yang bagus. Kami sudah mensosialisasikan, sehingga program ini bisa ditindaklanjuti. Kami juga fasilitasi agar dana bergulir ini bisa diakses dan pengelolaa koperasi atau UMKM bisa memiliki modal yang memadai, sehingga usahanya bisa berkembang dan memberi kesejahtraan masyarakat,” katanya. Menurut birokrat asal Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja ini, dana bergulir dalam bentuk kredit dikucurkan dengan suku bunga rendah. Untuk mendapatkan pinjaman ini, pengelola koperasi

dan UMKM tetap menyiapkan jaminan. Permohonan dana bergulir diusulkan dalam bentuk proposal dilengkapi dokumen pendukung. Terkait jaminan ini, Swatantra mengaku koperasi dan UMKM di Bali Utara memiliki aset dijadikan jaminan. Selain itu, izin usaha menjadi syarat yang tidak bisa dianggap enteng. Pihaknya mengingatkan pengurus koperasi atau UMKM untuk tertib perizinan, sehingga peluang untuk mendapatkan dana bergulir dari pemerintah pusat bisa dimanfaatkan dengan optimal. “Untuk jaminan bisa dipenuhi karena aset usaha itu bisa dijaminkan. Selain itu, izin usaha agar diperhatikan jangan sampai gara-gara tanpa izin, pengelola tidak bisa mendapatkan dana bergulir ini,” jelasnya. Di Buleleng sampai tahun ini tercatat ada 32.907 UMKM. Rinciannya, 24.177 bergerak pada sektor perdagangan. Sektor perindustrian tercatat 3.418, pertanian 2.278, dan sektor jasa sebanyak 1.467. Sedangkan, koperasi tahun ini tercatat 341 dengan rincian, 258 koperasi wajib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), dan 49 koperasi dikategorikan bermasalah karena tidak bisa menggelar RAT dengan rutin. Selain itu, di daerah ini juga ada 13 Koperasi Unit Desa (KUD) tersebar di 9 kecamatan. Dari jumlah itu KUD Darma Perkasa di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, KUD Swadaya Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, dan KUD Nusa Parta di Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu bangkrut sejak beberapa tahun sebelumnya. (kmb38)

Polisi Dalami Kasus Pelajar SMK yang Tewas di Kamar Kos Singaraja (Bali Post) Jajaran Reskrim Polsek Kubutambahan mendalami kasus tewasnya seorang pelajar SMK, Ni Kadek SC (20), warga Desa Musi, Kecamatan Gerokgak di kamar kos Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan. Polisi memeriksa saksi-saksi dan menunggu hasil autopsi mayat korban. Sementara pacar korban, Komang PP, warga Desa Kubutambahan memilih mengamankan diri di Mapolsek Kubutambahan. Kapolsek Kubutambahan AKP I Made Mustiada seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Jumat (1/6) kemarin, memgatakan dua saksi sudah dimintai keterangan, yakni pemilik kos dan seorang penjual obat di salah satu apotek di Kota Singaraja. Dari keterangan sementara menyebutkan, korban dan pacarnya sempat membeli obat yang diduga digunakan menggugurkan kandungan. Namun, pa-

car korban mengaku tidak mengetahui dan tidak ada saat korban minum obat itu. “Pengakuan sementara masih mengambang. Kami akan kembangkan lagi kapan obatnya dibeli dan memastikan motif kasus ini,’’ ujarnya. Terkait pacar korban mengamankan diri di Mapolsek, AKP Mustiada mengatakan hal itu dilakukan atas kemauannya sendiri dilengkapi surat pernyataan Perbekel Kubutambahan dan kedua orang tuanya. Sementara siapa yang bertanggung jawab dalam kasus ini, polisi belum menetapkan tersangka. Pihaknya mengaku akan segera melakukan gelar perkara saat hasil autopsi korban keluar dari rumah sakit. Selain itu, pihaknya menelusuri lebih lanjut peredaran obat yang diduga dipakai untuk menggugurkan kandungan itu. Termasuk mendatangkan saksi ahli dari Dinas Kesehatan untuk

mengetahui legalitas obat tersebut. Sementara itu, dari hasil autopsi jenazah korban, menurut Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Sanglah, dr. Dudut Rustiadi, memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter menemukan bayi laki-laki cukup umur dalam keadaan meninggal dengan berat 2,1 kilogram dalam rahim korban. Selain melakukan autopsi, dokter juga melakukan tes toksikologi untuk memastikan penyebab kematian korban dan tes DNA kepada orok dan juga pacar korban. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Banjar Dinas Kuta Banding, Desa/Kecamatan Kubutambahan Minggu (27/5) lalu, menemukan korban tewas di dalam kamar kos sekitar pukul 13.00 wita. Korban Kadek SC tewas diduga akan menggugurkan kandungan yang tidak dikehendaki. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Keinginan untuk menata dan menormalisasi Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, sepertinya tidak sekadar wacana. Terbukti, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) menyampaikan langsung keinginan itu kepada Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, baru-baru ini. Upaya ini dilakukan karena selain memerlukan kebijakan langsung dari pusat, juga membutuhkan dana yang mencapai Rp 121 miliar. Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya. Suparta Wijaya mengatakan, sesuai hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, konsep penanganan danau di daerahnya itu mulai dari hulu sampai hilir. Penanganan menyeluruh itu diperkirakan menelan dana hingga Rp 121 miliar. Kebutuhan anggaran besar itu, membuat Bupati menemui Menteri PUPR. Pendekatan awal, agar upaya penanganan Danau Buyan bisa diprogram-

kan oleh Kementerian PUPR. “Penanganan Danau Buyan dari hulu sampai hilir itu perlu dana yang besar. Ini penanganan jangka panjang, tetapi mulai sekarang sudah disampaikan oleh pimpinan kita di daerah (Bupati - red),” terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, BWS Bali Penida menyusun program penanganan Danau Buyan dalam beberapa tahun ke depan. Anggaran yang diperlukan begitu besar, sehingga BWS menyarankan agar ada dukungan dari Pemkab Buleleng, sehingga penataan tersebut menjadi aspirasi daerah ke pemerintah pusat. Secara umum, penataan dan normalisasi Danau Buyan dilakukan dengan membuat kolam lumpur di luar tanggul. Kolam untuk menahan material sidementasi yang hanyut bersama air dari daerah hulu. Selain itu, BWS juga memprogramkan untuk memperkuat tanggul yang ada sekarang sekaligus ditinggikan. Nantinya, sepanjang tanggul difungsikan untuk lokasi jogging track, sehingga menunjang pengembangan dan menjadi kawasan wisata. (kmb38)

Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bupati Ajak Masyarakat Pertebal Toleransi

Singaraja (Bali Post) – Peringatan hari Lahir Pancasila diisi dengan upacara bendera, Jumat (1/6) kemarin. Upacara tersebut dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Ketua DPRD Gede Supriatna, dan Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Apel diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para PNS di lingkungan Pemkab Buleleng. Dalam peringatan hari lahir Pancasila tersebut, Bupati mengajak semua komponen masyarakat untuk menjaga sikap toleransi antarumat beragama dan memahami konsep Bhinneka Tunggal Ika dan semangat gotong royong. Ini karena sejalan dengan cita-cita pendiri bangsa Indonesia Ir. Soekarno yang mengajarkan persatuan dan menghormati kemajemukan dalam berbangsa dan bernegara. Lebih jauh, Bupati mengatakan, menyusul era glo-

balisasi sekarang ini ancaman degradasi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan kewaspadaan setiap komponen masyarakat. Upaya menumbuhkan kewaspadaan dan mempertebal pemahaman terhadap Pancasia itu perlu terus didorong baik lewat pendidikan formal maupun nonformal. Penguatan pemahaman nilai Pancasila di lembaga pendidikan formal ini, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada semua pendidik (guru

-red) yang mendidik generasi muda, sehinga ancaman degradasi NKRI itu bisa diantisipasi sejak dini. “Ancaman degradasi NKRI masih perlu diwaspadai. Saya mengapresiasi guru karena sudah menanamkan nilai-nilai Pancasila yang dimaknai bersama dari paling bawah,” katanya. Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengajak masyarakat bersatu, berbagi, dan berprestasi. Sebagai bangsa majemuk, Indonesia terdiri

atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau. Semangat persatuan merupakan pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Peringatan hari lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, pemacu, dan momen aktualisasi nilai Pancasila untuk kemajuan bangsa, sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia. (kmb38)

Bali Post/kmb38

PANCASILA – Bupati Buleleng menghadiri apel peringatan hari lahir Pancasila, Jumat (1/6) kemarin.

