20 HALAMAN
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
kamis pon, 2 Juni 2016
balipost (137 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
Jakarta (Bali Post) – Ketua Kadin Jawa Timur dan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti menolak menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. ‘’Sampai sekarang masih dalam tahap proses,’’ kata Djamal Aziz, kuasa hukum La Nyalla, Rabu (1/6) kemarin. saham Bank Jatim. Kemudian pihak La Nyalla melakukan gugatan praperadilan sebanyak tiga kali yang tidak menerima atas penetapan sebagai tersangka itu. Pengadilan Negeri Surabaya menerima permohonan praperadilan itu. Kendati tiga kali dikabulkan, Kejaksaan Agung tetap bersikeras untuk membawa La Nyalla ke pengadilan dengan mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprindik) baru. Kasus La Nyalla itu merupakan pengembangan korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 48 miliar dan dua pengurus Kadin Jatim sebagai terpidana, karena putusannya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Namun penyidik mengaku menemukan bukti baru adanya penggunaan dana hibah itu yang diselewengkan dengan menetapkan Ketua Umum PSSI itu sebagai tersangka. (ant)
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
La Nyalla Tolak Tanda Tangani BAP Penyidik Kejati Jatim masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap La Nyalla di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus). Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah menegaskan kasus La Nyalla Mattalitti tetap ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur meski pemeriksaannya dilakukan di Jakarta. Sementara itu La Nyalla enggan mengomentari kasus dirinya pascadideportasi dari Singapura ke Indonesia karena over stay. ‘’Doakan saja ya,’’ katanya saat hendak diperiksa lanjutan oleh penyidik Kajati Jatim di Gedung Bundar JAM Pidsus, Jakarta, Rabu kemarin. La Nyalla melarikan diri ke Singapura setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim senilai Rp 5,3 miliar pada 2012 untuk membeli IPO
NOMOR 278 TAHUN KE 68
La Nyalla
LPSK Lindungi Saksi Kunci Kasus La Nyalla Mangupura (Bali Post) Kasus La Nyalla Mattalitti memang fenomenal. Salah satunya yang menjadi perhatian publik adalah dimenangkannya praperadilan La Nyalla sebanyak tiga kali berturut-turut, sehingga Kejati Jawa Timur harus menerbitkan sprindik baru untuk keempat kalinya. Selain itu menghilangnya La Nyalla selama dua bulan, juga menjadi perhatian publik. Yang terakhir adalah adanya saksi kunci yang telah mendapat perlindungan LPSK. ‘’Ada saksi kunci dalam lindungan LPSK. Kami tindak lanjuti permohonan dari Kejati Jawa Timur,’’ kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, Rabu (1/6) kemarin. Menurut Haris, perlindungan diberikan karena adanya tekanan di lapangan. Melihat kondisi tersebut, Kejati Jatim mengajukan permintaan agar saksi penting itu dilindungi LPSK. ‘’Latar belakang saksi, kalau tidak salah dari PNS. Mereka saksi kunci atas kasus itu,’’ ujarnya. Prinsipnya, tegas Haris, LPSK mendukung aparat penegak hukum dalam penegakan hukum. Jika permohonan datang dari aparat penegak hukum, pihaknya menilai saksi ini memang urgen dan harus dilindungi. ‘’Sudah diberikan perlindungan oleh LPSK sejak Pak La Nyalla jadi buronan,’’ ungkapnya. Berdasarkan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2014 pasal 12A, perlindungan saksi atau korban berupa mengubah identitas, relokasi ke tempat aman, mengelola rumah aman, melaksanakan pengamanan dan pengawalan serta pendampingan. (kmb36)
Istri Sekretaris MA Diperiksa KPK Sopir Nurhadi Masih Misterius Jakarta (Bali Post) – KPK memeriksa Tin Zuraida, istri Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Rabu (1/6) kemarin. Ia diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan permohonan peninjauan kembali perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriani mengatakan, Tin Zuraida diperiksa untuk saksi Doddy Aryanto Supeno. ‘’Dimintai keterangan seputar pengeta-
huannya terkait dengan kasus di PN Jakarta Pusat dan tentang penggeledahan yang dilakukan di rumahnya,’’ kata Yuyuk. Tin Zuraida, yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan MA, tiba di gedung KPK pukul 09.55 WIB. Dia langsung masuk ke ruang tunggu steril di gedung KPK, tidak memberikan keterangan mengenai pemanggilannya. Selain Tin, KPK juga memeriksa dua orang pegawai rumah Nurhadi
yaitu Kasirun alias Jenggot dan Sairi alias Zahir. Sementara itu penyidik KPK masih mencari mantan sopir Nurhadi yang bernama Royani, yang sudah dua kali dipanggil KPK tetapi tidak memenuhi panggilan tanpa keterangan. KPK menduga Royani adalah orang yang menjadi perantara penerima uang dari sejumlah pihak yang punya kasus di MA. Royani sudah diberhentikan oleh MA sejak 27 Mei 2016 karena tidak masuk kantor selama 46 hari. Hal. 19 Sejumlah Kasus
Tin Zuraida
Kustanto Widiatmoko
59 Tahun Pengabdian Kodam IX/Udayana
1 Juni, Peringatan Hari Lahir Pancasila
KODAM IX/Udayana genap berusia 59 tahun. Tepatnya pada tanggal 27 Mei 2016. Banyak prestasi yang telah diraih. Demikian pula banyak kegiatan yang dilakukan dalam mengemban tugas sebagai komponen utama bidang pertahanan di wilayah Bali-Nusra. Dari berbagai prestasi tersebut, tentu menjadi pemacu semangat pengabdian baru, dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks di masa yang akan datang. Tugas dan tantangan tersebut tentu telah menjadi atensi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA. Ia yang sebelumnya sebagai Asisten Teritorial Kasad pun telah melakukan berbagai langkah. Salah satunya melaksanakan silaturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat serta pejabat setempat. Harapannya agar terjalin kerja sama yang baik dalam menciptakan kondusivitas di wilayah Kodam IX/Udayana. Sehingga nantinya mampu membawa Kodam ke arah yang lebih maju seiring dengan perkembangan dan tuntutan zaman yang semakin kompleks. Pengalamannya selama lebih dari 29 tahun berkarier TNI, tentu akan menjadi modal dalam menggelorakan semangat bela negara di kalangan anak bangsa. Hal. 19 Sebagai Danton
Bandung (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengumumkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. ‘’Dengan mengucap syukur dan bismillahirrahmanirrahim, dengan keputusan presiden, 1 Juni ditetapkan diliburkan dan diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila,’’ kata Presiden, di Gedung Merdeka, Bandung, Rabu (1/6) kemarin. Presiden menandatangani keputusan tentang penetapan 1 Juni sebagai hari libur nasional usai menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno. Presiden menghadiri acara peringatan Pidato Bung Karno yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bersama seluruh pimpinan MPR dan Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri. Usai acara mereka napak tilas ke Penjara Banceuy. Presiden bersama para pemimpin MPR dan seluruh tamu undangan berjalan kaki dari Gedung Merdeka ke Penjara Banceuy, yang dibangun Belanda pada 1877. Jokowi bersama Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri melakukan napak tilas berjalan kaki dari Gedung Merdeka ke Penjara Banceuy di kawasan Jalan Asia Afrika Bandung yang berjarak sekitar 500 meter dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Rabu (1/6). Hal. 19 Napak Tilas
Rencana Pengurangan Satu Juta PNS Bisa Timbulkan Masalah Baru Jakarta (Bali Post)) Rencana pemerintah memangkas atau merasionalisasi satu juta pegawai negeri sipil (PNS) dari 4,5 juta PNS menjadi 3,5 juta PNS dipertanyakan kalangan dewan. Pemerintah diminta berhati-hati sebelum mengambil keputusan. Wakil Ketua DPR-RI Agus Hermanto menyarankan pemerintah berpikir ulang. ‘’Harus dipikir secara matang betul, PNS ini kan juga mempunyai cita-cita, karena saya pernah jadi PNS. Saya juga bercita-cita tinggi waktu itu, sehingga tidak bisa semudah itu dipatahkan cita-citanya. Masalah kebutuhan, masalah kesatuan yang ada, disesuaikan,’’ kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. Agus mengatakan apabila diberhentikan, maka akan ada keluarga dari PNS yang ditelantarkan. Apalagi satu juta PNS yang diberhentikan, maka akan banyak orang yang kehilangan sumber penghidupannya. ‘’Kan PNS ini menghidupi keluarga, kalau yang menghidupi ini ditelantarkan maka keluarganya telantar. Apalagi ini satu juta, berarti berapa dari satu juta orang itu yang harus mendapatkan permasalahan tentang ini,’’ gugatnya. Agus meminta agar pengurangan jumlah PNS tidak dilakukan secara ekstrem, tetapi dilakukan secara alami. Hal. 19 Merekrut PNS
Bali Post/ant
LAPAS - Presiden Joko Widodo mengunjungi situs Lapas Banceuy pada acara puncak Hari Lahir Pancasila dan Pidato Bung Karno di Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6) kemarin. Pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan libur nasional.
LPSK Gelar Rakor Apgakum
Wujudkan Proses Peradilan Pidana Berkeadilan LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggelar Rapat Koordinasi Aparat Penegak Hukum (Rakor Apgakum), Rabu (1/6) kemarin hingga Jumat (3/6) besok di Hotel Kuta Paradiso, Badung. Rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi antaraparat penegak hukum dalam mengimplementasikan dan pemenuhan hak-hak saksi serta korban kejahatan. Rakor mengusung tema ‘’Memperkuat Komitmen Perlindungan Saksi dan Korban dalam Mewujudkan Proses Peradilan Pidana yang Berkeadilan’’ dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, sekaligus sebagai pembicara kunci. ‘’Kenapa perlu ada rakor ini karena adanya grafik kejahatan terus mengalami peningkatan. Dari tahun ke tahun terjadi kenaikan grafik kejahatan di seluruh Indonesia. Kalau dilihat dari laporan Polri, laporan kasus pidana meningkat 400 ribu bahkan hingga 500 ribu tiap tahun,’’ tegas Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, S.H., LL.M.
Undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban, lanjut Abdul Haris, mengamanatkan pemenuhan hak saksi dan korban dilakukan oleh LPSK serta lembaga lainnya. ‘’Supaya pemenuhan hak-hak saksi dan korban maksimal, harus disamakan dulu persepsi antaraparat penegak hukum. Semua pihak harus mengetahui hak-hak saksi dan korban sebelum mengimplementasikannya,’’ ujarnya. Aparat penegak hukum dimaksud, lanjut Abdul Haris, mulai dari polisi, jaksa, hakim, KPK dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Rakor ini juga bertujuan mempererat hubungan LPSK dengan instansi terkait dan pemangku kepentingan lainnya. Tidak hanya tingkat pusat, termasuk di daerah. Rakor ini penting sebagai wadah mengiventarisasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pemenuhan hak saksi dan korban serta solusi terbaik. Tidak hanya dari sisi peraturan, juga dalam pengimplementasiannya. Hal. 19 Hak Saksi
Bali Post/kmb23
RAKOR - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan (empat dari kiri) bersama Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, S.H., LL.M. (tiga kiri) berfoto bersama pimpinan LPSK di sela pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Aparat Penegak Hukum, Rabu (1/6) kemarin, di Kuta.
denpasar
2
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Segera Eksekusi Soal Pembangunan Kembali Pasar Badung Mati Napi Narkoba Denpasar (Bali Post) Salah satu ancaman besar yang dihadapi Indonesia adalah narkoba. Hingga saat ini pengguna narkoba mencapai 5,9 juta jiwa dan tragisnya sekitar 30-40 orang meninggal setiap harinya karena penyalahgunaan barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk segera mengeksekusi narapidana narkoba yang sudah divonis mati. ‘’Kita sudah bersepakat dengan Kejaksaan Agung untuk itu (eksekusi - red),’’ tegas Luhut, Rabu (1/6) kemarin. Menurut Luhut, 60 persen penghuni penjara juga tersangkut kasus narkoba. Sedangkan 75 persen peredaran narkoba di Indonesia diatur dari balik jeruji. Penanganan dan pengungkapan kasus narkoba, Luhut mengingatkan, pentingnya peran LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dalam melindungi orang-orang yang bersedia menjadi pelapor atau mereka yang akan bersaksi melawan bandar-bandar narkoba. Apalagi, bisnis narkoba melibatkan uang yang jumlahnya tidak sedikit dan dengan dampak negatif yang juga besar. ‘’Jangan melihat secara normatif saja. LPSK harus bisa melihat kondisi Indonesia secara holistik. Lindungi dan jamin orang yang mau beri keterangan tentang kejahatan,’’ ujarnya. Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengatakan, untuk kasus narkoba, sampai sekarang masih ambigu. Pasalnya, yang disebut korban narkoba itu di satu sisi sebagai korban dan di sisi lain mereka juga pelaku. ‘’Tetapi ada beberapa pelapor dalam kaus narkoba kita berikan perlindungan. Juga, ada saksi kasus narkoba diberikan perlindungan oleh LPSK,’’ tegasnya. Haris kembali mengatakan, pihaknya masih rada bingung menyikapi hal tersebut. Jika pihaknya mengatakan korban, dikhawatirkan oleh aparat dinyatakan pelaku. ‘’Bagaimana kita memberikan layanan kalau ternyata mereka pelaku,’’ ujar Haris. (kmb36)
Gunakan Dana Pinjaman, Biaya Sewa Kios Tinggi
Denpasar (Bali Post) – Adanya usulan dari anggota DPRD Denpasar terkait pembangunan kembali Pasar Badung agar dilakukan pihak PD (Perusahaan Daerah) Pasar Denpasar, disambut baik Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra. Bahkan, sangat memungkinkan bila PD Pasar dengan dana pinjaman membangun gedung yang diperkirakan menelan dana sekitar Rp 250 miliar itu. Hanya, dampaknya adalah adanya beban sewa yang tinggi yang harus ditanggung oleh para pedagang. Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/5), I Made Westra mengatakan, jika pembangunan gedung Pasar Badung menggunakan dana pinjaman maka akan ada beban yang cukup tinggi setelah operasionalnya nanti. Biaya tinggi ini nantinya jelas akan ditanggung oleh para pedagang. ‘’Biaya sewa kios dan los harus ditanggung oleh pedagang. Bila dilihat dari kasus di Jakarta, sewa kios atau los dengan ukuran 2x2 meter saja per bulannya minimal Rp 5 juta. Ini terjadi di Jakarta. Jadi bila melihat persoalan di Denpasar, tentu tidak elok bila sewa kios mencapai harga begitu besar,’’ kata Westra. Dikatakan Westra, proses pembangunan kembali Pasar Badung saat ini masih terus berjalan. Tidak ada istilah mandek. Bahkan, untuk pembangunan ini pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan instansi terkait lainnya di Pemkot Denpasar mencapai delapan kali. Sebab, tidak bisa dilakukan oleh satu SKPD saja. Ada banyak SKPD yang terlibat, misalnya saja masalah desain, fasilitas yang ada, bentuk bangunan, serta
yang lainnya. ‘’Bentuk bangunan harus berdasarkan pada Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk bangunan pasar tradisional. Untuk saat ini sedang dalam proses pembersihan untuk selanjutnya pada akhir tahun ini bangunan yang ada tersebut sudah harus rata dengan tanah,’’ ujarnya. Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mengungkapkan, kemampuan PD Pasar untuk membangun gedung tersebut masih memungkinkan. Sepanjang ada planing kerja yang jelas dari BUMD Kota Denpasar ini. ‘’Swasta saja bisa membangun gedung, kenapa BUMD tidak bisa?’’ ujarnya. Pihaknya mendorong agar pembangunan gedung Pasar Badung tersebut dilakukan PD Pasar dengan pola pinjaman. Bila dalam perjalanannya ada bantuan dari pusat atau APBN, bisa digunakan untuk membayar utang yang dipinjam. Selain itu, dampaknya cukup luas bagi masyarakat. Sebab, dana APBD yang sedianya untuk membangun gedung bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur lainnya. (kmb12)
FM 96,5
Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446 Bali Post/eka
PASAR BADUNG – Foto diambil Rabu (1/6) kemarin, kondisi Pasar Badung pascaterbakar. Para pedagang pasar terbesar di Bali ini telah direlokasi ke eks Tiara Grosir. Sementara pembangunan kembali gedung Pasar Badung ini masih belum jelas karena terbentur dana.
Picu Kemacetan Bali Post/win
TES URINE – Anggota Kodim 1611/Badung sedang antre menjalani tes urine.
Anggota Kodim Badung Dites Urine Denpasar (Bali Post) – Sebagai bentuk sinergisitas dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar, Kodim 1611/Badung menggelar Penyuluhan, Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) triwulan II/2016 yang melibatkan anggota Kodim 1611/Badung, Rabu (1/6) kemarin. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman kepada anggota Kodim 1611/Badung tentang jenis dan bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga dapat dipahami dan disebarluaskan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. BNNK Denpasar juga melakukan tes urine kepada 50 anggota Kodim 1611/Badung. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan memastikan anggota Kodim 1611/Badung bersih dari narkoba. Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Denpasar Ida Bagus Nyoman Sedana, S.H. mengatakan, kegiatan P4GN di Kodim 1611/Badung sudah berjalan selama tiga tahun. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anggota tentang bahaya dan jenis-jenis narkoba. Mengingat, sebagai aparat terdepan dalam mempertahankan NKRI, sayogianya bisa menjadi contoh dan memberikan infuls yang positif kepada masyarakat agar terhindar dari bahaya narkotika. Dikatakannya, jumlah penyalahgunaan narkoba di Bali pada tahun 2015 kurang lebih 66.000 pecandu dengan berbagai macam faktor. Di antaranya, karena faktor ekonomi, lingkungan, kurang pengetahuan tentang narkoba, rasa ingin tahu, dan tidak kalah penting adalah ingin hidup lebih gaul dan ngetren dengan narkoba. Bahkan, di Indonesia saat ini sedang darurat narkoba. Untuk mengatisipasinya, sosialisasi harus gencar dilakukan. Kasdim 1611/Badung Mayor Inf. I Dewa Ketut Darmada memberi apresiasi kepada BNNK Denpasar yang telah bersinergi memberikan sosialisasi kepada anggota Kodim 1611/Badung. Sebagai anggota TNI yang mempunyai doktrin yang jelas, baik dalam satuan operasional maupun Komando Satuan Wilayah sampai tingkat Babinsa yaitu untuk mempertahankan kedaulatan NKRI, harus mempunyai pengetahuan dan bisa memberikan infuls positif kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, sehingga masyarakat terhindar dari bahaya narkoba. Selain itu, anggota TNI juga harus bebas dari narkoba. ‘’Kita sebagai aparat kewilayahan sampai dengan tingkat Babinsa tentu harus bebas dari narkoba dan hal ini tidak boleh terjadi. Sebab, kita sudah dibekali bagaimana peran konvensional dan peran asimetris serta cara-cara menghadapi hal tersebut. Salah satu caranya adalah bagaimana menguatkan diri kita ini dengan pengetahuan tentang narkotika. Minimal, kita mengetahui jenis-jenis dan bahaya narkoba seperti apa,’’ ungkapnya. Diakuinya, saat ini peredaran narkoba yang dilakukan oleh pengedar sangat sistematis, terstruktur, rapi, dan praktis dengan teknologi terkini. (win)
085 100 400 391, (0361) 819446 FM 96,5
Topik : komunis tak punya tempat di indonesia Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Warga Keluhkan Proyek Trotoar Denpasar (Bali Post) – Masyarakat yang tinggal di kawasan Kerobokan, Kuta, mengeluhkan proyek trotoar milik Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung. Pasalnya, proyek yang berada di ruas Jalan Raya Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara itu menimbulkan kemacetan lantaran lambannya pengerjaan. Tak hanya itu, beton cetakan yang menumpuk serta beberapa lubang bekas galian yang hanya ditutupi dengan pasir saja, juga menjadi sorotan masyarakat setempat. ‘’Kabel-kabel pun masih terlihat terbengkalai begitu saja. Ini kan membahayakan warga yang melintas,’’ keluh salah seorang warga, Wayan Rah, Rabu (1/6) kemarin. Dia mengaku sangat kecewa dengan adanya proyek trotoar yang memakan waktu lama tersebut. Terlebih, pada jamjam tertentu kawasan yang menghubungkan jalan menuju arah Kuta, Canggu, dan Dalung ini mengalami kemacetan. ‘’Sangat disayangkan penataan trotoar bikin krodit. Ya… kalau tiga sampai empat hari tidak dikerjakan sih tidak masalah, akan tetapi sudah seminggu lebih penataan trotoar ini tidak kunjung dikerjakan, malah terlihat semakin semrawut saja,’’ katanya. Menurutnya, pemerintah hendaknya mengerjakan proyek secara merata, tidak setengah-setengah. Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Badung Sang Nyoman Oka Permana yang diminta konfirmasinya, tak menyangkal apa yang menjadi keluhan warga. Dia juga membenarkan bila proyek trotoarisasi senilai Rp 10 miliar itu milik Pemkab Badung. Soal lambannya pengerjaan proyek, Oka Permana mengatakan, saat ini pelaksana proyek sedang fokus mengerjakan yang di kawasan Setra Kerobokan. Alasannya, sebentar lagi ada upacara besar di sana. ‘’Kami lagi mengutamakan di Setra Kerobokan karena ada ngaben massal. Jadi, mohon ini dimaklumi oleh masyarakat,’’ pungkasnya. (kmb27)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Bali Post/eka
TROTOAR - Beberapa pekerja tengah mengerjakan proyek perbaikan drainase dan trotoar di Kerobokan, Badung, Rabu (1/6) kemarin. Pengerjaan proyek trotoar yang lambat menjadi keluhan masyarakat sekitar.
Korupsi Bantuan Kambing, Dua Terdakwa Divonis Beda Denpasar (Bali Post) Dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi bantuan bibit kambing, dua orang terdakwa yakni Harianto (41) dan I Komang Gde Merta (35) divonis berbeda. Majelis hakim pimpinan Achmad Peten Sili dengan hakim anggota Gede Hariadi dan Hartono memvonis terdakwa Harianto dengan pidana penjara selama 14 bulan. Sedangkan Gde Merta divonis penjara selama 1 tahun atau selama 12 bulan. Selain hukuman fisik, kedua terdakwa juga dikenakan pidana denda masing-masing Rp 50 juta. Dengan ketentuan, apabila tidak bisa membayar denda maka diganti dengan pidana hukuman selama dua bulan kurungan. Dalam perkara korupsi bantuan kambing ini, kedua terdakwa dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Jembrana sebelumnya meminta supaya majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun. Kata hakim, yang menjadi pertimbangan yang memberatkan, para terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar dalam pemberantasan korupsi. Yang meringankan, keduanya belum pernah dipenjara, bersikap sopan dalam persidangan, dan telah mengembalikan kerugian negara. Mendengar putusan itu,
terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Acmad Hadiana, dkk. menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama disampaikan JPU Suhadi. Kasus ini bermula dari bantuan Pemprov Bali. Januari 2013, terdakwa Gde Merta menemui Harianto di rumah yang bertempat di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, untuk menanyakan adanya bantuan dari Provinsi Bali. Setelah mengetahui jika ada bantuan dari Pemprov Bali setiap tahunnya sebesar Rp 50 juta, Harianto menyampaikan kepada Gde Merta akan membuat proposal dan ada dua kelompok yang akan digabungkan dalam satu proposal. Harianto membuat proposal dan membuat Kelompok Ternak Mekar Sari. Proposal ditandatangani Gde Merta, I Made Winarta (selaku sekretaris kelompok ternak), termasuk tanda tangan dari Kepala Desa Pulukan dan Klian Dinas Banjar Pangkung Medahan. Harianto mengajukan proposal ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali. Pada tanggal 31 Desember 2013, Kelompok Ternak Mekar Sari menerima bantuan sebesar Rp 50 juta yang ditransfer melalui rekening BPD Unit Pekutatan, Jembrana, atas nama Panitia Pembelian Kambing Banjar Pangkung Medahan, Desa Pulukan. Tanggal 10 Januari 2014, kedua terdakwa menarik uang bantuan tersebut sebesar Rp 20 juta, dan tanggal 20 Januari mereka kembali datang ke BPD untuk menarik sisa uang bantuan sebesar Rp 30 juta. Namun, uang itu disalahgunakan untuk kepertingan pribadi. (kmb37)
Hari Ini Muskomwil IV Apeksi Dibuka
Bahas Sinergi Program Pembangunan dan Kegiatan Lingkungan KOTA Denpasar menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah IV (Muskomwil) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2016. Muskomwil IV Apeksi 2016 recananya akan dibuka Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Sumarsono, MDM. hari ini, 2 Juni 2016, yang sekaligus sebagai pembicara Rakor Apeksi. Rabu, 1 Juni kemarin tampak hadir pimpinan wilayah yang terdiri dari wali kota wilayah empat Apeksi dan malamnya dilakukan penyambutan selamat datang dengan welcome dinner. Acara resmi pembukaan akan diisi dengan rapat koordinasi dan pembahasan segala aspek pembangunan, saling bertukar pengalaman, membahas hambatan pembangunan dan bagaimana mempercepat program pembangunan. Selain itu, juga dibahas rancangan munas yang akan datang. Kabag Humas dan Protokol
Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela yang ditemui, Rabu (1/6) kemarin mengatakan, persiapan pelaksanaan Muskomwil Apeksi telah dilakukan berbagai persiapan agenda acara hingga pembahasan acara bersama Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Kesiapan pelaksanaan Muskomwil Apeksi dengan tuan rumah tahun ini Kota Denpasar telah dilakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan para peserta 13 wali kota serta 500 delegasi dari daerah-daerah dan berbagai kegiatan seni budaya serta lingkungan,’’ ujar Rahoela. Dari rencana kegiatan ini dengan tema ‘’Semangat Otonomi Daerah untuk Mempercepat Pembangunan Daerah’’, pada awal kedatangan telah dilakukan registrasi para peserta Muskomwil Apeksi dengan pelaksanaan dipusatkan di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur. Rakor Muskomwil berlangsung pada hari ini dan di-
lanjutkan pembahasan rekomendasi Apeksi Komwil IV. Agenda Apeksi juga diisi pameran produk unggulan dari daerah masing-masing. Di samping itu, peserta Muskomwil Apeksi akan disuguhkan kegiatan parade seni budaya serta program wanita yang diikuti oleh ibu-ibu Ketua Tim Penggerak PKK masing-masing daerah. Prosesi parade budaya akan mengambil start dari Jalan Segara Ayu Sanur hingga finis di Jalan Pantai Sindhu Sanur. ‘’Untuk itu, masyarakat yang juga ingin menyaksikan parade budaya kami harapkan untuk hadir di Pantai Segara Ayu Sanur,’’ kata Rahoela. Untuk Ladies Program, akan mengunjungi pusat industri kreatif di Kota Denpasar. Pada akhir kegiatan, Apeksi juga akan melakukan kegiatan lingkungan. Di antaranya melakukan penanaman pohon-pohon langka dari masing-masing daerah di kawasan Taman Kota Lumintang. (ad049)
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B. Rahoela
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Badung PERTANIAN Seorang petani memeriksa lahan pertaniannya di Canggu, Badung, sebelum ditanami bibit padi. Sektor pariwisata yang menggiurkan membuat banyak lahan pertanian yang produktif di kawasan ini beralih fungsi menjadi vila.
Pemerintah Tak Konsisten Pertahankan Lahan Pertanian Bali Post/eka
Mangupura (Bali Post) –
Alih fungsi lahan pertanian yang terjadi di Kabupaten Badung, mengundang perhatian banyak pihak. Tak kecuali mantan Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Badung, I Nyoman Sujastra. Menurutnya, beralihfungsinya puluhan hektar sawah menjadi akomodasi pariwisata dan perumahan, tidak terlepas dari sikap pemerintah yang tidak konsisten mempertahankan lahan pertanian. ‘’Selain memang belum ada aturan jelas, alih fungsi lahan pertanian kan juga akibat pemerintah tidak konsisten. Misalnya, jalur hijau tidak boleh dibangun, tetapi nyatanya banyak ada bangunan berdiri di sana,’’ ungkap Sujastra, Rabu (1/6) kemarin. Tak hanya itu, oknum pemerintah juga mencari pemasukan tambahan dalam kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). ‘’IMB juga sering dimainkan, mungkin untuk mencari penghasilan tambahan. Lahan yang harusnya boleh dibangun 30 persen, bisa penuh bangunan. Ini banyak terjadi di Kuta Selatan,’’ katanya. Karena itu, ia berharap program Pemkab Badung dalam
memproteksi sektor pertanian tidak hanya wacana semata tanpa adanya aksi nyata. Termasuk, dalam mendata alih fungsi lahan yang terjadi di lapangan. ‘’Harusnya mereka melibatkan pekaseh dalam mencatat alih fungsi lahan pertanian yang terjadi sehingga datanya valid. Kapan mereka turun, kami juga tidak pernah tahu,’’ sebutnya seraya menambahkan, pihaknya sempat dilibatkan dalam rapat mengatasi permasalahan pertanian di Badung. Dalam rapat, banyak janji yang disampaikan, tetapi hanya sedikit yang terealisasi. Hal senada dikatakan Sekretaris HKTI Badung Ketut Sugiana. Upaya pemerintah selama ini dalam menekan alih fugnsi lahan tidak maksimal.
Malah terkesan ada pembiaran sehingga memicu munculnya pelanggaran-pelanggaran yang lain. Misalnya di Desa Darmasaba, kawasan jalur hijau sekarang hampir habis. ‘’Dulu ada satu dua bangunan, tetapi karena ada kesan pembiaran sehingga sekarang semakin masif. Masyarakat kan melihat di situ kok boleh, kenapa saya tidak, seperti itu yang terjadi,’’ katanya. Sugiana menyoroti kasus serupa tidak saja terjadi di Darmasaba, tetapi hampir merata di tempat lain di Badung. ‘’Saya rasa perlu adanya ketegasan dari pemerintah. Kalau sudah begini, apa pemerintah berani menegakkan aturan?’’ katanya. Pria asal Abiansemal ini
meminta pemerintah tegas, jangan membiarkan terjadi pelanggaran sekecil apa pun. Sebab, pelanggaran bila dibiarkan akan menjadi preseden buruk dan memicu pelanggaran serupa di kemudian hari. Dia menyarankan pemerintah mengambil pendekatan normatif, salah satu caranya bisa duduk satu meja dengan instansi terkait. ‘’Tujuannya, membaca kondisi eksisting jalur hijau khususnya yang ada sekarang. Lalu, mencari bersama jalan keluar terbaik, sehingga dengan demikian ada upaya nyata yang dilakukan pemerintah,’’ ucapnya. Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Badung Ni Luh Wayan Suparmi mengakui terjadi alih fungsi lahan akibat pembangunan akomodasi hotel. Rata-rata alih fungsi lahan di Badung pada lima tahun terakhir mencapai 45 hektar/tahun. ‘’Alih fungsi lahan yang terjadi setiap tahunnya berfluktuatif,’’ ungkapnya. (kmb27)
Komit Tingkatkan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat
Bupati Resmikan Empat Layanan Baru RSUD Mangusada
BUPATI Badung I Nyoman Giri Pasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa meresmikan dibukanya empat layanan baru di RSUD Mangusada Badung, Rabu (1/6) kemarin. Keempat layanan baru tersebut di antaranya layanan pemecah batu ginjal yang disebut ESWL (Elektrocorporeal Short Wave Liptotripsi), layanan MRI (Masnetic Resonance Imaging) untuk diagnostik, lebih canggih dari CT-Scan, HD (Hemodialisa) untuk cuci darah dan Cathlab (Cateterisasi Laboratorium) untuk layanan kateterisasi jantung dan pembuluh darah. Peresmian layanan baru tersebut juga dihadiri Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kadis Kesehatan dr. Gede Putra Suteja, Direktur RSUD Mangusada dr. Agus Bintang Suryadi beserta jajarannya. Keempat layanan baru tersebut berada di tiga gedung RSUD Mangusada. Untuk layanan pemecah batu ginjal ESWL dan MRI berada di gedung C, penambahan pelayanan Hemodialisa dengan penambahan mesin baru dengan kapasitas enam bed masih berada di gedung lama dan layanan Cathlab jantung berada di Gedung A. Di sela-sela peresmian, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa dibukanya layanan baru di RSUD Mangupura ini meru-
pakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Badung terhadap bidang kesehatan. ‘’Penambahan layanan kesehatan di RSUD Mangusada ini memang menjadi skala prioritas bagi kami, sehingga masyarakat badung yang berobat di RSUD mendapatkan pelayanan yang tepat, cepat, dan mudah,’’ terangnya. Dijelaskannya, untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Badung, ke depan Pemkab Badung telah merancang sebuah sistem IT di mana masyarakat yang akan berobat di RSUD Mangusada cukup dengan scan wajah atau jempol saja, segala bentuk penyakit sudah dapat terdeteksi. ‘’Berkenaan dengan tenaga medis, agar betul-betul dilakukan evaluasi sehingga masyarakat lebih cepat mendapat penanganan. Ke depan, tanpa membawa Kartu Badung Sehat, dengan jempol jari saja sudah bisa sehingga masyarakat tidak berpikir masalah urusan administrasinya,’’ tambahnya. Bupati Giri Prasta menambahkan, menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN sekarang ini, kebutuhan akan tenaga medis merupakan tantangan bagi Badung, termasuk alat kesehatannya disesuaikan dengan kebutuhan. ‘’Kami con-
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta tertarik dengan metode pengolahan sampah yang diterapkan PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Ngurah Rai. Rabu (1/6) kemarin, Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Sekda Kompyang R. Swandika serta Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan
(DKP) I Putu Eka Merthawan meninjau incenerator pengolahan sampah ramah lingkungan. Pengolahan sampah menggunakan incenerator yang dimiliki Angkasa Pura, dengan membakar sampah tanpa mengeluarkan asap atau gas buang. Direktur Teknik Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, I Nyoman Sujana, menjelaskan awal-
LAYANAN BARU - Bupati Giri Prasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa meresmikan dibukanya empat layanan baru di RSUD Mangusada Badung, Rabu kemarin. tohkan dengan penambahan alat kesehatan ESWL untuk batu ginjal ini, masyarakat tidak perlu operasi. Dengan teknologi canggih ini, kurang dari 30 menit sudah selesai,’’ tambahnya. Ditambahkannya, bukan hanya di RSUD Mangusada pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan, namun di puskesmas induk juga pelayanannya 24 jam dan pustu-pustu akan digerakkan. ‘’Pemeriksaan pap-smear dan pemeriksaan kanker serviks cukup sampai tingkat puskesmas saja,’’ im-
buhnya. Selain itu, Pemkab Badung akan menyediakan 62 mobil ambulans siaga, juga mobil keliling yang diistilahkan rumah sakit berjalan. ‘’Ini semua merupakan wujud pelayanan kesehatan kepada masyarakat Badung. Ke depan masyarakat yang ber-KTP Badung yang berobat di Rumah Sakit Mangusada, Puskesmas maupun RSUP Sanglah merupakan tanggung jawab pemerintah. Pemerintah akan membayar hingga operasi,’’ terangnya. (ad051)
2017, Badung Terapkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan
INCENERATOR - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Sekkab Kompyang R. Swandika meninjau incenerator pengolahan sampah ramah lingkungan yang diterapkan PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Ngurah Rai, Rabu kemarin.