Pemkab Serahkan Mobil Ambulans kepada PMI Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Buleleng. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila sekaligus peringatan HUT ke-50 PMI, Jumat (1/6) kemarin. Turut mendampingi Bupati PAS, Wakil Bupati yang juga Ketua PMI Cabang Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Ketua PMI Cabang Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, selama ini PMI masih kekurangan kendaraan operasional penunjang melaksanakan misi kemanusian dan pelayanan transfusi darah untuk masyarakat. Setelah cukup lama menjalankan misi di tengah keterbatasan operasional, sekarang PMI di Bali Utara dapat mengoptimalkan pelayanannya dengan memanfaatkan bantuan ambulans dari pemerintah daerah. “Layanan PMI diperlukan banyak orang, sehingga bantuan mobil ambulans seperti ini sangat membantu tugas kemanusiaan di daerah kita,” katanya. (kmb38)

AM BU L AN S – P e mk a b Bu l e l e n g menyerahkan mobil ambulans kepada pengurus PMI Cabang Buleleng, Jumat (1/6) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

SOSOK Siapkan ”Papan Catur” TAHUN ini telah menjadi perhelatan politik. Yang meramaikan tak hanya pemilihan kepala daerah (pilkada) maupun pemilihan gubernur (pilgub). Akan tetapi, beberapa bulan lagi akan mulai proses pencalegan untuk pemilihan tahun 2019. Menghadapi hal itu, partai politik mulai memanaskan mesin. Salah satunya Partai Demokrat Klungkung. “Kami sedang menyiapkan papan catur,” ungkap Ketua DPC I Gede Artison Andarawata, Jumat (1/6) kemarin. Partai berlambang mercy ini baru menduduki tiga kursi pada Pileg 2014. Berasal dari Kecamatan Klungkung, Banjarangkan dan Nusa Penida. Sementara untuk di Kecamatan Dawan masih lowong. Itu pun akan digarap semaksimal mungkin. “Target kami setiap kecamatan ada. Kami garap semua,” tegasnya. Pada hajatan politik lima tahunan ini, pemilihan calon diseleksi secara ketat. Tidak harus berasal dari jebolan Aparatur Sipil Negara (ASN). Yang terpenting memiliki kemauan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat maupun komitmen berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Yang jelas calonnya adalah untuk masyarakat Klungkung. Tidak harus dari pensiunan ASN,” sebut putra almarhum maestro seni lukis I Nyoman Gunarsa ini. Ditegaskan, dalam pertarungan itu, calon yang maju juga harus memiliki kompetensi yang andal. Mampu memahami persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan dan memberikan solusi untuk membawa ke arah yang lebih baik. “Calon harus memiliki kemampuan. Pada intinya, kami akan cari yang terbaik, yang mampu memiliki komitmen sama dalam mendukung pembangunan maupun menyerap aspirasi masyarakat,” tandasnya. (sos)

Menelisik Lukisan di Langit-langit Bangunan Kertha Gosa

Kaya Filosofi Hidup, dari Penderitaan Roh di Neraka hingga ’’Palelintangan’’

KERTHA Gosa, Klungkung telah dikenal sebagai peninggalan zaman kerajaan. Sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Bangunan ini menampilkan nuansa klasik. Terdapat sejumlah cerita pada lukisan yang terpasang pada langit-langit. Apakah itu? Nama Kertha Gosa sudah sangat terkenal. Tak hanya pada masyarakat Bali, tetapi juga orang asing. Peninggalan bersejarah yang berlokasi di selatan Monumen Puputan Klungkung ini menjadi salah satu tujuan wisata di Bumi Serombotan. Awal masuk, suasana klasik masih sangat kental. Bangunan Kertha Gosa yang berada di timur laut tetap memperlihatkan taksu-nya. Fondasinya masih dari batu padas. Tiang bangunan yang beratap ijuk tetap berbalut ukiran yang menunjukkan kesan tempo dulu. Warna prade-nya sudah ada ada yang memudar. Tetapi tetap terlihat indah. Tak kalah dengan ukiran masa kini. Di tengah-tengah bangunan ini terdapat meja dan kursi berukir. Sesuai cerita, pada zaman kerajaan, diyakini sebagai tempat pembahasan segala sesuatu yang berkaitan dengan situasi keamanan, kemakmuran, serta keadilan wilayah kerajaan di Bali. Setiap tahun sekali, tiap purnamaning kapat sebagai tempat sidangnya raja-raja bawahan di seluruh Bali. Di sini sesuhunan tertinggi memberikan pengarahan serta keputusan-keputusan berdasarkan pertimbangan keadaan dan kebutuhan. Dicermati lebih jauh, langit-langit bangunan ini dipenuhi dengan lukisan. Warnanya sangat khas. Nampak alami dengan sentuhan warna dari bebatuan. Juga terlihat sangat klasik dan mengandung filosofi. Seluruhnya ditampilkan dalam petak-petak. Ini mampu mencuri banyak perhatian wisatawan yang berkunjung. Mereka penasaran akan makna yang terkandung di dalamnya. Seorang pemandu, I Putu Gede Alex Sanjaya Putra, mengatakan lukisan itu sudah ada sejak awal berdirinya bangunan. Satu per satu dijelaskan berdasarkan referensi yang ada. Untuk petak paling bawah adalah cerita Tantri Kandaka, suatu kisah seribu satu malam yang inti isinya mengenai sekalian tipu muslihat dalam kehidupan masyarakat. Petak kedua dan ketiga berisi cerita Atma Presangsa, melukiskan suatu penderitaan para roh di neraka yang ditemukan Bima Sena (putra kedua Pandawa) dalam perjalanannya mencari roh ayah dan ibunya. Petak keempat, mengenai Sang Garuda mencari amerta, diambil dari Adiparwa, suatu kisah yang menggambarkan betapa sulitnya mencari penghidupan di dunia. Sementara untuk petak kelima, tertuang cerita palelindon (gempa). Petak enam dan tujuh tampak Bima Sena bertemu dengan para dewata dari kahyangan dan bertempur untuk menyelamatkan roh ayah dan ibunya. Terdapat pula petak kedelapan yang isinya tentang surga roh dan petak sembilan, kisah dewa yang berfungsi sebagai penjaga keseimbangan keempat penjuru angin di dunia. “Lukisan ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan,” jelas Sanjaya Putra, belum lama ini. Tepat di tengah areal bangunan ini terdapat Taman Gili. Masyarakat lebih mengenal dengan Bale Kambang. Dikelilingi kolam yang diipermanis dengan bunga teratai tumbuh subur. Menujunya harus menjajaki beberapa undak yang juga menampilkan kesan tua. Bangunan ini memiliki banyak tiang. Ukirannya pun serupa dengan bangunan di Kertha Gosa. Ini pun tak luput menjadi perhatian sang pengunjung. Penasaran juga dengan cerita lukisan yang ada di langitlangitnya. Dekat bangunan yang fondasinya dari batu bata ini terdapat sebuah catatan kecil. Menerangkan makna lukisan-lukisan itu. Petak pertama dari bawah adalah cerita palelintangan yang menggambarkan nasib seseorang yang ditentukan oleh hari lahirnya. Petak kedua, cerita Pan Berayut, suatu kisah atau dongeng kanak-kanak tentang pasangan suami-istri yang beranak 18 orang. Sedangkan untuk petak tiga sampai enam, menyampaikan cerita Sutasoma, hasil karya pujangga ternama Mpu Tantular pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk di Majapahit tahun 1365. (sos)

Bali Post/sos

LUKISAN - Sejumlah wisatawan melihat-lihat lukisan di Taman Gili, Kertha Gosa, beberapa waktu lalu.

Bali Post/dok

UNBK - Suasana UNBK di SMPN 1 Semarapura beberapa waktu lalu. Di Kabupaten Klungkung, nilai ujian yang berlangsung setiap tahun ini turun dari tahun lalu.

Nilai UN SMP Turun

Diduga Akibat Tak Jadi Penentu Kelulusan

Semarapura (Bali Post) Nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Klungkung tahun ini turun dibandingkan 2017. Beberapa hal diduga menjadi penyebabnya. Salah satunya, ujian ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Menyikapi hal itu, Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Klungkung I Nyoman Karyawan mengungkapkan, sesuai data yang diterima, nilai ujian tahun ini 199,42. Turun 0,18 dari 2017 sebesar 199,60. “Untuk nilainya memang turun. Tetapi tergolong kecil. Masih kisaran nol koma,” jelasnya. Namun, ia tak enggan membeberkan sejumlah hal yang diduga

menjadi pemicu. Yakni, karena ujian yang terselenggara setiap tahun ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan, sehingga siswa yang menjadi peserta lebih longgar dalam melakukan persiapan. Selain itu, juga akibat penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ini dinilai memengaruhi psikologi siswa saat menjawab karena sebelum-

nya tidak terbiasa. Ada pula karena bobot kesulitan soal naik dari sebelumnya, ditambah penerapan Higher Order Thinking Skills (HOTS). “Soal ini sulit dijawab anak-anak yang kemampuannya sedang,” ungkapnya. Ditegaskan, meski terjadi penurunan, pemkab yang memiliki empat kecamatan ini untuk skala Bali bisa bertengger di peringkat lima,

naik dari sebelumnya peringkat enam. “Peringkat naik. Untuk nilainya juga selisih tipis dengan kabupaten lain,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gde Darmawan mengaku segera mengevaluasi hasil tersebut. “Penurunan terjadi secara nasional. Meski di Klungkung tergolong kecil, evaluasi tetap dilakukan,” tegasnya. Pejabat asal Desa Manduang Kecamatan Klungkung ini menyampaikan untuk mendapatkan hasil maksimal, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga

dilakukan. Salah satunya mendorong untuk terbiasa mempersiapkan soal-soal berbasis online. “Kualitas tenaga pendidik harus terus ditingkatkan. Ini yang penting,” katanya. Disampaikan lebih lanjut, ujian berbasis komputer ke depan juga dirancang untuk akhir semester maupun tes harian. Cara ini akan diimbangi dengan peningkatan sarana. “Sekarang sudah ada beberapa yang menerapkan. Ini akan terus diperbanyak. Begitu juga peningkatan sarana terus dilengkapi,” tandasnya. (kmb45)

Terapkan Larangan Iklan Rokok

Pemkab Terima Penghargaan dari Kemenkes

Bali Post/ist

PENGHARGAAN - Pjs. Bupati I Wayan Sugiada menerima penghargaan dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono, Kamis (31/5).

PENGHARGAAN yang diraih Pemkab Klungkung tak hanya untuk program Universal Health Coverage (UHC) dari Presiden RI Joko Widodo. Yang terbaru juga atas komitmennya dalam menerapkan larangan iklan rokok di luar gedung dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan Pastika Awya Pariwara ini diserahkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono kepada Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati I Wayan Sugiada dalam acara peringatan Hari Tanpa Tembakau di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (31/5). Klungkung menjadi salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia dan satu-satunya kabupaten di Bali yang mendapatkan penghargaan tersebut. Itu tak lepas dari sudah adanya kebijakan/ peraturan dan implementasi tentang larangan iklan rokok luar gedung yang

tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). “Kita dapatkan yang terbaik karena dari segi kebijakan kita didukung regulasi yang ada,” ujar Sugiada. Menurut pejabat asal Tabanan ini, kebijakan tentang larangan rokok sudah semaksimal mungkin ditegakkan oleh petugas di lapangan. Baik melalui sosialisasi pencegahan, pencabutan atau pelepasan terkait iklan rokok maupun antisipasi lainnya. Selain itu, pencegahan anak didik agar terhindar dari bahaya rokok juga sudah dilakukan, termasuk antisipasi oleh puskesmaspuskesmas di Klungkung, agar tidak lagi ada perokok pemula aktif. Mengingat, sangat berbahaya untuk kesehatan. “Satpol PP yang bertugas untuk menegakkan perda sudah semaksimal mungkin melakukan tugas di lapangan,” sebutnya.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengapresiasi pemerintah daerah yang telah mengeluarkan kebijakan tersebut. Menurutnya, itu bentuk komitmen dalam melindungi anak dan remaja dari pengaruh rokok. Saat itu pula diingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menawarkan rokok kepada yang masih di bawah umur. “Kebijakan pembatasan iklan rokok ini membutuhkan dukungan dan peran aktif pemerintah daerah dalam melindungi generasi muda dari pengaruh promosi iklan rokok,” ucapnya. Sementara itu, kesepuluh daerah yang mendapat penghargaan bersama Kabupaten Klungkung, yakni Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Kulonprogo, Kota Bogor, Kota Padang Panjang, Kota Bukit Tinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, Kota Padang, dan Kota Bekasi. (ad036)

Pemantauan Bersama Wantimpres

Anggota Komisi V DPR-RI Apresiasi Penerapan TOSS UPAYA Pemkab Klungkung menjadikan sampah sebagai bahan energi terbarukan melalui metode Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN Jakarta telah mengundang perhatian sejumlah pihak. Bahkan, sudah ada yang ingin melihat langsung segala prosesnya. Itu tak hanya anggota DPRD Kabupaten Badung, tetapi juga anggota Komisi V DPRRI Nurhayati Monoarfa, Jumat (1/6) kemarin. Kunjungannya tersebut tak hanya diisi pemaparan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Agung Kirana di ruang Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung. Namun, ia juga meninjau langsung TOSS di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan dan di Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan bersama anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Suharso Monoarfa yang sebelumnya sudah sempat meninjau. Di lokasi itu seluruh proses pengolahan sampah sampai menjadi bahan bakar dan listrik disaksikan. Di sela-sela itu, Nurhayati

Monoarfa mengungkapkan program yang diterapkan Pemkab Klungkung ini sangat positif. Tak sebatas untuk penyelamatan lingkungan dari kepungan sampah, tetapi juga bisa menjadi sumber energi listrik maupun bahan bakar yang memungkinkan untuk mendukung kebutuhan skala rumah tangga. “Saya rasa ini memang bagus dikembangkan. Sedang diuji coba terus. Semoga dalam waktu dekat ini bisa menyempurnakan semua teknologinya,” ungkapnya. Menurutnya, metode ini dapat dikembangkan juga desa lain menggunakan dana desa yang digelontor pemerintah pusat dengan jumlah cukup besar. “Saya ingin memperkenalkan ini ke daerah-daerah lain. Saya sangat mendukung, karena masalah di daerah salah satunya penanganan sampah. Dengan penerapan teknologi ini, murah tetapi bisa menghasilkan sesuatu yang positif,” sebutnya. Pascapemantauan, pihaknya segera membahas bersama kementerian terkait, salah satunya bidang lingkungan hidup. “Tentu kami akan segera berkomunikasi supaya ini bisa dikembang-

Bali Post/ist

KUNJUNGAN - Suasana kunjungan di TOSS di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (1/6) kemarin. Pellet yang dihasilkan diuji coba untuk pembangkit listrik. kan terus. Saya akan bawa ini saat rapat kerja bersama kementerian,” imbuhnya. Sementara itu, anggota Wantimpres Suharso Monoarfa mengatakan kehadiran yang kedua kalinya sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan program ini. Ditegaskan, terobosan ini harus

diketoktularkan ke daerah lain. “Harusnya (TOSS) lebih banyak lebih bagus,” katanya. Pjs. Bupati Klungkung Wayan Sugiada mengatakan program ini baru diterapkan 12 dari 59 desa/kelurahan. Diharapkan ke depannya semakin banyak desa yang

mengikuti. Terkait kekurangan fasilitas, pemkab berupaya akan membantu dalam pengadaan. “Tentu kami menginginkan program ini bisa diketoktularkan ke daerah lain,” ujarnya. Hasil TOSS berupa pellet, imbuhnya, dibeli PT Indonesia Power untuk diuji coba. (ad035)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

Dibutuhkan Sgra:Kasir&SPG Toko (Perempuan), Helper(Laki-Laki/ Perempuan).Lamaran ke:Orange Bakery Jl.Teuku Umar No.48 Dps

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

Dibutuhkan staff accounting berpengalaman, berkepribadian baik dan menguasai Excel.Gaji menarik.Tlp:0361-289742/CV kirim ke:asahrd2018@gmail.com

G.02

G.03

Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj. 0811380028

B.BP.141.05.18.0001475

B.BP.001.05.18.0001448

B.BP.821.05.18.0001286

Cr Admin L/P Bs Kompt SMK/D3 Diutamakan Pglm Distribusi sopir B1+Helper/Gudang,T.430188

B.BP.004.06.18.0000022

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.18.0000025

Dcr PRT wnt tggl dlm max 35th Gj1.8jt SSiur Kuta 081239232035

HONDA

Honda Jazz MMC’13 KM20rb 195jt Hub.081337177850

B.BP.154.06.18.0000032

Dcr Segera Kary Butik diutamakan KTP Bali Hub.081236966746

B.BP.001.05.18.0001461

Jual Honda Freed’15 GB3 15E At mulus.Hub.081805570756WA-Edo

B.BP.001.05.18.0001466

B.BP.001.05.18.0001462

LOWONGAN Sardine Restaurant Looking for Female Bartender, Pastry Cook,Must Speak English Mail:sardine@sardinebali.com Telp.0361-733617 B.BP.141.05.18.0001474

RUPA-RUPA

BIRO JASA

SERVICE

Cr Sopir/T.Kirim SIM A Gj.awal 2Jt T.083114113801 B.BP.001.06.18.0000010

Dcr fotografer berpengalaman keperluan villa property, gaji menarik.Tlp:0361-289742/CV kirim ke:asahrd2018@gmail.com

B.BP.001.05.18.0001447

B.BP.001.06.18.0000019

Dicari Segera Waitres Lamaran Lsg bw ke Sinar Bali Hotel Jl. Padma Utara Legian 0361-751404 B.BP.001.06.18.0000016

Sopir SIM B1,Gaji:2Jt-an/Bln Resepsionis,Sales:085103167222

We are looking for Butler for Private Villa. Experienced and excelent in English. Seminyak and Ubud Area.Tlp.(0361) 289742 CV:asahrd2018@gmail.com

B.BP.001.05.18.0001339

B.BP.001.06.18.0000002

B.BP.001.05.18.0001449

B.BP.001.05.18.0001463

Urgent dicari SPG,Admin, Driver Security,Costing,Opr Plating, Email CV:wahyutulola@gmail.com