nya bandara memiliki pembakaran sampah secara konvensional dengan menghasilkan gas buang CO2 yang cukup tinggi. ‘’Dengan incenerator ini, tidak menghasilkan gas buang hingga ramah lingkungan. Alat ini juga bisa digunakan untuk memusnahkan limbah B3 yang sangat berbahaya,’’ terangnya. Incenerator yang dioperasikan Angkasa Pura senilai Rp 3,9 milir dengan kapasitas reduce 600 kg/jam. Hasil pembakaran sampah dengan suhu yang sangat tinggi ini berubah jadi debu yang bisa dimanfaatkan untuk bahan dasar pembuatan batu bata atau paving. Mendengar penjelasan tersebut, Bupati Giri Prasta langsung menyatakan ketertarikannya untuk menerapkan pengolahan sampah menggunakan incenerator. ‘’Kita sudah meminta DKP untuk melakukan kajian teknis mengenai peralatan, perlengkapan, termasuk mengenai kesiapan SDM (sumber daya manusia),’’ kata Bupati. Pemkab Badung, lanjut Bupati, telah memiliki komit-
men penanggulangan sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Incenerator atau yang diistilahkan oleh Bupati sebagai krematorium sampah bisa dijadikan alternatif, bagaimana mengubah sampah menjadi berkah dan rupiah. ‘’Kita ingin menjadikan sampah sebagai berkah, bukan sebagai masalah. Hasil pembakaran berupa debu bisa dijadikan bahan paving block yang nanti bisa digunakan pada jalan-jalan lingkungan sehingga perwajahan Kabupaten Badung bisa lebih asri dibandingkan sekarang,’’ tandasnya. Pihaknya menargetkan tahun anggaran 2017 sistem pengolahan sampah ramah lingkungan ini bisa diterapkan di beberapa desa/kelurahan. Untuk tahap awal, akan diutamakan pada kawasan pariwisata. ‘’Segera akan kita realisasikan secara bertahap mulai tahun anggaran 2017. Untuk awal, kita akan prioritaskan pada wilayah pariwisata dan desa yang memiliki pasar,’’ pungkasnya. (ad052)
3 Kasus Korupsi Dana Punia IHDN Denpasar
Praptini Dituntut Empat Tahun Enam Bulan Mangupura (Bali Post) Dua terdakwa kasus dugaan korupsi dana punia penerimaan mahasiswa baru di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar akan bernasib berbeda. Prof. Titib belum dilakukan pemeriksaan terdakwa, sedangkan Dr. Praptini, Rabu (1/6) kemarin menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar dengan agenda tuntutan. Oleh jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana dan Hari Soetopo, mantan Kabiro Umum IHDN itu dituntut hukuman pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan. Selain itu, Praptini dituntut membayar denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti Rp 752.834.939, dan apabila tidak dibayar setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka terdakwa akan dipidana selama dua tahun penjara. Menurut jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Praptini bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dua orang atau lebih dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi. Menurut jaksa, terdakwa menyalahgunakan
kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan, kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang tipikor sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang pemberamtasan tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam uraian jaksa, pungutan itu mestinya tetap menjadi PNBP (pendapatan negara bukan pajak). ‘’Apa pun bentuknya, itu merupakan pungutan dari mahasiwa atau masyarakat yang mestinya disetorkan ke kas negara, sehingga dalam perkara ini ada kerugian keuangan negara,’’ sebut jaksa. Hal-hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan perbuatannya merugikan keuangan negara. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan. Atas tuntutan itu, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi. Terdakwa melalui kuasa hukumnya mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang berikutnya. (kmb37)
Kasus Beasiswa Stitna/Stikes Jembrana
Uang Masuk ke Rekening Yayasan
MANTAN Bupati Jembrana Prof. Gede Winasa terus menyuarakan kasus yang membelitnya. Dia ngotot bahwa yang mestinya duduk di kursi pesakitan bukan dirinya, tetapi pihak lain yang paling bertanggung jawab. Dia membeber soal PP 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah. Winasa pun kembali menyerang bahwa Asisten II mesti bersaksi dan memberikan keterangan tentang segala kelengkapan pencairan beasiswa di muka persidangan. Dalam sidang yang dipimpin Dewa Suardhita, Rabu (1/6) kemarin, jaksa penuntut umum (JPU) Gede Arthana dkk. menghadirkan tujuh saksi. Mereka adalah dua orang mantan Ketua Stikes, Kepala TU Stikes, mantan mahasiswa Stikes dan ketua aktif Stitna. Mantan Ketua Stikes Jembrana Antony Purnama mengatakan, semua mahasiswa Stikes dapat beasiswa gelombang pertama. Penerimaan beasiswa tersebut tanpa ada verifikasi dan syarat. ‘’Beasiswa digunakan membayar SPP, gaji dosen, praktikum, ATK dan lainnya. Uang ditransfer ke rekening sekolah, selanjutnya uang itu ditransfer ke Yayasan Tat Twam Asi,’’ jelasnya. Yayasan ini dipimpin Winasa dan ada perintah agar dana beasiswa harus disetor ke rekening yayasan, sehingga bendahara menyetor semua uang ke yayasan. Anggota majelis hakim mempertanyakan apakah mahasiswa yang mendapat beasiswa diverifikasi seperti IPK? Saksi mengatakan tidak ada verifikasi. Bahkan, menurut saksi, semua yang diajukan dapat. Dalam aturan Perbup Jembarana No. 04/2009, mahasiswa penerima beasiswa IPK-nya minimal 2,5. Sedangkan penerima beasiswa tak semua mahasiswa IPK-nya
2,5 ke atas. Namun, menurut Winasa, perbup keluar setelah beasiswa pertama cair. Selanjutnya, beasiswa tahap kedua dilakukan verifikasi. Bagi mahasiswa dengan IPK di bawah 2,5 tidak mendapat beasiswa. Saksi lainnya Putu Ayu Dian Susanti. Dia juga kepala tata usaha (TU) tahun 2009. Dalam kesaksiannya, dia mengajukan beasiswa ke Pemkab Jembrana beberapa kali. Misalnya untuk 146 orang mahasiwa. Periode berikutnya 182 orang, 181 orang. Kala itu, ada dana cair tahap pertama Rp 220 juta, kedua Rp 240 juta, ketiga Rp 180 juta. Saksi mengaku beberapa kali ikut ke bank. Tetapi uang tidak langsung dibawa pulang, melainkan disetor ke rekening Stikes, lalu disetor ke yayasan. Jadi, jika sekolah butuh dana maka harus mengajukan proposal ke yayasan. Saksi Ni Komang Aristyawatu, mantan mahasiswi, ini mengaku mendapatkan beasiswa setelah mendapat informasi dari dosen. Dia juga ikut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jembrana serta ke bank untuk meneken kuitansi pencairan dana. Selama mendapat beasiswa, dia mengaku tak membayar uang semesteran. ‘’Saya menerima beasiswa tiga kali. Tetapi saya tidak menerima uang, saya hanya tanda tangan mewakili teman-teman. Kalau tidak salah kuitansinya Rp 3 juta, digunakan untuk membayar SPP selama satu semester,’’ bebernya. Saksi I Ketut Alit mengatakan mendapat informasi dari Winasa dalam sambutan lisan bahwa mahasiswa Stikes dan Stitna akan mendapat beasiswa. Tetapi, Winasa tidak menyebutkan syarat untuk mendapatkan beasiswa. Total beasiswa yang diterima Stitna Rp 2,1 miliar. (asa)
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
info seremoniAL SMKN 1 Denpasar Juara Nasional LKS 2016 SISWA SMKN 1 Denpasar berjaya dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional yang digelar di Malang pada 22-28 Mei 2016. Dari sembilan siswa SMKN 1 Denpasar yang mengikuti lomba tersebut, empat siswa berhasil meraih juara. Satu orang meraih juara I, satu orang meraih juara II dan dua orang siswa meraih juara III. ‘’Target dan harapan tercapai. Dari sembilan mata lomba yang diikuti, siswa kami meraih kemenangan pada empat mata lomba, sehingga memberikan kontribusi pada posisi Provinsi Bali pada peringkat ke-7. LKS adalah lomba yang paling bergengsi bagi sekolah SMK, karena itu merupakan kompetisi bidang keahlian masing-masing,’’ ujar Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi Wakasek Humas Dra. Desak Made Rai, M.Pd., Rabu (1/6) kemarin. Empat siswa SMKN 1 Denpasar peraih juara itu adalah I Kadek Trio Putra Pinajeng berhasil meraih juara I pada mata lomba IT Software Application (guru pendamping Pratyaksa Kepakisan, S.Pd., S.Kom., M.Pd.), Gede Indra Mahendra meraih juara II pada mata lomba CADD Building (guru pendamping I Made Widarsa, S.Pd.), I Gede Angga Purnajiwa Arimbawa meraih juara III pada mata lomba Web Design (guru pendamping Ni Komang Dian Dianasari, S.T.) dan Nyoman Agus Nugraha Ginarsa meraih juara III pada mata lomba IT Network System Administration
(guru pendamping Erviando Merandi Putra, S.Pd.) Suparsa menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi ini. ‘’Sekolah merasa bangga atas prestasi siswa yang telah mengharumkan nama sekolah dan Bali di tingkat nasional. Kami mengajak para pendamping, seluruh jajaran sekolah untuk terus berbenah karena hal ini sekaligus merupakan tantangan agar di masa mendatang dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai saat ini,’’ ujarnya. Pada saat menerima kontingen kembali ke sekolah, Rabu 1 Juni 2016, Suparsa berpesan kepada para siswa yang meraih juara agar dapat membina adik–adik kelasnya dengan berbagi pengalaman sehingga dapat mempersiapkan diri dengan tantangan di masa depan. Salah satu guru pendamping
Pratyaksa Kepakisan, S.Pd., S.Kom., M.Pd. merasa bangga dan senang karena siswa binaannya dapat memperoleh hasil yang terbaik menjadi juara I nasional. Ini tentu bukan perjalanan yang mudah, memerlukan disiplin dan konsistensi untuk berlatih. Tantangan di depan mata bahwa I Kadek Trio Putra Pinajeng akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi ASEAN Skill 2017. Siswa peraih juara I IT Software Application, I Kadek Trio Putra Pinajeng, menyatakan bangga bisa ikut LKS Nasional ke-24 tersebut. ‘’Ini sangat membanggakan, karena bisa mewakili Provinsi Bali dalam ajang kompetisi yang paling dinanti oleh para siswa SMK di seluruh Indonesia. Karena dalam kompetisi ini dapat menunjukkan dan mengukur kemampuan dalam bidang keahlian masing–masing,’’ ujarnya. (ad099)
LKS – Peraih juara lomba LKS dan guru pendamping bersama Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, S.T., M.T. didampingi ketua rombongan Dra. Desak Made Rai, M.Pd. selaku Wakasek Humas.
Hindari Kekerasan, Ormas PBB Wujudkan Bali Damai dan Bersatu Ribuan Pengurus dan Anggota Sembahyang di Pura Luhur Batukaru
DI TENGAH sebagian ormas yang menjadi sorotan masyarakat lantaran kerap bentrok, Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Bali Bersatu (PBB) justru menekankan kepada seluruh pengurus dan anggota agar menghindari kekerasan, namun selalu cinta damai dan bersatu. Hal itu disampaikan Ketua Harian PBB Made Mulyawan Arya atau De Gajah seusai perayaan bersama seluruh pengurus, baik di pusat maupun wilayah. Ribuan anggota dari seluruh Bali menghadiri perayaan ulang tahun ke-14, Rabu (1/6) kemarin, dengan tema ‘’Wujudkan Bali Damai dan Bersatu’’ yang dirangkaikan persembahyang bersama di Pura Luhur Batukaru, Penebel, Tabanan. Selain cinta damai dan bersatu, De Gajah bersama Ketua Umum PBB I Komang Gede Juliantara meminta seluruh pengurus dan anggota agar tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji, baik itu melakukan pemerasan ataupun meminta pungutan liar (pungli). De Gajah mengancam akan menindak tegas setiap pengurus maupun anggota yang membandel. ‘’Saya minta setiap pengurus dan anggota jangan memungut uang yang tidak jelas atau pungli. Dilarang memungut uang dengan mengancam. Apalagi memeras pedagang kaki lima, saya larang itu. Jadi, tolong patuhi,’’ tegas De Gadjah di depan ribuan massa dalam HUT PBB tersebut. Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini beralasan, lebih baik Ormas PBB baik itu anggota maupun pengurusnya tidak memiliki banyak dana, karena yang terpenting punya harga diri dan bisa menjaga nama baik. Ia juga mengingatkan semua pengurus dan anggota bahwa sejatinya ormas dibentuk untuk bersama-sama bersatu menjaga Bali. ‘’Lebih baik kita kerja yang benar dan imbangi spiritual seperti sembahyang agar mental kita baik. Saya dengan hormat meminta seluruh yang hadir di sini menghindari kekerasan, baik bentrok antar-ormas ataupun antarwarga sendiri. Mari kita lawan orang-orang yang merongrong Bali, jangan berantem antarwarga Bali sendiri,’’ pinta politisi Gerindra ini sambil pekikkan ‘’Pemuda Bali’’ yang dijawab ‘’Bersatu’’ oleh ribuan anggota. De Gadjah meminta seluruh anggotanya tetap mewujudkan paradigma baru ormas yang menjaga Bali dan bermanfaat bagi masyarakat Bali. Ia mengajak agar bersama-sama mewujudkan paradigma baru ormas di Bali, yakni ormas yang betul-betul menjaga Bali, bermanfaat bagi masyarakat Bali. ‘’Dengan paradigma baru, PBB akan memberi inspirasi bagi generasi muda Bali dan masyarakat Bali umumnya. Jadi, bukan lagi ormas yang negatif ataupun meresahkan, seperti anggapan atau penilaian masyarakat umum selama ini atau sebelumnya,’’
ajak tokoh pemuda Bali ini. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Ormas PBB atas bantuannya selama ini. Menurut Sanjaya, selama ini Ormas PBB khususnya di Kabupaten Tabanan ikut berperan membantu dan mengisi pembangunan di Tabanan. ‘’Selaku pimpinan daerah di Kabupaten Tabanan, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman di PBB. Ini momentum yang sangat baik kita berkumpul di tempat suci,’’ ucap Sanjaya. Dalam acara puncak HUT PBB, melalui pengurusnya dan disaksikan ribuan anggotanya, juga memberikan dana punia untuk Pura Luhur Batukaru serta memberikan sumbangan berupa puluhan pakaian adat sembahyang kepada 29 pemangku yang bertugas di Pura Batukaru. Rangkaian HUT PBB ini akan dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan lainnya seperti Pasar Murah pada Rabu 8 Juni 2016 di daerah Monang-Maning Denpasar. Tanggal 18-19 Juni 2016 digelar event offroad dan motocross di Tabanan dan di akhir ulang tahun diisi pertandingan futsal pada 25-26 Juni di Denpasar. (ad097)
PERAYAAN HUT - Ketua Umum PBB Komang Gede Juliantra didampingi Ketua Harian PBB Made Muliawan Arya saat perayaan HUT di Wantilan Pura Luhur Batukaru.
Cegah Kanker Serviks
Diskes Denpasar Gelar Vaksinasi HPV Massal untuk Siswi SMP DINAS Kesehatan (Diskes) Kota Denpasar kembali menggelar vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks bagi siswi SMP negeri se-Kota Denpasar. Tahun ini pencanangan vaksinasi massal kanker serviks pada siswi SMP negeri se-Kota Denpasar di-launching Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di SMPN 6 Denpasar, Rabu (1/6) kemarin. Pencanangan ini juga dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dan instansi terkait. Di seluruh Denpasar ada 2.134 siswi kelas VII SMP yang menjadi sasaran vaksinasi. Sementara di SMPN 6 Denpasar saja ada 168 siswi dari 9 kelas VII yang divaksin. ‘’Pemkot Denpasar berkomitmen untuk mewujudkan visi Bali bebas kanker serviks tahun 2020 khususnya di Kota Denpasar. Vaksinasi massal kanker serviks ini membuktikan komitmen kami terhadap visi tersebut,’’ ujar Rai Mantra dalam sambutannya. Rai Mantra menambahkan, saat ini pelaksanaan vaksinasi kanker serviks sudah memasuki tahun ke-4 dengan jumlah keseluruhan sasaran 10.211 siswi SMP negeri se-Kota Denpasar. Pemkot Denpasar juga melaksanakan MoU dengan Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Denpasar dalam upaya menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks. ‘’Vaksinasi kanker serviks dengan menyasar anak-anak SMP sudah sangat tepat. Mengingat di zaman perkembangan teknologi anak-anak SMP sudah mengikuti semua perkembangan yang terjadi di dunia maya, yang sangat sulit dibendung. Untuk mencegah kanker serviks tidak bisa hanya dengan vaksinasi, namun lebih efektif bila dapat membentuk karakter dan perilaku anak yang lebih baik sehingga tidak terpengaruh dengan perkembangan informasi teknologi yang tidak mendidik,’’ katanya. Kepala Diskes Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan, kasus kanker serviks di Kota Denpasar berkisar antara 16 sampai 20 setiap tahunnya. Tahun 2015, misalnya, ada 16 penderita kanker serviks namun tanpa kematian. Vaksinasi yang dilakukan sedini mungkin diharapkan dapat menekan kasus kanker serviks di tahun-tahun berikutnya. Oleh karena itu, siswi SMA ataupun perempuan hingga usia 55 tahun yang belum divaksin HPV agar segera mendapatkan vaksin secara mandiri.
‘’Selain pencegahan melalui vaksinasi, hindari pula perilaku seksual yang tidak aman karena virus HPV masuk dari sana. Sehingga berperilaku seksual itu harus sehat dan aman,’’ imbuhnya. Armini juga mengimbau masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat supaya tidak terkena penyakit kanker. Utamanya dalam memilih makanan sehat yakni banyak memakan sayur dan buah serta makanan tinggi serat dan rendah lemak. Kemudian dari sisi lingkungan agar mengurangi paparan asap dan polusi kendaraan. ‘’Pencegahan ini penting karena menurut WHO, pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai 7 kali lipat. Khusus kanker serviks, ini merupakan pembunuh wanita nomor satu di Indonesia,’’ jelasnya. Kabid Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Diskes Denpasar dr. IBG Eka Putra mengatakan, siswi SMP mendapat vaksin dua kali secara gratis pada bulan ini dan enam bulan mendatang. Pihaknya sengaja menyasar usia 9-13 tahun karena makin muda mendapat vaksinasi, maka perlindungannya akan menjadi lebih tinggi dan lebih lama. ‘’Terutama sebelum pernah melakukan hubungan seksual, itu lebih bagus. Jadi tingkat perlindungannya menjadi lebih tinggi dan lebih panjang,’’ jelasnya. (ad045)
VAKSINASI MASAL - Usai launching, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ny. Selly Mantra dan Kepala Diskes Denpasar Luh Putu Sri Armini memantau pelaksanaan vaksinasi massal kanker serviks di SMPN 6 Denpasar.
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Bank Mandiri Taspen Pos
Pembayaran Manfaat Pensiun dan Pemeriksaan Kesehatan PT Bank Mandiri Taspen Pos atau yang dikenal dengan nama Bank Mantap menggelar acara perdana layanan pembayaran manfaat pensiun, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bekerja sama dengan Mandiri Inhealth di Bank Mandiri Taspen Pos Kantor Cabang Tabanan, Rabu (1/6) kemarin. Lebih dari 100 orang pensiunan yang menerima pembayaran gaji pensiunan melalui Bank Mantap sebagai mitra bayar berkesempatan melakukan cek kesehatan dalam acara tersebut. Direktur Procurement, Pension & Wealth Management Bank Mantap Paulus Endra Suyatna mengatakan, usia pensiun identik dengan masa lanjut usia sehingga wajar kesehatan cenderung menurun. ‘’Kami tidak ingin itu menjadi sesuatu yang menakutkan bagi para pensiunan,’’ ujarnya. Menurutnya, seorang pensiunan bisa mulai mengisi waktu untuk bekerja atau berusaha sendiri pada bidang atau kegiatan lain dan harus didukung dengan kesehatan yang baik. ‘’Sejalan dengan tagline Bank Mantap, untuk memberdayakan, menyejahterakan dan memuliakan, kami ingin semua stakeholder sejahtera termasuk para pensiunan. Apalagi, Bank Mantap dimiliki oleh tiga BUMN besar yaitu Bank Mandiri, Taspen dan Pos,’’ jelasnya. Terkait produk-produk yang khusus menyasar pensiunan, kata Endra Suyatna, bisa berupa Simpanan Si Mantap berhadiah langsung maupun kredit pensiunan, sesuai dengan spirit pembentukan Bank Mantap untuk menyejahterakan. ‘’Kami akan selalu membuat program sesuai kebutuhan, sederhana, kompetitif dan memenuhi kebutuhan nasabah sesuai segmen serta memberikan imbal hasil yang optimal,’’ tegasnya. Hal senada juga disampaikan Direktur Compliance dan Human Capital Ida Ayu Kade Karuni. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para pensiunan yang penuh semangat mengikuti acara yang digelar Bank Mantap dan berharap agar acara serupa dapat dilaksanakan secara kontinu untuk menciptakan hubungan baik dengan para pensiunan. Dia juga berharap, dengan kegiatan ini dapat mengubah pola pikir yang selama ini
berkembang bahwa pensiunan identik dengan tidak bisa apa-apa. ‘’Pensiun adalah masa bebas dan menjadi tuan atas diri sendiri dalam mengisi hidup yang selama ini terlewatkan dengan rutinitas kantor, di antaranya masih banyak pensiunan yang memiliki usaha, berkarya dan masih mampu membiayai keluarga,’’ tuturnya. Sekadar untuk diketahui, Bank Mantap merupakan bentukan dari tiga BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya izin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut. Sampai dengan April 2016, total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 3,424.6 triliun atau tumbuh sekitar 89,3 persen, sedangkan posisi dana pihak ketiga mencapai Rp 2,659.5 triliun atau tumbuh sampai dengan 142,3 persen. Saat ini, Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 108 unit tersebar di seluruh Bali dan luar Bali. (ad044)
PENERIKSAAN - Jajaran Direksi Pengurus Bank Mandiri Taspen Pos tengah memonitor pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pada para pensiunan.
DPD-RI akan Kawal Desain Gedung Induk Pasar Seni Sukawati Rp 60 Miliar
Kunci 778 Pedagang, Wedakarna Minta Pemkab Talangi Pasar Darurat di Lapangan Sutasoma DPD-RI Komite III Bidang Kesra akhirnya turun ke lapangan menyikapi berlarut–larutnya proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar. Walau sudah dianggarkan melalui APBN (lewat UU) tetapi hampir memasuki bulan keenam tahun ini, belum juga ada tanda–tanda proses pemindahan, kesiapan tempat sementara hingga desain dari pasar seni. Padahal jika tidak segera dibangun, maka anggaran yang sudah susah payah direbut akan kembali ke kas negara. Maka dari itu, Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III langsung mengadakan rapat dan sidak di Kantor Camat Sukawati dan inspeksi ke pasar. Didampingi pejabat dari Disperindag Kota Gianyar, Camat Sukawati dan jajaran lainnya, Gusti Wedakarna langsung berdialog dengan pedagang dan memeriksa Gedung Induk Pasar Seni Sukawati. ‘’Saya minta pedagang agar legowo dipindahkan sementara ke Lapangan Sutasoma. Tadi saya dapat laporan dari pemkab bahwa perlu waktu 7-12 bulan untuk membangun gedung induk. Tiang minta pedagang jangan demo lagi ke kantor bupati dan mari setujui program ini. Karena lahan sudah tidak ada dan lahan sempit, dan tidak ada pilihan lain lagi selain di Lapangan Sutasoma. Tiang paham perasaan rakyat marhaen dan pedagang kecil, tetapi berkorban sementara nggih agar Pasar Seni Sukawati punya gedung tingkat empat yang bagus. Semua demi semeton para pedagang. Kalau tidak mau ikuti nasihat DPD-RI, percuma tiang bawa menteri kemarin ke Sukawati,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang menerima warga di halaman depan Pasar Sukawati. Untuk itu, DPD-RI mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang ditujukan pada Bupati Gianyar. 1) Menolak seluruh biaya pembangunan kios sementara di Pasar Sutasoma dibebankan pada pedagang, DPDRI minta agar Pemkab yang mendirikan dengan dana APBD/pendampingan. Pembangunan kios sementara pun harus layak mengingat pedagang akan berada satu tahun di lokasi sementara. 2) Mengharapkan Pemkab tidak menambah lagi jumlah pedagang di gedung induk yang mencapai 778, mengingat pedagang ini harus diprioritaskan dan sedapat mungkin menghindari KKN dalam penempatan pedagang yang ada nantinya. 3) Meminta agar desain gedung induk disampaikan ke publik, termasuk ke pedagang dengan perencanaan matang, masukan dari berbagai arah perlu diperhatikan, termasuk DPD-RI akan memeriksa gambar gedung induk yang diajukan. 4) Belajar dari kasus kebakaran Pasar Badung dan Pasar Ubud, sudah
sepatutnya seluruh pedagang dan pemerintah mulat sarira dan memperhatikan hal teknis bangunan. 5) DPD-RI merekomendasikan agar Kabupaten Gianyar segera mendirikan Perusahaan Daerah (PD) Pasar, mengingat urusan pasar selama ini ada di sejumlah lembaga. Untuk efisiensi dan transparansi agar PD Pasar segera dibentuk dengan manajemen pasar modern yang baik. 6) DPD-RI meminta agar Forum Asosiasi Pedagang Seni Sukawati diaktifkan kembali, tidak sebatas hanya urusan odalan, tetapi urusan berkomunikasi pada pemerintah karena kebersatuan pedagang dalam sebuah organisasi akan membuat suara pedagang lebih didengar. ‘’Saya akan turun kembali ke Pasar Seni, lain kali protokol DPD-RI tidak usah pakai sambutan segala, saya akan datang sendiri alias incognito. Diam-diam sajalah untuk melihat perkembangan Pasar Seni Sukawati. Ke depan baru kita atur agar pasar seni bisa sukses seperti pasar oleh–oleh. Saya kecewa juga di Gianyar sudah ada pasar oleh-oleh modern. Harusnya pemerintah Gianyar jangan beri izin, termasuk minimarket-minimarket yang sudah masuk ke pelosok desa. Kasihan rakyat dan umat Hindu terdesak dengan minimarket merek Jakarta. Jangan semua baru bergerak menjelang pilkada dan saya ingatkan pada pemimpin Gianyar, tanamkan nama baik karena kalau sudah pensiun sudah tidak berbuat apa–apa lagi. Masih ada waktu untuk memperbaiki dan menyempurnakan,’’ ungkap Gusti Wedakarna peraih suara terbanyak di Gianyar saat Pemilu DPD 2014 lalu. (ad046)
SATYAGRAHA – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dikerubuti ibu-ibu kaum marhaen dan para pedagang untuk berebut berfoto.
Unud Tamatkan 192 Program Magister dan Doktor IPK Tertinggi 4,00
BERTEPATAN dengan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni, Rabu (1/6) kemarin, Program Pascasarjana Unud melepas atau meyudisium 192 calon wisudawan dari Program Studi Doktor dan Magister. Mereka dilepas dan dikalungkan medali oleh Direktur Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). Sementara dalam laporan kelulusan yang disampaikan Asisten Direktur I Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. dijelaskan bahwa periode kedua di tahun 2016 ini, dari 192 calon wisudawan, 23 di antaranya doktor dan 169 orang magister. Soal prestasi akademik, menurut Prof. Budiarsa, Program Magister sebanyak 31 orang atau 18,34% dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan 3 orang di antaranya memiliki indeks prestasi akademik tertinggi yakni 4,00 yang diraih oleh Nengah Surata dari Program Studi Magister Agribisnis dan I Wayan Ambara Antara dengan IPK 4,00 dari Magister Teknik Mesin serta Made Adi Surya Antara dengan IPK 3,95 Program Studi Magister Teknik Elektro. Sementara dari 23 orang calon wisudawan dari Program Studi Doktor berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat cumlaude sebanyak 11 orang atau 47,83% dan tiga di antaranya memiliki IPK tertingi yakni Dr. dr. Ida Bagus Subanada, Sp.A.(K) dengan IPK 3,86, Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B., Sp.OT.(K) dengan IPK 3,86 dan Dr. Wahyu Susihono, S.T., M.T. dengan IPK 3,85 yang semuanya Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran. Untuk Program Magister, sambung Prof. Budiarsa, yang berhasil menyelesaikan studinya sebanyak 169 orang, di mana 92 orang atau 54,44% laki-laki dan 45,56% atau 77 orang perempuan. Masih dalam acara pelepasan yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Unud itu, dalam laporan Asisten Direktur I dikatakan dari Program Studi Doktor, ada doktor Lingusitik 3 orang, doktor Ilmu Kedokteran 7 orang, Kajian Budaya 5, Ilmu Pertanian 2, Ilmu Ekonomi 2, Ilmu Peternakan 1, Doktor Manajemen 1 dan Ilmu Hukum 2 orang. Untuk Program Magister, ada Linguistik 15 orang, Kajian Budaya 1, Fisiologi Olahraga 1, Ilmu Hukum 10 orang, Magister Manajemen 16 orang, Agroteknologi 1. Untuk Magister Ilmu Biomedik jumlahnya 60 orang
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
yang terdiri dari 10 orang Anti Aging Medicine, seorang Kedokteran Dasar, 49 orang Dokter Spesialis Combined Degree. Untuk magister lainnya ada Kajian Pariwsata 5 orang, Ilmu Ekonomi 4, Ilmu Lingkungan 2, Agribisnis 3, Ilmu Peternakan 4, Teknik Sipil 2, Akuntansi 29 orang, Teknik Elektro 4, Arsitektur 2, Teknik Mesin 2, Kimia Terapan 1, Ilmu Kesehatan Masyarakat 1, Kedokteran Hewan 3 dan Kenotariatan 3. Berdasarkan data yang disampaikan, hingga saat ini Program Pascasarjana Unud telah menamatkan 6.242 orang magister dan 534 orang doktor. Sedangkan yang sedang mengikuti pendidikan hingga saat ini 2.982 untuk Pascasarjana dan 755 menempuh Program Studi Doktor. Direktur Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengatakan, dengan dilepasnya calon wisudawan yang ke-82 ini diharapkan alumnusnya mampu menjaga simbol Udayana, yakni cakra yang terus berputar. Dalam pelepasan yang dihadiri Dr. Ir. Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si., Direktur Pascasarjana berharap calon wisudawan ini mampu mengembangkan ilmu pengetahuan lagi, untuk menjadi SDM yang mandiri dan berbudaya. ‘’Kembangkanlah ilmu yang saudara sudah raih,’’ pintanya. (ad098)
TERBAIK - Direktur Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). berfoto bersama usai memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik.
DAERAH
Kamis Pon, 2 Juni 2016
5
Danramil Siap Berikan Pendampingan Swasembada Pangan Negara (Bali Post) Tantangan para petani belakangan cukup berat. Selain permasalahan air irigasi, hama penyakit, pupuk, juga permasalahan lainnya. Untuk itu, TNI siap memberikan pendampingan. Hal ini disampaikan Danramil Mendoyo Lettu Inf M. Zainul Eksan didampingi Babinsa Yehembang Kangin Mendoyo Sertu Gusti Ketut Dena saat kegiatan komunikasi sosial (komsos) di kantor BPP Desa Yehembang Kangin Mendoyo, Rabu (1/6) kemarin. Hadir juga dalam kegiatan Komsos tersebut tokoh
masyarakat yang ada di wilayah Mendoyo, Kepala BPP Kecamatan Mendoyo, PPL sewilayah Kecamatan Mendoyo dan Klian subak se-Kecamatan Mendoyo. Dalam kesempatan tersebut Danramil mengajak semua tokoh bekerja sama dalam mengatasi semua permasalahan yang terjadi, khususnya di wilayah Mendoyo. Lettu Inf M. Zainul Eksan selaku pejabat Danramil Mendoyo yang baru akan berupaya untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, terutama dalam bidang swasembada pangan dan hubungan komu-
nikasi yang sudah terjalin dengan baik antara Babinsa, BPP, PPL dan masyarakat agar tetap dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan. “Pada hakikatnya tujuan pendampingan di bidang swasembada pangan untuk membantu masyarakat menuju pada kesejahteraan khususnya di bidang pangan,” kata Zainul. Pihaknya juga berharap jika ada kendala dan permasalahan agar segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan sehingga bisa segera dicarikan solusinya. (kmb)
Bali Post/udi
MENGEVAKUASI - Warga mengevakuasi korban tewas tertabrak KA di Banyuwangi, Rabu (1/6) kemarin.
Bali Post/kmb
KOMSOS - Komsos yang dilaksanakan jajaran Koramil Mendoyo di BPP Yehembang Kangin Mendoyo.
Gadaikan Motor Ibu Kos, MH Dipolisikan Banyuwangi (Bali Post) Ulah pria yang satu ini tak layak ditiru. Ditolong, justru dibalas kejahatan. Dialah, MH (37), asal Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Pria ini nekad menggadaikan motor milik ibu kosnya di Dusun Gumuk Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Uang hasil kejahatan dihabiskan untuk berfoya-foya. Akibat ulahnya, pelaku harus berurusan dengan Polsek Kalipuro. Pelaku ditangkap polisi, Selasa (31/5) malam, setelah korban, Ustina melapor ke polsek. “Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, sangkaannya penggelapan motor,” kata Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi, Rabu (1/6). Dijelaskan,
motor yang digadai korban jenis Honda Blade bernopol P 3040 ZM. Kronologisnya, pelaku berpura-pura meminjam motor tersebut dengan dalih mengantar istri sirinya membeli motor. Bukannya dikembalikan, motor tersebut justru digadaikan ke seseorang di Wongsorejo, Banyuwangi. Korban akhirnya melapor ke Polsek. Polisi berhasil membekuk pelaku di tempat kosnya. Hasil penyelidikan polisi, motor tersebut digadaikan melalui seorang perantara seharga Rp 2,2 juta. Dari nominal ini, Rp 100.000 diberikan ke perantara, lalu Rp 160.000 dibelikan ponsel. “Sisanya dihabiskan berfoya-foya,” jelas Kapolsek.
Kini, pihaknya masih memburu keberadaan penadah motor milik korban. Sebab, sudah berpindah tangan lagi. Kapolsek menambahkan, perkenalan pelaku dan korban berawal saat suami korban bekerja di Bali. Korban kerap mengunjungi suami, dan kenal baik dengan pelaku. Akhirnya, pelaku meminta kos untuk istri sirinya. Saat itulah, muncul niat jahat pelaku membawa kabur motor korban. Akibat perbuatannya, pelaku harus mendekam di Mapolsek Kalipuro. Dari kasus ini, polisi mengamankan ponsel sebagai barang bukti. Selama ini, pelaku yang berdarah Jawa ini memiliki KTP di Bali. (kmb30)
Dihajar ”Debt Collector”, Nasabah Lapor Polisi Banyuwangi (Bali Post)Apes dialami Jaelani (52), seorang nasabah kredit pembiayaan motor di Banyuwangi. Pria ini menjadi korban penganiayaan debt collector sebuah jasa pembiayaan kredit. Tak hanya dianiaya, korban juga sempat diteriaki maling oleh pelaku yang berjumlah empat orang. Tak terima dengan perlakuan ini, korban membawa kasus tersebut ke Polsek Kalipuro, Banyuwangi. Aksi penganiayaan itu terjadi, Senin (30/5) sore. Kala itu, korban mengendarai motor Honda Vario bernopol P 5523 ZL di Jalan Raya Kalipuro. Kemudian, korban dipepet satu pelaku. Versi korban, pelaku mengaku dari kantor pembiayaan Finance dan berniat menyita motor korban. Sebab, korban sudah menunggak cicilan selama tiga bulan. Tak berselang lama, tiga pelaku lagi datang ke lokasi. Satu pelaku sempat mengambil paksa kuncir motor korban. Merasa kalah banyak, korban berniat menghindar. Pelaku akhirnya berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan maling langsung mengejar korban yang mengendarai motor. Karena panik, korban terjatuh. Untungnya, warga tak langsung menghakimi korban. Bukannya menolong, pelaku justru menghajar korban yang tersungkur hingga pingsan. Usai menghajar korban, pelaku meninggalkan lokasi. “Saya baru sadar setelah ditolong warga, kebetulan juga ada kerabat di dekat lokasi,” kata Jaelani, Rabu (1/6) kemarin. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek di betis kanan. Kepalanya juga pusing, pundaknya nyeri. Menurut Jaelani, dirinya memang tiga bulan menunggak angsuran. Alasannya, pekerjaannya sebagai buruh di pemotongan kayu sedang sepi. “Tiba-tiba saja saya dicegat, lalu diteriaki maling. Padahal saya tinggal 7 kali lunas,” keluh pria asal Desa Kembiritan, Genteng ini. Kasus ini pun dilaporkan ke
kantor polisi. Sementara itu, Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Perwira ini menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi. “Kita masih dalami dulu, termasuk mencari identitas para pelaku,” kata Kapolsek. (kmb30)
Bali Post/udi
DIHAJAR- Korban nasabah bank yang dihajar debt collector menunjukkan luka, Rabu (1/6) kemarin.