B.BP.001.06.18.0000018

Cr Pembantu Gj 1.5 B.siter 3jt yg antar dpt 500rb 0361-488315

Dibthkn tukang utk memperbaiki Villa-Villa, berkepribadian baik. Gaji menarik. Tlp:0361-289742/CV kirim ke: asahrd2018@gmail.com

B.BP.004.06.18.0000023

Female Massage Therapist 4-6 mil P/M 18-30 y/o attractive Legian Area bisa English Email twilightrecruitmentscout@gmail .com

Waitress/Cook/Admin Untuk Restaurant di Seminyak SMS/WA # 081338384364

B.BP.001.06.18.0000014

Dcr Sgr Tng Salon brpengalaman jujur niat kerja 081999167000

Dicari: Dog Man&HK.Supervisor Send E:hetty.aprilia.2018@gmai l.com

SUZUKI

Dijual Suzuki Ertiga GX Putih 2017 pribadi Hub.081999000299 B.BP.001.06.18.0000015

Splash Matic’13 DK trwt baik 0821-4465-5707 Ng 110jt B.BP.001.06.18.0000029 TOYOTA

AvanzaG’13 htm mls luar dlm As DK exDoketr cp BU:08774226874

B.BP.101.06.18.0000030

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

TOYOTA

Innova G’09 Wr Silver Kondisi Mulus 142jtNg,081916156055/WA

B.BP.001.06.18.0000027

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Lt2 Perum Pesona Agung Graha Adi Jl Gn.Agung IC Hub:08113802880

B.BP.001.05.18.0000743

DISEWAKAN RUMAH Rmh 6KT,2KM,Garase,Listrk 2200 Telp,PAM,Lok Jln.Ratna/Kumala No.2 Dps.Ls 3,5A,081805348147

B.BP.001.05.18.0001465

DISEWAKAN TANAH Dikont Tnh27A Lok .Banjarangkan Klungkung Lokasi sangat strgis pinggir Jln Raya, 081219181828 B.BP.001.06.18.0000031

DISEWAKAN RESTORAN Resto Besar lengkap isi siap operasi di Renon, 087765756429 B.BP.001.06.18.0000013

DIJUAL TANAH BU Tanah 586M2 Jl Tk.Citarum O Hub:08113802880 B.BP.001.05.18.0000742

Jl Tnh+Bangunan,SHM diJagapati 16,5 Are H.2jt/M2, 86A di Gobleg H.900rb/M2 Hub.08179777004 B.BP.001.06.18.0000026

Jual Tnh subur 4A Lok Perum MekarSari Pemogan H.085792222932 B.BP.001.06.18.0000028

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali, Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449 B.BP.821.05.18.0001457


BANGLI

14

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Pertahankan WTP

Anggota Dewan Minta Pemkab Terus Berbenah Bangli (Bali Post) -

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK yang berhasil diraih Pemkab Bangli untuk kedua kalinya, mendapat apresiasi dari kalangan DPRD Bangli. Meski demikian, anggota dewan tetap meminta Pemkab Bangli berbenah. Ketidakcermatan dalam proses penganggaran program dan kegiatan pemerintah, haruslah diantisipasi. Anggota DPRD Bangli Made Sudiasa, Jumat (1/6) kemarin, mengatakan keberhasilan Pemkab Bangli meraih opini WTP secara berturut-turut untuk kedua kalinya ini menandakan bahwa eksekutif mampu me-

nyajikan laporan dengan baik dan sesuai standar. Dalam memberikan penilaian, BPK tentunya memiliki kriteria serta parameter tersendiri. ‘’Kami memandang bahwa eksekutif sudah berhasil memberikan penjelasan dan

menyajikan laporan sesuai standar, sehingga BPK memberikan opini WTP untuk Bangli,’’ jelasnya. Namun, Pemkab Bangli harus terus berbenah. Sebab secara fakta, selama ini dirinya selaku anggota DPRD

melihat pelaksanaan APBD Bangli belum begitu baik. Dia mencontohkan, pada tahun 2017, eksekutif ceroboh dalam penganggaran yang menyebabkan sertifikasi guru sempat tak terbayarkan. Selain itu, ada banyak program pemerintah yang pelaksanaannya molor bahkan tidak terlaksana hingga menyebabkan Silpa yang cukup tinggi yakni Rp 185 miliar atau hampir 15 persen dari total APBD. Menurut Sudiasa, angka

Silpa tersebut bukan saja berasal dari efisiensi kegiatan, namun bersumber dari program-program yang gagal dilaksanakan eksekutif. ‘’Kemungkinan ini tidak dilihat BPK dalam penilaian atau eksekutif memang mampu memberikan penjelasan atas keterlambatan itu,’’ kata Sudiasa. Ke depannya, masalahmasalah yang terjadi di sepanjang 2017 harus dijadikan perhatian dan pelajaran. Pihaknya meminta eksekutif

tahun ini serta pada tahun-tahun berikutnya dapat cermat merencanakan dan melaksanakan seluruh program dengan baik. ‘’Harapan kami, WTP ini bisa diperoleh lagi di tahun berikutnya, dengan tidak lagi ada hal-hal seperti keterlambatan kegiatan, program yang tidak terlaksana, program yang tidak sesuai aturan dan lainnya. Ini harus diperbaiki lagi, sehingga nantinya WTP bisa diperoleh dengan murni,’’ tegasnya. (kmb40)

Made Sudiasa

Bali Post/ina

Bupati Made Gianyar Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila

Generasi Muda Diimbau Gelorakan dan Aktualisasikan Semangat Pancasila Bali Post/ina

CEK MOBIL - Anggota Polres Bangli mengecek kondisi mobil korban yang rusak pada bagian kaca samping.

Ditinggal Pesan Makanan, Kaca Mobil Dikepruk Maling Uang Belasan Juta Raib

Bangli (Bali Post) – Malang menimpa I Gede Widiarta (32), warga Desa Batur Selatan, Kintamani. Uang senilai Rp 11 juta yang disimpannya di jok mobil raib saat ditinggal memesan makanan di sebuah warung makan di wilayah LC Uma Aya. Kasus pencurian dengan modus kepruk kaca itu sedang ditangani aparat Polres Bangli. Informasi yang dihimpun Jumat (1/6) kemarin, menyebutkan sebelum peristiwa itu terjadi, korban sekitar pukul 09.00 Wita sempat ke Bank BPD Cabang Bangli untuk melakukan setoran. Sekitar 50 menit kemudian, korban menuju Bank BRI Cabang Bangli untuk menabung. Usai melakukan transaksi di bank, korban kemudian menuju sebuah warung makan di wilayah LC Uma Aya. Korban ketika itu memarkir kendaraannya di sebelah barat jalan dengan posisi mobil menghadap utara. Di warung makan tersebut, korban bersama anaknya memesan makanan. Di dalam mobilnya, kor-

ban meninggalkan sebuah tas berisi uang Rp 11 juta serta buku tabungan, cek kosong, dokumen, serta surat penting. Usai memesan makanan, korban kemudian menuju mobil. Namun belum sempat masuk ke mobil, korban dibuat terkejut karena mendapati kaca mobil belakangnya dalam kondisi pecah. Saat dicek, tas berisi uang belasan juta rupiah miliknya juga sudah raib. Korban pun melaporkan kasus ini ke Polres Bangli. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi membenarkan adanya kasus tersebut. Dikatakan Sulhadi, kepolisian langsung menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa itu terjadi. Hingga siang kemarin, pelaku belum berhasil diungkap aparat kepolisian. ‘’Kejadian tersebut saat ini masih dalam penanganan Polres Bangli. Pelaku masih dalam penyelidikan,’’ kata Sulhadi. (kmb40)

BUPATI Bangli I Made Gianyar memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti oleh unsur TNI, Polri, Forkompimda, pimpinan OPD, ASN, siswa SMA/SMK, SMP, dan SD di Lapangan Kapten Mudita, Jumat (1/6) kemarin. Dalam sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Made Gianyar selaku Inspektur Upacara disebutkan, selama 73 tahun Pancasila menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama itu, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologiideologi yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah anak bangsa yang ber-bhinneka tunggal ika dan diharapkan akan terus demikian hingga akhir zaman. Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para

Ditemui di rumahnya, Jumat (1/6) kemarin, Gusti Rupa mengungkapkan, ide awal pengolahan daun kopi menjadi serbuk teh muncul setelah melihat banyaknya limbah daun kopi yang dihasilkan dari pemangkasan tanaman kopi. Pemangkasan rutin dilakukan agar tanaman kopi dapat tumbuh dan memproduksi buah dengan baik. Karena banyak limbah daun yang terbuang, dia lantas mencoba berinovasi memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat yakni dengan menjadikannya serbuk teh. ‘’Saya berpikirnya sederhana sekali, bagaimana memanfaatkan limbah daun ini

menjadi bermanfaat. Kalau sebelum-sebelumnya, daun hasil pemangkasan biasanya dibuang begitu saja, akhirnya saya coba olah menjadi teh,’’ ungkapnya. Tidak sulit mengolah daun kopi menjadi teh. Daun kopi yang masih muda dikumpulkan dan dijemur. Guna menjaga warna daun tidak terlalu cokelat dan kering, dalam proses penjemuran daun kopi ditutupi kain. ‘’Selain untuk menjaga warnanya agar cokelat kehijauan, juga untuk mempertahankan zat antibodinya,’’ jelasnya. Untuk menambah aroma wangi, daun kopi yang sudah

Bali Post/ina

TEH DAUN KOPI - Gusti Ngurah Rupa menunjukkan produk olahan kopi serta teh berbahan daun dan benalu kopi.

pun, suatu negara akan selalu berproses menjadi masyarakat yang majemuk. Namun sering kali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan dan ketidakgotongroyongan. Untuk itu, sudah saatnya semua warga berbagi pengalaman dalam Bhineka Tunggal Ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Atas nama seluruh rakyat Indonesia, Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesarbesarnya kepada founding fathers atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini, juga kepada generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Secara khusus, Made Gianyar mengatakan, Pancasila digali dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang disepakati menjadi dasar

UPACARA - Bupati Bangli I Made Gianyar memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kapten Mudita, Jumat (1/6) kemarin. negara dan ideologi bangsa. Sebagai warga negara Indonesia yang hidup pada zaman ini, harus berpijak pada ideologi itu. Ideologi yang telah disepakati dan dijabarkan menjadi 36 butir, apabila dilaksanakan dengan baik maka kehidupan yang rukun dan tenteram akan bisa diwujudkan di

bumi Indonesia. ‘’Kepada generasi muda, mari kita gelorakan dan aktualisasikan semangat tersebut sebagaimana yang telah diwariskan oleh founding fathers untuk kita maknai dan laksanakan sebagai pijakan dalam kehid up a n seha ri-ha ri,’ ’ tegasnya. (ad037)

Porjar Provinsi, Atlet Bangli Harus Tampil Maksimal Bangli (Bali Post) Sebanyak 260 atlet dan 100 pelatih serta ofisial yang merupakan kontingen Kabupaten Bangli siap berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bangli yang berlangsung 1 hingga 6 Juni. Pelepasan kontingen Bangli dilakukan Bupati Bangli I Made Gianyar, Jumat (1/6) kemarin.

Petani di Catur Olah Limbah Daun Kopi Jadi Teh

TAK hanya biji, daun pada tanaman kopi juga bisa diolah menjadi bahan minuman. Setidaknya hal ini sudah dibuktikan petani di Desa Catur Kecamatan Kintamani, Gusti Ngurah Rupa. Sejak setahun terakhir, Gusti Rupa mulai mengolah daun kopi menjadi serbuk teh. Teh daun kopi buatannya diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya untuk mencegah peningkatan asam lambung.

founding fathers Indonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945. Para pendiri bangsa Indonesia dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama-sama menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, harus dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Pihaknya meminta supaya warga terus mengamalkan warisan mulia para founding father untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat. Karena di mana

dijemur ditambahkan dengan potongan daun pandan. Sementara untuk cara mengonsumsinya pun tinggal diseduh seperti membuat teh pada umumnya. Menurut Gusti Rupa, teh dari daun kopi memiliki banyak manfaat. Selain mencegah penyakit asam lambung, daun kopi juga mampu menjaga daya tahan tubuh karena memiliki kandungan zat antibodi yang cukup tinggi. Itu terbukti dengan daya tahan daun kopi yang kuat dari serangan hama maupun penyakit. ‘’Kebanyakan orang-orang takut ngopi karena asam lambung naik. Tapi saya meyakini di setiap tanaman termasuk kopi, ada penangkalnya. Untuk kopi penangkalnya ada pada daunnya,’’ ujarnya. Keyakinannya itu juga diperkuat dari hasil konsultasi yang dilakukannya ke beberapa ahli pertanian yang menyatakan daun kopi memang memiliki zat antibodi yang cukup tinggi. Selain teh berbahan daun kopi, dia juga mencoba membuat teh berbahan kulit biji kopi dan benalu kopi. Menurutnya, kandungan yang dimiliki dari benalu kopi yang selama ini dianggap sebagai tumbuhan pengganggu, justru sangat baik bagi kesehatan tubuh terutama untuk mencegah penyakit kanker. Hanya, untuk memproduksi teh benalu kopi dalam jumlah besar, Gusti Rupa terkendala bahan baku yang terbatas. Selama ini, semua produk berbahan limbah tanaman kopi dipasarkannya melalui pameran-pameran dan dipromosikan langsung ke masyarakat. Sejauh ini, beberapa produk olahannya sudah mulai diminati. Peminatnya tidak hanya dari masyarakat lokal namun juga luar Bali seperti Bondowoso dan beberapa daerah lainnya di Pulau Jawa. (ina)

Made Gianyar mengungkapkan, pihaknya berharap seluruh atlet yang terpilih untuk mewakili Bangli bisa memberikan kontribusi positif kepada daerah. Seluruh atlet diharapkan mampu meraih prestasi maksimal demi kebanggaan sekolah maupun Kabupaten Bangli. ‘’Raihlah prestasi terbaik sehingga panji-panji Kabupaten Bangli bisa berkibar

di ajang Porjar. Kerahkan semua kemampuan yang dimiliki dengan tampil maksimal untuk merebut prestasi. Yang terpenting, tanamkan mental juara dalam diri di setiap melakoni pertandingan. Jangan pernah takut dengan lawan sebelum bertanding. Jika sudah memiliki tekad juara, maka prestasi lebih mudah tercapai,’’ katanya. Selain itu, Made Gianyar

juga meminta seluruh atlet menjaga kesehatan fisik. Sebab, jika kondisi fisik tidak fit, akan sulit menorehkan prestasi. Sementara itu, Ketua KONI Bangli Sang Kompyang Suarjaksa mengungkapkan, seluruh atlet sudah siap melakoni semua pertandingan. Seluruh atlet sudah mempersiapkan diri dengan baik. Dia menambahkan,

untuk kali ini, Bangli melibatkan 260 atlet dan 100 pelatih serta ofisial dengan cabang olahraga yang diikuti sebanyak 14 cabor dari 21 cabor yang dipertandingan di Porjar Provinsi Bali. ‘’Kita hanya absen tujuh cabor. Kita harap semua atlet mampu memberikan hasil maksimal dalam ajang nanti untuk daerah yang dibela,’’ tegasnya. (kmb41)

Disperindag Dorong UMKM Hasilkan Produk Berkualitas Bangli (Bali Post) Produk makanan dan minuman yang dihasilkan pelaku UMKM di Bangli cukup banyak dan beragam. Agar produkproduk tersebut mampu bersaing di pasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli akan memberikan pelatihan cara produksi yang baik dan benar. Disperindag juga berupaya agar warga bisa mengemas produknya dengan lebik baik sehingga

dapat memikat konsumen. Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia, belum lama ini mengungkapkan, produk yang dihasilkan warga Bangli cukup b a n yak di

antaranya keripik ketela, jamu dan lainnya. Agar produk warga Bangli bisa lebih bersaing di pasaran, perlu ada pembinaan berupa pelatihan dari pemerintah. Pelatihan cara mengolah produk makanan tujuannya agar olahan makanan bisa lebih nikmat serta memiliki ciri khas rasa. Kemasan produk yang menarik juga menjadi faktor penting untuk memikat konsumen. Menurutnya, selama ini, produk makanan Bangli kalah di kemasan sehingga kurang diminati konsumen. ‘’Kami memang fokus terhadap kemasan produk. Me-

mang sudah ada beberapa produk yang kemasannya sudah bagus dan menarik, namun masih ada produk makanan yang dihasikan kemasannya belum bagus. Terutama perajin kecil, memang harus mendapatkan perhatian lebih dari kita untuk bisa memasarkan hasil produkya dan usahanya bisa terus berkembang. Dan inilah yang akan kami maksimalkan agar bisa menyajikan kemasan yang jauh lebih menarik sehingga produk bisa di pasaran cakupannya lebih luas dan mampu menembus pasar swalayan,’’ katanya. (kmb41)