Disambar KA, Warga Sumberejo Tewas Banyuwangi (Bali Post) -
Warga Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi geger, Rabu (1/6) pagi. Sulis (35), seorang ibu rumah tangga, tewas setelah disambar kereta api (KA) tak jauh dari rumahnya. Warga Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi ini tewas seketika di lokasi, tubuhnya sempat terseret beberapa meter. Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke kereta. Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi di lapangan, sebelum kejadian, korban sempat duduk-duduk di pinggir rel. Tak berselang lama, KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang melaju dari arah utara. Korban mendadak melom-
pat ke tengah rel. Alhasil, tubuh korban tersambar moncong lokomotif. Kepala korban remuk. “Korban informasinya melompat saat kereta lewat, akhirnya disambar lokomotif dan meninggal di lokasi,” kata Kapolsek Banyuwangi AKP Ketut Redana. Warga yang melihat kejadian ini langsung berhamburan mendekat. Tubuh korban akhirnya dievakuasi ke RSUD
Blambangan. “Ini murni kelalaian korban,” kata Kapolsek. Pihaknya belum memastikan motif dari aksi korban, bunuh diri atau murni kecelakaan. Terkait kejadian ini, pihaknya langsung melakukan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Usai diautopsi di rumah sakit, jasad korban diserahkan ke pihak keluarga. “Keluarga menerima peristiwa ini
sebagai musibah,” pungkas Kapolsek. Salah satu warga, Mulyono, mengaku sebelum kejadian, korban sudah meninggalkan rumah sejak Selasa (31/5) malam. Diduga ada masalah keluarga. Korban akhirnya nekat mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri di kereta. Dugaan ini diperkuat saat warga mengevakuasi tubuh korban. Suami korban yang berada di lokasi terkesan tak mempedulikan kejadian tersebut. Setelah diperiksa medis, jenazah korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. (kmb30)
Disperindag Gelar Sidak
Sejumlah Warung Ditemukan Jual Mikol Golongan A Negara (Bali Post) Penjualan minuman beralkohol (mikol) di Kabupaten Jembrana rupanya masih marak. Meski sebelumnya penjualan mikol dilarang pemerintah, namun saat dilakukan sidak, Rabu (1/6) kemarin, masih ditemukan sejumlah warung yang tetap menjualnya. Sedikitnya, ratusan botol mikol golongan A ditemukan di dua warung di Kecamatan Negara. Sidak dilakukan guna mengantisipasi penyalahgunaan mikol. Apalagi, jelang bulan suci Ramadan. Saat sidak di Kecamatan Negara, petugas masih menemukan pedagang yang menjual mikol golongan A jenis bir tanpa izin. Lebih dari 150 botol mikol ditemukan petugas di dua warung. Ketika sidak, para pedagang mencoba menyembunyikan mikolnya. Kasi Perlindungan Konsumen Disperindag Jembrana Putu Pramita mengatakan pihaknya melakukan sidak guna menghindari penyalahgunaan mikol jelang bulan suci Ramadan. “Kegiatan ini kami lakukan mengingat dalam waktu dekat memasuki bulan puasa. Kami tidak ingin apa yang sudah diatur dalam undang-undang peredaran mikol itu, justru dijual di tempat yang tidak semestinya,” jelasnya. Salah seorang pedagang di Desa Kaliakah, I Luh Erni, mengaku nekat menjual mikol tanpa izin karena adanya pesanan dari beberapa pemuda. Mereka kerap mengonsumsi
mikol dan membeli di warungnya. Untuk efek jera, petugas kemudian memberikan surat teguran dan peringatan kepada pedagang yang menjual mikol tanpa izin.
Ditambahkan Pramita, para pedagang ini melanggar Perpres Nomor 74 Tahun 2013/Permendag No. 06 Tahun 2015/peraturan Direktur Jendral Perdagangan Dalam
Negeri No. 04 Tahun 2015 dan Surat Edaran Bupati Jembrana No. 510 Tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan peredaran serta penjualan mikol. (kmb)
Bali Post/kmb
SIDAK - Pihak Disperindag Jembrana ketika melakukan sidak mikol di salah satu warung di Kecamatan Negara, Rabu (1/6) kemarin.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
OPINI
6
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Menata Sistem Pendidikan Nasional SETELAH ingar-bingar kelulusan, kini tibalah waktunya untuk mencari sekolah yang baru. Baik untuk lulusan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Perguruan Tinggi. Tidak saja anak didik, siswa bersangkutan yang repot, tetapi orangtua yang bersangkutan sering kali lebih repot juga. Banyak hal yang menyebabkan hal ini. Waktu, pikiran, tenaga, dan juga dana. Walau sudah ada aturan main soal penerimaan siswa baru yang sudah sangat jelas, toh masih saja hal-hal yang di luar itu tetap berlaku. Bagi orangtua yang ingin anaknya ke sekolah atau perguruan tinggi favorit, tentu saja ini masalah dan beban yang tidak mudah dan juga murah. Alhasil, setiap era penerimaan siswa baru tentu akan menyita perhatian besar. Tetapi, terlepas dari semua itu, tentu kita secara nasional tetap berpikir bahwa sistem pendidikan kita di sini belum menemukan bentuk serta performanya yang pas. Terkesan masih mencari- cari, terutama soal kurikulum. belum ada yang baku, dalam artian akan berlaku setidaknya dalam waktu yang panjang meskipun pemerintahan akan berganti. Kita masih melihat, adanya celah untuk tetap coba-coba. Hal ini sungguh mengherankan karena kita masih butuh waktu yang sangat lama untuk melakukan perbaikan secara permanen. Ini tentu sangatlah merugikan secara nasional. Bagaimanapun kalau kita membandingkan dengan negara di ASEAN saja, kita masih kalah jauh. Harus segera dibenahi. Namun kenyataannya, kita masih belum mampu. Ini ironis. Ketika negara lain sudah melakukan yang terbaik bagi warganya, kita masih belum. Tentunya kita tidak terlalu muluk-muluk membandingkan diri dengan negara yang super maju. Di kalangan ASEAN saja. Kapan kita seperti Singapura ataupun Malaysia. Dua puluh tahun lalu, mereka itu masih berguru kepada kita. Dan kini ironis sekali kondisi justru berbalik. Selain itu, ironisnya juga, di tengah ketidakpastian soal kualitas ini ternyata yang pasti justru soal kuantitasnya. Dalam artian, sekolah dan perguruan tinggi tumbuh menjamur. Seperti cendawan di musim hujan. Tidak semuanya dengan kualitas yang memadai. Malah ada yang asal-asalan alias bodong. Ini tentu sudah jauh dari target pembangunan pendidikan nasional. Selain itu juga, biaya pendidikan kita makin hari makin naik. Meningkat dan itu sudah membuat kalangan orangtua semakin menjerit. Mengapa bisa begini? Tentu pemerintah sebagai regulator bisa menjawab dan kalau mau bisa meminimalkan kondisi seperti ini. Ini kondisi yang tidak mendidik. Sangat jauh dari idealisme pendidikan. Kondisinya sekarang tidak ubahnya sebagai lembaga pendidikan yang sangat menonjolkan wajah korporasi. Tidak heran kalau sekarang semua berlomba untuk mendirikan sekolah, melebarkan usaha sekolahnya, membuka kelas favorit, membuka fakultas favorit yang menjanjikan banyak peserta dan juga tentunya banyak pemasukan. Ini ironis. Sementara soal mutu serta tanggung jawab moral sebagai lembaga pendidikan yang punya tugas mencetak kader bangsa yang baik, pintar, beretika, bermoral, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sudah menjadi nomor buntut. Selain itu pula, output sekolah kita sekarang tidak bisa dibandingkan seperti zaman dulu. Kita tidak bisa melihat kualitas anak sekarang dibandingkan dengan yang dulu. Sepertinya ada sesuatu yang salah. Coba kita lihat perilaku mereka sekarang, meskipun tidak bisa dipukul rata, namun ada sesuatu yang memprihatinkan. Sepertinya siswa ini hanya diajari bukan dididik. Mereka mungkin saja terlalu banyak tahu tentang ilmu pengetahuan tetapi pengetahuan etika, moral, dan beragama mereka tidak sebanding. Pengetahuan tentang Tanah Air mereka juga sangat sempit. Ini berbahaya sebagai generasi penerus. Kepintaran tanpa diimbangi dengan pengetahuan agama, moral, serta Tanah Air akan menjadi generasi yang tidak tahu asal-usulnya. Ini akan menjadi batu sandungan bagi pembangunan bangsa ke depan yang menuju sebuah bangsa yang besar. Ironi ini harus segera dihapus. Pemerintah harus segera turun tangan dan membenahinya dengan sungguhsungguh. Kita ingin sebuah generasi penerus yang kuat, pintar, religius, dan Cinta Tanah Air Indonesia.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Budaya Berlalu Lintas
Pembatasan kendaraan untuk melintas ke arah timur di simpang tiga jalur Kepundung belum maksimal. Pembatasan dan palang pengalihan arus di jalur ini belum efektif untuk membuat pengendara yang datang dari arah barat berbelok menuju Jalan Kepundung. Para pengendara sepeda motor malah menumpuk di sisi palang sehingga membuat arus lalin macet. Ini disebabkan jalur ke kanan dari timur terhalang kendaraan yang ingin mencari celah melintas di antara palang pembatas. Untuk membangun budaya tertib lalu lintas, hal-hal kecil ini tampaknya perlu dibiasakan. Pengendara sepeda motor mestinya membiasakan diri melintas sesuai petunjuk dan rambu pengatur lalu lintas. Ini perlu dibudayakan agar semua pengendara yang melintas merasa nyaman di jalan. Wayan Sugarda Denpasar, Bali
Ceramah Lalu Lintas Sebagai salah seorang orangtua siswa yang memiliki anak menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah, saya berharap Polisi Lalu Lintas meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan kepada anak-anak sekolah untuk tertib di jalan saat berkendara. Ini perlu dilakukan agara anak-anak sekolah terbiasa menggunakan helm dan berkendara yang benar dan patuh rambu lalu lintas. Hal ini saya sampaikan kepada Polisi Lalu Lintas karena ketika saya sebagai orangtua menasihati anak untuk menggunakan helm ke sekolah sering tak dihiraukan. Sering kali anak mengaku banyak temannya juga tak pakai helm. Mungkin ceritanya akan menjadi lain, jika yang mengingatkan mereka adalah Polisi Lalu Lintas. Ceramah tertib lalu lintas perlu diberikan kepada anakanak sekolah secara berkala dan terjadwal dengan bekerja sama dengan sekolah. Ini mungkin bisa menjadi salah satu solusi untuk menekan dampak buruk lakalantas dan membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Dengan permohonan ini, saya berharap agar pada saat siswa selesai mengikuti semesteran, mereka dikumpulkan dan diberikan ceramah lalu lintas. Drs. Wayan Mudana Gianyar, Bali
Ironi Pendidikan di Indonesia Tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan oleh UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah: ‘’untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab’’. Jika mengacu pada tujuan pendidikan nasional tersebut, maka jelaslah arah pengembangan pendidikan di Indonesia ke depan adalah untuk membina anak-anak menuju tingkat kedewasaannya disertai dengan pembentukan akhlak mulia, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta bertanggung jawab atas diri, bangsa, dan negaranya.
Oleh Prof. Dr. I Ketut Suda, M.Si. itambah lagi sejak tahun 1990, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Kepres No. 36 Tahun 1990, maka lengkaplah idealisme negara untuk melindungi dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa negeri ini. Sebagai konsekuensi logis dari keluarnya Keppres ini, maka negara berkewajiban memenuhi hak anak yang melekat pada diri mereka. Ada pun hak-hak tersebut meliputi, hak kebebasan sipil, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, dan perawatan alternatif atau lingkungan. Ketika hak-hak ini benar-benar diberikan, harus berlandaskan pada empat prinsip dasar hak anak, yakni: pertama, nondiskriminatif; kedua, kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child); ketiga, hak untuk hidup; dan keempat, adalah hak untuk mengemukakan pendapat (child participation). Namun, dalam praktik sosialnya apa yang dituangkan dalam UU No.20/2003 dan dalam Konvensi Anak tersebut, belum dapat terlaksana secara optimal. Bahkan, dalam beberapa kasus dapat dikatakan masih terlihat cukup ironis. Pasalnya, beberapa petinggi di negeri ini diduga tega mengkorup uang rakyat termasuk di lembaga penegak hukum. Hal ini menyusul tertangkapnya beberapa aparat penegak hukum oleh KPK, yakni Ketua Pengadilan Negeri Kapahiang, hakim tindak pidana korupsi Janner Purba, dan dua rekannya, hakim ad hoc Pengadilan Negeri
D
Bengkulu, serta panitera Pengadilan Negeri Bengkulu terkait kasus korupsi (Bali Post, 26 Mei 2016 halaman 1). Sementara di sisi lain ada kasus siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Buleleng, yakni di Desa Ringdikit, harus menyeberangi sungai yang cukup lebar ketika mau berangkat ke sekolah karena tidak ada jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan lokasi sekolah yang akan dituju. Saat musim kemarau ketinggian air sungai tersebut mencapai 30 cm, tetapi pada saat musim hujan airnya sangat dalam dan deras, sehingga banyak anak yang tidak bersekolah karena tidak berani menyeberangi sungai (Bali Post, 26 Maret 2016 halaman 7). Kasus anak sekolah menyeberangi sungai yang dapat mengancam keselamatan mereka di Kabupaten Buleleng, mungkin hanya merupakan secuil permasalahan, dari gunung es ironi pendidikan di negeri ini. Kasus-
kasus seperti rusaknya medan yang harus dilalui oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah, ambruknya gedung sekolah, minimnya infrastruktur pembelajaran, dan lain-lain, merupakan ironi pendidikan yang kasatmata. Artinya, masyarakat awam pun bisa melihat persoalan tersebut sebagai persoalan praktik pendidikan. Akan tetapi rendahnya kualitas pendidikan, proses pendidikan yang tidak memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengekspresikan potensi yang dimilikinya, serta adanya kaitan antara ideologi dan kekuasaan dalam mengintervensi kebijakan pendidikan, merupakan persoalan praktik pendidikan yang kurang dapat disentuh oleh pemahaman masyarakat awam. Dengan meminjam gagasan Susetyo (2005:12) dapat dipahami bahwa ironi pendidikan semacam ini bermula dari adanya warisan pemerintahan kolonial Belanda, yang pada era pemerintahan
Kasus-kasus rusaknya medan yang harus dilalui oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah, ambruknya gedung sekolah, minimnya infrastruktur pembelajaran, dan lain-lain, merupakan ironi pendidikan yang kasatmata
Suara Publik Kompetensi dan Penguatan Budaya Jabarkan ’’Wonderful Indonesia’’ PEMERINTAH telah melakukan berbagai terobosan dalam membangun daya saing pariwisata nasional. Upaya-upaya strategis baik dalam penataan infrastruktur, daya dukung objek wisata termasuk daya saing dan kompetensi pelaku pariwisata juga telah disasar. Namun, untuk menuju daya saing yang sesungguhnya, kompetensi sumber daya manusia pelaku pariwisata harus dijabarkan secara nyata. Kompetensi SDM haruslah menjadi salah indikatornya. Untuk menuju kompetensi yang sesungguhnya, SDM lokal jangan hanya berkutat merebut peluang yang ada di tingkat daerah. SDM pariwisata Bali harus mampu bicara di tingkat internasional. Ruang ke arah itu sangat terbuka, mengingat SDM pariwisata Bali memiliki keunggulan dalam banyak hal. SDM pariwisata Bali juga harus tertantang untuk mengisi posisi-posisi strategis yang ada sehingga SDM pariwisata Bali bisa menjadi penyangga sasaran Wonderful Indonesia. Dan secara tak langsung daya saing pelaku pariwisata lokal akan membuat pariwisata Bali berkontribusi lebih nyata terh-
Oleh Ramia Adnyana, S.E., M.M. adap pembangunan ekonomi Bali dan menjaga terwarisinya peradaban Bali secara jelas. Ini harus menjadi komitmen pelaku pariwisata Bali agar Bali bisa menjadi ikon pariwisata nasional yang membawa spirit kebangkitan bagi keharmonisan dan kerukunan NKRI. Dalam konteks pemasaran dan membangun daya saing pariwisata nasional, kini upaya branding dan memasarkan potensi nasional di sektor pariwisata gencar dilakukan. Wonderful Indonesia sebagai salah
satu tagline pemasaran pariwisata Indonesia perlu didukung semua elemen. Ini harus dijawab dengan aksi nyata dana kerja nyata. Ini harus dijabarkan secara profesional mengingat untuk kemajuan pariwisata Bali, serta Indonesia secara umum diperlukan aksi nyata. Tantangan ini harus dengan kerja, kerja, dan kerja. Tunjukkan dulu hasilnya dan kontribusi yang jelas. Karena itu, Bali harus melakukan program-program terukur dalam peningkatan kompetensi SDM. Kehadiran Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) dalam hal ini ingin menguatkan tagline wonderful Indonesia. DPD IHGMA Bali ingin menguatkan pariwisata budaya agar tidak tergerus oleh budaya pariwisata. Terlebih, produk kita sudah bagus. Premium product, the best destination, the best island. Ini yang harus dijaga dan dipertahankan secara berkesinambungan.
Orde Baru, terus dipelihara dan didekatkan pada ideologi kapitalisme liberal. Kemudian dengan sentuhan fasisme kolonialisme-Jepang, sistem pendidikan di Indonesia menjadi beraroma liberalis-feodalis. Ditambah lagi paradigma ini dipayungi oleh paradigma ‘’kompetisi’’ yang lahir dari rahim globalisasi, membuat dunia pendidikan benar-benar kehilangan esensinya sebagai arena untuk melangsungkan sebuah proses pendidikan. Dengan kondisi demikian, lembaga pendidikan pure dijadikan wahana untuk melakukan proses pengajaran semata. Sementara, tanggung jawab sekolah sebagai lembaga pendidikan sebatas meningkatkan kecerdasan intelektual anak (kecerdasan IQ), sedangkan dua kecerdasan lainnya, yakni kecerdasan emosional (EQ), dan Kecerdasan spiritual (SQ) cenderung diabaikan. Perkara anak didik tidak memiliki moralitas, etika, sopan santun dalam pergaulan, kini tampaknya sudah tidak lagi menjadi urusan sekolah. Dengan mencermati fakta sosial yang ada di dunia pendidikan saat ini, lagi-lagi penulis berasumsi bahwa telah terjadi ironi dalam praktik pendidikan di Indonesia. Pasalnya, di satu sisi lembaga pendidikan dituntut untuk meningkatkan kualitas pendidikan, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan pendidikan, dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia internasional. Sementara di sisi lain, secara umum kebijakan penguasa dalam konteks pendidikan lebih mementingkan target dibandingkan proses. Berangkat dari gagasan tersebut, dapat dibangun sebuah pemahaman baru, bahwa paradigma pendidikan di Indonesia kini telah bergeser dari paradigma pencerahan ke paradigma instrumetalisme, yakni sekolah (lembaga pendidikan) dianggap tidak lebih dari sebuah instrumen untuk memperoleh pekerjaan bagi lulusan pendidikan itu sendiri. Penulis, Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia, Denpasar
POJOK Presiden tetapkan 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. - Jangan sekadar diperingati, mesti dilaksanakan. *** Pemerintah berencana akan memberhentikan satu juta PNS. - Pilih yang benar-benar mau melayani. *** Putusan PTUN soal reklamasi perkuat bukti adanya penyimpangan. - Buktikan pula terjadi di Teluk Benoa.
Penulis, Wakil Ketua DPD IHGMA Bali, General Manager Hotel Sovereign Bali
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (137rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
PLANG Sejumlah kendaraan melintas di dekat sebuah plang pengalihan arus lalin di simpang empat Jalan Kepundung, Jalan Kapten Agung dan Jalan Surapati Denpasar. Foto diambil baru-baru ini.
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Aturan Harus Ditegakkan
Komunis Tak Ada Tempat di Indonesia
Generasi Emas Bebas Narkoba PEREDARAN narkoba di Indonesia, termasuk di Bali sudah sangat marak. Bahkan, cara pengedarannya sudah terbilang cerdik. Sebab, mereka (pengedar -red) merancangnya dengan sangat terstruktur, rapi, dan praktis dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi terkini. TNI sebagai garda utama dalam memBali Post/win pertahankan kedaulatan NKRI mempunyai andil besar untuk mengantisipasi hal tersebut dengan cara-cara yang sudah dibekali, baik secara konvensional maupun asimetris. Sehingga, upaya yang mereka lakukan untuk melemahkan kedaulatan NKRI bisa dibatalkan. Demikian diungkapkan Kasdim 1611/ Badung, Mayor Inf. I Dewa Ketut Darmada, di sela-sela kegiatan P4GN, Rabu (1/6) kemarin. Sebagai aparat kewilayahan sampai tingkat Babinsa, tentu tidak mengharapkan hal itu terjadi. Salah satu cara yang dilakukan adalah menguatkan diri sendiri dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba. Minimal mengetahui jenisjenis narkoba dan bahayanya seperti apa. Sehingga, bagaimana peredarannya dan pencegahannya di masyarakat, khususnya kepada generasi muda, dapat diketahui. Inilah tugas utama Babinsa memberikan edukasi kepada masyarakat dan berupaya untuk mempertahankan kedaulatan NKRI. Dan yang paling penting, aparat harus bebas dari jenis narkoba apa pun. Sehingga bisa menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda untuk menyiapkan generasi emas yang benar-benar bebas dari narkoba. “Secara terbuka mereka memang tidak ada, namun secara sembunyi-sembunyi sudah sangat banyak. Tetapi ini sudah dikerjakan dan diantisipasi oleh semua unsur lapisan pemerintah maupun nonpemerintah yang ada di Bali, termasuk kami sebagai satuan aparat TNI,” ujarnya. (win)
Mangupura (Bali Post) -
TNI dan Polri sedang gencar mengawasi serta menindak munculnya atribut atau gerakan Komunis di Indonesia, termasuk di Bali. Tap MPRS Tahun 1966, UU No. 27 Tahun 1999 dan Tap MPR Tahun 2003 menyatakan tidak ada hak PKI atau ideologi Komunis hidup di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan usai membuka Rakor LPSK di Kuta, Kamis (1/6) kemarin.
Bali Post/kmb23
TANGGUL - Sejumlah pekerja memindahkan batu besar dengan bantuan alat berat untuk pengerjaan proyek pembuatan tanggul penahan ombak di kawasan Pantai Purnama, Gianyar, Rabu (1/6) kemarin. Proyek pembuatan tanggul ini dilakukan untuk meminimalisasi dampak abrasi yang sangat parah di kawasan tersebut. Selain tanggul, juga dibuatkan jalan setapak untuk para pejalan kaki.
PPKn Penting dalam Pembentukan Perilaku Siswa dikembalikan lagi menjadi pelajaran wajib anak-anak sekolah. Siswa juga perlu diajak mencintai negeri melalui pengetahuan tentang pulaupulau yang ada di Indonesia, berikut dengan ragam etnis, budaya, suku, dan agama. Hal ini kemudian diperkuat dengan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Fokus pada perkembangan teknologi saja sangat rentan melunturkan moral anak bangsa. “Kita harus betul-betul siap seratus persen menerima kecanggihan teknologi dengan dasar perilaku yang kuat. Jangan sampai kita justru terjerumus karena teknologi. Justru itu akan menimbulkan satu kemunduran,” tegas politisi asal Tabanan ini. Selain mengembalikan pelajaran PPKn, Suamba juga meminta para guru agar lebih memerhatikan anak didiknya. Sebab bila melihat kondisi saat ini justru guruguru banyak yang sibuk mengurus dirinya sendiri ketimbang murid mereka. Salah satunya karena ada tuntutan sertifikasi dari pemerintah pusat. Tapi kalau guru tidak memenuhi persyaratan itu, juga berdampak kurang bagus bagi mereka. Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah khususnya di pusat untuk memerhatikan hal tersebut. (kmb32)
”Memang kalau pelajaran PPKn, kalau sudah hafal dengan isinya paling tidak itu menjadi pedoman dalam kita berperilaku, karena di dalamnya itu sudah terkandung yang namanya budi pekerti.”
Bali Post/rin
7
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
FIGUR
Denpasar (Bali Post) – Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan atau PPKn dinilai sangat penting dalam pembentukan perilaku anak atau siswa. Apalagi di era sekarang, di tengah gempuran teknologi yang begitu pesat. Nilai-nilai dalam Pancasila bisa dijadikan pedoman untuk melangkah pada hal-hal yang positif. Demikian disampaikan anggota Komisi IV DPRD Bali I Gede Suamba di gedung dewan, Rabu (1/6) kemarin. “Dulu namanya civic, kemudian diganti PPKn. Sebenarnya waktu itu sangat mudah dipahami anak-anak,” ujar politisi PDI Perjuangan ini. Suamba mengaku hafal betul dengan pembukaan UUD 1945, berikut isinya yang terdiri dari 37 pasal dan 16 bab ketika mendapat pelajaran civic di bangku SMP. Demikian juga dengan Pancasila berikut butir-butirnya dalam setiap sila. “Memang kalau pelajaran PPKn, kalau sudah hafal dengan isinya paling tidak itu menjadi pedoman dalam kita berperilaku, karena di dalamnya itu sudah terkandung yang namanya budi pekerti,” jelasnya. Paling tidak, kata Suamba, ada sebuah panutan ataupun tolok ukur dalam menyikapi suatu hal. Itu sebabnya, PPKn dinilai sangat baik jika
Bali Post/wan
Anggota Komisi IV DPRD Bali I Gede Suamba
“Kalau tidak ditegakkan aturan ini, negeri ini akan tidak jelas. Sesuai Undangundang Nomor 27 Tahun 99 (1999), organisasi yang tidak mengakui Pancasila sebagai ideologi, tidak punya hak hidup di Indonesia. Komunis tidak ada tempat di Indonesia,” tegasnya. “Saya sebagai Menkopolhukam tidak ragu. Kalau terlalu lama ragu, ancaman semakin banyak,” ujar Luhut. Luhut mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan Menkum HAM dan Mendagri untuk menindaklanjuti aturan tersebut. “Kita harus tegas untuk itu. Pilihannya ada dua, tegakkan aturan atau ubah undang-undang tersebut,” ucapnya. Kembali ia menegaskan supaya melaksanakan peraturan perundang-undangan yang ada. Apalagi sudah ada pegangan yaitu Tap MPRS dan MPR serta undang-undang terkait. Meski demikian, Luhut mengaku hubungan Indonesia dengan Cina baikbaik saja. Pihaknya tidak melarang jika Komunis dalam konteks akademis. Yang dilarang adalah dalam konteks membuat
Calon Komisioner KPPAD Tak Penuhi Ekspektasi Dewan
Denpasar (Bali Post) Komisi IV DPRD Bali menunjukkan kekecewaannya terkait nama-nama yang muncul sebagai calon komisioner Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali. Utamanya kecewa karena dari deretan nama itu tidak ada para pemerhati maupun pegiat LSM yang selama ini lantang menyuarakan perlindungan anak. “Melihat nama-nama yang muncul saya kecewa sebenarnya dengan teman-teman para pemerhati, LSM anak yang selama ini sangat getol. Ketika kami sediakan panggung malah tidak ada yang daftar. Jadi, ekspektasi kami tidak memenuhi harapan dalam proses ini,” ujar Ketua Komisi IV, I Nyoman Parta, usai memimpin rapat dengan BP3A Bali dan panitia seleksi calon komisioner KPPAD Bali di Ruang Baleg DPRD Bali, Rabu (1/6) kemarin. Parta menambahkan, calon komisioner yang lolos
juga terbatas hanya 8 dari 16 orang yang mendaftar. Minimnya pendaftar menurutnya karena ada persyaratan umur harus 35 tahun, di samping adanya keharusan untuk bekerja full time. Padahal, syarat full time atau tidak boleh nyambi karena melihat banyaknya persoalan anak dan juga banyaknya kebijakan tentang anak yang memang harus dilaksanakan. Pihaknya justru menyesalkan adanya ketentuan umur harus 35 tahun karena mengambil begitu saja dari ketentuan Komisi Perlindungan Anak. Selain itu, panitia seleksi juga dikritik tidak runut dalam melakukan tahapan seleksi. Dalam hal ini sudah mulai melakukan uji publik pada 31 Mei sampai 8 Juni. Sementara tanggal 6 Juni masih akan ada tes yang dilakukan kepada para calon. Uji publik pun hanya menyebut nama calon tanpa disertai dengan latar belakang mereka.
“Uji publik hanya melempar nama, siapa yang tahu? Tanggal 6 dites lagi. Sudah diuji publik, dites lagi. Harusnya kan selesaikan tes dulu baru uji publik. Selanjutnya, apakah ada yang gugur atau mendapatkan dukungan, kan gitu,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Seleksi Calon Komisioner KPPAD Bali, Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H. mengatakan, pemilihan 8 calon sudah melalui seleksi
organisasi dan penyebaran ajaran Komunis. “Kalau konteksnya akademis enggak masalah. Ada TR (telegram rahasia) Kapolri terkait itu, terjemahan dari Undang-undang No.27 Tahun 1999. Kita lihat ada sedikit kebablasan, tidak boleh dilakukan tindakan represif,” tegasnya. Terkait adanya pengakuan bahwa yang dituduh PKI justru sebagai korban, Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai menegaskan pihaknya diberikan mandat oleh Undang-undang Nomor 31 Tahun 2014 untuk memberikan bantuan medis, psikologis, dan psikososial kepada saksi dan korban, termasuk korban pelanggaran HAM berat. Juga memfasilitasi korban untuk mendapatkan restitusi atau kompensasi. “Oleh karena itu, kita harus melaksanakan undang-udang tersebut. Sekarang siapa yang disebut korban? Tentu LPSK tidak bisa menentukan sendiri siapa korbannya,” tegasnya. Untuk pelanggaran HAM berat, lanjut Haris, Komnas HAM yang berwenang menentukan status korban. Jika Komnas HAM mengeluarkan rekomendasi korban, LPSK tim. Baik itu berdasarkan pada hasil tes multiple choice dan essay, maupun tes psikologi. Mereka dikatakan memegang nilai tinggi ketika nilai-nilai tes itu digabungkan. Swardhana mengakui memang masih ada satu tes lagi pada tanggal 6 Juni. Kendati sudah mulai dilakukan uji publik, namun tetap ada nilai bahkan perankingan untuk tes itu. Bagaimanapun hasil penilaian tes itu, pihaknya mengaku akan tetap menyerahkan delapan nama calon komisioner kepada gubernur. Sementara terkait uji publik yang hanya mencantumkan nama, pihaknya mengakui memang kurang maksimal dalam mempublikasikan para calon. (kmb32)
Bali Post/edi
Luhut Binsar Panjaitan
tinggal menindaklanjutinya. “Misalnya korban membutuhkan penanganan medis atau psikologis, kita tinggal cek yang bersangkutan. Kalau keterangan dokter atau psikolog mereka membutuhkan layanan, kita berikan layanan. Posisi kita memberikan layanan kepada korban pelanggaran HAM berat. Kita tidak melihat apakah dari satu partai tertentu, apakah dari organisasi tertentu. Kita lihat status bersangkutan secara individu,” kata Haris. Proses perlu verifikasi status korban diperlukan dari yang memiliki kewenangan penyelidikan yaitu Komnas HAM dan kepolisian. Sedangkan LPSK tidak punya kewenangan untuk itu. Berdasarkan PP No. 44 Tahun 2008, Komnas HAM berhak mengeluarkan keterangan korban pelanggaran HAM berat. Kalau korban kejahatan yang berhak keluarkan rekomendasi korban adalah kepolisian. (kmb36)
Bali Post/dok
Nyoman Parta
BANGLI
8 Terkait Proyek Jalan Landih - Mukus
Bupati Sebut Tak Ada Pengalihan Anggaran Bangli (Bali Post) Polemik proyek jalan di Desa Landih, Bangli ditanggapi Bupati Bangli I Made Gianyar dengan turun langsung ke lokasi, Rabu (1/6) kemarin. Bupati menegaskan tidak ada pemindahan atau pengalihan proyek jalan hotmix jalur Dusun Landih - Mukus, Kintamani seperti yang dikhawatirkan warga dan prajuru adat setempat. Di hadapan puluhan warga, Gianyar menegaskan, pengerjaan jalan itu tidak dimulai dari Banjar Landih melainkan dari ruas jalan batas Desa Landih dengan Desa Jehem, Tembuku sampai dengan Banjar Mukus Desa Terunyan, Kintamani. Sebagai buktinya, patok proyek sudah dipasang. ‘’Yang dapat proyek bukan dari batas Banjar Landih - Mukus. Tapi dari batas Desa LandihMukus. Bupati tidak ada mindahin proyek. Tapi meluruskan pikiran yang bengkok-bengkok,’’ ujarnya, dengan nada tinggi didampingi Kadis Pekerjaan Umum Bangli I.B. Wediatmika dan Camat Bangli I Wayan Wardana. Pada pertemuan itu, Gianyar memutuskan seluruh proyek dengan sistem penunjukan langsung tidak dilaksanakan. Anggaran sebesar Rp 26 miliar akan dialihkan untuk proyek jalan LandihMukus supaya nantinya bisa dirampungkan pada 2017 mendatang. ‘’Proyek penunjukan langsung jangan dilaksanakan. Anggaran Rp 26 miliar itu pakai untuk jalan Landih dan Culali pada perubahan (APBD Perubahan - red),’’ ujarnya. Supaya kondisi serupa tak terjadi, dia juga meminta Dewan untuk turut meninjau lokasi proyek. Demikian juga dengan instansi yang menanganinya. ‘’Dewan juga perlu turun. Biar tahu lokasi proyek,’’ imbuhnya. Pada pertemuan yang berlangsung di perempatan jalan dekat kantor desa itu, salah seorang warga meminta bupati untuk lebih sering memantau proyek yang dikerjakan. Selain itu, adanya komitmen untuk menyelesaikan proyek jalan itu sampai 2017 mendatang diharapkan tak sekadar wacana, melainkan harus ditepati. ‘’Kami tunggu janji Bapak. Mudah-mudahan bisa terwujud,’’ ucapnya. Menyikapi pernyataan warga itu, Gianyar mengatakan proyek itu dipastikan tuntas. ‘’Tidak ada kata mudah-mudahan. Tapi itu pasti tuntas,’’ tandasnya. (kmb45)
Disimpan di Sadel Motor Bendahara
Rp 370 Juta Dana ADD Desa Awan Raib
Bangli (Bali Post) Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Awan Kintamani senilai Rp 370 juta lebih dilaporkan raib, Rabu (1/6) kemarin. Dana yang baru saja ditarik oleh Bendahara Desa Awan I Wayan Dastri (46) di BPD Kintamani tersebut hilang dari bagasi motor dinasnya saat ditinggal berbelanja ke sebuah warung. Sebagaimana yang dilaporkan korban I Wayan Dastri ke Polsek Kintamani siang kemarin, kasus hilangnya uang tersebut berawal saat dirinya melakukan penarikan uang di BPD Kintamani sebesar Rp 370.701.000 sekitar pukul 10.30 wita. Setelah selesai melakukan transaksi di bank, korban kemudian menyimpan uang tersebut di dalam bagasi sepeda motor dinas Honda Beat DK 2333 P yang dikendarainya. Sebelum disimpan uang yang nilainya lumayan banyak tersebut dibungkus dengan sebuah tas plastik. Dari parkiran bank, korban kemudian meluncur pulang ke Desa Awan. Namun dalam perjalanannya korban sempat mampir di sebuah toko untuk membeli termos. Saat berbelanja, motor yang dikendarainya tersebut diparkirnya di pinggir jalan. Usai berbelanja, korban yang tak mengecek uang di bagasi sadelnya tersebut lantas melanjutkan perjalanannya ke kantor Desa Awan. Sebelum sampai di kantor desa, untuk kedua kalinya korban kembali mampir di sebuah warung di desanya. Korban saat itu membeli es sambil bercerita dengan teman-temannya. Sedangkan sepeda motornya diparkir di depan warung dengan posisi kunci nyantol di kontak tanpa diawasi korban. Setelah hampir 10 menit selesai minum es, korban kemudian menuju ke kantor desa. Malangnya, saat sampai di depan kantor desa, uang ratusan juta yang hendak diambilnya dari dalam bagasi motornya ternyata sudah raib. Diduga uang tersebut hilang akibat sadel motor korban dicongkel paksa maling. Hal ini terlihat dari kondisi colokan kunci sadel korban yang sudah rusak. Korban yang panik pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik mengatakan, setelah menerima laporan tersebut pihaknya langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Untuk mengungkap siapa pelaku pencurian, pihaknya masih melakukan upaya penyelidikan lebih lanjut. Arbawa Manik mengaku sangat menyayangkan terulangnya kasus seperti ini. Perwira asal Bangli ini mengatakan sejak awal dirinya menjabat sebagai Kapolsek Kintamani, dia sebenarnya sudah sempat menyampaikan kepada para perbekel termasuk masyarakat untuk tidak segan-segan meminta pengawalan polisi saat hendak mengambil uang ke bank apalagi dengan nilai cukup banyak. ‘’Kita sudah sempat sampaikan ke perbekel, kalau mau ambil uang ke bank sudi kiranya melapor ke polsek. Kita akan lakukan pengamanan secara sukarela. Kita tidak minta apa-apa. Kita hanya ingin biar uang yang ditarik masyarakat bisa aman sampai di desa atau di rumah,’’ terangnya. (kmb40)
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Kasus UP PBB
Asisten II Setda Bangli Ditahan Bangli (Bali Post) -
Asisten II Setda Bangli A.A. Alit Darmawan yang juga mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) periode 2009-2010 resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Bangli, Rabu (1/6) kemarin. Alit Darmawan ditahan selaku tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana upah pungut (UP) PBB. Sebelum ditahan, pejabat asal Susut tersebut sempat menjalani pemeriksaan.