15

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

KPK Geledah Rumah Bupati Bengkalis Bengkalis (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kabupaten Bengkalis. Setelah menggeledah Sekeretariat DPRD Bengkalis, Jumat (1/6) kemarin, KPK menggeledah rumah dinas Bupati Bengkalis Wisma Sri Mahkota. Kedatangan tim KPK ini sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung melakukan penggeledahan di rumah orang nomor satu Bengkalis. Selain di dalam rumah dinas, juga terhadap sejumlah mobil. Di antaranya CRV hitam nopol BM 1185 JQ dan mobil dinas jenis Camry BM 1114 DK. Dan satu mobil dinas jenis triton juga ikut digeledah. KPK juga terihat menggeledah sejumlah kamar yang ada, selain itu ada beberapa mobil dinas datang dan langsung masuk ke bagian belakang rumah dinas tersebut. Belum didapatkan informasi

pasti mengenai kasus yang terkait penggeledahan ini. Penggeledahan di Wisma Sri Mahkota tidak sampai menghalangi aktivitas bupati. Bupati Bengkalis Amril Mukminin masih tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dengan menghadiri acara pembagian bonus dan penghargaan terhadap atlet dan pelatih yang berprestasi di tingkat nasional dan provinsi, saat penggeledahan berlangsung. ‘’Hingga saat ini kita belum mengetahui apa agenda KPK datang melakukan penggeledahan di rumah dinas, dan belum ada

pernyataan resmi dari KPK,’’ kata Pelaksana Tugas Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Johansyah Syafri usai menghadiri pembagian bonus atlet di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Jumat kemarin. Menurutnya, KPK dalam melaksanakan tugas ini sesuai dengan aturan, dan kehadiran mereka tidak memengaruhi, nyatanya Bupati tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya. ‘’Kehadiran KPK ini tidak berpengaruh, artinya semua tetap bekerja sesuai porsi,’’ katanya lagi. (ant)

WARUNG GLOBAL

Revisi Perda RTRW Jangan Atas Pesanan PERATURAN Daerah Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali Tahun 2009-2029 menuai kontroversi dari sejak pembentukan sampai ditetapkan menjadi perda. Bila mencermati Perda RTRW Provinsi Bali tahun 2009-2029, secara singkat dapat disampaikan bahwa perda ini cukup ideal dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bali. Dewan meminta agar dalam revisi Perda RTRWP Bali ini melibatkan msyarakat. Ada salah satu Kawan Global yang bertanya, masyarakat mana saja yang dilibatkan? Pertanyaan lainnya, untuk kepentingan siapakah revisi perda ini dilakukan? Artinya jangan karena kepentingan atau ‘’pesanan’’ dari pihak tertentu Perda RTRWP Bali ini akhirnya direvisi, demikian salah satu kekhawatiran masyarakat pendengar yang bergabung dalam acara Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Jumat (1/6) kemarin. Sebagai masyarakat Bali, Ketut Dawi di Abiansemal memberikan masukan agar peraturan yang direvisi ini mengikuti perkembangan zaman. Misalnya, lahan yang mulai menyusut ini, bangunan hendaknya menyesuaikan juga. Jika dibuatkan bertingkat jangan terpatok tidak melebihi pohon kelapa, tetapi tetap ada batasannya. Bangunan boleh saja tinggi asal memenuhi standar ketentuan konstruksi. Jika ada bangunan yang melebihi batasan ketinggian, ini peluang bagi pemerintah untuk mengenakan pajak dan nantinya masuk ke PAD. Bemasena di Gianyar mengajak seluruh masyaralat begitu juga pemimpin Bali agar menjaga lingkungan alam Bali. Bukan merusaknya. Idealisme menjaga alam Bali dengan menjaga tanah Bali,

bukan menjual, menjaga air dan tanah Bali bukan mengurug laut. Ia juga berharap jangan hanya karena uang, peraturan malah dilanggar. Dewan mengusulkan agar pada zona-zona tertentu ketinggian bangunan dipertimbangkan boleh melebihi ketinggian pohon kelapa, pada poin ini Arya di Denpasar sangat setuju, apalagi 30 persen Ruang Terbuka Hijau Kota harus ada. Jika bangunan tidak dibuat meninggi maka lahan di Bali cepat habis. Revisi perda ini harus relevan dengan kondisi saat ini. Sementara itu, Fera di Tabanan merasa bahwa pemerintah baik legislatif maupun eksekutif berjalan sendirisendiri. Jarang meminta masukan rakyat. Apa andil masyarakat dalam pelibatan ini? Demikian pertanyaan Nyoman Mas-

tra di Gianyar. Meskipun melibatkan masyarakat, apa wewenang dan masyarakat tak akan bisa berbuat apa-apa jika terjadi apa-apa. Janganjangan karena sudah melibatkan masyarakat, kerusakan juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Warga Gianyar lainnya, Werdha, juga mengungkapkan kekhawatiran yang sama. Masyarakat mana saja yang dilibatkan? Saat dewan melakukan reses/serap aspirasi, di sanalah ada kesempatan untuk mendengarkan aspirasi terutama soal revisi Perda RTRWP Bali ini. Kita hidup di Bali penuh dengan pilihan, di mana boleh, di mana tidak dalam hal pembangunan. Dalam hal revisi Perda RTRWP Bali ini, Werdha berharap tidak ada ‘’pesanan’’ dari pihak mana pun. (sikha)

Sabtu, 2 Juni 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita

06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:30 Wita 10:05 Wita 11:05 Wita 12:05 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Tawur Agung Melaspas, Mupuk Padagingan, Ngenteg Linggih, Mapadudusan Agung (5) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Bali Channel Tourist TV Belajar Menggambar Galeri Musik Indonesia Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana

12:30 Wita 13:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:05 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 17:05 Wita

Meningkatkan Srada Bhakti Menuju Insan Hindu Berkualitas dan Berdaya Guna (2) Inovator Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe Lejel Homeshopping Yowana Magz Juara Skill Contest Parameter Bali Channel Tourist TV Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Sanggar Cakra Laksana (2) Nangun Yadnya Karya Agung Ngenteg Linggih,

17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita

Mupuk Padagingan, Padudusan Agung, Pura Penataran Gede Luwur Batungaus, Desa CemagiBadung Taman Sari TK Kusuma 2 (1) Puja Trisandya Seputar Bali Malam Orti Bali Satu Jam Classic Bali TV Berita dan Bincang Terkini Lila Cita Calonarang Anyar Sari Negara (4) Berita dan Bincang Terkini Folk Song

WNI Dilarang Masuk Israel

RI Tetap Dukung Palestina Jakarta (Bali Post) Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia terhadap Israel tidak akan berubah, meski Israel melarang visa masuk warga negara Indonesia (WNI). Menlu Retno mengatakan Indonesia akan konsisten tetap mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan bagi Palestina. ‘’Indonesia akan terus bersama Palestina dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan kemerdekaan dan hakhak mereka,’’ kata Retno L. Marsudi usai Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Jumat (1/6) kemarin. Penegasan tersebut membantah sinyalemen adanya upaya rahasia sejak 2016 lalu untuk memulai pembahasan membangun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. ‘’Saya ingin menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar, saya ulangi lagi hal tersebut tidak benar,’’ tegas Retno. Saat ini, Israel telah menerbitkan aturan yang melarang seluruh turis berpaspor Indonesia masuk wilayahnya. Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly usai mengadakan pertemuan konsultasi dengan Menlu Retno Marsudi mengungkapkan alasan penolakan Israel sangat sensitif. ‘’Pertanyaan teman-teman

yang beberapa hari ini tentang 53 orang warga negara Israel yang ditolak visanya, itu benar dan itu adalah hasil keputusan kliring harus yang kita lakukan,’’ ujarnya. Namun, dari pembicaraan dengan Menlu Retno ada kesepahaman bahwa Indonesia memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut. Mengenai penolakan visa WNI oleh Israel, Yasonna

mengatakan penahanan visa merupakan kewenangan masing-masing negara, termasuk pemerintah Israel. Begitu juga dengan Indonesia, memiliki kewenangan menolak warga negara lain. Indonesia juga memiliki kebijakan serupa untuk menolak atau menerima visa dari negara mana pun. Kendati demikian, pemerintah menyesali sikap Israel menolak rombongan

WNI yang diketahui hendak melakukan ziarah ke Masjidil Aqsa yang saat ini berada dalam pendudukan Israel. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri di Tel Aviv menyatakan jemaah umrah asal Indonesia tidak lagi bisa berkunjung ke Baitul Maqdis atau tempat-tempat bersejarah lain di Israel mulai 9 Juni karena kebijakan larangan bagi WNI memasuki wilayah Israel. (kmb4)

Perilaku Pemimpin Harus Cerminkan Pancasila Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan sikap dan perilaku para pemimpin dan tokoh serta seluruh rakyat Indonesia harus mencerminkan semua sila dalam Pancasila. ‘’Kita harus terus mengingat dasar negara Pancasila yang merupakan landasan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai luhur Pancasila harus diterapkan untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa,’’ ujar Bambang Soesatyo, usai menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Jakarta, Jumat (1/6) kemarin. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di kantor Kementerian Luar Negeri, di Pejambon, Jakarta, dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo yang bertindak sebagai inspektur upacara. Menurut Bamsoet, Pancasila merupakan ‘’jalan hidup’’ bangsa Indonesia, sehingga sikap dan perilaku para pemimpin, tokoh, serta

seluruh rakyat Indonesia harus mencerminkan semua sila dalam Pancasila. Ia juga menegaskan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila itu bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai luhur Pancasila. ‘’Para pejabat dan penyelenggara negara dituntut untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam mengatur penyelenggaraan negara, sehingga mampu menata kehidupan warga dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,’’ katanya lagi. Menurutnya, jika para penyelenggara negara sudah bisa menjadi teladan sebagai agen Pancasila, otomatis rakyat akan mengikutinya. Politisi Partai Golkar itu menyatakan tidak mampu membayangkan hal yang akan terjadi jika rakyat dan pemimpin di Indonesia tidak lagi menghayati dan mengamalkan Pancasila. Indonesia yang wilayah geografisnya sangat luas dan penduduknya beragam latar belakang bisa terpecah-belah seperti negara-negara di belahan dunia lainnya jika tak mempedomani Pancasila. ‘’Sangat ngeri membayangkan Indonesia tanpa Pancasila. Ibaratnya sebuah rumah, Pancasila adalah fondasi yang kuat sehingga mampu menopang Indonesia menjadi kokoh,’’ katanya. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sabtu Pon, 2 Juni 2018

Tabanan Tak Punya Sirkuit ”Roadrace’’

Tabanan (Bali Post) Tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 Tabanan tak memiliki sirkuit untuk balap motor jalan raya (roadrace). Karena itu, Tabanan memutuskan tidak mempertandingkan road-race dan hanya melombakan balap motor di medan berlumpur (grasstrack). Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan, di Tabanan, Minggu (27/5) lalu menjelaskan, dulu Tabanan dalam penyelenggaraan kejuaraan road-race pernah memanfaatkan jalan raya di depan kantor Bupati Tabanan, yang berdekatan dengan RSU Tabanan. ‘’Akan tetapi, kami tak berani menggunakan sebab riskan. Apalagi, jika menutup jalan dan seandainya ada ambulans lewat mengangkut pasien gawat darurat, tak mungkin membubarkan penonton,’’ paparnya. Untuk itu, pihaknya hanya mempertandingkan grasstrack, dan mengambil venue di Gadungan, Selemadeg Timur. ‘’Sirkuit grastrack ini sering dipakai berbagai kejuaraan,’’ tuturnya. Selain itu, persiapan tuan rumah juga akan membangun lapangan tembak dan papan panjat tebing. ‘’Lapangan tembak di Bendungan Telaga Tunjung, sedangkan papan panjat tebing di Lapangan Alit Saputra,’’ terang Dewa Ary Wirawan. Disinggung berapa anggaran pembangunan venue Porprov, dia menjelaskan sedang dikalkulasi Dinas PU Tabanan. ‘’Dinas PU yang mengalkulasi total biaya pembangunan venue,’’ terangnya. Ia pun juga terus memantau progres perkembangan pembangunan lokasi pertandingan Porprov. Tujuannya, supaya agenda hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali ini tepat waktu. ‘’Jika penyelenggaraan Porprov September 2019, kami ingin tiga bulan sebelumnya atau Juni tahun depan, seluruh venue rampung semuanya,’’ ujarnya. (022)

383 Atlet Tabanan Siap Berlaga di Porjar Provinsi Tabanan (Bali Post) Pekan Olahraga (Porjar) Provinsi Bali akan digelar mulai tanggal 1 hingga 6 Juni mendatang di Denpasar. Kabupaten Tabanan sendiri telah menyiapkan 383 atlet terbaiknya untuk ikut berlaga dalam perhelatan olahraga tersebut. Jumat (1/6) kemarin mereka dilepas Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di halaman depan kantor Bupati Tabanan. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila mengatakan, tema Porjar Bali tahun ini yakni ‘’Melalui Porjar tingkat Provinsi Bali 2018 kita tingkatkan solidaritas dalam membina olahraga untuk meraih prestasi puncak menuju Tabanan Serasi’’. Jumlah kontingen Porjar Kabupaten Tabanan yang terlibat dalam Porjar Provinsi Bali sebanyak 473 orang, dengan rincian atlet 383 orang, pelatih 55 orang dan official 35 orang serta akan mengikuti 18 cabang olahraga dan 3 cabang olahraga ekshibisi. ‘’Cabang yang diikuti atletik, pencak silat, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, sepak takraw, sepak bola, bola Voli, renang, catur, judo, karate, panjat tebing, basket, taekwondo, tarung derajat, woodball dan petanque. Untuk ekshibisi balap sepeda dan dansa,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Sanjaya mengatakan Porjar banyak membuat sejarah keolahragaan di Indonesia dan dijadikan wahana untuk pembinaan dan pembibitan olahragawan usia muda berbakat di kalangan pelajar, serta ajang prestasi untuk mengevaluasi pembinaan olahraga yang dilaksanakan di sekolah. ‘’Melalui pekan olahraga diharapkan tumbuh dan berkembang generasi muda yang sehat jasmani dan rohani, sehingga mampu ikut serta dalam pembangunan di Kabupaten Tabanan seiring dengan visi pemerintah yaitu terwujudnya masyarakat Tabanan yang serasi, sejahtera, aman dan berprestasi,’’ ucapnya. (kmb28)

Kapten Peru Guerrero Bisa Tampil di PD Zurich Kapten Peru Paolo Guerrero dinyatakan dapat bermain pada Piala Dunia (PD), setelah pengadilan Swiss pada Jumat (1/6) kemarin setuju untuk mencabut sementara skorsingnya karena masalah doping, ketika pihaknya mempertimbangkan bandingnya terhadap skors 14 bulan. Pengadilan Federal Swiss dalam pernyataannya menyatakan bahwa pemain 34 tahun itu akan menderita, ‘’jika dia melihat dirinya dicegah dari berpartisipasi di kompetisi yang akan menjadi puncak kariernya, sebagai pesepak bola, di mana dia tidak melakukan tindakan yang merugikan dengan sengaja atau dengan kelalaian yang signifikan.’’ Guerrero sekarang bebas untuk memimpin negaranya pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia selama 36 tahun. Mereka akan menghadapi Prancis, Australia, dan Denmark di Grup C pada putaran final yang dimulai pada 14 Juni. Hasil pengujian, Guerrero dinyatakan positif untuk kokain yang terkandung dalam teh yang dia minum, setelah pertandingan kualifikasi

Piala Dunia di Argentina pada Oktober tahun lalu. Dia awalnya dijatuhi skorsing 12 bulan, yang dimulai pada November oleh badan sepak bola FIFA, yang membuat dia harus absen pada Piala Dunia. Hukuman itu dikurangi menjadi enam bulan, karena upaya banding, membuatnya dapat tampil di turnamen akbar tersebut. Bagaimanapun, kurang dari dua pekan setelah skors enam bulan itu berakhir pada Mei, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), pengadilan olahraga tertinggi, meningkatkan hukuman menjadi 14 bulan, kembali membuat dia harus absen di putaran final. Keputusan itu menyusul banding dari Badan Anti Doping Dunia (WADA), yang menilai skorsing enam bulan terlalu lunak. (ant/rtr)

Madrid Zinedine Zidane meninggalkan Real Madrid setelah memenangi tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut. ‘’Menurut saya inilah saatnya, baik bagi saya, tim, dan klub (untuk mengundurkan diri). Ini merupakan momen aneh untuk dilakukan, saya tahu, namun juga (momen yang) penting. Saya harus melakukan ini untuk semua orang,’’ ucapnya pada konferensi pers, Kamis (31/5) waktu setempat. ‘’Tim ini semestinya memikul kemenangan, dan memerlukan perubahan untuk hal ini. Setelah tiga tahun, ini memerlukan suara lain, metode kerja yang lain, untuk itu saya mengambil keputusan ini.’’ Zidane menjadi pelatih pertama yang mampu memenangi tiga Liga Champions secara beruntun ketika Real menang 3-1 atas Liverpool pada pekan lalu, menutup periode luar biasa pada pekerjaan pertamanya di level manajemen klub senior. ‘’Saya sangat mencintai klub ini, presiden, yang memberikan saya segalanya, untuk bermain di klub ini. Saya akan selalu bersyukur. Hari ini saya memerlukan perubahan, bagi saya, bagi setiap orang, untuk itu saya mengambil

keputusan ini,’’ tambah Zidane. Pria Prancis itu mengambil kendali di ruang ganti, yang terpolarisasi setelah pemecatan Rafael Benitez pada Januari 2016, dan segera menyatukan skuad. Ia meraih hattrick kesuksesan Eropa untuk pertama kalinya dua tahun silam ketika Real mengalahkan rival sekota Atletico Madrid melalui adu penalti di final. Dua tahun silam, ia memimpin Real mengawinkan Liga Champions dan Liga Spanyo, untuk pertama kalinya dalam 59 tahun. Real menyelesaikan musim dengan unggul tiga poin, ketika mereka memenangi gelar liga pertama mereka sejak 2012, sebelum menghancurkan Juventus 4-1 di final Liga Champions untuk menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara di kompetisi elite itu dengan format saat ini. Zidane memenangi sembilan penghargaan utama sebagai pelatih Real dan kejayaan terbesar datang pada Sabtu silam, ketika ia bergabung dengan grup para pelatih elite, yang termasuk Bob Paisley dan Carlo Ancelotti dengan mengangkat trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya sebagai pelatih. (ant/rtr)