Bali Post/ina
TERSANGKA - A.A. Alit Darmawan, tersangka kasus dugaan penyelewengan UP PBB.
Didampingi tim pengacaranya, Alit Darmawan mendatangi Kejari sekitar pukul 11.00 wita. Dia sempat diperiksa tim jaksa selama beberapa jam. Tersangka juga sempat diperiksa kondisi kesehatannya oleh tim dokter kejaksaan sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Tim pengacara tersangka Ketut Ngastawa menjelaskan, selama ini kliennya memang mempunyai riwayat penyakit vertigo. Namun setelah menjalani tes kesehatan, tim dokter menyatakan kalau yang bersangkutan dalam kondisi baik sehingga bisa dilakukan
penahanan. Terkait keterlibatan kliennya dalam kasus tersebut, Ngastawa menilai sangat kecil. Sebab apa yang dilakukan kliennya selama menjabat menjadi Kadispeda Bangli semuanya dalam rangka menjalankan perintah undang-undang. Berkaitan dengan UP, kliennya bertindak sesuai dengan SK. Selama kurun waktu tahun 2009-2010, tersangka hanya mendapat bagian UP sebesar Rp 11.103.699,25 dan itu pun sudah semuanya dikembalikan ke kas daerah pada 2015 lalu. Ngastawa pun meminta agar penanganan kasus UP ini tidak tebang pilih.
Ditambahkan oleh tim pengacara lainnya, Robert Khuana, realisasi dana tersebut dilakukan berdasarkan SK Bupati. Dalam SK tersebut sudah jelas besaran yang diperoleh. Pihaknya pun mempertanyakan mengapa pembuat SK sampai sekarang tidak tersentuh. Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Bangli Bagus Putra mengatakan, pada Rabu (1/6) pihaknya sejatinya memanggil dua tersangka kasus UP. Selain Alit Darmawan pihaknya juga memanggil Bagus Rai Darmayuda. Akan tetapi, yang datang hanya A.A. Alit Darmawan saja. Sementara Bagus Rai Darmayu-
da tidak datang karena sedang menjalani pendidikan di Bandung. Kendati demikian pihaknya mengaku sudah menyiapkan pemanggilan kedua. Dikatakan, dalam pemeriksaan tersebut tersangka Alit Darmawan diberikan sekitar 28 pertanyaan. Kata dia, yang bersangkutan dinilai sangat kooperatif sehingga semua pertanyaan bisa dijawab. ‘’Karena telah memenuhi unsur, maka tersangka langsung kita tahan,’’ ujarnya. Bagus Putra mengatakan, dari perhitungan sementara, kasus yang kini tengah ditanganinya tersebut menimbulkan kerugian sekitar Rp 500 juta. Pihaknya menyatakan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini termasuk menyeret pembuat SK. Hanya saja hal itu tergantung perkembangan dalam persidangan. (kmb40)
Berdalih Mengobati
Dukun Cabul Setubuhi Gadis di Bawah Umur
Bangli (Bali Post) – Berdalih melakukan ritual penyembuhan, seorang dukun di Desa Batur Tengah berinisial I Ketut Mul alias S (40) nekat menyetubuhi EW, gadis di bawah umur asal Kintamani yang sudah sejak sebulan terakhir menjadi pasiennya. Atas perbuatannya itu, dukun yang mengaku sudah membuka praktik sejak enam tahun tersebut kini harus meringkuk di sel tahanan Polsek Kintamani. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik, Rabu (1/6) kemarin mengungkapkan, aksi bejat yang dilakukan dukun cabul tersebut terbongkar setelah kakak kandung korban, Putu B, yang juga sama-sama menjadi pasien di rumah pelaku memergoki sang dukun sedang menggerayangi tubuh adiknya. Oleh saksi, perbuatan sang dukun cabul tersebut kemudian disampaikan kepada orangtuanya. Orangtua korban lantas
melaporkan aksi tersebut ke polisi. Dijelaskan Arbawa Manik, selama ini korban dan kakak kandungnya berobat ke pelaku karena divonis sakit terkena ilmu hitam. Agar penyakit kedua gadis tersebut bisa benar-benar sembuh, pelaku meminta kedua bersaudara tersebut untuk tinggal di rumahnya selama kurang lebih sebulan. Selama menjalani pengobatan di rumah pelaku, korban yang usianya masih di bawah umur tersebut dikatakan memiliki penyakit cukup parah pada bagian kelamin. Pelaku kemudian memberi tahu korban bahwa untuk menyembuhkan penyakit tersebut, satu-satunya cara adalah bersetubuh. ‘’Pelaku sempat memberi tahu korban bahwa kalau tidak diobati, penyakit tersebut akan berubah menjadi kanker. Karena takut, akhirnya korban mengiyakan apa yang dikatakan pelaku,’’ jelasnya.
Selama menjalankan aksinya itu, pelaku telah berhasil menyetubuhi korban sebanyak tiga kali. Aksi persetubuhan itu dilakukan pelaku di dua kamar berbeda di rumahnya. Pelaku yang berstatus duda tiga anak tersebut menyetubuhi korban sekitar pukul 23.00 wita. ‘’Pelaku saat ini sudah kita tangkap. Pelaku mengakui semua perbuatannya itu. Kasusnya sementara sedang kita dalami untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lainnya,’’ terangnya. Dikatakan Arbawa Manik, atas perbuatannya, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Yo Pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 miliar. (kmb40)
PELAKU - Pelaku saat digiring petugas Polsek Kintamani.
Bali Post/ina
APEL - Apel peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan Pemkab Bangli, Rabu (1/6) kemarin.
Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila
Wabup Minta ASN Bumikan Tri Sakti Bung Karno DALAM rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Bangli menggelar apel, Rabu (1/6) kemarin. Hal ini dimaksudkan untuk mengenang dan membangkitkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pada apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk membumikan ajaran Tri Sakti Bung Karno. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, setiap memperingati hari lahirnya Pancasila, dia selalu terinspirasi gagasan besar Bung Karno yakni mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, berdikari dan berkepribadian. Pada kesempatan itu, Sedana Arta mengutip pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di depan BPUPKI. ‘’Pancasila, itulah yang berkobarkobar dalam dada saya sejak berpuluh-puluh tahun. Diterima atau tidak, terserah saudara-saudara. Tetapi saya sendiri mengerti seinsyaf-insyafnya bahwa tidak satu Weltanschung dapat menjelma dengan sendirinya menjadi Realiteit jika tidak dengan perjuangan.’’ Menurut Sedana Arta, pernyataan itu mengingatkan
bahwa tidak ada satupun dasar negara yang menjelma menjadi realitas tanpa perjuangan. ‘’Jika ingin merealisasikan Pancasila, perlu perjuangan. Dengan berdirinya Negara Indonesia tidak berarti perjuangan selesai. Justru baru kita memulai perjuangan,’’ tegasnya. Wabup asal Desa Sulahan, Susut ini meminta seluruh ASN menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk meningkatkan persatuan dalam rangka mewujudkan janji-janji kemerdekaan dan membumikan Pancasila di bumi pertiwi dan Bhukti Mukti Bhakti. Selain itu, melalui peringatan ini masyarakat nantinya diharapkan bisa hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di samping mengikis benih dan tumbuhnya nilai atau paham radikal dan sejenisnya. ‘’Mari kita gunakan momentum ini untuk membumikan ajaran Tri Sakti Bung Karno guna mewujudkan Bangli yang Gita Santi,’’ pungkasnya. (ad047)
GIANYAR
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Tiga Calon Dirut PDAM
Sampaikan Visi dan Misi di Dewan Gianyar (Bali Post) Tiga calon Direktur Utama (Dirut) PDAM Gianyar menyampaikan visi dan misi di hadapan anggota DPRD Gianyar, Rabu (1/6) kemarin. Namun sebelum penyampaian tersebut, dewan Gianyar sempat mempertanyakan hasil konsultasi di Kemendagri terkait masalah administrasi khususnya kualifikasi pelamar. Tiga calon Dirut PDAM yang menyampaikan visi dan misi di kantor DPRD Gianyar yakni Made Sastra Kencana, Wayan Suastika, dan Nyoman Darmadiasa. Sebelum mereka menyampaikan visi dan misi secara bergiliran, anggota DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai sempat mempertanyakan hasil konsultasi panitia seleksi (pansel) administrasi di Kemendagri terkait kualifikasi pelamar dari kalangan internal dan eksternal. ‘’Sebelum kami mendengarkan visi dan misi, mohon tunjukkan kami bukti hasil konsultasi ke Depdagri terkait kualifikasi pelamar dari kalangan internal maupun dari eksternal sehingga tidak menjadi permasalahan di kemudian hari,’’ ujar I.B. Nyoman Rai. Menanggapi pertanyaan tersebut, Pansel Administrasi Gde Windia Beratha menjelaskan, upaya untuk bersurat ke Kemendagri sudah dilakukan, namun sampai saat ini memang belum ditandatangani. Selain itu, dari hasil faximile dijelaskan jika pelamar yang mengajukan lamaran dengan menggunakan masa kerja di PDAM sudah dikategorikan pelamar dari kalangan internal. ‘’Yang jelas kami akan terus mengejar bukti autentik tersebut,’’ ucapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Gianyar Wayan Tagel Winarta menilai, penyampaian visi dan misi tiga calon Dirut PDAM sangat memuaskan. Terlebih dari proses tanya jawab bersama anggota DPRD yang hadir. Menurutnya, ketiga kandidat mampu memberikan jawaban yang tegas dan jelas. ‘’Dari proses tanya jawab tadi, saya kira ketiga calon ini layak menduduki posisi Dirut PDAM,’’ kata Tagel yang ditemui usai penyampaian visi dan misi. Proses selanjutnya, dewan Gianyar akan menerbitkan rekomendasi atau bahan pertimbangan terkait kelayakan ketiga calon Dirut PDAM ini kepada Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata. Dijelaskan, pada rekomendasi itu dewan sebatas memberikan penilaian terhadap ketiga kandidat. Penentuan siapa yang berhak menduduki kursi Dirut PDAM tetap mejadi kewenangan bupati. ‘’Dalam rekomendasi nanti, dewan sebatas memberikan bahan pertimbangan kepada bupati, bukan menunjuk salah satu nama. Nanti tetap bupati yang akan memilih salah satu di antaranya,’’ tandasnya. (kmb35)
9
Pemkab Gencarkan Vaksinasi Anjing
11 Desa Zona Merah Rabies Jadi Sasaran Utama Gianyar (Bali Post) -
Pemkab Gianyar melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar semakin gencar melakukan program vaksinasi dan eliminasi anjing. Sebelas desa yang jadi zona merah rabies akan menjadi sasaran utama. Gencarnya vaksinasi seperti terlihat pada Rabu (1/6) kemarin. Petugas melakukan vaksinasi terhadap 714 anjing di Desa Singapadu Tengah Kecamatan Sukawati. Selain itu, petugas juga melakukan eliminasi terhadap lima anjing liar. Kegiatan di Desa Singapadu Tengah ini dipimpin Koordinator Tim I Gusti Ngurah Dibia dari Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Gianyar. Bersama 10 anggota lainnya, ia melakukan vaksinasi terhadap 714 anjing. Rinciannya, di Banjar Negari sebanyak 248 ekor, Banjar Kutri (142 ekor), Banjar Blaluan (102
ekor), Banjar Griya Kutri (87 ekor) dan di Banjar Abasan dilakukan eliminasi terhadap 135 ekor anjing. Selain melakukan vaksinasi, petugas juga menemukan lima ekor anjing liar yang meresahkan dan tidak diketahui pemiliknya. Rinciannya, 1 ekor anjing di Banjar Blaluan, 3 ekor di Banjar Kutri dan 1 ekor di Banjar Abasan. Petugas langsung melakukan eliminasi. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar I.B. Sudewa menjelaskan, hingga Agustus 2016 nanti, upaya vaksinasi hingga eliminasi akan gencar di-
lakukan di seluruh Kabupaten Gianyar. ‘’Khususnya petugas akan menyasar 11 desa yang terdeteksi sebagai zona merah rabies. Jadi akan kita bersihkan dulu kawasan itu hingga Agustus 2016 nanti,’’ terangnya. Melewati Agustus, pihaknya juga akan melanjutkan dengan menyasar kawasan lain di Kabupaten Gianyar khususnya daerah perbatasan dengan Denpasar, Klungkung, dan Bangli. ‘’Nanti daerah seperti Keramas, Medahan dan lainnya akan kita sasar semua demi mewujudkan Gianyar bebas rabies,’’ tandasnya. (kmb35)
Ambil Paket SS, Sopir Ditangkap Polisi Gianyar (Bali Post) Peredaran gelap narkoba memang sudah merambah seluruh kalangan. Buktinya seorang sopir berinisial CS (23) diringkus jajaran Sat. Narkoba Polres Gianyar usai mengambil paket narkoba jenis sabu-sabu (SS) di By-pass I.B. Mantra, Banjar Gumicik Desa Ketewel, Sukawati. Kini, tersangka dengan barang bukti diamankan di Mapolres Gianyar. Penangkapan ini berawal dari adanya informasi maraknya transaksi narkoba di By-pass I.B. Mantra. Berbekal Bali Post/nik informasi tersebut, Unit TERSANGKA - Kasat Narko- Opsnal Sat. Narkoba Polba Polres Gianyar AKP Gusti r e s G i a nya r b erup a ya Putu Dharmanatha saat melakukan penyelidikan menunjukkan tersangka, dan pemantauan. Hingga Rabu (1/6) kemarin. pada Selasa (31/5) sekitar pukul 15.00 wita di seputaran Banjar Gumicik, polisi melihat ada seorang laki-laki dengan gelagat mencurigakan. ‘’Saat itu, tersangka terlihat sepertinya sedang mencari sesuatu,’’ ucap Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha, Rabu (1/6) kemarin. Setelah beberapa kali mondar-mandir, tersangka akhirnya terlihat mengambil sesuatu di pinggir jalan. Polisi yang tidak mau kehilangan mangsa langsung mendekat dan menggerebek CS. Saat digeledah polisi menemukan satu paket SS yang disembunyikan tersangka yang merupakan seorang sopir pribadi itu di dalam bungkus rokok. ‘’Tersangka dan barang bukti selanjutnya kami giring ke Mapolres Gianyar untuk proses pemeriksaan,’’ katanya. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku mengambil SS karena diminta oleh seorang temannya berinisial Amik yang masih mendekam di Lapas Kerobokan. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas keterangan tersebut. ‘’Masih kita selidiki keterangan tersangka. Yang jelas saat dites tersangka ini juga positif narkoba, jadi kuat dugaan narkoba itu digunakan untuk dirinya sendiri, “ terangnya. Mempertangungjawabkan perbuatannya, CS kini diancam pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara CS yang ditemui di Mapolres Gianyar mengaku kerap mengonsumsi SS di seputaran Denpasar bersama seorang teman. Ia pun kerap membeli SS dengan paket hemat seharga Rp 500 ribu. ‘’Penghasilan saya sebagai sopir kan tidak seberapa. Jadi beli paket hemat saja. Gantian sama teman yang di Denpasar,’’ ucapnya. (kmb35)
Bali Post/nik
VAKSINASI - Sejumlah petugas saat melakukan vaksinasi anjing di Desa Singapadu Tengah, Rabu (1/6) kemarin.
Peringati Hari Lahir Pancasila
Wabup Mahayastra Gaungkan Patriotisme dan Persatuan NKRI
UPACARA BENDERA - Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat memimpin upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila bertempat di halaman Kantor Bupati Gianyar. RABU (1/6) kemarin menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena untuk pertama kalinya pemerintah daerah menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada kegiatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Gianyar, Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengingatkan pentingnya semangat patriotisme serta membangun karakter Pancasila di berbagai unsur baik pemerintah maupun masyarakat. ‘’Rasa patriotisme setiap warga negara harus muncul demi keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia,’’ tegas Wabup Mahayastra. Mahayastra menekankan, dengan adanya peringatan Hari Lahir Pancasila, diharap-
kan dapat membangun jiwajiwa karakter Pancasila di semua lapisan masyarakat. Selain itu, Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia harus terus-menerus dijalankan dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Wabup Mahayastra mengajak seluruh komponen Pemkab Gianyar agar mampu menerapkan nilai-nilai yang terdapat di dalam setiap sila dalam Pancasila serta menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pelayan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Gianyar khususnya. ‘’Pemerintah wajib mem-
berikan pelayanan kepada masyarakat, tentunya dengan tidak menyimpang dari setiap sila dalam Pancasila. Dengan penerapan nilai Pancasila, segala persoalan dan permasalahan yang dihadapi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara akan dapat diselesaikan dengan ketuhanan, berkeadilan, berkesatuan, mufakat dan berkeadilan,’’ jelasnya. Dikatakan, diakuinya hari lahirnya Pancasila pada 1 Juni telah melalui proses yang sangat panjang dan alot. Dengan demikian, seluruh komponen bangsa Indonesia wajib bersepakat bahwa lahirnya Pancasila adalah tanggal 1 Juni. ‘’Walaupun diselenggarakan dengan sederhana, kita patut bersyukur karena sesuai arahan pemerintah pusat untuk melaksanakan upacara atau apel hari lahirnya Pancasila,’’ katanya. Wabup Mahayastra berharap khususnya untuk semua birokrat untuk memaknai bahwa sila dari Pancasila wajib menjadi pedoman dasar dalam melaksanakan segala hal yang ada di pemerintahan seperti pelayanan kepada masyarakat. ‘’Contohnya seperti Ketuhanan Yang Maha Esa. Pemerintah wajib memberikan pelayanan yang sama sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain,’’ tandasnya. (ad050)
Bali Post/nik
PENGECEKAN JALAN - Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa bersama Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata serta Dandim 1616/Gianyar Letkol Berto S.P. Capah saat melakukan pengecekan profil jalan di Desa Kerta.
Penutupan TMMD Ke-96
Masyarakat Apresiasi Kinerja TNI Gianyar (Bali Post) Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 Tahun Anggaran 2016 di Wilayah Kodim 1616/ Gianyar akhirnya ditutup Rabu (1/6) kemarin. Kegiatan yang berlangsung satu bulan lebih ini sudah menyelesaikan pembuatan profil jalan dan jembatan yang menghubungkan Banjar Penyabangan dan Banjar Pilan Desa Kerta, Payangan. Upacara penutupan di antaranya dihadiri oleh Danrem 163/ Wirastya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata, serta Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto S.P. Capah Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Berto S.P. Capah menyampaikan, kegiatan TMMD telah berlangsung 30 hari dari 3 Mei sampai 1 Juni. Kegiatan melibatkan 150 orang Satgas TMMD, dibantu seribu lebih tenaga dari masyarakat, Pemkab Gianyar dan mahasiswa. ‘’Adapun kegiatan yang sudah diselesaikan ini meliputi, pembukaan jalan sepanjang 1.800 meter dengan lebar 7 meter, pembuatan drainase sepanjang 1.800 meter, pembuatan boogduiker, gorong-gorong dan pembangunan jembatan,’’ katanya. Selama 30 hari itu, dilaksanakan pula kegiatan ceramah bela negara, penyuluhan peternakan, sosialisasi ketenagakerjaan, ceramah kamtibmas, sosialisasi hemat energi, ceramah agama, penanggulangan bencana dan narkoba. ‘’Jadi selama ini, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat, sebagai bentuk kegiatan TMMD non-fisik,’’ terangnya. Secara terpisah, Klian Dinas Banjar Pilan, Nyoman Apel, menuturkan, sebelum adanya jalan dari program TMMD ini, ia harus menempuh jalan memutar dengan jarak sekitar 9 km untuk mengangkut hasil pertanian menuju jalur utama. ‘’Dulu tentu kami membutuhkan perjuangan berat untuk menjual hasil pertanian kami seperti jeruk serta buah-buahan lainnya,’’ ucapnya. Namun, dengan dibukanya jalan dalam program TMMD ini, ia bersama warga sekitar hanya menempuh jarak 1,8 km dengan waktu kurang lebih 15 menit. ‘’Tidak hanya kami para petani, anak-anak kami juga lebih dekat menuju sekolah. Ini akan sangat membantu pembangunan ekonomi di desa kami,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan TMMD di Kabupaten Gianyar. Hal ini mengingat ke depan, Pemkab Gianyar berencana melakukan pengembangan di Desa Kerta Payangan. ‘’Kami sangat mengapresiasi TMMD kali ini. Sangat tepat karena sejalan dengan upaya Pemkab Gianyar untuk mengembangkan Desa Kerta yang akan dibangun Kebun Raya Gianyar,’’ tandasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Uji Coba Pelabuhan Gunaksa
Kapal Roro Gagal Turunkan ”Ramp Door” Semarapura (Bali Post) – Uji coba sandar dilakukan Kapal Nusa Jaya Abadi atau Kapal Roro di Pelabuhan Gunaksa, Dawan, Klungkung, Rabu (1/6) kemarin mulai pukul 13.30 wita. Kapal Roro bisa bermanuver keluar dan masuk kolam labuh dengan lancar. Akan tetapi, terjadi gangguan saat kapal mencoba masuk area ramp door mendekati moveable bridge sebagai jembatan keluar dan masuk. Gelombang yang cukup keras di dalam kolam labuh membuat kapal terombang-ambing dan beberapa kali membentur fender pelabuhan. Kondisi ini membuat Kapal Roro gagal melakukan uji coba menurunkan pintu masuk kapal atau ramp door. Syahbandar yang juga Kepala UPP Nusa Penida I Gede Putrawan mengungkapkan penurunan ramp door tidak bisa dilakukan akibat gelombang mengombang-ambing Kapal Roro. Saat tali tross depan dan belakang kapal ditambatkan pada bollard pelabuhan, beberapa kali kapal membentur fender saat berada di kolam labuh selama 30 menit. Akibatnya kapal tidak memungkinkan untuk menurunkan ramp door. Menurut nakhoda Kapal Roro, Abdul Manan, pihaknya tidak bisa membuka ramp door karena ombak cukup besar. Di sisi lain, pintu masuk lebih sempit daripada pintu masuk Pelabuhan Nusa Penida dan posisi pintu masuk sangat tidak melindungi saat kapal bersandar. “Sangat riskan saat kapal keluar dan masuk,” tuturnya. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Klungkung Nengah Sukasta menjelaskan proses sandar
bisa dilakukan meski sempat diganggu gelombang. Gangguan gelombang sudah biasa terjadi di pelabuhan saat proses sandar. ‘’Kapal Roro memang bisa keluar dan masuk kolam labuh dengan lancar, tetapi masih perlu pembenahan seperti bollard yang belum ada di sisi barat pelabuhan untuk memancang tali tross,’’ katanya. Hal serupa disampaikan Kadis Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali I Ketut Artika. Menurutnya, kapal sempat terombang-ambing karena ombak di kolam labuh. Hasil uji coba perlu dinilai oleh tim analisis. Uji coba sandar ini merupakan kesempatan pertama bagi Kapal Roro masuk dalam kolam labuh pelabuhan yang dikerjakan selama delapan atau sejak 2008 lalu. Proyek pembangunan dermaga penyeberangan Gunaksa tahap ke delapan dilakukan 2015. Proyek terakhir ini menggunakan dana dari APBN Rp 40,11 miliar, sedangkan pada 2008 hingga 2014 digelontorkan anggaran Rp 118,3 miliar. (dwa) UJI COBA - Uji coba sandar Kapal Nusa Jaya Abadi di Pelabuhan Gunaksa, Rabu (1/6) kemarin.
Lima Kewenangan Pemkab Ditarik Pusat dan Provinsi Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/dwa
SPANDUK - Satuan Intel Polres Klungkung memasang spanduk imbauan tidak menggunakan oli pelumas yang diduga palsu.
Masyarakat Diminta Waspada Beli Oli Semarapura (Bali Post) –
Satuan Intel Polres Klungkung memasang spanduk imbauan tidak menggunakan oli pelumas yang diduga palsu di sejumlah dealer motor, Rabu (1/6) kemarin. Polres juga melakukan sosialisasi ke beberapa bengkel motor untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya kejahatan peredaran oli palsu. Kasat Intel Polres Klungkung AKP Wayan Sueca menyatakan spanduk imbauan ini untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada pada saat membeli oli pelumas. Jangan sampai salah memilih karena akibatnya sangat fatal bagi kendaraan. “Peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kejahatan penjualan atau penggunaan oli pelumas palsu,” tuturnya. Di bagian lain, personel Babinkamtibmas yang tersebar di seluruh Polsek turun mengecek ke bengkel-bengkel motor yang ada di Kabupaten Klungkung. Mereka mengimbau pemilik bengkel dan masyarakat pada umumnya agar tidak menjual atau menggunakan oli pelumas palsu. Sueca minta masyarakat Klungkung agar tidak segan-segan melapor kepada kepolisian terdekat atau anggota Babinkamtibmas yang ada di wilayahnya jika menemukan orang yang menjual oli pelumas palsu. (dwa)
Sejumlah kewenangan Pemkab Klungkung mulai ditarik pemerintah pusat dan Provinsi Bali. Ada lima bidang kewenangan yang tidak lagi menjadi tanggung jawab Klungkung. Pendidikan jenjang SMA/SMK serta urusan bidang kehutanan dan kelautan kewenangannya diambil alih oleh provinsi, sedangkan urusan penyuluh KB dan penyuluh perikanan ditarik pusat. Sekda Gede Putu Winastra didampingi Kepala BKD Komang Susana, Rabu (1/6) kemarin, menjelaskan pengambilalihan beberapa bidang oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi tidak menjadi persoalan bagi Pemkab Klungkung. Pelayanan kepada masyarakat tetap akan berjalan dengan baik. Dengan diambilalihnya kewenangan beberapa urusan berarti ada perhatian lebih dari pemerintah pusat dan provinsi yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Terkait koordinasi selanjutnya
setelah kewenangan diambil alih, pihaknya yakin bisa berjalan baik. Selain menyerahkan sejumlah tenaga PNS yang ada di lima bidang tersebut, diserahkan juga sejumlah aset pendukungnya, seperti SMK/SMA yang ada di Klungkung. ‘’Tidak ada permasalahan dalam penyerahan aset mengingat aset-aset tersebut sebagian besar bukan aset pemkab,’’ ujarnya. Pelimpahan kewenangan ini sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang dipertegas dengan SE Mendagri No.100/1743/SJ tanggal 11 Mei 2016. Pelimpahan kewenangan berlaku efektif per 1 Oktober 2016 dan penggajiannya mulai 1 Januari 2017. Dari data yang disodorkan Kepala BKD Komang Susana, untuk urusan SMA/SMK, Pemkab Klungkung akan menyerahkan 409 guru termasuk tenaga kependidikan plus aset kepada Pemprov Bali. Untuk urusan penyuluh KB, pemkab akan menyerahkan 19 tenaga penyuluh KB beserta aset
berupa motor kepada pemerintah pusat. Sementara untuk urusan perikanan dan bidang kehutanan, masing-masing diserahkan satu pegawai kepada pusat dan lima pegawai bidang kehutanan kepada provinsi. “Mereka tetap bekerja di wilayah Klungkung,
Bali Post/dwa
Polres Intensifkan Razia Malam Semarapura (Bali Post) –
Menjelang bulan Ramadan mulai awal Juni ini, Polres Klungkung mengintensifkan razia terutama pada malam hari. Razia dilaksanakan seluruh piket fungsi yang dipimpin pawas dan padal yang bertugas saat itu. Kegiatan ini untuk mencegah aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Klungkung. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., mengungkapkan peningkatan kegiatan razia utamanya pada malam hari bertujuan
kLUNGKUNG (0366) 21115 (0366) 21090 (0366) 23181 (0366) 23180 (0366) 5382838 (0366) 21172 (0366) 25241 (0366) 21442
pelimpahan kewenangan ini, terjadi perubahan struktur oganisasi yang memaksa Pemkab Klungkung menyiapkan perda terkait kelembagaan baru. “Kami menunggu PP (Peraturan Pemerintah) tentang kelembagaan,” imbuh Winastra. (dwa)
BAHAS - Sekda Klungkung Gede Putu Winastra (kanan) bersama jajaran saat membahas pelimpahan wewenang lima bidang di sejumlah SKPD Klungkung.
Telepon Penting Polres Klungkung Polsek Klungkung Polsek Dawan Polsek Banjarangkan Polsek Nusa Penida RSUD Klungkung RSU Bintang PMI Klungkung
kecuali ada kebijakan lain dari provinsi dan pusat,” katanya. Sementara itu, urusan bidang kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) bersiap-siap bakal ditarik pusat. Hanya, sejauh ini belum ada surat resmi dari pemerintah pusat. Dampak dari
Bali Post/dwa
PENGAMANAN - Polres Klungkung melakukan persiapan pengamanan menjelang bulan Ramadan.
menekan terjadinya kriminalitas pada bulan Ramadan. Razia menyasar kendaraan, bahan peledak, senjata tajam, miras, dan narkoba. “Tahuntahun sebelumnya biasanya terjadi peningkatan tindak kriminalitas menjelang Ramadan,’’ katanya saat memberikan arahan kepada personel, Rabu (1/6) kemarin. Arendra juga memerintahkan seluruh personelnya dan jajaran Polsek untuk meningkatkan patroli wilayah guna mengantisipasi terjadinya tindakan pencurian dengan
pemberatan di toko emas. Patroli dilakukan dengan mengedepankan pengaturan, pembinaan, penjagaan. Tahun ini Operasi Ketupat pada bulan Ramadan diganti menjadi Operasi Rahmadaniyah. Dalam operasi ini polisi memiliki tanggung jawab mengantisipasi kerawanan saat pelaksanaan mudik. “Lakukan antisipasi pengamanan jalur dan tempat yang dinilai rawan terjadi pelanggaran dan laka lantas seperti di sepanjang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra,’’ imbuh Arendra. (dwa)
Kamis Pon, 2 Juni 2016
BULELENG
11
Terminal Kampung Tinggi Jadi Pasar Kuliner Khas Buleleng Bali Post/kmb34
ALAT PRAKTIK - Mahasiswa jurusan PGSD Undiksha Singaraja membuat alat praktik belajar diterapkan kepada siswa-siswi di kelas, Rabu (1/6) kemarin.
Alat Praktik dari Bahan Bekas
Singaraja (Bali Post) Pola pengajaran dengan gaya transformasi materi pelajaran secara monoton di dalam kelas sudah era lama. Mahasiswamahasiswi jurusan PGSD Undiksha membuat inovasi baru. Mereka menciptakan alat praktik belajar yang mengaplikasikan materi bahan bekas. Konsep yang dirancang mahasiswa jurusan PGSD Undiksha Singaraja itu diawali mengumpulkan material bekas. Material yang dipergunakan bersifat umum yang ada di lingkungan warga. Calon guru SD itu kemudian belajar membuat suasana mengajar lebih kreatif dan hidup. Salah satunya memotivasi dan memberi inspirasi siswa-siswi untuk bisa menemukan hal-hal atau temuan yang sifatnya baru. “Proses rancangan itu dibuat sederhana, memakai konsep listrik, tekanan, dan gaya. Kami merancang sedemikian rupa alat itu untuk dipakai calon guru pengajar sebelum berkiprah di dunia pendidikan. Artinya di tingkat SD, guru bukan sekadar mengajar materi, tapi juga memberi contoh gerak aktif sehingga membuat siswa mampu menemukan temuan baru itu,” ujar pembina sekaligus dosen IPA di jurusan PGSD Undiksha Singaraja, I Gede Marguna Yasa, M.Pd., Rabu (1/6) kemarin, di acara Buleleng Education Expo (BEE). Bahan, bekas yang sering dipergunakan seperti CD room bekas dan dinamo motor listrik mini. Keduanya dikoneksikan dengan energi baterai. Gagasan mengajar demikian membuat mahasiswa bersemangat merancang alat praktik belajar berbasis material bekas. “Kami membuat rangkaian percobaan menggunakan barang bekas pakai. Alatnya dari tutup botol dan kaleng bekas plus bekas suntikan, potongan lempengan kayu ditambah baterai baru. Rangkaian mobil, robot, miniatur alat proyek bergerak dibuat hampir selama sepekan,” paparnya. Praktik belajar ini kata Marguna Yasa, memang dirancang atraktif. Hal ini membuat mahasiswa dapat berpikir kritis. Mereka tergerak merancang model kreativitas dari bahan-bahan sederhana. Selama proses perkembangan sebanyak 20 model rancangan dibuat dan beberapa di antaranya sudah disumbangkan ke sekolah-sekolah di Buleleng. (kmb34)
Panwaslih Tempati Ruang Kwarcab Pramuka Singaraja (Bali Post) – Tarik ulur lokasi sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Buleleng akhirnya terselesaikan. Pemkab Buleleng memberikan izin pemanfaatan satu ruangan gedung gerakan pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng di Jalan Pramuka, Singaraja. Selain memberikan ruang kantor, pemkab juga telah menugaskan dua orang PNS sebagai bendahara dan kepala sekretariat. Lokasi gedung sekretariat Panwaslih ini menjadi tarik ulur setelah Panwaslih resmi dilantik beberapa waktu lalu. Bekas gedung kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Buleleng menjadi “rebutan” antara dijadikan gudang KPU dan Sekretariat Panwaslih. Pemkab tiba-tiba tidak mengizinkan Panwaslih memanfaatkan bekas gedung DKP, kemudian menawarkan gedung bekas kantor penerangan di Kelurahan Banyuning. Namun, lokasi itu tidak representatif, sehingga diputuskan memanfaatkan satu ruangan di gedung Kwarcab Pramuka Buleleng. Setelah dapat meminjam ruang sekretariat, Kamis (1/6) pagi kemarin, dua PNS bersama sejumlah pegawai lainnya mulai menata ruang kerja yang mereka terima. Pegawai Panwaslih ini mengawali menata kantor baru mereka, dengan menggelar persembahyangan ngaturang piuning. Tujuannya, memohon keselamatan dan izin secara niskala. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani mengatakan, satu ruangan yang diberikan untuk menunjang aktivitas kesekretariatan itu sejatinya belum memadai. Pasalnya, ruangan itu tidak terlalu luas. Jadi, hanya cukup dijadikan satu ruangan. Lalu bagaimana melakukan rapat atau mediasi jika ada penyampaian aspirasi berkaitan pelaksanaan pilkada. Karena itu, pihaknya tidak memiliki ruang khusus mediasi. Dalam waktu tertentu saja, pemkab memberikan izin memanfaatkan ruang pertemuan di sebelah selatan ruangan yang kini ditempati. Nah,ruangan itulah dipergunakan sebagai ruang pertemuan atau melakukan mediasi. “Syukur cepat dapat gedung meski harus bergabung dalam satu ruang ini. Kami berusaha menyekat untuk dapur, ruang ketua, dua anggota serta staf. Karena keadaan demikian tidak apalah bergabung jadi satu. Ruang pertemuan kita dikasi minjam dalam waktu tertentu saja di ruang sebelah. Sebab, ruangan itu juga terkadang dipakai kegiatan pramuka,’’ keluhnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng Ni Made Rousmini mengatakan, sesuai permohonan dan berdasarkan kajian kepegawaian pemerintah sudah menugaskan dua orang PNS untuk diperbantukan ke Sekretariat Panwaslih. Dua PNS itu mulai ditugaskan berdasarkan nota dinas atas nama Desak Made Dewi Prananingsih. Ia sebelumnya bertugas di BKD ini ditugaskan sebagai Kepala Sekretariat Panwaslih. Sedangkan I Gusti Ayu Sri Laksminingsih diperbantukan sebagai Bendahara Panwaslih. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) – Terminal barang di Kelurahan Kampung Tinggi, Singaraja fungsinya akan dialihkan menjadi pasar kuliner khas Buleleng. Pengalihan itu dilakukan Pemkab Buleleng sejalan dengan penataan ruang terbuka hijau (RTH - red) di kawasan setempat. Kendaraan pengangkut barang yang selama ini masih memanfaatkan terminal ini, dialihkan ke Terminal Penarukan dan Terminal Bongkar Muat Barang di Jalan Ahmad Yani Barat. Pantauan di lapangan, terminal yang berada di jantung Kota Singaraja itu hingga kini masih berdenyut. Di sana, banyak lalu lalang kendaraan pengangkut barang jenis truk dan pickup hingga angkutan kota (angkot).
Tampak bangunan rumah toko (ruko) bernuansa zaman Belanda masih tampak asri. Hal ini tidak lepas dari catatan sejarah terminal ini dibangun saat Belanda berkuasa di Buleleng. Lokasi terminal itu berbatasan dengan pelabuhan yang kini menjadi kawasan wisata. Di bekas Pelabuhan Buleleng ini ratusan tahun
lalu adalah pusat ekonomi dan perdagangan. Kini, areal terminal ini sedang ditata. Sebuah pelang bertuliskan “Aset Terminal Ini Milik Pemkab Buleleng” didirikan di pintu masuk sebelah timur terminal. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Rabu (1/6)
Bali Post/kmb38
PASAR KULINER - Pemkab Buleleng menyulap areal Terminal Kampung Tinggi, Singaraja menjadi pasar kuliner khas Buleleng.
Ribuan Pelajar Hadiri BEE Singaraja (Bali Post) Ribuan peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK di Buleleng meramaikan Buleleng Education Expo (BEE) 2016 yang dipusatkan di Gedung Gde Manik Kota Singaraja. Bupati Putu Agus Suradnyana tampak menghadiri dan membuka BEE tersebut. “Kita berharap siswa-siswi di setiap sekolah mampu menampilkan kreativitas dan inovasi-inovasi melalui teknologi terapan yang bisa digunakan dan apa yang diperoleh di sekolah. BEE juga mengadakan job fair untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja. Ke depannya diperlukan tamatan SMA/ SMK,’’ ujar Bupati PAS, Rabu (1/6) kemarin. Pihaknya berharap BEE diselenggarakan pertama kali di Buleleng menjadi momentum untuk kembali dimantapkan di tahun berikutnya. “Keberadaan job fair supaya
Bali Post/kmb34
SUASANA BEE - Suasana penyelenggaraan pembukaan Buleleng Education Expo (BEE) 2016 oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Rabu (1/6) kemarin, di Gedung Kesenian Gde Manik. bisa lebih luas menunjang dunia pendidikan di Buleleng. Apalagi SMA/SMK di Buleleng begitu mendominasi di BEE tahun ini. Saya berharap ke
depan, acara ini diagendakan setiap tahun,” harap bupati disetujui Kadisdik Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. (kmb34)
Diantisipasi, Peredaran Ganja dan Tembakau Gorila Singaraja (Bali Post) Peredaran ganja dan tembakau gorila di wilayah hukum Buleleng disinyalir mulai menyebar. Keduanya dinilai memiliki pengaruh dan efek halusinasi terhadap setiap pengguna. Karena itu, Sat. Narkoba Polres Buleleng, mengantisipasi dua produk zat adiktif yang membius otak itu. Kasat Res. Narkoba Polres AKP Made Agus Dwi Wirawan, M.H. mengatakan, ganja atau tembakau gorila ini memang belum sepopuler ganja seperti umumnya. Kendati demikian, ia tetap meminta jajarananya memantau di lapangan. Sejauh ini, belum ada temuan ganja atau tembakau gorila di Bali Utara. “Tembakau gorila merupakan jenis tembakau super yang diberi cap gorila,”
ujar Dwi Wirawan saat dikonfirmasi Selasa (31/5). Keberadaan ganja atau tembakau gorila ini diyakini sudah marak. Awalnya berkembang dan beredar di wilayah Brazil. Karena barang itu memiliki kandungan AB-FUBINACA. Jika dikonsumsi tembakau gorila ini memberi efek halusinasi. Sampai saat ini di Buleleng belum terpantau di sejumlah wilayah Kecamatan. “Tembakau gorila ini merupakan varian New Psicoactive Substance (NPS) yang dapat memberikan efek halusinasi dan delusi (ketakutan berlebihan pada penggunanya -red),” imbuhnya. Pengaruh tembakau gorila ini lebih kuat daripada ganja. Bahkan, pengguna merasakan tidak sadarkan diri hingga seolah-olah tak
bergerak. Konon untuk menikmati sensasi tembakau gorila ini, pemakai mengkreasi tembakau itu untuk dijadikan rokok batangan. Harga tembakau gorila ini cukup mahal Rp 100 ribu per gram. Di Buleleng, polisi belum menemukan jenis tembakau yang dimaksud itu. (kmb34)
siang kemarin, mengatakan pengalihan fungsi terminal ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ide pengalihan itu muncul karena pemkab membangun terminal bongkar muat barang di Jalan Ahmad Yani Barat. Dokumen hukum terhadap aset tersebut juga sudah dilengkapi. Kini telah diserahkan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Setelah pelimpahan itu, pemkab kemudian menata areal terminal seluas sekitar 80 are itu untuk mendukung pembangunan kawasan RTH dalam kota. “Asetnya sudah diserahkan Dishub ke BPKAD. Dan kami telah menyusun dokumen Detail Engineering Design (DED). Kita akan tata menjadi salah satu RTH dalam kota yang kita bangun tahun ini,” jelasnya. Untuk menata bekas areal Terminal Kampung Tinggi, lanjut Bupati, melalui APBD tahun ini. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar. Dana sebesar ini dialokasikan untuk membuat kawasan ini menjadi pasar kuliner khas Buleleng. Selain itu, juga dilengkapi areal pertamanan dan penataan lingkungan lain, sehingga kawasannya menjadi asri dan nyaman dikunjungi baik warga lokal
maupun wisatawan mancanegara (wisman). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gede Gunawan Adnyana Putra mengatakan, menyusul alih fungsi Terminal Kampung Tinggi, pihaknya sudah memberlakukan pengalihan kendaraan pengangkut barang ke Terminal Penarukan dan Terminal Bongkar Muat Barang di Jalan Ahmad Yani Barat. Di Terminal Penarukan difungsikan untuk kendaraan pengangkut barang terutama material dari arah Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Bangli. Untuk mendukung kelancaran fungsi Terminal Penarukan, tahun 2015 lalu, pihaknya sudah melakukan penataan fasilitas di terminal ini. Bahkan tahun ini, areal terminal ini diaspal hotmix dengan mengalokasikan anggaran Rp 1,5 miliar. Upaya ini dilakukan untuk menjawab tuntutan para awak angkutan yang biasa memanfaatkan terminal agar lebih nyaman dan mengurangi munculnya kerusakan kendaraan ketika akan masuk ke dalam terminal. Sedangkan, kendaraan pengangkut barang dari luar Bali atau dari arah Bali Selatan diarahkan memanfaatkan Terminal Bongkar Muat Barang di Jalan Ahmad Yani Barat. (kmb38)
SMKN 3 Singaraja Kembangkan Mesin Pencacah Organik Singaraja (Bali Post) Siswa-siswi SMKN 3 Singaraja membuat gebrakan. Sekolah tersebut menciptakan mesin pencacah sampah yang dapat mengolah sampah organik menjadi kompos. Alat itu menggunakan sistem sederhana yang sengaja dirancang untuk memudahkan pencacahan sampah organik itu menjadi butiran-butiran halus. “Kami mengembangkan mesin pencacah sampah menggunakan mesin tepat guna. Kebetulan sewaktu ditunjuk sebagai sekolah Adi Wiyata tingkat nasional, kami mengoperasikan mesin selama lima tahunan. Untuk membuat alat ini, durasi hanya satu bulan,” ujar Hubungan Industri dan Masyarakat SMKN 3 Singaraja, Ketut Muliawan, M.Pd., seizin Kepala SMKN 3 Singaraja, Drs. I Nyoman Suastika, M.Pd., Rabu (1/6) kemarin, di sela-sela kegiatan Buleleng Education Expo (BEE). Ia mengatakan peralatan yang digunakan itu memakai motor listrik, yang dipadukan empat mata pisau. Mata pisau itu berputar menyerupai kipas. Mesin itu mengaplikasi energi listrik dengan cara mata pisau itu berputar memotong sampah organik kering itu dengan sendirinya. “Alat ini sebetulnya sudah pernah dua kali dimodifikasi. Awalnya mesin berada di samping dan akhirnya dipindah di belakang mengikuti alur turunan potongan sampah organik. Alat pengolahan sampah organik ini dapat dipakai membuat pupuk kompos organik,” imbuhnya. Masyarakat bisa memesan alat ini. Pesanan bisa melalui Unit Produksi dan Jasa (UPJ) SMKN 3 Singaraja. Jika ada pesanan pihak sekolah akan membuatkan sesuai kebutuhan pemesan. “Kalau buat tanpa ada pesanan takutnya mubazir nanti,’’ tambah Nyoman Suastika. (kmb34)
Bali Post/kmb34
MESIN CACAH - Siswa-siswi SMKN 3 Singaraja mengembangkan mesin pencacah sampah organik.
JEMBRANA
12
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Selamatkan Aset Desa Manggissari
Perlu Senderan Permanen 200 Meter Negara (Bali Post) Bencana longsor yang terjadi di Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan beberapa hari lalu, hingga kini masih membuat warga was-was. Sebab, dikhawatirkan adanya longsor susulan. Dengan demikian, perlu senderan permanen sepanjang 200 meter untuk menyelamatkan tiga aset desa. Jika tidak cepat ditangani, maka aset desa itu terancam ambruk. Terdapat sejumlah aset bangunan desa ada di atas tebing yakni Pura Desa lan Pura Puseh, Balai Tempek dan kantor desa lama. Upaya pembuatan tanggul darurat yang dibangun warga dan TNI itu hanya bisa menahan tebing sementara. Camat Pekutatan Ketut Eko Susilo, Rabu (1/6) kemarin mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Bahkan, pihaknya juga telah mengajukan proposal ke Pemkab Jembrana untuk perbaikan. Selain itu, Desa Pakraman Manggissari diminta mengajukan proposal pembuatan senderan permanen ke provinsi. Apalagi, jalan yang terkena longsoran beberapa waktu lalu itu merupakan akses jalan provinsi penghubung antarkabupaten. Untuk permulaan, diajukan lokasi
yang paling riskan longsor sepanjang 90 meter. Tepat di atas tebing itu, juga terdapat tiang listrik. Pj. Perbekel Manggisari I Ketut Sukerta mengatakan pascalongsor petugas dari provinsi sudah turun dan mengukur panjang tebing yang perlu disender. Pihak Desa khawatir bila terjadi longsor susulan, akan menggerus pondasi aset desa yang berdiri di atas tebing. Menurutnya, longsor yang terjadi akhir pekan lalu diduga akibat mampetnya saluran air di sekitar tebing. Got tersumbat hingga airnya meluap di sekitar tebing dan berakibat terjadi longsor. Seperti berita sebel umnya, bencana longsor terjadi di Dusun Manggissari, Jumat (27/5) sore. Banyaknya material yang tergerus membuat akses jalan Pekutatan-Pupuan terputus. Tebing tiba-tiba ambruk setelah diguyur hujan sekitar satu jam. Kendati telah dibersihkan, tanah masih labil dan rawan terjadi longsor. Untuk mengantisipasi longsor susulan, pihak desa bersama TNI membangun tanggul darurat menggunakan tumpukan paving berisi pasir. Ratusan paving itu dipasang di bawah tebing bekas terjadinya longsor. (kmb26)
REBAH – Padi di areal persawahan Yehembang rebah tersapu angin.
Diterjang Angin Kencang
Hektaran Padi Siap Panen Rebah Negara (Bali Post) – Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini menyebabkan hektaran tanaman padi di Yehembang rusak. Angin kencang dan curah hujan yang tinggi membuat padi rebah. Padahal, padi tersebut sudah siap untuk dipanen. Padi yang sudah berisi bulir itu rebah rata dengan tanah.
Bali Post/olo
PASAR – Suasana jual-beli di salah satu pasar tradisional di Jembrana. Belakangan harga gula cukup tinggi dan pihak dinas akan melakukan operasi pasar.
Harga Gula Melonjak
Disperindagkop Segera Gelar Operasi Pasar Negara (Bali Post) Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, khususnya gula pasir, membuat pemerintah harus bertindak. Pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) akan segera turun ke sejumlah lokasi untuk menggelar operasi pasar. Dari pantauan, dalam sepekan terakhir harga gula pasir terus merangkak naik. Kini, gula pasir di pasar-pasar harganya mencapai Rp 17 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga normalnya Rp 13 ribu per kilogram. Dari monitoring Disperindagkop, harga daging sapi yang sebelumnya melonjak Rp 115 ribu per kilogram, kini turun di kisaran Rp 110 ribu. Sementara, harga beras masih normal yakni Rp 9 ribu per kilogram. Untuk harga bawang merah lokal dan minyak goreng sawit terpantau turun. Justru
yang saat ini melonjak adalah harga gula pasir. Plt. Kepala Disperindagkop Jembrana I Made Sudantra, Rabu (1/6) kemarin membenarkan hasil monitoring tersebut. Dari sejumlah bahan pokok, hanya gula pasir yang harganya masih merangkak naik. Pihaknya juga sempat menelusuri penyebab naiknya harga gula pasir itu. Namun, dari sisi distribusi tidak masalah. Ada kemungkinan karena lonjakan permintaan yang cukup tinggi dalam sepekan ini. Untuk memastikan harga tidak terus melonjak, pihaknya akan menggelar pasar murah, khusus untuk gula pasir. Sejumlah lokasi akan disasar secara bergiliran, seperti di Pasar Ijogading, Pasar Melaya dan Pasar Tegalcangkring. Pemerintah daerah menyediakan 2 ton gula pasir di masingmasing lokasi dijual dengan harga Rp 12.500 per kilogram. (kmb26)
Terkena dampak paling parah yakni di persawahan Subak Yehembang, tepatnya di jalan menuju parkir Pura Rambut Siwi. Padi yang rebah di subak ini hampir merata di seluruh petak sawah. Hanya beberapa petak yang padinya terlihat masih berdiri. Saking kencangnya angin, sejumlah padi tercabut hingga terlihat akarnya. “Kalau sudah angin kencang begini, hampir semuanya rebah,” kata Ketut Ariwan, salah seorang warga yang ditemui di lokasi. Menurutnya, selain di dekat parkir Pura Rambut Siwi, kondisi serupa juga terjadi di sisi utara jalan Denpasar-Gilimanuk. Awalnya, hanya beberapa petak yang rebah, tetapi Rabu (1/6) kemarin padi yang rebah semakin meluas. Diperkirakan, lebih dari satu hektar padi yang rebah. Kondisi seperti ini, menurutnya, tidak bisa dicegah. Sebab, angin bisa sewaktu-waktu
terjadi. Apalagi, areal sawah berdekatan dengan pantai. Belum lagi curah hujan yang belakangan ini cukup tinggi. Bila sudah mendung, petani mulai was-was. Mereka khawatir bulir padi yang rebah itu terendam air dan membusuk. Hal itu sangat berpengaruh dengan harga penjualan gabah. Petani tak bisa berkutik, ketika penebas menawar harga lebih rendah dengan alasan padi rebah. Apalagi, ketika padi rusak terendam air hujan. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana I Ketut Wiratma mengatakan adanya padi rebah memang tidak bisa diprediksi. Penyebabnya tidak lain karena angin yang kencang. Pihak dinas juga mendapat informasi dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Negara, bahwa angin kencang dan
cuaca buruk yang terjadi tidak seketika atau sporadis. Angin cenderung berhembus dari arah selatan (laut) dan tenggara. Sejatinya, angin ini biasanya berhembus pada bulan Juli hingga Agustus, tetapi kini bergeser, bahkan mendahului. Pihak dinas masih berupaya mencari teknologi untuk mengatasi padi rebah itu. Sejumlah upaya sudah dilakukan seperti padi batang pendek, pemilihan jenis padi yang sesuai dan sebagainya. “Tetapi, seringkali petani menggunakan jenis padi yang sama tiap tanam. Padahal belum tentu kuat dan mudah rebah,” terangnya. Pihaknya belum mengetahui apakah sawah yang padinya rebah itu sudah diasuransikan melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Apabila ikut dan sudah membayar premi, maka ada kemungkinan mempunyai hak untuk klaim. (kmb26)
Negara (Bali Post) Seorang petani Nyoman Gede (40), warga Banjar Segah, Desa Asah Duren, Kecamatan Pekutatan, Rabu (1/6) sore ditemukan tewas. Korban meninggal dunia setelah tersetrum listrik saat mencari pisang di kebun orangtuanya. Dari informasi yang dihimpun, korban pergi ke kebun untuk memetik pisang. Namun, hingga sore korban belum pulang. Dengan demikian, ibu korban, Wayan Kanda meminta anaknya yang lagi satu, Wayan Subadra, untuk mencari korban ke kebun.
Betapa kagetnya Subadra ketika melihat korban sudah terbujur kaku dengan posisi telentang. Di lengan tangan kanan korban terlilit kabel yang sudah terkupas kulitnya. Tangan kanan korban pun terlihat hangus. Sedangkan tangan kiri masih menggenggam sabit. Kemungkinan saat kejadian korban terpeleset karena posisi tanah yang sedikit miring dan becek. Ketika jatuh tanpa sengaja tangan kanan korban tersangkut pada kabel listrik tersebut. Dari hasil pemeriksaan, pihak dokter dari Puskes-
mas Pekutatan menyatakan korban murni meninggal karena tersengat aliran listrik. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizing Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kini jenazah korban disemayamkan di rumah duka. (kmb)
Bali Post/olo
Cegah Kekerasan terhadap Anak, Peran Orangtua Sangat Penting Negara (Bali Post) Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak digalakkan jajaran Polres Jembrana. Selain melalui peran satgas yang tersebar di desa/kelurahan, pencegahan juga dilakukan melalui penyuluhan. Seperti yang dilakukan Polsek Kota Negara di Balai Tempek Dharma Semerti, Kelurahan Baler Bale Agung, Rabu (1/6) kemarin. Para orangtua, khususnya ibu rumah tangga diberikan informasi dan upaya pencegahan kekerasan. Kapolsek Kota Negara Kompol Made Prihenjagat mengatakan peran orangtua dalam pengawasan putra-putrinya sangat penting. Pergaulan yang bebas, membuat anak-anak rentan menjadi korban. Baik kekerasan seksual, narkoba, miras dan
lain-lain. Ia menjelaskan jangan sampai anak-anak terlepas tanpa kontrol orangtua. Kasih sayang dan perhatian keluarga diyakini ampuh untuk mencegah kekerasan terjadi. Jangan hanya bergantung pendidikan di sekolah, tetapi juga di luar dan lingkungan. Orangtua harus membimbing anaknya. Kompol Prihenjagat juga meminta kepada warga untuk jangan segan menyampaikan permasalahan kepada petugas di desa termasuk Babinkamtibmas. Hal itu dilakukan supaya tidak berlarut-larut dan menim b ulka n p erm a sa la ha n baru. Menurutnya, upaya ini akan terus digalakkan untuk memperluas informasi dan menekan kasus kekerasan perempuan dan anak. (kmb26)
Tersetrum Listrik, Petani Tewas
Bali Post/olo
Pembinaan – Kapolsek Kota Negara memberikan penyuluhan kepada para orangtua terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kamis Pon, 2 Juni 2016
KARANGASEM
13 Hasil Operasi Patuh
Balita Disiram Air Panas
Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat
Pelaku Masih Misterius Amlapura (Bali Post) Seorang balita berumur dua bulan 15 hari disiram air panas saat ditinggal orangtua di dalam kamarnya. Ulah nekat pelaku ini membuat separuh badan bayi tersebut melepuh. Dia harus mendapat perawatan serius di RSUD Karangasem, karena siraman air panas menimbulkan luka serius. Sedangkan, pelaku yang tega melakukan perbuatan keji itu masih misterius. Ditemui Rabu (1/6) kemarin, Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa mengatakan, peristiwa itu terjadi di rumah korban di Banjar Lebih Desa Purwakerti Kecamatan Abang, sekitar pukul 15.00 wita, Senin (30/5) lalu. Saat itu, bayi bernama Komang tersebut sedang tidur saat ditinggal ibunya Ni Ketut Mardiani (25) pergi ke pasar membeli kopi. Bayi mungil tersebut tidur di dalam kamar bersama sang kakak Made Merta (3). Di dalam rumah, hanya ada bibi korban Nengah Sudiani (23) dan neneknya Ni Wayan Sukra (60). Bibinya saat itu juga sedang mengurus anaknya yang sedang menangis. Sementara sang nenek sibuk menyapu di halaman rumah. “Orang di dalam rumah baru tahu, korban disiram air panas ketika bayi itu menangis keras-keras,” kata Sugita Yasa. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Abang. Petugas sempat melakukan olah TKP. Peristiwa ini cukup misterius, sebab tidak ada yang tahu siapa sebenarnya yang menyiramkan air panas ke tubuh korban. Kedua saksi, bibi dan nenek korban yang kebetulan berada di rumah, juga tidak tahu banyak. Keduanya tidak melihat siapa pun masuk ke dalam rumah, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Ada rentang waktu 10 detik saat bibi dan neneknya melihat korban di dalam kamarnya. Tapi, tidak ada seseorang yang terlihat keluar dari kamar. Kasus ini, kata Sugita, memang penuh kejanggalan. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, belum diketahui dari mana sumber air panas tersebut. Kalaupun dilempar dari luar, mestinya kakak korban yang juga sedang tidur dalam kamar juga tersiram air panas. Sugita menegaskan masih mendalami kasus ini. Seluruh jajarannya sedang dikerahkan ke sekitar lokasi untuk mencari petunjuk baru, adakah sebab-sebab lain yang memicu terjadinya kasus ini. Sebab, dari penuturan saksi, ternyata dua minggu sebelumnya, korban juga mengalami kejadian serupa. Awalnya kena sedikit badannya, namun yang kedua kalinya, air panas membuat badan korban melepuh dari sebagian badan, di sekitar kelamin hingga kakinya. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di RSUD Karangasem. Demi alasan keamanan, korban mendapat penjagaan ketat petugas kepolisian. Disinggung apakah ada persekongkolan dari orang di dalam rumah untuk menyakiti korban, Sugita mengatakan belum ada bukti yang mengarah ke dugaan tersebut. Kasat Rekrim Polres Karangasem AKP Noor Maghantara mengatakan, pihaknya juga sedang membantu Polsek Abang menangani kasus ini. Belum ada bukti baru yang membuat kasus ini menjadi lebih terang. Setelah menjalani perawatan di RSUD Karangasem, tepatnya di Sal Cempaka, kondisi Komang sudah mulai membaik. Ia tampak dirawat oleh ibunya didampingi ayahnya I Nengah Merti (35). Komang tampak sudah bisa menyusu bersama ibunya, meski badannya terpaksa dibalut lantaran mengalami luka serius. Merti mengatakan, selama ini keluarganya tidak pernah terlibat masalah dengan pihak lain maupun dengan keluarganya di dalam rumah. Sehingga, dia juga bertanya-tanya, siapa yang menyiramkan air panas ke tubuh anaknya. “Kalau saya keluar rumah, saya selama ini biasa menitipkan anak kepada neneknya. Tidak pernah ada masalah,” katanya. Menurut dokter yang merawat korban, dr. Pertama, anak malang tersebut mengalami luka grade II dengan luasan luka sekitar 35 persen dari bagian tubuhnya. Setelah menjalani perawatan, sejak datang pukul 01.00 dini hari, dokter ahli bedah ini memastikan kondisinya sudah membaik. (kmb31)
Bali Post/kmb31
MEMBAIK - Kondisi Komang sudah membaik setelah mendapat perawatan. Ia tampak dipangku oleh ibunya di Sal Cempaka, RSUD Karangasem, Rabu kemarin.
Bali Post/kmb31
TILANG - Polisi melakukan tindakan tilang kepada salah satu pelajar saat Operasi Patuh di Jalan Raya Candidasa, belum lama ini.
Amlapura (Bali Post) Pelanggaran lalu lintas ternyata terus meningkat. Fakta itu kembali terungkap setelah Polres Karangasem menyelesaikan agenda Operasi Patuh 2016. Total polisi menemukan 778 pelanggaran. Jumlah ini meningkat dari hasil operasi serupa tahun 2015 yang mencapai 698 pelanggaran. Dihubungi Rabu (1/6) kemarin, Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, mengatakan, dari total 778 pelanggaran itu, tindakan tilang dilakukan untuk 738 pelanggaran, meningkat dari tahun sebelumnya 647 pelanggaran. Sedangkan, 40 pelanggaran dengan teguran, turun dari jumlah tahun sebelumnya 51 teguran. “Pelanggaran paling banyak dari kendaraan sepeda motor. Kedua,
baru mobil barang dan mobil penumpang,” kata Sugeng Sudarso. Sedangkan, dilihat dari angka lakalantas sepanjang Operasi Patuh 2016, terjadi penurunan. Lakalantas hanya terjadi sekali dan korban luka ringan satu orang. Sedangkan, tahun lalu terjadi enam kasus, dengan satu korban meninggal, lima orang luka berat dan enam orang luka ringan. Atas hasil ini, Kapolres Sugeng Sudarso meminta masyarakat lebih taat dan patuh terhadap peraturan dan tata tertib berlalu lintas. Pihaknya juga mengingatkan, jangan pernah lupa kelengkapan dalam berkendaraan, walaupun tidak ada operasi karena itu semua demi keselamatan pengendara sendiri dan demi kelancaran bersama. (kmb31)
Kesbanglinmas Pastikan Kuburan di Lahan Pribadi Di-”pralina” Amlapura (Bali Post) Pemerintah daerah akhirnya turun tangan menengahi persoalan kuburan di lahan pribadi di Desa Ujung Hyang, Karangasem. Kepala Kesbanglinmas Karangasem, Ida Bagus Suastika, belum lama ini, memastikan kuburan di lahan pribadi tersebut akan dipralina. Selanjutnya, pemilik tanah atau keluarganya tidak diperbolehkan mengubur mayat di sana lagi. Tapi, harus dikubur di tempat kuburan umum di desa setempat. Suastika mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, baik dengan desa adat setempat maupun dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Karangasem. “Masalah itu sudah selesai. Sudah disepakati akan di-pralina (dilebur -red),” kata Suastika saat
ditemui di Gedung UKM Center Amlapura, belum lama ini. Hasil koordinasi dengan MUI Karangasem, Suastika mengatakan MUI sudah memastikan akan menjelaskan kepada pihak pemilik lahan dan keluarganya bahwa tidak diperbolehkan lagi
mengubur mayat di sana. Itu sudah menjadi keputusan Desa Adat Ujung Hyang dan dipertegas lagi oleh pemerintah daerah. Lantas, kapan kuburan dengan sembilan liang kubur tersebut akan mulai di-pralina? Suastika menegaskan, pihaknya
Residivis Curanmor Ditangkap Amlapura (Bali Post) Petugas kepolisian dari Polsek Karangasem akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat. Tersangka adalah I Made Suastika alias Dangap (22) asal Banjar Dinas Batudawa Kelod Desa Batudawa Kecamatan Kubu. Pemuda pengangguran ini tertangkap setelah mengalami kecelakaan saat berupaya kabur dengan menunggangi motor curian di Jalan Desa Bunutan Kecamatan Abang. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso, Rabu (1/6) kemarin, membeberkan petualangan pemuda residivis tersebut membawa kabur sepeda motor para korbannya. Tercatat, sudah tiga orang menjadi korban. Antara lain, Sang Made Susila (29) yang menjadi korban pencurian 14 Mei lalu saat memarkir sepeda motor Supra DK 2850 SC di pinggir jalan menuju Tirtangga, Lingkungan Temega. Kedua, Nyoman Sugita (40), 28 Mei lalu, saat sepeda motor Scoopy DK 5568 OW miliknya lenyap ketika diparkir di garasi rumah di Banjar Dinas Batudawa Kelod. Ketiga, sepeda motor Scoopy milik I Made Ketut Puja (64) yang diparkir di garasi rumah di Lingkungan Temega 30 Mei lalu. “Tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor itu, lantaran kunci sepeda motornya masih nyantol,” kata Sugeng Sudarso didampingi Kapolsek Kota Karangasem Kompol Anwar Sasmito di Mapolsek Karangasem. Rupanya, polisi sudah mencurigai tersangka sejak kasus pencurian di Desa Batudawa, dari sepeda motor milik I Nyoman Sugita. Sebab, sebelumnya sudah dua kali terlibat keluar masuk LP Karangasem. Ketika menerima informasi Dangap kabur dari Batudawa ke arah Amlapura, Senin (30/5) lalu, Reskrim Polsek Kubu terus berusaha mengejarnya hingga ke RSUD Karangasem, sekitar pukul 02.00 wita. Namun, saat hendak dilakukan penyergapan, pelaku berhasil kabur dengan meninggal-
kan sepeda motor hasil curiannya DK 5568 OW. Tapi, polisi kembali menerima informasi terjadi pencurian motor DK 5932 SW di Lingkungan Temega. Anggota Reskrim Polsek juga melakukan penyelidikan, berkoordinasi dengan Reskrim Polsek Kubu dan Sat. Reskrim Polres Karangasem. Kecurigaan mengerucut kepada tersangka Dangap. Polisi terus melakukan pengejaran tersangka ke wilayah Bunutan. Petugas Polsek Karangasem bahkan harus membagi tim menjadi dua, mengejar dari wilayah Culik dan dari arah Seraya untuk mengepung tersangka. Saat menghindar dari kejaran polisi, tersangka mengalami kecelakaan di wilayah Bunutan, sekitar pukul 16.00 wita. Upaya kabur tersangka pun berakhir, setelah Babinkamtibmas Bunutan mengamankan tersangka dan segera menginformasikannya ke Polsek Abang. “Tersangka ini sudah dua kali ditahan atas kasus yang sama. Dia ternyata baru saja ke luar penjara enam bulan lalu,” terang Sugeng Sudarso. Dangap mengaku terpaksa mencuri lagi, setelah melihat ada sepeda motor kuncinya masih nyantol di sepeda motor. “Sepeda motornya saya pakai jalan-jalan saja, belum saya jual,” katanya. Tertangkap yang ketiga kalinya, Dangap kali ini mengaku sangat kapok dan tidak akan mengulanginya lagi. Kapolres Sugeng Sudarso meminta warga berhati-hati memarkir sepeda motor. Lupa mengambil kunci, berarti memberikan kesempatan kepada pelaku untuk melakukan pencurian. Kasus ini masih akan dikembangkan pihak kepolisian. Sejauh ini, belum ditemukan adanya keterlibatan tersangka lain. Atas perbuatannya, Dangap kini ditahan di Polsek Karangasem. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (kmb31)
masih menunggu hasil koordinasi MUI dengan keluarga pemilik lahan tersebut. Dengan begitu, proses ini tidak menimbulkan masalah lain lagi. Dihubungi terpisah, Bendesa Adat Desa Ujung Hyang I Gusti Bagus Suteja juga mengatakan kuburan tersebut akan segera dibongkar, sebagaimana hasil paruman. Ia tidak ingin masalah ini terus menjadi polemik antarumat. Seperti diberitakan sebelumnya, pihak desa adat set-
empat tak mengizinkan proses penguburan mayat dilakukan di sebuah lahan milik perseorangan, 15 Mei lalu. Desa adat setempat meminta penguburan harus dilakukan di kuburan umum umat Islam yang sudah ada. Namun, rencana penguburan di kuburan umum juga terkendala, karena keluarga almarhum harus membayar biaya penanjung batu lantaran jenazah yang akan dikubur di sana, bukan warga asli dari Desa Ujung Hyang. (kmb31)
Bupati Sidak Pasar Amlapura Timur
Perintahkan Tertibkan Parkir dan Pedagang BUPATI Karangasem, IGA Mas Sumatri, memerintahkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem (Disperindag) bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban para pedagang dan parkir di Pasar Amlapura Timur. Perintah itu disampaikan saat Bupati Mas Sumatri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Amlapura Timur, Rabu (1/6) kemarin. Sidak itu dilakukan sebagai wujud keseriusan orang nomor satu di Bumi Lahar Karangasem ini dalam menindaklanjuti keinginan para pedagang untuk menata kembali pedagang yang berdagang di basement dan parkir yang masih kelihatan semrawut. Saat tiba di lokasi, Bupati Mas Sumatri disambut
Kepala Pasar I Wayan Gina, yang selanjutnya mengantar Bupati meninjau para pedagang, melihat lantai basement yang telah diberi garis pembatas. Tujuannya, garis pembatas ini nantinya sebagai tempat bagi para pedagang yang belum mendapatkan tempat untuk berjualan. Sidak dilakukan untuk mengatur para pedagang agar berjualan sesuai dengan tempat yang telah disediakan. “Saya perintahkan Kadisperindag agar bekerja sama dengan Satpol PP untuk segera lakukan penertiban di Pasar Amlapura Timur. Saya tidak ingin mendengar keluhan dari para pedagang lagi karena perbedaan tempat, sehingga mereka tidak mendapatkan hasil jualan setiap hari,” tegasnya. Bupati juga memerintah-
MENINJAU - Bupati Mas Sumatri saat datang ke Pasar Amlapura Timur untuk meninjau perkembangan penataan pasar terbesar di Karangasem itu.
kan untuk menata parkir dan para pedagang yang masih berjualan di luar dan trotoar sebelah barat pasar. Kecuali, kendaraan yang menurunkan barang dagangan, agar tidak diberikan izin masuk. Setelah selesai turunkan barang, harus diperintahkan kendaraan baik itu roda empat dan roda dua agar parkir di luar pagar pasar. Bagi para pedagang yang masih berjualan di luar dan di trotoar sebelah barat pasar, Bupati Mas Sumatri meminta ditertibkan agar pedagang berjualan di dalam, pada tempat yang telah disediakan. Begitu melihat tumpukan meja dan gerobak yang tidak terpakai di depan Palinggih Padmasana Pasar, Bupati Mas Sumatri memerintahkan Satpol PP untuk membersihkannya. “Barang-barang yang tidak terpakai, biar tidak terkesan kumuh dan membuat tempat jadi sempit, segera bersihkan dan pindahkan agar pasar kelihatan rapi dan bersih,” ujarnya. Pada sidak kali ini, Bupati Mas Sumatri didampingi Kadisperidag I Gusti Suarta, Kasat Pol. PP Iwan Supartha dan anggota serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Karangasem. Bupati menegaskan akan terus memantau perkembangan penataan pasar agar tidak terus menjadi polemik di kalangan pedagang dan pengunjung. (ad048)
TABANAN
14 Tas Titipan Hebohkan Warga Kediri Ternyata Isinya Pakaian dan Kertas
Tabanan (Bali Post) Pemilik Apotek Sari Medika yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 37, Kediri, Tabanan, Rabu (1/6) siang kemarin mendadak ketakutan. Pasalnya, lelaki yang tidak dikenalnya menitipkan sebuah tas ransel berwarna hitam. Apalagi setelah hampir satu jam, pria misterius tersebut tidak datang untuk mengambilnya. Khawatir ransel itu berisi barang-barang membahayakan, pemilik apotek kemudian berusaha memberi tahu pemilik toko di sebelahnya dan melapor ke pihak kepolisian. Kabar ini beredar dengan cepat, sehingga membuat heboh warga Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya. Akan tetapi, setelah dicek oleh petugas ternyata isinya hanya pakaian, buku, tumpukan kertas, dan beberapa lembar surat pembebasan Lapas II A Bogor, Jawa Barat, yang masih kosong. Menurut informasi yang didapat polisi dari pemilik apotek Ni Kadek Eni Sri Wahyuni, sekitar pukul 12.00 wita datang seorang laki-laki berumur sekitar 45 tahun dengan ciri-ciri perawakan tinggi kurus, kulit putih, dan gaya bahasa Indonesia berlogat Jawa menitipkan tasnya. Usai menitipkan tas, lelaki tersebut kemudian berjalan ke arah barat menuju Jalan Ir. Soekarno. “Awalnya tas ransel tersebut diletakkan di atas meja. Oleh karena lama pemiliknya tidak datang, oleh pemilik apotek kemudian dipindahkan ke luar,’’ jelas Wakapolsek Kediri AKP Gede Sarjana seizin Kapolsek Kompol Putu Suprama saat diminta konfirmasinya. Wakapolsek Kediri dibantu Kanit Provost berbekal kayu panjang yang diikatan kawat di ujungnya memberanikan diri membuka tas tersebut dengan menarik resleting. ‘’Dari sini diketahui isinya cuma pakaian, buku, charger, dan lembaran kertas surat pembebasan Lapas Bogor,’’ katanya. Terkait keberadaan pemilik tas, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk melakukan pencarian orang dengan ciri-ciri yang disampaikan pemilik apotek. “Anggota sudah kami perintahkan untuk mencari keberadaan pemilik tas, karena ada yang melihat berjalan ke arah barat Jalan Ir. Soekarno,” ujarnya. Gede Sarjana mengimbau pemilik toko di wilayah Kediri khususnya yang ada di sekitar lokasi untuk selalu berhati-hati apabila ada yang menitipkan barang dengan identitas yang tidak jelas. “Harus lebih waspada. Minimal mesti tahu identitas pemilik barang,” imbuhnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
ISI TAS - Wakapolsek Kediri AKP Gede Sarjana menunjukkan isi tas ransel hitam yang sempat membuat heboh warga setempat.
Gebyar PAUD dan Pengukuhan Bunda PAUD Tabanan 2016 Wujudkan Generasi Muda Cerdas dan Berkualitas
MEMBENTUK generasi muda cerdas dan berkualitas diperlukan beberapa hal seperti kesejahteraan, wawasan, asuhan bimbingan, dan pendidikkan. Untuk mewujudkan harapan tersebut, Rabu (1/6) kemarin dilaksanakan Gebyar PAUD dan Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Tahun 2016 di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Ketua TP-PKK Kabupaten Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya dikukuhkan oleh Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya sebagai Bunda PAUD. Hadir anggota DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, Ketua WHDI Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna, unsur Muspida, dan SKPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Ketua Panitia I Putu Santika mengatakan kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Tabanan. Pesertanya anak usia dini, yakni Taman Kanak-kanak, kelompok bermain se-Kabupaten Tabanan, dan anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan, dan
lima orang mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kabupaten Tabanan. Gebyar PAUD bertujuan memberikan motivasi kepada masyarakat, orangtua, dan pemangku kepentingan tentang pentingnya PAUD dan perlindungan anak serta untuk sosialisasi, advokasi, dan edukasi kepada anggota dan masyarakat umum dalam pengembangan program PAUD dan kesejahteraan anak. Dikatakannya, lembaga PAUD di Kabupaten Tabanan tahun 2016 berjumlah 429 yang terdiri atas TK sebanyak 231, kelompok bermain 144, tempat penitipan anak 15, dan satuan PAUD sejenis 34. “Adanya pendidikan anak usia dini ini kelak dapat mewujudkan anak Indonesia yang sehat cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Santika. Wabup Sanjaya mengungkapkan, masyarakat Tabanan sebagai bagian dari Bali mempunyai komitmen yang sama untuk memberikan jaminan terpenuhinya hak-hak dan
perlindungan anak yang merupakan hak asasi manusia. HAM ini meliputi hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, partipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat manusia, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang sejahtera, berkualitas, dan terlindungi. Untuk menumbuhkan manusia yang berkembang dan berkualitas, pendidikkan sangat penting. Pendidikkan merupakan ajang pengembangan potensi diri, pengendalian diri, kepribadian, ahlak mulia, dan kecerdasan. ”Diperlukan penyelenggaraan pendidikan yang merata dan bermutu bagi seluruh bangsa serta menjamin penghapusan segala bentuk diskriminasi dan terlaksananya pendidikkan untuk semua,’’ jelas Sanjaya. Mengembangkan potensi anak menjadi manusia yang berkembang dan berkualitas tidak mudah dan sederhana. Untuk mencapainya diperlukan usaha yang sungguh-
sungguh dan terus-menerus. “Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh berbagai fak-
tor yang seharusnya dimulai ketika terjadinya proses tumbuh kembang anak,’’ imbuhnya. (ad043)
PIALA – Ketua TP-PKK Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya dan Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya menyerahkan piala dan penghargaan kepada peserta Gebyar PAUD dan Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Tabanan 2016.
Cegah Penyebaran Rabies di Jatiluwih
Disnak Eliminasi 102 Anjing Tabanan (Bali Post) -
Menyusul gigitan anjing positif rabies terhadap 11 warga Desa Jatiluwih pada Minggu dan Senin lalu, perangkat desa bekerja sama dengan Dinas Peternakan (Disnak) Tabanan menggelar eliminasi massal, Rabu (1/6) kemarin. Tujuannya untuk mencegah penyebaran rabies dan tidak terjadi lagi kasus gigitan positif. Eliminasi difokuskan di tujuh dusun, yaitu Dusun Kesambi, Kesambahan Kaja, Kesambahan Kelod, Jatiluwih Kawan, Jatiluwih Kangin, Gunung Sari, dan Gunung Sari Kelod. Dalam kegiatan tersebut berhasil dieliminasi 102 ekor anjing. Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio memaparkan eliminasi ini didukung oleh desa dan dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat. Ketujuh dusun sudah pernah menjadi sasaran eliminasi sebelumnya. Meski begitu masih ada kasus positif rabies karena adanya anjing liar atau yang diliarkan dan tidak divaksin. ‘’Masyarakat agar waspada dan memelihara anjing dengan baik, yaitu dikandangkan dan divaksin secara teratur. Jangan dibiarkan berkeliaran dan tidak divaksin,’’ ujarnya. Menurut Perbekel Desa Jatiluwih I Nengah Kartika, terkait kasus gigitan rabies di daerahnya, telah dibuat kesepakatan untuk memberikan efek kewaspadaan kepada masyarakat. Kesepakatan yang dibuat bersama aparat desa menghasilkan dua poin. Pertama, jika anjing dari salah satu warga menggigit orang segala pembiayaan ditanggung pemilik anjing dan kalau meninggal pembiayaan tidak
mencakup upacara pengabenan. Kedua, seluruh warga harus mengisi blangko yang dibuat desa. Pemilik dan anjingnya difoto guna lebih mudah mendeteksi antara anjing liar dan anjing peliharaan. ‘’Kesepakatan ini sudah kami sebarkan ke delapan dusun,’’ katanya. Pihak desa juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengkandangkan anjing. Jika anjing tersebut tidak diinginkan hidup atau pemilik tidak sanggup memeliharanya, harus rela dieliminasi agar tidak menimbulkan anjing gila baru. Selama satu minggu ini pihaknya terus akan mengawasi anjing liar yang masuk Desa Jatiluwih, terlebih diduga masih ada yang bersembunyi di tegalan. Pihak desa juga mengambil sikap tegas, yaitu apabila ada anjing warga yang tidak diikat, pecalang setempat boleh menembaknya. Sementara itu, salah satu warga Banjar Kesambi, I Nengah Kardiasa, mengakui di daerahnya masih banyak anjing liar karena warga membuang anjing yang tidak diinginkan ke tegalan atau pangkung. ‘’Anjing yang dibuang ini jadi liar dan berkembang biak,’’ tuturnya. (kmb24)
Warung Global
Pemerintah Jangan Buat Aturan yang Sengsarakan Rakyat PEMERINTAH sebaiknya memberikan masyarakat mempergunakan kendaraan berusia 25 tahun yang masih layak jalan. Pikirkan serta urusi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Jangan mematikan perekonomian warga kecil. Demikian harapan Vera di Tabanan mengomentari topik ‘’Batas Usia Kendaraan 25 Tahun’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta FM, Rabu (1/6) kemarin. Menurut Arya di Denpasar, kendaraan luar yang beroperasi di Bali perlu ditertibkan dan diperketat karena tidak ada kontribusinya sebab pajaknya ke luar daerah. Kasihan masyarakat di desa masih membutuhkan kendaraan
Kamis Pon, 2 Juni 2016
tersebut untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Masyarakat telah rajin membayar pajak kendaraan. Pemerintah mesti pro rakyat Bali. Ditambahkan oleh Ireng di Bajera, pemimpin diberikan kepercayaan menye-
jahterakan rakyat. Sebelum bisa melaksanakan itu, sebaiknya jangan membuat aturan seperti ini yang arahnya kapitalis. Pemerintah harus memikirkan dampak yang ditimbulkan sebelum membuat aturan. Jangan kemacetan dijadikan kambing hitam. Pemimpin mesti kerja yang benar dengan melakukan pengawasan yang baik. Winaja di Ubung menilai aturan ini akan menyengsarakan dan bahkan membunuh rakyat kecil. Masyarakat masih memerlukan angkutan tersebut karena masih layak pakai untuk bekerja dan belum mampu membeli yang baru.
Pemerintah harus melihat kondisi ekonomi masyarakat. Katanya mau memberantas masyarakat miskin, tetapi mengapa malah menambah berat beban mereka. Kalau membuat aturan sampai meniadakan barang yang masih diperlukan, lanjut Tut Dawi di Abiansemal, harus memberikan solusi, yakni ganti rugi sesuai harga pasaran agar masyarakat tidak kelimpungan. Perekonomian Bali belum baik, masyarakat menengah ke bawah masih membutuhkan kendaraan tersebut. Motor gede (moge) banyak yang bodong, mestinya ini yang ditertibkan. (dika)
Tingkatkan Kualitas SDM
RSU Wisma Prashanti Gelar ’’Training Service Excellent’’
SELAIN fasilitas berupa gedung dan peralatan, hal paling utama dalam layanan kesehatan adalah sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang bisa bersaing dan mampu melayani masyarakat dengan baik, layanan kesehatan tidak akan berjalan maksimal. Untuk itu, RSU Wisma Prashanti Tabanan selama tiga hari mulai Rabu (1/6) kemarin hingga Jumat (3/6) besok mengadakan pelatihan bagi SDMnya berupa training service excellent. Tema pelatihan ini adalah “Massive Action Leader’’ yang diikuti 27 leader yang ada di RSU Wisma Prashanti mulai dari supervisor sampai level direktur. Direktur PT Wisma Prashanti A.A. Bagus Dananjaya, S.E., MBA, memaparkan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM ini diberikan kepada leader dan seluruh pegawai di RS Wisma Prashanti baik medis maupun nonmedis. Total pegawai RS Wisma Prashanti adalah 160 orang. ‘’Rabu (1/6) pelatihan untuk para leader, sedangkan Kamis (2/5) dan Jumat (3/6) untuk seluruh pegawai,’’ ujarnya. Pelatihan untuk pegawai mengambil tema Service Excellent. Dengan pelatihan ini, para leader diharapkan mampu menuangkan ide dan mewu-
judkannya serta dapat memberikan contoh yang benar. ‘’Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM. Untuk leader lebih meningkatkan kompetensinya dan mampu memberikan contoh yang benar. Leader harus terus mengembangkan diri sehingga bisa merancang tujuan dan bagaimana cara mencapainya serta mengasah kemampuan berkomunikasi,’’ katanya. Lewat pelatihan ini, para pegawai di RSU Wisma Prashanti juga diharapkan bisa bersa-
ing dan tidak tertinggal di era persaingan global. ‘’Dalam pelatihan diberikan pula teknik berkomunikasi dengan pasien sehingga lebih mudah diterima dan dimengerti,’’ imbuh Dananjaya. Ia minta para pegawai RSU Wisma Prashanti bisa memberikan pelayanan tulus bagi pasien. Sebab, dalam pelayanan kesehatan yang dipentingkan bukan hanya pemenuhan alat kesehatan yang canggih, tetapi juga SDM yang empati, tulus, dan memberikan rasa nyaman pada pasien. (ad096)
TRAINING - Acara Training Service of Excellent untuk para leader di RSU Wisma Prashanti mengambil tema Massive Action Leader.
8 15
Kamis Pon, 2 Juni 2016 Hasil Pertandingan Internasional Kamis (2/6) Luksemburg Serbia Austria Rep. Irlandia
vs Nigeria vs Israel vs Malta vs Belarus
1-3 3-1 2-1 1-2
Jadwal Jumat (3/6) dini hari Mexico vs Chile Makedonia vs Iran Inggris vs Portugal
Irlandia dan Austria Raih Hasil Kurang Maksimal Cork -
Irlandia menelan kekalahan 1-2 melawan tim yang tak lolos ke putaran final Piala Eropa, Belarus, Rabu (1/6) kemarin. Sementara Austria tampil kurang maksimal saat menang 2-1 atas Malta. Pada laga itu bek Swiss David Alaba mencetak gol bunuh diri yang spektakuler.
Bali Post/ap
Pelatih Irlandia Martin O’Neill membuat 11 perubahan setelah timnya ditahan imbang Belanda pekan lalu. Dua pemain yang tersisa adalah Jeff Hendrick dan James McClean. Namun tetap saja tuan rumah kesulitan menemukan formasi terbaiknya. Mikhail Hardzeichuk dan Maksim Valadzko mencetak gol Belarus dan satu gol balasan tuan rumah disumbangkan
LATIHAN - Penyerang Argentina Sergio Aguero (kiri) dan rekan-rekannya menjalani latihan untuk persiapan menghadapi Copa America Centenario di AS.
Stephen Ward pada pertandingan yang ditonton 7.200 orang di Stadion Turner, Cork. Irlandia juga diperkuat kiper senior Shay Given. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu melewati rekor John Gilles yakni 19 tahun 202 sebagai kiper utama timnas. Sementara Given kini mencapai 20 tahun dan 65 hari dalam 134 penampilan. Blunder Alaba
Di Klagenfurt, Austria mencatat hal memalukan jelang keberangkatan ke Paris untuk melakoni Piala Eropa. Tuan rumah menang tipis 2-1 atas Malta namun laga di Klagenfurt itu diwarnai dengan gol bunuh diri bek Bayern Munich Alaba. Alaba melepaskan umpan balik ke penjaga gawang Ramazan Ozcan dari depan kotak penalti tanpa menyaksikan
posisi rekannya itu. Akibatnya bola bergulir tanpa bisa dihentikan Ozcan yang berusaha mengejar namun gagal. Austria yang akan bersaing dengan Hungaria, Portugal dan Islandia di Grup F di Piala Eropa, diuntungkan dengan dua gol yang diciptakan di awal pertandingan. Marko Arnautovic membuka gol saat pertandingan baru berjalan empat menit. Alessandro Schoepf menggandakan keunggulan saat menyambut umpan sempurna Zlatko Junuzovic dan mengonversinya menjadi gol di menit-18. Di babak kedua, Austria tak
Skuad Austria: Kiper : Robert Almer (Austria Vienna), Heinz Lindner (Eintracht Frankfurt), Ramazan Ozcan (Ingolstadt) Bek : Aleksandar Dragovic (Dynamo Kiev), Christian Fuchs (Leicester City), Gyorgy Garics (Darmstadt), Martin Hinteregger (Borussia Moenchengladbach), Florian Klein (VfB Stuttgart), Sebastian Proedl (Watford), Markus Suttner (Ingolstadt), Kevin Wimmer (Tottenham Hotspur) Gelandang : David Alaba (Bayern Munich), Julian Baumgartlinger (Mainz 05), Stefan Ilsanker, Marcel Sabitzer (both Leipzig), Jakob Jantscher (FC Lucerne), Zlatko Junuzovic (Werder Bremen), Alessandro Schoepf (Schalke 04) Penyerang : Lukas Hinterseer (Ingolstadt), Rubin Okotie (TSV Munich), Marc Janko (FC Basel), Marko Arnautovic (Stoke City), Martin Harnik (VfB Stuttgart)
Krisis Dalam Negeri Tak Pengaruhi Argentina Buenos Aires Timnas Argentina tidak akan ditarik dari turnamen Copa America Centenario di AS. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Rabu (1/6) kemarin, menegaskan tim Tango tetap akan tampil meski terjadi krisis di dalam negeri. Presiden ASA Luis Segura dalam konferensi pers menjawab pertanyaan seputar isu mogok bermain Sergio Aguerro dkk. sebagai protes terhadap langkah pemerintah yang hendak mengontrol AFA. “Saya tidak akan mengundurkan diri dan timnas juga tidak akan meninggalkan AS,” kata Seguro yang memastikan keterlibatan Argentina di turnamen yang diikuti 16 negara itu. Argentina akan memulai Copa America dengan menghadapi Chile di Santa Clara, California awal pekan depan. Lawan lain di Grup D adalah Panam dan Bolivia. Kementerian Kehakiman Argentina awal pekan ini bertindak dan menunda pemilihan Presiden AFA pada 30 Juni dengan alasan melanggar aturan. Selama ini badan tertinggi sepak bola dunia, FIFA, menentang setiap campur tangan pemerintah di lembaganya. “Memonitor dari dekat persoalan-persoalan yang berkaitan dengan AFA,” laporan FIFA kemarin. Segura menambahkan, pihaknya tidak akan melaporkan intervensi pemerintah ke lembaganya itu kepada FIFA. “Kami tidak ingin ada di antara kami yang dikeluarkan dari FIFA,” tambahnya. Pucuk pimpinan AFA kosong setelah ditinggalkan Julio Grondona yang meninggal dua tahun lalu. Grondona sebelumnya dikenal sebagai pejabat senior, wakil presiden FIFA dan teman dekat mantan presiden FIFA Sepp Blatter. (kmb39/rtr)
Bertrand Absen Saat Inggris Hadapi Portugal
London Bek timnas Inggris Ryan Bertrand akan absen dalam pertandingan pemanasan terakhir menjelang Piala Eropa melawan Portugal di Wembley, Jumat dini hari nanti. Namun dia bisa turun bertanding pada pertandingan pembuka melawan Rusia. Bek kiri Southampton itu harus keluar saat sesi latihan pada Rabu (1/6) kemarin di dekat Watford, utara London. Dia harus mendapat perawatan karena cedera. “Ini bukan cedera serius dan kami sangat yakin dia akan bisa turun bertanding melawan Rusia,” demikian dikatakan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson. “Ini sebuah cedera yang menyebabkan dia akan absen untuk pertandingan besok, tapi ini bukan istirahat yang lama,” tambahnya. Sesi latihan Rabu itu merupakan latihan pertama sejak Hodgson membentuk skuad yang berisi 23 pemain. Inggris akan terbang ke Prancis pada Senin dan akan bertanding melawan Rusia pada 11 Juni. Wales dan Slowakia merupakan tim lain yang juga berada di Grup B. (afp/ant)
Bali Post/ap
LONCAT - Pemain Austria Martin Harnik meloncat melewati kiper Malta Henry Bonello yang menyergap bola pada pertandingan persahabatan di Klagenfurt, Rabu (1/6) kemarin.
Bacsinszky Singkirkan Williams Paris Unggulan kedelapan asal Swiss Timea Bacsinszky membuka jalan ke perempatfinal Prancis Terbuka usai meraih kemenangan atas petenis veteran AS Venus Williams dengan skor 6-2, 6-4, Rabu (1/6). Setelah kehilangan dua game pertama, unggulan kedelapan asal Swiss itu memenangi delapan game secara beruntun. Ia mengendalikan permainan untuk kurun waktu yang lama dari tengah lapangan dan memvariasikan kecepatan serta ketajaman permainannya untuk membingungkan Williams. Unggulan kesembilan Williams memainkan ajang Roland Garrosnya yang ke-19 dan pada usia 35 tahun. Ia menjadi petenis tertua di kategori putri. Menghadapi lawan yang berpengalaman, Bacsinszky mengaku kesulitan bergerak, khususnya pada set pertama. Ia membuat spekulasi dengan melepaskan pukulan-pukulan groundstroke dari posisi-posisi yang kerap tidak
menjanjikan. “Saya merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan pertandingan (bahkan meski) saya hanya memiliki waktu tiga hari untuk menentukan taktik-taktik saya,” kata Bacsinszky . Bacszinszky, yang mencapai semifinal pada tahun lalu sebelum kalah dari saudari kandung Venus, Serena, akan menantang Kiki Bertens asal Belanda di perempat final. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/ap
Petenis Swiss Timea Bacsinszky.
Putaran IV Prancis Terbuka Putra David Goffin Tomas Berdych Dominic Thiem Novak Djokovic
vs vs vs vs
Ernests Gulbis 4-6, 6-2, 6-2, 6-3 David Ferrer 6-3, 7-5, 6-3 Marcel Granollers 6-2, 6-7(2), 6-1, 6-4 Roberto Bautista 3-6, 6-4, 6-1, 7-5
Putri Serena Williams Yulia Putintseva Kiki Bertens Timea Bacsinszky
vs vs vs vs
Elina Svitolina Carla Suarez Madison Keys Venus Williams
Rafinha dan Ederson Cedera Los Angeles Persiapan Brazil menghadapi Copa America Centenario terganggu dengan cedera menimpa Rafinha dan kiper Ederson, Rabu (1/6) kemarin. Kedua pemain tersebut dipastikan tak bisa mengikuti turnamen yang digelar di kota-kota di AS. Rafinha yang bermain di klub Barcelona tak bisa menjalani latihan bersama rekan-rekannya secara normal setelah dia bergabung dengan timnas di Los Angeles pekan lalu. Rencananya, posisinya akan digantikan Lucas Moura dari Paris Saint Germain. Nasib serupa juga menimpa Kiper Ederson. Kiper ketiga Brazil itu juga cedera dan pelatih timnas Dunga memanggil Marcelo Grohe untuk menggantikan tempatnya. Brazil sebelumnya telah kehilangan dua pemain kunci Ricardo Oliveira dan bintang Bayern Munich Douglas Costa. Oliveira digantikan penyerang Benfica Jonas, sementara Kaka menempati posisi Costa. Brazil memulai turnamen Copa America dengan menghadapi Ekuador di Rose Bowal, Pasadena. Grup B juga dihuni Haiti dan Peru. (kmb39/rtr)
mampu mengembangkan permainan dan mendapat cemooh dari penonton. Puncaknya saat Alaba menciptakan blunder pada menit ke-87 itu. Pelatih Austria mengaku timnya potensial mencetak banyak gol. Namun peluangpeluang itu gagal dikonversi. “Setidaknya kami menang. Saya tidak gelisah dan kami berada pada jalur yang benar,” katanya. Usai laga itu, Koller merampingkan timnya hingga berjumlah 23 orang. Pemain yang dicoret adalah Valentino Lazaro yang berusia 20 tahun. (kmb39/rtr)
Skuad Brazil: Kiper : Alisson (Internacional), Diego Alves (Valencia/Spanyol), Marcelo Grohe (Gremio) Bek : Miranda (Inter Milan/Italia), Gil (Shandong Luneng/Tiongkok), Marquinhos (Paris Saint-Germain/Prancis), Rodrigo Caio (Sao Paulo), Daniel Alves (Barcelona/ Spanyol), Fabinho (Monaco/Prancis), Filipe Luís (Atlético Madrid/Spanyol), Douglas Santos (Atletico Mineiro) Gelandang : Luiz Gustavo (Wolfsburg/ Jerman), Elias (Corinthians), Renato Augusto (Beijing Guoan/Tiongkok), Willian (Chelsea/Inggris), Lucas Lima (Santos), Philippe Coutinho (Liverpool/Inggris), Kaka (Orlando City/AS), Casemiro (Real Madrid/Spanyol), Lucas Moura (Paris Sain Germain/Prancis). Penyerang : Jonas (Benfica/Portugal), Hulk (Zenit/Rusia), Gabriel (Santos).
6-1, 6-1 7-5, 7-5 7-6 (7/4), 6-3 6-2, 6-4
OLAHRAGA
16 Rahmad Darmawan Siap Latih Timnas Senior Jakarta (Bali Post) Rahmad Darmawan yang akrab dipanggi RD memastikan diri siap melatih Timnas Indonesia senior yang akan turun pada Piala AFF 2016 akhir tahun nanti, meski saat ini masih terikat kontrak dengan tim asal Malaysia yaitu T-Team. “Saya selalu siap untuk timnas. Kami akui saat ini memang ada kendala. Makanya kami mohon bantuan federasi untuk membantu menyelesaikan jika saya nantinya terpilih menjadi pelatih timnas,” kata RD usai pemaparan program di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. Menurutnya, kontrak dengan T-Team baru akan berakhir pada November nanti. Hanya, berdasarkan diskusi dengan panel PSSI untuk menentukan pelatih timnas senior jika pelatnas Piala AFF 2016 akan dimulai dari Oktober. Mantan pelatih Persija itu mengaku tidak ada masalah. “Oktober kompetisi di Malaysia sudah selesai. Jadi saya kira sudah tidak ada masalah. Hanya, saya terikat kontrak hinga November. Sekarang tinggal bagaimana komunikasi dilakukan,” ucapnya menambahkan. Pria kelahiran Metro Lampung terlihat antusias untuk kembali menukangi Timnas Garuda. Bahkan, mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengaku dalam pertemuan dengan pihak PSSI tidak membicarakan honor yang bakal diterima. Pada intinya, RD siap untuk kembali. Meski demikian, semuanya harus tetap melalui proses yang benar mengingat posisinya saat ini masih terikat kontrak dengan klub asal Malaysia. Bahkan, ada rencana klub yang ditukangi saat ini akan mengajukan perpanjangan kontrak. “Di T-Team memang ada opsi satu plus satu. Tim juga sudah tahu kalau saya menjadi salah satu kandidat. Saya ke sini (PSSI) juga mendapatkan persetujuan dari klub. Jika diperpanjang sebenarnya tidak ada masalah,” ujar mantan tentara itu. Jika diperpanjang kontraknya oleh T-Team, katanya, sebenarnya tidak ada masalah. Apalagi kompetisi di Malaysia baru akan digulirkan pada Januari atau Februari 2016. Khusus untuk persiapan Piala AFF hingga pertandingan tidak membutuhkan waktu yang lama. “Saya tetap mengamati perkembangan sepak bola Indonesia. Jadi siapa saja pemain terbaik saat ini sudah terdata. Yang jelas, timnas senior harus diperkuat pemain terbaik, baik yang bermain di dalam negeri maupun luar negeri. Jangan lagi ada ini pemain Timnas U-19, U-23 atau yang lain,” kata RD menegaskan. Meski sudah siap menjadi pemain timnas, RD tetap harus bersabar karena untuk mengisi pos pelatih timnas senior ada kandidat lainnya yang salah satunya Nil Maizar. Pelatih klub Semen Padang ini dikenal dengan pelatih bertangan dingin yang mampu mengorbitkan pemain. (ant)
Hendra/Ahsan Berjuang Keras Tundukkan Ganda Hongkong Jakarta (Bali Post) -
Ganda putra unggulan kedua Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus berjuang keras untuk menundukkan pasangan Hongkong Or Chin Chung/Tang Chun Man pada putaran pertama turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. Pasangan juara dunia dari Indonesia tersebut bermain ketat dan meraih kemenangan dua game langsung melawan ganda peringkat 47 dunia dengan skor 23-21, 25-23 dalam waktu 40 menit. Pada game pertama Hendra/ Ahsan gagal menyudahi game tersebut meskipun unggul 2018. Lawan berhasil menyamakan kedudukan hingga 20-20 dan 21-21, sebelum ganda Indonesia berhasil menutup dengan kemenangan 23-21. Pertandingan seolah akan dimainkan dalam tiga game
ketika pasangan Indonesia tertinggal hingga 1-8 hingga 11-17. Namun Hendra/Ahsan bangkit mengejar hingga berhasil menyamakan kedudukan 18-18. Permainan berjalan ketat ketika kedua pasangan saling menyamakan kedudukan hingga Hendra/Ahsan yang memimpin 20-19, 21-20, 22-21
dan 23-22 gagal menyudahi pertandingan karena lawan berhasi mengimbangi hingga angka 23-23. Dua poin terakhir akibat shuttlecock yang menyangkut di net memberi kemenangan bagi pasangan Indonesia 25-23. “Hari ini cukup susah. Dalam beberapa kali perte-
Putaran Kedua Atlet ganda putri Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani melaju ke putaran kedua dengan menundukkan pasangan Jepang Naoko Fukuman/Kurumi Yonao. Anggi/Ketut menang atas Fukuman/Yonao dalam laga pertama nomor ganda putri selama 36 menit dengan skor 21-12, 21-10. “Kami sudah bermain sesuai rencana dan telah berjalan dengan baik. Kami memang tidak ada target khusus dan hanya menampilkan permainan terbaik kami,” kata Ketut selepas pertandingan. nggi/Ketut akan menghadapi pasangan Korea Selatan Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan pada pertandingan putaran kedua yang akan berlangsung pada Kamis (2/6) ini. (ant)
Perpani Badung akan Bentuk PPLP Daerah Mangupura (Bali Post) Pascakasus memalukan menimpa atlet Badung yang mewakili Bali Komang Gde Krishnanda pada Kejurnas Panahan Antarpusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Stadion Sultan Agung Klaten, Yogyakarta, 25-29 Mei lalu, Pengkab Perpani Badung bergerak cepat. Ketua Harian Pengkab Perpani Badung Ketut Jaya Kesuma ditemui di Kapal, Badung, Rabu (1/6) kemarin menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdikpora Badung, dan berniat mendirikan PPLP Daerah. ‘’Intinya, Disdikpora mendukung, tinggal kami mempelajari juklak dan juknisnya,’’ sebut Jaya Kesuma. Pasalnya, selama ini Bali memiliki PPLP Pusat, bukan daerah, dan cabornya terbatas hanya atletik dan silat. Dia menegaskan, pada kejurnas antar-PPLP, pihaknya menerjunkan empat pemanah Badung yang mengusung Bali. ‘’Mereka berangkat dan ikut kejurnas antarPPLP ke Yogyakarta atas biaya para orangtua atlet yang merogoh kocek
menjelaskan, turnamen di Negeri Singa tersebut bertajuk Soccer Six, sehingga jumlah pemain di lapangan enam pemain. Kontestan lain dari enam negara, yakni tuan rumah Singapura, Malaysia, Timor Leste, Bali mewakili Indonesia, Thailand, dan Kamboja. ‘’Turnamen ini dihelat 4-5 Juni,’’ terang Roy. Roy mengemukakan, event ini untuk pertandingan babak penyisihan berdurasi 210 menit jumlah pemain enam. Selanjutinya, pertandingan menggunakan sistem setengah
ade selama bertahun-tahun, dan mereka yang sekarang harus membuka jalan untuk menjadi petinju profesional. Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson, yang saat masih amatir memenangi medali emas Olimpiade junior pada 1981 dan 1982, menyebut langkah itu sebagai “menggelikan”. “Itu menggelikan, itu bodoh, dan sebagian petinju pro akan dikalahkan oleh para petinju amatir. Hal itu akan terjadi, saya benarbenar mempercayainya,” kata pria 49 tahun itu. Ia mengatakan format pertandingan tiga ronde yang digunakan di Olimpiade akan menguntungkan para petinju amatir. Ini dikarenakan petinju profesional terbiasa bertanding selama 12 ronde. Carl Frampton asal Irlandia Utara, mantan petinju amatir yang memenangi sabuk gelar dunia WBA dan IBF di kelas
sendiri,’’ tandasnya. Mereka adalah Komang Gde Krishnanda dan Kadek Ayu Ningsih yang turun di compound, serta Kadek Adi Juliana dan Putu Eka Agustini yang turun di recurve. Krishnanda mendapat dua emas di compound 50 meter sesi II dan total jarak, serta 1 perak di 50 meter sesi I. Krishnanda mengisahkan, dirinya turun pada hari pertama tak dipermasalahkan. Justru setelah juara dan menjelang naik podium untuk Upacara Penerima Penghargaan (UPP) Krishnanda diprotes gara-gara tak bisa menunjukkan SK PPLP. ‘’Saya kecewa berat, sebab batal menerima pengalungan medali. Saya tidak tahu kubu yang mengajukan protes, tetapi kemungkinan besar tuan rumah DIY dan Jatim, sebab mereka peraih perak dan perunggu,’’ ungkapnya. Tim panahan Bali ini terjun pada kejurnas antar-PPLP yang diikuti 185 atlet dari 20 PPLP Pusat dan Daerah, hanya berbekalkan surat rekomendasi dari Disdikpora Bali. (022)
Komang Gde Krishnanda
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
RUPA-RUPA
kompetisi. Bagi tim juara dan runner-up, diadu lagi pada babak final, yang melibatkan 8 pemain, menggunakan lapangan sepak bola besar. Menurutnya, hajatan ini merupakan keenam kali, dan tim Bali pernah meraih gelar juara pada turnamen pertama dan kedua. ‘’Target kami juga mematok gelar juara,’’ tutur Roy. Di sisi lain, Manajer Tim Ayu Mahyuni menerangkan, persiapan tim dua bulan, dan mereka yang tampil merupakan pesepak bola kelahiran 2003. (022)
Petinju Profesional Bisa Tampil di Olimpiade Laussane Para petinju profesional akan berkompetisi di Olimpiade Rio de Janeiro, setelah asosiasi tinju internasional AIBA mengesahkan perubahan konstitusi, Rabu (1/6) kemarin. Ketua AIBA Ching Kuo Wo mengatakan perubahan konstitusi AIBA disetujui, di mana sebanyak 95 persen yakni 84 dari 88 anggota sepakat membuka jalan bagi para petinju profesional untuk bertarung memperebutkan medali untuk pertama kalinya sejak Olimpiade dimulai pada 5 Agustus. “Kami mengesahkannya dan sekarang mereka dapat berkompetisi,” ucapnya. Sebanyak 26 tiket Olimpiade diperebutkan pada turnamen kualifikasi di Venezuela bulan depan. Langkah ini memicu kritik yang memandang bahwa tidak akan adil bagi para petinju amatir yang berlatih untuk Olimpi-
20-22, 23-25 dalam pertandingan selama 42 menit. Tetapi Jonatan Christie melangkah ke putaran kedua dengan mengalahkan wakil Taiwan Hsu Jen Hao. Jonatan menang dalam permainan selama 48 menit dengan skor 2112, 21-19 atas pemain peringkat 24 dunia itu.
Bali Post/ant
Tim SSB Bali U-14 Berlaga ke Singapura Denpasar (Bali Post) Tim SSB Bali yang berkekuatan delapan pemain terdiri atas SSB Guntur (5 pemain), Putra Tresna (2 pemain), dan Mandala United (1 pemain) akan mewakili Indonesia dan bakal bertolak ke Singapura, Jumat (3/6) besok. Mereka adalah Wichesa (kiper), Jiesta, Dedek, Dwika, Tito Wiratama, Agung Gede Darma, Agung Widagda serta Farhan. Pelatih Putu Roy Antara saat ditemui di sela-sela latihan di Lapangan Niti Mandala, Renon, Rabu (1/6) kemarin
muan (dengan mereka) sangat ketat. Pada Thomas Cup kemarin kami sempat kalah, dan kami berusaha pelajari kembali permainan mereka. Hari ini kami berhasil, tetapi tetap ketat,” ujar Hendra dalam jumpa pers seusai pertandingan. Pada putaran kedua Hendra/Ahsan akan bertemu pasangan Denmark Mads ConradPetersen/Mads Pieter Kolding yang menang atas pasangan Indonesia yang lolos dari babak kualifikasi Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian 21-19,1421, 27-25. Ganda lainnya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi tumbang pada putaran pertama di tangan pasangan unggulan Korea Selatan Lee Yong Dae/ Yoo Yeon Seong. Angga/Ricky kalah dalam dua game langsung 14-21, 9-21 selama 40 menit. Dua tunggal putra Indonesia langsung rontok di putaran pertama. Tommy Sugiarto kalah dari wakil Hongkong Wei Nan dua game langsung 16-21, 14-21 selama 34 menit. Anthony Sinisuka Ginting takluk atas Jan O Jorgensen (Denmark). Ginting menyerah dari pemain unggulan lima itu
MENANG - Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kedua kanan) bersama Hendra Setiawan (kanan) usai menang melawan ganda putra Hongkong Chin Chung dan Tang Chun Man pada putaran pertama Kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 di Istora Senayan Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. Ganda putra Indonesia Ahsan-Setiawan melaju setelah menang dengan skor 23-21, 25-23.
Deya dan Ayu Gary Gagal Lolos Seleknas Denpasar (Bali Post) Dua pebulu tangkis putri PON Bali yang dipersiapkan ke PON XIX/2016 Bandung, Jawa Barat, September mendatang, Ni Made Deya Surya Saraswati dan Ayu Gary hanya mampu menempati peringkat tiga besar saat melakoni seleksi nasional (seleknas) di Jakarta, berapa hari lalu. Deya yang turun di kategori taruna putri dan Ayu Gari di kategori remaja putri itu harus menerima kenyataan pahit gagal lolos seleknas lantaran PP PBSI Pusat memutuskan atlet yang berhak masuk seleknas itu ialah pebulu tangkis yang meraih juara dan runner-up saja. “Deya hanya selisih angka tipis dengan pesaingnya yang meraih juara dan runner-up. Begitu juga dengan Ayu Gary mengalami hal yang serupa,” ungkap Wakil Ketua II PBSI Bali Wayan Winurjaya, di Denpasar, Rabu (1/6) kemarin. Winurjaya menyatakan pihaknya tidak berkecil hati atas kegagalan dua asuhannya di seleknas. Pasalnya, pemanggilan keduanya untuk mengikuti seleknas ini terkesan mendadak. Kalau saja pihaknya tahu sejak awal dipanggil seleknas pihaknya akan mendorong keduanya fokus latihan selama satu bulan penuh. Maka dari itu, ke depan pihaknya berharap jadwal seleknas rutin dilaksanakan, sehingga bisa persiapan sejak jauh hari. “Jika saya tahu sejak awal Deya dipanggil seleknas, mungkin tidak akan kami turunkan di kejuaraan Thailand. Terlebih dengan serangkaian jadwal padat try out tiga kali berturut-turut persiapan PON. Mulai kejuaraan di Jakarta, Surabaya dan berlanjut di Thailand,” terang Winurjaya. Pria yang juga Ketum PBSI Bali itu menambahkan, karena sudah masuk jajaran pebulutangkis nasional, pihaknya berharap Deya maupun Ayu Gary lebih meningkatkan kualitasnya lagi. Terlebih lagi mereka bakal turun di PON XIX Jabar. (kmb41)
Kamis Pon, 2 Juni 2016
bantam super, mengatakan mengizinkan para petinju profesional bertarung di Olimpiade adalah hal yang “konyol”. “Itu adalah dua olahraga yang berbeda. Hal itu seperti pebulutangkis bermain tenis,” cuitnya melalui Twitter. Di bawah kepemimpinan Wu, AIBA melangsungkan ajang semiprofesional World Series Boxing (WSB) pada 2011. Para petinju mendapatkan uang bersaing untuk tim-tim yang berbasiskan kota. Ia juga memperkenalkan tinju putri pada Olimpiade London 2012. Sejumlah petinju WSB telah mengamankan tempat di Olimpiade Rio. Tinju amatir memiliki sebagian juara Olimpiade yang kemudian menjadi petinju profesional papan atas, di antara mereka adalah Muhammad Ali, Joe Frazier, George Foreman, Lennox Lewis, Oscar de la Hoya, dan Vladimir Klitschko. (rtr/ant)
Bali Post/ist
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Pon, 2 Juni 2016
17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
Perusahaan distribusi Ban,oli,aki membutuhkan Salesman kirim CV ke Toko Hero Jl.Cokroaminoto No.1 Denpasar T.427355
Bth Sgr Staff u/Kopi Kiosk Sanur Bhs.Ing Hub.0361-270046
Dcr Cust.Service&Acct,Koprasi Min.D3,Pnampilan Mnarik,468229
Cleaning Service dicari cew/ cow Hub.289700/085737168071
PT.FujiHome Japan Cr Marketing Property Pnglm min2Th&Peng Proyek Pnglm min6Th Disiplin Jjur &TeamWorkMax.43Th(Gaji+Bonus) 4723564/info@fujihomejapan.com
A.BP.153.06.16.0000075
B.BP.004.06.16.0000025
Receptionist Wanita Dcr untuk di tempat Fitness di By Pass Hub.289700/085737168071
A.BP.153.06.16.0000072
Bth Sgr Bag.MD,SPG Hardy’s Kuta & Gatsu Hub.0812361602033 A.BP.001.06.16.0000002
Cr Sopir,Sales Motoris Produk Rokok Jl.Tunjungsari Gg.Kenanga No.2A Gtsu Brt 081805412118
A.BP.153.06.16.0000073
Dicari Waitress SMK/SMA.Plmr Dtng Lsng ke Unique Jl.Sukma 19A Tebesaya Ubud,Kamis-Selasa Jam 12.00-18.00 Wita
A.BP.001.06.16.0000093
A.BP.001.05.16.0002504
Cr Reservation Wnt SMA Gj UMK Bhs Inggrs Urgent 087861545949
A.BP.153.06.16.0000074
!!Dicari Apoteker SiapKerja Kirim CV&Lmrn ke Klinik Bina Usada Jl.GatsuBarat 455X.0361427504
B.BP.166.06.16.0000032
A.BP.001.06.16.0000013
B.BP.164.06.16.0000014
!!!Job Jepang Khusus Ex Magang Proses 2Minggu Tnp Uang Muka H:085847815295 Pkl:3pm-9pm
B.BP.166.06.16.0000031
!!!Job Luar Negri Resmi Tnp Dp Proses Cpat Kebun Resto Pabrik Bth Bnyak Hub.Bali Visa Consultan, 085953774417,081337685598
B.BP.166.06.16.0000034
!Db Cookhelper waiter 1.5Jta/ Mes/Makan/tips.Top busy cafe Jimb, 085953710102
B.BP.004.06.16.0000028
!PembantuWantedSmnyakEnglish &Motor Required,VillaWork,Work 1-6pm Call.738653,08123883960
B.BP.166.06.16.0000033
A 12 Yr.Luxury Villas hiring housekeepers.Good Income English.Call Wayan 081936465751 or 284069
B.BP.004.05.16.0001423
Cr Kurir u/Expedisi S.Motor Sndri Lam Lsg Komplek Sesetan Agung B16 Tlp.081584212121
A.BP.001.06.16.0000066
A 12 Yr.Bali Company hiring sales staff. Potential Rp 200 Juta Good English,fair computer. Email CV to lawrenceptbali@gmail.com
B.BP.004.05.16.0001421
Admin,Helper,Sopir,SPG,Sales, Jl.Pidada VIIB/38 Ubung 418608
A.BP.001.05.16.0002255
Bella Italia Rest Need Waiter Send CV Phone No.758067
B.BP.145.06.16.0000035
Brazilian BBQ Restaurant Looking Staff Bartender(Cewek) & Waitress Must Speak English Call 082144450099 Email: reser vation@brazilianaussiebbq.com
B.BP.004.06.16.0000016
Bth Pemetik Buah Australia,Gj 32Jt, Biaya 5Jt,082247699000
A.BP.001.06.16.0000064
Dcr D3 Informatika Pria max. 28 th pengalaman. CV langsung ke PT.Marga Utama Mandiri,Jl.Nangka Utara-Graha Permai No.1 Dps
A.BP.001.06.16.0000043
Butuh Cheker untuk export Garment Hub.08113800492
A.BP.001.05.16.0002571
Butuh Tukang Patrun untuk Boutique hub.08113899556
A.BP.001.05.16.0002572
Cr FO/Kasir Wanita,bs Bhs Ing Hub:Daily Gym/Fitness Club, Jl. Petitenget,Krobokn,08123899308
B.BP.004.06.16.0000026
Cr PRT Wnt BsMtr,Tgl Dlm+Sopir Prbd Srbt BsMatic,085238127777
B.BP.164.06.16.0000027
Cr Pembantu Gj 1,5 yg Anetr dpt 500 T.085337647918/487612
A.BP.001.05.16.0002639
Cr Tng Helper&Admin,Gatsu Timur 266 Tel.413068
A.BP.001.05.16.0002594
Dcr Sales(bisa Bhs Inggris) & Stock Control.krm Lam ke PT. Bali Tegehe Agung Polo Ralph Lauren Tlp.290189
A.BP.001.06.16.0000008
Dcr Sopir 45th ke atas+Adm Wnt (Comp+B.Ing) Hub.082341168381 A.BP.001.06.16.0000080
Dcr Sopir Pariwisata Hub.081999700234 B.BP.154.06.16.0000041
Dcr Sopir Pariwisata B.Inggris HP:085339919933 Segera(No SMS)
Dcr Wanita Pembantu / Koki Tinggal Dalam, Rumah Dps SMS 0816571027
B.BP.004.05.16.0001426
Dcr karyawan/ti Minimarket Hub:081237386522, 081936132009
B.BP.804.06.16.0000004
Dcr:2 org Admin Perus Pharmasi Nas.Lam ke Jl.Tk.Yeh Aye No.48
A.BP.001.06.16.0000071
Dcr:Guru Paud Little Steps Jl. Panji 6 Dalung H.085105020066 A.BP.001.06.16.0000028
Dicari SPG Bs B.Inggris Gaji 2,5Jt & PRT tdk Tinggal Dlm Gj Dcr Staf Gdng,Ksir,Prmnaga.Wil Bagus Hub:0361-761909/755204 Dps-BtBln. 085738559532/290407 Jl.Imam Bonjol No.607 A.BP.001.06.16.0000059
A.BP.001.06.16.0000037
A.BP.001.05.16.0002534
Dbthkan Driver usia 25-35th bs Bhs Inggris, berpengalaman tahu tempat wisata Bali Max SIM A Umum,081999962480/085780108910
A.BP.001.05.16.0002399
Dicari Accounting bisa Bahasa Inggris 081338528400
B.BP.154.06.16.0000038
Dicari Guru SD(Wnt) SD Nandini Gatsu VI No.46
A.BP.001.05.16.0001974
Dicari Housekeeping Laki bisa B.Inggris Hub.08123912010
A.BP.001.06.16.0000077
Dicari Office Staff English & Computer,Divemaster,TamanGriya Jimbaran Tp. 0361-774504
A.BP.001.06.16.0000004
Dicari! SPG ButiQ,jujur,menarik ramah.081239714299/0818568207
A.BP.001.06.16.0000041
Dicr Manager Produksi utk Handycrafts Bs Bhs Inggris Max45Th Lokasi Gianyar H:085100804392
A.BP.001.06.16.0000007
Dcr Admin & Kasir bisa Bhs Inggris. H.081236637301/CV ke informvetcarebali@gmail.com
A.BP.001.05.16.0002601
Dicr u/Resort:Asst Op, Manager, HRD,Graphic Designer/Marketing /IT.Energic, Antusias, Great Opportunity. Sen CV to:kesempat an.lowowngan.kerja@gmail.com
B.BP.135.06.16.0000030
Dcr Karyawati u/Toko Listrik Jl.Mahendradata H.082236170109
A.BP.001.06.16.0000058
A.BP.176.05.16.0002372
Dcr Karyawati/wan & Kasir Restoran Dps-081280007606
B.BP.004.06.16.0000009
Dcr Krt/i:D.Grafis&S.Bali, Krm ke PT.Perc.Bali Jl.G.Mada I/1 Dps 234723
Dibutuhkan Tng Administrasi Wanita & Quality Control Usia Max.30Thn Lulusan min Diploma /S1 Hub.087760044934
Dcr Supervisor u/Interior Kayu Dcr:Waiter/ss,Pmbntu Tkg Masak &OB H:427575/info@maitaru.com u/RM di Legian H.081236109808. B.BP.141.06.16.0000021
A.BP.001.05.16.0002640
Dicr u/Resort:Security,Spa Therapis Cwok,Waiter Energic, Antusias,Great Opportunity,Sen CV to:admin@desaseni.com
A.BP.176.05.16.0002370
Drafter! Bisa AutoCad&Sketchup Krm:Pertokoan Alam Dewata No27 Blok D5 Jl.Dewata 08174727758
Dcr tng Admin, SPG/SPB, tng gudang,Supir, Satpam, syarat : SMU/SMK, pria/wanita, blm menikah, bisa komputer. Lamaran ke KKB, Jl Kepundung No. 61 A Dps
G.01
Looking for Staf H.Keeping Speak English Expertence,Hard Work Salary Became 1,8-2,5Jt+ Fee Call 081338639511 737995 AreaSeminyak
A.BP.001.06.16.0000044
Marketing Bj Ringan Lk/Pr STMT.Sipil Fa:Gapok+Bns+Insentiv Hub:8460193/081999372474-Dps A.BP.001.05.16.0002606
Marketing Simpanan Koperasi min SMK/msh Klh Jujur H.239002 A.BP.001.06.16.0000048
Need Housemaid for western Good English &Cook 08123809593 A.BP.001.05.16.0002570
PT.Singosari Boga Indah membthkan 1.Receptionist,2.Waiter/ss 3.Sopir Pribadi Kirim Lamaran ke Perum Taman Gria Jl.Danau Bratan Raya No.10 Jimbaran 081238347766 B.BP.154.06.16.0000042
Perawat utk Praktik Dokter, Jl. Imam Bonjol 170Dps/08123861447 A.BP.001.06.16.0000015
Sales Daging Ayam Pria SMA Gj& Tunj/Inst.Hub/WA:08113855375 Email:apm.chicken@gmail.com
A.BP.001.05.16.0002156 A.BP.001.06.16.0000051 Dcr Supir,min SMA, Pglm 2Thn Dibthkan Sgr Karyawati u/Toko Dcr Kryw/ti Bag.Admin Min.SMA/ Three Monkeys Ubud/Sanur Look Gj 2Jt, Tel 081237790635 diprioritaskan pnglmaan,484585 SMK Lam Tohpati Poultry Jln. B.BP.004.05.16.0001231 B.BP.154.06.16.0000039 for General Administration Mgr A.BP.001.05.16.0002599 Dibthkan Sgr Teknisi Coffee Supratman 281 Dps,081337273111 Dcr Tkg Gmbr Ornamen/Pepatraan D3/S1 min 3 years exp with HRD Holycow SteakHouse utk Jl.Dewi A.BP.001.06.16.0000060 yg bs Cmputer SMS:0811396623 Machine Pria min SMU/STM(Kend. Sri&Renon Dcr Steward,Cook Heland / or Secretarial Skills, A.BP.001.06.16.0000056 Dcr PRT Wanita Tdr Dlm Lokasi Sndri)&Staf Mrktng Wnt min SMU per,Server,Host,pengalaman/tdk Must have written and spoken Gatsu Minat Hub/SMS:0811380786 Dcr Tng Admin Berpengalaman/ Bid.Mknan&Mnuman bs B.Ing(Kend Email CV:hrd.h.bali@gmail.com English,Self Motivated,Good A.BP.001.06.16.0000084 Laki2 Gaji Menarik081237808088 Sndr)Lmr Krm ke Istana Regency datang Lgsg ke Holycow Kuta People Skills, Email CV to Dcr PRT, Tidur dlm, bisa Masak A.BP.001.06.16.0000054 L-16, Jl.By Pass Ngurah RaiB.BP.154.06.16.0000040 monkeybizbali@gmail.com Gj 1,5Jt Hub.081237790635 Dcr Tnga Serabutan&Sopir Gaji, Pesanggaran Bali, Tlp.722154 Kuta:Bartdr-Waiter/s(3Jt)-Cook B.BP.004.06.16.0000017 B.BP.004.05.16.0001230 U.Mkn Tnggl dlm, 087862163222 A.BP.001.05.16.0002542 Mexicn-KasirSPA-CS-08123807241 Urgently Need:2 Engineering, A.BP.001.06.16.0000023 Dcr Terapis khusus perawatan Dibut Sopir B1 Kend.TrukTangki A.BP.001.06.16.0000088 1 GSA(Male)&1 Security, Pls Dcr Waitress/r utk Hotel Puri kulit pglm, u/praktek Dr Kulit Hub PT.Asli Mojopahit Jl.Dipone- PerusahaanAirMinumMembthkan Send:hrd@balireefresort.co Cendana Hb.732947 Min SMK/SMU goro 211 Telp.234730 Dps Bali Hub.08976778714 Tng Sopir & Sales,087761626619 A.BP.001.06.16.0000055
A.BP.001.05.16.0002593
A.BP.001.05.16.0002402
A.BP.001.06.16.0000009
B.BP.101.06.16.0000012
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Dijl Taruna CSX Th’99 Hrg 69 Biru Slvr,Nusa Dua,08123663504
A.BP.001.06.16.0000017
Taruna CSX 2002 Biru asli Bali 85Jt H.081338409591
B.BP.004.05.16.0001425
Xenia Xi VVTi’07 Family AsBali Oris S.Pakai 90Jt:081339628063
APV X’2007+Ijin Asli Bali, Hub: 081338516788
A.BP.001.06.16.0000005
R3 GX’12Htm asDK Oris 138Jt/TT P.Saelus2Kamboja7,085101850689
Hnd Freed’13 AC Double Warna Putih Asli Bali H.08155735877
B.BP.141.06.16.0000020
CRV 2.4’10 matic,silver, jok el ektric,istw prbdi,081237872767
A.BP.001.06.16.0000052
Jual Jazz RS A/T 2013 193Jt Ng Hub:081369471111
A.BP.001.05.16.0002502
ISUZU
Panther PU Th 2000 2.5 Jirek Mulus 60Jt 082340377111 TT
A.BP.001.06.16.0000068
A.BP.001.05.16.0002591
Rmh 1Are Over Krdt/Cash H650Jt Lok.Siulan-Penatih081338329434
A.BP.001.06.16.0000087
Splash’10 Mrh 97J,Freed’09 SD 148,Veloz+G Matic, 085100871119
A.BP.001.06.16.0000057
Rmh Br Bgs T65/100 3KT 2KM Mrh Jl.Siulan Gg.Sandat II Penatih
B.BP.141.06.16.0000029
A.BP.001.05.16.0002451
TOYOTA
A.BP.001.06.16.0000081
HONDA
Dijual RT Jl.Kertadalem LT/LB 225/250,4KT,Grasi,Hrg Menarik Hub.08123806891/08123828619
Hardtop Th’81 Bensin Body Kaleng H.087860229704
DISEWAKAN RUMAH Diktr Rmh Jl.Penyaringan Gg. Kadal No.9 Sanur,081999936491
B.BP.141.06.16.0000024
Avanza 13 DP 25Jt Sisa Teken Jl.P.Kawe No.44 Dpn Alfamart
A.BP.001.05.16.0002627
A.BP.001.06.16.0000067
Avanza G’16,Dp 22Jt Kredit 5Thn Langsung AN.087762984309 A.BP.159.06.16.0000040
Avanza’2013 AirBag Slver 148Jt Bs Tukar, 085100856999 Pribadi B.BP.141.06.16.0000023
Avanza S'08 Silver AT. Asli DK 118jt. 085339332534 B.BP.004.06.16.0000095
SUZUKI
Dikont Rmh Jl.Noja Gg.37 No12 Hub.085100083262/085237161299 DICARI MOTOR A.BP.001.06.16.0000010 * 087860120877 / 081239337600* Dikont.Rmh 2Lt,4KT,2KM,Dpr&Grs Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput Jl.Tukad Badung I,085953859030 A.BP.001.06.16.0000045
DIJUAL RUMAH BU Rmh 2Are Mnmls 2Kmr Bedugul Candikuning 290Jt,081239701777 A.BP.001.06.16.0000094
A.BP.001.06.16.0000016
INTERIOR
B.BP.164.05.16.0001396
Murah Jl Cpt Timur Puspem Bdg 1-2A Jl5m Pav.081337332121Nego
A.BP.001.05.16.0002436
!!!Petitenget Dkt Pantai 2A,5A Hotel Area SgtBgs 081338977777
A.BP.001.05.16.0002432
!!!Tnh 1Ha dkt Pantai Karma Kandara View Laut***081246976068
A.BP.001.05.16.0002433
1,18A Jl.Kertadalem-Sdkry Ling Elite,6m Paving,081236063477
A.BP.001.06.16.0000078
A.BP.001.06.16.0000047
Djl Murah Tanah 2A Jl.Kabaina dpn Terminal Penarukan Sgr Hub.08164713288
A.BP.001.06.16.0000090
A.BP.001.06.16.0000011
Jl Tnh 20A &12A Ds Nyanyi Tabanan Kawasan Villa 087860746511
DIJUAL TOKO Toko Bgn Strtgs Usaha Dalung Permai Raya Utama,081238288282
B.BP.101.06.16.0000013
Lelang 2,17Are LD=17x14mt Jl.P Singkep VII 500Jt/A,0817356452
A.BP.001.06.16.0000083
DISEWAKAN TOKO Dikont.Toko 8th 70Jt Nego Hub.081339177839
A.BP.001.06.16.0000089
3A,6A,10A,Yeh Aya I+Bt.Hari Re- Tanah 1,3A Br .Anggungan Lukluk non 2Ha,BPG,Bukit,081338772968 100m2 blh utr BTN Lukluk Indah Dikontrakan Rumah Jl.Gemitir A.BP.001.06.16.0000069 Hub.082146332410 Dentim Graha Liva,08123984993 Dijual Tnh 1,5 Are lok 50mtr A.BP.001.06.16.0000006 A.BP.001.06.16.0000036 Msk IBM Ketewel H.081237447307 Tnh 5are Pemogan bs ambil 1Are A.BP.001.05.16.0002369 Rumah2Kmr,KmrMndiDlm,Kmplek 475jt Ng Jln 6mtr,082147011348 Dijual Tanah 87,5Are.Telaga Area,Security,Public Swiming A.BP.001.06.16.0000050 Pupuan Pemandangan Gunung, Pool Jl.Tk.Badung XI B Renon Tnh Kav.G.Soputan 1A,Bgs Jl.6M Pinggir jln Aspal Hrg.15Jt/A Hub:08123921066,081999819292 Aspal085100855900/085738442845 A.BP.001.05.16.0001438 Pemilik Sendiri,081337466778 A.BP.001.06.16.0000003
A.BP.001.06.16.0000082
A.BP.001.05.16.0002171
KONTRAKTOR
A.BP.001.06.16.0000039
***Tanah Kav Pinggir Jalan Utama Klungkung H.081337388558
Dcari Property macet di Bank/ DISEWAKAN TANAH Kena Rentenir Sms 087760451006 15A Jl.T.Btnghari,5A Jl.TrengA.BP.001.05.16.0002489 gana,085100445880/085100512274 Pelunasan/Gestun Kartu Kredit A.BP.001.06.16.0000061 Promo 2,3% Hub.082340004545 Dikont.Lahan±5Are Jl.By Pass A.BP.000.05.16.0002595 Ngr Rai Sanur,Hub:087860118844 Promo Simpanan 50Jt dpt Motor A.BP.001.06.16.0000026 Scoopy Gratis s/k*081239011111 A.BP.001.06.16.0000049 DICARI TANAH Terima Kredit Korden TT/Servis Dcr Tnh Tabanan ±50Are Lok By Sofa,Spring Bed H.085100894644 Pas Kediri&Sekitar 08123807241 A.BP.001.06.16.0000070
Dijual Tanah Luas 1Hetar+96Are Jl.Tantular Lokasi Sangat Bagus cocok untuk Hotel, Sekolah,Aparteman,Rumah bisa Diambil 15 20 25 Are Data Palid,Hub.081238102882
B.BP.164.06.16.0000011
Estilo’07 VXi Slvr asDK 70Jt Ng Fortuner’12 Bensin AT Htm VR22 BUC Rmh Murah Jl.Kargo H.700an P.Saelus2Kamboja7,085101850689 Bs Tukar,087860856999 Pribadi A.BP.001.06.16.0000086 B.BP.141.06.16.0000022 T75/100 3KT 2KM H.08563730223 A.BP.001.06.16.0000063 Escudo’97 Mls 63Jt, Frs Hj Btl Inova G’05Slvr asDK Ori 115Ngo Dijl sgr Perum Tedung Sari-Abian Audio 53Jt 08123981053 P.Saelus2Kamboja7,085101850689 DISEWAKAN RUKO Base Gianyar LT.6,5 Are, A.BP.165.06.16.0000035 A.BP.001.06.16.0000085 Dikontrakan Toko di pertokoan LB.350m2 Tlp.0361-466840, * Splash putih’13,jok klt, jrg Dijual Vellfire Putih’2012 081338791301, 081934310335 Udayana 30B Dps H:0361-3468963 pake Bu Hp. 08113858989 Hub.0817342811 A.BP.001.06.16.0000053
DIJUAL TANAH Jual Tnh 3Are Jl.Agastia Mengwi Badung Tlp.082144210803
KURSUS
A.BP.001.05.16.0002379
Tnh 45A DarmaGiri dkt Sungai Gianyar cck vila blk Tara Col hrg 175jt/A,081238701702 Pak Made
A.BP.001.06.16.0000027
BENGKEL LAS
SINGARAJA
Tnh 3,75Are Jl.Bukit Indah IV Timur RS Pramasidi 0811398154 A.BP.001.06.16.0000025
PINJAMAN
A.BP.001.06.16.0000062
DIJUAL VILLA Dijl Villa 2,2Are Psl Lengkap Good View Jl.Munggu-Canggu Hub.0817350565 A.BP.001.06.16.0000019
DISEWAKAN GUDANG Disewakan Gudang Baru Jl.By Pass Pesanggaran Benoa 14,5A Hrg Nego Tlp.08123872326
B.BP.004.06.16.0000015
DIJUAL MOBIL
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088 B.BP.164.06.16.0000010
Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.05.16.0002447
DIJUAL MOBIL
KEHILANGAN Asli SHM No.14040/Kerobokan Luas 171m2 AN:Liza Hidayat
A.BP.001.05.16.0002596
BPKB Mazda Type 2 1.5L HB R A/T Th 2010 Warna Merah Nopol.DK 1915 IE
A.BP.001.04.16.0002425
Hlg BPKB No H03429676-O DK 1498 KI AN:I Wayan Sukenadi Hp:08123662517
A.BP.014.06.16.0000034
Hlg BPKB,No BPKB:K10802495-O AN:Zainul Arifin H.08124673111 A.BP.001.05.16.0002408
Kp Par:1252/Aj.202/DJPD/515057 015 A/N PT.Sai Senja Trans Dps A.BP.001.06.16.0000091
Telah hilang sebuah Sertifikat Tanah SHM 5746/Kerobokan; 2000 m2 atn Yuniar Suskandani B.BP.154.05.16.0001432
SERVICE
ALUMINIUM PROPERTY
AC
BENGKEL LAS Free
BAHAN BANGUNAN
DIJUAL MOTOR
n
Desig
Money Back Guarantee
ALUMINIUM
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
DIJUAL MOBIL
SERVICE
ANUGERAH DEWATA
FOTOCOPY
Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BAHAN BANGUNAN
SERVICE
EKONOMI
18 Presiden
BI Siapkan Rp 160 Triliun
Target 35.000 MW Direalisasikan Pangkalpinang (Bali Post) Penyediaan energi listrik ditarget harus direalisasikan hingga 35.000 MW, untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia. ‘’Yang 35.000 MW, dengan cara apa pun harus dikejar, kalau tidak masih akan ada keluhan byar pet,’’ kata Presiden Jokowi dalam peresmian pembangunan pembangkit listrik regional Sumatera di proyek Mobile Power Plant Air Anyir Bangka, Babel, Rabu (1/6)
kemarin. Presiden Jokowi menyebutkan dari laporan sampai akhir 2015, sudah ada proyek pembangkit listrik yang sudah ditandatangani perjanjiannya. Bahkan sebagian ada yang dimulai pembangunannya. ‘’Sudah ada yang ditandatangani PPA-nya. Dan ada yang ground breaking. Prosesnya akan saya ikuti terus,’’ kata Presiden Jokowi. Pada kesempatan itu
Presiden mengatakan tahun 2015 dirinya ke Babel dan akan bertemu masyarakat yang mengeluhkan listrik ‘’byar pet’’ atau hidup-mati itu. ‘’Sehingga saat itu saya perintahkan Menteri BUMN dan PLN agar Babel diberikan prioritas,’’ katanya. Presiden menyebutkan jika memakai batu bara pembangunan pembangkit listrik bisa 4-5 tahun, tetapi kalau pakai MPP atau pakai gas selesai enam bulan. ‘’Yang di sini atau Bangka
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Belitung yang sudah selesai 30 MW. Ini sedang diuji coba. Nanti akhir September tambah 25 MW artinya 50-60 MW bisa tambah di sini,’’ katanya. Sementara yang dalam prsoes 100 MW yang diharapkan tiga tahun dapat diselesaikan. ‘’Sudah ada 50 MW, cukup untuk memenuhi kebutuhan tapi karena ada pertumbuhan sehingga harus diantisipasi. Tidak bisa lagi pontangpanting,’’ katanya.
Sementara itu enam pembangkit listrik lain yang diresmikan adalah MPP Bangka 2x25 MW, MPP Belitung 1x25 MW, MPP Paya Pasir Medan 3x25 MW, MPP Nias 1x25 MW, MPP Aur Duri Riau 3x 25 MW, MPP Tarahan Lampung 4x25 MW. ‘’Saya ingatkan jangan hanya ramai-ramai ground breaking, saya pastikan agar proses ini selesai, rakyat juga harus mengawasi,’’ kata Presiden Jokowi. (ant)
BANK Indonesia (BI) menyiapkan pasokan uang tunai Rp 160 triliun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas selama Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah. Jumlah itu meningkat dibanding antisipasi kebutuhan uang tunai pada 2015 yang sebesar Rp 124 triliun karena jangka waktu liburan yang lebih panjang dan rencana pembayaran gaji ke-13 pegawai negeri sipil, kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara, di Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. ‘’Tahun ini kami perkirakan ada kenaikan dari 2015. Jadi kami sudah siapkan Rp 160
triliun,’’ ujarnya. Tirta mengatakan pasokan uang tunai itu juga sudah didistribsikan ke Kantor Perwakilan Bank Sentral di berbagai wilayah. Rinciannya, 28 persen dari Rp 160 triliun didistribusikan di DKI Jakarta, dan 33 persen dikirimkan ke berbagai wilayah Pulau Jawa. ‘’Untuk Pulau Sumatera sekitar 20 persen, Kalimantan 7 persen, sisanya wilayah timur Indonesia,’’ ujarnya Tirta Segara. Selain pasokan uang tunai, BI juga meningkatkan jumlah layanan penukaran uang yang biasanya dibutuhkan masyarakat menjelang Lebaran. (ant)
19
Kamis Pon, 2 Juni 2016
Soal Reklamasi
Sebagai Danton Dari Hal. 1 Perwira korps Kavaleri ini mengawali pengabdiannya sebagai Danton di Eskadron Kavaleri Panser-1 Garuda Kodam Jaya, satuan yang sejak berdirinya melaksanakan BKO terus-menerus kepada Pasukan Pengamanan Presiden. Beberapa jabatan seperti Kasi-2 Ops dan Dandenwal pernah dilaksanakan di satuan kavaleri ini, pada periode ini termasuk sempat menyelesaikan Program S-2 di bidang Master of Defence Administration pada tahun 1993 di Cranfield University, Inggris dan juga tugas Operasi Perdamaian PBB sebagai Military Observer di UNPROFOR dan UNTAES di wilayah bekas Yugoslavia pada tahun 1995-1996. Pada tahun 1997, setelah hampir 10 tahun bertugas di lingkungan pasukan Kavaleri, saat itu Kapten Kav. Kustanto melaksanakan alih tugas ke Markas Besar TNIAD sebagai perwira staf. Sejak saat itu beberapa jabatan staf dialaminya termasuk di lingkungan Markas Besar TNI, Korem 141 Kodam
VII/Wrb dan Kementerian Pertahanan RI. Pada tahun 2002 Mayor Kav. Kustanto berkesempatan melaksanakan pendidikan Seskoad dan sesudah itu mendapatkan tugas sebagai Kabalitbang Insani di Pusat Kesenjataan Kavaleri. Pada saat penugasan di Bandung inilah ia sempat melaksanakan tugas belajar di US Army CGSC selama hamper satu tahun di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat pada periode 2003-2004. Pada tahun 2005, setelah sempat alih tugas sebagai Pabandya Dokpinak Spaban II Srenum Mabes TNI, Letkol Kav. Kustanto mendapatkan tugas baru sebagai Sekretaris Kasad. Sekitar satu tahun bertugas di lingkungan Mabesad, ia pun secara berturut-turut diberikan kepercayaan sebagai Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kasrem 061/SK, Asisten Sekretaris Pribadi Presiden, dan Asisten Teritorial Kasdam III/Slw, sebelum pada bulan April 2011 ditugaskan sebagai Danrem 061/ SK Bogor. Kurang lebih setahun bertugas sebagai Danrem, Kolonel Kav. Kustanto
mendapatkan promosi jabatan perwira tinggi sebagai Sekretaris Pribadi Presiden, sebelum kemudian bertugas di Jawa Timur sebagai Kasdam V/Brawijaya pada tahun 2014-2015. Pada tahun 2015, penugasan di lingkungan Mabesad kembali memanggilnya sebagai Aster Kasad. Pada saat itulah Mayjen TNI Kustanto diberikan kesempatan untuk mengikuti Program Pendidikan Singkat Angkatan XX Lemhannas RI, sebelum kemudian pada bulan Mei 2016 mendapatkan amanah penugasan sebagai Pangdam IX/Udayana. Sepanjang hampir 30 tahun masa dinasnya, Pangdam IX/Udayana yang ke-35 ini di samping berbagai penugasan dalam negeri, juga cukup banyak melaksanakan tugas luar negeri, baik tugas belajar maupun tugas operasi. Sebagian penugasan luar negeri yang pernah dijalaninya antara lain ke Jepang, Amerika Serikat, Swiss, Inggris, negara-negara bekas wilayah Yugoslavia, negaranegara ASEAN, Australia, Rusia dan Tiongkok. (Pendam IX/Udayana)
Sejumlah Kasus Dari Hal. 1 KPK sudah memeriksa Nurhadi pada 24 dan 30 Mei 2016. KPK juga sudah mencegah dia bepergian ke luar negeri serta menggeledah rumahnya di Jalan Hang Lekir
pada 21 April 2016. Saat melakukan penggeledahan, penyidik menemukan uang dengan nilai total Rp 1,7 miliar yang terdiri atas sejumlah pecahan mata uang asing yang diduga terkait dengan pengurusan sejumlah kasus.
Dalam perkara ini, KPK baru menetapkan dua tersangka yaitu panitera/sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Eddy Nasution dan pegawai PT Arta Pratama Anugerah. Keduanya ditangkap pada 20 April 2016. (ant)
Merekrut PNS Daridari Hal. 1 PNS Misalnya jumlah yang pensiun, maka perekrutan PNS baru tidak boleh melebihi atau bahkan kurang dari jumlah PNS yang pensiun. Saat merekrut PNS hendaknya pemerintah jangan melebihi kebutuhan. Apabila saat ini pemerintah menilai perekrutannya berlebihan, maka pemerintah juga tidak boleh semenamena melakukan pemecatan. ‘’Untuk itu kita juga pada saat rekrutmen tidak boleh over daripada yang dibutuhkan, harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Namun kalau sudah ada juga tidak bisa semena-mena dibuang, tidak bisa seperti itu,’’ katanya. Anggota Kosmisi II DPR Muchtar Luthfi A Mutty mengatakan, pengurangan jumlah PNS secara drastis akan menimbulkan persoalan baru. ‘’Menata birokrasi itu domain eksekutif, pemerintah. Mereka tahu kondisi birokrasi saat ini. Tapi kalau satu juta bukan sedikit. Ini bisa menambah pengangguran dan angka kemiskinan. Marilah menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru,’’ katanya. Luthfi menegaskan, meski menjadi domain pemerintah tetapi persoalan ini bisa menimbulkan ekses besar, sehingga sebelum mengambil keputusan pemerintah perlu membicarakannya kepada DPR. ‘’Tidak bisa eksekutif sepihak, ini harus dibicarakan dengan legislatif,’’ kata mantan Bupati Luwu Utara dua periode ini. Dia meyakini, apabila semua pihak dilibatkan termasuk DPR maka akan ada solusi dari persoalan membeludaknya jumlah PNS yang dianggap pemerintah telah banyak membebani APBN ini. ‘’Jangan kita menyelesaikan masalah hanya memindahkan masalah. Kita mau birokrasi kita efisien
dan profesional. Tetapi kita mau menimbulkan masalah baru yang biayanya bisa lebih besar nanti,’’ tegasnya. Anggota Komisi II DPR lainnya, Arteria Dahlan, menilai rencana tersebut bisa menimbulkan ketidakpastian kerja bagi PNS. ‘’Tidak cukup dengan cara sosialisasi dan diberikan pesangon. Artinya harus ada kepastian hukum pekerja, menurut saya adalah wajib hukumnya supaya adil,’’ kata Arteria. Selain itu, menurut mantan pengacara ini, rencana keputusan ini juga akan menimbulkan problem hukum. Sebab, tidak ada dasar hukum dari pemberhentian tersebut. Karena pada surat keputusan (SK) pengangkatan, meka-
nisme pemberhentiannya hanya dapat dilakukan ketika PNS bersangkutan mencapai usia pensiun atau dinilai tidak layak lagi menjadi PNS. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Yuddy Crisnandi sebelumnya menyatakan pemberhentian satu juta PNS untuk mengurangi beban APBN, sehingga negara akan menghemat Rp 3 triliun. Jumlah PNS seluruh Indonesia saat ini, berdasarkan laman Kementerian PAN RB, mencapai 4,5 juta pada 2013. Mereka melayani 244,8 juta jiwa. Dua tahun kemudian, jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 5 juta PNS. (kmb4)
Putusan PTUN Buktikan Adanya Pelanggaran Izin Jakarta (Bali Post) Wakil Ketua DPR-RI Agus Hermanto menyambut baik putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang memerintahkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjaha Purnama (Ahok) mencabut surat keputusan (SK) izin reklamasi yang dibuatnya kepada pengembang reklamasi. Putusan itu dinilai tepat karena proses pemberian izinnya cacat hukum. ‘’SK Pak Ahok tidak mempunyai cantolan hukum. Berbeda dengan SK yang dikeluarkan Pak Fauzi Bowo. SK yang dikeluarkan Pak Ahok tidak memiliki cantolan hukum 1995 tentang UU Tata Ruang,’’ kata Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/6) kemarin. Dia menilai putusan dari pengadilan ini bisa menjadi pijakan hukum bagi aparat
penegak hukum untuk menindaklanjuti proses perkara yang sedang ditangani. Dalam hal ini, Agus mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang menangani kasus suap ranperda izin pembangunan pulau buatan di Teluk Jakarta bisa mempercepatnya. ‘’Buktinya kemarin PTUN ada hasilnya. Kami mohon prosesnya bisa dispeed up lagi sehingga masalah hukum bisa diproses secepatnya,’’ ungkapnya. Menurutnya, SK tentang izin reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land, yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta terbukti tidak punya dasar hukum. Sebab, SK itu dikeluarkan melanggar UU 1/2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Terkait dengan kasus dugaan korupsi
di Teluk Jakarta, saat ini penyidikan yang dilakukan KPK fokus pada proses pembuatan rancangan peraturan daerah tentang reklamasi. Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka. Yaitu Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro. [ Sebelumnya, KPK menangkap tangan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Sanusi, Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Ariesman diduga menyuap Sanusi sebesar Rp 2 miliar. Diduga uang suap itu untuk memuluskan ranperda izin pembangunan reklamasi Teluk Jakarta. (kmb4)
Napak Tilas
Hak Saksi Dari Hal. 1 ‘’Kegiatan ini kami selenggarakan tiap tahun. Tentunya untuk memaksimalkan atau mengoptimalkan upaya pemenuhan hak-hak saksi dan korban,’’ tandasnya. Menurut Abdul Haris, selain membangun komunikasi dan menyamakan persepsi antara LPSK dan aparat penegak hukum, juga menginventarisasi pemikiran dan masukan dari pemangku kepentingan. Agenda rakor terbagi dua yaitu paparan dari para narasumber dan diskusi tematik. Pada kegiatan ini, LPSK mencoba menyampaikan visi dan misi dalam memberikan perlindungan yang rencanannya akan difokuskan pada pelapor (whistleblower) dan saksi pelaku bekerja sama (justice collaborator). LPSK akan mencoba menggali permasalahan yang selama ini menjadi kendala. Dengan Rakor tersebut diharapkan diperoleh tambahan dukungan dari instansi lain terhadap peningkatan kinerja LPSK. Dengan demikian LPSK bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam pemenuhan hak-hak saksi dan korban kejahatan sesuai amanat Undang-undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang telah disempurnakan melalui Undang-undang Nomor 31 Tahun 2014. Sementara itu, Luhut Binsar Panjaitan dalam sambutannya menegas-
kan, keberhasilan peradilan pidana tergantung adanya alat bukti, terutama keterangan saksi yang punya nilai pembuktian kuat terkait tindak pidana. Beberapa kasus tidak bisa dilanjutkan karena tidak ada keterangan saksi dan korban. Bahkan, lanjut Luhut, dapat terjadi suatu kasus tidak terungkap karena saksi dan korban tidak kooperatif kepada penyidik. ‘’Ada beberapa sebab misalnya adanya tekanan, ancaman atau paksaan dari pelaku atau keluarganya. Di sinilah diperlukan adanya perlindungan saksi dan korban. Negara harus hadir dan di sinilah peran penting hadirnya LPSK,’’ ujarnya. Perlindungan saksi dan korban peradilan modern untuk mewujudkan peradilan yang fair. ‘’Saya ingin menekankan penguatan LPSK, di antaranya penguatan kewenangannya, perluasan pelayanan perlindungan terhadap saksi dan korban. LPSK makin penting karena negeri banyak menghadapi korupsi. Mudah-mudahan rakor ini menghasilkan rumusan seperti yang diharapkan,’’ tadas Luhut. Rakor tersebut juga menghadirkan narasumber dari Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, Komisi III DPR-RI, KPK, BNN dan Kemen-PAN RB. Pesertanya dari Bareskrim, Polda, Polres, Kejaksaan Agung, Kejati dan Kejari se-Indonesia. Selain itu dari Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Militer, termasuk perwakilan KPK, BNN dan BNPT. (ad053)
Dari Hal. 1 Presiden berbincang-bincang dengan para peserta napak tilas sepanjang jalan menuju lokasi penjara tempat Soekarno pernah disekap selama delapan bulan pada Desember 1929. Rombongan adalah para pimpinan MPR-RI, antara lain Ketua MPR Zulkifli Hasan, sejumlah menteri Kabinet Kerja dan para petinggi partai politik. Ratusan masyarakat Bandung tampak antusias menyambut kedatangan rombongan Presiden sepanjang jalan menuju lokasi. Beberapa dari mereka berusaha mengabadikan momen itu dengan menggunakan kamera ponsel. ‘’Setelah ini, kita nanti, terutama juga dengan MPR akan merumuskan lagi cara-cara yang tepat agar implementasi pengamalan (Pancasila) dalam kehidupan keseharian kita bisa mengamalkan Pancasila sebagai ideologi negara, sebagai dasar negara kita,’’ kata Presiden Jokowi usai melakukan napak tilas. Napak tilas dilakukan untuk mengenang peristiwa pada 29 Desember 1929 saat Soekarno, Maskoen, Soepriadinata, dan Gatot Mangkoepraja ditangkap Belanda di Yogyakarta dan dijebloskan ke Penjara Banceuy, Bandung, selama delapan bulan. Di penjara itulah Soekarno menyusun pledoi yang sangat terkenal, diberi judul ‘’Indonesia Menggugat’’. (ant)
Kamis, 2 Juni 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lintas Mancanegara 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV/Klip Bali 09.05 Lila Cita
Sekaa Gong Pasraman Budi Pakerti 10.00 Lejel Home Shopping 11.05 BCTTV/Folk Song 11.30 Ista Dewata 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif
15.30 Kreasi Kirana Bali TV 16.05 Education on Bali TV/Glimpse 16.30 Dunia Pendidikan 17.05 Agrobisnis 17.30 Taman Sari TK Tunas Mekar Sari (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Spot News
21.00 Lintas Mancanegnara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Mahadewi 22.00 Sekilas Berita 22.05 Lila Cita Calonarang Bahula Padangsambian (2) 23.00 Seputar Bali Terkini 23.05 Solusi Alternatif Herbal Putih 00.00 Closing
Yudhishthira Anggap Arjuna Sudah Terbantai
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Dua Ratus Delapan Puluh Empat) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PRABU Yudhishthira, putra Dharma, itu setelah menetapkan dalam pikirannya, kemudian menyapa sais keretanya, ‘’Bawa aku ke tempatnya Bhima segera.’’ Setelah mendengar perintah Prabu Yudhishthira yang adil ini, sang sais kereta yang paham adat istiadat kuda itu membawa kereta itu yang dihiasi emas ke tempat di mana Bhima berada. Tiba di hadapan Bhima, sang Prabu teringat kejadian itu. Dia menjadi patah semangat oleh kesedihan. Dia menegaskan kepada Bhima dengan berbagai permintaan. Sungguh, diselimuti kesedihan, sang Prabu lalu menyapa Bhima. Inilah kata-kata Raja Yudhishthira kepada Bhima, ‘’Oh Bhima, aku tidak melihat tiang bendera Arjuna itu, yang berdiri di atas kereta tunggalnya. Arjuna memiliki kekuatan luar biasa, dia telah mengalahkan dewa-dewa, para gandharva dan juga para asura!’’ Kemudian Bhimasena menyapa Prabu Yudhishthira yang adil, ‘’Tidak pernah sebelumnya aku melihat atau mendengar kata-katamu dengan nada kesedihan seperti ini. Sungguh ketika kita ditimpa kesedihan. Eng-
kaulah menjadi penghibur agar kita bangkit. Oh raja dari rajaraja, katakan apa yang aku harus lakukan untukmu. Oh pemberi kehormatan-kehormatan, tidak ada apa pun yang tidak bisa aku lakukan. Katakan kepadaku apa perintah-perintahmu, oh yang utama dari keturunan Kuru, jangan membuat hatimu bersedih.’’ Kepada Bhimasena saat itu, sang Prabu dengan sebuah muka penuh kesedihan bercucuran airmata berkata dengan mendesah. Putra sulung Kunti itu berkata terus seperti seekor ular kobra, ‘’Suara terompet kulit kerang Panchajanya ditiup dengan penuh kemarahan oleh Vasudeva. Panchajanya itu ketenarannya mendunia. Itu menunjukkan adikmu, Dhananjaya, berbaring hari ini di medan pertempuran. Bisa jadi dia kehilangan nyawanya. Tanpa diragukan, Arjuna telah terbantai. Sedangkan Janardana masih dalam pertarungan. Pahlawan besar itu mengandalkan kekuatan keberanian para Pandava yang masih hidup. Dia yang kepada siapa selalu menutupi ketika adanya ketakutan. Seperti kaum surgawi kepada pimpinan mereka yang
bermata seribu. Pahlawan itu menyelidiki keberadaan penguasa Sindhu itu, menembus ke dalam kelompok Bharata itu. Aku mengetahui, oh Bhima dia telah pergi. Sampai sekarang ini dia masih belum kembali. Dia memiliki corak warna kulit gelap, masih muda usianya, rambutnya keriting, prajurit kereta perkasa itu sangat tampan. Dadanya bidang dan berlengan panjang. Dia memiliki langkah seperti seekor gajah sedang marah. Matanya berwarna seperti tembaga dibakar. Seperti sebuah Cakra. Saudaramu itu memperbesar ketakutan musuh-musuh. Terberkatilah engkau, bahkan ini adalah penyebab kesedihanku, oh penghukum musuh-musuh, demi Arjuna, oh engkau yang berlengan perkasa, juga demi Satwata itu, kesedihanku menjadi bertambah seperti sebuah api berkobar setelah dituangi persembahan mentega murni. Aku tidak melihat tiang benderanya. Untuk ini aku tertunduk dalam kesedihan. Tanpa diragukan, dia telah terbantai. Saat ini Krishna yang terampil dalam pertempuran sedang bertarung. Ketahuilah juga macan di antara manusia,
prajurit kereta perkasa Satwata itu telah terbantai juga. Sayang! Pangeran Satyaki telah mengikuti jalur prajurit kereta perkasa lainnya, yaitu saudaramu. Tanpa melihat Satyaki, aku merasakan kesedihan. Karena itu segeralah, oh putra Kunti, pergi ke sana, di mana Dhananjaya berada dan juga Satyaki. Sesungguhnya dia memiliki energi perkasa. Tentu saja, engkau berpikir kewajibanmu mematuhi kata-kataku, oh engkau yang mengetahui swadharma. Ingatlah aku adalah saudaramu tertua. Engkau
harus memikirkan Pangeran Satyaki. Dia lebih sayang kepadamu daripada gurunya, Arjuna. Oh putra Pritha, Satyaki telah pergi, dengan keinginan berbuat kebaikan kepadaku. Dia pergi pada jalurnya yang ditempuh Arjuna. Itu merupakan sebuah jalur yang tidak mampu dilangkahi orang-orang yang jiwanya kotor. Setelah melihat kedua Krishna dan juga Satyaki dari keluarga Satwata itu sehat. Tolong secepatnya kirimi aku sebuah pesan, oh putra Pandu, dengan cara mengeluarkan sebuah raungan singa.’’ (bersambung)
Sloka 7.28 Yesham tv anta-gatam papam jananam punya-karmanam te dvandva-moha-nirmukta bhajante mam drdha-vratah Tetapi mereka yang bertidak secara murni, di mana di dalam diri mereka dosa-dosa telah berakhir, lepas dari kegelapan sifat dualisme, memujaku teguh dengan tekad mereka.
16 Pages
105 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
L O N A A T I E R N I N T
star Sonam Bollywood its Israel Kapoor vis Thursday,
June 2, 2016
rnationalbalipo
online: http://www.inte
WEATHER DPs
FORECAsT 23 - 32
y, June 2,
Thursda
2016
a accuses Benzem ps of Descham racist to bowing e pressur
ty After universi wn, crackdo students n Egyptia their future fear for Page 6
al Agricultur Badung sector in ng fast disappeari
agriculturRA - The Badung of MANGUPU in the district the unstopal sector fast due to this is shrinking of tourism,been having pable expansion electoral despite agriculture in the last and being lauded Badung Forestry The that farmland campaign. in 2014 Agency noted Plantation from 9,984 hectares the increased of May 2016 or within reOffice As conversions Tourism to hectares. to 10,006 just five months the in non-star hotel the period of increase occurred condotels, while corded the716 cottages and 47155 units. 471 units, star hotel remains and Plantation number of the Badung Forestrythe farmland conHead of Sudaratmaja, said happens in North have been dominantly Agency, IGK Badung of farmland “It mostly version in of hectares ions. accommodat development Kuta. Hundreds tourism in the area into tourist converted due to the impact of ion and accommodat as confirmed happened the tourist IGK Sudaratmaja, mainly in said Kuta,” of North (May 31). .. on Tuesday Agriculture. 2 on page Continued
Kastar Sonam and M - Bollywood Jerusalem JERUSALE holy sites in Holy City and visited between the poor has s drew comparison of redaughter her her homeland. icon is the During
Kapoor. and fashion The actress and producer Anil fans who recognized her. nowned actor she met local took photos with tourand the Israeli visit to Jerusalem for her signature a guest of City where she her, asked arrived in Israel as Old a and placed Kapoor and visited Jerusalem’s Sepulchre ism ministryChurch of the Holy Western Wall. (rtr) of the toured the the stones note between speaks Kapoor in Sonam with Reuters Indian actress interview 29, 2016. during her Jerusalem May
REUTERS/ Baz Ratner
estic
Depp dom d reports e Amber Hear sation to polic accu violence
a court argued in to Depp’s lawyer “is attempting years that Heard financial resolution at document suffered through “Amber has psychological abuse secure a premature a abuse.” and - Actress Amber of physical Johnny,” they said. not by allegingCarl H. Moor granted of to Los did order requirJudge LOS ANGELES the hands es for Depp for restraining yards given a statement accused a request Representativ temporary stay at least 100 out of Heard has in which she Depp of respond to Police Depart- ing Depp to and move Angeles police said immediately Los AngelesOfficer Liliana husband Johnny from Heard downtown Los comment. her lawyers estranged citing awaycouple’s shared . A hearing was violence, after she filed comment, the ment spokeswoman domestic a week declined to condominium daughter on Tuesday,and obtained a restraining Preciado 17-year-oldfather on Angeles for June 17. her scheduled who will star in upcoming privacy. Depp’s for divorce Depp. a state- Lily-Rose supportedphoto captioning “The Justice Heard, order againstattorneys said in posting a most loving superhero ensemble said she was Heard’s an attempt to “protect the Instagram,as “the sweetest in Part One,” for spousal ment that and Johnny’s career” to her father filed League $50,000 a month to report person I know.” her privacy in court papersDepp, seeking Depp, one of Hollywood’s declined said her draws, 30, that between Heard, support. box office actress initially last week 21 incident with actors and in February 2015 her throughout in Los Angeles police a May she claimed left her abusive to “The in an leading married that 52, had been and Depp culminating a cell and Heard on the set of 2011’s Amber a bruised eye. team has forced to set their relationship,which he hurledobjects after meeting (rtr) during “Johnny’s Rum Diary.” to the LAPD facts argument face and shattered her statement true a at the give to to Spec- phone straight as in her apartment. the record lawyers Samantha ...,” Heard’s P. Koenig said. Jl. D.Tamblingan tor and Joseph
ional Bali
find Internat
Post at:
Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab D.Tamblingan Jl. Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
You can
Swiss declare as Alps tamed rail Gotthard tunnel opens Page 13
UN warns 20,000 children are trapped in Iraq’s Fallujah
are 0 children s 20,00 UN warn in Iraq’s Fallujah trapped Al-Sudani
their who fled Civilians, 30, 2016. Iraq, May
to the clashes homes due
on the outskirts
of Falluja,
REUTERS/Thaier of Garma, the town gather in
Islamic because the two to be protracted had more than are with the elite State group has Hidden bombs to dig in. strewn throughout Al-Obeidi Haider al-Obeidi ism troops. underway years a dire Brig. to be of trapped that they face to counterterrorthe clashes and said believedand the presenceuse of supcity, in addition the described 20,000, warning tough the will limit ) into the Wednesday as “fierce” issued humanitarian situation, civilians were facing in forced recruitment airstrikes.(ap Iraqi troops IS militants. fund on Wednesday the risk of the IS militants. re- the city porting children’s Islamic State militants from also be heard vulnerable fighting by who are forciblylives resistance was the first large and — The U.N. News can last at Global the most by Fallujah to IS and it is the the “Children fighting see their are BAGHDAD to Iraqi troops in “Bali Image” from 9.30 children, remain trapped 96.5 the fall by Radio FM am. Listen to to spare the who in Iraq to cruited into jeopardized as they a stark warning area controlled Iraq. The of civilians for Fallujah until 10.00 FM at http:// futures arms, fighting major urban the battle tens of thousands city west of Baghdad. the the and to carry and use said group in western Global Radio ten2mystill controlMopushing into extremist forced the organization at among the for control of this globalfmbali.lis this week streaming st city, after secur- an adults’ war,” on “all parties Sunni-led militants Iraqi forces or live video second-large as smaller the fighting and http:// Fallujah” from the city’s southern sections and villages in a statement. It called radio.com well lfmbali.com li. towns aerial support bein the north, as children inside to those country’s http://radiogloba nel/global-fm-ba Backed by people are sul, in the patches of territory to protect passage ing surrounding and paramilitary ustream.tv/chan and of Shiite — more than 50,000inside the Sunni and “provide safethe city.” up north. towns U.S.-led coalition made (40 leave west and troops to be trapped country’s for Fallujah is expected wishing to ground, Iraqi special forces mainly government a lieved city, about 65 kilometers into the Iraqi The fight On the militias, a week ago launched their push Fal- majoritywest of Baghdad. the numedge, said forces continued miles) more than to recapture estimated southern The UNICEF trapped with their city from its under control military operation has been more than ber of the childrenthe city at about lujah which group for inside of the extremist with families two years. battled unfolded — As the
balipost (137rb Like) http://facebook.com/balipost
KAMIS PON, 2 JUNI 2016
Rasa Terima Kasih TNI PUNCAK peringatan HUT ke-59 Kodam IX/ Udayana dilaksanakan hari ini, Kamis (2/6). Perayaan diisi acara syukuran, penyerahan hadiah dan hiburan band Jakarta serta Bali. Dalam acara syukuran tersebut, menurut Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa selaku Ketua Panitia Peringatan HUT Kodam, Rabu (1/6) kemarin, pihaknya menyediakan makanan gratis kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam acara syukuran tersebut. Seluruh kegiatan ini dilakukan sebagai rasa terima kasih TNI kepada rakyat. Bagaimanapun juga tanpa dukungan rakyat, TNI tidak berarti apa-apa. ‘’Sekali lagi bahwa dalam peringatan ulang tahun ini, Kodam IX/Udayana mengajak seluruh lapisan masyarakat Bali bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian sehingga Bali menjadi sejahtera dan tetap menjadi tujuan pariwisata dunia,’’ tegasnya. Danrem asal Singaraja ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali atas kerja sama dan partisipasinya bersama Kodam menjaga keamanan dan kedamaian di wilayah Bali. HUT Kodam kali ini mengusung tema ‘’Mantapkan Profesionalisme, Bersama Rakyat Wujudkan Bali Nusra Aman Damai dan Sejahtera’’. ‘’Kita selalu berharap bahwa TNI semakin profesional dan mampu mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di seluruh wilayah Bali Nusra,’’ tandasnya. Kodam juga telah menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat di antaranya melaksanakan operasi bibir sumbing, pasar murah, donor darah, anjangsana ke panti asuhan agama Hindu, Islam dan Kristen serta penghijauan dan pembersihan termasuk beberapa kegiatan lomba di antaranya bola voli dan renang militer. Pameran Alutsista sebagai wahana untuk memperkenalkan dan menambah wawasan pengetahuan masyarakat tentang militer serta mempererat hubungan dan kecintaan rakyat terhadap TNI. (rah)
Bali Post/win
Konser Jamming #3 UKM Music of Medika
Besok, Kadin Bali Gelar Rapimprov 2016 KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Bali akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2016 di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (3/6) besok. Rapimprov rencananya dibuka oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika serta dihadiri Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, Menteri Koperasi dan UKM RI AAN Puspayoga, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto W, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto, S.H. Kelimanya termasuk Gubernur juga didaulat menjadi keynote speaker untuk memberikan arahan dalam acara yang mengambil tema sentral ‘’Peran Kadin Dalam Mewujudkan Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi Bali’’. ‘’Keynote speaker kami harapkan memberi arahan kepada para pimpinan Kadin kabupaten/kota, kepada para pengurus Kadin Bali dan kepada para asosiasi dan himpunan. Jadi kami harapkan Gubernur dan para keynote speaker agar hadir,’’ ujar Ketua Panitia Pelaksana Rapimprov Kadin Bali 2016 Jupiter G. Lalwani, S.H. ditemui di Kantor Kadin Bali, Rabu (1/6) kemarin. Jupiter menambahkan, agenda utama Rapimprov adalah paparan umum tentang realisasi program kerja tahun 2015-2016 dan program kerja tahun 2017. Paparan tersebut akan disampaikan Ketua Umum Kadin Bali AAN Alit Wiraputra, S.H., M.H., Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Bali Drs. I Ketut Sudikerta, dan Ketua Dewan Penasihat Kadin Bali Made Jayantara, S.H. Selain itu juga diisi
DIVA pop Krisdayanti sudah merampungkan mini albumnya. Yang istimewa, mini album ini ia buat di Amerika Serikat. Mini album tersebut memang dikhususkan penyanyi dengan nama panggung KD itu untuk menaklukkan market internasional. Penyanyi asal Batu, Jawa Timur itu memilih memulai go internationalnya
Noah Hibur Pelajar
Bali Post/ant
sidang-sidang komisi yakni Komisi A membahas program kerja, dan Komisi B membahas kebijakan umum dan pokok-pokok pikiran Rapimprov 2016. Idealnya Rapimprov dilaksanakan lima kali dalam satu periode kepengurusan (sekurangkurangnya satu kali dalam satu tahun - red) untuk membicarakan kegiatan yang sudah berjalan, yang sedang dan yang akan dilakukan. ‘’Kalau dari panitia pelaksana mengharapkan agar acara Rapimprov menghasilkan kebijakankebijakan yang akan dilaksanakan oleh Dewan Pengurus satu tahun mendatang. Terutama lagi kami menginginkan agar acara berjalan lancar, aman dan sukses,’’ imbuh Ketua Harian Badan Advokasi Kadin Bali ini. Menurut Jupiter, pelaksanaan Rapimprov tidak hanya disiapkan
oleh panitia pelaksana. Tetapi juga Steering Comittee di bawah pimpinan Ir. I Gusti Ngurah Adnyana, M.M. serta didukung oleh Tim Sekretariat Kadin Bali. Pihaknya juga memohon dukungan seluruh mitra kerja Kadin khususnya pemerintah untuk ikut menyukseskan acara Rapimprov. Mengingat Kadin merupakan salah satu mitra pemerintah di bidang ekonomi. ‘’Akan ada 400 sampai 600 peserta dan undangan yang hadir,’’ jelasnya. Jupiter menerangkan, Rapimprov adalah amanat dari Anggaran Dasar Kadin Bab V Pasal 30 ayat 1 dan 2. Merupakan rapat pimpinan jajaran organisasi dalam rangka koordinasi, sinkronisasi, dan upaya-upaya sinergistik dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program antarjajaran pada tingkat masingmasing. (kmb23/k100)
Jupiter G. Lalwani, S.H.
Bali Post/kmb23
PKB 2016 Krisdayanti Ditangani Badung Tampilkan Produser Taylor Swift Seni Rekonstruksi
UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Music of Medika, Sekolah Tinggi Kesehatan Wira Medika PPNI Bali kembali menggelar Konser Jamming yang ketiga (#3) dengan tema 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Lingkar Art Space, Gatsu Timur, Sabtu (28/5) lalu. Konser yang dimulai pukul 16.00 hingga 24.00 Wita itu dimeriahkan beberapa Band Indie dan Band Pop Rock Bali, seperti D’Dissland, Alison Rock, Save My Soul, The Stomper (UKM Musik Stikom), Vendeta (UKM Musik Unhi), The Trooper (UKM Musik Politeknik Negeri Bali). Juga dimeriahkan band pendukung seperti The Fuse, Lear, Mawar Hitam, Sullen Social, Senam Pagi, serta Band UKM Musik Of Medika, di antaranya Fresh, Get Rich, dan Bright. Tidak ketinggalan juga dimeriahkan oleh Performance DJ dan Fire dance. Ketua Panitia I Kadek Agus Dharma Putra menjelaskan, dipilihnya tema ‘’3R’’ (Reduce, Reuse, Recycle) pada konser Jamming #3 ini, karena UKM Music of Medika sudah berusia 3 tahun atau 3 generasi yang memiliki semangat dan kreativitas muda dalam bidang seni musik. Dengan harapan dapat menyelaraskan hubungan yang harmonis antara konsep lama dengan konsep pada tahun ini dan terus berinovasi, agar bisa menjadi lebih baik dalam hal bermusik. ‘’Reduce berarti, dalam acara Jamming #3 ini, kita mengurangi pengeluaran dana kas dengan cara mengadakan suatu usaha penggalian dana dengan konsep baru yaitu mengadakan kerja sama bazar dan menggunakan keuntungan bazar untuk mendanai acara Jamming #3. Sementara reuse berarti menggunakan kembali ide atau konsep lama dalam menjalankan program kerja yaitu dengan mengadakan kembali acara Jamming #3, dan recycle, berarti mengajak kembali lagi alumni atau senior UKM Music of Medika untuk membimbing kita, serta ikut berpartisipasi dalam mengisi acara Jamming#3,’’ terang Dharma Putra. Acara konser Jamming #3 berlangsung meriah. Animo masyarakat yang datang menonton juga antusias. (win)
(vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), David (keyboard) dan dua pemain musik lainnya membawakan 15 lagu mereka. Penonton yang sebagian besar pelajar sesekali berteriak memanggil nama sang vokalis, yang mengenakan kaos dan celana jin. Selain itu ada beberapa pelajar yang sampai pingsan saat menyak-
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
SOSOK
GRUP musik Noah menghibur ribuan pelajar dalam acara perpisahan ‘’Paturay Tineung’’ siswa kelas tiga Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/6) kemarin. Para pelajar, guru, alumni, dan tamu undangan menyaksikan aksi panggung Ariel
@balipostcom (4.166 Follower) http://twitter.com/balipostcom
sikan penyanyi favorit mereka tampil sehingga harus dibawa ke unit kesehatan sekolah. Di panggung Ariel mengatakan bahwa Noah biasanya tidak akan memenuhi undangan tampil menjelang Ramadan, namun kemudian memutuskan memenuhi permintaan untuk menghibur pelajar Garut karena sudah lama tidak tampil di sekolah. ‘’Kita sudah lama (tidak ke sekolah), kita bilang sayang banget kalau kita enggak datang ke sini, dan ternyata kenyataannya memang betul (meriah),’’ kata Ariel. ‘’Kita senang siang ini ada di sini bersama kalian,’’ katanya lalu tersenyum. Kepala SMK Negeri 1 Garut Dadang Djohar Arifin mengatakan sekolah menghadirkan band Noah untuk menghibur para siswa yang merayakan kelulusan. ‘’Dalam arti pembelajaran tidak hanya dalam kelas saja, perlu ada pembelajaran dalam bidang seni,’’ kata Dadang kepada Antara. (kmb)
lewat Negeri Paman Sam. Ditemani suaminya, Raul Lemos, beberapa pekan lalu KD sudah melenggang ke Los Angeles untuk mengurus penggarapan mini album pertamanya. Dalam hitungan hari, mantan istri Anang Hermansyah itu langsung menyelesaikan proses rekaman, pemotretan, dan langsung syuting video klip. ‘’Saya takjub melihat kecanggihan teknologinya dan orang-orang yang punya motivasi tinggi dalam pekerjaannya, punya highly dedication dan antusiasme y a n g begitu tinggi. J a d i , s a y a enam
jam rekaman dua lagu. Yang tadinya harus targetnya dua hari, saya selesaikan dalam satu hari,’’ jelas KD. Tak hanya takjub dengan kesempatan bisa go international dan bertemu orang-orang yang penuh dedikasi di bidangnya, KD juga dibuat kagum dengan studio tempatnya melakukan rekaman. Di Los Angeles, ibu empat anak ini berkesempatan melakukan rekaman di Energy Studio yang pernah dipakai rekaman oleh penyanyi-penyanyi Hollywood, seperti Justin Bieber. ‘’Saya masuk ke dalam industri internasional yang saya juga sudah lama tidak masuk studio yang punya teknis dan sistem yang begitu canggih,’’ lanjut pemilik hits ‘’Menghitung Hari’’ ini. Tak hanya rekaman di studio tempat Justin Bieber melakukan rekaman, KD juga bekerja dengan produser dan tim yang pernah bekerja sama dengan penyanyi-penyanyi dunia. ‘’Produser dari tim video klipnya juga megang Jelo (Jennifer Lopez), Madonna, Taylor Swift. Jadi, saya bangga jadi artis Asia yang bisa, mampu, berkesempatan (melakukan ini),’’ ujar KD. Mini album KD nantinya akan berisi dua lagu berbahasa Inggris yang berjudul ‘’Sleep to Dream’’ dan ‘’In Love Again’’. Sang suami, Raul Lemos, bertindak sebagai executive producer bersama Benny Simanjuntak yang menjadi produser dan local committee dari LA. (pik)
RIBUAN seniman dari Kabupaten Badung bakal turut memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2016. Seniman dari berbagai aliran ini telah dikoordinir Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung. Kadisbud Badung, I.B. Anom Bhasma mengatakan persiapan menjelang tampil di PKB telah rampung hingga 99 persen. “Kini masih akan ada geladi saja. Seluruhnya, ada 3.000 orang seniman yang terlibat. Pada pawai pembukaan saja akan melibatkan 600 orang seniman yang dikoordinir oleh Sanggar Sekar Karang Gumitir Desa Bongkasa,” kata Anom Bhasma, Selasa (31/5) lalu. Menurutnya, Kabupaten Badung mengikuti seluruh
lomba yang ditampilkan dalam PKB Bali XXXVIII dengan tema ‘’Karang Awak’’. “Badung akan mengikuti seluruh jenis lomba pada PKB 2016 ini. Semua jenis pergelaran kami ikuti,” katanya. Selain tampil dalam berbagai lomba dan pawai, kata Anom Bhasma, Badung akan menampilkan seni rekonstruksi yakni Arja Cupak Gerantang dari Banjar Blumbang Desa Penarungan, Mengwi. “Seni Arja Cupak ini sempat berjaya pada masanya. Namun seiringan perjalanan waktu, Arja ini sempat redup. Untuk itu, kami ingin kembali membangkitkan kesenian tersebut,” sebutnya. Anggaran yang disiapkan dalam mengikuti PKB tahun 2016 ini mencapai Rp 3 miliar. (kmb27)