Zidane Tinggalkan Real Madrid

Paolo Guerrero

Bali Post/afp

Agus Wijaya

Wujudkan ”Sport Tourism’’ WAKIL Ketua Koordinator Bidang Wushu Tradisional Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Agus Wijaya mendapatkan mandat dari Bapak Wushu Indonesia IGK Manila. Agus Wijaya diminta menghelat hajatan intenasional di Pulau Dewata, bertujuan mendukung program sport tourism. Amanat itu pun dilaksanakan Agus Wijaya, dengan menggelar event tahunan kejurnas wushu tradisional dimerger menjadi event bergengsi bertajuk ‘’1st Bali Open International Kungfu Championship’’, di Nusa Dua, 17-23 Desember mendatang. ‘’Jadi kejurnas wushu tradisional untuk tahun ini, kami gabungkan sekalian menjadi kejuaraan internasional,’’ ucap ayah tiga anak ini. Event internasional ini sebagai estt event mengingat Bali juga menjadi tuan rumah kejuaraan dunia wushu tradisional 2019 mendatang. PBWI punya misi mengembangkan wushu tradisional, supaya bisa membina atlet wushu tradisional. ‘’Kejuaraan internasional Bali Open merupakan langkah awal menuju jalur prestasi,’’ tutur lelaki yang menjabat Bidang Dana dan Usaha Pengprov WI Bali ini. Ke depan, dia berharap atlet wushu tradisional Indonesia bisa berbicara di kancah internasional. Apalagi, Indonesia bakal menerjunkan atletnya pada Kejuaraan Internasional Wushu Trandisional di Shaolin, Oktober mendatang. Untuk itu, atlet wushu tradisional Indonesia dituntut meningkatkan kualitas jurus standar International Wushu Federation (Iwuf). ‘’Kami dari Bali juga akan mengirim wasit dan juri pada penataran wasit juri di Jakarta, Oktober nanti,’’ ucap Agus Wijaya. (nel)

Timnas Voli Putra Berjaya di Vietnam

Bali Post/kmb28

PORJAR BALI -- Wabup Sanjaya saat melepas para atlet terbaik Tabanan yang akan berlaga pada Porjar Provinsi Bali.

Warrior Tekuk Cavaliers Oakland Golden State Warriors mampu mengatasi kegarangan bintang foreward Cleveland Cavalier LeBron James, yang mencetak 51 poin, sebelum mendominasi permainan dengan meraih kemenangan 124-114 game pertama di putaran final NBA, Juamt (1/6) kemarin. Dalam pertandingan itu, Stephen Curry memimpin jalan Warriors dengan mencetak 29 poin dan sembilan assist, ketika Kevin Durant menambah 24 bagi tim juara bertahan itu, yang selamat menjadi korban dari tim underdog Cavs. ‘’Kami bermain dengan sebuah tim yang bagus dan ini putaran final, ini tidak mudah,’’ kata pelatih Warriors, Steve Kerr. ‘’Saya tahu setiap orang mengatakan, dan menulis bahwa ini akan berjalan mudah, karena mereka empat tahun berada di putaran final secara berturut-turut untuk sebuah alasan,’’ tambahnya. Dalam pertandingan itu, Cavaliers melaju unggul 11 poin di paruh pertama, di mana James sukses menjebloskan bola sembilan kali, dari 11 lemparan dan 12 poin dicetak oleh Kevin Love, yang kembali ke starting lineup setelah kehilangan kemenangan Game Seven East Finals atas Boston Celtics karena gegar otak. Kemudian Warriors menghentak di kuarter kedua, sebelum Curry menyamakan game pada kedudukan 56-56 lewat lemparan tiga angka, untuk mengakhiri paruh waktu. Selanjutnya Warriors membuka keunggulan tujuh poin di kuarter ketiga, namun James kembali mendominasi permainan, dan pertarungan kembali menjadi ketat pada kuarter keempat. Cavs yang menyelesaikan musim dengan rekor 50-32, tampak dalam posisi bakal memenangi pertandingan, ketika dalam sisa dua detik dalam pertarungan normal. Guard George Hill gagal mencetak lemparan tiga angka, dan rekan satu tim dia J.R. Smith meraih bola rebound, dekat jaring. Smith berpikir bahwa tim dia bakal unggul, namun game dinyatakan overtime di mana tim sama kuat 107-107. Namun, Warriors (rekor 58-24 selama musim ini) justru mendominasi periode tambahan, mengunguli Cavaliers 17-7 lewat Shaun Livingston, Klay Thompson dan Curry. (ant/rtr)

Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola voli putra Indonesia menjuarai turnamen bola boli internasional Piala Lienvietpostbank di Ha Nam, Vietnam, Kamis (31/5) malam, setelah di final mengalahkan Thailand 3-1 (31-33, 25-18, 25-22, 25-23). Berdasarkan data yang dihimpun media dari PB PBVSI di Jakarta, Jumat (1/6) kemarin, tim lawan sempat mengungguli Rendy Tamamilang dan kawan-kawan pada set pertama. Padahal tim besutan Samsul Jais itu sempat unggul dengan selisih empat angka dari Kitsada dan kawan-kawan, dan mampu disamakan 20-20, hingga kemudian kalah pada set tersebut 31-33. Untungnya tiga set berikutnya timnas mampu unggul. Hasil di final mengulangi hasil pertandingan babak penyisihan, di mana Indonesia

juga mampu mengalahkan Thailand 3-0 (25-23, 25-22, 25-22) pada hari ketiga, Minggu (27/5). Usai laga final itu, pelatih Samsul Jais menyambut suka cita kemenangan tersebut, karena merupakan pencapaian tertinggi selama memegang timnas putra. ‘’Ini adalah kemenangan dengan penantian yang cukup lama. Terakhir kami bisa kalahkan mereka pada 2009, jadi sembilan tahun kita baru bisa kalahkan kembali Thailand,’’ kata Samsul Jais. Menurutnya, gelar juara ini tentunya merupakan tugas yang berat menyongsong Asian Games nanti. ‘’Ini perlu adanya peningkatan semua dengan bersinergi antara manajer, pelatih dan pemain,’’ kata pelatih Palembang Bank SumselBabel itu pada Proliga 2018 lalu. Pada turnamen internasi-

onal yang diikuti enam negara itu, timnas hanya sekali kalah yakni melawan Kazakhstan pada awal turnamen dengan skor 2-3. Namun, kekalahan itu mampu dibalas di semifinal dengan skor telak 3-0. Empat negara lainnya, seperti Myanmar, Tiongkok Junior, Thailand, dan tuan rumah dikalahkan. Pada babak penyisihan, Thailand dikalahkan 3-0. Begitu pula dengan Myanmar dan Vietnam juga dikalahkan dengan tiga set tanpa balas. Sedangkan Tiongkok yang datang dengan tim junior dikandaskan dengan skor tipis 3-2. Manajer timnas Rachmat Harsono mengatakan, gelar juara ini merupakan prestasi yang sangat menggembirakan. ‘’Mudah-mudahan pada Asian Games nanti kita mampu meraih prestasi maksimal dengan meraih medali,’’ kata Rachmat. (ant)

Agus Wijaya

BP/ist

Badung Terjunkan 627 Atlet di Porjar Bali

Bali Post/ist

LEPAS - Wabup Suiasa melepas ratusan atlet Badung yang akan berlaga di Porjar Provinsi Bali.

Mangupura (Bali Post) Ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) di Badung akan berlaga di Porjar Bali. Sebab, pemerintah setempat akan mengirimkan 627 orang atlet didampingi 120 pelatih. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa berharap Porjar Bali ini dijadikan sebagai ajang untuk menambah jam terbang atlet. ‘’Saya percaya atlet Porjar Badung sudah mempersiapkan diri dalam Porjar 2018 ini,’’ ungkap Wabup Suiasa, Jumat (1/6) kemarin. Pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan itu berpesan agar atlet Porjar Badung dapat bertanding secara maksimal, berkonsentrasi penuh menghadapi event Porjar Bali, sehingga dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk merebut prestasi tertinggi, dengan meraih medali emas sebanyak-banyaknya, sehingga perolehan medali tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

‘’Raih prestasi, harumkan nama Badung. Juga yang tidak kalah penting tunjukkan dan junjung tinggi sikap sportivitas dalam berkompetisi. Sportivitas ini bukan berarti kita mengalah, melainkan menjunjung tinggi sportivitas olahraga,’’ tegas Suiasa. Sementara itu, Ketua Kontingen Porjar Badung Ketut Widia Astika mengatakan, persiapan kontingen Porjar Badung sudah dilaksanakan sejak berakhirnya Porjar Kabupaten Badung 28 Maret lalu sampai sekarang. ‘’Para atlet mengikuti 21 cabang olahraga, ditambah 8 cabang olahraga ekshibisi seperti panahan, petanque, dansa, balap sepeda, kabaddi, wushu, kempo, dan softball,’’ terangnya. Selama mengikuti Porjar Bali, kontingen Badung ditempatkan di tiga hotel di antaranya Hotel Puspa Indah, Hotel Puspa Indah II yang berlokasi di Jalan Angsoka Kargo Permai Denpasar, dan Hotel Gatsu Indah. (kmb27)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook